Anda di halaman 1dari 30

Profil Kependudukan Jalan Senam Kelurahan Sukamiskin Kota Bandung

Disusun oleh : Raditya Dwi Indrawan Wika Eka S. Luky Pradita M. Dimas Darmawansyah Fika Rahmawati (36.09.100.004) (36.09.100.016) (36.09.100.020) (36.09.100.023) (36.09.100.067)

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember SURABAYA 2011

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

KATA PENGANTAR

1. Putu Gde Ariastita, MT dan Ardy Maulidy Novastara, ST, MT selaku dosen mata kuliah Kependudukan yang telah

Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah berkenan memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan Profil Kependudukan di wilayah Jalan Senam, Komplek Taman Golf Arcamanik Endah, Kelurahan sukamiskin, Bandung, Jawa Barat ini. Profil

membimbing penulis dalam penulisan dan penyusunan profil kependudukan ini. 2. Orangtua penulis yang senantiasa memberikan dorongan dan doa untuk kesuksesan putera-puterinya. Demi kemajuan pembuatan profil kependudukan

kependudukan ini berisi pembahasan tentang kompilasi datadata kependudukan yang terdapat di wilayah Jalan Senam serta analisis datanya yang diharapkan mampu mewakili isu kependudukan yang ada di wilayah tersebut sehingga dapat dirumuskan kebijaksanan atau solusi yang strategis dan efektif untuk mengatasinya. Dalam penyusunan makalah ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terimaksih kepada pihak-pihak yang telah

selanjutnya, maka penulis memohon adanya saran dan kritik yang membangun. Sebagai penutup kata, semoga profil kependudukan ini dapat memberikan manfaat, wawasan, serta dijadikan bahan kajian untuk kebijakan atas isu-isu

kependudukan yang ada.

Surabaya, November 2010

membantu hingga terselesaikannya profil kependudukan ini. Adapun pihak-pihak tersebut antara lain, Penulis

-2-

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

DAFTAR ISI BAB III GAMBARAN UMUM WILAYAH12 HALAMAN JUDUL.1 KATA PENGANTAR..2 DAFTAR ISI.3 BAB I PENDAHULUAN4 1.1. Latar Belakang 4 1.2. Tujuan5 1.3. Ruang Lingkup.5 1.4. Metode Pengumpulan Data..5 1.5. Analisis Kependudukan.5 1.6. Sistematika Laporan6 BAB II LANDASAN TEORI .7 2.1. Jumlah dan Perkembangan Penduduk..7 2.2. Komposisi Penduduk..7 2.3. Ukuran-ukuran Penduduk ..7 2.4. Piramida Penduduk .9 2.5. Estimasi dan Proyeksi Penduduk9 3.1. Kompilasi Data Kependudukan.13 3.2. Komposisi Penduduk14 BAB IV ANALISIS DASAR KEPENDUDUKAN..20 4.1. Ukuran-Ukuran Kependudukan20 4.2. Piramida Penduduk..22 4.3. Perkembangan Dinamika Penduduk.23 4.4. Proyeksi Penduduk26 BAB V ISU DAN PERMASALAHAN ..28 BAB VI KEBIJAKAN KEPENDUDUKAN29 DAFTAR KEPUSTAKAAN.30

-3-

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penduduk merupakan salah satu komponen penting dalam perencanaan pembangunan terutama dalam perencanaan wilayah dan kota. Data kependudukan sangat diperlukan dalam konteks perencanaan misalnya dalam perencanaan

penduduk ini sangat berkaitan erat dan mempengaruhi kondisi penduduk di suatu wilayah, terutama tingkat kepadatan penduduknya. Dalam suatu kawasan, data kependudukan merupakan suatu hal yang penting, karena dari data tersebut dapat diketahui isu-isu kependudukan sehingga dapat diambil

kebijakan yang tepat untuk mengatasi permasalahan, khususnya di kawasan yang tidak memiliki batas administratif. Wilayah Jalan Senam merupakan salah satu wilayah di kelurahan Sukamiskin yang masih berada dalam kawasan Permukiman Arcamanik yaitu Komplek Taman Golf Arcamanik Endah. Wilayah ini diduga memiliki angka mobilitas penduduk yang cukup tinggi pula. Oleh karena itulah penulis ingin membahas profil kependudukan di wilayah ini untuk membuktikan hipotesis penulis tersebut.

pengembangan pendidikan dan pembangunan infrastruktur. Data kependudukan berisi tentang karakteristik, persebaran, dan komposisi penduduk. Data ini berasal dari sumber-sumber kependudukan, baik dari hasil sensus, registrasi, maupun survey. Dengan mengetahui aspek kependudukan dan persebarannya kita dapat merancang ruang, wilayah, maupun kota dengan pertimbangan segala aspek. Mobilitas penduduk merupakan salah satu dari komponen pertumbuhan penduduk yang mana ditandai dengan adanya pergerakan penduduk, baik pergerakan untuk perubahan status pekerjaan maupun pergerakan untuk perubahan tempat tinggal. Permasalahan mengenai mobilitas

-4-

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

1.2. Tujuan Tujuan dari dibuatnya makalah ini adalah: 1. Menampilkan kompilasi data kependudukan berupa kompisisi, jumlah, dan perkembangan penduduk di Wilayah Jalan Senam, Kompleks Taman Golf Arcamanik Endah. 2. Merumuskan isu-isu kependudukan yang ada di Wilayah Jalan Senam, Kompleks Taman Golf Arcamanik Endah. 3. Merumuskan kebijaksanaan kependudukan untuk

2. Substansi yang dibahas adalah aspek demografi dan nondemografi 1.4. Metode Pengumpulan Data Dalam penyusunan makalah ini kami melakukan

pengumpulan data ke instansi-instansi terkait yaitu kantor kelurahan Sukamiskin dan kepala RT 01, RW XII untuk memperoleh data kependudukan di wilayah ini selama tiga tahun terakhir, serta studi literature dalam penyusunan makalah ini. 1.5. Analisis Kependudukan Berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan maka dilakukan analisis kependudukan yang meliputi penghitungan ukuran-ukuran kependudukan, piramida penduduk, estimasi dan proyeksi penduduk. Ukuran-ukuran kependudukan meliputi rasio jenis kelamin (sex ratio), umur median (median age), angka beban tanggungan (dependency ratio). Serta menggunakan metode Analisis Deskriptif, metode analisis deskriptif ini

Wilayah Jalan Senam, Kompleks Taman Golf Arcamanik Endah. 1.3. Ruang Lingkup Ruang lingkup penyusunan makalah ini adalah: 1. Wilayah studi adalah kawasan Wilayah Jalan Senam yang termasuk dalam wilayah RT 01 RW XII Komplek Taman Golf Arcamanik Endah Kelurahan Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik.

-5-

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

digunakan untuk menggambarkan data-data kependudukan yang diperoleh. Dalam menganalisis data dengan menggunakan metode ini, penulis menggambarkan data-data yang diperoleh kedalam bentuk tabel, diagram, grafik, dan piramida penduduk. 1.6. Sistematika Laporan Sistematika pelaporan makalah yang kami susun sebagai berikut. Bab I yaitu Pendahuluan yang berisi latar belakang, tujuan pembuatan makalah, ruang lingkup masalah, metode

komposisi penduduk dan persebaran penduduk. Jumlah dan perkembangan penduduk meliputi Luas Wilayah, Jumlah Penduduk, Kepadatan Penduduk dan Perkembangan Penduduk. Sedangkan komposisi penduduk meliputi jumlah penduduk menurut tingkat pendidikan, agama, kewarganegaraan, jenis kelamin dan Sex ratio serta menurut usia dan jenis kelamin. Bab IV adalah Analisis Dasar Kependudukan yang berisi ukuran-ukuran kependudukan, piramida penduduk, estimasi dan proyeksi penduduk. Ukuran - ukuran kependudukan meliputi rasio jenis kelamin (sex ratio) umur median (median age) angka beban tanggungan (dependency ratio). Bab V berisi Isu, potensi masalah serta Kebijakan Kependudukan. Dan bab terakhir yaitu Bab VI yang berisi Kebijakan Kependudukan untuk mengatsi permasalahan

pengumpulan data, analisis kependudukan serta sistematika laporan. Bab II yaitu Landasan Teori. Pada bab ini dijelaskan pengertian dari jumlah dan perkembangan penduduk, komposisi penduduk, ukuran-ukuran penduduk, piramida penduduk, estimasi dan proyeksi penduduk. Bab III yaitu Gambaran Umum Kependudukan Kawasan RT 01 RW 12 Kawasan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin yang berisi data-data tentang jumlah dan perkembangan penduduk,

kependudukan.

-6-

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Jumlah dan Perkembangan Penduduk Jumlah dan perkembangan penduduk adalah gambaran kependudukan tentang hubungan banyaknya jumlah penduduk dengan luas wilayah yang ada serta mobilitas penduduk baik yang bermigrasi, lahir atau mati. 2.2. Komposisi Penduduk Komposisi penduduk menggambarkan susunan penduduk yang dibuat berdasarkan kelompok-kelompok penduduk

4. Geografis, antara lain meliputi pengelompokan penduduk menurut tempat tinggal, daerah perkotaan, pedesaan, propinsi, dan lain-lain.

2.3. Ukuran-Ukuran Penduduk 2.3.1. Ratio Jenis Kelamin ( Sex Ratio ) Sex ratio adalah perbandingan banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan pada suatu wilayah dan waktu tertentu. Biasanya dinyatakan dengan banyaknya penduduk laki-laki per 100 perempuan. Rumus :

menurut karakteristiknya yang sama. Pengelompokan penduduk dapat digolongkan sebagai berikut :
1. Biologis, meliputi umur dan jenis kelamin. 2. Sosial, antara lain meliputi tingkat pendidikan, status perkawinan, status sosial, dan lain-lain. 3. Ekonomi, antara lain meliputi tingkat pendapatan, penggolongan menurut lapangan pekerjaan, dan lain-lain.

K = Konstanta, biasanya 100

-7-

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

2.3.2. Angka Beban Tanggungan ( Depency Ratio ) Depency ratio adalah angka yang menyatakan perbandingan antara banyaknya orang yang tidak produktif (umur dibawah 15 tahun dan diatas 65 tahun) dengan banyaknya orang yang tergolong usia produktif (umur 15 64 tahun). Rumus :

sama, bagian yang pertama lebih muda dan bagian yang kedua lebih tua daripada umur median. Kegunaan umur median adalh untuk mengukur tingkatan pemusatan penduduk pada kelompokkelompok umur tertentu (Nurdin, 2000). Rumus :

Keterangan : K = Konstanta, biasanya 100 I Md = Batas bawah kelompok umur yang mengandung jumlah N/2 Secara kasar angka ini dapat digunakan sebagai indikator ekonomi dari suatu negara apakah N fx = Jumlah penduduk = Jumlah penduduk kumulatif sampai dengan kelompok umur yang

tergolong maju atau tidak. 2.3.3. Umur Median Umur median adalah umur yang membagi penduduk manjadi dua bagian dengan jumlah yang I F Md

mengandung N/2 = Jumlah penduduk dengan kelompok umur dimana terdapat nilai N/2 = class interval umur

-8-

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

2.4. Piramida Penduduk Piramida penduduk adalah grafik komposisi umur dan jenis kelamin penduduk dengan cara penggambaran sebagai berikut : Sumbu vertikal untuk distribusi umur Sumbu horizontal untuk jumlah penduduk, dapat absolut maupun persentase Dasar piramida dimulai dari umur muda ( 0-4 tahun ) dan semakin ke atas umur yang lebih tua Bagian sebelah kiri untuk penduduk laki-laki dan sebelah kanan untuk penduduk perempuan Besarnya diagram untuk masing-masing kelompok umur harus sama

a.

Ekspansive

adalah

ketika

sebagian

besar

penduduk berada dalam kelompok umur termuda. Contoh : Indonesia b. Construktive adalah ketika sebagian kecil

penduduk berada dalam kelompok umur muda. Contoh : USA c. Stationary adalah ketika banyak penduduk tiap kelompok umur hampir sama banyaknya dan mengecil pada usia tua, kecuali pada kelompok umur tertentu. Contoh : Swedia

2.5. Estimasi dan Proyeksi Penduduk Estimasi adalah suatu perkiraan berdasarkan ketentuan dan rumus-rumus sederhana. Ada tiga macam jenis perkiraan

Berdasarkan komposisi umur dan jenis kelamin maka karateristik penduduk dari suatu negara dapat dibedakan atas tiga ciri :

penduduk, yaitu : Antarsensus (intercensal) Sesudah sensus (postcensal) Proyeksi (projection)

-9-

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

2.5.1. Intercensal Intercensal adalah keadaan penduduk diantara dua sensus (data) yang kita Rumus : ketahui.

Rumus :

Pm = Pn + ( n + m/n ) ( Pn P0 ) Pm = Pn + m/n ( Pn P0 )
2.5.3. Proyeksi Penduduk Proyeksi penduduk adalah perhitungan yang menunjukan keadaan fertilitas, mortalitas dan migrasi dimasa yang akan datang. Proyeksi penduduk sangat

Pm = Pn + m/n ( Pn Po ) Pm = Pn - ( n-m/n ) ( Pn Po )
Pn : jumlah penduduk tahun n P0 : jumlah penduduk tahun awal Pm : jumlah penduduk tahun yang diestimasikan m : selisih tahun yang dicari dengan tahun awal n : selisih tahun dari dua sensus yang diketahui 2.5.2. Postcencsal Postcensal adalah perkiraan mengenai penduduk sesudah sensus.

penting dalam perencanaan pembangunan disegala bidang. Salah satu metode proyeksi penduduk adalah mathematical method dengan menggunakan perumusan matematical. Mathematical method memiliki dua bentuk yaitu linear ( aritmetic dan geometric ) dan non linear ( eksponential ).

- 10 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

2.5.3.1. Aritmethic Rate of Growth Pertumbuhan penduduk dengan jumlah sama tiap tahun. Rumus :

2.5.3.3. Exponential Rate of Growth Pertumbuhan penduduk secara terus

menerus setiap hari dengan angka pertumbuhan yang konstan. Rumus :

Pn = Po ( 1 + r n )
Pn : jumlah penduduk pada tahun n Po : jumlah penduduk pada tahun awal (dasar) r : angka pertumbuhan penduduk

P n = Po e r n P t = Po e e t
P dan P : jumlah penduduk pada tahun n atau t P R : jumlah penduduk pada tahun awal : angka pertumbuhan penduduk

n : periode waktu dalam tahun 2.5.3.2. Geometric rate of Growth Pertumbuhan dasar bunga penduduk berbunga yang (bunga menggunakan majemuk) setiap tahun.

n (atau) t : periode waktu dalam tahun E : bilangan pokok dari sistem logaritma natural yang besarnya 2.7182818

dimana angka pertumbuhan sama Rumus :

Pn = Po ( 1 + r )n

- 11 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

BAB III GAMBARAN UMUM WILAYAH

Peta wilayah Jalan Senam :

KOTA BANDUNG

Jalan Senam merupakan salah satu wilayah yang berada di Kompleks Taman Golf Arcamanik Endah, Kelurahan

Sukamiskin, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.Di wilayah ini terdapat mobilitas penduduk yang fluktuatif, karena banyak penduduk yang hanya tinggal sementara (sewa).Buktinya adalah bahwa dari 40 rumah yang ada, hanya terisi rata-rata 36 kepala keluarga setiap tahunnya.Berikut adalah batas fisik wilayah Jalan Senam. Batas Utara : Jalan Senam I

Batas Selatan : Jalan Golf Barat Raya Batas Barat Batas Timur : Sungai Cikiley : Jalan Senam VI UTARA

- 12 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

3.1.2. Kepadatan Penduduk 3.1. Komplilasi Data Penduduk 3.1.1. Luas Wilayah dan Jumlah Kawasan Jalan Senam termasuk wilayah geografis kota Bandung yang merupakan bagian dari wilayah Bandung Timur dengan luas wilayah 0,87 hektar. Berdasarkan data yang diperoleh dari ketua RT setempat, Bapak Alex Ibrahim, jumlah penduduk di Jalan Senam ini sebanyak 40 kepala keluarga. Berikut ini tabel jumlah penduduk total dan kepadatan penduduk di Jalan Senam mulai tahun 2006, 2007, 2008, 2009, dan 2010. JUMLAH (Jiwa) Tabel 3.1. Jumlah Penduduk Jalan Senam Tahun 2006-2010 TAHUN 2006 JUMLAH 122 Jiwa 2007 129 Jiwa 2008 137 Jiwa 2009 143 Jiwa 2010 146 Jiwa LUAS (Hektar) Jumlah Jiwa/ha 2006 122 0,87 140 2007 129 0,87 148 Tabel 3.2. Kepadatan Penduduk Jalan Senam Tahun 2006 - 2010 TAHUN 2008 137 0,87 157 2009 143 0,87 164 2010 146 0,87 168 Jumlah penduduk yang digunakan sebagai pembilang, berupa jumlah seluruh penduduk di wilayah Jalan Senam, sedangkan sebagai penyebut berupa luas seluruh wilayahnya. Berikut ini tabel kepadatan penduduk 5 tahun terakhir.

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

- 13 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

3.2. Komposisi Penduduk Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk atas variabel-variabel tertentu yang berfungsi untuk Tabel 3.3. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Jenis Kelamin Tahun 2006-2010 JENIS KELAMIN LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH 2006 64 58 122 2007 68 61 129 TAHUN 2008 67 70 137 2009 70 73 143 2010 72 74 146

menggambarkan susunan penduduk, yang dibuat berdasarkan pengelompokan penduduk menurut karakteristik-karakteristik yang sama, misalnya komposisi penduduk menurut umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan agama. 3.2.1. Komposisi Penduduk Menurut Umur dan Jenis Kelamin Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin ini sering digunakan untuk analisis dan perencanaan pembangunan serta untuk mengetahui struktur penduduk di suatu wilayah. Komposisi penduduk menurut umur dalam data ini terbagi dalam kelas interval yang tidak teratur. Komposisi penduduk di Jalan Senam menunjukkan banyaknya penduduk dalam suatu interval tertentu. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini diuraikan mengenai komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dalam bentuk tabel dan grafik.

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

- 14 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Grafik 3.1. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Jenis Kelamin Tahun 2006 - 2010
80 70 60 Jumlah 50 40 30 LAKI-LAKI PEREMPUAN

Tabel 3.4. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Umur Tahun 2010 Interval Umur L (jiwa) <5 6-9 10 - 16 17 0 4 7 6 24 13 17 1 P (jiwa) 0 5 8 4 22 17 16 2

20 10
0 2006 2007 2008 Tahun 2009 2010

18 - 25 26 - 40 41 - 59 > 60

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

- 15 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Grafik 3.2. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Umur Tahun 2010
>60 41-59 26-40 18-25 17 10--16 6--9 <5 30 20 10 00 10 20 30 P (jiwa) L (jiwa)

Tabel 3.5. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2006-2010 TAHUN PENDIDIKAN 2006 2007 2008 2009 2010

Jumlah Penduduk (jiwa) TK SD SMP SMA PERGURUAN TINGGI 8 10 13 28 63 122 5 7 12 30 75 129 1 7 4 32 93 137 2 8 4 33 96 143 2 8 4 33 99 146

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

3.2.2 Komposisi Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan Pendidikan dapat dijadikan indikator kemajuan suatu masyarakat. Untuk lebih jelasnya, tingkat pendidikan penduduk di Jalan Senam dapat dilihat pada tabel dan grafik berikut ini.

JUMLAH

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

- 16 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Grafik 3.3. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2006-2010
120 100 80 Jumlah 60 40 20 0 2006 2007 2008 Tahun
Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

3.2.3. Komposisi Penduduk Menurut Agama Mayoritas penduduk Jalan Senam adalah beragama Islam dan tidak ada yang beragama Katolik, Hindu, serta Buddha. Untuk mengetahui secara detail komposisi penduduk Jalan Senam menurut agama, dapat dilihat dari tabel dan grafik berikut ini.
TK SD SMP SMA PT

Tabel 3.6. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Agama Tahun 2006-2010 TAHUN 2006 101 21 122 2007 108 21 129 2008 109 28 137 2009 112 31 143 2010 115 31 146

2009

2010

AGAMA ISLAM KRISTEN JUMLAH

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

- 17 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Grafik 3.4. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Agama Tahun 2006-2010
140 120 100 Jumlah 80 60 ISLAM KRISTEN

data penduduk menurut pekerjaan secara detail. Jumlah penduduk yang tidak bekerja terlihat cukup banyak di wilayah Jalan Senam. Tetapi pada kenyataannya jumlah ini meliputi usia anak-anak dan usia sekolah, bukan mutlak sebagai angka pengangguran. Data dapat dilihat dalam tabel dan grafik berikut ini. Tabel 3.7. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Pekerjaan Tahun 2006-2010 PEKERJAAN PNS SWASTA TIDAK BEKERJA TAHUN 2006 14 48 60 122 2007 14 49 66 129 2008 16 51 70 137 2009 16 58 69 143 2010 16 60 70 146

40
20 0 2006 2007 2008 Tahun 2009 2010

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

3.2.4. Komposisi Penduduk Menurut Pekerjaan Komposisi penduduk menurut lapangan pekerjaan ini berfungsi untuk mengetahui jenis lapangan pekerjaan yang paling mendominasi di suatu wilayah. Berikut table dan grafik

JUMLAH

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

- 18 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Grafik 3.5. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Pekerjaan Tahun 2006-2010
80 70 60 Jumlah 50 40 30 20 10 0 PNS SWASTA TIDAK BEKERJA

2006

2007

2008
Tahun

2009

2010

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

- 19 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

BAB IV ANALISIS DASAR KEPENDUDUKAN

Dari tabel 3.3 dapat dilihat bahwa perbandingan jumlah penduduk dengan jenis kelamin laki laki dan jenis kelamin perempuan relatif seimbang.

4.1. Ukuran-ukuran Kependudukan 4.1.1. Sex Ratio (Perbandingan Jenis Kelamin)

Pada tahun 2010 jumlah penduduk laki- laki sebanyak jiwa, sedangkan jumlah penduduk perempuan sebanyak jiwa, maka perhitungan dengan formula di atas adalah sebagai berikut.

Rasio jenis kelamin adalah perbandingan jumlah antara penduduk jenis kelamin laki laki dan penduduk jenis kelamin perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu.. Biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk laki-laki per 100 perempuan.

Rumus :

= 0.973

Dari perhitungan di atas dapat angka perbandingan penduduk K = Konstanta, biasanya 100 Perbandingan penduduk laki-laki dan perempuan di Jalan Senam baru tahun 2010 dapat dilihat pada tabel 3.3. yang ada di Jalan Senam adalah sebesar 0.973.

- 20 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

4.1.2. Depedency Ratio (Rasio Beban Tanggungan) Depedency Ratio adalah angka yang menyatakan

sekitar 24.77, jadi setiap 100 jiwa penduduk produktif harus menanggung sekitar 25 jiwa penduduk non produktif.

perbandingan antara banyaknya penduduk yang tidak produktif (umur dibawah 15 tahun dan diatas 59 tahun) dengan banyaknya penduduk yang tergolong usia produktif (umur 16 - diatas 60 tahun). Tinggi rendahnya rasio beban penduduk ini 4.1.3 Umur Median

Umur median merupakan salah satu ilmu analisis kependudukan yang menunjukkan tentang titik batas antara penduduk usia muda/remaja dengan penduduk usia tua. Kegunaan umur median ini menurut Nurdin (2000) adalah untuk mengukur tingkat pemusatan penduduk pada kelompokkelompok umur tertentu. Umur median ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus statistik untuk nilai tengah sebagai berikut.

mempengaruhi setiap pembangunan infrastruktur yang ada di daerah studi. Besarnya rasio beban tanggungan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus di bawah ini.

K = Konstanta, biasanya 100

Berdasarkan rumus diatas, maka besar rasio beban tanggungan penduduk Jalan Senam pada tahun 2010 adalah

- 21 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Keterangan : I Md = Batas bawah kelompok umur yang mengandung jumlah N/2 N fx = Jumlah penduduk = Jumlah penduduk kumulatif sampai dengan kelompok umur yang mengandung N/2 F Md = Jumlah penduduk dengan kelompok umur dimana terdapat nilai N/2 I = class interval umur

4.2.

Piramida Penduduk Piramida penduduk adalah penggambaran yang jelas

tentang susunan atau komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin dalam bentuk grafik atau diagram. Grafik 4.1. Komposisi Penduduk Jalan Senam Menurut Pekerjaan Tahun 2006-2010
>60 41-59

Berdasarkan rumus di atas umur median penduduk di Jalan Senam adalah umur 20 tahun, berarti penduduk di Jalan Senam mayoritas adalah penduduk usia muda.

26-40 18-25 17 10--16 6--9 <5 30 20 10 00 10 20 30 P (jiwa) L (jiwa)

Sumber : Hasil Analisis

- 22 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Piramida penduduk Jalan Senam RT01 RW 12 termasuk piramida stationary karena tiap kelompok umur hampir sama banyaknya dan mengecil pada kelompok usia tua. Jumlah 4.3. Perkembangan atau Dinamika Penduduk 4.3.1. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate = CBR) Angka ini mencerminkan fertilitas dari suatu kelompok penduduk atau berbagai kelompok penduduk untuk jangka waktu satu tahun untuk setiap seribu penduduk. 2010

Tabel 4.1. Mobilitas Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) Tahun 2010 Jumlah

Tahun Penduduk Lahir Mati Pindah Datang Penduduk Awal 143 1 1 20 23 Akhir 146

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

Berdasarkan tabel di atas, banyaknya kelahiran di jalan Senam RT 01 RW 12, Bandung pada tahun 2010 adalah 1 jiwa. Penduduk pada pertengahan tahun 2010 adalah (143 + 146) / 2 = 145 jiwa, maka angka kelahiran kasarnya adalah sebagai berikut. B : Banyaknya kelahiran selama satu tahun P : Banyaknya penduduk pada pertengahan tahun K : Bilangan konstan, biasanya 1000 = 6,89 Hal ini berarti bahwa di jalan Senam RT 01 RW 12 pada tahun 2010, setiap 1000 penduduk terdapat 7 kelahiran bayi.

- 23 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Kebaikan dari perhitungan ini adalah sederhana, karena hanya memerlukan keterangan tentang jumlah anak yang dilahirkan dan jumlah penduduk pada pertengahan tahun. Kelemahan perhitungan ini adalah tidak memisahkan penduduk laki-laki dan penduduk perempuan, yang masih anak-anak dan yang berumur 50 tahun ke atas. Jadi, angka yang dihasilkan sangat kasar.

D : Jumlah kematian pada tahun x P : Jumlah penduduk pada pertengahan tahun x K : Konstanta, biasanya 1000

Tabel 4.2. Mobilitas Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) Tahun 2010 Jumlah Jumlah Mati Pindah Datang Penduduk Akhir 1 1 20 23 146

4.3.2. Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate = CDR) Angka kematian kasar adalah jumlah kematian pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk pada pertengahan tahun tersebut. Angka kematian biasanya dinyatakan dalam 1000 penduduk. Berikut ini rumus untuk menghitung angka kematian kasar.

Tahun

Penduduk Lahir Awal

2010

143

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

Berdasarkan tabel di atas, banyaknya kematian di jalan Senam RT 01 RW 12, Bandung pada tahun 2010 adalah 1 jiwa. Penduduk pada pertengahan tahun 2010 adalah (143 + 146) / 2 = 145 jiwa, maka angka kematian kasarnya adalah sebagai berikut.

- 24 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Tabel 4.3. = 6,89 Mobilitas Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) Tahun 2010 Jumlah Tahun Penduduk Lahir Awal 2010 143 1 1 20 23 Mati Pindah Jumlah Datang Penduduk Akhir 146

Hal ini berarti bahwa di jalan Senam RT 01 RW 12 pada tahun 2010, setiap 1000 penduduk terdapat 7 kematian.

4.3.3. Ukuran Migrasi Angka migrasi netto dapat ditentukan berdasarkan rumus: berikut ini.

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

Berdasarkan tabel di atas, banyaknya migrasi di jalan Senam RT 01 RW 12, Kelurahan Sukamiskin Bandung pada tahun 2010 adalah 1 jiwa, sedangkan jumlah penduduk pertengahan tahun sebanyak 145 jiwa. Mn : Angka migrasi netto I : Jumlah migrasi masuk = 20,68

O : Jumlah migrasi keluar P : Penduduk pertengahan tahun K : Konstanta, biasanya 1000

- 25 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Hal ini berarti pada tahun 2010 terdapat 21 migrasi tiap 1000 penduduk di jalan Senam RT 01 RW 12, Bandung.

146

= 122 ( 1 + r )4
4

(1,19)1/4 = ( 1 + r )4 4.4. Proyeksi Penduduk 1,044 Tabel 4.4. Jumlah Penduduk Jalan Senam Tahun 2006-2010 TAHUN 2006 JUMLAH 122 Jiwa 2007 129 Jiwa 2008 137 Jiwa 2009 143 Jiwa 2010 146 Jiwa Setelah r diketahui maka dapat dicari proyeksi penduduk dengan menggunakan rumus: Dari data diatas dapat diketahui proyeksi penduduk untuk 5 tahun ke depan. Pertama-tama dicari r terlebih dahulu dengan menggunakan rumus berikut ini. Pn = Po ( 1 + r )n Pn = Po ( 1 + r )n Rasio pertumbuhan penduduk di Jalan Senam adalah 0,044 atau sama dengan 4,4 %. =1+r r = 1,044 -1 r = 0, 044

Sumber : Data Registrasi Penduduk Jalan Senam (RT 01 RW 12) 2010, Bandung

- 26 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

Tahun 2011 P2011 = 146 ( 1 + 0.044)1 = 152 jiwa Tahun 2012 P2012 = 146 ( 1 + 0.044)2 = 160 jiwa Tahun 2013 P2013 = 146 ( 1 + 0.044)3 = 167 jiwa Tahun 2014 P2014 = 146 ( 1 + 0.044)4 = 174 jiwa Tahun 2015 P2015 = 146 ( 1 + 0.044)5 =181 jiwa 2011 2012 2013 2014 2015 Tahun Tabel 4.5. Proyeksi Jumlah Penduduk Jalan Senam Tahun 2011-2015 Jumlah Proyeksi Penduduk (Jiwa) 152 160 167 174 181
Sumber : Hasil Analisis

Jadi, perkiraan jumlah penduduk jalan Senam RT01 RW12 Bandung baru pada 5 tahun mendatang adalah sebagai berikut.

- 27 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

BAB V ISU DAN PERMASALAHAN KEPENDUDUKAN

sering berganti-ganti penghuni tanpa melalui ketua RT dikarenakan penduduk hanya tinggal untuk sementara (mengontrak rumah), mengakibatkan data registrasi

Permasalahan dan isu selalu terjadi didalam masyarakat, salah satunya adalah masalah kependudukan. Masalah

penduduk di wilayah studi berbeda dengan jumlah penduduk pada kenyataannya.

kependudukan juga terjadi di wilayah Jalan Senam, Sukamiskin, permasalahan tersebut antara lain sebagi berikut.

1. Penduduk di wilayah studi, wilayah Jalan Senam RT 01 RW 12 Kelurahan Sukamiskin mempunyai tingkat kepadatan yang tinggi sehingga menyebabkan tingkat perpindahan penduduk atau mobilitas penduduk juga tinggi sehingga kapasitas penduduknya melebihi daya dukung lahan yang tersedia. 2. Karena setiap tahun jumlah penduduk pendatang yang tinggal di wilayah ini semakin bertambah mengakibatkan mobilitas penduduk yang tinggi sehingga hasil pendataan penduduk mengalami kesimpangsiuran. Beberapa rumah

- 28 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

BAB VI KEBIJAKAN

2. Permasalahan jumlah penduduk pada kondisi nyata jauh berbeda dengan jumlah di data sekunder Para Kepala keluarga harus segera melapor

1. Permasalahan kepadatan penduduk mempunyai tingkat kepadatan yang tinggi sehingga menyebabkan tingkat perpindahan penduduk atau mobilitas penduduk tinggi sehingga kapasitas penduduk melebihi daya dukung lahan yang tersedia. Mengalihkan pola pembangunan pemukiman menjadi pola pembangunan vertikal untuk

kepada

Ketua

RT

setempat

bila

terjadi

penambahan dan / atau pengurangan jumlah anggota keluarga. Ketua RT dapat melakukan pendekatan atau sosialisasi kepada warga agar segera melapor bila terjadi penambahan dan pengurangan anggota keluarga. Ketua RT harus secara berkala melakukan pendataan rutin terhadap warga yang telah melapor tentang perubahan anggota keluarga.

mengatasi masalah kepadatan penduduk yang terjadi akibat adanya mobilitas penduduk yang tinggi. Dan sementara dalam proses pengalihan pola pembangunan tersebut, masyarakat disana dapat direlokasi ke tempat lain.

Dengan adanya kebijaksanaan diatas, diharapkan masalah kependudukan di kawasan Jalan Senam RT 01 RW XII Kecamatan Arcamanik dapat diselesaikan dan pendataan jumlah penduduk menjadi lebih valid.

- 29 -

Profil Kependudukan Jalan Senam, Kelurahan Sukamiskin, Kota Bandung

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Data Monografi Kelurahan Sukamiskin, 2010, Bandung. Arsip Ketua RT 01 RW 12 Kelurahan Sukamiskin, 2010, Bandung. Arsip Ketua RW 12 Kelurahan Sukamiskin, 2010, Bandung. Literatur dan slide presentasi. http://www.google.co.id/

- 30 -