Anda di halaman 1dari 8

Trikoma

Trikoma (jamak : trikomata) adalah tonjolan epidermis yang terdiri dari satu atau lebih sel yang terdapat pada organ tumbuhan selain akar. Sel sel trikoma dapat mengadakan penebalan sekunder. Trikoma dan stoma terbentuk dari protoderm. Keduanya merupakan epidermis. Trikoma dapat digolongkan menjadi a. Trikoma glandular (rambut berkelenjar) b. Trikoma non glandular (bukan rambut kelenjar).

Trikoma Glandular
Trikoma glandular memiliki sel kelenjar yang dapat mengeluarkan zat seperti garam, gula dan terpen. Trikoma sekresi dapat bersel satu, bersel banyak, atau berupa sisik. a. Trikoma bersel banyak yang sederhana terdiri dari tangkai dengan kepala bersel satu atau bersel banyak. Trikoma seperti itu terdapat pada misalnya daun tembakau.

b. Trikoma kelenjar yang menghasilkan sekret yang kental dan lengket, dan yang biasanya terdiri dari tangkai dan kepala bersel banyak dinamakan koleter. Trikoma ini ditemukan pada tunas muda. c. Trikoma rambut gatal terdapat pada Urtica. d. Rambut sekresi bersel satu dan bersel banyak yang menghasikan nektar terdapat pada bunga atau bagian lain di luar bunga.

Trikoma Non Glandular Trikoma non glandular tidak memiliki sel kelenjar. a. Trikoma bersel satu atau bersel banyak dan tidak pipih, misalnya pada Gossypium, serat kapas merupakan rambut epidermis bersel satu dari kulit biji dan dapat mencapai panjang 6 cm. b. Trikoma sisik yang memipih dan bersel banyak, ditemukan tanpa tangkai pada daun durian

c. Rambut bercabang, bersel banyak. Bentuknya dapat seperti bintang, misalnya rambut pada di bagian bawah daun waru. d. Rambut akar merupakan pemanjangan sel epidermis dalam bidang lurus permukaan akar.

Gambar Trikoma Hasil Praktikum

Trikoma rambut bintang dan trikoma rambut sisik pada sayatan melintang daun durian

Trikoma rambut bercabang pada sayatan melintang daun waru

Trikoma rambut tunggal pada sayatan melintang daun alpukat