P. 1
Buku Panduan Indeks 2008

Buku Panduan Indeks 2008

|Views: 64|Likes:
Dipublikasikan oleh Mita Lystiawati

More info:

Published by: Mita Lystiawati on Mar 21, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/21/2013

pdf

text

original

INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

BUKU PANDUAN

Indonesia Stock Exchange Building Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 - 53, Jakarta 12190, Indonesia Telephone: (62-21) 515-0515, Facsimile: (62-21) 515-0330

Indonesia Stock Exchange

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 

Disclaimer:
Setiap fakta dan opini yang disebut atau dinyatakan di dalam publikasi ini hanya untuk keperluan informasi belaka dan bukan dan/atau tidak boleh dianggap sebagai suatu informasi yang diberikan oleh penerbit maupun institusi di mana penulis bekerja untuk kepentingan apapun. Meskipun telah diupayakan dengan sebaik-baiknya agar informasi yang terdapat di dalam publikasi ini tersaji dengan akurat, informasi yagn ada di dalam publikasi ini semestinya tidak dijadikan sandaran oleh siapapun sebagai dasar untuk melakukan tindakan atau mengambil keputusan apapun. Bursa Efek Indonesia tidak bertanggu jawab dan/atau dimintai pertanggungjawaban oleh siapapun juga atas segala tindakan atau keputusan yang dibuat berdasarkan atas fakta dan opini yang disebutkan atau dinyatakan di dalam publikasi ini.

ii

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR PENDAHULUAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN INDEKS SEKTORAL Grafik Pergerakan Indeks Sektoral Kriteria Pemilihan Saham Indeks LQ45 Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham Komisi Penasehat Hari Dasar Indeks LQ45 JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) Kriteria Pemelihan Saham yang Memenuhi Prinsip-prinsip Syariah Kriteria Pemilihan Saham Jakarta Islamic Index Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham Hari Dasar Jakarta Islamic Index INDEKS KOMPAS100 Kriteria Pemilihan Saham Indeks Kompas100 Hari Dasar dan Evaluasi Indeks METODOLOGI PENGHITUNGAN INDEKS Bobot (Weight) Harga Teoritis Formula Penghitungan Harga Teoritis dan Jumlah Saham Tercatat Pembulatan Harga Teoritis Formula Penyesuaian Nilai Dasar (Nilai Dasar Baru) ILUSTRASI PENGHITUNGAN NILAI DASAR INDEKS HARGA SAHAM INDIVIDUAL (IHSI) LAMPIRAN INDEKS LQ45 iv 1 4 5 6 11 11 11 11 12 12 12 13 13 13 14 14 14 15 15 16 16 19 20 23 32 34

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

iii

KATA PENGANTAR
Indeks harga saham merupakan salah satu indikator utama pergerakan harga saham. Ada beberapa macam pendekatan dan metode penghitungan indeks yang diterapkan di beberapa bursa dunia. Buku Panduan Indeks Bursa Efek Indonesia ini disusun sebagai panduan untuk memahami berbagai indeks harga saham yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia. Buku ini menjelaskan latar belakang pembuatan suatu indeks, serta cara perhitungan yang dilakukan. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

Jakarta, Desember 2008

iv

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA

PENDAHULUAN
Setelah terhenti sejak tahun 1956, Bursa Efek Jakarta diaktifkan kembali pada tanggal 10 Agustus 1977. Pada saat itu, Bursa Efek Jakarta dikelola oleh BAPEPAM atau Badan Pelaksana Pasar Modal (Sekarang Badan Pengawas Pasar Modal), suatu badan yang bernaung di bawah Departemen Keuangan. Hingga tahun 1987, perkembangan Bursa Efek Jakarta bisa dikatakan sangat lambat, dengan hanya 24 emiten yang tercatat dan rata-rata nilai transaksi harian kurang dari Rp 100 juta. Pertumbuhan yang lambat tersebut berakhir pada tahun berikutnya ketika pemerintah mengeluarkan deregulasi di bidang Perbankan dan pasar modal melalui Pakto 1988. Dengan pertumbuhan yang pesat dan dinamis, bursa efek perlu ditangani secara lebih serius. Untuk menjaga objektifitas dan mencegah kemungkinan adanya conflict of interest fungsi pembinaan dan operasional bursa harus dipisahkan dan dikembangkan dengan pendekatan yang lebih profesional. Akhirnya pemerintah memutuskan sudah tiba waktunya untuk melakukan swastanisasi bursa. Sehingga akhir tahun 1991 didirikan PT Bursa Efek Jakarta dan diresmikan oleh Menteri Keuangan pada tanggal 13 Juli 1992. Pertumbuhan bursa efek pada tahun-tahun berikutnya menjadi semakin cepat, terutama sejak dilakukan sistim otomasi perdagangan pada tanggal 25 Mei 1995. Semua indikator perdagangan seperti nilai, volume dan frekuensi transaksi menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Pada tahun 2007, rata-rata nilai transaksi telah mencapai angka di atas Rp 4,3 triliun per hari. Bahkan pada tahun 2008, sampai dengan semester pertama, rata-rata nilai transaksi harian meningkat menjadi Rp 5,6 triliun. Meskipun pada Semester II, terjadi penurunan karena ada krisis “subprime” di Amerika yang mempengaruhi semua bursa di dunia tidak terkecuali Indonesia, akan tetapi ratarata nilai transaksi pada tahun 2008 masih lebih tinggi dari tahun 2007 yaitu sebesar Rp 4,5 triliun. Angka-angka tersebut meningkat luar biasa jika dibandingkan dengan awal-awal swastanisasi bursa efek atau sebelum diberlakukan otomasi perdagangan. Pada tahun 1994, rata-rata nilai transaksi hanya sebesar Rp 104 miliar per hari. Hal ini berarti dalam kurun waktu 14 tahun ratarata nilai transaksi harian telah meningkat sebesar lebih kurang 4.000%. Seiring dengan perkembangan pasar dan tuntutan untuk lebih meningkatkan efisiensi serta daya saing di kawasan regional, maka efektif tanggal 3 Desember 2007 secara resmi PT Bursa Efek Jakarta digabung dengan PT Bursa Efek Surabaya dan berganti nama menjadi PT Bursa Efek Indonesia.

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA 

3 118. IHSG mencapai level tertinggi sepanjang sejarah Pasar Modal Indonesia yaitu ditutup pada level 2.3 1.9 722.430 Terendah 447.PERKEMBANGAN PT BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 1994 .033 1. (Ribu X) 1.5 7.6 43.9 48.640 513.2 55.5 2.233 16.895 1.483 470.536 256.478 339. akan tetapi pada era tahun 2000-an IHSG mengalami pertumbuhan yang luar biasa.919 416.830.432 740.523 1. Sekarang ini PT Bursa Efek Indonesia memiliki 8 macam indeks harga saham yang secara terus menerus disebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik.8 1. juga semakin meningkat.038 676.0 131.708.000. Pada tanggal 9 Januari 2008.5 19.1 12.5 Frek.024.355.888 519.810.607 693.268. Meskipun sempat mengalami penurunan pada saat krisis ekonomi melanda Indonesia tahun 1997.6 562.115 342.5 1.640.175 637.770 Akhir 469.653.9 4.830.282.9 518.475 379.635 1.1 14.8 3.225.670.988 1. dalam kurun yang sama.7 12.712 398.945 691.2 18.709 2. kebutuhan untuk memberikan informasi yang lebih lengkap kepada masyarakat mengenai perkembangan bursa. IHSG masih berada pada level 469. Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menunjukkan kenaikan yang luar biasa.8 4.263 atau meningkat sebesar 502.9 1.834 372.7 513.962 1.192.805. Pada akhir tahun 1994.460 703.9 Indeks Harga Saham Gabungan Tertinggi 612.4 492.6 311.826 Selain aktivitas transaksi yang meningkat.833 554.858 337.6 12.841.435.351 994.171.7 396.2 14.162.040 414.249 1.2 15.111.5 4.1 489. Salah satu informasi yang diperlukan tersebut adalah indeks harga saham sebagai cerminan dari pergerakan harga saham.036 424.321 392.263 1.4 19.107 716.477 1.390 2.5 304.65% dibandingkan penutupan tahun 1994.8 1.847 637.805.  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .1 1.209 512.408 Kapitalisasi Pasar (Rp Triliun) 104 152 215 160 176 452 260 239 268 460 680 801 1.9 603.203 1.229 551. sebagai salah satu pedoman bagi investor untuk berinvestasi di pasar modal.318 404.432 401.2 698.6 598.678.745.523 1.4 366.004.4 403.8 967.076 Jumlah Emiten 217 238 253 282 288 277 287 316 331 333 331 336 344 383 396 668.6 1.2008 Rata-rata Transaksi Harian Tahun 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 Volume (Juta) 21.805.044 2.7 Nilai (Rp Miliar) 104. Seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan.

menggunakan 45 emiten yang dipilih berdasarkan kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar. menggunakan 100 saham yang dipilih berdasarkan kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar. menggunakan emiten yang masuk dalam kriteria papan pengembangan. dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. menggunakan 30 emiten yang masuk dalam kriteria syariah dan termasuk saham yang memiliki kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi. menggunakan semua emiten yang termasuk dalam masing-masing sektor. 4. Indeks Individual. Indeks Sektoral. Seluruh indeks yang ada di BEI menggunakan metode perhitungan yang sama. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  . 3. 8. menggunakan semua emiten yang tercatat sebagai komponen perhitungan indeks. Misalnya untuk Indeks LQ45 menggunakan 45 saham untuk perhitungan indeks sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) menggunakan 30 saham untuk perhitungan indeks. Jakarta Islamic Index (JII). yaitu metode rata-rata tertimbang berdasarkan jumlah saham tercatat (akan dibahas pada bagian berikutnya). 7. Indeks Papan Utama. Indeks Papan Pengembangan. Indeks Kompas100. dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. 2. 5. Indeks LQ45. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks-indeks tersebut ditampilkan terus menerus melalui display wall di lantai bursa dan disebarkan ke masyarakat luas oleh data vendor melalui data feed. Perbedaan utama pada masing-masing indeks jumlah emiten dan nilai dasar yang digunakan untuk penghitungan indeks. menggunakan emiten yang masuk dalam kriteria papan utama.Ke delapan macam indeks tersebut adalah: 1. 6. yaitu indeks harga saham masing-masing emiten.

16 2.700 2.3 2 39 2.500 1.95 40 1.0 4 300 - - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 24% -37% -1% 70% -39% -6% 8% 63% 45% 16% 55% 49% -51%  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .100 1.200 900 63 7.700 2.83 3.Desember 2008 3.000 2. Seiring dengan perkembangan dan dinamika pasar.100 1.263 Berikut ini adalah grafik pergerakan IHSG dari tahun 1996 sampai dengan Desember 2008. IHSG mengalami periode naik dan turun.400 2.830.800 1.8 05.400 2. IHSG mencapai level tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia yaitu ditutup pada level 2.52 2.200 1.500 1. PERGERAKAN INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN Januari 1996 .74 5.3 55.40 8 1.04 416.00 0.9 0 42 4.92 69 1.2 3 1.INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pertama kali diperkenalkan pada tanggal 1 April 1983 sebagai indikator pergerakan harga saham yang tercatat di bursa.000 2. Pada tanggal 9 Januari 2008.800 1.43 676 . Sedangkan jumlah emiten yang tercatat pada waktu itu adalah sebanyak 13 emiten. Sekarang ini (Desember2008) jumlah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sudah mencapai 396 emiten. Hari dasar perhitungan indeks adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100.6 4 1.71 900 600 600 300 3 98 .

sektor 4 dan sektor 5. yang diberi nama JASICA (Jakarta Industrial Classification).INDEKS SEKTORAL Indeks sektoral BEI adalah sub indeks dari IHSG. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  . Sektor-sektor Tersier (Industri Jasa / Non-manufaktur) ■ Sektor 6 : Properti dan Real Estate ■ Sektor 7 : Transportasi dan Infrastruktur ■ Sektor 8 : Keuangan ■ Sektor 9 : Perdagangan. Selain sembilan sektor tersebut di atas. Indeks sektoral diperkenalkan pada tanggal 2 Januari 1996 dengan nilai awal indeks adalah 100 untuk setiap sektor dan menggunakan hari dasar tanggal 28 Desember 1995. Semua saham yang tercatat di BEI di klasifikasikan ke dalam sembilan sektor menurut klasifikasi industri yang telah ditetapkan BEI. Sektor-sektor Sekunder (Industri Pengolahan / Manufaktur) ■ Sektor 3 : Industri Dasar dan Kimia ■ Sektor 4 : Aneka Industri ■ Sektor 5 : Industri Barang Konsumsi C. Ke sembilan sektor tersebut adalah: Sektor-sektor Primer (Ekstraktif) ■ Sektor 1 : Pertanian ■ Sektor 2 : Pertambangan B. BEI juga menghitung Indeks Industri Manufaktur (Industri Pengolahan) yang merupakan gabungan dari saham-saham yang terklasifikasikan dalam sektor 3. Jasa dan Investasi A.

1 00 1 .400 2.68 3.05 144.92 152.96 800 400 - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .66 493.000 3.450 2.800 2.76 3.84 94.600 1 .83 304.750 1 .400 2.400 1 .800 2.200 2.600 3.1 00 1 .000 1 .800 2.PERGERAKAN INDEKS SEKTOR PERTANIAN Januari 1996 .400 1 .218.15 371.09 4.000 1 .750 1 .16 278.16 173.200 933.36 182.21 604.Desember 2008 4.500 3.800 2.200 2.52 329.14 182.45 2.000 3.1 50 2.450 2.Desember 2008 3.63 877.200 800 400 149.754.1 50 2.600 3.18 119.19 129.57 491.270.500 3.050 397.67 118.600 1 .87 332.82 176.77 1.45 700 350 - 700 350 - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR PERTAMBANGAN Januari 1996 .050 918.

67 73.83 104.33 94.05 400 360 320 280 240 200 1 60 1 20 80 40 - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR ANEKA INDUSTRI Januari 1996 .53 36.31 95.40 103.87 134.94 204.88 1 20 60 - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .48 95.PERGERAKAN INDEKS SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA Januari 1996 .01 214.12 477.99 238.35 600 540 480 420 360 300 240 1 80 1 20 60 - 1 80 111.23 88.10 128.18 60.25 134.92 63.13 124.59 284.Desember 2008 600 540 480 420 360 300 240 192.41 147.01 82.24 98.Desember 2008 400 360 320 280 240 200 1 60 1 20 80 40 60.09 40.

86 26.81 42.12 90 72.66 122.66 1996 1996 1997 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR PROPERTI DAN REAL ESTATE Januari 1996 .11 60 30 27.32 280.PERGERAKAN INDEKS SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI Januari 1996 .33 - - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .46 450 400 350 326.83 250 200 200 1 50 1 00 91.47 1 50 1 00 50 - 50 - 68.19 119.84 400 350 300 300 250 201.80 209.42 60 30 27.97 24.Desember 2008 500 436.00 68.Desember 2008 300 270 240 21 0 1 80 1 50 1 20 103.49 143.38 233.79 141.04 500 450 392.12 129.82 300 270 240 21 0 1 80 1 50 1 20 90 64.92 251.10 135.22 55.

68 3.Desember 2008 4.05 144.200 2.800 2.36 182.050 918.87 332.1 50 2.77 1.750 1 .754.16 278.500 3.76 3.63 877.218.200 933.270.050 397.450 2.09 4.000 1 .200 800 400 149.450 2.67 118.83 304.800 2.600 1 .500 3.66 493.1 00 1 .92 152.52 329.21 604.45 2.16 173.600 3.84 94.200 2.600 3.Desember 2008 3.1 00 1 .800 2.400 2.96 800 400 - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .600 1 .18 119.750 1 .45 700 350 - 700 350 - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR KEUANGAN Januari 1996 .400 1 .400 1 .15 371.000 1 .000 3.57 491.19 129.82 176.PERGERAKAN INDEKS SEKTOR TRANSPORTASI DAN INFRASTRUKTUR Januari 1996 .000 3.400 2.14 182.1 50 2.800 2.

62 142.Desember 2008 500 450 400 350 300 250 236.04 124.28 171.49 200 1 50 1 00 50 - 86.14 196.08 111.31 140.10 107.PERGERAKAN INDEKS SEKTOR PERDAGANGAN Januari 1996 .87 90.98 120.04 90.83 403.61 61.33 200 1 50 1 00 50 - 50 - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 PERGERAKAN INDEKS SEKTOR MANUFAKTUR Januari 1996 .32 162.59 130.62 200 1 50 1 00 71.42 103.66 203.08 400 350 300 250 202.21 50 - 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 0 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .Desember 2008 500 450 392.18 148.01 500 450 400 350 300 250 180.24 500 450 400 350 275.54 284.64 300 250 200 1 50 1 00 69.

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  . dan untuk lebih mempertajam kriteria likuiditas. Universitas dan profesional di bidang pasar modal yang independen. Masuk dalam 60 saham berdasarkan nilai transaksi di pasar reguler 3. ii. Dari 60 saham tersebut. Metode pemilihan 15 saham tersebut adalah: i. Dari 30 sisanya. yang diseleksi melalui beberapa kriteria pemilihan. Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham Bursa Efek Indonesia secara rutin memantau perkembangan kinerja komponen saham yang masuk dalam penghitungan indeks LQ45. seleksi atas saham-saham tersebut mempertimbangkan kapitalisasi pasar. maka sejak review bulan Januari 2005. 30 saham dengan nilai transaksi terbesar secara otomatis akan masuk dalam perhitungan indeks LQ45 4. Selain melihat kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar tersebut di atas. Komisi Penasehat Untuk menjamin kewajaran (fairness) pemilihan saham. Selain penilaian atas likuiditas. Penggantian saham akan dilakukan setiap enam bulan sekali. jumlah hari perdagangan dan frekuensi transaksi dimasukkan sebagai ukuran likuiditas.INDEKS LQ Indeks LQ45 terdiri dari 45 saham dengan likuiditas (LiQuid) tinggi. Sehingga kriteria suatu saham untuk dapat masuk dalam perhitungan indeks LQ45 adalah sebagai berikut: 1. yaitu pada awal bulan Februari dan Agustus. Untuk mendapatkan 45 saham akan dipilih 15 saham lagi dengan menggunakan kriteria Hari Transaksi di Pasar Reguler. BEI juga dapat minta pendapat kepada komisi penasehat yang terdiri dari para ahli dari Bapepam. Frekuensi Transaksi di Pasar Reguler dan Kapitalisasi Pasar. Dari 25 saham tersebut akan dipilih 20 saham berdasarkan Frekuensi Transaksi di Pasar Reguler iii. sehingga akan didapat 45 saham untuk perhitungan indeks LQ45 5. Dari 20 saham tersebut akan dipilih 15 saham berdasarkan Kapitalisasi Pasar. Kriteria Pemilihan Saham Indeks LQ45 Sejak diluncurkan pada bulan Februari 1997 ukuran utama likuiditas transaksi adalah nilai transaksi di pasar reguler. Sesuai dengan perkembangan pasar. Setiap tiga bulan sekali dilakukan evaluasi atas pergerakan urutan saham-saham tersebut. Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan 2. dipilih 25 saham berdasarkan Hari Transaksi di Pasar Reguler. akan dilihat juga keadaan keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan tersebut.

Akan tetapi seiring perkembangan pasar. Pada awal peluncurannya. memperdagangkan dan atau menyediakan : a. sehingga saham-saham tersebut secara otomatis belum dapat dimasukkan dalam perhitungan Jakarta Islamic Index. hari dasar yang digunakan adalah tanggal 13 Juli 1994. Akan tetapi untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang. 2. Usaha perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang. Barang dan atau jasa yang haram karena zatnya (haram li-dzatihi) Barang dan atau jasa yang haram bukan karena zatnya (haram li-ghairihi) yang ditetapkan oleh DSN-MUI. terdapat beberapa emiten yang kegiatan usahanya belum sesuai dengan syariah. Kriteria Pemilihan Saham yang Memenuhi Prinsip-prinsip Syariah Dari sekian banyak emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.13 tentang Penerbitan Efek Syariah. b.LK Nomor IX.LK Nomor II.K.A. 3. jenis kegiatan utama suatu badan usaha yang dinilai tidak memenuhi syariah Islam adalah: 1. dan atau Barang adan atau jasa yang meruska moral dan bersifat mudarat. Hal ini tertuang dalam Peraturan Bapepam .  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . pemilihan saham yang masuk dalam kriteria syariah melibatkan pihak Dewan Pengawas Syariah PT Danareksa Investment Management. PT Bursa Efek Indonesia bekerja sama dengan PT Danareksa Investment Management (DIM) meluncurkan indeks saham yang dibuat berdasarkan syariah Islam yaitu Jakarta Islamic Index (JII). dengan nilai indeks sebesar 100.LK. JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) Pada tanggal 3 Juli 2000. mendistribusikan.1 tentang Kriteria dan Penerbitan Daftar Efek Syariah. jual beli resiko yang mengandung gharar dan maysir. tugas pemilihan saham-saham tersebut dilakukan oleh Bapepam . bekerja sama dengan Dewan Syariah Nasional.Hari Dasar Indeks LQ45 Indeks LQ45 diluncurkan pada bulan Februari 1997. Jakarta Islamic Index terdiri dari 30 saham yang dipilih dari saham-saham yang sesuai dengan syariah Islam. c. Memproduksi. Berdasarkan arahan Dewan Syariah Nasional dan Peraturan Bapepam . Menyelenggarakan jasa keuangan yang menerapkan konsep ribawi. Indeks ini diharapkan menjadi tolak ukur kinerja saham-saham yang berbasis syariah serta untuk lebih mengembangkan pasar modal syariah.

Memilih 60 saham dari Daftar Efek Syariah tersebut berdasarkan urutan kapitalisasi pasar terbesar selama 1 tahun terakhir. b. Dari 60 saham tersebut. Sedangkan perubahan jenis usaha emiten akan dimonitor secara terus menerus berdasarkan data public yang tersedia. Akan tetapi untuk mendapatkan data historikal yang cukup panjang. 3. Hari Dasar Jakarta Islamic Index Jakarta Islamic Index diluncurkan pada tanggal 3 Juli 2000. hari dasar yang digunakan adalah tanggal 2 Januari 1995. Tidak melakukan perdagangan yang tidak disertai dengan penyerahan barang / jasa dan perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu Tidak melebihi rasio keuangan sebagai berikut: a. 2. Total hutang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 82% (hutang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 45% : 55%) Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan (revenue) tidak lebih dari 10% Sedangkan kriteria saham yang masuk dalam katagori syariah adalah: 1. 2. Tidak melakukan kegiatan usaha sebagaimana yang diuraikan di atas. 3. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  . yaitu setiap bulan Januari dan Juli atau berdasarkan periode yang ditetapkan oleh Bapepam-LK. Saham-saham yang akan dipilih berdasarkan Daftar Efek Syariah (DES) yang dikeluarkan oleh Bapepam . dipilih 30 saham berdasarkan tingkat likuiditas yaitu nilai transaksi di pasar reguler selama 1 tahun terakhir. kecuali investasi tersebut dinyatakan kesyariahannya oleh DSN-MUI. Evaluasi Indeks dan Penggantian Saham Jakarta Islamic Index akan direview setiap 6 bulan. Kriteria Pemilihan Saham Jakarta Islamic Index Untuk menetapkan saham-saham yang masuk dalam perhitungan Jakarta Islamic Index dilakukan proses seleksi sebagai berikut: 1. Melakukan investasi pada perusahaan yang pada saat transaksi tingkat (nisbah) hutang perusahaan kepada lembaga keuangan ribawi lebih dominan dari modalnya.4.LK. dengan nilai indeks sebesar 100.

Masuk dalam 150 saham berdasarkan nilai transaksi di pasar reguler 3. Sebagai saringan terakhir. Hari Dasar dan Evaluasi Indeks Untuk mendapatkan data historikal yang lebih lengkap. Dari 90 sisanya.INDEKS KOMPAS00 Pada perayaan HUT PT Bursa Efek Jakarta ke-15 tanggal 13 Juli 2007 dan bertepatan dengan ulang tahun pasar modal ke 30. BEI menggunakan hari dasar penghitungan indeks pada tanggal 2 Januari 2002 dengan nilai indeks pada saat itu sebesar 100. Dari 75 saham tersebut akan dipilih 60 saham berdasarkan Frekuensi Transaksi di Pasar Reguler iii. Kriteria Pemilihan Saham Indeks Kompas100 Kriteria pemilihan saham adalah sebagai berikut: 1. Sedangkan pergantian saham dan evaluasi akan dilakukan setiap 6 bulan sekali yaitu bulan Februari dan Agustus. Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan 2. BEJ meluncurkan indeks Kompas100. kapitalisasi pasar dan kinerja fundamental dari saham-saham tersebut. Untuk mendapatkan 100 saham akan dipilih 40 saham lagi dengan menggunakan kriteria Hari Transaksi di Pasar Reguler. Indeks ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi pada investor. 60 saham dengan nilai transaksi terbesar secara otomatis akan masuk dalam perhitungan indeks Kompas100 4. Proses pemilihan 100 saham yang masuk dalam penghitungan indeks Kompas100 ini mempertimbangkan faktor likuiditas. BEI juga mengevaluasi dan mempertimbangkan faktor-faktor fundamental dan pola perdagangan. Dari 150 saham tersebut. dimana semua keputusan akan diambil dengan mempertimbangkan kepentingan investor maupun stakeholders lainnya. ii. sehingga akan didapat 100 saham untuk perhitungan indeks Kompas100 5. BEI memiliki tanggung jawab penuh dalam pelaksanaan pemilihan saham-saham yang masuk dalam daftar indeks ini.  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . Frekuensi Transaksi di Pasar Reguler dan Kapitalisasi Pasar. Dari 60 saham tersebut akan dipilih 40 saham berdasarkan Kapitalisasi Pasar. dipilih 75 saham berdasarkan Hari Transaksi di Pasar Reguler. pengelola portofolio serta fund manager sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menciptakan kreatifitas (inovasi) pengelolaan dana yang berbasis saham. 6. Metode pemilihan 40 saham tersebut adalah: i.

q = Jumlah saham yang digunakan untuk penghitungan indeks (jumlah saham yang tercatat) untuk emiten ke-i. akan tetapi ada beberapa emiten tidak menggunakan seluruh saham tercatat untuk perhitungan indeks. sehingga bobotnya tidak lagi menggambarkan pergerakan indeks secara keseluruhan. maka selalu BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  . Meskipun hampir semuanya menggunakan jumlah saham tercatat. indeks-indeks di BEI dihitung dengan menggunakan metodologi rata-rata tertimbang berdasarkan jumlah saham tercatat (nilai pasar) atau Market Value Weighted Average Index. Contoh hari dasar untuk IHSG adalah tanggal 10 Agustus 1982. emiten yang menggunakan 2 nilai nominal atau emiten yang atas pertimbangan BEI memiliki jumlah saham tercatat yang sangat besar. Formula dasar penghitungan indeks adalah: Nilai Pasar __________ Nilai Dasar Indeks = X 100  Nilai Pasar adalah kumulatif jumlah saham tercatat (yang digunakan untuk perhitungan indeks) dikali dengan harga pasar. Formula untuk menghitung Nilai Pasar adalah: Nilai Pasar = p q + p q + . n = Jumlah emiten yang tercatat di BEI (jumlah emiten yang digunakan untuk perhitungan indeks) Nilai Dasar adalah kumulatif jumlah saham pada hari dasar dikali dengan harga pada hari dasar. Contoh beberapa emiten perbankan. Untuk mengeleminasi pengaruh faktor-faktor yang bukan perubahan harga saham. .METODOLOGI PENGHITUNGAN INDEKS Seperti halnya mayoritas bursa-bursa di dunia. Nilai Pasar biasa disebut juga Kapitalisasi Pasar. BOBOT (WEIGHTED) Bobot (Weighted) yang digunakan untuk penghitungan indeks adalah jumlah saham tercatat atau biasa juga disebut dengan jumlah saham yang digunakan untuk perhitungan indeks. + p q + p q 1 1 2 2 i i n n  Dimana: p = Closing price (harga yang terjadi) untuk emiten ke-i. .

HARGA TEORITIS Salah satu faktor yang harus dihitung dalam melakukan penyesuain Nilai Dasar adalah Harga Teoritis saham bila terjadi corporate action. Harga Teoritis juga berfungsi sebagai pedoman dalam tawar menawar saham. hc ___ n HT =  Keterangan: HT = Harga Teoritis hc = Harga cum (harga terakhir saham dengan nominal lama)  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . Stock Split Formula untuk menghitung Harga Teoritis saham dari nominal lama nl. yang ditandai dengan adanya Harga Teoritis saham. Dengan demikian pengguna informasi mengetahui bahwa harga tersebut bukan harga akhir sebelumnya melainkan Harga Teoritis. corporate action juga akan menyebabkan perubahan jumlah saham tercatat (bisa bertambah atau berkurang kalau emiten melakukan reverse split).ada penyesuain Nilai Dasar (Adjustment) bila terjadi corporate action seperti stock split. Bila tidak terjadi pembentukan harga baru hingga akhir hari bursa setelah stock split saham tersebut efektif. maka Harga Teoritis saham pada hari bursa berikutnya (pada saat Ex atau hari bursa dimulainya perdagangan saham dengan jumlah saham yang baru) adalah Rp 1. maka Harga Teorits akan dicantumkan dalam laporan Daftar Efek BEI dan tampilan monitor JATS dengan menggunakan tanda asterik. pembagian dividen atau bonus saham. Berikut ini corporate action yang menyebabkan adanya Harga Teoritis dan perubahan jumlah saham tercatat. Sehingga dengan demikian indeks akan mencerminkan pergerakan harga saham saja. penawaran terbatas atau HMETD dan lain-lain. Bila harga saham pada saat cum (hari terakhir sebelum stock split) adalah Rp 2. Misalnya emiten A melakukan stock split dengan rasio 1 : 1 (satu saham lama mendapat satu saham baru) sehingga jumlah saham yang tercatat akan menjadi 2 kali lipat.000.000. FORMULA PENGHITUNGAN HARGA TEORITIS DAN JUMLAH SAHAM TERCATAT Selain berpengaruh pada harga saham. menjadi nominal baru nb adalah. 1.

000 menjadi Rp 200.000.000 / Rp 200) = Rp 5.000. Saham Bonus / Dividen Saham Formula untuk menghitung Harga Teoritis saham karena pembagian saham bonus / dividen saham dengan rasio a : b (sebanyak a saham lama mendapat b saham baru) adalah: a _____ X hc (a + b) HT =  Keterangan: hc = Harga akhir pada saat cum (harga cum) a = Jumlah saham lama b = Jumlah saham baru (penambahan saham) Formula untuk menghitung jumlah saham tercatat setelah pemberian saham bonus / dividen BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .000.000 / (Rp 1.000. melakukan stock split dari nominal Rp 1.000 dan jumlah saham tercatat setelah stock split menjadi 10. Harga terakhir yang terjadi dengan nominal lama (harga cum) adalah Rp 25.000 lembar. Maka Harga Teoritis saham ABC adalah Rp 25.000 2.000 x 5 = 50.dimana n adalah adalah faktor split: n= Nilai nominal lama ______________ Nilai nominal baru nl ___ nb =  Formula untuk menghitung jumlah saham tercatat setelah stock split adalah: JSB = JSL X n Keterangan: JSB = Jumlah Saham setelah corporate action (stock split) JSL = Jumlah Saham sebelum corporate action (stock split) Contoh:  Emiten ABC memilik jumlah saham tercatat sebanyak 10.

250.000. Sering kali emiten memberikan saham bonus yang disertai dengan dividen saham pada waktu yang bersamaan.750 = Rp 269.000 = 3. Harga cum adalah Rp 1.000 lembar.100 dan jumlah saham tercatat setelah pemberian saham bonus menjadi 200.000 lembar.000.  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . formula untuk penghitungan Harga Teoritis adalah sebagai berikut: HT = 1 ___________ X hc (1 + b/a + d/c)  Sedangkan formula untuk menghitung jumlah saham tercatat adalah: b ___ a d ___ X JSS ) c JSB = ( 1 + +  Contoh: Emiten XYZ memiliki jumlah saham tercatat sebanyak 500. Misalnya rasionya adalah a : b dan c : d.750. membagikan saham bonus dengan rasio 2 : 3 dan dividen saham dengan rasio 1 : 4.000 X (2 + 1) / 2 = 300. Harga cum adalah Rp 1. Maka Harga Teoritis saham XYZ adalah (1 / (1 + 3/2 + 4/1)) X Rp 1.000.650.000.000. membagikan saham bonus dengan rasio 2 : 1.saham adalah: JSB = (a + b) ______ X JSL a  Keterangan: JSB = Jumlah Saham setelah corporate action (saham bonus) JSL = umlah Saham sebelum corporate action (saham bonus) Contoh: Emiten XYZ memiliki jumlah saham tercatat sebanyak 200.000.000.000.23 dan jumlah saham tercatat setelah pembagian bonus menjadi (1 + 3/2 + 4/1) X 500. Maka Harga Teoritis saham XYZ adalah (2 / (2 + 1)) X Rp 1. Untuk kasus ini.650 = Rp 1.

HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) atau Righ Issue Formula untuk menghitung Harga Teoritis saham karena penawaran HMETD dengan rasio a : b (sejumlah a saham lama mendapat hak untuk membeli b saham baru) pada harga pelaksana hr adalah: HT = (a X hc) + (b X hr) _____________ (a + b) 0 Keterangan: hr = Harga pelaksana hak (exercise price). Sedangkan harga cum adalah Rp 1.250 + 2 X Rp 1.000. yaitu harga yang telah ditetapkan emiten untuk membeli satu saham baru hc = Harga akhir pada saat cum (harga cum) Formula untuk menghitung jumlah saham tercatat setelah menerbitkan HMETD sama dengan yang digunakan untuk menghitung karena pemberian saham bonus / dividen saham. fraksi harga adalah Rp 1 2. yaitu: (a + b) ______ X JSL a JSB =  Keterangan: JSB = Jumlah Saham setelah corporate action (HMETD) JSL = Jumlah Saham sebelum corporate action (HMETD) Contoh: Emiten ABC memiliki jumlah saham tercatat sebanyak 300.000. menerbitkan HMETD dengan rasio 3 : 2. Maka Harga Teoritis saham ABC adalah (3 X Rp 1. Harga di bawah Rp 200. fraksi harga adalah Rp 5 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .000 lembar.000) / (3 + 2) = Rp 1.000 X (3 + 2) / 3 = 500.000. Kelompok fraksi harga tersebut adalah: 1. Setiap pemegang 3 saham lama. berhak membeli 2 saham baru pada harga pelaksana Rp 1.000.3.000. Harga Rp 200 sampai dengan Rp 500. PEMBULATAN HARGA TEORITIS Sekarang ini PT Bursa Efek Indonesia menetapkan 5 kelompok fraksi harga sebagai acuan pergerakan harga dan tawar menawar di pasar.250.150 dan jumlah saham tercatat setelah menerbitkan HMETD menjadi 300.

PT Bursa Efek Indonesia selalu penyesuaian (adjustment) Nilai Dasar indeks jika ada corporate action atau penambahan pencatatan saham. maka pada sore harinya BEI akan melakuan adjustment pada Nilai Dasar indeks berdasarkan corporate action tersebut. Hal ini hampir setiap hari dilakukan karena dinamika pasar dan semakin banyak emiten yang tercatat di BEI. Harga di atas Rp 5. fraksi harga adalah Rp 10 4.000 sampai denga Rp 5. Formula untuk menghitung Nilai Dasar Baru karena adanya corporate action atau penambahan pencatatan saham baru tersebut adalah: (NPS + Adj) __________ NPS NDB = X NDS  0 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .3. FORMULA PENYESUAIAN NILAI DASAR (NILAI DASAR BARU) Seperti yang sudah disebutkan di atas. Sebagai contoh. atau hari perdagangan berikutnya dapat digunakan untuk menghitung indeks sesuai dengan perubahan harga di pasar. Nilai Dasar Baru yang dihitung tersebut akan dimasukkan dalam mesin perdagangan JATS pada hari terakhir tanggal cum corporate action.000. Contoh: Bila hasil penghitungan Harga Teoritis adalah Rp 932. Harga Rp 500 sampai dengan Rp 2.000.000. Secara teknis. Sejak pertama kali indeks dihitung. Hal ini perlu dilakukan untuk menghilangkan pengaruh faktor-faktor yang bukan perubahan harga saham. Harga Rp 2. Sehingga ada selisih Rp 7.5. sehingga pada tanggal 2 besoknya (tanggal ex) Nilai Dasar indeks sudah berubah. formula untuk menghitung indeks adalah Nilai Pasar (Kapitalisasi Pasar) dibagi dengan Nilai Dasar.5 dari hasil penghitungan Harga Teoritis yang sebenarnya. sehingga pada tanggal ex. fraksi harga adalah Rp 50 Jika penghitungan Harga Teoritis tidak menghasilkan angka yang berada dalam fraksi harga tersebut. fraksi harga adalah Rp 25 5. jika pada tanggal 1 adalah tanggal cum corporate action emiten XYZ. sehingga dengan demikian indeks akan mencerminkan pergerakan harga saham saja. maka Harga Teoritis akan dibulatkan ke atas. maka Harga Teoritis yang akan digunakan adalah Rp 940 (dilakukan pembulatan ke atas sesuai dengan fraksi harga yang berlaku). Selisih pembulatan Harga Teoritis ini akan digunakan untuk melakukan penyesuaian nilai dasar (yang akan dibahas dalam pembahasan berikutnya).

Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah corporate action NDS = Nilai Dasar Sebelumnya NPS = Nilai Pasar Sebelumnya Adj = Nilai Adjustment Berikut ini adalah formula untuk menghitung Nilai Dasar Baru berdasarkan jenis corporate action dan penambahan pencatatan saham: 1. Nilai Dasar Baru setelah memberikan Saham Bonus / Dividen Saham Jika satu emiten memberikan saham bonus. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  . Nilai Dasar Baru setelah Stock Split Jika satu emiten melakukan stock split. maka Nilai Adjustment (Adj) adalah rHT X JSB. maka Nilai Adjustment (Adj) adalah rHT X JSB. 2. sehingga formula untuk menentukan Nilai Dasar Baru adalah: (NPS + (rHT X JSB) __________________ NPS NDB = X NDS  Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah stock split NDS = Nilai Dasar Sebelum stock split NPS = Nilai Pasar Sebelum stock split JSB = Jumlah saham setelah stock split rHT = Selisih antara Pembulatan Harga Teoritis dengan Harga Teoritis. sehingga formula untuk menentukan Nilai Dasar Baru adalah: NPS + (rHT X JSB) ___________________ NPS NDB = X NDS  Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah pemberian saham bonus NDS = Nilai Dasar Sebelum pemberian saham bonus NPS = Nilai Pasar Sebelum pemberian saham bonus JSB = Jumlah saham setelah pemberian saham bonus rHT = Selisih antara Pembulatan Harga Teoritis dengan Harga Teoritis.

3. sehingga formula untuk menentukan Nilai Dasar Baru adalah: NDB = NPS + (rHT X JSB) + (hr X JSR) __________________________ NPS X NDS  Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah menerbitkan HMETD NDS = Nilai Dasar Sebelum menerbitkan HMETD NPS = Nilai Pasar Sebelum menerbitkan HMETD JSB = Jumlah saham setelah menerbtikan HMETD rHT = Selisih antara Pembulatan Harga Teoritis dengan Harga Teoritis. hr = Harga pelaksana HMETD JSR = Jumlah saham yang ditawarkan dengan formula b/a x jumlah saham sebelumnya. 4. Nilai Dasar Baru setelah menerbitkan HMETD Jika satu emiten menerbitkan HMETD dengan rasio a : b dan harga pelaksana hr. Nilai Dasar Baru setelah Penambahan Pencatatan Saham Jika satu emiten melakukan penambahan pencatatan saham sebanyak SB lembar. sehingga formula untuk menentukan Nilai Dasar Baru adalah: NPS + (hc X SB) _____________ NPS NDB = X NDS  Keterangan: NDB = Nilai Dasar Baru setelah penambahan pencatatan saham NDS = Nilai Dasar Sebelum penambahan pencatatan saham NPS = Nilai Pasar Sebelum penambahan pencatatan hc = Harga cum SB = Jumlah saham baru yang ditambahkan  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . maka Nilai Adjustment adalah hc X SB. maka Nilai Adjustment (Adj) adalah rHT X JSB + hr X JSR.

000 12.000. pembagian saham bonus.000.000.000.000 10.000.000 14. dengan demikian indeks juga tidak mengalami perubahan.970 2.640.000 Hari Ini Sebelumnya NDB = 84.250 1. maka nilai indeks harga saham tidak boleh berubah. Prinsip dari penyesuaian Nilai Dasar Baru adalah nilai indeks tidak akan berubah jika tidak terjadi perubahan harga.790.000.790.000 23.850. Oleh karena itu perlu dilakukan penyesuaian terhadap Nilai Dasar. muali hari ke dua hingga hari ke delapan.000.650 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya Hari Ini 2.000.200 1.000 Indeks = _____________ X 100 = 100.000.000.200.790.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Hari Ini 1.000 1.850.000 7. penawaran HMETD.000 6.790.000. Pada saat suatu emiten melakukan penambahan pencatatan saham atau corporate action.000. diasumsikan tidak terjadi perubahan harga saham.790.000.000.550 1.000. seperti stock split.000 6. lengkap dengan penghitungan Harga Teoritis saham dan penyesuaian Nilai Dasarnya.000.500 1.000.000 84.250. lengkap dengan contoh bila ada penambahan pencatatan saham dan corporate action.ILUSTRASI PENGHITUNGAN INDEKS Berikut ini adalah ilustrasi penghitungan indeks.000 NPB = 84.000.000 84.000 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .000 20.000 8.000 84. Singkatan yang akan digunakan dalam ilustrasi berikut ini adalah: NDS = Nilai Dasar Sebelumnya NDB = Nilai Dasar Baru NPS = Nilai Pasar Sebelumnya NPB = Nilai Pasar Baru rHT = Selisih antara Pembulatan Harga Teoritis dengan Harga Teoritis HARI DASAR Nilai Dasar = Nilai Pasar Emiten A B C D E F G Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000.000 9.000.000 5. Penghitungan indeks berikut ini dilakukan dari hari ke hari.000. Untuk memudahkan perhitungan dan ilustrasi.000 7.

000.000 85.250 1.700.000.000.000 6.000.000 14. Emiten A B C D E F G Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000 12.850.000 20.000 85.260 1.790.000 9.700.000 84.000.000 10.000.000.000 6.000.240 1.000.200.000.000.200 1.000.700.970 2.000 85.000.000.000 84.000.550 1.200.000 23.790.000 7.500 1.640.000.000 7.000.000.850.000 7.000.000 Hari Ini 2.000.000 NPS NDS NPB NDB = = = = Indeks = 84.575 1.000.790.000 12.000 14.000.250.000 7.HARI PERTAMA Tidak ada corporate action dan penambahan pencatatan saham.000 6.850.000 _____________ X 100  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .000.000 6.650 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000.000.000.000 84.000.000 Hari Ini 2.000.073 84.000.600.970 2.850.000 5.790.000.000.000.000.000.000 9.000. yang ada hanya perubahan harga.790.000 8.000.000 = 101.000 20.000 1.000 1.000 10.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000 5.000.650 Hari Ini 1.000.000.560.640.000 8.550 1.000 23.

640.000.850.000.000 NDS = 84.000.000 7.000.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000.000.000 lembar saham yang berasal dari penawaran perdana.700.700.000.000 12.790.400.000.000 6.640.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 85.000.461.330.000.000 8.461.000.650 Hari Ini 1.400.000.000 1.790.000.000 88.000 12.000.000.000 6.850.260 1.000 2.000.000.200.850.000.000.000.000 9.000 NPS = 85.000.000 7.000 7.330.000 85.000 Hari Ini 2.000 14.000.970 2.600.260 1.000 1.000.000 20.000 23.000.000 20.000 85.000 10.000 Hari Ini 2.240 1.970 2.560.850.222 88.000 10.000.400.000.000 6.000.000.575 1.700.560.000 9.000 14. Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.200.550 1.000 Nilai Adjustment = 3.000 Indeks = _____________ X 100 = 101.000.000.000 5.222 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .700.000.575 1.000 7.240 1.000 + 2.073 87. dengan harga penawaran (IPO) Rp 900 per lembar saham.000 6.000 5.000 3.000.000 X 900 = 2.600.HARI KEDUA Emiten H mencatatkan sahamnya sebanyak 3.000 __________________________ NDB = X 84.000.000.000 NPB = 88.700.550 1.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.700.000.700.000 23.000 = 87.000 8.000.

400.575 1.000.640.000 20.000 7.000 88.560.000 9.000 1.600.000.000 12.700.000.560.000 7.000 7.880.400.HARI KETIGA Emiten C melakukan penambahan pencatatan saham sebanyak 2.000.000 Indeks = _____________ X 100 = 101.200.461.000.000 10.000 Hari Ini 2.000.000.000 1.700.000 Hari Ini 2.650 900 Hari Ini 1.680.400.000.000 3.330.000.000.000.000 2.260 1.000 = 89.000.000 88.000 7.000 6.000 NPS = 88.000 6.000 2.996.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.914.000 lembar Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.575 1.240 1.914.000.600.000.000.000.000 6.000 X 1.000 12.850.000 Nilai Adjusment = 2.640.000.222 88.000.000 6.000 + 2.000.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000.000 8.250 = 2.260 1.970 2.000.000.000.000.330.000.222 NPB = 90.000 7.000 3.000 9.000.500.330.000 10.850.880.000 23.000.073 89.000.499  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .000 14.000.000.000.000.550 1.000.000 20.400.000 __________________________ NDB = X 87.970 2.000.240 1.000 5.000.000.000 90.461.000 8.000 23.000 NDS = 87.000.000.850.000.000.000 14.000.850.499 90.000.880.000.000.550 1.000.500.

000 90.000.200.000 10.75 (pembulatan 2 desimal) Jumlah saham setelah menerbitkan HMETD = ((5 + 3) / 5) X 12.200.575 1.133 HT BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .000 = 99.000 14.000.000 .000.000 NPS = 90.000 Jumlah saham baru hasil HMETD = 19.760 - 1.000.000.550 1.000.640.996.000 2.880.000.260 1.200.959.550 1.000 Indeks = ______________ X 100 = 101.000.000 8.880.959.400 + 19.000 3.850.000 14.000.260 1.198.000 NDB = ___________________________ X 89.000.970 2.198.000.000 2.12.032.000.000.760 2.000 1.000.133 101.073 99.600.000 3.700.000.200.152.000.400) = ___________________ = 1.000.000 Nilai Adjusment = 7.756.499 90.200.000.000 Hari Ini 2.000 1.000 7.756.600.000.000 (5 X 1.000.000 6.000 + 10.000.240 1.996.000 Hari Ini 2.000.000 90.000 9.75 = 10.000 19.032.680.25 (formula 10) (5 + 3) Pembulatan Harga Teoritis = 1.680.000 NDS = 89.880.000.760 (dibulatkan ke atas karena fraksi harga Rp 10) rHT (Selisih pembulatan HT) = 1.000.000.000 X 1.000.000 9.HARI KEEMPAT Emiten D menerbitkan HMETD dengan rasio 5 : 3 dan harga pelaksanaan Rp 1.000 23.000 8.880.560.000.152.000 6.000.575 1.970 + 3 X 1.000 X 3.000 7.850.700.000.000.000.000.000 20.792.914.000.032.914.000.000.400 Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000.000 6.000 7.850.850.000.650 900 Hari Ini 1.000.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000 = 19.000 20.000.25 = 3.000 33.000 12.499 NPB = 101.560.000 10.000.000 7.000.000 101.000.000.000 7.000 7.000 6.240 1.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000 = 7.000.200.

000.000.240 1.550 1.38 = 17.000.000.000.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000.640 - 1.680.032.460 (7 X 2.000 14.000 14.700.600.000.560 10.572 NPS = 101.460 Indeks = ______________ X 100 = 101.200.000.000 Hari Ini 2.571.460 101.000 19.000 3.000 12.571.000 20.000.000 3.000 = 99.000.575 1.638.000 9.000.000.000.000 19.550 1.560.049.000 33.143.000.429 X 1.240 1.650 900 Hari Ini 1.198.000.000 2.429 Nilai Adjusment = 12.000.850.000 101.000.000.000.000.032.000 7.850.362.348.000.200.032.000 8.640 1.260 1.976.000.000 1.640 (dibulatkan ke atas karena fraksi harga Rp 10) HT = rHT (Selisih pembulatan HT) = 1.64 = 1.000.000 Hari Ini 2.049.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000.976.000 7.000 + 17.143.000 6.000.143.000 9.049.000.959.HARI KELIMA Emiten E memberikan bonus saham dengan rasio 7 : 4 Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.575) _________ = 1.000 NDS = 99.000.000.490  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .143.000.000 = 12.000 6.000 6.362.000.000 10.260 1.638.000.000 20.000 7.429 7.348.133 NPB = 101.073 99.617.490 101.750 2.000 2.792.133 101.572 _________________________ NDB = X 99.032.000.000 101.198.000 7.000 6.792.850.000 7.64 (formula 6) (7 + 4) Pembulatan Harga Teoritis = 1.560.000.36 (pembulatan 2 desimal) Jumlah saham setelah memberikan bonus saham = ((7 + 4) / 7) X 8.760 1.680.571.000.700.850.000.959.000 33.000 1.

240 1.000.HARI KEENAM Emiten F melakukan stock split dari nominal Rp 1.143.000 7.000 1.000 19.000 6.049.976.640 310 1.000.460 + 0 NDB = X 99.000.550 1.000.073 99.260 1.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000.000.750 1.460 nilai n (faktor split) adalah Rp 1.000.000 3.000.143.000 / Rp 200 = 5 (formula 4) 1.143.000 9.200.362.000 2.571.000.490 101.976.000.260 1.850.617.000.000 101.000.490 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .850.049.000 9.700.143.362.650 900 Hari Ini 1.000 2.000.460 NDS = 99.000 14.429 35.000.310 = 0 Jumlah saham setelah memberikan bonus saham = 7.000.429 7.460 = 99.460 Hari Ini 2.000.143.000.000.000.143.640 1.571.460 _________________ 101.000 20.000 101.650 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.000 19.000 7.000 12.560 10.143.000 20.000 1.000.000.560 10.000 12.560.362.850.000 menjadi nominal Rp 200 Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.240 1.000.000 6.490 NPB = 101.000 7.200.000.000.049.000 X 0.000.000 Hari Ini 2.760 1.000 X 5 = 35.700.049.000 7.976.680.000 14.000 33.460 Indeks = ______________ X 100 = 101.362.000 6.792.000.00 = 0 NPS = 101.000 3.049.560.049.000 33.617.850.000.143.792.000 6.976.000.049.000.000.000 Nilai Adjusment = 35.143.680.000.550 HT = ______ = 310 (formula 3) 5 Pembulatan Harga Teoritis = 310 (Sudah sesuai dengan fraksi harga) rHT (Selisih pembulatan HT) = 310 .490 101.

778.680.961.049.961.792.000 6.000 = 17.510 1.000 2.000.700.021.571.143.460 + 171.000.28 = 9.146.000 17.260 1.510 Indeks = ______________ X 100 = 101.220.000.049.000.143.460 101.560.617.778.560 10.429 35.650 900 Hari Ini 1.727 Nilai Adjusment = 17.28 (formula 8) (1 + 3/5 + 4/11) Pembulatan Harga Teoritis = 850 (Sudah sesuai dengan fraksi harga) rHT (Selisih pembulatan HT) = 850 .240 1.000 33.200.000 20.000 33.000.976.HARI KETUJUH Emiten G memberikan bonus dengan rasio 5 : 3 dan 11 : 4 Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.460 Hari Ini 2.640 1.961.906 NDB = X 99.672.143.976.049.000.560.000.000 12.727 3.000 7.000.510 = 100.560 10.510 __________________________ 101.000.718 101.143.672.317.000 6.906 NPS = 101.317.000 20.000 15.000 6.571.750 1.000.000.617.000 101.362.850.490 NPB = 101.460 NDS = 99.550 1.143.200.362.240 1.000.220.840.950 2.049.850.000.000 1.727 X 9.72 Jumlah saham setelah memberikan bonus saham = (1 + 3/5 + 4/11) X 9.640 310 850 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.850.260 1.000 19.000.000.000 19.000 3.000 Hari Ini 2.672.700.000.143.000 1.000 14.000.000.000.72 = 171.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.000.792.680.000 7.000.000.817.000.760 1.000.000.650 HT = _____________ = 840.000 6.000 9.000 12.000.000 7.718 0 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .000.000 101.146.429 7.000 7.073 100.220.

260 1.850.650 900 Hari Ini 1.560.021.727 3.220.HARI KEDELAPAN Emiten A di-delisted Emiten A B C D E F G H Jumlah Saham (Lembar) Sebelumnya 2.000.220.000.718 101.961.510 NDS = 100.000.000 = .000 7.000.680.000.617.000 19.640 1.000.510 = 98.000 9.146.220.000.961.000.680.000 20.000.550 1.700.961.317.000 6.200.510 Hari Ini Nilai Adjusment = .000.961.571.340 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .000.000 2.510 _____________________________ 101.049.510 Indeks = _____________ X 100 = 101.460 7.000 NPS = 101.167.429 7.000) NDB = X 100.000 19.167.617.000.000 99.143.672.2.000.220.000.000 1.000.000.146.551.000.000 3.000 17.560.000.718 NPB = 99.000.760 1.551.2.950 2.220.640 310 850 900 Nilai Pasar (Rp) Sebelumnya 2.340 99.000 12.792.000 6.000 7.143.560 10.000.073 98.220.750 1.000 6.260 1.817.000.000.850.000 7.560 10.000 101.510 + (-2.240 1.000 33.700.000.792.000.961.000 Hari Ini 6.000.000 20.000 14.000 X 1.143.429 35.850.000.000 15.200.000 12.000 33.000.571.961.000 TOTAL Harga Saham (Rp) Sebelumnya 1.240 1.000.317.

Maka Indeks (IHSI) adalah (1.175 PENYESUAIAN NILAI DASAR Seperti halnya indeks-indeks BEI lainnya.700) X 100 = 100.950 maka nilai indeks (IHSI) menjadi (1.00.700.INDEKS HARGA SAHAM INDIVIDUAL (IHSI) Indek Harga Saham Individual (IHSI) pertama kali diperkenalkan pada tanggal 15 April 1983 dan mulai dicantumkan dalam Daftar Kurs Efek harian sejak tanggal 18 April 1983.700) X 100 = 116. indeks individualnya adalah 100. Prinsip yang digunakan adalah IHSI sebelum dan sesudah corporate actions adalah sama. Bila pada akhir hari pada hari pertama dicatatkan harga saham naik menjadi Rp 1. Harga Dasar = Harga Perdana Contoh: Saham ABC akan dicatatkan dengan nilai nominal Rp 1. Indeks ini merupakan indikator perubahan harga suatu saham dibandingkan dengan harga perdana-nya. Pada saat suatu saham pertama kali dicatatkan.700 / 1.  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . Harga Dasar dalam perhitungan indeks individual juga disesuaikan bila emiten melakukan corporate actions. IHSIsb = IHSIst harga cum HT _________ = ______ HDS HDB HT HDB = ______ X 100 IHSIsb Formula penghitungan HT telah dijelaskan sebelumnya. Misalkan IHSIsb adalah Indeks Harga Saham Individual sebelum dilakukan corporate actions dan ISHIst adalah Indeks Harga Saham Individual setelah dilakukan corporate action.000 dan Harga Perdana (IPO Price) Rp 1. Berikut ini adalah rumus penghitungan IHSI dengan contoh perhitungannya. Indeks Individual = Nilai Pasar Sekarang _______________ Nilai Dasar X 100 Catatan: Untuk saham yang baru pertama kali dicatatkan.950 / 1.

975. sehingga nominalnya menjadi Rp 500.975) + (1 x 1.000 akan melakukan stock split. Harga Dasar Sebelumnya adalah Rp 1.100.865.224) X 100 = 612. Harga penutupan pada saat cum adalah Rp 1.224 Harga Teoritis adalah 1.975 dengan IHSI 127.975 / 2 = 987.63 / 127.Contoh 1: Saham ABC dengan nominal lama Rp 1.865.059) x 100 = 1.975 / 1.32 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  . Harga saham pada waktu dilakukan stock split adalah Rp 1.225.468. maka Harga Teoritis adalah ((7 x 1.5 Sehingga HDB adalah (987.100)) / (7 + 1) = 1.50 Contoh 2: Saham XYZ menerbitkan HMETD dengan rasio 7 : 1 (setiap 7 saham lama memiliki hak untuk membeli 1 saham baru) dan harga pelaksana adalah Rp 1.5 / 161.059.225 = 161. maka IHSI adalah 1.63 Sehingga HDB adalah (1.

ANTM 24. ALFA 18.32 98.00 101.715.440.450 2.045.40 42.00 3.00 110. ABDA 4.960. ALKA 19.887.89  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .46 2.302.80 75.74 434.91 1.15 5. AKSI 17.000. APIC 26.500 1.56 917.60 982.300. APLI 27.00 468. Tbk Aneka Tambang (Persero) Tbk Apexindo Pratama Duta Tbk Pan Pacific International Tbk Asiaplast Industries Tbk Arpeni Pratama Ocean Line Tbk Aqua Golden Mississippi Tbk Argo Pantes Tbk Arwana Citramulia Tbk Jumlah Saham (Juta) 1. AHAP 11.300 390 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 51.73 2.65 17.00 680.02 1.09 243. AKPI 15.22 357. ANTA 23.94 60. APOL 28. AMFG 22. AQUA 29.18 310.16 335.00 9.704.218.538.00 668. AKKU 14.13 1.00 2.00 3.72 1.75 1.68 Closing Price 32. AISA 13.80 4.LAMPIRAN Contoh Penghitungan Indeks Harga Saham Gabungan tanggal 9 Januari 2008 yang merupakan level tertinggi yang pernah dicapai IHSG sepanjang sejarah pasar modal Indonesia. APEX 25.360 2.90 1.85 230. ADMF 8.40 60. ARNA Sek.300 172 235 195 130 770 76 460 1.399.000 220 4.60 424.01 52. ABBA 3.53 308.00 1.00 589.32 1.80 1.574.590 105 2.633.950 200 220 840 720 1.80 72.00 570.80 2.00 230.801. AGRO 10.00 1.00 125.30 804.45 14. AIMS 12. Nama Emiten 1 9 8 9 5 6 8 4 8 8 9 5 3 3 9 8 9 9 3 8 3 9 2 2 8 3 7 5 4 3 Astra Agro Lestari Tbk Abdi Bangsa Tbk Asuransi Bina Dana Arta Tbk Ace Hardware Indonesia Tbk Ades Waters Indonesia Tbk Adhi Karya (Persero) Tbk Adira Dinamika Multi Finance Tbk Polychem Indonesia Tbk Bank Agroniaga Tbk Asuransi Harta Aman Pratama Tbk Akbar Indo Makmur Stimec Tbk Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk Aneka Kemasindo Utama Tbk Argha Karya Prima Ind Tbk AKR Corporindo Tbk Asia Kapitalindo Securities Tbk Alfa Retailindo Tbk Alakasa Industrindo Tbk Alumindo Light Metal Industry Tbk Asuransi Multi Artha Guna Tbk Asahimas Flat Glass Tbk Anta Express Tour & Travel Serv.54 436.100 710 790 81 3. ACES 5.120. No KODE 1.70 1. ALMI 20.859. AALI 2.446. AMAG 21.050 375 66 620 129.449.48 312.00 275. ADHI 7. ARGO 30.889.51 85.300. ADES 6.60 13.00 720. ADMG 9. AKRA 16.152.998.67 140.

00 1.18 15.944.13 36. BIPP Sek.53 174. AUTO 43.950 500 1.14 1.00 1.398.936.29 517.85 98.83 299.23 6.13 289. Tbk PP London Resources Tbk Asia NaturalSumatera Tbk Astra International Tbk Asuransi Jasa Tania Tbk Alam Sutera Realty Tbk Asuransi Ramayana Tbk ATPK Resources Tbk Astra Otoparts Tbk Bank Bumiputera Indonesia Tbk Bank Capital Indonesia Tbk Bank Ekonomi Raharja Tbk Bahtera Adimina Samudra Tbk Sepatu Bata Tbk BAT Indonesia Tbk Bayu Buana Tbk Bank Central Asia Tbk Bank UOB Buana Tbk Bank Bukopin Tbk Buana Finance Tbk Bank Negara Indonesia Tbk Bank Nusantara Parahyangan Tbk Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bhakti Capital Indonesia Tbk Bank Century Tbk Bank Danamon Indonesia Tbk Bank Eksekutif Internasional Tbk BFI Finance Indonesia Tbk Bhakti Investama Tbk Primarindo Asia Infrastructur Tbk Bhuwanatala Indah Permai Tbk Jumlah Jumlah Saham Saham (Juta) (Juta) 446.930 1.14 795. ASIA 37.054.27 59. CPDW 34.51 805.643.000 4.445.167.60 48.857.01 55.32 1.83 975. ASJT 39. DSFI 35. BBCA 51.77 2.656.92 473.68 141.74 88.20 313.51 4.245.96 973.756.025.00 2.250.66 7. ARTA 1. BBIA 52.510 7.21 95.99 2.00 66.121.225 130 105 1. BCAP 58. BDMN 60.00 353.048. BATA 48.360 165 315 205 290 76 590 13.80 289.586. ASII 38.98 643.050 420 235 1.38 12. ASDM 5.982.83 54.574. ATPK 42.280 990 900 80 Kapitalisasi Kapitalisasi Pasar Pasar (Rp (Rp Miliar) Miliar) 214.100 540 370 1.480.18 28. ASRM 41. ASRI 40.150 25 29. BASS 47.600 138 7.638.950.60 38. ADHI 3.30 1.486.163.116. ASBI 4. BFIN 62.06 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  . BEKS 61.364. BCIC 59.00 1.50 157.066.250 1. BBRI 57.00 820.495.183.09 1.40 131. BAEK 46.14 117.204.75 196.00 17. LSIP 36.00 303.250 165 23.650 67 1.00 1.36 300.19 34.23 7.81 57.800 780 69 7. BACA 45.57 1.33 29.887. BBKP 53. BBNI 55.90 771. BASS 33.53 13. AALI 32.22 Closing Closing Price Price 480 32.51 3.78 1.16 4.050 1. BAYU 50. BBLD 54. ASGR 6.30 51. BATI 49.20 192.06 3.90 77. BIMA 64.201.604.22 12.00 1.348.100 3.17 53.128.65 4.No KODE 31. BABP 44.756.45 760.85 902.82 5.801. BHIT 63.00 4. Nama Emiten Nama Emiten 8 1 4 6 1 8 1 8 1 9 1 9 4 8 6 8 2 4 8 8 8 1 4 5 9 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 4 6 Arthavest Tbk Astra Agro Lestari Tbk Ratu Karya (Persero) Tbk Adhi Prabu Energi Tbk Bahtera Bintang Tbk AsuransiAdimina Samudra Tbk Cipendawa Agroindustri Tbk Asuransi Dayin Mitra Tbk Dharma Samudera Astra Graphia Tbk Fishing Ind. BBNP 56.78 17.304.46 1.87 7.26 86.236.14 1.449. ARTI 2.72 126.34 7.

CMNP 96.650 3.59 7.000.13 855.55 6. BUDI 86.200. BRNA 80.84 2.603.011.00 6. CKRA 94.970.520 2.68 180.69 450.771.900 900 2. BSWD 82. BRAM 79. BTEK 83.311. BISI 66.286.11 2.82 1.650. BNII 77.120 260 295 850 335 900 1. BNLI 78.04 1.28 12.241. BMRI 71. BKSL 68. BRPT 81.350 150 800 345 310 700 255 1.404.50 9.021.200 260 250 5.71 594.30 1.No KODE 65.159. CMPP 97. CNTB Sek.00 69.694.22 4.50 497.31 7.775 900 139 410 199 315 305 6. BVIC 89.246.40 53.656.00 198. BMTR 73.38 70.77 336.10 19.34 2.165. BLTA 70. BTON 85. BNGA 76.61 11. BMSR 72. Nama Emiten 1 6 6 8 7 8 6 9 8 9 8 8 8 4 3 3 8 1 7 3 3 7 2 8 5 9 8 2 6 3 7 7 2 4 Bisi International Tbk Bukit Darmo Property Tbk Sentul City Tbk Bank Kesawan Tbk Berlian Laju Tanker Tbk Bank Mandiri (Persero) Tbk Bintang Mitra Semestaraya Tbk Global Mediacom Tbk Bank Bumi Artha tbk Bakrie & Brothers Tbk Bank CIMB Niaga Tbk Bank International Indonesia Tbk Bank Permata Tbk Indo Kordsa Tbk Berlina Tbk Barito Pacific Tbk Bank Swadesi Tbk Bumi Teknokultura Unggul Tbk Bakrie Telecom Tbk Betonjaya Manunggal Tbk Budi Acid Jaya Tbk Bukaka Teknik Utama Tbk Bumi Resources Tbk Bank Victoria International Tbk Cahaya Kalbar Tbk Centrin Online Tbk Clipan Finance Indonesia Tbk Cita mineral Investindo Tbk Citra Kebun Raya Agri Tbk Colorpak Indonesia Tbk Citra Marga Nusaphala Persada Tbk Centris Multi Persada Pratama Tbk Central Korporindo Internasional Tbk Centex Saham Seri B Tbk Jumlah Saham (Juta) 3.215.398.65 248. BNBR 75.00 13.509.90 26. BKDP 67.001. BKSW 69.102.405.899.01 20.50 575.98 18.64 32.00 1.135.71 7.00 54.748.956.41 807. CEKA 90. BNBA 74.23 10.061.50 19.123.00 14. CFIN 92.99 48.953.36 306. CNKO 98.90 1.00 4.90 465.01 35.000.77 123.50 Closing Price 2.00 62.00 3.50  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . BTEL 84. CLPI 95.21 153.02 786.75 238.049.665.58 1.602.51 6. BUMI 88. CENT 91.163. CITA 93.69 16.50 257.550 200 700 500 2.30 6. BUKK 87.000 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 7.65 297.40 346.89 306.00 2.63 4.979.400.369.00 6.400 160 1.20 276.76 15.

00 7.745.000 600 1.690.109. DNET 119.50 1.56 161.01 3.047. EKAD 127.00 1.600 740 127 660 1. CTRS 109. CTRP 108.14 77. DEWA 114.52 141.541.318.84 2.No KODE 99.67 1.621. DPNS 121.015.541.13 1.16 579. CPRO 104. CNTX 100. DSUC 123.505. ESTI 132. DAVO 112.230.150.100.85 1.49 122.00 34.76 16.23 1.75 5. DUTI 124.403.650 400 205 1.348.22 416.400. EPMT 130.387.810. COWL 101.00 232. CPIN 103.02 19. CSAP 105. DYNA 126.28 300. DOID 120.54 3. Nama Emiten 4 6 1 3 1 9 3 6 6 6 2 6 5 8 7 6 6 8 5 9 4 3 1 3 6 5 3 3 6 2 9 4 4 3 Centex (Preferred Stock) Tbk Cowell Development Tbk Cipendawa Agroindustri Tbk Charoen Pokphand Indonesia Tbk Central Proteinaprima Tbk Catur Sentosa Adiprana Tbk Citra Tubindo Tbk Ciputra Development Tbk Ciputra Property Tbk Ciputra Surya Tbk Citatah Industri Marmer Tbk Duta Anggada Realty Tbk Davomas Abadi Tbk Danasupra Erapacific Tbk Darma Henwa Tbk Duta Graha Indah Tbk Intiland Development Tbk Duta Kirana Finance Tbk Delta Djakarta Tbk Dyviacom Intrabumi Tbk Delta Dunia Petroindo Tbk Duta Pertiwi Nusantara Tbk Dharma Samudera Fishing Ind.09 7.400.223.20 3. ERTX 131.86 1. ELTY 128.37 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .47 2.00 1. DSFI 122.50 560. DGIK 115. ETWA Sek.01 2. DVLA 125.950.04 80. ENRG 129. DEFI 113.736.395.71 105.861.274. CTTH 110.899.21 110.00 12.284.21 968. CPDW 102.280.510 780 250 80 430 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 9. DART 111. Tbk Daya Sakti Unggul Corporation Tbk Duta Pertiwi Tbk Darya-Varia Laboratoria Tbk Dynaplast Tbk Ekadharma International Tbk Bakrieland Development Tbk Energi Mega Persada Tbk Enseval Putra Megatrading Tbk Eratex Djaja Tbk Ever Shine Textile Industry Tbk Eterindo Wahanatama Tbk Jumlah Saham (Juta) 3. DKFT 117.778.39 12. DLTA 118.13 896.50 1.45 21.150 370 76 155 950 1.895.93 62.59 256.81 2.857.71 559.00 98.40 24.00 3. CTRA 107.00 6.00 5.94 3.30 Closing Price 2.50 750.978. DILD 116.00 314.88 71.17 3. CTBN 106.24 2.40 3.516.000 870 570 960 86 530 250 920 660 230 880 550 16.60 15.00 2.904.89 14.31 6.19 10.160 420 200 30.71 67.56 18.01 184.706.14 500.21 331.

IDKM 159.000 175 8. GDYR 142.800 620 100 126 360 250 14. IKAI 162.477.41 20.547.600 480 830 450 400 81 310 400 4.165.80 797.54 3. IGAR 160.20 613.835.52 24.00 4. IKBI 163.80 58.226. INCF Sek.80 2.49 5. IIKP 161.49 789.88 351.00 1.450 1. GGRM 144.31 4.058.50 3. FISH 137.00  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . IATG 157.482.97 574.90 856.42 840.00 423. HERO 152.00 1.050. INAF 165.20 297. GMTD 147.150 1. Tbk Perdana Gapuraprima Tbk Equity Development Investama Tbk HD Capital Tbk Panasia Indosyntec Tbk Hero Supermarket Tbk Hexindo Adiperkasa Tbk Humpuss Intermoda Transportasi Tbk HM Sampoerna Tbk Indonesia Air Transport Tbk Infoasia Teknologi Global Tbk Island Concepts Indonesia Tbk Indosiar Karya Media Tbk Kageo Igar Jaya Tbk Inti Agri Resources Tbk Intikeramik Alamasri Industri Tbk Sumi Indo Kabel Tbk Indomobil Sukses Internasional Tbk Indofarma Tbk Indal Aluminium Industry Tbk Indo Citra Finance Tbk Jumlah Saham (Juta) 446.532.61 899. GPRA 148.87 41.84 101.00 56.360.00 996.235. ICON 158.170 210 300 500 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 1.60 160.00 16.500. GEMA 143. FASW 136.71 202. FORU 139.484.00 1.16 1. HEXA 153.120.91 5.283.00 306.00 225.207.62 2. INAI 166. IMAS 164.91 650.61 1.00 2.85 47.97 2.27 158.460.00 Closing Price 2.No KODE 133.70 48.00 654.39 646. FMII 138.149. Nama Emiten 7 9 3 9 6 9 3 7 4 9 5 4 9 6 6 8 8 4 9 9 7 5 7 7 9 9 3 1 3 4 4 5 3 8 Excelcomindo Pratama Tbk Fast Food Indonesia Tbk Fajar Surya Wisesa Tbk FKS Multi Agro Tbk Fortune Mate Indonesia Tbk Fortune Indonesia Tbk Titan Kimia Nusantara Tbk Mobile-8 Telecom Tbk Goodyear Indonesia Tbk Gema Grahasarana Tbk Gudang Garam Tbk Gajah Tunggal Tbk Grahamas Citrawisata Tbk Gowa Makassar Tourism Dev.34 2.57 329. IATA 156.89 480.84 45. HITS 154.00 465.025.03 1.500 770 630 14.90 1. GSMF 149.00 320.00 58. HDTX 151.09 3. GMCW 146.003.40 48.500 105 225 870 390 118 255 1.099.99 123.22 5.220 1. HADE 150. FAST 135.25 2.672.924.00 3. FPNI 140.600.093. GJTL 145.566. EXCL 134. HMSP 155.69 1.33 657.125 2. FREN 141.

85 4.070 100 50 460 1.62 432.192.681.356.No KODE 167. Tbk Karwell Indonesia Tbk KMI Wire and Cable Tbk Kabelindo Murni Tbk Jumlah Saham (Juta) 181.63 9. INKP 174.235.00 1.93 34.00 1. INCI 168.558.59 134.58 364.41 750.98 5.640.003. INTD 179.43 139.717.318.25 1.120.433. JSMR 194.00 6.00 69.93 394. INCO 169.715. JASS 186. JECC 187.814.930.59 1.50 4.00 13.30 477. INTA 178. ITMG 183.74 353.00 Closing Price 295 99. KARK 198.25 20.500 170 880 103 130 740 520 650 8.34 4.18 3.23 234.935.53 150.78 1. JPFA 191.940 740 135 295 290 400 82 120 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 53. JIHD 188. INTP 180.40 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .645.00 480. INDF 170.94 421. INPP 176.50 122.256.131.470.750.15 4.175 730 1. JKSW 190.94 5.350 3.01 30. KAEF 197. INDR 171.52 39.55 1. JRPT 193. JKON 189.450 265 760 370 1.04 993.00 2.00 2.290.04 19.64 19.75 1.46 599.86 328.00 151.638.47 45.489.24 1.821. INPC 175. JAKA 185.04 23. ITMA 182.985. INDS 172.19 654. KARW 199. Nama Emiten 3 2 5 4 4 9 3 8 9 3 9 9 3 7 3 2 9 6 9 4 9 6 3 3 3 6 7 9 9 5 6 4 4 4 Intanwijaya Internasional Tbk International Nickel IndonesiaTbk Indofood Sukses Makmur Tbk Indorama Synthetics Tbk Indospring Tbk Indoexchange Tbk Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Bank Artha Graha Internasional Tbk Indonesian Paradise Property Tbk Toba Pulp Lestari Tbk Intraco Penta Tbk Inter Delta Tbk Indocement Tunggal Prakasa Tbk Indosat Tbk Itamaraya Gold Industri Tbk Indo Tambangraya Megah Tbk Leo Investments Tbk Jaka Inti Realtindo Tbk Jasa Angkasa Semesta Tbk Jembo Cable Company Tbk Jakarta Int’l Hotel & Dev Tbk Jaya Konstruksi Manggala Pra. ISAT 181.90 224.007.00 1. JTPE 196. JPRS 192.53 29.68 56.62 31. KBLM Sek.444.35 37.41 98.11 587.500 8. KBLI 200. INRU 177.540 1. INDX 173. Tbk Jakarta Kyoei Steel Works Tbk JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Jaya Pari Steel Tbk Jaya Real Property Tbk Jasa Marga Tbk Jakarta Setiabudi Internasional Tbk Jasuindo Tiga Perkasa Tbk Kimia Farma Tbk Dayaindo Resources Inter.010 1.850 1.04 2.00 3.23 5.86 47.800. ITTG 184.400 560 20.67 5. JSPT 195.20 1.129.96 277.949.554.

00 1.28 18.216. MASA 234. MAMI 231.622.88 2. KREN 211. LMAS 216.00 3.00 10. LPKR 223.00 1.008.118. MACO 229.00 138.550.79 6.52 9. LMSH 218.96 1. MAMIP 232.100 80 133 2. MAIN 230. KPIG 210. LAMI 212.85 1.80 305.962. LPBN 219.63 2.100 650 510 800 740 455 116 107 13.00 1.13 358.40 76.50 17.23 63.420 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 767.97 405.01 76. LION 215.76 Closing Price 940 255 175 135 215 900 1.898.25 17. LAPD 213.148.12 54.00 12. LMPI 217. MAPI 233. LCGP 214. KKGI 207.81 452.218.24 172. LPPF 225.944.40 703. LPLI 224.302.525.00 339. KLBF 208.876.00 13.33 2.85 237.284.10 125.89 225.140.270 210 510 360 150 390 78 2.89 584.15 450.33 3. LPGI 221. LTLS 228.20 210.08 0 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .96 3.17 1.326. Nama Emiten 9 5 3 5 6 3 5 9 6 8 6 3 6 3 9 5 3 8 6 8 4 6 9 8 8 1 9 9 3 9 9 9 4 8 First Media Tbk Kedawung Setia Industrial Tbk Keramika Indonesia Assosiasi Tbk Kedaung Indah Can Tbk Kawasan Industri Jababeka Tbk Resource Alam Indonesia Tbk Kalbe Farma Tbk Perdana Bangun Pusaka Tbk Global Land Development Tbk Kresna Graha Sekurindo Tbk Lamicitra Nusantara Tbk Leyand International Tbk Laguna Cipta Griya Tbk Lion Metal Works Tbk Limas Centric Indonesia Tbk Langgeng Makmur Industri Tbk Lionmesh Prima Tbk Bank Lippo Tbk Lippo Cikarang Tbk Lippo General Insurance Tbk Multi Prima Sejahtera Tbk Lippo Karawaci Tbk Lippo E-NET Tbk Pacific Utama Tbk Lippo Securities Tbk PP London Sumatera Tbk Lautan Luas Tbk Courts Indonesia Tbk Malindo Feedmill Tbk Mas Murni Indonesia Tbk Mas Murni Tbk (Preferred Stock) Mitra Adiperkasa Tbk Multistrada Arah Sarana Tbk Bank Mayapada Tbk Jumlah Saham (Juta) 815. LSIP 227.798. KBLV 202.00 6.660. KICI 205.14 15.38 17.00 12.20 1.89 109.02 103.02 787.83 153.112.100 2.16 8.58 696.00 21.No KODE 201.50 1.03 134. LPCK 220.59 204.150 460 100 900 103 600 670 210 1.364.60 3. KONI 209. LPPS 226.803.00 150.42 264.87 250. MAYA Sek.780.60 1.156. KIAS 204. KDSI 203.13 20.75 52.57 780.26 103. KIJA 206. LPIN 222.

00 3.756.21 1.85 639.20 1.92 428.609. Nama Emiten 1 8 6 9 2 8 5 9 8 9 7 9 5 3 9 9 9 5 8 9 8 9 9 5 4 4 4 4 8 8 9 6 4 9 Multibreeder Adirama Ind Tbk Bank Windu Kentjana Int’l Tbk Modernland Realty Ltd Tbk Modern Internasional Tbk Medco Energi International Tbk Bank Mega Tbk Merck Tbk Nusantara Infrastructure Tbk Mandala Multifinance Tbk Multi Indocitra Tbk Mitra Rajasa Tbk Mitra Investindo Tbk Multi Bintang Indonesia Tbk Mulia Industrindo Tbk Multipolar Tbk Media Nusantara Citra Tbk Matahari Putra Prima Tbk Mustika Ratu Tbk Maskapai Reasuransi Ind Tbk Metrodata Electronics Tbk Capitalinc Investment Tbk Metro Supermarket Realty Tbk Myoh Technology Tbk Mayora Indah Tbk Hanson International Tbk Hanson International Seri B Tbk Apac Citra Centertex Tbk Nipress Tbk Bank NISP Tbk JJ NAB Capital Tbk TD Resources Tbk Indonesia Prima Property Tbk Panasia Filament Inti Tbk Panorama Sentrawisata Tbk Jumlah Saham (Juta) 75. OKAS 266.041.94 1.00 Closing Price 3.150 52.495.745.00 1.177.00 1.681.60 34.46 21.711. MNCN 251.95 1.13 474.64 298. MYOH 258.67 20.00 4. MYTX 262.85 449. OMRE 267.068.176.171.128.121.000 340 100 820 690 280 225 182 750 710 50 1.162.07 1. MERK 242.250 3.61 71. MDRN 239.50 350.57 1.214. PANR Sek. MRAT 253.00 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .566. MLPL 250.00 766.05 1.323. MDLN 238.00 5.43 273.52 11.00 1.23 119.75 447.07 400.98 371.750. MICE 245. MPPA 252.40 10.80 279.16 13. MTDL 255. MYOR 259.500 215 225 790 850 109 55.05 193. MEDC 240.74 58. MIRA 246.611. MLBI 248.740 62 50 132 1.19 22. MCOR 237. MLIA 249.56 41. MTSM 257.700 950 260 700 475 250 910 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 262.93 728.325.82 678. MYRX 260. OCAP 265.41 1. MBAI 236. MFIN 244.No KODE 235.466.77 364.86 323.58 5.368.00 2.500 205 475 700 5.37 5.711.74 1. NISP 264.00 1. MYRXP 261.84 70.00 1.785.47 2. NIPS 263.88 402. MEGA 241.468.03 828.00 6. MREI 254. MTFN 256.332.00 315.87 17.275. PAFI 268.33 84.251.45 1.29 56.95 2.00 5.82 3. META 243.00 2.333.00 600. MITI 247.63 546.158.466.

00 588.13 Pelangi Indah Canindo Tbk Pembangunan Jaya Ancol Tbk Perdana Karya Perkasa Tbk Redland Asia Capital Tbk Plaza Indonesia Realty Tbk Bank Pan Indonesia Tbk Panin Insurance Tbk Panin Life Tbk Pudjiadi & Sons Estate Tbk Polysindo Eka Perkasa Tbk Pool Advista Indonesia Tbk Prima Alloy Steel Tbk Sara Lee Body Care Indonesia Tbk Pelita Sejahtera Abadi Tbk Prasidha Aneka Niaga Tbk Pusako Tarinka Tbk Tambang Batubara Bukit Asam Tbk New Century Development Tbk Petrosea Tbk Sat Nusapersada Tbk Pioneerindo Gourmet International Tbk Pudjiadi Prestige Limited Tbk Pakuwon Jati Tbk Panca Wiratama Sakti Tbk Pyridam Farma Tbk Rukun Raharja Tbk Ramayana Lestari Sentosa Tbk Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk Roda Vivatex Tbk  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .550.00 1. RALS 301. POOL 285.600 590 400 310 460 150 76 300 850 157 1. PTBA 291.250 330 51 700 12.60 1.600.45 220.00 600.25 61.539.No KODE 269.44 550.974.376.800 650 325 190 900 50 580 127 2.031.56 1.00 480.23 12.50 535.00 2.19 4.184.00 7.87 102.322.300 125 450 1.00 1. PSDN 289.440. RBMS 302. PTRA 292.00 255. PTSN 294. PWON 297. PICO 275.85 6.00 19.045.460. POLY 284.100 80 5.550.26 24.16 50. PLAS 278.888. PSKT 290.000 800 700 1.600.00 12. PUDP 296.80 Closing Price 1. PTRO 293.51 7.00 74.81 280.80 3.771.15 88.72 268.064.91 29. RAJA 300.360 360 200 15.38 1.40 51. PBRX 271.068.304.67 203.17 69.60 160.961. PEGE 272.89 82. PNLF 282.86 4. PGAS 273.36 110.44 27. PWSI 298.00 828. PSAB 288.73 47.390.89 116.78 1.11 574.00 568.310 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 489.18 4.004. PRAS 286.68 73. PKPK 277.94 6. PANS 270. PYFA 299.880.08 679.00 471. PGLI 274.75 2. PROD 287.38 40. PNIN 281.565. Nama Emiten 8 4 8 7 9 3 9 2 9 9 8 8 8 9 4 9 4 5 9 5 9 2 6 7 4 9 9 6 6 5 9 9 6 4 Panin Sekuritas Tbk Pan Brothers Tex Tbk Panca Global Securities Tbk Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk Jumlah Saham (Juta) 360. PTSP 295.89 488.20 3.01 129.77 1.30 352.13 5.00 326.717.32 86.538. PNSE 283. PJAA 276. PLIN 279. RDTX Sek. PNBN 280.00 445.

540 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 337.25 202.931. RODA 309. SMGR 332.52 4.391. SKLT 327. SAFE 311.439.93 516.142. SCMA 315.213.474.988.89 1.74 92.76 5. SDRA 318.13 13.00 Closing Price 375 540 830 185 510 103 490 250 290 625 1. SMMA 333.00 1. SAIP 312.00 391.00 652.37 2. SGRO 319. SIMM 323.363. SHID 320.19 7.34 23.11 690.00 1.210 400 1. RICY 305.51 3. SIIP 321.13 175.000.920 250 175 1.90 377.10 1.56 163.80 1.23 13.95 1. SIMA 322.10 1. SMRA 335.662.40 69.00 641. RIMO 307.72 609.425 310 1.733.33 8.887.450 1. RMBA 308.000 65 450 75 9.019.000 95 145 4.60 728.000.53 505. SMAR 328. SOBI Sek. RELI 304. SING 324. SMMT 334.00 9.822.44 68.485. SDPC 317.80 770. SCCO 314.433.64 3.050 19.893. SMDR 331. SMDM 330.50 346.450.50 1.75 3.90 3.02 966.80 3.387. SIPD 325.700 220 5.68 298.61 205.051.81 27.13 340.900 5.85 575. Nama Emiten 8 4 7 9 5 6 9 7 3 6 4 9 5 9 8 1 9 6 3 4 9 3 5 5 1 3 6 7 3 8 9 6 4 3 Reliance Securities Tbk Ricky Putra Globalindo Tbk Rig Tenders Tbk Rimo Catur Lestari Tbk Bentoel International Investama Tbk Royal Oak Development Asia Tbk Radiant Utama Interinsco Tbk Steady Safe Tbk Surabaya Agung Industry Pulp Tbk Danayasa Arthatama Tbk Sucaco Tbk Surya Citra Media Tbk Schering Plough Indonesia Tbk Millennium Pharmacon Int’l Tbk Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk Sampoerna Agro Tbk Hotel Sahid Jaya Tbk Suryainti Permata Tbk Siwani Makmur Tbk Surya Intrindo Makmur Tbk Singer Indonesia Tbk Sierad Produce Tbk Sekar Bumi Tbk Sekar Laut Tbk SMART Tbk Holcim Indonesia Tbk Suryamas Dutamakmur Tbk Samudera Indonesia Tbk Semen Gresik (Persero) Tbk Sinar Mas Multiartha Tbk Eatertainment International Tbk Summarecon Agung Tbk Selamat Sempurna Tbk Sorini Agro Asia Corporinndo Tbk Jumlah Saham (Juta) 900.026.74 2. SMSM 336.90 2.216.30 97. RUIS 310. SCPI 316.16 33.890.58 1.42 51. SMCB 329.872.06 3.00 610.87 1.16 215.450 1.00 BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .345.386. RIGS 306.857.67 900.No KODE 303.600 800 150 1.00 6. SKBM 326. SCBD 313.58 62.

SPMA 339.00 1.63 3. TALFB 352.310. TALFA 351. SONA 338. (PS) Tbk Allbond Makmur Usaha Tbk Indo Acidatama Tbk Surya Semesta Internusa Tbk Sunson Textile Manufacture Tbk Siantar Top Tbk Suba Indah Tbk Surya Dumai Industri Tbk Sugi Samapersada Tbk Sumalindo Lestari Jaya Tbk Tunas Alfin Tbk (A) Tunas Alfin Tbk (B) Tunas Baru Lampung Tbk Tembaga Mulia Semanan Tbk Mandom Indonesia Tbk Texmaco Jaya Tbk Teijin Indonesia Fiber Tbk Tigaraksa Satria Tbk Timah Tbk Tira Austenite Tbk Tirta Mahakam Resources Tbk Toko Gunung Agung Tbk Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk Telekomunikasi Indonesia Tbk Pelayaran Tempuran Emas Tbk AGIS Tbk Tempo Inti Media Tbk Total Bangun Persada Tbk Surya Toto Indonesia Tbk Trimegah Securities Tbk Trias Sentosa Tbk Jumlah Saham (Juta) 331.00 49.600 107 250 1. STTP 346.99 456.07 101.77 52.64 288. TCID 355. SUBA 347.986.82  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA . SQBI 341.54 1.400 10 10 650 5.492. TRIM 370. SQBB 340.500 8.349.54 3.00 725. SSTM 345.176. TMAS 365.70 20.64 836.41 694.71 1.92 15.00 1.00 2. TIRT 361.677.00 2.06 202.86 94.61 293. TINS 359.78 2. SQMI 342. SSIA 344.050 400 370 138 580 8.400 2.020.18 50.02 1.078. TLKM 364.69 97.00 60.335.84 1. TFCO 357.595. SRSN 343.000 345 370 95 360 150 3.163.000 168 330 1.60 1.607.877.31 63.66 484.96 360.49 503.500 65.26 13. SUDI 348.520.00 378. TKGA 362.37 180.80 1. TMPI 366. SUGI 349.06 1.47 4.03 1.67 404. TOTL 368. SULI 350.808.95 918.05 9.20 1.97 301.00 1.60 948.062.900 290 10.201. TEJA 356.68 4.00 1. TGKA 358. TMPO 367.No KODE 337.00 303.18 18.70 28.655.29 1.28 432.150 1.950 315 320 31.00 396.166.05 1.706.49 100.30 58.00 948.20 6.140.27 0.00 Closing Price 1.22 499. TIRA 360.010 10. Nama Emiten 9 3 5 5 4 3 6 4 5 5 3 9 3 3 3 1 3 5 4 4 9 2 9 3 9 3 7 7 9 9 6 3 8 3 Sona Topas Tourism Industry Tbk Suparma Tbk Bristol-Myers Squibb Indonesia Tbk Bristol-Myers Squibb Indo.08 108.141.750. TKIM 363. TRST Sek.228. TBLA 353.160. TBMS 354.011. TOTO 369.000 295 178 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 629.

38 690.88 2.00 1. Nama Emiten 6 8 5 9 5 3 8 1 9 4 5 4 9 7 9 6 8 8 7 Truba Alam Manunggal Engineering Tbk Jumlah Saham (Juta) 13. TRUS 373. UNTX 381. Harga pasar (harga cum) adalah 285.250 570 2. UNVR 382.986.000 x 250) + (1.689.No KODE 371.95 5. TURI 375.292. WAPO 384.800 197 2.895.000 saham.846.86 9.375. UNSP 379.500 7.00 4.011.00 255.34 39.75 1.27 1.753.50 53.247. HMETD saham CKRA dengan rasio 15 : 71 dan Harga Pelaksana 250.630.511.888.851.00 831.000.884.410 380 750 1. sehingga Harga Teoritis karena corporate action ini adalah ((285 x 15) + (250 x 71)) / (15 + 71)) = 256.360. WOMF 388.200.00 428.134.15 107. Karena adanya penambahan jumlah saham dan Pembulatan Harga Teoritis maka nilai adjustment adalah: (834. ZBRA Sek.00 655.953.960.530.15 400.33 14.646. WICO 386.67 Closing Price 1.105.61 8.00 1.00 3.011.395.985) = 212.86 3.500.00 25.360.709.400.215.268.52 199.506. UNIC 377. jumlah saham baru menjadi 1.42 3. Dengan HMETD 15 : 71.42 Trust Finance Indonesia Tbk Tempo Scan Pacific Tbk Tunas Ridean Tbk Ultra Jaya Milk Tbk Unggul Indah Cahaya Tbk Nusantara Inti Corpora Tbk Bakrie Sumatra Plantations Tbk United Tractors Tbk Unitex Tbk Unilever Indonesia Tbk Voksel Electric Tbk Wahana Phonix Mandiri Tbk Panorama Transportasi Tbk Wicaksana Overseas Int l Tbk Wijaya Karya (Persero) Tbk Wahana Ottomitra Multiartha Tbk Yulie Sekurindo Tbk Zebra Nusantara Tbk Kapitalisasi Pasar (Untuk Indeks) tanggal 9 Januari 2008 NDS (Nilai Dasar Sebelumnya) tanggal 8 Januari 2008 adalah 70.38 383.00 623. WEHA 385.41 28.76 1.575 11.000 x 3. TSPC 374. UNIT 378.696.200 750 76 465 85 550 345 100 82 Kapitalisasi Pasar (Rp Miliar) 19.073.750 3. VOKS 383.960. Jumlah saham tercatat sebelumnya adalah 176.000 atau ada penambahan sebanyak 834. sehingga Selisih Pembulatan Harga Teoritis adalah 3.170 Nilai Adjustment adalah: 1.679. Sesuai dengan fraksi harga yang berlaku Pembulatan Harga Teoritis menjadi 260.936. UNTR 380. BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .12 520. TRUB 372.966 NPS (Nilai Pasar Sebelumnya) tanggal 8 Januari 2008 adalah 1.78 33.000.19 152.978. YULE 389.38 1.15 2.743. ULTJ 376.00 2.33 75. WIKA 387.787.24 54.07 7.

633.200.600 = 11. sehingga nilai adjustment adalah 275.400.400.000 x 420 = 115.986.200 IHSG = ___________________ x 100 = 2.689.986. HMETD saham RODA dengan rasio 5 : 109 dan Harga Pelaksana 100.689.081  BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA .000 lembar saham.000 x 100) + (13. Total Nilai adjustment adalah 1. 6.953.188. jumlah saham baru menjadi 13.000 Penambahan pencatatan saham CPRO sebanyak 275. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 7.800.966 1.421. Penambahan pencatatan saham BDMN sebanyak 1.081 Nilai Pasar untuk Indeks tanggal 9 Januari 2008 adalah 1.188.593.530. 4.000.263 70.509.614) = 1. Sesuai dengan fraksi harga yang berlaku.000 x 1. sehingga Harga Teoritis karena corporate action ini adalah ((200 x 5) + (100 x 109)) / (5 + 109)) = 104.800.500.527.400 = 68.170 = 70.292.170 + 1.000.000 saham.800.883.000 atau ada penambahan sebanyak 12.134.2.600.421.400 Nilai Dasar Baru (NDB) = ____________________________________ x 70. sehingga nilai adjustment adalah 1.474. sehingga nilai adjustment adalah 49.374.696. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 1.000 lembar saham.000 3.474.890.942.100.200. 7.500 lembar saham.633.386.000 x 320 = 32. sehingga nilai adjustment adalah 100. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 420.292.800.000 x 860 = 73. sehingga 1. Dengan HMETD 5 : 109.509. Jumlah saham tercatat sebelumnya adalah 591. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 860.000 Penambahan pencatatan saham BNGA sebanyak 85.884.511. sehingga Selisih Pembulatan Harga Teoritis adalah 0.400 1.511.000 x 0. sehingga nilai adjustment adalah 85. Karena adanya penambahan jumlah saham dan Pembulatan Harga Teoritis maka nilai adjustment adalah: (12.000 lembar saham.530.883.830.500 x 7.000 Penambahan pencatatan saham BNII sebanyak 100.890.000.000 lembar saham.800.942. Harga pasar (harga cum) adalah 200. Harga pasar tanggal 8 Januari 2008 adalah 320. Pembulatan Harga Teoritis menjadi 105.296.374.653.000 Penambahan pencatatan saham TRUB sebanyak 49.614.953.593. 5.

BUKU PANDUAN INDEKS HARGA SAHAM BURSA EFEK INDONESIA  .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->