Anda di halaman 1dari 12

Arsitektur Baroque dan Rococo

Albertus Adhipuspa Pranata 090113366

Arsitektur Baroque
Kata Baroque diperkirakan berasal dari bahasa Portugis kuno barroco yang berarti mutiara yang memiliki bentuk yang tidak bundar teratur namun lekukannya sangat kompleks dan detail.

Arsitektur Baroque memiliki beberapa karakteristik, diantaranya naves yang zaman sebelumnya panjang dan sempit digantikan oleh bentuk yang lebih lebar dan sirkular, penggunaan cahaya secara dramatis, kaya akan ornamen, langit-langit yang dipenuhi fresco (wall painting) dalam skala besar, facade eksternal yang memiliki karakter proyeksi terpusat yang dramatis, interior seringkali tidak lebih dari tempat bagi lukisan dan patung ukiran.

Arsitektur Baroque tergolong mewah karena karakteristikkarakteristik yang telah disebutkan tadi. Tidak sedikit uang yang dibutuhkan untuk membuat suatu bangunan bergaya arsitektur Baroque

terlihat dari karakteristik yang lebih dramatis, memiliki warna yang lebih kaya dan dalam, pencahayaan yang lebih intens dan bayangan yang lebih gelap. Dramatisasi ini terlihat juga dalam karya patung ukiran Patung ukiran Baroque memilih titik yang paling dramatis, momen ketika even itu terjadi.

Arsitektur Rococo
Rococo pertama kali muncul di Perancis pada awal abad 18 sebagai perkembangan lanjut dari arsitektur Barok, di mana bentukbentuk yang digunakan masih belum berubah. Contohnya adalah pada kolomkolom interior. Contohnya adalah gereja Karlskirche.

Kata Rococo merupakan suatu kombinasi dari bahasa perancis yaitu Rocaille, atau kerang, dan barocco Italia, atau gaya barok. Dalam kaitan dengan rococo, rokoko melambakngkan cinta, kurva cinta seperti kerang dan fokus pada hiasan bangunan.

Dalam Konteks kontinental itu gaya Rococo secara penuh terkendali, sportif, ajaib, dan dipahat dalam bentuk dekorasi interior ruangan yang abstrak menggunakan cahaya, motif seperti kerang atau dan hiasan yang berbentuk kurva,kesemuanya itu mengisyaratkan bagaimana gaya rokoko dalam arsitektur. Pada bagian dalam ruangan tembok diberi hiasan dan dekorasi yang indah, penuh motif yang aneh dinyatakan dalam material plastik seperti kayu yang diukir dan di atasnya diplester mengunakan semen. Dinding, langit-langit, mebel, dibuat dari bahan metal dan porselin.

Perkembangan Arsitektur Rococo


Beberapa kritikus arsitektur mengisyaratkan bahwa gaya rokoko berkembang dengan cepat pada ujung tahun 1720 dan mulai mempengaruhi bagian dalam dan seni arsitektur seluruh Eropa. dengan berbagai bentuk yang unik dan kaya yang dimilikinya membuat gaya Rococo berkembang tidak hanya di eropa tapi juga di Jerman.

SEKIAN