Anda di halaman 1dari 15

Ikan Cupang

Ikan Cupang telah banyak dikembangbiakkan dalam berbagai variasi, kira-kira ada sekitar 13 warna yang berbeda dgn berbagai macam ekor. Seekor cupang jantan dapat dengan mudah dikenali melalui siripnya yang panjang dan mengalir. Sedangkan untuk cupang betina, memiliki ukuran ekor lebih kecil daripada jantan. Cupang adalah ikan tropis yg memerlukan air hangat untuk dapat hidup dengan baik. Cupang bisa mati jika suhu diruangan tempat mereka disimpan rendah. Agar bisa hidup dengan baik, sebaiknya ditempatkan dalam air dgn volume kira-kira 3 galon serta suhu air dalam kisaran 80-85 F dengan PH 7. Cupang jantan memiliki karakter cenderung ingin menguasai wilayah, artinya ia tidak ingin melihat yang lain mendekatinya, oleh karena itu sebaiknya cupang jantan jangan disimpan dalam satu akuarium yang sama. Lebih baik hanya satu jantan dengan beberapa ekor cupang betina; Pastikan untuk cupang betina diberikan banyak ruang persembunyian yang baik didalam akuarium. Cupang jantan tidak hanya agresif terhadap jantan lainnya, ia juga akan mengejar cupang betina yg berada disekitarnya dan apabila tanpa tempat persembunyian yang cocok, maka cupang betina bisa menjadi stres. Hewan air ini cocok ditempatkan dengan ikan pedang serta gurami kecil. Anda dapat memberi makan makanan cupang dengan pelet khusus, akan tetapi perlu beberapa waktu untuk cupang mengenali makanannya. Jika dalam beberapa hari pelet tsb tidak dimakan, maka anda harus menggantinya dengan jenis makanan lain spt cacing rambut atau larva nyamuk. Bila Anda akan membeli cupang, anda harus memilih kondisi fisik cupang yang energik. Anda dapat mengamatinya dari sirip. Apabila siripnya lemah, biasanya ia sakit atau menderita stres. Jangan membeli cupang yang berukuran besar karena biasanya ia sudah tua, dan tidak akan dapat hidup untuk waktu yang lama dalam akuarium Anda. Perhatikan juga lebih dekat pada kulit dan siripnya, cupang sensitif terhadap parasit eksternal, dan cupang banyak menderita penyakit "ich" dan "beludru". Belilah langsung dari peternak yang terpercaya, karena anda bisa mendapatkan ikan cupang dengan kualitas jauh lebih tinggi dan ia akan lebih cocok untuk pembibitan.

Asal Mula Ikan Cupang


by Cupang Bogor on December 31, 2011 Asal Mula Ikan Cupang Ikan cupang sangat banyak di gemari oleh kalangan anak-anak, remaja, maupun dewasa. Namun begitu indahnya Ikan cupang memiliki aneka ragam warna dan jenis yang penuh pesona. Selain mudah berkembang biak, jenis ikan yang hidup di rawa ini, juga memiliki peluang bisnis yang lumayan bagus. Orang tak akan menyangka jika ikan sekecil cupang ada yang dihargai sampai jutaan rupiah. Begitu kuatnya gigitan bagan berwarna biru ini sehingga sirip lawan nya terbetot lepas putus pukulan telak pada insang luar disusul gigitan kuat merobek sirip bawah, sekaligus

mengakhiri pertempuran sengit dua bagan yang bertempur lebih dari dua jam. Asal Mula Ikan Cupang Bagan adalah salah satu jenis ikan cupang tipe petarung, jenis ini yang paling banyak di arena adu cupang. Nama bagan diambil dari nama Kota Bagan Siapi Api di Sumatera Utara, karena memang cupang ini berasal dari sana. Tidak semua cupang ganas dan suka bertempur. jenis Halfmoon, anda bisa terpesona. Kemampuan sirip bisa mengembang hingga seratus delapan puluh derajat.

Asal Mula Ikan Cupang


Cupang adalah jenis ikan tropis yang hidup di rawa rawa. Paling besar ukuran hanya lima centi meter. Asal mula ikan cupang ada dua jenis ikan cupang. Cupang kelas kontes atau cupang hias dan cupang adu. Cupang hias, jenis nya macam- macam sesuai dengan bentuknya.Contohnya cupang hias jenis serit. Cirinya sirip bergerigi dan menjuntai panjang mirip sisir. Cupang ini berasal dari perairan Indonesia. Harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah, bila kualitasnya ekspor. Dan yang mirip burung merak ini, adalah halfmoon, atau setengah bulan. Sirip nya bisa mengembang sampai setengah lingkaran. Plakat bentuknya hampir sama dengan tipe petarung. Namun bila amarahnya terusik, tipe plakat ini akan mengembangkan siripnya hingga tegak melebihi 180 derajat. inilah yang membedakan dengan cupang petarung. Asal mula ikan cupang Halfmoon yang mendatangkan banyak rejeki. Baik warna, sirip dan ekornya sangat memikat. Halfmoon adalah cupang asal Thailand. Kurun waktu sepuluh tahun ke belakang ikan ini merambah pasaran Indonesia. Harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Biasanya ikan jenis sering menjadi ajang kontes.

Cara Tepat Memberi Makanan Ikan Cupang


Setiap orang mungkin bisa saja memberi makan ikan cupang, tapi cara-cara yg dilakukan belum tentu tepat. Apakah anda tahu bagaimana pengaruhnya apabila cara pemberian makanan yg dilakukan dengan cara kurang tepat bisa menyebabkan cupang anda sakit dan stress. Berikut ini adalah pilar utama tentang bagaimana cara yg tepat dalam memberi makanan pada cupang

Cupang sangat menyukai cacing rambut atau jentik nyamuk di bandingkan dengan pelet sebagai makanannya. Saya sarankan jangan menggunakan pelet sebagai sumber utama makanan cupang. Jangan memberikan makanan cupang terlalu banyak atau berlebihan. Hal ini dikarenakan sisa-sisa makanan yg ada di dalam kolam atau aquarium dapat menyebabkan munculnya berbagai penyakit pada cupang. Selain itu ia akan mengalami pembusukan dan menimbulkan pencemaran air. Cupang tergolong ikan yg selektif dalam memilih makanannya. Ia menyukai makanan yg terapung dipermukaan air dibandingkan dengan makanan yg didasar air. Jadi jatuhkan makanan cupang sedikit demi sedikit dan pastikan terlihat olehnya sambil anda pastikan ia telah memakannya. Jika dalam 15 menit, cupang tidak mau memakannya, segera keluarkan makanan dari dalam air. Hal ini demi menjaga kebersihan air. Hindari penggunaan air yg mengandung kaporit. Apabila anda memelihara cupang dalam aquarium, lakukan pembersihan minimal 1 minggu sekali. Tapi jika anda memelihara cupang di dalam kolam yg besar cukup menjaga kualitas air. Pastikan kondisi air tidak berbau atau berwarna. Untuk cupang yg masih kecil, sebaiknya diberi makanan kutu air

Semoga dengan cara tepat memberi makan ikan cupang, Anda terinspirasi untuk mengembangbiakan cupang.

Cara Mengembangbiakkan Ikan Cupang dalam Kolam Akuarium


Metode terbaik untuk mengembangbiakkan ikan cupang dalam kolam akuarium adalah dengan cara kita menciptakan lingkungan dimana tempat ikan cupang hidup sama seperti dengan habitat aslinya, diantaranya adalah suhu air yg ideal, kadar PH=7, dll.Berikut ini adalah cara mengembangbiakkan ikan cupang dalam kolam akuarium :

Dimulai dengan mengisolasi 2 ekor jantan dan 2 ekor cupang betina dalam satu kolam berisi 3 - 10 galon air atau ketinggian air minimal 5 inci dari dasar kolam dengan suhu antara 80 - 82 F, selama 3 sampai 4 hari. Berikan dalam kolam tersebut tanaman air yg mengapung. jangan lupa berikan batu-batuan untuk tempat persembunyian ikan cupang betina. Jaga air kolam agar tidak menimbulkan riak atau ombak serta jaga kestabilan suhu air. Cupang betina akan menampilkan garis vertikal gelap di tubuhnya, dan ini adalah tanda yang menunjukkan bahwa ia siap untuk bertelur. Entah kenapa ikan cupang selalu berkelahi ketika mereka hendak berkembangbiak. Mungkin hal ini ada kaitannya dengan genetika agar keturunannya unggul. Jika dalam beberapa hari tidak ada gelembung kecil-kecil, ini berarti ada sesuatu yg salah dengan cupang jantan. Dan jika gelembungnya ada tapi tidak berisi telur berarti ada sesuatu yg tidak beres dengan cupang betinanya. Solusinya adalah dengan mengganti salah satu ikan-ikan cupang tsb dengan yg lain. Apabila pasangan cupang sudah cocok, selanjutnya telur akan dihasilkan, kemudian disimpan, dibuahi dan ditempatkan di sarang gelembung. Begitu hal ini terjadi, Anda harus memisahkan cupang betina dari kolam akuarium. Cupang jantan harus tetap dibiarkan untuk merawat keturunannya, dan jangan dipisahkan sampai burayak cupang yg telah menetas tsb dapat berenang bebas. Burayak cupang yg baru menetas akan mendapatkan cukup nutrisi dari kantung kuning telur mereka dan tidak harus diberi makan selama hari pertama. Ketika kantung kuning telur telah habis dikonsumsi, insting mereka akan tertarik dengan benda bergerak di kolam akuarium. Di habitat aslinya, burayak cupang akan makan mikro organisme dan ketika burayak cupang setelah berumur beberapa hari, anda bisa mulai memberi mereka kutu air, makan udang air asin yang baru menetas, cacing sutra atau jentik nyamuk.

Demikian cara mengembangbiakan ikan cupang dalam kolam akuarium. semoga berguna.

Budidaya Ikan Cupang Hias Internet


Jika anda telah mencoba budidaya ikan mas namun sekiranya membutuhkan dana yang tidak sedikit atau bisa dibilang modal lebih besar, kita bisa mencoba untuk budidaya ikan cupang. Selain menjadi ikan hias yang menghiasi ruangan anda, ikan ini bisa menjadi ikan kontes yang siap untuk dilombakan. Budidaya ikan cupang memang tepat untuk ini. Budidaya ikan cupang tidaklah sulit. Bisa dibilang mudah sekali dengan modal yang sedikit pula. Maka dari itu usaha budidaya ikan cupang sangat diminati oleh penggemar ikan sekaligus pebisnis ikan. Tapi banyak juga peminat pembudidaya ikan cupang namun kurang paham masalah cara pembudidayaan atau pembibitan ikan cupang. Karena itu Blogiztic coba

membantu para pecinta ikan cupang khususnya pembibit ikan cupang mengenai cara mudah bubidaya ikan cupang. Untuk budidaya ikan cupang membutuhkan 5 meter persegi. Dan bisa anda lakukan dengan di taruk di atas dek rumah dan dipekarangan yang relatif sempit, dengan menggunakan wadah bekas ataupun kolam bak semen atau akuarium. Ikan ini relatif mudah dipelihara dan dibudidayakan, karena tidak memerlukan pakan khusus. Pakan ikan untuk benih biasanya digunakan pakan alami berupa kutu air atau daphnia sp. yang dapat ditemukan di selokan yang airnya tergenang. Untuk induk cupang digunakan pakan dari jentik-jentik nyamuk (cuk). Untuk pertumbuhan anak ikan bisa diberi kutu air dan diselingi dengan cacing rambut, akan lebih mempercepat pertumbuhan anak ikan. Wadah Budidaya Pada umumnya wadah pemeliharaannya adalah bak semen atau akuarium yang ukurannya tidak perlu besar yaitu cukup 1 x 2 m atau akuarium 100 x 40 x 50 cm, sedang wadah perkawinannya lebih kecil dari wadah pembesaran, yang bisa digunakan antara lain adalah baskom, akuarium kecil atau ember dapat dipakai untuk memijahkan ikan. Ciri-ciri Khusus Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan. Ciri Ikan Jantan untuk Dipijahkan

Umur 4 bulan Bentuk badan dan siripnya panjang dan berwarna indah Gerakannya agresif dan lincah Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit)

Ciri Ikan betina untuk Dipijahkan


Umur telah mencapai +- 4 bulan Bentuk badan membulat menandakan siap kawin Gerakannya lambat Sirip pendek dan warnanya tidak menarik Kondisi badan sehat

Pemijahan dan Perawatan Ikan Cupang Setelah induk cupang hias dipersiapkan begitu pula dengan wadahnya maka langkah selanjutnya adalah melakukan pemijahan: 1. 2. 3. 4. 5. Persiapkan wadah baskom/akuarium kecil dan bersih. Isi wadah dengan air bersih dengan ketinggian 15 30 Cm. Masukkan induk ikan cupang jantan lebih dahulu selama 1 hari. Tutup wadah dengan penutup wadah apa saja. Sehari kemudian (sore hari) induk betina telah matang telur dimasukan ke dalam wadah pemijahan. 6. Biasanya pada pagi harinya ikan sudah bertelur dan menempel disarang berupa busa yang dipersiapkan oleh induk jantan. 7. Induk betina segera dipindahkan dan jantannya dibiarkan untuk merawat telur sampai menetas.

Pembesaran Anak Ikan Cupang 1. Ketika burayak ikan cupang sudah dapat brenang dan sudah habis kuning telurnya, sudah harus disiapkan media yang lebih besar untuk tempat pembesaran. 2. Pindahkan anakan bersama induk jantannya. 3. Kemudian benih ikan diberi makanan kutu air dan wadah ditutup. 4. Sepuluh hari kemudian anak ikan dipindahkan ke tempat lain. 5. Dan selanjutnya setiap satu minggu, ikan dipindahkan ke tempat lain untuk lebih cepat tumbuh. Pasca panen yaitu setelah ikan cupang hias mencapai 1 bulan sudah dapat dilakukan pemanenan sekaligus dapat diseleksi atau dipilih. Ikan yang berkwalitas baik dan cupang hasil seleksi dipisahkan dengan ditempatkan ke dalam botol-botol tersendiri agar dapat berkembang dengan baik serta menghindari perkelahian. Setelah usia 1,5 sampai 2 bulan cupang hias mulai terlihat keindahannya dan dapat dipasarkan. Bagaimana dengan budidaya ikan cupang? Lebih mudah dari budiaya ikan mas bukan? Apakah anda akan menjajal usaha ini? Apalagi kalau anda memang hobi dengan ikan, pasti akan lebih asyik.

Cara mengawinkan ikan cupang


Jika anda ingin mengawinkan ikan cupang, pastikan anda sudah memastikan ikan cupang betina dan jantan yang anda pilih adalah yang terbaik, karena hal ini yang akan menentukan kualitas bibit ikan cupang yang akan di hasilkan. Jika sudah, mari kita pelajari tentang bagaimana mengawinkan ikan cupang, Langkang-langkah mengawinkan ikan cupang :

Pilihlah indik jantan dan betina yang agresif dan aktif Pisahkan antara induk betina dan indik jantan, dan diberi makan yang cukup selama 5-6 hari. Lalu masukkan masing-masing induk ikan cupang kedalam satu wadah yang telah diberi tanaman tempat bertelur seperti enceng gondok. Biarkan sampai 3-4 hari, telur akan menempel pada daun. Pindahkan induk cupang betina dan beri makan secukupnya. Setelah telur menetas, jangan diberi makan sampai 2-3 hari. Kemudian selama 2-3 hari selanjutnya anak-anak ikan cupang tersebut dapat diberi makan infosuria.

Semoga bermanfaat:)

Cara Pemijahan | Mengawinkan Ikan Cupang


Ikan cupang yang dipelihara untuk dibudidayakan tentu tidak lepas dari pemijahan ikan cupang. Itu bertujuan untuk mengembangbiakkan ikan cupang dan sekaligus membantu mencari bibit unggul dari persilangan antara induk jantan dan betina. Blogiztic akan membahas tentang cara pemijahan ikan cupang.

Sebenarnya untuk pemijahan ikan cupang sudah dibahas pada budidaya ikan cupang yang pernah Blogiztic postingkan, tepatnya pada postingan cara budidaya ikan cupang. Namun sepertinya terlalu singkat dan kurang jelas. Pada kesempatan kali ini akan diperjelas tentang cara mudah memijahkan ikan cupang. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memijahkan ikan cupang dan sekaligus diteruskan oleh cara-cara pemijahan ikan cupang. 1. Siapkan pasangan yang akan dikawinkan dan siapkan 1 pasang lagi sebagai pasangan cadangan apabila tidak berjodoh. 2. Beri makan pasangan tersebut 2 kali sehari dengan pakan hidup atau beku seperti jentik nyamuk/cuk, kutu air, atau blood worm. Hindari pemberian cacing rambut pada ikan betina khususnya yang akan dipijahkan, karena berdasarkan pengalaman seringkali menyebabkan ikan betina sulit bertelur. 3. Tempatkan jantan dan betina dalam wadah yang berdampingan atau masukkan betina kedalam botol kemudian masukkan ketempat jantan bersama botol tersebut agar mereka dapat saling melihat. Biarkan mereka diisolasi selama lebih kurang 3 hari.

Persiapan Wadah Pemijahan


1. Anda dapat menggunakan wadah berupa aquarium, gentong atau ember/baskom plastik sebagai tempat pemijahan. Jangan gunakan tempat yang terlalu lebar. 2. Isi dengan air yang telah diendapkan dengan kedalaman antara 10 s/d 15 Cm. (4 s/d 5 inches). Ini dimaksudkan agar suhu air didasar tidak terlalu dingin, memudahkan si jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa. Suhu yang dibutuhkan antara 21 hingga 31 derajad Celcius, untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajad Celcius. 3. Siapkan media pijah (substrat) bisa berupa tanaman air seperti Java Moss, daun ketapang kering, potongan styrofoam atau serabut rafia atau lembaran plastik bening tempat si jantan membuat busa/sarang untuk meletakkan telur. Biasanya sering menggunakan plastik bening dengan pertimbangan karena bisa memonitor telur dengan melihat dari bagian atas, tidak membusuk, tidak tenggelam dan relatif lebih bersih. Ukuran plastik cukup 1015 cm atau 1010 cm saja.

Penjodohan dan Pemijahan


Pada indukan jantan yang matang warna siripnya terlihat lebih cerah dan pada induk betina perutnya terlihat membuncit dan secara transparan kita dapat melihat telur pada saluran pengeluarannya. 1. Masukkan jantan terlebih dahulu ke wadah pemijahan yang telah disiapkan dan biarkan selama 1 hari agar si jantan merasa nyaman ditempat baru tersebut, bisa dibilang sebagai proses adaptasi. 2. Masukkan betina dalam botol secara perlahan kedalam wadah pemijahan. Ini dimaksudkan agar si betina tidak mengganggu jantannya membangun sarang dan agar mereka saling memandang dan melihat apakah mereka berjodoh satu dengan yang lainnya. 3. Dalam tempo antara 2 hingga 8 jam si jantan akan membangun busa pada substrat yang akan digunakan sebagai tempat bercumbu dan bulan madunya. Sarang dibuat oleh si jantan dengan cara mengambil gelembung udara dari permukaan dan melepaskannya dibawah permukaan daun atau tanaman air yang mengapung dipermukaan air. Apabila betina tertarik dengan si jantan dan siap untuk dikawinkan

dapat dilihat pada tanda berbentuk vertikal melintang di tubuhnya dengan warna gelap. Tapi jangan terburu-buru untuk mencampur keduanya, biarkan pada tempatnya masing-masing selama 1 hingga 2 hari. 4. Lepaskan betina pada sore keesokan harinya. 5. Si jantan akan segera mendekati dan merayu si betina sambil mengembangkan siripsiripnya seperti layaknya hendak bertarung. Ini merupakan hal yang lumrah dan merupakan naluri mereka untuk menunjukkan bahwa mereka sangat kuat dan akan menghasilkan anak-anak yang juga kuat agar dapat survive di alam bebas. 6. Pada saat pemijahan tubuh si jantan akan melilit dan menyelubungi tubuh induk betina membentuk huruf U dengan ventral saling berdekatan sampai betina mengeluarkan telur yang segera dibuahi oleh sperma si jantan. Telur-telur tersebut akan berjatuhan ke dasar dan segera diambil si jantan dengan mulutnya untuk diletakkan di sarang busa. Proses pemijahan ini bisa berlangsung selama berjam-jam dan dengan proses yang berulang-ulang, dan merupakan ritual yang sangat menarik untuk dilihat. 7. Aktifitas pemijahan berakhir dengan tanda-tanda si jantan mengusir betina agar menjauh dari sarang busa. 8. Setelah aktifitas pemijahan selesai, segera angkat induk betina dan letakkan di aquarium pengobatan dengan diberikan metylene blue/pomate untuk pengobatan lukaluka akibat pemijahan, dan dapat dikawinkan lagi setelah 3-4 minggu. Selanjutnya tugas menjaga telur dan merawat bayi diambil alih oleh si jantan. 9. Apabila selama 3 hari si jantan tidak membuat sarang busa atau si betina tidak mau bertelur segera angkat dan gantikan dengan pasangan cadangan. 10. Ulangi proses di atas dengan pasangan pengganti/cadangan. 11. Telur-telur yang subur akan menetas setelah 24 jam pada suhu berkisar 25 derajat Celcius. Dan 2 hari kemudian akan terlihat burayak seukuran jarum dengan warna kehitaman. 12. Bila burayak telah dapat berenang bebas indukan jantan dapat segera diangkat dan tempatkan pada aquarium pengobatan/karantina. Setelah 7 hari indukan jantan telah siap untuk dikawinkan lagi. Perlu dicatat bahwa cupang tidak akan pernah mau kawin dengan pasangan yang bukan pilihannya, jadi anda tidak bisa memaksa mereka untuk kawin seperti Siti Nurbaya.

Pembesaran Anakan Ikan Cupang


Burayak sampai umur 2-3 hari tidak perlu diberi makan karena adanya cadangan kuning telur (egg yolk) dalam tubuhnya. Pembesaran burayak tidak sesulit seperti yang kita bayangkan asal kita mengetahui tahap-tahapnya, dan itu merupakan tantangan tersendiri bagi para breeder pengembangbiak. 1. Dengan meletakkan tanaman air pada wadah pemijahan berguna dalam menyumbangkan sedikit infusoria secara alami buat burayak. 2. Setelah burayak dapat berenang bebas secara otomatis dan naluri alamiahnya akan berburu untuk makan, dan secara naluri pula mereka dengan atraktif akan menyerang sesuatu yang bergerak. 3. Pada saat burayak berumur 3-4 hari dapat diberikan vinegar eels (belut cuka), gerakannya disukai serta menarik minat burayak dan bentuknya yang sangat kecil cukup pas untuk burayak memakannya. Anda dapat juga memberi makan burayak dengan infusoria, rotifera atau micro worms (cacing sutra). 4. Setelah burayak berumur 1 minggu dapat diberikan pakan kutu air saring atau BBS (Baby Brine Shrimp)/Artemia yang telah dikultur.

5. Pemberian kutu air dan Artemia bisa dilanjutkan hingga burayak berumur 3 minggu, dan dapat juga dicampur/divariasi dengan cacing tubifex sp., chironomus sp., ataupun vinegar eels karena pertumbuhan burayak sering kali tidak sama. 6. Pada umur 5 minggu burayak siap untuk dilakukan pendederan atau dipindahkan ketempat yang lebih besar ataupun kolam. Pada saat ini porsi pemberian pakan lebih banyak dan dilakukan penggantian air secara kontinyu. 7. Pada usia 4 hingga 6 minggu burayak mulai terbentuk organ labirinnya dan mereka mulai menuju permukaan untuk bernafas (mengambil oksigen langsung dari udara). 8. Setelah lewat umur 6 minggu pemberian diet makanan mulai variatif, jentik nyamuk (cuk), kutu air dan bloodworm. 9. Lakukan penggantian air sebanyak 30% dengan cara siphon atau membuka drain/valvenya, sekaligus membersihkan kotoran dan sisa pakan yang ada didasar. Kemudian tambahkan air baru yang telah diendapkan secara lembut/perlahan. Sejak usia 4 minggu naluri bertarung sudah mulai tampak dan penggantian atau penambahan air baru/bersih akan merangsang aktivitas hormonal ikan yang mengarah kepada agresivitasnya. Untuk meminimalisir pertarungan, gunakan tempat atau space yang lebih besar atau dapat juga meletakkan tanaman air hidrilla atau dapat juga menggunakan serabut rafia untuk menghindari pertemuan langsung yang berakibat timbulnya pertarungan. 10. Umur 7 hingga 8 minggu mulai dapat disortir jantan atau betina. 11. Umur 10 hingga 12 minggu dapat disortir berdasarkan grade A, B, atau C. pisahkan mereka karena masing-masing memiliki nilai jual yang berbeda. 12. Pilih anakan yang kwalitas baik atau super, dan diletakkan mereka dalam aquarium terpisah (soliter). Gunakan aquarium berukuran minimal 15x15x20 Cm. dan lakukan penggantian air 30% 50% setiap 3 7 hari. Kunci utama dalam perawatan adalah kwalitas air yang baik dan pakan yang baik, karena hal ini berakibat langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan. Nah, di atas tersebut adalah cara pemijahan ikan cupang sekaligus cara pembesaran anakan cupang agar tumbuh dengan sehat dan selamat hingga dewasa. Kita akan membahas tentang beberapa aspek lainnya yang belum kita ketahui mengenai cupang di lain posting hanya di Blogiztic.
*) Dikutip dari berbagai sumber

Jenis-jenis Ikan Cupang Hias Lengkap I


Blogiztic.com Penggemar ikan cupang seperti saya masih penasaran dengan berbagai jenisjenis ikan cupang yang ada di dunia. Tidak seperti dulu dimana hanya ada beberapa varian cupang yang dikenalkan. Tapi sekarang ini, karena peminatnya bisa dibilang cukup banyak, persilangan antar cupang menghasilkan berbagai jenis ikan cupang baru. Saya telah mencari beberapa jenis ikan cupang di dunia dan dengan ekor indahnya yang memukau. Untuk anda yang ingin mencoba untuk budidaya ikan cupang hias bisa dibaca artikel mengenai cara budidaya ikan cupang mudah. Nah, berikut ini adalah berbagai jenis-jenis ikan cupang yang tersebar yang biasanya diternakkan oleh para pecinta ikan cupang. Hmm, kelupaan untuk harga ikan cupang ini bisa sampai jutaan perekor lho. Biasanya dikarenakan karena bentuk ekor yang sempurna dan sering diikutkan kontes dan menjuarai kontes tersebut. 1. Cupang Plakat Ikan cupang plakat adalah ikan cupang hias dengan bentuk ekor yang lebih pendek atau biasa disebut ikan ekor pendek. Cupang plakat berasal dari Thailand yang

pertama kali mengembangbiakannya. Kata Plakat merupakan bahasa Thai yang berarti cupang laga atau cupang aduan. Cupang plakat memang sebenarnya merupakan ikan cupang aduan atau laga yang berasal dari cupang alam. Kata plakat untuk membedakan antara ikan cupang hias dengan cupang aduan untuk lebih familiar di kalangan internasional. Kecantikan ikan cupang plakat ini terlihat pada bentuk sirip, gigi yang tajam, keindahan & kerasnya sisik ikan maupun gaya bertarungnya.

Plakat Lavender

Plakat Red Dragon

Plakat Black Copper Dragon 2. Cupang Half Moon

Plakat Yellow

Halfmoon Red Dragon

Halfmoon Yellow Indigo

Halfmoon Blue Butterfly

Halfmoon Orange

Black Gold Demon Halfmoon

Mustard Gas Butterfly Halfmoon

3. Cupang Serit / Crown Tail Ikan cupang jenis Crown Tail atau biasa disebut dengan Ikan cupang Serit ternyata berasal asli dari Indonesia. Semua penghobi internasional pun mengakuinya dan dari sebuah situs hobiis ikan cupang hias berikut ini dikutip sebagai berikut: The Crowntail was founded 1997 in West Jakarta, Slipi, Indonesia, and the creator was an Indonesian breeder named Achmad Yusuf (Iyus), who called it cupang serit in Indonesian. When Henry Yin showed this fish in one of the IBC shows, he named it CROWNTAIL.

Yellow Blue Butterfly Crown Tail

Black Crown Tail

Yellow-tied Blue Crown Tail 4. Cupang Double Tail

Red Solid Crown Tail

Black Melano Double Tail Halfmoon

Copper Butterfly Red Base Double Tail Halfmoon

Orange Double Tail Plakat

Fancy Double Tail Plakat

Nah, itu dia berbagai macam jenis-jenis ikan cupang di seluruh dunia. Sebenaranya masih ada lagi sich, yaitu Ikan cupang jenis Giant. Tapi bedanya dengan yang lain hany ukurannya yang lebih besar beberapa kali lipat. Namun, untuk modelnya juga sama dengan yang lain, ada Giant Plakat, Giant Halfmoon, dll. Untuk jenis ikan cupang lainnya bisa kita lihat secara update di Blogiztic.

Manfaat Daun Ketapang Untuk Ikan Cupang

Sebagai peternak ikan cupang, sering dihadapkan oleh penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Mungkin dari kaporit air PAM yang digunakan atau memang kondisi air yang kotor dan menimbulkan bibit penyakit. Nah, sekarang dengan daun ketapang insyaallah bisa menanggulangi berbagai penyakit sekaligus stress pada ikan cupang. Saya sudah mengutip berbagai manfaat daun ketapang untuk ikan air tawar khususnya cupang. Yang katanya memang bisa mengembalikan kesehatan ikan sekaligus menambah keindahan pada ekor pejantan. Hmm, mungkin karena di alamnya harusnya seperti itu. Oke, kita baca bersama artikel yang telah saya kutip berikut ini mengenai manfaat daun ketapang: Manfaat Daun Ketapang Untuk Ikan Cupang Ketapang disebutkan sebagai resep asia untuk mengatasi persoalan air. Kebanyakan ikan tropis yang hidup di sungai dan danau memiliki air yang berwarna gelap kecoklat-coklatan. Ditemukan fakta bahwa ikan cupang yang tinggal di sekitar air gelap akibat ketapang, jauh lebih sehat dan indah. Ketapang adalah pohon yang mirip pagoda besar, merupakan tanaman asli asal Malaysia dan Indonesia. Daun-daunnya berwarna hijau dan menjadi merah terang setelah menua. Daun-daun yang menua akan menguning dan berguguran. Oleh orang Indonesia tanaman ini digunakan sebagai obat penyakit kulit. Riset terakhir membuktikan bisa menyembuhkan penyakit hipertensi. Ketapang yang memiliki nama latin: Terminalia Catappa, atau biasanya disebut juga kenari tropis, badamier, Kenari Pulau Jawa, kenari liar, Kenari Orang India, Myrobalan, Malabar Kenari, Kenari Singapura, Huu Kwang, Kenari Laut, Kobateishi. Pohon ini dikenal menghasilkan suatu racun pada daun-daunnya untuk mempertahankan dirinya terhadap serangga parasit. Daun-daun yang mengeringkan jatuh masuk ke sungai akan menimbulkan warna coklat kuat. Larutan ini penuh dengan asam organik seperti humic dan tannin. Ketapang yang mengering dapat melepaskan asam organik seperti humic dan tannin, yang dapat menurunkan pH air, dan menyerap bahan-kimia berbahaya dan memberikan kondisi air yang nyaman bagi ikan. Asam humic, adalah suatu campuran yang komplek pembusukan sebagian bahan-bahan organik. Asam humic dari air tawar berasal dari beberapa sumber, terbanyak datang dari tanah hasil pembusukan tanaman. Zat ini terbawa air masuk ke sungai dan danau dan berubah sepanjang perjalanannya hingga ke laut. Asam Humic mengandung belerang, fosfor dan nitrogen serta bermacam-macam zat lain seperti Ca, Mg, Cu, Zn dan lain lain. Asam humic dapat dipecah ke dalam dua kelompok berdasar pada ukuran dan polaritas masing-masing komponennya. Pecahan yang lebih kecil yang lebih polar dinamakan asam fulvic dan yang lebih besar yang bukan polar biasanya disebut asam humic. Asam humic adalah hasil akhir pembusukan bangkai binatang maupun tumbuh-tumbuhan yang sangat berperan penting dalam kesuburan tanah. Asam tannin, lignin dan fulvic adalah sub kelas dari asam humic. Mereka semua mewarnai air sehingga menguning. Asam humic dan tannin mungkin sangat bermanfaat untuk banyak orang karena dapat menghambat berbagai jenis bakteri yang membahayakan kesehatan ikan peliharaan. Asam humic dan tannin juga dapat menyerap dan menetralkan racun dari bahan kimia logam berat seperti seng, almunium dan tembaga. Terlalu banyak pemberian daun ketapang kering kedalam air dapat membuat pH semakin rendah. Maka sesuaikanlah pemakaian ketapang kering agar memberikan efek yang optimal

kepada ikan. Inilah sebuah resep Asia yang sekarang mulai diinstankan dalam botol kemasan bermerek, salah satunya adalah Atison Betta Spa produk dari Ocean Nutrion Sumber: Atmadjaja, J. dan Sitanggang, M. Panduan Lengkap Budi daya & Perawatan Cupang Hias, hal 125-126, Jakarta, Agromedia, 2008 member of InBS and IBC

Cara Membuat Ikan Cupang Menjadi Lebih Berani I


Budidaya ikan cupang memang termasuk bisnis yang menjanjikan sekaligus menyenangkan. Dari sini biasanya dimulai dari hobi yang dikembangkan. Dan dengan keuletannya bersilang ria, terjadilah keturunan yang baru. Dan biasanya cupang dipelihara untuk diikutkan kontes atau juga diadu. Bagi anda pengadu cupang, tentu saja anda punya beberapa koleksi ikan cupang aduan yang siap adu atau malah siap kawin untuk dibudidayakan agar tambah banyak ikan cupang milik anda. Nah, sekarang pertanyaannya bagaimanakah cara membuat ikan cupang lebih berani? 1. Masukkan daun ketapang yang sudah kering dan jatuh dari pohonnya ke dalam aquarium cupang anda. 2. Ganti air setiap 3 hari dengan air yang baru. Jika menggunakan air PAM, sebaiknya telah diendapkan selama satu hari satu malam. 3. Pada setiap pagi, hendaklah dijemur kurang lebih 1-2 jam untuk mendapatkan sinar matahari. Ini bisa dimanfaatkan untuk membunuh bakteri-bakteri yang ada dalam aquarium dan yang menempel di tubuh ikan. 4. Dekatkan dengan aquarium lain berisi ikan cupang yang lain atau dengan membuka kertas pembatas agar tampak saling ngedok. Biarkan selama 10-15 menit. 5. Tutup kembali penyekat dari kertas tersebut kemudian beri makan sampai kenyang tapi jangan sampai meninggalkan sisa karena akan mengotori aquarium sekaligus akan menimbulkan bibit penyakit untuk ikan cupang tersebut. 6. Lakukan hal tersebut secara rutin. Beberapa tips untuk membuat ikan cupang lebih berani sudah dapat kita pahami pada poin yang sudah saya berikan tadi di atas. Untuk tips lain mengenai ikan cupang bisa saya bagikan kepada anda melalui posting yang lainnya.

Cara Melatih Ikan Cupang Aduan


by Cupang Bogor on February 12, 2012
Cara Melatih Ikan Cupang Aduan Saya ingin membagi pengalaman bagai mana cara melatih ikan cupang aduan/cara pale ikan, agar ikan tersebut bagus disaat ngadu/bertarung. Mungkin setiap orang pasti berbeda-beda cara melatihnya, ikan usahakan sebelum di adu harus dirawat selama seminggu/2 minggu, yaa kadang-kadang rahasia bagaimana cara melatih ikan tersebut. akan tetapi saya ingin membagi cerita/pengalaman bagaimana dasar-dasar cara melatih ikan cupang aduan selama 1 minggu:

Renan Buat Putar Ikan


ikan usahakan angkat lubuk -+ 7 bulan, dan ikan tersebut harus ren nan selama 1bulan lebih. kita mulai masukin ikan hari minggu kedalam ceri/toples. dari hari senin sampai hari kamis ikan kita latih semaksimal mungkin. caranya : usahakan pagi-pagi ikan harus di jemur dari jm 8-9. lalu pindah kan ketempat biasa kita simpan. lalu ikan di putar pelan-pelan ke kanan 10 kali dan ke kiri 10 kali. sesudah itu ikan pindah kan ke jantur/ke tempat aquarium selama 2 jam. lalu sore sekitar jm 5an ikan kita kasih makan secukupny dan ikan air nya harus keadaan bersih. dan seterus nya sampai hari kamis.

Jantur Kaca

hari jumat dan hari sabtu ikan gak usah di latih, akan tetapi cukup di kasih makan secukupnya dan kita istrahatkan agar kondisi ikan maksimal.usaha kan ikan di kasih makan pagi dan sore. pada hari minggu pagi ikan kita galak-galkin/merong agar si ikan mengeluarkan kotoran dan ikan harus kita kontrol/ikan tersebut sehat. lalu ikan tersebut siap di adu.

Cara Melatih Ikan Cupang Aduan


Fungsi nya di jemur, agar ikan cupang tetep sehat dan ikan stabil. dan di putar agar power nya kuat/pukulannya pun kencang. di jantur, ikan nafasnya kuat. mungkin segitu dulu tips melatih/palean ikan cupang aduan, itu baru dasar-dasar nya saja. Akan tetapi banyak cara-cara lain untuk melatih ikan cupang agar power nya di saat ngadu maksimal.

Selamat Mencoba..

Jenis Daun Ketapang | Ikan Cupang


by Cupang Bogor on January 10, 2012 Jenis Daun Ketapang - Daun ketapang di bagi menjadi dua jenis daun ketapang yang tumbuh di darat & di pinggir pantai.
1. Daun ketapang yang tumbuh di daratan : Daun ketapang ini lumayan banyak di temukan di mana-mana dan fungsinya juga sangat baik untuk ikan cupang kususnya ikan cupang aduan & hias. untuk perawatan sisik & sirip sangat baik bila di gunakan daun ini, tapi ingat jangan biarkan daun ini terlalu lama di biarkan hingga berminggu-minggu ini akan mengakibatkan permukaan air menjadi seakan-akan seperti minyak hal ini dapat mengganggu kesahatan metabolisme ikan cupang. 2. Daun ketapang yang tumbuh di pinggir pantai : Daun ini lebih bagus lagi dan saya sangat merekomendasikannya. selain membuat sisik & sirip ikan menjadi lebih baik air yang terdapat di dalamnya akan berubah menjadi lebih terlihat menarik atau menyala lebih terang di banding perubahan air yang di hasilkan daun ketapang darat. dan juga daun ketapang ini lebih tahan lama karena air di permukaannya tidak berubah seperti berminyak pada permukaannya beda dengan air di daun ketapang darat.

Akan tetapi menurut pengalaman saya, daun ketapang yang baik adalah daun ketapang yang kering dan telah terjatuh sendiri dari pohonnya. dan bukan daun yang sengaja di petik kemudian di keringkan karena hasilnya akan berbeda dan khasiatnya kurang banyak bermanfaat untuk cupang peliharaan kita.

Jenis Daun Ketapang


kemudian karena jenis daun ketapang di ambil dari daun yang telah jatuh dari pohon maka haruslah dibersihkan dengan mencucinya lalu agar khasiat daunnya lebih bagus di anjurkan di jemur lagi, karena agar si daun lebih bagus khasiatnya untuk ikan, sebelum di masukan ke dalam wadah. daun ketapang di robek kecil-kecil atau jangan terlalu besar agar jangan mengganggu ikan cupang yang berada di dalam wadah.