Anda di halaman 1dari 7

Desi Ariska (112110111) TI-35-03 Kamis, 22 Maret 2012

STUDI GERAKAN DAN EKONOMI GERAKAN


A. Studi Gerakan
Munculnya studi gerakan bermula dari seorang yang bernama F.B Gilberth yang dibantu oleh sang istri Lilian, untuk menganalisa gerakan- gerakan pekerja dalam melakukan pekerjaannya. Yang melatar belakangi analisia Gilbert adalah ketidakefektifan setiap pekerja dalam bekerja.Definisi dari studi gerakan itu sendiri adalah analisis yang dilakukan terhadap beberapa gerkan bagian badan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Tujuan dari analisa yang Gilberth lakukan agar setiap pekerja dapat meminimalisasikan gerakan yang tidak penting atau bahkan dihilangkan agar mencapai tujuan untuk menghemat waktu, tenaga dan dana serta mencapai rangkaian gerak yang EASNE. Ada 17 gerakan dasar yang Gilberth uraikan dalam menganalisa gerakan-gerakan pekerja. 17 gerakan ini yang kita kenal dengan Therbligh

1.

Mencari (Search) SH Elemen ini merupakan gerakan dasar dari pekerja untuk menemukan lokasi. Yang

bekerja adalah mata. Gerakan ini dimulai saat mata bergerak mencari obyek dan berakhir ketika obyek sudah ditemukan. Tujuan dari analisis therblig adalah untuk menghilangkan sedapat mungkin gerak yang tidak perlu. Misalnya : menyimpan bahan atau peralatan pada tempat yang tetap sehingga proses mencari dapat dihilangkan.

2.

Memilih (Select) ST Memilih gerakan untuk menemukan suatu objek yang tercampur. Therbligh ini

dimulai pada saat tangan dan mata mulai memilih dan berakhir saat objek telah ditemukan. Therblig ini dimulai pada saat tangan dan mata mulai memilih dan berakhir bila obyek sudah ditemukan. Batas antara mulai memilih dan akhir mencari agak sulit ditentukan, karena

membauran pekerjaan antara dua gerakan bagian badan. Misalnya memilih pulpen hitam ditem patnya, sedangkan ditempat tersebut terdapat pensil dan pulpen warna-warni yang bercampur. Gerakan memilih merupakan gerakan yang tidak efektif sehingga sedapat mungkin elemen gerakan ini harus dihindari. Untuk menghilangkan atau mengurangi elemen memilih, perancang kerja harus memperhatikan beberapa hal : 3. Apakah obyek yang berbeda ditempatkan pada tempat yang sama? Dapatkah permukaan wadah diperluas? Dapatkah dipakai tempat yang tembus pandang? Memegang (Grasp) G Therbligh ini merupakan gerakan untuk memegang objek yang didahului oleh gerakan menjangkau dan dilanjutkan oleh gerakan membawa. Gerakan ini merupakan gerakan efektif dari suatu pekerjaan dan meskipun sulit dihilangkan dalam beberapa keadaan masih dapat dikurangi. Untuk memperbaiki elemen gerak memegang, ada beberapa hal yang dipakai sebagai pedoman : Dapatkah beberapa obyek dipegang sekaligus Dapatkah obyek tersebut digelincirkan? Dapatkah bibir tempat penyimpanan dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memudahkan gerakan ini? 4. Menjangkau (Reach) Re Therblig ini adalah gerakan tangan berpindah tempat tanpa beban, baik gerakan mendekati maupun menjauhi obyek. Gerakan ini didahului dengan gerakan melepas (release) dan diikuti oleh gerakan memegang. Gerakan ini dimulai pada saat tangan mulai berpindah dan berakhir bila tangan berhenti. 5. Membawa (move) M Elemen gerak ini merupakan gerakan perpindahan tangan, hanya dalam gerakan ini tangan terbebani. Gerakan ini didahului oleh gerakan memegang dilanjutkan dengan gerakan melepas atau juga pengarahan (position).Therbligh ini mulai dan berakhir pada saat yang sama dengan menjangkau. Faktor yang mempengaruhi : jarak pindah dan berat beban yang dibawa.

6.

Memegang Untuk Memakai(Hold) H Memegang untuk memakai adalah memegang tanpa menggerakkan obyek yang

dipegang,

perbedaan

dengan

memegang

adalah

perlakuan

pada

obyek

yang

dipegang.Therblig ini gerakan tidak efektif, maka sedapat mungkin dihilangkan atau dikurangi.Gerakan ini dijumpai pada pekerjaan perakitan, satu tangan memegang untuk memakai dan satu tangan lagi melakukan pekerjaan memasang. Untuk memperbaiki elemen ini, ada beberapa hal yang dipakai sebagai pedoman : 7. Dapatkah pemegangan dilakukan oleh peralatan? Dapatkah diusahakan suatu penyangga tangan? Melepas (Release Load) Rl Elemen ini terjadi bila seseorang pekerja melepaskan obyek yang dipegangnya. Gerakan ini dibandingkan therblig lainnya, merupakan gerakan yang relatif singkat.Therblig ini dimulai pada saat pekerja mulai melepaskan tangannya dari obyek dan berakhir bila seluruh jarinya sudah tidak menyentuh obyek lagi. Petunjuk untuk perbaikan gerakan ini maka pertanyaan yang mewakilinya : 8. Dapatkah gerak dilakukan bersamaan dengan gerakan membawa? Dapatkah peralatan dipakai untuk melepas? Mengarahkan(position) 9 Elemen ini merupakan gerakan mengarahkan suatu obyek pada lokasi tertentu. Mengarahkan biasanya didahului oleh gerakan mengangkut dan biasa diikuti oleh gerakan merakit. Gerakan ini dimulai sejak tangan mengendalikan obyek. Waktu mengarahkan juga terpengaruh oleh kerja mata, karena selama tangan mengarahkan, mata terus mengontrol agar obyek dapat dengan mudah ditempatkan pada lokasi yang telah ditentukan. 9. Mengarahkan Sementara ((Pre Position) PP Gerakan mengarahkan pada suatu tempat sementara. Tujuannya menempatkan sementara agar memudahkan dalam pemegangan apabila obyek tersebut akan dipakai kembali

10.

Pemeriksaan (Inspection) I Elemen ini merupakan pemeriksaan obyek untuk mengetahui apakah obyek telah

memenuhi syarat-syarat tertentu. Elemen ini dapat berupa gerakan melihat seperti memeriksa warna, meraba untuk tekstur, mencium untuk bau, mendengarkan dan kadang-kadang mencicipi. Biasanya pemeriksaan membandingkan obyek dengan standar. Sehingga banyak atau sedikit waktu yang dihabiskan tergantung operator yang menemukan perbedaan obyek dengan standar yang ada. Pertanyaan berikut yang dapat dipelajari untk perbaikan elemen pemeriksaan : Dapatkah gerakan ini dilakukan sekaligus bersamaan dengan therblig yang lain? Dapatkah dipakai suatu alat yang dapat memeriksa beberapa obyek sekaligus? Apakah penambahan cahaya dapat mempercepat pemeriksaan? Apakah jarak obyek yang diperiksa sudah tepat dari mata operator? Apakah dapat dipakai peralatan yang dapat membantu atau menggantikan bagian tubuh untuk pemeriksaan? 11. Perakitan (Assemble) A # Perakitan adalah gerakan untuk menggabungkan satu obyek dengan obyek yang lain sehingga menjadi satu kesatuan. Gerakan ini biasanya didahului gerakan membawa atau mengarahkan dan dilanjutkan melepas. Pekerjaan perakitan dilakukan bila obyek sudah siap dipasang dan berakhir bila obyek telah digabung dengan sempurna. 12. Lepas Rakit (Disassemble) DA Therblig ini kebalikan dari perakitan, disini 2 obyek dipisahkan dari satu kesatuan. Gerakan ini didahului dengan gerakan memegang lalu membawa, dilanjutkan dengan melepas.Gerakan ini dimulai pada saat pemegangan atas obyek telah selesai dan dilanjutkan dengan obyek memisahkan dan berakhir bila kedua obyek terpisah secara sempurna. 13. Memakai (Use) U U

Yang dimaksud memakai ini bila satu tangan atau kedua-duanya dipakai menggunakan alat. Merakit, lepas rakit dan memakai dapat diperbaiki dengan mempertanyakan hal-hal ini : Dapatkah dipakai perkakas pembantu? Dapatkah aktivitas pekerjaan dilakukan oleh peralatan secara otomatis?

14.

Dapatkah melalukan perakitan dengan beberapa unit sekaligus? Apakah peralatan telah dijalankan secara efisien? Kelambatan yang tak terhindarkan (Unavoidable delay) UD ^ Yang dimaksud adalah kelambatan yang diakibatkan oleh hal-hal yang terjadi diluar

kemampuan pengendalian pekerja. Ditimbulkan karena ketentuan cara kerja yang mengakibatkan satu tangan menganggur sedangkan tangan yang lainnya bekerja.Kelambatan ini dapat dikurangi dengan mengadakan perubahan atau perbaikan pada proses operasi. 15. Kelambatan yang dapat dihindarkan (Avoidable delay) AD Kelambatan ini ditimbulkan sepanjang waktu kerja oleh pekerjanya itu sendiri baik disengaja atau tidak. Untuk mengurangi kelambatan ini, maka diadakan perbaikan oleh pekerja itu sendiri tanpa harus mengubah proses operasinya. 16. Merencana (Plan) Pn Merupakan proses mental, di mana operator berpikir untuk menentukan tindakan yang akan diambil selanjutnya. Elemen ini lebih sering terjadi pada seorang pekerja baru. 17. Istirahat untuk menghilangkan fatique R Hal ini tidak terjadi pada setiap siklus kerja, tetapi terjadi secara periodik. Pertanyaan berikut untuk menjadi pedoman dalam memperbaiki kelambatan yang diakibatkan therblig 14, 15, 16 dan 17 yaitu : Apakah anggota badan yang digunakan sudah tepat? Apakah temperatur, kelembaban, ventilasi, kebisingan dan kondisi kerja yang lain telah memuaskan?

B.

Ekonomi Gerakan
Suatu sistem kerja yang baik terjadi apabila perancangan sistem kerja nya juga baik.

Hal ini dikarenakan agar mendapatkan hasil yang maksimal pula. Pada ekonomi gerakan ini, tidak terlepas dari materi yang sudah dipelajari yakni pada bab ergonomi. Pentingnya ergonomi pada sistem kerja yaitu untuk membuat manusia sebagai operator nyaman dan aman dalam bekerja. Terdapat beberapa prinsip gerakan ekonomi. Prinsip Ekonomi Gerakan dihubungkan dengan tubuh manusia dan gerakannya : Kedua tangan sebaiknya memulai dan mengakhiri gerakan pada saat yang sama

1.

Kedua tangan sebaiknya tidak menganggur pada saat yang sama kecuali pada saat istirahat Gerakan kedua tangan akan lebih mudah jika satu terhadap lainnya simetris dan berlawanan arah Gerakan tangan atau badan sebaiknya dihemat atau yang diperlukan saja Pekerja sebaiknya dapat memanfaatkan momentun untuk membantu pekerjaanya. Momentum suatu objek adalah masa objek dikalikan kecepatan Gerakan yang patah-patah, banyak perubahan arah akan memperlambat gerakan tersebut Gerakan balistik akan lebih cepat, menyenangkan dan lebih dari pada gerakan yang dikendalikan Pekerjaan sebaiknya dirancang semudah-mudahnya, irama kerja alamiah Usahakan sedikit mungkin gerakan mata Prinsip-prinsip Ekonomi Gerakan Dihubungkan dengan Tata Letak Tempat Kerja Peralatan dan bahan mempunyai tempat tetap Bahan-bahan dan peralatan ditempatkan pada tempat yang mudah, cepat dan enak dicapai Tempat penyimpanan bahan memanfaatkan prinsip gaya berat. Mekanisme penyaluran objek dirancang dengan baik Bahan-bahan dan peralatan ditempatkan sedemikian rupa sehingga gerakangerakan yang dilakukan dengan urutan terbaik Tinggi tempat kerja dan kursi memungkinkan pekerja melakukan aktivitas dengan posisi berdiri atau duduk dengan nyaman

2.

Prinsip-prinsip Ekonomi Gerakan Dihubungkan dengan Perancangan Peralatan

Tangan terbebas dari semua pekerjaan jika penggunaan alat bantu/alat yang digerakkan dengan kaki dapat ditingkatkan Peralatan dirancang multiguna Peralatan dirancang mudah dalam pemegangan dan penyimpanan Bila jari tangan melakukan gerakan sendiri-sendiri, beban yang didistribusikan pada jari harus sesuai dengan masing-masing jari

Roda tangan, palang dan alat sejenis diatur agar badan dapat melayani dengan posisi yang baik dan tenaga minimum.