Anda di halaman 1dari 8

PHYLUM BRACHIOPODA

Pengertian Phylum Barchiopoda Secara Umum Brachiopoda berasal dari bahasa latin Bracchium: lengan(arm), Poda: kaki(foot). Artrinya hewan ini merupakan tangannya berfungsi sebagai kaki. suatu kesatuan tubuh yang difungsikan sebagai kaki dan lengan atau dengan kata lain binatang yang

Gambar Phylum Brachiopoda

Brachiopoda adalah binatang laut yang memiliki cangkang yang terdiri dari dua bagian yang disebut bivalve, satu kearah dorsal dan satu kearah ventral. Brachiopoda memiliki catatan fosil yang panjang, pertama kali muncul di batuan pada bagian awal Periode Kambrium, sekitar 525 juta tahun yang lalu. Mereka sangat berlimpah selama Era Paleozoic, mencapai keanekaragaman tertinggi mereka kira-kira 400 juta tahun yang lalu, selama Periode Devon. Pada akhir Paleozoic, mereka hancur dalam kepunahan massal yang menandai akhir Periode Permian, sekitar 250 juta tahun yang lalu. Peristiwa ini, dikenal sebagai kepunahan massal Permo-Trias, dan telah menewaskan lebih dari 90 persen dari semua spesies hidup. Ini adalah yang terbesar dari semua peristiwa kepunahan (lebih besar dari kepunahan utama pada akhir periode Kapur yang membunuh dinosaurus).

Ciri-ciri Phylum Brachiopoda Brachiopoda berasal dari kata Latin yaitu lengan (brachio) dan kaki (podos) dan mengacu pada internal, struktur berpasangan, yang digunakan untuk bergerak. Struktur ini, yang disebut lophophore,digunakan untuk makan dan pernapasan dan merupakan salah satu fitur yang umum untuk semua Brachiopoda. Cangkang Brachiopoda mempunyai berbagai bentuk dan ukuran. Kadang-kadang valve bawah adalah cembung seperti valve atas, tetapi dalam banyak spesies valve bawah cekung atau kadang-kadang berbentuk kerucut. Permukaan luar dari cangkang ditandai oleh keriput atau tulang rusuk radial konsentris. Beberapa Brachiopoda memiliki duri menonjol, tetapi biasanya ini patah dan ditemukan sebagai fosil terpisah.

Tampak Bagian Dalam Brachiopoda

Cangkang Brachiopoda hidup biasanya mempunyai berbagai ukuran dari kurang dari 0,25 inci sampai lebih dari 3 inci panjang atau lebarnya. Fosil Brachiopoda umumnya berada dalam rentang yang sama, meskipun beberapa memiliki cangkang dewasa yang kurang dari 0,04 inci diameter, sampai yang luar biasa 15 inci.

Tampak Luar Brachiopoda

Brachiopoda sebagian besar tinggal di laut dangkal, sampai sekitar 650 kaki (200 m), tetapi beberapa spesies telah ditemukan pada kedalaman lebih dari satu mil. Karena banyak fosil spesies ditemukan pada lempung, yang merupakan deposito dari lumpur dan lanau, kita tahu bahwa beberapa spesies brachiopod berkembang di lingkungan berlumpur. Dengan mempelajari spesies hidup, peneliti dapat membuat kesimpulan tentang bagaimana Brachiopoda kuno hidup. Tidak dapat bergerak dalam mengejar makanan, Brachiopoda gunakan lophophore untuk memompa air melalui rongga interior dan mengambil partikel makanan dari lophopore. Karena kelimpahannya di seluruh dunia, keragaman, dan evolusi yang cepat pada zaman Paleozoic, fosil brachiopod adalah indikator yang berguna dari usia lapisan batuan yang berbeda. Dengan mencocokkan spesies brachiopod terkandung dalam deposit batuan di lokasi yang berbeda, ahli

paleontologi dapat menentukan bahwa satuan batuan diendapkan pada waktu yang sama. Kehidupan filum brachiopoda: Hidup di air laut: bentos sesil. Ada yang hidup di air tawar, namun sangat jarang. Mampu hidup pada kedalaman hingga 5.600 m secara bentos sesil. Genus lingula hanya hidup pada daerah tropis atau hangat dengan kedalaman maksimal 40 m. Hingga saat ini diketahui memiliki sekitar 300 spesies dari brachiopoda. Brachiopoda modern memiliki ukuran cangkang rata-rata dari 5 mm hingga 8 cm. Kehadiran rekaman kehidupannya sangat terkait dengan proses bioconose dan thanathconose. Klasifikasi Phylum Brachiopoda Brachiopoda dapat dikalsifikasikan dalam dua kelompok besar, yaitu Brachiopoda artikulata dan Brachiopoda inartikulata. Cangkang atas dan bawah (valve) dihubungkan dengan otot dan terdapat selaput dan gigi. Cangkang umumnya tersusun oleh material karbonatan. Tidak mempunyai lubang anus. Mempunyai keanekaragaman jenis yang besar. Banyak yang berfungsi sebagai fosil index. Mulai muncul sejak zaman kapur hingga saat ini. Cangkang atas dan bawah (valve) tidak dihubungkan dengan otot dan terdapat socket dan gigi yang dihibingkan dengan selaput pengikat. Tidak memiliki gigi pertautan (hinge teeth) dan garis pertautan (hinge line). Pertautan kedua cangkangnya dilakukan oleh sistem otot, sehingga setelah mati cangkang langsung terpisah. Cangkang umumnya berbentuk membulat atau seperti lidah, tersusun oleh senyawa fosfat atau khitinan. Mulai muncul sejak jaman kambrian awal hingga masa kini. Perbadaan antara Brachiopoda artikulata dan Brachiopoda inartikulata dapat dilihat pada tabel din bawah ini:
Tabel Perbedaan Brachiopoda Artikulata Dan Brachiopoda Inartikulata

Brachiopoda Artikulata Brachiopoda Inartikulata Pertautan cangkang digabungkan oleh Tidak mempunyai gigi bertauatan gigi atau soket Cangkang lebih tebal, dari bahan Pertautan kedua cangkang oleh otot karbonatan Warna cenderung putih Bentuk cangkang membulat, tersusun dari fosfor dan khitin Jumlah lebih banyak Warna cenderung transparan Garis tumbuh pada cangkang terlihat Garis tumbuh tidak terlihat jelas jelas Terdapat pada zaman kapur Ditemukan pada zaman Cambriaan Digunakan sebagai fosil indeks Jarang ditemukan sebagai fosil yang dalam keadaan tertutup Klasifikasi Phylum Brachiopoda lebih jelas pada tabel berikut:
Taksonomi Phylum Barchiopoda

Galeri Gambar Phylum Brachiopoda

Ordo Ortida

Order Pentamerida

subordo Strophomenidina

Order Rhynchonellida

subordo Chonetidina

Order Spiriferida

subordo Productidina

subordo Spiriferidina.

subordo Athyrididina

Hederella

Order Terebratulida

Syringothyris

Brachiopod Neospirifer

Lingulaanatina

Rhynchotremadentatum

HercosestriaSmallCluster

DAFTAR PUSTAKA
http://en.wikipedia.org/wiki/Brachiopod (diakses pada hari Sabtu, 22 Oktober 2011) http://www.geo.arizona.edu/geo3xx/geo308_fall2002/4brachiopds.htm pada hari Sabtu, 22 Oktober 2011) http://www.fossilmuseum.net/Tree_of_Life/phylum_brachiopoda/Brachiopoda.htm (diakses pada hari Sabtu, 22 Oktober 2011) (diakses