BUKU PANDUAN t PROGRAM SARJANA 1990 1994 INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Hal. KATA PENGANTAR ................................... vii I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR .................... 1 A. GAMBARAN UMUM ........................... 1 Sejarah Ringkas ..................................1 Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor ............. 2 Definisi Pertanian dalam Arti Luas ................. 2 Modal Dasar Institut Pertanian Bogor ............... 2 Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor .............. 2 Pengertian Lambang ............................. 3 Organisasi Institut Pertanian Bogor ................. 3 Lokasi Kampus .................................. 3 B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN ........... 4 Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan ................ 4 Unit Pelaksana Teknis Komputer ................... 4 Laboratorium Bahasa ............................. 5 Percetakan ...................................... 5 Penerbitan ...................................... 5 Pelayanan Kesehatan ............................. 5 Apotik ........................................ 5 Pelayanan Pos dan Telekomunikasi ................. 5 Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan ............ 6 Bimbiian dan Konseling ......................... 6 Beasiswa ........................................ 6 Asrama Mahasiswa ............................... 6 Fasilitas Olah Raga Mahasiswa ..............

7 Pelayanan Bank .................................. 7 Kafetaria ....................................... 7 Aula dan Gedung Serba Guna ..................... 7 Tempat Peribadatan .............................. 7 Himpunan Alumni ............................... 8 C. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL ..... 9 Pimpinan ........................................ 9

Hal. Pembantu Pimpinan .............................. 9 Unsur Pelaksana ................................. 9 Unsur Penunjang .............................. 11 Badan Non Struktural .......................... 11 I1 . PELAKSANAAN PENDIDIKAN ..................... 12 A. UMUM ..................................... 12 Tujuan Umum Program Stratum 1 (S 1) ....... 12 Pengertian Dasar .......................... 12 Masa Pendidikan .......................... 13 Tata Tertib Perkuliahan ..................... 13 Tata Tertib Ujian .......................... 14 Sanksi Akademik .......................... 16 Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan .... 16 Sumbangan Pembinaan Pendidian ........... 18 Kalender Akademik IPB Tahun 199011991 ..... 18 B. JENJANG PENDIDIKAN .................... 21 1. Tingkat Persiapan Bersama ............... 21 1.1 Tujuan Pendidikan .................. 21 1.2 Organisasi dan Personel ......... : .... 21 1.3 Kurikulum .........................231 1.4 Silabi .............................. 22

2. Fakultas Pertanian ....................... 28 Tujuan Umum Program Sarjana (SI) ....... 28 2.1 Tujuan Pendidikan .................. 28 2.2 Sistem Pendidikan ................... 28 2.3 Organisasi dan Personel .............. 29 2.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 34 2.5 Silabi .............................. 59 2.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 103 3. Fakultas Kedokteran Hewan ..............115 3.1 Tujuan Pendidikan ..................115 3.2 Organisasi dan Personel .............. 116 3.3 Program Studi dan Kurikulum .........118 3.4 Silabi .............................. 121

Hal. 3.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 136 4. Fakultas Perikanan ....................... 143 4.1 Tujuan Pendidiian .................. 143 4.2 Organisasi dan Personel .............. 143 4.3 Semester Bersama Fakultas Perikanan . 145 4.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .146 4.5 Silabi ..............................158 4.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 193 5. FakultasPeternakan ..................... %1 5.1 Tujuan Pendidikan .................. 201 5.2 Organisai dan Personel ............... 201 5.3 Program Studi dan Kurikulum ......... 203 5.4 Silabi .............................. 205 5.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 226 6. Fakultas Kehutanan .....................233 6.1 Tujuan Pendidikan .................. 233 6.2 Organisasi dan Personel .............. 234 6.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 235 6.4 Silabi ..............................246 6.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........280 7. Fakultas Teknologi Pertanian .............. 285 7.1 Tujuan Pendidikan ..................285 7.2 Organisasi dan Personel .............. 285 7.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .288 7.4 Siiabi ..............................304 7.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 333 8. Fakultas Matematika dan IPA ............. 339 8.1 Tujuan

Pendidikan ................... 339 8.2 Organisasi dan Personel .............. 340 8.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .343 8.4 Silabi ..............................364 8.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........416

Hal. I11 .LEMBAGA PENELITIAN .......................... 423 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 423 IV. LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT . . 426 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 4% LAMPIRAN -LAMPIRAN ............................. 428

KATA PENGANTAR Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelurnnya, Buku Panduan IPB ini mengalami perubahan dan perbaikan yang disesuaikan dengan perkembangan, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku dengan .memperhatikan masukan-masukan dari semua unit kerja di Institut Pertanian Bogor. Beberapa perubahan dan perbaikan yang diiakukan dalam Buku Panduan ini di antaranya: mata kuliah, silabus, peraturan administrasi akademik, pimpinan, dan dosen serta sarana dan prasarana kampus. Dengan diterbitkannya Buku Panduan ini diharapkan agar semua staf pengajar dan mahasiswa mempunyai pedoman di samping penjabarannya secara rinci berupa pedoman yang diterbitkan di Fakultas. Mudah-mudahan Buku Panduan ini dapat bermanfaat. Kritik dan saran senantiasa kami nantikan demi penyempurnaan panduan ini. Kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan panduan IPB kami ucapkan terima kasih. A.n. Rektor Pembantu Rehor 1, Prof. Dr.Ir. H. SADAN WIDARMANA, MSc. NIP. l3021U)44

I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR A. GAMBARAN UMUM Institut Pertanian Bogor adalah kelanjutan hidup dari lembagalembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian dan kedokteran hewan pada awal abad ke-U) ini, didirikan berdasar S.K. Menteri PTIP No. 9U1%3 dan disahkan oleh S.K. Presiden RI No. 279111965. Sejarah Ringkas Tahap Embrio (1941-1%3), dimulai dengan pendirian "Landbouwkundige Faculteit-ada tanggal 31 Oktober 1941, disusul dengan pembentukan Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan pada tahun 1946. Pada tahun 1948 perguruan tinggi ini dijadikan "Faculteit voor Diergeneeskunde"di samping "Faculteit voor Landbouwwetenschappen" yang menjadi bagian dari "Universiteit van Indonesien di Kampus Bogor. Setelah mengalami beberapa perubahan nama, kedua fakultas ini pada tahun 1%3 memisahkan diri dari Universitas Indonesia untuk menjadi Institut Pertanian Bogor. Tahap Kelahiran dan Pertumbuhan (1%3-1975), ditandai dengan lahirnya beberapa fakultas baru yang menjadikan IPB semakii mampu dalam menangani pendidikan tinggi pertanian. Pada tahap ini IPB mempunyai 6 fakultas, yaitu Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan serta Rknologi dan Mekanisasi Pertanian. Pada akhir tahap ini dibentuk pula Sekolah Pasca Sarjana. Sejak tahun 1976, IPB memasuki Tahap Pendewasaan yang ditandai dengan proses pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan di Kampus

Darmaga, Bogor berdasarkan pertumbuhan jumlah civitas akademikanya. Dua fakultas baru lahir pada tahap ini, yaitu Fakultas Politeknik Pertanian dan Fakultas Matematika dan Ilrnu Pengetahuan Alam. Adapun Sekolah Pasca Sarjana dijadikan Fakultas Pascasarjana dan Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian diubah namanya menjadi Fakultas Eknologi Pertanian. IPB telah dapat membuktikan dirinya sebagai perguruan tinggi terkemuka, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Sebagai pelopor pengembangan pertanian modern, IPB telah melahirkan berbagai gagasan yang setelah melalui proyek percobaan

dijadikan model bagi pengembangan pertanian nasional. Dalam bidang pendidikan tinggi, IPB menjadi pencetus dan pelopor studi sarjana 4 tahun, penerimaan mahasiswa berbakat, serta perintis pembentukan Sekolah Pasca Sarjana &Indonesia. Pada saat ini IPB menerima mahasiswa baru melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dengan jumlah sekitar 1.650 orang setiap tahun. Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor Institut Pertanian Bogor adalah Perguruan Tinggi yang merasa berkewajiban menjadi suatu pusat pengembangan masyarakat Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 melalui pembangunan pertanian ddam arti luas yang dilaksanakan melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Definisi Pertanian dalam Arti Luas Dengan Pertanian dalam Arti Luas dimaksudkan seluruh mata rantai proses pemanenan energi surya secara langsung dan tak langsung melalui fotosintesis dan proses pendukung lainnya untuk kehidupan manusia, yang mencakup aspek ilmu pengetahuan, teknologi dan kemasyarakatan. Modal Dasar Institut Pertanian Bogor Modal dasar Institut Pertanian Bogor adalah: 1. Perangkat lunak yaitu staf engajar Institut Pertanian Bogor, yang terdiri atas tenaga akademi E dalam berbagai bidang dan jurusan. 2. Perangkat keras yaitu gedung-gedung, laboratorium, lapangan percobaan dan sarana lainnya yang menjadi tempat melakukan Tridarma Perguruan Tinggi. 3. Perangkat kokoh sebagai hasil interaksi perangkat lunak dan eran at keras berupa motivasi untuk selalu berusaha menempaten 8.

rl di garis depan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor Tbjuan dasar Institut Pertanian Bogor addah: melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi sesuai dengan falsafah dasarnya, pemanfaatan, pelestarian dan pengembangan modal dasar dengan efsien untuk kepentingan kemanusiaan dan masyarakat di masa kini dan masa depan.

Pengertian Lambang Lambang Institut Pertanian Bogor mencerminkan pertumbuhan Institut Pertanian Bogor sebagai suatu lembaga pendidikan sumber ilmu dan teknologi, dan akan seldu maju, tumbuh terus dan mengamalkan Tkidarma Perguruan Tiggi dengan berlandaskan Panwila. Bentuk bundar menggambarkan bahwa ilrnu tersebut tidak ada batasnya, selalu berkembang dan bertambah. Warna dasar biu melambangkan bahwa Institut Pertanian Bogor termasuk kelompok teknologi. Gambar buku terbuka melambangkan Institut Pertanian Bogo~ sebagai suxiber ilmu. Cabang tiga yang timbul dari buku melambangkan Tridarma Perguruan Tinggi. Kelima ujung helai daun melambangkan lima Fakultas pertama pada waktu IPB berdiri dan bahwa Tridarma itu dilaksanakan berasaskan Panwila. Organisasi Institut Pertanian Bogor Sesuai dengan S.K. Presiden No.46 Tahun 1982, Institut Pertanian Bogor dipimpin oleh Rektor dengan dibantu oleh para Pembantu Rektor. Rektor diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Republik Indonesia. Senat Institut Pertanian Bogor adalah badan normatif tertinggi di Institut, sedangkan di aingkat Fakultas terdapat Senat Fakultas yang diketuai oleh Dekan. Rektor adalah Ketua Senat Institut Pertanian Bogor. Dewan Penyantun Institut Pertanian Bogor adalah dewan yang mewadahi tokoh-tokoh masyarakat dan merupakan jembatan antara

masyarakat dan Institut Pertanian Bogor. Dalam menjalankan tugas-tugasnya, Rektor dibantu pula oleh Biro, Fakultas, Lembaga, Jurusan, Unit Pelaksana Rknis Institut Pertanian Bogor. Lokasi Kampus Kampus Institut Pertanian Bogor terdapat di empat tempat. Kantor Pimpinan, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama, UPT Komputer, Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, Aula Institut Pertanian Bogor, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Pasca Sarjana bertempat di Kampus Baranangsiang, Jalan Raya

~gjajaran Bogor, Fakultas Kedokteran Hewan di Taman Kencana, sedangkan Fakultas Peternakan, sebagian Laboratorium dan Jurusan dari Fakultas Kedokteran Hewan, Lembaga Penelitian, dan Biro Administrasi Umum terletak di Kampus Gunung Gede. Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Gedung Kantor Pusat Antar Universitas (PAU), Fakultas Perikanan, Lembaga Sumberdaya Informasi, Perpustakaan Pusat, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH), Kebun Percobaan Darmaga, sebagian Asrama Mahasiswa, dan Perumahan Dosen terletak di Kampus Darmaga, kurang lebih 12 km ke arah Barat dari Kota Bogor. B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Perpustakaan Institut Pertanian Bogor mempunyai koleksi buku sekitar 2.021 judul dengan exemplar 3.097, majalah 940 judul dengan exemplar 2.170 dan 822 judul dengan exemplar 1.005dokumentasi IPB yang terdiri dari skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis ilmiah staf pengajar IPB, serta koleksi pandang dengar yang terdiri dari: mikrofs 800 judul buku referensi dan 43 judul majalah, mikrofrlm 9 judul, kaset 50 buah dan slide50buah, yang terdapat di Perpustakaan JurusanSivitas Akademika Institut Pertanian Bogor berhak menerima pelayanan perpustakaan. Perpustakaan dibuka pada setiap hari kerja. Perpustakaan Pusat menerima pembuatan fotokopi Unit Pelaksana Teknis Komputer

2buah line printer LP-300. Di samping itu tersedia pula 8 buah mikrokomputer IBM PCIXT dan dua buah printer IBM. . Pusat ini dilengkapi dengan komputer PERKIN ELMER 3. Pusat ini menjadi laboratorium komputasi dan dikelola oleh Jurusan Statistik.Gedung untuk pusat pengelolaan data ini terletak di Kampus Baranangsiang.220 berkapasitas 300 MB.Z buah disc drive 10 MB.

Pelayanan umurnnya ditujukan kepada warga Institut Pertanian Bogor yang memerlukannya. tersedia juga Cabang Apotik Kimia Farma yang berada di Kantor Pusat Baranangsiang. Pelayanan Kesehatan Bagi warga Institut Pertanian Bogor disediakan klinii kesehatan yang terletak di Kampus Baranangsiang yang diasuh oleh tiga orang dokter dan dibuka setiap hari kerja. ilmiah dan populer dari fakultas. Laboratorium ini terdapat di Kampus Baranangsiang.Laboratorium Bahasa Laboratorium ini dapat dimanfaatkan untuk latihan bahasa Inggris dan bahasa lainnya. bersifat umum. laporan atau tesis mahasiswa. senat mahasiswa. Pelayanan Pos dan . jurusan. Apotik Untuk memudahkan pelayanan pembelian obat-obatan yang tidak tersedia di Poliklinik IPB. Percetakan Percetakan Institut Pertanian Bogor yang terletak di Karnpus Darmaga berfungsi untuk mencetak penuntun kuliah. publikasi. Penerbitan Berita Institut Pertanian Bogor merupakan media komunikasi antar Institut Pertanian Bogor di samping penerbitan-penerbitan berkala. dan organisasi profesi. bulanan. yang dapat dimanfaatkan oleh setiap warga Institut Pertanian Bogor.

pembayaran iuran TV dan lain-lain tersedia 3 buah Kantor Pos Cabang. Taman Kencana. .Telekomunikasi Pelayanan sarana komunikasi yang menyangkut keperluan surat menyurat. pengiriman dan pengambilan wesel paket. telex dan facsimile. tab-. Di Kampus IPB Darmaga tersedia Warung Pos dan Telekomunikasi yang dapat melayani keperluan pos dan telekomunikasi seperti telepon. masing-masing berlokasi di Kampus Baranangsiang.

Wsma . yang luar biasa kepandaian dan bakatnya. yang orang tuanya telah berjasa terhadap negara. Bimbingan dan Konseling Bagi mahasiswa disediakan Tim Bimbimgan dan Konseling yang terdiri atas dosen-dosen yang disebut konselor dengan bantuan beberapa psikolog. asrama Putri Baranangsiang. dan suatu waktu menunjukkan prestasi yang sangat berguna bagi masyarakat. dan kehidupan kampus. seluas 336 ha dan hutan pendidikan seluas lebih kurang 350 ha di Gunung Walat. baik mengenai pendidikan maupun masalah pribadi mahasiswa. Pelayanan ditujukan terutama bagi mahasiswa tingkat persiapan untuk mendapatkan bantuan menghadapi kesukaran yang dialami. Selain itu juga mahasiswa IPB mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa dari pemerintah daerah. asrama Sylvasari. Ekasari dan Velicia di Sempur. Pondok Darmaga di Darmaga. terdiri atas 10 asrama berkapasitas di atas 50orang. asrama Putri Darmaga. Beasiswa Pemerintah memberikan beasiswa dan darmasiswa yang terutama ditujukan kepada mahasiswa tingkat dua. Asrama Mahasiswa Institut Pertanian Bogor menyediakan asrama mahasiswa dengan kapasitas penghuni sekitar 615 mahasiswa. yaitu asrama Ekalokasari di Tajur. Sukabumi. bangsa dan negara. Institut Pertanian Bogor menyediakan lahan percobaan yang lokasinya tersebar di Bogor dan sekitarnya. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. serta perorangan. penyesuaian cara belajar.Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan Untuk kepentingan kependidikan. asrama Sylvalestari. yang orang tuanya tidak mampu. badan swasta.

dan sarana olahraga ringan. ruang rekreasi dengan radio dan TV. tidur.Raya di Jalan Ir. seterika. cuci. H. Sarana yang tersedia mencakup sarana untuk keperluan makan. Juanda. .

Gedung Olahraga di Kampus Darmaga merupakan sarana olahraga ruang tertutup bagi warga Institut Pertanian Bbgor. volley. dan Gedung Olahraga di Kampus Darmaga. Tempat Peribadatan Untuk kepentingan peribadatan khusus . tersedia Aula Kantor Pusat IPB dan Ada Agronomi di Kampus Baranangsiang. Pelayanan Bank BNI 1946 Cabang Bogor memberikan pelayanan bagi warga IPB dan masyarakat umum. Di Kampus IPB Darmaga telah dibangun Auditorium berkapasitas 4. sepak bola. Selain itu pada setiap fakultas disediakan pula sarana olahraga untuk warga IPB.Fasilitas Olahraga Mahasiswa Lapangan olahraga di Kampus Baranangsiang menyediakan sarana untuk olahraga atletik.000 orang. Kafetaria ini melayani warga IPB dan umum. Aula Ekalokasari di 'hjur. bola taw. Kafetaria Kampus Baranangsiang (Kampus Pusat) menyediakan pula kafetaria yang dibuka setiap hari kerja. Adanya Bank tersebut di IPB menambah kelengkapan sarana pelayanan yang turut menunjang bagi para mahasiswa membayar SPP dan yang menyangkut perbankan. Aula dan Gedung Serba Guoa Untuk kesenian dan kegiatan lain yang memerlukan ruanglaula pertunjukan. di samping kafetaria yang disediakan oleh fakultas dan kampus lain. bola basket dan softball.

Di samping itu terdapat pula Mushalla di Kantor Pusat IPB dan Mesjid Al-Hurriyah di Kampus IPB Darmaga.bagi pemeluk agarna Islam. . sosial. Untuk liegiatankegiatan yang menyangkut pengembangan pendidikan agama. pembinaan kerohanian. tersedia Mesjid Al-Gifari yang biasa menampung jamaah lebii kurang 800 orang. juga tersedia perpustakaan di Mesjid Al-Gifari IPB.

Memanfaatkan hasil-hasil penelitian dan kemajuan ilmu yang ada di Almamater untuk kepentingan Alumni. d. b. Menyelenggarakan hubungan dan kerjasama yangerat'd~ngan perhimpunan-perhimpunan yan mempunyai sifat dan tujuan yang sama. Mengikutsertakan Alumni dalam pemikirardpenyalurardmenempatkan tenaga-tenaga Alumni laimya. Menghimpun pengalaman-pengalaman para Alumni untuk disambung guna kepentingan Almamater dengan jalan mengadakan seminar-seminar.Himpunan Alumni Riwayat: Alumni Institut Pertanian Bogor pada pertemuannya yang berlangsung pada tanggal 5 September 1970 telah bersepakat membentuk Himpunan Alumni IPB (HAIPB) yang bertujuan untuk: a. Pimpi~tan Pedti~npurtart: a. menyelenggarakan hari Alumni di Kampus. e. b. c. praktek-praktek mahasiswanya. menerbitkan berita berkala dan sebagainya. Untuk mencapai tujuan tersebut perhimpunan berusaha: a. Membina Almamater untuk dapat melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi Almamater. dengan jalan memblna hubunganAlmamater dengan Alumninya dan antara Alumni sesamanya. mengikutsertakan Alumni dalam perkembangan kurikulum. baik di dalam maupun 8i luar negeri. Pimpinan Pusat terdiri atas Dewan Penyantun dan Sekretariat yang ada di bawah Dewan Penyantun terdiri atas 10 (sepuluh) orang yang di ilih oleh dan dari para anggota dalam rapat anggota untuk masa . masyarakat dan sebaliknya. Men adakan inventarisasi men enai keadaan Alumni dalam arti yang k uas dan menyiarkan kepa d a segenap anggota hlmpunan. Membina Alumni untuk memenuhi tupasnya sebapai Sarjana sesuai dengan cita-cita Almamater.

Alamat: Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HAIPB) Kantor Pusat IPB. Perwakilan di tiap Propinsi diatur pelaksanaannya oleh Anggaran Rumah Tangga. (0251) 323081 dan 325393. Telp. Jalan Raya Pajajaran. b.ja f atan 5 tahun. .

Dr. Abubakar Burniat. Anshary Chaeruddin. Kepala mik dan Kemahasiswaan Biro Administrasi Umum : Ir. H. H. Sjafrida Manuwoto ?q. h. Ir. Penelitian.Sc. Pendidikan dan Pengajaran. Ir. MSc. Pengabdian pada Masyarakat (PR I) Pembantu Rektor II/Bidang : Dr. Moh. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL Rektor : Prof. Kepala (BAUM) Fakultas Pertanian (Faperta) Dekan : Dr. Ir. M. Anwar Nur. . Eriyatno. Administrasi dan Keuangan (PR 11) Pembantu Rektor III/Bi: Dr. Sitanala Arsyad Pembantu Rektor UBidang : P-Sadan Widarmana. MSAE ?q dang Kemahasiswaan (PR 111) PEMBANTU PIMPINAN Biro Administrasi Akade-: Ir.C.

Ismudi Muchsin. MES Program Pasca Sarjana (PPS) Direktur : Prof. H. MSc Lembaga Penelitian (LP) Ketua : Dr.Sc.Dr. Dudung Darusman.Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Dekan : Prof. Ir. M. MA PFakultas Teknolo Pertanian (~atet$ Dekan : Dr. Edi Guhardja.Sc. M. H. Sigit Fakultas Perikanan (Faperikan) Dekan : Dr. R. Fakultas Matematika dan 1ku Pengetahuan Alam (FAMIPA) ~ekan : Prof. Lily Amalia Sofyan. Muhammad Aman wirakarta-?T kusumah. Sing$ H. Lutfi Ibrahim Nasoetion yw Lembaga Pen abdian pada Masyarakat . Po? Fakultas Kehutanan (Fahutan) Dekan : Dr. Ir.Ir. H. DEA Fakultas Peternakan (Fapet) Dekan : Dr. Ir.Ir.Dr. Barizi. Dr.

Syafri Mangkuprawira PT .( I! PM) Ketua : Dr. H.Ir.

Ir.Dr. H. Yan Pietter Saragh BADAN NON STRUKTURAL Badan Pengembangan (BP) : Prof. H. Pallawarukka Lembapa SumberdayaInformasi (LSI) Kepala : Dr.UNSUR PENUNJANG Unsur Pelaksana Teknis (UPT) Komputer Kepala : Dr.Sc. Eriyatno. A. b~e&a Pendidikan TingkatPersiapan Bersama (TPB) Direktur : Dr.1r. MSAE ?v . M.Ir. Ans0r. H. Edi Guhardja.i Mattjik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Kepala : Drs.

khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. memahami. f. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menemukan. 0212/U/1982. c. Pengertian Dasar Pengertian Semester Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan suatu jenjang. d. maka tujuan Pendidikan Program Sarjana1 (Sl) adalah menghasilkan warga negara berk~al~kasi sebagai berikut: a.11. PELARSANAAN PENDIDIKAN A. b. Menguasai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. UMUM Tujuan Umum Wogram Stratum 1 (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. e. Artinya program pendidikan suatu jenjang harus lengkap dari awal sampai . Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi Yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam keglatan produkti ? dan pelayanan kepada masyarakat. maupun masalah yang dihadapi masyarakat. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. Bersifat terbuka. menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya.

akhir yang penyelenggaraannya dibagi sewa semesteran. seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program satu jenjang lengkap. Dengan pengertian ini. usahanya dibagi-bagi ke dalam program per semester. Pengertian Satuan Kredit Semester (sics) Satuan Kredit Semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa. besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa. besarnya usaha yang diperlukan untuk .

Mahasiswa yq tidak lulus pada suatu -at diberi kesempatan menslang di tmgkat bersan tan hanya selama satu tahun. Mahasiswa yang ada akhir suatu tahun akademik menda at Nilai Mutu Rata-rata &MR) tidak lebih daripada 1. Artinya untuk mengikuti kuliah itu seorang mahasiiwa dibebani dengan beban studi sekian satuan kredit semester pada semester yang bersangkutan. 2. serta besarnya usaha untuk menyelenggarb pendidikan di perguruan tinggi.menyelesaikan suatu program (apakah program semesteran atau program satu jenjang lengkap). Mata . Besarnya beban studi mahasiswa dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks) dalam suam mata kuliah. Masa Pendidikan 1. Lama masa pendidikan di Institut Pertanian Bogor bagi seorangmahasiswa Program Sarjana (S1) sampai lulus Sarjana adalah empat sampai enam tahun.30 dikeluar i an dari Institut Pertanian Bogor. Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa tercermin dalam laporan semesteran mahasiswa. 3.

Tata Tertib Perkuiiahan 1. Apabii mahasiswa menda at cuti sakit yang lama berdasar swat keterangan dokter dan izin #ilpinan Fakultas atau ~irektur Tiiat Persiapan Bersama. 2. 5. Apabila . tetapi ternyata tidak naik tingkat lagi maka mahasiswa tersebut dikeluarkan dari Institut Pertanian Bogor. Apabila telah diberi kesempatan mengdang satu tahun. 4. Semua mahasiswa Institut Pertanian Bogor diwajibkan me kuliah dan praktikum sekurang-kuran ya masing-masing80 dari P o seluruh kegiatan dalam semester aka B emik berlangsung.kuliah yang wa'ib diulang ad 9'' ah mata kuliah yang memperoleh nilai mutu kurang dari c . Mahasiswa yang berhalangan mengikuti kuliah/praktikum karena suatu alasan yang san at penting harus menyampaikanpemberitahuan -a tertu' kepada dosen mata kuliah yang bersanfcutan atau kepada Komisi Pendidikan Fakultas. Mahasiswa Pr am Pertanian Bogor hanya diperkenankanxa kali selama masa pendidikan untuk mencapai gelar mengulang itu tidak boleh pada tingkat yang sama. maka cub sakit itu tidak diperhitungkan ke dalam lamanya masa pendidikan.

ber alangan karena sakit. surat ini hams dilampiri dengan swat .

ujian praktikum dan ujian akhir yang dia % akan6agisetiap mata kuliah. uti u'ian akhir. Jam kerja akademik adalah mulai pukul7. Mahasiswa yang berhalangan meneruskan kuliah karena sakit ang lama sehin a terpaksa tidak dapat men B at Persiapan Bersama dan Kepala Biro Administrasi Akadem~k an Kemahasiswaan disertai permohonan untuk mengulangi kembali pendidikan pada tahun berikutnya. diwa'i kan menyampa p& d an pemberitahuan kepa a Pem antu Dekan b f atau 3. Semua u Ian .00 sampai 18. Semua kegiatan ekstra kurikuler tidak boleh mengganggu kuliah/praktikum. Mahasiswa yang dengan sengaja tidak mengikuti ujianujian dianggap indisipliner. 4. u Ian pertengahan. Swat izin tersebut disahkan/ditandatangani oleh Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I Fakultas. 5. dan dalam keadaan tertentu dapat diperpanjang sampai malam hari. Mahasiswa yang men+ alkan ke 'atan kurikuler yang sedang ber'alan tanpa lzin dari ~u3tur ~ink&Bt Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. uis. 2. dinyatakan inhipliner dengan Surat Keputusan Pimpinan FakultasDirektw Tingkat Persiapan Bersama. Tata Tertib Ujian 1.keterangan dokter. Mahasiswa diwajibkan mengikuti semua ujian.00.

disusul S engan surat keterangan dokter. 5. . asal ada persetujuan dari Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. walnya diatur oleh Biro Administrasi Akademp.: Kemahasiswaan melalui. harus memberitahukan secara tertuh ke a& &sen mata bliah bersangkutan pada hari itu juga. panitia pengelola/penyusun jadwal masingmasing Fakultas. Selama ujian ketertiban ujian diawasi oleh dosen yangbersangkutan dengan dibantu asisten dan pengawas ujian lmya. 3. 4. 7. Pengikut ujian harus membawa kartu mahasiiwa atau keterangan sementara dari Pembantu Dekan UDirektur Tiat PersiapanBersama. 6. Pen ut ujian hams sudah siap di luar ruangan ujian 15 menit sebe v umnya ujian dimulai.dilaksanakan oleh dosen mata kuliah yang bersan dan ja dj. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian-u'ian karena suatu halangan yang sah dapat diikesempatan men&ti ujian susulan. Mereka yan8 tidak membawa kartu mahasiswa tidak dibenarkan memasulu ruangan ujian. Mahasiswa yang berhalangan menempuh ujian dalam masa yangtelah ditentukan karena suatu alasan ang san at enting atau sakit.

I bertanya dan membcritg perid sod-sod ujian kepada peng&t ujian yang lain. 9. Sewaktu mengikuti ujian mahasiswa tidak dibolehkan merokok. 15. Pengikut ujian harus menempati tempat duduk yang ditetapkan oleh pengawas ujian. bercakap-caka . 10. Semua kertas yang diterima dari awas ujian (kertas pekerjaan dan soal ujian) harus diserahkan l3 . Mahasiswa yan nyata-nyata melakukan kecurangan dalam ujian (ada bukti yang 1 uat) akan mendapatkan hukuman indisipliner. Segala sesuatu yang diperlukan selama berlangsunpya ujian harus diminta melalm engawas ujian. Selama mengikuti ujian tidak diperkenankan mencbntoh. Pengikut ujian tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan ujian sebelum dipersilahkan oleh pengawas. akan sehubungan dengan tata tertib yang disebutkan ya butirTakan mendapaf pe atan dari pe14. menin alkan u'ian tanpa kin. Barang-barang lain harus ditinggalkan pada tempat yang telah ditetapkan oleh pengawas. 16. Setiap tindakan y menc S am hal tindakan pelanggaran~tu 9 ngawas ujian. D te ah dilakukan. W.8. Pengikut ujian han a diperkenankan membawa alat-alat tulis menulis ke tempat d uduk. 12. pengawas uiian akan menarik kembali segala pekerjaan ujian dan pelanggar &persilahkan meninggalkan ruangan ujian. 11. Untuk hal itu pengkut u :an cukupmemberi isyarat 1 epada *engawas ujian deng= mengan$at tangan.

Pengikut ujian ang belum selesai dengan peke rjaan setelah tanda ~aktu ujian ha g is diisyaratkan oleh pengawas ujian harus menghentikan pekerjaannya dengan segera. rapi dan sopan. Tata tertib lainnya y tidak tercantum di sini dapat diarahkan oleh dosen pengawas ujlan 7 ila dipandang perlu. 21. pengikut ujian tetap duduk dan baru meninggalkan tempat duduknya setelah ada isyarat dari pengawas ujian. 18. Pengikut ujian yang telah selesai dengan pekerjaan sebelum waktu ujian habii dapat menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pengawas ujian dan kemudian meninggalkan ruang ujian. 20. Mahasiswa diharuskan berpakaian bersih. .em ali kepada pengawas ujian. 19. 17. Dalam ha1 seperti disebutkan pada butir 18.

Nilai suatu mata kuliah ialah nilai ang diberikan oleh dosen mata kuliah terhadap hasil yan diperole I mahasiswa sewa keseluruhan. Penentuan nilai akhir diakukan berdasarkan sekura -kurangnya Y ti a nilai u'ian bagian dari satu nil& praktikum bagi pe ajaran yang a f a prakt d umnya. 2. . Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan 1. berat atau ringannya pelanggaran. maka diberikan nilai akhir B l! (berarti Belum Lengkap). selambat-lambatnya 4 minggu setelah dilaksanakannya ujian mata kuhah bersangkutan. nilai akhir belum dapat diberikan kepada mahasiswa pengikut mata kuliah tersebut berdasarkan alasan yang dapat dipertan ng-jawabkan serta tidak menyim ang dari p&" peraturan yang berla u. serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Jika menurut anggapan dosen. atau ke ada Pembantu Dekan I/Sub Bagian B Akademik/Komisi Pendi ikan Fakultas. 3. suatu sanksi akademik akan diproses dengan memperhatikan aspek pelanggaran. Dosen mengirim seluuh nilai tiap mahasiswa pen 'kut mata kuliah dalam bentuk Daftar Angka Kelas (DAK) rangap tiga kepada Direktur Tingkat Persiapan Bersama untuk mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama. Sanksi akademik ditetapkan oleh Dekan Fakultas dadatau Rektor IPB.Sanksi Akademik Sementara menunggu terbitnya suatu peraturan tentang sanksi akademik terhadap pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan akademik.

Nilai ujian yang tertera di dalam DAK yang telah diterima oleh Direktur Tingkat Persia an Bersama atau Pembantu Dekan I dipin!. Makna Angka Mutu d an Huruf Mutu adalah sebagai berikut: . dahkan ke dalam naska Daftar Nilai Mahasiswa (DNM). 6. berupa ang l a b an huruf. kecuali yang masih mengandung nilai BL. Yang berupa angka disebut Angka Mutu (AM) dan yan berupa huruf disebut Huruf Mutu (HM). maka dienakan saki indisipliner untuk mata kuliah bersangkutan. Angka nilai akhir an tercatat di dalam DAK disebut Nilai Akhir (NA).pertimban an dosen yang sama sekali ti % ak memenuhi tata tertib ujian. 5.

Jumlah Kredit (JK) ialah semua kredit yang diperoleh dari semua mata kuliah dalam satu tahun kuliah dalam tingkat yang bersangkutan. Seoran mahasiswa pro ram Diploma (SO) dan Sarjana (Sl) dinyata&an naik tinglcat/luks pada akhir kdah apabila: a. Prediiat kenaikan tingkatlkelulusan Program Diploma (S0)dan Sarjana (Sl) adalah: a. 8. c.00. d. sedangkan tiap HM yang dicapainya tidak kurang dari C. Jumlah Mutu (JM) ialah jumlah nilai mutu mata kuliah seorang mahasiswa tersebut pada suatu tingkat tertentu.00 9. NMR yang diperoleh tidak kurang dari 2. JM belum dapat ditentukan. apabila tidak memenuhi syarat-syarat butir . BIASA. apabila tidak memenuhi syarat butir 9 a. Tidak ada huruf mutu F b. akan tetapi mencapai NMR yang tidak kurang dari 3. Nilai Mutu Rata-rata (NMR) ialah hail bagi JM dengan JK.HM AM Penilaian dengan angka A 4 Sangat Baik B 3 Baik C 2 Sedang D 1 Lulus Bersyarat F 0 Tidak Lulus BL Belum Lengkap 7. Selama masih ada nilai akhii BL. b. SANGAT MEMUASKAN.50 sedangkan tiap HM yang dicapahya tidak kurang dari B. Dasar-dasar perhitungan untuk penentuan kenaikan tingkat adalah sebagai berikut: a. apabila mencapai NMR untuk kelulusan Sarjana tidak kurang dari 3. c. b. Nilai Mutu (NM) suatu mata kuliah adalah AM dikalikan dengan Kredit (K) mata kuliah. CUM LAUDE.

9 a. 9 b. 10. dan bagi mahasiswa pengulang. Syarat kelulusan b mahasiswa Pasca sarjana dicantumkan dalam buku panduan Fak 3' tas Pasca sarjh. .

adalah sumbangan yang dikenakan wa'ib bayar untuk digunakan bagi keperluan penyelenggaraan dan pembnaan pendidikan. Nomor Pokok Mahasiswa. 5. Kuliah AIih Semester : 25 Juni s/d 22 Agustus 1990 3. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juli s/d September 1990 . Besarnya SPP dan tambahan biaya praktikum untuk setiap tahun akademik diteta kan oleh Rektor IPB. Sumbangan Pembinaan Pendidikan dibayar untuk setiap semester dalam satu tahun akademik. Penerimaan Mahasiswa Jalur USMI : 19 dd 23 Juni 1990 2. 4. Setiap mahasiswa Institut Pertanian Bogor wajib membayar SPP.cIATAN DALAM SEMESTER GANJlL 1. Besarnya SPP. 2. sesuai dengan ketentuan P Menteri Pendidi an dan Kebudayaan Republik Indonesia. Setiap mahasiswa IPB wajib membayar pada waktu yan telah ditentukan oleh IPB di Bank Negara Indonesia 1946 ca % an daerah dengan mencantumkan Nama. Tingkat. Sumbangan Pembinaan Pendidikan yang selanjutnya disingkat SPP. KALENDER AKADEMIK INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN 199011991 A. pembayaran untuk semester tahun akademik yang mana.Sumbangan Pembinaan Pendidikan 1. 3. Jurusan. Fakultas. Alamat pengirim. PERSIAPAN UNTUK DAN KF.

Masa Pembayaran SPP Semester Ganjil dan Pendaftaran Ulang 1990/1991 : 6s/d31Agustus 1990 7.4. Penerimaan Mahasiswa Jalur UMPTN : 20 sld 22 Agustus 1990 . Pen muman Hasil Evaluasi ~tu8Akhir~ahun : 24 Juli 1990 198911990 5. Penjurusan Mahasiswa Tingkat I1 : 24 Juli s/d 26 Agustus 1990 6.

Libur Akademis : 15 sld 20 April 1991 19. Libur Antar Semester 28 Januari dd 2 Pebruari 1991 B. Masa U'ian Akhir Semester I1 199011d1 : 10 sld 22 Juni 1991 22. Libur Akademis 24 Desember 1990 dd 1 Januari 1991 11. Masa Persiapan Ujian 9 dd 12 Januari 1991 13. Awal Semester I 1990J1991 10 September 1990 10. Masa U'ian Akhir Semester I 1990/1941 14 dd 26 Januari 1991 14. Pembayaran SPP Semester 11 199011991 14 dd 26 Januari 1991 15. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 Jalur USMI : Juni 1991 . Masa Persiapan Ujian : 3sJd8 Juni 1991 21. KEGIATAN DALAM SEMESTERGENAP 16.8. Awal Semester I1 199011991 : 4 Pebruari 1991 17. Pen enalan Kehidupan Karnpus dan % enataran P4 : 27 Agustus dd 8September 1990 9. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I : Pebruari s/d April 1991 18. Akhir Semester I1 199011991 : 1Juni 1991 20. Akhir Semester I 1990J1991 : 8Januari 1991 12.

Libur Antar Semester : 23 Juni sld 8 September 1991 27.23. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 UMPTN : Agustus 1991 24. Kuliah Alih Semester : Juni sld Agustus 1991 25. Pen muman Hasil Evaluasi Stufikhir Tahun 199011991 : 23 Juli 1991 28. Masa Penerimaan Formulir Hasil Pemilihan Fakultasl Jurusan 199011991 : 23 Juli s/d 1Agustus 1991 . Kuliah Ke ja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juni sld Agustus 1991 26.

29. JADWAL PENGANUGERAHAN WAZAWWISUDA IPB TAHUN 199011991 Tahap I : Tanggal 29 September 1990 Tahap I1 : Tanggal 26 Januari 1991 Tahap I11 : Tanggal 25 Mei 1991 Catatan : Hari Libur disesuaikan dengan pengumurnan pemerintah. Pembayaran SPP Semester I/ Daftar Ulang Mahasiswa 199111992 : 5 sld Agustus 1991 30. . Pengenalan Kehidupan Kampus dan Penataran P4 : Agustus 1991 31. Pengumuman Hasil Pemilihan FakultasIJurusan 1991 : 24 Agustus 1991 Rencana Awal Semester 1199111992: 9 September 1991 C.

TUIUAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor diwajibkan mengikuti program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama yang bersifat umum dan berlangsung selama dua semester. 1. memperkenalkan wawasan lingkungan hidup. dan mempertimbangkan keadaan sosial dan budaya dalam setiap tindakan yang dilakukan. Program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama dielola oleh Direktorat Tingkat Persiapan Bersama IPB. Ansori Mattjik Wakid Direktur Bidang Kemahasiswaan : Ir. Matakuliah Kredit Semester I MAT 103 KIM 101 Dasar I MKU 100 SEP 102 Pengantar Matematika Kima Pengantar Ilmu Pertanian Pengantar Ilmu Ekonomi . JENJANG PENDIDIKAN 1. Muhammad Raswin.A.2. ORGANISASI DAN PERSONEL Direktur : Dr.B. TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA 1. Ir. MS Wakil Direktur Bidang Akademik : Dr. Program ini bertujuan memberikan landasan kepada mahasiswa untuk dapat mengikuti tahap-tahap pendidikan berikutnya.3. Pallawarukka Sekretaris : Ir. MS 1. H. Yonny Koesmaryono.1. KURIKULUM No.

.

Sentester I (Lanjutan) MKU 111MKU 115 *) Pendidikan Agama BIO 101 Biolo~i Umum MKI 121 Pendidikan Moral Pancasila Jumlah: 17 sks Semester 2 MAT 121 Kalkulus MKU 131 Pendidikan Kewiraan MKU 141 Bahasa Indonesia MKU 142 KIM 102 Bahasa Inggris Kimia Dasar I1 SEP 121 Sosiologi Pedesaan GFM l31 FXia Dasar Jumlah: 19 sks Jumlah Semester1-2: 36 sks * > 1-i MKU 111 Pendidilcan Agama Islam 2 2-0 MKU112 PendidikanAgama Kristen Protestan 2 2-0 MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik MKU 114 Pendidikan Agama Hindu 2 2-0 MKU 115 Pendidikan Agama Budha 2 2 2 2-0 1. SZLABI MAT103 Pengantar Matematika 3 (3-0) 1 .4.

Hubungan Fungsi dan Pengolahannya. Induksi Matematika. Pengantar Hitung Peluang. Gugus Persamaan Linear. Gugus Ganda Cartecius. Vektor dan Matriks. Helwah Balfas S taf . Aljabar Pernyataan.Gugus dan Pengolahannya.

Daftar Periodik dan Sifat-Sifat Atom. Keja. Kecekungan Fungsi. Termodinamika. Luas dan Volume Benda Putar. Menggambar Grafik Fungsi. Teorema Dasar Kalkulus. N. Stoikiometri. Kesetimbangan dan AsamBasa. Reaksi Oksidasi Reduksi. Gas. 111 Newton. Hukum I. Darusman star KIM 102 Kimia Dasar 11 3 (3-0) 2 Termokimia. Kutha Ardana Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3 (2-3) 1 Bahan dan Pengukuran. Teori Atom. Kinetika. Elektron dalam Atom. 11. Fungsi Transendan. Masalah Optimasi. Daya. Energi. Kirnia Inti. Campuran. Momentum dan Impuls. Anwar Nur Staf GFM 131 Fisika Dasar 3 (2-3) 2 Satuan Dasar dan Vektor.K. Teorema Rolle dan Teorema Nilai Tengah. Integral Tentu. Laju Terhubungkan. Pengenalan Kimia Organik. Dasar-dasar Ikatan Kimia. Persamaan-persamaan Gerak.MAT112 Kalkulus 3 (3-0) 1 Limit dan Kekontinuan. Antiturunan. lokal). Kimia Hayati dan Kimia Lingkungan. Teknik Pengintegralan. Gerak SentripetaVSentrifugal . Maksirnum dan Minimum Fungsi (mutlak. Turunan Fungsi. Latifah K.

Sudarsono Staf . Intensitas. Kuat medan. Dinamika. Hukum I Elektrostatika. Pindah panas. Arus bolakbalik. Persamaan-Persamaan Gas. Statika. Pemuatan. Gerak Selaras dan Elastisitas. Rangkaian Listrik. Panas laten. Interferemi dan Difraksi. teori Foton. Panas dan Daya. Kalorimetri. Mekanika Fluida.dan besaran-besaran putaran. Potensial dan Kapasitor Hambatan dan Hukum Ohm. Termodinamika. Harga RMS.

Reproduksi: sistem reproduksi pada hewan dan tumbuhan. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. Sel: organel-organel sel serta fungsinya. ekosistem. Genetika dan evolusi: teori Mendel dan teori Kromosom serta penyirnpangannya. Bunasor Staf MKU 100 Pengantar Ilmu Pertanian 1 (1-0) 1 Membahas pengertian dan sejarah perkembangan pertanian. populasi. Aneka ragam makhluk hidup: dasa klasifikasi. mitosis dan meiosis. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. penawaran. bersaing dan monopoli). kebijaksanaan f~kal. evolusi dan proses spesiasis. . produksi dan pendapatan nasional. komunitas. model dan sistem perekonomian). produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan definisi (ilmu ekonomi. Sistem pertanian yang meliputi sub-sub sistem produksi. uang dan kebijaksanaan moneter. kebijaksanaan harga. dunia Protista. fungsi dan duplikasi DNA maupun RNA. persoalan ekonomi. dunia Animalia. Bio-energi: respirasi dan fotosintesis. dunia Monera. dunia Plantae. dunia Fungi. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosial. Trengono K.BIO 101 Biologi Umum 3 (2-3) 1 Organisasi kehidupan: individu. Organ: Fungsi serta jenis yang menyusun organ-organ pada tumbuhan dan hewan. pasca panen dan konsumsi. pengangguran dan inflasi).

peningkatan devisa. Peranan pendidikan serta pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi dalam pembangunan pertanian. peningkatan Produk Domestik Bruto. Dads S. Peranan sektor pertanian dalam pembangunan nasional yang mencakup kegiatan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.Kelembagaan kegiatan pertanian. pengembangan industri dan industrialisasi pertanian. Gani Staf . Peranan ilmu dasar dalam sistem pertanian. Pertumbuhan penduduk terhadap sumberdaya pertanian dan lingkungan hidup.

Pudjiwati Sayogyo Staf MKU141 Bahasa Indonesia 2 (2-0) 2 Fungi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. ringkasan. sistem status dan pelapisan masyarakat. organisasi sosial. pola hubungan antar suku bangsa. tata kalimat. proses sosial. bahasa baku. keluarga dan peranan wanita. lembaga-lembaga kemasyarakatan. dan tak kaku ejaan. kekuasaan dan wewenang. Raswin Staf MKU142 Bahasa Inggris 3 (2-3) 2 Penggunaan Bahasa Inggris diiesuaikan dengan taraf intermediate dan preadvanced. perubahan sosial. kalimat tunggal. kalimat rapatan. uraian kalimat. Bahasa Nasional dan Sebagai Bahasa Negara. pola kebudayaan. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi. Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya. Latihan ditekankan pada bacaan serta pemakaian bahasa lisan. apliiasi sosiologi. bentuk masyarakat dan adaptasi ekologi. kerangka karangan. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam Bahasa Inggris sebanyak 4000 -5000 kata. group sosial. variasi. elips. penekanan. kalimat majemuk. jenis-jenis kalimat menurut isi. peralitisme. koherensi. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan perbendaharaan kata serta ung- .SEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai ilmu Sosial. pengulangan. kalimat sebagai bagian karangan: kesatuan. M. karang mengarang (komposisi). pola komunikasi.

kapan-ungkapan dalam bahasa Inggris. Audrey Ungerer Staf MKU131 Pendidikan Kewiraan 2 (2-0) 2 Pendidikan Kewiraan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pengertian serta kesadaran Pertahanan Keamanan .

Amal Sholeh dan Islam dalam disiplin ilmu. Syamsuddin Staf MKU 112 Pendidikan Agama Kristen Protestan 2 (2-0) 1 Mengembangkan penerapan Dasar-Dasar Iman Kristen untuk melengkapi mahasiswa agar dapat tumbuh sebagai pribadi yang utuh dan ciptaan baru dalam Yesus Kristus. Rasul. sikap dan tingkah laku yang bersumber pada Pancasila bagi mahasiswa sebagai warga negara Indonesia yang berpendidikan tinggi. E. Dengan demikian sebagai insan akademis dapat terjun ke masyarakat dengan pengabdian yang didasarkan atas pelayanan dan untuk hormat dan kemuliaan Allah. Fatkhul Arifin star MKU 121 Pendidikan Moral Pancasila 2 (2-0) 1 Pembinaan nilai. Meningkatkan tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaannya terhadap sesama dan lingkungan hidupnya. Wawasan Nusantara. Murdiarso MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik 2 (24) 1 . Khalik.Nasional (HANKAMNAS) di lingkungan mahasiswa dalam rangka Ketahanan Nasional (TANNAS). Lantip Warsidipradja Staf MKU 111 Pendidikan Agama Islam 2 (2-0) 1 Pengkajian Alam. Ketahanan Nasional dan Politik Strategi Pertahanan Keamanan Nasional sebagai landasan dalam memahami sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta. Untuk itu kepada mahasiswa diberikan pengertian dan pemahaman tentang pengantar Kewiraan. D. di samping membantu memupuk dan meningkatkan kesadaran disiplin nasional.

hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengem- .Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam Gereja.

MKU114 Pendidiksn Agama Budha 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan serta pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. sehiigga mampu mengendalikan diri dalam berpikir. Kutha Ardana star . Dharma dan kebaktian untuk mempertebal Iman (Saddha) dalam menjaga kelangsungan hidup. mempertebal keyakinan. berbiwa dan berbuat dalam pengabdiannya terhadap Nusa. keimanan dan kebaktian seorang Sarjana yang beragama Hindhu kepada Hyang Widhi Wasnuhan Yang Maha Esa. Pater Yustinus Simon S. Bangsa dan Negara dalam rangka pelestarian dan pembudayaan Pancasila dan UUD1945 guna menunjang pembangunan nasional dan tercapainya tujuan hidup manusia. Bangsa dan Negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. N.bangan sikapsikap dan mentalitas pribadi seorang Sarjana Katolik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya. Agama. HudaWp Kandahjaya S taf MKU 115 Pendidikan Agama Hindhu 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap.

.

FAKULTAS PERTANIAN TUJUAN UMUM PROGRAM SAHANA (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. bersikap.1. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menentukan.2. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bldangnya. TUIUAN PENDZDIKAN Program S1 Fakultas Pertanian IPB mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang akan bertugas menggunakan dan menghantar teknologi baru menuju usaha pertanian yang efaien.khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan J produkt' dan pelayanan kepada masyarakat. maupun masalah yang diiadapi masyarakat. 0212/U/1982 maka tujuan Pendidikan Program Sarjana (Si) adalah menghasilkan warga negara berkualifkasi sebagai berikut: a. Bersifat terbuka. 2. d. memahami. c. MeE f. menjelaskan dan merumuskan wa penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. b. dan rtindak sebagai ilmuwan.atau . Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. asai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi.

SZSTEM PENDZDIKAN Setiap mahasiswa Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester. 2.. dilaksanakan melalui Sistem Kredit Semester (SKS).menunjang penghantaran teknologi baru melalui penanganan ilmu-ilmu pertanian.2. Selama dua semester pertama mahasiswa mengikuti kurikulum pendidikan umum yang meliputi pengetahuan dasar yang perlu dimilii seorang sarjana. Enam semesterberikutnya digunakan oleh mahasiswa untuk mendapat latar belakang pengetahuan bidang pertanian yang luas serta pendidikan keterampilan dalam usaha .

Jurusan Tanah Ketua Sekretaris Kepala Lab.1. Bioteknologi Tanaman Kepala Lab. Jurusan Budidaya Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. Aris Munandar : Dr. Produksi Tanaman Kepda Lab.penghantaran teknologi atau tatalaksana produksi dan niaga. Ir. Kimia dan . MS pq : Ir. Ekofisiologi Tanaman Kepala Studio Arsitekturl Pertamanan 232. Di dalam masa ini dimasukkan pula seminar. Sjafrida Manuwoto ?rq : Dr. Hidayat Syarief. Teknologi Benih Kepala Lab. Supiandi Sabiham 23. Ir. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan Pembantu Dekan I Pembantu Dekan I1 Pembantu Dekan 111 : Dr. Ir. Genetika dan Pemuliaan Tanaman Kepala Lab. 2. Lulusan program ini diberi gelar Sarjana Pertanian dan mereka yang memenuhi syarat tertentu dapat meneruskan pendidikan lanjutan di dalam atau di luar negeri. pelaksanaan tugas karya ilmiah serta penulisannya.3. Kuliah Kerja Nyata (KKN).

H. Joedojono Wioatmodjo : Ir. Wahyudin. G.Ir.A.Ir. Sri Setyati Harjadi Pq : Dr. Sudirman Yahya : Ir.Ir. Sitanala Arsyad .Ir.Ir.Ir. Siti Nurisyah.Dr.Ir.Dr. Udin M. Fisika dan Konservasi Tanah : Dr.Dr.Ir. Oetit Koswara : Prof.Dr. Amris Makmur : Dr.Wattimena p T : Prof. MS : Prof. Sjamsoe'oed Sadjad.1r. MA : Dr.Kesuburan Tanah Kepala Lab. Endang Syamsuddii MSc : Prof. Sarwono Hardjowigeno ?'q : Ir. MSLA :Dr.

Perencanaan clan Pen embangan Sumber % aya Lahan : Prof. Uup S. Goeswono Soepardi : Dr.Ir. Sarwono Hardjowigeno ?q" : Dr. Suprihatin Guhardja.M.Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Ketua Sekretaris Kepala Lab.Kepala Lab. Suhardjo. Genesis.Ir. Wuadisastra : Prof. Amini Nasoetion. Hidayat Syarif. Gizi Masyarakat Ke ala Lab. Klasifikasi dan Mineralogi Tanah Ke ala Lab. Biologi Tanah Kepala Lab.Ir.Ir. MPhii : Ir. Sumberdaya Ke P uarga Kepala Lab. Emma Satriaty.Dr.Dr.1r. MS : Dra. Penginderaan e auh dan Kartografi Kepala Lab. MS : Dr. MSc : Dr. A. Satari 233.Ir. MS T . Manajemen Pang an : Ir.

Ir.Ir.M. Ahmad Soeharjo 235.Ir.4.Ir. Affendi Anwar. H.Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Ketua Sekretaris . MSc : Prof.Dr. Aunu Rauf.Ir.23. MSc .Ir. Sajogyo : Prof. Kepala Lab.Dr.Dr. Tjondronegoro : Prof. Meity Suradji Sinaga. Agribiisnis : Dr. Sosiologi ~Jesaan dan Kependudukan Kepala Lab. MSc : Ir. Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya Ke ala Lab. S. MSc Sekretaris :Dr. MSc : Prof.Dr.P. Penyuluhan Pertanian Kepala Lab.Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Ketua : Dr. Sutara Hendrakusumaatmadja. Bunasor Sanim.

MSc Kepala Lab. Fisiologi dan To e sikologi Hama : Dr. Ekologi Hama : Dr.Kepala Lab.1. Taksonomi Hama : Pr0f. Nematologi Tumbuhan : Ir.Dr. Pengendalian Hayati Hama : Prof. Sugiharso Sastrosuwignyo.A. Syafrida Manuwoto PKepala Lab. Aunu Rauf. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 2. A.h.4. MSc Kepala Lab. MSc Kepala Lab.Ir.4.Dr.Dr. R. perkebunan. Soemartono Sosromarsono Ke ala Lab. peningkatan produksi tanaman pertanian dari berbagai komoditi (pangan. Rusmilah Suseno Kepala Lab.Ir. Virologi -Tumbuhan : Prof. Jusuf Sutakaria 2. . Bakteri Patogenik Tumbuhan : Ir. Toerngadi Soemawinata.1r.1r. Hidir Sastraatmadja Kepala Lab. JURUSAN. Cendawan Patogenik : Dr. Soemartono Sosromarsono Kepala Lab. Rodentologi : Ir. Jurusan Budi Daya Pertanian Tujuan pendidikan yang diselenggarakan Jurusan Budi Daya Pertanian ialah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang ahli dan terampil dalam usaha penyediaan dan pengawasan benih yang bermutu. Ir.

Selain itu bertujuan pula untuk mempersiapkan Sarjana Pertanian yang mampu memelihara keseimbangan. keserasian dan keindahan lint4kungan.hortikultur) dan mampu memecahkan masalah yang menyangkut pengelolaan lapangan produksi tanaman untuk mencapai hasil maksimum. .

4.1. Kz~n'kuhni Sattester Ganjil No. perbaikan varietas tanaman pangan. Program Studi Agonomi Bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang mampu memaksimumkan produksi tanaman pertanian dengan pengelolaan dan pelestarian lingkungan produksi. Mata Kuliah Kredit Senzester 1 dun 2 TPB 36 sks Sertiester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizi dan Pangan Sentester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah BDT 311 Pen antar Pemuliaan Tanaman BDT 321 ~koyogi Tanaman BDT 322 Pengendalian Gulma 3 2-3 BDT 323 Pengelolaan Air 3 2-3 Pilihan: 3 Sentester 7 TNH 363 Kesuburan Tanah .1. hortikultura dan perkebunan.Progrant Studi &ti Kurikulunt 2.

Pilihan: 3 2-3 (3-0) Program Studi Kekhususan: 9-12 .

Obat-obatan dan Pakan Pilihan 11: Kapita Selekta Sayur-sayuran .Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil Semester 5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 417 Tata Niaga Pertanian Manajemen Agribisnis Semester 7 BDT BDT BDT BDT MEP 401 421 422 451 453 Manajemen Produksi Tanaman Sistem-sitem Pertanian Fisiologi Herbisida Pembiakan Vegetatif Teknik Pasca Panen Tanaman Perkebunan Program Studi Kekhususan Tanaman Pangan BDT 409 BDT 441 BDT 443 BDT 442 BDT 444 BDT BDT BDT BDT BDT 452 453 454 461 462 Karya Ilmiah I Legum dan Umbi-umbian Panen dan Pengelolaan Hasil Tanaman Pangan Pilihan I: Tebu dan Serat Tembakau.

Kapita Selekta Buah-buahan Kapita Selekta Tanaman Hias Tanaman Miurnan Penyegar* Tanaman Rempah* Program Studi Kekhususan Hortikultura BDT 409 Karya Ilrniah I BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran BDT 453 Kapita Selekta Buah-buahan BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias Program Studi Kekhususan Tanaman Perkebunan BDT 409 Karya hiah I BDT 463 Kapita Selekta Usaha Perkebunan BDT 464 Manajemen Perkebunan * Prasyarat: BDT361 Teknik Perkebunan .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 HPT211 Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindungan Tanaman BIO 213 BDT 240 Fisiologi Tumbuhan Tanaman Serealia Pilihan: 3-4 Semester 6. STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 302 Kuliah Lapang BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama Pilihan: 1 5-6 Semester8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Ka a Ilmiah I1 & .Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) I Pilihan: 4 BDT 442 Tebu dan Serat 2 (2-0) BDT 444 Tanaman Tembakau. Obat dan Pakan 2 2-0) BDT 461 Tanaman Minuman Penyegar* 2 2-00) BDT 462 Tanaman Rem~ah* 2 2-0) * Prasyarat: BDT 361 Teknik Perkebunan Kurikuhtrn Setnester Genap No.

dan pengawasan benih tanaman bermutu. HPT 313 Hama Penyakit Tanaman Perkebunan 2 BDT 324 Manajemen Gulrna 3 2-3 Pilihan 11: BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 351 Teknologi Has3 Hortikultura BDT 361 Teknik Perkebunan SEP 326 Metode Penyuluhan Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-147 sks 2. penyimpanan. Mata Kuliah Kredit .2. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan BIO 201 Genetika Dasar KIM 236 Kimia Analitik Sentester 6 Pilihan I: HPT 312 Hama Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura .Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No.1.4. firikulum SemesterGanjil No. Program Studi Ilmu dan Teknologi Benih Tujuan Pendidikun Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai ilmu dan teknologi dalarn usaha pengadaan.

Semester I &n 2 TPB 36 sks Semester 3 SEP 201 Dasar-dasar ManajemenBDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar .

Mata Kuliah Kredit Semester5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani .Kurikulum Semester 3 (Lanjutan) BIO 211 Botani Umum BDT 270 BDT 280 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih Pensantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Giu dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah HPT314 Hama dan Penyakit Benih BDT 311 BDT321 BDT 322 Pen antar Pemuliaan Tanaman Eko f ogi Tanaman Pen endalian Gulma BDT 372 prduksi Benih Timgkat Makro Pilihan: Semester 7 BDT 409 BDT 471 BDT 472 BDT 473 BDT 474 BDT 475 Karya Ilmiah Produksi Benih Tingkat Mikro Pengelolaan Unit Pengolahan Benih Penyimpanan Benih Fiologi Benih Analisis Benih Pilihan: 0-3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gunjil No.

SEP 417 SEP 313 ManajemenAgribisnis Tata Niaga Pertanian 3 3-0 Semester7 perbe3?hn MEP 214 BDT 451 Pembi an Vegetatif .

No. Mata Kuliah Kredit Serttester 4 BIO 357 BIO 201 Pengenalan Vegetasi Genetika Dasar BIO 214 Taksonomi Tumbuhan . Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 SEP 204 HPT 211 BIO 213 BDT 240 Metode Statistika I Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindunnan Tanaman 4 3-3 Fisiologi Tumbuhan 4 3-3 Tanaman Serealia 3 2-3 Pilihan: 3-4 "1 Senlester 6 STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 371 Anatomi Benih BDT 373 Mesin-mesin Pengolahan Benih Pilihan: 3 Sentester 8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Karya Ilmiah KKN Mata Kuliah Pilihan Sertlester Geriau No.

Sentester 6 BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 148-152 sks .

13. pelaksanaan dan pemeliharaan taman. perancangan. Kurikulu~n Semestar Ganjil No.2. Program Studi Arsitektur Pertamanan Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai seni dan teknik perencanaan. Mata Kuliah Kredit Seniester 1 dart 2 TPB 36 sks Seniester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizl dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah SEP 324 MEP 479 BDT 322 Ekologi Manusia Konstruksi dan Bangunan Taman Pengendalian Gulma BDT 381 BDT 382 Sejarah dan Pelestarian Lansekap Tanaman Lansekap Pilihan: 3-4 Semester 7 BDT 409 Karya Ilmiah BDT 481 BDT 482 Lansekap Kota dan Daerah Tatalaksana Profesi Arsitektur BDT 483 BDT 484 .4.

TNH 484 Pertamanan Perencanaan Lansekap Pengelolaan Lansekap Dasar-dasar Perencanaan dan . [El 3 (3-0) Pengembangan Wilayah 3 (3-0) .

Mata Kuliah Kredit Sent ester 5 TNH 375 Konservasi. Pengelolaan Tanah dan Air BDT 323 Pengelolaan Air firilculum Semesfer Genap . No. Mata Kuliah Kredit Sentester4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan BIO 213 Fisiologi Tumbuhan BDT 281 Pengantar Seni Pilihan: 3 Semester8 BDT 407 BDT 408 Keterampilan Profesi smiah 11 4 1 BDT 409 3 4 (1-6) Mata Kuliah Pilihan Semester Genap No.Mata Kuliah Pilihan Sentester Ganjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan .

BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3 2-3 r-31 Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-145 sks Semester6 HPT 211 BDT BDT BDT BDT SEP 350 383 384 385 432 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Hortikultura Andisis Perencanaan Tapak Perancan an Lansekap Analisis d arya Arsitektur Pertamanan 3 Ekonomi Sumberdaya Tanah .

menjelaskan dan merumuskan cara-cara penyelesaian masalah yang berhubungan dengan tanah dan pertanian pada ummnya. mampu mengidentifiiasikan. Program Studi Ilmu Tanah Kurikulum Semester Ganjil No.2. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah * . menganahis. Untuk itu sarjana jurusan tanah hendaklah faham akan pengertian-pengertian dasar ilmu tanah. Sarjana dari jurusan tanah diharapkan memperhatikan tanah sebagai salah satu faktor produksi dan mampu memanfaatkan secara ekonomis dan lestari. Jurusan Tanah Tujuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Tanah adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian dengan penekanan pada ilmu tanah yang mampu mandii dan memahami pengetahuan ilmu tanah secara umum. Program Stud dan Kurikulum 2.42.42.1.

TNH 221 Geologi TNH 221 Dasar-dasar Interpretasi Foto Udara BIO 231 Mikrobiologi Dasar * Untuk Service Course: TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3(3-0) .

.No.fitrikulurtt Serttester Ganjil (Lanjutan) Semester5 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi SEP 201 Dasar-dasar Mana'emen TNH 323 Genesis dan ~lasdkasi Tanah 3 2-3) BDT 321 Ekologi Tanaman 3 (2-3) TNH 375 Konservasi dan Pengelolaan Tanah dan Air TNH 363 Kesuburan Tanah .Sertrester 7 GMK 211 Gizi dan Pangan TNH 425 Geografi Tanah pi TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 2-3 TNH 491 Metodologi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0) TNH 499 Karya Ilmiah I 3 TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengembangan Wilayah 3 (3-0) KKN 4 Kurikulunt Semester Genap .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 TNH 222 TNH 232 TNH 343 TNH 272 TNH 274 TNH 262 Metode Statistika I Mineralogi Tanah Biologi Tanah Geomorfologi dan Analisis Lansekap Fiika Tanah Hidroiogi Kimia Tanah .

Kurikulum Semester Genap (Lanjutan) Semester6 BIO 213 HPT 211 STK 332 TNH 344 TNH 382 Fisiologi Tumbuhan 4 (3-3) Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Perancan an Percobaan Kartop aF I 3 2-3 Surva Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) Pilihan: 3 Sentester 8 SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) TNH 499 Karya Ilmiah I1 3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gena~ No. Mata Kuliah Kredit pp Senlesrer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

43. Pangan dan Gizi dalam lingkup keluarga dan masyarakat luas serta mampu merumuskan pengembangan sumberdaya keluarga dalam kaitannya dengan perbaikan gizi masyarakat. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Tujuan Pendidikan Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang niampu memahami dan menganalisis keterkaitan antara Pertanian. .Jurnlah Minimal Penyelesaian Studi: 146 sks 2.

Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Kurikulunt Semester Gattiil No.43. Mata Kuliah Kredit Semester I &tt 2 TPB 36 sks Semester 3 BIO 211 Botani Umum GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi* SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah Senlester 5 STK 212 Metode Statistika I1 GMK 321 Pensetahuan Bahan Pangan GMK 322 Gizi Terapan GMK 331 Pendidikan Konsumen GMK 332 Ekologi KeluargaGMK 341 Analisls Zat Gizi Pilihan: 3 Semester7 GMK 421 Pendidiian Gizi 3 2-3 GMK 442 Ekonomi Gizi GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga .Prograttt Studi dart Kurikulutn 2.1.

: GMK 482 Prinsi Perencanaan Gizi 3 2-3 GMK 491 Met Oi e Penyajian Ilmiah 2 2-0 Pilihan: 5-6 * Untuk Service Course: GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 231 KIM 350 Mikrobiologi Dasar Biokiia Umum STK 211 Metode Statistika I SEP 204 SEP 205 SEP 206 Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke ndudukan Dasar-dasar ~enshan Pertanian GMK 231 Kehidupan Keluarga Semester6 HPT 211 GMK 334 GMK 342 GMK 343 GMK 381 .Mata Kuliah Pilihan Sernester Gartjil No. Mata Kuliah Kredit Senlester 5 SEP 202 Mikroekonomi SEP 322 Perubahan Sosial GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani Semester 7 GMK 441 Percobaan Makanan GMK 483 Mana'emen Makanan Masal SEP 312 Ilmu hsaha Tani SEP 422 BDT 441 Sosiologi Keluarea Legum dan Umbi-umbian Kurikulunz Semester Genap No.

Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Kesehatan Masyarakat Pengolahan Pangan Metode Penelitian Gizi dan Makanan Sistem Pangan dan Gizi Pilihan: 5-6 .

Kurilaclur~t Serrtester Gertap (Lanjutan) Sent ester 8 GMK 492 Seminar 1 GMK 499 Karya Ilmiah 6 KKN 4 Mata Kuliah Pilihan Se17tester Genap No.4. Mata Kuliah Kredit Semester6 GMK 323 Gizi dan Penyakit SEP 325 Metode Penelitian Sosial BDT240 Tapaman Serealia BDT350 Hortikultura MEP 342 Pengantar Analisis Sistem Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 147-149 sks 2.4. mampu menganalisis dampak berbagai kebijaksanaan pemanfaatan sumberdaya terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat clan kelestarian sumberdaya dan mempunyai . Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Tujuwi Pendidikwr Pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang berkemampuan menganalisii keterkaitan antara berbagai kegiatan agribisnis sebagai suatu sistem dengan lingkungannya.

.kecakapan dalam mengorganisadcan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan usahausaha pengembangan diri masyarakat pertanian di Indonesia pada umumnya.

Mata Kuliah Kredit Se~tiester 1 dan 2 TPB 36 sks Sentester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah GMK 211 Gizi dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar ftr anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) SEP 316 Landasan . Program Studi Agribisnis Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa agar mengenal serta memahami kaidah-kaidah teorikal dan operasional di bidang agribisnis serta mampu menguasai keterampilan dalam mengambil keputusan suatu unit bisnis di bidang pertanian di dalam lingkungan ekonomi.4.2. sosial dan institusional. yakni sebagai sarjana yang memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial sehingga dapat mengembangkan dirinya sendiri secara mandiri di dalam masyarakat agribisnis yang semakin kompetitif. I&rikuluni Serltester Ganjil No.1.4. Menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang akan terjun di bidang manajemen agribisnis sesuai dengan tingkat pendidikannya.

Perdagangan Internasional SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 317 Ekonomi Perusahaan Pilihan: 3 .

Mata Kuliah Kredit Seniester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Makroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Ke endudukan SEP 300 Teknik Penulisan I f miah . Mata Kuliah Kredit Semester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 (2-3 No.fi~rikrllur~t Sattester Gartjil (Lanjutan) Ser7tester 7 SEP 413 SEP 418 SEP 436 SEP 411 SEP 417 SEP 419 Manajemen Tataniaga Kebijaksanaan Bisnis Kapita Selekta Ekonomi Pertanian Manajemen Akuntansi Manajemen Agribisnis Studi Pustaka 3 i 3 3 3 3-0 2-3 2-3 SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil No.

STK211 Metode Statistika I SEP 331 Riset Operasi .

negara dan antar bangsa (makro). b) .42. Program Studi Peoyuluhan dan Komunikasi Pertanian Tujitarl Pendidikan Menghasilkan Sarjana Pertanian yang a) berkemampuan dalam mengandisis situasi.Kurikul11171 Semester Genap (Lanjutan) Seriiester 6 SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 318 Pemban nan Pertanian r SEP 315 Metode enelitian Ekonomi Agribisnis SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian SEP 319 Koperasi SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 Semester8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mat. wilayah. Kuliah Pilihan Semester Genap Semester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2. kondisi. dan memantau proses perkembangan usahatani dan masyarakat pedesaan (mikro) dalam rangka pembangunan sektoral.4.

berkemampuan bertindak sebagai tenaga pimpinan menengah di lapang dan dalam tugas staf. dan c) berkemampuan untuk berperan sebagai perantara antara riset dan pasaran pemakaian ekonomi hasil riset di satu fihak dan antara masyarakat . khususnya tugas mengelola program penyuluhan dan komunikasi pertanian dan program pembinaan keswadayaan petani dan masyarakat desa.

Mata Kuliah Kredit Sentester 1 dart 2 TPB 36 sks Semester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi AGM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Penptar Ilmu Tanah GMK 211 Gin dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar t anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 326 SEP 312 Metode Penyuluhanilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 324 SEP 323 Tataniaga Pertanian Ekolo@ Keluarga Organlsasi Sosial dan KeSEP 322 k%2?. dalam proses tukar-menukar sosial budaya yang lebih serasi dan saling menguntungkan.". Kurikulu~n Semester Ganjil No.petanildesa dengan cita-cita mereka dan golongan kepentingan di luar pertaniaddesa di lain fhak."tosial SEP 336 Statistika Non Parametrik Sentester 7 SEP 423 Komunikasi Massa SEP 422 SEP 424 SEP 420 Sosiologi .

KeluargaAdministrasi Pembangunan Pertanian Politik Pertanian 3 3-0 ?-31 SEP 419 Studi Pustaka 3 SEP 426 SEP 425 Evaluasi Program Penyuluhan Pembangunan Desa 3 3 (2-3) (2-3) 3 3-0 3 2-3 .

No. Mata Kuliah Kredit Sentester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Mikroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan SEP 300 Teknik Penulisan Imiah STK 211 Metode Statistika I SEP 321 Komunikasi dalam Penvuluhan Semester 6 SEP 318 Pembanmnan Pertanian SEP 325 ~etodeTenelitian Sosial SEP 319 Koperasi GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi SEP 421 Dasar-dasar Penyuluhan Program 3 (2-3) Pilihan: 3 Setttester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Sanester Geltap No. Mata Kuliah Kredit Setnester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

Jumlah Minimal Penvelesaian Studi: 152 sks .

d) berkemampuan mengelola proses pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kelestarian sumberdaya.4. Menghasilkan sarjana di bidang ekonomi pertanian dan sumberdaya yang c) terampil mengana!isis permasalahan pembangunan pertanian dan pembangunan ekonomi umumnya. No. aspek kelembagaan yang terkait dalam penentuan kebijaksanaan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam lainnya.43. 5) memahami tentang peranan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam pada umumnya dalam menunjang perekonomian nasional.2. Mata Kuliah Kredit Serttester I dart 2 TPB 36 sks Senzester 3 BDT 200 AGM 211 Dasar-dasar Agronomi Klimatologi Dasar TNH 211 GMK 211 Pengantar Ilmu Tanah Gin dan Pangan SEP 201 SEP 202 Dasar-dasar Manajemen Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 322 Perubahan Sosial SEP 334 SEP 312 Pengantar Ekonomi Sumberdaya Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 333 Pengantar . Program Studi Ekonomi Pertanian dan Suniberdaya Mendidik mahasiswa agar a) men'genal dan memahami aspek ekonomi pertanian dan sumberdaya serta berbagai teknik analisisnya.

Ekonometrika SEP 316 Landasan Perdagangan Internasional Piliian: 3 3 (3-0) .

Mata Kuliah Kredit Sernester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 3 (2-3) (2-3) No. Mata Kuliah Kredit Sen~ester 4 HPT 211 SEP 203 .Serliester 7 SEP SEP SEP SEP SEP SEP SEP 425 435 410 431 438 434 420 Dinamika Pembangunan Desa Analisis Manfaat dan Biaya Studi Pustaka Ka ita Selckta Ekonomi Pertanian Ke ijaksanaan Sumberdaya Alam E Ekonomi Pengairan Politik Pertanlan 3 3-0 tg::] 3 (3-0) ? (2-3) 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Serttester Garijil No.

SEP SEP SEP STK SEP 204 205 300 211 331 Dasar-dasar Perlindungan Tanarnan Teori Makroekonorni Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke endudukan Teknik Penulisan If miah Metode Statistika I Riset Operasi Selltester 6 SEP 431 Pembiayaan Masyarakat SEP 318 Pemban unan Pertanian SEP 335 Metode % enelitian Ekonorni Sumberdaya SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 332 Pengantar Pembangunan Wilayah SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 .

. serta memiliki kecakapan dalam merumuskan dan mengembangkan teknologi pengenddian berdasarkan konsepsi pengendalian terpadu dalam rangka menunjang pembangunan pertanian.4. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Tujuan Pendidikan Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan bertujuan mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang mampu mengidentifikasi dan menganalisis keterkaitan antara hama dan penyakit dengan faktor-faktor lingkungan agroekosistem.lYIIrihilurrl Serttester Gertap (Lanjutan) Sentester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Semester Gertap No. Mata Kuliah Kr edit Serneslcr 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2.5.

5.1.4.Progrant Studi don Khikukun 2. Mata Kuliah Kredit Semester I &n 2 TPB 36 sks Senaester 3 BIO 211 BDT 200 HPT234 TNH 211 HPT 202 HPT 221 GFM 211 Botani Umum Dasardasar Agronomi Nematologi Tumbuhan Pengantar Ilmu Tanali Dasar-dasar Ekologi Organisme Pengganggu Entomologi Umum Klimatologi Dasar . Progrsm Studl Ilmu Hamadan Pesyakit Tumbuhan Kwihlunt Semester Ganjil No.

Semester 5 SEP 201 HPT 331 STK 212 Dasar-dasar Manajemen Ilmu Penp Tumbuhan Umum Metode tatistiika II HPT 310 HPT 335 GMK 211 TNH 363 Pestisida dan Alat Aplikasi Viologi Tumbuban Gib dan Pangan Kesuburan Tanah p~~ Semester7 BDT 322 BDT 311 HPT 423 HPT 433 HPT 301 HPT 309 Pengendalian Gulma Pengantar Pemuliaan Tanaman Hama Penting Tanaman Tahunan Penyakit Pentlug Tanaman Tahunan Pengendalian Terpadu Hama dan Penyakit Teknis Penuliian Ilmiah HPT 499 Masalah Khusus 4 .

Kurikulu~tt Sentester Ge~tap No. Mata Kuliah Kredit Sentester 4 BIO 231 Mikrobiologi Dasar BIO 232 Mikologi Dasar B10 213 Fisiologi Tumbuhan STK 211 Metode Statistika I HPT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian Sentester 6 HPT 324 HPT HPT HPT HPT 322 332 420 315 SEP 206 Vertebrata Hama Hama Penting Tanaman Setahun Penyakit Pent~n Tanaman Setahun Pengendalian ama dan d Patogen Penyakit Benih dan Gangguan Pasca Panen 3 2-3 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 12-4 Pilihan: 3 Setnester 8 HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama HPT 410 dan Penyakit Seminar 2 1 (0-6) HPT 498 Praktek Lapang .

Mata Kuliah Kredit Setttesfer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 149 sks .Keprofesian KKN 4 4 Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No.

25.1. Silabi Jurusan Budidaya Pertanian BDT 200 Dasar-dasar Agronomi 4 (3-3) 1 Membicarakan peranan tanaman dalam kaitan dengan kebudayaan,kemajuan ekonomi dan kecukupan pangan gizi untuk motivasi usaha penrngkatan produksi tanaman, konsep aliran energi dalam pertanian dan penmgkatan keefisienan penggunaan energi. Struktur morfologi dan fungsi tanaman. Pertumbuhan tanaman dengan fase-fasenya, bersangkutan dengan perimbangan penggunaan dan penumpukan karbohidrat. Reproduksi dan wa pembiakan tanaman, pembibitan dan teknologi benih. Teknik budidaya, membahas aspek panca usaha lebih mendasar. Sistem budidaya tanaman ganda, sawah, ladang, perkebunan. S.S. Harjadi Staf BDT 240 Tanaman Serealia 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDP 200 Materi kuliah dan praktikum mencakup padi dan jagung. Meliputi kegunaan ekonomis, asal dan adaptasi, botani, fisiologi, lingkungan dan syarat tumbuh, teknik budaya, proteksi dan pemuliaan. Dibahas pula prospek dan kendala pengembangannya di Indonesia. J. Koswara Staff BDT270 DasarIlmu dan Teknologi Benih

3 (23) 1 Pengertian dasar bidang perbenihan. Masalah dalam bidang perbenihan. ~arana dan pembinaannya. S. Sadjad Staf BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan 2 (2-0) 1 Pengenalan bidanglruang lingkup arsitektur pertamman, proses pemecahan rnasdah dalam bidang ini, pengenalan dan pengembangan aspek estetika, pengenalan terhadap aspek unik

dari suatu tapak, pembuatan program, pembentukan konsep dan presentasi dalam bidang arsitektur pertamanan serta widyawisata. Z. Rachman Staf BDT 281 Pengantar Seni 3 (2-3) 2 Konsep dasar seni dan menggambar di dalam arsitektur pertamanan, seperti garis, ruaq warna, bentuk, cahaya dan lain-lain. Pemakaian bermacam-macam media gambar di dalam arsitektur pertamanan. Prinsipprinsip pengertian dari bentuk geometris dan perspektif. Pengenalan elemen-elemen di dahn arsitektur pertamanan serta aspek-aspek visualnya. HS. Arifin BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah 3 (2-3) 2 Membahas ciri tulisan ilmiah, keobjektifan, kebenaran, fallacy dan lain-lain. Melatih mencari Berkala Ilmiah, makalah relevan dan mutakhir, pembuatan abstrak. Latihan pembuatan Tinjauan Pustaka, Usulan Penelitian (PS), penyajian tabel, gambar, daftar pustaka. Pembahasan Ilmiah. SS. Ha qadi Staf BDT 302 Kuliah Lapang 1 (0-3) 2 Kuliah Lapang bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan

agronomi di lapang, cakrawala tentang aspek agronomi. Objek kuliah lapang terutama pada daerah-daerah perkebunan rakyat maupun perkebunan besar, pertania rakyat dan objek lain yang berhubungan dengan kegiatan agronomi. Purwono Staf BDT 311 Penpatar Pemuliaan Tanaman 3 (2-3) 1 Peranan pemuliaan tanaman dalam peetan hasil pertanian dan produksi benih. Potensi fisiologi/ekologik dalam pemuliaan tanaman. Kaitan Genetika dm Statistika dengan pemuliaan tanaman. Berbagai metode pemuliaan tanaman. Praktikum :Pengenalan berbagai metode hibridisasi dan pemuliaan. A. Makmur Stat

BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman 3 (3-0) 2 Pemuliaan Tanaman, sebagai ilmu terkait erat dengan genetika. Memperkenalkan prinsip-prinsip pemuliaan tanaman dari pengembangan Genetika tersebut akan merupakan inti dari mata kuliah ini. A. Bari BDT 32 1 Ekologi Tanaman 3 (2-3) 1 Pengertian mengenai ekosistem pertanian, serta uraian komponen-komponemya. Interaksi antara tanaman dan hqkungannya dan manipulasi budidaya untuk mencapai produksi pertaniannya serta penggunaan sumber optimal. F. Rumawas SQf BDT 322 Pengendalii Gulma 3 (2-3) 1 Pengertian Gulma, masalah dan peranan gulma terutama dalam bidang pertanian. Beberapa aspek biologi gulma. Caracara pengendalian gulma. Klasrflkasi, sifat dan penggunaan herbiisida dalam pengendalian gulma. Pengendalian gulma pada beberapa tanaman penting di Indonesia. B.H.Tampubolon Staf BDT 323 Pengeiolaan Air 3 (2-3) 1 Keadaan umum sumberdaya air di Indonesia, prospek dan masalahnya. Konsep hidroliia serta aplikasinya di bidang pengelolaan air. Pengembangan sumberdaya air. Pengelolaan daerah pertanian berpengairan dan tanah kering dari segi hidrologi. Aspek sosial-ekonomi dati

pengeiolaan air. J. Wiroatmodjo Staf BDT 324 Manajemen Gulma 3 (2-3) 2 Masalah Gulma di pertanian, pengendalian gulma di pertanian, prinsip ambang ekonomi dalam pengeiolaan gulma, pemilihan cara pengendalian, organisasi pengendalian gulma. I.H. Utomo S taf

BDT350 Hortikultura 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDT200 Pengertian Hortikultura, ciri-ciri tanaman dan budidaya Hortikultura. Perkembangan di Indonesia dan dunia. Masalah mutu hasil pemasaran dan faiologi lewat panen. Ekologi buah-buahan di Indonesia. Aspek pekarangan dan usaha intensifikasi untuk menaikkan gizi dan taraf hidup rakyat. Tanaman-tanaman buahbuahan penting dan tanaman sayuran penting. S.S. Ha jadi Staf BDT351 Teknologi Hasil Hortikultura 3 (2-3) 2 Teknik penanganan secara segar terhadap produk hortikultura, pengemasan, dan sortasi. Cara-cara membuat hasil olahan sederhana, jam (selai), pengalengan dan lain-lain. GA. Wattimena Staf BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama 3 (23) 2 Prasyarat: BDT200 Peranan tanaman perkebunan dalam pembangunan pertanian, pembahasan mengenai budidaya tanaman perkebunan, meliputi: ekologi pembibitan, penanaman, pemeliharaan clan pernungutan hasil.Komoditi yang dibahas adalah karet, kelapa dan kelapa sawit. S. Yahya Staf BDT 361 Tebik Perkebunan

3(2-3)2 Prasyarat untuk yang mengarnbil PSK Tanaman Perkebunan. Ekologi Sistem Perkebunan secara umum, pembukaan dan konse~asi lahan, tanaman penutup tanah, tanaman pelindung, sistem tanam, pengendalian gulma perkebunan dan peremajaan. M. Argasasmita Staf

BDT371 Anatomi Benih 3 (2-3) 2 Pembentukan benih tanaman Angiosperm dan Gymnosperm. Dispersi benih dalam peranannya sebagai plasma nutfah. Struktur benih dan sitologi benih. T. Kartika BDT 372 Produksi Benih Tfrrgkat Makro 2 (2-0) 1 Pengantar Keagrommian. Usaha Pcmerintah dalam perbenihan. Sistem produksi benih tradisional dan modem. Program benih dalam berbagai negara. T. BuW star BDT 373 Mesin-inesin Pengdasan Benih 3 (2-3) 2 Faktor-£aktor yang mempengaruhi benih dari segi pengolahan benih, yaitu sistem panenan, pengeringan dan pembersihaa benih. M.R Suhartanto BDT 381 Sejarah dan Pekstarian Lansekap 2 (240) 1 Sejarah perkembangan arsitektur pertamanan dari jaman

prasejarah hingga abad ini dengan penekanan pada sumber kebudayaan Timw khususnya Indonesia. Perkembangan gaya arsitektur pertamanan dm kaitannya dengan sistem sosial, budaya dan politik. S. Nurisyab BDT382 Tanaman Lansekap 3 (2-3) 2 Sejarah dan perkembangan tanaman dalam lansekap, ekosistern, fungi tanaman, memilih dan menyusun tanaman, pemeliharaan. PengemIan dan pernbentukan maket. NA. MattJik Staf BDT383 Analisis PerenCanaan Tapak 3 (2-3) 2 Mempelajari pros-pek dm aspek perencaman tapak. Tapak untuk daerah rekreasi dan daerah penghijauan dalam hubungannya dengan perkembangan low sektoral dan regional. Pemecahan masalah dalampengembangan perancangan dengan penekanan

pada penataan lansekap terbangun serta hubungannya dengan sirkulasi, kelompok bangunan, utilitas, sistem-sistem alamiah. Sistem penghijauan dan dokumentasi perencanaan seperti: jadwal, spesifikasi detil. S. Nurisyah Staf BDT 384 Perancangan Lansekap 3 (1-6) 2 Prinsip-prinsip Perancangan Lansekap dan pengorganisasiannya pada skala mikro seperti: taman lingkungan, perumahan dan taman. Pengertian tentang perencanaan secara umum serta kaitannya dengan arsitektur lansekap. Pemecahan masalah-masalah di dalam arsitektur lansekap serta tahap-tahap pelaksanaannya. A. Munandar BDT 385 Analisis Kaqa Arsitektur Pertamanan 3 (2-3) 2 Falsafah dan metode penelitian karya arsitektur pertamanan. S. Nurisyah Sta f BDT 401 Manajemen Produksi Tanaman 2 (2-0) 1 Merupakan gabungan berbagai pengertian tentang pengelolaan (manajemen) dengan pengertian mengenai produksi tanaman. Pembahasan ditekankan pada pengelolaan produksi di tingkat "Lapang", dalam arti lebii kepada berbagai aspek-aspek praktis. O.N. Wiroreno BDT407 Keterampilan Profesi 4 (-1 2 Memberikan pengalaman dan pengetahuan praktis mengenai seluruh aspek produksi dan pengelolaan lapang pada keadaan yang sebenarnya. Staf BDT408 Seminar 1 (-1 2 Berupa penyampaian hasil penelitian karya ilmiah oleh

mahasiswa tingkat akhir dengan bibingan dosen pembimbing. star

BDT 409 Karya Ilmiah I, I1 3 (1-6) 2 Mempelajari dan membahas peranan berbagai faktor produksi terhadap produksi tanaman. Hal ini dipelajari dalam kaitannya dengan tindakan agronomis dengan bimbiigan dosen pembiibing dalam tugas-tugaspercobaan Lapangan rnaupun laboratorium, dan dapat diselesaikan dalam satu semester di antara kegiatan kuliah lainnya. Staf BDT421 Sistemaistem Pertanifin 2 (2-0) 1 Pengertian sistem-sistem pertanian yang dgmakan di daerah tropika, seperti perladangan (shifting cultivation), persawahan, pertanian tadah hujan yang menetap, perkebunan, penggunaan tanah-tanah marginal serta masalah-masalahnya, pasang surut, lebak, pembukaan hutan untuk pertanian. Kekuatan dan kelemahan tiap sistem dan neraca energinya. F. Rumawas Staf BDT 422 Fiiologi Herbisida 3 (23) 1 Prinsip pengendalian kimii klasifikasi dan formulasi herbisida, cara keja hehisida, mewe keja herbiiida, pengaruh hglcungan terhadap efektivitas herbiiida, dampak herbiida terhadap lingkungan, persistensi herbiida, teknik aplikasi herbisida

dan interaksi antara herbisida denpestisida. I.H. Utomo Staf BDT 441 Legurn dan Umbi-umbian 2 (2-0) 1 Legum pangan diberikan pada bagian pertama dari kuliah; pada bagian kedua dianjutkan dengan tanaman umbi-umbiaa. Pada kedua jenis tanaman tersebut akan dipelajari morfologi tanaman, fisiologi, persyaratan lingkungan untuk pertumbuhan serta budidaya, nilai gizi dan penggunaan hasil, prospek serta kendala pengembangannya di Indonesia. Inokulasi rizobiurn dan &asi nitrogen pada legum. J.S. Baharsjah Staf

BDT 442 Tebu dan Sent 2 (2-0) 1 Tebu dan Serar diberikan secara terpisahlberurutan pa& bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani, fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibit/ benih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. S. Sudiatso Staf BDT443 Panen dan Pengolahan Hasil Tanaman 2 (13) 1 Pangan Pengertian pasca panen, masalah pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Aspek-aspek pra panen menunjang pasca panen. Beberapa aspek kultur teknik yang mempengaruhi mutu hasil tanaman pangan. Perawatan hasil setelah panen: pengeringan, penyimpanan, pengemasan dan penentuan hasil. Mutu hasil dan kehilangan hasil. Rangkaian kegiatan-kegiatan pasca panen di tingkat petani, koperasi dan pengadaan pangan. Pendayagunaan hasii dan limbah. P.M.Sjafei BDT444 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan 2 (2-0) 1 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan diberikan secara terpisahlberurutan pada bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani,

fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya, meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibitbenih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. 3. Wiroatmojo Staf BDT451 Pembiakan Vegetatif 3 (2-3) 1 Prasyarat: BDT 200 BIO 213 BDT321 Membahas pengertian dasar pembiakan tanaman secara asexualbegetatif. Latar belakang dan cara pelaksanaan berbagai macam pembiakan tanaman secara stek, cangkok, penyambungan

lansekap. L. seperti: Anggrek. leguminoseae. Chrisantimum dan tanaman hias lain (pot. dan lain-lain (komposisi jenis sayur-sayuran yang dibahas dapat berbeda pada tahun yang berlainan). cruciferae. seperti: Solanaceae. Mattjik Staf . Winata Sta f BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Membahas secara mendalam aspek budidaya. pasca panen dan pengusahaan buah-buahan penting di Indonesia. Musaceae dan Mangiferae (kelompok jenis buah-buahan yang dibahas dapat berbeda tiap bulan). Rosaceae. Gladiol.dan kultur jaringan dari tanaman hortikultura. rumah bambu maupun lapang. NA. Mawar. A. perkebunan. pemuliaan dan pasca panen kelompok tanaman sayuran tertentu. Surkati Staf BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Mendalami aspek-aspek hortikultura pada tanaman hias. seperti: Rutaceae. Makmur Staf BDT453 Kapita Selekta Buah-buahan 2 (2-0) 1 Membahas sewa mendalam aspek-aspek budidaya. A. perdu) secara intensif meliputi adaptasi resistensi baik di rumah kaca.

penanaman. coklat dan teh meliputi kegunaan ekonomis. Wachjar Staf . A. daerah as& botani. pemeliiaraan dan pernungutan hasil. pembibitan.BDT461 Tanaman Minuman Penyegar 2 (2-0) 1 Pembahasan mengenai budidaya tanaman kopi. ekologi.

kehutamn dan hijauan makanan tern& Teknik produksi . baik fisii ekonomi maupun 6nansial. meliputi: ekologi. meliputi: cengkih. lada dan palalkayu manis. S. perkreditan. perneliharaan dan pemungutan had. Komoditi rempah-rempah yang dibahas. pembibitan. Yahya Staf BDT463 Kapita Selekta IJsaha Perkebunan 2 (2-0) 1 Membahasaspek-aspek penunjang utama dalam Usaha Budidaya Tanaman Perkebunan. meliputi: pengembangan perkebunan. industri. Sudrsdjat Staf BDT464 Manajemen Perkebunan 3 (3-0) 1 Membahas perencanaan pengembangan dan pengelolaan perkebunan. agraria. perkoperasian clan pemasaran komoditi perkebunan. A.BDT462 Tanaman Rempah 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 200 BDT 360 Pembahasan mengenai budidaya Tanaman Rempah-rempah. Wachyar Staf BDT471 Produksi Benih Tingkat Mikro 3 (2-3) 1 Teknik Produksi ~knih untuk tanaman pangan. penanaman.

Sadjad S taf . Mugnisyah BDT472 ~en~elolaan 3 (2-3) 1 Unit Pengolahan Benih Sistem-sistem pengolahan benih dan pemilihan benih. W.benih hibrida. Masalah-masalah dalam pengolahan benih.Q. S.

Kebijakan-kebijakan mengenai perkotaan dalam kaitannya dengan lansekap kota. F. Murniati Staf BDT 481 Lansekap Kota dan Daerah 3 (3-0) 1 Teori dan analisis perencanaan suatu kota. Pengelolaan laboratorium pengujian benih. Identifikasi benih. Proses kemunduran benih dan sistem pendugaannya. spesifikasi dan perkiraan-perkiraan harga. Dormansi. Murniati Sta f BDT 475 Analisis Benih 3 (2-3) 1 Arti dan pentingnya pengujian benih. 3 (2-3)1 Faktor-faktor yang mempengaruhi viabilitas benih dalam periode simpan. Benih Orthodoks dan rekalsitran. Suwarno Sta f BDT474 Fisiologi Benih 3 (2-3)1 Komposisi kirnia benih. A. E. Prosedur dan legalisasi pengujian benih. Rachman BDT483 Perencanaan Lansekap 3 (14) 1 . Pendekatan fsiologi dan biokimia terhadap viabilitas benih. Ekologi benih.BDT 473 Penyimpanan Benih.C. Z. Munandar BDT482 Tatalaksana Profesi Arsitektur 2 (2-0) 1 Pertamanan Sistem manajemen dan organisasi perkotaan di dalam arsitektur pertamanan. E. Hukurn-hukum perencanaan di Indonesia. metode binis dan pelayanan. serta kaitannya dengan tahaptahap pembuatan dokumen kontrak.

analisis lansekap . evaluasi lansekap visual.Perencanaan Lansekap sewa menyeluruh dengan penekanan pada kebijakan-kebijakan perencanaan dalam skala regional multi disiplii.

fsik. regim kelembaban. Pembentukan profd tanah dan faktor-faktor pembentuk tanah. air tanah. warna tekstur. struktur. ma-ma pemupukan. S. reaksi tanah. S. Nurisyab 252. polipedon. -pup& kandang. Nurisyah BDT 484 Pengelolaan Lansekap 3 (3-0)1 Dasar fdosofi pengelolaan sumberdaya manusia. Silabi Jurusan Tanah TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) 1 Pengertian tentang tanah. drainase tanah. bahan organik. Hubuugan potensi dan masalah-masalah visual. Metodologi disain dan konsep komunikasi melalui gambar. kejenuhan basa. pori-pori tanah. laporan tertulisllisan. udara tanah.regional dan dampak penaksiran. sosial dan ekonomi dalam hubungannya dengan perencanaan dan perancangan lansekap. suhu tanah. bulkdensity. Persiapan-persiapan serta tahap pembuatan rencana induk. Sifat-sifat kimia dan kesuburan tanah. kapasitas tukar kation. unsur-unsur hara esensial. bahan mineral. horison. ma-ma tersedianya unsur hara evaluasi kesuburan tanah. pedon. Profd dan solum tanah. konsistensi. Sifat fsik dan morfologi tanah. lingkrngan biotik dan non biotik &ngan pengembangan lansekap. perkembangan kota. Jenis-jenis dan sifat-sifat pupuk buatan. mutu . Jenis-jenis kapur. dan koloid tanah.

Erosi. Taksonomi tanah. dan faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. Koloid tanah. akibat erosi. Evaluasi kemampuan lahan. cara pengapuran. Beberapa sifat fsik tanah mineral. Tanah Indonesia. polusi sedimen. air . proses erosi. jenis-jenis peta tanah dan kegunaannya. Survai tanah. M. polusi kimia. sistem Pusat Penelitian Tanah. Sifat fsik clan arti praktikalnya. A. Satari Sarwono Hardjowigeno Stat . sistem FAO/UNESCO. metode konservasi tanah dan air. Klasifii tanah.kapur. TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah 4 (33) 1 Pengadaan dan tersedianya unsur hara tanaman dalam tanah mineral. H. Organisme tanah. Bahan organik tanah.

kriitalografi. umur mutlak. Pupuk clan pengolahan pupuk. Asal. umur relatif. pupuk kapdang. tanaman. ciri dan sifatnya. tektosilikat. batuan beku. Tanah dan suplai bahan makanan. mineral silikat. klasifikasi dan sumai tanah. Tanah organik. batuan sedimen. H. Pembentukan. Fisiografi dan stratigrafi Indonesia. mineral. waktu Geologi. sifat dan klasifikasi bahan induk..W.tanah. pupuk hijau. Tektonik lempeng. bumi dan susunannya. Tanah dan pencemaran kimia. Sitanala Arsyad Sudarsono Staf TNH 221 Geologi 4 (34) 1 Pengertian Geologi. batuan metamorf. Udara dan suhu tan&. wradinata Staf TNH 222 Mineralogi Tanah 3 (2-3) 2 Pengertian mineral. mineral sili- . Kapur dan hubungannya dengan tanah. Pengolahan kesuburan tanah mineral. O. ciri dan penggunaannya. kehilangan air dalam bentuk uap dan pengaturannya. unsur mikro. Kehilangan air dalam bentuk cairan dan pengendaliannya. Nitrogen dan belerang tanah. Pelapukan "mass wasting". erosi. batuan.kimia kristal. sifat. Reaksi tanah kernasaman dan kebasaan. Suplai dan tersedianya fosfor dan kalium. optik kristal. Mineral-mineral penting.

fosfat. mineralsilikat. jasad. penambatan nitrogen.kat-filosilikat. Astlana Staf TNH 232 Biologi Tanah 3 (2-3) 2 Tanah sebagai tempat hidup. sulfat dan sulf~da. analisis mineral. denitrifikasi. Stabiitas mineral terhadap pelapukan. belerang dari lain-lain. karbonat. Mineral oksida. nitrifiasi. Daur karbon: aspek fsiologi. hidroksida. mineral sililrat-inosilikat. Daur nitrogen: mineralisasi dan imobilisasi.nesosilikat. perubahan hidrokarbon dan pestisida. Perubahan mineral: fosfor. besi. Berbagai jasad penting: mikro dan makro. pelapukan bahan dan berbagai senyawa bahan organik. Iswandi Anas Staf . Hubungan antar jasad.

konsep potensial penggunaan praktis gejala kapiler. difresifitas. fluiditas. Metode pemetaan planimetris. Evaporasi. Cara menentukan struktur. peta foto. struktur. transfer detil. konduktivitas hidrolik.TNH 241 Dasar-dasar lnterpretasi Foto Udara 2 (2-3) 1 Definisi. kepekaan spektral emulsi. sistem koloid. Kamera udara dan pengukuran-pengukuran pada foto udara. mineral Gat. konsistensi. angkaangka Atterberg. karakteristik emulsi. penggunaan senyawa kimia dalam pembentukan struktur. Aliran air ddam tidak jenuh. mosaik dan ortofoto. Dasar-dasar fotografi udara: pemotretan. hukum Darcy. vertikal. penghhatan stereoskopik dan paralaks stereoskopik. fiter. persamaan aliran air dalam tanah. Tekstur. infiitrasi vertikal/horizontal. evaporasi dalarn . zeta potensial. Interpretasi foto udara dan pengantar penginderaan jauh. Air tanah. Abdul Rachim S taf TNH 272 Fisika Tanah 3 (2-3) 2 Menelaah sifat-sifat fisii tanah. dan teknik reproduksi. penggunaan teori lembar ganda listrik. serpsivitas. dan manfaat fotogrametri serta penginderaan jauh dalam pemetaan sumberdaya nasional. Foto udara vertikal. masalah nilai batas. sejarah. persamaan evaporasi. aliran air horizontal. Perencanaan misi penerbangan untuk pemotretan. Struktur tanah. permeabiGtas.pemrosesan.

kekompakan dan konsolidasi tanah. Sifat-sifat panas tanah.praktek. daur. konduktivitas. strain dan stress. Proses dan faktor-faktor yang mempengaruhi infiltrasi. kapasitas. ekspresinya pada pertumbuhan tanaman. Pengertian dan pentingnya infdtrasi. difresifitas. Dasun Herudjito Staf TNH 274 Hidrologi 3 (2-3) 2 Hujan dan analisis data hujan. Kekuatan tanah. Cara-cara rneningkatkan kapasitas infiltrasi dan cara penetapan . transport. Temperatur permukaan tanah. Sifat mekanik tanah. penyelesaian aliran panas dengan gelombang sinus.

Spodosol. Air bawah tanah. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan landform fluvial dan pantai. sifat. Morfologi tanah. Pengertian transpirasi. Taksonomi tanah. Klasifikasi tanah kategori famili. slope profde study. Anang S. Ultisol. Proses pada lereng. kualitas air. Klasifikasi tanah secara umum. Yogaswara S taf TNH . Lansekap semi arid dan coastal processes. Mollisol. penyebaran dan klasifikasi sampai kategori sub group dari Entisol. Lereng dan pembentukan tanah.kapasitas infiltrasi. Alfiiol. Inceptisol. pelapukan dan landform. faktor-faktor yang mempengaruhi transpirasi dan pengendalian transpirasi. Analisis aliian sungai. proses pembentukan. kebutuhan air irigasi. konsep dasar geomorfologi dan analisis lansekap. Pengertian dan ruang lingkup irigasi. Vertisol. tata nama. Oxkol. proses geomorfologi. Pengenalan sistem klasifikasi lain yang dgunakan di Indonesia. dan Aridisol. Faktor-faktor yang mempengaruhi evaporasi dan pengendalian evaporasi. TNH 343 Geomorfologi &n Analisis Lansekap 3 (2-3) 2 Definisi geomorfologi. Proses-proses pembentukan tanah. AIiran permukaan. efsiensi irigasi. Naik Sinukaban Staf TNH 323 Genesis dan Klasifikasi Tanah 3 (2-3) 1 Ruang lingkup genesis dan klasifikasi tanah. pengukuran debit. faktor-faktor pembentukan tanah. unsur-unsur pembentuk. Pengertian evaporasi. Ciri. pengertian kategori. Hancuran ikli. horison-horkon penciri. metode irigasi.

otomatisasi. legenda. macam dan sifat-sifat peta. teknik kartografq komunikasi kartografi.344 Kartografi 3 (2-3) 2 Definisi dan manfaat kartografi. peta dan pemetaan. Pembuatan peta . produksi. serniologi.

Bahan organik. peranan faktor-faktor pembentuk tanah terhadap kesuburan tanah. suhu tanah. F. IJnsur-unsur yang dibutuhkan tanaman. serta data penunjang untuk pembuatan peta-peta. kalsium. Pemanfaatan penginderaan jauh dalam pemetaan. basa-basa (kaiium. . fosfor. struktur. LehvPkabessy Staf TNH 375 Konservasi Pengelolaan Tanah 4 (3-3) 1 dan Air Sistem tanah. Wiradisastra Staf TNH 363 Kesuburan Tanah 3 (36) 1 Pengertian tentang kesuburan tanah. nitrogen. bulk density dan prositas agregat tanah. silikat. Dasardasar evaluasi kesuburan tanah.M. tekstur tanah. Kemasaman tanah dan pengapuran. aspck kesuburan tanah daerah pasang surut. natrium). flokulasi Wasj drainase. sulfur. Dasar-dasar hubungan tanah-tanaman.topografi dan wta tematik. magnesium. Pertumbuhan dan faktor-faktor tumbuh. Potensid air tanah dan gerakan air &lam tanah. Uup S. pengikat air tanah. Kesuburan tanah sawah. Pengumpulan data topografi (ukur tanah) dan data tematik. unsur mikro.

Prediksi erosi. Naik Sinukaban Staf TNH 382 Survai Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) 2 Pengertian. Uraian evaluasi lahan. Evaluasi kesesuaian lahan.Ketersediaan air. Skala. Tipe dan metode survai. tingkat ketelitian dan biaya. Pelaksanaansurvai tanah. Klasifii kemampuan tanah. ruang lingkup dan kepentingan survai tanah dan evaluasi lahan. Informasi tanah dan lahan serta data penunjang yang 'diperlukan untuk survai tanah dan evaluasi lahan.drainase. suhu tanah. Infiltrasi. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. evapotranspirasi. keseimbangan air. . Analisis metode konservasi tanah dan air.

3 (3-0) 1 . pemupukan unsur mikro. pertimbangan ekonomik dalam program pemupukan dan pengapuran). Evaluasi lahan dengan pendekatan sistem lahan.Evaluasi lahan untuk irigasi. Sahat Matondang Staf TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 (2-3) 1 Peranan kesuburan tanah dan evaluasinya terhadap program pemupukan: cara-cara pengambilan dan penyiapan contoh tanah dan tanaman. Analisis sifat-sifat tanah dan proses-proses pembentukan tanah yang menghasilkan tanah-tanah tertentu. F. faktor-faktor yang mempengaruhi dosis dan cara pemupukan. dosis maksimum dan optimum (faktor-faktor yang mempengaruhi). Evaluasi lahan di Indonesia. Tatat S. Dasar-dasar pemupukan (pengertian umum. Leiwakabessy Staf TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengem. pengetahuan tentang pupuk (pupuk alam dan buatan) dan permasalahannya. Menguraikan satuan-satuan tanah sertapengaruh proses-proses genesis tanah dan faktor-faktor yang mendasarinya pada potensi pertanian dan penggunaan lahan secara regional di Indonesia. Menguraikan hubungan antara produktivitas tanah dan kepadatan penduduk dan pemanfaatan tanah-tanah marginal. cara pelaksanaan dan interpretasi). evaluasi kesuburan tanah (prinsip-prinsip.M. Abdullah Staf TNH 425 Geografi Tanah 3 (3-0 1 Mempelajari penyebaran geografi dan sifat asosiasi tanah dalam hubungan pertimbangan genesis tanah secara umum.

Menguraikan dan membahas pentingnya ilmu tanah .bangan Wilayah Membahas pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penerapan ilmu.

bentuk baku format penulisan ilmiah. Sebelum kegiatan lapang. penanaman dan pemeliharaan berbagai jenis tanaman budidaya serta evaluasi kegiatan dalam bentuk lapor .dalam perencanaan pengembangan wilayah. metodologi penelitian. tatacara penyitiran. teori pengukuran. Satuan Kawasan Pengembangan dan Satuan Pemukiman. Penyusunan Pernyataan Proyek Penelitian. proses perkembangan ilmu. prosedur keilmuan. Nasoetion Staf TNH 491 Metodoiogi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0)1 Pentingnva tatacara penulisan ilmiah. teori struklur pengalaman. metode sintesis. pengapuran dan pemupukan. Membahas aplikasi teori pengembangan wilavah di dalam pengembangan wilayah transmigrasi di Indonesia yang meliputi: Wilayah Pengembangan Partial. etika kesahihan ilmu. pengujian hipotesis. Membahas leori perencanaan dan proses perenc. Tinjauan ilmu mengenai metodologi penelitian. Nasoetion Staf TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 (0-6)1 Pengelolaan Tanah Terapan terutama merupakan kegiatan lapang. Lutfi I. interpretasi hasil pengujian hipotesis. Lutli I. pengolahan tanah sesuai kaidah konservasi tanah dan air. teori kebenaran. dilakukan diskusi-diskusi tentang materi kegiatan lapang. tatacara penyuluhan daftar keilmuan. pengukuran dan pembuatan peta kontur lahan. penyusunan hipotesis. metode analisis. Kegiatan lapang meliputi: Persiapan dan perencanaan penggunaan lahan.rrnaan wiiayah. pengumpulan data.

Supiandi Sabiham Staf .an.

Pendidikan gizi. gizi dan kesehatan serta dampak ketersediaan pangan terhadap gizi. Nilai pangan.253. Memahami permasalahan di bidang pangan dan gizi: kaitan pertanian. pertanian dan kesehatan. gizi. serta perencanaan. pelaksanaan. dan penilaian program. pedagogis dan psikologis serta mempelajari pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. Niai pangan. Silabi Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) 1 . Amini Nasoetion Staf GMK 231 Kehidupan Keluarga 3 (23) 2 Mempelajari keluarga sebagai pusat kehidupan dan penghidupan sehat. kebutuhan pangan dan gizi serta penilaian status gizi. program pangan dan gizi di tingkat masyarakat dan nasional. . pendidikan gizi dan program-program pangan dan gizi. Amini Nasoetion Staf GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari permasalahan di bidang pangan dan gizi serta hubungan antara pangan. keluarga sebagai lembaga sosial. kebutuhan pangan dan gki serta penilaian status gizi. Selanjutnya tentang sistem pangan dan pertanian serta dampaknya terhadap gizi.

mempelajari sifat kimia dan fisii komponen-komponen yang terdapat di dalam bahan makanan termasuk kadar gizi dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap mutu bahan makanan. Mariyati Sukarni sla f .Hartanti Santoso Staf GMK 321 Pengetahuan Bahan Panpn 3 (2-3) 1 Pengenalan bahan pangan nabati dan hewani.

morbiditas dan kualitas manusia.GMK 322 Gizi Terapan 3 (2-3) 1 Mempelajari konsumsi dan pola konsumsi pangan. Sri Rihati Kusno Staf GMK 332 Ekologi Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari fungsi. peranan clan keadaan keluarga dalam kaitannya dengan faktor lingkungan fisik. biologis. Secara khusus dipelajari mengenai dampak teknologi terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan keluarga dan interaksinya dengan tata lingkungan hidup keluarga. sosial. Mempelajari cara mengidentifikasi barang menurut mutu dan kegunaan serta pengetahuan tentang label. Kebutuhan dan kecukupan gizi. Kaitan gizi. Hardinsyah Staf GMK 323 Gizi dan Penyakit 2 (2-0) 2 Mempelajari standar gizi untuk menjaga kesehatan fisik individu termasuk interaksi antara gizi dengan infeksi dan parasit serta keadaan patologis karena gangguan mekanisme fisiologis dan metabolisme tubuh. Menemukan masalah-masalah konsumen serta meningkatkan usaha perlindungan konsumen dengan cara berkonsumsi yang benar. Neraca pangan dan pedoman gizi serta konsumsi pangan. tingkat sosial dan ekonomi keluarga. Gizi dalam tahap perkembangan manusia. ekonomi dan budaya. Emmy Karsin Staf . mutu gizi konsumsi pangan. Emma Satriaty Staf GMK 331 Pendidikan Konsumen 2 (2-0) 1 Menelaah dan mempertimbangkan pembeiian barang sesuai dengan kebutuhan.

pengelolaan ternak dan ikan yang mencakup .GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani 3 (3-0) 1 Pengembangan peternakan dan perikanan ditinjau dari kecukupan gizi keluarga.

Faisal Anwar Staf GMK342 Pengolahan Pangan 3 (2-3) 2 Mempelajari dasar-dasar penggunaan panas. Peranan sampling bahan makanan sebelum dianalisis dan metode-metode analisis kimia secara kuantitatif dan kualitatif sangat diperlukan. pemeliharaan. Atmojo S taf GMK 334 Kesehatan Masyarakat 3 (2-3) 2 Mempelajari pentingnya kesehatan individu. keluarga dan lingkungan dalam peningkatan derajat kesehatan. Peran serta masyarakat dalam program-program kesehatan. protein. lemak. Program pemerintah jangka pendek dan jangka panjang di bidang kesehatan seperti tercantum dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Cara-cara masyarakatmemanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yang telah ada. Sumali M. pengeringan. iradiasi. Faisal Anwar Staf . vitamin dan mineral) bahan pangan yang ada hubungannya dengan metode analisis kirnia. pembekuan. pemberian makanan. Mariyati Sukarni Staf GMK 341 Analisis ZEit Gizi 3 (2-3)1 Mempelajari sifat-sifat kimia. Perubahan sifat fisik dan kimia bahan sangat diperlukan. ekstensifiasi maupun diversifikasi. Usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi melalui pola intensifikasi.pengenalan. fermentasi dan penggunaan zat aditif makanan dalam pengolahan pangan nabari dan hewani. pencegahan penyakit serta pengembangan usaha. fisik dan fungsional zat gizi (karbohidrat. pendinginan.

GMK343 Metode Penelitian Gizidan Makanan 3 (2-3) 2 Memahami metode-metode penelitian yang berhubungan dengan masalah makanan dan gizi. Mendalami pengertian dan .

biokimia gizi. Pengertian dan kaidah yang mencakup rangkaian pe rjalanan pangan dari sejak ditanam sampai ke proses pencernaan manusia. Djiteng Roedjito Staf GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi 3 (2-3) 2 Mempelajari tahaptahap ketersediaan pangan sampai pada dampaknya terhadap status gizi masyarakat menurut model pendekatan sistem. keuntungan dan akibatnya. konsepsi kerangka kerja logikal. Secara khusus dapat mengenal dan mampu menggunakan peralatan penelitian gizi. Khumaidi Staf GMK 421 Pendidikan Gizi 3 (2-3) 1 Menelaah alternatif penanggulangan masalah-masalah pangan dan gizi terutama dalam ha1 meningkatkan pengetahuan gizi. Uraian mengenai konsep dan isi . distribusi. M. Faktorfaktor sosial budaya yang mempengaruhi pola pangan dan perubahan kebiasaan makan. penimbangan antropometri. menganalisis dan menyajikan data. konsumsi) antar wilayah dan perubahan-perubahan yang terjadi.kaidah dalam proses pendekatan dan tata cara penelitian gizi dan makanan sehingga mampu mengumpulkan. Ditunjang dengan pembahasan sewa umum tentang faktor-faktor pendukung dan kendalanya serta timbulnya keanekaragaman pola (produksi. cara "recall". klinik dan wa lain yang berhubungan dengan survai gizi dan makanan.

Social marketing dalam bidang gizi. prinsip-prinsip penilaian mutu makanan. Merencanakan. Siti Madanijah S taf GMK 441 Percobaan Makanan 3 (2-3)1 Mempelajari prinsip-prinsip dan tahapan dalam percobaan makanan dan pengembangan produk baru. . proses komunikasi dan adopsi. pemilihan metode pendidikan dan teknik penyajian.pendidikan gizi. Tinjau-ulang mengenai pengetahuan pangan. mengembangkan dan mengevaluasi program pendidikan gizi.

penilaian persediaan pangan. faktor-faktor yang mempengaruhi pengadaan. Efektifitas kebijakan dan program pangan dan gizi. Suhardjo Staf GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari aspek pengelolaan sumberdaya keluarga dalam sistem keluarga. komponenkomponen dalam pengelolaan surnberdaya keluarga. kecukupan pangan pada skala regional maupun nasional. Unsur giii sebagai indikator kesejahteraadkerniskinan.prinsip dan metode penilaian inderawi (sensory evaluation). Hubungan variabel ekonomi dengan konsumsi pangan dan status gizi. Memahami formulasi suatu kebijakan dengan program pangan dan gizii implementasi dan evaluasi. Suprihatin Guhardja Staf GMK 482 Prinsip Perencanaaa Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari hubungan kebijakan pangan dan gizi. Hidayat Syarief Staf GMK 442 Ekonomi Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari perilaku konsumen. taraf konsumsi makanan. serta aplikasi pengelolaan sumberdaya keluarga. perkembangan ekonomi. serta mampu melakukan analisis dengan pendekatan sistem. Peranan gizi dalam pembangunan ekonomi. Djiteng Roedjito Staf GMK 483 Manajernen Makanan Masal 3 (2-3)1 . Mahasiswa ditugaskan membuat produk baru makanan bergizi. serta mempelajari metode dan analisis data penilaian inderawi. teknik optimalisasi dalam percobaan makanan. pemanfaatan dan perubahan sumberdaya keluarga. Distribusi pangan dan gizi.

sekolah. restoran.Pengelolaan makanan masd seperti: rumah sakit. katering. dsb. Meliputi: pengorganisasian dan . kantor.

syarat-syarat pembelian bahan makanan. sanitasi dan higiene. penanganan. konsistensisumber informasi. Dalam pelaksanaannya mahasiswa . bahasa dan medianya. cara sistematika. Emma Satriaty Staf GMK 491 Metode Penyajian Ilmiah 2 (2-0) 1 Mempelajaritentang Metode Penyajian Ilmiah yang meliputi jenislmacam penyajian. telusur pustaka. penyimpanan. pengolahan. penyajian. Termasuk di dalamnya model penyusunan proposal (usulan penelitian). laporan karya ilmiah serta artikel ilmiah. pengawasan biaya. keamanan kerja dan fasilitas fsik (perencanaan tempat dan perabotlperalatan). kertas kerja. Sri Rihati Koesno Staf GMK492 Seminar 102 Berupa penyampaian rencana atau hasil penelitian karya ilmiah oleh mahasiswa tingkat akhir dengan birnbingan dosen pembimbing.manajemen. persiapan. Hartanti Santoso S taf GMK 499 Karya Ilmiah 6 02 Merupakan hasil penelitian dadatau studi pustaka dari seorang mahasiswa S1 yang disajikan dalam bentuk tulisan sesuai dengan cara-cara ilmiah.

Staf .dibiibing oleh satu atau dua orang dosen yang mernpunyai kewenangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

pengangguran dan inflasi. bersaing dan monopoli). strategi manajemen di Indonesia dan negara maju. model dan sistem perekonomian).25. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. proses sosial lembaga-lembaga kemasyarakatan. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. uang dan kebijaksanaan moneter. Bunasor Staf SEP 121 Ilmu Sosial Dasar 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai Ilmu Sosial Dasar. peranan wanita. pola kebudayaan. Yayat Herudjito Otto A. Silabi Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan defmisi (ilmu ekonomi.S. penawaraan. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. Brotosunarjo SEP 202 Mikoekonomi 3 (3-0) . ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosiaI. metode dan teknik manajemen science. produk dan pendapatan nasional. persoalan ekonomi. group sosial.4. pola hubungan antar suku bangsa. sistem status dan pelapisan masyarakat. perubahan sosial. bentuk masyarakat dan pola adaptasi ekologi. fungsi-fungsi. Pudjiwati Sajogyo Staf SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) 1 Pengertian tentang perkembangan manajemen. kebijaksanaan harga. aplikasi sosiologi. kebijaksanaan fskal. pola komunikasi. kekuasaan dan wewenang keluarga. organisasi sosial.

Yayah Karliyah Sri Utami Kuntjoro Sutara H. .1 Memberikan dan memahami dasar-dasar teori ekonomi mikro sebagai dasar pengarnbiian keputusan dan menunjang dasar teori ekonomi terapan serta analisis kebijaksanaan ekonomi.

idasi dan pertumbuhan ekonomi. Memberikan pengertian dan cara pengukuran tentang pendapatan nasional. kebijaksanaan (politik) pertanian. variabelvariabel penentu perkembangan penduduk (kelahiran. permintaan dan penawaran hasil pertanian. tataniaga dan perdagangan hasil pertanian. kematian dan migrasi). peranan sumberdaya. pertalian antara variabel penduduk dan variable lain (lahan. kerniskinan. prinsip-prinsip dalam proyeksi penduduk. modelmodel pembangunan pertanian. prinsip-prinsip ekonomi dalam usaha tani. Uraian-uraian yang dicakup adalah ciri pertanian. kesempatan kerja dan harga. kelembagaan dan inovasi dalam pengembangan pertanian. beragam pengertian dan ukuran dasar dalam demografi.SEP203 Teori Makro Ekonomi 3 (3-0) 1 Memberikan dasar-dasar teori ekonomi makro dengan model-model statis dan dinamis yang sederhana. . lingkungan) serta kebijaksanaan kependudukan. Noerdin M. Zen Bungaran Saragih SEP204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) 2 Pengertiantentang ruang lingkup dan metode dalam ekonomi pertanian. angkatan kerja dan kesempatan kerja. pangan/revolusi hijau. Membahas sod-sod pengangguran. dan beberapa masalah yang mendesak. Kuntjoro Staf SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan 3 (2-3) 2 Pengertian Demografi dan Ilmu Kependudukan.

proses adopsi. penggolongan adopters. falsafah penyuluhan. diffusi. . komunikasi. prinsipprinsip belajar dan mengajar. pendekatan dan metode.Said Rusli Umar Tuanaya Ekawati Ono Sutarno SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 (2-3)1 Peranan Penyuluhan dalam Pembangunan.

Interpretasi Laporan Keuangan. memahami fungsi-fungsi dan pengetahuan yang diperlukan dalam pengelolaan usaha tank menguasai metode perencanaan dan alat-alat analisis untuk mengukur keragaman usaha tani dan menemukan alternatif pemecahan masalah. produsen. membuka perkiraan dari neraca awal. membuat jurnal dari transaksi. Roekasah . posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan. SEP 313 Tataniaga Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan masalah tataniaga. penyuluhan dalam program pengembangan di Indonesia. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. tujuan dan ruang lingkup ilmu usaha tani. Gunardi Sugiah Machfud Sumardjo Ida Yuhana SEP311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) 1 Menyusun daftar inventaris. konsumen. memahami kedudukan usaha tani dalam struktur agribiinis dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada pembentukan sistem usaha tani. menyusun laporan keuangan. potensi perbaikan tataniaga. A Soeharjo Fadholi Hermanto Abas 'lJ.organisasi penyuluhan. A. Subijo Bratamihardja S taf SEP 312 Ilmu Usha Tani 3 (2-3) 1 Memberikan pengertian dasar tentang batasan. E. fungsi biaya dan marjin dan pembentukan harga.

Isang Gonarsyah .

SEP 315 Metode Penelitian Ekonomi Agribisnis 3 (2-3) 2 Tujuan penelitian ekonomi. personal. Pelaporan studi kasus. tahapan-tahapan dalam pelaksanaan penelitian ekonomi. Soeharjo Staf SEP 316 Landasan Perdagangan lnternasional 3 (3-0) 2 Pengertian. A. peranan koperasi dalam perekonomian. tujuan kebijaksanaan. A. Studi kasus dalam agribisnis. teori biaya komparatif. peranan. dan ruang lingkup perdagangan internasional. organisasi perusahaan. taraf kesatuan ekonomik dan aspek kesejahteraan dalam perdagangan internasional. kng Gonarsyah Staf SEP 317 Ekonomi Perusahaan 3 (2-3) 2 Ruang liigkup dan batasan. Modernisasi pertanian dan pembangunan pedesaan. kriteria. pengaruh perdagangan internasional terhadap faktor-faktor produksi. Tujuan perusahaan. sejarah perkoperasian. produksi dan perdagangan internasional. Perencanaan pembangunan pertanian: liigkup. beberapa metode penelitian ekonomi. Strategi pembangunan pertanian di Indonesia. Sjafrl Mangkuprawira SEP319 Koperasi 3 (2-3) 2 Membahas arti. Beberapa teori dan model pembangunan pertanian. prinsip-prinsip koperasi. Soebiyo Yayat Herudjito SEP318 Pembangunan Pertanlan 3 (3-0) 2 Pembangunan pertanian sebagai pembangunan ekonomi. tatalaksana perusahaan: permodalan. Kebijaksanaan pembangunan pertanian: teori. keseimbangan di dalam perdagangan internasional. konsumsi dan perdagangan internasional. pemasaran. organisasi dan . pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional. Masalah-masalah biaya. tahap-tahap dan model perencanaan. produksi.

.

E. perencanaan program. pengawasan usaha. akuntansi biaya. A. pasar modal dan uang pertanian. E. Kadarsan Staf SEP 413 Manajemen Tataniaga 3 (3-0) 1 Pengertian Manajemen Tataniaga. Subijo Bratamihardja Staf SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup pembiayaan. peranan modal pertanian di dalam sektor ekonomi nasional. peranan akuntansi inanajemen dalam perusahaan. Teori pembiayaan. Memberi keterampilan serta kemampuan analisis di dalam pendekatan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan di bidang agribisnis. Roekasah A. Kusumah SEP 411 Manajemen Akunhnsi Pengertian. analisis kesempatan tataniaga. pengorganisasian. Laporan prestasi dan laporan intern untuk manajemen.W. dan perluasan tataniaga. manajemen pembiayaan. Analisis penyimpangan untuk menentukan tingkat efisiensi pada proses produksi. sikap dan kebijaksanaan pemerintah di bidang koperasi. . memahami agribisnis sebagai satu sistem dan penerapannya sebagai kerangka analisis. Peranan akuntansi biaya dalam perencanaan dan pengawasan. H.manajemen koperasi. identifikasi masalah dalam rangka pembimaan koperasi. Staf SEP 417 Manajemen Agribisnis 3 (3-0) 1 Memahami ciri dan sifat produksi pertanian dan implikasinya di dalam bisnis di sektor pertanian.

W. Hardjanto Staf .

mengapa ada penelitian. model-model strategi komunikasi dalam perubahan sosial. komunikasi dalam organisasi. komunikasi intrapersonal. Utomo Lala M. pembangunan berencana. Lubis SEP322 Perubahan Sosial 3 (2-3) 1 Teori Dasar Perubahan Sosial. proses penelitian serta teori yang mendukung penelitian. Hubeis Ida Yuhana Sugiah M. komunikasi massa. teori-teori modernisasi dan ketergantungan dalam pembangunan masyarakat desa. Djuara P. dimensi-dimensi perubahan sosial. komunikasi dalam kelompok. Tony SEP 325 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) 2 Memberikan pengertian apa arti penelitian. Roekasah A. pelancaran pengaruh dan partisipasi. hubungan masyarakat kota dan desa.SEP 418 Kebijaksanaan Bisnis 3 (3-0) 2 Arti dan kedudukan Kebijaksanaan Bisnis. unsur-unsur komunikasi. E. . faktor-faktor yang perlu diperhatikan (hukum. masalah birokrasi. Bambang S. Kolopaking F. model-model komunikasi. Stat SEP 419 Studi Pustaka 3 (3-0) 1 Berbagai aspek agribiinis dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. kesepakatan dunia Finis) formulasi kebijaksanaan bisnis: strategi dan taktik perusahaan dalam memanfaatkan kesempatan usaha. kebijakan pemerintah. gerak-gerak perubahan sosial. Aida Vitayala S. Semua Stat Jurusan SEP321 Komunikasi dalam Penyuluhan 3 (2-3) 1 Maksud dan lingkup komunikasi.

.

Pemilihan isi. analisis data dan studi pustaka. Syarat keahlian seorang penyuluh. penulisan skrip. kursus. . majalah serta brosur. Metode pembinaan kelompok. Pemilihan isi. Photografi dan produksi media. penyuntingan dan penataan tulisan berita serta artikel dalam koran. transparan. alat-alat bantu penyuluhan. Pudjiwati Sajogya wnati Wgna SEP 423 Komunikasi Massa 3 (2-3) 1 Peranan. demonstrasi cara. Sitorus SEP 422 Sosiologi Keluarga 3 (2-3)1 Pendekatan evolusi perkembangan keluarga. magang dan metode lain yang aktual. penulisan. M. Tamsur Marse Sumardjo Nurmala P. Tonny Ekawati S. pendekatan ekonomi (Rice) dan analisa peranan wanita dalam pembangunan desa. Metode ceramahJpidato. demonstrasi hasil. Klasifikasi metode. penggunaan dan efek komunikasi massa dalam pembangunan. karyawisata bermain peran. kunjungan diskusi. Keefektifan metode. .kemudian dilanjutkan dengan metode-metode lapangan serta menyusun suatu rancangan penelitian dan usulan penelitian dilengkapi dengan cara mengolah data. pendekatan teori struktural fungsional (Levy). F. proses. Sajogyo Winati Wigna Sugiah M. Adiwibowo SEP 326 Metode Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kedudukan metode penyuluhan dalam ruang lingkup pekerjaan penyuluhan.

penulisan skrip. "Shooting" dan penyuntingan film. Pemilihan isi. Pembinaan forum media. Gunardi Sugiah M.penyuntingan. Syarifah Surkati . penyiaran dan siaran radio.

penetapan indikator. Aida . Ilmu ini diberi "warna" sosial.A. Rachman Bambang S. Sediono M. Perurnusan kembali tujuan penyuluhan. pengolahan dan analisis data. Kolopaking SEP 426 Evaluasi Program Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kerangka pemikiran teoritik evaluasi program.SEP 424 Administrasi Pembangunan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian yang benar-tentang Ilmu Administrasi Negara yang kini berubah/menjurus kepada pembangunan administrasi untuk pembangunan masyarakat seutuhnya. pengumpulan data. Tjondronegoro Syarifah Surkati YusiRusimah SEP 425 Dinamika Pembangunan Desa 3 (2-3) 2 Arti pembangunan "rnanusia seutuhnya dan seluruh masyarakat" (GBHN). penulisan laporan. hambatannya pada tingkat lokal (desa. pendekatan manusiawi dalam pendidiian penyuluhan. penetapan sumber-sumber data. pada badan pembina dan peluang konflik. sesuai perkembangannya dalam dunia internasional maupun Indonesia sendiri.P. Falsafah dan prinsip-prinsip. Utomo Lala M. daerah). S~~ogy0 Ali M. peran serta masyarakat. bukan administrasi untuk administrasi.

Semua Staf PKP SEP 331 Pengantar Riset Operasi 3 (3-0) 1 Pembentukan model bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian.Vitayala S. Lubis SEP 429 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau rninat dari tiap mahasiswa. rnasalah . Hubeis Ono Sutarno Djuara P. perprograman linier.

Losch dan lain-lain. analisis jaringan kerja. model ekonomi. Sutara H. kesalahan spesifikasi. perprograman integrer. Pembangunan Wilayah Pedesaan. regresi sederhana dan regresi berganda. Christaller. masalah tugas.transportasi. alokasi sumberdaya alam yang optimal dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. masalahmasalah dalam pengelolaan dan pemanfatan sumberdaya alam. formulasi dan pendugaan model khusus seperti model dengan biiair variabel dan model dengan koefisien yang ditentukan besarnya. kolinear ganda. Sri Utami Kuntjoro Staf SEP 332 Pengantar Pembanynan Wilayah 3 (2-3) 2 Konsep Dasar Wilayah dan Tataruang. heterosedastisitas. korelasi lini. Bunasor SEP 335 Metode Penelitian Ekonomi Sumberdaya 3 (23) 2 Pengertian dan ruang lingkup ekodorni sumberdaya dan pemecahan. metode ilmiah dan penelitian). Metode penelitian (pengumpulan . Teori Lokasi Weber. Prinsip-prinsip dasar penelitian ekonomi dan pentahapannya. T. sifat sumberdaya alam (dapat pulih dan talc dapat pulih). Sri Hartoyo Staf SEP 334 Pengantar Ekonomi Sumberdaya 3 (2-3)2 Pengertian dan ruang lingkup ekonomi sumberdaya. Metode dan Teknik Analisis Ekonomi Wilayah. Hanafiah Staf SEP 333 Pengantar Ekonometrika 3 (3-0)1 Pendekatan ekonometrika. Administrasi Pembangunan Wilayah di Indonesia.

data dan pengambiian contoh). Pengolahan dan analisis data. Penyusunan pernyataan proyeW .

definisi dan istilahnya yang digunakan. proses penganggaran. Pengawetan sumberdaya tanah. dan penarikan pajak pada milik bertanah. Keputusan untuk pembangunan sumberdaya tanah. struktur pajak clan mobilitas faktor produksi. Studi kasus ekonomi dan pelaporan hasil penelitian. Mangara Tambunan Staf SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah 3 (2-3) 1 Ekonomi Sumberdaya Tanah suatu penelaahan hubungan antara Manusia dan Tanah. Pengawetan sumberdaya tanah. masalah-masalah yang ada. Rencana untuk penggunaan sumberdaya tanah yang lebih baik. Pasokan tanah untuk penggunaan secara ekonomis. Keunegan ekonomi dari penggunaan tanah. pengeluaran dan penerimaan masyarakat serta dampak ekonomi dan kaitannya dengan dasardasar kesejahteraan ekonomi. Praktikum: Penelaahan Sumberdaya Tanah dilihat dari Politik dan Hukum Perkembangan Hukum Agraria . faktor lokasi pada penggunaan tanah. dampak kebijakan fskal pemerintah. Pengaruh faktor lokasi pada penggunaan tanah. Yayah Karliah Staf SEP 431 Pembiayaan Masyarakat 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup. Nilai dari sumberdaya tanah.usulan proyek. Hubungan antara tekanan penduduk dan permintaan akan tanah.

P.H. Opstal dan pandangan Belanda atas hak Indonesia atas tanah). Haqadi Hadikoesworo . dan U.P. transaksi-transaksi tanah menurut adat. Agrarian Reform. Perkembangan Hukum tanah pada jaman pendudukan Jepang dan permulaan revolusi fisik.di Indonesia dari jarnan jatuhnya VOC sampai Agrarische Wet.A.U.B.U. Hukum tanah menurut adat. Hak-hak tanah menurut hukum Belanda (Eigendom. U. Erfpacht.

Tatanan institusional dan kaitannya dengan penggunaan sumberdaya air. peternakan dan kehutanan sehubungan dengan produksi. nilai-nilai sosial dan manfaat sebagai kriteria kebaikan suatu investasi. evaluasi proyek ekonomi dan peraturanperaturan mengenai sumberdaya air dalam perencanaan dan perumusan kebijakan mengenai sumberdaya air. qadi Prawirodihardjo SEP 435 Analisis Manfaat dan Biaya 3 (3-0) 1 Pengertian dasar tentang manfaat dan biaya. . perencanaan dan pengembangan sumberdaya alam dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. Evaluasi kebijakan-kebijakau. peternakan dan kehutanan. Affendi Anwar Sutara H. Konsep-konsep ekonomi sebagai dasar analisis masalah perikanan. Aspek sosial politik. disuibusi dan konsumsinya. penerapan konsep-konsep dasar hidrologi keteknikan. perencanaan dan pembangunan sumberdaya dam. ekonomi dan keteknikan. pengukuran manfaat dan biaya.SEP 434 Ekonomi Pengairan 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang Smgkup. Mangara Tambunan Sta f SEP 438 Kebijaksanaan Sumberdaya Alam 3 (3-0) 2 Proses perumusan kebijakan. identifikasi manfaat dan biaya. Kuntjoro SEP 436 Kapita Selekta Ekonomi Pertanian 3 (3-0) 2 Ciri-ciri pokok dari ekonomi perikanan.

dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. Semua Staf Ekonomi Sumber Daya .Mangatas Tampubolon SEP 439 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek ekonorni pertanian dan sumberdaya pertanian.

Pengaruh kebijakan pemerintah terhadap efisiensi dan perencanaan usaha tani.SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi 3 (23) 2 Ruang lingkup ekonomi produksi. Mempersiapkan naskah tulisan (apa. positif dan normatif. Perencanaan usaha tani dan wilayah. (4) Kebijaksanaan pengaturan dan pengadaan sistem perkreditan. Beberapa bentuk kebijaksanaan: (1) Kebijaksanaan di bidang produksi pertanian. Golongan kebijaksanaan di bidang pertanian. (7) Masalah ketenagakerjaan di pedesaan. Konsep efisiensi: biaya minimum dan keuntungan maksimum. "Economics of Size". Pengaruh waktu dan resiko terhadap efsiensi. Pendekatan suatu kebijaksanaan. pengelompokan tulisan . Tjahyadi Sugianto Sta f SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) 1 Definisi dan pengertian Politik Pertanian. Metode pendekatan mikro dan makro. (5) Kebijaksanaan di bidang perkreditan pertanian. bentuk fungsi produksi. Kebijaksanaan mencapai tujuan. "Economics of Scale". (2) Kebijaksanaan harga hasil pertanian. (6) Kebijaksanaan pengaturan pengelolaan tataniaga hasil pertanian. memilih-mengelompokkan dan menyajikan fakta). (3) Kebijaksanaan pemerintah mengatur penyediaan-penyebaran bahan pangan (beras). resep menulis. mengapa menulis dan untuk siapa). biaya produksi. Kuntjoro Staf SEP 300 Teknik Penulisan Ilmiah 2 (1-3)1 Prinsip umum menulis (membuat rencana. Beberapa pengertian yang erat hubungannya dengan pertanian.

Artikel features (pengertian. laboratorium. . bentuk-bentuk "lead"). paparan tentang suatu mekanisme penelitian. Bentuk tulisanilmiah (laporan penelitian di lapangan. tinjauan pustaka. Artikel berita (konsep dan sifat berita determinan beiita.ilmiah (populer. semi ilmiah populer dan populer). bahasan. Bentukbentuk gaya tulisan (paparan. Langkah-langkah penelitian ilmiah dalam bentuk tahap menulis. sifat. tipe-tipe features. teknik menulii berita. perian dan narasi). tipe-tipe lead bagi features). fiksi ilmiah). unsur berita. Ciri umum tulisan ilmiah.

Hardjanto ESD: Wiryadi Prawirodihardjo SEP400 Seminar 1 (0-1) 2 Penyajian oral hasil telaahan berbagai aspek ekonomi pertanian. sumberdaya pertanian. agribisnis. Semua Staf Jurusan . daftar pustaka. dengan menggunakan teori-teori yang telah diperoleh selama 7 semester. glossary. Tonny AGB: W. mempelajari dan menganalisis permasalahan nyata di lapangan. Proses dan prinsip penyuntingan). membuat abstrak. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. Hubeis F. Setiap mahasiswa diharuskan mengenal. StafJurusan SEP 499 Karya Ilmiah U0-a) 2 Berbagai aspek ekonomi pertanian. format laporan. di masyarakat dan lembaga-lembaga kedinasan dan atau non kedinasan. agribiinis.Menulis laporan (pengertian studi pustaka dan PL. sumberdaya pertanian. PKP: Aida Vitayala S. ringkasan. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahaiiswa.

.

Teguh Santoso Staf HIT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum 3 (3-3)2 Membahas: batasan hama. dasar biologi dan ekologi pengendalian hama. Sugiharso Sastrosuwignyo S taf HPT 221 Entomologi Umum 3 (2-3) 1 Mengemukakan pentingnya arti serangga bagi kehidupan manusia. lingkungan fisik dan biotik. pertumbuhan suksesi. ekologi dan f~iologi serangga. metamorfosis. pengantar evolusi serangga. Aunu Rauf HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman 4 (3-2) 2 Memberikan pengertian dasar mengenai perlindungan tanaman dalam ruang lingkup pertanian. tingkat kerusakan ekonomi. anatomi dalam. taksonomi-morfologibiologi-ekologi hama dan penyakit tanaman dan berbagai dasar dan cara pengendaliadpenanggulangannya. proses pencemaran. Memberikan pengetahuan dasar: morfologi.25. berbagai tipe alat mulut. strategi reproduksi. struktur dan fungsi. Praktikum: mengenal bentuk umum serangga. Silabi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan HPT 202 Dasar-dasar Ekologi Organisma 3 (2-3)1 Pengganggu Pengertian dasar tentang ekologi. pengenalan dalam ordo dan famili penting bagi serangga.5. serta pengantar biogeografi dengan penekanan contoh pada jasad pengganggu sebagai komponen agroekosistem dibahas pada akhir kuliah. spesiasi dan pembentukan ras biologis dan geografis. Praktikum: pengenalan gejala dan jenis parasit (patogen dan hama). Praktikum: Pengaruh faktor fisik dan makanan terhadap kehidupan jasad pengganggu. seleksi alam. taktik pengendalian hama .

Praktikum: berupa pembahasan praktek dan penelitian berbagai cara pengendalian hama yang telah diterbitkan di majalah ilrniah atau penerbitan lain. Soemartono Sosromarsono .terpadu serta contoh-contohnya.

penggolongan pestisida (senyawa dan cara kerja) dan efek sampingan. kerusakan dan kehilangan hasil serta interpretasi. kirnia dan biologi. Latihan menyusun rencana kerja penelitian dan daya penalaran. Kaitan pengamatan dengan proses pengambilan keputusan pengendalian. morfologi. pendugaan populasi. taksonomi. Peramalan hama dan penyakit tanaman. Meity S. Praktikum: Cara-cara ekstraksi. penyebab penyakit tanaman. penularan. Sugiharso Sastrosuwignyo HPT 301 Pengendalian Terpadu Hama dan 3 (2-3) 1 Penyakit Tanaman Pengertian dan penentuan Ambang Ekonomi. Diskusi bahan yang berhubungan dengan pengamatan dan peramalan. teknik penulisan. gejala yang ditimbulkan faktorfaktor yang rnempengaruhinya. pembuatan tabel dan gambar. . pengenalan. Dasar-dasar penarikan contoh. Sifat-sifat fsik. Sinaga HPT 310 Pestisida dan Teknik Aplikasi 3 (2-3) 1 Berbagai bentuk formulasi. Aunu Rauf Staf HPT 309 Teknik Penulisan Ilmiah 1 (0-3) 1 Membicarakan ciri tulisan ilmiah. cara aplikasi dan alat aplikasi pestisida.HPT 234 Nematologi Tumbuhan 2 (1-3) 1 Pengertian Nematologi secara umum. Teknik pengamatan dan pendugaan populasi hama dan penyakit penting tanaman. cara penanggulangannya. epidemiologi.

klasifikasi. ekologi interaksi hama tanaman. siklus hidup. gejala kerusakan. arti ekonomi. penyebaran. cara-cara pengendalian. organisasi . ciri rnorfologi. Penyakit: Gejala kerusakan.Suroto Sukirno Staf HPT 312 Hama dan Penyakit Tanaman 3 (3-0) 2 Hortikultura dan Pangan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan.

klasifikasi. ekologi interaksi hama tanaman. cara-cara pengendalian. cara mendeteksi. siklus hidup. Terjadi infeksi. cara penyebaran di lapang dan usaha-usaha penanggulangannya. Sientje S. gejala kerusakan. tanda-tanda patogen.penyebab. penyebaran. faktor yang mempengaruhi perkembangan . epidemiologi. tanda-tanda patogen. Penyakit: Gejala kerusakan. Mandang Staf HPT 314 Hama dan Penyakit Benih 3 (2-3) 1 Membicarakan Hama dan Penyakit dalam hubungannya dengan kerusakan benih dan faktor ligkungan yang mempengaruhinya. ciri-ciri morfologi. Jusup Sutakaria Staf HPT315 Penyakit Benih dan Gangguan 3 (2-3) 1 Pasca Panen Organisme penyebab kerusakan pada berbagai hasil komoditi pertanian di Indonesia.cara-wa penanggulangannya. epidemiologi. Rusmilah Suseno Sta f HPT 313 Hama dan Penyakit Tanaman 2 (2-0) 2 Perkebunan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. cara-cara penanggulangannya. penyebab kerusakan. arti ekonomi. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit benih dan cara pengujian kesehatan benih.

clan usaha-usaha penanggulangannya. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit. Jusup Sutakaria Staf HPT 322 Hama Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonorni dalam merusak tanaman setahun. pengujian kesehatan benih. .

gejala serangga dan musuh-musuh alaminya. cara koleksi dan praktek. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman setahun. Hidir Sastraatmadja HPT335 Virologi Tumbuhan 3 (23) . Praktikum: Ditekankan pada pengenalan spesies tikus di Indonesia. gejala. epidemiologi. Pembahasan khusus pada bionomi dan wa pengelolaan vertebrata hama yang penting. A. klasifikasi patogen. cara pengendalian tikus. Hubungan patogen dengan inang. proses terjadiiya penyakit dan faktor yang mempengaruhinya. cara identifikasi. HPT 331 Ilmu Penyakit Tumbuhao Umum 4 (3-3) 1 Konsep dan arti penyakit tumbuhan. pertahanan tanaman. teknik isolasi dan inokulasi patogen. contoh-contoh beberapa penyakit dan tanda penyakit (sirntomatologi). dasar-dasar pemberantasan. Swastika P. gejala penyakit. organisme penyebab. seperti tikus dan babi hutan. epidemiologi.cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. terutarna mengenai sejarah. Toerogadi Soemawinata HPT324 Vertebrata Hama 2 (1-3) 2 Pembahasan umum mengenai morfologi f~iologi dan ekologi vertebrata. penyebaran. kerusakan. siklus penyakit. Uha Suharja Satari HPT332 Penyakit Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanaman setahunl pangan/hortikultura. A. usaha penanggulangannya.

komponen struktur. deteksi identifikasi. cara berkembang biak. Rusmilah Suseno . cara pemberantasan. ekologi.1 Cara penularan.

sejarah pengendalian hayati. cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. dalam bentuk basah. kolonisasi dan pembiakan masal musuh alami. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. S. Praktikum: Mengenali ciri-ciri berbagai kelompok dan jenis musuh alami. contoh-contoh kasus pengendalian hayati. Nina Maryana Staf HFT 420 Pengendalian Hayati Hama dan Patogen 3 (2-3)1 Membahas: Ruang lingkup dan batasan pengendalian hayati. predatisme dan antagonisme. gejala serangannya serta musuh-musuh alaminya. parasitisme. introduksi. dasar ekologi pengendalian hayati. penyebab penyakit. bagian tanaman terserang.HPT 401 Seminar 1 (0-3) 2 Memberikan latihan dan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan hasil pengamatannya dan pemikirannya secara lisan dalam forum terbuka. kering atau "slide". prosedur eksplorasi. pengawetan vertebrata hama terutama tikus. . Sukirno S taf HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama 2 (0-6) 2 dan Penyakit Membahas dan membuat koleksi serangga. Teguh Santoso Staf HFT 423 Hama Penting Tanaman Tahunan 3 (2-3)1 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonomi dalam merusak tanaman tahunan.

. terutama mengenai sejarah.Toerngadi Soemawinata Staf HPT433 Penyakit Penting Tanaman Tahunan 3 (23) 1 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanamanlperkebunanlhortikultura. penyebaran.

Hidir Sastraatmadja HIT 498 Praktek Lapang Keprofesian .kerusakan. Staf Keterangan : Mata kuliah layanan untuk mahasiswa bukan program studi HPT . Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman. siklus penyakit. Staf HPT499 Karya Ilmiah 4 (11 Memberikan latihan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. A. serta usaha penanggulangannya. gejala. organisme penyebab. serta penulisan laporan hasil penelitian dalam bidang hama dan penyakit tumbuhan. 4 ( ) 2 Memberikan pengalaman kepada mahasiswa melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aspek perlindungan tanaman. epidemiologi.

B. 1985) 10. Adiwirman (Ir. IPB. IPB. USA. Univ. Endang Syamsudin (Ir. Reading. Ade Wachjar (Ir. (Prof. IPB. USA. IPB. Univ. Agus Purwito (Ir.. IPB. (MS. Kagawa Univ. 1977). (MSc. Univ. 1976) 18. IPB. USA. 1985) 22. 1982) 13. 1971). Didy Sopandie (Ir. 1978).6. Endang Murniati (Ir. UK. IPB. 1985) 14. (PhD. 1985) 6. 1985) 11.2. 1977). 1959). IPB. IPB. Kentucky.H. Univ. Jurusan Budidaya Pertanian 1. IPB. Univ. 1990) 12. Andi Gunawan (Ir. Achmad Surkati Abidin (Ir. IPB. DIREKTORI TENAGA PENGAJAR 2. IPB. Eko Sulistyono (Ir. (Prof. USA. . Bambang Sapto P. (Ir. 1984) 17. USA. (MSc. 1%1). Illinois. UI. 1974).6. 1%5). Bambang Sulistyantara (Ir. Donatus Sutijo (Ir. (PhD. A. IPB. Adolf Pieter Lontoh (Ir. IPB. 1985). (MS. UI.1. 1985) 8. Asep Setiawan (Ir. 1980) 4. IPB. 1986) 5. IPB. IPB. 1985) 3. 1975) 2. Darda Efendi (~r. Syamsudii (Ir. 1983) 16. IPB. Univ. Kentucky. 1989) 15. 1986) 19. (MSc. Abdul Qadir (Ir. 1%4). 1961). (MSc. 1982) 9. IPB. Kentucky. IPB. Anas Dinurohrnan S. Aris Munandar (Ir. UI. 1986) 23. (MSc. Andri Ermawati (Ir.Abdul Bari (Ir. IPB. USA. 1%3) 21. (MSc. (MSc. Univ. 1981) 20. Illinois. USA. 1970). IPB. Kentucky. 1978). Amris Makmur (Ir. 1980) 7. (It. (PhD. Tampubolon (Ir. 1966). IPB. IPB.

IPB. Australia. Queensland. Faiza C. Eny Widayati (Ir. IPB. Suwarno (Ir.Univ. 1976) . 1983) 25. 1988) 24.

USA. IPB. 1%5). Univ. (MS. IPB. IPB. Univ. Is Hidayat Utomo (Ir. Ketty Suketi (Ir. USA. M. Krisantini (Ir. UGM. IPB. 1%2). (Dr. UPLB. (Dr. Wisconsin. IPB. M. 1980). 1982) 43. USA. Livy Winata (Ir. 1991) 36. (MSc. Jajah Koswara (Ir. 1990) 44. 1983) 28. 1975) 37. Univ. (PhD. Philippines. Wisconsin. USA.. 1985) 34. Fred Rumawas (Ir. 1973). (PhD. 1983).. UK. Okayama Univ. 1989) 45. 1976). UPLB.A. Herdhata Agusta (Ir. 1973) 46. (MSc. Kentucky. R. 1984) 41. 1%3). Univ. Joedojono Wiroatmodjo (Ir. (MS. 1976) 38. IPB. Wisconsin. IPB. (MSc. UI. Henni Purnamasari (Ir. UI. (MAgr. Wattimena (Ir. IPB. 1976) 35. IPB. Kentucky. 1990) 29. IPB. Indung Siti Fatimah (Ir. Univ.H. 1990) 47. 1982). Philippines. 1968) 27.Justika S. USA. U1. 1989) 32. IPB. Japan.. Hariyadi (Ir. (Dr. (MS. USA. Purdue Univ. 1979). IPB. IPB. 1963). Wisconsin. IPB. Wisconsin. Hajrial Aswidinnoor (Ir. IPB.A. IPB. Univ. IPB. USA. 1971). 1983). (MSc. IPB. IPB. Munif Ghulamahdi (Ir. Baharsjah (Ir. USA. 1973). 1982) 33. 1955) 40. (MSc. 1980). G. Reading Univ. Karhi Sukartaatmadja (Ir. 1987) 42. (MSc. 1987) . Okayama Univ. 1975). Univ. (PhD. Suhartanto (Ir. Chozin (Ir. Muchtar Argasasmita (Ir. 1%4). IPB.26. Bintoro (Ir. 1974). 1984) 31. 1980) 39. (PhD. Wisconsin. 1983). UNPAD. 1982) 30. UI. Muhd. (PhD Univ. (MSc. Hadi Susilo Arifm (Ir. Iskandar Lubis (Ir. USA. IPB. 1964).

1986) 51. 1975) 53. (MS. 1971). 1964) . USA. Univ. Wisconsin. Nurhajati Ansori (Ir. 1985) 52. Nurhajati (Ir. IPB. Wiroreno (Ir. IPB. Ni Made Armini Wiendi (Ir. IPB. 1985) 50. UI. Otjo N. 1985) 49. IPB. Pepet M. (MSc. IPB.48. Nizar Nasrullah (Ir. IPB. Sjafei (Ir. 1x9).

Sobir (Ir. Sriani Sujiprihati (Ir. 1990) . IPB. UI. 1984) 76. Slamet Susanto (Ir. 1983) 63. Univ. IPB. Mardi (Ir. IPB. 1991) 75. Wisconsin. 1975). 985) 56. 1981). 1963).54. 1978). Remie Roesli (Ir. (MS. California. 1977) 57. 1986) . USA. Kagawa Univ. 1990) 59. 1981).. Univ. Sudradjat (Ir. IPB. 1988) 61. Wisconsin. IPB. Suarto (Ir. Purwono (Ir. 1972). (MS. IPB. IPB. (Dr.Sjamsoe'oed Sadjad (Ir. 1977). Univ. (Dr. IPB. 1%9) 69. Siti Nurisyah (Ir. IPB. IPB.. Supijatno (Ir. (Dr. IPB. IPB.Sarsidi Sastrosumarjo (Ir. (MS. Sudirman Yahya (Ir. 1981). 1989) 55. USA. 1%3). 1981) 64. Belgium. Soleh Solahuddin (Ir. 1990) 65. 1983) 72. IPB. (MA. USA. 1986) 74. 1982). Sandra ArXm Azis (Ir. IPB. Ehiwe Univ. UI. UI. Satriyas Ilyas (Ir. 1%3). Sri Setyati Harjadi (Ir. 1980) 68. 1%1). (MSc. (MSc. 1987). 1977). 70. 1981). IPB. Sutjahjo (Ir. 1972). 1978). IPB. 1960) 67. USA. (M. 1%5). Univ. (MSc. IPB. (MSc Univ. (PhD. IPB. IPB. (Dr. 1981).Roedhy Poerwanto (Ir. Mississippi. (PhD. Qodarian Pramukanto (Ir. Rasnata M. Jepang. (MSLA. 1986) 62. IPB.). IPB.. Lauvain. 1%2). (PhD. Wisconsin. 1984). Wisconsin. Surjono H. Univ. Univ. Sugeng Sudiatso (Ir. (Prof. (Prof. IPB. IPB. (MS. IPB. Sudarsono (Ir. Wisconsin. UI. IPB. USA. UK. 1987) 71. IPB. 1986) 66. IPB. UGM. 1982) 60. Soetardjo Soewarno (Ir. IPB. USA.Agr. (MS. IPB. (MS. USA. Edinburg Univ. (MSc. 1988) 58. 1982) 73. 1980).

Mugnisjah (Ir. (PhD. IPB. 1981) 80. Widodo (Ir. Tatik Kartika (Dra. 1985) . Sugiyanta (Ir. 1987) 78. Winarso D. IPB.77. IPB. UGM. 1983) 79. 1974). 1987) 81. Japan. Kyushu Univ. Tati Budiarti (Ir. Wahyu Q. IPB..

1967). Univ. IPB. (PhD. (MF. UGM. Hidayat Wiranegara (Ir. (MSG Univ. 1989) 13. 1980) 19. 1980) 8. IPB. 1%4) 2. USA. Dasun Herudjito (Drs.M. Iskandar (Ir. Atang Sutandi (Ir. 1978) 4. 1960). Belgium. 1975) 21. IPB. IPB. 1986) 84. Astiana (Ir. IPB.83. IPB. 1981). F. 1989) 2. UGM. 18. IPB. USA. Satari (Ir. Budi Mulyanto (Ir. Baba Barus (Ir.X. Boedi Tjahyono (Drs. Iswandi A. Univ. Dwi Andreas Santoso (Ir. 1977) 6. Djunaedi A. 1985) 10. Fahrizal Hazra (Ir.E. F. IPB.K. Belgium. 1977) 12. Leiwakabessy (Ir. Yogaswara (Ir. 1986) 23. France. 1985) 7. Belgium. 1970). 1986) 24. UI. IPB. 1980) 9. (MS. IPB. Chaniago (Ir. Univ. Basuki Surnawinata (Ir. 1986) 14. Ghent. IPB. (PhD. IPB. 1972). Ghent. Ghent. Univ. (Prof. Rachim (Ir. Heru B. UI. Belgium. ENSAR. IPB. USA. Jurusan Tanah 1. (PhD. IPB. IPB. 1982). Erna Rustiadi (Ir. North Carolina State Univ. IPB. 1958). 1%4). IPB. North Carolina State Univ. 1972). Goeswono Soepardi (Ir. IPB. (MSc. 1985) 22. (MSc. Michigan State Univ. 1988). (MSc. 1987) 16. Yudiwanti W. (Dr. IPB.. Zain Rachman (Ir.. 1982) 5. Budi Nugroho (Ir.. UGM.63. Gunawan Djajakirana (Ir. 1970) 17. Abdul Rachim (Ir. 1%1). A. Joyo Winoto . 1981) 20. (Prof. 1973) 3.M. 1977). Ghent. IPB. Ghent. Oregon State Univ. (MS. IPB. Anang S. USA. IPB. Belgium. Pulunggono (Ir. IPB. 1989) 15.(Ir. (PhD. Hari Witono (Ir. 1976). 1986) 11. IPB. 1964). 1977)..

IPB. IPB. (MSc. Kamir R. 1974). 1985) 25.(Ir. 1990) . Western. Brata (Ir. Univ.

1989) 40. (MS. Univ. Netherlands. 1987) 28. 1980) 29. 1976). Oetit Koswara (Ir. Machmud A. IPB. Sahat Matondang (Ir. of Kentucy. Univ. 1972). PhD. Univ. Ghent. 1987) 34. Georgie. 1980) 46. IPB. 1975). IPB.. 1978). IPB. 1960). 1987) 30. UGM. Wisconsin. IPB. IPB. IPB. Univ. 1%4). 1983). USA. USA. (PhD. Sitanala Arsyad (Ir. Belgium. 1983). 1972). Univ. UNSOED. Univ. Sarwono Hardjowigeno (Ir. M.26. IPB. Rahayu Widyastuti (Dra. UNPAD. Univ. 1979) 32. (MS. USA. 1986) 41. Nasoetion (11. Prayoto (Ir.. IPB. 1982) 33. 1987) 27. (MS. 1%3). 1990) 44. UI. (MSc. Oteng Haridjaja (Ir. Univ. (Prof. (MSc. Kentucky. Michigan State Univ. Samid Syarief (Ir. Ardiyansyah (Ir. Wiradinata (Ir. ( MS. IPB. Belgium. 1974). USA. Rachman (Ir. Khursatul Munibah (Dra. Georgia. 1972) 39. 1966). Kukuh Murtilaksono (Ir. Univ. 1963). (MSc. IPB. 1988) 38. Minnesota. Lutfi I. of Strasbourg. (PhD. 1981) 31. (PhD. (PhD. IPB. Sheffield. (MSc. 1%1). IPB. IPB. IPB. Univ. 1972). Univ. Naik Sinukaban (Ir. IPB. Enschede. 1974). Sitorus (Ir.P. Univ. ITC. Latief M. Minnesota. Western. IPB. USA. (MSc. Otjim W. 1981) 36. USA. Ghent. 1971). 1976). (PhD. Univ. 1976). 1980). 1990) 42. . Komarudin Idris (Ir. (MSc. Komarsa Gandasasmita (Ir. France. (MSc. IPB. 1976). IPB. Raimadoya (Ir. UI. Moentoha Selari (Ir. 1990) 35. (PhD. (MSc. USA. (MSc. UK. Santun R. 1977) 37. (MS. 1984) 45. IPB. UI. USA. 1%9) 43. Rykson Situmorang (Ir. (PhD. Iowa State Univ. 1972). 1977). Wisconsin. USA. USA. Michigan State Univ.

Sudarsono (Ir. 1982). Sudarmo (Ir. 1975) 47.USA. (Prof. Ghent. (PhD. 1976). IPB. 1981) 48. France. (MSc. Univ. Univ. 1988) 49. IPB. IPB. 1%5). IPB. Hakim (XI. Poitiers. 1984) . Sunsun S. Belgium.

1985) 53. 1974). 1%9). 1986) 57. 1980). 1990) 6. Tatat S. IPB. 1973) 10. 1987) 4. 1988) 3. Uup Syafei Wiradisastra (Ir. 1988) 51. (PhD.50. (MS. IPB.. 1983). Pranadji (Ir. (MS. Japan. IPB. 1984) . (MSc. Nut. Amini Nasoetion (IT. Kusharto (Drh. 1985) 61. 1987) 5. Faisal Anwar (Ir. IPB. (MSc. Ahmad Sulaeman (Ir. UPLB. IPB. 1978) 58. Budi Setiawan (Ir. Ali Khornsan (Ir. 1988) 9. 1969). IPB. 1986) 54.Drajat Martianto (Ir. 1985). 1985) 2. (Dipl. IPB. Abdullah (Ir.. IPB. Wahyu Purwakusumah (Ir.63. Surya Darma Tarigan (Ir. IPB. (MS. Hadi Riyadi (Ir. 1985). 1973). IPB. IPB. 1983). Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga 1. 1987) 60. Kyoto Univ. Wahyudin (Ir. 1985) 13. (MS. IPB. IPB. 1989) 14. U. (MS. IPB. Dodik Briawan (Ir. 1971). (MS. 1982) 7. Dadang Sukandar (Ir. IPB. (MSc. 1989) 11. Sudadi (Ir. U. (MS. Clara M. 1988) 12. IPB.. 1985) 52. IPB. IPB. Suwarno (Ir. Sheffield. Philippines. 1975) 56. UK. IPB. IPB. Baskoro (Ir. 1990) 15. 1979). IPB. 1986) 2. IPB. UI. Suwardi (Ir. IPB. 1972). USA. UI. IPB. 1983). Widiatmaka (Ir. IPB. 1%3). Syaiful Anwar (Ir. Diah K. IPB. IPB. IPB. Japan. Emma Satriyati (Dra. 1988) 59. Djiteng Rudjito (Ir. UK. Central Michigan Univ. Sheffield. UNMUL. (MSG Kyoto Univ. Asep Rustiawan (Drh. Emmy Karsin (Ir. Univ. Dwi Putro T. Supiandi Sabiham (Ir. 1986) 55. IPB. Univ. (PhD. IPB. 1985) 8. IPB. IPB.M.

New York Univ. 1961) . USA. 1982).. Hartanti Santoso (MSc. 1988) 17. Hardinsyah (Ir.16. (MS. IPB. IPB.

1985) 24. 1974). Yekti H. 1976) 29. IPB. Mariyati Sukarni (Ir. 1989) 30. 1985) 33. Saefuddin (Ir. UK. 1983) 22.. IPB. Djamaludin (Ir. IPB. (PhD. USA. Ujang Sumarwan (Ir. 1982) 37. IPB. UNSOED. 1985) 39. Univ. 1970). London. 1975). (MS.6. 1972). IPB. (Dr. M. Retnaningsih (Ir. Sudjana Sibarani (Ir. (MSc. IPB. (Dr. (MS.D.Abas Tjakrawirdaksana (Ir. 1986) 18. IPB. 1964). 1971). Atmodjo (Drs. Hidayat Sjarief (Ir. IPB. 1987) 20. Univ. IPB. Herien Puspitawati (Ir. Univ. Sri Rihati Kusno (Ir. USA. Sri Anna Marliyati (Ir. IPB. IPB. IPB. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian 1. Hepi Hapsari [Ir. 1969) 26. 1964). (MSc. 1988) 31.18. 1988) 23. North Caroline State Univ. Suhardjo (Ir. 1972) 2. Rimbawan (Drs. Effendi (dr. IPB. IPB. (MPhill. Achmad M. Khurnaidi (Ir. 1986) 38. . (MSc. Lisda F. IPB. 1987) 32. Baliwati (Ir. Hartoyo (Ir. IPB. UI. UI. 1985) 41. Siti Madanijah (Ir. (MSc. (MS. USA. IPB. 1977). Nottingharn. 1%9). 1975) 2. IPB. UI. 1987) 28. 1986) 25.4. Boston. 1986) 40. 1984) 27. 1987) 42. Suprihatin Gdardja (Ir.Ratna Megawangi (Ir. 1985) 43. IPB. 1986) 21. 1982). Kentucky.. IPB. IPB. Sumali M. 1990) 34. Harahap (Ir. Tuft Univ. UK. 1975). 1%4) 36. IPB. M. Justus Liebig Univ. IPB. Yayuk F. IPB. UNAS. IPB. Ikeu Ekayanti (Ir. IPB. IPB. Lilik Kustiyah (Ir. 1983) 35. Nino Yayah Sadiyyah (Ir . Melly Latifah (Ir. Vanda Julita Yahya (Dra. IPB.

FRG. 1976) .

Anny Ratnawati (Ir. IPB. (Dr. Iowa State Univ. Aida V. IPU. (PhD. (Ph. 1979) 6. l975j. 1974). (PhD. E. 1989) 10. USA. 1987) 20. IPB. IPM. Malaya. (MSc.D. (Dr. Univ. Affendi Anwar (Ir. ISS. Kusumah (Ir. UI. IPB. (MSc. 1973). USA. (MS. IPB. Achmad Soeharjo (Ir. 1981). Eka Intan K. 1987) 18. Ekawati Sri Wd~yuni (Ir. Univ. 1985). Dwi Rachmina (Ir. 1982) 12.A.1972). 1959). IPB.3. IPB. 1984) 8.S.. 1980) 14. Subijo Bratarnihardja (SE. E. IPB. IPB. IPB. (MSc. (PhD. Rachman (Ir. 1976). 1988) 16. UPLB. IPB. 1989) 13 Bunasor Sanim (lr. (MS. Hubeis (Ir. Montana State Univ. IPE.P. 1984) 11. USA. Roekasab Adiratma (Ir. IPB. 1964) 5. (Prof. Philippines. 1%1). Minnesota. Philippines. Bungaran Saragih (Ir. . IPB. Univ.. IPB. (Dr. Anna Fariyanti (Ir. 1969).. IPB. Netherlands. IPB. Unn. IPB. IPB. Philippines. 1987) 9. 1964). (PhD. North Carolina State. 1969). 1988) 19. UI. Dedi Budiman Hakim (Ir. 1972). 1961). (Prof. UPLB. UPLB. Arief Daryanto (Ir. 1959). UPLB. Utomo (Ir. IPB. (MSc. 1PB. 1374). Parahiyangan. Sinaga (Ir. Bonar M. (Ir. A. IPB. North Carolina State Univ. (MDS. Ali M. Bambang S. 1987) 17.. USA. 1977). USA. (Prof. 1977) 4. 1980) 15. 1982). 1985) 7. 1975). (MEc.

(MS. 1979). UL. Univ. Michigan State Univ. 1974) 26. 1988) 22.I. Idris (Ir. IJGM. 1387) 23. Wisconsin. IPB. 19%) 21. 1%1). UI. USA. 1975) %. (MA. Hedi M.Iarjadi Hadikoesworo (Ir. IJNPAD. 1971). 1959) 25. Hermanto Siregar (Ir. Icadarsan (MAEc. 1986) . IPB. (MSc. Gunardi (Ir. (MA. Halbah W.1383). Univ. 1988) 27. California. 1%3). IPR. 1NY). USA. (MS. USA. Fadholi Hernanto (Ir. IPB. IPB. Univ. USA. (MA. ~entucky. Endriatmo Soetarto (Drs..

(Prof. IPB. USA. IPB. 1983) 36. IPB. (MS. IPB.Isang Gonarsyah (Ir. IPB. 1984) 38. IPB. I Gusti Bagus Teken (Ir. (MSc. 1987) 32. 1984) 29. New England. Moh. 1983). Minnesota.Ec. Lala M. Nindyantoro (Ir. UI. USA.. Philippines. IPB. (MSc. (MS. 1976). IPB. Univ. 1985). Kolopaking (Ir. Minnesota. IPB. IPB. IPB. Idqan Fahmi (Ir. 1983) 30. 1989) 43. Univ. (MS. (M. 1960). 1987) 40. IPB. IPB. Kentucky. IPB. 1985). 1971). 1971). 1984). (MS. USA. (Ir. Kuntjoro (Ir. Univ. 1990) 44. IPB. 1990) 41. Lubi (Ir. 1985) 47. 1982). 1988) 37. 1979) 46. IPB. IPB. 1982). Marlyn Sitorus (Ir. Hasanuddin. (Prof. 1982). 1988) 39. IPB. Mangara Tambunan (Ir. Purdue Univ. Juara P. Hikmat D. (PhD. 1%2). Ida Yuhana Yunus (Ir. (MSc. Heriyanto (Ir. IPB. Philippines. 1983). 1983) 35. Univ. IPB.. Hemy Kuswanti S. (MS. UPLB. 1978) 33. 1986) 48. (Dr. Lukman M. IPB. Univ. 1964). Noerdin M. Melani Abdulkadir (Ir. 1972).28. Oregon State Univ. Baqa (Ir. Nunung Kusnadi . UPLB. IPB. Zen (Drs. 1986) 45. USA. 1973). 1986) 42. (Ir. 1976) 31. (PhD. IPB. (PhD. IPB. Mangatas Tampubolon (Ir. IPB. IPB. 1987) 34. Tamsur Marse (Ir. Ma'mun Sarma (Ir. (PhD.1man Sugema (Ir. USA.

1979) . Gujarat.S. 1989) 51. IPB. (MSG Univ. 1985) 54. IPB. (MS. 1981). IPB. 1985). 1985) 53. IPB. Brdosunaryo (Ir. (MS. Univ. UI. Panjaitan (Dra. (MS. (Dr. 1990) 49. (MS. 1990) 52. USA. OttoA. Pudjiwati Sajogyo (Ir. 1964). 1959). Kentucky. Nurmala K. IPB. UI. Rita Nurmalina (Ir. 1983). IPB. (Prof. Ono Sutamo (Ir. 1981). IPB. UI. (Dr. 1981). Parulian Hutagaol (Ir. 1990) 50. India. IPB. 1964). Panggabcan Sitorus (Ir. IPB.(Ir. IPB. IPB) 55.

Univ. . Ratna W. (Prof.. 1979) 65. Univ. 1%3) 61. (MA. IPB. 1974). USA. (MS. IPB. ANU. IPB. (Dr. 1984) 67. IPB. 1%7). Univ. 1986) 69. (Prof. IPB. (PhD. 1964). IPB. 1955). IPB. 1978). 1961). USA. 1977). IPB. IPB. S. Sajogyo (Ir. (MS. Rudolf S. Amsterdam Univ. UI. 1971) 71. 1960). Syarifah Sukarti (Dra. (Prof. 1984) 68. 1974). IPB. PB. 1985) 57. 1988) 70. 1977). IPB. USA. 1989) 73. 1985) 72. UI. 1976). Rina Oktaviani (Ir. IPB.56. Illinois. Asmarantaka (Ir. IPB. 1%2). UI. Kentucky. (Dr. (MSc. 1977). (MS. (Dr.. 1977). Montana State Univ. Univ. (MA. 1982). Univ. IPB. Said Rusli (Ir. 1972). Sinaga (Ir. North Carolina State Univ. 1979) 60. Australia. Netherlands. 1957). (PhD. IPB. (MS. (MS. UI. UGM. 1979) 63. 1964). Sutara Hendrakusumaatmadja (It. Syafri Mangkuprawira (Ir. Kentucky. Sutomo Brodjosaputro (Ir. (MSc. Sarwititi (Ir. IPB. IPB. Sri Utami Kuntjoro (Ir. Sunarto (Ir. UGM. 1986) 62. IPB. Philippines..P. Sumardjo (Ir. Tjondronegoro (Drs. Sediono M. 1987) 58. IPB. 1977). IPB. USA. Sugiah Machfud (Ir. (MSc. Pertanian Malaysia. Suryo Adiwibowo (Ir. IPB. USA. (Prof. (MS. 1985) 64. (Dr. IPB. 1961). IPB. 1983) 66. (MA. Sri Hartoyo (Ir. Syarifuddin Baharsyah (Ir. (Dr. 1%5). 1972). 1983) 59. UI. 1974). IPB.

1971) 77. USA. Wilson H.1976) 74. UNPAD. (MDS. (PhiD. 1964) . IPB. ISS. 1986) 79. 1980) 75. ISS. Tuanaya (Ir. 1982) 80. Tjahjadi Sugianto (Ir. (MS. Wirjadi Prawirodihardjo (Ir. 1972). Netherlands. (MSc. Illinois. 1988) 78. (Dr. IPB. UmarA. IPB. Wardjanto Wiryokusumo (Ir. Univ. IPB. W. 1976). (MDS. Teuku Hanafiah (Ir. USA. IPB. 1977). 1979). Univ.S. 1971). Illinois. 1963). Winati Wigna (Dra. Liibong (Ir. IPB. Netherlands. IPB. IPB. 1982) 76.

1980). Univ. USA. Minnesota. Nugroho (Ir.81. Australia. A. IPB. A. 1966). IPB. (Pm.63. 1988) 6. IPB. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan 1. Yayok Bayu K. IPB. 1987) 84. Tokyo Univ. IPB. IPB. Abdjad A Nawangsih (Ir. (MS. Muin Adnan (Ir. Barnbang W. Univ. Bonny Purnomo (Ir. UI. 1987) 11. USA. 1972). IPB. Japan. Munif (Ir. 1986) 9. Yayah K. 1976). (Ir. IPB. IPB. Univ. 1988) 2. Wisconsin. A. 1986) 2. Hidir Sastraatmadja (Ir. (MAg. 1983) 8. Budi Tjahyono (Ir. 1988) 3. 1987) 83. USA. IPB. UI. A.Dadang (Ir. IPB. 1985) 85. Toerngadi S. 1957) 5. 1986) 10. IPB.1980). Herudjito (Dra. Yayat M. Ali Nwmansyah (Ir. Wagiono (Ir. (MSc. Wisconsin. Agriculture. Univ. (MEc. 1969). (Ir. 1984) 82. 1988) . 1979) 4. (MSc. Siti Yusi Rusimah Syafei (Ir. UNPAD. 1976) 7. IPB. Aunu Rauf (Ir. IPB. New England. Yusman Syaukat (Ir.

UNSRAT. Endang Nurhayati (Ir. Jusuf Sutakaria (lr. (MSc. Univ. 1983). 1985) 22. IPB. 1984) 15. Hermanu Triwidodo (Ir.(Ir. USA. IPB. USA. I Wayan Wmasa (Ir. (MSc. IPB. Univ. IPB. UI. IPB. IPB. 1983) 20.Elizabeth Sri H.12.Damayanti Buchori (Ir. 1980) 17. Illinois. 1986) 18. (Dr. UGM. 1982) 14. IPB. UGM. Gede Suastika (Ir. Endang Sri Ratna (Dra. 1988) U. IPB. Ivone Oley Sumarauw (Ir. 1958). Idham Sakti Harahap (Ir. Djoko Prijono (Ir. 1985) . 1984) 16. 1980) 21. Wisconsin. 1987) 19. 1984).

(PhD. UNSRAT. Sugharso Sastrosuwignyo (Ir. USA. Soemartono Sosromarsono (Ir. Univ. Univ. (PhD. 1970). IPB. (MSc. 1981) 26. France. 1974). California. (Dr. 1985) 30. IPB. (PhD. Wisconsin. IPB. 1987) 41. Univ. (MS. Curie. Sientje Mandang S. Curie. Marie. Meity Suradji (Ir. Widodo (Ir. IPB. UI. 1986) 24. 1985) 27. IPB. (MSc. Purnama Hidayat (Ir. Univ. USA. 1W) 34.Syafrida Manuwoto (Ir. 1989) 29. Kentucky. (DEA. IPB. Philippines. 1979) 28. R. 1965). Teguh Santoso (Ir. Utomo Kartosuwondo (Ir. 1979). USA. Marie.France. Univ. 1988) 33. (MS. Sri Mulyati (Ir. Univ. UGM.23. USA. 1983). 1984) 38. Kentucky. California. (Ir. 1960). IPB. 1985) 25. Supramana (Ir. UGM. Suroto Sukirno (Ir. (Prof. (MSc. 1972) 36. UI. 1985) 35. Swastiko Priyambodo (Ir. Pudjianto (Ir. UPLB. 1974) 31. Kentucky. IPB. Univ. IPB. IPB. 1970). 1%2). 1969). Yayi Munara Kusuham (Ir. Philippines). 1984) . 1963). 1975). IPB. IPB. Wisconsin. Sugeng Santoso (Ir. 1987) 39. Pierre I. Nina Maryana (Ir. IPB. UPLB. IPB. Univ. 1980) 40. (MSc. IPB. 1985) 32. Uha Suharja Satari (Ir. USA. USA. 1956). 1966). Rusmilah Suseno (Ir. (MSc. 1973). 1985) 37. IPB. IPB. (Prof. (Dr. UI. USA. (PhD. Univ. 1980). IPB. Pierre I.

d. dan 146 sks MKK (130sks dalam semester I11 . Peningkatan mutu gizi masyarakat Indonesia dengan jalan mempertinggi protein hewani. Pengawasan bahan makanan dari hewan untuk mempertinggi mutu kesehatan masyarakat.Program pendidikan kedokteran hewan bertujuan untuk menghasilkan Dokter Hewan yang cakap serta mampu mengemban tugas teknis dan ketatalaksanaan dalam bidang-bidang sebagai berikut : a. f. untuk meningkatkan populasi ternak. e. Untuk mencapai sasaran tersebut dalam waktu 43 tahun maka komisi pendidikan FICH menyusun suatu kurikulum yang berbobot 182 sks dengan perincian sebagai berikut: 36 sks MKDU dan MKDK. Pemeliharaan kesehatan dan budidaya satwa liar untuk tujuan pemanfaatan satwa liar bagi kesejahteraan manusia dan kelestarian lingkungan. g. Pemeliharaan kesehatan dan pengobatan ternak dalam rangka pembangunan peternakan Indonesia guna mempertinggi penghasilan negara. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular yang berasal dari hewan ke manusia yang membahayakan kesehatan masyar akat . Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular pada ternak. b. c. Pengawasan dan pengendalian obat-obatan hewan yang beredar di pasaran untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan tersebut.

s/d VII dan 16 sks Koasistensi). primata. hewan kesayangan. Untuk memasukan unsur baru dalam program pendidikan Dokter Hewan maka setiap hari Sabtu pagi diisi dengan minat profesi (unggas. Bila kemudian ternyata bahwa kegiatan minat profesi tersebut (ceramah clan peninjauan lapangan) bermanfaat &lam mencapai . sapi perah. ornitologi dan sebagai). Kegiatan ini bersifat ko-hvikuler.

dengan jalan mengadakan pengurangan SKS Gda mata ajaran-mata ajaran tertentu. Dr. Kimia Faal : Prof. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof. Histologi : Drh. R. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Ketua : Prof. Pembantu Dekan I1 : Drh. Singgih Harsojo Sigit Pembantu Dekan I : Drh. supaya tidak terjadi penambahan total sks. Sri Hartini Sjahfii ~ikar. Kusmat Tanudimadja Sekretaris : Drh. Dr. Kusmat Tanudimadja Ketua Lab. Dr. Dr. H. Adnin Adnan. Biologi Radiasi & Endrokrinologi: Drh. R. H. Dr. Toksikologi : Drh. Dr. Boedian ~ukvodiredjo Ketua Lab. MS ?Q? Ketua Lab. Fisiologi dan Inseminasi Buatan : Dr. 3. Abadi Sutisna Kepala Bagian Tata Usaha : Ruhiyat Handayani 32. Farmakologi : Drh. MS Ketua Lab. Djokowoerjo Sastradipradja Sekretaris : Drh. Ketua Lab. Gloria Wanananda. Jurusan Anatomi Ketua : Prof. Djokowoerjo Sastradipradja 323. Rudi Bawolye Pembantu Dekan 111 : Drh. Soebadi Partodihardjo .sasaran pendidikan. Abadi Sutisna Ketua Lab. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan Ketua : Dr. Sunarya Prawiradisastra. Dr. Zoofkiologi : Dr. MVSc. Tuty Laswardy Yusuf. Yuhara Sukra 322. Hartono Ketua Lab.1. Iman Supriatna Sekretaris : Ir. maka ia dapat masuk ke dalam kurikulum. M. MSc. Embriologi : Prof. Anatomi : Prof. Buyung Taurin Ketua Lab.2. MS Ketua Lab. Hartono Ketua Lab. Kebidanan dan Penyakit Kandungan : Prof.

.

M. Soetijono Partosoedjono. Kesehatan Masyarakat Veteriner : Drh. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Ketua : Dr. Klinik Hewan Ketua Hewan Ketua Kecil : Drh. P. Bambang Joeniman N. Lab. Dr. Klinik Besar : Drh. Emir Alkisah Siregar. MVSc. Patologi Veteriner : Drh. FX. Indrawati Rumawas. Bakteriologi : Prof. Rachmat Nabib. MSc. Helmintologi : Dr. Jurusan Klinik Veteriner Ketua : Drh. Ketua Lab. Miarwati Sudarwanto Sekretaris : Drh. Dr. Dr. Entomologi : Drh. Immunologi : Prof. Sri Utami Pramono Ketua Lab. Epidemiolagi : Dr. Tampubolon 4Sekretaris : Dr..4. Jurusan Parasitdogi dan Patologi Ketua : Dr.6. Soeratno Partoatmodjo Ketua Lab. MSc. Badan Vete- . Koesharto. Sja'ban Maidie 33. MS Ketua Lab. M. Mikologi : Dr. Patologi Unggas : Drh. Dudung Abdullah ~astramihardja Ketua Lab. Gatut Ashadi Ketua Lab. Ketua Lab. Sabdi Hasan Aliambrtr. Ketua Lab. Sunarya Prawiradisastra. Simon He Ketua Lab. Masduki Partadiredja MSc. B. MS Sekretaris : Drh.32. Soegijanto Lab. Virologi : Dr. Protomlogi : Prof. SKM Ketua Lab. SKM 325. MSc. Ketua Lab. Malole Ketua Lab.

Radiologi : Drh. MS Ketua Lab.riner dan Rontgenologi :Drh. Patologi Klinik: Drh. Witasmono Sukotjo . Rudi Bawolye Ketua Lab. Endang Rachman Supriatna.

Mata Kuliah Kredit Semester 1 &n 2 TPB 36 sks Semester 3 ANA 211 Anatomi I 3 (2-3) FIF 231 Fisiologi I 3 (2-3) ANA 231 Histologi I 3 (2-3) BIK 213 Biokimia I 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (2-3) PTK221 Ilmu Peternakan Umum 2 (2-0) PTK 231 Genetika 3 (2-3) Jumlah : 21 sks Semester 4 ANA 212 Anatomi I1 4 (3-3) FIF 232 Fisiologi I1 3 (2-3) ANA 232 Hkt010gi I 3 (2-3) BIK 215 Biokiia I 3 (2-3) PHK 211 Mikrobiologi 3 (2-3) ANA 221 Embriologi 2 (2-0) PHK 221 Ilmu Penyuluhan Pertanian 3 (2-3) Semester5 HF 321 PHK 331 PHK 361 . PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Ki~rikulzrri1 No.3.3.

0 sks .PAP 341 ANA 3 W IMT 315 STK 211 Jumlah : 21 sks Farmakologi I Pengantar Ilmu Sel Virologi Patologi Umum Anatomi Bedah Ilmu Makanan Ternak Metode Statistika Jumlah: 2.

Klinik & Ilmu Tilik Hewan Ilmu Bedah Umum & Terapi Jumlab : 21 sks Semester7 KLV 431 KLV 432 PAP 421 PHK 441 PHK 443 FIF 423 FIF 451 KLV 401 PAP 441 . Reproduksi & IB Parasitologi I Epidemiologi Diagn.Kurikulum (Lanjutan) Semester6 FIF 322 PHK PHK RPR PAP PHK 321 KLV 321 KLV 362 312 311 311 311 Farmakologi I1 Ilmu Penyakit Virus Ilmu Penyakit Bakteri Fisiologi.

Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I 3 (3-0) Ilrnu Bedah Khusus Veteriner I 3 (2-3) Parasitologi I1 3 (3-3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3-0) Zoonosis 2 (2-0) Farmasi 3 (1-6) Toksiiologi 1 (1-0) Demonstrasi dan Diskusi Klinik 1 (0-3) Patologi Khusus I 3 (2-3) Jumlab : 22 sks Semester8 KLV 421 KLV. 412 KLF 441 PHK 442 KLV 413 PAP 442 KPR 402 PHK 413 PAP 431 KKN 401 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 Ilmu Bedah KhususVeteriner 11 Patologi Klinik Ilmu Kesehatan Makanan Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi Patologi Khusus I1 Ilmu Kemajiran dan Kebidanan Peraturan Perundangan-undangan .

Demonstrasi dan Diskusi Patologi (Patologi Unggas) Kuliah Kerja Nyata Jumlah : .Veteriner.

Kurikulunt (bnjutan) Satlester 9 KLH 502 Koasistensi Klinik 1 PAP 501 Koasistensi Parasitologi dan Patologi 2 PHK 501 Koasistensi Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 2 RPR 503 Koasistensi Reproduksi dan Kebidanan 1 FKH 501 Koasistensi Tatalaksana Rumah Potong Hewan 1 FKH Koasistensi Daerah (Kosida) 6 Skripsi 2 Seminar 1 Jumlah : 25 sks Total Semester 1-9: 182 sks .

Di dalam praktikurn diajarkan anatomi pembuluh darah syaraf. struktur. kuku. Sjahfri Sikar Linda H. Kusmat Tanudimadja Nono Sujono Kuswinarning Sigit dan Staf ANA 212 Anatomi Veteriner I1 4 (3-3)2 Membahas tentang anatomi alat-alat tubuh yang meliputi urogenitalis.4. fungsi ulang dan otot-otot tubuh hewan. angiologi. Prasetyo Nono Sujono lpin Manggung ANA 313 Anatomi Bedah 3 (2 3) 1 Mata ajaran ini diajarkan untuk kepentingan tindak bedah agar lebih mudah dan aman untuk dilakukan. Prasetyo Nur Hidayat . neuroanatomi dan apparatus respiratorius.3. Kuswinarning Sigit Linda H.app. Praktikum mata ajaran . pembuluh limpa dan anatomi organ-organ dalam ruang dada dan ruang perut.ini mempelajari bentuk. Jurusan Anatomi ANA211 Anatomi Veteriner I 4 (3 -3) Membahas alat gerak. organon visus dan anatomi ayam. digestivus.1.

Dilanjutkan dengan embriogenesis. Soenarjo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 232 Histologi I1 3 (3 3) 2 Terutama membahas struktur mikroskopik berbagai organ tubuh dalam kaitan dasar di dalamnya. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Veteriner FIF 211 Fisiolqi hewan ternak 3 (2 2)2 Fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh hewan ternak.42. . Yuhara Sukra Lukman Raharja 3. dilanjutkan pengenalan berbagai jaringan dasar yang merupakan komponen utama organ tubuh hewan piara.ANA 231 Histologi I 3 (2 3) 1 Sebagai pendahulu dipergunakan bangun umum sel secara ME. Soena jo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 221 Embriologi 2 (1 3)2 Membahas alat reproduksi kedua jenis kelamin. Demonstrasi diberikan guna penangkapan materi ajaran. dengan fungsi sebagai organelnya. gametogenesis. siklus kelamin dan hormon yang berperan. implantasi dan perkembangan selaput ekstra embrio. Perhatian khusus diberikan kepada hewan ruminansia dan unggas.

R Widjajakusuma dan Staf FIF 212 Fisiologi manusia 3 (2 3)2 Suatu mata kuliah pendahuluan mengenai dasar-dasar faal manusia. R Widjayakusuma dan Staf .

Suriawinata dan Staf FIF 242 Fisiologi Veteriner I1 3 (2 -3) 1 Lanjutan dari Fiikologi Veteriner I. gastro intestinal.FIF 241 Fisiologi VeterinerI 3 (2 3) 1 Asas dan konsep yang umum dari kerja alat-alat tubuh hewan piara. urepeo dan reproduksi. Pembicaraan mencakup prose-proses pencernaan. refirasi. dan Staf FIF 322 Farmakoiogi Veteriner I1 3 (2-3)2 Crinsip-prinsip dan pengertian dasar mengenai . syaraf perifer:. Suriawinata dan Staf FIF 321 Farmakologi Veteriner I 3 (2 3) 1 Prinsip-prinsip dan pengertian dasar farmakologi dan toksikologi. RP. aktivitas otot. sistem endokrin. kardiovaskuler. pernapasan dan sistem syaraf. metabolisme eksresi. farmakodinami dan farmakologi sistem. yang mencakup prinsip-prinsip dasar fiiologi. darah kardiovaskuler.. reproduksi dan laktasi. susunan syaraf pusat. syaraf otonom. Budiman P. RP. sebagai dasar ilmu-ilmu kedokteran hewan.

farmakologi obat anti septik. kemoterapi neoplastik. endopakit. nutrisi dan kapita selekta. toksikologi. dan Staf . antiviral. Pursani P. autokoid. ektoparasit. farmakokinetika.kemoterapi. anti mikroba. Achyani A. meliputi prinsip-prinsip dasar farmakodinami. kemoterapi dan farmakologi sistem. dan Staf FIF 323 Farrnakologi Umum 2 (2 0) 2 Memberikan dasar-dasar farmakologi bagi mahasiswa di luar program studi kedokteran.

Sjahfri Sikar dan Staf FIF 413 Endokrinologi 3 (3 0) 1 Membahas alat-alat tubuh dengan sekresi dalam (internal secretion) pada vertebrata. Djojosoebagio FIF 423 Farmasi 3 (1 6) 1 Dasar-dasar ilmu farmasi. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 332 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 1 Membahas fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh pada ikan.H. invertebrata dan tanaman. cara pembuatan dan persyaratan dari berbagai bentuk obat. R.H. Muztabadiharja . sebagai dasar ilmu biologi serta reaksi tubuh terhadap pengaruh baik dari dalam maupun dari lingkungan luar untuk mempertahankan keseimbangan di dalam tubuhnya (homeostasis). Budirnan P. S. aturan serta wa penulisan resep. Widjqjakusuma dan Staf FIF 414 Radio Biologi 3 (2 3) 2 Membahas dasar-dasar penggunaan zat radio aktif sebagai perunut dalam biologi dan efek radiasi pada organisme bagi mahasiswa tingkat pemula. kerja hormon dan kimia beberapa macam hormon. S.FIF 331 Fisiologi Hewan 4 (3 -3) 2 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan vertebrata dan invertebrata. Perhatian juga diberikan pada Crustaceae. S. peraturan-peraturan mengenai obat.

dan Staf .

dan Staf 3. Sastradipraja FIF 461 Toksikologi Veteriner 1 (1 -0) 1 Prinsip-prinsip dasar toksiiologi. D. antineoplasma. tumbuhan beracun dan lain-lain. macam -macam racun dan keracunan zat-zat yangbanyak dijumpai di bidang veteriner seperti pestisida. dan Staf FIF 451 Fisiologi Proses Produksi 4 (3-3)2 Membahas latar belakang f~iologi dari berbagai proses produksi ternak terutama dilihat dari aspek metabolisme.FIF 424 Kemoterapi 2 (2 -0) 1 Membahas berbagai kemoterapi seperti antimikroba. antiparasit. Abadi S. Jurusan Reproduksi &en Kebidanan RPH 311 Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan 3(2-3)2 Pengertian dasar dalam reproduksi hewan. porkus dan laktasi. teknik inseminasi pada berbagai . Prosedur penampungan. siklus berahi. Science veteriner dan lain lain). logam-logam berat. hormon reproduksi. musim perkembangbiakan. pubertas. fertilitas. evaluasi. anatomi dab fungsional alat kelamin hewan jantan dan betina. pengenceran dan pengawetan semen. Peternakan. Budiman P. termasuk masalah residu dan withdrawal time dan lain-lain (untuk mahasiswa di luar program studi profesi kedokteran: MIPA. proses kebuntingan. Diperuntukkan bagi yang sudah mendapat mata ajaran Farmakologi Veteriner. pengamatan biiahi dan penentuan waktu inseminasi.43.

.

para mahasiswa koasisteki melakukan kegiatan seperti pemeriksaan kualitas dan pemeriksaan kebuntingan. kematian embrio. manajemen peternakan ditinjau dari ilmu reprod* penulkan laporan dan . sistem pencatatan dan organisasi I B serta aspek dasar dari transfer embryo.L. pemeriksaan dan penanggulangan kasus reproduksi. Djojosoedarmo S. dikotia serta komplikasi-komplhi yang mengiringi partusus dan cara penanggulangannya. penyakit dan pengaruh lainnya. Diagnosa dan penanggulangannya. Partodihardjo Mozes R Toelehere Agus Setiadi RPR 503 Koasistensi 1 (0 6) Selama 7 hari di laboratorium dan 23 hari di lapangan. Kurnia Achjadi T. abortus. Faktor-faktor kegagalan reproduksi oleh gangguan fungsional.ternak. Yusuf Mozes RToelihere lman Supriatna Bambang Purwantara Ligaya Tumbelaka RPR 402 Ilmu Kebidanan dan Kemajiran 3 (2 3) 2 Mempelajari hal-hal yang menyangkut kebuntingan dan partus baik normal dan tidak normal. teknologi ahli janin. S.

Kurnia Achjadi Agus Setiadi .ujian dokter hewan bidang reprodulcsi S taf RPR 504 Seminar Jurusan Kegiatan unhlk pengajuan skripsi masalah reproduksi hewan yang didapatkan dari studi pustaka dan penelitian.

PHK 361. deteksi reservoir dan hubungan keia antara berbagai instansi ditinjau dari segi sosiologi.4. Biokimia. PHK 331 Pengantar Immunologi 2 (2 0) 1 Mempelajari proses terbentuknya kekebalan tubuh dan akibatnya. Pembahasan penyakit yang ada di luar Indonesia sebagai perbandingan dan pencegahannya. M. reaksi antigen dengan antibodi. Jumsan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. Histologi. PHK 331. Rumawas.4. Ekologi penyakit. PHK 413. PHK 443 Zoonosis 2 (2 0) 1 Membahas tentang rantai penularan penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dan hewan. Sosiologi. terutama penyakit-penyakit yang spesifJc terdapat di Indonesia. PAP 302. ekonomi dan budaya.3. Mikrobiologi dan Paraiitologi. R Soejoedmo I. Mata ajaran sebagai penunjang: PHK 211. Pembahasan lebih ditekankan kepada Epidemiologi. Joeniman . hypersensitivitas. Uraian tentang pembentukan immunitas. uji-uji serologis tentang pembuatan jenis dan penggunaan vaksin dan cacat kelainan sistem kekebalan tubuh. tentang mekanisme infeksi. PHK 311.. Persyaratan: Fisiologi. PAP 421. Juga dibahas tentang distribusi penyakit. Partadiredja B. PHK 321.

diutamakan untuk penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. . epizooti01ogi. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiobgi. tanda-tan& klinik. PHK 362 Ilmu Penyakit Virus 2 (2 0) 2 Mempelajari penyakit Hewan menular yang disebabkan oleh virus clan Rickettsia.Retno DS.

penerapan metode epidemiologi dan surveilence penyakit hewan. Leksmono Margaretha A. PAT 3. Juga dibicarakan tentang hubungan antara agen penyakit. PHK 413 Peraturan Perundang-undangan 2 (2-0) 2 Veteriner Undang-undang dan peraturan-peraturan veteriner di In- . PHK 321 Epidemiologi 2 (1 -3) 2 Membahas tentang penyakit pada populasi hewan diiertai dengan cara pencegahan dan pemberantasannya. M. B. KLV 3. Zahid Ilyas Cokro S. Penyuluhan Peternakan. Partadiredja M.patologi. Ilrnu Makanan Ternak. Wibowo B. Persyaratan: Mikrobiologi dan Immunologi. STK 221. Siregar 4. Malole Pien S. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. PHK 221. Siregar. Emir A. Joeniman A. diagnosa dan cara pencegahannya. Gani A.P. Studi kasus dan analisis pemberantasan beberapa penyakit hewan merupakan bahan diskusi. Siregar A. Selanjutnya tentang ukuran kesehatan populasi hewan. Trysatya N. Gani A. induk semangnya dan lingkungan di mana keduanya berinteraksi.

pemberantasan . yang meliputi: (1) Obatobatan untuk hewan. Uraian tentang peraturan-peraturan sebelum dan setelah kemerdekaan Republi Indonesia.donesia dalam kaitannya dengan peraturan-peraturan veteriner Internasional. (2) Penolakan. pencegahan.

Idwan S. (5) Kesejahteraan Hewan.U. tanda-tanda klinik dan patologi anatomik. Diutamakan pada penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. S. diagnosis laboratorium. PHK 441 Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3 0) 1 Mempelajari tata cara hidup sehat masyarakat petani peternak dan masyarakat pada umumnya. Pamungkas C.dan pengobatan penyakit hewan. Malole Pien S. (3) Usaha pengendalian. Selain itu juga dibahas tentang Rickettsia dalam ha1 klasifikasi dan sifat-sifat bidogisnya. M. (4) Kesehatan Masyarakat Veteriner. Setyaningsih J. Uraian meliputi klasifikasi virus. Pasaribu. Biokimia. Uraian meliputi: -Dasar-dasar tata cara hidup sehat menurut . cara pembiakan. Soeratno Partoatmodjo 0) 2 PHK 312 Ilmu Penyakit Bakterial dan Mikotik 2 (2 Penyakit hewan menular yang disebabkan oleh bakteri. cara menghitung virus dan sifat patogenitasnya. kapang dan khamir. epizootiologi. Wibowo B. Gani A. B. Partoatmodjo S. S. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiologi. Pandoe. Siregar Retno DS. cara-cara pencegahan dan pemberantasan serta taksiran kerugian yang ditimbulkamya. Joeniman A. Persyaratan: Histologi. sifat-sifat virus. Pramono F. PHK 361 Virologi 2 (1 3) 1 Pengetahuan dasar tentang virus dalam sifat-sifat biologinya serta peranannya sebagai penyakit hewan.

WHO dan penyesuaiannya di Indonesia. . cara-cara pencegahan penyakit diutamakan penyakit-penyakit yang sering menyerang masyarakat yang sehat.

daging dan hasil olahannya. -Membahas peraturan-peraturan yang erat hubungannya dengan kesehatan daging.-Dalam ilmu gizi dipelajari kebutuhan akan kalori asam amino esensial. Uraian meliputi: -Kesehatan air susu mulai diproduksi oleh hewan perah sampai mencapaikonsumen. 1. sanitasi lingkungan peternakan dan liigkungan industri ternak.Rumawas Hermana W. pengelolaan dan pengolahan air susu dan beberapa penyakit penting yang ditularkan melalui air susu. fungsi dan arti ekonomi Rumah Potong Hewan serta peranan Dokter Hewan dalam menanganinya. FIF 143. dan hasil olahannya. . -Kesehatan telur dari peternakan sampai konsumen. STK 221. -Kesehatan daging. Selanjutnya dibahas pula beberapa penyakit penting yang sering ditularkan melalui daging. -Sanitasi lingkungan dan tata cara pemukiman sehat. FIF 242. laboratorium pasar daging ditinjau dari kepentingan kesehatan masyarakat. serta penyakit-penyakit penting yang ditularkan lewat telur. Sandjaja PHK 442 Ilmu Kesehatan Makanan 3 (2-3) 2 Pengetahuan tentang air susu. -Teknik-teknik pemeriksaan daging segar dan hasil olahannya di Rumah Potong Hewan. Dasar-dasar Manajemen. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. penentuan kualitas air dan cara-cara penyediaan air sehat.

PAT 4. PHK 321. . PHK 411. I. Rumawas Emir A. FIF 4. Koperasi. PHK 362. PHK 211. PHK 361. PHK 443. RPR 402. Pumawarman D. KLV 3.W. FIF (5)-6(6).BIK 212. Ilmu Makanan Ternak. Ilmu Penyakit Peternakan. PHK 310. Sudanvanto T. BIK 213. Siregar M. Lubn. KLV 408. RPR 311.

pemilihan metode dan pembuatan media penyuluhan yang berkaitan erat dengan bidang pembangunan peternakan dan kesehatan veteriner.3. pengendalian dan pemberantasannya. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Umum I 5 PHK 211 Mikrobiologi .4. meliputi morfologi. Emir A. Bagian kedua tentang cara-wa isolasi mikroba patogen dan spesimen penyakit mikrobiologi veteriner. bioekologi. bioekologi. Jurusan Parasitologi dan Patologi PAP 311 Parasitologi I 3 (2-3) 2 Mempelajari parasit bersifat protozoa dan artropoda parasitik pada hewan piara. Koesharto dan staf PAP 421 Parasitologi I1 3 (2-3) 1 Mempelajari parasit bersifat parasiti (cacing) pada hewan piaran. F.5. S. metode penyuluhan.X. penyusunan program. komunikasi. pembiakan. R Achmad Muchlis dan Staf. siklus hidup. Hastowo dan staf. pertumbuhan. Siregar A. Zahid llyas Cokro Setio Leksmono.4. meliputi morfologi.3 (2 -3) 2 Pengetahuan dasar tentang kehidupan mikroorganisme dan kaitannya dengan masalah penyakit menular pada hewan dan manusia. metabolisme dan genetika mikroba. Uraian mencakup dua bagian.6. . PHK 221 Penyuluhan Peternakan 3 (2 -3) 2 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian. 3. patogenesis. yaitu: bagian pertama tentang bentuk. siklus hidup. pengendalian dan pemberant asannya.

.

PAP 442 Patologi Khusus I1 3 (2 3) 2 Pengetahuan tentang perubahan-perubahan pada alat tubuh dan jaringan sewa makroskopik akibat penyakit-penyakit infeksi serta akibat gangguan lainnya untuk membantu penentuan diagnosa penyakit sewa patologilt anatomik dan sebab kematian hewan. radang dan tumor. tulang dan persendian. susunan syaraf pusat. Membahas tentang . di laboratorium dan lapangan. patologi unggas. penyakit-penyakit akibat kekurangan gizi. W~lly Rumawas dan Staf. alat sirkulasi. otot. Rachmat Nabib dan Staf. patogenese penyakit. gangguan sirkulasi. alat pencernaan.kulit. Isi Kuliah: Dibahas secara sistematik mengenai kelainan yang terjadi pasca-mati dan semasa hidup beserta patogenesisnya dari alat-alat tubuh. alat pernafasan.PAP 341 Patologi Umum 4 (4 0) 1 Pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip perubahan jaringadalat tubuldorgan sebagai akibat defisiensi dan gangguan metabolisme makanan. patologi penyakit menular. dalarn menentukan diagnosa penyakit dan sebab kematian hewan. alat urogenital. kelenjar endokrin. PAP 441 Patologi Khusus I 3 (2 -3) 1 Prasyarat : Patologi Umum Tujuan : Memberikan dasar dan pengetahuan untuk mengenal kelainan alat-alat tubuh.

susunan syaraf pusat serta membahas tentang patologi dan patogenesis beberapa penyakit penting pada hewan lainnya. alat reproduksi.patologi alat pernafasan. Syaban dan Staf . M. Diberikan dalam bentuk kuliah dan demonstrasi preparat. alat pencernaan.

Staf Klinik Veteriner. keadaan umum. kulit. secara laboratoris (faeces. darah.4. serta mengikuti kegiatan penanganan di peternakan rakyat.7.3. perusahaan peternakan maupun membantu kegiatan penelitian. . selaput lendir. pertahanan. slide) yang dijumpai dalam praktek. Harry Soehartono dan Staf. serta interpretasi dari masing-masing pemeriksaan. alat urogenital dan alat kelamin. kelenjar. Mempelajari penentuan umur. alat peredaran. kulit clan bulu. alat pernafasan. susunan syaraf dan sistem muskulus skeletal). KLV 502 Koasistensi 1 (0 6) Selama tiga bulan mahasiswa koasisten dibimbing menangani kasus-kasus penyakit dan persiapan mereka untuk menjadi Dokter Hewan melalui kegiatan klinik dan cara perawatan hewan. Jurusan klinik Veteriner KLV 401 Demonstrasi Klinik (0 2) 2 Memperagakan dan membahas kasus Penyakit Dalam dan Bedah (hewan hidup. cara-cara penilaian hewan ternak dan piara berdasarkan bentuk luar. Dudung Abdullah S. alat pencernaan. air seni. cairan eksudat dan transudat) pada hewan ternak dan piara. Sugianto Achmad Sjahir Veronica Liem Bok Lan. mata dan telinga. KLV 321 Ilmu Diagnosa Klinik Veteriner 3 (2 3) 2 dan Ilmu Tilik Hewan Pembahasan tentang dasar-dasar pemeriksaan secara kliiis (anamnese. signalement.

KLV 321 Ilmu Bedah dan Terapi Umum 3 (3 0)2 Pembahasan umum tentang dasar-dasar ilmu Bedah. macam- . ulkus. anesthesi. gramulasi. proses persembuhan luka. vulnus haemorhagi. transfusi. absces. penasakan darah fraktur.

KLV 421 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 2 (2 0) 2 Lanjutan pembahasan Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I. akupunctur. KLV 412 Ilmu Bedah Khusus Veteriner 11 3 (2 3) 2 Pembahasan tentang bacaan etiologi. transudat. actinoterapi.macam jahitan dan balutan serta penanganan setelah pembedahan. KLV 441 Patologi Klinik 3 (2 -3) 1 Membahas tentang penyimpangan-penyimpangan komposisi cairan tubuh (darah. pembacaan gambar dan interpretasinya). frekuensi. serta terapi fisis lainnya. pathogenesis. diagnosa. urin. hidroterapi. dan terapi serta pencegahan penyakit-penyakit di daerah kepala. Pengetahuan tentang radioterapi serta pembahasan tentang rontgenologi (teknik pemotretan. gejala klinis. pem- . prosesing. Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. caracara pemeriksaan laboratorium dan interpretasi hasilnya. died. Endang Rachman Aisyah Girindra Setyowidodo. prognosa. cairan serebrospinal). Membahas tentang bermacam-macam terapi secara umum antara lain: Thermoterapi. leher dan tubuh. Rudy Bawolye Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. differensial diagnosa.

. penyakit syaraf.bahasan tentang penyakit alat pembentukan darah. dan penyakit metabolisme. Wirasmono Sukotjo Achmad Sjahir Suglanto.

peredaran darah. diagnosa. gejala klinis. Bedah kosmetik (potong telinga. cara diagnosa. patogenesa. reproduksi mata. plating. potong kuku dan lainnya) dibahas secara rinci pada hewan piara (pet animal). dferensid diagnosa. Sunarja Prawiradisastm Dudung Abdulfah Gunanti.KLV 432 Bedah Khusus Veteriner I 3 (2 -3) 1 Pembahasan mengenai penyakit bedah dan teknik operasin~la pada alat-alat pencemaan. diferensial diagnosa. frekuensi. gejala his. KLV 413 Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi 2 (2 0) 2 Membahas mekanisme kuku dan tegak dari hewan (temtama hewan besar). diagnosis. pernafasan. KLV 401 ilmu Penyakit Daiam Veteriner I 3 (3 0) 1 Pernbahasan tentang batasan. frekuensi. Pernbahasan penyakit bedah tulang tentang batasan. urogenital. patogenesa. Membahas batasan. diagnosa dan tehs operasi (boaepinning. diferensial diagnosa dan pengobatan serta pencegahan penyakit-peny&t pada kuku dan lokomosi. gejala klinis. penyebab. screwing). dan telinga. Rudy Bawoyle Sabdi Eiasan Aliambar Harry Soehartons. prognosa dan pengobatan serta penyegahan . kausa. penyebab frekue~lsi. potong ekor.

alat-dat pernapasan. &at urogenital dm Pulit pa& Hewan ternak dm piara. AcEnn~ad Sjahir Veronica Liern ask Lan Agus Wiijreya.penyakit-penyakit. alat peredaran darah. . aiat penccruaan.

IPB.Lukman Rahardja (Drh. 6. Justus Liebig Univ.. Univ. .. 1984). Ipin Rosadi Manggong (Drs. (MS. (DEA. DIREKTORI TENAGA PENGMAR 35. IPB. 1%7). 1977).(Drh. USA. (Prof. Ita Djuwita (Drh. 1986) 10. 1986) 13. IPB. IPB. Nurhidayat (Drh. USA. Linda Himawanti (Drh. IPB. (MS.. 1982). Wisconsin. (MSc. 1984) 4. (Dr. 1%5). IPB. FRG. 1959). 11. 1984) 7. IPB. IPB. Kusmat Tanudimadja (Drh. IPB. 1987). Juhara Sukra (Drh. (PhD. 1963).Phill. R. M.. 1977).. 1984) 9. (Dr.1. New Castle Upon Tyne Univ. 8. Iowa State Univ. 1977). USTLFrance. Kuswinarning Sigit (Drh. 1975). IPB. Jurusan Anatomi 1. Nono Suyono (Drh.Adi Winarto (Drh. Kosim Alimi (Drh. 1977). IPB. Iowa State Univ. 1%8). IPB.. 1959) 14. R. Heru Setijanto (Drh. 1960). UI.. 1986) 3. IPB. 1976) 12. IPB.5.. 1989) 5. (MSc. USA. IPB.3. UI. Arief Budiono (Drh. 1974). 1985) 2. IPB. IPB. UI. Hartono (Drh. (M. (MSc. (Prof. 1973). UI.

Sri Hadi A. 1985) 17. Priyono (Drh. 1990) 2.IPB.AgathaW. IPB. (MS. IPB. 1971). IPB. UI. 1983) . Bambang Pwwantara (Drh. IPB. 1958) 16. (Drh. Sjahfri Sikar (Drh. IPB. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan 1. 1986) 332. Safarina Golfiani (Drh. Sanjaya (Dra. IPB. (MS. 1973). 1972). IPB. 1979) 15.

USA. 1981) 16. Wirasmono Sukotjo (Drh. (PhD. 1985) 10. 1986) 12. Raden Soenarti (Drh. 1986). UI. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. IPB. Koesharto (Drs. Agus Setijono (Drh. 1970) lo. (Drh. UI. Dewi Ratih (Drh. (Drh. Sugiyanto (Drh.Endang R. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. 1986) 7. 1x5). IPB. Liem Bok Lan (Drh. IPB. Univ. Wake Forest Univ. 1985) 9. Ekowati Handharyani (Drh. IPB. UI. 1984). IPB. 1955).. Setyo Widodo (Drh. IPB. Bambang Pontjo P. 1990) . IPB. 1962) 8.R. Achmad Mukhlis (Drh. (MSc. Aus. IPB. 1%6). 1982) 17. 1986) 14. 1982) 6. IPB. 1%1).. Harry Soehartono (Drh. IPB) 2.. 1988) U. IPB. IPB. 1967). IPB. USA. (Prof. 1985) 3. 1985) 13. IPB. 1971) 5. (DPL. IPB. 1990) 9. IPB. Bambang Probo Prastowo (Drh. Fransciscus X. (MS. Auburn Univ. IPB. Gunanti Soejono (Drh. IPB. (Dr. 1974) 11. Putratama Agus Lelana (Drh. Supriatna (Drs. 1986) 8. IPB. Elok Budi Retnani (Drh. R. 1985). 6.. (MS. UI. IPB. (MS. IPB. 1971). 1972). (MSc. Auburn Univ. IPB. 1986) 4. (Drh. IPB. 1973). (MSG . IPB. Kentucky. IPB. Akhmad Arif Amin (Drh. Rudy Bawolye (Drh. Sunarja Prawiradisastra (Drh. R. Retno Wulansari (Drh. 1974). 1970). 1959) 355. Sabdi Hasan Aliambar (Drh.5. (MVSc Melbourne Univ. USA. IPB. 1985) 7.

UPLB. 1979). 1981) .UPLB. Philippines. (PhD. Philippines.

. 1972). UI. 1971). 1975). (MSc. USA. USA. 1985) 16. UI. 1957). IPB. 1x1). IPB. 1964).Fadjar Satria (Drh. 1978). (MSc. (Prof. Huminto Hernowoadi (Drh. (MSc. Seti Bahagia (Drs. UI. IPB. IPB.. IPB. (MS. Sanubari Atmowisastro (Drh.. 1%8). Queensland. Univ. 1%1). 1984) 13. IPB. (Drh. Aus. Univ. 1%1). (MS. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. IPB. 1982). 1%1). 1960). IPB. IPB. Oklahoma State Univ. (Drh. 1982). (DES. Simon He (Drh. IPB. Tampubolon (Drh. IPB. 1981) 14. (PhD. 1987) 15. 1975). IPB. UI. Lili Zalizar (Drh. UI. (MSc. (MS. (Dr. 1986) 17.11. France. 1%1). IPB. 1985) . (Dr. 1975) 21. IPB. IPB. UI. Tutuk Astyawati (Drh. Risa Tiuria (Drh. 1981). Univ. (Prof.. Purdue Univ. 1%4).. 1976). Supan Kusumamihardja (Drh. USA. 1988) 27.Aus. 1%3) 20. USA. USTL. Rachmat Nabib (Drh. 1968). Kentucky. James Cook Univ. IPB. (Drh. 1959). 1958) 24. (Dr. IPB. UI. Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. 1981). Malaysia.P. (MVSc. 1986) 12. 1%8). Muhamad Saleh Akib (Drh. USA. Umi Cahyaningsih (Drh. UI. (Drh. 1985) 23. (MS. (Dr. USA. IPB) 28. IPB. I Wayan Teguh Wibawan (Drs. Melbourne Univ. (MSG Univ. 1987) 25. Kentucky. 1990) 26. (Prof. IPB.. Rr.. IPB. IPB. 1989) 22. (MSc. IPB) 30. (MS. M. 1979). (Prof. 1958). IPB. Soeprapto Soekardono (Drs. (Drh. IPB). IPB. 1985). 1984) 19. 1%2) 18. Partosoejono Soetijono (Drh. UI. 1988) 29. Auburn Univ. USA. Gatut Ashadi (Drh. Sri Utami ~&da~ani (Drh. 1984). IPB. IPB. (Dr. Sains.

1985). 1966). Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. (PhD. 1959) 355. (MSG Univ. 1982) 17. 1986).. IPB. Auburn Univ. (Drh. IPB. IPB. 1955). (Prof. 1967). Sabdi Hasan Aliambar (Drh. (MS. Setyo Widodo (Drh. IPB. UI. Elok Budi Retnani (Drh. 1982) 6. Auburn Univ. 1986) 7. UI. Koesharto (Drs. 1985) 9. Aus. IPB. 1990) 6. Bambang Pontjo P. 1%1). Dewi Ratih (Drh. IPB) 2. IPB.. Wake Forest Univ. Retno Wulansari (Drh. IPB. Rudy Bawolye (Drh. 1988) 15. . 1979). IPB. UI. 1985) 3. (MSc. IPB.. IPB.. Bambang Probo Prastowo (Drh. (PhD. (MVSc Melbourne Univ. (Drh. 1986) 8. IPB. (Drh. IPB. IPB. IPB. 1984). Gunanti Soejono (Drh. 1985) 13. IPB. Putratama Agus Lelana (Drh. Achmad Mukhlis (Drh. 1986) 12. (Dr. (MS. 1974) 11. 1985) 7.R. 1986) 4. 1971) 5. R. Liem Bok Lan (Drh. IPB. USA. 1972). UPLB. lm). 1970).5. Supriatna (Drs. 1990) 9. 1985) 10. Agus Setijono (Drh. (MSc. UI. IPB. IPB. Ekowati Handharyani (Drh.Endang R. Kentucky. (DPL. 1%2) 8. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. USA. IPB. Akhmad Arif Amin (Drh. IPB. 1%5). Fransciscus X. 1971). Harry Soehartono (Drh. IPB. Philippines. IPB. 1970) lo. 1981) 16. Raden Soenarti (Drh. IPB. 1986) 14. Sunarja Prawiradisastra (Drh. Sugiyanto (Drh. IPB. (MS. Wirasmono Sukotjo (Drh. R. 1974). USA. IPB.

UPLB. 1981) . Philippines.

IPB. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. USTL. 1985) 16. IPB. 1971). Simon He (Drh. 1%1). 1990) 26. UI. IPB). Sanubari Atmowisastro (Drh. IPB. 1961). 1975).Aus. Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. 1981) 14.... 1960). James Cook Univ. 1957). (MVSc. IPB. 1959). France. IPB. 1984). IPB. Univ. UI. 1985) 23. Purdue Univ. (Dr. USA. Rachmat Nabib (Drh. 1989) 22. Risa Tiuria (Drh. 1976). UI. Huminto Hernowoadi (Drh. Rr. IPB. IPB. Univ. UI. UI. 1x1). USA..11. Kentucky. I Wayan Teguh Wibawan (Drs. (MS. Seti Bahagia (Drs. (MSc. Fadjar Satria (Drh. (Prof. (MSc. (MSc. (Dr. IPB. 1978). Queensland. IPB. 1986) 17. (MSc. IPB. 1972). (Prof. 1963) 20. Gatut Ashadi (Drh. Umi Cahyaningsih (Drh. (Drh. (MS. IPB. 1981). IPB. Oklahoma State Univ. USA. Tampubolon (Drh. (MS. Univ. 1987) 15. 1961). IPB. 1%4). 1982). 1975) 21. IPB. UI. Melbourne Univ. USA.P. (MS. (Drh. Sains. USA. USA. IPB. (Dr. (DES. (PhD. 1968). 1988) 27. 1985). 1984) 19. Tutuk Astyawati (Drh. USA. (Prof. 1984) 13. UI. Soeprapto Soekardono (Drs. IPB. Partosoejono Soetijono (Drh. 1958) 24. (MSc. Aus. Supan Kusumamihardja (Drh. . Auburn Univ. 1%8). 1%1). M. IPB. IPB. Kentucky. (MSc. Sri Utami Handayani (Drh. 1987) 25. 1964). 1986) 12. IPB. IPB. 1958). Malaysia.. (Drh.. UI. IPB) 28. 1962) 18.. IPB. 1968). IPB) 30. (Drh. Muhamad Saleh Akib (Drh. IPB. UI. Univ. (Drh. 1975). Lili Zalizar (Drh. 1979). (Dr. (Dr. (Prof. 1981). 1988) 29.

IPB.IPB. 1982). (MS. 1985) .

1982). 1%1). Univ. UI. 1972). UI. 1%7). 19'77). Bambang Joeniman Notosoediro (Drh. Indrawati Rumawas (Dra. Masduki Partadiredja (Drh. 1987) 3.. 1975). 1986). Amanda Majid (Drh. 1985) 14.6. UI.. (Drh. Justus Liebig Univ. 1985) 4.(Drh. 1%5). Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 1. Univ. 1975). (PhD. (MSc. 1969). 1974). (Drh. Maiole (Drs. UI. (MS. (MSc. 1987) 6. 1974). (Prof. 1985) 5. UPLB. Georgia. USA. 1977). Joko Pamungkas (Drs. Pasaribu (Drh. IPB. Willy Rumawas (Drs. IPB. (MS. 1973) 13.(Drh. 1%2). Denny Widya Lukman (Drs. (Dr. 1973). IPB. 1%3). (Drh. 1988) 32. Bibiana Widiyati (Dra. Georgia. (SKM. IPB. Joebal Ganesha Rasjid (Drh. Upik Kesumawati (Drh.Abdulgani Amri Siregar (Drs. 1986) 2. Philippines. IPB. 1983). Mirnawati B. FRG. IPB. (Drh. (Dr. Justus Liebig Univ. . 1980) 9. Colorado State Univ. (Drh. (PhD. 1%5). 1976). IPB. IPB. Univ. USA. IPB. Soedarwanto (Dra. Fachriyan H. Wismnsin. (Drh. UI. IPB. UI. IPB. (Drh. 1%7). USA. Idwan Sudirman (Drs. USA. IPB. FRG. IPB. 1977) 10. 1981) 7. UI. 1978). IPB. 1%9). (MS. IPB. IPB. 1985) 8. IPB. 1%2). IPB.. (Drh. (Dr. (MSc. IPB. 1983) 12. 1%1). (SKM. 1%1). 1985) 11. IPB. IPB.. USA. Emir Alkisah Siregar (Drs. IPB. 1965) 35. Michigan State Univ. IPB. IPB. IPB. Marthen B.31.

Pien S. 1982) 15. IPB..(Dr. 1%8) . Justus Liebig Univ. Wibowomoekti (Drh. FRG.

1971) 19. 1975). 1986) 25. Retno D. Surachmi Setyaningsih (Drh. Trioso Pumawarman (Drh. (Drh. IPB. (Prof. UI. USA. IPB. (MS. Cornell Univ. Sri Utarni Pramono (Dra. 1979) 18. 1%7). 1977). IPB. (MSc. IPB. Univ. Minnesota. 1%5). (Dr. IPB. USA.16. USA.1973) 20. 1956). FRG. (MPH. IPB. (Drh.. Sri Sulakmi Damayanti Y. (Drh. Soeratno Partoatmodjo (Drh. IPB. (Drh. 1967). 1985) 22. Univ. IPB. 1%4). 1985) 23. 1969). France. 1959). Soejoedono (Dra. Roso Soejoedono (Drs. IPB. 1974). IPB. IPB. Univ. IPB. Kentucky. Tietiek Sunartatie (Drh. Sugyo Hastowo (Drh. 1%5) 21. Usamah Afi (Drh. R. (MSc. (Dr. (DEA. 1%0). UI. IPB. Justus Liebig Univ.. IPB. 1989) 17. 1985) . 1985) 24.

Hidrobiologi :Prof. Ichsan Effendie. Eidman. Dr.H.H. Anshary Chaeruddin Kepala Lab. Abu Naim Assik. Menofatria Boer 423. Ayub M. Ir. Dadi R. Hanakiah Kepala Lab. Ir. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Ketua : Ir. frs(-. MSc . SH Kepala Lab. Koperasi dan Penyuluhan Perikanan : Ir. Pemasaran Hasil Perikanan : Ir. H. M Sc. Sahat M. Nitibaskara. Oseanografi : Dr. MSc Kepala Lab.Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan : Ir. Ir.422. Simandjuntak. MSc Kepala Lab. Sukarsa Sekretaris : Ir. Simandjuntak. Hasil Perikanan : Ir. MSc Sekretaris : Etty Eidman. MSc Kepala Lab. Rudy R. MS Kepala Lab.M. Ruddy Suwandi Kepala Lab. Limnologi : Dr. Biokirnia Hasil Perikanan : Ir. M.4. Sahat M. Jurusan Manqjemen Sumberdaya Perairan Ketua : Dr.Manajemen Sumberdaya Perikanan : Dr. Mulia Purba. Kepala Lab. MSc. Sukarsa 42. Usaha Perikanan : Ir. Dadi R. Sarib Mmtadi.Mikrobiologi Hasil Perikanan : Ir. Sunatmo Sardono Kepala Lab. Sekretaris : Ir. Kadarwan Suwardi Kepala Lab. Ekonomi Sumberdaya Perikanan : Ir. Winarti Zahiruddin Kepala Lab. H. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan Ketua : Ir.

2 5. Teknologi Penangkapan Ikan : Ir. MSc 4. Ayodhyoa.3. Pasaribu Kepala Lab. MSc Kepala Lab. A. Monintja QPF Kepala Lab.4. Ir. Ayodhyoa. Operasi Penangkapan Ikan : H. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ketua : H. Daniel R. Kapal Perikanan dan Navigasi : Dr. U. Mata Kuliah Kredit Semester 3 IKN 201 Pengantar Ilmu Perikanan 3 (3-0) MSP 211 Avertebrata Air 3 (2-3) MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perarian I 4 (3-3) MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3) SEI 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2-3) STK 211 Metode Statistika I 3 (2-3) Jurnlah : 20 sks . MSc Sekretaris : Dr. U. A. Djisman Manurung. Ir. SEMESTER BERSAMA FAKULTAS PERlKANAN Kurikulum semester 3 yang hams diambil sewa bersama oleh seluruh mahasiswa Fakultas Perikanan IPB ialah: No. Bonar P.

Jurusan. Mampu mengelola sumberdaya lahan dan jasad perairan berdasarkan evaluasi produktivitasnya untuk usaha budidaya yang efektif dan efisien. 2.4.4.Pengantar Biokimia 3 (2-3) MEP 431A Hidrologi Untuk Budidaya Perairan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 234 Fiiologi Hewan Air 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester 5 BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3) . Mata Kuliah Kredit Semester 4 BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1-4) BDP 251 Kimia Air 3 (3-0) BIK 210 . penyediaan makanan serta pengelolaan kesehatan dan lingkungan jasad budidaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. JURUSAN.1.4. Kurikulun~ No. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 4. Mampu menyusun konsep dan menerapkan sistem dan teknik budidaya ikan yang meliputi pengembangbiakan. Program Studi Brididaya Perikanan Mempersiapkan Sarjana Perikanan yang: 1.

Kudatlum -Semester 5 (Lanjutan) BDP 351 Biologi dan Pengendalian Pencemaran Perairan 3 (2-3) BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2-3) MSP 311 Planktonologi 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Setnester 6 BDP BDP BDP BDP MSP SEI STK 321 332 341 352 312 212 331 Pengembangbiakan Ikan Pakan dan Pemberian Pakan Parasit Ikan Pengelolaan Kualitas Air Produktivitas Perairan Ekonomi Perikanan Perancangan Percobaan Jumlah : 22 sks Setnester 7 BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3-3) BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3-3) BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2-0) BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2-3) BDP 404 Masalah Khusus 0 (0-0) Jurnlah : 17 sks Semester8 BDP 401 BDP 402 BDP 403 Kuliah Kerja Nyata (KKN) .

Praktek Ketrampilan Lapangan Seminar 4 4 1 BDP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 . 151 sks .

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Menghasilkan Tenaga Sarjana Perikanan yang mahii. menguasai dan mampu menerapkan ilmu manajemen sumberdaya perairan secara efektif-rasional dalam kegiatan produktif serta mantap mengendalikan dinamika kelestarian sumberdaya perairan. Kirrikulurn No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) Semester 5 BDP MSP MSP MSP MSP MSP MSP 311 311 324 332 341 342 346 Jumlah : 21 sks Pengantar Budidaya Perairan Planktonologi Meteorologi Laut Ekologi Laut Tropis Metode Pengambilan Contoh Sumberdaya Perikanan I Dinamika Populasi Ikan .2. mandiri. terampil.4.4. Jurusan.

Jumlah : 20 sks .

sks Total semester 1 s/d semester 8 151 sks .Kurikthtrtt (Lanjutan) Serttesfer 6 MSP 312 Produktivitas Perairan MSP 322 Dinamika Oseanografi MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan 11 MSP 343 Sumberdaya Perikanan I1 MSP 344 Pendugaan Stok Ikan MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan PSP 212 Metode Penangkapan Ikan Jumlah : 20 sks Sartester 7 MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan Tawar 3 (3-0) MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2-0) MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan Laut 3 (3-0) MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2-3) MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2-0) MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan Laut 3 (2-3) MSP 442 Manajemen Sumberdaya Perikanan Tawar 3 (2-3) Jumlah : 19 sks Semester 8 MSP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 MSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan MSP 403 (PKL) Seminar 4 1 MSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 .

berkarya dan mengembangkan usaha-usaha untuk menyelamatkan serta meningkatkan dayaguna hasil-hasil perikanan dari sejak diproduksi sampai kepada konsumen.43. Kiirikuhir~r No. serta mengembangkan industri perikanan. Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan Mendidik mahasiswa agar terampil serta mampu berpikir. Jurusan. guna kesejahteraan masyarakat.4. Mata Kuliah Kr edit Semester 4 BIK 210 Pengantar Biokimia 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester5 PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan PHP 312 Gizi Ikan PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perikanan BIO 231 Mikrobiologi Dasar PHP 344 Kimia Industri Hasil Perikanan BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan Jumlah : 20 sks .

Sanitasi dan Higiene 3 (2-3) PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 17 sks Semester 8 PHP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 PHP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 PHP 403 Seminar 1 PHP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 150 sks .Kurikulum (Lanjutan) Semester6 PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I 3 (2-3) PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2-3) PHP 322 Proses Thermal Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional 3 (2-3) PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan Pengembangan Produk 3 (2-3) PHP 343 Manajemen Laboratorium Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) STK 331 Perancangan Percobaan 3 (2-3) Jurnlah : 21 sks Semester 7 PHP 413 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2-3) PHP 421 Toksikologi.

.

Jurusan.4. No. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknik dalam mengusahakan serta mengambil kebijaksanaan perikanan untuk mencapai tujuan usaha maupun kesejahteraan masyarakat berdasarkan alokasi ekonomi di bidang perikanan yang didukung oleh pemikiran sosial.4. Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Tujuan Pendidikart Mendidik dan membina mahasiswa agar terampil dan mampu berpikir. Metode Statistika I1 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Semester 5 BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan 2 (2-0) SEI 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (3-0) SEI 322 Penyuluhan Perikanan 3 (2-3) SEI 324 Bank dan Perkreditan 2 (2-0) SEI 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2-3) SEI 242* Teori Ekonomi Mikro 3 (3-0) SEI 344 Sistem Data Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 19 sks . kelembagaan dan politik.4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) SEI 212 Ekonomi Perikanan 3 (3-0) STK 212 .

firikulum (Lanjutan) Semester6 SEI 308 * Kependudukan 3 (2-3) SEI 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3) SEI 323 Sosiologi Perikanan 3 (2-3) SEI 332 Tataniaga Hasii Perikanan 4 (3-3) SEI 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) SEI 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3) SEI 243 * Teori Ekonomi Makro 3 (3-0) Jumlah : 22 sks Semester 7 SEI 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3-3) SEI 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (3-0) SEI 421 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) SEI 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2-3) SEI 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2-3) SEI 442 Kebijaksanaan Pembangunin Perikanan 3 (3-0) Jumlah : 19 sks Sent ester 8 SEI 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 SEI 402 Praktek Keterampilan Lapangan 4 SEI 403 Seminar 1 SEI 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks pp Total ( + TPB 36 sks) : 151 sks * Mata Kuliah Diberikan Oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. .

mampu berpikir.4. Mata Kuliah Kredit Sent ester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 18 sks Se~nester 5 PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3 (2-2) PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 321 Kapal Perikanan 4 (3-3) PSP 322 Navigasi I 3 (2-3) PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) Jumlah : 18 sks . Jurusan.5. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Tujuan Pendidikait Mendidik mahasiswa agar terampil. Kurilntllllll No.4. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknologi untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan dalam bidang industri penangkapan ikan.

Kurih~hntl (Lanjutan) Sent ester 6 MSP 233 MSP 322 SEI 331 PSP 313 PSP 323 PSP 324 PHP 231 Biologi Laut Dinamika Oseanografi Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan Navigasi I1 Kepelautan Penanganan Hasil Perikanan Jumlah : 22 sks Sentester7 PSP 405 Kapita Selekta Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) PSP 421 Instrumentasi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3-3) PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 433 Aplikasi Komputer dalarn Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 PSP 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 PSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 .

PSP 403 Seminar 1 PSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 147 sks .

program studi ITK dengan minat Eksploratori Sumberdaya Hayati Laut mendidik mahasiswa agar memiliki keahlian dalam ha1 mendeteksi dan mengestimasi sumberdaya hayati laut dengan menggunakan berbagai metode.4. Secara khusus. termasuk penggunaan alat-alat teledeteksi kelautan.4. Mata Kuliah Kredit Setnester 4 GFM 222 Fisika Dasar Lanjutan 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistik I1 3 (2-3) Semester 5 GFM 326 IKN 301 MSP MSP MSP MSP PSP 321 324 332 346 314 Jumlah : 21 sks Elektronika 3 (2-3) Pengantar Ilmu dan Teknologi . Kuriklrktm No.6. berkarya dan mengembangkan Ilmu dan Teknologi Kelautan untuk memanfaatkan sumberdaya hayati laut. mampu berpikir. Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Menghasilkan sarjana yang terampil.

Kelautan 2 (2-0) Hidrodinamika 2 (2-0) Meteorologi Laut 3 (2-3) Ekologi Laut Tropis 3 (2-3) Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3) Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya Ikan 4 (3-2) Jumlah : 20 sks .

firikzrlur~t (Lanjutan) Semester 6 IKN 302 IKN 303 MSP PSP PSP PSP SEI 323 311 325 326 345 Scuba Diving Interpretasi Data Penginderaan Jarak Jauh Oseanografi Fisika Tigkah Laku Ikan Instrumentasi Kelautan Dasar-dasar Akustik Hub Laut Jumlah : 20 sks Semester7 IKN 401 Telemetri Kelautan 3 (2-3) MSP 423 Oseanografi Perilcanan 3 (3-0) MSP 443 Model dan Simulasi Ekosistem Laut 3 (2-3) PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi Kelautan 2 (1-3) PSP 422 Akustik Kelautan 3 (2-3) PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 IKN 402 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 IKN 403 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 IKN 404 Seminar 1 .

IKN 405 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 . 150 sks .

Kusman Sumawidjaja . Interpretasi dan penyajian citra teledeteksi. Pengenalan &an-&an budidaya dan jasad-jasad lain yang penting dalam usaha budidaya perairan. Dedy Soedharma Indrajaya IKN 303 Interpretasi Data Penginderaan 3 (2 0)6 Jarak Jauh Pengolahan data teledeteksi. Pasaribu Vincentius P.IKN 302 Scuba Diving 2 (1 3) 6 Pelajaran teori dayung. Jurusan Budidaya Perairan BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1 4) 4 Pengantar pengembangbiakan &an clan pembesaran ikan. Praktek di perairan terbatas (kolam renang) maupun perairan terbuka. Purba 452. Mulia Purba Bonar P. renang dan selarn. Pasaribu M. koreksi awan. Karakter signal yang berasal dan dipantulkan berbagai obyek di laut. Siregar IKN 401 Telemetri 3 (2 3) 6 Prinsip-prinsip sistem penginderaan jarak jauh dan aplikasinya dalam pendugaan sumberdaya hayati laut. Bonar P.

.Inal Effendi.

Tata letak.H. teknik dan struktur pengadaan air serta sarana dan prasarana lainnya. Kusrnan Sumawidjaja Inal Effendi RDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Dasar-dasar pembangunan perkolaman/tambak. desain dan konstruksi kolam/tambak. K. komponen sistem dan permasalahan yang dihadapi dalam sistern budidaya perairan (mata kuliah ini diperuntukkan bagi program studi lain dan diberikan dalam semester ganjil). Suporno T.BDP 311 Pengantar ~udida~a 2 (2 Perairan 0) 5 Pengenalan sistem-sistem budidaya perairan. Wardoyo Chairul Muluk BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Prinsip-prinsip yang mendasari pemanfaatan produktivitas perairan dan pengelolaan budidaya ikan dan jasad perairan lainnya. kriteria dan survai lokasi perkolamanltambak.Praptokardiyo Eddy Supriyono BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad .

budidaya perairan tawar. Enang Harris Dadang Shafruddin .

teknik-teknik perangsangan pemijahan. Identifiasi dan penanggulangan masalah budidaya.H. Komar Sumantadinata Muhammad M. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. Raswin Odang C. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. Suriaatmaja Mohammad Zairin.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. penanganan dan seleksi induk. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Muhammad M. Tata letak (lay out) fasilitas . inkubasi telur dan pemeliharaan larva. Supomo T.

skala dan organisasi balai benih. Suriaatmaja Mohammad Zairin . Komar Sumantadinata Muhammad M. Raswin Odang C. penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan. laboratorium dan peralatan.lapangan.

Darnas Dana Yani Hadiroseyani. Sutomo Achmad Ing Mokoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2 3) 6 Identifikasi parasit ikan. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indiiator biologis ikan. cara diagnosis serta pengendaliannya. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena . ekologi. mencakup asimilasi pakan. formulasi ransum dan wa pemberian pakan.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2 3) 5 Menelaah sistem usaha peningkatan produksi makanan ale permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 -3) 7 Penyakit ikan.

Supomo T.kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan.H. Wardoyo Kukuh Nirmala . unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang te qadi di dalamnya. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia.

inkubasi telur dan pemeliharaan larva. Muhammad M. Supomo T. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. Tata letak (lay out) fasilitas .H. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. penanganan dan seleksi induk. Raswin Odang C. teknik-teknik perangsangan pemijahan. Identifikasi dan penanggulangan masalah budidaya. Suriaatmaja Mohammad Zairin.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. Komar Sumantadinata Muhammad M. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan.

laboratorium dan peralatan. skala dan organisasi balai benih. Komar Sumantadinata Muhammad M. Suriaatmaja Mohammad Zairin .lapangan. Raswin Odang C. penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan.

BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3)s Menelaahsistem usaha peningkatan produksi makanan alami. cara diagnosis serta pengendaliannya. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. mencakup asimilasi pakan. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 . permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. Darnas Dana Yani Hadiroseyani. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indikator biologis ikan. ekologi. formulasi ransum dan wa pemberian pakan. Sutomo Achmad Ing ~okoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2-3) 6 Identifikasi parasit ikan. BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 3) 7 Penyakit ikan.

Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan. Wardoyo Kukuh Nirmala .H. Supomo T. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia. unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang terjadi di dalamnya.

Rahardjo H. Pong Suwignyo K. persamaan Bernoulli. Praptokardiyo Fifi Widjaja. keseimbangan panas. Pariwono I Wayan Nurjaya MSP 322 Dinamika Oseanografi 3 (2-3) 6 Pembahasan lebih mendalam terjadinya pergerakan air di lautan. arus.S. MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2 3) 4 Pengenalan ilmu oseanografi seperti teori terbentuknya laut. statistika fluida. Oseanografi perairan . pengendalian tanaman air/gulma serta konservasi sumberdaya perairan. S.MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Konsepsi Manajemen sumberdaya perairan tawar. gelombang dan pasang). sifat-sifat fisika dan kimia air laut (salinitas. hidrostatik. Evaluasi potensi sumberdaya perairan dan kesesuaian habitat. fungsi stream. Pencegahan penyuburan dan pencemaran perairan. Persamaan gerak dasar seperti kontinuitas. Zamani M. Sanusi Neviati P. Manajemen habitat. Dinamika gerakan air laut di daerah pantai dan estuaria. Purba I Wayan Nurjaya MSP 321 Hidrodinamika 2 (2 0) 5 Sifat-sifat fluida. J. teori momentum.

Purba S. Rahardjo .Indonesia. M.

Kendala ekologi yang harus diperhatikan dan dijaga dalam pengembangan pemanfaatan sumberdaya perairan pantai. H. J. gelombang yang diakibatkan angin.MSP 323 Oseanografi Fisika 3 (2 3) 6 Persamaan gerak air di lautan. Pariwono M. MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2 0) 7 Pengaruh dari proses oseanografi terhadap tingkah laku seperti migrasi dan kepadatan populasi ikan. Sanusi S. pergerakan angin dan iklim di Indonesia. MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Prinsip pengelolaan perairan dengan pertimbangan ekologi. Purba S. bentuk-bentuk cuaca yang berbahaya seperti topan. Purba. Penentuan cuaca dan siklon. arus pasang. Hurricane. Pariwono E. Manan. radiasi surya. H. kualitas sinar dan panjang hari. Aplikasi penginderaan jarak jauh dan pencemaran laut dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati laut.S. intensitas dan lama penyinaran. Evaluasi dan proteksi sumberdaya secara garis besar melalui identifikasi daerah vital dan konsep daya dukung daerah yang bersangkutan. Sanusi J. Oseanografi perairan Indonesia. arus yang diakibatkan angin. Rahardjo . M.S. Rahardjo MSP 324 Meteorologi Laut 3 (2 -3) 5 Komposisi dan lapisan atmosfir bumi. tekanan udara dan angin. Sirkulasi massa air. arus tanpa gesekan.

Koesoebiono .

salinitas MSP 423 Oseanografi Perikanan terhadap kelakuan dan kelimpahan ikan. Djaja S. J. Widodo MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3)3 Pengenalan fungi organ tubuh ikan. arus.3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. Rahardjo Djisman Manurung MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perairan 1 4 (3 3) 3 Azas dan pengertian ekologi-ekosistem. Moch. komunitas dan proses suksesi. Keragaman jenis dan perilaku ekologis sumberdaya perairan yang penting berkaitan dengan kegiatan perikanan. relasi antara struktur anatomik dan lingkungan ikan. Tingkah laku (penyebaran dan reproduksi) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Sjafei M. daya dukung dan faktor pembatas. Faktor penentu perubah populasi. Rahardjo Ridmrn Mandi Murniarti Brodjo H. Analisis dan perkiraan parameter oseanografi dan aplikasinya terhadap eksplorasi sumberdaya hayati laut. Migrasi ikan dan hubungannya terhadap proses oseanografi. Sistematika dan ekobiologi ikan. Pariwono S.F. Anshary Chaeruddin Fredinan Yulianda R. cahaya. 3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. lchsan Effendie . siklus biogeokimia dan alur energi.

Sulistiono. .

Produktivitas primer ekosistem laut. Kekhasan dan biota di tiap ekotipe yang berkaitan dengan kekhasan kondisi ekologis. konsep biosalin dan eutrofikasi. 3) 6MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan I1 3 (2 Pembahasan tentang adaptasi. migrasi. Fenologi. Ridwan Mandi Etty Riani Agustinus Samosir. aklimatisasii bioritme. Konsepsi homeostatis dan tingkah laku organisme akuatik. respirasi dan pencernaan hewan air. Koesoebiono Djaja S. teritorialitas. Koesoebiono R W1dodo Dedy Soedharma Tri lswari Subekti. Sjafei Ridwan Mandi. sirkulasi. Mekanisme adaptasi biota terhadap kondisi ekologis. MSP 332 Ekologi Laut Tropis 3 (2-3)5 Penerapan konsep dan . MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 4 Dasar-dasar fisiologi umum.MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3)4 Taksonomi dan distribusi biota dalam berbagai ekotipe laut.

. Studi perbandingan berbagai tipe dan ciri ekosistem bahari dan perkembangannya. Muhammad Eidman Fredinan Yulianda Dedy Soedharma.prinsip ekologis dari kekhasan topografi perairan bahari tropis. H. Interaksi antara berbagai struktur masyarakat dengan lingkunga~ya di laut.

F. daerah pesisir dan laut dalam kaitannya dengan tujuan perlindungan dan pelestarian. Analisis. ekologi komunitas dan ekologi terapan. Joko Purwanto M. perencanaan tata ruang dan pengelolaan sumberdaya hayati umum. Dedy Soedharma Joko Pumanto MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2 0) 7 Perkembangan teori dan konsep kuantitatif terhadap aspek ekologi perairan penting: ekologi populasi. reproduksi makanan dan pertumbuhan ikan. Moch.Rahardjo Dietrich G.F. Ichsan Effendie Saddon Silalahi Isdrqjad Setyobudiandi M. Omon Djunaedi H. populasi ikan mulai dari telur sampai dewasa.MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2 3) 7 Perkembangan konsepsi. metoda evaluasi dan tehnik pemantauan lahan perairan dalam hubungan dengan potensi dan kesesuaian lahan. strategi adaptasi demografi sumberdaya hayati dan prinsip pengelolaannya. Bengen MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3)4 Pembahasan tentang dinamika daur hidup. Tingkah laku. Rahardjo Sutrisno Sukimin .

Sjarif Hitam Edi Suwandi Saddon Silalahi MSP 343 Sumberdaya Perikanan 11 3 (2 -3)6 Sifat biologis dan diitribusi biota air non ikan yang ekonomis penting bagi sumber bahan pangan hewani dan bahan baku industri. M. acak sederhana. Nuitja Saddon Silalahi MSP 344 Pendugaan Stok Ikan 3 (2-3)6 Konsep. distribusi dan eksploitasi organisme air ikan yang ekonomis penting dari berbagai habitat. Masalah eksploitasi dan konservasi biota air non ikan tersebut. . rancangan pengambilan contoh. kurva seleksi alat tangkap. sistematik dan bertahap. batasan dan identifiasi unit stok ikan. Mennofatria Boer &A. Perbandingan efisiensi rancangan pengambilan contoh. berlapis. Aziz Omon Djunaedi Isdradjad Setyobudiandi MSP 342 Sumberdaya perikanan I 3 (2 -3) 5 Sifat biologis. M. Peranan organisme air-ikan sebagai bahan makanan dan bahan baku industri serta masalah eksploitasi dan konsemasinya.MSP 341 Metode Pengambilan Contoh 3 (2 3) 5 Dasar metode pengambilan contoh. metode pendugaan stok. surplus yield models. Sjarif Hitam I Nyoman S.

Aziz .dynamik pool models.A. Mennofatria Boer K.

MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan 2 (2 0) 6 Prinsip dan konsepsi manajemen perikanan. spawerrecruit models. Kelakuan populasi akibat adanya perubahan parameter peubah populasi. mortalitas alami dan mortalitas tangkap. telaah statistik catch effort dalam estimasi dan manajemen perikanan. rekrutmen. Interaksi antar komponen. Coastal fishing ground dan peranan shelter bagi peningkatan produksi dan konservasi sumberdaya perikanan. Berbagai telaah perbandingan manajemen perikanan dihdonesia . Equilibrium yield. Ismudi Muchsin Mennofatria Boer RA. Aplikasi manajemen pada populasi yang dieksploitasi dan masalah konservasi. Pendugaan parameter pertumbuhan. overtishing. Sutrisno Sukimin Edi Suwandi I Nyoman S. Aziu Isdradjat Setyobudiandi MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan hut 3 (2 3) 7 Tujuan dan dasar manajemen sumberdaya perikanan laut. Nuitja MSP 346 Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3)7 Pengertian dasar tentang populasi dan parameter peubah populasi. Identifikasi potensi perikanan di perairan tropis.

Nuitja Edi Suwandi .dan Internasional. I Nyoman S.

penataan upaya penangkapan.A. strategi pengelolaan perikanan terpadu pada proyek dam.1. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Biokimia Hasil Perikanan PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan 3 (2-3) 5 Bertujuan memberi pengetahuan dalam bidang biokimia terutama hasiI-hasil perikanan meliputi: kandungan daging ikan. pasang surut dan reklamasi rawa. manipulasi stok. Aziz Mennofatria Boer. Pengelolaan peningkatan produksi. irigasi. K.MSP 442 Manajemen Sumberdaya 3 (2 -3)7 Perikanan Tawar Tujuan sumberdaya perikanan tawar. Sutrisno Sukimin Setyo Budi Susilo Edi Suwandi MSP 443 Model dan Simulasl Ekosistem Laut 3 (2 3)7 Unsur-unsur dan proses pemodelan. . Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 4. Pemodelan dan simulasi ekosistem laut. Teknik-teknik manajemen. modifikasifproteksi struktur fisik dan upaya pengembangan budidaya di perairan umum. 4. Prospek pemanfaatan sesuai dengan fungsi perairan umum. pelestarian sumberdaya perikanan sejalan dengan perkembangan kemantapan perairan. Aplikasi model statik dan dinamik dalam eksplorasi sumberdaya laut.4.5.4.5.

perubahan-perubahan biokirniawi selama penyimpanan dan pengolahan. arti dan fungsi . Pengaruh mutu makanan baik langsung maupun tidak terhadap kesehatan konsumen ditinjau secara kimiawi maupun mikrobiologis. Pengaruh pengolahan dan food additive (BTK) terhadap makanan. Mita Wahyuni Rudy R Nitibaskara Dadang Kartapura Agoes Murdiono Jacoeb PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan 1 3 (2 3) 6 Arti dan peranan mutu dalam produksi dan pemasaran hasilhasil perikanan. masalah gizi nasional. Metode sampling dalam pengendalian mutu. peranan industri perikanan dalam usaha perbaikan gizi masyarakat. adanya mikroba yangbersifat patogen dalam makanan. PYP 312 Gizi Ikani 3 (2 3) 5 Bahan pangan ikani sebagai sumber gizi. Winarti Zahiruddin Nu janah Wini Trilaksani Heru Sumaryanto PHP 411 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2 3) 7 Mempelajari standarisasi dan pengukuran mutu makanan. penggunaan daftar analisis pangan. nilai pengolahan terhadap nilai gizi ikan. Abu Naim Assik Pipih Suptijah Sukarno Ella Salamah. serta berbagai usaha dan tindakan agar perubahanperubahan menuju ke arah yang diinginkan.

Klasifikasi macam dan tipe wadah serta kemasan. .serta peranan wadah dan kemasan dalam industri hasil perikanan.

prinsip proses thermal. media. Winarti Zahiruddin Sukarno Nurjanah Wini Trilaksani 45. mikroba dalam makanan dan pembusukan ikan secara mikrobiologis. Abu Naim Assik Wini Trilaksani Winarti Zahiruddin Iriani Setyaningsih PHP 322 Proses Tbermal Hasil Perikanan 3(2 3)6 Definisi. Mata pelajaran ini mencakup: pendahuluan tentang mikroba ikan dan aspek-aspek yang mempengaruhi.42. serta konversi penetrasi panas yang berhubungan dengan lama pemanasan dan kondisi mikrobiologi. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Mikrobiologi Hasil Perikanan PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2 3)6 Tujuan pengajaran mata kuliah ini adalah agar mahasiswa dapat mengidentifikasi mutu mikrobiologis produk-produk perikanan. kerusakan produk selama dan setelah proses thermal. Membahas juga masalah statistika pengendalian mutu produkproduk hasil perikanan. Rudi Suwandi Abu Naim Assik Ibrahim Bustami lriani Setyaningsih .Aspek ekonomi dan sosial serta pengaruhnya terhadap lingkungan perkemasan tradisional serta prospeknya di masa mendatang. pengetahuan tentang wadah. dan persyaratan bahan baku.

proses kemunduran mutu. penanganan di atas kapal. bahan tercemar. Rudy R. fermentasi. nilai gizi. Selain itu mempelajari juga tentang keracunan secara kimiawi. pengasapan. penanganan di darat sampai kepada konsumen terakhir. akibat food additive. hlata kuliah yang diasuh Laboratorium Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2 3)4 Mencakup penanganan ikan dan non ikan yang ekonomis penting sejak ikan diangkat dari air. mencakup baik alami maupun karena mikroba.3) 4 PHP 421 Toksikologi. Sukarsa . pendinginan. Dadi R. pembekuan dan pengalengan.43. Sanitasi dan Higiene 3 (2 Mempelajari hal-ha1 yang berkaitan dengan toksikologi dan higiene bahan pangan. pengaruh radiasi yang berkaitan dengan hasil perikanan. Nitibaskara Dadang Kartapura Winarti Zahiruddin Dadi R. cara-cara pengujian mutu dan prinsip berbagai cara pengolahan hasil perikanan. Sukarsa Iriani Setyaningsih Sukarno Bustami Ibrahim PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Mata ajaran ini mempelajari pentingnya ikan dan hasil-hasil perikanan lainnya sebagai bahan pangan. Nurjanah Iriani Setyaningsih Pipih Suptijah Mita Wahyuni 45.

.

minyak dan . mikrobiologis dan keteknikan dalam proses pengolahan hasil perikanan. fermentasi). pengasapan.PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Kandungan dan sifat-sifat bahan pangan ikani. faktor-faktor penyebab kerusakan bahan pangan. Pengertian. aplikasi prinsip kimiawi. Rudy R Nitibaskara Agoes Murdiono Jacoeb lriani Setyaningsih Wini Trilaksani PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional3 (2 3) 6 Pengertian. pengeringan. pemindangan. dengan penekanan pada hasil perikanan. minyak ikan. baik secara tradisional maupun secara modern. Nitibaskara Winarti Zahiruddin Wini Trilaksani 3) 6 PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan 3 (2 Pengembangan Produk Mempelajari berbagai metoda pengolahan dalam memanfaatkan hasil samping bidang perikanan seperti tepung. Dasar-dasar dari cara pengolahan pangan. kecap ikan. petis. agar-agar dan lain-lain). Dadang Kartaputra Rudy R. posisi dan ciri-ciri pengolahan ikan secara tradisional (penggaraman. permasalahan dan prospek pengolahan hasil samping (tepung ikan. kcrupuk.

serta berbagai macam diversilikasi produk hasil perikanan (Kamaboko. rumput laut.silase ikan. lriani Setyaningsih Rudi Suwandi Dadi R. ubur-ubur. Sukarsa Heru Sumaryanto . dan lain-lain). FPC. tripang dan lain-lain. kerang. sirip dan kulit ikan cucut. kepitinglrajungan. Selain itu juga mempelajari cara-cara pengolahan hati.

Sukarsa Abu Naim Assik. desain berbagai tipe freezer dan cold storage.4. baik skala industri maupun rumah tangga. Rudy R Nitibaskara Etty Eidman Dady R.PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan 2 (2 0) 7 Teknologi Hasil Perikanan Topik-topik pilihan dalam penanganan serta pengolahan hasil-hasil perikanan dengan segala aspeknya dengan penekanan pada kemungkinan penelitian dan pengembangannya. metode pendinginan dan pembekuan. 45. pengaruh pendinginan dan pembekuan terhadap sifat fisika-kimia . Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Industri Hasil Perikanan PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri 3 (2 3) 4 Hasil Perikanan Mata kuliah ini mempelajari pengenalan ciri umum hayati sumberdaya perairan (hayati dan non hayati) dengan lebih ditekankan pada manfaat apa yang dapat dan sudah diambil baik dari cangkang maupun dagingnya atau zat yang dikandungnya sebagai bahan baku pengolahan.4. Wini Trilaksani Nurjanah Rudi Suwandi Dadi R Sukarsa PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan 3 (2-3)s Definisi refrigerasi di bidang perikanan.

.

Teknik pendinginan dengan alat-alatnya. proses dan alatalatnya. ekstrusi dan lain-lain. penyimpanan dan distribusi produk bcku.produk. Ella Salamah Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Rudi Suwandi . mekanis dan spray drying. refrigerasi di atas kapal. Rudi Suwandi Ibrahim Bustami Sukarno Linawati PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perihnan 3 (2 3) 5 Mata kuliah ini mempelajari tentang teknik-teknik pengolahan yang berkaitan dengan berbagai proses pengolahan hasil perikanan. Teknik pengolahan hasil samping dengan ekstraksi. Teknik pengalengan. Teknik pengeringan mutu. lbrahim Bustami Sukarno Abu Naim Assik Heru Sumaryanto PHP 343 Manajemen Laboratorium lndustri 3 (2 3) 6 Hasil Perihnan Pengadaan mata kuliah ini diharapkan agar mahasiswa mempunyai bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam manajemen laboratorium umumnya serta pengujian mutu dan komposisi produk dan bahan mentahnya dalam rangka pengembangan industri pengolahan hasil perikanan. Teknik pengeringan dengan cara penjemuran.

terutama hidrokoloid. Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Ibrahim Bustami Abu Naim Assik PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2 3) 7 Definisi dan Istilah dalam industri hasil perikanan. faktor-faktor yang mempengaruhi hasil akhir. efisiensi teknis dan ekonomis dalam proses produksi. dinamika kimia. Sukarno Linawati Ella Salamah Abu Naim Assik PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (2 3) Industri Hasil Perikanan Mempelajari masalah perencanaan dan pengaturan ruangan. Ibrahim Bustami Linawati Sukarno Dadi R.PHP 344 Kimia lndustri Hasil Perikanan 3 (2 3) 5 Sintetis. Sukarsa . quenving theory. Menyinggung juga hukum termodinamika. sifat dan mekanisme reaksi. persentase hasil dan kemurnian hasil dalam industri hasil perikanan. operation research dan produktivitas. penentuan jenis dan hubungan mesin dan peralatan.termokimia. sifat-sifat koligatif viskositas larutan/campuran/koloid/emulsi. bahan dasar (hasil perikanan) untuk mencapai hasil yang optimal.

Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Perikanan SEP 212 Ekonomi Perikanan 3 (3 0)4 Pola dasar permintaan terhadap hasil perikanan. Agoes Murdiono Jacoeb John Haluan Linawati Sukarno 4.PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri 3 (2 3) 7 Hasil Perikanan Pengetahuan tentang ilmu komputer. pangan ikan. MSY. .1. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 455. Simandjuntak Wahyudi SEP 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2 3) 3 Pengenalan mengenai sumberdaya perikanan dan bentuk usaha budidaya dan penangkapan ikan di perairan umum dan laut. teknik dasar optimasi pada perikanan dan bentuk-bentuk umum pasar. fungsi dan faktor produksi. penerapan komputer dalam industri hasil perikanan. penerapan komputer dalam bidang pengawasan mutu produk hasil perikanan.H. faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan. penerapan komputer dalam bidang kimia pangan ikan. MEY dan Effort. penyusunan program. penerapan komputer dalam bidang mikrobiologi. Sahat M. pengenalan bahasabahasa komputer.55.

Bentuk-bentuk perusahaan. H. membuka perkiraan dari neraca awal. interpretasi laporan keuangan. Prospek perikanan pada masa depan. Masyarakat perikanan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan perikanan. Sahat M. cara-wa pendekatan untuk peningkatan pendapatan. membuat jurnal dari transaksi. pengantar dan praktikum di perusahaan-perusahaan tradisional. persiapan dan pengawasan produksi. personali.. klasifikasi usaha. Simandjuntak Sarib Murtadi ~unatmo Sardono Ayub M Hanafiah SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 -3) 5 Menyusun daftar inventaris. menyusun laporan keuangan. arti dan fungsi pengeluaran. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. dana dan modal. persiapan dan strategi marketing.Komoditas perikanan komersial dan pemasarannya. Damanhuri SEP 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3 3) 7 Pengetahuan tentang manajemen usaha perikanan dilihat dari istilahlarti usaha. profil manajemen perusahaan. arti dan fungsi pendapatan. posting jurnal ke dalarn buku besar dan tambahan. analisis usaha perikanan dan perencanaan usaha perikanan. Sunatmo Sardono Dinarwan Tridoyo Kusumastanto Didin S. .

madya dan maju. Sunatmo Sardono Didin S. ~irnanhuri Tridoyo Kusumastanto Dinarwan .

peranan dan fungsi koperasi dalam pembangunan. Organisasi dan perkembangan penyuluhan perikanan. Sobari SEP 322 Penyuluhan Perikanan 3(2 3) 5 Tujuan dan Pengertian. Kedudukan penyuluh dalam pembangunan perikanan. Sunatmo Sardono Tridoyo Kusumastanto Didin S. Evaluasi dalarn penyuluhan. Manajemen koperasi perikanan (alat organisasi dan peranannya). penentuan strategi. Perencanaan program penyuluhan.SEP 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (2 3)7 Konsepsi perusahaan. khususnya pembangunan masyarakat nelayadpetani ikan. proses manajerial. Swot analysis problem perusahaan. kebijakan dan taktik serta pengambilan keputusan dalam perusahaan perikanan. Sikap dan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang koperasi perikanan (peraturan dan perundang-undangan koperasi) serta langkah-langkah pembinaan koperasi perikanan. . Sarib Murtadi M. strategi dan taktik. P. Damanhuri Dinarwan SEP 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3)6 Tujuan dan pengertian. Metode-metode dalam penyuluhan. Pendidikan sebagai dasar penyuluhan. Jenis-jenis koperasi dan perbedaannya dengan bentuk-bentuk kerjasama lainnya. kepemimpinan dalam implementasi strategi dan pengembangan perusahaan. latar belakang lahirnya koperasi perikanan di Indonesia. Lingkungan ekstern dan intern perusahaan.

Sarib Murtadi M. P. Sobari .

Konsepsi dan pengukuran.SEP 323 Sosiologi Perikanan 3 (2 -3) Ciri-ciri nelayadpetani ikan. Analisis data. sikap dan pandangan hidup masyarakat nelayadpetani ikan. metode-metode penelitian sosial. perubahan masyarakat nelayadpetani ikan. nilai-nilai sosial dan budaya serta sistim kelembagaan masyarakat nelayan. Rumusan masalah dan hipotesis. stratifikasi sosial dalam masyarakat nelayanlpetani ikan. jenis-jenis kredit perikanan. Sampling. Sarib Murtadi Abubakar Umbari SEP 331 Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan 3 (3 0) 6 Pengertian dan ruang lingkup . Kuesioner dan wawancara. five C's of credit. Sarib Murtadi Rilus istiqlaliyah Muflikhati SEP 324 Bank dan Perkreditan 2 (2 0) 5 Pengertian landasan. Problem penelitian sosial. Pengertian dan unsur-unsur kredit. debitur dan masyarakat. proses dan bentuk interaksi sosial. fungsi dan usaha bank. tujuan dan fungi bagi pemerintah. jenis dan struktur. Abubakar Umbari SEP 421 Metode Penelitian Sosial 3(2-3)7 Tujuan dan pengertian penelitian sosial. kreditur. Penulisan laporan. pokok bunga dan angsuran dan peranannya dalam pembangunan perikanan Indonesia.

Ayub M. fungsi tataniaga..tataniaga.pendekatan dalam mempelajari ilmu tataniaga dan ciri-ciri tataniaga yang berkaitan dengan ciri produksi. pasar dan harga. konsep dasar. macam-macam resiko dalam pemasaran. Hanafiah Suharno . suplai dan demand.

Sifat pemasaran hasil perikanan. aspek . konsekuensi-konsekuensi yang timbul dan tindak antisipasi yang diperlukan agar produk tetap menjadi kebutuhan pihak konsumen secara terus-menerus dengan tetap memberikan keuntungan bagi perusahaan. Hak dan kewajiban Indonesia sebagai negara pantai. Ayub M. peristilahan dari hukum dan pelimpahan wewenang. Pencemaran perairan dan pengaturan hukumnya. penegakan hukum di perairan Indonesia. fungsi dan proses pemasaran. kebijaksanaan pemasaran dan peranan pemerintah. undang-undang perikanan Indonesia dan perbandingannya dengan negara lain. Hasril H. sumber. Penarikan garis batas dengan negara lain. Cara menentukan garis pantai. Strategi perbaikan pemasaran. Wilayah perairan Indonesia. ciri-ciri penawaran dan permintaan hasil perikanan. Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi alat analisis untuk mencapai solusi yang menguntungkan terhadap gejala-gejala yang timbul dalam proses pemasaran. Hanafiah Lusi Fausia SEP 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2 3) 7 Fungsi dan peranan lembaga pemasaran. pengertian penawaran dan permintaan). kelembagaan dan saluran pemasaran. konsep harga dan biaya. Perdagangan antara negara dan riset pemasaran. sanksi.SEP 332 Tataniaga Hasil Perikanan 4(3-3) 6 Dasar-dasar pemasaran (konsep dasar. karakteristik produksi. Jasin Suharno SEP 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2 3) 5 Pengertian sifat. Konvensi hukum laut dalam hubungannya dengan kepentingan nasional. jenis.

hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan penanaman modal. Badan usaha dalam bidang perikanan dan ketentuan hukumnya. Peraturan karantina dan lalu lintas ikan.hukum tentang pembebasan tanah dalam pelaksanaan pembangunan. .

pengolahan data perikanan. Simandjuntak Achmad Fachrudin SEP 345 Hukum Laut 3 (3 0) 6 . Etty Eidman SEP 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3 0) 6 Sebuah pengantar penggunaan pemikiran ekonomi pada sumberdaya perikanan. permasalahan konservasi. permodelan sistem. struktur data. kerangka sistem informasi. peraturan di bidang perikanan dan kebijaksanaannya. Omay Santika Aribowo Prijosaksono SEP 344 Sistem Data Perikanan 3 (2 3) 5 Pengenalan struktur dasar suatu sistem. masalah ekonomi. perikanan. penggunaan peubah boneka analisis data deret waktu.Simandjuntak SEP 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3)6 Pengantar ekonometrika. nilai dan harga. resiko dan ketidakpastian serta tujuan sosial dari sumberdaya.H. suku bunga pendapatan. Sahat M. dan penggunaan sumberdaya perikanan. pengantar apliiasi komputer.H. verifiasi model. spesifiasi model ekonometrika. Sahat M. beberapa model ekonometrika untuk mengatasi penyimpangan model klasik. studi kasus.Masalah hukum di perairan umum. memahami data. pendugaan parameter.

laut teritorial.Masalah legal dalam eksplorasi pemanfaatan sumberdaya laut. paparan . termasuk sumberdaya daerah pantai.

IRR. Simandjuntak Wahyudi Tridoyo Kusumastanto SEP 442 Kebijaksanaan Pembangwn Perikanan 3 (3 0) 7 Pengertian pembangunan ekonomi.H. money. harga pasar. Etty Eidman SEP 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2 3) 7 Metode-metode evaluasi. sejarah perkembangan teori pembangunan pertanian dan tujuan pembangunan perikanan. rasio biaya-manfaat. suku bunga. Kepentingan dan kelemahan tujuan ganda pada pembangunan perikanan Indonesia secara biologis. zona berdampingan dan benua.H. time value of income. kriteria investasi dan ranking. analisis jaringan kerja.6. Sahat M. Kedudukan perikanan pada perekonomian Indonesia. harga bayangan. Sahat M. ekonornis dan sosial. net present value. analisis fmansial dan ekonomi. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 43. Zona Ekonomi Ekslusif. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Peribnan PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3)4 Pengertiantentang jenis. Wawasan Nusantara.benua. klasifiasi dan karakteristik material serat-serat tekstil sebagai bahan jaring meliputi sistem penomoran . diskonto. Simandjuntak A. Fauzi Syam 45. Tujuan dan strategi pembangunan perikanan Indonesia.1.6. analisis kepekaan kelayakan proyek.

respon ikan terhadap alat dan perangkat penangkapan ikan serta lingkungannya sebagai dasar pengembangan metode penangkapan ikan. prinsip-prinsip metode penangkapan ikan berdasarkan jenis dan habitat ikan. deskripsi unit penangkapan ikan berdasarkan klasifikasi standar nasional. klasifikasi metode penangkapan ikan. Wisnu Gunarso Anwar BeyPane PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2 3) 5 Perkembangan teknologi penangkapan ikan dan faktor-faktor penentunya. huhate dan sebagainya. Daniel R Monintja Betty Pentury PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3(2-2)5 Tingkah laku ikan. twine dan cord serta perhitungan-perhitungan dan cara pengujian terhadap sifat-sifat fsik bahan jaring.dan konstruksi yarn. jaring insang. pukat cincin. rawai tuna. penekanan khusus diberikan pada teknologi penangkapan ikan yang penting di Indonesia seperti pukat udang. . Bambang Murdiyanto Diniah Bahar Sobari PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3 0) 4 Definisi penangkapan ikan dan jenis-jenis kegiatannya.

ta . Sondi. Daniel R Monintja M. Feldi A.serta kemungkinan pengembangannya.

Daniel R Monintja Mulyono S. serta jenis-jenisnya. unit penangkapan. Kusman Mangunsukarto Ronny I. trawl. Wahyu Diniah Bahar Sobari PSP 314 Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya 4 (3 2) 5 Hayati Laut Pengertian tentang kegiatan penangkapan. dan wisata karya (field trip). purse seine. Wahyu PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi 2 (1 3) 7 . long line. pole dan line. Baskoro PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan 2(1-3)7 Sumberdaya Perikanan Bekerja di basis-basislpangkalan dan di kapal perikanan. bentuk dan wa pembuatan serta sifat-sifatnya baik alat penangkapan yang tradisional maupun yang modern. light fishing dan seine net. Mengikuti berbagai kegiatan operasi penangkapan ikan. Kusman Mangunsukarto Ronny I.PSP 313 Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3) 6 Pengertian klasifikasi alat penangkapan &an. Pengenalan dititikberatkan pada gillnet.

Daniel R Monintja Mulyono S. latihan eksplorasi dan survai sumberdaya &an. penggunaan berbagai peralatan keiautan.Kelautan Latihan bekerja di laut. Baskoro .

material dan sebagainya. Pasaribu . pengukuran simpangan kompas. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Kapal Perikanan dan Navigasi PSP 321 Kapal Perikanan 4(3-3)s Definisi. penggunaan almanak nautika dan sebagainya. Sifat-sifat kapal perikanan. hubungannya dengan metode penangkapan ikan dan daerah penangkapan ikan. Bonar P. Navigasi elektronik: prinsip penggunaan instrumentasi elektronik untuk navigasi. stability. perhitungan variasi dan kesalahan kompas. rambu-rambu dan peraturan lalu lintas' laut.62. Bonar P. Pasaribu James P. Panjaitan PSP 324 Kepelautan 4(3-3)6 Semboyan. desain dan konstruksi kapal perikanan yang meliputi propulsive engine. Bonar P. Cara-cara penentuan posisi kapal. Pasaribu Mohammad Imran PSP 323 Navigasi I1 3 (2-316 Navigasi selestial : penentuan posisi kapal dengan menggunakan benda-benda langit. Panjaitan PSP 322 Navigasi I 3(2-3)s Pengetahuan tentang peta-peta. Bonar P. penanganan kapal dan keamanan pelayaran. Pasari bu Mohammad Imran James P. tali-temali.45. penggunaan pesawat-pesawat navigasi. Manajemen dan profibility kapal perikanan.

Gondo Puspito .

teori kalibrasi. Prinsip mekanisme kerja ecbo integrator. Perbaikan mekanis dan elektronik. Bonar P. standar ketepatan dan ketelitian. Bonar P. Pasaribu I Nyoman Arnaya Darmawan PSP 422 Akustik Kelautan 3(2-3)7 Deteksi ikan. Pengenalan alat-alat akustik bawah air. davit dan sebagainya). Pasaribu I Nyoman Arnaya . winch. line hauler. Bonar P. Pasaribu Indra Jaya I Nyoman Arnaya PSP 326 Dasar-dasar Akustik 3(2-3)6 Pengetahuan dasar tentang teori akustik. penerapan prinsip akustik pada media air. Estimasi kelompok ikan dengan echo integator. dan alat-alat bantu elektronik (fish finder. pemeliharaan instrumen. akustik bawah air untuk mendeteksi dan menghitung gerombolan ikan. Bonar P. net recorder dan sebagainya) pada penangkapan ikan. validitas hasil. Pasaribu lndra Jaya PSP 421 Instrumentasi Penangkapan lkan 3 (2 3) 7 Prinsip penggunaan alat-alat bantu mekanik (power block. karakteristik echo ikan (individual maupun kelompok). sonar.PSP 325 Instrumentasi Kelautan 3 (2 3) 6 Pengenalan Instrumentasi kelautan.

.

Djisman Manurung H. tempat pendaratan ikan dan evaluasi teknis. Ayodhyoa PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3 0) 7 Sistem operasi penangkapan ikan yang meliputi penentuan basis operasi. seleksi daerah penangkapan ikan. batasan. dan keterikatan antara elemen yang menjadi ciri-ciri ilmu sistem.PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) 5 Pelabuhan perikanan sebagai basis industri perikanan. A. Pengenalan pada falsafah. musim dan perairan. . John Haluan Budi Wiryawan PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3 3) 7 Faktor-faktor lingkungan perairan yang mempengaruhi terbentuknya suatu daerah penangkapan ikan. penyusunan armada perikanan. Perencanaan dan pengembangan pelabuhan perikanan. U. Analisis optimasi dan alternatif operasi penangkapan ikan. Penyebaran daerah penangkapan ikan menurut spesies. lokasi fungsi dan fasilitas serta pengelolaannya. Bambang Murdiyanto Ernani Lubis PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada 2 (2 0) 5 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Sejarah perkembangan ilmu dan konsep-konsepnya untuk analisis dan kontrol dalam bidang pemanfaatan sumberdaya perikanan.

John Haluan Tri Wiji Nurani .

berbagai metode survai kelimpahan dan penyebaran sumberdaya. evaluasi kemelimpahan untuk kepentingan pemanfaatannya. Djisman Manurung H.U.A. Panjaitan 3) 7PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3 Perencanaan inventarisasi sumberdaya. Ayodhyoa Daniel R. John Haluan James J. Siregar . Monintja Vincentius P. penggunaan alat standar.PSP 433 Aplikasi Komputer dalam 3 (2 3) 7 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyusunan program dan penggunaan komputer untuk penyelesaian model matematik dalam sistem dan analisis pemanfaatan sumberdaya perikanan.

4. USA. Raswin (Ir.Muhammad +liiddin (Ir. 1984) 16. IPB. Perancis.USA. (MA& Kyushu Univ. 1983). Daniel Djokosetianto (Ir. Auburn Univ. IPB.Odang Carman ~uriaatmadja (Ir. (MS. Darnas Dana (Ir. Muh.Sri Lestari Angka (Ir. Zairin Junior (Ir. Edi Supriono (Ir. IPB. IPB. 1978). Japan. 1%5). (Dr. UNDIP.6.. 1985) 17. 1989) 8. 1985) 6. 1967) 3. UI. 1978). 1979) 4.Barnbang Irawan (Ir. IPB. .Enang Harris ~urawidja~a (Ir.(MS. K ukuh Nirmala (Ir. IPB. 1%9) a..Ing Mokoginta (Ir. IPB. 1975). IPB. 1976) 18. IPB. IPB.(MS.. Kochi Univ. 1986) 10.Kusman Sumawidjaya (Ir.USA.Canada 1982) 5.Komar Sumantadinata (Ir.Auburn Univ. 1982) 11. 1%7). Dedi Jusadi (Ir. IPB.IPB. Univ. de ClermontFd 11. (MSc. France. Muhammad M. Simon Fraser Univ. 1974). 1977).1976). 1989) 15.Chaerul Muluk (BSc. (Dr.1. 1%8). 1986) 13. IPB. Supomo T)i. IPB.. Auburn Univ.. IPB. 1%2). (MS.. IPB. (MSc. Auburn Univ. 1988) 14. (MSc. 1987) 9. (MSc. 1987) 7. Wardoyo (Ir. IPB 1988) 2.. Jurusan Budidaya Perairan 1. (Drs. IPB. 1966). IPB. (MSc. USA. Dadang Shafruddin (Ir. IPB. 1982).

Japan. USA. IPB. 1973) 20.Sutomo Achmad (Ir. 1984) . Yani Haduoseyani (Ir. (MSc. 1972) 19. l%S). IPB. Univ. Miami.

Sc. Dietriech Geoffrey B. Fredinan Yulianda (Ir. New England. Fifi Widjaya (Ir. IPB. IPB. 1971). Nuitja (Ir. 11. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan 1. 1985) 18. (Dr. Anshary Chaeruddin (Ir. Djadja S. Bambang Widigdo (Ir. 1977) 6. IPB. Agustinus M. (MSc. 1985). IPB. 1987) 14. IPB. Univ. Miami. AIT Thailand. 1979). Sanusi (Ir. Djamar F. (MSc. at. 1972). IPB. Ismudi Muchsin (Ir. 1976). 1980) 21.. Isdradjat Setyobudiandi (Ir. 1967). (Dr. Edi Suwandi (Ir.. Nat. Muhammad Eidman (MSc. 1974) 2. Tokyo UnivJapan. at. 1975). H.N. (Dr. Hefni Effendi (Ir.4. 1987) 16. Univ. Hendarti Muluk (Ir. I Nyoman S. Res. IPB. FRG. IPB. 1988) 5.Etty Riani (Ir. 1982) 9. IPB. Maximilian Univ. IPB. Ario Damar (Ir. IPB. 1976). France.62. (Dr. Inggris. Tyne. USA. 1985) 20. Australia. Samosir (Ir. UPMC. 1985) 7. IPB. IPB. IPB. Harpasis S. (Dr. 1984) 8. 1978) 15. USTL. 1983) .. 1984). IPB. IPB. 1973). 1980). Ins.N. 1983) 11. Sjafei (Ir. IPB. I. IPB. ) 4. of New Castle. 1%2). Univ. Dedy Soedharma (Ir. (Ir. France. IPB. Suryadiputra (Ir. de Clermont Fd. 1984) 13. Enan Mulyana Adiwilaga (Ir. France. (Dr. Univ. IPB. 1985) 12. (M. (Dr. FRG. Maximilian Univ. Polytechnique de Toulouse Frane. 1971) 17. Texas A & M Univ. USA. (PhD. Lumbanbatu (Ir... 1990) 3. 1978) 10. IPB. 1984) 19.

(Dr. (MSc. Pong Suwignyo (Ir. 1984) 33. 1979) 42. Murniati Brojo (Ir. 1976). 1981) 24. USTL. John Pariwono (Ir.. (Dr. 1968). 1977). IPB. H. 1971) 25. 1970). Joko Purwanto (Ir. 1988) 34.. IPB. ENSA. Fajar Rahardjo (Ir. IPB. Kentucky. IPB. Saddon Silalahi (Ir. IPB. IPB. IPB. 1978) 31. 1988) 29.. Moh. IPB. (DEA. (Prof. Thailand. IPB. Toulouse. Santoso Rahardjo (Ir. Univ. 1987) 23. IPB. Muhammad I. Kadarwan Suwardi (Ir. (MSG AIT. (PhD. Univ. Claude Bernard Lyon I. ITB. France. 1984). 1986) 30. South Australia. 1986) 41. IPB. IPB. IPB. Kardiyo ~ra~to'kardi~o (Ir. 1990) . Innsbruck. 1974). (MSc. UPMC. Univ. 1974). Queensland Univ. (Dr. Ridwan ~ffandi (Ir. France. IPB. IPB. Univ. 1982). 1%4) 38. 1982) 37. 1974). (Dr. 1979). Louisiana State Univ. USA. 1979) 26. IPB. 1%3). Rokhmin Dahuri (Ir. Koesoebiono (MSc. Toulouse. Neviaty Putri Zamani (Ir. (Dr. Omon Djunaedi (Ir. USA. 1976). 1979) 27. IPB. Richardus Kaswadji (Ir. 1977) 35. (MSc. (MS. (Dr. Kiagus Abdul Aziz (Ir. 1988) 32. IPB. 1982) 39. (MS. France. IPB. Johan Basmi (Ir. 1983).22. USA. Iowa State Univ. (MSc. IPB. Univ. (Dr. Mennofatria Boer (Ir. France. IPB. (MSc. UI. Mulia Purba (Ir. (Dr. 1%1). USA. Univ. 1974). 1971).. Mohammad Sjarif Hitam (Ir. 1973) 28. USA. 1980). Paris 7. ENSA. Aus. North Carolina State Univ. 1987) 36.. Effendie (Drs. France. Miami. North Carolina State Univ. USA.. 1981). 1970). IPB. Austria.. 1986) 40. France.

Sugiarti Suwignyo (Ir. IPB. Rudi Suwandi (Ir. IPB. 1984) 7. UNPAD.63. Rudy R. 1985) . Agoes Murdiono Jamb (IT. 1984) 3. 1980) 6. 1987) 10. ) 14. Wini Trilaksani (Ir. (MS. IPB. IPB. IPB. IPB. Sutrisno Sukimin (Ir. 1969). Iriani Setyaningsih (Ir. IPB. 1972) 45. 1990) 2.Abu Naim Assik (Ir. IPB. 1976). (MSG Univ. 1987) 9. IPB. Sri Purwaningsih (Ir. IPB. 1983) 47. 1985) 49.43. Dadi Rochnadi Sukarsa (Ir. IPB. Winarti Zahirudin (Ir. 1985) 8. 1984) 44. Pipih Suptijah (Dra. IPB. I Wayan Nurjaya (Ir. 1%7). 1981) 46. IPB. Setyo Budi Susilo (Ir. Sukarno (Ir. IPB. Sulistiono (Ir. 1972) 5. IPB. Washington. IPB. 1978) 4. USA) 12. Nitibaskara (Ir. 1982) 11. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 1. 1981) 13. 1987) 48. Widodo (Ir. (MS. IPB. 1971) 16. IPB. (Dr. 1984). 1984) 15. Mita Wahyuni (Ir. IPB. IPB. Ella Salamah (Dra. IPB. IPB. 1976) 4. Sigid Haryadi (Ir. France. USTL. UNPAD. IPB. Tri Partono (Ir. Heru Sumaryanto (Ir. 1988) 50. Linawati (Ir. IPB. Dadang Kartapura (Ir.

IPB. Didin S.) 16. IPB. Aribowo Prijosaksono (Ir. 1981) 2. 1961) 17. Iis Diatin (Ir. IPB. 1980). Akhmad Fauzi Syam (Ir. 1972) 6. Istiqlaliah Muflikhati (Ir. 19 ) 11. Abu Bakar Umbari (Ir. 1975) 20. Kagoshima Univ. 1985) 22. 1970). IPB. Prihatna Sobari (Ir.Suharno (Ir. 1%7) 9. IPB. 1966). 1974) 19.USA. Omay Santika (Drs. (MSc. 1987) 12. 1984) 14. 1985) 7. UNPAD. Ayub Mahmud Hanafiah (Ir.4. 1987) 3. IPB. 1987) 8.6.. 1968) 21. Lusi Fausia (Ir. Rilus (Ir. IPB. Sarib Murtadi (Ir. Moch. Sahat MH Simandjuntak (Ir. Damanhuri (Drs. (MSG Univ. IPB. IPB. UGM. 1970).3. 1980). Wahyudi (Ir. Univ. SA. IPB. IPB. 1985) 18. IPB. Japan. 1975) 10. 1983) 15. 1984) 23. Wisconsin. IPB. (MS. IPB. IPB. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 1. Achmad Fachrudin (Ir. IPB. IPB. IPB. 19 ) 5. (MSc.4. Tridoyo Kusumastanto (Ir. IPB. Dinarwan (Ir. Wisconsin. IPB. UNPAD. Nadhiroh (Ir. 1986) . Sunatmo Sardono (Ir. 1985) 4. IPB. (MS. Narni Farmayanti (Ir. 1985) l. Hasril Hamid Jasin (Ir. IPB. Etty Rachjati (SH. 19.

IPB. Japan. (MSG Tokyo Univ. Pasaribu (Ir. (M.Domu Sirnbolon (Ir.A. 1%8).. 1990) . 1986) 8. 1965). 1977). Japan. Tokyo Univ. IPB.65. Japan. Japan 1982) 7... Gondo Puspito (Ir. Hokaido Univ. Nantes. Tokyo Univ. 1980). 1987) 9. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan 1. 1984) 11. Univ. 19 ) 2. 1986). 1979). 1986)... 1977). Univ. Dr. 1978). Hokaido Univ. Monintja (Ir.. Japan. Agnes Sri Mulyani (Ir. 1989) l3. Aix-Marseille II. (DEA. 1987) 14. Djisman Manurung (Ir. Perancis. 1967) 15. I Nyoman Arnaya Or. 1989) 3. Budi Wiryawan (Ir. College of North Wales. Ari Purbayanto (Ir. USA. IPB. Japan. Fisheries. Nantes. Fisheries. (Dr. Ernani Lubiis Pane (Ir. Rhode Island. Barnbang Murdiyanto (Ir. (Dipl. IPB. Univ. Daniel R.U. Bonar P. IPB. Japan. Japan. 19 ) 12. IPB. 1965). (Dr. 1983). Perancis. IPB. Ayodhyoa (Ir. IPB. IPB. 1969).. Aix-Marseille 11.Sc. Tokai Univ. (MSqTokyo Univ. 1972). Perancis.. Univ. Betty Pentury (Ir. 1989) 6. Univ. Perancis. IPB.4. H. Diniyah Bahar Sobari (Ir. Tokai Univ. 1983). IPB. (Dr. (MSc. Anwar Bey Pane (Ir. 1981). Miami. (MSc. (Dr. 1973) 10. IPB. 19 ) 4. Japan. Hokaido Univ. IPB. 1981) 5. IPB. (DEA. (Cert. (Dr..

Fisheries. IPB. Indrajaya Or. Ibrahim Bustami (Ir. 1987) 19. 1979). IPB. IPB. Japan. 1986) 17. IPB. 1973). IPB.16. 1986) .John Haluan (Ir. James Parlindungan Panjaitan (Ir. (Dr. 1984) 18. (MSq Tokyo Univ.

1987) 24. IPB. Shinsu Univ. 1971).... IPB.Sc. IPB. Inggris.20. Sulaeman Martasuganda (Ir. (MSc. Siregar (Ir.Sc. Wisnu Gunarso (MSc. Kusman Mangunsukarto (Ir. IPB. ) 27. . Canada. IPB. 1989) 28. (M. M. 1984) . 1987) 29.. Sondita (Ir. of New Castle. Nurjanah (Ir. Ronny Irawan Wahyu (Ir. Mulyono S.. (M. Totok Hestirianoto (Ir. 1979) 21. Feldi A. 1986). IPB. Univ. 1990) 23. IPB. Japan. (PhD. Baskoro (Ir.. Japan. Mohammad Imron (Ir. IPB. 1979). Tyne. IPB. 1985).19 ). (M. Japan. 1983) 25. Shinsu Univ. Tri Widji Nurani (Ir. 1986) 26.Sc. Vincentius P. 1980) 30. Kagosima Univ. 1985) 22.

Dudung Supandi Pembantu Dekan 111 :Dr. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan. Pallawarukka Pembantu Dekan I1 : Drh. Beberapa mata ajaran wajib sebagai satu kesatuan dari ilmu-ilmu di bidang Produksi Ternak. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak serta Sosial Ekonomi Peternakan merupakan kurikulum inti Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr.1.5. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan). FAKULTAS PETERNAKAN 5. Dengan demikian Fakultas Peternakan IPB akan menghasilkan Sarjana Peternakan yang selain terampil di bidang peningkatanpeningkatan produksi peternakan. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan di Fakultas Peternakan IPB adalah untuk menghasilkan Sarjana yang terampil dan kreatif yang mampu memecahkan masalah. Disamping itu untuk mengembangkan bakat mahasiswa kepada mahasiswa ditawarkan beberapa mata kuliah dalam bentuk silabus baik dari dalam maupun dari luar bidang keahlian yang disalurkan ke arah penunjang keahlian tertentu (Produksi Ternak. 5. Lily Amalia Sofyan. menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional dalam bidang peternakan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan produksi Peternakan secara umum. MSc Pembantu Dekan I : Dr. H.2. juga dapat mengembangkan kemampuannya antara lain di bidang Biologi. melaksanakan penelitian. Ir. Ibnu Katsir Amrullah . Produksi Ternak.

SH.Tata Usaha : Dedi Tauhid. .

Dr. Ir. Dr. Dr. T. Dawan Sugandi Kepala Lab. Bisnis dan Manajemen . Sihombing Kepala Lab. Toha Sutardi Yrzry Kepala Lab.22. Ir.52. Richard W. Asikin Natasasmita Kepala Lab. Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak : Prof. Harimurti Martojo Kepala Lab. MSc p~ 533. R. Ahmad Sekretaris : Dr. Ternak Unggas : Prof. Ir. Soedarmadi Hardjosuwignyo 'b= Kepala Lab. D. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Ketua : Dr. Ternak Daging Kecil : Prof. Agrostologi : Dr. Sri Supraptini Mansjoer Kepala Lab. Ternak Babi : Prof. Dr. Arnri Djahi Sekretaris : Ir. Margono Slamet Kepala Lab. Lumintang. H. Nutrisi : Dr. R. Dr. Dr. Lily Amalia Sofyan. Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Ketua : Dr.1 Jurusan Produksi Ternak Ketua : Prof. H. Pendidikanl Penyuluhan : Prof.E. Ternak Perah: Prof. Adi Sudono Sekretaris : Dr. Ternak Daging Besar dan Kerja : Dr. Ir.Makanan Ternak : Dr. Baihaqi H. Suryahadi Kepala Lab. Dr. MSAE Kepala Lab. Eddie Gurnadi ?T Kepala Lab. Adi Sudono 5.

Perencanaan dan Pengembangan : Ir.Peternakan : Dr. MSc . Koeswardhono Mudikdjo Kepala Lab. kmail Pulungan.

Program Studi Produksi Ternak Kurikuhtrlt No.1.PROGRAM STUD1 DAN KURIKULUM 53. Metode Statistika 3 (3-0) Jumlah: 21 sks Semester 5 IPT 332 Pemuliaan Ternak 3 (2-3) IPT 341 Produksi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-3) . Mata Kuliah Kredit Sentesler 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 IPT 221 IMT 211 IMT 231 SET 221 SET 224 TNH 211 AGM 211 3 (2-3) Pengantar Ilmu Peternakan 2 (2-0) Pengantar Ilmu Nutrisi 3 (2-3) Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2-3) Ekonomi Produksi 3 (2-3) Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) Klimatologi Jumlah: 20 sks Semester 4 IPT 222 Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2-3) IPT 261 Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2-3) IPT 231 Genetika 3 (2-3) IMT 221 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2-3) FIF 241 Fisiologi Ternak 3 (2-3) STK 211 .3.5.

IMT 322 Tatalaksana Padang Penggembalaan dan Padang Rurnput 3 (2-3) .

Peternakan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Sentester 7 SET 411 IPT 471 SET 431 Penyuluhan Peternakan Pengolaban Hasil Ternak Peraturan. Perundangan Peternakan dan Hukum Agraria Minat Jurusan 1 Minat Jurusan 2 Minat Jurusan 3 Seminar Pilihan/Elektif Jumlah : 21 sks .firikuluni -Semester 5 (Lanjutan) SET 322 RPR 301 IF'T 314 Usaha Peternakan Fisiologi Reproduksi & Inseminasi Buatan Pengendalian Kesehatan Ternak 3 3 3 (2-3) (2-3) (2-3) Jumlah : 21 sks Sentester 6 IPT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2-3) IMT 211 Ilmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2-3) IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3 (2-3) IPT 353 Metodologi Penelitian Peternakan 3 (3-0) SET 314 Perubahan Sosial 3 (2-3) SET 334 Perencanaan dan Pengembangan .

.

SILABI 5.1.4. sistem produksi. makanan ternak dan kesehatan ternak terutama pada ternak sapi daging dan kerbau.1. . Mata ajaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Produksi Ternak (IPT) 5. Mata Ajaran Wajib Fakultas IPT 221 Pengantar llmu Peternakan 2 (2-0) 3 Membahas tentang arti manfaat ternak. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan. pencegahan penyakit dan "grading" daging. tipe dan bangsa ternak.1.4.4. domba dan kambing serta unggas dan babi. dasar-dasar pemuliaan dan reproduksi. Eddie Gurnadi Sudjana Natasasmita Dudung Supandi Henny Nuraeni IPT 222 llmu Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2 2) 4 Pembahasan tentang sifat sapi babi dan kerbau.firikulunt (Lanjutan) Serizester 6 Karya Ilmiah Kuliah Kerja Nyata Jumlah : 10 sks Total Semester 1-8 : 150 sks 5.

Eddie Gurnadi Dudung Supandi Sudjana Natasasmita Henny Nuraeni .

. Dibahas pula tentang usaha pe~ungkatan produksi sesuai dengan lingkungan. Tantan R Wiradarya Rachmat Herman Nana Sugana Maman Duldjaman Asikin ~a6sasmita IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3(2-314 Pembahasan mengenai penetasan. tanaman dan manusia serta kaitannya dengan pemuliaan dalam bidang peternakan dan pertanian.IPT 231 Genetika 3(2-2)4 Pengertian dasar tentangilmu genetika dengan contoh-contoh pada mikro organisme. pengelolaan anak ayam pada masa brooding dan pada masa pertumbuhan (pemeliharaan anak ayam petelur komersial dan anak ayam petelur bibit). Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Pittor H. Pemeliharaan ayam pedaginglbroiler. dan pencegahan penyakit. hewan. membahas tata laksana. Hutabarat Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT 261 Ilmu Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2 -3) 4 Membahas berbagai bangsa domba atas tujuan Produksinya. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan serta pengetahuan tentang wol dan kualitas daging.

Pengelolaan ayam petelur komersial dan ayam petelur bibit pada masa berproduksi. Dawan Sugandi Kartinah Gurnadi Rukmiasih Niken Ulupi .

IPT 314 Pengendalian Kesehatan Ternak 3 (2 2) 3 Membicarakan pentingnya isolasi, higiene dan sanitasi peternakan. Dibahas pula tentang pentingnya membeli ternak sehat, menghindari stress dan faktor-faktor yang mempermudah berjangkitnya penyakit ternak. Dibicarakan pula sistem kekebalan pada ternak dan cara mencapainya serta gejala dan pencegahan penyakit pada ternak. DJ.Samosir D.T.H. Sihombing Rachmat Herman Adi Sudono IPT332 Pemuliaan Ternak 3 (2 2)3 Pembahasan mengenai genetika populasi dan genetika kuantitatif sebagai dasar pemuliaan ternak dalam pengembangan kebijakan untuk peningkatan mutu genetik ternak. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT341 Ilmu Produksi Ternak Perah 3 (2-313 Membahas sejarah dan bangsa-bangsa ternak perah (sapi, kerbau dan kambiig) serta keuntunganlkelemahan-kelemahan peternakan ternak perah, faktor-faktor untuk merencanakan mendirikan peternakan ternak perah, sistem pemeliharaan baik secara intensif maupun ekstensif, tata laksana perusahaan, sistem

perkandangan, sistem perkawinan, seleksi dan culling. Adi Sudono Imam K. Abdulgani Harun Najib Ernawati M. Asyik Pallawa-ka

IFT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2 3)4 Uraian tentang kedudukan ternak babi dalam masyarakat dan potensinya, tipe serta bangsa babi. Diuraikan juga tentang perbandingan anatomis maupun f~iologi dengan ternak lain, tingkah laku ternak, tata laksana dan koleksi perkembang biakan serta penemuan penelitian yang mutakhir dalam ilmu ternak babi terutama dalam soal produksi, reproduksi dan manajemen makanan. D.T.H. Sihombing P.H. Siagian Perkembangan peternakan, penampilan usaha peternakan, penampilan produksi ternak, masalah pengembangan peternakan, peranan penelitian dalam mencari pemecahan suatu masalah, metode penelitian eksperimental dan metoda penelitian noneksperimental. D.T.H. Sihombing Toha Sutardi IPT 471 Pengelolaan Hasil Ternak 3(2-3)3 Mempelajari prinsip-prinsip cara menghasilkan produk ternak yang berkualitas baik (daging, telur dan susu). Uraian dasar tentang gizi, fisik dan histologik daging serta proses-proses yang terjadi selama perubahan bentulc otot menjadi daging. Membahas teknik penanganan daging (unggas, sapi, domba, kambiig dan babi) dan sistem penentuan kualitas kerkas, telur dan susu. Kemudian dilanjutkan dengan teknikteknik pengolahan dan pengawetan daging susu dan telur pada tingkat produsen hasil ternak untuk siap diproduksi lebih lanjut maupun untuk dipasarkan. Peni S. Hardjosworo

Rachmat Herman Ernawati M. Asyik Eddie Gurnadi

5.4.12. Mata Ajaran Minat Jurusan 2) 3 I PT 442 llmu Tilik Ternak 3 (2 Cara-cara penilaian ternak berdasarkan bentuk luar. Pembahasan mengenai hubungan bentuk luar dengan fungsi dalam sifatsifat produksi ternak meliputi sapi perah, sapi daging, domba, kambing dan unggas. Harun Najib Maman Duldjaman MM. Siti Sundari K. Dudung Supandi IPT 462 Ilmu Produksi Aneka Ternak 3 (2-2) 3 Mengenal dan memanfaatkan sifat biologi dari aneka ternak (kelinci, itik, merpati, kalkun dan puyuh) untuk tujuan produksi dan peningkatannya. -Pentinpya pemanfaatan aneka ternak bagi peningkatan konsumsi protein hewani dan manajemen dasar, dibahas. Penetasan dan ekonomi produksi untuk unggas, juga dikemukakan sebagai pengetahuan yang turut melengkapi kepentingan keluarga. Rachmat Herman Peni S. Hardjosworo Sumono Rukadi 5.4.13. Mata Ajaran Pilihan IPT 413 Pengelolaan Penetasan 3 (2 2) 3 Membahas bermacam-macam jenis mesin tetas dan peralatannya, anatomi reproduksi ayam jantan dan betina, dan faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas dan daya tetas telur, perkembangan embrio dalam telur, manajemen penetasan, pencegahan penyakit pada penetasan, sebagai bagian dari usaha

peternakan ayam. Sumono Rukadi Rukmiasih

IPT 423 Pemeliharaan dan Penggemukan Anak 3(2 2) 3 Sapi (Veal Production) Membahas tentang cara-cara melakukan seleksi anak sapi untuk tujuan penggemukan atau bibit, cara pengelolaan dan pemberian makanan serta pencegahan penyakit sapi. Eddie Gurnadi IPT 433 Teknik Laboratorium dalam Genetika 3 (2 2) 3 dan Pemuliaan Ternak Teknik-teknik pemeliharaan dan penggunaan hewan-hewan laboratorium untuk penelitian Ilmu Genetika Ternak dan Iimu Pemuliaan Ternak. Termasuk teknik elektroforesis, immunogenetics dan khromosoma. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Pittor H. Hutabarat Cece Sumantri IPT 434 llmu Pemuliaan Ternak Daging 3 (2 2) 3 Penerapan cara-cara seleksi dan persilangan dalam peningkatan mutu genetik ternak daging (sapi, kerbau, domba dan kambing serta babi). Pembahasan mengenai efektifitas sistim pemuliaan ternak daging dan hasil-hasil yang diharapkan serta kemungkinan penerapannya di Indonesia. Harimurti Martojo Pittor H .Hutabarat

Sri Supraptini Mansjoer IPT 435 Ilmu Pemuliaan Ternak Unggas 3 (2 2) 3 Dasar-dasar genetika yang erat hubungannya dengan pemuliaan ternak unggas, ketahanan terhadap penyakit,

penurunan sifat produksi telur, daging dan sifat-sifat lain yang ada hubungannya dalam bidang ternak unggas. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer IPT 443 Pengelolaan Usaha Ternak Perah 3 (2 3) 3 Peranan ternak perah dalam rnemenuhi kebutuhan manusia. Pola usaha ternak perah. Tujuan usaha, alokasi sumber daya, pentahapan kerja. Masalah- masalah yang dihadapi, dalam membangun usaha ternak perah. Kebijaksanaan nasional, regional dan lokal. Adi Sudono Toha Sutardi IPT 444 Ilmu Pemuliaan Ternak 3 (2 3) 3 Penggunaan ilmu genetika untuk mernperbaiki mutu ternak, sistem perkawinan, evaluasi silsilah, uji zuriat dan herd analysis. Pallawarukka Adi Sudono IPT 452 Pengembangan Peternakan Ternak Babi 3 (2 3) 3 Pengembangan peternakan babi dilihat dari tipe beternak tradiiional, semi komersial, lingkungan dan potensi lokasi. Diversifikasi peranan peternakan babi secara menyeluruh bagi peternak, sumber dagingnya, lemak, pupuk, biogas dan makanan ternak. D.T.H. Sihombing

Suhut Simamora Pollung H. Siagian

IPT 472 Ilmu Pengolahan Limbah Peternakan 3 (2 -3) 3 Mempelajari dasar-dasar penanganan dan pendayagunaan limbah peternakan, suatu sumberdaya yang dapat diperbaharui, yang meliputi sifat-sifat fisik, kimia dan biologi pelbagai jenis ternak serta proses pemanfaatan untuk bahan makanan ternak, energi bakar, pupuk maupun media untuk menghasilkan bahan bakar. Diberikan pada aspek kesehatan lingkungan hidup yang dipadukan dalam suatu daur ulang serta sistem analisis ekonomi. D.T.H. Sihombing Suhut ~imahora Salundik 5.42. Mata qjaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak (INMT) 5.42.1. Mata Ajaran Wajib Fakultas IMT 211 Landasan Ilmu Nutrisi 3(2-3)3 Sejarah ilmu nutrisi, fungsi bahan makanan dan zat makanan, komposisi tumbuh dan bahan makanan, selera makan, proses pencernaan dan penyerapan, landasan bioenergitika, metabolisme zat makanan, kebutuhan akan zat makanan dan teknik penentuan, katabolisme puasa, utilisasi zat makanan untuk hidup pokok dan proses produksi (pertumbuhan, reproduksi, telur, air susu, wok dan tenaga). Toha Sutardi Ibnu Katsir Amrullah Toto Toharmat Dwierra Evyernie

IMT 231 Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2 -1) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan konsep tentang kualitas pakan, penggunaan dan pengujian kalkuluspakan baik secara kimia maupun secara fisis. Evaluasi dan klasifikasi terhadap energi dan protein pakan secara praktis. Dibahas pula tentangmakanan yang non-konvensional dan yang mengandung racun yang dapat digunakan sebagai pakan. Lily E. Abunawan Lily Amalia Sofyan Abdul Djamil Hasjmy IMT 311 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) 4 Uraian mengenai hijauan makanan ternak untuk keperluan peternakan dengan menghubungkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, produksi, nilai gizi serta cara-cara pengelolaan. Peranan hijauan kacangan, morfologi, penyebaran, adaptasi, pengenalan jenis, manfaat hijauan limbah, dasar-dasar kebun hijauan dan padang penggembalaan serta hijauan khusus. Problematika hijauan makanan ternak di Indonesia. Diuraikan pula sistem penyediaan pakan untuk petanilpeternak kecil. Soedarmadi H Sriharini Imam Suwoko Panca Dewi Menuhara K.S. M. Agus Setiana IMT312 llmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2 3) 3 Ternak perah

dan perkembangannya. Sebaran ternak perah dan daya dukung lingkungan dalam penyediaan susu dan bahan makanan. Masalah pokok dalam pemberian bahan makanan, evaluasi nilai gib bahan makanan untuk produksi, kebutuhan ternak perah akan zat makanan dan formulasi ransum. Bedjo Suwardi Toha Sutardi Suryahadi

IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-2)3 Membahas masalah metabolime protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral pada unggas. Metabolisme energi dan protein, lemak dan karbohidrat. Faktor lingkungan yang mempengaruhi imbangan energi, protein dan zat makanan lainnya. Bahan makanan unggas dilihat dari segi kualitas sebagai salah satu dasar untuk penyusunan ransum, menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum unggas. R Anggorodi Juju Wahyu Wiranda G.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2 3)4 Membahas penggunaan zat makanan untuk produksi karkas, cara pemberian makanan dalam program cow calf, stocker, conditioning, finish dan finish khusus, menyusun ransurn. Aminuddin Parakkasi Didit Diapari. IMT 322 Tata Laksana Padang Penggembalaan 3 (2 3) 3 dan Padang Rumput Uraian tentang bentuk-bentuk padang penggembalaan, sistem penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan dengan pertumbuhan vegetasi dan produksi ternak, komposisi bitanis, kapasitas tampung, konservasi hujan, prasarana dan sarana ranch yang berhubungan dengan pengelolaan padang penggembalaan dan kebun hijauan makanan ternak serta kemajuan mutakhir, dalam bidang pengelolaan padang penggembalaan. Ignatius Kismono Sriharini Imam Suwoko Soedarmadi H.

5.4.22. Mata Ajaran Minat Jurusan IMT 419 Metabolisme Zat-zat Makanan 3 (2 -2) 3 Mempelajari sumber energi yang berasal dari bahan makanan dan penentuan pemilihan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis normal dalam tubuh, membahas prosesproses metabolisme dalam tubuh dan peranan zat-zat makanan (nutrient) dalam menghasilkan energi. Mempelajari sistem transfer energi. Proses metaboliime air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Mempelajari nilai-nilai nutrisi dan keseimbangannya dalam tubuh. Mempelajari cara determinasi zat makanan dalam bahan makanan berikut faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Evaluasi status @zat nutrisi dalam tubuh secara biokimia. Wiranda G. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah. IMT 423 Perencanaan Penyediaan 3 (2-3)3 Hijauan Makanan Ternak Uraian mengenai sumberdaya makanan dan limbah pertanian diarahkan kepada perencanaan pembangunan dan pengembangan-pengembangan usaha peternakan intensif dan ekstensif, merupakan uraian praktis yang memadukan ilmu-ilmu tanah, agronomi, landasan hijauan makanan ternak dan tata laksana padang penggembalaan dakuzr perencanam tersebut. Ignatius Kismono Soedarmadi H. Sriharini Imam Suwoko IMT 432 Industri Makanan Ternak 3 (2-3)3 Industri ransum di Indonesia. Aktivitas indushi ransum.

pengawasan dan . tata letak dan mekanisme aliran kerjanya. Pengadaan bahan.Struktur industri ransum (kapasitas mesin. lahan dan organisasi). pergudangan. Mesin-mesin pengolahan.

Metode-metode kuantitatif dalam industri ransum ternak. Toha Sutardi . Rasyaf Ibnu Katsir Amrullah Lily Amalia Sofyan 5. menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum. Ahmad Moch. teknik pemerahan dan landasan fisiologi.pemasaran. Peninjauan lapangan dan studi perbandingan. Mata Ajaran Pilihan IMT 415 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak Unggas 2 (2 1)3 Membahas tentang metahlime zat makanan pada unggas. regulasi hormon dalam perkembangan sekresi dan sintesis air susu. (3) Kebutuhan zatzat makanan ternak babi. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 416 Ilmu Nutrisi Ternak Babi 3(2-2)3 Membahas antara lain : (1) Sistem alat pencemaan ternak babi. Baihaqi H. Baihaqi H. (2) Bahan-bahan makanan ternak babi. yang konvensional maupun yang non-konvensional. Kartiarso Aminuddin Parakkasi. IMT 417 Biologi Laktasi 3 (2-3)3 Anatomi dan evaluasi kelenjar Kambing.423. (4) Cara pengyunan ransum dan cara pemberian ransum ternak babi. Ahmad Wiranda G. (5) Penemuan-penemuan mutakhir dalam ha1 makanan ternak babi. faktor yang mempengaruhi produksi dan komposisi air sum.

Adi Sudono Toto Toharmat .

fungsi rumen dalam pencemaan. Diuraikan pula aspek fsiologi persaingan antar komponen dalam padang penggembalaan campuran. Nur Aeni Sigit Jajat Jachja F. Soedarmadi H. respirasi. Arif Suryahadi IMT 424 Fisiologi Hijauan Makanan Ternak 3 (2 2) 3 Uraian tentang proses-proses fotosintesis tanaman leguminosa (C3) dan rumput (C4). reaksi-reaksi utama metabolisme makanan dalam rumen.IMT 418 Landasan Rurninologi 3 (2 2) 3 Anatomi ransurn dan perkembangannya. lemak. manipulasi kondisi dalam rumen untuk tujuan produksi efek disfungsi rumen. Pembahasan diharapkan kepada pengelolaan tanaman makanan ternak yang berhubungan dengan aspek-aspek fisiologis dan responnya terhadap perturnbuhan dan pertumbuhan kembali tanaman. metabolisme karbohidrat. protein penyerapan dan translokasi hara mineral serta faktor-hktor yang mempengaruhinya. Ipalus Kismono Agus Setiana IMT 425 Metodologi Penelitian Makanan 3 (2-3) 3 Ternak Suatu uraian mengenai wa-wa penilaian hijauan makanan ternak serta ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi dari tiap tiap penilaian yang dipakai. Dibahas .

pula salah ukur yang dapat dipakai pada tiap cara penilaian dalam hubungannya dengan produksi ternak. Sriharini Imam Suwoko .

Abdul Djamil Hasjmy Lily E.IMT 426 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak 3 (2-3)3 Membahas penggunaan zat-zat makanan herbivora nonruminansia (kelinci atau equin) dan wa pemberian makanannya. Beberapa sifat khusus dari zat-zat makanan ternak (air. lingkungan dan mikroflora. Juga mempelajari pencegahan serta penangylangan suatu kerusakan dalam penyimpangannya. protein. karbohidrat dan vitamin) serta instrumentasi yang digunakan. Kelas diberi kesempatan untuk memilih salah satu kedua komoditi tersebut. Aminuddin Parakkasi Rachyan G. lemak. Aboenawan Lily Amalia Sofpn . Aboenawan Abdul Djamil Hasjmy IMT 434 Dasar-dasar Penyimpanan Makanan 3 (2 -2) 3 Ternak Tujuan dari kuliah mata jaran ini adalah untuk memberikan pengertian mengenai tanda-tanda penyebab kerusakan dalam penyimpanan bahan makanan ternak. Pratas Kartiarso IMT 433 Ilmu Kimia Makanan 3 (2'3) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan bekal pengetahuan tentang komposisi bahan makanan ternak berdasarkan kandungan zat-zat makanannya. Lily Amalia Sofyan Lily E. mempelajari mekanisme te jadinya kerusakan yang disebabkan oleh proses fisik.

.

IMT 435 Kebijaksanaan Penyediaan Makanan 3 (2 2) 3 Membahas masalah makanan ternak pada tingkat strategis dengan memperhatikan unsur dan ruang berdasarkan potensi. Bedjo Soewardi Suryahadi. Tujuan mata ajaran ini adalah untuk mempersiapkan manajer dan pengambil keputusan mampu mengelola masalah makanan ternak yang optimum dipandang dari segi kualitas. pengolahan dan interpretasi data statistik. Pengenalan berbagai merk dagang yang ada di pasaran. campuran dan interaksinya dengan unsur senyawanya. Peraturan penggunaan bagi ternak. Jajat Jachja Merra Ewyernie Rita Meutia Muhammad Ridla . IMT 436 Obat-obat Antibiotika dan 3 (2 2) 3 Bahan Makanan Pelengkap Tinjauan mengenai obat-obatan. Juju Wahyu Wiranda G. Faktor-faktor yang dap? mempengaruhi efisiensi penggunaan.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 441 Aplikasi Ilmu Komputer Dalam Ilmu Nutrisi Mempelajari dasar-dasar teknik komputer dan aplikasi dalam bidang nutrisi dan makanan ternak. kesempatan dan tantangan. Analisis dinamika makanan ternak dilihat dari arus barang dan hubungan permintaan dan pengadaan. antibiotika dan makanan tambahanrumus bangun kimia dan fungsi fisiologinya. keterbatasan. susu dan telur yang dihasilkan. dosis dan waktu pemberian serta pengaruhnya bagi daging. kuantitas dan harga. antara 1ain:teknik penyusunan dan evaluasi ransum.

.

43.5. Problema optimasi (minimisasi biaya. oligopoli dan monopoli. Penelaahan lingkungan ekonomi tataniaga yaitu persaingan murni. Konsepkonsep biaya. efisiensi pemasaran. Kartika Widjaya Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. pemasaran. Subarna Richard Lumintang . persaingan monopolistik. Sistem manajemen dalam bidang produksi. Harga dan analisa harga dalam konsep dan cara pasar berjangka dan hedging serta model-model pengambilan keputusan teknik dan strategi pemasaran. pembiayaan dan organisasi. Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. Asi H. Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan (SET) 5. Mata Ajaran Wajib Fakultas SET 221 Ekonomi Produksi 3 (2 -2)3 Pembahasan prinsip-prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi hubungan-hubungan dalam berbagai model produksi. pendekatan analisa tataniaga serta sistem-sistem pasar. Sistem manajemen. maksimalisasi biaya).43.Subarna SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2 2) 4 Konsep dan definisi tataniaga meliputi konsep dan manfaat.1. Napitupulu Juniar Atmakusuma SET 224 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Pengertian dasar tentang ilmu manajemen.

.

Djahi Richard Lumintang Amirudin Saleh Sutisna R. Perencanaan program penyuluhan dan evaluasi penyuluhan peternakan. Mempelajari peraturan-peraturan yang ada kaitannya dengan UUPP tersebut. Pang S. 6Tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan.SET 411 Penyuluhan Peternakan 3 (2-213 Pengertian penyuluhan peternakan dan peranannya. Perubahan berencana. Subarna Hadiyanto Rachmat Pambudy SET 431 Peraturan Perundang-undangan Peternakan dan Hukum Agraria Memperkenalkan dan mengkaji Undang-undang No. Kepemimpinan. peraturan yang disesuaikan dan peraturanperaturan di bidang peternakan yang berlandaskan UUPP. Sejarah perundang-undangan dalam bidang peternakan. Prinsip-prinsip mengajar. Pembangunan peternakan dan perkembangannya. Prinsip-prinsip penyuluhan peternakan. peraturan peralihan. Asngari Djaki Muchtar Dewi Ulfah Wardhani Rachmat Pambudy Ismail Pulungan . Proses adopsi dan difusi. peraturan-peraturan pemerintah dibidang peternakan yang masih berlaku sampai sekarang. Metoda penyuluhan pertanian. Dasar-dasar penyuluhan peternakan. Dasar-dasar komunikasi. Amri.

Teori-teori dasar kepemimpinan sepeiti teori garis keturunan dan teori fungsional.5. Pembinaan dan pengembangan ' kepemimpinan dan konsep-konsep lain yang relevan bag. Richard Lumintang Hadiyanto Lucia Cyrilla SET 425 Agribisnis 3 (3 0) 3 Konsep agribisnis. Hipotesis. Tujuan metode penelitian. pengembangan kepemimpinan. Tim Staf SET SET 419 Kepemirnpinan 3 (2 -2) 3 Makna kepemimpinan dan pemimpin. Asi H. Populasi dan sampel. pengolahan dan analisa data serta pelaporan hasil penelitian. Agribisnis dalam pembangunan peternakanlpertanian. Pelaksanaan fungsi manajemen dalam perusahaan peternakan dan studi-studi kasus. Napitupulu Juniar Atmakusumah . Identifikasi pemimpin dalam suatu sistem sosial bagi pengembangan peternakan. Variabel dan pengukuran dalam ilmu sosial. Pengumpulan data dalam survai.432 Mata Ajaran Minat Jurusan SET 413 Metode Penelitian Sosial 3 (2 2) 3 Kerangka teori dan tahapan-tahapan dalam bidang penelitian sosial ekonomi peternakan.

Adhi Margono Slamet Pang S. Konsep-konsep dan prinsip-prinsip perencanaan pendidikanlpenyuluhan. Penggunaan alat peraga. Berbagai metoda penyuluhan pertanian. Pengembangan program penyuluhan yang efektif. Perubahan sosial. Tujuan pendidikan dan pengembangan kurikulum pendidikadpenyuluhan. audio visual dan peragaan. siaran pedesaan. Kedinamikan organisasi. model komunikasi kemacetan dan penghalang komunikasi. Kursus tani. Mata Ajaran Piiihan SET 412 Dasar-dasar Komunikasi Untuk 3 (2 2) 3 Penyuluhan Falsafah komunikasi.Demonstrasi (cara dan hasil). berbagai bentuk komunikasi. Proses adopsi dan difusi inovasi.5. Unsur-unsur organisasi. persuasi. Richard Lumintang Andriyono Kilat Adhi Hadiyanto . Organisasi sistem penyuluhan pertanian. Pertemuan perorangan dan kelompok (formal dan informal). Mengarahkan masyarakat kearah perubahan. proses adopsi dan difusi inovasi. Richard Lumintang Hadiyanto SET 416 Metode dan Organisasi Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian penyuluhan pertanian. Andriyono K. Kunjungan lapangan. konsep-konsep dan dasar-dasar komunikasi. Asngari Amiruddin Saleh SET 415 Perencanaan Program Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian program pendidikan dan unsur-unsurnya. unsur-unsur komunikasi.433. komunikasi interpersonal. interpersonal dan komunikasi masa. Perubahan rencana ditahapannya.

Motivasi belajar. Penilaian pengukuran hasil belajar. Pemecahan masalah dan penggunaan metodologi falsafah pendidikan. retensi dan transfer belajar. Sifat-sifat belajar pada manusia. penanggungan resiko perusahaan dan pendapatan perusahaan. Pemilihan dan pengorganisasian metoda dan teknik mengajar Pengajaran yang berpusat pada masalah. Malgono Slamet Pang S. Rasita Ginting Budi Satoto SET 427 Pembiayaan Perusahaan (2 -2) 3 Pengertian dasar-dasar pembiayaan perusahaan peternakan. evaluasi investasi. Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam perkoperasian di Indonesia. Teori dan proses belajar. . Pelaksanaan sistem manajemen dalam perkoperasian dalam bidang pertanianl peternakan.Asngari SET 418 Falsafah Pendidikan 3 (2-2)3 Teori dan tujuan pendidikan.SET 417 Psikologi Relajar dan Mengajar (2 2) 3 Tujuan pendidikan. Sejarah perkembangan koperasi (di Indonesia dan di luar negeri). Pendidikan formal non formal. Psikologi mengajar. Dasar-dasar falsafah pendidikan. sintesis dan penggunaan konsep-konsep pendidikan. Pelaksanaan prinsip-prinsip pembiayaan dalarn hubungan penentuan alternatif sumber pembiayaan. Amri Djahi Margono Slamet Pang S. Cara belajar orang dewasa. Asngari SET 426 Koperasi Pengertian dasar-dasar kpperasi.

Budi Satoto Zulfikar Moesa

SET 432 Kependudukan 3 (2 -2)3 Mempelajari ilmu dasar mengenai ilmu kependudukan, masalah-masalah pengaruh aspek demografi dalam rangka pembangunan peternakan dan pedesaan di Indonesia, dan masalah pangan protein hewani. Mempelajari dan mengkaji kebijaksanaan keluarga berencana, kesempatan kerja, angkatan kerja, produktifitas kerja dan tingkat ekonomi dari berbagai pola ekologis pertanian. Mempelajari masalah-masalah kependudukan yang erat kaitannya dengan produksi, pemasaran dan konsumsi dan konsumsi hasil-hasil peternakan. Ismail Pulungan Kooswardhono Mudikdjo 5.5. DZREKTORI TENAGA PENGMAR 1.Abdul Djamil Hasjmy (Ir, IPB, 1976);(MS, IPB) 2. Adi Sudono (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1%0); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1964); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986) 3. Ahyar IsmaiI (Ir, IPB, 1987) 4.Aminudddin Parakkasi (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1970); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986). 5. Amiruddin Saleh (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 6. Amri Djahi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Ohio State Univ., USA, 1980) 7. Anita Sardiana (Ir, IPB, 1984) 8. AndriyonoKilat Adhi (Ir, IPB, 1983) 9. Asep Saepuddin (Ir, IPB, 1980) 10.Asep Sudarman (Ir, IPB, 1987)

11. Asi Holomoan Napitupulu (Ir, IPB, 1969); (MSc, Univ. Hawaii, USA, 1985) 12. Asikin Natasasmita (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1x2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%4); (PhD, Melbourne Univ., Aus, 1979); (Prof, IPB, 1982) 13. Bagus Priyo Purwanto (Ir, IPB, 1983) 14. Baihaqi H.Ahmad (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (Dr, IPB, 1988) 15. Basita Ginting Sugihan (Ir, IPB, 1974); (MA, UPLB Philippines, 1989) 16. Bedjo Suwardi (Drs, UI, 1962); (Drh, U1, 1963); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1966); (Dr, IPB, 1976) 17. Cece Sumantri (Ir, IPB, 1984) 18. Dawan Sugandi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1x5); (Dr, IPB, 1973); (Prof, IPB, 1980) 19. Didid Diapari (Ir, IPB, 1984) 20. D J.Samosir (Drs, UI, 1%2); (Drh, UI, 1x3); (Dr, IPB, 1986); (Prof., IPB, 1989) 21. D.T.H. Sihombing (Drs,UI, 1961); (Drh,UI, 1963); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1969); (PhD, Univ.Kentucky, USA, 1972); (Prof., IPB, 1989) 22. Dudung Supandi (Drs, UI, 1x3); (Drh, IPB, 1966) 23. Dwi Djoko Setyono (Ir, IPB, 1984) 24. Dwierra E.Amirrunas (Ir, IPB, 1984) 25. Dwi

Margi Suci (Ir, IPB, 1986) 26. Dwi Ulfah Wardhani (Ir, IPB, 1988) 27. Eddie Gurnadi (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (Dr, Justus Liebig Univ. FRG,1972);( Ptof, IPB, 1990) 28. Erika Budiarti Laconi (Ir, IPB, 1984) 29. Ernawati M. Asyik (Ir, IPB, 1976); (MS, IPB, 1989)

30. Hadyanto (Ir, IPB, 1985) 31. Harimurti Martojo (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1960); (MSc, Louisiana State Univ.,USA, 1%3); (PhD,Univ. Florida, USA, 1972); (Prof, IPB, 1977) 32. Harun Nadjib (Ir, IPB, 1976) 33. Heni Nuraeni (Ir, IPB, 1988) 34. Hotnida Caroline Haraqti Siregar (Ir, IPB, 1986) 35. Ibnu Katsir Arnrullah (Ir, IPB, 1977); (MS, IPB, 1979); (Dr,IPB, 1987) 36. Ignatius Kismono (Ir, IPB, 1968); (MS, IPB, 1985) 37. Imam Ubdulgani (Drs, UI, 1%0); (Drh, UI, 1%3); (Dr, IPB, 1981); (Prof, IPB, 1988) 38. Ismail Pulungan (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB, Philippines, 1989) 39. J.H. Hutasoit (Drs, UI, 1953); (Drh, IPB, 1954); (Dr, UI, 1959); (Prof, IPB, 1974) 40. Jajat Jachja F.Arief (Ir, IPB, 1974); (MSc, Okayama Univ.,Japan, 1981); (Dr, Kyoto Univ.,Japan, 1986) 41. Juju Wahyu (Drs, UI, 1%1); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%5); (Dr, IPB, 1972); (Prof, IPB, 1977) 42. Juniar Atmakusuma (Ir, IPB, 1978) 43. Kartiarso (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB,Philippines, 1981); (PhD, James Cook Univ., Aus, 1990) 44. Kartika Widjaja (Ir, IPB, 1968); (MADE Australia Nasional Univ,Australia,

1979) 45. Kartinah Gurnadi (Dra, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1%6); (Dr, IPB, 1986); (Prof, IPB, 1990) 46. Khalil (Ir, IPB, 1984); (MSc., Thailand, 1989) 47. Koeswardhono Mudidjo (Ir, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1974); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1978)

48. Kukuh Budi Satoto (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1982) 49. Lidy Herawati (Ir, IPB, 1985) 50. Lily Amalia Sofyan (Dra, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1x3); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%9); (Dr, IPB, 1982) 51. Lily Estiningrum Aboenawan (Ir, IPB, 1%9) 52. Lima Karliyenna (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1989) 53. Lucia Cyrilla N.S.D. (Ir, IPB, 1986) 54. Maman Duldjaman (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1989) 55. M.M.Siti Sundari (Ir, IPB, 1971); (Dr, IPB, 19863 56. Mohammad Agus Setiana (Ir, IPB, 1981) 57. Mohamrnad Ridla (Ir, IPB, 1987) 58. Moh. Yamin (Ir, IPB, 1986) 59. Muhammad Rasyaf (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1982); (Dr, IPB, 1989) 60. Muladno (Ir, UGM, 1985); (MSc, Univ., of New England, Australia, 1990) 61. Nahrowi (Ir, IPB, 1984) 62. Nana Sugana (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1988) 63. Niken Ulupi (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1990) 64. Nur Aeni Sigit (Ir, IPB, 1%9); (MS, IPB, 1982) 65. Pallawarukka (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin,USA, 1978); (PhD, UNV. Wisconsin, USA, 1981) 66. Panca Dewi Manuhara KS. (Ir, IPB, 1984) 67. Pang Suparman Asngari (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (MSc, Univ.Quinsland, Aus. 1979); (DEd Sam Houston, USA, 1982) 68. PeniS. Hardjosworo (Dra, UI, 1959); (MSc, Univ:Hawaii, USA, 1%1); (Dr, IPB, 1989)

69.Pittor H.Hutabarat (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1966); (MSc, Univ.Philippines, 1977); (PhD, Univ.Philippines, 1982) 70.Pollung H.Siagian (lr, IPB, 1976); (MS, IPB, 1981); (PhD, PLB Philippines, 1984) 71. R.Anggorodi (Drs, UI 1957);(Drh, UI, 1958); (Dr, IPB, 1%8); (Prof., IPB, 1974) 72. R. Bambang Pangestu (Ir, IPB, 1976); (MSc, ..., 1987) 73. R.Margono Slarnet (Drs, UI, 1959); (Drh ,UI, 1%1); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1965); (PhD, Lousiana State Univ., USA, 1973); (Prof, IPB, 1981) 74. R. Tantan Rustandi W. (Ir, IPB, 1975); (MSc, Univ. Illinois, USA, 1980); (PhD, Univ. Illionis, USA, 1984) 75.Rachjan Gunasah Pratas (Ir, IPB, 1973); (MSc, Univ. Pertanian Malaysia, 1983) 76.Rachmat Herman (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (MVSc, Univ. Queensland, Aus. 1982) 77. Rachmat Pambudy (Ir, IPB, 1983); (MS, IPB, 1988) 78.Rarah Ratih Adjie M. (Ir, IPB, 1985) 79. Retno Indrati Or, UGM,1986) 80. Richard W.E. Lumintang (Ir, IPB, 1975); (MSEA, Univ.Wiscousin,USA, 1984) 81. Rita Mutia (Ir, IPB, 1986) 82. Romy Rahman Noor (Ir, IPB, 1984) 83. Rosa Rita Ressa Hutabarat (Ir, IPB, 1989) 84. Rudy Priyanto (Ir, IPB, 1984) 85.Rukmiasih (Ir, IPB, 1981) 86. Salundik (Ir, IPB, 1989) 87.SoedarmadiH.(Ir, IPB, 1970); (MSc, UPLB,Philippines, 1977); (PhD, UPLB,Philippines, 1980)

88. Sri Danvati (Ir, IPB, 1988) 89. Sriharini (Ir, IPB, 1969) 90. Sri Mulatsih (Ir, IPB, 1987) 91. Sri Supraptini Mansjoer (Ir, IPB, 1970); (Dr, IPB, 1985) 92. Sudarsono (Ir, IPB, 1989) 93. Sudjana Natasasmita (Ir, IPB, 1977) 94. Suhut Simamora (Ir, IPB, 1972); (MS, IPB, 1989) 95. Sumiati (Ir, IPB, 1984) 96. Snrnono Rukadi (Drs, UI, 1%2) 97. Suryahadi (Ir, IPB, 1980); (Dr, USTL,France, 1986) 98. Sutisna R. Subarna (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 99. Toha Sutardi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky,USA, 1975); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1976) 100. Toto Toharmat (Ir, IPB, 1982) 101. Wiranda G. Pilliang (Ir, IPB, 1971); (MSc, Purdue Univ., USA, 1977); (PhD, Purdue Univ.,USA, 1980) 102. Yuli Retnani (Ir, IPB, 1986); (MS, IPB, 1988) 103. Zulfikar Moesa (Ir, IPB, 1973); (MS, IPB, 1986)

6.1. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan Sarjana (SI) di Fakultas Kehutanan IPB adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kecerdasan dan keterampilan dalam penerapan ilmu dan teknolagi di bidang kehutanan, berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan Bangsa dan Negara Indonesia, mampu menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional bidang kehutanan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan aspek kehutanan secara umum. Tujuan pendidikan di atas dijabarkan dari keputusan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0212/U/1982 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1) yakni sebagai berikut : a. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. b. Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. c. Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat. d. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliamya sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam lingkup keahliannya. e. Mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. f.

Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya.

6.2. ORGANISASI DAN STRUKTUR Dekan : Dr. Ir. Dudung Darusman, MA Pn~ Pembantu Dekan I : Dr. Ir. M. Yahya Fakuara Ts. Pembantu Dekan I1 : Ir. Edje Djamhuri Pembantu Dekan I11 : Dr. Ir. A. Machmud Thohari 62.1. Jurusan Manajemen Rutan Ketua : Ir. Endang Ahmad Husaeni Sekretaris : Ir. Sudaryanto Kepala Lab. Biometrika dan Ukuran : Prof. Dr. Ir. Herman Haeruman Js. Kepala Lab. Geodesi dan Kartografi : Ir. Suwarno Sutarahardja Kepala Lab. Penafsiran Potret Udara : Ir. Sudari Hardjoprajitno, MSc Kepala Lab. Silvik dan Silvikdtur :Ir. Salman Parisy, MS Kepala Lab. Perlindungan Hutan : Prof. Dr. Ir. Gunarwan Soeratmo, MF Kepala Lab. Ekologi Hutan : Prof. Dr. Ir. Ishemat Soerianegara, MSc Kepala Lab. Manajemen DAS : Ir. Syafii Manan, MSc Kepala Studio Politik dan Sosial Ekonomi Kehutanan :Dr. Ir. Dudung Darusman, MA f 0~ 6.2 2. Jurusan Teknologi Hasil Hutan Ketua : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Sekretaris : Ir. Togar L. Tobing, MSc

Kepala Lab. Keteknikan Pemanenan : Dr. Ir. Surdidmg Ruhendi Kepala Lab. Analisis Pemanenan : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Kepala Lab Pengolahan Mekanis :Dr. Ir. Surdiding Ruhendi Kepala Lab. Ilmu Kayu Kepala Lab. Pengolahan Kimia : Dr. Ir. Kurnia Sofyan Kepala Lab. Deteriorasi : Dr. Ir. Zahrial Coto Kepala Lab. Keteknikan : Prof. Dr. Ir. Su rjono Surjokusumo 623. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Ketua : 11. Y oyo Ontaryo Sekretaris :Ir. Sambas Basumi Kepala Lab. Penangkaran Hidupan Liar : Dr. Ir. A. Machmu Thohari f Kepala Studio Rekreasi Alam : Ir. Sumarjono Soedargo Kepala Lab.Sosial EkonomilPolitik Konservasi : Ir.

Yoyo Ontaryo Kepala Lab. Analisis 1 Sumberdaya Alam dan Lingkungan : Yahya Abdul Husin, MS

6.3. JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Mulai tahun ajaran 198611987 Fakultas Kehutanan IPB terdiri dari tiga jurusan yang masing-masing mengelola satu program studi, yaitu a. Jurusan Manajemen Hutan mengelo!a program studi dan mencakup masalah penanaman, pemeliharaan dan perlindungan hutan sampai dengan hutan siap panen. b. Jurusan Teknologi Hasil Hutan mengelola program studi yang mencakup masalah pemanenan sampai dengan pengolahan has3 hutan pasca panen dan pemasarannya. c. Jurusan Konsewasi Sumberdaya Hutan mengelola program studi yang mencakup ekosistem dan penyangga kehidupan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konsewasi berdasarkan azas pelestarian alam. Pemisahan mahasiswa dalam ketiga jurusan tersebut dimulai pada semester 3. Walaupun demikian kurikulum pada semester 3 masih sama, yaitu kurikulum yang disusun untuk memberikan bekal pengetahuan umum kehutanan yang berguna bagi setiap mahasiswa Fakultas Kehutanan sebelum memasuki program studi yang dikelola oleh masing-masing jurusan.

631. Program Studi Manajemen Hutan Ki~rikulunt No. Mata Kuliah Kredit -Semester 3 MNH 205 MNH 201 Metode Statistika I Dendrologi 3 3 (2-3) (2-3) L 1 i i GMT 200 Klimatologi Dasar 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) t MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) )I THH 408 Dasar-dasar dan Pemrograman 2 (1-3) Kompu t er 1 i MNH 306 Geodesi Kartografi Jumlah 3 21 (2-3) sks i k 1 Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) L MNH 304 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) t MNH 207 Silvika 3 (2-3) ! THH 201 MNH 206 MNH 310 THH

302 Pemanenan Hasil Hutan *) Ilmu Umur Kayu Penginderaan Jauh I Struktur dan Sifat Kayu Jumlah 3 3 3 3 21 (2-3) (2-3) (2-3) (2-3) sks t ! t 1 : I MNI-I210 Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) f L i i .

Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 409 Teknik Penarikan Contoh 3 (2-3) MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 208 Konsemasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH Konservasi Sumberdaya Alam Hayati 3 (2-3) MNH 308 Kebijakan dan Peraturan Perundang3 (3-0) an Kehutanan Jumlah 21 sks Semester 6 MNI-I 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) MNH 412 Perencanaan Pengelolaan DAS 3 (2-3) MNH 305 Teknik Silvikultur 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) MNH 312 Penataan Hutan 3 (2-3) MNH 415 Penilaian Hutan 3 (2-3) Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata 4 sks (2 bl) Semester7 A. Sub.Kurilarlum (Lanju t an) Semester5 THH 202 Tek. Program Studi Pembinaan Hutan MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (2-3) MNH Analisis Proyek Kehutanan 2 (2-0) MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3 (2-3) MNH 421 Ilmu Hama Hutan 3 (2-3) Teknik Penulisan llrniah .

2 (2-0) MNH 311 -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 19-21 sks .

Kunkulum -Semester 7 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Sosial dan Ekonomi Kehutanan Analisis Proyek Kehutanan 2 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 MNH 422 Metode Penelitian Sosial 2 Ekonomi Perusahaan Hutan 3 Teknik Penulisan Ilmiah 2 -Kehutanan Masyarakat 2 -Pilihan Jumlah 19-21 sks Semester 8 Praktek Keja Kehutanan 4 (2 bln) Skripsi 4 Seminar 1 Jumlah 9 sks . Sub Program Studi Perencanaan Hutan MNH303 Perencanaan Kehutanan 3 (3-0) MNH 411 Penginderaan Jauh I1 3 (2-3) Analisis Proyek Kehutanan 2 (1-3) MNH 410 Analisis Sistem 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 16-21 sks C.

Mata Kuliah Kredit Semester3 MNH 205 GMT UK) MNH 203 MNH 204 MNH201 SEP 201 MNH 306 THH 408 Metode Statistika I Klimatologi Dasar .Mata Ajaran Pilihan Semester 7 No. Mata Kuliah Kredit MNH 401 Pemuliaan dan Genetika 3 (2-3) Kultur Jaringan Tanaman Hutan 3 (2-3) Mikrobiologi Tanah Hutan 3 (2-3) Teknologi Benih Pohon Hutan 3 (2-3) Hama Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Ilmu Gulma 3 (2-3) Kebakaran Hutan 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) MNH 402 Analisis Biaya 3 (2-3) Penyakit Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Administrasi Kehutanan 2 (2-0) Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Lain 632. Program Studi Teknologi Hasil Hutan Kurikulum No.

Ilmu Tanah Hutan Pengantar Ilmu Kehutanan Dendrologi Dasar-dasar Manajemen Geodesi & Kartografi Dasar-dasar dan Pemrograman Komputer Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pengolahan MNH 301 Metode Statistika I1 MNH 405 Ekologi Hutan MNH 209 Perlindungan Hutan THH 201 Pemanenan Hasil Hutan THH 309 Kimia Kayu MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu Jumlah 21 sks B. Sub Program Studi Pemanenan MNH 301 Metode Statistika I1 3 (2-3) MNH 405 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat-sifat Kayu 3 (2-3) Jumlah 21 sks Praktek UmumKehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 A.Sub Program Studi Pengolahan MNH 4U Ekonomi Surnberdaya Alam 3 .finkulum (Lanjutan) Semester 4 A.

(3-0) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 412 Hama dan Penyakit HH 3 (2-3) Fisika Kayu 3 (2-3) THH 303 Penggergajian 3 (2-3) Jumlah 21 sks .

Ku~ikulunt --Sancstcr 5 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Pengolahan THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2-3) THH 305 Pengeringan Kayu 3 (2-3) THH 306 Panil-panil Kayu 3 (2-3) THH 405 Mekanika Kayu 3 (2-3) THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) . Sub Program Studi Pemanenan MNH 413 Ekonomi Sumberdaya MNH 302 Manajemen Hutan MNH 208 Konservasi Tanah dan Air KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan THH 412 Hama dan Penyakit HH THH 307 Keteknikan Hutan THH 402 Analisis Biaya Pemanenan Jumlah Hutan 3(3-0) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (2-3) 3 (2-3) Semester 6 A.

Sub Program Studi Pemanenan THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2-3) THH 312 Mesin-mesin Pemanenan 3 (2-3) MNH 310 Penginderaan Jauh I 3 (2-3) THH311 PWH 3 (2-3) Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH 211 Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) Jumlah 19 sks .Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata B.

. Pengendalian Kualitas 3 (2-3) 4. Sub Program Studi Pengolahan Manajemen Industri 3 (3-0) Hasil Hutan Non Kayu 2 (2-0) Pengerjaan Kayu 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilrniah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks B. Risct Operasi 3 (2-0) 5.Kun'kulum (Lanjutan) Semester 7 A. Pernasaran Hasil Hutan 2 (2-0) dan mata ajaran lain yang berkepala 3 ke atas baik di Jurusan sendiri atau jurusan lain di IPB. Kayu Sebagai Bahan Bangunan 3 (2-3) 3. Sub Program Studi Pemanenan Manajemen Industri Perencanaan Pemanenan 3 (2-3) Pengembangan Wilayah 2 (2-0) Teknik Penulisan Ilmiah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks Semester 8 Praktek Kerja Kehutanan Skripsi Seminar 4 4 1 (2 bln) Jumlah 9 sks *) Mata ajaran Pilihan 1. Perekat & Perekatan 3 (2-3) 2.

633. Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan Kurikuhrnt No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 MNH 205 Metode Statistika I 3 (2-3) GMT 200 Klimatologi Hutan 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) MNH 201 Dendrologi 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3 (2-3) MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) THH 408 Dasar-dasar Penggunaan Komputer 2 (2-0) Jumlah 21 sks Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 301 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan *) 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat Kayu 3 (2-3) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 408 Fisiologi Tumbuhan 3 (3-0) Jumlah 21 sks Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah & Air *) 3 (2-3) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) KSH 303 Fisiologi Sahva 3 (3-0) Ekologi Hidupan Liar 3 (3-0) .

Kebijakan dan Peraturan Perundangundangan Konservasi Sumberdaya Hayati 2 (2-0) Jumlah 21 sks .

Kurikulum (Lanjutan) Semester6 KSH 403 KSH 304 KSH 302 KSH 405 MNH 209 KSH 307 KSH 306 Dasar-dasar Pengelolaan Habitat Perilaku Satwa Penyuluhan Kehutanan Ekologi Perairan Pencemaran Lingkungan Perlindungan Hutan Evaluasi Biosistem Statika Dasar-dasar Lanskap ~umlah21 sks Kuliah Kprja Nyata 4 sks (2 bln) Semester7 A.Sub Program Studi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perencanaan dan Desain Lanskap 3 (3-0) KSH 401 Pengelolaan Kawasan Konservasi 3 (3-0) KSH 308 Interpretasi Lingkungan 3 (2-3) KSH 409 Sosial Ekonomi Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .

Sub Program Studi Pengolahan Hidupan Liar KSH 402 Penangkaran Satwa Liar 3 (2-3) KSH 402 Penangkaran Tumbuhan Langka 3 (2-3) KSH 305 Pengelolaan Satwa 3 (2-3) KSH 403 Pengelolaan Habitat Hidupan Liar 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .B.

Sub Program Studi Pengelolaan Lingkungan MNH 412 Pengelolaan Daerah Aliran Sungai 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) KSH 406 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 3 (2-3) Ekologi Manusia 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 19-21 sks Mata Kuliah Pilihan Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan.Kutikulunr (Lanjutan) C. No. Mata Kuliah Kredit Biogeografi 2 (2-0) Speleologi 2 (2-0) Pengelolaan Daerah Penyangga 2 (2-0) KSH 404 Rekreasi Alam 2 (2-0) Sub Program Studi Pengelolaan Hidupan Liar KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (2-3) Ilmu Penyakit Satwa 3 (2-3) Biologi Reproduksi 2 (1-3) Genetika Populasi 2 (2-0) KSH 408 Hutan Kota 3 (2-3) Toksikologi Lingkungan 2 (2-0) .

KSH309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2-3) .

Jurusan Manajemen Hutan MNH201 Dendrologi 3 (2 3) 4 Definisi dan kegunaan dendrologi. pelapukan. percabangan. Alam lingkungan. geologi umum Indonesia. Ekologi populasi dan komunitas. Arus energi dan struktur trofik. Kaitan ekologi dengan ilmu lain. Sudomo 0. Hilwan Haryanto MNH 202 Ekologi Umum 3 (2 -3)3 Pengertian ekologi. penyidikan daun. bunga. Siklus biogeokimia. pembentukan tubuh tanah dan sifat umum fisika tanah hutan. identifikasi. A.1. Utomo MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3(2-3)3 Definisi tanah. kulit batang. Setiadi I. Kusmana sukiman I. Rosalina I. Ekosistem dan komponennya. E. Djamhuri Y. Rusdiana . eksplorasi botani. S. batu-batu pembentuk tanah.6. deskripsi famili-famili penting dalam bidang kehutanan. Penerapan azas-azas ekologi dalam kehidupan manusia bermasyarakat dan pemanfaatan sumber daya alam.4. arsitektur pohon. tata nama. Indrawan U. tinjauan singkat tentang vegetasi dan flora. klasifikasi. Hilwan C. Azas faktor pembatas dan toleransi. Mineral-mineral pembentuk tanah. buah.

.

J. frekuensi nisbi dan peluang. ruang kejadian. Penerbitan dan Pustaka Kehutanan. keragaman dan peragaman peubah acak. Normal. Hipergeometri. terutama mengenai nilai tengah dan keragaman sebaran normal. Eksponensial. meliputi: Pendugaan parameter (titik dan selang) dan pengujian hipotesis. organisasi dan peraturan perundangan kehutanan. Beberapa macam fungsi peluang dan kepekatan yang khas (Bernouli. Populasi (target populasi dan populasi contoh). Wiradinata MNH 205 Metode Statistika I 3 (23) 3 Pemahaman konsepsi hitung peluang. meliputi ruang contoh. nilai kerapatan. Inferensia statistika. E. fungsi peluang dan fungsi kepekatan. kejadian. momen dan fungsi pembangkit momen. Ontaryo R. nilai tengah. Peubah acak (diskrit dan kontinu). Suhendang . AIikodra Y. peluang bersyarat. Poisson. Binomial.MNH 204 Pengantar Kehutanan 2 (2 0) 3 Sejarah perkembangan kehutanan di Indonesia. Pendidikan dan penelitian kehutanan sebagai profesi dan badan-badan internasional dalam kehutanan. Ruang lingkup kegiatan. fungsi peluang dan fungsi kepekatan ganda. Manan H.S.S. Azas keleslarian hasil dan manfaat ganda hutan. Gamma. fungsi peluang dan kepekatan marginal. F). Suparto S. Chi-kuadrat). parameter dan statistik. sebaran contoh acak (t-student. Kartasubrata S. Peranan kehutanan dalam pembangunan nasional dan keterkaitannya dengan sektor lain.

Santosa .T. Prihanto Y. Rusolono B.

Macam dan teknik dan penghimpunan data. S. Alikodra S. macam inventarisasi hutan dan data yang dihiipun. Wiroatmojo T. macam alat dan penggunaannya. Klasifikasi hutan tropika.MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2 3) 4 Pengertian dasar inventarisasi hutan. Hardjoprajitno B. Rusolono B. Fakuara Ts P. S. S. manfaat geodesi. Pamungkas I. Rusdiana Hendrayanto .kartografi dan potret udara. Sutarahardja S. penyajian data dan penyusunan laporan. Mansur C. peramalan dan pengukurannya. cara-cara pengendalian erosi tanah. pengolahan dan analisa data. Kuncahyo E. Wibowo MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 2 (2 0) 4 Pengertian konsewasi tanah dan air. Aliran permukaan dan erosi. cara mekanik. Perusakan tanah dan penyebabnya. tanah dan air.P.K. Prihanto MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3)4 Kaitan silvikultur dengan ilmu lain. Ekonomi konse~asi tanah dan air. kimia dan vegetatif. Parisy Y. Dasar dan prosedur perencanaan tata guna lahan untuk pengendalian erosi. Sudomo 0. Hubungan antara faktor-faktor lingkungan dengan pertumbuhan dan permudaan pohon dan tegakan hutan tanaman industri dan hutan alam.

S. Parisy .

T.Ch. pemanenan'dan pengolahan hasil hutan. Darma Kasno S. Husaeni Oemijati R IGK T. M. Kebakaran hutan. konservasi sumberdaya hutan. strategi manajemen. perkembangan manajemen. SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Memberikan pengertian tentang arti. fungsi-fungsi.MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2 3) 4 Hubungan hutan dengan perkembangan lingkungan hidup. penggembalaan di hutan. Mashar J. Kartasubrata k Hadjib Bachruni GMT 200 Klimatologi . akibat-akibat dan cara-cara mengatasinya. aliran dibidang manajemen di negara-negara maju dan negara-negara berkembang khususnya di Indonesia.A. Hama dan penyakit khusus hutan tanaman industri di Indonesia. metode dan teknik sains manajemen. Ekologi dan cara pengendalian serangga. pencurian hasil hutan dan penggarapan liar tanah butan. E. sebabsebab. ruang lingkup studi dasar-dasar manajemen. Penyakit hutan dan cara pengendaliannya. Nuhamara Achmad MNHAMH/KSH 210 Praktek Umum 2 (lbln) 415 Kehu tanan Praktek pengenalan kegiatan kehutanan umum termasuk perencanaan pengelolaan.

Dasar 3 (2-3)3 Kegunaan klimatologi dalam bidang pertanian dan kehutanan. Unsur-unsur ikli. atmosfer. radiasi surya. pengendalian iklim. lama penyinaran. dan suhu . suhu udara. tekanan udara.

Sutarahardja B. Prihanto MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3 0) 6 Ruang lingkup manajemen hutan. A. curah hujan netto. curah hujan. tegakan seumur dan tidak seumur. Haeruman Js. Hilwan MNH 301 . curah hujan tajuk. aliran batang. analisa regresi. metoda peramalan . siklus tebal. I. percobaan faktorial. nilai tegakan. S.tanah. analis keragaman. curah hujan bruto. Neraca air dalam hutan. berblok. evapotranspirasi. rancangan acak lengkap sederhana. aliran permukaan dan aliran bawah tanah. Klasifikasi iklim dan iklim Indonesia. Kuncahyo T. Sudaryanto S. evaporasi. azas kelestarian. Sutarahardja T. Santosa Hendrayan to I. bujur sangkar clan rancangan split plot. Siklus hidrologi dalam skala luas. hutan normal. Rusolono MNH 303 Perencanaan Kehutanan 3 (2-3)s Prinsipprinsip perencanaan umum. infiltrasi.Metode Statistika I1 3(2-3)s Prinsip-prinsip perancangan percobaan. Hadjib H. analisis kovarian dan analisa non parametrik. perkolasi. nilai lahan. intersepsi dan evaporasi lantai hutan. pertumbuhan riap dan daur. analisis keputusan dalam manajemen hutan. Rusolono B. pengaturan tebangan.

sistem perencanaan pembangunan kehutanan serta .keadaan.

Darusman Hardjanto Bachruni E. Harini M. Kehutanan sebagai kegiatan ekonomi. pemaduan alam.proses penyusunan perencanaan pembwgunan kehutanan.G.K. produksi dan pengolahan hasil hutan. konsumsi hasil hutan dan jasa. batasan dan lawas ekonomi kehutanan. Hadjib R Atmawidjqja E. aspek-aspek sosial dalam proses komunikasi. M. Mashar R Abidin E. kapita selekta meliputi ekonomi kehutanan Indonesia dan peranannya di dunia dan bagi pembangunan negara. A.Ch. M.S. ekonomi lahan hutan. Jaya MNH 304 Metode Komunikasi Sosial 2 (2 0) 5 Komunikasi.N.S. Mashar D. hubungan ekonomi dasar terhadap ekonomi kehutanan. perrnintaan hutan dan jasa. Suhendang M. MNH 305 Ekonomi Kehutanan 3 (3 0) 5 Batas dan lawas kegiatan ekonomi.Ch. hubungan masyarakat dan penyuluhan.T. pemasaran kayu dan permasalahannya. Saleh I.B. Kehutanan dalam ekonomi perusahaan. (beberapa kasus di bidang kehutanan). Manurung MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3(2-3)s .

alat material pemetaan. cara-cara pengukuran di lapangan dan di peta. peralatan geodesi. teknii dan .Definisi dan kegunaan ilmu GeodesiIKartografi terutarna di bidang kehutanan.

Suparman T-Darmawangsa S. Jaya D. Avenzora MNH 307 Hidrologi Hutan 3(2-3)6 Kaitan hidrologi dengan kehutanan. penggunaan potret udara untuk pemetaan. S. otomatisasi kartografi dan cara penggandaan peta. Rinaldi R. kegiatan kehutanan menurut GBHN. Interaksi siklus hidrologi dengan siklus zat hara. implementasi kebijakan politik kehutanan di Indonesia. Manan Hendrayanto MNH 308 Politik dan Peraturan Perundang3 (3 0)6 undangan Kehutanan Dasar politik kehutanan dan perkembangannya. Sudaryanto J.prosedur pemetaan. Sutarahardja L.S. Metode pengukuran-pengukuran hidrologi.B. aparat pemerintah &lam bidang kehutanan. E. Pengaruh hutan terhadap lingkungan. Hubungan dan pengaruh vegetasi hutan dengan siklus hidrologi. Hardjoprajitno . manajemen hutan yang baik. Saleh D. peraturan-peraturan undang-undang. Pengelolaan hutan lindung. perundang-undangan cli jaman penjajahan dan setelah kemerdekaan.S. Prasetyo LN. Karminarsih H.B. Kartasubrata S. M.

Parisy C. Wibowo S. penghijauan tanah dan lahan kritis pengawetan tanah. Manan P. Sistem Tebang Pilih Indonesia. pendekatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan silvikultur dan silvika jenis pohon untuk hutan rakyat. Analis kuantitatif potret udara. Saieh I. Masbar ~achruni . kebun buah dan kayu bakar. Wiroatmojo MNH 311 Kehutanan Masyarakat 2 (2 0) 6 Pengertian agroforestry dan aneka guna hutan. hutan penghasil makanan ternak dan agri-silvikultur. Pemetaan potret udara. tata guna langkah dan kehutanan. Darmawangsa M. Pamungkas MNH 310 Fotopmetri dan Penafsiran 3(2-3)6 Potret Udara Pengertian dasar fotogrametri dan penafsiran potret udara.B. Potret dan pemotretan udara. S. Kartasubrata S.em silvikultur di daerah tropika dan di Indonesia. perladangan berpindah dan pemukiman kembali penduduk.N. pemeliharaan dan perlindungan hutan. Sistem Agrisilvikultur. Wiradinata M. tanaman energi kayu bakar. T. Sistem-sist. J. hutan millik dan peranannya dalam pembangunan. Teknik pembangunan.S.MNH 309 Silvikultur 3 (2 3) 5 Peranan silvikultur dalam kehutanan. industri kecil kehutanan. Jaya P. Sistem Tebang Habis dengan Permudaan Buatan.Ch.

.

Suhendang D. Djamhuri A. ekologi mikroba. . anak petak). pengaruh terkontrol. kemungkinan suatu program pemuliaan pohon di Indonesia. Hadjib E. penilaian ekonomis. Sukendro H. karakteristik tanah yang berkaitan dengan kesuburan. pengumpulan buah dan biji. biji dan peningkatan nilai genetik percobaan provenansi. pencegahan pemberantasan hama dan penyakit. asosiasi mikroba dan tanaman serta peranan mikroba dalam pertumbuhan tanaman. fsiologi populasi mikroba. penentuan batas hutan yang akan ditata (penataan batas hutan). S. pernbagian hutan dalam petakpetak kerja (blok. pemuliaan untuk kualitas batang. komposisi mikroba di dalam tanah. hal-hal yang perlu diperhatikan pada penyusunan program pemuliaan untuk sifat-sifat kayu. pemuliaan untuk kualitas kayu. siklus hara. pengaruh pemanpkasan tajuk terhadap produksi buah pinus. Darusman MNH 401 Pemuliaan dan Genetika Hutan 3 (2 3) 7 Keragaman dan sebab-sebabnya. I. kebun biji. penyusunan Rencana Karya Pengusahaan Hutan. untuk sifat-sifat lain. Suhendi MNH 402 Kesuburan Tanah Hutan 3 (2-3)7 Konsep kesuburan tanah. Seleksi sebagai proses pemuliaan.MNH 312 Tata Hutan 3(2-3)6 Kedudukan perencanaan hutan dalam perencanaan hutan secara umurn pengukuhan hutan. Soerinegara E. fungsi pemuliaan pohon dalam pembinaan hutan industri. petak. Hardjoprajitno A. tujuan pemuliaan pohon di Indonesia.

Rosdiana . Fakuara Y.M. Wilarso 0.Y. Setiadi S.

Tambunan 1. A. Hardjanto Sudaryanto B. Setiadi U. kepegawaian. Hutan sebagai masyarakat tumbuhan (sinekologi). keuangan.MNH 403 Manajemen Perusahaan 3 (3 0) 7 Gatra manajemen perkantoran. Indrawan Y. personalia. Wibowo MNH 405 Ekologi Hutan 3(2-3)7 Klasifikasi hutan di Indonesia sewa ekologis. produksi dan pemasaran. pengepakan. Padlinurjaji MNH 404 Teknologi Benih 3 (2 3) 7 Faktor-faktor yang mempengaruhi benih. distribusi dan sertifikasi. kemunduran benih. Analisis vegetasi hutan. Mencakup penataan perkantoran. Parisy C. proses perkecambahan dan uji viabilitas benih. S. Rosalina C. Hikmat Istomo Ekarelawan . bagaimana membuat penganggaran (terutama perusahaan hutan). Produktifitas ekosistem hutan.M. Kusmana A. Pohon hutan dan lingkungannya (autekologi). dormansi. Suksesi hutan. bagaimana mengelola suatu pabrik agar menghasilkan output sewa efsien serta langkah-langkah yang ditempuh dalarn pemasarannya. Penyimpanan benih.

pengertian lingkungan hidup. . perkecambahan. Teknik-teknik peningkatan produksi hutan. Fakuara Y. meliputi acak sederhana. S.Y. survai terpadu. I. struktur dan fungsi organ. Metode pemilihan contoh. penyerapan air dan mineral reproduksi. prosesproses metabolisme. contoh acak bertingkat. contoh acak berlapis. Setiadi Sudarmadi MNH 409 Metode Pengambilan Contoh 3(2-3)7 Pemahaman konsepsi mengenai populasi dan contoh. pendekatan ekosistem. Silvikultur jenis-jenis pohon tumbuh cepat dan kayu mewah. Soerianegara A. analisis sistem. Pembangunan dan pemeliharaan hutan industri. Sukendro MNH 408 Fisiologi Pohon 3(3-0)7 Peranan fsiologi pohon. Indrawan C.MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya 3 (3 0) 7 Alam dan Lingkungan Pengertian sumberdaya dam. Ekonomi tanaman hutan. Kusmana MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (3 0) 7 Hubungan antara industri dengan industri kehutanan. Beberapa macam metode penarikan contoh-contoh acak sederhana. faktor dalam dan luar yang mempengaruhi pertumbuhan pohonr M. Manan A. wa sistematik dan PPS (probability proportional to size). contoh penerapan dan tinjauan umum.

dan lain-lain). Pendugaan ratio. .

Haemman Js E. keterikatan antara ketergantungan antar komponen-komponen sistem serta fungsi keterkaitan dan ketergantungan. S. Hardjoprajitno U. Sutarahardja B. Purnomo MNH 411 Penginderaan Jarak Jauh 3 (2 3) 7 Pengertian dasar penginderaanjarak jauh. citra dari berbagai panjang gelombang dan komposit berwarna interpretasi tata guna lahan. T. Santosa H. model dan simulasi serta konsep keterpaduan pengelolaan dipandang dari analisis sistem. pendugaan proporsi dan pengambiian contoh berganda. Rosalina MNH 412 Perencanaan Pengelolaan 3 (3 -0) 7 Daerah Aliran Sungai Pengertian ekosistem Daerah Aliran Sungai. masalah khusus mengenai tanah dan air.pendugaan regresi. pengambilan contoh bertingkat untuk penaksiran secara kualitatif dan kuantitatif. Berbagai platform pemotretan. macam-macam sistem. Kuncahyo J. Darmawangsa R Atmawidjaja S. telaah sewa kritis manfaat dan kelemahan berbagai citra. komponen dan struktur sistem. Sudiono MNH 410 Analisis Sistem 3 (2 3) 7 Prinsip-prinsip sistem. Berbagai tata guna . Suhendang Y. H.

Masalah banjir dan erosi.lahan dan pengaruhnya terhadap hasil dan kualitas aliran sungai. Rehabilitasi lahan kritis melalui .

Parisy MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 7 Prinsipprinsip ekonomi yang berhubungan dengan penentuan kebijaksanaan sumberdaya. penghijauan. discount dan confound factor tegakan seumur dan tegakan tidak seumur. Metodologi dalam riset ekonometrika. MNH 416 Pemasaran Hasil Hutan 3 (3 0) 7 Kegunaan pemasaran. Beberapa studi kasus pengelolaan sumberdaya. konsemasi tanah dan bangunan air secara terpadu. Kriteria sosial. . S. Darusman MNH 414 Ekonometrika 3 (3 0) 7 Definisi dan ruang lingkup ekonometrika. MNH 415 Nilai Hutan 3 (2-3)7 Pengertian biaya. Penerapan model regresi dalam bidang ekonomi. perhitungan nilai tegakanf stumpage value (pendekatan pasar dan pendekatan historis). ekonomi pengawetan sumberdaya. Haeruman Js. Masalah kelembagaan dan faktor-faktor organisasi yang dapat mengatur penggunaan sumberdaya.reboisasi. H. pengembangan dan institusi DAS. D. Manan Hendrayanto S. Sumberdaya dam dan pembangunan nasional. Konsepsi sumberdaya dapat pulih dan tidak dapat puli (renewable and non renewable resources). penilaian tegakan (stumpage appraisal). analisis permintaan dan penawaran hasil hutan serta penentuan harga. inventarisasi. tujuan serta pembagian ekonometrika. ekonomi kesejahteraan (welfare economics) sebagai dasar untuk pengelolaan sumberdaya.

Hardjanto Bachruni .Sistem diitribusi/tata niaga hasil hutan di dalam dan luar negeri. Riset pemasaran dan komoditi kehutanan dalam perdagangan internasional.

Model-model teoritis pertumbuhan populasi (model eksponensial dan model logistik) serta pengantar simulasinya. Manajemen tanah-tanah masalah. Manajemen intensif dan produktivitas jangka panjang. Ciri populasi yang menyangkut sifat-sifat lingkungan. Efek dari kebakaran hutan atas tapak. dan peubah-peubah populasi. Diagnosa dan koreksi kekahatan nutrisi. Inokulasi mikoriza. proses-proses populasi. analisa dinarnika populasi tegakan hutan dalam kaitannya dengan populasi serangga. MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3(2-3)7 . pola pemenwan serangga hama (dispersal). pemanfaatan populasi serangga hama. Efek sekunder dan di luar lapangan dari penggunaan bahan-bahan kimia di dalam hutan.MNH 417 Manajemen Tanah Hutan 3 (3 0)7 Klasifikasi lahan-lahan hutan. Tanah dan silvikultur. serta analiiis dampak perubahan populasi. Sudomo 0. Bahan-bahan pupuk dan reaksinya dalam tanah. Putwowidodo S. lawas. Analisis dinamika populasi hutan. Rusdiana MNH 418 Ekologi dan Dinamika Populasi 3(2 3)7 Serangga Pengertian. prinsip pengaturan populasi. Penggunaan pupuk hijau. Teknik operasional dalam pemupukan hutan. Manajemen asrama semai dan tetembawang benih. dan tujuan penelaahan populasi.

dan penyakit yang tidak menular. peranan serangga penularan penyakit.Gejala dan tanda. prinsip-prinsip pemberantasan dan pencegahan. penyebab penyakit. . penyakit khusus hutan di Indonesia seperti lodoh penyakit pada akar. daun. batang. fungisida. siklus hidup patogen tanarnan. cara penularan penyakit.

hama jati dan lain sebagainya. air. di Fakultas Kehutanan terutama yang berhubungan dengan interaksi masyarakat desa dengan hutan . Pengaruh-pengaruh kebakaran hutan (terhadap vegetasi. A. Pemadaman kebakaran. kelembagaan dan dinarnika masyarakat pedesaan. Perilaku kebakaran hutan. Kebijaksanaan pengendalian kebakaran hutan. Husaeai Oemijati R D. udara). Pengendalian hama meliputi sejarah. Peralatan pemadaman kebakaran hutan. konsep baru. Suratmo Oemijati R Kasno MNH 422 Metodologi Penelitian Sosial 3 (3 0) 7 Tujuan penelitian sosial adalah untuk mengetahui struktur organisasi. Persiapan pemadaman. teknik-teknii penekanan populasi. Pengendalian hama khusus di Indonesia seperti hama mahoni. pengambiian contoh populasi hama dan lain sebagainya. E. Darusman MNH 421 Ilmu Hama Taaaman 3 (2 3) 7 Prinsip perkembangan populasi serangga meliputi : pernyataan perubahan populasi. tanah. pencegahan kebakaran hutan.G. hama albisia. prinsip-prinsip ekologi dan kaitannya dengan api. F. Bahan bakar di hutan.MNH 420 Kebakaran Hutan 3 (2-3) 7 Peranan api dalam bidang kehutanan. Proses pembakaran bahan bakar di hutan. cuaca dan kebakaran. faktor-faktor penentu kepadatan populasi. wildlife. Penggunaan api dalam bidang kehutanan. Ekonomi pengendalian kebakaran hutan. pengawasan terpadu dan lain-lain.

Wawanwa bebas. 2. Mata ajaran meliputi teori dan praktek. . Partisipasi Observasi (participant observation). Wawancara dengan kuesioner berstruktur dengan rumah tangga sebagai unit analisii melalui sampling.atau dengan kegiatan kehutanan. 3. Metodologi penelitian sosial mencakup teknik-teknik : 1. di dalam dan di luar kawasan hutan.

. Staf MNH 425 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Penyampaian sewa formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah.4. pengertian sistem pemanenan hutan dan prinsip berbagai sistem yang dipraktekkan di berbagai negara.MNH 423 Praktek LapandKKN 4 (2 bln) 8 Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta penerapannya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalam masyarakat sekitar hutan. metode penelaahan analiia dan pengambilan kesimpulannya. Praktek keterampilan dalam pembinaan hutan. perencanaan hutan serta ekonomi hutan. 6. arti pemanenan hutan bagi kegiatan hutan yanglaindan bagi kehidupan masyarakat sekitar hutan. Staf MNH 424 Skripsi Penelaahan masalah sewa ilmiah di program pembiiaan hutan. Jurusan Teknologi Hasil Hutan THH 201 Pemanenan Hutan 3 (2 3) 4 Falsafah yang melandasi pemanfaatan hutan bagi kesejahteraan masyarakat luas. pengelolaan hutan serta penelaahan masalah ekonomi dan sosial kehutanan. masalah pengangkutan kayu. sejarah pemanenan hasil hutan.2. Tahap-tahap dalam pemanenan hutan.

ma pemanenan di hutan tropika basah. Karnasastra D. Suparto R Abidin B.U. Hamonangan.Gani RS. pentingnya keselamatan kerja. Ch. Nugroho B. . ma -ma pernungutan hail hutan ikutan.S. T.

radial dan tangensial dan penstabilan dimensi. papan serat pulp dan kertas. pembentukan kulit dan strukturnya. stabilitasi dimensi.L. gambaran umum tentang penggergajian. pengeringan kayu. Tobing J. pengawetan kayu. Identifikasi kayu. elektrikal. Tobing 1. Suryokusumo T. sifat-sifat anatomi.THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3 0) 4 Ruang lingkup. variabiitas struktur. Pandit T. radiasi dan lain-lain. kerusakan alami. Cot0 S. sumber hasil hutan. mekanisme pertumbuhan pohon. I. sifatsifat yang sama yang membedakan jenis-jenis kayu. energi dan pencemaran lingkungan. papan partikel. sifat ultra mikroskopik. Pengertian dasar sifat . tujuan. perbedaan susut arah longitudinal. sifat-sifat kasar. pembuatan kayu lapis. sifat makroskopik kayu daun jarum dan kayu daun lebar.K. kimia f~is dan mekanis dari kayu. pengertian. peranan dan cara pengukuran.N. has3 hutan non kayu. kembang susut. Ruhendi S. berat jenis dan kerapatan kayu. sifat ortotropis. Z. Suryana Sucahyo THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu 3 (2 3) 5 Ciri-ciri makroskopik. hubungan kayu dengan air. Sifat termal.L. Wahyudi THH 302 Sifat Fisis dan Mekanis Kayu 3 (2 3) 5 Peranan sifat fsis dalam penggunaan dan kegunaan kayu berat jenis zat kayufdinding sel.

Pembahasan mengenai macam-macam keteguhan kayu yang bersifat ortotropis. tegangan. penen- .mekanis. pengujian sifat keteguhan. standar pengujian mekanis. regangan. statika dasar : Pengertian beban. diagram tegangan renggangan. variasi kekuatan kayu.

Padlinu rjaji F.L. Rahman. Cot0 T. THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2 3) 6 Keawetan dan keterawetan kayu. dasar-dasar stress grading. penanganan kayu di gudang. Sifat-sifat kayu yang mempengaruhi pengeringan. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas. tujuan dan manfaat. Bakar 0. prinsip-prinsip penggergajian. kebutuhan tenaga. cara . T. pengenalan fungsi mesin. faktor perusak kayu. cara pengawetan.M.M. Ruhendi Hariadi E. tata letak. pengaruh pengawetan terhadap sifat-sifat kayu. pengenalan sortimen. Faktor-faktor yang berperan dan mempengaruhi pengeringan kayu. penanganan material. Febriyanto THH 305 Pengeringan Kayu 3(2-3)6 Pentingnya pengeringan kayu. Padlinurjaji S. faktor-faktor pendukung. Tarumingkeng I. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas kayu di gudang. serta faktor yang mempengaruhi kekuatan kayu. fungsi. aspek ekonomi pengawetan dan pengawetan kayu di Indonesia. Tobing RC.S. tipetipe bahan pengawet. kapasitas produksi dan rendemen. klasifikasi industri.R Mardikanto Sucahyo I. proses produksi. strength ratio. Wahyudi THH 303 Penggergajian 3 (2 3) 5 Ruang lingkup. Z. I.tuan tegangan ijin. Kilang pengering : komponen.

Jadwal pengering : proses yang terjadi .ke ja dan penggunaannya.

Hadi I. Z. sifat-sifat klasifikasi. aspek ekonomi panel-panel kayu. Hadi J. dengan angin. tahap-tahap suatu pembangunan pengetahuan dan pengolahan tanah. papan partikeldan papan serat.RMatangaran THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2 3) 6 Gambaran .K. ruang panas. Pandit THH 306 Panel-panel Kayu 3 (2 3) 6 Deskripsi dan spesifiasi produk panel-panel kayu. Pranggodo RS. B.dan pencegahannya.R Mardikanto J. Aspek ekonomi. Cot0 Y. pengetahuan bahan bangunan serta analisis biaya pekerjaan bangunan. bahan baku. Pengeringan alami. Suparto T. Suryana P. penggunaan kayu lapis.S.N. produksi dan konsurnsi. Tambunan S. dehumidifikasi dan lain-lain.S. Widarmana Y. sebagai bahan dasar bangunan termasuk pengantar mekanika tanah untuk badan jalan dan stabiiasi tanah : bahan bangunan jalan pengetahuan dasar penggunaan air. Sutigno THH 307 Keteknikan Hutan 3 (2 3) 6 Ruang lingkup permasalahan. B. proses pembuatan.

penelitian kerja yang mencakup pengertian produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta kaitannya dengan peningkatan produktivitas kerja. ketenagakerjaan : penelitian gerak dan waktu. Penelitian dan pengamatan waktu kerja. . beberapa dasar dan azas ergonomik.umum serta definisi ilmu kerja.

bahan kirnia dari kayu. kesehatan dan keselamatan kerja. keuntungan dan kerugian dalam perekatan. Febriyanto THH 311 Pembukaan Wilayah Hutan 3 (2 3)6 Falsafah yang mendasari pengetahuan pembukaan wilayah hutan. metode perekatan dan kualitas perekat dan perekatan. pembukaan wilayah hutan bagi perkembangan hutan dalam berbagai fungsinya. pembakaran. Gani T. batasan-batasan yang dipakai.S. kimia anti api. degradasi kayu oleh bahan kimia. pemilihan . Achmadi THH 310 Perekat dan Perekatan 3 (2-3) 6 Lawas perekat dan perekatan.S. dekomposisibiologi. Karnasastra G. polimer sintetik. cara-cara pengangkutan dalam wilayah hutan. bahan perusak pulp. D. Prinsip. Sofyan S. tujuan dan bahan yang dipakai dalam penggilapan kayu. organisasi kerja. masalah pencemaran dan pencegahannya. variabel perekatan. spesifikasi perekat. klasifikasi dan jenis-jenis perekat. Santosa THH 309 Kimia Kayu 3 (2 3) 6 Komposisi kimia kayu. S.tata letak dan bagan proses suatu pekerjaan. definisi dan pengertian pembukaan wilayah hutan.U.S. Ruhendi Y. sejarah perkembangan perekatan. Syafii K. Hadi F. W. interaksi kayu bahan pengawet. pirolisis. teori perekatan. struktur dan reaksi.

pengembangan pengangkutan .modus pengangkutan dalam hutan.

re1 dan truk. material. R Matangaran W. Prangodo D. chainsaw dan lain-lain. pembangkit tenaga. mesin-mesin atau peralatan dan manusia. analisis dan pengendalian faktor-faktor produksi yaitu modal. roller dan lain-lain). Elias RS. traktor. pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga. Suparman THH 312 Mesin-mesin Pemanenan Kayu 3 (2 3) 6 Filsafat mengenai penggunaan mesin dalarn kegiatan pemanenan kayu. prinsip dan konstruksi komponen-komponen mesh meliputi kerangka. Sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia dan dalam kegiatan pemanenan kayu. Cara menghitung dan meliilai tenaga dan kapasitas mesin. RS. Suparto B. alokasi dan penjadwalan surnber daya manusia dan lingkungan kerjanya. motor listrik. Topik-topik meliputi : kriteria pengambilan keputusan dalam penganggaran model. . pemeliharaan dan penggantian mesin-mesin. Hermawan THH 401 Manajemen lndustri 3 (3 0) 7 Pengelolaan sistem produksi termasuk perencanaan. Risalah tentang konstruksi dan struktur mesh.S. pengelolaan persediaan. contoh-contoh penerapan dalam hdustri perhutanan. dampak konstruksi prasarana angkutan terhadap lingkungan. Prinsip kerja motor bakar dalam. alat hidrolis.air. grader. Suparto J. harvester. Risalah mesin-mesin pemanenan kayu meliputi : mesin konstruksi jalan (bulldozer.

Manurung F.S.G. Febriyanto . Widarmana E.T.

R. Wiradinata D.THH 402 Analisis Hiaya 3 (2 3) 7 Biaya Tetap dan biaya variabel. biaya usaha. identifikasi hambatan yang mempengaruhi kebebasan gerak langkah. Abidin R. pengumpulan data yang penting untuk melihat berbagai alternatif yang ada. Karnasastra THH 403 Perencanaan Pemanenan Kayu 3 (2 3) 7 Filsafat yang mendasari kegiatan pemanenan kayu dan perenCanaan secara umum. Suparman R. Abidin T.S. Penetapan tujuan. Tambunan S. pemrograman. K. hubungan sifat kayu dan sifat kertas. Sofyan B. Suparto Elias B.S. linier pengendalian inventarisasi. memilih eksploitasi yang paling mendekati kriterium yang dipilih. teknologi pulp dan kertas.S. bahan mentah pulp dan kertas. Syafii . menerapkan data ini terhadap kriterium yang dipilih dan menghitung biaya yang diperlukan.U. pengaruh waktu. Masalah lingkungan akibat industri pulp dan kertas. konsep biaya sama. muatan dan jalan. perencanaan jaringan kerja dan metoda lintas kritis. Nugroho THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) 7 Prospek dan industri pulp dan kertas. proses pulping serta pengujian pulp dan teknologi kertas. S. menetapkan kriterium untuk mengambil keputusan. biaya usaha pada lereng. langkah-langkah perencanaan dengan pendekatan sistem. penggantian mesin. metode perencanaan. Achmadi W. Tujuan dan prinsip-prinsip perencanaan pemanenan kayu.

penyebaran. Sofyan Z.R Mardikanto S. Rotan: potensi. penyebaran. THH 407 Hasil Hutan Non Kayu 2 (2 0) 7 Peranan HHNK dalam penyediaan lapangan kerja. pengolahan dan kegunaan. resultan gaya. Wiradinata B. poligon gaya dan poligon garis. Su rjokusumo Sucahyo THH 406 Riset Operasi 3 (2 3) 7 Peluang dan distribusi. sifat-sifat penampang. penyadapan. tegangan pada balok terlentur serta perhitungan perencanaan pada struktur sederhana dengan beban tekan. equilibrium. K. penyebaran. S. kapol. penyadapan. hukum-hukum kesetimbangan serta reaksi pada balok terlentur. tarik dan lentur. pengolahan dan kegunaan. perhitungan gaya lintang momen lentur. pengertian gaya. Getah pinus : potensi. rantai makov.THH 405 Mekanika Kayu 3 (3 0) 7 Hubungannya dengan sifat mekanis dan fisis kayu. penyadapan. Tambunan THH 408 Dasar-dasar Penggunaan dan 2 (2 0) 7 Pemrograman Komputer . Hamonangan S. pendapatan daerah dan penghasil devisa. Jenis-jenis harsa (resin) lainnya (damar. lemak dan lain-lain) : potensi. HHNK lainnya (minyak atsiri.Ch. teori antrian. dan lain-lain) : potensi. kesempatan berusaha. contoh-contoh riset operasi dalam bidang kehutanan. pemrograman dinamik. pengolahan dan kegunaan. penyadapan. penyebaran. Cot0 B. T. pengolahan dan kegunaan.

Pengantar pengolahan data : . manipulasi dan penyimpanan.Pengantar mengenai data dan informasi : pengumpulan konversi.

peta pengawasan. S.R. keterandalan. metode korelasi. dasar-dasar ilmu statika dan kekuatan bahan. S. pengertian pokok kualitas. jenis. ijin kerja. peranan proses dalam peningkatan kualitas produk. Mardikanto Sucahyo THH 410 Pengendalian Kualitas 3 (3 0) 7 Arti. ciri-ciri kualitas. tujuan. mendimensi batang. spesifikasi. Cot0 Hariadi 3 (2 3) 7THH 409 Kayu Sebagai Bahan Bangunan Pembahasan mengenai teknologi. sejarah dan organisasi pengendalian kualitas. ruang lingkup. pengetahuan dasar komputer. sifat-sifat mekanis. Suryana THH 411 Mesin-mesin Pengolahan Kayu 2 (2 0) 7 . Widarmana J. cuplikan keterimaan. standar. perawatan dan keterawatan. sambungan kayu.manual. dan faktor-faktor ketegangan. Perangkat lunak : sistem dan tata kerjanya. pemilahan (grading) kayu gergajian dan kayu lapis. Program aplikasi : data base manajemen spreadsheet dan wordprocessing. elektrikal dan mekanikal. keteknikan serta sejarahnya. Z. elemen struktur kayu konstruksi. standarisasi dan normalisasi serta proteksi bangunan kayu. pengendalian kualitas terpadu. penentuan ukuran sasaran. struktur bangunan kayu. toleransi. Surjokusumo T. keteknikan kayu lapis dan panel-panel. Pengantar analisis sistem : perencanaan dan penggunaan. komponen dan cara kerjanya.

Filsafat yang melandasi penggunaan mesin-mesin dalam operasi kehutanan. risalah tentang konstruksi dan struktur mesin. pengendalian. prinsip-prinsip dan konstruksi komponen mesin meliputi kerangka. prinsip kerja motor bakar dalam. pembantu tenaga. sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia. motor . transmisi kerja pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga.

alat-alat hidrolis. risalah mengenai mesinmesin pengolahan kayu seperti pengergajian. mekanik maupun kimia. metode pencegahan dan pengendalian perusak kayu baik sewa fisik.bakar. klasifikasi jasad hidup perusak kayu dan bentuk kerusakannya. serta dampak pengendalian jasad hidup perusak kayu terhadap lingkungan kayu. cara menghitung tenaga dan kapasitas mesin.S. R. Tarumingkeng D. motor listrik. kayu lapis. R. Praktek ketram pilan dalam pekerjaan pemanenan hasil hutan dan pengolahan hasil hut an. Staf THH 414 Skri psi 4 (2 bln) 8 Penelaahan masalah secara ilmiah di bidang pemanenan hasil hutan .C. kerusakan kayu oleh serangga dan jasad hidup lain. mesin serut dan lain-lain. Nandika THH 413 Praktek Lapang/KKN Program Studi 4 (2 bln) 8 Teknologi Hasil Hutan Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta partisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalammasyarakat disekitar lempat praktek. Suparto Staf THH 412 Hama Hasil Hutan 3 (2 3) 7 Pengertian dan lawas biodeteriosasi kayu dan hasil hutan lainnya secara umum. peranan dan dampak ekonomis jasad hidup perusak kayu (bangunan).

Staf THH 415 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Menyampaikan masalah secara formal hasil praktek khusus dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. . metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya.serta pengungkapannya dalam bentuk tulisan.

masalah konservasi ditinjau dari sektor kependudukan.S. menyusun laporan keuangan (neraca rugi laba. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan KSH 201 Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 3 Hayati Pendahuluan sejarah perkembangan konservasi sumber daya alam: pembagian sumberdaya alam dalam kaitannya dengan kepentingan konservasi. membuat jurnal dari transaksi. lingkungan suatu popu- . Dahlan N. Bratamihardja Staf 6. perhubungan dan pariwisata. Kapita selekta. membuka perkiraan dari neraca awal. menyusun neraca awal dari inventaris.sudarg0 EN. Basuni J. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan (ledger). kehutanan. pertambangan.B.A.SEP 341 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 3) 7 Menyusun daftar inventaris. Mulyani KSH 301 Ekologi Populasi 3 (3 0) 5 Pendahuluan. strategi dan program konservasi sumberdaya alam. Hernowo s. perubahan modal). prinsip-prinsip konservasi sumberdaya alam. industri. Santoso R Soekmadi Y.43. perikanan.S. karakteristik populasi. Alikodra S. H. A.

lasi. HS. ekologi manusia. menuju organisasi komunitas. Alikodra N. interaksi populasi. mekanisme pengaturan energitika populasi. Santoso R Avenzora .

AM. hubungan sosial. Harini M. koordinasi kehidupan dan gerak satwa. coral reef. home range dan teritoris. estuaria. . proses biologi reproduksi. migrasi dan orientasi. Priyono Y. hubungan tanah-air-hutan dan manusia.KSH 302 Ekologi Perairan 3 (2 3) 5 Tinjauan umum sumberdaya laut. Aryati M. anatomi perbandingan. sistem reproduksi. biologi perairan tawar. pengantar perilaku satwa. E. 'kelompok sosial biiatang.S. Thohari B. Mas'ud KSH 304 Perilaku Sahva 3 (2 3) 5 Pendahuluan. sistem pencernaan.A. Dahlan A. proses biologi pencernaan.G. tinjauan umum sumberdaya perikanan. ekosistem sungai.K. mangrove. sea weed dan sea grass. perilaku satwa khusus. perilaku satwa. kelestarian satwa. sifat kimia fisik perairan. biologi perairan laut. organisme perairan yang dilindungi. ekosistem danau. sistem-sistem perilaku. kriteria penentuan kawasan konservasi perairan. Husin KSH 303 Anatomi dan Fisiologi 3 (3 0) 5 Flora dan Fauna Ciri-ciri fsik flora dan fauna.N. F. sikius biogeokimia. ekosistem pantai. E. Suratmo Y.

sensus dan inventarisasi satwa. pemantauan . Rinaldi Y. analisis dan evaluasi populasi. Santosa KSH 305 Pengelolaan Sahva 3 (2 -3)6 Pendahuluan.D. konsep pertumbuhan populasi.

seni dalam arsitektur lanskap. Thohari E. diversifikasi spesies. faktor penyebab utama keanekaragaman dalam jasad hidup. Alikodra S. elemen diiain lanjutan.S. burung dan ikan. aspek visual dalam lanskap. peraturan perundangan tentang satwa liar. proses disain. perencanaan interpretasi pemiliian media . seleksi dam. Mas'ud KSH 306 Arsitektur Lanskap 3 (2 -3)6 Pendahuluan.B. Ontaryo L. Prasetyo KSH 307 Evolusi. sejarah pendidikan lingkungadkonservasi. spesialisasi. kapita selekta. taksonomi dan biosistematika. pengelolaan satwa. perencanaan. ruang dan struktur.M. teknik melokalisir populasi. genetika populasi. penggiringan satwa. manusia dan interpretasi. A. Basuni B. teori kepunahan. biogeografi. elemen disain. aspek sosial. dasar-dasar transformisme. ekologi lanskap. Y. bangunan rekreasi. Administrasi pengelolaan. Biosistematika dan 3 (3 0) 6 Biogeogra !I Pendahuluan. Amzu A. Hidayat KSH 308 Pendidikan Konsemasi dan 3(2-3)6 Interpretasi Pendahuluan. prinsip dasar merancang dan merencana lanskap. H. analisis dan perancangan lanskap areal konservasi. ekonomi dan budaya. satwa kecil. keteknikan pertanaman.satwa. aplikasi pengelolaan : satwa besar.

K. Harini S.S. Soekmadi R Avenzora . manajemen program interpretasi. E. teknik interpretasi.interpretasi. Soedaqgo S.

mempelajari berbagai teknik inventarisasi dan sensus satwa dan interpretasi data. pengertian dan tujuan inventarisasi dan sensus hidupan liar. strategi konservasi.KSH 309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2 3) 6 Pendahuluan.B. Ontaryo R Sukmadi N.K. Seorang rimbawan. ekologi insuler . E. disain kawasan konse~asi. Harini H.atau pun diluar. penyusunan laporan. Santoso KSH 401 Perencanaan dan Pengelolaan 3 (3 0) 7 Kawasan Konsewasi Pendahuluan.S. teknik pengambilan contoh. Y.S. Dalam perkuliahan selain akan dibahas mengenai peraturan perundangan juga akan diberikan kasus-kasus pelanggaran dan proses penanganannya sebagai contoh. perencanaan kawasan konsewasi. menyusun disain inventarisasi dan sensus. Hernowo E. Amzu KSH 310 Pengantar Peraturan Perundangan 2 (2 0) 6 Konsewasi Peraturan perundangan berfungsi untuk mengendalikan dalam pemanfaatan surnberdaya alam atau pembinaan lingkungan hidup manusia. khususnya sarjana kehutanan di bidang konservasi sumber daya hutan perlu memahami peraturan perundangan konservasi mengenai atau yang berkaitan dengan sumberdaya hutan baik yang ada di lingkungan kehutanan . Alikodra J.

Soedargo L. konsewasi hutan tropis. masalah yang ditangani oleh PHPA. beberapa penyebab kemusnahan. S. Prasetyo . speleologi. Basuni S.B.dan konservasi.

peranan karakteristik rekreasi alam. perencanaan dan pengelolaan tempat rekreasi. adaprasi teknik pelepasan ke alam. pemantauan. metode pemantauan pencemaran lingkungan. dampak ekonomi dari rekreasi alam.K. Avenzora KSH 405 Pencemaran Lingkungan 3 (2 3) 7 Pendahuluan. peranan swasta dalam rekreasi alam. spesies flora dan fauna langka. kebijaksanaan penangkaran. permintaan rekreasi dam. pencemaran tanah. sumberdaya rekreasi. Ontaryo E. Prasetyo R. waktu senggang. kegiatan pengelolaan habitat. dampak negatif dari pengembagan rekreasi alam. Thohari B. A. S. Haryanto Y.S. pengelolaan pengunjung.M. Harini KSH 404 Rekreasi Alam 3 (2 3) 7 Pendahuluan. mengenal tipe-tipe habitat. analisa ekonomi. Soedargo L. kapita selekta. plasma nutfah. teknik pengangkutan. mengenal tipe-tipe habitat. teknik penangkaran. Hikmat KSH 403 Pengelolaan Habitat 3(2-3)7 Pendahuluan. pencemaran udara dan kebisingan. analisa habitat dan lingkungan. pencemaran perairan. Mas'ud E. aklimatisasi.KSH 402 Penangkaran Flora dan Fauna 3 (2 -3) 7 Pengertian. hubungan pencemaran lingkungan dengan . Amzu A.B.

Chitty. model poisson. mekanisme pengaturan populasi (Intinsil: Wellington. Husin A. Husin E. Wayne-Edward. statistik. white. F. model dimensi nicia ekologi. Thohari S. Holling. pengambilan contoh.konservasi sumberdaya hayati. A. teknik pendugaan dampak pada aspek biologi. dinamika populasi. teknik pendugaan dampak pada aspek geofisik dan kirnia. materi ekologi kuantitatif meliputi : pola pencemaran. ekologi umum. undang-undang dan pelestarian lingkungan. parameter-parameter populasi dan metode penyusunan tabel kehidupan (life table). Eksintri: Andrewmatha & Birch. peranan kawasan konservasi dalam upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. model binomial. Priyono KSH 407 Ekologi Kuantitatif 3 (2 -3)7 Mata ajaran ini membahas sistem yang berlangsung dalam ekosistem secara ekologis dengan penggunaan pendekatan kuantitatif.A.Santosa . Roltera. masalah lingkungan dan pembangunan.A. Lotka. Metodologi andal.G. Southwood). Beberapa model interaksi populasi (Gause. Y. yaitu matematika. model dispersal. Priyono KSH 406 Analisa Dampak Lingkungan 3 (2 -3)7 Pendahuluan.M. teknik pendugaan dampak pada aspek sosial ekonomi dan budaya. Suratmo Y. Miine. Beberap4 mata ajaran lain melandasi pemahaman ekologi kuantitatif. Basuni Haryanto Y. Dahlan A. Nicolson-Bailey. manfaat dan kegunaan andal. Thornson. Hassel-varley). ekologi populasi.N. Pimentel. Wellington.

organisasi dan pengelolaan hutan kota. tipetipe hutan kota. Pertimbangan manfaat dan dampak negatif sosial ekonomi di dalam pengembangadpembangunan konservasi alam baik in situ maupun ek situ. Peranan kawasan konservasi dalam sosial ekonomi. Bentuk-bentuk lingkungan alam berperan dan berfungsi peningkatan sosial (dibagi ke dalam lapisan sosial masyarakat). suku-suku bangsa yang khas yang berkaitan dengan interaksi dengan lingkungan dam. pembangunan hutan kota. Y. mengungkapkan kepentingan peranan lingkungan alarn konservasi untuk ekonomi masyarakat.N. nilai makanan.B. Ontaryo E. adat istiadat dan norma-norma. yang mungkin bisa dibangkitkan menjadi modelmodel konservasi alam. arsitektur lanskap dan hutan kota. Rumusan manipulasi model-model sosial budaya dan ekonomi yang rasionil dalam konservasi alam. . dasar-dasar ilmu makanan satwa. kota dan masalah lingkungan hidupnya. Prasetyo Ekarelawan KSH 409 Sosial Ekonomi Politik Antropologi. Ontaryo R Soekmadi KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (3 -0) 7 Pendahuluan. Dahlan L. pengukuran kegunaan makanan. Y.KSH 408 Hutun Kota 3 (2 3) 7 Pendahuluan. kebutuhan zat makanan. peraturan dan perundangan lingkungan kota. pemeliharaan hutan kota. manfaat serbaguna dan fungsi hutan kota.

A.masalah energi populasi. analisis kebiasaan makan. Thohari B. Mas'ud . penyusunan ransum.M. aspek ekonomi makanan satwa.

KSH 412 Praktek KhususISkripsi 4 (2 bln) 8 Penelaahan secara ilmiah di bidang perlindungan sistem pendukung kehidupan. geomorfologis maupun ekosistemnya. pengelolaan suaka alam dan taman nasional serta pengungkapamya ke dalam bentuk tulisan. . flora. mempelajari perencanaan dan pengelolaan kawasan konsemasi. Staf KSH 413 Seminar Skripsi 1 (1 jam) 8 Penyampaian masalah secara formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya.KSH 411 Praktek Lapang Program Studi 4 (2 bl) 8 Konservasi Surnkrdaya Hutan Menganalisa potensi kawasan baik fauna.

Duke. IPB.Gunarwan Suratmo (Ir. IPB. 1986) 8. (MS. UI. 1986) 4. 1988) 16. IPB. (MA. 1984) 2.Wisconsin. Emi K.1. (MF. (MF. 1984). 1985). IPB. IPB. 1968). UPLB. 1975). 1975). IPB. Tapa Darma (Ir. 1977). Cahyo Wibowo (Ir. Edje Djamhuri (Ir. 1970).K. USA. 1975) 14. Herman Haeruman Js. IPB. ITC Netherlands. Budi Prihanto (Ir. Hendrayanto (Ir. Cecep Kusmana (Ir. 1985) 11. Arti Widowati (Ir. (Dr. 1990) 17. Univ. IPB. USA. (MSc. Hardjanto (Ir. 1986) 10. IPB. IPB. Andi Sukendro (Ir. Iwan Hilwan (Ir. USA. (Dr. Andry Indrawan (Ir. 1984) . 1989) 12. Duke. Univ. UGM. Alikodra (Ir. 1984) 6. Achmad (Ir. IPB. IPB. IPB. IPB. (Dipl. (Ir. (MS. IPB. DIREKTORI TENAGA PENGRIAR 6. (Prof.Dudung Darusman (Ir. 1%5). 1974): (MS. I. 1985) 21. 1%2). IPB.6. IPB. IPB. Univ. 1975). 1985) 20. (Prof. Univ. 1976) 13. Achmad Hadjib (Ir. Budi Kuncahyo (Ir. (MS. 1984) 3. IPB. Jurusan Manajemen Hutan 1. 1987) 19.USA. IPB. (PhD. Bachruni (Ir. IPB. 1983). 1966). 1985) 5. 1987) 9. IPB. IPB. IPB. 1985) 7. 1978).G. 1979) 15. IPB. IPB.1 Nengah Surati Jaya (Ir. IPB. Duke. Philippines.5. 1990) 18. Heri Purnomo (Ir.5. F.

Lailan Syaifina (Ir. Oemijati Rachrnatsjah (Ir. IPB. Buce Saleh (Ir. 1984) 38. ITB) 27. Teguh Darmawangsa (Ir. Rubini Atmawijaya (Ir. Endang A. Suwarno Sutarahardja (Ir. Tedi Rusolono (Ir.USA. IPB. North Carolina State Univ. Netherlands. IPB. M. 1981). Sains Malaysia.. USA. Purwowidodo (Ir. (MSc. 1975). UGM. Husaeni (Ir. (Dr. 1983) 32. Istomo (Ir. IPB. IPB. Priyanto Pamungkas (Ir. IPB. UGM. 1%1). 1986) . IPB. 1988) 25. Soedari Hardjoprajitno (Ir. 1972). 1M) 28. 1975) 34. Chamin Mashar (Ir. (Ir. M. 1975) 43. Endang Suhendang (Ir.. IPB. 1982) 24. 1988) 37. (MS. 1978) 39. 1987) 31. IPB. IPB. 1988) 30. IPB. IPB. 1978) 35. Orno Rusdiana (Ir. North Carolina State Univ. (MS. Satyawacana. 1980). Salman Parisy (Ir. Syracuse. 1986) 44. Sudarsono Soedomo (Ir. IPB. UNIBRAW. 1x1). 1979) 36. UI. 1985). 1971) 29. IPB. Sudaryanto (Ir. (PhD. Simon T. (MS. 1973) 40. IPB. Naresworo Nugroho (Ir. IPB. (MSc. Kasno (Ir. 1979). Prof. Nuhamara (Drs. (MS. IPB.1972) 42. 1%3). 1973). IPB. (MS. 1973) 26. Syafii Manan (Ir. ITC. IPB. UI. IPB. (MS. 1972). IPB. 1987) 33. IPB. Sri Wilarso Budi R. (MS. USA. Univ. 1974). IPB.22. 1987) 23. 1986) 41.

IPB.Brasmasto Nugroho (Ir. 1969). IPB. IPB. IPB. 1985). IPB. 1985) 48. 1973) 8. USA. Hariadi (Ir. IPB. (MS. (MSc. Upik Rosalina (Ir. Nuridja Pandit (Ir. Darwis S. 1987) 12. 1985) . IPB. IPB. USA. IPB. 1988) 14. (MA. I Nyoman Jaya Wistara (Ir. IPB. E. USTL France. ITB. 1987) 47. 1988) 18. 1964) 3. 196). Dodi Nandika (Ir. UPLB Philippines. I. Gani (Ir. IPB.1989) 9. 1973). IPB.45. Gunawan Santosa (Ir. Jajang Suryana (Ir. 1980). IPB. Elias (Ir. IPB. Padlinurjaji (Ir.2. 1970). Edi Suhaemi Bakar (Ir. (MS. Bedyaman Tambunan (Ir. 1984) 11. Bambang Pranggodo (Ir. Kurnia Sofyan (Ir. (MSc. 1975) 7. (Dr. Fauzi Febriyanto (Ir. Minesota. Imam Wahyudi (Ir. (Dr. Domon S. IPB. 1982) 20. 1976). IPB. Munchen. IPB. IPB. IPB. Juang Rata Matangaran (Ir. Bintang Charles Harnonangan S.K. 1986) 17. Univ. 1979). 1984) 6.5. 1981) 46. Univ. (Dr.Togu Manurung (Ir. IPB. IPB. (Dr. (PhD. UPLB Philippines. 1986) 4. Ulfah Juniarti (Ir. (DEA. IPB.G. IPB. 1983). IPB. 1985) 16. (Ir. IPB. 1983). UPLB Philppines. USTL France. Univ. (SUMS. 1990) 6. 1987) 19. 1980). Yahya Fakuara Tasimin (Ir. 1986) 13. Suparman (Ir. 1969) 5. Yadi Setiadi (Ir. IPB. (Dr. 1973). FRG. IPB. UGM. 1988) 15. IPB. IPB. Iding M. 1979). Minesota. Jurusan Teknologi Hasil Hutan 1. 1975). (MS. (PhD. 1981). 1989) 10. 1987) 2.

Warsa (Ir. IPB.. IPB. (PhD.Much. 1976).. (PhD. UI. UPLB. Yusram Masisyaya (It. Wisconsin.Mardikanto (Ir. IPB. USA.(Prof. 1973). Suparto (Ir. (MSC. (Dr. IPB.Sanusi Wiradinata (Ir. 1987) 22. (Prof. 1976). Tarumingkeng (Ir.. 1%6). 1958). Univ. USA. USA. UPLB. IPB. 1%3). (PhD. Toronto. IPB. 1980). IPB.Tjetjep U. (Prof.T. ITB. 1983) 29. 1971). (MSc.IPB. 1983) 28. 1974) 26. Univ. Tobing (Ir. Minnesota. 1982) 24. Rachmatsjah Abidin (Ir. (PhD. (MSc. USA. (PhD. USA.. 1981). (MSc. UI.Rudolf C. 1975). IPB. 1960). 1980) 33. 1958). 1971) 23. 1972). (MSc. Wisconsin. 1989) 27. IPB.(Prof. UI. 1984) 30.R. 1979). IPB. Univ. Minnesota. (MS. Philippines. of Washington. 1958). Soerjono Soerjokusumo (Ir. Purdue Univ. UI. Soetrisno Hadi (Ir. Wasrin Safii (Ir. 1965). 1973). Philippines. 1970). (MSF. IPB. . 1987) 31. 1973).21.(MF. 1977) 25. Duke. Japan. Surdiding R. Univ. Univ. 1973) 32. (MAgr. Univ. USA. 1965). (MS. USA. Univ. British Columbia. USA. Rahardjo S. Sadan Widarmana (Ir. Togar L. (PhD. IPB. 1984). Purdue Univ. USA. IPB. IPB. Karnasastra (Ir. UI. Tokyo Univ. 1983) 34. Pennsylvania State Univ. Canada. 1972). Sucahyo (Ir.

Univ. IPB. 1978) . Univ. USA. Zahrial Coto (Ir. 1988) 35. (Dr.. IPB. (PhD.1991) 36. Nagoya Univ. USA. Yusuf Sudo Hadi (Ir.(Dr. 1975). Minnesota. Tokyo Univ. Japan. 1977). (MS. 1983). Japan.. 1%9). IPB. (MAgr. Minnesota.

IPB. 1974). 1987) 2. IPB.Ani M. Agus Priyono (Ir. IPB. E. J. 1975). Univ. (Dra. 1961). IPB. 1984) 13. Agus Hikmat (Ir. IPB. Harini M. Illinois. IPB. IPB. Rinekso Soekmadi (Ir. IPB. 1977) 10. Nyolo Santoso (Ir. Ishemat Soerianegara (Ir. 1984) 12. IPB. (MSc. Haryanto (Ir. 1985) 3. Lilik Budi Prasetyo (Ir. 1981). Undana. 1985) 8. 1978). 1986) 16. Achmad M. Endes N. (MS. 1983): (MS. IPB. Jurusm Konservasi Sumberdap Hutan 1. Ervizal Amzu (Ir. Ekarelawan (Ir. 1963). Michigan State Univ. (Prof. 1985) 15. IPB. 1988) 9.K. 1983) 4. USA). Pakpahan (Ir. (Dr. IPB. Illinois. 1985) 7. USTLJrance. UNPAD. (PhD. IPB. 1980). IPB.53. UGM.6. IPB. IPB. USTL. 1988) 11. UNDIP. USA.S. 1980) 6. Univ. Ricky Avenzora (Ir. 1988) 5. 1978) 14. (MSc. Alikodra (Ir. (Dr. 1987) 18. IPB. Dahlan (Ir. Burhanudin Mas'ud (Ir. Thohari (Ir. Dones Rinaldi (Ir. (DEA. 1985) 17. Budi Hernowo (Ir. UI. Hadi S. 1988) .

UPS. IPB. (MS. 1988) 20. 1990) . IPB. Yoyo Ontaryo (Ir. IPB. France. 1983). Y.19. Aryati Muliani (Ir. Sambas Basuni (Ir. 1985) 22. Yanto Santosa (Ir. France. Sumaryono Sudargo (Ir. IPB. IPB. 1987). IPB. 1971) 23. 1983) 24. UPS. IPB. 1%4) 21. Yahya Abdul Husin (MS. (Dr. 1981). (DEA.

FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) 7. disain dan pengembangan program penunjang industri permesinan. WAN PENDIDIKAN Ruang lingkup Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB mencakup penerapan ilmu dan teknologi serta dalam pengelolaan sumber daya alam dan tenaga untukkesejahteraan umat manusia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka di Fateta ditawarkan3(tiga) program studi yaitu Keteknikan Pertanian. Teknologi Industri Pertanian dan . explorasi dan penggunaan energi alternatif. mikrobiologi serta aspek manajemen juga ditekankan pada pengembangan proses di industri serta pengawasan mutu dan manajemen industri pertanian pada umumnya atau industri pangan pada khususnya. Pendidikan Fateta IPB mencakup pengembangan aspek-aspek Keteknikan dalam sistem usaha tani untuk meningkatkan produksi pertanian pangan maupun non pangan.7. biokimia. Fokus kurikulum Fateta adaiah untuk mempersiapkan sarjana-sarjana yang dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan pertanian baik di bidang pra-panen maupun pasca panen. termasuk aspek-aspek Keteknikan dalam penggunaan tanah dan air serta observasi lingkungan pertanian. Apliikasi Keteknikan dan ilmu-ilmu dasar seperti kimia.1.

Bambang Pramudya N.Teknologi Pangan dan Gizi untuk jenjang pendidikan S1. Di samping itu untuk jenjang Sz dan S3 ditawarkan program studi Keteknikan Pertanian.. Tehologi Pasca Panen. Ilmu Pangan. M. MS Kepala Bagian Tata Usaha : Saeful Rizal . clan Teknologi Industri Pertanian yang sejak 1990 pengelolaan administrasinya berada di bawah Koordinasi Program Pasca Sarjana IPB. Machfud. MEng Pembantu Dekan I1 : Ir. frsf MSc ~ ~ Pembantu Dekan I : Dr.2 ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. Aman Wuakartakusumah. MS Pembantu Dekan I11 : Ir. Darwin Kadarisman. Ir. Ir. R. 7.

: Ir. Moelyarno Djojomartono. MSA : Dr.Ketua Sekretaris Kepala Lab. Ir. Mikrobiologi Pangan . Frans Jusuf Daywin. MSAE : Ir. Purwadaria. Jurusan Mekanisasi Pertanian . MAE : Dr. Kamaruddin Abdullah QW :Ir. Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian Kepala Lab. Lingkungan dan Bangunan Pertanian Kepala Lab. Ir.72. MSAE b!~ : Ir. Yanuar J. Had K. Instrumentasi dan Perbengkelan :Dr. MS 722. Gardjito. Kusen Morgan. Teknik Budidaya Pertanian Kepala Lab. Energi dan Litrik Pertanian Kepala Lab. MSc : Dr. Atjeng Muchlis Syarief. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Ketua Sekretaris Kepala Lab.P. Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian Kepala Lab.1.

Winiati Puji Rahayu. Ir. MS :Dr. Biokiia Pangan dan Gizi :Dr. MSc ?q : Ir. Ir. MSc yr~y : Dr. MSc ?VT . Srikandi Fardiaz. Srikandi Fardiaz. Deddy Muchtadi. Ir.Kepala Lab.

Jurusan Teknologi Industri Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. A. MS : Dr. Teknologi Kirnia Kepala Lab. Soewarno Tjokrosoekarto MSc : Dr. Industri pangan : Dr. PengolahKepala Lab. Ir. Kimia Pangan Kepala Lab. Rizal Syarief. MSc : Prof. Pengawas Mutu Kepala Lab. Pramono Djoko Fewidarto. MS : Ir. Teknik dan Manajemen Industri Kepala Lab. Machfud. Irawadi Djamaran : Ir. Dr. Ir. Deddy Fardiaz. Ir. Ir. Bio Industri :Dr. MSc :Sutedja Wiraatmaja. Aziz Darwis. MSc . Kemasan Kepala Lab.Kepala Lab. DESS 723.

Ir. Ir. MS . Bambang Djatmiko : Prof. Wachjudin Tjiptadi.: Dr. Dr.

Tenaga peneliti untuk melakukan penelitian dan pengembangan bidang keteknikan pertanian. Jurusan Mekanisasi Pertanian Tujuan Pendidikan Kurikulum Program Studi Keteknikan Pertanian. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 STK 201 Kalkulus I FTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian TEP 201 Statika dan ~inda TEP 202 Mekanika Fluida TEP 214 Perbengkelan AGM 211 Klimatologi Dasar FTP 201 Penerapan Komputer Jumlah: .73. jurusan Mekanisasi Pertanian bertujuan untuk menghasilkan Sarjana SI yang mampu mengisi kebutuhan: 1. 3. 2. mesin. Kurikulum No. bangunan dan sarana pertanian. baik suatu sistem dan sarana di daerah pertanian maupun pengelola suatu proses pengolahan industri pangan dan hasil pertanian.Tenaga pengelola.1. Tenaga desain alat. Tenaga perencana untuk perancangan sistem pertanian di tingkat daerah sampai pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat (policy maker). 4.

21 sks Semester 4 TEPISTK 203 Matematika Teknik TEP 205 Termodinarnika dan Pindah Panas STK 211 Metode Statistika TEP 212 Menggambar Teknik .

K.Kuiikulum Semester 4 (Lanjutan) TEP 231 Ilmu Ukur Wdayah TEP 271 Pengetahuan Bahan Konstruksi TEPISEP 241 Dasar Manajemen JW. 21 sks Semester5 TEP 272 Praktikum Pengetahuan Bahan Konstruksi TEP 311 Kekuatan Bahan TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian TEP 331 TEP 361 Hidrologi Lingk~an M. Wajib Kelompo (2)* Jdah 20119 sks Semester6 TEP 323 Mekanika Mesin TEP 341 Ekonomi Teknik TEP 342 TEP 362 Pengantar Analisis Sistem Energi dan Listrik Pertanian M. Wajib Kelompok (3)* .

Pilihan(5) * * Jumlah: 18 sks Semester8 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata Profesi 4 TEP 497 Praktek Ket-ja Usaha Tani 4 TEP 498 Seminar Penya'ian Ilmiah 2 TEP 499 ~kri~silMasalah 6 Khusus Jumlah: 16 sks Jumlah Semester 1-8: .Jumlah: 21/22 sks Semester7 TEP 411 Analisis Teknik M.K.

* Daftar Mata Kuliah Wajib Kelompok No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 Sub Program Pra-Panen TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah AGR 211 Dasar-dasar Agronomi Sub Program Pasca Panen TEPmG 301 Teknologi PengawetanPangan TIN 311 Tata Letak dan Penanganan Bahan Semester 6 Sub Program Pra-Panen TEP 323 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian TEP 332 Hubungan Tanah. Air dan Tanaman TEP 333 Teknik PengawetanTanah dan Air Sub Program Pasca Panen TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan TEP 352 Teknik Pengolahan Hasd Pertanian TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian .

Mata Kuliah Kredit Semester 7 TEP 323 TEP 352 TEP 421 TEP 422 TEP 423 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian Teknik Pengolahan Hasil Pertanian Er 5 onomika Hu unpn Tanah dan Alat Pertaruan Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 3 3 3 3 (2-3) (2 3) (2 3) (3 0) (2 3) .** Daftar Mata Kuliah Pilihan No.

.. Daftar Mata Kuliah Pilihan Semcstcr 7 (Lanjutan) TEP424 TEP425 TEP431 TEP432 TEP 433 TEP 442 TEP443 TEP 444 TEP451 TEP453 TEP 454 TEP 461 TEP 462 TEP463 TEP 464 TEP471 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian Traktor Pertanian Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya Air % Te .

Mats Kuliah Dasar Umnm (MKDU) No.Drainase Manajemen Tenaga dan MdPertanian Sbm dan Manajemen MekanisasiPtrtanian Penerapan Komputer =Sistem Untuk hdusi paw" Teknik Pasca Panen Tanaman Tanaman Tahunan Energi Alternatif Kontrol Otomatik Listrik PedTeknik Pemanfaatan Energi Rancangan Bangunan Pertanian Pengelohan Limbah Pertanian Matematika Teraparr Pengelompdcan Mata Kuliah BerdPsorlcan Kurikulum Teknologi 1. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia FSM 102 Bahasa Inggeris FSM la Pendidikan Agama .

.

MKDU (Lanjutan) FSM 117 Pendidikan Pancasila 2 FSM 202 Pendidikan Kewiraan 2 TEPISEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 Jumlah:: 14 (9.7 %) 3.102 Matematika I dan U 6 STK 201 Kalkulus I 3 TEPJSTK 203 Matematika Teknik 3 TEP Menggambar Teknik 3 Jdah: 24 (15. Mata Kuliah Dasar Umum Teknik (MM)UT) No. Mata Kuliah Kredit FIS 101 IImu Fisika Dasar 3 FSM 115.116 Ilmu Kimia Dasar I dan I1 6 STK 101. Mata Kuliah Dasar Rhusus (MKDK) No. Mata Kuliah Kredit BOT 102 Biologi 3 FSM 207 Pengantar Ilmu Pertanian 1 .2 %) 2.

AGM 211 Klimatologi Dasar 3 FTP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 FTP 201 Penerapan Komputer 3 TEP 201 Statika dan Dinamika 3 TEP 202 Mekanika Fluida 3 TEP 205 Termodinamika dan Pidah Panas 4 TEP 214 3 TEP 231 Ilmu U ur Wdayah 3 TEP 271 Pen etahuan Bahasa Konstruksi 2 TEP 272 Pra lf tikum Pengetahuan Bahan Konstruksi 1 TEP 311 Kekuatan Bahan 3 TEP 322 Mekanika Mesin 3 Jumlah: 38 (24.8 %) .

Mata Kuliah Keahlian (MKK) No.0 %) 5.8110.3t30. Mata Kuliah Kredit SEP 141 SEP 241 STK 211 Pengantar Ilmu Ekonomi Dasar-Dasar ManajemenMetoda Statistika 3 3 3 Mata Kuliah Wajib Sub Program. Mata Kuliah PelengkapIPendukung (MKPP) No.4. Semester 6 9/10 Jumlah: 45/46 (29.5 %) 6. Mata Kuliah Kredit TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian 3 TEP 331 Hidrologi 3 TEP 341 Ekonorm Teknik 3 TEP 361 Energi dan Listrik Untuk Pertanian 3 TEP 362 3 TEP 411 An Peean is Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan (5) 15 Mata Kuliah Wajib Sub Program. Semester 5 716 Jumlah: 15/16 (9. Tugas Akhir .

(TA) No. Mata Kuliah Kredit KKN 399 Kuliah Kerja N ata Profesi 4 TEP 497 Praktek Kerja Asaha Tani 4 TEP 948 Seminar dan Pen ajian Ilmiah 2 TEP 499 SkripailMaaalah Lusus 6 Jumlah: 16 (10.5 %) .

Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 slis Semester 3 STK 201 Kalkulus I TEP 209 Dasar-Dasar Teknik TPG 211 Kirnia Pangan I lTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian IPA 341 Kim~a Fisika ~oloif TPG 241' Dasar-Dasar Biokimia Pangan PSL.. mikrobiologi pangan. pengolahan pangan dan industri pangan. JurusanTeknologi Pangan dan Gizi Tujuan Pendidikan Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi (TPG) merupakan bidang studi yang mencakup aplikasi ilmu dasar serta prinsip keteknikan pada seluruh mata rantai penggarapan bahan pangan sejak diproduksi atau dipanen sampai menjadi bahan yang siap masak. No.2.. Lingkungan Hidup Jumlah: 20 sks Semester 4 IPA 221 Kirnia Analitik TPG 212 Kimia Pangan 11 . Aspek-aspek yang mencakup dalam kurikulum Jlllvsan Teknologi Pangan dan Gizi meliputi kimia pangan.73. biokimia pangan dan gizi.

STK 211 Metode Statistika FIT 201 Penerapan Komputer TPG 221 Mikrobiologi Pangan TPG 242 Metabolisme Zat Kimia TPG 251 Unit Proses Industri Pangan Jumlah: 21 sks .

Kurikuhtm (Lanjutan) Semester5 FTP 301 Metoda Penulisan dan Penyajian Ilmiah TPG 313 Analisa Pangan SEP 241 Dasar-Dasar Manajemen TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan TEP 341 Ekonomi Teknik TPG 352 Prinsip-Prinsip Teknik Pangan SEP 362 Tata Niaga Pertanian Jumlah: 22 sks Semester6 TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I TPG 333 Pen awasan Mutu Pangan TPG 343 Ev 9 uasi Nilai Gizi Pangan TPG 353 Penyimpanan dan Penggudangan Mata Kuliah Pilihan I* Mata Kuliah Pilihan 11* 3 3 Jurnlah: 19 -20 sks Antara Semester 6 7 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata 4 Jumlah: 4 sks Semester7 TPG TPG TPG TPG 422 423 434 435 .

TPG 454 TPG 498 TIN 201 Teknolo Fermentasi Sanitasi f' ndustri Pangan Teknologi Pengolahan Pangan I1 Penilaian Dengan Indera Pengemasan Pangan Sermnar Kewiraswastaan Mata Kuliah Pilihan 111* 1 .

KuliabPraktek 2. Internship 3 3 (1-6) Jumlah: 6 sks Semester8 TPG 499 SkripsilMasalah Khusus 6 Jumlah: 6 sks Jumlah Semester1 8: 150 -153 sks * Daftar Mata Kuliah Pilihan I. Mata Kuliah Kredit Semester6 Pilihan I dan I1 TIN 344 Statistika Industri TIN 402 Perencanaan Proyek dan Industri STK 332 PerancanganPercobaan SEP 317 Ekonomi Perusahaan TEP 342 Pengantar Analisis Sistem BDP350 Tanaman Holtikdtura Hasii-Hasil Perairan Lainnya ang die tujui Dosen ~ernblmling I Jurusan 3 (2-3) Semester 7 Pilihan 111 TIN 311 Satuan Operasi TEP 453 Teknik Pendinginan TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan TPG 400 Tugas Khusus dari Dosen Pembimbing 1 -3 TEPISTK .Kiuikulum (Lanjutan) Antara Semester 7 8 TPG 455 Pengenalan Industri Pangan Alternatif: 3 1. 11 dan 111 No.

501 Matematika Terapan 3 (2 -3) Lainnya yang disetujui Dosen Pemblmbing I Jurusan 3 (2 3) .

melaksanakan. Menggunakan. 2. Seorang Sarjana lulusan Jurusan Teknologi Industri Pertanian diharapkan mempunyai kemarnpuan: 1. menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dari sumber darn nabati dan non nabati. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Tujuan Pendidikan Sewa umum adalah mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang berjiwa Pancasila serta memiliki kemarnpuan teknis dan manajerial di bidang Argo Industri. tanggap terhadap perkembangan. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 Jumlah 36 sks Semester 3 TIN 202 Kakulus 3 (3 -0) FIT 200 Pengantar Teknologi Pertanian TIN 231 Menggambar Teknik TIN 211 Dasar Teknik Kimia TIN 212 Peneetahuan Bahan Industri TIN 201 Kewuaswastaan TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia .733. 3. mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam peke rjaan pada industri basis pertanian.ilmu dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. Kirrikulum No. Merencanakan. mengelola. merancang dan hengembangkan berbagai peralatan dan proses industri pertanian. Merencanakan. berdediiasi.

Jumlah: 21 sks Semester 4 TIN 232 TIN 203 Pengemasan Metode Statistika TIN 204 TIN 222 TIN 205 Penerapan Kom uter Mikrobiologi lnlustri Teknik Tatawa Ker'a TIN 206 Manajernen personaka .

Kunlaclurn -Semester 4 (Lanjutan) TIN 213 TIN 241 Kimia Fiika Ketenagakerjaan dan 3 (2 3) Keselamatan Kerja 2 (2 -0) Jumlah: 22 sks Semester 5 MEP 271 TIN 301 Kekuatan Bahan Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (3 -0) TIN 341 TIN 311 TIN 305 FTP 301 Pengawasan Mutu Satuan Operasi Penelitian Operasional I Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah Mata Kuliah Piliian M/C (2) 6 1 (1 0) Jumlah: 22 sks Semester6 TIN 331 TIN 302 TIN 421 Peralatan Industri Pertanian I Statistika Industri Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Mata Kuliah Pilihan M/C (4) 3 3 12 2 -3 Y31 (2 -3) Jumlah: 21 sks .

Semester7 TIN 401 Perencanaan Proyek dan Industri TIN 411 Satuan Proses : TIN 341 Ekonomi Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan AB/C (3) 9 3 -0 18 sks Semester8 TIN 498 Seminar 1 KKN 399TIN 497 TIN 499 Kuliah Ke rja N ata Profesi ~kri~si/~d wusus 4 6 Jumlah: 11 sks Jumlah Semester 1 8: 151 sks .

Mata Kuliah Pilihan A/B/C No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 TIN 303 Ekono~ili Industri TIN 304 Matematika Industri TIN 312 Teknologi Polimer TIN 3U Teknologi Kulit TIN 314 Teknologi Hail Hewan dan Ikan TIN 312 Industri Mikrobial 3 Y31 2-3 Semester 6 TIN 306 TIN 307 TIN 316 TIN317 TIN 318 TIN 319 TIN 320 Analisa Keputusan dan Sistem Informasi 3 (3 -0) Perencanaan dan Pengendalian Produksi 3 (3 -0) Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dm .

Lemak Teknologi Pati Teknologi Gula Teknolo Minyak Atsiri dan Kosme 8 3 (2 3) Semester 7 TPG 313 TIN 334 TIN 403 TIN 412 TIN 413 TIN 432 TIN 433 TIN 422 TPG423 TIN315 Instrumentasi Laboratorium Teknik Optimasi Lanjutan Teknolw Air Industri Teknologi Bahan Penyegar Pe emasan 11 33 Per tan Industri Pertanian II Teknologi Limbah Industri Teknologi Fermentasi Teknologi Emulsi .

Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) No.Pengelompokan Mata fitliah Mata kuliah dikelompokkan berdwrkan Kurikulum Inti Program Pendidikan Sarjana Bidang Teknologi dan Pertanian sebagai berikut: 1. Mata Kuliah Kredit STK 101 STK 102 FIS 101 FSM FSM BOT SEP 115 116 102 121 FSM 206 Matematika I 3 . Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia 2 FSM 102 Bahasa Inggris 3 FSM 108-112 Agama 2 FSM 117 Panwila 2 FSM 20'2 Kewiraan 2 TIN 201 Kewiraswastaan 2 Jumlah 13 sks 2. No. Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK) MKDK terdiri dari Mata Kuliah Dasar Teknologi dan Mata Kuliah Dasar Pertanian.

Matematika 11 3 Fiika Dasar I 3 Kimia Dasar I 3 Kimia Dasar I1 3 BiOIT 3 Sosio ogi Pedesaan 3 Pengantar Ilmu Pertanian 2 .

.MKDK (Lanjutan) SEP 141 TINm TIN203 TIN 204 TIN 205 TIN 211 TIN 212 TIN 213 TIN 221 TIN 231 TIN 232 TIN311 TIN 331 TIN341 TIN411 TEP 271 Pe antar Ilmu Ekonomi ddus Matode Statistika Penera an Komputer Teknik '. atacara Ke rja Dasar Teknik Kimia Pengetahuan Bahan Industri Kim Fia Dasar Rekayasa Biokimia Menggambar Teknik Pengemasan Satuan Operasi Peralatan Industri Pertanian I Pengawasan Mutu Satuan Proses Pengetahuan Bahan Teknik Jumlah: 71 sks .

Mata Kuliah Keahlian (MKK) No.3. Mata Kuliah Kredit TIN U)6 TIN 222 TIN 241 TIN 301 TIN 302 TIN 305 TIN 321 TIN 341 TIN 401 Manajemen Personalia Mikrobiologi Industri Ketenagakerjaan dan Keselarnatan Ke rja Tata Letak dan Penanganan Bahan Statistik Industri Penelitian Operasional Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Ekonomi Teknik Perencanaan Proyek dan Industri Pilihan A/B/C 2 4 2 3 3 3 3 3 3 24 Jumlah: 50 sks .

Tugas Akhir No. Mata Kuliah Kredit TIN 312 TIN 313 TIN 314 TIN 315 TIN 316 TIN 317 TIN 318 TIN319 TIN 320 TIN 412 TIN 413 TeknologiPolimer .4. Mata Kuliah Kredit FI'PU10 FTP 301 TPG 313 Peneantar Teknologi Pertanian ~etvode Penyajian flmiah 3 1 TIN 334 Instrumentasi Laboratorium 4 5. Mata Kuliah Kredit KKN 339 TIN 497 TIN 498 TIN 499 Kuliah Ke rja Nyata Profesi Seminar Skripsi 4 1 6 Jumlah: 11 sks Dabr Mata Kuliah Pilihan Kelompok A No. Mata Kuliah Penunjang (MKP) No.

Teknologi Kulit Teknologi Hasil Hewan dan Ikan TeknologiEmulsi Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dan Lemak TeknologiPati TeknologiGula Teknologi Minyak Atsiri dan Kosmetika TeknologiAir Industri Teknologi Bahan Penyegar .

Mata Kuliah Kredit TIN TIN dan TIN TPG 322 Industri Miobial 331 Penyimpanan Penggudangan 422 Teknologi Limbah Industri 423 Teknologi Fermentasi .Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok B No. Mata Kuliah Kredit TIN 303 Ekonomi Industri TIN 306 Analisa Ke~utusan r -~ ---Informasi 3 (2 -3) TIN 307 Perencanaan dan Penrrendalian Produksi w TIN 403 Teknik Optimasi Lanjutan TIN 431 Imttwnentasi TIN 433 Peralatan Industri Pertanian II Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok C No.

rotasi. momen inersia dan kerja semu serta analisa dinamis dari pergerakan linier. Azron Dhalhar Staf TEP . sentroid. aliran fluida dalam pipa dan saluran terbuka. vektor dan ruang vektor. prinsip sertateori mekanika dalam bidang Keteknikan. Aris Priyanto Staf TEPISTK 203 Matematika Teknik 3 (3 0) Persamaan diferensial linier. H. prinsip momentum.7. Penggunaan biiangan kompleks untuk menyelesaikan persamaan diferensial Iinier.M. sistem persamaan diferensial linier. Jurusan Mekanisasi Pertanian TEP 201 Statika dan Dinamika 3 (2 3) Memberikan dasar pengetahuan meliputi defrnisi. matriks dan determinan. analisa dimensi dan "similitude". Bambang Pramudya TEP 202 Mekanika fluida 3 (2 3) Pemberian dasar-dasar pengetahuan fluida. statik.4. aliran fluida nyata.1. kerja dan energi. contoh-contoh. transformasi linier dan sifat-sifatnya. gesekan. Analisa statis gayagaya sebidang dalam rung. kinematika gerakan fluida. aliran fluida "compressible" dan "ideal incompressible".

Had1 K. Perubahan fase. aliran permukaan dan aliuan dalam pipa. Penerapan prinsipprinsip termodinarnika dalam proses pindah panas. "boundary layern.205 Termodinarnika dan Pindah Panas 4 (4 0) Sifat-sifat zat padat. kapasitas panas. Keadaan seimbang dan tidak seimbang. Gas ideal dan panas jenis. cair dan gas. Konveksi paksa dan konveksi bebas. Pindah panas secara radiasi. I1 dan IiI. Sistem tergumpal (lumped system). Pindah panas cara konduksi: satu dimensi dan dua dimensi. Tennodinamika sistem tidak seimbang. Pindah panas secara konveksi. entalpi. Hukum term odinamika I. Purwadaria . Keadaan untuk sistem tertutup. entropi dan energi bebas.

pemindahan tenaga mekanik. ngangkutan. Standardisasi bahan baku untuk bangunan dan mesin. &mendong TEP 212 Meowbar Teknik 3 (2-3) Mengetahui tentaog perlengkapan dan bahan menggambar. ketel uap. Analisis dimensi. gambar teknik mesin. Kusea Morgan Staf FlT 201 Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. alat-alat dan kinematika mesin. J. kompresor. pompa. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal.TEP 209 Dasar-dasar Teknik 3 (2 -3) Pengenalan umum dam-dasar teknik dan penerapannya untuk industri pangan. jenis alat penggerak. gambar komposisi dan terinci serta gambar ke rja. perangkat keras dan perangkat . Macam-macam toleransi dalam pengerjaan bahan. sistem pe. mengenal bahan teknik dan konstdsi saniter.

(masinal dan manual). jenis-jenis mesin clan perlengkapan perbengkelan. . Moeljarno Djojomartono Staf TEP 214 Perbengkelan 3 (2 4) Pengenalan bahan konstruksi. mengelas (listrik dan karbit). instrumeptasi perbengkelan.lunak. tata letak serta manajemen bengkel. Penerapan komputer untuk masalah dalam bidang teknologi pertanian. gerinda. Kusen Morgan Staf . mematri dan mengebor. Cara-cara memotong logam. Pemrograman komputer dengan bahasa FORTRAN dan BASIC.

. motor bakar dan traktor sebagai sumber tenaga tarik di bidang pertanian. teori dan perhitungan gali dan timbun. Balok dan lendutan. Teori kesalahan dan penggunaan alat-alat ukur wilayah: pengukuran jarak. Pengukuran beda tin& pemetaan topografi. sudut dan luasan. sambungan paku keling dan silinder berdinding tipis. tegangan geser. hewan. prinsip kerja dan pemeliharaan bagian-bagian motor bakar serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian motor bakar dan traktor pertanian. Gardjito Star TEP 321 Motor Balrar dan Tenaga Pertanian 3 (2 3) Tenaga manusia. Hubungan penggunaan alat ukur wilayah dalam keteknikan pert-n. Penerapan kekuatan bahan dalam sambungan las. Fungsi.TEP 231 Ilmu Ukur Wilayah 3 (2 4) Pengertian. gaya gestr bang dan momen lentur. &P Spei Star TEP 271 Pengetahuan Bahan Eonstruksi 2 (2 0) Dasar-dasar dan konsep kekuatan bahan mencakup antara lain tegangan tarik dan tekan. ruang lingkup dan pcinsip dasar pengukuran wilayah. sentroid dan momen kelembaban dari bidang dasar.

Kecepatan kritis serta persyaratan penyaluran tenaga. Pengertian toleransi dan "allowancen. Sembiring S taf TEP 322 Mekanika Mesin 3 (3-0) Menganalisa tegangan dan renggangan multiaksial.EN. tegangan yang diakibatkan serta pemilihan bahan untuk konstruksi. Penentuan tegangan pada bahan berubah. Penentuan gaya yang diperlukan untuk bermacam-macam %tn. Kasen Morgan Star .

Macam-macam bentuk dan kapasitas serta alat-alat yang digunakan untuk pengolahan dan penyimpanan lahan pertanian. kurva karakteristik air tanah. TEP 331 Hidrologi 3 (3 0) Pengetahuan tentang daur hidrologi. analisis curah hujan. karakteristik aquifer dan penerapannya dalam pengembangan air tanah. Proses infdtrasi dan perhitungannya. penerapan dan perencanaan penggunaan alat-alat budidaya pertanian. Penelusuran banjir (flood routing) dan penerapannya. Aliran air tanah. R Godfried Sitompul Staf. Mekanisme dan bentuk dari alat-alat panen. analisis hidrograf untuk perencanaan pengembangan sumber air permukaan. Air dan Tanaman 3 (3 0) Sifat-sifat 6sii dan dinamika tanah. intensitas dan frekuensi dan pendugaan aliran permukaan maksimum serta empiris. Dedi Kusnadi star TEP 332 Hubuqp Tanah. hubungan . konsep air tanah dan energi air tanah. Hidrologi air bawah tanah.TEP 233 Mat dan Mesin Budidaya Pertanian 3 (2 3) Macam-macam alat budidaya pertanian.

bangunan pengendalian erosi dan sedimentasi. Soedodo HardjoamidJojo Staf TEP 333 Teknik Pengawetan Tanah dan Air 3 (3 0) Macam-macam erosi. proses erosi.air tanah dengan tanaman serta usaha-usaha untuk mengatasinya. Sukandi Sukartamadja Staf . macam-macam teknik pengendalian erosi dan sedimentasi. pengukuran dan pendugaan erosi. strategi pengendalian erosi serta sedimentasi.

termodinamika proses pembekuan pangan. Analitsis biaya alat dan mesin pertanian. Analisis pemilian alternatif dengan beberapa metoda seperti LP. Pokok-pokok bahan kuliah yang dibahas adalah kinematika reaksi dalam bahan pangan. Hadi K. Evaluasi proyek. "BC ratio" dan "Break Even Point". reologi pangan. serta penggunaannya dalam analisis ekonomi. dan pencampuran. CPM. proses pemanasan dan pendinginan. Pengenalan terhadap analisis sistem dan beberapa contoh pnerapannya di bidang mekanisasi pertanian. pengeringan. pengentalan. Dasar-dasar "linier programming" dan penerapannya.TEP 341 Ekonomi Teknik 3 (3 0) Hubungan antara nilai uang dengan waktu dan tingkat modal. CPM dan PERT serta penerapannya. Dasar-dasar perencanaan dengan jaringan ke rja. Moeijarno Djojornartono S taf TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan 4 (3 4) Mempelajari penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan pangan. Pumadaria Staf TEP 352 Teknik Pengolahan Hasil Pertanian 3 (2 . Barnbang Pramudya Staf TEP 342 Pengantar Analisis Sistem 3 (3 0) Ruang lingkup statis. proses pemisahan.

uap air dan bahan hayati. pember-. Perhitungan sederhana mengenai kapasitas alat dan mesin serta anaiisa biaya operasinya. sihan. di antaranya pendngan (size reduction). Sifat-sifat udara. Atjeng M. Syarief Staf . sortasi dan pemutuan.3) Penerapan prinsip dasar keteknikan dalam pengolahan hasil pertanian. Prinsip pindah panas dan massa diterapkan dalam pengeringan dan pendinginan serta penyimpan hasil pertanian dalam gudang lingkungan terkendali (controlled atmosphere storage).

alat pengindera (transducer) para dan penguat. Analisis . Kamaruddin Abdullah Staf TEP 362 Pengukuran Lingkungan 3 (2 3) Uraian mengenai konfigurasi umum dan fungsi dari instrumen pengukur. Metoda dan instrumen untuk mengukur besaran-besaran yang penting di bidang keteknikan pertanian. Pendayagunaan sumber energi di sektor pertanian konversi energi listrik. Macam-macam sumber energi primer serta teknologi pemanfaatannya.TEP 361 Energi dan Ustrik Pertanian 3 (2 -3) Pengkajian kembali hukum termodinamika I dan I1 serta konsep dasar mengenai energi. analisa sebab dan akibat serta penerapan peubah penentu bagi suatu rancangan. Analisa kerja serta penjabaran secara matematis suatu bentuk desain. Sistem instrumen analog dan digital. Gardjito Staf TEP 411 Analisa Teknik 3 (3 0) Pembinaan logika. Teknologi penggunaan energi listrik di bidang kpertanian dan untuk daerah pedesaan. Susilo Sarwono Staf TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar perencanaan fungsional bangunan pertanian dan lingkungannya antara lain meliputi perencanaan pusat kegiatan usaha tani (farm stead). dasar-dasar pengendalian keadaan lingkungan ruangan secara alamiah dan mekanis serta penerapannya pada produksi ternak dan tanaman serta fasilitas penyimpanan hasil pertanian.

M. H.dimensi dan pengembangan model. Azron Dhalhar S taf .

Mekda roda ban. mental dan fisik. Efisiensi traksi. Slip roda ban dan roda rantai. "Bearing force" dan "ground pressure". Faktor-faktor yang mempengar. Beban tahan tanah. Frans Jusuf Daywin S taf . Koefisiensi traksi.TEP 421 Ergonomika 3 (2 -3) Sistem orang-peralatan dan lingkungan kerja. Fisiologi dan psikologis dalam hubungannya dengan kenyamanan dan keselamatan ke ja. Tieneke Mandang Sta f TEP 423 Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 (2 3) Macam-macam lahan yang tersedia untuk perluasan areal pertanian.uhi pemilihan metoda dan alat pembukaan lahan. intrepometri. Traksi. daya persepsi. Tahan dan gelindingan. Penerapan ergonomi dalarn rancangan alat dan mesin pertanian serta perencanaan tata-letak. Pengembangan lahan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. "Drawbar puIln dan "drawbar power". biomekanik. Kenyamanan dan keselamatan kerja yang mencakup aspek ergonomi. Kusen Morgan Staf TEP 442 Hubungan Tanah dan Alat Pertanian 3 (3 0) Sifat-sifat dan mekanik tanah. Beberapa metoda dan alat pembukaan dan penyiapan lahan.

Mahasiswa diberipekerjaan rumah serta merancang dan membuat prototipe alat pertanian. dasar ilmu logam. pengerjaan panas. Dasar perancangan. Kunjungan ke pabrik alat pertanian merupakan pelengkap. pengerjaan dingin dan pengamanannya.TEP 424 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Perlunya pengembangan alat pertanian. .

macam-macam sumber air. bangunan irigasi. dan persyaratan kualitas. irigasi curah. perencanaan sistem drainase. TEP432 Irigasi dan Drainase 3 (3 0) Kebutuhan air untuk tanaman. teknik pengembangan dan pengelolaan sumber daya air. Achmadi Staf TEP442 Manajemen Tenaga dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Pengukuran kapasitas lapang. irigasi permukaan. pompa untuk irigasi. irigasi "trickle". rancangan hidrolik. Sembiring S taf TEP431 Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan 3 (3 0) Sumber Daya Air Berbagai macam keperluan air. EN. drainase untuk pertanian. .TEP425 Traktor Pertanian 3 (2 3) Bagian-bagian utama dari berbagai jenis traktor pertanian. teknik perencanaan pemanfaatan sumber daya air (aplikasi sistem analiiis). Faktor-faktor dari rancangan traktor dalam hubungannya dengan operasi dan traksi serta prosedur pengujian penampilan teknis traktor sebagai sumber tenaga tarik.

Moeljarno Djojomartono Staf . Kebutuhan tenaga. Kemampuan dan penentuan ukuran dan alat pertanian. Perencanaan sewa dan pembelian. Analisis biaya alat dan mesin pertanian.peningkatan efisiensi lapang. Dasar-dasar penerapan analisis sistem serta manajemen pada berbagai bentuk mekanisasi pertanian. Diskusi dan analiiis beberapa contoh nyata pada pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. penggantian alat dan mesin pertanian serta pemilihan jenis alat dan mesin yang diperlukan. Bambang Pramudya TEP443 Sistem dan Manajemen Mekanisasi 3 (3 0) Pertanian Penjabaran masalah-masalah di dalam usaha pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia.

Hadi K. Analisis "break evenv peramalan penjualan. absorpsi. Moeljarno Djojomartono Staf TEP 451 Analisis Sistem Untuk Industri 3 (3 0) Pangan Penerapan teknik penelitian operasional dalam pengelolaan proses pengambilan keputusan untuk industri pangan. "jet cooling". Putwadaria TEP 452 Teknik Pasca Panen Tanaman Pangan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam penanganan pascapanen tanaman pangan. Dasar. Pengendalian produksi dan penanaman modal. pembuatan dan penggunaan paket-paket program penting. Optimasi pengangkutan. Pengelolaan bagian penelitian dan pengembangan. Pembahasan masalah-masalah pokok tentang sistem penanganan pasca panen tanaman pangan di Indonesia. dan termoelektris.TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan 3 (2 -3) Pemrograman komputer lanjutan dengan bahasa BASIC dan FORTRAN. Penerapan paket program dalam simulasi dan analisis di bidang mekanisasi pertanian. Pumadaria Staf TEP 453 Teknik Pendinginan 3 (3 0) Dasar-dasar metode pendiian seperti kompresi. Kainaruddin Abdullah Staf . Hadi K. Pengukuran beban pendinginan serta penerapahnya di bidang pertanian. Penerapan pemrograman linier dan pemrograman intejer dalam masalah produksi pangan.

. Diperkenallcan standar mutu bahan baku dan hasil olah serta penerapannya terhadap rancangan alat dan mesin. Pembahasan ditekankan pada penggunaan alat dan mesin pengolahan.TEP 454 Teknlk Pasca Panen Tanaman Tahunan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan. penyimpanan dan penaanganan hasil tanaman tahunan. fasilitas penyimpanan serta penanganan hasil.

Kamaruddin Abdullah TEP 462 Kontrol Otomatik 3 (2 -3) Uraian mengenai prinsip-prinsip dasar dan penerapan sistem kemudi dan kontrol otomatik dalam bidang pertanian dan industri. Teknik perhitungan "life cycle cost" dan penghematan dalam menentukan ukuran biaya efektif dari pemanfaatan energi dalam bidang pertanian dan industri. penyebaran dan pemasangan energi listrik.dasar listrik dan elektronika yang digunakan dalam sistem kemudi. Dasar. Nirwan Siregar TEP 464 Teknologi Pemanfaatan Energi 3 (3 0) Mengevaluai aspek teknis pemanfaatan energi dengan pandangan ke arah pemanfaatan yang optimal dengan menggunakan ekonomi teknik. Pemanfaatan listrik untuk tenaga gerak dan proses termal. Kohar Irwanto TEP 471 Rancangan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Pengenalan bentuk dan macam.TEP 461 Energl Alternatif 3 (3 0) Peranan energi alternati dewasa ini. Sistem kemudi mekanika dan elektrik. struktur/konstruksi dari ba- . karakteristik serta rancangan dari alat dan mesin yang digerakkan oleh energi alternatif. Berbagai sistem kemudi dan kontrol otomatik secara elektrik (elektronik) yang digunakan di bidang pertanian dan industri. 'Susilo Sarwono Staf TEP 463 Listrik Pedesaan 3 (2 -3) Penguasaan akan penggunaan listrik di bidang pertanian dan untuk daerah pedesaan mulai dari sumber tenaga pembangkit listrik. Pemanfaatan sumberdaya darn untuk listrik pedesaan. penyaluran.

dan analisa biaya. dan beton yang digunakan pada bangunan pertanian. baja. dasar-dasar analisisJperhitungan dari konstruksi kayu.ngunan pertanian. rancangan struktural. Gardjito Stat .

Ruang lingkup meliputi persamaan diierensial biasa dan parsial. TEPISTK 501 Matematika Terapan 3(2 -3) Analisa matematika untuk memecahkan persoalan yang menyangkut keteknikan pertanian terutama dalam teknik pembuatan model matematika dan simulasi. Setiap mahasiswa ditugaskan membawakan seminar masalah khusus. Jurusan mekanisasi pertanian. Tugas akhii tersebut dapat berupa:1)rancangan. . dan 2) rancangan industri pertanian. peubah khayal. alat atau mesin pertanian. uji performansi. Staf TEP 498 Seminar 1 (1 0) Cara-cara penyajian ilmiah dalam bentuk seminar. seminar masalah khusus dari pustaka atau seminar masalah usulan penelitian.TEP 473 Pengelolaan Limbah Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar pengelolaan limbah pertanian untuk pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatannya. Staf TEP 499 Masalah Khusus 6 Masalah khusus merupakan tugas akhir untuk melengkapi syarat kelulusan sarjana dalam program studi keteknikan pertanian. dan analisii sistem.

wlis'is getaran. aliran dan lain-lain. Praktikum ditujukan untuk pemakaian dan pembuatan program komputer. Kamaruddin Abdullah star . panas.

protein dan enzim. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari airles.7. sistematika "ago based industry". serta keterkaitannyda pada bidang teknologi dan bidang profesi lainnya. Materi kuliah meliputi pengertian. Monang Manullang ETP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 (3 0) Pengantar Teknologi Pertanian mengenalkan konsepkonsep dasar tentang teknologi pertanian dan unsur-unsurnya sebagai bidang teknologi dan bidang profesi. interface teknologi pertanian dengan sektor pembangunan. Soewarno . struktur. sejarah dan prospek teknologi pertanian. dalam pengembangan IPTEK. lipida. karbohidrat. makro molekul protein. teknologi industri dan teknologi pangan dan gizi dalam pengembangan teknologi. reaksi-reaksi kimia. dan enzim serta fungsinya di dalam bahan pangan. peranan mekanisasi. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi TPG 211 Kimia Pangan 1 2 (2 0) Pengetahuan tentang komposisi. DaIam mata kuliah ini akan dibahas pula konsep industri pertanian (agroindustri) dan peranan teknologi pertanian dalam agroindustri. karbohidrat.42. peran ilmu keteknikan (engineering) dalam teknologi pertanian. dan dalam pembangunan nasional. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kimiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan airies. lipida.

T. flavor. Monang Manullang . mineral. Soekarto TPG 212 Rimia Pangan I1 2 (2 0) Pengetahuantentang komposisii struktur. vitamin. kandungan yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki. flavor. kandungan makanan yang diehendaki dalam bahan pangan (toxin). Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kiiiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan pigmen. pangan jaringan. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari pigmen. mineral. vitamin. reaksi-reaksi kimia.

aplikasi biokimiawi di dalam pangan. Air dan peranannya di dalam reaksi biokimia. serta jenis mikroba patogen yang mungkin terdapat pada bahan pangan dan akibat-akibat yang ditimbulkannya. Biokimiawi. lemak. klasifikasi mikroba serta sifatsifat fisic!oginya. Protein khusus: enzim. diserap oleh organ tubuh. dan disalurkan ke sel-sel tempat berlangsungnya proses metabolisme. protein. dilanjutkan dengan bioenergetika: transport elektron dan fotosintesis. Maggy T. Suhartono TPG 242 Metabolisme Zat Gizi Mata kuliah metabolisme zat gizi bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai bagaimana zat gizi karbonhidrat. mikroba sebagai penyebab kerusakan dan perubahan-perubahan lain pada bahan pangan. asam amino dan penentuan deret. mikrobiologi pangan akan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rnikroba pada bahan pangan. hemoglobin dan sebagainya. vitamin dan mineral dicerna. Enzim-enzom yang terlibat serta faktor pelancar dan penghambat metabolisme akan didiskusikan secara . dengan contoh-contoh mikroba yang umum terdapat di daiam bahan pangan. Srikandi Fardiaz TPG 241 Dasar-dasar Biokimia Pangan Organel sel dan fungsi biokimianya. Glikolisis. siklus Krebs. protein. Sintesis makromolekul dan biokimia gen.TPG 22 1 Mikrobiologi Pangan 4 (3 3) Mikrobiologi Pangan mencakup mikrobiologi dalam organisme prokariotik dan eukariotik.

kelebihan zat gizi dan kesalah metabolisme. Maggy T. Diskusi kuliah mencakup juga masalah gizi yang ada hubungannya dengan kekurangan. Suhartono TPG 251 Unit Proses Industri Pangan 3 (2 3) Prinsip-prinsip proses dan kerja peralatan yang diterapkan dalam industri pangan sejak bahan mentah diterima di pabrik .umum.

Gambar dan Lampiran membuat pustaka. Proses pengawetan meliputi pemanasan. Pencampuran. homogenisasi. mineral. dan sebagainya. labelling. grading dan penyimpanan pangan solid dan liquid. protein. pigmen. penutupan makanan dalam kaleng. Dedi Fardiaz TPG 313 Anaiisa Pangan 4 (2 6) Pexlggunaan teknik-teknik analiia khususnya analisa kimia bahan pangan baik mentah maupun olahan termasuk metode gravirnetri. vitamin. riboflavin. wea sitasi dan sebagainya.sampai selesai diolah menjadi produk akhir. Dalam mata kuliah ini dibahas pula garis besar . sortasi. Proses pengisian. Aman Wirakartakusumah TPG 301 Metoda Penyajian Ilmiah 1 (1 0) Karya ilmiahlbentuk skripsi atau bentuk makalah lain merupakan tugas yang harus diselesaikan mahasiswa pada akhiu masa perkuliahannya sebagai salah satu syarat kuntuk memperoleh gelar sarjana. dan beberapa mikromolekul yang terdapat dalam bahan pangan antara lain vitamin C. dan penanganan limbah. pemisahan secara mekanis dan fiik. lemak. khromatografi dan spektrokopi terhadap komponenkomponen seperti air karbohidrat. Proses awal meliputi pembersihan. Dalam mata kuliah ini disajikan peraturan-peraturan dalam pengetikan dan penyajian data termasuk pembduatan Tabel. zat tambahan kimia. M. Proses konversi bentuk dan ukuran meliputi pengecilan dan pembesaran ukuran. pendinginan dan pembekuan. Sanitasi pabrik.

penganalisaan dengan menggunakan instrumen-instrumen mutakhir. klasifiasi serta perlakuan dan persiapan untuk pemasaran sehingga dapat . Ulasannya meliputi aspek-aspek sumber. histologi. komponen. Dedi Fardiaz TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan 4 (3 -3) Mata kuliah Pengetahuan Bahan Pangan alami asal nabati. terutama yang diproduksi dalam negeri atau yang mempunyai arti perdagangan international. varietas~breedjras. morfologi. sifat fiik kimia. proses produksi. hewani dan ikan.

biji-bijian. jam-jelly. sayursayuran. Materi praktikum sejauh mungkiin mencakup materi kuliah dengan maksud memberikan keterampilan dan pengenalan kegiatan industri pengolahan. telur. yaitu umbi-umbian. Kuliah memberikan konsep-konsep dan teori yang melandasi pengembangan dan pengawasan mutu dan standarisasi. aspek-aspek mutu (kirnia. susu dan ikan. pembuatan gula. melaksanakan uji. mengembangkan dan membina mutu produk pangan. crackers. penyegar. mie. Tien R. rempah-rempah. daging. buah-buahan. . Tien R Muchtadi TPG 333 Pengawasan Mutu Pangan 3 (2 -3) Pengenalan sifat-sifat produk serta segala aspek yang berkaitan dengan mutu memberi bekal kemampuan mengenali. Pengolahan bahan pangan dilakukan atas dasar kesamaan sifat atu sumber. Materi kuliah mencakup antara lain: penggilingan. makaroni. sari buah. sumber gizi dan perdagangan.mengarahkan. pasta. pengeringan biji-bijian. Pengolahan terutama meliputi baik produk yang biasa diolah di Indonesia maupun yang biasa diproduksi secara modem dari bahan mentah utama yang berasal dari bahan nabati. pengalengan buah-buahan (fruits canning). kembang gula. pengenalan faktor-faktor mutu. krupuk. pengolahan pati menjadi roti. fisika. pektin. mutu. Muchtadi TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I 4 (3 -3) Aplikasi prinsip kimia. gizi dan akseptabilitas produk. mikrobiologi dan ketekniian (engineering) dalam proses pengolahan pangan dengan memperhitungkan/mempertimbangkan aspek-aspek sanitasi.pemanfaatan untuk industri.

sampling dan statistika dalam pengawasan mutu. organoleptik). Soewarno T. Soekarto TPG 343 Evaluasi Nilai Gizi Pangan 3 (2 -3) Mata kuliah Evaluasi Nilai Gizi Pangan bertujuan memberikan pengertian kepada para mahasiswa tentang faktor-faktor . pengendalian dan pengawasan mutu dalam industri dan perdagangan. pembinaan clan instusi mutu.mikrobiologi.

"heat and mass transfer". rodenta dan hama-hama lain serta kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas biologis dari bahan itu sendiri serta pengaruh lingkungan. unit. prinsip-prinsip nutrifikasi dan produk-produk pangan baru. termasuk pengendalian hama dan lingkungan. pemulihan jenisttipe dari wadah penyimpanan . Dengan demikian diharapkan para mahasiswa dapat mengevaluasi nilai gizi dan biologis dari suatu produk pangan yang dihasilkan melalui wa pengolahan bahan pangan tertentu. Deddy Muchtadi TPG 352 Prinsip-prinsip Teknik Pangan 4(3 -3) Mempelajari aspek-aspek keteknikan dalam teknologipangan yang mencakup pengertian-pengertian dimensi. Dalam mata kuliah ini dipelajari juga mengenai senyawa-senyawa anti metabolik yang terbentuk selama pengolahan dan yang terdapat secara alamiah. "material energy balance" thermodinamika. mikroba. seperti kehilangan vitamin dan mineral serta kerusakan protein dan lemak dalam pengolahan bahan pangan dan efek positif pengolahan pangan terhadap nilai biologisnya. metode-metode analisa nilai gizidan biologis pangan. Dalam mata kuliah ini dibahasprinsip. M. yang disebabkan oleh serangan serangga. pembekuan. "fluid flow". refrigerasi. wa dan teknik-teknik penyimpanan dan penggudangan. dan "thermal process". dehidrasi.yang mempengaruhi nilai gizi dari bahan pangan dan makanan. evaporasi. Aman Wirakartakusumah TPG 353 Penyimpanan dan Penggudanpn 3 (2 3) Pemberian mata kuliah ini bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai pentingnya penyimpanan dan penggudangan sebagai salah satu mata rantai dalam penanganan pasca panen di mana susut dan kehilangan bahan pangan khususnya biji-bijian dan hasil olahamya sering terjadi baik berupa kehilangan mutu maupun kualitasnya.

dan bangunadstruktur penyimpanan. Rizal Syarief .

peralatan yang terlibat. sanitasi pekerja dan sanitasi ruang pengolahan. serta cara-cara penanganan limbah industri pangan. Di samping itu dijelaskan pula mengenai undang-undang pangan.TPG 422 Teknologi Fermentasi 3 (2 -3) Sejarah dan perkembangan fermentasi. sanitasi peralatan. cara pembersihan dan desinfeksi air polusi dan sanitasi udara. Di dalam mata kuliah ini juga akan dibahas mengenai polusi dan sanitasi air termasuk wa pemeriksaan air. Ansori Rachman TPG 423 Sanitasi Industri Panpn 3 (2 -3) Mata kuliah Sanitasi Industri Pangan meliputi pengetahuan tentang sumber-sumber kontaminasi dalam industri pangan. mekanisme keteraturan metabolisme mikroba dan manipulasinya untuk produksi metabolik primer dan sekunder. mikroba indikator sanitasi. pengetahuan mengenai tipe-tipe dan prinsip-prinsip fermentasi. bahan-bahan industri pangan serta pangan hasil fermentasi dan perubahannya yang terjadi seiama fermentasi. bahanbahan dan organisasi suplai makanan di beberapa negara. isolasi dan seleksi mikroba untuk fermentasi. tindakan pencegahan kontaminasi seperti sanitasi pangan. Betty Sri Laksmi Jenie TPG 343 Teknologi Pengolahan Pangan I1 4 (3 3) Mata kuliah Teknologi Pengolahan Pangan I1 .

daging termasuk daging unggas. ikan dan telor) yang mencakup teknologi konvensional dan teknologimutakhu.bertujuan untuk memberikan pengertian dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang dasar-dasar teknologi pangan. dan pengolahan serta dasar-dasar teknologi penentuan dan pengawasan mutu komoditi pangan hewani (susu. Dalam mata kuliah ini diberikan juga praktekpraktek teknologi pengawetan dan pengolahan skala laboratorium serta kunjungan/peninjauan ke industri-industri pengolahan pangan khususnya industri pengolahan komoditi hewani dan ikan. pengawetan. Djundjung Daulay .

plastik. manusia sebagai panelis. menengah. Pembahasan meliputi pengenalan sifat-sifat organoleptik. karakteristik. wadah logam. kemasan kayu. bahan anti getaran. laboratorium organoleptik.TPG 435 Penilaian dengan Indera 3 (2 3) Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukurl obsewasi sifat-sifat dan aseptabilitasi pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian. Teknik evaluasi dan kontrol mutu bahan kemas dan pengemasan. Rantai proses pengemasan di dalam industri makanan dan analisa ekonomi. Berbagai metode dan teknik pengemasan hasil pertanian dan masalah khusus dalam pengemasan bahan pangan tertentu seperti makanan beku dan "dehydrated products". bahan kemas tradisional). penyajian dan persiapan uji. besar). mekanisme penginderaan. cara pembuatan dan identifikasi dari berbagai bahan kemas (bahan gelas. tradisional hingga mutakhii. macam-macam organoleptik dan peranan statistik dalam uji organoleptik. sistem . Metoda dan pendekatan penentuan umur simpan (kadaluwarsa). Sassya Santausa TPG 454 Teknologi Pengemasan Pangan 3 (2 3) Pengenalan tentang peranan dan fungsi pengemasan bahan pangan serta perkembangannya sejak pengemasan alamiah. panca indera dan rangsangan. Rizal Syarief TPG 455 Pengenalan Industri Pangan 3 Mata kuliah ini akan membahas sewa praktis pengertian dan ruang lingkup industri pangan (kecil. masalah keracunan pengkaratan dan kerusakan lainnya. kertas dan karton. Pengetahuan tentang jenis.

Aktivitas mata kuliah ini terdiri dari kuiiah. Tujuan mata kuliah ini adalah untuk memperluas wawasan calon sarjana Teknologi Pangan dan Gizi dalam perencanaad pengelolaan dan pengendalian suatu industri pangan.organisasi. manajemen dan kegiatan pengolahanfpengawasan mutu serta penelitian dan pengembangan produk. diskusi dan kunjungan lapangan. Materi kuliah akan dilengkapi dengan ceramah-ceramah oleh .

M. Djundjung Daulay . Arnan Wirakartakusumah TPG 498 Seminar Mata ajaran seminar bertujuan membiasakan mahasiswa tingkat akhir untuk menyampaikan sewa verbal suatu pokok pikiran ilmiah dari hasil penelitian atau studi kepustakaan secara efisien dan komunikatif terhadap pendengar. terhadap rekan sekelas yang akan memberikan pendapatnya dalam bentuk diskusi singkat setelah seminar. Tiap mahasiswa diwajibkan membawakan seminar topik yang disukainya.tamu-tamu dari industri dan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan industri.

faktor waktu dan tuntutan jaman serta peranan sikap mental wiraswasta. pengembangan daya inisiatif antara tahu dan berbuat. faktor pernyataan dan beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam rencana usaha. deret kuasa. formula turunan. berbagai kesempatan berusaha dan berbagai jenis kebutuhan manusia. TIN202 Kalkulus 3 (3 0) Sekuens bii nyata. usaha agribisnis. perkalian titik. perbuatan sebagai modal. arti dan unsur-unsw penting kewiraswastaan. lilit. deret dengan unsur nonnegatif. persamaan garis dan bidang diperkalian vektor. dan peranan faktor keimanan. kesan dan citra serta berbagai teknik menjual. peranan hubungan baik. usaha kd. arti hidup kemampuan dan faktor yang berperan. berf~ positif. kaidah L'Hospital. agrotorium. konvergen mutlak. kelayakan usaha dan beberapa contoh pro@ usaha. mutu manusia. arti dan peranan modal. kemampuan.TIN 201 Kewiraswastaan 2 (2 0) Tantangan bangsa untuk maju. kurva dan . sukses dan kepercayaan diri. peranan daya pikir manusia. polinomia dan deret Taylor. gagasan dan pengembangan daya kreativitas. waktu dan efiiiensi. Soesarsono W. fungi vektor.

turunan fungsi. kurvatur. Daerah fungsi. Tajuddin B. linier sederhana berganda. . Pendugaan dan uji hipotesis. panjang busur. gugus terbuka dan tertutup. Peubab acak diskrit. Populasi clan contoh. kecepatan dan percepatan. Regresi dan korelasi. ukuran contoh. Tqjuddin B. Permutasi dan kombinasi. Teori peluang. Metoda Penarikan Contoh. daerah sekitar pengertian limit dan kontinuitas. Penyebaran dan pemusatan data. integral yang tergantung parameter. pengacakan. penarikan contoh. turunan parsial maksimum min hum. peubah acak kontinyu.garis singgung. TIN203 Metode Statistika 3 (3 0) Penataan data. bebas dan berkala (penganda Lagrange) persarnaan diferensial.

Pengantar program terpakai (application software). TIN 206 Manqjemen Pvsonalia 2 (2 0) Perencanaan. Penerapan komputer untuk masalah-masalah di bidang agroindustri. Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. .MS-DOS). pembinaan dan pemanfaatan tenaga ke rja di dalam suatu badan usahdinstansi. pengadaan.F.TIN 204 . termasuk motivasi. telaah gerak mencakup peta-peta kerja dan ekonomi gerakan. perangkat keras dan perangkat lunak sistem operasi komputer (CP/M. Pramono D. Komunikasi Data. lrawadi TIN211 Dasar Teknik Kim& 3 (3 0) Pengenalan perhitungan teknik kimia. Kepemimpinan dan hubungan antara pemimpin dan bawahan dalam rangka usaha peningkatan produktivitas. Sukardi TIN 205 Teknik dan Tatacara Keda 2 (2 0) Ruang lingkup teknik dan tatacara kerja. Pengohhan data Modem dan Bahasa komputer. Faktor manusia dan lingkungan dalam sistem kerja. Teknii pemrograman dengan bahasa BASIC dan Fortran. Teknik pengukuran ke rja dan penentuan waktu standar. satuan. telaah metoda ke rja.

serat hewan. Bagi semua bahan tersebut dibahas mengenai surnber. gum. Minyak/lemak dan minyak atsiri. Wacbyuddin 'Qiptodi . Metode matematika dalam penyelesaian soal. Alkaloid. Pigmen. gda. Hidrokarbon (karet aladateks). sifat fsika-fia.konversi. pektin. serat nabati). Vitamin &n mineral. proses-proses yang spesifik. Karbohidrat (pati. serta peranannya &lam industri hasil pertanian. Perhitungan neraca bahan dan neraca energi. proses browning. Illah SaPab TIN 212 Pengetahuan Bahan lndustri 4 (3-3) Pengenalan bahan-bahan hasil pertanian sebagai bahan industri. KlasifAasi bahan hasil pertanian. besaran dalam teknik kimia. Protein. Gas ideal dan campuran gas.

metabolisme dan elektron transport system.TIN 213 Kimia Fisik 3 (2 -3) Definisi. hukum-hukum dan sifat-sifat gas ideal. Hukum pertama dan kedua termodinamika pada reaksi kimia. gas nyata. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal un$uk mesin dan bangunan. Kimia koloid. Rancang bangun bioreaktor dan enzim engineering. gambar diagram dan gambar instalasi. Proses biologis: photosintesa. Bunasor TIN 231 Menggambar Teknik 3 (2 3) Pengetahuan tentang perlengkapan dan bahan menggambar. ruang Sigkup. Abdul Azis Darwis TIN 222 Mikrobiologi Industri 4 (3 -3) Dasar-dasar mikrobiologi. Pindah massa. Sifat-sifat koligatif. Tatit K. terrnasuk cara perhitungan mikroorganisma. Illah Sailah TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia 3 (2 3) Struktur dan organa1 sel. Kinetika pertumbuhan mikroorganisme dan kinetika enzirn. Keseimbangan fasa pada-cair-gas. biosintesa. Susunan komposisi kimiawi sel. Kultur "batch" dan "continues". serta klasifikasi mikroorganisma yang berperan positif maupun yang menyebabkan kerusakan bahan di dalam industri hasil pertanian. karakteristik. kinetika gas. . gambar ilustrasi.

persyaratan dan spesWi komponen pelengkap kemasan. Klasifiikasi dan jenis kemasan. fungsi dan peranan kemasan.Sutedja Wiraatmadja TIN 232 Pengemasan I 3 (2 -3) Pengertian. pernasalahan perburuhan. Lukman Hidayat TIN 241 Ketenagakerjaan dan Keselamatan 2 (2 0) Kerja Pengertian tentang tenaga kerja. bubungan perburuhan. Bahan kemasan. masalah ketenagakerjaan. lembaga .

Industri dalam perekonomian tidak tetap dan dalam ekonomi internasional. Machfud TIN 302 Statistik lndustri 3 (2 -3) Teknik perancangan percobaan pada penelitian teknologi. tempat ke rja serta luas ruang. alat-alat pelindung dan peragaan. aliran dan penanganan bahan serta pertalian antar aktivitas. Manajemen Pemasaran. faktor-faktor kecelakaan. Hardi Suprapto TIN 301 Tata Letak dan Penanpnan Bahan 3 (2 3) Faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif dalam penentuan lokasi pabrik. Penyelesaian persamaan linier tunggal dan ganda. Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja. Teknik penyusunan tata letak berdasarkan tipe operasi. Machfud TIN 303 Ekonomi lndustri 3 (3 0) Prinsip pemberian nilai tambah dalam industri. Teori kesalahan. Angka aproksimasi. Statistika non parametrik. Fungsi alih. Integral numerik. Anali regresi. Teknii evaluasi tata letak. Laplace Transform. hubungan perburuhan Pancasila. Aplilrasi pada sistem proses dan . sumber-sumber bahayakecelakaan. peraturan pelaksanaan. Lien Herlina TIN 304 Matcmatika lndustri 3 (2 -3) lntroduksi matematilca fmit. Fungsi biaya dan produlrsi.jaminan sosial buruh. penentuan jumlah mesin.peradilan. Diferensial numerik dm persamaan diferensial. Undang-undang keselamatan kerja. Analisa sidik ragam pa& beberapa rancangan percobaan. Perencanaan kapasitas.

Eriyatno TIN 305 Pcnelitian Opcrasid l 3 (3 -0) Sejarah. Ttori.manajemen industri. ruang ligkup dan falsafah penelitian operasional. . aplikasi dan bentuk pengembangan linier programming.

Sistem penunjang keputusan (DSS). Pengantar perawatan dan peremajaan mesidperalatan. Teknik-teknik program integer.Teori kualitas dan analiia sensitivitas. Konsep manajemen sistem informasi. Teknikteknik peramalan. Karakteristik dan teknik program dinamis (deterministik). Eriyatno TIN 307 Perencanaan dan Pengendalian 3 (3 0) Produ ksi Pengantar sistem produksi dan ruang lingkup PPP. Model-model pengendalian persediaan (deterministik dan probabilistik) . M. beserta neraca massa dan energi serta penerapan faktor koreksi pada operasi yang terkait. Analisis jaringan kerja. perencanaan agregat dan master scheduling. Analisa keputusan dan fungsi utilitas. Teknik Bayes. Penjadwalan dan pengurutan prosesloperasi. Teknik Markoviyan. Dasar-dasar kesetimbangan matematika dalam "system boundary" proses banyak diberikan untuk memper- . Analisa jenjang keputusan. Aplikasi pada manajemen industri pertanian. serta personalia.perencanam kebutuhan bahan (MRP). Machfud TIN311 Satuan Operasi 3(3 0) Pendahuluan dan ruang lingkup membahas penguasaan suatu proses operasi dalam bentuyk fdosofi diagramkotak hitam. Syamsul Maarif TIN 306 Analisa Keputusan dan Sistern 3 (3 0) Informasi Tinjauan ulang teori peluang.

pendinginan.mudah permasalahan. evaporasi. Selain itu operasi pengecilan ukuran. Penerapan di atas dilakukan untuk operasioperasi absorbsi. pengeringan. pencucian. pemurnian. filtrasi dan pengendapan juga diberikan untuk melengkapi operasi "grading" dan standardisasi mutu. pencampuran dan homogenisasi. ekstraksi. kristalisasi. pengayakan. Suhadi Hardjo . pembekuan.

kulit. misal: daging. ikan. teknologi polimer alami. Tatik K. Pengetahuan tentang kulit hewan. proses penyamakan dan pasca penyamakan. kulit setengah jadi dan kulit. Juga diiahas tentang peraiatan yang berkaitan dengan proses-proses tersebut. Fahidin . struktur dasar polimer. sifat-sifat polimer. Berbagai proses pra penyamakan. Bunasor TIN 315 Tekndogi . susu. TIN314 Teknologi Hasil Hewan dan Ikan 3 (2 -3) Mempelajari cara-wa/teknik penanganan has3 hewan dan ikan. Perdagangan kulit awet. teknologi elastomer. telur. analisa dan identifikasi poliier. Macam-macam proses pengawetan kulit dan wa menetapkan mutu kulit awet. Chiiwan Pandji TIN 313 Tekndogi Kulit 3 (2 3) Sejarah perkembangan industri kulit.TIN 312 Telrndogi Pdimer 3 (3 0) Pengertian dasar polimer. proses polimerisasi. mulai dari pasca panen sampai cara pengolahannya/pemanfaatannya sebagai produk pangan maupun non pangan.

Kegunaan emulsi dalam pangan dan non pangan termasuk pembuatan produk. Teknologi pembduatan papan tit Kayu lapis. Muljono Judoamidjojo TIN 317 Teknologi Minyak dan Lcmak 3 (2-3) Arti minyak dan lemak bagi kehidupan manusia. Teknologi pulp dan kertas serta bahan serat kya. Pengeringan kayu. berbagai masalah pada bidang minyak dan .Emulsi 3 (2 -3) Pendahuluan. Pengertian dan sifat reologi emulsi. sumber minyak dan lemak. Bambang Djatmiko TIN 316 Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3(2 3) Konsep pengolahan kayu dan hasil hutan secara integral. Pengawetan kayu. Cara penentuan tipe emulsi.

Teknologi gula tebu (can sugar). sumber dan potensi. Sifat Wo kimia gula. peranan dan perkembangan sosial ekonomi. Jenis. Bambang Djatmiko Mempelajari aplikasi teknik pengolahan pati sejak ekstraksi dari hasil pertanian sampai dengan pemanfaatannya. sifat dan manfaat dan produk pati. pengujian mutu minyak dan lemak. kerusakan minyak dan lemak. Teknologi gala cair (liquid sugar). pengemasan.lemak. Teknologi gula tradisional. Berbagai teknik pengolahan pati dalam rangka peningkatan daya guna dm hasil guna. Abdul Aziz Dads TIN 320 Teknologi Minyak Atsiri dan 3 (2 -3) Kosmetika Latar . sifat fsiko kimia minyak iemak. pengolahan minyak dan lemak. Wahjudin 'Qiptadi TIN 319 Tdnrdogi -la 3 (2 -3) Sejarah perlrembangao industri gula.

Ueskttni H. teknik proses pengolahan. Chilwan Pandji TIN 322 IndusM MikroMal 3 (2 -3) Ruang Siup. teknologi pengolahan hasii tanaman atsiri dengan metode phytokimia. Prinsip proses. . pemilihan bioreaktorlfermentor sertamekanisma koa trol f%ik dan kimia penggunaan sel mikrobaJenzim (bentuk bebas/termobilisasi) dalam membuat berbagai produk terutama biomassa pelarut dan asam organ& serta energi.belakang pentingnya minyak atsiri. pemurnian dan pengemasan. pertumbuhan kultur batch dan kontinyu. karakteristik dan seleW1solasi mikroorganisma industri. penanganan dan pemanfaatan minyak atsiri. koordinasi metabolisme mikrobial khususnya biosintesis metabolit primer dan sekunder serta biokonversi.

TIN 331 Penyimpanan dan Penggudangaa 3 (2 3 j Sejarah singkat. Alat-alat pengemas. cacat. Konstruksi dan perhitungan alat-alat transmisi tenaga. biokemik. dan ekstrinsik. Faktor yang berperan dalam penyimpanan. lingkungan fsis. organoleptik. toleransi). Soesarsono W. Aiat-alat proses (konstruksi dan prinsip kerja). dan mikro- . Pengendalian dan pencegahan hama gudang. biotis. Pemberantasan hama gudang secara kimiawi dan nirkimiawi. pengalengan. listrik. alat-alat pencucilpembersih. pembotolan. tikus dan hama lain. Sifat komoditi pertanian. zat padat). pindah panas dan alat pemisah. sabuk V. hama serangga dan tungau. pemasak pasteurisasii sterilisasi. TIN 332 Peralatan lndustri Pertanian I 3 (2 3) Konstruksi dan prinsip kerja alat-alat pembangkit tenaga (mekanik. Sutedja Wiraatmadja TIN 342 Pengetahuan Mutu 3 (2 -3) Ruang lingkup. sproker serta gir). pengecil ukuran. pemeliharaan dan perawatan alat-alattpemisah. rantai. organisasi pengawetan mutu. berbagai sifat dan jenis analisis (fiik. Alat-alat transport (fluida. uap). fkikokimia. prinsip umum. sifat intrinsii. Perlakuan pra panen. terutama tenaga mekanik (sabuk rata. pengertian (mutu. arti dan peranan penyimpanan. pengawasan mutu pada agroindustri. biologik.

Aplikasi ekonometrik di industri pertanian.biologik). Teknik analisa ekonomi wilayah dan analisa input-output. pemeriksaan dan analisis. Metode dan praktek pembuatan studi kelayakan industri. standarisasi dan sertXhsi. Aplikasi statistika pada pengawasan mutu. Penarikan contoh. aspek ekonomi pada pengawasan mutu. Prinsip tataruang wilayah dan analisa lokasi tempat kegiatan masyarakat. Irarmdi . Perencanaan jaringan kerja: determiniitik (CPM) dan probiliitik (PERT). berbagai jenis standar nasional dan internasional pengawasan mutu total. Barnbang Djatmiko TIN 410 Perencanaan Proyek dan Industri 3 (2 3) Proses dan organisasi pelaksanaan proyek keterkaitan antara perencanaan industri dengan pengembangan wilayah.

Liesbetini H. karakteristik. Optimasi kriteria jamak. Klasifikasi mutu produk bahan penyegar. M. industri agrokimia. kontroi proses dan instrumentasi. industri karet. Syamsul Maarif TIN 411 Satuan Proses 3 (2 -3) Berbagai prinsip dasar perubahan kimia. Optimasi tanpa kendala. industri zat warna. industri pelapis. TIN 4U Teknologi Air Industri 3 (2 -3) Ruang lingkup. industri sabun dan ditergen. industri farmasi. Berbagai cara pengolahan bahan penyegar: teh. industri penyedap dan aromatika. . karakterisasi dan standarisasi. industri rokok. Optimasi dengan kendala. industri karet. gelatin dan adesif. industri pati dan gula. coklat. sumber air.TIN 430 Teknik Optimasi Lanjut 3 (3 0) Ruang lingkupdan falsafah teknii optimasi. pengolahan dan penanganan air industri. Bambang Djatmiko TIN 413 Teknologi Bahan Penyegar 3 (2 -3) Tinjauan ulang pengenalan bahan penyegar. Penanganan produk akhir. industri fermentasi. tembakau. klasifii. kopi. diagram proses. Persamaan linier.

perananhegunaannya dalam perencanaan dan pengoldahan industri. pengendalian limbah cair. mang lingkup. keindahan. Sanitasi alat dan pabrik. pengendalian limbah padat (sampah). kenyamam.Waudin qiptadi TIN421 Teknik Penyehatan Ungkungan 3 (2 -3) Industri Batasan. pengelolaan air. higiene perusahaan. Mismanajemen industri dan efeknya terhadap kesehatan. Wahjudin Tjiptadi . Pengendalian polusi udara. estetika.kesehatan dan keselamatan kerja dan hubungannya dengan teknik penyehatan. efisiensi dan kelestarian. Kunjungan ke perusahaan akan melengkapi mata kuliah hi. Gambaran kasus pencemaran industri.

dalarn penggunaan peralatan industri pertanian (mekanii listrik. pengaruh pengemasan terhadap peningkatan nilai juaVnilai tambah produk dan sistem distribusi Sutedja Wiraatmadja TIN433 Peralataa industri Pertaniaa I1 3 (3 -2) Perhitungan-perhitungan tenaga. Berbagai teknik pemanfaatan limbah industri hasil pertanian untuk meningkatkan daya gunanya. sifat dan manfaat limbah. pertanian dan perdagan& yang berhu. uap) dan sistem pengontrol Yang d@an. Wahjudin lyiptadi TIN 432 Pengemasan 11 3 (2 -3) Penerapan dasar-dasar pengemasan dalam pemecahan masalah pengemasan produk agroindustri. temtama pengaruh bahan kernasan terhadap mutu produk. bungan dengan perlindungan dan pelestarian lingkungan. Jenis.TIN 422 Tekndogi Limbah Industri 3 (2 -3) Mempelajari aplikasi teknik pengolahan limbah industri (termasuk pemukiman. Sutedja Wiraatmadja . liagkungan.

.

1981) 16. 1967). IPB. (MSc. Univ. (PhD.Univ. 1981) 19. &A. 1980) 17. 1983) 9. (Dr. IPB. IPB.1. Frans Jusuf Daywin (Ir. IPB.Edward Namaken Sembiring (Ir. Achmadi ~artohjoto. (MSc. He. IPB. Imam Hidayat (Ir. IPB. (PhD. Dedi Kusnadi Kalsim (Ir. AIT. IPB. (Ir. IPB. 1986) 3. 1988) 11.. (MAE. USA. 1984) 4. 1974). 1975). IPB. 1983) 12.(~r. (Dip. Abdul Kohar Irwanto (Ir. 1981) 18. (MEng.. UI. Atjeng Muchlis S arif (Ir. IPB. IPB. 1986) 7. IPB. 1973). Donatus Pakpahan (Ir.. Hubertus Aris Pri anto (Ir. USA. UPLB Philippines. of Minnesota. 1982). 1985) 14. 1989) 8. 1977). Emmy Darmawati (Ir. Michigan State Umv. Arif Dastaman (Ir. Armansyah H. (MS. (MEng. 1980). Hadi Karya Purwadaria Ir. Univ. 19 $7 ). DZREKTORI TENAGA PENGAIAR 75. Herry Suhardiyanto (Ir. of Wisconsin.7. 1975). 1966). 1984) 5. Edy Hartulistioso (Ir. Michigan State Univ. IPB. UGM. IPB. 1%1) 10. 1978) . (MSAE. USA. 1981). 1978) 2. Tambunan (Ir. Jurusan Mekanisasi Pertanian 1. IPB. (MSc. AIT Thailand. Budi Indra Setiawan (Ir. IPB. IPB. 1975). UI. 1979). 1961) 6. IPB. 1987) 13. Gardjito (Ir. Belanda. Univ. Bambang Pramudya N. USA. 1981) 15. (MS.of Minnesota. &A. (MSc. Asep Sapei (Ir. 1974). IPB.5. USA. Michigan State Univ. of Minnesota.

1988) 24. I Nengah Suastawa (Ir. IPB. IPB. (PhD. Agritech. Univ. 1976).20. 1986) 23. 1984) 21. John Kumendong (Ir. I Dewa Made Subrata (Ir. IPB. of Tokyo. IPB. IPB. Japan.. Tokyo Noko Univ. 1967). (MS. Japan. 1976) . 1986) 22. Kamaruddin Abdullah (BSA. I Wayan Astika (Ir. Univ. 1987) 25. I Wayan Budiastra (Ir. (MSA. IPB. 1970).

1980) 38. IPB. Kyoto Univ. IPB. Yohanes Aries P. IPB.. IPB. 1980) 34. 1981) 46. Univ.P. (MS. of Minnesota. USA. 19781.lib. Japan. UI. (MSc. 1983) 48. 1985) 40. (MApp. (Ir. UGM. Eko Nugroho (Ir. IPB. (MS. 1986) . Meiske Widyarti (Ir. 1985) 53. IPB. 1986) 49. Australia. 1983) 47. Kusen Morgan (Ir. IPB. Prastowo (Ir. 1973) 39. Tineke Mandang (Ir. Moeljarno Djojomartono (BSA. 1980) 31. 1979) 30. IPB. 1982). 1%7). Michigan State Univ. 1975) 44. Liik P. IPB. (MSc. Univ. USA. USA. USA. Sutrisno (Ir. 1990) 50. (MS. 1985) 29. Sam Merodiyan (Ir. (MSAE. IPB. 1968). North Carolina State Univ. IPB. IPB. IPB. 1979). IPB. Mohammad Azron Dhalhar (Ir. 1984) 42. IPB. 1989) 51. 1969). UI. Univ. Kudang Boro Seminar (Ir. :. 1967). Sri Mudiastuti Priyanto (Ir. IPB. Putiati Mahdar (Ir. Mad Yamin (Ir. Godfried Sitompul (Ir. (PhD. of Illinois. Sri Endah Agustina (Ir.. R. Soedodo Hardjoamid'ojo (Ir. Wawan Hermawan (Ir. IPB. IPB. IPB. Susilo Sarwono (Ir. Kyoto Univ. USA. (PhD. 197j). H. 1983) 43. 1978). (PhD... USA.. 1980) 37. IPB. Parlaungan Rangkuti (Ir. Moedjiarto Pratomo (Ir. Radite Praeko Agus (Ir. IPB. Japan.. IPB. 1974) 45. IPB. Setyo Pertiwi (Ir. (Ir. 1983) 27. (MSA. Nirwan Siregar (Ir. 1973).26. 1981) 35. 1964) 41. Japan. 1985) 52. Tokyo Nuko Univ. IPB. Yuli Suharnoto (Ir. IPB. IPB. Sukandi Sukartaatmadja (Ir.Sc UNSW. IPB.. 1983) 28. IPB. Michigan State Uni\. 1963). 1970) 36. 1984). Nora Herdiana Pandjaitan (Ir.. (PhD. of Minnesota. Muhamad Yanuar J. 1982) 33. 1%7) 32. 1971).

752. 1985) 3. Winarno (Drh. Univ.(MS. UPLB. IPB. Univ. 1982).. IPB. (PhD.Adil Basuki Ahza (Ir. Univ. USA. 1977).Betty Sri Laksmi Jenie (Ir. IPB. 1977). Anton Apriyantono (Ir.G. 1971). 1%2). (MSc. F. of Mysore. Philippines. Nurwitri (Ir. (MSc. Fransiska Rungkat (Ir. 1985) 11. USA. of Massachusetts.. Univ. 1981).Joko Hermanianto (Ir. Subartono (Ir.(Pro1. IPB. (MS. Djundjung Daulay (Drh. Univ. of Massachusetts. Caecillia CH.Monang ~anuhan (Drh. (MS. 1973). IPB.(Dr. 1982). 1974). IPB. IPB. ) 14. ) 13. 1980) 10. Jimmy Hariantono (Ir. IPB. Budiatman Satiawihardja (Ir. (PhD. UPLB. (MS. Michigan State Univ.Deddy Muchtadi (Ir. IPB. 1983) 2. IPB. IPB. (PhD. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi 1. of Hawaii USA. IPB. Michigan State Univ.Darwin Kadarisman (Ir. Japan. IPB. IPB. IPB. 1974) 15. Hokaido Univ. 1979) 9. 1981) 8. 1988) 4. 1982) 19. 1982) 7. 1973). 1972). 1978). IPB. 1973). 1983) 17.Lilis Nuraida (Ir. UI. 1976). (MSc. Ansori Rachman (Ir.1990) 6. IPB. 1988) 16. USA.(MS. (MSc. France. 1978) 5. Philippines. 1985) 18. Australia. IPB.(MS. . (MA. 1968 .Budi Nurtama (Ir.IPB. Maggy T.Dedi Fardiaz (Ir. Des Science. IPB. 1970). IPB. IPB. 1970). IPB. 1982) 12. Dahrul Syah (Ir. USA. India. (PhD. (MSc. 1978). IPB. IPB.

Muhamad Arpah (Ir. Made Astawan (Ir. 1984) . Ni Luh Puspitasari (Ir. 1984) 22. IPB. Musa Hubeii (Ir. Ratih Dewanti (Ir. 1985) 23. UPLB. 1979). 1985) 24.Nurheni Sri Palupi (Ir. IPB. (h. IPB. IPB. Purwiyatno Hariyadi (Ir. 1986) 25. 1986) 26.1977). UGM. 1981) 20. IPB. UGM. IPB. Nuri Andarwulan (Ir. 1985) 21. IPB. 1984) 27. (MS. Phihppines.

28. Rizal Syarief Sjaeful N. (Ir, IPB, 1973); (DESS, Univ. De Nantes, France, 1980); (Dr, Univ. De Nantes, 1983) 29. Srikandi Soewondo (Ir, IPB, 1972); MSc, Michigan State Univ., USA, 1977); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1980) 30. Slamet Ma'oen (Drh, IPB, 1960); (Drh, UI, 1x1) 31. Suliantari (Dra, UGM, 1978); (MS, IPB, 1%7) 32. Soewarno Tjokrosoekarto (Drh, IPB, 1960); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1x5); (PhD, M~chigan State Univ., USA, -); (Prof, IPB, -) 33. Sasya Santausa (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1987) 34. Sedarnawati Yasni (Ir, IPB, 1982) 35. Slamet Budiyanto (Ir, IPB, 1985) 36. Subarna (Ir, IPB, 1984) 37. Sugiyono (Ir, IPB, ) 38. C. Hanny Wija a (Ir, IPB, 1982); (MA, Hokaido Univ., Japan, 19877; (PhD, Hokaido Univ., Japan, 1990) 39. Tien Ruspiatin Muchtadi (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1980) 40. Winiati Pudji Rahayu (Ir, IPB, 1980); (MS, IPB, 1986) 41. Mohamad Aman Wirakartakusumah (Ir, IPB, 1972); (MSc, Univ. of Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Univ. of Wisconsin, USA, 1981) 42. Yadi Haryadi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1982) 753. Jurusan Teknologi Industri Pertanian 1.Any Suryani

(Ir, IPB, 1982) 2. Abdul Basith (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1986) 3. Anas Miftah Fauzi (Ir, IPB, 1983); (M.Sc., Osaka Univ., Japan, 1990) 4. Ade Iskandar (Ir, IPB, 1986) 5. Agung Primanto Murdanoto (Ir, IPB, 1987) 6. Agus Herindajanto (Ir, IPB, 1988) 7. H. Abdul Aziz Dads (Ir, IPB, 1967); (MSc, UPLB, Philippines, 1977); (PhD, UPLB, Phil~ppines, 1981) 8. Bambang Djatmiko P. (Ir, IPB, 1%7); (Grad Diploma, Food Tech NSW, 1975); (PhD, UPLB, Phiiippmes, ) 9. Basuki (BSc, Akademi Teknologi Kulit, Yogyakarta, 1969) 10. Chilwan Pandji (Drs, UNPAD, 1977); (Apth UNPAD,1979); (MS, IPB, 1986)

11.Djumali (Ir, UGM, 1980);(DEA, INPID Nancy,France, 1984); (PhD, Univ. De Nancy I, 1988) 12. H. Eryatno (Ir, IPB, 1972); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1976); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1979) 13. Endang Gumbira (Ir, IPB, 1978);(MADEV, Ghart State Univ., Belgium,1983) 14. Erliza (Ir, IPB, 1985) l5. Erliza Noor (Ir, ITB, 1985) 16.Fahidin (BSc, Akademi Kuht Yogyakarta, 1%5); (Drs, UI, 1976) 17.Faqih Udin (Ir, IPB, 1982); (MSc, -) 18. Hariiri Hardjomidjojo (Ir, IPB, 1984) 19.Helena Yusuf (Ir, IPB, 1985) 20. Irawadi Djamaran(Ir, IPB,1974);(Dr, Justus Liebig Univ., FRG, 1983) 21.Illah Saiiah (I~,.IPB, 1981); (MS, ITB, 1986) 22. Juda Agung (Ir, IPB, 1987) 23. Khaswar Syamsu (It, IPB, 1987) 24. Krisnani Setyowati (Ir, IPB, 1985) 25. Lukman Hidayat (Drs, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1%5) 26. Liesbetini Haditjaroko (Ir, IPB, 1979);(MS, ITB, 1986) 27.Lien Herliia (It, IPB, 1981); (MSc, Silsee College, Bedford, UK,

1986) 28. Machfud (Ir, IPB, 1971); (MS, ITB, 1986) 29. M. 2kin Nasoetion (Ir, IPB, 1971); (MAppSc, UNSW., Australia, 1985) 30. Marimin (Ir, k~, 1984); (MSc, Univ. of Western Ontario, Canada, 1990) 31.Mohammad Romli (Ir, IPB, 1984) 32. Muhamad Hari Siswanto (Ir, IPB, 1985) 33.Mulyorini Rahayuningsih (Ir, IPB, 1986) 34. Meika Syahbana Rusli (Ir, IPB, 1987) 35. Mohammad S amsul Maarif (Ir, IPB, 1981);(M.Eng, AIT., ~h$.d, ) 36. Nastiti Siswi Indrasti (Ir, IPB, 1985) 37.Pramono D. Fewidatto (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1988) 38. Purwoko (Drs, UNPAK, 1987) 39.R.Hadi Suprapto (Drs, U1,1%1) 40. R. Moeljono Judoamidjojo (Drh, UI, 1%3); (PhD, Tokyo Univ., Japan, 1985)

41.Suhadi Hardjo (BSc, UNSW., Australia, 1960); (MSc, Univ. of California, USA, 1968) . 42.Sutedja Wiraatmadja (BSc, Akademi Nutrisionis, 1%2); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1981) 43.Soesarsono Wijandi (~r, IPB, 1%7); (MSC, Univ. of Wisconsin, USA, 1973) 44. Semangat Ketaren (Ir, IPB, 1973);(MS, ITB, 1988) 45. Sukardi (Ir, IPB, 1984) 46. Tatit Krissu i'anti BSc, Akademi Kimia Analis, 1970);(MSc, uPLB, P&ippines, 1982);(PhD, UPLB, Philippines, 1986) 47.Tajuddin Bantacut (Ir, IPB, 1985) 48. Wahjudin Tjiptadi (Ir, IPB, 1966 Dip1 ASc UNSW, Australia, 1975);(MS, IPB, 1981 Dr, IPB, 1985);(Prof., IPB) 49.Mohamad Nabil (Ir, IPB, 1983)

8. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 8.1. WAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa FMIPA mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester dan menyelesaikan beban kredit yang berkisar antara 144 -160 sks. Untuk setiap program studi di FMIPA dibebankan: a. Mata kuliah wajib ialah mata kuliah yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa dari jurusan yang bersangkutan. Pengetahuan yang terdapat pada mata pelajaran tersebut harus dikuasai oleh sarjana di bidang masing-masing. b. Mata kuliah yang termasuk dalam paket pilihan dimaksudkan untuk menunjang kerja penelitian, memperluas wawasan pandangan, atau menyalurkan minat mahasiswa untuk memperdalam bidang ilmu.tertentu. Paket pilihan ini berisi sekelompok mata pelajaran baik dari jurusan yang bersangkutan maupun dari luar jurusan dan bahkan mungkin dari jurusan di luar FMIPA. Pernilihan paket dilaksanakan atas persetujuan dosen pembimbing. Selain itu setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti seminar yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa berkomunikasi secara lisan. Mahasiswa dilatih untuk mengemukakan rencana dan hasil penelitiannya di hadapan staf pengajar dan mahasiwa. Ke rja Penelitian adalah tugas penelitian perorangan yang harus dilakukan mahasiswa dan bertujuan: a. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam kerja mandiri. b. Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi permasalahan dan mengusahakan pemecahannya. c. Meningkatkan kemampuan mencari, menggali dan menanggapi sumber-sumber informasi. d. Meningkatkan kemampuan dalam pengolahan data dan menarik kesimpulan. e. Meningkatkan kemampuan untuk menyampaikan hasil penelitiannya baik lisan maupun tulisan.

Untuk meningkatkan keterampilan dalam usaha penghantaran teknologi, keterampilan penerapan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktek Lapang. 8.2. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof.Dr. Barizi, MES Pembantu Dekan I : Dr.1r. Ahmad Ansori Mattjik, MSc Pembantu Dekan I1 : Drh. Djoko Walujo Pembangu Dekan I11 : Ir. Eman Kustaman Kepala Bagian Tata Usaha : Marimin S. 8.2.1. Jurusan Kimia Ketua : Prof-Dr. Aisjah Girindra Sekretaris : Ir. Latifah K. Darusman, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Ir. Hendra Adijuwana, MST Kepala Lab. Kimia Analitik : Ir. Elly Suradikusumah, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Dr.Ir. M. Anwar Nur, MSc ?*F Kepala Lab. Kimia Fisik Kepala Lab. Biokimia Tumbuhan : Dr.Ir. M. Sri Saeni, MS : Dr. Norman R. Azwar )3q ?mT Kepala Lab. Biokimia Hewan : Prof.Dr. Aisjah Girindra Kepala Lab. Biokimia Fermentasi : Dr. R.T.M. Sutamiharja Kepala Lab. Biologi Molekuler : Prof.Dr. Djoko Soedarmo M.

822. Jumsan Geofisika dan Meteorologi Ketua Jurusan : Ir,. M. Effendi Manan Sekretaris : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Fisika Umum : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Hidrodinamika : Dr.Ir. Hidayat Pawitan Kepala Lab. Instrumentasi : Soedarsono, MSc Kepala Lab. Meteorologi : Dr.Ir. Ahmad Bey Kepala Lab. Klimatologi : Dr.Ir. M.Bl. de Rozari Kepala Lab. Agrometeorologi : Ir. M. Effendi Manan 823. Jurusan Statistika Ketua : Dr.Ir. Aunuddin ~ekretaris : Dr.1r. M. Sjarkani Musa Kepala Lab. Pemodelan : Ir. Krisnamurti Hasibuan, MSc Kepala Lab. Analisis Statistik : Prof.Dr.1r. Andi Hakim Nasoetion

Kepala Lab. Teori Statistik : Dr.Ir. Abdurrauf Rambe, MSt Kepala Lab. Komputasi Statistik : Dr.Ir. Aunuddin 8.2.4. Jurusan Biologi Ketua : Drh. Ikin Mansjoer, MSc Sekretaris : Dr. Ir. Alex Hartana Kepala Lab. Anatomi dan Morfologi Tumbuhan : Ir. R.M. Trenggono K.

Kepala Lab. Ekologi Tumbuhan Kepala Lab. Fisiologi Tumbuhan Kepala Lab. Genetika Kepala Lab. Mikologi Kepala Lab. Mikrobiologi Kepala Lab. Taksonomi Tumbuhan Kepala Lab. Zoologi : Ir. M. Tjahjono Samingan, MSc : Ir. P.D. Tjondronegoro, MS : Prof.Dr.Ir. Edi Guhardja : Prof.Dr.Ir. S. Soetarmi Tjitrosomo : Ir. Tedja Imas : Dra. Sri Sudarmiyati T., MSc : Drh. Ikin Mansjoer, MSc 82.5. Jurusan Matematika Ketua Sekretaris Kepala Lab. Matematika Murni Kepala Lab. Matematika Terapan Kepala Lab. Matematika Komputasi 82.6. Jurusan MKDU Ketua Sekretaris Kepala Lab. Bahasa : Dr.1r. Siswadi : Ir. Hadi Sumarno : Dra. Nur Aliatiningtyas : Dr.Ir. Siswadi : Ir. Heru T. Natalisa, MMath

: Dra. Dwiningsih Sulistiarti : Drs. Ahrnad Djuaeni : Drh. Audrey T. Ungerer

6.3.JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKUL Uh! 83.1. Jurusan Kimia Sarjana kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB diharapkan ahli dalam bidang kimia Anorganik, Organik, Fisik, Analitik, dan Biokimia. Selain menguasai bidangnya, sarjana kimia FMIPA IPB diharapkan mampu pula menerapkan dan mengembangkan ilmunya untuk menunjang pembangunan dalam bidang pertanian dan industri. Kurikulum program pendidikan sarjana kimia FMIPA IPB dirancang dengan acuan Kurikulum inti yang disusun DIKTI. Sementara itu untuk memberikan makna, mahasiswa diberi bekal yang cukup banyak untuk bergerak dalam bidang pertanian. Untuk maksud tersebut dimasukkan warna hayati dalam kurikulum. Warna hayati tersebut akan membedakan sarjana kimia FMIPA IPB dari sarjana kimia yang dihasilkan Perguruan Tinggi lain. Untuk menjadi sarjana kimia, mahasiswa harus menyelesaikan 144150 sks. Setelah menyelesaikan tugas akhirnya, mahasiswa menjadi sarjana kimia. Untuk mengikuti program sarjana kimia diharapkan mahasiswa menguasai ilmu kimia dasar dan ilmu dasar lainnya dengan cukup baik. Calon mahasiswa yang diterima adalah lulus TPB dengan NMR 25 untuk mata kuliah Kimia Dasar I dan Kimia Dasar 11. Jurusan Kimia juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Kimia. Calon mahasiswa yang diterima untuk program D3 melalui jalur UMPTN. Kuriku lur~i

No. Mata Kuliah Kredit Sernesler 1 dart 2 -TPB 36 sks

Sentester 3 KIM 201 Kimia Dasar I11 KIM 211 Kimia Anorganik I

Kurikulur~t -S attester 3 (Lanjutan) KIM 221 Kimia Or anik I KIM 231 Analisis kalitatif MA 221 Kalkulus GFM 233 Fisika I1 3(2-3 Jumlah: 20 sks Sentester 4 KXM 212 KIM 222 Kirniit Anorganik I1 Kimia Or anik I1 KIM 232 Analisis fuantitatif I KIM 241 Kimia fisik I KIM 202 Literatur Kimia STK 233 Metode Statistika Jumlah: 18 sks Sentester 5 KIM 323 Kimia Or anik Fisik KIM 333 Analisis &antitatif I1 KIM 342 Kimia Fisik I1 KIM 351 Biokimia I STK 281 Pengetahuan Ilmu Komputer PiIihan Wajib 3 Jumlahr 19 sks Semester 6 KIM 334 Analisis Instrumental KIM 343 Termodinamika KIM 352 Biokimia I1 KIM 344 Kinatika Kimia Pilihan Wajib 6 J

e 19 sks Sentester7 KIM 424 Struktur Molekul dan KIM 435 Spektroskopi Radiokimia KIM 403 Metode Penelitian Piliihan 12 Jumlah: 20 sks

. Kalkulus Lanjutan KIM 353 Biokimia Tumbuhan Sentester 6 KIM 326 KIM 327 KIM 313 KIM 361 KIM 345 KIM 354 KIM 355 BIO 213 BIO 201 BIO 231 BIO 301 BIO 321 STK 332 Kimia Polimer Sintesis Kimia Organik Bioanorganik Kapita Selekta Kimia Kuantum Teknik Penelitian Biokimia Biokimia Nutrisi Fisiolo i Tumbuhan f Geneti a Dasar Mikrobiolo i Pengantar iiologi Sel Fisiologi Hewan Perancangan Percobaan Sa7iester 7 KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 -3) ...Elektronika KIM 305 STK.. Mata Kuliah redi it Setnester 5 KIM 325 Kimia Bahan Alam KIM 304 FIS .fitrikulzim (Lanjutan) Semester 8 KIM 491 Seminar 1 KIM 492 Masalah Khusus 4 KIM 493 KKN 4 Pilihan 6 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 8: 147 sks Mata Kuliah Pilihan No.

KIM &I Kirnia Pangan 3 2 -3) KIM 162 Kimia Tanah 3 2 -3) KIM 463 Kimia Tumbuhan 3 2 -3) KIM 464 Kimia Lingkungan I 3 (2 -3) .

Jurusan Geofisika dan Meteorologi Pendidikan keahlian agrometeorologi ditujukan untuk menghasilkan tenaga yang berkemampuan tinggi dan terampil dalam memanfaatkan cuaca dan iklim untuk menyerasikan kegiatan pertanian dengan keadaan fisik lingkungan optimal. Pendidikan ini diarahkan untuk membentuk tenaga yang peka dan tanggap terhadap masalah agrometeorologi dan sanggup mengembangkan ilmu serta penerapannya. ciri mahasiswa yang diharapkan berhasil menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya adalah mahasiswa dengan dasar kemampuan yang kuat di bidang Fisika dan . Berdasarkan pengalaman.Mata Kuiiah Pilihan -Sanesfer 7 (Lanjutan) KIM 465 Kimia Air 3(2-3 KIM 456 Pengantar Biokimia Industri KIM 457 Pengantar Imunokimia KIM 470 Pestisida BIO 401 Kultur Jaringan GFM 241 Termodinamika Atmosfir 3 (3 -0) Sentester 6 KIM 466 Kimia Fisik Tanah KIM 446 Kimia Permukaan KIM 447 Kimia Biofisik KIM 467 Kimia Obat KIM 468 Kimia Industri KIM 469 Kimia Kayu KIM 458 Bioenergetika KIM 459 Vitamin dan Enzim KIM 471 Toksikologi STK 282 Pemrograman Komputer 832.

.Matematika.

+ Mata Kuliah Kredit Semester I dan 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar GFM 232 Fisika Pertanian GFM235 Matematika Fisika BIO 211 Botani Umum BDP 211 Dasar-dasar A fP onomi BIO 201 Dasar-dasar E ologi Umum Jumlah. Semester 4 GFK 221 GFM222 GFM241 Pengantar MeteorologiInstrumentasi Meteorologi Termodinamika STK 211 Metode Statistika BIO 213 TNH 211 Fisiologi Tumbuhan Dasar-dasar Ilmu Tanah Jumlah: 19' sks .Kurikulum No.

Semester 5 GFM 312 Geo afi Fisik GFM323 Ana P rsis Meteorologi GFM 342 Dinamika Atmosfir STK 281 Pengantar Ilmu Komputer Pilihan 6 Jumlah: 19 sks Semester 6 GFM313 GFM314 GFM315 GFM372 Metode KlimatologiMikroklimatologi Iklim Tropika HidrometeorologiPilihan Jumlah: 17 sks .

Kehutanan. Elektronika. 3 Piliian 6 Jumlah: 21 sks Semester 8 GFM 494 GFM 493 Telaah Lapang Agrometeorologi Karya Ilmiah I1 Praktek Lapang 4 3 4 Jumlah: 12 sks Jumlah Semester 1 -8: 144 sks Mata Kuliah Pilihan Mata kuliah pilihan yang harus diambil pada Semester 5dan6adalah salah satu dari Rancangan Percobaan. GMSK. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Perikanan dan lain-lain. Metode Statistika 11. Selain itu dapat pula mengambil mata kuliah pilihan dari jurusan sendiri seperti: Pengantar Penginderaan Jarak Jauh. Sedangkan mata kuliah pilihan lainnya yang dapat diambil: MatematikaIStatistika. Sosial Ekonomi. Budidaya Pertanian.hikuluni (Lanjutan) Sentesfer 7 GFM 491 Telaah Pustaka 3 GFM 492 Kapita Selekta Geometeorologi 3 (3 0) GFM 493 Karya Ilmiah 1. Peternakan. Fisika . Ilmu Tanah. atau Teknik Percobaan Lapangan.

Hidrologi dan Modifikasi Cuaca. Selain itu jurusan Geofisika dan Meteorologi juga memberikan Diploma seperti Fisika Dasar dan Klimatologi Dasar. dan Klimatologi Dasar. . Kemudian untuk Program S1 seperti Fisika Terapan. Fisika Teknik.Atmosfir. Semua mata kuliah yang diasuh untuk Program Studi Agrometeorologi terbuka untuk mahasiswa jurusan lain dengan prasyarat mata kuliah klimatologi dasar (GFM 211).

Kegiatannya meliputi perancangan. Merancang pengumpulan data melalui pengumpulan percobaan atau survai untuk memperoleh informasi secara lebih efisien. pemerintah. 3. Menganalisis data. pengukuran. Oleh karena it. industri. penyederhanaan dan analisii data serta pembahasan sistematis dalam upaya penarikan kesimpulan yang konsisten dengan data.833. Menerjemahkan permasaiahan bidang ilmu lain ke dalam kerangka logika statistika dan mengkomunikasikan kembali hasii analisis dan kesimpulan yang ditarik secara statistik ke dalam konteks perrnasalahan semula. Peranannya tidak hanya dalam membantu menjelaskan keterkaitan sebab akibat yang merupakan inti persoalan dalam perkembangan ilmu dan teknologi. pertanian maupun kesehatan. Jumsan Statistika Tujuan Pendidikan Statistika adalah ilmu yang mempelajari pendekatan kuantitatif untuk menelusuri dan menemukan keteraturan-keteraturan yang tersembunyi di balik keragaman data. pengumpulan. kurikulum pendidikan di Jurusan Statistika disusun untuk menghasilkan tenaga ahli yang selain memiliki pengetahuan komputasi maju. Program studi statistika yang diasuh oleh Jurusan Statistika diarahkan untuk menghasilkan sarjana yang memiliki keterampilan dalam: 1. 2. juga mengenal'prinsip-prinsipdasar ilrnu lain dari berbagai bidang terapan yang ada di IPB. Memahami teori maupun metode statistika agar dapat menerapkannya dengan benar. Oleh karena itu. 4. Landasan pengetahuan matematika yang lebih kokoh sangat diperlukan bagi yang berminat . tetapi juga membantu menyajikan informasi yang terpercaya bagi kepentingan perumus kebijaksanaan. merumuskan hasil secara kuantitatif serta menarik kesimpulan secara sah.penerapannya dalam kehidupan sehari-hari semakin mendalam dan luas mengikuti berbagai kegiatan antara lain bisnis.

.mendalami aspek teoritis atau akan melanjutkan ke jenjang kesarjanaannya yang lebih tinggi.

Sisanya. Empat belas mata kuliah yang setara dengan 36 sks. Bidang Penunjang Matematika. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. dibuka dalam tahun pelajaran 1986/1987. dengan jurnlah beban 19 sks. -6 mata kuliah dari paket mata kuliah bidang penunjang yang dipilih. . setiap mahasiswa harus menempuh dan menyelesaikan kuliah berikut praktika serta tugas lainnya yang jumlah bebannya setara dengan 144 sampai 145 sks. Bidang Penunjang agronomi. dengan jumlah beban 86 sks.Untuk program 'studi sarjana statistika. yaitu sebanyak 108 sampai 109 sks atau 31 mata kuliah. Bidang Penunjang Sosial-Ekonomi. Penentuan pilihan bidang-bidang penunjang yang ditawarkan berikut paket-paket mata kuliah sangat tergantung pada banyaknya serta diversifikasi kemampuan dan latar belakang keahlian kedua dari staf pengajar jurusan. Bidang Penunjang BiologiIGenetika. Paket pilihan bidang penunjang yang dapat ditawarkan kepada mahasiswa Jurusan Statistika ialah: 1. -1 mata kuliah dari paket mata kutiah pilihan statistika. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. dikelompokkan menurut paket mata kuliah: -24 mata kuliah dari paket mata kuliah wajib. direncanakan dibuka dalam tahun pelajaran 199011991. 2. 3. di antaranya telah ditempuh di TPB. 4. dengan jumlah beban 3 sks.

Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 36 sks Semester 3 MAT 212 Aljaba Linear MAT 201 Kalkulus I1 STK 211 Metode Statistika I STK 281 Ilmu Komputer I Pilihan Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 4 MAT 222 Kalkulus I11 STK 201 STK 212 Pengantar Hitung Peluang Metode Statistika 11 STK 282 Ilmu Komputer 11 Piliian Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 5 STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah STK 321 Teori Statistika I STK 311 Eks~lorasi Data STK 3151 ~ta6stik NonparametriW 3 (3 -0) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa STK 331 . No.Berikut ini adalah kurikulum yang berlaku mulai tahun ajaran 198811989.

Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) Pilihan Penuniang 5 -6 sks Jumlah: 19 -20 sks Sentester 6 STK 342 STK 322 Karya Tulii I Teori Statistika I1 STK 332 STK 3051 Perancangan Percobaan Operation Research/ .

Knrikului~~ -Sentester 6 (Lanjutan) STK 385 Metode Simulasi STK 381 Komputasi dan Manajemen Data Pilihan Penunjang 4 (3 3). 5 -6 Jumlah: 20 -21 sks Sentester 7 STK 440 STK 421 STK 441 STK 4051 STK 415 STK ~asalih Khusus Pengantar Model Linier Metode Penelitian dan Telaah Pustaka Pemodelan Matemaw Metode Peramalan dan Analisis Deret Waktu Pilihan Statistika Pilihan Penunjang 3 3 -0 3r-31 3 (2 -3) 3 (3 -0) 3 3 Jumlah: 18 sks Sentester 8 STK 499 STK STK 442 STK 498 STK 490 . .

Karya Tulis I1 Pilihan Statistika KKN dan Keterampilan Profesi Seminar Ujian Komprehensif 4 6 4 1 2 Jumlah: 17 sks Jurnlah Semester1 8: 145-146 sks Mata Kuiiah Pilihan Statistika No. Mata Kuliah Kredit Sentester 7 STK 531 STK 532 Teknik Permukaan Respon Analisis Data Kategorik .

Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 Dasar-dasar .Mata Kuliah Pilihan Statistika (Lanjutan) Semester8 Pilih dua mata pelajaran dari: STK 425 Analisis Peubah Ganda STK 435 Statistik Pengendalian Mutu STK 432 Metode Riset Pemasaran STK 426 Statistika Ekologi Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Agronomi No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 SEP 241 Dasar-dasar Agronomi Dasar-dasar Manajemen Semester 4 BDP 261 Ilmu Tanaman Serealia 3 (2 -3) Semester 5 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Pengantar Ilmu Tanah Sent ester 6 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Sistem-sistem Pertanian Semester7 STK 439 Teknik Percobaan Lapangan 3 (2-3) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi No.

Agronomi 4 (3 -3) SEP 241 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) Semester 4 SEP 221 Ilmu Kependudukan 3 (2 -3) .

K.M. Mata Kuliah Kredit Se~nester 3 BIO 210 Dasar-dasar Ekologi BIO 301 Pengantar Biologi Sel Semester 4 BIO 202 Genetika Dasar BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Semester5 BIO 341 Genetika Populasi 4 (3 3) Semester6 Pilih salah satu dark BIO 351 Genetika Tumbuhan BIO 352 Ekologi Lanjutan Serltester 7 BIO Ilmu Pemuliaan Tanaman BIO BIO 443 Biologi Populasi Taksonom Numerik . Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi (Lanjutan) Serltester 5 SEP 242 Ekonomi Mikro 3 (3 0) GMK Gizi dan Pangan 2(2-0) Semester 6 SEP 252 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2 3) SEP Ekonorni ~akko 3 (3 0) SEP Ekonomi Sumberdaya 3 (3-0) Semester 7 STK 491 SEP 353 Pengantar Ekonometrika Manajemen Agribisnis 3 (2 -3) 3 (3 -0) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang BiologiIGenetika No.

Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Dasar Semester 5 MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 0) MAT 471 Analisis Numerik I 4 (3 -3) Semester6 MAT 325 Fungi Kompleks 3 (3 0) MAT 324 Analisis Real I 3 (3 0) Semester7 MAT Kapita Selekta 3 (3 -0) .Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Matematika No.

Jurusan Biologi Tujuart Pendidikan Jurusan Biologi menyelenggarakan program studi Biologi dengan Sub-bidang Botani. dan Biologi Populasi. Mikrobiologi. Kurikulum No.83.Sarjana semacam ini harus menguasai dengan baik teori dasar biologi dan dibekali teknik penerapan teori tersebut dalam usaha memecahkan teori persoalan yang terdapat dalam masyarakat. Kurikulum program sarjana biologi disusun untuk menghasilkan sarjana yang berkualitas tinggi. Jurusan Biologi juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Biologi. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 BIO BIO BIO KIM KIM STK 201 212 214 350 225 211 Zoologi Umum 3 Anatomi clan Morfologi Tumbuhan 3 Talcsonomi Tumbuhan 4 Biokimia . yang tercerminkan dari kemampuannya dalam mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu masa depan dan mampu menerapkan pengetahuzmya di dalam masyarakat.4. Zoologi.

Umum 4 Kimia Organik 3 Metode Statistik I 3 Jumlah: 20 sks Semester4 BIO 201 BIO 213 BIO 222 BIO 231 KIM 236 STK 212 Genetika Dasar Fisiologi Tumbuhan Dasar Dasar-dasar Anatomi Banding Mikrobiol y. Dasar Kimia Ana tlk Metode Statistik I1 4 4 3 3 3 3 Jumlah: 20 sks .

17-18 ~ks Semester6 BIO 302 BIO 312 BIO 333 BIO 323 Dasar-dasar Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah Biologi Cendawan Pilihan: 2 4 4 3 9-10 Averte rata Jumlah: 22-23 sks Semester7 BIO 401 BIO 402 BIO 403 Kultur Jaringan Mikroteknik Kolokium Pilihan: 3 3 1 9 Jumlah: 16 sks .Semester5 BIO 301 Pe antar Biologi Sel 2 3~ BIO 303 ~ k ~asar 3 BIO BIO dan KIM 322 Verte rata 3 331 Fisiologi Genetika Mikroba 4 Pengenalan Alat-alat Laboratorium 2 Pilihan: 3-4 Jumlah.

Semester8 BIO 404 BIO 405 Masalah Khusus Seminar Kuliah Kerja Nyata Praktek Lapang 6 1 4 4 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester1-8: 146-148 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester 5 BIO 341 BIO 342 KIM 240 GMF 211 Genetika Populasi Evolusi Kimia Fisik dan Koloid Klimatologi Dasar Semester6 BIO 343 BIO 351 HPT 211 BIO 353 BIO 355 TNH 211 BIO 361 BIO 363 BIO MPS 212 BIO 362 BIO 364 BIO 365 BIO 317 TPG221 BIO 373 and Prinsip-prinsip Konsemasi Genetlka Tumbuhan Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Floristik Fisiolo Zat Pen atur Tumbuh Dasar Histologi Mamalogi OrnitologiDasar-dasar Limnologi EntomologiIkhtiologi Protomlogi Mikroba dan Peranannya Mikrobiologi Pangan Virologi .Mata Kuliah Pilihan No.

Sentester7 BIO BIO BIO BIO BIO 457 451 443 453 BIO 454 BIO 441 BIO 461 BIO BIO 471 Pemuliaan Tanaman SumberdayaGenetik Taksonomi Numerika Ekofisiolr Tumbuhan Pertumb an clan Perkembangan Tumbuhan Botani Ekonomi Biologi Radiasi Embr10106 Genetika ewan Tigkah Laku Hewan Mikrobiologi Tanah .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) BIO 472 BIO 474 TPG422 BIO 372 BIO 444 BIO 452 BIO 453 BIO 455 BIO 473 BIO 475 FKH BIO 462 BIO 463 BIO 464 FKH BIO 466 Mikrobiologi Lin un an 3 Biologi dan Budi F aya s amur 3 Teknologi Fermentasi 3 Imunobiologi 3 Dinamika Po ulasi 3 Biologi poP&i ~umbuhan 3 Ekologi Lanjutan 3 Pengantar AMDAL 3 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 Algologi 3 Ilmu Penyakit Hewan 3 Ekol* Hewan .

3 Ekofislologi Hewan 3 Zoogvafi 3Endohologi 3 Peng. Hama dan Penyakit 3 .

dan pengembangan.835.Daya Tampung Jurusan ini pada tahap awal sebanyak 40 orang. Jurusan Matematika Tujuan Pertdidikmt Program pendidikan sarjana matematika bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan matematika pada disiplin ilmu yang lain. Kemampuan ini berupa kemampuan menelaah fenomena nyata. Ilmu-ilmu Tanah. dan di Tingkat Persiapan Bersama nilai mata ajaran Pengantar Matematika dan Kalkulus I tidak kurang dari B. Mahasiswa yang ingin memilih Jurusan ini diharapkan mempunyai minat utamanya mengembangkan dan menerapkan matematika. Sosial Ekonomi. yang kemudian akan ditingkatkan sesuai dengan fasilitas yang tersedia. ataupun kegiatan yang berkaitan erat dengan penggunaan metode kuantitatif. Lulusan program studi Matematika ini diharapkan mempunyai kesempatan kerja baik di lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta dalam bidang pendidikan. serta . setiap mahasiswa yang memilih bidang keahlian utama matematika harus menentukan bidang studi penunjangnya. Pengembangan Wilayah dan Penginderaan Jauh. Statistika. Ilmu Komputer. Fisiia-Oseanografi. Teknologi Pertanian. penelitian. Oleh karena itu. Jurusan Matematika IPB merencanakan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun pelajaran 199011991. Diharapkan pada waktunya nanti tersedia bidang-bidang penunjang Biologi/Ekologi/Lingkungan. perencanaan. kemudian menyusun dalam bentuk model matematika. serta menganalisis model tersebut.

Selain mengelola mahasiswa Program Si. Jurusan Matematika juga menyelenggarakan Program Ds Kependidikan Guru Matematika. lulusan tersebut diharapkan juga memiliki landasan yang kokoh untuk memperdalam pengetahuannya misalnya dalam jenjang studi lanjutan di fakultas pasca sarjana. baik dalarn bidang matematika ihi sendiri maupun dalam bidang yang lain. Di samping itu.lembaga-lembaga yang mempunyai sistem komputer. .

firikulum No. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 MAT 201 Humaniora 1 (0-2) MAT 211 Kalkulus II MAT 213 Aljabar Linear Elementer MAT 271 Komputasi I MAT 231 Metode Matematika I STK 211 Metode Stastitika I Pilihan 3 Jumlah: 21 sks Semester 4 MAT 212 MAT 252 MAT 272 STK 212 Kalkulus 111 Analisis KompleksKomputasi11 Metode Statistika I1 Pilihan 6 Jumlah: 21 sks Semester 5 MAT 321 Aljabar MAT 331 MAT 391 MAT 371 Numerik I Pilihan 6 Struktur Persamaan Diferensial Biasa Pen antar Teori Peluang An% .

Jumlah: 29 sks Semester6 MAT 352 Analisis Real I STWMAT 3% Statistika Matematik MAT 342 Geometri MAT 372 Analisis Numerik I1 Pilihan Jumlah: 19 sks .

3 MAT 361 MAT 373 Tajuk Pilihan (Murni) I Operationi Research I .Sunester 7 MAT 451 Analisis Real 11 MAT 421 MAT 461 Aljabar Linear Lanjut Optimasi Kuliah Pilihan 8 Jumlah: 20 sks Setnester 8 MAT 401 MAT 400 MAT 402 Sejarah Matematika Tugas Akhir Seminar Kuliah Pilihan Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 -8: 154 sks Mata Kuliah Pilihan No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 Kuliah Non-Matematika 2 -3 Semester 4 MAT 202 MAT 204 MAT 232 Pengantar Dasar Matematika Teori Himpunan Metode Matematika I1 qy 3 3 -0 Kuliah Non-Matematika 2 -4 Semester5 MAT 3.

Matematika Diskrit STK 331 Metode Penarikan Contoh STK 3W Eksplorasi Data Kuhah Non-Matematika 2-6 .

Mata Kuliah Pilihan (Lanjutan) Semester 6 MAT 324 Teori Grup MAT 332 Persamaan Diferensial Parsial MAT 362 Operations Research I1 STK 314 Statistika Nonparametrik STK 332 Perancangan Percobaan Kuliah Non-Matematika 2 -6 Semester 7 MAT 453 MAT 441 MAT 4** MAT MAT MAT STK 415 STK 431 433 471 493 Ukuran dan Integral Lebesque Geometri Diferensial Tajuk Pilihan (Murni) 111 Metode Matematika 111 Kontrol Optimum Ilmu Komputer I Analisis Peubah Ganda Pengantar Analisis Komponen Ragam Semester 8 MAT 4** MAT 422 MAT 454 MAT 456 .

Aljabar Terapan Topologi Analisis Fungsional Ilmu Kom~uter 11 Pe ntar~roses Stokastik ~aF~ilihan R Ta~uk Pilihan Komputasi Tajuk Pilihan Terapan Pe antar Ekonometrika Sid' 2 Regresi Terapan Statistika Peneawasan Mutu Facaan Mandiri .MAT MAT MAT MAT 472 492 462 472 MAT432 STK 492 STK 494 STK 4% Tajuk Pilihan (Murni) IV 0.

Jurusan Kimia JUM 101 Kimia Dasar I 3 (2 3) 1 Bahan dan Pengukuran. deskripsi unsur. SILABI 8. Elektron dalam atom.84. zat padat dan zat cair. asam-basa poliprotik. Teori Atom. Latifah K Darusman Staf RIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. termodinamih. . senyawaan kompleks. M.1. kimia inti. Kesetimbangan dan Asam Basa.4. kimia hayati dan kimia lingkungan. Anwar Nur Staf KIM211 Kimia Anorganik I 3 (3 0) 1 Perkembangan daftar periodi. Daftar Periodik dan Sifat-sifat Atom. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. Dasardasar Ikatan Kimia. kimia koloid dan dasar-dasar analisis. Gas. M. kinetika. Anwar Nur Star KIM 201 Kimia Dasar 111 3 (3 0) 1 Ikatan kimia lanjutan. elektrokimia. Campuran. Stoikiometri.

Hendra Adijuwana Staf . teori orbital molekul. allotropi. senyawa koordinasi. teori medan Ligan.pembuatan unsur. kelimpahan. ikatan kirnia. kelimpahan dan kegunaannya. anomali. spektrum senyawa koordinasi. Hendra Adijuwana star KIM 212 Kimia Anorganik I1 3 (2 3) 2 Sifat fisika dan kimia logam. sifat fisika dan kimia. transisi. kinetika dan mekanisme reaksi. katalisis.struktur atom. dm bio-anorganik. dan kegunaannya (diutamakan unsur golongan utama).

Anmrr Nur Zuraida Fatma P. metode ekstraksi. metode pemisahan. eter. analiin sistematik. KIM 222 Eimia Organik I1 4 (2 6) 2 Pembahasan gugus fungsi karbonil dan karboksil beserta mekanisme reakshya. M. Tun Tedja Irawadi Dudi Tbohir KIM 231 Analisis Kualitatif 3(2-3)l Pengenalan umum mengenai analisis kimia. alkohol. sintesis umum senyawa or@. Latifah K.. alkana. EIly Suradikusumah Eti . asam amino. elektroforesis) analisis kualitatif metode Dames.RIM221 Kimia Organik I 4 (2 6) 1 Konsep dasar ikatan kovalen. lipid dan asam nukleat. silkena. senyawa heterosiklik dan polisiklik. karbohidrat. senyawa aromatik dengan penekanan sifat fisik dan kimia berdasarkan struktur serta mekanisme reaksi. protein. pembahasan gugus fungi alkil halida. (khromatografi.

gravimetri pengendapan. komplekso dan kelatometri. W. oksidireduktometri. telrnik penulisan ilmiah. Elly Suradikusumah Latifah K. asidialkalimetri. Harjadi Stat . elektrogravimetri. tulisan ilmiah dalam berbagai bidang kimia baik yang berupa hasil penelitian maupun populer. Darusman Hastatiningsih KIM 202 Ldteratur Kimia 2 (1 -3)2 Penelusuran jenis pustaka dan cara penggunaannya.Rohaeti kUb4 232 Analisis Kuantitatif I 3(2-3)2 Metoda klasik dalam analisis kuantitatif yaitu gravimetri evolusi.

struktur atom dan molekd. simetri. dan proses pada permukaan. larutan. ikatan kimia. potensiometri. KIM 342 Kimia Fisik I1 4(3 -3) 1 Pengenalan kuantum. spektrofotometri uv dan sinar tampak. Darusman Risna Yetti KIM 323 Kimia Organik Fisik 3(3 0)1 Pendalaman struknu. reaksi perisiklik dan fotokimia. sifat-sifat gas dan teori kinetik gas. M. Latifah K. Achmadi Dondin Sajuthi Gustini KIM333 Analisis Kuantitatif I1 3 (2 -3)1 Analisis kuantitatif dengan cara konduktrometri. mekanisme substitusi nukleofilik dan elektro6lik. . reaksi terhadap gugus karbonil. reaksi radikal bebas. kimia koloid. Darusman M. Sri Saeni Zainal Alim M. laju reaksi kimia. Suminar S. Sri Saeni Latifah K. termodinamika.KIM 241 Kimia FisikI 3 (3 0) 2 Keadaan bahaa. sifat-sifat koligam. kesetimbangan dan dinamika elektrokimia. penataulangan kationik intramolekul reaksi adisi dan eliminasi. proses transport dan difusi molekuler.spektrofotometri umum. perubahan fasa dari bahan murni dan campuran sederhana.

Sri Saeni RIM 334 Analisis Instrumental 3 (2 3)2 Metode analisis kimia dengan peralatan modem. Elly Suradikusumah Latifah K.fluorimetri. spektroskopi infra merah. Darusman M. meliputi spetroskopi absorpsi dan em. spektrokopi nyala. dan polarograti. spektroskopi resonansi magnet inti. . kromatografi gas.

kromatografi cairan kinerja ti@. standar entalpi. penerapan Hukum I pada gas. dan analisis asam amino. energi aktivasi.spektroskopi massa. ordo-reaksi. sifat dan fungsi biomolekul penyusunnya seperti: karbohidrat. Juga dibahas komposisi mahluk hidup serta struktur. Hukum I11 Termodinamika. gas ideal dan non-ideal. Kinetika enzim. fungsi energi bebas dan penerapannya pada perubahan fasa. teori kecepatan reaksii fotokimia. M. Hukum I Termodinamika. protein dan . katalis asam-basa. entalpi kalor dan kalor reaksi. mekanisme reaksi. Dondin Sajuthi star KIM344 Kinetika Kimia 3 (3 0) 2 Hukum aksi massa. Hukum I1 Termodinamika. katalis heterogen dan reaksi-reaksi heterogen. proses absorpsi. lipid. entropi dan energi bebas Gibbs. Oetomo Djajanegara Staf KIM352 Biokimia I 4(3-3) 1 Membahas jenis sel organisme dan ultra-struktum&i serta fungsi dari organel yang terdapat di dalamnya. penerapan fungsi enersi energi bebas pada perubahan-perubahan kimiawi. Anwar Nur Staf KIM343 Termodinamika 3 (3 0) 2 Teknik operasi matematik.

lipid danprotein.asam amino serta air dan mikronutrien-esensial untuk pemenuhan kehidupan organisme seperti: vitamin dan mineral. Keterlibatan vitamin dan mineral dalam proses metabolisme. Hawab S taf KIM 352 Biokimi I1 4 (3 3) 2 Lanjutan Biokimia I. Metabohme dari seluruh makro-molekul seperti karbohidrat. Pemanfaatan enersi dan senyawa hasil metabolisme yang diperoleh mahluk hidup. M. M. Hawab Staf .

Suminar S. hypotesis. pewaan radioisotop dalam penelitian kimia dan biologi. percobaan. intuisi. pengamatan terhadap radiasi. daya khayal. Pembahasan ditekankan pada penafsiran spektrum. Anwar Nur KIM 435 Radiokimia 32-3)l Mempelajari dasar reaksi inti. faktor kebetulan dalam penelitian. teknik labelling. Djokowoeryo S. radiasi. F. kesulitan-kesulitan dalam penelitian. Rumawas S taf . Achmadi M. akal. pengambiian keputusan.KIM424 Struktur Molekul dan Spektrokopi 3 (2 3)1 Penerapan berbagai spektroskopi dalam penentuan struktur senyawaan organik. persiapan penelitian. S taf KIM 403 Metoda Penelitian 2 (2 0)1 Penelitian kimia. pengamatan. kebijaksanaan.

gradien. Sudarsono Hendra Adijuwana KIM 305 MAT222 Kalkulus Lanjutan 3 (3 -0) 1 Fungsi peubah ganda: limit. sintesis parsial atau total senyawa-senyawa yang berasal dari pelbagai produk alam (hewani. Reaksi Oksidasi-Reduksii kimia koordinasi dan kelarutan dari UnsurISenyawa Anorganik ke dalam sistem Biologis. luas permukaan. tumbuhan. diferensial total. sifat-sifat fisik dan kimiawi. minimum. integral ganda: integral ganda dua luas.turunan ordo tine. volume. garis .Mata Ajaran Pilihan Wajib Jurusan KIM 304 Elektronika 3 (3 -0) Dasar elektronika dalam hubungannya dengan instrumentasi kimia meliputi konsep Fourier transform. Hendra Adijuwana KIM325 Kimia Bahan Alam 2(2-0)l Cara-cara isolasi ekstraksi dan penentuan stnrktur. dalil-dalil Gree. kekontinuan. koordinat silindrik. sistem spektrofotometer dan spesifikasi instrumen. mikroba) misal . bidang taqgen. koordinat polar. Pengantar kepersamaan diferensial. turunan parsial turunan berarah. Bilangan kompleks. maksiium. integrasi dan diierensial. diferesensial pasti. fungsi kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer.normal. Staf KIM 313 Kimia Bioanorganik 3 (3 0) 2 Penerapan Reaksi Asam-Basa. Stoke.

vitamin. zat pewarna.senyawa-senyawa aromatik. antibiotik dan produk kimia lainnya. hormon. termodinamika dan kinetika polirnerisasi. . steroid. heterosikli alkaloid. fenolik. RMT Sutamiharja Dudi Thohir KIM 326 Kimia Polimer 3 (3 0)2 Reaksi pembentukan polimer. polimer sintetik $an hayati beserta reaksinya.

serta senesens fotosintesis fiksasi nitrogen. pengujian dan penggunaan polimer. Staf . oksidasi dan reduksi. KIM 327 Sintesis Kimia Organik 3 (1 6) 2 Merancang. penggunaan organoborana dan organosilana. Achmadi Aryetti KIM 345 Kimia Kuantum 3 (3 0)2 Persamaan Shodinger dan penerapannya. biosintesa hormon dan senyawa lain yang berperan dalam proses biologis mahluk hidup lain. Pembahasan digolongkan ke dalam pembentukan ikatan karbon-karbon tunggal. Sjachri Zuraida Fatma P. oksilator harmonik. menyusun strategi dan menganalisis sintesis organik. struktur dan resonansi molekul kompleks. Hendra Adijuwana Staf KIM 353 Biokimia Tumbuhan 3(3 0) 1 Pemahaman tentang sel tumbuhan substruktur dan fungsinya. nitrat. sistem tiga dimensi. M.protein dan asam nukleat serta keterlibatan mineral dalam metabolisme tersebut. Metabolisme dasar: regulasi kegiatan en& dalam metabolisme dan aspek metabolisme khususyang berlangsung pada tumbuhan. biosintesa karhohidrat. Juga dibahas reduksi sulfat.perincian fisik polimer. reaksi Diels Alder. postulat dan prinsippr@ip umum mekanika kuantum. dan ikatan rangkap. Suminar S. pencetakan. Djoko Soedarmo M. reaksi pada ikatan C-H tak aktif. lipid.

dan teknik analisa. Pemisahan senyawa-senyawa pengganggu analisis. deproteinasi cuplikan. . Pemisahan dan pemekatan serta pemurnian enzima. Pemilihan cuplikan dan cara perlakuan cuplikan. Pemilihan topik penelitian.KIM354 Teknik Penelitian Biokimia 3 (2 -3)2 Cakupan penelitian Biokimia.

pertumbuhan dan produksi serta ketahanan kekebalan tubuh. Kebutuhan enersi dan pemanfaatannya. Norman R Anwar S taf KIM 361 Kapita Selekta Kimia 3 (3 0) 2 Aplikasi kimia radio. . Sri Saeni Mata qjaran Piiihan KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 3) 1 Pembahasan tentang pengoperasian metode fisika dan kia dalam pemisahanfpemurnian yang diperlukan untuk penetapan struktur molekul. Elektroforesis. Aisjah Girindra Staf KIM 355 Biokimia Nutrisi 3 (2 -3) 2 Zat makanan clan zat gizi. Malnutrisi protein kalori. serta senyawa-senyawa steroid. Faltuleus dan intoleransi makanan. pengawetan makanan. pencemaran air dan udara. Kebutuhan gizi untuk kehidupan. kimia pertanian. lemak dan rninyak. kimia obat dan terapi kiia. Zat toksin dan pengganggu dalampemanfaatan zat gizi di dalam tubuh. Pola makan dan penyakit metabolik. energi dan lingkungan. Diet lengkap dan seimbang. fdtrasi gel dan pelbagai teknik kromatografi serta teknik analisis lainnya. Selulosa dalam diet.Uji keaktifan enzim secara kualitatif dan kuantitatif. M.

M. padat-carian. Sjachri Purwantiningsih KIM 446 Kimia Permukaan 3 (3 0) 2 Antar permukaan cairan gas dan cairan-cairan. M. muatan antar permukaan. reologi. emulsi dan busa. Sri Saeni . padat-gas.

Aspek kerekayasaan biokimia fermentasi. Pemanfaatan limbah dalam penanggulangan polusi industri ke lingkungan. ~isjah Girindra Staf KIM 458 Bioenergetika 2 (2 0) 2 Transformasi enersi biologis. Deteksi dan pengenalan jenis protein yang terlibat dalam sistem imun tubuh. Galisis konformasi dan gaya penentu struktur. . Peran ADN dan ABN dalam sintesis antibodi dan antigen. biologis. interaksi ligand pada keseimbangan dan kinetikanya. teknik determinasi struktur dan fungsi-fungsi. M. pengaturan aktivitas biologis. keterlibatan protein dalam sistem imun tubuh. Dasar termodinamika dan dampak biologis. serta pengendalian proses. Latifah K. Darusman Syahriza KIM 456 Pengantar Biokimia Industri 2 (2 0) 1 Pemanfaatan mikroba untuk transformasi biokimia. Djoko Soedarmo. Staf KIM 457 Pengantar Imunokimia 2 (2 0) 1 Dasar-dasar imunokimia. Hambatan dalam sintesis sistem imun tubuh khususnya yang diakibatkan oleh metabolit tubuh. Proses selular dengan reaksi isotermal.KIM 447 Kimia Biofisik 3 (3 0) 2 Struktur molekul bioldgis. Enersi panas. keseimbangan membran dan lapisan ganda.

dan transfer energi kimia. Staf KIM 459 Vitamin dan Enzim 3 (3 0) 2 Uraian tentang sifat-sifat kimia tiap vitamin. Pertumbuhan dan biosintesis. Biosintesis ATP Anaerobik. .Enersi bebas dan enersi kerja. Djoko Soedarmo M. Peranan vitamin dalam sistem enzim yang mengatur dan mengarahkan jalur meta- . Translokasi aktif dan biolostrik. Biosintesis ATP Aerobik di Mitokondria. Katalisis dan energi aktivasi. ATP.

Darusman Elly Suradikusumah M. Latibh K. Klasifikasi. M. Hambatan antimetabolit dan rangsangan senyawa kimia tertentu terhadap daya kerja enzim pada mahluk hidup. karbohidrat dan protein. proses oksidasi-reduksi dan ion-ion penting dalam tanah. retensi molekuler dan anion. Anwar Nur KIM 462 Kimia Tanah 3(3-0)l Prinsip-prinsip kirniawi penting. Sjachri M. Sri Saeni KIM 463 Kimia Tumbuhan 3(2-3)1 Metoda dan analisis tumbuhan secara umum . sifat dan mekanisme kerja enzim dan koenzim dalam kaitan dengan kerjanya dalam metabolisme seluler. sayuran dan buah-buahan.bolisme dalam tubuh. fasa padat tanah. pertukaran kation. tanah-tanah berkadar garam tinggi. Norman R Amar Staf RIM 461 Kimia Pangan 3(3-0)2 Membahas sifat-sifat fisik dan kimia. biji-bijian dan food additive. susu dan produk-produk dari susu. tanah-tanah masam. daging dan produk dari daging. pelapukan dan perkembangan tanah. Juga dibicarakan mengenai palvor dan aroma makanan. komposisii perubahanperubahan yang te rjadi selama pengolahan dari penyimpanan serta dasar-dasar teknologi dari komponen kimiawi yang terkandung dalam bahan pangan yang meliputi antara lain lemak. dan lipida lain.

lipida. struktur. alkaloid dan senyawaan nitrogen lain. gula. dan makromolekul. dan distribusi. pengenalan sifat kimia. Elly Suradikusumah Hendra Adijuwana . asam organik. terpenoid. dan metode analisis khusus dari senyawaan yang umum terdapat dalam tumbuhan seperti fenol.seperti ekstraksii isolasi dan identifikasi.

logam-logam berat. Darusman Hendra Adi Juwana KIM 467 Kimia Obat 3 (3 0) 2 Sifat-sifat kimia. siklus hidrologis. Latifah K. kelarutan zat . dan gas-gas beracun terhadap makhluk hidup. udara) di samping itu juga dibicarakan perjalanan zatzat pencemar dalam tubuh dan bahayanya terhadap kesehatan. termodinamika kimia air. Sri Saeni KIM 465 Kimia Air 3(2 -3)1 Struktur air.dalam air. sifat Gsik dan kimia air. secara pemantauan kualitas lingkungan (air. paramater fisik. fisik dan aktivitas . toksikologi.KIM 464 Kimia Lingkungan 3(2-3)l Dasar-dasar ekologi. M. tanah. oksidasi reduksi dan antar permukaan pada larutan. dan struktur kimiawi mineral liat. pelestarian dam. Sri Saeni KIM 466 Kimia Fisik Tanah 3 (3 0) 2 Sifat kimia fisik komponen. energi bebas. M. interaksi elektrolit dan permukaan tanah. pengaruhpengaruh pestisida. kirnia koloid organik tanah. kimia dan biologi yang mempengaruhi liigkungan. redoks dan sel elektrokimia fasa padat dan permukaan partikel tanah. proses-proses pengendapan dan pelarutan. keseimbangan dan kenetika reaksi.

berbagai jenis bahan bakar baik gas. Dondin Sajuthi Staf KIM 468 Kimia Industri 3 (2 3) Energi. lemak. Minyak. industri farmasi. . Industri bahan bangunan. dan industri-industri lain. industri makanan. sabun.biologi dari obat. proses pembuatan obat. industri kimia. cair maupun padat. hubungan struktur dan aktifitas serta obat metabolisme dari obat.

toksisitas dan metabolisme pestisida dalarn tubuh. meliputi segi struktur. metabolisme zat-zat toksii. food additive toxin hewani. RT. plastik dan karet. reaksi kimia. pestisida di lingkungan. wa kerja.detergen. liquid dan zat ekstraktif. Sutamihardja . pestisida. pulp.M. evaluasi toksikologi. Suminar S. wcinogen. distribusi dan ekskresi toksikan. RT. pengaruh pestisida terhadap satwa liar dan gangguan (hazzard) terhadap manusia dan hewan. Achmadi Tun Tedja Irawadi KIM 470 Pestisida 3 (3 0) Klasifkasi dan jenis pestisida. proses-proses kirnia pada pengilangan minyak dan industri petrokimia. pemisahanlpemurnian dan kegunaan dalam industri. Sutamihardja KIM 471 Toksikologi 3 (3 0) Luas dan lrngkungan toksikologi. Elly S. Zat-zat (agent) yang bersifat toksin (teratogen. hemiselulosa. faktor-faktor yang mempengaruhi toksikologi.M. fitotoksin dan lain-lain). absorbsi. Suradikusumah Staf KIM 469 Kimia Kayu 3(2-3)2 Pembahasan dibagi ke dalarn empat golongan senyawa: selulosa. kertas.logarn berat.

nutrisi mineral. Mutasi genik. respirasi. Struktur kimia material genetik. Perubahan genom. proses transport sel jaringan dan tumbuh. fisiologi biji. zat-zat pengatur tumbuh. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. tumbuhan vegetatif dan generatif faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh. Pemetaan gen pada virus. Regulasi ekspresi gen. Proses transfer informasi genetik. Pertumbuhan dan diferensiasi.air sebagai bahan penyusun sel. Genetika ekstrakhromkmik. Struktur dan organisasi genom organisme. fotorespirasi.Mata qjaran dari Jurusan Lain BIO 201 Genetika Dwir 4(3-3)4 Genetika Mendel. Prasyarat: BIO 101 Said Harran Staf BIO 231 Mhbiologi Dasar 3 (2 3) 4 Dasar-dasar mikrobiologi. hubungan air. Prasyarat: BIO 101 M.. Yusuf Staf BIO 231 Fisiologi Tumbuhan 4(3-3)4 Struktur dan fun@ sel. fotosintesis. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. Struktur dan siklus organisme. berbagai macam struktur dan aktivitas . Manipulasi genetik. Prokaryoto dan eukaryoto.tumbuhan.

pertumbuhan. Sunajo Sastrohadinoto Staf . terutama bakteri. sel prokaryoto dan eukaryoto. susunan kimia sel berbagai organel dan fungsinya. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. Prasyarat: BIO 101 Ratna Sari K. star BIO 310 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur. nutrisi. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik.sel..

Wigena M. S. sel. AH. S. Diagramdiagram. Sjamsun STK 332 Perancangan Percobaan 4(3-3)6 Maksud dan tujuan merancang percobaan. Hidayat Pawitan Saedarsono Edward H. Hartini Sjafri Sikar Staf BIO 401 Kultur Jaringan 3(2-3)7 Penggunaan etur jaringan beserta latar belakang teorinya.BIO321 Fisiologi Hewan 4 (3-2) 6 Asas dan konsep yang umumdari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. hormon dan diferensiasi. energi internal dan entalpi. baik daridalam maupun dari luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostasis). Persamaan Clausius Clapeyron. Proses-proses adiabatik. sel somatik media hara. kultur organ. Masalah dalam pengurusan respons percobaan. teknii kultur mumi. Rancangan lingkungan. Rancangan perlakuan. Asas-asas perancangan percobaan. Hukum kedua termodinamika. Sumber-sumber galat dalam percobaan dan teknik-teknik untuk mengatasinya. entropi. Analisis . Teladan analisis untuk beberapa rancangan baku. Harran Staf GFM 241 Termodinarnika Atmosfer 3(3-0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Siregar STK 282 Pemrograman Kornputer 4(4-3)4 Pemrograman dengan bahasa FORTRAN atau PASCAL.

A.A. Mattjik M. Sjarkani Musa .kovarians. Anggapan-anggapan yang melandasi suatu model analiiis ragam dan uji-uji kesesuaiannya.

pengantar ke kimia organik. stoikiometri. termodinamika. asam basa dan pH. reaksi redoks. kimia inti. kesetimbangan dan asam basa. alkohol aldehida/keton. M. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. elektron dalam atom. Anwar Nur Staf KIM 225 Kimia Organik 3 (3 0) 1 Reaksi dan mekanisme reaksi golongan hidrokarbon. spektroskopi dalam penen- . kinetika hia. teori atom. Latifah K Darusman S taf KIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. kimia hayati dan kimia lingkungan. daftar periodik dan sifat-sifat atom. kimia lingkmgan. kesetimbangan. asam dan turunannya. dasar-dasar ikatan kimia. kimia inti. kinetika. Elly Suradikusumah Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3(2-3)l Bahan dan pengukuran. gas. campuran.KIM 100 Kimia Dasar 3(2-3)l Stoikiometri.

tuan struktur. Ha qadi . Suminar S. metode analisis kualitatif. khromatografi. pengendapan dan reduksi oksidasi. elektroforesis. titrimetri berdasar reaksi matematis. karbohidrat. stereokimia. asam nukleat. spektrometri. Elly Suradikusumah W. protein. Achmadi Staf KIM 236 Kimia Analitik 3 (2 3) 1 Stoikiometri. lipid. gravimetri.

proses transport kofoid. DanJsmas MS. gi. sifat clan kesetimw permLatitah K.zi. M. pengenalan reaksi. entropi. sifat-sifat larutan.KIM240 gimia Fisik 3(2-3)W Memplajari hukum termodinamika. kesetimbangau kimia. termokbnia. Saeni Latifah JL Darusman Dondin Sqjuthi KIM 243 gimia Fisik dan Koloid 3 (2 3) V2 Hh termodbm&a. campuran koloid. sifat-sifat larutan. regulasi metabohme.i KIM 250 Pe-tar Biokimia 3(2-3)l Membahas siklus enersi hayati. Saeni IhnTedJ0Irawad. pembusukan . fiksasi nitrogen. fotosintesis. S. termokimia. entropi. dinamika kimia. pengenalan kimia kuantum dan sCruktur molekul.

vitamin dan mineral. Topik di atas dibahas seeara biologis. karbohidrat. bioenergetika serta hubungannya dengan metabolisme karbohidrat.dan pengawetan. Aisyah Girindra. hormon dan asam nukleat. dan regulasi metabolisme. asam nukleat. lipid. asam amonia serta kelompok-kelompoknya. hormon. fermentasi dan pengantar bioteknologi. lipid. Djoko Soedarmo Mansyur Hawab Staf KIM 251 Biokimia Umum 3 (3 0) 2 Membahas aspek kimia biofuika kehidupan. protein. proses penyakit dan pembentukan antibodi. Mansyur Hawab Staf . tentang protein. Vitamin. enzim. protein. KIM 252 Biokimia I 3 (2 3) 1 Membahas biokimia 6sik kehidupan. karbohidrat dan lipid.

IR). pemisahan asam amino. M. khromatografi. enzim. metabolisme karbohidrat-lipidprotein. Khromatogra6. AnNur Staf KIM 537 Telolik Laboratorium 3 (2-3) 1 Elektronika. integrasi metabolisme. spektrofotometer (Visible. pengantar fermentasi dan bioteknologi. Anwar Nur Hendra Adijuwana KIM 568 Kimia byu 3 (3 0) 1 Komponen kimia . Mansyur Hawab Staf KIM 330 Pengenalan Alat-alat Laboratonurn 2 (1 3) 1 Membahas dasar teori dan penggunaan alat-alat laboratorium seperti pH meter dan potensiometer. spektroskopi. UV. pencernaaa. M.KIM 253 Biokimia I1 3 (2 -3)2 Melanjutkan pembahasan asam nukleat. pengantar metabolisme.

Suminar S. toksisitas obat. dan sebagainya. lignin dan zat extraktif).kayu(sellulosa. ferment@ pengaweian. Staf KIM 567 T~Lsik~Iogi 2 (2 0) 2 Dasar-dasar toksikologi. RTM. Hubungan struktur kimia dan aktivitas &at. pengolahan kimia Lap (arang. hemi sellulosa. toksikologi lingkungan. Sutamihardja . devirat selluloea). Achmadi KIM 569 Kimia Obat-obitan 2 (2 0) 2 Golongan zat kimia yang dijumpai pada obat seperti alkaloid. uji toksisitas. cara identifbsi racun tertentu.

KIM S19 Bioldmia Tanah 3 (3 0)1 Tanah sebagai suatu sistem di mrnr terjadi pertukaran zat oleh mikroba tanah-dan bghqpmya. tetapi dengan tingkat kedalaman ilmu yang lebih jauh dksuaikan dengan jenjang pendidikan. Siklus energi.Membahas hai yang sama dengan KIM 476. nitrogen. zat karbon. fosfor dan mineral sehubungan dengan fdosintesis dan desiminasi yang kontinyu. respirasi ekskresi. Djoko Soednwo M. Peranan ekse enzim terhadap reaksi aerobik dan anaerobilr dalam tanah. . Star KIM581 Biddmia Komparatif 3(3-0)2 Membandingkan mekauismc odmoregulasi.

serta metabolisme kehidupan air tawar. KIM 584 Metabolisme In termedier 3 (3 0)2 sku swei dari tapak-tapak jalan metabolisme dengan perhatian khusus tentang stud-stud pada hewan . metode warburg. air asin. KIM 582 Tbik helltian BioMmia 3(2-3)2 Teknik laboratorium untuk penelitian jaringan dan cairan hayati penman alat-alat khusus. tumbuhan dan mikroba dihubungkan dengan tingkat perkembangan organorgannya. Degradasi deterioratif bcrbagai bahan hayati. Aisjah Girindra Star RIM 583 Detuiomi Hayati 2 (2 0) 1 Berbagai faktm fisilr. darat. elektroforesis dan sebagainya. kimia dan hayati yang berperan dalam proses pembusukan dan ke& bahan hayati. Djoko Soedarmo M. Djoko Soedarmo M. monometxi.

utuh. Biosintesis dari konsthen tenunan yang penting seperti karbo- .

pengaturan hormon terhadap rcaksi-reaksi metabolik. Diskusi mengenai perkembangan mutakhir dalam metabolisme mineral seperti fortifbi dan "enrichment" mineral. led asam-asam nukleat dan porfirin. ~e&uk di sini peranan enzim.hidrat. zat sederhana dan kompleks dalam memelihara keteraturan dan kenorrnalan metabolisme. . hormon dan membran dalam ~neqptur r d di tingkat sel. asam amino dan protein. Interaksi bahan. Djoko Soedawo M. Staf KIM 586 Mttobdisme Mineral 2 (2-0) 1 Metabolisme mineral essensial. Jalur metabolisme termasuk absorb& retensi dan ekstensi mineral dan sebagabya. non essensial dan mungkin essensial dalam diet.maltannn dengan mineral essensial. respirasi ekskresi dan homeostati. KIM 585 Regulasi Metabolisme 2(2 0)2 Peranan berbagai ion.

dan kegunaannya bagi sistem hayati: sianogen.Norman R Anwar KIM 587 Metabolism Sekunder 2(2 0)1 . peranan mikro organisme. KIM588 MetPbdisme Dalam Rumen 4(3 3)2 Menelusuai proses puubahan zat makanan di dalam men. zat fenolik anbiiotik dan sebagainya. . Berbagai zat yang secara khas c.@. Fkiologi organ yang bersangkutan dan perbandingan fmgsi rumen pada berbagai ruminansia juga . Djoko Soedarmo M.llhaslllran oleh kehidupan tertentu serta mekanisme pembentukannya. proses bio siattais protein dan hubungannya dengan penggunaan energi hay& Peranan NPN dan karbohidrat seam khusus di dalam rumen dan sel adaptasi terhadap berbagai sumber at.

dibicarakan dengan mctode pemanfaatannya. Staf .

metode pendekatan paneling. analisis zat citarasa. Juga uraian tentang kandungan zat metabolit pada parasit. Hubungan antara struktu. rasa komposit. teknik isolasi konsentrasi. Pengaruh parasit pa& produktivitas hewan maupun ternak dilihat dari segi metabolisme dan reaksi-reaksi khusus yang normal terjadi pada saluran reaksi perubahan suatu metabolit. bau dan citarasa. Staf KIM 683 Senyaw8 Antibiogenik 3 (2 0) 1 Mempelajari senyawa-senyawa anti biogenik yang terdapat di dam.KIM 681 Penelidan Citarasa 3(2-2)l Pengertian rasa dasar. Ditekankan pada bentuk senyawanyaserta mekanisme gangguannya dalam metabolisme. KIM 682 Biokimia Parasit 3 (3 0) 1 Uraian metabolisme dan kebutuhan gizi hewan dan parasit pada metabolisme protein dan energi yang normal. kimia dengan citarasa. Dibicarakan . Pengukuran secara kuantitatif akibat parasit pada kelakuan keragaman hewan. Djoko Soedarmo M. Uraian metabolisme parasit yang menentukan mengapa harus hidup tergantung pada mahluk lain.

momentum sudut. dielektrik. gerak melingkar. arus balik gelombang: gejala gelombang elektromagnetik. momentum linier. perubahan fasa. Hanedi Darmasetiawan Hidayat Pawitan Soedarsono . mekanika fluida. Listrik magnet: medan listrik. medan'magnet. Aisjah Girindra 8.2. potensial listrik.pula tentang akibat mekanisme gangguannya ditinjau dari sudut nutrisi. difraksi polarisasi. interferensi. ke rja dan energi. Jurusan Geoiisika dan Meteorologi GFM U1 Fisika Dasar 3(2-3)2 Pengukuran dasar dan sistem satuan. hukum-hukum termodinamika. listrik imbas. Mekanika: kinematika. pindahan panas. arus searah.4. zat magnetik. pemuaian. dinamika. termow suhu dan kalor.

Meteorologi fisika: struktur atmosfer. arus searah. mesin pengering. KlasiGkasi ildim dan iklim Indonesia secara singkat. tekanan udara dan adgin. Elektronika. Hidayat Pawitan Hanedi Darmasetiawan GFM 211 Klimatologi Dasar 3 (3 0) 3 Komposisi dan lapisan atmosfu bumi. rangkaian logika. Hukum-hukum termodhmika. Elektrouika. Mesin-mesin kalor. arusbolak balik. motor bakar. B1. Soedarsono GFM 234 Fisika Teknik 3 (2 3) 2 Pengelolaan energi. Fisika bangunan. penguat filter. semikonduktor. awan. Tekanan udara angin. Mesin pendingin. penguat. penyearahan. arus searah dan bolak-balik.GFM 233 Fisika Terapan 3 (2 -3) 1 Energi pemanfaatan dm pembentukannya. mesin pendingin. stabiitas atmosfer. M. teknik d@t. kualitas sinar dan panjang hari. Radiasi surya: intensitas dan lama penyinaran. transfer energi. Gelombang elektromagnetik: pemanfaatan dan pembentukannya. hujan dan neraca air. Siklus air: penguapan. rangkaian RLC. de Rozari GFM 221 Pengantar Meteorologi 3 (3 0) 4 Arti dad peranan ilmu cuaca. presipitas . suhu. filter. awan. Suhu udara dan suhu tanah. penyearah.

dan peramtan. Satuan-satuan besaran unsur cuaca. Radar clan satelit cuaca singkat. front. pengelohan.N. Pengedan. Meteorologi sinoptik massa udara.dan thunderstorm. Heny Suharsono GFM222 Instrnmentasi Meteorologi 3(2-3)4 Stasiun meteorologifldimatologi meliputi perencanaan. Ahmad Bey Abqjamin A. Peramalan cuaca. pusat tekanan rendah (siklon) dan pusat tekanan tinggi (anti siklon) di daerah tropik. kalibrasi dan pemasangan di lapangan alat-alat .

entropi. Soedarsono GFM 235 Matematika Fisika 4 (3 3) 3 Deret dan uji konvergensi. Persamaan diferensial biasa dan bagian fungsi kompleks. Hukum kedua termodinamika. Kalkulus fungsi peubah tunggal dan ganda. Efisiensi pemakaian air oleh tanaman. Pengaruh suhu dan angin terhadap pertanaman. Siregar GFM 312 Geografi Fisika 3 (2-3) 5 Sejarah terbentuknya bumi. energi internal dan entalpi Proses-proses adiabatik. Geografi regional (seluruh . Moh. Efisiensi penyadapan energi surya. sistem pelaporan dan publikasi data dan iklim. Effendy Manan Soedarsono GFM 232 Fisika Pertanian 3(2-3)3 Energidantransfer energi.pengukuran cuaca. Diagramdiagram. Pengumpulan. Evaporasi dan kelembaban udara. Teknik-teknik pembuatan alat-alat pengukuran. Hidayat Pawitan Sidikrubadi Pramudito GFM 241 Termodinamika Atmosfer 3 (3 0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. cuaca sederhana. Analisis numerik. Persamaan Clausius Clapeyron. Hidayat Pawitan Edward H.

dunia). M. Deskripsi bentuk-bentuk permukaan bumi secara umum. Pengolahan dan penyajian data . Teknik pemetaan wilayah iklim. Geografi regional Indonesia. Abdurrazaq GFM 313 Metode Klimatologi 3(2-3)6 Penerapan konsep-konsep matematika dan statistika dalam pengolahan data klimatologi.

Pergerakan massa udara. Analisa regresi dan korelasi antara unsur-unsur iklim. Heny Suharsono GFM 323 Analisis Meteorologi 3 (3 0) 5 Konsepkonsep analifi.N. Analisa harmonik.klimatologi.c sinopsis meteorologi. Pengaruh topografi dan kepulauan. Abujamin A. M. suhu dan kelembaban udara. Klasiflkasi iklim. Iklim regional wilayah tropik dengan tinjauan utama wilayah Indonesia. Pengantar mikrometeorologi dan pendekatan kuantitatif. BI. penyebaran hujan. Iklirn mikro dekat 'pelbagai macam permukaan dan pengubahannya oleh manusia. angin-angin lokal. Klasifikasi iklim wilayah Indonesia. de Rozari Handoko Rini Hidayati GFM315 IUim-Iklim Tropika 3 (3 0) 6 Gambaran unsur iklim daerah tropik. Analisis unsurunsur cuaca seperti suhq . Yonny Kusmaryono Rini Hidayati GFM314 Mikroklimatologi 4(3-3)6 Pengertian dan ruang lingkup iklim mikro. Neraca bahan dan komponennya serta hubungamya dengan neraca air.

Regulator arus dan tegangan. Transistor. Rangkaian logika konverter analog ke digital dan digital ke analog. Choper. Soedarsono . BJT. filter. Rangkaian penyearah. Karakteristik semikonduktor. FlipFlop. Detektor peka fasa. Ahmad Bey Yonny Koesmaryono Heny Suharsono GFM 326 Eleldronika 3 (2 -3) Pengukuran listrik. Analisis struktur vertikd atmosfer. penguat.tekanan dan kelembaban atmosfer permukaan. FEST. Analisis awan dan cuaca.

momentum dan energi Vortisitas dan sirkulasi. de Rozari Hidayat Pawitan Soedarsono GFM 351 Pengantar Penginderaan Jauh 3 (2 3) DW-dasar fisika penginderaan jauh. Elemen penginderaan jauh. B1. serta neraca energi sewa global. Ahmad Bey Hidayat Pawitan GFM 344 Fisika Atmosfer 3 (3 0) Mempelajari proses-proses fisi di atmosfer. Imam Santoso GFM 372 Hidrometeorologi 4(3-3)6 Hubungan hidrologi dengan meteorologi. Analisis data dan interpretasi citra khususnya dalam bidang agrometeorologi. Penekanan pada mikrofsik dari pertumbuhan awan dan radiasi atmosfer. Karakteristik radiasi objek.GFM 342 Dinamika Atmosfer 3 (3 0) Sifat-sifat dan variabel utama dalam sistem atmosfer stabiditas atmosfer. siklus hidrologi Presipitasi: penguhran . Persamaan massa. Prasyarat: GBM241 M.

sungai danau dan waduk. Abujarnin AN. perluasan kota. Metoda penilaian jenis-jenis tanaman dan ternak yang sesuai dengan kondisi iklim setempat. Aliran permukaan. Murdiyarso Imam Santoso GFM 416 Klirnatologi Pertanian 3 (3 0) 7 Hubungan antara: iklim tanah. Heny Suharsono . Pengaruh vegetasi. Analisis data dan aplikasinya dalam perencanaan pertanian. manusia. ternak. perkolasi. infitrasi. D.dan interpretasi data. air tanah. Evaporasi dan evapotranspirasi. dan wilayah pembangunan terhadap siklus air. tanaman dan hama penyakit di dalam kegiatan pertanian. Peranan agroklirnatologi dalam perencanaan daerah pertanian.

Keuntungan pemanfaatan permodelan agromet bagi petani. Heru Supriyanto Yonny Koesmaryono Rini Hidayat GFM Modelling dalam Agrometeorologi Arti dan manfaat dari modelling: Penyederhanaan hubungan data iklim dan data biologi. tanaman dan manusia dalam hubungannya denp iklim/cuaca. Peristiwa kondensasi. Stabilitas atmosfer. Soedarsono GFM 350 Biometeorologi Membuka cakrawala ' mahasiswa mengenai pengaruh iklim/cuaca terhadap manusia. Pewilayahan tanaman dan ternak. Penyebaran hama clan penyakit pada ternak. Metode untuk modifikasi proses alamiah di atmosfer.GFM 447 Modifikasi Cuaca 3 (3 0) Proses konveksi dan transfer panas. tanaman clan ternak meliputi: kenyamanan wilayah-wilayah pemukiman manusia. Handoko Rizaldi Boer GFM 471 Hidrologi . Proses pembentukan awan.

de Rozari . air permukaan dan air tanah. B1. D. Henny Suharsono Heru Supriyanto Yonny Koesmarpnto GFM 490 Seminar 1sks8 M. Mudiyarso GFM 481 Iklim dan Lingkungan 3 (3 0) 7 Unsur-unsur iklim ssrta dampaknya terhadap lmgkungan hidup.3 (3 -0) Prinsipprinsip analisis hidroiogi meliputi: curah hujan.

de Rozari GFM 498 Telaah Lapangan Agrometeorologi 4 sks 8 Mengantarkan mahasiswa untuk mengenal berbagai aspek dan disiplin yang berhubungan dengan agrometeorologi.GFM 491 Teknik Penulisan Ilmiah dan 3 (2 3) 7 Telaah Pustaka Tatacara penulisan ilmiah dan penelaahan pustaka dalam bidang agrometeorologi. D. Yonny Koesmaryono GFM 493 hrya Ilmiah 3sks7dan8 M. Peluang bersyarat dan kaedah Bayes. . baik di bidang praktek. maupun dalam bidang pengelolaan sumberdaya dam dan Siungannya. Rantai Markov dan Proses Stokastik. Dalil-dalil peluang. Peubah acak dan fungsi sebarannya. Peluang suatu kejadian bebas atau bersyarat. Rini Hidayati 8. Penekanan pada pembahasan tentang peubah acak diskret. Jurusan Statistika STK 201 Pengantar J3Wmg Feluang 3 (3 0) 4 Ruang contoh kejadian. Murdiqarso GFM 492 Kapita Selekta Ged~sika Meteorologi 3 (3 0) 7 Pembahasan topik-topik penting tentang geofisika dan meteorologi.43. BI. Analisis kombiiatorik.

Pemecahan masalah dengan komputer. Diagram alir. Bahasa BASIC. .Barizi Krisnamurti Hasibuan STK 281 Ilmu KomputerI 4 (3 3) 3 Sistem komputer. Totong Martono . Perangkat keras dan lunak.

Regresi linier dengan dua peubah. pangkat. Pembahasan mengenai populasi dan contoh. Analisis regresi dan korelasi sederhana. Daftar frekuensi. Sistem persamaan linier dan metode penyelesaiannya bentuk dilinier dan kuadratik. Akar ciri dan vektor ciri suatu matriks. Andi Hakim Nasoetion Bunanvan Surnarlim MAT 212 Aljabar Linier 3 (3 -0) 3 Vektor dan ruang vektor. Totong Martono STK 211 Metode Statistika I 4 (3 -3) 3 Pembahasan mengenai ruang liigkup dan kegunaan statistika. diagram kotak garis dan panwan titik. Analisis ragam untuk perbandingan nilai tengah. Penyederhanaan data. survai dan percobaan. fungsi sebarannya. transformasi linier dan bentuk kanonik.STK282 Ilmu Kornputer I1 4 (3 -3) 4 Pemrograman dengan bahasa FORTRANatau PASCAL. Yulio Adisantoso Budi Susetyo MAT 221 Kalkulus I1 3 (3 0) 3 . Pernodelan keragaman melalui kaedah peluang dan. Analisis Tabel Kontengensi dan Rancangan faktorial. Andi Hakim Nasoetion Bunarwan Sumarlim STK 212 Metode Statistika I1 4 (3 -0) 4 Metode pengumpulan data. ukurao pemusatan dan penyebaran data persamaan garis dan penyajian dalam tabel. histogram dan dahan-daun. Pendugaan parameter dan uji hipotesis. Determinan. Matriks dan pengolahannya.

turunan dan integralnya. Vektor. fungi vektor dan turunannya. Deret gantitanda dan deret taylor. Bentuk tertentu dan integralnya talc wajar. Sikuens dan deret talc hingga.Fungsi-fungsi logaritma. Bambang Sumantri . eksponen dan trigonometri berikut kebalikan.

MAT222 Kalkulus 111 3 (3 0) 4 Fungsi berganda. metode simpleks dan perluasannya. . koordinat silindrik. tanda dan urutan bertanda dalam pengujian hipotesis bagi contoh bebas. Persamaan diferensial linier ordo-1 dan ordo-n. berpasangan dan analisis korelasi. Pengintegralan ganda. Pemodelan linier berkendala (linier programming). Formula dan analisis masalah antrian dan perbekalan. integral ganda-dua. Analisis jaringan. Itasia Dina STK 305 Operation Research 3 (2 -3) 6 Definisi dan deskripsi metode-OR. Analisis ragam satu arah dan dua arah. Krisnamurti Hasibuan STK 315 Statistika Nonparametrik 3 (3 -0) 5 Pembahasan teknik statistika bagi data tanpa asumsi kenormalan. limit kekontinyuan dan turunannya. koordinat polar. Forrnulasi dan penyelesaian masalah transportasi. Masalah nilai ekstrim dan turunan ordo tinggi. Eksistensi dan kekhasan jawaban. metode penyelesaian dan penerapannya. Pengantar ke bilangan kompleks dan persamaan deferensial Bambang Sumantri MAT323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 -0) 5 Bentuk umum persamaan diferensial. Metode statistika berdasarkan urutan. Sistem linierltaklinier. Dalil-dalil Green dan Stokes.

persamaan garis dan tabel dua-arah. karakteristik. Pemeriksaan pola. Metode robust untuk nilai tengah dan regresi. Aunuddin Anik Djuraidah . Pembahasan dititkberatkan pada pemisahan komponen sistematik dan stokastik dengan metode resisten dan peragaan grafik. kesimetrikan dan pencilan data. Penelusuran struktur data. Transformasi dan analisis sisaan.Bunarwan Sumarlim STK 311 Eksplorasi Data 3 (2 -3) 5 .

A. bertahap dan bergerombol. Rancangan penarikan contoh acak sederhana. Rambe M. melalui nisbah dan regresi. Statistik cukup dan statistik lengkap.A. Penarikan contoh acak. Rancangan bujursangkar latin. Rambe STK 331 Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) 5 Dasar-dasar penarikan contoh. Rancangan petak terpisah. Pembahasan struktur percobaan dan perlakuan pengacakan. Limit. Pembahasan mengenai sebaran fungsi peubah acak. hukum bilangan besar dan dalil limit pusat. Pembanding efisiensi rancangan dan penentuan ukuran contoh. faktor terpaut dan faktorial dua-taraf. Rancangan acak lengkap dan kelompok. marjinal dan bersyarat. A. Mattjik M. A. Efisiensi pendugaan parameter (dalil Rao-Blackwell). berlapis. berpeluang dan sistematik. tersarang dan susunan tabel analisis ragam). faktor bersilang. Percobaan faktorial. kepekatan dan pembangkit momennya. Fungsi sebaran bersama. Pengujian hipotesis (kaedah Neyman-Pearson). Sjarkani Musa STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah 2(1 3) 5 Penugasan konsultasi terhadap topik .STK 321 Teori Statistika I 3 (3 0) 5 Peubah acak kontinyu dengan fungsi sebaran. A. Rambe STK 322 Teori Statistika I1 3 (3 -3) 6 Pendugaan parameter dan selang kepercayaan. Pendugaan parameter secara biasa. Prinsip kemungkinan maksimum.Uji nisbah kemungkinan dan uji paling kuasa. Sjarkani Musa STK 332 Perancangan Percobaan 3 (2 -3) 6 Prinsip-prinsip dasar perancangan percobaan.

.penelitian mahasiswa Si dari jurusan lain. Pembahasan tentang cara pendekatan dan pemecahannya dengan analisis yang sederhana dan tepat.

Metode Monte Carlo dan metode reduksi keragaman lainnya. Simulasi fungi peluang.Kegiatan ini dititikberatkan pada inisiatif mahasis\i. Sjarkani Musa Bambang SumanM STK 381 Komputasi dan Manqjemen Data 4 (3 3) 6 Pengenalan dan penggunaan paket-paket utama analisis statistika.a dengan arahan berupa diskusi kelas oleh dosen. Anik Djuraidah . operation research dan teori statistika dengan bantuan komputer. Teladan penggunaan simulasi dalam pemodelan. M. Ayi Hamim Wigena Julio Adisantoso STK 385 Metode Simulasi Konsep dasar dan teknik pembangkitan bilangan acak. Aunuddin Barizi STK 342 Karya Tulis I 2 (1 3) 6 ~enulisan dan penyajian hasil konsultasi pada STK 341. Pembahasan tentang struktur dan algorima paket-paket tersesbut. Kegiatan meliputi penjelasan tentang teknik penulisan dan penyajian lisan. Manajemen data: penyusunan basis-data dan sistem informasi.

Mattjik . analisis ragam dan analisis peragam. k A. Penekanan pada fungi peluang normal. Penerapannya dalam regresi. Pembandingan nilaitengah secara serentak. Uji hipotesis dan pendugaan selang kepercayaan bagi parameter fun@ peluang peubahganda. Analisis ragam bagi peubahganda.STK 421 Pengantar Model Linier 3 (3 0) 7 Metode kuadrat terkecil dan pengujian hipotesis linier.

STK 440 Masalah Khusus 3 (2 -3) 7 Kegiatan ini akan diisi dengan pembahasan masalah-masalah yang belum tertampung dalam suatu mata ajaran tertentu. trend. analisis regresi untuk peramalan data deret waktu. Bambang Djuanda Budi Susetyo STK 415 Metode Peramalan daa Analisis Deret Waktu 3(3 0)7 Penggunaan rataan bergerak. A. A. Rambe Bambang Djuanda STK 425 Analisis Peubahganda 3 (2 -3) 8 Analisis keterkaitan antar peubah melaluimatriks korelasi atu peragam. perguruan tinggi lain atau perusahaan swasta dalam rangka pengembangan kemampuan mahasiswa sebagai calon sarjana dan konsultan statistika. termasuk kegiatan yang berkaitan dengan persiapan KKN. Budi S. pemulusan exponensial. Pemecahan komponen data. Pendugaanmelalui model auto-regresi. Mattjik M. Reduksi diiensi data melalui analisis komiponen utama dan analisii faktor penggerombolan data berdasarkan kemiripan sifat-sifat pengamatan dengan pendekatan metrik atau nonmetrik. lsmail Amali STK 442 Keterampilan Profesi (setara KKN) (4) 8 Kegiatanini dilakukan di lembaga penelitian. Metode penyesuaian terhadap faktor musiman (aditifatau multipliikatif). Analisis korespondensi dan Biplot. model terintegrasi dan model Box-Jenkins. Beberapapendekatan dengan metode resiste4robust. A. Sjarkani Musa STK 435 Pengendalian Mutu . seasonal (musiman) dan sisaan.

Diagram Ishikawa. Pareto dan bagan pengendalian kumulatif (CUSUM). Penggunaan histogram.dan Reliabilitas 3 (2 3) 8 Analisis pengendalian proses melalui bagan pengendalian. plot peluang dan bagan pengendalian untuk analisis kemampuan proses. Pemeriksaan .

Pengantar teori reliabilitas. Rancangan optimum dan rancangan majemuk terpusat. Pendekatan melalui metode kuadrat terkecil tertimbang. Percobaan faktorial lengkap dan diulang sebagian.contoh barang. Barizi . multinomial atau Poisson. Regresi logistik bagi data biner. Andi Hakim Nasoetion STK 532 Analisis Data Kategorik 3(2-3)7 Model peluang bagi data kategorik. Analisis tabel kontingensi. Penentuan kurva respons dan daerah optimumnya. binomial. Rencana dan analisis untuk perlakuan berupa komposisi beberapa faktor. Model log-linier untuk kontingensi. model peluang dan ujidaya tahan suatu produk. Aunuddin STK 531 Teknik Permukaan Respons 3 (2 -3) 7 Regresi linier berganda. skema penarikan contoh dan analisis keputusannya.

baik secara alami maupun secara buatan. M..8. klasifikasi tumbuhan dan peranannya di bidang pertanian. Prinsip dan dasar genetika dan evolusi. Dasar-dasar bioenergi. Mutasi genetik. pe rjuangan hidup dan evolusi tumbuhan. Trenggono Staf BIO 201 Genetika Dasar 4(3-3)4 Genetika Mendel. Proses transfer informasi genetik. Struktur dan prokaryota dan eukaryota. morfologis dan fungsi-fungsinya. Pengenalan variasi yang disebabkan faktor genetika dan atau faktor lingkungan. Manipulasi genetik.4.4. Machmud Natasaputra S taf BIO 212 Anatomi dan Morfologi Tumbuhan 4 (3 . Reproduksi tumbuhan dan hewan. Pengertian tentang seleksi. Genetika diferensiasi. Struktur dan siklus hidup organisme. Prasyarat: BIO 101. SeL Dunia makhluk hidup (dasar klasitikasi). Jurusan Biologi BIO 101 Biologi Umum 3 (2 3) 1 Organisasi kehidupan. Jusuf Staf BIO 211 Botani Umum 3 (2 3) 3 Pengenalan sel. Organ tumbuhan clan hewan. Prasyarat: BIO 101. Struktur kimia material genetik. jaringan dan organ tumbuhan secara anatomis. Perubahan genom. Identifikasi tanaman.

Trenggono Hadisunarso Hilda Akmal . fungi serta komponen yang menyusun sel.3) 3 Konsep. Prasyarat: BIO 101. jaringanjaringan dan organ-organ pada tumbuhan.

reproduksi dan perkembangan dari embrio vertebrata. zat-zat pengatur-tumbuh. air sebagai bahan penyusun sel. proses transport sel. dunia hewan terutama primata. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. Prasyarat: BIO 101. Nawangsari Sugiri Staf BIO 222 Dasar-Dasar Anatomi Banding 3 (2 3) 4 Mempelajari dan membandi-bandingkan hewan-hewan tertentu ybg mewakili kelas Pisces. aneka ragam jaringan. P. tumbuh vegetatif dan generatif. tatanama clan klasifikasi tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh. fotosintesis. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. respirasi. fisiologi biji. Kode Internasional Tatanama Tanaman Budidaya. Amphibia. Prasyarat: BIO 101. jaringan dan tubuh tumbuhan. hubungan air. Reptilia. Prasyarat: BIO 101. faktor-faktor hgkmgan y&g mempengaruhi tumbuh. BIO 212 atau BIO 211. teori dan guna laksananya Kode Internasional Tatanama Tumbuhan. Ikin Mansjoer . Aves dan Mamalia dari segi pertumbuhan morfologis dan fungsional. 'Qondronegoro S taf BIO 214 Taksonomi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Identifikasi. alat tubuh dan fungsi dari penutup tubuh sampai dengan sistem syaraf.BIO 213 Fisiologi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Struktur dan fungsi sel.D.D. Tjondronegoro S taf BIO 221 Zoologi Umum 3 (2 -3)3 Mempelajari seluk-beluk hewan. nutrisi mineral. fotorespirasi. Prasyarat: BIO 101. P.

Djoko Waluyo .

susunan kimia sel. baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. sel prokaryota dan eukaryota. nutrisi. terutama bakteri. Alex Hartana BIO 303 Dasar-Dasar Ekologi 3 (2-3)s Ruang lingkup ekologi. pertumbuhan. berbagai organel dan fungsinya. fisiologi. publikasi ilmiah. Prinsip dan konsep ekologi ekosistem.BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2 3)4 Dasar-dasar mikrobiologi. faktor . talcsonomi. Tedja Imas Ratna S. siklus geobiokimia. serta ekologi dan kegunaannya bagi manusia. ~erba~ai macam struktur dan aktivitas sel. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. Hadioetomo BIO 232 Mikologi Dasar 3 (2-3)4 Pengenalan cendawan tentang morfologi. metode penulisan karya ilmiah. Agustin Wydia Gunawan BIO 301 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur. dasar-dasar metodologi penelitian. dan reproduksi. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. metode penyajian seminar serta pembahasan contoh-contoh dalam penyajian dan penuiisan ilmiah. Prasyarat: BIO 101. Nawangsari Sugiri S taf BIO 302 Dasar-Dasar Penelitian dan 2 (2 0)6 Penyajian Karya Ilmiah Pengenaian penggunaan fasilitas perpustakaan.

D. Tjondronegoro Staf . Perkembangan dan evolusi ekosistem. Individu dan spesies di dalam ekosistem.pembatas dan organisasi di tingkat komunitas serta populasi. P. Prasyarat: BIO 101.

sintesis makromolekul serta pengendaliannya. Djoko Waluyo BIO 323 Zoologi Avertebrata 4 (3-3)6 Mempelajari hewan tanpa tulang belakang dariProtozoa sampai Chordata. termasuk struktur. reproduksi dan evolusinya. Termasuk ke dalamnya morfoiogi. Hartini S. Ratna S. Hadioetomo BIO 332 Biologi Cendawan 3 (2 -3)6 Mempelajari beberapa aspek biologi cendawan yang meliputi .BIO 321 Fisiologi Hewan 4 (3 2) 6 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. metabolisme dan pertumbuhan. S. Sikar Staf BIO 322 Vertebrata 3(2-3)s Tinjauan organisasi hewan Chordata-prevertebrata dan Vertebrata: ~lasmobranchii sampai dengan Marnalia. anatomi dan wa hidupnya. Kegiatan praktikum disesuaikan dengan topik kuliah. sistematika sampai ordo. fungsi alat-alat tubuhnya. Nawangsari Sugiri Staf BIO 331 Fisiologi dan Genetika Mikroba 4 (3 3) 5 Komponen-komponen struktural sel beserta fungsinya. baik dari dalam maupun luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostatis). kemarnpuan genetik mikroorganisme.

pertumbuhan. metabolisme.W. morfologi. reproduksi dan asosiasi cendawan. Gunawan .klasifikasi. Okky Setyawati D. Prasyarat: BIO 232. A.

Prasyarat: BIO 201. teori Wahlun dan teori Netralisasi. Genetika populasi untuk kasus lokus ganda. mutasi. Genetika untuk populasi tidak berkawin acak kasus lokus. asal kehidupan dan fosil. Muhammad Jusuf Alex Hartana BIO 342 Evolusi 3(2-315 Persamaan dan perbedaan dalam fungsi mendapatkan energi. Populasi kecil clan proses stokastik. adaptasi dan seleksi dam. reproduksi dari prakaryota dan eukaryota.BIO 341 Genetika Populasi 4 (3-3)5 Pengertian spesies dan populasi. zoogeograft dan teori "continental drift". Hukum Hardyweinberg genetika untuk populasi besar berkawin acak kasus satu lokus: keseimbangan seleksi. Nawangsari Sugiri . random drift. Praktikum: pengamatan evolusi frekuensi gen populasi Drosophila dalam hgan dan simulasi model genetika dengan komputer. STK 221. Genetika untuk. penyebaran sewa geologis. Prasyarat: BIO 101. hukum Hardyweinberg. Ekologi evolusioner. spesiasi termasuk terjadiiya dan tetapnya spesies baru dan fdogeninya. populasi pada lingkungan yang beragam.MAT 121.

Pewarisan ekstra kromosomal. Mitosis dan Meiosis hubungannya dengan Hukum Mendel. Prasyarat: BIO 201 Alex Hartana Edi Guhardja Muhammad Jusuf . Praktikum: Akan ditekankan kepada pengenalan biologi. MutasiGen clan mutasi kromosom. sterilitas jantan. Penampilau Seks pada tumbuhan. ketakserasian.BIO 351 Genetika Tumbuhan 3 (2 3) 6 Biologi reproduksi tumbuhan dan konsekuensinya terhadap keragaman populasi. Teori Kromosom tentang pewarisan. teknik persilangan dan analisis elektroforesis. reproduksi.

UIO 353 Floristik 3 (2 3) 6 Mcmbahas pula penyebaran bioma-bioma tumbuhan dominan dan tipe-tipe vegetasi di Indonesia. Praktikum: Pengenalan praktis baik di laboratorium maupun di lapangan jenis-jcnis turnbuhan bcrbentuk pohon. peranannya dalam bidang pertanian dan hubungannya dcngan ilmu-ilmu lain. Analisis pertumbuhan. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjono Samingan BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3(2-3)4 Difinisi pengenalan vcgetasi. Prasyarat: BIO 303. Hipotesis komunitas . teori serta pengenalan praktis jenis tumbuhan berbentuk pohon. BIO 213 Soekisman T. Membahas guna laksana secara ekonomis dan biologis jcnis pohon. Disajikan pula guna laksana sccara luas dari tipc vegetasi. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjouo San~ingan UIO 354 Uendrologi 3 (2 3) 6 Membahas batasan.lnteraksi faktor-faktor lingkungan dan fungsi biologis turnbuhan. Radiasi matahari sebagai sumber energi utama. Siklus-siklus unsur hara dan pemanfaatannya oleh tumbuhan. Praktikum: Penyenalan struktur vegetasi di lapangan. Hubungan air dengan tumbuhan. Pengikatan COz dan pembentukan bahan kering. tatanama. kiasifikasi dan identifikasi.

Hubungan vegetasi dengan lingkungan. satuan klasifrkasi dan sistem. tipe-tipe vcgetasi. Tjal~jono Sumingen UIO 361 llistologi 3 (2-3)6 Pembahasan mcngenai struktur jaringan tubuh dan organisasinya dalam bcrbagai organ.Alimin .tumbuhan. Struktur vegetasi. Kosim .

ekologi dan wa kehidupan dari hewan bersel satu yang hidup bebas maupun yang hidup sebagai simbion. reproduksi. sel somatik. teknik kultur murni. kultur organ. Dalam kegiatan laboratorium akan diusahakan untuk mengisolasi dan mencirikan jasad-jasad renik yang mewakili. hormon dan diferensiasi. Gatut Ashadi BIO 371 Mikroba dan Peranannya 3 (2 3) 6 Tijauan tentang sumberdaya mikroflora yang meliputi berbagai kelompok dengan sifat-sifat morfologis yang berbeda-beda dan bagaimana kaitan antara sifat-sifat tersebut dengan arti pentingnya. Diah R Lukman KIM Alat-alat Laboratorium 2 (1-3) 1 Prinsip dan pengenalan berbagai jenis . Hadioetomo BIO 410 Kultur Jaringan 3 (2-3) 7 Penggunaan kultur jaringan beserta latar belakang teorinya. ataupun yang hidup sebagai parasit. komensal. morfologi. media hara.BIO 365 Protozoologi 3(2-3)6 Membahas sistematik. fsiologi. Ratna S. Dibahas pula cara koleksi dan wa pemupukannya.

Prasyarat: BIO 321 atau BIO 213 S. Analisis diskriminan. Analisis komponen utama dan analisis korespondensi. efek reaksi pengion dan talc pengion terhadap jasad-jasad hidup. M.alat dan instrumen untuk penelitian serta kegunaannya dalam biologi. Berbagai matriks jarak. Berbagai metode . Djojosoebagio BIO 443 Taksonomi Numerika 3(3-2)7 Pengertian deskriptor. Anwar Nur BIO 441 Radiobiologi 3 (3 -0) 7 Mempelajari dasar-dasar penggunaan traser (perunut) radioaktif dalam biologi. Bahasan mengenai berbagai jenis peubah.

Muhammad Jnsuf Totong Martono BIO 452 Sumberdaya Genetik Tumbuhan 3 (2 3) 7 Konsep spesies. strategi generatif. penyebaran. Proses domestikasi. dormansi clan produksi anakan. pengaruh predator. Eksplorasi dan evaluasi hasilnya. Prasyarat: BIO 303 Soekisman T. Dinamika populasi pada tanaman semusim dan menahun. Suksesi dan seleksi alami. Soetllrno Slamet S. seleksi dan spesiasi pada tumbuhan. Konsep kompleks koevolutif. Fitogeografi.klasifiasi. tumbuhan pada fase establisme. BIO 453 ELdogi Lanjutan 3(2-3)7 Pembahasan secara . dominansi. Prasyarat: BIO351 Muhammad Jusuf Edi Guhardja Ahmad Soediirto Machmud Natasaputra BIO 452 Biologi Populasi Tumbuhan 3 (2 3) 7 Mempelajari strategi. Praktikum: latihan penggunaan berbagai paket analisii data. Praktikum: studi pustaka dan kunjungan ke herbarium dan pusat koleksi plasma nutfah. Konservasi dan pemanfaatan sumberdaya. Jarak genetik dan pertukaran gen antara populasi serta keseimbangannya.

Prasyarat: BIO 303 gahjono Samingan BIO 454 Botani Ekonomi 3 (2-3) 7 Hubungantanaman dengan manusia. Penerapan konsepkonsep tersebut dalam usaha peningkatan mutu iingkungan dan tercapainya asas keseimbangan hasid. Hubungan faktor-faktor lingkungan dengan tanaman di daerah tropik.lebih meluas dan mendalam dari beberapa konsep ekologi. Tanaman serealia. Hartono Sudarmadi .

BIO 323 dan BIO 322. pendugaan produktivitas. gastrulasi dan organogenesis pada embryo berbagai vertebrata. metode observasi. teknik pengembalian contoh. model matematika penyebaran. Metodologi AMDAL. Lukman Rahardja BIO 462 Ekologi Hewan 3 (2 3) 7 Pendugaan populasi. Prasyarat: BIO 303. life table. BIO 464 Zoogeografi 3 (2 -3) 7 Penyebaran hewan . Ikin Mansjoer Dedi Duryadi S. strategi ekologi yang dimiliki. sifat-sifat karakteristik dalam kaitannya dengan adaptasi dan evolusi. klasifiasi pengaruh yang timbul terhadap tanaman pertanian.BIO 455 Pengantar Analisis Mengenai 3 (2 3) 7 Dampak Lingkungan Pengertian ekosistem: perubalian peran komponen ekosistem. BIO 461 Em briologi 3 (2 3) 7 Perubahan mengenai pola gametogenesis. qauono Samingan BIO 456 Ilmu Gulma 3(2-3)l Akan diberikan asal sejarah gulrna. analisis sistem dan modelling. dinamika populasii cara-ma pengendalian dan pengelolaan vegetasi Soetikno Slamet S.

arti perilakq kaitan perilaku dengan lingkungan. asal usul dan punahnya spesies sewa umum. komunikasi antar hewan. kaitan perilaku dengan penjinakan dan pemeliharaan . Nawangsari Sugiri BIO 465 Tingkah Laku Hewan 3 (2 3) 7 Mengetengahkan berbagai perilaku satwa liar dan hewan ternak.dan migrasi. dengan contoh-contoh hewan di Indonesia.

Studi tentang hubungan antara mikroorganisme dengan lingkungannya. Soeratno Partoatmodjo Bibiana Lay .untuk kebun-kebun biiatang. Prasyarat: BIO 231. Ikin Mansjoer BIO 471 Mikrobiologi Tanah 3(2-3)7 Kelompok-kelompok utama mikroorganisme yang penting dalam tanah ditelaah dengan penelcanan pada aspek-aspek ekologis.BIO 321. fisiologis dan fisik. Kegiatan laboratorium meliputi pengetahuan teknik dan prosedur dasar yang berkaitan dengan isi kuliah. Prasyarat: BIO 101. TNH 212 Tedja lmas Ratna S.W. hewan kesayangan (pet animals) dan hewan ternak yang ditujukan secara komersial. Hadioetomo Yahya Fakuara A. Gunawan BIO 472 Mikrobiologi Lingkungan 3 (2-3)7 Lingkungan hidup yang kita tempati sangat ditentukan oleh kegiatan sejumlah besar organisme yang saling berinteraksi dan berinteraksi pula dengan lingkungannya.

f!isiologi. Okky Setyawati D. dan reproduksi). hisonomi. aspek ekonomi dan cara budidaya beberapa jamur yaag dapat &mah. kcgunaamya.BIO 473 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 (2 3) 7 Pengenalan cendawan ped bahan simpanan. GPnawaa . pembahasan mencakup taksonomi. A. Dipelajari juga teknik-teknik isolasi serta pencirian cendawan yang ber=Y@tan. ekdogi serta pengendaliannya.W. ekologi. 3) 7 BIO 474 Bidogi dan Budidaya Jamur 3 (2 Pengenalan jamur (yang dapat dimakan atau tidak) tentang biologi (morfologi.

vektor dan matriks. aljabar pernyataan. Teorema Roue dan teorema nilai tengah. hubungan.45. fungsi transenden. menggambar gratik fungsii antiturunan.K. himpunan persamaan linier. turunan fun& maksimum dan minimum fungsi (mutlak. fun@ dan pengolahannya. lokal). integral tentu. N. Kutha Ardana Staf . pengantar hitung peluang.JL Kutha Ardana S taf MAT 202 Pengantar Dasar Matematika 3 (3 0) Bahas logika matematika. kecekungan fungsii masaiah optima& laju terhubungkan. induksi matematika himpunan ganda Cartesius. pcrangkai kalimat.8. N. teknik pengintegralan. tabel . luas dan volume benda putar. Jurusan Matematika MAT 101 Pengantar Matematika 3 (3 0) Himpunan dan pengohbnqa. teorema dasar kalkulus. MAT 112 Kallmfus I 3 (3 0) Limit dan kekontinuan.

konjugasi. sistem sisaan sederhana. relasi kesetaraan. hubekivalen. hubungan sebagai himpunan. Natalisa MAT 204 Teori Himpunan 2 (2 0) Pernyataan. Himpunan operasi dan aljabar himpunan. keluarga himpunan. Bahasa teori bilangan. konstan dan peubah. fungsi. kuantifiksi. T. bilangan . cara-cara menarik kesimpulan yang sah. relasi penataan. Himpunan bilangan asli.nilaikebenaran. tautologi penalaran maternatilra. daftar kebenaran. hasil kali Cartesius. relasi. induksi. modulo m. Pengkualifikasian. himpunan dan aljabar himpunan. pernyataan bersyarat. disjungsi. definisi melalui abstraksi. himpunan kuasa. aljabar kebenaran. macam-macam kalimat. fungsi dan pemetaan. peubah yang terikat dan yang bebas. kuantor universal dan kuantor ehistensial. H.

dan deret Taylor. perluasan bilangan asli menjadi bilangm nyata. Bilangan kompleks. da. koordiiat polar. gradien. eksponen. Fungsi .kardinal. turunan ordo tinggi. hiperbol berikut kebalikannya. Helwah Balfas MAT 211 Kalkulus I1 4 (3 Fungsi-fungsi loga&ma. turunan dan integralnya. uji. diferensial total. maksimum. N. Integral ganda: integral ganda dua. Sekuens dan deret tak hingga. deret gad tanda. aksioma pilihan.uji kokonvergenan. luas. turummya. dan trigonometri. turunan par* turunan berarah. dalil penataan lengkap. bidang tangen. dalil-dalil Green.K. garis normal. diferensial pasti. Kutha Ardana Staf MAT 212 Kalkdus 111 4 (3 -3) Fun@ peubah ganda: limit kekontinuan. Bentuk talc tentu integral tak wajar. koordinat silindris. minimum. Stokes. volume. Vektor dan fungsi &or. luas permukaan. deret &anti.

Pengantar ke persamaan diferensial. Prapto I'ri Supryo MAT 213 Aljabar bear Elementer 3 (3 0) Matriks dan siiem persamaan linear.matriks pemetaan. Pemetaaa linear.kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. pengertian model matematika Persamaan diferensial biasa &l.Vektor pada bidang dart dalam ruang. polimon ciri. hasil kali titik dan ktortogonalan. sudut antara dua vektor. perluasan ke ruang R. panjang vektor. Siswadi MAT 231 Metode Matematika I 3 (3 0) Penyelesaian masalah nyata melalui matematika. Ruang Eudidus dan keortogonalan. Ruang vektor real dan pengertian dasamya. persamaan diferensid linear dcngan koefisien konstante ordo-2atau lebih: persuman difered sebagai . nilai dan vektor ciri.

model matematika. 3) . dengan atau tanpa syaraf awal. teknik dan interpaetasi peny4Icsaian.

Pemodelan.penggunaan transformasi lapkce. Fungsi dengan peubah kompleks. persamaan laplace dan panas sampai tiga dimensi. Metode perambatan gelombang dan penggunaan transformasi laplace. Efendi syahrll MAT 252 Analhis Kompleks 3 (3 0) Bilangan dan bidang kompleks. masalah nilai ciri. deret fourier dan deret fourier yang diperumum. kekontinuan dan keterintegralan. teorema dan formula integral Cauchy . h4etode deret pangkat. Fungsi analisis dan pemetaan. sistem fungsi ortogonal. sistem otonom kestabih. Persamaan gelombang. teknik penyelesaian dengan metode pemisahan peubah dan interpret& penyelesaian. pengintegralan kompleks. polinom legendre dan fun@ bessel. Hehmb Balfas MAT232 Metode Matematika I1 3 (3 0) Masalah nilai batas dua titilt.

Sistem pengoperasian komputer. pengharnpiran kuadra terkecil. grup faktor.T. bilangan bulatmodulo n.T. H. Azron Dhalhar MAT 271 Komputasi I 4 (3 3) Tinjauan sekilas perkembangan komputer dan hubungannya dengan disiplin ilmu yang lain. Natalisa MAT 272 Kmputssi I1 3 (3 0) Diagram alir. M. H.serta akibat-akiiatnya. algoritma. Grup dan subgrup. sistem matriks 2 x 2. deret Taylor dan deret Laurent. algortima serta program untuk penyelesaian persamaan linear. sistem persamaan linear. . interpolasi. Natalisa MAT321 Struktur Aljabar 3 (3 0) Himpunan. pee-' tegralan. teori sisaan dan penggunaan. Pengantar struktur data dan algoritma. Latihan penyelesaan masalah dengan menggunakan komputer. operas& sistem matematika. pengertian galat serta perambatannya. Metode dasar.

Daerah Euclidus. ideal. Kestabilan &em . daerah ideal utama. Nur Aliatiningtyas MAT 331 Pwsomaan Difurnsial 4 (3 -3) Bentuk umum PDB dan contoh penyelesaian. grup permutasi. ideal prim. Ruangan vektor. Polinom atas lapangan bilangan gelanggang polinom. aplikasi. Agah D. grup yang berhubungan dengan konfigurasi geometrik. Holder grup Sylaw.Gamadi MAT 324 Te~ri Gntp 3 (3 0) Grup permutasi. Gelslrggang (ring). subgrup teorema komposisi Jordan. Perluasan penyelesaian &em PD. grup Abelian. Sistem PD linear dengan koofisien konstant kelahran asimtot penyelesaian sistem PD. Ciri gtlanggan& ideal maksimum. Keujudan dan kekhasan pyelesaian masalah nilai awal. lapangan hasil bagi. pemetaan hear.homomorfisma grup. pembagi elementer. modul. lapangan. daerah integral. PD hear orden dan metode penyelesaian.

kekonvergenan. Barisan bilangan real. Agab D. aksioma kekonvergenan ruas garis. Ted urutan pada garis. pengertian aksioma dan teorema. Geometri netral.PD dan jenis kestabilan. Mulya Purba MAT 342 GeomeM 3 (3 -0) Teori insidensi. himpunan tertutup. Ruang metrik. Geometri insidemi. himpunan tersambung. ALsioma kesejajaran clan geometri Euclidus. pada biddan dalam ruang. himpunan terbatas. Derct bhpn red. limit superior dan limit inferior. Geometri ah sebagai geometri insidensi dengan aksioma-aksioma kesejajaran. Pengertian himpunan . kekonvergenan mutlak dan bersyarat. Teori kekonvergenan. Pengertian sudut dan teori urutan untuk sinar-sinar. sudut dan scgitiga. himpunan terbuka. sistem bilangan real. barisan Cauchy. keisomorfan. Gunardi MAT352 Aaalisis Real I 3 (3 -0) Tinjauan ulang himpunan.

.

model untuk distribusi talc eksponen. peran distribusi eksponen. proses kelahiran dan kematian dan model antrian. variasi koefisien objektif dan nilai sisi kanan. reduced-cost dan kegiatan baru. komponen model persediaan. . Ali beanto MAT361 Operation Research I 4 (3 -3) Model program linear (PL). PL dengan peubah terbatas. Model persediaan. struktur dasar. prototipe. Efendi Syahlll MAT362 Operations Research I1 4 (3 -3) Program diiamis. metode simpleks untuk model jaringan. Game theory. pengantar model probabilist&. cut algorithm. metode simpleks. konsep shadow price. model determiniitik. the transportationalgorithm. model khusus. ciri masalah. masalah mum. formulasi PL. scheduiing models. Alternatif penyelesaian optimum dan shadowprice. phase I & phase 11. analisis sensitifitas. Integer programmi~ Branch-and-Bound algorithm. Model jaringan. bentuk kenonik. Model antrian. masalah transportasi. Sifat-sifat fungsi kontinu yang didcMan pada ruang metrik. masalah &urn cost flow.lengkap dan kmpak. pengantar bentuk dual.

model deterministrik. Metode elemen hiigga untuk menyelesaikan masalah nilai batas dengan satu dan dua peubah. Pengembangan metode beda hingga untuk persamaan diierensial biasa. Budi Suharjo MAT372 Analisis Numerik I1 4 (3 -3) Komputasi matriks dan sistem persamaan linear ukuran besar. Natalh . Analisis keputusan. Interpolasi dan penghampiran. metode RungeKutta. Ali Kusnaato H. pengantar peramalan. syarat kestabilan. Penyelesaian persamaan diferensial biasa. Efendi Syahril MAT371 Analisis Nurnerik I 4 (3 3) Pengertian galat. penentuan nil& dan faktor ciri. model stokastik. prediktor-korektor dan metode beda hingga.T.

Pengujian hipotesis: statistik uji. alokasi tersambung.T. fungsi rekursi. urutan parsial. struktur penyimpanan. kuasauji. fungsi pembangkit momen. Operator biner dan n-ar. Pendugaan maksimum. statistik tak bias. pendugaan titik dan selang. Hubungan biner dan matriks. tautologi. Natalisa MAT391 Pengantar Teori Peluaog 3 (3 0) Konsep peluang dan hukum-hukumnya. representasi struktur diskrit. alokasi sekuensiai. bentuk normal. kesalahan jenis I & 11. ragam. pointer. Fungi-fungi kepekatan peluang diskrit dan kontinu. himpunan. Manipulasi himpunan. fungsi ci. urutan dan kekhasan bentuk normal. .MAT 373 Matematika Diskrit 3 (3 -0) Pengertian pokok dalam logika dan kemampuan logis suatu bahasa pemrograman. diagram Hess. Nilai harapan matematika. nilai harapan bersyarat. formula dengan tabel kebenaran yangberbeda. H. taraf nyata. metode momen. part@ dm selubung himpunan. Barizi STWMAT 392 Statistika Matematika 3 (3 0) Teori penarikan contoh sederhana. Peluang bersyarat. nilai tengah. peubah ace fungsi kepekatan peluang. Fungsi Hashing. fungsi kepekatan peluang bersyarat clan marginal. teorema Bayes. daerah penerimaan dan penolakan. Kejadian bebas. fungsi sebaran kumulatif. statistika. komposisi hubungan bier.

statistik cukup. uji nisbah kemungkinan. Teorema Rao-Blackwell.uji terbaik. S taf . bersekuens. kelengkapan. teorema Nyeman-Pearson. Hipotesis sederhana dan majemuk. Siswadi MAT 400 Tugas Akhir 6 (0 -6) Mata kuliah ini merupakan kegiatan akhir pendidikan Matematika program S1 yang penelaahan masalah yang dipilih diiesuaikan dengan 'minat mahasiswa. kekhasan. uji paling kuasa. dan RaoCramer.

basis ortogonal. Kekompleksan komputasi (Computational Complexity). ruang vektor. Fungsional linear. komplemen ortogonal. hasil tambah langsung. Gelanggang endomorfma. determinan endomorfisma. error correcting codes. pemetaan definit positif. Ni clan vektor ciri. Staf MAT 421 Aljabar Linear Lanjut 4 (3 -3) Polinom. proyeksi.MAT 401 Sejarah Matematika 3 (2 0) Perkembangan pemikiian matematika menurut urutan sejarah. teorema spektral. AH. Pemetaan linear. Masdah Pasca Korespondensi dan ketidakterputuskan (undecidability). Agah D. Mesin Tuning. Nasoetion MAT 402 Seminar l(0 -3) Penyajian hasil tugas akhiidari seorang mahasiswa. determinan matriks. Hasilkali dalam. pemetaan adjoin. Grammar. basis. ketalrsamaan Schwartz. Garnadi MAT 431 Metode Matkmatika 111 4 (3 -3) . Fungsi rekursif. bentuk singular. Bentuk normal. Siswadi MAT 422 Aljabar Terapan 4 (3 -3) Antomata.

fungsi green. Isi kuliah dapat berbeda dari tahun ke tahun.Sistem fungsi ortogonal kekonvergenan deret ~ourier. pengembangan metode penyelesaian. Siswadi . masalah StrumLiouville. analisis mengenai metode matematika maupun masalah pemodelan. Efendi Syahril MAT 432 muk Pilihan Mattmatika 4 (3 -3) Terapan Isi kuliah berkisar pada penerapan matematika dalam pembahasan berbagai bidang ilmu lain. pendiferensialan dan pengintegralan deret Fourier. transformasi Fourier dan penggunaannya.

turunan peragam. sifat pokok. kurva pada permukaan. Gunardi MAT 451 Analisis Real I1 4 (3 -3) Integral Riemann: keujudan. ruang singgung pa& permukaan. teorema dasar kalkulus. beberapa teorema global. sifat pokok. fungi monoton. permukaan putar. keujudan. kwva geodesi. vektor shgguag. Helwah Balfas Efendi Syahril MAT 441 Geometri Mferensial 4 (3 -3) Kalkulus dalam ruang Euclides. masalah state regulator dan masalah output regulator.MAT 433 Kontrol Optimum 4 (3 -3) Perurnusan masalah kontrol optimum dan contoh.Frenet. keujudan kontrol optimum. Kalkulus pada permukaan dalam R3. persamaan struktur. pengintegralan parsial. syarat perlu dan syarat cukup untuk kontrol optimum. isometri lokal. kalkulus vriai pa& masalah kontrol optimum. barisan dan . Persamaan dasar permukaan. Agah D. medan kerangka. rumus Serret. isometri. variasi terbatas. pemetaan pada permukaan. geometri intrinsik permukaan. kelengkungan geodesi. keterkontrolan dan keteramatan. Integral Riemann-Stieltjes.

penghampiran dengan polinom. kekonvergenan rata-rata. keterukuran. teorema Egoroff. Fungsi terintegralan.kekonvergenanseragam. fungsi terukur. gelanggang himpunan. barisan fungsi terintegral. kekonvergenan barisan fungsi terukur. pendiferensialan dan pengintegralan deret fungi. sifat dasar.deretfungsi. ukuran himpunan. Siswadi . Prapto Tri Supriyo MAT 453 Ukuran dan Integral Lebesque 4 (3 3) Ukuran luar dan dalam. sifat pokok. ekikontinu. ruang Lp dan dualnya.b). Ruang metrik C (a. keujudan integral. Integrasi sebagai fungsi himpunan. teorema Lebesque. teorema Fatou. teorema Radon-Nikodym. teorema keujudan ~i&d. teorema Arzela.

Program konveks. Ruang dual Lp(pii1) dan C(a. Barisan. Metode random Walk. Nur Aliatiningtyas MAT 456 Analisis Fungsional 4 (3 -3) Ruang metriks. penutup. ruang barisan.MAT 454 Topologi 4 (3 -3) Garis real.b). Lp(p > I). himpunan konveks. Teorema pemetaan terbuka. Agah D. optimasi fungsi dengan kendala kesamaan dan dengan kendala ketaksamaan. sub barisan. Gunardi MAT 461 Optimasi 4 (3 3) Perurnusan masalah optimasi. kelengkapan fungsi kontinu. transformasi kompak. metode . metode Hooke dan Jeeve. masalah dua program linier. keterbatasan seragam. ruang fungsi C(a. Ruang Lz. teorema Ham-Banach. teorema Heine Borel. himpunan tertutup. teorema gerap tertutup. program linier dan penerapan. Sub ruang. topologi relatif. barisan Cauchy. klasifiasi masalah optimasi fungsi satu dan beberapa peubah. jenis kendala (constraint). Ruang linier. Metode optimasi tanpa kendala. topologi bidang. himpunan terbuka. himpunan tertutup. ruang topologi. himpunan ortonormal. ruang metrik lengkap. Lingkungan dan sistem lingkungan. metode univariate.b). barisan konvergen. teoremaBolzano: Weier-strass. teorema Riesz-Fisher. deret Fourier.

tertentu. Paian Sianturi MAT 471 nmu Komputer I 4 (3 -3) Organisasi komputer.Powell. . organisasi memori utama. metode steepest descent. representasi internal data numerik clan non-numerik.R. metode Newton Paian Sianturi MAT 462 Tajuk Pilihan Operatioa Research 4 (3 3) Isi kuliab merupakan topik-topik yang dipilih yang berganti dari wahu ke watau. metode conjugate-gradient. Unit pemrosesan pusat. Isinya antara lain mengenai teknik operations research tertentq penyusunan sistem sirnulasj atau penerapan O.

generasi kode obyek. analisis sintaksis. analkis lexical. adisis semantik. Instsruksi mesin dan representasi dan internal Pemrograman dengan assembler. instrulrsi pseudo. membaca listin& membaca dan memahami me& pemetaan.unit aritmatika dan logilta. alfabet. tabel konstan. notasi BNF. bahasa Grammar formal. Penghantar teori formalbahasa. baik mengenai . analisis sintalrsis. arimatika komputer. compiler. arsitektu. kR Rambe MAT 472 Umn Koarputer I1 4 (3 -3) Arsitektur assembler. string/kata. tabel simbol. diagram sintaksis. analisis lexikal.macros. sistem calls. notasi POLISH generasi kode. kR Rambe MAT 472 Tqjuk Pilihan Komputasi 4 (3 -3) Topik-topik khusus mengenai komputasi. tabel instruksi. instruksi assembler.

Isinya dapat berubah dari waktu ke waktu.teknik dan. maupun mengenai dasar analisisnya. proseskelahiran dan kematian. H. proses poisson.metode komputasi.T. Ranati Markov dan sifat jangka panjangnya. Natalisa MAT 492 Pengantar Roses Stokastik 4 (3-3) Beberapa contoh dalam pemodelan stokastik. Simdi . fenomena pembaruan. proses percabangan dan pertumbuhan populasi serta sistem antrian.

UI. (Prof. Latifah K. Aisyah Girindra (Dra. M. Univ. UGM. IPB. AKA Bogor. IPB. (Drh. IPB. 1%7) 3. IPB. IPB. Hastatiniih (Dra. UI. IP%. IPB. p. 1959).83.Hendra Adijuwana (Ir.(MS. I*). (MST. Landbouw H e School Wageningen. 1955). WI) 5. Sri Saeni . 1983). Univ. (Dr. 1959). 1986) 4. 1986) 9. 1984) 12. 1971). (Drh.1. Elly Suradikusumah (Ir. IPB. 1979). USA. Netherlands.Dondin Sajuthi (Drs. (Prof. of WLECO* USA. IPB. (MST. Eti Rohaeti (Dra.(MSc. 1956). IPB. 1985) 2 Abdul Mad (BSc. IPB. 1984) 11. UI. 1984) lo. 1970) 8. Aris Saladini @ra.. 1%1).Djoko Soedarmo (Drs.(Drh.(MS. UI. 1982) 7. Eman Kustaman (Ir. 1976). UI. (Dr. IPB. Jurusan Kimia 1. USA. IPB. Hasim (Drs. Cornell Univ. 1969).. Darusman (Ir.(Drh. 1980) 13. 1984) 6. of Wisconsin. 1977). 1976).

Risnayeti (Dra. 1976). W73). ((PhD. Anwar Nur r. (Drh. IPB. (MS5 LouisianaState Univ. 1983) 2r). 1974). IPB. (Dr. 20. Univ. IPB. of W-nsin. 1987) 21. 1% 18. IPB. 19'76) 15. 1979) 16. USA. l Dr. IPB. IPB. 1989) 14. (PhD. Univ. 1966) .M. 1982). IPB. 1974). 1983) IPB. Univ. of Illinois. IPB. 1990) 17.(Ir. IPB. IPB. USA. of Wiscon23. Sulistiani (Dra. . 19. 1965). ~&yur Hawab Drs. RTM Slltamihard'a (Drs.. IPB. IPB. Sjachri (Ir. (Drh. IPB. (MSc. IPB. USA. IPB. ITB. 1968). 1978). i'mmhqp ih (Dra. UGM. 1975).(PhD. 1~5). Oetomo Djajanegara (Ir. 1963). IPB. 1WY.Norman Razief Azwar (Drs. Gi . (MS. Maria Bit IPB. IPB. GPS. 1964). M.(Drh. (Drh. (MS. . (MS. 1983). IPB.(MS.

(P~D.Japan. GPS.Gifu. 1%8). 3972) . Japan.

ITB. 1986) 33. Ahmad Bey (Ir. IPB.. 1985) 852. UI. Betginm. IPB. (MS. 1%1). Abujamin Ahmad Nasir (Ir. Univ. 1981) 2. 1979) 26. 197'7). USA. Zuraida Fatma Pulungan (Dra. Andalas. ITB. Ahmad Sjahriza (Drs. ITB. 1989) 34. 1976) 3. (Drs. 1985). 1987) 35. IPB. of Winsin. Anna Priangani R. W. Aryetti (Drs. Univ. ITB. Univ. (MS. Zaenal Alim Mas'ud @rs. Gustini Sy. ITB. Jurusan Geofisika dan Meteordogi 1. Univ. of . 1989) 31. I Made Artika (Ir. D.25. 1975). (MS. (Lic. IPB. Univ. 1974) 30. (PhD. (Dra. Hajadi (Bs. (MS. Tun Tedja Irawadi (Ir. Andahis. Djarot Sasongko Hami Seno (Drs. 1983) 28. 1986). IPB. Khatolieke Unk. Murdiyarso (Ir. USA. 1979). 1976). IPB. 1988) 32 Dudi Tohir (Drs. 1988) 29. of Kentucky. IPB. 1968) 27. Chem. IPB. (PhD. ITB.

.Readmg. Rini Hidayati (Ir. UK. (MSc. USA. 1970) 13. Univ. 1985) 4. Hidayat Pawitan (Ir. M. M. Univ. USA. Univ. IPB. IPB. Dahlan (Drs. K. UI. 1984) . IPB. of Kentucky. 1973). Imam Santoso (Ir. IPB. IPB. 1%2) 17. Siregar (Drs. B1. IPB. Iowa State Univ. Handoko (Ir. M. Univ.G. (MS. 1983) 12. 1965). IPB. (MS. 1974) 14. 1985). IPB. 1982). of Reacting. Soedarsono (MSc.S. (MSc. ITB. Heny Suharsoso (Ir. 1987) 10.. Iowa State Univ. of Reading. IPB. USA. (MS. 1976). 1R8). 1973). Sidikrubadi Pramudito (Drs. Effendi Manan (Ir. 1983) 7.S. IPB. USA. (Ir. of California. (MS. IPB. ITB. 1983) 16. Nur Indro (Drs. (PhD. 15. (MSc. De Rozari (Ir. 1987) 9. Edward H. 1982). UK. 1982). 15. 1989) 8. (PhD. 1981). 1981) 11. IPB. 1982) 6. UK. IPB. ITB. Heroe Soeprianto P. Hanedi Darmasetiawan (Ir.

IPB. (MS. USA. 1972). Tania June (Ir. 1986) 13. Bunarwan Sumarlim (Ir. North Carolina State Univ. Itasia Dina Sulvianti (Ir. 1958). (PhD. IPB. Ahmadi Satriawan (Ir. IPB. 1971). (PhD. 1984) 20. NCSU. (Prof. USA.Biomath. IPB. IPB. IPB.Andi Hakim Nasoetion (Ir. AIT. -). Krisnamurti Hasibuan (Ir. 1978). (PhD. IPB. (MSc. 1988) 21. 1977). IPB. IPB. Budi Susetyo (Ir. IPB. 1981) 6. (MSc. 1983). 1971) 2. 1987) 9. ) 853. USA. North Carolina State Univ. IPB. Ahmad Ansori Matt'ik (Ir. 4. Abdurrazaq (Drs. (MST. Ayi Hamim Wigena (Ir. (MSc. (PhD. Bambang Juanda (Ir. 1%1). 1971). Jurusan Statistika 1. M. M. 1985). (MS. (M. 1987) 19. Anik Djuraidah (Ir. 1984) 7. IPB. 1%2). 1985) 8. North Carolina State Univ. USA. IPB. (ME. IPB.. Khairil Anwar N.. North Carolina State Univ. Barizi (BSc.. IPB. Syarkani Musa (IT.. North Carolina State Univ. (MS. Abdurrauf Rambe (Ir. (Prof. IPB. 1989) 11. . UI. 1982) 5. 1986) 12. Yonny Koesmaryono (Ir. 1976). 1984) 14. IPB. 1971) 10. Aunuddin (Ir.. IPB. Thailand. 1980). 1971). Akademi Pertanian. IPB. USA. 1982) 15.. IPB. I. Colorado State Univ. (Ir. IPB. 1989). 1964). Univ. IPB. USA. (MS. USA.18. (Dr. Rizaldi Boer (Ir. 1980) 3. 1 sh ). 1979). of Minnesota.

ITB. IPB.. 1984) 20. IPB. (Dr. 1981) . Muhammad Masykur (Ir. Sampe Tona a (~r. France. Totong Martono (Drs.IF%. 1976). USA. 1978) 16. Carolina State Univ. (PhD. 1975). 1970). (MSc. 1984) 21. North Dakota State Un~v. 1981) 17. 19. IPB.. Muhammad Syamsun (Ir. IPB. USTL. ITB. Machdum Bachtiar (Ir. Satrio Wiseno Or. Tb.. (~hD. 1983) UI'1954). 1974f 18.~orth u~A.

(PhD. 1W) 23. 1971) 9. Antonius Suwanto (Ir. IPB. IPB. 1983f).USA.22. \ Univ.Alex Hartana Ir. 1978) 15. Anja Meryandini (Dra. IPB. Yulio Adisantoso (Ir. 1988) 5. IPB. (Drh.Dedi Duryadi Solikin (It. 1987) 24. IPB. of Kentucky. MSc.Agustin Widia Gunawan (Ir. 1985) 7. Univ. of Wisconsin. o Illinois. I . (Prof. WAD. UI. 1983). (MSG Univ. IPB. 1970). (MSc. US4 1985) 4. . IPB. 1985) 6. IPB. 1989) 10. 1975). IPB. (PhD. Bambang Sumantri (Ir. Dede Setiadi (Ir. UGM. (MS. o Wisconsin. IPB. IPB. 1973) 2Ahmad Sudiarto (Ir. 1980) 11. 1961). 197'7). 1W). 1983) 8. USA. 1976) 1. IPB.(Drh. IPB. Bambang Suryobrdo (Drs. Ismail Amali Harun (Ir. IPB. PB.1980) 16. UGM. 1987 12.Djoko Walujo (Drs. 1%7). Gayuh Rahayu (Ir.Hadi Sunarso (Ir. Univ. USA. . IPB. Hartono Sudarmadi (Ir. USA. MSc. Ikin Mansjoer (Drs. Edi Guhardja (Ir. Univ.Aries Tjahyoleksono (Ir. 1981) U. 1975) 3. IPB.Hilda Akmal (Dra. 1971) 14. 1975). IPB. IPB.

USTL. UPLB.Isnaeni Nurwahyuni (Dra. 1974) .. (PhD. IPB. 1977). (MSc. (PhD. 1987) 21. France. ~anaf (Ir. IPB.Muhammad Jusuf (Ir. 1983) 20. 1987). 1962).. of Wisconsin. USA. (Ir. Yuliana Maria Diah R. 1980). ). IPB. of Kentucky. Univ. Philippines. France.1 (MSc. Ph' ippines. (MSc. Muhammad ~jaelani'(~r.Ignatius ~Aadiono (Ir. UI. 1!372) 17. 1976 . Lisdar A. Paris Sud Univ. USA. (PhD. France.Univ. UGM. 1982) 22. IPB. IPB. Paris Sud Univ. 1989) 18. 1984) 19. UPLB. 1%5) 23. Tjahjono Samingan (Ir.

IPB. UI.of Illinois. UI. (PhD. (Drh. of Ilkis.(Prof. IPB. UGM. Machmud Natasaputra (Ir. 1%3). 1979). IPB. IPB. 1976) 25. Midup State Univ. 197 . (MSG Univ. Okky Setyawati D. (Ir. h (PhD. R. S. Soetarmi Tjitrcsom (Ir. . US. 33. 1975). Nampiah (Ir. 1%9). Puspa Dewi Tjondronegoro (Ir. 1983) 29. IPB. 1%1). IPB. Ratna Siri Hadbe$omo Ir.. Name Soegiri @rh. 1978) 32 H. USA. IPB. . IPB. USA. 1969). (MSc.24.M. 1%0). IPB: 1976) 30. France. 1980) 31. USTL. hfkhigm State Umv.Said Harran (Ir. 19S) 27. (MS. 1980) 26.(PhD. 1985) 23. (MSG Univ. Unrv.Rita Megia (Dra. IPB. Trenggono K. (Prof. UNSUD.of Ulimik. (Dr. 1971).

Suharsono (Ir. 1%7) 38. (Dra. UGM. IPB. 1982) 42 Yohana Caeda S. 1%1) 39. 43. IPB. Utut Widiastuti (Ir. W3). 36. UK. Rini Suiistijorini (Ir. UGM. dm. (MSG North Wales. Japan. (Dra. Western Australia. L985) 45. 1985) 37. Ynlia Lestari (Ir. 1981). Sri Socxladyati T. IPB.Tri Heru Widarto (Ir. Miftahudin (Ir. Taruni Sri Prawasti (Ir.USA. IfB. 1987) 47. 1985) 40. Soetikno Slamet S.1986) 41. (MSc.. (PhD. Tedja Imas Dj. IPB. IPB. UGM. IPB. (Ir. 19n) 34. IPB. 1987) . 1986) 46. 1976). Ence Danno Jaya Supem (Ir. 1981). WAD. Tokyo Univ. IPB. 1986) 44. (MS. Warti Sumarsini (Ir. IPB. (D&.Em) 35. Soekisman T'itrcsemito (3Sc.

Canada. (MS.. Univ. 1982). 1- . W36) 2 Amril Aman (Ir. Hadi Sumarno or. (MSc. Purdue Univ. IPB. IPB. IPB. Nur Aidi (Ir.I Wayan Mangku (Ir. IPB. IPB. 1984) 3. l983) 8. Agah D. 1987) 11. 1987) 7. IPB.S. ITB. 1987) 5. Helwah Balk ma. IPB. rn) 9. 1W) 6. D. IPB. Heru T. of Waterloo. IPB. (MS. Natalisa (Ir. IPB. IPB. 1989) 10. Prjatsono (Ir. Nugrahani (Ir. l. I=). ITB. Fahren Bum (Ir.1. USA. Effendi Syahril @rs ITB. Garnadi @rs. Budi Suharjo (Ir. 1P85) l2 M. 1980). (MMath. W36) 4. Endar H.983).

1987) 4. IPB. Nur -yas (Drs. KIP. Sri Nurdiati (Ir. 1988) 14. of Minnesota.1981) 17. UGM. Lantip . (Phd. NCSU. (MSc. 1981) 6. Univ. Fatkul ArSn (Ir. IAIN. IPB.984) 1.USA. IPB. Syamsudin (Drs. KIP. IAIN. Yogya. Retno Budiarti (Ir. IPB. USA. @rs.lXniqd1 Sulistiarti (Dra. 1973). l97'7). Irma Rosita G. Jakarta. NK Kutha Ardana (Ir. Siswadi (Ir. IAIN. Barus (Dra. 1984) 7. 1980) 3. 1984) 15. IPB. IPB. 1=) 2 Ahmad Djuwacni (Drs. Alfa @ra.13. =7 Malang. 1978).1986) 9. (MS. 1985) 16. E. 1978) 5. Didin Hafidhuddin M. l.

IAIN. UI 1985) 10. (SH. IAIN. 1974) . UNTAG. Muhammad Tbnthowi DJ @rs. 1984) 11. Nhwati (Dra. Komariah Fim (Drs. 1984) 12 Nurhaida Hasan (Dra. 1974) U. IIUP Mahg.Warsidipraja (Drs. W Malang. T. 1968).

1990) 15. Tatie Soedcwo (Dra. Ani Parjayanti (~ra. 1984). ofSidney. UNDIP. WAD. 1985) 17. Laksmi Arianti (Dra. Univ. 1986) . 1988) 16. Akrom (Drs. UI. (MA.14. LAIN. A.

seminar. Untuk melaksanakan tugas tersebut. dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas. Pembii penelitian di IPB. simposium. terutama dilakukan melalui seminar metodologi penelitian pada berbagai tingkat clan hibah dana penelitian. dan penerbitan majalah dan buletin ilmiah. . penelitian kerjasama antar perguruan tinggi clan badan lainnya di dalam dan luar negeri untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional. Lembaga penelitian IPB juga menyebarkan hasilbasil penelitian melalui lokakaqa. maka Lembaga Penelitian IPB mempunyai fungsi melaksanakan penelitian ilmiah murni dan mengembangkan teknologi. LEMBAGA PENELITIAN FUNGSI Lembaga Penelitian IPB mempunyai tugas untuk melaksanakan pembinaan ?an pengembangan ilmu pengetahuan. Di samping melaksanakan penelitian. wilayah dan atau daerah.111.

Irawadi Djamaran Kepala Tata Usaha : Ir.ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua : Dr. Ir. Pusat Studi Pernbangunan (PSP). MA . Ir. Ir. Djupri BA Di dalam sistem organisasi Lembaga Penelitian IPB terdapat empat pusat penelitian. Kepala :Prof. Endriatmo Soetarto. Justita Zainuddin Ke ala Sub Bagian %rogram : Euis Sartika Ke Sub emu ala Bagian : M. Dr. Lutfi I Nasoetion Sekretaris : Dr. Sajogyo Sekretaris Eksekutif : Dr. Susunan organisasi pusat-pusat tersebut adalah: 1.

SMP Tjondronegoro b.Pe~tgelola Program a. Aris Prijanto. Ir. A. Pengkajian Dampak Pembangunan pada L-gan b. Ir. Msc : Dr. Dr. Pengkajian dan : Prof. Achmad Bey : Ir. Ir. Soeharjo d. Dr. Kesejahteraan Rakyat dan Peranan Wanita : Prof.S. Pembanngunan Pertanian (Mencakup Sistem Usaha Tani) :Prof. Pudjiwati Sajogyo. Pengelolaan Wilayah Pesisir c. Dr. MSc c. Pusat Penelitian Lingkunpn Hidup (PPLH) Kepala Sekretaris Eksekutif Pengelola Pqram a. Wiradisastra . Soeratno Partoatmodjo : Dr. Industrialisasi Pedesaan : Dr. Inventarisasi Sumberdaya Alam dan Lingkd. MSc : Koesoebiono. Sumberdaya Manusia dan Kependudukan : Prof. Ir. Mangara Tambunan 2. Dr. U. Ir.

Penanggung Jamb Laboratorium : Yahya A. MS . Azwar e. Ir. Sarsidi Sastrosumarjo f.Pengembangan Satwa Primata : Dr. Husen. Norman R. Pengelolaan Wilayah Pertanian Lahan Kering :Dr.

. Analisis dan Pengembangan Produksi : Dr. Msc 1. --labamtorirnn daa Baagsal Percatohao :Dr. MSc b. MSc a. Rizal Syarie& DESS Sekretaris Eksekutif :Drh. Ir. Dcddy Fardiaz.$' pw : Dr. Penanggmg jawab Laboratorium Mikrobidogi pangan : Drh. Msc d. MSc c. Ir. MSc 2 Penanggnagjawab Laboratorium Fa dm . Tatit Bunasor. Djundjung Daulay. Djunjung Daulay. Deddy Muchtadi. P-Proses dan Rancang Bangun : Sutedja Wuaatmac&~. Paphqan Gm : Dr. Ir.

Penaaggrmg jawab Kirnia Pangan dan Gi : Johnson Parulian S.Keteknikan P-Dr. Rizal Syarief. ~anajer Bangd :IG. DESS 3. Satria Tanaya. Ir. MSc 4. SH .B.

Sjafri Mangkuprawira vv Sekretaris :Dr. Pusat Pengembangan Wilayah Pedesaan Kepala :Prof. Ir. Ir. melaksanakan urusan Tata Usaha Lembaga. H. Kuntjoro . Dr. Ardjo Sudibdjo 1. 2. 014/Um/1989 adalah pengamdan ilmu \ pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas yang ditujukan pada masyarakat. teknologi. Wiradarya. ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua :Dr. yang mencakup antara lain: &-a 1. 4. Kepala Tata Usaha :M. Ir. 5. membantu masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. 3. dan see. mengamalkan ilmu pengetahuan.Fungsi Lembaga Pengabdian pada Masyarakat lnstitut Pertanian Bogor sesuai SK Rektor IPB No. meningkatkan relevansi program IPB dengan kebutuhan masyarakat. Tantan R. melpengembangan pola p+mby wilayahldaerah melalui ke 'asama antar Perguruan lnggr an Badan lainnya di dalam dan B uar negeri.

Pusat Pengelolaan dan Pemgembanp KKN Kepala :Dr. Surdiding Ruhendi. Abdul Gani Amir Siregar. MS 2. MS 3.Sc Sekretaris :Dr. Moentoha Selari. M. . Pusat Pendidikan dan Pelayanan pada Masyarakat Kepala : Drh.Sekretaris : Ir. MS Sekretaris :Ir. Ir. M. Aminuddin Saleh. Ir. Oteng Handjaja.Sc.

pernantauan dan evaluasi pembaagunan. Pengembangan Wilayah Pengembangan Whyah merupakan kegiatan penyusunan berbagai rencana. Ir. 5. Pelayanan dan Penyuluhan Pelayanan dan Penyuluhan merupakan penyelenggaraan bimbii penyuluhan.Pertanian Bogor adalah: 1. Aida Vitayala Sjafri Hubeis Sekretaris : 11. Lina Karliyenna. KaJi Tin& Kaji Tindak merupakan kegiatan langsmg dalam pengamalm ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara mengintegrasikan hasil penelitian yang diterapkan pada masyaralrat. 3. MS Bentuk-bentuk kegiatan pengabdim pada masyarakat oleh Institut . 4. Pendidikan pada Maspalcat Pendidikan pada Masyarakat merupakan penyelenggaraan penataran atau pelatihan untuk berbagai bidang dan tingkat profesi di masyarakat.4. Pusat Pendidikan clan Latihan pada Masyarakat Kepala :Dr. Nyata 0 Kuliah Kerja Nyata merupakan kewajiban iatrakurkler bagi . 2. kliah Kuf. dan konsultasi pembangunan pada masyarakat.

.para mahasiswa Strata satu dalam upaya menunjang pembangunan melalui kegiatan-kegiatan mahasiswa yang berlandaskan keahlian profesinya.

Pertanian Budidaya Pertanian -Agronomi Tek.-Hama dan bnhan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian -Agriiisnk Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Ekon4Pertanian dansmberdaya Ilmu Tanah Ilmu Tanah 2 Kedokteraa Anatomi Sains Veteriner Hewan Fisiologi dan Farmakohgi -Kedokterau Hewan . Benih Arsitekhw Pertamrnan -Gizi *-" rdaya Sum Keluarga Hama dan Penyakit Tum. Fakultas Jurusan Program Studi 1.No.

Reproduksi dan Penyakit Hewan dan Kesehatan Parasitologi dan Patdogi Klinik Veteriner .

.4. Peternakan 6. . Fakultas Jurusan Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan -Peqolahan Has11 Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan -Sobid Ekonomi Perikanan -Ilmu Teknologi Kelautan* Produksi Ternak -Prodllksi Ternak Nutrisi dan Makanan Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Manajemen Hutan -Manajemen Hutan Teknologi Hasil Hutan -Teknologi Hasil Hutan Konse~asi Sumberdaya -Konsemasi SumHutan berdaya Hutan Mekanisasi Pertanian -Keteknii Pertanian Teknologi Pangan dan Gizi -Teknologi . TeknologiPertanian 7. Matematika dan IPA No.

Pangan Teknologi Industri Per--Telrnologi Intanian dustri Pertanian Kirnia -Kimia Geofisika dan Meteorologi -Agrometeorologi jar jauh peF -Pengetahuan Alam Statistihi -Statistika Matematika -Maternatika Biologi -Biologi Mata Kuliah Dasar Umum Progrm Studi bTekaologi Kctutra diwh deh dm Jurwan MSP dm PSP 423 ..

Ir. Dr. Sjafrida Manuwoto 4. Dr.Ir. Aman Wlrakartakusumah. Barizi. Dr. Baharsjah. MSc 7. Soeratno Partoatmodjo 3.Ir. Sunarja Prawiradisastra. Sing& H.Ir. DI. H. Prof. Dr. Prof. ME. Dr. Lutfi Ibrahim Nasoetion 13. H. Juju Wahju 12.NAMA NAMA ANGGOTA SENAT IPB No.Ir. Sitanala Arsyad 2. Dudung Darusman. Justika S.Ir. H. H. Mirnawati Sudarwanto 17.Dr.Dr.Ir.Ir.Ir. MSc 15. MSc 16. R. Nama Lengkap Keterangan 1. H. Ismudi Muchsin 6. Sjafri Mangkuprawira 14. . 10.Dr. M. Prof. Prof.Dr. Dr. Ldy Amalia Sofyan. Sigit 5. Edi Guhardja 11. Dr. Prof.Dr. Drh. Prof. MA 8.Dr. Dr. MSc 9.

H.Ir. Anwar Nur. M. Drs.Ir. Sajogjo 29. MSc 19. Sumono Rukadi 26. H.Dr.Ir. Barnbang Djatmiko 22. Prof. AA. Pang Suwignyo. Soe&sono. Ms 28. Dr.Ir.Ir. MSc 18. Asi Halomoan Napitupulu. Ir.Dr. Prof. MSc 20. Dr. Muhammad Eidman. MSc 24. Mattjik 27. Padlinu rjaji 21. Hidayat Syarief.Dr. H.Ir. Drh. Dr. MSc 25.Ir. Dr.Ir. Prof. Dr. Djundjung ~aula~. Dr. Amris Makmur Ketua Senat/Rehor IPB Sekretaris Senat/Guru Besar FKH Anggota Senatpekan Faperta Anggota Senatpekan FKH Anggota Senat/Dekan Faperikan Anggota Senat/Dekan Fapet Anggota Senatpekan Fahutan Anggota Senatpelcan Fateta Anggota Senatpekan FMIPA Anggota Senatpekan FPS Anggota Senatpelcan Fapoltan Anggota Senatfietua Lembaga Penelitian Anggota Senatpetua . MSc 23. Iding M. Soemartono Sosromarsono 30.Ir.

LPM Anggota Senat/Wakil Faperta Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senatwakil Fapet Anggota Senat/Wakil Fahutan Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil PPS Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Gu~ Besar Faperta .

Soebadi Partodihardjo 49.Dr.h. H.Ir. Prof. Prof. Masduki Partadiredja Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta . Pr0fDr.Ir.Dr.Dr. Mozes R. Sjarifuddin Bahatsjah 37. Prof. Pr0f.S.Dr.I. R. Pr0fDr.Dr.Dr.Ir. Prof. Prof. Prof. Toeiihere 50. I Gusti Bagus Teken 44. E.Ir.Dr. Kusmat Tanudimadja 47. Prof. Prof.Dr.Ir.Dr. SM. Prof.Dr. Affendi Anwar 36. Goeswono Soepardi 33. Pr0f.h. Juhara Sukra 48. Siqa 42. Tjondronegoro 38.Dr. Oetit Koswara 32.Dr.I.Dr. Sjarnsoe'oed Sadjad 39. Pr0f. Achmad Surkati Abidin 35. Gatut Ashadi 51. Prof.h. Achmad Soeharjo 43.Dr. H. Pudjiwati Sajogjo $. Pr0f. Prof.Dr.Ir.31.Dr.Dr. Sarsidi !h&rosumarjo 45. Rusmilah Suseno 34. Prof. Kuntjoro 41. Roekasah Adiratma 46. Prof.Dr.Ir.I.Ir.P.Dr. Prof. Prof.

Dr. .Dr. Prof. Achjani Atmakusuma Anggota Senat/Guru Besar F K H 55. Tb. Djokowoejo Sastracllpradja Anggota Senat/Guru Besar F K H 54.Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar F K H Besar Faperta Besar Faperta Besar Besar Faperta Besar F K H 52. Prof.Dr. Prof. Prof.Dr.Dr. Prof. Soeprapto Soekardono Anggota Senat/Guru Besar F K H 56. Supan Kusumamihardja Anggota Senat/Guru Besar F K H 57. Soewondo Djojosoebagio Anggota Senat/Guru Besar F K H 53.

Dr.Dr. Eddie Gurnadi Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet .Dr. Prof. Harimurti Martojo 60.Dr.Dr.Dr. R. Imam K Abdulgani 67. Dawan Sugandi 61. D. Sihombing 65. Prof. Prof.Prof. Prof. Prof. Adi Sudono 64.Dr. DJ.Dr. Reviani Widjajakusumah Anggota Senat/Guru Besar F K H 58. H. Prof.Dr. Prof. R. Prof.Dr.Dr. M.Dr. Prof. Margono Slamet 62. Asikin Natasasmita 63.H. Aminuddin Parakkasi 66. Prof. Samosir 68. Ichsan EffendiNSc Anggota Senat/Guru Besar Faperikan 59. Prof.T.

Rahardjo S 76. ProfDr. ProfDrJr.H.S. Dr.MSc 75. ProfDrJr. 72 Prof&k. Ahmad 71. Bsihaqi H.. ProfDr. 77. ProfDrJr. PrdDrk. ProfDrJr.RdhiRubiniAtmEandJ.)a 73.Ir. Rudy T-tag 74. Sujono SujoturrmK. It ltbannt souhqp. KartbhM XJ.dan w1.69. ProfDrk. Haman Haaurma Js Angota Senat/Guru Besar Fapet AnggomSenat/Guru Besar Fapet ADgguca Seaat/Guru Besar Fahutan Aqggora kat/Guru Besar Fahutan .. Slrtrisno Hadi 78.

bkh Nasouion 84. DjoLo Sudan110 M.Anggota Sglat/Guru Besar Fahutan . ProfDrJrGunararan Suratmo. ProfDr. AaggotaSaw/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggom Senat/Guru Besar Fahutan Aaggaa Scnat/Guru Besar Fahutan 79. Prof&.I.G. F. MF Anggoa Scm/Guru Besar Fahum 80. Soanmo Tjjo Anggoar Scnat/Guru Besar Fateta 81. ProfDrJr. H. 85. Prof&. H. Winuno 82 Prof-DrW&5ljwhTjj 83. Sitti Soaarmi Tjo 86. ProfDr. MDrk. .

NawanpriSugiri 87. Aisjah Girindra -Senat/Guru Besar Fateta Aaggocr S~W/GUN Besar Fateta Anggota Senat/Guru Besar Fmipa hggota Scnat/Guru Besar Fmipa Anggota Senat/Guru Besar Fmipa Anggata Senat/Guru Besar Fmipa Seaat/Guru Besar Fmipa . ProfDr.

Gunung Gede. Ti*. 312708 BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN gEMAwsISwmw Jalan Raya Pajajaran. 3230SVPwawPt 203. 323081 Fax.LAMPIRAN 111 ALAMAT gANTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR KANTOR PUSATrnrnRAT Jalan Rap Pajajaran. BarBogor. 205. BaranatrPSiang. Ti*. Bogor 16144.285 BIRO ADMINISTRASI UMUM (W Jalan Raya Pajajaran. Bogor. .

Tilp. Bogor. Bogor. 321024 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN TEKN0UK. Bogor.218 LEMBAGA SUMBERDAYA INFO-1 (LSI) Kampus IPB Darmaga. Bogor. 327751 dan 32308lJ Pesawat 293. 314980 PUSAT ANTAR . Tilp. 321024 PUSAT PENELITIAN LING KUNGAN HIDUP Kampus IPB Darmaga. 328140 -BAGA PENEL(IJP) Jalan Raya Pajajaran.I PANGAN (PUSBANGTEPA) n. Tilp. Tilp.328105 LEMBAGA PENGABDIAN PADA MAmmmAT Jalan Raya Pajajamq Baraaaq&q. -US IPB D~ Bogor. Gunung Gede. Tilp. Telp.

Bogor. 1. 323161-322057 -32#H8 . 237 FAKULTAS KEDOgTERAN HEWAN @W Jalan Taman kencana No.UNIYERSITAS (PAW Kampus IPB Darmaga. Telp. Tilp. BarBogor. 323848 FAKULTAS PERTANIAN (FAPERTA) Jalan Raya Pajajaran. 6. Tilp. Tilp. 32308l/Pesawat 27l. Bogor. Bogor. 311804 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN BIOLQGI TROPIKA (BIOTROP) Jalan Raya Tajur Km.

Bogor.321062 FAKULTAS KEHUTANAN (FAHUTAN) Kampus IPB Darmaga. Baranangsiang. 207. 321567 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) Kampus IPB Darmaga. Kotak Pos 122.254 PROCRAM PASCA SARJANA (PPS) . Bogor. Tilp. 322167 FAKULTAS PETERNAKAN (FAPET) Jalan Raya Pajajaran. Tilp.321819 FAKULTAS MATEMATMA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FAMIPA) Jalan Raya Pajajaran.PAKULTAS PERIKANAN (FAPEIUKAN) Kampus IPB Darmaga. 321061. Bogor. 321810. Bogor Tilp. Bogor. Tilp. 32308lPesawat 206. Gunung Gede. Tilp. Kotak Pos 69.

Baranangsiang. Bogor. Bogor. Tip. Bogor. Bogor. Baranangiang. Tilp.213 BIMBINGAN KONSELING Jalan Raya Pajajaran. 321024 UPT KOMPUTER Jalan Raya Pajajaran.Jalan Raya Pajajaran. 32308lPesawat 815 UPT PERPUSTAKAAN PUSAT Kampus IPB Darmaga. Baranangsiang. Tilp. Tilp. Tip. Baranangsiang. Tilp. Baranangsiang. 32308Wesawat 245. Bogor. 323081/Pesawat 200 BADAN PENGEMBANGAN (BPI Jdan Raya Pajajaran. Baranangsiang. Tilp. Bogor.264 DIREKTORAT TINGKAT PERSWAN BERSAMA (DTPB) Jalan Raya Pajajaran. Bogor. 32308Wesawat 244 . 32308VPesawat 2J2 LABORATORIUM BAHASA Jalan Raya Pajajaran. 32308VPesawat 202.

Bogor. Bogor. Gunung Gede. Tip. Tilp. Baranangsiang.PUSAT KEGIATAN MAHASISWA (PW Jalan Raya Pajajaran. Baranangsiang. Tilp. 323081/Pesawat 215 . 32308UPesawat 289 POSKO MENWA IPB Jalan Raya Pajajaran. 327363 POS SATPAM IPB PUSAT Jalan Raya Pajajaran. Bogor.

SINDANGBARANG 7. CIKARAWANG 4. SUKAMANTRI 9. BABAKAN 3. JONOGOL 2. PASIR SARONGGE 1 1.f LOKASI KAMPUS DAN KEBUN PERCOBAAN IPB 44UT JAWA KETERANGAN : m KEBUN PERCOBAAN 1. DARMAGA 5. CIBODAS 6. PASIRKUDA 8. TAJUR 10. GUNUNG WALAT 11 .

PETA SlTUASl KAMPUS IPB TAMAN KENCANA .

FAKULTAS KEHUTANAN 4. MENAPA AIR BAR) 23. PERUMAHANPKUWN IPB 18. PEAWIUHAN DOSEN 11. FMULTAS TCKNOUMI PEATANIAN 22. FAKULTAS PERTAMAN 2.f I PETA SITUASI KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR ( LUAS HA KETERANGAN: 1. ASAMMPVTERA 0. AGRAMAPUTERI 10. KEBUN PERCOBMN AQRONOMI. KEBUN PERCOBMN UNllJK PROORAM DIPLOMA 12. MBVN PEACOBMN BABAKAN 17. PENJERNIHAN AIR ll . RUANQKWUH 13. QEWNOOUH RAGA a. PENJERNiMNA)CI 7. BP3!iP 15. 'LANDHU18' 5. KMAM P RR(ANAN 18. WSAT PENamAN LlNQKlJNGAN HIDUP 21. LEMW SUMRERDAYA INFORMASIPRXRAM PENDDWN JARAK JAUH 20. AUANGUBEL 8. WSBANGTEPA 14.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful