Anda di halaman 1dari 17

ANATOMI

Anatomi berasal dari bahasa Latin Ana artinya satu atau bagian Tomi artinya potong atau iris Pengertian anatomi adalah ilmu yang mempelajari bentuki dan susunan tubauh manusia secara keseluruhan maupun bagian-bagian serta hubungannya satu dengan yang lain. Sikap anatomi adalah tubuh berdiri tegak lurus menghadap kedepan , tangan dan kaki dirapatkan. Istilah-istilah: Superior Inferior Proksimal Anterior Anterior Ventral Posterior Ventral Plantar Dorsal Palmar Profunda Superfisial Distal Posterior Sentral Medial Perifer Plantar Medium Sagital Ascendens Kranial Superior Kranial inferior Internal Perifer Longitudinal Sagital Kaudal Dekstra Sinestra Radial Tibial Fibular Transversal

Garis-garis Dalam Sikap Tubuh: Vertikal garis vertikal Horizontal garis horiontal :Arah gerakan : Fleksio >< Ekstensio Abdukisio >< Adduksio Rotasi Sirkumduksio
1. 2. 3. 4.

7.

Istilah-istilah Dalam Anatomi Manusia: Osteologi : Ilmu yang mempelajari tentang tulanga dan penyakit tulang Miologi : Ilmu yang mempelajari tentang otot. Artrologi : Ilmu yang mempelajai tentang sendi dan penyakit sendi Neurologi : Ilmu yang meampelajari tentang syaraf dan penyakit syaraf. 5. Kardiologi : Ilmu yang mempelajari tentang jantung dan penyakit jantung. 6. Gastrologi : Ilmu yang mempelajari tentang lambung dan usus dan penyakit lambung dan usus. Optalmologi: Ilmu yang mempelajari tentang mata dan penyakit mata. 8. Urologi : Ilmu yang mempelajari tentang saluran kencing dan penyakit saluran kencing. 9. Dermatologi : Ilmu yang mempelajari tentang kulit dan penyakit kulit.

CAIRAN TUBUH Pengertian: Air dan unsur-unsur yang trerkandung didalamnya yang diperlukan untruk kesehatan sel. 1. Jumlah cairan didalam tubuh: Dewasa 45% - 70% X BB Laki-laki 60% X BB Wanita 55% X BB Cairan tubauh terbagi : Cairan ekstra sesluler (CES) Plasma 5% cairan interstisil 15% X BB Cairan intra seluler (CIS) 40% X BB Cairan transeluler (CTS) 1 3% X BB Perbandingan CES da CIS Dewasa 1 : 2 Anak-anak 2 : 3 2. Tubuh kehilangan cairan melalui: Cairan tubuh keluar melalui Urine, faeces, paru dan kulit. Masuk melalui makanan, minuman, oksidasi/proses metabolisme 3. Jumlah cairan didalam tubuh menurut umur dan jenis kelamin: Bayi barau lahir 75% X BB < 1 tahun 65% X BB 1 10 thn 60% X BB < 40 thn Wanita 60 % X BB 40 thn 50% X BB > 40 thn wanita 45% X BB 4. Komposisi cairan tubuh: Cairan elektrolit: natrium, kalsium, kalium, klorida Natrium cairan utama CES dan CIS sedikit lbih kecil Kalium adalah kation terpenting dari CIS Normal CES 4,0 mg 5,6 mg Eq/L, CIS 155 mg 160 mg Eq/L Makanan sehari-hari mengandung 2 mg 4 mg kalium Klorida amnion utama CES guna memelihara PH darah Kalsium terdapat dalam tulang. 5. Pertukaran zat secara Osmosis dan Difusi: Osmosis: Difusi: 6. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit: Dehidrasi Overhidrasi/oedema Asidosis Alkalosis Hiperkaleamia Hipokalemia Hiperkalsemia

Hipokalsemia

STRUKTUR TUBUH MANUSIA Sel: bagian yang terkecil dari mahluk hidup Jaringan: Kumpulan dari sel-ssel yang sama bentuknya dan sama besarnya dan terikat menjadi satu. Organ: Kumpulan dari bermacam-macam jaringan menjadi satu dan mempunyai fungsi tertentu. Susuna Organ Tubuh: 1. Susunan Skleton 2. Susunan Muskulus 3. Susunan Nervus 4. Susunan Sirkulasi 5. Susunan Digestifus 6. Susunan Endokrin 7. Susunan Respiratori 8. Susunan Urinari 9. Susunan Integumen 10. Susunan Respiratori 11. Susunan Penginderaan Sel: Bagian-bagian sel: 1. Dinding sel 2. Mitokondria 3. Vakuola 4. Aparatusgolgi 5. Naukleus 6. Membran nukleus 7. Protoplasma Uni seluler ialah mahluk hidup yang terdiri hanya dari satu sel. Anabolisme : Masuknya zt-zat kedalam sel Ketabolisme Terjadinya oksidasi didalam sel Metabolisme : Proses terjadinya pertukaran zat didalam sel. Pergerakan uniseluler dengan cara: 1. Pseudopodium (kaki palsu) 2. Flagelata (bulu cambuk) 3. Silia (bulu getar) Reproduksi sel dengan cara: 1. Amitosis langsung membelah diri 2. Mitois tidak langsung 4 pase Propase Metafase Anafase Telofase 3. Berjenis kelamin

Sel jantan (spermatozoa) dan sel betina (ovum)

Jaringan: Macam-macam jaringan. 1. Jaringan penutup Epitel dan endotel a. Jaringan epitel : Jaringan yang menutup tubuh yang berhubungan dengan udara. Benntuknya: Gepeng epitel skuama Kubus Epitel kuboidea Silinder Epitel kolumnar Fungsinya: untuk Proteksi (melindunmgi). Sekresi Ekresi menerima rangsangan filtrasi Sifat jaringan epitel: Membentuk selaput Melekat pada jaringan dibawahnya Diikat oleh miofibril Regenerasi Jaringan epitel menurut jenisnya: Jaringan epitel membrane tebal 1 lapis Jaaringan epitel glandula eksokrin dan endokrin Kelenjar (glandula) adalah suatu jaringan yang terdiri dari sel-sel epitel yang berubah menjadi sel-sel kelenjar yang dapat menghasilkan getah . b. Jaringan endotel : Jaringan yang menutup tubuh bagian dalam yang tidak berhubungan dengan udara.
2. Jaringan penunjang J. Ikat, J. Rawan, J. Tulang

Jaringan penunjang terdiri dari: a. Jaringan ikat. Jaringan yang diantara sel-selnya terdapat zat inter yang terdiri dari serabut-serabut kenyal dan serabut kalogen. Bentuknya: Tanpa bentuk (amorfis) Bentuk benang (fibrosa) Macam-macam sel jaringan ikat: Sel makrofag besar memakan sel-sel asing. Sel mast sitoplasmanya mengandung bintik-bintik menghasilkan heparin Sel fibroblast yang paling banyak terdapat dalam jaringan ikat Sel lemak menyimpat lemak

Sel plasma bentuknya seperti bola intinya seperti roda(pipih) Sel pigmen banyak terdapat dalam kulit dan bola mata

Macam-macam jaraingan ikat ( J I ): J I Embrional zat interselulernya seperti selai terdapat pada embrio J I areoral selnya terpisah. Mengandung serabut jala sebagai tempat menyimpan air. J I gembur hub. Sel longgar terdapat dibawah kulit lemak. J I Fibrosa antar sel banyak mengandung fibrosa/kalon. Fungsinys untuk penunjang, pembungkus ligament, aponeurosis( menghubungkan antar otot), fasia tendo.
b. Jaringan rawan (kartilago). Kartilagohiallin serabut hialin bening,licin ujung

sendi , hidung, antar iga, dada, embrio, laring, trakea, bronkus. Kartilago Elastis kuning , didaun telinga, epiglotis, eustakii. Kartilago fibrosa terdapat pada antar ruas tlg belakang, simpisis Fungsinya: Penutup ujung tlg Pada embrio penyangga tulang Penyangga hidung dan telinga Penyambung antar tulang.
c. Jaringan

tulang. adalah jaringan inrterselulernya keras. Fungsi jaringan tulang: Menjaga bentuk tubuh Membentuk rongga Melindungi organ halus Membentuk persendian Tempat melekat ligamen dan otot

ikat yang keras

Macam-macam tulang: Berdasarkan bentuknya panjang, pendek, pipih Berdasarkan strukturnya tlg muda, tlg keras Bagian jaringan keras: Jar. Tlg kompakta bagian tengah dari tlg Jar. Tlg spongiosa pada ujung tlg panjang efisis Jar. Ikat periostium selaput tlg

Medulaosseum flava bagian tengah tlg panjang rongga Sum-sum tlg merah eritroblast eritrosit, mioblast lekosit Antara jaringan dan sum-sum tlg terdapat selaput tlg keras endoster.

3. Jaringan otot Bentuk dan fungsi otot. Otot serat lintang (otot lurik ) merah tua, otota sadar Otot polos tidak mempunya serat, otot tak sadar Otot jantung serat lintang, otot tak sadar 4. Jaringan saraf Dendrit dan neurit Macam saraf saraf motorik dan saraf sensorik Jaringan saraf ada 3 unsur warna abu-abu, warna putih, neuron menopang sel saraf.
5. Jaringan Cairan

Darah terdiri dari ; Plasma warna cairan kuning mengandung nutrisi dan antibody Bagian yang beku eritrosit, lekosit, trmbosit dan fibrin. ANATOMI PERMUKAAN

Pengetian adalah pelajaran anatomi dalam keadaan hidup atau mempelajari anatomi dari
tubuh sendiri. 1. Anatomi Permukaan Kepala: Garis tengah kepala dari protuberansi oksipitalis kedepan melalui puncak kepala ketitik tengah dasar hidung. Prosesus mastoid Arteri fasialis Arteri temporalis 2. Batang Leher: Segitiga digastrik Segitiga anterior Segitiga posterior Trakea Osefagus 3. Batang Tubuh: Pandangan dari depan batang tubuh/anterior: - Sudut sternum - Procesua xiphoideus - Dataran apax jantung Pandangan dari posterior: - Spina vertebra - Vertebra servikalis - Anggota gerak atas - Anggota gerak bawah

Abdomen: - Linea alba - Sias ( spina iliaka anterior superior} - Lambung - Kedudukan hati, limpa, pankreas - Arteri iliaka komunis 4. Ekstremitas atas: Arteri brakhialis Arteri mediana kubiti Arteri radialis Arteri ulnaris Kubiti (siku ) 5. Ektremitas bawah: Arteri femoralis Arteri dorsal pedis Patella (lutut ) Kalkaneus ( tumit ) 6. Rongga-rongga dalam tubuh: Cavum kranium ( rongga tengkorak ) Cavum vertebra ( rongga ruas tulang belakang ) Cavum oris ( rongga mulut ) Cavum nasalis ( rongga hidung ) Cavum thoracalis ( rongga dada ) Cavum abdominalis ( rongga perut ) Cavum pelvis ( rongga panggul ) Cavum optalmicus ( rongga mata ) Cavum auditorius ( rangga telinga )

SISTEM URINARIA
Sistem Urinaria adalah dimana terjadinya proses filtrasi darah dari zat-zat yang tidak dapat dipergunakan oleh tubuh seta menyerap zat-zat yang masih dapat dipergunakan tubuh. Sistem Urinaria terdiri dari: Ginjal, ureter, vesika urinaria, uretra. 1. Renal (ginjal ): Letak : Retro peritoneal atau dibelakang rongga perut pada sisi kiri dan kanan v. Lumbalis III , puncaknya setinggi iga 11 dan 12. Bentuk : seperti buah kacang merah, bagian dalam cekung dan bagian luar cembung. Ukuran: Panjang 11 cm 12 cm Lebar 6 cm 7 cm Tebal 1,5 cm 2,5 cm Berat: 140 g 170 g Ginjql dibungkus oleh kapsul renalis yang terdiri dari dua lapis; o Luar kortek subtansia kortekalis o Dalam medula substansia medularis yang berbentuk kerucut yang disebut renal piramida menghadap ke kaliks. Struktur ginjal yang paling kecil disebut nefron yang terdiri dari:

Glomerulus Kapsul Bowman Tubulus porksimal Ansa Henle Tublus distal Tubulus koligens

Funsi ginjal: Mengeluarkan toxin( zat racun ) Mempertahankan keseimbangan cairan tubuh. Mempertahankan keseimbangan asam dan basa cairan tubuh. Mempertahankan garam-rgaram tubuh Mengeluarkan sisa metabolisme akhir protein ureum, kreatinin, amoniak

2. Ureter ( saluran ginjal ): Panjang : 25 cm 30 cm Jumlah 2 saluran Lapisan 3 lapis Luar jaringan fibrosa Tengah otot polos, sirkuler, longitudinal Dalam mukosa/selaput lendir

Peristaltik ureter 1 5 X permenit 3. Vesica urinaria ( kandung kemih ) Letak : dalam cavum pelvis dibelakang simpisis pubis Lapisan : Luar peritonium, Tengah : muskulus sirkuler dan longotudinal Dalam: submukosa dan mukosa Fungsi : Menampung urine dari ginjal Bagian-bagian v. Urinaria Fundus puncak Korpus badan Vertex bagian yang runcing 4. Uretra ( saluran kencing)

Panjang: pada laki-laki 17 cm 20 cm. Perempuan 3 cm 5 cm Bagian-bagiannya; Pada laki-laki Uretra prostatika, Uretra membranosa, Uretra kavernosa

Lapisan Laki-laki : submukosa dan mukosa Permpuan : Luar spongiosa, dalam mukosa

Proses Miksi: Bila vesica urunaria berisi 250 cc 300 cc mengakibatkan rangsangan berkemih karena terjadi tekanan pada dinding v.urinaria maka muskulus detrusor berkontraksi dan terjadi relaksasi pada spincter internus diikuti spincter ekternus sehingga urine dapat keluar melalui uretra. Inkontinensiurin : urine keluar tanpa disadari atau bukan atas kemauan sendiri(beser) Retensiourin: urine tertahan tidak bisa keluar Proses Pembentukan Urine ada 3 Tahap: 1. Proses Filtrasi: Diglomerulus yang berada pada simpai Bowman darah disaring dan dikeluarkan air, glukos, sodium klorida, sulfat, bikarbonat diteruskan ketubulus proksimal 2. Proses Absorbsi: Pada tubulus proksimal terjadi penyerapan kembali yaitu glukosa, sodium klorida, fosfat, dan bikarbonat dan pada ansa Henle dserab NaCl dan pada tubulus distal diserab kebali klorida, bikarbonat dan air. 3. Proses Sekresi: Sisa penyerapan air dan urea dikeluarkan sebagai urine. Peredaran darah: Aorta abdominalis mengeluarkan cabang A.Renalis A..Interlobaris A.Arkuata Arteri Lobularis glomerulus A.Aferen Persarafan: N. Renalis dari Flexus Renalis berjalan bersamaan dengan A.Renalis Glandula Supra Renalis terdapat pada puncak ginjal yang menghasilkan hormon adrenalin dan kortison. Urine: Sifat fisis urine: 1. Jumlah ekskresi dalam 24 jam 1200 cc 1500 cc 2. Warna baening kuning muda 3. Bau khas amoniak 4. Berat jenis 1,015 1,225

5. Reaksi asam lama kelamaan basa Komposisi Urine: 1. Air 95% 2. Zat sisa nitrogen hasil metabolisme protein 3. Elektrolit: NaCl,NH3, bikarbonat, fosfat, sulfat 4. Bilirubin, urobilin 5. Toksin 6. Hormon

SISTEM INTEGUMEN (KULIT) Lapisn Kulit:


1.

Epidermis :

Stratum Korneum terdiri dari selel mati Stratum Lusidum: banyak terdapa pada terlapak kaki dan tangan Stratum Granulosum: terdapat 2 3 lapis Stratum Spinosum : selsel berduri terdapat 5 8 lapis tebal 0,2 mm Stratum Basal/ Germinativum : terletak dibagian dasar bentuknya silinder terdapat bintik pewarna atau melanin

2. Dermis: Atas : pars pailaris ( stratum papilaris ) Bawah: pars retikularis ( stratum retikularis) Lapsn ini terdiri dari jaringn ikat longgar yang tersusun dari serabut: Serabut kalogen memberian kekuatan pada kulit Serabut elastiseberikan kelenturan Serabut retikuklus memberikan kelenjar yang terdapat pada kulit. kekuatan pada

3. Subkutis: Terdiri dari selsel lemak( punikulus adiposis ) yang berguna untuk: Menehan benturan Mempertahankn suhu Empat menimbun kalori Keindahan tubuh

Fungsi Kulit: a. Pengatus panas(suhu)


b.

Melindungi dari cedera mekanik, termis, kemis

c. Perlindungan trhadap mikroorganisme d. Mengatur kesembangan cairan


e.

Indera tekanan, suhu, Nyeri

f. Menerima rangsangan Kulit Sebagai Pengatur Panas. Penyesuaian terhadap perubahan suhu lingkungan Vasodilatasi ( melebarkan pembuluh darah) Vasokontriksi( memperkeci pembuluh darah) Pelepaan Panas Dari Kulit:

Penguapan Pancran panas dari udara kesekitar Mengalirkan panas pakaian, benda sekitar Pengaliran udara panas Keringat: Dihasilkan surodiferus) 500cc/hari oleh kelenjar keringat (glandula

Kulit Sebagai Indera Peraba: Sentuhan pada ujung saraf berbeda yaitu panas, dingin, nyeri

Kulit sebagai penyimpan air pada lapisan adiposis Hubungan kulit dengan psikologis: Marah Senang Murung takut

Peredaran Darah: Pembuluh nadi kulit atas dan luar terdapat pada stratum papilaris dan stratum retikularis. Pembulu darah pada kulit bawah terdapa antara korium dan subkutis. Cabangcabang pembuluh darah akan mmbentuk pembuluh balik vene. Pelengkap Kulit: Kuku selaput epidermis kulit yanag telah berbah tertanam dalam palung kuku bagian proksimal tertanam dalam lapisan kulit. Bagianbagian aakuku: Ujung kuku, badan kuku, akar kuku Kelenjar kulit:

Kelenjar surodivera kel. Keringat Kelenjar sebacea kel. Mnyak

Kelenjar terdiri dari: badan kelenjar, saluran kelenjara, muara kelenjar. Warna kuliit dipengaruhu oleh a; Pembuluh darah Ketebalan lemak Pigmen Pigmen dipengaruhi oleh:

Ras Hormon Sinar ultraviolet Sinara inframerah

METABOLISME Metabolisme ialah perubahan kimia yang terjadi dalam tubuh untuk pelaksanaan berbagai fungsi vital. Basal metabolisme merupakan jumlah keseluruhan aktivitas metabolisme dalam keadaan istirahat fisik dan mental.

Cara pengukuran:

Istirahat di tempat tidur sebelum makan dan minum Malam hari in put / out put O2 tidak ada gangguan Yang mempengaruhi kecepatan metabolisme Ukuran tubuh, umur, Umur Jenis kelamin Pekerjaan Iklim Penyakit yang mempengaruhi Metabolisme:

Hipertiroidisme menaikkan Kretinisme, miksedema menurunkan Proses Metabolisme

1.

Hidrat Arang: Glukosa Hasil pencernaa dan absorbsi gula dan zat tepung dalam darah Glikogen glukosa yang disimpan dalam hati, otot Glukosa 80mg 120mg% insulin

2.

L e m a k: Adiposa lemak dalam jaingan gliserol asam lemak bila diperlukan menjadi kalori kelaparan Pencernaan lipase gliserin, asam lemak Absorbsi asam lemak dan gliserin duktus aliran darah jaringan

3.

Protein: Proses pencernaan protein.


Dalam lambung Hcl protein pepton Dalam usus tripsin protein & pepton oleh eripsin dirubah menjadi asam amino Hasil buangan metabolisme dalam jaringan Urea, asam urat, kreatinin, dikeluarkan melalui urine

Pengendalian Metabolisme

Sistem persarafan pusat tak sadar lumpuh otot mengecil pertumbuhan terhambat Sistem endokrin aktivitas metabolisme menurun sekresi diperbeasr metabolisme meningkat

Cara Mempertahankan Suhu Tubuh: Dikendalikan oleh hipotalamus

Panas dihasilkan aktivitas metabolik diotot, tulang, hati, glikogen glukosa oksidasi

Suhu meningkat ditambah kegiatan fisik

Pelepasan panmas vasodilatator

Mempertahankan suhhu tubuh dari dingin vasokonstriksi, mengigil, gemetar.

Klasifikasi Makanan: 1.

Protein: Berguna untuk pertumbuhan dan perbaikan dan pertumbuhan baru Hewani - miosin pada ikan, - albumin terdapat pada telur, susu, darah,

globulin darah, kasinogen susu bseku, keju Vitelin kuning telur

Tumbuhan
-

glutein terdapat pada gandum dan sejenisnya ligumen terdapat pada kacangkacanga

Kebutuhan tubuh 80 -100 g / hari atau 1g / kg BB


2.

Hidrat arang beguna untuk menghasilkan panas dan energi

Zat tepung : biji, akar, batang - Gandum, jagung, terigu, beras, sagu - Ubi-ubian , kentang - Selulosa jenis tepung pada sagu
-

Glikogen dari hewani otot dan hati

Zat gula :
-

sakrosa gula tebu dan ubiubian maltosa, dekstrosa/ gluko samadu, buah

Kelompok hidrat arang:


Monosakarida fruktosa dan galaktosa Disakarida sukrosa, maltosa, laktosa

Polisakarida H A seperti tepung, selulosa

3.

Lemak:

Berasal dari hewani dan tumbuhan karbon, hidrogen, oksigen Hewani: sus, mentega, keju, kuning telur, banyak mengandung vit A &B Tumbuhan minyak kelapa, kacang-kacangan Guna lemak panas dan energi disimpan dibawah kulit adiposa Kebutuhan 100 g /hari. 1g lemak = 9,3 kalori 4.