Anda di halaman 1dari 4

PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN AKTIVITAS Biaya per Unit Biaya per unit (unit cost) adalah jumlah biaya

yang berkaitan dengan unit yang diproduksi dibagi dengan jumlah unit yang diproduksi. Sebagai contoh, jika Bel memproduksi 100 telepon dengan model yang sama dan jumlah biayanya adalah Rp 5.000.000,00, maka biaya setiap telepon adalah Rp50.000,00(Rp5.000.000/100). Pengukuran biaya (cost measurement) meliputi penentuan jumlah dolar dari bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead yang digunakan produksi. Nilai biayanya dapat berupa biaya aktrual yang dibebankan pada input produksi, atau dapat pula berupa angka perkiraan. Nilai perkiraan sering digunakan untuk memastikan ketepatan waktu informasi biaya untuk pengendalian biaya. Setalah diukur, proses menghubungkan biaya dengan unit yang diproduksi disebut pembebanan biaya (cost assignment). Cara Mendapatkan Informasi Biaya per Unit Definisi biaya produk, pengukuran biaya, dan pembebanan biaya diperlukan untuk mendapatkan informasi biaya per unit. Beberapa cara berbeda digunakan untuk mengukur dan membebankan biaya. Dua kemungkinan sistem pengukuran tersebut adalah perhitungan biaya aktual dan perhitungan biaya normal. Perhitungan biaya aktual membebankan biaya actual bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan overhead pada produk. Pada praktiknya, sistem perhitungan biaya actual murni jarang digunakan karena tidak dapat menyediakan informasi biaya per unit yang akurat secara tepat waktu. Perhitungan biaya normal membebankan biaya actual bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung pada produk. Akan tetapi, biaya overhead dibebankan pada produk dengan menggunakan tariff perkiraan. Tariff perkiraan overhead adalah suatu tariff yang didasarkan pada data yang diperkirakan dan dihitung dengan menggunakan rumus berikut. Tariff perkiraan overhead= biaya yang dianggarkan (diperkirakan) Penggunaan aktivitas yang diperkirakan Perhitungan Harga Pokok Produk Berdasarkan Fungsi

Perhitungan biaya berdasarkan fungsi menggunakan penggerak aktivitas tingkat unit untuk membebankan biaya overhead pada produk. Penggerak aktivitas tingkat unit (unit level activity driver) adalah faktor-faktor yang menyebabkan perubahan dalam biaya seiring dengan perubahan jumlah unit yang diproduksi. Tariff perkiraan overhead berdasarkan fungsi membutuhkan spesifikasi dari penggerak tingkat unit, yaitu suatu perkiraan dari kapasitas yang diukur penggerak dan perkiraan dari overhead yang diharapkan. Contohcontoh penggerak tingkat unit yang umumnya digunakan untuk membebankan overhead, meliputi: 1. Unit yang diproduksi 2. Jam tenaga kerja langsung 3. Biaya tenaga kerja langsung 4. Jam mesin 5. Biaya bahan baku langsung Setelah memilih penggerak tingkat unit, langkah selanjutnya adalah menentukan kapasitas aktivitas yang diukur penggerak tersebut. ada empat kapasitas aktivitas yaitu: 1. Kapasitas aktivitas yang diharapkan adalah output aktivitas yang diharapkan perusahaan dapat tercapai pada tahun mendatang. 2. Kapasitas aktivitas normal adalah output aktivitas rata-rata yang dialami perusahaan dalam jangka panjang (volume normal dihitung selama lebih dari satu periode) 3. Kapasitas aktivitas teoretis adalah output aktivitas maksimum yang dapat direalisasikan dengan berasumsi bahwa semua beroperasi secara sempurna 4. Kapasitas aktivitas praktis adalah output maksimum yang dapat dicapai jika semuanya berjalan secara efisien. Tarif Keseluruhan Pabrik Penghitungan tariff keseluruhan. Contoh: pada pabrik springdale, belring memproduksi dua jenis telepon yaitu telepon nirkabel dan model regular. Berikut ini data perkiraan dan actual dari perusahaan tersebut. Overhead yang dianggarkan $360.000

Aktivitas yang diharapkan (dalam jam TKL) Aktivitas actual (dalam jam TKL) Overhead actual

100.000 100.000 $380.000

Jadi, tariff berdasarkan jam tenaga kerja langsung untuk tahun itu diharapkan dapat dihitung sebagai berikut. Tariff perkiraan overhead = overhead yang dianggarkan Aktivitas yang diharapkan =$360.000/100.000jam TKL =$3,60 per jam TKL Overhead yang dibebankan. Jumlah overhead yang dibebankan pada produksi actual pada titik tertentu dalam suatu waktu disebut sebagai overhead yang dibebankan dan dihitung dengan menggunakan rumus berikut. Overhead yang dibebankan=tariff overhead x output aktivitas actual Dengan menggunakan tariff overhead, berikut overhead yang dibebankan untuk satu tahun. Overhead yang dibebankan = tarif overhead x aktivitas actual =$3,60 x 100.000 jam TKL =$360.000 Perbedaan antara overhead actual dan overhead yang dibebankan disebut variansi overhead. Untuk contoh diatas variansi overheadnya adalah $20.000 ($380.000-$360.000). jika overhead actual lebih besar daripada overhead yang dibebankan maka disebut underapplied overhead. Dan sebaliknya. Biaya per Unit

Biaya per unit suatu produk dihitung dengan menjumlahkan biaya utama produk pada biaya overhead yang dibebankan, kemudian membagi jumlah biaya ini dengan unit yang diproduksi. Contoh: Nirkabel Unit yang diproduksi Biaya utama Jam tenaga kerja langsung Perhitungannya: Nirkabel Biaya utama.$78.000 Biaya overhead: $3,60 x 10.000$36.000 $3,60 x 90.000 Jumlah biaya produksi$114.000 Unit yang diproduksi.. 10.000 Biaya per unit (jumlah biaya/unit) .$11,40 $324.000 $1.062.000 100.000 $10,62 regular $738.000 10.000 $78.000 10.000 regular 100.000 $738.000 90.000