Anda di halaman 1dari 3

Bagaimana Cara Mengukur Air 2 Qullah?

Oleh: Ahmad Biyadi Qullah adalah sebuah ukuran volume nonpasti yang digunakan oleh orang arab zaman terdahulu. Ukuran nonpasti yang dimaksud adalah ukuran yang tak terukur secara pasti berapa kadar kuantitasnya semacam ukuran liter atau cm3 (kubik) yang bisa digunakan di daerah lain. Oleh karena itu qullah di daerah arab tertentu berbeda dengan ukuran qullah di daerah lainnya. Karena alasan inilah pendekatan Imam Syafii yang menyatakan bahwa 2 qullah itu setara dengan 5 qirbah (salah satu ukuran pasti yang dipakai di zaman Imam Syafii) adalah pendekatan taqribi (sekedar perkiraan), bukan ukuran tahdidi (ukuran pasti yang tidak bisa dikurangi maupun ditambah)1. Ukuran qullah ini menjadi salah satu pembahasan yang penting dalam ilmu fikih karena terkait erat dengan salah satu kajian fikih, yaitu ukuran volume air yang bila terkena najis tetap dihukumi suci kecuali bila salah satu sifatnya berubah. Seperti halnya ukuran sha, mudd, dan wasaq yang juga digunakan dalam beberapa pembahasan fikih, seperti ukuran nafakah dan zakat. 2 Qullah saat ini Ukuran Qullah ini ditafsiri oleh Imam Syafii dengan qullah yang dipakai di daerah Hajar. Hanya saja saat itu, qullah hajar sudah tidak dipakai dan tak lagi dikenal di masyarakat. Maka Imam Syafii menetapkan bahwa 1 qullah hajar sama dengan 2 qirbah lebih. Berarti 2 qullah sama dengan 5 qirbah2. Bila pada zaman Imam Syafii saja ukuran qullah sudah tidak lagi dipakai, tentu saja kita akan kesulitan-kalau enggan berkata mustahil-untuk mendapatkan ukuran qullah tersebut dengan pasti. Hanya saja, para ulama fikih sudah melakukan penelitian mendalam untuk mengkonversi ukuran qullah ini menjadi beberapa ukuran lainnya, seperti liter dan cm3. Maka dari itu, saat ini kita dapat dengan mudah mengetahui berapa kadar air yang tergolong air banyak (2 qullah). Berikut kami cantumkan beberapa konversi ulama terhadap ukuran 2 qullah: 1. Menurut Syekh Adil Ahmad Abdul Mawjud dan Ali Muhammad Mu'awwadl dalam ta'liq Raudhah ath-thalibin, 1 qullah sama dengan kuantitas air 95 liter. 2. 2 qullah sama dengan air dalam wadah 603 cm atau 21600 cm3 atau + 216 liter menurut Syekh Majid al-Hamawi dalam Ta'liq at-Taqrib. 3. menurut Syekh Dayb al-Bugha dalam at-Tahdzib fi Adillah Matn Ghayah at-Taqrib 2 qullah adalah + 190 liter atau 583 cm. 4. menurut Syekh Abdul Aziz Uyun as-Sud, 2 qullah adalah 162 kg. 5. menurut versi kiai muhammad Ma'shum dalam risalahnya Fath alQadir fi Ajaib al-Maqadir, 2 qullah dengan versi kati al-Hamawi adalah 174,580 liter atau 55,93 cm. dan dengan kati versi ar-Rafi'i adalah 176,245 liter atau 56,13 cm. sedangkan dengan versi kati Iraqi adalah 245,325 liter atau 63,43 cm.3 Cara mengukur 2 qullah Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan air yang jumlahnya tak diketahui apakah mencapai 2 qullah atau tidak, sebut saja beberapa kamar mandi di Daerah L yang airnya tersisa sedikit. Maka kita perlu mengetahui ukuran 2
1 2 3

Qt al-Habb al-Gharb, Muhammad Nawawi al-Jawi, hal. 21. Al-Hwi al-Kabr, al-Mawardi, vol. 1 hal. 335 Dikutip dari buku Fiqih Kontekstual Khulasah Istilah-istilah Kitab Kuning, M. Idrus Ramli, hal. 23-24

qullah ini untuk memperkirakan kuantitas air yang akan kita gunakan, mengingat bila air yang ada di kolam tidak sampai 2 qullah kemudian terjatuhi air yang telah kita gunakan berwudhu (mustamal), dapat berakibat pada perubahan hukum air di kolam tersebut4. Untuk itu, kita perlu mengetahui ukuran 2 qullah, sehingga kita dapat memperkirakan kuantitasnya. Dan selanjutnya kita dapat menentukan apakah kita akan berwudhu pada kolam tersebut atau di luar kolam. Untuk lebih mempermudah pengukuran, dalam pembahasan ini kita mengambil pendapat yang menyatakan bahwa 2 qullah sama dengan kuantitas air dalam wadah 603 cm atau 216000 cm3. Bila wadah air yang kita gunakan memang memiliki ukuran 603 cm (lihat gambar 01), kita akan mudah mengetahui air yang ada di kolam mencapai 2 qullah atau tidak. Akan tetapi bila kolam air yang digunakan ukurannya tidak begitu, kita akan kesulitan untuk memperkirakannya (lihat gambar 02).

Jika wadah tersebut memiliki panjang dan lebar sesuai dalam gambar 02, maka berapakah tinggi air yang diperlukan agar air mencapai ukuran 2 qullah? Perhatikan cara penghitungan berikut: 75 cm x 420 cm x A = 216000 cm3 Maka A =? A = 216000/(75 cm x 420 cm) = 216000 / 31500 = 6,86 cm Maka bila air dalam wadah tersebut mencapai 6,86 cm, air di wadah itu telah mencapai 2 qullah. Contoh lain: wadah memiliki lebar 40 cm, panjang 90 cm, dan tinggi 95 cm. 20 cm x 90 cm x A = 216000 cm3 Maka A =? A = 216000 / (40 x 90) = 216000 / 3600 = 60 cm Maka bila air dalam wadah itu mencapai 60 cm, air itu telah mencapai 2 qullah. Penutup Cara pengukuran yang penulis paparkan di atas bisa jadi terasa begitu sulit kita terapkan di kehidupan sehari-hari, terlebih bila kita dalam perjalanan yang tidak memungkinkan untuk mengetahui berapa panjang, lebar dan tinggi kolam. Akan tetapi, minimal dengan cara pengukuran ini kita memiliki konsep dasar untuk memperkirakan air 2 qullah. Terlebih pula, kita tidak dituntut untuk mengetahui
Bila air di kolam diperkirakan akan berubah setelah kejatuhan air mustamal, maka air di kolam hukumnya berubah menjadi air suci tidak mensucikan dan tidak bisa digunakan untuk berwudhu. Perubahan air di kolam ini dapat kita ketahui dengan memperkirakan air mustamal itu sebagai benda cair lainnya. Lihat Nihyah az-Zain f Irsyd al-Mubtadin, Muhammad Nawawi al-Jawi, hal. 14.
4

kadar air dengan pasti, mengingat ukuran 2 qullah adalah ukuran taqribi plus masih terjadi khilaf di antara ulama tentang konversi 2 qullah dalam ukuranukuran saat ini. Wallahu alam.