Anda di halaman 1dari 13

M.

Ekaditya Albar / 1106154305 2nd Composites Essay Metallurgy and Material Engineering Universitas Indonesia
Extract from: Santhosh Kumar S et al. Elastic modulus of AlSi/SiC metal matrix composites as a function of volume fraction. J. Phys. D: Appl. Phys. 42 (2009) 175504.

Outline
Pendahuluan Permasalahan Percobaan Hasil dan Pembahasan Kesimpulan

M.EKADITYA ALBAR

29 March 2012

Pendahuluan

Komposit Al/SiC merupakan salah satu jenis MMC yang paling banyak digunakan (struktural maupun fungsional). Material komposit Al/SiC dibagi menjadi dua, yaitu: 1. Low volume fraction MMCs (0.05 Vf 0.30) 2. High volume fraction MMCs (0.40 Vf 0.70) Teknik fabrikasi MMC dengan cara pressureless infiltration dapat menghasilkan sifat komposit yang lebih baik dengan (i) meminimalisasi cacat internal, (ii) low cost infrastructure dan (iii) dapat memproduksi benda berukuran besar.

M.EKADITYA ALBAR

29 March 2012

Pressureless Infiltration

M.EKADITYA ALBAR

29 March 2012

Permasalahan

M.EKADITYA ALBAR

Sifat CTE (Coefficient Thermal Expansion) merupakan sifat penting pada komposit Al/SiC sebagai electronic packaging. Sifat CTE dipengaruhi oleh nilai modulus elastisitas dari komposit Al/SiC. Besarnya fraksi volum optimum untuk penguat SiC hanya berfokus pada komposit Al/SiC jenis low volume fraction. Dibutuhkan suatu penelitian terhadap material komposit Al/SiC jenis high volume fraction yang dibuat dengan proses pressureless infiltration agar menghasilkan modulus elastis yang optimal.

29 March 2012

Percobaan
1.

2. 3.

4.
5. 6.
M.EKADITYA ALBAR

Infiltrasi aluminium (Al-9Si-5Mg) ke dalam preform partikulat commercial grade SiC dengan ukuran 500, 60, 38 dan 17 m. Pemanasan pada suhu 700o sampai 1000oC. Gas N2 dialirkan ke dalam furnace. Dwell time selama 4 jam. Pendinginan pada suhu ruang. Karakterisasi kecepatan ultrasonik.

29 March 2012

Percobaan
Pressureless Infiltration Process

M.EKADITYA ALBAR

Karakterisasi Kecepatan Ultrasonik

29 March 2012

Hasil dan Pembahasan


No. Fraksi Volum Densitas, (g cm-3)

1 2 3 4 5

0.41 0.45 0.54 0.67 0.70

2.86 2.88 2.94 3.01 3.02

Kecepatan longitudinal, CL (ms-1) 7570 8172 8560 8936 9285

Kecepatan geser, CS (ms-1) 4430 4748 5036 5262 5490

M.EKADITYA ALBAR

Skema Propagasi Gelombang Ultrasonik pada mode (a) Longitudinal dan (b) Shear
29 March 2012 8

Distribusi Partikel SiC


Mikrostruktur komposit Al-SiC dengan volum fraksi yang berbedabeda (a) Al-0.41 SiC, (b) Al-0.45 SiC, (c) Al-0.54 SiC, (d) Al-0.67 SiC, (e) Al-0.70 SiC, (f) Residu Al dengan eutectic Si.
M.EKADITYA ALBAR

29 March 2012

Hasil dan Pembahasan


Data hasil kecepatan geser tidak jauh berbeda sehingga komposit dapat dikatakan bersifat isotropi. Data hasil pengujian kecepatan ultrasonik digunakan untuk menghitung Poissons Ratio dengan rumus:

Setelah mendapatkan Poissons Ratio, maka dapat dilakukan perhitungan untuk mendapatkan Modulus Elastis (E), Modulus Geser (G) dan bulk modulus (K) dengan rumus:

M.EKADITYA ALBAR

29 March 2012

10

Hasil dan Pembahasan

Data besarnya modulus berdasarkan perhitungan adalah:


No.
1 2 3 4 5

Fraksi Volum
0.41 0.45 0.54 0.67 0.70

Poissons ratio, v 0.239 0.245 0.235 0.234 0.231

Modulus Elastis, E (GPa) 138.9 161.4 183.9 205.5 224.6

Modulus Geser, G (GPa) 56.0 64.8 74.4 83.2 91.2

Bulk Modulus, K (GPa) 88.7 105.5 115.8 128.7 139.1

Kurva Fraksi Volum SiC terhadap Modulus Elastis komposit Al/SiC:

M.EKADITYA ALBAR

29 March 2012

11

Kesimpulan

Berdasarkan perhitungan empiris dan menggunakan data percobaan, maka nilai modulus elastis dari material komposit Al/SiC yang difabrikasi dengan proses pressureless infiltration memenuhi persamaan berikut ini:

EC = 49.08 + 34.22 x exp (Vf / 0.4253)

M.EKADITYA ALBAR

EC adalah modulus elastis dan Vf adalah fraksi volum dari penguat dengan range 0.0 sampai 1.0.

29 March 2012

12

M.EKADITYA ALBAR

29 March 2012 13