P. 1
Konsep, Pendekatan Prinsip Dan Aspek Geografi

Konsep, Pendekatan Prinsip Dan Aspek Geografi

|Views: 2,786|Likes:
Dipublikasikan oleh Parji Susanta
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Published by: Parji Susanta on Mar 31, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2015

pdf

text

original

G E O G R A F I

STANDAR KOMPETENSI
1. MEMAHAMI KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP DAN ASPEK GEOGRAFI

5/24/2009

KOMPETENSI DASAR :
1.1 MENJELASKAN KONSEP GEOGRAFI

5/24/2009

TUJUAN PEMBELAJARAN

• MENGANALISA KONSEP DASAR GEOGRAFI • MENYIMPULKAN KONSEP DASAR GEOGRAFI DALAM KAJIAN GEOSFER
5/24/2009

Cludius Ptolomeus (abad 2) menyatakan geografi adalah penyajian melalui peta sebagian atau seluruh permukaan bumi Akhir abad 18 berkembang aliran fisis determinis dengan tokohnya yang terkenal Ellsworth Hunthington (AS)

5/24/2009

Di Perancis faham Posibilisme dengan tokohnya yang terkenal Paul Vidal de la Blache dengan bukunya yang berjudul “Gen re de vie”

5/24/2009

Fisis determinis memandang manusia sebagai figur yang pasif sehingga hidupnya dipengaruhi oleh alam sekitarnya. Sedangkan Posibilisme memandang manusia sebagai makhluk yang aktif, yang dapat membudidayakan alam untuk menunjang kehidupannya

5/24/2009

BATASAN GEOGRAFI
KATA GEOGRAFI BAHASA YUNANI YAITU GEO YANG BERARTI BUMI DAN GRAPHEIN YANG BERARTI PENCITRAAN / GAMBARAN / PELUKISAN

5/24/2009

Preston James mencoba untuk memecahkan pertanyaan apakah geografi dengan memberikan batasan geografi menjadi empat tradisi utama, yaitu: • • • • The spatial tradition The area studies tradition The man-land tradition The Earth sciences tradition

5/24/2009

SECARA ETIMOLOGIS GEOGRAFI ADALAH ILMU PENGETAHUAN YANG MENCITRAKAN ATAU MENGGAMBARKAN KEADAAN BUMI

5/24/2009

PENGERTIAN GEOGRAFI:
1.MENURUT RICHARD HARTSHORNE (1959) GEOGRAFI BERKEPENTINGAN UNTUK MEMBERIKAN DESKRIPSI YANG TELITI, BERATURAN, DAN RASIONAL TENTANG SIFAT VARIABEL DARI PERMUKAAN BUMI
5/24/2009

1. MENURUT ALEXANDER (1963) GEOGRAFI ADALAH STUDI TENTANG PENGARUH LINGKUNGAN ALAM PADA AKTIVITAS MANUSIA 1. MENURUT YEATES (1963) GEOGRAFI ADALAH SUATU ILMU YANG MEMPERHATIKAN PERKEMBANGAN RASIONAL DAN LOKASI DARI BERBAGAI SIFAT YANG BERANEKA RAGAM DI PERMUKAAN BUMI

5/24/2009

1. MENURUT BINTARTO (1977) : GEOGRAFI MERUPAKAN ILMU PENGETAHUAN YANG MENCITRAKAN, MENERANGKAN SIFAT-SIFAT BUMI, MENGANALISA GEJALA-GEJALA ALAM DAN PENDUDUK SERTA MEMPELAJARI CORAK KHAS MENGENAI KEHIDUPAN DAN BERUSAHA MENCARI FUNGSI DARI UNSUR-UNSUR BUMI DALAM RUANG DAN WAKTU

5/24/2009

1. MENURUT PRESTON E. JAMES : GEOGRAPHY IS THE MOTHER OF ALL SCIENCES (GEOGRAFI DAPAT DIUNGKAPKAN SEBAGAI INDUK DARI SEGALA ILMU PENGETAHUAN, KARENA BANYAK BIDANG ILMU PENGETAHUAN SELALU MULAI DARI KEADAAN BUMI UNTUK BERALIH PADA STUDINYA MASING-MASING 1. MENURUT ULLMAN : GEOGRAFI ADALAH INTERAKSI ANTAR RUANG

5/24/2009

1. MENURUT MAURICE LE LANNOU (1959) : OBYEK STUDI GEOGRAFI ADALAH KELOMPOK MANUSIA DAN ORGANISASINYA DI MUKA BUMI 1. MENURUT PAUL CLAVAL (1976) : GEOGRAFI SELALU INGIN MENJELASKAN GEJALA-GEJALA DARI SEGI HUBUNGAN KERUANGAN

5/24/2009

1.MENURUT SEMINAR DAN LOKAKARYA DI IKIP SEMARANG (1988) : GEOGRAFI ADALAH ILMU YANG MEMPELAJARI PERSAMAAN DAN PERBEDAAN FENOMENA GEOSFER DARI SUDUT PANDANG KEWILAYAHAN DAN KELING KUNGAN DALAM KONTEKS KERUANGAN

5/24/2009

1.MENURUT I MADE SANDY : GEOGRAFI ADALAH ILMU YANG BERUSAHA MENGEMUKAKAN, MENEMUKAN, DAN MEMAHAMI PERSAMAAN DAN PERBEDAAN YANG ADA DALAM RUANG MUKA BUMI

5/24/2009

Istilah Geografi pertama kali diperkenalkan Erastothenes abad ke 1. Kata geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bumi Erastothenes dianggap sebagai peletak dasar pengetahuan geografi

5/24/2009

1.MENURUT FERDINAN VON RICHOFFEN : GEOGRAFI SEBAGAI STUDI TENTANG GEJALA DAN SIFAT-SIFAT PERMUKAAN BUMI SERTA YANG DISUSUN BERDASAR KAN LETAK DAN MENCARI HUBUNGAN TIMBAL BALIK ANTARA GEJALA DAN SIFAT-SIFAT ITU

5/24/2009

1.MENURUT SIDNEY EKBLOW DAN DONALD MULKERNE : GEOGRAPHY IS THE SCIENCE OF THE EARTH AND ITS LIFE, INFLUENCE THE WAY OF LIFE, THE FOOD WE EAT, THE CLOTHING WE WEAR, THE HOME WE BUILD AND THE RECREATION ACTIVITIES WE ENJOY

5/24/2009

1.MENURUT H.J. de BLIJ DAN PETER O. MULLER :
GEOGRAPHERS STUDY THE LOCATIONS AND DISTRIBUTIONS OF FEATURES ON THE EARTH’S SURFACE. THIS FEATURES MAY BE THE LANDMARKS OF HUMAN OCCUPATION OR THE PROPERTIES OF THE NATURAL ENVIRONMENT, OR BOTH ONE OF THE MOST INTERESTING THEMES IN GEOGRAPHY HAS TO DO WITH THE INTERRELATIONSHIPS OF NATURAL ENVIRONMENT AND HUMAN SOCIETIES

5/24/2009

1.MENURUT HALIM KHAN:
GEOGRAPHY IS WHAT GEOGRAPHERS DO 1. ILMU YANG MENELAAH FENOMENA GEOSFER DARI SEGI KERUANGAN DENGAN MEMPERHATIKAN HUBUNGAN DAN PENGARUH TIMBAL BALIK ANTAR KOMPONEN DALAM SUATU SISTEM FENOMENA YANG BERSANGKUTAN SEHINGGA BERSIFAT “holistic systemic”.

5/24/2009

KESAMAAN TITIK PANDANG DALAM MENGKAJI GEOGRAFI :
1.BUMI SEBAGAI TEMPAT TINGGAL 2.ILMU PENGETAHUAN TENTANG LOKASI 3.INTERAKSI MANUSIA DENGAN LINGKUNGANNYA 4.DIMENSI RUANG DAN DIMENSI HISTORIS 5.PENDEKATANNYA BERSIFAT INTEGRATIF: SPATIAL, EKOLOGI DAN REGIONAL

5/24/2009

EMBRIO GEOGRAFI:
Aardrijkskunde/Erdkunde = pengetahuan tentang kerajaan bumi = ilmu bumi • Kejadian atau terjadinya bumi; • Sifat dan keadaan muka bumi; • Posisi bumi pada alam semesta; • Bagian-2 alam semesta yang mempengaruhi bumi (hujan, penguapan, bulan, udara, matahari, dll.).

5/24/2009

GEOGRAFI SEBAGAI ILMU YANG “ UNDER DEVELOPED”
• Hanya berorientasi pada idiografik; • Ada berbagai opini tentang obyek kajian geografi dan intepretasinya; • Mendeskripsikan daerah secara “dogmatis”; • Fase-fase studinya masih mengandung kelemahan teori dan metodologi.
5/24/2009

SIFAT ILMU GEOGRAFI
• Observasional • Problem Oriented • Applied Science • Holistic Systemic

5/24/2009

Konsep esensial geografi:
Menurut Peter Hagget (1975) :

• • • • •

Areal differentiation Landscape Man-environment Spatial distribution Geometric

5/24/2009

Menurut Herry J. Warman :

1.Regional concept 2.Life-layer concept 3.Man-ecological dominant concept 4.Globalism concept 5.Spatial interaction concept 6.Areal relationship concept 7.Areal likeness concept 8.Areal differences concept 9.Areal uniquences concept

5/24/2009

1.Areal distribution concept 2.Relative location concept 3.Comparative advatage concept 4.Perceptual transformation concept 5.Cultural defined resources concept 6.Round earth on the flat paper concept

5/24/2009

Menurut Getrude Whipple :

• • • • •

The earth as a planet Varied ways of living Varied natural regions Significance of region to man The importance of location in understanding world affaire

5/24/2009

Konsep esensial geografi:
1. Aglomerasi (pengelompokan) 2. Lokasi (absolut dan relatif) 3. Jarak (jarak fisik dan jarak sosial) 4. Keterjangkauan (accessibilitas) 5. Pola (persebaran fenomena)

5/24/2009

Konsep esensial geografi:
5. Morfologi (bentuk lahan) 6. Aglomerasi (pengelompokan) 7. Nilai Kegunaan 8. Interaksi dan interdependensi (keterkaitan dan ketergantungan) 9. Distribusi/diferensiasi keruangan (keunikan) 10. Keterpaduan/sintesis

5/24/2009

KOMPETENSI DASAR
1.2 MENJELASKAN PENDEKATAN GEOGRAFI

5/24/2009

TUJUAN PEMBELAJARAN
• MENJELASKAN PERBEDAAN METODE/PENDEKATAN GEOGRAFI • MENERAPKAN METODE / PENDEKATAN GEOGRAFI DALAM MENGKAJI GEJALA GEOSFER
5/24/2009

Pendekatan utama/analisis geografi:
1.Analisis keruangan (analisis lokasi; penyebaran; interaksi; diffusi) 2.Analisis kelingkungan/ekologi (hub. Ant. Makhluk hidup dg. Komponen lingk. Hidup lainnya) 3.Analisis kompleks wilayah (bersifat “multi variate” dan fungsional)
5/24/2009

Arti Penting Pendekatan dalam Paradigma Geografi
1. Keruangan, analisis yang perlu diperhatikan adalah penyebaran, penggunaan ruang dan perencanaan ruang. Dalam analisis peruangan dikumpulkan data ruang disuatu tempat atau wilayah yang terdiri dari data titik (point), data bidang (areal) dan data garis (line) meliputi jalan dan sungai.
5/24/2009

Arti Penting Pendekatan dalam Paradigma Geografi
2. Kelingkungan, yaitu menerapkan konsep ekosistem dalam mengkaji suatu permasalahan geografi, fenomena, gaya dan masalah mempunyai keterkaitan aspek fisik dengan aspek manusia dalam suatu ruang.
5/24/2009

Arti Penting Pendekatan dalam Paradigma Geografi
3. Kewilayahan, yang dikaji yaitu tentang penyebaran fenomena, gaya dan masalah dalam ruangan, interaksi antar/variabel manusia dan variabel fisik lingkungannya yang saling terkait dan mempengaruhi satu sama lainnya. Karena pendekatan kewilayahan merupakan perpaduan antara pendekatan keruangan dan kelingkungan, maka kajiannya adalah perpaduan antara keduanya.
5/24/2009

KOMPETENSI DASAR :
1.3 MENJELASKAN PRINSIP-PRINSIP GEOGRAFI

5/24/2009

TUJUAN PEMBELAJARAN
• MENJELASKAN PRINSIPPRINSIP GEOGRAFI • MENYIMPULKAN PERBEDAAN PRINSIP-PRINSIP GEOGRAFI • MENERAPKAN PRINSIP GEOGRAFI DALAM KAJIAN GEOSFER
5/24/2009

PRINSIP PENYEBARAN
Dalam prinsip ini fenomena atau masalah alam dan manusia tersebar di permukaan bumi. Penyebaran fenomena atau permasalahan itu tidak merata. Fenomena sumber air tentu tidak dijumpai di semua tempat. Demikian pula permasalahan pencemaran air juga tidak dijumpai di semua sungai atau laut.

5/24/2009

PRINSIP INTERELASI
Fenomena atau permasalahan alam dan manusia saling terjadi keterkaitan antara aspek yang satu dengan aspek yang lainnya. Keterkaitan itu dapat terjadi antara aspek fenomena alam dengan aspek fenomena alam lain, atau fenomena aspek manusia dengan aspek fenomena manusia. Fenomena banjir yang terjadi di wilayah hilir terjadi karena kerusakan hutan di bagian hulu. Kerusakan hutan alam itu dapat terjadi karena perilaku menusia. Perilaku manusia yang demikian terjadi karena kesadaran terhadap fungsi hutan yang rendah.
5/24/2009

PRINSIP DESKRIPSI
Fenomena alam dan manusia memiliki saling keterkaiatan. Keterkaitan antara aspek alam (lingkungan) dan aspek manusia itu dapat dideskripsikan. Pendiskripsian itu melalui fakta, gejala dan masalah, sebab-akibat, secara kualitatif maupun kuantitatif dengan bantuan peta, grafik, diagram, dll.
5/24/2009

PRINSIP KOROLOGI
Merupakan prinsip keterpaduan antara prinsip penyebaran, interelasi dan deskripsi. Fenomena atau masalah alam dan manusia dikaji penyebarannya, interelasinya, dan interaksinya dalam satu ruang. Kondisi ruang itu akan memberikan corak pada kesatuan gejala, kesatuan fungsi dan kesatuan bentuk.
5/24/2009

KOMPETENSI DASAR :
1.4 MENDESKRIPSIKAN ASPEK-ASPEK GEOGRAFI

5/24/2009

TUJUAN PEMBELAJARAN
• MENJELASKAN PERBEDAAN ASPEK FISIK DAN ASPEK SOSIAL GEOGRAFI • MEMBERI CONTOH ASPEK-ASPEK GEOGRAFI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI • MENGKORELASIKAN ASPEK FISIK DAN ASPEK SOSIAL (MANUSIA) • MENGANALISIS RUANG LINGKUP GEOGRAFI • MENJELASKAN OBYEK FORMAL DAN OBYEK MATERIAL GEOGRAFI

5/24/2009

PARADIGMA GEOGRAFI

• Man in nature (use relationship) • Man against nature (controll relationship) • Man and nature (concept relationship)

5/24/2009

UNSUR UNSUR GEOGRAFI
• LINGKUNGAN (earth as a globe, bodies of
water, lands forms, soil and mineral, climate, forms of life); • MANUSIA sebagai: Homo Sapiens, Homo faber, dan Homo Symbolicum (individu, kelompok);

• RECIPROCAL RELATIONSHIP BETWEEN MAN AND EARTH/ENVIRONMENT (human
responses yang dapat berbentuk: gerakan penduduk, permukiman, mata pencaharian, dll.).
5/24/2009

Earth as a Globe

• Adanya siang dan malam • Pergantian iklim dan musim di bumi • Perbedaan unsur suatu letak • Adanya arus pasang surut • Dll.

5/24/2009

• Relief features of the first order • Major relief (2-nd order) • Minor Subdivision (3-rd order)

Lands Form
5/24/2009

Bodies of water

• >70% permukaan bumi tergenang air (the water palnet) • Berupa samodra, lautan, sungai, danau, dll. • Luas lautan = 360 juta Km² • Kedalaman rerata = 3,8 Km • Menampung air sebesar 1.370 juta Km³ • 97% air berada di lautan
5/24/2009

Masalah Lingkungan Perairan Laut :
• Meningkatnya penggunaan bahan peledak • Pengambilan bahan tambang yang berlebihan • Meningkatnya pemanfaatan hutan bakau (mangrove) • Penggunaan alat pukat harimau • Pembukaan daerah pasang surut sebagai areal persawahan dan permukiman

5/24/2009

Distribusi Kuantitatif Air Tawar
• • • • • • • air tawar hanya berjumlah 3% 75% sebagai es dan glacier 23,965% sebagai air tanah 0,035% sebagai air di Atmosfer 0,3% sebagai air danau 0,06% sebagai soil moisture 0,64% sebagai air permukaan

5/24/2009

Krisis Air:
• Pertambahan penduduk adalah pangkal tolak timbulnya krisis air; • Air pada beberapa sistem DAS dipergunakan berulang-ulang (l.k. 50 kali) sebelum mengalami siklus hidrologi; • Manusia menggunakan air tawar dari daratan lebih cepat dari pergantian kembali oleh siklus hidrologi; • Kebutuhan manusia akan air terus meningkat (keperluan domestik; pertanian, industri, perikanan, pembangkit listrik, navigasi, dan rekreasi).
5/24/2009

Manusia - Tanah
• Man-Land ratio yang semakin meningkat; • Tingkat konsumsi pangan dan non pangan yang tinggi, meliputi (mutu, Jumlah, dan jenisnya); • Rerata penggunaan energi percapita yang semakin meningkat
5/24/2009

Sumberdaya Mineral
• Mineral Logam: Logam Jarang Logam Berlimpah
• Mineral Non Logam: 1. Untuk bahan kimia pupuk buatan dan keperluan khusus lainnya; 2. Bahan bangunan; 3. Bahan bakar fosil; 4. Sumberdaya air.

5/24/2009

Climates
• Mempengaruhi pengadaan infrastruktur; • Sumber-sumber mineral; • Produktivitas manusia; • Proses industri; • Pemanfaatan sumber tenaga air.
5/24/2009

Paradigma dalam Geografi:
• Paradigma adalah kesamaan pandangan di bidang keilmuan yang mencakup asumsi-2, prosedur-2, dan temuan-2 keilmuan yang diterima sacara rasional oleh sekelompok ilmuwan dan secara hampir berbarengan mewarnai pola kegiatan ilmiah yang relatif tetap dalam jangka

5/24/2009

Periode Perkembangan Paradigma dalam Geografi:
• Paradigma Tradisional 1. Paradigma Eksplorasi; 2. Paradigma Environmentalisme; 3. Paradigma Regionalisme.
• Paradigma Kontemporer Ditandai dengan adanya kecenderungan kajian thd geografi yang terspesialisasi secara lanjut (bisa mengkibatkan pudarnya citra geografi).
5/24/2009

Faktor Faktor Erosi E = f ( c.t.v.s.h)
5/24/2009

Metode Pendugaan Erosi

•A = R x K x L x S x C x P
5/24/2009

Keterangan:
• • • • • • •

A = rata rata kehilangan tanah ton/ha/th. R = indeks erosifitas hujan dan limpasan; K = erodibilitas tanah; L = panjang lereng erosi; S = kemiringan/kecuraman lereng; C = faktor penutup dan pengelolaan tanaman; P = faktor usaha pengendalian erosi dan pengaweta tanah.

5/24/2009

Menurut Rhoad Murphey ruang lingkup geografi sebagai berikut : 1. distribusi dan hubungan timbal balik antara manusia di permukaan bumi dengan aspek-aspek keruangan permukiman penduduk dan kegunaan dari bumi. 2. hubungan timbal balik antara masyarakat dengan lingkungan fisiknya sebagai bagian studi perbedaan area. 3. kerangka kerja regional dan analisis wilayah secara spesifik.

Ruang lingkup geografi

5/24/2009

Obyek studi geografi GEOSFER (litosfer, • Obyek material
hidrosfer, atmosfer, biosfer, dan anthroposfer). • Obyek Formal sudut pandang dari organisasi keruangan / spatial setting (spatial pattern, spatial system, spatial process)
5/24/2009

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->