Anda di halaman 1dari 3

Campur tepung terigu dengan air dingin sampai terbentuk adonan.

Kocok terus hingga tidak ada gumpalannya, lalu panaskan hingga mendidih secara perlahan. Setelah itu dinginkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Simpan dalam botol kedap udara. Jika adonan mengeras, berikan sedikit air hangat dan aduk perlahan. Lem kertas

1 1/2 cangkir tepung putih 1/2 cangkir gula 1 sm bubuk tawas 1 cangkir air dingin 2 cangkir air mendidih

Campur tepung dan gula. Lalu secara perlahan tambahkan air dingin dan aduk hingga tidak ada gumpalan. Taruh adonan dalam panci dengan nyala api sedang. Tambahkan air panas dan aduk rata hingga mendidih. Jika sudah kental, sisihkan dan tambahkan bubuk tawas. Simpan dalam botol kedap udara. Tahan untuk beberapa minggu. Jika adonan mengeras, berikan sedikit air hangat dan aduk perlahan. Lem anti bocor dasar

6 sm air 2 bungkus agar-agar tanpa rasa (1/2 ons) 2 sm cuka putih 2 st gliserin

Didihkan air, sisihkan, beri agar-agar dan aduk sampai larut. Tambahkan cuka dan gliserin, lalu aduk kembali. Biarkan dingin sebentar lalu taruh dalam botol dan tutup rapat-rapat. Untuk penggunaan: Untuk hasil terbaik, gunakan saat sedang hangat dengan sikat. Untuk digunakan kembali, panaskan dalam panci dengan air panas. Bagus untuk merekatkan kulitkulit, kain ke papan, kertas-kertas. Lem kaca anti bocor

2 sm air dingin 2 bungkus agar-agar tanpa rasa (1/2 ons) 3 sm susu skim Minyak cengkeh (sebagai pengawet)

Larutkan agar-agar dengan air dingin dalam sebuah mangkok. Tambahkan susu, panaskan lalu aduk perlahan. Tambahkan beberapa tetes minyak cengkeh agar bisa awet lebih dari satu hari. Simpan dalam botol kedap udara. Untuk penggunaan: Ketika masih hangat, oleskan tipis pada obyek yang akan dilem. Jika lem mengental maka letakkan botol lem dalam air hangat. Bagus untuk merekatkan antara kaca dengan kaca. Lem/semen getah arab Campur 3 sm getah arab dengan 1 sm gliserin dan 1/2 st air. Simpan dalam botol kedap udara. Lem ini bisa bertahan 1 tahun. Tekan dengan kuat sampai lemnya mengering (bisa 1

jam atau lebih). Biarkan selama 24 jam sebelum barang yang sudah dilem bisa digunakan atau dicuci. Bagus untuk merekatkan barang pecah belah, piring dan tembikar. Lem ekstra kuat

1/2 cangkir tepung terigu 1/4 cangkir lem resin/damar bubuk 1/2 cangkir air hangat 1 1/2 cangkir air panas 4 tetes kayu manis

Campur tepung dan bubuk lem ke dalam panci. Tambahkan 1/2 cangkir air hangat lalu aduk hingga menjadi adonan. Tambahkan air panas, aduk cepat untuk mencegah penggumpalan. Masak dengan api kecil, lalu aduk terus hingga mengental dan bening. Tambahkan minyak kayu manis. Simpan dalam botol. Bisa bertahan selama beberapa hari Lem semen cair Campur 1 galon silikat soda dengan 2 liter air. Panaskan lalu tambahkan 1/2 kg lak, aduk sampai larut. Gunakan untuk merekatkan karton, kayu, tembikar, kaca, dll.

Membuat Lem Kertas Tahan Lama


05 Sep Bagi semua pembaca tentu sudah tahu bagaimana membuat lem dari tepung aci atau sagu, tapi itu hanya dapat bertahan semalam dan keesokkan harinya telah basi atau mencair. Di sini saya ingin membagi-bagi pengalaman cara membuat lem kertas yang bertahan sampai berbulan-bulan. Dan bagi yang ingin menjadikan solusi ini untuk menjadi penghasilan itu lebih bagus. Bahan-bahan : 80 gram tepung sagu / aci 120 gram air dingin 4 gram tawas (aluin) 8 cc glyserine 4 cc phenol liquid Alat-Alat : - panci

- gelas pengukur - timbangan - sendok plastik atau email - kompor Cara Membuat : 1. Masukkan tepung aci/sagu kedalam panci email khusus 2. Tuangkan air dingin kedalam panci lain. Taburkan bubuk tawas. Aduklah hingga tawas itu larut dalam air. (Tawas agak lama larutnya dalam air, karena itu aduklah terus menerus) 3. Tuangkan larutan air tawas itu kedalam panci yang berisi tepung sagu/aci. Aduklah terus menerus dengan sendok sampai seluruhnya larut. Jangan sampai ada tepung yang tidak larut. 4. Letakkan panci tersebut diatas kompor. Aturlah agar kompor apinya jangan terlalu besar . Cukup sedang-sedang saja. Sementara itu panci itu diaduk terus dengan sendok. 5. Setelah bahan lem kelihatan agak mengental, angkatlah panci itu dari kompor. Aduklah dengan cepat lagi isi panci tersebut agar lem yang dibuat itu kekentalannya rata dan halus. Bila tidak cepat mengaduknya, hasilnya tidak akan sempurna. 6. Dinginkan lem itu kira-kira 10 15 menit. Setelah menjadi dingin, tuangkanlah glyserine kedalamnya. Aduklah sekali lagi agar glyserine menyatu dan menjadikan lem menjadi lunak. 7. Teteskan Phenol Liquid. Aduk-aduk terus sampai lumat. (menyatu) 8. Lem / perekat tersebut sudah siap/jadi. Masukkanlah ke dalam pot-pot plastik. Tutup rapatrapat dan simpan. Lem ini tahan berbulan-bulan dan tidak akan membusuk.