Anda di halaman 1dari 81

Rabu jam 09.00 - 12.

00 Ujian- Bag No Hal bag 200703A A 2 01_03

Pertanyaan Uraikan perbedaan antara speculative risk dan operational risk dalam kaitan dengan manajemen risiko

200603A

01_03b

Berikan definisi operasional dari manajemen risiko

200803A

01_03b

Berikan definisi operasional dari manajemen risiko

200603A

01_04a1 Uraikan hubungan antara risiko dengan tujuan dari sebuah perusahaan

200803A

01_04a1

Uraikan hubungan antara risiko dgn tujuan dr sebuah perusahaan

200609A

01_04d1 StakeHolder

sesuai bab, hal 1

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200609A A 1 01_04d2 ##

Pertanyaan

200609A

01_04d3 ##

200609A

01_04da Uraikan kepentingan yang dimiliki oleh karyawan sebagai salah satu stakeholder perusahaan dalam kaitan dengan manajemen risiko

200903A

01_04da

Uraikan 3 (tiga) manfaat yg diperoleh karyawan sbg slh satu Stakeholder prushn apabila menerapkan Manajemen Risiko dgn baik.

200603B

12

01_07

Jelaskan apa yang dimaksud dengan: e. Off Balance Sheet Assets

200603A

01_08

Uraikan mengapa manajemen risiko sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan

200703B

12

01_08

a. Jelaskan alasan yg m'dasar mengapa stu organisasi m'butuhkan manajemen risiko.

200703B

12ba 01_08

b. Jelaskan 4 (empat) potential costs yang harus dipahami dan dikelola oleh suatu organisasi

sesuai bab, hal 2

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200703B B 12bb 01_08

Pertanyaan ##

200409A

01_11

Uraikan mengapa keputusan untuk melakukan risk transfer perlu didukung dengan proses identifikasi dan analisa risiko

200503A

01_11

Uraikan mengapa keputusan untuk melakukan risk transfer perlu didukung dengan proses identifikasi dan analisa risiko

200603A

01_11

Uraikan bagaimana suatu perlindungan asuransi yang tidak tepat dapat merugikan perusahaan

200203A

01_11a

Uraikan perbedaan antara manajemen risiko dengan asuransi


Uraikan perbedaan antara manajemen risiko dengan asuransi

200503A

01_11a

200609B

11a 01_17

a. Manajer risiko memerlukan landasan berpijak atau fondasi dalam organisasi agar bermacam risiko dapat dilihat secara efektif. Jelaskan 3 (tiga) landasan tersebut.

200803B

12a

01_17

a. Manajer risiko m'merlukan landasan b'pijak / fondasi dlm org agar b'macam risiko dpt dilihat scr efektif. Jelaskan 3 (tiga) landasan tsb.

200209B

12

01_19

Manajemen risiko bukan merupakan satu ilmu yang berdiri sendiri, melainkan gabungan dari banyak disiplin ilmu. Agar dapat dimengerti dengan mudah bagaimana Manajemen Risiko ini bekerja: a. buatlah diagram dari proses manajemen risiko b. jelaskan bagian-bagian utama dari diagram tersebut.

200403B

11

01_19

Manajemen risiko bukan merupakan satu ilmu yang berdiri sendiri, melainkan gabungan dari banyak disiplin ilmu. Agar dapat dimengerti dengan mudah bagaimana Manajemen Risiko ini bekerja: a. buatlah diagram dari proses manajemen risiko b. jelaskan bagian-bagian utama dari diagram tersebut.

sesuai bab, hal 3

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag


200503B B 9c

Hal

Pertanyaan
Dlm kaitan dgn slh satu aspek penting manajemen risiko yi risk analysis, jelaskan: c. Proses yg dpt digunakan risk manager dlm m'buat b'bagai keputusan b'kaitan dgn risiko.01_19 b. Jelaskan langkah proses manajemen risiko dengan mempergunakan chart Sebutkan 5 (lima) langkah dasar yang harus diikuti dalam perencanaan dan penyusunan suatu manajemen risiko yang efektif

01_19

200609B 200703A

B A

11b 3

01_19 01_19

200503A

01_20

Uraikan perbedaan antara risk management philosophy dengan risk management statement.

200209A

01_20a

Uraikan apa manfaat falsafah (philosophy) dalam manajemen risiko bagi perusahaan

200403A

01_20a

Uraikan manfaat bagi perusahaan apabila perusahaan tersebut memiliki falsafah (philosophy) dalam manajemen risiko

200609A

01_20a

Uraikan sasaran pokok yang harus tercakup dalam risk management philosophy.

200803A

01_20a

Uraikan sasaran pkk yg hrs t'cakup dlm risk management philosophy.

200409B

11

01_20b

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan risk management statement dan uraikan 3 (tiga bagian penting dari risk management statement sebagaimana yang digunakan oleh fletcher chalenge. b. Jelaskan 3 (tiga) manfaat utama dari risk management statement yang dibuat secara tertulis

200403B

13

01_20c

Anda baru ditunjuk menjadi risk manager dari satu grup perusahaan yang memiliki visi ke depan yang sangat jelas. Kejelasan visi tersebut dijabarkan dan diimplementasikan di setiap unit yang ada dalam grup perusahaan. Sebagai pejabat tertinggi di risk management unit, anda diminta merumuskan visi manajemen risiko beserta penjabarannya di tingkat operasi yang akan menjadi usulan anda ke manajemen puncak perusahaan.

200803B

11a

01_21

a. Sbh org m'punyai b'bagai pilihan yg dpt dilakukan dlm upaya pengendalian risiko yg tdk dpt dipikul sendiri. Jelaskan 4 (empat) pilihan upaya tsb.

200903A

01_21

Perusahaan mempunyai beberapa pilihan dlm mengendalikan risiko yg tdk dpt diterima oleh perusahaan asuransi, uraikan 3 (tiga) cara mengendalikan risiko tersebut.

sesuai bab, hal 4

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag


200503A A 5

Hal

Pertanyaan
Sebutkan 5 (lima) aspek pekerjaan manajer risiko berdasarkan fungsi tugasnya untuk membuat kebijakan umum manajemen risiko.

01_23a

200503A 200803B

A B

8 11b

01_23a 01_23a

200303B

11a 01_23b

Sebutkan 5 (lima) dari berbagai tugas pokok yang menjadi tanggung jawab dari departemen manajemen asuransi di sebuah perusahaan besar. b. Jelaskan fungsi dan tanggung jawab seorang manajer risiko berkaitan dengan aspek berikut: i. security ii. Damage iii. Employees and visitor protection iv. Management of risk transfer programme v. Business continuity

Asuransi merupakan salah satu aspek dari manajemen risiko, apabila anda sebagai manajer risiko, jelaskan: a. peran anda dalam kaitan dengan asuransi

200409B

14a 01_23c

Sehubungan dengan penyusunan rencana pencegahan dan penanganan kerugian besar yang mungkin dialami perusahaan, jelaskan: a. apa yang dimaksud dengan disaster plan, emergency plan dan crisis management plan
Sehubungan dgn penyusunan rencana pencegahan dan penanganan kerugian besar yang mungkin dialami perusahaan, jelaskan: a. apa yg dimaksud dgn disaster plan, emergency plan & crisis management plan

200203B

10a

01_23c

200609A

01_25

Uraikan mengapa peristiwa-peristiwa kecelakaan kecil juga sangat penting untuk dilaporkan kepada bagian manajemen risiko

200609A

02_03a

Sebutkan 5 (lima) pihak dalam suatu perusahaan yang menjadi sumber informasi internal bagi manajer risiko.

200803A

02_03a

Sbtkan 5 (lima) pihak dlm stu perusahaan yg m'jadi sumber informasi internal bagi manajer risiko.

200603A

02_05

Uraikan perbedaan antara fungsi seorang manajer risiko dengan seorang auditor Teknik identifikasi risiko dapat dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok dilihat dari maksud dan tujuannya. Sebutkan.

200803A

02_09

200603A

02_09

Uraikan manfaat utama penggunaan organization chart sebagai salah satu alat dalam proses identifikasi risiko

sesuai bab, hal 5

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200803B B 10 02_09

Pertanyaan Dalam kaitan dengan teknik identifikasi risiko jelaskan: a. 2 (dua) metode yang umum dipergunakan untuk melakukan identifikasi letak atau lokasi suatu risiko

200203A

02_09a

Uraikan manfaat dari sistem flow chart dlm proses manajemen risiko

200503A 200503A 200709A

A A A

1 1 3

02_09a 02_09a 02_09a

Uraikan manfaat dari sistem flow chart dlm proses manajemen risiko Uraikan manfaat dari sistem flow chart dlm proses manajemen risiko Uraikan perbedaan antara organization chart dengan flow chart

200209A

02_09b

Uraikan 4 (empat) tehnik identifikasi risiko

200403A

02_09b

Uraikan 4 (empat) tehnik identifikasi risiko

200609A

02_11

Uraikan apa yang dimaksud dengan flow chart sebagai salah satu alat identifikasi risiko.

200609B

9b1 02_13

Dalam kaitan dengan teknik identifikasi risiko jelaskan: b. 3 (tiga) metode yang umum dipergunakan untuk mengetahui bentuk atau jenis suatu risiko.

Check list dan questionaires merupakan salah satu alat yang sering dipergunakan dalam proses identifikasi risiko. Jelaskan: a. 3 (tiga) manfaat penggunaannya b. 4 (empat) keuntungan penggunaannya c. 4 (empat) kelemahannya yg hrs dipertimbangkan oleh manajer risiko

200609B

9b2 02_13

##

sesuai bab, hal 6

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200609B B 9b3 02_13

Pertanyaan ##

200703B

14

02_13

200709A

02_15

Check list dan questionaires merupakan salah satu alat yang sering dipergunakan dalam proses identifikasi risiko. Jelaskan: a. 3 (tiga) manfaat penggunaannya b. 4 (empat) keuntungan penggunaannya c. 4 (empat) kelemahannya yg harus dipertimbangkan oleh manajer risiko Uraikan 2 (dua) keuntungan penggunaan physical inspection

200503B

9b

02_17

Dalam kaitan dengan salah satu aspek penting manajemen risiko yaitu risk analysis, jelaskan: b. Bagaimana seorang risk manager dapat melakukan identifikasi atas perilaku karyawan terhadap risiko

200603B

11

02_19

Salah satu tehnik identifikasi risiko adalah dengan menggunakan fault trees. Jelaskan: a. 2 (dua) hal pokok yang dapat dicapai dengan menggunakan cara ini. B. 5 (lima) aspek yang berkaitan dengan sumber pasokan bahan baku yang harus dipertimbangkan secara seksama oleh manajer risiko. c. Risiko yang berhubungan dengan suatu proses atau sebuah mesin dengan menggunakan bagan.

200803A

02_19

Uraikan keuntungan utama dari konsep fault tree

200203B

13a 02_23

HAZOP study adalah suatu pendekatan identifikasi risiko yang banyak digunakan dalam industri kimia, jelaskan: a. 4 (empat) area yang menjadi sasaran utama dari HAZOP

200203B

13b 02_23

HAZOP study adalah suatu pendekatan identifikasi risiko yang banyak digunakan dalam industri kimia, jelaskan: b. Kelebihan dan kelemahan dari HAZOP

200409A

02_23

Sebutkan masing-masing 3 (tiga) keuntungan dan kelemahan dari HAZOP

sesuai bab, hal 7

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200603B B 12 02_23

Pertanyaan Jelaskan apa yang dimaksud dengan: a. HAZOP

200703B

13a 03_02

Johan adalah seorang manajer marketing sebuah perusahaan asuransi dan harus berada di Surabaya hari senin pukul 10:00 untuk memberikan presentasi produk asuransi kepada calon nasabah korporasi yang sangat penting. Johan memutuskan untuk pergi ke Surabaya dengan menggunakan pesawat pukul 07:00 pagi hari yang sama. Johan pergi ke airport mengendarai mobil sendiri, tanpa pengemudi. Mengingat situasi di Jakarta, Johan bisa terlambat sampai di airport dan ketinggalan pesawat karena berbagai alasan. Sehubungan dengan itu, uraikan: a. 4 (empat) hal yg dapat membuat Johan terlambat sampai di airport & ketinggalan pesawat.

200703B

13bc 03_02 b. 4 (empat) hal yang dapat dilakukan Johan untuk memperkecil risiko yang dihadapinya sampai pada tingkat yang dianggap cukup aman c. 3 (tiga) hal lainnya yang dapat direncanakan Johan untuk menghadapi berbagai risiko yang berada di luar kendalinya.

200209A

03_04

Uraikan apa tujuan dari analisa risiko

200603B

03_04

Tujuan utama dari analisa risiko adalah untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi ancaman yang bisa merugikan perusahaan. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan 5 (lima) hal pokok yang harus selalu menjadi dasar pertimbangan dalam setiap langkah awal proses analisa risiko

200609B 200703B 200803B

B B B

12 10 13

03_04 03_04 03_04

Jelaskan 6 (enam) sasaran utama yg ingin dicapai & slalu hrs m'jadi pegangan dlm proses analisa risiko. Dlm kaitan dengan analisa risiko, jelaskan 6 (enam) tujuan fundamental yg m'jadi sasaran dari analisa tsb Dlm melakukan analisa risiko, seorang manajer risiko hrs slalu m'perhatikan metode analisa yg dip'gunakan agar hasil yg dicapai dpt dip'gunakan utk m'buat keputusan yg tepat. Sehbg-an dgn hal tsb, jelaskan 6 (enam) tujuan dasar dari analisa risiko.

200803B

12b 03_04, 04_02

b. Dalam kaitan dengan usaha untuk mengurangi atau menghilangkan kemungkinan terjadinya risiko kecelakaan, ada ungkapan the only way to avoid risk alltogether is by doing nothing. Uraikan apa yang dimaksud dengan ungkapan tersebut. Uraikan: b. Mengapa penyesuaian (adjustment) terhadap loss record diperlukan Uraikan manfaat utama dari analisa risiko dengan menggunakan informasi statistik Uraikan: a. 3 (tiga) faktor yang mempengaruhi kualitas data kerugian (loss record)

200303A

4b

03_05

200603A 200303A

A A

7 4a

03_05 03_06

sesuai bab, hal 8

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200709A A 2 03_06

Pertanyaan Uraikan hal penting yang harus menjadi perhatian berkaitan dengan risiko katastropik yang jarang terjadi

200709B

10

03_07

Setiap jenis perusahaan mempunyai killer risk tersendiri namun killer risk tertentu dapat mengancam semua jenis perusahaan. Uraikan 6 (enam) killer risk tersebut.

200709B

03_08

Salah satu alat yang sering dipergunakan dalam menganalisa risiko operasional suatu usaha adalah memakai hazard catalogue. Lengkapi formulir hazard catalogue yang terlampir berkaitan dengan risiko kriminal yang dapat terjadi dalam kegiatan operasional suatu usaha. Uraikan perbedaan antara injury/ loss of life dengan monetary loss dalam kaitan dengan pengukuran besarnya suatu kerugian

200703A

03_10

200803A

03_12

Uraikan perbedaan antara istilah Maximum Possible Loss dengan Maximum Probable Loss yang mana keduanya diberikan kependekan yang sama yaitu MPL

200409A 200409B

A B

4 13

03_13 03_13

Uraikan 4 (empat) tahapan melakukan kompilasi pendistribusian frekuensi kejadian klaim. Salah satu yang lazim dipergunakan risk manager dalam melakukan analisa risiko adalah menggunakan teori probabilitas. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan apa yang dimaksud dengan konsep: a. Relative frequency disertai dengan contoh dan kesulitan utama yang dihadapi dalam aplikasi teori ini. b. alternative events disertai contoh aplikasinya dengan menggunakan venn diagram. Uraikan kelemahan atau bahaya yang mungkin terjadi apabila suatu analisa risiko hanya dilakukan berdasarkan statistik saja. Uraikan tingkat akseptibilitas risiko dilihat dari aspek probability dan severity dengan menggunakan matrix Uraikan tingkat akseptabilitas risiko dilihat dari aspek probability dan severity dengan menggunakan matrix Jelaskan apa yang dimaksud dengan: d. Dow Fire and Explosion Index

200703A

03_15

200709A 200603B

A B

03_15

12d 03_17

200303B

13

03_20

Salah satu dasar dari manajemen risiko adalah teori mengenai peluang (probability). Jelaskan: a. Arti dari probability b. Turunan dari probability c. Probability distribution d. Normal distribution e. Binomial distribution Uraikan apa yang dimaksud dengan dependency modelling dan tujuan penggunaannya Dalam kaitan dengan salah satu aspek penting manajemen risiko yaitu risk analysis, jelaskan: a. Perbedaan sikap masing-masing orang terhadap risiko, 04_02

200803A 200503B

A B

1 9a

03_22 04_02

sesuai bab, hal 9

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200703B B 11 04_02

Pertanyaan Pengambilan keputusan atas risiko dapat bersifat individualistis dan juga dipengaruhi oleh faktor-faktor komersial dari suatu perusahaan. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan 4 (empat) faktor komersial yang dapat mempengaruhi sikap atau cara pandang manajemen terhadap risiko.

200603B

10

04_03

Sebuah perusahaan memutuskan untuk memikul sendiri kerugian sampai tingkat tertentu tanpa manajemen risiko. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan 5 (lima) bentuk penghematan yang dapat diperoleh perusahaan tersebut.

200709A

04_03

Sebutkan 5 (lima) penghematan yang dapat dinikmati perusahaan apabila memutuskan untuk menahan suatu kerugian sampai tingkat tertentu tanpa menggunakan manajemen risiko atau asuransi. Uraikan 2 (dua) hal pokok berkaitan dengan dimensi kemungkinan terjadinya risiko.

200709A

04_06

200703A

6a

04_09

200203B

9a

05_02

Selain faktor probability dan severity, sebutkan 3 (tiga) faktor lainnya yang dapat mempengaruhi kebijakan suatu perusahaan dalam mengelola suatu risiko Salah satu aspek penting dalam konsep manajemen risiko adalah tahapan pengendalian risiko atau risk control. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. Tujuan utama dari risk control disertai 5 (lima) contoh faktor yang mempengaruhi jumlah biaya suatu risiko. b. Sasaran dari loss control management disertai 4 (empat) contoh tindakan yang harus diterapkan untuk mencapai sasaran tersebut.

200409B

12

05_02

Salah satu aspek penting dalam konsep manajemen risiko adalah tahapan pengendalian risiko atau risk control. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. Tujuan utama dari risk control disertai 5 (lima) contoh faktor yang mempengaruhi jumlah biaya suatu risiko. b. Sasaran dari loss control management disertai 4 (empat) contoh tindakan yang harus diterapkan untuk mencapai sasaran tersebut.

200209A

05_03

Uraikan 3 (tiga) komponen pengambilan keputusan dalam ketidak pastian.

200403A

05_03

Uraikan 3 (tiga) komponen pengambilan keputusan dlm ketdk pastian.

200409B

14b 05_06

Sehubungan dengan penyusunan rencana pencegahan dan penanganan kerugian besar yang mungkin dialami perusahaan, jelaskan: b. 5 (lima) langkah utama yang harus diidentifikasi dalam menyusun contingency plan terhadap gangguan usaha suatu perusahaan. Sebutkan 4 (empat) hal pokok yang menjadi sasaran seorang manager risiko dalam menyusun continuity plan

200703A

05_06

200603B

14

05_11

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan recovery plans. b. Uraikan 5 (lima) sasaran pokok yang perlu digariskan dalam recovery plans.

200703A

05_11

Sebutkan 3 (tiga) sasaran pokok dari business recovery plan

sesuai bab, hal 10

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200603B B 14c 05_12

Pertanyaan c. Disamping untuk mengatasi akibat dari krisis fisik seperti kebakaran dan kerusakan akibat bom, contingency plans juga perlu untuk menangani berbagai insiden lainnya. Uraikan 4 (empat) contoh insiden tersebut. Berikan 2 (dua) contoh model dari struktur departemen manajemen risiko pada suatu perusahaan.

200209A

05_14

200403A

05_14
05_14

Berikan 2 cth model dr struktur dept manajemen risiko pd stu perush


Stu krisis memerlukan struktur manajemen yg b'beda dr yg dip'gunakan dlm keadaan normal. Jlskan 3 strata struktur manajemen tsb dan tugasnya masing2

200703B 200603B

B B

9 13

06_02

Dalam kaitan dengan pengendalian risiko terhadap bahaya kebakaran, jelaskan: a. Apa yang dimaksud dengan fire modelling dan sebutkan 5 (lima) hal yang harus dipertimbangkan oleh manajer risiko dalam menyusun modelling tersebut. B. 2 (dua) bentuk kerusakan selain akibat kebakaran dalam pabrik sendiri yang mungkin dapat mengakibatkan kerugian yang tidak kalah besarnya.

200609A

06_02

Sebutkan 5 (lima) hal yang perlu dipertimbangkan oleh manajer risiko dalam membuat fire modelling.

200803B

14

06_03

Pengendalian risiko kebakaran yang baik tidak hanya cukup dilakukan secara fisik saja. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan 5 (lima) langkah yang harus dilakukan seorang manajer risiko berkaitan dengan tugas asesmen risiko kebakaran.

sesuai bab, hal 11

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200703A A 8 06_08

Pertanyaan Manajer risiko harus mempertimbangkan berbagai risiko pengamanan. Sebutkan 3 (tiga) ancaman pengamanan yang mungkin dihadapi dalam suatu lingkungan perusahaan.

200303B

06_14

Dengan semakin tingginya ketergantungan usaha kepada teknologi informasi, pengendalian risiko komputer menjadi bagian yang sangat penting dalam konteks manajemen risiko keseluruhan. Jelaskan: a. Gagasan yang harus dicapai dalam pengendalian risiko komputer b. Langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk mencapai sasaran tersebut. b. Uraikan 5 (lima) hal yang perlu menjadi perhatian majikan atau pemberi kerja dalam kaitan dengan risiko di tempat kerja. a. Jelaskan 2 (dua) aspek mengapa manajemen risiko penting bagi majikan atau pemberi kerja dalam kaitan dengan hubungannya dengan pekerja atau tamu yang berkunjung ke tempat usaha/ organisasi Uraikan pengertian asuransi dalam kaitan dengan mekanisme pemindahan risiko (a risk transfer mechanism) Dalam risiko liability nilai exposure dari risiko lebih sulit ditentukan dibandingkan dengan risiko lain yang sifatnya tangible (property dlsb). Jelaskan pendekatan yang bisa anda tempuh untuk dapat secara memadai mengukur exposure dari risiko liability tersebut. Tantangan yang dihadapi manajer risiko dalam menerapkan risk avoidance dan risk reduction adalah bagaimana melakukan investasi secara bijak dan tepat. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan 3 (tiga) bentuk investasi yang dapat dilakukan.

200709B

11b 06_17

200709B

11a 06_18

200209A

07_

200403B

14

07_

200609B

13

07_

sesuai bab, hal 12

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200709B B 13 07_

Pertanyaan Jelaskan 5 (lima) bentuk risiko baru yang timbul dari penggunaan e-commerce yang perlu menjadi perhatian manajer risiko.

200903B

14

07_

Jelaskan 5 (lima) bentuk risiko baru yang timbul dari penggunaan e-commerce yang perlu menjadi perhatian manajer risiko.

200503B

11

07_07

Sehubungan dengan pengendalian risiko politik, jelaskan 8 (delapan) hal pokok yang harus dipertimbangkan oleh suatu organisasi secara serius.

200203B

11

07_07

Sehubungan dengan pengendalian risiko politik, jelaskan 8 (delapan) hal pokok yang harus dipertimbangkan oleh suatu organisasi secara serius.

200709B

12

07_08

Environmental risk adalah sesuatu hal yang sangat krusial dalam kaitan dengan kelanjutan usaha suatu perusahaan. Salah satu di antara risiko tersebut adalah tanah yang terkontaminasi. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan 3 (tiga) langkah pokok yang perlu dilakukan oleh seorang manajer risiko berkaitan dengan tanah yang telah dimiliki atau yang akan dibeli perusahaan. Risiko tanggung jawab pihak ke tiga (liability) di Indonesia termasuk risiko yang kurang mendapat perhatian. Hal ini antara lain karena masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menuntut haknya. Untuk mensosialisasikan risiko ini, jelaskan: a. 10 (sepuluh) contoh tuntutan pihak ke tiga b. alasan-alasan yang bisa digunakan menghadapi tuntutan pihak ke tiga.

200303B

14

07_12

200209A 200709B

A B

2 14

07_16 07_23

Uraikan mengapa risiko tuntutan pihak ketiga di Amerika berbeda dari risiko sejenis di negara lainnya Kelangsungan usaha sebuah perusahaan tidak hanya tegantung pada keselamatan harta benda milik perusahaan semata. Reputasi dan brand value juga sangat menentukan. Jelaskan 6 (enam) tindakan yang harus dilakukan bila terjadi suatu peristiwa yang mungkin menjadi perhatian massa agar tidak merusak brand value perusahaan.

200609B

14

07_26

Untuk mencapai hasil yang diharapkan dari usaha pengendalian risiko, manajer risiko harus mempunyai langkah-langkah nyata melalui tahapan evaluasi risiko. Jelaskan 5 (lima) tahapan proses selanjutnya yang dilakukan manajer risiko untuk mengimplementasikan program pengendalian risiko seutuhnya.

200303A

08_

Uraikan 4 (empat) unsur yang membentuk ongkos risiko total

sesuai bab, hal 13

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200303A A 3 08_ 200403A A 2 08_

Pertanyaan Uraikan perbedaan antara pembiayaan risiko sebelum kejadian dengan pembiayaan risiko setelah kejadian Uraikan mengapa asuransi dapat disebut sebagai salah satu mekanisme pemindahan risiko (a risk transfer mechanism) Uraikan 2 (dua) ancaman yang dapat terjadi apabila sebuah perusahaan melakukan self-funding. Karena mahalnya premi asuransi akhir-akhir ini, perusahan perkapalan ocean world yang mengoperasikan ratusan kapal cargo antar benua memandang perlu untuk membuat perusahaan asuransi sendiri atau captive insurance. Sebagai risk manager perusahaan tersebut, saudara diminta membuat presentasi mengenai captive insurance. Jelaskan: a. Keuntungan dan kerugian dari pembentukannya. b. Jenis-jenis captive insurance c. Hal-hal yang perlu dikaji dalam studi kelayakannya

200709A 200209B

A B

8 11

08_ 08_10

200503B

13

08_10

Sehubungan dengan kebijakan self insurance, jelaskan: a. 3 (tiga) persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan sebelum membuat kebijakan ini. b. 2 (dua) faktor penentu besarnya dana self insurance dan kaitannya dengan data statistik kerugian yang menjadi objek self insurance. Jelaskan apa yang dimaksud dengan: c. Captive Insurer

200603B

12

08_10

200603A

08_11

Uraikan apa yang dimaksud dengan risk sharing dalam kaitan dengan risk financing

200803B

12c

08_11

c. Jelaskan apa yg dimaksud dgn risk sharing dlm kaitan dgn risk financing

200303A 200303B

A B

08_12

Uraikan dimana peran broker asuransi dalam kaitan dengan manajemen risiko Asuransi merupakan salah satu aspek dari manajemen risiko, apabila anda sebagai manajer risiko, jelaskan: b. keuntungan dan kerugian asuransi sebagai mekanisme transfer risiko.

11b 08_13

200709A

08_13

Sebutkan 4 (empat) keuntungan yang dapat diperoleh suatu perusahaan yang menggunakan asuransi sebagai cara pengendalian risiko

200603B

12

08_16

Jelaskan apa yang dimaksud dengan: b. Catasthrope Risk Exchange

200303A

08_17

Uraikan 3 (tiga) sumber keuntungan ekonomis yang bisa diperoleh melalui program retensi risiko yang terencana

sesuai bab, hal 14

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200609B B 10 08_17a

Pertanyaan Dalam kaitan dengan kebijakan risk financing, jelaskan masing-masing: a. 3 (tiga) opportunities dan threats yang dihadapi perusahaan bila menempuh kebijakan risk retention.

200609B

10

08_17b

Dalam kaitan dengan kebijakan risk financing, jelaskan masing-masing: b. 3 (tiga) opportunities dan threats yang dihadapi perusahaan bila menempuh kebijakan self funding.

200609A

09_02

Tahap akhir dari proses manajemen risiko adalah monitoring dan review karena segala sesuatu selalu berubah. Sehubungan dengan hal tersebut, uraikan 3 (tiga) bentuk perubahan risiko yang dapat terjadi dalam suatu organisasi.

200609A

09_09

Uraikan mengapa continuity planning perlu dibuat dan sebutkan 3 (tiga) hal pokok dalam planning tersebut yang perlu dipastikan selalu up to date

200203B

10b 09_10

Sehubungan dengan penyusunan rencana pencegahan dan penanganan kerugian besar yang mungkin dialami perusahaan, jelaskan: b. 5 (lima) langkah utama yang harus diidentifikasi dalam menyusun contingency plan terhadap gangguan usaha suatu perusahaan.

200203A

Uraikan alasan mengapa setiap perusahaan menetapkan kebijaksanaan tentang langkah-langkah dalam menangani risiko-risiko murni.

sesuai bab, hal 15

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag 200203A A 4

Hal

Pertanyaan Uraikan perbedaan antara assets dengan earning capacity dalam kaitannya dengan definisi manajemen risiko. Uraikan mengapa teori a priori probability dianggap tidak realistis dalam praktek bisnis asuransi Uraikan 2 (dua) faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan kerugian atas personal injury Uraikan apa yang dimaksud dengan personal damages dan general damages berkaitan dengan law of tort.

200203A 200203A

A A

5 6

200203A

200203A

200203B

12

Sebutkan 6 (enam) cara yang dapat ditempuh suatu perusahaan bila ingin memikul sendiri kerugian yang mungkin timbul dari berbagai penyebab. Jumlah biaya yang dipikul bila terjadi suatu kerugian terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. 2 (dua) bentuk biaya langsung dan 6 (enam) bentuk biaya tidak langsung b. 5 (lima) faktor independen yang dapat mempengaruhi besarnya kerugian dan merupakan aspek penting dalam manajemen pengendalian kerugian. Sebagai konsultan senior di bidang manajemen risiko, anda diminta memberikan pendapat mengenai cara-cara pengendalian risiko peledakan (explosion) dari sebuah pabrik kimia yang akan dibangun. Jelaskan apa yang dapat anda sarankan Uraikan apa manfaat coordinated risk financing programme dari multi national corporation Berikut adalah kinerja portofolio asuransi kendaraan bermotor XYZ Insurance untuk tiga tahun terakhir dan perkiraannya untuk tahun yang sedang berjalan: * lihat tabel di soal asli Hitung: a. Biaya klaim rata-rata (average claim cost) selama 4 tahun dengan index harga tahun 2002 b. Suku premi asuransi yang wajar untuk tahun 2002 apabila digunakan asumsi biaya manajemen 10%, profit margin 5%, Komisi penjualan 25% dan harga mobil rata-rata Rp 150 juta Surfing paradise adalah perusahaan perhotelan yang memiliki kekayaan bersih (net worth) Rp 100 Milyar dengan tingkat pendapatan bersih (rate of return) 15%. Untuk mengoptimalkan perlindungan asset dan growth perusahaan ingin memilih beberapa alternative risk transfer yang akan ditempuh dari tiga option berikut: * lihat tabel di soal asli. Berikan rekomendasi anda dari tiga alternatif tersebut dengan memperhitungkan masing-masing option pada pertumbuhan net worth perusahaan. Pada saat saudara melakukan survey risiko di PT Krupuk Ikan, manajer pabrik menguraikan detil cara memproduksi kripuk ikan dan krupuk udang sbb: * Fish balls diproduksi dari bahan2 ikan, tepung, air, bumbu dan zat pewarna * Setiap 100kg Fish balls kering membutuhkan 40kg ikan, 82,5 kg tepung, 1,5 kg bumbu dan 700kg air * Setiap produksi 100kg Fish balls kering, perusahaan menghasilkan 600kg limbah * 80% produksi Fish balls dijual mentah dan 20% duproses untuk produk Fish balls matang * Fish crackers diproduksi dari bahan ikan, tepung, air, bumbu dan zat pewarna * Setiap 100kg Fish crackers kering membutuhkan 25kg ikan, 110kg tepung, 1,5 kg bumbu dan 500kg air. * Setiap produksi 100kg Fish crackers kering, perusahaan menghasilkan 400kg limbah * 80% produksi fish crackers dijual mentah dan 20% diproses untuk produk fish crackers matang * Setiap 20kg Fish balls kering ditambah 20kg fish crackers kering setelah digoreng keduanya menghasilkan 25kg Fish snacks Anda diminta menuangkan fakta-fakta tersebut ke dalam

200203B

14

200209A 200209B

A B

3 9

200209B

10

200209B

13

sesuai bab, hal 16

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag 200209B B 14

Hal

Pertanyaan Dalam pasar asuransi yang cenderung hardening seperti yang kita alami sekarang ini, suku premi di pasaran internasional untuk mega risk cenderung naik dengan sangat signifikan. Kenaikan suku premi tersebut sampai batas tertentu dapat dikurangi dengan menaikkan deductible. Jelaskan: a. 3 (tiga) jenis deductible dan penggunaannya yang sesuai (appropriate) b. 4 (empat) metode pemilihan tingkat deductible Uraikan 3 (tiga) contoh risiko langsung dan 3 (tiga) contoh risiko tidak langsung Uraikan apa yang dimaksud dengan loss development factor dan berikan contoh penerapannya. Uraikan mengapa asuransi dapat dikatakan sebagai loss smoothing device Manajemen pengendalian risiko bertujuan membatasi total cost of losses pada tingkat yang serendah mungkin. Jelaskan: a. berbagai langkah yang bisa ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut b. Hal-hal strategis yang perlu diperhatikan untuk menunjang pencapaian tujuan. Pada saat pasar "hardening" seperti yang pernah kita alami, banyak perusahaan yang menghemat premi asuransi dengan cara meningkatkan risiko sendiri (deductible). Jelaskan: a. Jenis-jenis deductible beserta contoh penggunaannya b. Cara seleksi tingkat deductible yang tepat guna (appropriate) bagi perusahaan. Uraikan perbedaan antara risk management statement dengan risk management manual. Uraikan perbedaan antara risky shift dengan choice shift Uraikan kesulitan yang dihadapi oleh perusahaanperusahaan multi nasional apabila ingin mengasuransikan objek risikonya di pasar lokal. Dengan banyaknya jenis mobil baru beberapa tahun terakhir, biaya perbaikan kendaraan bermotor menjadi lebih berfluktuasi. Berikut adalah statistik klaim portofolio kendaraan bermotor PT AAA tiga tahun terakhir dan perkiraannya untuk 2004 * data klaim lihat di soal asli Hitung: a. Biaya klaim rata-rata (average claim cost) selama 4 tahun dengan Index harga tahun 2003 b. Suku premi asuransi yang wajar untuk tahun 2004 apabila digunakan asumsi biaya manajemen 10%, profit margin 5%, Komisi penjualan 25% dan harga mobil rata-rata RP 140 juta Java Holding adalah group perusahaan yang bergerak dalam makanan dan minuman. Karena pengeluaran premi asuransi yang dipandang sangat besar, holding tersebut memandang perlu untuk membuat perusahaan asuransi sendiri atau captive insurance. Sebagai calon Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (AAIK), saudara diminta membuat proposal mengenai captive insurance. Jelaskan: a. Keuntungan dan kerugian dari pembentukannya.08_17 b. Jenis-jenis captive insurance08_10 c. Hal-hal yang perlu dikaji dalam studi kelayakannya 08_11

200303A 200303A 200303A 200303B

A A A B

2 5 7 10

200303B

12

200403A 200403A 200403A

A A A

4 7 8

200403B

200403B

10

sesuai bab, hal 17

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag 200403B B 12

Hal

Pertanyaan Pada saat saudara melakukan survey risiko di PT Krupuk Ikan, manajer pabrik menguraikan detil cara memproduksi kripuk ikan dan krupuk udang sbb: * Krupuk ikan diproduksi dari bahan2 ikan, tepung, air, bumbu dan zat pewarna * Setiap 100kg krupuk ikan kering membutuhkan 40kg ikan, 82,5 kg tepung, 1,5 kg bumbu dan 700kg air * Setiap produksi 100kg krupuk ikan kering, perusahaan menghasilkan 600kg limbah * 80% produksi krupuk ikan dijual mentah dan 20% duproses untuk produk krupuk ikan matang * Krupuk udang diproduksi dari bahan udangm tepung, air, bumbu dan zat pewarna * Setiap 100kg krupuk udang kering membutuhkan 25kg udang, 110kg tepung, 1,5 kg bumbu dan 500kg air. * Setiap produksi 100kg krupuk udang kering, perusahaan menghasilkan 400kg limbah * 80% produksi krupuk udang dijual mentah dan 20% diproses untuk produk krupuk udang matang * Setiap 20kg krupuk udang kering ditambah 20kg krupuk ikan kering setelah digoreng keduanya menghasilkan 25kg krupuk goreng

200409A 200409A 200409A

A A A

1 3 5

Dari uraian tersebut manfaat dari laporan risiko yang Sebutkan 4 (empat) anda diminta untuk membuat Flow diterbitkan secara tahunan. Uraikan apa yang diukur dengan skew Uraikan perbedaan antara assets dengan earning capacity dalam kaitannya dengan definisi manajemen risiko. Uraikan mengapa teori a priori probability dianggap tidak realistis dalam praktek bisnis asuransi Sebutkan 6 (enam) cara yang dapat ditempuh suatu perusahaan bila ingin memikul sendiri kerugian yang mungkin timbul dari berbagai penyebab. a. Gambarkan relative frequency distribution dari data klaim berikut dalam bentuk histogram masing-masing untuk All Claims, Glassgow Claims dan London Claims. b. Gambarkan 3 (tiga) bentuk tehnik penyajian data lainnya selain histogram dan frequency distribution dengan menggunakan data tersebut di atas * data klaim lihat pada soal asli Jelaskan masing-masing 2 (dua) cara yang dapat dilakukan untuk mencegah atau memperkecil kerugian pada tahap berikut: a. sebelum terjadi kerugian, reduce freq/ severity b. Pada waktu terjadi kerugian, Continuity plan c. Setelah terjadi kerugian, Recovery plan Uraikan apa yang dimaksud dengan istilah dollar swapping dalam manajemen risiko. Uraikan 5 (lima) keuntungan dari Buku Petunjuk Manajemen Risiko bagi perusahaan. Salah satu metode atau teknik identifikasi risiko adalah dengan menggunakan organizational chart. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan 4 (empat) aspek utama dari sebuah organisasi/ perusahaan yang dapat diidentifikasi dengan menggunakan metode ini. Jumlah biaya yang dipikul bila terjadi suatu kerugian terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. 2 (dua) bentuk biaya langsung dan 6 (enam) bentuk biaya tidak langsung b. 5 (lima) faktor independen yang dapat mempengaruhi besarnya kerugian dan merupakan aspek penting dalam manajemen pengendalian kerugian. Sasaran loss control management adalah membatasi jumlah biaya kerugian hingga tingkat paling rendah. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. 4 (empat) tindakan pengendalian yang dapat dilakukan untuk mencapai sasaran tersebut. b. 2 (dua) jenis dasar tindakan yang dapat dipergunakan untuk membatasi luasnya kerugian. c. 3 (tiga) cara atau klasifikasi tindakan yang dapat membatasi tingkat kerugian.

200409A 200409A

A A

7 8

200409B

200409B

10

200503A 200503A 200503B

A A B

4 6 10

200503B

12

200503B

14

sesuai bab, hal 18

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag 200803B B 9

Hal

Pertanyaan Tujuan utama dari analisa risiko adalah untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi ancaman yang mungkin dapat menyebabkan kerusakan atau kerugian terhadap suatu organisasi. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan hal-hal pokok yang harus dapat digambarkan melalui analisa risiko dari: a. Scope of Risk b. Nature of Risk c. Stake holders d. Quantification of Risks

sesuai bab, hal 19

Jawaban
Risiko didefinisikan sebagai kombinasi kemungkinan sebuah peristiwa dan konsekuensinya. 1. Speculative Risk Speculative risk adl bila seorang direktur atau manajer memilih menempatkan uang/ resources lainnya pd risiko. Tujuan p'gunaan risk capital dgn cara ini adl utk m'dapatkan profit/ keuntungan lainnya. Dlm melakukan ini, seorang manajer hrs m'p'timbangkan keuntungan apa yg dpt diperoleh & sbg penyeimbang dari sisi risiko yg merugikan (downside). Sebagai contoh adalah: - keputusan untuk berinvestasi berupa produk baru - pemilihan waktu (timing) berinvestasi, - atau mungkin memilih masuk dalam pasar baru atau negara baru. Sebuah pabrik kendaraan perlu memutuskan apakah m'ganti model sekarang, timing & tingkat investasi yg dibutuhkan. Bisa saja mrk melakukan kesalahan pd satu keputusan atau lebih. Seorang manajer investasi terus memonitor downside risk dari investasi mrk sbgmn juga peluang profit. Jadi, manajer investasi tdk hanya melihat investasi tunggal saja, nmn juga mengawasi apakah ada akumulasi any one exposure thd portofolio investasi. Misalnya berupa risiko nilai tukar mata uang atau risiko thd satu perdagangan atau negara. 2. Operational Risk yakni sesuatu yang unplanned dan unpleasant menyerang sebuah organisasi itu sendiri dan menyebabkan kerusakan atau melukai orang-orang. Terkadang, walau amat jarang, terdapat sebuah keuntungan dalam kejadian tersebut.

Definisi dari operasional risk management adalah: Identifikasi, Analisis dan Control atas risiko yang dapat mengancam operasi, asset dan other responsibilities dari suatu organisasi.

##

Pada intinya setiap organisasi memiliki tujuan yang ingin dihasilkan. Tujuan masing-masing organisasi berbeda-beda. Sebagian tujuan itu lebih krusial daripada lainnya. Organisasi modern sering membuat objektif mereka dalam bentuk lebih formal dan didokumentasikan dalam strategy plan. Informasi di dalam plan ini disebarkan kepada berbagai stakeholder. Stakeholder dapat didefinisikan sebagai orang, atau organisasi lain, yang dapat terpengaruh oleh bahaya risiko yang terjadi dalam organisasi itu sendiri. Risiko dapat mengancam aktifitas organisasi dalam mencapai tujuannya atau seperti yang telah didefinisikan diawal memiliki potensi untuk mengancam operasi, asset, dan tanggung jawab lain dari organisasi. Apabila sebuah organisasi, akibat kegagalan atau kerusakan tak direncanakan dalam bentuk apapun, tidak dapat melakukan janjinya yang telah dibuat, maka organisasi itu akan rusak dalam berbagai cara. Kerusakan akan terus meluas jika organisasi itu terus menyampaikan barang dan jasa tetapi tidak sesuai dengan yang diperjanjikan, disarankan, atau standar kualitas. Dengan kata lain risiko adalah suatu faktor penting yang harus selalu dapat dikendalikan oleh organisasi bila tujuan yang ingin dicapai dapat berhasil sesuai rencana.

##

B.1.1. Employee - Moral dan pride. Ini mencerminkan tingkat kepentingan karyawan dalam keberhasilan sebuah organisasi dan mempunyai hubungan langsung terhadap kualitas kerja yang dihasilkan, - Kebutuhan terhadap pekerjaan untuk menopang diri sendiri atau keluarga dan juga harga diri, - Lingkungan pekerjaan yang aman. B.1.2. Suppliers - Supplier pada sebuah organisasi akan tergantung pada kebertahanan dalam mengantarkan dan menerima pembayaran barang dan jasa yang diperjanjikan, - Terkadang kehilangan satu atau lebih pelanggan dapat merusak sebuah supplier barang dan jasa, - Organisasi juga dapat merusak pelanggan yang lebih banyak dalam rantai pengantaran (delivery). B.1.3. Customer dan Penerima Jasa lainnya - Kebanyakan pelanggan bisnis bebas berpindah ke organisasi lain. Mereka melakukan itu jika mereka kehilangan kepercayaan dalam kualitas pengantaran, - Yang lain, non komersiil, penyedia jasa akan mendapati bahwa hubungan mereka dengan penerima jasa saat ini menjadi selit dab bahkan kepercayaan menjadi hilang, - Tim penjualan mendapati kesulitan meningkat dalam mencari pelanggan baru, - Kegagalan melakukan kontrak jasa dengan kualitas yang memadai akan membawa tuntutan hukum atas kerusakan diluar nilai item diperselisihkan B.1.4. Distributor - Distributor berlaku dalam pelanggan grosir (wholesale customer) - Beberapa distributor bergantung pada sedikit atau bahkan satu sumber suplai (misalnya distributor kendaraan baru). B.1.5. Regulator - Ada berbagai regulator yang mempunyai kepentingan dalam satu organisasi, - Kegagalan memenuhi peraturan dan persyaratan lain dari regulator ini dapat berdampak pembebanan denda, pembatasan bisnis, atau bahkan penutupan bisnis, - Kerugian demikian terbentang mulai dari finansial, kerusakan reputasi, dan bahkan penutupan.

sesuai bab, hal 20

Jawaban
B.1.6. Media Massa - Media mempunyai banyak bentuk: Surat kabar local/nasional, televisi dan radio, majalah, dan internet - Ini dapat dianggap sebagai wholesale distibutor dari reputasi sebuah perusahaan dan pegawainya, - Jika publikasi adalah negatif tantang organisasi maka banyak kerusakan yang dihasilkan. Ini tergantung apakah ceritanya mencerminkan kebeneran, sebagian kebenaran, atau bahkan sesungguhnya tidak benar, - Dampaknya adalah sangat signifikan terhadap stakeholder lainnya. B.1.7. Private Investor - Secara moneter, investor swasta dapat berupa family, partners, employees, associated companies dan investor lain dalam organisasi. Seringnya mereka lebih terpapar dengan kerugian yang merusak dibandingkan investor dari stock market yang lebih memiliki kesempatan untuk menyebarkan risiko investasinya. - Ada juga investor yang memiliki non monetary stake dalam organisasi. Profesionalisme dan reputasi personal menjadi bagian saham di dalam organisasi itu. Mereka juga dapat menderita kerugian atas damage dari organisasi, karena profesionalisme dan reputasi adalah asset yang dibangun dalam waktu yang cukup lama. B.1.8. Banking Industry - Banking dan investor perusahaan keuangan akan memelihara secara sungguh2 kepentingan atas kemakmuran organisasi dimana mereka menaruh uangnya. - Jika disadari bahwa uang tersebut berada dalam risiko yang lebih besar karena adanya unexpected downturn didalam kekuatan organisasi, biaya pinjaman dapat meningkat secara signifikan. - Jika investor percaya ada penyebab yang cukup untuk dipertimbangkan, asset yang dijadikan sebagai security atas loan tersebut dapat dijual. Lender memiliki kekuatan sesuai syarat2 dalam loan and mortgage agreement. Keputusan kapan akan menjual asset yang di agunkan (mortgage) terutama ada pada kepentingan lembaga keuangan (financier), bukan pada kepentingan yang lebih lama dimiliki oleh organisasi dan stakeholder-nya.

B.1.9. Quoted Shareholder (pemegang saham) - QS ada dalam organisasi melalui stock market atau bentuk lainnya. - Biasanya investor memiliki banyak pilihan atas berbagai subyek organisasi dan dapat memindahkan dananya secara cepat. - Sentimen stock market juga memiliki pengaruh (yang melebihi kesuksesan dari individual emiten/ quoted organisation) dan karenanya tingkah laku sentimen tersebut juga menjadi risiko. - Jatuhnya nilai saham juga dapat meningkatkan biaya pinjaman modal. Jika peminjam menyadari bahwa hubungan antara total pinjaman dan value dari perusahaan menyempit, maka mereka dapat meminta tingkat bunga dan security yang lebih tinggi. - Single points of influence dapat menyebar secara luas. Pengaruh ini termasuk diantaranya adalah credit rating agencies seperti Standard and Poorsm=, dan analis investasi yang dipekerjakan oleh broker besar atau Merchant Banks. B.1.10. Environment (Lingkungan Sekitar)

B.1.11. Others (Pihak lain)

Kepentingan dimiliki karyawan sebagai stakeholder perusahaan dalam kaitannya dengan MR: - Morale dan Pride: merefleksikan tingkat kepentingan karyawan atas kesuksesan organisasi, terkait langsung dengan kualitas performa kerja - Need for Job, untuk menopang kehidupan pribadi dan keluarga dan juga self esteem - Safe working enfironment

##

Off Balance Sheet Assets, yi Harta perusahaan tp tidak tercantum dlm Neraca, seperti: - Asset Intelektual Ini lebih merupakan aset yg bersifat informasi daripada hard material. Tidak hanya informasi yg terdokumentasi, melainkan informasi ini ada dan terakumulasi pada unit kerja yg terlatih dan berpengalaman yg sifatnya krusial untuk suatu produk atau jasa. - Reputasi dan kepercayaan thd perusahaan Organisasi non profit dapat memiliki ketergantungan yg sama atas nilai dari "bran" reputation. - Network of Critical Suppliers - Distribution System - Customer Base

Suatu incident dapat menyebabkan chain of damage yg mjd unacceptable bag stakeholder. Stu tipe incident bisa menyebabkan low damage namun terjadi frequently. Jika total damage dalam suatu periode tidak bisa diterima, maka logisnya risiko tersebut adl unacceptable. Risk manajemen memastikan adanya suatu infrastruktur formal di seantero perusahaan yg dpt melihat unacceptable risk, seberapa jauh exposures yang ada padanya dapat mengancam bisnis, people yg ada di dalamnya, serta stakeholder. Tanpa pemahaman tsb di atas, premi asuransi dan semua uang yang dibelanjakan untuk mengelola risiko akan terbuang percuma. Lebih jauh lagi potential damaging exposure dapat terlewatkan, mengarahkannya pada kerugian bahkan kehancuran perusahaan.

##

Empat potential cost yang harus dipahami dan dikelola organisasi: 1. Death and Injury Kematian atau cidera badan dari karyawan dan tamu, karena: - Exposure Internal (e.g: di lingkungan kerja, mesin atau proses tertentu) - Rekruitment karyawan yg tidak terlatih (sehingga membahayakan orang lain) - Overseas risks, baik berupa: * personal risks (e.g: kidnap & ransom) * natural perils; maupun * social risks 2. Loss of Money or Other Valuable - Loss of physical valuables baik milik / yg menjadi tanggung jawab perusahaan (karena risiko apapun) - Loss of intellectual assets Contoh: * insider dealing data penting keuangan organisasi * penyalah gunaan data konsumen oleh karyawan Konsekuensi: * Direct damage to organisation * Tuntutan dari pihak yg dirugikan (konsumen)

sesuai bab, hal 21

Jawaban
3. Loss of reputation, Confidence & Destruction of the brand Value Reputasi/ Brand Name (Value) yg baik penting bagi organisasi Jika hal ini diabaikan maka: organisasi dpt kehilangan konsumennya usaha organisasi dapat berhenti sama sekali (tutup) Good Management atau Effective Risk Management (ERM) dapat menghindari peristiwa-peristiwa di atas. Continuing Strong Reputation dari suatu organisasi amat diperlukan antara lain karena: pantauan terus menerus dari stakeholders apakah organisasi sudah melakukan ERM atau belum Menjaga confidence dan motivasi kerja karyawan Menjaga kepercayaan supplier dan distributor Menjaga nilai perusahaan di mata investor Menghindari dampak merusak yg dpt ditimbulkan media massa 4. Inapropriate Insurance Protection Knowing Risks poorly can also lead to poor insurance arrangement Konsekuensi:Inappropriate Insurance Protection Contoh: * premium wasted * uninsured losses * underinsured * inadequate compensation

4. Inapropriate Insurance Protection Knowing Risks poorly can also lead to poor insurance arrangement Konsekuensi:Inappropriate Insurance Protection Contoh: * premium wasted * uninsured losses * underinsured * inadequate compensation ## Tujuan dari perlindungan asuransi adalah memulihkan keadaan finansial perusahaan stlh tjd suatu kerugian yg disebabkan stu penyebab atau peril shg program asuransi harus dirancang sdmikian rupa agar tidak ada potensi peril yg tidak terlindungi. Tanpa memahami risiko dan potensial extent of damage secara kritis, premi dapat terbuang percuma. Perusahaan juga dapat menderita atas kerugian yang tidak diasuransikan, atau menghadapi Sum Insured dan period of indemnity yang tidak adequate untuk meng-cover losses (Bobot 100%)

Manajemen risiko adalah proses identifikasi risiko, analisa risk dan impact, decide on what risk is and is not acceptable, control or transfer any acceptable risk, dan review regularly. Sedangkan asuransi adalah salah satu cara untuk mentransfer risiko yang unacceptable kepada pihak lain. ## Risk Manager membutuhkan landasan atau fondasi dalam organisasi agar bermacam risiko dapat dilihat secara efektif, terukur dan ter managed, yi: 1. Sebagai telinga dari the board of management atau level tertinggi dari management dalam organisasi 2. Kemampuan untuk menyampaikan pesan-pesan mengenai risiko2 ke seluruh penjuru organisasi, ke orang2 yg memiliki sumber daya yg cukup dan kekuatan untuk mempengaruhi pembuatan keputusan. 3. Status dalam organisasi yg tidak hanya menggambarkan pentingnya peranan, tapi juga memastikan bahwa pihak lain melihat kepentingan tersebut. Seorang risk manager adalah team player, the best understanding of individual exposures dan potensial damage tetap ada pada masing2 operating manager. Sbg professional worrier, Risk manager dengan pengalaman dan spesialisasinya mengintisarikan semua exposure dan potensial damage dgn cara bekerjasama dan saling bertukar informasi dengan tiap manager (compliance, audit, treasury, company secretary dan finance) untuk kepentingan organisasi dan stakeholder. Kepada siapa RM b'tanggung jawab juga penting untuk memastikan adanya landasan kerja, komunikasi yg baik, dan hubungan kerja yg dibutuhkan ada dimanapun diperlukan. Sehingga dalam beberapa organisasi, ada yg memiliki risk director dalam main boardnya, atau seorang risk manager yang langsung melapor kpd director tertentu, dsb.

##

b. Langkah proses management risiko (Bobot 50%) - Clarify the brief & contect - Understand what threats there are. - Understand the potential within those threats thdp damage to Company & Stake holdernya. - Understand the likely frequency of risk damage. - Decide what risk levels are acceptable or unacceptable. - Take Action terhadap risiko yg unacceptable dgn menggunakan cara berikut: * Reduce the likelihood and/ or frequency * Reduce the impact baik itu human, operational atau financial * Transfer risko to another organisation * Prepare for the incident by Contongency Planning - Update & maintain the agreed risk levels sesuai perkembangan dan perubahan organisasi - Communicate informasi atas suatu risiko ke semua pihak yg berkepentingan. Tujuannya adalah untuk reduce semua risiko ke tingkat yang acceptable bagi organisasi dan telah disepakati secara formal .

sesuai bab, hal 22

Jawaban
##

## ##

Risk management philosophy adalah pandangan suatu organisasi terhadap apa yang dianggap sebagai potentially damaging risk. Sedangkan Risk management statement adalah risk management philosophy yang di nyatakan secara formal dan dikomunikasikan ke seluruh penjuru organisasi sebagai basepoint untuk individual risk work. Manfaat philosophy dalam manajemen risiko bagi perusahaan: Bentuk dan ukuran organisasi yg berbeda akan membawa pandangan yg berbeda atas apa yang dimaksud dengan risiko yg berpotensi merugikan. Akan sangat kacau jika tiap bagian dari organisasi mengambil pandangan individual masing2. Oleh karena itu, risk management philosophy yang jelas dan luas dapat: - membuat individual risk dikerjakan dalam suatu kerangka jangka panjang, orgnisation wide philosophy - memberikan effective benchmark untuk keputusan dan aktifitas lokal.
##

Jawab : - Memungkinkan individual risk work diselesaikan dalam kerangka kerja dengan waktu yang lebih lama, organization wide philosophy. - Memberikan benchmark untuk keputusan lokan dan aktifitas.
##

Risk management statement adalah risk management philosophy yang di nyatakan secara formal dan dikomunikasikan ke seluruh penjuru organisasi sebagai basepoint untuk individual risk work. Statement tersebut dapat berisi: * The Role n Objectives of the risk management function and others * How risk are to be identified, measured and prioritised for action * decicions on which risk, and which level of impact, can be retained within the organisation * the lines of authority and responsiblity * how risks are to be reported upward and through the board * the methods by which change is monitored within the organisation thus ensuring that changes that could have an impact on the risks carried are identified for decision Risk management statement yang dibuat secara tertulis berguna untuk: - Menyamakan pandangan terhadap apa yang dimaksud dengan potentially damaging risk - Membuat individual risk dapat dikerjakan dalam satu framework untuk jangka waktu yg lebih lama, organoisation wide philosophy - Menyediakan efektif benchmark untuk keputusan dan aktifitas lokal

Contoh Statement: Risk Mission Statement Srateginya adalah utk m'identifikasi & mengendalikan faktor2 yg m'ancam Health n Safety, Security n Stabillity dari organisasi & kemampuan utk menepati janjinya. Tanggung jawab ada pd setiap manajer operasional utk mengelola risiko di wilayah operasionalnya. Ini mencakup risiko operasional mrk scr langsung & juga risiko dimana mereka t'gantung pd area lainnya yg menyediakan jasa pd mereka. Organisasi akan mengatur pemahaman atas paparan tsb & m'hitungnya. Paparan tsb kmd akan diukur thd tingkatan dari tiap risiko yg dianggap dpt diterima. Kemudian risiko yg dianggap unacceptable akan dikelola menuju suatu titik yg dianggap serealistis mungkin, paparan tsb akan dikurangi sampai dgn tingkatan yg disepakati dpt diterima. Dimana risiko yg signifikan t'sisa, perush akan melakukan recovery plan yg dirancang utk tanggung jawab yg sifatnya darurat, mempercepat recovery ke kinerja normal & meminimalisasi dampak terhadap operasional dan pengendalian perush. Group risk manager akan mengisi dan peranan sebagai penasihat terhadap para manager dan memberi laporan per kuartal atas paparan risiko ke dewan direksi. Manajer operasional memiliki tanggung jawab utk memastikan bahwa risk manager tetap aware terhadap risiko serta perubahannya. Statement ini dapat dibuat lebih rinci lag berupa metode dan tingkatan sebenarnya dari risk acceptance. Seringkali hal ini dimasukkan sebagai dokumen risk manual atau booklet.

##

(Chapter 1 : Bobot 100%) Jawaban yg disarankan : 1. Reduce Risk - Physical control fire protection, health & safety measures, security controls, duplication offsite of comp. data. Org. dpt memilih untuk memisahkan sebagian organisasi shg menjadi 2 atau tiga independent risk shg mencegah risiko terkonsentrasi. - Non Physical Control effective staff recruitment procedures, prosedure lain yang menghilangkan konsentrasi risiko yg unacceptable. 2. Retain the risk 3. Transfer risiko asuransi, captive insurance, financial instruments seperti derivatives, kontrak, strategi bisnis misalnya dgn memastikan bahwa semua pinjaman memiliki bercurrency yg sama dng corresponding asset. Shg jika terjadi pergerakan nilai mata uang tidak menimbulkan net loss terhadap organisasi. 4. Contingency planning. Adalah proses organisasi untuk mengantisipasi insiden dan kemudian mempersiapkan agar insiden tersebut sehingga tidak menghancurkan organ vital organisasi. Scr simpel dapat berupa membuat back up data komputer dan menyimpannya di tempat di luar area. Lebih luas lagi dpt berupa kontrak standby machinery & komputer, recovery plan yg detil dan melatih staf yg terlibat.

sesuai bab, hal 23

Jawaban
##

## ##

Risk manager punya peran yang vital dalam mendukung manajemen, dengan memastikan bahwa mereka adalah mata dan telinga dari organisasi sehingga adanya risiko dari unexpected loss dapat di recognise, measured dan managed. Polis asuransi bisa memiliki exclusions dan warranty, dan asuradur juga selalu meminta informasi on going dan uptodate. Peran kita adalah memastikan bahwa organisasi tidak melanggarnya tanpa sadar sehingga mengakibatkan proteksi asuransi menjadi tidak valid. Misalnya: Jika ada warranty yg membatasi penggunaan bangunan atau keharusan adanya tindakan safety atau security tertentu. Jika perusahaan merubah keadaan yang ada, risk manager harus mengetahui sehingga negosiasi dengan asuradur dapat dilakukan. Pada intinya, risk manager dan insurer butuh untuk saling berbagi informasi yang up todate.

Disaster Plan/ Emergency Plan/ Crisis management Plan adalah: Proses dimana organisasi mengantisipasi suatu insiden dan kemudian mempersiapkan dirinya agar insiden tersebut tidak menghancurkan organ vital dari organisasi.

##

Risk manager punya peran yang vital dalam mendukung manajemen, dengan memastikan bahwa mereka adalah mata dan telinga dari organisasi sehingga adanya risiko dari unexpected loss dapat di recognise, measured dan managed. Tujuannya adalah: - memastikan bahwa basis keputusan yang dibuatnya jelas, sehingga adanya perubahan dapat ditangani. - Jika terjadi suatu insiden, stakeholder menginginkan bahwa risk management yang efektif telah dilakukan. - Org yg besar memiliki peraturan yg m'p'syaratkan utk dpt m'p'lihatkan perhatian dlm mengenali & mengelola risiko.

Jawab : - Audit manager - Compliance manager - Design engineer - Facilities managers - Legal officer - Product Development Manager - Company Secretary
##

Auditor berada diluar struktur manajemen dan bertuga s utk mengaudit kenirja manajemen sedangkan manajer risiko adalah bagian dari struktur manajemen dan berfungsi untuk memberikan masukan kepada manajemen dalam kaitan dengan aspek pengelolaan risiko. (Bobot 100%) Organisasi perlu melakukan aktifitas identifikasi risiko. Dengan cara ini, akan diketahui exposure apa saja yang dihadapi oleh organisasi. Risk manajer bisa melakukan analisis risiko, diikuti dengan pengambilan keputusan. Teknik identifikasi risiko, menganalisis 3 area yaitu : 1. Dimana risiko itu berada ? 2. Risiko apa saja ? 3. Bagaimana kita bisa membentuk risk information untuk pengambilan keputusan? Org Chart dapat digunakan untuk mengetahui location of risk karena dari chart ini akan terlihat hubungan kerja antara berbagai unit dalam perusahaan serta kaitannya dengan pihak luar. Chart dapat memperlihatkan kemungkinan dimana terjadi bottle neck atau hambatan dalam organisasi. (Bobot 100%)

sesuai bab, hal 24

Jawaban
a. 2 metode untuk mengetahui letak risiko. - Organisation Chart - Berguna untuk melihat aktifitas dan struktur organisasi - Dapat dibatasi hanya untuk fungsi organisasi tertentu saja, atau diperluas dengan melibatkan pihak ketiga seperti supplier atau departemen yg lain. - Sektor-sektor organisasi yg berbeda-beda digambarkan dengan bersamaan. - Manajer risiko dapat melihat rute, permasalahan yg membutuhkan keputusan dari sektor organisasi tertentu. - Manajer dapat fokus pada satu bagian dari organisasi, dan melakukan pengembangan dari bagian tersebut. - Flow Chart - Sbg jawaban atas kekurangan org chart yg tidak bisa memberikan gambaran yg jelas mengenai risiko yg ada. - Melihat organisasi dengan cara yang berbeda. - Menggambarkan alur/rute yg dilewati untuk menghasilkan produk akhir, sampai dengan pengantaran (delivery). - Manajer risiko dapat melihat kemungkinan terjadinya kerusakan pada supply chain.

Flow Chatrs: Keunggulan - Menyederhanakan proses yang kompleks menjadi lebih manageable - Lebih detail dari metode terdahulu - Lebih kualitatif dan kurang tergantung pada analisis matematis Kelemahan - Time consuming - Dlm byk kasus, khususnya utk proses yg sgt kompleks metode ini srg terlalu menyederhanakan proses; Untuk industri besar , maka sering hasilnya masih kurang detail; - Tidak ada pengukuran probabilitas yang akurat
## ## ##

Where do those risk Lie 1. Organisation chart 2. Flowchart What are those Risk 3. Check List and Questionaire 3. Physical Inspection 5. Brain Storming 6. Risk Committee Shaping Risk concepts for Decision 7. Fault Trees 8. Hazard and Operability Studies
##

Flow chart menggambarkan rute, yg diambil oleh semua unsur-unsur krusial dari produk akhir, melalui penyelesaian dan pengantaran akhir. Dengan FC, manajer dapat mulai melihat dimana rantai supply atau delivery terputus. Proses dalam flow chart bisa diaplikasikan, apakah final delivery took bangunan, penyelesaian klaim asuransi, furniture, atau persetujuan kredit oleh bank. b. 3 metode untuk mengetahui bentuk atau jenis risiko. 1. Checklist and questionnaires Manfaatnya: 1. Sebagai aide memoir bagi manajer risiko 2. Sgt praktis bg risk manager yg ingin mengumpulkan info yg b'asal dr sumber yg sgt banyak, dgn area yg luas. 3. Mengumpulkan informasi yg b'asal dari sumber yg b'beda2, yg kmd dijadikan mjd format yg umum. Satu format memungkinkan tjdnya p'bandingan & analisis informasi. * Kuesioner hrs dip'siapkan dgn sgt hati2 utk memastikan bhw semua informasi yg dibutuhkan & relevan bisa disampaikan. Checklist & Questionaire Keuntungannya bisa : - Cara yg murah & efisien utk mengumpulkan informasi yg banyak (large amount of information) - Mudah & sederhana utk digunakan - Cara utk m'update informasi mengenai kondisi saat ini & utk monitoring trend thd survey sebelumnya. - Adaptable dgn individual di banyak wilayah yg m'punyai interest dgn risiko - Berguna utk mengumpulkan informasi2 dari sumber yg berbeda, mjd bentuk format yg umum. Checklist & questionnaire, bagaimanapun kelemahannya : - Bisa diisi oleh seseorang yg mungkin tdk m'punyai keahlian thd pertanyaan dari kuesioner. - Bisa diisi oleh seseorang yg mungkin tdk memahami dgn tepat tujuan dari jawaban yg diberikan. - M'beri fokus hanya utk m'jawab p'tanyaan saja, tdk m'berikan alasan penuh mengenai jawabannya. - Berisiko terjadinya penafsiran b'makna ganda - Berisiko untuk diselesaikan dlm waktu yg cepat. - Berisiko diisi oleh seseorang yg mungkin m'punyai alasan untuk menyembunyikan informasi.

2. Physical Inspection - Melihat area secara fisik - Memungkinkan adanya gambaran yg jelas - Memungkinkan terjadinya face-to-face conversation dengan orang-orang yang berada di pabrik - Tidak mungkin bagi risk manager untuk mengunjungi lokasi setiap saat. - Bisa dilakukan oleh risk surveyor Keunggulan : a. Risk identifier melihat aktivitas on site secara langsung. Kunjungan ini akan dapat memberikan kontribusi dimana risk identifier dapat melihat risiko2 potensial yang dapat timbul; b. Risk identifier dalam membina hubungan lebih dekat dengan orang2 di site. Manfaat hubungan ini adalah memungkinkan orang2 di site dapat menghubungi langsung risk manajer dalam hal terdapat potential risk yang tidak dapat teridentifikasi langsung ; c. Proses identifikasi risiko dapat didesign dengan cepat d. Mendapatkan informasi yang jelas mengenai risiko dari seorang professional e. Survey report biasanya memasukkan rekomendasi untuk improve risiko dan mengurangi impact-nya Kelemahan : a. Bisa jadi time consuming terutama untuk MNC b. Ada kemungkinan anggapan bahwa hanya risk identifier yang mempunyai tugas mengenali risiko dalam perusahaan, padahal seharusnya tugas tersebut merupakan tanggung jawab seluruh unit; c. Tidak efektif bila site atau mesin2 masih dalam tahap pembangunan. d. Surveyor hanya akan melihat exposure pada saat dilakukannya survey saja (snapshot) e. Program survey bisa menjadi sangat mahal, baik dalam hal waktu maupun biaya. f. Meningkatkan keyakinan yang tidak realistis. Sruveyor hanya akan melakukan survey untuk risiko yg diasuransikan saja. Harus sadar bahwa exposureterbesar bagi organisasi adalah kerugian yang tidak diasuransikan. g. Kesulitan melakukan survey pada premises pihak ketiga h. Kunjungan regular risk manajer, jika tidak dikelola dengan baik, akan mendorong manajer pabrik menyerahkan tanggungjawab kepada surveyor

sesuai bab, hal 25

Jawaban
3. Brainstorming - Yang memahami risiko dengan cermat adalah local manager atau operator. - Risk manager yang gagal menggunakan fungsi dari local manager atau operator akan kehilangan informasi yg sangat penting. - Brainstorm adalah cara untuk mengakses pemahaman mengenai risiko di setiap tingkatan organisasi. - Dapat dilakukan dengan bentuk pertemuan bisnis yang normal, dengan menunjuk seorang chairperson. - Dengan melakukan latihan atau simulasi untuk suatu peristiwa. Contoh : pemadam kebakaran, evakuasi gempabumi, dan kejatuhan pesawat. - Apapun metode brainstorm yg digunakan, sangat penting untuk mendokumentasikan hal-hal setelah brainstorm dilakukan. - Suatu kelompok akan mendapatkan manfaat yang besar dari brainstorming jika melibatkan operational staff dan risk professionals, sebagai anggota atau adviser. Contohnya adalah Health and safety manager.
##

##

Brainstorming - Yang memahami risiko dengan cermat adalah local manager atau operator. - Risk manager yang gagal menggunakan fungsi dari local manager atau operator akan kehilangan informasi yg sangat penting. - Brainstorm adalah cara untuk mengakses pemahaman mengenai risiko di setiap tingkatan organisasi. - Dapat dilakukan dengan bentuk pertemuan bisnis yang normal, dengan menunjuk seorang chairperson. - Dengan melakukan latihan atau simulasi untuk suatu peristiwa. Contoh : pemadam kebakaran, evakuasi gempabumi, dan kejatuhan pesawat. - Apapun metode brainstorm yg digunakan, sangat penting untuk mendokumentasikan hal-hal setelah brainstorm dilakukan. - Suatu kelompok akan mendapatkan manfaat yang besar dari brainstorming jika melibatkan operational staff dan risk professionals, sebagai anggota atau adviser. Contohnya adalah Health and safety manager. Risk Committee

a. 1): FT dapat melihat pada flow chart dari sudut pandang risiko dan mulai memperkirakan kemungkinan rangkaian supply tersebut dapat diputus. 2): FT juga dapat melihat risiko dalam suatu proses atau sebuah mesin dan melihat kemungkinan adanya potensi kerusakan. (Bobot 30%) b. 1) Apa yang dapat memastikan pasokan tidak datang tepat pada waktunya 2) Bagaimana cara mengendalikan ancaman tersebut 3) Apakah ada sumber alternatif yang dapat diguanakan pemasok. 4) Apakah organisasi mengurangi risikonya dengan mencari pemasok lebih dari satu 5) Apakah tersedia paten, design models, licences dan persyaratan lainnya bila organisasi memutuskan untuk mengganti pemasok dengan yang lain. (Bobot 40%) c. Bagan: (Bobot 30%)

Fault Trees Keunggulan: - Sangat baik untuk mereduksi proses yang rumit menjadi lebih sederhana; - Menyediakan struktur bagi proses identifikasi seluruh potential risk yang mungkin ada; - Memungkinkan perhitungan probabilitas Kelemahan ; - Bisa menjadi sangat numerical dan membingungkan; - Probabilitas sering tidak terjadi sehingga salah satu tujuan utamanya jadi hilang - Secara umum HAZOP bekerja untuk menjawab 4 pertanyaan mendasar: a. Bagian apa yang akan diidentifikasi? (Intention) b. Adakah deviasi pada bagian tersebut? (Deviation of Intention) c. Apa penyebab deviasi? (Causalities) d. Apa konsekuensi deviasi? (Consequencies) a. The Intention Pd tahap ini, risk identifier akan memutuskan proses yg akan diidentifikasi; mis: mixing tank dari sbuah pabrik coklat. Stp bgn dari mesin/proses akan diuji & diberi tanda b. Deviation from the intention Utk mengukur adanya deviasi dr tabel intention di atas, mk tlh ditentukan bbrp guide word yg memungkinkan risk identifier utk lbh fokus ke area mana penekanan akan dilakukan; b. Causalities Setelah kemungkinan deviasi berhasil dirumuskan, maka pertanyaan selanjutnya adalah : - Adakah kejadian atau penyebab yang mengakibatkan penyimpangan terjadi? atau - Adakah rangkaian kejadian yg mengakibatkan deviasi? c. Consequances Dari deviasi & kausalitas, mk risk identifier akan mlihat dampaknya ; apakah b'dampak pd human lives?, material damage? & adakah k'mungkinan penerapan emergency action?

Keunggulan - Sgt detail, & bila dilakukan dgn benar bisa jadi merupakan metode identifikasi risiko yg plg komprehensif; - Melibatkan team work, shg msg2 personil dpt sharing dlm proses identifikasi risiko Kelemahan - Sgt time consuming & mahal - Krn model & cara kerja dlm HAZOPS sdh standar, sgt memungkinkan bgn2 yg kompleks dlm sistem kerja perush dipaksakan utk fit dgn standar HAZOPS
##

sesuai bab, hal 26

Jawaban
Jawaban yang disarankan : a) HAZOP (2D3B) Merupakan perkembangan dari fault tree dimana peralatan kunci yang telah diidentifikasi atas mana tergantung kemampuan perusahaan untuk memenuhi tanggung-jawabnya. HAZOP melibatkan 4 persoalan pokok yaitu 1) apakah hasil yang ingin dicapai bagian tersebut 2) deviasi apa yang mungkin terjadi dari tujuan umum tersebut 3) apakah kemungkinan penyebab deviasi tersebut dan 4) apakah konsekuensi yang dapat ditimbulkan deviasi itu. (Bobot 20%) a. 4 (empat) hal yg dapat membuat Johan terlambat sampai di airport & ketinggalan pesawat. 1st exposure, tidak sampai di airport tepat waktu, Hal ini bisa disebabkan : - kualitas alarm clock - kualitaskendaraan yang digunakan - jalanan yang macet, - parkir kendaraan yang penuh. 2nd exposure, kegagalan menuju airport tepat waktu karena risiko yang berada diluar kontrol - tertutupnya akses ke airport (denial of access) - atau pesawat tidak bisa take off tepat waktu karena kerusakan mesin - cuaca buruk - tertutupnya runway

b. 4 (empat) hal yang dapat dilakukan Johan untuk memperkecil risiko yang dihadapinya 1st exposure, tidak sampai di airport tepat waktu. Traveller tidak bisa menghilangkan risk exposure, yang bisa dilakukan adalah menguranginya dengan cara : - Set dua alarm dengan selisih waktu 15 menit. - Memastikan kendaraan di perbaiki oleh bengkel yang berkualitas. - Mempunyai bahan bakar yang cukup - Memilih rute lain untuk menghindari risiko bottlenecks - Mempunyai plan B contingency plan. - Pergi dari rumah dengan waktu yang cukup untuk alokasi delay - Menambah opsi rute dgn cara m'dengarkan informasi radio, & mengetahui no telp traffic information services dari mobile phone - Pre-booking parking c. 3 (tiga) hal lain yg dpt direncanakan Johan utk m'hadapi bbg risiko yg berada di luar kendalinya 2nd exposure, kegagalan menuju airport tepat waktu karena risiko yang berada diluar kontrol - Travelling 1 atau 2 hari sblmnya. Cuaca dingin/ kerusuhan diantara pekerja bandara, adl hal2 yg b'kontribusi thd pengambilan keputusan. - Memilih airport yg m'punyai p'lengkapan lebih shg pesawat bisa landing pd kondisi cuaca buruk. - Memilih maskapai yg m'punyai area yg luas & m'punyai cadangan pesawat utk m'hindari delay akibat kerusakan pesawat

Tujuan dasar dari analisis risiko (risk analysis) adalah : to identify and quantify the threats that may bring damage or loss to - an organisation, - its responsibilities, and - its objectives. Jawaban yang disarankan : Identifikasi risiko Melakukan identifikasi risiko2 yg dihadapi oleh organisasi. Identifikasi bisa dilakukan dgn cara mengkaji informasi2 yg tsedia baik dari internal maupun eksternal organisasi. M'gunakan chart seperti organization chart dan flow chart, utk menganalisa exposure yg dihadapi dlm unit2 organisasi, kmd melakukan tindakan manajemen risiko Mengukur risiko yang dihadapi terhadap risiko yang masih dapat dipikul organisasi Konsekuensi dpt berupa : - Injury/loss of life: Mengambil tindakan utk mencegah tjdnya cidera atau kematian - Monetary loss: Risk manager hrs m'pertimbangkan pengaruh dari multiple loss dlm satu periode keuangan. - Time: Keterlambatan pengantaran m'akibatkan beroperasinya penalty clause, & organisasi kehilangan reputasi. - Survival: Killer risks yg dpt menyebabkan kerusakan bg organisasi, baik bg keuangan maupun pegawai org. Membantu untuk mempresentasikan konsep risiko secara jelas dan dengan cara yang konsisten Menyajikan probabilitas dan impact risiko dgn metode numerical Membantu pengambilan keputusan mengenai biaya & tindakan lain yg mungkin dibutuhkan utk mengurangi risiko ke tingkat yg acceptable Hasil analisis akan memungkinkan manajemen m'buat keputusan mengenai tindakan apa yg perlu dilakukan & brp besar biaya yg dibutuhkan utk mengurangi risiko ke tingkat yg bisa ditoleransi oleh organisasi. Pemasangan fire fighting equipment, perubahan metode produksi, dan hal lain, yg b'tujuan utk mengurangi pengaruh dari suatu risiko. M'asses baik operasional maupun cost effectiveness dari manajemen risiko yang ada atau yang telah berjalan. Apakah tindakan manajemen risiko yg sudah ada efektif? Jika efektif apakah biayanya memadai? Analisis risiko memungkinkan t'ciptanya perbaikan tindakan manajemen risiko dgn biaya yang efektif. Mendorong keputusan yang baik tentang contingency planning yang mungkin diperlukan. Dgn analisis risiko, memungkinkan diambilnya contingency planning oleh organisasi. Membangkitkan kesadaran manajemen serta pemahaman yg lebih dalam tentang ancaman bahaya yang dihadapi. (Bobot masing-masing 20% maksimal 100%)

## ## ##

01_12

Metode ini dapat memberikan analisa secara matematis tentang frekuensi dan impact (pengaruh) dari suatu risiko.

sesuai bab, hal 27

Jawaban
(Chapter 3 : Bobot 100%)? Jawaban yg disarankan : Setiap bagian atau unit dari organisasi yg berada pada lokasi yg rawan bencana alam katastropis bisa mengalami kerusakan kapan saja, tdk bisa dibandingkan dgn tahun-tahun yg kebetulan tdk terjadi bencana, oleh sebab itu proteksi yg memadai, continuity planning dlm risk financing harus tetap dilakukan setiap tahun walaupun pada tahun tersebut tdk terjadi peristiwa.

(Chapter 3 : bobot masing-masing 16%)Jawaban yg disarankan : 1. Dicabutnya izin usaha oleh yg berwenang hal ini harus segera diselesaikan agar kegiatan usaha dpt berjualan kembali, apabila hal ini tdk bisa diselesaikan maka kegiatan usaha akan berhenti total. 2. Kredibilitas brand name dari produk yg dipasarkan/dihasilkan. Revenue perusahaan sgt t'gantung pada brand name produk & penjualan akan jatuh apabila brand name rusak. 3. Adanya ketergantungan sepenuhnya atas suatu fasilitas misalnya komputer sgt membantu kegiatan usaha, tetapi kegagalan system ini dpt mengakibatkan terhentinya aktivitas usaha secara total. 4. Terjadinya penurunan SDM baik dari pendidikan keahlian atau perubahan moral & budaya SDM adl asset penting bg org & apabila kemampuan SDM menurun maka perusahaan akan sgt terpengaruh. 5. Kesehatan keuangan. Modal adl salah satu unsur penting dlm usaha, apabila perusahaan mengalami kesulitan keuangan maka roda usaha akan sangat terganggu. 6. Penguatan pesaing & tingkah lakunya. Hal ini mrupakan threat dr luar yg dpt mematikan usaha, pesaing mungkin m'banting harga utk merebut pasar. 7. Hilangnya kendali usaha atau keuangan organisasi ini menyangkut manajemen dr perusahaan manajemen yg tdk baik dpt menghancurkan perusahaan dgn cepat

Injury/loss of life - Unreasonable risk tidak dapat dijustifikasi. - Tidak diukur dengan nilai tunai, meskipun biaya litigasi yg timbul akan menjadi sangat mahal. - Risiko merupakan bagian yg tidak terpisahkan dari kehidupan. Yang signifikan adalah bukan berapa biaya dari suatu kejadian, tetapi semua reasonable measures yang dilakukan untuk mengurangi risiko ke tingkat yang acceptable. Monetary loss - Salah satu contoh kerugian yg dapat diukur dengan moneter adalah kehilangan pekerjaan. - Risk manager harus aware tidak hanya biaya dari single incident saja yg dipertimbangkan, tetapi biaya multiple incident yg terjadi dalam satu periode. Maximum possible loss : Impossible bahwa kerugian akan melebihi jumlah yang dinyatakan. Dengan mengasumsikan fire protection tidak berfungsi, fire brigade & rescue service tidak dapat bekerja Maximum probable loss : Arti yang sama dengan maximum possible loss tetapi dengan mengasumsikan berfungsinya fire protection dan tersedianya fire brigade & rescue service 04_07 03_20

d) Dow Fire and Explosion Index (3/17) Adalah suatu Explosion Index yang dikembangkan berdasarkan hazards yang terdapat dalam suatu proses dalam sebuah pabrik. Index ini menerap suatu angka factor yang sebelumnya telah ditetapkan dalam proses tersebut yang diketahui dapat meningkatkan risiko kerusakan secara keseluruhan. Misalnya, kemungkinan terjadinya fire akan dipengaruhi oleh keberadaan dari satu atau lebih dari: debu, tekanan, bahan mudah terbakar, alat pemanas, oli panas, dll. Dengan menggunakan nngka factor atas keberadaan masing-masing keadaan tersebut, dapat dibuat gambaran kemungkinan terjadinya suatu insiden. (Bobot 20%)

##03_18

sesuai bab, hal 28

Jawaban
1. Financial Strength & Scale of the Organisation - Berpengaruh dlm hal kemampuan absorb losses - E.g (BIG Co vs Small Co) - Absorb Losses --> RETENTION 2. Culture Nature of business - Risky business? (oil biz, dot.com biz) - or not? Mempengaruhi apakah org/ individu akan risk taking atau tidak (Note: Min Req! Comply with human life risks) 3. Flexibility of an Organisation * Jika bisnis terhenti sementara, apa konsekuensinya bagi: - instant & continuous services org? - not instant? * Apakah ada penalti dlm kontrak bisnis? * Availability dr alternatif action setelah insiden? (costnya before atau after loss?) 4. Impact of The Risk Incident on Future Trading - taste products? --> kemungkinan konsumen kembali lebih sulit - affect license? --> org can be completely destroyed - affect brand name? --> org can be completely destroyed

Jawaban yg disarankan : Biaya manajemen risiko yg mungkin tidak ekonomikal Biaya administrasi & keuntungan yg dibebankan oleh perusahaan asuransi Biaya administrasi & biaya pengendalian b'kaitan dgn proses lalu lintas dana yg sama ke & dari perush asuransi Uang tunai yg ditahan & digunakan untuk menghasilkan nilai dalam organisasi Memperlihatkan dgn jelas kepemilikan dari risiko yg terdapat pada local & group manajers. (Bobot masing-masing 20% maksimal 100%)

* Mengurangi uneconomic RM expenditure * Throw premium loading factor (mgkn yg tersisa hanya cost of pure risk) * Reduce recycling money costs to and from insurers * Reinvestasi dana * Encourage effective risk management issues in local dept LIKELIHOOD - Could it possibly happen - How frequently could it happen

1. Illegal Act 2. Statutory Requirements 3. Management Requirements a. Tujuan utama dari risk control disertai 5 contoh faktor yg m'pengaruhi jumlah biaya stu risiko Hal-hal mendasar yang perlu dicapai terkait dengan langkah tsb adalah: 1. Stop terjadinya the targeted risk incident 2. Mengurangi Frekuensi terjadinya risiko 3. Mengurangi Dampak kerugian yang ditimbulkan suatu risiko - in any one event - over a period of time 4. Persiapan yang cukup agar suatu incident dpt direspon secara cepat & efektif tambah lagi

##

- Risk - Likelihood - Impact on key business issue - Effective Risk control - Focused contingency planning ## - Adanya pengendalian yg terlihat, otorisasi dan cepat atas suatu kejadian dan setelahnya. - Kerusakan dibatasi sejauh mungkin - Security dan Safety dikembalikan - Penilaian kerusakan diterima dengan pasti dan dilakukan tindakan atasnya - Pengendalian finansial dan Operasional kembali pada tempatnya - Brand value terlindungi - Immediate responsibility dapat dilaksanakan - Percepatan untuk kembali ke Business as Usual (Chapter 5 : Bobot 100%) Jawaban yg disarankan : - Kegagalan computer pusat & infra struktur komunikasi. - Kegagalan vertical dari computer setempat (cabang/unit tertentu) serta struktur komunikasi. - Kerusakan thdp bangunan & peralatan lainnya yg diperlukan utk proses produksi & pengiriman. - Hilangnya informasi penting baik berupa kertas/hard copy maupun data base Computer. - Karyawan2 kunci baik p'orangan tim / tempat2 dimana tjd konsentrasi karyawan yg merupakan satu risiko a) Adalah petunjuk yang disusun untuk berbagai keperluan darurat/krusial yang harus dilakukan setlah terjadinya suatu insiden. (Bobot 20%) b) Petunjuk tersebut harus dapat memenuhi a.l.: - Membatasi kerusakan - Akselerasi tanggapan melalui penggunaan sumber-sumber yang dapat dipercaya/diandalkan - Menciptakan prioritas proses pemulihan - Menjawab tantangan komunikasi yang baru baik internal maupun eksternal - Mememnuhi kebutuhan pelanggan yang mendesak - Melindungi brand name - Menjaga agar organisasi tetap berada pada marketplace seperti sediakalanya. (Bobot 50%) ##

sesuai bab, hal 29

Jawaban
c) 4(empat) contoh insiden lainnya: - Cara melakukan recall product yang diperkirakan unsafe - Cara menangani ancaman/tindakan penculikan, ransom, perselisihan industrial, dll. - Cara penanganan serangan/kritikan media masa - Cara menangani bahaya/kerusakan polusi. (Bobot 30%) ##

##
##

Jawaban yang disarankan : a) fire modelling Adalah cara atau simulasi untuk membuat suatu prediksi penyebaran kebakaran dan akibat-akibat kerusakan tambahan yang bisa terjadi. Cara ini dapat diapakai untuk menetapkan secara lebih tepat pendanaan yang diperlukan untuk pencegahan kebakaran, alat deteksi kebakaran dan sarana pencegahan penyebaran kebakaran. 5 hal yang harus dipertimbangkan a.l.: - Sumber api dan kebakaran - Pengantar panas ke bangunan dan barang-barang disekitar - Sifat dari material-material dan bahan bangunan bila terbakar - Pergerakan asap - Pendeteksian - Peralatan pencegahan kebakaran yang bekerja - Tingkah laku manusia dan bagaimana cara mereka keluar dari bangunan bila terjadi kebakaran - Toxicity - Limbah dari sisa kebakaran, dll. (Bobot 70%) b) 2 (dua) bentuk kerusakan selain akibat kebakaran Kerusakan yang dapat disebabkan oleh alam - Kerusakan yg disebabkan oleh penyebab internal maupun eksternal, misalnya: human error, kerusakan mesin, kegagalan material, dll. (Bobot 30%)

FM Adalah cara atau simulasi untuk membuat suatu prediksi penyebaran kebakaran dan akibat-akibat kerusakan tambahan yang bisa terjadi. Cara ini dapat diapakai untuk menetapkan secara lebih tepat pendanaan yang diperlukan untuk pencegahan kebakaran, alat deteksi kebakaran dan sarana pencegahan penyebaran kebakaran. Hal yang harus dipertimbangkan a.l.: - Ignition and fire sources - Heat sources to neighbouring structures and material - The behavior of those materials and structures in a fire - Smoke movement - Detection - Peralatan pencegahan kebakaran yang bekerja - Tingkah laku manusia dan bagaimana cara mereka keluar dari bangunan bila terjadi kebakaran - Toxicity, dll.

sesuai bab, hal 30

Jawaban
Theft Contoh: - Simple stealing/ Robbery - Continuous fraud from employee - Collusion & Bribery - Fictitious Credit Card - Multi-million pound fraud (bekerjasama dg pihak ketiga) karena alasan: - keserakahan - personal relationship - ancaman thd diri sendiri/ keluarga - Intellectual Assets threats -> sell customer info or insider dealing Malicious Damage Beberapa alasan yg mendasari risiko ini: - untuk menciptakan keuntungan bagi pihak lain (e.g: arson yg dilakukan kompetitor) - ketidaksenangan terhadap organisasi (e.g: karyawan, masyarakat,atau lembaga masyarakat tertentu) - menghapus jejak kejahatan yg lain - publikasi, kejahilan dan kesenangan Terrorism tantangan khusus bagi perusahaan multinasional, target dpt berupa individual business dgn alasan tertentu dampak kerugian yg sangat besar (e.g: 9/11/2001) Fenomena baru: - mass destructions/ victims - old assumption: terrorist would not want to die -> irrelevant - publicity intention Technology Exposures Motif dan tujuan mirip dengan security threats lainnya. Perbedaannya: Teknologi sebagai instrument utama untuk mencapai tujuan kejahatan. E.g: Viruses, Spyware, etc

B2, B3

(Chapter 7 : bobot masing-masing 33.3%) Jawaban yg disarankan: 3 (tiga) bentuk investasi yg dpt dilakukan manajer risiko dlm menerapkan risk avoidance dlm risk reduction adl : a. Pengeluaran langsung (direct apportunity) dimana setiap kerugian yg terjadi langsung di jurnal apa adanya. Hal ini tentu sangat beresiko karena frequensy & besarnya kerugian dpt sangat bervariasi sehingga biaya yg dibutuhkan juga tdk terbatas. b. Kerugian hilangnya kesempatan akibat terganggunya aktivitas, yaitu organisasi memikul semua kerugian akibat hilangnya atau terhambatnya usaha akibat peristiwa suatu risiko yg seharusnya dpt dihindari dgn menetapkan kebijakan alternative yg ditempuh utk mencegah keadaan tersebut. c. Penerapan pengendalian yaitu menetapkan suatu prosedur tertentu yg dibuat agar tdk terjadi suatu peristiwa risiko yg dpt mengakibatkan terhentinya pengiriman (delivery) & hal ini akan lebih sulit, lebih lama atau lebih mahal utk pengiriman produk.

sesuai bab, hal 31

Jawaban
Chapter 7: bobot masing-masing 20%) Jawaban yg disarankan : 1. Security : Pelanggan perlu merasa yakin bhw informasi pribadi mrk tjaga dgn baik, misalnya pelanggan e-banking atau credit card hrs yakin bhw tdk terjadi kesalahan dlm transaksi yg dpt merugikan mereka. 2. Global : e-cormerce bisa tjd antar lintas Negara & ini bahkan merupakan suatu keuntungan tsendiri, tetapi bahayanya mungkin menyangkut masalah peraturan di Negara lain, perpajakan, perizinan, & bbagai peraturan lainnya. 3. Hacking & Virus : Jaringan yg terbuka selalu mhadapi ancaman hacking & virus & dpt sgt m'ganggu atau merusak aktivitas organisasi. 4. Legality : Masih ada bbagai kendala dlm transaksi melalui internet yi berkaitan dgn aspek hukum, misalnya penggunaan tanda tangan elektronik apakah sudah sah menurut hukum? di US hal ini sdh sah menurut hukum tapi di banyak Negara hal ini belum ada peraturan yg jelas. 5. Scale of impact : Bagi sebagian usaha dgn e. business kekayaan intelektual merupakan asset satu-satunya. Apabila ini hilang maka perusahaan tdk punya apa-apa. Apabila terjadi suatu kesalahan jutaan nasabah akan terkena dampaknya & organisasi akan mengalami kerugian besar bahkan tanpa diketahui inisialnya virus I love you mengakibatkan kerugian sekitar US.$. 8,7 milyar pada tahun 2002. 6. Speed of evolution : Perkembangan tehnologi IT bergerak sangat cepat penggunaan e-commerce sangat tergantung pada IT & harus selalu berusaha utk menjadi nomor satu. Organisasi mungkin menghadapi kenyataan kecepatan perkembangan ini dpt melebihi kemampuan manajemennya utk memahami lingkungan yg baru dgn cukup cepat

##

Pengendalian Risiko: - monitoring terus menerus (di negara yg rentan thd risiko ini)

- gradual changes suspected? diversifikasi lebih awal - travel warning or restrictions - memperhatikan sensitive issues - evakuasi, etc

##

Risk Manager harus melakukan risk assessment atas existing land meliputi: - pemeriksaan kepemilikan tanah, riwayat penggunaan tanah di masa lalu - survey & test for pollutants - publikasi informasi tsb pd receptor di lokasi terkait

a. 10 (sepuluh) contoh tuntutan pihak ke tiga - Employee Liability - Contractual Liability - Product Liability - Breach of Statutory Duty - Occupation of Land - Directors & Officers Liability - Motor Liability dll b. Some Available Defences (Pembelaan) - volenti non fit injuria (the injured party accepted the risk, knowingly, and voluntarily) - contributory negligence

6 tindakan yang dilakukan bila terjadi suatu peristiwa yg mungkin dpt merusak brand value perusahaan: - the speed needed to respond - stopping misinformation - getting consistent information - ensuring the spokeperson has the latest, trusted information from within a fast developing situation - providing a base information to different audiences - protecting sensitive information

Seorang manajer risiko yg mengelola risiko, tlh m'identifikasi langkah2 utk m'capai tujuan. Base point adl risiko tlh dievaluasi dan berada di luar toleransi atau tingkat aman dari organisasi. Proses selanjutnya adl sbb : - Memilih solusi yg paling baik Manajer risiko perlu memastikan bhw solusi yg diajukannya adl sesuai dgn kenyamanan organisasi dan m'dapatkan dukungan dari tim manajemen. - Implementasi keputusan yg tlh dipilih Mlakukan pengawasan atas solusi yg tlh dipilih, plg tdk utk memastikan bhw kebutuhan dasar tdk akan hilang. - Membawa orang2 Agar efektif dalam tindakan dan pengawasan yg baru dibutuhkan kesadaran dan program pelatihan yg diimplementasikan utk staff baru dan staff lain yg t'kait. M'bangkitkan kesadaran akan risiko dan konsekuensinya bisa mjd alat organisasi yg powerful. - Melaksanakan contingency plan Plan ini akan b'guna hanya jika players dlm suatu situasi krisis menyadari plan, peluang dan pilihan yg ditawarkan, dan struktur organisasi manajemen krisis. Nilai yg paling krusial dlm pelaksanaan contingency plan : a. Meningkatkan kesadaran staff dan pelatihan b. Memungkinkan adanya p'kajian kritis dari peranan staff c. M'buka perbaikan2 yg mungkin dibutuhkan oleh plan d. Menunjukkan bagaimana up to date suatu plan - Monitor and respond to change Risiko adl hal yang volatile. Perubahan risiko hrs dimonitor dan kemudian dijadikan sebagai faktor dlm menerima risiko dan keputusan manajemen risiko yg tlh dibuat sebelumnya.

sesuai bab, hal 32

Jawaban

a. Keuntungan dan kerugian captive insurance Anvantage: - self-funding - tax advantage - reinsurance market access - attract investment (utk negara) Disadvantage: - Short-term investment (menjaga likuiditas dana) - MPL error (Q: probable or possible? Even worsed if the term is probable) b. Jenis2 captive insurance - Layer 1 - kerugian didanai dari cash flow atau operasional persh - Layer 2 kerugian didanai dari dana yg dibentuk dlm captive - Layer 3 kerugian di recover dari reasuradur captive c. Hal-hal yang perlu dikaji dalam studi kelayakannya - administration handling - claims handling - reinsurance arrangement advice - investment strategy - risk control expertise

c) Captive Insurer (8/10) Adalah pengembangan suatu internal fund menjadi sebuah perusahaan asuransi yang khusus dikembangkan untuk menangani kebutuhan asuransi dari group tertentu. Perusahaan ini bisa dikelola sendiri secara professional atau pengelolaannya diserahkan kepada manajemen yang professional. Terdapat berbagai keuntungan dari captive insurer ini. (Bobot 20%)

Risk sharing adalah: Risk management method dimana beberapa organisasi saling memberi dalam risk sharing antar mereka sendiri, dimana masing2 berkontribusi dalam common fund untuk membayar losses (seperti halnya syndication). Kontribusi tersebut diperbarui secara regular, untuk memastikan bahwa fund tersebut cukup memadai untuk menunaikan administrasi dan biaya kerugian yang diperkirakan (expected cost of losses). Lawyer, akuntan dan medical profession biasanya menggunakan mekanisme self funding ini untuk professional indemnity claimnya. Sekali lagi, reinsurance dapat digunakan untuk kerugian yang sangat besar yang tidak diharapkan. ## Commercial insurance ditempatkan ke marketplace oleh broker atau internal department yg mempunyai kemampuan (skills) seperti broker. Manfaat : - Asuransi memberikan kendaraan yg ekonomis yaitu membagi exposures dengan sejumlah organisasi besar. - Membawa kepada organisasi kekayaan pengalaman dalam risiko dan mekanisme pembiayaan risiko. - Insurer bisa m'berikan pelayanan pengelolaan klaim (claims management services). Hal ini akan membebaskan organisasi dari tgs2 detail yg tdk dikuasai, dan dari hal2 yg dpt m'alihkan manajemen dari mainstream organisasi. - Bbrp exposures harus diasuransikan oleh pihak ke-tiga, perusahaan asuransi => employers liability, workers compensation, & motor third party risks. - Keputusan utk berasuransi tdk didasari motif keuangan => m'asuransikan public liability & professional liability. - Akses cepat kepada dana asuransi yg tidak terbatas memungkinkan organisasi menginvesitasikan dana yg tersedia untuk pengembangan organisasi. Kerugian: - Faktor2 p'bentuk premi spt potensi biaya klaim, expenses & profit pihak penanggung, tdk semuanya memberikan nilai tambah bagi organisasi => potensi fund swapping. - Biaya-biaya lain yg terkait dengan non monetary demand dari pihak penanggung (insurer) => a. Timbul dr p'berian informasi yg sesuai dgn keinginan penanggung, tapi tidak ada manfaatnya bagi organisasi. b. Timbul dr p'mintaan insurer agar org mlakukan tindakan kontrol risiko menurut p'timbangan org tdk efisien. - Kesulitan bagi risk manager untuk terus memenuhi conditions & warranty yg diminta oleh insurer. - Produk2 yg ada di psr asuransi tdk m'jamin risiko2 yg mjd perhatian organisasi => sulit menemukan produk asuransi yg menjamin killer risks.

## b) Catastrophe Risk Exchange (8/16) CATEX adalah system pertukaran risiko secara elektronik untuk memperdagangkan asuransi. Risk bearers mempertukarkan exposure nya dengan risk beares lainnya, misalnya insurers/reinsurers di Jepang saling bertukar risiko EQ yang dihadapinya dengan risiko hurricane di Florida. Tujuannya adalah agar mereka dapat melakukan diversifikasi risiko yang dihadapi sehingga dapat menggunakan modalnya lebih efisien. (Bobot 20%) 1. Mengurangi uneconomic risk Management expenditure. 2. Throw premium loading factor (munkin yang tersisa hanya cost of Risks 3. Reduce Recicling money cost to and from insurers 4. Reinvestasi dana 5. Encourage effective risk management issues in local dept.

sesuai bab, hal 33

Jawaban
Risk financing adl kumpulan opsi2 atau metode2 yg digunakan utk m'antisipasi tjdnya kerugian yg dpt mrusak organisasi, diluar tingkat yg bisa ditoleransi oleh organisasi, yg dpt mengancam kelangsungan hidup organisasi. Risk retention adl salah satu metode risk financing. Organisasi akan menahan biaya dr suatu peristiwa yg menimbulkan kerusakan pd organisasi sampai dgn tingkat tertentu, dan m'alihkan kelebihannya melalui proteksi asuransi. Metode yg umum adl franchise & excess. Excess sebsr 1,000 mk org akan menanggung biaya sebesar 1,000 yg pertama utk setiap peristiwa kerugian. Franchise sebesar 1,000, penanggung tdk akan membayar kerugian jika jmlnya kurang dari 1,000. Tetapi akan menanggung seluruhnya jika jml kerugian melebihi 1,000. Adapun opportunities dan threats dari metode2 ini adlh : Opportunities : - Capital dipertahankan dlm organisasi utk digunakan, sampai pd saatnya dibutuhkan. Krn tdk adanya capital yg dialihkan kpd pihak lain, baik dlm bentuk asuransi ataupun metode lainnya, maka capital bisa dipertahankan dlm organisasi yg bisa digunakan untuk aktifitas organisasi, sampai pd saatnya nanti dibutuhkan. - Organisasi t'hindar dr money swapping utk p'biayaan klaim2 kecil. Klaim2 kecil akan m'bawa kpd tingginya biaya administrasi, shg pembiayaan risiko spt asuransi tdk m'berikan manfaat bg organisasi. Premi yg dibayarkan akan direcovery dlm bentuk klaim. - Group atau local manager yg mengetahui bhw peristiwa kerugian akan berpengaruh thd result mereka, akan terdorong untuk ikut memiliki interest dan ownership atas risiko tsb. Keputusan bhw unit2 local hrs menyerap kerugian yg dialami oleh organisasi, akan m'bangkitkan ownership dr risiko di antara para manajer. Jika terjadi kerugian akan sgt b'pengaruh thd result unit2 lokal. Threats - Organisasi akan m'butuhkan claims handling skills & resources, yg bisa diproleh melalui internal organisasi, atau subkontraktor kpd pihak eksternal, dmana keduanya m'butuhkan biaya. Stu peristiwa kerugian akan ditangani oleh organisasi itu sendiri. Oleh krn itu organisasi tdk memiliki pengalaman & resource utk menangani klaim. Konsekuensinya adl organisasi hrs mengeluarkan biaya utk m'bentuk unit yg khusus menangani klaim, atau melakukan subkontraktor penanganan klaim kpd pihak eksternal. - Miskalkulasi dlm p'hitungan max possible loss atau frek klaim. Tdpt potensi kesalahan dlm menentukan max possible loss atau frek klaim yg pengaruhnya sgt besar bagi organisasi. - Pengaruh jangka pendek dari adanya potensi fluktuasi tingkat kerugian. Tingkat kerugian yg berfluktuasi akan m'pengaruhi hsl p'capaian organisasi. Organisasi tdk akan m'capai hasil yg sama utk beberapa periode waktu.

Self funding juga merupakan salah satu metode risk financing. Tidak efektif bagi organisasi untuk membeli asuransi atau melakukan metode pembiayaan risiko lainnya ketika dampak dari risiko adalah tidak signifikan. Jika perhitungan exposures masih ada dalam batas kekuatan organisasi, maka organisasi tetap dapat beroperasi seperti biasa, dan menanggung semua biaya akibat kerugian. Biaya kerugian dapat dianggarkan, yg besarnya adalah biaya dari satu kerugian atau akumulasi kerugian. Adapun opportunities & threats dari self funding adalah : Opportunities : - Karena keputusan untuk melakukan self funding adalah perluasan dari metode risk retention, maka opportunities adalah sama dengan risk retention. - Mekanisme self funding selangkah lebih jauh dibandingkan dengan risk retention, lebih banyak dana yang ditahan oleh organisasi secara internal. Termasuk juga layer yang terlalu besar untuk dibiayai, tanpa kerusakan atas arus kas dalam jangka waktu singkat dan asset organisasi. - Struktur pendanaan yang lebih formal memungkinkan organisasi mendapatkan kemudahan dari lokasi dan taxation. Org bisa menempatkan captive di lokasi yg m'dptkan kemudahan dlm taxation, seperti Bermuda. - Funding dapat menyesuaikan dengan tepat kebutuhan organisasi dengan lokasi. Tidak ada permintaan untuk menyesuaikan program pendanaan dengan infrastruktur external risk carrier. - Mekanisme funding yg formal memungkinkan sebagian working capital di-release kembali ke organisasi untuk aktifitas organisasi sehari-hari. - Layer of formal self funding memungkinkan organisasi mendapatkan akses langsung ke pasar reasuransi dan pasar modal untuk exposure yg paling besar. Threats : - Ancaman yg dihadapi risk retention juga dihadapi oleh self funding. - Terciptanya ketergantungan yg membawa kepada risiko baru, yang perlu dipahami dan dikelola

Jawab : - External exposures suatu organisasi, yang sebelumnya telah dipertimbangkan, dapat berkembang dan berubah. - Munculnya exposure yang seluruhnya adalah baru. - Organisasi itu sendiri dapat berubah, sehingga : a. Terciptanya new risk exposures dan sensitivities b. Risk event akan mempunyai pengaruh sedikit merusak atau sangat merusak. c. Continuity plan akan out of date d. Existing risks yg sblmnya tdk m'punyai potensi penyebab kerusakan, mjd mpunyai potensi penyebab krusakan e. Mekanisme risk funding akan menjadi tidak ekonomis atau tidak memadai.

Jawab : Continuity planning adalah suatu perencanaan yg membutuhkan perlakuan tertentu agar perencanaan ini tetap bisa digunakan. Nature dari continuity planning adalah jarang diketahui secara tepat kapan perencanaan ini akan digunakan. Plan bisa berada dalam kondisi tidak digunakan selama beberapa bulan atau beberapa tahun, namun tiba-tiba digunakan dengan pemberitahuan singkat. Plan ini juga digunakan di saat mendesak, dan meningkatnya beban pekerjaan pada staff kunci yg berusaha memastikan kelangsungan hidup organisasi. 3 hal pokok yang perlu dipastikan selalu up to date : - Apakah contingency sites dan peralatannya masih tersedia ? - Apakah plan sesuai dengan mainstream peralatan saat ini ? - Apakah standby computer equipment bisa membaca software yg baru? tambah lagi

5 (lima) langkah utama yang harus diidentifikasi dalam menyusun contingency plan: 1. Apakah contingency site dan peralatan masih ada? 2. Apakah mereka berada di tentpat yang seharusnya? 3. Apakah masih dapat digunakan sesuai standar yg ada? 4. Apakah prioritas bisnis yang telah ditetapkan dalam perencanaan masih dapat digunakan? Hal lainnya adalah : 5. Apakah no telp pegawai masih relevan? 6. Apakah kontraktor utk emergency masih ada? 7. Apakah emergency key men masih ada?

sesuai bab, hal 34

Jawaban

General damages Ini adalah damages yang hukum anggap akan timbul yang tidak perlu dibuktikan secara khusus oleh penggugat. Biasanya adalah unliquidated damages, yaitu damages yang tidak bisa dinilai secara matematis akurat, atau dibuktikan dengan dokumentasi. Jenis yang paling umum adalah kompensasi untuk kesakitan, penderitaan dan kehilangan kesenangan. Akan tetapi, ini juga temasuk kerugian masa mendatang yang sebagian besar bersifat spekulatif.

sesuai bab, hal 35

Jawaban

a. Jenis deductibe - Any one accident - Any one event - excess - franchise - % of recoverable loss or minimum at ...

sesuai bab, hal 36

Jawaban

sesuai bab, hal 37

Jawaban

sesuai bab, hal 38

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200703A A 2 01_03

Pertanyaan Uraikan perbedaan antara speculative risk dan operational risk dalam kaitan dengan manajemen risiko

200603A

01_03b

Berikan definisi operasional dari manajemen risiko

200803A

01_03b

Berikan definisi operasional dari manajemen risiko

200603A

01_04a1 Uraikan hubungan antara risiko dengan tujuan dari sebuah perusahaan

200803A

01_04a1

Uraikan hubungan antara risiko dgn tujuan dr sebuah perusahaan

200609A

01_04d1 StakeHolder

sesuai bab (), hal 39

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200609A A 1 01_04d2 ##

Pertanyaan

200609A

01_04d3 ##

200609A

01_04da Uraikan kepentingan yang dimiliki oleh karyawan sebagai salah satu stakeholder perusahaan dalam kaitan dengan manajemen risiko

200903A

01_04da

Uraikan 3 (tiga) manfaat yg diperoleh karyawan sbg slh satu Stakeholder prushn apabila menerapkan Manajemen Risiko dgn baik.

200603B

12

01_07

Jelaskan apa yang dimaksud dengan: e. Off Balance Sheet Assets

200603A

01_08

Uraikan mengapa manajemen risiko sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan

200703B

12

01_08

a. Jelaskan alasan yg m'dasar mengapa stu organisasi m'butuhkan manajemen risiko.

200703B

12ba 01_08

b. Jelaskan 4 (empat) potential costs yang harus dipahami dan dikelola oleh suatu organisasi

sesuai bab (), hal 40

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200703B B 12bb 01_08

Pertanyaan ##

200409A

01_11

Uraikan mengapa keputusan untuk melakukan risk transfer perlu didukung dengan proses identifikasi dan analisa risiko

200503A

01_11

Uraikan mengapa keputusan untuk melakukan risk transfer perlu didukung dengan proses identifikasi dan analisa risiko

200603A

01_11

Uraikan bagaimana suatu perlindungan asuransi yang tidak tepat dapat merugikan perusahaan

200203A

01_11a

Uraikan perbedaan antara manajemen risiko dengan asuransi


Uraikan perbedaan antara manajemen risiko dengan asuransi

200503A

01_11a

200609B

11a 01_17

a. Manajer risiko memerlukan landasan berpijak atau fondasi dalam organisasi agar bermacam risiko dapat dilihat secara efektif. Jelaskan 3 (tiga) landasan tersebut.

200803B

12a

01_17

a. Manajer risiko m'merlukan landasan b'pijak / fondasi dlm org agar b'macam risiko dpt dilihat scr efektif. Jelaskan 3 (tiga) landasan tsb.

200209B

12

01_19

Manajemen risiko bukan merupakan satu ilmu yang berdiri sendiri, melainkan gabungan dari banyak disiplin ilmu. Agar dapat dimengerti dengan mudah bagaimana Manajemen Risiko ini bekerja: a. buatlah diagram dari proses manajemen risiko b. jelaskan bagian-bagian utama dari diagram tersebut.

200403B

11

01_19

Manajemen risiko bukan merupakan satu ilmu yang berdiri sendiri, melainkan gabungan dari banyak disiplin ilmu. Agar dapat dimengerti dengan mudah bagaimana Manajemen Risiko ini bekerja: a. buatlah diagram dari proses manajemen risiko b. jelaskan bagian-bagian utama dari diagram tersebut.

200503B

9c

01_19

200609B

11b

01_19

Dlm kaitan dgn slh satu aspek penting manajemen risiko yi risk analysis, jelaskan: c. Proses yg dpt digunakan risk manager dlm m'buat b'bagai keputusan b'kaitan dgn risiko.01_19 b. Jelaskan langkah proses manajemen risiko dengan mempergunakan chart

sesuai bab (), hal 41

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag


200703A A 3

Hal

Pertanyaan
Sebutkan 5 (lima) langkah dasar yang harus diikuti dalam perencanaan dan penyusunan suatu manajemen risiko yang efektif

01_19

200503A

01_20

Uraikan perbedaan antara risk management philosophy dengan risk management statement.

200209A

01_20a

Uraikan apa manfaat falsafah (philosophy) dalam manajemen risiko bagi perusahaan

200403A

01_20a

Uraikan manfaat bagi perusahaan apabila perusahaan tersebut memiliki falsafah (philosophy) dalam manajemen risiko

200609A

01_20a

Uraikan sasaran pokok yang harus tercakup dalam risk management philosophy.

200803A

01_20a

Uraikan sasaran pkk yg hrs t'cakup dlm risk management philosophy.

200409B

11

01_20b

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan risk management statement dan uraikan 3 (tiga bagian penting dari risk management statement sebagaimana yang digunakan oleh fletcher chalenge. b. Jelaskan 3 (tiga) manfaat utama dari risk management statement yang dibuat secara tertulis

200403B

13

01_20c

Anda baru ditunjuk menjadi risk manager dari satu grup perusahaan yang memiliki visi ke depan yang sangat jelas. Kejelasan visi tersebut dijabarkan dan diimplementasikan di setiap unit yang ada dalam grup perusahaan. Sebagai pejabat tertinggi di risk management unit, anda diminta merumuskan visi manajemen risiko beserta penjabarannya di tingkat operasi yang akan menjadi usulan anda ke manajemen puncak perusahaan.

200803B

11a

01_21

a. Sbh org m'punyai b'bagai pilihan yg dpt dilakukan dlm upaya pengendalian risiko yg tdk dpt dipikul sendiri. Jelaskan 4 (empat) pilihan upaya tsb.

200903A

01_21

Perusahaan mempunyai beberapa pilihan dlm mengendalikan risiko yg tdk dpt diterima oleh perusahaan asuransi, uraikan 3 (tiga) cara mengendalikan risiko tersebut.

sesuai bab (), hal 42

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag


200503A A 5

Hal

Pertanyaan
Sebutkan 5 (lima) aspek pekerjaan manajer risiko berdasarkan fungsi tugasnya untuk membuat kebijakan umum manajemen risiko.

01_23a

200503A 200803B

A B

8 11b

01_23a 01_23a

Sebutkan 5 (lima) dari berbagai tugas pokok yang menjadi tanggung jawab dari departemen manajemen asuransi di sebuah perusahaan besar. b. Jelaskan fungsi dan tanggung jawab seorang manajer risiko berkaitan dengan aspek berikut: i. security ii. Damage iii. Employees and visitor protection iv. Management of risk transfer programme v. Business continuity

200303B

11a 01_23b

Asuransi merupakan salah satu aspek dari manajemen risiko, apabila anda sebagai manajer risiko, jelaskan: a. peran anda dalam kaitan dengan asuransi

200409B

14a 01_23c

Sehubungan dengan penyusunan rencana pencegahan dan penanganan kerugian besar yang mungkin dialami perusahaan, jelaskan: a. apa yang dimaksud dengan disaster plan, emergency plan dan crisis management plan
Sehubungan dgn penyusunan rencana pencegahan dan penanganan kerugian besar yang mungkin dialami perusahaan, jelaskan: a. apa yg dimaksud dgn disaster plan, emergency plan & crisis management plan

200203B

10a

01_23c

200609A

01_25

Uraikan mengapa peristiwa-peristiwa kecelakaan kecil juga sangat penting untuk dilaporkan kepada bagian manajemen risiko

200609A

02_03a

Sebutkan 5 (lima) pihak dalam suatu perusahaan yang menjadi sumber informasi internal bagi manajer risiko.

200803A

02_03a

Sbtkan 5 (lima) pihak dlm stu perusahaan yg m'jadi sumber informasi internal bagi manajer risiko.

200603A

02_05

Uraikan perbedaan antara fungsi seorang manajer risiko dengan seorang auditor Teknik identifikasi risiko dapat dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok dilihat dari maksud dan tujuannya. Sebutkan.

200803A

02_09

200603A

02_09

Uraikan manfaat utama penggunaan organization chart sebagai salah satu alat dalam proses identifikasi risiko

200803B

10

02_09

Dalam kaitan dengan teknik identifikasi risiko jelaskan: a. 2 (dua) metode yang umum dipergunakan untuk melakukan identifikasi letak atau lokasi suatu risiko

sesuai bab (), hal 43

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200203A A 2 02_09a

Pertanyaan Uraikan manfaat dari sistem flow chart dlm proses manajemen risiko

200503A 200503A 200709A

A A A

1 1 3

02_09a 02_09a 02_09a

Uraikan manfaat dari sistem flow chart dlm proses manajemen risiko Uraikan manfaat dari sistem flow chart dlm proses manajemen risiko Uraikan perbedaan antara organization chart dengan flow chart

200209A

02_09b

Uraikan 4 (empat) tehnik identifikasi risiko

200403A

02_09b

Uraikan 4 (empat) tehnik identifikasi risiko

200609A

02_11

Uraikan apa yang dimaksud dengan flow chart sebagai salah satu alat identifikasi risiko.

200609B

9b1 02_13

Dalam kaitan dengan teknik identifikasi risiko jelaskan: b. 3 (tiga) metode yang umum dipergunakan untuk mengetahui bentuk atau jenis suatu risiko.

Check list dan questionaires merupakan salah satu alat yang sering dipergunakan dalam proses identifikasi risiko. Jelaskan: a. 3 (tiga) manfaat penggunaannya b. 4 (empat) keuntungan penggunaannya c. 4 (empat) kelemahannya yg hrs dipertimbangkan oleh manajer risiko

200609B

9b2 02_13

##

200609B

9b3 02_13

##

200703B

14

02_13

200709A

02_15

Check list dan questionaires merupakan salah satu alat yang sering dipergunakan dalam proses identifikasi risiko. Jelaskan: a. 3 (tiga) manfaat penggunaannya b. 4 (empat) keuntungan penggunaannya c. 4 (empat) kelemahannya yg harus dipertimbangkan oleh manajer risiko Uraikan 2 (dua) keuntungan penggunaan physical inspection

sesuai bab (), hal 44

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200503B B 9b 02_17

Pertanyaan Dalam kaitan dengan salah satu aspek penting manajemen risiko yaitu risk analysis, jelaskan: b. Bagaimana seorang risk manager dapat melakukan identifikasi atas perilaku karyawan terhadap risiko

200603B

11

02_19

Salah satu tehnik identifikasi risiko adalah dengan menggunakan fault trees. Jelaskan: a. 2 (dua) hal pokok yang dapat dicapai dengan menggunakan cara ini. B. 5 (lima) aspek yang berkaitan dengan sumber pasokan bahan baku yang harus dipertimbangkan secara seksama oleh manajer risiko. c. Risiko yang berhubungan dengan suatu proses atau sebuah mesin dengan menggunakan bagan.

200803A

02_19

Uraikan keuntungan utama dari konsep fault tree

200203B

13a 02_23

HAZOP study adalah suatu pendekatan identifikasi risiko yang banyak digunakan dalam industri kimia, jelaskan: a. 4 (empat) area yang menjadi sasaran utama dari HAZOP

200203B

13b 02_23

HAZOP study adalah suatu pendekatan identifikasi risiko yang banyak digunakan dalam industri kimia, jelaskan: b. Kelebihan dan kelemahan dari HAZOP

200409A

02_23

Sebutkan masing-masing 3 (tiga) keuntungan dan kelemahan dari HAZOP

200603B

12

02_23

Jelaskan apa yang dimaksud dengan: a. HAZOP

sesuai bab (), hal 45

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200703B B 13a 03_02

Pertanyaan
Johan adalah seorang manajer marketing sebuah perusahaan asuransi dan harus berada di Surabaya hari senin pukul 10:00 untuk memberikan presentasi produk asuransi kepada calon nasabah korporasi yang sangat penting. Johan memutuskan untuk pergi ke Surabaya dengan menggunakan pesawat pukul 07:00 pagi hari yang sama. Johan pergi ke airport mengendarai mobil sendiri, tanpa pengemudi. Mengingat situasi di Jakarta, Johan bisa terlambat sampai di airport dan ketinggalan pesawat karena berbagai alasan. Sehubungan dengan itu, uraikan: a. 4 (empat) hal yg dapat membuat Johan terlambat sampai di airport & ketinggalan pesawat.

200703B

13bc 03_02 b. 4 (empat) hal yang dapat dilakukan Johan untuk memperkecil risiko yang dihadapinya sampai pada tingkat yang dianggap cukup aman c. 3 (tiga) hal lainnya yang dapat direncanakan Johan untuk menghadapi berbagai risiko yang berada di luar kendalinya.

200209A

03_04

Uraikan apa tujuan dari analisa risiko

200603B

03_04

Tujuan utama dari analisa risiko adalah untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi ancaman yang bisa merugikan perusahaan. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan 5 (lima) hal pokok yang harus selalu menjadi dasar pertimbangan dalam setiap langkah awal proses analisa risiko

200609B 200703B 200803B

B B B

12 10 13

03_04 03_04 03_04

Jelaskan 6 (enam) sasaran utama yg ingin dicapai & slalu hrs m'jadi pegangan dlm proses analisa risiko. Dlm kaitan dengan analisa risiko, jelaskan 6 (enam) tujuan fundamental yg m'jadi sasaran dari analisa tsb Dlm melakukan analisa risiko, seorang manajer risiko hrs slalu m'perhatikan metode analisa yg dip'gunakan agar hasil yg dicapai dpt dip'gunakan utk m'buat keputusan yg tepat. Sehbg-an dgn hal tsb, jelaskan 6 (enam) tujuan dasar dari analisa risiko.

200803B

12b 03_04, 04_02

b. Dalam kaitan dengan usaha untuk mengurangi atau menghilangkan kemungkinan terjadinya risiko kecelakaan, ada ungkapan the only way to avoid risk alltogether is by doing nothing. Uraikan apa yang dimaksud dengan ungkapan tersebut. Uraikan: b. Mengapa penyesuaian (adjustment) terhadap loss record diperlukan Uraikan manfaat utama dari analisa risiko dengan menggunakan informasi statistik Uraikan: a. 3 (tiga) faktor yang mempengaruhi kualitas data kerugian (loss record) Uraikan hal penting yang harus menjadi perhatian berkaitan dengan risiko katastropik yang jarang terjadi

200303A

4b

03_05

200603A 200303A

A A

7 4a

03_05 03_06

200709A

03_06

sesuai bab (), hal 46

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200709B B 10 03_07

Pertanyaan Setiap jenis perusahaan mempunyai killer risk tersendiri namun killer risk tertentu dapat mengancam semua jenis perusahaan. Uraikan 6 (enam) killer risk tersebut.

200709B

03_08

Salah satu alat yang sering dipergunakan dalam menganalisa risiko operasional suatu usaha adalah memakai hazard catalogue. Lengkapi formulir hazard catalogue yang terlampir berkaitan dengan risiko kriminal yang dapat terjadi dalam kegiatan operasional suatu usaha. Uraikan perbedaan antara injury/ loss of life dengan monetary loss dalam kaitan dengan pengukuran besarnya suatu kerugian

200703A

03_10

200803A

03_12

Uraikan perbedaan antara istilah Maximum Possible Loss dengan Maximum Probable Loss yang mana keduanya diberikan kependekan yang sama yaitu MPL

200409A 200409B

A B

4 13

03_13 03_13

Uraikan 4 (empat) tahapan melakukan kompilasi pendistribusian frekuensi kejadian klaim. Salah satu yang lazim dipergunakan risk manager dalam melakukan analisa risiko adalah menggunakan teori probabilitas. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan apa yang dimaksud dengan konsep: a. Relative frequency disertai dengan contoh dan kesulitan utama yang dihadapi dalam aplikasi teori ini. b. alternative events disertai contoh aplikasinya dengan menggunakan venn diagram. Uraikan kelemahan atau bahaya yang mungkin terjadi apabila suatu analisa risiko hanya dilakukan berdasarkan statistik saja. Uraikan tingkat akseptibilitas risiko dilihat dari aspek probability dan severity dengan menggunakan matrix Uraikan tingkat akseptabilitas risiko dilihat dari aspek probability dan severity dengan menggunakan matrix Jelaskan apa yang dimaksud dengan: d. Dow Fire and Explosion Index

200703A

03_15

200709A 200603B

A B

03_15

12d 03_17

200303B

13

03_20

Salah satu dasar dari manajemen risiko adalah teori mengenai peluang (probability). Jelaskan: a. Arti dari probability b. Turunan dari probability c. Probability distribution d. Normal distribution e. Binomial distribution Uraikan apa yang dimaksud dengan dependency modelling dan tujuan penggunaannya Dalam kaitan dengan salah satu aspek penting manajemen risiko yaitu risk analysis, jelaskan: a. Perbedaan sikap masing-masing orang terhadap risiko, 04_02

200803A 200503B

A B

1 9a

03_22 04_02

sesuai bab (), hal 47

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200703B B 11 04_02

Pertanyaan Pengambilan keputusan atas risiko dapat bersifat individualistis dan juga dipengaruhi oleh faktor-faktor komersial dari suatu perusahaan. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan 4 (empat) faktor komersial yang dapat mempengaruhi sikap atau cara pandang manajemen terhadap risiko.

200603B

10

04_03

Sebuah perusahaan memutuskan untuk memikul sendiri kerugian sampai tingkat tertentu tanpa manajemen risiko. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan 5 (lima) bentuk penghematan yang dapat diperoleh perusahaan tersebut.

200709A

04_03

Sebutkan 5 (lima) penghematan yang dapat dinikmati perusahaan apabila memutuskan untuk menahan suatu kerugian sampai tingkat tertentu tanpa menggunakan manajemen risiko atau asuransi. Uraikan 2 (dua) hal pokok berkaitan dengan dimensi kemungkinan terjadinya risiko.

200709A

04_06

200703A

6a

04_09

200203B

9a

05_02

Selain faktor probability dan severity, sebutkan 3 (tiga) faktor lainnya yang dapat mempengaruhi kebijakan suatu perusahaan dalam mengelola suatu risiko Salah satu aspek penting dalam konsep manajemen risiko adalah tahapan pengendalian risiko atau risk control. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. Tujuan utama dari risk control disertai 5 (lima) contoh faktor yang mempengaruhi jumlah biaya suatu risiko. b. Sasaran dari loss control management disertai 4 (empat) contoh tindakan yang harus diterapkan untuk mencapai sasaran tersebut.

200409B

12

05_02

Salah satu aspek penting dalam konsep manajemen risiko adalah tahapan pengendalian risiko atau risk control. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. Tujuan utama dari risk control disertai 5 (lima) contoh faktor yang mempengaruhi jumlah biaya suatu risiko. b. Sasaran dari loss control management disertai 4 (empat) contoh tindakan yang harus diterapkan untuk mencapai sasaran tersebut.

200209A

05_03

Uraikan 3 (tiga) komponen pengambilan keputusan dalam ketidak pastian.

200403A

05_03

Uraikan 3 (tiga) komponen pengambilan keputusan dlm ketdk pastian.

200409B

14b 05_06

Sehubungan dengan penyusunan rencana pencegahan dan penanganan kerugian besar yang mungkin dialami perusahaan, jelaskan: b. 5 (lima) langkah utama yang harus diidentifikasi dalam menyusun contingency plan terhadap gangguan usaha suatu perusahaan.

200703A

05_06

Sebutkan 4 (empat) hal pokok yang menjadi sasaran seorang manager risiko dalam menyusun continuity plan

200603B

14

05_11

a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan recovery plans. b. Uraikan 5 (lima) sasaran pokok yang perlu digariskan dalam recovery plans.

200703A

05_11

Sebutkan 3 (tiga) sasaran pokok dari business recovery plan

sesuai bab (), hal 48

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200603B B 14c 05_12

Pertanyaan c. Disamping untuk mengatasi akibat dari krisis fisik seperti kebakaran dan kerusakan akibat bom, contingency plans juga perlu untuk menangani berbagai insiden lainnya. Uraikan 4 (empat) contoh insiden tersebut. Berikan 2 (dua) contoh model dari struktur departemen manajemen risiko pada suatu perusahaan.

200209A

05_14

200403A

05_14
05_14

Berikan 2 cth model dr struktur dept manajemen risiko pd stu perush


Stu krisis memerlukan struktur manajemen yg b'beda dr yg dip'gunakan dlm keadaan normal. Jlskan 3 strata struktur manajemen tsb dan tugasnya masing2

200703B 200603B

B B

9 13

06_02

Dalam kaitan dengan pengendalian risiko terhadap bahaya kebakaran, jelaskan: a. Apa yang dimaksud dengan fire modelling dan sebutkan 5 (lima) hal yang harus dipertimbangkan oleh manajer risiko dalam menyusun modelling tersebut. B. 2 (dua) bentuk kerusakan selain akibat kebakaran dalam pabrik sendiri yang mungkin dapat mengakibatkan kerugian yang tidak kalah besarnya.

200609A

06_02

Sebutkan 5 (lima) hal yang perlu dipertimbangkan oleh manajer risiko dalam membuat fire modelling.

200803B

14

06_03

Pengendalian risiko kebakaran yang baik tidak hanya cukup dilakukan secara fisik saja. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan 5 (lima) langkah yang harus dilakukan seorang manajer risiko berkaitan dengan tugas asesmen risiko kebakaran.

sesuai bab (), hal 49

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200703A A 8 06_08

Pertanyaan Manajer risiko harus mempertimbangkan berbagai risiko pengamanan. Sebutkan 3 (tiga) ancaman pengamanan yang mungkin dihadapi dalam suatu lingkungan perusahaan.

200303B

06_14

Dengan semakin tingginya ketergantungan usaha kepada teknologi informasi, pengendalian risiko komputer menjadi bagian yang sangat penting dalam konteks manajemen risiko keseluruhan. Jelaskan: a. Gagasan yang harus dicapai dalam pengendalian risiko komputer b. Langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk mencapai sasaran tersebut. b. Uraikan 5 (lima) hal yang perlu menjadi perhatian majikan atau pemberi kerja dalam kaitan dengan risiko di tempat kerja. a. Jelaskan 2 (dua) aspek mengapa manajemen risiko penting bagi majikan atau pemberi kerja dalam kaitan dengan hubungannya dengan pekerja atau tamu yang berkunjung ke tempat usaha/ organisasi Uraikan pengertian asuransi dalam kaitan dengan mekanisme pemindahan risiko (a risk transfer mechanism) Dalam risiko liability nilai exposure dari risiko lebih sulit ditentukan dibandingkan dengan risiko lain yang sifatnya tangible (property dlsb). Jelaskan pendekatan yang bisa anda tempuh untuk dapat secara memadai mengukur exposure dari risiko liability tersebut. Tantangan yang dihadapi manajer risiko dalam menerapkan risk avoidance dan risk reduction adalah bagaimana melakukan investasi secara bijak dan tepat. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan 3 (tiga) bentuk investasi yang dapat dilakukan.

200709B

11b 06_17

200709B

11a 06_18

200209A

07_

200403B

14

07_

200609B

13

07_

sesuai bab (), hal 50

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200709B B 13 07_

Pertanyaan Jelaskan 5 (lima) bentuk risiko baru yang timbul dari penggunaan e-commerce yang perlu menjadi perhatian manajer risiko.

200903B

14

07_

Jelaskan 5 (lima) bentuk risiko baru yang timbul dari penggunaan e-commerce yang perlu menjadi perhatian manajer risiko.

200503B

11

07_07

Sehubungan dengan pengendalian risiko politik, jelaskan 8 (delapan) hal pokok yang harus dipertimbangkan oleh suatu organisasi secara serius.
Sehubungan dengan pengendalian risiko politik, jelaskan 8 (delapan) hal pokok yang harus dipertimbangkan oleh suatu organisasi secara serius.

200203B

11

07_07

200709B

12

07_08

Environmental risk adalah sesuatu hal yang sangat krusial dalam kaitan dengan kelanjutan usaha suatu perusahaan. Salah satu di antara risiko tersebut adalah tanah yang terkontaminasi. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan 3 (tiga) langkah pokok yang perlu dilakukan oleh seorang manajer risiko berkaitan dengan tanah yang telah dimiliki atau yang akan dibeli perusahaan. Risiko tanggung jawab pihak ke tiga (liability) di Indonesia termasuk risiko yang kurang mendapat perhatian. Hal ini antara lain karena masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menuntut haknya. Untuk mensosialisasikan risiko ini, jelaskan: a. 10 (sepuluh) contoh tuntutan pihak ke tiga b. alasan-alasan yang bisa digunakan menghadapi tuntutan pihak ke tiga.

200303B

14

07_12

200209A 200709B

A B

2 14

07_16 07_23

Uraikan mengapa risiko tuntutan pihak ketiga di Amerika berbeda dari risiko sejenis di negara lainnya Kelangsungan usaha sebuah perusahaan tidak hanya tegantung pada keselamatan harta benda milik perusahaan semata. Reputasi dan brand value juga sangat menentukan. Jelaskan 6 (enam) tindakan yang harus dilakukan bila terjadi suatu peristiwa yang mungkin menjadi perhatian massa agar tidak merusak brand value perusahaan.

200609B

14

07_26

Untuk mencapai hasil yang diharapkan dari usaha pengendalian risiko, manajer risiko harus mempunyai langkah-langkah nyata melalui tahapan evaluasi risiko. Jelaskan 5 (lima) tahapan proses selanjutnya yang dilakukan manajer risiko untuk mengimplementasikan program pengendalian risiko seutuhnya.

200303A 200303A 200403A

A A A

1 3 2

08_ 08_ 08_

Uraikan 4 (empat) unsur yang membentuk ongkos risiko total Uraikan perbedaan antara pembiayaan risiko sebelum kejadian dengan pembiayaan risiko setelah kejadian Uraikan mengapa asuransi dapat disebut sebagai salah satu mekanisme pemindahan risiko (a risk transfer mechanism) Uraikan 2 (dua) ancaman yang dapat terjadi apabila sebuah perusahaan melakukan self-funding.

200709A

08_

sesuai bab (), hal 51

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200209B B 11 08_10

Pertanyaan Karena mahalnya premi asuransi akhir-akhir ini, perusahan perkapalan ocean world yang mengoperasikan ratusan kapal cargo antar benua memandang perlu untuk membuat perusahaan asuransi sendiri atau captive insurance. Sebagai risk manager perusahaan tersebut, saudara diminta membuat presentasi mengenai captive insurance. Jelaskan: a. Keuntungan dan kerugian dari pembentukannya. b. Jenis-jenis captive insurance c. Hal-hal yang perlu dikaji dalam studi kelayakannya

200503B

13

08_10

Sehubungan dengan kebijakan self insurance, jelaskan: a. 3 (tiga) persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan sebelum membuat kebijakan ini. b. 2 (dua) faktor penentu besarnya dana self insurance dan kaitannya dengan data statistik kerugian yang menjadi objek self insurance. Jelaskan apa yang dimaksud dengan: c. Captive Insurer

200603B

12

08_10

200603A

08_11

Uraikan apa yang dimaksud dengan risk sharing dalam kaitan dengan risk financing

200803B

12c

08_11

c. Jelaskan apa yg dimaksud dgn risk sharing dlm kaitan dgn risk financing

200303A 200303B

A B

08_12

Uraikan dimana peran broker asuransi dalam kaitan dengan manajemen risiko Asuransi merupakan salah satu aspek dari manajemen risiko, apabila anda sebagai manajer risiko, jelaskan: b. keuntungan dan kerugian asuransi sebagai mekanisme transfer risiko.

11b 08_13

200709A

08_13

Sebutkan 4 (empat) keuntungan yang dapat diperoleh suatu perusahaan yang menggunakan asuransi sebagai cara pengendalian risiko

200603B

12

08_16

Jelaskan apa yang dimaksud dengan: b. Catasthrope Risk Exchange

200303A

08_17

Uraikan 3 (tiga) sumber keuntungan ekonomis yang bisa diperoleh melalui program retensi risiko yang terencana

sesuai bab (), hal 52

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No Hal bag 200609B B 10 08_17a

Pertanyaan Dalam kaitan dengan kebijakan risk financing, jelaskan masing-masing: a. 3 (tiga) opportunities dan threats yang dihadapi perusahaan bila menempuh kebijakan risk retention.

200609B

10

08_17b

Dalam kaitan dengan kebijakan risk financing, jelaskan masing-masing: b. 3 (tiga) opportunities dan threats yang dihadapi perusahaan bila menempuh kebijakan self funding.

200609A

09_02

Tahap akhir dari proses manajemen risiko adalah monitoring dan review karena segala sesuatu selalu berubah. Sehubungan dengan hal tersebut, uraikan 3 (tiga) bentuk perubahan risiko yang dapat terjadi dalam suatu organisasi.

200609A

09_09

Uraikan mengapa continuity planning perlu dibuat dan sebutkan 3 (tiga) hal pokok dalam planning tersebut yang perlu dipastikan selalu up to date

200203B

10b 09_10

Sehubungan dengan penyusunan rencana pencegahan dan penanganan kerugian besar yang mungkin dialami perusahaan, jelaskan: b. 5 (lima) langkah utama yang harus diidentifikasi dalam menyusun contingency plan terhadap gangguan usaha suatu perusahaan.

200203A

Uraikan alasan mengapa setiap perusahaan menetapkan kebijaksanaan tentang langkah-langkah dalam menangani risiko-risiko murni.

sesuai bab (), hal 53

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag 200203A A 4

Hal

Pertanyaan Uraikan perbedaan antara assets dengan earning capacity dalam kaitannya dengan definisi manajemen risiko. Uraikan mengapa teori a priori probability dianggap tidak realistis dalam praktek bisnis asuransi Uraikan 2 (dua) faktor utama yang harus dipertimbangkan dalam menetapkan kerugian atas personal injury Uraikan apa yang dimaksud dengan personal damages dan general damages berkaitan dengan law of tort.

200203A 200203A

A A

5 6

200203A

200203A

200203B

12

Sebutkan 6 (enam) cara yang dapat ditempuh suatu perusahaan bila ingin memikul sendiri kerugian yang mungkin timbul dari berbagai penyebab. Jumlah biaya yang dipikul bila terjadi suatu kerugian terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. 2 (dua) bentuk biaya langsung dan 6 (enam) bentuk biaya tidak langsung b. 5 (lima) faktor independen yang dapat mempengaruhi besarnya kerugian dan merupakan aspek penting dalam manajemen pengendalian kerugian. Sebagai konsultan senior di bidang manajemen risiko, anda diminta memberikan pendapat mengenai cara-cara pengendalian risiko peledakan (explosion) dari sebuah pabrik kimia yang akan dibangun. Jelaskan apa yang dapat anda sarankan Uraikan apa manfaat coordinated risk financing programme dari multi national corporation Berikut adalah kinerja portofolio asuransi kendaraan bermotor XYZ Insurance untuk tiga tahun terakhir dan perkiraannya untuk tahun yang sedang berjalan: * lihat tabel di soal asli Hitung: a. Biaya klaim rata-rata (average claim cost) selama 4 tahun dengan index harga tahun 2002 b. Suku premi asuransi yang wajar untuk tahun 2002 apabila digunakan asumsi biaya manajemen 10%, profit margin 5%, Komisi penjualan 25% dan harga mobil rata-rata Rp 150 juta

200203B

14

200209A 200209B

A B

3 9

200209B

10

Surfing paradise adalah perusahaan perhotelan yang memiliki kekayaan bersih (net worth) Rp 100 Milyar dengan tingkat pendapatan bersih (rate of return) 15%. Untuk mengoptimalkan perlindungan asset dan growth perusahaan ingin memilih beberapa alternative risk transfer yang akan ditempuh dari tiga option berikut: * lihat tabel di soal asli. Berikan rekomendasi anda dari tiga alternatif tersebut dengan memperhitungkan masing-masing option pada pertumbuhan net worth perusahaan. Pada saat saudara melakukan survey risiko di PT Krupuk Ikan, manajer pabrik menguraikan detil cara memproduksi kripuk ikan dan krupuk udang sbb: * Fish balls diproduksi dari bahan2 ikan, tepung, air, bumbu dan zat pewarna * Setiap 100kg Fish balls kering membutuhkan 40kg ikan, 82,5 kg tepung, 1,5 kg bumbu dan 700kg air * Setiap produksi 100kg Fish balls kering, perusahaan menghasilkan 600kg limbah * 80% produksi Fish balls dijual mentah dan 20% duproses untuk produk Fish balls matang * Fish crackers diproduksi dari bahan ikan, tepung, air, bumbu dan zat pewarna * Setiap 100kg Fish crackers kering membutuhkan 25kg ikan, 110kg tepung, 1,5 kg bumbu dan 500kg air. * Setiap produksi 100kg Fish crackers kering, perusahaan menghasilkan 400kg limbah * 80% produksi fish crackers dijual mentah dan 20% diproses untuk produk fish crackers matang * Setiap 20kg Fish balls kering ditambah 20kg fish crackers kering setelah digoreng keduanya menghasilkan 25kg Fish snacks

200209B

13

sesuai bab (), hal 54

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag 200209B B 14

Hal

Pertanyaan Dalam pasar asuransi yang cenderung hardening seperti yang kita alami sekarang ini, suku premi di pasaran internasional untuk mega risk cenderung naik dengan sangat signifikan. Kenaikan suku premi tersebut sampai batas tertentu dapat dikurangi dengan menaikkan deductible. Jelaskan: a. 3 (tiga) jenis deductible dan penggunaannya yang sesuai (appropriate) b. 4 (empat) metode pemilihan tingkat deductible Uraikan 3 (tiga) contoh risiko langsung dan 3 (tiga) contoh risiko tidak langsung Uraikan apa yang dimaksud dengan loss development factor dan berikan contoh penerapannya. Uraikan mengapa asuransi dapat dikatakan sebagai loss smoothing device Manajemen pengendalian risiko bertujuan membatasi total cost of losses pada tingkat yang serendah mungkin. Jelaskan: a. berbagai langkah yang bisa ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut b. Hal-hal strategis yang perlu diperhatikan untuk menunjang pencapaian tujuan. Pada saat pasar "hardening" seperti yang pernah kita alami, banyak perusahaan yang menghemat premi asuransi dengan cara meningkatkan risiko sendiri (deductible). Jelaskan: a. Jenis-jenis deductible beserta contoh penggunaannya b. Cara seleksi tingkat deductible yang tepat guna (appropriate) bagi perusahaan.

200303A 200303A 200303A 200303B

A A A B

2 5 7 10

200303B

12

200403A 200403A 200403A

A A A

4 7 8

200403B

Uraikan perbedaan antara risk management statement dengan risk management manual. Uraikan perbedaan antara risky shift dengan choice shift Uraikan kesulitan yang dihadapi oleh perusahaanperusahaan multi nasional apabila ingin mengasuransikan objek risikonya di pasar lokal. Dengan banyaknya jenis mobil baru beberapa tahun terakhir, biaya perbaikan kendaraan bermotor menjadi lebih berfluktuasi. Berikut adalah statistik klaim portofolio kendaraan bermotor PT AAA tiga tahun terakhir dan perkiraannya untuk 2004 * data klaim lihat di soal asli Hitung: a. Biaya klaim rata-rata (average claim cost) selama 4 tahun dengan Index harga tahun 2003 b. Suku premi asuransi yang wajar untuk tahun 2004 apabila digunakan asumsi biaya manajemen 10%, profit margin 5%, Komisi penjualan 25% dan harga mobil rata-rata RP 140 juta

200403B

10

Java Holding adalah group perusahaan yang bergerak dalam makanan dan minuman. Karena pengeluaran premi asuransi yang dipandang sangat besar, holding tersebut memandang perlu untuk membuat perusahaan asuransi sendiri atau captive insurance. Sebagai calon Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (AAIK), saudara diminta membuat proposal mengenai captive insurance. Jelaskan: a. Keuntungan dan kerugian dari pembentukannya.08_17 b. Jenis-jenis captive insurance08_10 c. Hal-hal yang perlu dikaji dalam studi kelayakannya 08_11

sesuai bab (), hal 55

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag 200403B B 12

Hal

Pertanyaan Pada saat saudara melakukan survey risiko di PT Krupuk Ikan, manajer pabrik menguraikan detil cara memproduksi kripuk ikan dan krupuk udang sbb: * Krupuk ikan diproduksi dari bahan2 ikan, tepung, air, bumbu dan zat pewarna * Setiap 100kg krupuk ikan kering membutuhkan 40kg ikan, 82,5 kg tepung, 1,5 kg bumbu dan 700kg air * Setiap produksi 100kg krupuk ikan kering, perusahaan menghasilkan 600kg limbah * 80% produksi krupuk ikan dijual mentah dan 20% duproses untuk produk krupuk ikan matang * Krupuk udang diproduksi dari bahan udangm tepung, air, bumbu dan zat pewarna * Setiap 100kg krupuk udang kering membutuhkan 25kg udang, 110kg tepung, 1,5 kg bumbu dan 500kg air. * Setiap produksi 100kg krupuk udang kering, perusahaan menghasilkan 400kg limbah * 80% produksi krupuk udang dijual mentah dan 20% diproses untuk produk krupuk udang matang * Setiap 20kg krupuk udang kering ditambah 20kg krupuk ikan kering setelah digoreng keduanya menghasilkan 25kg krupuk goreng

200409A 200409A 200409A

A A A

1 3 5

Sebutkan 4 (empat) manfaat dari laporan risiko yang diterbitkan secara tahunan. Uraikan apa yang diukur dengan skew Uraikan perbedaan antara assets dengan earning capacity dalam kaitannya dengan definisi manajemen risiko. Uraikan mengapa teori a priori probability dianggap tidak realistis dalam praktek bisnis asuransi Sebutkan 6 (enam) cara yang dapat ditempuh suatu perusahaan bila ingin memikul sendiri kerugian yang mungkin timbul dari berbagai penyebab. a. Gambarkan relative frequency distribution dari data klaim berikut dalam bentuk histogram masing-masing untuk All Claims, Glassgow Claims dan London Claims. b. Gambarkan 3 (tiga) bentuk tehnik penyajian data lainnya selain histogram dan frequency distribution dengan menggunakan data tersebut di atas * data klaim lihat pada soal asli Jelaskan masing-masing 2 (dua) cara yang dapat dilakukan untuk mencegah atau memperkecil kerugian pada tahap berikut: a. sebelum terjadi kerugian, reduce freq/ severity b. Pada waktu terjadi kerugian, Continuity plan c. Setelah terjadi kerugian, Recovery plan Uraikan apa yang dimaksud dengan istilah dollar swapping dalam manajemen risiko. Uraikan 5 (lima) keuntungan dari Buku Petunjuk Manajemen Risiko bagi perusahaan. Salah satu metode atau teknik identifikasi risiko adalah dengan menggunakan organizational chart. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan 4 (empat) aspek utama dari sebuah organisasi/ perusahaan yang dapat diidentifikasi dengan menggunakan metode ini. Jumlah biaya yang dipikul bila terjadi suatu kerugian terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. 2 (dua) bentuk biaya langsung dan 6 (enam) bentuk biaya tidak langsung b. 5 (lima) faktor independen yang dapat mempengaruhi besarnya kerugian dan merupakan aspek penting dalam manajemen pengendalian kerugian. Sasaran loss control management adalah membatasi jumlah biaya kerugian hingga tingkat paling rendah. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan: a. 4 (empat) tindakan pengendalian yang dapat dilakukan untuk mencapai sasaran tersebut. b. 2 (dua) jenis dasar tindakan yang dapat dipergunakan untuk membatasi luasnya kerugian. c. 3 (tiga) cara atau klasifikasi tindakan yang dapat membatasi tingkat kerugian.

200409A 200409A

A A

7 8

200409B

200409B

10

200503A 200503A 200503B

A A B

4 6 10

200503B

12

200503B

14

sesuai bab (), hal 56

Rabu jam 09.00 - 12.00 Ujian- Bag No bag 200803B B 9

Hal

Pertanyaan Tujuan utama dari analisa risiko adalah untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi ancaman yang mungkin dapat menyebabkan kerusakan atau kerugian terhadap suatu organisasi. Sehubungan dengan hal tersebut, jelaskan hal-hal pokok yang harus dapat digambarkan melalui analisa risiko dari: a. Scope of Risk b. Nature of Risk c. Stake holders d. Quantification of Risks

sesuai bab (), hal 57

Jawaban
Risiko didefinisikan sebagai kombinasi kemungkinan sebuah peristiwa dan konsekuensinya. 1. Speculative Risk Speculative risk adl apabila seorang direktur atau manajer memilih menempatkan uang atau resources lainnya pd risiko. Tujuan penggunaan risk capital dengan cara ini adalah untuk mendapatkan profit atau keuntungan lainnya. Dalam melakukan ini, seorang manajer harus mempertimbangkan keuntungan apa yang dapat diperoleh dan sebagai penyeimbang dari sisi risiko yang merugikan (downside). Sebagai contoh adalah: - keputusan untuk berinvestasi berupa produk baru - pemilihan waktu (timing) berinvestasi, - atau mungkin memilih masuk dalam pasar baru atau negara baru. Sebuah pabrik kendaraan perlu memutuskan apakah mengganti model sekarang, timing dan tingkat investasi yang dibutuhkan. Bisa saja mereka melakukan kesalahan pada satu keputusan atau lebih. Seorang manajer investasi terus memonitor downside risk dari investasi mereka sebagaimana juga peluang profit. Jadi, manajer investasi tidak hanya melihat investasi tunggal saja, namun juga mengawasi apakah ada akumulasi any one exposure terhadap portofolio investasi. Misalnya berupa risiko nilai tukar mata uang atau risiko terhadap satu perdagangan atau negara. 2. Operational Risk yakni sesuatu yang unplanned dan unpleasant menyerang sebuah organisasi itu sendiri dan menyebabkan kerusakan atau melukai orang-orang. Terkadang, walau amat jarang, terdapat sebuah keuntungan dalam kejadian tersebut.

Definisi dari operasional risk management adalah: Identifikasi, Analisis dan Control atas risiko yang dapat mengancam operasi, asset dan other responsibilities dari suatu organisasi.

##

Pada intinya setiap organisasi memiliki tujuan yang ingin dihasilkan. Tujuan masing-masing organisasi berbeda-beda. Sebagian tujuan itu lebih krusial daripada lainnya. Organisasi modern sering membuat objektif mereka dalam bentuk lebih formal dan didokumentasikan dalam strategy plan. Informasi di dalam plan ini disebarkan kepada berbagai stakeholder. Stakeholder dapat didefinisikan sebagai orang, atau organisasi lain, yang dapat terpengaruh oleh bahaya risiko yang terjadi dalam organisasi itu sendiri. Risiko dapat mengancam aktifitas organisasi dalam mencapai tujuannya atau seperti yang telah didefinisikan diawal memiliki potensi untuk mengancam operasi, asset, dan tanggung jawab lain dari organisasi. Apabila sebuah organisasi, akibat kegagalan atau kerusakan tak direncanakan dalam bentuk apapun, tidak dapat melakukan janjinya yang telah dibuat, maka organisasi itu akan rusak dalam berbagai cara. Kerusakan akan terus meluas jika organisasi itu terus menyampaikan barang dan jasa tetapi tidak sesuai dengan yang diperjanjikan, disarankan, atau standar kualitas. Dengan kata lain risiko adalah suatu faktor penting yang harus selalu dapat dikendalikan oleh organisasi bila tujuan yang ingin dicapai dapat berhasil sesuai rencana.

##

B.1.1. Employee - Moral dan pride. Ini mencerminkan tingkat kepentingan karyawan dalam keberhasilan sebuah organisasi dan mempunyai hubungan langsung terhadap kualitas kerja yang dihasilkan, - Kebutuhan terhadap pekerjaan untuk menopang diri sendiri atau keluarga dan juga harga diri, - Lingkungan pekerjaan yang aman. B.1.2. Suppliers - Supplier pada sebuah organisasi akan tergantung pada kebertahanan dalam mengantarkan dan menerima pembayaran barang dan jasa yang diperjanjikan, - Terkadang kehilangan satu atau lebih pelanggan dapat merusak sebuah supplier barang dan jasa, - Organisasi juga dapat merusak pelanggan yang lebih banyak dalam rantai pengantaran (delivery). B.1.3. Customer dan Penerima Jasa lainnya - Kebanyakan pelanggan bisnis bebas berpindah ke organisasi lain. Mereka melakukan itu jika mereka kehilangan kepercayaan dalam kualitas pengantaran, - Yang lain, non komersiil, penyedia jasa akan mendapati bahwa hubungan mereka dengan penerima jasa saat ini menjadi selit dab bahkan kepercayaan menjadi hilang, - Tim penjualan mendapati kesulitan meningkat dalam mencari pelanggan baru, - Kegagalan melakukan kontrak jasa dengan kualitas yang memadai akan membawa tuntutan hukum atas kerusakan diluar nilai item diperselisihkan B.1.4. Distributor - Distributor berlaku dalam pelanggan grosir (wholesale customer) - Beberapa distributor bergantung pada sedikit atau bahkan satu sumber suplai (misalnya distributor kendaraan baru). B.1.5. Regulator - Ada berbagai regulator yang mempunyai kepentingan dalam satu organisasi, - Kegagalan memenuhi peraturan dan persyaratan lain dari regulator ini dapat berdampak pembebanan denda, pembatasan bisnis, atau bahkan penutupan bisnis, - Kerugian demikian terbentang mulai dari finansial, kerusakan reputasi, dan bahkan penutupan.

sesuai bab (), hal 58

Jawaban
B.1.6. Media Massa - Media mempunyai banyak bentuk: Surat kabar local/nasional, televisi dan radio, majalah, dan internet - Ini dapat dianggap sebagai wholesale distibutor dari reputasi sebuah perusahaan dan pegawainya, - Jika publikasi adalah negatif tantang organisasi maka banyak kerusakan yang dihasilkan. Ini tergantung apakah ceritanya mencerminkan kebeneran, sebagian kebenaran, atau bahkan sesungguhnya tidak benar, - Dampaknya adalah sangat signifikan terhadap stakeholder lainnya. B.1.7. Private Investor - Secara moneter, investor swasta dapat berupa family, partners, employees, associated companies dan investor lain dalam organisasi. Seringnya mereka lebih terpapar dengan kerugian yang merusak dibandingkan investor dari stock market yang lebih memiliki kesempatan untuk menyebarkan risiko investasinya. - Ada juga investor yang memiliki non monetary stake dalam organisasi. Profesionalisme dan reputasi personal menjadi bagian saham di dalam organisasi itu. Mereka juga dapat menderita kerugian atas damage dari organisasi, karena profesionalisme dan reputasi adalah asset yang dibangun dalam waktu yang cukup lama. B.1.8. Banking Industry - Banking dan investor perusahaan keuangan akan memelihara secara sungguh2 kepentingan atas kemakmuran organisasi dimana mereka menaruh uangnya. - Jika disadari bahwa uang tersebut berada dalam risiko yang lebih besar karena adanya unexpected downturn didalam kekuatan organisasi, biaya pinjaman dapat meningkat secara signifikan. - Jika investor percaya ada penyebab yang cukup untuk dipertimbangkan, asset yang dijadikan sebagai security atas loan tersebut dapat dijual. Lender memiliki kekuatan sesuai syarat2 dalam loan and mortgage agreement. Keputusan kapan akan menjual asset yang di agunkan (mortgage) terutama ada pada kepentingan lembaga keuangan (financier), bukan pada kepentingan yang lebih lama dimiliki oleh organisasi dan stakeholder-nya.

B.1.9. Quoted Shareholder (pemegang saham) - QS ada dalam organisasi melalui stock market atau bentuk lainnya. - Biasanya investor memiliki banyak pilihan atas berbagai subyek organisasi dan dapat memindahkan dananya secara cepat. - Sentimen stock market juga memiliki pengaruh (yang melebihi kesuksesan dari individual emiten/ quoted organisation) dan karenanya tingkah laku sentimen tersebut juga menjadi risiko. - Jatuhnya nilai saham juga dapat meningkatkan biaya pinjaman modal. Jika peminjam menyadari bahwa hubungan antara total pinjaman dan value dari perusahaan menyempit, maka mereka dapat meminta tingkat bunga dan security yang lebih tinggi. - Single points of influence dapat menyebar secara luas. Pengaruh ini termasuk diantaranya adalah credit rating agencies seperti Standard and Poorsm=, dan analis investasi yang dipekerjakan oleh broker besar atau Merchant Banks. B.1.10. Environment (Lingkungan Sekitar)

B.1.11. Others (Pihak lain)

Kepentingan dimiliki karyawan sebagai stakeholder perusahaan dalam kaitannya dengan MR: - Morale dan Pride: merefleksikan tingkat kepentingan karyawan atas kesuksesan organisasi, terkait langsung dengan kualitas performa kerja - Need for Job, untuk menopang kehidupan pribadi dan keluarga dan juga self esteem - Safe working enfironment

##

Off Balance Sheet Assets, yi Harta perusahaan tp tidak tercantum dlm Neraca, seperti: - Asset Intelektual Ini lebih merupakan aset yg bersifat informasi daripada hard material. Tidak hanya informasi yg terdokumentasi, melainkan informasi ini ada dan terakumulasi pada unit kerja yg terlatih dan berpengalaman yg sifatnya krusial untuk suatu produk atau jasa. - Reputasi dan kepercayaan thd perusahaan Organisasi non profit dapat memiliki ketergantungan yg sama atas nilai dari "bran" reputation. - Network of Critical Suppliers - Distribution System - Customer Base

Suatu incident dapat menyebabkan chain of damage yg mjd unacceptable bag stakeholder. Stu tipe incident bisa menyebabkan low damage namun terjadi frequently. Jika total damage dalam suatu periode tidak bisa diterima, maka logisnya risiko tersebut adl unacceptable. Risk manajemen memastikan adanya suatu infrastruktur formal di seantero perusahaan yg dpt melihat unacceptable risk, seberapa jauh exposures yang ada padanya dapat mengancam bisnis, people yg ada di dalamnya, serta stakeholder. Tanpa pemahaman tsb di atas, premi asuransi dan semua uang yang dibelanjakan untuk mengelola risiko akan terbuang percuma. Lebih jauh lagi potential damaging exposure dapat terlewatkan, mengarahkannya pada kerugian bahkan kehancuran perusahaan.

##

Empat potential cost yang harus dipahami dan dikelola organisasi: 1. Death and Injury Kematian atau cidera badan dari karyawan dan tamu, karena: - Exposure Internal (e.g: di lingkungan kerja, mesin atau proses tertentu) - Rekruitment karyawan yg tidak terlatih (sehingga membahayakan orang lain) - Overseas risks, baik berupa: * personal risks (e.g: kidnap & ransom) * natural perils; maupun * social risks 2. Loss of Money or Other Valuable - Loss of physical valuables baik milik / yg menjadi tanggung jawab perusahaan (karena risiko apapun) - Loss of intellectual assets Contoh: * insider dealing data penting keuangan organisasi * penyalah gunaan data konsumen oleh karyawan Konsekuensi: * Direct damage to organisation * Tuntutan dari pihak yg dirugikan (konsumen)

sesuai bab (), hal 59

Jawaban
3. Loss of reputation, Confidence & Destruction of the brand Value Reputasi/ Brand Name (Value) yg baik penting bagi organisasi Jika hal ini diabaikan maka: organisasi dpt kehilangan konsumennya usaha organisasi dapat berhenti sama sekali (tutup) Good Management atau Effective Risk Management (ERM) dapat menghindari peristiwa-peristiwa di atas. Continuing Strong Reputation dari suatu organisasi amat diperlukan antara lain karena: pantauan terus menerus dari stakeholders apakah organisasi sudah melakukan ERM atau belum Menjaga confidence dan motivasi kerja karyawan Menjaga kepercayaan supplier dan distributor Menjaga nilai perusahaan di mata investor Menghindari dampak merusak yg dpt ditimbulkan media massa 4. Inapropriate Insurance Protection Knowing Risks poorly can also lead to poor insurance arrangement Konsekuensi:Inappropriate Insurance Protection Contoh: * premium wasted * uninsured losses * underinsured * inadequate compensation

4. Inapropriate Insurance Protection Knowing Risks poorly can also lead to poor insurance arrangement Konsekuensi:Inappropriate Insurance Protection Contoh: * premium wasted * uninsured losses * underinsured * inadequate compensation ## Tujuan dari perlindungan asuransi adalah memulihkan keadaan finansial perusahaan stlh tjd suatu kerugian yg disebabkan stu penyebab atau peril shg program asuransi harus dirancang sdmikian rupa agar tidak ada potensi peril yg tidak terlindungi. Tanpa memahami risiko dan potensial extent of damage secara kritis, premi dapat terbuang percuma. Perusahaan juga dapat menderita atas kerugian yang tidak diasuransikan, atau menghadapi Sum Insured dan period of indemnity yang tidak adequate untuk meng-cover losses (Bobot 100%) Manajemen risiko adalah proses identifikasi risiko, analisa risk dan impact, decide on what risk is and is not acceptable, control or transfer any acceptable risk, dan review regularly. Sedangkan asuransi adalah salah satu cara untuk mentransfer risiko yang unacceptable kepada pihak lain. ## Risk Manager membutuhkan landasan atau fondasi dalam organisasi agar bermacam risiko dapat dilihat secara efektif, terukur dan ter managed, yi: 1. Sebagai telinga dari the board of management atau level tertinggi dari management dalam organisasi 2. Kemampuan untuk menyampaikan pesan-pesan mengenai risiko2 ke seluruh penjuru organisasi, ke orang2 yg memiliki sumber daya yg cukup dan kekuatan untuk mempengaruhi pembuatan keputusan. 3. Status dalam organisasi yg tidak hanya menggambarkan pentingnya peranan, tapi juga memastikan bahwa pihak lain melihat kepentingan tersebut. Seorang risk manager adalah team player, the best understanding of individual exposures dan potensial damage tetap ada pada masing2 operating manager. Sbg professional worrier, Risk manager dengan pengalaman dan spesialisasinya mengintisarikan semua exposure dan potensial damage dgn cara bekerjasama dan saling bertukar informasi dengan tiap manager (compliance, audit, treasury, company secretary dan finance) untuk kepentingan organisasi dan stakeholder. Kepada siapa RM b'tanggung jawab juga penting untuk memastikan adanya landasan kerja, komunikasi yg baik, dan hubungan kerja yg dibutuhkan ada dimanapun diperlukan. Sehingga dalam beberapa organisasi, ada yg memiliki risk director dalam main boardnya, atau seorang risk manager yang langsung melapor kpd director tertentu, dsb.

##

b. Langkah proses management risiko (Bobot 50%) - Clarify the brief & contect - Understand what threats there are. - Understand the potential within those threats thdp damage to Company & Stake holdernya. - Understand the likely frequency of risk damage. - Decide what risk levels are acceptable or unacceptable. - Take Action terhadap risiko yg unacceptable dgn menggunakan cara berikut: * Reduce the likelihood and/ or frequency * Reduce the impact baik itu human, operational atau financial * Transfer risko to another organisation * Prepare for the incident by Contongency Planning - Update & maintain the agreed risk levels sesuai perkembangan dan perubahan organisasi - Communicate informasi atas suatu risiko ke semua pihak yg berkepentingan. Tujuannya adalah untuk reduce semua risiko ke tingkat yang acceptable bagi organisasi dan telah disepakati secara formal .

##

##

sesuai bab (), hal 60

Jawaban
##

Risk management philosophy adalah pandangan suatu organisasi terhadap apa yang dianggap sebagai potentially damaging risk. Sedangkan Risk management statement adalah risk management philosophy yang di nyatakan secara formal dan dikomunikasikan ke seluruh penjuru organisasi sebagai basepoint untuk individual risk work. Manfaat philosophy dalam manajemen risiko bagi perusahaan: Bentuk dan ukuran organisasi yg berbeda akan membawa pandangan yg berbeda atas apa yang dimaksud dengan risiko yg berpotensi merugikan. Akan sangat kacau jika tiap bagian dari organisasi mengambil pandangan individual masing2. Oleh karena itu, risk management philosophy yang jelas dan luas dapat: - membuat individual risk dikerjakan dalam suatu kerangka jangka panjang, orgnisation wide philosophy - memberikan effective benchmark untuk keputusan dan aktifitas lokal.
##

Jawab : - Memungkinkan individual risk work diselesaikan dalam kerangka kerja dengan waktu yang lebih lama, organization wide philosophy. - Memberikan benchmark untuk keputusan lokan dan aktifitas.
##

Risk management statement adalah risk management philosophy yang di nyatakan secara formal dan dikomunikasikan ke seluruh penjuru organisasi sebagai basepoint untuk individual risk work. Statement tersebut dapat berisi: * The Role n Objectives of the risk management function and others * How risk are to be identified, measured and prioritised for action * decicions on which risk, and which level of impact, can be retained within the organisation * the lines of authority and responsiblity * how risks are to be reported upward and through the board * the methods by which change is monitored within the organisation thus ensuring that changes that could have an impact on the risks carried are identified for decision Risk management statement yang dibuat secara tertulis berguna untuk: - Menyamakan pandangan terhadap apa yang dimaksud dengan potentially damaging risk - Membuat individual risk dapat dikerjakan dalam satu framework untuk jangka waktu yg lebih lama, organoisation wide philosophy - Menyediakan efektif benchmark untuk keputusan dan aktifitas lokal

Contoh Statement: Risk Mission Statement Srateginya adalah utk m'identifikasi & mengendalikan faktor2 yg m'ancam Health n Safety, Security n Stabillity dari organisasi & kemampuan utk menepati janjinya. Tanggung jawab ada pd setiap manajer operasional utk mengelola risiko di wilayah operasionalnya. Ini mencakup risiko operasional mrk scr langsung & juga risiko dimana mereka t'gantung pd area lainnya yg menyediakan jasa pd mereka. Organisasi akan mengatur pemahaman atas paparan tsb & m'hitungnya. Paparan tsb kmd akan diukur thd tingkatan dari tiap risiko yg dianggap dpt diterima. Kemudian risiko yg dianggap unacceptable akan dikelola menuju suatu titik yg dianggap serealistis mungkin, paparan tsb akan dikurangi sampai dgn tingkatan yg disepakati dpt diterima. Dimana risiko yg signifikan t'sisa, perush akan melakukan recovery plan yg dirancang utk tanggung jawab yg sifatnya darurat, mempercepat recovery ke kinerja normal & meminimalisasi dampak terhadap operasional dan pengendalian perush. Group risk manager akan mengisi dan peranan sebagai penasihat terhadap para manager dan memberi laporan per kuartal atas paparan risiko ke dewan direksi. Manajer operasional memiliki tanggung jawab utk memastikan bahwa risk manager tetap aware terhadap risiko serta perubahannya. Statement ini dapat dibuat lebih rinci lag berupa metode dan tingkatan sebenarnya dari risk acceptance. Seringkali hal ini dimasukkan sebagai dokumen risk manual atau booklet.

##

(Chapter 1 : Bobot 100%) Jawaban yg disarankan : 1. Reduce Risk - Physical control fire protection, health & safety measures, security controls, duplication offsite of comp. data. Org. dpt memilih untuk memisahkan sebagian organisasi shg menjadi 2 atau tiga independent risk shg mencegah risiko terkonsentrasi. - Non Physical Control effective staff recruitment procedures, prosedure lain yang menghilangkan konsentrasi risiko yg unacceptable. 2. Retain the risk 3. Transfer risiko asuransi, captive insurance, financial instruments seperti derivatives, kontrak, strategi bisnis misalnya dgn memastikan bahwa semua pinjaman memiliki bercurrency yg sama dng corresponding asset. Shg jika terjadi pergerakan nilai mata uang tidak menimbulkan net loss terhadap organisasi. 4. Contingency planning. Adalah proses organisasi untuk mengantisipasi insiden dan kemudian mempersiapkan agar insiden tersebut sehingga tidak menghancurkan organ vital organisasi. Scr simpel dapat berupa membuat back up data komputer dan menyimpannya di tempat di luar area. Lebih luas lagi dpt berupa kontrak standby machinery & komputer, recovery plan yg detil dan melatih staf yg terlibat.

sesuai bab (), hal 61

Jawaban
##

## ##

Risk manager punya peran yang vital dalam mendukung manajemen, dengan memastikan bahwa mereka adalah mata dan telinga dari organisasi sehingga adanya risiko dari unexpected loss dapat di recognise, measured dan managed. Polis asuransi bisa memiliki exclusions dan warranty, dan asuradur juga selalu meminta informasi on going dan uptodate. Peran kita adalah memastikan bahwa organisasi tidak melanggarnya tanpa sadar sehingga mengakibatkan proteksi asuransi menjadi tidak valid. Misalnya: Jika ada warranty yg membatasi penggunaan bangunan atau keharusan adanya tindakan safety atau security tertentu. Jika perusahaan merubah keadaan yang ada, risk manager harus mengetahui sehingga negosiasi dengan asuradur dapat dilakukan. Pada intinya, risk manager dan insurer butuh untuk saling berbagi informasi yang up todate.

Disaster Plan/ Emergency Plan/ Crisis management Plan adalah: Proses dimana organisasi mengantisipasi suatu insiden dan kemudian mempersiapkan dirinya agar insiden tersebut tidak menghancurkan organ vital dari organisasi.

##

Risk manager punya peran yang vital dalam mendukung manajemen, dengan memastikan bahwa mereka adalah mata dan telinga dari organisasi sehingga adanya risiko dari unexpected loss dapat di recognise, measured dan managed. Tujuannya adalah: - memastikan bahwa basis keputusan yang dibuatnya jelas, sehingga adanya perubahan dapat ditangani. - Jika terjadi suatu insiden, stakeholder menginginkan bahwa risk management yang efektif telah dilakukan. - Org yg besar memiliki peraturan yg m'p'syaratkan utk dpt m'p'lihatkan perhatian dlm mengenali & mengelola risiko.

Jawab : - Audit manager - Compliance manager - Design engineer - Facilities managers - Legal officer - Product Development Manager - Company Secretary
##

Auditor berada diluar struktur manajemen dan bertuga s utk mengaudit kenirja manajemen sedangkan manajer risiko adalah bagian dari struktur manajemen dan berfungsi untuk memberikan masukan kepada manajemen dalam kaitan dengan aspek pengelolaan risiko. (Bobot 100%) Organisasi perlu melakukan aktifitas identifikasi risiko. Dengan cara ini, akan diketahui exposure apa saja yang dihadapi oleh organisasi. Risk manajer bisa melakukan analisis risiko, diikuti dengan pengambilan keputusan. Teknik identifikasi risiko, menganalisis 3 area yaitu : 1. Dimana risiko itu berada ? 2. Risiko apa saja ? 3. Bagaimana kita bisa membentuk risk information untuk pengambilan keputusan? Org Chart dapat digunakan untuk mengetahui location of risk karena dari chart ini akan terlihat hubungan kerja antara berbagai unit dalam perusahaan serta kaitannya dengan pihak luar. Chart dapat memperlihatkan kemungkinan dimana terjadi bottle neck atau hambatan dalam organisasi. (Bobot 100%) a. 2 metode untuk mengetahui letak risiko. - Organisation Chart - Berguna untuk melihat aktifitas dan struktur organisasi - Dapat dibatasi hanya untuk fungsi organisasi tertentu saja, atau diperluas dengan melibatkan pihak ketiga seperti supplier atau departemen yg lain. - Sektor-sektor organisasi yg berbeda-beda digambarkan dengan bersamaan. - Manajer risiko dapat melihat rute, permasalahan yg membutuhkan keputusan dari sektor organisasi tertentu. - Manajer dapat fokus pada satu bagian dari organisasi, dan melakukan pengembangan dari bagian tersebut. - Flow Chart - Sbg jawaban atas kekurangan org chart yg tidak bisa memberikan gambaran yg jelas mengenai risiko yg ada. - Melihat organisasi dengan cara yang berbeda. - Menggambarkan alur/rute yg dilewati untuk menghasilkan produk akhir, sampai dengan pengantaran (delivery). - Manajer risiko dapat melihat kemungkinan terjadinya kerusakan pada supply chain.

sesuai bab (), hal 62

Jawaban
Flow Chatrs: Keunggulan - Menyederhanakan proses yang kompleks menjadi lebih manageable - Lebih detail dari metode terdahulu - Lebih kualitatif dan kurang tergantung pada analisis matematis Kelemahan - Time consuming - Dlm byk kasus, khususnya utk proses yg sgt kompleks metode ini srg terlalu menyederhanakan proses; Untuk industri besar , maka sering hasilnya masih kurang detail; - Tidak ada pengukuran probabilitas yang akurat
## ## ##

Where do those risk Lie 1. Organisation chart 2. Flowchart What are those Risk 3. Check List and Questionaire 3. Physical Inspection 5. Brain Storming 6. Risk Committee Shaping Risk concepts for Decision 7. Fault Trees 8. Hazard and Operability Studies
##

Flow chart menggambarkan rute, yg diambil oleh semua unsur-unsur krusial dari produk akhir, melalui penyelesaian dan pengantaran akhir. Dengan FC, manajer dapat mulai melihat dimana rantai supply atau delivery terputus. Proses dalam flow chart bisa diaplikasikan, apakah final delivery took bangunan, penyelesaian klaim asuransi, furniture, atau persetujuan kredit oleh bank. b. 3 metode untuk mengetahui bentuk atau jenis risiko. 1. Checklist and questionnaires Manfaatnya: 1. Sebagai aide memoir bagi manajer risiko 2. Sgt praktis bg risk manager yg ingin mengumpulkan info yg b'asal dr sumber yg sgt banyak, dgn area yg luas. 3. Mengumpulkan informasi yg b'asal dari sumber yg b'beda2, yg kmd dijadikan mjd format yg umum. Satu format memungkinkan tjdnya p'bandingan & analisis informasi. * Kuesioner hrs dip'siapkan dgn sgt hati2 utk memastikan bhw semua informasi yg dibutuhkan & relevan bisa disampaikan. Checklist & Questionaire Keuntungannya bisa : - Cara yg murah & efisien utk mengumpulkan informasi yg banyak (large amount of information) - Mudah & sederhana utk digunakan - Cara utk m'update informasi mengenai kondisi saat ini & utk monitoring trend thd survey sebelumnya. - Adaptable dgn individual di banyak wilayah yg m'punyai interest dgn risiko - Berguna utk mengumpulkan informasi2 dari sumber yg berbeda, mjd bentuk format yg umum. Checklist & questionnaire, bagaimanapun kelemahannya : - Bisa diisi oleh seseorang yg mungkin tdk m'punyai keahlian thd pertanyaan dari kuesioner. - Bisa diisi oleh seseorang yg mungkin tdk memahami dgn tepat tujuan dari jawaban yg diberikan. - M'beri fokus hanya utk m'jawab p'tanyaan saja, tdk m'berikan alasan penuh mengenai jawabannya. - Berisiko terjadinya penafsiran b'makna ganda - Berisiko untuk diselesaikan dlm waktu yg cepat. - Berisiko diisi oleh seseorang yg mungkin m'punyai alasan untuk menyembunyikan informasi.

2. Physical Inspection - Melihat area secara fisik - Memungkinkan adanya gambaran yg jelas - Memungkinkan terjadinya face-to-face conversation dengan orang-orang yang berada di pabrik - Tidak mungkin bagi risk manager untuk mengunjungi lokasi setiap saat. - Bisa dilakukan oleh risk surveyor Keunggulan : a. Risk identifier melihat aktivitas on site secara langsung. Kunjungan ini akan dapat memberikan kontribusi dimana risk identifier dapat melihat risiko2 potensial yang dapat timbul; b. Risk identifier dalam membina hubungan lebih dekat dengan orang2 di site. Manfaat hubungan ini adalah memungkinkan orang2 di site dapat menghubungi langsung risk manajer dalam hal terdapat potential risk yang tidak dapat teridentifikasi langsung ; c. Proses identifikasi risiko dapat didesign dengan cepat d. Mendapatkan informasi yang jelas mengenai risiko dari seorang professional e. Survey report biasanya memasukkan rekomendasi untuk improve risiko dan mengurangi impact-nya Kelemahan : a. Bisa jadi time consuming terutama untuk MNC b. Ada kemungkinan anggapan bahwa hanya risk identifier yang mempunyai tugas mengenali risiko dalam perusahaan, padahal seharusnya tugas tersebut merupakan tanggung jawab seluruh unit; c. Tidak efektif bila site atau mesin2 masih dalam tahap pembangunan. d. Surveyor hanya akan melihat exposure pada saat dilakukannya survey saja (snapshot) e. Program survey bisa menjadi sangat mahal, baik dalam hal waktu maupun biaya. f. Meningkatkan keyakinan yang tidak realistis. Sruveyor hanya akan melakukan survey untuk risiko yg diasuransikan saja. Harus sadar bahwa exposureterbesar bagi organisasi adalah kerugian yang tidak diasuransikan. g. Kesulitan melakukan survey pada premises pihak ketiga h. Kunjungan regular risk manajer, jika tidak dikelola dengan baik, akan mendorong manajer pabrik menyerahkan tanggungjawab kepada surveyor

3. Brainstorming - Yang memahami risiko dengan cermat adalah local manager atau operator. - Risk manager yang gagal menggunakan fungsi dari local manager atau operator akan kehilangan informasi yg sangat penting. - Brainstorm adalah cara untuk mengakses pemahaman mengenai risiko di setiap tingkatan organisasi. - Dapat dilakukan dengan bentuk pertemuan bisnis yang normal, dengan menunjuk seorang chairperson. - Dengan melakukan latihan atau simulasi untuk suatu peristiwa. Contoh : pemadam kebakaran, evakuasi gempabumi, dan kejatuhan pesawat. - Apapun metode brainstorm yg digunakan, sangat penting untuk mendokumentasikan hal-hal setelah brainstorm dilakukan. - Suatu kelompok akan mendapatkan manfaat yang besar dari brainstorming jika melibatkan operational staff dan risk professionals, sebagai anggota atau adviser. Contohnya adalah Health and safety manager.
##

##

sesuai bab (), hal 63

Jawaban
Brainstorming - Yang memahami risiko dengan cermat adalah local manager atau operator. - Risk manager yang gagal menggunakan fungsi dari local manager atau operator akan kehilangan informasi yg sangat penting. - Brainstorm adalah cara untuk mengakses pemahaman mengenai risiko di setiap tingkatan organisasi. - Dapat dilakukan dengan bentuk pertemuan bisnis yang normal, dengan menunjuk seorang chairperson. - Dengan melakukan latihan atau simulasi untuk suatu peristiwa. Contoh : pemadam kebakaran, evakuasi gempabumi, dan kejatuhan pesawat. - Apapun metode brainstorm yg digunakan, sangat penting untuk mendokumentasikan hal-hal setelah brainstorm dilakukan. - Suatu kelompok akan mendapatkan manfaat yang besar dari brainstorming jika melibatkan operational staff dan risk professionals, sebagai anggota atau adviser. Contohnya adalah Health and safety manager. Risk Committee

a. 1): FT dapat melihat pada flow chart dari sudut pandang risiko dan mulai memperkirakan kemungkinan rangkaian supply tersebut dapat diputus. 2): FT juga dapat melihat risiko dalam suatu proses atau sebuah mesin dan melihat kemungkinan adanya potensi kerusakan. (Bobot 30%) b. 1) Apa yang dapat memastikan pasokan tidak datang tepat pada waktunya 2) Bagaimana cara mengendalikan ancaman tersebut 3) Apakah ada sumber alternatif yang dapat diguanakan pemasok. 4) Apakah organisasi mengurangi risikonya dengan mencari pemasok lebih dari satu 5) Apakah tersedia paten, design models, licences dan persyaratan lainnya bila organisasi memutuskan untuk mengganti pemasok dengan yang lain. (Bobot 40%) c. Bagan: (Bobot 30%) Fault Trees Keunggulan: - Sangat baik untuk mereduksi proses yang rumit menjadi lebih sederhana; - Menyediakan struktur bagi proses identifikasi seluruh potential risk yang mungkin ada; - Memungkinkan perhitungan probabilitas Kelemahan ; - Bisa menjadi sangat numerical dan membingungkan; - Probabilitas sering tidak terjadi sehingga salah satu tujuan utamanya jadi hilang - Secara umum HAZOP bekerja untuk menjawab 4 pertanyaan mendasar: a. Bagian apa yang akan diidentifikasi? (Intention) b. Adakah deviasi pada bagian tersebut? (Deviation of Intention) c. Apa penyebab deviasi? (Causalities) d. Apa konsekuensi deviasi? (Consequencies) a. The Intention Pd tahap ini, risk identifier akan memutuskan proses yg akan diidentifikasi; mis: mixing tank dari sbuah pabrik coklat. Stp bgn dari mesin/proses akan diuji & diberi tanda b. Deviation from the intention Utk mengukur adanya deviasi dr tabel intention di atas, mk tlh ditentukan bbrp guide word yg memungkinkan risk identifier utk lbh fokus ke area mana penekanan akan dilakukan; b. Causalities Setelah kemungkinan deviasi berhasil dirumuskan, maka pertanyaan selanjutnya adalah : - Adakah kejadian atau penyebab yang mengakibatkan penyimpangan terjadi? atau - Adakah rangkaian kejadian yg mengakibatkan deviasi? c. Consequances Dari deviasi & kausalitas, mk risk identifier akan mlihat dampaknya ; apakah b'dampak pd human lives?, material damage? & adakah k'mungkinan penerapan emergency action?

Keunggulan - Sgt detail, & bila dilakukan dgn benar bisa jadi merupakan metode identifikasi risiko yg plg komprehensif; - Melibatkan team work, shg msg2 personil dpt sharing dlm proses identifikasi risiko Kelemahan - Sgt time consuming & mahal - Krn model & cara kerja dlm HAZOPS sdh standar, sgt memungkinkan bgn2 yg kompleks dlm sistem kerja perush dipaksakan utk fit dgn standar HAZOPS
##

Jawaban yang disarankan : a) HAZOP (2D3B) Merupakan perkembangan dari fault tree dimana peralatan kunci yang telah diidentifikasi atas mana tergantung kemampuan perusahaan untuk memenuhi tanggung-jawabnya. HAZOP melibatkan 4 persoalan pokok yaitu 1) apakah hasil yang ingin dicapai bagian tersebut 2) deviasi apa yang mungkin terjadi dari tujuan umum tersebut 3) apakah kemungkinan penyebab deviasi tersebut dan 4) apakah konsekuensi yang dapat ditimbulkan deviasi itu. (Bobot 20%)

sesuai bab (), hal 64

Jawaban
a. 4 (empat) hal yg dapat membuat Johan terlambat sampai di airport & ketinggalan pesawat. 1st exposure, tidak sampai di airport tepat waktu, Hal ini bisa disebabkan : - kualitas alarm clock - kualitaskendaraan yang digunakan - jalanan yang macet, - parkir kendaraan yang penuh. 2nd exposure, kegagalan menuju airport tepat waktu karena risiko yang berada diluar kontrol - tertutupnya akses ke airport (denial of access) - atau pesawat tidak bisa take off tepat waktu karena kerusakan mesin - cuaca buruk - tertutupnya runway

b. 4 (empat) hal yang dapat dilakukan Johan untuk memperkecil risiko yang dihadapinya 1st exposure, tidak sampai di airport tepat waktu. Traveller tidak bisa menghilangkan risk exposure, yang bisa dilakukan adalah menguranginya dengan cara : - Set dua alarm dengan selisih waktu 15 menit. - Memastikan kendaraan di perbaiki oleh bengkel yang berkualitas. - Mempunyai bahan bakar yang cukup - Memilih rute lain untuk menghindari risiko bottlenecks - Mempunyai plan B contingency plan. - Pergi dari rumah dengan waktu yang cukup untuk alokasi delay - Menambah opsi rute dgn cara m'dengarkan informasi radio, & mengetahui no telp traffic information services dari mobile phone - Pre-booking parking c. 3 (tiga) hal lain yg dpt direncanakan Johan utk m'hadapi bbg risiko yg berada di luar kendalinya 2nd exposure, kegagalan menuju airport tepat waktu karena risiko yang berada diluar kontrol - Travelling 1 atau 2 hari sblmnya. Cuaca dingin/ kerusuhan diantara pekerja bandara, adl hal2 yg b'kontribusi thd pengambilan keputusan. - Memilih airport yg m'punyai p'lengkapan lebih shg pesawat bisa landing pd kondisi cuaca buruk. - Memilih maskapai yg m'punyai area yg luas & m'punyai cadangan pesawat utk m'hindari delay akibat kerusakan pesawat

Tujuan dasar dari analisis risiko (risk analysis) adalah : to identify and quantify the threats that may bring damage or loss to - an organisation, - its responsibilities, and - its objectives. Jawaban yang disarankan : Identifikasi risiko Melakukan identifikasi risiko2 yg dihadapi oleh organisasi. Identifikasi bisa dilakukan dgn cara mengkaji informasi2 yg tsedia baik dari internal maupun eksternal organisasi. M'gunakan chart seperti organization chart dan flow chart, utk menganalisa exposure yg dihadapi dlm unit2 organisasi, kmd melakukan tindakan manajemen risiko Mengukur risiko yang dihadapi terhadap risiko yang masih dapat dipikul organisasi Konsekuensi dpt berupa : - Injury/loss of life: Mengambil tindakan utk mencegah tjdnya cidera atau kematian - Monetary loss: Risk manager hrs m'pertimbangkan pengaruh dari multiple loss dlm satu periode keuangan. - Time: Keterlambatan pengantaran m'akibatkan beroperasinya penalty clause, & organisasi kehilangan reputasi. - Survival: Killer risks yg dpt menyebabkan kerusakan bg organisasi, baik bg keuangan maupun pegawai org. Membantu untuk mempresentasikan konsep risiko secara jelas dan dengan cara yang konsisten Menyajikan probabilitas dan impact risiko dgn metode numerical Membantu pengambilan keputusan mengenai biaya & tindakan lain yg mungkin dibutuhkan utk mengurangi risiko ke tingkat yg acceptable Hasil analisis akan memungkinkan manajemen m'buat keputusan mengenai tindakan apa yg perlu dilakukan & brp besar biaya yg dibutuhkan utk mengurangi risiko ke tingkat yg bisa ditoleransi oleh organisasi. Pemasangan fire fighting equipment, perubahan metode produksi, dan hal lain, yg b'tujuan utk mengurangi pengaruh dari suatu risiko. M'asses baik operasional maupun cost effectiveness dari manajemen risiko yang ada atau yang telah berjalan. Apakah tindakan manajemen risiko yg sudah ada efektif? Jika efektif apakah biayanya memadai? Analisis risiko memungkinkan t'ciptanya perbaikan tindakan manajemen risiko dgn biaya yang efektif. Mendorong keputusan yang baik tentang contingency planning yang mungkin diperlukan. Dgn analisis risiko, memungkinkan diambilnya contingency planning oleh organisasi. Membangkitkan kesadaran manajemen serta pemahaman yg lebih dalam tentang ancaman bahaya yang dihadapi. (Bobot masing-masing 20% maksimal 100%)

## ## ##

01_12

Metode ini dapat memberikan analisa secara matematis tentang frekuensi dan impact (pengaruh) dari suatu risiko.

(Chapter 3 : Bobot 100%)? Jawaban yg disarankan : Setiap bagian atau unit dari organisasi yg berada pada lokasi yg rawan bencana alam katastropis bisa mengalami kerusakan kapan saja, tdk bisa dibandingkan dgn tahun-tahun yg kebetulan tdk terjadi bencana, oleh sebab itu proteksi yg memadai, continuity planning dlm risk financing harus tetap dilakukan setiap tahun walaupun pada tahun tersebut tdk terjadi peristiwa.

sesuai bab (), hal 65

Jawaban
(Chapter 3 : bobot masing-masing 16%)Jawaban yg disarankan : 1. Dicabutnya izin usaha oleh yg berwenang hal ini harus segera diselesaikan agar kegiatan usaha dpt berjualan kembali, apabila hal ini tdk bisa diselesaikan maka kegiatan usaha akan berhenti total. 2. Kredibilitas brand name dari produk yg dipasarkan/dihasilkan. Revenue perusahaan sgt t'gantung pada brand name produk & penjualan akan jatuh apabila brand name rusak. 3. Adanya ketergantungan sepenuhnya atas suatu fasilitas misalnya komputer sgt membantu kegiatan usaha, tetapi kegagalan system ini dpt mengakibatkan terhentinya aktivitas usaha secara total. 4. Terjadinya penurunan SDM baik dari pendidikan keahlian atau perubahan moral & budaya SDM adl asset penting bg org & apabila kemampuan SDM menurun maka perusahaan akan sgt terpengaruh. 5. Kesehatan keuangan. Modal adl salah satu unsur penting dlm usaha, apabila perusahaan mengalami kesulitan keuangan maka roda usaha akan sangat terganggu. 6. Penguatan pesaing & tingkah lakunya. Hal ini mrupakan threat dr luar yg dpt mematikan usaha, pesaing mungkin m'banting harga utk merebut pasar. 7. Hilangnya kendali usaha atau keuangan organisasi ini menyangkut manajemen dr perusahaan manajemen yg tdk baik dpt menghancurkan perusahaan dgn cepat

Injury/loss of life - Unreasonable risk tidak dapat dijustifikasi. - Tidak diukur dengan nilai tunai, meskipun biaya litigasi yg timbul akan menjadi sangat mahal. - Risiko merupakan bagian yg tidak terpisahkan dari kehidupan. Yang signifikan adalah bukan berapa biaya dari suatu kejadian, tetapi semua reasonable measures yang dilakukan untuk mengurangi risiko ke tingkat yang acceptable. Monetary loss - Salah satu contoh kerugian yg dapat diukur dengan moneter adalah kehilangan pekerjaan. - Risk manager harus aware tidak hanya biaya dari single incident saja yg dipertimbangkan, tetapi biaya multiple incident yg terjadi dalam satu periode. Maximum possible loss : Impossible bahwa kerugian akan melebihi jumlah yang dinyatakan. Dengan mengasumsikan fire protection tidak berfungsi, fire brigade & rescue service tidak dapat bekerja Maximum probable loss : Arti yang sama dengan maximum possible loss tetapi dengan mengasumsikan berfungsinya fire protection dan tersedianya fire brigade & rescue service 04_07 03_20

d) Dow Fire and Explosion Index (3/17) Adalah suatu Explosion Index yang dikembangkan berdasarkan hazards yang terdapat dalam suatu proses dalam sebuah pabrik. Index ini menerap suatu angka factor yang sebelumnya telah ditetapkan dalam proses tersebut yang diketahui dapat meningkatkan risiko kerusakan secara keseluruhan. Misalnya, kemungkinan terjadinya fire akan dipengaruhi oleh keberadaan dari satu atau lebih dari: debu, tekanan, bahan mudah terbakar, alat pemanas, oli panas, dll. Dengan menggunakan nngka factor atas keberadaan masing-masing keadaan tersebut, dapat dibuat gambaran kemungkinan terjadinya suatu insiden. (Bobot 20%)

##03_18

sesuai bab (), hal 66

Jawaban
1. Financial Strength & Scale of the Organisation - Berpengaruh dlm hal kemampuan absorb losses - E.g (BIG Co vs Small Co) - Absorb Losses --> RETENTION 2. Culture Nature of business - Risky business? (oil biz, dot.com biz) - or not? Mempengaruhi apakah org/ individu akan risk taking atau tidak (Note: Min Req! Comply with human life risks) 3. Flexibility of an Organisation * Jika bisnis terhenti sementara, apa konsekuensinya bagi: - instant & continuous services org? - not instant? * Apakah ada penalti dlm kontrak bisnis? * Availability dr alternatif action setelah insiden? (costnya before atau after loss?) 4. Impact of The Risk Incident on Future Trading - taste products? --> kemungkinan konsumen kembali lebih sulit - affect license? --> org can be completely destroyed - affect brand name? --> org can be completely destroyed

Jawaban yg disarankan : Biaya manajemen risiko yg mungkin tidak ekonomikal Biaya administrasi & keuntungan yg dibebankan oleh perusahaan asuransi Biaya administrasi & biaya pengendalian b'kaitan dgn proses lalu lintas dana yg sama ke & dari perush asuransi Uang tunai yg ditahan & digunakan untuk menghasilkan nilai dalam organisasi Memperlihatkan dgn jelas kepemilikan dari risiko yg terdapat pada local & group manajers. (Bobot masing-masing 20% maksimal 100%)

* Mengurangi uneconomic RM expenditure * Throw premium loading factor (mgkn yg tersisa hanya cost of pure risk) * Reduce recycling money costs to and from insurers * Reinvestasi dana * Encourage effective risk management issues in local dept LIKELIHOOD - Could it possibly happen - How frequently could it happen

1. Illegal Act 2. Statutory Requirements 3. Management Requirements a. Tujuan utama dari risk control disertai 5 contoh faktor yg m'pengaruhi jumlah biaya stu risiko Hal-hal mendasar yang perlu dicapai terkait dengan langkah tsb adalah: 1. Stop terjadinya the targeted risk incident 2. Mengurangi Frekuensi terjadinya risiko 3. Mengurangi Dampak kerugian yang ditimbulkan suatu risiko - in any one event - over a period of time 4. Persiapan yang cukup agar suatu incident dpt direspon secara cepat & efektif tambah lagi

##

- Risk - Likelihood - Impact on key business issue - Effective Risk control - Focused contingency planning ## - Adanya pengendalian yg terlihat, otorisasi dan cepat atas suatu kejadian dan setelahnya. - Kerusakan dibatasi sejauh mungkin - Security dan Safety dikembalikan - Penilaian kerusakan diterima dengan pasti dan dilakukan tindakan atasnya - Pengendalian finansial dan Operasional kembali pada tempatnya - Brand value terlindungi - Immediate responsibility dapat dilaksanakan - Percepatan untuk kembali ke Business as Usual

(Chapter 5 : Bobot 100%) Jawaban yg disarankan : - Kegagalan computer pusat & infra struktur komunikasi. - Kegagalan vertical dari computer setempat (cabang/unit tertentu) serta struktur komunikasi. - Kerusakan thdp bangunan & peralatan lainnya yg diperlukan utk proses produksi & pengiriman. - Hilangnya informasi penting baik berupa kertas/hard copy maupun data base Computer. - Karyawan2 kunci baik p'orangan tim / tempat2 dimana tjd konsentrasi karyawan yg merupakan satu risiko

a) Adalah petunjuk yang disusun untuk berbagai keperluan darurat/krusial yang harus dilakukan setlah terjadinya suatu insiden. (Bobot 20%) b) Petunjuk tersebut harus dapat memenuhi a.l.: - Membatasi kerusakan - Akselerasi tanggapan melalui penggunaan sumber-sumber yang dapat dipercaya/diandalkan - Menciptakan prioritas proses pemulihan - Menjawab tantangan komunikasi yang baru baik internal maupun eksternal - Mememnuhi kebutuhan pelanggan yang mendesak - Melindungi brand name - Menjaga agar organisasi tetap berada pada marketplace seperti sediakalanya. (Bobot 50%)

##

sesuai bab (), hal 67

Jawaban
c) 4(empat) contoh insiden lainnya: - Cara melakukan recall product yang diperkirakan unsafe - Cara menangani ancaman/tindakan penculikan, ransom, perselisihan industrial, dll. - Cara penanganan serangan/kritikan media masa - Cara menangani bahaya/kerusakan polusi. (Bobot 30%) ##

##
##

Jawaban yang disarankan : a) fire modelling Adalah cara atau simulasi untuk membuat suatu prediksi penyebaran kebakaran dan akibat-akibat kerusakan tambahan yang bisa terjadi. Cara ini dapat diapakai untuk menetapkan secara lebih tepat pendanaan yang diperlukan untuk pencegahan kebakaran, alat deteksi kebakaran dan sarana pencegahan penyebaran kebakaran. 5 hal yang harus dipertimbangkan a.l.: - Sumber api dan kebakaran - Pengantar panas ke bangunan dan barang-barang disekitar - Sifat dari material-material dan bahan bangunan bila terbakar - Pergerakan asap - Pendeteksian - Peralatan pencegahan kebakaran yang bekerja - Tingkah laku manusia dan bagaimana cara mereka keluar dari bangunan bila terjadi kebakaran - Toxicity - Limbah dari sisa kebakaran, dll. (Bobot 70%) b) 2 (dua) bentuk kerusakan selain akibat kebakaran Kerusakan yang dapat disebabkan oleh alam - Kerusakan yg disebabkan oleh penyebab internal maupun eksternal, misalnya: human error, kerusakan mesin, kegagalan material, dll. (Bobot 30%)

FM Adalah cara atau simulasi untuk membuat suatu prediksi penyebaran kebakaran dan akibat-akibat kerusakan tambahan yang bisa terjadi. Cara ini dapat diapakai untuk menetapkan secara lebih tepat pendanaan yang diperlukan untuk pencegahan kebakaran, alat deteksi kebakaran dan sarana pencegahan penyebaran kebakaran. Hal yang harus dipertimbangkan a.l.: - Ignition and fire sources - Heat sources to neighbouring structures and material - The behavior of those materials and structures in a fire - Smoke movement - Detection - Peralatan pencegahan kebakaran yang bekerja - Tingkah laku manusia dan bagaimana cara mereka keluar dari bangunan bila terjadi kebakaran - Toxicity, dll.

sesuai bab (), hal 68

Jawaban
Theft Contoh: - Simple stealing/ Robbery - Continuous fraud from employee - Collusion & Bribery - Fictitious Credit Card - Multi-million pound fraud (bekerjasama dg pihak ketiga) karena alasan: - keserakahan - personal relationship - ancaman thd diri sendiri/ keluarga - Intellectual Assets threats -> sell customer info or insider dealing Malicious Damage Beberapa alasan yg mendasari risiko ini: - untuk menciptakan keuntungan bagi pihak lain (e.g: arson yg dilakukan kompetitor) - ketidaksenangan terhadap organisasi (e.g: karyawan, masyarakat,atau lembaga masyarakat tertentu) - menghapus jejak kejahatan yg lain - publikasi, kejahilan dan kesenangan Terrorism tantangan khusus bagi perusahaan multinasional, target dpt berupa individual business dgn alasan tertentu dampak kerugian yg sangat besar (e.g: 9/11/2001) Fenomena baru: - mass destructions/ victims - old assumption: terrorist would not want to die -> irrelevant - publicity intention Technology Exposures Motif dan tujuan mirip dengan security threats lainnya. Perbedaannya: Teknologi sebagai instrument utama untuk mencapai tujuan kejahatan. E.g: Viruses, Spyware, etc

B2, B3

(Chapter 7 : bobot masing-masing 33.3%) Jawaban yg disarankan: 3 (tiga) bentuk investasi yg dpt dilakukan manajer risiko dlm menerapkan risk avoidance dlm risk reduction adl : a. Pengeluaran langsung (direct apportunity) dimana setiap kerugian yg terjadi langsung di jurnal apa adanya. Hal ini tentu sangat beresiko karena frequensy & besarnya kerugian dpt sangat bervariasi sehingga biaya yg dibutuhkan juga tdk terbatas. b. Kerugian hilangnya kesempatan akibat terganggunya aktivitas, yaitu organisasi memikul semua kerugian akibat hilangnya atau terhambatnya usaha akibat peristiwa suatu risiko yg seharusnya dpt dihindari dgn menetapkan kebijakan alternative yg ditempuh utk mencegah keadaan tersebut. c. Penerapan pengendalian yaitu menetapkan suatu prosedur tertentu yg dibuat agar tdk terjadi suatu peristiwa risiko yg dpt mengakibatkan terhentinya pengiriman (delivery) & hal ini akan lebih sulit, lebih lama atau lebih mahal utk pengiriman produk.

sesuai bab (), hal 69

Jawaban
Chapter 7: bobot masing-masing 20%) Jawaban yg disarankan : 1. Security : Pelanggan perlu merasa yakin bhw informasi pribadi mrk tjaga dgn baik, misalnya pelanggan e-banking atau credit card hrs yakin bhw tdk terjadi kesalahan dlm transaksi yg dpt merugikan mereka. 2. Global : e-cormerce bisa tjd antar lintas Negara & ini bahkan merupakan suatu keuntungan tsendiri, tetapi bahayanya mungkin menyangkut masalah peraturan di Negara lain, perpajakan, perizinan, & bbagai peraturan lainnya. 3. Hacking & Virus : Jaringan yg terbuka selalu mhadapi ancaman hacking & virus & dpt sgt m'ganggu atau merusak aktivitas organisasi. 4. Legality : Masih ada bbagai kendala dlm transaksi melalui internet yi berkaitan dgn aspek hukum, misalnya penggunaan tanda tangan elektronik apakah sudah sah menurut hukum? di US hal ini sdh sah menurut hukum tapi di banyak Negara hal ini belum ada peraturan yg jelas. 5. Scale of impact : Bagi sebagian usaha dgn e. business kekayaan intelektual merupakan asset satu-satunya. Apabila ini hilang maka perusahaan tdk punya apa-apa. Apabila terjadi suatu kesalahan jutaan nasabah akan terkena dampaknya & organisasi akan mengalami kerugian besar bahkan tanpa diketahui inisialnya virus I love you mengakibatkan kerugian sekitar US.$. 8,7 milyar pada tahun 2002. 6. Speed of evolution : Perkembangan tehnologi IT bergerak sangat cepat penggunaan e-commerce sangat tergantung pada IT & harus selalu berusaha utk menjadi nomor satu. Organisasi mungkin menghadapi kenyataan kecepatan perkembangan ini dpt melebihi kemampuan manajemennya utk memahami lingkungan yg baru dgn cukup cepat

##

##

- monitoring terus menerus (di negara yg rentan thd risiko ini)

- gradual changes suspected? diversifikasi lebih awal - travel warning or restrictions - memperhatikan sensitive issues - evakuasi, etc

a. 10 (sepuluh) contoh tuntutan pihak ke tiga - Employee Liability - Contractual Liability - Product Liability - Breach of Statutory Duty - Occupation of Land - Directors & Officers Liability - Motor Liability dll b. Some Available Defences (Pembelaan) - volenti non fit injuria (the injured party accepted the risk, knowingly, and voluntarily) - contributory negligence

6 tindakan yang dilakukan bila terjadi suatu peristiwa yg mungkin dpt merusak brand value perusahaan: - the speed needed to respond - stopping misinformation - getting consistent information - ensuring the spokeperson has the latest, trusted information from within a fast developing situation - providing a base information to different audiences - protecting sensitive information

Seorang manajer risiko yg mengelola risiko, tlh m'identifikasi langkah2 utk m'capai tujuan. Base point adl risiko tlh dievaluasi dan berada di luar toleransi atau tingkat aman dari organisasi. Proses selanjutnya adl sbb : - Memilih solusi yg paling baik Manajer risiko perlu memastikan bhw solusi yg diajukannya adl sesuai dgn kenyamanan organisasi dan m'dapatkan dukungan dari tim manajemen. - Implementasi keputusan yg tlh dipilih Mlakukan pengawasan atas solusi yg tlh dipilih, plg tdk utk memastikan bhw kebutuhan dasar tdk akan hilang. - Membawa orang2 Agar efektif dalam tindakan dan pengawasan yg baru dibutuhkan kesadaran dan program pelatihan yg diimplementasikan utk staff baru dan staff lain yg t'kait. M'bangkitkan kesadaran akan risiko dan konsekuensinya bisa mjd alat organisasi yg powerful. - Melaksanakan contingency plan Plan ini akan b'guna hanya jika players dlm suatu situasi krisis menyadari plan, peluang dan pilihan yg ditawarkan, dan struktur organisasi manajemen krisis. Nilai yg paling krusial dlm pelaksanaan contingency plan : a. Meningkatkan kesadaran staff dan pelatihan b. Memungkinkan adanya p'kajian kritis dari peranan staff c. M'buka perbaikan2 yg mungkin dibutuhkan oleh plan d. Menunjukkan bagaimana up to date suatu plan - Monitor and respond to change Risiko adl hal yang volatile. Perubahan risiko hrs dimonitor dan kemudian dijadikan sebagai faktor dlm menerima risiko dan keputusan manajemen risiko yg tlh dibuat sebelumnya.

sesuai bab (), hal 70

Jawaban
a. Keuntungan dan kerugian captive insurance Anvantage: - self-funding - tax advantage - reinsurance market access - attract investment (utk negara) Disadvantage: - Short-term investment (menjaga likuiditas dana) - MPL error (Q: probable or possible? Even worsed if the term is probable) b. Jenis2 captive insurance - Layer 1 - kerugian didanai dari cash flow atau operasional persh - Layer 2 kerugian didanai dari dana yg dibentuk dlm captive - Layer 3 kerugian di recover dari reasuradur captive c. Hal-hal yang perlu dikaji dalam studi kelayakannya - administration handling - claims handling - reinsurance arrangement advice - investment strategy - risk control expertise

c) Captive Insurer (8/10) Adalah pengembangan suatu internal fund menjadi sebuah perusahaan asuransi yang khusus dikembangkan untuk menangani kebutuhan asuransi dari group tertentu. Perusahaan ini bisa dikelola sendiri secara professional atau pengelolaannya diserahkan kepada manajemen yang professional. Terdapat berbagai keuntungan dari captive insurer ini. (Bobot 20%)

Risk sharing adalah: Risk management method dimana beberapa organisasi saling memberi dalam risk sharing antar mereka sendiri, dimana masing2 berkontribusi dalam common fund untuk membayar losses (seperti halnya syndication). Kontribusi tersebut diperbarui secara regular, untuk memastikan bahwa fund tersebut cukup memadai untuk menunaikan administrasi dan biaya kerugian yang diperkirakan (expected cost of losses). Lawyer, akuntan dan medical profession biasanya menggunakan mekanisme self funding ini untuk professional indemnity claimnya. Sekali lagi, reinsurance dapat digunakan untuk kerugian yang sangat besar yang tidak diharapkan. ## Commercial insurance ditempatkan ke marketplace oleh broker atau internal department yg mempunyai kemampuan (skills) seperti broker. Manfaat : - Asuransi memberikan kendaraan yg ekonomis yaitu membagi exposures dengan sejumlah organisasi besar. - Membawa kepada organisasi kekayaan pengalaman dalam risiko dan mekanisme pembiayaan risiko. - Insurer bisa m'berikan pelayanan pengelolaan klaim (claims management services). Hal ini akan membebaskan organisasi dari tgs2 detail yg tdk dikuasai, dan dari hal2 yg dpt m'alihkan manajemen dari mainstream organisasi. - Bbrp exposures harus diasuransikan oleh pihak ke-tiga, perusahaan asuransi => employers liability, workers compensation, & motor third party risks. - Keputusan utk berasuransi tdk didasari motif keuangan => m'asuransikan public liability & professional liability. - Akses cepat kepada dana asuransi yg tidak terbatas memungkinkan organisasi menginvesitasikan dana yg tersedia untuk pengembangan organisasi. Kerugian: - Faktor2 p'bentuk premi spt potensi biaya klaim, expenses & profit pihak penanggung, tdk semuanya memberikan nilai tambah bagi organisasi => potensi fund swapping. - Biaya-biaya lain yg terkait dengan non monetary demand dari pihak penanggung (insurer) => a. Timbul dr p'berian informasi yg sesuai dgn keinginan penanggung, tapi tidak ada manfaatnya bagi organisasi. b. Timbul dr p'mintaan insurer agar org mlakukan tindakan kontrol risiko menurut p'timbangan org tdk efisien. - Kesulitan bagi risk manager untuk terus memenuhi conditions & warranty yg diminta oleh insurer. - Produk2 yg ada di psr asuransi tdk m'jamin risiko2 yg mjd perhatian organisasi => sulit menemukan produk asuransi yg menjamin killer risks.

## b) Catastrophe Risk Exchange (8/16) CATEX adalah system pertukaran risiko secara elektronik untuk memperdagangkan asuransi. Risk bearers mempertukarkan exposure nya dengan risk beares lainnya, misalnya insurers/reinsurers di Jepang saling bertukar risiko EQ yang dihadapinya dengan risiko hurricane di Florida. Tujuannya adalah agar mereka dapat melakukan diversifikasi risiko yang dihadapi sehingga dapat menggunakan modalnya lebih efisien. (Bobot 20%) 1. Mengurangi uneconomic risk Management expenditure. 2. Throw premium loading factor (munkin yang tersisa hanya cost of Risks 3. Reduce Recicling money cost to and from insurers 4. Reinvestasi dana 5. Encourage effective risk management issues in local dept.

sesuai bab (), hal 71

Jawaban
Risk financing adl kumpulan opsi2 atau metode2 yg digunakan utk m'antisipasi tjdnya kerugian yg dpt mrusak organisasi, diluar tingkat yg bisa ditoleransi oleh organisasi, yg dpt mengancam kelangsungan hidup organisasi. Risk retention adl salah satu metode risk financing. Organisasi akan menahan biaya dr suatu peristiwa yg menimbulkan kerusakan pd organisasi sampai dgn tingkat tertentu, dan m'alihkan kelebihannya melalui proteksi asuransi. Metode yg umum adl franchise & excess. Excess sebsr 1,000 mk org akan menanggung biaya sebesar 1,000 yg pertama utk setiap peristiwa kerugian. Franchise sebesar 1,000, penanggung tdk akan membayar kerugian jika jmlnya kurang dari 1,000. Tetapi akan menanggung seluruhnya jika jml kerugian melebihi 1,000. Adapun opportunities dan threats dari metode2 ini adlh : Opportunities : - Capital dipertahankan dlm organisasi utk digunakan, sampai pd saatnya dibutuhkan. Krn tdk adanya capital yg dialihkan kpd pihak lain, baik dlm bentuk asuransi ataupun metode lainnya, maka capital bisa dipertahankan dlm organisasi yg bisa digunakan untuk aktifitas organisasi, sampai pd saatnya nanti dibutuhkan. - Organisasi t'hindar dr money swapping utk p'biayaan klaim2 kecil. Klaim2 kecil akan m'bawa kpd tingginya biaya administrasi, shg pembiayaan risiko spt asuransi tdk m'berikan manfaat bg organisasi. Premi yg dibayarkan akan direcovery dlm bentuk klaim. - Group atau local manager yg mengetahui bhw peristiwa kerugian akan berpengaruh thd result mereka, akan terdorong untuk ikut memiliki interest dan ownership atas risiko tsb. Keputusan bhw unit2 local hrs menyerap kerugian yg dialami oleh organisasi, akan m'bangkitkan ownership dr risiko di antara para manajer. Jika terjadi kerugian akan sgt b'pengaruh thd result unit2 lokal. Threats - Organisasi akan m'butuhkan claims handling skills & resources, yg bisa diproleh melalui internal organisasi, atau subkontraktor kpd pihak eksternal, dmana keduanya m'butuhkan biaya. Stu peristiwa kerugian akan ditangani oleh organisasi itu sendiri. Oleh krn itu organisasi tdk memiliki pengalaman & resource utk menangani klaim. Konsekuensinya adl organisasi hrs mengeluarkan biaya utk m'bentuk unit yg khusus menangani klaim, atau melakukan subkontraktor penanganan klaim kpd pihak eksternal. - Miskalkulasi dlm p'hitungan max possible loss atau frek klaim. Tdpt potensi kesalahan dlm menentukan max possible loss atau frek klaim yg pengaruhnya sgt besar bagi organisasi. - Pengaruh jangka pendek dari adanya potensi fluktuasi tingkat kerugian. Tingkat kerugian yg berfluktuasi akan m'pengaruhi hsl p'capaian organisasi. Organisasi tdk akan m'capai hasil yg sama utk beberapa periode waktu.

Self funding juga merupakan salah satu metode risk financing. Tidak efektif bagi organisasi untuk membeli asuransi atau melakukan metode pembiayaan risiko lainnya ketika dampak dari risiko adalah tidak signifikan. Jika perhitungan exposures masih ada dalam batas kekuatan organisasi, maka organisasi tetap dapat beroperasi seperti biasa, dan menanggung semua biaya akibat kerugian. Biaya kerugian dapat dianggarkan, yg besarnya adalah biaya dari satu kerugian atau akumulasi kerugian. Adapun opportunities & threats dari self funding adalah : Opportunities : - Karena keputusan untuk melakukan self funding adalah perluasan dari metode risk retention, maka opportunities adalah sama dengan risk retention. - Mekanisme self funding selangkah lebih jauh dibandingkan dengan risk retention, lebih banyak dana yang ditahan oleh organisasi secara internal. Termasuk juga layer yang terlalu besar untuk dibiayai, tanpa kerusakan atas arus kas dalam jangka waktu singkat dan asset organisasi. - Struktur pendanaan yang lebih formal memungkinkan organisasi mendapatkan kemudahan dari lokasi dan taxation. Org bisa menempatkan captive di lokasi yg m'dptkan kemudahan dlm taxation, seperti Bermuda. - Funding dapat menyesuaikan dengan tepat kebutuhan organisasi dengan lokasi. Tidak ada permintaan untuk menyesuaikan program pendanaan dengan infrastruktur external risk carrier. - Mekanisme funding yg formal memungkinkan sebagian working capital di-release kembali ke organisasi untuk aktifitas organisasi sehari-hari. - Layer of formal self funding memungkinkan organisasi mendapatkan akses langsung ke pasar reasuransi dan pasar modal untuk exposure yg paling besar. Threats : - Ancaman yg dihadapi risk retention juga dihadapi oleh self funding. - Terciptanya ketergantungan yg membawa kepada risiko baru, yang perlu dipahami dan dikelola

Jawab : - External exposures suatu organisasi, yang sebelumnya telah dipertimbangkan, dapat berkembang dan berubah. - Munculnya exposure yang seluruhnya adalah baru. - Organisasi itu sendiri dapat berubah, sehingga : a. Terciptanya new risk exposures dan sensitivities b. Risk event akan mempunyai pengaruh sedikit merusak atau sangat merusak. c. Continuity plan akan out of date d. Existing risks yg sblmnya tdk m'punyai potensi penyebab kerusakan, mjd mpunyai potensi penyebab krusakan e. Mekanisme risk funding akan menjadi tidak ekonomis atau tidak memadai.

Jawab : Continuity planning adalah suatu perencanaan yg membutuhkan perlakuan tertentu agar perencanaan ini tetap bisa digunakan. Nature dari continuity planning adalah jarang diketahui secara tepat kapan perencanaan ini akan digunakan. Plan bisa berada dalam kondisi tidak digunakan selama beberapa bulan atau beberapa tahun, namun tiba-tiba digunakan dengan pemberitahuan singkat. Plan ini juga digunakan di saat mendesak, dan meningkatnya beban pekerjaan pada staff kunci yg berusaha memastikan kelangsungan hidup organisasi. 3 hal pokok yang perlu dipastikan selalu up to date : - Apakah contingency sites dan peralatannya masih tersedia ? - Apakah plan sesuai dengan mainstream peralatan saat ini ? - Apakah standby computer equipment bisa membaca software yg baru? tambah lagi

5 (lima) langkah utama yang harus diidentifikasi dalam menyusun contingency plan: 1. Apakah contingency site dan peralatan masih ada? 2. Apakah mereka berada di tentpat yang seharusnya? 3. Apakah masih dapat digunakan sesuai standar yg ada? 4. Apakah prioritas bisnis yang telah ditetapkan dalam perencanaan masih dapat digunakan? Hal lainnya adalah : 5. Apakah no telp pegawai masih relevan? 6. Apakah kontraktor utk emergency masih ada? 7. Apakah emergency key men masih ada?

sesuai bab (), hal 72

Jawaban

General damages Ini adalah damages yang hukum anggap akan timbul yang tidak perlu dibuktikan secara khusus oleh penggugat. Biasanya adalah unliquidated damages, yaitu damages yang tidak bisa dinilai secara matematis akurat, atau dibuktikan dengan dokumentasi. Jenis yang paling umum adalah kompensasi untuk kesakitan, penderitaan dan kehilangan kesenangan. Akan tetapi, ini juga temasuk kerugian masa mendatang yang sebagian besar bersifat spekulatif.

sesuai bab (), hal 73

Jawaban

a. Jenis deductibe - Any one accident - Any one event - excess - franchise - % of recoverable loss or minimum at ...

sesuai bab (), hal 74

Jawaban

sesuai bab (), hal 75

Jawaban

sesuai bab (), hal 76

Tabel untuk jawaban soal 200709 nomor 9

Hazard catalogue
Area dimana kerugian mungkin dapat terjadi

Crime Hazard

Tabel untuk jawaban soal 200409 nomor 9 Claim cost (USD) 0 < 600 600 < 1200 1200 < 1800 1800 < 2400 2400 < 3000 Glassgow claims 14/40 % 10/28 % 7/20 % 3/9 % 1/3 % 60 London Clains (Freq/ %) 1/4 % 2/8 % 5/20 % 7/28 % 10/40 % 35 All Claims 15/25 % 12/20 % 12/20 % 10/17 % 11/18 % 25

Tabel untuk jawaban soal 200403 nomor 9 Statistik klaim portofolio kendaraan bermotor PT AAA Tahun 2001 2002 2003 2004 Jumlah kendaraan 5000 6000 7500 8000 Frekwensi Klaim 900 1050 1300 1350 Nilai Klaim (Rp) 850,000,000 950,000,000 1,100,000,000 2,600,000,000 Index Harga 87 93 100 250

Tabel untuk jawaban soal 200209 nomor 9 Statistik klaim portofolio kendaraan bermotor PT XYZ Tahun 1999 2000 2001 2002 Jumlah Frekwensi Nilai Klaim (Rp) Index kendaraan Klaim Harga 25000 4500 4,250,000,000 87 30000 5250 4,750,000,000 93 37500 6500 5,500,000,000 100 40000 6750 13,000,000,000 250

Tabel untuk jawaban soal 200209 nomor 10 alternatif risk transfer Tanpa Asuransi Asuransi Penuh tanpa deductible Asuransi dengan Agregate deductible Rp 2,5 Milyar Rp 350 juta Rp 2.5 Milyar 10% 80% x Premi Rp 250 juta

Premi Asuransi Reserve Interest on Reserve Pure Risk Premium Perkiraan kerugian dalam tanggungan sendiri

Nil Rp 5 Milyar 10% Nil Rp 500 juta

Rp 750 juta Nil Nil 80% x Premi Nil