Anda di halaman 1dari 7

SILABUS: KEBUTUHAN DASAR MANUSIA Program Studi Kode Mata Kuliah Nama Mata Kuliah Jumlah SKS Semester

Mata Kuliah Pra Syarat : : : : : : DIII KEPERAWATAN Kep. 10732 KDM I B 1 SKS PRAKTEK DAN 3 SKS TEORI 1I ---

Deskripsi Mata Kuliah : Mata Kuliah ini menguraikan tentang konsep kebutuhan dasar yang meliputi kebutuhan bio, psiko, sosio, spiritual termasuk kebutuhan pemeriksaan tanda-tanda vital, ,konsep manusia, konsep tumbuh kembang manusia, kebutuhan oksigen , kebutuhan cairan elektrolit, kebutuhan seksual dan konsep pemberian obat. Penerapan proses keperawatan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan dasar tersebut. Aktivitas belajar meliputi kuliah, diskusi, penugasan, demonstrasi dan simulasi di kelas dan praktikum di laboratorium institusi Standar Kompetensi : Mahasiswa memiliki perilaku yang mampu mengimplementasikan teori, konsep dan prinsip-prinsip pemenuhan kebutuhan pemeriksaan tanda-tanda vital, konsep manusia , konsep tumbuh kembang manusia, kebutuhan oksigen, kebutuhan cairan elektrolit, kebutuhan seksual dan konsep pemberian obat dengan proses keperawatan sebagai metoda pemecahan masalah dalam keperawatan. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi, teori,konsep, prnsip-prinsip dari pemeriksaan tanda-tanda vital Indikator Setelah mengikuti perkuliahan diharapkan mahasiswa dapat : 1. menjelaskan konsep tanda-tanda vital 2. Mendemonstrasikan dari pemeriksaan tandatanda vital Pengalaman Pembelajaran 1. ceramah 2. diskusi 3. tanya jawab 4. praktik Materi Ajar 1. Konsep dari pemeriksaan tandatanda vital : a. Tekanan darah b. Nadi c. Suhu d. Pernapasan Waktu 2 x 120 menit

Silabi DIII Keperawatan

Mengidentifikasi teori, konsep dan prinsip-prinsip pemenuhan kebutuhan psikososial, dalam proses keperawatan sebagai metoda pemecahan masalah dalam keperawatan

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat 1 menjelaskan konsep tumbuh kembang 2 menjelaskan konsep diri

1. ceramah diskusi tanya jawab

Konsep tumbuh kembang a. pengertian tumbuh kembang b. tahap-tahap tumbuh kembang c. faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang d. prinsip-prinsip tumbuh kembang e. tumbang fisiologis (Havighrust dan Duval) f. tumbang psikososial (Freud dan Erickson) g. perkembangan kognitif (Piaget) h. perkembangan mental Konsep diri a. definisi konsep diri b. komponen konsep diri b. ebnt

2 x 120 menit

Mahasiswa mampu mengidentifikasi asuhan keperawatan pada pasien dengan

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Melakukan pengkajian keperawatan pada pasien dengan Gangguan Kebutuhan Oksigen

Mengkaji konsep dasar keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan Oksigen 1. Mendiskusikan

1. Pengkajian keperawatan 3 x 120


pada pasien dengan gangguan kebutuha oksigen. 2. Diagnosa keperawatan pada pasien dengan menit

Silabi DIII Keperawatan

gangguan Pemenuhan Kebutuhan Oksigen.

2. Menyusun perencanaan pada pasien dengan Gangguan Kebutuhan Oksigen 3. Membuat diagnosa keperawatan pada pasien dengan Gangguan Kebutuhan Oksigen 4. Melaksanakan evaluasi pada pasien dengan Gangguan Kebutuhan Oksigen 5. Melaksanakan Dokumentasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan oksigen 6. Melakukankan Ketrampilan laboratorium keperawatan : Pemberikan oksigen melalui nasal kanul dan masker, Melatih pasien napas dalam, Melatih pasien batuk efektif,

Pengkajian keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan oksigen. 2.Mendiskusikan Diagnosa keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan oksigen 3. Mendiskusikan Perencanaan keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan oksigen 4.Mendiskusikan Evaluasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan oksigen 5. Mendiskusikan Dokumentasi asuhan keperawatan pasien dengan

3.

5.

4.

5.

gangguan kebutuhan oksigen. Perencanaan keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan oksigen. Evaluasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan oksigen. Dokumentasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan oksigen Ketrampilan laboratorium keperawatan a. Pemberikan oksigen melalui nasal kanul dan masker b. Melatih pasien napas dalam dan batuk efektif

Silabi DIII Keperawatan

gangguan kebutuhan oksigen Mendemonstrasik an Ketrampilan laboratorium keperawatan : Pemberikan oksigen melalui nasal kanul, masker, Melatih pasien napas dalam, Melatih pasien batuk efektif, Fisioterapi dada Mahasiswa mampu mengidentifikasi asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan Pemenuhan Kebutuhan Cairan Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. Melakukan pengkajian keperawatan pada pasien dengan Gangguan Kebutuhan Cairan 2. Menyusun perencanaan pada pasien dengan Gangguan Kebutuhan Cairan 3. Membuat diagnosa keperawatan pada pasien dengan Gangguan Kebutuhan Cairan 4. Melaksanakan evaluasi pada pasien dengan Gangguan Mengkaji konsep dasar keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 1. Mendisku sikan Pengkajian keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan. 2. Mendisku sikan Diagnosa keperawatan Pengkajian keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 2. Diagnosa keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 3. Perencanaan keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan

1.

3x 120 menit

Silabi DIII Keperawatan

Kebutuhan Cairan 5. Melaksanakan Dokumentasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan nutrisi 6. Melakukankan Ketrampilan laboratorium keperawatan : Pemberian cairan intra vena / Pemasangan infuse, Penghitungan kecepatan tetesan infuse, Monitor input dan output cairan.

pada pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 3. Mendisku sikan Perencanaan keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 4. Mendisku sikan Evaluasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 5. Mendisku sikan Dokumentasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 6. Mendem onstrasikan Ketrampilan laboratorium keperawatan : Penghitungan kecepatan tetesan

4. Evaluasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 5. Dokumentasi asuhan keperawatan pasien dengan gangguan kebutuhan Cairan 6. Ketrampilan laboratorium keperawatan a. Penghitungan kecepatan tetesan infus. b. Monitor input dan output cairan c. Pemasangan cairan infus

Silabi DIII Keperawatan

infuse, Monitor input dan output cairan, perawatan & pemasangan infus Memahami Setelah mengikuti perkuliahan, konsep pemberian mahasiswa diharapkan dapat: obat 1. Menjelaskan sifat kerja obat secara fisiologi. 2. Menjelaskan berat dan komposisi obat. 3. Menjelaskan dinamika sirkulasi. 4. Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kerja obat. 5. Menjelaskan rute pemberian obat. 6. Menjelaskan sistem pengukuran/perhitungan 7. Menjelaskan proses langkah-langkah pemberian obat secara aman 8. Menjelaskan proses keperawatan dan obat. 9. Menjelaskan kesalahan pemberian obat. 10. Menjelaskan peran perawat dalam pemberian obat Mengkaji dan mendiskusikan konsep pemberian obat pada pasien untuk meningkatkan aplikasi pengetahuan ilmiah dalam praktik keperawatan 1. Sifat kerja obat 3 X 120 secara fisiologi. 2. Berat dan komposisi obat. 3. Dinamika sirkulasi. 4. Faktor yang mempengaruhi kerja obat. 5. Rute pemberian obat. 6. Sistem pengukuran/perhitungan 7. Proses langkahlangkah pemberian obat secara aman 8. Proses keperawatan dan obat. 9. Kesalahan pemberian obat. 10. Peran perawat dalam pemberian obat Laborat: Pemberian obat secara: 1. Oral 2. Topical 3. Inhalasi 4. Supositoria 5. Tetes

Silabi DIII Keperawatan

6. Injeksi IV, SC, IC, IM Mengiidentifikasi teori, konsep dan prinsip-prinsip pemenuhan kebutuhan sexual dalam proses keperawatan sebagai metoda pemecahan masalah dalam keperawatan Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan konsep seksualitas manusia 1. ceramah 2. diskusi 3. tanya jawab Seks dan seksualitas 1. pengertian 2. faktor-faktor yang mempengaruhi seksualitas 3. ekspresi seksual 4. siklus respon seksual 5. gangguan fungsi seksual laki-laki dan perempuan 6. pengkajian keperawatan 7. diagnosa keperawatan 8. tindakan/intervensi keperawatan 9. Parakan , 1 Maret 2010 Koordinator Mata Ajar 2 x 120 menit

C. Ermayani Putriyanti,SST

Silabi DIII Keperawatan