Anda di halaman 1dari 24

PENGENALAN AGING DAN PERAN GROWTH HORMONE SEBAGAI ANTI-AGING

BEBERAPA PENGALAMAN PENGGUNAAN BIO-YOUNG SEBAGAI NATURAL GH RELEASER PADA ORANG SEHAT & PASIEN (DIABETES, TYROIDITIS, TBC PARU)

Dr. F. Hendrawan

I.

PENDAHULUAN Pada bulan Pebruari 2004, salah satu dari pasien yang berkunjung menunjukan kepada saya suatu supplement anti-aging yang menurutnya telah menyembuhkan penyakit rematik yang telah dideritanya sejak 3 tahun yang lalu. Sebagai seorang dokter yang telah berpraktek lebih dari 24 tahun pernyataan pasien itu membuat saya heran dan tidak percaya. Apa dan bagaimana caranya suatu suplemen anti-aging dapat menyembuhkan penyakit pasien itu yang sudah dideritanya selama 3 tahun?. Mungkin saja pasien itu hanya berpura-pura agar saya mau menjadi anggota jaringan bisnisnya. Dengan serius dia mengatakan awalnya dia juga tidak percaya saat ditawari suplemen itu. Sebab dia juga sudah mencoba berbagai suplemen dan obat dari saya untuk menyembuhkan penyakitnya. Ternyata setelah minum suplemen antiaging ini penyakitnya sembuh sampai sekarang. Untuk tidak mengecewakannya, saya berjanji untuk mempelajari dulu. Kebetulan penyuplai produk ini meminjamkan buku Grow Young With HGH (Human Growth Hormon) 1997, dan Ten Weeks to A Younger You 1999, karangan Dr. Ronald Klatz, President, American of Anti-aging Medicine. Dari bukunya ini membuat saya sadar dan terdorong untuk mendalami sesuatu yang dulu terlupakan atau kurang mendapat perhatian. Ternyata ilmu kedokteran telah berkembang pesat dalam waktu 15 tahun ini, terutama dalam bidang genetika dan bio tehnologi. Salah
1

satunya adalah bidang pencegahan dan pengobatan penuaan pada manusia. Hormon pertumbuhan (HP) yang dulunya hanya dianggap berperan pada pertumbuhan bayi sampai remaja (0 20 tahun), ternyata mempunyai peranan penting dalam terjadinya proses penuaan setelah manusia berusia 30 tahun keatas. Timbul pemikiran para ahli gerontologi, apa yang terjadi apabila tingkat HP dapat dipertahankan pada tingkat sebelum usia 30 tahun. Dr. Daniel Rudman, ahli endokrin sebagai pioner penelitian yang melakukan percobaan pada 21 orang berusia 31 sampai 80 tahun, 12 orang (kelompok I) diberi suntikan HP selama 6 bulan 3 kali seminggu dan 9 orang (kelompok II) sebagai pembanding. Hasil percobaannya menunjukan perubahan yang menakjubkan pada kelompok I. Mereka terlihat lebih muda, lebih bertenaga, lebih langsing, lebih berotot dan lebih bergairah layaknya seperti waktu mudanya dibanding kelompok II. Keadaan ini membuktikan usia biologis mereka dapat dimundurkan atau paling tidak dipertahankan lebih muda dibanding usia kronologisnya. Mulai saat itu banyak peneliti lain di Amerika dan Eropa melakukan penelitian pada binatang dan orang sehat maupun orang sakit dengan berbagai kasus dan dengan penggunaan berbagai macam cara dan bahan pengganti hormon pertumbuhan manusia seperti obat dan bahan-bahan alami pemicu lepasnya hormon pertumbuhan (HP). Pada tahun 1993, lahirlah di Chicago Amerika, American Academy of Anti-Aging Medicine (A4M) dan pada Desember 1997, American Board of Anti-Aging Medicine (ABAAM) mengeluarkan sertifikat pertama bagi para dokter sebagai spesialis di bidang pengobatan anti penuaan (Anti-aging). Terbentuk pula American Board of Anti-Aging Health Care Practitioners (ABAAHP), yang pada Desember 1999 mengeluarkan sertifikat pertamanya mencakup Doctors of Chiropractic, Doctors of Dentistry, Naturopathic Doctors, Doctors of Podiatric Medicine, Registered Pharmacists, dan gelar PhD award untuk scientific research. Dari pengalaman pasien diatas dan didukung hasil-hasil penelitian didalam buku Ronald Klatz. Membuat saya untuk mencoba sendiri (seperti para dokter di Amerika setelah membaca buku tersebut) produk antiaging tersebut dan beberapa pasien serta teman-teman sehobi tenis yang mau ikut merasakan manfaatnya. Ternyata hasilnya menakjupkan, pasien yang telah diterapi dengan obat-obatan sesuai prosedur medis selama beberapa tahun dan belum menunjukan perbaikan kearah peningkatan kwalitas hidup mereka, tiba-tiba setelah minum produk tersebut mereka kini dapat kembali beraktifitas normal. (didukung data klinis dan laboratoris yang menunjukan perbaikan pada penyakitnya). Demikian pula pada teman-teman yang sehat (rata-rata berusia 40 tahun keatas) merasakan adanya perubahan dalam stamina, daya tahan, penyusutan lemak diperut, kulit menjadi lebih halus, emosi lebih stabil. Dari pengalaman praktek dan kesaksian teman-teman maupun pemakai lain produk anti-aging itu, mendorong saya untuk menulis pengalaman diatas dengan dasar penelitian ilmiah yang telah dilakukan diseluruh dunia. Dengan harapan adanya perubahan pandangan, bahwa proses penuaan bukannya tidak bisa kita hindari, tetapi dapat kita cegah dan obati seperti layaknya penyakit-penyakit yang kita kenal selama ini, bahkan sangat mungkin dapat memperpanjang usia rata-rata manusia lebih dari 100 tahun. II. PENGERTIAN AGING atau PENUAAN SEBAGAI SUATU PENYAKIT Pada suatu pertemuan Gerontological Society di Washington, D.C Amerika yang berlangsung tenang dan serius, tiba-tiba terjadi kegaduhan ketika Angelo Turturro, Ph.D seorang ilmuwan pada National Center for Toxicological Research membuat pernyataan yang menghebohkan tentang apa yang disebut aging, adalah tidak lebih dari suatu koleksi atau kumpulan penyakit dan patologis. Dari meningkatnya gula darah dan tekanan darah sampai timbulnya katarak pada lensa mata dan keriput di kulit. Demikian pula menopause pada wanita adalah suatu penyakit katanya menjawab pertanyaan dari seorang peserta wanita. Pernyataannya didasari atas hasil percobaannya bersama Ronald Hart, Ph.D., dilaboratorium mereka dan penelitian lain di seluruh dunia yang dilakukan pada binatang. Pada binatang percobaan yang diberi makanan dengan diet yang ketat dapat hidup lebih lama dan tidak dijumpai diabetes, penyakit jantung maupun kanker. Keadaan ini tidak terjadi pada binatang yang diberi makan tanpa diet. Pandangan ini
2

diperkuat ketika Jeanne Calmet of Arles, France, yang masih bersepeda pada usia 100 tahun dan sampai meninggalnya pada bulan Agustus 1997 di usia 122 tahun 4 bulan 15 hari (rekor manusia tertua di dunia) tidak dijumpai penyakit mayor sebagai penyebab kematiannya.

Ada 3 teori yang yang mendasari terjadinya aging, yaitu: A. Teori sel - Teori Wear and Tear Dr. August Weismann, tahun 1882 menyatakan teori ini berdasarkan pada beban penggunaan (pekerjaan) sel jaringan tubuh yang berlangsung lama, disertai pengaruh diet yang berlebihan, beban fisik dan stres. Mengakibatkan sel jaringan rapuh (robek), dan mati. - Adanya faktor genetik yang membatasi usia sel (Hayflick limit). - Teori clock dan counter: Setiap sel diatur oleh suatu DNA yang disebut telomere (clock) yang terdapat pada bagian akhir setiap chromosom di dalam inti sel. Sesudah terjadi pembelahan sel, telomere akan mengecil dan memendek. Apabila telomere terlalu pendek akan menyebabkan sel menua dan mati. Pada penelitian diketemukan suatu enzim disebut telomerase (counter) yang dapat memperpanjang usia telomere. Sebagian besar sel tubuh mengandung telomerase, tetapi dalam keadaan off (tidak aktif) sehingga sel dapat tua dan mati, sedangkan dalam beberapa sel tubuh lain dalam posisi on misalnya hemopoietic cells asal sel darah yang tidak bisa mati (immortal). Contoh lain sel kanker yang tidak dapat tua (mati), karena ia memproduksi telomerase (on) sehingga telomere tetap aktif. Dimasa datang terapi telomere dapat mengontrol waktu hidup setiap sel, menghambat telomerase pada sel kanker untuk menghentikan pertumbuhannya dan memperpanjang usia telomere pada aging sel sehingga sel tersebut menjadi remaja kembali. - Dr. Wongs Hypothesis Grace Wong, Ph. D., adalah ilmuwan di departemen oncology moleculair Genentech menyatakan aging disebabkan terjadinya degradasi protein didalam sel akibat oksigen radikal bebas yang mengaktifasi enzim proteases (destructive enzym), banyaknya protein yang rusak mengakibatkan aging sel dapat mengalami apoptosis (mati). Antioxidant, seperti vitamin C dan E dapat mengikat radikal bebas dan mencegah aktifitas proteases. Pada penelitiannya ditemukan pula bahwa hormon pertumbuhan (HP) ternyata dapat mengaktifasi terbentuknya protease inhibitor yang menghambat langsung kerja proteases. Pada laboratorium percobaannya, HP mampu melindungi binatang dari efek radikal bebas yang mematikan saat dilakukan radiasi dan hyperoxia. Ini berarti bahwa biarpun banyak radikal bebas didalam sel akan tidak mampu mengaktifasi proteses sehingga proses kematian sel tidak terjadi. Pada penelitian akhir-akhir ini, menunjukan HP tidak hanya mempengaruhi sel saja, tetapi bekerja juga pada DNA (blueprint of the cell). - Accumulated Glycosolation Endproduct (AGE) Tanda lain dari aging sel adalah protein mengalami proses cross-linking (perlekatan). Suatu bentuk yang terjadi saat molecul gula mengikat protein dan DNA yang dikenal sebagai glycosolation yang membentuk AGE. Ini yang menyebabkan terjadinya katarak pada mata, penyumbatan pada pembuluh darah, hambatan filtrasi pada ginjal.
3

B. Teori Neuroendokrin - Dr. Dilmans Hypothesis Vladimair Dilman mengatakan hypothalamic-pituitary axis dibentuk sebagai neuroendocrine clock aging. Seperti telomere clock yang mengontrol berapa kali suatu sel membelah diri, neuroendocrine mengatur waktu usia rata-rata sistim organ tubuh kita. Pada saat kita muda feedback system antara hypothalamus, pituitary gland dan kelenjar endokrin lain bekerja sangat baik seperti thermostat ruangan. Mekanisme ini disebut homeostasis. Tetapi saat kita tua thermostat menjadi terganggu atau rusak, sehingga mengganggu homeostasis yang menyebabkan timbulnya proses aging pada sel dan sistim organ tubuh kita. Dr. Dilman yakin dengan mengembalikan homeostasis seperti pada saat kita remaja merupakan kunci untuk mengatur aging. Dialah yang mengilhami para anti-aging physicians bahwa aging dapat diobati. C. Teori Imunitas Dr. Keith Kelley, peneliti imunologis University of Illinois mengatakan Adanya hubungan terjadinya proses penuaan dengan penyusutan kelenjar thymus. Kelenjar thymus adalah organ utama pertama dari sistem imunitas yang terletak pada tulang dada atas bagian belakang, dimana berfungsi sebagai tempat pematangan T-cell lymphocytes yang peranannya sangat penting untuk melawan penyakit. Pada usia rata-rata 12 tahun kelenjar thymus mulai menyusut, sampai usia 40 tahun terlihat tipis kecil dan sukar diketemukan pada usia diatas 60 tahun. Akibatnya T-cell lymphocyte berkurang seiring kita tua yang membuat terjadinya Auto Immune Deficiency Syndrome (AIDS) dimana disertai dengan meningkatnya penyakit-penyakit seperti kanker, penyakit infeksi, penyakit autoimmune, dll. Pada penelitiannya dengan memberikan suntikan GH3 sel ( sel yang dibiakan dilaboratorium yang dapat mengeluarkan GH ) pada tikus tua dimana kelenjar tymusnya sudah menyusut. Kelenjar tymus membesar dan tikus tua tersebut menjadi tikus muda kembali. Ini membuktikan adanya hubungan antara penuaan dengan menyusutnya kelenjar tymus dan menurunnya hormon pertumbuhan. Hasil penelitiannya di publikasikan pada papernya, GH3 Pituitary Adenoma Implants Can Reverse Thymic Aging. Growth Hormone Promote Cell Survival Growth Hormone Reseptors

Oxygen

Mitochondria

ATP

Oxygen Free Radicals Vit. C, E Induction of Cellular Protease Activation of Proteases Inhibitor

Apoptosis (Death)

Cell Survival Diagram courtesy of Grace Wong, M.D Berdasarkan teori diatas dapat kita simpulkan bahwa aging bukanlah proses alami atau takdir atau Gods will, tetapi adalah sama dengan proses terjadinya suatu penyakit. Jika kita melihat kembali ke 1 abad
4

yang lalu, sebelum diketemukan antibiotika, vaksin, microscope. Penyakit Tbc, cacar, desentri, kolera, dll. dianggap sebagai proses alami dan tidak bisa kita cegah atau obati. Orang pada masa itu hanya dapat pergi ke gereja dan mohon kepada Tuhan agar terhindar dari penyakit diatas. Tetapi setelah diketahui penyebabnya adalah virus, bakteri, dan buruknya sanitasi lingkungan. Maka kita dapat mencegahnya dengan vaksin, sanitasi lingkungan yang baik dan mengobati dengan antibiotika. Situasi ini sama dengan kita menghadapi proses aging atau penuaan, yang ternyata diakibatkan antara lain menurunnya sekresi HP, sistem imunitas menurun dan adanya radikal bebas akibat oksidasi oxigen. Berarti aging atau proses penuaan dapat kita cegah maupun kita terapi. III. HORMON PERTUMBUHAN ( GROWTH HORMON ) sebagai ANTI-AGING Perkembangan pengetahuan tentang HP dan manfaat HP - Hormon pertumbuhan diketemukan sejak tahun 1920 dan baru digunakan pertama kali pada tahun 1958 oleh Maurice Raben seorang ahli endokrin ( kelenjar ) di New England Medical Center Boston pada seorang anak yang terhambat pertumbuhan badannya. Ternyata berhasil meningkatkan pertumbuhan anak tersebut. Sejak itu terapi HP mulai berkembang digunakan untuk anak yang mengalami kekurangan HP. Pada tahun 1980 penggunaannya dihentikan oleh FDA karena sumber HP yang diambil dari otak jenazah tercemar oleh virus. - Kemajuan di bidang genetik dan bio-tehnologi menemukan Humatrope, suatu protein yang terdiri dari 191 asam amino yang indentik dengan HP. Obat ini hanya digunakan pada anak yang terhambat pertumbuhannya, belum digunakan untuk sisi lain dari siklus kehidupan manusia. - Pada tahun 1985, Daniel Rudman, ahli endokrin di Madison, Winconsin menulis Growth Hormon , Body Composition, and Aging di Journal of the American Geriatrics Society. Ia melakukan percobaan pada 21 laki-laki usia antara 31 80 tahun. Kelompok I, 12 orang diberi suntikan HP 3 kali setiap minggu sedang kelompok ke II, 9 orang sebagai kontrol (pembanding). Setelah 6 bulan terjadi perbedaan antara kedua kelompok. Pada kelompok I, terjadi peningkatan rata-rata 8,8 % pada massa otot, penurunan 14 % lemak tubuh tanpa diet atau olahraga, kulit menjadi lebih halus dan kencang, peningkatan ketebalan pada spina tulang belakang (Lumbal). Perubahan ini sama dengan lebih muda 10 20 tahun dibanding kelompok II. - Pada pertengahan tahun 1990, Dr Bengtsson, endocrinologist di University of Sahlgrenska Hospital Swedia melakukan penelitian pada 333 pasien pituitary insufficiency antara tahun 1956 sampai dengan 1987. Semua pasien telah diberi terapi hormon pituitary a.l: cortisone, hormon thyroid dan hormon sex, kecuali growth hormon. Hasil penelitiannya menunjukan terjadinya kematian prematur, yaitu 107 kematian dibanding 57 pada populasi usia dan sex yang sama. Kematian karena penyakit cardiovascular meningkat 2 kali dibanding populasi umum. Ini mengindikasikan bahwa kekurangan HP berhubungan dengan atherosclerosis. Kelainan lain yang dijumpai adalah, penumpukan lemak di perut, penurunan massa otot, penurunan kandungan mineral pada tulang, rata-rata 2 kali lebih mudah patah tulang, kesulitan dalam berpikir dan pelupa, kualitas hidup yang rendah (lemah, asosial, tidak bersemangat) dan kelainan psychologic yang disebut zombie effect. Pada pasien tersebut setelah dilakukan suntikan growth hormon, tanpa menunggu lama terjadi lazarus effect. Semua pasien mulai berubah seperti bangun dari tidur yang lama, mulai aktif dan bersemangat hidup seperti orang normal. - Pada antara tahun 1994 1996, studi klinis terbesar terapi HP pada lebih dari 800 orang (200 diantaranya adalah para dokter) dilakukan oleh Dr. Edmun Chein dan L. Cass Terry, MD, Ph.D dengan menggunakan suntikan HP Low Dose High Frequensi (LD HD ) 4 8 IU per minggu atau 0.3 0.7 IU 2 kali se hari.
5

Hasilnya dipublikasikan dengan menganalisa 308 jawaban pertanyaan secara random selektif dari 202 orang berusia antara 39 74 tahun ( table Assessment ). Tidak dijumpai efek samping yang membahayakan pada pasien diatas, efek samping yang terjadi hanya rasa nyeri di sendi jari, retensi cairan, yang akan hilang pada bulan pertama atau kedua. Ini menunjukan amannya penggunaan HP sebagai anti penuaan. - Pada Agustus 1996, FDA mengijinkan HGH digunakan untuk terapi jangka panjang pada orang dewasa dengan defisiensi HGH. Berarti setiap dokter boleh memberikan resep/obat/suntikan untuk orang dengan tanda-tanda Somatotropin (Growth hormon) Deficiency Syndrome (SDS), seperti penurunan physical mobility, cepat lelah, resiko tinggi penyakit cardiovasculer, dll. - Dari penelitian2 diatas dan lebih dari 28.000 penelitian klinis di seluruh dunia membuktikan besarnya manfaat HP sebagai anti-aging dan akan merubah paradigma lama tentang harapan hidup manusia antara 70 100 tahun menjadi 100 120 bahkan lebih. Assessment Effect of Human Growth Hormon Administration ( High Frequensi, Low Dose ) in 202 Patients1 L. Cass Terry, M.D., Ph.D., and Edmund Chein, M.D., Medical College of Winconsin and Palm Springs Life Extension Institute Strength, Exercise, and Body Fat Muscle Strength Muscle Size Body Fat Loss Exercise Tolerance Skin and Hair Skin texture Skin Thickness Skin Elasticity Wrinkle Disapperance New Hair Growth Healing, Flexibility, and Resistance Healing of Old Injuries Healingof Other Injuries Healing Capacity Back Flexibility Resistance to Common Illness Sexual Function Sexual Potency/Frequency Duration of Penile Erection Frequency of Nighttime Urination Hot Flashes Menstrual Cycle Regulation
6

Improvement 2 88 percent 81 percent 72 percent 81 percent 71 percent 68 percent 71 percent 61 percent 38 percent 55 percent 61 percent 71 percent 83 percent 73 percent 75 percent 62 percent 57 percent 58 percent 39 percent

Energy, Emotions, and Memory Energy Level Emotional Stability Attitude Toward Life Memory
1 2

84 percent 67 percent 78 percent 62 percent

Mean self assessment time was 180 days after HGH therapy initiation; range = 15 720 days Based upon 308 responses; rating improvement as slight to definite Biologi Hormon Pertumbuhan Manusia (HPM) Apakah anda pernah membayangkan bagaimana 100 triliun lebih sel yang membentuk tubuh kita berfungsi bersama-sama sebagai satu unit ? Jutaan pekerjaan setiap menit yang dilakukan di dalam sel tubuh. Agar setiap pekerjaan berjalan lancar dan cepat, dibutuhkan bantuan hormon (dari bahasa Greek hormone, to set a motion), yang bergerak terus menerus melalui pembuluh darah menuju ke sel yang berbeda-beda dalam tubuh. Saat sampai ke target sel, hormone menempel kedinding sel dibagian yang disebut reseptor dan merangsang aktifitas yang spesifik. Hormon berperan pada setiap aspek aktifitas manusia, dari fungsi sex dan reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan, metabolisme dan suasana hati (mood). Hormone dihasilkan oleh kelenjar endokrin, yaitu kelenjar pituitary, thyroid, thymus, adrenal, pancreas, ovarium, testis. Kelenjar pituitary disebut juga master gland karena mengontrol keluarnya banyak macam hormon. Bentuknya seperti kacang yang mempunyai 3 lobus. Kelenjar pituitary dihubungkan dengan pembuluh darah kapiler ke hypothalamus sebagai pusat komando dalam otak. Pituitary sebagai panel instrumen yang memiliki 10 tombol hormon yang menunggu perintah hypothalamus yang mendapat signal dari sistem syaraf pusat yang menerima input dari luar. Keluarnya hormon diatur lewat feedback mechanism dimana hypothalamus mengeluarkan pemicu hormon dan penghambat hormon, tergantung kebutuhan target organ akan hormon untuk mencapai keseimbangan (homeostasis). Hormon pertumbuhan sebagai salah satu hormon penting yang dikeluarkan dari lobus anterior pitutary yang sebelumnya dikenal hanya berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan dari awal kehidupan seorang mahluk sampai dewasa (manusia usia 0 20 tahun), ternyata mempunyai peranan penting pada sisi lain dari kehidupan mahluk hidup (setelah pertumbuhan badan berhenti).

The Major Endocrine Systems Sensory input from the Environment Central nervous system

Hypothalamic hormones

Hypothalamus Pituitary

First Target

Anterior pituitary

Posterior

pituitary

Cortico ttropin

Thyro tropin

FSH

LH

Prolac G H tin

Vaso presin

Oxy tosin

Secondary Target

Adrenal Cortex

Thyroid Testis

Ovary

ProgesAdrenal Thyroxine Testoteron teron Cortical T 3 Steroid -Estradiol Ultimate Muscles Smooth muscles targets Many tissues Liver Reproductive organ

Liver and other tissues Adrenal IGF-1, IGF-2 Modulia Adrenalin Liver arterioles mammarygland

Mammary Liver, muscles glands islet cells, bones

muscles heart

Tanda-tanda menurunnya kadar HP dapat di lihat pada wajah atau diri kita saat berdiri didepan kaca; kulit yang kendor, lembek, kurang lentur, kantong dibawah mata, kerutan dikulit, penumpukan lemak diperut dan pinggang. Disertai keluhan cepat lelah atau menurunnya tenaga, semangat menurun, libido menurun sampai impotensi, tanda-tanda kepikunan dan gangguan kejiwaan seperti mudah marah, menjauhi hubungan sosial. Menurunnya HP disebut juga somatopause, seperti menopause pada wanita akibat menurun atau hilangnya hormon estrogen. Hubungan Hormon Pertumbuhan (HP) dan insulin saat kenyang dan lapar Grafik dibawah menunjukan bagaimana hubungan antara insulin dan HP saat kita makan kenyang, 2 jam setelah makan, 2 4 jam setelah makan dan seterusnya. Pada 0 2 jam setelah makan, kadar insulin meningkat dengan meningkatnya glucose darah, sedang kadar HP menurun. Pada 2 4 jam setelah makan, seiring dengan menurunnya glucose dan insulin, kadar HP mulai meningkat. Pada 4 jam setelah makan, kadar HP meningkat disertai kadar insulin yang menurun sedang glucose sedikit meningkat lagi kemudian menurun seiring dengan menurunnya HP. Variations in Insulin and HGH during Feast-Famine Cycle Blood Glucose mg% 200 100 0
8

150 Plasma Insulin Units/ml Plasma HGH m gm/ml 0 25 0 0 Feast insulin 2 4 hours HGH

Insulin + HGH Modified from Rabinowitz,D.,and Ziebler, L.K, Nature199 (1963)

Hubungan HP, IGF-1 (Insulinlike Growth Factor-1) dengan Aging (penuaan) HP di sebut juga somatotrophin (dalam bahasa Greek, berarti pembentuk tubuh) di produksi oleh pituitary cells (somatotrophes) lobus anterior kelenjar pituitary. Pelepasan HP diatur melalui 2 sistem regulasi, growth hormone releasing hormon (GHRH) yang menginduksi HP dan Somatostatin yang menghambat sekresi HP. Sedang hormon-hormon lainnya sebagai modulator. Kelenjar adrenal membuat cortison (stres hormon) yang menghambat HP, sedang testis dan ovarium membuat sex steroid yang merangsang HP. Pada diagram menunjukan HP beraksi pada hati membentuk IGF-1 (Insulinlike Growth Factor-1), yang merangsang pertumbuhan berbagai jaringan tubuh, antara lain otot, tulang, tulang rawan, ginjal dan kulit. HP menghambat terbentuknya lemak dengan cara membakar lemak di jaringan tubuh dan sebaliknya kegemukan dan asam lemak bebas dapat menghambat keluarnya HP. Akhirnya IGF-1, bekerja melalui negative feedback control mechanism, menghambat produksi HP. (lihat diagram dibawah). Sebagian besar HP dikeluarkan serentak pada awal kita tidur lelap dan berada di darah dalam waktu beberapa menit, masuk kedalam hati dan berubah menjadi Insulinlike Growth Factor (IGF-1, IGF-2). IGF-1 atau somatomedin C inilah yang paling berperan dalam melakukan tugas yang berhubungan dengan HP pada target organ dan dipakai untuk mengukur jumlah HP karena berada didarah sepanjang hari. Pada penelitian, jumlah kadar GH menurun dengan bertambahnya usia. Pada usia 20 tahun produksi HP dalam waktu 24 jam sekitar 500 microgram, 200 microgram pada usia 50 tahun dan 25 microgram pada usia 80 tahun. Pada penelitian dengan pengukuran kadar IGF-1 diketahui kadar IGF-1 dibawah 350 IU per liter diindikasikan kekurangan HP. Pada usia antara 20 40 tahun 5 % dari orang sehat mempunyai kadar dibawah 350 IU per liter. Tetapi sesudah usia 60 tahun, 30 % dari orang yang tampak sehat memiliki kadar dibawah normal. Dan sesudah usia 65 tahun, 50 % lebih dari populasi berada dibawah normal.

Central nervous system Adrenal Hypothalamus GHRH Cortisol


9

Somatostatin

--++ Sex steroid Fat Gonad

Pituitary somatotrope --GH +++ ---

--Arginine, ornithine IGF-1 Growth

Liver, muscle, bone, Cartilage, kidney, skin (Adapted from: Corpas, E.,Harman, M.S., and Blackman, M.R. Human growth homone and human aging, Endocrine Reviews [ Feb. 1993] 14:20-39. ) Daily Human Growth Hormon Secretion
Daily secretion rate (g/l/day)

100 80 60 40 20 0 21 - 31 29 59 61 71 Daily HGH secretion rate is reduced progressively with increasing age

Growth Hormon Decline 2,000


Amount secreted (g)

1,800 1,600 1,400 1,200 1,000 800 600


10
30% >50% 5% healthy men

400 200 0 40 50 60 70 80 90 Age (years) Total daily HGH secretion declines with age so that elderly levels are reached by age 35-40 Adapted from : the Journal of NIH Research, April, 1995 Hubungan IGF-1, metabolisme glucose, protein dan Diabetes IGF-1 sesuai dengan namanya mempunyai kesamaan dengan insulin, yang mempunyai efek meningkatkan metabolisme glucose. Dosis tinggi HP menunjukan pengaruh meningkatkan insulin resistance, tetapi pemberian IGF-1 menormalisasi resistensi insulin pada kelompok sukarelawan yang sehat. Penelitian baru-baru ini yang dilakukan, Nelly Mauras dan Bernard Beaufrere di klinik Nemours Childrens Jacksonville, Florida menunjukan adanya efek IGF-1 pada metabolisme protein, kemampuannya untuk menghentikan pembuangan protein akibat obat glucocorticosteroid seperti prednisone dan efeknya pada insulin dan metabolisme glucose. Dari penelitiannya dan peneliti lain menunjukan IGF-1 lebih potensial dibanding HP sendiri dalam meningkatkan metabolisme glucose dan menurunkan resistensi insulin pada diabetes tipe 2. Pada penderita diabetes terjadi gangguan keseimbangan antara HP dan IGF-1, dimana HP meningkat sedangkan hepar kurang mampu menghasilkan IGF-1 sehingga resistensi insulin makin meningkat. IGF-1 menjanjikan dimasa datang dapat dipakai sebagai alternatif pengobatan pada kasus protein catabolic states, seperti pasien yang memerlukan IV feeding setelah operasi dan pasien diabetes tipe 2. Mengapa hormon pertumbuhan (HP) menurun dengan bertambahnya usia ? Pada penelitian menunjukan bahwa sel tua somatotrope pituitary masih mampu melepaskan sejumlah besar HP sama seperti sel muda jika ada rangsangan yang adequat. Ini berarti kelainan terletak pada faktor feedback loop yang mengatur pelepasan HP. Umumnya menurunnya IGF-1 akan memberikan signal pada Hypothalamus dalam otak untuk memberi perintah pada pituitary membuat HP. Beberapa ahli percaya masalahnya terletak pada somatostatin, penghambat HP alami yang diketahui meningkat pada usia lanjut dan menghambat pelepasan HP. Peneliti lain menduga penyebabnya adalah Growth Hormon Releasing Hormon (GHRH) yang memicu lepasnya HP menjadi kurang respon terhadap feedback signal. Kedua faktor diatas dapat terjadi bersamaan pada usia lanjut. Proses terjadinya pada jaringan tubuh sama dengan terjadinya diabetes tipe 2, sebagai akibat resistensi hormon insulin meningkat pada usia lanjut, bukan pada menurunnya kemampuan memproduksi insulin, terutama pada orang gemuk. Jaringan tubuh menjadi kurang respon dengan insulin. Fenomena ini sama dengan HP, dimana jaringan tubuh gagal merespon adanya HP. Berdasarkan pemikiran ini, Aging atau penuaan dapat dikatakan sebagai suatu penyakit yang disebabkan kekurangan hormon pertumbuhan (HP). Penurunan HP bukannya tidak bisa dihindari. Banyak peneliti akhir-akhir ini menunjukan, apapun penyebab penurunan HP bukanlah menetap atau permanen. William Sonntag, profesor physiology, dan teman-teman di Bowman Gray School of Medicine Wiston Salem, North Carolina, melakukan percobaannya pada beberapa tikus tua usia 21 bulan yang menurun kadar HP nya dengan membatasi kalori makanannya. Setelah 2 bulan sekresi HP kembali normal.
11

10

20

30

Ini menunjukan tidak adanya kelainan anatomi atau terjadinya perubahan permanen dalam hypothalamus. Berapa tahun kemudian terbukti L-dopa, yang diketahui mampu merangsang HP juga dapat mengembalikan keluarnya HP seperti pada usia muda. Bahkan jika aktifitas growth hormon-releasing hormon menurun, atau somatostatin meningkat, atau reseptor jaringan tubuh responnya menurun dari efek HP, semuanya dapat kembali normal dengan pemberian HP atau GH-releasing stimulant atau secretagogues. Peran hormon pertumbuhan secara global HP mempunyai pengaruh baik langsung atau tidak langsung melalui IGF-1 ke seluruh sistem organ tubuh . Melalui cara yang sama dalam menumbuhkan tulang pada anak-anak, meningkatkan besarnya organ dan jaringan tubuh, bahkan otak juga dipengaruhinya. Pada penelitian binatang baru-baru ini menunjukan HP dapat meregenerasi kerusakan jaringan otak. Pada laporan abstrak dari kelompok peneliti yang di ketuai oleh Jens Sandahl Christiansen of Aarhus Kommunehospital di Denmark, menunjukan pengaruh HP berada dimana-mana. Defisiensi HP pada dewasa yang tidak diterapi menunjukan adanya peningkatan cardiovascular mortality, penurunan exercise capacity, penurunan kekuatan otot, subnormal glomerular filtration rate dan renal plasma flow, gangguan sekresi keringat dan suhu tubuh, penurunan energi dan basal metabolic rate, abnormal thyroid hormone metabolism, penurunan fungsi myocardial dan premature atherosclerosis. Komposisi tubuh berubah abnormal dengan meningkatnya timbunan lemak, menurunnya kerampingan tubuh, menurunnya otot-lemak rasio, visceral obesity, menurunnya volume cairan extracellular, dan menurunnya kandungan mineral tulang. Dari 2 kelompok peneliti yang berbeda melaporkan adanya gangguan psychologis dibanding subyek normal. Efek dari HP tidak se dramatis beberapa hormon yang lain. Menurunnya insulin secara drastis akan menimbulkan shock yang dapat berakibat fatal. Tetapi penurunan HP setelah usia 30 tahun akan menyebabkan fungsi tubuh menurun secara pelan-pelan, yang bila tidak di terapi akan menyebabkan apa yang kita sebut aging atau penuaan. Pada tahun 1997, Dr. Ronald Klatz, pendiri dan president of The American Academi of Anti-Aging Medicine dalam bukunya Grow Young with HGH menyatakan HGH adalah terapi anti-aging terpenting saat ini dan dimasa datang, dan menunjukan kemampuan pengobatan yang menakjubkan untuk : menghilangkan lemak, membentuk otot, membalikan efek penuaan, memperkuat sistim imunitas, meningkatkan kemampuan sexual, menurunkan tekanan darah dan cholesterol, bahkan dapat memperpanjang usia harapan hidup manusia (longetivity). Peran hormon pertumbuhan terpenting, salah satunya adalah meremajakan kembali sistem imunitas kelenjar thymus yang menyusut dengan bertambahnya usia manusia. Penelitian yang dilakukan Keith Kelley pada tikus tua dimana kelenjar thymusnya hampir menghilang, diberikan suntikan GH3 sel ( yang dibiakan dilaboratorium dapat mengeluarkan GH ). Hasil penelitiannya menunjukan membesarnya kelenjar thymus dan tikus tersebut menjadi muda kembali. Benefits of HGH Replacement As an Anti-Aging Therapy 1 8.8 % increase in muscle mass on average after six months, without exercise. 14.4 % fat loss, without dieting; average after six months. Higher energy level. Enhanced sexual performance. Regrowth of heart, liver, spleen, kidneys and other organs that shrink with age. Greater cardiac output. 12

Superior immune function Increased exercise performance. Improved kidney function. Lowered blood pressure. Improved cholesterol profile: higher HDL, lower LDL. Stronger bones. Faster wound healing. Younger, thicker skin. Hair regrowth. Wrinkle removal. Enhanced collagen synthesis and repair. Elimination of cellulite. Sharper vision and hearing. Mood elevation. Elimination of fatigue and depresion of aging. Increased memory retention. Improved sleep.

1 As original observed by Dr. Daniel Rudman, and validated in Carrol P, Christ E, and The Growth Hormone Research Society Scientific Community, Growth Hormone Deficiency in Adulthood and the Effects of Growth Hormone Replacement; A Review, J of Clin Endocrinology and Metabolism, 83 (2), p 382. IV. Natural GH releaser (Bahan nutrisi/alami pemicu pelepasan HP) Pada awal diketahuinya bahwa HP dapat menghambat bahkan mengembalikan usia biologis, digunakanlah suntikan Humatrope (protein terdiri dari 191 asam amino identik dengan HGH) sebagai anti-aging. Karena mahal dan harus disuntikan pada malam hari, disamping itu banyaknya kekawatiran akan efek samping jika dipergunakan dalam waktu lama, maka cara ini kurang populer. Digunakan pula suntikan GHRH dan Homeopathic HGH (mengandung sedikit HGH). Kemudian para dokter anti-aging mencoba obat atau bahan kimia yang terbukti dapat sebagai GH-releasing stimulant, antara lain L-dopa atau levadopa, Hydergin (Ergoloid Mesylates), Clonidin (Catapres), Dilantin. Penggunaannya memerlukan pengawasan yang ketat, karena obat diatas mempunyai efek samping apalagi pada pemakaian lama. Akhir-akhir ini diketemukan beberapa bahan atau zat gizi yang dapat menginduksi keluarnya GH secara alami dari kelenjar pituitary yang disebut GH Releasing Nutrient atau disebut secretagogues. Dalam suatu proses yang disebut stacking, yaitu menyusun dan mengemas zat-zat gizi dalam takaran tepat dan meminumnya pada waktu yang tepat, kita dapat menginduksi sekresi GH secara optimum dan merasakan manfaatnya tanpa menggunakan jarum suntik. Apabila dikombinasikan dengan diet yang tepat dan disertai olah raga yang tepat, maka akan diperoleh hasil yang maksimal dalam menjaga tubuh kita awet muda, tidak mudah sakit. Asam amino adalah salah satu zat gizi yang diketahui dapat menginduksi sekresi HP yang aman di komsumsi dan efek samping yang hampir tidak ada pada penggunaan lama.Terdapat lebih dari 20 jenis asam amino untuk membentuk berbagai macam protein, dimana protein ini dipergunakan tubuh untuk membentuk enzim, hormon, otot, tulang, kulit, rambut, kuku, organ tubuh dan lain-lain. Dalam tubuh manusia, hati memproduksi 80 % asam amino yang diperlukan tubuh (asam amino non essensial), 20 % lainnya harus diperoleh dari asupan makanan (asam amino essensial). Beberapa dari asam amino diketahui
13

mampu memicu sekresi HP dan yang paling penting adalah L-arginine, L-glutamine, L-lysine, dan Lornithine. Earl Mindel, R.Ph., Ph.D. pada bukunya Anti-aging Bible 1996 menyatakan Banyak penelitian yang membuktikan bahwa suplemen L-Arginine dapat membantu menyembuhkan lepuhan dan luka setelah terjadinya kecelakaan, menghambat pertumbuhan tumor dengan meningkatkan sel-sel pembunuh tumor alami (kelenjar Thymus yang penting untuk daya tahan tubuh) dan senyawa lain yang menghambat pertumbuhan sel tumor. Selain itu juga dapat membantu mengembalikan kesuburan laki-laki. 50 % cairan semen yang dihasilkan oleh alat reproduksi laki-laki terdiri atas L-Arginine. Beberapa penelitian juga menunjukan keterkaitan rendahnya jumlah sel sperma dengan rendahnya kandungan jenis asam amino dalam tubuh. Dan pada bukunya vitamin Bible tahun 1999 mengatakan Ornithine dan Arginine dapat membantu anda untuk memiliki tubuh langsing dan sehat sementara anda tidur. Robert Fried, Ph.D & Woodson C. Merrell pada bukunya The Arginine Solution menuliskan pengalaman penggunaan arginine pada dirinya & pasiennya. Dan penelitian dari hampir 10.000 article tentang manfaat arginine dalam tubuh manusia. Dia membuktikan pentingnya peran Arginine-derived nitric oxide (ADNO) dalam tubuh manusia, antara lain: membuka kerak/plak pada pembuluh darah arteri, mengurangi resiko penyakit jantung & stroke, meningkatkan kemampuan ereksi penis, meningkatkan kekebalan tubuh, dll. Dr. Ronald M. Klatz, President, American Academi of Anti-Aging Medicine pada bukunya Grow Young With HGH 1997 menyatakan Beberapa jenis asam amino telah terbukti dapat merangsang sekresi HP. Bagi kebanyakan orang, pemberian suplemen asam amino sudah cukup merangsang peningkatan kadar HP dalam tubuh dan bebas dari efek samping. Perkembangan penemuan secretagogues Cyril Bowers, penemu GH releasing peptide, Met-enkephalin peptide (brains morphine-like) suatu peptide yang mengandung 5 asam amino yang bekerja pada pituitary untuk melepas GH. Dengan menghilangkan efek opiumnya dan meningkatkan kemampuannya merangsang GH tercipta GHRP 6, terdiri dari 6 asam amino. GHRP 2, generasi kedua yang lebih poten dibanding GHRP 6. Hexaralin, mengandung 6 asam amino, dapat lewat I.V, S.C, nasal spray, pil MK0677, seperti GHRP 6, dalam bentuk peptide lebih sulit diserap usus dibanding bentuk asam amino Bio-young : asam amino komplek, terdiri dari : 20 asam amino, 12 vitamin, 12 mineral, colustrum, yeast chromium, whey protein. Mudah diserap dalam keadaan perut kosong. Dengan stacking 20 jenis asam amino dan menambahkan beberapa vitamin anti-oksidant seperti vitamin A, C, E dan beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, seng dan colustrum (mengandung IGF-1) merupakan kombinasi terbaik dalam memicu keluarnya GH pada tingkat usia muda dan aktifitas anabolik dalam memelihara organ tubuh terjaga tetap sehat. Keunggulan secretagogues Harga lebih murah Pemakaian lebih mudah Aman untuk penggunaan lama Mengandung zat gizi yang mempunyai efek three in one, pertama merangsang sekresi HP dari kelenjar pituitary, kedua membantu hati dan organ lain memproduksi Growth Factor yang potensinya lebih besar dari HP sendiri, yang bekerja langsung pada target organ dan ketiga zat gizi yang dikandungnya
14

(asam amino) bersama vitamin (anti oksidan), mineral dan colustrum akan mempertahankan sel jaringan tubuh untuk tetap berfungsi optimal selama mungkin. Nutrisi dan gaya hidup sebagai unsur penting dalam program anti-aging Bahan dasar makanan dan gaya hidup kita merupakan unsur dari suatu program anti-aging yang dapat beraksi sebagai tentara pengawal dalam perang melawan penyakit menjaga anda tetap awet muda. Nutrisi Vitamin A / Beta carotene Vitamin C Vitamin E Niacin B - complex Coenzyme Q - 10 Anti-aging action Antioxidan, meningkatkan imunitas, penting utk pemanfaatan protein Antioxidan, meningkatkan imunitas, dipakai untuk perbaikan dan pertumbuhan jaringan. Antioxidan, mencegah penyakit cardiovascular, menurunkan tekanan darah, menormalisasi pembekuan darah dan penyembuhan luka. Memperkuat sistem syaraf, penting dalam proses metabolisme lemak dan karbohidrat. Membantu menjaga kesehatan syaraf, kulit dan otot. Baru diketemukan sbg antioxidan kuat, penting dalam fungsi imunitas. Bersifat mitochondrial protectant kuat, Peneliti Jepang menemukan keuntungannya pada penyakit jantung, hipertensi dan penyakit gusi. Antioxidan. Membantu untuk membangkitkan energi dlm mitochondria Antioxidan. Bekerja bersama vit. E untuk melawan infeksi. Kekurangan selenium dihubungkan dgn kanker dan penyakit jantung. Mineral essensial, diperlukan untuk sintesa protein, meningkatkan imunitas dan penyembuhan luka. Zinc adalah cofactor penting pada ratusan proses biologi dalam tubuh. Komponen penting membran sel, mengatur metabolisme cholesterol. Kekurangannya dihubungkan dgn gangguan pertumbuhan anak. Meningkatkan absorbsi vit. C, antioxidan, tubuh tidak dapat membuatnya, harus melalui diet. Antioxidan. Membantu mencegah kerusakan kulit akibat sinar U V dari matahari. Diketahui dapat mencegah kanker prostate Precursor untuk hormon steroid termasuk testosteron, estrogen, progesteron, dan corticosterone. Immune modulator, antioxidan, merangsang tidur. Meningkatkan sirkulasi dalam otak, merangsang penampilan cognitive. Metabolic tonic, merangsang penampilan cognitive Antibiotik alami dan antifungal, menjaga dari infeksi dan menghilangkan bahan racun. Dosis sehari - tablet dapat menurunkan resiko serangan
15

Alpha lipoic acid Selenium Zinc Omega-3 fatty acids Bioflavonoids Lycopenes DHEA Melatonin Ginkgo Ginseng Garlic Aspirin

Olahraga Positive mental attitude Relaxation Pola makanan dan gizi seimbang Pure water

jantung dan kanker colon. Penting bagi yang punya riwayat keluarga. Goal: membakar 2500 calori per minggu Berpotensi menjaga kesehatan jasmani-rohani Siapkan waktu satu jam setiap hari untuk relax, dgn meditasi atau Quiet reflection. Diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh agar tetap sehat Minum 6 10 gelas sehari

Peranan dan fungsi 22 macam asam amino - Sumber penting energi untuk jaringan jaringan otak, system syaraf pusat dan otot - Membentuk antibodi untuk meningkatkan kekebalan tubuh. - Membantu metabolisme gula dan asam organik serta mentransfer nitrogen dalam tubuh. - Memperbaiki fungsi liver, menetralkan ammonia dalam liver, mengurangi efek kronis alkohol, membantu metabolisme lemak didalam tubuh - Meningkatkan pembakaran lemak dan memperbesar massa otot melalui stimulasi pada kelenjar pituitari untuk mengeluarkan hormon pertumbuhan. - Meningkatkan aktivitas Thymus ( mengontrol aktifitas T sel dalam jaringan limfe perifer ), sehingga kekebalan tubuh meningkat untuk melawan sel kanker atau AIDS. Mempercepat penyembuhan luka pada kulit ( luka bakar, gangren pada DM, dll). - Meningkatkan kesuburan dan memperbaiki fungsi sexual pada pria (Viagra alami). - Meningkatkan kesuburan rambut. - Membantu proses pengeluaran ammonia pada liver. - Meningkatkan produksi immunoglobulin & antibodi - Meningkatkan fungsi sel, fungsi RNA & DNA dalam inti sel. Menghambat pengaruh alkohol pada metabolisme lemak dalam liver. Meningkatkan kekebalan tubuh. Meningkatkan pembakaran lemak untuk dipakai sebagai sumber energi. Sebagai prekusor penghasil glutationin, substansi yang membantu menghilangkan kandungan racun dalam liver. Melindungi liver, syaraf & otak dari efek buruk alkohol, obat & komponen racun dalam rokok. Merupakan alpha-keratin, yaitu protein yang mengatur pertumbuhan kuku, rambut & kulit. Meningkatkan produksi kolagen sehingga elastisitas dan tekstur kulit menjadi lebih baik. Memegang peranan penting dalam meningkatkan aktifitas sel darah putih dalam melawan kuman penyakit.
16

1. L-Alanine

L-Arginine ( Growth Hormon Provocateur )

3. L-Asam Aspartat

4. L- Carnitine 5. L-Cysteine

6. L-Asam Glutamat

- Penting dalam proses metabolisme gula & lemak didalam sel syaraf & otak untuk energi. Asam amino terakhir yang diketahui sebagai GH-releaser (1995). Mencegah kelelahan otot dan asidosis pada saat stres (olahraga) dan penting dlm menjaga otot usus untuk dapat mencerna dan menyerap makanan Sumber energi utama untuk sistim immunitas (kekebalan tubuh). Penting peranannya untuk sintesa DNA, pertumbuhan sel. Meningkatkan energi dalam otak dan kemampuan fungsi mental. Penting untuk sintesa asam empedu, yang berfungsi untuk mencerna lemak dalam usus halus. Sebagai salah satu GH-releaser. Memperbaiki jaringan yang rusak pada sel Syaraf, meningkatkan kadar keratin pada otot, fibrin pada kulit dan rambut. Digunakan untuk terapi pada penderita yang mengalami hiperaktif otak yang menimbulkan kekakuan pada anggota tubuh ( Chronic Spasticity & Multiple Sclerosis ). Meningkatkan kemampuan phisik pada saat berolahraga. Dibutuhkan untuk produksi sel darah merah dan sel darah putih. Penting untuk pembentukan dan perbaikan jaringan syaraf. Dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah pada hipertensi. Dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin. Menstabilkan kadar gula dalam darah & tingkat energi. Meningkatkan daya tahan tubuh. Membantu penyembuhan & perbaikan jaringan otot.

7. L-Glutamine

8. L-Glysine ( Exercise Enhancer) -

9. L-Histidine**

10. L-Isoleucine**

11. L-Leucine**

12. L-Lysine**

13. L-Methionine**

- Membantu perbaikan tulang, kulit & jaringan otot. - Direkomendasikan untuk yang habis menjalani operasi. - Membantu perbaikan pada kulit. - Penting dalam proses pembentukan tulang, tinggi badan dan fungsi genital. - Bersama L-Arginine sangat berperan sebagai anti ketuaan (anti Aging) dalam merangsang keluarnya GH ( Hormon Pertumbuhan) dari kelenjar Pituitari. Mempunyai kemampuan untuk melawan virus Herpes (Simplex) & peradangan. - Membantu meningkatkan absorsi kalsium. Membantu meningkat fungsi liver mengeluarkan zat racun terutama logam berat. Membantu sistim pencernaan. Memperkuat otot, mencegah osteoporosis. Mencegah rambut pecah/patah2. Bermanfaat bagi wanita yang memakai kontrasepsi oral dalam meningkatkan pengeluaran hormon estrogen. Bersama Arginine, Glutamine dan Lysine sebagai GH releaser. Meningkatkan fungsi liver dalam menghilangkan ammonia.
17

14. L-Ornithine

15. L-Phenylalanine**

16. L-Proline

Mempercepat penyembuhan luka pada kulit. - Meningkatkan kekebalan tubuh Dipergunakan otak untuk memproduksi nonepinephrine, senyawa kimia yang mengantarkan sinyal antara sel syaraf dengan otak. Menjaga tubuh tetap terjaga dan siaga. Mengurangi rasa nyeri lambung karena lapar. - Mencegah depresi dan meningkatkan daya ingat. Memperkuat jaringan pada persendian. Memperkuat jaringan otot pada jantung. Memperbaiki tekstur kulit dengan meningkatkan jaringan kolagen, sehingga dapat mencegah berkurangnya kolagen selama proses penuaan. Sebagai substansi pelembab alami dalam berbagai kosmetik & perawatan kulit. Mempertahankan sistim kekebalan tubuh dengan meningkatkan produksi immunoglobulin & anti bodi. Dibutuhkan dalam proses metabolisme lemak dan asam lemak. Sebagai komponen protein otak dalam pembentukkan DNA & RNA dan membran sel. Meningkatkan fungsi liver bersama asam aspartat dan methionine. Mencegah penumpukan lemak dalam liver. Penting dalam penbentukan kolagen & elastine. Memperbaiki kekebalan tubuh dengan meningkatkan antibodi. Membantu menstabilkan rangsangan pada membran, berfungsi dalam mengontrol serangan epilepsi. Taurine dan sulfur merupakan faktor penting dalam mengontrol berbagai perubahan biokimia selama proses penuaan. Membantu mengeluarkan radikal bebas. Asam amino yang bekerja pada sel, System Syaraf Pusat & Otak. Penting untuk produksi serotonin & vit. B 13. Berfungsi untuk membuat tidur lebih nyenyak, mencegah depresi & insomnia. Menstabilkan emosi. Membantu mengontrol berat badan dengan mengurangi nafsu makan. Membantu dalam terapi migrain dan mengurangi efek jet lag. Mengurangi efek buruk dari nikotin. Penting dalam proses metabolisme seluruh tubuh. Membantu mengurangi lemak tubuh. Membantu produksi melanin. Meningkat fungsi kelenjar adrenal, thyroid & pituitari. Mengurangi nafsu makan. Mengurangi stress. Membantu dalam pengobatan penyakit Parkinson. Membantu dalam melawan kelelahan yang kronis, depresi, menurunnya kemampuan seksual, alergi & sakit kepala.
18

17. L-Serine -

18. L-Threonine**

19. L-Taurine

20. L-Trytophan ** ( A Real Sleeper ) -

21. L-Tyrosine

22. L-Valine**

Membantu proses penyembuhan pada penyakit liver. Sebagai sumber energi untuk jaringan otot. Dibutuhkan untuk perbaikan jaringan & mempertahankan keseimbangan jumlah nitrogen didalam tubuh.

** : Merupakan asam amino esensial, yaitu asam amino yang tidak dapat di bentuk oleh tubuh dan harus dipenuhi dari asupan makanan.

V. Pengalaman praktek dalam pengunaan Anti-Aging (Bio-young) pada beberapa kasus penyakit 1. Diabetes melitus dengan komplikasinya Pasien laki-laki usia 53 tahun, etnis Tionghoa, ekonomi menengah kebawah Riwayat penyakit / keluhan : Sesak nafas sejak Th.2000. Sesak bertambah apabila melakukan aktifitas, tidur harus dengan bantal 3 dan tidak bisa nyenyak. Kemudian di Periksakan ke RS S.W bgn paru, dikrm kebgn Jantung dan diketahui pembesaran jantung, DM, trigliserida, cholesterol dan asam urat tinggi. Pada Desember 2002 timbul bisul disekitar anus, demikian pula pada Desember 2003 timbul bisul ditempat sama di sertai kencing keruh. Pada awal 2004 badan mulai bengkak dari pinggang kebawah, mual, perut terasa penuh, sesak makin hebat, kencing keruh warna kuning tua. Pemeriksaan medis : 8/4/04 K.U lemah tampak sesak, pucat kekuningan, bengkak pada pinggang kebawah. Cor membesar dgn denyut lemah dan irama tak teratur Pulmo s.n redup Abdomen : Hepar membesar Ektremitas : edema pada kedua tungkai Data pendukung : 31/7/ 00 3/4/02 7/6/03 RO Thorax PA: Gula puasa 180 147 154 Dilatasi LV, Pulmo edema Gula 2 PP 191 309 213 Trigliserida 274 315 -Doppler : 20/7/00 Cholesterol 244 241 -LV demensi membesar, sep Asam urat 7,7 8,2 8,1 tum tipis akinetik, fungsi buruk SGOT 34 47 43 Old MCI decom cordis dgn Protein +3 + 3 + 3 lung edema awal Diagnosa : Terapi : Juli 2000 Desember 2002 Diabetes Melitus dengan Decompensasi cordis Digoxin 1.0.1 Daonil 1.0.0 Tx tetap, Gr.III (CHF dgn LV dilatasi), Hiperlipedemia dan kecuali Neprotik Syndrom. Isoket 1.0.0 Glucophage 0.0.1 Lipitor, Allupurinol, triatec Prognosa: buruk Lasix 0.1.0 Aspar K 1.1.0 tidak diminum Lipitor 0.0.1 Allupurinol 1.1.1 Triatec 1.0.0 Tgl. Komsumsi Bio Young : 8 April 2004 Dosis : 1 sachet per hari Lama pemberian :

19

Perubahan yang dirasakan : Setelah minum 10 sachet bengkak menghilang tinggal sedikit pada kaki dan sesak berkurang. Karena mrs sdh enak tdk minum Bio young sampai 2 mg, kmdn mulai timbul bengkak lagi pada bgn bwh kaki. Tgl 2 Mei minum lagi sampai sekarang, bengkak tdk timbul lagi, rasa sesak jarang timbul pada malam hari, tidur sudah bisa dgn bantal 1, Sudah dapat berjalan jauh tanpa sesak, kencing tidak keruh lagi. Follow up : 20/6/2004 Keadaan umum makin membaik, tidur sudah lebih nyenyak, nafsu makan baik, edema Terapi : sda + acetensa 1.0.1, allupurinol 1.0.1

Pemeriksaan medis : 19/4/04 K.U cukup tdk tampak sesak Cor pada hari ke 11 denyut menguat, irama > teratur Tensi : 115/80 Abdomen : Hepar besar N Ekstremitas : edema -Data pendukung : 17/6/04 Gula puasa 128 Gula 2 jam PP 180 Reduksi (-) Triglicerida 149 Cholesterol 196 SGOT 22 asam urat 8,8 Protein +2 Kesimpulan : Bio young menggantikan protein yg hilang, memperbaiki fungsi hepar, menurunkan trigliserida dan cholesterol, perbaikan pada fungsi jantung dan filtrasi ginjal. Penyebab awal terjadinya proses degeneratif pada pasien ini sangat mungkin adalah defisiesi hormon pertumbuhan

Dari data hasil laboratorium darah dan urine sejak 31 Juli 2000 sampai dengan 7 Juni 2003, terlihat tidak ada perbaikan pada gula darah puasa, 2 jam PP, trigliserida dan cholesterol tetap tinggi, fungsi hati mulai terganggu, asam urat tinggi dan adanya proteinuri. Setelah minum Bio young selama 2 bulan dosis 1 sachet/hari, tampak perbaikan hasil laboratorium gula darah, trigleserida dan cholesterol menjadi normal (tanpa Lipitor), SGOT normal, proteinuri berkurang. Ini menunjukan pengaruh yang bermakna dari bioyoung pada perbaikan metabolisme gula dan lemak, fungsi hati, fungsi jantung, filtrasi ginjal dan kwalitas hidup pasien. Dari riwayat keluhan, tanda fisik, laboratoris dan efek pengobatan sebelumnya yang tidak menunjukan perbaikan pada pasien ini dan adanya perbaikan dari semua hal diatas setelah pemberian bio-young menunjukan, dimungkinkan penyebab awal terjadinya penyakit pada pasien ini adalah defisiensi HP yang sudah terjadi sejak usia 30 tahun yang mengakibatkan terjadinya DM, gangguan cardiovascular, dan filtrasi glomerulus ginjal. Jadi pasien ini dapat di diagnosa defisiensi hormon pertumbuhan dengan komplikasi DM, Decompensasi cordis, hiperlipedemia dan Neprotik sindrom (perlu didukung pemeriksaan kadar HP atau IGF-1). Dalam artikel New England Journal of Medicine tahun 1996, dilaporkan penelitian pada 7 pasien (5 laki-laki, 2 wanita) yang menderita gagal jantung sedang sampai berat. Setelah di terapi HGH, menunjukan penambahan ketebalan dinding ventrikel kiri, kemampuan kontraksi dan memompa darah meningkat, meningkatkan kapasitas latihan dan kwalitas hidup pasien. 2. Thyroiditis Pasien wanita usia 37 tahun, etnis Tionghoa, anak 2, keadaan ekonomi cukup, pendidikan sarjana Dari data pemeriksaan PA, pasien ini kami diagnosa Chronic Lymphocytic Thyroiditis atau dikenal dari nama penemunya Hashimotos Thyroiditis. Penyakit ini disebabkan adanya gangguan pada system autoimunitas yang bersifat menahun dan banyak diderita pada wanita usia 30 40 tahun. Hypotiroid terjadi pada sepertiga kasus. Pada hasil laboratorium 22/10/03: Thyroglobulin > 200 ng/ml Diperlukan terapi jangka lama, karena tidak terjadi remisi secara spontan. Terapi untuk kasus ini umumnya adalah Thyroid hormon dan cortico steroid apabila terapi hormon tidak efektif. Karena pasien ini sudah di beri terapi Thyrax oleh dokter spesialis sejak 22/10/2003 dan tanggal 7 Maret 2004 datang periksa kepada kami dengan keluhan sering berdebar, badan terasa panas, berat badan turun dan cepat
20

lelah, maka kami sarankan untuk mengurangi dosis Thyrax 1.0.1 ditambah prednisone. (lihat lab.20/04/04) Tetapi pasien menolak diberi prednisone, maka kami anjurkan mencoba Bioyoung. Pasien mau mencoba dan setelah minum 1 sachet selama 1 minggu, hasilnya cukup mengejutkan. Pasien merasa lebih enak dan bisa kembali beraktifitas normal sampai sekarang. Kadar T4 kembali normal, thyroglobulin menurun. (lihat lab. 5/05/04). Saat pasien konsul ke spesialis di RS. P. melihat kondisi pasien baik menganjurkan thyrax tidak perlu di minum lagi. Satu bulan kemudian pasien mulai mengeluh mata terasa sembab (bengkak) dan air mata sedikit. Kami anjurkan test laboratorium (lihat lab. 24/6/04). PadaTgl. 24/6/04 thyrax diberikan lagi dengan dosis 2 X 1. Sekarang pasien lebih merasa enak. Kombinasi terapi Thyrax dengan dosis tepat dan Bio-young (1 sachet/hari) terlihat dapat menurunkan tyroglobulin dan membuat pasien lebih nyaman dan dapat beraktifitas normal kembali. Riwayat penyakit / keluhan : Keluhan ada benjolan dileher sejak 4 th yll, sering keluar keringat dingin, badan terasa panas, jantung berdebar, berat badan menurun. Sudah diperiksakan kedokter spesialis kelenjar dan diberi obat Thyrax. Pemeriksaan medis : K.U lemah, gelisah Data pendukung : 22/10/03 USG : Struma multinodusa berdegenerasi kistik lobus dextra thyroid, tidak patologis. 16/10/03 Serologi/immunologi : - TSH : 2,215 uIU/ml - Free T4 : 1,21 ng/dl 22/10/03 Thyroglobulin : > 200 ng/ml (duplo) 10/03/04 P A : The smear from FNA of the thyroid composed of leucocytes and lympocytes Diagnosa : Terapi : Chronic Lymphocytic Thyroiditis atau 21/1/04 : Thyrax 2 X 1 Hashimotos Thyroiditis atau juga Autoimmune 17/3/04 : Thyrax 2 X 1 (3 hari), 3 X 1 (1 minggu), 2 Thyroiditis. X2 5/05/04 : Thyrax stop (dokter internis di RS. P.) Tgl. Komsumsi Bio Young : 7 Maret 2004 Perubahan yang dirasakan : Setelah minum Bio young keluhan mulai berkurang, nafsu makan meningkat, berat badan normal kembali, jantung tidak berdebar lagi. Sekarang saya dapat ikut aerobic dan badan terasa lebih enak dan sehat. Dosis : 1 sachet / hari Pemeriksaan medis : 5-05-04 K.U baik, tampak lebih segar Data pendukung : 20/04/04 5/05/04 Normal Total T3 : 2,26 Total T3 : 1,14 1,3 - 2,87 nmol/l Total T4 : 215.2 Total T4 : 79.5 58 161 nmol/l T S H : 0.03 T S H : 0,11 0,3 5 uIU/ml T3 up take : 42,9 T3 up take : 29,8 25 37 % FT 41 : 7,16 FT 41 : 1,84 1,1 4,6 ug/dl Tiroglobulin : 149,7 2,7 21 ng/ml Kesimpulan : Bio young dapat dipakai sebagai alternatif untuk terapi tambahan bersama thyrax pada Hashimotos thyroiditis. Anabolik efek pada bio-young dapat
21

Follow up : 24/6/04 Total T3 : 1,57 T3 Up take : 27,3 Total T4 : 99,4 FT 31 : 27,8 TSH : 1,72 FT 41 : 2,09

Thyroglobulin : > 200 ng/ml (duplo) Thyrax meningkatkan aktifitas dan kwalitas hidup pasien. 1.0.1

3. KP Duplex aktif Pasien wanita, usia 40 tahun, etnis Jawa, anak 7, ekonomi kurang, sanitasi rumah kurang mendukung. Riwayat penyakit / keluhan : Keluhan batuk sejak 6 bulan yang lalu, nafsu makan menurun, berat badan menurun, jika berjalan agak jauh cepat merasa lelah dan jantung berdebar-debar. Pemeriksaan medis : K.U : tampak pucat, lemah Pulmo : Rh +/+, s.n redup Cor : HR 105/mnt, reguler Tensi: 155/90 Abdomen : taa Ekstremitas : taa Data pendukung : 28/2/04 Ro paru I : K P duplek aktif 8/5/04 Ro paru II : K P Duplex sedikit perbaikan Terapi : 9/3/04 Rifampicin 450 mg 1.0.0 I N H Ciba 300 mg 2.0.0 Pirazinamide 500 mg 1.1.1 Ethambutol 500 mg 1.0.1

Diagnosa : K. P Duplex aktif + hipertensi ringan+tachicardi Nama Dokter : Dr. F. Hendrawan

Tgl. Komsumsi Bio Young : 19 Mei 2004 Dosis : 1 sachet per hari Lama pemberian : 30 hari Perubahan yang dirasakan : Pemeriksaan medis : 21/6/04 Setelah minum bio young badan saya terasa lebih K.U : baik segar, nafsu makan bertambah, tidak cepat lelah Cor : H.R 95/ menit, reguler, tensi: 140/90 lagi. Pulmo : Rh -/Data pendukung : 18/6/04 Ro Paru III : - Infiltrat di kedua lapangan paru jauh berkurang Kesimpulan : Kp Duplek Non aktif dengan banyak perbaikan Follow up : 21/7/2004 Kesimpulan : Keadaan umum baik, nafsu makan baik, batuk Bio young dapat mempercepat proses penyembuhan jarang dgn cara memperbaiki jaringan paru dan meningkatkan sistim kekebalan tubuh. Pasien kami terapi selama 2 bulan dengan obat seperti diatas, tetapi tidak ada perkembang perbaikan yang bermakna pada rontgen parunya. Sehingga kami coba berikan Bioyoung dengan harapan dapat mempercepat proses penyembuhan. Setelah 1 bulan, hasil rontgen menunjukan perbaikan yang sangat bermakna dan keadaan umum pasien makin membaik (nafsu makan meningkat, BB bertambah, tidak mudah lelah lagi) yang menunjukan meningkatnya fungsi paru.
22

David Clemmons, kepala bagian endokrinologi pada University of North Carolina School of Medicine di Chapel Hill, mendapatkan peningkatan kemampuan rata-rata inspiratori maksimum 10 sampai 12 mm Hg dan peningkatkan expiratori maksimum pada pasien-pasien chronic obstructive pulmonary stadium lanjut yang diberikan suntikan HGH. Ia percaya HGH merupakan terapi menjanjikan untuk kasus emphysema dan COPD lainnya. Hasil kwesioner pemakai Bio young Kwesioner dilakukan pada 40 orang pemakai Bio young berusia antara 24 82 tahun, terdiri dari 15 lakilaki dan 25 wanita yang telah minum antara 1 5 bulan. Tujuan kwesioner untuk mengetahui: adanya perubahan rasa atau keluhan dan perubahan fisik apa saja sesudah minum, kapan perubahan itu mulai dirasakan, efek samping apa saja yang dirasakan. 1. Perubahan yang dirasakan atau hilangnya keluhan - peningkatan stamina dan daya tahan - perubahan emosi atau suasana hati (mood) - kekuatan otot meningkat - nyeri otot dan sendi membaik - nyeri lambung akibat diet ketat - peningkatan libido dan kemampuan seksual - tidur lebih nyenyak 2. Perubahan fisik yang dirasakan - kulit lebih halus dan kencang - kerutan kulit di wajah berkurang - penurunan lingkaran perut - pertumbuhan rambut 85 % 80 % 75 % 70 % 90 % 60 % 55 % 75 % 67.5 % 60 % 30 % Setelah (hari) 35 3 15 14 30 60 90 35 7 10 5 10 30 60 30 60 45 120 90 120

3. Efek samping sementara (awal minum) Lama (hari) - pusing 7,5 % 13 - sulit tidur 5% 12 Tidak dijumpai efek samping setelah minum selama 5 bulan dengan dosis 1 sachet / hari VI. KESIMPULAN: 1. Penuaan adalah suatu keadaan dimana kemampuan sel untuk bereproduksi menurun, disertai gangguan homeostasis sistim neuroendokrin, menurunnya sistem imunitas terutama menurunnya kadar HP yang berakibat timbulnya berbagai penyakit dan kelainan patologi (misal kanker). 2. Dengan tetap mempertahankan kadar HP pada usia muda (500 g), bukan tidak mungkin usia harapan hidup manusia mencapai lebih dari 100 tahun dan terhindar dari penyakit-penyakit degeneratif. 3. Anti-aging adalah bahan atau zat kimia yang dapat berupa obat, hormon, bahan alami atau nutrient atau secretagogues yang dapat memicu sekresi HP pada tingkat yang optimal. Dimasa yang akan datang penggunaan GH natural secretogogues sebagai anti-aging akan lebih disukai dibandingkan penggunaan obat atau hormon, karena lebih mudah digunakan, lebih aman pada pemakaian jangka panjang. 4. Bio-young sebagai sebagai salah satu GH natural secretagogues, dapat bermanfaat dalam menjaga dan mengembalikan fungsi organ tubuh seperti saat muda dan dapat dipakai untuk terapi kombinasi atau terapi tambahan bersama obat pada kasus diabetes, gagal jantung, hiperlipedemia, neprotik sindrom, thyroiditis, penyakit paru; dll., serta aman dikomsumsi.
23

VII.

Hambatan & Pesan 1. Belum adanya buku atau jurnal tentang Anti-aging yang beredar di Indonesia atau mungkin hanya sedikit dikalangan teman sejawat ahli endokrin dan/ gerontology, sehingga belum banyak teman sejawat di kalangan praktisi maupun akademis yang mengenal anti-aging maupun ilmunya yang disebut AntiAging Medicine. 2. Mahalnya harga obat maupun supplement anti-aging yang beredar di Indonesia, mempersulit dalam melakukan suatu penelitian yang lebih baik. 3. Pemeriksaan Penunjang dianosa aging belum lengkap ada, dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. 4. Diperlukan studiklinis yang lebih berbobot oleh para pakar di pusat-pusat pendidikan di Indonesia tentang manfaat Anti-aging agar kita tidak makin ketinggalan dengan negara-2 barat dalam upaya memerangi penuaan dan/ komplikasinya penyakit degeneratif.

VIII. KEPUSTAKAAN: 1. Cyril A Keele, M.D and Eric Neil, M.D. Samson Wrights Applied Physiology. Oxford University Press, Twelfth Edition, 1971. 57 (494-500) 2. International Hormone Society, A Practical Application of Treating Adult Hormone Deficiencies, First Practical Symposium, Las Vegas November 30th December 1th 2004. 3. Robert Berkow, M.D., Editor. The Merck Manual of Diagnosis and Therapy. Thirteenth edition 1977. Chapter 12, 1244 1265. 4. Robert Fried, Ph D and Woodson C. Merrell, M.D; The Arginine Solution The first Guide to Americas New Cardio-Enhancing Suplement. Copyright 1999; Warner Books Edition. 5. Ronald Klatz, M.D and Carol Kahn, M.D. Grow Young with HGH. Copyright 1997: 16 - 63 . 6. Ronald Klatz, M.D . Ten Weeks To A Younger You . Copyright 1999: 17 - 26 7. Wintrobe, Thorn, Adams, Braunwald, Isselbacher. Petersdorf. Harrisons Prinsiples of Internal Medicine Copyright 1974 by McGraw-Hill, Inc. Section 3 Hormonal disorders. 444,447,465.

24