P. 1
Bab 1. Sejarah Dan Sistem Perekonomian Indonesia

Bab 1. Sejarah Dan Sistem Perekonomian Indonesia

|Views: 2,249|Likes:
Dipublikasikan oleh Armand Pradana

More info:

Published by: Armand Pradana on Mar 27, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2015

pdf

text

original

PEREKONOMIAN INDONESIA

Referensi : 1. Perekonomian Indonesia, Dr. Tulus Tambunan

SEJARAH DAN SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA 1. dan  para penjajah (Portugis.  kerajaan-kerajaan lokal. dan Jepang). . Inggris. Belanda. SEBELUM KEMERDEKAAN Pada masa itu.BAB 1.Sejarah Perekonomian Indonesia A. roda perekonomian Indonesia dikendalikan oleh :  para bangsawan.

dan o Sistem Ekonomi Pintu Terbuka (Liberal). rempah-rempah.  Beberapa kebijakan yang berlaku pada masa itu diantaranya : o Membentuk Serikat Dagang Belanda (VOC). o VOC pada masa kejayaannya 1602-1799 telah menjadi penguasa Hindia Belanda dalam hal memonopoli komoditi-komoditi ekspor unggulan seperti. o Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel). . kopi. dan cengkeh.  Berbagai sistem masih dipakai hingga saat ini (sistem liberal). Pengaruh Belanda yang telah menjajah Indonesia sangat dalam.

• Masyarakat diwajibkan menanam tanaman komoditas ekspor dan menjual hasilnya ke gudang-gudang pemerintah untuk kemudian dibayar dengan harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah. yaitu Landrent (pajak tanah) yang telah berhasil diterapkan di India.• Inggris mengambil alih kekuasaan atas Indonesia tahun 1811-1816. • Belanda kembali berkuasa dan menerapkan sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) tahun 1836. (memperkenalkan penggunaan uang pada masyarakat pribumi). • Gagal dan Inggris meninggalkan Indonesia. • Menerapkan sistem baru menggantikan sistem pajak hasil bumi (contigenten). .

• Segi positifnya adalah masyarakat pribumi mulai mengenal tata cara menanam tanaman komoditas ekspor yang pada umumnya bukan tanaman asli Indonesia. tercermin dari meningkatnya jumlah penduduk yang melakukan kegiatan ekonomi nonagraris. • Hal inilah yang merubah cara hidup masyarakat pedesaan menjadi lebih komersial. . • Pemerintah Belanda berhasil menerapkan sistem barunya ini. masyarakat sudah bisa menyerap barang-barang impor yang mereka bawa masuk ke Hindia Belanda. dan masuknya ekonomi uang di pedesaan yang memicu meningkatnya taraf hidup mereka.• Masyarakat pribumi sangat tersiksa dengan sistem yang baru diterapkan pemerintah Belanda ini.

masa pasca kemerdekaan (1945-1950) 2. masa demokrasi liberal (1950-1957) 3. 1. masa demokrasi terpimpin (1959-1967) . • Pada orde lama pembangunan ekonomi Indonesia dapat dibagi mejadi. Indonesia menggerakkan roda perekonomiannya sendiri. SETELAH KEMERDEKAAN ORDE LAMA Pasca kemerdekaan.B.

• Kenyataannya. . – pintu perdagangan luar negeri RI yang ditutup oleh Belanda. pemerintah mencari jalan keluar dari keterpurukan ekonomi yaitu dengan menyerahkan perekonomian Indonesia pada pasar. Pada masa pasca kemerdekaan. sistem ekonomi liberal ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.  Masa demokrasi liberal. dan – eksploitasi besar-besaran di masa penjajahan. • Pemerintah menghadapi masalah : – tingkat inflasi yang tinggi. pembangunan sistem ekonomi Indonesia banyak mengalami jatuh bangun. – kas negara yang kosong.

tingkat inflasi tinggi akibat kegagalan kontrol pasca devaluasi. • Hasilnya. banyak proyek-proyek mercusuar yang dilaksanakan pemerintah. Indonesia menemui kegagalan. serta adanya politik konfrontasi dengan Malaysia dan negara-negara barat. Akhirnya setelah dikeluarkannya dekrit presiden 5 Juli 1959. • Selain itu pemerintah tidak menghemat pengeluaranpengeluaranya. sistem ekonomi liberal diganti dengan sistem demokrasi terpimpin dan struktur ekonomi Indonesia yang menjurus pada sistem etatisme (segala-galanhya diatur oleh pemerintah). .

Kebutuhan pokok 2. Program pemerintah berorientasi pada usaha pendalian inflasi. penyelamatan keuangan negara. dimana sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi terpimipin tidak memperbaiki keadaan. yaitu sistem ekonomi campuran dalam kerangka sistem ekonomi demokrasi pancasila. Penyebaran pembangunan 8. Dari sistem ekonomi yang baru inilah kemudian pemerintah menyusun kebijakan ekonominya yang diarahkan pada pembangunan di segala bidang. Kesempatan kerja 5. Partisipasi wanita dan pemuda 7.ORDE BARU • • • Pada masa ini. stabilisasi ekonomi dan stabilisasi politik menjadi prioritas utama. 1. Kesempatan berusaha 6. yang tercemin dalam 8 jalur pemerataan yaitu. maka dipilihlah sistem ekonomi baru. Pemerintah Indonesia orde baru juga belajar dari pengalaman masa lalu. Peradilan • . dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat. Pendidikan dan kesehatan 3. Pembagian pendapatan 4.

seperti. penurunan angka kematian bayi. kolusi. 1. Penurunan angka kemiskinan 3. • Dampak positif dari sistem ekonomi campuran di orde baru ini antara lain. dan nepotisme . Perbaikan indikator kesejahteraan rakyat (angka partisipasi pendidikan. Berhasil menyelenggarakan preventive check (program KB. Timbulnya konglomerasi pembangunan. usia minimum orang yang akan menikah) • Sedangkan dampak negatifnya. 1. korupsi.• Semua kebijakan ini dilakukan dengan pelaksanaan pola umum pembangunan jangka panjang (25-30 tahun) secara periodik lima tahunan yang disebut Pelita (Pembangunan lima tahun). Pencemaran lingkungan hidup dan sumber-sumber daya alam 2. Perbedaan ekonomi antar golongan yang tajam 3. Berhasil swasembada beras 2. dan industrialisasi) 4. seperti. Penumpukan hutang luar negeri 4.

KKN (Korupsi. Kolusi.ORDE REFORMASI Pada awal orde reformasi pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang lebih diutamakan untuk stabilitas politik. buruknya kinerja BUMN. . dan mempertahankan kurs rupiah. pengendalian inflasi. antara lain. pemulihan ekonomi. Nepotisme). ketimbang mengatasi masalah ekonomi yang diwariskan orde baru.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->