Anda di halaman 1dari 2

RICKY REZA PAHLEVI 16111129 1KA41

TUGAS 6 ILMU BUDAYA DASAR MANUSIA DAN PENDERITAAN Bp. BURHAN AMIN

MANUSIA DAN PENDERITAAN A. PENGERTIAN PENDERITAAN

B. SIKSAAN

Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menannggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu berupa dapat lahir atau batin, atau lahir batin.

Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akibat siksaan yang di alami oleh seseorang, timbulah penderitaan. Dan siksaan yang sifatnya psikis misalnya kebimbangan, kesepian dan ketakutan.

Kebimbangan yang dialami oleh seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan diambil.

Ketakutan merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesarbesarkan yang tidak pada tempatnya maka disebut Phobia.
C. KEKALUTAN MENTAL

Kesepian yang dialami oleh seseorang merupakan rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai dan kesepian ini tidak boleh dicampur adukkan dengan keadaan sepi seperti yang dialami oleh petapa atau biarawan yang tinggalnya ditempat sepi.

Gejala-gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah : a. Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak nafas, demam, nyeri pada lambung. b. Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu dan mudah marah.

Sebab-sebab orang Phobia : a. Claustrophobia : takut terhadap ruangan tertutup. b. Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka. c. Gamang : takut berada di tempat ketinggian. d. Kegelapan : takut bila berada di tempat gelap. e. Kesakitan : takut yang disebabkan rasa sakit. f. Kegagalan : takut akan mengalami kegagalan.

Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental : a. Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani dan rohani yang kkurang sempurna. b. Terjadinya konflik sosial budaya akibat norma yang berbeda antara yang bersangkutan dengan apa yang ada didalam masyarakat. c. Cara pematangan batin yang salah memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial.

Tahap-Tahap gangguan kejiwaan : a. Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani dan rohaninya. b. Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif. c. Kekalutan merupakan titik patah dan yang bersangkutan mengalami gangguan

Proses-proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya ke arah : a. Positif : trauma (luka jiwa), survive dalam hidup; b. Negatif : trauma diperlarutkan atau diperturutkan akhirnya frustasi.

A S
Penderitaan Kekalutan banyak terdapat pada lingkungan : 1. Kota-kota besar : memberikan tantangan hidup yang berat. 2. Anak-anak muda usia : tidak berhasil dalam mencapai apa yang dikehendaki . 3. Wanita : pada umumnya lebih mudah merasakan suatu masalah yang dipendam ke dalam hati. 4. Orang yang tidak beragama : tidak memiliki keyakinan, bahwa di atas dirinya ada kekuasaan yang lebih tinggi. 5. Orang-orang yang terlalu mengejar materi : seperti pedagang dan pengusaha memiliki sifat ngoyo dalam memperoleh tujuan kegiatannya. D. PENDERITAAN DAN PERJUANGAN Bentuk-bentuk Frustasi : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Agresi : kemarahan yang meluap-luap akibat emosi tidak terkendali; Regresi : kembali pada pola reaksi primitif atau kekanak-kanakan; Fiksasi : pembatasan pada satu pola yang sama; Proyeksi : memproyeksikan kelemahan dan sikapsikap sendiri yang negatif pada orang lain; Identifikasi : menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imajinasinya; Narsisme : merasa dirinya lebih superior daripada orang lain Autisme : gejala menutup diri secara total dari dunia riil, puas dengan fantasinya sendiri.

Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupa manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan menghindari atau menghilangkan sama sekali. Manusia adalah makhluk berbudayam dengan budayanya itu ia berusaha mengatasi penderitaan yang mengancam. Hal ini membuat manuisa itu kreatif, baik bagi penderita sendiri maupun bagi orang lain yang melihat atau mengamati penderitaan.

E. PENDERITAAN, MEDIA MASA DAN SENIMAN

Media masa merupakan alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secar cepat kepada masyarakat.dengan demikian

F. PENDERITAAN DAN SEBAB_SEBANYA

masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap antara sesama manusia terutama bagi yang simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya para pelaku seniman melalui karya seni , sehingga para pembaca, penontonnya dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni .

a. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia. Perbuatan buruk antar sesama manusia maka manusia lainnya akan menderita. Perbuatan buruk yang manusia juga tehadap lingkungannya menyebabkan

Pengaruh dari penderitaan yang akan timbul dapat berupa sikap positif dan sikap negatif : Sikat Positif : sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dar penderitaan dan pendritaan hanyalah bagian hidup. Sikap Negatif : sikap penyesalan karna tidak pernah behagia dan kecewa, putus asa terhadap apa yang telah terjadi, dan dari sikap ini akan muncul sikap anti yang mengakibatkan sesorang tidak punya gairah untuk hidup.

penderitaan manusia. b. Penderitaan yang timbul kerena penyakiy, siksaan / azab tuhan.

G. PENGARUH PENDERITAAN

Refrensi : http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/index-ilmu_budaya_dasar.htm http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/bab6-manusia_dan_penderitaan.pdf