Anda di halaman 1dari 23

HIMPUNAN SOAL PERTANYAAN TENTANG PERATURAN JABATAN NOTARIS & KODE ETIK/ETIKA PROFESI NOTARIS PENDAHULUAN Sebagai evaluasi

dan penjabaran dari catatan saya dalam tulisan ini, himpunan soal/pertanyaan ini saya sajikan khusus bagi para (Ass.) Dosen dan para Mahasiswa Pendidikan Program Magister KeNotariat an Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Catatan ini merupakan salah satu usaha saya dalam membina dan memajukan studi Kenotariatan tersebut. Dengan cara banyak berlatih memecahkan '1001' macam soal, maka diharapkan agar mereka yang mempelajari dan mendalami studi tersebut, setelah benar-benar memahami sehingga lancar dalam menempuh ujian-ujian dan menghayati Tugas dan Jabatannya sebagai Notaris, kelak dikemudian hari. Dengan demikian dalam menjalankan praktek notariat kelak pun insya Allah tidak akan kaku. Jawaban-jawaban soal-soal yang dihimpun dalam tulisan ini terdapat dalam berbagai literatur yang saya acu-/referensi-kan. Pertanyaan-pertanyaan/soal-soal dalam kumpulan ini saya bagi dalam beberapa Bab, yaitu : Bab I soal-soal yang menyangkut sejarah dan perkembangan notariat, baik umum, maupun khusus, yaitu tentang notariat antar bangsa dan di Indonesia. Bab II soal-soal yang berkaitan dengan UndangUndang Jabatan Notaris (termasuk Honorarium). Bab III soal-soal yang ada sangkut pautnya dengan Asosiasi Notaris/Notariat.
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

Bab IV soal-soal yang bertalian dengan Kode Etik Notaris. Bab V soal-soal tentang Pendidikan Notaris/Notariat. Bab VI lain-lain.

Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

Bab. I TENTANG SEJARAH DAN PERKEMBANGAN NOTARIAT Bagian Satu (Umum/Global) 1. a. Sejak kapan masyarakat dunia mengenai tulisan (Bld. "het schrift")? b. Coba sebutkan berbagai nama jabatan penulis sejak dahulu kala yang fungsinya hampir sama (mirip) dengan Notaris dewasa ini. c. Harap diterangkan pula fungsi dari bermacam-macam "penulis" dimaksud. 2. a. Sejak kapan dan di negara mana timbul/mulainya Notariat Latin (Bld. "het Latijnse Notariaat") itu? b. Coba terangkan sampai sejauh mana terjadinya penyebaran dan pengembangan Notariat Latin itu, dengan menyebutkan alasannya. c. Undang-undang Perancis yang disebut "Ventosewet" di kalangan notariat sangat terkenal. Coba terangkan secara singkat isi dll tentang Undang-undang tersebut. 3. Negara mana yang berinisiatif mendirikan perkumpulan yang disebut "Union Internationale du Notariat Latin" itu? Kapan didirikannya, dan apa fungsi serta tujuannya? 4. Sehubungan dengan soal/pertanyaan dalam butir lb di atas, cobs terangkan secara ringkas tapi jelas tentang a. Notariat di zaman Romawi Kuno. b. Notariat di Mesopotamea dan Mesir. c. Notariat pada abad pertengahan di Italia. 5. Coba jelaskan kenapa perguruan (tinggi) hukum "Bologna" terkenal dalam sejarah Notariat Latin.

Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

6. Coba terangkan sampai sejauh mana peran Karel Agung (Bld. Karel de Grote) dan Lodewijk yang Suci (Bld. Lodewijk de Heilige) dalam membina dan memajukan n otarius/ notaris (notariat) itu. 7. Coba terangkan secara singkat tapi jelas timbulnya kembali (Bld. "herkomst") serta perkembangan notariat di Negeri Belanda. Juga notariat sejak abad pertengahan (Bld. "mid-deleeuwen"), hingga dewasa ini (termasuk perundangundangannya/Bld. "Wetgeving"). 8. Kenapa dikatakan orang, bahwa notariat di Nederland itu "menjabatani" notariat di Indonesia? 9. Kita mengenai beberapa teori tentang pengelompokan notariat, di antaranya menurut teori Izenec. Coba terangkan pengelompokan menurut teori Izenec dimaksud. 10. Dapatkah ands menerangkan perbedaan antara aktaakta sebagai alat bukti tertulis yang dibuat oleh/di hadapan Notaris yang tergolong "Notariat Civil Law" (seperti Indonesia) dengan yang bukan /"non -Civil Law Notary (Public)" (seperti Amerika Serikat) itu? 11. Coba ceritakan serba singkat fungsi dan lain-lain notariat di berbagai negara Kontinental, Anglo Sakson, Asia (termasuk Cina/RRC dan Jepang) dan Afrika. 12. Kapan dan di negara-negara mana terjadinya kemerosotan di bidang notariat itu, dan terangkan pula hal-hal yang merupakan penyebabnya. Bagian Dua (Indonesia) 13. a. Kapan notariat itu mulai masuk di Indonesia; siapa/badan mana yang menumbuhkan dan apa tujuannya?
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

b. Siapa yang diangkat sebagai notaris pertama di Indonesia; siapa yang mengangkatnya; di mana; dan bagaimana bunyi/ isi akta/surat pengangkatannya? 14. a. Kapan dan oleh siapa (pejabat mana) dikeluarkannya instruksi pertama untuk para notaris di Indonesia itu? b. Coba terangkan ke-10 pasal yang tercantum dalam instruksi dimaksud. 15. Bagaimana bunyi atau isi sumpah yang diucapkan oleh seorang notaris (notarizes) pada zaman V.O.C. sebelum menjalankan jabatannya itu? 16. Sejak mulai timbulnya notariat di Indonesia hingga dewasa ini pernah diberlakukan berbagai peraturan (reglemen) tentang notariat. Coba terangkan reglemenreglemen dimaksud kapan keluar/mulai berlakunya, dan apa saja isinya. 17. a. Apakah Instruksi dalam Stb. No. 11/1822 bagi para Notaris di Indonesia sama atau mirip dengan pelbagai ketentuan yang tercantum dalam Ventosewet-nya Perancis yang diberlakukan pula di Negeri Belanda? b. Bagaimana pendapat/pandangan atau komentar anda sendiri tentang berbagai peraturan yang menyangkut notariat dan yang pernah berlaku di Indonesia itu? 18. Apa gunanya, dengan kata lain manfaat apa yang dapat dipetik/peroleh dari . sejarah (khususnya) yang mengenai notariat itu? Bab.II UNDANG-UNDANG JABATAN NOTARIS 19. a. Sebutkan nama/sebutkan asli dari Peraturan Jabatan Notaris di Indonesia sebelum diubah dengan UUJN 30/2004.
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

b. Di mana (dalam perundang-undangan apa/mana) diaturnya, dan sejak kapan mulai berlakunya dan berakhirnya? 20. a. UUJN 30/2004 itu terdiri dari berapa bab dan berapa pasal? b. Dari sekian banyak pasal-pasal UUJN 30/2004 itu, pasal-pasal mana saja yang hingga dewasa ini masih memerlukan peraturan pelaksanaan? c. Coba terangkan judul dari setiap bab UUJN 30/2004 itu. 21. a. Dalam Pasal berapa UUJN 30/2004 menyebutkan batasan (definisi) otentik notaris. Coba terangkan bunyi/arti pasal itu. b. Coba bandingkan pasal 1 Stbl 1830:3 dengan pasal 1 Notariswetnya Belanda dan UUJN 30/2004 diatur dalam pasal berapa? Apa persamaan dan perbedaannya? c. Sebutkan sebuah pasal dalam KUH Perdata/BW yang merupakan sumber dari pasal 1 PJN yang diatur dalam Stbl 1830:3, dengan menerangkan alasannya kenapa demikian dan dalam UUJN 30/2004 diatur dalam Pasal berapa? 22. Coba jelaskan persamaan dan perbedaan antara "akta otentik" dengan "akta di-bawah tangan". 23. Harap dijelaskan, kenapa Notaris itu bukan pegawai negeri, dengan menyebutkan perbedaan antara Notaris sebagai pejabat umum (Bld. Openbaar ambtenaar) dengan Pegawai Negeri itu. 24. Setelah diteliti, ternyata definisi yang termaktub dalam pasal 1 PJN itu kurang lengkap. Kenapa demikian? 25. Sebagaimana dimaklumi, Notaris itu merupakan produsen utama dalam pembuatan akta otentik. Coba jelaskan alasannya. 26. Berilah beberapa contoh akta otentik, yang pembuatannya selain oleh/di hadapan Notaris, dapat juga
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

ditugaskan kepada pejabat lain. Dan terangkan pula siapa pejabat lain itu. 27. Para pakar hukum, seperti Prof. Hamaker, Sprenger van Eijk dll, pernah mempersoalkan beberapa istilah yang terdapat dalam pasal 1 Notariswet/PJN (stbl 1830:3). Coba terangkan secara singkat, istilah-istilah apa saja yang dipersoalkan itu. Banding kan dengan UUJN 30/2004 dengan menyebutkan pasal (-pasal) yang mengaturnya. 28. Berdasarkan Undang-undang (Peraturan Perundangundangan) suatu alat bukti yang disebut akta itu baru memperoleh otensitas (akta otentik), bila memenuhi berbagai persyaratan. Coba jelaskan persyaratanpersyaratan dimaksud, sebutkan pula dasar (-dasar) hukumnya. 29. a. Menurut peraturan hukum yang berlaku, wewenang Notaris (dalam pembuatan akta otentik) meliputi beberapa hal. Coba terangkan secara rinci halhal dimaksud. b. Coba jelaskan pula, apa sanksinya apabila salah satu persyaratan yang dimaksud tidak dipenuhi. 30. Coba sebutkan beberapa akta otentik yang Notaris tidak berwenang untuk membuatnya. 31. Akta-akta notaris itu ada yang disebut "partijakte" (Bld) dan "relaasakte" (Bld). Coba jelaskan perbedaan antara kedua macam akta notaris itu. 32. Akta otentik (dalam hal ini akta notaris) mempunyai kekuatan pembuktian, yaitu apa yang dalam bahasa Belanda disebut : "uitwendige bewijskracht", "formele bewijskracht", dan "materiels bewijskracht". Coba jelaskan secara rinci ketiga macam kekuatan pembuktian dimaksud. 33. a. Menteri Hukum dan HAM (dulu Menteri Kehakiman) merupakan pejabat yang "dominan" mengenai hal-hal
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

yang menyangkut notaris/notariat. Coba jelaskan, kenapa demikian. b. Selain Menteri Hukum dan HAM Menteri apalagi yang ada hubungannya dengan Jabatan Notaris? Coba jelaskan dan sebutkan akte-akte apa saja yang terkait dengan hal tersebut. 34. a. Coba jelaskan apa yang disebut : "beroepsnotaris", "notaris merangkap", "wakil notaris", "wakil notaris sementara", dan "notaris pengganti" itu. b. Terangkan pula daerah jabatan mereka masing-masing tersebut. 35. a. Kapan seseorang Notaris diperhentikan dengan hormat dari jabatannya itu? b. Adakah perbedaan antara istilah "emeritus", "werda", "mantan", "ex"/"bekas" notaris itu? Coba jelaskan perbedaan keempat istilah itu. 36. Berlainan dengan di Indonesia, di beberapa negara yang notariatnya merupakan "Civil Law"/"Notariat Latin"), pengangkatan para Notaris itu dilakukan oleh Kepala Negara, seperti Raja dan Presiders. Coba sebutkan beberapa negara di mana pengangkatan notarisnya itu oleh Kepala Negara dimaksud, dengan menyebutkan dasar hukumnya. 37. a. Coba jelaskan, kenapa dan untuk apa pembentuk undang-undang menetapkan tentang tempat tinggal (Bld. "woonplaats"), kantor dan tempat kedudukan (Bld. "Standplaats") Notaris? b. Coba terangkan secara singkat tetapi jelas tentang tempat tinggal dll tersebut. c. Bolehkah para Notaris mempunyai kantor cabang atau perwakilan? Alasannya? d. Kenapa para Notaris Indonesia (lain halnya di Negari Belanda, misalnya) dilarang meninggalkan daerah jabatannya tanpa cuti lebih dari 7 X 24 jam berturutturut?
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

e. Coba jelaskan sanksi hukumnya, apabila hal-hal tsb dilanggar. 38. PJN dalam pasal berapa yang mengatur tentang cuti Notaris. Coba terangkan secara singkat tetapi jelas tentang hal-hal yang mengenai cuti notaris itu. (Buat resume tentang cuti dimaksud). 39. Apa sanksinya apabila seorang Notaris menolak untuk menyerahkan protokol-notaris kepada penggantinya, bila ia cuti? 40. Bolehkah seorang Notaris menolak untuk memberikan bantuannya dalam pembuatan akta otentik, (Bld. "dienstweigering")? Alasan, kekecualian dan sanksinya? Diatur dalam UUJN sebutkan pasal berapa (jika ada). 41. a. Dalam hal yang bagaimana para Notaris wajib memberikan bantuan mereka secara cuma-cuma (Bld. "kosteloos")? b. Coba terangkan baik alasan/dasar hukum maupun prosedurnya. 42. Coba terangkan secara rinci hal-hal yang menyangkut larangan bagi para Notaris untuk menjalankan jabatan di luar daerah jabatannya (Bld. "resort"), yaitu dasar hukumnya dan sanksinya bila hal tsb dilanggar, baik menurut hukum perdata maupun menurut pidana. 43. a. Pasal berapa dari PJN yang mengatur tentang tidak boleh (larangan) dirangkapnya jabatan notaris dengan beberapa jabatan lain? Coba sebutkan jabatan-jabatan dimaksud. b. Coba terangkan pula hal-hal apakah yang merupakan alasan/sebab dicantumkannya larangan tsb dalam PJN. c. Terangkan akibat hukumnya apabila larangan tersebut dilanggar.

Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

44. a. Dapatkah anda menjelaskan, kenapa para Notaris Indonesia (di Negeri Belanda boleh), Dahulu menurut Stbl 1830 : 3 dilarang untuk mengadakan persekutuan (Belanda "maatschap"). b. Sebutkan pula sanksinya. c. Bagaimana pula menurut UUJN 30/2004 yang berlaku sekarang. 45. Apakah kedudukan hukum dari Notaris Pengganti sama dengan Notaris? Coba jelaskan jawaban anda, dengan menunjuk dasar/alasan hukumnya. 46. a. Pasal berapa menurut UUJN 30/2004 yang mengatur tentang syarat-syarat seseorang untuk diangkat menjadi/sebagai Notaris? Coba terangkan secara rinci dan jelas syarat-syarat dimaksud, baik menurut perundang-undangan maupun dalam praktek berdasarkan kebijaksanaan Menteri Hukum dan HAM R.I. b. Silakan anda membuat sebuah konsep surat lamaran untuk diangkat sebagai Notaris di sesuatu tempat yang anda kehendaki. 47. a. Kapan, di hadapan siapa, dan bagaimana bunyi sumpah (janji) jabatan notaris itu, dengan menyebut dasar/alasan hukumnya. b. Coba jelaskan pula sanksinya, apabila sumpah/janji jabatan dimaksud dilanggar. arti istilah-istilah Belanda : "beroepseed", "politieke eed", "belovende eed" dan "zuiveringseed" itu. 48. Sejak dahulu hingga dewasa ini hal-hal yang menyangkut "rahasia jabatan" dan "hak ingkar" (Belanda "het verschoningsrecht") notaris sering dibicarakan, baik di kalangan para Notaris sendiri, maupun di kalangan peradilan. Coba jelaskan secara singkat mengenai kedua hal tersebut, yang bagi "dunia notariat" merupakan hal yang sangat penting untuk difahami dan diamalkan dalam praktek.
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

10

49. Apa yang harus segera dilakukan oleh seorang Notaris setelah diambil sumpah/janjinya tersebut dalam butir 46 di atas? 50. "Cap", zegel"/ "cachet" itu tidak dapat dipisahkan dari jabatan notaris. Coba terangkan kenapa demikian. 51 Apakah para Notaris boleh membuat (Belanda "verlijden") semua akta otentik yang dikehendaki oleh para klien mereka? Jawaban anda itu supaya dijelaskan dengan alasan yuridisnya. 52 a. Siapa saja yang boleh menjadi pihak dalam akta notaris itu? Dan siapa yang tidak boleh menjadi pihak dalam notariele akte itu? b. Sebutkan pula sanksinya, apabila larangan dimaksud dilanggar. (lengkapi dengan menuebutkan dasar hukumnya) 53. Untuk menjadi pihak (Belanda "partij") dalam suatu akta notaris itu dapat dengan berbagai cara. Coba sebutkan secara rinci cara-cara dimaksud, dengan mengemukakan masing-masing sebuah contoh. 54. Beri pula sebuah contoh klausula perwakilan dengan jalan substitusi. 55. Coba jelaskan, siapa saja dari mereka yang disebut di bawah ini merupakan pihak (partij) dalam/pada suatu akta notaris - "partij door gemachtigde", - "gemachtigde in hoedanigheid", - "onderlasthebber", - "kuasa substitusi", - "texateur". 56. a. Coba terangkan secara singkat tetapi jelas, apakah sanksinya jika pasal 20 PJN yang diatur dalam Stbl
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

11

1830:3 dilanggar? Bandingkan dengan UUN 30/2004 dan sebutkan pasal yang menjadi dasar hukumnya. b. Bagaimana halnya apabila suatu kehilangan sifat otentik-/otensitas-nya? akta notaris

57. a. Pasal 21 PJN yang Stbl 1830:3 menetapkan/menyebutkan beberapa orang yang tidak boleh mendapat keuntungan dari suatu akta notaris. Bandingkan dengan UUJN 30/2004 sebutkan pasal (pasal) yang menjadi dasar hukumnya. b. Coba jelaskan siapa saja mereka itu. c. Apa alasan (latar belakang) -nya pembentuk undangundang menetapkan demikian? d. Coba beri beberapa contoh (kasus) yang menyangkut larangan dimaksud. 58. Coba jelaskan pula sampai sejauh mana hubungan yuridis antara pasal-pasal 907 dan 911 KUH Perdata (BW) dengan UUJN 30/2004 dan sebutkan pasal (-pasal) yang mengaturnya. 59. Tentang kesaksian dalam akta notaris a. Sebutkan peraturan hukum yang mengatur tentang saksi (kesaksian) ini. b. Apakah yang dimaksud dengan saksi instrumentair (Belanda "instrumentaire getuigen") itu? Bolehkah saksi dimaksud lebih dari dua orang? Jelaskan alasannya. Coba terangkan tugas dari saksi-saksi instrumentair itu. Coba sebutkan pula syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi saksi dalam pembuatan akta notaris itu. c. Apa yang disebut "attesterende getuigen" (Bld) itu? d. Bolehkah mereka yang disebut di bawah ini menjadi saksi dalam pembuatan akta notaris yang buta huruf, yang buta, yang tuli dan yang buta tuli? Terangkan alasan jawaban anda itu.
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

12

e. Coba sebutkan mereka yang tidak boleh menjadi saksi dalam pembuatan suatu akta notaris, disebabkan terlalu dekat kekeluargaannya dengan notaris atau para penghadap ybs. Apa sanksinya apabila ketentuan tersebut dilanggar? 60. a. Coba jelaskan, siapa saja yang dalam akta notaris merupakan penghadap (Belanda "comparant")? b. Bagaimana bunyi arrest Hoge Rood Belanda ttgl 5 Oktober 1848 tentang sifat penghadap itu? c. Apa yang oleh peraturan hukum disyaratkan tentang pengenalan (para) penghadap oleh Notaris? Dasar/alasan hukumnya? d. Coba terangkan dengan jelas cara-cara memperkenalkan (Belanda "bekend maken") seseorang penghadap kepada Notaris, dengan menyebut alasan yuridisnya. e. Beri masing-masing sebuah contoh komparisi yang menggambarkan terjadinya istilah-istilah "telah dikenal" dan "diperkenalkan" itu. f. Dalam hal apa/bagaimana kesaksian itu menghilangkan sifat otentiknya (otensitas) dari sesuatu akta notaris? 61. Pasal berapa dalam UUJN 30/2004 yang mengatur/mensyaratkan disebutkannya nama (lengkap), pekerjaan/kedudukan dalam masyarakat, baik bagi Notaris sendiri, (para) penghadap, dia (mereka yang diwakili), maupun para saksi, dalam semua akta. Coba terangkan secara rinci hal pencantuman dll itu, dengan menyebutkan dasar/alasan hukumnya, pula sanksinya, apabila ketentuan itu dilanggar. 62. Pasal (-pasal) berapa dalam UUJN 30/2004 yang mengatur tentang ketentuan-ketentuan bentuk akta notaris. Coba jelaskan secara rinci ketentuan-ketentuan bentuk akta dimaksud.
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

13

63. Bahasa apa yang dipergunakan dalam akta-akta notaris itu? Apa komentar anda tentang "bahasa-akta" notaris itu? 64. Pasal berapa dalam UUJN 30/2004 yang mengatur tentang pembacaan akta oleh Notaris kepada (para) penghadap ybs. a. Coba terangkan secara rinci tentang pembacaan dimaksud. b. Apakah yang dimaksud dengan istilah "verlijden" (Bld) [ Baca "verleiden"] itu? c. Apakah boleh tidak dibacakan, apa alasan dan syaratsyarat maupun landasan yuridisnya. 65. Coba terangkan dengan jelas tentang penanda tanganan akta notaris itu, antara lain tentang pengertian tanda tangan; siapa yang harus menanda tanganinya; sa'at penanda tanganan itu dilakukan; tempat dibubuhkannya tanda tangan itu di akta; urutan penanda tangan itu; bagaimana halnya apabila seseorang penghadap yang karena sesuatu hal tidak menanda tangani akta itu? 66. Coba jelaskan apa saja yang dimuat dalam ketiga bagian dalam akta notaris, yaitu : kepada akta, badan akta dan penutup akta. 67. Terangkan pula apa saja yang dimuat di dalam kerangka akta notaris, yaitu berupa judul akta, komparisi, premisse, isi akta, dan penutup akta; dengan menyebutkan dasar hukumnya.

Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

14

68. a. Coba terangkan perbedaan antara "akta pihak" (Belanda "partij akte") bila dibandingkan dengan "akta relaas" (Belanda "relaasakte" "procesverbaal") mengenai penandatanganan akta-akta dimaksud. b. Bagaimana isi dari arrest Hoge Rood Belanda tgl. 15 Desember 1961, N.J. 1962, 48 tentang kekuatan otentik akta notaris. 69. Sebutkan Pasal (-pasal) dalam UUJN 30/2004 mengatur tentang pelbagai macam (surat) kuasa (Belanda "volmachten"). Coba jelaskan apa yang harus dilakukan oleh para Notaris, apabila kepada mereka disampaikan surat-surat kuasa itu. 70. a. Apa yang disebut "renvooi" (en)" (Belanda) itu? b. Di mana diaturnya, dan terangkan pula cara menangani renvooi(en) itu. c. Coba beri masing-masing contoh sebuah (klausula) renvooien itu. 71. a. Coba terangkan dengan jelas apa yang disebut "minuta" itu, pasal-pasal mana yang mengaturnya dalam PJN? b. Idem tentang "brevetten". 72 Apa yang disebut kuasa (Belanda "volmacht", "kuasa blanko") dan aanbod van gerede betaling" itu? 73 Coba ceritakan secara singkat tapi jelas tentang apa yang disebut "minutenbundel" (Belanda) itu, dan cara menanganinya. 74. a. Apa yang dimaksud dengan daftar-daftar (Bld. "lijsten") "repertorium" dll yang diatur dalam UUJN 30/2004 dalam pasal berapa? b. Sebutkan pula sanksinya apabila ketentuan tersebut jika dilanggar.

Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

15

75. Coba jelaskan tentang daftar yang harus dikirimkan kepada Seksi Pusat Daftar Wasiat, Departemen Hukum dan HAM (dulu Kehakiman) R.I. itu. 76. Apa pula yang harus dilakukan oleh para Notaris, apabila di hadapan mereka dibuat akta yang memuat pengakuan anak luar kawin? Jelaskan berikut dasar hukumnya. 77. a. Coba terangkan tentang kewajiban Notaris untuk menyampaikan laporan, apabila di hadapannya telah dibuat akta adopsi. b. Apa yang dimaksud dengan "adopsi" itu? Jelaskan pula dasar hukumnya. c. Bagaimana prosedur pengangkatan anak WNI oleh orang asing (adopsi internasional) itu? 78. Coba jelaskan tentang pemberian/pengeluaran (dari akta-akta) salinan/turunan dan kutipan yang dilekatkan/dijahitkan pada minuta akta notaris itu, dengan menyebutkan sanksinya apabila terjadi pelanggaran terhadap ketentuan undang-undang (peraturan hukum) dimaksud. 79. a. Apa yang dimaksud dengan grosse itu? b. Coba jelaskan hubungan/kaitan antara "grosse" dengan "eksekusi" itu, baik berdasarkan undang-undang maupun menurut beberapa orang sarjana/ahli/pakar hukum? 80. Apa yang disebut "wasiat olografis" itu, dan bagaimana cara (prosedur) penerimaan dan pengeluaran (kembali) akta tsb? 81. Coba terangkan secara singkat tapi jelas tentang pemberian/ pengeluaran grosse salinan (turunan) dan kutipan akta notaris dan diatur UUJN 30/2004 dalam pasal berapa.?

Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

16

82. Apakah tujuan pembubuhan teraan "cap"/"segel" atau "cachet" yang dimaksud dalam UUJN 30/2004 dan diatur dalam pasal berapa? 83. Terangkan pula apa yang dimaksud dengan "legalisasi" (Belanda "legalisatie") dan waarmerking" (Belanda) itu. 84. Apa tujuan pembentuk undang-undang dalam mewajibkan para Notaris untuk menyelenggarakan "repertorium" itu? Bagaimana cara menangani (diselenggarakannya) repertorium itu? Dalam UUJN 30/2004 diatur dalam pasal berapa ? 85, a. Coba terangkan pula kolom-kolom apa saja yang harus dimuat dalam Klapper dan daftar-daftar yang berkaitan dengan Repertorium itu. b. Kenapa untuk Daftar Protes tidak diadakan Klapper? c. Bagaimana halnya dengan daftar "Legalisatie" dan "Waarmerking-, apakah Klapper itu diperlukan? d. Dalam UUJN 30/2004 diatur dalam pasal berapa? 86. Coba terangkan, apa saja yang termasuk Protokol notaris itu? jelaskan dasar hukumnya. 87. Apakah ketentuan tentang protokol notaris itu berbeda dengan protokol notaris-pengganti? Alasannya? Sebutkan juga dasar hukumnya. 88. Adakah perbedaan antara "notaris -pengganti " dengan "pejabat sementara notaris", "wakil notaris" dan "wakil notaris sementara"? Harap jawaban anda itu dijelaskan dengan masingmasing sebuah contoh! 89. Coba jelaskan, apa saja yang harus disampaikan oleh setiap Notaris secara periodik (berkala) kepada MPP (Majelis Pengawas Pusat) itu, dengan menyebutkan dasar hukum dan sanksinya apabila ketentuan Undang-undang ini dilanggar?
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

17

90. Apakah yang disebut "dubbel repertorium" itu, dan bagaimana cara menanganinya, dengan menerangkan pula dasar hukumnya? 91. Coba terangkan, di mana dalam UUJN 30/2004 diaturnya hal pengawasan terhadap para Notaris dan akta-akta mereka? 92. a. Apakah memang perlu para Notaris dan akta-akta yang dibuat oleh atau di hadapan mereka diawasi? Kalau "ya", apakah tujuan pengawasan itu; pejabat mana (siapa) yang melakukan pengawasan itu; sanksi/hukuman apa yang dapat dijatuhkan; oleh siapa; dan hal-hal apa saja yang menyebabkan (alasan-alasan) pengenaan sanksi dimaksud? b. Coba terangkan upaya apa saja dilakukan oleh Pemerintah c.q. Lembaga Pemerintah apa saja mengenai pengawasan dimaksud. 93. Coba jelaskan hal-hal apa saja yang dikatagorikan "notaris mengabaikan tugas jabatannya" itu? 94. Agar diterangkan pula tentang penolakan para Notaris untuk melakukan tugas jabatan mereka, dengan menyebutkan pula pengecualiannya. 95. Apakah yang disebut "keluhuran dan martabat jabatan notaris" itu? Coba beri beberapa contoh tentang hal tersebut. 96. Apa saja yang dapat dilakukan oleh Pengadilan Negeri terhadap para Notaris yang ternyata melanggar ketentuan-ketentuan dalam PJN, dengan menjelaskan pula prosedur dan dasar yuridisnya?! 97. Apakah menurut pendapat anda, di Indonesia pun seperti halnya di Negeri Belanda, umpamanya perlu juga diadakan (dibentuk "Kamer van Toezicht"/"Dewan Pengawas")? Kemukakan pula alasan pendapat anda itu.
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

18

98. a. Coba terangkan secara rinci, banyak dan macam nya hukuman (sanksi) terhadap para Notaris yang melanggar ketentuan-ketentuan dalam UUJN 30/2004, dan mengenai pelanggaran apa saja hukuman itu dijatuhkan? b. Apakah kaitan hukuman yang terdapat baik di dalam hukum perdata maupun dalam hukum pidana mengenai hal tsb? 99. Terangkan akibat hukumnya, apabila seorang Notaris atas perintah atau putusan dari yang berwajib menjalankan hal-hal sbb. : -penahanan sementara, -penangkapan/penahanan, -hukuman kurungan/penjara, -dinyatakan dalam keadaan pailit/"surseance van betaling". 100. Tindakan apa yang dapat dilakukan oleh yang Majelis Pengawas Notaris, apabila para pemeriksa protokol notaris berpendapat/berkesan, bahwa Notaris ybs tidak cakap untuk menjalankan jabatannya menurut peraturan hukum (perundang-undangan) yang berlaku? 101. Dalam pemeriksaan, baik atas akta-akta yang dibuatnya (protokol) dan dirinya pribadi oleh Majelis Pengawaqs Notaris (MPP, MPW, MPD) itu, tindakan apa saja yang harus dipenuhi oleh Notaris ybs? 102. Coba beri contoh, bagaimana bunyi berita acara yang dibuat oleh para pejabat yang ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan (inspeksi ) itu. 103. Apakah daluwarsa (Belanda "verjaaring") hak untuk menuntut hukuman terhadap pelanggaran ketentuanketentuan dalam UUJN 30/2004 sama dengan yang diatur dalam KUH Pidana/Perdata? Coba jelaskan alasan yuridisnya jawaban anda itu.
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

19

104. Coba dengan mengemukakan dasar hukumnya terangkan tanggung jawab para Notaris terhadap mereka yang berkepentingan pada akta-akta yang dibuat oleh mereka itu. 105. Coba jelaskan cara yang dilakukan oleh para Notaris dalam penyimpanan protokol mereka. Dasar hukumnya? 106. Coba jelaskan hal-hal apa saja yang diatur dalam UU No. 3/1954 tentang Wakil Notaris dan Wakil Notaris Sementara itu. Dan bandingkan dengan yang diatur dalam UUJN 30/2004, sebutkan dasar hukumnya. 107. Berdasarkan UUJN 30/2004 ketentuan pasal berapa Notaris yang baru diangkat maupun Notaris Pengganti yang diangkat mempunyai kewajiban-jabatan. Coba jelaskan kewajiban-kewajiban mereka dimaksud. 108. Coba jelaskan hal-hal yang menyangkut penyerahan minuta, daftar dan repertorium yang telah berumur lebih dari 15 tahun, dari para Notaris (termasuk mereka yang menjabat sebagai Notaris Sementara) kepada siapa hal tersebut diserahkan. Bab III ASOSIASI NOTARIS 109. Coba ceritakan secara singkat namun jelas sejarah/riwayat didirikannya Ikatan Notaris Indonesia (I.N.I.). 110. Apakah tujuan terbentuknya I.N.I. itu? 111. Coba terangkan secara rinci usaha/ikhtiar I.N.I. untuk mencapai tujuannya itu. 112. a. Keanggotaan I.N.I. itu bermacam-macam. Coba jelaskan macam-macam keanggotaan dimaksud, dengan
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

20

menyebutkan anggota-nya.

siapa-siapa

saja

yang

dapat

menjadi

b. Kapan (dalam hal apa) keanggotaan I.N.I. itu berakhir? c. Dapatkah anda menerangkan berapa jumlah anggota I.N.I. itu pada dewasa ini? 113. Apakah keanggotaan I.N.I. diselenggarakan secara (bersifat) pasif atau aktif? Coba jelaskan alasannya. 114. Hingga sekarang sudah berapa kali I.N.I. menyelenggarakan kongres, kapan dan di mana kongreskongres itu diadakannya? 115. Sampai sejauh mana manfaat I.N.I. bagi para Notaris Indonesia? 116. Coba sebutkan beberapa kegiatan I.N.I. yang anda anggap penting. 117. Dapatkah anda menjelaskan a. Komposisi Badan Pengurus I.N.I. itu, dengan menyebutkan pula fungsi masing-masing? b. Tugas dan wewenang Majelis Pengawas Notaris (MPP, MPW dan MPD) serta Majelis Kehormatan I.N.I. baik di pusat maupun di daerah. 118. Coba terangkan bentuk lambang I.N.I. itu.

Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

21

Bab IV KODE ETIK NOTARIS 119. a. Sejak kapan I.N.I. menetapkan Kode Etik Notaris? Bagaimana dengan perubahannya? b. Coba jelaskan hubungan antara Kode Etik Notaris dengan Peraturan Jabatan Notaris. (UUJN 30/2004) 120. a. Harap diterangkan pula makna Kode Etik, dan Etika profesi b. Coba jelaskan kegunaan etika profesi dan kode etik itu bagi (kelompok) masyarakat luas atau tertentu. 121. Hal-hal apa saja yang diatur dalam Kode Etik Notaris itu? 122. Coba terangkan apa sanksinya apabila seorang Notaris (anggota I.N.I.) melanggar ketentuan-ketentuan dalam Kode Etik Notaris. Bab V. PENDIDIKAN NOTARIS / NOTARIAT 123. Coba terangkan secara singkat pertumbuhan dan perkembangan (sejarah/ riwayat) tentang Pendidikan Notariat di Indonesia sejak/di zaman penjajahan Belanda hingga dewasa ini. 124. Terangkan pula sejauh mana peran Prof. Mr. J. Eggens tentang pendidikan dimaksud. 125. a. Apakah UUJN 30/2004 mengatur tentang Ujianujian bagi Notaris/ Notariat. Coba sebutkan pasal-pasal
Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

22

ybs dengan menjelaskan secara resume isi dari pasalpasal dimaksud. (jika ada) b. Stb. 1894 no. 214, yang diubah dengan Stb. 1939 no. 610 mengatur tentang Program Ujian Notaris tsb. Coba jelaskan isinya. 126. Sejak kapan Ujian-ujian Negara itu ditiadakan, dan kenapa? 127. Coba terangkan pula upaya Pemerintah R.I. dalam memajukan Pendidikan Notariat ini. 128. Sebutkan berbagai Universitas yang menyelenggarakan Pendidikan Program Magister KeNotariat an di seluruh Indonesia. 129. Dapatkah anda menerangkan Kurikulum dan Syllabi Program Magister Kenotariatan? 130. Tahukah anda penyelenggaraan Pendidikan Magister KeNotariatan di Negara-negara lain, seperti di Negeri Belanda dan Amerika Serikat, baik di negaranegara Kontinental maupun Anglosakson masyarakat Eropa? ****** HA ******

Himpunan Soal PJN dan Kode Etik Notaris Arsip/Dokumentasi Notaris Herman Adriansyah SH

23