Anda di halaman 1dari 13

PRAKTIKUM VI Topik : Pengenalan tumbuhan biji terbuka dan biji tertutup. (Gymnospermae) dan tumbuhan biji tertutup (Angiospermae).

2. Mengetahui persamaan dan perbedaan antara tumbuhan monokotil dan dikotil (Angiospermae). Hari/ Tanggal : Jumat, 3 Desember 2004 Tempat: Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin

Tujuan : 1. Untuk mengenal ciri-ciri pokok tumbuhan biji terbuka

I. ALAT DAN BAHAN Alat: 1. Loupe dan pinset 2. Cutter / silet 3. Mikroskop cahaya dan mikroskop binokuler Bahan: 1. Cycas rumphii. 2. Gnetum gnemon.. 3. Hibiscus sp. 4. Caesalpinia pulcherrima 5. Musa x paradisica. II. CARA KERJA 1. yang digunakan. 2. Menggambar bentuk umum dan memberi keterangannya : a. Cycas rumphii. Miq, meliputi: Daun buah (karpella) Biji (ovulum); penampang melintang dan membujur Menuliskan nama dan klasifikasi masing-masing spesies

Mikrofil Kantong pollen Arkhegonium Nusellus Dinding biji atau kulit; yaitu eksodermis, mesodermis dan endodermis

b. Gnetum gnemon L, meliputi: Strobilus jantan dan betina Bunga betina Biji dengan penampang membujur, meliputi: mikrofil, perigonium, integumen luar dan integumen dalam, nuselus, dan gametofit. c. Hibiscus sp, meliputi: Daun-daun Bunga (flos) Kelopak bunga (kaliks) dengan sepala Alat kelamin jantan (stamen/androesium) dengan antera dan filamentum. Alat kelamin betina (stigma) Gambarkan diagram bunga dan rumus bunganya. Cabang dengan bunga dan buah 1 bunga lengkap; perhatikan 1 petal yang ukurannya lebih kecil dan letaknya lebih ke dalam (warnanya) Filamen dan anteranya: bagaimana keadaan dan ukuran panjangnya, lepas atau bersatu. 1 buah Sebagian dari daun (petiolus dan lamina), perhatikan urat daun yang menyirip tetapi sejajar satu sama lain. Sebagian dari perbungaan, braktea dengan bunga-bunga yang ditutupinya. e. Musa x paradisica, meliputi:

d. Caesalpinia pulcherrima (L.) Swartz, meliputi:

3. a.

1 bunga jantan dengan bagian-bagiannya 1 bunga betina dengan bagian-bagiannya. Mendiskusikan masalah berikut: Bagaimana ciri-ciri pokok tumbuhan biji terbuka dan biji Apakah persamaan dan perbedaan tumbuhan biji terbuka Apakah persamaan dan perbedaan antara tumbuhan

tertutup ? b. c. dan biji tertutup ? monokotil dan dikotil ? III. TEORI DASAR. 1. Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka). Tumbuhan ini dengan cepat berkembang pada Era Mezoik karena tumbuhan ini dilengkapi dengan bentuk-bentuk adaptasi berikut: a. Sistem akar yang ekstensif untuk mencapai air bawah tanah. b. Jaringan-jaringan pengangkutan yang efisien untuk mengangkut air dan nutrisi ke seluruh bagian tumbuhan. c. Pertumbuhan sekunder untuk pergantian dan penambahan jaringan pengangkutan, dan untuk menunjang kekuatan. d. Pembungkusan gamet-gamet dalam alat pelindung tertentu yang juga untuk mencegah kekeringan, sperma dalam butir-butir pollen dan sel telur dilekatkan dalam jaringan (sporofit). e. Fertilisasi kering (sperma tidak membutuhkan air untuk dapat bertemu dengan sel telur). f. Pembungkusan embrio tumbuhan dalam biji sehingga dapat tahan terhadap keadaan kering selama penyebaran, dan perkecambahan dapat ditunda sampai keadaan dapat menunjang pertumbuhan. 2. Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup). Semua tumbuhan termasuk dalam filum angiospermae berkembang sejak 100 juta tahun yang lalu. Dengan adanya berkas pengangkutan yang lebih efisien dan 2 karakteristik kunci yang unik yaitu bunga dan buah, tumbuhan ini dengan

cepat mengalami diversifikasi. Sekarang hampir 75 % dari semua tumbuhan adalah tumbuhan berbunga, dan jumlahnya lebih dari 350.000 spesies. Angiospermae mempunyai habitus bervariasi mulai dari yang kecil, tidak berbatang, sampai yang berupa pohon yang tinggi, serta berbagai habitat termasuk habitat aquatik. Penyebaran pollen dan biji, banyak dilakukan oleh angin dan hewan.Filum Angiospermae dibagi dalam dua klasis yaitu monokotil dan dikotil. IV. HASIL PENGAMATAN. 1. Cycas rumphii. Gambar Cycas rumphii melalui pengamatan.

Keterangan: 1. Daun buah. 2. Biji 3. Kantung pollen. 4. Mikrofil. 5. Arkhegonium. 6. Mesoderm. 7. Eksoderm. 8. Endoderm.

2. Gnetum Gnemon.. a. Gambar Gnetum gnemon melalui pengamatan.

Keterangan: 1. Strobilus jantan. 2. Strobilus betina. 3. Bakal buah. 4. Bunga betina. 5. Biji. 6. Mikrofil. b. Gambar Gnetum gnemon menurut literature (Hamidah, 2002; 60).

Keterangan: 1. Cabang. 2. Putik 3. Benang sari. 6. Eksokardium. 7. Mesokardium. 8. Endokardium.

4. Biji melintang. 9. Mikrofil. 5. Biji membujur. 3. Hibiscus sp a. Gambar Hibiscus sp menurut pengamatan. Keterangan: 1. Daun. 2. Bunga. 3. Kelopak bunga. 4. Benang sari. 5. Kepala putik.

b.

Gambar Hibiscus sp menurut literature (Hamidah, 2002; 60)

Keterangan: 1. 2. 3. 4. 5. Antera. Mahkota 8. Ujung daun. 9. Ibu tulang daun. 11. Tangkai ruang. 15. Kepala sari.

Ganosepal. 10. Ruang sari. Kelopak tambahan. Pangkal daun. 12. Kepala putik.

6. 7.

Tepi daun. 13. Bakal buah. Tulang daun. 14. Bakal biji.

4. Caesalpinia pulcherrima Gambar Caesalpinia pulcherrima. Keterangan: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Bunga. Buah. Antera Benang sari Kepala putik Mahkota Kelopak bunga

5. Musa x paradisica. Gambar Musa x paradisica menurut pengamatan.

Keterangan: 1. Daun. 2. Urat daun. 3. Bunga jantan 6. Benang sari. 7. Braktiola

4. Bunga betina 5. Putik. V. ANALISA DATA 1. Cycas rumphii. Kingdom Divisio Sub divisio Class Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Spermatophyta : Gynospermae : Cycadinae : Cycadales : Cycadaceae : Cycas : Cycas rumphii Cycas rumphii atau yang lebih sering dikenal dengan pakis haji merupakan tumbuhan biji terbuka karena bijinya berada di luar. Bakal bijinya terletak pada sisisisi daun buah dan menempati kantung pollen, mikrofil terdapat pada bagian tengah daun buah bentuknya memanjang sampai ke ujung daun buah. Bunga betina pada pakis haji berupa suatu daun yang serupa tangkai dan agak pipih. 2. Gnetum gnemon. Kingdom Divisio Sub divisio Class Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Spermatophyta : Gynospermae : Gnetinae : Gnetales : Gnetaceae : Gnetum : Gnetum gnemon. Melinjo mempunyai sistem perakaran tunggang. Batangnya berkayu dan bercabang. Bunganya berbentuk kerucut dengan karangan bunga melingkar. Belinjo mempunyai daun yang menyirip sederhana dengan duduk daunnya berhadapan. Biji melinjo merupakan buah telanjang yang mempunyai tiga lapisan:

1. Kulit luar, biasanya tebal berdaging. Pada waktu muda berwarna hijau lalu menjadi kuning dan merah. 2. Kulit tengah, lapisan ini berkulit keras dan berkayu. 3. Kulit daun, biasanya tipis seperti selaput sehingga melekat pada inti biji. Inti bijinya berupa putih lembaga dan lembaga tidak terlihat jelas. 3. Hibiscus sp. Kingdom Divisio Sub divisio Class Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Dicotyledonae. : Malvales : Malvaceae : Hibiscus : Hibiscus sp Bunga kembang sepatu merupakan bunga lengkap, bunga ini berumah satu dan berkelamin dua. Bunga kembang sepatu termasuk bunga tunggal, kepala sarinya terletak di ujung tangkai sari yaitu alat kelamin jantan pada bunga. Alat kelamin jantan betina terdiri dari bakal biji, bakal buah dan kepala putik. Daunnya belum lengkap karena pada daun tidak ditemukan pelepah maupun upih daun, daunnya termasuk daun tunggal dengan satu helai daun. Ujung daun meruncing dan tulangnya menyirip. 4. Caesalpinia pulcherrima Kingdom Divisio Sub Divisio Class Ordo Familia Genus : Plantae : Spermatophyta : Magnoliophyta : Dicotiledoneae : Moraceae : Caesalpiniaceae : Caesalpinia

Spesies

: Caesalpinia pulcherima Perakaran tanaman kembang merak adalah perakaran tunggang, batang

bercabang dan tidak beruas. Daunnya termasuk daun lengkap dan juga termasuk daun majemuk. Bunga tanamannya termasuk bunga majemuk. Buahnya kalau dilihat hampir sama dengan daun namun agak tebal. 5. Musa x paradisica. Kingdom Divisio Sub divisio Class Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Monocotyledonae : Mingiberales : Musaceae : Musa : Musa x paradisica Daun pisang merupakan daun yang lebar dengan bangun memanjang, ibu tulang daun tebal berbaur di atasnya.keseluruhan rangkain bunga merupakan tenda dengan bunga betina di bagian pangkaldan bunga jantan di bagian ujung. Kelopak bunga berbentuk tabung memanjang terbagi dua dengan tepi berbeda. Benang sari berjumlah lima dengan kepal putik di tengahnya. HASIL DISKUSI. a. Ciri-ciri pokok tumbuhan gymnospermae: Berakar tunggang Daun sempit tebal dan kaku Daun buah dan badan penghasil serbuk sari terpisah Batang dan akar berkambium Batang tegak lurus bercabang Batang dan akar berkambium

Ciri-ciri pokok tumbuhan angiospermae: -

Berakar serabut Berdaun pipih lebar Bakal biji atau biji tidak tampak karena terbungkus dalam suatu badan yang berasal dari daun buah

b. Persamaan angiospermae dan gymnospermae: Menghasilkan biji yang di dalamnya terdapat embrio. Alat kelamin jantan dan betina terpisah Organ tubuh sudah lengkap Sporofit merupakan tanman utama sedang gametofitnya mengalami reduksi.

Perbedaan angiospermae dan gymnospermae: Angiospermae: Sistem akar serabut dan tunggang Ada yang bercabang dan ada pula yang tidak bercabang Kebanyakan berdaun lebar. Bunga lengkap Sistem akar tunggang Berdaun sempit dan tidak majemuk Bunga belum ada.

Gymnospermae: -

VI. KESIMPULAN 1. Tumbuhan angiospermae dan gymnospermae merupakan divisio spermatophyta yaitu tumbuhan berbiji. 2. Ciri pokok gymnospermae adalah bakal bijinya letaknya terbuka dan tidak terlindung oleh daun buah yang menyusun putik. Berupa pohon besar dan berakar tunggang. 3. Ciri pokok tumbuhan angiospermae adalah bakal bijinya terletak terkurung di dalam bakal buah. Berupa pohon perdu dengan sistem akar tunggang dan serabut.

4. Pada tumbuhan angiospermae terbagi atas dua kelas yaitu monokotil dan dikotil. DAFTAR PUSTAKA Hamidah. 2002. Laporan Akhir Praktikum Biologi Umum. Banjarmasin: FKIP UNLAM Nasir, Mochamad. 1994. Penuntun Praktikum Biologi Umum. Jakarta: Depdikbud. Ramli, H.Dzaki dan Noorhidayati. 1998. Penuntun Praktikum Biologi Umum. Depdikbud : Banjarmasin. Tim penyusun. 2004. Penuntun Praktikum Biologi Umum. Banjarmasin: Depdikbud.

PARAF

NILAI