Anda di halaman 1dari 72

SYSTEMA DIGESTIVA

( dr. sri indratni,PAK.M.Or)


Maret 2012

Fungsi : Untuk makan/mengunyah makanan, menghasilkan substansi untuk mengubah zat khemis dalam makanan, absorbsi dan asimilasi makanan, mengeluarkan sisa produksi. Mulai dari rima oris sampai anus, mengandung glandulae yang secretnya di curahkan ke tractus digestivus.

Gambar systema digestiva

TERDIRI ATAS
Cavum oris, pharynx dan tractus digestivus. Tractus digestivus terdiri atas: oesophagus, ventriculus, intestinum tenue dan intestinum crassum. * Glandulae dlm tractus digestivus: gld. Salivales secretnya di curahkan ke cavum oris.

lanjutan
Hepar dan pancreas sekretnya di curah kan ke duodenum. Air diserap di intestinum crassum, sisa produksi ( faeces ) dibuang lewat anus. CAVUM ORIS Batas:ventral: rima oris dorsal : isthmus faucium anterolateral: labia dan bucca atap : palatum durum & palatum molle dasar : diaphragma oris.

Pembagian anatomis cavum oris


1.Cavum oris propium dengan batas: Ka/ki depan:-processus alveolaris maxillae dan mandibulae -arcus dentalis atas dan bawah Dorsal : berhubungan dengan oropharynx melalui isthmus faucium. Cranial : palatum durum & molle

2. Vestibulum oris dibatasi:


Ka/ki- depan: pipi(bucca), bibir(labia) Medial : -processus alveolaris maxillae dan mandibulae -arcus dentalis atas dan bawah. Hubungan cavum oris propium dan vestibulum oris mell spatium interdentale & spatium yg terdapat di belakang dens molar 3 (trigonum retromolare).

Gambar cavum oris

Gambar linguae

Ada 4 Macam Rasa Kecapan


Manis Pahit Asam Asin

PHARYNX
Merupakan bag tractus digestivus yang terletak di belakang cavum nasi, mulut dan larynx. Merupakan bangunan musculomembranaceus, membentang dari basis cranii(tuberculum pharyngeum) sampai setinggi tepi bawah cartilago cricoidea.( setinggi V.Cervicalis 6).

Pembagian pharynx menurut letak: -Nasopharynx/ pars nasalis pharyngis/ epipharynx -Oropharynx/ pars oralis pharynx/ mesopharynx: membentang mulai dari palatum molle sampai ke os hyoid, hubungan oropharynx ke cavum oris melalui isthmus faucium, ke larynx melalui aditus laryngeus, kecaudal melanjutkan sebagai laryngopharynx dan ke nasopharynx melalui isthmus pharyngis. -Laryngopharynx/ hypopharynx membentang dari os hyoid sampai tepi bawah cartilago cricoidea lanjut sebagai oesophagus.

Gambar pembagian pharynx

Otot-otot Pharynx
M. constrictor pharyngis superior yang tdd: m.mylopharyngis, m.glossopharyngis, m.buccopharyngis, m.pterygo pharingis. M.constrictor pharyngis medius yang tdd: m. chondropharyngis, m. cerato pharyngis M.constrictor pharyngis inferior yang tdd: m.thyreopharyngis, m.cricopharyngis. M. levator pharyngis yang tdd: m. stylopharyngis, m. salpingopharyngis, m.palatopharyngis.

Innervasi Otot-otot Pharynx


M. constrictor pharyngis supor ->plexus pharyngeus.
M.constrictor pharyngis medius->plexus pharyngeus.

M.constrictor pharyngis infor ->plexus pharyngeus + n. recurrent +r. externus n. laryngis superior.
M.salpingo pharyngis ->plexus pharyngeus. M. stylo pharyngis ->plexus pharyngeus + cabang n.IX

Vascularisasi Pharynx
a) cabang a.maxillaris r.pharyngeus, a. palatina descendens b) cabang a.facialis a.palatina ascendens a.tonsillaris c) cabang a.pharyngis ascendens-->r.pharyngeus d) cabang a.lingualis rr.dorsalis linguae e) cabang a. thyreoidea inferior-> rr.pharyngei

Innervasi Pharynx
Dari plexus pharyngeus yang di bentuk oleh: r. pharyngeus n.vagus bersifat viscera sensible, motoris, parasympathis r. pharyngeus n.glosopharyngeus r. laringo pharyngeus dari ganglion cervicalis superior

Otot-otot pharynx

Bangunan yang terdapat pada dinding lateral oropharynx


Tonsilla palatina yang terdapat dalam sinus tonsilaris, dengan batas: Anterior : Arcus glosopalatinus Posterior: Arcus pharyngopalatinus Caudal : Radix linguae Cranial : Palatum molle Lateral : m. buccopharyngeus Medial : oropharynx.

OESOPHAGUS
Oesophagus mulai setinggi tepi caudal cartilago cricoidea atau skeletopis setinggi V.C 6 menembus diaphragma setinggi V.Th 10 Oesophagus tdd: pars cervicalis, pada tepi caudal cartilago cricoidea terjadi penyempitan yang dsb angustia superior. Pars thoracalis di caudal bronchus primarius sinister (Vth 4-5) terjadi penyempitan dsb angustia media. Pars abdominalis oesophagus mengalami penyempitan saat mell hiatus oesophagus dsb angustia inferior.

Vascularisasi & inervasi oesophagus


Vascularisasi: cabang :a. thyreoidea inferior,aa bronchialis,a.phrenica dan a. gastrica. Inervasi : N. Vagus N. Splanchnicus mayor N. Splanchnicus minor

Gambar oesophagus

VENTRICULUS
Bentuk ventriculus di pengaruhi faktor2 - Sikap tubuh, - isi ventriculus,-stadium pencernaan yang telah dicapai,-derajat kontraksi otot perut,- desakan organ2 di sekitarnya,- tonus & motilitas lambung. .Bagian2nya: -pada permukaan luar; curvatura major & minor,facies anterior &posterior,-incisura cardiaca ,angularis & sulcus intermedius,-junctura cardiacoesophagea& duodenopyloricae,bagian2:cardia ,fundus,corpus,anthrum pyloricum,canalis pyloricus.

Gambar Ventriculus

Hubungannya dengan Peritoneum


Bangunan duplicatur peritonei yang berhubungan dengan ventriculus adalah: a)Omentum minus:yang terdiri atas: lig.hepatoduodenale-pars flaccida lig.gastrohepaticum. b)Omentum majus;yang terdiri atas: lig.gastrocolica-lig.gastrolienalis lig.gastrophrenica. c)Di sebelah posterior ventriculus terdapat bursa omentalis(cavum peritonei minor).

Vascularisasi Ventriculus
A. gastrica sinistra, cabang a.coeliaca A. gastrica dextra, cabang a.hepatica propria. A.gastroepiploica sinistra,cabang a. lienalis A. gastroepiploica dextra,cabang dari a.gastroduodenalis.

Innervasi ventriculus
Parasymphatis preganglionair n.vagi Symphatis preganglioner n.splanchnicus major Parasymphatis postganglioner gln myentericus dan submucosus Symphatis postganglioner gln coeliaum. Serabut2 praeganglionair parasymphatis & post galionair symphatis membentuk plexus gastricus

DUODENUM
Bentuk seperti huruf C Bagian2nya:a) permukaan luar; -pars superior duodeni -pars descenden duodeni -pars horizontalis -pars ascendens duodeni. b)permukaan dalam -plica sirculares( kecuali pd pars supor duodeni tak dijumpai plica sirculares).

Gambar duodenum

Papilla duodeni
Papilla duodeni major, merupakan muara dari ductus choleduchus & ductus pancreaticus wirsungi. Papilla duodeni minor merupakan muara dari ductus pancreaticus acessorius santorini. Kedua papilla ini hanya dijumpai pada pars descenden duodeni.

Vascularisasi duodenum
A. pancreatico duodenalis superior,cabang a. gastroduodenale A. pancreatico duodenalis inferior, cabang dari a. mesenterica superior. INNERVASI DUODENUM Parasymphatis oleh N. Vagus Symphatis N. Splanchnicus major.

JEJUNUM & ILEUM


Bentuk: Intestinum tenue ini berbentuk pipa yang berkelok-kelok yang di gantung oleh alat penggantung mesenterium dan membentang dari flexura duodenojejunalis hingga flexura ileocoecalis. Susunan dindingnya:dari luar kedalam tdd -tnc serosa - tnc muscularis, - tnc submucosa & tnc mucosa.

Tnc submucosa & tnc mucosa


Membentuk lipatan yan berjalan circulair yang dsb plica circularis. Pada plica tsb di jumpai villi intestinalis, diantara villi terdapat suatu cekungan yang disebut crypte Lieberkuhni yang mana bermuara gld intestinales. Isi villus terdiri atas: -cabang2 dari plexus submucosus Meisneri. -pembuluh chylus yg berujung buntu &

lanjutan
Ke submucosa berhubungan dg nodus lymphatici solitarii, sedang khusus utk ileum juga ndijumpai noduli lyphatici aggregati atau plaques peyeri. Vascularisasi: cabang a. mesenterica superior yaitu a. jejunus dan a.ileae Innervasi: preganglioner; parasymphatis N.vagus & symph n. splanchnicus minor.

Gambar vascularisasi intestinum

Intestinum crassum
Bentuk: merupakan pipa yg lebih besar dan tebal dindingnya dp intestinum tenue. Pada permukaan luarnya di jumpai bangunan2 taenia yg dibentuk oleh stratum longitudinale dikenal ada 3taenia: -taenia mesocolica,-taenia omentalis, -taenia libera yg terletak pd bag.caudal colon, kecuali pada rectum & appendix ke tiganya bersatu menjd strt longitudinale.

Haustra & incisura


Bangunan ini terbentuk oleh lipatan2 stratum circulare tnc muscularisnya. Lipatan yg ada di luar membentuk haustrae, sedang lipatan yg kedalam pd permukaan dlm ddg colon membntk plicae-semilunares. Lekukan pd permuka an luar yg terletak di antara haustra dsb incisurae. Appendix epiploicae: kantung kcl brs lemak di bentuk oleh tunica serosa colon.

Vascularisasi
Appendix: a. appendicularis Rectum :r. cecalis antor& postora.ileocolica Colon ascendens:a.colica dextra Colon transversum: a.colica media Colon descendens:a.colica sinistra, r.ascd a.sigmoidea Colon sigmoideum-rectum:aa.sigmoidea, a.rectalis superior,media & inferior.

Innervasi
Appendix, coecum, colon ascendens, colon transversum:preganglioner symphatis: n. splanchnicus minor parasymphatis: N.Vagus postganglioner symphatis: ggl.mesentericum superior parasymphatis: ggl aurbachi & meisneri Colon simoideum & rectum:preganglioner symphatis : n. splanchlumbalis parasymphatis: nn eregentes. Postganglioner symphatis: ggl.mesenterica infor parasymphatis: nn.eregentes.

Gambar intestinum crassum


6 7

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Taenia libera Taenia mesocolica Taenia omentalis Appendix epiploica Recessus paracolicus Incisura Haustra Appendix vermiformis

Vascularisasi Intestinum Crasum

I. II. III. IV.

A. Jejunalis A. Colica dextra A. Colica media A. Colica sinistra

A. Mesenterica superior A. Mesenterica inferior

BAGIAN-2 KHUSUS
Appendix vermiformis: Merupakan tonjolan buntu dari bag.coecum.Pada bag. dlmnya di temui valvula yg tdk konstan dsb valvula gerlach Alat penggantungnya dsb mesoappendix/ mesenteriolum. Menurut letaknya ada bbrp: appendix retrocecalis, appendix pelvicum, appendix postcecalis, appendix descendensis.

Penentuan letak pangkal appendix


Dengan garis Monroe-Richter yg ditarik dr spina iliaca anterior superior kanan ke umbilicus. Letak appendix adalah pada titik Mc Burney (pangkal appendix). Titik Mc Burney di tentukan pada garis Monroe 1/3 lateral. Ujung appendix terletak pada 1/6 lateral kanan garis Lans ( garis yg di tarik dari SIAS kiri dan kanan)

Gambar pembuluh darah yg memvascularisasi abdomen

Coecum & rectum


Coecum merupakan pangkal dari colon ascendens,yg umumnya berada di fossa iliaca dextra, di ventral m.iliopsoas. Pada bag dlm coecum di jumpai valvula ileocoecalis Bauhini, valvula ini terdapat lubang masuk dr ileum ke coecum. Rectum merupakan bag terminal dari intestinum crassum.Intestinum rectum tdd rectum propium & canalis analis(anus)

Vascularisasi & innervasi rectum


Vascularisasi: a. rectalis supor cab a.mesenterica infor a.rectalis media cab a.hypogastrica a. rectalis infor cab a.pudenda interna Innervasi : cabang dari plexus sacralis(yaitu n. pudendus), yang dsb n.haemorrhoidalis inferior.

Gambar regio abdomen


Linea xiphisternalis

Linea transpylorica

Linea intertubercularis dextra sinistra

1. Regio hypochondriaca dextra 2. Regio epigastrica 3. Regio hypochondriaca sinistra 4. Regio lumbalis dextra 5. Regio umbilicalis 6. Regio lumbalis sinistra 7. Regio inguinalis/iliaca dextra 8. Regio hypogastrica 9. Regio inguinalis/iliaca sinistra

Linea medioclavicularis

Gbr. Lokasi Appendix


Umbillicus Garis Monroe^ Garis Lans

SIAS dextra SIAS sinistra

Pengukuran Pembesaran Lien


1. 2. Grs. Singgung melalui Arcus Costarum sinistrum Grs. Sejajar grs kesatu melalui umbilicus Grs sejajar 1-2 melalui SIAS dextra Umbilicus Satuan shufner

3.
4 1 5 4. 5.

2 3

DINDING ABDOMEN
Dinding abdomen anterior dengan susunan dari superficial ke profunda: - kulit/cutis - fascia superficialis abdominis - otot-otot perut beserta aponeurosis *m. rectus abdominis & vagina mm recti *m.obliquus abdominis externus *m.obliquus abdominis internus.

-Fascia transversalis abdominis -jaringan extraperitoneal -peritoneum

Gambar dinding abdomen

Lapisan dinding abdomen

Lapisan profunda

Kerangka dasar Neurovascularisasi viscera abdomen


gb

LIEN
Bagian bagian lien : Lien mempunyai 3 facies yaitu : facies diaphragmatica facies grastica facies renalis Pada lien tetrahedral ada facies colica. 3 marginis yaitu : margo acutus (anterior) margo obtusus (posterior) margo inferior (pada lien bentuk tetrahedral) 2 extremitates yaitu : extremitas superior extremitas inferior Hubungan dengan peritonium : Lien adalah organ intraperitonial, dan mempunyai duplicatur peritonei yang disebut lig. gastrolienale dan lig. phrenicolienale

Vascularisasi, Limphe, Innervasi dan fungsi Lien


Vascularisasi : arteri / vena lienalis Limphe : pergi ke limphonodi pancreatico lienalis Innervasi : N. vagus dan N. splanchnicus mayor Fungsi Lien : membuat limfosit untuk antibodi destruksi eritrosit yang sudah tua reservoir darah diduga mengeluarkan hormon yg mempermuda umur eritrosit

Gambar lien

Hepar
Morphologi :
a. Bentuk : berbentuk sebagai suatu piramid tiga sisi dengan dasar menunjuk ke kanan dan puncaknya menunjuk ke kiri b. Bagianbagiannya : mempunyai facies, marginis, fossae, lobi & fissura Facies hepatis ada dua facies yakni : f. diaphragmatica dan f. visceralis Fossae ada 2 yakni : fossae sagitalis sinistra dan dextra Lobi hepatis ada 4 yakni : - lobis dexter hepatis - lobis sinister hepatis - lobis quadratus hepatis - lobis caudatis hepatis Fissurae hepatis terdapat pada fossae sagitalis sinistra ada 2 : - fissurae ligamenti teretis hepatis dan - fissurae ligamentis venosi arrantii Ada 3 margines yaitu : margo anterior, inferior dan postero superior

c. Struktur hepar Hepar tersusun oleh lobuli hepatis, canallis portae yang dibungkus oleh capsula fibrosa hepatis, capsula fibrosa hepatis melanjutkan diri masuk melalui porta hepatis untuk pergi dalam ruang-ruang interloguler yg disebut canalis portae. Di dalam canalis portae yg masuk portae hepatis yaitu : - arteria interlobularis, cabang dari a. hepatica dextra dan sinistra - vena inter lobularis, yg membawa darah ke vena portae - ductus biliverus (interlobularis), yg mencurahkan bilus ke dlm ductus hepaticus (dextra dan sinistra) Lobulus hepatis berbentuk hexagonal dan di dlmnya terdapat bangunan-bangunan intralobulair, yaitu : - vena centralis yg terletak di tengah2 lobulus hepatis - sinusoid sinusoid yg membawa darah ke vena centralis - arteria intra lobularis cabang dari arteria inter lobularis - canaliculi biliveri yg mencurahkan bilus ke ductus biliverus

- spatium (perivascularis) Disse, yang diduga mencurahkan linfe ke fasa lymphatica interlobularis - sel-sel parensim hepar yg tersusun radier Saluran-saluran intra hepatal : a). Saluran empedu b). Saluran venosa c). Saluran arteri d). Saluran limfe d. Fungsi Hepar : - Hemopoeitic - Pusat metabolisme - Secresi empedu - Detoxicasi racun - Reservoir : glycogen, protein, lemak, vit B12, A, C, K, Enzym2 - Pembuat : fibrinogen, heparin, prothrombin

e. Pembagian Lobus Hepar 1) adanya lig. Falciforme hepatis dibagi menjadi: L.dexter & L.sinister 2) adanya fossa sagitalis sinistra terbagi menjadi: L. sinister,L. dexter L. dexter dengan adanya fosa sagitalis dextra dibagi menjadi bagian kanan dan kiri, adanya porta hepatis bagian kiri dibagi menjadi lobus quadratus dan lobus caudatus 3) berdasarkan aliran bilus hepar dibagi menjadi 3 bagian yaitu : segmen kanan, segmen medial kiri, dan segmen lateral kiri f. Vascularisasi Nutritif : Arteria hepatica propria yg mempercabangkan ramus dexter dan ramus sinister sesaat sebelum masuk porta hepatus. Fungsional : Vena portae

g. Limphe limphe dicurahkan ke lnn. Hepatici untuk grup yg terletak pada hepar itu sendiri.
lnn. Hepatici lnn. Gastrica sinistra & lnn. Coeliaci Cysterna chyli

h. Innervasi - preganglionair parasympathis n. vagus sympathis n. splanchnicus major - postganglionair sympathis ganglion coeliacum parasympathis n. vagus

Hepar dilihat dari facies diaphragmatica

Hepar dilihat dari facies cranialis

Hepar dilihat dari facies visceralis

Vesica Fellea
Merupakan organ intra peritonial yang terdapat pada fossa sagitalis dextra hepatis bagian ventrocaudal. Morphologi : dibedakan menjadi fundus, corpus, collum Collum melanjutkan diri sebagai ductus cysticus yang kemudian akan bertemu dg ductus hepaticus membentuk ductus choleodochus. Skeletopis : setinggi perekatan cartilago costa IX Vascularisasi : A. Cystica cabang A. hepatica Innervasi : Parasympathis N. Vagus Sympathis N. Splanchnicus mayor Fungsi Vesica Fellea: Menampung empedu, memekatkan empedu, menghasilkan kalsium dan kolesterol. Fungsi empedu : mengangkut pigmen dan zat-zat yg aus, absorbsi dan digesti lemak

Gambar vesica fellea bersama dg ductus cysticus

PANCREAS
Pancreas adalah sebuah kelenjar saluran cerna yg berbentuk memanjang dan terletak melintang pada dinding abdomen dorsal. Cauda pancreatis terletak intra peritoneal sedangkan caput, collum dan corpus pancreatis terletak retro peritoneal. Fungsi Pancreas : - Sebagai kelenjar eksokrin menghasilkan : trypsinogen, chemotrypsinogen, amylas pancreas dan lypase pancreas - Sebagai kelenjar endokrin menghasilkan : insulin dan glukagon Caput pancreatis terletak dlm lengkungan duodenum. Collum pancreatis di sebelah dorsal, permukaan sentralnya tertutup oleh peritonium. Corpus pancreatis meluas ke kiri dg melintasi aorta dan V.L2

Gbr. Pancreas

Vascularisasi dan Innervasi Pancreas


Vascularisasi : -A. pancreatico duodenalis superior cabang A. gastro duodenalis - A. pancreatico duodenalis inferior cabang A. mesenterica duperior - r. pancreatici cabang A. lienalis Innervasi : bersifat otonom - parasympathis berasal dari n. vagus preganglionair - sympathis berasal dari splanchnicus mayor postganglionair Sympathis berasal dari gln. Coeliacum Saluran-saluran yg keluar dari pancreas : - Ductus pancreaticus acessorius santorini, yg cranial Bermuara di duodenum - Ductus pancreaticus wirsungianus, yg caudal