P. 1
Komponen Utama Mesin Injeksi

Komponen Utama Mesin Injeksi

|Views: 102|Likes:
Dipublikasikan oleh Bambang Setyawan

More info:

Published by: Bambang Setyawan on Mar 23, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2012

pdf

text

original

KOMPONEN UTAMA MESIN INJEKSI

KOMPONEN UTAMA MESIN INJEKSI Uraian materi 1. Intake Air Temperature.(IAT) Sensor temperature udara masuk (Intake air temperature) merupakan sensor koreksi yang biasanya terpasang pada air cleaner atau hose antara air cleaner dengan throttle body. Sensor ini berupa thermistor dengan bahan semikonduktor yang mempunyai sifat semakin panas temperature maka nilai tahanannya semakin kecil. Sensor Intake air temperature memiliki 2 kabel yang keduany dari Engine Control Modul (ECM). ECM akan mensuplay tegangan sebesar 5 volt dan memberi ground untuk sensor. Karena nilai tahanan pada sensor bervariasi akibat perubahan temperature maka tegangan yang mengalir dari ECM juga bervariasi. Variasi tegangan inilah yang dijadikan dasar bagi ECM untuk menentukan temperature udara masuk yang tepat sebagai input untuk menentukan koreksi jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh injector. Pada kendaraan Suzuki yang menggunakan Intake air temperature sensor adalah Baleno 1.6, Baleno 1.5, Escudo 2.0,Aerio,Baleno Next G ,EverY, XL7, New Escudo 1.6. Posisi Intake air temperature sensor pada air cleaner dapat dilihat pada gambar 15 dibawah ini). Gambar 15. Posisi IAT pada Air Cleaner Hubungan antara nilai resistensi pada intake air temperature sensor dan kenaikan temperature dapat dilihat pada gambar 16 dibawah ini. Gambar 16.. Grafik hubungan antara nilai resistensi dan temperature Uraian Materi 2. Throttle Body Fungsi throttle body adalah sebagai saluran utama yang dilalui oleh udara sebelum masuk ke intake manifold. Konstruksi throttle body dapat dilihat pada gambar 17. Gambar 17. Konstruksi Throttle Body Komponen-komponen pada throttle body dapat dijelaskan sebagai berikut : a. Throttle valve. Throttle valve berfungsi untuk membuka dan menutup saluran utama yang dilalui udara pada throttle body.Digerakan oleh acceleration pedal (pedal gas). b.Throttle Position Sensor (TPS) Throttle Position Sensor (TPS) adalah sensor pada sistem EFI yang berfungsi mendeteksi bukaan throttle valve dengan menggunakan potensiometer. Throttle Position Sensor terletak menempel pada throttle body (Gambar 18) dan wujudnya adalah potensiometer (variable resistor) yang dihubungkan dengan poros throttle valve, untuk mendeteksi posisi bukaan katup gas (throttle valve) tersebut secara akurat, dengan outputnya adalah tegangan 0 – 5 volt yang dikirim ke Eletrical Control Unit (ECU). Gambar 18. Letak Throttle Position Sensor pada Throttle Body. Throttle position sensor (TPS) adalah sebuah potensiometer yang secara konstan mengirim berbagai sinyal bertegangan ke ECU. Potensiometer adalah semacam resistor yang mengubah gerakan mekanik menjadi sebuah voltage. Pada Throttle Position Sensor, voltage ini berhubungan langsung dengan throttle valve position. Ketika pengemudi menekan pedal gas,

maka Throttle Valve terbuka. Rotary dan Linear . putaran idle.P/S) maka katup Idle Air Control akan membuka untuk menambah udara yang masuk ke intake air chamber.6 dll. Kabel yang lain dihubungkan ke reference voltage 5 volt (V REF) dari ECM.Throttle Position Sensor Rotary 2. Kedua type TPS dapat dilihat pada gambar 21) Gambar 21. Posisi Thermo wax terbuka Saat temperature mesin panas maka thermo wax akan mengembang dan saluran bypass akan menyemipt. Gambar 22. jumlah udara yang masuk menjadi berkurang. jika beban listrik tidak difungsikan maka katup Idle Air Control (IAC) akan menutup sehingga putaran mesin kembali ke idle. Dua type Throttle Position Sensor. Baleno 1. A/C. Gambar 23. Uraian materi 3. Idle Air Control (IAC) Idle Air Control (IAC) berfungsi untuk menambah atau mengurangi jumlah udara yang masuk ke intake air chamber saat throttle valve tertutup pada kondisi temperature mesin masih dingin (fast idle) dan saat beban eletrik difungsikan (idle up). Demikian sebaliknya. Fast Idle Air Control terbuat dari thermo wax yang bekerjanya sesuai dengan temperature mesin. Posisi Thermo wax tertutup Pada beberapa kendaraan FIAC dipasangkan menyatu dengan IAC.(gambar 22).Throttle Position Sensor Linear Kedua tipe ini mempunyai sebuah koil yang kabelnya mempunyai perlawanan terhadap material lain. maka thermo wax belum mengembang sehingga jumlah udara yang masuk melalui saluran bypass menjadi lebih banyak. Fast Idle Air Control (FIAC). Dengan bertambahnya jumlah udara masuk maka Engine Control Modul (ECM) akan mendeteksi dan akan menambah bahan bakar yang disemprotkan ke injector sehingga putaran mesin menjadi lebih tinggi dari putaran idle (Fast idle). Kabel paling akhir dihubungkan ke massa. sinyal bertegangan tinggi dikirim dari Throttle Position Sensor ke ECU. maka Engine Control Modul (ECM) akan mendeteksi dan menambah jumlah penginjeksian pada injector. Skema Throttle Position Sensor terhadap ECU Gambar 20. Setelah Throttle Valve terbuka. Dengan bertambahnya udara yang masuk. Informasi yang diterima ECU diterjemahkan sebagai Acceleration Mode (gambar 19) dan Decceleration Mode (gambar 20) Gambar 19. namun ada pula yang dipasang terpisah contohnya : Vitara. Output Tegangan TPS terhadap bukaan Throttle Valve Throttle Position Sensor terdiri atas 2 type : 1. Uraian Materi 4. . Fast Idle Air Control (FIAT) berfungsi untuk menambah jumlah udara yang masuk ke saluran udara masuk (intake air chamber) saat katup gas (throttle valve) tertutup dan temperature masih dingin. Sebuah slide atau wiper blade dihubungkan ke poros throttle valve dan bergerak sepanjang koil selama perubahan throttle position. Jika beban listrik difungsikan (lampu-lampu. Jika temperatur mesin masih dingin.(gambar 23).

ECM . Idle Air Control (IAC) terdiri atas 2 type yaitu : a.(gambar 24) Gambar 25. rumah dan lain-lain.b. Air flow meter tediri dari inti pengukur.Heat Resistor Type.(gambar 24) Gambar 24. namun pada beberapa jenis mesin efi/epi masih menggunakan Idle Speed Adjusting Screw (ISAS) untuk mengatur besar kecilnya putaran stasioner (idle) secara manual. Measuring plat type. Konstruksi IAC type rotary valve b. sehingga sudut membukanya plat pengukur akan merubah nilai tahanan potensiometer.Measuring Plat Type b.Jika ditinjau secara konstuksinya. potensiomete. melainkan pada saluran bypass yang berbeda. Idle Speed Adjusting Screw (ISAS) disetel untuk mempengaruhi besar kecilnya pembukaan katup gas (throttle). pegas pengembali dan potensiometer. Gambar 27. Variasi nilai tahanan pada potensiometer. Mass Air Flow (MAF) Sensor. Konstruksi IAC type stepping motor Uraian materi 5. Konstruksi MAF Sensor type plat. ISAS disetel untuk mempengaruhi besar kecilnya udara yang masuk ke intake air chamber saat idle. Udara yang masuk ke intake air chamber akan dideteksi dengan gerakan membuka dan menutupnya plat pengukur.Type rotary valve.Type rotary valve. MAF sensor terbagi atas 3 jenis (type) : a.(lihat gambar 28) Gambar 28. pegas pengembali. Plat pengukur ini ditahan oleh sebuah pegas pengembali. 6. Terpasang diantara saringan udara dan intake manifold. Plat pengukur dan potensiometer bergerak pada poros yang sama.Measuring Core Type H c. maka pada mesin efi/epi. 6. Idle Speed Adjusting Screw (ISAS).Jika ditinjau secara konstruksinya.a. Variasi nilai tahanan ini akan dirubah menjadi output voltase sensor ke ECM sebagai dasar untuk menentukan banyaknya jumlah udara yang masuk ke intake air chamber. ISAS terpasang pada Throttle body Uraian Materi 6. Sensor ini terdiri dari plat pengukur. Umum putaran stasioner (idle) telah ditentukan oleh Engine Control Modul (ECM).(gambar 27). Sensor ini mendeteksi jumlah uadara yang masuk ke dalam mesin dan mengirim informasi ke ECM sebagai sinyal voltase. Gambar 26 dibawah ini memperlihatkan posisi IAC pada throttle body pada salah satu mesin mobil Suzuki. ISAS ditempatkan tidak pada saluran udara IAC. Measuring core type H. Jika pada karburator. Mass Air Flow (MAF) berfungsi mendeteksi jumlah udara yang masuk ke intake air chamber. Gambar 26.

Ketika slider potensiometer bergerak melalui resistor sesuai dengan jumlah udara masuk (besarnya aliran udara masuk) sinyal voltase yang keluar ke ECM bevariasi sesuai pergerakan slider. Pada posisi tersebut atau jumlah udara yang masuk dideteksi oleh potensiometer yang dipasang pada measuring core. Return spring VC = Reverence voltage 3. output dari sensor ke ECM (variasi 0 – 5 volt). Konstruksi MAF sensor type core Keterangan gambar : 1. Potensiometer VS = AFM signal voltage 2. MAP sensor menghasilkan sinyal tegangan yang segera dikirim ke ECM. Pada MAP sensor jug terdapat 3 jenis kabel yaitu input 5 volt (reverence voltase) dari ECM. Perubahan temperature pada permukaan resistor diakibatkan oleh gerakan aliran udara yang melewati permukaan heat resistor. MAP sensor terdiri dari semi konduktor type pressure converting element yang berfungsi merubah fluktuasi tekanan manifold menjadi perubahan tegangan dan IC yang memperkuat perubahan tegangan. 5. Housing THA = ATS Signal voltage.(gambar 31) Gambar 31.menggunakan sinyal ini sebagai salah satu input ke ECM untuk mengontrol besaran penginjeksian. Konstruksi MAF sensor type heat resistor Uraian Materi 7. Head resistor mempunyai sifat dapat berubah nilai tahanannya apabila temperature di permukaan resistor berrubah. Sensor type ini biasanya terdapat 3 jenis kabel yaitu kabel input dari ECM (12 volt). dan kabel massa sensor yang akan dimassakan ke bodi kendaraan. ATS (Air temperature Sensor) 6. Head resistor type sebagai komponen dasarnya saat ini hampir digunakan pada semua jenis kendaraan efi/epi. Measuring core bergerak kea rah samping sebanding dengan jumlah udara yang masuk.(lihat gambar 29) Gambar 29. Oleh ECM sinyal tegangan ini digunakan untuk menentukan basic injection time. Pada type ini.5 volt. Gambar 30. Voltase referensi 5 volt dari ECM digunakan pada sensor jumlah masuk dan sensor temperature udara masuk. Konstruksi MAP Sensor . Manifold Absolute Pressure (MAP) Manifold Absolute Pressure (MAP) adalah sensor yang mendeteksi tekanan udara yang masuk ke intake air chamber sebagai dasar penghitungan jumlah udara melalui IC (integrated circuit) yang terdapat di dalam sensor ini.c. Heat resistor type.Ground dan output dari sensor ke ECM bervariasi antara 0.(lihat gambar 30) . Measuring core E2 = Ground 4. sensor jumlah udara masuk menjadi satu unit dengan sensor temperature udara masuk. Variasi tahanan ini akan dirubah dalam bentuk variasi voltase yang akan dikirim ke ECM sebagai dasar untuk menentukan banyaknya udara yang masuk ke intake air chamber.

Hubungan Output voltage dengan kevakuman pada intake manifol C. Media dan Sumber Belajar c.Hubungan antara Output voltage dengan perubahan jumlah udara masuk berdasarkan kevakuman pada intake manifold dapat dilihat pada gambar 32 Gambar 32. Tujuan Pembelajaran. Tugas Terstruktur 1. Strategi Pembelajaran. b. Buatlah uraian materi setiap indikator dari komponen air intake system yang meliputi kegiatan: a. Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. System Penilaian dan evaluasi. d. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->