PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI DIFERENSIAL DALAM PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK Ukuran yang seringkali dipakai untuk menilai

berhasil tidaknya manajemen suatu perusahaan adalah laba yang diperoleh perusahaan. Laba dipengaruhi tiga faktor yaitu volume produk yang dijual, harga jual produk dan biaya. Biaya menentukan harga jual untuk mencapai tingkat laba yang dikehendaki; harga jual mempengaruhi volume penjualan, volume penjualan langsung mempengaruhi volume produksi dan volume produksi mempengaruhi biaya. Analisis hubungan biaya-volume-laba merupakan tehnik untuk menghitung dampak perubahan harga jual, volume penjualan dan biaya terhadap laba. PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK Laba perusahaan dalam jangka pendek dipengaruhi oleh pendapatan (volume penjualan x harga jual), biaya variabel dan biaya tetap. Bagaimana akibatnya terhadap laba , jika volume penjualan berubah, harga jual berubah, biaya berubah ? Perencanaan laba jangka pendek dilakukan oleh manajemen dalam. proses penyusunan anggaran. Dalam proses penyususnan anggaran, manajemen selalu dihadapkan pada pemilihan alternatif tindakan yang harus dipertimbangkan dampaknya terhadap laba perusahaan. PT A Laporan Laba-rugi proyeksian Untuk Tahun Anggaran 2009 Pendapatan penjualan % Biaya variabel %Laba kontribusi Biaya tetap 30 % Laba bersih % 1. Impas ? Jumlah Persentase Rp.1.000.000 100 Rp. Rp. 400.000 600.000 60 % Rp. 300.000 Rp. 300.000 30 40

000. Shut down point (titik penutupan usaha)= Rp.000 = Rp.33 artinya jika pendapatan penjualan dibawah Rp.000 .000 / 1. Laba-rugi biaya tetap tunai sebesar Rp.000 / 1.000) x 100 % = 50 % 3.000 atau Margin of safety = (500.Shut down point (titik penutupan usaha): BT tunai / laba kontribusi. Jika pendapatan penjualan naik 10 % dampak terhadap laba ? Degree of operating leverage = 600. Margin of safety = Rp.33 usaha perusahaan secara ekonomis tidak layak dilanjutkan.500.000.000 = 2 kali artinya jika pendapatan penjualan naik 1 % akan mengakibatkan kenaikan laba sebesar 1 % x 2 = 2% 5.600 Impas 1.2.R p.200.1.500. Laba kontribusi per unit : Rp.000 / 60 % = Rp.300.000 / 300.200. agar peusahaan tidak menderita rugi. Shut down point ? 4.Margin of safety : jumlah maksimum penurunan target pendapatan penjualan yang boleh terjadi.Degree of operating leverage : ukuran ini menunjukkan persentase perubahan laba sebagai dampak terjadinya sekian persen perubahan pendapatan penjualan.600. Margin of safety ? 3.000 / 60% = Rp.Perhitungan impas dengan pendekatan persamaan Penjualan – biaya variabel – biaya tetap = 0 (impas) Penjualan – biaya variabel – biaya tetap < 0 (Rugi) Penjualan – biaya variabel – biaya tetap > 0 (Laba) .000 2.000 = Rp.000. Misalnya dari lap. Misalnya penjualan yang dianggarkan sebesar Rp.Impas (break even) = Rp.000.333.Laba kontribusi per unit : Laba kontribusi / volume penjualan.000.333. 4. 333. 333. Laba kontribusi per unit ? 1.1.000 unit. Misalnya volume penjualan 1. Degree of operating leverage ? 5. 500.

Perhitungan impas dengan rumus Biaya tetap Impas (dalam unit) = Harga jual / unit – biaya variabel / unit Biaya tetap Impas (dalam Rp...000) – (600 x Rp.400.) = Contribution margin ratio Jika manajemen puncak merencanakan volume penjualan yang dapat menghasilkan laba yang diinginkan. harga jual / unit Rp..PT A memproduksi produk A dengan kapasitas produksi sebesar 1.) = Biaya variabel / unit 1– Harga jual / unit Atau .300..) = Contribution margin ratio .000.1.1. Biaya tetap + laba yang diinginkan Volume penjualan (dalam unit) = Harga jual / unit – biaya variabel / unit Biaya tetap + laba yang diinginkan Volume penjualan (dalam Rp. Penjualan 600 unit (600 x Rp. Biaya tetap + laba yang diinginkan Volume penjualan (dalam Rp..) = Biaya variabel / unit 1– Harga jual / unit Atau .000...300...60.000 unit/ tahun dengan biaya tetap sebesar Rp.400) – Rp..000 = Rp...400) – Rp.000 (laba) Penjualan: 500 unit ? (500 x Rp.1.000) – (500 x Rp.. Biaya tetap Impas (dalam Rp.300. Impas ? Mis.000 = 0 (impas) 2. biaya variabel per unit Rp.

000 u 500 u penjualan .0.000.400.0.0.000 Biaya variabel : 1. Impas ? Penjualan : 1. harga jual / unit Rp.1 jt Biaya total Rp.000. biaya variabel per unit Rp.700.000 Biaya tetap = Rp.000 Penjualan & biaya Penjualan Rp.7 jt Rp.400 = Rp.000 + Rp.000 = Rp. Berapa besarnya volume penjualan (dalam Rp.1.000.3 jt Biaya tetap rugi impas Ó laba Vol prod & 0 1.300.000 = Rp.100.400.000 unit/ tahun dengan biaya tetap sebesar Rp.1.000.) dan volume penjualan (dalam unit) Perhitungan impas dengan pendekatan grafis PT A memproduksi produk A dengan kapasitas produksi sebesar 1.300.000 Biaya total = Rp.1.5 jt Rp.300.Misalnya pada contoh di atas laba yang diinginkan PT A sebesar Rp.000 x Rp.400.000 x Rp.

Penjualan & biaya Penjualan Rp.5 jt Rp.7 jt total impas Rp.0.1 jt Biaya Rp.4 jt Rp.000 u 0 penjualan 500 u B var laba Impas dalam lingkungan manufaktur maju Laba = Pendapatan penjualan – Facility sustaining activity cost – ( biaya variabel per satuan unit level activity x unit .3jt rugi Vol prod & 1.0.0.0.

)= unit level activity cost / unit 1-----------------------------------Harga jual / unit PT Yogy memproduksi produk A dengan data sbb: Jenis biaya Jumla Cost driver h cost driver Unit level activity cost Biaya bahan baku Biaya tenaga kerja langsung Bop variabel Biaya pemasaran variabel Unit yang dijual Jam setup Jam rekayasa Biaya per unit Rp. 250 Rp.000 Rp. 000 Batch related activity cost Product sustaining activity cost Facility sustaining activity cost 20 1.500 Rp.000 Rp.000 Rp. 6. 15.level activities) – (biaya variabel per satuan batch-related activity x batch related activity) – (biaya variabel per satuan product sustaining activity x product sustaining activity) Facility sustaining activity cost + Product sustaining Activity Cost + Batch related activity cost Impas (dalam unit)= Harga jual / unit – unit level activity cost / unit Facility sustaining activity cost + Product sustaining Activity Cost + Batch related activity cost Impas (dalam Rp. 3. 2. 250 Rp.000 Rp.25.000 .000. 500.

000 Laba kontribusi Rp. 300.50.000 471. 320.) ? Gambar impas ? Pendapatan penjualan: 15.00 Rp. Data harga jual.000 300.000 unit Pendapatan Rp.000 Impas Rp.volume .57 540.50.000 unit.000 = Rp. Rp. laba kontribusi dan biaya tetap sbb: Produk A Produk B Produk C . Rp. PT EGY menghasilkan produk A.000 x Rp.90. B dan C.000 = Rp.000. Hitunglah impas (dalam unit) ? Hitunglah impas (dalam Rp.000 = Rp.400. B dan volume vol penj naik variabel/unit penj turun 30 % Rp.140.000.000 Rp.000 350. 880.000 650.000 Rp. 300.90. vol 20 % penj 1.000 Biaya tetap: Rp.000 x Rp. 560.170.000 Biaya total: Rp.000 Biaya tetap Rp.000. Rp.10.000.000 Biaya variabel: 15.1. Rp.000 520.000.000 Laba bersih Rp.000 Volume produksi sebanyak 15. 600.1.10. Rp. 260.000.150.000 Rp. Rp.00 penjualan 0 0 Biaya variabel Rp. 500.laba Harga Harga jual Harga jual jual/unit naik 10 % turun 10 % .000 Rp. Rp.428.000.000 ANALISIS BIAYA – VOLUME – LABA Dampak perubahan harga jual terhadap hubungan biaya.000 Dampak perubahan komposisi produk yang dijual terhadap hubungan biaya-volume-laba Perusahaan mempunyai kesempatan menaikkan laba kontribusi dan menurunkan titik impas dengan memperbaiki komposisi produk yang dijual. 300. biaya variabel. 400.Harga jual produk A per unit Rp.000 + Rp.1.000.000 Rp.6.

100 Biaya variabel/unit Rp.520.35 Rp.000 unit Pendapatan Rp.920.5 % 0 00 00 C Rp. Produk Pendapata Biaya Laba % B var CMR n variabel kontribus dgn penjualan i penj A Rp. 660.67 % 0 00 00 % .530.125.00 Rp.869.000 Rp.75.250.000 Rp.5 % 62.000 Komposisi produk yang dijual A = 10.00 Rp.600.540.000 Rp.00 0 Rp.000 Biaya tetap Rp.Harga jual / unit Rp.57 Analisis biaya-volume-laba untuk setiap produk dalam perusahaan yang memproduksi dan menjual lebih dari satu macam produk. 60 Total biaya tetap Rp.5 % 62.00 penjualan 0 Biaya variabel Rp.620.400.200.25 Rp.25 Rp.0 Rp. 40 Laba kontribusi/unit Rp.610.150.000 unit B = 6.000 Rp.00 Rp.575.60 A = 13.000 unit C = 7.000 unit C = 8.40 Rp.000 unit B = 7.000 Laba bersih Rp.000 Rp.520.33 66.400. 664.000 Rp.000 Laba kontribusi Rp.5 % 0 0 00 B Rp.00 Rp.400. Masalah yang dihadapi manajemen mencari komposisi produk yang dijual yang menghasilkan laba maksimum.645.930.60 Rp.000 Impas Rp.000 Rp.0 37.200.400.0 37.975.000 A = 12.600.0 33.000 Rp.615.000 Rp.000 unit Rp.1.38 Rp.000 unit B = 5.15 Rp.400.000 Rp.400.365.000 unit Rp.400.400.000 unit C = 7.0 Rp.1. 662.1.

1.775.425.0 35.400.000 / 64.619. 000 Rp.58 % .400.386.0 00 Biaya tetap Laba bersih Impas = Rp.Rp.375.200.0 00 Rp.0 00 Rp.58 % = Rp.81 64.42 00 % Rp.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful