P. 1
Ketentuan Manual SJH Berdasarkan Tingkat Kritis Bahan

Ketentuan Manual SJH Berdasarkan Tingkat Kritis Bahan

|Views: 188|Likes:
Dipublikasikan oleh Dwi S. Wibowo

More info:

Published by: Dwi S. Wibowo on Mar 30, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2012

pdf

text

original

No .

1.

Kategori Produk KETENTUAN MANUAL Produk Contoh SJH BERDASARKAN TINGKAT KRITIS Manual SJH Isi BAHAN
Tidak Beresiko (No Risk) Tepung beras, tepung beras ketan, tepung 1. Profil singkat perusahaan jagung, tepung ubi, gandum, Pati singkong 2. Nama, kategori dan tipe Produk (tapioka), maizena, sagu, Garam, Barang 3. Tujuan dan Lingkup 4. Kebijakan Halal tambang (mineral, bentonit, zeolit, silica, 5. Tim Manajemen Halal atau sekurang-kurangnya fosfat), Air dried/freeze dried vegetable with mengangkat Koordinator Manajemen Halal no additive (anti sticking agent), herbal, 6. Surat kesanggupan untuk mensosialisasikan bumbu kering, teh kering , Kimia (natrium kebijakan halal kepada seluruh pemangku kebijakan dan melaporkan secara tertulis kepada karbonat, HCl, H2SO4, bahan boiler), Ekstrak LPPOM MUI bila ada perubahan bahan atau bahan nabati (kopi, teh, essential oil) yang penambahan fasilitas tidak menggunakan filler dan/atau tambahan solvent, Madu, pollen, royal jelly Lampiran : (tidak menggunakan bahan additive 1. Daftar seluruh bahan yang digunakan dan/atau filler), Gas, Rumput laut, 2. Diagram alir proses produksi karagenan, alginate, Arang aktif, CPO (Crude 3. Form laporan berkala Palm Oil)/minyak sawit kasar, Bihun, soun, misoa tanpa penambahan bahan aditif, Minyak wijen murni Mi kering, mie basah, mi telor, Minyak goreng Asam lemak, gliserin, stearin dari minyak nabati , AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) Tinta dengan catatan bebas barang najis dan tembus kulit, Tepung telur, Ekstrak bahan nabati (dengan penambahan filler dan/atau penggunaan pelarut ethanol), Pacar cina 1. 2. 3. 4. 5. 6. Profil perusahaan Nama, Kategori, dan Tipe Produk Dokumen kendali Tujuan dan Lingkup Kebijakan Halal Tim manajemen halal yang melibatkan semua pihakyang bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatan kritis 7. Prosedur tertulis untuk menangani bahan kritis (seleksi suplier, pembelian, pemeriksaan barang datang, formula/pemakaian dalam produksi), 8. Sosialisasi halal 9. Pelaksanaan audit internal 10. Laporan berkala 6 (enam) bulan sekali 11. Manajemen review

2.

Resiko Rendah (Low Risk)

Lampiran : 1. Daftar seluruh bahan yang digunakan 2. Diagaram alir proses produksi

7. penolong semua produk yang disertifikasi halal Audit Halal Internal (Pokok-pokok 5 Formulir . 11. Identifikasi titik kritis bahan lain (tambang. pertanyaan yang harus dicakup Audit Halal Internal pada saat audit) 6 Format Laporan berkala . 11. 7 Format Laporan Ketidaksesuaian . bahan .Keterangan : Lampiran *) 1 Panduan Halal .4. 1 Surat 0 Internal .6.3.2. 2 Pohon keputusan / Diagram alir Penetapan titik . 11. 11.4. Identifikasi titik kritis penyimpanan dan Lini Produksi 8 Daftar Lembaga Sertifikasi Halal yg diakui MUI . kritis : 2. Identifikasi titik kritis bahan 2. 11. Identifikasi titik kritis bahan Hewani 2. 9 Notulen Pertemuan Tindakan Manajemen. bahan tambahan.1. Identifikasi titik kritis produk mikrobial 2.6. transportasi dan display (untuk restoran) 3 Prosedur tertulis dari aktivitas kritis . 1 Formulir administrasi : 1 .5. 11.5.1. .2. 2.3. 4 Matriks bahan baku. 11. Identifikasi Titik Kritis Distribusi. Pembelian Penerimaan Bahan oleh QC (kehalalan bahan) Penyimpanan bahan R&D Produksi Penyimpanan Produk Distribusi Keputusan pengangkatan Auditor Halal sintetik) 2.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->