Anda di halaman 1dari 3

Kuliah Akper, Struktur dan fungsi sel

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL #STRUKTUR DAN FUNGSI SEL# Secara garis besar struktur sel ada 3 bagian yaitu : 1. Sitoplasma, Meliputi semua yg terletak di dalam sel tapi di luar ini sel. Terdapat mitokondria, ribisom, aparatus golgi, lisosom, dsb. 2. Inti Sel, Merupakan suatu organel yg terbungkus membran den mengandung DNA (DeoksiriboNukleat Acid) yang mengandung informasi genetik. 3. Membran Sel, adalah Lapisan pembungkus sel, bersifat semi-permeabel, tersusun dari lapisan ganda, dan mengandung molekul protein. Berperan dalam transport zat dari dalam keluar atau dari luar ke dalam sel. #JENIS-JENIS SEL# 1. Sel Epitel terdapat pada sebagian besar struktur tubuh manusia. contoh : epitel kulit, sal.cerna, sal.nafas, jantung, dsb. jenis : epitel gepeng, kubus, silinder, transisional. 2. Sel jaringan ikat sebagai penunjang, menggabungkan, dan memberi kekuatan struktur tubuh manusia. 3. Sel otot mempunyai kemampuan berkontraksi, menyebabkan gerakan. ada 3 : otot rangka, jantung, dan otot polos. #PERUBAHAN PADA SEL# Beberapa perubahan yang normal maupun abnormal yang terjadi pada sel : 1. ATROFI Yaitu berkurangnya ukuran suatu sel atau jaringan, dapat disebabkan akibat penurunan beban kerja sel atau jaringan, contoh : pada orang stroke, imobilisasi, kurang gizi, dsb. 2. HIPERTROFI Yaitu bertambahnya ukuran suatu sel atau jaringan. disebabkan akibat peningkatan beban kerja sel. contoh : olahragawan, penyakit jantung, pasien dengan 1 ginjal terjadi hipertrofi ginjal. 3. HIPERPLASIA yaitu peningkatan jumlah sel akibat peningkatan proses mitosis. diakibatkan peningkatan

beban kerja, hormonal, dan respon jaringan. contoh : pada uterus akibat kehamilan atau menstruasi, akromegali atau gigantisme, dsb. 4. METAPLASIA Merupakan perubahan jenis sel dari satu tipe ke tipe lainnya. akibat respon cedera, iritasi, atau peradangan yang berkepanjangan. contoh : perubahan sel sal. Nafas pada perokok shg mudah cedera. 5. DISPLASIA adalah kerusakan pertumbuhan sel yang menyebabkan munculnya sel yang berbeda ukuran, bentuk dari sel semula. bentuk sel ini adalah bentuk awal dari cikal bakal sel kanker. contoh : perubahan sel cerviks akibat virus HPV, sal.nafas akibat rokok. 6. CEDERA SEL Terjadi apabila sel tidak dapat bertahan terhadap rangsangan. contoh penyebab : hipoksia, infeksi, suhu yg ekstrim, radiasi, dan radikal bebas. 7. KEMATIAN SEL disebut juga nekrosis, terjadi akibat tahap lanjutan dari cedera sel. penyebab : trauma, hipoksia lama, dan infeksi. akibat : sel akan mencair dan bergumpal lalu dibuang oleh tubuh. Apabila kematian sel tidak luas, muncul sel-sel baru sebagai pengganti. Bila kematian sel luas, muncul jaringan parut. 8. GANGREN merupakan akibat kematian sela dalam jumlah besar. #KEADAAN PATOLOGI PADA SEL# Keadaan-keadaan penyakit (patologi) yang dapat menyebabkan penyakit, cedera, atau kematian pada sel antara lain : 1. HIPOKSIA yaitu keadaan penurunan kadar oksigen dalam darah. konsekuensinya : suplai oksigen ke jaringan dan sel berkurang. Jika sel atau jaringan tidak mendapatkan oksigen secepatnya, akan terjadi kematian sel. penyebab : penyakit pernafasan dan semua penyakit yang mempengaruhi aliran darah seperti : infark miokard, syok hemoragik, bekuan darah, racun (sianida, timah, CO, dsb.), dan toksin atau racun dari bakteri. Gambaran Klinis (Manifestasi) Hipoksia :

peningkatan denyut jantung kelemahan otot pada keracunan sianida : perasaan tercekik disertai sesak dan nafas cepat. keracunan CO : nafas cepat, telinga berdenging, mengantuk, bingung, hilang kesadaran. keracunan timah : kram perut, hiperaktivitas, anoreksia, ada garis timah di gusi, keram otot.

Penatalaksanaan :

O2 dengan masker. untuk keracunan sianida : nitrat atau natrium tiosulfat. keracunan CO : O2 tekanan tinggi keracunan timah : rangsang muntah (akut), chelating agents (kronik)

2. SUHU YANG EKSTRIM akibat suhu terlalu panas atau terlalu dingin. manifestasi (gambaran) klinis pada suhu dingin : mati rasa, kesemutan pada tubuh, kulit pucat, biru, atau dingin. penatalaksanaan untuk suhu dingin : menghangatkan bertahap, obat-obatan untuk meluruhkan darah, antibiotik, amputasi, dsb 3. CEDERA RADIASI dapat disebabkan sinar matahari, sinar-X, zat radioaktif, dsb. radiasi meyebabkan kematian sel secara langsung, maupun dengan terjadinya kesalahan pengkodean oleh DNA. Manifestasi klinis : kemerahan/kerusakan kulit, mual muntah jika terjadi kerusakan sal.cerna, anemia bila mengenai sumsum tulang, kanker bila mengenai DNA. Penatalaksanaan : kerusakan dosis rendah tidak perlu terapi, jika kerusakan parah dapat dilakukan imunoterapi, pembedahan, dsb. 4. CEDERA AKIBAT MIKRO-ORGANISME disebabkan : bakteri, virus, jamur, dan parasit. Manifestasi klinis sangat beragam, tergantung jenis mikroorganisme. penatalaksanaan : antibiotik, antivirus, antijamur, dan antiparasit. Untuk bahan presentasi kuliah patologi STRUKTUR DAN FUNGSI SEL, (disertai gambar) untuk akademi keperawatan silahkan download DISINI (KLIK)