K OT A

R PAD U MA TE

IRI ND

SELAYANG PANDANG KABUPATEN OGAN ILIR

RAMBU TAN - PARI T K ABU PAT E N O G AN I LI R

Kabupaten Ogan Ilir merupakan kabupaten baru hasil Pemekaran dari Kabupaten Ogan Komering Ilir sesuai dengan Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2003. Kedudukan Kabupaten Ogan Ilir sangat strategis mengingat posisi Kabupaten ini merupakan hinterland dari Kota Palembang yang merupakan pusat kegiatan utama di Provinsi Sumatera Selatan yang dilalui oleh jaringan jalan regional Palembang dan juga dilintasi jaringan rel kereta api Lintas Sumatera. Wilayah Kabupaten Ogan Ilir sebagian besar wilayahnya berupa kawasan pedesaan yang diarahkan untuk pengembangan kawasan budidaya tanaman pangan yaitu kawasan pertanian, kegiatan penunjang dan permukiman. Produk Domistik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Ogan Ilir pada periode tahun 2004 sampai dengan 2005, didominasi oleh sektor pertanian (34,72 %). Visi Pembangunan Daerah Kabupaten Ogan Ilir adalah ” Terwujudnya Ogan Ilir yang SANTRI menuju Masyarakat Sejahtera”. Arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Ogan Ilir akan ditempuh dalam program pembangunan jangka panjang Tahun 2005 – 2025, dikelompokkan jadi dua, yaitu : Arah Kebijakan Dasar, meliputi: Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal Pembangunan prasarana dasar. Arah Kebijakan Strategis, antara lain : Mewujudkan masyarakat Ogan Ilir yang berkualitas jasmani dan rohani. Mewujudkan Ogan Ilir yang subur, aman, nyaman, tertib. Meningkatkan kinerja aparatur pemerintah yang dapat melayani masyarakat secara prima. Menjadikan Ogan Ilir sebagai pusat pertumbuhan baru sebagai pusat industri, pendidikan, perdagangan dan jasa di Selatan Kota Palembang. Menjadikan Ogan Ilir sebagai pemasok beras, sayur-mayur dan buahbuahan kebutuhan Kota Palembang dan sekitarnya. Memberikan kewenangan otonomi desa yang seluas-luasnya kepada masyarakat pedesaan dalam mengelola sumberdaya. Menjadikan Ogan Ilir sebagai urat nadi perekonomian regional dan nasional. Menyiapkan sarana infrastuktur perhubungan yang menjangkau seluruh wilayah kabupaten.

3

K OT A

RPAD U MA TE

IRI ND

GAMBARAN UMUM
1. KONDISI GEOGRAFIS

RAMBU TAN - PARIT K ABU PAT E N O G AN I LIR

Secara geografis Wilayah KTM Rambutan – Parit terletak pada posisi 103° 29’ BT - 104° 45’ BT dan 3°04’ LS - 3°13’ LS. Secara administratif KTM tersebut termasuk dalam wilayah Kecamatan Indralaya Utara yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Induk Indralaya, terdiri dari 5 desa dan 2 UPT dengan luas wilayah 34.933 Ha. Aksesibilitas ke lokasi KTM Rambutan – Parit dapat ditempuh melalui darat maupun sungai dari ibukota provinsi Sumatera Selatan yaitu Kota Palembang. Aksesibilitas ke Lokasi UPT Rambutan 1
Route Alternatif I • Palembang – Simpang Desa S. Rambutan • Simpang Ds.S.Rambutan – Dusun I • Dusun I – UPT Rambutan I Alternatif II Palembang – UPT Rambutan Jarak (Km) 22 4,4 5,1 30 Waktu (Menit) 30 10 15 35 Sarana Mobil/motor Mobil/Motor Mobil/Motor Speed Boat

Aksesibilitas ke Lokasi UPT Parit 1
Route Alternatif I • Palembang – Simpang Lorok • Simpang Lorok – Lorok • Lorok – Ex Patra Tani • Ex Patra Tani – UPT Parit Alternatif II • Palembang – Desa Parit • Desa Parit – UPT Parit I Jarak (Km) 43 1,8 3,95 4 40 6,5 Waktu (Menit) 95 10 20 25 90 60 Sarana

Mobil/Motor Mobil/motor Mobil/Motor Mobil/Motor Mobil/motor Perahu/Ketek

4

900 KK 206 300 150 337 790 597 345 2. Aluvial.380 10.725 Sumber : Kecamatan Indralaya dalam Angka Tahun 2005 5 .000 34.121 790 3.933 Ha Kemiringan lahan :0–3% Ketinggian daratan : 25 – 125 m dpl.933 Jumlah (Jiwa) 824 1.275 1.388 1.348 3. KONDISI FISIK Jenis Tanah:Kambisol.747 1.200 600 1.000 5.2. Organosol dan Podsolik Topografi: Luas lahan : 34. Gleisol. 1 2 3 4 5 6 7 Desa/Kelurahan Sungai Rambutan UPT Rambutan 1 UPT Parit 1 Parit Purnajaya Lorok Bakung Jumlah Luas (Ha) 12. Iklim: Type Iklim Oldeman Periode basah (>200 mm/bln) Periode kering <100 mm/bln) Curah hujan rata-rata bulanan Hidrologi: Sumber air Manfaat : Basah (Type B) : 7 bulan : 3 bulan : 201 mm : Sungai Kramasan & Sungai Rambutan : Jalur transportasi dan irigasi : Group Dataran : 4 satuan lahan Fisiografi: Dominan fisiografi Satuan fisiografi 3.DEMOGRAFI Kependudukan Jumlah Penduduk Berdasarkan Desa di Kawasan KTM Rambutan-Parit (Jiwa) No.000 11. KONDISI SOSIAL .160 2.

2007 Luas (Ha) 2.00 29.00 Penggunaan lahan penduduk Belukar 24% Permukima n 26% Sempadan Sungai.T cg K ng un gu Ja i ad P 135 105 127 89 90 107 201 196 Jmh u la Jenis Usaha Pertanian 6 .Penggunaan Lahan Luas Penggunaan Lahan Wilayah KTM Rambutan Rambutan-Parit Penggunaan Lahan Areal Transmigrasi Areal Penduduk Lokal Penggunaan Lahan Penduduk Jumlah Sumber : Hasil Identifikasi dan Kecamatan Dalam Angka Tahun 2005.H cg ah K an . Irigasi Fasum yang 1% dibangun 14% Lahan Pertanian 32% 4. dengan tingkat serapan tenaga kerja relatif tinggi. KONDISI PEREKONOMIAN Sektor pendukung perekonomian di kawasan KTM Rambutan Rambutan-Parit adalah sektor pertanian yang meliputi Pertanian tanaman pangan dan pertanian non tanaman pangan. Serapan Tenaga Kerja Tn g Kr e a a e ja 250 (J a iw ) 200 150 100 50 0 it aw S et ar K u ay iK b U ai el ed u K ija .933.275.00 34.272. RTH 3% Jalan.00 3.386.

Pertanian Luas Panen. Produktivitas dan Produksi Padi di Kawasan KTM Rambutan-Parit Luas Panen (Ha) 517 153 98 8 6 45 Tahun 2006 Produksi Produktivitas (Ton) (Ton/Ha) 1. langgar 11 unit dan gereja 1 unit.00 2. KONDISI INFRASTRUKTUR Pendidikan Sarana Pendidikan di kawasan KTM Rambutan-Parit No 1 2 3 Jenjang Sekolah TK SDN & Swasta SMPN & Swasta Jumlah Sekolah 1 20 4 Jumlah Siswa 27 972 486 Jumlah Guru 2 77 21 Lokasi Sekolah Bangkung Tersebar Parit Sumber: BPS tahun 2005 Peribadatan Fasilitas peribadatan yang terdapat di Kawasan KTM Rambutan – Parit meliputi Masjid.17 15.25 8. Secara keseluruhan jumlah mesjid yang ada sebanyak 14 unit.75 3. Langgar dan Gereja.33 Komoditi Padi Jagung Kedelai Kacang Tanah Kacang Hijau Ubijalar Ubikayu Sumber: Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2005 5. Perdagangan Fasilitas perdagangan dan jasa yang terdapat di Kawasan Rambutan –Parit meliputi Sarana Perekonomian dan Industri Kerajinan. Warung : 5 unit Koperasi non-KUD : 1 unit Industri kerajinan : 8 unit 7 .00 0.938 459 196 2 2 49 690 3.

Kesehatan Di Kawasan KTM Rambutan-Parit terdapat: Puskesmas Pembantu : 2 unit Polindes : 3 unit Tenaga paramedis yaitu dokter dan mantri masih ditangani dari Puskesmas Kecamatan Induk. 8 . dan hanya sebagian kecil saja yang telah mendapatkan sumber air bersih yang dikelola oleh PDAM yaitu penduduk Kecamatan Rambutan yang berada di sekitar Pusat Kota. Air Bersih Kebutuhan air bersih di kawasan KTM Rambutan-Parit pada umumnya masih bersumber dari air Sumur gali.

348 3. 9 .000 1.200 8.161 10. UPT Rambutan 1/Desa Rambutan.247 1.276 1. Rencana Struktur Pusat Pelayanan di KTM Rambutan-Parit Kabupaten Ogan Ilir No. Apabila pertumbuhan penduduk di KTM Rambutan-Parit sekitar 1.000 m2 atau sekitar 35 Ha di Pusat KTM dan 26 Ha di Sub Pusat.000 34.18 % pertahun maka di Kawasan KTM pada tahun 2012 adalah sebesar 12.150 5.PARI T K ABU PATE N O G AN I LI R Pengembangan ruang di Kawasan Kota Terpadu Mandiri Rambutan-Parit ini secara konseptual struktur ruang meliputi 1 Pusat KTM/PPE.000 500 900 850 18.780 Fungsi Pusat/ Sub Pusat Primer Sekunder Permukiman Pertanian Peternakan Industri Pengolahan Permukiman Pertanian Perkebunan Perikanan Rencana Pengembangan Permukiman di Kawasan KTM Rambutan-Parit diarahkan di sekitar sub pusat-pusat dan sub PPE /LPT. RENCANA PENGEMBANGAN RUANG RAMBU TAN .200 600 1.K OT A RPAD U MA TE IRI ND RENCANA PENGEMBANGAN KTM RAMBUTAN-PARIT 1.275 1.772 11.221 790 2. dan 1 sub pusat dengan desa pendukung sebanyak 5 desa dan 2 UPT.388 1.200 600 880 1.160 2.933 Jumlah (Jiwa) 6.250 jiwa dengan asumsi 1 KK terdiri dari 4 jiwa dengan kebutuhan ruang permukiman adalah 350. yang berfungsi sebagai Pusat Pengembangan Ekonomi atau KTM Lorok merupakan Sub Pusat pendukung Semua desa/kelurahan diluar akan berfungsi sebagai buriloka (hinterland) yang akan mendukung keberlangsungan pengembangan Kawasan KTM Rambutan-Parit. A 1 2 3 4 5 6 7 B 1 2 3 4 Sub Kegiatan Pusat KTM/PPE (Rambutan 1) Sungai Rambutan UPT Rambutan 1 UPT Parit 1 Rencana UPT Rambutan II Rencana UPT Rambutan III Rencana UPT Parit II Rencana UPT Lorok Sub Pusat (Lorok) Parit Purnajaya Lorok Bakung Jumlah Luas (Ha) 16.380 14.504 824 1.

Pengembangan Budidaya Pertanian dengan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian dan perkebunan melalui: Pengembangan Komoditi Unggulan dengan meningkatkan luas lahan tanam padi dan kelapa sawit. lembaga keuangan dan pemerintah. Balai Pelatihan dan Keterampilan. Peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga kerja dalam pemenuhan kebutuhan lapangan kerja. membuka dan memperbanyak jaringan pasar lokal. regional.agribisnis/non-agroindustri. nasional maupun internasional. antara lain: Balai Benih tanaman pangan dan hortikultura. Luas dan Lokasi Pengembangan Usaha di Kawasan KTM Rambutan. peternakan dan perikanan. Karet dan Kelapa Sawit sebagai bahan baku industri.Parit Pengembangan Usaha Areal persawahan Luas dan Lokasi Pengembangan Luas areal 12.500 Ha Wilayah Sub Pusat 2 Areal Kelapa Sawit Industri pengolahan Desa Parit kelapa sawit Pemasaran Sub PPE KTM 10 . RENCANA PENGEMBANGAN USAHA Pengembangan usaha di kawasan KTM Rambutan-Parit diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan akan beras. perkebunan.500 Ha di wilayah Sub Pusat 3 dan 4 (Desa Parit. Pengembangan Kelembagaan Pengkajian dan Alih Teknologi. Penguatan Pasar melalui: Peningkatan kualitas dan kuantitas komoditi dan Penguatan kelembagaan masyarakat dalam pemasaran komoditi. dan Lembaga Penelitian pertanian. Rencana Pengembangan Teknologi Budidaya Pertanian dengan sistem monokultur dan Teknologi Pasca Panen yang meliputi variasi pengolahan produk dan pengemasan untuk menjaga kualitas. pemberian kredit mikro dan membuka akses masyarakat ke lembaga-lembaga keuangan. Pengembangan dan penguatan kemitraan usaha tripartit antara petani. Rambutan dan Desa Suak Batok).2. Luas areal 12. Pengembangan kelembagaan keuangan dan penguatan permodalan dengan pembentukan lembaga keuangan masyarakat. Pengembangan Agroindustri/Pasca panen dengan mendorong tumbuhnya industri-industri turunannya. baik turunan yang bersifat agribisnis/agroindustri maupun yang non.

312 795 2.500 1.500 4.500 1.060 517 2.482 20.500 Pembukaan Lahan 2.500 3.000 3.327 2.500 2.585 2012 710 795 6.500 1.327 5. Ekstensifikasi dan Pengembangan Luas Lahan di KTM Rambutan-Parit Komponen Rencana Pengembangan di Sawah (Ha) Rencana Pengembangan ditegalan (Ha) Rencana Luas tanam Jagung (Ha) Perkiraan Produksi Jagung (Ton) 2006 Rencana Luas Tanam (Ha) 2007 2008 2009 2010 2011 Rencana 517 Pembangunan Saluran 178 710 Drainase 517 795 1.500 1.300 Rencana Intensifikasi.080 13. • Industri Sub-Sistem Usahatani • Usaha tanaman pangan dan horti-kultura • Usaha tanaman Sub-Sistem Pengolahan • Industri makanan • Industri minuman • Industri rokok • Industri barang serat Sub-Sistem Pemasaran • Distribusi • Promosi • Informasi pasar • Intelijen pasar Sub.500 3.Sistem Jasa dan penunjang • Perkreditan dan asuransi • Peneliutian dan pengembangan • Pendidikan dan penyuluhan • Transfortasi dan pergudangan 11 .000 3.107 795 3.600 155.270 Sumber : Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Ilir tahun 2007 dan Analisa Tim KTM Rambutan-Parit.860 795 4. 2007 Sub-Sistem Agribisnis • Industri perbenihan/ pembibitan tanaman/ hewan.500 1.633 27.000 3.Rencana Luas Tanam Sawit dan Produksi di Kawasan KTM Rambutan-Parit Komponen Rencana Tanam Perusahaan (Ha) Rencana Tanam Kebun Plasma/ Rakyat (Ha) Total Rencana Perkebunan Sawit (Ha) Rencana Produksi Sawit (Ton) Rencana Luas Tanam dan Produksi Sawit 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2.904 9.000 1.000 TBM 13.000 1.600 44.000 2.400 95.

Sawit(Ha) Kebutuhan TK di Kebun Sawit (HOK/Thn/Ha) Jumlah Kebutuhan TK di Kebun Sawit dan Padi & Kedele Tenaga Kerja Tersedia Surplus TK 2007 690 621 4.000 832 1. SPBU dibangun di Pusat Pertumbuhan (PPERambutan) atau jika diperlukan disetiap PPE.Proyeksi Kebutuhan Rata-rata Tenaga Kerja Dalam Pengembangan Tanaman Padi dan Kebun Sawit di Kawasan Rambutan-Parit Tahun Perencanaan Rencana Perluasan Tan. Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan Kab.706 1.570 4. 12 .568 2009 706 2010 714 2011 723 2012 731 658 14. Gudang penyimpanan sarana produksi dan gudang penyimpanan hasil produksi.453 4.000 1. Pembangunan Terminal angkutan barang dan bukan barang dibangun di Pusat Pertumbuhan (PPE-Rambutan) dan Pusat-pusat SKP.623 2. Ogan Ilir.464 Sumber: Dijen Bina Produksi Tanaman Pangan Departemen Pertanian.355 4.715 4. 2007 3.139 4. untuk penyediaan BBM.598 3. dibangun disetiap pusat SKP (Rambutan dan Parit).145 2008 698 628 7.762 1. 2007 dan Hasil Analisis TIM KTM RambutanParit.875 1.000 13.912 3.000 2.000 2. 2005.000 12.080 2.991 2.084 4. Transportasi dan Pergudangan Rencana sistem transportasi utama di Kawasan Kota Terpadu Mandiri Rambutan-Parit yang akan dikembangkan adalah: Peningkatan jalan poros yang menghubungkan Kawasan KTM RambutanParit dengan ibukota kabupaten dan provinsi. Pembangunan dan Peningkatan jalan poros kecamatan/desa serta jalan usahatani.818 1.305 635 643 651 10.652 2.496 3.456 2.704 3. RENCANA PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR Pengembangan infrastruktur kawasan KTM Rambutan-Parit diarahkan untuk mendukung kawasan KTM sebagai kawasan agropolitan. Padi dan Kedele(Ha) Kebutuhan TK di Sawah (HOK/Thn/Ha) Rencana Perluasan Tan.

Perdagangan dan Jasa Fasilitas perdagangan dan jasa yang berskala regional dialokasikan di sub Pusat 2 berupa pasar wilayah. Fasilitas perdagangan skala pelayanan lokal (kecamatan) disediakan fasilitas toko dan warung. 1 2 3 4 Jenis TK SD SLTP SLTA Luas/ Unit (M2) 250 3600 6000 6000 Kebutuhan (Unit) Pusat KTM Sub Pusat 7 4 1 5 3 1 Unit 12 8 3 Jumlah Luas (M²) Peribadatan Rencana Fasilitas Peribadatan No 1 2 3 4 Fasilitas Ibadah Mesjid Wilayah Mesjid Lingkungan Langgar Gereja Luas (M2) 4.750 350 1. Rencana Kebutuhan Fasilitas Pendidikan No.000 1.750 Pusat KTM 0 0 3 0 Sub Unit Pusat 0 0 0 0 2 5 0 0 Luas (M²) Sumber : Hasil Analisis Tim tahun 2007 13 . Sub-pusat pelayanan jasa keuangan dan perdagangan pertanian dan non pertanian yang didukung pasar lokal dan Bank Unit Desa. Skala pelayanan lokal yaitu berupa pasar lingkungan di setiap sub pusat. Pendidikan Infrastruktur TK dan SD diarahkan terintegrasi dengan kawasan permukiman. Infrastruktur SMP dan SLTA diarahkan terdistribusi di setiap sub pusat (sesuai dengan jumlah penduduk di tiap sub Pusat Pelayanan).

B dan C Melakukan penyuluhan dan pembinaan Keluarga Berencana menuju keluarga yang harmonis dan sejahtera Pelayanan kesehatan dengan menyiapkan sarana dan prasarananya seperti : pembangunan Puskesmas. RENCANA PENGEMBANGAN MASYARAKAT Rencana Pengembangan Masyarakat Kawasan KTM Rambutan-Parit RENCANA Pengembangan dan Pemberdayaan Usaha Ekonomi URAIAN KEGIATAN Penyuluhan dan Pelatihan penanganan Karet dan Kelapa Sawit dan padi masa pasca panen Penyuluhan dan pelatihan manajemen pengelolaan Karet dan Kelapa Sawit dan padi Pembentukan Koperasi Penguatan kelembagaan yang ada seperti KUBA. Peningkatan peran aktif kelembagaan petani dalam pemeliharaan infrastruktur irigasi. Penyuluhan sanitasi lingkungan. Sanitasi Lingkungan Rencana pengembangan sanitasi lingkungan. Membentuk Kelompok Belajar Paket A.Drainase Rencana pengembangan infrastruktur drainase bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemukiman dan meningkatkan produktivitas pertanian. Pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di setiap Sub-PPE (Pusat SKP). Lembaga Keuangan Mikro Kecil Pembentukan Kelompok tani usaha Karet dan padi per sub Pusat Pembinaan dan Penyuluhan serta peningkatan pendidikan bagi keluarga dengan tingkat pendidikan rendah. meliputi: Pengalokasian areal lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pembangunan atau rehab Pintu Air (Tabat). Balai Pengobatan. melalui pembentukan Karang Taruna. 4. pengadaan tenaga medis dan obat-obatan. dan tersier serta dilanjutkan saluran sirip. Pengaturn air sesuai dengan kebutuhan. Pembangunan instalasi pengolahan sampah organik dan non-organik. Pembinaan generasi muda dan penyuluhan bagi wanita untuk menunjang pembangunan di KTM Kawasan Rambutan-Parit. penyuluhan ketrampilan bagi wanita serta pengadaan sarana dan prasarana pendukung seperti ketrampilan menjahit serta pengadaan mesin jahit. sekunder. Pengembangan Sosial Budaya 14 . dengan: Pengembangan jaringan drainase dalam bentuk kolektor drainase primer.

Melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap masyarakat dalam upaya menekan tingkat kriminalitas melalui pembinaan oleh Babinkamtibmas dan Babinsa Membantu masyarakat dalam upaya memberi rasa aman bagi lingkungan dengan pengadaan sarana dan prasarana keamanan seperti membangun pos-pos Kamling dan dilengkapi oleh kentungan dan senter. Pembentukan kelompok-kelompok usaha per Satuan Kawasan Permukiman. bantuan bimbingan dengan ulama. Pembentukan Koperasi untuk menunjang kegiatan masyarakat. pihak swasta dan swadaya masyarakat pun perlu diperhitungkan. Selanjutnya usulan program tersebut menjadi tanggung jawab Bupati selaku pembina Kawasan KTM yang selanjutnya diusulkan ke pusat melalui Menteri Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. sound system pendukung sarana serta pengadaan alat penunjang peribadatan seperti sajadah. dan lembaga teknis daerah lainnya. mukena dan sarung. Hal ini sesuai dengan UU No 32 tahun 2001 tentang Pemerintahan Daerah. Secara legalitas penyusunan kegiatan yang diusulkan dinas terkait yang dirangkum oleh sekretariat cq. Bupati Kabupaten Ogan Ilir harus mengeluarkan ketentuan hukum tentang Pembentukan Tim Pengembangan KTM Kabupaten Ogan Ilir.RENCANA Pengembangan Mental Spiritual URAIAN KEGIATAN Melakukan bimbingan dan pembinaan mental spiritual dengan dukungan sarana dan prasarana seperti : pembangunan mesjid atau mushola. Pengembangan Kelembagaan Masyarakat Desa Pembinaan dalam Upaya memberi rasa keamanan masyarakat 5. BAPPEDA Kabupaten Ogan Ilir. INSTITUSI PENGELOLA Dalam mengelola Kota Terpadu Mandiri. Memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga hubungan dengan mitra kerja yang telah menanamkan asetnya di wilayah KTM Kawasan Rambutan-Parit. Sekretariat Daerah. 15 . baik secara langsung maupun tidak langsung. karena turut mendukung pengelolaan kota. Mengadakan pembinaan seperti mengadakan pesantren kilat. sekaligus bertindak sebagai Pembina yang dibantu oleh perangkat daerah. Dinas Daerah. pengadaan buku agama. yang terdiri atas Wakil Bupati. Peran serta organisasi sosial.

PARI T K ABU PATE N O G AN I LI R 16 .K OT A R PAD U MA TE IRI ND INDIKASI PROGRAM RAMBU TAN .

17 .

18 .

19 .

20 .

21 .

22 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful