Anda di halaman 1dari 21

Proses pengedokan kapal pada graving dock

Deady Helldiningrat

Sistematika Pengedokan
1. Perusahaan (Owner) Menghubungi perusahaan galangan kapal 2. Galangan kapal memproses berdasarkan data yang diberikan

3.
4.

5.

6.

oleh owner Owner dan Galangan kapal melakukan perencanaan dan analisis data Setelah mencapai titik kesepakatan maka pihak owner maupun pihak galangan kapal, menghubungi anak buah kapal untuk naik dok guna persiapan peralatan yang dibutuhkan dalam proses pengedokan Selama kapal yang akan melakukan pengedokan (antri masuk dok) pihak galangan melakukan floating Repair dengan tujuan untuk efisiensi waktu yang digunakan dalam proses perbaikan kapal Setelah mooring quay habis, kapal mulai memasuki dok yang sebelumnya telah dipersiapkan bantalan-bantalan yang telah disesuaikan peletakannya sesuai alur gading-gading utama kapal yang akan melakukan pengedokan.
SMK TEKNIK PAL SURABAYA 2

30/03/2012

PERENCANAAN DAN ANALISIS DATA OWNER DAN GALANGAN


a. Docking Space b. Repair list c. Calculation d. Pranegitiation e. Contract f. Dock Regulation g. Draft Bill h. Final Calculation *pada tahap ini pihak owner diwakili oleh Owner Surveyor (OS)
30/03/2012 SMK TEKNIK PAL SURABAYA 3

Fasilitas yang disiapkan di galangan


Diberikan asistensi tug boat untuk sandar atau datang dan

saat kapal meninggalkan galangan Diberikan asistensi line handler saat kapal datang, naik turun dok serta saat kapal meninggakan galangan Diberikan fasilitas sandar kade sebelum/sesudah docking. Kapal dinaikkan diatas dock guna dilakukan pengerjaan dibawah garis air Disupply aliran listrik kekapal untuk lampu penerangan/power consumption dikapal selama perbaikan . Diberikan air tawar setiap hari untuk keperluan MCK ABK selama kapal dalam perbaikan.
SMK TEKNIK PAL SURABAYA 4

30/03/2012

Proses Pengedokan
A. Proses persiapan kapal
Kapal ditambatkan di Dermaga dan mematikan semua mesin

utama kapal Menurunkan barang-barang yang tidak dipelukan dalam proses perbaikan kapal . Memasukan alat-alat yang menonjol keluar kapal Kapal diusahakan tegak tidak dalam posisi miring ataupun nungging (evenkeel) . Kapal yang naik dock diusahakan dalam keadaan free gas Menyediakan tali temali, fender dan peralatan yang lain . Menyediakan kapal tunda sebagai pemandu kapal Pengosongan tangki, . Menyediakan gambar yang dibutuhkan dalam proses pengedokan
30/03/2012 SMK TEKNIK PAL SURABAYA 5

GAMBAR YANG DI BUTUHKAN


General arrangement
Midship section Lines plan

Shell expantion
DLL.

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

B. Persiapan Docking oleh Pihak Galangan


Pengosongan kolam dok
Pemasangan bantalan dudukan kapal Pengisian air kembali pada kolam setinggi water

float Membuka ponton pintu dock Kapal dimasukkan dengan bantuan tali temali dan di tempatkan terhadap bantalan Penutupan ponton kembali
30/03/2012 SMK TEKNIK PAL SURABAYA 7

PERSIAPAN DOCK KOLAM

PEMASANGAN KEEL BLOCK DAN PENGISIAN AIR

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

PERSIAPAN DOCK KOLAM

Kapal yang telah masuk pada graving dock

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

C. Proses Pemasukan dan Pengeluaran Kapal dari Dok


Sebelum memasukkan kapal perlu kita perhatikan hal-hal

sebagai berikut: a. Mesin harus mati kecuali mesin winch b. Kapal diatur supaya trim minimum. c. Kapal harus bebas dari muatan berbahaya dan gas d. Kesiapan fasilitas sandar (bolder, tali, crew dock dll)

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

10

Jarak pengaturan keel block


4 buah keel block terdepan dan 5 buah paling belakang

jarak antar stop block masing-masing adalah 50 cm dan diikat masing-masing menjadi 1 unit agar saat kapal duduk susunan keel block tidak bergeser pada pondasi. Jarak antara keel block masing-masing 2 m Jarak antara side block masing-masing 3 m, 3,5 m, 4 m tergantung masing-masing jarak frame dan besar kapal. Penempatan side block diletakkan dalam daerah setengah lebar R bilga Penempatan side block antara, tergantung posisi side keel pada konstruksi kapal tersebut.
SMK TEKNIK PAL SURABAYA 11

30/03/2012

Proses Pengeluaran Kapal dari Dock


Semua perlatan kerja dalam graving dock dikeluarkan

semuanya terlebih dahulu, begitu pula kotoran hasil reparasi. Kran pintu induk dock dibuka sehingga air masuk ke dalam graving dock, setelah air yang masuk setinggi permukaan air laut maka pintu ponton akan terangkat dengan sendirinya. Pada waktu kapal mulai terapung side block yang terikat dengan tali ditarik dari posisinya kemudian diletakkan disamping. Stoot-stoot samping diambil dan kapal ditarik keluar dengan bantuan tug boat
30/03/2012 SMK TEKNIK PAL SURABAYA 12

GRAVING DOCK

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

13

Pada keel block 1 m terdiri dari beton cor setinggi 70cm dan bantalan kayu keras setinggi 30cm.

Peninggian side block diatur sesuai bentuk gading-gading kapal

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

14

Tinggi standart keel block

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

15

PENGATURAN KEEL BLOCK

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

16

PENEMPATAN PROPELLER DAN

RUDDER

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

17

PINTU DOCK DAN POMPA

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

18

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

19

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

20

30/03/2012

SMK TEKNIK PAL SURABAYA

21