PEMERINTAHAN HINDIA BELANDA (1816-1942

)
A. Pemerintahan Komisaris Jenderal Setelah berakhirnya pemerintahan masa Inggris, selanjutnta yang berkuasa di Indonesia adalah pemerintah Hindia Belanda. Pada mulanya pemerintahan itu merupakan pemerintahan kolektif yang terdiri dari tiga oran, yaitu Flout, Buyskess dan Van Der Capellen. Mereka berpangkat komisarisjenderal. Tugas utamanya adalah menormalisasikan keadaan lama (Inggris) ke alam baru (Belanda). Masa peralihan itu berlangsung dar 1816-1819. pada tahun kepala pemerintahan dipegagang oleh Van Capellen dari 1816-1824. Click to edit Master subtitle style

3/27/12

antara lain: a. terutama di luar Jawa bertindak mandiri. baik pada maasa pemerintahan komisaris jenderal maupun pemerinhan gubernur jenderal. Kesulitan terbesar adalah Maluku sebab sebelum meninggalkan Maluku. Inggris 3/27/12 telah memberikan senjatanya .selama masa peralihan. Beberapa kerajaan di Nusantara. Van Der Capellen harus mengahadapi kesulitan-kesulitan.

Sesuai denagan Konvensi Londaon tahun 1814. Pada tahu 1818 Malaka jatuh ke tangan Belanda. Raffles kemudian mendirikan Singapura paa tahun 1819 yang dibelinya dari Teuku 3/27/12 .Setelah gagal membujuk Imam bonjol agar memihak kepada Inggris. Belanda beranggapan bahwa Selat Malaka berada di bawah kekuasaannya. sejak tahun 1818 Raffles mengalihkan perhatiannya ke Selat Malaka yang sejak sangat strategis sebagai lau lintas perdagangan internasional.

Belanda menarik diri dari 3/27/12 . Kedua negeri berhak untuk saling memasuki wilayah jajahan masingmasing.Treaty of London Pada Tahun 1824 Berdirinya Singapura meninimbulkan perselihan mengenai batas batas wilayah kekuasaan penduduk Inggris dan Beland. Masalah ini kemudian diselesaikn dengan perjanjian di bawah ini a. b.

Pada tahun 1871 ditandatangani sebuah perjanjian antara Inggris dan Belanda (Traktat 3/27/12 . Bagi belanda. pada tahun 1718 Belanda kembali mendekati Inggris. justru dianngap sebagai penghalang untuk meluaskan wilayah ke Sumatra utara (Acee). Oleh karena itu.Traktat London itu merupakan kemenangan besar bagi Inggris dalam menguasai jalur pelayaran internasional di Selat Malaka. Dibukanya Terusa Zues menjadikan peranan Selat Malaka semakin penting.

Sistem residen tetap diperthankan.B. Politik Kolonial Pada Masa Komisaris Jenderal Dalam menjalankan pemerintahannya. Kedudukan para Bupati sebagai penguasa feodal tetap dipertahankan. b. c. Dalam bidang hukum sistem juri dihapuska. sebagai berikut: a. Meraka tidak 3/27/12 semata-mata dianggap sebagai . komisaris jenderal melakukan langkahlangkah perubahan.

Di satu pihak pemerintah tetap berusaha menanani penggalian kekayanan tanah jajahan bagi keuntungan negeri induknya.Pada kurun waktu 1816-1830. namun di pihak 3/27/12 lain memberi kebebasan kepada . pertentangan antara kaum liberal dan kaum konservatif terus berlangsung. Di lain pihak. Pada satu pihak melindungi hak-hak kaum pribum. mencari jalan melaksanakan dasar-dasar kebebasan. dilaksanakan politik penjajahn yang dualistis. Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal van Der Capellen.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.