KUMPULAN RESEP-RESEP BERDASARKAN KASUS

Anemia Pernisiosa.......................................................................2 Asma-Bronchitis..........................................................................3 Dengue Haemorrhage Fever (DHF).............................................4 Dengue Syok Syndrome (DSS)....................................................4 Dermatitis Atopi dengan Eczema................................................6 Dermatitis Venenata...................................................................7 Diabetes Mellitus (DM)................................................................8 Eczema.......................................................................................9 Epilepsi.....................................................................................10 Faringitis...................................................................................11 Fluor Albus................................................................................12 Glaukoma.................................................................................15 Hemoroid..................................................................................16 Hipertensi.................................................................................17 Infeksi Saluran Kencing (ISK).....................................................18 Migrain......................................................................................19 Otitis Media Akut (OMA)............................................................20 Pneumonia................................................................................21 Preeklampsi..............................................................................22 Rhinitis Alergi............................................................................23 Scabies.....................................................................................24 Schizophrenia...........................................................................26 Shigellosis (Disentri Basiler)......................................................27 Sinusitis....................................................................................28 Status Asmatikus......................................................................29 Stomatitis.................................................................................31 Syok Anafilaksis........................................................................32 Tetanus.....................................................................................33 Tifus Abdominalis......................................................................34 Tuberculosis (TB)......................................................................35 Uretrhitis GO.............................................................................36 Vertigo......................................................................................37

1 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri- G0007105)

ANEMIA PERNISIOSA Definisi : Kekurangan vitamin B12 sehingga terjadi sel darah merah yang berukuran besar (megaloblastik). Faktor intrinsic dalam lambung tidak ada sehingga terjadi hambatan dalam absorbsi vitamin B12. Resep : R/ Arcored inj vial No. I Cum dysposible syringe cc 10 No. I S imm Pro. Ny. I (25 th) Arcored • Kandungan vitamin B12 10000 mcg, 1 vial : 10 ml • Indikasi : Anemia pernisiosa • Dosis : 5 x 1000 mcg IM selama satu minggu pertama • Vitamin B12 sebagai katalisator dalam pembentukan DNA

2 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri- G0007105)

ASMA BRONKIAL Definisi : gangguan inflamasi kronik saluran nafas yang melibatkan banyak sel dan elemennya berlangsung kronik menyebabkan peningkatan, hiperresponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episode berulang berupa mengi, sesak nafas, dada terasa berat, terutama pada malam hari. Episode tersebut berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas. Klasifikasi Berdasarkan penyebabnya, asma bronkial dapat diklasifikasikan menjadi 3 tipe, yaitu : 1. Ekstrinsik (alergik) Ditandai dengan reaksi alergik yang disebabkan oleh faktor-faktor pencetus yang spesifik, seperti debu, serbuk bunga, bulu binatang, obat-obatan (antibiotic dan aspirin) dan spora jamur. Asma ekstrinsik sering dihubungkan dengan adanya suatu predisposisi genetik terhadap alergi. Oleh karena itu jika ada faktor pencetus spesifik seperti yang disebutkan di atas, maka akan terjadi serangan asma ekstrinsik. 2. Intrinsik (non alergik) Ditandai dengan adanya reaksi non alergi yang bereaksi terhadap pencetus yang tidak spesifik atau tidak diketahui, seperti udara dingin atau bisa juga disebabkan oleh adanya infeksi saluran pernafasan dan emosi. Serangan asma ini menjadi lebih berat dan sering sejalan dengan berlalunya waktu dan dapat berkembang menjadi bronkhitis kronik dan emfisema. Beberapa pasien akan mengalami asma gabungan. 3. Asma gabungan Bentuk asma yang paling umum, memiliki karakteristik bentuk alergik dan nonalergik. Contoh resep: R/ Ventolin MDI No. I S prn 1-2 dd puff I R/ Metil prednisolon tab mg 4 No.VII S 1 dd tab I Pro Ny. R (30tahun) Jenis obat: 1. Ventolin • Kandungan salbutamol sulfate, golongan beta2-mimetika • Mekanisme kerja : bekerja spesifik pada reseptor-β2. Selain mempunyai daya bronchodilatasi yang baik, juga memiliki efek yang lemah terhadap stabilisasi sel mast, sehingga sangat efektif untuk mencegah atau meniadakan asma. • ESO : nyeri kepala, pusing, mual, tremor tangan. Pada overdose menimbulkan efek kardiovaskuler (takikardi, palpitasi, aritmia, hipotensi). • Dosis : tab 2 mg, inhaler 100 mcg. Inhalasi 3-4 dd 2 semprotan dari 100mcg, pada serangan akut 2 puff dapat diulang sesudah 15 menit. Pada serangan hebat i.m atau s.c 250-500 mcg, yang dapat diulang setelah 4 jam. Biasa digunakan dalam bentuk dosis aerosol, karena berefek pesat dan mempunyai efek samping yang ringan dibanding dengan dosis oral. 2. Metilprednisolon • Merupakan kortikosteroid, sebagai antiinflamasi, mengatasi obstruksi jalan nafas. • Mekanisme kerja : menghalangi enzim fosfolipase yang mampu mengubah fosfolipid membran sel menjadi mediator menimbulkan bronkospasme. • ESO : gejala cushing (osteoporosis, moonface, hipertrichosis, impotensi, dll) serta penekanan fungsi anak ginjal. • Dosis : Sediaan 4 mg, 16 mg. Prednisolon untuk terapi kur singkat 25-40 mg sesudah makan pagi, yang setiap dua hari dikurangi dengan 5 mg sampai kur selesai dalam 2-3 minggu. Untuk pemeliharaan 5-10 mg prednisolon setiap 48jam.

3 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri- G0007105)

DENGUE HEMORAGIK FEVER Ciri : Trombositipenia Hct meningkat > 20% Mialgia, panas, hepatomegali

Contoh resep: R/ Infus NaC 0,9% flab No IV Cum infus set No I Iv catheter no.22 No I ∫ imm R/ Paracetamol tab mg 500 No X ∫ prn 1-3 dd tab I Pro: Sdr. X (21th) Jenis obat: 1. NaCl 0,9% : Rehidrasi untuk mengatasi hemokonsentrasi, bisa juga pakai RL atau Hartmann’s solutions 2. Paracetamol : efek antipiretik mengandung asetaminofen a. Mekanisme : menghambat biosintesis prostaglandin dgn penghambatan cox b. Sediaan : 500mg tab; 120mg/ 5ml sry c. Dosis : 300mg-1gr per kali → maxs 4gr/hari.

DENGUE SHOCK SYNDROME Definisi : DBD yang disertai kebocoran plasma yang mengakibatkan syok Tanda Syok : nadi lemah dan cepat, tekanan nadi turun(≤20 mmHg), akral dingin Resep : R/ Ringer lactate inf. flab No.IV Cum infuse set No. I Abbocath no.22 No.I S imm Pro. Ny. J (29 th) Ringer lactate (Na lactate 3,1 gram; NaCl 6 gram; KCl 0,3 gram; CaCl2 0,2 gram; air) Merupakan cairan kristaloid mengganti vol.plasma segera. Dievaluasi 30 menit. Jika teratasi berikan 10 ml/KgBB/jam. Jika tidak teratasi berikan 15-20 ml/KgBB/jam

4 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri- G0007105)

apakah syok teratasi? Pantau tanda vital tiap 10 menit Catat balans cairan selama pemberian cairan intravena Syok teratasi Kesadaran membaik Nadi teraba kuat Tekanan nadi >20 mmHg Tidak sesak napas/sianosis Ekstrimitas hangat Diuresis cukup 1 ml/kgBB/jam Cairan 10 Evaluasi ketat ml/kgBB/jam Tanda vital Tanda perdarahan Dieresis Hb. Ht. Trombosit Stabil dalam 24 jam Tetesan 5 ml/kgBB/jam Tetesan 3 ml/kgBB/jam Infuse stop tidak melebihi 48 jam Syok tidak Kesadaran menurun teratasi Nadi lembut / tidak teraba Tekanan nadi <20 mmHg Distress pernapasan/sianosis Kulit dingin dan lembab Ekstrimitas dingin Periksa kadar gula darah Lanjutkan cairan 15-20 ml/kgBB/jam Tambahan koloid/plasma Dekstran 40/FFP 10-20 (max 30) ml/kgBB Koreksi asidosis Evaluasi 1 jam Syok belum teratasi Ht turun + transfuse fresh blood 10 ml/kg Dapat diulang sesuai kebutuhan Ht tetap tinggi/ naik + koloid 20 ml/kgBB Syok teratasi 5 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri.9 % 10-20 ml/kgBB secepatnya (bolus dalam 30 menit) Evaluasi 30 menit.DENGUE SHOCK SYNDROME R/ Infus RL flabot no VIII ∫ imm R/ IV catheter no 22 no I Infuse set no I ∫ imm DBD derajat III dan IV DBD derajat II + kegagalan Oksigenasi (berikan O2 2-4 sirkulasi L/menit) Penggantian volume plasma segera (cairan kristaloid isotonis) Ringer asetat/Nacl 0.G0007105) .

antimitosis. perioral).e R/ Metilprednisolon tab mg 4 No. imunosupresan. Predileksi di lipat siku. lipat siku. Salep kortikosteroid. ekskoriasi. serotonin. biasanya simetris. Gejala pruritus. endokrin. leher. Resep : R/ Hidrocortisone 2.DERMATITIS ATOPI DENGAN EKZEMA Definisi : peradangan kulit kronis dan residif disertai gatal berhubungan dengan atopi UKK : • Bentuk infantil (2 bln-2 thn): lesi di muka. pergelangan tangan. V ∫ 1 dd tab I R/ Loratadine tab mg 10 No. lipat lutut. batas tdk tegas. dahi. setelah kering dilanjutkan krim hidrokortison 1% atau 2%. Pada bentuk anak dan dewasa kelainannya bersifat kering maka menggunakan salep. I ∫ u. bradikinin. punggung tangan. Metilprednisolon (antiinflamasi) • Sediaan : 4 mg. likenifikasi. lutut. karena daya penetrasinya lebih baik. katarak • Dosis : 4 – 8 mg/hari 2.G0007105) . asam arakidonat yang akan diubah menjadi prostaglandin • Dosis : dewasa : 10 mg/hari Anak : 2-12 tahun : BB > 30 kg  10 mg/hari BB < 30 kg  5 mg/hari 6 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri. likenifikasi. Loratadine • Antihistamin non sedative golongan piperidin • Sediaan : 10 mg/tab. • Antihistamin I generasi non-sedatif : mengatasi gejala gatal-gatal dan kulit merah karena menghambat degranulasi sel mast yang mengeluarkan histamine • Pengobatan topikal: pada bentuk bayi. Eritem. bisa juga ditambah asam salisil 3-5 % pada salep kortikosteroid untuk menambah daya penetrasinya. karna garukan ada ekskoriasi meanjang dan krusta. 16 mg • Golongan kortikosteroid • Indikasi : dermatologic. kelopak mata. urtikaria kronik. A (16 tahun) Jenis obat: 1. maka dikompres larutan asam salisil 1/1000. 5 mg/ml sirup • Pengobatatan simptomatis pada alergi rhinitis. V ∫ 1 dd tab I Pro : An.5% cream tube No.pipi. papul. kelainannya eksudatif. leher. ekskoriasi. kaki • Bentuk remaja dan dewasa (12-30 tahun) : predileksi di muka (dahi. Kortikosteroid oral dipakai bila kelainan luas atau eksaserbasi akut. karena garukan terjadi erosi. dada bagian atas. hematologic • Kontra indikasi : infeksi jamur sistemik • Efek samping : osteoporosis. krusta tidak jarang menjadi infeksi • Bentuk anak (3-11 tahun) : lesi kering. krusta Prinsip terapi : • Kortikosteroid topical dan oral sebagai antiradang. dan berbagai jenis alergi kulit • Mekanisme : antihistamin menghambat reaksi alergi yang menghasilkan histamine. papulavesikel miliar.

Hidrocortisone 1% • Lini pertama pengobatan sebagai antiinflamasi bersifat ringan b. Pada anak-anak. Pengobatan a. Dexamethason • Diberikan secara oral jika ada tanda perdangan berat c. I ∫ 2 dd I u. gatal-gatal dan penebalan kulit yang bersifat sementara. Pada orang dewasa. bisa berlangsung selama beberapa hari atau minggu. DKI terjadi seringkali karena paparan sabun dan deterjen.e R/ Dexamethason tab mg 0. Jika zat penyebab ruam tidak lagi digunakan. biasanya dalam beberapa hari kemerahan akan menghilang. Ruam seringkali terdiri dari lepuhan kecil yang terasa gatal (vesikel). tetapi selanjutnya ruam bisa menyebar. Pada awalnya ruam hanya terbatas di daerah yang kontak langsung dengan alergen (zat penyebab terjadinya reaksi alergi). mulai dari kemerahan yang ringan dan hanya berlangsung sekejap sampai kepada pembengkakan hebat dan lepuhan kulit. D (30 tahun) 7 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri. Siproheptadin (sedasi sedang) • Berisi AH1. reaksi kulit di daerah yang terpapar popok bayi yang disebabkan kontak terlalu lama dengan bahan kimia alami terdapat di air seni dan tinja.DERMATITIS VENENATA (DERMATITIS KONTAK IRITAN) Dermatitis kontak iritan adalah inflamasi pada kulit yang terjadi karena kulit telah terpapar oleh bahan yang toksin atau iritatif ke kulit manusia. Selain itu dapat pula DKI terjadi di sekitar mulut karena kulit terpapar dengan makanan bayi ataupun air liur. Lepuhan akan pecah dan mengeluarkan cairan serta membentuk keropeng lalu mengering. Efek dari dermatitis kontak bervariasi. X ∫ 3 dd tab I Pro : Tn. bahan iritan yang paling sering menyebabkan DKI adalah popok bayi. antiserotonin • Sediaan : 4 mg • Indikasi : alergi ringan dan tidak terkomplikasi berupa urtikaria dengan angioderma kulit • Mekanisme : mencegah degranulasi sel mast Resep R/ Hidrocortisone 1% cream tube No. Hal ini akan menyebabkan keadaan yang dinamakan ³diaper dermatitis´. Ruam bisa sangat kecil (misalnya sebesar lubang anting-anting) atau bisa menutupi area tubuh yang luas (misalnya dermatitis karena pemakaian losyen badan).G0007105) .5 No. X ∫ 3 dd tab I R/ Siproheptadin tab mg 4 No. Sisa-sisa sisik. dan tidak disebabkan reaksi alergi.

dan jaringan adipose B. Pro. sulfenilurea (glibenklamid. predileksi usia muda < 30 tahun Terapi : Injeksi Insulin Resep : R/ Insulin regular injeksi 100 IU Cum spuit insulin injeksi S imm Pro. Diabetes Melitus Tipe 2 Definisi : kondisi dimana terjadi resistensi insulin. bila tidak ada perbaikan ditambah obat golongan biguanid.c.5-5 mg ditingkatkan perlahan • Dosis : awal : 2 x 500 mg. tidak lebih dari 2.dll.c. rasiglitazon) 4. Pro. penyakit ginjal. • Efektif diminum waktu makan untuk libronil. XXI S 3 dd tab I d.a. Diabetes Melitus Tipe 1 Definisi: kondisi dimana sel β pankreas tidak menghasilkan insulin.DIABETES MELITUS Di bedakan menjadi 2 tipe. ½ h. diare. Ny. muntah. Ny. Biguanid (Metformin) 3. I (20 th) Mekanisme kerja : mengatur kadar glukosa dengan target utama hepar. dosis maksimal : 20 mg/hari maksimal : 2. Tiazolidindion (pioglitazon.c dimaksudkan untuk mencegah hipoglikemi dan mempercepat • Mekanisme : menurunkan produksi absorbsi karena makanan dapat glukosa di hepar dan meningkatkan menyebabkan menurunnya absorbsi sensitivitas jaringan otot dan adipose terhadap insulin Metabolisme di hepar dan di ekskresi melalui ginjal • Metabolisme : absorbsi di intestinum dan ekskresi di urin utuh Efek samping : gangguan saluran cerna&alergi kulit • Kontra indikasi : penyakit kardiovaskuler karena terjadi Kontraindikasi : DM juvenile. XIV S 3 dd tab I ½ h. berfungsi meningkatkan sekresi insulin 5. I (45 th) Glibenklamid Metformin Golongan Sulfonilurea (insulin sekretorik) • Golongan Biguanid Sediaan : 5 mg • Sediaan : 500 mg. GDS ≥ 20 mg/dl atau GDP ≥ 126 mg/dl Pilihan obat : 1. klorpropamid) 2. First choice : gol. Glinid (repoglinid. Interaksi obat : meningkatkan risiko • • • • • • • • • • 8 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri.a. yaitu: A. Nn. maintenance : 3 x 500 mg. glikos. glyamid. DM gestasional peningkatan asam laktat dalam dan keadaan gawat darah. R/ Metformin tab mg 500 No.3 gram/hari Nama paten antara lain: glukonic. otot. 850 mg Dosis : awal 2.G0007105) . yaitu mual.5 dgn interval 1 minggu. Gol. dan rasa tidak Mekanisme : merangsang sekresi insulin dari nyaman di perut granul sel beta langerhans Terapi efektif :diberikan 30 menit sebelum • Nama Paten : gliformin. glucofor 500 makan. I (45 th) Dievaluasi 2 minggu setelah pemberian. hateglinid). Glukosidase dan inhibitor : acarbose berfungsi menghambat absorbsi glukosa Resep : R/Glibenklamid tab mg 5 No. tiabet mengurangi efek sampingnya.5 .

dan efek hipoglikemia diturunkan dengan diuretik (tiazid). alkohol. kortikosteroid. 9 | Kumpulan Resep-Resep (Meta Safitri. kloramfenicol.G0007105) .hipoglikemia oleh insulin. sulfonamide.

5% 10 | K u m p u l a n R e s e p .kronis : lebih tebal. basah. bersisik.EKZEMA Definisi: Ekzema merupakan peradangan pada lapisan kulit baik di epidermis maupun dermis. tebal .G 0 0 0 7 1 0 5 ) . Gejala : kulit kemerahan. I ∫ 2 dd I u. tube 5 g 1% dan 2. 25 mg/g krim • Indikasi : ekzema. basah. Y (30 tahun) Jenis obat: Hidrocortisone 1 % • Golongan kortikosteroid lemah • Memiliki potensiasi terkecil sehingga tidak terlalu besar efeknya (antimiotik dan antiinflamasi) • Mekanisme : mengurangi sintesis prostaglandin dan leukotrien yang diakibatkan oleh aktivasi fosfolipase A2 dengan mengurangi jumlah enzim yang tersedia untuk memproduksi prostaglandin • Sediaan : 40 mg. kering. kehitaman Resep : R/ Hidrocortisone 1% cream tube No.baru : kulit merah.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . kering. bersisik . radang.e Pro : Tn. dan penyakit kulit karena alergi • Dosis : 3 – 4 kali sehari • Kemasan : tube 10 g krim 1%. tebal.

K+. IV lamban  o Waktu paruh 36 jam &GABA. ataksia. simetidin.nafas oleh lidah akibat berlanjut o Diekskresi dalam tinja relaksasi otot. 50 mg/ml (injeksi) • Mekanisme : • Indikasi : epilepsy o Potensiasi inhibisi neuron • Golongan hidantoin parsial seizure dengan gejala kompleks dan dengan GABA sebagai • Mekanisme: sederhana. diberikan setelah Na+. • Dosis: o Kadar puncak :3-12 jam menggantung. vertigo. INH. o efek anti konvulsi tanpa o Diazepam berikatan depresi SSP inhibisi kanal Na+ • Farmakokinetik : o Kecepatan absorbsi pada membran sel axon. peningkatan potensial terabsorbsi secara o Fenitoin mempengaruhi elektrik sepanjang sempurna. o Absorbsi fenitonin tergantung 30mg kemudian turun 20 formulasi bentuk dosis. tahun) maintenance :300-400mg/hari • ESO jangka lama: terbagi pusing. ulang 15-20 menit untuk pasien dosis kemudian dosis max 20. (injeksi)  valdimex Maintenance: 800-1000 Sedangkan kadar fenitonin mg/hari (dewasa). • Indikasi : bangkitan tonik-klonik diplopia umum dan parsial • ESO : diplopia dan ataksia 11 | K u m p u l a n R e s e p . dan sinkron. • ESO : depresi pernafasan. potensiasi • Dosis : makan. mediatornya. obstruksi mendapat terapi berlangsung lambat sal. dewasa : akan meningkat bersama (injeksi) valium. Gejala : konvulsi Contoh resep : R/ diazepam inj mg 5 amp No. membran. Obat berbagai efek fisiologis. Obat membran  sel sukar lambat diabsorbsi jika ini mengubah konduktan tereksitasi.2 o Kadar puncak tercapai amino. 800 mg/hari (anak 6-12 • Dosis : anak 5 mg/kgBB/hari. 5 mg/ml 1000-2000mg/hari kloramfenikol. berlebihan. awal: anak : 15-25 • Sediaan : 10 mg/ml • Interaksi obat : kadar fenitonin mg/kg/hari. tetapi rangsang dari fokus kebagian cl masuk dalam sel  umumnya dapat otak lain. dengan reseptor GABA o Menghambat penjalaran berbeda-beda antar membuka kanal klorida  pasien. Ca2+. I Cum disposable syringe cc 3 No.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . B (22 th) Jenis obat : Diazepam Natrium Fenintoin Carbamazepin • Golongan benzodiazepine • Sediaan : 100mg/ cap • Sediaan : 200 mg/tab (dilantin).• Farmakokinetik: tunggal pertama.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . XXI S 3 dd cap I R/ Karbamazepin tab mg 200 No. konsentrasi asam saat status epileptikus : 0. jam untuk yang absorbsi per oral depresi SSP.EPILEPSI Definisi : suatu keadaan neurologik yang ditandai dengan bangkitan epilepsi yang berulang.I S imm R/ fenitonin Na cap mg 100 No. Aktivitas paroksismal abnormal ini umumnya timbul intermiten dan self limited. Sedangkan bangkitan epilepsi sendiri adalah suati manifestasi klinik yang disebabkan oleh lepasnya muatan listrik yang abnormal. yang timbul tanpa provokasi. X S 2 dd tab I Pro : Ny. 400menurun dengan theofilin. neurotransmiter mg/kgBB dengan kecepatan setelah 6-8 jam norepinefrin. asetilkolin 5gr/menit.

G 0 0 0 7 1 0 5 ) .R e s e p ( M e t a S a f i t r i .12 | K u m p u l a n R e s e p .

Sebagai analgesik. Kontra Indikasi: Hipersensitif terhadap parasetamol dan defisiensi glokose-6-fosfat dehidroganase.FARINGITIS Definisi. Gejalanya berupa sakit/nyeri telan. infeksi saluran napas atas. eradikasi Helicobacter pylori. Apabila disebabkan oleh infeksi virus biasanya oleh rhinovirus. termasuk bagi pasien yang tidak tahan asetosal. infeksi ginekologis.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . sinusitis. pada air susu jumlah sangat sedikit (trace amount) Antibiotik penisilin spektrum luas Menggantikan ampisilin karena penyerapan yang lebih baik.menurunkan demam pada influenza dan setelah vaksinasi. gonorrhoeae. bercak kemerahan pada demam kelenjar (glandular fever). profilaksis endokarditis. Pola resistensi antibiotik setempat/daerah perlu dipertimbangkan Amoxycillin Indikasi : infeksi saluran kemih. 125mg/5ml infeksi klamidia. profilaksis paska splenektomi. Biasanya disebabkan oleh bakteri streptokokus grup A. laktam 500mg. gonorrhea. Faringitis adalah suatu peradangan pada tenggorokan (faring) yang biasanya disebabkan oleh infeksi akut. kehamilan dan menyusui Kehamilan dan meyusui : Tidak diketahui berbahaya pada kehamilan. parainfluenza virus dan coxsackie virus. penyakit lyme. infeksi saluran kemih. influenza juga dapat menyebabkan faringitis.M (34 th) Amoxycillin Antibiotik Kapsul atau Pengobatan infeksi yang beta tablet : 250mg. perubahan suara/suara serak serta tejadi belum lama atau baru terjadi dan disertai dengan demam. disebabkan organisme yang sesuai. gangguan ginjal. otitis media.XII ∫ 3 dd tab I R/ Paracetamol tab mg 500 no. termasuk: infeksi saluran Sirup kering : pernapasan. adenovirus. abses gigi dan infeksi rongga mulut lainnya. infeksi cytomegalovirus. eradikasi Helicobacter pylori. Sifat analgesik parasetamol dapat menghilangkan rasa nyeri ringan sampai sedang. Namun bakteri lain seperti n. pertahankan hidrasi yang cukup pada dosis tinggi (risiko kristaluria). leukimis limfositik kronik. Resep R/ Amoxycillin tab mg 500 no. Penanganan pada pasien faringitis yaitu dengan obat kausal dan simptomatik yaitu antibiotik serta obat obat penghilang gejala seperti analgetik dan antipiretik. pneumonia. Sifat antiinflamasinya sangat lemah sehingga sehingga tindak digunakan sebagai 13 | K u m p u l a n R e s e p . efek samping lebih sedikit Paracetamol Indikasi: Sebagai antipiretik/analgesik. antrax Kontra indikasi : hipersensitif terhadap penisilin Perhatian : Riwayat alergi.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . sakit waktu haid dan sakit pada otot. c. osteomielitis. misalnya untuk mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala. dan kemungkinan infeksi HIV. diphtheria.tidak boleh digunakan pada penderita dengan gangguan fungsi hati.XII ∫ 1-3 dd tab I agretiente febre Pro: Tn. Deskripsi: Paracetamol adalah derivat p-aminofenol yang mempunyai sifat antipiretik/analgesik Sifat antipiretik disebabkan oleh gugus aminobenzen dan mekanismenya diduga berdasarkan efek sentral. h. bronkitis. sakit gigi. Pasien pada kasus ini didiagnosis faringitis dan mendapat terapi amoksisilin sebagai antibiotik dan paracetamol sebagai analgetik antipiretik.

antirematik.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . 14 | K u m p u l a n R e s e p .R e s e p ( M e t a S a f i t r i .

Metronidazol melalui per rectal adalah alternatif efektif terhadap rute 15 | K u m p u l a n R e s e p . Novagyl. Perhatian : Kehamilan dan menyusui Dosis : Kandidosis oral. ruam dan jarang terjadi: eritema multiforme (sindrom steven Johnson).000 U 4x/hari. dengan berbagai penyebab. 1 g Tablet : 200.000 IU candidiasis kulit danpengobatan Ovula : 100. Flapozil. VII ∫ u. Farnat. Metronidazole (metronidazol) ( Anmerob. kandistatin. 100. Fortagyl. Keputihan atau dalam bahasa kedokteran disebut leukore atau flour albus. Tismazol. Fladex.000 U 4x/hari. RESEP : R/ Nystatin tab vag No. nymico. Tempat utama yang diserang jamur ini adalah mulut dan vagina. kadang berbau. dilanjutkan selama 48 jam setelah penyembuhan klinis Candidosis vaginalis.000 U setelah makan 4x sehari biasanya untuk 7 hari. per vaginal.Pengobatan Efektif untuk 500. DEWASA dan ANAK >1 bulan. Trichodazol. Elyzol. Promuba. muntah.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Ragyl Forte. enystin. Yekatrizol-F) Golongan Sediaan Penyakit/indikas Alasan i penggunaan Golongan Injeksi : 500 mg dalam vialInfeksi anaerob Aktivitas tinggi antibakterial 100 ml terhadap bakteri lain Cairan oral : 200 mg/ 5 ml anaerob Supositoria : 500 mg. per oral. Flagyl. Corsagyl. Kondisi ini terjadi karena tergangggunya keseimbangan flora normal dalam vagina. albus = putih) atau Leukorhoea. kulit dan vagina Indikasi: Candidosis mulut (oral). DEWASA 500. iritasi mulut dan sensitisasi. Farizol. Trogiar. ANAK >1 bulan 100. adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan secara berlebihan. Biatron. Mebazid. mycostatin. fungatin. vagina dan kulit Kontraindikasi : Penderita dengan riwayat hipersensitif terhadap Nystatin. dilanjutkan selama 48 jam setelah lesi/gangguan menghilang Candidosis sus dan esophagus. DEWASA masukkan 1-2 ovula saat malam minimal 2 minggu  Efek Samping : Mual.500 mg Metronidazole memiliki aktivitivas yang tinggi terhadap bakteri anaerob dan protozoa. adalah : keluarnya cairan kental dari vagina yang bisa saja terasa gatal.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . Infeksi ini disebabkan oleh jamur candida Albicans.c R/ Metronidazole tab mg 500 No.000 U membrane mukosa candidiasis oral. Grafazol.XX ∫ 4 dd tab I Pro : Ny. Trogyl. per oral.000 IU.     B. diare pada dosis tinggi. heronid. cazetin. Nystatin (nistatin) (candistin. esophagus. rasa panas atau perih. Metrolet. atau malah tidak merasa apa-apa. nystin) Golongan Sediaan Penyakit/indikasi Alasan penggunaan Antijamur Tablet : 100. Metrofusin.FLUOR ALBUS DEFINISI Fluor albus atau keputihan (fluor=cairan kental. Trinida.A (35th) A. usus.

Ketokonazol oral 2 x 200 mg selama 7 hari . seperti mengantuk. pruritus. ulkus kaki dan dekubitus dan profilaksis bedah. bacterial vaginosis . jaundis. urtikaria. eritema multiforme. pabrik menyarankan menghindari dosis tunggal yang besar Interaksi : Alkohol Reaksi menyerupai disulfiram saat metronidazol diberikan dengan alkohol Antikoagulan Metronidazol ↑ efek antikoagulan koumarin Antiepilepsi Metronidazole menghambat metabolism fenitoin (↑kadar dalam darah). termasuk radang gusi ( gingivitis) dan infeksi mulut lainnya. gangguan hati dan ensefalopati hepatikum. pada dosis tinggi atau lebih lama. hepatitis. tetanus. urin menjadi gelap. neuropati perifer. metronidazole menghambat metabolism fluorourasil (↑ toksisitas).Nimorazol 2 gram dosis tunggal . vaginitis trikomonas. pemantauan klinis dan laboratorium pada pemberian lebih dari 10 hari Kehamilan dan meyusui : Kehamilan : pabrik menyarankan penghindaran dosis tinggi Menyusui : jumlah yang signifikan di ASI. gangguan fungsi hati.Nistatin tablet 4 x 1 tablet selama 14 hari . peritonitis. anemia aplastik. ataksia.8) a. lidah berselaput dan gangguan saluran cerna. eradikasi Helicobacter pyloriAmubiasis invasif dan giardiasis Kontraindikasi : Ketergantungan alkohol kronik Perhatian : Efek seperti disulfiram pada penggunaan dengan alkohol. kejang epileptiformis.Klotrimazol 1% vaginal krim 1 x sehari selama 7 hari . Topikal . jarang : sakit kepala. metronidazole mungkin ↓bioavailibilitas mycophenolate Disulfiram Reaksi psikotik dilaporkan saat metronidazol diberikan bersama disulfiram Litium Metronidazole ↑risiko toksisitas litium Estrogen Mungkin ↓ efek kontrasepsi estrogen Obat untukMetabolism metronidazole dihambat oleh cimetidine (↑ kadar dalam ulkus darah) Vaksin Antibakterial menginaktifkan vaksin tifoid oral Dosis : 500mg/hari (4-7 hari) Efek Samping : Mual. infeksi kulit dan jaringan lunak.Nistatin tablet vagina 2 x sehari selama 2 minggu . infeksi nematode jaringan. Sistemik . gigitan binatang (dengan doksisiklin). colitis berhubungan antibiotik.R e s e p ( M e t a S a f i t r i .5 gram dosis tunggal Pasangan seksual dibawa dalam pengobatan 16 | K u m p u l a n R e s e p .Mikonazol nitrat 2% 1 x ssehari selama 7 – 14 hari b. Candida albicans (5.Ornidazol 1. rasa tidak nyaman seperti metal. pusing. mialgia. abses otak. penyakit radang panggul –pelvic inflammatory disease ( dengan ceftriaxone dan doksisiklin).       intravena bila rute per oral tidak mungkin. leucopenia. trombositopenia. muntah. amubiasis dan giardiasis. Indikasi: Infeksi bakteri anaerob. Pengobatan dari penyebab paling sering : 1. metbolisme metronidazole ditingkatkan oleh primidone (↓kadar dalam darah) Barbiturate Metabolism metronidazole ditingkatkan oleh barbiturate (↓kadar dalam darah) Sitotoksik Metronidazole ↑ kadar busulfan dalam darah (↑ risiko toksisitas).G 0 0 0 7 1 0 5 ) . septicemia. artralgia. angioedema dan anafilaksis. pneumonia nekrotikans.

Pasangan seksual diikutkan dalam pengobatan 4. Virus herpeks simpleks Belum ada obat yang dapat memberikan kesembuhan secara tuntas .Ciprofloksasin 500 mg oral Ditambah .Tetrasiklin 4 x 500 mg oral selama 7 hari .Ampisillin 4 x 500 mg oral sehari selama 7 hari .Minosiklin dosis 1200mg di lanjutkan 2 x 100 mg/hari selama 14hari .G 0 0 0 7 1 0 5 ) .Asiklovir krim dioleskan 4 x sehari .5 gram oral .Kanamisin 2 gram im .Tetrasiklin 4 x 500mg selama 10-14 hari oral .2.Metronidazole 600 mg/hari 4-7 hari (Illustrated of textbook gynecology) . 17 | K u m p u l a n R e s e p .Povidone iododine bisa digunakan untuk mencegah timbulnya infeksi sekunder. Penyebab lain : Vulvovaginitis psikosomatik dengan pendekatan psikologi.Doksisiklin 2 x 100mg oral selama 7 hari atau .Doksisiklin 2 x 200 mg/hari selama 14 hari .Ampisiillin 3.8 juta unit im atau .Eritromisin 4 x 500 mg oral selama 7 hari 5. Neisseria gonorhoeae .Eritromisin 4 x 500 mg oral selama 7 hari .Kotrimoksazole sama dengan dosis minosiklin 2 x 2 tablet/hari selama 10 hari 3. Gardnerella vaginalis .Metronidazole 2gram dosis tunggal .Amoksisiklin 3 gr im .Metronidazole 2 x 500 mg .5 gram im atau Ditambah : . Desquamative inflammatory vaginitis diberikan antibiotik.Doksisiklin 2 x 100 mg selama 7 hari atau .Chlamidia trachomatis .Seftriaxon 250 mg im atau . 6.Penicillin prokain 4.Tetrasiklin 4 x 500 mg oral selama 7 hari .Asiklovir 5 x 200 mg oral selama 5 hari .Tiamfenikol 3.R e s e p ( M e t a S a f i t r i .Ofloksasin 400 mg/oral Untuk Neisseria gonorhoeae penghasil Penisilinase . kortikosteroid dan estrogen.Eritromisin 4 x 500 mg oral selama 10-14 hari bila .Spektinomisin 2 mg im atau .

Steroid Pengobatan dimulai dengan penghambat topikal dalam dosis tinggi adrenergic-beta topikal kecuali terdapat kontraindikasi. 1-2x tetes sehari setiap 15 menit selama 1-2 (hambat px. meskipun saluran keluar di segi bilik tidak tersumbat. biasanya timbul di keluarga dan seringkali pada penderita diabetes atau miopi. pasien tidak dapat dioperasi (Oftalmologi Umum). yang paling sering ditemukan adalah glaukoma bilik terbuka (glaukoma simplek). intraocular. bersamaan dengan meningkatnya usia. Klasifikasi. 3-6x 1 tetes sehari (↑ pengeluaran hiperosmotik dan penghambat cairan mata-outflow) beta topikal biasanya akan 2.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . laser trabekulopasti telah dilakukan atau dalam penatalaksanaaan jangka panjang. 1-2 x 1 tetes sehari (hambat px. bombans iris→ terjadi kontak iris dengan trabekula meshwork→ sudut irido-kornealis menutup sehingga aliran hambatan pengeluaran cairan akuous lewat trabekular meshwork → maka terjadilah peningkatan tekanan intra ocular. Glaukoma adalah kelainan mata yang terjadi akibat peningkatan tekanan intraokular (TIO) diatas 21 mmHg. menurunkan kerusakan iris Manfaat kombinasi masih diperdebatkan.25-0. Carbonik anhidrase inhibitor digunakan karena obat ini  Asetazolamid 250 mg. yakni glaucoma bilik tertutup. Gangguan ini disebabkan oleh kelainan bagian depan saraf mata. Mungkin diperlukan analgesik Asetazolamid oral diberikan setelah terapi topikal dan sistemik (Oftalmologi Umum). yang dapat ditangani dengan pengobatan atau melalui pembedahan mikro. blok pupil. 3-6x 1 tetes sehari (↑ pengeluaran tekanan Asetazolamid intravena dan cairan mata-outflow) oral ditambah dengan obat  Eserin ¼-1%. lensa membesar sehingga dapat terjadi kotak irido-lentikular meningkat. Keadaan ini secara progresif dapat menyebabkan kerusakan papil saraf optik dan kelainan lapang pandang hingga kebutaan.G 0 0 0 7 1 0 5 ) .50%.GLAUKOMA SUDUT TERTUTUP Definisi.5-2%. Jika pupil middilatasi akan terjadi aposisi iris-lensa yang maksimal. Bagi bentuk glaucoma yang salurannya tersumbat.5% gtt opht fl No I S 2 dd gtt I OD et OS R/ Diamox tab mg 250 No XLV S 3 dd tab I 18 | K u m p u l a n R e s e p . Epinefrin jangan 4. Mata dengan segmen anterior yang kecil dan sumbu aksial yang pendek dengan bilik mata depan yang dangkal. Simpatomimetik menurunkan tekanan  Epinefrin 0. akuos humor) jam. 4x1 tablet (hambat px. dapat meningkatkan akuos humor) penutupan sudut. Beta blocker secara intensif mis 1 tetes  Timolol maleate 0. Penulisan resep : R/ Cendo carpin 4% gtt opht fl No I S 4 dd gtt I OD et OS R/ Cendo timolol 0. penghambat beta dan pilokarpin jelas bermanfaat. Kemudian dapat akuos humor) digunakan pilokarpin 4% 3. Kombinasi dan jalinan trabekular. Miotik : ditujukan untuk menurunkan intraokular. Etiologi. mungkin bermanfaat untuk Epinefrin dan pilokarpin merupakan pilihan utama. Pada bentuk ini pengeluaran cairan dari ruang mata depan sangat lambat.  Pilokarpin 2-4%. Hal ini bisa dilihat pada pemeriksaan mata. Glaukoma bilik terbuka Glaukoma bilik tertutup Pengobatan dengan obat-obatan (Perdami): Terapi pada awalnya 1. juga dapat dilakukan penyinaran laser guna membuat lubang pada iris untuk mengatasi penyumbatan tersebut.

R/ Aspar K tab mg 300 No XLV S 3 dd tab I Pro : Tn A (55 th) 19 | K u m p u l a n R e s e p .R e s e p ( M e t a S a f i t r i .G 0 0 0 7 1 0 5 ) .

Hemoroid kronik. • KI: operasi abdomen akut • ES: rasa tidak enak pada perut: kram. Contoh: radium Contoh resep: R dulcolax tab No. kram.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . VI ∫ 1 dd tab II h. Menghentikan perdarahan. Memperbaiki defekasi: • Suplemen serat  psyllium: vegeta.HEMOROID Definisi: pembesaran vena dari plexus hemorrhoidalis Obat: Prinsip terapi: 1. Dewasa: supp: 1x1 tube. mulax • Melancarkan defekasi. ekskresi bersama urin dalam bx. 5 mg / supp anak. Serangan hemoroid akut • Dosis: Kronik: 2 x 1 tab. A (50 th) Jenis obat: 1. glukoronid. Daflon • Kandungan: micronized purified flavonoid fraction 500 mg (diosmin 90%. Indikasi: Organik dan kronis insufisiensi vena di extremitas inferior dan gejala: bengkak. laxadine. Pengobatan simtom (gatal. 5 mg/tab • Kandungan: bisakodil • Mekanisme: i.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . ekskresi terutama tinja • Dosis: i. persiapan diagnostik  barium enema. hesperidin 10%) i. Contoh: daflon 4. Vaskular protector  ↑resistensi vaskuler ii. Dulcolax (tablet salut enterik) • Sediaan: 10 mg /supp. nyeri. XII ∫ 3 dd tab I Pro: Tn. Jangan dimakan bersama susu dan antasida 2. Ardium • Kandungan: ekstrak cintrus (inensi pericarpium setara dengan diosmin 90% dan hespersidin 10%) 20 | K u m p u l a n R e s e p . contohnya: laxan: Na dikotil sulfosuksinat. Contoh: anusol 3. tab: 1x2 tablet ii. Venous tonic  ↑ tonus vena 4. Anusol • Indikasi: ↓ ketidaknyamanan pada hemoroid • Dosis: supp x 1 pada pagi dan malam hari setiap kali sehabis buang air besar. microlax 2. luka). nyeri. Anak: 6-12 tahun: 1x1 tab. sakit perut. dulcolax. <6 th: supp anak 1x1 supp Berikan pada malam hari sebelum tidur untuk dapat hasil evakuasi esok paginya • Pemakaian: harus ditelan langsung untuk menghindari iritasi lambung. diare • IO: dosis tinggi dan pemakaian lama menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit  ditingkatkaan dengan pemberian diuretic dan adrenokortikoid • Efek pemberian oral muncul: 6-12 jam setelah pemberian • Efek pemberian supp muncul: ¼ .1 jam setelah pemberian • Metabolism: oral  absrorbsi 5 %. Merangsang gerakan peristaltik usus besar setelah hidrolisis dalam usus besar ii. Mencegah serangan hemoroid. VIII ∫ uc R/ daflon tab mg 500 No. pagi dan malam DC Akut: 3-4 x 1 tab • Mekanisme: i. maksimal 6 x/hari • Mekanisme: meredakan gejala 3. Menghilangkat nyeri saat BAB misal pada hemoroid. Peningkatan akumulasi air dan elektrolit dalam lumen usus besar • Indikasi: sembelit/ konstipasi.s R anusol supp No.

mungkin memperburuk SLE ( eritema lupus sistemik ).5 No. Bentuk sediaan obat: tablet 4. hiperurikemia yang simptomatik. Indikasi : . gangguan ginjal dan hati yang berat.Angioneurotic edema yang berkaitan dengan penggunaan ACE inhibitor sebelumnya. 6. Kaplet salut selaput. . . . Aturan pakai : captopril diberikan 3 kali sehari dan pada saat perut kosong yaitu setengah jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.Gagal jantung (Congestive Heart Failure). . . Kaplet. 5. 3.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . hiperurisemia. 2. fotosensitivitas.• Dosis: hemoroid: 6 tablet/ hari selama 4 HIPERTENSI R/ HCT tab mg 25 No.Hipertensi esensial (ringan sampai sedang) dan hipertensi yang parah.XXI S 1 dd tab 1 mane R/ Captopril tab mg 12. . 2.Postmyocardial infarction . hiperglikemia. usia lanjut.XXI S 2 dd tab 1 ac hari kemudian 4 tab selama 3 hari diminum waktu makan Bendroflazid/bendroflumetazid ( Corzide® ) 1.Kehamilan. . Indikasi: edema. dosis pemeliharaan 5-10 mg 1-3 kali semingguHipertensi. . memperburuk diabetes dan pirai. Efek samping:hipotensi postural dan gangguan saluran cerna yang ringan. Target dosis : 50mg 3 kali/hari (150mg sehari) 6. hiperkalsemia. . kolestasis intrahepatik dan reaksi hipersensitivitas. Captopril 1. hipomagnesemia.5 mg pada pagi hari 5. Tablet salut selaput. Dosis inisial : 6.Penyempitan arteri pada salah satu atau kedua ginjal.porfiria.Hipersensitif terhadap ACE inhibitor. Dosis dan aturan pakai captopril pada pasien hipertensi dengan gagal jantung : 4. alkalosis hipokloremanik. hipertensi 2. . impotensi (reversibel bila obat dihentikan). ganggan darah (termasuk neutropenia dan trombositopenia.Diabetic nephropathy dan albuminuria. hiperkalsemia. bila diberikan pada masa kehamilan akhir). dan peningkatan kadar kolesterol plasma.5mg 2-3 kali/hari dan diberikan dengan pengawasan yang tepat. hiponatremia. Kontra indikasi: hipokalemia yang refraktur. Peringatan : dapat menyebabkan hipokalemia. jarang terjadi ruam kulit. Dosis: edema dosis awal 5-10 mg sehari atau berselang sehari pada pagi hari. Hal ini dikarenakan absorbsi captopril akan berkurang 30%-40% apabila diberikan bersamaan dengan makanan 21 | K u m p u l a n R e s e p .Wanita menyusui.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . hipokalemia.Terapi pada krisis scleroderma renal. hiponatremia. 3. pirai.25-12. Bentuk sediaan : Tablet. pankreatitis.Kontraindikasi : . kehamilan dan menyusui.Hipertensi berkaitan dengan gangguan ginjal (renal hypertension). gangguan hati dan ginjal yang berat. Dosis ini perlu ditingkatkan secara bertingkat sampai tercapai target dosis. penyakit adison.

gagal ginjal berat. stomatitis.5 ml.INFEKSI SALURAN KEMIH Definisi : infeksi yang melibatkan struktur saluran kemih yaitu dari epitel glomerulus tempat mulai dibentuk urin sampai dengan muara urin di meatus urethra externa.Keberhasilan pengobatan pada ISK simptomatik adalah hilangnya gejala dan bukan hilangnya bakteri. biasanya mencakup Escherichia coli dan gram negative lainnya . sparfloksasin). . . Keuntungannya timbulnya resistensi lebih lambat. ISK akut tanpa komplikasi 3 tablet forte dosis tunggal(10 mg). Ofloksasin(wkt paruh 6 jam) dan levofloksasin(lebih banyak ke gram positif. ofloksasin. Sehingga dapat digunakan pada isk dengan komplikasi. Terapi : • Non farmakologis : . . sindroma steven jonson. lomefloksasin. diberikan segera sesudah makan.banyak minum bila fungsi ginjal masih baik .G 0 0 0 7 1 0 5 ) . iv: 2 dd 100 mg infus). pefloksasin(krg kuat untuk pseudmonas). Siprofloksasin( wkt paruh 3-5 jam) lebih kuat namun efeknya kristaluri atau hematuria.Antibiotik berdasarkan tes resistensi kuman. fleroksasin. sedangkan fluorkuinolon lebih luas karena kadarnya dalam darah tercapai lebih tinggi. wkt paruh 6-8 jam) hampir sama dengan sipro namun levo efek lebih ringan. siprofloksasin.Jika belum tahu jenis bakterinya gunakan Bactrim 2x2 (480 mg). Senyawa kuinolon hanya dapat digunakan pada infeksi saluran kemih tanpa komplikasi. fleroksasin. lomefloksasin. ISK pada usia lanjut dapat timbul sebagai akibat dari inkontinensia urin dan hipertrofi prostat yang memerlukan pemakaian kateter menetap. dan menurunnya fungsi imunitas baik non-spesifik maupun spesifik. hamil. leukimia.Evaluasi ulang dengan kecurigaan adanya kelainan anatomi atau struktural dapat mulai dipertimbangkan bila terjadi ISK berulang > 2 kali dalam waktu 6 bulan. trombositopeni. imobilisasi. Efek samping : ggn GIT.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Macam obat (norfloksasin. sefalosporin gen-3 dan ampisilin . Efektif untuk gram positif dan negative. 6 th -12 th 5-10 ml.Antibiotik parenteral untuk ISK berkomplikasi dengan lama pemberian tidak kurang dari 14 hari .Antibiotik golongan fluorokuinolon masih digunakan sebagai pengobatan pilihan pertama dan kadang dikombinasi dengan aminoglikosida. Walaupun keduanya hanya bersifat bakteristatik namun kombinasi berkhasiat bakterisid. Karena bakteri yng resisten dengan satu komponen masih dapat dimusnahkan dengan komponen lain. Secara mikrobiologi definisi infeksi saluran kemih adalah terdapatnya mikroorganisme pada struktur saluran kemih dan baru dapat dipastikan setelah didapatkannya bukti adanya koloni mikroorganisme dalam pemeriksaan kultur urin. hipersensitifitas. Kalo anak-anak bentuk sirup 2 x sehari 6 mg-5 bln 2.Sipro (oral: 2 dd 125-250 mg.10 hr).Antibiotik oral hanya direkomendasikan untuk ISK tak berkomplikasi dengan lama pemberian 7-10 hari pada perempuan dan 10-14 hari pada laki-laki . reaksi kulit. ofolksasin( isk tdk komplikasi : 1-2 dd 200 mg 7.menjaga kebersihan daerah genetalia eksterna • Farmakologis . Levofloksasin 1-2 dd 250-500 mg Resep : R/ Bactrim 480 mg No. 6 bln-5 th 5 ml. levofloksasin. bila belum ada berikan antibiotic berdasarkan pola kuman yang ada. Bactrim adalah nama paten yang merupakan kombinasi sulfametosazol(400mg) dan trimetroprim(50mg) (cotrimoksazol) merupakan plihan pertama pada isk tanpa komplikasi. . dan sparfloksasin punya efek samping fotosintesis sehingga dibatasi dalam penggunaan.Pada bakteri yang udah diketahui. Kontraindikasinya : kerusakan parenkim hati.X S 2 dd tab I R/ Paracetamol Tab mg 500 no X 22 | K u m p u l a n R e s e p .

G 0 0 0 7 1 0 5 ) .S prn Pro:Tn R (30 th) 23 | K u m p u l a n R e s e p .R e s e p ( M e t a S a f i t r i .

2.W (40 th) Atau R/ bodrex migra tab No.W (40 th) Bodrex migra isinya : paracetamol 350mg.propifen yg diambil mmg yg dosis kecil cz dy punya efek anti agregasi trombosit kl dosisny kecil.. Jadi bila timbul rasa baal atau kesemutan pada jari tangan dan kaki.R e s e p ( M e t a S a f i t r i .. punya efek vasodilatasi ringan  punya daya vasokonstriksi kuat terhadap arteri otak dan arteri perifer berdasar daya antiserotoninnya (blokade 5HT1) efek smping : mual.MIGRAIN Obat : 1. Resep : Paten tp hargany murah cm 700-1000rupiah R/ cafergot tab No. Akibat akumulasi bisa timbul efek toksis seperti kejang. Ergotamin (obat khas migrain)  dpt menstimulasi maupun memblokir reseptor alfa adrenergik dan serotoninerg. klumpuhan.hentikan terapi. vasospasme dgn jari2 tgn menjadi dingin akhirny gangren.. 24 | K u m p u l a n R e s e p . propifenazon 150mg.skt kepala mirip gejala migren (unt efek sampingnya pakai obat anti muntah seperti Siklizin dan tmn2ny (kalau perlu). S 3dd tab I Pro: Tn. kofein 50mg Paracet dan propifenazon diambil efek anti agregasi trombositnya (brdasar teori patogenesis trjdiny migren) tp ini cm meringankan saja karena dosis paracetnya cm 350mg.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . Paten : Cafergot (Ergotamin 1mg + kofein 100mg) Kofein : unt meningkatkan resorpsi dan memperkuat efek T1/2 plasma bisa pjg skali smp 21jam sehingga bs menyebabkan akumulasi.muntah. X S 1-2 tab I (waktu serangan) Pro : Tn.  menstimulasi reseptor 5HT1 dan memblokir reseptor alfa.

mirongotomi bila membrane timpani masih maka membran timpani utuh sehingga gejala-gejala klinis cepat hilang dapat ruptur dan nanah dan ruptur dapat dihindari. Biasanya merupakan komplikasi dari infeksi saluran pernapasan atas. Otitis media adalah infeksi atau inflamasi di telinga tengah oleh bakteri atau virus. virulensi kuman rendah. (presupurasi) 2. Sekret yang terbentuk  Bila membran timpani sudah terlihat mungkin eksudat serosa shg hiperemis difus. Stadium Resolusi H2O3 3% selama 3-5 hari serta antibiotika Bila membran timpani tetap yang adekuat sampai 3 minggu. Biasanya terjadi pada anak-anak dalam waktu 6 minggu.5% akibat tekanan negatif di (anak <12 th) atau HCL efedrin 1 % dalam telinga tengah. Penatalaksanaan berupa otitis media serosa medis berupa pemberian antibiotik dosis rendah bila sekret menetap di hingga 3 bulan (BOIES) 25 | K u m p u l a n R e s e p . sebaiknya miringotomi sukar terlihat.  Diberikan obat cuci telinga perhidrol atau 5. Stadium oklusi →buka tuba eustachius dengan Eustachius menghilangkan tekanan(-) telinga tengah Retraksi membran timpani  Berikan obat tetes hidung HCL efedrin 0. Terlambatnya antibiotik atau  Pasien harus dirujuk untuk dilakukan virulensi kuman yang tinggi. resolusi terjadi tanpa Pengobatan pada anak-anak dengan pengobatan.  Mengobati sumber infeksi lokal dengan 2. diberikan eritromisin. STADIUM TERAPI 1. karena larutan fisiologis untuk anak >12 tahun atau absorpsi udara. Stadium perforasi tengah ke telinga luar. Haemophylus influenza. Kadang dewasa. 4.  Terapi awal diberikan antibiotika golongan 3. Stadium Hiperemis antibiotika bila penyebabnya kuman. Stadium Supurasi penisilin intramuscular agar konsentrasi di Edema hebat pada mukosa darah adekuat. sebagai gejala sisa.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Stadium resolusi dan akhirnya kering. Bila  Antibiotika dapat dilanjutkan sampai 3 minggu daya tahan tubuh baik atau bila tidak ada perbaikan membran timpani. sehingga tidak terjadi telinga tengah. hancurnya mastoiditis selubung. Stadium Perforasi antibiotika. Etiologi Penyebab utama otitis media akut adalah masuknya bakteri patogenik ke dalam telinga tengah yang normalnya adalah steril. tampak normal/keruh pucat. demam. Biasanya utuh maka perlahan akan secret akan hilang dan perforasi akan normal kembali bila sudah menutup sendiri dalam 7-10 hari perforasi.analgetik/antipiretik. tinnitus dan vertigo. Stadium supurasi (bulging) ke arah liang telinga luar. keluar mengalir dari telinga 4. Bisa juga disebabkan karena virus.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . OMA dapat kecenderungan mengalami otitis media akut dapat menimbulkan gejala sisa bersifat medis atau pembedahan. dan kekambuhan terbentuk eksudat purulen di  Bila alergi penisilin. Stadium hiperemis (presupurasi) Pembuluh darah melebar di  Diberikan antibiotika. gangguan pendengaran sel epitel superficial. secret berkurang 5. Paling sering terjadi bila terdapat disfungsi tuba eustachii. obat tetes hidung dan membran timpani serta analgesik edem. Streptococcus pyogenes. cavum timpani menonjol 3. Stadium Oklusi Tuba 1. dan Moraxella catarrhalis.  Berikan dekongestan. sekret dan perforasi.OTITIS MEDIA AKUT STADIUM HIPEREMIS Definisi Otitis merupakan radang telinga yang dapat ditandai dengan nyeri. Bakteri yang umum ditemukan sebagai organisme penyebab adalah Strepcoccus pneumonia. hilangnya pendengaran.

pneumonia bakteri 2. pneumonia virus 3.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Mekanisme kerja : menghambat kerja enzim DNA gyrase kuman.Merupakan metabolik aktif N-desmethyl dari mukolitik bromhexine. kemungkinan dapat meningkatkan kuantitas dan menurunkan viskositas dari sekresi trakeabronkial.05 % guttae nasales lag No. yang mana 26 | K u m p u l a n R e s e p . penumonia kronis Berdasar etiologinya : 1. Penulisan Resep: R/ Amoxicillin tab mg 500 No.XV S 3 dd tab I Pro . I ∫ 2 dd gtt II-II nasales dextra Pro : Tn J (23 tahun) PNEUMONIA Klasifikasi Berdasar karakteristik klinisnya : 1. Ciprofloxacin Golongan florokuinolon digunakan untuk infeksi saluran nafas bawah.Mengandung hidroklorida .XIV S 2 dd tab I R/ Ambroxol tab mg 30 No. Dosis : 2x 500-750 mg/ hari Ambroxol . • • • • 2. pneumonia akut (<3minggu) 2.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . pneumonia fungi 4. bersifat bakterisida. Walaupun mekanisme kerjanya belum dapat didefinisikan.cavum tanpa perforasi. Tn Andi (30tahun) 1. X ∫ prn (3 dd tab I) agrediente febree R/ Oksimetazolin hydrochloride 0. Sediaan : 500 mg. 250 mg. pneumonia idiopatic Obat dan Mekanisme Kerjanya R/ Ciprofloxacin tab mg 500 No. XXI ∫ 3 dd tab I R/ Paracetamol tab mg 500 No. pneumonia parasit 5.

Dosis : Dewasa: dosis harian 30 mg (satu tablet Ambroxol) sampai 120 mg (4 tablet Ambroxol) diambil dalam 2 sampai 3 dosis.Sediaan tablet. Anak sampai 2 tahun: setengah sendok teh dua kali sehari Ambroxol sirup.ESO : efek gastrointestinal ringan . 1 tablet ambroxol = 30 mg hidroklorida.mungkin juga berfungsi sebagai ekspektoran.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . . Anak di atas 5 tahun: Satu sendok teh sirup Ambroxol 2-3 kali sehari. 27 | K u m p u l a n R e s e p .5 tahun: setengah sendok teh sirup Ambroxol 3 kali sehari. Anak-anak 2 . sirup.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . . 5 ml sirup ambroxol = 15 mg hidroklorida.

• pada wanita hamil terjadi penurunan magnesium darah. III  160 mmHg/ > 110 ∫ prn (1-3) dd tab I Pro:Ny. sakit kepala. Penyakit ini umumnya terjadi dalam triwulan ke 3 kehamilan. I ∫imm Pro: Ny. I IV Catheter no. Ca antagonis • mengatasi kejang eklamptik.B (30th) Jenis obat: 1. • mekanisme: menekan pengeluaran Asetilkolin pada motor end plate  mencegah Ca masuk.4 flab No. hipotensi. takikardia.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . • Dosis: 10 mg/oral • ES: pusing. NaCl 0. Antidotum: Ca gluconas 10% diberikan IV selama 3 menit. R/ Ca gluconas 10% = 70ml No. III Cum infus set No. muntah.PREEKLAMSIA Definisi: timbulnya hipertensi disertai proteinuria dan edema akibat kehamilan . III ∫imm R/ Nifedipin tab mg 10 No. edema periter. I. mual. 3.B (30 th) 28 | K u m p u l a n R e s e p .R e s e p ( M e t a S a f i t r i . atau segera setelah persalinan. batuk. I Cum disposable syringe cc 10 No. RL  elektrolit mengembalikan keseimbangan 2. Nifedifin • Golongan Ca antagonis • Mekanisme: menghambat masuknya Ca2+ ke dalam sel sehingga terjadi relaksasi otot polos vaskuler sehingga menurunkan kontraksi jantung & menurunkan kecepatan konduksi AV & nodus SA. Contoh resep: R/ infus RL flab No. mempertahankan aliran darah ke uterus & fetus. I ∫imm R/ Suifas magnesikus 40% ins. 22 No. MgSo4 • anti kejang untuk preeklamsi & eklamsia. fll No.

yaitu: a. banyak. Reaksi anafilaksis dan reaksi alergi refrakter terhadap pemberian AH1. I ∫ 2 dd gtt I nasales R/ Becefort tab No. kacangkacangan. perhiasan. tanpa ada variasi musim.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . seperti tepung sari (pollen) dan jamur. dll) Dahulu rhinitis alergi diklasifikasikan menjadi dua berdasar sifat berlangsungnya. Persisten (menetap): bila gejala muncul lebih dari 4 hari/minggu dan lebih dari 4 minggu. d. sengatan lebah. Intermitten (kadang-kadang): bila gejala muncul kurang dari 4 hari/minggu atau kurang dari 4 minggu. coklat. Rhinore yang encer. VII ∫ 1 dd tab I R/ Otrivin lag No. Musiman (seasonal): terjadi di Negara 4 musim. hidung tersumbat. b. Bekerja sebagai vasokonstriktor lokal pada mata dan lapisan mukosa hidung. Bila penyakit telah berlangsung lama (> 2 tahun). allergic crease. Loratadin merupakan anti histamin non sedatif. dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar alergen yang diperantari oleh IgE. serpihan epitel kulit binatang. dan alergen kontaktan (bahan kosmetik. lakrimasi c. Pengobatan Loratadin Merupakan obat anti histamin 1 golongan piperidin. Otrivin Berisi Xylometazolin HCL yang termasuk dalam golongan adrenergik imidazolin alfa 2 agonis. udang. Klasifikasi berdasarkan WHO adalah: a. sering disertai asma. Alergen penyebab spesifik. rasa gatal. telur. namun juga autokoid lainnya. pada rhinoskopi anterior didapatkan mukosa edema basah. allergic salute pada hidung. T (30 tahun) 29 | K u m p u l a n R e s e p .dll).). VII ∫ 1 dd tab I Pro : Tn. eksem e. disertai banyak secret encer. dll). Etiologi dari penyakit ini adalah adanya paparan dari alergen tertentu.RHINITIS ALERGI Menurut WHO ARIA 2001. dll. Berdasar cara masuknya alergen dapat dibagi menjadi alergen inhalan (debu rumah tangga. pucat atau livid. rhinitis alergi adalah kelainan pada hidung dengan gejala bersin-bersin. kepiting. aleren ingestan (susu sapi. alergen injektan (penisilin. ada bayangan gelap di bawah mata (allergic shiner). b. rhinore. Becerfort Berisi vitamin B plek. karena bukan hanya histamin saja yang dilepaskan. sehingga dapat dijumpai sepanjang tahun. Sepanjang tahun (perennial): gejala penyakit dapat timbul intermiten atau persisten. urtikaria. vitamin C 500mg. Efektivitasnya bergantung beratnya gejala akibat histamin. Gejala Klinis: a.Vitamin E yang dapat meningkatkan pertahanan tubuh. Resep : R/ Loratadine tab mg 10 No. bersin lebih dari 5 kali dalam satu serangan b.R e s e p ( M e t a S a f i t r i .

G 0 0 0 7 1 0 5 ) .R e s e p ( M e t a S a f i t r i .30 | K u m p u l a n R e s e p .

sanitasi yang buruk. Pada bayi dan anak-anak 31 | K u m p u l a n R e s e p . Scabies mudah menyebar baik secara langsung melalui sentuhan langsung dengan penderita maupun secara tak langsung melalui baju.SCABIES Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau (mite) Sarcoptes scabei. Krim permethrin 5% dalam bentuk dosis tunggal. atau sisir yang pernah digunakan penderita dan belum dibersihkan dan masih terdapat tungau Sarcoptesnya. eksaserbasi gatal. bisa dilihat adanya kunikulus atau lorong di atas papula (vesikel atau plenthing/pustula). Scabies identik dengan penyakit anak pondok. Penyakit ini mudah menular dari manusia ke manusia . Penggunaannya selama 8-12 jam kemudian dicuci bersih-bersih. 3. Bila didapatkan infeksi sekunder perlu diberikan antibiotik sistemik. Malathion 0. kurang gizi. lipat paha.G 0 0 0 7 1 0 5 ) 2. Pengobatan: Terapi topikal harus menjangkau seluruh tubuh kecuali kepala dan leher. Penyakit kulit scabies menular dengan cepat pada suatu komunitas yang tinggal bersama sehingga dalam pengobatannya harus dilakukan secara serentak dan menyeluruh pada semua orang dan lingkungan pada komunitas yang terserang scabies. Benzyl Benzoat 25%. Tersedia dalam bentuk krim atau lotion 25%. air. dan dermatitis kontak. tidak berwarna.5% dengan dasar air digunakan selama 24 jam. Obat ini digunakan dengan cara menyapukan ke seluruh tubuh dari leher ke bawah selama 12-24 jam kemudian dicuci bersih-bersihpada pagi hari. ekskoriasi (bekas garukan). kemudian digunakan lagi 1 minggu kemudian. penyebabnya adalah kondisi kebersihan yang kurang terjaga. bantal. Permethrin tidak boleh diberikan pada bayi kurang dari 2 bulan dan pada wanita hamil dan menyusui karena dapat menimbulkan reaksi panas. pantat. 4. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan iritasi. seprai. siku. pengobatan diulang 1 minggu kemudian. Permethrin adalah pyrethroid sintetik yang dapat membunuh tungau yang mempunyai toksisitas yang benar-benar rendah untuk manusia. Cara penggunaan permethrin adalah dengan mengoleskan di belakang telinga dan menyeluruh dari leher ke tapak kaki. Tersedia dalam bentuk cairan atau lotion. handuk. Jika belum sembuh. Tungau ini berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop atau bersifat mikroskopis. yang termasuk dalam kelas Arachnida. umbilicus. Gatal yang hebat terutama pada malam hari sebelum tidur. dan kondisi ruangan terlalu lembab dan kurang mendapat sinar matahari secara langsung. Obat ini membunuh kuta atau nimpa.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Gejala klinis yang sering menyertai penderita adalah : 1. tidak berbau. Sebaiknya obat ini digunakan selama 24 jam. 1. . Penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan efek pada sistem saraf pusat. dan bagian bawah jari tangan dan kaki. Skabies subungual susah diobati. Dengan bantuan loup (kaca pembesar). bekas-bekas lesi yang berwarna hitam. Adanya tanda : papula (bintil). Pemberian berikutnya diberikan beberapa hari kemudian. Permethrin 5% cream (scabimite). karena apabila dilakukan pengobatan secara individual maka akan mudah tertular kembali penyakit scabies. 2. dari hewan ke manusia dan sebaliknya. Malathion. Tampaknya paling aman sebagai pengobatan yang paling efektif untuk skabies. Bila digunakan untuk bayi dan anak-anak harus ditambahkan air 2-3 bagian. obat digunakan 5 sampai 7 hari kemudian. Terapi yang efektif termasuk penggunaan air panas dan dua kali pengolesan pada seluruh tubuh. Lindane 1% (gamma benzene heksaklorida). terutama pada bagian lipatan-lipatan seperti sela-sela jari tangan dan kaki. Pengobatan pada skabies krustosa sama dengan skabies klasik hanya perlu ditambahkan salep keratolitik. Scabies menyebabkan rasa gatal pada bagian kulit seperti sela-sela jari. pustula (bintil bernanah). selangkangan. Jika belum membaik. Obat ini disapukan ke badan dari leher ke bawah. 3.

8. Antihistamin sedatif bisa mengurangi rasa gatal. Tetapi kortikosteroid topikal atau sistemik potensi rendah lebih efektif. Obat aman digunakan buat wanita hamil dan menyusui. Monosulfiran. pasien dengan gangguan otak. Ivermectin topikal seperti 1% propilen glycol solution diteliti juga merupakan obat skabies yang cukup efektif.bila digunakan berlebihan dapat menimbulkan neurotoksisitas.5% dapat digunakan pada bayi. Anti pruritus. Untuk mengatasi gatal sebaiknya jangan menggunakan steroid ataupun kortikosteroid karena dapat melemahkan imunitas dan menciptakan penyakit baru maupun varian scabies yang lebih buruk. 6. wanita hamil. ivermectin diberikan oral dengan dosis 200 mikrogram/BB efektif sebagai antiskabies. dan pasien dengan riwayat kejang.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . I S ue (malam) 12 jam 1 minggu sekali Pro : Tn. Dalam bentuk parafin lunak sulfur 10% secara umum aman dan efektif digunakan. Obat ini tidak aman digunakan untuk ibu menyusui. Selama dan segera setelah pengobatan penderita tidak boleh minum alkohol karena dapat menyebabkan keringat yang berlebihan dan takikardi. 7. N (34 th) 32 | K u m p u l a n R e s e p . Sejak 1993. Sulfur. Ivermectin adalah anti parasit. Obat ini digunakan pada malam hari selama 3 malam dan dicuci 24 jam kemudian. Tersedia dalam bentuk lotion 25% yang sebelum digunakan harus ditambahkan 2-3 bagian air dan digunakan setiap hati selama 2-3 hari. 5. Dalam konsentrasi 2.1%). Rasa gatal pada skabies akan tetap ada sampai beberapa minggu setelah pemberian terapi. Pada dewasa dapat diberikan krim triamsolon (0. Pada anak-anak dapat diberikan 1% krim hidrokortison. Ivermectin.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . XIV S 2 dd tab 1 Topikal : R/ Scabimite cream g 30 No. Dosis yang lebih tinggi efektif diberikan terutama untuk pasien yang imunosupresif seperti penderita AIDS. Sistemik : R/ Interhistin tab mg 50 No.

Klorprotiksen) 2. 3.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . Terhadap keluarga : 1. Psikoterapi Terhadap pasien : 1. I Pro. 3. Memberikan pengertian untuk menjaga suasana hati pasien.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . VI S 3dd tab. I Pro. (antikolinergik: Triheksifenidil. III S 1dd tab. Mengawasi dan mendampingi pasien kontrol meminum obat secara teratur dan rutin. 2. Menyarankan keluaga jangan membiarkan pasien melamun atau tanpa aktivitas. Pasien jangan terlalu sedih atau terlalu senang. Pro. efek samping pengobatan. Memotivasi pasien agar minum obat secara teratur dan rajin kontrol setelah pulang dari perawatan. VI S 3dd tab. Psikofarmaka: Largactil 1 x 100 mg Dores 3 x 5 mg Valium 3 x 5 mg Artane 3 x 2 mg b. Mengurangi kecemasan. Penulisan resep: R/ Largactil tab. Ny. mg 5 No. Ny. I (25 th) Dores tab. Ny. (antiansietas: Diazepam. mg 2 No. Benztropin) Penatalaksanaan dilakukan melalui: a. I (25 th) R/ R/ R/ 33 | K u m p u l a n R e s e p . Membantu pasien agar dapat kembali melakukan aktivitas seharihari secara bertahap. Klorazepat) 3. Memperbaiki suasana perasaan (mood). Pengenalan terhadap penyakit.SKIZOFRENIA PARANOID Tujuan penatalaksanaan: 1. manfaat pengobatan. Mengatasi agresivitas. I (25 th) Artane tab. cara pengobatan. (neuroleptik: Klorpromazin. I Pro. Klordiazepoksid. I (25 th) Valium tab. mg 100 No. Ny. hiperaktivitas. dan labilitas emosional pasien. VI S 3dd tab. mg 5 No. 2. Haloperidol. keluarga mengarahkan dan mendukung kegiatan yang disukai pasien dan bermanfaat secara ekonomi.

4. Cotrimoxazol (antibiotik spektrum luas). X ∫ 3 dd tab I R/ Metochlopramid tab mg 10 No.Infeksi THT.ISK akibat E. pektin: neo kacitin 5 ml  Sediaan: Sulfamethoxazole: 400 mg. • Memperkuat pergerakan &  KI : Gangguan hati. .  Mekanisme : . SJS. Watery diarrhea 3. • Trimetroprim menghambat reaksi reduksi dari dihidrofolat menjadi tetra  Indikasi : . 10-14 hr  Dosis : Dewasa 10 mg Shigelosis: 5 hari. 2.  ES : mual. trimetroprim.  Indikasi : . Trimetroprim: 80 mg. pengosongan lambung.5 gr).Na bikarbonat 0. • Blokade reseptor dopamin di CTZ . trizole. proteus.5 tab post . Kombinasi ketiganya Resep R/ Cotrimoxazol tab No. mucus dan pus.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Diafrom (Neo Diafrom) . muntah.antiematik. • Anak 6-12 tahun: 1. yekaprim.Sirup.Kalium klorida 0. diare.Infeksi pernafasan: pneumuniae. Coli. diare non spesifik  Indikasi :rehidrasi muntaber. 160 mg.SHIGELLOSIS / DISENTRI BASILER Definisi : infeksi usus akut yang dapat sembuh sendiri yang disebabkan infeksi Shigella. . 3x/hari.  Indikasi : Pengobatan simtomatik pada .  Sediaan kaolin. • Dewasa % anak > 12 th  2. ginjal.  Sediaan : -10 mg/tab. hidrofolat. muntah.5 tab/hari). Pektin  20 mg . 15 tab/ hari).5 gr). II R/ Diafrom tab No. Gejala : demam. mual.Tablet.5 gr)  Kandungan : Kaolin  550 mg .  Dosis :  Bentuk sediaan : .G 0 0 0 7 1 0 5 ) . tinja banyak. enterobacter. 40 mg (t)/ 5 detecatio max: 7. klebsiella.3 gr (1. • Sulfametoxazole→menghambat PABA 3. tenesmus Tipe diare: 1. mg).5 tab post detecatio  Mekanisme : (maksimal 7. bau busuk. mengeraskan tinja &mengabsorsi zat  Kombinasi:Sulfamethoxazole & toksik.7 gr (3. (chemoreceptor trigger zone) . Oralit (200 ml)  Paten : Bactrim. suspensi (kaolin 700 mg & pektin 50 800 mg.NaCl 0.  Komposisi : 2. dan berlendir) dengan tinja lembek disertai darah.5 gr (2. Metoklopramid masuk ke molekul asam folat.  ES : Sedasi & gelisah  Dosis : 5-7hr2x2 tab.Infeksi GIT.Suspensi: 200 mg (s). X ∫ ad libitum Solve in aqua cc 200 Pro: Tn.Glukosa anhidrat 4 gr (20 gr). XX ∫ 2 dd tab No. 34 | K u m p u l a n R e s e p . Disentri klasik (jarang.5 tab/hari (maksimal ml.10 mg/2 ml (injeksi). L (25 tahun) Jenis obat:  Mekanisme : Obat anti diare 1. X ∫ prn (1-3) dd tab I R/ Oralit Sachet Granul No. .dispepsia pasca gastrektomi.

35 | K u m p u l a n R e s e p . X ∫ 3 dd tab I Pro:Ny. Demacolin • Kandungan: . Lameson • Kandungan: metilprednisolon 4 mg. 16 mg.M (40 th) Atau R/ Oksimetazolin Hydrocloride 0. c. • Stimulasi reseptor 1 adrenergik yang terdapat pada pembuluh darah mukosa saluran nafas atas  vasokonstriksi. • vasokonstriksi lokal. 8 mg.Asetaminoson 500 mg .  rasa nyeri di daerah sinus yang terkena (kadang dirasa nyeri alih) Resep R/ Amoxycillin tab mg 500 No. Oksimetazolin: • menstimulasi α adrenergik reseptor dari sistem simpatik. X ∫ 3 dd tab I R/ Lameson tab mg 4 No.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Gejala sistemik : demam dan rasa lesu 2. selanjutnya 2 gelas setiap BAB • Anak < 1 th: 2 jam pertama 2 gelas SINUSITIS larutan  ½ gelas • Anak 1-5 th: 2 jam pertama 4 gelas larutan  1 gelas Definisi :peradangan mukosa sinus paranasal.05 % gtt nasales Tag No. X ∫ 3 dd tab I R/ Demacolin tab No.G 0 0 0 7 1 0 5 ) .CTM 2 mg . I ∫ 2 dd gtt II nasals dextra Pro:Ny. Gejala : 1.  dirasakan hidung tersumbat. b.Pseudoetedrin Hcl 30 mg . menciutkan mukosa yang bengkak.M (40 th) Jenis obat: a.kolera.  Dosis : • Dewasa 2 jam pertama 6 gelas. Gejala lokal :  ingus kental kadang berbau dan dirasa mengalir ke nasofaring.Katein 10 mg • Pseudrotedrin  Dekongestan • Golongan simpatomimetik/bereaksi pada reseptor adrenergik pada mukosa hidung untuk menyebabkan vasokontriksi.

• Aminofilin bolus iv 5-6 mg/kgBB.v.III Cum infus set No. jika tidak ada respon segera atau pasien sedang menggunakan steroid oral atau dalam serangan berat. oleh karenanya harus diencerkan dan dikeluarkan.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . gliseril guaiakolat (GG) R/ Dextrosa 5% infus flab No. misalnya dengan obat batuk hitam (OBH). • Kortikosteroid hidrokortison 100-200 mg i. II Cum disposable syringe cc 10 No. Refrakter adalah tidak adanya perbaikan atau perbaikan yang sifatnya hanya singkat.I S prn 1 dd puff I R/ Aminofilin inj amp No. dengan pengamatan 1-2 jam.2008) Klasifikasi derajat Derajat Asma INTERMITTEN Mingguan asma Gejala • Gejala <1minggu • Tanpa gejala di luar serangan • Serangan singkat • Fungsi paru asimptomatik dan normal di luar serangan • Gejala > 1x/minggu tapi <1x/hari • Serangan dapat mengganggu aktivitas dan tidur Gejala Malam Fungsi Paru ≤2 kali VEPI atau APE sebulan ≥80% PERSISTEN RINGAN Mingguan >2kali seminggu VEPI atau APE≥80% PERSISTEN SEDANG Harian PERSISTEN BERAT Kontinu • Gejala harian  Sekali semingg • Menggunakan obat setiap u hari • Serangan mengganggu aktivitas dan tidur • Serangan 2x/seminggu. (Medlinux. obat batuk putih (OBP). bisa berhari-hari Sering • Gejala terus-menerus • Aktivitas fisik terbatas • Sering serangan VEPI atau APE >60% Tetapi ≤80% normal VEPI atau APE <80% Normal Penatalaksanaan Terapi : • O2 4-6 liter/menit dan pasang infuse RL atau D5.II S imm 36 | K u m p u l a n R e s e p .G 0 0 0 7 1 0 5 ) .I S imm R/ Ventolin inhaler fl No. • Ekspektoran : adanya mukus kental dan berlebihan (hipersekresi) di dalam saluran pernafasan menjadi salah satu pemberat serangan asma. jika sudah menggunakan obat ini dalam 12 jam sebelumnya maka cukup diberikan setengah dosis. • Bronkodilator (salbutamol 5 mg atau terbutalin 10 mg) inhalasi dan pemberian dapat diulang dalam 1 jam.STATUS ASMATIKUS Definisi: Status asmatikus adalah keadaan darurat medik paru berupa serangan asma yang berat atau bertambah berat yang bersifat refrakter sementara terhadap pengobatan yang lazim diberikan.

impotensi. moonface. pada serangan akut 2 puff dapat diulang sesudah 15 menit. sehingga mempermudah pengeluarannya dengan batuk. Dekstrosa dimetabolisme menjadi CO2 dan air. • Mekanisme kerja : menghalangi enzim fosfolipase yang mampu mengubah fosfolipid membran sel menjadi mediator menimbulkan bronkospasme. inhaler 100 mcg. tiap vial mengandung Metilprednisolon natrium suksinat setara dengan Metilprednisolon 500 mg 4.c 250-500 mcg. mengatasi obstruksi jalan nafas.5g sehari. Sebagai bronkodilator untuk melancarkan pernafasan dan menghilangkan wheezing. karena berefek pesat dan mempunyai efek samping yang ringan dibanding dengan dosis oral. • ESO : nyeri kepala. golongan beta2-mimetika • Mekanisme kerja : bekerja spesifik pada reseptor-β2. pada serangan hebat i. Inhalasi 3-4 dd 2 semprotan dari 100mcg. • Dosis : tab 2 mg. tiap vial mengandung Metilprednisolon natrium suksinat setara dengan Metilprednisolon 125 mg.I Cum disposable syringe cc 10 No. I S 3 dd C I Pro Tn A (30 tahun) Jenis obat: 1. I S imm R/ OBH syr lag No. yang dapat diulang setelah 4 jam. Dextrosa 5% Dekstrosa dengan mudah dimetabolisme. palpitasi. • Mekanisme kerja : merangsang reseptor-reseptor di mukosa lambung yang kemudian meningkatkan kegiatan kelenjar-sekresi dari saluran lambung usus dan 37 | K u m p u l a n R e s e p .R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Biasa digunakan dalam bentuk dosis aerosol. • Mekanisme kerja : bersifat basa dan merangsang selaput lendir. meningkatkan pembentukan glikogen dan mengurangi atau mencegah ketosis jika diberikan dosis yang cukup. • Dosis : oral 2-4 dd 175-350 mg dalam bentuk tablet salut.maka larutan dekstrosa dan air dapat mengganti cairan tubuh yang hilang. tremor tangan. Methylprednisolone 500 mg. nyeri. Pada serangan hebat i. memperbanyak produksi dahak dan dengan demikian mengurangi kekentalannya. Pada overdose menimbulkan efek kardiovaskuler (takikardi. hipotensi). Dosis maksimal 1. 3. sehingga sangat efektif untuk mencegah atau meniadakan asma. juga memiliki efek yang lemah terhadap stabilisasi sel mast. 2. • Dosis dan sediaan : Methylprednisolone 125 mg. pusing. SASA. suqus liquirite. Selain mempunyai daya bronchodilatasi yang baik. mual. • ESO : gejala cushing (osteoporosis. rectal 2-3 dd 360 mg. Injeksi dekstrosa dapat juga digunakan sebagai diuresis dan volume pemberian tergantung kondisi klinis pasien 3. dll) serta penekanan fungsi anak ginjal.m atau s.R/ Metilprednisolon 125 mg vial No. • ESO : gangguan lambung. Metilprednisolon • Merupakan kortikosteroid. hipertrichosis. sebagai antiinflamasi. Ventolin • Kandungan salbutamol sulfate. dapat meningkatkan kadar glukosa darah dan menambah kalori.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . OBH • Mengandung amonium klorida. aritmia. • Sebagai ekspektoransia . Aminofilin • Merupakan garam yang dalam darah membebaskan teofilin kembali. Dekstrosa dapat menurunkan atau mengurangi protein tubuh dan kehilangan nitrogen.v 240 mg.

G 0 0 0 7 1 0 5 ) .R e s e p ( M e t a S a f i t r i . • ESO : mengantuk Sediaan : syrup 38 | K u m p u l a n R e s e p .sebagai reflek memperbanyak sekresi dari kelenjar yang berada di saluran nafas.

stomatitis (radang rongga mulut). 39 | K u m p u l a n R e s e p . dan bau mulut. tonsilitis (radang tonsil/amandel). b. faringitis (radang faring/tekak).5 Mg. Pemberian vitamin dimaksudkan sebagai prokolagen sehingga dapat menutup luka atau jejas yang terjadi di rongga mulut. Kontra indikasi : Yang hipersensitif terhadap Yodium. Gramisidin-s Hcl 1 Mg. Vitamin B komplek. penderita penyakit tyroid. penggunaan maksimal sampai 14 kali. Becefort: Isi (VitaminC mg 500.K (34 th) Jenis Obat: 1. 2. FG Trochees a. periodontitis geraham bungsu. difteria faringeal. Betadine Gargle : a. wanita hamil dan menyusui. 3. Vitamin E). Terapi: R/Betadine Gargle lag No. Indikasi: Gingivitis (radang gusi). d. gusi bengkak. Komposisi : Mengandung Peovidone Iodine 1% dan bahan tambahan denatured alkohol. di sekitar bibir. dan biasanya timbul soliter atau di beberapa bagian di rongga mulut seperti pipi. Cara pakai : Hanya untuk dewasa dan anak-anak diatas 6 tahun. lidah. Komposisi : Fradiomisin Sulfat 2. b.STOMATITIS Definisi: Stomatitis Aphtous Reccurent atau yang di kalangan awam disebut sariawan adalah luka yang terbatas pada jaringan lunak rongga mulut. Kumurlah secukupnya pada rongga mulut sampai 4 kali sehari. sariawan.I 3 dd garg I uc R/ FG Trochees tab No III 1 dd tab I R/ Becefort tab No III 1 dd tab I Pro:Tn.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . radang tenggorokan. c. angina Vincent (radang selaput lendir mulut dengan tukak-tukak berselaput). Istilah recurrent digunakan karena memang lesi ini biasanya hilang timbul. atau mungkin juga terjadi di tenggorokan dan langit-langit mulut. Luka ini bukan infeksi. Indikasi : Obat kumur antiseptik untuk mengatasi flu. bronkhitis (radang bronkhus/cabang-cabang tenggorok).G 0 0 0 7 1 0 5 ) .

gagal napas. neomisin. II ∫ imm Pro : Ny. muntah. biasanya timbul 2 jam setelah terpapar allergen b. Sedang: bronkospasme. kacang. diare. seperti penisilin. kejang.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . gatal-gatal di kulit dan mukosa. bersinbersin. obat bius. Adrenalin cepenetrin • Merupakan obat simpatomiometik → efek menyerupai efek yg di timbulkan untuk susunan saraf simpatis. henti jantung. Obat-obat yang sering memberikan reaksi anafilaktik adalah golongan antibiotic. Reaksi local: urtikaria. sulfanamid. biasa terjadi dalam 2 jam setelah terpapar antigen c. Bila ada hipotensi.5 ml untuk vasodilatator dan meningkatkan kerja jantung Perlu pemberian 02 4-6 lt/menit untuk breathing. koma Contoh resep: Cito! R/ Adrenalin 0.SYOK ANAFILAKTIK Syok anafilaktik merupakan suaru resiko pemberian obat baik melalui suntikan atau cara lain. Ringan: mata bengkak. nyeri perut. • Mekanisme : Menstimuli β1 di jantung dan β2 di otot polos pembuluh darah skeletal muscle ( vasodilatasi) • Prinsip Terapi: Injeksi epinefrin 0. henti jantung dan kematian mendadak. II Cum disposable syringe cc1 No. edema laring. hidung tersumbat. zat radiodiagnostik. ikan laut pun dapat menyebabkan reaksi anafilaktik. muntah-muntah. mual. aritmia jantung.1% inj amp No. Alergi terhadap gigitan serangga. heparin maupun makanan seperti telur. Reaksi dapat berkembang menjadi suatu kegawatan berupa syok. hipotensi. sianosis. Manifestasi Klinis 4. sesak napas. berikan IV dekstrose 5%/ RL/ NaCl 0. Berat: terjadi langsung setelah terpapar allergen  bronkospasme. antirabies.3-0. edema setempat 5.9% 40 | K u m p u l a n R e s e p . stridor. ampisilin. F ( 33th) Jenis obat: 1. sefalosporin.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Reaksi sistemik: reaksi timbul segera atau 30 menit setelah terpapar antigen a. insulin. kloramfenikol. disfagia. edema laring. tetrasiklin. serum antitetanus. susu.

000 IU Merupakan penisilin G larut air. III Cum infuse set No. IM.TETANUS Definisi : suatu kelainan neuromuskuler akut akibat Clostridium tetani yang mengeluarkan toksin tetanospasmin. VI S imm R/ Peniciline G procaine inj 3 juta IU No.III S imm Pro. 2ml = 1. vial/ampul 200. VI Cum dysposible syringe cc 3 No. 22 No. I S imm R/ Metronidazole Inf fl No. I S imm R/ Antitetanus serum Inj 20. I (35 th) Keterangan: a. Manifestasi klinis dapat berupa trismus. • • c. Ny.I Cum dysposible syringe cc 10 No.R e s e p ( M e t a S a f i t r i .000 IU.000 IU vial No. • e.G 0 0 0 7 1 0 5 ) .200. Peniciline G Procaine (β lactam) • Sediaan : 1ml = 600.tetani bukan toksinnya Antitetanus serum (anti toksin) Netralisasi toksin bebas Selama 5 hari berturut-turut atau TIG 3000-6000 unit.9 % Kandungan : NaCl 9 gram Indikasi : mengembalikan keseimbangan elektrolit pada dehidrasi b. Tujuan terapi: • Memperbaiki KU(rehidrasi) • Menangani kegawatan + komplikasi (antibiotik spectrum luas) Resep: R/ Diazepam inj amp No. lepas lambat IM.I I Cum Aquadest Steril fl No. hanya membunuh bentuk vegetative C. NaCl 0.9 % flab No. I Cum Abbocath no.000 – 20 juta IU diencerkan menjadi 100 ribu-300ribu IU/ml • Mengandung benzil penisilin • Mekanisme : menyebabkan kerusakan dinding sel bakteri. I S imm R/ Inf. • • 41 | K u m p u l a n R e s e p . min 4-6 minggu Diazepam (IM/4 jam) Meningkatkan kerja GABA di SSP sehingga mengurangi nyeri akibat spasme otot Sediaan : 5 mg/ml atau 10 mg/2ml Metronidazole (500 mg/100 ml) Untuk infeksi bakteri anaerob NaCl 0. • • d. I Cum dysposible syringe cc 10 No.

Ringer lactat • Mencegah dehidrasi. • Efek samping : reaksi hematologik → depresi sumsum tulang. nyeri kepala. glositis.22 No. bradikardi relative. obstipasi/ diare. hepatomegali. laktasi. • Kontra indikasi : hamil.thypii karena kloramphenikol inaktif pada empedu maka kuman dalam empedu masih hidup sebagai carier.I Tab mg 500 N0. XV ∫ prn (3-4) dd tab I Nn. anemia aplastik Reaksi sal.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Kloramfenikol terikat pada ribosom subunit 5os dan menghambat enzim peptidil transferase shg ikatan peptida tdk dpt terbentuk pd sintesis protein kuman. gangguan kesadaran. Diare Syndrom gray→ dosis tinggi pada neonatos Neuropati optik dan perifer • Interaksi obat : memperpanjang masa paruh eliminasi fenitoin. dan penelitian terbaru menunjukkan bahwa obat ini lebih selektif menghambat COX-2. perasaan tidak enak di perut.II no. 250 mg/ kapsul 1000mg injeksi • Dosis : 3-4X sehari ( 50mg/kgBB/ hari) • Mekanisme : menghambat sintesis protein human. warfarin. muntah. klorpopamid. ampisilin mampu membunuh carier s. lidah tifoid. tetapi aktifitas anti-inflamasinya sangat lemah karena dibatasi beberapa 42 | K u m p u l a n R e s e p . XX R/ R/ Pro: Paracetamol Tab mg 500 N0. anoreksia. Chlorampenicol : sebagai anti mikroba • Sediaan : 125 mg/5ml syrp → chemotrex 500mg. Contoh resep: R/ Ringer lactat Cum Infus set Iv Catheter ∫ imm Chloramphenicol ∫ 4 dd tab I Inf flab No. Cerna→ mual.muntah. mual.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . dan epistaksis Minggu kedua: demam. batuk. meteorismus. M ( 21th) Jenis obat: 1. 3.II No. Meskipun mempunyai aktifitas antipiretik dan analgesik. nyeri otot. trisemester ahkir. pusing. splenomegali. Paracetamol • Menurunkan demam • Mengurangi nyeri Mekanisme : Mekanisme aksi utama dari parasetamol adalah hambatan terhadap enzim siklooksigenase (COX: cyclooxigenase).THYPUS ABDOMINALIS Definisi Penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi Manifestasi Klinis Minggu pertama: demam. tolbutamid. hipoksia • Kloramfenikol mampu menurunkan panas lebih cepat 3-5 hari 2. mencegah asidosis • Tambahan.

R e s e p ( M e t a S a f i t r i . Hal lain. karena selektifitas hambatannya pada COX-2.faktor. 43 | K u m p u l a n R e s e p .G 0 0 0 7 1 0 5 ) . sehingga obat ini tidak menghambat aktifitas tromboksan yang merupakan zat pembekuan darah. salah satunya adalah tingginya kadar peroksida dapa lokasi inflamasi.

XIV S 1 dd tab II Pro : Tn. keringat malam. • Mekanisme : menghambat DNA 44 | K u m p u l a n R e s e p . • Dapat menembus plasenta tapi tidak teratogenik. Gejala respiratorik lainnya adalah nyeri dada dan sesak nafas.300. syr 10 mg/ml • Dosis : .max: 300mg/hari 2. Tanpa terapi tuberkulosa akan mengakibatkan kematian dalam lima tahun pertama pada lebih dari setengah kasus. dan ruam kulit. bakteriostasik terhadap kuman yang diam. penurunan berat badan serta malaise.100. anoreksia. alergi. • Mekanisme : menghambat enzim esensial untuk sintesis asam mikolat dan dinding sel mikobakterium. praktis dapat disembuhkan. L (39 th) Jenis obat: 1. tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya. Rifampisin • Bakteriosid pada intra dan ekstrasel.TUBERCULOSIS Definisi : Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis (TB). Klasifikasi : dan histologis  Tuberkulosis paru tidak terkonfirmasi secara bakteriologis dan histologis  Tuberkulosis pada sistem saraf  Tuberkulosis pada organ-organ lainnya  Tuberkulosis millier Contoh resep : R/ Isoniazid tab mg 300 No. Selain itu juga terdapat gejala sistemik seperti demam yang biasanya dijumpai pada sore dan malam hari. dan biasanya bercampur darah. yang peka terhadap obat. Gejala utama tuberkulosis ialah batuk selama 3 minggu atau lebih. hepatitis (radang hati). XIV S 1 dd tab II R/ Etambutol tab mg 250 No. Sebagian besar kuman TB menyerang paru. Ini juga salah satu penyakit tertua yang diketahui menyerang manusia. • Sediaan : tab50.dewasa: 5–10mg/KgBB/hr. Isoniazid (INH) • Bakterisid pada kuman dalam keadaan aktif. berdahak.400 mg. dapat masuk semua jaringan dan membunuh kuman semi dorman yang tidak dapat dibunuh INH.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . • ESO : neuritis perifer  dicegah dengan pemberian piridoksin.G 0 0 0 7 1 0 5 ) . VII S 1 dd tab I R/ Pirazinamid tab mg 250 No.single dose  biasanya sudah digabung dengan vit B6 10n mg/ml . Jika diterapi dengan benar tuberkulosis yang disebabkan oleh kompleks Mycobacterium Tuberkulosis paru terkonfirmasi secara bakteriologis tuberculosis. demam. VII S 1 dd tab I R/ Rifampisin tab mg 450 No.

muntah.450 mg.R e s e p ( M e t a S a f i t r i .G 0 0 0 7 1 0 5 ) . Probenesid AINS anti pirai (untuk gejala sistemik nteri sendi) 45 | K u m p u l a n R e s e p . diare . liur menjadi merah (sindrom Redman) • Sediaan : . XX S 4 dd tab I a. Pirazinamid • Diberikan saat intensif karena PZA bekerja dalam keadaan asam. 500 mg GONORRHEA lendir atau nanah yang keluar dari penis dengan gejala sistemik seperti nyeri pada sendi atau gejala pada kulit. gout arthritis.dependent RNA polymerase dari mikrobakteria dan mikroorganisme lain dengan menekan mula terbentuknya rantai dalam sintesis RNA. • Sediaan : 250 mg.Flu like syndrome .c Pro Tn.c R/ probenesid tab mg 250 No.Warna urine. mual.max 3gram/ hari 4. air mata.Gatal-gatal kemerahan . Etambutol • Dosis : 15 mg / Kg BB 1x1 tab • Dapat memberi efek toksik pada mata  jarang diberikan pada anak • Menekan kuman yang resisten terhadap INH dan streptomisin • Mekanisme : hambat sintesis metabolit sel • ESO: gangguan penglihatan  buta warna. • ESO : gangguan fungsi hepar. penurunan penglihatan (neuritis retrobulbur) • Mencegah resistensi kuman terhadap anti tuberculosis lain • Sediaan : tablet 250 mg. keringat. 500 ng (tablet) • Dosis : 20–35 mg/KgBB/hari. Penghasil penisilinase : R/ Ceftriaxone inj mg 250 No I S imm Pro Tn A (30 thn) Ceftriaxone merupakan cefalosporin gen 3 yg sensitif terhadap bakteri penghasil penisilinase Bukan penghasil penisilinase R/ ampicilin tab mg 500 No. 600 mg (tablet) .100 mg/ 5 ml (suspense) • Dosis : <50 kg (dewasa) : 450 mg / hari . Disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhea penghasil penisilinase atau bukan penghasil penisilinase . dan diare.150 mg. muntah.Nyeri perut. > 50 kg : 60 mg / hari 3. mual.X S 2 dd tab I p.A (30 thn) Ampicilin spektrum luas. 300 mg (kapsul) . • ESO: .

infeksi) 2. epilepsi. Pada orang tua 5 mg Maksimal pemberian 2 bulan. mata & sensibilitas. mengantuk. anak 6-14 th 2-4 mg. penurunan berat badan selama terapi.R e s e p ( M e t a S a f i t r i . sindroma meniere. Indikasi: profilaksis migren. untuk terapi pemeliharaan diberikan 5 hari dalam seminggu. Etiologi : tergantung penyebab (TIA. diberikan 3x sehari. depresi pernapasan. bukan “penyakit”. tetanus.dosis 1-2 tablet 3 x sehari. Kontraindikasi: psikosis berat. penglihatan kabur.Contoh pemberian resep : R/ Diazepam (Valisanbe)tab 5 mg ∫3 x 1 R/ Mertigo tab ∫2x1 R/ Unalium tab 5 mg ∫2 dd tab 1( pagi dan sore) • Unalium (paten mengandung flunarizine)sediaan tablet ada yang 10mg dan 5 mg. Indikasi: vertigo dan pusing pada penyakit meniere.G 0 0 0 7 1 0 5 ) .Vasodilator : flunarizine.dsb . Indikasi : neurotik.Antihistamin : diphenhidramin. . glaukoma.Prinsip terapi : 1. ketergantungan. migren. ggn konsentrasi.Sedativa : diazepam.Vertigo merupakan “gejala”.retensi urin. ES: somnolen. rematik. Dosis rata-rata 10 mg sehari dosis tunggal pada malam hari. labirinth. gejala ekstrapiramidal. Im/iv amp 5-10 mg untuk epileptikus. <6 th 1-2 mg. • Mertigo (paten mengandung betahistine mesylate) sediaan tablet 6 mg. ES: ggn mental. hipotensi 46 | K u m p u l a n R e s e p . dramamin.VERTIGO . amnesia. .ES: ggn GIT.dsb . .Terjadi karena gangguan koordinasi. vertigo. dapat sekelilingnya terasa berputar atau badan yang berputar.Def : perasaan rotasi (memutar). Simptomatis : . • Valisanbe (paten mengandung diazepam). psikosomatik.dsb . ruam kulit. lesu.hamil. vertigo perifer. Dosis dewasa: 2-5 mg. serangan asma akut.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.