Anda di halaman 1dari 5

KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat

dan karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul: ASAS BERNOULLI Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini penulis menghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan,saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca. Medan, 25 Maret 2012

Penulis

Daftar Isi Kata Pengantar .1 Daftar Isi .2

Pengertian Asas Bernoulli Tujuan Prosedur Gambar Kesimpulan,

...3

.3 .4 .5

Alat dan Bahan .3

Hasil Penelitian .6 Saran.7 Soal-soal .8

Pengertian Asas Bernoulli Asas Bernoulli adalah tekanan fluida di tempat yang kecepatannya tinggi lebih kecil daripada di tempat yang kecepatannya lebih rendah . Jadi semakin besar kecepatan fluida dalam suatu pipa maka tekanannya makin kecil dan sebaliknya makin kecil kecepatan fluida dalam suatu pipa maka semakin besar tekanannya.

Tujuan: Untuk membuktikan kebenaran dari Asas Bernoulli Untuk mengetahui ketinggian fluida dari setiap bejana Untuk menentukan kecepatan fluida dari bejana Untuk mengukur kelajuan fluida dalam bejana Untuk mengerjakan tugas fisika Alat dan bahan:

Pipa Selang/Pipet transparan Elbow Tutup pipa Gunting Lem Air Prosedur: Pertama ukur bagian pipanya. Potong selang/ pipet menjadi sama panjang. Kemudian, lubangi pipa menjadi tiga bagian. Lubangi menggunakan soldier atau bisa menggunakan paku yang dipanaskan. Lubangi sebesar selang/ pipet.

Satukan selang/ pipet tersebut ke lubang menggunakan lem. Lalu rekatkan elbow dibagian ujung pipa dan rekatkan lagi pipa diatas elbow tersebut dengan menggunakan lem. Tutup bagian ujung pipa yang satu lagi tanpa menggunakan lem. Cobalah memasukkan air melalui sumber air, pastikan tidak ada yang bocor.

Gambar I:

Kesimpulan: Apabila air pada suatu bejana berhubungan seperti tampak pada gambar diatas, maka ketinggian air dari setiap bejana sama. Gambar II :

Kesimpulan: Apabila air dalam bejana dialirkan, maka akan tampak bahwa Hasil Penelitian: semakin jauh letak bejana dari sumber air, maka permukaan air didalam bejana akan semakin rendah (tekanan semakin kecil). Data/Tabel pengamatan. I. Pada saat pipa penampang bawah tertutup. Aspek Bejana Bejana Bejana

Pengamatan Tinggi permukaan air Tekanan

II

III

Saat pipa tidak dialirkan air, maka pada setiap bejana permukaannya tampak sama rata. II. Pada saat pipa penampang bawah terbuka. Bejana I Bejana II Bejana III

Aspek Pengamatan Tinggi permukaan air Tekanan

Saat pipa dialirkan air, maka pada bejana yang jauh dari sumber air permukaannya tampak lebih rendah dibandingkan air pada bejana yang lebih dekat dengan sumber air. Kesimpulan:

1. Asas Bernoulli sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terbukti dengan banyaknya alat-alat di sekitar kita yang menggunakan prinsip Asas Bernoulli seperti kapal layar, pesawat terbang, penyemprot parfum, penyemprot racun serangga, minum dengan sedotan, cerobong asap dll. 2. Asas Bernoulli sangat berperan penting dalam pengembangan teknologi modern yang sesuai dengan Asas Bernoulli. Saran: 1. Penulis berharap semoga peneliti dapat menemukan alat-alat teknologi modern lain yang sesuai dengan Asas Bernoulli agar bias membantu dan berguna bagi kita semua. 2. Sebaiknya masyarakat tidak hanya mempelajari teori dalam suatu ilmu pengetahuan, namun juga harus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Anda mungkin juga menyukai