Anda di halaman 1dari 2

Sekilas Tentang Pendidikan di PPS

Oleh: Ahmad Biyadi

Pendidikan di Pondok Pesantren Sidogiri terbagi menjadi dua bagian. Pertama, pendidikan Madrasiyah yang dilaksanakan di madrasah. Tujuan pendidikan madrasah ini adalah penanaman keilmuan yang mumpuni kepada para santri. Kedua, pendidikan Mahadiyah yang dilaksanakan di luar KBM di madrasah. Tujuan pendidikan Mahadiyah ini adalah pendalaman keilmuan, penanaman karakter dan akhlak karimah, serta pembiasaan berperilaku sesuai dengan tuntunan agama Islam. Pendidikan Madrasiyah terbagi menjadi 4 bagian. Pertama, Madrasah Istidadiyah, yaitu madrasah persiapan bagi murid baru. Madrasah ini bertujuan untuk meminimalisir heterogen keilmuan santri yang baru masuk ke PPS. Kenaikan kelas di madrasah Istidadiyah ini dilaksanakan tiap satu semester dengan dua kali ujian untuk tiap kelas. Maksimal santri baru bisa mengikuti madrasah Istidadiyah ini selama 1 tahun ajaran. Kemudian melanjutkan ke jenjang Ibtidaiyah atau Tsanawiyah satu tingkat di atas kelasnya di Madrasah Istidadiyah. Kedua, Madrasah Ibtidaiyah yang berjumlah 6 kelas. Tujuan institusional dari madrasah ini adalah menanamkan pemahaman terhadap beberapa keilmuan dasar agama Islam, utamanya gramatika bahasa arab sebagai bekal untuk membaca kitab. Dengan bahasa yang lebih mudah, minimal out put Madrasaha Ibtidaiyah mampu membaca dan memahami kitab pelajaran yang mereka pelajari di madrasah. Ketiga, Madrasah Tsanawiyah yang memiliki 3 kelas. Memiliki tujuan institusional berupa mengembangkan pengetahuan dasar murid terhadap ilmu-ilmu keislaman. Maka ditargetkan out put Madrasah Tsanawiyah ini memiliki kemampuan untuk memahami kitab pelajarannya sendiri serta mampu menelusuri pada beberapa kitab yang memiliki penjelasan lebih detail. Keempat, Madrasah Aliyah yang memiliki 3 kelas. Tujuan institusionalnya adalah mencetak santri yang memiliki pengetahuan keislaman secara mendalam. Target capaiannya para murid yang telah menyelesaikan pendidikan di Madrasah Aliyah mampu melakukan perbandingan madzhab dan aliran dalam beberapa ilmu kajian, utamanya di bidang fikih. Pada Madrasah Aliyah ini ada tiga kejuruan yang menjadi titik tekan pendidikan; Tarbiyah, Muamalah, dan Dakwah. Sedangkan pendidikan Mahadiyah terbagi menjadi beberapa bidang sesuai dengan sasaran, disiplin keilmuan, dan tujuan pendidikan. Sasaran dari pendidikan ditentukan dengan jenjang pendidikan di madrasah dan tingkat kemampuan peserta. Pendidikan Mahadiyah yang paling penting adalah mengaji ke pengasuh di surau daerah H. Ini merupakan inti dari pendidikan di Pondok Pesantren Sidogiri. Ada beberapa kitab yang menjadi materi pengajian ini, di antaranya adalah kitab ihya ulumiddin, al-Iqna, fathul-wahhab, dan shahih bukhari. Selain pengajian kepada pengasuh juga ada pengajian serupa yang diasuh oleh guru dan santri senior. Pengajian-pengajian ini serentak dilaksanakan pada malam

hari setelah shalat Isya. Pendidikan al-Quran dibagi menjadi tingkat sufla A dan sufla B untuk murid Madrasah Ibtidaiyah, tingkat wustha untuk murid Madrasah Tsanawiyah, dan tingkat ulya untuk murid Madrasah Aliyah dan guru. Selain itu juga ada pendidikan sholat yang terbagi menjadi dua tingkatan; sufla untuk pendidikan dasar dan wustha untuk pendidikan lanjutan. Selain itu, juga ada beberapa pendidikan lain yang dikhususkan untuk beberapa segmen tertentu, misalnya Lembaga Penelitian dan Studi Islam (LPSI). Lembaga ini adalah wadah kajian bagi santri senior dalam bidang tertentu. Terdapat delapan forum kajian (FK) dalam lembaga ini, di antaranya: FK Tafsir, FK Akidah, FK Ushul Fikih, FK Hadis, FK Sejarah, FK Fikih Muamalah, FK Adab, dan FK Tasawuf. Di samping pendidikan yang bersifat pengajaran dan diskusi, pendidikan Mahadiyah juga memiliki beberapa pendidikan karakter dan akhlak. Pertama, pendidikan akhlak di asrama santri, khususnya bagi santri yang masih anak-anak. Kedua, pendidikan keterampilan dan seni yang meliputi beberapa bidang, seperti keterampilan tulis-menulis, keterampilan berpidato, keterampilan kaligrafi, dan lain-lain. Ketiga, pendidikan keorganisasian dan manajemen dengan memberikan pengalaman keorganisasian sesuai dengan jenjang tingkatannya di madrasah plus beberapa pelatihan tentang manajemen dan keorganisasian. []