Anda di halaman 1dari 14

Materi Kuliah

JARINGAN KOMPUTER

Dikompilasi Oleh: AGUNG PURBAYANA

Untuk kepentingan internal Tidak untuk disebarluaskan dan diperjualbelikan

KATA PENGANTAR
Modul ini disusun dan dikompilasi untuk memberikan pengetahuan praktis mengenai jaringan komputer pada mahasiswa Teknik Informatika/Komputer yang mengambil mata kuliah Jaringan Komputer. Materi pada modul ini lebih banyak mengacu pada program pembelajaran untuk mengambil ujian CCNA (Cisco Certified Network Associate). Walaupun demikian para mahasiswa diharapkan lebih banyak lagi membaca buku-buku atau literatur lainnya yang berhubungan dengan jaringan komputer untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai jaringan komputer khususnya jaringan yang menggunakan produk Cisco. Penggunaan praktis dari perintah-perintah yang tersedia pada modul ini akan dilakukan dengan menggunakan program simulasi jaringan dari Cisco, yaitu Cisco Packet Tracer yang akan membantu mahasiswa untuk melakukan simulasi penggunaan perangkat jaringan seperti switch, router dan perangkat lainnya. Akhir kata, semoga modul mata kuliah Jaringan Komputer ini bermanfaat bagi kita semua khususnya para mahasiswa yang mengambil mata kuliah Jaringan Komputer.

Denpasar, Pebruari 2012

Penyusun

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ....................................................................................................................................................................i Daftar Isi ............................................................................................................................................................................... ii Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan.......................................................................... 2 Pokok Bahasan.............................................................................................................................................................. 2 Poin Pembahasan ........................................................................................................................................................ 2 Perangkat Jaringan...................................................................................................................................................... 2 Switches ...................................................................................................................................................................... 2 Access Layer Switches .......................................................................................................................................... 3 Distribution Layer Switches ............................................................................................................................... 3 Core Layer Switches............................................................................................................................................... 3 Routers ........................................................................................................................................................................ 3 Media............................................................................................................................................................................ 4 LAN dan WAN................................................................................................................................................................ 5 Simbol Jaringan ............................................................................................................................................................ 6 Topologi Physical dan Logical ................................................................................................................................ 7 Model Jaringan Hirarki .............................................................................................................................................. 8 Arsitektur Enterprise ................................................................................................................................................. 9 Dokumentasi Jaringan ............................................................................................................................................ 10

ii

JARINGAN KOMPUTER
PERTEMUAN I:

Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan

Dikompilasi Oleh: AGUNG PURBAYANA

Untuk kepentingan internal Tidak disebarluaskan dan diperjualbelikan

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan

PERTEMUAN I: KOMPONEN, DIAGRAM DAN PERANGKAT JARINGAN


POKOK BAHASAN
Menentukan fungsi dan penggunaan dari beberapa perangkat jaringan. Memilih komponen yang diperlukan agar sesuai dengan spesifikasi jaringan. Menentukan komponen yang diperlukan untuk jaringan dan komunikasi Internet. Menerjemahkan diagram jaringan Membedakan antara fitur dan operasional LAN/WAN.

POIN PEMBAHASAN
Aturan-aturan pada jaringan Pesan-pesan pada jaringan Media jaringan Perangkat perangkat jaringan Pada pertemuan pertama ini, kita akan berkonsentrasi pada perangkat-perangkat yang digunakan pada jaringan saat ini, media yang digunakan untuk menghubungkan perangkatperangkat tersebut, dan beberapa jenis topologi jaringan yang berbeda.

PERANGKAT JARINGAN
Hub dan switch digunakan untuk menghubungkan perangkat akhir ke LAN tunggal. Berikut ini penjelasan mengenai kapan menggunakan sebuah hub dan kapan menggunakan sebuah switch. Hub secara tipikal dipilih sebagai perangkat penghubung (intermediary) dalam sebuah jaringan LAN yang kecil dimana penggunaan bandwidth bukanlah merupakan suatu masalah atau karena keterbatasan biaya yang ada. Pada jaringan saat ini, penggunaan hub sudah digantikan oleh switch. Switch lebih disarankan dari hub sebagai perangkat penghubung dalam suatu LAN karena switch dapat membatasi collision domains dan menyediakan peningkatan keamanan.

SWITCHES
Ketika memilih sebuah switch, faktor-faktor utama yang mendasarinya adalah : Biaya: Ditentukan oleh jumlah dan tipe port, kemampuan manajemen jaringan, teknologi keamanan embedded, dan pilihan teknologi switching tingkat lanjut yang dibawanya. Karakteristik antarmuka: Jumlah port yang cukup untuk saat ini dan untuk pengembangan dimasa depan; kecepatan uplinks, kemampuan menerima koneksi UTP dan fiber; modularitas. Lapisan hirarki jaringan: Switch yang digunakan pada lapisan akses (access layer) mempunyai kebutuhan yang berbeda dibandingkan dengan switch yang digunakan pada lapisan distribusi (distribution layer) atau lapisan utama (core layer). Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan

ACCESS LAYER SWITCHES Access layer switch memfasilitasi koneksi dari perangkat akhir ke jaringan. Fitur-fitur dari access layer switch antar lain:
Port security VLAN Fast Ethernet/Gigabit Ethernet Power over Ethernet (PoE) Link aggregation Quality of service (QoS) Contoh lini produk Cisco yang termasuk access layer switch ini antara lain Catalyst Express 500, Catalyst 2960, Catalyst 3560 dan Catalyst 3750.

DISTRIBUTION LAYER SWITCHES


Distribution layer switch menerima data dari access layer switch dan meneruskan data ke core layer switch. Fitur-fitur dari distribution layer switch antara lain: Layer 3 support High forwarding rate Gigabit Ethernet/10 Gigabit Ethernet Redundant components Security policies/access control lists Contoh lini produk Cisco yang termasuk distribution layer switch ini antara lain Catalyst 4500, Catalyst 4900 dan Catalyst 6500.

CORE LAYER SWITCHES


Core layer switch membangun tulang-punggung jaringan (backbone) dan bertanggungjawab untuk menangani mayoritas data pada LAN switch. Fitur-fitur dari core layer switch antara lain: Layer 3 support Very high forwarding rate Gigabit Ethernet/10 Gigabit Ethernet Redudant components Link aggregation Quality of services (QoS) Lini produk Catalyst 6500 sangat ideal untuk digunakan secara khusus sebagai core swicth pada suatu lingkungan jaringan yang sangat besar.

ROUTERS
Router adalah perangkat utama yang digunakan untuk interkoneksi jaringan LAN, WAN dan WLAN. Ketika kita memilih sebuah router, faktor-faktor utama yang mendasarinya antara lain: Expandability: Menyediakan fleksibilitas untuk menambahkan modul baru sesuai dengan tuntutan perubahan. Media: Menentukan tipe antarmuka pada router yang diperlukan untuk mendukung berbagai koneksi jaringan.

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan


Operating system features: Menentukan versi dari IOS yang dimuat pada router. Versi IOS yang berbeda memberikan dukungan kumpulan fitur yang berbeda pula. Fitur-fitur yang dipertimbangkan termasuk keamanan, QoS, VoIP, kompleksitas routing, dan layanan lainnya.

MEDIA
Pesan-pesan di encoded dan kemudian di tempatkan pada media. Encoding adalah proses konversi data ke dalam pola-pola elektris, cahaya, atau energi elektromagnetis sehingga data tersebut dapat dibawa pada media. Tabel 1.1 merangkum tiga jenis media jaringan yang sangat umum digunakan saat ini
Tabel 1.1 Media Jaringan Media Tembaga Contoh Kabel UTP yang biasa digunakan untuk media LAN Fiber kaca atau plastik dengan pembungkus vinyl biasa digunakan untuk jarak yang panjang dalam sebuah LAN atau trunk Menghubungkan pengguna lokal melalui udara Encoding Tegangan listrik Gelombang elektromagnetik Gelombang elektromagnetik

Fiber optik

Wireless

Setiap jenis media mempunyai keunggulan dan kelemahan. Ketika kita memilih media, pertimbangkan masing-masing hal berikut: Panjang kabel: Apakah tarikan kebutuhan kabel antar ruangan atau dari bangunan ke bangunan? Biaya: Apakah diijinkan penggunaan anggaran untuk media yang lebih mahal? Bandwidth: Apakah teknologi dengan menggunakan media ini menyediakan bandwidth yang cukup? Kemudahan instalasi: Apakah tim implementasi mempunyai kemampuan untuk menginstall kabel, atau membutuhkan vendor? Kerentanan terhadap EMI/RFI: Apakah lingkungkan setempat akan terganggu dengan sinyalnya? Tabel 1.2 merangkum standar media untuk pengkabelan LAN
Tabel 1.2 Standar Media, Panjang Kabel dan Bandwidth Tipe Ethernet 10BASE-T 100BASE-TX 100BASE-TX 100BASE-FX 100BASE-FX Bandwidth 10 Mbps 100 Mbps 200 Mbps 100 Mbps 200 Mbps Tipe Kabel Cat3/Cat5 UTP Cat5 UTP Cat5 UTP Multimode fiber Multimode fiber Jarak Maksimum 100 m 100 m 100 m 400 m 2 km

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan


1 Gbps 1 Gbps 1 Gbps 1 Gbps 10 Gbps 10 Gbps 10 Gbps Cat5e UTP Cat6 UTP Multimode fiber Single-mode fiber Cat6a/Cat7 UTP Multimode fiber UTP Single-mode fiber 100 m 100 m 550 m 2 km 100 m 550 m 2 km

1000BASE-T 1000BASE-TX 1000BASE-SX 1000BASE-LX 10GBASE-T 10GBASE-SX4 10GBASE-LX4

Perangkat ujung adalah suatu perangkat/peralatan jaringan baik sebagai sumber pesan ataupun sebagai tujuan akhir dari suatu pesan. Perangkat perantara menghubungkan perangkat ujung ke jaringan untuk membantu mendapatkan pesan dari sumber perangkat ujung ke tujuan dari perangkat ujung lainnya. Menghubungkan perangkat dalam sebuah LAN biasanya dilakukan dengan kabel unshielded twisted-pair (UTP). Walaupun banyak perangkat baru mempunyai fitur crossover secara otomatis yang mengijinkan kita untuk menghubungkan baik menggunakan kabel straightthrough maupun kabel crossover, tetapi kebanyakan perangkat jaringan saat ini memerlukan penggunaan satu koneksi kabel atau yang lainnya. Gunakan kabel straight-through untuk menghubungkan berikut: Switch ke port Ethernet router Komputer ke switch Kompute ke hub Gunakan kabel crossover untuk menghubungkan berikut: Switch ke switch Swicht ke hub Hub ke hub Router ke router Komputer ke komputer Komputer ke port Ethernet router

LAN DAN WAN


LAN adalah sebuah jaringan komputer dan komponen pendukung lainnya lokasinya secara relafit berdekatan dalam area yang terbatas. LAN dapat bervariasi dalam besar jumlahnya mulai dari satu komputer di dalam suatu kantor rumahan sampai dengan ratusan komputer dalam sebuah kantor perusahaan, tetapi secara umum, sebuah LAN dalam jaraknya dibatasi oleh area geografisnya. Komponen-komponen dasar dalam sebuah LAN termasuk: Komputer Interkoneksi (kartu jaringan dan media) Perangkat jaringan (hub, switch dan router) Protokol (Ethernet, IP, ARP, DHCP, DNS dan sebagainya)

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan


Sebuah WAN secara umum menghubungkan LAN-LAN yang secara geografis terpisah. Sekumpulan LAN dihubungkan oleh satu atau lebih WAN disebut dengan internetwork jadi kita memiliki Internet. Istilah intranet sering digunakan utnuk koneksi LAN dan WAN yang dimiliki secara private. Tergantung pada tipe layanan, koneksi ke WAN secara normal dilakukan dengan empat cara: Koneksi RJ-11 ke dialup atau modem DSL Koneksi kabel koaksial ke modem kabel. Koneksi serial 60-pin ke CSU/DSU. Koneksi RJ-45 T1 Controller ke CSU/DSU. Dengan meningkatnya jumlah teleworkers, perusahaan memiliki kebutuhan yang meningkat untuk keamanan, keandalan dan dengan biaya yang efektif untuk menghubungkan orang bekerja di kantor kecil atau kantor rumah (SOHO) atau lokasi remote ke sumber daya pada lokasi perusahaan. Teknologi koneksi remote untuk mendukung teleworkers termasuk diantaranya: Teknologi WAN privat tradisional, termasuk didalamnya Frame Relay, ATM, leased line IPsec virtual private networks (VPNs) Remote secure VPN yang diakses melalui koneksi broadband melalui Internet publik Komponen-komponen yang diperlukan untuk konektivitas teleworker termasuk didalamnya: Komponen kantor rumahan: Komputer, akses broadband (kabel atau DSL), dan router VPN atau software klien VPN yang diinstal pada komputer. Komponen perusahaan: router dengan kemampuan VPN, konsentrator VPN, peralatan keamanan multifungsi, otentifikasi dan perangkat pusat manajemen untuk mengatur agregasi dan terminasi dari koneksi VPN.

SIMBOL JARINGAN
Sebelum kita dapat menerjemahkan diagram atau topologi, pertama-tama kita harus memahami simbol-simbol atau ikon yang digunakan untuk merepresentasikan media dan perangakat jaringan yang berbeda. Simbol-simbol yang ditunjukkan pada Gambar 1.1 adalah simbol-simbol yang sering digunakan dalam mempelajari CCNA.

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan


Gambar 1.1 Ikon Jaringan

TOPOLOGI PHYSICAL DAN LOGICAL


Diagram jaringan lebih sering dinyatakan sebagai topologi. Sebuah topologi secara grafis menampilkan metode interkoneksi yang digunakan diantara perangkat-perangkat jaringan. Topologi physical mengacu kepada layout fisik dari perangkat dan bagaimana perangkat tersebut dihubungkan dengan kabel. Ada tujuh topologi physical dasar, seperti nampak pada Gambar 1.2. Gambar 1.2 Topologi Physical

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan


Topologi logical mengacu kepada bagaimana jalannya perjalananan suatu sinyal dari satu titik ke titik lainnya pada jaringan dan sangat ditentukan oleh metode aksesnya deterministik atau non-deterministik. Ethernet adalah metode akses non-deterministik. Secara logika, Ethernet bekerja sebagai sebuah topologi bus. Tetapi, jaringan Ethernet hampir selalu secara physical di desain sebagai star atau extended star. Metode akses lainnya menggunakan metode akses deterministik. Token Ring dan Fiber Distributed Data Interface (FDDI) keduanya secara logika beroperasi seperti ring, melewatkan data dari satu station ke station berikutnya. Walaupun jaringan ini dapat di desain sebagai physical ring, seperti Ethernet, tetapi lebih sering di disain sebagai sebuah star atau extended star. Tetapi secara logika, beroperasi seperti sebuah ring.

MODEL JARINGAN HIRARKI


Desain jaringan hirarki melakukan pembagian jaringan kedalam lapisan diskrit. Setiap lapisan menyediakan fungsi spesfiik yang mendefinisikan aturan-aturanya sendiri didalam keseluruhan jaringan. Dengan memisahkan berbagai fungsi yang ada pada jaringan, desain jaringan menjadi modular, dengan memfasilitasi skalabilitas dan unjuk-kerja. Model desain hirarki dipecah menjadi tiga lapisan seperti berikut: Access layer: Menyediakan akses user lokal dan remote Distribution layer: Mengatur aliran data diantara layer access dan core Core layer: Tulang punggung redudansi kecepatan tinggi Gambar 1.3 memperlihatkan contoh sebuah model hirarki. Gambar 1.3 Model Hirarki

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan

ARSITEKTUR ENTERPRISE
Arsitektur Enteprise Cisco di desain untuk menyediakan perencanaan ajringan dengan sebuah roadmap untuk pertumbuhan jaringan sejalan dengan pergerakan bisnis melalui beberapa tingkatan yang berbeda. Dengan mengikuti roadmap yang disarankan, manajer IT dapat merencanakan untuk mengupgrade jaringan dimasa depan yang akan mengintegrasikan dengan mulus kedalam jaringan yang sudah ada dan mendukung kebutuhan pertumbuhan terus-menerus untuk layanan. Arsitektur Enterprise Cisco terdiri dari modul-modul berikut: Enterprise Campus Architecture: Mengacu kepada suatu kelompok bangunan yang berisi banyak LAN. Enterprise Edge Architecture: Menawarkan konektivitas suara, video dan data ke dan dari penyedia layanan. Enterprise Data Center Architecture: Mengatur dan memelihara sistem data perusahaan (seperti server farms yang dimiliki) Enterprise Teleworker Architecture: Menghubungkan pegawai kantor rumahan dan pahlawan jalanan ke sumber daya jaringan dari perusahaan. Gambar 1.4 memperlihatkan representasi grafis dari Cisco Enterprise Architecture dan bagaimana menginterkoneksikan module. Gambar 1.4 Arsitektur Enterprise

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan


Gambar 1.5 memperlihatkan diagram jaringan yang sebagian besar merupakan modul dari Enterprise Architecture dengan contoh sebuah implementasi dari Enterprise Architecture Enterprise Data Center dikeluarkan. Perhatikan bagaimana tiga lapisan model hirarki (access, distribution, dan core) diintegrasikan kedalam Enterprise Architecture.

Gambar 1.5 Contoh Arsitektur Enterprise

DOKUMENTASI JARINGAN
Dokumentasi untuk jaringan seharusnya memasukkan, paling tidak, kategori utama dibawah ini: Dokumentasi router dan switch: Termasuk tipe perangkat, image IOS, nama host, lokasi, alamat dan informasi penting lainnya. Dokumentasi sistem-ujung: Termasuk nama perangkat, sistem operasi, alamat lengkap, akibat terhadap jaringan (seperti penggunaan bandwidth) Diagram topologi jaringan: Termasuk semua perangkat dan memperlihatkan koneksi juga desain antarmuka dan skema pengalamatan. Lebih sering daripada tidak, sebuah dokumentasi jaringan sangat kurang daripada lengkap. Untuk melengkapi dokumentasi kita harus mengambil informasi secara langsung dari perangkatnya. Perintah-perintah yang sangat bermanfaat untuk proses ini termasuk diantaranya:

10

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom

Pertemuan I: Komponen, Diagram dan Perangkat Jaringan


ping: Menguji langsung konektivitas antara dua perangkat telnet: Menguji akses remote serta fungsionalitas Layer 7 show ip interface brief: Memverifikasi status antarmuka show ip route: Memverifikasi operasi routing show cdp neighbor detail: Mengambil informasi berguna tentang perangkat-perangkat Cisco yang terhubung secara langsung

11

Disusun dan dikompilasi oleh: I Dewa Ketut Agung Purbayana, S.Kom