P. 1
Pengaruh Metode Guided Inquiry terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa pada Konsep Kalor

Pengaruh Metode Guided Inquiry terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa pada Konsep Kalor

|Views: 236|Likes:
Dipublikasikan oleh Nita Nurtafita

More info:

Published by: Nita Nurtafita on Mar 21, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/02/2014

pdf

text

original

PENGARUH METODE GUIDED INQUIRY TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA KONSEP KALOR

Disusun Oleh:

Nita Nurtafita NIM 107016300115 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2012

Latar Belakang Masalah
1. Pelajaran Fisika hanya ditekankan pada aspek produk saja. 2. Siswa memperoleh konsep Fisika dengan cara menghafal. 3. Siswa tidak diberi kesempatan untuk membangun pengetahuannya. KPS siswa rendah

Menerapkan metode guided inquiry

menggunakan keterampilan proses dalam penyelidikan

KPS siswa Meningkat

Identifikasi Masalah
Aktivitas pembelajaran masih didominasi oleh guru Siswa memperoleh konsep fisika dengan cara menghafal Guru menyampaikan pelajaran fisika sebagai produk saja Siswa tidak diberi kesempatan untuk membangun pengetahuannya sendiri

Pembatasan Masalah
 Metode guided inquiry yang diterapkan adalah

menurut David M. Hanson
 KPS yang diterapkan menurut Nuryani Y. Rustaman

dan hanya menggunakan lima aspek yaitu mengamati, menafsirkan, menggunakan alat dan bahan, menerapkan konsep dan melakukan komunikasi.

Rumusan Masalah

Apakah metode guided inquiry berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa pada konsep kalor?

Tujuan Penelitian
• Untuk mengetahui pengaruh metode guided inquiry terhadap keterampilan proses sains siswa pada konsep kalor.

Manfaat Penelitian
• Memberikan informasi mengenai alternatif metode pembelajaran. • Memberikan pengetahuan dan wawasan dalam menerapkan metode guided inquiry. • Sebagai bahan masukan dalam memilih metode pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi yang diajarkan.

Tempat dan Waktu Penelitian

Tempat : SMP Negeri 3 Tangerang Selatan

Waktu : November - Desember 2011

Metode Penelitian

Kuasi Eksperimen atau Eksperimen Semu

Desain Penelitian

Pretest-posttest Control Group Design
Kelompok Eksperimen Kontrol Pretest O1 O1 Perlakuan (X) X1 X2 Posttest O2 O2

Variabel Penelitian
Variabel bebas : Metode guided inquiry Variabel terikat : Keterampilan proses sains

Populasi, Sampel dan Teknik Sampling
Populasi : Seluruh siswa SMPN 03 Tangsel Sampel : Kelas VII-4 dan kelas VII-1 Teknik Sampling : Simple random sampling

Teknik Pengumpulan Data

Tes

: Tes Objektif

Nontes : Pedoman Observasi

Prosedur Penelitian
1 2
3
Tahap Persiapan

Tahap Pelaksanaan Penelitian
Tahap Akhir Penelitian

Instrumen Penelitian
1. Validitas 2. Reliabilitas 3. Taraf Kesukaran 4. Daya Pembeda

Tes : Tes Objektif

Kalibrasi

Nontes : Pedoman Observasi

Kalibrasi

Uji Ahli

Teknik Analisis Data
Prasyarat Analisis Tes : Tes objektif Uji Hipotesis Uji - t 1. Normalitas : Chi-Kuadrat 2. Homogenitas : Uji Barlet

Nontes : Pedoman Observasi

Persentase

Hasil Lembar Observasi

Rekapitulasi Hasil Pretest dan Posttest
Data Eksperimen Kontrol

Pretest Posttest Pretest Posttest

Nilai Tertinggi
Nilai Terendah Mean Median Modus Standar Deviasi

55
20 37,17 37,5 40 8,78

95
60 75,33 75 70 9,42

55
20 37 40 40 10,48

75
40 56,67 55 50 9,85

Persentase Aspek Keterampilan Proses Sains Kelompok Eksperimen

Persentase Aspek Keterampilan Proses Sains Kelompok Kontrol

Uji Normalitas
Statistik Eksperimen Pretest Posttest Kontrol Pretest Posttest

N

36
37,17 8,78 1,32 11,07 Normal

36
75,33 9,42 4,90 11,07 Normal

36
37 10,48 10,83 11,07 Normal

36
56,67 9,85 4,87 11,07 Normal

x
S X2 hitung X2 tabel Kesimpulan

Uji Homogenitas
Statistik
S eksperimen S kontrol S gabungan
2 2 2 2

Pretest
77,03 109,8 93,415

Posttest
88,77 97 92,885

X hitung
X tabel Kesimpulan
2

0,805
3,841 Homogen

0
3,841 Homogen

Uji Hipotesis Hasil Pretest
Statistik N
x

Kelompok Eksperimen 36 37,17 77,03

Kelompok Kontrol 36 37 109,8

S2

t hitung
t tabel Kesimpulan

0,08
2,00 Tidak Berbeda

Uji Hipotesis Hasil Posttest
Statistik N
x

Kelompok Eksperimen Kelompok Kontrol 36 75,33 88,77 36 56,67 97

S2

t hitung
t tabel Kesimpulan

8,40
2,00 Berbeda

Kesimpulan
• Terdapat pengaruh yang signifikan dalam metode guided inquiry terhadap keterampilan proses sains siswa pada konsep kalor.

Saran
• Terlebih dahulu mengecek alat-alat praktikum sebelum digunakan. • Disarankan untuk mencoba mengukur aspek KPS lain dengan metode guided inquiry.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->