ISI BAGAIMANA MEMAKAI MANUAL INI Buku Pedoman Reparasi ini menguraikan prosedur servis untuk model Skuter

Honda Vario. Ikuti petunjuk pada Jadwal Perawatan (Bab 4) untuk mempertahankan skuter pada kondisi operasional puncak. Adalah sangat penting untuk menjalankan perawatan gratis I dan II pada waktunya. Servis ini mengadakan penyesuaian terhadap keausan awal yang terjadi dalam masa pemakaian mula. Bab 1 dan 4 berlaku untuk skuter secara keseluruhan. Bab 3 menggambarkan prosedur untuk pelepasan/pemasangan komponen yang mungkin diperlukan untuk menjalankan servis yang diuraikan pada bab-bab berikutnya. Bab 5 sampai dengan 21 menguraikan bagian-bagian sepedamotor yang dikelompokkan menurut lokasi. Carilah bab yang Anda inginkan pada halaman ini, kemudian bacalah daftar isi pada halaman pertama dari bab itu. Kebanyakan bab dimulai dengan gambar susunan atau gambar sistem, keterangan servis dan cara mencari penyebab kesukaran untuk bab itu. Halaman-halaman berikuknya memberikan prosedur servis secara mendetil. Jika anda belum Tehnis pada bab Jika Anda tidak bacalah bab 23, mengenal skuter ini, bacalah Fitur-fitur 2. mengetahui sumber penyebab kesukaran, MENCARI PENYEBAB KESUKARAN.

Semua keterangan, gambar, petunjuk dan spesifikasi di dalam publikasi ini berdasarkan data-data produk terakhir yang tersedia pada waktu persiapan untuk pencetakan. PT Astra Honda Motor berhak membuat perubahan pada setiap waktu tanpa pemberitahuan dan tanpa ikatan apapun. Dilarang mengutip atau mencetak ulang bagian dari penerbitan ini tanpa ijin tertulis penerbit. Manual ini ditulis untuk orang yang telah memiliki pengetahuan dasar perawatan sepedamotor honda. PT ASTRA HONDA MOTOR PERAWATAN SISTEM PELUMASAN KETERANGAN UMUM RANGKA / BADAN, PANEL-PANEL / SISTEM PEMBUANGAN GAS

FITUR-FITUR TEHNIS KELISTRIKAN RANGKA MESIN & PERALATAN PENGGERAK SISTEM BAHAN BAKAR SISTEM PENDINGINAN PENURUNAN / PEMASANGAN MESIN KEPALA SILINDER / KLEP SILINDER / PISTON KICKSTARTER / DRIVE PULLEY / DRIVEN PULLEY / KOPELING FINAL REDUCTION ALTERNATOR CRANKCASE / CRANKSHAFT RODA DEPAN / SUSPENSI / KEMUDI RODA BELAKANG / SUSPENSI SISTEM REM BATERAI / SISTEM PENGISIAN SISTEM PENGAPIAN STARTER LISTRIK LAMPU / METER / SAKLAR-SAKLAR MENCARI PENYEBAB KESUKARAN DIAGRAM LISTRIK

CATATAN PENTING UNTUK KEAMANAN AWAS ! Menunjukkan adanya kemungkinan besar terjadinya luka -luka berat atau kematian pada manusia apabila petunjuk tidak diikuti. PERHATIAN ! Menunjukkan adanya kemungkinan terjadinya kerusakan pada peralatan apabila petunjuk tidak diikuti. CATATAN Memberikan keterangan pembantu. Di dalam buku ini tidak dimuat pembahasan secara mendetail mengenai prosedur ker ja bengkel standar, prinsip - prinsip keamanan serta pekerjaan servis standar. Adalah penti ng untuk mengetahui bahwa buku ini hanya memuat beberapa peringatan terhadap cara-cara se rvis tertentu yang dapat menimbulkan KECELAKAAN BADANIAH kepada mekanik atau dapat merusak kendaraan atau menyebabkannya tidak aman untuk dikendarai. Harap dimenge rti bahwa peringatan-peringatan ini tidak dapat meliputi semua cara-cara pelaksanaan servi s, baik yang dianjurkan oleh Honda maupun yang tidak, ataupun akibat-akibat yang mungkin berb ahaya yang timbul dari setiap cara pelaksanaan servis, juga bahwa Honda tidak dapat menyeli diki semua cara - cara tersebut. Setiap orang yang menggunakan prosedur kerja ataupun kunci perkakas, balk yang dianjurkan oleh Honda maupun tidak, harus meyakinkan dirinya sendiri d engan pasti bahwa keamanan pribadi maupun keamanan kendaraan tidak terancam oleh cara pelaks anaan servis ataupun kunci perkakas yang dipilih.

1. KETERANGAN UMUM 1 PERATURAN SERVIS 1-2 IDENTIFIKASI MODEL 1-2 SPESIFIKASI UMUM 1-4 SPESIFIKASI SISTEM PELUMASAN 1-5 SPESIFIKASI SISTEM BAHAN BAKAR 1-5 SPESIFIKASI SISTEM PENDINGINAN 1-5 SPESIFIKASI KEPALA SILINDER/ KLEP-KLEP 1-6 SPESIFIKASI SILINDER/PISTON 1-6 SPESIFIKASI KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/KOPELING 1-7 SPESIFIKASI FINAL REDUCTION 1-7 SPESIFIKASI CRANKCASE/CRANKSHAFT 1-7 SPESIFIKASI RODA DEPAN/SUSPENSI /KEMUDI 1-8 SPESIFIKASI RODA BELAKANG/SUSPENSI 1-8 SPESIFIKASI SISTEM PENGEREMAN 1-8 SPESIFIKASI BATERAI/SISTEM PENGISIAN 1-9 SPESIFIKASI SISTEM PENGAPIAN 1-9 SPESIFIKASI STARTER LISTRIK 1-9 SPESIFIKASI LAMPU-LAMPU/METER-METER/ SAKELAR-SAKELAR 1-9 NILAI TORSI STANDARD 1-10 NILAI TORSI MESIN & RANGKA 1-10 TITIK-TITIK PELUMASAN DAN PERAPATAN 1-14 PENEMPATAN KABEL & HARNESS 1-16 SISTEM-SISTEM PENGATURAN EMISI 1-25 1-1

KETERANGAN UMUM PERATURAN SERVIS 1. Pakailah suku cadang dan pelumas asli Honda atau yang direkomendasikan oleh H onda atau sejenisnya. Suku cadang yang tidak memenuhi spesifikasi rancangan Honda dapat mengakibatkan kerusakan pa da skuter. 2. Pakailah kunci khusus yang telah dirancang untuk produk ini untuk menghindari kerusakan dan kesalahan pada pemasangan. 3. Hanya pergunakan perkakas metrik ketika menservis skuter. Baut, mur dan sekru p metrik tidak dapat dipertukarkan dengan pengencang sistem Inggris. 4. Pasanglah gasket, O-ring, cotter pin, dan lock plates baru ketika perakitan k embali. 5. Ketika mengencangkan baut atau mur, mulailah dengan baut dengan diameter yang lebih besar atau baut di sebelah dalam dulu. Kemudian kencangkan dengan torsi pengencangan yang telah ditentukan secara bersilang dalam langkahlangkah peningkatan kecuali bila telah ditentukan urutan tertentu. 6. Bersihkan bagian-bagian yang telah dilepaskan dalam cairan pelarut. Lumasi se mua permukaan luncur sebelum perakitan kembali. 7. Setelah perakitan kembali, periksalah semua bagian terhadap pemasangan dan pe ngoperasian yang benar. 8. Tempatkan semua kabel listrik seperti diperlihatkan pada halaman 1-16 sampai dengan 1-24, Penempatan kabel dan jalur kabel. IDENTIFIKASI MODEL

KETERANGAN UMUM Nomor seri rangka dicetak pada penahan tempat duduk (seat stay) seperti diperlihatkan. Nomor seri mesin dicetak pada sisi kiri bawah dari bak mesin (crankcase). Nomor identifikasi karburator dicetak pada sisi kiri dari badan karburator. NOMOR SERI RANGKA NOMOR SERI MESIN NOMOR IDENTIFIKASI KARBURATOR

KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI UMUM BAGIAN SPESIFIKASI DIMENSI Panjang menyeluruh 1.897 mm Lebar menyeluruh 680 mm Tinggi menyeluruh 1.083 mm Jarak sumbu roda 1.273 mm Tinggi sadel 758 mm Tinggi pijakan kaki 257 mm Jarak terendah ke tanah 132,5 mm Berat motor siap pakai (Jenis jari-jari ) 99,9 kg (Jenis cast while) 99,3 kg RANGKA Jenis rangka Suspensi depan Jarak pergerakan poros depan Suspensi belakang Jarak pergerakan poros belakang Ukuran ban depan Ukuran ban belakang Merek ban (Depan/Belakang) Rem depan Rem belakang Sudut caster Panjang trail Kapasitas tangki bahan bakar Jenis tulang bawah (under bone) Garpu teleskopik 81 mm Unit swing (unit berayun) 75 mm 80/90-14M/C 40P 90/90-14M/C 46P FT 235 (SRI) Rem cakram hidraulik Mekanis, mendahului-mengikuti 26o 40 80,0 mm 3,6 liter MESIN Diameter dan langkah Volume langkah Perbandingan kompressi Peralatan penggerak klep Klep masuk membuka ] pada pengmenutup ] angkatan Klep buang membuka ] 1 mm menutup ] Sistem pelumasan Jenis pompa oli Sistem pendinginan Saringan udara Berat kosong mesin 50,0 x 55,0 mm 108,0 cm3 10,7 : 1 2 klep, SOHC digerakkan rantai tunggal

5o sebelum TMA 30o setelah TMB 30o sebelum TMB 0o TMA Di bawah tekanan paksaan dgn bak oli basah Trochoid Cairan Pendinginan Saringan kertas 27,3 kg KARBURATOR Jenis karburator Diameter throttle CV (constant velocity kecepatan tetap) 22 mm atau sejenisnya PERALATAN PENGGERAK Sistem kopeling Perbandingan drive belt (sabuk penggerak) Reduksi akhir Kopeling kering, jenis sentrifugal otomatis 2,53 : 1 -0,85 : 1 10,265 (51/18 x 45/12) KELISTRIKAN Sistem pengapian Sistem starter Sistem pengisian Regulator/rectifier Sistem penerangan DC CDI Kickstarter dan motor starter listrik Alternator dengan output fase tunggal Fase tunggal/dibuka oleh SCR, pembetulan setengah gelombang Alternator

KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI SISTEM PELUMASAN Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kapasitas oli mesin Pada penggantian oli 0,7 liter Pada pembongkaran mesin 0,8 liter Oli mesin yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG, Viskositas: SAE 10W-30 Rotor pompa oli Jarak renggang pada ujung rotor 0,15 0,20 Jarak renggang antara rotor dan rumah 0,15 0,21 0,35 Jarak renggang ke samping rotor pompa 0,05 0,10 0,12 SPESIFIKASI SISTEM BAHAN BAKAR BAGIAN SPESIFIKASI Nomor identifikasi karburator AVK2CC Main jet # 102 Slow jet # 35 Tahanan listrik SE thermal valve 3,2 5,6 Ohm (20o C) Tinggi permukaan pelampung 13,0 mm Pembukaan awal skrup pilot Lihat halaman 6-23 Putaran stasioner 1.700 +/- 100 menit 1 (rpm) Vakuum yang ditentukan untuk PAIR control valve 60 kPa (450 mmHg) Jarak main bebas pegangan gas tangan 2 6 mm SPESIFIKASI SISTEM PENDINGINAN BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas pendinginan Radiator dan mesin 0,49 liter Tangki cadangan 0,20 liter Tekanan pembukaan pelepasan tekanan tutup radiator 108 137 kPa (1,1 16 20 psi) Thermostat Mulai membuka 74 78oC Terbuka penuh 100oC Pengangkatan klep minimum 8 mm Fluida pendinginan yang direkomendasikan Honda genuine coolant

1,4 kgf/cm2,

995 49.0. 50.L.05 Ketirusan -0.503 32.970 4.0.05 Piston.10 Proyeksi valve guide di atas cylinder head Masuk/Buang 9.975 49.05 Rocker arm D.02 Buang 0.03 Masuk 0.D.33 37.000 50. valve guide Jarak renggang antara tangkai klep ke valve guide Masuk/Buang 5.3 Lebar dudukan klep Masuk/Buang 0.90 D.08 Camshaft Tinggi bubungan Masuk 32.010 50.1 9.04 D.987 9.KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI CYLINDER HEAD/VALVES Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kompressi silinder 941 kPa (9.5 Panjang bebas pegas klep Masuk/Buang Dalam 31.975 4.08 Buang 0.043 0.015 10.000 10. piston rings.10 Kelonjongan -0.52 Buang 32.16 +/.990 4.013 0. 137 psi) pada 550 min-1 (rpm) Perubahan bentuk melengkung pada kepala silinder -0. L.25 +/.012 5.782 32.L.263 32.L.6 kgf/cm2.542 32. piston 49. piston 10 mm dari bagian bawah piston .955 4.95 Titik pengukuran D.D.53 30.057 0.7 0.010 0. piston pin D.D. valve guide Jarak renggang klep Masuk 0.030 0. tangkai klep Masuk 4. rocker arm shaft Masuk/Buang 9.24 Valve.02 D.91 Jarak renggang arm ke shaft Masuk/Buang 0.66 Luar 38.000 5.037 0.9 1.972 9.90 Buang 4.04 SPESIFIKASI CYLINDER/PISTON Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Silinder D.05 Perubahan bentuk melengkung -0. rocker arm Masuk/Buang 10.

000 12.10 0.96 Jarak renggang antara piston dan piston pin 0.015 0.05 .25 0. piston pin 12.25 0.994 13.002 13.45 Ring oli (side rail) 0.20 0.D.008 13.034 0.08 Celah pada ujung piston ring Ring paling atas 0.D.010 0.09 D.010 13. lubang piston pin 13.10 0.002 0.015 0. kepala kecil connecting rod 13.005 0.02 Jarak renggang antara piston ring dan alurnya Ring paling atas 0.D.045 0.L.45 Ring kedua 0.045 0.035 0.04 D.08 Ring kedua 0.05 Jarak renggang antara connecting rod dan piston pin 0.014 0.70 Jarak renggang antara silinder dan piston 0.028 13.

KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI KICKSTARTER / DRIVE PULLEY / DRIVEN PULLEY / KOPELING BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Lebar drive belt 19.0 125.L.L.D.035 22.5 Clutch (kopeling) Ketebalan kanvas -2.5 Driven pulley Panjang bebas face spring 111.11 D.985 33.98 D.92 18.35 0.55 Jarak renggang radial connecting rod 0.08 17.4 108.L.000 34.025 34. movable driven face 34.016 0.0 18.05 Keolengan -0.025 21.0 D.06 SPESIFIKASI FINAL REDUCTION BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas oli final reduction Pada penggantian periodik 0.0 D.2 125.10 . clutch outer 125.965 33.010 22. driven face 33.0 Movable drive face D. Viskositas: SAE 10W-30 SPESIFIKASI CRANKCASE / CRANKSHAFT BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Crankshaft Jarak renggang ke samping connecting rod 0.D. boss 22.10 liter Setelah pembongkaran 0.085 22. weight roller 17.0. bushing 22.12 liter Oli final reduction yang direkomendasikan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG.10 .D.004 0.94 D.

400 25.0 .2 Depan Minyak rem yang dianjurkan DOT 3 atau 4 Rem cakram Ketebalan 3. 33 psi) Keolengan pelek roda Radial -2. Piston 25.10 Master cylinder D.00 kgf/cm2.2 Minyak garpu yang dianjurkan Minyak sokbreker Tinggi permukaan minyak 50 Kapasitas minyak 75 + 1 cm3 SPESIFIKASI RODA BELAKANG / SUSPENSI BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kedalaman minimum alur telapak ban -Sampai ke indikator Tekanan udara ban dingin Pengendara saja 225 kPa (2.645 Caliper D. Cylinder 25.0 Jarak lateral hub roda ke pelek (model jari-jari) 6.0 Aksial -2. 33 psi) Pengendara + pembonceng 225 kPa (2.00 kgf/cm2.2 Keolengan pelek roda Radial -2.368 25.L.700 12.KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kedalaman minimum alur telapak ban -Sampai ke indikator Tekanan udara ban (dingin) Pengendara saja 200 kPa (2.743 12.318 25.25 kg/cm2.L.684 12. 29 psi) Keolengan poros roda -0.755 D.5 + 1. Cylinder 12.1 Keolengan tabung -0.0 Jarak lateral pelek ke hub (model jari-jari) 0 + 1.130.25 kg/cm2.3 305.D.D.450 25. Piston 12.7 3.460 D. 29 psi) Pengendara + pembonceng 200 kPa (2.3 3.0 Aksial -2.0 SPESIFIKASI SISTEM REM BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Belakang Jarak main bebas handel rem 10 20 D D rem tromol 130.0 Garpu Panjang bebas pegas 311.31 .657 12.0 Keolengan -0.

7 W Lampu indikator lampu sein 12 V 3.KETERANGAN UMUM SPESIFIKASI BATERAI / SISTEM PENGISIAN BAGIAN SPESIFIKASI Baterai Kapasitas 12 V 3.4 W x 2 Lampu belakang 12 V 5 W Lampu rem 12 V 10 W x 2 Lampu sein depan 12 V 10 W x 2 Lampu sein belakang 12 V 10 W x 2 Lampu penerangan instrumen 12 V 1.5 SPESIFIKASI LAMPU-LAMPU / METER-METER / SAKELAR-SAKELAR BAGIAN SPESIFIKASI Bola lampu Lampu besar 12 V 25/25 W x 2 Lampu posisi 12V .6 V / 5.0 A / 0.6 .000 menit-1 (rpm) Tahanan kumparan pengisian 0.3 kOhm 13.0 1. U22FER9 (DENSO) Jarak renggang busi 0.80 0.3.5 mA Voltase Bermuatan penuh Perlu diisi listrik kembali Di atas 12.0 Ohm (20O C) Tahanan kumparan penerangan 0.8 Ohm (20O C) Voltase yang diatur oleh regulator/rectifier (Output untuk penerangan) 12.7 W x 2 Lampu indikator lampu jauh 12 V 1.4 A / 5-10 jam 3.0 3.2 1.8 V Di bawah 12.90 Voltase puncak ignition coil minimum 100 V Voltase puncak ignition pulse generator minimum 0.4 W x 2 Lampu indikator peringatan suhu cairan pendingin LED Sekring Sekring utama 15 A x 1 Sekring tambahan 10 A x 1 Tahanan sensor ECT pada 40O C 1.7 V Ignition timing (pengaturan waktu pengapian) 14O sebelum TMA pada putaran stasio ner SPESIFIKASI STARTER LISTRIK Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Panjang sikat starter motor 7.140 kW / 5.1 0.000 min-1 (rpm) SPESIFIKASI SISTEM PENGAPIAN BAGIAN SPESIFIKASI Busi Standard CR7EH-9 (NGK).3 V Arus pengisian Normal Cepat 0.5 jam Alternator Kapasitas 0.5 Ah Kebocoran arus listrik maksimum 0.

pada 100O C 0.2 kOhm .0.1 .

lbf. 40) Sekrup 5 mm Sekrup 6 mm Baut flens 6 mm (termasuk NSHF) dan mur Baut flens 8 mm dan mur Baut flens 10 mm dan mur 4.m (kgf. 3. Pengikat lain harus dikencangkan dengan torsi pengencangan standard yang terdaft ar di atas. Olesi cairan pengunci pada ulir. 29) TORSI PENGENCANGAN MESIN & RANGKA Spesifikasi torsi yang terdaftar di bawah adalah untuk pengencangan yang ditentu kan.0.5.5) 10 (1.8.ft) JENIS PENGIKAT TORSIN.m.ft) Spark plug (busi) Valve adjusting screw lock nut Engine oil drain bolt Engine oil strainer screen cap .m (kgf.m.5. 6. 4. 7) 22 (2. MESIN PERAWATAN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. 20) 39 (4. 2. CATATAN : 1. lbf. 7) 27 (2.KETERANGAN UMUM TORSI PENGENCANGAN STANDARD JENIS PENGIKAT TORSI N. Olesi oli mesin kepada ulir dan permukaan duduk.0. lbf. Baut ALOC: ganti dengan baut baru.9.4.2 (0.0.8) 10 (1.5.m (kgf. Mur-U.2.1 9 (0. 3.m. 16) 34 (3. 3. 25) 54 (5.ft) Baut dan mur hex 5 mm Baut dan mur hex 6 mm (termasuk faut flens SH) Baut dan mur hex 8 mm Baut dan mur hex 10 mm Baut dan mur hex 12 mm 5.2 (0.

5) Needle jet holder 1 -2. 10) 13 (1.5) SE thermal valve body screw 2 5 3.2.0.3.2.2.m (kgf.1 (0. 1.1 (0. lbf. 0.1.1 (0. 1. 1.4 (0. 1. 1.5) Slow jet 1 -1.5) SE thermal valve setting plate screw 1 4 2.ft) Inlet pipe band screw 2 5 2 (0. 1.2.7) SISTEM PELUMASAN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. 1.5 (0.3.2.ft) Oil pump plate screw Oil pump mounting bolt 1 2 4 6 3 (0.5 (0. 7) 24 (2.3. 15) 13 (1.3.5 (0.2) 10 (1. 17) .m. 1.0. 7) SISTEM BAHAN BAKAR BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.m.1 (0.2. lbf. 12) 10 (1.5) Air cut-off valve cover screw 2 4 2.1 (0.1) PAIR check valve cover screw 2 4 2. 2. 18) 20 (2.0.2.6.2.m (kgf.Final reduction oil check bolt Final reduction oil drain bolt PAIR air cleaner housing cover screw 1 2 1 1 1 1 1 10 5 12 30 8 8 5 16 (1.4.1 (0. 10) 1 (0.2.5 (2.5) Vacuum chamber cover screw 2 4 2.2.5) Float chamber drain screw 1 -1.3.8) Float chamber screw 3 4 2. 1.1) Main jet 1 -2.4. 1.5) Fuel auto valve lock nut 1 16 22.

1-10 .

2.9) 4 (0.m.m.0. lbf.m (kgf.8.8.9) 10 (1. 6.8.6) CYLINDER HEAD/VALVES BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.9.m. 5. 3. 0.m (kgf. lbf.ft) Left crankcase cover plate screw .KETERANGAN UMUM SISTEM PENDINGINAN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. lbf. 9) KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.ft) Camshaft holder nut Cam sprocket bolt Cam chain tensioner lifter screw Cylinder head cover bolt 4 2 1 2 7 5 6 6 18 (1.7) 8 (0. 7) 9 (0.1.4.ft) Radiator drain bolt Cooling fan bolt Water pump impeller Thermostat mounting bolt 1 3 1 2 10 6 6 6 1 (0.0) 12 (1. 5. 13) 8 (0.m (kgf.

5) LAMPU-LAMPU / METER-METER / SAKELAR-SAKELAR BAGIAN JUMLAH DIAMETER TORSI ULIR (mm) N.ft) Flywheel nut Stator mounting socket bolt 1 3 12 6 59 (6.ft) Starter motor case screw 3 4 2 (0. 36) 3 (0.Drive pulley face nut Clutch/driven pulley nut Clutch outer nut 1 5 1 1 12 4 14 28 49 (5. lbf.4 (0.5.2) 108 (11.m (kgf.4.ft) ECT sensor 1 12 25 (2. 2.5. 40) ALTERNATOR BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.m.0.m (kgf.m. 18) LAIN-LAIN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.0.m.m (kgf.5) 1-11 . 44) 10 (1. 80) 54 (5. lbf.0. 7) ELECTRIC STARTER BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.ft) Carburetor throttle cable holder mounting screw 2 5 3.2.0.3. 1. lbf. 2.m. lbf.m (kgf.

.

m.8) PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.m (kgf.m (kgf.1 (0.ft) Front axle nut Front brake disc socket bolt Front spoke Handlebar post nut Rear brake lever pivot bolt Rear brake lever pivot nut Bottom bridge pinch bolt Fork socket bolt Steering stem top thread Steering stem lock nut 1 4 36 1 1 . 0.ft) Engine hanger link nut (sisi rangka) 1 10 69 (7.0. lbf.m.0.ft) Air cleaner housing cover screw 4 5 1.m.ft) Air management cover socket bolt Muffler mounting bolt 3 2 6 10 10 (1.m (kgf.0. lbf. 44) PERAWATAN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.KETERANGAN UMUM RANGKA/BODY PANELS / SISTEM PEMBUANGAN GAS BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.1. lbf. 51) RODA DEPAN / SUSPENSI / KEMUDI BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N. 7) 59 (6. lbf.m.m (kgf.

31) 3. 44) 42(4.7) 59 (6. 44) 1 (0.m (kgf.5.4 . 15-29 RODA BELAKANG / SUSPENSI BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.3.3) 64 (6.4.7) 4.m.7 (0.0.0.ft) Rear axle nut Rear spoke (model jar-jari) Engine hanger link nut (sisi mesin) 1 36 1 16 BC 3. 2.7 (0. lbf.5.0.7) 49 (5.0. 15-29 Lihat hal.5 (0.2 10 5 5 10 8 26 26 59 (6.1 4 2 1 1 12 8 BC 3.5 10 118 (12.3. 2.1.47) 20 (2.0.0.15) Lihat hal. 87) 3. 36) 1-12 .

0.7) 6 (0.4) 2 (0.1.5) 18 (1. lbf.ft) Rear brake arm bolt Brake caliper bleed valve Brake master cylinder reservoir cap screw Brake pad pin Front brake lever pivot bolt Front brake lever pivot nut Front brake light switch screw Brake hose oil bolt Brake caliper mounting bolt 1 1 2 1 1 1 1 2 2 6 8 4 10 6 6 4 10 8 10 (1.5.1. 25) 30 (3.6. 4. 22) LAIN-LAIN BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.6. 0. 4.m (kgf.0. lbf.KETERANGAN UMUM SISTEM REM BAGIAN JUMLAH DIAMETER ULIR (mm) TORSI N.2. 13) 1 (0. 7) 6 (0.4) 1 (0.m.m (kgf.m.8.1.ft) Pillion step mounting bolt Muffler protector mounting bolt Muffler protector mounting screw Side stand pivot nut Side stand pivot bolt .7) 34 (3. 1.

0. 32) 10 (1.1.4 2 3 1 1 10 6 5 10 10 44 (4. 0.0.7) 29 (3.7) 1-13 . 0.0. 21) 10 (1. 7) 1 (0.5.

0 g 2. 14-8 Locking agent (zat pengunci) (dianjurkan: Three Bond 2415 atau 1322N atau LOCKTITE 200 atau sejenisnya) Ulir driveshaft bearing set plate bolt Lihat hal. 12-15 Larutan molybdenum oil (campuran ½ oli mesin dan ½ gemuk molybdenum disulfide) Molybdenum disulfide paste Bubungan camshaft cam Bidang luncur decompressor weight Permukaan luncur kickstarter spindle Kickstarter driven gear shaft Permukaan luncur kickstarter driven gear friction spring 0.2 0.0 2.3 g 0.0 8.5 g 0.1 0.3 g Oli mesin (tanpa molybdenum additives) Gigi oil pump drive gear Seluruh permukaan oil pump rotor Oil pump shaft dan gigi Ulir cylinder stud bolt (sisi camshaft holder) Permukaan luncur rocker arm shaft Bidang luncur rocker arm roller Camshaft bearing Gigi cam sprocket Seluruh permukaan cam chain Gigi timing sprocket Permukaan-permukaan luncur piston dan cylinder Bidang luncur piston pin hole Seluruh permukaan piston ring dan alur ring Permukaan luar piston pin .3 g Multi-purpose grease (gemuk serba-guna) Driven face needle bearing Bibir movable driven face oil seal Bibir Kickstarter spindle dust seal Grease (gemuk) (Shell ALVANIA R3 atau IDEMITSU AUTOREX B atau sejenisnya) Permukaan dalam driven face Alur movable driven face cam Starter pinion gear shaft (kedua ujungnya) 7.1 0.KETERANGAN UMUM TITIK-TITIK PELUMASAN & PERAPATAN (LUBRICATION & SEAL POINTS) MESIN BAHAN LOKASI CATATAN Liquid sealant (cairan perapat) (dianjurkan: Three Bond 1215 atau sejenisnya) Permukaan penyatuan right crankcase (bak mesin kanan) Lihat hal.

Bidang dalam kepala kecil connecting rod Bantalan-bantalan crankshaft Bantalan kepala besar connecting rod Valve stem (bidang luncur valve guide) Permukaan dalam valve stem seal Bidang bantalan dari drive. counter dan final gear Seluruh permukaan water pump chain Gigi water pump drive sprocket Bidang luncur ball/needle bearing Seluruh permukaan masing2 O-ring (Kecuali saluran cairan pendingin) Bibir dan permukaan luar oil seal Isi 2 cc minimum Isi 3 cc minimum Cairan pendingin (Dianjurkan: Honda Pre-Mix Coolant) O-ring waterpipe O-ring thermostat O-ring ECT sensor Bersihkan dari gemukBidang tirus crankshaft sebelah kiri 1-14 . counter dan final shaft Gigi drive.

2 g min.1 CC Pakailah 0. Pakailah 0. Silicone grease Bagian dalam front brake cable cap boot Bagian dalam rear brake cable cap boot Bidang kontak front brake lever ke master piston Bidang luncur front brake lever pivot Bidang luncur brake caliper pin Brake caliper piston stopper ring Seluruh permukaan brake caliper dust seal Kabel speedometer Bagian dalam throttle cable boot Bagian dalam throttle cable Pakailah 0. Minyak rem (DOT 3 atau DOT 4) Bagian dalam master cylinder dan bidang luncur Seluruh permukaan brake caliper piston seal Master cylinder piston cup Minyak garpu Fork dust seal dan bibir-bibir oil seal Seluruh permukaan fork spring seat O-ring Adhesive (lem) (Honda bond A atau sejenisnya) Bagian dalam handlebar grip rubber Bidang penyatuan air cleaner connecting hose ke housing Oli mesinRear axle nut 1-15 .2 g min.4 g min. Japan. atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) Steering bearing race dan bearing Bibir steering stem dust seal Isi dengan 3 g min.1 g Pakailah 0. Grease (gemuk) (Shell BEARING GREASE HD atau sejenisnya) Bagian dalam speedometer gear box Multi-purpose grease Bibir front wheel dust seal Permukaan luncur front wheel axle Seluruh permukaan front wheel distance collar Bidang luncur front wheel bearing Bibir speedometer gear box seal Poros rear brake cam dan bidang penggelindingan Bidang luncur rear brake anchor pin Bibir rear brake dust seal Permukaan luncur rear brake lever pivot bolt Bidang kontak seat catch Bidang luncur poros main stand Bidang luncur poros side stand Pakailah 2.KETERANGAN UMUM RANGKA BAHAN LOKASI CATATAN Multi-purpose grease dengan tekanan sangat tinggi (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 dibuat oleh KYODO YUSHI.

.

KETERANGAN UMUM PENEMPATAN KABEL KABEL SAKELAR SAKLAR LAMPU SLANG REM DEPAN LAMPU REM BELAKANG KONEKTOR 3P SAKELAR DIMMER KABEL REM BELAKANG KONEKTOR 3P SAKELAR LAMPU SEIN KONEKTOR 3P KONEKTOR 3P TOMBOL STARTER TOMBOL KLAKSON KABEL SAKELAR LAMPU REM DEPAN KABEL METER/ SAKELAR STANG STIR KABEL SPEEDOMETER KABEL GAS KABEL GAS SLANG REM KABEL REM DEPAN BELAKANG KABEL NEGATIF (-) BATERAI KABEL KLAKSON KABEL SPEEDOMETER KABEL POSITIF (+) BATERAI KABEL SAKELAR KABEL SAKELAR LAMPU REM BELAKANG LAMPU REM DEPAN KABEL SAKELAR KIRI STANG STIR KABEL SAKELAR KANAN STANG STIR 1-16 .

KETERANGAN UMUM KABEL LAMPU DEPAN KABEL LAMPU DEPAN SEIN KIRI SEIN KANAN KABEL LAMPU POSISI KABEL LAMPU BESAR 1-17 .

KETERANGAN UMUM KABEL PENGAPIAN MAIN WIRE HARNESS KABEL GAS KABEL SPEEDOMETER SLANG REM DEPAN KABEL REM BELAKANG KABEL NEGATIF (-) BATERAI MAIN WIRE HARNESS KABEL SPEEDOMETER KABEL SAKLAR HANDLEBAR / METER KABEL RELAY STARTER KABEL SPEEDOMETER 1-18 .

KETERANGAN UMUM KABEL SPEEDOMETERSLANG REM DEPAN DEPAN KABEL REM BELAKANG MAIN WIRE HARNESS KABEL REM BELAKANG KABEL GAS KABEL GAS KABEL HORN / KLAKSON KABEL SEKERING UTAMA / TAMBAHAN SLANG REM DEPAN KABEL REM BELAKANG KABEL GAS KABEL SAKLAR HANDLEBAR KANAN KABEL SAKLAR HANDLEBAR KIRI 1-19 .

KETERANGAN UMUM KABEL FUEL LEVEL SENSOR KABEL GAS SLANG BAHAN BAKAR FUEL TANK TRAY DRAIN HOSE RADIATOR RESERVE TANK OVERFLOW HOSE MAIN WIRE HARNESS KABEL BUSI KABEL SAKELAR STANDARD SAMPING KABEL ENGINE COOLANT TEMPERATURE (ECT) SENSOR KABEL ALTERNATOR KABEL MASSA KABEL STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE RADIATOR RESERVE TANK OVERFLOW HOSE PULSE SECOND AIR INJECTION (PAIR) AIR CLEANER HOSE KABEL SENSOR FUEL LEVEL KABEL BUSI RADIATOR SIPHON HOSE KABEL COIL PENGAPIAN 1-20 .

KETERANGAN UMUM KABEL MASSA KABEL STARTER MOTOR KABEL MASSA KABEL STARTER MOTOR KABEL SE THERMAL VALVE KABEL SE THERMAL VALVE KABEL ECT SENSOR KABEL ALTERNATOR KABEL STARTER MOTOR KABEL SE THERMAL VALVE KABEL ALTERNATOR KABEL ALTERNATOR KABEL ALTERNATOR IGNITION PULSE GENERATOR KABEL IGNITION PULSE GENERATOR 1-21 .

KETERANGAN UMUM WIRE BRAND STAY KABEL STARTER MOTOR KABEL SENSOR ECT FINAL REDUCTION CASE BREATHER HOSE KABEL SAKELAR STANDARD SAMPING KABEL ALTERNATOR KABEL SE THERMAL MAIN WIRE HARNESS VALVE PAIR SUPPLY HOSE PAIR CONTROL VALVE CARBURETOR VACUUM VACUUM HOSE PISTON HOSE SELANG CRANKCASE BENSIN FUEL TANK TRAY BREATHER HOSE DRAIN HOSE WIRE BAND STAY (Lihat diatas) FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE HOSE GUIDE B (Lihat dibawah) FUEL TANK TRAY KABEL SAKELAR STANDARD SAMPING KABEL REM BELAKANG CARDRAIN HOSE HOSE GUIDE A (Lihat dibawah) BURETOR FUEL REDUVTION .

VASE BREATHER HOSE CRANKCASE BRDRAIN HOSE EATHER HOSE GUIDE A: HOSE GUIDE B: PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE FUEL AUTO SELANG BENSIN VACUUM HOSE DRAIN HOSE PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE FUEL TANK TRAY DRAIN HOSE FUEL HOSE PAIR AIR SUPPLY HOSE 1-22 .

0 mm 30O 1-23 .KETERANGAN UMUM ARAH HOSE/CLIP CRANKCASE BREATHER HOSE TANDA CAT TANDA CAT CARBURETOR VACUUM PISTON HOSE PAIR CLEANER HOSE TANDA CAT PAIR AIR SUCTION HOSE PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE CRANKCASE BREATHER DRAIN HOSE PAIR AIR SUPPLY HOSE AIR DUCT DEPAN Tepatkan tanda cat pada hose (slang) dengan tanda titik pada pipe (pipa Tepatkan tanda cat pada hose (slang) dengan hose guide12.0 + 1.

35 KETERANGAN UMUM SLANG RADIATOR RESERVE TANK OVERFLOW SLANG RADIATOR SIPHON TANDA CAT TANDA CAT TANDA CAT SLANG-SLANG AIR TANDA CAT 1-24 .HAL.

untuk mengurangi karbon monoksida.. Blow-by gas (gas hasil pembakaran yang masuk ke dalam bak mesin melalui piston ring) dikembalikan ke dalam ruang pembakaran melalui air cleaner (saringan udara) dan karburator. Karbon monoksida tidak bereaksi dengan cara yang sama. oleh karena pada kondisi tertentu. mereka bereaksi membentuk photochemi cal smog ketika terkena sinar matahari. memakai penyetelan karburator yang miskin maupun juga sist em lain.BY GAS 1-25 . tetapi ia beracun.KETERANGAN UMUM SISTEM-SISTEM PENGATURAN EMISI SUMBER EMISI Proses pembakaran menghasilkan karbon monoksida dan hidrokarbon. Pengaturan emis i hidrokarbon adalah sangat penting. SISTEM PENGATURAN EMISI CRANKCASE Mesin dilengkapi dengan sistem crankcase (bak mesin) tertutup untuk mencegah pen geluaran emisi bak mesin ke dalam atmosfir. KARBURATOR SLANG PERNAPASAN CRANKCASE SARINGAN UDARA UDARA SEGAR BLOW . oksida-oksida dari nitrogen dan hidrokarbon. Honda Motor Co. Ltd.

Suntikan udara segar ini mendorong pembakaran gas pembuangan yang belum terbakar dan meng ubah sejumlah besar hidrokarbon dan karbon monoksida ke dalam karbon dioksida dan uap air yang relat if tidak berbahaya. Klep penahan PAIR (PAIR check valve) mencegah terjadinya arus udara terbalik melalui sistem. dengan demikian mencegah terjadinya pembakaran su sulan (afterburn) dalam sistem gas pembuangan. PAIR control valve [klep pengatur PAIR] bereaksi terhadap manipol pemasukan vakuum (intake manifold) yang tinggi dan aka n menutup penyaluran udara segar selama deselerasi mesin. Model ini mempunyai pulse secondary air injection (PAIR) control valve dan PAIR check valve. Tidak perlu dijalankan penyetelan terhadap pulse secondary air injection system.KETERANGAN UMUM SISTEM PENGATURAN EMISSI GAS PEMBUANGAN (PULSE SECONDARY AIR INJECTION SYSTEM) Sistem pengaturan emisi gas pembuangan terdiri dari sebuah sistem penyaluran uda ra kedua (secondary air supply system) yang memasukkan udara yang telah disaring ke dalam gas pembuangan pada l ubang pembuangan. PAIR CONTROL VALVE PAIR CONTROL VALVE PAIR AIR CLEANER VACUUM HOSE PAIR RESONATOR UDARA SEGAR UDARA VAKUUM PAIR GHECK VALVE 1-26 . walaupun dianjurkan pemeriksaan berkala dari komponen-komponennya. Udara segar ditarik ke dalam lubang pembuangan setiap kali ada pulse tekanan negatif p ada sistem gas pembuangan.

DRIVEN PULLEY DRIVE BELT DRIVE PULLEY CRANKSHAFT DRIVE SHAFT 2 2-1 . FITUR-FITUR TEHNIK SISTEM V-MATIC 2-1 SISTEM AUTO DECOMPRESSION 2-9 SISTEM STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE 2-6 SISTEM V-MATIC GARIS BESAR Sistem V-Matic memberikan perubahan otomatis dari perbandingan penggerak sewaktu diameter dari drive pulley (pulli penggerak) di atas mana sabuk penggerak (drive belt) berjalan menjadi makin besa r/kecil sesuai dengan kecepatan mesin.2.

ter diri dari drive pulley face. movable drive face bergeser secara aksial pada crankshaft. Hasilnya adalah diameter yang berubah-ubah dari driven pulley di atas mana drive belt berjalan.jadi mengubah jarak antara movable driven fac e dan driven face. muka yang digerakkan yang tetap (fix ed driven face) dan pegas (spring). Movable driven face bergeser secara aksial pada poros (shaft) dengan menerima te gangan dari sabuk penggerak (drive belt) yang panjangnya tetap. Sewaktu weight roll ers bergerak. SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA KECEPATAN RENDAH: KECEPATAN TINGGI: DRIVE BELT DRIVEN FACE SPRING DRIVE BELT DRIVEN FACE SPRING MOVABLE DRIVEN FACE MOVABLE DRIVEN FACE . weight roller. movable drive face. terdiri atas muka digerakkan yang dapat berpindah (movable driven face). dengan demikian mengubah jarak antara mu ka pulli penggerak (drive pulley face) dan movable drive face. yang dipasang pada poros penggerak (drive shaft). SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA KECEPATAN RENDAH: KECEPATAN TINGGI: DRIVE BELT DRIVE FACE BOLT RAMP PLATE DRIVE BELT DRIVE FACE BOLT RAMP PLATE MOVABLE DRIVE FACE WEIGHT ROLLER DRIVE PULLEY FACE MOVABLE DRIVE FACE WEIGHT ROLLER DRIVE PULLEY FACE PULLI YANG DIGERAKKAN (DRIVEN PULLEY) Pulli yang digerakkan (driven pulley).FITUR-FITUR TEHNIK KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM PULLI PENGGERAK (DRIVE PULLEY) Pulli penggerak (drive pulley) yang dipasang pada crankshaft (poros engkol). drive face boss. Hasilnya adalah diameter yang berubah-ubah dari dr ive pulley di atas mana sabuk penggerak (drive belt) berjalan. Weight rollers bergerak keluar/kedalam sesuai dengan gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh perputaran crankshaft. Bandul penggelinding (weight rollers) terletak antara muka penggerak yang dapat berpindah (movable drive face) dan pelat melandai (ramp plate) yang terpasang tetap pada crankshaft. dan ramp plate.

FITUR-FITUR TEHNIK PROSES PENYAMPAIAN DAYA DAN PENGUBAHAN PERBANDINGAN PENGGERAK SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA KECEPATAN RENDAH RAMP PLATE WEIGHT ROLLERS DRIVEN FACE MOVABLE DRIVE FACE MOVABLE DRIVE BELT DRIVEN FACE DRIVE PULLEY FACE CENTRIFUGAL CLUTCH DRIVE BELT DRIVE PULLEY DRIVE PULLEY .

FITUR-FITUR TEHNIK SEWAKTU MESIN BERPUTAR PADA KECEPATAN TINGGI RAMP PLATE DRIVEN FACE WEIGHT ROLLERS MOVABLE DRIVE FACE MOVABLE DRIVE BELT DRIVEN FACE DRIVE PULLEY FACE CENTRIFUGAL CLUTCH DRIVE BELT DRIVE PULLEY DRIVEN PULLEY .

clutch shoes meng embang akibat gaya sentrifugal yang makin besar. terdiri atas sepatu sentrifugal kopeling (centrifugal clutch shoe).FITUR-FITUR TEHNIK AUTOMATIC CENTRIFUGAL CLUTCH Kopeling sentrifugal otomatis (automatic centrifugal clutch). Sewaktu kecepatan berputar dari movable driven face meningkat. yang terpasang pad a movable driven face. Akibatnya. pegas pengembalian (return sprin g) dan bagian luar kopeling (clutch outer). Driveshaft meneruskan torsi ke roda belakang melalui roda gigi reduksi akhir (final reducti on gear). clutch shoes menggerakkan clutch outer yang terpasa ng tetap pada driveshaft. SEWAKTU KOPELING TIDAK TERSAMBUNG FINAL REDUCTION GEAR Tidak tersambung MOVABLE DRIVEN FACE CLUTCH OUTER CLUTCH SHOE RETURN SPRING CLUTCH OUTER SEWAKTU KOPELING TERSAMBUNG FINAL REDUCTION GEAR Tersambung CLUTCH SHOE RETURN CLUTCH DRIVESHAFT SPRING OUTER CLUTCH OUTER MOVABLE DRIVEN FACE .

starter valve . dan jet needle. spring.FITUR-FITUR TEHNIK SISTEM STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM Starting enrichment (SE) thermal valve system (sistem klep yang digerakkan oleh suhu untuk memperkaya campuran bahan bakar pada waktu start) terdiri atas komponen sebagai berikut: -SE thermal valve -Needle jet (di sisi SE thermal valve) -Starter port -Starter jet -Float chamber -Engine coolant temperature (ECT) sensor -Ignition pulse generator -Ignition control module (ICM) SE THERMAL VALVE COMPONENTS SE thermal valve terdiri atas heater (pemanas). IGNITION CONTROL MODULE (ICM) SEKERING HEATER THERMOWAX SPRING STARTER VALVE FLYWHEEL JET NEEDLE NEEDLE JET STARTING ENRICHMENT (SE) ENGINE COOLANT THERMAL VALVE TEMPERATURE (ECT) SENSOR IGNITION PULSE GENERATOR . PENGARUH DARI SE THERMAL VALVE SYSTEM SE thermal valve secara otomatis menyediakan bahan bakar tambahan untuk membuat perbandingan udara/bahan bakar yang ideal ketika menghidupkan mesin. thermowax.

FITUR-FITUR TEHNIK CARA KERJA SE THERMAL VALVE SYSTEM SEWAKTU MENGHIDUPKAN MESIN: Ketika mesin dihidupkan. thermowax sedikit mengkerut/memuai untuk mendapatkan perbandingan uda ra/bahan bakar yang pantas. SEKERING 15A SEKERING 10A HEATER KUNCI KONTAK THERMOWAX SPRING FLYWHEEL ICM ECT SENSOR 5V BATERAI IGNITION PULSE STARTER VALVE GENERATOR Diatur oleh posisi starter valve. Mengikuti suhu luar. sejumlah bahan bakar tambahan yang tepat dised iakan pada intake manifold dari float chamber melalui starter jet dan starter port dari karburator. STARTER PORT STARTER VALVE UDARA SLOW PORT STARTER JET . starter valve dalam keadaan tertarik ke dalam oleh kare na volume thermowax kecil.

Ketika heater dioperasikan. Aliran bahan bakar tambahan tidak lagi dipasok ketika starter valve t ertutup penuh. SEKERING 10A HEATER THERMOWAX SPRING KUNCI KONTAK FLYWHEEL IGNITION PULSE GENERATOR BATERAI ECT SENSOR 5V ICM STARTER VALVE Sewaktu starter valve mendekati posisi tertutup penuh. arus listrik mengalir ke heater.FITUR-FITUR TEHNIK SETELAH MESIN DIHIDUPKAN: Ketika suhu cairan pendingin di atas 40OC telah dideteksi oleh engine coolant te mperature (ECT) sensor. ia mendorong starter valve ke bawah. Sewaktu thermowax membesar volumenya. aliran bahan bakar melalu i starter port dari karburator menjadi terhambat. sementara kecepatan mesin lebih tinggi dari 700 menit-1 (rpm) dideteksi oleh ignition cont rol module (ICM) melalui ignition pulse generator. STARTER PORT STARTER VALVE UDARA SLOW PORT STARTER JET . thermowax dipanaska n dan mulai memuai.

DECOMPRESSOR . EXHAUST VALVE DECOMPRESSOR CAM EXHAUST ROCKER ARM SETELAH MESIN DIHIDUPKAN Sewaktu mesin hidup. Dengan demiCAM kian tekanan kompressi akan dikeluarkan dari exhaust valve dan meringankan tenaga yang diperlukan untuk menghidupkan mesin.Dengan auto decompression system. decompressor weight berputar keluar oleh karena gaya sentrifugal pada weight lebih besar daripada gaya tarik dari pegas pengembalian. Exhaust valve tidak dibuka menjelang TMA seperti tadinya oleh karena exhaust rocker arm bertepatan dengan bagian mendatar dari decompres sor cam.FITUR-FITUR TEHNIK SISTEM AUTO DECOMPRESSION EXHAUST ROCKER ARM DECOMPRESSOR WEIGHT EXHAUST VALVE EXHAUST ROCKER ARM SEWAKTU MESIN DIHIDUPKAN (ATAU SEWAKTU MESIN MATI) Ketika kunci kontak pada posisi OFF. piston berhenti sebelum TMA pada langkah kompressi dan exhaust valve (klep buang) akan tertutup. exhaust valve akan sedikit terbuka oleh exhaust rocker arm (lengan pelatuk klep buang) yang bersentuhan dengan bagian bundar dari decompressor cam sewaktu pegas pengemDECOM balian menarik decompressor weight ke dalam PRESSOR sewaktu mesin tidak berjalan.

CAM DECOMPRESSOR CAM EXHAUST VALVE 2-9 .

RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN LOKASI PANEL BODY 3-2 SEAT / TEMPAT DUDUK 3-7 PETA PELEPASAN PANEL BODY 3-2 GRAB RAIL 3-7 KETERANGAN SERVIS 3-3 LUGGAGE BOX 3-8 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 3-3 FRONT CENTER BODY COVER 3-8 FRONT FENDER 3-4 BODY COVER 3-9 FRONT TOP COVER 3-4 FLOOR PANEL 3-11 FRONT COVER 3-4 FRONT INNER COVER 3-11 KACA SPION 3-5 REAR FENDER 3-12 FRONT HANDLEBAR COVER 3-5 AIR MANAGEMENT COVER 3-13 REAR HANDLEBAR COVER 3-5 RADIATOR COVER 3-13 FLOOR PANEL SIDE COVER 3-6 EXHAUST PIPE/MUFFLER 3-14 UNDER COVER 3-7 3 3-1 .3.

(4) Kaca spion (2) Front top cover (1) Front fender (5) Front handlebar cover (11) Luggage box (9) Seat/ tempat duduk (6) Rear handlebar cover (3) Front cover (10) Grab rail (7) Floor panel (12) Front center body cover side cover (17) Air management cover (8) Under cover (13) Body cover (18) Radiator cover (14) Floor panel (16) Rear fender (15) Front inner cover .RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN LOKASI PANEL BODY (5) (4) (6) (10) (9) (2) (11) (3) (16) (1) (17) (14) (12) (15) (8) (13) (18) (7) (1) Front fender (hal. 3-12) (5) Front handlebar cover (hal. 3-5) (10) Grab rail (hal. 3-7) (15) Front inner c over (hal. 3-8) (17) Air manage ment cover (hal. 3-11) (4) Kaca spion (hal. 3-5) (11) Luggage box (hal. 3-5) (12) Front center body cover (hal. 3-6) (13) Body cove r (hal. 3-4) (8) Under cover (hal. 3-13) PETA PELEPASAN BODY COVER Peta ini memperlihatkan urutan pelepasan penutup rangka menurut urutan anak pana h. 3-4) (9) Seat / tempat duduk (hal. 3-9) (2) Front top cover (hal. 3-7) (16) Rear fender (hal. 3-13) (6) Rear handlebar cover (hal. 3-4) (7) Floor panel side cover (hal. 3-7) (14) Floor panel (hal. 3-11) (3) Front cover (hal. 3-8) (18) Radiator cover (hal.

44 lbf.ft) MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Suara knalpot terlalu keras Sistem pembuangan gas patah Ada kebocoran gas pembuangan Unjuk kerja lemah Sistem pembuangan gas berubah bentuk Ada kebocoran gas pembuangan Knalpot tersumbat .m.0 kgf.m (1. pastikan bahwa bidang-bidang penyatuan telah ditepa tkan dengan benar sebelum mengencangkan pengikat-pengikat.0 kgf. Sewaktu memasang sistem pembuangan gas. Jika pengikat pemasangan dikencangkan dulu. Selalu kencangkan sambungan pipa knalpot pada cylinder head dulu kemudian baru pengikat pemasangan knalpot. pasanglah semua pengikat dengan longgar dulu. pipa knalpot mungkin tidak akan duduk dengan benar pada cylinder head.m (6.m.ft) Muffler mounting bolt 59 N.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN KETERANGAN SERVIS UMUM Bagian ini meliputi pelepasan dan pemasangan body panel dan sistem pembuangan ga s Sewaktu memasang body panel. TORSI PENGENCANGAN Air management cover socket bolt 10 N. 7 lbf. Selalu periksalah sistem pembuangan gas terhadap kebocoran setelah pemasangan se lesai. Selalu ganti gasket knalpot setelah melepaskan knalpot dari mesin.

Lepaskan kedua sekrup dari front upper side. Lepaskan front fender. Lepaskan kedua baut dan pisahkan bracket plat nomor. FRONT COVER (PENUTUP DEPAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front top cover (Lihat atas).RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN FRONT FENDER (SPAKBOR DEPAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan ketiga baut dari front fender. Geser front top cover sedikit ke bawah dan lepaskan kedua hooks (kaitan) dan empat tabs (lidah pemasangan) dari lubang pemasangannya. Lepaskan connector 4P lampu besar dan connector 2P lampu sein depan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan front cover dengan melepaskan boss (tonjolan pemasangan) dari frame grommet. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. FRONT TOP COVER (PENUTUP DEPAN ATAS) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan kedua sekrup dari arah belakang. FRONT FENDER BAUT-BAUT BRACKET BAUT . kemudian lepaskan front top cover. Lepaskan kedua sekrup dari front lower side. Lepaskan kedelapan sekrup dari arah belakang.

SEKRUP TABS FRONT TOP HOOKS COVER SEKRUP-SEKRUP SEKRUP-SEKRUP BOS GROMMET SEKRUP-CONNECTORS SEKRUP FRONT COVER .

FRONT HANDLEBAR COVER (PENUTUP STANG STIR DEPAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan penutup depan atas. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan bosses (tonjolan pemasangan) kanan dan kiri dari front handlebar cover dari lubang-lubang dengan mengangkat front handlebar cover dengan hati-hati ke atas. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. REAR HANDLEBAR COVER (PENUTUP STANG STIR BELAKANG) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Front top cover -Front handlebar -Front handlebar -Baterai Lepaskan meter / (halaman 3-4). Lepaskan keempat sekrup dari arah belakang. cover (Lihat atas) cover (Lihat atas) kabel saklar handelbar dari rangka. Lepaskan kedua sekrup dari arah depan. Lepaskan konektor-konektor sakelar lampu rem depan . Lepaskan kaca spion (Lihat atas).RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN KACA SPION FRONT HANDLEBAR COVER SEKRUP-SEKRUP BOSSES KONEKTOR SAKELAR LAMPU REM DEPAN SEKRUP-SEKRUP BOSS BOSS METER/HANDLEBAR SWITCHWIRE KACA SPION PELEPASAN/PEMESANGAN Lepaskan kaca spion.

.seperti diperlihatkan.

Lepaskan sekrup dari arah belakang. Lepaskan rear handlebar cover. Lepaskan rear tab dari floor panel side cover dengan sedikit menarik bagian atas dari cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan KONEKTOR REAR HANDLEBAR COVER METER/ HANDLE SWITCH WIRE SEKRUPSEKRUP SEKRUP KABEL SPEEDOMETER PENGIKAT . Lepaskan front lower tab dengan menarik sisi depan ba wah dari cover. 1-16). kemudian lepaskan ketiga lower tabs dengan sedikit menarik bagian bawah dari cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan PERHATIAN : Tempatkan wire harness dengan benar (hal. Lepaskan kedua sekrup dari arah depan. FLOOR PANEL SIDE COVER (PENUTUP SAMPING PANEL BAWAH) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan ketiga sekrup.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN Lepaskan sebagai berikut: Connectors 3P/9P untuk meter/sakelar stang stir Connector 4P lampu besar/konektor 2P lampu sinyal depan konektor kabel sakelar lampu rem belakang Kabel speedometer Lepaskan meter / kabel saklar handelbar dari rangka. kemudian lepaskan keempat upper hooks dan front upper tab dengan sedikit menggeser cover kebelakang.

HOOKSREAR TAB LOWER TABS FLOOR PANEL SIDE COVER FRONT LOWER TAB FRONT UPPER TAB SEKRUP-SEKRUP .

Tahan tempat duduk dan lepaskan kedua mur. Buka tempat duduk ke atas.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN UNDER COVER PELEPASAN/PEMESANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Front cover (hal. PERHATIAN : Sambungkan fuel tank tray drain hose dengan benar (hal. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. GRAB RAIL (TANGKAI PEGANGAN TANGAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Bukalah kunci tempat duduk dengan kunci kontak. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. FUEL TANK TRAY DRAIN HOSE BAUT-BAUT SEKRUPSEKRUP PENUTUP BAWAH SEAT (TEMPAT DUDUK / SADEL) PELEPASAN/PEMASANGAN Bukalah kunci tempat duduk dengan kunci kontak. Lepaskan keempat baut. 1-16). . Lepaskan tempat duduk. Lepaskan under cover dan lepaskan fuel tank tray drain hose. Lepaskan keempat baut dan grab rail. 3-4) -Floor panel side cover (hal. Buka tempat duduk ke atas. 3-6) Lepaskan kedua sekrup dari arah depan.

TEMPAT DUDUK MUR-MUR GRAB RAIL BAUT-BAUT .

keempat baut. Buka tempat duduk. Lepaskan ketiga sekrup dari arah depan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan BAUT-BAUT TUTUP TANGKI CADANGAN AIR RADIATOR SEKRUP-SEKRUP KOTAK SERBAGUNA SEKRUP FRONT CENTER BODY COVER (PENUTUP BODI TENGAH DEPAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Buka kunci tempat duduk dengan kunci kontak. HOOKS SEKRUP-SEKRUP TABS FRONT CENTER BODY COVER . Lepaskan keempat kaitan (hooks) dan empat lidah pemasangan (tabs) dari lubang pemasangan (slots) dengan sedikit menggeser front center body cover ke atas. kedua sekrup dari arah belakang. Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan tutup tangki cadangan air radiator. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan kedua sekrup dari arah belakang.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN LUGGAGE BOX (KOTAK SERBAGUNA) PELEPASAN/PEMASANGAN Buka kunci tempat duduk dengan kunci kontak. sekrup dari arah depan. luggage box. Buka tempat duduk.

BAUT-BAUT BODY COVER HOLDER KEY CYLINDER KONEKTOR SEAT LOCK CABLE . Lepaskan kedua sekrup dari kedua sisi pijakan kaki pembonceng (pillion step). Lepaskan connector 6P dari lampu kombinasi belakang (rear combination light). REAR CENTER BODY COVER SEKRUP HOOKS Lepaskan kabel pengunci tempat duduk (seat lock cable) dari seat lock key cylinder dan holder. Lepaskan kedua baut dari sisi upper rear. 3-8) -Luggage box (hal. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan keempat sekrup dari sisi rear lower. Sedikit tarik bagian depan dari body cover ke atas dan lepaskan kedua tabs dari slots kemudian tariklah ke belakang dengan hati-hati. Lepaskan kedua sekrup dari arah depan. 3-7) -Front center body cover (hal. 3-8) Lepaskan sekrup.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN BODY COVER (PENUTUP BODI) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Grab rail (hal. Geser rear center body cover sedikit kebelakang dan lepaskan kedua hooks dari slots.

SEKRUP-SEKRUP TABS SEKRUP-SEKRUP SEKRUP-SEKRUP .

Lepaskan seat lock key cylinder dan holder. REAR COMBINATION LIGHT UNIT Lepaskan kedua sekrup dan rear combination light unit. SEAT LOCK KEY CYLINDER STOPPER PLATE HOLDER 3-10 . Geser rear under body cover ke belakang dan lepaskan tab dari slot dari rear com bination light unit (lampu kombinasi belakang). SEAT LOCK KEY CYLINDER Lepaskan stopper plate dari seat lock key cylinder. LEFT BODY COVER Lepaskan ketujuh sekrup dan left body inner cover dari left body cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN PEMBONGKARAN/PERAKITAN REAR UNDER BODY COVER Lepaskan keempat sekrup. RIGHT BODY COVER Lepaskan ketujuh sekrup dan right body inner cover dari right body cover. REAR UNDER BODY COVER SEKRUP-SEKRUP RIGHT BODY COVER RIGHT BODY INNER COVER LEFT BODY INNER COVER REAR COMBINATION LIGHT UNIT LEFT BODY COVER SEKRUP-SEKRUP Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran.

Lepaskan baut dan luggage hook (kaitan bagasi). 3-9) -Floor panel side cover (hal. 3-6) Lepaskan keempat baut. Tarik bagian belakang front inner cover agak ke belakang dan lepaskan kedua boss dari lubang. 3-5) -Floor panel (lihat di atas) Lepaskan main wire harness wire band boss dari front inner cover. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. BAUT-BAUT TABS FLOOR PANEL FRONT INNER COVER PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Rear handlebar cover (hal. FRONT INNER COVERWIRE BAND BOSS SEKRUPSEKRUP BAUT LUGGAGE HOOKBOSSES 3-11 . Lepaskan keempat sekrup dari sisi front cover. Lepaskan floor panel dengan menariknya ke belakang dan melepaskan tabs dari inner cover slots. Lepaskan kedelapan sekrup dari sisi front inner cover.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN FLOOR PANEL PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Body cover (hal. kemudian tariklah kebelakang dengan hati-hati.

Lepaskan baut-baut dan mur pemasangan PAIR control valve. Lepaskan sekrup dari pulse secondary air injection (PAIR) air cleaner housing dan putar housing sedikit berlawanan arah jarum jam. Lepaskan kelima bosses dari lubang rear fender. Lepaskan baut pemasangan PAIR resonator. Putar ujung rear fender agak ke kiri dan lepaskan dari rangka. kemudian tarik rear fender sedikit ke belakang. BAUT-BAUT PAIR PAIR AIR CLEANER HOUSING CONTROL VALVE MUR-NUR PAIR CONTROL VALVE AIR SUCTION HOSE BOSSES BAUT-BAUT REAR FENDER BAUT PAIR RESONATOR LUBANG-LUBANG SEKRUP PAIR AIR CLEANER 3-12 .RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN REAR FENDER (SPAKBOR BELAKANG) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal. 3-9). Lepaskan ketiga baut dari rear fender. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan air suction hose dari PAIR air cleaner housing.

Lepaskan wire band boss dari radiator cover Lepaskan radiator cover dari radiator Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan PERHATIAN : Jangan menggores sirip-sirip ketika melepaskan radiator cover.m (1.0 kgf. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepas an. WIRE BAND RADIATOR COVER AIR MANAGEMENT BAUT-BAUT SOCKET COVER BAUT-BAUT 3-13 . TORSI : AIR MANAGEMENT COVER SOCKET BOLT: 10 N.RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN AIR MANAGEMENT COVER (PENUTUP PENGATUR UDARA ) Lepaskan ketiga baut socket dan air management cover.m.ft) RADIATOR COVER (PENUTUP RADIATOR) Lepaskan ketiga baut dan gerakkan radiator cover ke depan PERHATIAN : Jangan menggores sirip-sirip ketika memindahkan radiator cover. 7 lbf.

RANGKA /PANEL BODY/SISTEM PEMBUANGAN EXHAUST PIPA/MUFFLER (KNALPOT) PELEPASAN Lepaskan mur-mur penyambungan Lepaskan baut-baut pemasangan muffler dan exhaust pipe / muffler PERHATIAN : Hati-hati agar tidak merusak radiator cover PEMASANGAN Ganti exhaust pipe gasket dengan yang baru. PERHATIAN : Hati-hati agar tidak merusak radiator cover Tepatkan exhaust pipe flange dengan baut-baut stud dan pasang mur-mur penyambungan, tetapi jangan dikencangkan dulu. Pasang baut-baut pemasangan, tapi jangan dikencangkan dulu Kencangkan mur-mur penyambungan. Kencangkan baut-baut pemasangan dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) Setelah pemasangan, pastikan bahwa tidak ada kebocoran pada sistem pembuangan gas. GASKET BAUT-BAUT PEMASANGAN EXHAUST PIPE/ MUFFLER MUR-MUR PENYAMBUNGAN 3-14

4. PERAWATAN KETERANGAN SERVIS 4-2 DRIVE BELT 4-15 JADWAL PERAWATAN 4-4 OLI FINAL DRIVE 4-16 SALURAN BAHAN BAKAR 4-5 MINYAK REM 4-17 CARA KERJA THROTTLE 4-5 BRAKE SHOES/KEAUSAN PADS 4-17 AIR CLEANER 4-6 SISTEM REM 4-18 CRANKCASE BREATHER 4-8 SAKELAR LAMPU REM 4-19 BUSI 4-9 CARA KERJA BRAKE LOCK 4-19 JARAK RENGGANG KLEP 4-10 PENYETELAN LAMPU BESAR 4-20 OLI MESIN 4-11 KEAUSAN CLUTCH SHOES 4-20 ENGINE OIL STRAINER SCREEN 4-12 STANDARD SAMPING 4-20 PUTARAN STASIONER MESIN 4-13 SUSPENSI 4-21 CAIRAN PENDINGIN RADIATOR 4-13 MUR, BAUT, PENGIKAT 4-21 SISTEM PENDINGINAN 4-14 RODA-RODA/BAN 4-22 SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM 4-14 BANTALAN STEERING HEAD 4-23 4-1

PERAWATAN KETERANGAN SERVIS UMUM Letakkan skuter pada tanah mendatar sebelum melakukan sesuatu pekerjaan. Gas pembuangan mengandung gas karbon monoksida beracun yang dapat menghilangkan kesadaran dan dapat menyebabkan kematian. Jalankan mesin di tempat terbuka atau dengan sistem penghi sapan gas pembuangan dalam ruangan tertutup. SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Jarak main bebas throttle grip 2 6 mm Busi Standard CR7EH-9 (NGK), U22FER9 (DENSO) Jarak renggang busi 0,80 0,90 mm Jarak renggang klep MASUK 0,16 +/- 0,02 mm BUANG 0,25 +/- 0,02 mm Oli mesin yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG, Viskositas: SAE 10W-30 Kapasitas oli mesin Pada penggantian periodik Pada pembongkaran mesin 0,7 liter 0,8 liter Putaran stasioner mesin 1.700 +/- 100 menit-1 (rpm) Cairan pendingin yang dianjurkan Honda genuine coolant Lebar drive belt Batas servis: 18,0 mm Oli final reduction yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG, Viskositas: SAE 10W-30 Kapasitas oli final reduction Pada penggantian periodik Pada pembongkaran 0,10 liter 0,12 liter Jarak main bebas handel rem belakang 10 20 mm Ketebalan clutch lining (kanvas kopeling) Batas servis: 2,0 mm Tekanan udara ban (dingin) Pengendara saja Depan Belakang 200 kPa (2,00 kgf/cm2, 29 psi) 225 kPa (2,25 kgf/cm2, 33 psi) Pengendara dan pembonceng Depan Belakang 200 kPa (2,00 kgf/cm2, 29 psi) 225 kPa (2,25 kgf/cm2, 33 psi) Ukuran ban Depan

Belakang 80/90 14M/C 40P 90/90 14M/C 46P Merek ban SRI Depan Belakang FT 235 FT 235 Kedalaman minimum alur telapak ban Depan Belakang Sampai ke indikator Sampai ke indikator

PERAWATAN TORSI PENGENCANGAN Busi 16 N.m (1,6 kgf.m, 12 lbf.ft) Air cleaner housing cover screw 1,1 N.m (0,1 kgf.m, 0,8 lbf.ft) Valve adjusting screw lock nut 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) Engine oil drain bolt 24 N.m (2,4 kgf.m, 18 lbf.ft) Engine oil strainer screen cap 20 N.m (2,0 kgf.m, 15 lbf.ft) PAIR air cleaner housing cover screw 1 N.m (0,1 kgf.m, 0,7 lbf.ft) Final reduction oil check bolt 13 N.m (1,3 kgf.m, 10 lbf.ft) Final reduction oil drain bolt 13 N.m (1,3 kgf.m, 10 lbf.ft) Jari-jari (tipe jari-jari) 3,7 N.m (0,4 kgf.m, 2,7 lbf.ft) KUNCI PERKAKAS Olesi oli mesin ke permukaan ulir dan permukaan dudukannya. Valve adjusting wrench 07908-KE90000 Spoke wrench, 5.8 x 6.1 mm 07701-0020300

PERAWATAN JADWAL PERAWATAN Jalankan Pemeriksaan Awal Sebelum Pengendaraan di dalam Buku Pedoman Pemilik pad a masing-masing periode perawatan yang dijadwalkan. P: Periksa dan Bersihkan, Setel, Lumasi atau Ganti bila perlu. B: Bersihkan. G: Ganti. S: Setel. L: Lumasi. Pekerjaan perawatan berikut memerlukan pengetahuan teknis tertentu. Beberapa pekerjaan ter tentu (terutama yang ditandai * dan **) dapat memerlukan lebih banyak pengetahuan teknis dan alat perkakas terte ntu. Hubungi AHASS Saudara BAGIAN YANG DISERVIS FREKUENSI MANA YG LEBIH DULU DICAPAI PEMBACAAN ODOMETER (km) -Catatan 1 LIHAT HALAMANPG I PG II PG III 500 2.000 4.000 8.000 12.000 * SALURAN BAHAN BAKAR P P P 4-5 * CARA KERJA GAS TANGAN P P P 4-5 AIR CLEANER Catatan 2 SETIAP 16.000 km: G 4-6 CRANKCASE BREATHER Catatan 4 B B B 4-8 BUSI P P P G P 4-9 * JARAK RENGGANG KLEP P P P P P 4-10 OLI MESIN G G SETIAP 2.000 km: G 4-11 * OIL STRAINER SCREEN B 4-12 * PUTARAN STASIONER MESIN P P P P P 4-13 CAIRAN PENDINGIN RADIATOR Catatan 3 P 4-13 * SISTEM PENDINGINAN P 4-14 * SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM P 4-14 * DRIVE BELT SETIAP 8,000 km: P SETIAP 24.000 km: G 4-15 * OLI FINAL DRIVE Catatan 3 4-16 MINYAK REM Catatan 3 P P P 4-17 KEAUSAN BRAKE SHOES/ PADS P P P 4-17 SISTEM REM P P P P P 4-18 * SAKELAR LAMPU REM P P P 4-19 * CARA KERJA BRAKE LOCK P P P P P 4-19 * ARAH SINAR LAMPU BESAR P P P 4-20 ** KEAUSAN CLUTCH SHOES P 4-20 STANDARD SAMPING P P P 4-20 * SUSPENSI P P P 4-21 * MUR, BAUT, PENGIKAT P P P 4-21 ** RODA/BAN P P P P P 4-22 ** BANTALAN STEERING HEAD P P 4-23

PERAWATAN SALURAN BAHAN BAKAR Lepaskan body cover (hal. 3-9). Periksa fuel hose (slang bahan bakar) terhadap pemburukan, kerusakan atau kebocoran. Ganti fuel hose bila perlu. Juga, periksa peralatan pemasangan fuel hose terhadap kebocoran. Pasang body cover (hal. 3-9). CARA KERJA THROTTLE Periksa terhadap pemburukan atau kerusakan pada throttle cable (kabel gas). Periksa throttle grip (pegangan gas tangan terhadap kelancaran cara kerja. Periksa bahwa throttle dapat membuka dengan lancar dan menutup secara otomatis pada semua posisi kemudi. Jika throttle grip tidak kembali dengan benar, lumasi throttle cable. Untuk melumasi kabel, lepaskan throttle cable pada titik poros dan pakailah pelumas kabel yang tersedia di pasar atau oli yang ringan. Jika throttle grip tetap tidak dapat kembali dengan lancar, gantilah throttle cable dengan yang baru. Dengan mesin berputar stasioner, putar stang stir sama sekali ke kanan dan kiri untuk memastikan bahwa putaran stasioner mesin tidak berubah. Jika putaran stasioner naik, periksalah jarak main bebas throttle grip dan penempatan throttle cable. PERHATIAN ! Pemakaian kembali kabel yang rusak atau tertekuk secara berlebihan atau kusut dapat menghalangi pergeseran throttle yang benar dan dapat menyebabkan hilangnya pengaturan gas tangan sewaktu pengendaraan FUEL HOSE Ukur jarak main bebas throttle grip pada throttle grip flange. JARAK MAIN BEBAS: 2 6 mm

2 - 6 mm (0,1 - 0,2 in)

PERAWATAN Jarak main bebas throttle grip dapat disetel pada masingmasing ujung dari throttle cable. Penyetelan kecil dilakukan dengan upper adjuster (penyetel atas). Tarik lepas boot dari adjuster. Longgarkan lock nut (mur pengunci) dan putar adjuster sebanyak diperlukan. Kencangkan lock nut dan letakkan boot kembali pada posisinya yang benar. Penyetelan besar dilakukan dengan adjuster bawah. Lepaskan luggage box (hal. 3-8). Longgarkan lock nut dan putar adjusting nut sebanyak diperlukan. Kencangkan lock nut. Periksa kembali cara kerja throttle. Pasang luggage box (hal. 3-8). LOCK NUT ADJUSTING NUT LOCK NUT ADJUSTERBOOT SARINGAN UDARA / AIR CLEANER Skuter Honda Vario menggunakan saringan udara jenis Viscous Element. Viscous Element adalah saringan udara kertas yang dilapisi oli pada permukaan luarnya, berfungsi menyaring udara dari debu dan kotoran yang masuk ke karburator. Viscoust element tidak perlu dibersihkan dengan penyemprotan angin. Viscoust element diganti setiap jarak tempuh 16.000 km PERHATIAN ! Jangan pernah menyemprot Viscous Element, karena da pat merusak lapisan oli bahkan menghilangkannya. Ketika Viscoust Element disemprot, lapisan oli terbawa dengan debu dan kotoran yang terbuang. Menyebabkan Viscous Element tidak memiliki lapisan oli lagi. Udara yang mengandung debu dan kotor akan mudah masuk ke dalam karburator, dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

VISCOUS ELEMENT VISCOUS ELEMENT

1 kgf. Bersihkan tutup dan rumah air cleaner dengan kain lap. Pasang Viscous Element dengan benar pada tempatnya.m (0. 0. Lepaskan sekrup-sekrup dan tutup rumah air cleaner dari sisi kanan. Periksa Viscous Element dan ganti apabila ia kotor secara berlebihan atau rusak.m. Lepaskan sekrup-sekrup dan lepaskan air duct cover.8 lbf-ft ) SEKRUP-SEKRUP AIR DUCT COVER SEKRUP-SEKRUP TUTUP VISCOUS ELEMENT RUBBER SEALS SEKRUP-SEKRUP AIR DUCT COVER .1 N.1-15) TORSI: AIR CLEANER HOUSING COVER ( 1. Pasang bagian-bagian yang telah dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan.PERAWATAN PEMERIKSAAN AIR CLEANER PERHATIAN ! Air cleaner cukup dibersihkan tutup dan rumah saringan udaranya saja. PERHATIAN Pastikan bahwa final reduction case breather hose diletakkan dengan benar pada air duct cover (hal. Lepaskan air cleaner Viscous Element. Ganti rubber seal jika sudah tidak baik kondisinya. Periksa rubber seal dari kerusakan atau kelapukan.

Lepaskan crankcase breather drain hose dari hose clamp. Pasang crankcase breather drain hose plug dan pasanglah crankcase breather hose dengan hose clamp. Pasang luggage box (hal. Periksa crankcase breather hose terhadap pemburukan. Lepaskan crankcase breather drain hose plug dari ujung hose dan buanglah endapan-endapan dalam tempat penampung. Lepaskan luggage box (hal. Ganti crankcase breather hose bila perlu. Servis jika tinggi permukaan endapan dapat dilihat pada bagian transparant dari drain hose (slang pembuangan).PERAWATAN CRANKCASE BREATHER (PERNAPASAN BAK MESIN) Servis lebih sering jika dikendarai dalam hujan. 3-8). kerusakan atau kebocoran. dengan gas penuh. HOSE PLUG HOSE CLAMP DRAIN HOSE CRANKCASE BREATHER HOSE . Juga periksa fittings (perlengkapan pemasangan) crankcase breather hose terhadap kebocoran. 3-8). atau setelah skuter dicuci atau terjatuh.

BUSI YANG DITENTUKAN: STANDARD: CR7EH-9 (NGK). seperti telah diuraikan didalam jadwal perawatan (hal. U22FER9 (DENSO) Ukur jarak renggang busi antara elektrode tengah dan samping dengan feeler gauge (alat pengukur jarak renggang busi) dari jenis kawat. dan pastikan bahwa tidak ada kotoran yang dapat memasuki ruang pembakaran. Lepaskan busi PERHATIAN ! Bersihkan daerah disekitar dasar busi dengan udara bertekanan sebelum melepaskan busi. Insulator terhadap kerusakan Elektrode-elektrode terhadap keausan Kondisi terbakar. JARAK RENGGANG BUSI : 0. kemudian kencangkan busi . 3-8). Selalu gunakan busi yang telah ditentukan pada skuter ini.PERAWATAN BUSI Lepaskan front center body cover (hal. bersihkan elektrode dengan sebuah spark plug cleaner. Lepaskan topi busi dan bersihkan daerah di sekitar dasar busi. Bila perlu.90 mm Pasang dan kencangkan busi dengan jari-jari kepada cylinder head (kepala silinder). Endapan basah atau hitam berarang menunjukkan campuran bahan bakar yang terlalu kaya Jika elektrode dikotori oleh endapan karbon. Periksa berikutnya dan ganti bila perlu. Warna muda berlebihan menunjukkan kerusakan pada sistem pengapian atau campuran bahan bakar yang terlalu miskin. setel jarak renggang dengan menekuk elektrode samping dengan hati-hati.80 0. 4-4). Periksa atau ganti. perubahan warna. Coklat tua sampai coklat muda menunjukkan kondisi baik.

0.m (1.dengan torsi yang ditentukan. Pasang front center body cover (hal. TORSI: 16 N.90 mm TOPI BUSI BUSI . ELEKTRODE SAMPING INSULATOR ELEKTRODE TENGAH TOPI BUSI BUSI 0.6 kgf. Sambungkan topi busi. 12 lbf.80 . 3-8).m.ft) PERHATIAN ! Jangan kencangkan busi secara berlebihan.

Jika tidak ada kelonggaran. Lepaskan cylinder head cover (hal.HOSE PERAWATAN VALVE CLEARANCE (JARAK RENGGANG KLEP) PEMERIKSAAN Periksa dan setel jarak renggang klep sementara me sin dalam keadaan dingin (di bawah 35O C). Putar crankshaft satu putaran penuh dengan menjalankan kickstarter perlahan-lahan dan mentepatkan tanda T sekali lagi.16 +/. 9-5).02 mm Jika jarak renggang klep tidak sesuai.02 mm KELUAR: 0.0. VALVE CLEARANCE: MASUK : 0.m (1. Posisi ini dapat dipastikan dengan memeriksa bahwa ada kelonggaran pada rocker arm. berarti bahwa piston bergerak melalui langkah pembuangan ke arah TMA. Putar crankshaft berlawanan arah jarum jam dengan menjalankan kickstarter perlahan-lahan dan mentepatkan tanda T pada flywheel dengan tanda penunjuk pada crankcase kanan. PERKAKAS: Valve adjusting wrench 07908-KE90000 TORSI: 10 N.25 +/. Pastikan bahwa piston berada pada TMA (Titik Mati Atas) pada langkah kompressi.0 kgf. 7 lbf. TANDA T TANDA PENUNJUK KICK STARTER Periksa jarak renggang klep dengan memasukkan sebuah feeler gauge (lidah pengukur) antara valve adjusting screw (sekrup penyetelan klep) dan valve stem (tangkai klep).ft) . longgarkan valve adjusting screw lock nut (mur pengunci) dan setel jarak renggang klep dengan memutar adjusting screw sampai ada sedikit tahanan atas feeler gauge.0.m. Tahan adjusting screw dan kencangkan lock nut.

Periksa kembali jarak renggang klep. LOCK NUT ADJUSTING WRENCH ADJUSTING SCREW FEELER GAUGE 4-10 . Pasang cylinder head cover (hal. 9-5).

Matikan mesin dan tunggu 2-3 menit. Jika tinggi permukaan oli berada di bawah atau Jika tinggi permukaan oli berada di bawah atau dipstick. lihat bawah. lepaskan dan periksa tinggi permukaan oli. tambahkan oli yang direkomendasikan sampai ke permukaan teratas. Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner selama 3-5 menit. Viskositas: SAE 10W-30 PERHATIAN ! Viskositas lain yang diperlihatkan pada diagram dapat dipakai jika suhu rata-rata di daerah pengendaraan Anda berada dalam daerah jangkauan. Masukkan oil filler cap/dipstick tanpa menyekrupkannya ke dalam. Lapisi O-ring dengan oli mesin dan pasang oil filler cap/ dipstick. O-RING FILLER CAP/DIPSTICK .PERAWATAN OLI MESIN PEMERIKSAAN TINGGI PERMUKAAN OLI MESIN Letakkan skuter pada standard utamanya di atas permu kaan mendatar. Untuk penggantian oli mesin. Tinggi permukaan harus antara garis permukaan UPPER dan LOWER pada oil filler cap/dipstick. Lepaskan oil filler cap/dipstick (tutup pengisian oli/tangkai pengukur) dan seka oli dari dipstick dengan kain bersih. UPPER LOWER FILLER CAP/DIPSTICK Pastikan bahwa O-ring dalam kondisi baik dan ganti bila perlu. OLI MESIN YANG DIANJURKAN: Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG.

4-11 .

Pastikan bahwa tidak ada kebocoran oli. KAPASITAS OLI MESIN: 0.7 liter pada penggantian periodik 0. Hidupkan mesin. Letakkan baki penampung oli di bawah mesin untuk menampung oli. Gantilah oli mesin dengan mesin dalam keadaan panas dan skuter di atas tanah mendatar untuk memastikan pembuangan oli secara tuntas. 4-12) Lepaskan oil strainer screen cap. kemudian lepaskan oil drain bolt (baut pembuangan oli) dan sealing washer (cincin perapat). Setelah mengeluarkan oli seluruhnya. Isi crankcase dengan oli mesin yang direkomendasikan. Tiuplah kering dengan udara bertekanan untuk membersihkannya secara menyeluruh. Cucilah strainer screen sepenuhnya dalam cairan pelarut yang tidak dapat terbakar atau mempunyai titik nyala api tinggi sampai semua kotoran yang terkumpul telah dihilangkan.m (2. Sebelum memasang strainer screen.8 liter pada pembongkaran mesin Periksa tinggi permukaan oli (hal. 4-11). Pastikan bahwa O-ring dalam keadaan baik dan ganti bila . spring (pegas) dan oil strainer screen.4 kgf. ENGINE OIL STRAINER SCREEN Keluarkan oli mesin (hal. O-ring. Kencangkan drain bolt dengan torsi yang ditentukan. lakukan sebelum mengisi crankcase dengan oli mesin.ft) PERHATIAN ! Jika perawatan engine oil strainer screen telah dijadwalkan.PERAWATAN PENGGANTIAN OLI Letakkan skuter pada standard utamanya. Dengan perlahan jalankan kickstarter dan keluarkan oli mesin. panaskan dan matikan. pasang sebuah sealing washer baru dan oil drain bolt. Lepaskan oil filler cap/dipstick.m. periksalah dengan teliti terhadap kerusakan dan pastikan bahwa sealing rubber (karet perapat) dalam keadaan baik. 18 lbf. TORSI: 24 N.

Pastikan bahwa tidak ada kebocoran oli. Kencangkan oil strainer screen cap dengan torsi yang ditentukan.m (2. Pasang oil strainer screen dan spring dengan strainer sealing rubber terhadap crankcase. Lapisi O-ring dengan oli mesin dan pasang oil strainer screen cap.perlu.ft) Isi crankcase dengan oli mesin yang direkomendasikan dan periksa tinggi permukaan oli mesin (hal. 15 lbf. 4-11).m. TORSI: 20 N.0 kgf. FILLER CAP/DIPSTICK WASHER/DRAIN BOLT SPRING OIL STRAINER CAP OIL STRAINER SCREEN O-RING 4-12 .

panaskan. Panaskan mesin selama kira-kira sepuluh menit. Buka sadel. Pasanglah bagian-bagian yang telah dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan. CAIRAN PENDINGIN RADIATOR Letakkan skuter pada standard utamanya. Periksa tinggi permukaan cairan pendingin pada tangki cadangan dengan mesin berputar pada suhu operasi normal. Sepuluh menit pengendaraan jalan -berhenti adalah cukup. Hubungkan sebuah tachometer dan periksa putaran stasioner mesin. Letakkan skuter di atas standard utamanya.100 menit-1 (rpm) Jika putaran stasioner mesin tidak sesuai dengan spesifikasi. Lepaskan adjusting hole cap dan putar throttle stop screw sebanyak diperlukan untuk mendapatkan putaran stasioner yang ditentukan. Bukalah gas tangan dengan ringan sebanyak 2-3 kali. Jika tinggi permukaan terlalu rendah. PUTARAN STASIONER: 1. yang khusus dianjurkan untuk mesin aluminium. setel sebagai berikut: Buka kunci sadel dengan kunci kontak. Hidupkan mesin. kemudian periksa putaran stasioner mesin sekali lagi. Mesin harus dalam keadaan panas untuk pemeriksaan dan penyetelan putaran stasioner mesin yang akurat. Tinggi permukaan harus antara tanda garis UPPER dan LOWER sementara skuter pada posisi tegak di atas permukaan mendatar.700 +/.PERAWATAN PUTARAN STASIONER MESIN Periksa dan setel putaran stasioner mesin setelah semua bagian perawatan mesin lainnya telah dijalankan dan sesuai dengan spesifikasi. . isilah sebagai berikut: PERHATIAN ! ADJUSTING HOLE CAP THROTTLE STOP SCREW UPPER LEVEL Hanya pakai cairan pendingin asli Honda genuine coolant atau sejenisnya yang mengandung pencegah korosi.

ada kemungkinan masuknya udara ke dalam sistem pendinginan. Pastikan untuk mengeluarkan semua udara dari sistem pendinginan seperti diuraikan pada halaman 7-8. Jika tangki cadangan menjadi kosong sama sekali.Buka kunci sadel dengan kunci kontak. CAIRAN PENDINGIN YANG DIANJURKAN: Honda gunuine coolant. Lepaskan reserve tank cap (tutup tangki cadangan) dan isi tangki sampai garis permukaan UPPER dengan cairan pendingin yang dianjurkan. RESERVE TANK CAP 4-13 . Periksa apakah ada kebocoran cairan pendingin jika tinggi permukaan cairan pendingin berkurang dengan cepat. Buka sadel.

Periksa terhadap kebocoran cairan pendingin dari water pump (pompa air) (hal. 3-13). Periksa radiator terhadap kebocoran. SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM PEMERIKSAAN Lepaskan luggage box (kotak bagasi) (hal.PERAWATAN SISTEM PENDINGINAN Lepaskan radiator cover (penutup radiator) (hal. Luruskan sirip-sirip yang tertekuk dengan obeng minus kecil dan keluarkan serangga. SIPHONE HOSE WATER HOSES RADIATOR WATER HOSES WATER PIPE Periksa rongga aliran udara terhadap sumbatan atau kerusakan. 3-8) Lepaskan sekrup dan pulse secondary air injection (PAIR) air cleaner housing cover (tutup rumah saringan udara PAIR). Periksa bahwa semua hose clamps (klem slang) dikencangkan dengan erat-erat. Ganti radiator jika aliran udara terhambat seluas lebih dari 20% dari permukaan radiator. Lepaskan PAIR air cleaner element SIRIP RADIATOR PAIR AIR CLEANER HOUSING COVER ELEMENT SEKRUP 4-14 . 7-19). Pasang bagian-bagian yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan. Periksa slang air terhadap retak-retak atau tidak baik kondisinya dan ganti bila perlu. lumpur atau halangan lain dengan udara bertekanan atau air bertekanan rendah. water hoses (slang-slang air) dan hose joints (penyambung slang air).

Periksalah vacuum hose antara intake manifold vacuum joint dan PAIR control valve terhadap pemburukan.m.0 1.1 kgf. Viskositas: SAE 10W-30. Periksalah air supply pipe antara air supply hose dan cylinder head terhadap kerusakan atau pengikat yang longgar.PERAWATAN Cucilah element sepenuhnya dalam cairan pelarut bersih dengan titik nyala api tinggi. Setelah mengering. Periksa air supply hose (slang penyaluran udara) antara PAIR control valve dan air supply pipe (pipa penyaluran udara) terhadap retak-retak.ft) PERHATIAN ! Jangan sekali-kali bensin atau cairan pembersih dengan titik nyala rendah untuk membersihkan element. TORSI: 1 N. kerusakan atau sambungan yang longgar. kerusakan atau sambungan yang longgar. Juga periksa bahwa hose tidak kusut atau terjepit.5 g oli mesin kepada seluruh permukaan element dan gosoklah dengan tangan untuk memenuhi element dengan minyak. 6-26). PAIR air cleaner housing cover dan kencangkan sekrup dengan torsi yang ditentukan. Pasang element.7 lbf. . pemburukan. PERHATIAN ! Jika hose memperlihatkan tanda-tanda kerusakan akibat panas. Biarkan element mengering sama sekali. pemburukan kondisi. olesi 1. karena dapat mengakibatkan kebakaran atau eksplosi. kerusakan atau sambungan yang longgar.m (0. 0. Lepaskan body cover (hal. 3-9). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. periksalah PAIR check valve (hal. OLI MESIN YANG DIANJURKAN: Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG. Periksa air suction hose (slang penghisap udara) antara PAIR air cleaner housing dan PAIR control valve terhadap retak-retak.

5 g oli mesin bersih Cucilah dalam cairan pelarut PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE AIR SUPPLY PIPE AIR SUCTION HOSE AIR SUPPLY HOSE DRIVE BELT 4-15 . 11-11). pelepasan atau keausan abnormal atau berlebihan dan ganti bila perlu (hal. Periksa drive belt terhadap retak-retak.0 . 11-4).DRIVE BELT (SABUK PENGGERAK) Lepaskan left crankcase cover (hal. Peras cairan pencuci sepenuhnya Penuhi elemen dengan oli Olesi 1.1.

Periksa apakah oli mengalir keluar dari lubang check hole. 10 lbf. Putar roda belakang dengan perlahan dan keluarkan oli.0 mm Ganti drive belt jika ia kurang dari batas servis (hal.10 liter pada penggantian periodik .m. OLI YANG DIANJURKAN: Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG. TORSI: 13 N. kemudian lepaskan oil check bolt. oil drain bolt dan sealing washers.3 kgf. KAPASITAS OLI FINAL REDUCTION.ft) PENGGANTIAN OLI Letakkan sebuah panci pembuangan oli di bawah final reduction case untuk menampung oli. 1111).m (1. Viskositas: SAE 10W-30 Pasang oil check bolt dengan sebuah sealing washer baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan. Letakkan skuter pada standard utamanya.m. Setelah mengeluarkan semua oli. BATAS SERVIS: 18.3 kgf.m (1. OLI FINAL DRIVE PEMERIKSAAN TINGGI PERMUKAAN OLI Pastikan bahwa final reduction case tidak bocor. Jika tinggi permukaan oli rendah (oli tidak mengalir keluar). pasang oil drain bolt dengan sebuah sealing washer baru dan kencangkan drain bolt dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 13 N. ukurlah lebar drive belt seperti diperlihatkan.PERAWATAN Dengan menggunakan dua pelat datar. 0. 10 lbf. tambahkan oli yang dianjurkan seperti diuraikan di bawah.ft) Isi final reduction case dengan oli yang dianjurkan sampai tinggi permukaan yang tepat (Lihat atas). Lepaskan oil check bolt (baut pemeriksaan oli).

m (1.ft) DRIVE BELT DRIVE BELT LOWER LEVELCHECK BOLT CHECK BOLT SEALING WASHER SEALING WASHER DRAIN BOLT 4-16 .12 liter pada pembongkaran Pasang oil check bolt dengan sebuah sealing washer baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 13 N.m.0.3 kgf. 10 lbf.

17-9 untuk penggantian brake pads. Jika tinggi permukaan mendekati tanda LOWER . Jangan mencampur minyak rem dari merek yang berbeda. Jika tinggi permukaan minyak rem terlalu rendah.PERAWATAN MINYAK REM PERHATIAN ! Minyak rem yang tertumpah dapat merusak bagian-bagian yang dicat. periksalah seluruh sistem terhadap kebocoran (hal. terbuat dari plastik atau karet. Ganti brake pads jika salah satu pad aus sampai ke alur batas keausan. PERHATIAN ! TANDA PERMUKAAN LOWER ALUR-ALUR BATAS Selalu ganti brake pads sebagai satu set untuk memastikan tekanan cakram yang rata . KEAUSAN BRAKE SHOES/ PADS FRONT DISC BRAKE PADS (KANVAS REM CAKRAM DEPAN) Periksa brake pads terhadap keausan. caliper piston terdorong keluar. Jika brake pads tidak aus dan tinggi permukaan minyak rem rendah. Putar stang stir ke kiri sehingga reservoir mendatar dan periksa tinggi permukaan minyak rem reservoir depan melalui kaca pengamat. oleh karena mereka tidak cocok satu sama lain Jangan membiarkan barang asing memasuki sistem ketika mengisi reservoir (kotak penyimpanan). 4-18). dan ini menyebabkan tinggi permukaan reservoir yang rendah. periksa brake pads terhadap keausan (Lihat bawah). Letakkan skuter pada standard utamanya. Letakkan kain lap di atas bagian-bagian ini setiap kali sistem diservis. periksa brake pads ( kanvas rem) terhadap keausan (Lihat bawah). Lihat hal. Tinggi permukaan yang terlalu rendah dapat diakibatkan oleh keausan brake pads. Jika brake pads aus.

WEAR INDICATOR TANDA 4-17 . tromol rem di bawah batas servis. 17-7). Jika indicator tertepatan dengan tanda .D. periksa tromol rem (hal.BRAKE SHOES TROMOL REM BELAKANG Periksa posisi wear indicator ketika handel rem ditarik. Ganti brake shoes (hal. 17-5) jika D.

atau tanda-tanda kebocoran. Lihat hal. Ukur jarak main bebas handel rem belakang pada ujung handel rem.PERAWATAN SISTEM REM REM CAKRAM DEPAN Tarik handel rem dengan keras dan periksa bahwa tidak ada udara yang memasuki sistem. Ganti hose dan fittings bila perlu. 17-8 untuk prosedur pembuangan udara. HANDEL REM DEPAN Periksa brake hose (slang rem) dan fittings (peralatan pemasangan) terhadap pemburukan. Jika handel terasa lunak atau seperti sepon ketika dioperasikan. retak-retak. BRAKE HOSE REM TROMOL BELAKANG Periksa kabel rem dan handel rem terhadap sambungan longgar. Kencangkan fittings yang longgar. JARAK MAIN BEBAS: 10 10 .20 mm 4-18 20 mm . Ganti atau perbaiki bila perlu. jarak main bebas berlebihan atau kerusakan lain. buanglah udara dari sistem.

Periksa bahwa roda belakang telah terkunci sepenuhnya ADJUSTING NUT SAKELAR LEMPU REM DEPAN SAKELAR LEMPU REM BELAKANG LOCK LEVER HANDEL REM 4-19 . di serem bagian rem Lihat 21-16 untuk pemeriksaan sakelar lampu rem. SAKELAR LAMPU REM Sakelar lampu rem pada handel rem tidak dapat tel.PERAWATAN PERHATIAN ! Pastikan bahwa potongan pada adjusting nut duduk pada joint pin Setel jarak main bebas handel rem belakang dengan memutar rear brake arm adjusting nut ( mur penyetelan lengan rem belakang). CARA KERJA BRAKE LOCK Tekan handel rem belakang dan pasang lock lever (handel pengunci). Periksa bahwa lampu rem menyala tepat sebelum berfungsi. Jika hidupnya lampu rem dan berfungsinya tidak sinkron. 418). Periksa cara kerja brake lock setelah jarak main bebas handel rem belakang telah diperiksa dan disetel (hal. gantilah sakelar atau bagian yang tidak berfungsi dengan baik dari sistem.

2. Periksa susunan standard samping terhadap kebebasan pergerakan dan lumasi poros standard samping bila perlu.0 mm Ganti clutch shoes jika ketebalan di bawah batas servis (hal. Pasang susunan clutch (hal. KEAUSAN CLUTCH SHOES Lepaskan susunan clutch (kopeling) (hal. Hidupkan mesin. BATAS SERVIS: 2. STANDARD SAMPING Letakkan skuter di atas standard utamanya. Mesin harus mati sewaktu standard samping diturunkan Jika ada persoalan dengan sistem. 21-13). Tarik masuk standard samping. BAUT-BAUT PENYETELAN ARAH . 4. Periksa clutch shoes terhadap keausan tidak normal. 11-23). 11-19). Ukuran ketebalan masing-masing shoe. 3. Periksa pegas standard samping terhadap kerusakan atau berkurangnya tegangan.PERAWATAN ARAH SINAR LAMPU BESAR Letakkan skuter di atas tanah mendatar. Setel sinar lampu besar dalam arah vertikal dengan melonggarkan baut-baut penyetelan arah sinar lampu besar Tahan baut-baut penyetelan arah sinar lampu besar dan kencangkan mereka. periksa sakelar standard samping (hal. Periksa side stand ignition cut-off system (sistem mematikan pengapian yang dijalankan oleh standard samping): 1. Ketika menyetel arah sinar lampu besar pastikan untuk menyetel sinar lampu besar dengan mentepatkan baut kiri dan kanan. Setel arah sinar lampu besar sesuai dengan undang-undang dan peraturan lokal. Turunkan standard samping sepenuhnya. 11-18). PERHATIAN ! Arah sinar lampu besar kanan dan kiri tidak dapat disetel terpisah.

SINAR LAMPU BESAR CLUTCH SHOE STANDARD SAMPING 4-20

PERAWATAN SUSPENSI DEPAN Periksa cara kerja fork (garpu) dengan menarik rem depan dan menekan suspensi depan ke bawah beberapa kali. Periksa seluruh susunan terhadap tanda-tanda kebocoran, kerusakan, atau kelonggaran pengikat. PERHATIAN ! Bagian suspensi yang longgar, aus atau rusak mempengaruhi kestabilan dan pengendalian skuter. FRONT FORK Ganti komponen - komponen rusak yang tidak dapat diperbaiki. Kencangkan semua baut dan mur. Lihat hal. 15-12 untuk servis fork BELAKANG Periksa cara kerja sokbreker dengan menekannya beberapa kali. Periksa seluruh susunan sokbreker terhadap tanda-tanda kebocoran, kerusakan atau pengikat longgar. Ganti komponen rusak yang tidak dapat diperbaiki. Kencangkan semua baut dan mur. Lihat halaman 16-5 untuk servis sokbreker. Letakkan skuter pada standard utamanya. Periksa terhadap engine mounting bushings yang aus dengan memegang mesin mencoba menggerakkan roda dari sisi ke sisi. Ganti bushings jika ada kelonggarkan (hal. 16-6). MUR, BAUT, PENGIKAT Periksa bahwa semua baut dan mur rangka dikencangkan dengan torsi pengencangan mereka yang benar (hal. 1-10). Periksa bahwa semua cotter pin, safety clips, hose clamps dan cable stays ada di tempatnya dan telah dikencangkan dengan benar. SOKBREKER BELAKANG ENGINE MOUNTING BUSHINGS 4-21

PERAWATAN RODA / BAN Letakkan skuter pada standard utamanya. Pastikan bahwa fork tidak dapat bergerak, naikkan roda depan dan periksa terhadap kelonggaran. Periksa terhadap bantalan roda depan yang aus dengan memegang roda depan dan mencoba menggerakkannya dari sisi ke sisi. Ganti bantalan roda depan jika ada kelonggaran (hal. 158). Putar roda dan periksa bahwa ia berputar dengan lancar tanpa suara aneh. Jika diperkirakan ada kondisi tidak normal, periksalah bantalan roda depan (hal. 15-11). Dukung skuter dengan teguh dan naikkan roda belakang. Periksa terhadap bantalan final gear shaft (poros gigi akhir) yang aus dengan memegang roda belakang dan mencoba menggerakkan roda dari sisi ke sisi. Ganti bantalan final gear shaft jika ada kelonggaran (hal. 12-9). Putar roda dan periksa bahwa ia berputar dengan lancar tanpa suara aneh. Jika diperkirakan ada kondisi tidak normal, periksalah final reduction (hal. 12-7) Periksa tekanan udara ban dengan air pressure gauge (alat pengukur tekanan ban) dengan ban dalam keadaan dingin. TEKANAN BAN YANG DIANJURKAN: Pengendara saja: DEPAN : 200 kPa (2,00 kgf/cm2, 29 psi) BELAKANG : 225 kPa (2,25 kgf/cm2, 33 psi) Pengendara dan pembonceng: DEPAN : 200 kPa (2,00 kgf/cm2, 29 psi)

BELAKANG : 225 kPa (2,25 kgf/cm2, 33 psi) PERHATIAN ! Tipe Jari-jari Periksa pelek roda dan jari-jari terhadap kerusakan. Kencangkan jari-jari yang longgar. TOOL: Spoke wrench, 5.8 x 6.1 mm 07701-0020300 TORSI: 3,7 N.m (0,4 kgf.m, 2,7 lbf.ft) BANTALAN RODA BANTALAN FINAL GEAR SHAFT PRESSURE GAUGE SPOKE WRENCH 4-22

PERAWATAN Periksa ban terhadap sayatan, paku yang tertanam, atau kerusakan lain. Periksa apakah roda depan dan belakang segaris. DEPAN BELAKANG Ukuran ban 80/90 Merek ban SRI FT 235 FT 235

14M/C 40P 90/90- 14M/C 46P

Ukur kedalaman alur telapak pada bagian tengah ban. Ganti ban jika kedalaman alur mencapai batas berikut. KEDALAM ALUR MINIMUM: DEPAN/BELAKANG: Sampai ke indikator BANTALAN STEERING HEAD Letakkan skuter pada standard utamanya dan naikkan roda lepas tanah. PERHATIAN ! Periksa bahwa kabel pengatur tidak mengganggu perputaran stang stir. Periksa bahwa stang stir bergerak dengan bebas dari sisi ke sisi. Jika stang stir bergerak tidak lancar atau tertahan, periksalah bantalan steering head (kepala kemudi) (hal. 1524). Tahan skuter dan periksa bantalan steering head terhadap keausan dengan menggerakkan fork ke depan dan belakang. Jika steering stem (poros kemudi) mempunyai pergerakan vertikal, periksalah bantalan steering head (hal. 15-24). INDICATOR BANTALAN STEM BANTALAN STEM 4-23

5. SISTEM PELUMASAN DIAGRAM SISTEM PELUMASAN 5-1 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 5-2 KETERANGAN SERVIS 5-2 POMPA OLI 5-3 DIAGRAM SISTEM PELUMASAN ROCKER ARM SHAFT CAMSHAFT PISTON CRANKSHAFT OIL STRAINER SCREEN OIL PUMP 5 5-1

SISTEM PELUMASAN KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN! Oli mesin bekas dapat menyebabkan kanker kulit jika berulang-ulang mengenai kuli t untuk waktu lama. Walaupun ini tidak besar kemungkinannya kecuali apabila Anda menangani oli bekas setiap hari, tetap dianjurkan untuk mencuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air sesegera mungkin setelah menangani oli bekas. Oil pump (pompa oli) dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. Prosedur servis di dalam bab ini harus dijalankan dengan oli mesin dikeluarkan d ari mesin. Ketika melepaskan dan memasang oil pump, perhatikan untuk tidak membiarkan debu atau kotoran memasuki mesin. Jika ada bagian dari oil pump yang aus melampaui batas servis yang ditentukan, g antilah oil pump sebagai sebuah rakitan. Setelah oil pump dipasang, periksalah bahwa tidak ada kebocoran oli. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kapasitas oli mesin Pada penggantian periodik Pada pembongkaran mesin 0,7 liter 0,8 liter Oli mesin yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli mesin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG, Viskositas: SAE 10W-30 Oil pump rotor Jarak renggang pada ujung rotor 0,15 0,20 Jarak renggang antara rotor dan rumah 0,15 0,21 0,35 Jarak renggang ke samping rotor pompa 0,05 0,10 0,12 TORSI PENGENCANGAN

Oil pump plate screw 3 N.m (0,3 kgf.m, 2,2 lbf.ft) Oil pump mounting bolt 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Tinggi permukaan oli mesin terlalu rendah, pemakaian oli tinggi Ada kebocoran oli di luar Piston rings aus atau pemasangan piston ring salah (hal. 10-6) Cylinder aus (hal. 10-3) Valve guide atau seal aus (hal. 9-15) Oli tercemar Oli jarang diganti Oil strainer tersumbat Piston rings aus (hal. 10-6)

ft) Pasang water pump/stator base (hal. Pasang dan kencangkan baut-baut oil pump dengan torsi yang ditentukan. 7-12).0 kgf.m. BAUT-BAUT OIL PUMP TEPATKAN OIL PUMP BAUT-BAUT OIL PUMP . PEMASANGAN Pasang oil pump pada crankcase dengan mentepatkan dowel pins dan lubang-lubang crankcase. Lepaskan kedua baut pemasangan dan oil pump.m (1. jangan membiarkan debu atau kotoran memasuki mesin. 7 lbf. Lepaskan water pump/stator base (dasar pompa air/stator) (hal. TORSI: 10 N.7-14).SISTEM PELUMASAN OIL PUMP (POMPA OLI) PELEPASAN Ketika melepaskan oil pump.

Ukur jarak renggang antara outer rotor dan inner rotor dengan sebuah feeler gauge (lidah pengukur).m (0.3 kgf. BATAS SERVIS: 0. 2.ft) PUMP PLATE DOWEL PIN OUTER ROTOR PUMP BODY SEKRUP 3 N.2 lbf.2 lbf.m.SISTEM PELUMASAN PEMBONGKARAN/PERAKITAN Lepaskan sebagai berikut: Dowel pins Sekrup Pump plate Outer rotor Inner rotor PERHATIAN ! Olesi oli mesin pada inner rotor dan outer rotor Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran. 2.m (0. Untuk sementara pasang outer rotor dan inner rotor pada pump body dan oil pump shaft ke dalam oil pump inner rotor.m.20 mm JARAK RENGGANG UJUNG ROTOR .3 kgf.ft) INNER ROTOR PEMERIKSAAN JARAK RENGGANG UJUNG ROTOR Ukur pada beberapa titik dan pakailah pembacaan ter besar untuk dibandingkan dengan batas servis. TORSI : OIL PUMP PLATE SCREW 3 N.

.

BATAS SERVIS: 0. BATAS SERVIS: 0.35 mm JARAK RENGGANG KE RUMAH JARAK RENGGANG KE SAMPING ROTOR Ukurlah jarak renggang ke samping dengan menggunakan sebuah alat pengukur kedataran (straight edge) dan feeler gauge.12 mm JARAK RENGGANG KE SAMPING .SISTEM PELUMASAN JARAK RENGGANG ANTARA ROTOR DAN RUMAH Ukur jarak renggang antara oil pump body (badan pompa oli) dan outer rotor dengan sebuah feeler gauge.

6. SISTEM BAHAN BAKAR LOKASI KOMPONEN 6-1 MEMBERSIHKAN KARBURATOR 6-18 KETERANGAN SERVIS 6-2 PEMERIKSAAN KARBURATOR 6-19 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 6-3 PENYETELAN PILOT SCREW 6-22 AIR CLEANER HOUSING 6-4 INLET PIPE 6-23 PELEPASAN KARBURATOR 6-6 SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM 6-24 PEMASANGAN KARBURATOR 6-7 FUEL TANK 6-28 PEMBONGKARAN KARBURATOR 6-9 FUEL AUTO VALVE 6-29 PERAKITAN KARBURATOR 6-13 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 6 6-1 .

menghasilkan hilangnya penguasaan atas kendaraan. Longgarkan drain screw (sekrup pembuangan) dan keluarkan bensin dari karburator.ft) SE thermal valve body screw 3.8 lbf.m (0.2 5.2 kgf.m (0.1 lbf. Ganti dengan O-ring baru sewaktu perakitan kembali. 1. Ketika membongkar bagian-bagian dari sistem bahan bakar. 1.5 lbf.700 +/-100 menit-1 (rpm) Vakum PAIR control valve yang ditentukan 60 kPa (450 mmHg) Jarak main bebas throttle grip 2 6 mm TORSI PENGENCANGAN Inlet pipe band screw 2 N. Sebelum membongkar karburator.14 kgf.2 kgf.ft) Main jet 2. Setelah melepaskan karburator.1 N.m. letakkan baki penampung yang cocok di bawah slang pembuangan karburator.2 kgf.2 kgf.m.m.5 N.ft) Air cut-off valve cover screw 2. 17 lbf.m. 1.ft) Float chamber screw 2.5 lbf.ft) Vacuum chamber cover screw 2.m (0. 1.5 lbf. ft) SE thermal valve setting plate screw 2.5 N.1 N.5 lbf.m.m (0.5 lbf.5 lbf. SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Nomor identifikasi karburator AVK2CC Main jet # 102 Slow jet # 35 Tahanan listrik SE thermal valve 3.m (0.4 kgf. 2.m (0. Merokok atau membiarkan api atau p ercikan api di tempat kerja atau tempat di mana bensin disimpan dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan.14 kgf.m (0.0 mm Pembukaan awal pilot screw Lihat halaman 6-22 Putaran stasioner mesin 1.3 kgf.ft) Float chamber drain screw 1.m.1 N.1 N.ft) Needle jet holder 2.m. bungkuslah lubang pemasukan dari mesin dengan han duk bengkel atau tutuplah dengan tape perekat agar benda asing tidak dapat jatuh ke dalam mesin.5 N. 1.m.3 kgf.m (2.ft) Slow jet 1.1 N.ft) PAIR check valve cover screw 2.2 kgf. 1. 1.5 lbf.5 lbf. 1.m (0.6 Ohm (20O C) Tinggi pelampung 13.m (0.1 N. 1.2 kgf.2 kgf. 1.m (0.1 lbf.m. Bekerjalah di ruangan yang berventilasi baik.m. catatlah lokasi dari Orings.SISTEM BAHAN BAKAR KETERANGAN SERVIS UMUM Menekuk atau melintir kabel pengontrol akan mengganggu kelancaran cara kerja dan dapat mengakibatkan tertahan atau terjepitnya kabel.m.m (0.m.4 N.ft) Fuel auto valve lock nut 22.ft) TOOLS (PERKAKAS) Pin driver 07744-0010100 Carburetor float level gauge 07401-0010000 .5 N.

.

SISTEM BAHAN BAKAR MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Mesin tidak mau dihidupkan Tidak ada bahan bakar di dalam tangki Tidak ada bahan bakar ke karburator -Fuel strainer tersumbat -Fuel hose tersumbat -Lubang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat -Fuel auto valve tidak bekerja dengan baik Penyetelan tinggi pelampung tidak benar Terlalu banyak bahan bakar masuk ke dalam mesin -Saringan udara tersumbat -Karburator kebanjiran Kebocoran udara masuk Bahan bakar tercemar/memburuk Starting enrichment (SE) thermal valve tidak bekerja dengan baik Rangkaian starting enrichment (SE) tersumbat Rangkaian slow karburator tersumbat Gas tangan tidak bekerja dengan benar Tidak ada percikan api pada busi (Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik . sulit dihidupkan. 19-4) Campuran bahan bakar miskin Fuel jets tersumbat Float valve (klep pelampung) tidak bekerja dengan baik Float level (tinggi pelampung) terlalu rendah Saluran bahan bakar terbatas Slang ventilasi udara karburator tersumbat Lubang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat Ada kebocoran udara masuk Vacuum piston tidak bekerja dengan baik Campuran bahan bakar kaya Air jet tersumbat Float valve tidak bekerja dengan baik Float level terlalu tinggi Starting enrichment (SE) thermal valve macet terbuka Elemen saringan udara tercemar Vacuum piston tidak bekerja dengan baik ECT sensor tidak bekerja dengan baik Backfiring atau misfiring sewaktu berakselerasi hal . 19-4) Mesin mati mendadak. putaran stasioner kasar Saluran bahan bakar terbatas Campuran bahan bakar terlalu miskin/kaya Bahan bakar tercemar/memburuk Ada kebocoran udara masuk Putaran stasioner tidak disetel dengan baik Pilot screw tidak disetel dengan baik Lubang pernapasan tangki bahan bakar tersumbat Saringan udara tersumbat Rangkaian slow tersumbat Starting enrichment (SE) thermal valve tidak bekerja dengan baik Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik (hal.

19-4) Afterburn ketika engine braking dipergunakan Campuran bahan bakar miskin di dalam rangkaian slow Pulse secondary air injection (PAIR) system tidak bekerja dengan baik -PAIR control valve tidak bekerja dengan baik -PAIR check valve tidak bekerja dengan baik -Slang dari PAIR system tersumbat Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik (hal. 19-4) .Campuran bahan bakar terlalu miskin Sistem pengapian tidak bekerja dengan baik (hal.

-Air cleaner element (hal. 8-5). Lepaskan carburetor vacuum piston hose dan crankcase breather hose dari air cleaner housing. Lepaskan ketiga baut dari air cleaner housing. 4-6). Lepaskan baut pemasangan bawah sokbreker belakang (hal. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner housing Lepaskan connecting hose dari karburator dengan memegang karburator dan menarik air cleaner housing ke belakang. 3-8).SISTEM BAHAN BAKAR AIR CLEANER HOUSING (RUMAH SARINGAN UDARA) PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Luggage box (hal. Longgarkan sekrup pita penjepit slang penyambung (con necting hose band screw). BAND SCREW CRANKCASE BREATHER HOSE VACUUM PISTON HOSE HOSE CLAMP CRANKCASE BREATHER DRAIN HOSE AIR CLEANER HOUSINGBAUT-BAUT . Lepaskan air cleaner housing dari sebelah kanan dari rangka. Lepaskan crankcase breather drain hose dari hose clamp.

AIR CLEANER HOUSING HOSE CLAMP CRANKCASE BREATHER DRAIN HOSE COLLAR VACUUM PISTON HOSE CRANKCASE BREATHER HOSE BAND SCREW BAND SCREW . Pasang crankcase breather drain hose terhadap hose clamp. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner connecting hose.SISTEM BAHAN BAKAR PEMASANGAN Pasang air cleaner housing dari sebelah kanan dari rangka. Pasang connecting hose band seperti diperlihatkan. Kencangkan band screw sampai band duduk di atas collar seperti diperlihatkan Sambungkan carburetor vacuum piston hose dan crankcase breather hose ke air cleaner housing. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner housing. 1-16). PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses dan hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. Sambungkan connecting hose ke karburator dengan memegang karburator dan dengan hati-hati mendorong air cleaner housing ke depan.

m. Pasang berikutnya: -Air cleaner element (hal. Letakkan tempat penampung yang cocok di bawah carburetor drain hose dan keluarkan bahan bakar dari karburator dengan melonggarkan drain screw. Pasang dan kencangkan ketiga baut pada air cleaner housing. Pasang dan kencangkan baut -baut pemasangan rear shock absorber (sokbreker belakang) (hal. 1-16). 1. Kencangkan float chamber drain screw (sekrup pembuangan ruangan pelampung). TORSI: 1.5 N. 4-6) -Luggage box (hal.SISTEM BAHAN BAKAR Pasang air cleaner housing pada tempatnya. BAUT-BAUT AIR CLEANER HOUSING FLOAT CHAMBER DRAIN SCREW SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR SE THERMAL VALVE WIRE WIRE GUIDE WIREBAND WIREBAND .m (0. 8-6).2 kgf. PELEPASAN KARBURATOR Lepaskan body cover (hal. Lepaskan kawat SE thermal valve dari wire bands (pita pemegang kawat) dan wire guides (pembimbing kawat).ft) Lepaskan Starting Enrichment (SE) thermal valve 3P connector. 3-9). PERHATIAN ! Pastikan bahwa final reduction case breather hose telah dipasang dengan benar pada air duct cover (hal. 3-8).1 lbf.

BAND SCREW VACUUM PISTON HOSE DUST GUARD RUBBER LOCK NUT FUEL HOSE THROTTLE CABEL BAUT-BAUT BAUT KARBURATOR CONNECTING HOSE BAND SCREW DRAIN HOSE PEMASANGAN KARBURATOR Sambungkan karburator ke pipa masuk (inlet pipe) dengan mentepatkan tab (tonjolan pemasangan) dari karburator dengan alur dari inlet pipe. Longgarkan connecting hose band screw. Lepaskan karburator drain hose. Lepaskan karburator dari inlet pipe. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner housing. Longgarkan inlet pipe band screws. . Lepaskan dust guard rubber (karet pelindung terhadap debu) dari SE thermal valve. Longgarkan throttle cable lock nut. Lepaskan ketiga baut dari air cleaner housing. vacuum piston hose joint dan fuel hose joint (joint = penyambungan). Lepaskan connecting hose dari karburator dengan memegang karburator dan menarik air cleaner housing ke belakang. Lepaskan throttle cable dari cable holder dan lepaskan throttle cable dari throttle drum. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak inlet pipe.SISTEM BAHAN BAKAR Lepaskan vacuum piston hose dan fuel hose dari karburator.

PERHATIAN ! TEPATKAN KARBURATOR Hat-hati agar tidak merusak inlet pipe .

m. 1. TORSI: 2 N. Pasang dan kencangkan ketiga baut kepada air cleaner housing.ft) Sambungkan carburetor drain hose. Sambungkan fuel hose dan vacuum piston hose ke karburator.SISTEM BAHAN BAKAR BAUT-BAUT AIR CLEANER HOUSING BAUT-BAUT AIR CLEANER HOUSING Kencangkan sekrup-sekrup inlet pipe band dengan torsi yang ditentukan. fuel hose joint dan vacuum piston hose joint bertepatan dengan lubang-lubang pada rubber. Sambungkan throttle cable (kabel gas) pada throttle drum (penggulung kabel gas) dan pasang pada cable holder (pemegang kabel). PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak air cleaner connecting hose Pasang connecting hose band seperti diperlihatkan. PERHATIAN ! Pastikan bahwa carburetor vacuum piston hose dan clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. Pasang dust guard rubber sehingga SE thermal valve. Sambungkan air cleaner connecting hose ke karburator dengan memegang karburator dan mendorong air cleaner housing dengan hati-hati ke depan.2 kgf. 1-16) Pasang air cleaner housing pada kedudukannya. Kencangkan band screw sampai band duduk pada collar seperti diperlihatkan.5 lbf.m (0. CARBURETOR CONNECTING HOSE BAND SCREW DRAIN HOSE BAND SCREW COLLAR VACUUM PISTON HOSE DUST GUARD RUBBER FUEL HOSE THROTTLE CABLE .

3-9). setting plate (pelat pemasangan) dan SE thermal valve. Setelah memasang karburator. -Jarak main bebas throttle grip (hal. STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE Lepaskan SE thermal valve cover. PEMBONGKARAN KARBURATOR AIR VENT HOSE Lepaskan air vent hose (slang lubang angin). Pasang body cover (hal. 4-13). sekrup. periksa sebagai berikut: -Putaran stasioner mesin (hal. KABEL SE THERMAL VALVE WIRE GUIDE WIRE BAND WIRE BAND SE THERMAL VALVE CONNECTOR 3P WIRE GUIDE AIR VENT HOSE SE THERMAL VALVE COVER SE THERMAL VALVE SEKRUP SETTING PLATE . Hubungkan SE thermal valve 3P connector. 4-5).SISTEM BAHAN BAKAR Pasang kawat SE thermal valve pada wire guides (pembimbing kawat) dan wire bands (pita pengikat kawat).

SISTEM BAHAN BAKAR Lepaskan O-ring dari SE thermal valve. PERHATIAN ! Air cut-off valve cover berada di bawah tekanan pegas SE THERMAL VALVE O-RING SE THERMAL VALVE BODY SEKRUP-SEKRUP O-RING SEKRUP-SEKRUP AIR CUT-OFF VALVE COVER Lepaskan air cut-off valve cover. Lepaskan O-ring dari SE thermal valve body. spring (pegas) dan diaphragm. AIR CUT-OFF VALVE Tahan air cut-off valve cover dan lepaskan sekrupsekrup. AIR CUT-OFF VALVE COVER SPRING DIAPHRAGM O-RING 6-10 . Lepaskan sekrup-sekrup dan SE thermal valve body. Lepaskan O-ring.

SISTEM BAHAN BAKAR VACUUM CHAMBER Tahan vacuum chamber cover dan lepaskan sekrupsekrup. Putar needle holder berlawanan arah jarum jam sementara menekannya ke dalam dan melepaskan holder flanges (flens pemegang) dari alur piston PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak diaphragm. Lepaskan needle holder. spring dan jet needle dari vacuum piston VACUUM CHAMBER COVER VACUUM CHAMBER COVER SEKRUP-SEKRUP COMPRESSION SPRING DIAPHRAGM/ VACUUM PISTON NEEDLE HOLDER VACUUM PISTON JET NEEDLE SPRING NEEDLE HOLDER 6-11 . Lepaskan vacuum chamber cover. PERHATIAN ! Vacuum chamber cover berada di bawah tekanan pegas. compression spring (pegas kompressi) dan diaphragm/vacuum piston.

Lepaskan pilot screw. Lepaskan O-ring dari float chamber. akan terjadi kerusakan pada dudukan pilot screw 6-12 . SEKRUP-SEKRUP FLOAT CHAMBER O-RING FLOAT PIN O-RING FLOAT PIN FLOAT VALVE FLOAT PERHATIAN ! Tangani jets dengan hati-hati. karena mudah sekali tergerus atau tergores. spring. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak carburetor body. Lepaskan berikutnya: -Main jet -Needle jet holder -Needle jet -Slow jet Putar pilot screw ke dalam dan catat jumlah putaran yang diperlukan sebelum ia menyentuh dudukannya dengan ringan. dan O-ring.SISTEM BAHAN BAKAR FLOAT CHAMBER Lepaskan ketiga sekrup dan float chamber. float (pelampung) dan float valve (klep pelampung). washer. Jika pilot screw dikencangkan terhadap dudukannya. Pegang karburator dan dorong float pin (poros pelampung) dengan ringan dari sisi throttle drum. TOOL: Pin driver 07744-0010100 Lepaskan float pin.

m.m.ft) 2.ft) SETTING PLATE AIR CUT-OFF VALVE COVER 2.ft) .5 N.1 lbf.m (0. 1.5 N. 1.m (0.5 lbf.2 kgf.1 N. 1.m (0.4 kgf.m. Kencangkan mereka dengan torsi yang ditentukan.3 kgf.ft) FLOAT CHAMBER VACUUM CHAMBER COVER COMPRESSION CHAMBER Pasang sebagai berikut: -Slow jet -Needle jet -Needle jet holder -Main jet PERHATIAN ! Tangani jets dengan hati-hati.5 lbf.1 N. 1.8 lbf.5 lbf-ft) COVER SE THERMAL VALVE O-RING O-RING O-RING O-RING O-RING WASHER NEEEDLE JET HOLDER 2.m (0.m 2.m.1 N.2 kgf.m (0.5 lbf.m (0.SISTEM BAHAN BAKAR PERAKITAN KARBURATOR O-RING Sisi datar meng hadap ke rumah karburator FLOAT VALVE DIAPHRAGM/ VACUUM PISTON FLOAT 2.4 N.ft) VALVE BODY 3. Mereka mudah tergerus atau tergores.2 kgf. TORSI: Slow jet: 1.2 kgf.m. 1.

Jalankan prosedur penyetelan pilot screw jika sebuah pilot screw baru dipasang (hal.m (0. 6-13 .Main jet: 2.3 kgf. akan terjadi kerusakan pada dudukan pilot screw NEEDLE JET O-RING NEEDLE JET HOLDER PILOT SCREW SPRING WASHER MAIN JET SLOW JET Pasang pilot screw dan kembalikan ke kedudukannya semula seperti yang dicatat pada waktu pelepasannya.m. 1. 6-22).m.5 lbf. 1.8 lbf.5 N.1 N.2 kgf.ft) Needle jet holder: 2.m (0.ft) PERHATIAN ! Jika pilot screw dikencangkan terhadap dudukannya.

TOOL: Pin driver 07744-0010100 Pasang sebuah O-ring baru pada float chamber (mangkok pelampung).2 kgf.m (0.m. Pasang float chamber FLOAT CHAMBER O-RING Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup float chamber dengan torsi yang ditentukan.ft) SEKRUP-SEKRUP 6-14 .1 N. kemudian pasang float pin melalui badan karburator dan float FLOAT PIN FLOAT VALVE FLOAT PIN DRIVER 0. TORSI: 2.5 lbf.55 mm FLOAT PIN Dorong masuk float pin dengan ringan sampai tinggi dari float pin holder (sisi SE thermal valve) adalah 0.55 mm.0. 1.15 .SISTEM BAHAN BAKAR Pasang float dan float valve pada badan karburator.15 0.

TORSI: 2.SISTEM BAHAN BAKAR VACUUM CHAMBER Pasang jet needle. Tekan needle holder ke dalam vacuum piston dan putar needle holder searah jarum jam sampai terdengar suara klik. spring dan needle holder pada vacuum piston. Pasang boss dari vacuum chamber cover pada compres sion spring dan pasang chamber cover.ft) VACUUM PISTON NEEDLE HOLDER SPRING JET NEEDLE Tepatkan NEEDLE HOLDER VACUUM CHAMBER COVER DIAPHRAGM/ VACUUM PISTON COMPRESSION SPRING PASANG SEKRUP-SEKRUP 6-15 .2 kgf. Pasang diaphragm/vacuum piston kedalam badan karburator dengan mentepatkan diaphragm tab (tonjolan pada diaphragm) dengan alur pada badan karburator.1 N.m (0.5 lbf. Pasang compression spring ke dalam vacuum piston. Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup vacuum chamber cover dengan torsi yang ditentukan. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak jet needle Tahan vacuum piston pada posisi hampir terbuka penuh untuk mencegah bahwa diaphragm terjepit oleh chamber cover.m. 1. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak spring.

BADAN SE THERMAL VALVE O-RING 6-16 . Pasang diaphragm needle pada lubang air cut-off valve dari badan karburator. Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup air cut-off valve cover dengan torsi yang ditentukan. Pasang dan tahan air cut-off valve cover.m (0.1 N.ft) PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak menjepit diaphragm COMPRESSION SPRING VACUUM PISTON NEEDLE DIAPHRAGM O-RING LUBANG AIR CUT-OFF Sisi yang mendatar menhadap badan karburator SPRING SEKRUP-SEKRUP AIR CUT-OFF VALVE COVER STARTING ENRICHMENT (SE) THERMAL VALVE Pasang sebuah O-ring baru pada alur pada badan SE thermal valve.5 lbf. TORSI: 2. Pasang spring pada air cut-off valve cover.SISTEM BAHAN BAKAR Periksa bahwa spring telah dipasang dengan benar dengan menekan bagian bawah dari piston dengan jarijari dan memastikan bahwa piston kembali ke tempatnya dengan lancar AIR CUT-OFF VALVE Pasang sebuah O-ring baru dengan sisi yang mendatar menghadap ke badan karburator.m.2 kgf. 1.

.

SISTEM BAHAN BAKAR Pasang body SE thermal valve.2 kgf. 1.5 lbf. Pasang dan kencangkan sekrup setting plate dengan torsi yang ditentukan. Pasang SE thermal valve pada karburator sampai ia duduk dengan sempurna.m (0.4 N.5 lbf.1 N.m (0.ft) Pasang sebuah O-ring baru pada SE thermal valve. BODY SE THERMAL VALVE SEKRUP-SEKRUP SE THERMAL VALVE O-RING Pasang SE thermal valve pada badan karburator seperti diperlihatkan. Pasang dan kencangkan sekrup-sekrup badan SE thermal valve dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 3. 2. SEKRUPSETTING PLATE 6-17 . TORSI: 2.m.ft) PERHATIAN ! Pasang setting plate dengan ujung chamfered (dipotong) menghadap ke atas.m.4 kgf. SE THERMAL VALVE Pasang setting plate pada alur SE thermal valve groove.

MEMBERSIHKAN KARBURATOR Lepaskan sebagai berikut: -SE thermal valve -Air cut-off valve diaphragm -Diaphragm/vacuum piston -Float/float valve -Main jet/slow jet/needle jet/needle jet holder -Pilot screw/spring/washer/O-ring Tiuplah terbuka semua saluran udara dan bahan bakar dalam badan karburator dengan udara bertekanan PERHATIAN ! AIR VENT HOSE Membersihkan saluran udara dan bahan bakar dengan seutas kawat akan merusak badan karburator 6-18 .SISTEM BAHAN BAKAR Pasang SE thermal valve cover pada SE thermal valve SE THERMAL VALVE COVER AIR VENT HOSE Sambungkan air vent hose (slang ventilasi udara).

6-9). 6-16). biarkan menjadi dingin (di bawah 35OC) selama 30 menit atau lebih.6 Ohm (pada 20OC) Jika tahanan tidak normal. Masukkan sebuah slang vinyl ke dalam rangkaian fuel enrichment dan tiuplah ke dalam slang. Udara tidak boleh mengalir ke dalam rangkaian. 6-9).2 5. HUBUNGAN: Hitam Hijau/Jingga STANDARD: 3. Periksa valve dan needle terhadap keausan bertangga atau kerusakan. Masukkan sebuah slang vinyl ke dalam rangkaian fuel enrichment dan tiuplah ke dalam slang. Sambungkan baterai 12V ke terminal connector 3P SE thermal valve dan tunggu selama 5 menit. Jika cara kerja tidak normal. PEMERIKSAAN VALVE THERMOWAX Ukur tahanan pada terminal connector dari sisi SE thermal valve. Udara harus mengalir ke dalam rangkaian.SISTEM BAHAN BAKAR PEMERIKSAAN KARBURATOR SE THERMAL VALVE PEMERIKSAAN VALVE/NEEDLE Lepaskan SE thermal valve (hal. Pasang SE thermal valve (hal. gantilah SE thermal valve. gantilah SE thermal valve PERHATIAN ! Pemeriksaan tahanan SE thermal valve dapat dilakukan dengan karburator terpasang pada mesin PEMERIKSAAN CARA KERJA VALVE Jika mesin telah dijalankan. Lepaskan badan SE thermal valve (hal. SE THERMAL VALVE VALVE NEEDLE SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR SE THERMAL VALVE FUEL ENRICHMENT CIRCUIT .

6-19 .

ukurlah voltase antara sisi wire harness dari SE thermal valve connector. . 21-11). Panaskan mesin. periksa sebagai berikut: Rangkaian terbuka pada kawat Hitam Rangkaian terbuka pada kawat Hitam dan/atau ka wat Hijau/Jingga dari SE thermal valve Rangkaian terbuka pada kawat Merah Muda / Putih dan/atau Biru/Hijau dari ECT sensor Jika kawat-kawat adalah normal. Jika mesin dalam keadaan dingin. 3-8). pastikan bahwa yang berikut adalah normal: Kondisi baterai Sekring Lepaskan front center body cover (hal. periksa sebagai berikut: Hubungan pendek pada kawat Hijau / Jingga dari SE thermal valve Hubungan pendek pada kawat Merah Muda / Putih dari ECT sensor Jika tidak ada voltase setiap waktu. HUBUNGAN : Hitam (+) Hijau/Jingga (-) STANDARD : Voltase baterai Jika ada voltase baterai setiap waktu.SISTEM BAHAN BAKAR PEMERIKSAAN SISTEM Sebelum menjalankan pemeriksaan sistem. HUBUNGAN : Hitam (+) Hijau/Jingga (-) STANDARD : Tidak ada voltase. Lepaskan SE thermal valve 3P connector PERHATIAN ! Jika mesin telah dijalankan biarkan menjadi dingin (di bawah 35OC selama 30 menit atau lebih Putar kunci kontak ke ON dan hidupkan mesin. Ukur voltase pada sisi wire harness dari SE thermal valve connector sementara mesin dalam keadaan panas. periksa ECT sensor (hal.

ganti ICM dengan yang baru. pemburukan atau kerusakan Spring terhadap pemburukan Needle dari diaphragm terhadap keausan Saluran udara terhadap sumbatan SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR KUNCI KONTAK KE SEKRING UTAMA ECT SENSOR ICM SPRING AIR CUT-OFF VALVE DIAPHRAGM SALURAN-SALURAN UDARA NEEDLE 6-20 .Jika ECT sensor adalah normal. Periksa sebagai berikut: Diaphragm terhadap lubang-lubang kecil. 6-10). dan periksa kembali. AIR CUT-OFF VALVE Lepaskan air cut-off valve (hal.

goresan. FLOAT FLOAT VALVE VALVE SEAT Pasang float valve dan float (hal. PERHATIAN ! Pasang float level gauge sehingga ia tegak lurus terhadap muka float chamber pada titik tertinggi dari float.SISTEM BAHAN BAKAR VACUUM CHAMBER Lepaskan vacuum chamber (hal. Periksa sebagai berikut: Jet needle terhadap keausan bertangga Vacuum piston terhadap keausan atau kerusakan Diaphragm terhadap lubang-lubang kecil. 6-14). NEEDLE JET VACUUM PISTON DIAPHRAGM FLOAT CHAMBER Lepaskan float (pelampung) (hal. Dengan float valve pada dudukannya dan float arm baru menyentuh valve. Periksa cara kerja float valve. ukurlah float level (tinggi pelampung) dengan special tool seperti diperlihatkan. Ganti float jika terdapat bahan bakar di dalam float. Periksa ujung dari float valve di tempat ia menyentuh valve seat terhadap keausan bertangga atau kontaminasi. FLOAT LEVEL: 13. 6-12). Periksa dudukan float valve terhadap gerusan.0 mm TOOL : Carburetor float level gauge 07401-0010000 . 6-11). Ganti valve jika ujungnya aus atau tercemar. pemburukan atau kerusakan. Periksa float terhadap kerusakan. sumbatan dan kerusakan.

Ganti float assembly jika float level (tinggi pelampung) tidak sesuai spesifikasi. PILOT SCREW/JETS Lepaskan pilot screw dan masing-masing jet (hal. 6-12). Periksa sebagai berikut: Pilot screw needle terhadap keausan Pilot screw spring terhadap pemburukan Masing-masing jet terhadap sumbatan Masing-masing saluran terhadap sumbatan FLOAT LEVEL GAUGE NEEDLE JET NEEDLE JET HOLDER MAIN JET SLOW JET PILOT SCREW SPRING O-RING WASHER 6-21 .Float tidak dapat disetel.

SISTEM BAHAN BAKAR PAIR CONTROL VALVE POMPA VAKUM PLUG PENYETELAN PILOT SCREW Pilot screw telah disetel awal di pabrik dan tidak memerlukan penyetelan kecuali bila pilot screw telah di ganti. Lepaskan vacuum hose dari PAIR control valve dan hubungkan pompa vakum ke PAIR control valve vacuum hose joint. Mesin harus dalam keadaan panas untuk penyetelan akurat 10 menit pengendaraan jalan dan berhenti adalah cukup. PILOT SCREW 6-22 . Tutuplah vacuum hose dengan plug (sumbat). Hubungkan sebuah tachometer sesuai dengan petunjuk pabrik tachometer. Terapkan vakuum yang ditentukan kepada PAIR control valve vacuum hose lebih dari 60 kPa (450 mm Hg). akan terjadi kerusakan terhadap dudukan pilot screw 2. Putar pilot screw searah jarum jam sampai ia duduk dengan ringan. PROSEDUR PENURUNAN PUTARAN STASIONER 1.kira PERHATIAN ! Jika pilot screw dikencangkan terhadap dudukannya. 3. kemudian putar kembali sesuai spesifikasi yang diberikan ini adalah penyetelan awal sebelum penyetelan akhir dari pilot screw. Matikan mesin. Gunakan tachometer dengan skala 50 menit-1 (rpm) atau lebih kecil yang dapat dengan akurat menunjukkan perubahan 50 menit-1 (rpm). Panaskan mesin sampai ke suhu operasi. 4. 5.berhenti selama 10 menit adalah cukup. Pengendaraan jalan dan. PEMBUKAAN AWAL: Kira .

Lepaskan fuel auto valve vacuum hose dan PAIR control valve vacuum hose dari inlet pipe. Lepaskan baut-baut dan lepaskan inlet pipe dari karburator Lepaskan gasket dan bersihkan sisa-sisa bahan gasket dari permukaan penyatuan inlet pipe dari cylinder head. 9. PEMBUKAAN AKHIR: 1/2 putaran keluar dari posisi yang didapatkan pada lankah 10 12.600 +/.100 menit-1 (rpm) INLET PIPE PELEPASAN Lepaskan luggage box (hal. Buka sadel. Putar pilot screw keluar ke pembukaan akhir. 13.600 +/.SISTEM BAHAN BAKAR 6. PUTARAN STASIONER: 1.100 menit-1 (rpm) 8. PERHATIAN ! Tutuplah lubang masuk cylinder head dengan sebuah handuk bengkel atau tutuplah dengan pita perekat (tape) untuk menghindari jatuhnya bahan asing ke dalam mesin. 3-8). PUTARAN STASIONER: 1. Bukalah throttle dengan ringan 2 atau 3 kali kemudian setel putaran stasioner dengan throttle stop screw. Hidupkan mesin dan setel putaran stasioner dengan throttle stop screw. kemudian lepaskan vacuum pump dan sambungkan vacuum hose kePAIR control valve vacuum hose joint.700 +/. 7.100 menit-1 (rpm) 10. Longgarkan inlet pipe band screws. ADJUSTING HOLE CAP THROTTLE STOP SCREW BAND SCREWS PAIR CONTROL VALVE . Lepaskan adjusting hole cap. Putar pilot screw ke dalam atau keluar dengan perlahan untuk mendapatkan putaran mesin tertinggi. Putar pilot screw secara berangsur ke dalam sampai putaran mesin turun dengan 50 menit-1 (rpm) 11. Setel kembali putaran stasioner dengan throttle stop screw. Buka kunci sadel dengan kunci kontak. PUTARAN STASIONER: 1. Lepaskan plug dari vacuum hose.

VACUUM HOSE INLET PIPE BAUT-BAUT GASKET FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE 6-23 .

1. SECONDARY AIR SUPPLY SYSTEM PEMERIKSAAN SISTEM Hidupkan mesin dan panaskan sampai ke suhu operasi normal dan matikan mesin. Pasang luggage box (hal.SISTEM BAHAN BAKAR PEMASANGAN Pasang sebuah gasket baru pada cylinder head.5 lbf. Jika port kotor dengan karbon. 4-14).m. Lepaskan PAIR air cleaner element (hal. GASKET Tepatkan INLET PIPE AIR INTAKE PORT BAND SCREWS INLET PIPE BAUT-BAUT PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE 6-24 .m (0. Kencangkan inlet pipe band screws dengan torsi yang ditentukan. periksalah PAIR check valve. 3-8). TORSI: 2 N. Sambungkan inlet pipe ke karburator dengan mentepatkan tab (tonjolan pemasangan) dari karburator dengan alur dari inlet pipe.ft) Sambungkan fuel auto valve vacuum hose dan PAIR control valve vacuum hose pada inlet pipe. Periksa bahwa PAIR air intake port dalam keadaan bersih dan bebas dari endapan karbon. Pasang baut-baut pemasangan inlet pipe dan kencangkan.2 kgf.

mur-mur dan PAIR control valve. Dengan mesin dalam keadaan hidup. Jika terjadi afterburn (letupan di dalam knalpot) pada waktu mengurangi kecepatan. Hidupkan mesin dan buka gas tangan sedikit untuk memastikan bahwa udara dihisap melalui air suction hose. gantilah PAIR control valve dengan yang baru. Periksa bahwa air suction hose berhenti menarik udara. 3-8). Sambungkan pompa vakum ke PAIR control valve vacuum hose joint. Pastikan bahwa hoses dan clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. Lepaskan sebagai berikut: -Air suction hose -Air supply hose -PAIR control valve vacuum hose Lepaskan baut-baut. PELEPASAN/PEMASANGAN PAIR CONTROL VALVE Lepaskan body cover (hal. periksa air suction hose dan supply hose terhadap sumbatan. periksalah air cut-off valve (hal. 6-21). PEMERIKSAAN PAIR CHECK VALVE Lepaskan luggage box (hal. bahkan walaupun secondary air supply system adalah normal. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.SISTEM BAHAN BAKAR Lepaskan PAIR control valve vacuum hose dan sumbatlah dengan plug. PAIR CONTROL VALVE . secara berangsur terapkan vakum pada PAIR control valve. VAKUUM YANG DITENTUKAN: 60 kPa (450 mm Hg) Jika udara ditarik masuk. 1-16). 3-9). dan bahwa tidak ada kebocoran vakum. Jika udara tidak dihisap masuk. Lepaskan sekrup-sekrup dan PAIR check valve cover. atau jika vakum yang ditentukan tidak dipertahankan.

AIR SUCTION HOSE VACUUM PUMP PLUG AIR SUCTION HOSE MUR-MUR/ BAUT-BAUT VACUUM HOSE AIR SUPPLY HOSE PAIR CONTROL VALVE SEKRUPSEKRUP PAIR CHECK VALVE COVER 6-25 .

Lepaskan PAIR air cleaner hose dari PAIR air cleaner. Lepaskan PAIR air cleaner hose. rubber seat (dudukan karet) retak.1 N. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. 3-9). PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses telah dipasang dalam arah yang benar (hal. 1-16) REED RUBBER SEAT BAUTPAIR RESONATOR PAIR AIR CLEANER HOSE PAIR AIR CLEANER HOUSING SEKRUP PAIR AIR CLEANER HOSE REAR FENDER .m (0.2 kgf. Lepaskan baut dan PAIR resonator Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. PAIR CHECK VALVE Ganti PAIR control valve jika reed (buluh) rusak atau memburuk. 1.ft) PELEPASAN/PEMASANGAN PAIR RESONATOR Lepaskan body cover (hal. 1-16). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.m.5 lbf. TORSI: PAIR CHECK VALVE COVER SCREW: 2. PELEPASAN / PEMASANGAN PAIR AIR CLEANER HOUSING Lepaskan rear fender (hal. memburuk atau rusak. 3-12) Lepaskan sekrup dan PAIR air cleaner housing. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses telah dipasang dalam arah yang benar (hal.SISTEM BAHAN BAKAR Lepaskan PAIR check valve dari PAIR control valve. atau jika ada jarak renggang antara reed dan seat.

6-26 .

Lepaskan PAIR air supply hose.SISTEM BAHAN BAKAR PELEPASAN / PEMASANGAN PAIR AIR SUPPLY PIPE Lepaskan left floor panel side cover (hal. GASKET PEMERIKSAAN Periksa air supply pipe terhadap tekukan atau kerusakan PAIR AIR SUPPLY PIPE 6-27 . PAIR AIR SUPPLY HOSE Lepaskan ketiga baut dan PAIR air supply pipe. PAIR AIR SUPPLY PIPE BAUT-BAUT Ganti gasket dengan yang baru. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses dan lips (bibir) telah dipasang dalam arah yang benar (hal. 3-6). 1-16).

1-16). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan PERHATIAN ! Tempatkan hoses dan wire harness dengan benar (hal.SISTEM BAHAN BAKAR FUEL TANK (TANGKI BAHAN BAKAR) PELEPASAN / PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal. Klem fuel hose dan lepaskan fuel hose dan vacuum hose dari fuel auto valve PERHATIAN ! Sekalah bahan bakar yang tertumpah keluar. WIRE CLAMP WIRE GUIDE FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR BAUT-BAUT RESERVE TANK FUEL HOSE VACUUM HOSE DRAIN HOSE FUEL TANK BAUT-BAUT 6-28 . Lepaskan kedua baut dan fuel tank. Lepaskan fuel level sensor 3P connector. Lepaskan fuel tank tray drain hose dari fuel tank tray. Longgarkan baut-baut radiator reserve tank dan pindahkan reserve tank ke depan untuk mendapatkan cukup ruangan untuk melepaskan connector. 3-9). Lepaskan fuel level sensor wire clamp dari fuel tank dan kawat sensor dari wire guide pada ICM holder.

PERHATIAN ! Sekalah bahan bakar yang tertumpah. Lepaskan fuel strainer screen dan O-ring dari fuel auto valve. Longgarkan lock nut (mur pengunci) dan lepaskan fuel auto valve. PELEPASAN Lepaskan fuel tank (hal. ganti fuel auto valve. Lepaskan vacuum hose dari fuel auto valve dan sambungkan pompa vakum yang dapat dibeli di pasaran kepada sambungan keluar diaphragm vacuum. Letakkan penampung yang cocok di bawah fuel drain hose. 6-28). Letakkan sebuah penampung bahan bakar dan keluarkan bahan bakar. Jika aliran bahan bakar terbatas atau tidak mengalir. Bersihkan fuel strainer screen dengan udara bertekanan.SISTEM BAHAN BAKAR FUEL AUTO VALVE PEMERIKSAAN Lepaskan body cover (halaman 3-9) Periksa bahwa bahan bakar tidak keluar dari sambungan fuel auto valve. FUEL HOSE FUEL AUTO VALVE FUEL DRAIN HOSE VACUUM HOSE FUEL AUTO VALVE . PERHATIAN ! Sekalah bahan bakar yang tertumpah Sambungkan sebuah fuel drain hose (slang pembuangan bahan bakar) yang cocok kepada fuel auto valve. Bahan bakar harus mengalir keluar dari fuel hose ketika vakuum dikenakan.

LOCK NUT O-RINGFUEL AUTO VALVE STRAINER SCREEN 6-29 .

5 N.3 kgf.ft). TORSI: 22. FUEL AUTO VALVE LOCK NUT 6-30 . Pasang fuel tank (hal. 6-28). STRAINER SCREEN O-RING Pasang fuel strainer screen pada fuel auto valve seperti diperlihatkan. Pasang fuel auto valve dan setel dalam sudut yang benar seperti diperlihatkan.m (2.SISTEM BAHAN BAKAR PEMASANGAN Pasang sebuah O-ring baru pada fuel strainer screen. STRAINER SCREEN FUEL AUTO VALVE Tahan fuel auto valve dan kencangkan lock nut dengan torsi yang ditentukan.m. 17 lbf.

SISTEM PENDINGINAN POLA ALIRAN SISTEM 7-1 PENGGANTIAN COOLANT 7-7 LOKASI KOMPONEN 7-2 RADIATOR 7-9 KETERANGAN SERVIS 7-3 COOLING FAN 7-10 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 7-5 RADIATOR RESERVE TANK 7-10 PENGETESAN SISTEM PENDINGINAN 7-6 THERMOSTAT 7-11 WATER PUMP 7-12 POLA ALIRAN SISTEM KETIKA MESIN DALAM KEADAAN DINGIN RESERVE TANK WATER HOSE SIPHONE HOSE OVERFLOW HOSE RADIATOR THERMOSTAT WATER PUMP KETIKA MESIN DALAM KEADAAN PANAS RESERVE TANK SIPHONE HOSE WATER HOSE OVERFLOW HOSE RADIATOR THERMOSTAT WATER PUMP 7 7-1 .7.

44 lbf. 7 lbf.m (1.9 kgf.6 lbf.m.ft) 59 N.m (6.ft) . 6.m.8 kgf.0 kgf.0 kgf.m (0.SISTEM PENDINGINAN LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 9 N.m. 5.m (0.m.ft) 10 N.ft) 8 N.9 lbf.

16 20 psi) .1 Thermostat Mulai membuka 74 78O C Terbuka penuh 100O C Pengangkatan klep minimum 8 mm Coolant yang dianjurkan Honda genuine coolant 1. yang khusus dianjurkan untuk mesin aluminium. periksalah terhadap kebocoran dengan sebuah cooling sy stem tester (alat pengetesan sistem pendinginan). Hindari tertumpahnya coolant pada permukaan yang dicat. Honda genuine coolant asli sangat unggul dalam pencegahan karat dan panas berleb ihan (over-heating). Jangan memakai non-ethylene glycol coolant.49 liter Reserve tank 0. Selalu biarkan mesin da n radiator menjadi dingin dulu sebelum melepaskan radiator cap. seperti koro si di dalam mesin. Sifat ini dapat bertahan sampai 2 tahun. Penggunaan coolant yang salah dapat menyebabkan kerusakan. 4-4).SISTEM PENDINGINAN KETERANGAN SERVIS UMUM P E R I N G A T A N ! Melepaskan radiator cap sementara mesin dalam keadaan panas dapat menyebabkan te rsembur keluarnya coolant. hanya gunakan Honda Pre-Mix coolant a sli yang mengandung pencegah karat. SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas coolant (cairan pendingin) Radiator dan mesin 0.4 kgf/cm2.20 liter Tekanan pembebasan radiator cap 108 137 kPa (1. CATATAN : Ketika menambahkan atau mengganti coolant. Coolant harus diperiksa dan diganti sebagaimana mestinya dengan mengikuti jadwal perawatan (hal. Tambahkan coolant di dalam reserve tank. maupun air mineral ketika menambahkan atau mengganti coolant. Seluruh sistem pendinginan dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. air kran. Setelah menservis sistem. Jangan melepaskan radiator cap kecuali untuk mengisi ulang atau membuang coolant dari system. rintangan pada saluran pendinginan atau radiator dan keausan sebelum waktunya dari water p ump seal. Pakailah Honda genuine coolant asli tanpa mencampurnya dengan air. sehingga dapat mengakibatkan luka bakar yang parah.

5.0 kgf.9 lbf.m (0.m.9 kgf.6 lbf. 6.1 kgf. 0.TORSI PENGENCANGAN Radiator drain bolt 1 N. 7 lbf.ft) Water pump impeller 10 N.m.ft) Cooling fan bolt 8 N.m (0.oumting bolt 9 N.7 lbf.m.m (1.8 kgf.ft) Thermostat .m (0.m.ft) .

12 mm 07936-1660110 Attachment. 12 mm 07936-1660120 . 22mm 07746-0020100 Attachment. 32 x 35 mm 07746-0010100 Mechanical seal driver attachment 07945-4150400 Bearing remover shaft. 24 x 26 mm 07746-0010700 Bearing driver 07945-GC80000 Bearing remover head.SISTEM PENDINGINAN TOOLS : Driver 07749-0010000 Universal holder 07725-0030000 Remover weight 07741-0010201 Inner driver.

hoses atau water jacket tertahan Ada udara di dalam sistem Water pump tidak bekerja dengan baik Suhu mesin terlalu rendah Thermostat macet terbuka Ada kebocoran coolant O-ring kondisinya memburuk Radiator cap tidak bekerja dengan baik Cylinder head gasket rusak atau kondisinya memburuk Hubungan hose atau clamp longgar Hoses rusak atau kondisinya memburuk .SISTEM PENDINGINAN MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Suhu mesin terlalu tinggi Thermostat macet tertutup Radiator cap tidak bekerja dengan baik Jumlah coolant kurang Saluran di dalam radiator.

Jangan melebihi 137 kPa (1. TEKANAN PEMBEBASAN RADIATOR CAP: 108 137 kPa (1. Lepaskan klem slang dari siphon hose. 20 psi). atau jika tekanan pembebasan (relief pressure) terlalu tinggi atau terlalu rendah. RADIATOR CAP TESTER RADIATOR CAP Berikan tekanan pada radiator. 7-7). Lepaskan radiator cap. Ganti radiator cap jika ia tidak dapat menahan tekanan. mesin dan hoses dengan menggunakan tester. RADIATOR CAP TESTER RADIATOR . Cap harus menahan tekanan yang ditentukan selama sekurangnya 6 detik. Berikan tekanan pada radiator cap dengan menggunakan tester. RADIATOR CAP CLAMP SIPHON HOSE Bersihkan permukaan-permukaan perapatan dari cap. 7-9). 16-20 psi).4 kgf. Pasang baut-baut radiator cover (hal. Jepit siphon hose dengan menggunakan sebuah klem slang (clamp).1 1.4 kgf/cm2. Perbaiki atau ganti komponen-komponen jika sistem tidak dapat menahan tekanan yang ditentukan selama sekurangnya 6 detik. Lepaskan tester dan pasang radiator cap.SISTEM PENDINGINAN PENGETESAN SISTEM PENDINGINAN PEMERIKSAAN TEKANAN RADIATOR CAP/SISTEM Dorong radiator cover ke depan (hal.cm2. dan periksalah terhadap kebocoran. CATATAN ! Tekanan berlebihan dapat merusak komponen-komponen sistem pendinginan. kemudian pasang cap pada tester.

Lepaskan drain bolt bersama sealing washer dari water pump cover dan keluarkan coolant dari mesin. PERHATIAN ! Jangan menggores sirip ketika melepaskan radiator cover. BAUT-BAUT RADIATOR COVER RADIATOR CAP CLAMP SIPHON HOSE Lepaskan drain bolt (baut pembuangan). Lepaskan radiator cap.SISTEM PENDINGINAN PENGGANTIAN COOLANT PENGGANTIAN/PEMBUANGAN UDARA Lepaskan ketiga baut dan dorong radiator cover ke depan. Jepit siphon hose dengan menggunakan sebuah hose clamp. Lepaskan hose clamp dari siphon hose dan keluarkan coolant dari reserve tank. seal ring (cincin perapat) dan keluarkan coolant (cairan pendingin) dari radiator. SEAL RING DRAIN BOLT DRAIN BOLT SEALING WASHER 7-7 .

Buka kunci tempat duduk dengan anak kunci kontak.m (0. Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner sela ma 2-3 menit.ft) SEALING WASHER DRAIN BOLT SEAL RING DRAIN BOLT CATATAN : Ketika menambahkan atau mengganti coolant. 0.m.7 lbf. Isilah reserve tank dengan coolant yang dianjurkan sampai ke garis UPPER (batas permukaan teratas). Hentaklah throttle (gas tangan) tiga atau empat kali untuk membuang udara dari sistem. dan khususnya dianjurkan untuk mesin aluminium. hanya gunakan Honda genuine coolant asli yang mengandung pencegah karat. TORSI: 1 N. Isi sistem dengan coolant yang direkomendasikan melalui lubang pengisian sampai leher lubang pengisian. 3.1 kgf. COOLANT YANG DIANJURKAN : Honda genuine coolant Pasang reserve tank cap . Pasang kembali drain bolt dengan sebuah seal ring baru pada radiator. Pasang kembali radiator cap. COOLANT YANG DIANJURKAN : Honda genuine coolant Keluarkan udara dari sistem sebagai berikut: 1. 4. hanya gunakan Honda Pre-Mix coolant asli yang mengandung pencegah karat. Buka tempat duduk Lepaskan reserve tank cap. CATATAN : LEHER PENGISIAN RESERVE TANK CAP Ketika menambahkan atau mengganti coolant.SISTEM PENDINGINAN Pasang kembali drain bolt bersama sebuah sealing washer baru pada water pump cover. 2. Matikan mesin dan tambahkan coolant sampai ke leher lubang pengisian. dan khususnya dianjurkan untuk mesin aluminium.

PERHATIAN ! UPPER LEVEL LINE Ketika mengisi sistem atau tangki cadangan dengan coolant. letakkan skuter pada standard utamanya di atas permukaan mendatar yang rata . atau memeriksa tinggi permukaan coolant.

Isi dan buanglah udara dari sistem pendinginan (hal. WASHERS RADIATOR RADIATOR TOP COVER BAUT-BAUT/ . BAUT-BAUT RADIATOR COVER SIPHON HOSE WATER HOSES PERHATIAN ! Pastikan bahwa hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. Lepaskan siphon hose dan water hoses (slang air) dari radiator. Keluarkan coolant (hal. radiator top cover dan radiator. 78). 1-16) Lepaskan keempat baut/washer pemasangan radiator. Lepaskan keempat baut/washer pemasangan radiator. Setelah pemasangan. pastikan bahwa tidak ada kebocoran coolant. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. RADIATOR PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan radiator cover (hal. 7-7).SISTEM PENDINGINAN Pasang radiator cover dan kencangkan baut-baut PERHATIAN ! Jangan menggores sirip-sirip ketika memasang radiator cover. radiator top cover dan radiator. 3-13).

Lepaskan siphon hose dari radiator. Lepaskan hose clamp dan keluarkan coolant ke dalam panci penampung. Lepaskan radiator (hal.ft) RADIATOR RESERVE TANK PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal.8 kgf. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. PERHATIAN ! BAUT-BAUT COOLING FAN CLAMP SIPHON HOSE Pastikan bahwa hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. TORSI: COOLING FAN BOLT 8 N.SISTEM PENDINGINAN COOLING FAN PELEPASAN/PEMASANGAN Cooling fan (kipas pendingin) dapat diservis dengan mesin terpasang dirangka. 7-9). 5. Lepaskan ketiga baut dan cooling fan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.m (0. Dorong tutup radiator ke depan (hal 7-7) Jepit siphon hose dengan menggunakan hose clamp (klem slang).m. Lepaskan reserve tank overflow hose.9 lbf. 3-9). 1-16) CATATAN : Ketika menambahkan atau mengganti coolant. hanya gunakan Honda genuine coolant asli yang mengandung . Lepaskan kedua baut dan reserve tank.

atau memeriksa tinggi permukaan coolant.pencegah karat. OVERFLOW HOSEGARIS PERMUKAAN UPPER BAUT-BAUT RESERVE TANK Isi reserve tank dengan coolant yang dianjurkan sampai ke garis permukaan atas (UPPER) COOLANT YANG DIANJURKAN: Honda genuine coolant Setelah pemasangan. 7-10 . PERHATIAN ! Ketika mengisi sistem atau reserve tank dengan coolant. pastikan bahwa tidak ada kebocoran coolant. dan khususnya dianjurkan untuk mesin aluminium. letakkan skuter di atas standard utamanya di atas permukaan datar yang rata.

9 kgf. Lepaskan kedua baut dan thermostat.m. Lepaskan O-ring. 1-16) BAUT-BAUT WATER HOSE THERMOSTAT O-RING BAUT-BAUT WATER HOSE THERMOSTAT 7-11 .m (0. pastikan bahwa tidak ada kebocoran coolant. PEMASANGAN Lapisi sebuah O-ring baru dengan coolant dan pasang ke dalam alur dari thermostat. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepas an.SISTEM PENDINGINAN THERMOSTAT PELEPASAN Keluarkan coolant (hal. TORQUE : 9 N. Setelah pemasangan. 3-13). PERHATIAN ! Jangan olesi minyak mesin ke O-ring ini Pasang thermostat pada water pump cover. Pasang dan kencangkan kedua baut dengan torque yang sesuai.6 lbf. Isi dan keluarkan udara dari cooling system (hal. 6. 7-8). PERHATIAN ! Pastikan bahwa hoses dan clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. 7-7).ft) Sambungkan water hoses ke thermostat. Lepaskan water hoses dari thermostat. Lepaskan radiator cover (hal.

karena akan mengakibatkan pembacaan yang salah. Ganti thermostat jika ia tetap terbuka pada suhu ruang an. 13-3) Lepaskan kedua baut. minimum 8 mm THERMOSTAT WATER PUMP COVER WIRE GUIDE BAUT-BAUT DOWEL PINS WATER PUMP COVER O-RING . 4-12). KLEP MULAI DIANGKAT (MEMBUKA) : 74 78O C PENGANGKATAN KLEP : minimum 8 mm pada 100O C Ganti thermostat jika klep membuka pada suhu lain dari pada yang ditentukan. Jaga agar thermostat atau thermometer tidak menyentuh pan. 7-9) Cooling fan (hal. wire guide (pembimbing kawat) dan water pump cover. Keluarkan coolant (hal. Lepaskan O-ring dari water pump cover.SISTEM PENDINGINAN PEMERIKSAAN Secara visual periksalah thermostat terhadap kerusakan. Lepaskan sebagai berikut: Radiator (hal. PERHATIAN ! Pakailah sarung tangan tahan panas dan perlindungan mata yang mencukupi. 7-7). Jauhkan bahan-bahan yang mudah terbakar dari electric heating elemen. 7-11) Right side cover (hal. 7-10) Thermostat (hal. Lepaskan dowel pins. Keluarkan oli mesin (hal. WATER PUMP PELEPASAN Water pump (pompa air) dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.

7-12 .

Lepaskan water pump drive gear/oil pump shaft dan drive chain. 13-4) -Woodruff key (spie) (hal. Lepaskan oil pump driven gear.SISTEM PENDINGINAN Lepaskan clip dari water pipe dan geser water pipe ke sisi stator base PERHATIAN ! Jangan khawatir tidak merusak water pipe. 13-3) -Stator dan ignition pulse generator (hal. DOWEL PIN DRIVE CHAIN WATER PUMP SRIVEN DEAR BAUTBAUT WATER PUMP STATOR BASE WATER PUMP GEAR/ OIL PUMP SHAFT OIL PUMP DRIVEN GEAR 7-13 . 13-4) Lepaskan keempat baut dan water pump/stator base. Lepaskan dowel pins. WATER PIPE CLIP Lepaskan sebagai berikut: -Flywheel (hal. Lepaskan water pump driven gear dari water pump shaft.

Pasang water pipe pada water pump / stator base. PEMASANGAN Pasang sebuah O-ring baru pada alur water pump/stator base. O-RING WATER PIPE 7-14 . PERHATIAN ! Jangan oleskan oli mesin pada O-rings ini. O-RING WATER PIPE O-RING Lepaskan O-ring dari water pump / stator base. O-RING Lapisi O-rings baru dengan coolant dan pasang mereka ke dalam alur-alur dari water pipe.SISTEM PENDINGINAN Lepaskan water pipe dan O-rings.

Tempatkan water pump driven gear seperti diperlihatkan.SISTEM PENDINGINAN Pasang dowel pins DOWEL PINS Olesi oli mesin pada oil pump shaft. Pasang water pump drive gear/oil pump shaft dengan mentepatkan potongan pada oil pump shaft dengan potongan pada oil pump dan alur pin dari oil pump driven gear dengan pin dari oil pump shaft. WATER PUMP DRIVEN GEAR DRIVE CHAIN Pasang water pump/stator base ke crankcase kanan dengan mentepatkan water pump drive gear shaft dengan journal pada stator base. Pasang oil pump driven gear pada drive gear dari crankshaft seperti diperlihatkan. WATER PUMP/ STATOR BASE Tepatkan Tepatkan 7-15 . Tepatkan (POTONGAN) OIL PUMP DRIVEN GEAR Tepatkan (PIN/ALUR) Tempatkan drive chain (rantai penggerak) di atas water pump drive gear dan driven gear. dan crankshaft dengan lubang oil seal pada stator base.

Pastikan bahwa water pump impeller berputar dengan memutar crankshaft. Kaitkan clip pada alur water pipe. 13-5) -Flywheel (hal. Pasang dan kencangkan keempat baut. IMPELLER Pasang woodruff key (spie) (hal. 13-6) Geser water pipe pada cylinder. lepaskan flywheel. Setelah pemeriksaan. 13-5).SISTEM PENDINGINAN Tepatkan alur pin dari water pump driven gear dengan pin dari water pump shaft dengan memutar water pump impeller. Untuk sementara pasang flywheel dengan mentepatkan alur spie pada flywheel dengan spie pada crankshaft. Pasang sebagai berikut: -Stator dan ignition pulse generator (hal. FLYWHEEL IMPELLER WATER PUMP / STATOR BASE BAUT-BAUT WATER PIPE CLIP 7-16 .

7-11) -Cooling fan (hal.SISTEM PENDINGINAN Pasang dowel pins. 13-7) -Thermostat (hal. Periksa water pump drive gear shaft dan lubang shaft dari stator base terhadap keausan atau kerusakan. Pasang sebuah O-ring baru pada alur water pump cover. 4-12). wire guide dan kencangkan baut-baut. 7-8). Isi dan keluarkan udara dari cooling system (hal. 7-9) Isi mesin dengan oli yang dianjurkan (hal. Pasang sebagai berikut: -Right side cover (hal. WATER PUMP COVER WIRE GUIDE BAUT-BAUT OIL PUMP DRIVEN GEAR WATER PUMP DRIVE GEAR GEAR SHAFT 7-17 . WATER PUMP DRIVE GEAR Periksa gigi water pump drive gear terhadap keausan atau kerusakan. 7-10) -Radiator (hal. DOWEL PINS WATER PUMP COVER O-RING Pasang water pump cover. PEMERIKSAAN OIL PUMP DRIVEN GEAR Periksa gigi oil pump driven gear terhadap keausan atau kerusakan.

7-19). atau jika duduk dengan longgar pada pump shaft atau pump/stator base (hal. LUBANG SHAFT WATER PUMP SHAFT WATER PUMP SHAFT BEARING 7-18 .SISTEM PENDINGINAN WATER PUMP DRIVEN GEAR Periksa gigi water pump driven gear terhadap keausan atau kerusakan. Ganti bantalan water pump jika bantalan tidak berputar dengan halus. Juga periksa bahwa inner race bantalan duduk dengan erat pada pump shaft dan outer race bantalan duduk dengan erat pada water pump/stator base. WATER PUMP DRIVEN GEAR WATER PUMP SHAFT Periksa water pump driven gear shaft dan lubang shaft dari crankcase kanan terhadap keausan atau kerusakan. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. tanpa suara. BANTALAN PUMP SHAFT Putar water pump shaft dengan jari-jari.

Jika ada kebocoran. Periksa di sini (TELLTALE HOLE) FLYWHEEL IMPELLER UNIVERSAL HOLDER IMPELLER Lepaskan water pump shaft dari water pump/stator base dengan menggunakan sebuah hydraulic press. 7-10) -Water pump cover (hal. water pump mechanical seal (sil mekanis pompa air) tidak bekerja dengan baik dan harus diganti (lihat bawah). 7-12) Tahan flywheel dengan special tool dan longgarkan water pump impeller. Jangan menggunakan palu. 13-4) -Woodruff key (hal. hati-hatilah untuk tidak merusak permukaan penyatuan water pump/stator base. WATER PUMP SHAFT 7-19 . PENGGANTIAN MECHANICAL SEAL Lepaskan sebagai berikut: -Cooling fan (hal. 7-12) Lepaskan water pump impeller. PERHATIAN ! Pastikan untuk memakai hydraulic press. Ketika menekan water pump shaft/bearing.SISTEM PENDINGINAN PEMERIKSAAN MECHANICAL SEAL Periksa telltale hole (lubang indikasi kelainan) terhadap tanda-tanda kebocoran coolant. TOOL : Universal holder 07725-0030000 Lepaskan sebagai berikut: -Flywheel (hal. 13-4) -Water pump/stator base (hal. 13-3) -Stator dan ignition pulse generator (hal.

Lepaskan mechanical seal dengan menggunakan sebuah hydraulic press. 12 mm 07936-1660120 Remover weight 07741-0010201 Lepaskan oil seal dari water pump / stator base. TOOLS: Bearing remover head.SISTEM PENDINGINAN Lepaskan shaft dari bantalan dengan menggunakan sebuah hydraulic press Jika bantalan tertinggal pada water pump/stator base. TOOL: Bearing driver 07945-GC80000 BEARING DRIVER MECHANICAL SEAL 7-20 . lepaskan bantalan dengan menggunakan special tools. 12 mm 07936-1660110 Bearing remover shaft. PERHATIAN ! BEARING WATER PUMP SHAFT REMOVER WEIGHTREMOVER SHAFT REMOVER HEAD Jika bantalan tertinggal pada water pump/stator base OIL SEAL Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan water pump / stator base.

24x26 mm 07746-0010700 PERHATIAN ! Sisi yang diberi tanda dari oil seal berhadapan dengan water pump impeller Dorong masuk sebuah mechanical seal baru sampai ia duduk sepenuhnya didalam alur water pump dengan menggunakan special tools dan hydraulic press.SISTEM PENDINGINAN BEARING (6001) MECHANICAL SEAL IMPELLER OIL SEAL WATER PUMP SHAFT Oleskan oli mesin pada bibir water pump oil seal baru. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. TOOLS: Driver 07749-0010000 Mechanical seal driver 07945-4150400 attachment DRIVER ATTACHMENT OIL SEAL DRIVER ATTACHMENT MECHANICAL SEAL 7-21 . Dorong masuk sebuah water pump oil seal baru sampai ia sebaris dengan alur water pump.

tapi jangan kencangkan dulu.SISTEM PENDINGINAN Dukung inner race dari sebuah bantalan baru dengan pantas.1 mm WATER PUMP SHAFT Dorong water pump shaft / bearing tegaklurus ke dalam sampai ia duduk sepenuhnya pada water pump/stator base dengan menggunakan sebuah hydraulic press. BANTALAN BANTALAN WATER PUMP SHAFT 25.1 mm seperti diperlihatkan. 22 mm 07746-0020100 Pasang water pump impeller.26. INNER DRIVER WATER PUMP SHAFT / BEARING IMPELLER 7-22 . Dorong water pump shaft pada sebuah bantalan baru sampai jarak antara permukaan bantalan dan garis terusan dari flange dari shaft adalah 25. TOOL: Inner driver.9 26.9 . dengan menggunakan sebuah hydraulic press.

7 lbf. 7-10) PENGGANTIAN CRANKSHAFT OIL SEAL Lepaskan water pump/stator base (hal. 13-5) -Stator dan ignition pulse generator (hal.0 kgf. PERHATIAN ! Sisi yang ditandai dari oil seal berhadapan dengan flywheel. TOOL: Universal holder 07725-0030000 TORSI: 10 N.SISTEM PENDINGINAN Pasang sebagai berikut: -Water pump/stator base (hal. 7-14).ft) Pasang sebagai berikut: -Water pump cover (hal. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. FLYWHEEL IMPELLER UNIVERSAL HOLDER OIL SEAL DRIVER ATTACHMENT OIL SEAL 7-23 . 7-17) -Cooling fan (hal. Olesi oli mesin ke bibir sebuah crankshaft oil seal baru.m. 13-5) -Flywheel (hal. Dorong masuk sebuah crankshaft oil seal baru sampai sebidang dengan stator base. 32x35mm 07746-0010100 Pasang water pump/stator base (hal. 7-14) -Woodruff key (hal. 13-6) Tahan flywheel dengan special tool dan kencangkan water pump impeller dengan torsi yang ditentukan. 7-12) Lepaskan crankshaft oil seal dari stator base.m (1.

m. PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN LOKASI KOMPONEN 8-1 PENURUNAN MESIN 8-3 KETERANGAN SERVIS 8-2 PEMASANGAN MESIN 8-6 69 N.m (7.0 kgf.m.m (7. 51 lbf.8.0 kgf. 51 lbf. PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN LOKASI KOMPONEN 8-1 PENURUNAN MESIN 8-3 KETERANGAN SERVIS 8-2 PEMASANGAN MESIN 8-6 69 N.ft) 8 8-1 .ft) 8.

10-3) Piston (hal.m. bungkuslah rangka di sekitar mesin sebelumnya untuk melindungi rangka. 51 lbf.7 liter Pada pembongkaran mesin 0. 10-6) Carburetor (hal. Drive pulley (hal.3 kg Kapasitas oli mesin Pada penggantian periodik 0.49 liter Reserve tank 0. 13-3) Cylinder head/valves (hal.8 liter Kapasitas coolant Radiator dan mesin 0. 9-6) Cylinder (hal. 14-4) Komponen-komponen berikut dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. 6-6) Oil pump (hal.20 liter TORSI PENGENCANGAN Engine hanger link nut (sisi Rangka) 69 N. 7-12). 5-3) SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Berat kosong mesin 27.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN KETERANGAN SERVIS UMUM Dukung mesin dengan sebuah dongkrak atau alat penopang lain yang dapat disetel u ntuk mempermudah pelepasan baut pemasangan mesin.0 kgf.ft) . Water pump (hal. 11-16) Final reduction (hal. 12-5) Stator/ignition pulse generator (hal. Komponen-komponen berikut memerlukan penurunan mesin agar dapat diservis: Crankcase/crankshaft (hal. Ketika menurunkan/memasang mesin. 11-13) Driven pulley/clutch (hal.m (7.

Lepaskan carburetor drain hose dari clamp dari air duct. 3-9) Longgarkan band screw dan lepaskan air duct dari left crankcase cover. 3-6) -Body cover (hal. Lepaskan cable clamp bolt (baut klem kabel). Lepaskan PAIR air supply hose dari PAIR air supply pipe. Lepaskan return spring (pegas pengembalian) dari brake arm (lengan rem). Lepaskan adjusting nut (mur penyetel) rem belakang dan joint pin (pin penyambung) dari brake cable (kabel rem). Lepaskan sebagai berikut: -Fuel hose -Fuel auto valve vacuum hose -PAIR control valve vacuum hose Longgarkan lock nut (mur pengunci) dan lepaskan throttle cable (kabel gas). Lepaskan crankcase breather drain hose dari hose clamp.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN PENURUNAN MESIN Lepaskan sebagai berikut: -Floor panel side covers (hal. Lepaskan rear brake cable dari cable holder (pemegang kabel). Lepaskan throttle cable dari clamp. PAIR AIR SUPPLY HOSE BAND SCREW BREATHER DRAIN HOSE CARBURETOR DRAIN HOSE AIR DUCT SPRING JOINT PIN ADJUSTING NUTBRAKE CABLE CABLE CLAMP BOLT CABLE HOLDER FUEL HOSE CLAMP THROTTLE CABLE LOCK NUT PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE .

FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE .

PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN Lepaskan sebagai berikut: -ECT sensor 2P connector -Topi busi Lepaskan ECT sensor wire clamp dan spark plug wire clamp Lepaskan sebagai berikut: -Alternator 2P connector -Starter motor 2P connector -Ignition pulse generator wire 2P connector -SE thermal valve 3P connector Lepaskan baut dan kabel-kabel massa. TOPI BUSI ECT SENSOR 2P CONNECTOR ECT SENSOR WIRE CLAMP SPARK PLUG WIRE CLAMP ALTERNATOR 2P CONNECTOR STARTER MOTOR 2P CONNECTOR SE THERMAL VALVE 3P CONNECTOR IGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR KABEL-KABEL MASSA BAUT Lepaskan kawat-kawat berikut dari wire band: -SE thermal valve wire -Alternator/ignition pulse generator wire -Starter motor wire WIRE BAND .

Lepaskan nut (mur) dan engine hanger link bolt (baut penghubung penggantung mesin).PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN Lepaskan baut-baut radiator cover (hal. Lepaskan engine hanger link (hal. 7-7) dan dorong cover ke depan. untuk sementara pasang radiator cover. Klem siphon hose dan lepaskan dari radiator. Putar bagian belakang mesin ke kiri dan lepaskan mesin. Dukung rangka dalam posisi tegak Tahan roda depan. 16-6) PLUG SIPHON HOSE CLAMP BAUT-BAUT PEMASANGAN SOKBREKER BELAKANG BAUT/MUR . Tarik mesin sedikit lurus ke belakang dan lepaskan engine hanger link dari rangka. Lepaskan baut-baut pemasangan dan sokbreker belakang PERHATIAN ! Untuk menghindari kerusakan pada ulir baut pemasangan sokbreker belakang. angkat roda belakang sedikit. Untuk menghindari kerusakan pada sirip-sirip radiator. Sumbat (plug) penyambung dari radiator.

angkat roda belakang sedikit dan tepatkan lubang-lubang baut. PERHATIAN ! Pastikan bahwa hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. 51 lbf. 7-10).0 kgf. Pasang dan kencangkan mur dengan torsi yang ditentukan. LUBANG STOPPER RUBBER BAUT/MUR Pasang sokbreker belakang dan kencangkan baut-baut pemasangannya. 1-16) Lepaskan plug dari joint (penyambung) radiator dan sambungkan siphon hose ke joint. PLUG SIPHON HOSE CLAMP . Lepaskan clamp dari siphon hose.m (7. BAUT-BAUT PEMASANGAN SOKBREKER BELAKANG Untuk sementara lepaskan baut-baut radiator cover dan gerakkan cover ke depan.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN PEMASANGAN MESIN Pasang engine hanger link (penghubung penggantung mesin) ke mesin (hal. Arahkan mesin ke rangka dari sisi kiri kendaraan.m.ft) PERHATIAN ! Pastikan bahwa lubang-lubang baut telah bertepatan posisinya sebelum memasang baut. PERHATIAN ! Untuk mempermudah pemasangan baut . Tempatkan mesin lurus dengan rangka dan dorong mesin ke depan sementara memasukkan stopper rubber (penahan karet) dari engine hanger link ke dalam lubang pada rangka. Pasang baut engine hanger link dari sisi kiri skuter. 16-6).baut pema sangan sokbreker belakang. TORSI: 69 N. Pasang dan kencangkan baut-baut radiator cover (hal.

Hubungkan sebagai berikut: -ECT sensor 2P connector -Spark plug cap (topi busi) TOPI BUSI ECT SENSOR 2P CONNECTOR ECT SENSOR WIRE CLAMP SPARK PLUG WIRE CLAMP . Tempatkan ECT sensor wire clamp ke wire guide. -kabel Sethermal valve -kabel Alternator/ignition pulse generator -kabel starter motor WIRE BAND Sambungkan sebagai berikut : -Ignition pulse generator wire connector -Starter motor 2P connector -Alternator 2P connector -Sethermal valve 3P connector Pasang kabel-kabel massa dan kencangkan baut. PERHATIAN ! Tempatkan wire harness dengan benar (hal. 1-16). ALTERNATOR 2P CONNECTOR STARTER MOTOR 2P CONNECTOR SETHERMAL VALVE 3P CONNECTOR IGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR KABEL-KABEL MASSA BAUT Tempatkan spark plug wire clamp ke radiator cover.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN Ikat kabel-kabel berikkut dengan wire band.

Pasang dan kencangkan baut cable clamp. 3-6) PERHATIAN ! THROTTLE CABLE FUEL HOSE . 1-16). Pasang joint pin (pin penyambung) dan adjusting nut (mur penyetel) pada brake cable (kabel rem). Setel jarak main bebas rear brake lever (handel rem belakang) (hal. 4-5). Pasang sebagai berikut: -Body cover (hal.1. PERHATIAN ! Tempatkan rear brake cable dengan benar (hal. Setel jarak main bebas throttle grip (putaran gas tangan) (hal. Kencangkan band screw sehingga jarak renggang pada ujung-ujung band adalah 12. Hubungkan sebagai berikut: -Fuel auto valve vacuum hose -PAIR control valve vacuum hose -Fuel hose (slang bahan bakar) Tempatkan brake cable (kabel rem) pada cable holder (pemegang kabel). 4-18). Tempatkan carburetor drain hose (slang pembuangan karburator) pada clamp dari air duct.PENURUNAN/PEMASANGAN MESIN Hubungkan throttle cable (kabel gas) ke throttle drum (penggulung kawat gas) dan ikat dengan clamp (klem).0 mm. Hubungkan PAIR air supply hose kepada PAIR air supply pipe PERHATIAN ! Pastikan bahwa air supply clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal. 3-9) -Floor panel side covers (hal. 1-16) Tempatkan crankcase breather drain hose pada hose clamp Hubungkan air duct (saluran udara) kepada crankcase cover kiri dengan mentepatkan air duct cut-off (potongan pada air duct) dengan left crankcase cover tab (tonjolan pemasangan pada tutup bak mesin kiri).0 +/. Tempatkan ujung return spring (pegas pengembalian) ke dalam lubang pada crankcase kiri dan pin pada brake arm.

1.CLAMP FUEL AUTO VALVE VACUUM HOSE PAIR CONTROL VALVE VACUUM HOSE CABLE CLAMP BOLT CABLE HOLDER SPRING JOINT PIN ADJUSTING NUT BRAKE CABLE PAIR AIR SUPPLY HOSE BAND SCREW 12.0 mm BREATHER DRAIN HOSE CARBURETOR DRAIN HOSE Pastikan band telah dipasam arah yang benar (hal 1-16) .0 +/.

0 lbf.ft) 9 12 N. 5.8 kgf. 9 lbf.m. 3.m.2 kgf.ft) 9-1 .9. 13 lbf.m (0.m.4 kgf.9 lbf.m (0.ft) 8 N. CYLINDER HEAD/VALVE LOKASI KOMPONEN 9-1 CAMSHAFT/CYLINDER HEAD 9-6 KETERANGAN SERVIS 9-2 CAM CHAIN GUIDE 9-23 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 9-4 CAM CHAIN TENSIONER SLIDER 9-24 TEST KOMPRESSI CYLINDER 9-5 CAM CHAIN TENSIONER LIFTER 9-26 CYLINDER HEAD COVER 9-5 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 4 N.m (1.m.ft) 18 N.m (1.8 kgf.

SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Tekanan kompressi cylinder 941 kPa (9.043 0.987 9.972 9.90 BUANG 4.542 32. Oli pelumasan camshaft dan rocker arm dipasok melalui saluran oli pada cylinder head.10 Proyeksi valve guide di atas cylinder head MASUK/BUANG 9. valve stem MASUK 4.1 9.012 5.030 0.32.D. Jangan memukul cylinder head cover dan cylinder head terlalu keras selama pelepa san.970 4.503 32.955 4.263.08 Camshaft Cam lobe height MASUK 32.013 0. Pada waktu pembongkaran. Berhati-hatilah untuk tidak merusak permukaan penyatuan ketika melepaskan cylind er head cover dan cylinder head.52 BUANG 32.000 5. 137 psi) pada 550 menit-1 (rpm) Perubahan bentuk melengkung cylinder head -0.cm2. tandai dan simpanlah part yang dibongkar untuk memastik an bahwa mereka dipasang kembali pada lokasi semulanya.057 0.L.05 Rocker arm D.010 0.03 Jarak renggang stem ke guide MASUK 0.24 Valve.975 4.015 10. Cylinder head dan valves dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.6 kgf.0.25 +/.16 +/.04 D.782 32.02 D.0. valve guide Jarak renggang klep MASUK 0.000 10.91 Jarak renggang dari arm ke shaft MASUK/BUANG 0.037 0.CYLINDER HEAD/VALVE KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi pekerjaan servis dari cylinder head (kepala silinder).08 BUANG 0. valves ( klep-klep).D. rocker arms (lengan pelatuk) dan camshaft (poros bubungan). rocker arm MASUK/BUANG 10.90 D.3 - .02 BUANG 0. rocker arm shaft MASUK/BUANG 9. valve guide MASUK/BUANG 5.990 4. Bersihkan saluran oli sebelum merakit cylinder head. Bersihkan semua part yang dibongkar dengan cleaning solvent ( cairan pembersih ) dan keringkan dengan meniupnya dengan udara bertekanan sebelum pemeriksaan.L.

m (0.m.33 37. 9 lbf. 3.04 TORSI PENGENCANGAN Camshaft holder nut rmukaan dudukannya.ft) Olesi oli mesin ke ulir dan pe N. Cam sprocket bolt 8 ukaan dudukannya.Lebar valve seat MASUK/BUANG 0.m.m (1.4 kgf.7 Panjang bebas valve spring MASUK/BUANG Inner 31.m (0.ft) .8 kgf.ft) Olesi oli mesin ke ulir dan perm lifter screw 4 N.m (1. 5. 13 lbf.9 lbf.5 18 N.66 Outer 38.8 kgf.ft) bolt 12 N.2 kgf.9 1.0 lbf.m.53 30. Cam chain tensioner Cylinder head cover 0.m.

CYLINDER HEAD/VALVE TOOLS Valve spring compressor 07757-0010000 Valve spring compressor attachment 07959-KM30101 Valve guide reamer.0 mm 07942-MA60000 Valve guide adjusting driver 07743-002000 Cam chain tensioner lifter stopper 070MG-0010100 Seat cuter. 5. 45O) 07780-0010200 Seat cutter. 32O) 07780-0012601 Interior cutter. 60O) 07780-0014202 Cutter holder 5. 60O) 07780-0014500 Interior cutter. 27.0 mm 07984-MA60001 Valve guide driver.0 mm 07781-0010400 . 45O) 07780-0010600 Flat cutter. 26 mm (IN. 32O) 07780-0013300 Flat cutter. 24 mm (EX.5 mm (IN. 22 mm (EX. 5. 22 mm (EX. 27 mm (IN.

Kompressi terlalu tinggi.CYLINDER HEAD/VALVE MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Persoalan pada bagian atas mesin biasanya mempengaruhi performa mesin. sulit dihidupkan atau unjuk kerja lemah pada kecepatan rendah. overheating (mesin panas berlebihan) atau knocking (ng elitik) Ada pembentukan karbon secara berlebihan pada kepala piston atau pada ruang pemb akaran Ada asap berlebihan Valve stem (tangkai klep) atau valve guide aus Stem seal rusak . Kompressi terlalu rendah. 10-6). Jika unjuk kerja lemah pada kecepatan rendah. Mereka da pat didiagnosa dengan sebuah test kompressi atau dengan menelusuri suara-suara mesin pada bagian atas me sin dengan sebuah tangkai suara atau stethoscope. 10-3) Piston atau piston rings aus (hal. Jika ada asap pada slang. 10-6). periksa terhadap piston ring ya ng macet (hal. Valves (klep-klep): Penyetelan klep tidak benar Klep terbakar atau bengkok Waktu pengaturan klep tidak benar Pegas klep patah Dudukan klep tidak rata Klep macet terbuka Pegas klep lemah Cylinder head (kepala silinder): Head gasket bocor atau rusak Cylinder head berubah bentuk atau retak Busi longgar Cylinder aus (hal. periksa terhadap asap putih di dal am crankcase breather hose (slang pernapasan bak mesin).

10-6) Putaran stasioner kasar Kompressi cylinder rendah . 10-3) Piston atau piston rings aus (hal. 10-6) Ada suara berlebihan Penyetelan klep tidak tepat Valve (klep) macet atau valve spring (pegas klep) patah Dudukan klep aus secara berlebihan Camshaft (poros bubungan) aus atau rusak Cam chain (rantai bubungan) aus atau rusak Gigi cam sprocket aus Rocker arm (lengan pelatuk) dan/atau shaft (poros) aus Cam chain tensioner (penegang rantai cam) aus atau rusak Cylinder aus (hal.Cylinder aus (hal. 10-3) Piston atau piston rings aus (hal.

hal ini menandakan bahwa endapan karbon telah terkumpul di dalam ruang pembakaran dan/atau bagian atas piston. CYLINDER HEAD COVER PELEPASAN Lepaskan front center body cover (hal. 137 psi) pada 550 menit-1 (rpm) Jika kompressi terlalu tinggi. piston dan piston rings. 3-8). tuangkan 3-5 cc oli mesin ke dalam cylinder melalui lubang busi dan periksa kembali kompressi. 4-9) Pasang sebuah compression gauge pada lubang busi. Matikan mesin dan lepaskan topi busi dan busi (hal. periksa cylinder. Jika kompressi terlalu rendah.6 kgf/cm2. PERHATIAN ! Jaga agar oli mesin tidak menetes kepada rangka dari cylinder head . Cylinder head gasket bocor Piston ring aus Cylinder dan piston aus Jika kompressi sama seperti harga sebelumnya. periksa klep-klep terhadap kebocoran. Buka throttle (putaran gas tangan) seluruhnya dan putar mesin dengan starter sampai pembacaan gauge berhenti naik PERHATIAN ! Agar tidak menghabiskan muatan baterai jangan jalankan motor starter untuk lebih dari 7 detik.CYLINDER HEAD/VALVE TEST KOMPRESSI CYLINDER Panaskan mesin sampai suhu operasi normal. Jika kompressi lebih tinggi dari harga sebelumnya. COMPRESSION GAUGE Pembacaan maksimum biasanya dicapai dalam 4-7 detik TEKANAN KOMPRESSI: 941 kPa (9.

Lepaskan special bolts (baut khusus).Lepaskan crankcase breather hose. Lepaskan rubber seal dari cylinder head cover. PEMASANGAN Pastikan bahwa rubber seal berada dalam kondisi baik dan ganti bila perlu. Pasang rubber seal ke dalam alur pada cylinder head cover RUBBER SEALBREATHER HOSE SPECIAL BOLTS/ MOUNTING RUBBERS CYLINDER HEAD COVER CYLINDER HEAD COVER RUBBER SEAL . mounting rubbers dan cylinder head cover.

4-12). Pasang special bolts (baut khusus) dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan. Lepaskan kedua baut dan dust guard rubber/plate. 3-9). 6-6) Inlet pipe (hal. Lepaskan sebagai berikut: Body cover (hal.m. UP mereka Tempatkan cylinder head cover pada cylinder head. 7-7).CYLINDER HEAD/VALVE Pasang mounting rubbers dengan tanda menghadap keatas. 3-8). Pasang front center body cover (hal. TORSI: 12 N.2 kgf. 6-23) Cylinder head cover (hal.ft) Sambungkan crankcase breather hose. Keluarkan oli mesin (hal. CAMSHAFT/CYLINDER HEAD PELEPASAN CAMSHAFT/ HOLDER/CYLINDER HEAD Cylinder head dapat diservis dengan mesin tetap ter pasang di dalam rangka. 9-5) Lepaskan throttle cable dari clamp. 3-14) PAIR air supply pipe (hal. Lepaskan sebagai berikut: Water hose (slang air) Spark plug cap (topi busi) TANDA UP MOUNTING RUBBER BREATHER HOSE SPECIAL BOLTS CYLINDER HEAD COVER . 3-6) Exhaust pipe/muffler (hal. 6-23) Carburetor (hal. Right floor panel side cover (hal. 9 lbf. Keluarkan coolant (hal.m (1.

DUST GUARD RUBBER/PLATE BAUT-BAUT CLAMP WATER HOSE ECT SENSOR 2P CONNECTOR SPARK PLUG CAP .

CYLINDER HEAD/VALVE Putar crankshaft berlawanan arah jarum jam dengan menjalankan kickstarter perlahan-lahan dan mentepatkan tanda T pada flywheel dengan tanda penunjuk pada crankcase kanan. Posisi ini dapat diperoleh dengan memastikan bahwa ada kelonggaran pada rocker arm. Putar crankshaft satu putaran penuh dengan menggunakan kickstarter dan mentepatkan tanda T sekali lagi. Pasang special tool pada badan tensioner dan putar tool searah jarum jam sampai ia berhenti berputar. Jika tidak ada kelonggaran. Lepaskan susunan decompressor weight. PERHATIAN ! Hati-hati agar baut-baut tidak jatuh ke dalam lubang dari cylinder head. Tahan tensioner lifter dengan menekan tool sementara mentepatkan tabs (tonjolan) dari tool dengan alur-alur pada tensioner lifter. TOOL: Cam chain tensioner lifter stopper 070MG-0010100 KICKSTARTER TANDA T TANDA PENUNJUK TENSIONER SEKRUP LIFTER STOPPER Lepaskan baut-baut cam sprocket dari decompressor weight. hal ini disebabkan oleh karena piston bergerak melalui TMA pada langkah pembuangan. DECOMPRESSOR WEIGHT BAUTBAUT . Pastikan bahwa piston berada pada TMA (Titik Mati Atas) pada langkah kompressi. Lepaskan sekrup dan O-ring dari cam chain tensioner lifter.

CYLINDER HEAD/VALVE Ikat seutas kawat kepada cam chain untuk menjaga agar tidak jatuh kedalam crankcase. Lepaskan cam sprocket dari camshaft dan cam chain dari cam sprocket. Lepaskan camshaft holder Lepaskan dowel pins dari cylinder head. Lepaskan mur-mur dan washers dari camshaft holder dalam pola bersilang dalam dua atau tiga langkah. CAM SPROCKET CAM CHAIN Lepaskan baut-baut cylinder head. Lepaskan cylinder head CAMSHAFT HOLDER BAUT-BAUT DOWEL PINS CYLINDER HEAD .

Jalankan cam chain melalui cylinderhead dan pasang cylinder head pada cylinder Pasang dowel pins pada cylinder head. GASKET DOWEL PINS PEMASANGAN CYLINDER HEAD/CAMSHAFT HOLDER Pasang dowel pins dan sebuah gasket baru pada cylinder.CYLINDER HEAD/VALVE Lepaskan gasket dan dowel pins. GASKET DOWEL PINS CYLINDER HEAD DOWEL PINS .

CAMSHAFT HOLDER MUR-MUR/WASHER BAUT-BAUT Putar crankshaft berlawanan arah jarum jam dan tepatkan tanda T pada flywheel dengan tanda penunjuk pada crankcase kanan TANDA T TANDA PENUNJUK Oleskan oli mesin pada cam chain dan gigi cam sprocket.CYLINDER HEAD/VALVE Pasang camshaft holder dengan cuping cam menghadapi ruang pembakaran.ft) Pasang dan kencangkan baut-baut pemasangan cylinder head. kemudian periksa inlet rocker arm (lengan pelatuk klep masuk) dan exhaust rocker arm (lengan pelatuk klep buang) bahwa tidak ada kelonggaran (TMA pada langkah kompressi) CAM SPROCKET CYLINDER HEAD GARIS PENUNJUKCAM CHAIN 9-10 . Pasang cam sprocket pada camshaft dengan mentepatkan camshaft pins dan lubang-lubang cam sprocket. 13 lbf. Letakkan cam chain pada cam sprocket. PERHATIAN ! Pasang camshaft holder dengan hati-hati sementara menahan rocker arms untuk mencegah bahwa sekrup-sekrup penyetelan valve berbenturan dengan valve stems.8 kgf.m (1. Pasang washers dan kencangkan mur-mur camshaft holder dalam pola bersilang dengan torsi yang ditentukan. Pastikan bahwa garis penunjuk pada cam sprocket sebidang dengan cylinder head. TORSI: 18 N.m. CAMSHAFT HOLDER Olesi oli mesin pada permukaan duduk dan ulir dari murmur camshaft holder.

ft) Hubungkan sebagai berikut: -Water hose -Spark plug cap (topi busi) -ECT sensor 2P connector PERHATIAN ! Pastikan bahwa hose dan hose clips telah dipasang dalam arah yang benar (hal.m (0. TORSI: 8 N. Pasang decompressor weight pada camshaft.m.8 kgf. 6-24) -Carburetor (hal. 3.ft) Lepaskan cam chain tensioner lifter stopper dan pasang sebuah O-ring baru pada cam chain tensioner lifter. 5. 9-5) -Inlet pipe (hal.9 lbf. Oleskan oli mesin ke permukaan duduk dan ulir dari bautbaut cam sprocket PERHATIAN ! Hati-hati agar baut-baut tidak jatuh ke dalam cylinder head.0 lbf. 6-7) -PAIR air supply pipe (hal. TORSI: 4 N. Pasang sebagai berikut: -Cylinder head cover (hal.m. Pasang dan kencangkan baut-baut cam sprocket dengan torsi yang ditentukan.4 kgf. 6-27) .m (0.CYLINDER HEAD/VALVE Oleskan larutan oli molybdenum pada seluruh permukaan poros decompressor weight. Pasang dan kencangkan sekrup dengan torsi yang ditentukan. DECOMPRESSOR WEIGHT BAUTBAUT SEKRUPTENSIONER LIFTER STOPPER ECT SENSOR 2P CONNECTOR WATER HOSE SPARK PLUG CAP O-RING Pasang dust guard rubber/plate pada cylinder dan kencangkan baut-baut. Tempatkan throttle cable pada clamp. 1-16).

3-14) -Right floor panel side cover (hal. 3-9) DUST GUARD RUBBER/PLATE CLAMP BAUT-BAUT 9-11 . 4-12) Pasang body cover (hal.-Exhaust pipe/muffler (hal. 7-8) Isi oli mesin (hal. 3-6) Isi dan keluarkan udara dari coolant (hal.

CYLINDER HEAD/VALVE PEMBONGKARAN CAMSHAFT HOLDER Sekrup baut 5 mm ke dalam lubang berulir pada rocker arm shaft dan tarik keluar dari camshaft holder. STOPPER PLATE CAMSHAFT STOPPER PLATE CAMSHAFT HOLDER INLET ROCKER ARM INLET ROCKER ARM SHAFT CAM LOBE CAMSHAFT BEARINGS EXHAUST ROCKER ARM SHAFT EXHAUST ROCKER ARM SUSUNAN CAMSHAFT HOLDER 9-12 . Lepaskan rocker arms ROCKER ARM SHAFTS ROCKER ARM BAUT 5 mm Lepaskan stopper plate dan camshaft.

Olesi oli mesin pada permukaan luncur dari rocker arm shaft. Pasang inlet rocker arm shaft pada camshaft holder menggunakan sebuah obeng sementara mentepatkan lubang-lubang pada stopper plate dengan lubang-lubang pada camshaft holder PERHATIAN ! ROCKER ARM ROCKER ARM SHAFT ROCKER ARM OBENG INLET ROCKER ARM SHAFT Tepatkan ROCKER ARM SHAFTS Tepatkan alur pada inlet rocker arm shaft dengan lubang dari stud bolt dengan memutar rocker arm shaft dengan sebuah obeng 9-13 . Olesi larutan oli molybdenum pada cuping cam Olesi oli mesin pada bantalan camshaft. Pasang rocker arms pada camshaft holder. Olesi larutan oli molybdenum pada cuping cam CUPING CAM BANTALAN-BANTALAN STOPPER PLATE CAMSHAFT Olesi oli mesin pada permukaan luncur dan permukaan gelinding dari rocker arm.CYLINDER HEAD/VALVE Olesi oli mesin pada bantalan camshaft. Pasang exhaust rocker arm shaft pada exhaust rocker arm sampai ia telah duduk sepenuhnya.

kemudian tempatkan stopper plate pada decompressor weight boss. Lepaskan kaitan spring dari decompressor weight dengan memutar stopper plate berlawanan arah jarum jam. 3. Tempatkan plastic washer pada decompressor weight boss. 9-7). 2. kemudian tempatkan kumparan pada decompressor weight boss. spring dan stopper plate. kemudian lepaskan plastic washer. Tempatkan E-clip pada alur decompressor weight. Kaitkan ujung bengkok spring ke dalam lubang paddecompressor weight sementara membelitkan ujung yang lain searah jarum jam. Lepaskan E-clip dari decompressor weight. Kaitkan ujung yang lain dari spring pada lubang pada stopper plate. PERAKITAN DECOMPRESSOR WEIGHT Pasang sebagai berikut: 1. STOPPER PLATE SPRING PLASTIC WASHER E-CLIP DECOMPRESSOR WEIGHT (3) E-CLIP STOPPER PLATE DECOMPRESSOR WEIGHT PLASTIC WASHER SPRINGS (2) (1) 9-14 .CYLINDER HEAD/VALVE PEMBONGKARAN DECOMPRESSOR WEIGHT Lepaskan decompressor weight (hal.

PERHATIAN ! Jagalah agar tidak merusak permukaan penyatuan cylinder dan permukaan valve seat. ATTACHMENT VALVE SPRING COMPRESSOR VALVE SPRING SEAT OUTER SPRING COTTER STEM SEAL INNER SPRING RETAINER RUANG PEMBAKARAN 9-15 . 4-9) -ECT sensor (hal. Bersihkan ruang pembakaran dari endapan karbon dan bersihkan permukaan gasket dari cylinder head. 21-10) Lepaskan valve cotters dengan menggunakan valve spring compressor PERHATIAN ! Untuk menghindari hilangnya tegangan. 9-6) -Busi (hal.CYLINDER HEAD/VALVE PEMBONGKARAN CYLINDER HEAD Lepaskan sebagai berikut: -Cylinder head (hal. jangan tekanvalve springs lebih dari yang diperlukan untuk melepaskan cotters TOOLS: Valve spring compressor 07757-0010000 Valve spring compressor attachment 07959-KM30101 Lepaskan valve spring compressor dan lepaskan sebagai berikut -Valve spring retainers -Inner dan outer valve springs -Valve spring seats -Valves -Valve stem seals PERHATIAN ! Tandai semua parts sewaktu pembongkaran sehingga mereka dapat ditempatkan kembali pada lokasi semulanya.

.

Lapisi permukaan luncur valve stem dengan oli mesin. Masukkan valves ke dalam valve guides sementara memutar mereka dengan perlahan-lahan untuk menghindari kerusakan pada valve stem seals. Pasang valve spring seats dan valve stem seals baru. Olesi oli mesin pada permukaan dalam dari valve stem seals baru.CYLINDER HEAD/VALVE PERAKITAN CYLINDER HEAD VALVE SPRING RETAINER VALVE COTTERS OUTER VALVE SPRING INNER VALVE SPRING VALVE STEM SEAL INLET VALVE EXHAUST VALVE VALVE GUIDE VALVE SPRING SEAT Tiuplah melalui saluran oli pada cylinder head dengan udara bertekanan. Pasang valve springs dengan kumparan dengan lilitan rapat berhadapan dengan ruang pembakaran RETAINER VALVE SPRING SEAT OUTER SPRING COTTER STEM SEAL INNER SPRING PEGAS (Kumparan dengan lilitan rapat berhadapan dengan ruang pembakaran) 9-16 .

Ketok valve stems dengan hati-hati dengan dua palu plastik seperti diperlihatkan untuk mendudukkan cotters dengan kokoh. 9-12). 21-10) -Busi (hal. Periksa cylinder head terhadap perubahan bentuk melengkung dengan sebuah mistar datar (straight edge) dan sebuah feeler gauge (voeler). Periksa lubang busi dan daerah klep terhadap retak-retak. Periksa shaft (poros) dari decompressor weight terhadap lengkungan atau kerusakan. 9-15).gunakan valve spring compressor. Periksa decompressor spring terhadap kerusakan atau keletihan. ATTACHMENT VALVE SPRING COMPRESSOR Dukung cylinder head sehingga valve heads tidak akan menyentuh sesuatu yang dapat menyebabkan kerusakan. . TOOLS: Valve spring compressor 07757-0010000 Valve spring compressor attachment 07959-KM30101 PERHATIAN ! Untuk menghindari hilangnya tegangan.05 mm SISTEM DECOMPRESSOR Bongkar camshaft holder (hal. 4-9) CYLINDER HEAD PEMERIKSAAN CYLINDER HEAD Bongkarlah camshaft holder/cylinder head (hal. Pasang sebagai berikut: -Cylinder head (hal. 9-9) -ECT sensor (hal. jangan tekan valve springs lebih dari yang diperlukan untuk memasang cotters. Periksa daerah decompressor weight cam terhadap keausan atau kerusakan. BATAS SERVIS: 0.CYLINDER HEAD/VALVE Pasang valve spring retainer Pasang valve cotters dengan meng.

DECOMPRESSOR SHAFT SPRING 9-17 .

tanpa suara. Ganti bila perlu. Periksa bahwa decompressor system bekerja dengan lancar dan bahwa pegas mengembalikan decompressor weight pada posisinya semula. Ukurlah tinggi daripada masing-masing cam lobe (cuping). CAM SPROCKET Tepatkan DECOMPRESSOR WEIGHT BAUT-BAUT DECOMPRESSOR WEIGHT CAMSHAFT Bongkar camshaft holder (hal. Untuk sementara pasang baut-baut cam sprocket. atau jika mereka duduk dengan longgar di atas camshaft. Pasang decompressor weight dengan memasukkan porosnya ke dalam lubang pada cam sprocket/camshaft. BATAS SERVIS: MASUK: 32.24 mm BANTALAN CAM LOBES 9-18 . Juga periksa bahwa inner race bantalan duduk dengan rapat pada camshaft. Ganti susunan camshaft jika bantalan tidak dapat berputar dengan halus.CYLINDER HEAD/VALVE Pasang cam sprocket pada camshaft dengan mentepatkan camshaft pins dan lubang-lubang cam sprocket. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. 9-12). Periksa cuping cam terhadap keausan berlebihan dan kerusakan.52 mm BUANG: 32. Putar outer race dari masing-masing bantalan camshaft dengan jari-jari.

90 mm Ream valve guide untuk membuang pembentukan karbon sebelum mengukur guide .08 mm VALVE SPRING Bongkar cyllinder head (hal. 9-15) Ukur panjang bebas dari inner dan outer valve springs. Periksa masing-masing valve terhadap lengkungan. 9-15) Bongkar bahwa valve bergerak dengan lancar di dalam guide. Ukur D.CYLINDER HEAD/VALVE ROCKER ARM/SHAFT Bongkar camshaft holder (hal. Roller harus berputar dengan halus dan tanpa suara.04 mm Ukur D. Putar rocker arm roller dengan jari-jari. BATAS SERVIS: MASUK/BUANG: 0.91 mm Hitung jarak renggang rocker arm ke shaft. VALVE/VALVE GUIDE Bongkar cylinder head (hal. BATAS SERVIS:MASUK/BUANG: 4.D. terbakar. 9-12) Periksa rocker arm shafts dan rocker arms terhadap keausan atau kerusakan. BATAS SERVIS: MASUK/BUANG: 9.L. masing-masing valve stem dan catat. BATAS SERVIS: Inner (MASUK/BUANG): 30. Ukur D. BATAS SERVIS: MASUK/BUANG: 10. masing-masing rocker arm. goresan atau keausan tidak normal.66 mm Outer (MASUK/BUANG): 37.L.04 mm Ganti springs jika mereka lebih pendek daripada batas servis. masing-masing rocker arm shaft.

0mm 07984-MA60001 PERHATIAN ! ROLLER VALVE GUIDE REAMER Selalu putar reamer searah jarum jam. 9-19 . mengeluarkan dan reaming. TOOL : Valve guide reamer.Masukkan reamer dari sisi ruang pembakaran dari cylinder head dan selalu putar jarum jam ke-reamer searah jarum jam. jangan berlawanan arah tika memasukkannya. 5.

D. Jika demikian.03 mm Potong D. gantilah valve juga.08 mm BUANG: 0. Dinginkan valve guides baru di dalam freezer (lemari beku dari kulkas) selama kira-kira 1 jam. Jika jarak renggang stem ke guide melampaui batas servis. TOOL: Valve guide driver.L.D. untuk untuk memastikan bahwa cylinder head telah dipanaskan ke suhu yang benar PERHATIAN ! Jangan panaskan cylinder head dengan obor karena dapat mengakibatkan perubahan bentuk. Dukung cylinder head dan dorong valve guides keluar dari cylinder head dari sisi ruang pembakaran. Jangan panaskan cylinder head melam -paui 150O C. Dorong masuk guides baru dari sisi camshaft sementara cylinder head masih dipanaskan . PENGGANTIAN VALVE GUIDE Bongkar cylinder head (hal. Pakailah tongkat indikator suhu. PERHATIAN ! Pakailah sarung tangan tebal agar tangan tidak terbakar sewaktu menangani cylinder head yang dipanaskan.CYLINDER HEAD/VALVE Ukur D. BATAS SERVIS: MASUK: 0. Panaskan cylinder head sampai 130-140O C dengan kompor atau oven.10 mm PERHATIAN ! Periksa dan reface valve seats setiap kali valve guides diganti (hal. masing-masing valve stem dari D. BATAS SERVIS: MASUK/BUANG: 5. 9-20). tentukan apakah sebuah guide baru dengan ukuran standard akan membawa jarak renggang di dalam toleransi. ganti guides seperti diperlukan dan ream sehingga pas (hal.0 mm 07942-MA60000 Keluarkan valve guides baru dari freezer. masing-masing valve guide dan catatlah. yang tersedia di toko perlengkapan pengelasan. guide yang bersangkutan untuk mendapatkan jarak renggang stem ke guide. Jika jarak renggang stem ke guide melebihi batas servis dengan sebuah guide baru. 5. 9-20). 9-15).

Masukkan reamer dari sisi ruang pembakaran dari cylinder head dan selalu putar reamer searah jarum jam. 9-21).3 mm GUIDE ADJUSTING DRIVER GUIDE REAMER . 5.3 mm Biarkan cylinder head menjadi dingin sampai suhu ruangan. VALVE VALVE VALVE VALVE 9.1 VALVE VALVE 9-20 GUIDE GUIDE DRIVER GUIDE GUIDE 9. TOOL: Valve guide adjusting driver 07743-0020000 PROYEKSI VALVE GUIDE: MASUK/BUANG: 9. Ream valve guides baru setelah pemasangan.0 mm 07984-MA60001 Bersihkan cylinder head secara menyeluruh untuk menghilangkan semua partikel-partikel logam setelah direamer dan mengreface valve seat (hal.1 9.Dorong masuk valve guides baru ke dalam cylinder head sampai tinggi yang ditentukan dari cylinder head. Hati-hati agar reamer tidak miring di dalam guide sementara reaming Pakailah cutting oil pada reamer selama pekerjaan ini. TOOL: Valve guide reamer.

LAPPING TOOL LEBAR DUDUKAN MUKA KLEP RUSAK LEBAR DUDUKAN TIDAK RATA Bidang kontak (bidang terlalu rendah atau terlalu tinggi) Bentuk kembali muka dudukan klep. tanpa memutar valve untuk mendapatkan pola yang jelas. Jika permukaan klep terbakar sangat aus atau apabila ia menyentuh dudukannya dengan tidak merata. PERHATIAN ! Klep-klep tidak dapat digerinda. 9-21). 9-15). Lebar dudukan klep tidak merata: Valve stem (tangkai klep) bengkok atau runtuh. ganti dengan klep baru. Olesi lapisan ringan Prussian Blue kepada valve seats (dudukan klep). Ketuk valve (klep) terhadap valve seat beberapa kali dengan menggunakan hand lapping tool (alat skir klep dengan tangan). STANDARD: 0.9 mm BATAS SERVIS: 1. reface (bentuklah kembali) valve seat (dudukan klep) (hal.CYLINDER HEAD/VALVE PEMERIKSAAN/REFACING VALVE SEAT Bongkar cylinder head (hal. di dalam lebar yang ditentukan dan harus merata di sepanjang keliling. Bersihkan klep masuk dan klep buang secara menyeluruh untuk menghilangkan endapan karbon. Bidang sentuh dudukan klep harus berada. Periksa valve seat face (muka dudukan klep) terhadap: Muka yang rusak: Ganti klep dan bentuk kembali valve seat. Lepaskan klep dan periksa muka dudukan klep.5 mm Jika lebar dudukan klep tidak sesuai dengan spesifikasi.7 0. Ganti klep dan reface (bentuk kembali) dudukan klep. .

TERLALU RENDAH TERLALU TINGGI 9-21 .

Jika bidang kontak terlalu rendah pada klep. PERHATIAN ! Reface dudukan dengan sebuah 45 degree cutter setiap kali.0 mm 07781-0010400 Pakailah sebuah 32O flat cutter. MASUK) 07780-0010200 Seat cutter. dudukan harus diturunkan dengan menggunakan sebuah 32O flat cutter. Jika bidang kontak terlalu tinggi pada klep.0 mm 07781-0010400 KONTAK TERLALU TINGGI LEBAR DUDUKAN LAMA KONTAK TERLALU RENDAH LEBAR DUDUKAN LAMA KEKASARAN LEBAR DUDUKAN LAMA 9-22 . Hati-hati agar tidak menggerinda dudukan lebih dari yang diperlukan. Selesaikan dudukan sesuai spesifikasi. dudukan harus dinaikkan dengan menggunakan sebuah 60O interior cutter. 27. 5. dengan menggunakan sebuah 45O finish cutter. sebuah valve guide diganti TOOLS: Seat cutter.CYLINDER HEAD/VALVE Ikuti petunjuk pemakaian pembuat refacer. hilangkan kekasaran atau ketidak-teraturan dari dudukan klep. 24 mm (45O.5 mm (45O. hilangkan ¼ bagian teratas dari bahan dudukan klep yang ada sekarang. 5. TOOLS: Flat cutter. 22 mm (32O. 27 mm (32O. BUANG) 07780-0012601 Cutter holder. BUANG) 07780-0010600 Cutter holder. Pakailah sebuah 45O seat cutter. MASUK) 07780-0013300 Flat cutter.

Lepaskan cylinder head (hal.9 mm Pastikan bahwa semua lubang-lubang dan ketidak-teraturan telah dihilangkan. olesi lapping compound (ambril) kepada valve face (muka klep).CYLINDER HEAD/VALVE Pakailah sebuah 60O interior cutter.sering untuk mencegah keausan dudukan yang tidak merata. MASUK) 07780-0014500 Interior cutter. dan skir klep dengan tekanan rendah. Ubah sudut lapping tool sering . LAPPING TOOL CAM CHAIN GUIDE PELEPASAN Cam chain guide dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. potong dudukan ke lebar yang ditentukan. Setelah menskir klep. PERHATIAN ! Tekanan skir klep yang terlalu tinggi dapat mengubah bentuk dudukan klep. 9-6). Hati-hati agar lapping compound tidak memasuki guides. hilangkan ¼ bagian terbawah dari bahan dudukan klep yang ada sekarang. LEBAR VALVE SEAT: 0. TOOLS: Interior cutter. LEBAR DUDUKAN LAMA 0. atau merusak . Lepaskan cam chain guide CAM CHAIN GUIDE 9-23 .7 0. BUANG) 07780-0014202 Cutter holder.0 mm 07781-0010400 Dengan memakai sebuah 45O seat cutter.0.7 .9 mm Setelah memotong dudukan. cucilah compound yang tersisa dari cylinder head dan valve dan periksa kembali bidang kontak dudukan Rakit cylinder head (hal. 5. 26 mm (60O. 9-16). 22 mm (60O.

CAM CHAIN TENSIONER SLIDER PELEPASAN Lepaskan sebagai berikkut: -Drive pulley (hal. PEMERIKSAAN Periksa bidang luncur dari cam chain guide terhadap keausan berlebihan atau kerusakan. O-ring dan cam chain tensioner slider CAM CHAIN Tepatkan CAM CHAIN PIVOT PIN BAUT CAM CHAIN PIVOT PIN 9-24 GUIDE GUIDE HOLDER TENSIONER SLIDER O-RING .CYLINDER HEAD/VALVE PEMASANGAN Pasang cam chain guide dengan mentepatkan bosses (tonjolan pemasangan) dari cam chain guide dengan alur-alur pada cylinder. Pasang cylinder head (hal. 9-9). 9-6) Lepaskan baut dan pivot pin holder Lepaskan pivot pin. 11-13) -Cylinder head (hal.

CYLINDER HEAD/VALVE PEMASANGAN Pasang cam chain tensioner slider pada crankcase kiri. 9-9) -Drive pulley (hal. 11-14) PEMERIKSAAN Periksa bidang luncur dari cam chain tensioner slider terhadap keausan berlebihan atau kerusakan CAM CHAIN TENSIONER SLIDER PIVOT PIN O-RING PIVOT PIN HOLDER BAUT CAM CHAIN TENSIONER SLIDER 9-25 . Pasang pivot pin pada lubang cam chain tensioner slider. Lapisi sebuah O-ring baru dengan oli mesin dan pasang ke dalam alur pivot pin. Pasang sebagai berikut: -Cylinder head (hal. Pasang pivot pin holder dan kencangkan baut.

poros tensioner harus tertarik kedalam badan. Pasang dan kencangkan sekrup dengan torsi yang ditentukan. Tahan tensioner lifter dengan mendorong tool sementara mentepatkan tabs dari tool dengan alur dari tensioner lifter. Lepaskan sekrup tensioner dan O-ring. Pasang special tool pada badan tensioner dan putar tool searah jarum jam sampai ia berhenti berputar.0 lbf. Poros harus menonjol dari badan sesegera cam chain tensioner lifter stopper dilepaskan. .m (0.4 kgf. PEMERIKSAAN Periksa cara kerja cam chain tensioner lifter: Tensioner shaft tidak boleh masuk ke dalam badan ketika ia didorong. Ketika ia diputar searah jarum jam dengan cam chain tensioner lifter stopper. 3-8). Pasang sebuah O-ring baru pada cam chain tensioner lifter. TOOL: Cam chain tensoner lifter stopper 070MG-0010100 Lepaskan baut-baut dan cam chain tensioner lifter. Lepaskan gasket dari tensioner lifter.m. cam chain tensioner lifter dan kencangkan baut-baut. 3. Lepaskan luggage box (hal. TORSI: 4 N. 3-8).ft) Pasang luggage box (hal. Lepaskan cam chain tensioner lifter stopper.CYLINDER HEAD/VALVE CAM CHAIN TENSIONER LIFTER PELEPASAN Cam chain tensioner lifter dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. PEMASANGAN Pasang cam chain tensioner lifter stopper dan putar poros tensioner searah jarum jam bersamanya untuk menarik masuk tensioner sepenuhnya. Pasang sebuah gasket baru.

SEKRUP LIFTER STOPPER GASKET O-RING TENSIONER LIFTER BAUT-BAUT LIFTER STOPPER BAUT-BAUT GASKET SEKRUP O-RING POROS TENSIONER TENSIONER LIFTER LIFTER STOPPER 9-26 .

CYLINDER / PISTON LOKASI KOMPONEN 10-1 CYLINDER 10-3 KETERANGAN SERVIS 10-2 PISTON 10-6 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 10-2 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 10 10-1 .10.

95 Titik pengukuran D. piston pin 12.05 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Kompressi terlalu rendah. Hati-hati agar tidak merusak dinding cylinder dan piston.25 0. piston pin D.010 13.20 0.CYLINDER / PISTON KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi perawatan dari cylinder dan piston.045 0.014 0.45 Ring kedua 0.034 0.015 0.002 13.D. mesin sulit dihidupkan atau unjuk kerja mesin lemah pa da kecepatan rendah .08 Ring kedua 0.L. lubang piston pin 13.10 0.05 Ketirusan -0.04 D.010 50.002 0.L. piston 49.25 0.09 D. Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan ketika melepaskan cylinder.975 49.05 Piston.10 0.994 13.008 13.010 0.02 Jarak renggang antara piston ring dan alurnya Ring paling atas 0.05 Perubahan bentuk melengkung -0. 50.045 0. Jan gan memukul cylinder terlalu keras selama pelepasan. Ketika melepaskan piston.D.45 Ring oli (side rail) 0.L.70 Jarak renggang antara silinder dan piston 0.05 Jarak renggang antara connecting rod dan piston pin 0.015 0.028 13.08 Celah pada ujung piston ring Ring paling atas 0. Cylinder dan piston dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.035 0. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Cylinder D. piston 10 mm dari bagian bawah piston D.995 49.D.96 Jarak renggang antara piston dan piston pin 0.10 Kelonjongan -0. piston rings.005 0. bersihkan karbon dan endapan dari bagian atas cylinder .000 12. Bersihkan semua parts yang dibongkar dengan solvent (cairan pelarut) bersih dan keringkan menggunakan udara bertekanan sebelum pemeriksaan. kepala kecil connecting rod 13.000 50.

kerusakan (hal. piston atau piston ring aus Pemasangan piston rings tidak benar Piston pin atau lubang piston pin aus Kepala kecil connecting rod aus Cylinder. macet atau patah Cylinder dan piston aus atau rusak Connecting rod bengkok Persoalan pada cylinder head/valve (hal.Piston ring aus. 9-17) pada bantalan Saluran oli atau saringan kasa oli tersumbat Ada kebocoran oli di sebelah dalam Tidak memakai oli mesin yang dianjurkan 10-2 . 9-17) Kompressi terlalu tinggi. overheating (panas berlebihan) atau knocking (ngelitik ) Pembentukan karbon secara berlebihan pada kepala piston atau ruang pembakaran Asap berlebihan Suara tidak normal Cylinder. piston atau piston rings au Piston atau dinding cylinder tergerus atau s tergores Persoalan pada cylinder head/valve Piston ring macet/membikin lecet.

GASKET DOWEL PINS PEMASANGAN Pasang dowel pins dan sebuah gasket baru PERHATIAN ! Ketika membersihkan permukaan penyatuan cylinder. Lepaskan O-ring. letakkan sebuah handuk bengkel di atas lubang cylinder untuk mencegah masuknya debu atau kotoran kedalam mesin GASKET DOWEL PINS 10-3 . Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan dengan menggunakan sebuah obeng ketika membongkar cylinder. 9-6) PERHATIAN ! Jagalah agar coolant tidak menetes ke rangka dari cylinder Lepaskan kaitan dari clip dan geser water pipe (pipa air) ke dalam stator base. Lepaskan cylinder.CYLINDER / PISTON CYLINDER PELEPASAN Cylinder dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka Lepaskan cylinder head (hal. Bersihkan sisa-sisa bahan gasket dari permukaan penyatuan cylinder pada crankcase. O-RING CLIP WATER PIPE CYLINDER Lepaskan gasket dan dowel pins. PERHATIAN ! Ikatlah seutas kawat pada cam chain untuk menjaga agar tidak jatuh ke dalam crankcase.

Pasang cylinder head (hal. WATER PIPE CLIP 10-4 . Pasang cylinder di atas piston sementara menekan piston ring ke dalam dengan jari-jari Geser water pipe kepada cylinder.CYLINDER / PISTON Lapisi sebuah O-ring baru dengan coolant PERHATIAN ! WATER PIPE O-RING Jangan oleskan oli mesin pada O-ring ini. 9-9). Pasang clip pada alur water pipe seperti diperlihatkan. Pasang sebuah O-ring baru pada alur water pipe Oleskan oli mesin pada permukaan dalam cylinder. piston dan piston rings PERHATIAN ! CYLINDER PISTON/PISTON RING Ikatkan seutas kawat pada cam chain agar ia tidak jatuh ke dalam crankcase.

5 179.75 mm 1.25 mm 0. kemudian pakailah kunci pas untuk memutar stud bolt keluar. piston harus sebesar : 0. Setelah pemasangan crankcase stud bolts. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan keausan cylinder. Pasang stud bolts A dan B baru ke dalam crankcase dan kencangkan. cylinder pada poros X dan Y pada tiga tingkat. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan kedua pengukuran. Pasang dua buah mur pada stud dan kencangkan satu sama lain. Ukur D.5 mm .00 mm Jarak renggang antara piston ke cyllinder untuk oversize 0.05 mm PENGGANTIAN STUD BOLT Lepaskan cylinder (hal. Piston/piston rings oversize berikut ini tersedia: 0.05 mm Kelonjongan: 0. Periksa bagian dalam cylinder terhadap keausan atau kerusakan. 10-3). BATAS SERVIS: 0.005 Periksa cylinder terhadap perubahan bentuk melengkung dengan sebuah mistar pengukur kedataran dan sebuah feeler gauge (voeler) dalam arah yang diperlihatkan. BATAS SERVIS: 50.05 mm Cylinder harus dikorter dan piston/piston rings oversize harus dipasang jika batas servis dilampaui.50 mm 0.035 mm.D. 10-3).10 mm Hitung ketirusan dan kelonjongan pada tiga tingkat pada poros X dan Y.CYLINDER / PISTON PEMERIKSAAN Lepaskan cylinder (hal. BATAS SERVIS: Ketirusan: 0. periksa bahwa panjang dari kepala bolt ke permukaan crankcase adalah sesuai spesifikasi. PANJANG YG DITENTUKAN: 178.

5 mm 10-5 .5 mm 178.5 . ATAS TENGAH BAWAH X STUD BOLTS A STUD BOLTS B 178.179. 10-3).Pasang cylinder (hal.5 .179.

PERHATIAN ! Jangan sekali-kali memakai sikat kawat. PERHATIAN ! Jangan merusak piston ring dengan merenggangkan ujung-ujungnya terlalu jauh. PISTON RING 10-6 . karena akan menggores alur. 10-3). Dorong piston pin keluar dari piston dan connecting rod. kemudian lepaskan piston PERHATIAN ! Hati-hati agar piston pin clips tidak jatuh kedalam lubang dari crankcase.CYLINDER / PISTON PELEPASAN Lepaskan cylinder (hal. Lepaskan piston pin clips dengan tang. PISTON PIN PISTON PIN CLIP Renggangkan masing-masing piston ring dan keluarkan dengan mengangkatnya ke atas pada sebuah titik berlawanan dengan celah pada ujung-ujungnya. PISTON RING Bersihkan endapan karbon dari alur ring dengan sebuah ring bekas yang tidak dipakai lagi.

pasang spacer dulu. Untuk memasang oil ring. kemudian pasang side rails. Jangan pertukarkan ring pertama dan kedua. Atur penempatan celah ujung side rail seperti diperlihatkan.CYLINDER / PISTON PEMASANGAN Oleskan oli mesin pada masing-masing ring dan alur ring. Atur penempatan celah ujung piston ring sejarak 120 derajat terpisah yang satu dari yang lain. CONNECTING ROD 10-7 . TANDA TOP RING RING KEDUA TOP RING (RING PALING ATAS) TANDA SECOND RING (RING KEDUA) OIL RING (RING OLI) SPACER SIDE RAIL 20 mm atau lebih 20 mm atau lebih Isilah lubang kepala kecil connecting rod dengan oli mesin. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak piston dan rings Pasanglah piston rings dengan hati-hati pada alur-alur piston ring dengan tanda-tanda menghadap ke atas.

Letakkan piston pin clip dengan benar pada alur. TANDA IN PISTON PIN Pasang piston clips baru. doronglah tegak lurus ke dalam cylinder dan ukur celah pada ujung ring menggunakan lidah voeler. Pasang cylinder (hal 10-3) PERHATIAN ! Selalu pakai piston pin clips baru. PISTON PIN CLIP PEMERIKSAAN Lepaskan piston (hal 10-6) Periksa piston ring dan ganti bila telah aus. Pasang kembali piston ring pada alur-alur piston. BATAS SERVIS : Atas/Kedua : 0. Jangan mentepatkan celah pada ujung clip dengan potongan pada piston. Dorong masuk ring sampai permukaan luar dari piston ring hampir rata dengan piston dan ukur kerenggangan antara ring dan alur dengan menggunakan lidah voeler. Beri oli mesin pada pin piston dan pasanglah.018 in) FEELER GAUGE FEELER GAUGE PISTON RING 10-8 .CYLINDER / PISTON Pasang piston dengan tanda IN menghadapi sisi pemasukan. Pemasangan kembali piston pin clips bekas dapat menyebabkan kerusakan mesin.003 in) Dengan menggunakan piston.08 mm ( 0. BATAS SERVIS : Atas/Kedua : 0.45 mm (0.

ATAS SERVIS : 0.CYLINDER / PISTON Periksa piston terhadap retak-retak atau kerusakan lain.95 mm (1.514 in) Hitung kerenggangan anatar kepala kecil connecting rod dan piston pin.L piston.510 in) Hitung kerenggangan antara piston dan piston pin. Ambil pembacaan maksimum untuk menentukan diameter dalam / D.09 mm (0.04 mm (0.02mm (0.002 in) 10 mm (0.L piston pin dan daerah connecting rod sliding. Ukur pin piston.D BATAS SERVIS : 13.05mm (0. BATAS SERVIS : 49.967 in) Hitung kerenggangan antara piston dan cylinder (hal 105) BATAS SERVIS : 0.39 in) 10-9 . BATAS SERVIS : 13. BATAS SERVIS : 0.004 in) Ukur diamater dalam kepala kecil connecting rod dan piston pin.001 in) Ukur diameter luar/ D. ambil pengukuran 10 mm dari bagian bawah piston dan 90o dari lubang piston pin.513 in) Ukur diameter luar / D. BATAS SERVIS : 12.96 mm (0.05mm (0.

11.ft) 11 11-1 . KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH LOKASI KOMPONEN 11-1 DRIVE BELT 11-11 KETERANGAN SERVIS 11-2 STARTER PINION 11-12 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 11-3 DRIVE PULLEY 11-13 LEFT CRANKCASE COVER 11-4 CLUTCH/DRIVEN PULLEY 11-16 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 49 N.m. 80 lbf.ft) 108 N. 35 lbf.m (5.m.0 kgf.0 kgf.m (11.

m (0.0 Movable drive face D.5 Driven pulley Panjang bebas face spring 111.L.ft) TOOLS Clutch center holder 07724-0050002 Socket wrench.94 D.085 22.2 lbf.0 125. 80 lbf. Pekerjaan-pekerjaan servis ini dapat dilakukan dengan mesin terpasang pada rangk a.025 21. bushing 22.ft) Oleskan oli mesin pada ulir dan permukaan duduk Clutch/driven pulley nut 54 N.025 34. boss 22.035 22. movable driven face 34.D.4 108. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Lebar drive belt 19. drive pulley.5 Clutch Tebal lining -2.06 TORQUE Left crankcase cover plate screw 3 N. 28 mm 07746-0041100 Pilot. 40 lbf.m. Jangan oleskan gemuk pada weight rollers. 39 x 41 mm 07GMA-KS40100 Clutch spring compressor 07LME-GZ40200 Driver 07749-0010000 Pilot.m.0 18.ft) Drive pulley face nut 108 N.D.m.L.965 33.m (5. driven pulley dan clu tch.985 33.D.m (11.98 D.0 D. 2.0 D.0 kgf.3 kgf. Jaga agar gemuk dan oli tidak mengenai drive belt dan drive/driven pulley faces ( muka drive / driven pulley ) agar tidak terjadi slip pada belt.92 18.010 22. 36 lbf.0 kgf. weight roller 17.2 125.m (5. clutch outer 125. 20 mm 07746-0040500 11-2 .11 D.m.ft) Clutch outer nut 49 N.5 kgf.L.000 34. driven face 33.08 17.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi perawatan dari kickstarter.

tapi skuter tidak mau bergerak Drive belt aus Ramp plate rusak Clutch shoe aus atau rusak Pegas driven face patah Mesin mogok atau skuter bergerak dengan pelan-pelan Pegas clutch shoe patah Unjuk kerja lemah pada kecepatan tinggi atau kekurangan tenaga Drive belt aus Pegas driven face lemah Weight rollers aus Permukaan pulley tercemar 11-3 . 20 mm 07931-MA70000 Fork seal driver attachment. 28 x 30 mm 07946-1870100 MENGATASI PENYEBAB KESUKARAN Mesin hidup. 35.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Flywheel holder 07725-0040001 Bearing remover.2 mm 07947-KA20200 Attachment.

cover gasket dari left crankcase (bak mesin kiri). Lepaskan sebagai berikut: -Baut-baut cover -Carburetor drain hose clamp -Crankcase breather drain hose clamp -Rear brake cable clamp -Air vent hole cover Lepaskan left crankcase cover bersama dengan air management cover. Bersihkan permukaan penyatuan gasket.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH LEFT CRANKCASE COVER PELEPASAN Longgarkan band screw (sekrup pita penjepit) dan lepaskan air duct (saluran udara) dari left crankcase cover (tutup kiri bak mesin). BAND SCREWAIR DUCT HOSE CLAMP BREATHER DRAIN HOSE CARBURETOR DRAIN HOSE CLAMP BAUT-BAUT LEFT CRANKCASE COVER AIR VENT HOLE COVERBRAKE CABLE CLAMP BREATHER DRAIN HOSE CLAMP Lepaskan kedua dowel pins. Lepaskan crankcase breather drain hose (slang pembuangan/ pernapasan bak mesin) dari hose clamp (klem slang). DOWEL PINS COVER GASKET 11-4 .

rear brake cable clamp. PERHATIAN ! HOSE CLAMP BREATHER DRAIN HOSE BAND SCREW AIR DUCT 12. Hubungkan air duct pada left crank-case cover dengan mentepatkan air duct cut-off (potongan pada saluran udara) dengan left crankcase cover tab.1. Kencangkan band screw sehingga jarak renggang pada ujung-ujung band adalah 12. (hal 1-16) 11-5 breather vent hole cover dalam . Pasang carburetor drain hose clamp.0 +/.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMASANGAN Pasang kedua dowel pins. CARBURETOR DRAIN HOSE CLAMP BAUT-BAUT LEFT CRANKCASE COVER AIR VENT HOLE COVERBRAKE CABLE CLAMP BREATHER DRAIN HOSE CLAMP Pasang crankcase breather drain hose pada hose clamp. air cover dan kencangkan baut-baut left crankcase dan kencangkan baut-baut left crankcase cover pola bersilang dalam dua atau tiga langkah. Pasang sebuah cover gasket baru DOWEL PINS COVER GASKET Pasang left crankcase cover pada left crankcase dengan mentepatkan dowel pins dengan lubang-lubang.0 +/. crankcase drain hose clamp.1.0 mm Pastikan band pada posisi yang benar.0 mm.

tandai pedal dan spindle untuk penempatan posisi pemasangan yang tepat.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMBONGKARAN Lepaskan air management cover (hal. COVER PLATE LOCK TABS/SEKRUP-SEKRUP Lepaskan kickstarter driven gear sementara memutar kickstarter spindle. Lepaskan baut dan pedal kickstarter. DUST SEAL 11-6 . 3-13). BAUT KICKSTARTER PEDAL TANDA Lepaskan dust seal (sil debu) dari left crankcase cover. Naikkan lock tabs dari left crankcase cover plate dan lepaskan sekrup-sekrup. KICKSTARTER DRIVEN GEAR KICKSTARTER SPINDER THRUST WASHER Sebelum melepaskan kickstarter pedal. Lepaskan thrust washer.

SPINDLE RETURN SPRING PIN Lepaskan spindle bushing dan collar COLLAR BUSHING 11-7 . Lepaskan kickstarter spindle dan return spring.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Lepaskan snap ring dan washer dari kickstarter spindle. WASHER SNAP RING Lepaskan kaitan dari return spring dari pin pada crankcase cover.

ft) Pasang bushing dan collar pada left crankcase cover.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PERAKITAN KICKSTARTER SPINDLE COLLAR BUSHING RETURN SPRING DRIVEN GEAR FRICTION SPRING THRUST WASHER WASHER DUST SEAL BAUT SNAP RING KICKSTARTER PEDAL COVER PLATE 3 N.1 0.m (0.3 g molybdenum disulfide paste kepada kickstarter spindle.3 kgf. BUSHING COLLAR 11-8 .2 lbf. Oleskan 0.m. 2.

Pasang spindle dan return spring (pegas pengembalian) ke dalam crankcase cover sementara menempatkan return spring sepanjang guide (pembimbing) pada crankcase cover. Pasang washer pada kickstarter spindle dan tempatkan snap ring pada alur kickstarter spindle.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Kaitkan ujung pendek dari spring (pegas) pada alur spindle. Pasang dust seal sampai ia sebidang dengan left crankcase cover. RETURN SPRING KAITAN Oleskan gemuk pada bibir sebuah dust seal baru. RETURN SPRING GUIDE KAITAN SPINDLE Pegang kickstarter spindle pada posisinya. PERHATIAN ! Pegang terus kickstarter spindle sampai snap ring telah dipasang untuk mencegah agar spring terlepas dari guide. SNAP RING Kaitkan ujung panjang dari return spring pada pin pada crankcase cover. DUST SEAL 11-9 .

Pasang air management cover (hal. Pasang driven gear sementara mentepatkan kaitan friction spring dengan alur pada crankcase cover.2 lbf.ft) Tekuk lock tabs (tonjolan penguncian) dari cover plate terhadap screw heads (kepala sekrup).m.3 g molybdenum disulfide paste pada driven gear shaft. 2. THRUST WASHER DRIVEN GEAR WELD BEAD FRICTION SPRING Pasang left crankcase cover plate dan kencangkan sekrup-sekrup dengan torsi yang ditentukan.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Pasang kickstarter pedal pada posisinya semula seperti telah ditandai pada waktu pelepasan dan kencangkan baut.3 kgf. Oleskan molybdenum disulfide paste pada bidang luncur friction spring. 3-13) COVER PLATE LOCK TABS/SCREW 11-10 . BAUT KICKSTARTER PEDAL TANDA Pasang thrust washer pada crankcase cover. Tekan kickstarter pedal dan tahan. dan kembalikan kickstarter spindle untuk menjalankan gigi driven gear dan gigi spindle gear di depan weld bead point (manik-manik titik pengelasan).m (0. TORSI: 3 N. Oleskan 0.2 0.

11-17) Drive pulley face (hal. Lepaskan sebagai berikut: Drive pulley face (hal. RETURN SPRING COLLAR BUSHING SPINDLE FRICTION SPRING DRIVEN GEAR STARTER RATCHET JOURNALS DRIVE BELT 11-11 . 11-14) Left crankcase cover (hal.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMERIKSAAN Periksa bagian-bagian berikut : Spindle terhadap keausan atau kerusakan. 11-13) Clutch/driven pulley (hal. Driven gear terhadap keausan atau kerusakan. 11-5). Friction spring terhadap kelemahan atau kerusakan -Gigi starter ratchet terhadap keausan atau kerusakan -Journals dari crankcase cover terhadap keausan atau kerusakan DRIVE BELT PENGGANTIAN Drive belt dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. Gigi gear terhadap keausan atau kerusakan Return spring terhadap kelemahan atau kerusakan Bushing terhadap keausan atau kerusakan. Pasang sebagai berikut: Clutch/driven pulley (hal. 11-16) Lepaskan drive belt dan ganti dengan yang baru.

STARTER PINION HOLDER 11-12 .1 0. STARTER PINION PEMASANGAN Oleskan 0. 11-5). STARTER PINION Pasang starter pinion holder pada left crankcase. STARTER PINION HOLDER Lepaskan starter pinion. Pasang starter pinion pada left crankcase.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH STARTER PINION PELEPASAN Lepaskan left crankcase cover (hal.3 g gemuk (Shell ALVANIA R3 atau IDEMITSU AUTOREX B atau sejenisnya) pada ujung-ujung dari starter pinion. Pasang left crankcase cover (hal. 11-4) Lepaskan starter pinion holder.

MOVABLE DRIVE FACE ASSEMBLY RAMP PLATE 11-13 . CLUTCH CENTER HOLDER NUT/WASHER DRIVE PULLEY FACE DRIVE BELT Lepaskan movable drive face assembly sementara memegang bagian belakang dari face (ramp plate) dan drive face boss.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMERIKSAAN Periksa bahwa starter pinion bekerja dengan lancar. Tahan drive pulley face dengan special tool dan longgarkan drive pulley face nut (mur muka drive pulley). Periksa gigi dan poros pinion gear terhadap keausan atau kerusakan. Periksa gigi starter driven gear dari drive pulley face terhadap keausan atau kerusakan. TOOL: Clutch center holder 07724-0050002 Geser drive belt keluar dari drive pulley boss dengan memencet drive belt. 11-5). DRIVEN GEAR PINION GEAR DRIVE PULLEY PELEPASAN Drive pulley dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. Lepaskan left crankcase cover (hal.

Pasang drive pulley face sementara mentepatkan splinesnya (seplain) dengan crankshaft splines PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak spline DRIVE BELT DRIVE PULLET FACE SPLINES Pastikan bahwa drive pulley face duduk sepenuhnya pada drive pulley boss. Duduk sepenuhnya (FACE dan BOSS) 11-14 . Tempatkan drive belt pada drive pulley boss dengan memencetnya untuk mendapatkan jarak renggang antara belt dan shaft. Pasang susunan movable drive face pada crankshaft sementara menahan ramp plate. PERHATIAN ! Hati-hati agar susunan movable drive face tidak dibongkar dan pastikan untuk memasang susunan sampai duduk sepenuhnya MOVABLE DRIVE FACE ASSEMBLY RAMP PLATE Tekan pegas driven face dengan memencet drive belt sampai ada cukup kelonggaran untuk memasang drive belt pada drive pulley boss.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PELEPASAN Bersihkan oli dan gemuk dari drive face dan drive belt.

gerusan atau kerusakan. DRIVEN FACE BOSS MOVABLE DRIVE FACE WEIGHT ROLLERS Sisi left crankcase cover SLIDE PIECES RAMP PLATE 11-15 . Tahan drive pulley face dengan special tool dan kencangkan mur dengan torsi yang ditentukan. 80 lbf. PEMBONGKARAN/PERAKITAN Lepaskan sebagai berikut: -Drive face boss -Ramp plate -Slide pieces -Weight rollers Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran PERHATIAN ! WASHER MUR CLUTCH CENTER HOLDER DRIVEN PULLEY FACE Bersihkan oli dan gemuk dari weight rollers dan movable drive face.ft) Pasang left crankcase cover (hal.0 kgf.m (11. 11-5). PEMERIKSAAN DRIVE PULLEY FACE Periksa drive pulley face terhadap goresan.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Oleskan oli mesin pada ulir mur drive pulley face dan permukaan duduknya kemudian pasang bersama dengan washer.m. TOOL: Clutch center holder 07724-0050002 TORSI: 108 N.

11-4).98 mm MOVABLE DRIVE FACE Periksa movable drive face terhadap goresan.D. TOOL:Flywheel holder 07725-0040001 Lepaskan washer dan clutch outer PERHATIAN ! MOVABLE DRIVE FACE FLYWHEEL HOLDER WASHER/NUT CLUTCH OUTER Pakailah spe cial tool ketika melonggarkan mur pengunci.11 mm CLUTCH/DRIVEN PULLEY PELEPASAN Clutch/driven pulley dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka. Lepaskan left crankcase cover (hal.L. BATAS SERVIS: 21. BATAS SERVIS: 22.5 mm MOVABLE DRIVE FACE BOSS Periksa drive face boss terhadap keausan atau kerusakan. 11-16 . weight roller BATAS SERVIS: 17. drive face bushing. Ukur D. Tahan clutch outer dengan special tool dan lepaskan mur. gerusan atau kerusakan. Ukur D. Ukur D. Menahan roda belakang atau rem belakang akan merusak final reduction system.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PEMERIKSAAN WEIGHT ROLLER Periksa masing-masing roller terhadap keausan tidak normal. drive face boss.L.

.

posisi penguncian dari driven pulley akan terlepas dan driven face spring akan memuai dengan tiba-tiba DRIVE BELT PULLEY GROOVE 11-17 . jangan putar driven pulley berlawanan arah jarum jam sementara melepaskan drive belt. PERHATIAN ! Jangan sampai gemuk mengenai drive shaft splines dari sebelah dalam driven face. jangan putar driven pulley berlawanan arah jarum jam sementara memasang drive belt. PERHATIAN ! Agar tidak menyebabkan luka-luka pada jari-jari. Jika pulley berputar. Lepaskan drive belt dari susunan clutch/ driven pulley sementara melepaskan susunan clutch/driven pulley dari drive shaft (poros penggerak). PERHATIAN ! Agar tidak menyebabkan luka-luka pada jari-jari. posisi penguncian dari driven pulley akan terlepas dan driven face spring akan memuai dengan tiba-tiba. MOVABLE DRIVEN FACE Tempatkan drive belt pada alur pulley sementara menahan movable driven face. Lepaskan susunan clutch/driven pulley dari drive belt dengan menahan movable driven face. SUSUNAN CLUTCH/ DRIVEN PULLEYDRIVE BELT PEMASANGAN Tahan susunan clutch/driven pulley dan tekan driven face spring dengan memutar movable driven face searah jarum jam sampai ia ditempatkan pada posisi penguncian.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH MOVABLE DRIVE FACE SUSUNAN CLUTCH/DRIVEN PULLEY Tahan susunan clutch/driven pulley dan tekan driven face spring dengan memutar movable driven face searah jarum jam sampai ia ditempatkan pada posisi terkunci. Jika pulley berputar.

SPLINES CLUTCH OUTER Pasang washer dan clutch outer nut. TOOL: Clutch spring compressor 07LME-GZ40200 FLYWHEEL HOLDER WASHER NUT SUSUNAN SPRING COMPRESSOR CLUTCH/DRIVEN PULLEY 11-18 .m (5. TOOL: Flywheel holder 07725-0040001 TORSI: 49 N. PEMBONGKARAN CLUTCH/DRIVEN PULLEY Tempatkan clutch spring compressor pada clutch/driven pulley dengan mentepatkan bosses dari compressor dengan lubang-lubang dari clutch.0 kgf. 11-5). 36 lbf. Tahan clutch outer dengan special tool dan kencangkan clutch outer nut dengan torsi yang ditentukan. SUSUNAN CLUTCH/DRIVEN PULLEY Bersihkan oli dan gemuk dari clutch outer.ft) Pasang left crankcase cover (hal.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Pasang susunan clutch/driven pulley pada driveshaft PERHATIAN ! Jangan sampai gemuk mengenai drive shaft splines dari sebelah dalam driven face.m. Pasang clutch outer sementara mentepatkan splines nya dengan driveshaft splines.

PERHATIAN ! Untuk mencegah hilangnya tegangan.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Dorong clutch/driven pulley dengan memutar clutch spring compressor searah jarum jam. Tahan clutch spring compressor pada sebuah catok. TOOL: Socket wrench. Lepaskan mur clutch/driven pulley dengan menggunakan special tool. 39x41 mm 07GMA-KS40100 Longgarkan clutch spring compressor secara berangsur dan lepaskan sebagai berikut: -Susunan clutch -Spring seat -Driven face spring -Susunan driven pulley CLUTCH Lepaskan ketiga E-clips dan plate SOCKET WRENCH CLUTCH/DRIVEN PULLEY NUT CLUTCH SPRING SEAT DRIVEN PULLEY DRIVEN FACE SPRING PLATE E-CLIPS 11-19 . jangan tekan clutch spring lebih dari yang diperlukan untuk melepaskan mur clutch/driven pulley.

Lepaskan movable driven face dari driven face. DRIVEN PULLEY Lepaskan seal collar. Lepaskan O-rings dan oil seals dari movable driven face. Lepaskan guide pins dan guide rollers dari driven face. Lepaskan clutch shoe springs. Lepaskan damper rubbers dari drive plate.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Lepaskan clutch shoes dari drive plate. CLUTCH SHOES SPRINGS DAMPER RUBBERSDRIVE PLATE SEAL COLLAR PINS/ROLLERS MOVABLE DRIVEN FACE OIL SEALS O-RINGS 11-20 .

m.5 kgf. Lapisi O-rings baru dengan oli mesin dan pasang mereka pada alur-alur movable driven face Bersihkan oli dan gemuk dari pulley face (muka pulley). Pakailah 2. 40 lbf.0 2. Pasang guide rollers dan guide pins. Pasang movable driven face pada driven face.m (5. O-RINGS OIL SEALS PINS/ROLLES MOVABLE DRIVEN FACE 11-21 .5 g gemuk (Shell ALVANIA R3 atau IDEMITSU AUTOREX B atau sejenisnya) pada masing-masing alur guide.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH GUIDE PINS GUIDE ROLLERS MOVABLE DRIVEN FACE PLATE E-CLIPSSLUTCH SHOES SPRINGS DAMPER RUBBERS DRIVE PLATE CLUTCH/DRIVEN PULLEY NUT 54 N.ft) SPRING SEAT DRIVEN FACE SPRING SEAL COLLAR O-RINGS OIL SEALS PERAKITAN DRIVEN FACE DRIVEN PULLEY Olesi gemuk pada bibir oil seal baru dan pasang pada movable driven face.

CLUTCH Pasang damper rubbers pada drive plate. Pasang shoe springs ke dalam clutch shoes seperti diperlihatkan. Pasang clutch shoes ke dalam drive plate dengan mentepatkan alur shoes dan damper rubbers Pasang plate dan E-clips. SEAL COLLAR DRIVE PLATE DAMPER RUBBERS SPRINGS CLUTCH SHOES DRIVE PLATE PLATE E-CIPS 11-22 .KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Pasang seal collar pada driven pulley.

5 mm CLUTCH Tepatkan (CUTOUT/ LUBANG PLATE) Tepatkan (BOSSES/ LUBANG-LUBANG) SPRING SEAT DRIVEN PULLEY DRIVEN FACE SPRING CLUTCH SPRING COMPRESSOR . clutch outer.m (5. TOOL: Clutch spring compressor 07LME-GZ40200 Tekan driven face spring sementara mentepatkan cut-out (potongan) dari ulir mur pulley dengan lubang drive plate dan pasang mur clutch/driven pulley. Jangan merusak ulir mur pulley Tahan spring compressor pada sebuah catok. BATAS SERVIS: 125.5 kgf. 39x41 mm 07GMA-KS40100 TORSI: 54 N. Kencangkan mur clutch/driven pulley dengan menggunakan socket wrench dengan torsi yang ditentukan.m. jangan tekanclutch spring lebih dari yang diperlukan untuk merakit mur clutch/ driven pulley. PEMERIKSAAN CLUTCH OUTER Periksa clutch outer terhadap keausan atau kerusakan. 40 lbf.ft) Lepaskan spring compressor dari susunan clutch/driven pulley. Ukur D. PERHATIAN ! Untuk menghindari hilangnya tegangan.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH CLUTCH/DRIVEN PULLEY Rakitlah sebagai berikut: -Susunan driven pulley -Driven face spring -Spring seat -Susunan clutch Tempatkan clutch spring compressor di atas susunan clutch/driven pulley dengan mentepatkan bosses dari compressor dengan lubang-lubang dari clutch. TOOL: Socket wrench.D.

CLUTCH SPRING COMPRESSOR SOCKET WRENCH 11-23 .

0 mm DRIVEN FACE Periksa driven face terhadap goresan. gerusan atau kerusakan. movable driven face. tanpa suara.D. Ganti bearings (bantalan) jika mereka tidak berputar dengan halus.94 mm MOVABLE DRIVEN FACE Periksa movable driven face terhadap goresan. Ukur D. driven face boss. 11-25).KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH DRIVEN FACE SPRING Ukur panjang bebas driven face spring. atau jika mereka duduk dengan longgar pada driven face (hal.L. BATAS SERVIS: 34. Periksa alur-alur guide terhadap keausan bertingkat atau kerusakan. Putar driven face dengan tangan.06 mm PEMERIKSAAN DRIVEN FACE BEARING Juga periksa bahwa bearing outer race duduk dengan erat pada driven face. Pasang driven face pada driveshaft. DRIVEN FACE 11-24 . BATAS SERVIS: 33. Ukur D. BATAS SERVIS: 108. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. gerusan atau kerusakan.

TOOLS: Bearing remover.2 mm 07947-KA20200 BEARING REMOVER ATTACHMENT NEEDLE BEARING Lepaskan snap ring dan dorong ball bearing (bantalan bola) keluar dari driven face. 20 mm 07931-MA70000 Fork seal driver attachment. SNAP RING BALL BEARING DRIVER PILOTBALL BEARING SNAP RING 11-25 . Isi rongga ball bearing dengan gemuk PERHATIAN ! Sisi ball bearing yang tertutup harus menghadapi driven face Pasang ball bearing ke dalam driven face dengan tegaklurus sampai ia duduk sepenuhnya. dengan menggunakan special tools.0 8. 35.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH PENGGANTIAN DRIVEN FACE BEARING Lepaskan driven face needle bearing (bantalan jarum driven face) dengan menggunakan special tools. Olesi 7. TOOLS: Driver 07749-0010000 Pilot. 28 mm 07746-0041100 Pasang snap ring dengan erat pada alur pada driven face. .0 g gemuk (Shell ALVANIA R3 atau IDEMITSU AUTOREX B atau sejenisnya) kepada permukaan dalam driven face.

20 mm 07746-0040500 ATTACHMENT DRIVER PILOT NEEDLE BEARING 11-26 . 28x30 mm 07946-1870100 Pilot. dengan menggunakan special tool PERHATIAN ! Sisi yang tertutup dari needle bearing harus menghadapi special tools.KICKSTARTER/DRIVE PULLEY/DRIVEN PULLEY/CLUTCH Masukkan gemuk pada sebuah needle bearing baru. Dorong needle bearing ke dalam driven face sampai ia sebidang dengan permukaan driven face. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment.

FINAL REDUCTION LOKASI KOMPONEN 12-1 KETERANGAN SERVIS 12-2 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 12-4 PEMBELAHAN FINAL REDUCTION CASE 12-5 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN PERAKITAN FINAL REDUCTION CASE 12-6 PEMERIKSAAN FINAL REDUCTION 12-7 PENGGANTIAN BANTALAN FINAL REDUCTIION 12-9 12 12-1 .12.

10 lbf.10 liter Setelah pembongkaran 0.3 kgf.m (1. pastikan untuk memakai special tools. 12 mm . 12 mm head.ft) Final reduction oil drain bolt 13 N. Viskositas: SAE 10W-30 TORSI PENGENCANGAN Final reduction oil check bolt 13 N.m.ft) TOOLS Case puller 07SMC-0010001 Remover weight 07741-0010201 Bearing remover 07936-GE00100 Nearing remover 07936-GE00200 Bearing remover 07936-1660120 Bearing remover 07936-1660110 12-2 shaft. 10 lbf. 10 mm head. tempatkan spec ial tools pada bearing inner race (lingkaran dalam bantalan) dan tarik driveshaft masuk ke dalam bantalan sampai i a duduk sepenuhnya SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Kapasitas oli final reduction Pada penggantian periodik 0. Ketika memasang driveshaft.12 liter Oli final reduction yang dianjurkan Federal Oil Superior Formulation atau oli me sin 4 tak sejenis dengan klasifikasi API service SG.FINAL REDUCTION KETERANGAN SERVIS UMUM Final reduction dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.m (1. 10 mm shaft.m.3 kgf.

FINAL REDUCTION Bearing remover shaft. 20 mm 07746-0040500 Pilot. 42 x 47 mm 007746-0010300 Pilot. 15 mm 07746-0040300 Pilot. 37 x 40 mm 07746-0010200 Attachment. 32 x 35 mm 07746-0010100 Attachment. 12 mm 07746-0040200 Pilot. 15 mm 07936-KC10200 Driver 07749-0010000 Attachment. 40 x 42 mm 07746-0010900 Attachment. 22 mm 07746-0041000 12-3 . 15 mm 07936-KC10100 Bearing remover head. 10 mm 07746-0040100 Pilot.

rusak atau sumbing Final reduction bearing aus atau rusak Ada kebocoran oli Permukaan oli terlalu tinggi Oil seal aus atau rusak Crankcase dan/atau final reduction case retak 12-4 . tetapi skuter tidak mau bergerak Final reduction rusak Final reduction macet Drive pulley dan driven pulley/clutch tidak bekerja dengan baik Suara tidak normal Gigi-gigi aus.FINAL REDUCTION Assembly collar 07965-GM00100 Assembly shaft 07965-1660200 Assembly collar attachment 07965-GM00200 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Mesin mau hidup.

Keluarkan oli final reduction (hal. 4-16) Lepaskan sebagai berikut: -Clutch/driven pulley (hal. 16-4) -Brake shoes (sepatu rem) belakang (hal. BREATHER HOSE BAUT-BAUT FINAL REDUCTION CASE GASKET DOWEL PINS 12-5 . 11-16) -Roda belakang (hal. 17-5) Lepaskan final reduction case breather hose dari final reduction case hose joint Lepaskan baut-baut dan final reduction case Lepaskan dowel pins dan gasket.FINAL REDUCTION PEMBELAHAN FINAL REDUCTION CASE Final reduction dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.

FINAL REDUCTION Lepaskan sebagai berikut: -Counter gear -Final gear shaft -Countershaft COUNTER GEAR FINAL GEAR SHAFT COUNTERSHAFT PERAKITAN FINAL REDUCTION CASE Lapisi masing-masing gigi gear (roda gigi) dan masingmasing bidang luncur bearing (bantalan) dari shaft (poros). COUNTERSHAFT SPLINES COUNTER GEAR FINAL GEAR SHAFT 12-6 . Pasang final gear shaft. Pasang countershaft ke dalam counter gear sementara mentepatkan countershaft splines dengan counter gear splines dan pasang pada final reduction case.

17-6) -Roda belakang (hal. Ganti bantalan jika mereka tidak berputar dengan halus. Putar inner race dari bantalan countershaft dan bantalan final gear shaft dengan jari-jari. 16-4) -Clutch/driven pulley (hal. tanpa suara. tanpa suara. Juga periksa bahwa outer race bantalan duduk dengan erat pada crankcase dan inner race bantalan duduk dengan erat pada driveshaft. atau jika mereka duduk dengan longgar pada crankcase dan driveshaft.FINAL REDUCTION Pasang dowel pins dan gasket. 4-16). Juga periksa bahwa outer race ban talan duduk dengan erat pada crankcase. Putar driveshaft dengan tangan. Pasang sebagai berikut: -Sepatu rem belakang (hal. 11-17) Isi final reduction case dengan oli yang direkomendasikan (hal. Ganti bantalan jika mereka tidak berputar dengan halus. PEMERIKSAAN FINAL REDUCTION BANTALAN LEFT CRANKCASE Periksa masing-masing bantalan terhadap keausan atau kerusakan. GASKET DOWEL PINS Pasang final reduction case dan kencangkan baut-bautnya Hubungkan breather hose ke final reduction case hose joint. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. BAUT-BAUT FINAL REDUCTION CASE BREATHER HOSE BANTALAN FINAL GEAR SHAFT BANTALAN DRIVESHAFT BANTALAN COUNTERSHAFT 12-7 . Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. atau jika mereka duduk dengan longgar pada crankcase.

Juga periksa bahwa outer race bantalan duduk dengan erat pada crankcase cover. 11-4) Putar inner race dari bantalan driveshaft dengan jari-jari. tanpa suara. COUNTER GEAR / COUNTERSHAFT / FINAL GEAR SHAFT Periksa countershaft.FINAL REDUCTION FINAL REDUCTION CASE Periksa bantalan-bantalan final reduction case dan final gear shaft oil seal terhadap keausan atau kerusakan. Periksa bahwa tidak ada kerenggangan antara outer race dan final reduction case LEFT CRANKCASE COVER Lepaskan left crankcase cover (hal. counter gear dan final gear shaft terhadap keausan atau kerusakan. BANTALAN COUNTERSHAFT FINAL GEAR SHAFT OIL SEAL BANTALAN FINAL GEAR SHAFT BANTALAN DRIVESHAFT DRIVESHAFT COUNTER GEAR FINAL GEAR SHAFT COUNTERSHAFT 12-8 . GEAR/SHAFT DRIVESHAFT Periksa driveshaft terhadap kebengkokan. keausan atau kerusakan. Putar masing-masing inner race bantalan dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus tanpa gesekan. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. atau jika ia duduk dengan longgar pada crankcase cover. Ganti bantalan jika ia tidak berputar dengan halus.

SNAP RING 12-9 .FINAL REDUCTION PEMASANGAN FINAL REDUCTION BEARING LEFT CRANKCASE COVER BANTALAN DRIVESHAFT 10 X 32 DRIVESHAFT BANTALAN DRIVESHAFT (6204) LEFT CRANKCASE BANTALAN COUNTERSHAFT (6201) BANTALAN FINAL GEAR SHAFT (60/22 UU) FINAL REDUCTION CASE OIL SEAL 29 x 44 x BANTALAN FINAL GEAR SHAFT (6302) BANTALAN COUNTERSHAFT (6301) OIL SEAL 20 x 32 x LEFT CRANKCASE COVER Lepaskan left crankcase cover (hal. 11-4). Lepaskan snap ring dari alur left crankcase cover.

32x35mm 07746-0010100 Pilot. 10 mm 07746-0040100 DRIVESHAFT BEARING/ BUSHING REMOVER HEAD REMOVER SHAFTREMOVER WEIGHT BANTALAN DRIVESHAFT ATTACHMENT PILOT DRIVER Pasang snap ring pada alur left crankcase cover PERHATIAN ! Pasang snap ring dengan ujung yang chamfered (dipotong) menghadapi bantalan. 10 mm 07936-GE00200 remover shaft. dengan menggunakan special tools. 10 mm 07936-GE00100 weight 07741-0010201 Jika bearing tertinggal di crankcase cover kanan. 15 mm 07936-KC10100 Remover weight 07741-0010201 Masukkan oli mesin pada bearing/bushing cavity Dorong masuk sebuah bearing/bushing dengan tegak lurus ke dalam left crankcase cover sampai ia duduk sepenuhnya. lepas kan dengan menggunakan special tools berikut : TOOLS: Bearing remover head.FINAL REDUCTION Lepaskan bantalan driveshaft dengan menggunakan special TOOLS: Bearing Bearing Remover tools. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. SNAP RING 12-10 . remover head. 15 mm 07936-KC10200 Bearing remover shaft.

12mm 07936-1660110 Bearing remover shaft. 12mm 07936-1660120 Remover weight 07741-0010201 Bantalan final gear shaft: Bearing remover head. 12-13). 15mm 07936-KC10200 Bearing remover shaft. 15mm 07936-KC10100 Remover weight 07741-0010201 Masukkan oli mesin ke dalam masing-masing rongga bantalan Dorong masuk masing-masing bantalan baru secara tegaklurus ke dalam crankcase kiri sampai ia duduk sepenuhnya. dengan menggunakan special tools. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan final reduction case Lepaskan countershaft dan final gear bearing menggunakan special tools. 37x40 mm 07746-0010200 Pilot.FINAL REDUCTION LEFT CRANKCASE Belah final reduction case (hal. TOOLS: Bantalan countershaft: Driver 07749-0010000 Attachment.: TOOLS: Bantalan countershaft: Bearing remover head. 42x47 mm 07746-0010300 Pilot. 12 mm 07746-0040200 Bantalan final gear shaft: Driver 07749-0010000 Attachment. Lepaskan bearing set plate (hal. PERHATIAN ! BANTALAN COUNTERSHAFT BANTALAN FINAL GEAR SHAFT REMOVER WEIGHT REMOVER HEAD REMOVER SHAFT Sisi yang di-tandai pada masing-masing bantalan menghadapi special tools. 15 mm 07746-0040300 . 12-6).

BANTALAN FINAL GEAR SHAFT BANTALAN COUNTERSHAFT DRIVER ATTACHMENT BEARING PILOT 12-11 .Pasang bearing set plate (hal. 12-15).

DRIVESHAFT CASE PULLER CASE PULLER DRIVESHAFT SNAP RING 12-12 .FINAL REDUCTION DRIVESHAFT Lepaskan kedua baut dan set plate SET PLATE BAUT-BAUT Lepaskan driveshaft dengan menggunakan special tool. TOOL: Case puller 07SMC-0010001 Lepaskan snap ring dari alur driveshaft.

20 mm 07746-0040500 BANTALAN DRIVESHAFT OIL SEAL BANTALAN DRIVESHAFT DRIVER ATTACHMENT BEARING PILOT 12-13 . Masukkan oli mesin ke dalam rongga bantalan. Dorong masuk sebuah bantalan driveshaft baru secara tegak lurus ke dalam crankcase kiri sampai ia duduk sepenuhnya. dengan menggunakan special tools. PERHATIAN ! Sisi yang ditandai dari masing-masing bantalan menghadapi special tools. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment.FINAL REDUCTION Lepaskan bantalan driveshaft dengan menggunakan sebuah hydraulic press Lepaskan driveshaft oil seal. 42x47mm 07746-0010300 Pilot.

PERHATIAN ! Pasang snap ring dengan ujung chamfered (yang dipotong) menghadapi bantalan.FINAL REDUCTION Pasang driveshaft ke dalam bantalan. TOOLS: Assembly shaft 07965-1660200 Assembly collar 07965-GM00100 Assembly collar attachment 07965-GM00200 Pasang snap ring pada alur driveshaft. Tempatkan assembly collar pada inner race bantalan driveshaft dan tarik drive shaft ke dalam bantalan sampai ia telah duduk sepenuhnya. BANTALAN DRIVESHAFT ASSEMBLY COLLAR ASSEMBLY SHAFT ASSEMBLY COLLAR ATTACHMENT ASSEMBLY COLLAR ATTACHMENT BANTALAN DRIVESHAFT ASSEMBLY SHAFT ASSEMBLY COLLAR SNAP RING 12-14 .

FINAL REDUCTION Oleskan oli mesin pada bibir sebuah driveshaft oil seal baru Pasang driveshaft oil seal sampai ia sebidang dengan crankcase kiri. PERHATIAN ! Jangan masukkan oil seal terlalu dalam. TOOLS: Assembly shaft 07965-1660200 Assembly collar 07965-GM00100 Assembly collar attachment 07965-GM00200 Bersihkan dan oleskan locking agent (cairan pengunci) kepada ulir baut set plate dari ujungnya sampai 6,5 +/1,0 mm ke bawah. Pasang set plate dengan tanda OUT menghadap keluar.

Pasang dan kencangkan baut-baut set plate. FINAL REDUCTION CASE Belah final reduction case (hal. 12-5). Lepaskan final gear shaft oil seal. DRIVESHAFT OIL SEAL ASSEMBLY COLLAR ASSEMBLY SHAFT ASSEMBLY COLLAR ATTACHMENT ASSEMBLY COLLAR ATTACHMENT ASSEMBLY COLLAR ASSEMBLY SHAFT DRIVESHAFT OIL SEAL SET PLATE TANDA OUT BAUT-BAUT 6,5 +/- 1,0 mm FINAL GEAR SHAFT OIL SEAL 12-15

FINAL REDUCTION Lepaskan bantalan final gear shaft. Lepaskan bantalan countershaft dengan menggunakan special tools. TOOLS: Bearing remover head, 12mm 07936-1660110 Bearing remover shaft, 12mm 07936-1660120 Remover weight 07741-0010201 PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan final reduction case. BANTALAN COUNTERSHAFT BANTALAN FINAL GEAR SHAFT REMOVER WEIGHT REMOVER HEAD REMOVER SHAFT Masukkan oli mesin ke dalam rongga bantalan countershaft. PERHATIAN ! Sisi yang ditandai dari masing-masing bantalan menghadapi special tools. Dorong masuk sebuah bantalan countershaft secara tegaklurus ke dalam final reduction case sampai ia duduk sepenuhnya, dengan menggunakan special tools. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment, 32x35 mm 07746-0010100 Pilot, 12 mm 07746-0040200 Masukkan oli mesin ke dalam rongga bantalan final gear shaft.Dorong masuk sebuah bantalan final gear shaft secara tegaklurus ke dalam final reduction case sampai ia duduk sepenuhnya, dengan menggunakan special tools. PERHATIAN ! Sisi yang ditandai dari masing-masing bantalan menghadapi special tools DRIVER ATTACHMENT BANTALAN COUNTERSHAFT PILOT DRIVER ATTACHMENT PILOT

BANTALAN FINAL GEAR SHAFT TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment, 40x42 mm 07746-0010900 Pilot, 22 mm 07746-0041000 12-16

FINAL REDUCTION Oleskan oli mesin ke bibir sebuah final gear shaft oil seal baru. Pasang oil seal dengan sisi datar menghadapi sisi roda belakang sehingga kedalaman dari permukaan final reduction case adalah 1,0 +/- 0,4 mm dengan menggunakan special tools. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment, 42x47 mm 07746-0010300 DRIVER ATTACHMENT FINAL GEAR SHAFT OIL SEAL 1,0 +/- 0,4 mm 12-17

13. ALTERNATOR LOKASI KOMPONEN 13-1 FLYWHEEL/STATOR 13-3 KETERANGAN SERVIS 13-2 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) 13 13-1

ALTERNATOR KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi pelepasan dan pemasangan flywheel, alternator dan ignition puls e generator. Pekerjaan-pekerjaan servis ini dapat dijalankan dengan mesin terpasang pada rang ka. Lihat hal. 18-8 untuk pemeriksaan alternator. Lihat hal. 19-6 untuk pemeriksaan ignition pulse generator. TORSI PENGENCANGAN Flywheel nut 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) Stator mounting socket bolt 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) TOOLS Universal holder 07725-0030000 Flywheel puller 07733-0010000 13-2

ALTERNATOR FLYWHEEL/STATOR PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Body cover (hal. 3-9) -Radiator (hal. 7-9) -Cooling fan (hal. 7-10) -Thermostat (hal. 7-11) Lepaskan baut-baut pemasangan dan right side cover. Lepaskan kedua dowel pins RIGHT SIDE COVER BAUT-BAUT DOWEL PINS Tahan flywheel dengan special tool dan longgarkan flywheel nut. TOOL: Universal holder 07725-0030000 Lepaskan flywheel nut dan washer. Lepaskan flywheel dengan menggunakan special tool. TOOL: Flywheel puller 07733-0010000 NUT/WASHER UNIVERSAL HOLDER FLYWHEEL FLYWHEEL PULLER 13-3

ALTERNATOR Lepaskan alternator 2P connector dan ignition pulse ge nerator wire connector. Lepaskan kawat alternator/ignition pulse generator dari wire bands dan wire guides. ALTERNATOR 2P CONNECTOR WIRE GUIDEIGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR ALTERNATOR/IGNITION PULSE GENERATOR WIRE WIRE BAND WIRE BAND WIRE GUIDE Lepaskan baut, wire holder dan lepaskan wire grommet dari crankcase kanan. Lepaskan kedua baut dan set plate dari ignition pulse generator. Lepaskan ketiga socket bolts pemasangan, stator dan ignition pulse generator dari stator base. Lepaskan woodruff key (spie). PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak spie dan alur WIRE HOLDER GROMMETSTATOR SOCKET BOLTS SET PLATE BAUT BAUT-BAUT IGNITION PULSE GENERATOR WOODRUFF KEY 13-4

ALTERNATOR PEMASANGAN Pasang woodruff key (spie) kedalam alur spie pada crankshaft. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak spie dan alur WOODRUFF KEY Tempatkan stator dan ignition pulse generator pada stator base. Pasang dan kencangkan socket bolts pemasangan stator dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 10 N.m (1,0 kgf.m, 7 lbf.ft) Pasang set plate pada ignition pulse generator dan kencangkan baut-baut pemasangan. Tempatkan wire (kawat) dengan benar, dan tempatkan wire grommet ke dalam alur pada crankcase kanan. Tempatkan wire holder dan kencangkan baut holder. Ikatlah kawat alternator/ignition pulse generator dengan wire bands dan wire guides. PERHATIAN ! WIRE HOLDER GROMMETSTATOR SOCKET BOLTS SET PLATE BAUT BAUT-BAUT IGNITION PULSE GENERATOR Tempatkan kawat alternator / ignition pulse generator dengan benar (hal. 1-16). Hubungkan alternator 2P connector dan ignition pulse generator wire connector ALTERNATOR/IGNITION OULSE GENERATOR WIRE WIRE GUIDE ALTERNATOR 2P CONNECTOR WIRE BAND WIRE BAND WIRE GUIDEIGNITION PULSE GENERATOR WIRE CONNECTOR 13-5

.

ALTERNATOR Pasang flywheel pada crankshaft dengan mentepatkan key way (alur spie) pada flywheel dengan key (spie) pada crankshaft. FLYWHEEL NUT WASHER Tepatkan (KEY WAY/WOODRUFF KEY) UNIVERSAL HOLDER NUT DOWEL PINS 13-6 . TOOL: Universal holder 07725-0030000 TORSI: 59 N. 44 lbf.0 kgf.m. Tahan flywheel dengan special tool dan kencangkan nut dengan torsi yang ditentukan. Pasang washer dan flywheel nut.m (6.ft) Pasang kedua dowel pins.

ALTERNATOR Pasang right side cover dan kencangkan baut-baut dalam pola bersilang dalam 2 atau 3 langkah. 3-9) BAUT-BAUT RIGHT SIDE COVER 13-7 . 7-11) -Cooling fan (hal. 7-10) -Radiator (hal. 7-9) -Body cover (hal. Pasang sebagai berikut: -Thermostat (hal.

CRANKCASE/CRANKAHSFT LOKASI KOMPONEN 14-1 PEMBELAHAN CRANKCASE 14-4 KETERANGAN SERVIS 14-2 PERAKITAN CRANKCASE 14-7 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 14-3 PEMERIKSAAN CRANKSHAFT 14-11 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 14 14-1 .14.

lepaskan bagian-bagian berikutnya j ika crankcase kiri harus diganti. 20-5) Flywheel/stator (hal. Bersihkan semua bagian yang dibongkar dengan solvent (cairan pelarut) bersih dan keringkan dengan menggunakan udara bertekanan sebelum diperiksa. . Mesin (hal. 12-5) Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan crankcase ketika membelah dan m erakit belahan crankcase.CRANKCASE/CRANKSHAFT KETERANGAN SERVIS UMUM Bab ini meliputi pembelahan crankcase untuk menservis crankshaft. 11-16) Starter motor (hal. 10-6) Starter pinion (hal. 10-3) Piston (hal. 11-13) Clutch/driven pulley (hal. 9-6) Cylinder (hal. Bagian-bagian berikut ini harus dilepaskan sebelum membelah crankcase. 13-3) Water pump/stator base (hal. Final reduction (hal. 7-12) Selain bagian-bagian yang terdaftar di atas. 8-3) Cylinder head (hal. 11-12) Drive pulley (hal.

10 Jarak renggang radial connecting rod 0.05 Keolengan -0. tempatkan special tools pada inner race bantalan dan tarik crankshaft ke dalam bantalan sampai ia telah duduk sepenuhnya .35 0.10 14-2 0. pastikan untuk menggunakan special tools.Ketika memasang crankshaft.016 0. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Crankshaft Jarak renggang ke samping connecting rod 0.55 .004 0.

2 mm 07947-KF00100 Universal bearing puller 07631-0010000 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Suara tidak normal Bantalan crankshaft aus Bantalan kepala besar connecting rod aus Kepala kecil connecting rod aus (hal.CRANKCASR/CRANKSHAFT TOOLS Case puller Case pullerCase puller 07SMC-0010001 07SMC-001000107SMC-0010001 Assembly shaft Assembly shaftAssembly shaft 07965-VM00200 07965-VM0020007965-VM00200 Assembly collar Assembly collarAssembly collar 07965-VM00100 07965-VM0010007965-VM00100 Assembly shaft adaptor 07WWF-KFF0200 Assembly coolar 07931-KF00100 Attachment. 72 x 75 mm 07746-0010600 Pilot. 35 mm 07746-0040800 Driver 07749-0010000 Oil seal driver 07965-KE80200 Fork seal driver attachment 41. 10-9 ) 14-3 .

spring dan plunger dari crankcase kanan Lepaskan baut-baut crankcase dari crankcase kanan. CENTER STAND COTTER PIN PIVOT SHAFT WASHER SET PLATE PLUNGER SPRING BAUT BAUT-BAUT 14-4 . 14-2) untuk parts yang harus dilepaskan sebelum membelah crankcase. pivot shaft (poros sumbu) dan center stand Lepaskan baut.CRANKCASE/CRANKSHAFT CRANKCASE SEPARATION Lihat keterangan servis (hal. Lepaskan kaitan dari center stand return spring (pegas pengembalian standard tengah). washer. set plate. RETURN SPRING Lepaskan cotter pin.

CRANKCASR/CRANKSHAFT Tempatkan crankcase dengan crankcase kiri menghadap ke bawah dan belah crankcase kiri dan kanan. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak permukaan penyatuan crankcase. RIGHT CRANKCASE Lepaskan dowel pins dari crankcase kiri Angkat cam chain lepas dari timing sprocket pada crankshaft seperti diperlihatkan. DOWEL PINS CAM CHAIN TIMING SPROCKET 14-5

CRANKCASE/CRANKSHAFT Pegang cam chain lepas timing sprocket dan lepaskan crankshaft dari crankcase kiri dengan menggunakan case puller (penarik bak mesin). Lepaskan cam chain. PERHATIAN ! Ketika melepaskan crankshaft, hati-hatilah agar tidak menjepit cam chain antara timing sprocket dan crankcase kiri. TOOL: Case puller 07SMC-0010001 Lepaskan snap ring dan oil seal CAM CHAIN (Jangan sampai terjepit) LEFT CRANKCASE CRANKSHAFT CASE PULLER CASE PULLER CRANKSHAFT SNAP RING OIL SEAL 14-6

CRANKCASR/CRANKSHAFT Lepaskan bantalan crankshaft kiri dengan menggunakan special tool. TOOL: Universal bearing puller 07631-0010000 CRANKSHAFTBEARING BEARING PULLER Jika bantalan crankshaft kiri tertinggal di dalam crankcase, lepaskan dari sisi kanan PERAKITAN CRANKCASE

Hati - hati agar tidak merusak permukaan penyatuan crankcase. Bersihkan bagian dalam dan permukaan penyatuan dari crankcases. Periksa terhadap retak-retak atau kerusakan lain. Lepaskan kekasaran atau ketidakteraturan dengan oil stone (batu pengasah) Masukkan sekurangnya 2 cc oli mesin ke dalam sebuah bantalan crankcase kiri baru. Dorong masuk bantalan crankcase kiri secara tegak lurus ke dalam crankcase kiri sampai ia duduk sepenuhnya, dengan menggunakan special tool. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment, 72x75 mm 07746-0010600 Pilot, 35 mm 07746-0040800 ATTACHMENT BANTALAN CRANKSHAFT KIRI PERMUKAAN PENYATUAN DRIVER BANTALAN CRANKSHAFT KIRI PILOT 14-7

CRANKCASE/CRANKSHAFT Pasang crankshaft ke dalam bantalan crankcase kiri. Pasang assembly shaft adaptor pada crankshaft kiri. Tempatkan assembly collar A pada inner race bantalan crankcase kiri dan tempatkan assembly collar B pada assembly collar A. Pasang assembly shaft pada assembly collar B dan sekrupkan ke dalam crankshaft sementara mentepatkan bagian tengah dari assembly collar B dan assembly shaft Tarik crankshaft ke dalam bantalan sampai ia duduk sepenuhnya. PERHATIAN ! Ketika menarik crankshaft kedalam bantalan, hati-hati agar tidak merusak connecting rod TOOLS: Assembly Assembly Assembly Assembly shaft adaptor 07WMF-KFF0200 shaft 07965-VM00200 collar A 07965-VM00100 collar B 07931-KF00100

Oleskan oli mesin pada timing sprocket dan cam chain. Pasang cam chain pada timing sprocket. Oleskan sealant (zat perapat) pada permukaan penyatuan crankcase. ASSEMBLY COLLAR A ASSEMBLY SHAFT ADAPTOR ASSEMBLY COLLAR B ASSEMBLY SHAFT ASSEMBLY COLLAR A ASSEMBLY SHAFT CRANKSHAFT ASSEMBLY COLLAR B ASSEMBLY SHAFT ADAPTOR CAM CHAIN TIMING SPROCKET 14-8

CRANKCASR/CRANKSHAFT Masukkan sekurangnya 2 cc oli mesin pada bantalan crankcase kanan. Pasang dowel pins pada crankcase kiri Rakit crankcase kiri dan kanan. Pasang baut-baut crankcase dan kencangkan dalam pola bersilang dalam 2 3 langkah. Oleskan oli mesin pada bibir sebuah oil seal baru. Pasang oil seal secara tegaklurus pada crankcase kiri sampai ia duduk sepenuhnya, dengan menggunakan special tool. TOOLS: Oil seal driver 07965-KE80200 Fork seal attachment, 41,2 mm 07947-KF00100 DOWEL PINS CRANKCASE KANAN OIL SEAL DRIVER FORK SEAL DRIVER ATTACHMENT OIL SEAL BAUT-BAUT 14-9

CRANKCASE/CRANKSHAFT Tempatkan snap ring pada alur crankcase kiri. SNAP RING Pasang plunger dan spring ke dalam crankcase kanan. Pasang set plate dengan tanda OUT Pasang dan kencangkan baut set plate Oleskan lapisan tipis gemuk pada permukaan center stand pivot shaft (poros sumbu standard tengah). Pasang center stand dan masukkan pivot shaft dari sisi crankcase kiri. Pasang washer dan cotter pin baru. Kaitkan center stand return spring (pegas pengembalian standard tengah). Lihat keterangan servis (hal. 14-2) untuk pemasangan dari parts yang dilepaskan untuk menjalankan servis crankcase. PLUNGER SET PLATE TANDA SPRING BAUT PIVOT SHAFT COTTER PIN WASHER RETURN SPRING 14-10 menghadap keluar.

OUT

CRANKCASR/CRANKSHAFT PEMERIKSAAN CRANKSHAFT Lepaskan crankshaft (hal. 14-3). Putar outer race dari bantalan crankshaft kanan dengan jari-jari. Bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. Juga periksa bahwa inner race bantalan duduk dengan erat pada crankshaft kanan. Ganti bantalan - bantalan jika mereka tidak berputar dengan halus, tanpa suara, atau jika mereka duduk dengan longgar pada crankshaft kanan. Periksa gigi-gigi oil pump drive gear dan gigi-gigi timing sprocket terhadap keausan atau kerusakan PERHATIAN ! Jika gigi-gigi timing sprocket aus atau rusak, periksa cam chain, tensioner dan cam sprocket. Ukur jarak renggang ke samping kepala besar connecting rod dengan sebuah feeler gauge. BATAS SERVIS: 0,55 mm Letakkan crankshaft pada V-blocks dan ukur jarak renggang radial kepala besar connecting rod. BATAS SERVIS: 0,05 mm OIL PUMP DRIVE GEAR BANTALAN CRANKCASE KANAN TIMING SPROCKET FEELER GAUGE 14-11

CRANKCASE/CRANKSHAFT Tempatkan crankshaft pada V-blocks dan ukur keolengan dengan menggunakan sebuah dial indicator. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator. BATAS SERVIS: 0,10 mm 65 mm (2,6 in) 35 mm (1,4 in) 14-12

15. RODA DEPAN//SUSPENSI/KEMUDI LOKASI KOMPONEN 15-1 FORK 15-12 KETERANGAN SERVIS 15-2 HANDLEBAR 15-20 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 15-5 STEERING STEM 15-24 RODA DEPAN 15-6 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 1 N.m (0,1 kgf.m, 0,7 lbf.ft) 4,5 N.m (0,5 kgf.m, 3,3 lbf.ft) 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) 64 N.m (6,5 kgf.m, 47 lbf.ft) 15 30 N.m (3,1 kgf.m, 22 lbf.ft) 59 N.m (6,0 kgf.m, 44 lbf.ft) 15-1

29 psi) Pengendara + pembonceng 200 kPa (2. fork atau steering stem. Jangan menghirup partikel-partikel debu. lihatlah hal. Bab ini meliputi roda depan.3 305. 17-1.2 Keolengan pelek roda Radial -2. Pakailah sebuah alat penghisap debu yang disetujui oleh OSHA.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Sering menghirup debu brake pad dan brake shoe. Brake disc atau pad yang tercemar mengurangi daya pengereman. Ketika menservis roda depan. Untuk servis sistem rem. Setelah pemasangan roda depan. dukunglah skuter dengan me nggunakan dongkrak atau alat pendukung lain. dapat membahayakan kesehatan.0 Aksial -2.1 Keolengan pipe -0. Jangan sekali-kali menggunakan slang udara atau sikat untuk membersihkan susunan rem.20 Fluida garpu yang dianjurkan Fork Fluida (minyak sokbreker) Tinggi permukaan minyak 50 - . 29 psi) Keolengan poros roda -0.00 kgf/cm2.00 kgf/cm2. fork (garpu depan). periksa cara kerja rem dengan menekan handel rem. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kedalaman minimum alur kembang ban -Sampai ke indikator Tekanan udara ban (dingin) Pengendara saja 200 kPa (2. Buanglah pads yang tercemar dan bersihkan cakram yang tercemar dengan brake degreasing agent (zat pembersih rem) berkualit as tinggi.0 Jarak lateral pelek ke hub (tipe Jari-jari) 0 + 1. tidak tergantung pada komposisi bahan.0 Garpu Panjang bebas pegas 311. handlebar (stang stir) dan stee ring stem (batang kemudi).

1 kgf.m (3.5 kgf.m.m.7 lbf.m.0 kgf.ft) Front brake caliper mounting 30 N.m (6.m (4.1 kgf. 15-28 Steering stem lock nut Lihat hal.ft) Rear brake lever pivot nut 4. 3.m. 0.m.3 lbf. ganti deng an yang baru Front spoke (tipe Jari-jari ) 3. 22 lbf.m (6. 15-28 15-2 .0 kgf.Kapasitas minyak 75 +/.m.0 kgf.ft) ALOC bolt.m (2.ft) Fork socket bolt 20 N.m. 2. 47 lbf.7 N. 15 lbf.m (0.1 cm3 TORSI PENGENCANGAN Front axle nut 59 N. ganti deng an yang baru Bottom bridge pinch bolt 64 N.5 kgf.3 kgf.ft) Oleskan cairan pengunci pada ulir Steering stem top thread Lihat hal.ft) ALOC bolt. 31 lbf.m (0.m (0.m. 44 lbf.ft) Rear brake lever pivot bolt 1 N.5 N.ft) U-nut Front brake disc socket bolt 42 N.7 lbf.ft) Handlebar post nut 59 N.4 kgf. 44 lbf.m.m (6.

2 mm 07747-0010300 Pin spanner 07702-0020001 Socket wrench 07916-KM10000 Steering stem socket 07916-3710101 Call rece remover shaft 07GMD-KS40100 15-3 .RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI TOOLS Bearing remover shaft 07746-0050100 Bearing remover head.1 mm 07701-0020300 Attachment. 27. 12 mm 07746-0040200 Fork seal driver body 07747-0010100 Fork seal driver attachment. 12 mm 07746-0050300 Driver 07749-0010000 Spoke wrench.8 x 6. 32 x 35 mm 07746-0010100 Pilot. 5.

2 mm 07947-KA20200 Oil seal remover 07748-0010001 15-4 . 52 x 55 mm 07746-0010400 Fork seal driver attachment. 34. 35.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Ball race remover.5 mm 07948-4630100 Bearing driver attachment 07946-3710701 Attachment.

RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Pengemudian berat Tekanan udara ban kurang Ban tidak bekerja dengan baik Steering stem lock nut terlalu kencang Steering head bearing tidak bekerja dengan baik Steering head bearing race tidak bekerja dengan baik Steering stem bengkok Menarik ke satu sisi atau tidak dapat berjalan lurus Front axle bengkok Roda tidak terpasang dengan baik Bantalan roda depan aus atau rusak Garpu bengkok Engine mounting bushings aus atau rusak Rangka bengkok Steering head bearing tidak bekerja dengan baik Roda depan bergoyang Pengikat poros depan longgar Pelek bengkok Bantalan roda depan aus atau rusak Jari-jari roda longgar atau berubah bentuk (tipe jari-jari) Roda depan berputar dengan berat Rem depan menahan Poros roda depan bengkok Bantalan roda depan tidak bekerja dengan baik Suspensi lembut Tekanan udara ban rendah Fluida garpu memburuk Berat fluida garpu tidak tepat Fluida di dalam garpu tidak cukup Pegas garpu lemah Suspensi keras Tekanan ban tinggi Terlalu banyak fluida di dalam garpu Berat fluida garpu tidak tepat Fork pipes bengkok Saluran fluida garpu tersumbat Suspensi berisik Fork slider bengkok Fluida di dalam garpu tidak cukup Pengikat garpu longgar 15-5 .

Lepaskan tab sementara menekannya dan lepaskan speedometer cable. SPEEDOMETER CABLE AXLE NUT SPEEDOMETER GWAEBOX SIDE COLLAR 15-6 . Lepaskan axle nut.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI RODA DEPAN PELEPASAN Naikkan dan dukung skuter dengan safety stand (penopang aman). Lepaskan speedometer gearbox. Lepaskan side collar. Lepaskan axle (poros) dan front wheel (roda depan).

SIDE COLLAR Oleskan gemuk (Shell BEARING GREASE HD atau sejenisnya) ke bagian dalam dari speedometer gearbox.0 kgf. TORSI: 59 N. Oleskan lapisan tipis gemuk kepada permukaan poros depan. Tepat kan SPEEDOMETER GEARBOX Tempatkan roda depan di antara kaki-kaki garpu.m.m (6. Pasang speedometer gearbox pada right wheel hub (pusat roda kanan) dengan mentepatkan alur-alur gearbox dengan retainer tabs (tonjolan penahan).ft) POROS DEPAN Tepatkan AXLE NUT 15-7 . 44 lbf.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMASANGAN Pasang side collar ke dalam left wheel hub (pusat roda kiri). PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak pads. dengan mentepatkan alur speedometer gearbox dengan boss pada kaki garpu sehingga cakram rem ditempatkan di antara pads. Pasang poros depan dari sisi kanan Pasang dan kencangkan axle nut (mur poros) dengan torsi yang ditentukan.

Hubungkan speedometer cable kepada speedometer gearbox sampai tab-nya telah terkait sepenuhnya. TAB SPEEDOMETER CABLE O-RING PEMBONGKARAN Lepaskan dust seal/retainer dari sisi kanan dari roda depan. Lepaskan brake disc socket bolts dan brake disc (cakram rem). Lepaskan dust seal dari sisi kiri dari roda depan.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Oleskan gemuk pada sebuah O-ring baru dan pasang pada alur speedometer cable. TIPE REM CAKRAM : DUST SEAL/RETAINER BRAKE DISCTIPE REM CAKRAM : SOCKET BOLTS DUST SEAL 15-8 .

m. 12 mm 07746-0050300 Bearing remover shaft 07746-0050100 PERAKITAN REMOVER SHAFTREMOVER HEAD BANTALAN REMOVER HEAD BANTALAN-BANTALAN REMOVER HEAD REMOVER SHAFT DUST SEAL BANTALAN RODA KANAN (6201U) DUST SEAL/RETAINER DISTANCE COLLAR BANTALAN RODA KIRI (6201U) BRAKE DISC SOCKET BOLTS 42 N.3 kgf.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang bearing remover head kedalam bantalan. Lepaskan distance collar dan dorong keluar bantalan yang lain. Dari sisi yang berlawanan. pasang bearing remover shaft dan dorong bantalan keluar dari wheel hub. 31 lbf.m (4. TOOLS: Bearing remover head.ft) 15-9 .

TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. 32x35mm 07746-0010100 Pilot. 12mm 07746-0040200 Pasang brake disc (cakram rem) pada left wheel hub (pusat roda kiri) dengan sisi yang ditandai menghadap keluar. Dorong masuk sebuah bantalan kiri baru secara tegak lurus dengan sisi yang tertutup menghadap ke atas sampai ia telah duduk sepenuhnya. Oleskan gemuk pada bibir dust seal kiri. PERHATIAN ! Tipe rem cakram.m (4. 12mm 07746-0040200 Oleskan lapisan tipis gemuk pada distance collar dan pasang dia. ATTACHMENT DRIVER BANTALAN PILOT BANTALAN DISTANCE COLLAR BRAKE DISC TIPE REM CAKRAM-CBS Yang diperlihatkan: TIPE REM CAKRAM SOCKET BOLTS TANDA TIPE REM CAKRAM . Sekali bantalan telah dikeluarkan. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. Jaga agar gemuk tidak mengenai cakram rem atau daya pengereman akan berkurang. 31 lbf.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Isi semua rongga bantalan dengan gemuk. Pasang dan kencangkan brake disc socket bolts dalam pola bersilang dalam 2 atau 3 langkah. TORSI: 42 N.ft) Pasang sebuah dust seal kiri baru pada left wheel hub.3 kgf. Dorong masuk sebuah bantalan kanan baru secara tegak lurus dengan sisinya yang tertutup menghadap ke atas. bantalan harus diganti dengan bantalan baru. 32x35mm 07746-0010100 Pilot. PERHATIAN ! Jangan memasang bantalan lama.m.

DUST SEAL 15-10 .

Lepaskan dan buang bantalan jika races tidak berputar dengan halus.blocks dan ukur keolengan dengan sebuah dial indicator. bantalan harus berputar dengan halus dan tanpa suara. atau jika mereka duduk dengan longgar pada hub. PELEK RODA Periksa keolengan pelek roda dengan menempatkan roda pada turning stand (alat pemegang roda untuk pemeriksaan keolengan. TIPE REM CAKRAM DUST SEAL/RETAINER PEMERIKSAAN AXLE Tempatkan axle (poros) pada V . Oleskan gemuk pada dust seal kanan. Juga periksa bahwa outer race bantalan duduk dengan erat pada hub.0 mm TIPE JARI-JARI Yang diperlihatkan 15-11 .2 mm. BATAS SERVIS: Aksial: 2. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang sebuah dust seal kanan baru/speedometer gear retainer pada right wheel hub.0 mm Radial: 2.masing bantalan dengan jari-jari. tanpa suara. BATAS SERVIS: 0. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator. Putar roda dengan tangan dan bacalah keolengan dengan menggunakan sebuah dial indicator. BANTALAN RODA Putar inner race dari masing . PERHATIAN ! Ganti bantalan dalam pasang an.

.

5 kgf. 3-4) -Front wheel (roda depan) (hal. Tepatkan lubang bolt dengan alur dari fork pipe seperti diperlihatkan. Letakkan pelek pada meja kerja. 15-11).7 N.0 mm seperti diperlihatkan.m. 15-6). FORK (GARPU) PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Front cover (hal.4 kgf. 2. Lepaskan brake caliper (hal. Pasang bottom bridge upper pinch bolts.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PENYETELAN WHEEL CENTER Lepaskan roda depan (hal. TORSI: 64 N. Kencangkan jari-jari dalam 2 atau 3 langkah progresip. Longgarkan bottom bridge lower pinch bolts dan lepaskan fork legs.7 lbf. PEMASANGAN Pasang fork pipe ke dalam steering stem. Kencangkan bottom bridge pinch bolts dengan torsi yang ditentukan. TOOL: Spoke wrench.m.1 mm 07701-0020300 TORSI: 3. Setel posisi hub sehingga jarak dari permukaan ujung kanan dari hub center ke sisi dari pelek adalah 4.1.m (6.0 +/.8 x 6.ft) Periksa keolengan pelek (hal.m (0. 47 lbf. 5.ft) Pasang sebagai berikut: . Jangan memilin brake hose. 17-16) Lepaskan bottom bridge upper pinch bolts. 15-6) PERHATIAN ! Dukung front brake caliper dengan seutas kawat sehingga ia tidak bergantung pada front brake hose.

15-7) -Front cover (hal.-Front wheel (roda depan) (hal. 17-16). TITIK DASAR 4.0 mm TIPE REM CAKRAM LOWER PINCH BOLT UPPER PINCH BOLT UPPER PINCH BOLT ALUR LUBANG BOLT LOWER PINCH BOLT 15-12 .0 +/. 3-3) Pasang brake caliper (hal.1.

Lepaskan fork spring dari fork pipe. Lepaskan O-ring dari spring seat. Letakkan suitable tool pada spring seat (dudukan pegas). jangan tekan fork spring lebih dari yang diperlukan. Spring seat berada di bawah tekanan pegas. Tekan spring seat ke dalam fork pipe dengan menggunakan suitable tool dan hydraulic press. PERHATIAN ! Agar tidak terjadi hilangnya tegangan. Tuangkan keluar fluida garpu dengan memompa fork pipe beberapa kali Lepaskan dust seal. Lepaskan spring seat dari fork pipe. ketika melepaskan susunan fork dari hydraulic press. kemudian lepaskan stopper ring dengan menggunakan obeng. Longgarkan fork socket bolt tapi jangan dilepaskan dulu.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMBONGKARAN Tahan fork slider dalam catok dengan rahang lunak atau handuk bengkel. FORK SLIDER SOCKET BOLT SUITABLE TOOL SPRING SEAT STOPPER RING O-RING FORK SPRING DUST SEAL 15-13 .

STOPPER RING Lepaskan socket bolt dan sealing washer Lepaskan fork piston dan rebound spring dari fork pipe Tarik fork pipe keluar dari fork slider.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Lepaskan oil seal stopper ring. SEALING WASHER SOCKER BOLT FORK PISTON REBOUND SPRING FORK PIPE 15-14 .

0 kgf.m.ft) SEALING WASHER FORK SEAL OIL SEAL STOPPER RING DUST SEAL Sebelum perakitan. FORK SLIDER FORK PIPE 15-15 . 15 lbf.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Lepaskan oil seal dengan menggunakan special tool. TOOL: Oil seal remover 07748-0010001 atau sejenisnya OIL SEAL REMOVER OIL SEAL PERAKITAN FORK PISTON FORK PISTON RING STOPPER RING SPRING SEAT O-RING FORK SPRING REBOUND SPRINGFORK PIPESOCKET BOLT 20 N. Pasang fork pipe ke dalam fork slider.m (2. cucilah semua parts dengan cairan pelarut dengan titik nyala tinggi atau cairan pelarut yang tidak dapat terbakar dan seka sampai kering.

27. FORK PISTON REBOUND SPRING SEALING WASHER SOCKET BOLT Pegang fork slider di dalam catok dengan jepitan lunak atau dibalut oleh kain lap. Oleskan fluida garpu pada bibir sebuah oil seal baru.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang rebound spring dan fork piston ke dalam fork pipe.2mm 07747-0010300 FORK SEAL DRIVER OIL SEAL ATTACHMENT 15-16 . Bersihkan ulir socket bolt dan oleskan locking agent (zat pengunci) pada ulir bolt. untuk sementara pasang fork spring dan spring seat/stopper ring. Kencangkan baut socket sesuai torsi TORSI : 20 N. TOOLS: Fork seal driver body 07747-0010100 Fork seal driver attachment. PERHATIAN ! Pastikan bahwa fork piston ring duduk pada alur. Pasang dan kencangkan socket bolt dengan sebuah sealing washer baru pada fork piston. PERHATIAN ! Kencangkan socket bolt sampai ia duduk sepenuhnya atau fluida garpu dapat bocor. Dorong masuk oil seal ke dalam fork slider dengan menggunakan special tools sampai ia duduk sepenuhnya.m (2.0 kg-m) PERHATIAN ! Jika fork piston berputar dengan baut socket. PERHATIAN ! Pasang oil seal dengan sisi yang ditandai menghadap keatas.

PERHATIAN ! Pastikan tinggi permukaan oli adalah sama untuk kedua garpu. PERHATIAN ! Jangan ketok bibir dust seal terlalu keras. TINGGI PERMUKAAN FLUIDA GARPU: 50 mm DUST SEAL STOPPER RING 50 mm (2. Tekan kaki garpu sepenuhnya dan ukur tinggi permukaan fluida dari bagian atas dari fork pipe.1 cm3 Pompalah fork pipe beberapa kali untuk menghilangkan udara yang terperangkap dari bagian bawah dari fork pipe. Pasang dust seal sampai ia duduk sepenuhnya. Tuangkan jumlah yang ditentukan dari fluida garpu yang dianjurkan ke dalam fork pipe. KAPASITAS FLUIDA GARPU : 75 +/. Oleskan fluida garpu pada bibir sebuah dust seal baru.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang oil seal stopper ring ke dalam alur stopper ring pada fork slider.0 in) 15-17 .

Bagian yang dililit dengan rapat FORK SPRING FORK PIPE Oleskan minyak garpu pada sebuah O-ring baru dan pasang pada spring seat (dudukan pegas) Pasang spring seat ke dalam fork tube. Pasang stopper ring (cincin penahan) sementara menekan spring seat (dudukan pegas) menggunakan pres hidraulik. Pasang stopper ring (cincin penahan) hingga stopper ring STOPPER RING sealur dengan fork pipe.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Tarik fork pipe ke atas dan pasang fork spring dengan bagian yang dililit dengan rapat menghadap ke bawah. 15-18 .

Letakkan fork pipe pada V-blocks dan ukur keolengan.2 mm FORK SLIDER FORK PISTON FORK PISTON RING FORK PIPE REBOUND SPRING 15-19 . fork slider dan fork piston terhadap tanda-tanda gerusan.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMERIKSAAN FORK SPRING Ukur panjang bebas fork spring. Periksa rebound spring terhadap keletihan atau kerusakan. BATAS SERVIS: 305.1 mm FORK PIPE/SLIDER/PISTON Periksa fork pipe. Periksa fork piston ring terhadap keausan atau kerusakan. dan keausan berlebihan atau tidak normal. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator. Ganti komponen-komponen bila perlu. BATAS SERVIS: 0.

3-4) -Front inner cover (hal. 3-11) FRONT BRAKE MASTER CYLINDER Lepaskan baut-baut. MASTER CYLINDER BAUT-BAUT HOLDER UPPER HOUSINGSEKRUP Lepaskan throttle cable dari throttle pipe dan lepaskan lower throttle housing. THROTTLE CABLE THROTTLE PIPE LOWER HOUSING REAR BRAKE LEVER Longgarkan rear brake cable dengan memutar adjusting nut. 3-5) -Front cover (hal. THROTTLE HOUSING Lepaskan sekrup dan upper throttle housing. Lepaskan throttle pipe dari handlebar (stang stir). holder dan front master cylinder. 3-4) -Front handlebar cover (hal. 3-5) -Rear handlebar cover (hal.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI HANDLEBAR (STANG STIR) PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Front top cover (hal. ADJUSTING NUT 15-20 .

bolt. Lepaskan handlebar post nut.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Lepaskan rear brake lever bolt dan nut dari handlebar bracket. HANDLEBAR GRIP BOLT BRAKE LEVERBRAKE CABLE HANDLEBAR POST Lepaskan cables (kabel-kabel) dari handlebar post clamp. POST CLAMP NUTHANDLEBAR POST BOLT COLLARS 15-21 . Lepaskan handlebar grip. collars dan handlebar post dari steering stem. Lepaskan rear brake cable dari rear brake lever bracket dan lepaskan dari lever.

HANDLEBAR GRIP LEFT HANDLEBAR REAR BRAKE LEVER Hubungkan rear brake cable kepada rear brake lever.m (6. Kencangkan nut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: . oleskan Honda Bond A atau sejenisnya pada bagian dalam grip dan kepada permukaan-permukaan bersih dari left handlebar (stang stir kiri). Pasang dan kencangkan pivot bolt dan nut dengan torsi yang ditentukan. 44 lbf.m. Oleskan gemuk pada permukaan luncur dari brake lever pivot bolt.ft) Tempatkan cables (kabel-kabel) dengan handlebar post clamp. Pasang bolt.0 kgf. PERHATIAN ! NUTHANDLEBAR POST BOLT COLLARS Tempatkan cables (kabel) dan wires (kawat) dengan benar (hal. Putar grip agar lem tersebar secara merata. POST CLAMP HANDLEBAR GRIP Jika handlebar grips telah dilepaskan. PERHATIAN ! Rear collar lebih tinggi daripada front collar. TORSI: 59 N. collars dan nut.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMASANGAN HANDLEBAR POST Pasang handlebar post pada steering stem sementara mentepatkan lubang-lubang steering stem dan handlebar post. 1-15). PERHATIAN ! Biarkan lem mengering selama 1 jam sebelum pemakaian Tunggu 3-5 menit dan pasang grip.

5 kgf.m (0.Brake lever pivot bolt: 1 N.5 N.1 kgf.3 lbf.m.ft) BOLT BRAKE LEVERBRAKE CABLE 15-22 .m (0. 3. 0.7 lbf.m.ft) Brake lever pivot nut: 4.

4-18) THROTTLE CABLE THROTTLE PIPE LOWER HOUSINGTepatkan SEKRUP UPPER HOUSING LOWER HOUSING TANDA TITIK MASTER CYLINDER BAUT-BAUT HOLDER TANDA UP 15-23 . 3-4) -Rear handlebar cover (hal. Oleskan 0. 3-5) -Front handlebar cover (hal. FRONT BRAKE MASTER CYLINDER Tempatkan front master cylinder dan holder dengan tanda UP menghadap ke atas.1 0. 4-18) Setel jarak main bebas rear brake lever (hal.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI THROTTLE HOUSING Pasang throttle pipe. Pasang upper housing dengan mentepatkan alur pada upper housing dan tab pada lower housing. Pasang sebagai berikut: -Front inner cover (hal. kemudian kencangkan lower bolt. 3-11) -Front cover (hal.2 g gemuk pada bidang luncur throttle cable dan hubungkan kethrottle pipe. 3-5) -Front top cover (hal. Pasang sekrup dan kencangkan. Pasang lower throttle housing dengan mentepatkan lubang pada handlebar dengan locating pin (pin penempatan) dari lower throttle housing. 3-4) Periksa hydraulic system (hal. Tepatkan ujung dari master cylinder dengan tanda titik pada handlebar dan kencangkan upper bolt dulu.

15-20) Lepaskan baut dan brake hose clamp. 15-24 . TOOLS: Socket wrench 07916-KM10000 Pin spanner 07702-0020001 Lepaskan steering stem lock nut dan washer Tahan steering stem dan longgarkan top thread dengan menggunakan stem socket. Tahan top thread dengan menggunakan pin spanner dan longgarkan steering stem lock nut dengan menggunakan socket wrench. 15-12) -Stang stir (hal.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI STEERING STEM PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Roda depan (hal. 15-6) -Garpu (hal. PERHATIAN ! STEERING STEM STEEL BALLS (23) UPPER INNER RACE Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem dan upper steel balls. PERHATIAN ! BAUT STEM LOCK NUT SOCKET WRENCH PIN SPANNER WASHER TOP THREAD STEM SOCKET Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem TOOL: Steering stem socket 07916-3710101 Lepaskan upper bearing inner race dan upper steel balls (23 balls) sementara menahan steering stem.

.

STEERING STEM STEEL BALLS (29) Selalu ganti steel balls dan races sebagai satu set. TOOLS: Ball race remover. UPPER OUTER RACE BALL RACE REMOVER SHAFT BALL RACE REMOVER SHAFT BALL RACE REMOVER LOWER OUTER RACE LOWER INNER RACE WASHER DUST SEAL 15-25 . Lepaskan upper bearing outer race dengan menggunakan tool sebagai berikut. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem dan lower steel balls. Lepaskan washer dari steering stem. TOOL: Ball race remover shaft 07GMD-KS40100 Lepaskan lower bearing outer race dengan menggunakan tools sebagai berikut. 34.5 mm 07948-4630100 Ball race remover shaft 07GMD-KS40100 Lepaskan dust seal dari steering stem lower bearing inner race. Lepaskan lower bearing inner race dengan pahat atau tool sejenis sementara berhati-hati agar tidak merusak stem.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Lepaskan steering stem dan lower steel balls (29 balls).

2 mm 07947-KA20200 Oleskan 3g gemuk untuk tekanan besar sekali (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 dibuat oleh KYODO YUSHI. Japan atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) LOWER OUTER RACE LOCK NUT TOP THREAD UPPER INNER RACE UPPER BEARING (23) LOWER OUTER RACE STEERING STEM LOWER BEARING (29) LOWER INNER RACE DUST SEAL WASHER WASHER Pasang washer pada steering stem. Pasang sebuah lower bearing inner race dengan menggunakan tool berikut dan hydraulic press. Japan atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) pada bibir dust seal baru kemudian pasang pada lower bearing inner race WASHER LOWER INNER RACE FORK SEAL DRIVER ATTACHMENT DUST SEAL 15-26 .RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI PEMASANGAN gemuk untuk tekanan besar sekali (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 yang dibuat oleh KYODO YUSHI. 35. TOOL: Fork seal driver attachment.

52 x 55 mm 07746-0010400 Oleskan 3g gemuk untuk tekanan besar sekali (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 yang dibuat oleh KYODO YUSHI. TOOLS: Driver 07749-0010000 Attachment. Pasang steel balls (23 balls) ke dalam upper bearing outer race. Pasang sebuah upper bearing inner race baru pada stem. PERHATIAN ! DRIVER/ATTACHMENT UPPER OUTER RACE UPPER OUTER RACE DRIVER/ATTACHMENT STEEL BALLS (29 balls) STEERING STEEM UPPER INNER RACE STEEL BALLS (23 balls) Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem dan upper steel balls. Japan atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) pada lower bearing races. dengan berhati-hati agar tidak menjatuhkan steel balls. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak menjatuhkan steering stem dan lower steel balls. TOOLS: Driver 07749-0010000 Bearing driver attachment 07946-3710701 Dorong masuk sebuah lower bearing outer race baru ke dalam head pipe dengan menggunakan tools sebagai berikut. Masukkan steering stem ke dalam steering head pipe. Tempatkan steel balls (29 balls) baru pada lower bearing outer race. Japan atau Shell ALVANIA EP2 atau sejenisnya) pada upper bearing races. Oleskan 3g gemuk untuk tekanan besar sekali (dianjurkan: EXCELIGHT EP2 yang dibuat oleh KYODO YUSHI. .RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Dorong masuk sebuah upper bearing outer race baru ke dalam head pipe dengan menggunakan tools sebagai berikut.

15-27 .

TOOL: Steering stem socket 07916-3710101 TORSI: 2. .m (2.RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Pasang top thread. Pasang sebagai berikut: -Garpu (hal. Tahan steering stem dan kencangkan stem top thread sampai ke torsi pengencangan awal dengan menggunakan special tool.m (0.m. TOOLS: Socket wrench 07916-KM10000 Pin spanner 07702-0020001 TORSI: 74 N.8 lbf. 18 lbf.5 kgf. kemudian longgarkan top thread STEM SOCKET TOP THREAD STEERING STEM Kencangkan top thread dengan torsi yang ditentukan dengan menggunakan special tool.ft Putar steering stem dari batas perputaran kiri ke kanan beberapa kali untuk mendudukkan bantalan.ft) Putar top thread berlawanan arah jarum jam sebanyak kira-kira 15 derajat. Periksa kembali bahwa steering stem bergerak dengan halus tanpa kelonggaran atau keadaan terjepit. 55 lbf.5 kgf. 15-7) Pasang washer pada alur yang benar pada steering stem Tahan top thread dengan menggunakan pin spanner dan kencangkan steering stem lock nut dengan torsi yang ditentukan. 1.m (7.ft) Pastikan bahwa steering stem bergerak dengan halus tanpa kelonggaran atau keadaan terjepit.m.3 kgf. 15-12) -Roda depan (hal. Pastikan bahwa steering stem bergerak dengan halus tanpa kelonggaran atau keadaan terjepit.5 N. TOOL: Steering stem socket 07916-3710101 TORSI: 25 N.m.

STEM SOCKET TOP THREAD LOCK NUT PIN SPANNER SOCKET WRENCH ALIGN WASHER 15-28 .

Pasang handlebar (hal. BAUT 15-29 . 15-22).RODA DEPAN/SUSPENSI/KEMUDI Tempatkan front brake cable dan speedometer cable melalui cable clamp.

m (5.ft) 49 N.0 kgf.m (12. 36 lbf. RODA BELAKANG/SUSPENSI LOKASI KOMPONEN 16-1 RODA BELAKANG 16-4 KETERANGAN SERVIS 16-2 REAR SHOCK ABSORBER 16-5 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 16-3 HANGER LINKAGE 16-6 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN 118 N.m.ft) 16 16-1 .m.16.0 kgf. 87 lbf.

2.1. Pakailah baut dan mur pengganti asli Honda untuk semua poros dan titik pemasanga n suspensi.25 kgf/cm2.7 lbf. 36 lbf.5 +/.0 Aksial -2. 5. 87 lbf.25 kgf/cm2. tidak tergantung pada komposisi bahan.m (5.1 mm 07701-0020300 16-2 . dapat membahayakan kesehatan.8 x 6. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Kedalaman minimum alur kembang ban -Sampai ke indikator Tekanan udara ban dingin Pengendara saja 225 kPa (2. Untuk servis sistem rem.0 kgf.0 kgf. Jangan menghirup partikel-partikel debu.0 TORSI PENGENCANGAN Rear axle nut 118 N. 33 psi) Keolengan pelek roda Radial -2.ft) U-nut Oleskan oli mesin ke ulir-ulir Rear spoke (tipe jari-jari) 3.RODA BELAKANG / SUSPENSI KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Sering menghirup debu brake pad dan brake shoe.0 Jarak lateral hub roda ke pelek (tipe jari-jari ) 6.m. lihatlah halaman 17-1.m (0.m. 33 psi) Pengendara dan pembonceng 225 kPa (2. Pakailah sebuah alat penghisap debu yang disetujui oleh OSHA.4 kgf.m. Jangan sekali-kali menggunakan slang udara atau sikat untuk membersihkan susunan rem.7 N.ft) Engine hanger link nut (sisi mesin) 49 N.ft) TOOL Spoke wrench.m (12.

RODA BELAKANG / SUSPENSI MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Roda belakang bergoyang Pelek bengkok Ban tidak bekerja dengan baik Jari-jari longgar atau berubah bentuk (tipe jari-jari) Mur poros dan/atau baut/mur pemasangan mesin tidak dikencangkan dengan benar. Bantalan final gear shaft longgar atau aus Tekanan udara ban kurang Suspensi lunak Pegas rear shock absorber lemah Kebocoran oli dari damper unit Tekanan ban rendah Suspensi kaku Damper rod bengkok Tekanan ban tinggi Suspensi belakang berisik Pengikat pemasangan longgar Sokbreker tidak bekerja dengan baik Rear suspension bushings lemah 16-3 .

Kencangkan rear axle nut dengan torsi yang ditentukan.0 mm 16-4 .0 mm Aksial: 2. AXLE NUT/WASHER PEMASANGAN Oleskan oli mesin kepada ulir rear axle nut dan permukaan duduknya.m (12.ft) Pasang exhaust pipe/muffler (hal. 3-14). BATAS SERVIS: Radial: 2. Lepaskan exhaust pipe/muffler (knalpot) (hal. dengan mentepatkan splines-nya dengan final gear shaft splines (seplain-seplain poros). PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak splines Pasang roda belakang pada final gear shaft. Pasang washer pada final gear shaft. TORSI: 118 N.0 kgf.RODA BELAKANG / SUSPENSI RODA BELAKANG PELEPASAN Dukung skuter pada standard utamanya. Lepaskan rear axle nut (mur poros belakang). SPLINES AXLE NUT WASHER RODA BELAKANG PEMERIKSAAN Periksa keolengan pelek roda dengan menggunakan dial indicators. 3-14). washer dan roda belakang. Pasang rear axle nut. 87 lbf. Keolengan sebenarnya adalah ½ dari pembacaan total indicator.m.

1 mm 07701-0020300 TORSI: 3. 2. . Periksa keolengan pelek (hal.8 x 6. Periksa shock absorber bushing terhadap keausan atau kerusakan.m (0. Lepaskan baut-baut dan sokbreker belakang. 16-4).0 mm seperti diperlihatkan.RODA BELAKANG / SUSPENSI PENYETELAN WHEEL CENTER (TIPE JARI-JARI) Lepaskan roda belakang (hal. Setel posisi hub sehingga jarak dari ujung permukaan kiri dari hub center ke sisi dari pelek adalah 1.ft) Pasang roda belakang (hal. 3-8).7 lbf. REAR SHOCK ABSORBER (SOKBREKER BELAKANG) PELEPASAN Lepaskan body cover (hal.7 N.1.4 kgf. PELEPASAN ! Untuk mempermudah pemasangan baut-baut pema sangan sokbreker belakang. angkat roda belakang sedikit PEMASANGAN Pasang sokbreker belakang dan kencangkan baut-baut. Kencangkan jari-jari dalam 2 atau 3 langkah progresip. 16-4) Letakkan pelek pada meja kerja. PEMERIKSAAN Periksa damper unit (peredam kejut) terhadap kebocoran atau kerusakan lain.5 +/. PELEPASAN ! Untuk menghindari kerusakan pada ulir-ulir baut pema sangan sokbreker belakang. angkat roda belakang sedikit dan tepatkan lubang-lubang baut.m. 3-8). TOOL: Spoke wrench. Ganti susunan shock absorber bila diperlukan. 5. 16-4). Pasang body cover (hal.

5 +/.1.1.0 mm TITIK DASAR SHOCK ABSORBER SHOCK ABSORBER BAUT-BAUT SHOCK ABSORBER BUSHING 16-5 .

Pasang dan kencangkan nut dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 49 N.m (5.m. 36 lbf. 3-14). 8-6) NUT/BOLT ENGINE HANGER LINK NUT/BOLT ENGINE HANGER LINK PEMERIKSAAN Periksa hanger link bushings dan stopper rubber terhadap keausan atau kerusakan.0 kgf. HANGER LINK BUSHINGS STOPPER RUBBER Periksa engine mount bushings (bos pemasangan mesin) terhadap keausan atau kerusakan. 8-3) -Exhaust pipe/muffler (hal.RODA BELAKANG / SUSPENSI HANGER LINKAGE PELEPASAN Lepaskan sebagai berikut: -Mesin (hal. Lepaskan engine hanger link dari mesin. Lepaskan nut dan engine hanger link bolt. 3-14) -Mesin (hal. Pasang engine hanger link bolt dari sisi kiri dari mesin. MOUNT BUSHINGS 16-6 .ft) Pasang sebagai berikut: -Exhaust pipe/muffler (hal. PEMASANGAN Pasang engine hanger link pada mesin.

BATERAI / SISTEM PENGISIAN LOKASI SISTEM 18-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENGISIAN 18-6 DIAGRAM SISTEM 18-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENERANGAN 18-7 KETERANGAN SERVIS 18-2 PEMERIKSAAN ALTERNATOR 18-8 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 18-3 REGULATOR/RECTIFIER 18-8 BATERAI 18-5 LOKASI SISTEM DIMMER SWITCH BATERAI REGULATOR/RECTIFIER ALTERNATOR DIAGRAM SISTEM SEKRING UTAMA 15A DIMMER SWITCH R G G Y ALTERNATOR GW W Y R Bu W BATERAI REGULATOR/ RECTIFIER HEAD LIGHT Hi Lo R : Red G : Green Y : Yellow W : White Bu : Blue 18 18-1 .18.

Elektrolit beracun. ser ingkali sistem pengisian diduga . -Jika tertelan. Agar mendapatkan umur pemakaian maksimum. CATATAN: Selalu matikan kunci kontak sebelum melepaskan sesuatu komponen listrik. atau di biarkan berkurang muatannya selama waktu lama. Baterai mengandung asam sulfur (elektrolit). Oleh karenanya. Pakailah pakaian pelindung dan pelindung mata. api terbuka dan rokok. isilah baterai yang disim pan dengan muatan listrik secara periodik. Sediakan ventilasi yang memadai ketika mengisi muatan listrik. lepaskan kabel negatif b aterai dari terminal baterai. Jika elektrolit masuk ke dalam mata. voltase baterai akan turun dengan cepat dan akhirnya akan habis sama sekali. Voltase baterai dapat pulih kembali setelah pengisian muatan listrik. Jika akan disimpan untuk waktu lama. dan simpan di tempat sejuk yang kering. Beberapa komponen listrik dapat rusak jika terminal-terminal atau connectors dis ambung atau dilepaskan sementara kunci kontak pada posisi ON dan ada arus listrik. unjuk kerja baterai akan memburuk setelah 2-3 tahun. Maintenance free battery (baterai bebas perawatan) harus diganti jika ia mencapa i akhir dari umur pemakaiannya. tetapi di bawah beban berat. minumlah sejumlah besar air atau susu dan minta bantuan dokter d engan segera. Jika baterai tetap terpasang pada skuter yang disimpan.BATERAI / SISTEM PENGISIAN KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Baterai mengeluarkan gas eksplosif. lepaskan baterai. Bahkan pada pemakaian normal. Kontak dengan kulit atau mata dapat menyebabkan luka bakar yang parah. Jika kulit terkena elektrolit. Baterai dapat rusak jika pengisian berlebihan atau kekurangan pengisian. bilaslah dengan air untuk sekurangnya 15 me nit dan mintalah bantuan dokter dengan segera. jauhkan percikan api. bilaslah dengan air. berikan muatan listrik pe nuh. Keadaan-keadaan yang sama ini ikut memperpendek umur pemakaian dari baterai.

periksalah terhadap pe nggunaan dan perawatan baterai yang benar. sepe rti jika lampu besar dan lampu buritan MENYALA TERUS untuk waktu lama tanpa mengendarai skuter. Di bawah keadaan ini. yang dapat tampak sebagai gejala pengisian berlebihan. jangan melampaui arus pengisian dan waktu yang ditentuk an pada baterai. Baterai akan kehilangan muatan dengan sendirinya jika skuter tidak dipakai. Sebelum mencari penyebab kesukaran pada sistem pengisian. tinggi permukaan elektrolit akan turun dengan cepat. selalu ikuti langkah-langkah pada diagram ali ran mencari penyebab kesukaran (hal. Battery tester yang direkomendasikan BM-210 atau BATTERY MATE atau sejenisnya. Jika salah satu sel baterai ada hubungan singkat dan voltase baterai tidak bertambah. Pengisian berlebihan dari baterai seringkali adalah akibat dari persoalan pada baterai sendiri. Pemakaian arus atau waktu pengisian berlebihan dapat merusak baterai. Ketika memeriksa sistem pengisian. 18-2 . Oleh karena itu. regulator/rectifier memasok voltase berlebi han kepada baterai. Untuk pengisian baterai. isilah muatan listrik baterai secara periodik untuk mencegah terjadinya sulfasi. Periksa apakah baterai seringkali di bawah beban berat. Lihat halaman 13-3 untuk pelepasan alternator. Battery tester yang direkomendasikan meletakkan beban pada baterai sehingga kondisi beban baterai sebe narnya dapat diukur. 18-3). PEMERIKSAAN BATERAI Lihat petunjuk di dalam Buku Pedoman Pemakaian dari battery tester yang direkome ndasikan.sebagai penyebab persoalan.

0 O (20O C) Tahanan kumparan penerangan 0.5 Ah Kebocoran arus maksimum 0.5 jam Alternator Kapasitas 0. Apakah kebocoran arus listrik di bawah 0.5 mA? YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3. Test Baterai Lepaskan baterai (hal.BATERAI / SISTEM PENGISIAN SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Baterai Kapasitas 12 V 3.6 V / 5.6 menit-1 (rpm) MENCARI PENYEBAB KESUKARAN BATERAI RUSAK ATAU LEMAH 1. Periksa kondisi baterai dengan menggunakan battery tester yang dianjurkan.5 mA? 13. 18-5). 18-7). Apakah kebocoran arus di bawah 0. BATTERY TESTER YANG DIREKOMENDASIKAN: BM-210 atau BATTERY MATE atau sejenisnya.5 mA Voltase Terisi penuh Perlu diisi listrik kembali Di atas 12.1 0.2 1. Test Kebocoran Arus Listrik Tanpa Regulator/rectifier Lepaskan regulator/rectifier connector dan periksa kembali kebocoran arus listri k. 18-5). Periksa baterai terhadap kebocoran arus listrik (hal.0 A / 0.000 menit-1 (rpm) Tahanan kumparan pengisian 0.140 kW / 5.000 . Apakah baterai dalam kondisi baik? TIDAK -Baterai tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2.4 A / 5 10 jam 3.8 O (20O C) Voltase regulator/rectifier yang diatur (Output penerangan) 12.8 V Di bawah 12.3 V Arus pengisian Normal Cepat 0. Test Kebocoran Arus Listrik Pasang baterai (hal.

5. Pemeriksaan Voltase Pengisian Ukur dan catat voltase baterai dengan menggunakan digital multimeter (hal. Pemeriksaan Alternator Charging Coil Periksa alternator charging coil (kumparan pengisian alternator) (hal.Ada hubungan singkat pada wire harness Kunci kontak tidak bekerja dengan baik 4.2 1.YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK .0 O (20O C)? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5. 18-6). 18-9).5 V 18-3 . Ukur voltase pengisian (hal. Hidupkan mesin. Bandingkan hasil pengukuran terhadap hasil perhitungan berikut. 18-6) . Apakah tahanan alternator charging coil antara 0. STANDARD: Voltase baterai yang diukur < Voltase pengisian yg diukur < 15.

000 menit-1 (rpm) Apakah voltase diantara 12.6 V / 5. 2. Apakah hasil dari voltase dan tahanan yang diperiksa benar? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK . . Pemeriksaan Standard Periksa sebagai berikut: -Kondisi baterai -Bola lampu yang putus terbakar atau bola lampu bukan dari watt yang ditentukan -Sekering putus -Konnektor longgar -Sakelar dimmer Apakah bagian-bagian diatas dalam kondisi baik? TIDAK -Ganti atau perbaiki part yang tidak berfungsi dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2.000 menit-1 (rpm)? YA -Kontak longgar atau lemah dari headlight connector TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3. 18-8).6 V / 5.Rangkaian terbuka pada kawat yang berhubungan Kontak longgar atau lemah dari terminal yang berhubungan Hubungan singkat pada wire harness LAMPU BESAR TIDAK MENYALA ATAU LEMAH 1. Pemeriksaan 1 Output Voltase Penerangan Yang Diatur Ukur voltase penerangan dengan headlight connector tersambung (hal. Pemeriksaan 2 Output Voltase Penerangan Yang Diatur Ukur voltase penerangan dengan regulator/rectifier 4P connector tersambung (hal.6 13.6 13.6 V / 5.000 menit-1 (rpm) ? YA Rangkaian didalam wire harness terbuka atau ada hubungan singkat antara lampu be sar dan Regulator/rectifier. 18-9).6 13. Pemeriksaan Sistem Regulator/rectifier Periksa voltase dan tahanan pada regulator/rectifier connectors (hal. VOLTASE YANG DIATUR: 12. 3.BATERAI / SISTEM PENGISIAN Apakah voltase pengisian yang diukur sesuai dengan voltase standard? YA -Baterai tidak bekerja dengan baik TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 6 6. 18-7).6 13. VOLTASE YANG DIATUR: 12.000 menit-1 (rpm) Apakah voltase di antara 12.6 V/5.

Apakah tahanan kumparan penerangan antara 0.8 O (20O C). Pemeriksaan Sistem Regulator/rectifier Periksa voltase dan tahanan pada regulator/rectifier connector (hal.TIDAK LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4. 4.1 0. STANDARD: 0.1 0. Pemeriksaan Kumparan Penerangan Ukur tahanan kumparan penerangan pada connector sisi alternator dan massa (hal.8 O (20O C)? TIDAK -Kumparan penerangan tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5. 18-8). Apakah pengukuran-pengukuran benar? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK .Rangkaian terbuka pada kawat yang bersangkutan Kontak longgar atau lemah pada terminal ang bersangkutan Ada hubungan singkat pada wire harness 18-4 . 18-9). 5.

PERHATIAN ! Hubungkan terminal positif dulu kemudian baru terminal negatif Setelah memasang baterai. Hubungkan kabel negatif (-) charger ke kabel negatif (-) baterai. VOLTASE (20OC). Bermuatan listrik penuh: Diatas 12. Pasang kembali parts yang dilepaskan. baut dan lepaskan kabel negatif ( . . PERHATIAN ! Hidupkan / matikan arus listrik pada charger.BATERAI / SISTEM PENGISIAN BATERAI PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front top cover (hal.3 V PENGISIAN MUATAN LISTRIK BATERAI Lepaskan baterai (lihat di atas).) baut dan lepaskan kabel positif ( + ) baterai. lapisi terminal dengan gemuk bersih.8 V Muatan listrik kurang: Di bawah 12. Pasang baterai dalam urutan terbalik dari pelepasan. Hubungkan kabel positif (+) charger ke kabel positif (+) baterai. PERHATIAN ! Selalu putar kunci kontak ke baterai Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan OFF sebelum melepaskan kedua baut dan stay. bukan pada terminal baterai. PEMERIKSAAN VOLTASE Ukur voltase baterai dengan menggunakan digital multimeter yang dapat dibeli di pasaran. 3-4).

Penggunaan arus berlebihan memperpanjang wak tu pengisian dapat merusak baterai. Untuk pengisian muatan listrik baterai.4 A / 5 10 jam Cepat : 3.Pengisian muatan listrik dengan cepat hanya boleh dilakukan dalam keadaan darurat.5 jam BATERAI BAUT/KABEL POSITIF (+) BAUTBAUT STAY BAUT/KABEL NEGATIF (-) 18-5 . jangan melampaui arus dan waktu pengisian yang tertera pada baterai. ARUS/WAKTU PENGISIAN: Normal : 0.0 A / 0. lebih baik dilakukan pengisian dengan pelahan-lahan.

Lepaskan front top cover (hal. ketahuilah benar-benar manakah terminal atau kabel positif dan negatif. periksalah terhadap kebocoran arus listrik.5 mA Jika kebocoran arus listrik melampaui harga yang diperbolehkan. Dengan kunci kontak diputar pada OFF. Hubungkan jarum pemeriksaan ( + ) amperemeter ke kabel negatif ( . kemudian turunkan daerah jangkauan ke tingkat yang sesuai.BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENGISIAN TEST KEBOCORAN ARUS LISTRIK Lepaskan front top cover (hal.) baterai. PEMERIKSAAN VOLTASE PENGISIAN Pastikan bahwa baterai dalam kondisi baik sebelum menjalankan test ini. pu tar ke daerah jangkauan tinggi. Carilah tempat hubungan singkat dengan melepaskan hubunganhubungan satu per satu dan mengukur arus listrik.) dan jarum pemeriksaan ( . Untuk menghindari terjadinya hubungan singkat. CATATAN: Ketika mengukur arus listrik dengan sebuah tester. KEBOCORAN ARUS LISTRIK YANG DIPERBOLEHKAN: maksimum 0. jangan putar kunci kontak ke ON. 3-4). PERHATIAN ! Jangan melepaskan baterai atau sebuah kabel pada sistem pengisian tanpa sebelumnya memutar kunci kontak ke posisi OFF. Putar kunci kontak ke OFF dan lepaskan kabel negatif ( . Panaskan mesin ke suhu operasi normal.) amperemeter ke terminal ( .) dari baterai. Kegagalan untuk melalkukan tindakan pencegahan ini dapat merusak tester atau komponen listriknya. . Lonjakan arus listrik yang tiba-tiba dapat memutuskan sekering di dalam tester. Matikan mesin. 3-4) dan hubungkan multimeter seperti diperlihatkan. Aliran arus listrik yang lebih tinggi daripada daerah jangkauan yang telah dipilih dapat memutuskan sekering di dalam tester. Sewaktu mengukur arus listrik. ada kemungkinan terjadinya hubungan singkat di dalam rangkaian.

Hidupkan mesin dan nyalakan lampu besar pada sinar lampu jauh.000 menit-1 (rpm). Ukur voltase pada multimeter ketika mesin berputar pada 5.Hubungkan sebuah tachometer.5 V pada 5. STANDARD: Voltase baterai yang diukur (hal. JARUM PEMERIK-JARUM PEMERIKSAAN (-) SAAN (+) KABEL (-) 18-6 .000 menit-1 (rpm). 18-6) < voltase pengisian yang diukur (lihat atas) < 15.

18-10). VOLTASE YANG DIATUR: 12. periksalah regulator/rectifier (hal.6 13.) ke terminal kawat Hijau dari regulator/rectifier 4P connector. Matikan mesin.6 13. Hubungkan jarum pemeriksaan positif ( + ) voltmeter ke terminal Biru lampu besar. Hubungkan jarum pemeriksaan ( + ) multimeter ke kawat terminal Kuning dan jarum pemeriksaan ( -) ke kawat terminal Hijau dari regulator/rectifier 4P connector. HEADLIGHT 3P CONNECTOR HEADLIGHT 3P CONNECTOR . Lepaskan front top cover (hal.000 menit-1 (rpm). dan jarum pemeriksaan negatif ( .6 V pada 5. PERHATIAN ! Ukur voltase dengan regulator/rectifier connecter tersambung. 3-4). Ukur voltase pada voltmeter sewaktu mesin berputar pada 5. Jika voltase tidak normal.000 menit-1 (rpm). Hidupkan mesin dan nyalakan sinar lampu jauh. 3-4).BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENERANGAN Panaskan mesin ke suhu operasi normal.6 V pada 5.000 menit-1 (rpm). periksa sebagai berikut: Lepaskan front cover (hal. PERHATIAN ! Ukur voltase dengan headlight connector tersambung. Jika voltase tidak normal. Hidupkan mesin kemudian pilih sinar lampu jauh. VOLTASE YANG DIATUR: 12.000 menit-1 (rpm). Ukur voltase pada voltmeter sewaktu mesin berputar pada 5.

REGULATOR/ RECTIFIER SAKELAR DIMMER 4P CONNECTOR REGULATOR/RECTIFIER 4P CONNECTOR SAKELAR DIMMER 18-7 .

2 1. Lihat hal. Putar kunci kontak ke OFF.1 0. Periksa tahanan antara terminal-terminal berikut. ALTERNATOR 2P CONNECTOR KUMPARAN PENGISIAN REGULATOR/ RECTIFIER KUMPARAN PENERANGAN BAUT 4P CONNECTOR 18-8 . Lepaskan regulator/rectifier 4P connector. Lepaskan baut dan regulator/rectifier. 13-4 untuk pelepasan stator. Lepaskan alternator 2P connector.0 O (pada 20OC) Kumparan penerangan (Kuning 0.8 O (pada 20OC) massa): massa): Ganti alternator stator jika pembacaan : yang diukur jauh melampaui standard. 3-4).BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN ALTERNATOR Lepaskan front center body cover (hal. STANDARD: Kumparan pengisian (Putih 0. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. 3-4). REGULATOR/RECTIFIER PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front cover (hal.

lepaskan connector 6P lampu kombinasi belakang (hal.) Harus ada voltase baterai Saluran kumparan pengisian Putih dan massa 0. Lepaskan regulator/rectifier 4P connector. dan periksa terhadap kontak longgar atau terminal yang berkarat. 18-7) adalah di luar spesifikasi. 3-4). 18-9 . gantilah regulator/rectifier unit. periksa terminal connector (sisi wire harness) sebagai berikut: Bagian Terminal Spesifikasi Saluran pengisian baterai Merah (+) dan massa ( . kemudian periksa terminal connector (sisi wire harness) sebagai berikut: Bagian Terminal Spesifikasi Saluran kumparan Kuning dan 0. 18-6) di luar spesifikasi. Jika pembacaan voltase penerangan (hal. 3-9). gantilah regulator rectifier unit.BATERAI / SISTEM PENGISIAN SISTEM PENGECEKAN Lepaskan front cover (hal.1 0. Jika pembacaan voltase pengisian baterai (hal.2 1.8 O penerangan massa (pada 20OC) Saluran massa Hijau dan Harus ada massa kontinuitas Jika semua komponen dari sistem adalah normal dan tidak ada sambungan longgar pada regulator/rectifier connectors.0 O (pada 20OC) Saluran massa Hijau dan massa Harus ada kontinuitas REGULATOR/RECTIFIER 4P CONNECTOR Jika semua komponen dari sistem pengisian adalah normal dan tidak ada sambungan longgar.

ft) REM TEROMOL BELAKANG 17 17-1 .m.ft) 34 N.m.7 34 N. 17-4 BRAKE PAD/DISC 17. 25 lbf.9 REM TROMOL BELAKANG 17-5 BRAKE MASTER CYLINDER 17-12 BRAKE CALIPER 17-16 LOKASI KOMPONEN-KOMPONEN REM CAKRAM DEPAN BRAKE FLUID REPLACEMENT AIR BLEEDING 17.m (3.1 kgf.5 kgf.m (3.5 kgf.ft) 30 N.m (3.17. 22 lbf. 25 lbf. SISTEM REM LOKASI KOMPONEN 17-1 KETERANGAN SERVIS 17-2 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN.m.

dapat membahayakan kesehatan.755 . Selalu pakai minyak rem DOT 3 atau DOT 4 yang baru dari kaleng yang masih terseg el ketika menservis sistem.D. cylinder 12. air.0 Depan Minyak rem yang ditentukan DOT 3 atau 4 Brake disc Ketebalan 3. CATATAN Minyak rem yang tertumpah dapat menimbulkan kerusakan berat pada lensa instrumen dan permukaan yang dicat.) tidak memasuki reservoir yang terbuka.0 Kelengkungan -0. Periksa sistem rem dengan menekan handel rem setelah air bleeding (pembuangan ud ara palsu). pastikan bahwa master cylinder reservoir pada posisi horisontal dulu.3 .20 D. Jangan mencampurkan bermacam-macam merek minyak rem. SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Belakang Jarak main bebas handel 10 .3. Jangan sekali-kali menggunakan slang udara atau sikat untuk membersihkan susunan rem. Brake disc atau pad yang tercemar mengurangi daya pengereman. atau jika rem terasa lembek. karena mereka mungkin tidak cocok satu sama lain. Buanglah pads yang tercemar dan bersihkan cakram yang tercemar dengan brake degreasing agent (zat pembersih rem) berkualit as tinggi.0 . Sekali sistem hidraulik telah dibuka. tidak tergantung pada komposisi bahan.700 . Jagalah agar kotoran (debu.7 3.2 131.12.10 Master cylinder D. Selalu periksa cara kerja rem sebelum mengendarai skuter. dsb. Jangan menghirup partikel-partikel debu. Berhati-hatilah ketika melepaskan reser voir cap. Ia juga berbahaya bagi beberapa part dari karet. D Brake Drum 130. Pakailah sebuah alat penghisap debu yang disetujui oleh OSHA.SISTEM REM KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Sering menghirup debu brake pad dan brake shoe.130.743 12. sistem harus dibersihkan dari udara palsu.

645 Caliper D.450 25.460 D.L Piston 12. cylinder 25.D.25.31 17-2 .400 .12.368 25.318 .684 12.25.D.L Piston 25.657 .

m. 7 lbf.ft) 1 N.m.m (0. ganti dengan yang baru ALOC bolt. 22 lbf. 0.ft) 6 N. 1.m (0.m.m (3. ganti dengan yang baru Snap ring pliers 07914-SA50001 17-3 . 4.m (1.0 kgf. 25 lbf.2 kgf.m.m (0.7 lbf.ft) 6 N.SISTEM REM TORSI PENGENCANGAN Rear brake arm bolt Brake caliper bleed valve Brake master cylinder reservoir cap screw Brake pad pin Front brake lever pivot bolt Front brake lever pivot nut Front brake light switch screw Brake hose oil bolt Brake caliper mounting bolt TOOL 10 N.6 kgf.ft) 1 N. 13 lbf.5 lbf.1 kgf.4 lbf.4 lbf.8 kgf. 4.m (0.1 kgf.m.ft) 2 N.m.m (3.5 kgf.6 kgf. 0.ft) 30 N.ft) ALOC bolt.m.ft) 34 N.m (0.ft) 18 N.m.m (1.1 kgf.7 lbf.m.

SISTEM REM MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Unjuk kerja rem belakang lemah Penyetelan handel rem belakang tidak tepat Brake shoes tercemar Brake shoes aus Brake cam aus Brake drum aus Brake arm tidak dipasang dengan benar Gerigi brake arm tidak dipasang dengan tepat Handel rem lembek atau lunak Ada udara di dalam sistem hidraulik Ada kebocoran pada sistem hidraulik Brake pad/disc tercemar Caliper piston seals aus Master cylinder piston cups aus Brake pad/disc aus Caliper tercemar Master cylinder tercemar Caliper tidak meluncur dengan benar Tinggi permukaan minyak rem rendah Saluran minyak rem tersumbat Brake disc berubah bentuk melengkung Caliper piston tertahan/aus Master cylinder piston tertahan/aus Handel rem bengkok Handel rem terlalu keras Sistem rem tersumbat/terbatas Caliper piston tertahan/aus Caliper tidak meluncur dengan benar Caliper piston seal aus Master cylinder piston tertahan/aus Handel rem bengkok Rem menyangkut Brake pad/disc tercemar Penyetelan roda miring Brake pad/disc aus sekali Brake disc berubah bentuk melengkung Caliper tidak meluncur dengan benar Saluran minyak rem tersumbat/terbatas Caliper piston tertahan 17-4 .

Lepaskan roda belakang (hal. Lepaskan adjusting nut dan brake cable dari joint pin. DUST SEAL RETURN SPRING BRAKE SHOES BRAKE ARM BAUT BRAKE ARM ADJUSTING NUT JOINT PIN BRAKE CAM SHOE SPRINGS BRAKE CABLE DUST SEAL 17-5 .SISTEM REM REAR DRUM BRAKE (TEROMOL REM BELAKANG) PEMBONGKARAN CATATAN: Selalu ganti brake shoes dalam pasangan. 16-4). Lepaskan joint pin dan return spring. Kembangkan brake shoes dan lepaskan brake shoes /shoe springs dari brake panel. Lepaskan brake cam dan dust seals dari brake panel. Lepaskan baut brake arm. Lepaskan brake arm sementara menarik brake cam keluar. Tandai semua parts sewaktu pembongkaran sehingga mereka dapat ditempatkan kembal i pada tempatnya semula.

Pasang brake shoes dan springs pada brake panel se perti diperlihatkan.m. 7 lbf. Pasang brake cam dengan mentepatkan tanda-tanda titik pada brake arm dan brake cam. Pasang brake cam ke dalam brake panel. PERHATIAN ! DUST SEALS Tepatkan (TANDA-TANDA TITIK) BRAKE CAM BAUT BRAKE ARM Jika brake shoes dan springs dipakai kembali. Pasang sebuah baut brake arm baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 10 N. mereka harus ditempatkan kembali pada dudukannya semula BRAKE SHOES SPRINGS 17-6 .ft) Oleskan gemuk pada anchor pin dan bidang-bidang luncur brake cam.0 kgf. Oleskan gemuk pada permukaan luncur brake cam. Pasang dust seals ke dalam brake panel.SISTEM REM PERAKITAN Oleskan gemuk pada bibir dust seal baru.m (1.

PERHATIAN ! RESERVOIR CAP SEKRUP-SEKRUP DIAPHRAGM DIAPHRAGM PLATE Jagalah agar benda asing tidak memasuki sistem ketika mengisi reservoir.D. 4-18). oleh karena mereka tidak cocok satu sama lain.0 mm PENGGANTIAN BRAKE FLUID/AIR BLEEDING (PEMBUANGAN UDARA PALSU) MENGELUARKAN BRAKE FLUID Jangan mencampurkan bermacam . reservoir cap. . Pasang joint pin pada brake arm. BATAS SERVIS: 131. Jagalah agar benda asing tidak memasuki sistem ketika mengisi reservoir.SISTEM REM Tempatkan ujung-ujung return spring ke dalam lubang pada crankcase kiri dan pada pin pada brake arm. brake drum belakang. Pasang roda belakang (hal. Lepaskan sekrup-sekrup. Hubungkan brake cable pada joint pin dan pasang adjusting nut. atau part yang terbuat dari plastik atau karet. Setel jarak main bebas handel rem belakang (hal.macam jenis minyak rem. PEMERIKSAAN Ukur D. Putar handlebar (stang stir) sampai reservoir sejajar deng an tanah sebelum melepaskan reservoir cap. 16-4). CATATAN RETURN SPRING BRAKE CABLE JOINT PIN ADJUSTING NUT Minyak rem yang tertumpah dapat merusak parts yang dicat. Tutupilah parts ini dengan kain setiap kali sistem diservis. diaphragm plate dan diaphragm.

17-7 .

ft) Jika tidak ada brake bleeder.6 kgf. Periksa tinggi permukaan minyak rem berulangkali sementara membuang udara palsu untuk menghindari dipompanya udara ke dalam sistem. Jika masih terasa lunak. Jalankan brake bleeder dan longgarkan bleed valve. Longgarkan bleed valve dan pompa handel rem sampai tidak ada lagi minyak rem yang keluar dari bleed valve. Setelah membuang udara palsu seluruhnya. tutuplah rapat-rapat ulir dengan teflon tape.SISTEM REM Hubungkan sebuah slang pembuangan kepada caliper bleed valve (klep pembuangan caliper). Mereka tidak cocok satu sama lain. 4. Pompa naik tekanan sistem dengan handel rem sampai . buanglah udara palsu lagi dari sistem.m (0. Periksalah tinggi permukaan berulangkali ketika mengeluarkan minyak rem untuk menghindari masuknya udara ke dalam sistem. kencangkan bleed valve dengan torsi yang ditentukan. TORSI: 6 N.m. Tutup bleed valve dan jalankan handel rem. PENGISIAN MINYAK REM/ AIR BLEEDING (PEMBUANGAN UDARA PALSU) Isilah master cylinder reservoir dengan brake fluid (minyak rem) jenis DOT 3 atau DOT 4 dari kaleng yang masih belum pernah dibuka sampai ke upper level (batas permukaan teratas). Lakukan prosedur bleeding (pembuangan udara palsu) sampai sistem sama sekali telah dibilas/dibuang udara palsunya.4 lbf. PERHATIAN ! Jangan mencampurkan minyak rem dari bermacammacam jenis. jalankan prosedur sebagai berikut. PERHATIAN ! Jika udara memasuki bleeder dari sekitar ulir bleed valve. Sambungkan sebuah brake bleeder yang dapat dibeli di pasaran pada bleed valve.

terasa ada tahanan pada handel rem. BLEED VALVE SLANG PEMBUANGAN UPPER VALVE BLEED VALVE 17-8 .

pelan dan tunggu beberapa detik setelah ia mencapai a khir pergerakannya.m. kencangkan bleed valve. Tunggu beberapa detik kemudian tutuplah bleed valve.ft) Isi reservoir sampai ke upper level (batas tinggi permukaan teratas) dengan minyak rem DOT 3 atau DOT 4 dari sebuah kaleng baru yang belum pernah dibuka. BLEED VALVE SLANG PEMBUANGAN UPPER VALVE SEKRUP-SEKRUPRESERVOIR CAP DIAPHRAGM DIAPHRAGM PLATE Pasang diaphragm.m (0.m (0. 1. Ulangi langkah 1 dan 2 sampai tidak ada gelembung udara di dalam slang pembuangan. Pencet handel rem seluruhnya dan longgarkan bleed valve ½ putaran. PERHATIAN ! Jangan mencampurkan bermacam-macam jenis minyak rem. Jangan lepaskan handel rem sampai bleed valve telah ditutup. 2.5 lbf. 3. diaphragm plate dan reservoir cap. 4. PERHATIAN ! Periksa tinggi permukaan minyak rem di dalam reservoir . TORSI: 2 N. PERHATIAN ! Periksa tinggi permukaan minyak rem berulang-ulang se mentara membuang udara palsu dari rem untuk menghindari dipompanya udara ke dalam sistem.4 lbf.ft) BRAKE PAD/DISC PENGGANTIAN BRAKE PAD Dorong masuk caliper pistons sama sekali untuk memungkinkan pemasangan brake pads baru. Karena tidak cocok satu sama lain. TORSI: 6 N.2 kgf. Setelah membuang udara palsu seluruhnya.6 kgf.m. Lepaskan handel rem pelan .SISTEM REM Sambungkan sebuah slang pembuangan dan buanglah udara palsu dari sistem sebagai berikut: 1. kemudian kencangkan sekrup-sekrup dengan torsi yang ditentukan.

oleh karena pekerjaan ini menyebabkan naiknya permukaan. BRAKE CALIPER 17-9 .

Pasang brake pads baru sehingga mereka ditempatkan pada brake caliper bracket dan bracket pin. Pasang pad pin dengan mendorong brake pads terhadap pad spring untuk mentepatkan lubang -lubang pad pin pada pads dan caliper. PAD PIN Lepaskan brake pads dari brake caliper.SISTEM REM Lepaskan pad pin dari brake caliper. PERHATIAN ! BRAKE PADS Tempatkan pads BRAKE PADS BRACKET PIN Selalu ganti brake pads dalam pasangan untuk memastikan tekanan cakram yang merata. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak pads PAD PIN 17-10 .

lihat hal.m. Ukurlah ketebalan brake disc pada beberapa titik. Untuk penggantian brake disc.10 mm Jika perubahan bentuk melebihi batas servis. TORSI: 18 N.ft) PERHATIAN ! Setelah penggantian brake pad. 13 lbf.SISTEM REM Kencangkan pad pin dengan torsi yang ditentukan. periksa cara kerja rem dengan menekan handel rem. 17-11 .8 kgf. PAD PIN PEMERIKSAAN BRAKE DISC Periksalah brake disc secara visuil terhadap kerusakan atau retak-retak. BATAS SERVIS: 0.m (1.0 mm Periksa brake disc terhadap perubahan bentuk melengkung. BATAS SERVIS: 3. periksa bantalan roda terhadap kelonggaran berlebihan. 15-8.

Hubungkan brake hose eyelet (ujung slang rem yang berbentuk cincin) dan pasang oil bolt (baut oli) pada master cylinder dengan sealing washers baru. TORSI: 34 N. Pasang master cylinder holder pada handlebar dengan tanda UP menghadap ke atas. atau terbuat dari plastik atau karet. Lepaskan baut-baut master cylinder holder (pemegang silinder utama). holder dan master cylinder. . Isi sistem hidraulik dan buanglah udara palsu dari sistem hidraulik (hal.m (3.5 kgf. Pasang baut-baut master cylinder holder dan kencangkan baut atas dulu. 25 lbf. 3-5).SISTEM REM MASTER CYLINDER PELEPEASAN Keluarkan minyak rem (halaman 17-7) Lepaskan handlebar cover (halaman 3-5) Lepaskan konektor brake light switch (sakelar lampu rem) Lepaskan brake hose (slang rem) dengan melepaskan oil bolt (baut oli) dan sealing washer (cincin perapat) PERHATIAN ! Jaga agar minyak rem tidak tertumpah atas part-part yang dicat. Kencangkan brake hose oil bolt dengan torsi yang ditentukan. 17-8). Letakkan kain lap menutupi part ini setiap kali sistem diservis. PEMASANGAN Letakkan master cylinder pada handlebar.ft) Hubungkan brake light switch connectors (konektor sakelar lampu rem). kemudian kencangkan baut bawah. Pasang rear handlebar cover (hal.m. Tepatkan ujung master cylinder dengan tanda titik pada handlebar. PERHATIAN ! Kencangkan oil bolt sementara mendorong brake hose eyelet joint terhadap stopper.

TANDA TITIK MASTER CYLINDER BAUTBAUT TANDA UP SEALING WASHERS OIL BOLT BRAKE HOSE CONNECTORS 17-12 .

bolt dan brake lever -Sekrup dan brake light switch -Boot -Snap ring -Master piston dan spring PIVOT BOLT MASTER CYLINDER BODY BRAKE LEVER BOOT SNAP RING MASTER PISTON SPRING BRAKE LIGHT SWITCH PIVOT NUT SEKRUP 17-13 .SISTEM REM PEMBONGKARAN Lepaskan sebagai berikut: -Brake lever pivot nut.

0. Pasang snap ring ke dalam alur dari master cylinder PERHATIAN ! Pastikan bahwa snap ring duduk dengan kokoh pada alurnya TOOL : Snap ring pliers 07914-SA50001 Masukkan gemuk silikon ke dalam boot. PERHATIAN ! Ketika memasang cups.1 g gemuk silikon pada permukaan kontak dengan brake lever dari master piston.ft) MASTER CYLINDER CUPS PISTON SPRING SNAP RING SNAP RING PLIERS BOOT ALUR SNAP RING SEKRUPTepatkan SWITCH .SISTEM REM PERAKITAN Lapisi master piston. Oleskan 0.m (0. TORSI: 1 N. cups. jangan ganti hanya salah satu part Pasang master piston/spring ke dalam master cylinder.m.1 kgf. spring. dan piston cups dengan minyak rem Pasang spring pada ujung master piston PERHATIAN ! Peganglah piston. Pasang boot ke dalam master cylinder sampai sisi belakangnya duduk sepenuhnya pada snap ring dan tempatkan sisi depannya ke dalam alur dari master piston. Pasang brake light switch pada master cylinder dengan mentepatkan boss-nya dengan lubang pada master cylinder Kencangkan sekrup dengan torsi yang ditentukan. spring.7 lbf. jangan sampai bibirnya terbalik dengan bagian dalam di sebelah luar. snap ring dan boot sebagai satu set.

17-14 .

ft) PEMERIKSAAN Periksa piston cups terhadap keausan.L.m. Periksa permukaan dalam master cylinder dan permukaan luar piston terhadap goresan atau kerusakan.D.1 kgf. Pasang brake lever pada master cylinder. 4. BATAS SERVIS: 12. 0.4 lbf. BRAKE LEVER PIVOT BOLT PIVOT NUT CUPS PISTON MASTER CYLINDER Ukur D. master piston.m (0.SISTEM REM Oleskan gemuk silikon pada brake lever pivot bolt.ft) Pasang dan kencangkan brake lever pivot nut dengan torsi yang ditentukan sementara menahan pivot bolt. Pasang dan kencangkan brake lever pivot bolt dengan torsi yang ditentukan TORSI: 1 N.645 mm 17-15 .6 kgf.m. master cylinder.m (0. pemburukan atau kerusakan. TORSI: 6 N. BATAS SERVIS: 12.755 mm Ukur D.7 lbf.

Lepaskan mounting bolts dan brake caliper PEMASANGAN Pasang front brake caliper pada kaki kiri garpu. TORSI: 34 N. Isi minyak rem dan keluarkan udara palsu dari sistem hidraulik (hal. Pasang mounting bolts baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan. PEMBONGKARAN Lepaskan sebagai berikut: -Caliper bracket -Pin boots -Pad spring Letakkan sebuah handuk bengkel di atas piston. Letakkan sebuah handuk bengkel di atas parts ini ketika sistem di servis Lepaskan brake pads (hal. 17-10). 25 lbf.ft) Pasang brake pads (hal.m. atau terbuat dari plastik atau karet. 17-7). 17-8).m. 17-9).1 kgf.ft) Hubungkan brake hose pada brake caliper dengan oil bolt dan sealing washers baru. TORSI: 30 N. Kencangkan oil bolt dengan torsi yang ditentukan.m (3.m (3.5 kgf. 22 lbf. PERHATIAN ! Kencangkan oil bolt dengan mendorong brake hose eyelet joint (ujung brake hose yang berbentuk cincin) terhadap stopper. Lepaskan brake hose (slang rem) dari brake caliper dengan melepaskan oil bolt dan sealing washers PERHATIAN ! Jaga agar minyak rem tidak tertumpah di atas parts yang dicat. Tempatkan caliper body dengan piston menghadap ke .SISTEM REM BRAKE CALIPER PELEPASAN Keluarkan minyak rem (hal.

PERHATIAN ! Jangan gunakan udara bertekanan tinggi atau membawa nozzle terlalu dekat dengan lubang pemasukan BAUT PEMASANGAN BRAKE CALIPER SEALING WASHER OIL BOLT BRAKE CALIPER MOUNTING BOLTS SEALING WASHER OIL BOLT PAD SPRING PIN BOOTS CALIPER BODY BRACKET 17-16 .bawah dan jalankan semprotan-semprotan kecil udara bertekanan pada lubang pemasukan minyak rem untuk mengeluarkan piston.

6 kgf.4 lbf.m.ft) PAD PIN 18 N.m (1.SISTEM REM Dorong dust seals dan piston seals ke dalam dan angkat mereka keluar.m.alur seal. 13 lbf.ft) CALIPER BODY BRACKET PIN BOOT CALIPER BRACKET PISTON SEAL DUST SEAL BRAKE PADS PAD SPRING CALIPER PISTON Lapisi piston seals baru dengan minyak rem DOT 3 atau DOT 4.m (0. Pasang piston baru dan dust seals ke dalam alur-alur seal pada caliper cylinder.8 kgf. caliper cylinder dan piston dengan minyak rem bersih PERAKITAN PISTON SEAL DUST SEAL BRACKET PIN BOOT BLEED VALVE 6 N. 4. Pasang caliper pistons ke dalam caliper cylinder dengan sisi yang terbuka menghadap ke pad CALIPER PISTONS PISTON SEALS DUST SEALS 17-17 . PERHATIAN ! Hati-hati agar XZ tidak merusak permukaan luncur piston Bersihkan alur . Lapisi caliper pistons dengan minyak rem DOT 3 atau DOT 4. Lapisi dust seals baru dengan gemuk silikon.

Oleskan sedikitnya 0.D.460 mm Periksa caliper piston terhadap gerusan.SISTEM REM Pasang pad spring ke dalam caliper body. caliper piston. caliper cylinder.L. BATAS SERVIS: 25. goresan atau kerusakan. goresan atau kerusakan. dan pasang mereka ke dalam caliper body. BATAS SERVIS: 25. Pasang caliper bracket pada caliper PEMERIKSAAN Periksa caliper cylinder terhadap gerusan. Ukur D. Periksa bracket pin boots dan ganti baru jika mereka dalam kondisi memburuk atau rusak. Ukur D.4 g gemuk silikon ke bagian dalam dari pin boots.31 mm PIN BOOTS PAD SPRING BRACKETCALIPER BODY 17-18 .

BATERAI / SISTEM PENGISIAN LOKASI SISTEM 18-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENGISIAN 18-6 DIAGRAM SISTEM 18-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENERANGAN 18-7 KETERANGAN SERVIS 18-2 PEMERIKSAAN ALTERNATOR 18-8 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 18-3 REGULATOR/RECTIFIER 18-8 BATERAI 18-5 LOKASI SISTEM DIMMER SWITCH BATERAI REGULATOR/RECTIFIER ALTERNATOR DIAGRAM SISTEM SEKRING UTAMA 15A DIMMER SWITCH R G G Y ALTERNATOR GW W Y R Bu W BATERAI REGULATOR/ RECTIFIER HEAD LIGHT Hi Lo R : Red G : Green Y : Yellow W : White Bu : Blue 18 18-1 .18.

berikan muatan listrik pe nuh. atau di biarkan berkurang muatannya selama waktu lama. minumlah sejumlah besar air atau susu dan minta bantuan dokter d engan segera. Baterai mengandung asam sulfur (elektrolit). voltase baterai akan turun dengan cepat dan akhirnya akan habis sama sekali. Sediakan ventilasi yang memadai ketika mengisi muatan listrik. dan simpan di tempat sejuk yang kering. unjuk kerja baterai akan memburuk setelah 2-3 tahun. Voltase baterai dapat pulih kembali setelah pengisian muatan listrik. ser ingkali sistem pengisian diduga . lepaskan kabel negatif b aterai dari terminal baterai. isilah baterai yang disim pan dengan muatan listrik secara periodik. -Jika tertelan. Keadaan-keadaan yang sama ini ikut memperpendek umur pemakaian dari baterai. tetapi di bawah beban berat. Pakailah pakaian pelindung dan pelindung mata. lepaskan baterai. Jika baterai tetap terpasang pada skuter yang disimpan.BATERAI / SISTEM PENGISIAN KETERANGAN SERVIS UMUM PERHATIAN ! Baterai mengeluarkan gas eksplosif. Baterai dapat rusak jika pengisian berlebihan atau kekurangan pengisian. Elektrolit beracun. Beberapa komponen listrik dapat rusak jika terminal-terminal atau connectors dis ambung atau dilepaskan sementara kunci kontak pada posisi ON dan ada arus listrik. api terbuka dan rokok. CATATAN: Selalu matikan kunci kontak sebelum melepaskan sesuatu komponen listrik. Agar mendapatkan umur pemakaian maksimum. jauhkan percikan api. Jika elektrolit masuk ke dalam mata. Jika kulit terkena elektrolit. bilaslah dengan air untuk sekurangnya 15 me nit dan mintalah bantuan dokter dengan segera. Kontak dengan kulit atau mata dapat menyebabkan luka bakar yang parah. Jika akan disimpan untuk waktu lama. bilaslah dengan air. Bahkan pada pemakaian normal. Oleh karenanya. Maintenance free battery (baterai bebas perawatan) harus diganti jika ia mencapa i akhir dari umur pemakaiannya.

yang dapat tampak sebagai gejala pengisian berlebihan. Battery tester yang direkomendasikan BM-210 atau BATTERY MATE atau sejenisnya. Sebelum mencari penyebab kesukaran pada sistem pengisian. periksalah terhadap pe nggunaan dan perawatan baterai yang benar. PEMERIKSAAN BATERAI Lihat petunjuk di dalam Buku Pedoman Pemakaian dari battery tester yang direkome ndasikan. Di bawah keadaan ini. Pemakaian arus atau waktu pengisian berlebihan dapat merusak baterai. 18-3). Periksa apakah baterai seringkali di bawah beban berat. Baterai akan kehilangan muatan dengan sendirinya jika skuter tidak dipakai. Untuk pengisian baterai. Ketika memeriksa sistem pengisian. jangan melampaui arus pengisian dan waktu yang ditentuk an pada baterai. Battery tester yang direkomendasikan meletakkan beban pada baterai sehingga kondisi beban baterai sebe narnya dapat diukur. 18-2 . sepe rti jika lampu besar dan lampu buritan MENYALA TERUS untuk waktu lama tanpa mengendarai skuter.sebagai penyebab persoalan. selalu ikuti langkah-langkah pada diagram ali ran mencari penyebab kesukaran (hal. isilah muatan listrik baterai secara periodik untuk mencegah terjadinya sulfasi. Oleh karena itu. tinggi permukaan elektrolit akan turun dengan cepat. Lihat halaman 13-3 untuk pelepasan alternator. Jika salah satu sel baterai ada hubungan singkat dan voltase baterai tidak bertambah. Pengisian berlebihan dari baterai seringkali adalah akibat dari persoalan pada baterai sendiri. regulator/rectifier memasok voltase berlebi han kepada baterai.

3 V Arus pengisian Normal Cepat 0.6 V / 5. BATTERY TESTER YANG DIREKOMENDASIKAN: BM-210 atau BATTERY MATE atau sejenisnya.0 A / 0. Apakah kebocoran arus listrik di bawah 0.BATERAI / SISTEM PENGISIAN SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Baterai Kapasitas 12 V 3.5 mA Voltase Terisi penuh Perlu diisi listrik kembali Di atas 12.5 Ah Kebocoran arus maksimum 0. 18-7).140 kW / 5.2 1.8 V Di bawah 12.6 menit-1 (rpm) MENCARI PENYEBAB KESUKARAN BATERAI RUSAK ATAU LEMAH 1. Test Kebocoran Arus Listrik Tanpa Regulator/rectifier Lepaskan regulator/rectifier connector dan periksa kembali kebocoran arus listri k.000 menit-1 (rpm) Tahanan kumparan pengisian 0.4 A / 5 10 jam 3. Periksa baterai terhadap kebocoran arus listrik (hal.5 mA? 13.5 mA? YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3. Apakah baterai dalam kondisi baik? TIDAK -Baterai tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2.000 .1 0. Apakah kebocoran arus di bawah 0. 18-5).5 jam Alternator Kapasitas 0.0 O (20O C) Tahanan kumparan penerangan 0. Periksa kondisi baterai dengan menggunakan battery tester yang dianjurkan. 18-5). Test Kebocoran Arus Listrik Pasang baterai (hal.8 O (20O C) Voltase regulator/rectifier yang diatur (Output penerangan) 12. Test Baterai Lepaskan baterai (hal.

Bandingkan hasil pengukuran terhadap hasil perhitungan berikut. Ukur voltase pengisian (hal.0 O (20O C)? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5.YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK . STANDARD: Voltase baterai yang diukur < Voltase pengisian yg diukur < 15. Pemeriksaan Alternator Charging Coil Periksa alternator charging coil (kumparan pengisian alternator) (hal. Pemeriksaan Voltase Pengisian Ukur dan catat voltase baterai dengan menggunakan digital multimeter (hal.Ada hubungan singkat pada wire harness Kunci kontak tidak bekerja dengan baik 4. 18-9). Apakah tahanan alternator charging coil antara 0.5 V 18-3 .2 1. 18-6) . 18-6). Hidupkan mesin. 5.

3. Apakah hasil dari voltase dan tahanan yang diperiksa benar? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK . .6 13. Pemeriksaan 1 Output Voltase Penerangan Yang Diatur Ukur voltase penerangan dengan headlight connector tersambung (hal. 18-8).6 V / 5.6 13. 2. Pemeriksaan 2 Output Voltase Penerangan Yang Diatur Ukur voltase penerangan dengan regulator/rectifier 4P connector tersambung (hal.6 13. VOLTASE YANG DIATUR: 12.BATERAI / SISTEM PENGISIAN Apakah voltase pengisian yang diukur sesuai dengan voltase standard? YA -Baterai tidak bekerja dengan baik TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 6 6.6 V / 5.6 V / 5.000 menit-1 (rpm) Apakah voltase diantara 12. Pemeriksaan Standard Periksa sebagai berikut: -Kondisi baterai -Bola lampu yang putus terbakar atau bola lampu bukan dari watt yang ditentukan -Sekering putus -Konnektor longgar -Sakelar dimmer Apakah bagian-bagian diatas dalam kondisi baik? TIDAK -Ganti atau perbaiki part yang tidak berfungsi dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2.Rangkaian terbuka pada kawat yang berhubungan Kontak longgar atau lemah dari terminal yang berhubungan Hubungan singkat pada wire harness LAMPU BESAR TIDAK MENYALA ATAU LEMAH 1.000 menit-1 (rpm) ? YA Rangkaian didalam wire harness terbuka atau ada hubungan singkat antara lampu be sar dan Regulator/rectifier. 18-9). 18-7).6 13. Pemeriksaan Sistem Regulator/rectifier Periksa voltase dan tahanan pada regulator/rectifier connectors (hal.000 menit-1 (rpm) Apakah voltase di antara 12.000 menit-1 (rpm)? YA -Kontak longgar atau lemah dari headlight connector TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3.6 V/5. VOLTASE YANG DIATUR: 12.

Rangkaian terbuka pada kawat yang bersangkutan Kontak longgar atau lemah pada terminal ang bersangkutan Ada hubungan singkat pada wire harness 18-4 .TIDAK LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4. Apakah pengukuran-pengukuran benar? YA -Regulator/rectifier tidak bekerja dengan baik TIDAK .8 O (20O C).1 0. Apakah tahanan kumparan penerangan antara 0. Pemeriksaan Kumparan Penerangan Ukur tahanan kumparan penerangan pada connector sisi alternator dan massa (hal. 4. 18-9).1 0. STANDARD: 0. Pemeriksaan Sistem Regulator/rectifier Periksa voltase dan tahanan pada regulator/rectifier connector (hal. 18-8). 5.8 O (20O C)? TIDAK -Kumparan penerangan tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5.

PERHATIAN ! Hubungkan terminal positif dulu kemudian baru terminal negatif Setelah memasang baterai.3 V PENGISIAN MUATAN LISTRIK BATERAI Lepaskan baterai (lihat di atas). Hubungkan kabel negatif (-) charger ke kabel negatif (-) baterai.BATERAI / SISTEM PENGISIAN BATERAI PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front top cover (hal. .) baut dan lepaskan kabel positif ( + ) baterai. Pasang baterai dalam urutan terbalik dari pelepasan. PERHATIAN ! Selalu putar kunci kontak ke baterai Lepaskan Lepaskan Lepaskan Lepaskan OFF sebelum melepaskan kedua baut dan stay. Pasang kembali parts yang dilepaskan. VOLTASE (20OC). bukan pada terminal baterai. 3-4). Bermuatan listrik penuh: Diatas 12. Hubungkan kabel positif (+) charger ke kabel positif (+) baterai. PERHATIAN ! Hidupkan / matikan arus listrik pada charger. PEMERIKSAAN VOLTASE Ukur voltase baterai dengan menggunakan digital multimeter yang dapat dibeli di pasaran. baut dan lepaskan kabel negatif ( .8 V Muatan listrik kurang: Di bawah 12. lapisi terminal dengan gemuk bersih.

0 A / 0.4 A / 5 10 jam Cepat : 3. Penggunaan arus berlebihan memperpanjang wak tu pengisian dapat merusak baterai. ARUS/WAKTU PENGISIAN: Normal : 0. lebih baik dilakukan pengisian dengan pelahan-lahan. Untuk pengisian muatan listrik baterai.Pengisian muatan listrik dengan cepat hanya boleh dilakukan dalam keadaan darurat. jangan melampaui arus dan waktu pengisian yang tertera pada baterai.5 jam BATERAI BAUT/KABEL POSITIF (+) BAUTBAUT STAY BAUT/KABEL NEGATIF (-) 18-5 .

) baterai. kemudian turunkan daerah jangkauan ke tingkat yang sesuai.) amperemeter ke terminal ( .BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENGISIAN TEST KEBOCORAN ARUS LISTRIK Lepaskan front top cover (hal. . Lonjakan arus listrik yang tiba-tiba dapat memutuskan sekering di dalam tester.) dan jarum pemeriksaan ( . Aliran arus listrik yang lebih tinggi daripada daerah jangkauan yang telah dipilih dapat memutuskan sekering di dalam tester. Putar kunci kontak ke OFF dan lepaskan kabel negatif ( . Panaskan mesin ke suhu operasi normal. ketahuilah benar-benar manakah terminal atau kabel positif dan negatif. periksalah terhadap kebocoran arus listrik. PERHATIAN ! Jangan melepaskan baterai atau sebuah kabel pada sistem pengisian tanpa sebelumnya memutar kunci kontak ke posisi OFF.) dari baterai. Untuk menghindari terjadinya hubungan singkat. 3-4) dan hubungkan multimeter seperti diperlihatkan. CATATAN: Ketika mengukur arus listrik dengan sebuah tester. jangan putar kunci kontak ke ON. Sewaktu mengukur arus listrik. Dengan kunci kontak diputar pada OFF.5 mA Jika kebocoran arus listrik melampaui harga yang diperbolehkan. Lepaskan front top cover (hal. ada kemungkinan terjadinya hubungan singkat di dalam rangkaian. Matikan mesin. Kegagalan untuk melalkukan tindakan pencegahan ini dapat merusak tester atau komponen listriknya. KEBOCORAN ARUS LISTRIK YANG DIPERBOLEHKAN: maksimum 0. 3-4). pu tar ke daerah jangkauan tinggi. Hubungkan jarum pemeriksaan ( + ) amperemeter ke kabel negatif ( . Carilah tempat hubungan singkat dengan melepaskan hubunganhubungan satu per satu dan mengukur arus listrik. PEMERIKSAAN VOLTASE PENGISIAN Pastikan bahwa baterai dalam kondisi baik sebelum menjalankan test ini.

Hubungkan sebuah tachometer. STANDARD: Voltase baterai yang diukur (hal. Hidupkan mesin dan nyalakan lampu besar pada sinar lampu jauh. 18-6) < voltase pengisian yang diukur (lihat atas) < 15. JARUM PEMERIK-JARUM PEMERIKSAAN (-) SAAN (+) KABEL (-) 18-6 . Ukur voltase pada multimeter ketika mesin berputar pada 5.5 V pada 5.000 menit-1 (rpm).000 menit-1 (rpm).

Jika voltase tidak normal.6 13. 18-10).BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENERANGAN Panaskan mesin ke suhu operasi normal. Matikan mesin. Hubungkan jarum pemeriksaan ( + ) multimeter ke kawat terminal Kuning dan jarum pemeriksaan ( -) ke kawat terminal Hijau dari regulator/rectifier 4P connector.000 menit-1 (rpm).) ke terminal kawat Hijau dari regulator/rectifier 4P connector.000 menit-1 (rpm). VOLTASE YANG DIATUR: 12. Hidupkan mesin kemudian pilih sinar lampu jauh. periksalah regulator/rectifier (hal. Ukur voltase pada voltmeter sewaktu mesin berputar pada 5. Ukur voltase pada voltmeter sewaktu mesin berputar pada 5. 3-4). HEADLIGHT 3P CONNECTOR HEADLIGHT 3P CONNECTOR . Hidupkan mesin dan nyalakan sinar lampu jauh. 3-4). Hubungkan jarum pemeriksaan positif ( + ) voltmeter ke terminal Biru lampu besar.000 menit-1 (rpm). periksa sebagai berikut: Lepaskan front cover (hal. VOLTASE YANG DIATUR: 12. PERHATIAN ! Ukur voltase dengan regulator/rectifier connecter tersambung.6 V pada 5.6 V pada 5. dan jarum pemeriksaan negatif ( . Jika voltase tidak normal. Lepaskan front top cover (hal. PERHATIAN ! Ukur voltase dengan headlight connector tersambung.000 menit-1 (rpm).6 13.

REGULATOR/ RECTIFIER SAKELAR DIMMER 4P CONNECTOR REGULATOR/RECTIFIER 4P CONNECTOR SAKELAR DIMMER 18-7 .

3-4). 3-4).1 0.0 O (pada 20OC) Kumparan penerangan (Kuning 0.2 1. Lihat hal. ALTERNATOR 2P CONNECTOR KUMPARAN PENGISIAN REGULATOR/ RECTIFIER KUMPARAN PENERANGAN BAUT 4P CONNECTOR 18-8 .BATERAI / SISTEM PENGISIAN PEMERIKSAAN ALTERNATOR Lepaskan front center body cover (hal. STANDARD: Kumparan pengisian (Putih 0. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Putar kunci kontak ke OFF.8 O (pada 20OC) massa): massa): Ganti alternator stator jika pembacaan : yang diukur jauh melampaui standard. REGULATOR/RECTIFIER PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front cover (hal. Lepaskan regulator/rectifier 4P connector. Lepaskan baut dan regulator/rectifier. Lepaskan alternator 2P connector. Periksa tahanan antara terminal-terminal berikut. 13-4 untuk pelepasan stator.

) Harus ada voltase baterai Saluran kumparan pengisian Putih dan massa 0. gantilah regulator rectifier unit. 3-9). 3-4). lepaskan connector 6P lampu kombinasi belakang (hal.0 O (pada 20OC) Saluran massa Hijau dan massa Harus ada kontinuitas REGULATOR/RECTIFIER 4P CONNECTOR Jika semua komponen dari sistem pengisian adalah normal dan tidak ada sambungan longgar. gantilah regulator/rectifier unit. 18-7) adalah di luar spesifikasi. kemudian periksa terminal connector (sisi wire harness) sebagai berikut: Bagian Terminal Spesifikasi Saluran kumparan Kuning dan 0. periksa terminal connector (sisi wire harness) sebagai berikut: Bagian Terminal Spesifikasi Saluran pengisian baterai Merah (+) dan massa ( .2 1.BATERAI / SISTEM PENGISIAN SISTEM PENGECEKAN Lepaskan front cover (hal.1 0. Lepaskan regulator/rectifier 4P connector. Jika pembacaan voltase pengisian baterai (hal. dan periksa terhadap kontak longgar atau terminal yang berkarat.8 O penerangan massa (pada 20OC) Saluran massa Hijau dan Harus ada massa kontinuitas Jika semua komponen dari sistem adalah normal dan tidak ada sambungan longgar pada regulator/rectifier connectors. 18-6) di luar spesifikasi. Jika pembacaan voltase penerangan (hal. 18-9 .

19. SISTEM PENGAPIAN LOKASI SISTEM 19-1 PEMERIKSAAN SISTEM PENGAPIAN 19-4 DIAGRAM SISTEM 19-1 IGNITION COIL 19-7 KETERANGAN SERVIS 19-2 IGNITION CONTROL MODULE (ICM) 19-7 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 19-3 WAKTU PENGAPIAN 19-8 LOKASI SISTEM SEKERING UTAMA 15 A BUSI IGNITION PULSE GENERATOR SIDE STAND SWITCH IGNITION COIL IGNITION CONTROL MODULE (ICM) KUNCI KONTAK DIAGRAM SISTEM KUNCI KONTAK SEKERING UTAMA 15 A R G G/W R/BIR BATERAI GND TURUN NAIK IGNITION CONTROL MODULE (ICM) BI/Y Bu/Y G IGNITION IGNITION BUSI Y : Yellow R : Red Bu : Blue G : Green BI : Black W : White 19 PULSE COIL GENERATOR 19-1 .

lihat halaman 21-14. Untuk pemeriksaan kunci kontak. Menjalankan starter motor dengan baterai lemah menghasilkan putara n mesin lebih rendah maupun tidak adanya percikan bunga api pada busi. Periksalah sambungan . jika connector dilepaskan sewaktu arus listrik mengalir. Pakailah busi dengan derajat panas yang benar. Juga. Selalu putar kunci kontak ke OFF elum melakukan pekerjaan servis. voltase berlebihan dapat merusak module. Untuk pemeriksaan side stand switch. Untuk pelepasan/pemasangan ignition pulse generator lihat halaman 13-3. Pemakaian busi dengan jangkauan d erajat panas yang tidak benar dapat merusak mesin.90 mm Voltase puncak ignition coil minimum 100 V Voltase puncak ignition pulse generator minimum 0. 21-13. U22FER9 (DENSO) Jarak renggang busi 0. Sewaktu menservis sistem pengapian. SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Busi Standard CR7EH-9 (NGK).sambungan ini sebelum melanjutkan.7 V Ignition timing (pengaturan waktu pengapian) 14O sebelum TMA pada putaran stasio ner TOOL Imrie diagnostic tester (model 625) atau Peak voltage adapter 07HGJ-0020100 seb .SISTEM PENGAPIAN KETERANGAN SERVIS UMUM Beberapa komponen listrik mungkin dapat rusak jika terminal atau connectors disa mbungkan atau dilepaskan sementara kunci kontak pada posisi ON dan ada aliran listrik. Waktu pengapian tidak dapat disetel oleh karena Ignition Control Module (ICM) te lah disetel awal oleh pabrik.80 0. Sistem pengapian yang tidak bekerja dengan baik seringkali berhubungan dengan sa mbungan connector yang buruk atau berkarat. selalu ikuti langkah-langkah pada urutan pen carian penyebab kesukaran pada halaman 19-3. lihat hal. Ignition Control Module (ICM) dapat rusak jika dijatuhkan. Pastika n bahwa baterai dalam kondisi muatan penuh.

Dengan digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) 19-2 .

swvoltase puncak 2. Impedansi multimeter terlalu rendah. Sambungan peak voltage adapter tidak benar. -Busi yang tidak bekerja dengan baik -Topi busi atau kabel busi longgar -Air masuk ke dalam topi busi (Ada kebocoran voltase sekunder kumparan pengapian ) Tidak ada percikan bunga api pada busi Kejadian luar biasa Kemungkinan penyebab (periksa menurut urutan angka) Voltase primer ignition coil Voltase puncak rendah 1. Putaran start mesin terlalu rendah (Gaya dorong pada kickstarter lemah). 5. 2. tetapi coil. 8. 6.SISTEM PENGAPIAN MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Periksa hal-hal sebagai berikut sebelum mendiagnose sistem. Rangkaian terbuka pada kawat Hijau/Putih atau kawat Hijau dari side stand itch.) 4. Tidak ada 1. pada busi Ignition pulse generator Voltase puncak rendah 1. 6. Ignition control module (ICM) tidak bekerja dengan baik (dalam hal di mana No. Ignition coil tidak bekerja dengan baik. 10. Busi tidak bekerja dengan baik atau ada kebocoran pada arus se kunder ignition normal. tidak ada percikan bunga api 2. 9. Putaran start mesin terlalu rendah (Baterai lemah atau gaya dorong pada kickstarter lemah) 3. 3. 1-5 di atas adalah normal). ICM tidak bekerja dengan baik (dalam hal bila No. 19-4) tidak bekerja dengan baik. 7. Waktu pengambilan contoh dari tester dan pulsa yang diukur tidak sinkron . 3. Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik (Ukur voltase puncak). 2. Rangkaian terbuka atau sambungan buruk pada kawat Hijau dari ICM. Peak voltage adapter (hal. Side stand switch tidak bekerja dengan baik. 5. Kunci kontak tidak bekerja dengan baik. Voltase puncak 1. Connectors tersambung dengan buruk atau ada rangkaian terbuka pada sistem pengapian. 1-9 di atas adalah normal) . ICM connectors longgar atau buruk sambungannya. Impedansi multimeter terlalu rendah. Rangkaian terbuka atau sambungan buruk pada kawat Merah/Hitam dari ICM. Waktu pengambilan contoh tester dan pulsa yang diukur tidak sinkron (Sistem adalah normal bila voltase yang diukur adalah sekurangnya sekali diatas voltase standard. 4. di bawah 10 MO/DCV. Ignition coil tidak bekerja dengan baik.

19-4). Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik (dalam hal bila No. Peak voltage adapter tidak bekerja dengan baik (hal. 19-3 . Tidak ada voltase puncak 1. 1-3 di atas adalah normal).(Sistem adalah normal bila voltase yang diukur adalah sekurangnya sekali di atas voltase standard. 2.) 4. Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik.

PEAK VOLTAGE ADAPTOR DIGITAL MULTIMETER PEMERIKSAAN PEAK VOLTAGE ADAPTOR Ketika mengetes tegangan tinggi pada sisi sekunder ignition coil dengan menggunakan peak voltage adaptor. Pastikan untuk melepaskan adaptor setelah membiarkan voltase turun cukup banyak. diode di sebelah dalam dapat rusak. Pasang multimeter pada daerah jangkauan voltase AC dan ukur voltase saluran lokal. Anda mungkin mendapatkan kejutan listrik.SISTEM PENGAPIAN PEMERIKSAAN SISTEM PENGAPIAN Jika tidak ada percikan bunga api pada busi. periksa semua sambungan terhadap kontak longgar atau buruk sebelum mengukur voltase puncak. ukur voltase AC yang sama dengan daerah jangkauan voltase DC dan bandingkan dengan voltase AC yang diukur sebelumnya. ikuti petunjuk pembuatnya. Kemudian hubungkan peak voltage adaptor ke multimeter. Nilai yang ditayangkan berbeda tergantung pada impedansi internal dari multimeter. Hubungkan peak voltage adapter kepada digital multimeter. PERHATIAN ! PEAK VOLTAGE ADAPTOR Jika Anda menyentuh jack adaptor segera setelah melepaskan adaptor. Diode adaptor dapat diperiksa dengan mudah denganprosedur sebagai berikut. Oleh karena itu. pastikan untuk memeriksa adaptor sebelum mengganti parts yang memperlihatkan nilai pengetesan tidak normal. . Oleh karena sebuah adaptor yang rusak akan mengakibatkan pembacaan voltase puncak yang tidak benar. Jika Imrie diagnostic tester (model 625) yang dipakai. selalu pertimbangkan kemungkinan adaptor yang rusak jika pembacaan voltase semuanya tidak normal. Pakailah sebuah digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) yang dapat dibeli di pasaran. TOOL: Imrie diagnostic tester (model 625) atau Peak voltage adaptor 07HGJ-0020100 dengan digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) yang tersedia di pasaran. atau pakailah peak voltage tester.

4 kali voltase AC (sekitar 300V). Adaptor adalah rusak jika voltase DC yang diukur melalui adaptor adalah 0 V.Adaptor adalah normal jika voltase DC yang diukur melalui adaptor adalah 1. 19-4 .

Jika sistem terlepas. . hubungkan peak voltage adaptor atau jarum pemeriksaan tester kepada terminal kawat primer ignition coil dan massa. Putar kunci kontak ke ON kemudian tekan handel rem sepenuhnya.SISTEM PENGAPIAN VOLTASE PRIMER IGNITION COIL Periksa semua sambungan sistem sebelum pemeriksaan. Pasang body cover (hal. 3-9). PERHATIAN ! Jangan menyentuh jarum pemeriksaan tester untuk menghindari kejutan listrik. periksa masing bagian mengikuti tabel pencarian penyebab kesukaran (halaman 19-3). 3-9). BUSI YANG DIKETAHUI DALAM KEADAAN BAIK Dengan kawat primer ignition coil tersambung. Hubungkan busi yang diketahui dalam keadaan baik kepada topi busi dan hubungkan busi ke massa pada cylinder seperti pada test percikan api. TOOL: Imrie diagnostic tester (model 625) atau Peak voltage adaptor 07HGJ-0020100 dengan digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) yang tersedia di pasaran.) Massa badan ( + ) Tarik standard samping ke atas. Putar mesin dengan starter motor dan ukur voltase puncak primer ignition coil. HUBUNGAN: Hitam/Kuning ( . Letakkan skuter dengan standard tengah pada permukaan mendatar. Lepaskan topi busi dari busi. voltase puncak yang di ukur mungkin tidak benar. Jika voltase puncak tidak normal. Hubungkan topi busi kepada busi. Lepaskan body cover (hal. VOLTASE PUNCAK: minimum 100 V. Periksa kompressi cylinder dan periksa bahwa busi telah dipasang dengan benar.

TERMINAL KAWAT PRIMER IGNITION COIL (Bl/Y) BUSI YANG DIKETAHUI DALAM KEADAAN BAIK JARUM (-) IGNITION COIL JARUM (+) KE ICM B/Y G 19-5 .

3-8). Dengan cara sama seperti pada ICM connector. ukurlah voltase puncak dan bandingkan dengan voltase yang diukur pada ICM connector. Putar mesin dengan kickstarter dan ukur voltase puncak ignition pulse generator. Hubungkan peak voltage tester atau jarum adaptor ke terminal connector kawat dari sisi ignition pulse generator. Hubungkan peak voltage adaptor atau jarum tester kepada ICM 18P connector. kemungkinan voltase pun cak yang salah yang terukur. TOOL: Imrie diagnostic tester (model 625) atau Peak voltage adaptor 07HGJ-0020100 dengan digital multimeter (impedansi minimum 10 MO/DCV) yang dapat dibeli di pasaran. Lepaskan ICM 18P connector. ukurlah voltase puncak pada pulse generator connector PERHATIAN ! ICM 18P CONNECTOR ICM 18P CONNECTOR IGNITION PULSE GENERATOR Jangan menyentuh jarum terkena kejutan tester agar tidak listrik. . Lepaskan front center body cover (hal. Putar kunci kontak ke OFF .SISTEM PENGAPIAN VOLTASE PUNCAK IGNITION PULSE GENERATOR Periksa kompressi cylinder dan pastikan bahwa busi terpasang dengan benar. Periksa semua sambungan sistem sebelum pemerik saan. Jika sistem terlepas. HUBUNGAN: Biru/Kuning ( + ) Putar kunci kontak ke ON Massa badan ( . VOLTASE PUNCAK: minimum 0.7 V Jika voltase puncak yang diukur pada ICM connector tidak normal.) dan tarik handel rem sepe nuhnya.

Jika voltase puncak yang diukur pada ICM adalah tidak normal dan yang diukur pada ignition pulse generator adalah normal. atau hubungan longgar. CONNECTOR KAWAT IGNITION PULSE GENERATOR CONNECTOR KAWAT IGNITION PULSE GENERATOR 19-6 . wire harness mempunyai rangkaian terbuka atau hubungan singkat. Jika semua bagian adalah normal. Jika kedua voltase puncak yang diukur adalah tidak normal. ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik. 19-3). periksa masing -masing bagian pada peta pencarian penyebab kesukaran (hal. 13-3). Lihat langkah-langkah berikut untuk penggantian ignition pulse generator (hal. Pasang parts yang dilepaskan dalam urutan terbalik dari pelepasan.

IGNITION CONTROL MODULE (ICM)PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal. 3-9). PERHATIAN ! Tempatkan hose dan wire harness dengan benar (hal. Lepaskan ICM 18P connector. fuel level sensor 3P connector dan connectors kawat primer ignition coil. Lepaskan kedua baut dan reserve tank. Tarik keluar kawat ignition coil. Lepaskan ICM dan pemegang karet. kawat fuel level sensor dan overflow hose dari pemegang karet. 1-16). Putar kunci kontak ke OFF . Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan topi busi dan lepaskan klem-klem kabel busi dari rangka dan radiator cover. 116). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.SISTEM PENGAPIAN IGNITION COIL (COIL PENGAPIAN) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan body cover (hal. 3-9). OVERFLOW HOSEKABEL FUEL LEVEL SENSOR ICM 18P CONNECTOR KABEL PROMER IGNITION COILBAUT-BAUT RESERVE TANK 19-7 . Lepaskan connectors kawat primer ignition coil. Lepaskan kedua baut pemasangan dan ignition coil. PERHATIAN ! CONNECTORS IGNITION COIL BAUT-BAUT KLEM-KLEM/KABEL BUSI Tempatkan wire harness dengan benar (hal.

.

Jika tidak ada kontinuitas. Lepaskan ICM 18P connector. Jika tidak ada voltase dengan kunci kontak pada ON .SISTEM PENGAPIAN PEMERIKSAAN SALURAN DAYA/MASSA Lepaskan front center body cover (hal. Periksa terhadap kontinuitas antara ICM 18P connector dari sisi wire harness dan massa. periksa rangkaian terbuka pada kawat hijau.) Harus ada voltase baterai dengan kunci kontak pada ON . SAMBUNGAN: Hijau Massa badan Harus ada kontinuitas pada setiap waktu. PERHATIAN ! ICM 18P CONNECTOR SALURAN DAYA SALURAN MASSA ICM 18P . periksalah sebagai berikut: : Wire harness dari baterai antara ICM Kunci kontak Sekering SALURAN MASSA Putar kunci kontak ke OFF . Putar kunci kontak ke ON . SALURAN DAYA Lepaskan ICM 18P connector. 3-8). Ukur voltase baterai antara ICM 18P connector pada sisi wire harness dan massa. SAMBUNGAN: Merah/Hitam ( + ) massa badan ( . WAKTU PENGAPIAN Waktu pengapian telah disetel awal di pabrik dan hanya perlu diperiksa bila sebuah componen sistem listrik telah diganti.

Hidupkan mesin dan biarkan berputar stasioner. Jika waktu pengapian tidak sesuai. 19-8 .CONNECTOR KUNCI KONTAK SEKERING 15 A G TANDA PENUNJUK TANDA F Bacalah petunjuk untuk pemakaian timing light. Waktu pengapian adalah tepat jika tanda penunjuk pada crankcase kanan bertepatan dengan tanda F pada flywheel seperti diperlihatkan. 19-6). Hubungkan timing light kepada kabel busi. periksalah ignition pulse generator (hal. Putar kunci kontak ke ON .

20. STARTER LISTRIK LOKASI SISTEM 20-1 MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 20-3 DIAGRAM SISTEM 20-1 STARTER MOTOR 20-5 KETERANGAN SERVIS 20-2 STARTER RELAY 20-9 LOKASI SISTEM SAKLAR LAMPU SAKELAR LAMPU REM DEPAN REM BELAKANG IGNITION CONTROL MODULE (ICM) SAKLAR LAMPU STARTER SWITCH KUNCI KONTAK STARTER RELAY SEKERING TAMBAHAN 10A SEKERING UTAMA 15A STARTER MOTOR SIDE STAND SWITCH DIAGRAM SISTEM 20 20-1 .

STARTER LISTRIK KETERANGAN SERVIS UMUM Selalu putar kunci kontak ke OFF p dengan tiba-tiba.ft) 20-2 . 21-14) -Starter switch(hal. Motor dapat hidu Sebuah baterai yang lemah mungkin tidak dapat memutar starter motor dengan cukup cepat. atau tidak dapat memasok arus pengapian yang cukup. Bacalah keterangan tentang komponen berikut: -Starter pinion (hal. maka starter motor dapat rusak. Jika arus listrik dibiarkan mengalir melalui starter motor untuk memutarnya seme ntara mesin tidak berputar. 1. 11-12) -Kunci kontak (hal. 21-15) -Sakelar lampu rem (hal.5 lbf. sebelum menservis starter motor. 21-16) -Side stand switch (hal. Starter motor dapat diservis dengan mesin terpasang pada rangka.5 TORSI PENGENCANGAN Starter motor case screw 2 N.m.2 kgf. Sewaktu memeriksa sistem starter. 21-12) SPESIFIKASI Satuan: mm BAGIAN STANDARD BATAS SERVIS Panjang sikat starter motor 7.0 3. selalu ikuti langkah-langkah pada daftar penca rian penyebab kesukaran (hal. 20-3).m (0. menyebab kan luka-luka parah.

Pemeriksaan standard Periksa terhadap yang berikut: -Kondisi baterai -Sekering putus terbakar Apakah bagian-bagian diatas dalam keadaan baik? TIDAK Ganti atau perbaiki parts yang tidak bekerja dengan baik YA LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2. Pemeriksaan Kontinuitas Starter Relay Periksa starter relay terhadap kontinuitas (hal. Ukur voltase baterai antara ICM connector dari sisi wire harness dan massa. Apakah suara KLIK terdengar? YA LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3. Naikkan standard samping ke atas. TIDAK LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5. . 3. 4. Tarik handel rem sepenuhnya dan tekan tombol starter. Harus terdengar suara KLIK dari relay ketika tombol starter ditekan. Putar kunci kontak ke ON . Pemeriksaan Rangkaian Kumparan Starter Relay Lepaskan ICM 18P connector. TIDAK -Starter relay tidak bekerja dengan baik. Apakah ada kontinuitas? YA . 20-7).Kabel starter motor longgar atau tersambung dengan buruk. Rangkaian terbuka atau hubungan pendek pada kawat Merah antara starter relay dan baterai. Rangkaian terbuka pada kabel massa starter motor (Hijau) dan terminal negatif ba terai. Apakah starter motor berputar? YA LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4. TIDAK Periksa starter motor (hal. 20-10). Pemeriksaan Starter Motor Putar kunci kontak ke OFF .STARTER LISTIK MENCARI PENYEBAB KESUKARAN Starter motor tidak berputar 1. Cara kerja Starter Relay Putar kunci kontak ke ON . Rangkaian terbuka atau hubungan pendek pada kawat Merah/Putih antara starter rel ay dan starter. 5. Hubungkan voltase baterai langsung ke starter motor dan periksa cara kerjanya.

SAMBUNGAN: Kuning/Merah ( + ) Massa ( .Connector longgar atau tersambung dengan buruk Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kabel baterai antara baterai da n kunci kontak Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Merah/Hitam starter relay antara kunci kontak dan starter relay Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Kuning/Merah starter rela y antara ICM dan starter relay Kunci kontak tidak bekerja dengan baik (hal. 21-14) YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 6 20-3 .) Apakah ada voltase baterai? TIDAK .

Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Kuning / Hijau antara ICM dan tombol starter. Kabel terminal baterai tersambung dengan buruk. YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 7. 7. Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Hitam antara sekering tam bahan dan sakelar lampu rem.Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Merah/Hitam ICM Rangkaian terbuka pada kawat Hijau ICM ICM tidak bekerja dengan baik Starter motor memutar mesin dengan pelan Voltase baterai rendah. Apakah side stand switch dalam kondisi baik? TIDAK .Rangkaian terbuka pada kawat side stand switch Side stand switch tidak bekerja dengan baik YA . Pemeriksaan Rangkaian Sakelar Lampu Rem/Tombol Starter Putar kunci kontak ke ON .) Apakah ada voltase baterai? TIDAK . HUBUNGAN: Kuning/Hijau ( + ) Massa ( . Ukur voltase baterai antara ICM connector dari sisi wire harness dan massa. . Tarik handel rem sepenuhnya dan tekan tombol starter.STARTER LISTRIK 6. Kabel massa baterai tersambung dengan buruk. Starter motor tidak bekerja dengan baik. Pemeriksaan Side Stand Switch Periksa side stand switch (hal. Tombol starter tidak bekerja dengan baik. 21-13).Connector longgar atau tersambung dengan buruk Sakelar lampu rem tidak bekerja dengan baik. Rangkaian terbuka atau ada hubungan singkat pada kawat Hijau / Kuning antara sak elar lampu rem dan tombol starter. Kabel starter motor tersambung dengan buruk.

Case telah dirakit dengan tidak benar. Starter pinion tidak bekerja dengan baik. tetapi mesin tidak berputar Starter motor berputar terbalik. 20-4 . Starter pinion tidak tersambung dengan benar. Ada suara KLIK pada starter relay. Terminal-terminal tersambung dengan tidak benar. tetapi mesin tidak berputar Crankshaft tidak berputar akibat persoalan pada mesin.Starter motor berputar.

Tempatkan kabel massa dan kencangkan sekrup starter motor case dengan torsi yang ditentukan. 6-4).m. TORSI: 2 N. Lepaskan sekrup starter motor case dan kabel massa. PERHATIAN ! Tempatkan kabel starter motor dan kabel massa hal.5lbf. kabel massa dan starter motor. Lepaskan baut-baut pemasangan. Tarik lepas dust cover. 1-16) Pasang kabel starter motor dan kencangkan sekrup. Lepaskan O-ring dari starter motor.ft) Pasang starter motor pada mesin. PEMASANGAN Lapisi sebuah O-ring baru dengan oli mesin dan pasang ke dalam alur starter motor. Tempatkan kabel massa dan kencangkan baut-baut pemasangan starter. Lepaskan sekrup dan kabel starter motor dari starter motor. 6-5).2 kgf. Kembalikan dust cover pada posisinya semula dengan benar Pasang air cleaner housing (hal. SEKRUP/KABEL STARTER MOTOR BAUT-BAUT/ KABEL MASSA SEKRUP CASE KABEL MASSA O-RING STARTER MOTOR O-RING .STARTER LISTIK STARTER MOTOR PELEPASAN Lepaskan air cleaner housing (hal. 1.m (0.

STARTER MOTOR SEKRUP/KABEL STARTER MOTOR BAUT-BAUT/KABEL MASSA SEKRUP CASE/ KABEL MASSA 20-5 .

BRUSH HOLDERS 20-6 . Lepaskan sebagai berikut: -Armature -Bracket -Springs -Gasket MOTOR CASE ARMATURE SPRING SEKRUP GASKET BRACKET PERAKITAN Pasang springs (pegas-pegas) dalam brush holders.STARTER LISTRIK PEMBONGKARAN Lepaskan sekrup-sekrup dan starter motor case.

1.m.5 lbf. PERHATIAN ! Kumparan kemungkinan akan rusak jika magnit menarik armature terhadap case.ft) PEMERIKSAAN BRUSH (SIKAT) Periksa brushes terhadap kerusakan dan ukur panjang brush. BATAS SERVIS: 3.STARTER LISTIK Pasang armature ke dalam bracket sementara menahan brushes. Pasang bracket dan armature pada motor case sementara memegang poros armature pada sisi bracket dengan erat. Pasang sebuah gasket baru pada bracket.2 kgf.m (0. Pasang sekrup-sekrup motor case dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan.5 mm BRACKET ARMATURE MOTOR CASE GASKET SEKRUP-SEKRUP 20-7 . TORSI: 2 N.

COMMUTATOR COMMUTATOR BARS 20-8 . Periksa terhadap kontinuitas antara masing-masing pasangan commutator bars.STARTER LISTRIK Periksa commutator bars dari armature terhadap peru bahan warna. Bars ( lempengan ) yang berubah warna secara ber pasangan menunjukkan kumparan yang ada hubungan singkat. Tidak boleh ada kontinuitas. PERHATIAN ! Jangan memakai kertas amplas pada commutator. Harus ada kontinuitas. Periksa terhadap kontinuitas antara masing-masing commutator bar dan poros armature.

periksalah kontinuitas starter relay (hal. Lepaskan starter relay 5P connector. 3-4). 3-4). 20 10) -Side stand switch (hal. 20-10). Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Jika tidak terdengar bunyi KLIK dari relay. 21-13) -Rangkaian daya/massa dari ICM (hal. PEMERIKSAAN RANGKAIAN KUMPARAN STARTER RELAY Lepaskan front center body cover (hal.STARTER LISTIK STARTER RELAY PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front top cover (hal. Tarik side stand ke atas. Sistem adalah normal jika starter relay bunyi klik. Putar kunci kontak ke ON . periksa sebagai berikut: Rangkaian kumparan starter relay (Lihat di bawah) -Rangkaian sakelar lampu rem/starter switch (hal. 3-8). Jika terdengar KLIK dari relay. Lepaskan ICM 18P connector.) Jika voltase baterai hanya ada sewaktu kunci kontak pada ON . PEMERIKSAAN CARA KERJA Lepaskan front top cover (hal. Ukur voltase antara ICM connector dari sisi wire harness dan massa. 19-7). Putar kunci kontak ke ON . rangkaian adalah normal. Tarik handel rem sepenuhnya dan tekan tombol starter. HUBUNGAN: Kuning/Merah ( + ) massa ( . 5P CONNECTOR STARTER RELAY STARTER RELAY . Lepaskan starter relay dari battery holder stay. tetapi starter tidak berputar.

ICM 18P CONNECTORS ICM 18P CONNECTOR KE BATERAI KUNCI KONTAK STARTER RELAY 20-9 .

Putar kunci kontak ke ON . Jika voltase baterai hanya tampak ketika kunci kontak pada ON . Tarik handel rem sepenuhnya dan tekan tombol starter. Ukur voltase antara ICM connector dari sisi wire harness dan massa. Periksa terhadap kontinuitas pada terminal C dan terminal D. ICM 18P CONNECTOR KE BATERAI SAKELAR LAMPU REM DEPAN TOMBOL STARTER ICM 18P CONNECTOR SAKELAR LAMPU REM BELAKANG PEMERIKSAAN KONTINUITAS STARTER RELAY Lepaskan starter relay (hal. Harus ada kontinuitas antara terminal-terminal kabel sewaktu baterai tersambung. 20-9). Lepaskan ICM 18P connector. HUBUNGAN: Kuning/Hijau massa ( . handel rem ditarik sepenuhnya dan tombol starter ditekan. STARTER RELAY 20-10 . Hubungkan kabel positif sebuah baterai 12V yang bermuatan penuh ke terminal A dari relay switch dan kabel negatif ke terminal B.STARTER LISTRIK PEMERIKSAAN RANGKAIAN SAKELAR LAMPU REM/ TOMBOL STARTER Lepaskan front center body cover (hal. dan tidak ada kontinuitas sewaktu baterai dilepaskan. 3-8). maka rangkaian adalah normal.).

LAMPU / METER / SAKELAR LOKASI SISTEM 21-1 FUEL METER 21-9 KETERANGAN SERVIS 21-2 ECT SENSOR 21-10 LAMPU BESAR 21-3 FUEL LEVEL SENSOR 21-10 LAMPU POSISI (POSITION LIGHT) 21-4 SIDE STAND SWITCH 21-12 LAMPU SEIN DEPAN 21-4 KUNCI KONTAK 21-14 LAMPU KOMBINASI BELAKANG 21-5 SAKELAR STANG STIR 21-15 SPEEDOMETER 21-6 SAKELAR LAMPU REM 21-16 INDIKATOR PERINGATAN RELAY LAMPU SEIN 21-16 SUHU CAIRAN PENDINGIN 21-8 KLAKSON 21-16 LOKASI SISTEM FUEL LEVEL SENSOR SIDE STAND SWITCH SAKELAR DIMMER SAKELAR LAMPU SEIN TOMBOL KLAKSON KLAKSON SAKELAR LAMPU LAMPU REM BELAKANG RELAY LAMPU SEIN SAKELAR LAMPU REM DEPAN SAKELAR LAMPU TOMBOL STARTER KUNCI KONTAK IGNITION CONTROL MODULE (ICM) ENGINE COOLANT TEMPERATURE (ECT) SENSOR (SENSOR SUHU CAIRAN PENDINGIN MESIN) 21 21-1 .21.

3 kO ECT sensor pada 100OC 0. Tempatkan kabel-kabel dengan benar sebelum menservis masing-masing komponen (hal .4 W x 2 Lampu indikator peringatan suhu cairan pendinginan LED Sekering Sekering utama 15 A x 1 Sekering tambahan 10 A x 1 Tahanan pada 40O C 1.2 kO TORSI PENGENCANGAN ECT sensor 25 N. Bu: Biru G: Hijau Lg: Hijau Muda W: Putih Bl: Hitam Gr: Abu-abu O: Jingga Y: Kuning Br: Coklat Lb: Biru Muda R: Merah SPESIFIKASI BAGIAN SPESIFIKASI Bola lampu Lampu besar 12 V 25/25 W x 2 Lampu posisi (Position light) 12V . 1-16). 18 lbf.LAMPU / METER / SAKELAR KETERANGAN SERVIS UMUM Periksa kondisi baterai sebelum menjalankan pemeriksaan yang memerlukan voltase baterai yang sesuai.7 W Lampu indikator lampu sein 12 V 3.7 W x 2 Lampu indikator sinar jauh 12 V 1.3. Kode warna berikut dipakai sepanjang bab ini.5 kgf.4 x 2 Lampu belakang 12 V 5 W Lampu rem 12 V 10 W x 2 Lampu sein depan 12 V 10 W x 2 Lampu sein belakang 12 V 10 W x 2 Lampu instrumen 12 V 1.1 0.ft) 21-2 .m.0 1.m (2.

setel arah sinar lampu besar (hal. Pasang bulb socket dengan mentepatkan tabs pada bulb socket dengan lubang-lubang pada headlight unit. Pasang sebuah headlight bulb (bola lampu besar) baru dengan mentepatkan tab (tonjolan) pada headlight bulb dengan alur pada headlight unit. Lepaskan kabel-kabel lampu sein depan dari headlight unit wire holders.LAMPU / METER / SAKELAR HEADLIGHT (LAMPU BESAR) PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan front cover (hal. menghadap ke tanda TOP Pasang dust cover dengan erat pada headlight unit. Setelah memasang front cover. 3-4). PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan soket bola lampu jauh (headlight bulb socket) (Lihat di atas). dan putar searah putaran jarum jam. Lepaskan kedua sekrup. Lepaskan headlight aim adjusting bolts (baut penyetelan arah sinar lampu besar) dari front cover. Lepaskan bola lampu dari headlight unit dan ganti dengan yang baru. Tekan soket bola lampu besar sedikit dan putar berlawan an arah jarum jam. Lepaskan dust cover. 21-4). 3-4). Pasang front cover (hal. holders dan headlight unit. PERHATIAN ! Tempatkan wire harness dengan benar (hal. PERHATIAN ! Pasang dust cover dengan atas. Lepaskan soket bola lampu posisi (hal. . Tekan bulb socket ke dalam. 1-16). 4-20) Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

TANDA TOP HEADLIGHT BULB TAB BULB SOCKET DUST COVER HEADLIGHT UNIT SCREWS/HEADLIGHT HOLDERS WIRE HOLDERS AIM ADJUSTING BOLT 21-3 .

PERHATIAN ! Tempatkan wire harness dengan benar (hal. 1-16). Pasang bulb socket lampu sein dalam urutan terbalik dari pelepasan. Pasang bola lampu posisi (position light) dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan bulb dari socket dan ganti dengan yang baru. perlahan-lahan soket bola lampu dari headlight case. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan bulb socket lampu sein depan (lihat di atas). 3-4). LAMPU SEIN DEPAN PENGGANTIAN BOLA LAMPU SEIN DEPAN Lepaskan front cover (hal. Lepaskan ketiga sekrup dan light unit lampu sein depan. Tarik keluar. 3-4). Putar bulb socket lampu sein depan berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari light unit. PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan front cover (hal. perlahan-lahan bola lampu dari soket.LAMPU / METER / SAKELAR POSITION LIGHT (LAMPU POSISI) PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan front cover (hal. 3-4). BULB SOCKET POSISI BOLA LAMPU BULB SOCKET SEKRUPSEKRUP LIGHT UNIT LAMPU SEIN DEPAN BOLA LAMPU SEIN DEPAN 21-4 . Tarik keluar.

.

Lepaskan taillight bulb dari socket dan ganti dengan yang baru. Lepaskan brake light bulb (bola lampu rem) dari socket dan ganti dengan yang baru. PENGGANTIAN REAR TURN SIGNAL LIGHT BULB (BOLA LAMPU SEIN BELAKANG) Lepaskan rear under body cover (Lihat atas). Putar bulb socket berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari light unit. Putar bulb socket berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari light unit. PENGGANTIAN TAILLIGHT BULB (BOLA LAMPU BELAKANG) Lepaskan rear under body cover (Lihat atas).21-5 LAMPU / METER / SAKELAR BULB SOCKET TAB REAR UNDER BODY COVER SEKRUP-SEKRUP BRAKE LIGHT BULB BULB SOCKET BULB SOCKET TAILLIGHT BULB REAR TURN SIGNAL LIGHT BULB LAMPU KOMBINASI BELAKANG PENGGANTIAN BOLA LAMPU REM BELAKANG Lepaskan keempat sekrup. Putar bulb socket berlawanan arah jarum jam dan lepaskan dari light unit. Geser rear under body cover ke belakang dan lepaskan tab (tonjolan) dari slot (lubang) pada lampu kombinasi belakang. . Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan rear turn signal light bulb dari socket dan ganti dengan yang baru. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan.

Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasSAKELAR STANG an. STIR KANAN SAKELAR STANG STIR KIRI SEKRUPSEKRUP SPEEDOMETER UNIT 21-6 . Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. Lepaskan ketiga sekrup dan speedometer unit. Lepaskan bola lampu dari socket dan ganti dengan yang baru. 3-5).3-5). BOLA LAMPU BULB SOCKET PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan rear handlebar cover (hal. Lepaskan sakelar-sakelar stang stir kanan dan kiri. Tarik keluar bulb socket dari speedometer unit.LAMPU / METER / SAKELAR SPEEDOMETER PENGGANTIAN BOLA LAMPU Lepaskan front handlebar cover (hal.

Lima bulb sockets .Sekrup dan speedometer/handlebar switch harness wire band .Meter case (kotak meter) Perakitan adalah dalam urutan terbalik dari pembongkaran.Meter lens .Coolant temperature warning indicator unit (unit indikator peringatan suhu cai ran pendingin) . TURN SIGNAL RELAY .Dua sekrup dan speedometer/fuel meter unit .Lima sekrup terminal dan terminal kawat .Turn signal relay (relay lampu sein) .21-7 LAMPU / METER / SAKELAR PENEMPATAN KABEL SPEEDOMETER BULB SOCKETS SPEEDOMETER/HANDLEBAR SWITCH HARNESS WIRE METER LENS COOLANT TEMPERATURE WARNING INDICATOR UNIT SEKRUP-SEKRUP TERMINAL METER CASE SEKRUPWIRE BAND SPEEDOMETER/FUEL METER UNIT PEMBONGKARAN/PERAKITAN Lepaskan sebagai berikut: .

Kondisi baterai . Lepaskan right floor panel side cover (hal. . periksa sebagai berikut: Kawat Hijau muda/Merah antara meter dan ICM terhadap hubungan singkat.LAMPU / METER / SAKELAR 21-8 Lg / R P / W Bu / G ICM ECT SENSOR 2P CONNECTOR ECT SENSOR 2P CONNECTOR COOLANT TEMPERATURE WARNING INDICATOR KUNCI KONTAK KE SEKERING UTAMA KAWAT PENGHUBUNG INDICATOR COOLANT TEMPERATURE WARNING INDICATOR PEMERIKSAAN SISTEM Coolant temperature warning indicator ( indikator peringatan suhu cairan pendingin) akan menyala jika suhu cairan pendingin lebih tinggi dari suhu tertentu. Jika pemeriksaan-pemeriksaan di atas adalah normal.Aliran sistem pendinginan .Kawat Hijau Muda / Merah antara meter dan ICM terhadap rangkaian terbuka . Jika indicator mati sewaktu ECT sensor connector dihubungkan singkat.Sekering . Kawat Merah Muda / Putih antara ECT sensor dan ICM terhadap hubungan singkat ECT sensor (hal. Indicator harus menyala. PERHATIAN ! Jika mesin telah dijalankan. periksa sebagai berikut: .Indikator meter lainnya Putar kunci kontak ke ON dan periksa coolant temperature warning indicator Sewaktu mesin dingin. pastikan bahwa bagian-bagian berikut adalah normal. Jika indicator menyala sewaktu mesin dingin. 2110) Indicator unit terhadap hubungan singkat. HUBUNGAN: Merah Muda/Putih Biru/Hijau Putar kunci kontak ke ON dan periksa indicator. Hubungkan singkat terminal-terminal ECT sensor connector dengan sebuah kawat penghubung. biarkan menjadi dingin dulu (di bawah 35O) selama 30 menit atau lebih. Lepaskan engine coolant temperature (ECT) sensor 2P connector. Sebelum menjalankan pemeriksaan sistem. 3-6). indicator tidak boleh menyala. ganti ICM dengan yang baru dan periksa kembali.

Indicator unit terhadap rangkaian terbuka Jika pemeriksaan-pemeriksaan diatas adalah normal.Kawat ECT sensor terhadap rangkaian terbuka .. . ganti ICM dengan yang baru dan periksa kembali.

periksa fuel level sensor (hal. Keadaan baterai Sekering Meter indicators FUEL METER TIDAK BERGERAK Lepaskan front center body cover (hal. Hubungkan singkat terminal-terminal fuel level sensor dari sisi wire harness dengan kawat penghubung PERHATIAN ! Jangan meninggalkan terminal tersambung dengan kawat penghubung dapat menyebabkan kerusakan pada fuel meter. ganti speedometer/ fuel meter unit dengan yang baru. Lepaskan fuel level sensor 3P connector. periksa sebagai berikut: Kabel fuel level sensor terhadap rangkaian terbuka Kabel Hitam fuel meter terhadap rangkaian terbuka Jika wire harness adalah normal. 3-8) Front handlebar cover (hal. pastikan bahwa bagian-bagian berikut adalah normal. Lepaskan fuel level sensor 3P connector (Lihat atas). 21-13). . Jika meter gauge bergerak ke E dengan connector dihubungkan singkat. Jika pemeriksaan di atas adalah normal.LAMPU / METER / SAKELAR FUEL METER PEMERIKSAAN RANGKAIAN METER Sebelum menjalankan pemeriksaan sistem. Jika fuel meter gauge bergerak ke F . HUBUNGAN: Kuning/Putih Hijau Putar kunci kontak ke ON dan periksa fuel meter. 3-5) Putar kunci kontak ke OFF . dan periksa kembali. FUEL METER TETAP PADA F Lepaskan sebagai berikut: Front center body cover (hal. 3-8). ini adalah normal.

periksa fuel level sensor (hal.Periksa terhadap kontinuitas antara fuel level sensor connector dari sisi wire harness dan meter terminal. Jika fuel level sensor adalah normal. FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR Bu/ W Y/ W G BI KAWAT PENGHUBUNG KUNCI KONTAK KE SEKERING UTAMA FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR FUEL METER Bu/ WY/WGKUNCI KONTAK KE SEKERING UTAMA FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR FUEL METER METER TERMINAL (Bu/W) 21-9 . ganti speedometer / fuel meter unit dengan yang baru (hal 21-7) dan periksa kembali. HUBUNGAN: Biru/Putih Biru/Putih Jika tidak ada kontinuitas. ada rangkaian terbuka pada kawat Biru/Putih Jika ada kontinuitas. 2113).

PERHATIAN ! Jangan lapisi oli mesin pada O-ring ini.m. Isi cairan pendingin (hal.5 kgf. TORSI: 25 N. Lepaskan ECT sensor 2P connector dan lepaskan ECT sensor/O-ring. 7-7). Pakailah pakaian pelindung. 3-6). Pasang right floor panel side cover (hal. Celup ECT sensor dalam cairan pendingin sampai ulirnya dengan jarak sekurangnya 40 mm antara dasar panci dan bagian bawah dari sensor.LAMPU / METER / SAKELAR ECT SENSOR PELEPASAN/PEMASANGAN Keluaran cairan pendingin (hal. 7-8). Lapisi sebuah O-ring baru dengan cairan pendingin. 18 lbf. PERHATIAN ! Jauhkan semua bahan-bahan yang mudah terbakar dari kompor listrik. Lepaskan right floor panel side cover (hal. 2P CONNECTOR ECT SENSOR/ O-RING ECT SENSOR Suhu 40O C 100 O Tahanan 1.m (2. Jaga agar thermometer dan ECT sensor tidak menyentuh panci. sarung tangan berisolasi dan perlindungan mata PEMERIKSAAN Gantung ECT sensor dalam sebuah panci berisi cairan pendingin di atas sebuah kompor listrik dan ukur tahanan antara terminal-terminal ECT sensor sewaktu cairan pendingin naik suhunya.1 0.2 O Jika tahanan 10% diluar daerah jangkauan diatas pada .3 O 0. 3-6). Perubahan panas yang mendadak akan mengakibatkan pembacaan yang salah.0 1. Hubungkan jarum tester ke terminal-terminal sensor seperti diperlihatkan pada gambar. Pelihara agar suhu konstan selama 3 menit sebelum pengetesan. Pasang ECT sensor dengan sebuah O-ring baru dan kencangkan dengan torsi yang ditentukan.ft) Sambungkan ECT sensor 2P connector.

gantilah ECT sensor. FUEL LEVEL SENSOR PELEPASAN Lepaskan body cover (hal. WIRE CLAMP WIRE GUIDE BAUT-BAUT RESERVE TANK FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR 21-10 . 3-9). Lepaskan fuel level sensor wire clamp dari tangki bahan bakar dan kawat sensor dari wire guide pada ICM holder. Longgarkan baut-baut radiator reserve tank dan gerakkan reserve tank ke depan agar mendapatkan cukup banyak tempat untuk dapat melepaskan connector. Lepaskan fuel level sensor 3P connector.suhu2 yang dicantumkan.

PANAH-PANAH HOLDER PLATE Pasang wire clamp pada fuel tank. Pasang body cover (hal. Tepatkan FUEL LEVEL SENSOR BASE PACKING Tempatkan holder plate dengan mentepatkan potongan dari holder plate dengan tabs pada fuel tank. Sambungkan fuel level sensor 3P connector. Lepaskan fuel level sensor dan base packing (paking dasar). Putar fuel sensor holder plate searah jarum jam sampai panah-panah saling berhadapan. 3-9). Tempatkan radiator reserve tank dan kencangkan baut baut. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak float arm. PERHATIAN ! Hati-hati agar tidak merusak float arm. Tempatkan kawat fuel level sensor melalui wire guide pada ICM holder. Pasang fuel level sensor dengan mentepatkan alur pada fuel level sensor dengan tab pada fuel tank. HOLDER PLATE FUEL LEVEL SENSOR BASE PACKING PEMASANGAN Pasang sebuah base packing baru.LAMPU / METER / SAKELAR Putar fuel level sensor holder plate berlawanan arah jarum jam dengan tang lancip dan lepaskan fuel level sensor holder plate. WIRE CLAMP WIRE GUIDE FUEL LEVEL SENSOR 3P CONNECTOR BAUT-BAUT RESERVE TANK 21-11 .

.

3-9) Lepaskan side stand switch 3P connector dan lepaskan dari wire guide. Sambungkan side stand switch 3P connector. Lepaskan baut dan side stand switch. (20OC/68O F) POSISI PELAMPUNG PENUH KOSONG Hijau 25 45 O 400 700 O Kuning/Putih Biru/Putih Hijau 400 700 O 25 45 O Kuning/Putih 450 750 O 450 750 O Biru/Putih Ganti fuel level sensor jika ia diluar spesifikasi. Tempatkan kawat side stand switch antara rangka dan wire band clamp stay. 3-6) -Body cover (hal. 3-9) -Floor panel side covers (hal. 3-6) HUBUNGAN 21-12 . Pasang dan kencangkan baut side stand switch. SIDE STAND SWITCH PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan sebagai berikut: -Floor panel side covers (hal.LAMPU / METER / SAKELAR PEMERIKSAAN 3P CONNECTOR FUEL LEVEL SENSOR SIDE STAND SWITCH 3P CONNECTOR RANGKA WIRE GUIDE KAWAT SIDE STAND SWITCH WIRE BAND CLAMP STAY BRACKET PIN ALUR BAUT PIN SIDE STAND SWITCH WIRE BAND CLAMP LUBANG Ukur tahanan antara terminal-terminal connector dengan pelampung pada posisi paling atas (penuh) dan paling bawah (kosong). Tempatkan kawat side stand switch pada wire guide. Tempatkan wire band clamp. Lepaskan wire band clamp dan tarik kabel side stand switch keluar dari antara rangka dan wire band clamp stay. Pasang side stand switch dengan mentepatkan switch pin dengan lubang side stand dan alur dengan bracket pin. Pasang sebagai berikut: -Body cover (hal.

.

wire harness terputus atau side stand switch tidak bekerja dengan baik. Periksa terhadap kontinuitas antara ICM 18P connector dari sisi wire harness dan massa.LAMPU / METER / SAKELAR PEMERIKSAAN Lepas front center body cover (hal. HUBUNGAN: Hijau/Putih Massa badan Harus ada kontinuitas dengan side stand ditarik ke atas dan tidak boleh ada kontinuitas sewaktu side stand diturunkan. 3-8) Putar kunci kontak ke posisi OFF Lepaskan ICM 18P connector. SIDE STAND ICM 18P CONNECTOR Ada Kontinuitas (Side stand ditarik ke atas) ICM 18P CONNECTOR Tida ada Kontinuitas (Side stand diturunkan) ICM 18P CONNECTOR SIDE STAND SWITCH SIDE STAND SWITCH 21-13 . Jika tidak ada kontinuitas sewaktu side stand ditarik ke atas.

Lepaskan sekrup-sekrup. 15-24).LAMPU / METER / SAKELAR IGNITION SWITCH (KUNCI KONTAK) PELEPASAN/PEMASANGAN Lepaskan steering stem (hal. 3-4). Lepaskan ignition switch 2P connector. IGNITION SWITCH BAT1 BAT ON OFF LOCK WARNA R/Bl R IGNITION SWITCH 2P CONNECTOR IGNITION SWITCH 2P CONNECTOR BAUT KUNCI KONTAK SEKRUP-SEKRUP 21-14 . Pemasangan adalah dalam urutan terbalik dari pelepasan. PEMERIKSAAN Lepaskan front top cover (hal. baut dan ignition switch. Lepaskan ignition switch 2P connector Periksa kunci kontak terhadap kontinuitas antara terminalterminal konektor pada masing-masing posisi kunci kontak.

Periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal konektor pada masing-masing posisi kunci kontak. Periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal connector pada masing-masing posisi kunci kontak. Putar kunci kontak ke OFF . Putar kunci kontak ke OFF .LAMPU / METER / SAKELAR HANDLEBAR SWITCHES (SAKELAR-SAKELAR STANG STIR) PEMERIKSAAN SAKELAR KANAN STANG STIR Lepaskan front handlebar cover (hal. Harus ada kontinuitas antara terminal kabel dengan kode warna sebagai berikut: SAKELAR LAMPU SEIN SAKELAR DIMMER R W L Hi Lo HL R HI N (N) L LO WARNA Lb Gr O WARNA Bu W Bu/w TOMBOL KLAKSON BAT HO BEBAS TEKAN WARNA Bl Lg KONEKTOR TOMBOL STARTER TOMBOL STARTER LAMPU POSISI KONEKTOR . 3-5). 3-5). Harus ada kontinuitas antara terminal kabel dengan kode warna sebagai berikut TOMBOL STARTER ST ICM BEBAS TEKAN WARNA G/Y Y/G LIGHTING SWITCH HL CL TL (N) P (N) H CLR Bu/W Y Br PEMERIKSAAN SAKELAR KIRI STANG STIR Lepaskan front handlebar cover (hal.

LAMPU POSISI SAKELAR LAMPU SEIN KONEKTORSAKELAR DIMMER KONEKTOR TOMBOL KLAKSON KONEKTOR SAKELAR LAMPU SEIN DIMMER SWITCH TOMBOL KLAKSON 21-15 .

dan tidak boleh ada kontinuitas ketika handel rem dilepaskan. 3-5). Harus ada kontinuitas dengan handel rem ditekan. HUBUNGAN: Hitam Abu-abu Periksa lampu sein dengan memutar sakelar ke ON. Periksa sebagai berikut: Kondisi baterai Bola lampu putus atau dengan watt yang tidak sesuai dengan ketentuan Sekering putus Fungsi kunci kontak dan sakelar lampu sein Konektor longgar Jika bagian-bagian di atas adalah normal. Jika lampu tidak menyala. Lepaskan konektor kabel sakelar lampu rem (Hijau/Ku ning dan Hitam) dan periksa terhadap kontinuitas antara terminal-terminal samping sakelar. Hubungkan singkat terminal-terminal turn signal relay konektor dari sisi wire harness dengan kawat penghubung. . turn signal relay tidak bekerja deng an baik atau konektor mempunyai hubungan yang buruk. periksalah sebagai berikut: Lepaskan turn signal relay 2P connector dari relay. Jika lampu menyala. TURN SIGNAL RELAY (RELAY LAMPU SEIN) PEMERIKSAAN Lepaskan front handlebar cover (hal. 3-5). 3-4). KLAKSON PEMERIKSAAN Lepaskan front top cover (hal. wire harness terputus.LAMPU / METER / SAKELAR BRAKE LIGHT SWITCH (SAKELAR LAMPU REM) PEMERIKSAAN Lepaskan front handlebar cover (hal.

Hubungkan sebuah baterai 12V ke terminal-terminal klakson. Klakson adalah normal jika ia berbunyi ketika baterai 12V dihubungkan ke terminal klakson. GBlGrOLbKONEKTOR KABEL SAKELAR LAMPU REM DEPAN TURN SIGNAL RELAY 2P CONNECTOR KABEL PENGHUBUNG KUNCI KONTAK KE SEKERING UTAMA SAKELAR LAMPU SEIN LAMPU SEIN TURN SIGNAL RELAY 2P CONNECTOR KLAKSON 21-16 .Lepaskan connectors klakson dari klakson.

22. WIRING DIAGRAM 22 22-1 .

Pemeriksaan Busi Lepaskan dan periksa busi.Saluran bahan bakar tersumbat Fuel auto valve tersumbat Lubang pernapasan fuel tank tersumbat Fuel strainer (saringan bahan bakar) tersumbat YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2.23.Busi tidak bekerja dengan baik Busi kotor Kabel-kabel sistem pengapian longgar atau terlepas Kabel busi putus atau ada hubungan singkat Ignition coil (koil pengapian) tidak bekerja dengan baik Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik Kunci kontak tidak bekerja dengan baik Ignition control modle (ICM) tidak bekerja dengan baik Side stand switch tidak bekerja dengan baik Kawat side stand switch putus TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 4. Apakah busi basah? YA . 2. ATAU SULIT DIHIDUPKAN 1. Apakah bunga api lemah atau tidak ada bunga api? YA . MENCARI PENYEBAB KESUKARAN MESIN TIDAK MAU HIDUP ATAU SULIT DIHIDUPKAN 23-1 MESIN KEKURANGAN TENAGA 23-2 UNJUK KERJA LEMAH PADA KECEPATAN RENDAH DAN PUTARAN STASIONER 23-4 UNJUK KERJA LEMAH PADA KECEPATAN TINGGI 23-5 PENGENDALIAN BURUK 23-6 MESIN TIDAK MAU HIDUP. Pemeriksaan Kompressi Cylinder Periksa kompressi cylinder. Pemeriksaan Saluran Bahan Bakar Lepaskan slang bahan bakar pada karburator dan terapkan tekanan vakum pada fuel auto valve.Klep macet terbuka Cylinder dan piston rings aus . Apakah tekanan kompressi sesuai dengan spesifikasi? TIDAK .Karburator banjir Starting enrichment (SE) thermal valve tidak bekerja dengan baik Throttle valve terbuka Air cleaner (saringan udara) kotor Pilot screw tidak disetel dengan benar TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3. Test Percikan Bunga Api Busi Jalankan test busi. Apakah bahan bakar mengalir dengan bebas? TIDAK .

Cylinder head gasket rusak Klep macet Kontak dudukan klep tidak benar Waktu pembukaan klep tidak benar YA .LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5 23 23-1 .

Pemeriksaan Busi Lepaskan dan periksa busi. Pemeriksaan Karburator Periksa karburator terhadap penyumbatan. Kondisi Menghidupkan Mesin Hidupkan mesin dengan mengikuti prosedur normal.SE thermal valve tidak bekerja dengan baik Inlet pipe bocor Karburator tidak disetel dengan benar Karburator tersumbat Waktu pengapian tidak tepat (ICM atau ignition pulse generator tidak bekerja den gan baik) Bahan bakar tercemar MESIN KEKURANGAN TENAGA 1. Apakah mesin hidup tetapi berhenti kembali? YA . Pemeriksaan Peralatan Penggerak Roda Naikkan roda lepas tanah dan putar dengan tangan. Apakah roda berputar dengan bebas? TIDAK . Pemeriksaan Oli Mesin Periksa tinggi permukaan dan kondisi oli. Apakah tekanan udara ban terlalu rendah? YA . Apakah busi dalam kondisi baik? TIDAK .Pentil ban tidak bekerja dengan baik Ban bocor TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 4. Pemeriksaan Tekanan Udara Ban Periksa tekanan udara ban depan dan belakang. Apakah tinggi permukaan oli benar dan oli berada dalam kondisi baik? TIDAK Tinggi permukaan oli terlalu tinggi/rendah Oli tercemar YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2.MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 5. Apakah karburator tersumbat? YA -Karburator kurang sering diservis .Busi kurang sering diservis Derajat panas busi tidak sesuai Busi tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5 5.Rem menyangkut Bantalan final reduction dan driven pulley aus atau rusak Final shaft bengkok YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3.

TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 6 23-2 .

Pemeriksaan Apakah Mesin Panas Berlebihan Periksa apakah mesin panas berlebihan. Pemeriksaan Waktu Pengapian Periksa waktu pengapian. Apakah mesin mengelitik? YA . Pemeriksaan Waktu Pembukaan Klep Periksa waktu pembukaan klep. Pemeriksaan Kompressi Cylinder Periksa kompressi cylinder. Apakah mesin panas berlebihan? YA . Apakah peralatan penggerak roda normal? TIDAK . Apakah kompressi sesuai dengan spesifikasi? TIDAK .Klep macet terbuka Cylinder dan piston rings aus Cylinder head gasket rusak Klep macet Kontak dudukan klep tidak benar Waktu pembukaan klep tidak benar YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 8 8. Pemeriksaan Peralatan Penggerak Roda Periksa peralatan penggerak roda.Ignition control module (ICM) tidak bekerja dengan baik Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 7 7. Apakah waktu pembukaan klep benar? TIDAK -Cam sprocket tidak dipasang dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 11 11.Piston dan cyllinder aus Jenis bahan bakar yang salah Ada pembentukan karbon berlebihan pada ruang pembakaran Waktu pengapian terlalu maju (ICM tidak bekerja dengan baik) Campuran bahan bakar terlalu miskin TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 10 10 .Drive belt buruk atau tidak bekerja dengan baik . Pemeriksaan Mesin Terhadap Knocking (Gejala mengelitik) Akselerasikan atau jalankan pada kecepatan tinggi. Apakah waktu pengapian benar? TIDAK .Tinggi permukaan cairan pendingin terlalu rendah Thermostat macet tertutup Ada pembentukan karbon berlebihan dalam ruang pembakaran Pemakaian bahan bakar dengan kualitas buruk Campuran bahan bakar terlalu miskin TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 9 9.MENCARI PENYEBAB KESUKARAN 6.

Drive pulley buruk atau tidak bekerja dengan baik Driven pulley buruk atau tidak bekerja dengan baik Clutch shoes aus 23-3 .

Apakah percikan api lemah atau terputus-putus? YA . Apakah waktu pengapian benar? TIDAK . Pemeriksaan Starting Enrichment (SE) Thermal Valve Periksa SE thermal valve. Pemeriksaan Waktu Pengapian Periksa waktu pengapian.LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5 5.Inlet pipe terpasang longgar Inlet pipe rusak Inlet pipe gasket rusak TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3. Apakah putaran stasioner benar? TIDAK -Setel putaran stasioner YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2. Test Percikan Api Busi Jalankan test percikan api busi. Apakah ada kebocoran udara? YA .Busi tidak bekerja dengan baik Busi kotor Ignition coil tidak bekerja dengan baik Ignition coil module (ICM) tidak bekerja dengan baik TIDAK .Ignition control module (ICM) tidak bekerja dengan baik Ignition pulse generator tidak bekerja dengan baik Waktu pembukaan klep tidak benar 23-4 . Pemeriksaan Kebocoran Udara Masuk Periksa terhadap kebocoran udara pada inlet pipe.MENCARI PENYEBAB KESUKARAN UNJUK KERJA LEMAH PADA KECEPATAN RENDAH DAN PUTARAN STASIONER 1. Apakah SE thermal valve OK? TIDAK -SE thermal valve tidak bekerja dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 4. Pemeriksaan Penyetelan Putaran Stasioner Periksa putaran stasioner.

Pemeriksaan Aliran bahan bakar Lepaskan slang bahan bakar pada karburator dan periksa aliran bahan bakar Apakah aliran bahan bakar tersumbat ? TIDAK . Apakah waktu pembukaan klep benar? TIDAK -Cam sprocket tidak dipasang dengan baik YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 5 5 .MENCARI PENYEBAB KESUKARAN UNJUK KERJA LEMAH PADA KECEPATAN TINGGI 1. Pernapasan tangki bahan bakar tersumbat Fuel auto valve rusak Filter bahan bkar tersumbat YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 2 2. Apakah tersumbat? YA . Pemeriksaan Waktu pengapian Periksa waktu pengapian Apakah waktu pengapian tidak benar ? TIDAK . Pemeriksaan Spring Klep Periksa Spring klep Apakah spring klep lemah? YA -Spring klep rusak. Pemeriksaan Karburator Lepaska karburator dan periksa karburator terhadap penyumbatan.Bersihkan karburator TIDAK -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 3 3.Ignition Control Module (ICM) rusak Ignition pulse generator rusak YA -LANJUTKAN DENGAN LANGKAH 4 4 . Pemeriksaan Waktu Pembukaan Klep Periksa waktu pembukaan klep. 23-5 .Saluran dan saringan bahan bakar tersumbat.

MENCARI PENYEBAB KESUKARAN PENGENDALIAN BURUK 1. Poros bengkok Rangka bengkok 23-6 . Salah satu roda bergoyang Kelonggoran berlebihan pada bearing roda Ban rusak Pelek bengkok Setelan jari-jari longgar atau ada jari-jari yang patah (tipe jari-jari) Engine mounting bushing aus berlebihan Rangka bengkok 3. Skuter tertarik ke satu sisi Roda depan dan belakang tidak segaris. Garpu bengkok. Kemudi terlalu keras Steering stem adjusting nut terlalu kencang Bantalan steering head rusak Tekanan angin ban kurang 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful