ISI BAGAIMANA MEMAKAI MANUAL INI Buku Pedoman Reparasi ini menguraikan prosedur servis untuk model Skuter

Honda Vario. Ikuti petunjuk pada Jadwal Perawatan (Bab 4) untuk mempertahankan skuter pada kondisi operasional puncak. Adalah sangat penting untuk menjalankan perawatan gratis I dan II pada waktunya. Servis ini mengadakan penyesuaian terhadap keausan awal yang terjadi dalam masa pemakaian mula. Bab 1 dan 4 berlaku untuk skuter secara keseluruhan. Bab 3 menggambarkan prosedur untuk pelepasan/pemasangan komponen yang mungkin diperlukan untuk menjalankan servis yang diuraikan pada bab-bab berikutnya. Bab 5 sampai dengan 21 menguraikan bagian-bagian sepedamotor yang dikelompokkan menurut lokasi. Carilah bab yang Anda inginkan pada halaman ini, kemudian bacalah daftar isi pada halaman pertama dari bab itu. Kebanyakan bab dimulai dengan gambar susunan atau gambar sistem, keterangan servis dan cara mencari penyebab kesukaran untuk bab itu. Halaman-halaman berikuknya memberikan prosedur servis secara mendetil. Jika anda belum Tehnis pada bab Jika Anda tidak bacalah bab 23, mengenal skuter ini, bacalah Fitur-fitur 2. mengetahui sumber penyebab kesukaran, MENCARI PENYEBAB KESUKARAN.

Semua keterangan, gambar, petunjuk dan spesifikasi di dalam publikasi ini berdasarkan data-data produk terakhir yang tersedia pada waktu persiapan untuk pencetakan. PT Astra Honda Motor berhak membuat perubahan pada setiap waktu tanpa pemberitahuan dan tanpa ikatan apapun. Dilarang mengutip atau mencetak ulang bagian dari penerbitan ini tanpa ijin tertulis penerbit. Manual ini ditulis untuk orang yang telah memiliki pengetahuan dasar perawatan sepedamotor honda. PT ASTRA HONDA MOTOR PERAWATAN SISTEM PELUMASAN KETERANGAN UMUM RANGKA / BADAN, PANEL-PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

FITUR-FITUR TEHNIS KELISTRIKAN RANGKA MESIN & PERALATAN PENGGERAK SISTEM BAHAN BAKAR SISTEM PENDINGINAN PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN KEPALA SILINDER / KLEP SILINDER / PISTON KICKSTARTER / DRIVE PULLEY / DRIVEN PULLEY / KOPELING FINAL REDUCTION ALTERNATOR CRANKCASE / CRANKSHAFT RODA DEPAN / SUSPENSI / KEMUDI RODA BELAKANG / SUSPENSI SISTEM REM BATERAI / SISTEM PENGISIAN SISTEM PENGAPIAN STARTER LISTRIK LAMPU / METER / SAKLAR-SAKLAR MENCARI PENYEBAB KESUKARAN DIAGRAM LISTRIK

CATATAN PENTING UNTUK KEAMANAN AWAS ! Menunjukkan adanya kemungkinan besar terjadinya luka -luka berat atau kematian pada manusia apabila petunjuk tidak diikuti. PERHATIAN ! Menunjukkan adanya kemungkinan terjadinya kerusakan pada peralatan apabila petunjuk tidak diikuti. CATATAN Memberikan keterangan pembantu. Di dalam buku ini tidak dimuat pembahasan secara mendetail mengenai prosedur ker ja bengkel standar, prinsip - prinsip keamanan serta pekerjaan servis standar. Adalah penti ng untuk mengetahui bahwa buku ini hanya memuat beberapa peringatan terhadap cara-cara se rvis tertentu yang dapat menimbulkan KECELAKAAN BADANIAH kepada mekanik atau dapat merusak kendaraan atau menyebabkannya tidak aman untuk dikendarai. Harap dimenge rti bahwa peringatan-peringatan ini tidak dapat meliputi semua cara-cara pelaksanaan servi s, baik yang dianjurkan oleh Honda maupun yang tidak, ataupun akibat-akibat yang mungkin berb ahaya yang timbul dari setiap cara pelaksanaan servis, juga bahwa Honda tidak dapat menyeli diki semua cara - cara tersebut. Setiap orang yang menggunakan prosedur kerja ataupun kunci perkakas, balk yang dianjurkan oleh Honda maupun tidak, harus meyakinkan dirinya sendiri d engan pasti bahwa keamanan pribadi maupun keamanan kendaraan tidak terancam oleh cara pelaks anaan servis ataupun kunci perkakas yang dipilih.

1. KETERANGAN UMUM 1 PERATURAN SERVIS 1-2 IDENTIFIKASI MODEL 1-2 SPESIFIKASI UMUM 1-4 SPESIFIKASI SISTEM PELUMASAN 1-5 SPESIFIKASI SISTEM BAHAN BAKAR 1-5 SPESIFIKASI SISTEM PENDINGINAN 1-5 SPESIFIKASI KEPALA SILINDER/ KLEP-KLEP 1-6 SPESIFIKASI SILINDER/PISTON 1-6 SPESIFIKASI KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/KOPELING 1-7 SPESIFIKASI FINAL REDUCTION 1-7 SPESIFIKASI CRANKCASE/CRANKSHAFT 1-7 SPESIFIKASI RODA DEPAN/SUSPENSI /KEMUDI 1-8 SPESIFIKASI RODA BELAKANG/SUSPENSI 1-8 SPESIFIKASI SISTEM PENGEREMAN 1-8 SPESIFIKASI BATERAI/SISTEM PENGISIAN 1-9 SPESIFIKASI SISTEM PENGAPIAN 1-9 SPESIFIKASI STARTER LISTRIK 1-9 SPESIFIKASI LAMPU-LAMPU/METER-METER/ SAKELAR-SAKELAR 1-9 NILAI TORSI STANDARD 1-10 NILAI TORSI MESIN & RANGKA 1-10 TITIK-TITIK PELUMASAN DAN PERAPATAN 1-14 PENEMPATAN KABEL & HARNESS 1-16 SISTEM-SISTEM PENGATURAN EMISI 1-25 1-1

KETERANGAN UMUM PERATURAN SERVIS 1. Pakailah suku cadang dan pelumas asli Honda atau yang direkomendasikan oleh H onda atau sejenisnya. Suku cadang yang tidak memenuhi spesifikasi rancangan Honda dapat mengakibatkan kerusakan pa da skuter. 2. Pakailah kunci khusus yang telah dirancang untuk produk ini untuk menghindari kerusakan dan kesalahan pada pemasangan. 3. Hanya pergunakan perkakas metrik ketika menservis skuter. Baut, mur dan sekru p metrik tidak dapat dipertukarkan dengan pengencang sistem Inggris. 4. Pasanglah gasket, O-ring, cotter pin, dan lock plates baru ketika perakitan k embali. 5. Ketika mengencangkan baut atau mur, mulailah dengan baut dengan diameter yang lebih besar atau baut di sebelah dalam dulu. Kemudian kencangkan dengan torsi pengencangan yang telah ditentukan secara bersilang dalam langkahlangkah peningkatan kecuali bila telah ditentukan urutan tertentu. 6. Bersihkan bagian-bagian yang telah dilepaskan dalam cairan pelarut. Lumasi se mua permukaan luncur sebelum perakitan kembali. 7. Setelah perakitan kembali, periksalah semua bagian terhadap pemasangan dan pe ngoperasian yang benar. 8. Tempatkan semua kabel listrik seperti diperlihatkan pada halaman 1-16 sampai dengan 1-24, Penempatan kabel dan jalur kabel. IDENTIFIKASI MODEL

KETERANGAN UMUM Nomor seri rangka dicetak pada penahan tempat duduk (seat stay) seperti diperlihatkan. Nomor seri mesin dicetak pada sisi kiri bawah dari bak mesin (crankcase). Nomor identifikasi karburator dicetak pada sisi kiri dari badan karburator. NOMOR SERI RANGKA NOMOR SERI MESIN NOMOR IDENTIFIKASI KARBURATOR

KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI UMUM BAGIAN SPESIFIKASI DIMENSI Panjang menyeluruh 1.897 mm Lebar menyeluruh 680 mm Tinggi menyeluruh 1.083 mm Jarak sumbu roda 1.273 mm Tinggi sadel 758 mm Tinggi pijakan kaki 257 mm Jarak terendah ke tanah 132,5 mm Berat motor siap pakai (Jenis jari-jari ) 99,9 kg (Jenis cast while) 99,3 kg RANGKA Jenis rangka Suspensi depan Jarak pergerakan poros depan Suspensi belakang Jarak pergerakan poros belakang Ukuran ban depan Ukuran ban belakang Merek ban (Depan/Belakang) Rem depan Rem belakang Sudut caster Panjang trail Kapasitas tangki bahan bakar Jenis tulang bawah (under bone) Garpu teleskopik 81 mm Unit swing (unit berayun) 75 mm 80/90-14M/C 40P 90/90-14M/C 46P FT 235 (SRI) Rem cakram hidraulik Mekanis, mendahului-mengikuti 26o 40 80,0 mm 3,6 liter MESIN Diameter dan langkah Volume langkah Perbandingan kompressi Peralatan penggerak klep Klep masuk membuka ] pada pengmenutup ] angkatan Klep buang membuka ] 1 mm menutup ] Sistem pelumasan Jenis pompa oli Sistem pendinginan Saringan udara Berat kosong mesin 50,0 x 55,0 mm 108,0 cm3 10,7 : 1 2 klep, SOHC digerakkan rantai tunggal

5o sebelum TMA 30o setelah TMB 30o sebelum TMB 0o TMA Di bawah tekanan paksaan dgn bak oli basah Trochoid Cairan Pendinginan Saringan kertas 27,3 kg KARBURATOR Jenis karburator Diameter throttle CV (constant velocity kecepatan tetap) 22 mm atau sejenisnya PERALATAN PENGGERAK Sistem kopeling Perbandingan drive belt (sabuk penggerak) Reduksi akhir Kopeling kering, jenis sentrifugal otomatis 2,53 : 1 -0,85 : 1 10,265 (51/18 x 45/12) KELISTRIKAN Sistem pengapian Sistem starter Sistem pengisian Regulator/rectifier Sistem penerangan DC CDI Kickstarter dan motor starter listrik Alternator dengan output fase tunggal Fase tunggal/dibuka oleh SCR, pembetulan setengah gelombang Alternator

KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI SISTEM PELUMASAN Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kapasitas oli mesin Pada penggantian oli 0,7 liter Pada pembongkaran mesin 0,8 liter Oli mesin yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG, Viskositas: SAE 10W-30 Rotor pompa oli Jarak renggang pada ujung rotor 0,15 0,20 Jarak renggang antara rotor dan rumah 0,15 0,21 0,35 Jarak renggang ke samping rotor pompa 0,05 0,10 0,12 SPESIFIKASI SISTEM BAHAN BAKAR BAGIAN SPESIFIKASI Nomor identifikasi karburator AVK2CC Main jet # 102 Slow jet # 35 Tahanan listrik SE thermal valve 3,2 5,6 Ohm (20o C) Tinggi permukaan pelampung 13,0 mm Pembukaan awal skrup pilot Lihat halaman 6-23 Putaran stasioner 1.700 +/- 100 menit 1 (rpm) Vakuum yang ditentukan untuk PAIR control valve 60 kPa (450 mmHg) Jarak main bebas pegangan gas tangan 2 6 mm SPESIFIKASI SISTEM PENDINGINAN BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas pendinginan Radiator dan mesin 0,49 liter Tangki cadangan 0,20 liter Tekanan pembukaan pelepasan tekanan tutup radiator 108 137 kPa (1,1 16 20 psi) Thermostat Mulai membuka 74 78oC Terbuka penuh 100oC Pengangkatan klep minimum 8 mm Fluida pendinginan yang direkomendasikan Honda genuine coolant

1,4 kgf/cm2,

66 Luar 38.012 5.L.53 30.D.08 Buang 0.010 50.000 50.263 32.955 4.02 D.1 9. valve guide Jarak renggang klep Masuk 0.05 Perubahan bentuk melengkung -0.782 32. tangkai klep Masuk 4.04 SPESIFIKASI CYLINDER/PISTON Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Silinder D.975 49.0.16 +/.D.02 Buang 0.987 9.542 32.90 D.975 4.L.03 Masuk 0.05 Rocker arm D.010 0.04 D.043 0.52 Buang 32.013 0.10 Kelonjongan -0. 137 psi) pada 550 min-1 (rpm) Perubahan bentuk melengkung pada kepala silinder -0.030 0. rocker arm shaft Masuk/Buang 9. piston rings.000 5.05 Ketirusan -0. 50.08 Camshaft Tinggi bubungan Masuk 32.9 1.33 37.000 10. valve guide Jarak renggang antara tangkai klep ke valve guide Masuk/Buang 5.24 Valve. piston 10 mm dari bagian bawah piston .91 Jarak renggang arm ke shaft Masuk/Buang 0.037 0.90 Buang 4.10 Proyeksi valve guide di atas cylinder head Masuk/Buang 9. L.5 Panjang bebas pegas klep Masuk/Buang Dalam 31. rocker arm Masuk/Buang 10. piston 49.972 9.015 10.970 4.D.057 0.0.995 49.990 4.25 +/.95 Titik pengukuran D. piston pin D.3 Lebar dudukan klep Masuk/Buang 0.KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI CYLINDER HEAD/VALVES Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kompressi silinder 941 kPa (9.503 32.05 Piston.7 0.L.6 kgf/cm2.

045 0.45 Ring kedua 0.014 0.008 13.000 12.05 Jarak renggang antara connecting rod dan piston pin 0.034 0.035 0.010 0. piston pin 12.002 13.08 Ring kedua 0.10 0.05 . lubang piston pin 13.994 13.015 0.96 Jarak renggang antara piston dan piston pin 0. kepala kecil connecting rod 13.015 0.002 0.010 13.04 D.10 0.005 0.70 Jarak renggang antara silinder dan piston 0.02 Jarak renggang antara piston ring dan alurnya Ring paling atas 0.D.D.L.08 Celah pada ujung piston ring Ring paling atas 0.25 0.09 D.20 0.D.25 0.028 13.045 0.45 Ring oli (side rail) 0.

driven face 33.55 Jarak renggang radial connecting rod 0.L.0 125.5 Clutch (kopeling) Ketebalan kanvas -2. Viskositas: SAE 10W-30 SPESIFIKASI CRANKCASE / CRANKSHAFT BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Crankshaft Jarak renggang ke samping connecting rod 0. boss 22.L.025 34.06 SPESIFIKASI FINAL REDUCTION BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas oli final reduction Pada penggantian periodik 0. weight roller 17.11 D.35 0.05 Keolengan -0.000 34.D.5 Driven pulley Panjang bebas face spring 111.2 125.985 33.085 22.010 22.D.0.035 22. bushing 22.10 liter Setelah pembongkaran 0.025 21.004 0. movable driven face 34.965 33.10 . clutch outer 125.KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI KICKSTARTER / DRIVE PULLEY / DRIVEN PULLEY / KOPELING BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Lebar drive belt 19.L.92 18.08 17.12 liter Oli final reduction yang direkomendasikan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG.0 Movable drive face D.0 18.10 .94 D.0 D.D.98 D.0 D.016 0.4 108.

400 25.1 Keolengan tabung -0.10 Master cylinder D.318 25.0 .7 3.2 Keolengan pelek roda Radial -2.L. 29 psi) Pengendara + pembonceng 200 kPa (2. Cylinder 12.00 kgf/cm2.450 25.755 D.00 kgf/cm2.368 25. 33 psi) Pengendara + pembonceng 225 kPa (2.D. Piston 12.0 Aksial -2.0 Garpu Panjang bebas pegas 311.0 Jarak lateral hub roda ke pelek (model jari-jari) 6.0 Keolengan -0.684 12.0 Aksial -2.3 305.0 SPESIFIKASI SISTEM REM BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Belakang Jarak main bebas handel rem 10 20 D D rem tromol 130. 29 psi) Keolengan poros roda -0. 33 psi) Keolengan pelek roda Radial -2.L. Piston 25.25 kg/cm2.2 Depan Minyak rem yang dianjurkan DOT 3 atau 4 Rem cakram Ketebalan 3.25 kg/cm2.460 D.0 Jarak lateral pelek ke hub (model jari-jari) 0 + 1.645 Caliper D.743 12. Cylinder 25.D.KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kedalaman minimum alur telapak ban -Sampai ke indikator Tekanan udara ban (dingin) Pengendara saja 200 kPa (2.657 12.31 .3 3.130.2 Minyak garpu yang dianjurkan Minyak sokbreker Tinggi permukaan minyak 50 Kapasitas minyak 75 + 1 cm3 SPESIFIKASI RODA BELAKANG / SUSPENSI BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kedalaman minimum alur telapak ban -Sampai ke indikator Tekanan udara ban dingin Pengendara saja 225 kPa (2.700 12.5 + 1.

KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI BATERAI / SISTEM PENGISIAN BAGIAN SPESIFIKASI Baterai Kapasitas 12 V 3.5 SPESIFIKASI LAMPU-LAMPU / METER-METER / SAKELAR-SAKELAR BAGIAN SPESIFIKASI Bola lampu Lampu besar 12 V 25/25 W x 2 Lampu posisi 12V .5 jam Alternator Kapasitas 0.0 3.000 min-1 (rpm) SPESIFIKASI SISTEM PENGAPIAN BAGIAN SPESIFIKASI Busi Standard CR7EH-9 (NGK).90 Voltase puncak ignition coil minimum 100 V Voltase puncak ignition pulse generator minimum 0.3.140 kW / 5.1 0.7 W Lampu indikator lampu sein 12 V 3.0 1.8 V Di bawah 12.000 menit-1 (rpm) Tahanan kumparan pengisian 0.0 Ohm (20O C) Tahanan kumparan penerangan 0.2 1.7 V Ignition timing (pengaturan waktu pengapian) 14O sebelum TMA pada putaran stasio ner SPESIFIKASI STARTER LISTRIK Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Panjang sikat starter motor 7.3 kOhm 13.80 0.7 W x 2 Lampu indikator lampu jauh 12 V 1.4 A / 5-10 jam 3.4 W x 2 Lampu indikator peringatan suhu cairan pendingin LED Sekring Sekring utama 15 A x 1 Sekring tambahan 10 A x 1 Tahanan sensor ECT pada 40O C 1.6 .0 A / 0.4 W x 2 Lampu belakang 12 V 5 W Lampu rem 12 V 10 W x 2 Lampu sein depan 12 V 10 W x 2 Lampu sein belakang 12 V 10 W x 2 Lampu penerangan instrumen 12 V 1.3 V Arus pengisian Normal Cepat 0.5 Ah Kebocoran arus listrik maksimum 0.8 Ohm (20O C) Voltase yang diatur oleh regulator/rectifier (Output untuk penerangan) 12.5 mA Voltase Bermuatan penuh Perlu diisi listrik kembali Di atas 12.6 V / 5. U22FER9 (DENSO) Jarak renggang busi 0.

pada 100O C 0.2 kOhm .1 .0.

ft) JENIS PENGIKAT TORSIN.2 (0.m.0.ft) Spark plug (busi) Valve adjusting screw lock nut Engine oil drain bolt Engine oil strainer screen cap . 20) 39 (4. 7) 22 (2. Mur-U. Baut ALOC: ganti dengan baut baru. Pengikat lain harus dikencangkan dengan torsi pengencangan standard yang terdaft ar di atas.5) 10 (1.m.5.KETERANGAN UMUM TORSI PENGENCANGAN STANDARD JENIS PENGIKAT TORSI N. lbf. 4. 6. 25) 54 (5.m.0.0.5. 40) Sekrup 5 mm Sekrup 6 mm Baut flens 6 mm (termasuk NSHF) dan mur Baut flens 8 mm dan mur Baut flens 10 mm dan mur 4.m (kgf. 3.2.m (kgf.8) 10 (1. 2. lbf.9. 3.2 (0.5.m (kgf. 16) 34 (3. 29) TORSI PENGENCANGAN MESIN & RANGKA Spesifikasi torsi yang terdaftar di bawah adalah untuk pengencangan yang ditentu kan. CATATAN : 1. Olesi cairan pengunci pada ulir.1 9 (0. 3.ft) Baut dan mur hex 5 mm Baut dan mur hex 6 mm (termasuk faut flens SH) Baut dan mur hex 8 mm Baut dan mur hex 10 mm Baut dan mur hex 12 mm 5. 7) 27 (2.8. MESIN PERAWATAN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. Olesi oli mesin kepada ulir dan permukaan duduk.4. lbf.

2.4 (0. 1.2.1) Main jet 1 -2. 0.1 (0.4. 1. 12) 10 (1.5 (0.1 (0.2.0.m.0.3.1) PAIR check valve cover screw 2 4 2.0. 2. 17) .2) 10 (1.2.m.5) SE thermal valve body screw 2 5 3.7) SISTEM PELUMASAN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.m (kgf. 1. 10) 13 (1.2.1 (0. 1.3.2.ft) Inlet pipe band screw 2 5 2 (0.5) Air cut-off valve cover screw 2 4 2.5) Needle jet holder 1 -2. 1.1 (0.1 (0. lbf. 1. 1.2.6.5) Fuel auto valve lock nut 1 16 22. 7) SISTEM BAHAN BAKAR BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. 10) 1 (0.1 (0.3. lbf.2. 7) 24 (2.8) Float chamber screw 3 4 2.3.5 (0.5) Slow jet 1 -1.5) Float chamber drain screw 1 -1.2.1.m (kgf.ft) Oil pump plate screw Oil pump mounting bolt 1 2 4 6 3 (0. 15) 13 (1.5) Vacuum chamber cover screw 2 4 2.5) SE thermal valve setting plate screw 1 4 2. 1. 18) 20 (2.2. 1.3.5 (2.5 (0. 1.Final reduction oil check bolt Final reduction oil drain bolt PAIR air cleaner housing cover screw 1 2 1 1 1 1 1 10 5 12 30 8 8 5 16 (1.4.

1-10 .

ft) Left crankcase cover plate screw .7) 8 (0.0. lbf.9) 10 (1.m.m (kgf. 0.2.m (kgf.m (kgf.ft) Radiator drain bolt Cooling fan bolt Water pump impeller Thermostat mounting bolt 1 3 1 2 10 6 6 6 1 (0.KETERANGAN UMUM SISTEM PENDINGINAN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. 9) KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. lbf.8.9) 4 (0.ft) Camshaft holder nut Cam sprocket bolt Cam chain tensioner lifter screw Cylinder head cover bolt 4 2 1 2 7 5 6 6 18 (1. lbf. 6.6) CYLINDER HEAD/VALVES BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. 13) 8 (0.1.0) 12 (1.8.m.m. 5.9. 5.4. 7) 9 (0.8. 3.

80) 54 (5. 1.ft) ECT sensor 1 12 25 (2.0. 18) LAIN-LAIN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.5.3.5) 1-11 .0.0.0. 7) ELECTRIC STARTER BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.2) 108 (11. 44) 10 (1.m. 40) ALTERNATOR BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. lbf.m (kgf.m.2. 2. lbf.ft) Starter motor case screw 3 4 2 (0.m (kgf.4.5.m.ft) Carburetor throttle cable holder mounting screw 2 5 3. lbf.ft) Flywheel nut Stator mounting socket bolt 1 3 12 6 59 (6.m. 36) 3 (0.5) LAMPU-LAMPU / METER-METER / SAKELAR-SAKELAR BAGIAN JUMLAH DIAMETER TORSI ULIR (mm) N. lbf.m (kgf.4 (0.Drive pulley face nut Clutch/driven pulley nut Clutch outer nut 1 5 1 1 12 4 14 28 49 (5. 2.m (kgf.

.

m.KETERANGAN UMUM RANGKA/BODY PANELS / SISTEM PEMBUANGAN GAS BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.m. lbf. lbf.m (kgf.m (kgf. 51) RODA DEPAN / SUSPENSI / KEMUDI BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.1 (0.m (kgf.8) PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.0. lbf.m.m.ft) Air cleaner housing cover screw 4 5 1. 0. 44) PERAWATAN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.ft) Engine hanger link nut (sisi rangka) 1 10 69 (7. lbf. 7) 59 (6.ft) Air management cover socket bolt Muffler mounting bolt 3 2 6 10 10 (1.0.1.0.m (kgf.ft) Front axle nut Front brake disc socket bolt Front spoke Handlebar post nut Rear brake lever pivot bolt Rear brake lever pivot nut Bottom bridge pinch bolt Fork socket bolt Steering stem top thread Steering stem lock nut 1 4 36 1 1 .

3.5.5 10 118 (12.3. 44) 1 (0.7 (0. 87) 3.5.7) 4. lbf.7) 59 (6. 15-29 RODA BELAKANG / SUSPENSI BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.15) Lihat hal.47) 20 (2.0. 31) 3.4.4 .7) 49 (5. 15-29 Lihat hal.ft) Rear axle nut Rear spoke (model jar-jari) Engine hanger link nut (sisi mesin) 1 36 1 16 BC 3.3) 64 (6. 2.0.1 4 2 1 1 12 8 BC 3. 44) 42(4.0.2 10 5 5 10 8 26 26 59 (6.7 (0. 36) 1-12 .5 (0.0.0. 2.1.m.m (kgf.0.

5) 18 (1.m (kgf.4) 2 (0.ft) Pillion step mounting bolt Muffler protector mounting bolt Muffler protector mounting screw Side stand pivot nut Side stand pivot bolt . 22) LAIN-LAIN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. 0.ft) Rear brake arm bolt Brake caliper bleed valve Brake master cylinder reservoir cap screw Brake pad pin Front brake lever pivot bolt Front brake lever pivot nut Front brake light switch screw Brake hose oil bolt Brake caliper mounting bolt 1 1 2 1 1 1 1 2 2 6 8 4 10 6 6 4 10 8 10 (1.7) 6 (0.2.1. lbf. 7) 6 (0.4) 1 (0.5.0.m.1.1.7) 34 (3. 25) 30 (3.m (kgf.8. 0. 1. 4.6. 13) 1 (0.6.m.KETERANGAN UMUM SISTEM REM BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. 4. lbf.

7) 29 (3.0. 0.5. 21) 10 (1.1.4 2 3 1 1 10 6 5 10 10 44 (4. 0.0. 7) 1 (0.7) 1-13 .0. 32) 10 (1.

0 8.3 g 0. 14-8 Locking agent (zat pengunci) (dianjurkan: Three Bond 2415 atau 1322N atau LOCKTITE 200 atau sejenisnya) Ulir driveshaft bearing set plate bolt Lihat hal. 12-15 Larutan molybdenum oil (campuran ½ oli mesin dan ½ gemuk molybdenum disulfide) Molybdenum disulfide paste Bubungan camshaft cam Bidang luncur decompressor weight Permukaan luncur kickstarter spindle Kickstarter driven gear shaft Permukaan luncur kickstarter driven gear friction spring 0.0 g 2.2 0.KETERANGAN UMUM TITIK-TITIK PELUMASAN & PERAPATAN (LUBRICATION & SEAL POINTS) MESIN BAHAN LOKASI CATATAN Liquid sealant (cairan perapat) (dianjurkan: Three Bond 1215 atau sejenisnya) Permukaan penyatuan right crankcase (bak mesin kanan) Lihat hal.1 0.5 g 0.3 g Oli mesin (tanpa molybdenum additives) Gigi oil pump drive gear Seluruh permukaan oil pump rotor Oil pump shaft dan gigi Ulir cylinder stud bolt (sisi camshaft holder) Permukaan luncur rocker arm shaft Bidang luncur rocker arm roller Camshaft bearing Gigi cam sprocket Seluruh permukaan cam chain Gigi timing sprocket Permukaan-permukaan luncur piston dan cylinder Bidang luncur piston pin hole Seluruh permukaan piston ring dan alur ring Permukaan luar piston pin .1 0.0 2.3 g Multi-purpose grease (gemuk serba-guna) Driven face needle bearing Bibir movable driven face oil seal Bibir Kickstarter spindle dust seal Grease (gemuk) (Shell ALVANIA R3 atau IDEMITSU AUTOREX B atau sejenisnya) Permukaan dalam driven face Alur movable driven face cam Starter pinion gear shaft (kedua ujungnya) 7.

counter dan final gear Seluruh permukaan water pump chain Gigi water pump drive sprocket Bidang luncur ball/needle bearing Seluruh permukaan masing2 O-ring (Kecuali saluran cairan pendingin) Bibir dan permukaan luar oil seal Isi 2 cc minimum Isi 3 cc minimum Cairan pendingin (Dianjurkan: Honda Pre-Mix Coolant) O-ring waterpipe O-ring thermostat O-ring ECT sensor Bersihkan dari gemukBidang tirus crankshaft sebelah kiri 1-14 . counter dan final shaft Gigi drive.Bidang dalam kepala kecil connecting rod Bantalan-bantalan crankshaft Bantalan kepala besar connecting rod Valve stem (bidang luncur valve guide) Permukaan dalam valve stem seal Bidang bantalan dari drive.

Grease (gemuk) (Shell BEARING GREASE HD atau sejenisnya) Bagian dalam speedometer gear box Multi-purpose grease Bibir front wheel dust seal Permukaan luncur front wheel axle Seluruh permukaan front wheel distance collar Bidang luncur front wheel bearing Bibir speedometer gear box seal Poros rear brake cam dan bidang penggelindingan Bidang luncur rear brake anchor pin Bibir rear brake dust seal Permukaan luncur rear brake lever pivot bolt Bidang kontak seat catch Bidang luncur poros main stand Bidang luncur poros side stand Pakailah 2. Japan.2 g min. Silicone grease Bagian dalam front brake cable cap boot Bagian dalam rear brake cable cap boot Bidang kontak front brake lever ke master piston Bidang luncur front brake lever pivot Bidang luncur brake caliper pin Brake caliper piston stopper ring Seluruh permukaan brake caliper dust seal Kabel speedometer Bagian dalam throttle cable boot Bagian dalam throttle cable Pakailah 0. Pakailah 0.4 g min. atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) Steering bearing race dan bearing Bibir steering stem dust seal Isi dengan 3 g min.1 CC Pakailah 0. Minyak rem (DOT 3 atau DOT 4) Bagian dalam master cylinder dan bidang luncur Seluruh permukaan brake caliper piston seal Master cylinder piston cup Minyak garpu Fork dust seal dan bibir-bibir oil seal Seluruh permukaan fork spring seat O-ring Adhesive (lem) (Honda bond A atau sejenisnya) Bagian dalam handlebar grip rubber Bidang penyatuan air cleaner connecting hose ke housing Oli mesinRear axle nut 1-15 .KETERANGAN UMUM RANGKA BAHAN LOKASI CATATAN Multi-purpose grease dengan tekanan sangat tinggi (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 dibuat oleh KYODO YUSHI.1 g Pakailah 0.2 g min.

.

KETERANGAN UMUM PENEMPATAN KABEL KABEL SAKELAR SAKLAR LAMPU SLANG REM DEPAN LAMPU REM BELAKANG KONEKTOR 3P SAKELAR DIMMER KABEL REM BELAKANG KONEKTOR 3P SAKELAR LAMPU SEIN KONEKTOR 3P KONEKTOR 3P TOMBOL STARTER TOMBOL KLAKSON KABEL SAKELAR LAMPU REM DEPAN KABEL METER/ SAKELAR STANG STIR KABEL SPEEDOMETER KABEL GAS KABEL GAS SLANG REM KABEL REM DEPAN BELAKANG KABEL NEGATIF (-) BATERAI KABEL KLAKSON KABEL SPEEDOMETER KABEL POSITIF (+) BATERAI KABEL SAKELAR KABEL SAKELAR LAMPU REM BELAKANG LAMPU REM DEPAN KABEL SAKELAR KIRI STANG STIR KABEL SAKELAR KANAN STANG STIR 1-16 .

KETERANGAN UMUM KABEL LAMPU DEPAN KABEL LAMPU DEPAN SEIN KIRI SEIN KANAN KABEL LAMPU POSISI KABEL LAMPU BESAR 1-17 .

KETERANGAN UMUM KABEL PENGAPIAN MAIN WIRE HARNESS KABEL GAS KABEL SPEEDOMETER SLANG REM DEPAN KABEL REM BELAKANG KABEL NEGATIF (-) BATERAI MAIN WIRE HARNESS KABEL SPEEDOMETER KABEL SAKLAR HANDLEBAR / METER KABEL RELAY STARTER KABEL SPEEDOMETER 1-18 .

KETERANGAN UMUM KABEL SPEEDOMETERSLANG REM DEPAN DEPAN KABEL REM BELAKANG MAIN WIRE HARNESS KABEL REM BELAKANG KABEL GAS KABEL GAS KABEL HORN / KLAKSON KABEL SEKERING UTAMA / TAMBAHAN SLANG REM DEPAN KABEL REM BELAKANG KABEL GAS KABEL SAKLAR HANDLEBAR KANAN KABEL SAKLAR HANDLEBAR KIRI 1-19 .

KETERANGAN UMUM KABEL FUEL LEVEL SENSOR KABEL GAS SLANG BAHAN BAKAR FUEL TANK TRAY DRAIN HOSE RADIATOR RESERVE TANK OVERFLOW HOSE MAIN WIRE HARNESS KABEL BUSI KABEL SAKELAR STANDARD SAMPING KABEL ENGINE COOLANT TEMPERATURE (ECT) SENSOR KABEL ALTERNATOR KABEL MASSA KABEL STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE RADIATOR RESERVE TANK OVERFLOW HOSE PULSE SECOND AIR INJECTION (PAIR) AIR CLEANER HOSE KABEL SENSOR FUEL LEVEL KABEL BUSI RADIATOR SIPHON HOSE KABEL COIL PENGAPIAN 1-20 .

KETERANGAN UMUM KABEL MASSA KABEL STARTER MOTOR KABEL MASSA KABEL STARTER MOTOR KABEL SE THERMAL VALVE KABEL SE THERMAL VALVE KABEL ECT SENSOR KABEL ALTERNATOR KABEL STARTER MOTOR KABEL SE THERMAL VALVE KABEL ALTERNATOR KABEL ALTERNATOR KABEL ALTERNATOR IGNITION PULSE GENERATOR KABEL IGNITION PULSE GENERATOR 1-21 .

KETERANGAN UMUM WIRE BRAND STAY KABEL STARTER MOTOR KABEL SENSOR ECT FINAL REDUCTION CASE BREATHER HOSE KABEL SAKELAR STANDARD SAMPING KABEL ALTERNATOR KABEL SE THERMAL MAIN WIRE HARNESS VALVE PAIR SUPPLY HOSE PAIR CONTROL VALVE CARBURETOR VACUUM VACUUM HOSE PISTON HOSE SELANG CRANKCASE BENSIN FUEL TANK TRAY BREATHER HOSE DRAIN HOSE WIRE BAND STAY (Lihat diatas) FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE HOSE GUIDE B (Lihat dibawah) FUEL TANK TRAY KABEL SAKELAR STANDARD SAMPING KABEL REM BELAKANG CARDRAIN HOSE HOSE GUIDE A (Lihat dibawah) BURETOR FUEL REDUVTION .

VASE BREATHER HOSE CRANKCASE BRDRAIN HOSE EATHER HOSE GUIDE A: HOSE GUIDE B: PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE FUEL AUTO SELANG BENSIN VACUUM HOSE DRAIN HOSE PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE FUEL TANK TRAY DRAIN HOSE FUEL HOSE PAIR AIR SUPPLY HOSE 1-22 .

0 mm 30O 1-23 .KETERANGAN UMUM ARAH HOSE/CLIP CRANKCASE BREATHER HOSE TANDA CAT TANDA CAT CARBURETOR VACUUM PISTON HOSE PAIR CLEANER HOSE TANDA CAT PAIR AIR SUCTION HOSE PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE CRANKCASE BREATHER DRAIN HOSE PAIR AIR SUPPLY HOSE AIR DUCT DEPAN Tepatkan tanda cat pada hose (slang) dengan tanda titik pada pipe (pipa Tepatkan tanda cat pada hose (slang) dengan hose guide12.0 + 1.

HAL.35 KETERANGAN UMUM SLANG RADIATOR RESERVE TANK OVERFLOW SLANG RADIATOR SIPHON TANDA CAT TANDA CAT TANDA CAT SLANG-SLANG AIR TANDA CAT 1-24 .

mereka bereaksi membentuk photochemi cal smog ketika terkena sinar matahari. Blow-by gas (gas hasil pembakaran yang masuk ke dalam bak mesin melalui piston ring) dikembalikan ke dalam ruang pembakaran melalui air cleaner (saringan udara) dan karburator. untuk mengurangi karbon monoksida. Honda Motor Co.KETERANGAN UMUM SISTEM-SISTEM PENGATURAN EMISI SUMBER EMISI Proses pembakaran menghasilkan karbon monoksida dan hidrokarbon. KARBURATOR SLANG PERNAPASAN CRANKCASE SARINGAN UDARA UDARA SEGAR BLOW . Karbon monoksida tidak bereaksi dengan cara yang sama. Pengaturan emis i hidrokarbon adalah sangat penting. tetapi ia beracun. oleh karena pada kondisi tertentu.. Ltd. oksida-oksida dari nitrogen dan hidrokarbon.BY GAS 1-25 . SISTEM PENGATURAN EMISI CRANKCASE Mesin dilengkapi dengan sistem crankcase (bak mesin) tertutup untuk mencegah pen geluaran emisi bak mesin ke dalam atmosfir. memakai penyetelan karburator yang miskin maupun juga sist em lain.

dengan demikian mencegah terjadinya pembakaran su sulan (afterburn) dalam sistem gas pembuangan. Model ini mempunyai pulse secondary air injection (PAIR) control valve dan PAIR check valve. Klep penahan PAIR (PAIR check valve) mencegah terjadinya arus udara terbalik melalui sistem.KETERANGAN UMUM SISTEM PENGATURAN EMISSI GAS PEMBUANGAN (PULSE SECONDARY AIR INJECTION SYSTEM) Sistem pengaturan emisi gas pembuangan terdiri dari sebuah sistem penyaluran uda ra kedua (secondary air supply system) yang memasukkan udara yang telah disaring ke dalam gas pembuangan pada l ubang pembuangan. Tidak perlu dijalankan penyetelan terhadap pulse secondary air injection system. PAIR control valve [klep pengatur PAIR] bereaksi terhadap manipol pemasukan vakuum (intake manifold) yang tinggi dan aka n menutup penyaluran udara segar selama deselerasi mesin. Udara segar ditarik ke dalam lubang pembuangan setiap kali ada pulse tekanan negatif p ada sistem gas pembuangan. Suntikan udara segar ini mendorong pembakaran gas pembuangan yang belum terbakar dan meng ubah sejumlah besar hidrokarbon dan karbon monoksida ke dalam karbon dioksida dan uap air yang relat if tidak berbahaya. PAIR CONTROL VALVE PAIR CONTROL VALVE PAIR AIR CLEANER VACUUM HOSE PAIR RESONATOR UDARA SEGAR UDARA VAKUUM PAIR GHECK VALVE 1-26 . walaupun dianjurkan pemeriksaan berkala dari komponen-komponennya.

FITUR-FITUR TEHNIK SISTEM V-MATIC 2-1 SISTEM AUTO DECOMPRESSION 2-9 SISTEM STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE 2-6 SISTEM V-MATIC GARIS BESAR Sistem V-Matic memberikan perubahan otomatis dari perbandingan penggerak sewaktu diameter dari drive pulley (pulli penggerak) di atas mana sabuk penggerak (drive belt) berjalan menjadi makin besa r/kecil sesuai dengan kecepatan mesin. DRIVEN PULLEY DRIVE BELT DRIVE PULLEY CRANKSHAFT DRIVE SHAFT 2 2-1 .2.

weight roller. SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA KECEPATAN RENDAH: KECEPATAN TINGGI: DRIVE BELT DRIVE FACE BOLT RAMP PLATE DRIVE BELT DRIVE FACE BOLT RAMP PLATE MOVABLE DRIVE FACE WEIGHT ROLLER DRIVE PULLEY FACE MOVABLE DRIVE FACE WEIGHT ROLLER DRIVE PULLEY FACE PULLI YANG DIGERAKKAN (DRIVEN PULLEY) Pulli yang digerakkan (driven pulley).jadi mengubah jarak antara movable driven fac e dan driven face. Hasilnya adalah diameter yang berubah-ubah dari dr ive pulley di atas mana sabuk penggerak (drive belt) berjalan.FITUR-FITUR TEHNIK KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM PULLI PENGGERAK (DRIVE PULLEY) Pulli penggerak (drive pulley) yang dipasang pada crankshaft (poros engkol). terdiri atas muka digerakkan yang dapat berpindah (movable driven face). Weight rollers bergerak keluar/kedalam sesuai dengan gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh perputaran crankshaft. SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA KECEPATAN RENDAH: KECEPATAN TINGGI: DRIVE BELT DRIVEN FACE SPRING DRIVE BELT DRIVEN FACE SPRING MOVABLE DRIVEN FACE MOVABLE DRIVEN FACE . Movable driven face bergeser secara aksial pada poros (shaft) dengan menerima te gangan dari sabuk penggerak (drive belt) yang panjangnya tetap. yang dipasang pada poros penggerak (drive shaft). drive face boss. dan ramp plate. movable drive face bergeser secara aksial pada crankshaft. Sewaktu weight roll ers bergerak. muka yang digerakkan yang tetap (fix ed driven face) dan pegas (spring). movable drive face. dengan demikian mengubah jarak antara mu ka pulli penggerak (drive pulley face) dan movable drive face. ter diri dari drive pulley face. Hasilnya adalah diameter yang berubah-ubah dari driven pulley di atas mana drive belt berjalan. Bandul penggelinding (weight rollers) terletak antara muka penggerak yang dapat berpindah (movable drive face) dan pelat melandai (ramp plate) yang terpasang tetap pada crankshaft.

FITUR-FITUR TEHNIK PROSES PENYAMPAIAN DAYA DAN PENGUBAHAN PERBANDINGAN PENGGERAK SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA KECEPATAN RENDAH RAMP PLATE WEIGHT ROLLERS DRIVEN FACE MOVABLE DRIVE FACE MOVABLE DRIVE BELT DRIVEN FACE DRIVE PULLEY FACE CENTRIFUGAL CLUTCH DRIVE BELT DRIVE PULLEY DRIVE PULLEY .

FITUR-FITUR TEHNIK SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA KECEPATAN TINGGI RAMP PLATE DRIVEN FACE WEIGHT ROLLERS MOVABLE DRIVE FACE MOVABLE DRIVE BELT DRIVEN FACE DRIVE PULLEY FACE CENTRIFUGAL CLUTCH DRIVE BELT DRIVE PULLEY DRIVEN PULLEY .

clutch shoes menggerakkan clutch outer yang terpasa ng tetap pada driveshaft. Akibatnya. Sewaktu kecepatan berputar dari movable driven face meningkat. SEWAKTU KOPELING TIDAK TERSAMBUNG FINAL REDUCTION GEAR Tidak tersambung MOVABLE DRIVEN FACE CLUTCH OUTER CLUTCH SHOE RETURN SPRING CLUTCH OUTER SEWAKTU KOPELING TERSAMBUNG FINAL REDUCTION GEAR Tersambung CLUTCH SHOE RETURN CLUTCH DRIVESHAFT SPRING OUTER CLUTCH OUTER MOVABLE DRIVEN FACE . terdiri atas sepatu sentrifugal kopeling (centrifugal clutch shoe). yang terpasang pad a movable driven face. pegas pengembalian (return sprin g) dan bagian luar kopeling (clutch outer).FITUR-FITUR TEHNIK AUTOMATIC CENTRIFUGAL CLUTCH Kopeling sentrifugal otomatis (automatic centrifugal clutch). clutch shoes meng embang akibat gaya sentrifugal yang makin besar. Driveshaft meneruskan torsi ke roda belakang melalui roda gigi reduksi akhir (final reducti on gear).

thermowax. IGNITION CONTROL MODULE (ICM) SEKERING HEATER THERMOWAX SPRING STARTER VALVE FLYWHEEL JET NEEDLE NEEDLE JET STARTING ENRICHMENT (SE) ENGINE COOLANT THERMAL VALVE TEMPERATURE (ECT) SENSOR IGNITION PULSE GENERATOR . spring. PENGARUH DARI SE THERMAL VALVE SYSTEM SE thermal valve secara otomatis menyediakan bahan bakar tambahan untuk membuat perbandingan udara/bahan bakar yang ideal ketika menghidupkan mesin. starter valve . dan jet needle.FITUR-FITUR TEHNIK SISTEM STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM Starting enrichment (SE) thermal valve system (sistem klep yang digerakkan oleh suhu untuk memperkaya campuran bahan bakar pada waktu start) terdiri atas komponen sebagai berikut: -SE thermal valve -Needle jet (di sisi SE thermal valve) -Starter port -Starter jet -Float chamber -Engine coolant temperature (ECT) sensor -Ignition pulse generator -Ignition control module (ICM) SE THERMAL VALVE COMPONENTS SE thermal valve terdiri atas heater (pemanas).

SEKERING 15A SEKERING 10A HEATER KUNCI KONTAK THERMOWAX SPRING FLYWHEEL ICM ECT SENSOR 5V BATERAI IGNITION PULSE STARTER VALVE GENERATOR Diatur oleh posisi starter valve. starter valve dalam keadaan tertarik ke dalam oleh kare na volume thermowax kecil. thermowax sedikit mengkerut/memuai untuk mendapatkan perbandingan uda ra/bahan bakar yang pantas. Mengikuti suhu luar. sejumlah bahan bakar tambahan yang tepat dised iakan pada intake manifold dari float chamber melalui starter jet dan starter port dari karburator. STARTER PORT STARTER VALVE UDARA SLOW PORT STARTER JET .FITUR-FITUR TEHNIK CARA KERJA SE THERMAL VALVE SYSTEM SEWAKTU MENGHIDUPKAN MESIN: Ketika mesin dihidupkan.

aliran bahan bakar melalu i starter port dari karburator menjadi terhambat.FITUR-FITUR TEHNIK SETELAH MESIN DIHIDUPKAN: Ketika suhu cairan pendingin di atas 40OC telah dideteksi oleh engine coolant te mperature (ECT) sensor. thermowax dipanaska n dan mulai memuai. STARTER PORT STARTER VALVE UDARA SLOW PORT STARTER JET . SEKERING 10A HEATER THERMOWAX SPRING KUNCI KONTAK FLYWHEEL IGNITION PULSE GENERATOR BATERAI ECT SENSOR 5V ICM STARTER VALVE Sewaktu starter valve mendekati posisi tertutup penuh. arus listrik mengalir ke heater. ia mendorong starter valve ke bawah. Ketika heater dioperasikan. Aliran bahan bakar tambahan tidak lagi dipasok ketika starter valve t ertutup penuh. sementara kecepatan mesin lebih tinggi dari 700 menit-1 (rpm) dideteksi oleh ignition cont rol module (ICM) melalui ignition pulse generator. Sewaktu thermowax membesar volumenya.

decompressor weight berputar keluar oleh karena gaya sentrifugal pada weight lebih besar daripada gaya tarik dari pegas pengembalian. EXHAUST VALVE DECOMPRESSOR CAM EXHAUST ROCKER ARM SETELAH MESIN DIHIDUPKAN Sewaktu mesin hidup. exhaust valve akan sedikit terbuka oleh exhaust rocker arm (lengan pelatuk klep buang) yang bersentuhan dengan bagian bundar dari decompressor cam sewaktu pegas pengemDECOM balian menarik decompressor weight ke dalam PRESSOR sewaktu mesin tidak berjalan. DECOMPRESSOR . Exhaust valve tidak dibuka menjelang TMA seperti tadinya oleh karena exhaust rocker arm bertepatan dengan bagian mendatar dari decompres sor cam. piston berhenti sebelum TMA pada langkah kompressi dan exhaust valve (klep buang) akan tertutup.FITUR-FITUR TEHNIK SISTEM AUTO DECOMPRESSION EXHAUST ROCKER ARM DECOMPRESSOR WEIGHT EXHAUST VALVE EXHAUST ROCKER ARM SEWAKTU MESIN DIHIDUPKAN (ATAU SEWAKTU MESIN MATI) Ketika kunci kontak pada posisi OFF.Dengan auto decompression system. Dengan demiCAM kian tekanan kompressi akan dikeluarkan dari exhaust valve dan meringankan tenaga yang diperlukan untuk menghidupkan mesin.

CAM DECOMPRESSOR CAM EXHAUST VALVE 2-9 .

3. RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN LOKASI PANEL BODY 3-2 SEAT / TEMPAT DUDUK 3-7 PETA PELEPASAN PANEL BODY 3-2 GRAB RAIL 3-7 KETERANGAN SERVIS 3-3 LUGGAGE BOX 3-8 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 3-3 FRONT CENTER BODY COVER 3-8 FRONT FENDER 3-4 BODY COVER 3-9 FRONT TOP COVER 3-4 FLOOR PANEL 3-11 FRONT COVER 3-4 FRONT INNER COVER 3-11 KACA SPION 3-5 REAR FENDER 3-12 FRONT HANDLEBAR COVER 3-5 AIR MANAGEMENT COVER 3-13 REAR HANDLEBAR COVER 3-5 RADIATOR COVER 3-13 FLOOR PANEL SIDE COVER 3-6 EXHAUST PIPE/MUFFLER 3-14 UNDER COVER 3-7 3 3-1 .

3-5) (12) Front center body cover (hal. 3-8) (17) Air manage ment cover (hal. 3-5) (11) Luggage box (hal. 3-12) (5) Front handlebar cover (hal. 3-9) (2) Front top cover (hal. 3-4) (9) Seat / tempat duduk (hal. 3-7) (14) Floor panel (hal. 3-8) (18) Radiator cover (hal. 3-11) (4) Kaca spion (hal. 3-7) (15) Front inner c over (hal. 3-5) (10) Grab rail (hal. 3-13) (6) Rear handlebar cover (hal. 3-4) (8) Under cover (hal. 3-6) (13) Body cove r (hal. 3-4) (7) Floor panel side cover (hal. 3-11) (3) Front cover (hal. (4) Kaca spion (2) Front top cover (1) Front fender (5) Front handlebar cover (11) Luggage box (9) Seat/ tempat duduk (6) Rear handlebar cover (3) Front cover (10) Grab rail (7) Floor panel (12) Front center body cover side cover (17) Air management cover (8) Under cover (13) Body cover (18) Radiator cover (14) Floor panel (16) Rear fender (15) Front inner cover .RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN LOKASI PANEL BODY (5) (4) (6) (10) (9) (2) (11) (3) (16) (1) (17) (14) (12) (15) (8) (13) (18) (7) (1) Front fender (hal. 3-7) (16) Rear fender (hal. 3-13) PETA PELEPASAN BODY COVER Peta ini memperlihatkan urutan pelepasan penutup rangka menurut urutan anak pana h.

Jika pengikat pemasangan dikencangkan dulu.0 kgf.ft) Muffler mounting bolt 59 N. pipa knalpot mungkin tidak akan duduk dengan benar pada cylinder head.0 kgf. 44 lbf. Selalu ganti gasket knalpot setelah melepaskan knalpot dari mesin.ft) MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Suara knalpot terlalu keras Sistem pembuangan gas patah Ada kebocoran gas pembuangan Unjuk kerja lemah Sistem pembuangan gas berubah bentuk Ada kebocoran gas pembuangan Knalpot tersumbat . pasanglah semua pengikat dengan longgar dulu.m. TORSI PENGENCANGAN Air management cover socket bolt 10 N.m. 7 lbf. Sewaktu memasang sistem pembuangan gas. pastikan bahwa bidang-bidang penyatuan telah ditepa tkan dengan benar sebelum mengencangkan pengikat-pengikat. Selalu periksalah sistem pembuangan gas terhadap kebocoran setelah pemasangan se lesai.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN KETERANGAN SERVIS UMUM Bagian ini meliputi pelepasan dan pemasangan body panel dan sistem pembuangan ga s Sewaktu memasang body panel. Selalu kencangkan sambungan pipa knalpot pada cylinder head dulu kemudian baru pengikat pemasangan knalpot.m (6.m (1.

Lepaskan kedelapan sekrup dari arah belakang. Lepaskan connector 4P lampu besar dan connector 2P lampu sein depan. Lepaskan kedua baut dan pisahkan bracket plat nomor. FRONT FENDER BAUT-BAUT BRACKET BAUT . Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. FRONT TOP COVER (PENUTUP DEPAN ATAS) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan kedua sekrup dari arah belakang. FRONT COVER (PENUTUP DEPAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front top cover (Lihat atas). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan kedua sekrup dari front upper side. Lepaskan front fender. Lepaskan front cover dengan melepaskan boss (tonjolan pemasangan) dari frame grommet. kemudian lepaskan front top cover. Geser front top cover sedikit ke bawah dan lepaskan kedua hooks (kaitan) dan empat tabs (lidah pemasangan) dari lubang pemasangannya. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan kedua sekrup dari front lower side.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN FRONT FENDER (SPAKBOR DEPAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan ketiga baut dari front fender.

SEKRUP TABS FRONT TOP HOOKS COVER SEKRUP-SEKRUP SEKRUP-SEKRUP BOS GROMMET SEKRUP-CONNECTORS SEKRUP FRONT COVER .

Lepaskan keempat sekrup dari arah belakang. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan bosses (tonjolan pemasangan) kanan dan kiri dari front handlebar cover dari lubang-lubang dengan mengangkat front handlebar cover dengan hati-hati ke atas. REAR HANDLEBAR COVER (PENUTUP STANG STIR BELAKANG) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Front top cover -Front handlebar -Front handlebar -Baterai Lepaskan meter / (halaman 3-4). Lepaskan kedua sekrup dari arah depan.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN KACA SPION FRONT HANDLEBAR COVER SEKRUP-SEKRUP BOSSES KONEKTOR SAKELAR LAMPU REM DEPAN SEKRUP-SEKRUP BOSS BOSS METER/HANDLEBAR SWITCHWIRE KACA SPION PELEPASAN/PEMESANGAN Lepaskan kaca spion. cover (Lihat atas) cover (Lihat atas) kabel saklar handelbar dari rangka. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan konektor-konektor sakelar lampu rem depan . Lepaskan kaca spion (Lihat atas). FRONT HANDLEBAR COVER (PENUTUP STANG STIR DEPAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan penutup depan atas.

.seperti diperlihatkan.

FLOOR PANEL SIDE COVER (PENUTUP SAMPING PANEL BAWAH) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan ketiga sekrup. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan KONEKTOR REAR HANDLEBAR COVER METER/ HANDLE SWITCH WIRE SEKRUPSEKRUP SEKRUP KABEL SPEEDOMETER PENGIKAT . Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan PERHATIAN : Tempatkan wire harness dengan benar (hal.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN Lepaskan sebagai berikut: Connectors 3P/9P untuk meter/sakelar stang stir Connector 4P lampu besar/konektor 2P lampu sinyal depan konektor kabel sakelar lampu rem belakang Kabel speedometer Lepaskan meter / kabel saklar handelbar dari rangka. Lepaskan rear tab dari floor panel side cover dengan sedikit menarik bagian atas dari cover. kemudian lepaskan ketiga lower tabs dengan sedikit menarik bagian bawah dari cover. 1-16). Lepaskan rear handlebar cover. kemudian lepaskan keempat upper hooks dan front upper tab dengan sedikit menggeser cover kebelakang. Lepaskan sekrup dari arah belakang. Lepaskan kedua sekrup dari arah depan. Lepaskan front lower tab dengan menarik sisi depan ba wah dari cover.

HOOKSREAR TAB LOWER TABS FLOOR PANEL SIDE COVER FRONT LOWER TAB FRONT UPPER TAB SEKRUP-SEKRUP .

1-16). FUEL TANK TRAY DRAIN HOSE BAUT-BAUT SEKRUPSEKRUP PENUTUP BAWAH SEAT (TEMPAT DUDUK / SADEL) PELEPASAN/PEMASANGAN Bukalah kunci tempat duduk dengan kunci kontak. . Lepaskan tempat duduk. Lepaskan keempat baut. PERHATIAN : Sambungkan fuel tank tray drain hose dengan benar (hal. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. GRAB RAIL (TANGKAI PEGANGAN TANGAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Bukalah kunci tempat duduk dengan kunci kontak.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN UNDER COVER PELEPASAN/PEMESANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Front cover (hal. Lepaskan under cover dan lepaskan fuel tank tray drain hose. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Buka tempat duduk ke atas. Tahan tempat duduk dan lepaskan kedua mur. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. 3-6) Lepaskan kedua sekrup dari arah depan. 3-4) -Floor panel side cover (hal. Lepaskan keempat baut dan grab rail. Buka tempat duduk ke atas.

TEMPAT DUDUK MUR-MUR GRAB RAIL BAUT-BAUT .

Lepaskan keempat kaitan (hooks) dan empat lidah pemasangan (tabs) dari lubang pemasangan (slots) dengan sedikit menggeser front center body cover ke atas. keempat baut. kedua sekrup dari arah belakang. Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan tutup tangki cadangan air radiator.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN LUGGAGE BOX (KOTAK SERBAGUNA) PELEPASAN/PEMASANGAN Buka kunci tempat duduk dengan kunci kontak. HOOKS SEKRUP-SEKRUP TABS FRONT CENTER BODY COVER . sekrup dari arah depan. Lepaskan ketiga sekrup dari arah depan. Buka tempat duduk. Lepaskan kedua sekrup dari arah belakang. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan BAUT-BAUT TUTUP TANGKI CADANGAN AIR RADIATOR SEKRUP-SEKRUP KOTAK SERBAGUNA SEKRUP FRONT CENTER BODY COVER (PENUTUP BODI TENGAH DEPAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Buka kunci tempat duduk dengan kunci kontak. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Buka tempat duduk. luggage box.

BAUT-BAUT BODY COVER HOLDER KEY CYLINDER KONEKTOR SEAT LOCK CABLE . 3-7) -Front center body cover (hal. Lepaskan keempat sekrup dari sisi rear lower. Lepaskan kedua sekrup dari kedua sisi pijakan kaki pembonceng (pillion step). Geser rear center body cover sedikit kebelakang dan lepaskan kedua hooks dari slots. Lepaskan kedua baut dari sisi upper rear.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN BODY COVER (PENUTUP BODI) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Grab rail (hal. Lepaskan kedua sekrup dari arah depan. Sedikit tarik bagian depan dari body cover ke atas dan lepaskan kedua tabs dari slots kemudian tariklah ke belakang dengan hati-hati. REAR CENTER BODY COVER SEKRUP HOOKS Lepaskan kabel pengunci tempat duduk (seat lock cable) dari seat lock key cylinder dan holder. 3-8) Lepaskan sekrup. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan connector 6P dari lampu kombinasi belakang (rear combination light). 3-8) -Luggage box (hal.

SEKRUP-SEKRUP TABS SEKRUP-SEKRUP SEKRUP-SEKRUP .

LEFT BODY COVER Lepaskan ketujuh sekrup dan left body inner cover dari left body cover. REAR COMBINATION LIGHT UNIT Lepaskan kedua sekrup dan rear combination light unit. RIGHT BODY COVER Lepaskan ketujuh sekrup dan right body inner cover dari right body cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. REAR UNDER BODY COVER SEKRUP-SEKRUP RIGHT BODY COVER RIGHT BODY INNER COVER LEFT BODY INNER COVER REAR COMBINATION LIGHT UNIT LEFT BODY COVER SEKRUP-SEKRUP Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran. Lepaskan seat lock key cylinder dan holder. SEAT LOCK KEY CYLINDER Lepaskan stopper plate dari seat lock key cylinder. Geser rear under body cover ke belakang dan lepaskan tab dari slot dari rear com bination light unit (lampu kombinasi belakang).RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN PEMBONGKARAN/PERAKITAN REAR UNDER BODY COVER Lepaskan keempat sekrup. SEAT LOCK KEY CYLINDER STOPPER PLATE HOLDER 3-10 .

FRONT INNER COVERWIRE BAND BOSS SEKRUPSEKRUP BAUT LUGGAGE HOOKBOSSES 3-11 . 3-9) -Floor panel side cover (hal.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN FLOOR PANEL PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Body cover (hal. Tarik bagian belakang front inner cover agak ke belakang dan lepaskan kedua boss dari lubang. 3-6) Lepaskan keempat baut. Lepaskan baut dan luggage hook (kaitan bagasi). BAUT-BAUT TABS FLOOR PANEL FRONT INNER COVER PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Rear handlebar cover (hal. Lepaskan floor panel dengan menariknya ke belakang dan melepaskan tabs dari inner cover slots. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan keempat sekrup dari sisi front cover. kemudian tariklah kebelakang dengan hati-hati. Lepaskan kedelapan sekrup dari sisi front inner cover. 3-5) -Floor panel (lihat di atas) Lepaskan main wire harness wire band boss dari front inner cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

BAUT-BAUT PAIR PAIR AIR CLEANER HOUSING CONTROL VALVE MUR-NUR PAIR CONTROL VALVE AIR SUCTION HOSE BOSSES BAUT-BAUT REAR FENDER BAUT PAIR RESONATOR LUBANG-LUBANG SEKRUP PAIR AIR CLEANER 3-12 . kemudian tarik rear fender sedikit ke belakang. 3-9).RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN REAR FENDER (SPAKBOR BELAKANG) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal. Lepaskan baut-baut dan mur pemasangan PAIR control valve. Lepaskan sekrup dari pulse secondary air injection (PAIR) air cleaner housing dan putar housing sedikit berlawanan arah jarum jam. Lepaskan kelima bosses dari lubang rear fender. Putar ujung rear fender agak ke kiri dan lepaskan dari rangka. Lepaskan air suction hose dari PAIR air cleaner housing. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan ketiga baut dari rear fender. Lepaskan baut pemasangan PAIR resonator.

m. WIRE BAND RADIATOR COVER AIR MANAGEMENT BAUT-BAUT SOCKET COVER BAUT-BAUT 3-13 . 7 lbf.m (1.ft) RADIATOR COVER (PENUTUP RADIATOR) Lepaskan ketiga baut dan gerakkan radiator cover ke depan PERHATIAN : Jangan menggores sirip-sirip ketika memindahkan radiator cover. Lepaskan wire band boss dari radiator cover Lepaskan radiator cover dari radiator Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan PERHATIAN : Jangan menggores sirip-sirip ketika melepaskan radiator cover.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN AIR MANAGEMENT COVER (PENUTUP PENGATUR UDARA ) Lepaskan ketiga baut socket dan air management cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepas an.0 kgf. TORSI : AIR MANAGEMENT COVER SOCKET BOLT: 10 N.

RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN EXHAUST PIPA/MUFFLER (KNALPOT) PELEPASAN Lepaskan mur-mur penyambungan Lepaskan baut-baut pemasangan muffler dan exhaust pipe / muffler PERHATIAN : Hati-hati agar tidak merusak radiator cover PEMASANGAN Ganti exhaust pipe gasket dengan yang baru. PERHATIAN : Hati-hati agar tidak merusak radiator cover Tepatkan exhaust pipe flange dengan baut-baut stud dan pasang mur-mur penyambungan, tetapi jangan dikencangkan dulu. Pasang baut-baut pemasangan, tapi jangan dikencangkan dulu Kencangkan mur-mur penyambungan. Kencangkan baut-baut pemasangan dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) Setelah pemasangan, pastikan bahwa tidak ada kebocoran pada sistem pembuangan gas. GASKET BAUT-BAUT PEMASANGAN EXHAUST PIPE/ MUFFLER MUR-MUR PENYAMBUNGAN 3-14

4. PERAWATAN KETERANGAN SERVIS 4-2 DRIVE BELT 4-15 JADWAL PERAWATAN 4-4 OLI FINAL DRIVE 4-16 SALURAN BAHAN BAKAR 4-5 MINYAK REM 4-17 CARA KERJA THROTTLE 4-5 BRAKE SHOES/KEAUSAN PADS 4-17 AIR CLEANER 4-6 SISTEM REM 4-18 CRANKCASE BREATHER 4-8 SAKELAR LAMPU REM 4-19 BUSI 4-9 CARA KERJA BRAKE LOCK 4-19 JARAK RENGGANG KLEP 4-10 PENYETELAN LAMPU BESAR 4-20 OLI MESIN 4-11 KEAUSAN CLUTCH SHOES 4-20 ENGINE OIL STRAINER SCREEN 4-12 STANDARD SAMPING 4-20 PUTARAN STASIONER MESIN 4-13 SUSPENSI 4-21 CAIRAN PENDINGIN RADIATOR 4-13 MUR, BAUT, PENGIKAT 4-21 SISTEM PENDINGINAN 4-14 RODA-RODA/BAN 4-22 SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM 4-14 BANTALAN STEERING HEAD 4-23 4-1

PERAWATAN KETERANGAN SERVIS UMUM Letakkan skuter pada tanah mendatar sebelum melakukan sesuatu pekerjaan. Gas pembuangan mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menghilangkan kesadaran dan dapat menyebabkan kematian. Jalankan mesin di tempat terbuka atau dengan sistem penghi sapan gas pembuangan dalam ruangan tertutup. SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Jarak main bebas throttle grip 2 6 mm Busi Standard CR7EH-9 (NGK), U22FER9 (DENSO) Jarak renggang busi 0,80 0,90 mm Jarak renggang klep MASUK 0,16 +/- 0,02 mm BUANG 0,25 +/- 0,02 mm Oli mesin yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG, Viskositas: SAE 10W-30 Kapasitas oli mesin Pada penggantian periodik Pada pembongkaran mesin 0,7 liter 0,8 liter Putaran stasioner mesin 1.700 +/- 100 menit-1 (rpm) Cairan pendingin yang dianjurkan Honda genuine coolant Lebar drive belt Batas servis: 18,0 mm Oli final reduction yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG, Viskositas: SAE 10W-30 Kapasitas oli final reduction Pada penggantian periodik Pada pembongkaran 0,10 liter 0,12 liter Jarak main bebas handel rem belakang 10 20 mm Ketebalan clutch lining (kanvas kopeling) Batas servis: 2,0 mm Tekanan udara ban (dingin) Pengendara saja Depan Belakang 200 kPa (2,00 kgf/cm2, 29 psi) 225 kPa (2,25 kgf/cm2, 33 psi) Pengendara dan pembonceng Depan Belakang 200 kPa (2,00 kgf/cm2, 29 psi) 225 kPa (2,25 kgf/cm2, 33 psi) Ukuran ban Depan

Belakang 80/90 14M/C 40P 90/90 14M/C 46P Merek ban SRI Depan Belakang FT 235 FT 235 Kedalaman minimum alur telapak ban Depan Belakang Sampai ke indikator Sampai ke indikator

PERAWATAN TORSI PENGENCANGAN Busi 16 N.m (1,6 kgf.m, 12 lbf.ft) Air cleaner housing cover screw 1,1 N.m (0,1 kgf.m, 0,8 lbf.ft) Valve adjusting screw lock nut 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) Engine oil drain bolt 24 N.m (2,4 kgf.m, 18 lbf.ft) Engine oil strainer screen cap 20 N.m (2,0 kgf.m, 15 lbf.ft) PAIR air cleaner housing cover screw 1 N.m (0,1 kgf.m, 0,7 lbf.ft) Final reduction oil check bolt 13 N.m (1,3 kgf.m, 10 lbf.ft) Final reduction oil drain bolt 13 N.m (1,3 kgf.m, 10 lbf.ft) Jari-jari (tipe jari-jari) 3,7 N.m (0,4 kgf.m, 2,7 lbf.ft) KUNCI PERKAKAS Olesi oli mesin ke permukaan ulir dan permukaan dudukannya. Valve adjusting wrench 07908-KE90000 Spoke wrench, 5.8 x 6.1 mm 07701-0020300

PERAWATAN JADWAL PERAWATAN Jalankan Pemeriksaan Awal Sebelum Pengendaraan di dalam Buku Pedoman Pemilik pad a masing-masing periode perawatan yang dijadwalkan. P: Periksa dan Bersihkan, Setel, Lumasi atau Ganti bila perlu. B: Bersihkan. G: Ganti. S: Setel. L: Lumasi. Pekerjaan perawatan berikut memerlukan pengetahuan teknis tertentu. Beberapa pekerjaan ter tentu (terutama yang ditandai * dan **) dapat memerlukan lebih banyak pengetahuan teknis dan alat perkakas terte ntu. Hubungi AHASS Saudara BAGIAN YANG DISERVIS FREKUENSI MANA YG LEBIH DULU DICAPAI PEMBACAAN ODOMETER (km) -Catatan 1 LIHAT HALAMANPG I PG II PG III 500 2.000 4.000 8.000 12.000 * SALURAN BAHAN BAKAR P P P 4-5 * CARA KERJA GAS TANGAN P P P 4-5 AIR CLEANER Catatan 2 SETIAP 16.000 km: G 4-6 CRANKCASE BREATHER Catatan 4 B B B 4-8 BUSI P P P G P 4-9 * JARAK RENGGANG KLEP P P P P P 4-10 OLI MESIN G G SETIAP 2.000 km: G 4-11 * OIL STRAINER SCREEN B 4-12 * PUTARAN STASIONER MESIN P P P P P 4-13 CAIRAN PENDINGIN RADIATOR Catatan 3 P 4-13 * SISTEM PENDINGINAN P 4-14 * SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM P 4-14 * DRIVE BELT SETIAP 8,000 km: P SETIAP 24.000 km: G 4-15 * OLI FINAL DRIVE Catatan 3 4-16 MINYAK REM Catatan 3 P P P 4-17 KEAUSAN BRAKE SHOES/ PADS P P P 4-17 SISTEM REM P P P P P 4-18 * SAKELAR LAMPU REM P P P 4-19 * CARA KERJA BRAKE LOCK P P P P P 4-19 * ARAH SINAR LAMPU BESAR P P P 4-20 ** KEAUSAN CLUTCH SHOES P 4-20 STANDARD SAMPING P P P 4-20 * SUSPENSI P P P 4-21 * MUR, BAUT, PENGIKAT P P P 4-21 ** RODA/BAN P P P P P 4-22 ** BANTALAN STEERING HEAD P P 4-23

PERAWATAN SALURAN BAHAN BAKAR Lepaskan body cover (hal. 3-9). Periksa fuel hose (slang bahan bakar) terhadap pemburukan, kerusakan atau kebocoran. Ganti fuel hose bila perlu. Juga, periksa peralatan pemasangan fuel hose terhadap kebocoran. Pasang body cover (hal. 3-9). CARA KERJA THROTTLE Periksa terhadap pemburukan atau kerusakan pada throttle cable (kabel gas). Periksa throttle grip (pegangan gas tangan terhadap kelancaran cara kerja. Periksa bahwa throttle dapat membuka dengan lancar dan menutup secara otomatis pada semua posisi kemudi. Jika throttle grip tidak kembali dengan benar, lumasi throttle cable. Untuk melumasi kabel, lepaskan throttle cable pada titik poros dan pakailah pelumas kabel yang tersedia di pasar atau oli yang ringan. Jika throttle grip tetap tidak dapat kembali dengan lancar, gantilah throttle cable dengan yang baru. Dengan mesin berputar stasioner, putar stang stir sama sekali ke kanan dan kiri untuk memastikan bahwa putaran stasioner mesin tidak berubah. Jika putaran stasioner naik, periksalah jarak main bebas throttle grip dan penempatan throttle cable. PERHATIAN ! Pemakaian kembali kabel yang rusak atau tertekuk secara berlebihan atau kusut dapat menghalangi pergeseran throttle yang benar dan dapat menyebabkan hilangnya pengaturan gas tangan sewaktu pengendaraan FUEL HOSE Ukur jarak main bebas throttle grip pada throttle grip flange. JARAK MAIN BEBAS: 2 6 mm

2 - 6 mm (0,1 - 0,2 in)

PERAWATAN Jarak main bebas throttle grip dapat disetel pada masingmasing ujung dari throttle cable. Penyetelan kecil dilakukan dengan upper adjuster (penyetel atas). Tarik lepas boot dari adjuster. Longgarkan lock nut (mur pengunci) dan putar adjuster sebanyak diperlukan. Kencangkan lock nut dan letakkan boot kembali pada posisinya yang benar. Penyetelan besar dilakukan dengan adjuster bawah. Lepaskan luggage box (hal. 3-8). Longgarkan lock nut dan putar adjusting nut sebanyak diperlukan. Kencangkan lock nut. Periksa kembali cara kerja throttle. Pasang luggage box (hal. 3-8). LOCK NUT ADJUSTING NUT LOCK NUT ADJUSTERBOOT SARINGAN UDARA / AIR CLEANER Skuter Honda Vario menggunakan saringan udara jenis Viscous Element. Viscous Element adalah saringan udara kertas yang dilapisi oli pada permukaan luarnya, berfungsi menyaring udara dari debu dan kotoran yang masuk ke karburator. Viscoust element tidak perlu dibersihkan dengan penyemprotan angin. Viscoust element diganti setiap jarak tempuh 16.000 km PERHATIAN ! Jangan pernah menyemprot Viscous Element, karena da pat merusak lapisan oli bahkan menghilangkannya. Ketika Viscoust Element disemprot, lapisan oli terbawa dengan debu dan kotoran yang terbuang. Menyebabkan Viscous Element tidak memiliki lapisan oli lagi. Udara yang mengandung debu dan kotor akan mudah masuk ke dalam karburator, dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

VISCOUS ELEMENT VISCOUS ELEMENT

1 kgf.1-15) TORSI: AIR CLEANER HOUSING COVER ( 1. Lepaskan sekrup-sekrup dan tutup rumah air cleaner dari sisi kanan. 0. Pasang Viscous Element dengan benar pada tempatnya.m. Bersihkan tutup dan rumah air cleaner dengan kain lap.m (0. PERHATIAN Pastikan bahwa final reduction case breather hose diletakkan dengan benar pada air duct cover (hal. Pasang bagian-bagian yang telah dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan. Periksa rubber seal dari kerusakan atau kelapukan.1 N. Lepaskan air cleaner Viscous Element.8 lbf-ft ) SEKRUP-SEKRUP AIR DUCT COVER SEKRUP-SEKRUP TUTUP VISCOUS ELEMENT RUBBER SEALS SEKRUP-SEKRUP AIR DUCT COVER .PERAWATAN PEMERIKSAAN AIR CLEANER PERHATIAN ! Air cleaner cukup dibersihkan tutup dan rumah saringan udaranya saja. Lepaskan sekrup-sekrup dan lepaskan air duct cover. Periksa Viscous Element dan ganti apabila ia kotor secara berlebihan atau rusak. Ganti rubber seal jika sudah tidak baik kondisinya.

3-8). dengan gas penuh.PERAWATAN CRANKCASE BREATHER (PERNAPASAN BAK MESIN) Servis lebih sering jika dikendarai dalam hujan. kerusakan atau kebocoran. Lepaskan luggage box (hal. 3-8). Periksa crankcase breather hose terhadap pemburukan. Juga periksa fittings (perlengkapan pemasangan) crankcase breather hose terhadap kebocoran. Pasang luggage box (hal. atau setelah skuter dicuci atau terjatuh. HOSE PLUG HOSE CLAMP DRAIN HOSE CRANKCASE BREATHER HOSE . Pasang crankcase breather drain hose plug dan pasanglah crankcase breather hose dengan hose clamp. Lepaskan crankcase breather drain hose dari hose clamp. Ganti crankcase breather hose bila perlu. Servis jika tinggi permukaan endapan dapat dilihat pada bagian transparant dari drain hose (slang pembuangan). Lepaskan crankcase breather drain hose plug dari ujung hose dan buanglah endapan-endapan dalam tempat penampung.

kemudian kencangkan busi . JARAK RENGGANG BUSI : 0.80 0. Bila perlu. seperti telah diuraikan didalam jadwal perawatan (hal. perubahan warna. U22FER9 (DENSO) Ukur jarak renggang busi antara elektrode tengah dan samping dengan feeler gauge (alat pengukur jarak renggang busi) dari jenis kawat. Periksa atau ganti.PERAWATAN BUSI Lepaskan front center body cover (hal. Lepaskan topi busi dan bersihkan daerah di sekitar dasar busi. Insulator terhadap kerusakan Elektrode-elektrode terhadap keausan Kondisi terbakar. 4-4). Warna muda berlebihan menunjukkan kerusakan pada sistem pengapian atau campuran bahan bakar yang terlalu miskin. Coklat tua sampai coklat muda menunjukkan kondisi baik. dan pastikan bahwa tidak ada kotoran yang dapat memasuki ruang pembakaran. bersihkan elektrode dengan sebuah spark plug cleaner. Periksa berikutnya dan ganti bila perlu. setel jarak renggang dengan menekuk elektrode samping dengan hati-hati. Selalu gunakan busi yang telah ditentukan pada skuter ini. BUSI YANG DITENTUKAN: STANDARD: CR7EH-9 (NGK).90 mm Pasang dan kencangkan busi dengan jari-jari kepada cylinder head (kepala silinder). Lepaskan busi PERHATIAN ! Bersihkan daerah disekitar dasar busi dengan udara bertekanan sebelum melepaskan busi. Endapan basah atau hitam berarang menunjukkan campuran bahan bakar yang terlalu kaya Jika elektrode dikotori oleh endapan karbon. 3-8).

80 .ft) PERHATIAN ! Jangan kencangkan busi secara berlebihan. 3-8).0.m. TORSI: 16 N.dengan torsi yang ditentukan. Sambungkan topi busi. Pasang front center body cover (hal.90 mm TOPI BUSI BUSI .6 kgf. ELEKTRODE SAMPING INSULATOR ELEKTRODE TENGAH TOPI BUSI BUSI 0.m (1. 12 lbf.

0. VALVE CLEARANCE: MASUK : 0.m (1. 9-5). 7 lbf. Tahan adjusting screw dan kencangkan lock nut. Jika tidak ada kelonggaran. Lepaskan cylinder head cover (hal. Putar crankshaft berlawanan arah jarum jam dengan menjalankan kickstarter perlahan-lahan dan mentepatkan tanda T pada flywheel dengan tanda penunjuk pada crankcase kanan.25 +/. Putar crankshaft satu putaran penuh dengan menjalankan kickstarter perlahan-lahan dan mentepatkan tanda T sekali lagi.HOSE PERAWATAN VALVE CLEARANCE (JARAK RENGGANG KLEP) PEMERIKSAAN Periksa dan setel jarak renggang klep sementara me sin dalam keadaan dingin (di bawah 35O C). PERKAKAS: Valve adjusting wrench 07908-KE90000 TORSI: 10 N. berarti bahwa piston bergerak melalui langkah pembuangan ke arah TMA. TANDA T TANDA PENUNJUK KICK STARTER Periksa jarak renggang klep dengan memasukkan sebuah feeler gauge (lidah pengukur) antara valve adjusting screw (sekrup penyetelan klep) dan valve stem (tangkai klep). Posisi ini dapat dipastikan dengan memeriksa bahwa ada kelonggaran pada rocker arm.ft) .0 kgf.16 +/. Pastikan bahwa piston berada pada TMA (Titik Mati Atas) pada langkah kompressi.0. longgarkan valve adjusting screw lock nut (mur pengunci) dan setel jarak renggang klep dengan memutar adjusting screw sampai ada sedikit tahanan atas feeler gauge.02 mm Jika jarak renggang klep tidak sesuai.02 mm KELUAR: 0.m.

Pasang cylinder head cover (hal.Periksa kembali jarak renggang klep. LOCK NUT ADJUSTING WRENCH ADJUSTING SCREW FEELER GAUGE 4-10 . 9-5).

Matikan mesin dan tunggu 2-3 menit. Viskositas: SAE 10W-30 PERHATIAN ! Viskositas lain yang diperlihatkan pada diagram dapat dipakai jika suhu rata-rata di daerah pengendaraan Anda berada dalam daerah jangkauan. lihat bawah. tambahkan oli yang direkomendasikan sampai ke permukaan teratas. UPPER LOWER FILLER CAP/DIPSTICK Pastikan bahwa O-ring dalam kondisi baik dan ganti bila perlu. O-RING FILLER CAP/DIPSTICK . Masukkan oil filler cap/dipstick tanpa menyekrupkannya ke dalam. Lapisi O-ring dengan oli mesin dan pasang oil filler cap/ dipstick. Untuk penggantian oli mesin.PERAWATAN OLI MESIN PEMERIKSAAN TINGGI PERMUKAAN OLI MESIN Letakkan skuter pada standard utamanya di atas permu kaan mendatar. OLI MESIN YANG DIANJURKAN: Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG. Tinggi permukaan harus antara garis permukaan UPPER dan LOWER pada oil filler cap/dipstick. Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner selama 3-5 menit. lepaskan dan periksa tinggi permukaan oli. Lepaskan oil filler cap/dipstick (tutup pengisian oli/tangkai pengukur) dan seka oli dari dipstick dengan kain bersih. Jika tinggi permukaan oli berada di bawah atau Jika tinggi permukaan oli berada di bawah atau dipstick.

4-11 .

Isi crankcase dengan oli mesin yang direkomendasikan. Setelah mengeluarkan oli seluruhnya. Pastikan bahwa tidak ada kebocoran oli. kemudian lepaskan oil drain bolt (baut pembuangan oli) dan sealing washer (cincin perapat). Kencangkan drain bolt dengan torsi yang ditentukan. periksalah dengan teliti terhadap kerusakan dan pastikan bahwa sealing rubber (karet perapat) dalam keadaan baik. 18 lbf. Tiuplah kering dengan udara bertekanan untuk membersihkannya secara menyeluruh. spring (pegas) dan oil strainer screen. KAPASITAS OLI MESIN: 0. Hidupkan mesin.m. O-ring. lakukan sebelum mengisi crankcase dengan oli mesin.ft) PERHATIAN ! Jika perawatan engine oil strainer screen telah dijadwalkan. TORSI: 24 N. Pastikan bahwa O-ring dalam keadaan baik dan ganti bila . Cucilah strainer screen sepenuhnya dalam cairan pelarut yang tidak dapat terbakar atau mempunyai titik nyala api tinggi sampai semua kotoran yang terkumpul telah dihilangkan. 4-11). Letakkan baki penampung oli di bawah mesin untuk menampung oli. Sebelum memasang strainer screen.8 liter pada pembongkaran mesin Periksa tinggi permukaan oli (hal.4 kgf.7 liter pada penggantian periodik 0. Lepaskan oil filler cap/dipstick.m (2. panaskan dan matikan. ENGINE OIL STRAINER SCREEN Keluarkan oli mesin (hal. Dengan perlahan jalankan kickstarter dan keluarkan oli mesin.PERAWATAN PENGGANTIAN OLI Letakkan skuter pada standard utamanya. pasang sebuah sealing washer baru dan oil drain bolt. Gantilah oli mesin dengan mesin dalam keadaan panas dan skuter di atas tanah mendatar untuk memastikan pembuangan oli secara tuntas. 4-12) Lepaskan oil strainer screen cap.

FILLER CAP/DIPSTICK WASHER/DRAIN BOLT SPRING OIL STRAINER CAP OIL STRAINER SCREEN O-RING 4-12 .perlu. Pasang oil strainer screen dan spring dengan strainer sealing rubber terhadap crankcase.0 kgf.m.m (2. Lapisi O-ring dengan oli mesin dan pasang oil strainer screen cap. 15 lbf. Pastikan bahwa tidak ada kebocoran oli.ft) Isi crankcase dengan oli mesin yang direkomendasikan dan periksa tinggi permukaan oli mesin (hal. Kencangkan oil strainer screen cap dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 20 N. 4-11).

yang khusus dianjurkan untuk mesin aluminium. .PERAWATAN PUTARAN STASIONER MESIN Periksa dan setel putaran stasioner mesin setelah semua bagian perawatan mesin lainnya telah dijalankan dan sesuai dengan spesifikasi. Hubungkan sebuah tachometer dan periksa putaran stasioner mesin. Letakkan skuter di atas standard utamanya. Bukalah gas tangan dengan ringan sebanyak 2-3 kali. panaskan. Panaskan mesin selama kira-kira sepuluh menit. Periksa tinggi permukaan cairan pendingin pada tangki cadangan dengan mesin berputar pada suhu operasi normal. Jika tinggi permukaan terlalu rendah. PUTARAN STASIONER: 1. setel sebagai berikut: Buka kunci sadel dengan kunci kontak. Sepuluh menit pengendaraan jalan -berhenti adalah cukup. Tinggi permukaan harus antara tanda garis UPPER dan LOWER sementara skuter pada posisi tegak di atas permukaan mendatar.100 menit-1 (rpm) Jika putaran stasioner mesin tidak sesuai dengan spesifikasi. Lepaskan adjusting hole cap dan putar throttle stop screw sebanyak diperlukan untuk mendapatkan putaran stasioner yang ditentukan. Pasanglah bagian-bagian yang telah dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan. Mesin harus dalam keadaan panas untuk pemeriksaan dan penyetelan putaran stasioner mesin yang akurat.700 +/. CAIRAN PENDINGIN RADIATOR Letakkan skuter pada standard utamanya. Buka sadel. isilah sebagai berikut: PERHATIAN ! ADJUSTING HOLE CAP THROTTLE STOP SCREW UPPER LEVEL Hanya pakai cairan pendingin asli Honda genuine coolant atau sejenisnya yang mengandung pencegah korosi. Hidupkan mesin. kemudian periksa putaran stasioner mesin sekali lagi.

CAIRAN PENDINGIN YANG DIANJURKAN: Honda gunuine coolant. Lepaskan reserve tank cap (tutup tangki cadangan) dan isi tangki sampai garis permukaan UPPER dengan cairan pendingin yang dianjurkan. Jika tangki cadangan menjadi kosong sama sekali. ada kemungkinan masuknya udara ke dalam sistem pendinginan. Periksa apakah ada kebocoran cairan pendingin jika tinggi permukaan cairan pendingin berkurang dengan cepat. RESERVE TANK CAP 4-13 . Pastikan untuk mengeluarkan semua udara dari sistem pendinginan seperti diuraikan pada halaman 7-8.Buka kunci sadel dengan kunci kontak. Buka sadel.

Lepaskan PAIR air cleaner element SIRIP RADIATOR PAIR AIR CLEANER HOUSING COVER ELEMENT SEKRUP 4-14 . Periksa terhadap kebocoran cairan pendingin dari water pump (pompa air) (hal. 3-8) Lepaskan sekrup dan pulse secondary air injection (PAIR) air cleaner housing cover (tutup rumah saringan udara PAIR). Pasang bagian-bagian yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan. Periksa slang air terhadap retak-retak atau tidak baik kondisinya dan ganti bila perlu. lumpur atau halangan lain dengan udara bertekanan atau air bertekanan rendah. 3-13). Ganti radiator jika aliran udara terhambat seluas lebih dari 20% dari permukaan radiator. Periksa radiator terhadap kebocoran. water hoses (slang-slang air) dan hose joints (penyambung slang air). SIPHONE HOSE WATER HOSES RADIATOR WATER HOSES WATER PIPE Periksa rongga aliran udara terhadap sumbatan atau kerusakan. SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM PEMERIKSAAN Lepaskan luggage box (kotak bagasi) (hal. Luruskan sirip-sirip yang tertekuk dengan obeng minus kecil dan keluarkan serangga. Periksa bahwa semua hose clamps (klem slang) dikencangkan dengan erat-erat.PERAWATAN SISTEM PENDINGINAN Lepaskan radiator cover (penutup radiator) (hal. 7-19).

pemburukan.m (0. Viskositas: SAE 10W-30.5 g oli mesin kepada seluruh permukaan element dan gosoklah dengan tangan untuk memenuhi element dengan minyak. Periksalah vacuum hose antara intake manifold vacuum joint dan PAIR control valve terhadap pemburukan. Setelah mengering. karena dapat mengakibatkan kebakaran atau eksplosi. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. 6-26). kerusakan atau sambungan yang longgar. PERHATIAN ! Jika hose memperlihatkan tanda-tanda kerusakan akibat panas. PAIR air cleaner housing cover dan kencangkan sekrup dengan torsi yang ditentukan.m.0 1. . pemburukan kondisi. TORSI: 1 N.PERAWATAN Cucilah element sepenuhnya dalam cairan pelarut bersih dengan titik nyala api tinggi. OLI MESIN YANG DIANJURKAN: Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG.1 kgf. olesi 1. kerusakan atau sambungan yang longgar. 3-9).ft) PERHATIAN ! Jangan sekali-kali bensin atau cairan pembersih dengan titik nyala rendah untuk membersihkan element. Biarkan element mengering sama sekali. Periksa air supply hose (slang penyaluran udara) antara PAIR control valve dan air supply pipe (pipa penyaluran udara) terhadap retak-retak. 0. Pasang element. Lepaskan body cover (hal. kerusakan atau sambungan yang longgar. Periksalah air supply pipe antara air supply hose dan cylinder head terhadap kerusakan atau pengikat yang longgar. Juga periksa bahwa hose tidak kusut atau terjepit. Periksa air suction hose (slang penghisap udara) antara PAIR air cleaner housing dan PAIR control valve terhadap retak-retak.7 lbf. periksalah PAIR check valve (hal.

DRIVE BELT (SABUK PENGGERAK) Lepaskan left crankcase cover (hal.1. pelepasan atau keausan abnormal atau berlebihan dan ganti bila perlu (hal.0 .5 g oli mesin bersih Cucilah dalam cairan pelarut PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE AIR SUPPLY PIPE AIR SUCTION HOSE AIR SUPPLY HOSE DRIVE BELT 4-15 . 11-4). Peras cairan pencuci sepenuhnya Penuhi elemen dengan oli Olesi 1. 11-11). Periksa drive belt terhadap retak-retak.

oil drain bolt dan sealing washers.PERAWATAN Dengan menggunakan dua pelat datar. tambahkan oli yang dianjurkan seperti diuraikan di bawah. 1111).0 mm Ganti drive belt jika ia kurang dari batas servis (hal. Putar roda belakang dengan perlahan dan keluarkan oli. TORSI: 13 N. ukurlah lebar drive belt seperti diperlihatkan. Lepaskan oil check bolt (baut pemeriksaan oli).m. pasang oil drain bolt dengan sebuah sealing washer baru dan kencangkan drain bolt dengan torsi yang ditentukan. Periksa apakah oli mengalir keluar dari lubang check hole. Letakkan skuter pada standard utamanya. Jika tinggi permukaan oli rendah (oli tidak mengalir keluar).ft) Isi final reduction case dengan oli yang dianjurkan sampai tinggi permukaan yang tepat (Lihat atas). 0.3 kgf. KAPASITAS OLI FINAL REDUCTION.3 kgf. BATAS SERVIS: 18. OLI FINAL DRIVE PEMERIKSAAN TINGGI PERMUKAAN OLI Pastikan bahwa final reduction case tidak bocor.m (1. OLI YANG DIANJURKAN: Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG. 10 lbf.m. kemudian lepaskan oil check bolt. TORSI: 13 N. Setelah mengeluarkan semua oli. 10 lbf.ft) PENGGANTIAN OLI Letakkan sebuah panci pembuangan oli di bawah final reduction case untuk menampung oli. Viskositas: SAE 10W-30 Pasang oil check bolt dengan sebuah sealing washer baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan.m (1.10 liter pada penggantian periodik .

12 liter pada pembongkaran Pasang oil check bolt dengan sebuah sealing washer baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan.0.m (1. TORSI: 13 N.m.ft) DRIVE BELT DRIVE BELT LOWER LEVELCHECK BOLT CHECK BOLT SEALING WASHER SEALING WASHER DRAIN BOLT 4-16 . 10 lbf.3 kgf.

Jika brake pads tidak aus dan tinggi permukaan minyak rem rendah. terbuat dari plastik atau karet. dan ini menyebabkan tinggi permukaan reservoir yang rendah. Letakkan kain lap di atas bagian-bagian ini setiap kali sistem diservis.PERAWATAN MINYAK REM PERHATIAN ! Minyak rem yang tertumpah dapat merusak bagian-bagian yang dicat. oleh karena mereka tidak cocok satu sama lain Jangan membiarkan barang asing memasuki sistem ketika mengisi reservoir (kotak penyimpanan). Lihat hal. periksa brake pads ( kanvas rem) terhadap keausan (Lihat bawah). Tinggi permukaan yang terlalu rendah dapat diakibatkan oleh keausan brake pads. Jika tinggi permukaan mendekati tanda LOWER . Jangan mencampur minyak rem dari merek yang berbeda. periksa brake pads terhadap keausan (Lihat bawah). Letakkan skuter pada standard utamanya. KEAUSAN BRAKE SHOES/ PADS FRONT DISC BRAKE PADS (KANVAS REM CAKRAM DEPAN) Periksa brake pads terhadap keausan. Ganti brake pads jika salah satu pad aus sampai ke alur batas keausan. 4-18). Putar stang stir ke kiri sehingga reservoir mendatar dan periksa tinggi permukaan minyak rem reservoir depan melalui kaca pengamat. 17-9 untuk penggantian brake pads. PERHATIAN ! TANDA PERMUKAAN LOWER ALUR-ALUR BATAS Selalu ganti brake pads sebagai satu set untuk memastikan tekanan cakram yang rata . periksalah seluruh sistem terhadap kebocoran (hal. caliper piston terdorong keluar. Jika brake pads aus. Jika tinggi permukaan minyak rem terlalu rendah.

BRAKE SHOES TROMOL REM BELAKANG Periksa posisi wear indicator ketika handel rem ditarik. Jika indicator tertepatan dengan tanda . Ganti brake shoes (hal. WEAR INDICATOR TANDA 4-17 . 17-5) jika D. tromol rem di bawah batas servis.D. periksa tromol rem (hal. 17-7).

atau tanda-tanda kebocoran. buanglah udara dari sistem. jarak main bebas berlebihan atau kerusakan lain.20 mm 4-18 20 mm . Ganti atau perbaiki bila perlu. 17-8 untuk prosedur pembuangan udara. HANDEL REM DEPAN Periksa brake hose (slang rem) dan fittings (peralatan pemasangan) terhadap pemburukan. BRAKE HOSE REM TROMOL BELAKANG Periksa kabel rem dan handel rem terhadap sambungan longgar. Jika handel terasa lunak atau seperti sepon ketika dioperasikan. Kencangkan fittings yang longgar. JARAK MAIN BEBAS: 10 10 .PERAWATAN SISTEM REM REM CAKRAM DEPAN Tarik handel rem dengan keras dan periksa bahwa tidak ada udara yang memasuki sistem. Lihat hal. Ganti hose dan fittings bila perlu. retak-retak. Ukur jarak main bebas handel rem belakang pada ujung handel rem.

Jika hidupnya lampu rem dan berfungsinya tidak sinkron. CARA KERJA BRAKE LOCK Tekan handel rem belakang dan pasang lock lever (handel pengunci). Periksa cara kerja brake lock setelah jarak main bebas handel rem belakang telah diperiksa dan disetel (hal. gantilah sakelar atau bagian yang tidak berfungsi dengan baik dari sistem. Periksa bahwa lampu rem menyala tepat sebelum berfungsi. SAKELAR LAMPU REM Sakelar lampu rem pada handel rem tidak dapat tel.PERAWATAN PERHATIAN ! Pastikan bahwa potongan pada adjusting nut duduk pada joint pin Setel jarak main bebas handel rem belakang dengan memutar rear brake arm adjusting nut ( mur penyetelan lengan rem belakang). 418). Periksa bahwa roda belakang telah terkunci sepenuhnya ADJUSTING NUT SAKELAR LEMPU REM DEPAN SAKELAR LEMPU REM BELAKANG LOCK LEVER HANDEL REM 4-19 . di serem bagian rem Lihat 21-16 untuk pemeriksaan sakelar lampu rem.

Mesin harus mati sewaktu standard samping diturunkan Jika ada persoalan dengan sistem. Setel arah sinar lampu besar sesuai dengan undang-undang dan peraturan lokal. Periksa side stand ignition cut-off system (sistem mematikan pengapian yang dijalankan oleh standard samping): 1.PERAWATAN ARAH SINAR LAMPU BESAR Letakkan skuter di atas tanah mendatar. 11-19). Ketika menyetel arah sinar lampu besar pastikan untuk menyetel sinar lampu besar dengan mentepatkan baut kiri dan kanan. KEAUSAN CLUTCH SHOES Lepaskan susunan clutch (kopeling) (hal. BAUT-BAUT PENYETELAN ARAH . 4. 11-18). Ukuran ketebalan masing-masing shoe. 2. Tarik masuk standard samping. 21-13). Pasang susunan clutch (hal. Periksa pegas standard samping terhadap kerusakan atau berkurangnya tegangan.0 mm Ganti clutch shoes jika ketebalan di bawah batas servis (hal. Turunkan standard samping sepenuhnya. STANDARD SAMPING Letakkan skuter di atas standard utamanya. 3. Setel sinar lampu besar dalam arah vertikal dengan melonggarkan baut-baut penyetelan arah sinar lampu besar Tahan baut-baut penyetelan arah sinar lampu besar dan kencangkan mereka. Periksa susunan standard samping terhadap kebebasan pergerakan dan lumasi poros standard samping bila perlu. PERHATIAN ! Arah sinar lampu besar kanan dan kiri tidak dapat disetel terpisah. 11-23). Hidupkan mesin. Periksa clutch shoes terhadap keausan tidak normal. periksa sakelar standard samping (hal. BATAS SERVIS: 2.

SINAR LAMPU BESAR CLUTCH SHOE STANDARD SAMPING 4-20

PERAWATAN SUSPENSI DEPAN Periksa cara kerja fork (garpu) dengan menarik rem depan dan menekan suspensi depan ke bawah beberapa kali. Periksa seluruh susunan terhadap tanda-tanda kebocoran, kerusakan, atau kelonggaran pengikat. PERHATIAN ! Bagian suspensi yang longgar, aus atau rusak mempengaruhi kestabilan dan pengendalian skuter. FRONT FORK Ganti komponen - komponen rusak yang tidak dapat diperbaiki. Kencangkan semua baut dan mur. Lihat hal. 15-12 untuk servis fork BELAKANG Periksa cara kerja sokbreker dengan menekannya beberapa kali. Periksa seluruh susunan sokbreker terhadap tanda-tanda kebocoran, kerusakan atau pengikat longgar. Ganti komponen rusak yang tidak dapat diperbaiki. Kencangkan semua baut dan mur. Lihat halaman 16-5 untuk servis sokbreker. Letakkan skuter pada standard utamanya. Periksa terhadap engine mounting bushings yang aus dengan memegang mesin mencoba menggerakkan roda dari sisi ke sisi. Ganti bushings jika ada kelonggarkan (hal. 16-6). MUR, BAUT, PENGIKAT Periksa bahwa semua baut dan mur rangka dikencangkan dengan torsi pengencangan mereka yang benar (hal. 1-10). Periksa bahwa semua cotter pin, safety clips, hose clamps dan cable stays ada di tempatnya dan telah dikencangkan dengan benar. SOKBREKER BELAKANG ENGINE MOUNTING BUSHINGS 4-21

PERAWATAN RODA / BAN Letakkan skuter pada standard utamanya. Pastikan bahwa fork tidak dapat bergerak, naikkan roda depan dan periksa terhadap kelonggaran. Periksa terhadap bantalan roda depan yang aus dengan memegang roda depan dan mencoba menggerakkannya dari sisi ke sisi. Ganti bantalan roda depan jika ada kelonggaran (hal. 158). Putar roda dan periksa bahwa ia berputar dengan lancar tanpa suara aneh. Jika diperkirakan ada kondisi tidak normal, periksalah bantalan roda depan (hal. 15-11). Dukung skuter dengan teguh dan naikkan roda belakang. Periksa terhadap bantalan final gear shaft (poros gigi akhir) yang aus dengan memegang roda belakang dan mencoba menggerakkan roda dari sisi ke sisi. Ganti bantalan final gear shaft jika ada kelonggaran (hal. 12-9). Putar roda dan periksa bahwa ia berputar dengan lancar tanpa suara aneh. Jika diperkirakan ada kondisi tidak normal, periksalah final reduction (hal. 12-7) Periksa tekanan udara ban dengan air pressure gauge (alat pengukur tekanan ban) dengan ban dalam keadaan dingin. TEKANAN BAN YANG DIANJURKAN: Pengendara saja: DEPAN : 200 kPa (2,00 kgf/cm2, 29 psi) BELAKANG : 225 kPa (2,25 kgf/cm2, 33 psi) Pengendara dan pembonceng: DEPAN : 200 kPa (2,00 kgf/cm2, 29 psi)

BELAKANG : 225 kPa (2,25 kgf/cm2, 33 psi) PERHATIAN ! Tipe Jari-jari Periksa pelek roda dan jari-jari terhadap kerusakan. Kencangkan jari-jari yang longgar. TOOL: Spoke wrench, 5.8 x 6.1 mm 07701-0020300 TORSI: 3,7 N.m (0,4 kgf.m, 2,7 lbf.ft) BANTALAN RODA BANTALAN FINAL GEAR SHAFT PRESSURE GAUGE SPOKE WRENCH 4-22

PERAWATAN Periksa ban terhadap sayatan, paku yang tertanam, atau kerusakan lain. Periksa apakah roda depan dan belakang segaris. DEPAN BELAKANG Ukuran ban 80/90 Merek ban SRI FT 235 FT 235

14M/C 40P 90/90- 14M/C 46P

Ukur kedalaman alur telapak pada bagian tengah ban. Ganti ban jika kedalaman alur mencapai batas berikut. KEDALAM ALUR MINIMUM: DEPAN/BELAKANG: Sampai ke indikator BANTALAN STEERING HEAD Letakkan skuter pada standard utamanya dan naikkan roda lepas tanah. PERHATIAN ! Periksa bahwa kabel pengatur tidak mengganggu perputaran stang stir. Periksa bahwa stang stir bergerak dengan bebas dari sisi ke sisi. Jika stang stir bergerak tidak lancar atau tertahan, periksalah bantalan steering head (kepala kemudi) (hal. 1524). Tahan skuter dan periksa bantalan steering head terhadap keausan dengan menggerakkan fork ke depan dan belakang. Jika steering stem (poros kemudi) mempunyai pergerakan vertikal, periksalah bantalan steering head (hal. 15-24). INDICATOR BANTALAN STEM BANTALAN STEM 4-23

5. SISTEM PELUMASAN DIAGRAM SISTEM PELUMASAN 5-1 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 5-2 KETERANGAN SERVIS 5-2 POMPA OLI 5-3 DIAGRAM SISTEM PELUMASAN ROCKER ARM SHAFT CAMSHAFT PISTON CRANKSHAFT OIL STRAINER SCREEN OIL PUMP 5 5-1

SISTEM PELUMASAN KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN! Oli mesin bekas dapat menyebabkan kanker kulit jika berulang-ulang mengenai kuli t untuk waktu lama. Walaupun ini tidak besar kemungkinannya kecuali apabila Anda menangani oli bekas setiap hari, tetap dianjurkan untuk mencuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air sesegera mungkin setelah menangani oli bekas. Oil pump (pompa oli) dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. Prosedur servis di dalam bab ini harus dijalankan dengan oli mesin dikeluarkan d ari mesin. Ketika melepaskan dan memasang oil pump, perhatikan untuk tidak membiarkan debu atau kotoran memasuki mesin. Jika ada bagian dari oil pump yang aus melampaui batas servis yang ditentukan, g antilah oil pump sebagai sebuah rakitan. Setelah oil pump dipasang, periksalah bahwa tidak ada kebocoran oli. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kapasitas oli mesin Pada penggantian periodik Pada pembongkaran mesin 0,7 liter 0,8 liter Oli mesin yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG, Viskositas: SAE 10W-30 Oil pump rotor Jarak renggang pada ujung rotor 0,15 0,20 Jarak renggang antara rotor dan rumah 0,15 0,21 0,35 Jarak renggang ke samping rotor pompa 0,05 0,10 0,12 TORSI PENGENCANGAN

Oil pump plate screw 3 N.m (0,3 kgf.m, 2,2 lbf.ft) Oil pump mounting bolt 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Tinggi permukaan oli mesin terlalu rendah, pemakaian oli tinggi Ada kebocoran oli di luar Piston rings aus atau pemasangan piston ring salah (hal. 10-6) Cylinder aus (hal. 10-3) Valve guide atau seal aus (hal. 9-15) Oli tercemar Oli jarang diganti Oil strainer tersumbat Piston rings aus (hal. 10-6)

7-12).SISTEM PELUMASAN OIL PUMP (POMPA OLI) PELEPASAN Ketika melepaskan oil pump.m.0 kgf. Lepaskan water pump/stator base (dasar pompa air/stator) (hal.m (1. jangan membiarkan debu atau kotoran memasuki mesin. Lepaskan kedua baut pemasangan dan oil pump.7-14).ft) Pasang water pump/stator base (hal. BAUT-BAUT OIL PUMP TEPATKAN OIL PUMP BAUT-BAUT OIL PUMP . Pasang dan kencangkan baut-baut oil pump dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 10 N. 7 lbf. PEMASANGAN Pasang oil pump pada crankcase dengan mentepatkan dowel pins dan lubang-lubang crankcase.

m.ft) INNER ROTOR PEMERIKSAAN JARAK RENGGANG UJUNG ROTOR Ukur pada beberapa titik dan pakailah pembacaan ter besar untuk dibandingkan dengan batas servis.3 kgf.2 lbf.m.m (0.m (0.SISTEM PELUMASAN PEMBONGKARAN/PERAKITAN Lepaskan sebagai berikut: Dowel pins Sekrup Pump plate Outer rotor Inner rotor PERHATIAN ! Olesi oli mesin pada inner rotor dan outer rotor Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran. BATAS SERVIS: 0.ft) PUMP PLATE DOWEL PIN OUTER ROTOR PUMP BODY SEKRUP 3 N.20 mm JARAK RENGGANG UJUNG ROTOR .3 kgf. 2.2 lbf. 2. TORSI : OIL PUMP PLATE SCREW 3 N. Ukur jarak renggang antara outer rotor dan inner rotor dengan sebuah feeler gauge (lidah pengukur). Untuk sementara pasang outer rotor dan inner rotor pada pump body dan oil pump shaft ke dalam oil pump inner rotor.

.

12 mm JARAK RENGGANG KE SAMPING . BATAS SERVIS: 0. BATAS SERVIS: 0.SISTEM PELUMASAN JARAK RENGGANG ANTARA ROTOR DAN RUMAH Ukur jarak renggang antara oil pump body (badan pompa oli) dan outer rotor dengan sebuah feeler gauge.35 mm JARAK RENGGANG KE RUMAH JARAK RENGGANG KE SAMPING ROTOR Ukurlah jarak renggang ke samping dengan menggunakan sebuah alat pengukur kedataran (straight edge) dan feeler gauge.

6. SISTEM BAHAN BAKAR LOKASI KOMPONEN 6-1 MEMBERSIHKAN KARBURATOR 6-18 KETERANGAN SERVIS 6-2 PEMERIKSAAN KARBURATOR 6-19 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 6-3 PENYETELAN PILOT SCREW 6-22 AIR CLEANER HOUSING 6-4 INLET PIPE 6-23 PELEPASAN KARBURATOR 6-6 SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM 6-24 PEMASANGAN KARBURATOR 6-7 FUEL TANK 6-28 PEMBONGKARAN KARBURATOR 6-9 FUEL AUTO VALVE 6-29 PERAKITAN KARBURATOR 6-13 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 6 6-1 .

m (0.5 lbf.ft) Air cut-off valve cover screw 2.5 lbf. Bekerjalah di ruangan yang berventilasi baik.m.1 N.5 N.m (0. 1. 1.5 lbf. 1.SISTEM BAHAN BAKAR KETERANGAN SERVIS UMUM Menekuk atau melintir kabel pengontrol akan mengganggu kelancaran cara kerja dan dapat mengakibatkan tertahan atau terjepitnya kabel.m (0.ft) Float chamber screw 2.m.2 kgf.700 +/-100 menit-1 (rpm) Vakum PAIR control valve yang ditentukan 60 kPa (450 mmHg) Jarak main bebas throttle grip 2 6 mm TORSI PENGENCANGAN Inlet pipe band screw 2 N. 2.4 kgf.m.2 5.2 kgf. Ganti dengan O-ring baru sewaktu perakitan kembali. Setelah melepaskan karburator.5 lbf.5 N.3 kgf.ft) Main jet 2.m.2 kgf.2 kgf. ft) SE thermal valve setting plate screw 2.m.8 lbf. 1.m.m (0.m (0.ft) Slow jet 1.m (2.m (0.5 N. menghasilkan hilangnya penguasaan atas kendaraan. Merokok atau membiarkan api atau p ercikan api di tempat kerja atau tempat di mana bensin disimpan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan.m.ft) Vacuum chamber cover screw 2.14 kgf.ft) SE thermal valve body screw 3. 1.m.m.ft) Needle jet holder 2.1 lbf.2 kgf.0 mm Pembukaan awal pilot screw Lihat halaman 6-22 Putaran stasioner mesin 1. 1.m (0.1 N.3 kgf.ft) Float chamber drain screw 1. letakkan baki penampung yang cocok di bawah slang pembuangan karburator. 1.2 kgf.m (0. Ketika membongkar bagian-bagian dari sistem bahan bakar.ft) PAIR check valve cover screw 2.1 N.5 lbf. 17 lbf.5 lbf.1 N. 1.5 N.m (0.6 Ohm (20O C) Tinggi pelampung 13.1 N.ft) Fuel auto valve lock nut 22.5 lbf. catatlah lokasi dari Orings.1 N. Sebelum membongkar karburator.4 N. 1.1 lbf. 1.m (0.m (0.5 lbf.2 kgf. bungkuslah lubang pemasukan dari mesin dengan han duk bengkel atau tutuplah dengan tape perekat agar benda asing tidak dapat jatuh ke dalam mesin. Longgarkan drain screw (sekrup pembuangan) dan keluarkan bensin dari karburator.ft) TOOLS (PERKAKAS) Pin driver 07744-0010100 Carburetor float level gauge 07401-0010000 .m.m. SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Nomor identifikasi karburator AVK2CC Main jet # 102 Slow jet # 35 Tahanan listrik SE thermal valve 3.14 kgf.m.

.

SISTEM BAHAN BAKAR MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Mesin tidak mau dihidupkan Tidak ada bahan bakar di dalam tangki Tidak ada bahan bakar ke karburator -Fuel strainer tersumbat -Fuel hose tersumbat -Lubang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat -Fuel auto valve tidak bekerja dengan baik Penyetelan tinggi pelampung tidak benar Terlalu banyak bahan bakar masuk ke dalam mesin -Saringan udara tersumbat -Karburator kebanjiran Kebocoran udara masuk Bahan bakar tercemar/memburuk Starting enrichment (SE) thermal valve tidak bekerja dengan baik Rangkaian starting enrichment (SE) tersumbat Rangkaian slow karburator tersumbat Gas tangan tidak bekerja dengan benar Tidak ada percikan api pada busi (Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik . putaran stasioner kasar Saluran bahan bakar terbatas Campuran bahan bakar terlalu miskin/kaya Bahan bakar tercemar/memburuk Ada kebocoran udara masuk Putaran stasioner tidak disetel dengan baik Pilot screw tidak disetel dengan baik Lubang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat Saringan udara tersumbat Rangkaian slow tersumbat Starting enrichment (SE) thermal valve tidak bekerja dengan baik Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik (hal. 19-4) Mesin mati mendadak. 19-4) Campuran bahan bakar miskin Fuel jets tersumbat Float valve (klep pelampung) tidak bekerja dengan baik Float level (tinggi pelampung) terlalu rendah Saluran bahan bakar terbatas Slang ventilasi udara karburator tersumbat Lubang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat Ada kebocoran udara masuk Vacuum piston tidak bekerja dengan baik Campuran bahan bakar kaya Air jet tersumbat Float valve tidak bekerja dengan baik Float level terlalu tinggi Starting enrichment (SE) thermal valve macet terbuka Elemen saringan udara tercemar Vacuum piston tidak bekerja dengan baik ECT sensor tidak bekerja dengan baik Backfiring atau misfiring sewaktu berakselerasi hal . sulit dihidupkan.

19-4) . 19-4) Afterburn ketika engine braking dipergunakan Campuran bahan bakar miskin di dalam rangkaian slow Pulse secondary air injection (PAIR) system tidak bekerja dengan baik -PAIR control valve tidak bekerja dengan baik -PAIR check valve tidak bekerja dengan baik -Slang dari PAIR system tersumbat Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik (hal.Campuran bahan bakar terlalu miskin Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik (hal.

SISTEM BAHAN BAKAR AIR CLEANER HOUSING (RUMAH SARINGAN UDARA) PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Luggage box (hal. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner housing Lepaskan connecting hose dari karburator dengan memegang karburator dan menarik air cleaner housing ke belakang. 8-5). Longgarkan sekrup pita penjepit slang penyambung (con necting hose band screw). Lepaskan air cleaner housing dari sebelah kanan dari rangka. Lepaskan baut pemasangan bawah sokbreker belakang (hal. 4-6). -Air cleaner element (hal. Lepaskan crankcase breather drain hose dari hose clamp. Lepaskan carburetor vacuum piston hose dan crankcase breather hose dari air cleaner housing. Lepaskan ketiga baut dari air cleaner housing. BAND SCREW CRANKCASE BREATHER HOSE VACUUM PISTON HOSE HOSE CLAMP CRANKCASE BREATHER DRAIN HOSE AIR CLEANER HOUSINGBAUT-BAUT . 3-8).

Kencangkan band screw sampai band duduk di atas collar seperti diperlihatkan Sambungkan carburetor vacuum piston hose dan crankcase breather hose ke air cleaner housing. Pasang connecting hose band seperti diperlihatkan. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses dan hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. 1-16). Sambungkan connecting hose ke karburator dengan memegang karburator dan dengan hati-hati mendorong air cleaner housing ke depan.SISTEM BAHAN BAKAR PEMASANGAN Pasang air cleaner housing dari sebelah kanan dari rangka. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner connecting hose. Pasang crankcase breather drain hose terhadap hose clamp. AIR CLEANER HOUSING HOSE CLAMP CRANKCASE BREATHER DRAIN HOSE COLLAR VACUUM PISTON HOSE CRANKCASE BREATHER HOSE BAND SCREW BAND SCREW . PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner housing.

3-8).5 N. 1-16). 4-6) -Luggage box (hal. PELEPASAN KARBURATOR Lepaskan body cover (hal. 1. Pasang dan kencangkan baut -baut pemasangan rear shock absorber (sokbreker belakang) (hal. 3-9). PERHATIAN ! Pastikan bahwa final reduction case breather hose telah dipasang dengan benar pada air duct cover (hal. Letakkan tempat penampung yang cocok di bawah carburetor drain hose dan keluarkan bahan bakar dari karburator dengan melonggarkan drain screw.SISTEM BAHAN BAKAR Pasang air cleaner housing pada tempatnya. Pasang dan kencangkan ketiga baut pada air cleaner housing.m (0.ft) Lepaskan Starting Enrichment (SE) thermal valve 3P connector.m.2 kgf.1 lbf. TORSI: 1. 8-6). Lepaskan kawat SE thermal valve dari wire bands (pita pemegang kawat) dan wire guides (pembimbing kawat). BAUT-BAUT AIR CLEANER HOUSING FLOAT CHAMBER DRAIN SCREW SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR SE THERMAL VALVE WIRE WIRE GUIDE WIREBAND WIREBAND . Kencangkan float chamber drain screw (sekrup pembuangan ruangan pelampung). Pasang berikutnya: -Air cleaner element (hal.

Lepaskan karburator drain hose. Longgarkan throttle cable lock nut. Lepaskan ketiga baut dari air cleaner housing. . PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak inlet pipe.SISTEM BAHAN BAKAR Lepaskan vacuum piston hose dan fuel hose dari karburator. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner housing. Lepaskan connecting hose dari karburator dengan memegang karburator dan menarik air cleaner housing ke belakang. Longgarkan inlet pipe band screws. vacuum piston hose joint dan fuel hose joint (joint = penyambungan). Lepaskan dust guard rubber (karet pelindung terhadap debu) dari SE thermal valve. Lepaskan karburator dari inlet pipe. BAND SCREW VACUUM PISTON HOSE DUST GUARD RUBBER LOCK NUT FUEL HOSE THROTTLE CABEL BAUT-BAUT BAUT KARBURATOR CONNECTING HOSE BAND SCREW DRAIN HOSE PEMASANGAN KARBURATOR Sambungkan karburator ke pipa masuk (inlet pipe) dengan mentepatkan tab (tonjolan pemasangan) dari karburator dengan alur dari inlet pipe. Lepaskan throttle cable dari cable holder dan lepaskan throttle cable dari throttle drum. Longgarkan connecting hose band screw.

PERHATIAN ! TEPATKAN KARBURATOR Hat-hati agar tidak merusak inlet pipe .

Kencangkan band screw sampai band duduk pada collar seperti diperlihatkan.5 lbf.SISTEM BAHAN BAKAR BAUT-BAUT AIR CLEANER HOUSING BAUT-BAUT AIR CLEANER HOUSING Kencangkan sekrup-sekrup inlet pipe band dengan torsi yang ditentukan. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner connecting hose Pasang connecting hose band seperti diperlihatkan. 1. Sambungkan throttle cable (kabel gas) pada throttle drum (penggulung kabel gas) dan pasang pada cable holder (pemegang kabel). TORSI: 2 N.m (0. PERHATIAN ! Pastikan bahwa carburetor vacuum piston hose dan clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal.m. Pasang dan kencangkan ketiga baut kepada air cleaner housing.2 kgf. Pasang dust guard rubber sehingga SE thermal valve. fuel hose joint dan vacuum piston hose joint bertepatan dengan lubang-lubang pada rubber. Sambungkan fuel hose dan vacuum piston hose ke karburator. 1-16) Pasang air cleaner housing pada kedudukannya.ft) Sambungkan carburetor drain hose. CARBURETOR CONNECTING HOSE BAND SCREW DRAIN HOSE BAND SCREW COLLAR VACUUM PISTON HOSE DUST GUARD RUBBER FUEL HOSE THROTTLE CABLE . Sambungkan air cleaner connecting hose ke karburator dengan memegang karburator dan mendorong air cleaner housing dengan hati-hati ke depan.

Hubungkan SE thermal valve 3P connector. sekrup. STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE Lepaskan SE thermal valve cover. KABEL SE THERMAL VALVE WIRE GUIDE WIRE BAND WIRE BAND SE THERMAL VALVE CONNECTOR 3P WIRE GUIDE AIR VENT HOSE SE THERMAL VALVE COVER SE THERMAL VALVE SEKRUP SETTING PLATE . periksa sebagai berikut: -Putaran stasioner mesin (hal. setting plate (pelat pemasangan) dan SE thermal valve. 3-9). Pasang body cover (hal. 4-5). PEMBONGKARAN KARBURATOR AIR VENT HOSE Lepaskan air vent hose (slang lubang angin). Setelah memasang karburator.SISTEM BAHAN BAKAR Pasang kawat SE thermal valve pada wire guides (pembimbing kawat) dan wire bands (pita pengikat kawat). -Jarak main bebas throttle grip (hal. 4-13).

Lepaskan O-ring. AIR CUT-OFF VALVE Tahan air cut-off valve cover dan lepaskan sekrupsekrup. spring (pegas) dan diaphragm. Lepaskan sekrup-sekrup dan SE thermal valve body.SISTEM BAHAN BAKAR Lepaskan O-ring dari SE thermal valve. PERHATIAN ! Air cut-off valve cover berada di bawah tekanan pegas SE THERMAL VALVE O-RING SE THERMAL VALVE BODY SEKRUP-SEKRUP O-RING SEKRUP-SEKRUP AIR CUT-OFF VALVE COVER Lepaskan air cut-off valve cover. Lepaskan O-ring dari SE thermal valve body. AIR CUT-OFF VALVE COVER SPRING DIAPHRAGM O-RING 6-10 .

Lepaskan vacuum chamber cover. spring dan jet needle dari vacuum piston VACUUM CHAMBER COVER VACUUM CHAMBER COVER SEKRUP-SEKRUP COMPRESSION SPRING DIAPHRAGM/ VACUUM PISTON NEEDLE HOLDER VACUUM PISTON JET NEEDLE SPRING NEEDLE HOLDER 6-11 .SISTEM BAHAN BAKAR VACUUM CHAMBER Tahan vacuum chamber cover dan lepaskan sekrupsekrup. compression spring (pegas kompressi) dan diaphragm/vacuum piston. Lepaskan needle holder. Putar needle holder berlawanan arah jarum jam sementara menekannya ke dalam dan melepaskan holder flanges (flens pemegang) dari alur piston PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak diaphragm. PERHATIAN ! Vacuum chamber cover berada di bawah tekanan pegas.

Pegang karburator dan dorong float pin (poros pelampung) dengan ringan dari sisi throttle drum. Jika pilot screw dikencangkan terhadap dudukannya. SEKRUP-SEKRUP FLOAT CHAMBER O-RING FLOAT PIN O-RING FLOAT PIN FLOAT VALVE FLOAT PERHATIAN ! Tangani jets dengan hati-hati. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak carburetor body. Lepaskan berikutnya: -Main jet -Needle jet holder -Needle jet -Slow jet Putar pilot screw ke dalam dan catat jumlah putaran yang diperlukan sebelum ia menyentuh dudukannya dengan ringan. TOOL: Pin driver 07744-0010100 Lepaskan float pin. Lepaskan pilot screw. karena mudah sekali tergerus atau tergores. washer. dan O-ring. Lepaskan O-ring dari float chamber. spring. akan terjadi kerusakan pada dudukan pilot screw 6-12 . float (pelampung) dan float valve (klep pelampung).SISTEM BAHAN BAKAR FLOAT CHAMBER Lepaskan ketiga sekrup dan float chamber.

1 N.5 N. Kencangkan mereka dengan torsi yang ditentukan.ft) 2.m.m (0.m.m.5 lbf.8 lbf. 1. 1.1 lbf.m (0.m (0.5 lbf. 1. Mereka mudah tergerus atau tergores. 1.1 N.m.1 N.5 lbf.5 lbf-ft) COVER SE THERMAL VALVE O-RING O-RING O-RING O-RING O-RING WASHER NEEEDLE JET HOLDER 2.4 kgf.2 kgf.4 N.m (0.ft) SETTING PLATE AIR CUT-OFF VALVE COVER 2.m (0.m.SISTEM BAHAN BAKAR PERAKITAN KARBURATOR O-RING Sisi datar meng hadap ke rumah karburator FLOAT VALVE DIAPHRAGM/ VACUUM PISTON FLOAT 2.m 2.2 kgf.2 kgf.5 N.m (0.ft) VALVE BODY 3.ft) .3 kgf.2 kgf.ft) FLOAT CHAMBER VACUUM CHAMBER COVER COMPRESSION CHAMBER Pasang sebagai berikut: -Slow jet -Needle jet -Needle jet holder -Main jet PERHATIAN ! Tangani jets dengan hati-hati. TORSI: Slow jet: 1. 1.

m.2 kgf.m (0. 6-13 . Jalankan prosedur penyetelan pilot screw jika sebuah pilot screw baru dipasang (hal. 1.ft) Needle jet holder: 2.3 kgf.5 N.ft) PERHATIAN ! Jika pilot screw dikencangkan terhadap dudukannya.Main jet: 2.1 N. 1. akan terjadi kerusakan pada dudukan pilot screw NEEDLE JET O-RING NEEDLE JET HOLDER PILOT SCREW SPRING WASHER MAIN JET SLOW JET Pasang pilot screw dan kembalikan ke kedudukannya semula seperti yang dicatat pada waktu pelepasannya. 6-22).8 lbf.m.m (0.5 lbf.

m (0. TORSI: 2. 1. Pasang float chamber FLOAT CHAMBER O-RING Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup float chamber dengan torsi yang ditentukan.2 kgf.15 0.ft) SEKRUP-SEKRUP 6-14 .15 .0.SISTEM BAHAN BAKAR Pasang float dan float valve pada badan karburator.1 N.55 mm FLOAT PIN Dorong masuk float pin dengan ringan sampai tinggi dari float pin holder (sisi SE thermal valve) adalah 0. kemudian pasang float pin melalui badan karburator dan float FLOAT PIN FLOAT VALVE FLOAT PIN DRIVER 0. TOOL: Pin driver 07744-0010100 Pasang sebuah O-ring baru pada float chamber (mangkok pelampung).5 lbf.m.55 mm.

2 kgf.SISTEM BAHAN BAKAR VACUUM CHAMBER Pasang jet needle.m (0. Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup vacuum chamber cover dengan torsi yang ditentukan. Pasang compression spring ke dalam vacuum piston. 1. spring dan needle holder pada vacuum piston. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak jet needle Tahan vacuum piston pada posisi hampir terbuka penuh untuk mencegah bahwa diaphragm terjepit oleh chamber cover. Pasang diaphragm/vacuum piston kedalam badan karburator dengan mentepatkan diaphragm tab (tonjolan pada diaphragm) dengan alur pada badan karburator.m.1 N.5 lbf. TORSI: 2.ft) VACUUM PISTON NEEDLE HOLDER SPRING JET NEEDLE Tepatkan NEEDLE HOLDER VACUUM CHAMBER COVER DIAPHRAGM/ VACUUM PISTON COMPRESSION SPRING PASANG SEKRUP-SEKRUP 6-15 . Pasang boss dari vacuum chamber cover pada compres sion spring dan pasang chamber cover. Tekan needle holder ke dalam vacuum piston dan putar needle holder searah jarum jam sampai terdengar suara klik. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak spring.

5 lbf.m. BADAN SE THERMAL VALVE O-RING 6-16 .1 N.2 kgf.m (0. Pasang dan tahan air cut-off valve cover.SISTEM BAHAN BAKAR Periksa bahwa spring telah dipasang dengan benar dengan menekan bagian bawah dari piston dengan jarijari dan memastikan bahwa piston kembali ke tempatnya dengan lancar AIR CUT-OFF VALVE Pasang sebuah O-ring baru dengan sisi yang mendatar menghadap ke badan karburator.ft) PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak menjepit diaphragm COMPRESSION SPRING VACUUM PISTON NEEDLE DIAPHRAGM O-RING LUBANG AIR CUT-OFF Sisi yang mendatar menhadap badan karburator SPRING SEKRUP-SEKRUP AIR CUT-OFF VALVE COVER STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE Pasang sebuah O-ring baru pada alur pada badan SE thermal valve. 1. TORSI: 2. Pasang diaphragm needle pada lubang air cut-off valve dari badan karburator. Pasang spring pada air cut-off valve cover. Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup air cut-off valve cover dengan torsi yang ditentukan.

.

m.1 N. 1. BODY SE THERMAL VALVE SEKRUP-SEKRUP SE THERMAL VALVE O-RING Pasang SE thermal valve pada badan karburator seperti diperlihatkan.4 N.ft) Pasang sebuah O-ring baru pada SE thermal valve. Pasang dan kencangkan sekrup setting plate dengan torsi yang ditentukan.m (0.m. SEKRUPSETTING PLATE 6-17 . Pasang SE thermal valve pada karburator sampai ia duduk dengan sempurna. TORSI: 3. SE THERMAL VALVE Pasang setting plate pada alur SE thermal valve groove.5 lbf.4 kgf.ft) PERHATIAN ! Pasang setting plate dengan ujung chamfered (dipotong) menghadap ke atas. 2. Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup badan SE thermal valve dengan torsi yang ditentukan.m (0.5 lbf. TORSI: 2.2 kgf.SISTEM BAHAN BAKAR Pasang body SE thermal valve.

SISTEM BAHAN BAKAR Pasang SE thermal valve cover pada SE thermal valve SE THERMAL VALVE COVER AIR VENT HOSE Sambungkan air vent hose (slang ventilasi udara). MEMBERSIHKAN KARBURATOR Lepaskan sebagai berikut: -SE thermal valve -Air cut-off valve diaphragm -Diaphragm/vacuum piston -Float/float valve -Main jet/slow jet/needle jet/needle jet holder -Pilot screw/spring/washer/O-ring Tiuplah terbuka semua saluran udara dan bahan bakar dalam badan karburator dengan udara bertekanan PERHATIAN ! AIR VENT HOSE Membersihkan saluran udara dan bahan bakar dengan seutas kawat akan merusak badan karburator 6-18 .

Pasang SE thermal valve (hal.2 5.SISTEM BAHAN BAKAR PEMERIKSAAN KARBURATOR SE THERMAL VALVE PEMERIKSAAN VALVE/NEEDLE Lepaskan SE thermal valve (hal. Udara tidak boleh mengalir ke dalam rangkaian. Masukkan sebuah slang vinyl ke dalam rangkaian fuel enrichment dan tiuplah ke dalam slang. Udara harus mengalir ke dalam rangkaian. gantilah SE thermal valve PERHATIAN ! Pemeriksaan tahanan SE thermal valve dapat dilakukan dengan karburator terpasang pada mesin PEMERIKSAAN CARA KERJA VALVE Jika mesin telah dijalankan. Jika cara kerja tidak normal. Sambungkan baterai 12V ke terminal connector 3P SE thermal valve dan tunggu selama 5 menit.6 Ohm (pada 20OC) Jika tahanan tidak normal. Lepaskan badan SE thermal valve (hal. 6-16). HUBUNGAN: Hitam Hijau/Jingga STANDARD: 3. 6-9). biarkan menjadi dingin (di bawah 35OC) selama 30 menit atau lebih. PEMERIKSAAN VALVE THERMOWAX Ukur tahanan pada terminal connector dari sisi SE thermal valve. 6-9). gantilah SE thermal valve. SE THERMAL VALVE VALVE NEEDLE SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR SE THERMAL VALVE FUEL ENRICHMENT CIRCUIT . Periksa valve dan needle terhadap keausan bertangga atau kerusakan. Masukkan sebuah slang vinyl ke dalam rangkaian fuel enrichment dan tiuplah ke dalam slang.

6-19 .

Panaskan mesin. . periksa sebagai berikut: Rangkaian terbuka pada kawat Hitam Rangkaian terbuka pada kawat Hitam dan/atau ka wat Hijau/Jingga dari SE thermal valve Rangkaian terbuka pada kawat Merah Muda / Putih dan/atau Biru/Hijau dari ECT sensor Jika kawat-kawat adalah normal. HUBUNGAN : Hitam (+) Hijau/Jingga (-) STANDARD : Voltase baterai Jika ada voltase baterai setiap waktu. Ukur voltase pada sisi wire harness dari SE thermal valve connector sementara mesin dalam keadaan panas. 21-11). HUBUNGAN : Hitam (+) Hijau/Jingga (-) STANDARD : Tidak ada voltase. periksa sebagai berikut: Hubungan pendek pada kawat Hijau / Jingga dari SE thermal valve Hubungan pendek pada kawat Merah Muda / Putih dari ECT sensor Jika tidak ada voltase setiap waktu. Lepaskan SE thermal valve 3P connector PERHATIAN ! Jika mesin telah dijalankan biarkan menjadi dingin (di bawah 35OC selama 30 menit atau lebih Putar kunci kontak ke ON dan hidupkan mesin. Jika mesin dalam keadaan dingin. pastikan bahwa yang berikut adalah normal: Kondisi baterai Sekring Lepaskan front center body cover (hal. periksa ECT sensor (hal.SISTEM BAHAN BAKAR PEMERIKSAAN SISTEM Sebelum menjalankan pemeriksaan sistem. 3-8). ukurlah voltase antara sisi wire harness dari SE thermal valve connector.

6-10). AIR CUT-OFF VALVE Lepaskan air cut-off valve (hal. dan periksa kembali. pemburukan atau kerusakan Spring terhadap pemburukan Needle dari diaphragm terhadap keausan Saluran udara terhadap sumbatan SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR KUNCI KONTAK KE SEKRING UTAMA ECT SENSOR ICM SPRING AIR CUT-OFF VALVE DIAPHRAGM SALURAN-SALURAN UDARA NEEDLE 6-20 . Periksa sebagai berikut: Diaphragm terhadap lubang-lubang kecil. ganti ICM dengan yang baru.Jika ECT sensor adalah normal.

Dengan float valve pada dudukannya dan float arm baru menyentuh valve. Periksa float terhadap kerusakan. FLOAT FLOAT VALVE VALVE SEAT Pasang float valve dan float (hal. Periksa sebagai berikut: Jet needle terhadap keausan bertangga Vacuum piston terhadap keausan atau kerusakan Diaphragm terhadap lubang-lubang kecil. Periksa dudukan float valve terhadap gerusan. Ganti float jika terdapat bahan bakar di dalam float. pemburukan atau kerusakan. 6-11). 6-14). PERHATIAN ! Pasang float level gauge sehingga ia tegak lurus terhadap muka float chamber pada titik tertinggi dari float. NEEDLE JET VACUUM PISTON DIAPHRAGM FLOAT CHAMBER Lepaskan float (pelampung) (hal. FLOAT LEVEL: 13. Periksa ujung dari float valve di tempat ia menyentuh valve seat terhadap keausan bertangga atau kontaminasi. goresan.0 mm TOOL : Carburetor float level gauge 07401-0010000 . 6-12). Ganti valve jika ujungnya aus atau tercemar. sumbatan dan kerusakan. Periksa cara kerja float valve. ukurlah float level (tinggi pelampung) dengan special tool seperti diperlihatkan.SISTEM BAHAN BAKAR VACUUM CHAMBER Lepaskan vacuum chamber (hal.

Periksa sebagai berikut: Pilot screw needle terhadap keausan Pilot screw spring terhadap pemburukan Masing-masing jet terhadap sumbatan Masing-masing saluran terhadap sumbatan FLOAT LEVEL GAUGE NEEDLE JET NEEDLE JET HOLDER MAIN JET SLOW JET PILOT SCREW SPRING O-RING WASHER 6-21 . 6-12). PILOT SCREW/JETS Lepaskan pilot screw dan masing-masing jet (hal.Float tidak dapat disetel. Ganti float assembly jika float level (tinggi pelampung) tidak sesuai spesifikasi.

Lepaskan vacuum hose dari PAIR control valve dan hubungkan pompa vakum ke PAIR control valve vacuum hose joint. Hubungkan sebuah tachometer sesuai dengan petunjuk pabrik tachometer. 4. PEMBUKAAN AWAL: Kira . PROSEDUR PENURUNAN PUTARAN STASIONER 1. Terapkan vakuum yang ditentukan kepada PAIR control valve vacuum hose lebih dari 60 kPa (450 mm Hg). Tutuplah vacuum hose dengan plug (sumbat). PILOT SCREW 6-22 . 5. Matikan mesin. Panaskan mesin sampai ke suhu operasi. Putar pilot screw searah jarum jam sampai ia duduk dengan ringan. akan terjadi kerusakan terhadap dudukan pilot screw 2. 3. Gunakan tachometer dengan skala 50 menit-1 (rpm) atau lebih kecil yang dapat dengan akurat menunjukkan perubahan 50 menit-1 (rpm).SISTEM BAHAN BAKAR PAIR CONTROL VALVE POMPA VAKUM PLUG PENYETELAN PILOT SCREW Pilot screw telah disetel awal di pabrik dan tidak memerlukan penyetelan kecuali bila pilot screw telah di ganti. Mesin harus dalam keadaan panas untuk penyetelan akurat 10 menit pengendaraan jalan dan berhenti adalah cukup.kira PERHATIAN ! Jika pilot screw dikencangkan terhadap dudukannya. Pengendaraan jalan dan. kemudian putar kembali sesuai spesifikasi yang diberikan ini adalah penyetelan awal sebelum penyetelan akhir dari pilot screw.berhenti selama 10 menit adalah cukup.

PUTARAN STASIONER: 1. Longgarkan inlet pipe band screws. Lepaskan fuel auto valve vacuum hose dan PAIR control valve vacuum hose dari inlet pipe. 9. PEMBUKAAN AKHIR: 1/2 putaran keluar dari posisi yang didapatkan pada lankah 10 12.100 menit-1 (rpm) 8.100 menit-1 (rpm) INLET PIPE PELEPASAN Lepaskan luggage box (hal. Putar pilot screw secara berangsur ke dalam sampai putaran mesin turun dengan 50 menit-1 (rpm) 11. Lepaskan baut-baut dan lepaskan inlet pipe dari karburator Lepaskan gasket dan bersihkan sisa-sisa bahan gasket dari permukaan penyatuan inlet pipe dari cylinder head.600 +/.SISTEM BAHAN BAKAR 6. Hidupkan mesin dan setel putaran stasioner dengan throttle stop screw. Bukalah throttle dengan ringan 2 atau 3 kali kemudian setel putaran stasioner dengan throttle stop screw.100 menit-1 (rpm) 10. 7. 3-8). Putar pilot screw keluar ke pembukaan akhir. PERHATIAN ! Tutuplah lubang masuk cylinder head dengan sebuah handuk bengkel atau tutuplah dengan pita perekat (tape) untuk menghindari jatuhnya bahan asing ke dalam mesin.600 +/.700 +/. PUTARAN STASIONER: 1. Buka sadel. Buka kunci sadel dengan kunci kontak. Setel kembali putaran stasioner dengan throttle stop screw. ADJUSTING HOLE CAP THROTTLE STOP SCREW BAND SCREWS PAIR CONTROL VALVE . PUTARAN STASIONER: 1. Lepaskan plug dari vacuum hose. Putar pilot screw ke dalam atau keluar dengan perlahan untuk mendapatkan putaran mesin tertinggi. kemudian lepaskan vacuum pump dan sambungkan vacuum hose kePAIR control valve vacuum hose joint. Lepaskan adjusting hole cap. 13.

VACUUM HOSE INLET PIPE BAUT-BAUT GASKET FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE 6-23 .

Periksa bahwa PAIR air intake port dalam keadaan bersih dan bebas dari endapan karbon. 1.2 kgf. 4-14). 3-8). TORSI: 2 N.m. Sambungkan inlet pipe ke karburator dengan mentepatkan tab (tonjolan pemasangan) dari karburator dengan alur dari inlet pipe.m (0.SISTEM BAHAN BAKAR PEMASANGAN Pasang sebuah gasket baru pada cylinder head. GASKET Tepatkan INLET PIPE AIR INTAKE PORT BAND SCREWS INLET PIPE BAUT-BAUT PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE 6-24 .5 lbf. Lepaskan PAIR air cleaner element (hal.ft) Sambungkan fuel auto valve vacuum hose dan PAIR control valve vacuum hose pada inlet pipe. SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM PEMERIKSAAN SISTEM Hidupkan mesin dan panaskan sampai ke suhu operasi normal dan matikan mesin. Kencangkan inlet pipe band screws dengan torsi yang ditentukan. Pasang luggage box (hal. Jika port kotor dengan karbon. periksalah PAIR check valve. Pasang baut-baut pemasangan inlet pipe dan kencangkan.

periksalah air cut-off valve (hal. 1-16). PEMERIKSAAN PAIR CHECK VALVE Lepaskan luggage box (hal. Lepaskan sebagai berikut: -Air suction hose -Air supply hose -PAIR control valve vacuum hose Lepaskan baut-baut. Jika terjadi afterburn (letupan di dalam knalpot) pada waktu mengurangi kecepatan. dan bahwa tidak ada kebocoran vakum. Dengan mesin dalam keadaan hidup. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. secara berangsur terapkan vakum pada PAIR control valve. 3-8). PELEPASAN/PEMASANGAN PAIR CONTROL VALVE Lepaskan body cover (hal. Jika udara tidak dihisap masuk. atau jika vakum yang ditentukan tidak dipertahankan. periksa air suction hose dan supply hose terhadap sumbatan. 6-21). Lepaskan sekrup-sekrup dan PAIR check valve cover. bahkan walaupun secondary air supply system adalah normal. VAKUUM YANG DITENTUKAN: 60 kPa (450 mm Hg) Jika udara ditarik masuk. Sambungkan pompa vakum ke PAIR control valve vacuum hose joint. mur-mur dan PAIR control valve. gantilah PAIR control valve dengan yang baru.SISTEM BAHAN BAKAR Lepaskan PAIR control valve vacuum hose dan sumbatlah dengan plug. Pastikan bahwa hoses dan clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. Periksa bahwa air suction hose berhenti menarik udara. PAIR CONTROL VALVE . Hidupkan mesin dan buka gas tangan sedikit untuk memastikan bahwa udara dihisap melalui air suction hose. 3-9).

AIR SUCTION HOSE VACUUM PUMP PLUG AIR SUCTION HOSE MUR-MUR/ BAUT-BAUT VACUUM HOSE AIR SUPPLY HOSE PAIR CONTROL VALVE SEKRUPSEKRUP PAIR CHECK VALVE COVER 6-25 .

m (0. atau jika ada jarak renggang antara reed dan seat. memburuk atau rusak. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses telah dipasang dalam arah yang benar (hal.ft) PELEPASAN/PEMASANGAN PAIR RESONATOR Lepaskan body cover (hal. Lepaskan PAIR air cleaner hose. rubber seat (dudukan karet) retak. 3-12) Lepaskan sekrup dan PAIR air cleaner housing. PELEPASAN / PEMASANGAN PAIR AIR CLEANER HOUSING Lepaskan rear fender (hal.5 lbf. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan baut dan PAIR resonator Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.SISTEM BAHAN BAKAR Lepaskan PAIR check valve dari PAIR control valve. TORSI: PAIR CHECK VALVE COVER SCREW: 2. PAIR CHECK VALVE Ganti PAIR control valve jika reed (buluh) rusak atau memburuk. 3-9). Lepaskan PAIR air cleaner hose dari PAIR air cleaner.m.1 N.2 kgf. 1-16) REED RUBBER SEAT BAUTPAIR RESONATOR PAIR AIR CLEANER HOSE PAIR AIR CLEANER HOUSING SEKRUP PAIR AIR CLEANER HOSE REAR FENDER . 1. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses telah dipasang dalam arah yang benar (hal. 1-16).

6-26 .

PAIR AIR SUPPLY PIPE BAUT-BAUT Ganti gasket dengan yang baru. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses dan lips (bibir) telah dipasang dalam arah yang benar (hal. 3-6). PAIR AIR SUPPLY HOSE Lepaskan ketiga baut dan PAIR air supply pipe. Lepaskan PAIR air supply hose.SISTEM BAHAN BAKAR PELEPASAN / PEMASANGAN PAIR AIR SUPPLY PIPE Lepaskan left floor panel side cover (hal. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. 1-16). GASKET PEMERIKSAAN Periksa air supply pipe terhadap tekukan atau kerusakan PAIR AIR SUPPLY PIPE 6-27 .

SISTEM BAHAN BAKAR FUEL TANK (TANGKI BAHAN BAKAR) PELEPASAN / PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal. 3-9). Lepaskan fuel level sensor wire clamp dari fuel tank dan kawat sensor dari wire guide pada ICM holder. WIRE CLAMP WIRE GUIDE FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR BAUT-BAUT RESERVE TANK FUEL HOSE VACUUM HOSE DRAIN HOSE FUEL TANK BAUT-BAUT 6-28 . Longgarkan baut-baut radiator reserve tank dan pindahkan reserve tank ke depan untuk mendapatkan cukup ruangan untuk melepaskan connector. Klem fuel hose dan lepaskan fuel hose dan vacuum hose dari fuel auto valve PERHATIAN ! Sekalah bahan bakar yang tertumpah keluar. Lepaskan kedua baut dan fuel tank. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan PERHATIAN ! Tempatkan hoses dan wire harness dengan benar (hal. 1-16). Lepaskan fuel tank tray drain hose dari fuel tank tray. Lepaskan fuel level sensor 3P connector.

SISTEM BAHAN BAKAR FUEL AUTO VALVE PEMERIKSAAN Lepaskan body cover (halaman 3-9) Periksa bahwa bahan bakar tidak keluar dari sambungan fuel auto valve. FUEL HOSE FUEL AUTO VALVE FUEL DRAIN HOSE VACUUM HOSE FUEL AUTO VALVE . Lepaskan fuel strainer screen dan O-ring dari fuel auto valve. Bersihkan fuel strainer screen dengan udara bertekanan. PELEPASAN Lepaskan fuel tank (hal. Lepaskan vacuum hose dari fuel auto valve dan sambungkan pompa vakum yang dapat dibeli di pasaran kepada sambungan keluar diaphragm vacuum. PERHATIAN ! Sekalah bahan bakar yang tertumpah. Longgarkan lock nut (mur pengunci) dan lepaskan fuel auto valve. PERHATIAN ! Sekalah bahan bakar yang tertumpah Sambungkan sebuah fuel drain hose (slang pembuangan bahan bakar) yang cocok kepada fuel auto valve. ganti fuel auto valve. Letakkan penampung yang cocok di bawah fuel drain hose. Jika aliran bahan bakar terbatas atau tidak mengalir. Bahan bakar harus mengalir keluar dari fuel hose ketika vakuum dikenakan. Letakkan sebuah penampung bahan bakar dan keluarkan bahan bakar. 6-28).

LOCK NUT O-RINGFUEL AUTO VALVE STRAINER SCREEN 6-29 .

STRAINER SCREEN FUEL AUTO VALVE Tahan fuel auto valve dan kencangkan lock nut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 22.m (2.SISTEM BAHAN BAKAR PEMASANGAN Pasang sebuah O-ring baru pada fuel strainer screen.m. 6-28). FUEL AUTO VALVE LOCK NUT 6-30 . Pasang fuel auto valve dan setel dalam sudut yang benar seperti diperlihatkan. Pasang fuel tank (hal.ft).5 N. 17 lbf. STRAINER SCREEN O-RING Pasang fuel strainer screen pada fuel auto valve seperti diperlihatkan.3 kgf.

7. SISTEM PENDINGINAN POLA ALIRAN SISTEM 7-1 PENGGANTIAN COOLANT 7-7 LOKASI KOMPONEN 7-2 RADIATOR 7-9 KETERANGAN SERVIS 7-3 COOLING FAN 7-10 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 7-5 RADIATOR RESERVE TANK 7-10 PENGETESAN SISTEM PENDINGINAN 7-6 THERMOSTAT 7-11 WATER PUMP 7-12 POLA ALIRAN SISTEM KETIKA MESIN DALAM KEADAAN DINGIN RESERVE TANK WATER HOSE SIPHONE HOSE OVERFLOW HOSE RADIATOR THERMOSTAT WATER PUMP KETIKA MESIN DALAM KEADAAN PANAS RESERVE TANK SIPHONE HOSE WATER HOSE OVERFLOW HOSE RADIATOR THERMOSTAT WATER PUMP 7 7-1 .

m (6. 6.ft) .ft) 59 N.m (0. 5.m.0 kgf.SISTEM PENDINGINAN LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 9 N.9 kgf. 7 lbf.ft) 8 N.0 kgf.8 kgf.6 lbf. 44 lbf.m.9 lbf.m (0.m.ft) 10 N.m (1.m.

hanya gunakan Honda Pre-Mix coolant a sli yang mengandung pencegah karat. Penggunaan coolant yang salah dapat menyebabkan kerusakan. Coolant harus diperiksa dan diganti sebagaimana mestinya dengan mengikuti jadwal perawatan (hal. air kran. Tambahkan coolant di dalam reserve tank. Hindari tertumpahnya coolant pada permukaan yang dicat. CATATAN : Ketika menambahkan atau mengganti coolant. periksalah terhadap kebocoran dengan sebuah cooling sy stem tester (alat pengetesan sistem pendinginan). Seluruh sistem pendinginan dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. rintangan pada saluran pendinginan atau radiator dan keausan sebelum waktunya dari water p ump seal. Selalu biarkan mesin da n radiator menjadi dingin dulu sebelum melepaskan radiator cap. sehingga dapat mengakibatkan luka bakar yang parah.1 Thermostat Mulai membuka 74 78O C Terbuka penuh 100O C Pengangkatan klep minimum 8 mm Coolant yang dianjurkan Honda genuine coolant 1. seperti koro si di dalam mesin. yang khusus dianjurkan untuk mesin aluminium. 16 20 psi) . Setelah menservis sistem. maupun air mineral ketika menambahkan atau mengganti coolant. Pakailah Honda genuine coolant asli tanpa mencampurnya dengan air. Jangan melepaskan radiator cap kecuali untuk mengisi ulang atau membuang coolant dari system.49 liter Reserve tank 0. 4-4).20 liter Tekanan pembebasan radiator cap 108 137 kPa (1. Jangan memakai non-ethylene glycol coolant. Sifat ini dapat bertahan sampai 2 tahun.SISTEM PENDINGINAN KETERANGAN SERVIS UMUM P E R I N G A T A N ! Melepaskan radiator cap sementara mesin dalam keadaan panas dapat menyebabkan te rsembur keluarnya coolant. SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas coolant (cairan pendingin) Radiator dan mesin 0.4 kgf/cm2. Honda genuine coolant asli sangat unggul dalam pencegahan karat dan panas berleb ihan (over-heating).

m.m (0.m. 5.ft) Water pump impeller 10 N.TORSI PENGENCANGAN Radiator drain bolt 1 N.6 lbf.ft) Thermostat . 7 lbf.1 kgf.m. 0.ft) .9 kgf. 6.m (0.oumting bolt 9 N.m (0.7 lbf.0 kgf.ft) Cooling fan bolt 8 N.m (1.9 lbf.m.8 kgf.

24 x 26 mm 07746-0010700 Bearing driver 07945-GC80000 Bearing remover head. 22mm 07746-0020100 Attachment. 12 mm 07936-1660120 . 32 x 35 mm 07746-0010100 Mechanical seal driver attachment 07945-4150400 Bearing remover shaft.SISTEM PENDINGINAN TOOLS : Driver 07749-0010000 Universal holder 07725-0030000 Remover weight 07741-0010201 Inner driver. 12 mm 07936-1660110 Attachment.

hoses atau water jacket tertahan Ada udara di dalam sistem Water pump tidak bekerja dengan baik Suhu mesin terlalu rendah Thermostat macet terbuka Ada kebocoran coolant O-ring kondisinya memburuk Radiator cap tidak bekerja dengan baik Cylinder head gasket rusak atau kondisinya memburuk Hubungan hose atau clamp longgar Hoses rusak atau kondisinya memburuk .SISTEM PENDINGINAN MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Suhu mesin terlalu tinggi Thermostat macet tertutup Radiator cap tidak bekerja dengan baik Jumlah coolant kurang Saluran di dalam radiator.

Perbaiki atau ganti komponen-komponen jika sistem tidak dapat menahan tekanan yang ditentukan selama sekurangnya 6 detik. RADIATOR CAP TESTER RADIATOR CAP Berikan tekanan pada radiator. atau jika tekanan pembebasan (relief pressure) terlalu tinggi atau terlalu rendah. kemudian pasang cap pada tester. Jepit siphon hose dengan menggunakan sebuah klem slang (clamp).4 kgf/cm2. 16-20 psi).SISTEM PENDINGINAN PENGETESAN SISTEM PENDINGINAN PEMERIKSAAN TEKANAN RADIATOR CAP/SISTEM Dorong radiator cover ke depan (hal. mesin dan hoses dengan menggunakan tester. 7-7). dan periksalah terhadap kebocoran.1 1. Lepaskan tester dan pasang radiator cap. TEKANAN PEMBEBASAN RADIATOR CAP: 108 137 kPa (1. Pasang baut-baut radiator cover (hal.cm2. RADIATOR CAP TESTER RADIATOR . Cap harus menahan tekanan yang ditentukan selama sekurangnya 6 detik. Berikan tekanan pada radiator cap dengan menggunakan tester. 20 psi). CATATAN ! Tekanan berlebihan dapat merusak komponen-komponen sistem pendinginan. Lepaskan klem slang dari siphon hose.4 kgf. Jangan melebihi 137 kPa (1. RADIATOR CAP CLAMP SIPHON HOSE Bersihkan permukaan-permukaan perapatan dari cap. 7-9). Ganti radiator cap jika ia tidak dapat menahan tekanan. Lepaskan radiator cap.

Lepaskan drain bolt bersama sealing washer dari water pump cover dan keluarkan coolant dari mesin. PERHATIAN ! Jangan menggores sirip ketika melepaskan radiator cover.SISTEM PENDINGINAN PENGGANTIAN COOLANT PENGGANTIAN/PEMBUANGAN UDARA Lepaskan ketiga baut dan dorong radiator cover ke depan. Lepaskan radiator cap. Jepit siphon hose dengan menggunakan sebuah hose clamp. seal ring (cincin perapat) dan keluarkan coolant (cairan pendingin) dari radiator. BAUT-BAUT RADIATOR COVER RADIATOR CAP CLAMP SIPHON HOSE Lepaskan drain bolt (baut pembuangan). SEAL RING DRAIN BOLT DRAIN BOLT SEALING WASHER 7-7 . Lepaskan hose clamp dari siphon hose dan keluarkan coolant dari reserve tank.

COOLANT YANG DIANJURKAN : Honda genuine coolant Keluarkan udara dari sistem sebagai berikut: 1. Matikan mesin dan tambahkan coolant sampai ke leher lubang pengisian. Isilah reserve tank dengan coolant yang dianjurkan sampai ke garis UPPER (batas permukaan teratas).7 lbf. CATATAN : LEHER PENGISIAN RESERVE TANK CAP Ketika menambahkan atau mengganti coolant. Buka tempat duduk Lepaskan reserve tank cap. dan khususnya dianjurkan untuk mesin aluminium.m (0. COOLANT YANG DIANJURKAN : Honda genuine coolant Pasang reserve tank cap .ft) SEALING WASHER DRAIN BOLT SEAL RING DRAIN BOLT CATATAN : Ketika menambahkan atau mengganti coolant.1 kgf. Buka kunci tempat duduk dengan anak kunci kontak. 3. Pasang kembali radiator cap. hanya gunakan Honda genuine coolant asli yang mengandung pencegah karat. Hentaklah throttle (gas tangan) tiga atau empat kali untuk membuang udara dari sistem. 2. 4. Isi sistem dengan coolant yang direkomendasikan melalui lubang pengisian sampai leher lubang pengisian. TORSI: 1 N. dan khususnya dianjurkan untuk mesin aluminium. Pasang kembali drain bolt dengan sebuah seal ring baru pada radiator. hanya gunakan Honda Pre-Mix coolant asli yang mengandung pencegah karat.m. 0.SISTEM PENDINGINAN Pasang kembali drain bolt bersama sebuah sealing washer baru pada water pump cover. Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner sela ma 2-3 menit.

letakkan skuter pada standard utamanya di atas permukaan mendatar yang rata .PERHATIAN ! UPPER LEVEL LINE Ketika mengisi sistem atau tangki cadangan dengan coolant. atau memeriksa tinggi permukaan coolant.

WASHERS RADIATOR RADIATOR TOP COVER BAUT-BAUT/ . 3-13). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Setelah pemasangan. 1-16) Lepaskan keempat baut/washer pemasangan radiator. BAUT-BAUT RADIATOR COVER SIPHON HOSE WATER HOSES PERHATIAN ! Pastikan bahwa hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. radiator top cover dan radiator. 78).SISTEM PENDINGINAN Pasang radiator cover dan kencangkan baut-baut PERHATIAN ! Jangan menggores sirip-sirip ketika memasang radiator cover. Lepaskan keempat baut/washer pemasangan radiator. pastikan bahwa tidak ada kebocoran coolant. Lepaskan siphon hose dan water hoses (slang air) dari radiator. Keluarkan coolant (hal. Isi dan buanglah udara dari sistem pendinginan (hal. RADIATOR PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan radiator cover (hal. radiator top cover dan radiator. 7-7).

1-16) CATATAN : Ketika menambahkan atau mengganti coolant.8 kgf.ft) RADIATOR RESERVE TANK PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal.m (0. PERHATIAN ! BAUT-BAUT COOLING FAN CLAMP SIPHON HOSE Pastikan bahwa hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. TORSI: COOLING FAN BOLT 8 N.SISTEM PENDINGINAN COOLING FAN PELEPASAN/PEMASANGAN Cooling fan (kipas pendingin) dapat diservis dengan mesin terpasang dirangka. hanya gunakan Honda genuine coolant asli yang mengandung . 3-9). Lepaskan siphon hose dari radiator. Lepaskan kedua baut dan reserve tank.9 lbf. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. 5. Lepaskan ketiga baut dan cooling fan. 7-9).m. Lepaskan reserve tank overflow hose. Lepaskan radiator (hal. Dorong tutup radiator ke depan (hal 7-7) Jepit siphon hose dengan menggunakan hose clamp (klem slang). Lepaskan hose clamp dan keluarkan coolant ke dalam panci penampung. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

7-10 . pastikan bahwa tidak ada kebocoran coolant.pencegah karat. letakkan skuter di atas standard utamanya di atas permukaan datar yang rata. OVERFLOW HOSEGARIS PERMUKAAN UPPER BAUT-BAUT RESERVE TANK Isi reserve tank dengan coolant yang dianjurkan sampai ke garis permukaan atas (UPPER) COOLANT YANG DIANJURKAN: Honda genuine coolant Setelah pemasangan. atau memeriksa tinggi permukaan coolant. PERHATIAN ! Ketika mengisi sistem atau reserve tank dengan coolant. dan khususnya dianjurkan untuk mesin aluminium.

9 kgf. 7-8).ft) Sambungkan water hoses ke thermostat. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepas an. 3-13). Isi dan keluarkan udara dari cooling system (hal. Setelah pemasangan. Lepaskan O-ring. Lepaskan water hoses dari thermostat.m. pastikan bahwa tidak ada kebocoran coolant.m (0. Lepaskan kedua baut dan thermostat.SISTEM PENDINGINAN THERMOSTAT PELEPASAN Keluarkan coolant (hal. PEMASANGAN Lapisi sebuah O-ring baru dengan coolant dan pasang ke dalam alur dari thermostat. Lepaskan radiator cover (hal. 1-16) BAUT-BAUT WATER HOSE THERMOSTAT O-RING BAUT-BAUT WATER HOSE THERMOSTAT 7-11 .6 lbf. PERHATIAN ! Jangan olesi minyak mesin ke O-ring ini Pasang thermostat pada water pump cover. Pasang dan kencangkan kedua baut dengan torque yang sesuai. TORQUE : 9 N. 7-7). 6. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses dan clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal.

4-12). 13-3) Lepaskan kedua baut.SISTEM PENDINGINAN PEMERIKSAAN Secara visual periksalah thermostat terhadap kerusakan. Jaga agar thermostat atau thermometer tidak menyentuh pan. Keluarkan coolant (hal. 7-11) Right side cover (hal. Lepaskan sebagai berikut: Radiator (hal. 7-7). 7-10) Thermostat (hal. Lepaskan O-ring dari water pump cover. PERHATIAN ! Pakailah sarung tangan tahan panas dan perlindungan mata yang mencukupi. Ganti thermostat jika ia tetap terbuka pada suhu ruang an. KLEP MULAI DIANGKAT (MEMBUKA) : 74 78O C PENGANGKATAN KLEP : minimum 8 mm pada 100O C Ganti thermostat jika klep membuka pada suhu lain dari pada yang ditentukan. Lepaskan dowel pins. WATER PUMP PELEPASAN Water pump (pompa air) dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. 7-9) Cooling fan (hal. Jauhkan bahan-bahan yang mudah terbakar dari electric heating elemen. Keluarkan oli mesin (hal. wire guide (pembimbing kawat) dan water pump cover. karena akan mengakibatkan pembacaan yang salah. minimum 8 mm THERMOSTAT WATER PUMP COVER WIRE GUIDE BAUT-BAUT DOWEL PINS WATER PUMP COVER O-RING .

7-12 .

Lepaskan dowel pins. Lepaskan oil pump driven gear. WATER PIPE CLIP Lepaskan sebagai berikut: -Flywheel (hal. 13-3) -Stator dan ignition pulse generator (hal. 13-4) -Woodruff key (spie) (hal.SISTEM PENDINGINAN Lepaskan clip dari water pipe dan geser water pipe ke sisi stator base PERHATIAN ! Jangan khawatir tidak merusak water pipe. Lepaskan water pump drive gear/oil pump shaft dan drive chain. DOWEL PIN DRIVE CHAIN WATER PUMP SRIVEN DEAR BAUTBAUT WATER PUMP STATOR BASE WATER PUMP GEAR/ OIL PUMP SHAFT OIL PUMP DRIVEN GEAR 7-13 . 13-4) Lepaskan keempat baut dan water pump/stator base. Lepaskan water pump driven gear dari water pump shaft.

O-RING Lapisi O-rings baru dengan coolant dan pasang mereka ke dalam alur-alur dari water pipe. O-RING WATER PIPE 7-14 . PEMASANGAN Pasang sebuah O-ring baru pada alur water pump/stator base.SISTEM PENDINGINAN Lepaskan water pipe dan O-rings. Pasang water pipe pada water pump / stator base. PERHATIAN ! Jangan oleskan oli mesin pada O-rings ini. O-RING WATER PIPE O-RING Lepaskan O-ring dari water pump / stator base.

Tempatkan water pump driven gear seperti diperlihatkan. Tepatkan (POTONGAN) OIL PUMP DRIVEN GEAR Tepatkan (PIN/ALUR) Tempatkan drive chain (rantai penggerak) di atas water pump drive gear dan driven gear. WATER PUMP DRIVEN GEAR DRIVE CHAIN Pasang water pump/stator base ke crankcase kanan dengan mentepatkan water pump drive gear shaft dengan journal pada stator base.SISTEM PENDINGINAN Pasang dowel pins DOWEL PINS Olesi oli mesin pada oil pump shaft. WATER PUMP/ STATOR BASE Tepatkan Tepatkan 7-15 . Pasang water pump drive gear/oil pump shaft dengan mentepatkan potongan pada oil pump shaft dengan potongan pada oil pump dan alur pin dari oil pump driven gear dengan pin dari oil pump shaft. dan crankshaft dengan lubang oil seal pada stator base. Pasang oil pump driven gear pada drive gear dari crankshaft seperti diperlihatkan.

FLYWHEEL IMPELLER WATER PUMP / STATOR BASE BAUT-BAUT WATER PIPE CLIP 7-16 . IMPELLER Pasang woodruff key (spie) (hal. 13-5). Untuk sementara pasang flywheel dengan mentepatkan alur spie pada flywheel dengan spie pada crankshaft. Pasang sebagai berikut: -Stator dan ignition pulse generator (hal.SISTEM PENDINGINAN Tepatkan alur pin dari water pump driven gear dengan pin dari water pump shaft dengan memutar water pump impeller. 13-6) Geser water pipe pada cylinder. Pastikan bahwa water pump impeller berputar dengan memutar crankshaft. Setelah pemeriksaan. lepaskan flywheel. Pasang dan kencangkan keempat baut. Kaitkan clip pada alur water pipe. 13-5) -Flywheel (hal.

Isi dan keluarkan udara dari cooling system (hal.SISTEM PENDINGINAN Pasang dowel pins. wire guide dan kencangkan baut-baut. 7-11) -Cooling fan (hal. 4-12). WATER PUMP COVER WIRE GUIDE BAUT-BAUT OIL PUMP DRIVEN GEAR WATER PUMP DRIVE GEAR GEAR SHAFT 7-17 . WATER PUMP DRIVE GEAR Periksa gigi water pump drive gear terhadap keausan atau kerusakan. 7-9) Isi mesin dengan oli yang dianjurkan (hal. 7-8). 13-7) -Thermostat (hal. 7-10) -Radiator (hal. DOWEL PINS WATER PUMP COVER O-RING Pasang water pump cover. Pasang sebuah O-ring baru pada alur water pump cover. Periksa water pump drive gear shaft dan lubang shaft dari stator base terhadap keausan atau kerusakan. Pasang sebagai berikut: -Right side cover (hal. PEMERIKSAAN OIL PUMP DRIVEN GEAR Periksa gigi oil pump driven gear terhadap keausan atau kerusakan.

Ganti bantalan water pump jika bantalan tidak berputar dengan halus. tanpa suara. Juga periksa bahwa inner race bantalan duduk dengan erat pada pump shaft dan outer race bantalan duduk dengan erat pada water pump/stator base. LUBANG SHAFT WATER PUMP SHAFT WATER PUMP SHAFT BEARING 7-18 . BANTALAN PUMP SHAFT Putar water pump shaft dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. WATER PUMP DRIVEN GEAR WATER PUMP SHAFT Periksa water pump driven gear shaft dan lubang shaft dari crankcase kanan terhadap keausan atau kerusakan. atau jika duduk dengan longgar pada pump shaft atau pump/stator base (hal.SISTEM PENDINGINAN WATER PUMP DRIVEN GEAR Periksa gigi water pump driven gear terhadap keausan atau kerusakan. 7-19).

TOOL : Universal holder 07725-0030000 Lepaskan sebagai berikut: -Flywheel (hal. Jangan menggunakan palu.SISTEM PENDINGINAN PEMERIKSAAN MECHANICAL SEAL Periksa telltale hole (lubang indikasi kelainan) terhadap tanda-tanda kebocoran coolant. 13-3) -Stator dan ignition pulse generator (hal. Periksa di sini (TELLTALE HOLE) FLYWHEEL IMPELLER UNIVERSAL HOLDER IMPELLER Lepaskan water pump shaft dari water pump/stator base dengan menggunakan sebuah hydraulic press. 13-4) -Water pump/stator base (hal. 7-12) Tahan flywheel dengan special tool dan longgarkan water pump impeller. 7-10) -Water pump cover (hal. hati-hatilah untuk tidak merusak permukaan penyatuan water pump/stator base. 13-4) -Woodruff key (hal. Jika ada kebocoran. WATER PUMP SHAFT 7-19 . 7-12) Lepaskan water pump impeller. PENGGANTIAN MECHANICAL SEAL Lepaskan sebagai berikut: -Cooling fan (hal. PERHATIAN ! Pastikan untuk memakai hydraulic press. water pump mechanical seal (sil mekanis pompa air) tidak bekerja dengan baik dan harus diganti (lihat bawah). Ketika menekan water pump shaft/bearing.

PERHATIAN ! BEARING WATER PUMP SHAFT REMOVER WEIGHTREMOVER SHAFT REMOVER HEAD Jika bantalan tertinggal pada water pump/stator base OIL SEAL Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan water pump / stator base. TOOL: Bearing driver 07945-GC80000 BEARING DRIVER MECHANICAL SEAL 7-20 . Lepaskan mechanical seal dengan menggunakan sebuah hydraulic press. 12 mm 07936-1660110 Bearing remover shaft. TOOLS: Bearing remover head. lepaskan bantalan dengan menggunakan special tools.SISTEM PENDINGINAN Lepaskan shaft dari bantalan dengan menggunakan sebuah hydraulic press Jika bantalan tertinggal pada water pump/stator base. 12 mm 07936-1660120 Remover weight 07741-0010201 Lepaskan oil seal dari water pump / stator base.

TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. 24x26 mm 07746-0010700 PERHATIAN ! Sisi yang diberi tanda dari oil seal berhadapan dengan water pump impeller Dorong masuk sebuah mechanical seal baru sampai ia duduk sepenuhnya didalam alur water pump dengan menggunakan special tools dan hydraulic press. Dorong masuk sebuah water pump oil seal baru sampai ia sebaris dengan alur water pump. TOOLS: Driver 07749-0010000 Mechanical seal driver 07945-4150400 attachment DRIVER ATTACHMENT OIL SEAL DRIVER ATTACHMENT MECHANICAL SEAL 7-21 .SISTEM PENDINGINAN BEARING (6001) MECHANICAL SEAL IMPELLER OIL SEAL WATER PUMP SHAFT Oleskan oli mesin pada bibir water pump oil seal baru.

9 .9 26. TOOL: Inner driver. INNER DRIVER WATER PUMP SHAFT / BEARING IMPELLER 7-22 . 22 mm 07746-0020100 Pasang water pump impeller.SISTEM PENDINGINAN Dukung inner race dari sebuah bantalan baru dengan pantas.1 mm seperti diperlihatkan. dengan menggunakan sebuah hydraulic press. BANTALAN BANTALAN WATER PUMP SHAFT 25. Dorong water pump shaft pada sebuah bantalan baru sampai jarak antara permukaan bantalan dan garis terusan dari flange dari shaft adalah 25. tapi jangan kencangkan dulu.26.1 mm WATER PUMP SHAFT Dorong water pump shaft / bearing tegaklurus ke dalam sampai ia duduk sepenuhnya pada water pump/stator base dengan menggunakan sebuah hydraulic press.

SISTEM PENDINGINAN Pasang sebagai berikut: -Water pump/stator base (hal. 7 lbf. 13-6) Tahan flywheel dengan special tool dan kencangkan water pump impeller dengan torsi yang ditentukan. PERHATIAN ! Sisi yang ditandai dari oil seal berhadapan dengan flywheel. 7-14) -Woodruff key (hal. 7-14). TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment.ft) Pasang sebagai berikut: -Water pump cover (hal. 7-10) PENGGANTIAN CRANKSHAFT OIL SEAL Lepaskan water pump/stator base (hal. 32x35mm 07746-0010100 Pasang water pump/stator base (hal. TOOL: Universal holder 07725-0030000 TORSI: 10 N. 7-17) -Cooling fan (hal. 13-5) -Flywheel (hal. Dorong masuk sebuah crankshaft oil seal baru sampai sebidang dengan stator base. 13-5) -Stator dan ignition pulse generator (hal.0 kgf. 7-12) Lepaskan crankshaft oil seal dari stator base. Olesi oli mesin ke bibir sebuah crankshaft oil seal baru. FLYWHEEL IMPELLER UNIVERSAL HOLDER OIL SEAL DRIVER ATTACHMENT OIL SEAL 7-23 .m (1.m.

m (7.0 kgf. 51 lbf.m (7.ft) 8 8-1 . PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN LOKASI KOMPONEN 8-1 PENURUNAN MESIN 8-3 KETERANGAN SERVIS 8-2 PEMASANGAN MESIN 8-6 69 N.m.0 kgf.ft) 8.8. PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN LOKASI KOMPONEN 8-1 PENURUNAN MESIN 8-3 KETERANGAN SERVIS 8-2 PEMASANGAN MESIN 8-6 69 N. 51 lbf.m.

20 liter TORSI PENGENCANGAN Engine hanger link nut (sisi Rangka) 69 N. 13-3) Cylinder head/valves (hal. Water pump (hal.3 kg Kapasitas oli mesin Pada penggantian periodik 0. Ketika menurunkan/memasang mesin. 5-3) SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Berat kosong mesin 27. 10-6) Carburetor (hal. 11-16) Final reduction (hal. bungkuslah rangka di sekitar mesin sebelumnya untuk melindungi rangka. 14-4) Komponen-komponen berikut dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN KETERANGAN SERVIS UMUM Dukung mesin dengan sebuah dongkrak atau alat penopang lain yang dapat disetel u ntuk mempermudah pelepasan baut pemasangan mesin.m (7. 10-3) Piston (hal. 9-6) Cylinder (hal. 7-12). 51 lbf. 12-5) Stator/ignition pulse generator (hal.49 liter Reserve tank 0.m. Komponen-komponen berikut memerlukan penurunan mesin agar dapat diservis: Crankcase/crankshaft (hal.ft) .0 kgf.8 liter Kapasitas coolant Radiator dan mesin 0. 6-6) Oil pump (hal.7 liter Pada pembongkaran mesin 0. 11-13) Driven pulley/clutch (hal. Drive pulley (hal.

PAIR AIR SUPPLY HOSE BAND SCREW BREATHER DRAIN HOSE CARBURETOR DRAIN HOSE AIR DUCT SPRING JOINT PIN ADJUSTING NUTBRAKE CABLE CABLE CLAMP BOLT CABLE HOLDER FUEL HOSE CLAMP THROTTLE CABLE LOCK NUT PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE . Lepaskan crankcase breather drain hose dari hose clamp. 3-9) Longgarkan band screw dan lepaskan air duct dari left crankcase cover. Lepaskan return spring (pegas pengembalian) dari brake arm (lengan rem). Lepaskan sebagai berikut: -Fuel hose -Fuel auto valve vacuum hose -PAIR control valve vacuum hose Longgarkan lock nut (mur pengunci) dan lepaskan throttle cable (kabel gas). Lepaskan adjusting nut (mur penyetel) rem belakang dan joint pin (pin penyambung) dari brake cable (kabel rem). Lepaskan throttle cable dari clamp. Lepaskan cable clamp bolt (baut klem kabel). Lepaskan carburetor drain hose dari clamp dari air duct. 3-6) -Body cover (hal.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN PENURUNAN MESIN Lepaskan sebagai berikut: -Floor panel side covers (hal. Lepaskan rear brake cable dari cable holder (pemegang kabel). Lepaskan PAIR air supply hose dari PAIR air supply pipe.

FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE .

TOPI BUSI ECT SENSOR 2P CONNECTOR ECT SENSOR WIRE CLAMP SPARK PLUG WIRE CLAMP ALTERNATOR 2P CONNECTOR STARTER MOTOR 2P CONNECTOR SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR IGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR KABEL-KABEL MASSA BAUT Lepaskan kawat-kawat berikut dari wire band: -SE thermal valve wire -Alternator/ignition pulse generator wire -Starter motor wire WIRE BAND .PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN Lepaskan sebagai berikut: -ECT sensor 2P connector -Topi busi Lepaskan ECT sensor wire clamp dan spark plug wire clamp Lepaskan sebagai berikut: -Alternator 2P connector -Starter motor 2P connector -Ignition pulse generator wire 2P connector -SE thermal valve 3P connector Lepaskan baut dan kabel-kabel massa.

Dukung rangka dalam posisi tegak Tahan roda depan. Sumbat (plug) penyambung dari radiator. untuk sementara pasang radiator cover.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN Lepaskan baut-baut radiator cover (hal. 7-7) dan dorong cover ke depan. Lepaskan nut (mur) dan engine hanger link bolt (baut penghubung penggantung mesin). Lepaskan engine hanger link (hal. 16-6) PLUG SIPHON HOSE CLAMP BAUT-BAUT PEMASANGAN SOKBREKER BELAKANG BAUT/MUR . Klem siphon hose dan lepaskan dari radiator. Untuk menghindari kerusakan pada sirip-sirip radiator. Lepaskan baut-baut pemasangan dan sokbreker belakang PERHATIAN ! Untuk menghindari kerusakan pada ulir baut pemasangan sokbreker belakang. angkat roda belakang sedikit. Tarik mesin sedikit lurus ke belakang dan lepaskan engine hanger link dari rangka. Putar bagian belakang mesin ke kiri dan lepaskan mesin.

1-16) Lepaskan plug dari joint (penyambung) radiator dan sambungkan siphon hose ke joint.0 kgf. LUBANG STOPPER RUBBER BAUT/MUR Pasang sokbreker belakang dan kencangkan baut-baut pemasangannya. BAUT-BAUT PEMASANGAN SOKBREKER BELAKANG Untuk sementara lepaskan baut-baut radiator cover dan gerakkan cover ke depan. 51 lbf. 16-6). Pasang dan kencangkan mur dengan torsi yang ditentukan.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN PEMASANGAN MESIN Pasang engine hanger link (penghubung penggantung mesin) ke mesin (hal. Pasang baut engine hanger link dari sisi kiri skuter.m (7. Tempatkan mesin lurus dengan rangka dan dorong mesin ke depan sementara memasukkan stopper rubber (penahan karet) dari engine hanger link ke dalam lubang pada rangka. 7-10). Lepaskan clamp dari siphon hose. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal.baut pema sangan sokbreker belakang. Pasang dan kencangkan baut-baut radiator cover (hal.m. Arahkan mesin ke rangka dari sisi kiri kendaraan. TORSI: 69 N. PERHATIAN ! Untuk mempermudah pemasangan baut . angkat roda belakang sedikit dan tepatkan lubang-lubang baut. PLUG SIPHON HOSE CLAMP .ft) PERHATIAN ! Pastikan bahwa lubang-lubang baut telah bertepatan posisinya sebelum memasang baut.

Tempatkan ECT sensor wire clamp ke wire guide.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN Ikat kabel-kabel berikkut dengan wire band. 1-16). PERHATIAN ! Tempatkan wire harness dengan benar (hal. ALTERNATOR 2P CONNECTOR STARTER MOTOR 2P CONNECTOR SETHERMAL VALVE 3P CONNECTOR IGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR KABEL-KABEL MASSA BAUT Tempatkan spark plug wire clamp ke radiator cover. Hubungkan sebagai berikut: -ECT sensor 2P connector -Spark plug cap (topi busi) TOPI BUSI ECT SENSOR 2P CONNECTOR ECT SENSOR WIRE CLAMP SPARK PLUG WIRE CLAMP . -kabel Sethermal valve -kabel Alternator/ignition pulse generator -kabel starter motor WIRE BAND Sambungkan sebagai berikut : -Ignition pulse generator wire connector -Starter motor 2P connector -Alternator 2P connector -Sethermal valve 3P connector Pasang kabel-kabel massa dan kencangkan baut.

1-16).0 mm. Pasang joint pin (pin penyambung) dan adjusting nut (mur penyetel) pada brake cable (kabel rem). 3-9) -Floor panel side covers (hal. Setel jarak main bebas throttle grip (putaran gas tangan) (hal. 4-5). Kencangkan band screw sehingga jarak renggang pada ujung-ujung band adalah 12.0 +/.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN Hubungkan throttle cable (kabel gas) ke throttle drum (penggulung kawat gas) dan ikat dengan clamp (klem). 1-16) Tempatkan crankcase breather drain hose pada hose clamp Hubungkan air duct (saluran udara) kepada crankcase cover kiri dengan mentepatkan air duct cut-off (potongan pada air duct) dengan left crankcase cover tab (tonjolan pemasangan pada tutup bak mesin kiri). Hubungkan sebagai berikut: -Fuel auto valve vacuum hose -PAIR control valve vacuum hose -Fuel hose (slang bahan bakar) Tempatkan brake cable (kabel rem) pada cable holder (pemegang kabel). Tempatkan ujung return spring (pegas pengembalian) ke dalam lubang pada crankcase kiri dan pin pada brake arm. 4-18). PERHATIAN ! Tempatkan rear brake cable dengan benar (hal. Tempatkan carburetor drain hose (slang pembuangan karburator) pada clamp dari air duct. Pasang dan kencangkan baut cable clamp.1. Setel jarak main bebas rear brake lever (handel rem belakang) (hal. Hubungkan PAIR air supply hose kepada PAIR air supply pipe PERHATIAN ! Pastikan bahwa air supply clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. Pasang sebagai berikut: -Body cover (hal. 3-6) PERHATIAN ! THROTTLE CABLE FUEL HOSE .

0 +/.CLAMP FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE CABLE CLAMP BOLT CABLE HOLDER SPRING JOINT PIN ADJUSTING NUT BRAKE CABLE PAIR AIR SUPPLY HOSE BAND SCREW 12.1.0 mm BREATHER DRAIN HOSE CARBURETOR DRAIN HOSE Pastikan band telah dipasam arah yang benar (hal 1-16) .

m (1. CYLINDER HEAD/VALVE LOKASI KOMPONEN 9-1 CAMSHAFT/CYLINDER HEAD 9-6 KETERANGAN SERVIS 9-2 CAM CHAIN GUIDE 9-23 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 9-4 CAM CHAIN TENSIONER SLIDER 9-24 TEST KOMPRESSI CYLINDER 9-5 CAM CHAIN TENSIONER LIFTER 9-26 CYLINDER HEAD COVER 9-5 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 4 N.4 kgf. 13 lbf.m.m.m. 9 lbf. 3.8 kgf.ft) 8 N.m (0.m.9 lbf.8 kgf. 5.2 kgf.0 lbf.9.m (0.m (1.ft) 9 12 N.ft) 18 N.ft) 9-1 .

037 0.52 BUANG 32. valve guide Jarak renggang klep MASUK 0.972 9.L.030 0.012 5. Pada waktu pembongkaran.3 - . Bersihkan saluran oli sebelum merakit cylinder head.D. valves ( klep-klep).90 BUANG 4.03 Jarak renggang stem ke guide MASUK 0. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Tekanan kompressi cylinder 941 kPa (9.08 BUANG 0.05 Rocker arm D.987 9.043 0.02 BUANG 0. valve guide MASUK/BUANG 5. tandai dan simpanlah part yang dibongkar untuk memastik an bahwa mereka dipasang kembali pada lokasi semulanya.263.955 4.CYLINDER HEAD/VALVE KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi pekerjaan servis dari cylinder head (kepala silinder).10 Proyeksi valve guide di atas cylinder head MASUK/BUANG 9.990 4.90 D.970 4. Cylinder head dan valves dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.000 5.782 32.1 9.cm2.010 0.0.0.L. Bersihkan semua part yang dibongkar dengan cleaning solvent ( cairan pembersih ) dan keringkan dengan meniupnya dengan udara bertekanan sebelum pemeriksaan.057 0.015 10. rocker arm shaft MASUK/BUANG 9.013 0.02 D. rocker arm MASUK/BUANG 10. Berhati-hatilah untuk tidak merusak permukaan penyatuan ketika melepaskan cylind er head cover dan cylinder head.000 10.503 32.25 +/.04 D.6 kgf.542 32. 137 psi) pada 550 menit-1 (rpm) Perubahan bentuk melengkung cylinder head -0.16 +/. Jangan memukul cylinder head cover dan cylinder head terlalu keras selama pelepa san.975 4.08 Camshaft Cam lobe height MASUK 32. valve stem MASUK 4. rocker arms (lengan pelatuk) dan camshaft (poros bubungan).91 Jarak renggang dari arm ke shaft MASUK/BUANG 0.D.32.24 Valve. Oli pelumasan camshaft dan rocker arm dipasok melalui saluran oli pada cylinder head.

ft) Olesi oli mesin ke ulir dan pe N.m.m.33 37.m.5 18 N.9 1.m (1.ft) bolt 12 N.8 kgf.m (0. 3.0 lbf.4 kgf.7 Panjang bebas valve spring MASUK/BUANG Inner 31. Cam sprocket bolt 8 ukaan dudukannya.m. 9 lbf.m (0. 5.8 kgf.m (1.04 TORSI PENGENCANGAN Camshaft holder nut rmukaan dudukannya.Lebar valve seat MASUK/BUANG 0. Cam chain tensioner Cylinder head cover 0.66 Outer 38.ft) .9 lbf.2 kgf.53 30. 13 lbf.ft) Olesi oli mesin ke ulir dan perm lifter screw 4 N.

22 mm (EX.CYLINDER HEAD/VALVE TOOLS Valve spring compressor 07757-0010000 Valve spring compressor attachment 07959-KM30101 Valve guide reamer. 45O) 07780-0010200 Seat cutter.5 mm (IN. 32O) 07780-0012601 Interior cutter.0 mm 07781-0010400 . 45O) 07780-0010600 Flat cutter. 32O) 07780-0013300 Flat cutter. 60O) 07780-0014202 Cutter holder 5. 27 mm (IN. 5.0 mm 07984-MA60001 Valve guide driver. 27. 5. 60O) 07780-0014500 Interior cutter. 22 mm (EX. 26 mm (IN. 24 mm (EX.0 mm 07942-MA60000 Valve guide adjusting driver 07743-002000 Cam chain tensioner lifter stopper 070MG-0010100 Seat cuter.

Jika ada asap pada slang. sulit dihidupkan atau unjuk kerja lemah pada kecepatan rendah. Kompressi terlalu tinggi. 10-6). overheating (mesin panas berlebihan) atau knocking (ng elitik) Ada pembentukan karbon secara berlebihan pada kepala piston atau pada ruang pemb akaran Ada asap berlebihan Valve stem (tangkai klep) atau valve guide aus Stem seal rusak . periksa terhadap piston ring ya ng macet (hal. Jika unjuk kerja lemah pada kecepatan rendah. 10-6).CYLINDER HEAD/VALVE MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Persoalan pada bagian atas mesin biasanya mempengaruhi performa mesin. 10-3) Piston atau piston rings aus (hal. periksa terhadap asap putih di dal am crankcase breather hose (slang pernapasan bak mesin). Mereka da pat didiagnosa dengan sebuah test kompressi atau dengan menelusuri suara-suara mesin pada bagian atas me sin dengan sebuah tangkai suara atau stethoscope. Valves (klep-klep): Penyetelan klep tidak benar Klep terbakar atau bengkok Waktu pengaturan klep tidak benar Pegas klep patah Dudukan klep tidak rata Klep macet terbuka Pegas klep lemah Cylinder head (kepala silinder): Head gasket bocor atau rusak Cylinder head berubah bentuk atau retak Busi longgar Cylinder aus (hal. Kompressi terlalu rendah.

Cylinder aus (hal. 10-6) Putaran stasioner kasar Kompressi cylinder rendah . 10-6) Ada suara berlebihan Penyetelan klep tidak tepat Valve (klep) macet atau valve spring (pegas klep) patah Dudukan klep aus secara berlebihan Camshaft (poros bubungan) aus atau rusak Cam chain (rantai bubungan) aus atau rusak Gigi cam sprocket aus Rocker arm (lengan pelatuk) dan/atau shaft (poros) aus Cam chain tensioner (penegang rantai cam) aus atau rusak Cylinder aus (hal. 10-3) Piston atau piston rings aus (hal. 10-3) Piston atau piston rings aus (hal.

periksa klep-klep terhadap kebocoran. Buka throttle (putaran gas tangan) seluruhnya dan putar mesin dengan starter sampai pembacaan gauge berhenti naik PERHATIAN ! Agar tidak menghabiskan muatan baterai jangan jalankan motor starter untuk lebih dari 7 detik.CYLINDER HEAD/VALVE TEST KOMPRESSI CYLINDER Panaskan mesin sampai suhu operasi normal. PERHATIAN ! Jaga agar oli mesin tidak menetes kepada rangka dari cylinder head . 3-8). Jika kompressi lebih tinggi dari harga sebelumnya. Matikan mesin dan lepaskan topi busi dan busi (hal. periksa cylinder. tuangkan 3-5 cc oli mesin ke dalam cylinder melalui lubang busi dan periksa kembali kompressi. hal ini menandakan bahwa endapan karbon telah terkumpul di dalam ruang pembakaran dan/atau bagian atas piston. 4-9) Pasang sebuah compression gauge pada lubang busi. piston dan piston rings. 137 psi) pada 550 menit-1 (rpm) Jika kompressi terlalu tinggi. CYLINDER HEAD COVER PELEPASAN Lepaskan front center body cover (hal.6 kgf/cm2. Jika kompressi terlalu rendah. Cylinder head gasket bocor Piston ring aus Cylinder dan piston aus Jika kompressi sama seperti harga sebelumnya. COMPRESSION GAUGE Pembacaan maksimum biasanya dicapai dalam 4-7 detik TEKANAN KOMPRESSI: 941 kPa (9.

Lepaskan special bolts (baut khusus). Pasang rubber seal ke dalam alur pada cylinder head cover RUBBER SEALBREATHER HOSE SPECIAL BOLTS/ MOUNTING RUBBERS CYLINDER HEAD COVER CYLINDER HEAD COVER RUBBER SEAL .Lepaskan crankcase breather hose. Lepaskan rubber seal dari cylinder head cover. mounting rubbers dan cylinder head cover. PEMASANGAN Pastikan bahwa rubber seal berada dalam kondisi baik dan ganti bila perlu.

m. Pasang special bolts (baut khusus) dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan. UP mereka Tempatkan cylinder head cover pada cylinder head. 3-8). Right floor panel side cover (hal. Lepaskan kedua baut dan dust guard rubber/plate. 6-6) Inlet pipe (hal. CAMSHAFT/CYLINDER HEAD PELEPASAN CAMSHAFT/ HOLDER/CYLINDER HEAD Cylinder head dapat diservis dengan mesin tetap ter pasang di dalam rangka. TORSI: 12 N. 3-9). Keluarkan oli mesin (hal. Lepaskan sebagai berikut: Body cover (hal.2 kgf. 3-6) Exhaust pipe/muffler (hal. 9-5) Lepaskan throttle cable dari clamp. 9 lbf. 6-23) Cylinder head cover (hal. Lepaskan sebagai berikut: Water hose (slang air) Spark plug cap (topi busi) TANDA UP MOUNTING RUBBER BREATHER HOSE SPECIAL BOLTS CYLINDER HEAD COVER . 3-14) PAIR air supply pipe (hal.ft) Sambungkan crankcase breather hose. 4-12). 7-7). Pasang front center body cover (hal.CYLINDER HEAD/VALVE Pasang mounting rubbers dengan tanda menghadap keatas. 6-23) Carburetor (hal. Keluarkan coolant (hal.m (1.

DUST GUARD RUBBER/PLATE BAUT-BAUT CLAMP WATER HOSE ECT SENSOR 2P CONNECTOR SPARK PLUG CAP .

Lepaskan susunan decompressor weight. Putar crankshaft satu putaran penuh dengan menggunakan kickstarter dan mentepatkan tanda T sekali lagi. Pastikan bahwa piston berada pada TMA (Titik Mati Atas) pada langkah kompressi. Pasang special tool pada badan tensioner dan putar tool searah jarum jam sampai ia berhenti berputar. Posisi ini dapat diperoleh dengan memastikan bahwa ada kelonggaran pada rocker arm. Lepaskan sekrup dan O-ring dari cam chain tensioner lifter. PERHATIAN ! Hati-hati agar baut-baut tidak jatuh ke dalam lubang dari cylinder head. Jika tidak ada kelonggaran. TOOL: Cam chain tensioner lifter stopper 070MG-0010100 KICKSTARTER TANDA T TANDA PENUNJUK TENSIONER SEKRUP LIFTER STOPPER Lepaskan baut-baut cam sprocket dari decompressor weight. Tahan tensioner lifter dengan menekan tool sementara mentepatkan tabs (tonjolan) dari tool dengan alur-alur pada tensioner lifter. hal ini disebabkan oleh karena piston bergerak melalui TMA pada langkah pembuangan.CYLINDER HEAD/VALVE Putar crankshaft berlawanan arah jarum jam dengan menjalankan kickstarter perlahan-lahan dan mentepatkan tanda T pada flywheel dengan tanda penunjuk pada crankcase kanan. DECOMPRESSOR WEIGHT BAUTBAUT .

CYLINDER HEAD/VALVE Ikat seutas kawat kepada cam chain untuk menjaga agar tidak jatuh kedalam crankcase. Lepaskan cam sprocket dari camshaft dan cam chain dari cam sprocket. CAM SPROCKET CAM CHAIN Lepaskan baut-baut cylinder head. Lepaskan cylinder head CAMSHAFT HOLDER BAUT-BAUT DOWEL PINS CYLINDER HEAD . Lepaskan camshaft holder Lepaskan dowel pins dari cylinder head. Lepaskan mur-mur dan washers dari camshaft holder dalam pola bersilang dalam dua atau tiga langkah.

GASKET DOWEL PINS CYLINDER HEAD DOWEL PINS . GASKET DOWEL PINS PEMASANGAN CYLINDER HEAD/CAMSHAFT HOLDER Pasang dowel pins dan sebuah gasket baru pada cylinder. Jalankan cam chain melalui cylinderhead dan pasang cylinder head pada cylinder Pasang dowel pins pada cylinder head.CYLINDER HEAD/VALVE Lepaskan gasket dan dowel pins.

8 kgf. TORSI: 18 N. kemudian periksa inlet rocker arm (lengan pelatuk klep masuk) dan exhaust rocker arm (lengan pelatuk klep buang) bahwa tidak ada kelonggaran (TMA pada langkah kompressi) CAM SPROCKET CYLINDER HEAD GARIS PENUNJUKCAM CHAIN 9-10 . 13 lbf.ft) Pasang dan kencangkan baut-baut pemasangan cylinder head. Pastikan bahwa garis penunjuk pada cam sprocket sebidang dengan cylinder head. PERHATIAN ! Pasang camshaft holder dengan hati-hati sementara menahan rocker arms untuk mencegah bahwa sekrup-sekrup penyetelan valve berbenturan dengan valve stems.m. CAMSHAFT HOLDER Olesi oli mesin pada permukaan duduk dan ulir dari murmur camshaft holder.CYLINDER HEAD/VALVE Pasang camshaft holder dengan cuping cam menghadapi ruang pembakaran. Pasang washers dan kencangkan mur-mur camshaft holder dalam pola bersilang dengan torsi yang ditentukan. Letakkan cam chain pada cam sprocket.m (1. CAMSHAFT HOLDER MUR-MUR/WASHER BAUT-BAUT Putar crankshaft berlawanan arah jarum jam dan tepatkan tanda T pada flywheel dengan tanda penunjuk pada crankcase kanan TANDA T TANDA PENUNJUK Oleskan oli mesin pada cam chain dan gigi cam sprocket. Pasang cam sprocket pada camshaft dengan mentepatkan camshaft pins dan lubang-lubang cam sprocket.

TORSI: 8 N.m. Oleskan oli mesin ke permukaan duduk dan ulir dari bautbaut cam sprocket PERHATIAN ! Hati-hati agar baut-baut tidak jatuh ke dalam cylinder head. TORSI: 4 N.CYLINDER HEAD/VALVE Oleskan larutan oli molybdenum pada seluruh permukaan poros decompressor weight.ft) Lepaskan cam chain tensioner lifter stopper dan pasang sebuah O-ring baru pada cam chain tensioner lifter. Pasang dan kencangkan baut-baut cam sprocket dengan torsi yang ditentukan. Pasang dan kencangkan sekrup dengan torsi yang ditentukan. Tempatkan throttle cable pada clamp.9 lbf. 1-16). 3. 6-24) -Carburetor (hal.8 kgf. 9-5) -Inlet pipe (hal. DECOMPRESSOR WEIGHT BAUTBAUT SEKRUPTENSIONER LIFTER STOPPER ECT SENSOR 2P CONNECTOR WATER HOSE SPARK PLUG CAP O-RING Pasang dust guard rubber/plate pada cylinder dan kencangkan baut-baut.m (0.m.ft) Hubungkan sebagai berikut: -Water hose -Spark plug cap (topi busi) -ECT sensor 2P connector PERHATIAN ! Pastikan bahwa hose dan hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal.0 lbf. 5.m (0. Pasang sebagai berikut: -Cylinder head cover (hal. 6-27) .4 kgf. Pasang decompressor weight pada camshaft. 6-7) -PAIR air supply pipe (hal.

3-6) Isi dan keluarkan udara dari coolant (hal. 3-9) DUST GUARD RUBBER/PLATE CLAMP BAUT-BAUT 9-11 . 7-8) Isi oli mesin (hal.-Exhaust pipe/muffler (hal. 4-12) Pasang body cover (hal. 3-14) -Right floor panel side cover (hal.

Lepaskan rocker arms ROCKER ARM SHAFTS ROCKER ARM BAUT 5 mm Lepaskan stopper plate dan camshaft.CYLINDER HEAD/VALVE PEMBONGKARAN CAMSHAFT HOLDER Sekrup baut 5 mm ke dalam lubang berulir pada rocker arm shaft dan tarik keluar dari camshaft holder. STOPPER PLATE CAMSHAFT STOPPER PLATE CAMSHAFT HOLDER INLET ROCKER ARM INLET ROCKER ARM SHAFT CAM LOBE CAMSHAFT BEARINGS EXHAUST ROCKER ARM SHAFT EXHAUST ROCKER ARM SUSUNAN CAMSHAFT HOLDER 9-12 .

Pasang rocker arms pada camshaft holder. Pasang exhaust rocker arm shaft pada exhaust rocker arm sampai ia telah duduk sepenuhnya. Olesi oli mesin pada permukaan luncur dari rocker arm shaft. Olesi larutan oli molybdenum pada cuping cam Olesi oli mesin pada bantalan camshaft. Pasang inlet rocker arm shaft pada camshaft holder menggunakan sebuah obeng sementara mentepatkan lubang-lubang pada stopper plate dengan lubang-lubang pada camshaft holder PERHATIAN ! ROCKER ARM ROCKER ARM SHAFT ROCKER ARM OBENG INLET ROCKER ARM SHAFT Tepatkan ROCKER ARM SHAFTS Tepatkan alur pada inlet rocker arm shaft dengan lubang dari stud bolt dengan memutar rocker arm shaft dengan sebuah obeng 9-13 .CYLINDER HEAD/VALVE Olesi oli mesin pada bantalan camshaft. Olesi larutan oli molybdenum pada cuping cam CUPING CAM BANTALAN-BANTALAN STOPPER PLATE CAMSHAFT Olesi oli mesin pada permukaan luncur dan permukaan gelinding dari rocker arm.

spring dan stopper plate. Kaitkan ujung yang lain dari spring pada lubang pada stopper plate. 2. Tempatkan E-clip pada alur decompressor weight. kemudian lepaskan plastic washer. PERAKITAN DECOMPRESSOR WEIGHT Pasang sebagai berikut: 1. 9-7). Kaitkan ujung bengkok spring ke dalam lubang paddecompressor weight sementara membelitkan ujung yang lain searah jarum jam. 3. Lepaskan E-clip dari decompressor weight. Tempatkan plastic washer pada decompressor weight boss. kemudian tempatkan kumparan pada decompressor weight boss. Lepaskan kaitan spring dari decompressor weight dengan memutar stopper plate berlawanan arah jarum jam. kemudian tempatkan stopper plate pada decompressor weight boss. STOPPER PLATE SPRING PLASTIC WASHER E-CLIP DECOMPRESSOR WEIGHT (3) E-CLIP STOPPER PLATE DECOMPRESSOR WEIGHT PLASTIC WASHER SPRINGS (2) (1) 9-14 .CYLINDER HEAD/VALVE PEMBONGKARAN DECOMPRESSOR WEIGHT Lepaskan decompressor weight (hal.

jangan tekanvalve springs lebih dari yang diperlukan untuk melepaskan cotters TOOLS: Valve spring compressor 07757-0010000 Valve spring compressor attachment 07959-KM30101 Lepaskan valve spring compressor dan lepaskan sebagai berikut -Valve spring retainers -Inner dan outer valve springs -Valve spring seats -Valves -Valve stem seals PERHATIAN ! Tandai semua parts sewaktu pembongkaran sehingga mereka dapat ditempatkan kembali pada lokasi semulanya. 9-6) -Busi (hal. Bersihkan ruang pembakaran dari endapan karbon dan bersihkan permukaan gasket dari cylinder head. ATTACHMENT VALVE SPRING COMPRESSOR VALVE SPRING SEAT OUTER SPRING COTTER STEM SEAL INNER SPRING RETAINER RUANG PEMBAKARAN 9-15 .CYLINDER HEAD/VALVE PEMBONGKARAN CYLINDER HEAD Lepaskan sebagai berikut: -Cylinder head (hal. 4-9) -ECT sensor (hal. PERHATIAN ! Jagalah agar tidak merusak permukaan penyatuan cylinder dan permukaan valve seat. 21-10) Lepaskan valve cotters dengan menggunakan valve spring compressor PERHATIAN ! Untuk menghindari hilangnya tegangan.

.

Pasang valve springs dengan kumparan dengan lilitan rapat berhadapan dengan ruang pembakaran RETAINER VALVE SPRING SEAT OUTER SPRING COTTER STEM SEAL INNER SPRING PEGAS (Kumparan dengan lilitan rapat berhadapan dengan ruang pembakaran) 9-16 . Lapisi permukaan luncur valve stem dengan oli mesin. Pasang valve spring seats dan valve stem seals baru.CYLINDER HEAD/VALVE PERAKITAN CYLINDER HEAD VALVE SPRING RETAINER VALVE COTTERS OUTER VALVE SPRING INNER VALVE SPRING VALVE STEM SEAL INLET VALVE EXHAUST VALVE VALVE GUIDE VALVE SPRING SEAT Tiuplah melalui saluran oli pada cylinder head dengan udara bertekanan. Masukkan valves ke dalam valve guides sementara memutar mereka dengan perlahan-lahan untuk menghindari kerusakan pada valve stem seals. Olesi oli mesin pada permukaan dalam dari valve stem seals baru.

Ketok valve stems dengan hati-hati dengan dua palu plastik seperti diperlihatkan untuk mendudukkan cotters dengan kokoh. 4-9) CYLINDER HEAD PEMERIKSAAN CYLINDER HEAD Bongkarlah camshaft holder/cylinder head (hal. Periksa decompressor spring terhadap kerusakan atau keletihan. Pasang sebagai berikut: -Cylinder head (hal. Periksa lubang busi dan daerah klep terhadap retak-retak. 9-15). . ATTACHMENT VALVE SPRING COMPRESSOR Dukung cylinder head sehingga valve heads tidak akan menyentuh sesuatu yang dapat menyebabkan kerusakan. 9-12).05 mm SISTEM DECOMPRESSOR Bongkar camshaft holder (hal. BATAS SERVIS: 0. Periksa daerah decompressor weight cam terhadap keausan atau kerusakan. jangan tekan valve springs lebih dari yang diperlukan untuk memasang cotters. Periksa shaft (poros) dari decompressor weight terhadap lengkungan atau kerusakan. 21-10) -Busi (hal.gunakan valve spring compressor.CYLINDER HEAD/VALVE Pasang valve spring retainer Pasang valve cotters dengan meng. TOOLS: Valve spring compressor 07757-0010000 Valve spring compressor attachment 07959-KM30101 PERHATIAN ! Untuk menghindari hilangnya tegangan. 9-9) -ECT sensor (hal. Periksa cylinder head terhadap perubahan bentuk melengkung dengan sebuah mistar datar (straight edge) dan sebuah feeler gauge (voeler).

DECOMPRESSOR SHAFT SPRING 9-17 .

Pasang decompressor weight dengan memasukkan porosnya ke dalam lubang pada cam sprocket/camshaft. Juga periksa bahwa inner race bantalan duduk dengan rapat pada camshaft. CAM SPROCKET Tepatkan DECOMPRESSOR WEIGHT BAUT-BAUT DECOMPRESSOR WEIGHT CAMSHAFT Bongkar camshaft holder (hal. 9-12). Periksa bahwa decompressor system bekerja dengan lancar dan bahwa pegas mengembalikan decompressor weight pada posisinya semula. Ganti bila perlu. atau jika mereka duduk dengan longgar di atas camshaft.CYLINDER HEAD/VALVE Pasang cam sprocket pada camshaft dengan mentepatkan camshaft pins dan lubang-lubang cam sprocket. Periksa cuping cam terhadap keausan berlebihan dan kerusakan. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Putar outer race dari masing-masing bantalan camshaft dengan jari-jari. Ganti susunan camshaft jika bantalan tidak dapat berputar dengan halus. Ukurlah tinggi daripada masing-masing cam lobe (cuping).52 mm BUANG: 32. Untuk sementara pasang baut-baut cam sprocket. tanpa suara.24 mm BANTALAN CAM LOBES 9-18 . BATAS SERVIS: MASUK: 32.

masing-masing valve stem dan catat.08 mm VALVE SPRING Bongkar cyllinder head (hal.91 mm Hitung jarak renggang rocker arm ke shaft. Periksa masing-masing valve terhadap lengkungan. terbakar. VALVE/VALVE GUIDE Bongkar cylinder head (hal. Putar rocker arm roller dengan jari-jari. masing-masing rocker arm shaft. BATAS SERVIS: MASUK/BUANG: 10.66 mm Outer (MASUK/BUANG): 37. BATAS SERVIS: Inner (MASUK/BUANG): 30. Ukur D. 9-15) Bongkar bahwa valve bergerak dengan lancar di dalam guide. BATAS SERVIS: MASUK/BUANG: 0. Roller harus berputar dengan halus dan tanpa suara. masing-masing rocker arm.CYLINDER HEAD/VALVE ROCKER ARM/SHAFT Bongkar camshaft holder (hal.L.D.04 mm Ukur D.90 mm Ream valve guide untuk membuang pembentukan karbon sebelum mengukur guide . 9-12) Periksa rocker arm shafts dan rocker arms terhadap keausan atau kerusakan. 9-15) Ukur panjang bebas dari inner dan outer valve springs. BATAS SERVIS: MASUK/BUANG: 9.04 mm Ganti springs jika mereka lebih pendek daripada batas servis. goresan atau keausan tidak normal. BATAS SERVIS:MASUK/BUANG: 4.L. Ukur D.

0mm 07984-MA60001 PERHATIAN ! ROLLER VALVE GUIDE REAMER Selalu putar reamer searah jarum jam.Masukkan reamer dari sisi ruang pembakaran dari cylinder head dan selalu putar jarum jam ke-reamer searah jarum jam. mengeluarkan dan reaming. TOOL : Valve guide reamer. 5. 9-19 . jangan berlawanan arah tika memasukkannya.

5. Pakailah tongkat indikator suhu. guide yang bersangkutan untuk mendapatkan jarak renggang stem ke guide. Dukung cylinder head dan dorong valve guides keluar dari cylinder head dari sisi ruang pembakaran. Jika jarak renggang stem ke guide melampaui batas servis. 9-20).03 mm Potong D.08 mm BUANG: 0. masing-masing valve guide dan catatlah. untuk untuk memastikan bahwa cylinder head telah dipanaskan ke suhu yang benar PERHATIAN ! Jangan panaskan cylinder head dengan obor karena dapat mengakibatkan perubahan bentuk. Dorong masuk guides baru dari sisi camshaft sementara cylinder head masih dipanaskan . Panaskan cylinder head sampai 130-140O C dengan kompor atau oven. BATAS SERVIS: MASUK/BUANG: 5. ganti guides seperti diperlukan dan ream sehingga pas (hal. gantilah valve juga.CYLINDER HEAD/VALVE Ukur D. 9-20). Jika jarak renggang stem ke guide melebihi batas servis dengan sebuah guide baru.0 mm 07942-MA60000 Keluarkan valve guides baru dari freezer. 9-15). Dinginkan valve guides baru di dalam freezer (lemari beku dari kulkas) selama kira-kira 1 jam. TOOL: Valve guide driver.L. PERHATIAN ! Pakailah sarung tangan tebal agar tangan tidak terbakar sewaktu menangani cylinder head yang dipanaskan. Jika demikian. PENGGANTIAN VALVE GUIDE Bongkar cylinder head (hal.10 mm PERHATIAN ! Periksa dan reface valve seats setiap kali valve guides diganti (hal. yang tersedia di toko perlengkapan pengelasan. tentukan apakah sebuah guide baru dengan ukuran standard akan membawa jarak renggang di dalam toleransi. BATAS SERVIS: MASUK: 0.D. masing-masing valve stem dari D.D. Jangan panaskan cylinder head melam -paui 150O C.

9-21). TOOL: Valve guide adjusting driver 07743-0020000 PROYEKSI VALVE GUIDE: MASUK/BUANG: 9.0 mm 07984-MA60001 Bersihkan cylinder head secara menyeluruh untuk menghilangkan semua partikel-partikel logam setelah direamer dan mengreface valve seat (hal. VALVE VALVE VALVE VALVE 9.Dorong masuk valve guides baru ke dalam cylinder head sampai tinggi yang ditentukan dari cylinder head. Masukkan reamer dari sisi ruang pembakaran dari cylinder head dan selalu putar reamer searah jarum jam.3 mm Biarkan cylinder head menjadi dingin sampai suhu ruangan. TOOL: Valve guide reamer.1 9. Ream valve guides baru setelah pemasangan.1 VALVE VALVE 9-20 GUIDE GUIDE DRIVER GUIDE GUIDE 9. Hati-hati agar reamer tidak miring di dalam guide sementara reaming Pakailah cutting oil pada reamer selama pekerjaan ini. 5.3 mm GUIDE ADJUSTING DRIVER GUIDE REAMER .

9-15). Lebar dudukan klep tidak merata: Valve stem (tangkai klep) bengkok atau runtuh. LAPPING TOOL LEBAR DUDUKAN MUKA KLEP RUSAK LEBAR DUDUKAN TIDAK RATA Bidang kontak (bidang terlalu rendah atau terlalu tinggi) Bentuk kembali muka dudukan klep. Ganti klep dan reface (bentuk kembali) dudukan klep. 9-21). reface (bentuklah kembali) valve seat (dudukan klep) (hal. . Jika permukaan klep terbakar sangat aus atau apabila ia menyentuh dudukannya dengan tidak merata.7 0. Periksa valve seat face (muka dudukan klep) terhadap: Muka yang rusak: Ganti klep dan bentuk kembali valve seat.9 mm BATAS SERVIS: 1. tanpa memutar valve untuk mendapatkan pola yang jelas. STANDARD: 0. ganti dengan klep baru.5 mm Jika lebar dudukan klep tidak sesuai dengan spesifikasi. di dalam lebar yang ditentukan dan harus merata di sepanjang keliling. Bidang sentuh dudukan klep harus berada. PERHATIAN ! Klep-klep tidak dapat digerinda. Ketuk valve (klep) terhadap valve seat beberapa kali dengan menggunakan hand lapping tool (alat skir klep dengan tangan). Lepaskan klep dan periksa muka dudukan klep.CYLINDER HEAD/VALVE PEMERIKSAAN/REFACING VALVE SEAT Bongkar cylinder head (hal. Olesi lapisan ringan Prussian Blue kepada valve seats (dudukan klep). Bersihkan klep masuk dan klep buang secara menyeluruh untuk menghilangkan endapan karbon.

TERLALU RENDAH TERLALU TINGGI 9-21 .

CYLINDER HEAD/VALVE Ikuti petunjuk pemakaian pembuat refacer. dudukan harus dinaikkan dengan menggunakan sebuah 60O interior cutter. Jika bidang kontak terlalu rendah pada klep. dengan menggunakan sebuah 45O finish cutter. hilangkan kekasaran atau ketidak-teraturan dari dudukan klep.0 mm 07781-0010400 KONTAK TERLALU TINGGI LEBAR DUDUKAN LAMA KONTAK TERLALU RENDAH LEBAR DUDUKAN LAMA KEKASARAN LEBAR DUDUKAN LAMA 9-22 .0 mm 07781-0010400 Pakailah sebuah 32O flat cutter. Selesaikan dudukan sesuai spesifikasi. BUANG) 07780-0012601 Cutter holder. 27 mm (32O. Jika bidang kontak terlalu tinggi pada klep. sebuah valve guide diganti TOOLS: Seat cutter. PERHATIAN ! Reface dudukan dengan sebuah 45 degree cutter setiap kali.5 mm (45O. dudukan harus diturunkan dengan menggunakan sebuah 32O flat cutter. Hati-hati agar tidak menggerinda dudukan lebih dari yang diperlukan. 5. 27. 5. 24 mm (45O. 22 mm (32O. TOOLS: Flat cutter. hilangkan ¼ bagian teratas dari bahan dudukan klep yang ada sekarang. BUANG) 07780-0010600 Cutter holder. Pakailah sebuah 45O seat cutter. MASUK) 07780-0010200 Seat cutter. MASUK) 07780-0013300 Flat cutter.

cucilah compound yang tersisa dari cylinder head dan valve dan periksa kembali bidang kontak dudukan Rakit cylinder head (hal. Hati-hati agar lapping compound tidak memasuki guides. 9-6). Lepaskan cam chain guide CAM CHAIN GUIDE 9-23 . Lepaskan cylinder head (hal. Ubah sudut lapping tool sering . 22 mm (60O.0 mm 07781-0010400 Dengan memakai sebuah 45O seat cutter. atau merusak .sering untuk mencegah keausan dudukan yang tidak merata. olesi lapping compound (ambril) kepada valve face (muka klep).7 0. LAPPING TOOL CAM CHAIN GUIDE PELEPASAN Cam chain guide dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.9 mm Setelah memotong dudukan. hilangkan ¼ bagian terbawah dari bahan dudukan klep yang ada sekarang. MASUK) 07780-0014500 Interior cutter. Setelah menskir klep. LEBAR VALVE SEAT: 0. potong dudukan ke lebar yang ditentukan.CYLINDER HEAD/VALVE Pakailah sebuah 60O interior cutter. BUANG) 07780-0014202 Cutter holder.9 mm Pastikan bahwa semua lubang-lubang dan ketidak-teraturan telah dihilangkan. TOOLS: Interior cutter. 5.0. dan skir klep dengan tekanan rendah.7 . LEBAR DUDUKAN LAMA 0. 26 mm (60O. PERHATIAN ! Tekanan skir klep yang terlalu tinggi dapat mengubah bentuk dudukan klep. 9-16).

11-13) -Cylinder head (hal. 9-6) Lepaskan baut dan pivot pin holder Lepaskan pivot pin. Pasang cylinder head (hal.CYLINDER HEAD/VALVE PEMASANGAN Pasang cam chain guide dengan mentepatkan bosses (tonjolan pemasangan) dari cam chain guide dengan alur-alur pada cylinder. O-ring dan cam chain tensioner slider CAM CHAIN Tepatkan CAM CHAIN PIVOT PIN BAUT CAM CHAIN PIVOT PIN 9-24 GUIDE GUIDE HOLDER TENSIONER SLIDER O-RING . PEMERIKSAAN Periksa bidang luncur dari cam chain guide terhadap keausan berlebihan atau kerusakan. 9-9). CAM CHAIN TENSIONER SLIDER PELEPASAN Lepaskan sebagai berikkut: -Drive pulley (hal.

Lapisi sebuah O-ring baru dengan oli mesin dan pasang ke dalam alur pivot pin. 11-14) PEMERIKSAAN Periksa bidang luncur dari cam chain tensioner slider terhadap keausan berlebihan atau kerusakan CAM CHAIN TENSIONER SLIDER PIVOT PIN O-RING PIVOT PIN HOLDER BAUT CAM CHAIN TENSIONER SLIDER 9-25 . Pasang sebagai berikut: -Cylinder head (hal. 9-9) -Drive pulley (hal. Pasang pivot pin pada lubang cam chain tensioner slider.CYLINDER HEAD/VALVE PEMASANGAN Pasang cam chain tensioner slider pada crankcase kiri. Pasang pivot pin holder dan kencangkan baut.

Poros harus menonjol dari badan sesegera cam chain tensioner lifter stopper dilepaskan. PEMERIKSAAN Periksa cara kerja cam chain tensioner lifter: Tensioner shaft tidak boleh masuk ke dalam badan ketika ia didorong.4 kgf. Lepaskan sekrup tensioner dan O-ring. poros tensioner harus tertarik kedalam badan. Pasang sebuah gasket baru. TORSI: 4 N.ft) Pasang luggage box (hal. PEMASANGAN Pasang cam chain tensioner lifter stopper dan putar poros tensioner searah jarum jam bersamanya untuk menarik masuk tensioner sepenuhnya. Tahan tensioner lifter dengan mendorong tool sementara mentepatkan tabs dari tool dengan alur dari tensioner lifter. TOOL: Cam chain tensoner lifter stopper 070MG-0010100 Lepaskan baut-baut dan cam chain tensioner lifter.m (0. Pasang dan kencangkan sekrup dengan torsi yang ditentukan. 3-8). 3-8). Lepaskan gasket dari tensioner lifter.0 lbf. . Lepaskan luggage box (hal.m. Ketika ia diputar searah jarum jam dengan cam chain tensioner lifter stopper. 3. Pasang special tool pada badan tensioner dan putar tool searah jarum jam sampai ia berhenti berputar. cam chain tensioner lifter dan kencangkan baut-baut. Pasang sebuah O-ring baru pada cam chain tensioner lifter. Lepaskan cam chain tensioner lifter stopper.CYLINDER HEAD/VALVE CAM CHAIN TENSIONER LIFTER PELEPASAN Cam chain tensioner lifter dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.

SEKRUP LIFTER STOPPER GASKET O-RING TENSIONER LIFTER BAUT-BAUT LIFTER STOPPER BAUT-BAUT GASKET SEKRUP O-RING POROS TENSIONER TENSIONER LIFTER LIFTER STOPPER 9-26 .

10. CYLINDER / PISTON LOKASI KOMPONEN 10-1 CYLINDER 10-3 KETERANGAN SERVIS 10-2 PISTON 10-6 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 10-2 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 10 10-1 .

piston pin D.10 Kelonjongan -0. piston 49.D. kepala kecil connecting rod 13.002 13.95 Titik pengukuran D.045 0. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Cylinder D. Jan gan memukul cylinder terlalu keras selama pelepasan.08 Celah pada ujung piston ring Ring paling atas 0.975 49.96 Jarak renggang antara piston dan piston pin 0.005 0.08 Ring kedua 0.05 Piston.000 50.035 0.010 0.002 0.02 Jarak renggang antara piston ring dan alurnya Ring paling atas 0.05 Jarak renggang antara connecting rod dan piston pin 0.70 Jarak renggang antara silinder dan piston 0.L. Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan ketika melepaskan cylinder.034 0.25 0. bersihkan karbon dan endapan dari bagian atas cylinder .010 50.010 13.D.028 13. piston pin 12.L.D.09 D.015 0. piston rings. Bersihkan semua parts yang dibongkar dengan solvent (cairan pelarut) bersih dan keringkan menggunakan udara bertekanan sebelum pemeriksaan.05 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Kompressi terlalu rendah. lubang piston pin 13.008 13. 50.05 Ketirusan -0.25 0.04 D. mesin sulit dihidupkan atau unjuk kerja mesin lemah pa da kecepatan rendah . Ketika melepaskan piston.014 0. piston 10 mm dari bagian bawah piston D.10 0.05 Perubahan bentuk melengkung -0.45 Ring oli (side rail) 0.20 0.000 12.995 49.45 Ring kedua 0. Hati-hati agar tidak merusak dinding cylinder dan piston. Cylinder dan piston dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.994 13.045 0.015 0.L.10 0.CYLINDER / PISTON KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi perawatan dari cylinder dan piston.

Piston ring aus. macet atau patah Cylinder dan piston aus atau rusak Connecting rod bengkok Persoalan pada cylinder head/valve (hal. 9-17) Kompressi terlalu tinggi. overheating (panas berlebihan) atau knocking (ngelitik ) Pembentukan karbon secara berlebihan pada kepala piston atau ruang pembakaran Asap berlebihan Suara tidak normal Cylinder. kerusakan (hal. 9-17) pada bantalan Saluran oli atau saringan kasa oli tersumbat Ada kebocoran oli di sebelah dalam Tidak memakai oli mesin yang dianjurkan 10-2 . piston atau piston ring aus Pemasangan piston rings tidak benar Piston pin atau lubang piston pin aus Kepala kecil connecting rod aus Cylinder. piston atau piston rings au Piston atau dinding cylinder tergerus atau s tergores Persoalan pada cylinder head/valve Piston ring macet/membikin lecet.

letakkan sebuah handuk bengkel di atas lubang cylinder untuk mencegah masuknya debu atau kotoran kedalam mesin GASKET DOWEL PINS 10-3 . GASKET DOWEL PINS PEMASANGAN Pasang dowel pins dan sebuah gasket baru PERHATIAN ! Ketika membersihkan permukaan penyatuan cylinder. 9-6) PERHATIAN ! Jagalah agar coolant tidak menetes ke rangka dari cylinder Lepaskan kaitan dari clip dan geser water pipe (pipa air) ke dalam stator base. O-RING CLIP WATER PIPE CYLINDER Lepaskan gasket dan dowel pins. PERHATIAN ! Ikatlah seutas kawat pada cam chain untuk menjaga agar tidak jatuh ke dalam crankcase.CYLINDER / PISTON CYLINDER PELEPASAN Cylinder dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka Lepaskan cylinder head (hal. Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan dengan menggunakan sebuah obeng ketika membongkar cylinder. Lepaskan O-ring. Lepaskan cylinder. Bersihkan sisa-sisa bahan gasket dari permukaan penyatuan cylinder pada crankcase.

Pasang cylinder di atas piston sementara menekan piston ring ke dalam dengan jari-jari Geser water pipe kepada cylinder. Pasang cylinder head (hal.CYLINDER / PISTON Lapisi sebuah O-ring baru dengan coolant PERHATIAN ! WATER PIPE O-RING Jangan oleskan oli mesin pada O-ring ini. WATER PIPE CLIP 10-4 . 9-9). Pasang clip pada alur water pipe seperti diperlihatkan. piston dan piston rings PERHATIAN ! CYLINDER PISTON/PISTON RING Ikatkan seutas kawat pada cam chain agar ia tidak jatuh ke dalam crankcase. Pasang sebuah O-ring baru pada alur water pipe Oleskan oli mesin pada permukaan dalam cylinder.

BATAS SERVIS: 50. PANJANG YG DITENTUKAN: 178. BATAS SERVIS: 0. piston harus sebesar : 0.75 mm 1. Pasang dua buah mur pada stud dan kencangkan satu sama lain.10 mm Hitung ketirusan dan kelonjongan pada tiga tingkat pada poros X dan Y.5 179.005 Periksa cylinder terhadap perubahan bentuk melengkung dengan sebuah mistar pengukur kedataran dan sebuah feeler gauge (voeler) dalam arah yang diperlihatkan. Setelah pemasangan crankcase stud bolts. 10-3). 10-3). Ukur D.CYLINDER / PISTON PEMERIKSAAN Lepaskan cylinder (hal.50 mm 0.035 mm. kemudian pakailah kunci pas untuk memutar stud bolt keluar.00 mm Jarak renggang antara piston ke cyllinder untuk oversize 0.D. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan keausan cylinder.25 mm 0. Piston/piston rings oversize berikut ini tersedia: 0.05 mm PENGGANTIAN STUD BOLT Lepaskan cylinder (hal. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan kedua pengukuran.05 mm Cylinder harus dikorter dan piston/piston rings oversize harus dipasang jika batas servis dilampaui. Periksa bagian dalam cylinder terhadap keausan atau kerusakan.5 mm . cylinder pada poros X dan Y pada tiga tingkat. Pasang stud bolts A dan B baru ke dalam crankcase dan kencangkan. BATAS SERVIS: Ketirusan: 0. periksa bahwa panjang dari kepala bolt ke permukaan crankcase adalah sesuai spesifikasi.05 mm Kelonjongan: 0.

Pasang cylinder (hal.5 mm 178. ATAS TENGAH BAWAH X STUD BOLTS A STUD BOLTS B 178.5 .5 . 10-3).179.5 mm 10-5 .179.

PERHATIAN ! Jangan merusak piston ring dengan merenggangkan ujung-ujungnya terlalu jauh. PERHATIAN ! Jangan sekali-kali memakai sikat kawat. karena akan menggores alur.CYLINDER / PISTON PELEPASAN Lepaskan cylinder (hal. 10-3). Dorong piston pin keluar dari piston dan connecting rod. PISTON RING Bersihkan endapan karbon dari alur ring dengan sebuah ring bekas yang tidak dipakai lagi. kemudian lepaskan piston PERHATIAN ! Hati-hati agar piston pin clips tidak jatuh kedalam lubang dari crankcase. PISTON RING 10-6 . Lepaskan piston pin clips dengan tang. PISTON PIN PISTON PIN CLIP Renggangkan masing-masing piston ring dan keluarkan dengan mengangkatnya ke atas pada sebuah titik berlawanan dengan celah pada ujung-ujungnya.

kemudian pasang side rails.CYLINDER / PISTON PEMASANGAN Oleskan oli mesin pada masing-masing ring dan alur ring. Jangan pertukarkan ring pertama dan kedua. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak piston dan rings Pasanglah piston rings dengan hati-hati pada alur-alur piston ring dengan tanda-tanda menghadap ke atas. Untuk memasang oil ring. pasang spacer dulu. Atur penempatan celah ujung piston ring sejarak 120 derajat terpisah yang satu dari yang lain. Atur penempatan celah ujung side rail seperti diperlihatkan. TANDA TOP RING RING KEDUA TOP RING (RING PALING ATAS) TANDA SECOND RING (RING KEDUA) OIL RING (RING OLI) SPACER SIDE RAIL 20 mm atau lebih 20 mm atau lebih Isilah lubang kepala kecil connecting rod dengan oli mesin. CONNECTING ROD 10-7 .

Beri oli mesin pada pin piston dan pasanglah. Pasang cylinder (hal 10-3) PERHATIAN ! Selalu pakai piston pin clips baru. Jangan mentepatkan celah pada ujung clip dengan potongan pada piston. Pemasangan kembali piston pin clips bekas dapat menyebabkan kerusakan mesin. BATAS SERVIS : Atas/Kedua : 0.003 in) Dengan menggunakan piston. doronglah tegak lurus ke dalam cylinder dan ukur celah pada ujung ring menggunakan lidah voeler.018 in) FEELER GAUGE FEELER GAUGE PISTON RING 10-8 . BATAS SERVIS : Atas/Kedua : 0.08 mm ( 0.CYLINDER / PISTON Pasang piston dengan tanda IN menghadapi sisi pemasukan.45 mm (0. PISTON PIN CLIP PEMERIKSAAN Lepaskan piston (hal 10-6) Periksa piston ring dan ganti bila telah aus. Dorong masuk ring sampai permukaan luar dari piston ring hampir rata dengan piston dan ukur kerenggangan antara ring dan alur dengan menggunakan lidah voeler. Pasang kembali piston ring pada alur-alur piston. TANDA IN PISTON PIN Pasang piston clips baru. Letakkan piston pin clip dengan benar pada alur.

Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan diameter dalam / D.004 in) Ukur diamater dalam kepala kecil connecting rod dan piston pin.D BATAS SERVIS : 13.04 mm (0. BATAS SERVIS : 0.002 in) 10 mm (0. BATAS SERVIS : 49.510 in) Hitung kerenggangan antara piston dan piston pin. ATAS SERVIS : 0.L piston. BATAS SERVIS : 13.39 in) 10-9 .96 mm (0.L piston pin dan daerah connecting rod sliding.514 in) Hitung kerenggangan anatar kepala kecil connecting rod dan piston pin. Ukur pin piston.001 in) Ukur diameter luar/ D.CYLINDER / PISTON Periksa piston terhadap retak-retak atau kerusakan lain.05mm (0. ambil pengukuran 10 mm dari bagian bawah piston dan 90o dari lubang piston pin.09 mm (0.02mm (0.967 in) Hitung kerenggangan antara piston dan cylinder (hal 105) BATAS SERVIS : 0.513 in) Ukur diameter luar / D.95 mm (1. BATAS SERVIS : 12.05mm (0.

35 lbf.m (11.ft) 108 N.m.m.ft) 11 11-1 .0 kgf. KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH LOKASI KOMPONEN 11-1 DRIVE BELT 11-11 KETERANGAN SERVIS 11-2 STARTER PINION 11-12 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 11-3 DRIVE PULLEY 11-13 LEFT CRANKCASE COVER 11-4 CLUTCH/DRIVEN PULLEY 11-16 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 49 N. 80 lbf.11.0 kgf.m (5.

0 kgf.94 D.D. movable driven face 34.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi perawatan dari kickstarter.025 34.3 kgf.ft) Drive pulley face nut 108 N.035 22.D. Pekerjaan-pekerjaan servis ini dapat dilakukan dengan mesin terpasang pada rangk a.0 D. drive pulley.0 Movable drive face D.m (0.m (11. driven face 33.4 108.0 18.2 lbf.98 D. bushing 22.L. weight roller 17. 2.5 Clutch Tebal lining -2. 80 lbf.985 33.06 TORQUE Left crankcase cover plate screw 3 N.0 kgf.0 125.m. driven pulley dan clu tch. boss 22.m. 39 x 41 mm 07GMA-KS40100 Clutch spring compressor 07LME-GZ40200 Driver 07749-0010000 Pilot.L.000 34.ft) Oleskan oli mesin pada ulir dan permukaan duduk Clutch/driven pulley nut 54 N.ft) TOOLS Clutch center holder 07724-0050002 Socket wrench.m (5. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Lebar drive belt 19.92 18. 20 mm 07746-0040500 11-2 .010 22.5 kgf.08 17.5 Driven pulley Panjang bebas face spring 111.085 22. 36 lbf. clutch outer 125.m (5.965 33. 28 mm 07746-0041100 Pilot.m. 40 lbf.11 D.ft) Clutch outer nut 49 N.D. Jangan oleskan gemuk pada weight rollers.m.025 21.2 125.0 D. Jaga agar gemuk dan oli tidak mengenai drive belt dan drive/driven pulley faces ( muka drive / driven pulley ) agar tidak terjadi slip pada belt.L.

KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Flywheel holder 07725-0040001 Bearing remover.2 mm 07947-KA20200 Attachment. tapi skuter tidak mau bergerak Drive belt aus Ramp plate rusak Clutch shoe aus atau rusak Pegas driven face patah Mesin mogok atau skuter bergerak dengan pelan-pelan Pegas clutch shoe patah Unjuk kerja lemah pada kecepatan tinggi atau kekurangan tenaga Drive belt aus Pegas driven face lemah Weight rollers aus Permukaan pulley tercemar 11-3 . 20 mm 07931-MA70000 Fork seal driver attachment. 28 x 30 mm 07946-1870100 MENGATASI PENYEBAB KESUKARAN Mesin hidup. 35.

DOWEL PINS COVER GASKET 11-4 . Bersihkan permukaan penyatuan gasket. Lepaskan sebagai berikut: -Baut-baut cover -Carburetor drain hose clamp -Crankcase breather drain hose clamp -Rear brake cable clamp -Air vent hole cover Lepaskan left crankcase cover bersama dengan air management cover. Lepaskan crankcase breather drain hose (slang pembuangan/ pernapasan bak mesin) dari hose clamp (klem slang). BAND SCREWAIR DUCT HOSE CLAMP BREATHER DRAIN HOSE CARBURETOR DRAIN HOSE CLAMP BAUT-BAUT LEFT CRANKCASE COVER AIR VENT HOLE COVERBRAKE CABLE CLAMP BREATHER DRAIN HOSE CLAMP Lepaskan kedua dowel pins. cover gasket dari left crankcase (bak mesin kiri).KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH LEFT CRANKCASE COVER PELEPASAN Longgarkan band screw (sekrup pita penjepit) dan lepaskan air duct (saluran udara) dari left crankcase cover (tutup kiri bak mesin).

air cover dan kencangkan baut-baut left crankcase dan kencangkan baut-baut left crankcase cover pola bersilang dalam dua atau tiga langkah. rear brake cable clamp. CARBURETOR DRAIN HOSE CLAMP BAUT-BAUT LEFT CRANKCASE COVER AIR VENT HOLE COVERBRAKE CABLE CLAMP BREATHER DRAIN HOSE CLAMP Pasang crankcase breather drain hose pada hose clamp.0 mm.1. Hubungkan air duct pada left crank-case cover dengan mentepatkan air duct cut-off (potongan pada saluran udara) dengan left crankcase cover tab. Pasang carburetor drain hose clamp. Kencangkan band screw sehingga jarak renggang pada ujung-ujung band adalah 12.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMASANGAN Pasang kedua dowel pins. Pasang sebuah cover gasket baru DOWEL PINS COVER GASKET Pasang left crankcase cover pada left crankcase dengan mentepatkan dowel pins dengan lubang-lubang.0 +/. (hal 1-16) 11-5 breather vent hole cover dalam .0 mm Pastikan band pada posisi yang benar.0 +/. crankcase drain hose clamp. PERHATIAN ! HOSE CLAMP BREATHER DRAIN HOSE BAND SCREW AIR DUCT 12.1.

3-13). Lepaskan thrust washer. DUST SEAL 11-6 . tandai pedal dan spindle untuk penempatan posisi pemasangan yang tepat. BAUT KICKSTARTER PEDAL TANDA Lepaskan dust seal (sil debu) dari left crankcase cover. KICKSTARTER DRIVEN GEAR KICKSTARTER SPINDER THRUST WASHER Sebelum melepaskan kickstarter pedal.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMBONGKARAN Lepaskan air management cover (hal. Naikkan lock tabs dari left crankcase cover plate dan lepaskan sekrup-sekrup. COVER PLATE LOCK TABS/SEKRUP-SEKRUP Lepaskan kickstarter driven gear sementara memutar kickstarter spindle. Lepaskan baut dan pedal kickstarter.

SPINDLE RETURN SPRING PIN Lepaskan spindle bushing dan collar COLLAR BUSHING 11-7 .KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Lepaskan snap ring dan washer dari kickstarter spindle. Lepaskan kickstarter spindle dan return spring. WASHER SNAP RING Lepaskan kaitan dari return spring dari pin pada crankcase cover.

KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PERAKITAN KICKSTARTER SPINDLE COLLAR BUSHING RETURN SPRING DRIVEN GEAR FRICTION SPRING THRUST WASHER WASHER DUST SEAL BAUT SNAP RING KICKSTARTER PEDAL COVER PLATE 3 N.3 kgf.3 g molybdenum disulfide paste kepada kickstarter spindle. 2.ft) Pasang bushing dan collar pada left crankcase cover.2 lbf. Oleskan 0.m (0.1 0. BUSHING COLLAR 11-8 .m.

PERHATIAN ! Pegang terus kickstarter spindle sampai snap ring telah dipasang untuk mencegah agar spring terlepas dari guide. RETURN SPRING KAITAN Oleskan gemuk pada bibir sebuah dust seal baru. Pasang washer pada kickstarter spindle dan tempatkan snap ring pada alur kickstarter spindle.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Kaitkan ujung pendek dari spring (pegas) pada alur spindle. DUST SEAL 11-9 . Pasang dust seal sampai ia sebidang dengan left crankcase cover. RETURN SPRING GUIDE KAITAN SPINDLE Pegang kickstarter spindle pada posisinya. SNAP RING Kaitkan ujung panjang dari return spring pada pin pada crankcase cover. Pasang spindle dan return spring (pegas pengembalian) ke dalam crankcase cover sementara menempatkan return spring sepanjang guide (pembimbing) pada crankcase cover.

ft) Tekuk lock tabs (tonjolan penguncian) dari cover plate terhadap screw heads (kepala sekrup). Oleskan molybdenum disulfide paste pada bidang luncur friction spring.2 0.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Pasang kickstarter pedal pada posisinya semula seperti telah ditandai pada waktu pelepasan dan kencangkan baut.2 lbf.m (0. TORSI: 3 N. dan kembalikan kickstarter spindle untuk menjalankan gigi driven gear dan gigi spindle gear di depan weld bead point (manik-manik titik pengelasan).3 kgf. Oleskan 0. THRUST WASHER DRIVEN GEAR WELD BEAD FRICTION SPRING Pasang left crankcase cover plate dan kencangkan sekrup-sekrup dengan torsi yang ditentukan. 2. Pasang driven gear sementara mentepatkan kaitan friction spring dengan alur pada crankcase cover. BAUT KICKSTARTER PEDAL TANDA Pasang thrust washer pada crankcase cover. 3-13) COVER PLATE LOCK TABS/SCREW 11-10 . Pasang air management cover (hal.3 g molybdenum disulfide paste pada driven gear shaft. Tekan kickstarter pedal dan tahan.m.

Driven gear terhadap keausan atau kerusakan. Pasang sebagai berikut: Clutch/driven pulley (hal. 11-5). 11-14) Left crankcase cover (hal. 11-17) Drive pulley face (hal. Gigi gear terhadap keausan atau kerusakan Return spring terhadap kelemahan atau kerusakan Bushing terhadap keausan atau kerusakan. 11-13) Clutch/driven pulley (hal. Friction spring terhadap kelemahan atau kerusakan -Gigi starter ratchet terhadap keausan atau kerusakan -Journals dari crankcase cover terhadap keausan atau kerusakan DRIVE BELT PENGGANTIAN Drive belt dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. 11-16) Lepaskan drive belt dan ganti dengan yang baru.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMERIKSAAN Periksa bagian-bagian berikut : Spindle terhadap keausan atau kerusakan. RETURN SPRING COLLAR BUSHING SPINDLE FRICTION SPRING DRIVEN GEAR STARTER RATCHET JOURNALS DRIVE BELT 11-11 . Lepaskan sebagai berikut: Drive pulley face (hal.

STARTER PINION HOLDER Lepaskan starter pinion. STARTER PINION Pasang starter pinion holder pada left crankcase. 11-4) Lepaskan starter pinion holder.1 0. STARTER PINION HOLDER 11-12 . 11-5).KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH STARTER PINION PELEPASAN Lepaskan left crankcase cover (hal.3 g gemuk (Shell ALVANIA R3 atau IDEMITSU AUTOREX B atau sejenisnya) pada ujung-ujung dari starter pinion. STARTER PINION PEMASANGAN Oleskan 0. Pasang left crankcase cover (hal. Pasang starter pinion pada left crankcase.

MOVABLE DRIVE FACE ASSEMBLY RAMP PLATE 11-13 . Tahan drive pulley face dengan special tool dan longgarkan drive pulley face nut (mur muka drive pulley). Periksa gigi starter driven gear dari drive pulley face terhadap keausan atau kerusakan. 11-5). TOOL: Clutch center holder 07724-0050002 Geser drive belt keluar dari drive pulley boss dengan memencet drive belt. CLUTCH CENTER HOLDER NUT/WASHER DRIVE PULLEY FACE DRIVE BELT Lepaskan movable drive face assembly sementara memegang bagian belakang dari face (ramp plate) dan drive face boss. Lepaskan left crankcase cover (hal. DRIVEN GEAR PINION GEAR DRIVE PULLEY PELEPASAN Drive pulley dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. Periksa gigi dan poros pinion gear terhadap keausan atau kerusakan.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMERIKSAAN Periksa bahwa starter pinion bekerja dengan lancar.

Duduk sepenuhnya (FACE dan BOSS) 11-14 . Pasang susunan movable drive face pada crankshaft sementara menahan ramp plate. Tempatkan drive belt pada drive pulley boss dengan memencetnya untuk mendapatkan jarak renggang antara belt dan shaft.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PELEPASAN Bersihkan oli dan gemuk dari drive face dan drive belt. PERHATIAN ! Hati-hati agar susunan movable drive face tidak dibongkar dan pastikan untuk memasang susunan sampai duduk sepenuhnya MOVABLE DRIVE FACE ASSEMBLY RAMP PLATE Tekan pegas driven face dengan memencet drive belt sampai ada cukup kelonggaran untuk memasang drive belt pada drive pulley boss. Pasang drive pulley face sementara mentepatkan splinesnya (seplain) dengan crankshaft splines PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak spline DRIVE BELT DRIVE PULLET FACE SPLINES Pastikan bahwa drive pulley face duduk sepenuhnya pada drive pulley boss.

TOOL: Clutch center holder 07724-0050002 TORSI: 108 N.m. Tahan drive pulley face dengan special tool dan kencangkan mur dengan torsi yang ditentukan. DRIVEN FACE BOSS MOVABLE DRIVE FACE WEIGHT ROLLERS Sisi left crankcase cover SLIDE PIECES RAMP PLATE 11-15 . PEMERIKSAAN DRIVE PULLEY FACE Periksa drive pulley face terhadap goresan. PEMBONGKARAN/PERAKITAN Lepaskan sebagai berikut: -Drive face boss -Ramp plate -Slide pieces -Weight rollers Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran PERHATIAN ! WASHER MUR CLUTCH CENTER HOLDER DRIVEN PULLEY FACE Bersihkan oli dan gemuk dari weight rollers dan movable drive face.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Oleskan oli mesin pada ulir mur drive pulley face dan permukaan duduknya kemudian pasang bersama dengan washer.0 kgf. 11-5).m (11. 80 lbf. gerusan atau kerusakan.ft) Pasang left crankcase cover (hal.

gerusan atau kerusakan.L. 11-4). Ukur D.L. drive face boss. weight roller BATAS SERVIS: 17. BATAS SERVIS: 22. BATAS SERVIS: 21.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMERIKSAAN WEIGHT ROLLER Periksa masing-masing roller terhadap keausan tidak normal.98 mm MOVABLE DRIVE FACE Periksa movable drive face terhadap goresan. Tahan clutch outer dengan special tool dan lepaskan mur. Menahan roda belakang atau rem belakang akan merusak final reduction system.5 mm MOVABLE DRIVE FACE BOSS Periksa drive face boss terhadap keausan atau kerusakan.D. Ukur D. TOOL:Flywheel holder 07725-0040001 Lepaskan washer dan clutch outer PERHATIAN ! MOVABLE DRIVE FACE FLYWHEEL HOLDER WASHER/NUT CLUTCH OUTER Pakailah spe cial tool ketika melonggarkan mur pengunci.11 mm CLUTCH/DRIVEN PULLEY PELEPASAN Clutch/driven pulley dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. drive face bushing. Lepaskan left crankcase cover (hal. Ukur D. 11-16 .

.

Jika pulley berputar. posisi penguncian dari driven pulley akan terlepas dan driven face spring akan memuai dengan tiba-tiba DRIVE BELT PULLEY GROOVE 11-17 . PERHATIAN ! Agar tidak menyebabkan luka-luka pada jari-jari. posisi penguncian dari driven pulley akan terlepas dan driven face spring akan memuai dengan tiba-tiba. PERHATIAN ! Jangan sampai gemuk mengenai drive shaft splines dari sebelah dalam driven face. jangan putar driven pulley berlawanan arah jarum jam sementara melepaskan drive belt. PERHATIAN ! Agar tidak menyebabkan luka-luka pada jari-jari. Lepaskan drive belt dari susunan clutch/ driven pulley sementara melepaskan susunan clutch/driven pulley dari drive shaft (poros penggerak). MOVABLE DRIVEN FACE Tempatkan drive belt pada alur pulley sementara menahan movable driven face.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH MOVABLE DRIVE FACE SUSUNAN CLUTCH/DRIVEN PULLEY Tahan susunan clutch/driven pulley dan tekan driven face spring dengan memutar movable driven face searah jarum jam sampai ia ditempatkan pada posisi terkunci. SUSUNAN CLUTCH/ DRIVEN PULLEYDRIVE BELT PEMASANGAN Tahan susunan clutch/driven pulley dan tekan driven face spring dengan memutar movable driven face searah jarum jam sampai ia ditempatkan pada posisi penguncian. Lepaskan susunan clutch/driven pulley dari drive belt dengan menahan movable driven face. jangan putar driven pulley berlawanan arah jarum jam sementara memasang drive belt. Jika pulley berputar.

36 lbf. TOOL: Flywheel holder 07725-0040001 TORSI: 49 N.0 kgf. 11-5).KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Pasang susunan clutch/driven pulley pada driveshaft PERHATIAN ! Jangan sampai gemuk mengenai drive shaft splines dari sebelah dalam driven face.ft) Pasang left crankcase cover (hal. SUSUNAN CLUTCH/DRIVEN PULLEY Bersihkan oli dan gemuk dari clutch outer. TOOL: Clutch spring compressor 07LME-GZ40200 FLYWHEEL HOLDER WASHER NUT SUSUNAN SPRING COMPRESSOR CLUTCH/DRIVEN PULLEY 11-18 . SPLINES CLUTCH OUTER Pasang washer dan clutch outer nut.m (5. PEMBONGKARAN CLUTCH/DRIVEN PULLEY Tempatkan clutch spring compressor pada clutch/driven pulley dengan mentepatkan bosses dari compressor dengan lubang-lubang dari clutch. Tahan clutch outer dengan special tool dan kencangkan clutch outer nut dengan torsi yang ditentukan.m. Pasang clutch outer sementara mentepatkan splines nya dengan driveshaft splines.

TOOL: Socket wrench. 39x41 mm 07GMA-KS40100 Longgarkan clutch spring compressor secara berangsur dan lepaskan sebagai berikut: -Susunan clutch -Spring seat -Driven face spring -Susunan driven pulley CLUTCH Lepaskan ketiga E-clips dan plate SOCKET WRENCH CLUTCH/DRIVEN PULLEY NUT CLUTCH SPRING SEAT DRIVEN PULLEY DRIVEN FACE SPRING PLATE E-CLIPS 11-19 . Lepaskan mur clutch/driven pulley dengan menggunakan special tool. jangan tekan clutch spring lebih dari yang diperlukan untuk melepaskan mur clutch/driven pulley. PERHATIAN ! Untuk mencegah hilangnya tegangan.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Dorong clutch/driven pulley dengan memutar clutch spring compressor searah jarum jam. Tahan clutch spring compressor pada sebuah catok.

DRIVEN PULLEY Lepaskan seal collar. Lepaskan O-rings dan oil seals dari movable driven face. Lepaskan movable driven face dari driven face. Lepaskan clutch shoe springs.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Lepaskan clutch shoes dari drive plate. CLUTCH SHOES SPRINGS DAMPER RUBBERSDRIVE PLATE SEAL COLLAR PINS/ROLLERS MOVABLE DRIVEN FACE OIL SEALS O-RINGS 11-20 . Lepaskan guide pins dan guide rollers dari driven face. Lepaskan damper rubbers dari drive plate.

KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH GUIDE PINS GUIDE ROLLERS MOVABLE DRIVEN FACE PLATE E-CLIPSSLUTCH SHOES SPRINGS DAMPER RUBBERS DRIVE PLATE CLUTCH/DRIVEN PULLEY NUT 54 N. Pasang guide rollers dan guide pins. 40 lbf.m (5.5 kgf. Pasang movable driven face pada driven face. Pakailah 2. Lapisi O-rings baru dengan oli mesin dan pasang mereka pada alur-alur movable driven face Bersihkan oli dan gemuk dari pulley face (muka pulley).ft) SPRING SEAT DRIVEN FACE SPRING SEAL COLLAR O-RINGS OIL SEALS PERAKITAN DRIVEN FACE DRIVEN PULLEY Olesi gemuk pada bibir oil seal baru dan pasang pada movable driven face.m. O-RINGS OIL SEALS PINS/ROLLES MOVABLE DRIVEN FACE 11-21 .5 g gemuk (Shell ALVANIA R3 atau IDEMITSU AUTOREX B atau sejenisnya) pada masing-masing alur guide.0 2.

Pasang clutch shoes ke dalam drive plate dengan mentepatkan alur shoes dan damper rubbers Pasang plate dan E-clips. Pasang shoe springs ke dalam clutch shoes seperti diperlihatkan.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Pasang seal collar pada driven pulley. SEAL COLLAR DRIVE PLATE DAMPER RUBBERS SPRINGS CLUTCH SHOES DRIVE PLATE PLATE E-CIPS 11-22 . CLUTCH Pasang damper rubbers pada drive plate.

Ukur D.D.m (5.ft) Lepaskan spring compressor dari susunan clutch/driven pulley. jangan tekanclutch spring lebih dari yang diperlukan untuk merakit mur clutch/ driven pulley. 40 lbf. BATAS SERVIS: 125. clutch outer. Jangan merusak ulir mur pulley Tahan spring compressor pada sebuah catok. PERHATIAN ! Untuk menghindari hilangnya tegangan. Kencangkan mur clutch/driven pulley dengan menggunakan socket wrench dengan torsi yang ditentukan. TOOL: Clutch spring compressor 07LME-GZ40200 Tekan driven face spring sementara mentepatkan cut-out (potongan) dari ulir mur pulley dengan lubang drive plate dan pasang mur clutch/driven pulley. PEMERIKSAAN CLUTCH OUTER Periksa clutch outer terhadap keausan atau kerusakan.5 mm CLUTCH Tepatkan (CUTOUT/ LUBANG PLATE) Tepatkan (BOSSES/ LUBANG-LUBANG) SPRING SEAT DRIVEN PULLEY DRIVEN FACE SPRING CLUTCH SPRING COMPRESSOR .m.5 kgf. TOOL: Socket wrench. 39x41 mm 07GMA-KS40100 TORSI: 54 N.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH CLUTCH/DRIVEN PULLEY Rakitlah sebagai berikut: -Susunan driven pulley -Driven face spring -Spring seat -Susunan clutch Tempatkan clutch spring compressor di atas susunan clutch/driven pulley dengan mentepatkan bosses dari compressor dengan lubang-lubang dari clutch.

CLUTCH SPRING COMPRESSOR SOCKET WRENCH 11-23 .

Ganti bearings (bantalan) jika mereka tidak berputar dengan halus.D. Ukur D. gerusan atau kerusakan. movable driven face.06 mm PEMERIKSAAN DRIVEN FACE BEARING Juga periksa bahwa bearing outer race duduk dengan erat pada driven face. BATAS SERVIS: 33.L. DRIVEN FACE 11-24 . Putar driven face dengan tangan.0 mm DRIVEN FACE Periksa driven face terhadap goresan. Pasang driven face pada driveshaft. atau jika mereka duduk dengan longgar pada driven face (hal. gerusan atau kerusakan. Periksa alur-alur guide terhadap keausan bertingkat atau kerusakan. Ukur D.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH DRIVEN FACE SPRING Ukur panjang bebas driven face spring. driven face boss. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. BATAS SERVIS: 108. BATAS SERVIS: 34. tanpa suara. 11-25).94 mm MOVABLE DRIVEN FACE Periksa movable driven face terhadap goresan.

Olesi 7. dengan menggunakan special tools. . 20 mm 07931-MA70000 Fork seal driver attachment.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PENGGANTIAN DRIVEN FACE BEARING Lepaskan driven face needle bearing (bantalan jarum driven face) dengan menggunakan special tools. TOOLS: Bearing remover. SNAP RING BALL BEARING DRIVER PILOTBALL BEARING SNAP RING 11-25 .0 g gemuk (Shell ALVANIA R3 atau IDEMITSU AUTOREX B atau sejenisnya) kepada permukaan dalam driven face. TOOLS: Driver 07749-0010000 Pilot. 35.0 8.2 mm 07947-KA20200 BEARING REMOVER ATTACHMENT NEEDLE BEARING Lepaskan snap ring dan dorong ball bearing (bantalan bola) keluar dari driven face. Isi rongga ball bearing dengan gemuk PERHATIAN ! Sisi ball bearing yang tertutup harus menghadapi driven face Pasang ball bearing ke dalam driven face dengan tegaklurus sampai ia duduk sepenuhnya. 28 mm 07746-0041100 Pasang snap ring dengan erat pada alur pada driven face.

TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. Dorong needle bearing ke dalam driven face sampai ia sebidang dengan permukaan driven face. dengan menggunakan special tool PERHATIAN ! Sisi yang tertutup dari needle bearing harus menghadapi special tools. 28x30 mm 07946-1870100 Pilot. 20 mm 07746-0040500 ATTACHMENT DRIVER PILOT NEEDLE BEARING 11-26 .KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Masukkan gemuk pada sebuah needle bearing baru.

FINAL REDUCTION LOKASI KOMPONEN 12-1 KETERANGAN SERVIS 12-2 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 12-4 PEMBELAHAN FINAL REDUCTION CASE 12-5 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN PERAKITAN FINAL REDUCTION CASE 12-6 PEMERIKSAAN FINAL REDUCTION 12-7 PENGGANTIAN BANTALAN FINAL REDUCTIION 12-9 12 12-1 .12.

10 mm head. Viskositas: SAE 10W-30 TORSI PENGENCANGAN Final reduction oil check bolt 13 N.m. 12 mm .3 kgf.3 kgf.m (1. Ketika memasang driveshaft.ft) TOOLS Case puller 07SMC-0010001 Remover weight 07741-0010201 Bearing remover 07936-GE00100 Nearing remover 07936-GE00200 Bearing remover 07936-1660120 Bearing remover 07936-1660110 12-2 shaft.m (1. tempatkan spec ial tools pada bearing inner race (lingkaran dalam bantalan) dan tarik driveshaft masuk ke dalam bantalan sampai i a duduk sepenuhnya SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas oli final reduction Pada penggantian periodik 0. pastikan untuk memakai special tools.10 liter Setelah pembongkaran 0.12 liter Oli final reduction yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli me sin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG.FINAL REDUCTION KETERANGAN SERVIS UMUM Final reduction dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.m.ft) Final reduction oil drain bolt 13 N. 12 mm head. 10 mm shaft. 10 lbf. 10 lbf.

15 mm 07936-KC10100 Bearing remover head. 12 mm 07746-0040200 Pilot.FINAL REDUCTION Bearing remover shaft. 42 x 47 mm 007746-0010300 Pilot. 10 mm 07746-0040100 Pilot. 37 x 40 mm 07746-0010200 Attachment. 15 mm 07936-KC10200 Driver 07749-0010000 Attachment. 22 mm 07746-0041000 12-3 . 15 mm 07746-0040300 Pilot. 32 x 35 mm 07746-0010100 Attachment. 20 mm 07746-0040500 Pilot. 40 x 42 mm 07746-0010900 Attachment.

FINAL REDUCTION Assembly collar 07965-GM00100 Assembly shaft 07965-1660200 Assembly collar attachment 07965-GM00200 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Mesin mau hidup. rusak atau sumbing Final reduction bearing aus atau rusak Ada kebocoran oli Permukaan oli terlalu tinggi Oil seal aus atau rusak Crankcase dan/atau final reduction case retak 12-4 . tetapi skuter tidak mau bergerak Final reduction rusak Final reduction macet Drive pulley dan driven pulley/clutch tidak bekerja dengan baik Suara tidak normal Gigi-gigi aus.

11-16) -Roda belakang (hal. Keluarkan oli final reduction (hal. 17-5) Lepaskan final reduction case breather hose dari final reduction case hose joint Lepaskan baut-baut dan final reduction case Lepaskan dowel pins dan gasket. 4-16) Lepaskan sebagai berikut: -Clutch/driven pulley (hal.FINAL REDUCTION PEMBELAHAN FINAL REDUCTION CASE Final reduction dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. BREATHER HOSE BAUT-BAUT FINAL REDUCTION CASE GASKET DOWEL PINS 12-5 . 16-4) -Brake shoes (sepatu rem) belakang (hal.

COUNTERSHAFT SPLINES COUNTER GEAR FINAL GEAR SHAFT 12-6 . Pasang final gear shaft. Pasang countershaft ke dalam counter gear sementara mentepatkan countershaft splines dengan counter gear splines dan pasang pada final reduction case.FINAL REDUCTION Lepaskan sebagai berikut: -Counter gear -Final gear shaft -Countershaft COUNTER GEAR FINAL GEAR SHAFT COUNTERSHAFT PERAKITAN FINAL REDUCTION CASE Lapisi masing-masing gigi gear (roda gigi) dan masingmasing bidang luncur bearing (bantalan) dari shaft (poros).

GASKET DOWEL PINS Pasang final reduction case dan kencangkan baut-bautnya Hubungkan breather hose ke final reduction case hose joint. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. atau jika mereka duduk dengan longgar pada crankcase dan driveshaft. Putar inner race dari bantalan countershaft dan bantalan final gear shaft dengan jari-jari. 11-17) Isi final reduction case dengan oli yang direkomendasikan (hal. Juga periksa bahwa outer race bantalan duduk dengan erat pada crankcase dan inner race bantalan duduk dengan erat pada driveshaft. tanpa suara. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. BAUT-BAUT FINAL REDUCTION CASE BREATHER HOSE BANTALAN FINAL GEAR SHAFT BANTALAN DRIVESHAFT BANTALAN COUNTERSHAFT 12-7 . 4-16). atau jika mereka duduk dengan longgar pada crankcase. Pasang sebagai berikut: -Sepatu rem belakang (hal. Ganti bantalan jika mereka tidak berputar dengan halus.FINAL REDUCTION Pasang dowel pins dan gasket. 16-4) -Clutch/driven pulley (hal. Juga periksa bahwa outer race ban talan duduk dengan erat pada crankcase. Putar driveshaft dengan tangan. 17-6) -Roda belakang (hal. PEMERIKSAAN FINAL REDUCTION BANTALAN LEFT CRANKCASE Periksa masing-masing bantalan terhadap keausan atau kerusakan. Ganti bantalan jika mereka tidak berputar dengan halus. tanpa suara.

COUNTER GEAR / COUNTERSHAFT / FINAL GEAR SHAFT Periksa countershaft.FINAL REDUCTION FINAL REDUCTION CASE Periksa bantalan-bantalan final reduction case dan final gear shaft oil seal terhadap keausan atau kerusakan. atau jika ia duduk dengan longgar pada crankcase cover. 11-4) Putar inner race dari bantalan driveshaft dengan jari-jari. Juga periksa bahwa outer race bantalan duduk dengan erat pada crankcase cover. keausan atau kerusakan. Ganti bantalan jika ia tidak berputar dengan halus. GEAR/SHAFT DRIVESHAFT Periksa driveshaft terhadap kebengkokan. counter gear dan final gear shaft terhadap keausan atau kerusakan. Periksa bahwa tidak ada kerenggangan antara outer race dan final reduction case LEFT CRANKCASE COVER Lepaskan left crankcase cover (hal. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. tanpa suara. Putar masing-masing inner race bantalan dengan jari-jari. BANTALAN COUNTERSHAFT FINAL GEAR SHAFT OIL SEAL BANTALAN FINAL GEAR SHAFT BANTALAN DRIVESHAFT DRIVESHAFT COUNTER GEAR FINAL GEAR SHAFT COUNTERSHAFT 12-8 . Bantalan harus berputar dengan halus tanpa gesekan.

FINAL REDUCTION PEMASANGAN FINAL REDUCTION BEARING LEFT CRANKCASE COVER BANTALAN DRIVESHAFT 10 X 32 DRIVESHAFT BANTALAN DRIVESHAFT (6204) LEFT CRANKCASE BANTALAN COUNTERSHAFT (6201) BANTALAN FINAL GEAR SHAFT (60/22 UU) FINAL REDUCTION CASE OIL SEAL 29 x 44 x BANTALAN FINAL GEAR SHAFT (6302) BANTALAN COUNTERSHAFT (6301) OIL SEAL 20 x 32 x LEFT CRANKCASE COVER Lepaskan left crankcase cover (hal. SNAP RING 12-9 . 11-4). Lepaskan snap ring dari alur left crankcase cover.

15 mm 07936-KC10100 Remover weight 07741-0010201 Masukkan oli mesin pada bearing/bushing cavity Dorong masuk sebuah bearing/bushing dengan tegak lurus ke dalam left crankcase cover sampai ia duduk sepenuhnya.FINAL REDUCTION Lepaskan bantalan driveshaft dengan menggunakan special TOOLS: Bearing Bearing Remover tools. 10 mm 07936-GE00200 remover shaft. 32x35mm 07746-0010100 Pilot. SNAP RING 12-10 . TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. remover head. 10 mm 07936-GE00100 weight 07741-0010201 Jika bearing tertinggal di crankcase cover kanan. lepas kan dengan menggunakan special tools berikut : TOOLS: Bearing remover head. 10 mm 07746-0040100 DRIVESHAFT BEARING/ BUSHING REMOVER HEAD REMOVER SHAFTREMOVER WEIGHT BANTALAN DRIVESHAFT ATTACHMENT PILOT DRIVER Pasang snap ring pada alur left crankcase cover PERHATIAN ! Pasang snap ring dengan ujung yang chamfered (dipotong) menghadapi bantalan. 15 mm 07936-KC10200 Bearing remover shaft. dengan menggunakan special tools.

Lepaskan bearing set plate (hal. 15 mm 07746-0040300 . TOOLS: Bantalan countershaft: Driver 07749-0010000 Attachment. 37x40 mm 07746-0010200 Pilot. 12mm 07936-1660110 Bearing remover shaft. 15mm 07936-KC10200 Bearing remover shaft. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan final reduction case Lepaskan countershaft dan final gear bearing menggunakan special tools. 12 mm 07746-0040200 Bantalan final gear shaft: Driver 07749-0010000 Attachment. 42x47 mm 07746-0010300 Pilot.: TOOLS: Bantalan countershaft: Bearing remover head. 15mm 07936-KC10100 Remover weight 07741-0010201 Masukkan oli mesin ke dalam masing-masing rongga bantalan Dorong masuk masing-masing bantalan baru secara tegaklurus ke dalam crankcase kiri sampai ia duduk sepenuhnya. 12-6). 12mm 07936-1660120 Remover weight 07741-0010201 Bantalan final gear shaft: Bearing remover head. dengan menggunakan special tools.FINAL REDUCTION LEFT CRANKCASE Belah final reduction case (hal. PERHATIAN ! BANTALAN COUNTERSHAFT BANTALAN FINAL GEAR SHAFT REMOVER WEIGHT REMOVER HEAD REMOVER SHAFT Sisi yang di-tandai pada masing-masing bantalan menghadapi special tools. 12-13).

12-15). BANTALAN FINAL GEAR SHAFT BANTALAN COUNTERSHAFT DRIVER ATTACHMENT BEARING PILOT 12-11 .Pasang bearing set plate (hal.

FINAL REDUCTION DRIVESHAFT Lepaskan kedua baut dan set plate SET PLATE BAUT-BAUT Lepaskan driveshaft dengan menggunakan special tool. DRIVESHAFT CASE PULLER CASE PULLER DRIVESHAFT SNAP RING 12-12 . TOOL: Case puller 07SMC-0010001 Lepaskan snap ring dari alur driveshaft.

FINAL REDUCTION Lepaskan bantalan driveshaft dengan menggunakan sebuah hydraulic press Lepaskan driveshaft oil seal. dengan menggunakan special tools. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. PERHATIAN ! Sisi yang ditandai dari masing-masing bantalan menghadapi special tools. Dorong masuk sebuah bantalan driveshaft baru secara tegak lurus ke dalam crankcase kiri sampai ia duduk sepenuhnya. 20 mm 07746-0040500 BANTALAN DRIVESHAFT OIL SEAL BANTALAN DRIVESHAFT DRIVER ATTACHMENT BEARING PILOT 12-13 . 42x47mm 07746-0010300 Pilot. Masukkan oli mesin ke dalam rongga bantalan.

PERHATIAN ! Pasang snap ring dengan ujung chamfered (yang dipotong) menghadapi bantalan. BANTALAN DRIVESHAFT ASSEMBLY COLLAR ASSEMBLY SHAFT ASSEMBLY COLLAR ATTACHMENT ASSEMBLY COLLAR ATTACHMENT BANTALAN DRIVESHAFT ASSEMBLY SHAFT ASSEMBLY COLLAR SNAP RING 12-14 .FINAL REDUCTION Pasang driveshaft ke dalam bantalan. TOOLS: Assembly shaft 07965-1660200 Assembly collar 07965-GM00100 Assembly collar attachment 07965-GM00200 Pasang snap ring pada alur driveshaft. Tempatkan assembly collar pada inner race bantalan driveshaft dan tarik drive shaft ke dalam bantalan sampai ia telah duduk sepenuhnya.

FINAL REDUCTION Oleskan oli mesin pada bibir sebuah driveshaft oil seal baru Pasang driveshaft oil seal sampai ia sebidang dengan crankcase kiri. PERHATIAN ! Jangan masukkan oil seal terlalu dalam. TOOLS: Assembly shaft 07965-1660200 Assembly collar 07965-GM00100 Assembly collar attachment 07965-GM00200 Bersihkan dan oleskan locking agent (cairan pengunci) kepada ulir baut set plate dari ujungnya sampai 6,5 +/1,0 mm ke bawah. Pasang set plate dengan tanda OUT menghadap keluar.

Pasang dan kencangkan baut-baut set plate. FINAL REDUCTION CASE Belah final reduction case (hal. 12-5). Lepaskan final gear shaft oil seal. DRIVESHAFT OIL SEAL ASSEMBLY COLLAR ASSEMBLY SHAFT ASSEMBLY COLLAR ATTACHMENT ASSEMBLY COLLAR ATTACHMENT ASSEMBLY COLLAR ASSEMBLY SHAFT DRIVESHAFT OIL SEAL SET PLATE TANDA OUT BAUT-BAUT 6,5 +/- 1,0 mm FINAL GEAR SHAFT OIL SEAL 12-15

FINAL REDUCTION Lepaskan bantalan final gear shaft. Lepaskan bantalan countershaft dengan menggunakan special tools. TOOLS: Bearing remover head, 12mm 07936-1660110 Bearing remover shaft, 12mm 07936-1660120 Remover weight 07741-0010201 PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan final reduction case. BANTALAN COUNTERSHAFT BANTALAN FINAL GEAR SHAFT REMOVER WEIGHT REMOVER HEAD REMOVER SHAFT Masukkan oli mesin ke dalam rongga bantalan countershaft. PERHATIAN ! Sisi yang ditandai dari masing-masing bantalan menghadapi special tools. Dorong masuk sebuah bantalan countershaft secara tegaklurus ke dalam final reduction case sampai ia duduk sepenuhnya, dengan menggunakan special tools. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment, 32x35 mm 07746-0010100 Pilot, 12 mm 07746-0040200 Masukkan oli mesin ke dalam rongga bantalan final gear shaft.Dorong masuk sebuah bantalan final gear shaft secara tegaklurus ke dalam final reduction case sampai ia duduk sepenuhnya, dengan menggunakan special tools. PERHATIAN ! Sisi yang ditandai dari masing-masing bantalan menghadapi special tools DRIVER ATTACHMENT BANTALAN COUNTERSHAFT PILOT DRIVER ATTACHMENT PILOT

BANTALAN FINAL GEAR SHAFT TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment, 40x42 mm 07746-0010900 Pilot, 22 mm 07746-0041000 12-16

FINAL REDUCTION Oleskan oli mesin ke bibir sebuah final gear shaft oil seal baru. Pasang oil seal dengan sisi datar menghadapi sisi roda belakang sehingga kedalaman dari permukaan final reduction case adalah 1,0 +/- 0,4 mm dengan menggunakan special tools. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment, 42x47 mm 07746-0010300 DRIVER ATTACHMENT FINAL GEAR SHAFT OIL SEAL 1,0 +/- 0,4 mm 12-17

13. ALTERNATOR LOKASI KOMPONEN 13-1 FLYWHEEL/STATOR 13-3 KETERANGAN SERVIS 13-2 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) 13 13-1

ALTERNATOR KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi pelepasan dan pemasangan flywheel, alternator dan ignition puls e generator. Pekerjaan-pekerjaan servis ini dapat dijalankan dengan mesin terpasang pada rang ka. Lihat hal. 18-8 untuk pemeriksaan alternator. Lihat hal. 19-6 untuk pemeriksaan ignition pulse generator. TORSI PENGENCANGAN Flywheel nut 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) Stator mounting socket bolt 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) TOOLS Universal holder 07725-0030000 Flywheel puller 07733-0010000 13-2

ALTERNATOR FLYWHEEL/STATOR PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Body cover (hal. 3-9) -Radiator (hal. 7-9) -Cooling fan (hal. 7-10) -Thermostat (hal. 7-11) Lepaskan baut-baut pemasangan dan right side cover. Lepaskan kedua dowel pins RIGHT SIDE COVER BAUT-BAUT DOWEL PINS Tahan flywheel dengan special tool dan longgarkan flywheel nut. TOOL: Universal holder 07725-0030000 Lepaskan flywheel nut dan washer. Lepaskan flywheel dengan menggunakan special tool. TOOL: Flywheel puller 07733-0010000 NUT/WASHER UNIVERSAL HOLDER FLYWHEEL FLYWHEEL PULLER 13-3

ALTERNATOR Lepaskan alternator 2P connector dan ignition pulse ge nerator wire connector. Lepaskan kawat alternator/ignition pulse generator dari wire bands dan wire guides. ALTERNATOR 2P CONNECTOR WIRE GUIDEIGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR ALTERNATOR/IGNITION PULSE GENERATOR WIRE WIRE BAND WIRE BAND WIRE GUIDE Lepaskan baut, wire holder dan lepaskan wire grommet dari crankcase kanan. Lepaskan kedua baut dan set plate dari ignition pulse generator. Lepaskan ketiga socket bolts pemasangan, stator dan ignition pulse generator dari stator base. Lepaskan woodruff key (spie). PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak spie dan alur WIRE HOLDER GROMMETSTATOR SOCKET BOLTS SET PLATE BAUT BAUT-BAUT IGNITION PULSE GENERATOR WOODRUFF KEY 13-4

ALTERNATOR PEMASANGAN Pasang woodruff key (spie) kedalam alur spie pada crankshaft. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak spie dan alur WOODRUFF KEY Tempatkan stator dan ignition pulse generator pada stator base. Pasang dan kencangkan socket bolts pemasangan stator dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) Pasang set plate pada ignition pulse generator dan kencangkan baut-baut pemasangan. Tempatkan wire (kawat) dengan benar, dan tempatkan wire grommet ke dalam alur pada crankcase kanan. Tempatkan wire holder dan kencangkan baut holder. Ikatlah kawat alternator/ignition pulse generator dengan wire bands dan wire guides. PERHATIAN ! WIRE HOLDER GROMMETSTATOR SOCKET BOLTS SET PLATE BAUT BAUT-BAUT IGNITION PULSE GENERATOR Tempatkan kawat alternator / ignition pulse generator dengan benar (hal. 1-16). Hubungkan alternator 2P connector dan ignition pulse generator wire connector ALTERNATOR/IGNITION OULSE GENERATOR WIRE WIRE GUIDE ALTERNATOR 2P CONNECTOR WIRE BAND WIRE BAND WIRE GUIDEIGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR 13-5

.

Pasang washer dan flywheel nut. FLYWHEEL NUT WASHER Tepatkan (KEY WAY/WOODRUFF KEY) UNIVERSAL HOLDER NUT DOWEL PINS 13-6 . 44 lbf. TOOL: Universal holder 07725-0030000 TORSI: 59 N.ft) Pasang kedua dowel pins.m.0 kgf.m (6. Tahan flywheel dengan special tool dan kencangkan nut dengan torsi yang ditentukan.ALTERNATOR Pasang flywheel pada crankshaft dengan mentepatkan key way (alur spie) pada flywheel dengan key (spie) pada crankshaft.

Pasang sebagai berikut: -Thermostat (hal. 7-10) -Radiator (hal. 7-9) -Body cover (hal.ALTERNATOR Pasang right side cover dan kencangkan baut-baut dalam pola bersilang dalam 2 atau 3 langkah. 3-9) BAUT-BAUT RIGHT SIDE COVER 13-7 . 7-11) -Cooling fan (hal.

CRANKCASE/CRANKAHSFT LOKASI KOMPONEN 14-1 PEMBELAHAN CRANKCASE 14-4 KETERANGAN SERVIS 14-2 PERAKITAN CRANKCASE 14-7 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 14-3 PEMERIKSAAN CRANKSHAFT 14-11 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 14 14-1 .14.

Mesin (hal. Bersihkan semua bagian yang dibongkar dengan solvent (cairan pelarut) bersih dan keringkan dengan menggunakan udara bertekanan sebelum diperiksa. 11-16) Starter motor (hal.CRANKCASE/CRANKSHAFT KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi pembelahan crankcase untuk menservis crankshaft. 11-13) Clutch/driven pulley (hal. 8-3) Cylinder head (hal. 7-12) Selain bagian-bagian yang terdaftar di atas. Final reduction (hal. . 10-3) Piston (hal. 13-3) Water pump/stator base (hal. 11-12) Drive pulley (hal. lepaskan bagian-bagian berikutnya j ika crankcase kiri harus diganti. 10-6) Starter pinion (hal. 12-5) Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan crankcase ketika membelah dan m erakit belahan crankcase. 9-6) Cylinder (hal. Bagian-bagian berikut ini harus dilepaskan sebelum membelah crankcase. 20-5) Flywheel/stator (hal.

SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Crankshaft Jarak renggang ke samping connecting rod 0.10 Jarak renggang radial connecting rod 0. pastikan untuk menggunakan special tools.10 14-2 0.016 0. tempatkan special tools pada inner race bantalan dan tarik crankshaft ke dalam bantalan sampai ia telah duduk sepenuhnya .55 .Ketika memasang crankshaft.05 Keolengan -0.004 0.35 0.

72 x 75 mm 07746-0010600 Pilot. 35 mm 07746-0040800 Driver 07749-0010000 Oil seal driver 07965-KE80200 Fork seal driver attachment 41.2 mm 07947-KF00100 Universal bearing puller 07631-0010000 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Suara tidak normal Bantalan crankshaft aus Bantalan kepala besar connecting rod aus Kepala kecil connecting rod aus (hal. 10-9 ) 14-3 .CRANKCASR/CRANKSHAFT TOOLS Case puller Case pullerCase puller 07SMC-0010001 07SMC-001000107SMC-0010001 Assembly shaft Assembly shaftAssembly shaft 07965-VM00200 07965-VM0020007965-VM00200 Assembly collar Assembly collarAssembly collar 07965-VM00100 07965-VM0010007965-VM00100 Assembly shaft adaptor 07WWF-KFF0200 Assembly coolar 07931-KF00100 Attachment.

CENTER STAND COTTER PIN PIVOT SHAFT WASHER SET PLATE PLUNGER SPRING BAUT BAUT-BAUT 14-4 . 14-2) untuk parts yang harus dilepaskan sebelum membelah crankcase. pivot shaft (poros sumbu) dan center stand Lepaskan baut. spring dan plunger dari crankcase kanan Lepaskan baut-baut crankcase dari crankcase kanan. washer. RETURN SPRING Lepaskan cotter pin. Lepaskan kaitan dari center stand return spring (pegas pengembalian standard tengah).CRANKCASE/CRANKSHAFT CRANKCASE SEPARATION Lihat keterangan servis (hal. set plate.

CRANKCASR/CRANKSHAFT Tempatkan crankcase dengan crankcase kiri menghadap ke bawah dan belah crankcase kiri dan kanan. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan crankcase. RIGHT CRANKCASE Lepaskan dowel pins dari crankcase kiri Angkat cam chain lepas dari timing sprocket pada crankshaft seperti diperlihatkan. DOWEL PINS CAM CHAIN TIMING SPROCKET 14-5

CRANKCASE/CRANKSHAFT Pegang cam chain lepas timing sprocket dan lepaskan crankshaft dari crankcase kiri dengan menggunakan case puller (penarik bak mesin). Lepaskan cam chain. PERHATIAN ! Ketika melepaskan crankshaft, hati-hatilah agar tidak menjepit cam chain antara timing sprocket dan crankcase kiri. TOOL: Case puller 07SMC-0010001 Lepaskan snap ring dan oil seal CAM CHAIN (Jangan sampai terjepit) LEFT CRANKCASE CRANKSHAFT CASE PULLER CASE PULLER CRANKSHAFT SNAP RING OIL SEAL 14-6

CRANKCASR/CRANKSHAFT Lepaskan bantalan crankshaft kiri dengan menggunakan special tool. TOOL: Universal bearing puller 07631-0010000 CRANKSHAFTBEARING BEARING PULLER Jika bantalan crankshaft kiri tertinggal di dalam crankcase, lepaskan dari sisi kanan PERAKITAN CRANKCASE

Hati - hati agar tidak merusak permukaan penyatuan crankcase. Bersihkan bagian dalam dan permukaan penyatuan dari crankcases. Periksa terhadap retak-retak atau kerusakan lain. Lepaskan kekasaran atau ketidakteraturan dengan oil stone (batu pengasah) Masukkan sekurangnya 2 cc oli mesin ke dalam sebuah bantalan crankcase kiri baru. Dorong masuk bantalan crankcase kiri secara tegak lurus ke dalam crankcase kiri sampai ia duduk sepenuhnya, dengan menggunakan special tool. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment, 72x75 mm 07746-0010600 Pilot, 35 mm 07746-0040800 ATTACHMENT BANTALAN CRANKSHAFT KIRI PERMUKAAN PENYATUAN DRIVER BANTALAN CRANKSHAFT KIRI PILOT 14-7

CRANKCASE/CRANKSHAFT Pasang crankshaft ke dalam bantalan crankcase kiri. Pasang assembly shaft adaptor pada crankshaft kiri. Tempatkan assembly collar A pada inner race bantalan crankcase kiri dan tempatkan assembly collar B pada assembly collar A. Pasang assembly shaft pada assembly collar B dan sekrupkan ke dalam crankshaft sementara mentepatkan bagian tengah dari assembly collar B dan assembly shaft Tarik crankshaft ke dalam bantalan sampai ia duduk sepenuhnya. PERHATIAN ! Ketika menarik crankshaft kedalam bantalan, hati-hati agar tidak merusak connecting rod TOOLS: Assembly Assembly Assembly Assembly shaft adaptor 07WMF-KFF0200 shaft 07965-VM00200 collar A 07965-VM00100 collar B 07931-KF00100

Oleskan oli mesin pada timing sprocket dan cam chain. Pasang cam chain pada timing sprocket. Oleskan sealant (zat perapat) pada permukaan penyatuan crankcase. ASSEMBLY COLLAR A ASSEMBLY SHAFT ADAPTOR ASSEMBLY COLLAR B ASSEMBLY SHAFT ASSEMBLY COLLAR A ASSEMBLY SHAFT CRANKSHAFT ASSEMBLY COLLAR B ASSEMBLY SHAFT ADAPTOR CAM CHAIN TIMING SPROCKET 14-8

CRANKCASR/CRANKSHAFT Masukkan sekurangnya 2 cc oli mesin pada bantalan crankcase kanan. Pasang dowel pins pada crankcase kiri Rakit crankcase kiri dan kanan. Pasang baut-baut crankcase dan kencangkan dalam pola bersilang dalam 2 3 langkah. Oleskan oli mesin pada bibir sebuah oil seal baru. Pasang oil seal secara tegaklurus pada crankcase kiri sampai ia duduk sepenuhnya, dengan menggunakan special tool. TOOLS: Oil seal driver 07965-KE80200 Fork seal attachment, 41,2 mm 07947-KF00100 DOWEL PINS CRANKCASE KANAN OIL SEAL DRIVER FORK SEAL DRIVER ATTACHMENT OIL SEAL BAUT-BAUT 14-9

CRANKCASE/CRANKSHAFT Tempatkan snap ring pada alur crankcase kiri. SNAP RING Pasang plunger dan spring ke dalam crankcase kanan. Pasang set plate dengan tanda OUT Pasang dan kencangkan baut set plate Oleskan lapisan tipis gemuk pada permukaan center stand pivot shaft (poros sumbu standard tengah). Pasang center stand dan masukkan pivot shaft dari sisi crankcase kiri. Pasang washer dan cotter pin baru. Kaitkan center stand return spring (pegas pengembalian standard tengah). Lihat keterangan servis (hal. 14-2) untuk pemasangan dari parts yang dilepaskan untuk menjalankan servis crankcase. PLUNGER SET PLATE TANDA SPRING BAUT PIVOT SHAFT COTTER PIN WASHER RETURN SPRING 14-10 menghadap keluar.

OUT

CRANKCASR/CRANKSHAFT PEMERIKSAAN CRANKSHAFT Lepaskan crankshaft (hal. 14-3). Putar outer race dari bantalan crankshaft kanan dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Juga periksa bahwa inner race bantalan duduk dengan erat pada crankshaft kanan. Ganti bantalan - bantalan jika mereka tidak berputar dengan halus, tanpa suara, atau jika mereka duduk dengan longgar pada crankshaft kanan. Periksa gigi-gigi oil pump drive gear dan gigi-gigi timing sprocket terhadap keausan atau kerusakan PERHATIAN ! Jika gigi-gigi timing sprocket aus atau rusak, periksa cam chain, tensioner dan cam sprocket. Ukur jarak renggang ke samping kepala besar connecting rod dengan sebuah feeler gauge. BATAS SERVIS: 0,55 mm Letakkan crankshaft pada V-blocks dan ukur jarak renggang radial kepala besar connecting rod. BATAS SERVIS: 0,05 mm OIL PUMP DRIVE GEAR BANTALAN CRANKCASE KANAN TIMING SPROCKET FEELER GAUGE 14-11

CRANKCASE/CRANKSHAFT Tempatkan crankshaft pada V-blocks dan ukur keolengan dengan menggunakan sebuah dial indicator. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator. BATAS SERVIS: 0,10 mm 65 mm (2,6 in) 35 mm (1,4 in) 14-12

15. RODA DEPAN//SUSPENSI/KEMUDI LOKASI KOMPONEN 15-1 FORK 15-12 KETERANGAN SERVIS 15-2 HANDLEBAR 15-20 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 15-5 STEERING STEM 15-24 RODA DEPAN 15-6 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 1 N.m (0,1 kgf.m, 0,7 lbf.ft) 4,5 N.m (0,5 kgf.m, 3,3 lbf.ft) 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) 64 N.m (6,5 kgf.m, 47 lbf.ft) 15 30 N.m (3,1 kgf.m, 22 lbf.ft) 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) 15-1

Pakailah sebuah alat penghisap debu yang disetujui oleh OSHA. Ketika menservis roda depan. Untuk servis sistem rem. lihatlah hal. 29 psi) Pengendara + pembonceng 200 kPa (2. handlebar (stang stir) dan stee ring stem (batang kemudi). dukunglah skuter dengan me nggunakan dongkrak atau alat pendukung lain. Jangan menghirup partikel-partikel debu.0 Aksial -2. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kedalaman minimum alur kembang ban -Sampai ke indikator Tekanan udara ban (dingin) Pengendara saja 200 kPa (2. fork (garpu depan). Bab ini meliputi roda depan. Jangan sekali-kali menggunakan slang udara atau sikat untuk membersihkan susunan rem. tidak tergantung pada komposisi bahan.0 Garpu Panjang bebas pegas 311. periksa cara kerja rem dengan menekan handel rem. dapat membahayakan kesehatan. Buanglah pads yang tercemar dan bersihkan cakram yang tercemar dengan brake degreasing agent (zat pembersih rem) berkualit as tinggi.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Sering menghirup debu brake pad dan brake shoe. 17-1.1 Keolengan pipe -0. 29 psi) Keolengan poros roda -0. Brake disc atau pad yang tercemar mengurangi daya pengereman. fork atau steering stem.0 Jarak lateral pelek ke hub (tipe Jari-jari) 0 + 1.00 kgf/cm2.2 Keolengan pelek roda Radial -2.00 kgf/cm2.3 305.20 Fluida garpu yang dianjurkan Fork Fluida (minyak sokbreker) Tinggi permukaan minyak 50 - . Setelah pemasangan roda depan.

3 kgf. ganti deng an yang baru Bottom bridge pinch bolt 64 N.m (4. 15 lbf.7 lbf.1 cm3 TORSI PENGENCANGAN Front axle nut 59 N. 47 lbf.m (6.ft) Rear brake lever pivot nut 4.7 lbf.m.m (6.5 N.1 kgf.5 kgf.m.m (0.m.ft) Oleskan cairan pengunci pada ulir Steering stem top thread Lihat hal.Kapasitas minyak 75 +/.ft) Front brake caliper mounting 30 N.0 kgf. 3.0 kgf.m.ft) ALOC bolt.m (6.m (2.0 kgf. 44 lbf.m. 44 lbf.m. 22 lbf.m (3.ft) Fork socket bolt 20 N.3 lbf.ft) Rear brake lever pivot bolt 1 N. 0. 15-28 Steering stem lock nut Lihat hal. ganti deng an yang baru Front spoke (tipe Jari-jari ) 3.m.ft) Handlebar post nut 59 N.ft) ALOC bolt. 31 lbf.m.4 kgf.m.ft) U-nut Front brake disc socket bolt 42 N.m (0.5 kgf.m (0. 15-28 15-2 .1 kgf.7 N. 2.

12 mm 07746-0050300 Driver 07749-0010000 Spoke wrench. 5.2 mm 07747-0010300 Pin spanner 07702-0020001 Socket wrench 07916-KM10000 Steering stem socket 07916-3710101 Call rece remover shaft 07GMD-KS40100 15-3 . 12 mm 07746-0040200 Fork seal driver body 07747-0010100 Fork seal driver attachment.1 mm 07701-0020300 Attachment. 27.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI TOOLS Bearing remover shaft 07746-0050100 Bearing remover head. 32 x 35 mm 07746-0010100 Pilot.8 x 6.

52 x 55 mm 07746-0010400 Fork seal driver attachment.5 mm 07948-4630100 Bearing driver attachment 07946-3710701 Attachment.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Ball race remover.2 mm 07947-KA20200 Oil seal remover 07748-0010001 15-4 . 35. 34.

RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Pengemudian berat Tekanan udara ban kurang Ban tidak bekerja dengan baik Steering stem lock nut terlalu kencang Steering head bearing tidak bekerja dengan baik Steering head bearing race tidak bekerja dengan baik Steering stem bengkok Menarik ke satu sisi atau tidak dapat berjalan lurus Front axle bengkok Roda tidak terpasang dengan baik Bantalan roda depan aus atau rusak Garpu bengkok Engine mounting bushings aus atau rusak Rangka bengkok Steering head bearing tidak bekerja dengan baik Roda depan bergoyang Pengikat poros depan longgar Pelek bengkok Bantalan roda depan aus atau rusak Jari-jari roda longgar atau berubah bentuk (tipe jari-jari) Roda depan berputar dengan berat Rem depan menahan Poros roda depan bengkok Bantalan roda depan tidak bekerja dengan baik Suspensi lembut Tekanan udara ban rendah Fluida garpu memburuk Berat fluida garpu tidak tepat Fluida di dalam garpu tidak cukup Pegas garpu lemah Suspensi keras Tekanan ban tinggi Terlalu banyak fluida di dalam garpu Berat fluida garpu tidak tepat Fork pipes bengkok Saluran fluida garpu tersumbat Suspensi berisik Fork slider bengkok Fluida di dalam garpu tidak cukup Pengikat garpu longgar 15-5 .

Lepaskan axle (poros) dan front wheel (roda depan). Lepaskan side collar. SPEEDOMETER CABLE AXLE NUT SPEEDOMETER GWAEBOX SIDE COLLAR 15-6 . Lepaskan tab sementara menekannya dan lepaskan speedometer cable.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI RODA DEPAN PELEPASAN Naikkan dan dukung skuter dengan safety stand (penopang aman). Lepaskan speedometer gearbox. Lepaskan axle nut.

Pasang speedometer gearbox pada right wheel hub (pusat roda kanan) dengan mentepatkan alur-alur gearbox dengan retainer tabs (tonjolan penahan). PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak pads.m (6. 44 lbf.m. dengan mentepatkan alur speedometer gearbox dengan boss pada kaki garpu sehingga cakram rem ditempatkan di antara pads.ft) POROS DEPAN Tepatkan AXLE NUT 15-7 . Oleskan lapisan tipis gemuk kepada permukaan poros depan. Tepat kan SPEEDOMETER GEARBOX Tempatkan roda depan di antara kaki-kaki garpu. TORSI: 59 N.0 kgf. SIDE COLLAR Oleskan gemuk (Shell BEARING GREASE HD atau sejenisnya) ke bagian dalam dari speedometer gearbox.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMASANGAN Pasang side collar ke dalam left wheel hub (pusat roda kiri). Pasang poros depan dari sisi kanan Pasang dan kencangkan axle nut (mur poros) dengan torsi yang ditentukan.

Hubungkan speedometer cable kepada speedometer gearbox sampai tab-nya telah terkait sepenuhnya. TAB SPEEDOMETER CABLE O-RING PEMBONGKARAN Lepaskan dust seal/retainer dari sisi kanan dari roda depan. Lepaskan brake disc socket bolts dan brake disc (cakram rem). TIPE REM CAKRAM : DUST SEAL/RETAINER BRAKE DISCTIPE REM CAKRAM : SOCKET BOLTS DUST SEAL 15-8 .RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Oleskan gemuk pada sebuah O-ring baru dan pasang pada alur speedometer cable. Lepaskan dust seal dari sisi kiri dari roda depan.

ft) 15-9 . TOOLS: Bearing remover head.3 kgf. Lepaskan distance collar dan dorong keluar bantalan yang lain. pasang bearing remover shaft dan dorong bantalan keluar dari wheel hub.m (4.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang bearing remover head kedalam bantalan.m. Dari sisi yang berlawanan. 31 lbf. 12 mm 07746-0050300 Bearing remover shaft 07746-0050100 PERAKITAN REMOVER SHAFTREMOVER HEAD BANTALAN REMOVER HEAD BANTALAN-BANTALAN REMOVER HEAD REMOVER SHAFT DUST SEAL BANTALAN RODA KANAN (6201U) DUST SEAL/RETAINER DISTANCE COLLAR BANTALAN RODA KIRI (6201U) BRAKE DISC SOCKET BOLTS 42 N.

Oleskan gemuk pada bibir dust seal kiri. 12mm 07746-0040200 Pasang brake disc (cakram rem) pada left wheel hub (pusat roda kiri) dengan sisi yang ditandai menghadap keluar.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Isi semua rongga bantalan dengan gemuk. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. Dorong masuk sebuah bantalan kanan baru secara tegak lurus dengan sisinya yang tertutup menghadap ke atas.m (4. 32x35mm 07746-0010100 Pilot. PERHATIAN ! Jangan memasang bantalan lama. Sekali bantalan telah dikeluarkan. PERHATIAN ! Tipe rem cakram. Jaga agar gemuk tidak mengenai cakram rem atau daya pengereman akan berkurang.ft) Pasang sebuah dust seal kiri baru pada left wheel hub. 31 lbf. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. bantalan harus diganti dengan bantalan baru. TORSI: 42 N. Dorong masuk sebuah bantalan kiri baru secara tegak lurus dengan sisi yang tertutup menghadap ke atas sampai ia telah duduk sepenuhnya. 32x35mm 07746-0010100 Pilot.m. 12mm 07746-0040200 Oleskan lapisan tipis gemuk pada distance collar dan pasang dia.3 kgf. Pasang dan kencangkan brake disc socket bolts dalam pola bersilang dalam 2 atau 3 langkah. ATTACHMENT DRIVER BANTALAN PILOT BANTALAN DISTANCE COLLAR BRAKE DISC TIPE REM CAKRAM-CBS Yang diperlihatkan: TIPE REM CAKRAM SOCKET BOLTS TANDA TIPE REM CAKRAM .

DUST SEAL 15-10 .

BATAS SERVIS: Aksial: 2. Oleskan gemuk pada dust seal kanan.masing bantalan dengan jari-jari.blocks dan ukur keolengan dengan sebuah dial indicator.0 mm TIPE JARI-JARI Yang diperlihatkan 15-11 .2 mm. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator. bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator. Putar roda dengan tangan dan bacalah keolengan dengan menggunakan sebuah dial indicator. tanpa suara. Lepaskan dan buang bantalan jika races tidak berputar dengan halus.0 mm Radial: 2. PELEK RODA Periksa keolengan pelek roda dengan menempatkan roda pada turning stand (alat pemegang roda untuk pemeriksaan keolengan.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang sebuah dust seal kanan baru/speedometer gear retainer pada right wheel hub. TIPE REM CAKRAM DUST SEAL/RETAINER PEMERIKSAAN AXLE Tempatkan axle (poros) pada V . BATAS SERVIS: 0. atau jika mereka duduk dengan longgar pada hub. BANTALAN RODA Putar inner race dari masing . Juga periksa bahwa outer race bantalan duduk dengan erat pada hub. PERHATIAN ! Ganti bantalan dalam pasang an.

.

8 x 6.1. Pasang bottom bridge upper pinch bolts. Longgarkan bottom bridge lower pinch bolts dan lepaskan fork legs.0 mm seperti diperlihatkan.ft) Pasang sebagai berikut: . Kencangkan jari-jari dalam 2 atau 3 langkah progresip. Letakkan pelek pada meja kerja.4 kgf.m (0. TOOL: Spoke wrench.1 mm 07701-0020300 TORSI: 3. Lepaskan brake caliper (hal. 17-16) Lepaskan bottom bridge upper pinch bolts.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PENYETELAN WHEEL CENTER Lepaskan roda depan (hal. TORSI: 64 N. Kencangkan bottom bridge pinch bolts dengan torsi yang ditentukan. 5. Tepatkan lubang bolt dengan alur dari fork pipe seperti diperlihatkan.7 lbf. PEMASANGAN Pasang fork pipe ke dalam steering stem. Setel posisi hub sehingga jarak dari permukaan ujung kanan dari hub center ke sisi dari pelek adalah 4. 2. 47 lbf.0 +/.7 N.m (6.m. 15-6) PERHATIAN ! Dukung front brake caliper dengan seutas kawat sehingga ia tidak bergantung pada front brake hose.5 kgf.ft) Periksa keolengan pelek (hal. Jangan memilin brake hose. 15-6). FORK (GARPU) PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Front cover (hal.m. 15-11). 3-4) -Front wheel (roda depan) (hal.

1. 15-7) -Front cover (hal. 3-3) Pasang brake caliper (hal.-Front wheel (roda depan) (hal. 17-16).0 mm TIPE REM CAKRAM LOWER PINCH BOLT UPPER PINCH BOLT UPPER PINCH BOLT ALUR LUBANG BOLT LOWER PINCH BOLT 15-12 . TITIK DASAR 4.0 +/.

Letakkan suitable tool pada spring seat (dudukan pegas). jangan tekan fork spring lebih dari yang diperlukan. Spring seat berada di bawah tekanan pegas. Lepaskan O-ring dari spring seat. Lepaskan spring seat dari fork pipe. PERHATIAN ! Agar tidak terjadi hilangnya tegangan. ketika melepaskan susunan fork dari hydraulic press. Longgarkan fork socket bolt tapi jangan dilepaskan dulu. Tekan spring seat ke dalam fork pipe dengan menggunakan suitable tool dan hydraulic press. Lepaskan fork spring dari fork pipe. kemudian lepaskan stopper ring dengan menggunakan obeng.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMBONGKARAN Tahan fork slider dalam catok dengan rahang lunak atau handuk bengkel. FORK SLIDER SOCKET BOLT SUITABLE TOOL SPRING SEAT STOPPER RING O-RING FORK SPRING DUST SEAL 15-13 . Tuangkan keluar fluida garpu dengan memompa fork pipe beberapa kali Lepaskan dust seal.

SEALING WASHER SOCKER BOLT FORK PISTON REBOUND SPRING FORK PIPE 15-14 .RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Lepaskan oil seal stopper ring. STOPPER RING Lepaskan socket bolt dan sealing washer Lepaskan fork piston dan rebound spring dari fork pipe Tarik fork pipe keluar dari fork slider.

15 lbf.0 kgf.ft) SEALING WASHER FORK SEAL OIL SEAL STOPPER RING DUST SEAL Sebelum perakitan.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Lepaskan oil seal dengan menggunakan special tool. TOOL: Oil seal remover 07748-0010001 atau sejenisnya OIL SEAL REMOVER OIL SEAL PERAKITAN FORK PISTON FORK PISTON RING STOPPER RING SPRING SEAT O-RING FORK SPRING REBOUND SPRINGFORK PIPESOCKET BOLT 20 N. Pasang fork pipe ke dalam fork slider.m (2. FORK SLIDER FORK PIPE 15-15 .m. cucilah semua parts dengan cairan pelarut dengan titik nyala tinggi atau cairan pelarut yang tidak dapat terbakar dan seka sampai kering.

Kencangkan baut socket sesuai torsi TORSI : 20 N.m (2. TOOLS: Fork seal driver body 07747-0010100 Fork seal driver attachment. FORK PISTON REBOUND SPRING SEALING WASHER SOCKET BOLT Pegang fork slider di dalam catok dengan jepitan lunak atau dibalut oleh kain lap. 27. Oleskan fluida garpu pada bibir sebuah oil seal baru. Pasang dan kencangkan socket bolt dengan sebuah sealing washer baru pada fork piston.2mm 07747-0010300 FORK SEAL DRIVER OIL SEAL ATTACHMENT 15-16 . Bersihkan ulir socket bolt dan oleskan locking agent (zat pengunci) pada ulir bolt. PERHATIAN ! Pastikan bahwa fork piston ring duduk pada alur.0 kg-m) PERHATIAN ! Jika fork piston berputar dengan baut socket.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang rebound spring dan fork piston ke dalam fork pipe. Dorong masuk oil seal ke dalam fork slider dengan menggunakan special tools sampai ia duduk sepenuhnya. PERHATIAN ! Pasang oil seal dengan sisi yang ditandai menghadap keatas. PERHATIAN ! Kencangkan socket bolt sampai ia duduk sepenuhnya atau fluida garpu dapat bocor. untuk sementara pasang fork spring dan spring seat/stopper ring.

KAPASITAS FLUIDA GARPU : 75 +/.0 in) 15-17 . TINGGI PERMUKAAN FLUIDA GARPU: 50 mm DUST SEAL STOPPER RING 50 mm (2.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang oil seal stopper ring ke dalam alur stopper ring pada fork slider. Pasang dust seal sampai ia duduk sepenuhnya.1 cm3 Pompalah fork pipe beberapa kali untuk menghilangkan udara yang terperangkap dari bagian bawah dari fork pipe. PERHATIAN ! Jangan ketok bibir dust seal terlalu keras. Tekan kaki garpu sepenuhnya dan ukur tinggi permukaan fluida dari bagian atas dari fork pipe. Oleskan fluida garpu pada bibir sebuah dust seal baru. PERHATIAN ! Pastikan tinggi permukaan oli adalah sama untuk kedua garpu. Tuangkan jumlah yang ditentukan dari fluida garpu yang dianjurkan ke dalam fork pipe.

15-18 . Bagian yang dililit dengan rapat FORK SPRING FORK PIPE Oleskan minyak garpu pada sebuah O-ring baru dan pasang pada spring seat (dudukan pegas) Pasang spring seat ke dalam fork tube.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Tarik fork pipe ke atas dan pasang fork spring dengan bagian yang dililit dengan rapat menghadap ke bawah. Pasang stopper ring (cincin penahan) hingga stopper ring STOPPER RING sealur dengan fork pipe. Pasang stopper ring (cincin penahan) sementara menekan spring seat (dudukan pegas) menggunakan pres hidraulik.

2 mm FORK SLIDER FORK PISTON FORK PISTON RING FORK PIPE REBOUND SPRING 15-19 . Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator. Ganti komponen-komponen bila perlu. dan keausan berlebihan atau tidak normal.1 mm FORK PIPE/SLIDER/PISTON Periksa fork pipe. Periksa fork piston ring terhadap keausan atau kerusakan. Periksa rebound spring terhadap keletihan atau kerusakan. BATAS SERVIS: 305. BATAS SERVIS: 0.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMERIKSAAN FORK SPRING Ukur panjang bebas fork spring. fork slider dan fork piston terhadap tanda-tanda gerusan. Letakkan fork pipe pada V-blocks dan ukur keolengan.

holder dan front master cylinder. Lepaskan throttle pipe dari handlebar (stang stir). MASTER CYLINDER BAUT-BAUT HOLDER UPPER HOUSINGSEKRUP Lepaskan throttle cable dari throttle pipe dan lepaskan lower throttle housing. 3-11) FRONT BRAKE MASTER CYLINDER Lepaskan baut-baut. 3-4) -Front inner cover (hal.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI HANDLEBAR (STANG STIR) PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Front top cover (hal. THROTTLE CABLE THROTTLE PIPE LOWER HOUSING REAR BRAKE LEVER Longgarkan rear brake cable dengan memutar adjusting nut. 3-5) -Rear handlebar cover (hal. THROTTLE HOUSING Lepaskan sekrup dan upper throttle housing. ADJUSTING NUT 15-20 . 3-5) -Front cover (hal. 3-4) -Front handlebar cover (hal.

POST CLAMP NUTHANDLEBAR POST BOLT COLLARS 15-21 . Lepaskan handlebar post nut. collars dan handlebar post dari steering stem.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Lepaskan rear brake lever bolt dan nut dari handlebar bracket. bolt. Lepaskan rear brake cable dari rear brake lever bracket dan lepaskan dari lever. HANDLEBAR GRIP BOLT BRAKE LEVERBRAKE CABLE HANDLEBAR POST Lepaskan cables (kabel-kabel) dari handlebar post clamp. Lepaskan handlebar grip.

PERHATIAN ! NUTHANDLEBAR POST BOLT COLLARS Tempatkan cables (kabel) dan wires (kawat) dengan benar (hal. HANDLEBAR GRIP LEFT HANDLEBAR REAR BRAKE LEVER Hubungkan rear brake cable kepada rear brake lever. TORSI: 59 N. POST CLAMP HANDLEBAR GRIP Jika handlebar grips telah dilepaskan.m. PERHATIAN ! Biarkan lem mengering selama 1 jam sebelum pemakaian Tunggu 3-5 menit dan pasang grip. Oleskan gemuk pada permukaan luncur dari brake lever pivot bolt. 1-15). oleskan Honda Bond A atau sejenisnya pada bagian dalam grip dan kepada permukaan-permukaan bersih dari left handlebar (stang stir kiri).m (6.0 kgf. TORSI: . Pasang dan kencangkan pivot bolt dan nut dengan torsi yang ditentukan. PERHATIAN ! Rear collar lebih tinggi daripada front collar. 44 lbf.ft) Tempatkan cables (kabel-kabel) dengan handlebar post clamp. Kencangkan nut dengan torsi yang ditentukan. collars dan nut.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMASANGAN HANDLEBAR POST Pasang handlebar post pada steering stem sementara mentepatkan lubang-lubang steering stem dan handlebar post. Pasang bolt. Putar grip agar lem tersebar secara merata.

3 lbf.ft) BOLT BRAKE LEVERBRAKE CABLE 15-22 .m.m (0. 0.5 N.7 lbf.5 kgf.m (0.Brake lever pivot bolt: 1 N.ft) Brake lever pivot nut: 4.1 kgf. 3.m.

3-5) -Front top cover (hal. Pasang sebagai berikut: -Front inner cover (hal.1 0. Tepatkan ujung dari master cylinder dengan tanda titik pada handlebar dan kencangkan upper bolt dulu. FRONT BRAKE MASTER CYLINDER Tempatkan front master cylinder dan holder dengan tanda UP menghadap ke atas.2 g gemuk pada bidang luncur throttle cable dan hubungkan kethrottle pipe. kemudian kencangkan lower bolt. Oleskan 0. 3-4) Periksa hydraulic system (hal. Pasang lower throttle housing dengan mentepatkan lubang pada handlebar dengan locating pin (pin penempatan) dari lower throttle housing. 3-5) -Front handlebar cover (hal. Pasang upper housing dengan mentepatkan alur pada upper housing dan tab pada lower housing. 3-11) -Front cover (hal. 3-4) -Rear handlebar cover (hal. 4-18) THROTTLE CABLE THROTTLE PIPE LOWER HOUSINGTepatkan SEKRUP UPPER HOUSING LOWER HOUSING TANDA TITIK MASTER CYLINDER BAUT-BAUT HOLDER TANDA UP 15-23 . Pasang sekrup dan kencangkan.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI THROTTLE HOUSING Pasang throttle pipe. 4-18) Setel jarak main bebas rear brake lever (hal.

PERHATIAN ! BAUT STEM LOCK NUT SOCKET WRENCH PIN SPANNER WASHER TOP THREAD STEM SOCKET Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem TOOL: Steering stem socket 07916-3710101 Lepaskan upper bearing inner race dan upper steel balls (23 balls) sementara menahan steering stem. Tahan top thread dengan menggunakan pin spanner dan longgarkan steering stem lock nut dengan menggunakan socket wrench. 15-20) Lepaskan baut dan brake hose clamp. 15-24 .RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI STEERING STEM PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Roda depan (hal. PERHATIAN ! STEERING STEM STEEL BALLS (23) UPPER INNER RACE Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem dan upper steel balls. TOOLS: Socket wrench 07916-KM10000 Pin spanner 07702-0020001 Lepaskan steering stem lock nut dan washer Tahan steering stem dan longgarkan top thread dengan menggunakan stem socket. 15-12) -Stang stir (hal. 15-6) -Garpu (hal.

.

TOOL: Ball race remover shaft 07GMD-KS40100 Lepaskan lower bearing outer race dengan menggunakan tools sebagai berikut.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Lepaskan steering stem dan lower steel balls (29 balls). STEERING STEM STEEL BALLS (29) Selalu ganti steel balls dan races sebagai satu set. 34. TOOLS: Ball race remover. Lepaskan washer dari steering stem. Lepaskan upper bearing outer race dengan menggunakan tool sebagai berikut. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem dan lower steel balls. UPPER OUTER RACE BALL RACE REMOVER SHAFT BALL RACE REMOVER SHAFT BALL RACE REMOVER LOWER OUTER RACE LOWER INNER RACE WASHER DUST SEAL 15-25 .5 mm 07948-4630100 Ball race remover shaft 07GMD-KS40100 Lepaskan dust seal dari steering stem lower bearing inner race. Lepaskan lower bearing inner race dengan pahat atau tool sejenis sementara berhati-hati agar tidak merusak stem.

TOOL: Fork seal driver attachment. 35. Japan atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) LOWER OUTER RACE LOCK NUT TOP THREAD UPPER INNER RACE UPPER BEARING (23) LOWER OUTER RACE STEERING STEM LOWER BEARING (29) LOWER INNER RACE DUST SEAL WASHER WASHER Pasang washer pada steering stem.2 mm 07947-KA20200 Oleskan 3g gemuk untuk tekanan besar sekali (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 dibuat oleh KYODO YUSHI. Japan atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) pada bibir dust seal baru kemudian pasang pada lower bearing inner race WASHER LOWER INNER RACE FORK SEAL DRIVER ATTACHMENT DUST SEAL 15-26 .RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMASANGAN gemuk untuk tekanan besar sekali (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 yang dibuat oleh KYODO YUSHI. Pasang sebuah lower bearing inner race dengan menggunakan tool berikut dan hydraulic press.

Pasang sebuah upper bearing inner race baru pada stem.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Dorong masuk sebuah upper bearing outer race baru ke dalam head pipe dengan menggunakan tools sebagai berikut. Masukkan steering stem ke dalam steering head pipe. Oleskan 3g gemuk untuk tekanan besar sekali (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 yang dibuat oleh KYODO YUSHI. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem dan lower steel balls. TOOLS: Driver 07749-0010000 Bearing driver attachment 07946-3710701 Dorong masuk sebuah lower bearing outer race baru ke dalam head pipe dengan menggunakan tools sebagai berikut. 52 x 55 mm 07746-0010400 Oleskan 3g gemuk untuk tekanan besar sekali (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 yang dibuat oleh KYODO YUSHI. Pasang steel balls (23 balls) ke dalam upper bearing outer race. Japan atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) pada lower bearing races. Japan atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) pada upper bearing races. PERHATIAN ! DRIVER/ATTACHMENT UPPER OUTER RACE UPPER OUTER RACE DRIVER/ATTACHMENT STEEL BALLS (29 balls) STEERING STEEM UPPER INNER RACE STEEL BALLS (23 balls) Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem dan upper steel balls. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. dengan berhati-hati agar tidak menjatuhkan steel balls. Tempatkan steel balls (29 balls) baru pada lower bearing outer race. .

15-27 .

Pastikan bahwa steering stem bergerak dengan halus tanpa kelonggaran atau keadaan terjepit. 55 lbf. 1. TOOL: Steering stem socket 07916-3710101 TORSI: 25 N.5 kgf. TOOLS: Socket wrench 07916-KM10000 Pin spanner 07702-0020001 TORSI: 74 N.5 kgf. 15-7) Pasang washer pada alur yang benar pada steering stem Tahan top thread dengan menggunakan pin spanner dan kencangkan steering stem lock nut dengan torsi yang ditentukan.m.ft Putar steering stem dari batas perputaran kiri ke kanan beberapa kali untuk mendudukkan bantalan.m. Pasang sebagai berikut: -Garpu (hal.5 N. 15-12) -Roda depan (hal.ft) Putar top thread berlawanan arah jarum jam sebanyak kira-kira 15 derajat. 18 lbf.m (2. TOOL: Steering stem socket 07916-3710101 TORSI: 2.m.m (7.3 kgf. Periksa kembali bahwa steering stem bergerak dengan halus tanpa kelonggaran atau keadaan terjepit.m (0. kemudian longgarkan top thread STEM SOCKET TOP THREAD STEERING STEM Kencangkan top thread dengan torsi yang ditentukan dengan menggunakan special tool.ft) Pastikan bahwa steering stem bergerak dengan halus tanpa kelonggaran atau keadaan terjepit. Tahan steering stem dan kencangkan stem top thread sampai ke torsi pengencangan awal dengan menggunakan special tool. .8 lbf.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang top thread.

STEM SOCKET TOP THREAD LOCK NUT PIN SPANNER SOCKET WRENCH ALIGN WASHER 15-28 .

RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Tempatkan front brake cable dan speedometer cable melalui cable clamp. BAUT 15-29 . Pasang handlebar (hal. 15-22).

36 lbf. 87 lbf.ft) 16 16-1 .m (5.0 kgf.m. RODA BELAKANG/SUSPENSI LOKASI KOMPONEN 16-1 RODA BELAKANG 16-4 KETERANGAN SERVIS 16-2 REAR SHOCK ABSORBER 16-5 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 16-3 HANGER LINKAGE 16-6 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 118 N.ft) 49 N.16.0 kgf.m (12.m.

2.1 mm 07701-0020300 16-2 .4 kgf.0 kgf.0 Jarak lateral hub roda ke pelek (tipe jari-jari ) 6. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kedalaman minimum alur kembang ban -Sampai ke indikator Tekanan udara ban dingin Pengendara saja 225 kPa (2. 36 lbf.m (12.m.25 kgf/cm2.5 +/. tidak tergantung pada komposisi bahan. Untuk servis sistem rem.1.m (0.7 lbf. lihatlah halaman 17-1. Pakailah sebuah alat penghisap debu yang disetujui oleh OSHA.ft) U-nut Oleskan oli mesin ke ulir-ulir Rear spoke (tipe jari-jari) 3. 87 lbf. Pakailah baut dan mur pengganti asli Honda untuk semua poros dan titik pemasanga n suspensi. 33 psi) Keolengan pelek roda Radial -2.0 kgf.7 N.8 x 6. dapat membahayakan kesehatan.m (5.m.ft) Engine hanger link nut (sisi mesin) 49 N.0 TORSI PENGENCANGAN Rear axle nut 118 N. Jangan sekali-kali menggunakan slang udara atau sikat untuk membersihkan susunan rem.RODA BELAKANG / SUSPENSI KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Sering menghirup debu brake pad dan brake shoe. Jangan menghirup partikel-partikel debu. 33 psi) Pengendara dan pembonceng 225 kPa (2. 5.m.0 Aksial -2.25 kgf/cm2.ft) TOOL Spoke wrench.

Bantalan final gear shaft longgar atau aus Tekanan udara ban kurang Suspensi lunak Pegas rear shock absorber lemah Kebocoran oli dari damper unit Tekanan ban rendah Suspensi kaku Damper rod bengkok Tekanan ban tinggi Suspensi belakang berisik Pengikat pemasangan longgar Sokbreker tidak bekerja dengan baik Rear suspension bushings lemah 16-3 .RODA BELAKANG / SUSPENSI MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Roda belakang bergoyang Pelek bengkok Ban tidak bekerja dengan baik Jari-jari longgar atau berubah bentuk (tipe jari-jari) Mur poros dan/atau baut/mur pemasangan mesin tidak dikencangkan dengan benar.

AXLE NUT/WASHER PEMASANGAN Oleskan oli mesin kepada ulir rear axle nut dan permukaan duduknya. SPLINES AXLE NUT WASHER RODA BELAKANG PEMERIKSAAN Periksa keolengan pelek roda dengan menggunakan dial indicators. 3-14).RODA BELAKANG / SUSPENSI RODA BELAKANG PELEPASAN Dukung skuter pada standard utamanya.0 kgf. Lepaskan rear axle nut (mur poros belakang). PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak splines Pasang roda belakang pada final gear shaft.m. Kencangkan rear axle nut dengan torsi yang ditentukan. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator. Lepaskan exhaust pipe/muffler (knalpot) (hal. dengan mentepatkan splines-nya dengan final gear shaft splines (seplain-seplain poros). BATAS SERVIS: Radial: 2. 87 lbf. washer dan roda belakang. TORSI: 118 N. 3-14).ft) Pasang exhaust pipe/muffler (hal.0 mm 16-4 . Pasang washer pada final gear shaft. Pasang rear axle nut.m (12.0 mm Aksial: 2.

angkat roda belakang sedikit PEMASANGAN Pasang sokbreker belakang dan kencangkan baut-baut. 3-8). Kencangkan jari-jari dalam 2 atau 3 langkah progresip. TOOL: Spoke wrench.0 mm seperti diperlihatkan. Ganti susunan shock absorber bila diperlukan. Setel posisi hub sehingga jarak dari ujung permukaan kiri dari hub center ke sisi dari pelek adalah 1. PELEPASAN ! Untuk menghindari kerusakan pada ulir-ulir baut pema sangan sokbreker belakang.1 mm 07701-0020300 TORSI: 3. PELEPASAN ! Untuk mempermudah pemasangan baut-baut pema sangan sokbreker belakang. . Periksa keolengan pelek (hal.7 lbf.5 +/. REAR SHOCK ABSORBER (SOKBREKER BELAKANG) PELEPASAN Lepaskan body cover (hal. 16-4). angkat roda belakang sedikit dan tepatkan lubang-lubang baut. Periksa shock absorber bushing terhadap keausan atau kerusakan.1.ft) Pasang roda belakang (hal. PEMERIKSAAN Periksa damper unit (peredam kejut) terhadap kebocoran atau kerusakan lain.m. Pasang body cover (hal. 16-4) Letakkan pelek pada meja kerja. 5. 2. Lepaskan baut-baut dan sokbreker belakang.7 N.8 x 6.RODA BELAKANG / SUSPENSI PENYETELAN WHEEL CENTER (TIPE JARI-JARI) Lepaskan roda belakang (hal.m (0. 16-4).4 kgf. 3-8).

0 mm TITIK DASAR SHOCK ABSORBER SHOCK ABSORBER BAUT-BAUT SHOCK ABSORBER BUSHING 16-5 .1.1.5 +/.

PEMASANGAN Pasang engine hanger link pada mesin.RODA BELAKANG / SUSPENSI HANGER LINKAGE PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Mesin (hal.m (5. TORSI: 49 N.ft) Pasang sebagai berikut: -Exhaust pipe/muffler (hal. 36 lbf. Pasang dan kencangkan nut dengan torsi yang ditentukan. 3-14) -Mesin (hal.0 kgf.m. Lepaskan nut dan engine hanger link bolt. HANGER LINK BUSHINGS STOPPER RUBBER Periksa engine mount bushings (bos pemasangan mesin) terhadap keausan atau kerusakan. 8-3) -Exhaust pipe/muffler (hal. Lepaskan engine hanger link dari mesin. 8-6) NUT/BOLT ENGINE HANGER LINK NUT/BOLT ENGINE HANGER LINK PEMERIKSAAN Periksa hanger link bushings dan stopper rubber terhadap keausan atau kerusakan. Pasang engine hanger link bolt dari sisi kiri dari mesin. 3-14). MOUNT BUSHINGS 16-6 .

BATERAI / SISTEM PENGISIAN LOKASI SISTEM 18-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENGISIAN 18-6 DIAGRAM SISTEM 18-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENERANGAN 18-7 KETERANGAN SERVIS 18-2 PEMERIKSAAN ALTERNATOR 18-8 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 18-3 REGULATOR/RECTIFIER 18-8 BATERAI 18-5 LOKASI SISTEM DIMMER SWITCH BATERAI REGULATOR/RECTIFIER ALTERNATOR DIAGRAM SISTEM SEKRING UTAMA 15A DIMMER SWITCH R G G Y ALTERNATOR GW W Y R Bu W BATERAI REGULATOR/ RECTIFIER HEAD LIGHT Hi Lo R : Red G : Green Y : Yellow W : White Bu : Blue 18 18-1 .18.

Jika akan disimpan untuk waktu lama. Bahkan pada pemakaian normal. Baterai mengandung asam sulfur (elektrolit). bilaslah dengan air untuk sekurangnya 15 me nit dan mintalah bantuan dokter dengan segera. isilah baterai yang disim pan dengan muatan listrik secara periodik. Oleh karenanya. Kontak dengan kulit atau mata dapat menyebabkan luka bakar yang parah. Elektrolit beracun. bilaslah dengan air. Jika kulit terkena elektrolit. minumlah sejumlah besar air atau susu dan minta bantuan dokter d engan segera. api terbuka dan rokok. -Jika tertelan. CATATAN: Selalu matikan kunci kontak sebelum melepaskan sesuatu komponen listrik. Baterai dapat rusak jika pengisian berlebihan atau kekurangan pengisian. Keadaan-keadaan yang sama ini ikut memperpendek umur pemakaian dari baterai. tetapi di bawah beban berat. Pakailah pakaian pelindung dan pelindung mata. lepaskan baterai. Sediakan ventilasi yang memadai ketika mengisi muatan listrik. Maintenance free battery (baterai bebas perawatan) harus diganti jika ia mencapa i akhir dari umur pemakaiannya. Jika elektrolit masuk ke dalam mata. ser ingkali sistem pengisian diduga . jauhkan percikan api. Voltase baterai dapat pulih kembali setelah pengisian muatan listrik. voltase baterai akan turun dengan cepat dan akhirnya akan habis sama sekali. dan simpan di tempat sejuk yang kering. atau di biarkan berkurang muatannya selama waktu lama. unjuk kerja baterai akan memburuk setelah 2-3 tahun. Agar mendapatkan umur pemakaian maksimum.BATERAI / SISTEM PENGISIAN KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Baterai mengeluarkan gas eksplosif. berikan muatan listrik pe nuh. Jika baterai tetap terpasang pada skuter yang disimpan. lepaskan kabel negatif b aterai dari terminal baterai. Beberapa komponen listrik dapat rusak jika terminal-terminal atau connectors dis ambung atau dilepaskan sementara kunci kontak pada posisi ON dan ada arus listrik.

18-2 . PEMERIKSAAN BATERAI Lihat petunjuk di dalam Buku Pedoman Pemakaian dari battery tester yang direkome ndasikan. Oleh karena itu. Pemakaian arus atau waktu pengisian berlebihan dapat merusak baterai. isilah muatan listrik baterai secara periodik untuk mencegah terjadinya sulfasi. Untuk pengisian baterai. jangan melampaui arus pengisian dan waktu yang ditentuk an pada baterai. selalu ikuti langkah-langkah pada diagram ali ran mencari penyebab kesukaran (hal. Baterai akan kehilangan muatan dengan sendirinya jika skuter tidak dipakai.sebagai penyebab persoalan. sepe rti jika lampu besar dan lampu buritan MENYALA TERUS untuk waktu lama tanpa mengendarai skuter. yang dapat tampak sebagai gejala pengisian berlebihan. Sebelum mencari penyebab kesukaran pada sistem pengisian. Jika salah satu sel baterai ada hubungan singkat dan voltase baterai tidak bertambah. Di bawah keadaan ini. Ketika memeriksa sistem pengisian. Battery tester yang direkomendasikan BM-210 atau BATTERY MATE atau sejenisnya. 18-3). Battery tester yang direkomendasikan meletakkan beban pada baterai sehingga kondisi beban baterai sebe narnya dapat diukur. Pengisian berlebihan dari baterai seringkali adalah akibat dari persoalan pada baterai sendiri. tinggi permukaan elektrolit akan turun dengan cepat. Periksa apakah baterai seringkali di bawah beban berat. Lihat halaman 13-3 untuk pelepasan alternator. regulator/rectifier memasok voltase berlebi han kepada baterai. periksalah terhadap pe nggunaan dan perawatan baterai yang benar.

BATERAI / SISTEM PENGISIAN SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Baterai Kapasitas 12 V 3.5 mA Voltase Terisi penuh Perlu diisi listrik kembali Di atas 12.000 .5 mA? YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3.5 jam Alternator Kapasitas 0.6 menit-1 (rpm) MENCARI PENYEBAB KESUKARAN BATERAI RUSAK ATAU LEMAH 1.2 1.0 O (20O C) Tahanan kumparan penerangan 0.0 A / 0. Test Kebocoran Arus Listrik Pasang baterai (hal. 18-5). Periksa baterai terhadap kebocoran arus listrik (hal.3 V Arus pengisian Normal Cepat 0.8 V Di bawah 12.5 Ah Kebocoran arus maksimum 0. BATTERY TESTER YANG DIREKOMENDASIKAN: BM-210 atau BATTERY MATE atau sejenisnya. Apakah baterai dalam kondisi baik? TIDAK -Baterai tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2. Periksa kondisi baterai dengan menggunakan battery tester yang dianjurkan. 18-7).1 0.8 O (20O C) Voltase regulator/rectifier yang diatur (Output penerangan) 12.6 V / 5. 18-5). Test Kebocoran Arus Listrik Tanpa Regulator/rectifier Lepaskan regulator/rectifier connector dan periksa kembali kebocoran arus listri k. Test Baterai Lepaskan baterai (hal.4 A / 5 10 jam 3.5 mA? 13.000 menit-1 (rpm) Tahanan kumparan pengisian 0. Apakah kebocoran arus listrik di bawah 0.140 kW / 5. Apakah kebocoran arus di bawah 0.

YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK .Ada hubungan singkat pada wire harness Kunci kontak tidak bekerja dengan baik 4.2 1. Hidupkan mesin. Apakah tahanan alternator charging coil antara 0. 18-6) .0 O (20O C)? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5. Ukur voltase pengisian (hal. 18-6). 18-9). Pemeriksaan Alternator Charging Coil Periksa alternator charging coil (kumparan pengisian alternator) (hal. Bandingkan hasil pengukuran terhadap hasil perhitungan berikut.5 V 18-3 . 5. Pemeriksaan Voltase Pengisian Ukur dan catat voltase baterai dengan menggunakan digital multimeter (hal. STANDARD: Voltase baterai yang diukur < Voltase pengisian yg diukur < 15.

.6 V/5. 18-8).6 V / 5.000 menit-1 (rpm) Apakah voltase di antara 12.6 13. 3.000 menit-1 (rpm) ? YA Rangkaian didalam wire harness terbuka atau ada hubungan singkat antara lampu be sar dan Regulator/rectifier.BATERAI / SISTEM PENGISIAN Apakah voltase pengisian yang diukur sesuai dengan voltase standard? YA -Baterai tidak bekerja dengan baik TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 6 6.6 V / 5.6 13. Pemeriksaan 1 Output Voltase Penerangan Yang Diatur Ukur voltase penerangan dengan headlight connector tersambung (hal. Apakah hasil dari voltase dan tahanan yang diperiksa benar? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK . Pemeriksaan Standard Periksa sebagai berikut: -Kondisi baterai -Bola lampu yang putus terbakar atau bola lampu bukan dari watt yang ditentukan -Sekering putus -Konnektor longgar -Sakelar dimmer Apakah bagian-bagian diatas dalam kondisi baik? TIDAK -Ganti atau perbaiki part yang tidak berfungsi dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2. Pemeriksaan 2 Output Voltase Penerangan Yang Diatur Ukur voltase penerangan dengan regulator/rectifier 4P connector tersambung (hal. VOLTASE YANG DIATUR: 12. Pemeriksaan Sistem Regulator/rectifier Periksa voltase dan tahanan pada regulator/rectifier connectors (hal.6 13.6 13. 18-9). VOLTASE YANG DIATUR: 12. 18-7).6 V / 5.000 menit-1 (rpm)? YA -Kontak longgar atau lemah dari headlight connector TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3.Rangkaian terbuka pada kawat yang berhubungan Kontak longgar atau lemah dari terminal yang berhubungan Hubungan singkat pada wire harness LAMPU BESAR TIDAK MENYALA ATAU LEMAH 1. 2.000 menit-1 (rpm) Apakah voltase diantara 12.

Pemeriksaan Sistem Regulator/rectifier Periksa voltase dan tahanan pada regulator/rectifier connector (hal. 18-9). Apakah tahanan kumparan penerangan antara 0.Rangkaian terbuka pada kawat yang bersangkutan Kontak longgar atau lemah pada terminal ang bersangkutan Ada hubungan singkat pada wire harness 18-4 .TIDAK LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4. Apakah pengukuran-pengukuran benar? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK . 4. Pemeriksaan Kumparan Penerangan Ukur tahanan kumparan penerangan pada connector sisi alternator dan massa (hal. STANDARD: 0. 18-8).1 0.1 0.8 O (20O C)? TIDAK -Kumparan penerangan tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5.8 O (20O C). 5.

PEMERIKSAAN VOLTASE Ukur voltase baterai dengan menggunakan digital multimeter yang dapat dibeli di pasaran. 3-4). PERHATIAN ! Hidupkan / matikan arus listrik pada charger. Hubungkan kabel positif (+) charger ke kabel positif (+) baterai. Pasang kembali parts yang dilepaskan. Hubungkan kabel negatif (-) charger ke kabel negatif (-) baterai. lapisi terminal dengan gemuk bersih.3 V PENGISIAN MUATAN LISTRIK BATERAI Lepaskan baterai (lihat di atas). Pasang baterai dalam urutan terbalik dari pelepasan. PERHATIAN ! Hubungkan terminal positif dulu kemudian baru terminal negatif Setelah memasang baterai. VOLTASE (20OC).BATERAI / SISTEM PENGISIAN BATERAI PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front top cover (hal. . Bermuatan listrik penuh: Diatas 12. baut dan lepaskan kabel negatif ( .) baut dan lepaskan kabel positif ( + ) baterai. PERHATIAN ! Selalu putar kunci kontak ke baterai Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan OFF sebelum melepaskan kedua baut dan stay. bukan pada terminal baterai.8 V Muatan listrik kurang: Di bawah 12.

jangan melampaui arus dan waktu pengisian yang tertera pada baterai. lebih baik dilakukan pengisian dengan pelahan-lahan.5 jam BATERAI BAUT/KABEL POSITIF (+) BAUTBAUT STAY BAUT/KABEL NEGATIF (-) 18-5 . ARUS/WAKTU PENGISIAN: Normal : 0.Pengisian muatan listrik dengan cepat hanya boleh dilakukan dalam keadaan darurat. Untuk pengisian muatan listrik baterai.4 A / 5 10 jam Cepat : 3. Penggunaan arus berlebihan memperpanjang wak tu pengisian dapat merusak baterai.0 A / 0.

3-4).) baterai. Kegagalan untuk melalkukan tindakan pencegahan ini dapat merusak tester atau komponen listriknya. Panaskan mesin ke suhu operasi normal. Untuk menghindari terjadinya hubungan singkat. Aliran arus listrik yang lebih tinggi daripada daerah jangkauan yang telah dipilih dapat memutuskan sekering di dalam tester. 3-4) dan hubungkan multimeter seperti diperlihatkan. ada kemungkinan terjadinya hubungan singkat di dalam rangkaian. kemudian turunkan daerah jangkauan ke tingkat yang sesuai. Dengan kunci kontak diputar pada OFF. PERHATIAN ! Jangan melepaskan baterai atau sebuah kabel pada sistem pengisian tanpa sebelumnya memutar kunci kontak ke posisi OFF. CATATAN: Ketika mengukur arus listrik dengan sebuah tester. Sewaktu mengukur arus listrik. Matikan mesin. Carilah tempat hubungan singkat dengan melepaskan hubunganhubungan satu per satu dan mengukur arus listrik. . KEBOCORAN ARUS LISTRIK YANG DIPERBOLEHKAN: maksimum 0. PEMERIKSAAN VOLTASE PENGISIAN Pastikan bahwa baterai dalam kondisi baik sebelum menjalankan test ini. ketahuilah benar-benar manakah terminal atau kabel positif dan negatif.BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENGISIAN TEST KEBOCORAN ARUS LISTRIK Lepaskan front top cover (hal. pu tar ke daerah jangkauan tinggi. Hubungkan jarum pemeriksaan ( + ) amperemeter ke kabel negatif ( . periksalah terhadap kebocoran arus listrik. Putar kunci kontak ke OFF dan lepaskan kabel negatif ( .) amperemeter ke terminal ( .) dan jarum pemeriksaan ( .) dari baterai. jangan putar kunci kontak ke ON. Lonjakan arus listrik yang tiba-tiba dapat memutuskan sekering di dalam tester.5 mA Jika kebocoran arus listrik melampaui harga yang diperbolehkan. Lepaskan front top cover (hal.

000 menit-1 (rpm).5 V pada 5.Hubungkan sebuah tachometer. 18-6) < voltase pengisian yang diukur (lihat atas) < 15. Ukur voltase pada multimeter ketika mesin berputar pada 5.000 menit-1 (rpm). JARUM PEMERIK-JARUM PEMERIKSAAN (-) SAAN (+) KABEL (-) 18-6 . Hidupkan mesin dan nyalakan lampu besar pada sinar lampu jauh. STANDARD: Voltase baterai yang diukur (hal.

PERHATIAN ! Ukur voltase dengan headlight connector tersambung. dan jarum pemeriksaan negatif ( . Jika voltase tidak normal. HEADLIGHT 3P CONNECTOR HEADLIGHT 3P CONNECTOR . 3-4).BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENERANGAN Panaskan mesin ke suhu operasi normal.) ke terminal kawat Hijau dari regulator/rectifier 4P connector. periksa sebagai berikut: Lepaskan front cover (hal. 3-4). periksalah regulator/rectifier (hal. VOLTASE YANG DIATUR: 12.6 13. Hubungkan jarum pemeriksaan positif ( + ) voltmeter ke terminal Biru lampu besar. PERHATIAN ! Ukur voltase dengan regulator/rectifier connecter tersambung. Ukur voltase pada voltmeter sewaktu mesin berputar pada 5.6 V pada 5.000 menit-1 (rpm). Matikan mesin. Lepaskan front top cover (hal. Ukur voltase pada voltmeter sewaktu mesin berputar pada 5.6 13. Hidupkan mesin kemudian pilih sinar lampu jauh. VOLTASE YANG DIATUR: 12. 18-10). Hidupkan mesin dan nyalakan sinar lampu jauh. Jika voltase tidak normal. Hubungkan jarum pemeriksaan ( + ) multimeter ke kawat terminal Kuning dan jarum pemeriksaan ( -) ke kawat terminal Hijau dari regulator/rectifier 4P connector.000 menit-1 (rpm).6 V pada 5.000 menit-1 (rpm).000 menit-1 (rpm).

REGULATOR/ RECTIFIER SAKELAR DIMMER 4P CONNECTOR REGULATOR/RECTIFIER 4P CONNECTOR SAKELAR DIMMER 18-7 .

ALTERNATOR 2P CONNECTOR KUMPARAN PENGISIAN REGULATOR/ RECTIFIER KUMPARAN PENERANGAN BAUT 4P CONNECTOR 18-8 . Lihat hal. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. STANDARD: Kumparan pengisian (Putih 0.2 1. 13-4 untuk pelepasan stator.0 O (pada 20OC) Kumparan penerangan (Kuning 0.8 O (pada 20OC) massa): massa): Ganti alternator stator jika pembacaan : yang diukur jauh melampaui standard. Putar kunci kontak ke OFF. Periksa tahanan antara terminal-terminal berikut.BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN ALTERNATOR Lepaskan front center body cover (hal.1 0. REGULATOR/RECTIFIER PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front cover (hal. 3-4). Lepaskan baut dan regulator/rectifier. Lepaskan alternator 2P connector. 3-4). Lepaskan regulator/rectifier 4P connector.

gantilah regulator/rectifier unit. lepaskan connector 6P lampu kombinasi belakang (hal. periksa terminal connector (sisi wire harness) sebagai berikut: Bagian Terminal Spesifikasi Saluran pengisian baterai Merah (+) dan massa ( .BATERAI / SISTEM PENGISIAN SISTEM PENGECEKAN Lepaskan front cover (hal. 18-7) adalah di luar spesifikasi.0 O (pada 20OC) Saluran massa Hijau dan massa Harus ada kontinuitas REGULATOR/RECTIFIER 4P CONNECTOR Jika semua komponen dari sistem pengisian adalah normal dan tidak ada sambungan longgar. Jika pembacaan voltase penerangan (hal.2 1. 18-6) di luar spesifikasi. 3-9). 18-9 . Lepaskan regulator/rectifier 4P connector.1 0. dan periksa terhadap kontak longgar atau terminal yang berkarat. Jika pembacaan voltase pengisian baterai (hal. 3-4).) Harus ada voltase baterai Saluran kumparan pengisian Putih dan massa 0. gantilah regulator rectifier unit.8 O penerangan massa (pada 20OC) Saluran massa Hijau dan Harus ada massa kontinuitas Jika semua komponen dari sistem adalah normal dan tidak ada sambungan longgar pada regulator/rectifier connectors. kemudian periksa terminal connector (sisi wire harness) sebagai berikut: Bagian Terminal Spesifikasi Saluran kumparan Kuning dan 0.

m (3.17.m.1 kgf.7 34 N.ft) 30 N.ft) 34 N.5 kgf. 25 lbf.5 kgf. 17-4 BRAKE PAD/DISC 17.m (3.m (3.ft) REM TEROMOL BELAKANG 17 17-1 .m.m. 22 lbf.9 REM TROMOL BELAKANG 17-5 BRAKE MASTER CYLINDER 17-12 BRAKE CALIPER 17-16 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN REM CAKRAM DEPAN BRAKE FLUID REPLACEMENT AIR BLEEDING 17. 25 lbf. SISTEM REM LOKASI KOMPONEN 17-1 KETERANGAN SERVIS 17-2 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN.

12.10 Master cylinder D.0 Kelengkungan -0.130. cylinder 12.743 12. Jangan menghirup partikel-partikel debu.D. Selalu periksa cara kerja rem sebelum mengendarai skuter. Selalu pakai minyak rem DOT 3 atau DOT 4 yang baru dari kaleng yang masih terseg el ketika menservis sistem. air. Ia juga berbahaya bagi beberapa part dari karet. Brake disc atau pad yang tercemar mengurangi daya pengereman. Jangan sekali-kali menggunakan slang udara atau sikat untuk membersihkan susunan rem. CATATAN Minyak rem yang tertumpah dapat menimbulkan kerusakan berat pada lensa instrumen dan permukaan yang dicat. sistem harus dibersihkan dari udara palsu.2 131. Berhati-hatilah ketika melepaskan reser voir cap.0 . Pakailah sebuah alat penghisap debu yang disetujui oleh OSHA.700 .SISTEM REM KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Sering menghirup debu brake pad dan brake shoe. tidak tergantung pada komposisi bahan. Buanglah pads yang tercemar dan bersihkan cakram yang tercemar dengan brake degreasing agent (zat pembersih rem) berkualit as tinggi. atau jika rem terasa lembek.20 D.3 .3.) tidak memasuki reservoir yang terbuka. karena mereka mungkin tidak cocok satu sama lain.0 Depan Minyak rem yang ditentukan DOT 3 atau 4 Brake disc Ketebalan 3. Sekali sistem hidraulik telah dibuka. Jangan mencampurkan bermacam-macam merek minyak rem.755 . SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Belakang Jarak main bebas handel 10 . dapat membahayakan kesehatan. dsb.7 3. Jagalah agar kotoran (debu. pastikan bahwa master cylinder reservoir pada posisi horisontal dulu. D Brake Drum 130. Periksa sistem rem dengan menekan handel rem setelah air bleeding (pembuangan ud ara palsu).

657 .25.D.400 .L Piston 25.460 D.12.25.368 25.318 .684 12. cylinder 25.645 Caliper D.450 25.D.31 17-2 .L Piston 12.

ft) 1 N.m (3.m.1 kgf.ft) 30 N.ft) 6 N.ft) 1 N. ganti dengan yang baru Snap ring pliers 07914-SA50001 17-3 .m (3.ft) 2 N.m.8 kgf.5 lbf.m.m (0. 4. 13 lbf.ft) 6 N. 0.0 kgf. 1.m (0. 0.m.m. 25 lbf.m (0. ganti dengan yang baru ALOC bolt.m (0.m.ft) ALOC bolt.6 kgf.5 kgf.m.2 kgf. 7 lbf.6 kgf.ft) 34 N.SISTEM REM TORSI PENGENCANGAN Rear brake arm bolt Brake caliper bleed valve Brake master cylinder reservoir cap screw Brake pad pin Front brake lever pivot bolt Front brake lever pivot nut Front brake light switch screw Brake hose oil bolt Brake caliper mounting bolt TOOL 10 N.m (0. 4. 22 lbf.ft) 18 N.4 lbf.7 lbf.4 lbf.1 kgf.m (1.1 kgf.7 lbf.m.m.m (1.

SISTEM REM MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Unjuk kerja rem belakang lemah Penyetelan handel rem belakang tidak tepat Brake shoes tercemar Brake shoes aus Brake cam aus Brake drum aus Brake arm tidak dipasang dengan benar Gerigi brake arm tidak dipasang dengan tepat Handel rem lembek atau lunak Ada udara di dalam sistem hidraulik Ada kebocoran pada sistem hidraulik Brake pad/disc tercemar Caliper piston seals aus Master cylinder piston cups aus Brake pad/disc aus Caliper tercemar Master cylinder tercemar Caliper tidak meluncur dengan benar Tinggi permukaan minyak rem rendah Saluran minyak rem tersumbat Brake disc berubah bentuk melengkung Caliper piston tertahan/aus Master cylinder piston tertahan/aus Handel rem bengkok Handel rem terlalu keras Sistem rem tersumbat/terbatas Caliper piston tertahan/aus Caliper tidak meluncur dengan benar Caliper piston seal aus Master cylinder piston tertahan/aus Handel rem bengkok Rem menyangkut Brake pad/disc tercemar Penyetelan roda miring Brake pad/disc aus sekali Brake disc berubah bentuk melengkung Caliper tidak meluncur dengan benar Saluran minyak rem tersumbat/terbatas Caliper piston tertahan 17-4 .

16-4). Lepaskan baut brake arm. Lepaskan adjusting nut dan brake cable dari joint pin. Lepaskan brake arm sementara menarik brake cam keluar. Lepaskan roda belakang (hal. Kembangkan brake shoes dan lepaskan brake shoes /shoe springs dari brake panel. DUST SEAL RETURN SPRING BRAKE SHOES BRAKE ARM BAUT BRAKE ARM ADJUSTING NUT JOINT PIN BRAKE CAM SHOE SPRINGS BRAKE CABLE DUST SEAL 17-5 . Lepaskan brake cam dan dust seals dari brake panel.SISTEM REM REAR DRUM BRAKE (TEROMOL REM BELAKANG) PEMBONGKARAN CATATAN: Selalu ganti brake shoes dalam pasangan. Tandai semua parts sewaktu pembongkaran sehingga mereka dapat ditempatkan kembal i pada tempatnya semula. Lepaskan joint pin dan return spring.

ft) Oleskan gemuk pada anchor pin dan bidang-bidang luncur brake cam. Oleskan gemuk pada permukaan luncur brake cam. mereka harus ditempatkan kembali pada dudukannya semula BRAKE SHOES SPRINGS 17-6 . PERHATIAN ! DUST SEALS Tepatkan (TANDA-TANDA TITIK) BRAKE CAM BAUT BRAKE ARM Jika brake shoes dan springs dipakai kembali. Pasang dust seals ke dalam brake panel. TORSI: 10 N. Pasang brake cam dengan mentepatkan tanda-tanda titik pada brake arm dan brake cam. 7 lbf.m (1. Pasang sebuah baut brake arm baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan.SISTEM REM PERAKITAN Oleskan gemuk pada bibir dust seal baru. Pasang brake shoes dan springs pada brake panel se perti diperlihatkan.m.0 kgf. Pasang brake cam ke dalam brake panel.

Pasang roda belakang (hal. Tutupilah parts ini dengan kain setiap kali sistem diservis.macam jenis minyak rem. oleh karena mereka tidak cocok satu sama lain. PERHATIAN ! RESERVOIR CAP SEKRUP-SEKRUP DIAPHRAGM DIAPHRAGM PLATE Jagalah agar benda asing tidak memasuki sistem ketika mengisi reservoir.0 mm PENGGANTIAN BRAKE FLUID/AIR BLEEDING (PEMBUANGAN UDARA PALSU) MENGELUARKAN BRAKE FLUID Jangan mencampurkan bermacam . Putar handlebar (stang stir) sampai reservoir sejajar deng an tanah sebelum melepaskan reservoir cap. reservoir cap. . atau part yang terbuat dari plastik atau karet. Hubungkan brake cable pada joint pin dan pasang adjusting nut. Jagalah agar benda asing tidak memasuki sistem ketika mengisi reservoir.SISTEM REM Tempatkan ujung-ujung return spring ke dalam lubang pada crankcase kiri dan pada pin pada brake arm.D. CATATAN RETURN SPRING BRAKE CABLE JOINT PIN ADJUSTING NUT Minyak rem yang tertumpah dapat merusak parts yang dicat. 16-4). diaphragm plate dan diaphragm. Pasang joint pin pada brake arm. brake drum belakang. Lepaskan sekrup-sekrup. 4-18). PEMERIKSAAN Ukur D. Setel jarak main bebas handel rem belakang (hal. BATAS SERVIS: 131.

17-7 .

Sambungkan sebuah brake bleeder yang dapat dibeli di pasaran pada bleed valve. tutuplah rapat-rapat ulir dengan teflon tape.6 kgf.m (0. Jalankan brake bleeder dan longgarkan bleed valve.SISTEM REM Hubungkan sebuah slang pembuangan kepada caliper bleed valve (klep pembuangan caliper). buanglah udara palsu lagi dari sistem. PENGISIAN MINYAK REM/ AIR BLEEDING (PEMBUANGAN UDARA PALSU) Isilah master cylinder reservoir dengan brake fluid (minyak rem) jenis DOT 3 atau DOT 4 dari kaleng yang masih belum pernah dibuka sampai ke upper level (batas permukaan teratas). Longgarkan bleed valve dan pompa handel rem sampai tidak ada lagi minyak rem yang keluar dari bleed valve. Tutup bleed valve dan jalankan handel rem. Periksa tinggi permukaan minyak rem berulangkali sementara membuang udara palsu untuk menghindari dipompanya udara ke dalam sistem. PERHATIAN ! Jangan mencampurkan minyak rem dari bermacammacam jenis.4 lbf. Pompa naik tekanan sistem dengan handel rem sampai . 4. PERHATIAN ! Jika udara memasuki bleeder dari sekitar ulir bleed valve. TORSI: 6 N. Lakukan prosedur bleeding (pembuangan udara palsu) sampai sistem sama sekali telah dibilas/dibuang udara palsunya. Jika masih terasa lunak. Setelah membuang udara palsu seluruhnya. kencangkan bleed valve dengan torsi yang ditentukan.m.ft) Jika tidak ada brake bleeder. Mereka tidak cocok satu sama lain. Periksalah tinggi permukaan berulangkali ketika mengeluarkan minyak rem untuk menghindari masuknya udara ke dalam sistem. jalankan prosedur sebagai berikut.

terasa ada tahanan pada handel rem. BLEED VALVE SLANG PEMBUANGAN UPPER VALVE BLEED VALVE 17-8 .

Tunggu beberapa detik kemudian tutuplah bleed valve. kemudian kencangkan sekrup-sekrup dengan torsi yang ditentukan. Karena tidak cocok satu sama lain.ft) Isi reservoir sampai ke upper level (batas tinggi permukaan teratas) dengan minyak rem DOT 3 atau DOT 4 dari sebuah kaleng baru yang belum pernah dibuka. TORSI: 2 N. 2. BLEED VALVE SLANG PEMBUANGAN UPPER VALVE SEKRUP-SEKRUPRESERVOIR CAP DIAPHRAGM DIAPHRAGM PLATE Pasang diaphragm.5 lbf.2 kgf. Lepaskan handel rem pelan . PERHATIAN ! Periksa tinggi permukaan minyak rem di dalam reservoir .m. diaphragm plate dan reservoir cap.m.6 kgf. PERHATIAN ! Periksa tinggi permukaan minyak rem berulang-ulang se mentara membuang udara palsu dari rem untuk menghindari dipompanya udara ke dalam sistem.m (0.4 lbf. TORSI: 6 N.SISTEM REM Sambungkan sebuah slang pembuangan dan buanglah udara palsu dari sistem sebagai berikut: 1. Jangan lepaskan handel rem sampai bleed valve telah ditutup. Setelah membuang udara palsu seluruhnya. kencangkan bleed valve. 1. 4. 3.m (0. Ulangi langkah 1 dan 2 sampai tidak ada gelembung udara di dalam slang pembuangan.pelan dan tunggu beberapa detik setelah ia mencapai a khir pergerakannya. Pencet handel rem seluruhnya dan longgarkan bleed valve ½ putaran. PERHATIAN ! Jangan mencampurkan bermacam-macam jenis minyak rem.ft) BRAKE PAD/DISC PENGGANTIAN BRAKE PAD Dorong masuk caliper pistons sama sekali untuk memungkinkan pemasangan brake pads baru.

BRAKE CALIPER 17-9 .oleh karena pekerjaan ini menyebabkan naiknya permukaan.

Pasang brake pads baru sehingga mereka ditempatkan pada brake caliper bracket dan bracket pin. PERHATIAN ! BRAKE PADS Tempatkan pads BRAKE PADS BRACKET PIN Selalu ganti brake pads dalam pasangan untuk memastikan tekanan cakram yang merata. PAD PIN Lepaskan brake pads dari brake caliper. Pasang pad pin dengan mendorong brake pads terhadap pad spring untuk mentepatkan lubang -lubang pad pin pada pads dan caliper. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak pads PAD PIN 17-10 .SISTEM REM Lepaskan pad pin dari brake caliper.

8 kgf.m. 13 lbf. 17-11 .SISTEM REM Kencangkan pad pin dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 18 N.10 mm Jika perubahan bentuk melebihi batas servis. Untuk penggantian brake disc.0 mm Periksa brake disc terhadap perubahan bentuk melengkung.ft) PERHATIAN ! Setelah penggantian brake pad. BATAS SERVIS: 3. Ukurlah ketebalan brake disc pada beberapa titik. lihat hal. PAD PIN PEMERIKSAAN BRAKE DISC Periksalah brake disc secara visuil terhadap kerusakan atau retak-retak. 15-8. BATAS SERVIS: 0. periksa bantalan roda terhadap kelonggaran berlebihan. periksa cara kerja rem dengan menekan handel rem.m (1.

Pasang master cylinder holder pada handlebar dengan tanda UP menghadap ke atas.5 kgf.SISTEM REM MASTER CYLINDER PELEPEASAN Keluarkan minyak rem (halaman 17-7) Lepaskan handlebar cover (halaman 3-5) Lepaskan konektor brake light switch (sakelar lampu rem) Lepaskan brake hose (slang rem) dengan melepaskan oil bolt (baut oli) dan sealing washer (cincin perapat) PERHATIAN ! Jaga agar minyak rem tidak tertumpah atas part-part yang dicat. kemudian kencangkan baut bawah. 25 lbf. Isi sistem hidraulik dan buanglah udara palsu dari sistem hidraulik (hal. Letakkan kain lap menutupi part ini setiap kali sistem diservis.ft) Hubungkan brake light switch connectors (konektor sakelar lampu rem). Pasang rear handlebar cover (hal.m. Lepaskan baut-baut master cylinder holder (pemegang silinder utama).m (3. Hubungkan brake hose eyelet (ujung slang rem yang berbentuk cincin) dan pasang oil bolt (baut oli) pada master cylinder dengan sealing washers baru. 3-5). PERHATIAN ! Kencangkan oil bolt sementara mendorong brake hose eyelet joint terhadap stopper. TORSI: 34 N. Kencangkan brake hose oil bolt dengan torsi yang ditentukan. PEMASANGAN Letakkan master cylinder pada handlebar. 17-8). atau terbuat dari plastik atau karet. holder dan master cylinder. Pasang baut-baut master cylinder holder dan kencangkan baut atas dulu. . Tepatkan ujung master cylinder dengan tanda titik pada handlebar.

TANDA TITIK MASTER CYLINDER BAUTBAUT TANDA UP SEALING WASHERS OIL BOLT BRAKE HOSE CONNECTORS 17-12 .

SISTEM REM PEMBONGKARAN Lepaskan sebagai berikut: -Brake lever pivot nut. bolt dan brake lever -Sekrup dan brake light switch -Boot -Snap ring -Master piston dan spring PIVOT BOLT MASTER CYLINDER BODY BRAKE LEVER BOOT SNAP RING MASTER PISTON SPRING BRAKE LIGHT SWITCH PIVOT NUT SEKRUP 17-13 .

Pasang boot ke dalam master cylinder sampai sisi belakangnya duduk sepenuhnya pada snap ring dan tempatkan sisi depannya ke dalam alur dari master piston.SISTEM REM PERAKITAN Lapisi master piston. Pasang brake light switch pada master cylinder dengan mentepatkan boss-nya dengan lubang pada master cylinder Kencangkan sekrup dengan torsi yang ditentukan.1 kgf. PERHATIAN ! Ketika memasang cups. spring. Pasang snap ring ke dalam alur dari master cylinder PERHATIAN ! Pastikan bahwa snap ring duduk dengan kokoh pada alurnya TOOL : Snap ring pliers 07914-SA50001 Masukkan gemuk silikon ke dalam boot.m (0. cups. jangan sampai bibirnya terbalik dengan bagian dalam di sebelah luar. snap ring dan boot sebagai satu set. dan piston cups dengan minyak rem Pasang spring pada ujung master piston PERHATIAN ! Peganglah piston. Oleskan 0.m.ft) MASTER CYLINDER CUPS PISTON SPRING SNAP RING SNAP RING PLIERS BOOT ALUR SNAP RING SEKRUPTepatkan SWITCH . TORSI: 1 N. jangan ganti hanya salah satu part Pasang master piston/spring ke dalam master cylinder. spring. 0.7 lbf.1 g gemuk silikon pada permukaan kontak dengan brake lever dari master piston.

17-14 .

BATAS SERVIS: 12.ft) Pasang dan kencangkan brake lever pivot nut dengan torsi yang ditentukan sementara menahan pivot bolt.m. Pasang dan kencangkan brake lever pivot bolt dengan torsi yang ditentukan TORSI: 1 N.7 lbf.645 mm 17-15 . 0.SISTEM REM Oleskan gemuk silikon pada brake lever pivot bolt. Periksa permukaan dalam master cylinder dan permukaan luar piston terhadap goresan atau kerusakan.m (0.6 kgf.1 kgf.m. BATAS SERVIS: 12.m (0. 4. BRAKE LEVER PIVOT BOLT PIVOT NUT CUPS PISTON MASTER CYLINDER Ukur D. TORSI: 6 N. pemburukan atau kerusakan. master cylinder.4 lbf. master piston.D.L.755 mm Ukur D.ft) PEMERIKSAAN Periksa piston cups terhadap keausan. Pasang brake lever pada master cylinder.

Kencangkan oil bolt dengan torsi yang ditentukan. PEMBONGKARAN Lepaskan sebagai berikut: -Caliper bracket -Pin boots -Pad spring Letakkan sebuah handuk bengkel di atas piston. PERHATIAN ! Kencangkan oil bolt dengan mendorong brake hose eyelet joint (ujung brake hose yang berbentuk cincin) terhadap stopper. Letakkan sebuah handuk bengkel di atas parts ini ketika sistem di servis Lepaskan brake pads (hal.m.ft) Pasang brake pads (hal. 25 lbf.1 kgf.m (3. 17-7). atau terbuat dari plastik atau karet. Tempatkan caliper body dengan piston menghadap ke . Lepaskan brake hose (slang rem) dari brake caliper dengan melepaskan oil bolt dan sealing washers PERHATIAN ! Jaga agar minyak rem tidak tertumpah di atas parts yang dicat. 17-10). 22 lbf.m (3.SISTEM REM BRAKE CALIPER PELEPASAN Keluarkan minyak rem (hal. Lepaskan mounting bolts dan brake caliper PEMASANGAN Pasang front brake caliper pada kaki kiri garpu. Isi minyak rem dan keluarkan udara palsu dari sistem hidraulik (hal. TORSI: 30 N.5 kgf.m. 17-8). Pasang mounting bolts baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan.ft) Hubungkan brake hose pada brake caliper dengan oil bolt dan sealing washers baru. 17-9). TORSI: 34 N.

bawah dan jalankan semprotan-semprotan kecil udara bertekanan pada lubang pemasukan minyak rem untuk mengeluarkan piston. PERHATIAN ! Jangan gunakan udara bertekanan tinggi atau membawa nozzle terlalu dekat dengan lubang pemasukan BAUT PEMASANGAN BRAKE CALIPER SEALING WASHER OIL BOLT BRAKE CALIPER MOUNTING BOLTS SEALING WASHER OIL BOLT PAD SPRING PIN BOOTS CALIPER BODY BRACKET 17-16 .

Lapisi dust seals baru dengan gemuk silikon. Pasang piston baru dan dust seals ke dalam alur-alur seal pada caliper cylinder.4 lbf. 13 lbf. PERHATIAN ! Hati-hati agar XZ tidak merusak permukaan luncur piston Bersihkan alur .m. caliper cylinder dan piston dengan minyak rem bersih PERAKITAN PISTON SEAL DUST SEAL BRACKET PIN BOOT BLEED VALVE 6 N.m. 4.ft) CALIPER BODY BRACKET PIN BOOT CALIPER BRACKET PISTON SEAL DUST SEAL BRAKE PADS PAD SPRING CALIPER PISTON Lapisi piston seals baru dengan minyak rem DOT 3 atau DOT 4.alur seal.m (1.SISTEM REM Dorong dust seals dan piston seals ke dalam dan angkat mereka keluar.8 kgf.ft) PAD PIN 18 N. Pasang caliper pistons ke dalam caliper cylinder dengan sisi yang terbuka menghadap ke pad CALIPER PISTONS PISTON SEALS DUST SEALS 17-17 .m (0.6 kgf. Lapisi caliper pistons dengan minyak rem DOT 3 atau DOT 4.

caliper piston. Periksa bracket pin boots dan ganti baru jika mereka dalam kondisi memburuk atau rusak.SISTEM REM Pasang pad spring ke dalam caliper body.D. caliper cylinder. Pasang caliper bracket pada caliper PEMERIKSAAN Periksa caliper cylinder terhadap gerusan. Ukur D. Oleskan sedikitnya 0. goresan atau kerusakan. goresan atau kerusakan.460 mm Periksa caliper piston terhadap gerusan.31 mm PIN BOOTS PAD SPRING BRACKETCALIPER BODY 17-18 .4 g gemuk silikon ke bagian dalam dari pin boots. dan pasang mereka ke dalam caliper body. Ukur D. BATAS SERVIS: 25.L. BATAS SERVIS: 25.

BATERAI / SISTEM PENGISIAN LOKASI SISTEM 18-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENGISIAN 18-6 DIAGRAM SISTEM 18-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENERANGAN 18-7 KETERANGAN SERVIS 18-2 PEMERIKSAAN ALTERNATOR 18-8 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 18-3 REGULATOR/RECTIFIER 18-8 BATERAI 18-5 LOKASI SISTEM DIMMER SWITCH BATERAI REGULATOR/RECTIFIER ALTERNATOR DIAGRAM SISTEM SEKRING UTAMA 15A DIMMER SWITCH R G G Y ALTERNATOR GW W Y R Bu W BATERAI REGULATOR/ RECTIFIER HEAD LIGHT Hi Lo R : Red G : Green Y : Yellow W : White Bu : Blue 18 18-1 .18.

Baterai mengandung asam sulfur (elektrolit). lepaskan kabel negatif b aterai dari terminal baterai. Kontak dengan kulit atau mata dapat menyebabkan luka bakar yang parah. minumlah sejumlah besar air atau susu dan minta bantuan dokter d engan segera. Baterai dapat rusak jika pengisian berlebihan atau kekurangan pengisian. isilah baterai yang disim pan dengan muatan listrik secara periodik. Keadaan-keadaan yang sama ini ikut memperpendek umur pemakaian dari baterai. lepaskan baterai. api terbuka dan rokok. Jika kulit terkena elektrolit. Beberapa komponen listrik dapat rusak jika terminal-terminal atau connectors dis ambung atau dilepaskan sementara kunci kontak pada posisi ON dan ada arus listrik. Jika akan disimpan untuk waktu lama. Pakailah pakaian pelindung dan pelindung mata.BATERAI / SISTEM PENGISIAN KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Baterai mengeluarkan gas eksplosif. Maintenance free battery (baterai bebas perawatan) harus diganti jika ia mencapa i akhir dari umur pemakaiannya. CATATAN: Selalu matikan kunci kontak sebelum melepaskan sesuatu komponen listrik. Oleh karenanya. voltase baterai akan turun dengan cepat dan akhirnya akan habis sama sekali. Jika elektrolit masuk ke dalam mata. dan simpan di tempat sejuk yang kering. tetapi di bawah beban berat. Voltase baterai dapat pulih kembali setelah pengisian muatan listrik. unjuk kerja baterai akan memburuk setelah 2-3 tahun. Sediakan ventilasi yang memadai ketika mengisi muatan listrik. Agar mendapatkan umur pemakaian maksimum. Bahkan pada pemakaian normal. Jika baterai tetap terpasang pada skuter yang disimpan. -Jika tertelan. jauhkan percikan api. bilaslah dengan air untuk sekurangnya 15 me nit dan mintalah bantuan dokter dengan segera. bilaslah dengan air. Elektrolit beracun. atau di biarkan berkurang muatannya selama waktu lama. ser ingkali sistem pengisian diduga . berikan muatan listrik pe nuh.

Baterai akan kehilangan muatan dengan sendirinya jika skuter tidak dipakai. isilah muatan listrik baterai secara periodik untuk mencegah terjadinya sulfasi. Pengisian berlebihan dari baterai seringkali adalah akibat dari persoalan pada baterai sendiri. Di bawah keadaan ini. Pemakaian arus atau waktu pengisian berlebihan dapat merusak baterai. tinggi permukaan elektrolit akan turun dengan cepat. Oleh karena itu. Lihat halaman 13-3 untuk pelepasan alternator. periksalah terhadap pe nggunaan dan perawatan baterai yang benar. sepe rti jika lampu besar dan lampu buritan MENYALA TERUS untuk waktu lama tanpa mengendarai skuter. yang dapat tampak sebagai gejala pengisian berlebihan. Sebelum mencari penyebab kesukaran pada sistem pengisian. Battery tester yang direkomendasikan meletakkan beban pada baterai sehingga kondisi beban baterai sebe narnya dapat diukur. Jika salah satu sel baterai ada hubungan singkat dan voltase baterai tidak bertambah. regulator/rectifier memasok voltase berlebi han kepada baterai. Ketika memeriksa sistem pengisian. selalu ikuti langkah-langkah pada diagram ali ran mencari penyebab kesukaran (hal. PEMERIKSAAN BATERAI Lihat petunjuk di dalam Buku Pedoman Pemakaian dari battery tester yang direkome ndasikan. Periksa apakah baterai seringkali di bawah beban berat. 18-3).sebagai penyebab persoalan. 18-2 . Untuk pengisian baterai. jangan melampaui arus pengisian dan waktu yang ditentuk an pada baterai. Battery tester yang direkomendasikan BM-210 atau BATTERY MATE atau sejenisnya.

140 kW / 5.0 A / 0.1 0.2 1. Periksa baterai terhadap kebocoran arus listrik (hal.0 O (20O C) Tahanan kumparan penerangan 0.5 mA? 13.6 V / 5. Test Kebocoran Arus Listrik Tanpa Regulator/rectifier Lepaskan regulator/rectifier connector dan periksa kembali kebocoran arus listri k. BATTERY TESTER YANG DIREKOMENDASIKAN: BM-210 atau BATTERY MATE atau sejenisnya. 18-5). Periksa kondisi baterai dengan menggunakan battery tester yang dianjurkan.3 V Arus pengisian Normal Cepat 0.8 O (20O C) Voltase regulator/rectifier yang diatur (Output penerangan) 12. Test Kebocoran Arus Listrik Pasang baterai (hal.000 menit-1 (rpm) Tahanan kumparan pengisian 0.4 A / 5 10 jam 3.000 .5 mA Voltase Terisi penuh Perlu diisi listrik kembali Di atas 12. 18-7). Apakah kebocoran arus listrik di bawah 0.5 Ah Kebocoran arus maksimum 0.BATERAI / SISTEM PENGISIAN SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Baterai Kapasitas 12 V 3. Apakah baterai dalam kondisi baik? TIDAK -Baterai tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2.5 mA? YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3. Apakah kebocoran arus di bawah 0.6 menit-1 (rpm) MENCARI PENYEBAB KESUKARAN BATERAI RUSAK ATAU LEMAH 1. Test Baterai Lepaskan baterai (hal.5 jam Alternator Kapasitas 0. 18-5).8 V Di bawah 12.

Hidupkan mesin.2 1. Bandingkan hasil pengukuran terhadap hasil perhitungan berikut. 18-6) . 18-6). 5. Pemeriksaan Alternator Charging Coil Periksa alternator charging coil (kumparan pengisian alternator) (hal. Apakah tahanan alternator charging coil antara 0.0 O (20O C)? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5.YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK . Ukur voltase pengisian (hal. Pemeriksaan Voltase Pengisian Ukur dan catat voltase baterai dengan menggunakan digital multimeter (hal. 18-9).Ada hubungan singkat pada wire harness Kunci kontak tidak bekerja dengan baik 4.5 V 18-3 . STANDARD: Voltase baterai yang diukur < Voltase pengisian yg diukur < 15.

3. VOLTASE YANG DIATUR: 12. Pemeriksaan 2 Output Voltase Penerangan Yang Diatur Ukur voltase penerangan dengan regulator/rectifier 4P connector tersambung (hal.000 menit-1 (rpm) Apakah voltase diantara 12.6 V/5.BATERAI / SISTEM PENGISIAN Apakah voltase pengisian yang diukur sesuai dengan voltase standard? YA -Baterai tidak bekerja dengan baik TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 6 6. 18-8).6 V / 5.6 13.6 13. Pemeriksaan Sistem Regulator/rectifier Periksa voltase dan tahanan pada regulator/rectifier connectors (hal. 2. Pemeriksaan 1 Output Voltase Penerangan Yang Diatur Ukur voltase penerangan dengan headlight connector tersambung (hal. .6 13. Apakah hasil dari voltase dan tahanan yang diperiksa benar? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK . 18-7).Rangkaian terbuka pada kawat yang berhubungan Kontak longgar atau lemah dari terminal yang berhubungan Hubungan singkat pada wire harness LAMPU BESAR TIDAK MENYALA ATAU LEMAH 1. 18-9).000 menit-1 (rpm) Apakah voltase di antara 12.6 V / 5. Pemeriksaan Standard Periksa sebagai berikut: -Kondisi baterai -Bola lampu yang putus terbakar atau bola lampu bukan dari watt yang ditentukan -Sekering putus -Konnektor longgar -Sakelar dimmer Apakah bagian-bagian diatas dalam kondisi baik? TIDAK -Ganti atau perbaiki part yang tidak berfungsi dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2. VOLTASE YANG DIATUR: 12.000 menit-1 (rpm)? YA -Kontak longgar atau lemah dari headlight connector TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3.000 menit-1 (rpm) ? YA Rangkaian didalam wire harness terbuka atau ada hubungan singkat antara lampu be sar dan Regulator/rectifier.6 13.6 V / 5.

Apakah tahanan kumparan penerangan antara 0. 4. STANDARD: 0. 18-9).TIDAK LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4.Rangkaian terbuka pada kawat yang bersangkutan Kontak longgar atau lemah pada terminal ang bersangkutan Ada hubungan singkat pada wire harness 18-4 . Pemeriksaan Kumparan Penerangan Ukur tahanan kumparan penerangan pada connector sisi alternator dan massa (hal. 5. Pemeriksaan Sistem Regulator/rectifier Periksa voltase dan tahanan pada regulator/rectifier connector (hal.8 O (20O C). 18-8).1 0. Apakah pengukuran-pengukuran benar? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK .8 O (20O C)? TIDAK -Kumparan penerangan tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5.1 0.

3-4). baut dan lepaskan kabel negatif ( . Hubungkan kabel positif (+) charger ke kabel positif (+) baterai. VOLTASE (20OC). Bermuatan listrik penuh: Diatas 12. lapisi terminal dengan gemuk bersih. PERHATIAN ! Selalu putar kunci kontak ke baterai Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan OFF sebelum melepaskan kedua baut dan stay. PERHATIAN ! Hubungkan terminal positif dulu kemudian baru terminal negatif Setelah memasang baterai. .) baut dan lepaskan kabel positif ( + ) baterai.BATERAI / SISTEM PENGISIAN BATERAI PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front top cover (hal.8 V Muatan listrik kurang: Di bawah 12.3 V PENGISIAN MUATAN LISTRIK BATERAI Lepaskan baterai (lihat di atas). Pasang kembali parts yang dilepaskan. Hubungkan kabel negatif (-) charger ke kabel negatif (-) baterai. PEMERIKSAAN VOLTASE Ukur voltase baterai dengan menggunakan digital multimeter yang dapat dibeli di pasaran. bukan pada terminal baterai. Pasang baterai dalam urutan terbalik dari pelepasan. PERHATIAN ! Hidupkan / matikan arus listrik pada charger.

Penggunaan arus berlebihan memperpanjang wak tu pengisian dapat merusak baterai.4 A / 5 10 jam Cepat : 3.Pengisian muatan listrik dengan cepat hanya boleh dilakukan dalam keadaan darurat. jangan melampaui arus dan waktu pengisian yang tertera pada baterai. Untuk pengisian muatan listrik baterai.5 jam BATERAI BAUT/KABEL POSITIF (+) BAUTBAUT STAY BAUT/KABEL NEGATIF (-) 18-5 . ARUS/WAKTU PENGISIAN: Normal : 0.0 A / 0. lebih baik dilakukan pengisian dengan pelahan-lahan.

5 mA Jika kebocoran arus listrik melampaui harga yang diperbolehkan. CATATAN: Ketika mengukur arus listrik dengan sebuah tester.) baterai. Putar kunci kontak ke OFF dan lepaskan kabel negatif ( . periksalah terhadap kebocoran arus listrik.) dari baterai. 3-4). kemudian turunkan daerah jangkauan ke tingkat yang sesuai. Untuk menghindari terjadinya hubungan singkat. . Panaskan mesin ke suhu operasi normal. ketahuilah benar-benar manakah terminal atau kabel positif dan negatif. Dengan kunci kontak diputar pada OFF. Sewaktu mengukur arus listrik. Aliran arus listrik yang lebih tinggi daripada daerah jangkauan yang telah dipilih dapat memutuskan sekering di dalam tester. Carilah tempat hubungan singkat dengan melepaskan hubunganhubungan satu per satu dan mengukur arus listrik. Matikan mesin. 3-4) dan hubungkan multimeter seperti diperlihatkan. jangan putar kunci kontak ke ON. KEBOCORAN ARUS LISTRIK YANG DIPERBOLEHKAN: maksimum 0. PERHATIAN ! Jangan melepaskan baterai atau sebuah kabel pada sistem pengisian tanpa sebelumnya memutar kunci kontak ke posisi OFF.) dan jarum pemeriksaan ( . Lepaskan front top cover (hal.) amperemeter ke terminal ( . ada kemungkinan terjadinya hubungan singkat di dalam rangkaian. PEMERIKSAAN VOLTASE PENGISIAN Pastikan bahwa baterai dalam kondisi baik sebelum menjalankan test ini. Lonjakan arus listrik yang tiba-tiba dapat memutuskan sekering di dalam tester. pu tar ke daerah jangkauan tinggi.BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENGISIAN TEST KEBOCORAN ARUS LISTRIK Lepaskan front top cover (hal. Hubungkan jarum pemeriksaan ( + ) amperemeter ke kabel negatif ( . Kegagalan untuk melalkukan tindakan pencegahan ini dapat merusak tester atau komponen listriknya.

STANDARD: Voltase baterai yang diukur (hal. Ukur voltase pada multimeter ketika mesin berputar pada 5.Hubungkan sebuah tachometer. Hidupkan mesin dan nyalakan lampu besar pada sinar lampu jauh.000 menit-1 (rpm). 18-6) < voltase pengisian yang diukur (lihat atas) < 15.5 V pada 5.000 menit-1 (rpm). JARUM PEMERIK-JARUM PEMERIKSAAN (-) SAAN (+) KABEL (-) 18-6 .

VOLTASE YANG DIATUR: 12. Ukur voltase pada voltmeter sewaktu mesin berputar pada 5. 3-4). Hidupkan mesin kemudian pilih sinar lampu jauh. dan jarum pemeriksaan negatif ( . 18-10). Ukur voltase pada voltmeter sewaktu mesin berputar pada 5. Jika voltase tidak normal.000 menit-1 (rpm). 3-4).000 menit-1 (rpm). PERHATIAN ! Ukur voltase dengan headlight connector tersambung. PERHATIAN ! Ukur voltase dengan regulator/rectifier connecter tersambung.6 13.BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENERANGAN Panaskan mesin ke suhu operasi normal.6 V pada 5. HEADLIGHT 3P CONNECTOR HEADLIGHT 3P CONNECTOR . Jika voltase tidak normal. periksalah regulator/rectifier (hal.) ke terminal kawat Hijau dari regulator/rectifier 4P connector.000 menit-1 (rpm).6 13. Hidupkan mesin dan nyalakan sinar lampu jauh. Hubungkan jarum pemeriksaan positif ( + ) voltmeter ke terminal Biru lampu besar. Matikan mesin. VOLTASE YANG DIATUR: 12.000 menit-1 (rpm).6 V pada 5. Lepaskan front top cover (hal. periksa sebagai berikut: Lepaskan front cover (hal. Hubungkan jarum pemeriksaan ( + ) multimeter ke kawat terminal Kuning dan jarum pemeriksaan ( -) ke kawat terminal Hijau dari regulator/rectifier 4P connector.

REGULATOR/ RECTIFIER SAKELAR DIMMER 4P CONNECTOR REGULATOR/RECTIFIER 4P CONNECTOR SAKELAR DIMMER 18-7 .

Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Periksa tahanan antara terminal-terminal berikut. Lepaskan alternator 2P connector. Lihat hal. 13-4 untuk pelepasan stator.0 O (pada 20OC) Kumparan penerangan (Kuning 0.1 0. REGULATOR/RECTIFIER PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front cover (hal.BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN ALTERNATOR Lepaskan front center body cover (hal. Putar kunci kontak ke OFF. ALTERNATOR 2P CONNECTOR KUMPARAN PENGISIAN REGULATOR/ RECTIFIER KUMPARAN PENERANGAN BAUT 4P CONNECTOR 18-8 . 3-4).2 1. Lepaskan baut dan regulator/rectifier. 3-4).8 O (pada 20OC) massa): massa): Ganti alternator stator jika pembacaan : yang diukur jauh melampaui standard. Lepaskan regulator/rectifier 4P connector. STANDARD: Kumparan pengisian (Putih 0.

kemudian periksa terminal connector (sisi wire harness) sebagai berikut: Bagian Terminal Spesifikasi Saluran kumparan Kuning dan 0. Jika pembacaan voltase penerangan (hal. 18-9 . periksa terminal connector (sisi wire harness) sebagai berikut: Bagian Terminal Spesifikasi Saluran pengisian baterai Merah (+) dan massa ( .) Harus ada voltase baterai Saluran kumparan pengisian Putih dan massa 0. Jika pembacaan voltase pengisian baterai (hal. 3-9). Lepaskan regulator/rectifier 4P connector.BATERAI / SISTEM PENGISIAN SISTEM PENGECEKAN Lepaskan front cover (hal.2 1.1 0. gantilah regulator/rectifier unit.8 O penerangan massa (pada 20OC) Saluran massa Hijau dan Harus ada massa kontinuitas Jika semua komponen dari sistem adalah normal dan tidak ada sambungan longgar pada regulator/rectifier connectors. 3-4). lepaskan connector 6P lampu kombinasi belakang (hal. 18-6) di luar spesifikasi. dan periksa terhadap kontak longgar atau terminal yang berkarat. gantilah regulator rectifier unit.0 O (pada 20OC) Saluran massa Hijau dan massa Harus ada kontinuitas REGULATOR/RECTIFIER 4P CONNECTOR Jika semua komponen dari sistem pengisian adalah normal dan tidak ada sambungan longgar. 18-7) adalah di luar spesifikasi.

19. SISTEM PENGAPIAN LOKASI SISTEM 19-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENGAPIAN 19-4 DIAGRAM SISTEM 19-1 IGNITION COIL 19-7 KETERANGAN SERVIS 19-2 IGNITION CONTROL MODULE (ICM) 19-7 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 19-3 WAKTU PENGAPIAN 19-8 LOKASI SISTEM SEKERING UTAMA 15 A BUSI IGNITION PULSE GENERATOR SIDE STAND SWITCH IGNITION COIL IGNITION CONTROL MODULE (ICM) KUNCI KONTAK DIAGRAM SISTEM KUNCI KONTAK SEKERING UTAMA 15 A R G G/W R/BIR BATERAI GND TURUN NAIK IGNITION CONTROL MODULE (ICM) BI/Y Bu/Y G IGNITION IGNITION BUSI Y : Yellow R : Red Bu : Blue G : Green BI : Black W : White 19 PULSE COIL GENERATOR 19-1 .

21-13. Untuk pelepasan/pemasangan ignition pulse generator lihat halaman 13-3. Juga. voltase berlebihan dapat merusak module. Pakailah busi dengan derajat panas yang benar. lihat halaman 21-14. Untuk pemeriksaan kunci kontak. jika connector dilepaskan sewaktu arus listrik mengalir.90 mm Voltase puncak ignition coil minimum 100 V Voltase puncak ignition pulse generator minimum 0. Untuk pemeriksaan side stand switch. SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Busi Standard CR7EH-9 (NGK).7 V Ignition timing (pengaturan waktu pengapian) 14O sebelum TMA pada putaran stasio ner TOOL Imrie diagnostic tester (model 625) atau Peak voltage adapter 07HGJ-0020100 seb .80 0. Sewaktu menservis sistem pengapian. Periksalah sambungan . Ignition Control Module (ICM) dapat rusak jika dijatuhkan. Selalu putar kunci kontak ke OFF elum melakukan pekerjaan servis. Pemakaian busi dengan jangkauan d erajat panas yang tidak benar dapat merusak mesin. Sistem pengapian yang tidak bekerja dengan baik seringkali berhubungan dengan sa mbungan connector yang buruk atau berkarat. lihat hal. selalu ikuti langkah-langkah pada urutan pen carian penyebab kesukaran pada halaman 19-3.SISTEM PENGAPIAN KETERANGAN SERVIS UMUM Beberapa komponen listrik mungkin dapat rusak jika terminal atau connectors disa mbungkan atau dilepaskan sementara kunci kontak pada posisi ON dan ada aliran listrik. Menjalankan starter motor dengan baterai lemah menghasilkan putara n mesin lebih rendah maupun tidak adanya percikan bunga api pada busi. Waktu pengapian tidak dapat disetel oleh karena Ignition Control Module (ICM) te lah disetel awal oleh pabrik. U22FER9 (DENSO) Jarak renggang busi 0. Pastika n bahwa baterai dalam kondisi muatan penuh.sambungan ini sebelum melanjutkan.

Dengan digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) 19-2 .

Ignition coil tidak bekerja dengan baik. Ignition control module (ICM) tidak bekerja dengan baik (dalam hal di mana No. Impedansi multimeter terlalu rendah. Impedansi multimeter terlalu rendah. Putaran start mesin terlalu rendah (Gaya dorong pada kickstarter lemah). Sambungan peak voltage adapter tidak benar. ICM connectors longgar atau buruk sambungannya. tetapi coil. Waktu pengambilan contoh tester dan pulsa yang diukur tidak sinkron (Sistem adalah normal bila voltase yang diukur adalah sekurangnya sekali diatas voltase standard. 3. Waktu pengambilan contoh dari tester dan pulsa yang diukur tidak sinkron . Peak voltage adapter (hal. Connectors tersambung dengan buruk atau ada rangkaian terbuka pada sistem pengapian. Ignition coil tidak bekerja dengan baik. 9. 5. 7. swvoltase puncak 2. Rangkaian terbuka atau sambungan buruk pada kawat Merah/Hitam dari ICM. tidak ada percikan bunga api 2. 5. Busi tidak bekerja dengan baik atau ada kebocoran pada arus se kunder ignition normal. Tidak ada 1. Side stand switch tidak bekerja dengan baik.SISTEM PENGAPIAN MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Periksa hal-hal sebagai berikut sebelum mendiagnose sistem. 6. Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik (Ukur voltase puncak). pada busi Ignition pulse generator Voltase puncak rendah 1. 19-4) tidak bekerja dengan baik. 6.) 4. 2. 4. -Busi yang tidak bekerja dengan baik -Topi busi atau kabel busi longgar -Air masuk ke dalam topi busi (Ada kebocoran voltase sekunder kumparan pengapian ) Tidak ada percikan bunga api pada busi Kejadian luar biasa Kemungkinan penyebab (periksa menurut urutan angka) Voltase primer ignition coil Voltase puncak rendah 1. Putaran start mesin terlalu rendah (Baterai lemah atau gaya dorong pada kickstarter lemah) 3. 10. Rangkaian terbuka pada kawat Hijau/Putih atau kawat Hijau dari side stand itch. Kunci kontak tidak bekerja dengan baik. 1-9 di atas adalah normal) . 2. Rangkaian terbuka atau sambungan buruk pada kawat Hijau dari ICM. di bawah 10 MO/DCV. 3. ICM tidak bekerja dengan baik (dalam hal bila No. 1-5 di atas adalah normal). 8. Voltase puncak 1.

Tidak ada voltase puncak 1. 1-3 di atas adalah normal).) 4. Peak voltage adapter tidak bekerja dengan baik (hal. Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik (dalam hal bila No. 19-4). 19-3 . Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik.(Sistem adalah normal bila voltase yang diukur adalah sekurangnya sekali di atas voltase standard. 2.

. Oleh karena sebuah adaptor yang rusak akan mengakibatkan pembacaan voltase puncak yang tidak benar. PEAK VOLTAGE ADAPTOR DIGITAL MULTIMETER PEMERIKSAAN PEAK VOLTAGE ADAPTOR Ketika mengetes tegangan tinggi pada sisi sekunder ignition coil dengan menggunakan peak voltage adaptor. selalu pertimbangkan kemungkinan adaptor yang rusak jika pembacaan voltase semuanya tidak normal. Pakailah sebuah digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) yang dapat dibeli di pasaran. TOOL: Imrie diagnostic tester (model 625) atau Peak voltage adaptor 07HGJ-0020100 dengan digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) yang tersedia di pasaran. atau pakailah peak voltage tester. Diode adaptor dapat diperiksa dengan mudah denganprosedur sebagai berikut. ikuti petunjuk pembuatnya. periksa semua sambungan terhadap kontak longgar atau buruk sebelum mengukur voltase puncak.SISTEM PENGAPIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENGAPIAN Jika tidak ada percikan bunga api pada busi. Kemudian hubungkan peak voltage adaptor ke multimeter. Hubungkan peak voltage adapter kepada digital multimeter. ukur voltase AC yang sama dengan daerah jangkauan voltase DC dan bandingkan dengan voltase AC yang diukur sebelumnya. Pastikan untuk melepaskan adaptor setelah membiarkan voltase turun cukup banyak. PERHATIAN ! PEAK VOLTAGE ADAPTOR Jika Anda menyentuh jack adaptor segera setelah melepaskan adaptor. Jika Imrie diagnostic tester (model 625) yang dipakai. diode di sebelah dalam dapat rusak. pastikan untuk memeriksa adaptor sebelum mengganti parts yang memperlihatkan nilai pengetesan tidak normal. Pasang multimeter pada daerah jangkauan voltase AC dan ukur voltase saluran lokal. Anda mungkin mendapatkan kejutan listrik. Oleh karena itu. Nilai yang ditayangkan berbeda tergantung pada impedansi internal dari multimeter.

4 kali voltase AC (sekitar 300V). 19-4 . Adaptor adalah rusak jika voltase DC yang diukur melalui adaptor adalah 0 V.Adaptor adalah normal jika voltase DC yang diukur melalui adaptor adalah 1.

Jika voltase puncak tidak normal. hubungkan peak voltage adaptor atau jarum pemeriksaan tester kepada terminal kawat primer ignition coil dan massa. 3-9). Lepaskan body cover (hal. VOLTASE PUNCAK: minimum 100 V. Hubungkan topi busi kepada busi. periksa masing bagian mengikuti tabel pencarian penyebab kesukaran (halaman 19-3). Hubungkan busi yang diketahui dalam keadaan baik kepada topi busi dan hubungkan busi ke massa pada cylinder seperti pada test percikan api. 3-9).) Massa badan ( + ) Tarik standard samping ke atas. Periksa kompressi cylinder dan periksa bahwa busi telah dipasang dengan benar. Letakkan skuter dengan standard tengah pada permukaan mendatar. TOOL: Imrie diagnostic tester (model 625) atau Peak voltage adaptor 07HGJ-0020100 dengan digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) yang tersedia di pasaran. voltase puncak yang di ukur mungkin tidak benar. Putar kunci kontak ke ON kemudian tekan handel rem sepenuhnya. PERHATIAN ! Jangan menyentuh jarum pemeriksaan tester untuk menghindari kejutan listrik. BUSI YANG DIKETAHUI DALAM KEADAAN BAIK Dengan kawat primer ignition coil tersambung. Lepaskan topi busi dari busi. HUBUNGAN: Hitam/Kuning ( .SISTEM PENGAPIAN VOLTASE PRIMER IGNITION COIL Periksa semua sambungan sistem sebelum pemeriksaan. Pasang body cover (hal. Jika sistem terlepas. . Putar mesin dengan starter motor dan ukur voltase puncak primer ignition coil.

TERMINAL KAWAT PRIMER IGNITION COIL (Bl/Y) BUSI YANG DIKETAHUI DALAM KEADAAN BAIK JARUM (-) IGNITION COIL JARUM (+) KE ICM B/Y G 19-5 .

ukurlah voltase puncak pada pulse generator connector PERHATIAN ! ICM 18P CONNECTOR ICM 18P CONNECTOR IGNITION PULSE GENERATOR Jangan menyentuh jarum terkena kejutan tester agar tidak listrik. 3-8). Periksa semua sambungan sistem sebelum pemerik saan. Jika sistem terlepas. kemungkinan voltase pun cak yang salah yang terukur. Lepaskan front center body cover (hal.) dan tarik handel rem sepe nuhnya.7 V Jika voltase puncak yang diukur pada ICM connector tidak normal. HUBUNGAN: Biru/Kuning ( + ) Putar kunci kontak ke ON Massa badan ( .SISTEM PENGAPIAN VOLTASE PUNCAK IGNITION PULSE GENERATOR Periksa kompressi cylinder dan pastikan bahwa busi terpasang dengan benar. ukurlah voltase puncak dan bandingkan dengan voltase yang diukur pada ICM connector. Hubungkan peak voltage adaptor atau jarum tester kepada ICM 18P connector. Putar mesin dengan kickstarter dan ukur voltase puncak ignition pulse generator. Putar kunci kontak ke OFF . Dengan cara sama seperti pada ICM connector. VOLTASE PUNCAK: minimum 0. Hubungkan peak voltage tester atau jarum adaptor ke terminal connector kawat dari sisi ignition pulse generator. TOOL: Imrie diagnostic tester (model 625) atau Peak voltage adaptor 07HGJ-0020100 dengan digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) yang dapat dibeli di pasaran. . Lepaskan ICM 18P connector.

CONNECTOR KAWAT IGNITION PULSE GENERATOR CONNECTOR KAWAT IGNITION PULSE GENERATOR 19-6 . Lihat langkah-langkah berikut untuk penggantian ignition pulse generator (hal.Jika voltase puncak yang diukur pada ICM adalah tidak normal dan yang diukur pada ignition pulse generator adalah normal. 13-3). 19-3). wire harness mempunyai rangkaian terbuka atau hubungan singkat. Pasang parts yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan. ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik. atau hubungan longgar. Jika kedua voltase puncak yang diukur adalah tidak normal. Jika semua bagian adalah normal. periksa masing -masing bagian pada peta pencarian penyebab kesukaran (hal.

3-9). 1-16). Lepaskan kedua baut dan reserve tank. OVERFLOW HOSEKABEL FUEL LEVEL SENSOR ICM 18P CONNECTOR KABEL PROMER IGNITION COILBAUT-BAUT RESERVE TANK 19-7 . PERHATIAN ! CONNECTORS IGNITION COIL BAUT-BAUT KLEM-KLEM/KABEL BUSI Tempatkan wire harness dengan benar (hal. Lepaskan topi busi dan lepaskan klem-klem kabel busi dari rangka dan radiator cover. IGNITION CONTROL MODULE (ICM)PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal. Tarik keluar kawat ignition coil. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. kawat fuel level sensor dan overflow hose dari pemegang karet. PERHATIAN ! Tempatkan hose dan wire harness dengan benar (hal. Lepaskan ICM 18P connector. 3-9). 116). Lepaskan kedua baut pemasangan dan ignition coil. Lepaskan ICM dan pemegang karet.SISTEM PENGAPIAN IGNITION COIL (COIL PENGAPIAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal. Putar kunci kontak ke OFF . fuel level sensor 3P connector dan connectors kawat primer ignition coil. Lepaskan connectors kawat primer ignition coil. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

.

SALURAN DAYA Lepaskan ICM 18P connector. periksalah sebagai berikut: : Wire harness dari baterai antara ICM Kunci kontak Sekering SALURAN MASSA Putar kunci kontak ke OFF . Jika tidak ada voltase dengan kunci kontak pada ON . SAMBUNGAN: Hijau Massa badan Harus ada kontinuitas pada setiap waktu. Ukur voltase baterai antara ICM 18P connector pada sisi wire harness dan massa. Jika tidak ada kontinuitas. SAMBUNGAN: Merah/Hitam ( + ) massa badan ( . Putar kunci kontak ke ON . periksa rangkaian terbuka pada kawat hijau. Periksa terhadap kontinuitas antara ICM 18P connector dari sisi wire harness dan massa.) Harus ada voltase baterai dengan kunci kontak pada ON . Lepaskan ICM 18P connector.SISTEM PENGAPIAN PEMERIKSAAN SALURAN DAYA/MASSA Lepaskan front center body cover (hal. 3-8). PERHATIAN ! ICM 18P CONNECTOR SALURAN DAYA SALURAN MASSA ICM 18P . WAKTU PENGAPIAN Waktu pengapian telah disetel awal di pabrik dan hanya perlu diperiksa bila sebuah componen sistem listrik telah diganti.

Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner. Hubungkan timing light kepada kabel busi. periksalah ignition pulse generator (hal.CONNECTOR KUNCI KONTAK SEKERING 15 A G TANDA PENUNJUK TANDA F Bacalah petunjuk untuk pemakaian timing light. Jika waktu pengapian tidak sesuai. Putar kunci kontak ke ON . 19-8 . 19-6). Waktu pengapian adalah tepat jika tanda penunjuk pada crankcase kanan bertepatan dengan tanda F pada flywheel seperti diperlihatkan.

20. STARTER LISTRIK LOKASI SISTEM 20-1 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 20-3 DIAGRAM SISTEM 20-1 STARTER MOTOR 20-5 KETERANGAN SERVIS 20-2 STARTER RELAY 20-9 LOKASI SISTEM SAKLAR LAMPU SAKELAR LAMPU REM DEPAN REM BELAKANG IGNITION CONTROL MODULE (ICM) SAKLAR LAMPU STARTER SWITCH KUNCI KONTAK STARTER RELAY SEKERING TAMBAHAN 10A SEKERING UTAMA 15A STARTER MOTOR SIDE STAND SWITCH DIAGRAM SISTEM 20 20-1 .

5 TORSI PENGENCANGAN Starter motor case screw 2 N.2 kgf. maka starter motor dapat rusak. 21-15) -Sakelar lampu rem (hal. sebelum menservis starter motor.STARTER LISTRIK KETERANGAN SERVIS UMUM Selalu putar kunci kontak ke OFF p dengan tiba-tiba. 20-3). 11-12) -Kunci kontak (hal. 1. 21-14) -Starter switch(hal.5 lbf. menyebab kan luka-luka parah. atau tidak dapat memasok arus pengapian yang cukup.m. Starter motor dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. Sewaktu memeriksa sistem starter. selalu ikuti langkah-langkah pada daftar penca rian penyebab kesukaran (hal.ft) 20-2 . Bacalah keterangan tentang komponen berikut: -Starter pinion (hal. 21-16) -Side stand switch (hal. 21-12) SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Panjang sikat starter motor 7.m (0. Motor dapat hidu Sebuah baterai yang lemah mungkin tidak dapat memutar starter motor dengan cukup cepat.0 3. Jika arus listrik dibiarkan mengalir melalui starter motor untuk memutarnya seme ntara mesin tidak berputar.

TIDAK LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5. Putar kunci kontak ke ON . Pemeriksaan Starter Motor Putar kunci kontak ke OFF . Tarik handel rem sepenuhnya dan tekan tombol starter. Harus terdengar suara KLIK dari relay ketika tombol starter ditekan. Pemeriksaan standard Periksa terhadap yang berikut: -Kondisi baterai -Sekering putus terbakar Apakah bagian-bagian diatas dalam keadaan baik? TIDAK Ganti atau perbaiki parts yang tidak bekerja dengan baik YA LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2.Kabel starter motor longgar atau tersambung dengan buruk. 5. Naikkan standard samping ke atas. 20-7). Rangkaian terbuka atau hubungan pendek pada kawat Merah/Putih antara starter rel ay dan starter. Rangkaian terbuka pada kabel massa starter motor (Hijau) dan terminal negatif ba terai. Apakah ada kontinuitas? YA . TIDAK -Starter relay tidak bekerja dengan baik.STARTER LISTIK MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Starter motor tidak berputar 1. Pemeriksaan Rangkaian Kumparan Starter Relay Lepaskan ICM 18P connector. Apakah starter motor berputar? YA LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4. Cara kerja Starter Relay Putar kunci kontak ke ON . 3. Pemeriksaan Kontinuitas Starter Relay Periksa starter relay terhadap kontinuitas (hal. Hubungkan voltase baterai langsung ke starter motor dan periksa cara kerjanya. Ukur voltase baterai antara ICM connector dari sisi wire harness dan massa. . Apakah suara KLIK terdengar? YA LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3. Rangkaian terbuka atau hubungan pendek pada kawat Merah antara starter relay dan baterai. TIDAK Periksa starter motor (hal. 20-10). 4.

21-14) YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 6 20-3 .SAMBUNGAN: Kuning/Merah ( + ) Massa ( .Connector longgar atau tersambung dengan buruk Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kabel baterai antara baterai da n kunci kontak Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Merah/Hitam starter relay antara kunci kontak dan starter relay Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Kuning/Merah starter rela y antara ICM dan starter relay Kunci kontak tidak bekerja dengan baik (hal.) Apakah ada voltase baterai? TIDAK .

Pemeriksaan Side Stand Switch Periksa side stand switch (hal.) Apakah ada voltase baterai? TIDAK . Kabel starter motor tersambung dengan buruk.STARTER LISTRIK 6. Kabel massa baterai tersambung dengan buruk. Pemeriksaan Rangkaian Sakelar Lampu Rem/Tombol Starter Putar kunci kontak ke ON . Tarik handel rem sepenuhnya dan tekan tombol starter. HUBUNGAN: Kuning/Hijau ( + ) Massa ( . Kabel terminal baterai tersambung dengan buruk. Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Kuning / Hijau antara ICM dan tombol starter. Tombol starter tidak bekerja dengan baik.Connector longgar atau tersambung dengan buruk Sakelar lampu rem tidak bekerja dengan baik. Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Hijau / Kuning antara sak elar lampu rem dan tombol starter.Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Merah/Hitam ICM Rangkaian terbuka pada kawat Hijau ICM ICM tidak bekerja dengan baik Starter motor memutar mesin dengan pelan Voltase baterai rendah. 7. Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Hitam antara sekering tam bahan dan sakelar lampu rem. Ukur voltase baterai antara ICM connector dari sisi wire harness dan massa. YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 7. 21-13).Rangkaian terbuka pada kawat side stand switch Side stand switch tidak bekerja dengan baik YA . Apakah side stand switch dalam kondisi baik? TIDAK . Starter motor tidak bekerja dengan baik. .

Starter pinion tidak bekerja dengan baik. Terminal-terminal tersambung dengan tidak benar. Ada suara KLIK pada starter relay. Starter pinion tidak tersambung dengan benar. Case telah dirakit dengan tidak benar. tetapi mesin tidak berputar Starter motor berputar terbalik. 20-4 . tetapi mesin tidak berputar Crankshaft tidak berputar akibat persoalan pada mesin.Starter motor berputar.

PERHATIAN ! Tempatkan kabel starter motor dan kabel massa hal. Lepaskan O-ring dari starter motor.m.m (0. Kembalikan dust cover pada posisinya semula dengan benar Pasang air cleaner housing (hal. 1-16) Pasang kabel starter motor dan kencangkan sekrup.5lbf. Tempatkan kabel massa dan kencangkan sekrup starter motor case dengan torsi yang ditentukan. 1.STARTER LISTIK STARTER MOTOR PELEPASAN Lepaskan air cleaner housing (hal. Tempatkan kabel massa dan kencangkan baut-baut pemasangan starter. Lepaskan sekrup starter motor case dan kabel massa. 6-5). Lepaskan sekrup dan kabel starter motor dari starter motor. SEKRUP/KABEL STARTER MOTOR BAUT-BAUT/ KABEL MASSA SEKRUP CASE KABEL MASSA O-RING STARTER MOTOR O-RING . Tarik lepas dust cover. kabel massa dan starter motor. Lepaskan baut-baut pemasangan.2 kgf. PEMASANGAN Lapisi sebuah O-ring baru dengan oli mesin dan pasang ke dalam alur starter motor. TORSI: 2 N. 6-4).ft) Pasang starter motor pada mesin.

STARTER MOTOR SEKRUP/KABEL STARTER MOTOR BAUT-BAUT/KABEL MASSA SEKRUP CASE/ KABEL MASSA 20-5 .

Lepaskan sebagai berikut: -Armature -Bracket -Springs -Gasket MOTOR CASE ARMATURE SPRING SEKRUP GASKET BRACKET PERAKITAN Pasang springs (pegas-pegas) dalam brush holders.STARTER LISTRIK PEMBONGKARAN Lepaskan sekrup-sekrup dan starter motor case. BRUSH HOLDERS 20-6 .

Pasang sekrup-sekrup motor case dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan. BATAS SERVIS: 3.m.ft) PEMERIKSAAN BRUSH (SIKAT) Periksa brushes terhadap kerusakan dan ukur panjang brush. 1.5 lbf.STARTER LISTIK Pasang armature ke dalam bracket sementara menahan brushes.2 kgf. Pasang sebuah gasket baru pada bracket.m (0. TORSI: 2 N. Pasang bracket dan armature pada motor case sementara memegang poros armature pada sisi bracket dengan erat.5 mm BRACKET ARMATURE MOTOR CASE GASKET SEKRUP-SEKRUP 20-7 . PERHATIAN ! Kumparan kemungkinan akan rusak jika magnit menarik armature terhadap case.

PERHATIAN ! Jangan memakai kertas amplas pada commutator. Bars ( lempengan ) yang berubah warna secara ber pasangan menunjukkan kumparan yang ada hubungan singkat. Tidak boleh ada kontinuitas. COMMUTATOR COMMUTATOR BARS 20-8 . Periksa terhadap kontinuitas antara masing-masing pasangan commutator bars.STARTER LISTRIK Periksa commutator bars dari armature terhadap peru bahan warna. Harus ada kontinuitas. Periksa terhadap kontinuitas antara masing-masing commutator bar dan poros armature.

Jika tidak terdengar bunyi KLIK dari relay. periksalah kontinuitas starter relay (hal. Lepaskan starter relay dari battery holder stay. Putar kunci kontak ke ON . Putar kunci kontak ke ON . Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. PEMERIKSAAN CARA KERJA Lepaskan front top cover (hal. 20-10). PEMERIKSAAN RANGKAIAN KUMPARAN STARTER RELAY Lepaskan front center body cover (hal. 3-8). periksa sebagai berikut: Rangkaian kumparan starter relay (Lihat di bawah) -Rangkaian sakelar lampu rem/starter switch (hal. 20 10) -Side stand switch (hal. HUBUNGAN: Kuning/Merah ( + ) massa ( . Tarik handel rem sepenuhnya dan tekan tombol starter. 19-7). 3-4). 5P CONNECTOR STARTER RELAY STARTER RELAY . 21-13) -Rangkaian daya/massa dari ICM (hal. Jika terdengar KLIK dari relay. tetapi starter tidak berputar.) Jika voltase baterai hanya ada sewaktu kunci kontak pada ON . Lepaskan starter relay 5P connector. Tarik side stand ke atas.STARTER LISTIK STARTER RELAY PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front top cover (hal. Sistem adalah normal jika starter relay bunyi klik. Ukur voltase antara ICM connector dari sisi wire harness dan massa. rangkaian adalah normal. 3-4). Lepaskan ICM 18P connector.

ICM 18P CONNECTORS ICM 18P CONNECTOR KE BATERAI KUNCI KONTAK STARTER RELAY 20-9 .

Ukur voltase antara ICM connector dari sisi wire harness dan massa. 3-8). Hubungkan kabel positif sebuah baterai 12V yang bermuatan penuh ke terminal A dari relay switch dan kabel negatif ke terminal B. dan tidak ada kontinuitas sewaktu baterai dilepaskan. Jika voltase baterai hanya tampak ketika kunci kontak pada ON . Lepaskan ICM 18P connector. HUBUNGAN: Kuning/Hijau massa ( . maka rangkaian adalah normal.STARTER LISTRIK PEMERIKSAAN RANGKAIAN SAKELAR LAMPU REM/ TOMBOL STARTER Lepaskan front center body cover (hal. handel rem ditarik sepenuhnya dan tombol starter ditekan. STARTER RELAY 20-10 . Periksa terhadap kontinuitas pada terminal C dan terminal D. Putar kunci kontak ke ON . ICM 18P CONNECTOR KE BATERAI SAKELAR LAMPU REM DEPAN TOMBOL STARTER ICM 18P CONNECTOR SAKELAR LAMPU REM BELAKANG PEMERIKSAAN KONTINUITAS STARTER RELAY Lepaskan starter relay (hal. Tarik handel rem sepenuhnya dan tekan tombol starter. 20-9). Harus ada kontinuitas antara terminal-terminal kabel sewaktu baterai tersambung.).

LAMPU / METER / SAKELAR LOKASI SISTEM 21-1 FUEL METER 21-9 KETERANGAN SERVIS 21-2 ECT SENSOR 21-10 LAMPU BESAR 21-3 FUEL LEVEL SENSOR 21-10 LAMPU POSISI (POSITION LIGHT) 21-4 SIDE STAND SWITCH 21-12 LAMPU SEIN DEPAN 21-4 KUNCI KONTAK 21-14 LAMPU KOMBINASI BELAKANG 21-5 SAKELAR STANG STIR 21-15 SPEEDOMETER 21-6 SAKELAR LAMPU REM 21-16 INDIKATOR PERINGATAN RELAY LAMPU SEIN 21-16 SUHU CAIRAN PENDINGIN 21-8 KLAKSON 21-16 LOKASI SISTEM FUEL LEVEL SENSOR SIDE STAND SWITCH SAKELAR DIMMER SAKELAR LAMPU SEIN TOMBOL KLAKSON KLAKSON SAKELAR LAMPU LAMPU REM BELAKANG RELAY LAMPU SEIN SAKELAR LAMPU REM DEPAN SAKELAR LAMPU TOMBOL STARTER KUNCI KONTAK IGNITION CONTROL MODULE (ICM) ENGINE COOLANT TEMPERATURE (ECT) SENSOR (SENSOR SUHU CAIRAN PENDINGIN MESIN) 21 21-1 .21.

Tempatkan kabel-kabel dengan benar sebelum menservis masing-masing komponen (hal .3 kO ECT sensor pada 100OC 0. 1-16).LAMPU / METER / SAKELAR KETERANGAN SERVIS UMUM Periksa kondisi baterai sebelum menjalankan pemeriksaan yang memerlukan voltase baterai yang sesuai.7 W x 2 Lampu indikator sinar jauh 12 V 1.m.ft) 21-2 .0 1.1 0. Kode warna berikut dipakai sepanjang bab ini.4 x 2 Lampu belakang 12 V 5 W Lampu rem 12 V 10 W x 2 Lampu sein depan 12 V 10 W x 2 Lampu sein belakang 12 V 10 W x 2 Lampu instrumen 12 V 1.2 kO TORSI PENGENCANGAN ECT sensor 25 N.4 W x 2 Lampu indikator peringatan suhu cairan pendinginan LED Sekering Sekering utama 15 A x 1 Sekering tambahan 10 A x 1 Tahanan pada 40O C 1. Bu: Biru G: Hijau Lg: Hijau Muda W: Putih Bl: Hitam Gr: Abu-abu O: Jingga Y: Kuning Br: Coklat Lb: Biru Muda R: Merah SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Bola lampu Lampu besar 12 V 25/25 W x 2 Lampu posisi (Position light) 12V .7 W Lampu indikator lampu sein 12 V 3.3.m (2. 18 lbf.5 kgf.

Tekan bulb socket ke dalam. . Pasang bulb socket dengan mentepatkan tabs pada bulb socket dengan lubang-lubang pada headlight unit. Lepaskan bola lampu dari headlight unit dan ganti dengan yang baru. Tekan soket bola lampu besar sedikit dan putar berlawan an arah jarum jam. holders dan headlight unit. 3-4). setel arah sinar lampu besar (hal. 21-4). PERHATIAN ! Tempatkan wire harness dengan benar (hal. Pasang sebuah headlight bulb (bola lampu besar) baru dengan mentepatkan tab (tonjolan) pada headlight bulb dengan alur pada headlight unit. Setelah memasang front cover. PERHATIAN ! Pasang dust cover dengan atas. 4-20) Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. dan putar searah putaran jarum jam. Lepaskan dust cover.LAMPU / METER / SAKELAR HEADLIGHT (LAMPU BESAR) PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan front cover (hal. 3-4). Lepaskan soket bola lampu posisi (hal. Lepaskan kabel-kabel lampu sein depan dari headlight unit wire holders. menghadap ke tanda TOP Pasang dust cover dengan erat pada headlight unit. 1-16). PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan soket bola lampu jauh (headlight bulb socket) (Lihat di atas). Lepaskan kedua sekrup. Pasang front cover (hal. Lepaskan headlight aim adjusting bolts (baut penyetelan arah sinar lampu besar) dari front cover.

TANDA TOP HEADLIGHT BULB TAB BULB SOCKET DUST COVER HEADLIGHT UNIT SCREWS/HEADLIGHT HOLDERS WIRE HOLDERS AIM ADJUSTING BOLT 21-3 .

perlahan-lahan bola lampu dari soket. BULB SOCKET POSISI BOLA LAMPU BULB SOCKET SEKRUPSEKRUP LIGHT UNIT LAMPU SEIN DEPAN BOLA LAMPU SEIN DEPAN 21-4 . Pasang bulb socket lampu sein dalam urutan terbalik dari pelepasan. 1-16). Lepaskan bulb dari socket dan ganti dengan yang baru. LAMPU SEIN DEPAN PENGGANTIAN BOLA LAMPU SEIN DEPAN Lepaskan front cover (hal. 3-4). PERHATIAN ! Tempatkan wire harness dengan benar (hal. Tarik keluar. perlahan-lahan soket bola lampu dari headlight case. Lepaskan ketiga sekrup dan light unit lampu sein depan. PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front cover (hal. Lepaskan bulb socket lampu sein depan (lihat di atas). Tarik keluar.LAMPU / METER / SAKELAR POSITION LIGHT (LAMPU POSISI) PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan front cover (hal. Putar bulb socket lampu sein depan berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari light unit. 3-4). 3-4). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Pasang bola lampu posisi (position light) dalam urutan terbalik dari pelepasan.

.

Geser rear under body cover ke belakang dan lepaskan tab (tonjolan) dari slot (lubang) pada lampu kombinasi belakang.21-5 LAMPU / METER / SAKELAR BULB SOCKET TAB REAR UNDER BODY COVER SEKRUP-SEKRUP BRAKE LIGHT BULB BULB SOCKET BULB SOCKET TAILLIGHT BULB REAR TURN SIGNAL LIGHT BULB LAMPU KOMBINASI BELAKANG PENGGANTIAN BOLA LAMPU REM BELAKANG Lepaskan keempat sekrup. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Putar bulb socket berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari light unit. . Lepaskan taillight bulb dari socket dan ganti dengan yang baru. PENGGANTIAN REAR TURN SIGNAL LIGHT BULB (BOLA LAMPU SEIN BELAKANG) Lepaskan rear under body cover (Lihat atas). Lepaskan rear turn signal light bulb dari socket dan ganti dengan yang baru. Putar bulb socket berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari light unit. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. PENGGANTIAN TAILLIGHT BULB (BOLA LAMPU BELAKANG) Lepaskan rear under body cover (Lihat atas). Lepaskan brake light bulb (bola lampu rem) dari socket dan ganti dengan yang baru. Putar bulb socket berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari light unit.

Lepaskan sakelar-sakelar stang stir kanan dan kiri.3-5). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasSAKELAR STANG an. Lepaskan bola lampu dari socket dan ganti dengan yang baru. Tarik keluar bulb socket dari speedometer unit. BOLA LAMPU BULB SOCKET PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan rear handlebar cover (hal.LAMPU / METER / SAKELAR SPEEDOMETER PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan front handlebar cover (hal. Lepaskan ketiga sekrup dan speedometer unit. STIR KANAN SAKELAR STANG STIR KIRI SEKRUPSEKRUP SPEEDOMETER UNIT 21-6 . Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. 3-5).

Meter lens .21-7 LAMPU / METER / SAKELAR PENEMPATAN KABEL SPEEDOMETER BULB SOCKETS SPEEDOMETER/HANDLEBAR SWITCH HARNESS WIRE METER LENS COOLANT TEMPERATURE WARNING INDICATOR UNIT SEKRUP-SEKRUP TERMINAL METER CASE SEKRUPWIRE BAND SPEEDOMETER/FUEL METER UNIT PEMBONGKARAN/PERAKITAN Lepaskan sebagai berikut: .Sekrup dan speedometer/handlebar switch harness wire band .Coolant temperature warning indicator unit (unit indikator peringatan suhu cai ran pendingin) .Lima bulb sockets .Dua sekrup dan speedometer/fuel meter unit .Meter case (kotak meter) Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran. TURN SIGNAL RELAY .Lima sekrup terminal dan terminal kawat .Turn signal relay (relay lampu sein) .

LAMPU / METER / SAKELAR 21-8 Lg / R P / W Bu / G ICM ECT SENSOR 2P CONNECTOR ECT SENSOR 2P CONNECTOR COOLANT TEMPERATURE WARNING INDICATOR KUNCI KONTAK KE SEKERING UTAMA KAWAT PENGHUBUNG INDICATOR COOLANT TEMPERATURE WARNING INDICATOR PEMERIKSAAN SISTEM Coolant temperature warning indicator ( indikator peringatan suhu cairan pendingin) akan menyala jika suhu cairan pendingin lebih tinggi dari suhu tertentu. Jika indicator mati sewaktu ECT sensor connector dihubungkan singkat. biarkan menjadi dingin dulu (di bawah 35O) selama 30 menit atau lebih. Jika pemeriksaan-pemeriksaan di atas adalah normal. Indicator harus menyala. periksa sebagai berikut: . Sebelum menjalankan pemeriksaan sistem. HUBUNGAN: Merah Muda/Putih Biru/Hijau Putar kunci kontak ke ON dan periksa indicator. . 3-6).Kawat Hijau Muda / Merah antara meter dan ICM terhadap rangkaian terbuka . Jika indicator menyala sewaktu mesin dingin. pastikan bahwa bagian-bagian berikut adalah normal. Hubungkan singkat terminal-terminal ECT sensor connector dengan sebuah kawat penghubung. 2110) Indicator unit terhadap hubungan singkat. periksa sebagai berikut: Kawat Hijau muda/Merah antara meter dan ICM terhadap hubungan singkat. indicator tidak boleh menyala.Kondisi baterai .Indikator meter lainnya Putar kunci kontak ke ON dan periksa coolant temperature warning indicator Sewaktu mesin dingin. Kawat Merah Muda / Putih antara ECT sensor dan ICM terhadap hubungan singkat ECT sensor (hal.Aliran sistem pendinginan . PERHATIAN ! Jika mesin telah dijalankan.Sekering . Lepaskan right floor panel side cover (hal. Lepaskan engine coolant temperature (ECT) sensor 2P connector. ganti ICM dengan yang baru dan periksa kembali.

.Kawat ECT sensor terhadap rangkaian terbuka .Indicator unit terhadap rangkaian terbuka Jika pemeriksaan-pemeriksaan diatas adalah normal. . ganti ICM dengan yang baru dan periksa kembali.

Keadaan baterai Sekering Meter indicators FUEL METER TIDAK BERGERAK Lepaskan front center body cover (hal. ganti speedometer/ fuel meter unit dengan yang baru. periksa fuel level sensor (hal. Jika pemeriksaan di atas adalah normal. Hubungkan singkat terminal-terminal fuel level sensor dari sisi wire harness dengan kawat penghubung PERHATIAN ! Jangan meninggalkan terminal tersambung dengan kawat penghubung dapat menyebabkan kerusakan pada fuel meter. dan periksa kembali. pastikan bahwa bagian-bagian berikut adalah normal. periksa sebagai berikut: Kabel fuel level sensor terhadap rangkaian terbuka Kabel Hitam fuel meter terhadap rangkaian terbuka Jika wire harness adalah normal. Lepaskan fuel level sensor 3P connector (Lihat atas). Jika meter gauge bergerak ke E dengan connector dihubungkan singkat. ini adalah normal. 3-8) Front handlebar cover (hal. FUEL METER TETAP PADA F Lepaskan sebagai berikut: Front center body cover (hal. HUBUNGAN: Kuning/Putih Hijau Putar kunci kontak ke ON dan periksa fuel meter. 3-8).LAMPU / METER / SAKELAR FUEL METER PEMERIKSAAN RANGKAIAN METER Sebelum menjalankan pemeriksaan sistem. Lepaskan fuel level sensor 3P connector. Jika fuel meter gauge bergerak ke F . 3-5) Putar kunci kontak ke OFF . 21-13). .

ada rangkaian terbuka pada kawat Biru/Putih Jika ada kontinuitas. 2113). ganti speedometer / fuel meter unit dengan yang baru (hal 21-7) dan periksa kembali.Periksa terhadap kontinuitas antara fuel level sensor connector dari sisi wire harness dan meter terminal. periksa fuel level sensor (hal. Jika fuel level sensor adalah normal. HUBUNGAN: Biru/Putih Biru/Putih Jika tidak ada kontinuitas. FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR Bu/ W Y/ W G BI KAWAT PENGHUBUNG KUNCI KONTAK KE SEKERING UTAMA FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR FUEL METER Bu/ WY/WGKUNCI KONTAK KE SEKERING UTAMA FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR FUEL METER METER TERMINAL (Bu/W) 21-9 .

2 O Jika tahanan 10% diluar daerah jangkauan diatas pada . Hubungkan jarum tester ke terminal-terminal sensor seperti diperlihatkan pada gambar. Lapisi sebuah O-ring baru dengan cairan pendingin. Lepaskan ECT sensor 2P connector dan lepaskan ECT sensor/O-ring.m (2. 18 lbf. PERHATIAN ! Jangan lapisi oli mesin pada O-ring ini.ft) Sambungkan ECT sensor 2P connector. sarung tangan berisolasi dan perlindungan mata PEMERIKSAAN Gantung ECT sensor dalam sebuah panci berisi cairan pendingin di atas sebuah kompor listrik dan ukur tahanan antara terminal-terminal ECT sensor sewaktu cairan pendingin naik suhunya.0 1. Isi cairan pendingin (hal. Pasang right floor panel side cover (hal. 3-6).1 0. 3-6). TORSI: 25 N. 7-8). 7-7). Pasang ECT sensor dengan sebuah O-ring baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan. 2P CONNECTOR ECT SENSOR/ O-RING ECT SENSOR Suhu 40O C 100 O Tahanan 1.5 kgf. Jaga agar thermometer dan ECT sensor tidak menyentuh panci. Perubahan panas yang mendadak akan mengakibatkan pembacaan yang salah. PERHATIAN ! Jauhkan semua bahan-bahan yang mudah terbakar dari kompor listrik. Pelihara agar suhu konstan selama 3 menit sebelum pengetesan. Celup ECT sensor dalam cairan pendingin sampai ulirnya dengan jarak sekurangnya 40 mm antara dasar panci dan bagian bawah dari sensor.LAMPU / METER / SAKELAR ECT SENSOR PELEPASAN/PEMASANGAN Keluaran cairan pendingin (hal.3 O 0. Pakailah pakaian pelindung. Lepaskan right floor panel side cover (hal.m.

WIRE CLAMP WIRE GUIDE BAUT-BAUT RESERVE TANK FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR 21-10 .suhu2 yang dicantumkan. FUEL LEVEL SENSOR PELEPASAN Lepaskan body cover (hal. gantilah ECT sensor. Longgarkan baut-baut radiator reserve tank dan gerakkan reserve tank ke depan agar mendapatkan cukup banyak tempat untuk dapat melepaskan connector. 3-9). Lepaskan fuel level sensor 3P connector. Lepaskan fuel level sensor wire clamp dari tangki bahan bakar dan kawat sensor dari wire guide pada ICM holder.

Lepaskan fuel level sensor dan base packing (paking dasar). Sambungkan fuel level sensor 3P connector.LAMPU / METER / SAKELAR Putar fuel level sensor holder plate berlawanan arah jarum jam dengan tang lancip dan lepaskan fuel level sensor holder plate. Tempatkan radiator reserve tank dan kencangkan baut baut. Tepatkan FUEL LEVEL SENSOR BASE PACKING Tempatkan holder plate dengan mentepatkan potongan dari holder plate dengan tabs pada fuel tank. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak float arm. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak float arm. HOLDER PLATE FUEL LEVEL SENSOR BASE PACKING PEMASANGAN Pasang sebuah base packing baru. Putar fuel sensor holder plate searah jarum jam sampai panah-panah saling berhadapan. PANAH-PANAH HOLDER PLATE Pasang wire clamp pada fuel tank. 3-9). Pasang fuel level sensor dengan mentepatkan alur pada fuel level sensor dengan tab pada fuel tank. Tempatkan kawat fuel level sensor melalui wire guide pada ICM holder. WIRE CLAMP WIRE GUIDE FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR BAUT-BAUT RESERVE TANK 21-11 . Pasang body cover (hal.

.

3-9) Lepaskan side stand switch 3P connector dan lepaskan dari wire guide. (20OC/68O F) POSISI PELAMPUNG PENUH KOSONG Hijau 25 45 O 400 700 O Kuning/Putih Biru/Putih Hijau 400 700 O 25 45 O Kuning/Putih 450 750 O 450 750 O Biru/Putih Ganti fuel level sensor jika ia diluar spesifikasi. Tempatkan wire band clamp. Pasang sebagai berikut: -Body cover (hal. SIDE STAND SWITCH PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Floor panel side covers (hal. 3-9) -Floor panel side covers (hal. 3-6) HUBUNGAN 21-12 . Tempatkan kawat side stand switch pada wire guide. Sambungkan side stand switch 3P connector. Pasang dan kencangkan baut side stand switch. Tempatkan kawat side stand switch antara rangka dan wire band clamp stay. Lepaskan wire band clamp dan tarik kabel side stand switch keluar dari antara rangka dan wire band clamp stay. Lepaskan baut dan side stand switch. Pasang side stand switch dengan mentepatkan switch pin dengan lubang side stand dan alur dengan bracket pin. 3-6) -Body cover (hal.LAMPU / METER / SAKELAR PEMERIKSAAN 3P CONNECTOR FUEL LEVEL SENSOR SIDE STAND SWITCH 3P CONNECTOR RANGKA WIRE GUIDE KAWAT SIDE STAND SWITCH WIRE BAND CLAMP STAY BRACKET PIN ALUR BAUT PIN SIDE STAND SWITCH WIRE BAND CLAMP LUBANG Ukur tahanan antara terminal-terminal connector dengan pelampung pada posisi paling atas (penuh) dan paling bawah (kosong).

.

HUBUNGAN: Hijau/Putih Massa badan Harus ada kontinuitas dengan side stand ditarik ke atas dan tidak boleh ada kontinuitas sewaktu side stand diturunkan. SIDE STAND ICM 18P CONNECTOR Ada Kontinuitas (Side stand ditarik ke atas) ICM 18P CONNECTOR Tida ada Kontinuitas (Side stand diturunkan) ICM 18P CONNECTOR SIDE STAND SWITCH SIDE STAND SWITCH 21-13 . Jika tidak ada kontinuitas sewaktu side stand ditarik ke atas. 3-8) Putar kunci kontak ke posisi OFF Lepaskan ICM 18P connector.LAMPU / METER / SAKELAR PEMERIKSAAN Lepas front center body cover (hal. Periksa terhadap kontinuitas antara ICM 18P connector dari sisi wire harness dan massa. wire harness terputus atau side stand switch tidak bekerja dengan baik.

LAMPU / METER / SAKELAR IGNITION SWITCH (KUNCI KONTAK) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan steering stem (hal. Lepaskan ignition switch 2P connector. Lepaskan sekrup-sekrup. 15-24). 3-4). Lepaskan ignition switch 2P connector Periksa kunci kontak terhadap kontinuitas antara terminalterminal konektor pada masing-masing posisi kunci kontak. PEMERIKSAAN Lepaskan front top cover (hal. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. IGNITION SWITCH BAT1 BAT ON OFF LOCK WARNA R/Bl R IGNITION SWITCH 2P CONNECTOR IGNITION SWITCH 2P CONNECTOR BAUT KUNCI KONTAK SEKRUP-SEKRUP 21-14 . baut dan ignition switch.

Periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal konektor pada masing-masing posisi kunci kontak. Putar kunci kontak ke OFF . 3-5). Putar kunci kontak ke OFF . Harus ada kontinuitas antara terminal kabel dengan kode warna sebagai berikut: SAKELAR LAMPU SEIN SAKELAR DIMMER R W L Hi Lo HL R HI N (N) L LO WARNA Lb Gr O WARNA Bu W Bu/w TOMBOL KLAKSON BAT HO BEBAS TEKAN WARNA Bl Lg KONEKTOR TOMBOL STARTER TOMBOL STARTER LAMPU POSISI KONEKTOR .LAMPU / METER / SAKELAR HANDLEBAR SWITCHES (SAKELAR-SAKELAR STANG STIR) PEMERIKSAAN SAKELAR KANAN STANG STIR Lepaskan front handlebar cover (hal. 3-5). Harus ada kontinuitas antara terminal kabel dengan kode warna sebagai berikut TOMBOL STARTER ST ICM BEBAS TEKAN WARNA G/Y Y/G LIGHTING SWITCH HL CL TL (N) P (N) H CLR Bu/W Y Br PEMERIKSAAN SAKELAR KIRI STANG STIR Lepaskan front handlebar cover (hal. Periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal connector pada masing-masing posisi kunci kontak.

LAMPU POSISI SAKELAR LAMPU SEIN KONEKTORSAKELAR DIMMER KONEKTOR TOMBOL KLAKSON KONEKTOR SAKELAR LAMPU SEIN DIMMER SWITCH TOMBOL KLAKSON 21-15 .

HUBUNGAN: Hitam Abu-abu Periksa lampu sein dengan memutar sakelar ke ON. wire harness terputus. turn signal relay tidak bekerja deng an baik atau konektor mempunyai hubungan yang buruk. periksalah sebagai berikut: Lepaskan turn signal relay 2P connector dari relay. Jika lampu menyala.LAMPU / METER / SAKELAR BRAKE LIGHT SWITCH (SAKELAR LAMPU REM) PEMERIKSAAN Lepaskan front handlebar cover (hal. 3-5). 3-5). Hubungkan singkat terminal-terminal turn signal relay konektor dari sisi wire harness dengan kawat penghubung. dan tidak boleh ada kontinuitas ketika handel rem dilepaskan. KLAKSON PEMERIKSAAN Lepaskan front top cover (hal. Harus ada kontinuitas dengan handel rem ditekan. TURN SIGNAL RELAY (RELAY LAMPU SEIN) PEMERIKSAAN Lepaskan front handlebar cover (hal. 3-4). . Jika lampu tidak menyala. Periksa sebagai berikut: Kondisi baterai Bola lampu putus atau dengan watt yang tidak sesuai dengan ketentuan Sekering putus Fungsi kunci kontak dan sakelar lampu sein Konektor longgar Jika bagian-bagian di atas adalah normal. Lepaskan konektor kabel sakelar lampu rem (Hijau/Ku ning dan Hitam) dan periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal samping sakelar.

Lepaskan connectors klakson dari klakson. GBlGrOLbKONEKTOR KABEL SAKELAR LAMPU REM DEPAN TURN SIGNAL RELAY 2P CONNECTOR KABEL PENGHUBUNG KUNCI KONTAK KE SEKERING UTAMA SAKELAR LAMPU SEIN LAMPU SEIN TURN SIGNAL RELAY 2P CONNECTOR KLAKSON 21-16 . Klakson adalah normal jika ia berbunyi ketika baterai 12V dihubungkan ke terminal klakson. Hubungkan sebuah baterai 12V ke terminal-terminal klakson.

22. WIRING DIAGRAM 22 22-1 .

Apakah bunga api lemah atau tidak ada bunga api? YA .Klep macet terbuka Cylinder dan piston rings aus . Apakah tekanan kompressi sesuai dengan spesifikasi? TIDAK . Pemeriksaan Kompressi Cylinder Periksa kompressi cylinder. MENCARI PENYEBAB KESUKARAN MESIN TIDAK MAU HIDUP ATAU SULIT DIHIDUPKAN 23-1 MESIN KEKURANGAN TENAGA 23-2 UNJUK KERJA LEMAH PADA KECEPATAN RENDAH DAN PUTARAN STASIONER 23-4 UNJUK KERJA LEMAH PADA KECEPATAN TINGGI 23-5 PENGENDALIAN BURUK 23-6 MESIN TIDAK MAU HIDUP. Apakah bahan bakar mengalir dengan bebas? TIDAK . Pemeriksaan Busi Lepaskan dan periksa busi.Karburator banjir Starting enrichment (SE) thermal valve tidak bekerja dengan baik Throttle valve terbuka Air cleaner (saringan udara) kotor Pilot screw tidak disetel dengan benar TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3. Test Percikan Bunga Api Busi Jalankan test busi. Pemeriksaan Saluran Bahan Bakar Lepaskan slang bahan bakar pada karburator dan terapkan tekanan vakum pada fuel auto valve.Busi tidak bekerja dengan baik Busi kotor Kabel-kabel sistem pengapian longgar atau terlepas Kabel busi putus atau ada hubungan singkat Ignition coil (koil pengapian) tidak bekerja dengan baik Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik Kunci kontak tidak bekerja dengan baik Ignition control modle (ICM) tidak bekerja dengan baik Side stand switch tidak bekerja dengan baik Kawat side stand switch putus TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 4. 2. ATAU SULIT DIHIDUPKAN 1.23. Apakah busi basah? YA .Saluran bahan bakar tersumbat Fuel auto valve tersumbat Lubang pernapasan fuel tank tersumbat Fuel strainer (saringan bahan bakar) tersumbat YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2.

Cylinder head gasket rusak Klep macet Kontak dudukan klep tidak benar Waktu pembukaan klep tidak benar YA .LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5 23 23-1 .

Pemeriksaan Peralatan Penggerak Roda Naikkan roda lepas tanah dan putar dengan tangan. Kondisi Menghidupkan Mesin Hidupkan mesin dengan mengikuti prosedur normal.Rem menyangkut Bantalan final reduction dan driven pulley aus atau rusak Final shaft bengkok YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3. Pemeriksaan Tekanan Udara Ban Periksa tekanan udara ban depan dan belakang.SE thermal valve tidak bekerja dengan baik Inlet pipe bocor Karburator tidak disetel dengan benar Karburator tersumbat Waktu pengapian tidak tepat (ICM atau ignition pulse generator tidak bekerja den gan baik) Bahan bakar tercemar MESIN KEKURANGAN TENAGA 1. Apakah mesin hidup tetapi berhenti kembali? YA . Apakah roda berputar dengan bebas? TIDAK .MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 5. Pemeriksaan Karburator Periksa karburator terhadap penyumbatan. Apakah karburator tersumbat? YA -Karburator kurang sering diservis . Pemeriksaan Oli Mesin Periksa tinggi permukaan dan kondisi oli. Apakah busi dalam kondisi baik? TIDAK .Busi kurang sering diservis Derajat panas busi tidak sesuai Busi tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5 5. Apakah tekanan udara ban terlalu rendah? YA .Pentil ban tidak bekerja dengan baik Ban bocor TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 4. Pemeriksaan Busi Lepaskan dan periksa busi. Apakah tinggi permukaan oli benar dan oli berada dalam kondisi baik? TIDAK Tinggi permukaan oli terlalu tinggi/rendah Oli tercemar YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2.

TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 6 23-2 .

Pemeriksaan Apakah Mesin Panas Berlebihan Periksa apakah mesin panas berlebihan. Apakah mesin panas berlebihan? YA . Apakah waktu pembukaan klep benar? TIDAK -Cam sprocket tidak dipasang dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 11 11. Apakah mesin mengelitik? YA .Tinggi permukaan cairan pendingin terlalu rendah Thermostat macet tertutup Ada pembentukan karbon berlebihan dalam ruang pembakaran Pemakaian bahan bakar dengan kualitas buruk Campuran bahan bakar terlalu miskin TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 9 9. Apakah kompressi sesuai dengan spesifikasi? TIDAK . Pemeriksaan Waktu Pengapian Periksa waktu pengapian.Ignition control module (ICM) tidak bekerja dengan baik Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 7 7. Apakah waktu pengapian benar? TIDAK . Pemeriksaan Kompressi Cylinder Periksa kompressi cylinder.Drive belt buruk atau tidak bekerja dengan baik . Pemeriksaan Peralatan Penggerak Roda Periksa peralatan penggerak roda. Pemeriksaan Mesin Terhadap Knocking (Gejala mengelitik) Akselerasikan atau jalankan pada kecepatan tinggi. Pemeriksaan Waktu Pembukaan Klep Periksa waktu pembukaan klep.MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 6. Apakah peralatan penggerak roda normal? TIDAK .Klep macet terbuka Cylinder dan piston rings aus Cylinder head gasket rusak Klep macet Kontak dudukan klep tidak benar Waktu pembukaan klep tidak benar YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 8 8.Piston dan cyllinder aus Jenis bahan bakar yang salah Ada pembentukan karbon berlebihan pada ruang pembakaran Waktu pengapian terlalu maju (ICM tidak bekerja dengan baik) Campuran bahan bakar terlalu miskin TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 10 10 .

Drive pulley buruk atau tidak bekerja dengan baik Driven pulley buruk atau tidak bekerja dengan baik Clutch shoes aus 23-3 .

Apakah waktu pengapian benar? TIDAK . Pemeriksaan Starting Enrichment (SE) Thermal Valve Periksa SE thermal valve.Busi tidak bekerja dengan baik Busi kotor Ignition coil tidak bekerja dengan baik Ignition coil module (ICM) tidak bekerja dengan baik TIDAK . Pemeriksaan Waktu Pengapian Periksa waktu pengapian. Apakah putaran stasioner benar? TIDAK -Setel putaran stasioner YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2. Test Percikan Api Busi Jalankan test percikan api busi.LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5 5. Apakah SE thermal valve OK? TIDAK -SE thermal valve tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 4.Ignition control module (ICM) tidak bekerja dengan baik Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik Waktu pembukaan klep tidak benar 23-4 . Apakah ada kebocoran udara? YA . Pemeriksaan Penyetelan Putaran Stasioner Periksa putaran stasioner. Pemeriksaan Kebocoran Udara Masuk Periksa terhadap kebocoran udara pada inlet pipe.Inlet pipe terpasang longgar Inlet pipe rusak Inlet pipe gasket rusak TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3. Apakah percikan api lemah atau terputus-putus? YA .MENCARI PENYEBAB KESUKARAN UNJUK KERJA LEMAH PADA KECEPATAN RENDAH DAN PUTARAN STASIONER 1.

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN UNJUK KERJA LEMAH PADA KECEPATAN TINGGI 1. Pemeriksaan Waktu pengapian Periksa waktu pengapian Apakah waktu pengapian tidak benar ? TIDAK . Pemeriksaan Aliran bahan bakar Lepaskan slang bahan bakar pada karburator dan periksa aliran bahan bakar Apakah aliran bahan bakar tersumbat ? TIDAK .Bersihkan karburator TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3.Ignition Control Module (ICM) rusak Ignition pulse generator rusak YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 4 . 23-5 . Pemeriksaan Spring Klep Periksa Spring klep Apakah spring klep lemah? YA -Spring klep rusak. Apakah tersumbat? YA . Pernapasan tangki bahan bakar tersumbat Fuel auto valve rusak Filter bahan bkar tersumbat YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2. Pemeriksaan Karburator Lepaska karburator dan periksa karburator terhadap penyumbatan. Apakah waktu pembukaan klep benar? TIDAK -Cam sprocket tidak dipasang dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5 5 .Saluran dan saringan bahan bakar tersumbat. Pemeriksaan Waktu Pembukaan Klep Periksa waktu pembukaan klep.

Garpu bengkok. Poros bengkok Rangka bengkok 23-6 . Skuter tertarik ke satu sisi Roda depan dan belakang tidak segaris. Salah satu roda bergoyang Kelonggoran berlebihan pada bearing roda Ban rusak Pelek bengkok Setelan jari-jari longgar atau ada jari-jari yang patah (tipe jari-jari) Engine mounting bushing aus berlebihan Rangka bengkok 3.MENCARI PENYEBAB KESUKARAN PENGENDALIAN BURUK 1. Kemudi terlalu keras Steering stem adjusting nut terlalu kencang Bantalan steering head rusak Tekanan angin ban kurang 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful