Anda di halaman 1dari 13

Mekanisme Fagositosis terhadap infeksi

Milka Noviananda Hardy 25010111140361 R2/2011

Apa itu fagositosis?


Secara umum Fagositosis adalah proses pemasukan partikel padat melalui membran sel Fagositosis juga berarti dimana sel dalam tubuh manusia melawan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen, dengan cara menelannya

Proses fagositosis
Proses fagositosis adalah sebagian dari respon imun non spesifik dan yang pertama kali menerima paparan dari benda asing.

Sel yang berperan dalam proses fagositosis


disebut fagosit. Sel fagosit umumnya adalah sel

darah putih.

Sel darah putih yang bersifat fagosit yaitu monosit, neutrofil, dan eosinofil. Monosit tidak terlalu bersifat fagosit sampai mereka distimulasi oleh limfokin, tipe lain dari protein. Monosit berkembang jadi fagosit aktif

atau makrofag

Neutrofil juga disebut polimorfonuklear leukosit (PMN) dan bersifat sangat fagosit. PMN dapat meninggalkan darah dan

memasuki jaringan yang terinfeksi, dimana


mereka memakan benda asing

Eosinofil merupakan fagosit lemah dan dapat


meningalkan darah untuk masuk ke jaringan

Mekanisme fagositosis

Proses menelan dan mencerna mikroorganisme

dalam tubuh manusia diperankan oleh dua


golongan sel yaitu sel polimorfonuklear (neutrofil) dan makrofag (monosit), yaitu sel darah yang datang ke tempat infeksi kemudian mengenali mikroba intraselular dan memakannya.

Fagositosis Polimorfonuklear (PMN)

Bila terjadi infeksi , produksi neutrofil di susum

tulang meningkat dengan cepat

distimulasi oleh sitokinin yang disebut colonystimulating factor

Neutrofil merupakan sel yang pertama berespons terhadap infeksi, terutama infeksi bakteri dan jamur

Fagositosis polimorfonuklear

Proses fagositosis pertama membutuhkan perlekatan mikroba terhadap sel fagosit

Setelah fagosit menyentuh suatu mikroba dalam permukaannya, melakukan penonjolan yang disebut pseudopodia.

Pseudopodia melebur, membentuk suatu vakuola

fagositik yang disebut fagosom yang mengandung


mikroba

Fagosom selanjutnya memisahkan diri dan memasuki sitoplasma.

Lisosom bergerak menuju fagosom melebur dengan membrannya dan membentuk suatu vakuola pencernaan yang disebut fagolisosom

Lisosom melepaskan racunnya kedalam

fagolisosom , maka dimulai pencernaan dan


pembunuhan mikroorganisme

FAGOSITOSIS MAKROFAG
Proses

perlekatan, penelanan, dan pencernaan mikroba dalam makrofag secara umum serupa dengan pada PMN Perbedaannya Makrofag tidak memiliki protein kationik yang samaseperti ditemukan dalam granula polimorf tidak menghasilkan metabolit oksigen yang sangat toksik kemampuannya untuk mencerna mikroorganisme

Daftar Pustaka
Ridwan@sith.itb.ac.id www.wikipedia.com www.scribd.com