Anda di halaman 1dari 5

Definisi Buah Nanas : Asal-usul Tanaman nanas berasal dari Amerika tropis, yakni Brasil, Argentina, dan Peru.

Pada saat ini, nanas telah tersebar ke seluruh dunia, terutama di sekitar khatulistiwa antara 300 LU dan 300 LS. Di indonesia, tanaman nanas sangat populer dan banyak di tanam di tegalan dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Daerah penghasil nanas yang terkenal di antaranya Subang, Bogor, Riau, Palembang dan Blitar. Sifat Botani Tanaman nanas merupakan rumput yang batangnya pendek sekali. Nanas merupakan tanaman monokotil dan bersifat merumpun (bertunas anakan). a. Daun dan cabang Daunnya panjang sekali, berurat sejajar, dan pada tepinya tumbuh duri yang menghadap ke atas (ke arah ujung daun). Pada beberapa varietas nanas, durinya mulai lenyap, tetapi duri pada ujung daunnya sering masih terlihat. Daun muncul dan terkumpul pada pangkal batang. Pada batang tumbuh tangkai bunga dan sering pula tumbuh tunas. Tunas pada batang isebut sucker, sedangkan tunas pada tangkai buah disebut slips. b. Bunga Tanaman nanas berbunga pada ujung batang dan hanya sekali berbunga yang arahnya tegak ke atas. Sebenarnya bunga nanas bersifat majemuk dan terdiri dari lebih 200 kuntum bunga yang tidak bertangkai. Letak bunga duduk tegak lurus pada tangkai buah utama, kemudian mengembang menjadi buah majemuk yang enak dimakan. Daun kelopak dari setiap kuntum bunga, yang dikenal sebagai mata, masih jelas meninggalkan bekas pada buah tersebut. Bunganya adalah bunga sempurna yang mempunyai tiga kelopak (sepalum), tiga mahkota (petalum), enam benang sari, dan sebuah putik dengan stigma bercabang tiga. Tanaman nanas menyerbuk silang dengan perantaraan burung kicau/penyanyi (burung prenjak) dan lebah. Tanaman nanas sebenarnya tidak bersifat musiman, tetapi dapat berbunga setiap saat. Namun, ada kecenderungan suhu yang dingin, terutama suhu malam dengan sinar matahari rendah, dapat memacu pembungaan tanaman nanas. c. Buah Buah nanas merupakan buah majemuk yang disebut sinkarpik atau coenocarpium. Di atas buah tumbuh daun-daun pendek yang tersusun seperti pilin yang disebut mahkota (crown). d. Akar Tanaman hanya berakar serabut dan mengandung cukup banyak air. Akar nanas dangkal dan tersebar luas. Kegunaan Nanas matang enak dimakan segar dan rasanya manis, tetapi ada pula yang rasanya manis asam. Buah matang terasa gatal di tenggorokan karena kandungan asam oksalat yang tinngi. Buah matang dapat pula dibuat minuman (jus) atau kalengan (canning). Daunnya dapat diolah menjadi serat (benang) yang bagus sebagai bahan pakaian. Di dalam buah terdapat zat bromelin yang bersifat sebagai pemecah protein (pelunak daging), tetapi daya proteolitiknya lebih rendah daripada papain. Daunnya mempunyai serat panjang, tetapi belum dimanfaatkan sebagai bahan pakaian. Agroekonomi Tanaman nanas menghendaki dataran rendah hingga dataran tinggi 1.200 m dpl. Tanaman ini tidak tahan

terhadap salju, tetapi tahan sekali terhadap kekeringan. Namun, tanaman lebih senang terhadap tanah subur, daerah beriklim basah dengan curah hujan 1000-2500 mm per tahun. Tanaman tahan terhadap tanah asam yang mempunyai pH 3-5, tetapi paling baik adalah pH tanah natara 5-6,5. Oleh karena itu, tanaman nanas bagus pula dikembangkan di lahan gambut. Tanaman nanas dapat tumbuh di tempat terbuka, tetapi dapat pula tumbuh subur di tempat ternaungi pohon besar. Namun, di tempat terbuka yang mendapat sinar matahari terik, buahnya sering hangus. Di daerah beriklimkering (4-6 bulan kering), tanaman masih mampu berbuah, asalkan kedalaman air tanah antara 50-150cm. Hal ini disebabkan akarnya dangkal, tetapi tanaman mampu menyimpan air. Perbanyakan Tanaman Sampai sekarang tanaman nanas diperbanyak dengan anakan yang keluar dari pangkal batang. Namun, adakalanya diperbanyak pula dengan sucker tau slips dan mahkotanya. Batang dan mahkota bunga dapat dipotong dan dibelah untuk dijadikan bibit. Antara anakan (raton), tunas batang (sucker) dan mahkota (crown) terdapat perbedaan sifat fisiologis dalam umur berbunga dan produksinya. Makin ke bagian atas tanaman, umurnya makin panjang dan produksinya rendah. Namun, umur tanaman berbunga tidak menjadi persoalan karena pembungaan tanaman nanas dapat diatur dengan memberikan zat tumbuh, di antara karbid dan ethrel 40 PGR. Anakan atau mahkota bunga yang baru dipotong (dipisahkan) dapat ditanam langsung, tanpa disemaikan dulu. Namun, sebaiknya dibiarkan dulu selama beberapa hari sebelum ditanam. Hal ini dimaksudkan agar lukanya tertutup halus lebih dulu sehingga cepat berakar. Varietas unggul Varietas unggul yang telah dilepas belum ada, tetapi banyak varietas unggul yang telah berkembang. Pada saat ini, ada dua varietas nanas yang berkembang di Indonesia, yakni nanas queen dan nanas smoth cayenne atau cayenne lisse. Nanas queen daunnya berduri, yaitu nanas bogor dan nanas palembang. Sementara nanas smoth cayenne atau ceyenne lise daunnya tidak berduri seperti nanas lembang, nanas singapore, dan nanas ruby. Nanas queen umumnya hanya ditanam di dataran rendah, sedangkan nanas cayenee ditanam luas di dataran tinggi. Nanas queen (nanas bogor) biasanya untuk konsumsi segar karena rasanya manis. Nanas cayenne dapat dikonsumsi segar dan untuk bahan olahan serta dikalengkan atau dibuat jus karena rasanya asam manis. Di antara nanas cayenne ada yang disebut nanas madu, tetapi nanas ini diduga karena perubahan somatik. Budi Daya tanaman Nanas ditanam dengan sistem dua-dua baris. Tiap baris pada jarak 60 cm x 60 cm dan jarak antarbaris 150 cm. Namun, nanas dapat pula ditanam pada jarak 30 40 cm. Semakin rapat jarak tanamnya, buah yang dihasilkan semakin kecil. Untuk kebutuhan industri pengalengan (canning) biasanya diperlukan buah berukuran kecil (jarak tanam 30 cm x 40 cm) silindris.

Nanas memiliki bentuk yang unik,mempunyai mata-mata yang banyak dan mempunyai mahkota. Nanas juga memiliki banyak mengandung vitamin terutama vitamin C. akan tetapi nanas tidak cocok tidak cocok di konsumsi terlalu banyak terutama oleh wanita hamil,karena bias menyebabkan keputihan yang berlebih dan tidak cocok untuk ibu hamil karena dapat menyebabkan keguguran.

Manfaat Nanas untuk Kesehatan: sangat bermacam-macam, salah satunya adalah sebagai pembersih tubuh. Nanas adalah buah yang sangat cocok untuk Anda konsumsi ketika diet. Selain itu:

Melancarkan pencernaan protein. Manfaat nanas ini dapat kita peroleh karena buah tersebut memiliki enzim bromelain dalam jumlah besar. Enzi mini bermanfaat untuk memperlancar proses pencernaan dan sebagai pelega tenggorokan. Enzim bromelain berfungsi sebagai pencerna protein yang terdapat dalam makanan hingga dapat diserap oleh tubuh. Mempercepat proses penyembuhan luka. Fungsi lain dari Enzim Bromelain adalah dapat mempercepat proses penyembuhan luka serta mengurangi peradangan dan pembengkakan dalam tubuh. Untuk itu, bagi pasien yang akan atau telah menjalani operasi sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah nanas. Berfungsi sebagai pembersih. Manfaat nanas sebagai pembersih ini juga diperoleh dari adanya enzim bromelain yang dapat membantu agar kadar asam dalam darah menjadi seimbang. Nanas juga dapat mengurangi kadar air yang berlebih dari dalam tubuh sehingga dapat membantu menyembuhkan penyakit Edema. Selain enzim bromelain, asam aspartic yang terkandung dalam nanas juga dapat membuang asam amonia yang merupakan racun berbahaya dari dalam tubuh.

Setelah kita ketahui beberapa manfaat buah nanas diatas, tentunya Anda akan berpikir untuk menyertakan buah ini dalam hidangan makanan Anda. Namun ada baiknya jika kita mengetahui bagaimana memilih buah nanas yang baik. Ketika membeli buah nanas, ada nanas yang memiliki warna hijau atau kuning. Pilihlah diantara nanas-nanas tersebut yang paling berat. Semakin berat buah nanas, semakin segar buah itu karena kandungan air didalamnya masih banyak. Jika Anda ingin memilih nanas yang matang, silahkan Anda pilih nanas yang memiliki bau khas manis yang kuat. Karena jika Anda salah memilih nanas yang masih mentah, rasanya akan sangat asam.

Nanas juga dapat di olah sebagai: 1.Pengolahan limbah nanas menjadi asam laktat. 2.Menjadi minuman segar 3.Menjadi keripik 4.Menjadi dodol,selai Cara pembuatan dodol nanas: - Nanas dikupas kulitnya dan dihilangkan matanya kemudian dicuci dan dipotong kecil agar mudah dilakukan penggilingan/ penghancuran. - Daging nanas dihancurkan dengan cara diparut atau diblender

- Campurkan nanas yang sudah dihancurkan, dengan santan kental (1 butir kelapa/1 kg nenas), tepung beras ketan 5 % dan gula pasir (jumlahnya menurut selera). - Menghancurkan buah menggunakan blender - Adonan tersebut dimasak hingga agak kering sambil diaduk terus agar tidak lengket pada wajan. - Angkat dan masukkan dalam cetakan. - Apabila sudah dingin, dipotong-potong dengan ukuran menurut selera kemudian dikemas dengan plastik. - Memasak dengan wajan penggoreng - Pengemasan dodol Cara membuat selai: Bahan utama dari pembuatan selai ini adalah pepaya. Namun karena struktur serat dari pepaya itu yang terlalu halus perlu ditambahkan sedikit nanas. Ini dilakukan agar selai yang dihasilkan tidak terlalu lembek sehingga mudah dioleskan pada roti yang mau dimakan. Pemilihan bahan yang segar juga berpengaruh juga terhadap hasil akhir pembuatan selai. Pilihlah buah yang belum terlalu matang (warnya buah sudah merah dan segar namun tidak lembek ketika dipencet daging buahnya), tidak terjadi pembusukan sebagian atau di beberapa tempat. Memasak selai sangat mudah, hanya memerlukan buah-buahan, gula, dan sedikit air. Saya tidak menggunakan tambahan preservative kimia semacam pectin dan citric acid, tapi hanya dengan mengandalkan pectin dan acid yang sudah dikandung oleh buah-buahan tersebut saja serta gula dan kayu manis sebagai tambahan. LAngkah awalnya adalah blender atau parut nanas dan pepaya yang sudah disiapkan tadi hingga menjadi bubur. Dan tentu saja sebelum memasukkan dalam blender buah buahan tadi sudah kita kupas kulitnya. Setelah itu campurkan buah - buahan yang sudah menjdi bubur dengan gula. Bisanya perbandingannya adalah untuk satu buah nanas dan pepaya menggunakan setengah kilogram gula pasir. Aduk hingga bahan - bahan tadi menjadi menyatu dan gula menyebar keseluruh bubur buah tadi. Selanjutnya setelah gula larut, masukkan kedalam penggorengan (tanpa memakai minyak goreng) didihkan sampai kental. Aduk terus bahan selai tadi, supaya tidak terjadi penggumpalan dibagian bawah. Pemakaian panci berpantat tebal sangat disarankan di sini, supaya tidak terjadi cepatnya pembakaran di dasar panci menyebabkan selai gosong. Pengadukan setiap beberapa menit sekali juga penting untuk menghindari selai menjadi gosong.

LAPORAN PENELITIAN BUAH NANAS

Disusun oleh: -Lutfhi Nur Amalina -Merry Syntya Puri -Poppy Nadya Phona Dista -Risna Siti Anisa -Sanga Dewi Dustirahani Kelas: XI IPA 4 Kelompok: 3