Anda di halaman 1dari 55

SISTEM OPERASI

Oleh
Indra Yatini B., S.Kom., M.Kom
Mengapa Mempelajari

Sistem Operasi ???


SO ?
 Jawab:

 Komputer abad lalu menggunakan model arsitektur von-


Neumann, dan demikian pula model komputer abad ini.
 Aspek pengelolaan sumber daya sistem operasi seperti
proses, memori, masukan/keluaran (m/k), berkas, dan
seterusnya masih menggunakan prinsip-prinsip yang sama.
 Dengan sendirinya, mempelajari sistem operasi masih tetap
serelevan abad lalu; walaupun telah terjadi berbagai
perubahan fisik.
Sistem Operasi ???
• pengelola seluruh sumber-daya yang
terdapat pada sistem komputer dan
menyediakan sekumpulan layanan
(system calls) ke pemakai sehingga
memudahkan dan menyamankan
penggunaan serta pemanfaatan
sumber-daya sistem komputer.
SO dulu & Sekarang ?
 memori dan disk pun meningkat dengan tajam, terutama setelah
multimedia Hal yang paling terlihat secara kasat mata ialah
perubahan (pengecilan) fisik yang luar biasa. Penggunaan mulai
dimanfaatkan sebagai antarmuka interaksi.

 Saat dahulu, setiap arsitektur komputer memiliki SO-nya yang


tersendiri. Jika dewasa ini telah terjadi penciutan arsitektur yang
luar biasa, dengan sendirinya menciutkan jumlah variasi sistem
operasi. Hal ini ditambah dengan trend sistem operasi yang
dapat berjalan diberbagai jenis arsitektur.
APA ITU SISTEM OPERASI?
 SO adalah bagian yang sangat penting bagi semua sistem
komputer
 Sistem komputer, terbagi atas Hardware, SO, Program aplikasi
dan user.
User User User User

Compiler Assembler Text editor database Sytem

Program-program Aplikasi

Sistem Operasi
Hardware
SISTEM SO

 Perangkat lunak secara garis besar dibagi lagi


menjadi dua yaitu "program aplikasi" dan
"sistem operasi".
 "Program aplikasi" merupakan perangkat lunak
yang dijalankan oleh para pengguna untuk
mencapat tujuan tertentu. Umpama, kita
menjelajah internet dengan menggunakan
aplikasi "Browser". Atau mengubah (edit) sebuah
berkas dengan aplikasi "Editor".
 Sedangkan, "sistem operasi" dapat dikatakan
merupakan sebuah perangkat lunak yang
"membungkus" perangkat keras agar lebih
mudah dimanfaatkan oleh para pengguna melalui
program-program aplikasi tersebut.
DEFINISI SISTEM OPERASI
 Software yang mengontrol
program
 Program yang menjadikan
hardware lebih mudah digunakan
 Kumpulan program yang mengatur
kerja hardware
DIFINISI SO
• Secara lebih rinci, sistem operasi didefinisikan sebagai sebuah
program yang mengatur perangkat keras komputer, dengan
menyediakan landasan untuk aplikasi yang berada di atasnya,
serta bertindak sebagai penghubung antara para pengguna
dengan perangkat keras.

• Sistem operasi bertugas untuk mengendalikan (kontrol) serta


mengkoordinasikan pengunaan perangkat keras untuk berbagai
program aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.

• Dengan demikian, sebuah sistem operasi bukan merupakan


bagian dari perangkat keras komputer, dan juga bukan
merupakan bagian dari perangkat lunak aplikasi komputer,apalagi
tentunya bukan merupakan bagian dari para pengguna komputer.
ARSITEKTUR HARDWARE TRADISIONAL

Arsitektur perangkat keras komputer tradisional terdiri dari empat


komponen utama yaitu
"Prosesor",
"Memori Penyimpanan",
"Masukan" (Input), dan
"Keluaran" (Output).

Model tradisional tersebut sering dikenal dengan nama arsitektur von


Neumann.
Pada saat awal, komputer berukuran sangat besar sehingga
komponen-komponennya dapat memenuhi sebuah ruangan yang sangat
besar.

Sang pengguna -- menjadi programer yang sekali gus merangkap menjadi


menjadi operator komputer -- juga bekerja di dalam ruang komputer
tersebut.
ARSITEKTUR HARDWARE TRADISIONAL
 Arsitektur perangkat keras komputer tradisional terdiri
dari empat komponen utama yaitu
 "Prosesor",
 "Memori Penyimpanan",
 "Masukan" (Input), dan
 "Keluaran" (Output).

 Model tradisional tersebut sering dikenal dengan nama


arsitektur von Neumann.
 Pada saat awal, komputer berukuran sangat besar
sehingga komponen-komponennya dapat memenuhi
sebuah ruangan yang sangat besar.
 Sang pengguna -- menjadi programer yang sekali gus
merangkap menjadi menjadi operator komputer -- juga
bekerja di dalam ruang komputer tersebut.
TUJUAN SISTEM OPERASI
 Antarmuka antara user dengan hardware
 Pemkaian bersama hardware maupun data antar user
 Pengaturan penjadwalan (pemakaian cpu, i/o secara
bergantian)
 Menunjukkan lingkungan dimana seorang user dapat
mengeksekusi program-programnya.
FUNGSI DASAR SISTEM OPERASI
 membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan
program secara benar.
 Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat
pengguna menggunakan sumber-daya yang sama,
sistem operasi mengatur pengguna mana yang
dapat mengakses suatu sumber-daya.
 Sistem operasi juga sering disebut resource
allocator.
 Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah
sebagai program pengendali yang bertujuan untuk
menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan
komputer yang tidak perlu.
SEJARAH SISTEM OPERASI

 Generasi Pertama (1945-1955)


Belum ada SO, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus
dikerjakan secara langsung
 Generasi Kedua (1955-1965)
Memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan
dalam satu rangkaian
 Generasi ketiga 1965-1980)
SO menjadi multiuser dan multi-programming
 Generasi keempat (1980- kini)
GUI (Graphical User Interface), yaitu antar muka komputer yang
berbasis grafis.
GENEARSI KOMPUTER

Elektronis [Gen-1]
– ENIAC
• Eckert & Mauchly
• 1943-46, tabung
• desimal
• non komersil
– IAS
• von Neumann & Turing
• 1952, tabung
• biner
• stored program
GENEARSI KOMPUTER

Elektronis [Gen-2]
– Transistor
– UNIVAC I
• E&M Computer Co., 1947, komersil, dipakai sensus
– IBM 701 [saintifik], 702 [bisnis]
• komersil, 1953-55, stored program
• punched card (sebuah unit memori untuk memasukkan angka,
dan berbagai elemen dasar komputer lainnya.)
SO & PERKEMBANGANNYA
 Hingga akhir tahun 1980-an, sistem komputer dengan
kemampuan yang "normal", lazim dikenal dengan istilah
main-frame.
 Sistem komputer dengan kemampuan jauh lebih rendah
(dan lebih murah) disebut "komputer mini".
 Sebaliknya, komputer dengan kemampuan jauh lebih
canggih disebut komputer super (super-computer).
 CDC 6600 merupakan yang pertama dikenal dengan sebutan
komputer super menjelang akhir tahun 1960-an.
 Namun prinsip kerja dari sistem operasi dari semua
komputer tersebut lebih kurang sama saja.
SO & PERKEMBANGANNYA
 Hingga akhir tahun 1980-an, sistem komputer dengan
kemampuan yang "normal", lazim dikenal dengan istilah
main-frame.
 Sistem komputer dengan kemampuan jauh lebih rendah
(dan lebih murah) disebut "komputer mini".
 Sebaliknya, komputer dengan kemampuan jauh lebih
canggih disebut komputer super (super-computer).

 CDC 6600 merupakan yang pertama dikenal dengan


sebutan komputer super menjelang akhir tahun 1960-an.
 Namun prinsip kerja dari sistem operasi dari semua
komputer tersebut lebih kurang sama saja.
ARSITEKTUR KOMPUTER VON NEUMAN
 Walaupun berukuran besar, sistem tersebut
dikategorikan sebagai "komputer pribadi" (PC). Siapa
saja yang ingin melakukan komputasi; harus
memesan/antri untuk mendapatkan alokasi waktu
(rata-rata 30-120 menit).
 Jika ingin melakukan kompilasi Fortran, maka
pengguna pertama kali akan me-load kompilator
Fortran, yang diikuti dengan "load" program dan data.
Hasil yang diperoleh, biasanya berbentuk cetakan
(print-out).
Memori Untuk Sistem Monitor Batch Sederhana

 Perkembangan sistem operasi dimulai dengan memanfaatkan


sistem batch. Para operator mengumpulkan job-job yang mirip,
kemudian dijalankan secara berkelompok.
 Umpama, job yang memerlukan kompilator Fortran akan
dikumpulkan ke dalam sebuah batch bersama dengan job-job
lainnya yang juga memerlukan kompilator Fortran.
 Setelah sebuah kelompok job rampung, maka kelompok job
berikutnya akan dijalankan secara otomatis.
Memori untuk Model Multiprogram System

 Pada perkembangan berikutnya, diperkenalkan konsep


Multiprogrammed System.
 Dengan sistem ini job-job disimpan di memori utama di waktu yang
sama dan CPU dipergunakan bergantian.
 Hal ini membutuhkan beberapa kemampuan tambahan yaitu:
penyediaan I/O routine oleh sistem, pengaturan memori untuk
mengalokasikan memori pada beberapa Job, penjadualan CPU untuk
memilih job mana yang akan dijalankan, serta pengalokasian
perangkat keras lain.
LAYANAN SISTEM OPERASI
 Pembuatan program yaitu sistem operasi menyediakan fasilitas dan
layanan untuk membantu para pemrogram untuk menulis program;
 Eksekusi Program yang berarti Instruksi-instruksi dan data-data
harus dimuat ke memori utama, perangkat-perangkat masukan/
keluaran dan berkas harus diinisialisasi, serta sumber-daya yang
ada harus disiapkan, semua itu harus di tangani oleh sistem
operasi;
 Pengaksesan I/O Device, artinya Sistem Operasi harus mengambil
alih sejumlah instruksi yang rumit dan sinyal kendali agar
pemrogram dapat berfikir sederhana dan perangkat pun dapat
beroperasi;
 Pengaksesan terkendali terhadap berkas yang artinya
disediakannya mekanisme proteksi terhadap berkas untuk
mengendalikan pengaksesan terhadap berkas;
 Pengaksesan sistem artinya pada pengaksesan digunakan
bersama (shared system);
STRUKTUR KOMPUTER
Sistem operasi dilihat dari berbagai
sudut pandang
 Dari sudut pandang pengguna

 Sistem operasi merupakan sebagai alat untuk mempermudah


penggunaan komputer.

 Dirancang dengan mengutamakan kemudahan penggunaan.

 Dalam lingkungan berpengguna-banyak (multi-user), sistem


operasi sebagai alat untuk memaksimalkan penggunaan sumber
daya komputer.

 Akan tetapi pada sejumlah komputer, sudut pandang pengguna


dapat dikatakan hanya sedikit atau tidak ada sama sekali.
 Misalnya embedded computer pada peralatan rumah tangga
seperti mesin cuci dan sebagainya mungkin saja memiliki lampu
indikator untuk menunjukkan keadaan sekarang, tetapi sistem
operasi ini dirancang untuk bekerja tanpa campur tangan
pengguna.
Sistem operasi dilihat dari berbagai sudut
pandang

 Dari sudut pandang sistem

 Sistem operasi dapat dianggap sebagai alat yang


menempatkan sumber
 daya secara efisien (Resource Allocator).
 Sistem operasi ialah manager bagi sumber daya, yang
menangani konflik permintaan sumber daya secara efisien.

 Sistem operasi juga mengatur eksekusi aplikasi dan operasi


dari alat M/K (Masukan/Keluaran). Fungsi ini dikenal juga
sebagai program pengendali (Control Program).
 Lebih lagi, sistem operasi merupakan suatu bagian program
yang berjalan setiap saat yang dikenal dengan istilah kernel.
Sistem operasi dilihat dari berbagai sudut pandang

 Dari sudut pandang tujuan sistem operasi

 Sistem operasi dapat dipandang sebagai alat


yang membuat komputer lebih nyaman
digunakan untuk menjalankan aplikasi dan
menyelesaikan masalah pengguna.

 Tujuan lain sistem operasi ialah membuat


penggunaan sumber daya komputer menjadi
efisien.
Sistem operasi dilihat dari berbagai sudut pandang

 Tidak ada suatu ketentuan khusus


tentang bagaimana seharusnya
struktur sistem sebuah komputer.
 Setiap ahli dan desainer arsitektur
komputer memiliki pandangannya
masing-masing.
 Akan tetapi, untuk mempermudah
kita memahami detail dari sistem
operasi kita perlu memiliki
pengetahuan umum tentang struktur
sistem komputer.
ARSITEKTUR KOMPUTER UMUM
PROSESOR CPU
 Secara umum, sistem komputer terdiri atas
CPU dan sejumlah device controller yang
terhubung melalui sebuah bus yang
menyediakan akses ke memori.
 Umumnya, setiap device controller
bertanggung-jawab atas sebuah hardware
spesisfik.
 Setiap device dan CPU dapat beroperasi secara
bersama untuk mendapatkan akses ke
memori.
 Adanya beberapa hardware ini dapat
menyebabkan masalah sinkronisasi.
 Karena itu untuk mencegahnya sebuah
memory controller ditambahkan untuk
sinkronisasi akses memori.
MEMORI UTAMA
 Memori utama adalah satu-satunya tempat
penyimpanan yang dapat diakses secara langsung
oleh prosessor,
 merupakan suatu array dari word atau byte, yang
mempunyai ukuran ratusan sampai jutaan ribu.
 Setiap word memiliki alamatnya sendiri.
 Memori utama adalah tempat penyimpanan yang
volatile, dimana isinya hilang bila sumber
energinya (energi listrik) dimatikan.
 Dasar susunan sistem storage adalah kecepatan,
biaya, sifat volatilitas.
Yang termasuk memori utama adalah:

 Register
 Tempat penyimpanan beberapa buah data volatile yang akan
diolah langsung di prosesor yang berkecepatan sangat tinggi.
 Register ini berada di dalam prosesor dengan jumlah yang sangat
terbatas karena fungsinya sebagai tempat perhitungan/komputasi
data.

 Cache Memory
 Tempat penyimpanan sementara (volatile) sejumlah kecil data
untuk meningkatkan kecepatan pengambilan atau penyimpanan
data di memori oleh prosesor yang berkecepatan tinggi.
 Dahulu cache disimpan di luar prosesor dan dapat ditambahkan.
Misalnya pipeline burst cache yang biasa ada di komputer awal
tahun 90-an.
 Akan tetapi seiring menurunnya biaya produksi dan untuk
meningkatkan kinerja, cache ditanamkan di prosesor.
Yang termasuk memori
utama
 adalah:
Random Access Memory

 Tempat penyimpanan sementara sejumlah data volatile yang dapat


diakses langsung oleh prosesor.
 Pengertian langsung di sini berarti prosesor dapat mengetahui alamat
data yang ada di memori secara langsung.
 Sekarang, RAM dapat diperoleh dengan harga yang cukup murah
dangan kinerja yang bahkan dapat melewati cache pada komputer
yang lebih lama.

 Memori Ekstensi

 Tambahan memori yang digunakan untuk membantu proses-proses


dalam komputer, biasanya berupa buffer.
 Peranan tambahan memori ini sering dilupakan akan tetapi sangat
penting artinya untuk efisiensi.
 Biasanya tambahan memori ini memberi gambaran kasar kemampuan
dari perangkat tersebut, sebagai contoh misalnya jumlah memori VGA,
memori soundcard.
DMA
 Direct Memory Access

 Digunakan untuk I/O device yang dapat


memindahkan data dengan kecepatan tinggi
(mendekati frekuensi bus memori).
 Seluruh proses DMA dikendalikan oleh sebuah
controller bernama DMA Controller (DMAC).
 DMA Controller mengirimkan atau menerima
signal dari memori dan I/O device.
 Prosesor hanya mengirimkan alamat awal
data, tujuan data, panjang data ke DMA
Controller.
 Hak terhadap penggunaan bus memory yang
diperlukan DMA controller didapatkan dengan
bantuan bus arbiter yang dalam PC sekarang
berupa chipset Northbridge.
MEMORI SEKUNDER
 Kebanyakan sistem komputer menyediakan secondary
storage sebagai perluasan dari memori utama.
 Syarat utama dari secondary storage adalah dapat
menyimpan data dalam jumlah besar secara permanen.
 Secondary storage yang paling umum adalah disk magnetik,
yang meyediakan penyimpanan untuk program maupun
data.
 Disk magnetik adalah alat penyimpanan data yang non-
volatile yang juga menyediakan akses secara random.
 Media penyimpanan data yang non-volatile yang dapat
berupa Flash Drive, Optical Disc, Magnetic Disk, Magnetic
Tape.
 Media ini biasanya daya tampungnya cukup besar dengan
harga yang relatif murah. Portability-nya juga relatif lebih
tinggi.
STRUKTUR I/O
 Ada dua macam tindakan jika ada operasi I/O. Kedua
macam tindakan itu adalah:

 Setelah proses I/O dimulai, kendali akan kembali ke user


program saat proses I/O selesai (Synchronous). Instruksi
wait menyebabkan CPU idle sampai interupsi berikutnya.
Akan terjadi Wait loop (untuk menunggu akses
berikutnya). Paling banyak satu proses I/O yang berjalan
dalam satu waktu.
 Setelah proses I/O dimulai, kendali akan kembali ke user
program tanpa menunggu proses I/O selesai
(Asynchronous).
INTERUPSI
 Kejadian ini pada komputer modern biasanya ditandai
dengan munculnya interupsi dari software atau hardware,
sehingga Sistem Operasi ini disebut Interrupt-driven.

 Interrupt dari hardware biasanya dikirimkan melalui suatu


signal tertentu, sedangkan software mengirim interupsi
dengan cara menjalankan system call atau juga dikenal
dengan istilah monitor call.

 System/Monitor call ini akan menyebabkan trap yaitu


interupsi khusus yang dihasilkan oleh software karena
adanya masalah atau permintaan terhadap layanan sistem
operasi. Trap ini juga sering disebut sebagai exception.
STRUKTUR SISTEM
OPERASI
KOMPONEN SO
Tidak semua sistem operasi mempunyai struktur yang sama.
Namun menurut Avi Silberschatz, Peter Galvin, dan Greg
Gagne, umumnya sebuah sistem operasi modern
mempunyai komponen sebagai berikut:
 Manajemen Proses.

 Manajemen Memori Utama.

 Manajemen Berkas.

 Manajemen Sistem Masukan/Keluaran.

 Manajemen Penyimpanan Sekunder.

 Sistem Proteksi.

 Jaringan.

 Command-Interpreter System.
KOMPONEN SO
 Sedangkan menurut A.S. Tanenbaum, sistem
operasi mempunyai empat komponen utama,
yaitu:

 Manajemen proses,

 Masukan/Keluaran (I/O)

 Manajemen Memori, dan

 Sistem Berkas.
MANAJEMEN PROSES
 Proses adalah sebuah program yang sedang dieksekusi. Sebuah proses
membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya.

 Sumber daya tersebut dapat berupa CPU, memori, berkas-berkas, dan


perangkat-perangkat Masukan/Keluaran.

 Sistem operasi mengalokasikan sumber daya-sumber daya tersebut saat


proses itu diciptakan atau sedang diproses/dijalankan.

 Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang


berkaitan dengan manajemen proses seperti:

 Membuat dan menghapus proses.


 Menunda atau melanjutkan proses.
 Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi.
 Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi.
 Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock
MANAJEMEN MEMORI UTAMA
 Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah
sebuah array yang besar.

 Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan


instruksi/data
 yang akses datanya digunakan oleh CPU dan perangkat
Masukan/Keluaran.
 Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang
yang bersifat volatile.
 Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas
yang berkaitan dengan manajemen memori seperti:
 Menjaga track dari memori yang sedang digunakan dan
siapa yang menggunakannya.
 Memilih program yang akan di-load ke memori.
MANAJEMEN FILE/BERKAS
 Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan, sesuai
dengan tujuan pembuat berkas tersebut.

 Umumnya berkas merepresentasikan program dan data.


 Berkas dapat mempunyai struktur yang bersifat hirarkis (direktori,
volume, dll.).
 Sistem operasi mengimplementasikan konsep abstrak dari berkas
dengan mengatur media penyimpanan, misalnya tapes dan disk.
 Sistem operasi bertanggung-jawab dalam aktivitas yang
berhubungan dengan manajemen berkas:
• Pembuatan dan penghapusan berkas.
• Pembuatan dan penghapusan direktori.
• Mendukung manipulasi berkas dan direktori.
• Memetakan berkas ke secondary-storage.
• Mem-back-up berkas ke media penyimpanan yang permanen (non-
volatile).
MANAJEMEN SISTEM I/O
 Sering disebut device manager.
 Menyediakan device driver yang umum sehingga operasi
 I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup).

 Contoh: pengguna menggunakan operasi yang sama untuk


membaca berkas pada perangkat keras, CD-ROM dan floppy disk.

 Komponen Sistem Operasi untuk sistem I/O :


• Penyangga: menampung sementara data dari/ke perangkat I/O
• Spooling: melakukan penjadualan pemakaian I/O sistem supaya
lebih efisien (antrian dsb.).
• Menyediakan driver: untuk dapat melakukan operasi rinci untuk
perangkat keras I/O tertentu.
MANAJEMEN PENYIMPANAN
SEKUNDER
 Data yang disimpan dalam memori utama bersifat sementara dan
jumlahnya sangat kecil.

 Oleh karena itu, untuk menyimpan keseluruhan data dan program


komputer dibutuhkan penyimpanan sekunder yang bersifat
permanen dan mampu menampung banyak data, sebagai back-up
dari memori utama.

 Contoh dari penyimpanan sekunder adalah hard-disk, disket, dll.

 Sistem operasi bertanggung-jawab atas aktivitas-aktivitas yang


berkaitan dengan manajemen disk seperti:
• free-space management.
• alokasi penyimpanan.
• penjadualan disk.
SISTEM PROTEKSI &
JARINGAN
 Sistem Proteksi
 Proteksi mengacu pada mekanisme untuk mengontrol akses yang
dilakukan oleh program, prosesor, atau pengguna ke sistem sumber
daya.
 Misalnya membedakan antara penggunaan yang sudah diberi izin dan
yang belum.

 Jaringan

 Sistem terdistribusi adalah sekumpulan prosesor yang tidak


berbagi memori.
 Setiap prosesor mempunyai memori tersendiri.
 Prosesor-prosesor tersebut terhubung melalui jaringan
komunikasi. Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna
ke bermacam sumber-daya sistem.
 Akses tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan
komputasi dan meningkatkan kemampuan penyediaan data.
COMMAND INTERPRETER
SYSTEM
 Sistem Operasi menunggu instruksi dari
pengguna (command driven). Program yang
membaca instruksi dan mengartikan control
statements umumnya disebut:
control-card interpreter, command-line
interpreter dan terkadang dikenal sebagai shell.

 Command-Interpreter System sangat bervariasi


dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang
lain dan disesuaikan dengan tujuan dan
teknologi perangkat Masukan/Keluaran yang
ada.
LAYANAN
SISTEM OPERASI
LAYANAN SO (1)
1. Pembuatan Program

 Sistim operasi menyediakan berbagai fasilitas yang


membantu programer dalam membuat program seperti
editor.
 Walaupun bukan bagian dari sistim operasi, tapi layanan ini
diakses melalui sistim operasi.

6. Eksekusi Program

 Sistem harus bisa me-load program ke memori, dan


menjalankan program tersebut. Program harus bisa
menghentikan pengeksekusiannya baik secara normal
maupun tidak (ada error).
LAYANAN SO (2)
1. Operasi Masukan/Keluaran
 Program yang sedang dijalankan kadang kala membutuhkan
Masukan/Keluaran. Untuk efisiensi dan keamanan, pengguna biasanya
tidak bisa mengatur peranti Masukan/Keluaran secara langsung, untuk
itulah sistem operasi harus menyediakan mekanisme dalam melakukan
operasi Masukan/Keluaran.

4. Manipulasi Sistem Berkas


 Program harus membaca dan menulis berkas, dan kadang kala juga harus
membuat dan menghapus berkas.

7. Komunikasi
 Kadang kala sebuah proses memerlukan informasi dari proses yang lain.
Ada dua cara umum dimana komunikasi dapat dilakukan. Komunikasi
dapat terjadi antara proses dalam satu komputer, atau antara proses yang
berada dalam komputer yang berbeda, tetapi dihubungkan
 oleh jaringan komputer.
LAYANAN SO (3)
 Deteksi Error

 Sistem operasi harus selalu waspada terhadap


kemungkinan error. Error dapat terjadi di CPU dan memori
perangkat keras, Masukan/Keluaran, dan di dalam program
yang dijalankan pengguna.
 Untuk setiap jenis error sistem operasi harus bisa
mengambil langkah yang tepat untuk mempertahankan
jalannya proses komputasi. Misalnya dengan
 menghentikan jalannya program,
 mencoba kembali melakukan operasi yang dijalankan, atau
melaporkan kesalahan yang terjadi agar pengguna dapat
mengambil langkah selanjutnya.
SISTEM PROGRAM (1)
 System program menyediakan lingkungan yang memungkinkan
pengembangan program dan eksekusi berjalan dengan baik. Dapat
dikategorikan:

 Managemen/manipulasi berkas
Membuat, menghapus, copy, rename, print berkas dan direktori.
 Informasi status
Beberapa program meminta informasi tentang tanggal, jam, jumlah
memori dan disk yang tersedia, jumlah pengguna dan informasi lain
yang sejenis.
 Modifikasi berkas
Membuat berkas dan memodifikasi isi berkas yang disimpan pada disk
atau tape.
 Pendukung bahasa pemrograman
Proses pada bahasa pemrograman diberikan kepada pengguna
dengan bantuan sistem operasi.
SISTEM PROGRAM (2)
 Loading dan eksekusi program
Ketika program dijalankan, program tersebut harus di-load ke dalam
memori untuk dieksekusi. Untuk itu sistem harus menyediakan fungsi
tersebut.
 Komunikasi
Menyediakan mekanisme komunikasi antara proses, pengguna, dan
sistem komputer yang berbeda.Sehingga pengguna bisa mengirim
pesan, browse web pages, mengirim e-mail, atau mentransfer berkas.
 Umumnya sistem operasi dilengkapi oleh system-utilities atau
program aplikasi yang di dalamnya termasuk
 web browser,
 word prossesor dan format teks,
 sistem database,
 games,
 System program yang paling penting adalah command interpreter.
SYSTEM CALL (1)
 System calls yang berhubungan dengan kontrol proses antara lain ketika
penghentian pengeksekusian program. Baik secara normal (end) maupun
tidak normal (abort). Selama proses dieksekusi kadang kala diperlukan
untuk me-load atau mengeksekusi program lain, disini diperlukan lagi
suatu system calls. Juga ketika membuat suatu proses baru dan
menghentikan sebuah proses.

 System Calls Managemen Proses


System Call untuk managemen proses diperlukan untuk mengatur proses-
proses yang sedang berjalan.
 System Calls Managemen Berkas
System calls yang berhubungan dengan berkas sangat diperlukan. Seperti
ketika kita ingin membuat atau menghapus suatu berkas. Atau ketika ingin
membuka atau menutup suatu berkas yang telah ada, membaca berkas
tersebut, dan menulis berkas itu.
System calls juga diperlukan ketika kita ingin mengetahui atribut dari
suatu berkas atau ketika kita juga ingin merubah atribut tersebut. Yang
termasuk atribut berkas adalah nama berkas, jenis berkas, dan lain-lain.
SYSTEM CALL (2)
 System Calls Managemen Peranti
Program yang sedang dijalankan kadang kala memerlukan
tambahan sumber daya.
Jika banyak pengguna yang menggunakan sistem, maka jika
memerlukan tambahan sumber daya maka harus meminta peranti
terlebih dahulu.
Dan setelah selesai penggunakannnya harus dilepaskan kembali.
Ketika sebuah peranti telah diminta dan dialokasikan maka peranti
tersebut bisa dibaca, ditulis, atau direposisi.

 System Calls Informasi Maintenance


Beberapa system calls disediakan untuk membantu pertukaran
informasi antara pengguna dan sistem operasi.
Contohnya system calls untuk meminta dan mengatur waktu dan
tanggal. Atau meminta informasi tentang sistem itu sendiri, seperti
jumlah pengguna, jumlah memori dan disk yang masih bisa
digunakan, dan lain-lain.
SYSTEM CALL (3)
 System Calls Komunikasi
Dua model komunikasi:

4. Message-passing
Pertukaran informasi dilakukan melalui fasilitas
komunikasi antar proses yang disediakan oleh
sistem operasi.
6. Shared-memory
Proses menggunakan memori yang bisa
digunakan oleh berbagai proses untuk
pertukaran informasi dengan membaca dan
menulis data pada memori tersebut.