Cara Pembentukan Koperasi

31 Maret 2010 Tinggalkan sebuah Komentar Rapat pembentukan. 1. Rapat sekurang-kurangnya 20 (dua puluh) orang yang dipimpin oleh seorang atau beberapa orang pendiri koperasi. Pengertian: Pendirian adalah mereka yang hadir dalam rapat pembentukan koperasi dan telah memenuhi persyaratan keanggotaan dan menyatakan diri menjadi anggota. Kuasa pendiri adalah beberapa orang dari pendiri yang diberi kuasa dan sekaligus ditunjuk oleh pendiri untuk pertama kalinya sebagai pengurus koperasi untuk menandatangani akta anggaran dasar dan memproses pengajuan Badan Hukum kepada Pemerintah. 2. Disarankan mengundang Pejabat / Petugas yang memahami seluk beluk perkoperasian Hal-hal yang dibicarakan dalam rapat. 1. 2. 3. 4. Tujuan mendirikan koperasi. Kegiatan usaha yang hendak dijalankan. Persyaratan menjadi anggota. Menetapkan modal yang akan disetor kepada koperasi diantaranya dari simpanan pokok dan simpanan wajib. 5. Memilih nama-nama pendiri koperasi. 6. Memilih nama-nama pengurus dan pengawas koperasi. 7. Menyusun anggaran dasar. Teknis penyusunan anggaran dasar Apabila penyusunan anggaran dasar tidak mungkin disusun bersama-sama seluruh peserta rapat, dapat ditempuh: 1. Membentuk tim perumus penyusun anggaran dasar dengan tugas menyusun draf anggaran dasar yang bersifat umum dan hasilnya dilaporkan kepada pendirian koperasi untuk dimintakan pengesahan kepada seluruh anggota. 2. Hal-hal khusus yang perlu dibahas oleh seluruh peserta (tidak diserahkan kepada tim perumus) diantaranya:  Nama dan tempat kedudukan koperasi.  Persyaratan menjadi anggota.  Besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib.  Nama-nama pendiri, pengurus dan pengawas.  Kegiatan usaha.  Ketentuan mengenai penggunaan sisa hasil usaha.  Ketentuan mengenai saksi.  Isi anggaran dasar minimal memuat tentang: a. Daftar nama pendiri b. Nama dan tempat kedudukan koperasi c. Ketentuan mengenai keanggotaan d. Maksud dan tujuan serta bidang usaha e. Ketentuan mengenai rapat anggota f. Ketentuan mengenai pengelolaan

Koperasi primer yang memiliki unit usaha simpan pinjam. Ketentuan mengenai saksi. mengenai permodalan jangka waktu berdirinya koperasi pembagian sisa hasil usaha Pengajuan permohonan pengesahan akta pendirian koperasi Permohonan disampaikan kepada: Kepala Dinas Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Kabupaten / Kota Lampiran permohoanan Koperasi primer tidak memiliki unit usaha simpan pinjam. Neraca awal kegiatan usaha 5. Ketentuan h. Rencana dibidang organisasi dan sumberdaya manusianya . Daftar hadir rapat pembentukan 7. Nama dan riwayat hidup pengurus. 1. Daftar hadir rapat pembentukan 7. Berita acara rapat pembentukan koperasi simpan pinjam 3. Ketentuan mengenai j. Ketentuan mengenai i. Rencana pemberian pinjaman c. 1. Berita acara rapat pembentukan koperasi 3. satu diantaranya bermeterai cukup 2. Rencana penghimpunan modal sendiri d. Berita acara rapat pembentukan koperasi 3. Rencana awal kegiatan usaha simpan pinjam meliputi: * Rencana penghimpunan dana simpanan * Rencana pemberian pinjaman * Rencana penghimpunan modal sendiri * Rencana modal pinjaman * Rencana pendapatan dan beban * Rencana dibidang organisasi dari sumber dana manusianya 6. Dua rangkap akta pendirian koperasi. Surat bukti penyetoran modal 4. Neraca awal kegiatan usaha non simpan pinjam 5. 8. Rencana kerja awal kegiatan usaha 6. Rencana awal kegiatan usaha meliputi: a. satu diantaranya bermaterai cukup 2.15 Juta 4. Rencana penghimpunan dana simpanan b. Rencana modal pinjaman e. pengawas dan manajer unit simpan pinjam. Surat bukti penyetoran modal 4. a. Foto copy KTP masing-masing anggota pendiri. satu diantaranya bermaterai cukup 2. Neraca awal khusus unit simpan pinjam b. 1. Daftar sarana kerja yang telah disiapkan 9. Surat perjanjian kerja antara pengurus dengan manajer unit simpan pinjam 10. Rencana pendapatan dan beban f. Neraca awal per tanggal pendirian koperasi 5.g. a. Surat bukti penyetoran modal sendiri sekurang-kurangnya Rp. Rencana kerja awal kegiatan usaha non simpan pinjam b. Foto copy KTP masing-masing anggota pendiri Koperasi simpan pinjam. Dua rangkap akta pendirian koperasi. Dua rangkap akta pendirian koperasi.

Penelitian permohonan oleh pejabat. Daftar hadir rapat pembentukan 7. Daftar sarana kerja yang telah dipersiapkan. Peneriaman permohonan oleh pejabat Apabila permohonan dimaksud telah lengkap dan benar maka pemerintah memberikan tanda terima. Foto copy KTP masing-masing anggota koperasi. 9. Dengan Surat Keputusan Menteri Negara Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Kabupaten / Kota. 8.  Surat keterangan berkelakuan baik dari yang berwenang. dan berkasnya diproses akan tetapi apabila berkasnya belum lengkap dan belum benar permohonan dimaksud dikembalikan untuk diperbaiki. Nama dan riwayat hidup calon pengelola / manajer dengan lampiran:  Sertifikat pelatihan simpan pinjam dan atau keterangan pernah mengikuti magang di usaha simpan pinjam.  Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga dengan pengurus sampai dengan derajat kesatuan. Penelitian lapangan Pengesahan pendirian akta koperasi. Secara administratif 2. . 1.6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful