P. 1
9.PENGADAAN JASA KONSULTANSI

9.PENGADAAN JASA KONSULTANSI

|Views: 883|Likes:
Dipublikasikan oleh Amat Sheva Challpunck

More info:

Published by: Amat Sheva Challpunck on Mar 23, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

PENGADAAN JASA KONSULTANSI

BERDASARKAN KEPPRES 80 TAHUN 2003
DISAJIKAN OLEH IR. IGN. SURANTO, MSi PROCUREMENT SPESIALIST

Pertimbangan pelaksanaan pekerjaan dengan jasa kosultan :
Pengguna barang/jasa tidak mampu mengerjakan Tidak memiliki tenaga ahli yang cukup Untuk mendapatkan opini pihak ketiga Untuk lebih Efisien dan Efektif

Bidang pekerjaan Jasa Keahlian Profesi meliputi :
jasa perencanaan konstruksi, jasa pengawasan konstruksi, jasa pelayanan profesi lainnya.

PENYIAPAN KERANGKA ACUAN KERJA (KAK/TOR)
Panitia wajib menyusun KAK/TOR :
 

Menjelaskan lingkup dan maksud dan tujuan pekerjaan jasa konsultansi serta Acuan dan informasi bagi para yang diundang untuk melengkapi persyaratan administrasi seperti tersebut dalam RKS dan pemenuhan usulan teknis dan usulan biaya sesuai tersurat dan tersirat dalam KAK/TOR. Acuan evaluasi usulan (penawaran), klarifikasi dan negosiasi teknik/biaya dengan konsultan terpilih, pembuatan kontrak dan pengendalian serta evaluasi hasil kerja konsultan. Acuan penyusunan HPS/OE

Anggota panitia harus memahami KAK/TOR
2

PENETAPAN JENIS/BENTUK KONSULTAN Jenis : A. Konsultan Bidang Konstruksi  mengacu kepada Keppres 80/2003  UU No.18 Tahun 1999, PP No. 28, 29, 30 Tahun 2000  sampai dengan Rp. 200 Juta Rp (s.d 31 Desember 2005) B. Konsultan Non Konstruksi  mengacu kepada Keppres 80/2003  tidak diberlakukan batasan nilai pekerjaan. Bentuk :  Konsultan dalam bentuk Badan Usaha  Konsultan Perorangan (Kedua bentuk ada pada kedua jenis konsultan)

3

M.S. Untuk pekerjaan konsultansi non konstruksi 4 . dan TL  Jenis NPSM yang terkait  Operasi & Pengelolaan pekerjaan  Dominan diperlukan tenaga ahli Ars/ S/ M/ E/ TL Untuk satu pekerjaan dimungkinkan beberapa bidang/sub bidang.Mek.El.PENETAPAN BIDANG DAN SUB BIDANG Dalam Jasa Konstruksi ada 5 Bidang yaitu Ars.E.Sip. TL :  Dipelajari KAK diintifikasi bidang keahliannya layak  Dominasi tenaga ahli yang dibutuhkan  Dominasi data yang diperlukan  pengguna dan manfaat hasil pekerjaan Penetapan Sub Bidang konstruksi :  Dominasi lingkup terkait langsung dengan Ars.

8. 3. 2.PELAKSANAAN SELEKSI JASA KONSULTAN 1. UNDANGAN RAPAT PENJELASAN PENYIAPAN PENAWARAN PENYAMPAIAN PENAWARAN PEMBUKAAN PENAWARAN EVALUASI PENAWARAN PENETAPAN PEMENANG PENERBITAN SPPJ DAN KONTRAK SPMK 5 . 9. 5. 7. 6. 4.

3. 4. 2. penyedia jasa konsultansi wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. Selama 4 (empat) tahun terakhir pernah memiliki pengalaman menyediakan jasa konsultansi termasuk pengalaman subkontrak. Memiliki surat izin usaha sesuai dengan bidang usahanya yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah yang berwenang. Surat penyampaian dokumen prakualifikasi ditandatangani oleh orang yang secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. Tidak dalam pengawasan pengadilan. 6. Dalam hal penyedia jasa konsultansi akan melakukan kemitraan. kecuali penyedia jasa konsultansi yang baru berdiri kurang dari 2 (dua) tahun. seperti SIUP untuk jasa konsultansi non konstruksi dan IUJK untuk jasa konsultansi konstruksi.Persyaratan calon peserta meliputi : 1. 7. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. dan/atau tidak sedang menjalani sanksi pidana berupa surat pernyataan dari konsultan yang bersangkutan. Memiliki kinerja baik dan tidak masuk dalam daftar sanksi atau 6 daftar hitam di suatu instansi pemerintah. Telah melunasi kewajiban pajak tahun terakhir (SPT/PPh) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 25 atau pasal 21/ pasal 23 atau PPN sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan terakhir. 5. kecuali untuk perusahaan baru yang belum berkewajiban untuk melapor. . tidak bangkrut.

Memiliki kemampuan pada subbidang pekerjaan yang sesuai. 7 . 10. 9. Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimiliki. Untuk pekerjaan khusus/spesifik/teknologi tinggi dapat ditambahkan persyaratan lain seperti peralatan khusus. tenaga ahli spesialis yang diperlukan. Memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan. atau pengalaman tertentu. 11.8. 12 Memenuhi KD = 3 NPt (KD : Kemampuan Dasar. NPt : nilai pengalaman tertinggi pada subbidang pekerjaan dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun terakhir.

dan  Lampiran yang diperlukan.  Konsep Kontrak. RKS berisi sekurang-kurangnya :  Pengumuman/Undangan.  Surat Pernyataan.  Data pengguna dan sumber dana.  Waktu pembukaan penawaran.  KAK/TOR. bentuk surat penawaran. Bentuk-bentuk lainnya 8 .  Cara dan kriteria evaluasi.  Data Tenaga Ahli (CV).PENYUSUNAN DOKUMEN PENGADAAN DOKUMEN SELEKSI  Rencana Kerja dan Syarat.  Persyaratan administrasi.  Cara dan waktu penyampaian penawaran/usulan.

Bila dengan Evaluasi Kualitas dan Biaya dicantumkan Bobot Teknik/Biaya Sub Kriteria :  Faktor yang diperhitungkan dalam evaluasi Pengalaman Perusahaan. Pendekatan dan Metodologi. Kualitas Itenaga Ahli. Kualitas Tenaga Ahli  Bobot masing-masing sub kriteria tersebut..KRITERIA EVALUASI Kriteria evaluasi :  Kriteria evaluasi pertama meliputi penetapan pemenuhan.Sub Kriteria namun tetap harus masuk dalam dokumen lelang/addendumnya.  Bila diperlukan bisa dibuat Sub.  Kriteria Nilai Ambang Batas kualitas usulan teknis. yang menjamin tercapainya hasil kerja yang memadai.  Kriteria bobot Pengalaman Perusahaan. kebenaran dan keabsahan persyaratan administrasi dalam hal ini dilakukan tanpa pembobotan. Metodologi. 9 .

HPS/ OE tidak rahasia dan Rincian tetap rahasia sampai pembukaan penawaran. HPS/OE disahkan oleh pengguna jasa. 10 .PENYUSUNAN HPS/OE           Harga Perkiraan Sendiri (HPS/OE) disusun berdasarkan KAK/TOR Pengalaman tenaga ahli diambil yang optimum Mempertimbangkan total pagu dana Biaya non personil sesuai kebutuhan Biaya non personil tidak melebihi 40% dari total HPS Harga satuan termasuk billing-rate mengacu pada harga pasar Mempertimbangkan harga satuan kontrak pekerjaan sebelumnya.

SELEKSI PENYUSUNAN BAP / ADDM TDK KEDUA PEMASUKAN & PEMBUKAAN PENAWARAN TDK KLARIFIIKASI/NEG SESUAI METODA & VERIVIKASI DOK.SELEKSI UMUM JASA KONSULTAN (WAJIB PRAKUALIFIKASI) PENGUMUMAN SELEKSI UMUM EVALUASI ADM TDK PRAKUALIFIKASI TDK > 1 EVALUASI TEKNIS & MASA SANGGAH 2-4=SELEKSI LANJUT < 1 PENJUKAN LNGSUNG > 1 SANGGAHAN BANDING DCP: > 5 YA TDK KEDUA PEMBUKAAN BIAYA & KOREKSI ARTMTK > 1 EVALUASI HARGA 1 PENJELASAN DOK. KUALIFIKASI 1 > 3 TDK KEDUA SPPB/J KONTRAK PENETAPAN PEMENANG SPMK 11 .

Penyedia Jasa Perorangan 12 . Metoda evaluasi biaya terendah e. Metoda evaluasi kualitas b.EVALUASI PENAWARAN UNTUK JASA KONSULTANSI 1. Penyedia Jasa Perusahaan a. 2. Metoda evaluasi pagu anggaran d. Metoda evaluasi kualitas dan biaya c. Metoda evaluasi penunjukan langsung.

1. dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya.a. 13 . Metoda evaluasi kualitas dan biaya biasanya digunakan bagi pekerjaan jasa konsultansi yang jumlah maupun kualifikasi tenaga ahli yang diperlukan sudah diketahui secara pasti. Evaluasi penawaran jasa konsultansi berdasarkan kualitas penawaran teknis terbaik.b. Evaluasi pengadaan jasa konsultansi berdasarkan nilai kombinasi terbaik penawaran teknis dan biaya terkoreksi dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya.Add. Metoda evaluasi kualitas dan biaya. Metoda evaluasi kualitas lebih tepat digunakan untuk pekerjaan jasa konsultansi yang memerlukan inovasi atau pekerjaan konsultansi yang permasalahannya kompleks Add. Metoda evaluasi kualitas.1.

dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya.1. Metoda evaluasi biaya terendah. dilanjutkan dengan klarifikasi dan negosiasi teknis serta biaya. Add.1. Metoda dengan menggunakan evaluasi pagu anggaran lebih tepat digunakan untuk pekerjaan yang sifatnya sederhana dan dananya terbatas.d. Metoda evaluasi pagu anggaran Evaluasi pengadaan jasa konsultansi berdasarkan kualitas penawaran teknis terbaik dari peserta yang penawaran biaya terkoreksinya lebih kecil atau sama dengan pagu anggaran. Evaluasi pengadaan jasa konsultansi berdasarkan penawaran biaya terkoreksinya terendah dari konsultan yang nilai penawaran teknisnya di atas ambang batas persyaratan teknis yang telah ditentukan.Add. Pengadaan jasa konsultansi dengan cara evaluasi biaya terendah lebih tepat digunakan bagi pekerjaan jasa konsultansi yang bersifat standar atau secara teknis dapat ditangani dengan metoda yang sederhana. 14 .c.

Metoda evaluasi penunjukan langsung.Add. 15 . Keahlian tersebut dibuktikan dengan tingkat pendidikan dan pengalaman pada bidang pekerjaan yang dipersyaratkan. 4) Pekerjaan yang berkaitan dengan tugas-tugas khusus instans pelaksana yang memerlukan masukan/nasehat. 3) Pekerjaan hanya dimungkinkan dilakukan oleh seorang yang ahli d bidangnya. Evaluasi terhadap hanya satu penawaran jasa konsultansi berdasarkan kualitas teknis yang dapat dipertanggungjawabkan dan biaya yang wajar setelah dilakukan klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya Add.e.2.1. 2) Pekerjaan yang secara utuh berdiri sendiri. Penyedia Jasa Perorangan Konsultan perorangan dapat digunakan untuk melaksanakan pekerjaan yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1) Pekerjaan yang TIDAK memerlukan kerja kelompok (team work).

TAHAPAN PRAKUALIFIKASI PENYEDIA JASA KONSULTANSI T PENGUMUMAN PRAKUALIFIKASI LULUS > 5 PESERTA Y PENETAPAN HASIL PRAKUALIFIKASI BERUPA DAFTAR PENDEK TIDAK UNTUK KEDUA KALI T T PENDAFTARAN & PENGAMBILAN DOKUMEN PRAKUALIFIKASI JUMLAH PESERTA LULUS 2 .4 DAFTAR > 5 PESERTA Y PEMASUKAN DOKUMEN PRAKUALIFIKASI Y EVALUASI DOKUMEN PRAKUALIFIKASI PENGUMUMAN HASIL PRAKUALIFIKASI JUMLAH PESERTA HANYA 1 PENUNJUKAN LANGSUNG SANGGAHAN DITERIMA T SETELAH SHOTLIST: * undangan ambil dok.sel * rapat penjelasan * penyampaian usulan 16 * pemmbukaan usulan * EVALUASI .

EVALUASI PENAWARAN Komponen dokumen penawaran yang dievaluasi meliputi: 1. 3. Ketentuan umum tentang evaluasi penawaran sebagai berikut : a. Evaluasi kelengkapan data administrasi. Penawaran yang memenuhi syarat tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. 2. Evaluasi dokumen teknis dan. Evaluasi dokumen penawaran harga.  substansi kegiatan tidak konsisten dengan dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. Penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah:  berpengaruh terhadap hal-hal yang sangat substantif dan akan mempengaruhi lingkup. kualitas. dan hasil/kinerja/performance pekerjaan.  adanya penawaran dari penyedia barang/jasa dengan persyaratan tambahan di luar ketentuan dokumen pemilihan penyedia barang/jasa yang akan menimbulkan persaingan tidak sehat dan/atau tidak adil di antara peserta pengadaan yang memenuhi syarat 17 . b.

    18 . dan bertanggal. Surat penawaran  Ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama perusahaan/penerima kuasa/kepala cabang/pejabat yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama (konsorsium). penawaran rekanan tsb masih berlaku. Mencantumkan masa berlaku penawaran sesuai dengan jangka waktu yang diminta (yang penting pada saat ditunjuk sebagai pemenang. Redaksi surat penawaran sesuai dengan format yang ada dalam dokumen pemilihan penyedia/dokumen lelang (lihat contoh). oleh karenanya harus sudah memperhitungkan alokasi waktu terjadinya sanggahan dan sanggahan banding) Penulisan dalam angka dan huruf Bermaterai.EVALUASI KELENGKAPAN DATA ADMINISTRASI Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan apabila : 1.

2. 4. dan foto copy Surat Setoran Pajak (SSP) PPh Pasal 29 yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) setempat sesuai dengan domisili perusahaan yang bersangkutan (apabila belum diminta pada saat prakualifikasi) Menyampaikan dokumen penawaran teknis Menyampaikan dokumen usulan biaya 3. Melampirkan foto copy bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. 19 .

Keberatan/sanggahan dari konsultan peserta. Kelainan-kelainan yang dijumpai dalam dokumen penawaran. panitia/pejabat pengadaan membuat Berita Acara yang sekurang-kurangnya memuat informasi : • • • • • • • • Jumlah dokumen penawaran yang masuk. Tanggal pembuatan berita acara. Pada akhir acara evaluasi kelengkapan data administrasi.Lanjutan …Evaluasi Administrasi Terhadap penawaran yang tidak memenuhi syarat administrasi. Jumlah dokumen penawaran yang lengkap dan tidak lengkap. Berita acara pembukaan sampul I dilampiri dokumen penawaran sampul I 20 . tidak dilakukan evaluasi teknis. Keterangan lain yang dianggap perlu. Tanda tangan anggota panitia/pejabat pengadaan.

Metoda evaluasi batas kualitas b. Metoda evaluasi pagu anggaran d.  Total nilai teknis sama/diatas nilai ambang a. 21 .EVALUASI PENAWARAN TEKNIS Ketentuan umum suatu penawaran dinyatakan memenuhi syarat teknis bila :  Adanya surat pengantar usulan teknis. Metoda evaluasi penunjukan langsung. Metoda evaluasi  Tahap Evaluasi kualitas dan biaya EV.ADM EVALUASI TEKNIS c. Metoda evaluasi biaya terendah e.

Lanjutan …Evaluasi Penawaran Teknis 1.Nilai dan waktu pelaksanaan 2) Sub unsur yang dinilai : . 2. pendekatan.Diuraikan nama pekerjaan yang dilaksanakan . metodologi dan rencana kerja c. Rentang pembobotan tiap-tiap unsur sebagai berikut a.Pengalaman melaksanakan pekerjaan/kegiatan sejenis .Lingkup dan data pekerjaan yang dilaksanakan . kualifikasi tenaga ahli 2. Pengalaman Perusahaan Konsultan : 10-20% 20-40% 50-70% 100% 1) Pengalaman untuk 7 (tujuh) tahun terakhir .a. Memberikan nilai angka terhadap unsur penawaran teknis yang mencerminkan bobot terhadap unsur-unsur yang dinilai. pengalaman perusahaan konsultan b.Pengalaman manajerial dan fasilitas utama .Kapasitas perusahaan dgn memperhatikan jmlh tenaga ahli tetap 22 .Lokasi dan pemberi tugas .

3 65 6. Pengalaman yang sama b. Nilai Bobot (%) 100 10 100 88 8.1 Pengalaman perusahaan : a. Pengalaman lain Pengalaman manajerial dan fasilitas utama a. Fasilitas utama yang dimiliki 70 50 15 5 0 10 5 5 65 60 50 50 50 45 40 35 -5 per paket pekerjaan 15 15 10 15 0 0 0 0 0 0 0 0 8 3 5 7 -1 per 0 sekali Lead Firm 3 2 2 5 5 3 5 -Kantor Permanen=3. Tenaga ahli tidak tetap 20 15 5 12 7 5 PENGALAMAN PERUSAHAAN. E 8 1 2 (contoh) 6 5 7 1.8 73 7.2 1. Tenaga ahli tetap b. B Sub-subPT. Pengalaman yang sejenis c. Pengalaman manajerial b.5 66 6.9 .6 23 59 5. A 4 Nilai dan bobot atas Konsultan PT. Unsur dan Sub-Unsur Unsur pokok 3 Unsur 3a Subunsur 3b PT. Pengalaman yang mendukung d. C PT.3 Kapasitas perusahaan a. bobot maksimum 10 dikonversikan dalam nilai 100 Nilai & bobot Maximum No Uraian: Unsur-Pokok. Lab=2 15 per 1 Tenaga Tetap 10 10 9 -1 10 3 5 7 -1 10 5 per 5 mm5kontrak 2 40 30 5 5 0 7 3 4 1. D unsur : PT.PENGALAMAN PERUSAHAAN.

C 6 PT.3 20 15 5 10 55 3 53 5 70 7 23 7 80 PENGALAMAN PERUSAHAAN. Pengalaman manajerial b. Nilai Bobot (%) 10 100 24 . Tenaga ahli tetap b.STUDI KASUS 2 : DATA HASIL EVALUASI PENGALAMAN PERUSAHAAN . Unsur dan Sub-Unsur Yang Tersurat/Tersirat dalam KAK Nilai & bobot Maximum Dalam RKS Unsur pokok 3 Jumlah Dalam Proposal Konsultan Unsur 3a Subunsur 3b PT. D 7 PT. Pengalaman yang sejenis c. Tenaga ahli tidak tetap 70 50 15 5 0 10 5 5 3 Kp+L 0 Kp+L 2 KP 2 Kp+l 3 S+L 16 6 0 0 9 10 0 0 8 4 0 0 7 3 0 0 6 1 1 0 1. Pengalaman yang mendukung d. No Unsur-Pokok.2 1. Pengalaman yang sama b.1 Pengalaman perusahaan : a. B 5 PT. lab/L=2) Kapasitas perusahaan a. Pengalaman lain Pengalaman manajerial dan fasilitas utama a. A 4 PT. Fasilitas utama yang dimiliki (Kantor permanen/KP=3.sewa/S= 2. E 8 1 2 1.

E 8 1 2 1. Pengalaman yang sama b. C 6 PT. Tenaga ahli tidak tetap 20 15 5 15 10 5 10 3 5 10 5 5 9 7 2 12 7 5 PENGALAMAN PERUSAHAAN. Nilai Bobot (%) 100 10 100 88 8. Pengalaman yang sejenis c.6 25 59 5.2 1.PENGALAMAN PERUSAHAAN.9 .5 66 6. Pengalaman manajerial b. Unsur dan Sub-Unsur Unsur pokok 3 Unsur 3a Subunsur 3b PT. Pengalaman yang mendukung d.3 Kapasitas perusahaan a. A 4 Nilai dan bobot atas Konsultan PT. Tenaga ahli tetap b.8 73 7.3 65 6. D 7 PT. B 5 PT. Fasilitas utama yang dimiliki 70 50 15 5 0 10 5 5 65 50 15 0 0 8 3 5 60 45 15 0 0 3 0 5 50 40 10 0 0 5 2 3 50 35 15 0 0 7 2 5 40 30 5 5 0 7 3 4 1.1 Pengalaman perusahaan : a. Pengalaman lain Pengalaman manajerial dan fasilitas utama a. bobot maksimum 10 dikonversikan dalam nilai 100 Nilai & bobot Maximum No Uraian: Unsur-Pokok.

Metodologi dan Rencana Kerja 1) Pemahaman atas layanan jasa yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja (TOR) menyangkut : tujuan proyek/kegiatan. organisasi pelaksanaan pekerjaan. jangka waktu pelaporan. lingkup. dan laporanlaporan. kebutuhan fasilitas penunjang.b. jadual pekerjaan. spek teknis. gambargambar kerja.Lanjutan …Evaluasi Penawaran Teknis 2. kebutuhan orang bulan. jadual penugasan. konsistensi metodologi dengan rencana kerja. Fasilitas pendukung dalam melaksanakan pekerjaan yang diminta dalam KAK/TOR 26 2) 3) 4) . Hasil kerja (deliverable). jenis keahlian serta jumlah tenaga ahli yang diperlukan. antara lain : analisis. langkah pemecahan yang diusulkan. program kerja. serta jasa konsultansi yang diperlukan Kualitas metodologi: ketepatan diagnosa masalah. perhitungan teknis. Pendekatan.

1 2. c) perhitungan teknis d) gambar-gambar kerja e) laporan-laporan Organisasi Pelaksana Proyek a) Koordinasi pelaksanaan pekerjaan b) Diagram organisasi proyek c) Diagram organisasi tim konsultan d) Tanggung jawab tenaga inti Unsur pokok 3 Unsur 3a 10 5 3 2 Subunsu r 3b PT. a) analisis.1 Sub-sub unsur : 5 4 4 2 3 2 (contoh) 2 2 2 60 40 4 6 10 2.3 20 6 4 5 3 2 10 2 2 2 4 15 Berlaku 15 untuk15 – 15 2. A 4 Nilai dan bobot atas Konsultan PT.4 PENDEKATAN dan METODOLOGI. C 6 8 PT. b) Inovasi terhadap KAK/TOR c) Ketepatan menganalisis masalah dan langkah pemecahan yg diusulkan dengan tetap mengacu pd persyaratan KAK d) Kualitas tanggapan terhadap KAK/TOR Hasil kerja (deliverable).2 BS = 100% 50 B 50= 80% 45 35 35 30 S 4= 60% 4 4 5 C 5= 40% 5 K 6= 20% 6 6 45 32 4 4 5 40 30 3 3 4 2.4 5 3 3 2 2 8 2 2 2 2 5 3 3 2 2 8 2 2 2 2 5 3 3 2 2 8 2 2 2 2 5 3 3 2 2 8 2 2 2 2 15 5 3 3 2 2 8 2 2 2 2 2. Unsur dan Sub-Unsur 2 Pemahaman atas jasa layanan yang diminta: a) Pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan b) Lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK/TOR) c) Mengenal situasi lapangan secara baik Kualitas metodologi a) Konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja. b) spesifikasi teknis. E 8 7 3 2 2 1 2.Nilai & bobot Maximum No Uraian: Unsur-Pokok. Nilai 100 100 82 82 76 76 27 70 . D 7 8 4 2 2 PT. B 5 9 9 PT.

Unsur dan Sub-Unsur Pend.2 10 S S S C C 2.1 Pemahaman atas jasa layanan yang diminta: a) Pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan b) Lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK/TOR) c) Mengenal situasi lapangan secara baik Kualitas metodologi a) Konsistensi antara metodologi & rencana kerja.4 PENDEKATAN dan METODOLOGI. b) spesifikasi teknis.Metodologi 2 KASUS 2 Nilai & bobot Maximum Dalam RKS Unsur pokok 3 Hasil Evaluasi (BS=Baik Sekali. K=Kurang) Unsur 3a 10 Subunsur 3b 5 3 2 PT. C 6 B B C BS BBS B PT. a) analisis. S=Sedang.C=Cukup. B=Baik. E 8 S B 1 2. Nilai 100 . b) Inovasi terhadap KAK/TOR c) Ketepatan menganalisis masalah dan langkah pemecahan yg diusulkan dengan tetap mengacu pd persyaratan KAK d) Kualitas tanggapan terhadap KAK/TOR Hasil kerja (deliverable). D 7 B B PT. c) perhitungan teknis d) gambar-gambar kerja e) laporan-laporan Organisasi Pelaksana Proyek a) Koordinasi pelaksanaan pekerjaan b) Diagram organisasi proyek c) Diagram organisasi tim konsultan d) Tanggung jawab tenaga inti BS 60 40 4 6 B++ BS B BS B+ BS BS BS B BS 4BS BS BB S 2. A 4 BS B PT. B 5 B BS PT.No Uraian: Unsur-Pokok.3 20 6 4 5 3 2 10 2 2 2 4 BS BS BS C BS BS BS C BS BS BS C BS BS BS C 28 B B S S BS B B S S BS B B S S BS B B S S BS B B S S BS BS BS BS C 2.

1 Uraian: Unsur-Pokok. D 7 8 4 2 2 PT. c) perhitungan teknis d) gambar-gambar kerja e) laporan-laporan Nilai & bobot Maximum Unsur pokok 3 Unsur 3a 10 5 3 2 Subunsur 3b PT. C 6 8 4 2 2 PT. E 8 7 3 2 2 60 40 4 6 10 2.2 50 35 4 5 6 50 35 4 5 6 45 30 4 5 6 45 32 4 4 5 40 30 3 3 4 2.8 76 30. a) analisis.4 76 30. b) spesifikasi teknis. B 5 9 5 2 2 9 4 3 2 PT. A 4 Nilai dan bobot atas Konsultan PT.No 1 2.8 82 32. b) Inovasi terhadap KAK/TOR c) Ketepatan menganalisis masalah dan langkah pemecahan yg diusulkan dengan tetap mengacu pd persyaratan KAK d) Kualitas tanggapan terhadap KAK/TOR Hasil kerja (deliverable).4 29 70 28 . Nilai Bobot (%) 100 40 100 82 32. Unsur dan Sub-Unsur 2 Pemahaman atas jasa layanan yang diminta: a) Pengertian terhadap tujuan proyek/kegiatan b) Lingkup serta jasa konsultansi yang diperlukan (aspek-aspek utama yang diindikasikan dalam KAK/TOR) c) Mengenal situasi lapangan secara baik Kualitas metodologi a) Konsistensi antara metodologi dengan rencana kerja.4 Organisasi Pelaksana Proyek a) Koordinasi pelaksanaan pekerjaan b) Diagram organisasi proyek c) Diagram organisasi tim konsultan d) Tanggung jawab tenaga inti 10 2 2 2 4 8 2 2 2 2 8 2 2 2 2 8 2 2 2 2 8 2 2 2 2 8 2 2 2 2 PENDEKATAN dan METODOLOGI.3 20 6 4 5 3 2 15 5 3 3 2 2 15 5 3 3 2 2 15 5 3 3 2 2 15 5 3 3 2 2 15 5 3 3 2 2 2.

4.S2. Kualifikasi tenaga ahli yang melebontihi kualifikasi dari persyaratan KAK/TOR TIDAK memperoleh TAMBAHAN NILAI Distribusi bobot TA (contoh bila total bobot TA 50 maka bobot TA.9.3.1.2. Bagi tenaga ahli yang diusulkan sebagai team leader/co team leader dinilai juga pengalaman pada posisi yang sama.Lanjutan …Evaluasi Penawaran Teknis 2.10. Kualifikasi Tenaga Ahli 1) 2) Tingkat pendidikan (D3.10. S3 ) Pengalaman kerja profesional yang didukung dengan referensi pengguna jasa sebelumnya. Penguasaan bahasa.5 = 15.c.6) 30 3) 4) 5) . S1.

1 3. seperti disyaratkan dalam KAK b.. S2.. S1 = 40 S1 = 30 setara S1 = 25 Pengalaman: a. D PT. Lama masa kerja profesi di bidang pekerjaan lainnya c. PT.HASIL EVALUASI AWAL KUALIFIKASI TENAGA AHLI. B E Sesuai persyaratan Sesuai persyaratan minimum pada 4Sesuai persyaratanKAK 5 6 7 minimum pada 8 Sesuai persyaratanKAK minimum pada KAK Bilaperlu dinilaiS2 perlu dinilai minimum pada KAK S2 Bila S2 S2 S2 minimum pada KAK Bila perlu dinilai pendidikan non Bila perlu dinilai pendidikan non Bila perlu dinilai pendidikan non formal pendidikannon formal pendidikan non formal formal formal 5 per 1 th 5 per 1 th 5 per 1 pengalaman 1 5per 1 thth per 1 th pengalaman 1 per 1 5 pengalaman 124 per 1 36 36 per24 th36 Pengalaman 1 pengalaman1 per 1 1 1 per th Pengalaman pengalaman th8 per 1 th Pengalaman thPengalaman Pengalaman 8 per 1 th th8 per 1 th 60 per60 th 60 pengalaman 8 pengalaman 60 60 1 8 per 1 th pengalaman pengalaman pengalaman 13. Penguasaan bhs Indonesia (Baik=B) b. S1 = 50 (bila KAK min S3) S2. Unsur dan Sub-Unsur 2 Kualifikasi pendidikan formal yang dimiliki: S3. A Sesuai persyaratan PT. Uraian: Unsur-Pokok.5 15 15 15 15 Baik = 4 Baik == 4 Baik = 44 4 Cukup Baik = 4 = 4 Cukup = Baik Cukup 4 Cukup= = 4 B Cukup B=4 B C C C 3. NAMA/POSISI:…………….3 10 B=4 C=4 4 (6) 6 (4) B C B C C TENAGA AHLI (1). C PT./………………. Penguasaan bahasa Inggris(Cukup=C) Nilai & bobot Maximum Unsur pokok 3 Unsur 3a 50 Subunsur 3b No. Nilai Bobot (%) TENAGA AHLI (1) Bobot (%) TOTAL TENAGA AHLI 20 50 100 31 . Lama masa kerja jabatan yang diusulkan dalam struktur organisasi pelaksana proyek Lain-lain: a.1 3. Lama masa kerja profesi di bidang pekerjaan yang ditangani.2 40 1th=5 1th=1 1th=8 20 5 15 Sub-sub unsur Sub-sub unsur :: Sub-sub unsur (contoh) Sub-sub unsur : Jumlah Bulan Hsil Evaluasi (contoh) Sub-sub unsur :: (contoh) (contoh) (contoh) PT.

E 8 S2 No. A 4 S2 Jumlah Bulan Hsil Evaluasi PT. S1 = 50 S2.5 60 15 60 15 60 15 60 15 3. Penguasaan bhs Indonesia (Baik=B) b. Lama masa kerja profesi di bidang pekerjaan yang ditangani. Unsur dan Sub-Unsur 2 Kualifikasi pendidikan formal yang dimiliki: S3.. S1 =40 S1 =30 setara S1 = 25 Pengalaman: a. S2.HASIL EVALUASI AWAL KUALIFIKASI TENAGA AHLI.2 40 1th=5 1th=1 1th=8 20 36 36 36 24 24 5 15 60 13. seperti disyaratkan dalam KAK b.1 3. Uraian: Unsur-Pokok.. 1 3. D 7 S2 PT. C 6 S2 PT.3 10 B=4 C=4 4 (6) 6 (4) B C B C B C B C B CC TENAGA AHLI (1). NAMA/POSISI:……………. Lama masa kerja profesi di bidang pekerjaan lainnya c. Nilai Bobot (%) TENAGA AHLI (2) Bobot (%) TOTAL TENAGA AHLI 20 50 100 32 . Lama masa kerja jabatan yang diusulkan dalam struktur organisasi pelaksana proyek Lain-lain: a. Penguasaan bahasa Inggris(Cukup=C) Nilai & bobot Maximum Unsur pokok 3 Unsur 3a 50 Subunsur 3b PT. B 5 S2 PT./……………….

4 dan 5 100 20 50 100 83 78 78 73 73 16.2. Nilai Bobot TA (2) Bobot Total TA 1.0 39. Lama masa kerja profesi di bidang pekerjaan yang ditangani. C 6 40 PT.5 36.3. D 7 40 PT. seperti disyaratkan dalam KAK b. Penguasaan bhs Indonesia (bagi JK asing) b.SKORE TENAGA AHLI. 1 3. A 4 40 PT. Penguasaan bahasa Inggris. bobot maksimum 20 dikonversikan dalam nilai 100 Nilai & bobot Maximum Nilai dan bobot atas Konsultan No.06 15. S1 S1 setara S1 Pengalaman: a. Lama masa kerja profesi di bidang pekerjaan lainnya c.06 14. E 8 40 3.06 14.06 15.1 Uraian: Unsur-Pokok.0 36.2 20 5 15 35 15 5 15 30 15 5 10 30 15 5 10 25 10 5 10 25 10 5 10 3. Unsur dan Sub-Unsur 2 Kualifikasi pendidikan formal yang dimiliki:*) S3. S1 S2.3 10 4 (6) 6 (4) 8 4 4 8 4 4 8 4 4 8 4 4 8 4 4 KUALIFIKASI TENAGA AHLI.5 39.06 33 41. Lama masa kerja jabatan yang diusulkan dalam struktur organisasi pelaksana proyek Lain-lain: a.5 . dan sebagainya Unsur pokok 3 Unsur 3a 50 50 40 30 25 40 Subunsur 3b PT. B 5 40 PT. S2.

metodologi dan rencana pelaksanaan + Nilai hasil evaluasi kualifikasi tenaga ahli). Berdasarkan evaluasi penawaran teknis. panitia/pejabat pengadaan menetapkan urutan konsultan yang dituangkan dalam Berita Acara Evaluasi Penawaran Teknis 34 .Lanjutan …Evaluasi Penawaran Teknis Hasil evaluasi penawaran teknis adalah jumlah nilai yang dicapai dari semua sub unsurnya : (Nilai hasil evaluasi pengalaman perusahaan + Nilai hasil evaluasi pendekatan.

D Nilai PT.9 73.0 36.0 6.5 5.8 32. A Nilai PT. B Nilai PT.3 32.Hasil Evaluasi/Penilaian Usulan Teknis dan Peringkat: Nilai dan bobot atas Konsultan No Uraian: unsurpokok PT.1 75.4 39.5 83.8 41.5 7. E Nilai 1 2 3 Pengalaman Perusahaan Pendekatan dan Metodologi Kualifikasi Tenaga Ahli Jumlah nilai Jumlah bobot (%) 8.4 Peringkat 1 2 3 4 35 5 .4 36.0 6.5 70.1 79.9 28. C Nilai PT.6 30.8 39.5 30.

36 .Khusus untuk Pengadaan Konsultan Perorangan  Evaluasi penawaran teknis dilakukan dengan sistem evaluasi kualitas  Unsur pokok yang dinilai adalah kualifikasi dan pengalaman tenaga ahli. dengan bobot tidak kurang dari 80% dari keseluruhan penilaian teknis.

000/205.PEMBUKAAN & EVALUASI PENAWARAN HARGA Ketentuan dalam melakukan evaluasi penawaran harga :  Adanya surat pengantar usulan biaya.000 220.90 100.000/207.000)*100 = (200.000 202.01 97.000)*100 = 93.62 (20% Gabungan Nilai) 18.00 18.000)*100 = (200.000)*100 = (200.96 19.000/211.000/202.91 99.000)*100 = (200.00 90.79 96.000 205.78 20.000)*100 = (200.  Ringkasan biaya yang diusulkan (total harga yang ditawarkan secara keseluruhan)  Penulisan nilai penawaran dalam angka dan huruf  Khusus untuk metoda evaluasi kualitas dan harga.000 211.000/213. 000) Perusahaan A Perusahaan B Perusahaan C Perusahaan D Perusahaan E Perusahaan F Perusahaan G 213.000)*100 = (200.80 19.32 37 . CONTOH : Nama Penawaran Nilai Bobot (Rp.000/220.18 19.51 18. maka nilai penawaran biaya terendah diberikan nilai (score) penawaran biaya tertinggi.000 207.56 94.000 (200.000 200.000/200.

hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai atau urutan penawaran semula. (3) Menetapkan pemenang yang peringkat teknisnya tertinggi 38 .Lanjutan …Evaluasi Penawaran Harga  Koreksi aritmatik atas kesalahan dilakukan didepan peserta. dan 1 hari minimal 8 jam Dalam hal menggunakan metoda evaluasi pagu anggaran. maka panitia/ pejabat pengadaan : (1) Melakukan koreksi aritmatik. (2) Menggugurkan penawaran terkoreksi yang melampaui pagu anggaran.  Untuk biaya personil dihitung berdasarkan satuan waktu menurut tingkat kehadiran: 1 bulan dihitung miniman 22 hari.

Berita acara ditandatangani oleh panitia/pejabat pengadaan dan wakil peserta 39 . dan nilai penawaran teknis. penawaran biaya terkoreksi.Lanjutan …Evaluasi Penawaran Harga Dalam hal menggunakan metoda evaluasi biaya terendah. yang mencantumkan penawaran biaya. (2) Menetapkan pemenang yang harga penawaran terkoreksinya terendah dan tidak melampaui pagu anggaran  Panitia/pejabat pengadaan membuat Berita Acara Pembukaan Penawaran Biaya. maka panitia/pejabat pengadaan : (1) Melakukan koreksi aritmatik.

Pengumuman hasil prakualifikasi 7. Pengumuman prakualifikasi 2. Evaluasi dokumen penawaran teknis 16. Penunjukan pemenang 23. Pengambilan dokumen prakualifikasi 3. pengumuman 18. Evaluasi prakualifikasi 5.Evaluasi Berdasarkan Kualitas (Quality Base Selection/QBS) 1. Penetapan hasil prakualifikasi 6. Pemasukan dokumen prakualifikasi 4. Penjelasan 11. Undangan kepada konsultan yang masuk daftar pendek 9. Evaluasi kelengkapan data administrasi 15. Pembukaan penawaran administrasi dan teknis (sampul I) 14. Pembukaan dan evaluasi penawaran harga 21. Pengambilan dokumen pemilihan penyedia jasa 10. Penyusunan berita acara acara penjelasan 12. Klarifikasi dan negosiasi 22. Penandatanganan kontrak/SPK 40 . Sanggahan 19. Penetapan peringkat teknis 17. Pemasukan penawaran 13. Undangan hanya kpd penyedia jasa dgn peringkat terbaik 20. Masa sanggah prakualifikasi 8.

CONTOH : METODA EVALUASI KUALITAS No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Nilai Teknis Pasing Grade Kelulusan Peringkat Perusahaan A 75 60 L I Perusahaan B 70 60 L II Perusahaan C 65 60 L III Perusahaan D 68 60 L IV Perusahaan E 58 60 TL Perusahaan F 56 60 TL Perusahaan G 50 60 TL - Biaya Teknis Tertinggi Rp……. Pemenangnya A 41 .

Pengambilan dokumen pemilihan penyedia jasa 10. Pengambilan dokumen prakualifikasi 3. Masa sanggah prakualifikasi 8. Penyusunan berita acara acara penjelasan 12. Undangan kepada seluruh penyedia jasa yang lulus evaluasi kualitas 19. Pengumuman hasil prakualifikasi 7. Penetapan hasil prakualifikasi 6. Evaluasi kelengkapan data administrasi 15. Evaluasi penawaran harga 21. Pemasukan penawaran 13. Penandatanganan kontrak/SPK 42 . Masa sanggah 25. Penetapan peringkat teknis 17. Penjelasan 11. Evaluasi dokumen penawaran teknis 16. Pemberitahuan/pengumuman peringkat teknis 18. Pengumuman pemenang 24.Evaluasi Berdasarkan Kualitas (Quality & Cost Base Selection/QCBS) 1. Undangan kepada konsultan yang masuk daftar pendek 9. Pemasukan dokumen prakualifikasi 4. Klarifikasi dan negosiasi 26. Evaluasi prakualifikasi 5. Penunjukan pemenang 27. Penetapan pemanang 23. Pembukaan penawaran biaya (Sampul II) 20. Pengumuman prakualifikasi 2. Pembukaan penawaran administrasi dan teknis (sampul I) 14. Perhitungan kombinasi teknis dan biaya 22.

4 18.Contoh Evaluasi Kualitas dan Harga No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Perusahaan A Perusahaan B Perusahaan C Perusahaan D Perusahaan E Perusahaan F Perusahaan G Nilai Teknis Pasing Grade Kelulusan Harga 75 70 65 68 58 66 50 60 60 60 60 60 60 60 L L L L TL L TL 90 92 80 86 89 BOBOT Gabungan Peringkat Teknis 80% Harga 20% T+H 60 17.8 V - 43 .0 70.8 77.0 IV 54.8 18.6 73.4 II 52 20 72.4 73.8 I 56 17.0 III 52.

Evaluasi penawaran harga 22. Evaluasi prakualifikasi 5. Pemberitahuan/pengumuman peringkat teknis 18. Penandatanganan kontrak/SPK PENGADAAN DGN EVALUASI PAGU ANGGARAN. Pengumuman prakualifikasi 2. Penetapan hasil prakualifikasi 6. Undangan kepada konsultan yang masuk daftar pendek 9.Metoda Evaluasi Berdasarkan Pagu Anggaran (Selection under a Fix Budget) 1. Pembukaan penawaran biaya (Sampul II) 21. Penunjukan pemenang 25. Pemasukan penawaran 13. Pengambilan dokumen pemilihan penyedia jasa 10. Masa sanggah prakualifikasi 8. Penjelasan 11. JUMLAH TENAGA AHLI TIDAK 44 DICANTUMKAN DLM KAK/TOR . Penetapan pemanang 23. Pembukaan penawaran administrasi dan teknis (sampul I) 14. Penyusunan berita acara acara penjelasan 12. Pengumuman hasil prakualifikasi 7. Evaluasi kelengkapan data administrasi 15. Klarifikasi dan negosiasi 24. Evaluasi dokumen penawaran teknis 16. Undangan kepada seluruh penyedia jasa yang lulus evaluasi teknis 20. Pemasukan dokumen prakualifikasi 4. Pengambilan dokumen prakualifikasi 3. Penetapan peringkat teknis 17. Sanggahan 19.

Contoh Evaluasi Pagu Anggaran No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Perusahaan A Perusahaan B Perusahaan C Perusahaan D Perusahaan E Perusahaan F Perusahaan G Nilai Teknis Pasing Grade Kelulusan Harga Pagu Anggaran Kelulusan Peringkat 75 70 65 68 58 66 50 60 60 60 60 60 60 60 L L L L TL L TL 90 92 83 86 84 85 85 85 85 85 TL TL L TL L II I 45 .

Evaluasi kelengkapan data administrasi 15. Penunjukan pemenang 27. Masa sanggah prakualifikasi 8. Penetapan hasil prakualifikasi 6. Pengambilan dokumen pemilihan penyedia jasa 10. Pengumuman hasil prakualifikasi 7. Evaluasi prakualifikasi 5. Pembukaan penawaran biaya (Sampul II) 21. Pengambilan dokumen prakualifikasi 3. Pengumuman prakualifikasi 2. Undangan kepada seluruh penyedia jasa yang lulus evaluasi teknis 20.Pengadaan Jasa Konsultansi dengan Sistem Evaluasi Harga Terendah (Least Cost Selection) 1. Penjelasan 11. Masa sanggah 25. Penyusunan berita acara acara penjelasan 12. Undangan kepada konsultan yang masuk daftar pendek 9. Pembukaan penawaran administrasi dan teknis (sampul I) 14. Pengumuman pemenang 24. Penandatanganan kontrak/SPK 46 . Penetapan pemanang 23. Klarifikasi dan negosiasi 26. Pemberitahuan/pengumuman peringkat teknis 18. Evaluasi penawaran harga 22. Pemasukan penawaran 13. Penetapan peringkat teknis 17. Evaluasi dokumen penawaran teknis 16. Pemasukan dokumen prakualifikasi 4. Sanggahan 19.

Contoh Evaluasi Biaya Terendah No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Perusahaan A Perusahaan B Perusahaan C Perusahaan D Perusahaan E Perusahaan F Perusahaan G Nilai Teknis Pasing Grade Kelulusan Harga Peringkat 75 70 65 68 58 66 50 50 50 50 50 50 50 50 L L L L L L L 90 92 85 86 84 87 88 VI VII II III I IV V 47 .

Pengadaan Jasa Konsultansi dengan Metoda Evaluasi Penunjukan Langsung (Direct Appointment)
1. Undangan kepada konsultan terpilih dilampiri dokumen prakualifikasi dan dokumen penunjukan langsung 2. Pemasukan dokumen prakualifikasi 3. Evaluasi dokumen prakualifikasi 4. Penjelasan 5. Pemasukan penawaran administrasi, teknis, dan biaya dalam satu sampul 6. Pembukaan penawaran 7. Evaluasi penawaran 8. Klarifikasi dan negosiasi teknis dan biaya 9. Penetapan/penunjukan penyedia jasa konsultansi 10. Penandatanganan kontrak

48

KLARIFIKASI DAN NEGOSIASI

Klarifikasi dan negosiasi dilakukan dengan dirut perusahaan atau wakilnya yang ditunjukan dengan surat kuasa; Aspek teknis yang diklarifikasikan dan/atau dinegosiasikan terutama : (1) lingkup dan sasaran jasa konsultansi; (2) cara penanganan pekerjaan dan rencana kerja; (3) kualifikasi tenaga ahli; (4) organisasi pelaksanaan; (5) program alih pengetahuan; (6) jadual pelaksanaan pekerjaan; (7) jadual penugasan personil; (8) fasilitas penunjang.
49

STUDI KASUS 1 : Berdasarkan data hasil evaluasi teknik dan biaya dari pengadaan jasa konsultansi untuk pemetaan lahan didapat data sebagai pada tabel. Sebagai latihan selesaikan evaluasi tersebut masing-masing dengan metode evaluasi Kualitas, Kualitas dan Biaya, Pagu Anggaran dan Biaya Terendah.
KOSULTAN

A B C D E F G

NILAI TEKNIK

75 70 65 68 58 66 50

BIAYA TERKOREKSI

90 juta 92 “ 80 “ 86 89 -

Ambang Batas Teknis 60 Untuk Kualitas & Biaya dengan bobot Teknik 80 JAWABAN :
KUALITASSlide Slide 39 PAGU ANGGRN Slide 43 KUAL & BIAYA Slide 41 BIAYA TRENDAHSlide Slide 45

KETERRANGAN

STUDI KASUS 2 : Dalam pelaksanaan evaluasi pengadaan jasa konsultansi pekerjaan perencanaan penataan lahan di suatu kawasan yang dilakukan dengan metoda seleksi umum, panitia telah mengevaluasi usulan teknik yang meliputi Pengalaman Perusahaan, Pendekatan Metodologi dan Kualitas Tenaga Ahli dengan Data Hasil Evaluasi seperti pada Slid 55, 56, 57, 58 dibawah ini. Selanjutnya diminta Saudara diminta melanjutkan perhitungan evaluasi sampai dengan penetapan peringkat

50

2 x GD)+10% (1.5 x GD)+10% Pagu Anggaran (3.2 x GD)+10% (1. (3) biaya satuan dibandingkan dengan biaya yang berlaku di pasaran/kewajaran biaya Berdasarkan informasi tentang gaji dasar yang telah diaudit dan/atau bukti setoran pajak penghasilan tenaga ahli konsultan yang bersangkutan.5 x GD)+10% 51 .5 x GD Kualitas dan Harga (3.5 x GD)+10% Biaya Terendah (3. (2) volume kegiatan dan jenis pengeluaran.2 x GD)+10% (1.2 x GD 1.Lanjutan…Klarifikasi dan Negosiasi Aspek-aspek biaya yang perlu diklarifikasi dan/atau dinegosiasi terutama : (1) kesesuaian rencana kerja dengan jenis pengeluaran biaya. maka negosiasi dilakukan dengan patokan besarnya remunerasinya sbb: METODA STATUS TENAGA AHLI EVALUASI TETAP (MAKS) TIDAK TETAP (MAKS) Kualitas 3.

panitia/pejabat pengadaan membuat Berita Acara Hasil Klarifikasi dan Negosiasi dilampiri pernyataan konsultan tentang telah/tidak tercapainya kesepakatan klarifikasi dan/atau negosiasi 52 . tidak boleh Harga satuan biaya langsung non personil yang bersifat lump sum tidak boleh dikurangi Pada akhir acara klarifikasi dan/atau negosiasi.Lanjutan…Klarifikasi dan Negosiasi Biaya langsung personil konsultan perorangan dibebankan biaya overhead dan keuntungan.

PENETAPAN PEMENANG SELEKSI Panitia/pejabat pengadaan menetapkan calon pemenang pengadaan yang menguntungkan bagi negara dalam arti :  Penawaran memenuhi syarat administratif dan teknis yang ditentukan dalam dokumen pemilihan penyedia jasa konsultansi  Perhitungan harga yang ditawarkan adalah terendah yang responsif 53 .

diputuskan Menteri/Panglima TNI/Kepala Polri/ Pemimpin Lembaga/Gubernur/Bupati/Walikota/Dewan Gubernur BI/Pemimpin BHMN/Direktur utama BUMN/ BUMD yang bersangkutan. dan bersifat final 54 . 50 miliar. maka keputusan yang diambil dapat berupa:  Menyetujui usulan panitia/pejabat pengadaan  Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan evaluasi ulang atau leleng ulang atau menetapkan pemenang lelang. dengan berita acara memuat antara lain keberatan dan kesepakatan masing-masing pihak  Bila tidak disepakati. apabila terjadi perbedaan pendapat antara pengguna barang/jasa dengan panitia/pejabat pengadaan.d Rp.Lanjutan…Penetapan Pemenang Untuk nilai pengadaan s.

untuk diputuskan dan bersifat final. dituangkan dalam dengan berita acara serta dilaporkan kepadaMenteri/Panglima TNI/Kepala Polri/ Pemimpin Lembaga/Gubernur/Bupati/ Walikota/Dewan Gubernur BI/ Pemimpin BHMN/Direktur utama BUMN/BUMD  Apabila masih belum ada kesepakatan maka dilaporkan kepada Menteri/Panglima TNI/Kepala Polri/ Pemimpin Lembaga/Gubernur/ Bupati/Walikota/Dewan Gubernur BI/Pemimpin BHMN/Direktur Utama BUMN/BUMD. . maka keputusan yang diambil dapat berupa:  Menyetujui usulan panitia pengadaan untuk dimintakan persetujuan kepada Menteri/Panglima TNI/Kepala Polri/Pemimpin Lembaga/ Gubernur/Bupati/Walikota/Dewan Gubernur BI/Pemimpin BHMN/ Direktur utama BUMN/ BUMD  Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan evaluasi atau lelang ulang. 50 miliar. dengan catatan keberatan pengguna 55 barang/jasa. apabila terjadi perbedaan pendapat antara pengguna barang/jasa dengan panitia/pejabat pengadaan.Lanjutan…Penetapan Pemenang Untuk nilai pengadaan di atas Rp.

Lanjutan…Penetapan Pemenang Untuk nilai pengadaan diatas Rp. dan panitia pengadaan dan pengguna barang/jasa tidak perlu merubah berita acara evaluasi.  Keputusan Menteri/Panglima TNI/Kepala Polri/Pemimpin Lembaga/Gubernur/Bupati/Walikota/Dewan Gubernur BI/ Pemimpin BHMN/Direktur utama BUMN/BUMD bersifat final 56 . apabila pengguna barang/jasa dan/atau panitia pengadaan tidak sependapat dengan keputusan keputusan Menteri/Panglima TNI/Kepala Polri/ Pemimpin Lembaga/Gubernur/Bupati/Walikota/Dewan Gubernur BI/Pemimpin BHMN/Direktur utama BUMN/ BUMD. maka:  Penetapan lelang atau keputusan lain diserahkan kepada Menteri/Panglima TNI/Kepala Polri/ Pemimpin Lembaga/ Gubernur/Bupati/ Walikota/Dewan Gubernur BI/Pemimpin BHMN/Direktur Utama BUMN/BUMD. 50 miliar.

Teknis Penyusunan Kontrak Bisnis Pemerintah .

...... Gambar dari Doklel (Addendum terakhir) 4.......................... 7.... (Nama Pihak Pertama) DAN ............. ANTARA ...... Format dari Doklel diisi materi dari pelaksanaan lelang 2........ Lain-lain dari Penawaran dan Evaluasi 6....... Spec Teknik dari Doklel (Addendum terakhir) 3....... ............PELAKSANAAN .. (Nama Pihak Kedua) UNTUK MELAKSANAKAN PEKERJAAN ...DIAGRAM PENYUSUNAN KONTRAK B/JP/JL PERSIAPAN PENGADAAN PELAKLASAAN PENGADAAN H P S D0KUMEN PEMILILIHAN LAIN-LAIN DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA GAMBAR-GAMBAR SPESIFIKASI TEKNIS SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK PERJANJIAN : METODA . ... tanggal ...............KSO (bila ada) – (dokumen ainnya) - SURAT PERJANJIAN KONTRAK Nomor .............. TAHUN ANGGARAN ... Daftar Kuantitas dan Harga dari Penawaran 5...........PELAKSANAAN ..............JAMINAN ..... Format dari Doklel diisi materi dari pelaksanaan lelang ............................ Syarat Umum Kontrak dari Doklel dicopy 1...

.... ANTARA ... Lain-lain dari Penawaran dan Evaluasi 6..... 7... Jadwal Pek & Laporan (Hasil Klarifikasi/Neg) 4........ tanggal ... Format dari Doklel diisi materi dari pelaksanaan lelang ................. Syarat Umum Kontrak dari Doklel dicopy 1......... Format dari Doklel diisi materi dari pelaksanaan lelang 2....... (Nama Pihak Pertama) DAN ....DIAGRAM PENYUSUNAN KONTRAK JASA KONSULTANSI PERSIAPAN PENGADAAN PELAKLASAAN PENGADAAN H P S D0KUMEN PEMILILIHAN LAIN-LAIN RENCANA BIAYA JADWAL PEKERJAAN & LAPRAN KERANGKA ACUAN KERJAS SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK PERJANJIAN : SPPJ ..... (Nama Pihak Kedua) UNTUK MELAKSANAKAN PEKERJAAN .......................KSO (bila ada) – (dokumen ainnya) - SURAT PERJANJIAN KONTRAK Nomor ....................................... .. Rincian Biaya (Penawaran/Klar/Neg) 5.......PENAWARAN ..RKAS ........................ TAHUN ANGGARAN ........ ... KAK dari Doksel (Add/Klar/Negr) 3............

Pengaduan terjadinya KKN ternyata benar 60 . Calon pemenang urutan 1.PELELANGAN GAGAL Pelelangan dinyatakan gagal apabila: 1. Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat 4. Pelelangan tidak sesuai dokumen lelang/prosedur 9. Penawaran yang masuk < 3 3. Sanggahan atas kesalahan prosedur. 2. Semua penawaran di atas Pagu dana yg tersedia 5. Sanggahan atas KKN oleh peserta urutan 1. 3 benar 7. 2. benar 6. Yang mendaftar/yang lulus PK < 3 2. 3 mengundurkan diri 8.

2. Bila panitia terlibat KKN: panitia dikenakan sanksi 61 .: a. Bila panitia/pejabat tidak terbukti KKN 1) Mengundang yang terdaftar/bila perlu peserta baru 2) Tidak mengundang yang terlibat KKN b. Karena tersebut 6. Karena tersebut 1. Karena tersebut 1. 8: mengundang calon peserta yang terdaftar 3.PELELANGAN ULANG Pelelangan diulang apabila: 1. 9. 4. 5: diumumkan kembali 2.

Bila hanya 2. dilakukan seperti pemilihan langsung b. dilakukan pemindahan alokasi dana. Bila lelang ulang masih terjadi KKN. Indikasi kuat KKN diantara peserta lelang 62 . dilakukan penunjukan langsung 6. Bila lelang ulang pesertanya < 3: a.Lanjutan 4. proses lelang dihentikan. Bila hanya 1. Karena tersebut 7: mengundang peserta yang memenuhi syarat 5. 7.

63 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->