Anda di halaman 1dari 15

A.JUDUL PROGRAM Minuman Kesehatan Ekstrak Daun Cocor Bebek Sebagai Salah Satu Alternatif Suplemen Anti Ca B.

LATAR BELAKANG Di saat penyakit menular belum teratasi di Indonesia, jumlah kasus penderita kanker justru meningkat."Penderitanya sekitar 10 persen dari manusia dewasa dan kebanyakan perempuan," kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Tjandra Yoga Aditama saat melepas sepeda gembira di halaman Departemen Kesehatan, Ahad (15/3).Peningkatan kasus kematian akibat kanker meningkat dari 3,4 persen (1980) menjadi 6 persen (2001). Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 menunjukkan prevalensi tumor di Indonesia adalah 4,3 per 1.000 penduduk. Kanker, berdasarkan riset menjadi penyebab kematian nomor tujuh setelah stroke, tuberkulosis, hipertensi, cidera, perinatal, dan diabetes militus.Tjandra menyatakan anak menjadi penderita kanker 4,9 persen dari semua usia. "Leukimia menjadi kasus tertinggi pada anak (33,7 persen). Data ini diperoleh dari registrasi kanker berbasis rumah sakit di Jakarta Tahun 2005. Adapun pada manusia dewasa, kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker hati menjadi tiga penyebab kematian terbesar. Tjandra mengatakan kanker disebabkan faktor risiko yang salah satunya kurang aktivitas. Perkiraan Badan Kesehatan Dunia (WHO), faktor obesitas dan kurang aktivitas fisik menyumbang 30 persen risiko kanker. Tahun 2015 diperkirakan 2,3 miliar orang dewasa akan mengalami masalah berat badan dan 700 juta di antaranya obesitas. Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang dapat diolah menjadi berbagai macam obat. Sejak ribuan tahun yang lalu, obat-obatan tradisional telah banyak digunakan dan menjadi budaya di Indonesia dalam bentuk ramuan jamu. Obat-obatan tradisional tersebut tidak hanya digunakan dalam fase pengobatan saja, melainkan juga digunakan dalam fase preventif, promotif dan rehabilitasi. Menurut penelitian obat-obatan tersebut banyak digunakan karena keberadaannya yang mudah didapat, ekonomis, dan menurut penelitian memiliki efek samping relatif rendah serta adanya kandungan yang berbeda yang memiliki efek dan saling mendukung secara sinergis. Namun selain keuntungan yang dimilikinya, bahan alam juga memiliki beberapa kelemahan seperti: efek farmakologisnya yang lemah, bahan baku belum terstandar, belum dilakukan uji klinik dan mudah tercemar berbagai jenis mikroorganisme serta adanya potensi toksisitas oleh toksik endogen yang terkandung didalamnya (Katno, 2004). Obat bahan alam Indonesia dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu jamu yang merupakan ramuan tradisional yang belum teruji secara klinis, obat herbal yaitu obat bahan alam yang sudah melewati tahap uji praklinis,sedangkan fitofarmaka adalah obat bahan alam yang sudah melewati uji praklinis dan klinis (SK Kepala BPOM No. HK.00.05.4.2411 tanggal 17 Mei 2004). Salah satu dari keanekaragaman hayati yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai obat tradisional adalah cocor bebek (Kalanchoe pinnata) Tanaman ini termasuk tanaman

sukulen (mengandung air) yang berasal dari Madagaskar.Tanaman ini terkenal dikarenakan cara reproduksinya melalui tunas daun (tunasadventif). Kalanchoe kaya akan kandungan alkaloid, triterpenes, glikosida, flavonoid, steroid dan lipid. Sedangkan pada daunnya terkandung senyawa kimia yang disebut bufadienolides.Bufadienolides pada Kalanchoe pinnata memiliki potensi untuk digunakan sebagai antibakteri, antitumor, pencegah kanker, dan insektisida (Lana, 2005). Sehubungan dengan adanya indikasi ekstrak daun Kalanchoe pinnata mempunyai daya anti bakteri, maka untuk membuktikan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui aktivitas antimikroba dari ekstrak tanaman tersebut. Pada uji aktivitas bakteri ini digunakan bakteri Staphylococcus aureus yang merupakan bakteri kokus gram positif (+) dan Escherichia coli yang merupakan bakteri batang gram negatif (-) (Jawetz et al, 2001). Penelitian yang dilakukan oleh Supratman beserta rekan-rekan dari Divisi Biokimia Terapan Osaka Prefecture University di Sakai, Jepang, menunjukkan bahwa isolasi terhadap lima bufadienolides dari daun sosor bebek mempunyai efek menghambat pengaktifan antigen awal virus Epstein-Barr (EBV-EA) pada sel Raji yang disebabkan oleh tumor. B.Rumusan Masalah Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang dapat diolah menjadi berbagai macam obat.Bahkan masih banyak tumbuhan yang belum terungkap manfaatnya secara spesifik padahal tumbuhan-tumbuhan itu dimungkinkan bisa memperbaiki kesehatan tubuh manusia. Indonesia merupakan daerah tropis yang memberikan peluang besar bagi tumbuh suburnya berbagai tanaman.Khususnya tanaman obat yang bisa digunakan sebagai bahan pengobatan alternatif di masyarakat.Salah satunya adalah cocor bebek.Kesamaan iklim dan cuaca Indonesia dengan Madagaskar membuat cocor bebek tumbuh subur dan semakin dikenal oleh masyarakat.Tanaman ini tersebar di daerah tropis,ditanam di halaman rumah sebagai tanaman hias atau tumbuh liar di pekarangan maupun lahan kosong.Cocor bebek sangat mudah untuk ditanam sehingga tanaman ini tersedia melimpah di daerah tropis khususnya. Sekarang ini banyak minuman kesehatan yang bermunculan dan peminatnyapun dari berbagai kalangan.Dengan melihat fakta di masyarakat bahwa pembelian minuman kemasan yang berorientasi kesehatan bermunculan dan tidak sedikit pembelinya maka peluang bisnis ini sangat menggiurkan dan apabila terus menerus dikembangkan dapat menerobos dunia perdagangan makanan dan minuman selain itu tentu diharapkan masyarakat yang mengkonsumsinya pun memperoleh manfaat peningkatan kesehatan pada tubuh mereka. Pada kegiatan kewirausahaan ini akan diproduksi suatu minuman kesehatan yang dapat mencegah kanker pada tubuh manusia yang didalamnya terkandung ekstrak daun cocor bebek yang banyak tumbuh di Indonesia.Produk tersebut nantinya diharapkan dapat memanfaatkan tanaman cocor bebek khususnya daunnya,yang biasanya cocor bebek hanya sebagai tanaman hias atau ditanam di pekarangan dapat ditingkatan segi manfaatnya.Dengan adanya

kewirausahaan pembuatan minuman kesehatan yang berbahan dasar dari ekstrak daun cocor bebek dapat diketahui seberapa besar prospek wirausaha ini. C.Tujuan Tujuan umum kegiatan PKM Kewirausahaan ini adalah menghasilkan studi kelayakan usaha pembuatan minuman kesehatan yang berbahan dasar ekstrak daun cocor bebek. Tujuan ini dapat dijabarkan secara khusus, sebagai berikut : 1.Memproduksi minuman kesehatan yang didalamnya terkandung ekstrak daun cocor bebek. 2.Mengetahui kelayakan usaha minuman kesehatan didalamnya terkandung ekstrak daun cocor bebek. 3.Mengetahui prospek secara ekonomi dari usaha ini.

D.Luaran yang diharapkan Luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah : 1.Produk minuman kesehatan ekstrak daun cocor bebek dengan proses pengolahan tepat guna. 2.Pengembangan varian minuman kesehatan ekstrak daun cocor bebek 3. Laporan berupa studi kelayakan usaha dan ekonomi dari pemanfaatan daun cocor bebek menjadi minuman kesehatan dengan pengolahan tepat guna.

E.Manfaat Kegiatan PKM Kewirausahaan ini diharapkan dapat memberikan konstribusi pengetahuan bagi masyarakat dalam membuka usaha pembuatan minuman kesehatan yang berbahan dasar ekstrak daun cocor bebek dengan pengolahan tepat guna dan studi kelayakan secara ekonomi dan usaha. Kegunaan yang lainnya adalah untuk memanfaatkan tanaman cocor bebek khususnya daun cocor bebek agar mempunyai nilai ekonomis yang lebih tinggi dan mengembangkan potensi Indonesia yang dapat ditumbuhi tanaman cocor bebek dengan mudah. Teknologi yang didapatkan ini nantinya bisa diterapkan pada industri besar maupun rumahan. F. Gambaran Umum Rencana Usaha Kapasitas Produk . Produksi minuman kesehatan yang berbahan dasar ekstrak (sari) daun cocor bebek yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah produk dengan kuantitas skala kecil terlebih dahulu dan membaca keinginan pasar serta mengembangkan kualitas produk sesuai dengan permintaan

pasar.maka dari itu,pada awal produksi,2kg daun cocor bebek akan diubah menjadi ekstrak lalu ditambahkan air 5 liter dan air jeruk nipis 100ml serta madu 100ml.Produksi akan berlangsung setiap sebulan dengan frekuensi tertentu. Perencanaan Tempat Produksi Tempat sangat mempengaruhi produksi suatu produk, karena tempat dapat mempengaruhi harga, kualitas produk, dan pasar. Tempat ini dipilih karena merupakan daerah yang subur dan dapat ditanami cocor bebek dengan mudah serta merupakan daerah asal anggota penulis, sehingga dapat menghemat biaya produksi. Perencanaan Tempat Penjualan Tempat penjualan minuman kesehatan ekstrak daun cocor bebek dilakukan di Kota Semarang Jawa Tengah bekerjasama dengan beberapa toko makanan dan minuman di Kota Semarang. Kota Semarang dipilih karena merupakan daerah yang strategis karena jumlah konsumen dan peminat yang lebih banyak daripada kota lain di Jawa Tengah Langkah-Langkah Untuk Penjualan Langkah-langkah untuk penjualan dan pemasaran minuman kesehatan pencegah kanker ekstrak daun cocor bebek dengan metode pemasaran yang baik dan tepat sasaran. Sebelum penjualan dilakukan, diperlukan riset pasar terlebih dahulu. Riset yang dilakukan adalah dengan pengenalan produk, dikarenakan adanya barang baru dengan teknologi tepat guna yang memiliki ciri khas tersendiri, minuman kesehatan pencegah kanker ekstrak daun cocor bebek sehingga dapat diterima oleh masyarakat. Riset pasar itu dapat dilakukan dengan pembagian contoh produk kepada para developer, konsultan perencana, maupun kontraktor. Setelah riset pasar selesai, produk tersebut diproduksi sesuai dengan keinginan pasar. Ada 4 (empat) metode Pembauran Pemasaran (marketing mix) untuk lebih mensukseskan penjualan, diantaranya adalah : Product, Price, Place, dan Promotion. Keempat hal tersebut sangat mempengaruhi kesuksesan suatu pemasaran produk. Apabila keempat hal tersebut diseleksi dengan ketat, niscaya pemasaran produk akan berjalan dengan baik. Selain itu, harus ada strategi Diferensiasi dan fokus dengan metode STP, yaitu : Segmentation, Targeting, dan Positioning yang lebih efektif dalam menarik konsumen, sehingga pemasaran dapat menjadi bisnis yang menjanjikan. G.Metode Pelaksanaan Dalam pelaksanaannya, kami sebagai mahasiswa bertindak sebagai pelaku sosialisasi, promosi, penjual, serta penanggung jawab karena ini merupakan salah satu cara atau metode untuk mengembangkan kemampuan berwirausaha

Kegiatan Tahap I: Tahap persiapan proyek

Tahap ini meliputi pengadaan peralatan berupa alat-alat produksi dan bahan baku berupa daun cocor bebek serta bahan tambahan seperti gula pasir, jeruk nipis.Yang nantinya akan dikemas di botol plastik ukuran 100ml.Selanjutnya tahap persiapan dilanjutkan dengan mengadakan pelatihan tenaga kerja.Kemudian menyediakan lokasi produksi yang tepat yaitu tempat produksi yang terdapat banyak tanman cocor bebek maupun mudah ditanami tanaman cocor bebek sehingga bahan baku dapat diperoleh dengan mudah dan relatif lebih murah,diakhiri dengan survey pasar untuk mengetahui prospek produk. Kegiatan Tahap II: Tahap Pengembangan Produk Skala Kecil Tahap ini meliputi penyempurnaan minuman kesehatan pencegah kanker ekstrak daun cocor bebek sesuai permintaan pasar, tes produk secara berkala yang bertujuan untuk mengetahui dengan pasti permintaan pasar, pemilihan produk layak produksi melalui proses penyortiran pada bahan baku sehingga penggunaan produk dapat dipertanggung jawabkan. Kegiatan Tahap III: Tahap Produksi Minuman Kesehatan pencegah kanker ekstrak daun cocor bebek Ketersediaan cocor bebek di alam yang sangat banyak maka kami akan memanfaatkan cocor bebek khususnya pada bagian daunnya untuk dibuat ekstrak dan dimasukan ke dalam minuman yang mempunyai manfaat pencegah kanker.Minuman ini memungkinkan berkurangnya angka morbiditas dan mortalitas karena kanker di Indonesia.Angka kejadian kanker Indonesia semkin meningkat dari tahin ke tahun.Cocor bebek ini bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk pencegahan kanker. Pembuatan minuman ini akan ditambahkan madu sebagai pemanis alami selain itu madu mempunyai banyak manfaat pendukung.Beberapa penemuan imiah mengenai khasiat madu diantaranya adalah kaya bahan antioksidan yang menghalangi radikal bebas yang menyebabkan kanser (BBC, University of Zagreb, Croatia) Sebagai sumber energi terbaik bagi tubuh, seperti meningkatkan kekuatan otot dan stamina tubuh (British Honey Importers and Packers Association) Pembunuh kuman jenis bakteria, fungi dan protozoa (University of Waikato, New Zealand),Mampu menyembuh ulser dan luka dengan lebih cepat dan sangat baik (University of Waikato, New Zealand),Dapat merawat penyakit mata (Fotidar MR, Fotidar SN),Mampu menjadi antibiotik yang lebih baik (University of Cardiff, Wales).Madu pada salah satu penemuan ilmiah di atas, dapat membantu mencegah dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pengobatan kanker.Selain itu kami akan menambah perasan air jeruk untuk memberi rasa asam dan segar pada minuman ini untuk menutupi rasa cocor bebek yang kurang enak. Cara Pembuatan Cara pembuatan minuman ekstrak cocor bebek adalah sebagi berikut : 1.Siapkan daun cocor bebek sebanyak 30-60 gram 2.Siapkan air mendidih lalu masukkan daun cocor bebek kedalamnya

3.Ambil ampas daun cocor bebek 3.Tambahkan madu lalu aduk 4.Setelah itu tunggu hingga dingin lalu masukan perasan jeruk nipis 5.Minuman pencegah kanker siap dinikmati Setelah meminum rutin minuman pencegah kanker ini dapat mengurangi resiko kanker dalam tubuh kita karena kandungan dalam cocor bebek ( bufadienolides ) dapat mencegah tumbuhnya sel kanker serta bahan tambahan berupa madu dan perasan air jeruk yang mengandung antioksidan bisa mencegah kanker juga secara signifikan.Madu juga bermanfaat sebagai penambah tenaga karena mengandung glukosa yang cukup tinggi.Dalam pengembangannya tidak hanya perasan air jeruk saja yang akan ditambahkan,sari mangga,strawberry,melon dan berbagai buah lainnya bisa memenuhi keinginan masyarakat sesuai selera mereka. H.Jadwal Kegiatan Program Jadwal Pelaksanaan Kegiatan

NO

RENCANA KEGIATAN

BULAN 1 2 3 4 5

1. 2. 3. 4. 5.

Persiapan bahan dan peralatan Pengemasan dan pemasaran Analisa hasil pengembangan produk Pembuatan laporan Seminar hasil

I. Rancangan Biaya Rekapitulasi biaya terdiri atas:

I.1 Investasi Awal yang Diperlukan Sewa tempat Gerobak Rp. 1.500.000,00 Rp. 500.000,00

Pengadaan proposal dan penjilidan 5 rangkap Galon aqua 3 buah Kompor 2 buah Pisau 2 buah @ Rp 5.000,00 Tempat gelas plastik 200 buah Sendok 1 lusin Saringan 2 buah @ Rp 5000,00 Biaya promosi Kas usaha Jumlah investasi awal

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp.

150.000,00 150.000,00 500.000,00 10.000,00 200.000,00 12.000,00 10.000,00 200.000,00 500.000,00 +

Rp. 3.732.000,00

No.

Nama Aktiva

Umur Ekonomis

Penyusutan Perbulan Rp. 2.800,00 Rp. 1.040,00 Rp. 1.500,00 Rp. 1.250,00 Rp. 3.335,00 Rp. 6.670,00

1. 2. 3. 4.. 5. 6.

Saringan Pisau Pengaduk Corong Kompor gerobak

1 tahun 2 tahun 1 tahun 1 tahun 3 tahun 3 tahun

Jumlah bulan

Penyusutan

per

Rp. 16.595,00

I.2 Biaya Operasional perbulan Daun cocor bebek kering Gula 5 kg 300 gram Rp. Rp. Rp. 40.000,00 60.000,00 150.000,00

Madu dan jeruk nipis

Isi ulang galon @ Rp 3500,00 Gelas plastik 200 buah @Rp 500,00 Sedotan 200 buah @100,00 Beban penyusutan aktiva Biaya transportasi Jumlah biaya operasional perbulan Total investasi yang diperlukan DAFTAR PUSTAKA Anonim.Cara Mencegah kanker.Diakses http://www.cancerhelps.com/kanker.htm

Rp. Rp. Rp. Rp. Rp. Rp Rp

14.000,00 200.000,00 20.000,00 16.595,00 50.000,00+ 550.595,00 4.282.595,00

pada

18

April

2011.Diunduh

dari

Biomedika Volume 1 tahun 2009.Diakses pada 18 April lppm.ums.ac.id/index.php/.../163-biomedika-volume-1-th-2009 Anonim,Manfaat Vitamin C diakses http://www.lintasberita.com/go/1376818 pada 18 April

2011.Diunduh

dari

2011.Diunduh

dari

Ratih Pramuningtyas, Rahadiyan W.B.Uji Aktivitas Antimikroba Ekstrak Etanol Daun Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Atcc 6538 dan Escherichia coli Atcc 11229 Secara Invitro.Diakses pada 20 April 2011.Diunduh dari http://eprints.ums.ac.id/1162/1/43-50.pdf Anonim,Jumlah Penderita Kanker semakin meningkat.Diakses pada 19 April 2011.Diunduh dari http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2009/03/15/brk,20090315-164744,id.html Anonim,Manfaat ocor bebek.Diakses http://www.pssplab.com/journal/06.pdf pada 21 April 2011.Diunduh dari

Anonim,Madu sebagi pencegah kanker.Diakses pada 22 April 2011.Diunduh dari http://kesehatan.kompas.com/read/2010/07/22/09055696/ Produk.Lebah.Penangkal.Kanker.

L. LAMPIRAN Nama Dan Biodata Ketua Serta Anggota 1. Ketua Pelaksana Kegiatan a. Nama Lengkap : Adhinningtyas Rachmawati Radhite b. NIM : E2A009093

c. Fakultas/Program Studi : Kesehatan Masyarakat d. Perguruan Tinggi : Universitas Diponegoro e. Waktu untuk kegiatan PKM : 15 jam/minggu

2. Anggota Pelaksana Anggota 1 a. Nama Lengkap : Jefri Orienta Timoteus b. NIM : E2A009181 c. Fakultas/Program Studi : Kesehatan Masyarakat d. Perguruan Tinggi : Universitas Diponegoro e. Waktu untuk kegiatan PKM : 15 jam/minggu Anggota 2 a. Nama Lengkap : Fikri Abdillah b. NIM : E2A008052 c. Fakultas/Program Studi : Kesehatan Masyarakat d. Perguruan Tinggi : Universitas Diponegoro e. Waktu untuk kegiatan PKM : 15 jam/minggu Nama Dan Biodata Dosen Pendamping 1. Nama Lengkap dan Gelar : 2. Golongan Pangkat dan NIP : 3. Jabatan Fungsional : 4. Jabatan Struktural : 5. Fakultas/Program Studi : 6. Perguruan Tinggi : Universitas Diponegoro 7. Bidang Keahlian : 8. Waktu untuk kegiatan PKM : jam/ minggu

DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1.Nama NIM Tempat/Tanggal Lahir Jenis Kelamin Alamat E-mail Cp : Adhinningtyas Rachmawati Radhite : E2A009093 : Magetan, 20 Januari 1991 : Perempuan : jalan Lawu no.17 Barat, magetan : Adhinluphmama@yahoo.com : 081901009373

Pendidikan Formal: SDN Tebon 2 (1997-2003) SLTP N 1 Barat (2003-2006) SMAN 3 Madiun (2006-2009) Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (2009-Sekarang)

Pengalaman Akademik dan Organisasi selama menjadi mahasiswa Institusi Jabatan Periode Kerja 2010-Sekarang

Studio 8 art Staf divisi bad comunity FKM UNDIP PSM FKM UNDIP Senat FKM UNDIP Anggota

2010-2011 2011-Sekarang

KM Ketua komisi 3

Yang menyatakan,

Adhinningtyas Rachmawati Radhite NIM E2A009093

2. Nama NIM Tempat/Tanggal Lahir Jenis Kelamin Alamat

: Jefri Orienta Timoteus : E2A009181 : Jakarta, 7 Mei 1992 : Laki-laki : Jalan howitzer raya 10 RT 013 RW 002 Sumur Batu jakarta Pusat

E-mail Cp

: brian_jorge_simbolon@yahoo.com : 087832638945

Pendidikan Formal: SD 10 PAGI JAKARTA PUSAT SMP N 228 JAKARTA PUSAT SMA N 41 JAKARTA UTARA Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (2009-Sekarang)

Pengalaman Akademik dan Organisasi selama menjadi mahasiswa Institusi PARHATA PMK FKM Jabatan anggota anggota Periode Kerja 2010-sekarang 2009-sekarang

Yang menyatakan,

Jefri Orienta Timoteus NIM E2A009181

3.

Nama NIM Tempat/Tanggal Lahir Jenis Kelamin Alamat E-mail Cp

: Fikri Abdillah : E2A008052 : Pemalang 30, Mei 1990 : Laki-laki : Jalan raden saleh no 30 RT 06 RW 07 petarukan-Pemalang : fikri_fkm@yahoo.com : 085641890424

Pendidikan Formal: SDN 06 Petarukan (1996-2002) SMP N 1 Petarukan (2002-2005) SMA N 1 Pemalang (2005-2008) Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (2008-Sekarang)

Pengalaman Akademik dan Organisasi selama menjadi mahasiswa Institusi BEM FKM UNDIP Jabatan KM Staf Dept Dimas Periode Kerja 2010

Studio 8 art comunity FKM Kepala divisi band UNDIP

2010

Daftar Riwayat Dosen Pendamping Nama Lengkap dan Gelar :

Tempat dan Tanggal Lahir : Jenis Kelamin : Fakultas/ Jurusan : Jabatan Fungsional : Pangkat/ Golongan/ NIP : Bidang Keahlian : Alamat Kantor : Alamat Rumah : Telpon Kantor : Rumah : HP : Email :

Pendidikan

Penelitian

Pengalaman Pelatihan Pengalaman Instruktur Dengan Industri/PEMDA/Pihak lain Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Lain- lain. PELAKSANAAN KEGIATAN Adapun pelaksanaan kegiatan yang telah kami lakukan yaitu: Minggu ke 1 ( 5-11 Februari ) Senin : Rapat untuk membahas perencanaan awal

Minggu ke 2 (12-18 Februari)

Sabtu : Rapat perencanaan pelaksanaan penelitian

Minggu ke 3 (19-25 februari ) Selasa : Pengambilan daun cocor bebek di Tembalang Rabu : Pengambilan daun cocor bebek di Tembalang Kamis : Proses pencucian dan pemotongan daun cocor bebek Jumat Minggu : Proses pengeringan daun cocor bebek

Minggu ke 4 (26 Februari 3 Maret) Senin : Proses penghalusan daun cocor bebek yang sudah kering agar menjadi bubuk Selasa : Pembelian alat-alat yang dibutuhkan dalam proses pembuatan yaitu : 2 Pisau,Talenan, Ember, 2 Nampan, Saringan,Pengaduk

Minggu ke 5 ( 4 10 Maret) Rabu : Pembelian Corong, Kompor, Panci, Wadah minuman, Sedotan Kamis : Pembuatan desain label minuman berupa stiker yang ditempel pada wadah minuman Jumat : Uji coba pembuatan minuman dengan komposisi yang sesuai

Minggu ke 6 ( 11- 17 Maret) Sabtu : Uji coba pada manusia dengan sampel 3 orang

Minggu ke 7 ( 18-24 Maret) Kamis : Uji laboratorium

INDIKATOR KEBERHASILAN JANGKA PENDEK Ada beberapa hal yang dapat dijadikan indikator keberhasilan penelitian ini, diantaranya:

a.Berhasil membuat minuman kesehatan yang didalamnya terdapat ekstrak daun cocor bebek b.Minuman kesehatan ini lulus uji laboratorium c.Minuman ini bisa diterima oleh masyarakat dengan dibelinya minuman ini oleh masyarakat d.Berhasil menjual minuman dengan jumlah 100 buah setiap bulan