BUKU PANDUAN t PROGRAM SARJANA 1990 1994 INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Hal. KATA PENGANTAR ................................... vii I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR .................... 1 A. GAMBARAN UMUM ........................... 1 Sejarah Ringkas ..................................1 Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor ............. 2 Definisi Pertanian dalam Arti Luas ................. 2 Modal Dasar Institut Pertanian Bogor ............... 2 Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor .............. 2 Pengertian Lambang ............................. 3 Organisasi Institut Pertanian Bogor ................. 3 Lokasi Kampus .................................. 3 B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN ........... 4 Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan ................ 4 Unit Pelaksana Teknis Komputer ................... 4 Laboratorium Bahasa ............................. 5 Percetakan ...................................... 5 Penerbitan ...................................... 5 Pelayanan Kesehatan ............................. 5 Apotik ........................................ 5 Pelayanan Pos dan Telekomunikasi ................. 5 Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan ............ 6 Bimbiian dan Konseling ......................... 6 Beasiswa ........................................ 6 Asrama Mahasiswa ............................... 6 Fasilitas Olah Raga Mahasiswa ..............

7 Pelayanan Bank .................................. 7 Kafetaria ....................................... 7 Aula dan Gedung Serba Guna ..................... 7 Tempat Peribadatan .............................. 7 Himpunan Alumni ............................... 8 C. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL ..... 9 Pimpinan ........................................ 9

Hal. Pembantu Pimpinan .............................. 9 Unsur Pelaksana ................................. 9 Unsur Penunjang .............................. 11 Badan Non Struktural .......................... 11 I1 . PELAKSANAAN PENDIDIKAN ..................... 12 A. UMUM ..................................... 12 Tujuan Umum Program Stratum 1 (S 1) ....... 12 Pengertian Dasar .......................... 12 Masa Pendidikan .......................... 13 Tata Tertib Perkuliahan ..................... 13 Tata Tertib Ujian .......................... 14 Sanksi Akademik .......................... 16 Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan .... 16 Sumbangan Pembinaan Pendidian ........... 18 Kalender Akademik IPB Tahun 199011991 ..... 18 B. JENJANG PENDIDIKAN .................... 21 1. Tingkat Persiapan Bersama ............... 21 1.1 Tujuan Pendidikan .................. 21 1.2 Organisasi dan Personel ......... : .... 21 1.3 Kurikulum .........................231 1.4 Silabi .............................. 22

2. Fakultas Pertanian ....................... 28 Tujuan Umum Program Sarjana (SI) ....... 28 2.1 Tujuan Pendidikan .................. 28 2.2 Sistem Pendidikan ................... 28 2.3 Organisasi dan Personel .............. 29 2.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 34 2.5 Silabi .............................. 59 2.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 103 3. Fakultas Kedokteran Hewan ..............115 3.1 Tujuan Pendidikan ..................115 3.2 Organisasi dan Personel .............. 116 3.3 Program Studi dan Kurikulum .........118 3.4 Silabi .............................. 121

Hal. 3.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 136 4. Fakultas Perikanan ....................... 143 4.1 Tujuan Pendidiian .................. 143 4.2 Organisasi dan Personel .............. 143 4.3 Semester Bersama Fakultas Perikanan . 145 4.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .146 4.5 Silabi ..............................158 4.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 193 5. FakultasPeternakan ..................... %1 5.1 Tujuan Pendidikan .................. 201 5.2 Organisai dan Personel ............... 201 5.3 Program Studi dan Kurikulum ......... 203 5.4 Silabi .............................. 205 5.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 226 6. Fakultas Kehutanan .....................233 6.1 Tujuan Pendidikan .................. 233 6.2 Organisasi dan Personel .............. 234 6.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 235 6.4 Silabi ..............................246 6.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........280 7. Fakultas Teknologi Pertanian .............. 285 7.1 Tujuan Pendidikan ..................285 7.2 Organisasi dan Personel .............. 285 7.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .288 7.4 Siiabi ..............................304 7.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 333 8. Fakultas Matematika dan IPA ............. 339 8.1 Tujuan

Pendidikan ................... 339 8.2 Organisasi dan Personel .............. 340 8.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .343 8.4 Silabi ..............................364 8.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........416

Hal. I11 .LEMBAGA PENELITIAN .......................... 423 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 423 IV. LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT . . 426 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 4% LAMPIRAN -LAMPIRAN ............................. 428

KATA PENGANTAR Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelurnnya, Buku Panduan IPB ini mengalami perubahan dan perbaikan yang disesuaikan dengan perkembangan, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku dengan .memperhatikan masukan-masukan dari semua unit kerja di Institut Pertanian Bogor. Beberapa perubahan dan perbaikan yang diiakukan dalam Buku Panduan ini di antaranya: mata kuliah, silabus, peraturan administrasi akademik, pimpinan, dan dosen serta sarana dan prasarana kampus. Dengan diterbitkannya Buku Panduan ini diharapkan agar semua staf pengajar dan mahasiswa mempunyai pedoman di samping penjabarannya secara rinci berupa pedoman yang diterbitkan di Fakultas. Mudah-mudahan Buku Panduan ini dapat bermanfaat. Kritik dan saran senantiasa kami nantikan demi penyempurnaan panduan ini. Kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan panduan IPB kami ucapkan terima kasih. A.n. Rektor Pembantu Rehor 1, Prof. Dr.Ir. H. SADAN WIDARMANA, MSc. NIP. l3021U)44

I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR A. GAMBARAN UMUM Institut Pertanian Bogor adalah kelanjutan hidup dari lembagalembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian dan kedokteran hewan pada awal abad ke-U) ini, didirikan berdasar S.K. Menteri PTIP No. 9U1%3 dan disahkan oleh S.K. Presiden RI No. 279111965. Sejarah Ringkas Tahap Embrio (1941-1%3), dimulai dengan pendirian "Landbouwkundige Faculteit-ada tanggal 31 Oktober 1941, disusul dengan pembentukan Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan pada tahun 1946. Pada tahun 1948 perguruan tinggi ini dijadikan "Faculteit voor Diergeneeskunde"di samping "Faculteit voor Landbouwwetenschappen" yang menjadi bagian dari "Universiteit van Indonesien di Kampus Bogor. Setelah mengalami beberapa perubahan nama, kedua fakultas ini pada tahun 1%3 memisahkan diri dari Universitas Indonesia untuk menjadi Institut Pertanian Bogor. Tahap Kelahiran dan Pertumbuhan (1%3-1975), ditandai dengan lahirnya beberapa fakultas baru yang menjadikan IPB semakii mampu dalam menangani pendidikan tinggi pertanian. Pada tahap ini IPB mempunyai 6 fakultas, yaitu Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan serta Rknologi dan Mekanisasi Pertanian. Pada akhir tahap ini dibentuk pula Sekolah Pasca Sarjana. Sejak tahun 1976, IPB memasuki Tahap Pendewasaan yang ditandai dengan proses pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan di Kampus

Darmaga, Bogor berdasarkan pertumbuhan jumlah civitas akademikanya. Dua fakultas baru lahir pada tahap ini, yaitu Fakultas Politeknik Pertanian dan Fakultas Matematika dan Ilrnu Pengetahuan Alam. Adapun Sekolah Pasca Sarjana dijadikan Fakultas Pascasarjana dan Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian diubah namanya menjadi Fakultas Eknologi Pertanian. IPB telah dapat membuktikan dirinya sebagai perguruan tinggi terkemuka, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Sebagai pelopor pengembangan pertanian modern, IPB telah melahirkan berbagai gagasan yang setelah melalui proyek percobaan

dijadikan model bagi pengembangan pertanian nasional. Dalam bidang pendidikan tinggi, IPB menjadi pencetus dan pelopor studi sarjana 4 tahun, penerimaan mahasiswa berbakat, serta perintis pembentukan Sekolah Pasca Sarjana &Indonesia. Pada saat ini IPB menerima mahasiswa baru melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dengan jumlah sekitar 1.650 orang setiap tahun. Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor Institut Pertanian Bogor adalah Perguruan Tinggi yang merasa berkewajiban menjadi suatu pusat pengembangan masyarakat Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 melalui pembangunan pertanian ddam arti luas yang dilaksanakan melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Definisi Pertanian dalam Arti Luas Dengan Pertanian dalam Arti Luas dimaksudkan seluruh mata rantai proses pemanenan energi surya secara langsung dan tak langsung melalui fotosintesis dan proses pendukung lainnya untuk kehidupan manusia, yang mencakup aspek ilmu pengetahuan, teknologi dan kemasyarakatan. Modal Dasar Institut Pertanian Bogor Modal dasar Institut Pertanian Bogor adalah: 1. Perangkat lunak yaitu staf engajar Institut Pertanian Bogor, yang terdiri atas tenaga akademi E dalam berbagai bidang dan jurusan. 2. Perangkat keras yaitu gedung-gedung, laboratorium, lapangan percobaan dan sarana lainnya yang menjadi tempat melakukan Tridarma Perguruan Tinggi. 3. Perangkat kokoh sebagai hasil interaksi perangkat lunak dan eran at keras berupa motivasi untuk selalu berusaha menempaten 8.

rl di garis depan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor Tbjuan dasar Institut Pertanian Bogor addah: melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi sesuai dengan falsafah dasarnya, pemanfaatan, pelestarian dan pengembangan modal dasar dengan efsien untuk kepentingan kemanusiaan dan masyarakat di masa kini dan masa depan.

Pengertian Lambang Lambang Institut Pertanian Bogor mencerminkan pertumbuhan Institut Pertanian Bogor sebagai suatu lembaga pendidikan sumber ilmu dan teknologi, dan akan seldu maju, tumbuh terus dan mengamalkan Tkidarma Perguruan Tiggi dengan berlandaskan Panwila. Bentuk bundar menggambarkan bahwa ilrnu tersebut tidak ada batasnya, selalu berkembang dan bertambah. Warna dasar biu melambangkan bahwa Institut Pertanian Bogor termasuk kelompok teknologi. Gambar buku terbuka melambangkan Institut Pertanian Bogo~ sebagai suxiber ilmu. Cabang tiga yang timbul dari buku melambangkan Tridarma Perguruan Tinggi. Kelima ujung helai daun melambangkan lima Fakultas pertama pada waktu IPB berdiri dan bahwa Tridarma itu dilaksanakan berasaskan Panwila. Organisasi Institut Pertanian Bogor Sesuai dengan S.K. Presiden No.46 Tahun 1982, Institut Pertanian Bogor dipimpin oleh Rektor dengan dibantu oleh para Pembantu Rektor. Rektor diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Republik Indonesia. Senat Institut Pertanian Bogor adalah badan normatif tertinggi di Institut, sedangkan di aingkat Fakultas terdapat Senat Fakultas yang diketuai oleh Dekan. Rektor adalah Ketua Senat Institut Pertanian Bogor. Dewan Penyantun Institut Pertanian Bogor adalah dewan yang mewadahi tokoh-tokoh masyarakat dan merupakan jembatan antara

masyarakat dan Institut Pertanian Bogor. Dalam menjalankan tugas-tugasnya, Rektor dibantu pula oleh Biro, Fakultas, Lembaga, Jurusan, Unit Pelaksana Rknis Institut Pertanian Bogor. Lokasi Kampus Kampus Institut Pertanian Bogor terdapat di empat tempat. Kantor Pimpinan, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama, UPT Komputer, Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, Aula Institut Pertanian Bogor, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Pasca Sarjana bertempat di Kampus Baranangsiang, Jalan Raya

~gjajaran Bogor, Fakultas Kedokteran Hewan di Taman Kencana, sedangkan Fakultas Peternakan, sebagian Laboratorium dan Jurusan dari Fakultas Kedokteran Hewan, Lembaga Penelitian, dan Biro Administrasi Umum terletak di Kampus Gunung Gede. Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Gedung Kantor Pusat Antar Universitas (PAU), Fakultas Perikanan, Lembaga Sumberdaya Informasi, Perpustakaan Pusat, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH), Kebun Percobaan Darmaga, sebagian Asrama Mahasiswa, dan Perumahan Dosen terletak di Kampus Darmaga, kurang lebih 12 km ke arah Barat dari Kota Bogor. B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Perpustakaan Institut Pertanian Bogor mempunyai koleksi buku sekitar 2.021 judul dengan exemplar 3.097, majalah 940 judul dengan exemplar 2.170 dan 822 judul dengan exemplar 1.005dokumentasi IPB yang terdiri dari skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis ilmiah staf pengajar IPB, serta koleksi pandang dengar yang terdiri dari: mikrofs 800 judul buku referensi dan 43 judul majalah, mikrofrlm 9 judul, kaset 50 buah dan slide50buah, yang terdapat di Perpustakaan JurusanSivitas Akademika Institut Pertanian Bogor berhak menerima pelayanan perpustakaan. Perpustakaan dibuka pada setiap hari kerja. Perpustakaan Pusat menerima pembuatan fotokopi Unit Pelaksana Teknis Komputer

Gedung untuk pusat pengelolaan data ini terletak di Kampus Baranangsiang.Z buah disc drive 10 MB.220 berkapasitas 300 MB. . Di samping itu tersedia pula 8 buah mikrokomputer IBM PCIXT dan dua buah printer IBM. 2buah line printer LP-300. Pusat ini menjadi laboratorium komputasi dan dikelola oleh Jurusan Statistik. Pusat ini dilengkapi dengan komputer PERKIN ELMER 3.

Penerbitan Berita Institut Pertanian Bogor merupakan media komunikasi antar Institut Pertanian Bogor di samping penerbitan-penerbitan berkala. jurusan. laporan atau tesis mahasiswa. yang dapat dimanfaatkan oleh setiap warga Institut Pertanian Bogor. bulanan. dan organisasi profesi. bersifat umum. publikasi. senat mahasiswa.Laboratorium Bahasa Laboratorium ini dapat dimanfaatkan untuk latihan bahasa Inggris dan bahasa lainnya. tersedia juga Cabang Apotik Kimia Farma yang berada di Kantor Pusat Baranangsiang. Laboratorium ini terdapat di Kampus Baranangsiang. Apotik Untuk memudahkan pelayanan pembelian obat-obatan yang tidak tersedia di Poliklinik IPB. Percetakan Percetakan Institut Pertanian Bogor yang terletak di Karnpus Darmaga berfungsi untuk mencetak penuntun kuliah. Pelayanan Kesehatan Bagi warga Institut Pertanian Bogor disediakan klinii kesehatan yang terletak di Kampus Baranangsiang yang diasuh oleh tiga orang dokter dan dibuka setiap hari kerja. Pelayanan Pos dan . Pelayanan umurnnya ditujukan kepada warga Institut Pertanian Bogor yang memerlukannya. ilmiah dan populer dari fakultas.

Telekomunikasi Pelayanan sarana komunikasi yang menyangkut keperluan surat menyurat. telex dan facsimile. tab-. masing-masing berlokasi di Kampus Baranangsiang. . Taman Kencana. Di Kampus IPB Darmaga tersedia Warung Pos dan Telekomunikasi yang dapat melayani keperluan pos dan telekomunikasi seperti telepon. pengiriman dan pengambilan wesel paket. pembayaran iuran TV dan lain-lain tersedia 3 buah Kantor Pos Cabang.

terdiri atas 10 asrama berkapasitas di atas 50orang. asrama Sylvalestari. Selain itu juga mahasiswa IPB mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa dari pemerintah daerah. Bimbingan dan Konseling Bagi mahasiswa disediakan Tim Bimbimgan dan Konseling yang terdiri atas dosen-dosen yang disebut konselor dengan bantuan beberapa psikolog. baik mengenai pendidikan maupun masalah pribadi mahasiswa.Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan Untuk kepentingan kependidikan. Institut Pertanian Bogor menyediakan lahan percobaan yang lokasinya tersebar di Bogor dan sekitarnya. asrama Sylvasari. asrama Putri Darmaga. yaitu asrama Ekalokasari di Tajur. Ekasari dan Velicia di Sempur. dan kehidupan kampus. Wsma . Sukabumi. Asrama Mahasiswa Institut Pertanian Bogor menyediakan asrama mahasiswa dengan kapasitas penghuni sekitar 615 mahasiswa. dan suatu waktu menunjukkan prestasi yang sangat berguna bagi masyarakat. seluas 336 ha dan hutan pendidikan seluas lebih kurang 350 ha di Gunung Walat. badan swasta. Pelayanan ditujukan terutama bagi mahasiswa tingkat persiapan untuk mendapatkan bantuan menghadapi kesukaran yang dialami. Pondok Darmaga di Darmaga. asrama Putri Baranangsiang. bangsa dan negara. yang luar biasa kepandaian dan bakatnya. penyesuaian cara belajar. serta perorangan. yang orang tuanya tidak mampu. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Beasiswa Pemerintah memberikan beasiswa dan darmasiswa yang terutama ditujukan kepada mahasiswa tingkat dua. yang orang tuanya telah berjasa terhadap negara.

. Juanda.Raya di Jalan Ir. H. cuci. seterika. tidur. dan sarana olahraga ringan. ruang rekreasi dengan radio dan TV. Sarana yang tersedia mencakup sarana untuk keperluan makan.

Selain itu pada setiap fakultas disediakan pula sarana olahraga untuk warga IPB. Gedung Olahraga di Kampus Darmaga merupakan sarana olahraga ruang tertutup bagi warga Institut Pertanian Bbgor. Di Kampus IPB Darmaga telah dibangun Auditorium berkapasitas 4. Pelayanan Bank BNI 1946 Cabang Bogor memberikan pelayanan bagi warga IPB dan masyarakat umum. di samping kafetaria yang disediakan oleh fakultas dan kampus lain. bola taw. Aula dan Gedung Serba Guoa Untuk kesenian dan kegiatan lain yang memerlukan ruanglaula pertunjukan. volley. Aula Ekalokasari di 'hjur. dan Gedung Olahraga di Kampus Darmaga. bola basket dan softball.000 orang.Fasilitas Olahraga Mahasiswa Lapangan olahraga di Kampus Baranangsiang menyediakan sarana untuk olahraga atletik. Kafetaria Kampus Baranangsiang (Kampus Pusat) menyediakan pula kafetaria yang dibuka setiap hari kerja. sepak bola. tersedia Aula Kantor Pusat IPB dan Ada Agronomi di Kampus Baranangsiang. Adanya Bank tersebut di IPB menambah kelengkapan sarana pelayanan yang turut menunjang bagi para mahasiswa membayar SPP dan yang menyangkut perbankan. Kafetaria ini melayani warga IPB dan umum. Tempat Peribadatan Untuk kepentingan peribadatan khusus .

tersedia Mesjid Al-Gifari yang biasa menampung jamaah lebii kurang 800 orang.bagi pemeluk agarna Islam. pembinaan kerohanian. juga tersedia perpustakaan di Mesjid Al-Gifari IPB. . Di samping itu terdapat pula Mushalla di Kantor Pusat IPB dan Mesjid Al-Hurriyah di Kampus IPB Darmaga. sosial. Untuk liegiatankegiatan yang menyangkut pengembangan pendidikan agama.

Untuk mencapai tujuan tersebut perhimpunan berusaha: a. dengan jalan memblna hubunganAlmamater dengan Alumninya dan antara Alumni sesamanya. masyarakat dan sebaliknya. Memanfaatkan hasil-hasil penelitian dan kemajuan ilmu yang ada di Almamater untuk kepentingan Alumni. b. Menghimpun pengalaman-pengalaman para Alumni untuk disambung guna kepentingan Almamater dengan jalan mengadakan seminar-seminar. Menyelenggarakan hubungan dan kerjasama yangerat'd~ngan perhimpunan-perhimpunan yan mempunyai sifat dan tujuan yang sama. baik di dalam maupun 8i luar negeri. c. mengikutsertakan Alumni dalam perkembangan kurikulum. menerbitkan berita berkala dan sebagainya. e. Pimpinan Pusat terdiri atas Dewan Penyantun dan Sekretariat yang ada di bawah Dewan Penyantun terdiri atas 10 (sepuluh) orang yang di ilih oleh dan dari para anggota dalam rapat anggota untuk masa . praktek-praktek mahasiswanya. Mengikutsertakan Alumni dalam pemikirardpenyalurardmenempatkan tenaga-tenaga Alumni laimya.Himpunan Alumni Riwayat: Alumni Institut Pertanian Bogor pada pertemuannya yang berlangsung pada tanggal 5 September 1970 telah bersepakat membentuk Himpunan Alumni IPB (HAIPB) yang bertujuan untuk: a. menyelenggarakan hari Alumni di Kampus. Pimpi~tan Pedti~npurtart: a. d. Membina Almamater untuk dapat melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi Almamater. b. Membina Alumni untuk memenuhi tupasnya sebapai Sarjana sesuai dengan cita-cita Almamater. Men adakan inventarisasi men enai keadaan Alumni dalam arti yang k uas dan menyiarkan kepa d a segenap anggota hlmpunan.

Telp. Alamat: Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HAIPB) Kantor Pusat IPB. Jalan Raya Pajajaran. Perwakilan di tiap Propinsi diatur pelaksanaannya oleh Anggaran Rumah Tangga. . (0251) 323081 dan 325393. b.ja f atan 5 tahun.

Administrasi dan Keuangan (PR 11) Pembantu Rektor III/Bi: Dr.C. Penelitian. M. MSAE ?q dang Kemahasiswaan (PR 111) PEMBANTU PIMPINAN Biro Administrasi Akade-: Ir. Pengabdian pada Masyarakat (PR I) Pembantu Rektor II/Bidang : Dr. Anwar Nur. Ir. Anshary Chaeruddin. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL Rektor : Prof. Kepala mik dan Kemahasiswaan Biro Administrasi Umum : Ir. Sitanala Arsyad Pembantu Rektor UBidang : P-Sadan Widarmana. . H. H.Sc. MSc. Eriyatno. Ir. Ir. Pendidikan dan Pengajaran. Abubakar Burniat. Moh. Sjafrida Manuwoto ?q. Dr. h. Kepala (BAUM) Fakultas Pertanian (Faperta) Dekan : Dr.

Sigit Fakultas Perikanan (Faperikan) Dekan : Dr.Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Dekan : Prof.Ir.Sc. MA PFakultas Teknolo Pertanian (~atet$ Dekan : Dr. R. Fakultas Matematika dan 1ku Pengetahuan Alam (FAMIPA) ~ekan : Prof. Edi Guhardja. M.Dr. Po? Fakultas Kehutanan (Fahutan) Dekan : Dr.Ir. Dudung Darusman. H. Sing$ H.Sc. DEA Fakultas Peternakan (Fapet) Dekan : Dr. Ir. Lily Amalia Sofyan.Dr. Lutfi Ibrahim Nasoetion yw Lembaga Pen abdian pada Masyarakat . MES Program Pasca Sarjana (PPS) Direktur : Prof. MSc Lembaga Penelitian (LP) Ketua : Dr. Ir. Ir. Muhammad Aman wirakarta-?T kusumah. H. M. Ismudi Muchsin. H. Dr. Barizi.

H.Ir.( I! PM) Ketua : Dr. Syafri Mangkuprawira PT .

Ir. M.Dr. Eriyatno. H. Ans0r.UNSUR PENUNJANG Unsur Pelaksana Teknis (UPT) Komputer Kepala : Dr. H.Ir.i Mattjik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Kepala : Drs. MSAE ?v .1r. H. Pallawarukka Lembapa SumberdayaInformasi (LSI) Kepala : Dr. Edi Guhardja. A. Yan Pietter Saragh BADAN NON STRUKTURAL Badan Pengembangan (BP) : Prof. b~e&a Pendidikan TingkatPersiapan Bersama (TPB) Direktur : Dr.Sc.

UMUM Tujuan Umum Wogram Stratum 1 (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0212/U/1982. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. PELARSANAAN PENDIDIKAN A. b. maupun masalah yang dihadapi masyarakat. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan.11. Menguasai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. Artinya program pendidikan suatu jenjang harus lengkap dari awal sampai . e. khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. maka tujuan Pendidikan Program Sarjana1 (Sl) adalah menghasilkan warga negara berk~al~kasi sebagai berikut: a. f. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi Yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam keglatan produkti ? dan pelayanan kepada masyarakat. menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. Pengertian Dasar Pengertian Semester Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan suatu jenjang. Bersifat terbuka. memahami. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya. d. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menemukan. c.

akhir yang penyelenggaraannya dibagi sewa semesteran. besarnya usaha yang diperlukan untuk . usahanya dibagi-bagi ke dalam program per semester. Dengan pengertian ini. Pengertian Satuan Kredit Semester (sics) Satuan Kredit Semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa. seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program satu jenjang lengkap. besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa.

Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa tercermin dalam laporan semesteran mahasiswa. Mata . 2. Besarnya beban studi mahasiswa dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks) dalam suam mata kuliah. Mahasiswa yang ada akhir suatu tahun akademik menda at Nilai Mutu Rata-rata &MR) tidak lebih daripada 1. Masa Pendidikan 1.30 dikeluar i an dari Institut Pertanian Bogor. 3. Lama masa pendidikan di Institut Pertanian Bogor bagi seorangmahasiswa Program Sarjana (S1) sampai lulus Sarjana adalah empat sampai enam tahun. serta besarnya usaha untuk menyelenggarb pendidikan di perguruan tinggi.menyelesaikan suatu program (apakah program semesteran atau program satu jenjang lengkap). Mahasiswa yq tidak lulus pada suatu -at diberi kesempatan menslang di tmgkat bersan tan hanya selama satu tahun. Artinya untuk mengikuti kuliah itu seorang mahasiiwa dibebani dengan beban studi sekian satuan kredit semester pada semester yang bersangkutan.

Semua mahasiswa Institut Pertanian Bogor diwajibkan me kuliah dan praktikum sekurang-kuran ya masing-masing80 dari P o seluruh kegiatan dalam semester aka B emik berlangsung. 5. 4. tetapi ternyata tidak naik tingkat lagi maka mahasiswa tersebut dikeluarkan dari Institut Pertanian Bogor. Apabii mahasiswa menda at cuti sakit yang lama berdasar swat keterangan dokter dan izin #ilpinan Fakultas atau ~irektur Tiiat Persiapan Bersama. maka cub sakit itu tidak diperhitungkan ke dalam lamanya masa pendidikan.kuliah yang wa'ib diulang ad 9'' ah mata kuliah yang memperoleh nilai mutu kurang dari c . Mahasiswa Pr am Pertanian Bogor hanya diperkenankanxa kali selama masa pendidikan untuk mencapai gelar mengulang itu tidak boleh pada tingkat yang sama. Apabila . Mahasiswa yang berhalangan mengikuti kuliah/praktikum karena suatu alasan yang san at penting harus menyampaikanpemberitahuan -a tertu' kepada dosen mata kuliah yang bersanfcutan atau kepada Komisi Pendidikan Fakultas. Apabila telah diberi kesempatan mengdang satu tahun. Tata Tertib Perkuiiahan 1. 2.

surat ini hams dilampiri dengan swat .ber alangan karena sakit.

uti u'ian akhir. Mahasiswa yang berhalangan meneruskan kuliah karena sakit ang lama sehin a terpaksa tidak dapat men B at Persiapan Bersama dan Kepala Biro Administrasi Akadem~k an Kemahasiswaan disertai permohonan untuk mengulangi kembali pendidikan pada tahun berikutnya. uis. Semua kegiatan ekstra kurikuler tidak boleh mengganggu kuliah/praktikum. Jam kerja akademik adalah mulai pukul7.keterangan dokter. Mahasiswa diwajibkan mengikuti semua ujian. Semua u Ian . u Ian pertengahan. diwa'i kan menyampa p& d an pemberitahuan kepa a Pem antu Dekan b f atau 3. Swat izin tersebut disahkan/ditandatangani oleh Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I Fakultas. Mahasiswa yang dengan sengaja tidak mengikuti ujianujian dianggap indisipliner. 4.00. ujian praktikum dan ujian akhir yang dia % akan6agisetiap mata kuliah. dan dalam keadaan tertentu dapat diperpanjang sampai malam hari. 5. 2. Tata Tertib Ujian 1.00 sampai 18. dinyatakan inhipliner dengan Surat Keputusan Pimpinan FakultasDirektw Tingkat Persiapan Bersama. Mahasiswa yang men+ alkan ke 'atan kurikuler yang sedang ber'alan tanpa lzin dari ~u3tur ~ink&Bt Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I.

: Kemahasiswaan melalui. Selama ujian ketertiban ujian diawasi oleh dosen yangbersangkutan dengan dibantu asisten dan pengawas ujian lmya. harus memberitahukan secara tertuh ke a& &sen mata bliah bersangkutan pada hari itu juga. 4. 5. Pengikut ujian harus membawa kartu mahasiiwa atau keterangan sementara dari Pembantu Dekan UDirektur Tiat PersiapanBersama. Pen ut ujian hams sudah siap di luar ruangan ujian 15 menit sebe v umnya ujian dimulai. Mahasiswa yang berhalangan menempuh ujian dalam masa yangtelah ditentukan karena suatu alasan ang san at enting atau sakit. disusul S engan surat keterangan dokter. panitia pengelola/penyusun jadwal masingmasing Fakultas. Mereka yan8 tidak membawa kartu mahasiswa tidak dibenarkan memasulu ruangan ujian. 6. asal ada persetujuan dari Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. 7. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian-u'ian karena suatu halangan yang sah dapat diikesempatan men&ti ujian susulan.dilaksanakan oleh dosen mata kuliah yang bersan dan ja dj. . 3. walnya diatur oleh Biro Administrasi Akademp.

Selama mengikuti ujian tidak diperkenankan mencbntoh. D te ah dilakukan. 9. 11. Pengikut ujian tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan ujian sebelum dipersilahkan oleh pengawas. Semua kertas yang diterima dari awas ujian (kertas pekerjaan dan soal ujian) harus diserahkan l3 . akan sehubungan dengan tata tertib yang disebutkan ya butirTakan mendapaf pe atan dari pe14. Setiap tindakan y menc S am hal tindakan pelanggaran~tu 9 ngawas ujian. Segala sesuatu yang diperlukan selama berlangsunpya ujian harus diminta melalm engawas ujian. bercakap-caka . pengawas uiian akan menarik kembali segala pekerjaan ujian dan pelanggar &persilahkan meninggalkan ruangan ujian. I bertanya dan membcritg perid sod-sod ujian kepada peng&t ujian yang lain. 15. Sewaktu mengikuti ujian mahasiswa tidak dibolehkan merokok. Barang-barang lain harus ditinggalkan pada tempat yang telah ditetapkan oleh pengawas. Untuk hal itu pengkut u :an cukupmemberi isyarat 1 epada *engawas ujian deng= mengan$at tangan. 12. Pengikut ujian harus menempati tempat duduk yang ditetapkan oleh pengawas ujian. menin alkan u'ian tanpa kin. Pengikut ujian han a diperkenankan membawa alat-alat tulis menulis ke tempat d uduk. 16. W. 10.8. Mahasiswa yan nyata-nyata melakukan kecurangan dalam ujian (ada bukti yang 1 uat) akan mendapatkan hukuman indisipliner.

18. pengikut ujian tetap duduk dan baru meninggalkan tempat duduknya setelah ada isyarat dari pengawas ujian. Mahasiswa diharuskan berpakaian bersih. rapi dan sopan. 21. 20. Pengikut ujian ang belum selesai dengan peke rjaan setelah tanda ~aktu ujian ha g is diisyaratkan oleh pengawas ujian harus menghentikan pekerjaannya dengan segera. 17.em ali kepada pengawas ujian. Tata tertib lainnya y tidak tercantum di sini dapat diarahkan oleh dosen pengawas ujlan 7 ila dipandang perlu. Dalam ha1 seperti disebutkan pada butir 18. 19. Pengikut ujian yang telah selesai dengan pekerjaan sebelum waktu ujian habii dapat menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pengawas ujian dan kemudian meninggalkan ruang ujian. .

3. 2. Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan 1. Sanksi akademik ditetapkan oleh Dekan Fakultas dadatau Rektor IPB. serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku.Sanksi Akademik Sementara menunggu terbitnya suatu peraturan tentang sanksi akademik terhadap pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan akademik. maka diberikan nilai akhir B l! (berarti Belum Lengkap). suatu sanksi akademik akan diproses dengan memperhatikan aspek pelanggaran. selambat-lambatnya 4 minggu setelah dilaksanakannya ujian mata kuhah bersangkutan. Nilai suatu mata kuliah ialah nilai ang diberikan oleh dosen mata kuliah terhadap hasil yan diperole I mahasiswa sewa keseluruhan. nilai akhir belum dapat diberikan kepada mahasiswa pengikut mata kuliah tersebut berdasarkan alasan yang dapat dipertan ng-jawabkan serta tidak menyim ang dari p&" peraturan yang berla u. berat atau ringannya pelanggaran. Penentuan nilai akhir diakukan berdasarkan sekura -kurangnya Y ti a nilai u'ian bagian dari satu nil& praktikum bagi pe ajaran yang a f a prakt d umnya. atau ke ada Pembantu Dekan I/Sub Bagian B Akademik/Komisi Pendi ikan Fakultas. Jika menurut anggapan dosen. Dosen mengirim seluuh nilai tiap mahasiswa pen 'kut mata kuliah dalam bentuk Daftar Angka Kelas (DAK) rangap tiga kepada Direktur Tingkat Persiapan Bersama untuk mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama. .

5. Yang berupa angka disebut Angka Mutu (AM) dan yan berupa huruf disebut Huruf Mutu (HM). Makna Angka Mutu d an Huruf Mutu adalah sebagai berikut: . berupa ang l a b an huruf. kecuali yang masih mengandung nilai BL. Angka nilai akhir an tercatat di dalam DAK disebut Nilai Akhir (NA). Nilai ujian yang tertera di dalam DAK yang telah diterima oleh Direktur Tingkat Persia an Bersama atau Pembantu Dekan I dipin!. maka dienakan saki indisipliner untuk mata kuliah bersangkutan. 6. dahkan ke dalam naska Daftar Nilai Mahasiswa (DNM).pertimban an dosen yang sama sekali ti % ak memenuhi tata tertib ujian.

Tidak ada huruf mutu F b. Jumlah Kredit (JK) ialah semua kredit yang diperoleh dari semua mata kuliah dalam satu tahun kuliah dalam tingkat yang bersangkutan. apabila tidak memenuhi syarat butir 9 a. c.50 sedangkan tiap HM yang dicapahya tidak kurang dari B. b. Dasar-dasar perhitungan untuk penentuan kenaikan tingkat adalah sebagai berikut: a. Nilai Mutu (NM) suatu mata kuliah adalah AM dikalikan dengan Kredit (K) mata kuliah. apabila mencapai NMR untuk kelulusan Sarjana tidak kurang dari 3. NMR yang diperoleh tidak kurang dari 2. c. d.00. Selama masih ada nilai akhii BL. SANGAT MEMUASKAN. 8. CUM LAUDE. apabila tidak memenuhi syarat-syarat butir . Seoran mahasiswa pro ram Diploma (SO) dan Sarjana (Sl) dinyata&an naik tinglcat/luks pada akhir kdah apabila: a.HM AM Penilaian dengan angka A 4 Sangat Baik B 3 Baik C 2 Sedang D 1 Lulus Bersyarat F 0 Tidak Lulus BL Belum Lengkap 7. JM belum dapat ditentukan. Nilai Mutu Rata-rata (NMR) ialah hail bagi JM dengan JK. b. sedangkan tiap HM yang dicapainya tidak kurang dari C. BIASA. Prediiat kenaikan tingkatlkelulusan Program Diploma (S0)dan Sarjana (Sl) adalah: a.00 9. Jumlah Mutu (JM) ialah jumlah nilai mutu mata kuliah seorang mahasiswa tersebut pada suatu tingkat tertentu. akan tetapi mencapai NMR yang tidak kurang dari 3.

9 a. dan bagi mahasiswa pengulang. 10. 9 b. . Syarat kelulusan b mahasiswa Pasca sarjana dicantumkan dalam buku panduan Fak 3' tas Pasca sarjh.

adalah sumbangan yang dikenakan wa'ib bayar untuk digunakan bagi keperluan penyelenggaraan dan pembnaan pendidikan. PERSIAPAN UNTUK DAN KF. Setiap mahasiswa IPB wajib membayar pada waktu yan telah ditentukan oleh IPB di Bank Negara Indonesia 1946 ca % an daerah dengan mencantumkan Nama. Besarnya SPP. 3. 5. Tingkat. sesuai dengan ketentuan P Menteri Pendidi an dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kuliah AIih Semester : 25 Juni s/d 22 Agustus 1990 3. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juli s/d September 1990 . Alamat pengirim. 4.cIATAN DALAM SEMESTER GANJlL 1. Jurusan. Fakultas. Sumbangan Pembinaan Pendidikan dibayar untuk setiap semester dalam satu tahun akademik. Nomor Pokok Mahasiswa. Setiap mahasiswa Institut Pertanian Bogor wajib membayar SPP. KALENDER AKADEMIK INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN 199011991 A.Sumbangan Pembinaan Pendidikan 1. pembayaran untuk semester tahun akademik yang mana. Sumbangan Pembinaan Pendidikan yang selanjutnya disingkat SPP. 2. Besarnya SPP dan tambahan biaya praktikum untuk setiap tahun akademik diteta kan oleh Rektor IPB. Penerimaan Mahasiswa Jalur USMI : 19 dd 23 Juni 1990 2.

Masa Pembayaran SPP Semester Ganjil dan Pendaftaran Ulang 1990/1991 : 6s/d31Agustus 1990 7. Penerimaan Mahasiswa Jalur UMPTN : 20 sld 22 Agustus 1990 .4. Pen muman Hasil Evaluasi ~tu8Akhir~ahun : 24 Juli 1990 198911990 5. Penjurusan Mahasiswa Tingkat I1 : 24 Juli s/d 26 Agustus 1990 6.

Awal Semester I1 199011991 : 4 Pebruari 1991 17. Akhir Semester I1 199011991 : 1Juni 1991 20. Masa Persiapan Ujian 9 dd 12 Januari 1991 13.8. Masa U'ian Akhir Semester I 1990/1941 14 dd 26 Januari 1991 14. Libur Akademis : 15 sld 20 April 1991 19. Libur Antar Semester 28 Januari dd 2 Pebruari 1991 B. Masa U'ian Akhir Semester I1 199011d1 : 10 sld 22 Juni 1991 22. Akhir Semester I 1990J1991 : 8Januari 1991 12. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I : Pebruari s/d April 1991 18. Pembayaran SPP Semester 11 199011991 14 dd 26 Januari 1991 15. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 Jalur USMI : Juni 1991 . Pen enalan Kehidupan Karnpus dan % enataran P4 : 27 Agustus dd 8September 1990 9. KEGIATAN DALAM SEMESTERGENAP 16. Masa Persiapan Ujian : 3sJd8 Juni 1991 21. Awal Semester I 1990J1991 10 September 1990 10. Libur Akademis 24 Desember 1990 dd 1 Januari 1991 11.

Pen muman Hasil Evaluasi Stufikhir Tahun 199011991 : 23 Juli 1991 28.23. Kuliah Alih Semester : Juni sld Agustus 1991 25. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 UMPTN : Agustus 1991 24. Masa Penerimaan Formulir Hasil Pemilihan Fakultasl Jurusan 199011991 : 23 Juli s/d 1Agustus 1991 . Kuliah Ke ja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juni sld Agustus 1991 26. Libur Antar Semester : 23 Juni sld 8 September 1991 27.

29. . JADWAL PENGANUGERAHAN WAZAWWISUDA IPB TAHUN 199011991 Tahap I : Tanggal 29 September 1990 Tahap I1 : Tanggal 26 Januari 1991 Tahap I11 : Tanggal 25 Mei 1991 Catatan : Hari Libur disesuaikan dengan pengumurnan pemerintah. Pembayaran SPP Semester I/ Daftar Ulang Mahasiswa 199111992 : 5 sld Agustus 1991 30. Pengenalan Kehidupan Kampus dan Penataran P4 : Agustus 1991 31. Pengumuman Hasil Pemilihan FakultasIJurusan 1991 : 24 Agustus 1991 Rencana Awal Semester 1199111992: 9 September 1991 C.

Matakuliah Kredit Semester I MAT 103 KIM 101 Dasar I MKU 100 SEP 102 Pengantar Matematika Kima Pengantar Ilmu Pertanian Pengantar Ilmu Ekonomi . Pallawarukka Sekretaris : Ir. TUIUAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor diwajibkan mengikuti program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama yang bersifat umum dan berlangsung selama dua semester.2. dan mempertimbangkan keadaan sosial dan budaya dalam setiap tindakan yang dilakukan. TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA 1.3. H. Program ini bertujuan memberikan landasan kepada mahasiswa untuk dapat mengikuti tahap-tahap pendidikan berikutnya. Ir. KURIKULUM No. Ansori Mattjik Wakid Direktur Bidang Kemahasiswaan : Ir. 1. MS 1. JENJANG PENDIDIKAN 1. Muhammad Raswin. Program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama dielola oleh Direktorat Tingkat Persiapan Bersama IPB.1. Yonny Koesmaryono. ORGANISASI DAN PERSONEL Direktur : Dr.B. memperkenalkan wawasan lingkungan hidup.A. MS Wakil Direktur Bidang Akademik : Dr.

.

Sentester I (Lanjutan) MKU 111MKU 115 *) Pendidikan Agama BIO 101 Biolo~i Umum MKI 121 Pendidikan Moral Pancasila Jumlah: 17 sks Semester 2 MAT 121 Kalkulus MKU 131 Pendidikan Kewiraan MKU 141 Bahasa Indonesia MKU 142 KIM 102 Bahasa Inggris Kimia Dasar I1 SEP 121 Sosiologi Pedesaan GFM l31 FXia Dasar Jumlah: 19 sks Jumlah Semester1-2: 36 sks * > 1-i MKU 111 Pendidilcan Agama Islam 2 2-0 MKU112 PendidikanAgama Kristen Protestan 2 2-0 MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik MKU 114 Pendidikan Agama Hindu 2 2-0 MKU 115 Pendidikan Agama Budha 2 2 2 2-0 1. SZLABI MAT103 Pengantar Matematika 3 (3-0) 1 .4.

Helwah Balfas S taf . Pengantar Hitung Peluang. Gugus Persamaan Linear. Gugus Ganda Cartecius. Aljabar Pernyataan.Gugus dan Pengolahannya. Vektor dan Matriks. Hubungan Fungsi dan Pengolahannya. Induksi Matematika.

Hukum I. Luas dan Volume Benda Putar. Daya. Anwar Nur Staf GFM 131 Fisika Dasar 3 (2-3) 2 Satuan Dasar dan Vektor. Keja. Kecekungan Fungsi. Antiturunan. Fungsi Transendan. Momentum dan Impuls. Reaksi Oksidasi Reduksi. Integral Tentu. Pengenalan Kimia Organik.K. Gas. Menggambar Grafik Fungsi. Teori Atom. Dasar-dasar Ikatan Kimia. Termodinamika. Masalah Optimasi. Maksirnum dan Minimum Fungsi (mutlak. Darusman star KIM 102 Kimia Dasar 11 3 (3-0) 2 Termokimia. Daftar Periodik dan Sifat-Sifat Atom. Turunan Fungsi. Kinetika. Gerak SentripetaVSentrifugal . 11. Teorema Rolle dan Teorema Nilai Tengah. Latifah K. Persamaan-persamaan Gerak. Teorema Dasar Kalkulus. 111 Newton. N. Kirnia Inti. lokal). Campuran. Kimia Hayati dan Kimia Lingkungan.MAT112 Kalkulus 3 (3-0) 1 Limit dan Kekontinuan. Kesetimbangan dan AsamBasa. Kutha Ardana Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3 (2-3) 1 Bahan dan Pengukuran. Elektron dalam Atom. Stoikiometri. Laju Terhubungkan. Energi. Teknik Pengintegralan.

Panas laten. Gerak Selaras dan Elastisitas. Dinamika. Arus bolakbalik. Kalorimetri. Panas dan Daya.dan besaran-besaran putaran. Kuat medan. Statika. Interferemi dan Difraksi. Termodinamika. Rangkaian Listrik. teori Foton. Pemuatan. Persamaan-Persamaan Gas. Mekanika Fluida. Potensial dan Kapasitor Hambatan dan Hukum Ohm. Harga RMS. Intensitas. Hukum I Elektrostatika. Pindah panas. Sudarsono Staf .

Sel: organel-organel sel serta fungsinya. produksi dan pendapatan nasional. dunia Animalia. pengangguran dan inflasi). Organ: Fungsi serta jenis yang menyusun organ-organ pada tumbuhan dan hewan. fungsi dan duplikasi DNA maupun RNA. Aneka ragam makhluk hidup: dasa klasifikasi. Reproduksi: sistem reproduksi pada hewan dan tumbuhan. evolusi dan proses spesiasis. dunia Plantae. mitosis dan meiosis. Bio-energi: respirasi dan fotosintesis. pasca panen dan konsumsi. ekosistem. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. kebijaksanaan f~kal. dunia Protista. persoalan ekonomi. dunia Fungi. Trengono K. Genetika dan evolusi: teori Mendel dan teori Kromosom serta penyirnpangannya. uang dan kebijaksanaan moneter. Sistem pertanian yang meliputi sub-sub sistem produksi. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. dunia Monera. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. . populasi. kebijaksanaan harga. bersaing dan monopoli). Bunasor Staf MKU 100 Pengantar Ilmu Pertanian 1 (1-0) 1 Membahas pengertian dan sejarah perkembangan pertanian. model dan sistem perekonomian). komunitas. penawaran. SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan definisi (ilmu ekonomi. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosial.BIO 101 Biologi Umum 3 (2-3) 1 Organisasi kehidupan: individu.

Peranan ilmu dasar dalam sistem pertanian. Peranan pendidikan serta pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi dalam pembangunan pertanian. Pertumbuhan penduduk terhadap sumberdaya pertanian dan lingkungan hidup. Gani Staf . peningkatan Produk Domestik Bruto.Kelembagaan kegiatan pertanian. Dads S. pengembangan industri dan industrialisasi pertanian. Peranan sektor pertanian dalam pembangunan nasional yang mencakup kegiatan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. peningkatan devisa.

Bahasa Nasional dan Sebagai Bahasa Negara. pengulangan. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan perbendaharaan kata serta ung- . Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam Bahasa Inggris sebanyak 4000 -5000 kata. Pudjiwati Sayogyo Staf MKU141 Bahasa Indonesia 2 (2-0) 2 Fungi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. M. kalimat sebagai bagian karangan: kesatuan. peralitisme.SEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai ilmu Sosial. sistem status dan pelapisan masyarakat. lembaga-lembaga kemasyarakatan. kalimat rapatan. tata kalimat. kalimat tunggal. ringkasan. dan tak kaku ejaan. bentuk masyarakat dan adaptasi ekologi. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi. group sosial. keluarga dan peranan wanita. jenis-jenis kalimat menurut isi. kalimat majemuk. Raswin Staf MKU142 Bahasa Inggris 3 (2-3) 2 Penggunaan Bahasa Inggris diiesuaikan dengan taraf intermediate dan preadvanced. kekuasaan dan wewenang. apliiasi sosiologi. elips. kerangka karangan. pola kebudayaan. pola hubungan antar suku bangsa. Latihan ditekankan pada bacaan serta pemakaian bahasa lisan. penekanan. karang mengarang (komposisi). variasi. pola komunikasi. Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya. organisasi sosial. proses sosial. bahasa baku. uraian kalimat. perubahan sosial. koherensi.

Audrey Ungerer Staf MKU131 Pendidikan Kewiraan 2 (2-0) 2 Pendidikan Kewiraan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pengertian serta kesadaran Pertahanan Keamanan .kapan-ungkapan dalam bahasa Inggris.

Fatkhul Arifin star MKU 121 Pendidikan Moral Pancasila 2 (2-0) 1 Pembinaan nilai. Meningkatkan tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaannya terhadap sesama dan lingkungan hidupnya. Murdiarso MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik 2 (24) 1 .Nasional (HANKAMNAS) di lingkungan mahasiswa dalam rangka Ketahanan Nasional (TANNAS). Syamsuddin Staf MKU 112 Pendidikan Agama Kristen Protestan 2 (2-0) 1 Mengembangkan penerapan Dasar-Dasar Iman Kristen untuk melengkapi mahasiswa agar dapat tumbuh sebagai pribadi yang utuh dan ciptaan baru dalam Yesus Kristus. Untuk itu kepada mahasiswa diberikan pengertian dan pemahaman tentang pengantar Kewiraan. D. di samping membantu memupuk dan meningkatkan kesadaran disiplin nasional. Wawasan Nusantara. Ketahanan Nasional dan Politik Strategi Pertahanan Keamanan Nasional sebagai landasan dalam memahami sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta. E. Lantip Warsidipradja Staf MKU 111 Pendidikan Agama Islam 2 (2-0) 1 Pengkajian Alam. Rasul. Dengan demikian sebagai insan akademis dapat terjun ke masyarakat dengan pengabdian yang didasarkan atas pelayanan dan untuk hormat dan kemuliaan Allah. Khalik. Amal Sholeh dan Islam dalam disiplin ilmu. sikap dan tingkah laku yang bersumber pada Pancasila bagi mahasiswa sebagai warga negara Indonesia yang berpendidikan tinggi.

hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengem- .Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam Gereja.

HudaWp Kandahjaya S taf MKU 115 Pendidikan Agama Hindhu 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap. Bangsa dan Negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. MKU114 Pendidiksn Agama Budha 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan serta pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. keimanan dan kebaktian seorang Sarjana yang beragama Hindhu kepada Hyang Widhi Wasnuhan Yang Maha Esa. mempertebal keyakinan. N. Kutha Ardana star .bangan sikapsikap dan mentalitas pribadi seorang Sarjana Katolik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya. Dharma dan kebaktian untuk mempertebal Iman (Saddha) dalam menjaga kelangsungan hidup. Agama. berbiwa dan berbuat dalam pengabdiannya terhadap Nusa. sehiigga mampu mengendalikan diri dalam berpikir. Bangsa dan Negara dalam rangka pelestarian dan pembudayaan Pancasila dan UUD1945 guna menunjang pembangunan nasional dan tercapainya tujuan hidup manusia. Pater Yustinus Simon S.

.

c. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan J produkt' dan pelayanan kepada masyarakat. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. memahami. menjelaskan dan merumuskan wa penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menentukan. 0212/U/1982 maka tujuan Pendidikan Program Sarjana (Si) adalah menghasilkan warga negara berkualifkasi sebagai berikut: a. 2. Bersifat terbuka. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. b. d.1. FAKULTAS PERTANIAN TUJUAN UMUM PROGRAM SAHANA (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.atau . Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bldangnya. bersikap.2.khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. dan rtindak sebagai ilmuwan. maupun masalah yang diiadapi masyarakat. MeE f. asai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. TUIUAN PENDZDIKAN Program S1 Fakultas Pertanian IPB mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang akan bertugas menggunakan dan menghantar teknologi baru menuju usaha pertanian yang efaien.

2. dilaksanakan melalui Sistem Kredit Semester (SKS). Selama dua semester pertama mahasiswa mengikuti kurikulum pendidikan umum yang meliputi pengetahuan dasar yang perlu dimilii seorang sarjana. Enam semesterberikutnya digunakan oleh mahasiswa untuk mendapat latar belakang pengetahuan bidang pertanian yang luas serta pendidikan keterampilan dalam usaha . 2.menunjang penghantaran teknologi baru melalui penanganan ilmu-ilmu pertanian.SZSTEM PENDZDIKAN Setiap mahasiswa Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester..

Genetika dan Pemuliaan Tanaman Kepala Lab. Kuliah Kerja Nyata (KKN). Teknologi Benih Kepala Lab. Bioteknologi Tanaman Kepala Lab.1. Sjafrida Manuwoto ?rq : Dr. pelaksanaan tugas karya ilmiah serta penulisannya. Ir. Jurusan Tanah Ketua Sekretaris Kepala Lab. Aris Munandar : Dr. Produksi Tanaman Kepda Lab. 2. MS pq : Ir. Kimia dan . Lulusan program ini diberi gelar Sarjana Pertanian dan mereka yang memenuhi syarat tertentu dapat meneruskan pendidikan lanjutan di dalam atau di luar negeri. Hidayat Syarief. Ir. Supiandi Sabiham 23. Ekofisiologi Tanaman Kepala Studio Arsitekturl Pertamanan 232.penghantaran teknologi atau tatalaksana produksi dan niaga. Ir.3. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan Pembantu Dekan I Pembantu Dekan I1 Pembantu Dekan 111 : Dr. Jurusan Budidaya Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. Di dalam masa ini dimasukkan pula seminar.

Sitanala Arsyad . G. Sjamsoe'oed Sadjad.1r. Udin M.Ir. Endang Syamsuddii MSc : Prof.Ir.Ir. Sudirman Yahya : Ir. MS : Prof. Sarwono Hardjowigeno ?'q : Ir. Wahyudin.Ir. Oetit Koswara : Prof. Siti Nurisyah.Dr. MA : Dr. MSLA :Dr. Joedojono Wioatmodjo : Ir. H.Ir.Ir.Wattimena p T : Prof. Sri Setyati Harjadi Pq : Dr. Amris Makmur : Dr.Ir.Ir.Dr.Kesuburan Tanah Kepala Lab.A. Fisika dan Konservasi Tanah : Dr.Dr.Dr.

Biologi Tanah Kepala Lab.Kepala Lab. Sarwono Hardjowigeno ?q" : Dr. Wuadisastra : Prof.Ir.Ir.Ir. MS : Dr.M.Ir. Suhardjo. Klasifikasi dan Mineralogi Tanah Ke ala Lab. Genesis. Suprihatin Guhardja.1r. Penginderaan e auh dan Kartografi Kepala Lab. Manajemen Pang an : Ir. Uup S. MPhii : Ir. A. MSc : Dr. MS : Dra.Dr. Emma Satriaty. Goeswono Soepardi : Dr.Ir. Gizi Masyarakat Ke ala Lab.Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Ketua Sekretaris Kepala Lab. Satari 233. Sumberdaya Ke P uarga Kepala Lab.Dr. MS T . Perencanaan clan Pen embangan Sumber % aya Lahan : Prof. Amini Nasoetion. Hidayat Syarif.

Ahmad Soeharjo 235.Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Ketua Sekretaris . MSc .M. Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya Ke ala Lab. Aunu Rauf.Dr. Sajogyo : Prof.Ir.P. Penyuluhan Pertanian Kepala Lab.Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Ketua : Dr.Dr. MSc Sekretaris :Dr.Ir. MSc : Prof. Tjondronegoro : Prof. Meity Suradji Sinaga. MSc : Ir. Affendi Anwar.Dr. Agribiisnis : Dr. S.Dr. Sosiologi ~Jesaan dan Kependudukan Kepala Lab.Ir.Ir.23.4. Kepala Lab. MSc : Prof. Sutara Hendrakusumaatmadja. Bunasor Sanim.Ir. H.Ir.

R. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 2. MSc Kepala Lab. Hidir Sastraatmadja Kepala Lab. MSc Kepala Lab.Dr.Ir. Jurusan Budi Daya Pertanian Tujuan pendidikan yang diselenggarakan Jurusan Budi Daya Pertanian ialah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang ahli dan terampil dalam usaha penyediaan dan pengawasan benih yang bermutu. Pengendalian Hayati Hama : Prof.1r. Fisiologi dan To e sikologi Hama : Dr. Aunu Rauf.1r.A. Cendawan Patogenik : Dr. JURUSAN. Sugiharso Sastrosuwignyo. Soemartono Sosromarsono Ke ala Lab. Soemartono Sosromarsono Kepala Lab.Dr. Ir. Taksonomi Hama : Pr0f. Rusmilah Suseno Kepala Lab. Toerngadi Soemawinata.Kepala Lab.4. A. Ekologi Hama : Dr. Virologi -Tumbuhan : Prof.1.h. perkebunan. . Jusuf Sutakaria 2. Rodentologi : Ir. peningkatan produksi tanaman pertanian dari berbagai komoditi (pangan. Syafrida Manuwoto PKepala Lab. Nematologi Tumbuhan : Ir. Bakteri Patogenik Tumbuhan : Ir.Ir.4.Dr. MSc Kepala Lab.

. Selain itu bertujuan pula untuk mempersiapkan Sarjana Pertanian yang mampu memelihara keseimbangan.hortikultur) dan mampu memecahkan masalah yang menyangkut pengelolaan lapangan produksi tanaman untuk mencapai hasil maksimum. keserasian dan keindahan lint4kungan.

4. perbaikan varietas tanaman pangan.1. hortikultura dan perkebunan. Mata Kuliah Kredit Senzester 1 dun 2 TPB 36 sks Sertiester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizi dan Pangan Sentester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah BDT 311 Pen antar Pemuliaan Tanaman BDT 321 ~koyogi Tanaman BDT 322 Pengendalian Gulma 3 2-3 BDT 323 Pengelolaan Air 3 2-3 Pilihan: 3 Sentester 7 TNH 363 Kesuburan Tanah . Program Studi Agonomi Bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang mampu memaksimumkan produksi tanaman pertanian dengan pengelolaan dan pelestarian lingkungan produksi.1.Progrant Studi &ti Kurikulunt 2. Kz~n'kuhni Sattester Ganjil No.

Pilihan: 3 2-3 (3-0) Program Studi Kekhususan: 9-12 .

Obat-obatan dan Pakan Pilihan 11: Kapita Selekta Sayur-sayuran .Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil Semester 5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 417 Tata Niaga Pertanian Manajemen Agribisnis Semester 7 BDT BDT BDT BDT MEP 401 421 422 451 453 Manajemen Produksi Tanaman Sistem-sitem Pertanian Fisiologi Herbisida Pembiakan Vegetatif Teknik Pasca Panen Tanaman Perkebunan Program Studi Kekhususan Tanaman Pangan BDT 409 BDT 441 BDT 443 BDT 442 BDT 444 BDT BDT BDT BDT BDT 452 453 454 461 462 Karya Ilmiah I Legum dan Umbi-umbian Panen dan Pengelolaan Hasil Tanaman Pangan Pilihan I: Tebu dan Serat Tembakau.

Kapita Selekta Buah-buahan Kapita Selekta Tanaman Hias Tanaman Miurnan Penyegar* Tanaman Rempah* Program Studi Kekhususan Hortikultura BDT 409 Karya Ilrniah I BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran BDT 453 Kapita Selekta Buah-buahan BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias Program Studi Kekhususan Tanaman Perkebunan BDT 409 Karya hiah I BDT 463 Kapita Selekta Usaha Perkebunan BDT 464 Manajemen Perkebunan * Prasyarat: BDT361 Teknik Perkebunan .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) I Pilihan: 4 BDT 442 Tebu dan Serat 2 (2-0) BDT 444 Tanaman Tembakau. Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 HPT211 Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindungan Tanaman BIO 213 BDT 240 Fisiologi Tumbuhan Tanaman Serealia Pilihan: 3-4 Semester 6. Obat dan Pakan 2 2-0) BDT 461 Tanaman Minuman Penyegar* 2 2-00) BDT 462 Tanaman Rem~ah* 2 2-0) * Prasyarat: BDT 361 Teknik Perkebunan Kurikuhtrn Setnester Genap No. STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 302 Kuliah Lapang BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama Pilihan: 1 5-6 Semester8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Ka a Ilmiah I1 & .

4. Mata Kuliah Kredit . penyimpanan. Program Studi Ilmu dan Teknologi Benih Tujuan Pendidikun Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai ilmu dan teknologi dalarn usaha pengadaan. HPT 313 Hama Penyakit Tanaman Perkebunan 2 BDT 324 Manajemen Gulrna 3 2-3 Pilihan 11: BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 351 Teknologi Has3 Hortikultura BDT 361 Teknik Perkebunan SEP 326 Metode Penyuluhan Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-147 sks 2. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan BIO 201 Genetika Dasar KIM 236 Kimia Analitik Sentester 6 Pilihan I: HPT 312 Hama Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura . dan pengawasan benih tanaman bermutu.2.1.Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No. firikulum SemesterGanjil No.

Semester I &n 2 TPB 36 sks Semester 3 SEP 201 Dasar-dasar ManajemenBDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar .

Mata Kuliah Kredit Semester5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani .Kurikulum Semester 3 (Lanjutan) BIO 211 Botani Umum BDT 270 BDT 280 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih Pensantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Giu dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah HPT314 Hama dan Penyakit Benih BDT 311 BDT321 BDT 322 Pen antar Pemuliaan Tanaman Eko f ogi Tanaman Pen endalian Gulma BDT 372 prduksi Benih Timgkat Makro Pilihan: Semester 7 BDT 409 BDT 471 BDT 472 BDT 473 BDT 474 BDT 475 Karya Ilmiah Produksi Benih Tingkat Mikro Pengelolaan Unit Pengolahan Benih Penyimpanan Benih Fiologi Benih Analisis Benih Pilihan: 0-3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gunjil No.

SEP 417 SEP 313 ManajemenAgribisnis Tata Niaga Pertanian 3 3-0 Semester7 perbe3?hn MEP 214 BDT 451 Pembi an Vegetatif .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 SEP 204 HPT 211 BIO 213 BDT 240 Metode Statistika I Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindunnan Tanaman 4 3-3 Fisiologi Tumbuhan 4 3-3 Tanaman Serealia 3 2-3 Pilihan: 3-4 "1 Senlester 6 STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 371 Anatomi Benih BDT 373 Mesin-mesin Pengolahan Benih Pilihan: 3 Sentester 8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Karya Ilmiah KKN Mata Kuliah Pilihan Sertlester Geriau No.No. Mata Kuliah Kredit Serttester 4 BIO 357 BIO 201 Pengenalan Vegetasi Genetika Dasar BIO 214 Taksonomi Tumbuhan .

Sentester 6 BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 148-152 sks .

Kurikulu~n Semestar Ganjil No.13. perancangan. Mata Kuliah Kredit Seniester 1 dart 2 TPB 36 sks Seniester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizl dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah SEP 324 MEP 479 BDT 322 Ekologi Manusia Konstruksi dan Bangunan Taman Pengendalian Gulma BDT 381 BDT 382 Sejarah dan Pelestarian Lansekap Tanaman Lansekap Pilihan: 3-4 Semester 7 BDT 409 Karya Ilmiah BDT 481 BDT 482 Lansekap Kota dan Daerah Tatalaksana Profesi Arsitektur BDT 483 BDT 484 . pelaksanaan dan pemeliharaan taman.4.2. Program Studi Arsitektur Pertamanan Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai seni dan teknik perencanaan.

[El 3 (3-0) Pengembangan Wilayah 3 (3-0) .TNH 484 Pertamanan Perencanaan Lansekap Pengelolaan Lansekap Dasar-dasar Perencanaan dan .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan . Pengelolaan Tanah dan Air BDT 323 Pengelolaan Air firilculum Semesfer Genap . No. Mata Kuliah Kredit Sentester4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan BIO 213 Fisiologi Tumbuhan BDT 281 Pengantar Seni Pilihan: 3 Semester8 BDT 407 BDT 408 Keterampilan Profesi smiah 11 4 1 BDT 409 3 4 (1-6) Mata Kuliah Pilihan Semester Genap No.Mata Kuliah Pilihan Sentester Ganjil No. Mata Kuliah Kredit Sent ester 5 TNH 375 Konservasi.

BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3 2-3 r-31 Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-145 sks Semester6 HPT 211 BDT BDT BDT BDT SEP 350 383 384 385 432 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Hortikultura Andisis Perencanaan Tapak Perancan an Lansekap Analisis d arya Arsitektur Pertamanan 3 Ekonomi Sumberdaya Tanah .

menganahis. Program Stud dan Kurikulum 2. Sarjana dari jurusan tanah diharapkan memperhatikan tanah sebagai salah satu faktor produksi dan mampu memanfaatkan secara ekonomis dan lestari. Untuk itu sarjana jurusan tanah hendaklah faham akan pengertian-pengertian dasar ilmu tanah. Program Studi Ilmu Tanah Kurikulum Semester Ganjil No. mampu mengidentifiiasikan.42.1. menjelaskan dan merumuskan cara-cara penyelesaian masalah yang berhubungan dengan tanah dan pertanian pada ummnya.42. Jurusan Tanah Tujuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Tanah adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian dengan penekanan pada ilmu tanah yang mampu mandii dan memahami pengetahuan ilmu tanah secara umum. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah * .2.

TNH 221 Geologi TNH 221 Dasar-dasar Interpretasi Foto Udara BIO 231 Mikrobiologi Dasar * Untuk Service Course: TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3(3-0) .

.No.Sertrester 7 GMK 211 Gizi dan Pangan TNH 425 Geografi Tanah pi TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 2-3 TNH 491 Metodologi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0) TNH 499 Karya Ilmiah I 3 TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengembangan Wilayah 3 (3-0) KKN 4 Kurikulunt Semester Genap .fitrikulurtt Serttester Ganjil (Lanjutan) Semester5 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi SEP 201 Dasar-dasar Mana'emen TNH 323 Genesis dan ~lasdkasi Tanah 3 2-3) BDT 321 Ekologi Tanaman 3 (2-3) TNH 375 Konservasi dan Pengelolaan Tanah dan Air TNH 363 Kesuburan Tanah .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 TNH 222 TNH 232 TNH 343 TNH 272 TNH 274 TNH 262 Metode Statistika I Mineralogi Tanah Biologi Tanah Geomorfologi dan Analisis Lansekap Fiika Tanah Hidroiogi Kimia Tanah .

Kurikulum Semester Genap (Lanjutan) Semester6 BIO 213 HPT 211 STK 332 TNH 344 TNH 382 Fisiologi Tumbuhan 4 (3-3) Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Perancan an Percobaan Kartop aF I 3 2-3 Surva Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) Pilihan: 3 Sentester 8 SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) TNH 499 Karya Ilmiah I1 3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gena~ No. Mata Kuliah Kredit pp Senlesrer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

43. . Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Tujuan Pendidikan Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang niampu memahami dan menganalisis keterkaitan antara Pertanian.Jurnlah Minimal Penyelesaian Studi: 146 sks 2. Pangan dan Gizi dalam lingkup keluarga dan masyarakat luas serta mampu merumuskan pengembangan sumberdaya keluarga dalam kaitannya dengan perbaikan gizi masyarakat.

Mata Kuliah Kredit Semester I &tt 2 TPB 36 sks Semester 3 BIO 211 Botani Umum GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi* SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah Senlester 5 STK 212 Metode Statistika I1 GMK 321 Pensetahuan Bahan Pangan GMK 322 Gizi Terapan GMK 331 Pendidikan Konsumen GMK 332 Ekologi KeluargaGMK 341 Analisls Zat Gizi Pilihan: 3 Semester7 GMK 421 Pendidiian Gizi 3 2-3 GMK 442 Ekonomi Gizi GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga .43. Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Kurikulunt Semester Gattiil No.1.Prograttt Studi dart Kurikulutn 2.

: GMK 482 Prinsi Perencanaan Gizi 3 2-3 GMK 491 Met Oi e Penyajian Ilmiah 2 2-0 Pilihan: 5-6 * Untuk Service Course: GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) .

Mata Kuliah Pilihan Sernester Gartjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 231 KIM 350 Mikrobiologi Dasar Biokiia Umum STK 211 Metode Statistika I SEP 204 SEP 205 SEP 206 Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke ndudukan Dasar-dasar ~enshan Pertanian GMK 231 Kehidupan Keluarga Semester6 HPT 211 GMK 334 GMK 342 GMK 343 GMK 381 . Mata Kuliah Kredit Senlester 5 SEP 202 Mikroekonomi SEP 322 Perubahan Sosial GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani Semester 7 GMK 441 Percobaan Makanan GMK 483 Mana'emen Makanan Masal SEP 312 Ilmu hsaha Tani SEP 422 BDT 441 Sosiologi Keluarea Legum dan Umbi-umbian Kurikulunz Semester Genap No.

Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Kesehatan Masyarakat Pengolahan Pangan Metode Penelitian Gizi dan Makanan Sistem Pangan dan Gizi Pilihan: 5-6 .

Mata Kuliah Kredit Semester6 GMK 323 Gizi dan Penyakit SEP 325 Metode Penelitian Sosial BDT240 Tapaman Serealia BDT350 Hortikultura MEP 342 Pengantar Analisis Sistem Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 147-149 sks 2.4. mampu menganalisis dampak berbagai kebijaksanaan pemanfaatan sumberdaya terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat clan kelestarian sumberdaya dan mempunyai .Kurilaclur~t Serrtester Gertap (Lanjutan) Sent ester 8 GMK 492 Seminar 1 GMK 499 Karya Ilmiah 6 KKN 4 Mata Kuliah Pilihan Se17tester Genap No. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Tujuwi Pendidikwr Pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang berkemampuan menganalisii keterkaitan antara berbagai kegiatan agribisnis sebagai suatu sistem dengan lingkungannya.4.

.kecakapan dalam mengorganisadcan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan usahausaha pengembangan diri masyarakat pertanian di Indonesia pada umumnya.

I&rikuluni Serltester Ganjil No. Menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang akan terjun di bidang manajemen agribisnis sesuai dengan tingkat pendidikannya.1.4. sosial dan institusional. Mata Kuliah Kredit Se~tiester 1 dan 2 TPB 36 sks Sentester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah GMK 211 Gizi dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar ftr anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) SEP 316 Landasan . yakni sebagai sarjana yang memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial sehingga dapat mengembangkan dirinya sendiri secara mandiri di dalam masyarakat agribisnis yang semakin kompetitif.4.2. Program Studi Agribisnis Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa agar mengenal serta memahami kaidah-kaidah teorikal dan operasional di bidang agribisnis serta mampu menguasai keterampilan dalam mengambil keputusan suatu unit bisnis di bidang pertanian di dalam lingkungan ekonomi.

Perdagangan Internasional SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 317 Ekonomi Perusahaan Pilihan: 3 .

Mata Kuliah Kredit Seniester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Makroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Ke endudukan SEP 300 Teknik Penulisan I f miah .fi~rikrllur~t Sattester Gartjil (Lanjutan) Ser7tester 7 SEP 413 SEP 418 SEP 436 SEP 411 SEP 417 SEP 419 Manajemen Tataniaga Kebijaksanaan Bisnis Kapita Selekta Ekonomi Pertanian Manajemen Akuntansi Manajemen Agribisnis Studi Pustaka 3 i 3 3 3 3-0 2-3 2-3 SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 (2-3 No.

STK211 Metode Statistika I SEP 331 Riset Operasi .

dan memantau proses perkembangan usahatani dan masyarakat pedesaan (mikro) dalam rangka pembangunan sektoral. negara dan antar bangsa (makro). Program Studi Peoyuluhan dan Komunikasi Pertanian Tujitarl Pendidikan Menghasilkan Sarjana Pertanian yang a) berkemampuan dalam mengandisis situasi. b) . Kuliah Pilihan Semester Genap Semester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2.4. kondisi. wilayah.Kurikul11171 Semester Genap (Lanjutan) Seriiester 6 SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 318 Pemban nan Pertanian r SEP 315 Metode enelitian Ekonomi Agribisnis SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian SEP 319 Koperasi SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 Semester8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mat.42.

dan c) berkemampuan untuk berperan sebagai perantara antara riset dan pasaran pemakaian ekonomi hasil riset di satu fihak dan antara masyarakat .berkemampuan bertindak sebagai tenaga pimpinan menengah di lapang dan dalam tugas staf. khususnya tugas mengelola program penyuluhan dan komunikasi pertanian dan program pembinaan keswadayaan petani dan masyarakat desa.

". Kurikulu~n Semester Ganjil No. dalam proses tukar-menukar sosial budaya yang lebih serasi dan saling menguntungkan. Mata Kuliah Kredit Sentester 1 dart 2 TPB 36 sks Semester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi AGM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Penptar Ilmu Tanah GMK 211 Gin dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar t anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 326 SEP 312 Metode Penyuluhanilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 324 SEP 323 Tataniaga Pertanian Ekolo@ Keluarga Organlsasi Sosial dan KeSEP 322 k%2?."tosial SEP 336 Statistika Non Parametrik Sentester 7 SEP 423 Komunikasi Massa SEP 422 SEP 424 SEP 420 Sosiologi .petanildesa dengan cita-cita mereka dan golongan kepentingan di luar pertaniaddesa di lain fhak.

KeluargaAdministrasi Pembangunan Pertanian Politik Pertanian 3 3-0 ?-31 SEP 419 Studi Pustaka 3 SEP 426 SEP 425 Evaluasi Program Penyuluhan Pembangunan Desa 3 3 (2-3) (2-3) 3 3-0 3 2-3 .

Mata Kuliah Kredit Sentester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Mikroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan SEP 300 Teknik Penulisan Imiah STK 211 Metode Statistika I SEP 321 Komunikasi dalam Penvuluhan Semester 6 SEP 318 Pembanmnan Pertanian SEP 325 ~etodeTenelitian Sosial SEP 319 Koperasi GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi SEP 421 Dasar-dasar Penyuluhan Program 3 (2-3) Pilihan: 3 Setttester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Sanester Geltap No.No. Mata Kuliah Kredit Setnester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

Jumlah Minimal Penvelesaian Studi: 152 sks .

d) berkemampuan mengelola proses pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kelestarian sumberdaya. No. 5) memahami tentang peranan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam pada umumnya dalam menunjang perekonomian nasional. aspek kelembagaan yang terkait dalam penentuan kebijaksanaan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam lainnya. Menghasilkan sarjana di bidang ekonomi pertanian dan sumberdaya yang c) terampil mengana!isis permasalahan pembangunan pertanian dan pembangunan ekonomi umumnya. Program Studi Ekonomi Pertanian dan Suniberdaya Mendidik mahasiswa agar a) men'genal dan memahami aspek ekonomi pertanian dan sumberdaya serta berbagai teknik analisisnya.43. Mata Kuliah Kredit Serttester I dart 2 TPB 36 sks Senzester 3 BDT 200 AGM 211 Dasar-dasar Agronomi Klimatologi Dasar TNH 211 GMK 211 Pengantar Ilmu Tanah Gin dan Pangan SEP 201 SEP 202 Dasar-dasar Manajemen Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 322 Perubahan Sosial SEP 334 SEP 312 Pengantar Ekonomi Sumberdaya Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 333 Pengantar .4.2.

Ekonometrika SEP 316 Landasan Perdagangan Internasional Piliian: 3 3 (3-0) .

Mata Kuliah Kredit Sen~ester 4 HPT 211 SEP 203 . Mata Kuliah Kredit Sernester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 3 (2-3) (2-3) No.Serliester 7 SEP SEP SEP SEP SEP SEP SEP 425 435 410 431 438 434 420 Dinamika Pembangunan Desa Analisis Manfaat dan Biaya Studi Pustaka Ka ita Selckta Ekonomi Pertanian Ke ijaksanaan Sumberdaya Alam E Ekonomi Pengairan Politik Pertanlan 3 3-0 tg::] 3 (3-0) ? (2-3) 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Serttester Garijil No.

SEP SEP SEP STK SEP 204 205 300 211 331 Dasar-dasar Perlindungan Tanarnan Teori Makroekonorni Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke endudukan Teknik Penulisan If miah Metode Statistika I Riset Operasi Selltester 6 SEP 431 Pembiayaan Masyarakat SEP 318 Pemban unan Pertanian SEP 335 Metode % enelitian Ekonorni Sumberdaya SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 332 Pengantar Pembangunan Wilayah SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 .

5. . serta memiliki kecakapan dalam merumuskan dan mengembangkan teknologi pengenddian berdasarkan konsepsi pengendalian terpadu dalam rangka menunjang pembangunan pertanian.4. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Tujuan Pendidikan Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan bertujuan mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang mampu mengidentifikasi dan menganalisis keterkaitan antara hama dan penyakit dengan faktor-faktor lingkungan agroekosistem.lYIIrihilurrl Serttester Gertap (Lanjutan) Sentester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Semester Gertap No. Mata Kuliah Kr edit Serneslcr 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2.

1. Mata Kuliah Kredit Semester I &n 2 TPB 36 sks Senaester 3 BIO 211 BDT 200 HPT234 TNH 211 HPT 202 HPT 221 GFM 211 Botani Umum Dasardasar Agronomi Nematologi Tumbuhan Pengantar Ilmu Tanali Dasar-dasar Ekologi Organisme Pengganggu Entomologi Umum Klimatologi Dasar .5. Progrsm Studl Ilmu Hamadan Pesyakit Tumbuhan Kwihlunt Semester Ganjil No.4.Progrant Studi don Khikukun 2.

Semester 5 SEP 201 HPT 331 STK 212 Dasar-dasar Manajemen Ilmu Penp Tumbuhan Umum Metode tatistiika II HPT 310 HPT 335 GMK 211 TNH 363 Pestisida dan Alat Aplikasi Viologi Tumbuban Gib dan Pangan Kesuburan Tanah p~~ Semester7 BDT 322 BDT 311 HPT 423 HPT 433 HPT 301 HPT 309 Pengendalian Gulma Pengantar Pemuliaan Tanaman Hama Penting Tanaman Tahunan Penyakit Pentlug Tanaman Tahunan Pengendalian Terpadu Hama dan Penyakit Teknis Penuliian Ilmiah HPT 499 Masalah Khusus 4 .

Mata Kuliah Kredit Sentester 4 BIO 231 Mikrobiologi Dasar BIO 232 Mikologi Dasar B10 213 Fisiologi Tumbuhan STK 211 Metode Statistika I HPT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian Sentester 6 HPT 324 HPT HPT HPT HPT 322 332 420 315 SEP 206 Vertebrata Hama Hama Penting Tanaman Setahun Penyakit Pent~n Tanaman Setahun Pengendalian ama dan d Patogen Penyakit Benih dan Gangguan Pasca Panen 3 2-3 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 12-4 Pilihan: 3 Setnester 8 HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama HPT 410 dan Penyakit Seminar 2 1 (0-6) HPT 498 Praktek Lapang .Kurikulu~tt Sentester Ge~tap No.

Mata Kuliah Kredit Setttesfer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 149 sks .Keprofesian KKN 4 4 Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No.

25.1. Silabi Jurusan Budidaya Pertanian BDT 200 Dasar-dasar Agronomi 4 (3-3) 1 Membicarakan peranan tanaman dalam kaitan dengan kebudayaan,kemajuan ekonomi dan kecukupan pangan gizi untuk motivasi usaha penrngkatan produksi tanaman, konsep aliran energi dalam pertanian dan penmgkatan keefisienan penggunaan energi. Struktur morfologi dan fungsi tanaman. Pertumbuhan tanaman dengan fase-fasenya, bersangkutan dengan perimbangan penggunaan dan penumpukan karbohidrat. Reproduksi dan wa pembiakan tanaman, pembibitan dan teknologi benih. Teknik budidaya, membahas aspek panca usaha lebih mendasar. Sistem budidaya tanaman ganda, sawah, ladang, perkebunan. S.S. Harjadi Staf BDT 240 Tanaman Serealia 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDP 200 Materi kuliah dan praktikum mencakup padi dan jagung. Meliputi kegunaan ekonomis, asal dan adaptasi, botani, fisiologi, lingkungan dan syarat tumbuh, teknik budaya, proteksi dan pemuliaan. Dibahas pula prospek dan kendala pengembangannya di Indonesia. J. Koswara Staff BDT270 DasarIlmu dan Teknologi Benih

3 (23) 1 Pengertian dasar bidang perbenihan. Masalah dalam bidang perbenihan. ~arana dan pembinaannya. S. Sadjad Staf BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan 2 (2-0) 1 Pengenalan bidanglruang lingkup arsitektur pertamman, proses pemecahan rnasdah dalam bidang ini, pengenalan dan pengembangan aspek estetika, pengenalan terhadap aspek unik

dari suatu tapak, pembuatan program, pembentukan konsep dan presentasi dalam bidang arsitektur pertamanan serta widyawisata. Z. Rachman Staf BDT 281 Pengantar Seni 3 (2-3) 2 Konsep dasar seni dan menggambar di dalam arsitektur pertamanan, seperti garis, ruaq warna, bentuk, cahaya dan lain-lain. Pemakaian bermacam-macam media gambar di dalam arsitektur pertamanan. Prinsipprinsip pengertian dari bentuk geometris dan perspektif. Pengenalan elemen-elemen di dahn arsitektur pertamanan serta aspek-aspek visualnya. HS. Arifin BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah 3 (2-3) 2 Membahas ciri tulisan ilmiah, keobjektifan, kebenaran, fallacy dan lain-lain. Melatih mencari Berkala Ilmiah, makalah relevan dan mutakhir, pembuatan abstrak. Latihan pembuatan Tinjauan Pustaka, Usulan Penelitian (PS), penyajian tabel, gambar, daftar pustaka. Pembahasan Ilmiah. SS. Ha qadi Staf BDT 302 Kuliah Lapang 1 (0-3) 2 Kuliah Lapang bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan

agronomi di lapang, cakrawala tentang aspek agronomi. Objek kuliah lapang terutama pada daerah-daerah perkebunan rakyat maupun perkebunan besar, pertania rakyat dan objek lain yang berhubungan dengan kegiatan agronomi. Purwono Staf BDT 311 Penpatar Pemuliaan Tanaman 3 (2-3) 1 Peranan pemuliaan tanaman dalam peetan hasil pertanian dan produksi benih. Potensi fisiologi/ekologik dalam pemuliaan tanaman. Kaitan Genetika dm Statistika dengan pemuliaan tanaman. Berbagai metode pemuliaan tanaman. Praktikum :Pengenalan berbagai metode hibridisasi dan pemuliaan. A. Makmur Stat

BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman 3 (3-0) 2 Pemuliaan Tanaman, sebagai ilmu terkait erat dengan genetika. Memperkenalkan prinsip-prinsip pemuliaan tanaman dari pengembangan Genetika tersebut akan merupakan inti dari mata kuliah ini. A. Bari BDT 32 1 Ekologi Tanaman 3 (2-3) 1 Pengertian mengenai ekosistem pertanian, serta uraian komponen-komponemya. Interaksi antara tanaman dan hqkungannya dan manipulasi budidaya untuk mencapai produksi pertaniannya serta penggunaan sumber optimal. F. Rumawas SQf BDT 322 Pengendalii Gulma 3 (2-3) 1 Pengertian Gulma, masalah dan peranan gulma terutama dalam bidang pertanian. Beberapa aspek biologi gulma. Caracara pengendalian gulma. Klasrflkasi, sifat dan penggunaan herbiisida dalam pengendalian gulma. Pengendalian gulma pada beberapa tanaman penting di Indonesia. B.H.Tampubolon Staf BDT 323 Pengeiolaan Air 3 (2-3) 1 Keadaan umum sumberdaya air di Indonesia, prospek dan masalahnya. Konsep hidroliia serta aplikasinya di bidang pengelolaan air. Pengembangan sumberdaya air. Pengelolaan daerah pertanian berpengairan dan tanah kering dari segi hidrologi. Aspek sosial-ekonomi dati

pengeiolaan air. J. Wiroatmodjo Staf BDT 324 Manajemen Gulma 3 (2-3) 2 Masalah Gulma di pertanian, pengendalian gulma di pertanian, prinsip ambang ekonomi dalam pengeiolaan gulma, pemilihan cara pengendalian, organisasi pengendalian gulma. I.H. Utomo S taf

BDT350 Hortikultura 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDT200 Pengertian Hortikultura, ciri-ciri tanaman dan budidaya Hortikultura. Perkembangan di Indonesia dan dunia. Masalah mutu hasil pemasaran dan faiologi lewat panen. Ekologi buah-buahan di Indonesia. Aspek pekarangan dan usaha intensifikasi untuk menaikkan gizi dan taraf hidup rakyat. Tanaman-tanaman buahbuahan penting dan tanaman sayuran penting. S.S. Ha jadi Staf BDT351 Teknologi Hasil Hortikultura 3 (2-3) 2 Teknik penanganan secara segar terhadap produk hortikultura, pengemasan, dan sortasi. Cara-cara membuat hasil olahan sederhana, jam (selai), pengalengan dan lain-lain. GA. Wattimena Staf BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama 3 (23) 2 Prasyarat: BDT200 Peranan tanaman perkebunan dalam pembangunan pertanian, pembahasan mengenai budidaya tanaman perkebunan, meliputi: ekologi pembibitan, penanaman, pemeliharaan clan pernungutan hasil.Komoditi yang dibahas adalah karet, kelapa dan kelapa sawit. S. Yahya Staf BDT 361 Tebik Perkebunan

3(2-3)2 Prasyarat untuk yang mengarnbil PSK Tanaman Perkebunan. Ekologi Sistem Perkebunan secara umum, pembukaan dan konse~asi lahan, tanaman penutup tanah, tanaman pelindung, sistem tanam, pengendalian gulma perkebunan dan peremajaan. M. Argasasmita Staf

BDT371 Anatomi Benih 3 (2-3) 2 Pembentukan benih tanaman Angiosperm dan Gymnosperm. Dispersi benih dalam peranannya sebagai plasma nutfah. Struktur benih dan sitologi benih. T. Kartika BDT 372 Produksi Benih Tfrrgkat Makro 2 (2-0) 1 Pengantar Keagrommian. Usaha Pcmerintah dalam perbenihan. Sistem produksi benih tradisional dan modem. Program benih dalam berbagai negara. T. BuW star BDT 373 Mesin-inesin Pengdasan Benih 3 (2-3) 2 Faktor-£aktor yang mempengaruhi benih dari segi pengolahan benih, yaitu sistem panenan, pengeringan dan pembersihaa benih. M.R Suhartanto BDT 381 Sejarah dan Pekstarian Lansekap 2 (240) 1 Sejarah perkembangan arsitektur pertamanan dari jaman

prasejarah hingga abad ini dengan penekanan pada sumber kebudayaan Timw khususnya Indonesia. Perkembangan gaya arsitektur pertamanan dm kaitannya dengan sistem sosial, budaya dan politik. S. Nurisyab BDT382 Tanaman Lansekap 3 (2-3) 2 Sejarah dan perkembangan tanaman dalam lansekap, ekosistern, fungi tanaman, memilih dan menyusun tanaman, pemeliharaan. PengemIan dan pernbentukan maket. NA. MattJik Staf BDT383 Analisis PerenCanaan Tapak 3 (2-3) 2 Mempelajari pros-pek dm aspek perencaman tapak. Tapak untuk daerah rekreasi dan daerah penghijauan dalam hubungannya dengan perkembangan low sektoral dan regional. Pemecahan masalah dalampengembangan perancangan dengan penekanan

pada penataan lansekap terbangun serta hubungannya dengan sirkulasi, kelompok bangunan, utilitas, sistem-sistem alamiah. Sistem penghijauan dan dokumentasi perencanaan seperti: jadwal, spesifikasi detil. S. Nurisyah Staf BDT 384 Perancangan Lansekap 3 (1-6) 2 Prinsip-prinsip Perancangan Lansekap dan pengorganisasiannya pada skala mikro seperti: taman lingkungan, perumahan dan taman. Pengertian tentang perencanaan secara umum serta kaitannya dengan arsitektur lansekap. Pemecahan masalah-masalah di dalam arsitektur lansekap serta tahap-tahap pelaksanaannya. A. Munandar BDT 385 Analisis Kaqa Arsitektur Pertamanan 3 (2-3) 2 Falsafah dan metode penelitian karya arsitektur pertamanan. S. Nurisyah Sta f BDT 401 Manajemen Produksi Tanaman 2 (2-0) 1 Merupakan gabungan berbagai pengertian tentang pengelolaan (manajemen) dengan pengertian mengenai produksi tanaman. Pembahasan ditekankan pada pengelolaan produksi di tingkat "Lapang", dalam arti lebii kepada berbagai aspek-aspek praktis. O.N. Wiroreno BDT407 Keterampilan Profesi 4 (-1 2 Memberikan pengalaman dan pengetahuan praktis mengenai seluruh aspek produksi dan pengelolaan lapang pada keadaan yang sebenarnya. Staf BDT408 Seminar 1 (-1 2 Berupa penyampaian hasil penelitian karya ilmiah oleh

mahasiswa tingkat akhir dengan bibingan dosen pembimbing. star

BDT 409 Karya Ilmiah I, I1 3 (1-6) 2 Mempelajari dan membahas peranan berbagai faktor produksi terhadap produksi tanaman. Hal ini dipelajari dalam kaitannya dengan tindakan agronomis dengan bimbiigan dosen pembiibing dalam tugas-tugaspercobaan Lapangan rnaupun laboratorium, dan dapat diselesaikan dalam satu semester di antara kegiatan kuliah lainnya. Staf BDT421 Sistemaistem Pertanifin 2 (2-0) 1 Pengertian sistem-sistem pertanian yang dgmakan di daerah tropika, seperti perladangan (shifting cultivation), persawahan, pertanian tadah hujan yang menetap, perkebunan, penggunaan tanah-tanah marginal serta masalah-masalahnya, pasang surut, lebak, pembukaan hutan untuk pertanian. Kekuatan dan kelemahan tiap sistem dan neraca energinya. F. Rumawas Staf BDT 422 Fiiologi Herbisida 3 (23) 1 Prinsip pengendalian kimii klasifikasi dan formulasi herbisida, cara keja hehisida, mewe keja herbiiida, pengaruh hglcungan terhadap efektivitas herbiiida, dampak herbiida terhadap lingkungan, persistensi herbiida, teknik aplikasi herbisida

dan interaksi antara herbisida denpestisida. I.H. Utomo Staf BDT 441 Legurn dan Umbi-umbian 2 (2-0) 1 Legum pangan diberikan pada bagian pertama dari kuliah; pada bagian kedua dianjutkan dengan tanaman umbi-umbiaa. Pada kedua jenis tanaman tersebut akan dipelajari morfologi tanaman, fisiologi, persyaratan lingkungan untuk pertumbuhan serta budidaya, nilai gizi dan penggunaan hasil, prospek serta kendala pengembangannya di Indonesia. Inokulasi rizobiurn dan &asi nitrogen pada legum. J.S. Baharsjah Staf

BDT 442 Tebu dan Sent 2 (2-0) 1 Tebu dan Serar diberikan secara terpisahlberurutan pa& bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani, fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibit/ benih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. S. Sudiatso Staf BDT443 Panen dan Pengolahan Hasil Tanaman 2 (13) 1 Pangan Pengertian pasca panen, masalah pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Aspek-aspek pra panen menunjang pasca panen. Beberapa aspek kultur teknik yang mempengaruhi mutu hasil tanaman pangan. Perawatan hasil setelah panen: pengeringan, penyimpanan, pengemasan dan penentuan hasil. Mutu hasil dan kehilangan hasil. Rangkaian kegiatan-kegiatan pasca panen di tingkat petani, koperasi dan pengadaan pangan. Pendayagunaan hasii dan limbah. P.M.Sjafei BDT444 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan 2 (2-0) 1 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan diberikan secara terpisahlberurutan pada bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani,

fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya, meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibitbenih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. 3. Wiroatmojo Staf BDT451 Pembiakan Vegetatif 3 (2-3) 1 Prasyarat: BDT 200 BIO 213 BDT321 Membahas pengertian dasar pembiakan tanaman secara asexualbegetatif. Latar belakang dan cara pelaksanaan berbagai macam pembiakan tanaman secara stek, cangkok, penyambungan

lansekap. leguminoseae. perdu) secara intensif meliputi adaptasi resistensi baik di rumah kaca. Musaceae dan Mangiferae (kelompok jenis buah-buahan yang dibahas dapat berbeda tiap bulan). rumah bambu maupun lapang. dan lain-lain (komposisi jenis sayur-sayuran yang dibahas dapat berbeda pada tahun yang berlainan). L. A. Makmur Staf BDT453 Kapita Selekta Buah-buahan 2 (2-0) 1 Membahas sewa mendalam aspek-aspek budidaya. Mawar. pemuliaan dan pasca panen kelompok tanaman sayuran tertentu. Winata Sta f BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Membahas secara mendalam aspek budidaya. perkebunan. cruciferae. Rosaceae. seperti: Rutaceae. Mattjik Staf . seperti: Anggrek. seperti: Solanaceae. NA. A.dan kultur jaringan dari tanaman hortikultura. Gladiol. pasca panen dan pengusahaan buah-buahan penting di Indonesia. Surkati Staf BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Mendalami aspek-aspek hortikultura pada tanaman hias. Chrisantimum dan tanaman hias lain (pot.

pembibitan. coklat dan teh meliputi kegunaan ekonomis. pemeliiaraan dan pernungutan hasil. Wachjar Staf . daerah as& botani. penanaman. ekologi.BDT461 Tanaman Minuman Penyegar 2 (2-0) 1 Pembahasan mengenai budidaya tanaman kopi. A.

agraria. S. baik fisii ekonomi maupun 6nansial.BDT462 Tanaman Rempah 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 200 BDT 360 Pembahasan mengenai budidaya Tanaman Rempah-rempah. meliputi: cengkih. meliputi: ekologi. penanaman. Yahya Staf BDT463 Kapita Selekta IJsaha Perkebunan 2 (2-0) 1 Membahasaspek-aspek penunjang utama dalam Usaha Budidaya Tanaman Perkebunan. perkreditan. A. Wachyar Staf BDT471 Produksi Benih Tingkat Mikro 3 (2-3) 1 Teknik Produksi ~knih untuk tanaman pangan. Komoditi rempah-rempah yang dibahas. meliputi: pengembangan perkebunan. industri. lada dan palalkayu manis. perkoperasian clan pemasaran komoditi perkebunan. Sudrsdjat Staf BDT464 Manajemen Perkebunan 3 (3-0) 1 Membahas perencanaan pengembangan dan pengelolaan perkebunan. kehutamn dan hijauan makanan tern& Teknik produksi . pembibitan. perneliharaan dan pemungutan had.

Q. Mugnisyah BDT472 ~en~elolaan 3 (2-3) 1 Unit Pengolahan Benih Sistem-sistem pengolahan benih dan pemilihan benih.benih hibrida. Masalah-masalah dalam pengolahan benih. S. Sadjad S taf . W.

Dormansi. F. serta kaitannya dengan tahaptahap pembuatan dokumen kontrak.BDT 473 Penyimpanan Benih. Rachman BDT483 Perencanaan Lansekap 3 (14) 1 . Pengelolaan laboratorium pengujian benih. Kebijakan-kebijakan mengenai perkotaan dalam kaitannya dengan lansekap kota. Ekologi benih. A. 3 (2-3)1 Faktor-faktor yang mempengaruhi viabilitas benih dalam periode simpan. Murniati Sta f BDT 475 Analisis Benih 3 (2-3) 1 Arti dan pentingnya pengujian benih. Proses kemunduran benih dan sistem pendugaannya. Hukurn-hukum perencanaan di Indonesia. E. metode binis dan pelayanan. Suwarno Sta f BDT474 Fisiologi Benih 3 (2-3)1 Komposisi kirnia benih. spesifikasi dan perkiraan-perkiraan harga. Murniati Staf BDT 481 Lansekap Kota dan Daerah 3 (3-0) 1 Teori dan analisis perencanaan suatu kota. E. Prosedur dan legalisasi pengujian benih. Identifikasi benih. Benih Orthodoks dan rekalsitran. Munandar BDT482 Tatalaksana Profesi Arsitektur 2 (2-0) 1 Pertamanan Sistem manajemen dan organisasi perkotaan di dalam arsitektur pertamanan. Z. Pendekatan fsiologi dan biokimia terhadap viabilitas benih.C.

evaluasi lansekap visual.Perencanaan Lansekap sewa menyeluruh dengan penekanan pada kebijakan-kebijakan perencanaan dalam skala regional multi disiplii. analisis lansekap .

konsistensi. sosial dan ekonomi dalam hubungannya dengan perencanaan dan perancangan lansekap. pedon. laporan tertulisllisan. fsik. warna tekstur. drainase tanah. Persiapan-persiapan serta tahap pembuatan rencana induk. air tanah. Jenis-jenis dan sifat-sifat pupuk buatan. Silabi Jurusan Tanah TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) 1 Pengertian tentang tanah. Jenis-jenis kapur. Nurisyab 252.regional dan dampak penaksiran. regim kelembaban. S. Pembentukan profd tanah dan faktor-faktor pembentuk tanah. Nurisyah BDT 484 Pengelolaan Lansekap 3 (3-0)1 Dasar fdosofi pengelolaan sumberdaya manusia. bahan mineral. bulkdensity. suhu tanah. -pup& kandang. Sifat fsik dan morfologi tanah. pori-pori tanah. ma-ma pemupukan. Metodologi disain dan konsep komunikasi melalui gambar. polipedon. kapasitas tukar kation. S. Hubuugan potensi dan masalah-masalah visual. Profd dan solum tanah. dan koloid tanah. reaksi tanah. perkembangan kota. lingkrngan biotik dan non biotik &ngan pengembangan lansekap. unsur-unsur hara esensial. udara tanah. Sifat-sifat kimia dan kesuburan tanah. horison. ma-ma tersedianya unsur hara evaluasi kesuburan tanah. bahan organik. struktur. kejenuhan basa. mutu .

kapur. air . Sifat fsik clan arti praktikalnya. Bahan organik tanah. Beberapa sifat fsik tanah mineral. Erosi. akibat erosi. jenis-jenis peta tanah dan kegunaannya. Satari Sarwono Hardjowigeno Stat . H. TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah 4 (33) 1 Pengadaan dan tersedianya unsur hara tanaman dalam tanah mineral. cara pengapuran. sistem FAO/UNESCO. A. Koloid tanah. Taksonomi tanah. dan faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. M. proses erosi. polusi sedimen. sistem Pusat Penelitian Tanah. Tanah Indonesia. Survai tanah. Organisme tanah. Evaluasi kemampuan lahan. metode konservasi tanah dan air. Klasifii tanah. polusi kimia.

optik kristal. umur mutlak. Pembentukan. sifat. Tanah organik. umur relatif. pupuk kapdang. ciri dan sifatnya. tanaman. unsur mikro. Mineral-mineral penting. batuan beku. Nitrogen dan belerang tanah. mineral sili- . mineral. Pupuk clan pengolahan pupuk. Reaksi tanah kernasaman dan kebasaan. Kehilangan air dalam bentuk cairan dan pengendaliannya. batuan sedimen. Fisiografi dan stratigrafi Indonesia. Suplai dan tersedianya fosfor dan kalium. O. erosi. H.kimia kristal. waktu Geologi. sifat dan klasifikasi bahan induk.tanah. batuan metamorf. kriitalografi. Tanah dan suplai bahan makanan. Pelapukan "mass wasting". Asal. ciri dan penggunaannya. wradinata Staf TNH 222 Mineralogi Tanah 3 (2-3) 2 Pengertian mineral. batuan.W.. klasifikasi dan sumai tanah. Pengolahan kesuburan tanah mineral. Udara dan suhu tan&. pupuk hijau. Kapur dan hubungannya dengan tanah. Tektonik lempeng. kehilangan air dalam bentuk uap dan pengaturannya. bumi dan susunannya. Sitanala Arsyad Sudarsono Staf TNH 221 Geologi 4 (34) 1 Pengertian Geologi. tektosilikat. Tanah dan pencemaran kimia. mineral silikat.

Iswandi Anas Staf . Daur nitrogen: mineralisasi dan imobilisasi.nesosilikat.kat-filosilikat. perubahan hidrokarbon dan pestisida. Berbagai jasad penting: mikro dan makro. denitrifikasi. belerang dari lain-lain. jasad. mineralsilikat. hidroksida. mineral sililrat-inosilikat. Perubahan mineral: fosfor. pelapukan bahan dan berbagai senyawa bahan organik. fosfat. Astlana Staf TNH 232 Biologi Tanah 3 (2-3) 2 Tanah sebagai tempat hidup. Daur karbon: aspek fsiologi. Mineral oksida. nitrifiasi. Stabiitas mineral terhadap pelapukan. besi. penambatan nitrogen. sulfat dan sulf~da. Hubungan antar jasad. karbonat. analisis mineral.

Evaporasi. permeabiGtas. penggunaan teori lembar ganda listrik. Aliran air ddam tidak jenuh. kepekaan spektral emulsi. konduktivitas hidrolik. persamaan evaporasi. vertikal. dan teknik reproduksi. Interpretasi foto udara dan pengantar penginderaan jauh. Tekstur. Kamera udara dan pengukuran-pengukuran pada foto udara. evaporasi dalarn . Foto udara vertikal. Abdul Rachim S taf TNH 272 Fisika Tanah 3 (2-3) 2 Menelaah sifat-sifat fisii tanah.TNH 241 Dasar-dasar lnterpretasi Foto Udara 2 (2-3) 1 Definisi. sejarah. dan manfaat fotogrametri serta penginderaan jauh dalam pemetaan sumberdaya nasional. difresifitas. penghhatan stereoskopik dan paralaks stereoskopik. karakteristik emulsi. struktur. fluiditas. Dasar-dasar fotografi udara: pemotretan. peta foto. sistem koloid.pemrosesan. Struktur tanah. persamaan aliran air dalam tanah. angkaangka Atterberg. masalah nilai batas. Cara menentukan struktur. fiter. zeta potensial. aliran air horizontal. konsep potensial penggunaan praktis gejala kapiler. transfer detil. infiitrasi vertikal/horizontal. mosaik dan ortofoto. serpsivitas. penggunaan senyawa kimia dalam pembentukan struktur. hukum Darcy. mineral Gat. Metode pemetaan planimetris. Air tanah. konsistensi. Perencanaan misi penerbangan untuk pemotretan.

Pengertian dan pentingnya infdtrasi. ekspresinya pada pertumbuhan tanaman. transport. Cara-cara rneningkatkan kapasitas infiltrasi dan cara penetapan . Proses dan faktor-faktor yang mempengaruhi infiltrasi. Sifat mekanik tanah. kapasitas. kekompakan dan konsolidasi tanah. Dasun Herudjito Staf TNH 274 Hidrologi 3 (2-3) 2 Hujan dan analisis data hujan. konduktivitas. Sifat-sifat panas tanah. daur.praktek. Kekuatan tanah. strain dan stress. Temperatur permukaan tanah. difresifitas. penyelesaian aliran panas dengan gelombang sinus.

Klasifikasi tanah kategori famili. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan landform fluvial dan pantai. Morfologi tanah. proses pembentukan. Inceptisol. unsur-unsur pembentuk. Anang S. Faktor-faktor yang mempengaruhi evaporasi dan pengendalian evaporasi. konsep dasar geomorfologi dan analisis lansekap. Ultisol.kapasitas infiltrasi. proses geomorfologi. Mollisol. pengukuran debit. Taksonomi tanah. penyebaran dan klasifikasi sampai kategori sub group dari Entisol. Klasifikasi tanah secara umum. slope profde study. TNH 343 Geomorfologi &n Analisis Lansekap 3 (2-3) 2 Definisi geomorfologi. sifat. Proses pada lereng. Spodosol. Naik Sinukaban Staf TNH 323 Genesis dan Klasifikasi Tanah 3 (2-3) 1 Ruang lingkup genesis dan klasifikasi tanah. Vertisol. Oxkol. tata nama. Ciri. Analisis aliian sungai. faktor-faktor pembentukan tanah. Pengenalan sistem klasifikasi lain yang dgunakan di Indonesia. Pengertian dan ruang lingkup irigasi. kualitas air. pelapukan dan landform. horison-horkon penciri. Lereng dan pembentukan tanah. Air bawah tanah. Yogaswara S taf TNH . faktor-faktor yang mempengaruhi transpirasi dan pengendalian transpirasi. metode irigasi. dan Aridisol. Lansekap semi arid dan coastal processes. Pengertian evaporasi. AIiran permukaan. Pengertian transpirasi. Hancuran ikli. pengertian kategori. kebutuhan air irigasi. Proses-proses pembentukan tanah. Alfiiol. efsiensi irigasi.

produksi.344 Kartografi 3 (2-3) 2 Definisi dan manfaat kartografi. peta dan pemetaan. otomatisasi. Pembuatan peta . legenda. teknik kartografq komunikasi kartografi. serniologi. macam dan sifat-sifat peta.

Pemanfaatan penginderaan jauh dalam pemetaan. Potensid air tanah dan gerakan air &lam tanah. flokulasi Wasj drainase. F. Pertumbuhan dan faktor-faktor tumbuh. natrium). IJnsur-unsur yang dibutuhkan tanaman. unsur mikro. fosfor. pengikat air tanah. aspck kesuburan tanah daerah pasang surut. Bahan organik. nitrogen. Pengumpulan data topografi (ukur tanah) dan data tematik. serta data penunjang untuk pembuatan peta-peta. kalsium. suhu tanah.M. silikat. peranan faktor-faktor pembentuk tanah terhadap kesuburan tanah.topografi dan wta tematik. struktur. tekstur tanah. Uup S. basa-basa (kaiium. Dasardasar evaluasi kesuburan tanah. sulfur. . Kesuburan tanah sawah. Dasar-dasar hubungan tanah-tanaman. Wiradisastra Staf TNH 363 Kesuburan Tanah 3 (36) 1 Pengertian tentang kesuburan tanah. LehvPkabessy Staf TNH 375 Konservasi Pengelolaan Tanah 4 (3-3) 1 dan Air Sistem tanah. Kemasaman tanah dan pengapuran. bulk density dan prositas agregat tanah. magnesium.

Uraian evaluasi lahan. Prediksi erosi. tingkat ketelitian dan biaya. Analisis metode konservasi tanah dan air.drainase. ruang lingkup dan kepentingan survai tanah dan evaluasi lahan. Tipe dan metode survai. Pelaksanaansurvai tanah. Evaluasi kesesuaian lahan. Klasifii kemampuan tanah. evapotranspirasi. Informasi tanah dan lahan serta data penunjang yang 'diperlukan untuk survai tanah dan evaluasi lahan. . Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. Skala. suhu tanah. keseimbangan air.Ketersediaan air. Infiltrasi. Naik Sinukaban Staf TNH 382 Survai Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) 2 Pengertian.

Menguraikan hubungan antara produktivitas tanah dan kepadatan penduduk dan pemanfaatan tanah-tanah marginal. pertimbangan ekonomik dalam program pemupukan dan pengapuran). Dasar-dasar pemupukan (pengertian umum. Evaluasi lahan di Indonesia. Sahat Matondang Staf TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 (2-3) 1 Peranan kesuburan tanah dan evaluasinya terhadap program pemupukan: cara-cara pengambilan dan penyiapan contoh tanah dan tanaman. faktor-faktor yang mempengaruhi dosis dan cara pemupukan. cara pelaksanaan dan interpretasi). evaluasi kesuburan tanah (prinsip-prinsip. Tatat S.M. F. pengetahuan tentang pupuk (pupuk alam dan buatan) dan permasalahannya. Abdullah Staf TNH 425 Geografi Tanah 3 (3-0 1 Mempelajari penyebaran geografi dan sifat asosiasi tanah dalam hubungan pertimbangan genesis tanah secara umum.3 (3-0) 1 . Evaluasi lahan dengan pendekatan sistem lahan. Leiwakabessy Staf TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengem. Analisis sifat-sifat tanah dan proses-proses pembentukan tanah yang menghasilkan tanah-tanah tertentu. Menguraikan satuan-satuan tanah sertapengaruh proses-proses genesis tanah dan faktor-faktor yang mendasarinya pada potensi pertanian dan penggunaan lahan secara regional di Indonesia. dosis maksimum dan optimum (faktor-faktor yang mempengaruhi).Evaluasi lahan untuk irigasi. pemupukan unsur mikro.

bangan Wilayah Membahas pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penerapan ilmu. Menguraikan dan membahas pentingnya ilmu tanah .

prosedur keilmuan. Tinjauan ilmu mengenai metodologi penelitian. penanaman dan pemeliharaan berbagai jenis tanaman budidaya serta evaluasi kegiatan dalam bentuk lapor . Sebelum kegiatan lapang.dalam perencanaan pengembangan wilayah. Kegiatan lapang meliputi: Persiapan dan perencanaan penggunaan lahan. Membahas aplikasi teori pengembangan wilavah di dalam pengembangan wilayah transmigrasi di Indonesia yang meliputi: Wilayah Pengembangan Partial. metode sintesis. interpretasi hasil pengujian hipotesis. teori kebenaran. Satuan Kawasan Pengembangan dan Satuan Pemukiman. penyusunan hipotesis. Lutli I. pengapuran dan pemupukan. Membahas leori perencanaan dan proses perenc. Nasoetion Staf TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 (0-6)1 Pengelolaan Tanah Terapan terutama merupakan kegiatan lapang. pengujian hipotesis. proses perkembangan ilmu. bentuk baku format penulisan ilmiah. pengumpulan data. metodologi penelitian. etika kesahihan ilmu. pengolahan tanah sesuai kaidah konservasi tanah dan air. pengukuran dan pembuatan peta kontur lahan. tatacara penyuluhan daftar keilmuan. teori struklur pengalaman.rrnaan wiiayah. Nasoetion Staf TNH 491 Metodoiogi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0)1 Pentingnva tatacara penulisan ilmiah. tatacara penyitiran. Penyusunan Pernyataan Proyek Penelitian. Lutfi I. dilakukan diskusi-diskusi tentang materi kegiatan lapang. metode analisis. teori pengukuran.

Supiandi Sabiham Staf .an.

pelaksanaan. program pangan dan gizi di tingkat masyarakat dan nasional. pertanian dan kesehatan. pendidikan gizi dan program-program pangan dan gizi. kebutuhan pangan dan gki serta penilaian status gizi.253. Amini Nasoetion Staf GMK 231 Kehidupan Keluarga 3 (23) 2 Mempelajari keluarga sebagai pusat kehidupan dan penghidupan sehat. Nilai pangan. Amini Nasoetion Staf GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari permasalahan di bidang pangan dan gizi serta hubungan antara pangan. Silabi Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) 1 . Pendidikan gizi. Memahami permasalahan di bidang pangan dan gizi: kaitan pertanian. Selanjutnya tentang sistem pangan dan pertanian serta dampaknya terhadap gizi. serta perencanaan. dan penilaian program. gizi dan kesehatan serta dampak ketersediaan pangan terhadap gizi. keluarga sebagai lembaga sosial. Niai pangan. gizi. pedagogis dan psikologis serta mempelajari pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. . kebutuhan pangan dan gizi serta penilaian status gizi.

Hartanti Santoso Staf GMK 321 Pengetahuan Bahan Panpn 3 (2-3) 1 Pengenalan bahan pangan nabati dan hewani. mempelajari sifat kimia dan fisii komponen-komponen yang terdapat di dalam bahan makanan termasuk kadar gizi dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap mutu bahan makanan. Mariyati Sukarni sla f .

Emma Satriaty Staf GMK 331 Pendidikan Konsumen 2 (2-0) 1 Menelaah dan mempertimbangkan pembeiian barang sesuai dengan kebutuhan.GMK 322 Gizi Terapan 3 (2-3) 1 Mempelajari konsumsi dan pola konsumsi pangan. Sri Rihati Kusno Staf GMK 332 Ekologi Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari fungsi. morbiditas dan kualitas manusia. peranan clan keadaan keluarga dalam kaitannya dengan faktor lingkungan fisik. biologis. sosial. Mempelajari cara mengidentifikasi barang menurut mutu dan kegunaan serta pengetahuan tentang label. Gizi dalam tahap perkembangan manusia. Neraca pangan dan pedoman gizi serta konsumsi pangan. Hardinsyah Staf GMK 323 Gizi dan Penyakit 2 (2-0) 2 Mempelajari standar gizi untuk menjaga kesehatan fisik individu termasuk interaksi antara gizi dengan infeksi dan parasit serta keadaan patologis karena gangguan mekanisme fisiologis dan metabolisme tubuh. tingkat sosial dan ekonomi keluarga. Menemukan masalah-masalah konsumen serta meningkatkan usaha perlindungan konsumen dengan cara berkonsumsi yang benar. mutu gizi konsumsi pangan. Emmy Karsin Staf . ekonomi dan budaya. Kaitan gizi. Secara khusus dipelajari mengenai dampak teknologi terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan keluarga dan interaksinya dengan tata lingkungan hidup keluarga. Kebutuhan dan kecukupan gizi.

GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani 3 (3-0) 1 Pengembangan peternakan dan perikanan ditinjau dari kecukupan gizi keluarga. pengelolaan ternak dan ikan yang mencakup .

iradiasi. Atmojo S taf GMK 334 Kesehatan Masyarakat 3 (2-3) 2 Mempelajari pentingnya kesehatan individu. Faisal Anwar Staf GMK342 Pengolahan Pangan 3 (2-3) 2 Mempelajari dasar-dasar penggunaan panas. pemeliharaan. Faisal Anwar Staf . pendinginan. fisik dan fungsional zat gizi (karbohidrat. keluarga dan lingkungan dalam peningkatan derajat kesehatan. pengeringan. ekstensifiasi maupun diversifikasi. Sumali M. Mariyati Sukarni Staf GMK 341 Analisis ZEit Gizi 3 (2-3)1 Mempelajari sifat-sifat kimia. Peranan sampling bahan makanan sebelum dianalisis dan metode-metode analisis kimia secara kuantitatif dan kualitatif sangat diperlukan. protein. lemak. pencegahan penyakit serta pengembangan usaha. vitamin dan mineral) bahan pangan yang ada hubungannya dengan metode analisis kirnia. Usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi melalui pola intensifikasi. fermentasi dan penggunaan zat aditif makanan dalam pengolahan pangan nabari dan hewani. Cara-cara masyarakatmemanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yang telah ada. Program pemerintah jangka pendek dan jangka panjang di bidang kesehatan seperti tercantum dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN).pengenalan. pemberian makanan. Peran serta masyarakat dalam program-program kesehatan. pembekuan. Perubahan sifat fisik dan kimia bahan sangat diperlukan.

GMK343 Metode Penelitian Gizidan Makanan 3 (2-3) 2 Memahami metode-metode penelitian yang berhubungan dengan masalah makanan dan gizi. Mendalami pengertian dan .

konsumsi) antar wilayah dan perubahan-perubahan yang terjadi. penimbangan antropometri. Khumaidi Staf GMK 421 Pendidikan Gizi 3 (2-3) 1 Menelaah alternatif penanggulangan masalah-masalah pangan dan gizi terutama dalam ha1 meningkatkan pengetahuan gizi. Djiteng Roedjito Staf GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi 3 (2-3) 2 Mempelajari tahaptahap ketersediaan pangan sampai pada dampaknya terhadap status gizi masyarakat menurut model pendekatan sistem. distribusi.kaidah dalam proses pendekatan dan tata cara penelitian gizi dan makanan sehingga mampu mengumpulkan. biokimia gizi. Ditunjang dengan pembahasan sewa umum tentang faktor-faktor pendukung dan kendalanya serta timbulnya keanekaragaman pola (produksi. Faktorfaktor sosial budaya yang mempengaruhi pola pangan dan perubahan kebiasaan makan. klinik dan wa lain yang berhubungan dengan survai gizi dan makanan. menganalisis dan menyajikan data. cara "recall". M. Pengertian dan kaidah yang mencakup rangkaian pe rjalanan pangan dari sejak ditanam sampai ke proses pencernaan manusia. Secara khusus dapat mengenal dan mampu menggunakan peralatan penelitian gizi. konsepsi kerangka kerja logikal. Uraian mengenai konsep dan isi . keuntungan dan akibatnya.

.pendidikan gizi. Social marketing dalam bidang gizi. proses komunikasi dan adopsi. pemilihan metode pendidikan dan teknik penyajian. mengembangkan dan mengevaluasi program pendidikan gizi. Tinjau-ulang mengenai pengetahuan pangan. Siti Madanijah S taf GMK 441 Percobaan Makanan 3 (2-3)1 Mempelajari prinsip-prinsip dan tahapan dalam percobaan makanan dan pengembangan produk baru. Merencanakan. prinsip-prinsip penilaian mutu makanan.

pemanfaatan dan perubahan sumberdaya keluarga. Efektifitas kebijakan dan program pangan dan gizi.prinsip dan metode penilaian inderawi (sensory evaluation). komponenkomponen dalam pengelolaan surnberdaya keluarga. Suprihatin Guhardja Staf GMK 482 Prinsip Perencanaaa Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari hubungan kebijakan pangan dan gizi. kecukupan pangan pada skala regional maupun nasional. serta mampu melakukan analisis dengan pendekatan sistem. faktor-faktor yang mempengaruhi pengadaan. taraf konsumsi makanan. Unsur giii sebagai indikator kesejahteraadkerniskinan. Djiteng Roedjito Staf GMK 483 Manajernen Makanan Masal 3 (2-3)1 . Memahami formulasi suatu kebijakan dengan program pangan dan gizii implementasi dan evaluasi. perkembangan ekonomi. Peranan gizi dalam pembangunan ekonomi. Mahasiswa ditugaskan membuat produk baru makanan bergizi. teknik optimalisasi dalam percobaan makanan. serta mempelajari metode dan analisis data penilaian inderawi. Hidayat Syarief Staf GMK 442 Ekonomi Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari perilaku konsumen. Hubungan variabel ekonomi dengan konsumsi pangan dan status gizi. Distribusi pangan dan gizi. Suhardjo Staf GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari aspek pengelolaan sumberdaya keluarga dalam sistem keluarga. serta aplikasi pengelolaan sumberdaya keluarga. penilaian persediaan pangan.

Meliputi: pengorganisasian dan . kantor. restoran.Pengelolaan makanan masd seperti: rumah sakit. sekolah. katering. dsb.

penyimpanan. Hartanti Santoso S taf GMK 499 Karya Ilmiah 6 02 Merupakan hasil penelitian dadatau studi pustaka dari seorang mahasiswa S1 yang disajikan dalam bentuk tulisan sesuai dengan cara-cara ilmiah. telusur pustaka.manajemen. penanganan. laporan karya ilmiah serta artikel ilmiah. bahasa dan medianya. sanitasi dan higiene. syarat-syarat pembelian bahan makanan. cara sistematika. persiapan. pengolahan. keamanan kerja dan fasilitas fsik (perencanaan tempat dan perabotlperalatan). Dalam pelaksanaannya mahasiswa . Sri Rihati Koesno Staf GMK492 Seminar 102 Berupa penyampaian rencana atau hasil penelitian karya ilmiah oleh mahasiswa tingkat akhir dengan birnbingan dosen pembimbing. penyajian. Emma Satriaty Staf GMK 491 Metode Penyajian Ilmiah 2 (2-0) 1 Mempelajaritentang Metode Penyajian Ilmiah yang meliputi jenislmacam penyajian. pengawasan biaya. Termasuk di dalamnya model penyusunan proposal (usulan penelitian). konsistensisumber informasi. kertas kerja.

dibiibing oleh satu atau dua orang dosen yang mernpunyai kewenangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Staf .

bentuk masyarakat dan pola adaptasi ekologi. uang dan kebijaksanaan moneter. Brotosunarjo SEP 202 Mikoekonomi 3 (3-0) . organisasi sosial. perubahan sosial. fungsi-fungsi. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. pola hubungan antar suku bangsa. Yayat Herudjito Otto A. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosiaI. aplikasi sosiologi. pengangguran dan inflasi. Silabi Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan defmisi (ilmu ekonomi.4. kebijaksanaan harga. produk dan pendapatan nasional. persoalan ekonomi. pola kebudayaan. strategi manajemen di Indonesia dan negara maju. Bunasor Staf SEP 121 Ilmu Sosial Dasar 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai Ilmu Sosial Dasar. kebijaksanaan fskal.S. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. penawaraan. sistem status dan pelapisan masyarakat. Pudjiwati Sajogyo Staf SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) 1 Pengertian tentang perkembangan manajemen. model dan sistem perekonomian). kekuasaan dan wewenang keluarga. proses sosial lembaga-lembaga kemasyarakatan. peranan wanita. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat.25. bersaing dan monopoli). pola komunikasi. group sosial. metode dan teknik manajemen science.

Yayah Karliyah Sri Utami Kuntjoro Sutara H. .1 Memberikan dan memahami dasar-dasar teori ekonomi mikro sebagai dasar pengarnbiian keputusan dan menunjang dasar teori ekonomi terapan serta analisis kebijaksanaan ekonomi.

kebijaksanaan (politik) pertanian. kesempatan kerja dan harga. tataniaga dan perdagangan hasil pertanian. prinsip-prinsip ekonomi dalam usaha tani. permintaan dan penawaran hasil pertanian. lingkungan) serta kebijaksanaan kependudukan. Uraian-uraian yang dicakup adalah ciri pertanian. Noerdin M. Kuntjoro Staf SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan 3 (2-3) 2 Pengertian Demografi dan Ilmu Kependudukan. kerniskinan. pangan/revolusi hijau. Memberikan pengertian dan cara pengukuran tentang pendapatan nasional. idasi dan pertumbuhan ekonomi.SEP203 Teori Makro Ekonomi 3 (3-0) 1 Memberikan dasar-dasar teori ekonomi makro dengan model-model statis dan dinamis yang sederhana. modelmodel pembangunan pertanian. peranan sumberdaya. pertalian antara variabel penduduk dan variable lain (lahan. kelembagaan dan inovasi dalam pengembangan pertanian. beragam pengertian dan ukuran dasar dalam demografi. variabelvariabel penentu perkembangan penduduk (kelahiran. Zen Bungaran Saragih SEP204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) 2 Pengertiantentang ruang lingkup dan metode dalam ekonomi pertanian. dan beberapa masalah yang mendesak. prinsip-prinsip dalam proyeksi penduduk. . kematian dan migrasi). Membahas sod-sod pengangguran. angkatan kerja dan kesempatan kerja.

.Said Rusli Umar Tuanaya Ekawati Ono Sutarno SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 (2-3)1 Peranan Penyuluhan dalam Pembangunan. prinsipprinsip belajar dan mengajar. pendekatan dan metode. proses adopsi. diffusi. penggolongan adopters. falsafah penyuluhan. komunikasi.

penyuluhan dalam program pengembangan di Indonesia. membuat jurnal dari transaksi. konsumen. tujuan dan ruang lingkup ilmu usaha tani. A. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. Roekasah . membuka perkiraan dari neraca awal. potensi perbaikan tataniaga. produsen. Subijo Bratamihardja S taf SEP 312 Ilmu Usha Tani 3 (2-3) 1 Memberikan pengertian dasar tentang batasan. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan. Gunardi Sugiah Machfud Sumardjo Ida Yuhana SEP311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) 1 Menyusun daftar inventaris. fungsi biaya dan marjin dan pembentukan harga. menyusun laporan keuangan. memahami kedudukan usaha tani dalam struktur agribiinis dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada pembentukan sistem usaha tani. E.organisasi penyuluhan. Interpretasi Laporan Keuangan. A Soeharjo Fadholi Hermanto Abas 'lJ. SEP 313 Tataniaga Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan masalah tataniaga. memahami fungsi-fungsi dan pengetahuan yang diperlukan dalam pengelolaan usaha tank menguasai metode perencanaan dan alat-alat analisis untuk mengukur keragaman usaha tani dan menemukan alternatif pemecahan masalah.

Isang Gonarsyah .

Sjafrl Mangkuprawira SEP319 Koperasi 3 (2-3) 2 Membahas arti. Kebijaksanaan pembangunan pertanian: teori. produksi dan perdagangan internasional. dan ruang lingkup perdagangan internasional. taraf kesatuan ekonomik dan aspek kesejahteraan dalam perdagangan internasional. pengaruh perdagangan internasional terhadap faktor-faktor produksi. Modernisasi pertanian dan pembangunan pedesaan. Beberapa teori dan model pembangunan pertanian. sejarah perkoperasian. organisasi dan . peranan koperasi dalam perekonomian. teori biaya komparatif. organisasi perusahaan. tahap-tahap dan model perencanaan. tujuan kebijaksanaan. kriteria. Pelaporan studi kasus. Soeharjo Staf SEP 316 Landasan Perdagangan lnternasional 3 (3-0) 2 Pengertian. tahapan-tahapan dalam pelaksanaan penelitian ekonomi. A. Studi kasus dalam agribisnis. Strategi pembangunan pertanian di Indonesia. prinsip-prinsip koperasi. peranan. pemasaran. beberapa metode penelitian ekonomi. produksi. tatalaksana perusahaan: permodalan. Masalah-masalah biaya. personal. kng Gonarsyah Staf SEP 317 Ekonomi Perusahaan 3 (2-3) 2 Ruang liigkup dan batasan. Tujuan perusahaan. A.SEP 315 Metode Penelitian Ekonomi Agribisnis 3 (2-3) 2 Tujuan penelitian ekonomi. Soebiyo Yayat Herudjito SEP318 Pembangunan Pertanlan 3 (3-0) 2 Pembangunan pertanian sebagai pembangunan ekonomi. keseimbangan di dalam perdagangan internasional. Perencanaan pembangunan pertanian: liigkup. pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional. konsumsi dan perdagangan internasional.

.

Teori pembiayaan. peranan akuntansi inanajemen dalam perusahaan. Roekasah A. pasar modal dan uang pertanian. Subijo Bratamihardja Staf SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup pembiayaan. E. Kadarsan Staf SEP 413 Manajemen Tataniaga 3 (3-0) 1 Pengertian Manajemen Tataniaga. Laporan prestasi dan laporan intern untuk manajemen. memahami agribisnis sebagai satu sistem dan penerapannya sebagai kerangka analisis. identifikasi masalah dalam rangka pembimaan koperasi. Analisis penyimpangan untuk menentukan tingkat efisiensi pada proses produksi. pengorganisasian. manajemen pembiayaan. akuntansi biaya. analisis kesempatan tataniaga. Memberi keterampilan serta kemampuan analisis di dalam pendekatan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan di bidang agribisnis. perencanaan program. Kusumah SEP 411 Manajemen Akunhnsi Pengertian. sikap dan kebijaksanaan pemerintah di bidang koperasi. .W. A. Staf SEP 417 Manajemen Agribisnis 3 (3-0) 1 Memahami ciri dan sifat produksi pertanian dan implikasinya di dalam bisnis di sektor pertanian.manajemen koperasi. H. Peranan akuntansi biaya dalam perencanaan dan pengawasan. E. pengawasan usaha. dan perluasan tataniaga. peranan modal pertanian di dalam sektor ekonomi nasional.

W. Hardjanto Staf .

komunikasi dalam organisasi. kesepakatan dunia Finis) formulasi kebijaksanaan bisnis: strategi dan taktik perusahaan dalam memanfaatkan kesempatan usaha. Stat SEP 419 Studi Pustaka 3 (3-0) 1 Berbagai aspek agribiinis dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. Semua Stat Jurusan SEP321 Komunikasi dalam Penyuluhan 3 (2-3) 1 Maksud dan lingkup komunikasi. komunikasi massa. dimensi-dimensi perubahan sosial. Lubis SEP322 Perubahan Sosial 3 (2-3) 1 Teori Dasar Perubahan Sosial. masalah birokrasi. Kolopaking F. hubungan masyarakat kota dan desa. Aida Vitayala S. komunikasi intrapersonal. . pembangunan berencana. kebijakan pemerintah. E. teori-teori modernisasi dan ketergantungan dalam pembangunan masyarakat desa. model-model strategi komunikasi dalam perubahan sosial. Bambang S. faktor-faktor yang perlu diperhatikan (hukum. Hubeis Ida Yuhana Sugiah M. Djuara P. model-model komunikasi. Utomo Lala M. unsur-unsur komunikasi. Roekasah A. proses penelitian serta teori yang mendukung penelitian.SEP 418 Kebijaksanaan Bisnis 3 (3-0) 2 Arti dan kedudukan Kebijaksanaan Bisnis. komunikasi dalam kelompok. pelancaran pengaruh dan partisipasi. gerak-gerak perubahan sosial. mengapa ada penelitian. Tony SEP 325 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) 2 Memberikan pengertian apa arti penelitian.

.

Pemilihan isi. pendekatan teori struktural fungsional (Levy). karyawisata bermain peran. . Pudjiwati Sajogya wnati Wgna SEP 423 Komunikasi Massa 3 (2-3) 1 Peranan. proses. Photografi dan produksi media. Klasifikasi metode. Tamsur Marse Sumardjo Nurmala P. alat-alat bantu penyuluhan. majalah serta brosur. Adiwibowo SEP 326 Metode Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kedudukan metode penyuluhan dalam ruang lingkup pekerjaan penyuluhan. F. pendekatan ekonomi (Rice) dan analisa peranan wanita dalam pembangunan desa. penggunaan dan efek komunikasi massa dalam pembangunan. demonstrasi cara. M. kursus.kemudian dilanjutkan dengan metode-metode lapangan serta menyusun suatu rancangan penelitian dan usulan penelitian dilengkapi dengan cara mengolah data. transparan. Keefektifan metode. penyuntingan dan penataan tulisan berita serta artikel dalam koran. demonstrasi hasil. Sitorus SEP 422 Sosiologi Keluarga 3 (2-3)1 Pendekatan evolusi perkembangan keluarga. Pemilihan isi. Tonny Ekawati S. . Metode pembinaan kelompok. Sajogyo Winati Wigna Sugiah M. penulisan. analisis data dan studi pustaka. Metode ceramahJpidato. Syarat keahlian seorang penyuluh. magang dan metode lain yang aktual. kunjungan diskusi. penulisan skrip.

penulisan skrip. Gunardi Sugiah M. Pembinaan forum media.penyuntingan. penyiaran dan siaran radio. Syarifah Surkati . Pemilihan isi. "Shooting" dan penyuntingan film.

penetapan indikator. hambatannya pada tingkat lokal (desa. Falsafah dan prinsip-prinsip.P.A. pengolahan dan analisis data. Utomo Lala M. Rachman Bambang S. Sediono M.SEP 424 Administrasi Pembangunan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian yang benar-tentang Ilmu Administrasi Negara yang kini berubah/menjurus kepada pembangunan administrasi untuk pembangunan masyarakat seutuhnya. peran serta masyarakat. pada badan pembina dan peluang konflik. daerah). pengumpulan data. penetapan sumber-sumber data. S~~ogy0 Ali M. bukan administrasi untuk administrasi. Aida . Tjondronegoro Syarifah Surkati YusiRusimah SEP 425 Dinamika Pembangunan Desa 3 (2-3) 2 Arti pembangunan "rnanusia seutuhnya dan seluruh masyarakat" (GBHN). Perurnusan kembali tujuan penyuluhan. penulisan laporan. Kolopaking SEP 426 Evaluasi Program Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kerangka pemikiran teoritik evaluasi program. sesuai perkembangannya dalam dunia internasional maupun Indonesia sendiri. Ilmu ini diberi "warna" sosial. pendekatan manusiawi dalam pendidiian penyuluhan.

perprograman linier.Vitayala S. Lubis SEP 429 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau rninat dari tiap mahasiswa. Hubeis Ono Sutarno Djuara P. Semua Staf PKP SEP 331 Pengantar Riset Operasi 3 (3-0) 1 Pembentukan model bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian. rnasalah .

model ekonomi. Administrasi Pembangunan Wilayah di Indonesia. Christaller. analisis jaringan kerja. masalah tugas. Losch dan lain-lain. kolinear ganda. Sri Utami Kuntjoro Staf SEP 332 Pengantar Pembanynan Wilayah 3 (2-3) 2 Konsep Dasar Wilayah dan Tataruang. formulasi dan pendugaan model khusus seperti model dengan biiair variabel dan model dengan koefisien yang ditentukan besarnya. T. alokasi sumberdaya alam yang optimal dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi.transportasi. perprograman integrer. Teori Lokasi Weber. Metode dan Teknik Analisis Ekonomi Wilayah. Sri Hartoyo Staf SEP 334 Pengantar Ekonomi Sumberdaya 3 (2-3)2 Pengertian dan ruang lingkup ekonomi sumberdaya. sifat sumberdaya alam (dapat pulih dan talc dapat pulih). heterosedastisitas. regresi sederhana dan regresi berganda. Bunasor SEP 335 Metode Penelitian Ekonomi Sumberdaya 3 (23) 2 Pengertian dan ruang lingkup ekodorni sumberdaya dan pemecahan. Sutara H. Hanafiah Staf SEP 333 Pengantar Ekonometrika 3 (3-0)1 Pendekatan ekonometrika. Metode penelitian (pengumpulan . Prinsip-prinsip dasar penelitian ekonomi dan pentahapannya. metode ilmiah dan penelitian). Pembangunan Wilayah Pedesaan. masalahmasalah dalam pengelolaan dan pemanfatan sumberdaya alam. kesalahan spesifikasi. korelasi lini.

data dan pengambiian contoh). Penyusunan pernyataan proyeW . Pengolahan dan analisis data.

Nilai dari sumberdaya tanah. Keunegan ekonomi dari penggunaan tanah. definisi dan istilahnya yang digunakan. faktor lokasi pada penggunaan tanah. proses penganggaran. Yayah Karliah Staf SEP 431 Pembiayaan Masyarakat 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup. Mangara Tambunan Staf SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah 3 (2-3) 1 Ekonomi Sumberdaya Tanah suatu penelaahan hubungan antara Manusia dan Tanah. dampak kebijakan fskal pemerintah. Pasokan tanah untuk penggunaan secara ekonomis. struktur pajak clan mobilitas faktor produksi. Hubungan antara tekanan penduduk dan permintaan akan tanah. Pengawetan sumberdaya tanah. Keputusan untuk pembangunan sumberdaya tanah. Praktikum: Penelaahan Sumberdaya Tanah dilihat dari Politik dan Hukum Perkembangan Hukum Agraria . dan penarikan pajak pada milik bertanah. masalah-masalah yang ada. Pengawetan sumberdaya tanah. Studi kasus ekonomi dan pelaporan hasil penelitian. pengeluaran dan penerimaan masyarakat serta dampak ekonomi dan kaitannya dengan dasardasar kesejahteraan ekonomi. Rencana untuk penggunaan sumberdaya tanah yang lebih baik. Pengaruh faktor lokasi pada penggunaan tanah.usulan proyek.

H. Haqadi Hadikoesworo .P.P.U. Erfpacht.di Indonesia dari jarnan jatuhnya VOC sampai Agrarische Wet. dan U. Agrarian Reform.A. U. Perkembangan Hukum tanah pada jaman pendudukan Jepang dan permulaan revolusi fisik.B.U. Opstal dan pandangan Belanda atas hak Indonesia atas tanah). Hak-hak tanah menurut hukum Belanda (Eigendom. transaksi-transaksi tanah menurut adat. Hukum tanah menurut adat.

evaluasi proyek ekonomi dan peraturanperaturan mengenai sumberdaya air dalam perencanaan dan perumusan kebijakan mengenai sumberdaya air. Aspek sosial politik. Affendi Anwar Sutara H. pengukuran manfaat dan biaya. perencanaan dan pengembangan sumberdaya alam dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. ekonomi dan keteknikan. Tatanan institusional dan kaitannya dengan penggunaan sumberdaya air.SEP 434 Ekonomi Pengairan 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang Smgkup. disuibusi dan konsumsinya. Evaluasi kebijakan-kebijakau. Mangara Tambunan Sta f SEP 438 Kebijaksanaan Sumberdaya Alam 3 (3-0) 2 Proses perumusan kebijakan. Konsep-konsep ekonomi sebagai dasar analisis masalah perikanan. peternakan dan kehutanan. Kuntjoro SEP 436 Kapita Selekta Ekonomi Pertanian 3 (3-0) 2 Ciri-ciri pokok dari ekonomi perikanan. penerapan konsep-konsep dasar hidrologi keteknikan. nilai-nilai sosial dan manfaat sebagai kriteria kebaikan suatu investasi. perencanaan dan pembangunan sumberdaya dam. peternakan dan kehutanan sehubungan dengan produksi. . qadi Prawirodihardjo SEP 435 Analisis Manfaat dan Biaya 3 (3-0) 1 Pengertian dasar tentang manfaat dan biaya. identifikasi manfaat dan biaya.

Semua Staf Ekonomi Sumber Daya . dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa.Mangatas Tampubolon SEP 439 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek ekonorni pertanian dan sumberdaya pertanian.

biaya produksi. (6) Kebijaksanaan pengaturan pengelolaan tataniaga hasil pertanian. Beberapa bentuk kebijaksanaan: (1) Kebijaksanaan di bidang produksi pertanian. memilih-mengelompokkan dan menyajikan fakta).SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi 3 (23) 2 Ruang lingkup ekonomi produksi. (5) Kebijaksanaan di bidang perkreditan pertanian. Perencanaan usaha tani dan wilayah. Golongan kebijaksanaan di bidang pertanian. "Economics of Size". Pengaruh waktu dan resiko terhadap efsiensi. pengelompokan tulisan . Metode pendekatan mikro dan makro. (4) Kebijaksanaan pengaturan dan pengadaan sistem perkreditan. bentuk fungsi produksi. (2) Kebijaksanaan harga hasil pertanian. mengapa menulis dan untuk siapa). Konsep efisiensi: biaya minimum dan keuntungan maksimum. Pengaruh kebijakan pemerintah terhadap efisiensi dan perencanaan usaha tani. resep menulis. Kebijaksanaan mencapai tujuan. Mempersiapkan naskah tulisan (apa. Beberapa pengertian yang erat hubungannya dengan pertanian. Kuntjoro Staf SEP 300 Teknik Penulisan Ilmiah 2 (1-3)1 Prinsip umum menulis (membuat rencana. Tjahyadi Sugianto Sta f SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) 1 Definisi dan pengertian Politik Pertanian. positif dan normatif. (7) Masalah ketenagakerjaan di pedesaan. "Economics of Scale". (3) Kebijaksanaan pemerintah mengatur penyediaan-penyebaran bahan pangan (beras). Pendekatan suatu kebijaksanaan.

Artikel features (pengertian. Langkah-langkah penelitian ilmiah dalam bentuk tahap menulis. Bentukbentuk gaya tulisan (paparan. teknik menulii berita. paparan tentang suatu mekanisme penelitian. tipe-tipe features.ilmiah (populer. tinjauan pustaka. bentuk-bentuk "lead"). Ciri umum tulisan ilmiah. laboratorium. Artikel berita (konsep dan sifat berita determinan beiita. fiksi ilmiah). semi ilmiah populer dan populer). unsur berita. perian dan narasi). bahasan. Bentuk tulisanilmiah (laporan penelitian di lapangan. sifat. tipe-tipe lead bagi features). .

ringkasan. agribisnis. daftar pustaka. di masyarakat dan lembaga-lembaga kedinasan dan atau non kedinasan. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahaiiswa. mempelajari dan menganalisis permasalahan nyata di lapangan. sumberdaya pertanian. PKP: Aida Vitayala S. dengan menggunakan teori-teori yang telah diperoleh selama 7 semester. Proses dan prinsip penyuntingan). format laporan. Setiap mahasiswa diharuskan mengenal. Hardjanto ESD: Wiryadi Prawirodihardjo SEP400 Seminar 1 (0-1) 2 Penyajian oral hasil telaahan berbagai aspek ekonomi pertanian. glossary. Semua Staf Jurusan . sumberdaya pertanian. Tonny AGB: W. StafJurusan SEP 499 Karya Ilmiah U0-a) 2 Berbagai aspek ekonomi pertanian. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. membuat abstrak. agribiinis. Hubeis F.Menulis laporan (pengertian studi pustaka dan PL.

.

spesiasi dan pembentukan ras biologis dan geografis. struktur dan fungsi. seleksi alam. Praktikum: mengenal bentuk umum serangga. Silabi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan HPT 202 Dasar-dasar Ekologi Organisma 3 (2-3)1 Pengganggu Pengertian dasar tentang ekologi. lingkungan fisik dan biotik. Memberikan pengetahuan dasar: morfologi. Aunu Rauf HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman 4 (3-2) 2 Memberikan pengertian dasar mengenai perlindungan tanaman dalam ruang lingkup pertanian. Sugiharso Sastrosuwignyo S taf HPT 221 Entomologi Umum 3 (2-3) 1 Mengemukakan pentingnya arti serangga bagi kehidupan manusia. tingkat kerusakan ekonomi. taksonomi-morfologibiologi-ekologi hama dan penyakit tanaman dan berbagai dasar dan cara pengendaliadpenanggulangannya. Teguh Santoso Staf HIT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum 3 (3-3)2 Membahas: batasan hama. pengantar evolusi serangga. pengenalan dalam ordo dan famili penting bagi serangga. ekologi dan f~iologi serangga. dasar biologi dan ekologi pengendalian hama. anatomi dalam. metamorfosis.5. strategi reproduksi.25. Praktikum: pengenalan gejala dan jenis parasit (patogen dan hama). Praktikum: Pengaruh faktor fisik dan makanan terhadap kehidupan jasad pengganggu. proses pencemaran. pertumbuhan suksesi. taktik pengendalian hama . serta pengantar biogeografi dengan penekanan contoh pada jasad pengganggu sebagai komponen agroekosistem dibahas pada akhir kuliah. berbagai tipe alat mulut.

Praktikum: berupa pembahasan praktek dan penelitian berbagai cara pengendalian hama yang telah diterbitkan di majalah ilrniah atau penerbitan lain. Soemartono Sosromarsono .terpadu serta contoh-contohnya.

Aunu Rauf Staf HPT 309 Teknik Penulisan Ilmiah 1 (0-3) 1 Membicarakan ciri tulisan ilmiah. Sifat-sifat fsik. Diskusi bahan yang berhubungan dengan pengamatan dan peramalan. epidemiologi. cara aplikasi dan alat aplikasi pestisida. Dasar-dasar penarikan contoh. taksonomi. penyebab penyakit tanaman. cara penanggulangannya. morfologi. penggolongan pestisida (senyawa dan cara kerja) dan efek sampingan. pendugaan populasi. teknik penulisan. Meity S. Praktikum: Cara-cara ekstraksi. Kaitan pengamatan dengan proses pengambilan keputusan pengendalian. kirnia dan biologi. Latihan menyusun rencana kerja penelitian dan daya penalaran. Sinaga HPT 310 Pestisida dan Teknik Aplikasi 3 (2-3) 1 Berbagai bentuk formulasi. Peramalan hama dan penyakit tanaman. penularan.HPT 234 Nematologi Tumbuhan 2 (1-3) 1 Pengertian Nematologi secara umum. gejala yang ditimbulkan faktorfaktor yang rnempengaruhinya. Teknik pengamatan dan pendugaan populasi hama dan penyakit penting tanaman. . Sugiharso Sastrosuwignyo HPT 301 Pengendalian Terpadu Hama dan 3 (2-3) 1 Penyakit Tanaman Pengertian dan penentuan Ambang Ekonomi. kerusakan dan kehilangan hasil serta interpretasi. pembuatan tabel dan gambar. pengenalan.

gejala kerusakan. cara-cara pengendalian.Suroto Sukirno Staf HPT 312 Hama dan Penyakit Tanaman 3 (3-0) 2 Hortikultura dan Pangan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. ekologi interaksi hama tanaman. siklus hidup. arti ekonomi. klasifikasi. penyebaran. ciri rnorfologi. organisasi . Penyakit: Gejala kerusakan.

gejala kerusakan.cara-wa penanggulangannya. tanda-tanda patogen. cara-cara penanggulangannya. epidemiologi. Jusup Sutakaria Staf HPT315 Penyakit Benih dan Gangguan 3 (2-3) 1 Pasca Panen Organisme penyebab kerusakan pada berbagai hasil komoditi pertanian di Indonesia. penyebaran. epidemiologi. penyebab kerusakan. cara mendeteksi.penyebab. tanda-tanda patogen. ciri-ciri morfologi. cara-cara pengendalian. ekologi interaksi hama tanaman. Terjadi infeksi. cara penyebaran di lapang dan usaha-usaha penanggulangannya. Sientje S. Penyakit: Gejala kerusakan. Mandang Staf HPT 314 Hama dan Penyakit Benih 3 (2-3) 1 Membicarakan Hama dan Penyakit dalam hubungannya dengan kerusakan benih dan faktor ligkungan yang mempengaruhinya. siklus hidup. arti ekonomi. faktor yang mempengaruhi perkembangan . Rusmilah Suseno Sta f HPT 313 Hama dan Penyakit Tanaman 2 (2-0) 2 Perkebunan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit benih dan cara pengujian kesehatan benih. klasifikasi.

pengujian kesehatan benih. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit. Jusup Sutakaria Staf HPT 322 Hama Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonorni dalam merusak tanaman setahun. .clan usaha-usaha penanggulangannya.

Pembahasan khusus pada bionomi dan wa pengelolaan vertebrata hama yang penting. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. teknik isolasi dan inokulasi patogen. Praktikum: Ditekankan pada pengenalan spesies tikus di Indonesia. seperti tikus dan babi hutan. kerusakan.cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. penyebaran. epidemiologi. contoh-contoh beberapa penyakit dan tanda penyakit (sirntomatologi). dasar-dasar pemberantasan. gejala serangga dan musuh-musuh alaminya. usaha penanggulangannya. cara koleksi dan praktek. A. Hidir Sastraatmadja HPT335 Virologi Tumbuhan 3 (23) . gejala penyakit. Hubungan patogen dengan inang. organisme penyebab. proses terjadiiya penyakit dan faktor yang mempengaruhinya. A. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman setahun. Toerogadi Soemawinata HPT324 Vertebrata Hama 2 (1-3) 2 Pembahasan umum mengenai morfologi f~iologi dan ekologi vertebrata. epidemiologi. pertahanan tanaman. cara identifikasi. gejala. klasifikasi patogen. cara pengendalian tikus. terutarna mengenai sejarah. HPT 331 Ilmu Penyakit Tumbuhao Umum 4 (3-3) 1 Konsep dan arti penyakit tumbuhan. siklus penyakit. Uha Suharja Satari HPT332 Penyakit Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanaman setahunl pangan/hortikultura. Swastika P.

1 Cara penularan. cara pemberantasan. ekologi. komponen struktur. deteksi identifikasi. Rusmilah Suseno . cara berkembang biak.

penyebab penyakit. predatisme dan antagonisme. introduksi. gejala serangannya serta musuh-musuh alaminya. Teguh Santoso Staf HFT 423 Hama Penting Tanaman Tahunan 3 (2-3)1 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonomi dalam merusak tanaman tahunan. dalam bentuk basah. . parasitisme. bagian tanaman terserang. Sukirno S taf HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama 2 (0-6) 2 dan Penyakit Membahas dan membuat koleksi serangga. Nina Maryana Staf HFT 420 Pengendalian Hayati Hama dan Patogen 3 (2-3)1 Membahas: Ruang lingkup dan batasan pengendalian hayati. cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. kering atau "slide". Praktikum: Mengenali ciri-ciri berbagai kelompok dan jenis musuh alami. S. dasar ekologi pengendalian hayati. contoh-contoh kasus pengendalian hayati. sejarah pengendalian hayati.HPT 401 Seminar 1 (0-3) 2 Memberikan latihan dan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan hasil pengamatannya dan pemikirannya secara lisan dalam forum terbuka. kolonisasi dan pembiakan masal musuh alami. pengawetan vertebrata hama terutama tikus. prosedur eksplorasi.

penyebaran.Toerngadi Soemawinata Staf HPT433 Penyakit Penting Tanaman Tahunan 3 (23) 1 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanamanlperkebunanlhortikultura. . terutama mengenai sejarah.

Staf Keterangan : Mata kuliah layanan untuk mahasiswa bukan program studi HPT . Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman. serta penulisan laporan hasil penelitian dalam bidang hama dan penyakit tumbuhan. organisme penyebab. siklus penyakit. Staf HPT499 Karya Ilmiah 4 (11 Memberikan latihan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. Hidir Sastraatmadja HIT 498 Praktek Lapang Keprofesian .kerusakan. epidemiologi. gejala. A. 4 ( ) 2 Memberikan pengalaman kepada mahasiswa melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aspek perlindungan tanaman. serta usaha penanggulangannya.

(MSc. 1985). IPB. (MSc. (MSc. USA. (Prof.Abdul Bari (Ir. Anas Dinurohrnan S. Asep Setiawan (Ir. (It. USA. IPB. Bambang Sapto P. Reading. Amris Makmur (Ir. IPB. . IPB. 1984) 17.H. USA. 1974). Kagawa Univ. Agus Purwito (Ir. 1%3) 21. Univ. 1980) 4. IPB. Univ. DIREKTORI TENAGA PENGAJAR 2. 1980) 7. (Prof. Tampubolon (Ir. Kentucky.. 1985) 11. USA. IPB. (MS. Univ.6. Univ. 1959). 1989) 15. IPB. Eko Sulistyono (Ir. 1975) 2. 1990) 12. Univ. 1%4). Illinois. IPB. (MSc. IPB. Illinois. IPB. Kentucky. IPB. 1986) 23. USA. Abdul Qadir (Ir. IPB. IPB. (PhD. Univ. 1978). 1%1). Didy Sopandie (Ir. Endang Syamsudin (Ir. Kentucky. 1977). (MSc. 1985) 3. 1985) 22. IPB. IPB. 1978). 1966). Bambang Sulistyantara (Ir. Andi Gunawan (Ir.2. B. IPB. Ade Wachjar (Ir. 1986) 19. Donatus Sutijo (Ir. Endang Murniati (Ir. A. IPB.1. (PhD. Aris Munandar (Ir. IPB. USA. (MSc. 1970). UK. 1985) 10. IPB. UI. Kentucky. IPB. UI. (PhD. 1983) 16.6. (MSc. 1971). Achmad Surkati Abidin (Ir. Andri Ermawati (Ir. Darda Efendi (~r. Syamsudii (Ir. 1985) 8. 1982) 9. 1982) 13. 1985) 6. 1976) 18. Adiwirman (Ir. Jurusan Budidaya Pertanian 1. USA. (Ir. (MS. IPB. Adolf Pieter Lontoh (Ir. UI. IPB. 1985) 14. 1%5). 1961). Univ. IPB. 1981) 20. 1986) 5. IPB. 1977).

Faiza C. Australia. Eny Widayati (Ir. 1988) 24. IPB. IPB. Queensland. Suwarno (Ir.Univ. 1976) . 1983) 25.

IPB. Philippines. 1973) 46. Henni Purnamasari (Ir. 1983). Livy Winata (Ir. R. Bintoro (Ir. Philippines. IPB. Okayama Univ. Fred Rumawas (Ir.26. 1982) 43. UPLB. Univ. Japan. UI. 1982). U1. Wisconsin.Justika S. 1%2). Univ. UPLB. UGM. USA. 1990) 47. Ketty Suketi (Ir. IPB. IPB. M. IPB. UK. (MSc. 1989) 32. Joedojono Wiroatmodjo (Ir. Jajah Koswara (Ir. 1983). USA. 1%5). USA. 1963). Univ. (MSc... 1955) 40. Okayama Univ. IPB. 1984) 41. Wisconsin. IPB. (MS. Iskandar Lubis (Ir. USA. UI. 1976) 35. Hajrial Aswidinnoor (Ir. IPB. 1973). 1990) 44. (MS. Indung Siti Fatimah (Ir. 1974). 1987) 42. IPB. Herdhata Agusta (Ir. USA. (MSc. USA. 1976) 38. 1980). 1973). (MSc. Karhi Sukartaatmadja (Ir. Muchtar Argasasmita (Ir. Wattimena (Ir. (Dr. IPB. Munif Ghulamahdi (Ir. 1991) 36. UI. (PhD Univ. Wisconsin. Kentucky. M. 1983). (MSc. (Dr. 1979). IPB. Reading Univ. Purdue Univ. IPB. (PhD.A. Muhd. Suhartanto (Ir. (PhD. IPB. 1989) 45. 1982) 33. Wisconsin. 1%3). (PhD. G. USA.A. Hariyadi (Ir. IPB. IPB. Univ. (MSc. Univ.H. Univ. IPB. 1985) 34. Univ. 1983) 28. 1980). Chozin (Ir. Is Hidayat Utomo (Ir. 1971). (Dr. Baharsjah (Ir. (MSc. 1975) 37. Hadi Susilo Arifm (Ir. IPB. (MAgr. 1976). IPB. 1968) 27. Krisantini (Ir. (MS. 1987) . IPB. (PhD. Wisconsin. 1982) 30. Wisconsin. USA.. 1975). 1980) 39. UNPAD. 1990) 29. 1984) 31. 1%4). USA. 1964). Kentucky. IPB. IPB.

Sjafei (Ir. Ni Made Armini Wiendi (Ir. 1985) 50. Nizar Nasrullah (Ir. 1985) 49. IPB. USA. IPB. IPB. Nurhajati Ansori (Ir. 1971). Wiroreno (Ir. 1x9). (MSc. Otjo N. Nurhajati (Ir.48. 1986) 51. Wisconsin. Pepet M. Univ. 1985) 52. IPB. UI. 1964) . (MS. IPB. 1975) 53. IPB.

Siti Nurisyah (Ir. Mississippi. 1983) 72. 1981). Wisconsin. Sobir (Ir. IPB.. UI. USA. 1978). IPB. 1977). 1990) . Lauvain. IPB. (MS. Sutjahjo (Ir. (Dr. Sudirman Yahya (Ir. IPB. 1984). USA. UGM. Soleh Solahuddin (Ir. 1981). Sri Setyati Harjadi (Ir. IPB. 985) 56. (MSc. IPB. (M. Sriani Sujiprihati (Ir. 1980) 68. (MA. 1977). 1982) 73. 1960) 67. IPB. 1988) 58. 1%5). Univ.. Remie Roesli (Ir. IPB. Kagawa Univ. 1%1).Roedhy Poerwanto (Ir. 1990) 65. 1980). IPB. IPB. USA. 1972). (PhD. Surjono H. IPB. 1991) 75. Purwono (Ir. Supijatno (Ir. IPB.Sjamsoe'oed Sadjad (Ir. IPB. 1988) 61.Agr. 1982). IPB. IPB. 1977) 57. (Prof. (MS. Wisconsin. 1986) 74. Suarto (Ir. IPB. UK. Slamet Susanto (Ir. Univ. (Prof. 1982) 60. IPB. 1963). IPB. Edinburg Univ. Univ. 1978). 70. (Dr. USA. (MSc. Wisconsin. (Dr. 1987) 71. Sugeng Sudiatso (Ir. 1987). IPB. (MS. UI. Jepang. (Dr. Soetardjo Soewarno (Ir. Mardi (Ir. 1981). (MSc. IPB. 1981). IPB. Univ. (MS. (PhD. 1972). Sudarsono (Ir. (MSc Univ. Wisconsin. (PhD. USA. Qodarian Pramukanto (Ir. 1%3). UI.54. Rasnata M. (MS.Sarsidi Sastrosumarjo (Ir. Sudradjat (Ir. Univ. Sandra ArXm Azis (Ir. Ehiwe Univ. 1%9) 69. IPB. 1981) 64. Univ. Belgium. IPB. 1986) . 1975).). 1986) 66. 1984) 76. UI. 1986) 62. IPB. 1990) 59. California. Satriyas Ilyas (Ir. IPB. (MSc. IPB. IPB. IPB. IPB. USA. (MSLA. Wisconsin. (MS. 1%2).. 1989) 55. 1981). USA. 1%3). 1983) 63.

Tatik Kartika (Dra. Kyushu Univ. Widodo (Ir. Mugnisjah (Ir. IPB. IPB. 1974). Japan.77. Sugiyanta (Ir. Wahyu Q. UGM. (PhD.. Winarso D. 1983) 79. Tati Budiarti (Ir. 1985) . IPB. IPB. 1981) 80. 1987) 78. 1987) 81.

A. IPB. IPB. Goeswono Soepardi (Ir. Gunawan Djajakirana (Ir. 1973) 3.. USA. IPB. USA. 1989) 15. Belgium. Dwi Andreas Santoso (Ir. IPB. 1985) 7. 1985) 10. UGM. 1986) 84. Erna Rustiadi (Ir. 1967). Michigan State Univ. USA. Univ. UGM. 1989) 13. Belgium. IPB.(Ir. 1970) 17. Univ. 1986) 14. (Prof. ENSAR. IPB. North Carolina State Univ. 1978) 4. 1977). Zain Rachman (Ir. Ghent. IPB. Chaniago (Ir. Yudiwanti W. IPB.M. 1977) 6. Budi Mulyanto (Ir. UGM. Astiana (Ir. 1%4).K. IPB. Belgium. IPB. IPB. Ghent.. (MS. Belgium. Pulunggono (Ir. (PhD. Anang S.83. UI. IPB. (PhD. Jurusan Tanah 1. 1981). Oregon State Univ. 1986) 11. 1980) 9. UI.63. (MSc. IPB. Ghent. (Dr. Atang Sutandi (Ir. Ghent. 1987) 16. (PhD. 1988). (MS. France. Ghent. USA. F. 1985) 22. IPB. IPB. 1958). Basuki Surnawinata (Ir. IPB. Hari Witono (Ir. Hidayat Wiranegara (Ir.. 1960). Fahrizal Hazra (Ir. (MSc.M. IPB. Univ. Yogaswara (Ir. 1982). Abdul Rachim (Ir. 1970).E. 1972). Baba Barus (Ir. 1975) 21. (PhD. IPB. IPB. 1982) 5. 1986) 23. 1977).. Joyo Winoto . Boedi Tjahyono (Drs. 1980) 8. Satari (Ir. 1%1). IPB. IPB. IPB. Univ. Leiwakabessy (Ir. 1977) 12. Iskandar (Ir.X. 1972). Dasun Herudjito (Drs. 1986) 24. Iswandi A. F. (MSG Univ. Belgium. Heru B. 1980) 19. IPB. (MF. IPB. 1964). 1981) 20. 18. Rachim (Ir. 1%4) 2. (Prof. Djunaedi A. 1976). Budi Nugroho (Ir. 1989) 2. North Carolina State Univ. (MSc.

1974).(Ir. IPB. 1990) . Univ. 1985) 25. Western. IPB. (MSc. Brata (Ir. Kamir R.

1977). Belgium. Univ. Belgium. (MSc. Georgia. IPB. IPB. Univ. Univ. 1972) 39. Oetit Koswara (Ir. UI. 1976). Kentucky. 1981) 31. 1977) 37. Machmud A. 1%9) 43. Univ. 1976). Rykson Situmorang (Ir.26. 1980) 46.. USA. USA. Samid Syarief (Ir. PhD. 1971). Sitorus (Ir. USA. Univ. Univ. (MSc. (PhD. Univ. Rachman (Ir. (MSc. 1987) 34. (MSc. Santun R. Wiradinata (Ir. 1979) 32. of Kentucy. (Prof. 1966). 1983). 1%4). 1980) 29. . Enschede. Komarudin Idris (Ir. 1987) 27. (MS. (MSc. IPB. Wisconsin. 1990) 35. 1981) 36. USA. (MS. IPB. IPB. Sarwono Hardjowigeno (Ir. Netherlands. Latief M. Kukuh Murtilaksono (Ir. (MSc. Otjim W. (PhD. UI. France. 1978). UI. IPB. IPB. 1972). UNSOED. Univ. Nasoetion (11. Prayoto (Ir. UK. 1987) 28. Sahat Matondang (Ir. IPB. Univ. 1975). IPB. 1972). Lutfi I. 1986) 41. IPB. 1982) 33. 1963). 1976). Georgie. USA. (PhD. Sheffield. IPB. 1%1). 1960). 1990) 44. IPB. Rahayu Widyastuti (Dra. Raimadoya (Ir. Sitanala Arsyad (Ir. Univ.. USA. 1974). (PhD. 1984) 45. 1987) 30. Michigan State Univ. IPB. 1972). Minnesota. Ghent.P. 1989) 40. UNPAD. Ardiyansyah (Ir. Wisconsin. 1972). IPB. Univ. 1976). of Strasbourg. (MSc. 1980). 1%3). USA. Ghent. Western. Minnesota. IPB. Moentoha Selari (Ir. IPB. (PhD. UGM. USA. Komarsa Gandasasmita (Ir. Iowa State Univ. USA. 1988) 38. (PhD. USA. Michigan State Univ. (PhD. 1990) 42. IPB. ( MS. 1983). Univ. (MSc. Naik Sinukaban (Ir. 1974). (MS. (MSc. Khursatul Munibah (Dra. IPB. ITC. Univ. IPB. IPB. (MS. Oteng Haridjaja (Ir. M.

Ghent. IPB. Sudarmo (Ir. 1%5). Hakim (XI. IPB. 1984) . Poitiers. Sunsun S. 1981) 48. Univ. IPB. France. Sudarsono (Ir. 1982).USA. Belgium. (PhD. 1988) 49. Univ. IPB. 1976). 1975) 47. (Prof. (MSc.

50. IPB. 1986) 54. UK. IPB. Emmy Karsin (Ir. 1983). Supiandi Sabiham (Ir. Syaiful Anwar (Ir. IPB. IPB. IPB. 1980). IPB.. 1989) 11. Hadi Riyadi (Ir. Budi Setiawan (Ir. (MS. 1975) 56. 1989) 14. 1988) 3. IPB. UI. (MS. Asep Rustiawan (Drh. (PhD. 1988) 9. Diah K. Widiatmaka (Ir. (MSG Kyoto Univ. Kyoto Univ. 1985) 52. 1982) 7. UI. Suwardi (Ir. IPB. IPB. UNMUL. 1973). IPB. 1985) 61.. 1988) 59. Sheffield. Clara M. Tatat S. Japan. (MSc. Central Michigan Univ. 1986) 55. UPLB. 1983). Baskoro (Ir. 1990) 6. Sudadi (Ir. USA. (MS. 1985) 2. IPB. Wahyudin (Ir. 1986) 2. Emma Satriyati (Dra. IPB. 1972). Dodik Briawan (Ir. IPB. IPB. IPB. 1979).63. Faisal Anwar (Ir. 1985). 1971). IPB. (Dipl. 1986) 57. 1983). 1%9). Kusharto (Drh. (MSc. Ali Khornsan (Ir. (MS. Sheffield. (MSc. U. IPB. Abdullah (Ir. 1%3). 1988) 12. 1985) 13. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga 1. 1985) 53. IPB. IPB. (MS. Univ. IPB. IPB. Univ. 1987) 4. 1987) 60. Djiteng Rudjito (Ir. Philippines. IPB. IPB. IPB. Dadang Sukandar (Ir. IPB. 1973) 10. 1985) 8. 1969). (MS. (MS. Nut. 1988) 51. IPB. U. 1985).Drajat Martianto (Ir. Uup Syafei Wiradisastra (Ir.M. IPB. Suwarno (Ir. Ahmad Sulaeman (Ir. Surya Darma Tarigan (Ir. Amini Nasoetion (IT. IPB. 1978) 58. 1974). IPB. 1990) 15. Wahyu Purwakusumah (Ir. IPB. 1987) 5.. Pranadji (Ir. (PhD. 1984) . Dwi Putro T. IPB. UK. IPB. Japan.

(MS. 1988) 17..16. IPB. 1982). IPB. USA. Hardinsyah (Ir. Hartanti Santoso (MSc. 1961) . New York Univ.

. 1%9). Baliwati (Ir. 1986) 40. Lilik Kustiyah (Ir. 1986) 21. Effendi (dr. 1964). IPB. Herien Puspitawati (Ir. 1987) 28.D. Sudjana Sibarani (Ir.. 1964). IPB. USA. IPB. 1988) 31. (PhD. North Caroline State Univ. IPB. Saefuddin (Ir. Boston. USA. USA. (MS. Yekti H. IPB. IPB. M. Achmad M. (Dr. Yayuk F. Harahap (Ir. IPB. (MS. (Dr. 1977). Suhardjo (Ir. Univ. 1975) 2. 1986) 38. UI. 1971). Sri Anna Marliyati (Ir. 1988) 23. 1987) 20. 1983) 22. 1989) 30. Melly Latifah (Ir. IPB. Tuft Univ. London. IPB. Atmodjo (Drs. IPB. IPB. 1%4) 36. 1987) 32. UI. 1982). Suprihatin Gdardja (Ir. 1985) 33. Hidayat Sjarief (Ir. Retnaningsih (Ir. IPB. 1982) 37. UK. 1972). IPB. IPB. 1972) 2.4. Djamaludin (Ir. (MSc. 1975). (MSc. IPB. IPB. Siti Madanijah (Ir. (MSc. UNSOED. Rimbawan (Drs.18. 1983) 35. 1990) 34. (MPhill. 1974). Justus Liebig Univ. UNAS. Ujang Sumarwan (Ir. 1986) 18. (MS. 1970). IPB.6. 1976) 29. Sumali M.Abas Tjakrawirdaksana (Ir. UI. IPB. 1985) 41. Mariyati Sukarni (Ir. UK. 1985) 24. IPB. Vanda Julita Yahya (Dra. Hartoyo (Ir.. 1987) 42. (MSc. 1984) 27. IPB. IPB.Ratna Megawangi (Ir. Nino Yayah Sadiyyah (Ir . 1986) 25. IPB. Kentucky. Lisda F. Univ. Nottingharn. 1975). IPB. Khurnaidi (Ir. IPB. IPB. 1985) 39. Hepi Hapsari [Ir. Ikeu Ekayanti (Ir. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian 1. IPB. 1985) 43. M. 1969) 26. Univ. IPB. IPB. Sri Rihati Kusno (Ir.

FRG. 1976) .

IPB. Parahiyangan. IPB. North Carolina State Univ. (MSc. Univ. UPLB. Dwi Rachmina (Ir. Utomo (Ir. IPB. IPB. IPB. (PhD. 1PB. UPLB. IPB. Bambang S. 1987) 17. Arief Daryanto (Ir. 1964). 1988) 19. 1987) 9. Anny Ratnawati (Ir.. Philippines. Philippines. 1972). USA. IPB. 1977). l975j. UI. Montana State Univ. (Dr. (MEc.. Affendi Anwar (Ir. 1969). 1961). 1%1). (MSc. 1989) 10. Bungaran Saragih (Ir. (Dr. 1981). ISS. . IPU. Roekasab Adiratma (Ir. Achmad Soeharjo (Ir. 1987) 20.A. 1975). 1374). (Ph. 1980) 15. Rachman (Ir. Unn. Anna Fariyanti (Ir. (MSc. IPB. 1987) 18. 1982) 12. IPE. 1984) 11. Bonar M. IPB. UPLB. (Prof. 1959).. Univ. (PhD. Ekawati Sri Wd~yuni (Ir. E. 1977) 4. 1979) 6. IPM. IPB. North Carolina State. 1964) 5. 1988) 16. (PhD. (MS.. IPB. A. Philippines. (Prof. IPB. (MSc. 1973). IPB. USA.P. Minnesota. 1980) 14.S. 1985) 7. IPB. (PhD. Dedi Budiman Hakim (Ir.3. IPB. UI. 1985). IPB. (Dr. Iowa State Univ. 1974). Eka Intan K. Subijo Bratarnihardja (SE. Kusumah (Ir. 1959). Netherlands. IPB. UPLB.1972). 1984) 8. IPB. E. (MS. Univ. USA. Aida V. Ali M. Malaya. USA. Sinaga (Ir. 1989) 13 Bunasor Sanim (lr. IPB. Hubeis (Ir. 1976).D. 1969). USA. (Ir. (Prof. (MDS. 1982).

19%) 21. Icadarsan (MAEc. (MA. UL. 1387) 23. Endriatmo Soetarto (Drs. (MA. 1988) 22. IPB. 1986) . IJNPAD. USA. IPB. Univ. Fadholi Hernanto (Ir. USA. (MSc. 1974) 26. 1%3). 1979). 1988) 27.I.1383). IPB. Wisconsin. Idris (Ir. ~entucky. Hermanto Siregar (Ir. California. (MS. Gunardi (Ir. 1NY). Michigan State Univ.Iarjadi Hadikoesworo (Ir. Univ. 1959) 25. IPR. 1975) %. Univ. Halbah W. USA. (MS.. (MA. USA. IPB. UI. 1971). Hedi M. 1%1). IJGM.

(MS. Lala M. (MSc. Kuntjoro (Ir. 1976). IPB. 1982). IPB. Philippines. (PhD. IPB. (MS. (MSc. Univ. IPB. USA. 1988) 39. UPLB. IPB. 1987) 32. IPB. Tamsur Marse (Ir. I Gusti Bagus Teken (Ir. IPB. Ma'mun Sarma (Ir. IPB. (M. 1960). (PhD. Mangatas Tampubolon (Ir. 1988) 37. IPB. Heriyanto (Ir. USA. IPB. 1985) 47. IPB. IPB. 1989) 43. 1983) 30. 1972). 1%2). IPB. 1984) 29. Minnesota. 1984) 38. Univ. Philippines. 1978) 33. 1990) 44. 1987) 40. IPB.. USA. IPB. (MS. Noerdin M. Univ. Ida Yuhana Yunus (Ir. IPB. 1983) 35. IPB. 1979) 46.Isang Gonarsyah (Ir. Hikmat D. 1976) 31. Kentucky. 1964). 1987) 34. IPB. IPB. Marlyn Sitorus (Ir. IPB. 1982). Univ. Mangara Tambunan (Ir. 1983). Juara P. 1971).28. IPB. IPB. Univ. UI. Hemy Kuswanti S. Lubi (Ir. 1982). IPB. 1973). UPLB. Nunung Kusnadi . Nindyantoro (Ir. Kolopaking (Ir. 1971). Oregon State Univ. Purdue Univ. 1986) 45. 1985). IPB. (PhD. (Prof. (Ir. Hasanuddin. Baqa (Ir.. 1985). USA.Ec. 1986) 48. Zen (Drs. Idqan Fahmi (Ir. 1984). Melani Abdulkadir (Ir. Minnesota. (Ir. 1983). 1983) 36. New England. (MSc. IPB. 1990) 41.1man Sugema (Ir. (PhD. IPB. USA. (MS. (Prof. (MS. (Dr. Lukman M. 1986) 42. Moh.

1981). IPB. (MS. Univ. 1985) 53. IPB. Pudjiwati Sajogyo (Ir. UI. IPB. IPB.S. Ono Sutamo (Ir. (MS. 1979) . OttoA. 1989) 51. 1981). (MSG Univ. (MS. 1990) 52. 1983). IPB. Kentucky. UI. 1990) 49. IPB. Rita Nurmalina (Ir. IPB. 1990) 50.(Ir. IPB) 55. IPB. India. Parulian Hutagaol (Ir. 1981). UI. 1964). IPB. Brdosunaryo (Ir. 1985). Gujarat. (Dr. USA. (MS. Panjaitan (Dra. 1985) 54. (Dr. (Prof. Panggabcan Sitorus (Ir. 1959). 1964). Nurmala K. IPB.

P. IPB. (MS. 1%7). (Dr. Sajogyo (Ir. 1977). S. Sinaga (Ir. Univ. Rudolf S. ANU. 1985) 72. Philippines. UI. (Dr. (Prof. USA. 1960). UI. (MS. 1983) 66. USA. IPB. 1985) 64. Sri Utami Kuntjoro (Ir. Illinois. IPB. IPB. North Carolina State Univ. IPB. USA. 1978). Suryo Adiwibowo (Ir. 1977). (Dr. (MSc. 1977). IPB. Australia.56. 1%2). 1%3) 61. 1979) 60. Sugiah Machfud (Ir. Sutara Hendrakusumaatmadja (It. (MA.. 1%5). Tjondronegoro (Drs. PB. Sarwititi (Ir. (MSc. IPB. 1979) 65. (MS. (MA. Pertanian Malaysia. IPB. 1976). Said Rusli (Ir. 1955). IPB. IPB. Univ. Kentucky.. IPB. 1977). 1988) 70. (MS. USA. 1964). Kentucky. 1984) 67. Sutomo Brodjosaputro (Ir. Syarifuddin Baharsyah (Ir. Syarifah Sukarti (Dra.. IPB. IPB. (Dr. IPB. 1989) 73. 1983) 59. (MSc. Rina Oktaviani (Ir. IPB. Sunarto (Ir. (MS. 1986) 69. 1974). UI. 1957). IPB. (PhD. Sri Hartoyo (Ir. 1961). 1971) 71. IPB. Asmarantaka (Ir. 1987) 58. Montana State Univ. 1977). USA. 1974). Sediono M. 1982). Syafri Mangkuprawira (Ir. Univ. IPB. Netherlands. UI. 1974). Ratna W. Sumardjo (Ir. 1964). . UI. 1986) 62. IPB. (Prof. (MS. 1972). (Prof. 1979) 63. IPB. UGM. (PhD. UGM. 1961). IPB. Univ. IPB. 1985) 57. 1972). IPB. (MA. 1984) 68. Univ. Amsterdam Univ. (Dr. IPB. (Prof.

Winati Wigna (Dra. (Dr. 1971). (MDS. UNPAD. 1980) 75. Wirjadi Prawirodihardjo (Ir. IPB. Univ. 1971) 77. Illinois. 1964) . (MSc. USA. Netherlands. (MS. 1982) 76. IPB. ISS. Wilson H. Tjahjadi Sugianto (Ir. Teuku Hanafiah (Ir. IPB. ISS. IPB. IPB. 1982) 80. 1977). IPB. Tuanaya (Ir. 1963). Wardjanto Wiryokusumo (Ir. IPB. USA. Netherlands. 1972). Univ.1976) 74. Illinois. 1988) 78. IPB. 1979). (PhiD. UmarA. W.S. (MDS. 1986) 79. 1976). Liibong (Ir.

UNPAD. (MSc. Budi Tjahyono (Ir. IPB. Minnesota. Yayat M. (Ir. 1988) . Toerngadi S. IPB. Ali Nwmansyah (Ir. IPB. A. Wagiono (Ir. 1986) 9. Muin Adnan (Ir. 1976) 7. 1987) 84. Tokyo Univ. USA.63. 1966). IPB. IPB. 1987) 83. 1988) 6. IPB. (Ir. 1983) 8. 1987) 11. IPB. Agriculture. 1984) 82. USA. IPB. Aunu Rauf (Ir. (MSc. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan 1. (MS.Dadang (Ir. New England. Munif (Ir. Univ. Univ. IPB. Siti Yusi Rusimah Syafei (Ir. A. A. Australia.1980). Univ. Nugroho (Ir. UI. 1969). 1976). 1988) 3. Hidir Sastraatmadja (Ir. IPB. IPB. Barnbang W. Univ. 1985) 85. IPB. Abdjad A Nawangsih (Ir. USA. 1986) 2. Wisconsin. (MAg. A. (Pm. Bonny Purnomo (Ir. 1986) 10.81. IPB. Japan. 1957) 5. UI. 1988) 2. Herudjito (Dra. IPB. Yusman Syaukat (Ir. 1979) 4. Yayok Bayu K. Yayah K. 1972). Wisconsin. (MEc. 1980).

Elizabeth Sri H. UI. Univ. Gede Suastika (Ir. IPB. 1986) 18. IPB. USA. Idham Sakti Harahap (Ir. Wisconsin. 1984). UNSRAT. IPB. Ivone Oley Sumarauw (Ir. 1987) 19. 1980) 17. IPB. Endang Nurhayati (Ir. 1985) 22. Illinois. USA. Jusuf Sutakaria (lr. Endang Sri Ratna (Dra. (MSc. I Wayan Wmasa (Ir.Damayanti Buchori (Ir. IPB. 1985) . Univ. 1984) 15. 1958).(Ir. IPB. 1983) 20. IPB. 1984) 16. IPB. 1988) U. 1982) 14. UGM. Hermanu Triwidodo (Ir. Djoko Prijono (Ir. 1983). UGM.12. 1980) 21. (Dr. (MSc.

(MSc. (MSc. 1986) 24. 1966). IPB. Teguh Santoso (Ir. USA. 1969). 1973). 1960). Univ. Pierre I. Univ. UI. Sri Mulyati (Ir. Meity Suradji (Ir. 1985) 25. 1985) 35. Pierre I. USA. 1970). Kentucky. Philippines. 1979).Syafrida Manuwoto (Ir. IPB.France. 1963). IPB. Univ. Uha Suharja Satari (Ir. (MSc. UPLB. 1980). Soemartono Sosromarsono (Ir. Univ. IPB. Philippines). (PhD. (Dr. 1988) 33. (MSc. 1985) 27. (Dr. 1984) 38. 1989) 29. UNSRAT. Univ. (MS. UI. 1965). Marie. Yayi Munara Kusuham (Ir. USA. IPB. 1W) 34. Utomo Kartosuwondo (Ir. Sugeng Santoso (Ir. IPB. 1985) 32. IPB. USA. 1975). (MS. Sugharso Sastrosuwignyo (Ir. 1979) 28. (PhD. 1985) 37. 1974).23. Curie. California. Swastiko Priyambodo (Ir. 1985) 30. Suroto Sukirno (Ir. UI. 1%2). Univ. (PhD. IPB. UGM. IPB. IPB. (Ir. Univ. Wisconsin. Nina Maryana (Ir. R. (DEA. Univ. Univ. (Prof. 1987) 41. UGM. IPB. 1981) 26. Kentucky. 1972) 36. (Prof. 1956). 1983). Kentucky. Marie. 1984) . USA. Rusmilah Suseno (Ir. USA. California. 1987) 39. Pudjianto (Ir. Purnama Hidayat (Ir. (MSc. Wisconsin. Supramana (Ir. IPB. Sientje Mandang S. USA. IPB. Curie. France. IPB. Widodo (Ir. 1974) 31. IPB. 1980) 40. 1970). IPB. IPB. (PhD. UPLB. IPB.

Program pendidikan kedokteran hewan bertujuan untuk menghasilkan Dokter Hewan yang cakap serta mampu mengemban tugas teknis dan ketatalaksanaan dalam bidang-bidang sebagai berikut : a. Pengawasan bahan makanan dari hewan untuk mempertinggi mutu kesehatan masyarakat. e. Pengawasan dan pengendalian obat-obatan hewan yang beredar di pasaran untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan tersebut. c. b. Peningkatan mutu gizi masyarakat Indonesia dengan jalan mempertinggi protein hewani. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular yang berasal dari hewan ke manusia yang membahayakan kesehatan masyar akat . Pemeliharaan kesehatan dan budidaya satwa liar untuk tujuan pemanfaatan satwa liar bagi kesejahteraan manusia dan kelestarian lingkungan. Untuk mencapai sasaran tersebut dalam waktu 43 tahun maka komisi pendidikan FICH menyusun suatu kurikulum yang berbobot 182 sks dengan perincian sebagai berikut: 36 sks MKDU dan MKDK. untuk meningkatkan populasi ternak. d. Pemeliharaan kesehatan dan pengobatan ternak dalam rangka pembangunan peternakan Indonesia guna mempertinggi penghasilan negara. g. dan 146 sks MKK (130sks dalam semester I11 . Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular pada ternak. f.

hewan kesayangan. Kegiatan ini bersifat ko-hvikuler. sapi perah.s/d VII dan 16 sks Koasistensi). Untuk memasukan unsur baru dalam program pendidikan Dokter Hewan maka setiap hari Sabtu pagi diisi dengan minat profesi (unggas. Bila kemudian ternyata bahwa kegiatan minat profesi tersebut (ceramah clan peninjauan lapangan) bermanfaat &lam mencapai . primata. ornitologi dan sebagai).

Anatomi : Prof. H. Kusmat Tanudimadja Sekretaris : Drh. Soebadi Partodihardjo . Dr. Jurusan Anatomi Ketua : Prof. Gloria Wanananda. Abadi Sutisna Kepala Bagian Tata Usaha : Ruhiyat Handayani 32. Tuty Laswardy Yusuf. maka ia dapat masuk ke dalam kurikulum.sasaran pendidikan. Fisiologi dan Inseminasi Buatan : Dr. Dr. Dr. MS Ketua Lab. Kebidanan dan Penyakit Kandungan : Prof. H. Kimia Faal : Prof. Buyung Taurin Ketua Lab. Hartono Ketua Lab.1. MS Ketua Lab. 3. Dr. R. Dr. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Ketua : Prof. Djokowoerjo Sastradipradja Sekretaris : Drh. Zoofkiologi : Dr. M. Djokowoerjo Sastradipradja 323. Dr. R. Toksikologi : Drh. Sunarya Prawiradisastra. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan Ketua : Dr. Kusmat Tanudimadja Ketua Lab. MS ?Q? Ketua Lab. Pembantu Dekan I1 : Drh. Farmakologi : Drh. Yuhara Sukra 322. Boedian ~ukvodiredjo Ketua Lab. Biologi Radiasi & Endrokrinologi: Drh. MSc.2. Ketua Lab. Histologi : Drh. Dr. Abadi Sutisna Ketua Lab. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof. Rudi Bawolye Pembantu Dekan 111 : Drh. Hartono Ketua Lab. MVSc. Sri Hartini Sjahfii ~ikar. Adnin Adnan. supaya tidak terjadi penambahan total sks. Embriologi : Prof. dengan jalan mengadakan pengurangan SKS Gda mata ajaran-mata ajaran tertentu. Iman Supriatna Sekretaris : Ir. Singgih Harsojo Sigit Pembantu Dekan I : Drh.

.

Ketua Lab. MSc. Jurusan Klinik Veteriner Ketua : Drh. Masduki Partadiredja MSc. Malole Ketua Lab. Virologi : Dr. FX. MSc. Klinik Hewan Ketua Hewan Ketua Kecil : Drh. Jurusan Parasitdogi dan Patologi Ketua : Dr. Tampubolon 4Sekretaris : Dr. MS Ketua Lab. Soetijono Partosoedjono. Dr. M. M. MVSc. Indrawati Rumawas. Bambang Joeniman N. Helmintologi : Dr. Kesehatan Masyarakat Veteriner : Drh. Rachmat Nabib. Epidemiolagi : Dr.32. Soeratno Partoatmodjo Ketua Lab. Klinik Besar : Drh. Ketua Lab. Badan Vete- . Immunologi : Prof. Ketua Lab. Koesharto. Sja'ban Maidie 33. Sabdi Hasan Aliambrtr. Entomologi : Drh. Protomlogi : Prof. Simon He Ketua Lab.4. Miarwati Sudarwanto Sekretaris : Drh. Patologi Unggas : Drh. Sri Utami Pramono Ketua Lab.6. Dr. Dr. MSc. Gatut Ashadi Ketua Lab. SKM Ketua Lab. Dudung Abdullah ~astramihardja Ketua Lab. Soegijanto Lab. MS Sekretaris : Drh. SKM 325. Patologi Veteriner : Drh. Lab. Bakteriologi : Prof.. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Ketua : Dr. Emir Alkisah Siregar. Mikologi : Dr. B. P. Sunarya Prawiradisastra. Ketua Lab.

Radiologi : Drh. Witasmono Sukotjo . Endang Rachman Supriatna. Patologi Klinik: Drh.riner dan Rontgenologi :Drh. MS Ketua Lab. Rudi Bawolye Ketua Lab.

3. Mata Kuliah Kredit Semester 1 &n 2 TPB 36 sks Semester 3 ANA 211 Anatomi I 3 (2-3) FIF 231 Fisiologi I 3 (2-3) ANA 231 Histologi I 3 (2-3) BIK 213 Biokimia I 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (2-3) PTK221 Ilmu Peternakan Umum 2 (2-0) PTK 231 Genetika 3 (2-3) Jumlah : 21 sks Semester 4 ANA 212 Anatomi I1 4 (3-3) FIF 232 Fisiologi I1 3 (2-3) ANA 232 Hkt010gi I 3 (2-3) BIK 215 Biokiia I 3 (2-3) PHK 211 Mikrobiologi 3 (2-3) ANA 221 Embriologi 2 (2-0) PHK 221 Ilmu Penyuluhan Pertanian 3 (2-3) Semester5 HF 321 PHK 331 PHK 361 . PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Ki~rikulzrri1 No.3.

0 sks .PAP 341 ANA 3 W IMT 315 STK 211 Jumlah : 21 sks Farmakologi I Pengantar Ilmu Sel Virologi Patologi Umum Anatomi Bedah Ilmu Makanan Ternak Metode Statistika Jumlah: 2.

Klinik & Ilmu Tilik Hewan Ilmu Bedah Umum & Terapi Jumlab : 21 sks Semester7 KLV 431 KLV 432 PAP 421 PHK 441 PHK 443 FIF 423 FIF 451 KLV 401 PAP 441 . Reproduksi & IB Parasitologi I Epidemiologi Diagn.Kurikulum (Lanjutan) Semester6 FIF 322 PHK PHK RPR PAP PHK 321 KLV 321 KLV 362 312 311 311 311 Farmakologi I1 Ilmu Penyakit Virus Ilmu Penyakit Bakteri Fisiologi.

Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I 3 (3-0) Ilrnu Bedah Khusus Veteriner I 3 (2-3) Parasitologi I1 3 (3-3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3-0) Zoonosis 2 (2-0) Farmasi 3 (1-6) Toksiiologi 1 (1-0) Demonstrasi dan Diskusi Klinik 1 (0-3) Patologi Khusus I 3 (2-3) Jumlab : 22 sks Semester8 KLV 421 KLV. 412 KLF 441 PHK 442 KLV 413 PAP 442 KPR 402 PHK 413 PAP 431 KKN 401 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 Ilmu Bedah KhususVeteriner 11 Patologi Klinik Ilmu Kesehatan Makanan Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi Patologi Khusus I1 Ilmu Kemajiran dan Kebidanan Peraturan Perundangan-undangan .

Veteriner. Demonstrasi dan Diskusi Patologi (Patologi Unggas) Kuliah Kerja Nyata Jumlah : .

Kurikulunt (bnjutan) Satlester 9 KLH 502 Koasistensi Klinik 1 PAP 501 Koasistensi Parasitologi dan Patologi 2 PHK 501 Koasistensi Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 2 RPR 503 Koasistensi Reproduksi dan Kebidanan 1 FKH 501 Koasistensi Tatalaksana Rumah Potong Hewan 1 FKH Koasistensi Daerah (Kosida) 6 Skripsi 2 Seminar 1 Jumlah : 25 sks Total Semester 1-9: 182 sks .

Praktikum mata ajaran . Prasetyo Nono Sujono lpin Manggung ANA 313 Anatomi Bedah 3 (2 3) 1 Mata ajaran ini diajarkan untuk kepentingan tindak bedah agar lebih mudah dan aman untuk dilakukan. kuku. Kusmat Tanudimadja Nono Sujono Kuswinarning Sigit dan Staf ANA 212 Anatomi Veteriner I1 4 (3-3)2 Membahas tentang anatomi alat-alat tubuh yang meliputi urogenitalis.app.4.3. Di dalam praktikurn diajarkan anatomi pembuluh darah syaraf. Sjahfri Sikar Linda H. Prasetyo Nur Hidayat . neuroanatomi dan apparatus respiratorius.ini mempelajari bentuk. pembuluh limpa dan anatomi organ-organ dalam ruang dada dan ruang perut. organon visus dan anatomi ayam. fungsi ulang dan otot-otot tubuh hewan.1. struktur. angiologi. Kuswinarning Sigit Linda H. Jurusan Anatomi ANA211 Anatomi Veteriner I 4 (3 -3) Membahas alat gerak. digestivus.

implantasi dan perkembangan selaput ekstra embrio. Demonstrasi diberikan guna penangkapan materi ajaran.ANA 231 Histologi I 3 (2 3) 1 Sebagai pendahulu dipergunakan bangun umum sel secara ME. Soena jo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 221 Embriologi 2 (1 3)2 Membahas alat reproduksi kedua jenis kelamin. Dilanjutkan dengan embriogenesis. gametogenesis. dilanjutkan pengenalan berbagai jaringan dasar yang merupakan komponen utama organ tubuh hewan piara. Yuhara Sukra Lukman Raharja 3. dengan fungsi sebagai organelnya.42. . Perhatian khusus diberikan kepada hewan ruminansia dan unggas. Soenarjo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 232 Histologi I1 3 (3 3) 2 Terutama membahas struktur mikroskopik berbagai organ tubuh dalam kaitan dasar di dalamnya. siklus kelamin dan hormon yang berperan. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Veteriner FIF 211 Fisiolqi hewan ternak 3 (2 2)2 Fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh hewan ternak.

R Widjajakusuma dan Staf FIF 212 Fisiologi manusia 3 (2 3)2 Suatu mata kuliah pendahuluan mengenai dasar-dasar faal manusia. R Widjayakusuma dan Staf .

sebagai dasar ilmu-ilmu kedokteran hewan. aktivitas otot. sistem endokrin. pernapasan dan sistem syaraf. kardiovaskuler. metabolisme eksresi. Pembicaraan mencakup prose-proses pencernaan. RP. refirasi. syaraf otonom. Budiman P. urepeo dan reproduksi.FIF 241 Fisiologi VeterinerI 3 (2 3) 1 Asas dan konsep yang umum dari kerja alat-alat tubuh hewan piara. yang mencakup prinsip-prinsip dasar fiiologi. Suriawinata dan Staf FIF 242 Fisiologi Veteriner I1 3 (2 -3) 1 Lanjutan dari Fiikologi Veteriner I. farmakodinami dan farmakologi sistem.. dan Staf FIF 322 Farmakoiogi Veteriner I1 3 (2-3)2 Crinsip-prinsip dan pengertian dasar mengenai . RP. susunan syaraf pusat. Suriawinata dan Staf FIF 321 Farmakologi Veteriner I 3 (2 3) 1 Prinsip-prinsip dan pengertian dasar farmakologi dan toksikologi. gastro intestinal. darah kardiovaskuler. reproduksi dan laktasi. syaraf perifer:.

autokoid. endopakit. Pursani P. dan Staf FIF 323 Farrnakologi Umum 2 (2 0) 2 Memberikan dasar-dasar farmakologi bagi mahasiswa di luar program studi kedokteran. ektoparasit. kemoterapi neoplastik. farmakologi obat anti septik. meliputi prinsip-prinsip dasar farmakodinami. dan Staf . antiviral.kemoterapi. kemoterapi dan farmakologi sistem. nutrisi dan kapita selekta. anti mikroba. farmakokinetika. Achyani A. toksikologi.

Sjahfri Sikar dan Staf FIF 413 Endokrinologi 3 (3 0) 1 Membahas alat-alat tubuh dengan sekresi dalam (internal secretion) pada vertebrata. invertebrata dan tanaman. Djojosoebagio FIF 423 Farmasi 3 (1 6) 1 Dasar-dasar ilmu farmasi. kerja hormon dan kimia beberapa macam hormon. S. S. Widjqjakusuma dan Staf FIF 414 Radio Biologi 3 (2 3) 2 Membahas dasar-dasar penggunaan zat radio aktif sebagai perunut dalam biologi dan efek radiasi pada organisme bagi mahasiswa tingkat pemula. Muztabadiharja . S. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 332 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 1 Membahas fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh pada ikan. peraturan-peraturan mengenai obat. cara pembuatan dan persyaratan dari berbagai bentuk obat. aturan serta wa penulisan resep. sebagai dasar ilmu biologi serta reaksi tubuh terhadap pengaruh baik dari dalam maupun dari lingkungan luar untuk mempertahankan keseimbangan di dalam tubuhnya (homeostasis).FIF 331 Fisiologi Hewan 4 (3 -3) 2 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan vertebrata dan invertebrata.H. R. Budirnan P.H. Perhatian juga diberikan pada Crustaceae.

dan Staf .

antineoplasma. fertilitas. Science veteriner dan lain lain). anatomi dab fungsional alat kelamin hewan jantan dan betina.43. tumbuhan beracun dan lain-lain. pengenceran dan pengawetan semen. Sastradipraja FIF 461 Toksikologi Veteriner 1 (1 -0) 1 Prinsip-prinsip dasar toksiiologi. Budiman P. macam -macam racun dan keracunan zat-zat yangbanyak dijumpai di bidang veteriner seperti pestisida. pubertas. dan Staf 3. evaluasi. teknik inseminasi pada berbagai . pengamatan biiahi dan penentuan waktu inseminasi. Jurusan Reproduksi &en Kebidanan RPH 311 Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan 3(2-3)2 Pengertian dasar dalam reproduksi hewan. Peternakan. musim perkembangbiakan. porkus dan laktasi. hormon reproduksi. proses kebuntingan.FIF 424 Kemoterapi 2 (2 -0) 1 Membahas berbagai kemoterapi seperti antimikroba. D. Diperuntukkan bagi yang sudah mendapat mata ajaran Farmakologi Veteriner. termasuk masalah residu dan withdrawal time dan lain-lain (untuk mahasiswa di luar program studi profesi kedokteran: MIPA. Abadi S. dan Staf FIF 451 Fisiologi Proses Produksi 4 (3-3)2 Membahas latar belakang f~iologi dari berbagai proses produksi ternak terutama dilihat dari aspek metabolisme. logam-logam berat. antiparasit. Prosedur penampungan. siklus berahi.

.

manajemen peternakan ditinjau dari ilmu reprod* penulkan laporan dan . sistem pencatatan dan organisasi I B serta aspek dasar dari transfer embryo. dikotia serta komplikasi-komplhi yang mengiringi partusus dan cara penanggulangannya. Yusuf Mozes RToelihere lman Supriatna Bambang Purwantara Ligaya Tumbelaka RPR 402 Ilmu Kebidanan dan Kemajiran 3 (2 3) 2 Mempelajari hal-hal yang menyangkut kebuntingan dan partus baik normal dan tidak normal. kematian embrio. para mahasiswa koasisteki melakukan kegiatan seperti pemeriksaan kualitas dan pemeriksaan kebuntingan. Kurnia Achjadi T. Diagnosa dan penanggulangannya. Faktor-faktor kegagalan reproduksi oleh gangguan fungsional. pemeriksaan dan penanggulangan kasus reproduksi. Djojosoedarmo S. S.ternak. teknologi ahli janin. penyakit dan pengaruh lainnya. abortus.L. Partodihardjo Mozes R Toelehere Agus Setiadi RPR 503 Koasistensi 1 (0 6) Selama 7 hari di laboratorium dan 23 hari di lapangan.

Kurnia Achjadi Agus Setiadi .ujian dokter hewan bidang reprodulcsi S taf RPR 504 Seminar Jurusan Kegiatan unhlk pengajuan skripsi masalah reproduksi hewan yang didapatkan dari studi pustaka dan penelitian.

Partadiredja B. Mata ajaran sebagai penunjang: PHK 211. PHK 331 Pengantar Immunologi 2 (2 0) 1 Mempelajari proses terbentuknya kekebalan tubuh dan akibatnya. PHK 361. M. PHK 321. hypersensitivitas.4. deteksi reservoir dan hubungan keia antara berbagai instansi ditinjau dari segi sosiologi. tentang mekanisme infeksi. Persyaratan: Fisiologi. Rumawas. ekonomi dan budaya. Histologi. Pembahasan lebih ditekankan kepada Epidemiologi. Joeniman . Pembahasan penyakit yang ada di luar Indonesia sebagai perbandingan dan pencegahannya. PHK 331.. PAP 302. terutama penyakit-penyakit yang spesifJc terdapat di Indonesia. uji-uji serologis tentang pembuatan jenis dan penggunaan vaksin dan cacat kelainan sistem kekebalan tubuh. reaksi antigen dengan antibodi. Juga dibahas tentang distribusi penyakit. PHK 443 Zoonosis 2 (2 0) 1 Membahas tentang rantai penularan penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dan hewan. Sosiologi. R Soejoedmo I. PHK 413. PAP 421. Biokimia.4. Ekologi penyakit. Mikrobiologi dan Paraiitologi. Jumsan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner.3. PHK 311. Uraian tentang pembentukan immunitas.

diutamakan untuk penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. . Pembahasan setiap penyakit meliputi etiobgi.Retno DS. PHK 362 Ilmu Penyakit Virus 2 (2 0) 2 Mempelajari penyakit Hewan menular yang disebabkan oleh virus clan Rickettsia. epizooti01ogi. tanda-tan& klinik.

Zahid Ilyas Cokro S. Joeniman A. Emir A. Malole Pien S. Persyaratan: Mikrobiologi dan Immunologi. STK 221. Studi kasus dan analisis pemberantasan beberapa penyakit hewan merupakan bahan diskusi. B. Partadiredja M. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. Siregar.P. Gani A. KLV 3. Gani A. Selanjutnya tentang ukuran kesehatan populasi hewan. PHK 221. PAT 3. diagnosa dan cara pencegahannya. PHK 413 Peraturan Perundang-undangan 2 (2-0) 2 Veteriner Undang-undang dan peraturan-peraturan veteriner di In- . Leksmono Margaretha A. penerapan metode epidemiologi dan surveilence penyakit hewan. Ilrnu Makanan Ternak. Siregar A. Trysatya N. Juga dibicarakan tentang hubungan antara agen penyakit. Siregar 4. Wibowo B. Penyuluhan Peternakan. induk semangnya dan lingkungan di mana keduanya berinteraksi. PHK 321 Epidemiologi 2 (1 -3) 2 Membahas tentang penyakit pada populasi hewan diiertai dengan cara pencegahan dan pemberantasannya.patologi. M.

donesia dalam kaitannya dengan peraturan-peraturan veteriner Internasional. Uraian tentang peraturan-peraturan sebelum dan setelah kemerdekaan Republi Indonesia. pencegahan. pemberantasan . (2) Penolakan. yang meliputi: (1) Obatobatan untuk hewan.

Soeratno Partoatmodjo 0) 2 PHK 312 Ilmu Penyakit Bakterial dan Mikotik 2 (2 Penyakit hewan menular yang disebabkan oleh bakteri. Uraian meliputi: -Dasar-dasar tata cara hidup sehat menurut . B. sifat-sifat virus. PHK 361 Virologi 2 (1 3) 1 Pengetahuan dasar tentang virus dalam sifat-sifat biologinya serta peranannya sebagai penyakit hewan.dan pengobatan penyakit hewan.U. Malole Pien S. Pramono F. diagnosis laboratorium. cara menghitung virus dan sifat patogenitasnya. Idwan S. Siregar Retno DS. Joeniman A. (4) Kesehatan Masyarakat Veteriner. Pasaribu. Wibowo B. Selain itu juga dibahas tentang Rickettsia dalam ha1 klasifikasi dan sifat-sifat bidogisnya. Pamungkas C. kapang dan khamir. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiologi. Biokimia. (3) Usaha pengendalian. Persyaratan: Histologi. cara-cara pencegahan dan pemberantasan serta taksiran kerugian yang ditimbulkamya. S. Diutamakan pada penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. epizootiologi. Setyaningsih J. S. tanda-tanda klinik dan patologi anatomik. Uraian meliputi klasifikasi virus. PHK 441 Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3 0) 1 Mempelajari tata cara hidup sehat masyarakat petani peternak dan masyarakat pada umumnya. Gani A. cara pembiakan. (5) Kesejahteraan Hewan. Pandoe. Partoatmodjo S. M.

WHO dan penyesuaiannya di Indonesia. . cara-cara pencegahan penyakit diutamakan penyakit-penyakit yang sering menyerang masyarakat yang sehat.

Uraian meliputi: -Kesehatan air susu mulai diproduksi oleh hewan perah sampai mencapaikonsumen. -Kesehatan daging. -Membahas peraturan-peraturan yang erat hubungannya dengan kesehatan daging. FIF 143. Sandjaja PHK 442 Ilmu Kesehatan Makanan 3 (2-3) 2 Pengetahuan tentang air susu. penentuan kualitas air dan cara-cara penyediaan air sehat. laboratorium pasar daging ditinjau dari kepentingan kesehatan masyarakat. . STK 221. -Kesehatan telur dari peternakan sampai konsumen.Rumawas Hermana W. daging dan hasil olahannya. -Teknik-teknik pemeriksaan daging segar dan hasil olahannya di Rumah Potong Hewan. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. 1. serta penyakit-penyakit penting yang ditularkan lewat telur.-Dalam ilmu gizi dipelajari kebutuhan akan kalori asam amino esensial. FIF 242. -Sanitasi lingkungan dan tata cara pemukiman sehat. Selanjutnya dibahas pula beberapa penyakit penting yang sering ditularkan melalui daging. pengelolaan dan pengolahan air susu dan beberapa penyakit penting yang ditularkan melalui air susu. Dasar-dasar Manajemen. dan hasil olahannya. fungsi dan arti ekonomi Rumah Potong Hewan serta peranan Dokter Hewan dalam menanganinya. sanitasi lingkungan peternakan dan liigkungan industri ternak.

PHK 321. PHK 411. Pumawarman D. PAT 4. PHK 362. PHK 211. Sudanvanto T. PHK 310. Siregar M. RPR 311. Lubn.W. PHK 361. I. Ilmu Makanan Ternak. Ilmu Penyakit Peternakan. Koperasi. PHK 443. KLV 408. FIF 4. Rumawas Emir A. . KLV 3. FIF (5)-6(6). BIK 213.BIK 212. RPR 402.

PHK 221 Penyuluhan Peternakan 3 (2 -3) 2 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian.6. meliputi morfologi. pengendalian dan pemberant asannya. pengendalian dan pemberantasannya. patogenesis. metabolisme dan genetika mikroba.3. Jurusan Parasitologi dan Patologi PAP 311 Parasitologi I 3 (2-3) 2 Mempelajari parasit bersifat protozoa dan artropoda parasitik pada hewan piara.4. S. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Umum I 5 PHK 211 Mikrobiologi . Bagian kedua tentang cara-wa isolasi mikroba patogen dan spesimen penyakit mikrobiologi veteriner. siklus hidup. Hastowo dan staf.4. Siregar A. pemilihan metode dan pembuatan media penyuluhan yang berkaitan erat dengan bidang pembangunan peternakan dan kesehatan veteriner. metode penyuluhan. Koesharto dan staf PAP 421 Parasitologi I1 3 (2-3) 1 Mempelajari parasit bersifat parasiti (cacing) pada hewan piaran.X. Uraian mencakup dua bagian.5. R Achmad Muchlis dan Staf. bioekologi. pertumbuhan. bioekologi. penyusunan program. siklus hidup. Emir A. . 3. F. yaitu: bagian pertama tentang bentuk. Zahid llyas Cokro Setio Leksmono. pembiakan. meliputi morfologi.3 (2 -3) 2 Pengetahuan dasar tentang kehidupan mikroorganisme dan kaitannya dengan masalah penyakit menular pada hewan dan manusia. komunikasi.

.

alat urogenital. alat sirkulasi. penyakit-penyakit akibat kekurangan gizi. susunan syaraf pusat. otot. kelenjar endokrin. patologi penyakit menular. Rachmat Nabib dan Staf. PAP 442 Patologi Khusus I1 3 (2 3) 2 Pengetahuan tentang perubahan-perubahan pada alat tubuh dan jaringan sewa makroskopik akibat penyakit-penyakit infeksi serta akibat gangguan lainnya untuk membantu penentuan diagnosa penyakit sewa patologilt anatomik dan sebab kematian hewan. alat pencernaan. patogenese penyakit. Isi Kuliah: Dibahas secara sistematik mengenai kelainan yang terjadi pasca-mati dan semasa hidup beserta patogenesisnya dari alat-alat tubuh. patologi unggas. PAP 441 Patologi Khusus I 3 (2 -3) 1 Prasyarat : Patologi Umum Tujuan : Memberikan dasar dan pengetahuan untuk mengenal kelainan alat-alat tubuh. alat pernafasan. Membahas tentang .PAP 341 Patologi Umum 4 (4 0) 1 Pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip perubahan jaringadalat tubuldorgan sebagai akibat defisiensi dan gangguan metabolisme makanan. W~lly Rumawas dan Staf. dalarn menentukan diagnosa penyakit dan sebab kematian hewan. tulang dan persendian. di laboratorium dan lapangan.kulit. radang dan tumor. gangguan sirkulasi.

alat pencernaan. susunan syaraf pusat serta membahas tentang patologi dan patogenesis beberapa penyakit penting pada hewan lainnya. Diberikan dalam bentuk kuliah dan demonstrasi preparat. Syaban dan Staf .patologi alat pernafasan. M. alat reproduksi.

Dudung Abdullah S. Staf Klinik Veteriner. slide) yang dijumpai dalam praktek.7. kulit clan bulu. serta mengikuti kegiatan penanganan di peternakan rakyat. selaput lendir. susunan syaraf dan sistem muskulus skeletal).3. signalement. alat peredaran. KLV 502 Koasistensi 1 (0 6) Selama tiga bulan mahasiswa koasisten dibimbing menangani kasus-kasus penyakit dan persiapan mereka untuk menjadi Dokter Hewan melalui kegiatan klinik dan cara perawatan hewan. Harry Soehartono dan Staf. secara laboratoris (faeces.4. mata dan telinga. alat pernafasan. Sugianto Achmad Sjahir Veronica Liem Bok Lan. alat urogenital dan alat kelamin. cara-cara penilaian hewan ternak dan piara berdasarkan bentuk luar. kulit. serta interpretasi dari masing-masing pemeriksaan. darah. Jurusan klinik Veteriner KLV 401 Demonstrasi Klinik (0 2) 2 Memperagakan dan membahas kasus Penyakit Dalam dan Bedah (hewan hidup. . pertahanan. kelenjar. Mempelajari penentuan umur. air seni. keadaan umum. KLV 321 Ilmu Diagnosa Klinik Veteriner 3 (2 3) 2 dan Ilmu Tilik Hewan Pembahasan tentang dasar-dasar pemeriksaan secara kliiis (anamnese. perusahaan peternakan maupun membantu kegiatan penelitian. cairan eksudat dan transudat) pada hewan ternak dan piara. alat pencernaan.

anesthesi. vulnus haemorhagi. absces. gramulasi. transfusi. macam- .KLV 321 Ilmu Bedah dan Terapi Umum 3 (3 0)2 Pembahasan umum tentang dasar-dasar ilmu Bedah. penasakan darah fraktur. proses persembuhan luka. ulkus.

pembacaan gambar dan interpretasinya). hidroterapi. caracara pemeriksaan laboratorium dan interpretasi hasilnya. Pengetahuan tentang radioterapi serta pembahasan tentang rontgenologi (teknik pemotretan. KLV 421 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 2 (2 0) 2 Lanjutan pembahasan Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I. diagnosa. died. gejala klinis. prognosa. akupunctur. cairan serebrospinal). urin. actinoterapi. dan terapi serta pencegahan penyakit-penyakit di daerah kepala. frekuensi.macam jahitan dan balutan serta penanganan setelah pembedahan. pem- . pathogenesis. Membahas tentang bermacam-macam terapi secara umum antara lain: Thermoterapi. leher dan tubuh. KLV 412 Ilmu Bedah Khusus Veteriner 11 3 (2 3) 2 Pembahasan tentang bacaan etiologi. Rudy Bawolye Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. Endang Rachman Aisyah Girindra Setyowidodo. transudat. prosesing. serta terapi fisis lainnya. Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. KLV 441 Patologi Klinik 3 (2 -3) 1 Membahas tentang penyimpangan-penyimpangan komposisi cairan tubuh (darah. differensial diagnosa.

. Wirasmono Sukotjo Achmad Sjahir Suglanto. penyakit syaraf. dan penyakit metabolisme.bahasan tentang penyakit alat pembentukan darah.

peredaran darah. pernafasan. gejala klinis. diferensial diagnosa. dan telinga. urogenital. Bedah kosmetik (potong telinga. screwing). potong ekor. Membahas batasan. frekuensi. KLV 401 ilmu Penyakit Daiam Veteriner I 3 (3 0) 1 Pernbahasan tentang batasan. prognosa dan pengobatan serta penyegahan . gejala klinis. diagnosis. diagnosa dan tehs operasi (boaepinning. gejala his. plating.KLV 432 Bedah Khusus Veteriner I 3 (2 -3) 1 Pembahasan mengenai penyakit bedah dan teknik operasin~la pada alat-alat pencemaan. Rudy Bawoyle Sabdi Eiasan Aliambar Harry Soehartons. diferensial diagnosa dan pengobatan serta pencegahan penyakit-peny&t pada kuku dan lokomosi. patogenesa. cara diagnosa. patogenesa. potong kuku dan lainnya) dibahas secara rinci pada hewan piara (pet animal). reproduksi mata. kausa. frekuensi. penyebab. Sunarja Prawiradisastm Dudung Abdulfah Gunanti. KLV 413 Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi 2 (2 0) 2 Membahas mekanisme kuku dan tegak dari hewan (temtama hewan besar). Pernbahasan penyakit bedah tulang tentang batasan. penyebab frekue~lsi. diagnosa. dferensid diagnosa.

penyakit-penyakit. aiat penccruaan. alat peredaran darah. alat-dat pernapasan. . AcEnn~ad Sjahir Veronica Liern ask Lan Agus Wiijreya. &at urogenital dm Pulit pa& Hewan ternak dm piara.

1984) 9. 1984) 7. R. Juhara Sukra (Drh.. IPB.. Jurusan Anatomi 1. IPB. 1989) 5. IPB. 1%8). Kusmat Tanudimadja (Drh. Justus Liebig Univ. Ipin Rosadi Manggong (Drs. 1984). UI. 11. (MSc. (Prof. IPB. 1%5). IPB. .. USA. (PhD. 1959) 14..3. (MSc. 1986) 10. IPB. UI. 1982). 6. FRG. Ita Djuwita (Drh.Adi Winarto (Drh. 1976) 12. Heru Setijanto (Drh. Kosim Alimi (Drh. 1%7). 1963). Kuswinarning Sigit (Drh. IPB.. IPB. IPB. (MS. (Dr.5. USA. 1986) 3. Nono Suyono (Drh. Iowa State Univ.(Drh. 1974). (DEA. (M.Lukman Rahardja (Drh. IPB. 1985) 2. UI. 1959). R. 1977). Wisconsin. IPB. IPB.1. M. (MS. USA.. 1975). (Dr. 1960). Univ. 1987). Hartono (Drh. 1977). (Prof. (MSc. IPB. 1986) 13.. 1977). Nurhidayat (Drh. IPB. Iowa State Univ. IPB. IPB. 1977). 8. IPB. 1973). Arief Budiono (Drh. UI.Phill.. DIREKTORI TENAGA PENGMAR 35. USTLFrance. 1984) 4. New Castle Upon Tyne Univ. Linda Himawanti (Drh.

1985) 17. 1983) . Bambang Pwwantara (Drh. IPB. 1972). 1979) 15. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan 1. 1986) 332. Sjahfri Sikar (Drh. IPB. UI.IPB. 1971). 1973). IPB. Safarina Golfiani (Drh. IPB. 1958) 16. (MS. 1990) 2. IPB. IPB. Sanjaya (Dra. (Drh. Sri Hadi A. IPB. Priyono (Drh.AgathaW. (MS.

1986) 12. Fransciscus X. 1972). 1%1). IPB. (MS. Sugiyanto (Drh. IPB. Achmad Mukhlis (Drh. (Dr. 1970). Retno Wulansari (Drh. (Drh. Raden Soenarti (Drh. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. 1971). Setyo Widodo (Drh. Rudy Bawolye (Drh. R. IPB. USA. Koesharto (Drs. (MS.. (Drh.. IPB. IPB. UI. Dewi Ratih (Drh. Wake Forest Univ. Kentucky. (MSG . IPB. Aus. (MSc.Endang R. 1955). (PhD. 1985). 1985) 9. UI. 1982) 6. Bambang Pontjo P.. IPB. UI. 1x5). (Prof. Sunarja Prawiradisastra (Drh. IPB. IPB. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. IPB. R. 1985) 7.R. 1985) 13. Wirasmono Sukotjo (Drh. (MS. Bambang Probo Prastowo (Drh. IPB. 1986) 4. Akhmad Arif Amin (Drh. USA. Gunanti Soejono (Drh. (MSc. (DPL. Ekowati Handharyani (Drh. IPB. Auburn Univ. IPB. (Drh. 1984). 1982) 17. IPB. IPB. Supriatna (Drs. Sabdi Hasan Aliambar (Drh. 1%6). 1986). IPB) 2.. Liem Bok Lan (Drh. IPB. 1986) 14. IPB. 1990) 9. 6. Harry Soehartono (Drh. 1985) 3. IPB. Putratama Agus Lelana (Drh. IPB. IPB. IPB. 1959) 355. Agus Setijono (Drh. Elok Budi Retnani (Drh. 1974) 11. 1973).5. UI. 1990) . 1974). IPB. 1962) 8. 1986) 7. 1981) 16. 1970) lo. 1988) U. 1985) 10. IPB. Auburn Univ. (MVSc Melbourne Univ. IPB. 1967). USA. 1971) 5. 1986) 8. IPB. Univ.

UPLB. (PhD. Philippines. 1981) . Philippines. 1979).UPLB.

(MS. (MSc. IPB. (MS.. 1%2) 18. Auburn Univ.P. (MVSc. (MS. 1x1). Tutuk Astyawati (Drh. IPB. 1975). IPB. (DES. 1959). 1984) 13... Gatut Ashadi (Drh. 1985) 23. UI.Aus. Rachmat Nabib (Drh. Kentucky. 1960). 1972). Umi Cahyaningsih (Drh. USA.. IPB) 30. 1989) 22. 1988) 27. Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. 1%8). IPB. 1982). 1%1). (Prof. (Dr. Queensland. 1975). Lili Zalizar (Drh. IPB. 1%4). (Dr. Melbourne Univ. Aus. (MSG Univ. Risa Tiuria (Drh. Tampubolon (Drh. UI. 1975) 21. Purdue Univ. Oklahoma State Univ. 1958) 24. I Wayan Teguh Wibawan (Drs. M. Sains. UI. Soeprapto Soekardono (Drs. 1981) 14. IPB. IPB. France. Kentucky. 1%1). 1990) 26. IPB. 1985) . Univ. (Prof. (MSc. IPB. 1958). 1%1).. IPB.Fadjar Satria (Drh. UI. Rr.. (Drh. IPB). Simon He (Drh. (MSc. 1957). 1981). (Dr. 1981). (Drh. Seti Bahagia (Drs. UI. (MS. USA. Malaysia. IPB. IPB. (Prof. Huminto Hernowoadi (Drh. Univ. 1%3) 20. (Prof. 1985). 1984). IPB. 1979). USA. USA. 1971). IPB. 1988) 29. (PhD. USTL.. (Drh.11. IPB. USA. 1976). 1985) 16. UI. 1982). 1%8). IPB. 1978). IPB. (MSc. UI. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. (Dr. IPB. IPB. IPB. USA. 1987) 25. 1968). 1986) 17. (Dr. Sri Utami ~&da~ani (Drh. Supan Kusumamihardja (Drh. IPB. UI. James Cook Univ. IPB. Partosoejono Soetijono (Drh. 1986) 12. Univ. IPB. 1%1). 1984) 19. IPB. Sanubari Atmowisastro (Drh. IPB) 28. (Drh. (MSc. Muhamad Saleh Akib (Drh. UI. 1964). 1987) 15. IPB. (Drh. USA. (MS.

1%1). 1985) 7. Auburn Univ. Koesharto (Drs. UI. 1982) 6. 1986) 12. Fransciscus X. IPB. UI. Bambang Probo Prastowo (Drh. 1986) 14. 1986) 8. R. IPB. Akhmad Arif Amin (Drh. Gunanti Soejono (Drh. 1974). IPB. (PhD. 1984). (MSc. IPB. Achmad Mukhlis (Drh. Wirasmono Sukotjo (Drh. 1%2) 8. 1986).5. Sabdi Hasan Aliambar (Drh. Harry Soehartono (Drh. 1986) 7. Elok Budi Retnani (Drh. IPB. (Drh. (MSc. 1981) 16. (Drh. Rudy Bawolye (Drh. IPB. (MVSc Melbourne Univ. 1985) 3. IPB. 1985) 10. UPLB. (Dr. 1990) 6. Raden Soenarti (Drh. Kentucky. Agus Setijono (Drh. 1982) 17. Setyo Widodo (Drh. (MS.Endang R. (PhD. 1985) 9. 1988) 15. Philippines. 1985). IPB. 1970) lo. IPB. IPB. IPB. Sunarja Prawiradisastra (Drh.R. (Prof. IPB. R. Aus. Putratama Agus Lelana (Drh. 1971). 1986) 4. Bambang Pontjo P. Supriatna (Drs. UI. 1971) 5. IPB. IPB. IPB) 2. 1967).. (Drh. USA. Ekowati Handharyani (Drh. IPB. IPB. USA. IPB. lm). Retno Wulansari (Drh. UI. 1985) 13. Auburn Univ. 1972). USA. IPB. 1990) 9. IPB. IPB. (DPL. Liem Bok Lan (Drh. Dewi Ratih (Drh. . Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. Wake Forest Univ. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. IPB. 1974) 11. (MS... 1955). 1979). 1970). IPB. (MS. 1966). IPB. 1%5).. (MSG Univ. Sugiyanto (Drh. 1959) 355. IPB. IPB.

Philippines.UPLB. 1981) .

Rachmat Nabib (Drh. 1986) 12. M. Tutuk Astyawati (Drh. IPB. 1978). (Dr. USTL. Malaysia. USA. IPB.. (Drh. 1962) 18. (Prof. IPB. (MSc. USA... (Drh. (MS. IPB) 28.P. 1984). Univ.. (Dr. Univ. IPB. UI. (Prof. UI. IPB. IPB. 1961). Partosoejono Soetijono (Drh. IPB. IPB. 1971). 1%1). Sanubari Atmowisastro (Drh. (MSc.. Kentucky. I Wayan Teguh Wibawan (Drs. IPB. IPB. 1979). Auburn Univ. USA.11. 1958) 24. UI. 1986) 17. (Dr. 1985) 23. 1972). 1988) 29. 1975). 1975) 21. Huminto Hernowoadi (Drh. 1%1). 1984) 13. Tampubolon (Drh. 1990) 26. IPB. Fadjar Satria (Drh. 1960). France. 1964). Univ. 1975). Sains. (MVSc. USA. 1959). Gatut Ashadi (Drh. IPB. Queensland. Oklahoma State Univ. Muhamad Saleh Akib (Drh. Soeprapto Soekardono (Drs. Seti Bahagia (Drs. UI. Kentucky. IPB. (Drh. (DES. USA. IPB. (PhD. (Drh. 1985). Risa Tiuria (Drh. 1981). Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. (Dr. USA. (Prof. 1981). UI. (MS. IPB. (MSc. IPB. IPB. 1981) 14. 1987) 15. Rr. 1968). 1987) 25. 1%4). (Drh. 1985) 16. 1%8). 1957).. Melbourne Univ. 1982). IPB. . Aus. 1984) 19. (MSc. Univ. IPB. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. IPB. UI. 1x1). James Cook Univ. (Dr. (MS.. UI. Purdue Univ. Simon He (Drh. IPB) 30. Lili Zalizar (Drh.Aus. (Prof. Supan Kusumamihardja (Drh. IPB. 1958). IPB). 1988) 27. 1976). 1961). Umi Cahyaningsih (Drh. (MSc. Sri Utami Handayani (Drh. IPB. USA. IPB. UI. 1968). UI. (MS. 1989) 22. (MSc. 1963) 20.

IPB. 1985) . 1982). (MS.IPB.

Univ. (Drh. (PhD. USA. 1985) 11. 1975). Pasaribu (Drh. Amanda Majid (Drh. IPB. UI.. (Drh. 1986). 1975). 1986) 2. Fachriyan H. IPB. 1977) 10. 1%9). 1974). Soedarwanto (Dra. IPB. (Drh. Bibiana Widiyati (Dra. (Dr. (MS. (MSc. Michigan State Univ. Upik Kesumawati (Drh. (Drh. IPB. 1%3). IPB. IPB. 1988) 32. (PhD. Marthen B.(Drh. 1%2). Bambang Joeniman Notosoediro (Drh. 1%7). IPB. 1969). Georgia. . IPB. IPB. Mirnawati B. Denny Widya Lukman (Drs. 1987) 6..(Drh. IPB. 19'77). Indrawati Rumawas (Dra. Joebal Ganesha Rasjid (Drh. 1%1). (Drh. UI. IPB. (Dr. IPB. IPB. Emir Alkisah Siregar (Drs. (SKM. 1987) 3. 1974). 1980) 9. (MS. (Drh. Joko Pamungkas (Drs. 1977). 1%1).. Willy Rumawas (Drs. IPB. IPB. 1978). UI. (Dr. IPB. (SKM. 1%5).31. 1973) 13. Justus Liebig Univ. (MSc. IPB. IPB. Philippines. 1%1). UI. 1%2). Wismnsin. 1983) 12. USA. IPB. 1%5).. UI. (MSc. FRG. IPB. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 1. IPB. 1985) 5. USA. USA. Georgia. Maiole (Drs. IPB. FRG. 1983). 1973). 1981) 7. Idwan Sudirman (Drs. 1%7). UI. Univ. USA. UI. UPLB. Colorado State Univ. (Prof. 1985) 4. 1985) 14. 1982).Abdulgani Amri Siregar (Drs. IPB. IPB. Masduki Partadiredja (Drh. (MS. Univ. Justus Liebig Univ. 1976). 1972). (Drh. IPB. (Drh. 1965) 35.6. 1985) 8.

1982) 15. Justus Liebig Univ. IPB. Pien S. Wibowomoekti (Drh. 1%8) . FRG..(Dr.

(MPH. Univ. FRG. IPB. UI. 1985) 24. (Dr. (Drh. 1985) 23. 1%5) 21. (Dr. IPB. 1974). 1%4). 1959). (Drh. Tietiek Sunartatie (Drh. (MSc. 1%7).. Univ.16. IPB. (MS. Univ. Sri Utarni Pramono (Dra. Roso Soejoedono (Drs. Sugyo Hastowo (Drh. 1977). 1%0). UI. 1956). IPB. USA. Soejoedono (Dra. Minnesota. 1986) 25. USA. IPB. 1971) 19. IPB. Soeratno Partoatmodjo (Drh. Sri Sulakmi Damayanti Y. IPB. 1985) . 1969). (DEA.1973) 20. 1989) 17. Trioso Pumawarman (Drh. (Drh. 1975). Retno D. IPB. (Prof. IPB. 1967). (MSc. (Drh. Usamah Afi (Drh. R. IPB. 1%5). Justus Liebig Univ. France. 1979) 18. USA. Kentucky. IPB. IPB. Surachmi Setyaningsih (Drh. IPB. IPB.. 1985) 22. Cornell Univ.

Hasil Perikanan : Ir. frs(-. Biokirnia Hasil Perikanan : Ir. MSc Kepala Lab. Rudy R. MS Kepala Lab. Sukarsa Sekretaris : Ir. Dadi R. SH Kepala Lab. MSc. Simandjuntak. Abu Naim Assik.Mikrobiologi Hasil Perikanan : Ir.Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan : Ir. Menofatria Boer 423. Winarti Zahiruddin Kepala Lab. Ir. Kadarwan Suwardi Kepala Lab.4. Oseanografi : Dr. Sunatmo Sardono Kepala Lab. Koperasi dan Penyuluhan Perikanan : Ir. Pemasaran Hasil Perikanan : Ir. Sarib Mmtadi. M Sc. Simandjuntak. Eidman. Dr. MSc Sekretaris : Etty Eidman.M. Anshary Chaeruddin Kepala Lab. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Ketua : Ir.H. Jurusan Manqjemen Sumberdaya Perairan Ketua : Dr.422. MSc Kepala Lab. Ekonomi Sumberdaya Perikanan : Ir. Dadi R. Ir. Sahat M.Manajemen Sumberdaya Perikanan : Dr. Sahat M.H. H. Ir. Nitibaskara. Limnologi : Dr. Mulia Purba. M. H. Hanakiah Kepala Lab. Ayub M. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan Ketua : Ir. Ichsan Effendie. Sekretaris : Ir. Hidrobiologi :Prof. Sukarsa 42. MSc . MSc Kepala Lab. Ruddy Suwandi Kepala Lab. Kepala Lab. Usaha Perikanan : Ir.

3. Operasi Penangkapan Ikan : H. Djisman Manurung. Pasaribu Kepala Lab. MSc 4. U. MSc Kepala Lab. SEMESTER BERSAMA FAKULTAS PERlKANAN Kurikulum semester 3 yang hams diambil sewa bersama oleh seluruh mahasiswa Fakultas Perikanan IPB ialah: No. A. Ir. MSc Sekretaris : Dr. Teknologi Penangkapan Ikan : Ir. Ayodhyoa. Monintja QPF Kepala Lab. U. Daniel R. A. Bonar P.2 5.4. Ir. Kapal Perikanan dan Navigasi : Dr. Ayodhyoa. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ketua : H. Mata Kuliah Kredit Semester 3 IKN 201 Pengantar Ilmu Perikanan 3 (3-0) MSP 211 Avertebrata Air 3 (2-3) MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perarian I 4 (3-3) MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3) SEI 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2-3) STK 211 Metode Statistika I 3 (2-3) Jurnlah : 20 sks .

1. Mampu mengelola sumberdaya lahan dan jasad perairan berdasarkan evaluasi produktivitasnya untuk usaha budidaya yang efektif dan efisien. Jurusan.Pengantar Biokimia 3 (2-3) MEP 431A Hidrologi Untuk Budidaya Perairan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 234 Fiiologi Hewan Air 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester 5 BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3) . 2. JURUSAN.4.4. Kurikulun~ No. penyediaan makanan serta pengelolaan kesehatan dan lingkungan jasad budidaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Mampu menyusun konsep dan menerapkan sistem dan teknik budidaya ikan yang meliputi pengembangbiakan. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 4. Program Studi Brididaya Perikanan Mempersiapkan Sarjana Perikanan yang: 1. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1-4) BDP 251 Kimia Air 3 (3-0) BIK 210 .4.

Kudatlum -Semester 5 (Lanjutan) BDP 351 Biologi dan Pengendalian Pencemaran Perairan 3 (2-3) BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2-3) MSP 311 Planktonologi 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Setnester 6 BDP BDP BDP BDP MSP SEI STK 321 332 341 352 312 212 331 Pengembangbiakan Ikan Pakan dan Pemberian Pakan Parasit Ikan Pengelolaan Kualitas Air Produktivitas Perairan Ekonomi Perikanan Perancangan Percobaan Jumlah : 22 sks Setnester 7 BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3-3) BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3-3) BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2-0) BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2-3) BDP 404 Masalah Khusus 0 (0-0) Jurnlah : 17 sks Semester8 BDP 401 BDP 402 BDP 403 Kuliah Kerja Nyata (KKN) .

Praktek Ketrampilan Lapangan Seminar 4 4 1 BDP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 . 151 sks .

Kirrikulurn No. mandiri. menguasai dan mampu menerapkan ilmu manajemen sumberdaya perairan secara efektif-rasional dalam kegiatan produktif serta mantap mengendalikan dinamika kelestarian sumberdaya perairan. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) Semester 5 BDP MSP MSP MSP MSP MSP MSP 311 311 324 332 341 342 346 Jumlah : 21 sks Pengantar Budidaya Perairan Planktonologi Meteorologi Laut Ekologi Laut Tropis Metode Pengambilan Contoh Sumberdaya Perikanan I Dinamika Populasi Ikan . Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Menghasilkan Tenaga Sarjana Perikanan yang mahii.2.4. Jurusan.4. terampil.

Jumlah : 20 sks .

Kurikthtrtt (Lanjutan) Serttesfer 6 MSP 312 Produktivitas Perairan MSP 322 Dinamika Oseanografi MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan 11 MSP 343 Sumberdaya Perikanan I1 MSP 344 Pendugaan Stok Ikan MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan PSP 212 Metode Penangkapan Ikan Jumlah : 20 sks Sartester 7 MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan Tawar 3 (3-0) MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2-0) MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan Laut 3 (3-0) MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2-3) MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2-0) MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan Laut 3 (2-3) MSP 442 Manajemen Sumberdaya Perikanan Tawar 3 (2-3) Jumlah : 19 sks Semester 8 MSP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 MSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan MSP 403 (PKL) Seminar 4 1 MSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 .sks Total semester 1 s/d semester 8 151 sks .

Mata Kuliah Kr edit Semester 4 BIK 210 Pengantar Biokimia 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester5 PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan PHP 312 Gizi Ikan PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perikanan BIO 231 Mikrobiologi Dasar PHP 344 Kimia Industri Hasil Perikanan BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan Jumlah : 20 sks . Kiirikuhir~r No. Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan Mendidik mahasiswa agar terampil serta mampu berpikir. berkarya dan mengembangkan usaha-usaha untuk menyelamatkan serta meningkatkan dayaguna hasil-hasil perikanan dari sejak diproduksi sampai kepada konsumen. guna kesejahteraan masyarakat. serta mengembangkan industri perikanan. Jurusan.43.4.

Kurikulum (Lanjutan) Semester6 PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I 3 (2-3) PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2-3) PHP 322 Proses Thermal Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional 3 (2-3) PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan Pengembangan Produk 3 (2-3) PHP 343 Manajemen Laboratorium Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) STK 331 Perancangan Percobaan 3 (2-3) Jurnlah : 21 sks Semester 7 PHP 413 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2-3) PHP 421 Toksikologi. Sanitasi dan Higiene 3 (2-3) PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 17 sks Semester 8 PHP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 PHP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 PHP 403 Seminar 1 PHP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 150 sks .

.

Metode Statistika I1 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Semester 5 BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan 2 (2-0) SEI 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (3-0) SEI 322 Penyuluhan Perikanan 3 (2-3) SEI 324 Bank dan Perkreditan 2 (2-0) SEI 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2-3) SEI 242* Teori Ekonomi Mikro 3 (3-0) SEI 344 Sistem Data Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 19 sks . Jurusan. No. kelembagaan dan politik.4. Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Tujuan Pendidikart Mendidik dan membina mahasiswa agar terampil dan mampu berpikir.4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) SEI 212 Ekonomi Perikanan 3 (3-0) STK 212 . berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknik dalam mengusahakan serta mengambil kebijaksanaan perikanan untuk mencapai tujuan usaha maupun kesejahteraan masyarakat berdasarkan alokasi ekonomi di bidang perikanan yang didukung oleh pemikiran sosial.4.

.firikulum (Lanjutan) Semester6 SEI 308 * Kependudukan 3 (2-3) SEI 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3) SEI 323 Sosiologi Perikanan 3 (2-3) SEI 332 Tataniaga Hasii Perikanan 4 (3-3) SEI 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) SEI 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3) SEI 243 * Teori Ekonomi Makro 3 (3-0) Jumlah : 22 sks Semester 7 SEI 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3-3) SEI 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (3-0) SEI 421 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) SEI 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2-3) SEI 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2-3) SEI 442 Kebijaksanaan Pembangunin Perikanan 3 (3-0) Jumlah : 19 sks Sent ester 8 SEI 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 SEI 402 Praktek Keterampilan Lapangan 4 SEI 403 Seminar 1 SEI 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks pp Total ( + TPB 36 sks) : 151 sks * Mata Kuliah Diberikan Oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian.

4. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknologi untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan dalam bidang industri penangkapan ikan. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Tujuan Pendidikait Mendidik mahasiswa agar terampil.5. Mata Kuliah Kredit Sent ester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 18 sks Se~nester 5 PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3 (2-2) PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 321 Kapal Perikanan 4 (3-3) PSP 322 Navigasi I 3 (2-3) PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) Jumlah : 18 sks . Kurilntllllll No.4. Jurusan. mampu berpikir.

Kurih~hntl (Lanjutan) Sent ester 6 MSP 233 MSP 322 SEI 331 PSP 313 PSP 323 PSP 324 PHP 231 Biologi Laut Dinamika Oseanografi Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan Navigasi I1 Kepelautan Penanganan Hasil Perikanan Jumlah : 22 sks Sentester7 PSP 405 Kapita Selekta Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) PSP 421 Instrumentasi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3-3) PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 433 Aplikasi Komputer dalarn Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 PSP 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 PSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 .

PSP 403 Seminar 1 PSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 147 sks .

Mata Kuliah Kredit Setnester 4 GFM 222 Fisika Dasar Lanjutan 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistik I1 3 (2-3) Semester 5 GFM 326 IKN 301 MSP MSP MSP MSP PSP 321 324 332 346 314 Jumlah : 21 sks Elektronika 3 (2-3) Pengantar Ilmu dan Teknologi . mampu berpikir. Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Menghasilkan sarjana yang terampil. Secara khusus.4. termasuk penggunaan alat-alat teledeteksi kelautan.6. berkarya dan mengembangkan Ilmu dan Teknologi Kelautan untuk memanfaatkan sumberdaya hayati laut.4. program studi ITK dengan minat Eksploratori Sumberdaya Hayati Laut mendidik mahasiswa agar memiliki keahlian dalam ha1 mendeteksi dan mengestimasi sumberdaya hayati laut dengan menggunakan berbagai metode. Kuriklrktm No.

Kelautan 2 (2-0) Hidrodinamika 2 (2-0) Meteorologi Laut 3 (2-3) Ekologi Laut Tropis 3 (2-3) Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3) Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya Ikan 4 (3-2) Jumlah : 20 sks .

firikzrlur~t (Lanjutan) Semester 6 IKN 302 IKN 303 MSP PSP PSP PSP SEI 323 311 325 326 345 Scuba Diving Interpretasi Data Penginderaan Jarak Jauh Oseanografi Fisika Tigkah Laku Ikan Instrumentasi Kelautan Dasar-dasar Akustik Hub Laut Jumlah : 20 sks Semester7 IKN 401 Telemetri Kelautan 3 (2-3) MSP 423 Oseanografi Perilcanan 3 (3-0) MSP 443 Model dan Simulasi Ekosistem Laut 3 (2-3) PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi Kelautan 2 (1-3) PSP 422 Akustik Kelautan 3 (2-3) PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 IKN 402 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 IKN 403 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 IKN 404 Seminar 1 .

150 sks .IKN 405 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 .

Pasaribu M. Praktek di perairan terbatas (kolam renang) maupun perairan terbuka. koreksi awan. Purba 452.IKN 302 Scuba Diving 2 (1 3) 6 Pelajaran teori dayung. Pasaribu Vincentius P. Mulia Purba Bonar P. Bonar P. Kusman Sumawidjaja . Interpretasi dan penyajian citra teledeteksi. Siregar IKN 401 Telemetri 3 (2 3) 6 Prinsip-prinsip sistem penginderaan jarak jauh dan aplikasinya dalam pendugaan sumberdaya hayati laut. Jurusan Budidaya Perairan BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1 4) 4 Pengantar pengembangbiakan &an clan pembesaran ikan. renang dan selarn. Karakter signal yang berasal dan dipantulkan berbagai obyek di laut. Pengenalan &an-&an budidaya dan jasad-jasad lain yang penting dalam usaha budidaya perairan. Dedy Soedharma Indrajaya IKN 303 Interpretasi Data Penginderaan 3 (2 0)6 Jarak Jauh Pengolahan data teledeteksi.

.Inal Effendi.

Wardoyo Chairul Muluk BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Prinsip-prinsip yang mendasari pemanfaatan produktivitas perairan dan pengelolaan budidaya ikan dan jasad perairan lainnya. kriteria dan survai lokasi perkolamanltambak. komponen sistem dan permasalahan yang dihadapi dalam sistern budidaya perairan (mata kuliah ini diperuntukkan bagi program studi lain dan diberikan dalam semester ganjil). Suporno T. Tata letak. desain dan konstruksi kolam/tambak.Praptokardiyo Eddy Supriyono BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad . teknik dan struktur pengadaan air serta sarana dan prasarana lainnya. Kusrnan Sumawidjaja Inal Effendi RDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Dasar-dasar pembangunan perkolaman/tambak.H.BDP 311 Pengantar ~udida~a 2 (2 Perairan 0) 5 Pengenalan sistem-sistem budidaya perairan. K.

Enang Harris Dadang Shafruddin .budidaya perairan tawar.

Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. Komar Sumantadinata Muhammad M. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Identifiasi dan penanggulangan masalah budidaya. Tata letak (lay out) fasilitas . Suriaatmaja Mohammad Zairin. penanganan dan seleksi induk. inkubasi telur dan pemeliharaan larva. Raswin Odang C. Muhammad M. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. teknik-teknik perangsangan pemijahan.H. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. Supomo T.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut.

penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan. skala dan organisasi balai benih. Suriaatmaja Mohammad Zairin . laboratorium dan peralatan. Komar Sumantadinata Muhammad M.lapangan. Raswin Odang C.

BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 -3) 7 Penyakit ikan. Sutomo Achmad Ing Mokoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2 3) 6 Identifikasi parasit ikan. cara diagnosis serta pengendaliannya. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena . Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. ekologi. Darnas Dana Yani Hadiroseyani.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2 3) 5 Menelaah sistem usaha peningkatan produksi makanan ale permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indiiator biologis ikan. mencakup asimilasi pakan. formulasi ransum dan wa pemberian pakan.

H. unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang te qadi di dalamnya. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia. Wardoyo Kukuh Nirmala . dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan. Supomo T.kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan.

BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. Komar Sumantadinata Muhammad M. Tata letak (lay out) fasilitas .H. teknik-teknik perangsangan pemijahan. Raswin Odang C. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. Muhammad M. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Supomo T. inkubasi telur dan pemeliharaan larva. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. penanganan dan seleksi induk. Identifikasi dan penanggulangan masalah budidaya. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. Suriaatmaja Mohammad Zairin.

skala dan organisasi balai benih.lapangan. laboratorium dan peralatan. Raswin Odang C. Suriaatmaja Mohammad Zairin . penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan. Komar Sumantadinata Muhammad M.

ekologi. formulasi ransum dan wa pemberian pakan. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 . teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indikator biologis ikan. Sutomo Achmad Ing ~okoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2-3) 6 Identifikasi parasit ikan. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 3) 7 Penyakit ikan.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3)s Menelaahsistem usaha peningkatan produksi makanan alami. cara diagnosis serta pengendaliannya. mencakup asimilasi pakan. permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. Darnas Dana Yani Hadiroseyani.

Supomo T. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan. unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang terjadi di dalamnya. Wardoyo Kukuh Nirmala . Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia.H.Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan.

pengendalian tanaman air/gulma serta konservasi sumberdaya perairan. S. Pariwono I Wayan Nurjaya MSP 322 Dinamika Oseanografi 3 (2-3) 6 Pembahasan lebih mendalam terjadinya pergerakan air di lautan. Evaluasi potensi sumberdaya perairan dan kesesuaian habitat. Manajemen habitat. J. Purba I Wayan Nurjaya MSP 321 Hidrodinamika 2 (2 0) 5 Sifat-sifat fluida. statistika fluida. Praptokardiyo Fifi Widjaja.Rahardjo H. Persamaan gerak dasar seperti kontinuitas. sifat-sifat fisika dan kimia air laut (salinitas. persamaan Bernoulli. Zamani M. arus. teori momentum. Sanusi Neviati P. Pencegahan penyuburan dan pencemaran perairan. hidrostatik.S. Oseanografi perairan . MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2 3) 4 Pengenalan ilmu oseanografi seperti teori terbentuknya laut.MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Konsepsi Manajemen sumberdaya perairan tawar. Pong Suwignyo K. gelombang dan pasang). fungsi stream. keseimbangan panas. Dinamika gerakan air laut di daerah pantai dan estuaria.

Rahardjo .Indonesia. Purba S. M.

arus yang diakibatkan angin. Penentuan cuaca dan siklon. Sirkulasi massa air.S. Sanusi S. Purba S. arus tanpa gesekan. Rahardjo MSP 324 Meteorologi Laut 3 (2 -3) 5 Komposisi dan lapisan atmosfir bumi. MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2 0) 7 Pengaruh dari proses oseanografi terhadap tingkah laku seperti migrasi dan kepadatan populasi ikan. Sanusi J. radiasi surya. H. pergerakan angin dan iklim di Indonesia. Manan.MSP 323 Oseanografi Fisika 3 (2 3) 6 Persamaan gerak air di lautan. Pariwono E. J.S. Kendala ekologi yang harus diperhatikan dan dijaga dalam pengembangan pemanfaatan sumberdaya perairan pantai. tekanan udara dan angin. intensitas dan lama penyinaran. kualitas sinar dan panjang hari. gelombang yang diakibatkan angin. H. Pariwono M. MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Prinsip pengelolaan perairan dengan pertimbangan ekologi. M. arus pasang. Evaluasi dan proteksi sumberdaya secara garis besar melalui identifikasi daerah vital dan konsep daya dukung daerah yang bersangkutan. Oseanografi perairan Indonesia. bentuk-bentuk cuaca yang berbahaya seperti topan. Purba. Rahardjo . Hurricane. Aplikasi penginderaan jarak jauh dan pencemaran laut dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati laut.

Koesoebiono .

Sjafei M. Pariwono S. Tingkah laku (penyebaran dan reproduksi) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Moch. Anshary Chaeruddin Fredinan Yulianda R. siklus biogeokimia dan alur energi. Rahardjo Ridmrn Mandi Murniarti Brodjo H. Sistematika dan ekobiologi ikan. Faktor penentu perubah populasi. daya dukung dan faktor pembatas.F. salinitas MSP 423 Oseanografi Perikanan terhadap kelakuan dan kelimpahan ikan. komunitas dan proses suksesi. Analisis dan perkiraan parameter oseanografi dan aplikasinya terhadap eksplorasi sumberdaya hayati laut. Widodo MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3)3 Pengenalan fungi organ tubuh ikan. 3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. Migrasi ikan dan hubungannya terhadap proses oseanografi. Keragaman jenis dan perilaku ekologis sumberdaya perairan yang penting berkaitan dengan kegiatan perikanan. J. Djaja S. cahaya.3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. relasi antara struktur anatomik dan lingkungan ikan. Rahardjo Djisman Manurung MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perairan 1 4 (3 3) 3 Azas dan pengertian ekologi-ekosistem. lchsan Effendie . arus.

Sulistiono. .

Mekanisme adaptasi biota terhadap kondisi ekologis. Kekhasan dan biota di tiap ekotipe yang berkaitan dengan kekhasan kondisi ekologis. MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 4 Dasar-dasar fisiologi umum. respirasi dan pencernaan hewan air. Koesoebiono R W1dodo Dedy Soedharma Tri lswari Subekti. sirkulasi. Produktivitas primer ekosistem laut. MSP 332 Ekologi Laut Tropis 3 (2-3)5 Penerapan konsep dan . konsep biosalin dan eutrofikasi. Koesoebiono Djaja S. teritorialitas.MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3)4 Taksonomi dan distribusi biota dalam berbagai ekotipe laut. Fenologi. migrasi. aklimatisasii bioritme. Sjafei Ridwan Mandi. Ridwan Mandi Etty Riani Agustinus Samosir. Konsepsi homeostatis dan tingkah laku organisme akuatik. 3) 6MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan I1 3 (2 Pembahasan tentang adaptasi.

Studi perbandingan berbagai tipe dan ciri ekosistem bahari dan perkembangannya.prinsip ekologis dari kekhasan topografi perairan bahari tropis. . Interaksi antara berbagai struktur masyarakat dengan lingkunga~ya di laut. Muhammad Eidman Fredinan Yulianda Dedy Soedharma. H.

Rahardjo Dietrich G. metoda evaluasi dan tehnik pemantauan lahan perairan dalam hubungan dengan potensi dan kesesuaian lahan. reproduksi makanan dan pertumbuhan ikan. ekologi komunitas dan ekologi terapan. daerah pesisir dan laut dalam kaitannya dengan tujuan perlindungan dan pelestarian. populasi ikan mulai dari telur sampai dewasa. Joko Purwanto M.F. Bengen MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3)4 Pembahasan tentang dinamika daur hidup. Tingkah laku. Dedy Soedharma Joko Pumanto MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2 0) 7 Perkembangan teori dan konsep kuantitatif terhadap aspek ekologi perairan penting: ekologi populasi. strategi adaptasi demografi sumberdaya hayati dan prinsip pengelolaannya. Moch. Analisis. Ichsan Effendie Saddon Silalahi Isdrqjad Setyobudiandi M. Omon Djunaedi H.MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2 3) 7 Perkembangan konsepsi. perencanaan tata ruang dan pengelolaan sumberdaya hayati umum.F. Rahardjo Sutrisno Sukimin .

MSP 341 Metode Pengambilan Contoh 3 (2 3) 5 Dasar metode pengambilan contoh. Masalah eksploitasi dan konservasi biota air non ikan tersebut. batasan dan identifiasi unit stok ikan. Aziz Omon Djunaedi Isdradjad Setyobudiandi MSP 342 Sumberdaya perikanan I 3 (2 -3) 5 Sifat biologis. acak sederhana. M. metode pendugaan stok. berlapis. M. distribusi dan eksploitasi organisme air ikan yang ekonomis penting dari berbagai habitat. rancangan pengambilan contoh. Peranan organisme air-ikan sebagai bahan makanan dan bahan baku industri serta masalah eksploitasi dan konsemasinya. Perbandingan efisiensi rancangan pengambilan contoh. Sjarif Hitam Edi Suwandi Saddon Silalahi MSP 343 Sumberdaya Perikanan 11 3 (2 -3)6 Sifat biologis dan diitribusi biota air non ikan yang ekonomis penting bagi sumber bahan pangan hewani dan bahan baku industri. Sjarif Hitam I Nyoman S. kurva seleksi alat tangkap. Nuitja Saddon Silalahi MSP 344 Pendugaan Stok Ikan 3 (2-3)6 Konsep. surplus yield models. sistematik dan bertahap. Mennofatria Boer &A. .

A.dynamik pool models. Mennofatria Boer K. Aziz .

Equilibrium yield. rekrutmen. Berbagai telaah perbandingan manajemen perikanan dihdonesia . Aplikasi manajemen pada populasi yang dieksploitasi dan masalah konservasi.MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan 2 (2 0) 6 Prinsip dan konsepsi manajemen perikanan. spawerrecruit models. Nuitja MSP 346 Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3)7 Pengertian dasar tentang populasi dan parameter peubah populasi. telaah statistik catch effort dalam estimasi dan manajemen perikanan. Kelakuan populasi akibat adanya perubahan parameter peubah populasi. Interaksi antar komponen. Aziu Isdradjat Setyobudiandi MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan hut 3 (2 3) 7 Tujuan dan dasar manajemen sumberdaya perikanan laut. mortalitas alami dan mortalitas tangkap. overtishing. Pendugaan parameter pertumbuhan. Identifikasi potensi perikanan di perairan tropis. Sutrisno Sukimin Edi Suwandi I Nyoman S. Ismudi Muchsin Mennofatria Boer RA. Coastal fishing ground dan peranan shelter bagi peningkatan produksi dan konservasi sumberdaya perikanan.

dan Internasional. Nuitja Edi Suwandi . I Nyoman S.

Prospek pemanfaatan sesuai dengan fungsi perairan umum. Sutrisno Sukimin Setyo Budi Susilo Edi Suwandi MSP 443 Model dan Simulasl Ekosistem Laut 3 (2 3)7 Unsur-unsur dan proses pemodelan. Aziz Mennofatria Boer. penataan upaya penangkapan. Pengelolaan peningkatan produksi. irigasi. modifikasifproteksi struktur fisik dan upaya pengembangan budidaya di perairan umum. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Biokimia Hasil Perikanan PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan 3 (2-3) 5 Bertujuan memberi pengetahuan dalam bidang biokimia terutama hasiI-hasil perikanan meliputi: kandungan daging ikan. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 4. K.4.5. strategi pengelolaan perikanan terpadu pada proyek dam. pasang surut dan reklamasi rawa.1.MSP 442 Manajemen Sumberdaya 3 (2 -3)7 Perikanan Tawar Tujuan sumberdaya perikanan tawar. . Teknik-teknik manajemen.5. pelestarian sumberdaya perikanan sejalan dengan perkembangan kemantapan perairan.A. Aplikasi model statik dan dinamik dalam eksplorasi sumberdaya laut. 4. manipulasi stok. Pemodelan dan simulasi ekosistem laut.4.

peranan industri perikanan dalam usaha perbaikan gizi masyarakat. Abu Naim Assik Pipih Suptijah Sukarno Ella Salamah.perubahan-perubahan biokirniawi selama penyimpanan dan pengolahan. Metode sampling dalam pengendalian mutu. Winarti Zahiruddin Nu janah Wini Trilaksani Heru Sumaryanto PHP 411 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2 3) 7 Mempelajari standarisasi dan pengukuran mutu makanan. nilai pengolahan terhadap nilai gizi ikan. arti dan fungsi . Mita Wahyuni Rudy R Nitibaskara Dadang Kartapura Agoes Murdiono Jacoeb PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan 1 3 (2 3) 6 Arti dan peranan mutu dalam produksi dan pemasaran hasilhasil perikanan. serta berbagai usaha dan tindakan agar perubahanperubahan menuju ke arah yang diinginkan. masalah gizi nasional. Pengaruh pengolahan dan food additive (BTK) terhadap makanan. Pengaruh mutu makanan baik langsung maupun tidak terhadap kesehatan konsumen ditinjau secara kimiawi maupun mikrobiologis. adanya mikroba yangbersifat patogen dalam makanan. PYP 312 Gizi Ikani 3 (2 3) 5 Bahan pangan ikani sebagai sumber gizi. penggunaan daftar analisis pangan.

serta peranan wadah dan kemasan dalam industri hasil perikanan. . Klasifikasi macam dan tipe wadah serta kemasan.

Membahas juga masalah statistika pengendalian mutu produkproduk hasil perikanan. dan persyaratan bahan baku. prinsip proses thermal.Aspek ekonomi dan sosial serta pengaruhnya terhadap lingkungan perkemasan tradisional serta prospeknya di masa mendatang. kerusakan produk selama dan setelah proses thermal. mikroba dalam makanan dan pembusukan ikan secara mikrobiologis.42. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Mikrobiologi Hasil Perikanan PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2 3)6 Tujuan pengajaran mata kuliah ini adalah agar mahasiswa dapat mengidentifikasi mutu mikrobiologis produk-produk perikanan. media. pengetahuan tentang wadah. Mata pelajaran ini mencakup: pendahuluan tentang mikroba ikan dan aspek-aspek yang mempengaruhi. serta konversi penetrasi panas yang berhubungan dengan lama pemanasan dan kondisi mikrobiologi. Abu Naim Assik Wini Trilaksani Winarti Zahiruddin Iriani Setyaningsih PHP 322 Proses Tbermal Hasil Perikanan 3(2 3)6 Definisi. Rudi Suwandi Abu Naim Assik Ibrahim Bustami lriani Setyaningsih . Winarti Zahiruddin Sukarno Nurjanah Wini Trilaksani 45.

pengaruh radiasi yang berkaitan dengan hasil perikanan. bahan tercemar. proses kemunduran mutu.43. pengasapan. akibat food additive. Sukarsa Iriani Setyaningsih Sukarno Bustami Ibrahim PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Mata ajaran ini mempelajari pentingnya ikan dan hasil-hasil perikanan lainnya sebagai bahan pangan. Rudy R. cara-cara pengujian mutu dan prinsip berbagai cara pengolahan hasil perikanan. Nitibaskara Dadang Kartapura Winarti Zahiruddin Dadi R. Sukarsa . mencakup baik alami maupun karena mikroba. hlata kuliah yang diasuh Laboratorium Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2 3)4 Mencakup penanganan ikan dan non ikan yang ekonomis penting sejak ikan diangkat dari air. pembekuan dan pengalengan. Sanitasi dan Higiene 3 (2 Mempelajari hal-ha1 yang berkaitan dengan toksikologi dan higiene bahan pangan. penanganan di atas kapal. Nurjanah Iriani Setyaningsih Pipih Suptijah Mita Wahyuni 45. Dadi R. Selain itu mempelajari juga tentang keracunan secara kimiawi. fermentasi. nilai gizi. penanganan di darat sampai kepada konsumen terakhir. pendinginan.3) 4 PHP 421 Toksikologi.

.

Dasar-dasar dari cara pengolahan pangan. dengan penekanan pada hasil perikanan. Nitibaskara Winarti Zahiruddin Wini Trilaksani 3) 6 PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan 3 (2 Pengembangan Produk Mempelajari berbagai metoda pengolahan dalam memanfaatkan hasil samping bidang perikanan seperti tepung. agar-agar dan lain-lain). pemindangan. pengasapan. pengeringan. minyak dan .PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Kandungan dan sifat-sifat bahan pangan ikani. baik secara tradisional maupun secara modern. faktor-faktor penyebab kerusakan bahan pangan. mikrobiologis dan keteknikan dalam proses pengolahan hasil perikanan. posisi dan ciri-ciri pengolahan ikan secara tradisional (penggaraman. minyak ikan. kcrupuk. permasalahan dan prospek pengolahan hasil samping (tepung ikan. petis. kecap ikan. Rudy R Nitibaskara Agoes Murdiono Jacoeb lriani Setyaningsih Wini Trilaksani PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional3 (2 3) 6 Pengertian. fermentasi). Pengertian. aplikasi prinsip kimiawi. Dadang Kartaputra Rudy R.

rumput laut. tripang dan lain-lain. sirip dan kulit ikan cucut. FPC. ubur-ubur. dan lain-lain). lriani Setyaningsih Rudi Suwandi Dadi R. Sukarsa Heru Sumaryanto . serta berbagai macam diversilikasi produk hasil perikanan (Kamaboko.silase ikan. Selain itu juga mempelajari cara-cara pengolahan hati. kerang. kepitinglrajungan.

4.4. Sukarsa Abu Naim Assik. desain berbagai tipe freezer dan cold storage.PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan 2 (2 0) 7 Teknologi Hasil Perikanan Topik-topik pilihan dalam penanganan serta pengolahan hasil-hasil perikanan dengan segala aspeknya dengan penekanan pada kemungkinan penelitian dan pengembangannya. baik skala industri maupun rumah tangga. Rudy R Nitibaskara Etty Eidman Dady R. metode pendinginan dan pembekuan. pengaruh pendinginan dan pembekuan terhadap sifat fisika-kimia . Wini Trilaksani Nurjanah Rudi Suwandi Dadi R Sukarsa PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan 3 (2-3)s Definisi refrigerasi di bidang perikanan. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Industri Hasil Perikanan PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri 3 (2 3) 4 Hasil Perikanan Mata kuliah ini mempelajari pengenalan ciri umum hayati sumberdaya perairan (hayati dan non hayati) dengan lebih ditekankan pada manfaat apa yang dapat dan sudah diambil baik dari cangkang maupun dagingnya atau zat yang dikandungnya sebagai bahan baku pengolahan. 45.

.

Teknik pengeringan dengan cara penjemuran. Teknik pengalengan. Ella Salamah Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Rudi Suwandi . lbrahim Bustami Sukarno Abu Naim Assik Heru Sumaryanto PHP 343 Manajemen Laboratorium lndustri 3 (2 3) 6 Hasil Perihnan Pengadaan mata kuliah ini diharapkan agar mahasiswa mempunyai bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam manajemen laboratorium umumnya serta pengujian mutu dan komposisi produk dan bahan mentahnya dalam rangka pengembangan industri pengolahan hasil perikanan. Teknik pengolahan hasil samping dengan ekstraksi. ekstrusi dan lain-lain. penyimpanan dan distribusi produk bcku. proses dan alatalatnya.produk. Rudi Suwandi Ibrahim Bustami Sukarno Linawati PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perihnan 3 (2 3) 5 Mata kuliah ini mempelajari tentang teknik-teknik pengolahan yang berkaitan dengan berbagai proses pengolahan hasil perikanan. refrigerasi di atas kapal. Teknik pendinginan dengan alat-alatnya. mekanis dan spray drying. Teknik pengeringan mutu.

Ibrahim Bustami Linawati Sukarno Dadi R. persentase hasil dan kemurnian hasil dalam industri hasil perikanan. dinamika kimia. sifat-sifat koligatif viskositas larutan/campuran/koloid/emulsi. Sukarno Linawati Ella Salamah Abu Naim Assik PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (2 3) Industri Hasil Perikanan Mempelajari masalah perencanaan dan pengaturan ruangan. faktor-faktor yang mempengaruhi hasil akhir. operation research dan produktivitas. bahan dasar (hasil perikanan) untuk mencapai hasil yang optimal. terutama hidrokoloid. Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Ibrahim Bustami Abu Naim Assik PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2 3) 7 Definisi dan Istilah dalam industri hasil perikanan. Menyinggung juga hukum termodinamika.termokimia. sifat dan mekanisme reaksi.PHP 344 Kimia lndustri Hasil Perikanan 3 (2 3) 5 Sintetis. Sukarsa . efisiensi teknis dan ekonomis dalam proses produksi. penentuan jenis dan hubungan mesin dan peralatan. quenving theory.

1. penyusunan program. . penerapan komputer dalam bidang pengawasan mutu produk hasil perikanan.PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri 3 (2 3) 7 Hasil Perikanan Pengetahuan tentang ilmu komputer. MEY dan Effort. faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan.H. penerapan komputer dalam bidang mikrobiologi. penerapan komputer dalam industri hasil perikanan. penerapan komputer dalam bidang kimia pangan ikan. fungsi dan faktor produksi. Simandjuntak Wahyudi SEP 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2 3) 3 Pengenalan mengenai sumberdaya perikanan dan bentuk usaha budidaya dan penangkapan ikan di perairan umum dan laut.55. pangan ikan. Agoes Murdiono Jacoeb John Haluan Linawati Sukarno 4. Sahat M. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 455. pengenalan bahasabahasa komputer. MSY. teknik dasar optimasi pada perikanan dan bentuk-bentuk umum pasar. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Perikanan SEP 212 Ekonomi Perikanan 3 (3 0)4 Pola dasar permintaan terhadap hasil perikanan.

Sunatmo Sardono Dinarwan Tridoyo Kusumastanto Didin S. analisis usaha perikanan dan perencanaan usaha perikanan. membuka perkiraan dari neraca awal. Prospek perikanan pada masa depan. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. interpretasi laporan keuangan. dana dan modal. persiapan dan strategi marketing. Masyarakat perikanan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan perikanan. cara-wa pendekatan untuk peningkatan pendapatan. pengantar dan praktikum di perusahaan-perusahaan tradisional. arti dan fungsi pendapatan. profil manajemen perusahaan. arti dan fungsi pengeluaran. klasifikasi usaha. . posting jurnal ke dalarn buku besar dan tambahan. Bentuk-bentuk perusahaan. menyusun laporan keuangan.Komoditas perikanan komersial dan pemasarannya. Simandjuntak Sarib Murtadi ~unatmo Sardono Ayub M Hanafiah SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 -3) 5 Menyusun daftar inventaris.. Sahat M. personali. membuat jurnal dari transaksi. persiapan dan pengawasan produksi. H. Damanhuri SEP 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3 3) 7 Pengetahuan tentang manajemen usaha perikanan dilihat dari istilahlarti usaha.

Sunatmo Sardono Didin S.madya dan maju. ~irnanhuri Tridoyo Kusumastanto Dinarwan .

kebijakan dan taktik serta pengambilan keputusan dalam perusahaan perikanan. khususnya pembangunan masyarakat nelayadpetani ikan. Perencanaan program penyuluhan. latar belakang lahirnya koperasi perikanan di Indonesia. Jenis-jenis koperasi dan perbedaannya dengan bentuk-bentuk kerjasama lainnya. Evaluasi dalarn penyuluhan. Kedudukan penyuluh dalam pembangunan perikanan. Sunatmo Sardono Tridoyo Kusumastanto Didin S. Lingkungan ekstern dan intern perusahaan. Manajemen koperasi perikanan (alat organisasi dan peranannya). kepemimpinan dalam implementasi strategi dan pengembangan perusahaan. Organisasi dan perkembangan penyuluhan perikanan. penentuan strategi. proses manajerial. peranan dan fungsi koperasi dalam pembangunan. Sobari SEP 322 Penyuluhan Perikanan 3(2 3) 5 Tujuan dan Pengertian. Swot analysis problem perusahaan. Metode-metode dalam penyuluhan. Sikap dan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang koperasi perikanan (peraturan dan perundang-undangan koperasi) serta langkah-langkah pembinaan koperasi perikanan. Sarib Murtadi M. .SEP 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (2 3)7 Konsepsi perusahaan. Pendidikan sebagai dasar penyuluhan. Damanhuri Dinarwan SEP 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3)6 Tujuan dan pengertian. strategi dan taktik. P.

Sobari .Sarib Murtadi M. P.

Rumusan masalah dan hipotesis.SEP 323 Sosiologi Perikanan 3 (2 -3) Ciri-ciri nelayadpetani ikan. Problem penelitian sosial. debitur dan masyarakat. metode-metode penelitian sosial. kreditur. pokok bunga dan angsuran dan peranannya dalam pembangunan perikanan Indonesia. fungsi dan usaha bank. nilai-nilai sosial dan budaya serta sistim kelembagaan masyarakat nelayan. Analisis data. perubahan masyarakat nelayadpetani ikan. stratifikasi sosial dalam masyarakat nelayanlpetani ikan. Sarib Murtadi Rilus istiqlaliyah Muflikhati SEP 324 Bank dan Perkreditan 2 (2 0) 5 Pengertian landasan. Penulisan laporan. jenis-jenis kredit perikanan. Sarib Murtadi Abubakar Umbari SEP 331 Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan 3 (3 0) 6 Pengertian dan ruang lingkup . Abubakar Umbari SEP 421 Metode Penelitian Sosial 3(2-3)7 Tujuan dan pengertian penelitian sosial. Pengertian dan unsur-unsur kredit. five C's of credit. Sampling. Kuesioner dan wawancara. jenis dan struktur. proses dan bentuk interaksi sosial. tujuan dan fungi bagi pemerintah. Konsepsi dan pengukuran. sikap dan pandangan hidup masyarakat nelayadpetani ikan.

pendekatan dalam mempelajari ilmu tataniaga dan ciri-ciri tataniaga yang berkaitan dengan ciri produksi. Hanafiah Suharno . macam-macam resiko dalam pemasaran. pasar dan harga.. fungsi tataniaga. konsep dasar. suplai dan demand. Ayub M.tataniaga.

ciri-ciri penawaran dan permintaan hasil perikanan. Cara menentukan garis pantai. kelembagaan dan saluran pemasaran. jenis. Ayub M. Sifat pemasaran hasil perikanan. kebijaksanaan pemasaran dan peranan pemerintah. peristilahan dari hukum dan pelimpahan wewenang.SEP 332 Tataniaga Hasil Perikanan 4(3-3) 6 Dasar-dasar pemasaran (konsep dasar. undang-undang perikanan Indonesia dan perbandingannya dengan negara lain. Wilayah perairan Indonesia. Konvensi hukum laut dalam hubungannya dengan kepentingan nasional. karakteristik produksi. konsep harga dan biaya. pengertian penawaran dan permintaan). fungsi dan proses pemasaran. Penarikan garis batas dengan negara lain. penegakan hukum di perairan Indonesia. Strategi perbaikan pemasaran. Hanafiah Lusi Fausia SEP 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2 3) 7 Fungsi dan peranan lembaga pemasaran. aspek . sanksi. Pencemaran perairan dan pengaturan hukumnya. Hasril H. Hak dan kewajiban Indonesia sebagai negara pantai. konsekuensi-konsekuensi yang timbul dan tindak antisipasi yang diperlukan agar produk tetap menjadi kebutuhan pihak konsumen secara terus-menerus dengan tetap memberikan keuntungan bagi perusahaan. Jasin Suharno SEP 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2 3) 5 Pengertian sifat. sumber. Perdagangan antara negara dan riset pemasaran. Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi alat analisis untuk mencapai solusi yang menguntungkan terhadap gejala-gejala yang timbul dalam proses pemasaran.

Badan usaha dalam bidang perikanan dan ketentuan hukumnya.hukum tentang pembebasan tanah dalam pelaksanaan pembangunan. Peraturan karantina dan lalu lintas ikan. hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan penanaman modal. .

Etty Eidman SEP 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3 0) 6 Sebuah pengantar penggunaan pemikiran ekonomi pada sumberdaya perikanan. struktur data. verifiasi model. Omay Santika Aribowo Prijosaksono SEP 344 Sistem Data Perikanan 3 (2 3) 5 Pengenalan struktur dasar suatu sistem.H. studi kasus. permasalahan konservasi. Sahat M. beberapa model ekonometrika untuk mengatasi penyimpangan model klasik. penggunaan peubah boneka analisis data deret waktu. resiko dan ketidakpastian serta tujuan sosial dari sumberdaya. permodelan sistem.Masalah hukum di perairan umum. dan penggunaan sumberdaya perikanan. suku bunga pendapatan. spesifiasi model ekonometrika. pengolahan data perikanan. pendugaan parameter. Simandjuntak Achmad Fachrudin SEP 345 Hukum Laut 3 (3 0) 6 . peraturan di bidang perikanan dan kebijaksanaannya.H. pengantar apliiasi komputer.Simandjuntak SEP 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3)6 Pengantar ekonometrika. perikanan. nilai dan harga. Sahat M. kerangka sistem informasi. masalah ekonomi. memahami data.

Masalah legal dalam eksplorasi pemanfaatan sumberdaya laut. paparan . laut teritorial. termasuk sumberdaya daerah pantai.

Fauzi Syam 45. diskonto. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Peribnan PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3)4 Pengertiantentang jenis.H. zona berdampingan dan benua. money. Sahat M. sejarah perkembangan teori pembangunan pertanian dan tujuan pembangunan perikanan. time value of income. Tujuan dan strategi pembangunan perikanan Indonesia. Simandjuntak A. harga pasar. Wawasan Nusantara.1.6. analisis kepekaan kelayakan proyek. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 43. suku bunga. kriteria investasi dan ranking.6. Zona Ekonomi Ekslusif. net present value. Sahat M. klasifiasi dan karakteristik material serat-serat tekstil sebagai bahan jaring meliputi sistem penomoran .benua. Etty Eidman SEP 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2 3) 7 Metode-metode evaluasi. Kepentingan dan kelemahan tujuan ganda pada pembangunan perikanan Indonesia secara biologis. Simandjuntak Wahyudi Tridoyo Kusumastanto SEP 442 Kebijaksanaan Pembangwn Perikanan 3 (3 0) 7 Pengertian pembangunan ekonomi. Kedudukan perikanan pada perekonomian Indonesia. analisis jaringan kerja. IRR. harga bayangan. analisis fmansial dan ekonomi.H. rasio biaya-manfaat. ekonornis dan sosial.

jaring insang. huhate dan sebagainya. rawai tuna. prinsip-prinsip metode penangkapan ikan berdasarkan jenis dan habitat ikan. penekanan khusus diberikan pada teknologi penangkapan ikan yang penting di Indonesia seperti pukat udang. . twine dan cord serta perhitungan-perhitungan dan cara pengujian terhadap sifat-sifat fsik bahan jaring. pukat cincin. Daniel R Monintja Betty Pentury PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3(2-2)5 Tingkah laku ikan. respon ikan terhadap alat dan perangkat penangkapan ikan serta lingkungannya sebagai dasar pengembangan metode penangkapan ikan. Bambang Murdiyanto Diniah Bahar Sobari PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3 0) 4 Definisi penangkapan ikan dan jenis-jenis kegiatannya.dan konstruksi yarn. klasifikasi metode penangkapan ikan. deskripsi unit penangkapan ikan berdasarkan klasifikasi standar nasional. Wisnu Gunarso Anwar BeyPane PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2 3) 5 Perkembangan teknologi penangkapan ikan dan faktor-faktor penentunya.

Daniel R Monintja M. Sondi. Feldi A.ta .serta kemungkinan pengembangannya.

trawl. bentuk dan wa pembuatan serta sifat-sifatnya baik alat penangkapan yang tradisional maupun yang modern. Kusman Mangunsukarto Ronny I. serta jenis-jenisnya. light fishing dan seine net.PSP 313 Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3) 6 Pengertian klasifikasi alat penangkapan &an. Baskoro PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan 2(1-3)7 Sumberdaya Perikanan Bekerja di basis-basislpangkalan dan di kapal perikanan. unit penangkapan. long line. Wahyu Diniah Bahar Sobari PSP 314 Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya 4 (3 2) 5 Hayati Laut Pengertian tentang kegiatan penangkapan. pole dan line. Mengikuti berbagai kegiatan operasi penangkapan ikan. purse seine. dan wisata karya (field trip). Wahyu PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi 2 (1 3) 7 . Daniel R Monintja Mulyono S. Kusman Mangunsukarto Ronny I. Pengenalan dititikberatkan pada gillnet.

penggunaan berbagai peralatan keiautan. latihan eksplorasi dan survai sumberdaya &an.Kelautan Latihan bekerja di laut. Baskoro . Daniel R Monintja Mulyono S.

Pasari bu Mohammad Imran James P. rambu-rambu dan peraturan lalu lintas' laut. desain dan konstruksi kapal perikanan yang meliputi propulsive engine.62. stability. Sifat-sifat kapal perikanan. material dan sebagainya. Bonar P. penanganan kapal dan keamanan pelayaran. penggunaan almanak nautika dan sebagainya. Pasaribu . Pasaribu James P. Navigasi elektronik: prinsip penggunaan instrumentasi elektronik untuk navigasi. Pasaribu Mohammad Imran PSP 323 Navigasi I1 3 (2-316 Navigasi selestial : penentuan posisi kapal dengan menggunakan benda-benda langit. hubungannya dengan metode penangkapan ikan dan daerah penangkapan ikan. Cara-cara penentuan posisi kapal.45. penggunaan pesawat-pesawat navigasi. Bonar P. Panjaitan PSP 324 Kepelautan 4(3-3)6 Semboyan. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Kapal Perikanan dan Navigasi PSP 321 Kapal Perikanan 4(3-3)s Definisi. Panjaitan PSP 322 Navigasi I 3(2-3)s Pengetahuan tentang peta-peta. Bonar P. Manajemen dan profibility kapal perikanan. tali-temali. Bonar P. pengukuran simpangan kompas. perhitungan variasi dan kesalahan kompas.

Gondo Puspito .

winch. davit dan sebagainya). Pasaribu I Nyoman Arnaya . sonar. dan alat-alat bantu elektronik (fish finder.PSP 325 Instrumentasi Kelautan 3 (2 3) 6 Pengenalan Instrumentasi kelautan. Bonar P. Estimasi kelompok ikan dengan echo integator. standar ketepatan dan ketelitian. Bonar P. Bonar P. Pasaribu lndra Jaya PSP 421 Instrumentasi Penangkapan lkan 3 (2 3) 7 Prinsip penggunaan alat-alat bantu mekanik (power block. Perbaikan mekanis dan elektronik. Bonar P. Pasaribu Indra Jaya I Nyoman Arnaya PSP 326 Dasar-dasar Akustik 3(2-3)6 Pengetahuan dasar tentang teori akustik. karakteristik echo ikan (individual maupun kelompok). pemeliharaan instrumen. penerapan prinsip akustik pada media air. Pasaribu I Nyoman Arnaya Darmawan PSP 422 Akustik Kelautan 3(2-3)7 Deteksi ikan. line hauler. net recorder dan sebagainya) pada penangkapan ikan. teori kalibrasi. Pengenalan alat-alat akustik bawah air. validitas hasil. Prinsip mekanisme kerja ecbo integrator. akustik bawah air untuk mendeteksi dan menghitung gerombolan ikan.

.

dan keterikatan antara elemen yang menjadi ciri-ciri ilmu sistem. tempat pendaratan ikan dan evaluasi teknis. seleksi daerah penangkapan ikan. Pengenalan pada falsafah. batasan. A. lokasi fungsi dan fasilitas serta pengelolaannya. Djisman Manurung H. U. Penyebaran daerah penangkapan ikan menurut spesies. . Analisis optimasi dan alternatif operasi penangkapan ikan. Ayodhyoa PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3 0) 7 Sistem operasi penangkapan ikan yang meliputi penentuan basis operasi. Bambang Murdiyanto Ernani Lubis PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada 2 (2 0) 5 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Sejarah perkembangan ilmu dan konsep-konsepnya untuk analisis dan kontrol dalam bidang pemanfaatan sumberdaya perikanan. penyusunan armada perikanan. Perencanaan dan pengembangan pelabuhan perikanan. John Haluan Budi Wiryawan PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3 3) 7 Faktor-faktor lingkungan perairan yang mempengaruhi terbentuknya suatu daerah penangkapan ikan. musim dan perairan.PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) 5 Pelabuhan perikanan sebagai basis industri perikanan.

John Haluan Tri Wiji Nurani .

Monintja Vincentius P. John Haluan James J.A. Djisman Manurung H.U. evaluasi kemelimpahan untuk kepentingan pemanfaatannya.PSP 433 Aplikasi Komputer dalam 3 (2 3) 7 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyusunan program dan penggunaan komputer untuk penyelesaian model matematik dalam sistem dan analisis pemanfaatan sumberdaya perikanan. Siregar . Panjaitan 3) 7PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3 Perencanaan inventarisasi sumberdaya. penggunaan alat standar. Ayodhyoa Daniel R. berbagai metode survai kelimpahan dan penyebaran sumberdaya.

IPB. IPB. 1966). 1986) 13. IPB. 1974).Kusman Sumawidjaya (Ir. Simon Fraser Univ. 1976) 18. 1978). (MSc. 1987) 9. Raswin (Ir.(MS. IPB.. IPB. USA. 1978). (MA& Kyushu Univ. K ukuh Nirmala (Ir.Sri Lestari Angka (Ir. (Dr. 1985) 17. 1986) 10. IPB. 1982).USA. IPB. (MS. 1%9) a. 1%2). Jurusan Budidaya Perairan 1. Supomo T)i.. (MSc.(MS. Dadang Shafruddin (Ir. Edi Supriono (Ir. IPB. IPB. Perancis. 1%7).6. IPB. (MSc. Auburn Univ.1976). (Drs. Auburn Univ.Auburn Univ. Dedi Jusadi (Ir. de ClermontFd 11. Wardoyo (Ir. IPB. 1982) 11..Chaerul Muluk (BSc. (MSc.. Auburn Univ.Komar Sumantadinata (Ir. IPB. 1983). UI. Darnas Dana (Ir.1. Muh. 1987) 7.Barnbang Irawan (Ir.Ing Mokoginta (Ir. IPB. (Dr. (MS. IPB. 1%8). 1984) 16.4. 1985) 6. 1988) 14.Enang Harris ~urawidja~a (Ir. IPB.Canada 1982) 5. 1989) 15. 1%5). Kochi Univ.IPB. Daniel Djokosetianto (Ir.. 1967) 3. France. (MSc. IPB. IPB. 1975). 1979) 4.USA. Univ.Odang Carman ~uriaatmadja (Ir. . 1977).Muhammad +liiddin (Ir. IPB 1988) 2. USA. IPB.. Zairin Junior (Ir. UNDIP. Muhammad M.. 1989) 8. Japan.

(MSc.Japan. Yani Haduoseyani (Ir. USA. l%S). Miami. 1973) 20. 1972) 19. Univ. IPB.Sutomo Achmad (Ir. IPB. 1984) .

11. USA. 1979). 1973). 1975). IPB. 1%2). 1985) 18. 1985). UPMC. 1982) 9. Anshary Chaeruddin (Ir. Inggris. (MSc. IPB. H. 1972). France. 1984). AIT Thailand. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan 1. Sanusi (Ir. IPB. Enan Mulyana Adiwilaga (Ir. Tyne. Dietriech Geoffrey B. Maximilian Univ. USA. 1990) 3. (Dr.4. USTL. IPB. Texas A & M Univ. at... Agustinus M. 1984) 13. 1974) 2. (Dr. France. Hendarti Muluk (Ir. Univ. IPB. 1980) 21. 1971). Harpasis S.Etty Riani (Ir. IPB. Bambang Widigdo (Ir. I. 1971) 17. Tokyo UnivJapan. 1978) 10. IPB. Australia. Isdradjat Setyobudiandi (Ir. I Nyoman S. IPB. 1983) . IPB. Ins. Ismudi Muchsin (Ir. de Clermont Fd. IPB. Fifi Widjaya (Ir. 1967). 1984) 19. (PhD. Nuitja (Ir.N.. (Dr. 1980). (Ir. IPB. 1987) 16. Suryadiputra (Ir. 1985) 12. IPB. 1987) 14. IPB. FRG. IPB. Fredinan Yulianda (Ir. IPB. Samosir (Ir.Sc. at. IPB. Univ. 1977) 6. 1985) 20. (Dr. IPB. IPB. France.N. Polytechnique de Toulouse Frane. (Dr. 1976). Ario Damar (Ir. FRG. Muhammad Eidman (MSc. (Dr. Hefni Effendi (Ir. (MSc. Maximilian Univ. 1988) 5. IPB. Univ.. Univ.. 1983) 11. Miami. Djadja S. IPB. Res. (M. Dedy Soedharma (Ir. Edi Suwandi (Ir. 1985) 7. 1976). IPB. Djamar F. Lumbanbatu (Ir.62. Nat. of New Castle. Sjafei (Ir. New England. ) 4. 1984) 8. (Dr. 1978) 15.

1977) 35. IPB. 1990) . 1988) 32. 1974).. (Dr. 1981) 24. (DEA. Johan Basmi (Ir. France. Mohammad Sjarif Hitam (Ir. Mennofatria Boer (Ir. Univ. Kadarwan Suwardi (Ir.. Fajar Rahardjo (Ir. 1979) 42. ENSA. Kentucky. IPB. 1981). USA. Rokhmin Dahuri (Ir. IPB. 1974). IPB. 1982) 37. Omon Djunaedi (Ir. Iowa State Univ. (MSc. IPB. (Dr. Kardiyo ~ra~to'kardi~o (Ir. IPB. France. (MSc. IPB. Effendie (Drs. 1974). 1979) 27. (MS. IPB. 1976). (Dr. Louisiana State Univ. Koesoebiono (MSc. (Dr. IPB. 1988) 34. USA. France. Richardus Kaswadji (Ir. 1986) 40. 1979) 26. Univ. 1979). 1984). South Australia. 1970). 1%1). Paris 7. IPB. Innsbruck. UPMC. 1986) 41. North Carolina State Univ. 1968). Univ. France. (MSc. IPB. ITB. 1986) 30. Murniati Brojo (Ir... 1971) 25. (Dr. IPB. 1980). Univ. (MS. 1971). (Dr. 1982). John Pariwono (Ir.. Aus. IPB. Saddon Silalahi (Ir. Thailand. Kiagus Abdul Aziz (Ir. (Dr. 1988) 29. USA. IPB. USTL. France. (MSc. IPB. Univ. (Prof. Toulouse. 1976). Pong Suwignyo (Ir. UI. Ridwan ~ffandi (Ir. 1973) 28. Muhammad I. 1978) 31. IPB.. IPB. 1987) 23. Toulouse. 1970). France. IPB.. 1974). Mulia Purba (Ir. Moh. USA. Claude Bernard Lyon I. USA. IPB.22. 1977). IPB. USA. 1%3). Univ. 1%4) 38. (PhD. 1983). (Dr. 1984) 33. Joko Purwanto (Ir. Miami. Santoso Rahardjo (Ir. (MSc. IPB. (MSG AIT. Austria. Neviaty Putri Zamani (Ir. Queensland Univ. 1987) 36. 1982) 39. ENSA. H. North Carolina State Univ. IPB.

Agoes Murdiono Jamb (IT. Tri Partono (Ir. I Wayan Nurjaya (Ir. IPB. ) 14. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 1. (MS. 1981) 46. IPB. IPB. 1990) 2. Linawati (Ir. (MS. 1987) 48. UNPAD. IPB. Mita Wahyuni (Ir. IPB. IPB. Dadang Kartapura (Ir. IPB. IPB. Widodo (Ir. 1984). 1971) 16. IPB. Rudy R. 1969). Sulistiono (Ir. Sigid Haryadi (Ir. UNPAD. 1987) 10. IPB. Rudi Suwandi (Ir.Abu Naim Assik (Ir. 1976). 1985) 49. Sugiarti Suwignyo (Ir. 1984) 3. USTL. Pipih Suptijah (Dra. 1987) 9. 1985) 8. IPB. France. Winarti Zahirudin (Ir. Nitibaskara (Ir. 1985) . IPB. IPB. Washington.43. 1976) 4. Dadi Rochnadi Sukarsa (Ir. Ella Salamah (Dra. 1972) 45. 1984) 7. Heru Sumaryanto (Ir. 1984) 15. 1983) 47. IPB. IPB. Sri Purwaningsih (Ir. 1982) 11. 1980) 6. 1984) 44. 1978) 4. IPB. Iriani Setyaningsih (Ir. Setyo Budi Susilo (Ir. 1988) 50. 1981) 13.63. IPB. IPB. IPB. Wini Trilaksani (Ir. IPB. USA) 12. (Dr. Sutrisno Sukimin (Ir. Sukarno (Ir. IPB. IPB. 1972) 5. 1%7). IPB. (MSG Univ. IPB.

Lusi Fausia (Ir. Iis Diatin (Ir. IPB. Moch. IPB.) 16.4. Prihatna Sobari (Ir. 19 ) 11. 1985) 18. IPB. UGM. Omay Santika (Drs. (MS. IPB. 1974) 19. IPB. 1987) 3. Etty Rachjati (SH. 1984) 23. Istiqlaliah Muflikhati (Ir. Sarib Murtadi (Ir. Kagoshima Univ. IPB. UNPAD. 1984) 14. IPB. Sahat MH Simandjuntak (Ir. UNPAD. 1986) . Hasril Hamid Jasin (Ir.USA. Univ. 1970). IPB. Didin S. 1966). 1985) 4.3. (MS. IPB. IPB. 19 ) 5. IPB. Tridoyo Kusumastanto (Ir. Abu Bakar Umbari (Ir. 1972) 6.Suharno (Ir. 1961) 17. IPB. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 1. IPB. 1981) 2. 1968) 21. 1985) l. Nadhiroh (Ir. IPB. IPB. IPB. IPB. Rilus (Ir. SA. IPB.6. 1970). 1987) 12. Wisconsin. (MSc. (MSG Univ. 1985) 7. Dinarwan (Ir. IPB. Japan. 1987) 8. Sunatmo Sardono (Ir. 1980). 1985) 22. IPB. Ayub Mahmud Hanafiah (Ir. 1%7) 9. Aribowo Prijosaksono (Ir. Wisconsin. IPB. 1980). 19. (MSc. 1975) 10. 1975) 20. 1983) 15. Wahyudi (Ir. Achmad Fachrudin (Ir. Damanhuri (Drs. Narni Farmayanti (Ir. IPB. Akhmad Fauzi Syam (Ir..4.

(MSc. 1984) 11. 1987) 9. Hokaido Univ. 1980). USA.. 1965). 1989) l3. 1986). IPB. Rhode Island. Tokai Univ. 1983). (M. I Nyoman Arnaya Or. Tokai Univ.65. 1978). IPB. 1986) 8.Sc. IPB. Ernani Lubiis Pane (Ir. Japan. (Dipl. IPB. Anwar Bey Pane (Ir. Japan.U. Miami.. Japan. 1986). 1983). Perancis. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan 1.. Perancis.. 1972). Nantes. 19 ) 4. IPB. College of North Wales. Pasaribu (Ir. Gondo Puspito (Ir. (MSc. Ayodhyoa (Ir. (Dr. Daniel R. (MSG Tokyo Univ. (MSqTokyo Univ. Japan. 1989) 3. Univ. Dr. Fisheries. (Dr. Diniyah Bahar Sobari (Ir. 1969). Tokyo Univ. IPB. IPB. Bonar P. Japan.. 1981) 5. Djisman Manurung (Ir.. Japan. 1965). 1981). (Dr. (Dr. IPB. Agnes Sri Mulyani (Ir. Hokaido Univ. IPB. 1987) 14. IPB. Monintja (Ir. 1973) 10. 1%8). IPB. IPB. Barnbang Murdiyanto (Ir. IPB. Perancis. Japan. (Cert.. Japan 1982) 7. Univ. 1979)..Domu Sirnbolon (Ir. IPB. 1977). Aix-Marseille 11. (Dr. Fisheries. Hokaido Univ. Aix-Marseille II. Perancis. Japan. Betty Pentury (Ir. 19 ) 2. Nantes. 1990) .4. Tokyo Univ. Univ. Budi Wiryawan (Ir. Ari Purbayanto (Ir. 1967) 15. H. 1977). (DEA. Univ.. Univ. (DEA. 1989) 6.A. 19 ) 12.

IPB. James Parlindungan Panjaitan (Ir. IPB. (Dr. IPB. 1979). IPB. IPB.John Haluan (Ir.16. 1984) 18. Japan. Indrajaya Or. (MSq Tokyo Univ. 1986) . 1986) 17. 1987) 19. 1973). Ibrahim Bustami (Ir. Fisheries.

1984) . IPB. 1987) 29. IPB..20. Mulyono S. Tri Widji Nurani (Ir. Baskoro (Ir.. 1983) 25.Sc. 1986) 26. Tyne. 1985) 22. (M. of New Castle. Totok Hestirianoto (Ir. Univ. 1980) 30.. Nurjanah (Ir. 1989) 28. Shinsu Univ. Japan. M.. Sulaeman Martasuganda (Ir. IPB. Canada. (M. Kagosima Univ. 1979). Inggris. IPB. 1990) 23. 1985). IPB. Siregar (Ir.Sc. Vincentius P. . Shinsu Univ. IPB. 1971). Sondita (Ir. Wisnu Gunarso (MSc. IPB. 1987) 24. (M. Feldi A. IPB. Mohammad Imron (Ir. ) 27. (MSc. Kusman Mangunsukarto (Ir. Ronny Irawan Wahyu (Ir. Japan.. (PhD.19 ).Sc. Japan. IPB.. 1986). 1979) 21.

Ibnu Katsir Amrullah . juga dapat mengembangkan kemampuannya antara lain di bidang Biologi.1. Produksi Ternak. FAKULTAS PETERNAKAN 5. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. Disamping itu untuk mengembangkan bakat mahasiswa kepada mahasiswa ditawarkan beberapa mata kuliah dalam bentuk silabus baik dari dalam maupun dari luar bidang keahlian yang disalurkan ke arah penunjang keahlian tertentu (Produksi Ternak. Dengan demikian Fakultas Peternakan IPB akan menghasilkan Sarjana Peternakan yang selain terampil di bidang peningkatanpeningkatan produksi peternakan. Pallawarukka Pembantu Dekan I1 : Drh. Ir. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan). Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak serta Sosial Ekonomi Peternakan merupakan kurikulum inti Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. melaksanakan penelitian.5.2. 5. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan. H. menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional dalam bidang peternakan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan produksi Peternakan secara umum. Dudung Supandi Pembantu Dekan 111 :Dr. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan di Fakultas Peternakan IPB adalah untuk menghasilkan Sarjana yang terampil dan kreatif yang mampu memecahkan masalah. MSc Pembantu Dekan I : Dr. Lily Amalia Sofyan. Beberapa mata ajaran wajib sebagai satu kesatuan dari ilmu-ilmu di bidang Produksi Ternak.

SH.Tata Usaha : Dedi Tauhid. .

Eddie Gurnadi ?T Kepala Lab. Ahmad Sekretaris : Dr. Soedarmadi Hardjosuwignyo 'b= Kepala Lab. Ir. D. Dr. Ternak Babi : Prof. Nutrisi : Dr. T. Agrostologi : Dr. Dr. Sri Supraptini Mansjoer Kepala Lab. Dr. Margono Slamet Kepala Lab. Baihaqi H. MSc p~ 533. Dr. Toha Sutardi Yrzry Kepala Lab. Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak : Prof. Ternak Daging Kecil : Prof. Arnri Djahi Sekretaris : Ir. Dr. Adi Sudono 5. Ir. Pendidikanl Penyuluhan : Prof. Ternak Perah: Prof. Asikin Natasasmita Kepala Lab. Ternak Daging Besar dan Kerja : Dr. R. Sihombing Kepala Lab.Makanan Ternak : Dr. MSAE Kepala Lab.22. R. Suryahadi Kepala Lab.52. Lily Amalia Sofyan. Bisnis dan Manajemen . Harimurti Martojo Kepala Lab. Richard W. Dr.1 Jurusan Produksi Ternak Ketua : Prof.E. H. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Ketua : Dr. Adi Sudono Sekretaris : Dr. Ternak Unggas : Prof. Dawan Sugandi Kepala Lab. Lumintang. Dr. Ir. H. Ir. Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Ketua : Dr.

MSc .Peternakan : Dr. Koeswardhono Mudikdjo Kepala Lab. kmail Pulungan. Perencanaan dan Pengembangan : Ir.

PROGRAM STUD1 DAN KURIKULUM 53. Metode Statistika 3 (3-0) Jumlah: 21 sks Semester 5 IPT 332 Pemuliaan Ternak 3 (2-3) IPT 341 Produksi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-3) .1. Mata Kuliah Kredit Sentesler 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 IPT 221 IMT 211 IMT 231 SET 221 SET 224 TNH 211 AGM 211 3 (2-3) Pengantar Ilmu Peternakan 2 (2-0) Pengantar Ilmu Nutrisi 3 (2-3) Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2-3) Ekonomi Produksi 3 (2-3) Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) Klimatologi Jumlah: 20 sks Semester 4 IPT 222 Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2-3) IPT 261 Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2-3) IPT 231 Genetika 3 (2-3) IMT 221 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2-3) FIF 241 Fisiologi Ternak 3 (2-3) STK 211 .5. Program Studi Produksi Ternak Kurikuhtrlt No.3.

IMT 322 Tatalaksana Padang Penggembalaan dan Padang Rurnput 3 (2-3) .

Peternakan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Sentester 7 SET 411 IPT 471 SET 431 Penyuluhan Peternakan Pengolaban Hasil Ternak Peraturan. Perundangan Peternakan dan Hukum Agraria Minat Jurusan 1 Minat Jurusan 2 Minat Jurusan 3 Seminar Pilihan/Elektif Jumlah : 21 sks .firikuluni -Semester 5 (Lanjutan) SET 322 RPR 301 IF'T 314 Usaha Peternakan Fisiologi Reproduksi & Inseminasi Buatan Pengendalian Kesehatan Ternak 3 3 3 (2-3) (2-3) (2-3) Jumlah : 21 sks Sentester 6 IPT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2-3) IMT 211 Ilmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2-3) IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3 (2-3) IPT 353 Metodologi Penelitian Peternakan 3 (3-0) SET 314 Perubahan Sosial 3 (2-3) SET 334 Perencanaan dan Pengembangan .

.

dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan. domba dan kambing serta unggas dan babi.4. Eddie Gurnadi Sudjana Natasasmita Dudung Supandi Henny Nuraeni IPT 222 llmu Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2 2) 4 Pembahasan tentang sifat sapi babi dan kerbau.1. . sistem produksi. makanan ternak dan kesehatan ternak terutama pada ternak sapi daging dan kerbau. tipe dan bangsa ternak.firikulunt (Lanjutan) Serizester 6 Karya Ilmiah Kuliah Kerja Nyata Jumlah : 10 sks Total Semester 1-8 : 150 sks 5.4.4. SILABI 5. dasar-dasar pemuliaan dan reproduksi. Mata Ajaran Wajib Fakultas IPT 221 Pengantar llmu Peternakan 2 (2-0) 3 Membahas tentang arti manfaat ternak.1. Mata ajaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Produksi Ternak (IPT) 5.1. pencegahan penyakit dan "grading" daging.

Eddie Gurnadi Dudung Supandi Sudjana Natasasmita Henny Nuraeni .

Hutabarat Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT 261 Ilmu Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2 -3) 4 Membahas berbagai bangsa domba atas tujuan Produksinya. . tanaman dan manusia serta kaitannya dengan pemuliaan dalam bidang peternakan dan pertanian. Pemeliharaan ayam pedaginglbroiler.IPT 231 Genetika 3(2-2)4 Pengertian dasar tentangilmu genetika dengan contoh-contoh pada mikro organisme. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan serta pengetahuan tentang wol dan kualitas daging. Dibahas pula tentang usaha pe~ungkatan produksi sesuai dengan lingkungan. Tantan R Wiradarya Rachmat Herman Nana Sugana Maman Duldjaman Asikin ~a6sasmita IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3(2-314 Pembahasan mengenai penetasan. hewan. dan pencegahan penyakit. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Pittor H. membahas tata laksana. pengelolaan anak ayam pada masa brooding dan pada masa pertumbuhan (pemeliharaan anak ayam petelur komersial dan anak ayam petelur bibit).

Pengelolaan ayam petelur komersial dan ayam petelur bibit pada masa berproduksi. Dawan Sugandi Kartinah Gurnadi Rukmiasih Niken Ulupi .

IPT 314 Pengendalian Kesehatan Ternak 3 (2 2) 3 Membicarakan pentingnya isolasi, higiene dan sanitasi peternakan. Dibahas pula tentang pentingnya membeli ternak sehat, menghindari stress dan faktor-faktor yang mempermudah berjangkitnya penyakit ternak. Dibicarakan pula sistem kekebalan pada ternak dan cara mencapainya serta gejala dan pencegahan penyakit pada ternak. DJ.Samosir D.T.H. Sihombing Rachmat Herman Adi Sudono IPT332 Pemuliaan Ternak 3 (2 2)3 Pembahasan mengenai genetika populasi dan genetika kuantitatif sebagai dasar pemuliaan ternak dalam pengembangan kebijakan untuk peningkatan mutu genetik ternak. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT341 Ilmu Produksi Ternak Perah 3 (2-313 Membahas sejarah dan bangsa-bangsa ternak perah (sapi, kerbau dan kambiig) serta keuntunganlkelemahan-kelemahan peternakan ternak perah, faktor-faktor untuk merencanakan mendirikan peternakan ternak perah, sistem pemeliharaan baik secara intensif maupun ekstensif, tata laksana perusahaan, sistem

perkandangan, sistem perkawinan, seleksi dan culling. Adi Sudono Imam K. Abdulgani Harun Najib Ernawati M. Asyik Pallawa-ka

IFT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2 3)4 Uraian tentang kedudukan ternak babi dalam masyarakat dan potensinya, tipe serta bangsa babi. Diuraikan juga tentang perbandingan anatomis maupun f~iologi dengan ternak lain, tingkah laku ternak, tata laksana dan koleksi perkembang biakan serta penemuan penelitian yang mutakhir dalam ilmu ternak babi terutama dalam soal produksi, reproduksi dan manajemen makanan. D.T.H. Sihombing P.H. Siagian Perkembangan peternakan, penampilan usaha peternakan, penampilan produksi ternak, masalah pengembangan peternakan, peranan penelitian dalam mencari pemecahan suatu masalah, metode penelitian eksperimental dan metoda penelitian noneksperimental. D.T.H. Sihombing Toha Sutardi IPT 471 Pengelolaan Hasil Ternak 3(2-3)3 Mempelajari prinsip-prinsip cara menghasilkan produk ternak yang berkualitas baik (daging, telur dan susu). Uraian dasar tentang gizi, fisik dan histologik daging serta proses-proses yang terjadi selama perubahan bentulc otot menjadi daging. Membahas teknik penanganan daging (unggas, sapi, domba, kambiig dan babi) dan sistem penentuan kualitas kerkas, telur dan susu. Kemudian dilanjutkan dengan teknikteknik pengolahan dan pengawetan daging susu dan telur pada tingkat produsen hasil ternak untuk siap diproduksi lebih lanjut maupun untuk dipasarkan. Peni S. Hardjosworo

Rachmat Herman Ernawati M. Asyik Eddie Gurnadi

5.4.12. Mata Ajaran Minat Jurusan 2) 3 I PT 442 llmu Tilik Ternak 3 (2 Cara-cara penilaian ternak berdasarkan bentuk luar. Pembahasan mengenai hubungan bentuk luar dengan fungsi dalam sifatsifat produksi ternak meliputi sapi perah, sapi daging, domba, kambing dan unggas. Harun Najib Maman Duldjaman MM. Siti Sundari K. Dudung Supandi IPT 462 Ilmu Produksi Aneka Ternak 3 (2-2) 3 Mengenal dan memanfaatkan sifat biologi dari aneka ternak (kelinci, itik, merpati, kalkun dan puyuh) untuk tujuan produksi dan peningkatannya. -Pentinpya pemanfaatan aneka ternak bagi peningkatan konsumsi protein hewani dan manajemen dasar, dibahas. Penetasan dan ekonomi produksi untuk unggas, juga dikemukakan sebagai pengetahuan yang turut melengkapi kepentingan keluarga. Rachmat Herman Peni S. Hardjosworo Sumono Rukadi 5.4.13. Mata Ajaran Pilihan IPT 413 Pengelolaan Penetasan 3 (2 2) 3 Membahas bermacam-macam jenis mesin tetas dan peralatannya, anatomi reproduksi ayam jantan dan betina, dan faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas dan daya tetas telur, perkembangan embrio dalam telur, manajemen penetasan, pencegahan penyakit pada penetasan, sebagai bagian dari usaha

peternakan ayam. Sumono Rukadi Rukmiasih

IPT 423 Pemeliharaan dan Penggemukan Anak 3(2 2) 3 Sapi (Veal Production) Membahas tentang cara-cara melakukan seleksi anak sapi untuk tujuan penggemukan atau bibit, cara pengelolaan dan pemberian makanan serta pencegahan penyakit sapi. Eddie Gurnadi IPT 433 Teknik Laboratorium dalam Genetika 3 (2 2) 3 dan Pemuliaan Ternak Teknik-teknik pemeliharaan dan penggunaan hewan-hewan laboratorium untuk penelitian Ilmu Genetika Ternak dan Iimu Pemuliaan Ternak. Termasuk teknik elektroforesis, immunogenetics dan khromosoma. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Pittor H. Hutabarat Cece Sumantri IPT 434 llmu Pemuliaan Ternak Daging 3 (2 2) 3 Penerapan cara-cara seleksi dan persilangan dalam peningkatan mutu genetik ternak daging (sapi, kerbau, domba dan kambing serta babi). Pembahasan mengenai efektifitas sistim pemuliaan ternak daging dan hasil-hasil yang diharapkan serta kemungkinan penerapannya di Indonesia. Harimurti Martojo Pittor H .Hutabarat

Sri Supraptini Mansjoer IPT 435 Ilmu Pemuliaan Ternak Unggas 3 (2 2) 3 Dasar-dasar genetika yang erat hubungannya dengan pemuliaan ternak unggas, ketahanan terhadap penyakit,

penurunan sifat produksi telur, daging dan sifat-sifat lain yang ada hubungannya dalam bidang ternak unggas. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer IPT 443 Pengelolaan Usaha Ternak Perah 3 (2 3) 3 Peranan ternak perah dalam rnemenuhi kebutuhan manusia. Pola usaha ternak perah. Tujuan usaha, alokasi sumber daya, pentahapan kerja. Masalah- masalah yang dihadapi, dalam membangun usaha ternak perah. Kebijaksanaan nasional, regional dan lokal. Adi Sudono Toha Sutardi IPT 444 Ilmu Pemuliaan Ternak 3 (2 3) 3 Penggunaan ilmu genetika untuk mernperbaiki mutu ternak, sistem perkawinan, evaluasi silsilah, uji zuriat dan herd analysis. Pallawarukka Adi Sudono IPT 452 Pengembangan Peternakan Ternak Babi 3 (2 3) 3 Pengembangan peternakan babi dilihat dari tipe beternak tradiiional, semi komersial, lingkungan dan potensi lokasi. Diversifikasi peranan peternakan babi secara menyeluruh bagi peternak, sumber dagingnya, lemak, pupuk, biogas dan makanan ternak. D.T.H. Sihombing

Suhut Simamora Pollung H. Siagian

IPT 472 Ilmu Pengolahan Limbah Peternakan 3 (2 -3) 3 Mempelajari dasar-dasar penanganan dan pendayagunaan limbah peternakan, suatu sumberdaya yang dapat diperbaharui, yang meliputi sifat-sifat fisik, kimia dan biologi pelbagai jenis ternak serta proses pemanfaatan untuk bahan makanan ternak, energi bakar, pupuk maupun media untuk menghasilkan bahan bakar. Diberikan pada aspek kesehatan lingkungan hidup yang dipadukan dalam suatu daur ulang serta sistem analisis ekonomi. D.T.H. Sihombing Suhut ~imahora Salundik 5.42. Mata qjaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak (INMT) 5.42.1. Mata Ajaran Wajib Fakultas IMT 211 Landasan Ilmu Nutrisi 3(2-3)3 Sejarah ilmu nutrisi, fungsi bahan makanan dan zat makanan, komposisi tumbuh dan bahan makanan, selera makan, proses pencernaan dan penyerapan, landasan bioenergitika, metabolisme zat makanan, kebutuhan akan zat makanan dan teknik penentuan, katabolisme puasa, utilisasi zat makanan untuk hidup pokok dan proses produksi (pertumbuhan, reproduksi, telur, air susu, wok dan tenaga). Toha Sutardi Ibnu Katsir Amrullah Toto Toharmat Dwierra Evyernie

IMT 231 Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2 -1) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan konsep tentang kualitas pakan, penggunaan dan pengujian kalkuluspakan baik secara kimia maupun secara fisis. Evaluasi dan klasifikasi terhadap energi dan protein pakan secara praktis. Dibahas pula tentangmakanan yang non-konvensional dan yang mengandung racun yang dapat digunakan sebagai pakan. Lily E. Abunawan Lily Amalia Sofyan Abdul Djamil Hasjmy IMT 311 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) 4 Uraian mengenai hijauan makanan ternak untuk keperluan peternakan dengan menghubungkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, produksi, nilai gizi serta cara-cara pengelolaan. Peranan hijauan kacangan, morfologi, penyebaran, adaptasi, pengenalan jenis, manfaat hijauan limbah, dasar-dasar kebun hijauan dan padang penggembalaan serta hijauan khusus. Problematika hijauan makanan ternak di Indonesia. Diuraikan pula sistem penyediaan pakan untuk petanilpeternak kecil. Soedarmadi H Sriharini Imam Suwoko Panca Dewi Menuhara K.S. M. Agus Setiana IMT312 llmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2 3) 3 Ternak perah

dan perkembangannya. Sebaran ternak perah dan daya dukung lingkungan dalam penyediaan susu dan bahan makanan. Masalah pokok dalam pemberian bahan makanan, evaluasi nilai gib bahan makanan untuk produksi, kebutuhan ternak perah akan zat makanan dan formulasi ransum. Bedjo Suwardi Toha Sutardi Suryahadi

IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-2)3 Membahas masalah metabolime protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral pada unggas. Metabolisme energi dan protein, lemak dan karbohidrat. Faktor lingkungan yang mempengaruhi imbangan energi, protein dan zat makanan lainnya. Bahan makanan unggas dilihat dari segi kualitas sebagai salah satu dasar untuk penyusunan ransum, menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum unggas. R Anggorodi Juju Wahyu Wiranda G.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2 3)4 Membahas penggunaan zat makanan untuk produksi karkas, cara pemberian makanan dalam program cow calf, stocker, conditioning, finish dan finish khusus, menyusun ransurn. Aminuddin Parakkasi Didit Diapari. IMT 322 Tata Laksana Padang Penggembalaan 3 (2 3) 3 dan Padang Rumput Uraian tentang bentuk-bentuk padang penggembalaan, sistem penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan dengan pertumbuhan vegetasi dan produksi ternak, komposisi bitanis, kapasitas tampung, konservasi hujan, prasarana dan sarana ranch yang berhubungan dengan pengelolaan padang penggembalaan dan kebun hijauan makanan ternak serta kemajuan mutakhir, dalam bidang pengelolaan padang penggembalaan. Ignatius Kismono Sriharini Imam Suwoko Soedarmadi H.

5.4.22. Mata Ajaran Minat Jurusan IMT 419 Metabolisme Zat-zat Makanan 3 (2 -2) 3 Mempelajari sumber energi yang berasal dari bahan makanan dan penentuan pemilihan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis normal dalam tubuh, membahas prosesproses metabolisme dalam tubuh dan peranan zat-zat makanan (nutrient) dalam menghasilkan energi. Mempelajari sistem transfer energi. Proses metaboliime air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Mempelajari nilai-nilai nutrisi dan keseimbangannya dalam tubuh. Mempelajari cara determinasi zat makanan dalam bahan makanan berikut faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Evaluasi status @zat nutrisi dalam tubuh secara biokimia. Wiranda G. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah. IMT 423 Perencanaan Penyediaan 3 (2-3)3 Hijauan Makanan Ternak Uraian mengenai sumberdaya makanan dan limbah pertanian diarahkan kepada perencanaan pembangunan dan pengembangan-pengembangan usaha peternakan intensif dan ekstensif, merupakan uraian praktis yang memadukan ilmu-ilmu tanah, agronomi, landasan hijauan makanan ternak dan tata laksana padang penggembalaan dakuzr perencanam tersebut. Ignatius Kismono Soedarmadi H. Sriharini Imam Suwoko IMT 432 Industri Makanan Ternak 3 (2-3)3 Industri ransum di Indonesia. Aktivitas indushi ransum.

Struktur industri ransum (kapasitas mesin. lahan dan organisasi). Mesin-mesin pengolahan. pergudangan. tata letak dan mekanisme aliran kerjanya. pengawasan dan . Pengadaan bahan.

teknik pemerahan dan landasan fisiologi. (4) Cara pengyunan ransum dan cara pemberian ransum ternak babi. Baihaqi H. yang konvensional maupun yang non-konvensional. (3) Kebutuhan zatzat makanan ternak babi. Peninjauan lapangan dan studi perbandingan.pemasaran.423. faktor yang mempengaruhi produksi dan komposisi air sum. Metode-metode kuantitatif dalam industri ransum ternak. IMT 417 Biologi Laktasi 3 (2-3)3 Anatomi dan evaluasi kelenjar Kambing. Ahmad Moch. (5) Penemuan-penemuan mutakhir dalam ha1 makanan ternak babi. Ahmad Wiranda G. Rasyaf Ibnu Katsir Amrullah Lily Amalia Sofyan 5. Kartiarso Aminuddin Parakkasi. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 416 Ilmu Nutrisi Ternak Babi 3(2-2)3 Membahas antara lain : (1) Sistem alat pencemaan ternak babi. Baihaqi H. (2) Bahan-bahan makanan ternak babi. Toha Sutardi . Mata Ajaran Pilihan IMT 415 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak Unggas 2 (2 1)3 Membahas tentang metahlime zat makanan pada unggas. regulasi hormon dalam perkembangan sekresi dan sintesis air susu. menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum.

Adi Sudono Toto Toharmat .

Diuraikan pula aspek fsiologi persaingan antar komponen dalam padang penggembalaan campuran. Dibahas . Soedarmadi H. Nur Aeni Sigit Jajat Jachja F. Pembahasan diharapkan kepada pengelolaan tanaman makanan ternak yang berhubungan dengan aspek-aspek fisiologis dan responnya terhadap perturnbuhan dan pertumbuhan kembali tanaman. respirasi. Arif Suryahadi IMT 424 Fisiologi Hijauan Makanan Ternak 3 (2 2) 3 Uraian tentang proses-proses fotosintesis tanaman leguminosa (C3) dan rumput (C4). reaksi-reaksi utama metabolisme makanan dalam rumen. lemak. protein penyerapan dan translokasi hara mineral serta faktor-hktor yang mempengaruhinya.fungsi rumen dalam pencemaan.IMT 418 Landasan Rurninologi 3 (2 2) 3 Anatomi ransurn dan perkembangannya. metabolisme karbohidrat. manipulasi kondisi dalam rumen untuk tujuan produksi efek disfungsi rumen. Ipalus Kismono Agus Setiana IMT 425 Metodologi Penelitian Makanan 3 (2-3) 3 Ternak Suatu uraian mengenai wa-wa penilaian hijauan makanan ternak serta ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi dari tiap tiap penilaian yang dipakai.

pula salah ukur yang dapat dipakai pada tiap cara penilaian dalam hubungannya dengan produksi ternak. Sriharini Imam Suwoko .

Lily Amalia Sofyan Lily E. Aminuddin Parakkasi Rachyan G. karbohidrat dan vitamin) serta instrumentasi yang digunakan. Aboenawan Lily Amalia Sofpn . mempelajari mekanisme te jadinya kerusakan yang disebabkan oleh proses fisik. protein. Beberapa sifat khusus dari zat-zat makanan ternak (air. Aboenawan Abdul Djamil Hasjmy IMT 434 Dasar-dasar Penyimpanan Makanan 3 (2 -2) 3 Ternak Tujuan dari kuliah mata jaran ini adalah untuk memberikan pengertian mengenai tanda-tanda penyebab kerusakan dalam penyimpanan bahan makanan ternak. lingkungan dan mikroflora.IMT 426 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak 3 (2-3)3 Membahas penggunaan zat-zat makanan herbivora nonruminansia (kelinci atau equin) dan wa pemberian makanannya. Juga mempelajari pencegahan serta penangylangan suatu kerusakan dalam penyimpangannya. Kelas diberi kesempatan untuk memilih salah satu kedua komoditi tersebut. Abdul Djamil Hasjmy Lily E. Pratas Kartiarso IMT 433 Ilmu Kimia Makanan 3 (2'3) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan bekal pengetahuan tentang komposisi bahan makanan ternak berdasarkan kandungan zat-zat makanannya. lemak.

.

Peraturan penggunaan bagi ternak.IMT 435 Kebijaksanaan Penyediaan Makanan 3 (2 2) 3 Membahas masalah makanan ternak pada tingkat strategis dengan memperhatikan unsur dan ruang berdasarkan potensi. campuran dan interaksinya dengan unsur senyawanya. antara 1ain:teknik penyusunan dan evaluasi ransum. Pengenalan berbagai merk dagang yang ada di pasaran. Juju Wahyu Wiranda G. Jajat Jachja Merra Ewyernie Rita Meutia Muhammad Ridla . kuantitas dan harga. IMT 436 Obat-obat Antibiotika dan 3 (2 2) 3 Bahan Makanan Pelengkap Tinjauan mengenai obat-obatan. susu dan telur yang dihasilkan. Analisis dinamika makanan ternak dilihat dari arus barang dan hubungan permintaan dan pengadaan.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 441 Aplikasi Ilmu Komputer Dalam Ilmu Nutrisi Mempelajari dasar-dasar teknik komputer dan aplikasi dalam bidang nutrisi dan makanan ternak. pengolahan dan interpretasi data statistik. Faktor-faktor yang dap? mempengaruhi efisiensi penggunaan. antibiotika dan makanan tambahanrumus bangun kimia dan fungsi fisiologinya. dosis dan waktu pemberian serta pengaruhnya bagi daging. kesempatan dan tantangan. Tujuan mata ajaran ini adalah untuk mempersiapkan manajer dan pengambil keputusan mampu mengelola masalah makanan ternak yang optimum dipandang dari segi kualitas. Bedjo Soewardi Suryahadi. keterbatasan.

.

1. Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan (SET) 5.5. Problema optimasi (minimisasi biaya. efisiensi pemasaran. pendekatan analisa tataniaga serta sistem-sistem pasar.43. Kartika Widjaya Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. pemasaran. pembiayaan dan organisasi. Penelaahan lingkungan ekonomi tataniaga yaitu persaingan murni.Subarna SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2 2) 4 Konsep dan definisi tataniaga meliputi konsep dan manfaat. Napitupulu Juniar Atmakusuma SET 224 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Pengertian dasar tentang ilmu manajemen. persaingan monopolistik. oligopoli dan monopoli. Subarna Richard Lumintang . Harga dan analisa harga dalam konsep dan cara pasar berjangka dan hedging serta model-model pengambilan keputusan teknik dan strategi pemasaran. Asi H. Mata Ajaran Wajib Fakultas SET 221 Ekonomi Produksi 3 (2 -2)3 Pembahasan prinsip-prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi hubungan-hubungan dalam berbagai model produksi. Sistem manajemen.43. Sistem manajemen dalam bidang produksi. maksimalisasi biaya). Konsepkonsep biaya.

.

Dasar-dasar komunikasi. Subarna Hadiyanto Rachmat Pambudy SET 431 Peraturan Perundang-undangan Peternakan dan Hukum Agraria Memperkenalkan dan mengkaji Undang-undang No. Mempelajari peraturan-peraturan yang ada kaitannya dengan UUPP tersebut. Amri. Dasar-dasar penyuluhan peternakan. Metoda penyuluhan pertanian. Pang S. peraturan yang disesuaikan dan peraturanperaturan di bidang peternakan yang berlandaskan UUPP. Prinsip-prinsip mengajar. Asngari Djaki Muchtar Dewi Ulfah Wardhani Rachmat Pambudy Ismail Pulungan .SET 411 Penyuluhan Peternakan 3 (2-213 Pengertian penyuluhan peternakan dan peranannya. Sejarah perundang-undangan dalam bidang peternakan. peraturan peralihan. Kepemimpinan. peraturan-peraturan pemerintah dibidang peternakan yang masih berlaku sampai sekarang.Djahi Richard Lumintang Amirudin Saleh Sutisna R. Proses adopsi dan difusi. Prinsip-prinsip penyuluhan peternakan. Pembangunan peternakan dan perkembangannya. Perubahan berencana. Perencanaan program penyuluhan dan evaluasi penyuluhan peternakan. 6Tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Richard Lumintang Hadiyanto Lucia Cyrilla SET 425 Agribisnis 3 (3 0) 3 Konsep agribisnis. Variabel dan pengukuran dalam ilmu sosial. Agribisnis dalam pembangunan peternakanlpertanian. Pembinaan dan pengembangan ' kepemimpinan dan konsep-konsep lain yang relevan bag. Tim Staf SET SET 419 Kepemirnpinan 3 (2 -2) 3 Makna kepemimpinan dan pemimpin.5. pengembangan kepemimpinan. Tujuan metode penelitian. Hipotesis. Pengumpulan data dalam survai. Teori-teori dasar kepemimpinan sepeiti teori garis keturunan dan teori fungsional. Napitupulu Juniar Atmakusumah . Asi H. Pelaksanaan fungsi manajemen dalam perusahaan peternakan dan studi-studi kasus. Identifikasi pemimpin dalam suatu sistem sosial bagi pengembangan peternakan.432 Mata Ajaran Minat Jurusan SET 413 Metode Penelitian Sosial 3 (2 2) 3 Kerangka teori dan tahapan-tahapan dalam bidang penelitian sosial ekonomi peternakan. pengolahan dan analisa data serta pelaporan hasil penelitian. Populasi dan sampel.

komunikasi interpersonal.5. Berbagai metoda penyuluhan pertanian. Kunjungan lapangan. Organisasi sistem penyuluhan pertanian. interpersonal dan komunikasi masa.433. Adhi Margono Slamet Pang S. Tujuan pendidikan dan pengembangan kurikulum pendidikadpenyuluhan. konsep-konsep dan dasar-dasar komunikasi. Penggunaan alat peraga. Perubahan rencana ditahapannya. audio visual dan peragaan. siaran pedesaan. Unsur-unsur organisasi. Pengembangan program penyuluhan yang efektif. persuasi. Andriyono K. Proses adopsi dan difusi inovasi. proses adopsi dan difusi inovasi. Mata Ajaran Piiihan SET 412 Dasar-dasar Komunikasi Untuk 3 (2 2) 3 Penyuluhan Falsafah komunikasi. berbagai bentuk komunikasi. Kedinamikan organisasi. Richard Lumintang Andriyono Kilat Adhi Hadiyanto . Pertemuan perorangan dan kelompok (formal dan informal). Richard Lumintang Hadiyanto SET 416 Metode dan Organisasi Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian penyuluhan pertanian.Demonstrasi (cara dan hasil). Kursus tani. Konsep-konsep dan prinsip-prinsip perencanaan pendidikanlpenyuluhan. Perubahan sosial. unsur-unsur komunikasi. Asngari Amiruddin Saleh SET 415 Perencanaan Program Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian program pendidikan dan unsur-unsurnya. Mengarahkan masyarakat kearah perubahan. model komunikasi kemacetan dan penghalang komunikasi.

Sejarah perkembangan koperasi (di Indonesia dan di luar negeri). Psikologi mengajar. Asngari SET 426 Koperasi Pengertian dasar-dasar kpperasi. Pelaksanaan prinsip-prinsip pembiayaan dalarn hubungan penentuan alternatif sumber pembiayaan. Pelaksanaan sistem manajemen dalam perkoperasian dalam bidang pertanianl peternakan. . Dasar-dasar falsafah pendidikan. Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam perkoperasian di Indonesia. Pemilihan dan pengorganisasian metoda dan teknik mengajar Pengajaran yang berpusat pada masalah. Penilaian pengukuran hasil belajar. Amri Djahi Margono Slamet Pang S. Cara belajar orang dewasa.SET 417 Psikologi Relajar dan Mengajar (2 2) 3 Tujuan pendidikan. Malgono Slamet Pang S.Asngari SET 418 Falsafah Pendidikan 3 (2-2)3 Teori dan tujuan pendidikan. retensi dan transfer belajar. sintesis dan penggunaan konsep-konsep pendidikan. Teori dan proses belajar. Motivasi belajar. Rasita Ginting Budi Satoto SET 427 Pembiayaan Perusahaan (2 -2) 3 Pengertian dasar-dasar pembiayaan perusahaan peternakan. Pemecahan masalah dan penggunaan metodologi falsafah pendidikan. Sifat-sifat belajar pada manusia. penanggungan resiko perusahaan dan pendapatan perusahaan. Pendidikan formal non formal. evaluasi investasi.

Budi Satoto Zulfikar Moesa

SET 432 Kependudukan 3 (2 -2)3 Mempelajari ilmu dasar mengenai ilmu kependudukan, masalah-masalah pengaruh aspek demografi dalam rangka pembangunan peternakan dan pedesaan di Indonesia, dan masalah pangan protein hewani. Mempelajari dan mengkaji kebijaksanaan keluarga berencana, kesempatan kerja, angkatan kerja, produktifitas kerja dan tingkat ekonomi dari berbagai pola ekologis pertanian. Mempelajari masalah-masalah kependudukan yang erat kaitannya dengan produksi, pemasaran dan konsumsi dan konsumsi hasil-hasil peternakan. Ismail Pulungan Kooswardhono Mudikdjo 5.5. DZREKTORI TENAGA PENGMAR 1.Abdul Djamil Hasjmy (Ir, IPB, 1976);(MS, IPB) 2. Adi Sudono (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1%0); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1964); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986) 3. Ahyar IsmaiI (Ir, IPB, 1987) 4.Aminudddin Parakkasi (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1970); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986). 5. Amiruddin Saleh (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 6. Amri Djahi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Ohio State Univ., USA, 1980) 7. Anita Sardiana (Ir, IPB, 1984) 8. AndriyonoKilat Adhi (Ir, IPB, 1983) 9. Asep Saepuddin (Ir, IPB, 1980) 10.Asep Sudarman (Ir, IPB, 1987)

11. Asi Holomoan Napitupulu (Ir, IPB, 1969); (MSc, Univ. Hawaii, USA, 1985) 12. Asikin Natasasmita (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1x2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%4); (PhD, Melbourne Univ., Aus, 1979); (Prof, IPB, 1982) 13. Bagus Priyo Purwanto (Ir, IPB, 1983) 14. Baihaqi H.Ahmad (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (Dr, IPB, 1988) 15. Basita Ginting Sugihan (Ir, IPB, 1974); (MA, UPLB Philippines, 1989) 16. Bedjo Suwardi (Drs, UI, 1962); (Drh, U1, 1963); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1966); (Dr, IPB, 1976) 17. Cece Sumantri (Ir, IPB, 1984) 18. Dawan Sugandi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1x5); (Dr, IPB, 1973); (Prof, IPB, 1980) 19. Didid Diapari (Ir, IPB, 1984) 20. D J.Samosir (Drs, UI, 1%2); (Drh, UI, 1x3); (Dr, IPB, 1986); (Prof., IPB, 1989) 21. D.T.H. Sihombing (Drs,UI, 1961); (Drh,UI, 1963); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1969); (PhD, Univ.Kentucky, USA, 1972); (Prof., IPB, 1989) 22. Dudung Supandi (Drs, UI, 1x3); (Drh, IPB, 1966) 23. Dwi Djoko Setyono (Ir, IPB, 1984) 24. Dwierra E.Amirrunas (Ir, IPB, 1984) 25. Dwi

Margi Suci (Ir, IPB, 1986) 26. Dwi Ulfah Wardhani (Ir, IPB, 1988) 27. Eddie Gurnadi (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (Dr, Justus Liebig Univ. FRG,1972);( Ptof, IPB, 1990) 28. Erika Budiarti Laconi (Ir, IPB, 1984) 29. Ernawati M. Asyik (Ir, IPB, 1976); (MS, IPB, 1989)

30. Hadyanto (Ir, IPB, 1985) 31. Harimurti Martojo (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1960); (MSc, Louisiana State Univ.,USA, 1%3); (PhD,Univ. Florida, USA, 1972); (Prof, IPB, 1977) 32. Harun Nadjib (Ir, IPB, 1976) 33. Heni Nuraeni (Ir, IPB, 1988) 34. Hotnida Caroline Haraqti Siregar (Ir, IPB, 1986) 35. Ibnu Katsir Arnrullah (Ir, IPB, 1977); (MS, IPB, 1979); (Dr,IPB, 1987) 36. Ignatius Kismono (Ir, IPB, 1968); (MS, IPB, 1985) 37. Imam Ubdulgani (Drs, UI, 1%0); (Drh, UI, 1%3); (Dr, IPB, 1981); (Prof, IPB, 1988) 38. Ismail Pulungan (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB, Philippines, 1989) 39. J.H. Hutasoit (Drs, UI, 1953); (Drh, IPB, 1954); (Dr, UI, 1959); (Prof, IPB, 1974) 40. Jajat Jachja F.Arief (Ir, IPB, 1974); (MSc, Okayama Univ.,Japan, 1981); (Dr, Kyoto Univ.,Japan, 1986) 41. Juju Wahyu (Drs, UI, 1%1); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%5); (Dr, IPB, 1972); (Prof, IPB, 1977) 42. Juniar Atmakusuma (Ir, IPB, 1978) 43. Kartiarso (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB,Philippines, 1981); (PhD, James Cook Univ., Aus, 1990) 44. Kartika Widjaja (Ir, IPB, 1968); (MADE Australia Nasional Univ,Australia,

1979) 45. Kartinah Gurnadi (Dra, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1%6); (Dr, IPB, 1986); (Prof, IPB, 1990) 46. Khalil (Ir, IPB, 1984); (MSc., Thailand, 1989) 47. Koeswardhono Mudidjo (Ir, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1974); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1978)

48. Kukuh Budi Satoto (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1982) 49. Lidy Herawati (Ir, IPB, 1985) 50. Lily Amalia Sofyan (Dra, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1x3); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%9); (Dr, IPB, 1982) 51. Lily Estiningrum Aboenawan (Ir, IPB, 1%9) 52. Lima Karliyenna (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1989) 53. Lucia Cyrilla N.S.D. (Ir, IPB, 1986) 54. Maman Duldjaman (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1989) 55. M.M.Siti Sundari (Ir, IPB, 1971); (Dr, IPB, 19863 56. Mohammad Agus Setiana (Ir, IPB, 1981) 57. Mohamrnad Ridla (Ir, IPB, 1987) 58. Moh. Yamin (Ir, IPB, 1986) 59. Muhammad Rasyaf (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1982); (Dr, IPB, 1989) 60. Muladno (Ir, UGM, 1985); (MSc, Univ., of New England, Australia, 1990) 61. Nahrowi (Ir, IPB, 1984) 62. Nana Sugana (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1988) 63. Niken Ulupi (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1990) 64. Nur Aeni Sigit (Ir, IPB, 1%9); (MS, IPB, 1982) 65. Pallawarukka (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin,USA, 1978); (PhD, UNV. Wisconsin, USA, 1981) 66. Panca Dewi Manuhara KS. (Ir, IPB, 1984) 67. Pang Suparman Asngari (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (MSc, Univ.Quinsland, Aus. 1979); (DEd Sam Houston, USA, 1982) 68. PeniS. Hardjosworo (Dra, UI, 1959); (MSc, Univ:Hawaii, USA, 1%1); (Dr, IPB, 1989)

69.Pittor H.Hutabarat (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1966); (MSc, Univ.Philippines, 1977); (PhD, Univ.Philippines, 1982) 70.Pollung H.Siagian (lr, IPB, 1976); (MS, IPB, 1981); (PhD, PLB Philippines, 1984) 71. R.Anggorodi (Drs, UI 1957);(Drh, UI, 1958); (Dr, IPB, 1%8); (Prof., IPB, 1974) 72. R. Bambang Pangestu (Ir, IPB, 1976); (MSc, ..., 1987) 73. R.Margono Slarnet (Drs, UI, 1959); (Drh ,UI, 1%1); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1965); (PhD, Lousiana State Univ., USA, 1973); (Prof, IPB, 1981) 74. R. Tantan Rustandi W. (Ir, IPB, 1975); (MSc, Univ. Illinois, USA, 1980); (PhD, Univ. Illionis, USA, 1984) 75.Rachjan Gunasah Pratas (Ir, IPB, 1973); (MSc, Univ. Pertanian Malaysia, 1983) 76.Rachmat Herman (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (MVSc, Univ. Queensland, Aus. 1982) 77. Rachmat Pambudy (Ir, IPB, 1983); (MS, IPB, 1988) 78.Rarah Ratih Adjie M. (Ir, IPB, 1985) 79. Retno Indrati Or, UGM,1986) 80. Richard W.E. Lumintang (Ir, IPB, 1975); (MSEA, Univ.Wiscousin,USA, 1984) 81. Rita Mutia (Ir, IPB, 1986) 82. Romy Rahman Noor (Ir, IPB, 1984) 83. Rosa Rita Ressa Hutabarat (Ir, IPB, 1989) 84. Rudy Priyanto (Ir, IPB, 1984) 85.Rukmiasih (Ir, IPB, 1981) 86. Salundik (Ir, IPB, 1989) 87.SoedarmadiH.(Ir, IPB, 1970); (MSc, UPLB,Philippines, 1977); (PhD, UPLB,Philippines, 1980)

88. Sri Danvati (Ir, IPB, 1988) 89. Sriharini (Ir, IPB, 1969) 90. Sri Mulatsih (Ir, IPB, 1987) 91. Sri Supraptini Mansjoer (Ir, IPB, 1970); (Dr, IPB, 1985) 92. Sudarsono (Ir, IPB, 1989) 93. Sudjana Natasasmita (Ir, IPB, 1977) 94. Suhut Simamora (Ir, IPB, 1972); (MS, IPB, 1989) 95. Sumiati (Ir, IPB, 1984) 96. Snrnono Rukadi (Drs, UI, 1%2) 97. Suryahadi (Ir, IPB, 1980); (Dr, USTL,France, 1986) 98. Sutisna R. Subarna (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 99. Toha Sutardi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky,USA, 1975); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1976) 100. Toto Toharmat (Ir, IPB, 1982) 101. Wiranda G. Pilliang (Ir, IPB, 1971); (MSc, Purdue Univ., USA, 1977); (PhD, Purdue Univ.,USA, 1980) 102. Yuli Retnani (Ir, IPB, 1986); (MS, IPB, 1988) 103. Zulfikar Moesa (Ir, IPB, 1973); (MS, IPB, 1986)

6.1. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan Sarjana (SI) di Fakultas Kehutanan IPB adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kecerdasan dan keterampilan dalam penerapan ilmu dan teknolagi di bidang kehutanan, berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan Bangsa dan Negara Indonesia, mampu menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional bidang kehutanan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan aspek kehutanan secara umum. Tujuan pendidikan di atas dijabarkan dari keputusan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0212/U/1982 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1) yakni sebagai berikut : a. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. b. Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. c. Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat. d. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliamya sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam lingkup keahliannya. e. Mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. f.

Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya.

6.2. ORGANISASI DAN STRUKTUR Dekan : Dr. Ir. Dudung Darusman, MA Pn~ Pembantu Dekan I : Dr. Ir. M. Yahya Fakuara Ts. Pembantu Dekan I1 : Ir. Edje Djamhuri Pembantu Dekan I11 : Dr. Ir. A. Machmud Thohari 62.1. Jurusan Manajemen Rutan Ketua : Ir. Endang Ahmad Husaeni Sekretaris : Ir. Sudaryanto Kepala Lab. Biometrika dan Ukuran : Prof. Dr. Ir. Herman Haeruman Js. Kepala Lab. Geodesi dan Kartografi : Ir. Suwarno Sutarahardja Kepala Lab. Penafsiran Potret Udara : Ir. Sudari Hardjoprajitno, MSc Kepala Lab. Silvik dan Silvikdtur :Ir. Salman Parisy, MS Kepala Lab. Perlindungan Hutan : Prof. Dr. Ir. Gunarwan Soeratmo, MF Kepala Lab. Ekologi Hutan : Prof. Dr. Ir. Ishemat Soerianegara, MSc Kepala Lab. Manajemen DAS : Ir. Syafii Manan, MSc Kepala Studio Politik dan Sosial Ekonomi Kehutanan :Dr. Ir. Dudung Darusman, MA f 0~ 6.2 2. Jurusan Teknologi Hasil Hutan Ketua : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Sekretaris : Ir. Togar L. Tobing, MSc

Kepala Lab. Keteknikan Pemanenan : Dr. Ir. Surdidmg Ruhendi Kepala Lab. Analisis Pemanenan : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Kepala Lab Pengolahan Mekanis :Dr. Ir. Surdiding Ruhendi Kepala Lab. Ilmu Kayu Kepala Lab. Pengolahan Kimia : Dr. Ir. Kurnia Sofyan Kepala Lab. Deteriorasi : Dr. Ir. Zahrial Coto Kepala Lab. Keteknikan : Prof. Dr. Ir. Su rjono Surjokusumo 623. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Ketua : 11. Y oyo Ontaryo Sekretaris :Ir. Sambas Basumi Kepala Lab. Penangkaran Hidupan Liar : Dr. Ir. A. Machmu Thohari f Kepala Studio Rekreasi Alam : Ir. Sumarjono Soedargo Kepala Lab.Sosial EkonomilPolitik Konservasi : Ir.

Yoyo Ontaryo Kepala Lab. Analisis 1 Sumberdaya Alam dan Lingkungan : Yahya Abdul Husin, MS

6.3. JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Mulai tahun ajaran 198611987 Fakultas Kehutanan IPB terdiri dari tiga jurusan yang masing-masing mengelola satu program studi, yaitu a. Jurusan Manajemen Hutan mengelo!a program studi dan mencakup masalah penanaman, pemeliharaan dan perlindungan hutan sampai dengan hutan siap panen. b. Jurusan Teknologi Hasil Hutan mengelola program studi yang mencakup masalah pemanenan sampai dengan pengolahan has3 hutan pasca panen dan pemasarannya. c. Jurusan Konsewasi Sumberdaya Hutan mengelola program studi yang mencakup ekosistem dan penyangga kehidupan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konsewasi berdasarkan azas pelestarian alam. Pemisahan mahasiswa dalam ketiga jurusan tersebut dimulai pada semester 3. Walaupun demikian kurikulum pada semester 3 masih sama, yaitu kurikulum yang disusun untuk memberikan bekal pengetahuan umum kehutanan yang berguna bagi setiap mahasiswa Fakultas Kehutanan sebelum memasuki program studi yang dikelola oleh masing-masing jurusan.

631. Program Studi Manajemen Hutan Ki~rikulunt No. Mata Kuliah Kredit -Semester 3 MNH 205 MNH 201 Metode Statistika I Dendrologi 3 3 (2-3) (2-3) L 1 i i GMT 200 Klimatologi Dasar 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) t MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) )I THH 408 Dasar-dasar dan Pemrograman 2 (1-3) Kompu t er 1 i MNH 306 Geodesi Kartografi Jumlah 3 21 (2-3) sks i k 1 Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) L MNH 304 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) t MNH 207 Silvika 3 (2-3) ! THH 201 MNH 206 MNH 310 THH

302 Pemanenan Hasil Hutan *) Ilmu Umur Kayu Penginderaan Jauh I Struktur dan Sifat Kayu Jumlah 3 3 3 3 21 (2-3) (2-3) (2-3) (2-3) sks t ! t 1 : I MNI-I210 Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) f L i i .

Kurilarlum (Lanju t an) Semester5 THH 202 Tek. Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 409 Teknik Penarikan Contoh 3 (2-3) MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 208 Konsemasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH Konservasi Sumberdaya Alam Hayati 3 (2-3) MNH 308 Kebijakan dan Peraturan Perundang3 (3-0) an Kehutanan Jumlah 21 sks Semester 6 MNI-I 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) MNH 412 Perencanaan Pengelolaan DAS 3 (2-3) MNH 305 Teknik Silvikultur 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) MNH 312 Penataan Hutan 3 (2-3) MNH 415 Penilaian Hutan 3 (2-3) Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata 4 sks (2 bl) Semester7 A. Sub. Program Studi Pembinaan Hutan MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (2-3) MNH Analisis Proyek Kehutanan 2 (2-0) MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3 (2-3) MNH 421 Ilmu Hama Hutan 3 (2-3) Teknik Penulisan llrniah .

2 (2-0) MNH 311 -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 19-21 sks .

Sub Program Studi Perencanaan Hutan MNH303 Perencanaan Kehutanan 3 (3-0) MNH 411 Penginderaan Jauh I1 3 (2-3) Analisis Proyek Kehutanan 2 (1-3) MNH 410 Analisis Sistem 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 16-21 sks C.Kunkulum -Semester 7 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Sosial dan Ekonomi Kehutanan Analisis Proyek Kehutanan 2 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 MNH 422 Metode Penelitian Sosial 2 Ekonomi Perusahaan Hutan 3 Teknik Penulisan Ilmiah 2 -Kehutanan Masyarakat 2 -Pilihan Jumlah 19-21 sks Semester 8 Praktek Keja Kehutanan 4 (2 bln) Skripsi 4 Seminar 1 Jumlah 9 sks .

Mata Kuliah Kredit MNH 401 Pemuliaan dan Genetika 3 (2-3) Kultur Jaringan Tanaman Hutan 3 (2-3) Mikrobiologi Tanah Hutan 3 (2-3) Teknologi Benih Pohon Hutan 3 (2-3) Hama Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Ilmu Gulma 3 (2-3) Kebakaran Hutan 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) MNH 402 Analisis Biaya 3 (2-3) Penyakit Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Administrasi Kehutanan 2 (2-0) Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Lain 632. Mata Kuliah Kredit Semester3 MNH 205 GMT UK) MNH 203 MNH 204 MNH201 SEP 201 MNH 306 THH 408 Metode Statistika I Klimatologi Dasar . Program Studi Teknologi Hasil Hutan Kurikulum No.Mata Ajaran Pilihan Semester 7 No.

Ilmu Tanah Hutan Pengantar Ilmu Kehutanan Dendrologi Dasar-dasar Manajemen Geodesi & Kartografi Dasar-dasar dan Pemrograman Komputer Jumlah 21 sks .

finkulum (Lanjutan) Semester 4 A.Sub Program Studi Pengolahan MNH 301 Metode Statistika I1 MNH 405 Ekologi Hutan MNH 209 Perlindungan Hutan THH 201 Pemanenan Hasil Hutan THH 309 Kimia Kayu MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu Jumlah 21 sks B.Sub Program Studi Pengolahan MNH 4U Ekonomi Surnberdaya Alam 3 . Sub Program Studi Pemanenan MNH 301 Metode Statistika I1 3 (2-3) MNH 405 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat-sifat Kayu 3 (2-3) Jumlah 21 sks Praktek UmumKehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 A.

(3-0) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 412 Hama dan Penyakit HH 3 (2-3) Fisika Kayu 3 (2-3) THH 303 Penggergajian 3 (2-3) Jumlah 21 sks .

Ku~ikulunt --Sancstcr 5 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Pemanenan MNH 413 Ekonomi Sumberdaya MNH 302 Manajemen Hutan MNH 208 Konservasi Tanah dan Air KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan THH 412 Hama dan Penyakit HH THH 307 Keteknikan Hutan THH 402 Analisis Biaya Pemanenan Jumlah Hutan 3(3-0) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (2-3) 3 (2-3) Semester 6 A. Sub Program Studi Pengolahan THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2-3) THH 305 Pengeringan Kayu 3 (2-3) THH 306 Panil-panil Kayu 3 (2-3) THH 405 Mekanika Kayu 3 (2-3) THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) .

Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata B. Sub Program Studi Pemanenan THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2-3) THH 312 Mesin-mesin Pemanenan 3 (2-3) MNH 310 Penginderaan Jauh I 3 (2-3) THH311 PWH 3 (2-3) Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH 211 Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) Jumlah 19 sks .

Sub Program Studi Pengolahan Manajemen Industri 3 (3-0) Hasil Hutan Non Kayu 2 (2-0) Pengerjaan Kayu 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilrniah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks B. Pernasaran Hasil Hutan 2 (2-0) dan mata ajaran lain yang berkepala 3 ke atas baik di Jurusan sendiri atau jurusan lain di IPB. Perekat & Perekatan 3 (2-3) 2. Pengendalian Kualitas 3 (2-3) 4. . Kayu Sebagai Bahan Bangunan 3 (2-3) 3.Kun'kulum (Lanjutan) Semester 7 A. Risct Operasi 3 (2-0) 5. Sub Program Studi Pemanenan Manajemen Industri Perencanaan Pemanenan 3 (2-3) Pengembangan Wilayah 2 (2-0) Teknik Penulisan Ilmiah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks Semester 8 Praktek Kerja Kehutanan Skripsi Seminar 4 4 1 (2 bln) Jumlah 9 sks *) Mata ajaran Pilihan 1.

Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan Kurikuhrnt No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 MNH 205 Metode Statistika I 3 (2-3) GMT 200 Klimatologi Hutan 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) MNH 201 Dendrologi 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3 (2-3) MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) THH 408 Dasar-dasar Penggunaan Komputer 2 (2-0) Jumlah 21 sks Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 301 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan *) 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat Kayu 3 (2-3) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 408 Fisiologi Tumbuhan 3 (3-0) Jumlah 21 sks Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah & Air *) 3 (2-3) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) KSH 303 Fisiologi Sahva 3 (3-0) Ekologi Hidupan Liar 3 (3-0) .633.

Kebijakan dan Peraturan Perundangundangan Konservasi Sumberdaya Hayati 2 (2-0) Jumlah 21 sks .

Kurikulum (Lanjutan) Semester6 KSH 403 KSH 304 KSH 302 KSH 405 MNH 209 KSH 307 KSH 306 Dasar-dasar Pengelolaan Habitat Perilaku Satwa Penyuluhan Kehutanan Ekologi Perairan Pencemaran Lingkungan Perlindungan Hutan Evaluasi Biosistem Statika Dasar-dasar Lanskap ~umlah21 sks Kuliah Kprja Nyata 4 sks (2 bln) Semester7 A.Sub Program Studi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perencanaan dan Desain Lanskap 3 (3-0) KSH 401 Pengelolaan Kawasan Konservasi 3 (3-0) KSH 308 Interpretasi Lingkungan 3 (2-3) KSH 409 Sosial Ekonomi Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .

Sub Program Studi Pengolahan Hidupan Liar KSH 402 Penangkaran Satwa Liar 3 (2-3) KSH 402 Penangkaran Tumbuhan Langka 3 (2-3) KSH 305 Pengelolaan Satwa 3 (2-3) KSH 403 Pengelolaan Habitat Hidupan Liar 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .B.

Mata Kuliah Kredit Biogeografi 2 (2-0) Speleologi 2 (2-0) Pengelolaan Daerah Penyangga 2 (2-0) KSH 404 Rekreasi Alam 2 (2-0) Sub Program Studi Pengelolaan Hidupan Liar KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (2-3) Ilmu Penyakit Satwa 3 (2-3) Biologi Reproduksi 2 (1-3) Genetika Populasi 2 (2-0) KSH 408 Hutan Kota 3 (2-3) Toksikologi Lingkungan 2 (2-0) . Sub Program Studi Pengelolaan Lingkungan MNH 412 Pengelolaan Daerah Aliran Sungai 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) KSH 406 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 3 (2-3) Ekologi Manusia 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 19-21 sks Mata Kuliah Pilihan Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan.Kutikulunr (Lanjutan) C. No.

KSH309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2-3) .

bunga. Ekosistem dan komponennya. Azas faktor pembatas dan toleransi. klasifikasi. Djamhuri Y. geologi umum Indonesia. Siklus biogeokimia. Hilwan C. penyidikan daun. kulit batang. Arus energi dan struktur trofik. Alam lingkungan. Rusdiana .6. deskripsi famili-famili penting dalam bidang kehutanan. Setiadi I. eksplorasi botani. Penerapan azas-azas ekologi dalam kehidupan manusia bermasyarakat dan pemanfaatan sumber daya alam.1.4. Mineral-mineral pembentuk tanah. Hilwan Haryanto MNH 202 Ekologi Umum 3 (2 -3)3 Pengertian ekologi. arsitektur pohon. buah. tinjauan singkat tentang vegetasi dan flora. tata nama. S. E. Kaitan ekologi dengan ilmu lain. percabangan. Kusmana sukiman I. Sudomo 0. Jurusan Manajemen Hutan MNH201 Dendrologi 3 (2 3) 4 Definisi dan kegunaan dendrologi. batu-batu pembentuk tanah. pelapukan. identifikasi. Indrawan U. Ekologi populasi dan komunitas. pembentukan tubuh tanah dan sifat umum fisika tanah hutan. A. Rosalina I. Utomo MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3(2-3)3 Definisi tanah.

.

Penerbitan dan Pustaka Kehutanan. fungsi peluang dan kepekatan marginal.S. Gamma. F). nilai kerapatan. Ruang lingkup kegiatan. momen dan fungsi pembangkit momen. organisasi dan peraturan perundangan kehutanan. Eksponensial. Kartasubrata S. Peranan kehutanan dalam pembangunan nasional dan keterkaitannya dengan sektor lain. Populasi (target populasi dan populasi contoh). sebaran contoh acak (t-student.MNH 204 Pengantar Kehutanan 2 (2 0) 3 Sejarah perkembangan kehutanan di Indonesia. nilai tengah. parameter dan statistik. kejadian. E. frekuensi nisbi dan peluang. Peubah acak (diskrit dan kontinu). J. Pendidikan dan penelitian kehutanan sebagai profesi dan badan-badan internasional dalam kehutanan. Normal. Binomial. Wiradinata MNH 205 Metode Statistika I 3 (23) 3 Pemahaman konsepsi hitung peluang. meliputi: Pendugaan parameter (titik dan selang) dan pengujian hipotesis. AIikodra Y. peluang bersyarat. Inferensia statistika. Azas keleslarian hasil dan manfaat ganda hutan. Poisson. fungsi peluang dan fungsi kepekatan. fungsi peluang dan fungsi kepekatan ganda. Ontaryo R. Hipergeometri. keragaman dan peragaman peubah acak. Suparto S. Chi-kuadrat). Manan H. ruang kejadian. Beberapa macam fungsi peluang dan kepekatan yang khas (Bernouli. meliputi ruang contoh.S. Suhendang . terutama mengenai nilai tengah dan keragaman sebaran normal.

Prihanto Y.T. Santosa . Rusolono B.

P. Fakuara Ts P.kartografi dan potret udara. S. Pamungkas I. Ekonomi konse~asi tanah dan air. Hubungan antara faktor-faktor lingkungan dengan pertumbuhan dan permudaan pohon dan tegakan hutan tanaman industri dan hutan alam.K. cara-cara pengendalian erosi tanah. Wibowo MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 2 (2 0) 4 Pengertian konsewasi tanah dan air. Kuncahyo E. kimia dan vegetatif. Rusolono B. Mansur C. peramalan dan pengukurannya. macam inventarisasi hutan dan data yang dihiipun. manfaat geodesi. Alikodra S. S. Klasifikasi hutan tropika. Sudomo 0. Sutarahardja S. Perusakan tanah dan penyebabnya. Rusdiana Hendrayanto . macam alat dan penggunaannya. Hardjoprajitno B. cara mekanik. pengolahan dan analisa data. penyajian data dan penyusunan laporan. tanah dan air. Parisy Y. Dasar dan prosedur perencanaan tata guna lahan untuk pengendalian erosi. Macam dan teknik dan penghimpunan data.MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2 3) 4 Pengertian dasar inventarisasi hutan. S. Aliran permukaan dan erosi. Prihanto MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3)4 Kaitan silvikultur dengan ilmu lain. Wiroatmojo T.

S. Parisy .

pemanenan'dan pengolahan hasil hutan. Husaeni Oemijati R IGK T.Ch. perkembangan manajemen. aliran dibidang manajemen di negara-negara maju dan negara-negara berkembang khususnya di Indonesia. E. SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Memberikan pengertian tentang arti. akibat-akibat dan cara-cara mengatasinya. konservasi sumberdaya hutan. Ekologi dan cara pengendalian serangga. strategi manajemen.A. Nuhamara Achmad MNHAMH/KSH 210 Praktek Umum 2 (lbln) 415 Kehu tanan Praktek pengenalan kegiatan kehutanan umum termasuk perencanaan pengelolaan. M. pencurian hasil hutan dan penggarapan liar tanah butan. Kartasubrata k Hadjib Bachruni GMT 200 Klimatologi .T.MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2 3) 4 Hubungan hutan dengan perkembangan lingkungan hidup. Mashar J. fungsi-fungsi. Hama dan penyakit khusus hutan tanaman industri di Indonesia. metode dan teknik sains manajemen. Penyakit hutan dan cara pengendaliannya. ruang lingkup studi dasar-dasar manajemen. sebabsebab. Kebakaran hutan. Darma Kasno S. penggembalaan di hutan.

suhu udara. radiasi surya. pengendalian iklim. Unsur-unsur ikli. atmosfer. dan suhu .Dasar 3 (2-3)3 Kegunaan klimatologi dalam bidang pertanian dan kehutanan. lama penyinaran. tekanan udara.

aliran batang. hutan normal. evapotranspirasi. perkolasi. Hilwan MNH 301 . curah hujan tajuk. siklus tebal. curah hujan bruto. Sudaryanto S. nilai tegakan. analis keragaman. Hadjib H. aliran permukaan dan aliran bawah tanah. curah hujan netto. S. pertumbuhan riap dan daur. curah hujan. A. bujur sangkar clan rancangan split plot. metoda peramalan . analisa regresi. berblok.tanah. Kuncahyo T. percobaan faktorial. I. Klasifikasi iklim dan iklim Indonesia. azas kelestarian. Rusolono MNH 303 Perencanaan Kehutanan 3 (2-3)s Prinsipprinsip perencanaan umum.Metode Statistika I1 3(2-3)s Prinsip-prinsip perancangan percobaan. pengaturan tebangan. Haeruman Js. rancangan acak lengkap sederhana. Santosa Hendrayan to I. Rusolono B. Siklus hidrologi dalam skala luas. evaporasi. Prihanto MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3 0) 6 Ruang lingkup manajemen hutan. intersepsi dan evaporasi lantai hutan. infiltrasi. Sutarahardja B. analisis keputusan dalam manajemen hutan. Sutarahardja T. tegakan seumur dan tidak seumur. nilai lahan. Neraca air dalam hutan. analisis kovarian dan analisa non parametrik.

sistem perencanaan pembangunan kehutanan serta .keadaan.

aspek-aspek sosial dalam proses komunikasi.S. Mashar R Abidin E. Saleh I.T.G. perrnintaan hutan dan jasa.proses penyusunan perencanaan pembwgunan kehutanan. MNH 305 Ekonomi Kehutanan 3 (3 0) 5 Batas dan lawas kegiatan ekonomi. hubungan ekonomi dasar terhadap ekonomi kehutanan. kapita selekta meliputi ekonomi kehutanan Indonesia dan peranannya di dunia dan bagi pembangunan negara. Darusman Hardjanto Bachruni E. Hadjib R Atmawidjqja E. M. batasan dan lawas ekonomi kehutanan.Ch. Manurung MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3(2-3)s . Kehutanan sebagai kegiatan ekonomi. Harini M. (beberapa kasus di bidang kehutanan). pemasaran kayu dan permasalahannya. M.K.B. hubungan masyarakat dan penyuluhan. produksi dan pengolahan hasil hutan. Kehutanan dalam ekonomi perusahaan. Suhendang M. pemaduan alam. Jaya MNH 304 Metode Komunikasi Sosial 2 (2 0) 5 Komunikasi. A.Ch.N.S. konsumsi hasil hutan dan jasa. ekonomi lahan hutan. Mashar D.

cara-cara pengukuran di lapangan dan di peta. teknii dan .Definisi dan kegunaan ilmu GeodesiIKartografi terutarna di bidang kehutanan. alat material pemetaan. peralatan geodesi.

implementasi kebijakan politik kehutanan di Indonesia. M. kegiatan kehutanan menurut GBHN. Rinaldi R. otomatisasi kartografi dan cara penggandaan peta. Pengelolaan hutan lindung. Saleh D. Avenzora MNH 307 Hidrologi Hutan 3(2-3)6 Kaitan hidrologi dengan kehutanan. Sutarahardja L. penggunaan potret udara untuk pemetaan. peraturan-peraturan undang-undang. Kartasubrata S.prosedur pemetaan. Hubungan dan pengaruh vegetasi hutan dengan siklus hidrologi.B.S. Interaksi siklus hidrologi dengan siklus zat hara. E. Manan Hendrayanto MNH 308 Politik dan Peraturan Perundang3 (3 0)6 undangan Kehutanan Dasar politik kehutanan dan perkembangannya. Hardjoprajitno . Metode pengukuran-pengukuran hidrologi. manajemen hutan yang baik.B. S. Prasetyo LN. aparat pemerintah &lam bidang kehutanan. Sudaryanto J. perundang-undangan cli jaman penjajahan dan setelah kemerdekaan. Suparman T-Darmawangsa S. Pengaruh hutan terhadap lingkungan.S. Jaya D. Karminarsih H.

Masbar ~achruni . J. Pemetaan potret udara.Ch. Wibowo S. Sistem Agrisilvikultur. hutan penghasil makanan ternak dan agri-silvikultur. Darmawangsa M. Sistem Tebang Pilih Indonesia. Manan P.N.em silvikultur di daerah tropika dan di Indonesia. pemeliharaan dan perlindungan hutan. Parisy C. Analis kuantitatif potret udara. tata guna langkah dan kehutanan. pendekatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan silvikultur dan silvika jenis pohon untuk hutan rakyat. penghijauan tanah dan lahan kritis pengawetan tanah. Sistem-sist. Kartasubrata S. kebun buah dan kayu bakar. T. Wiradinata M.S. Potret dan pemotretan udara. industri kecil kehutanan. Sistem Tebang Habis dengan Permudaan Buatan. Teknik pembangunan. hutan millik dan peranannya dalam pembangunan. tanaman energi kayu bakar. Wiroatmojo MNH 311 Kehutanan Masyarakat 2 (2 0) 6 Pengertian agroforestry dan aneka guna hutan.B. Saieh I. S. perladangan berpindah dan pemukiman kembali penduduk. Jaya P.MNH 309 Silvikultur 3 (2 3) 5 Peranan silvikultur dalam kehutanan. Pamungkas MNH 310 Fotopmetri dan Penafsiran 3(2-3)6 Potret Udara Pengertian dasar fotogrametri dan penafsiran potret udara.

.

ekologi mikroba. Seleksi sebagai proses pemuliaan. tujuan pemuliaan pohon di Indonesia. I. penyusunan Rencana Karya Pengusahaan Hutan. asosiasi mikroba dan tanaman serta peranan mikroba dalam pertumbuhan tanaman. biji dan peningkatan nilai genetik percobaan provenansi. kemungkinan suatu program pemuliaan pohon di Indonesia. Sukendro H. untuk sifat-sifat lain. . Darusman MNH 401 Pemuliaan dan Genetika Hutan 3 (2 3) 7 Keragaman dan sebab-sebabnya. Hardjoprajitno A. pernbagian hutan dalam petakpetak kerja (blok. anak petak). komposisi mikroba di dalam tanah.MNH 312 Tata Hutan 3(2-3)6 Kedudukan perencanaan hutan dalam perencanaan hutan secara umurn pengukuhan hutan. Suhendi MNH 402 Kesuburan Tanah Hutan 3 (2-3)7 Konsep kesuburan tanah. penentuan batas hutan yang akan ditata (penataan batas hutan). siklus hara. pemuliaan untuk kualitas batang. karakteristik tanah yang berkaitan dengan kesuburan. Soerinegara E. Hadjib E. hal-hal yang perlu diperhatikan pada penyusunan program pemuliaan untuk sifat-sifat kayu. pengaruh terkontrol. Djamhuri A. pengaruh pemanpkasan tajuk terhadap produksi buah pinus. fsiologi populasi mikroba. pemuliaan untuk kualitas kayu. petak. penilaian ekonomis. pengumpulan buah dan biji. fungsi pemuliaan pohon dalam pembinaan hutan industri. pencegahan pemberantasan hama dan penyakit. Suhendang D. kebun biji. S.

Setiadi S.M.Y. Fakuara Y. Wilarso 0. Rosdiana .

Suksesi hutan. Hardjanto Sudaryanto B. Analisis vegetasi hutan. Parisy C. Rosalina C. keuangan. Penyimpanan benih. Padlinurjaji MNH 404 Teknologi Benih 3 (2 3) 7 Faktor-faktor yang mempengaruhi benih. personalia. Wibowo MNH 405 Ekologi Hutan 3(2-3)7 Klasifikasi hutan di Indonesia sewa ekologis. A. bagaimana mengelola suatu pabrik agar menghasilkan output sewa efsien serta langkah-langkah yang ditempuh dalarn pemasarannya. Hutan sebagai masyarakat tumbuhan (sinekologi). Tambunan 1. Indrawan Y. bagaimana membuat penganggaran (terutama perusahaan hutan). distribusi dan sertifikasi. Hikmat Istomo Ekarelawan . pengepakan. proses perkecambahan dan uji viabilitas benih. kemunduran benih. S.M. Produktifitas ekosistem hutan. Kusmana A. kepegawaian. produksi dan pemasaran. dormansi. Setiadi U.MNH 403 Manajemen Perusahaan 3 (3 0) 7 Gatra manajemen perkantoran. Pohon hutan dan lingkungannya (autekologi). Mencakup penataan perkantoran.

Setiadi Sudarmadi MNH 409 Metode Pengambilan Contoh 3(2-3)7 Pemahaman konsepsi mengenai populasi dan contoh. contoh acak berlapis. Ekonomi tanaman hutan. I. pendekatan ekosistem. analisis sistem. Metode pemilihan contoh. Pembangunan dan pemeliharaan hutan industri. Silvikultur jenis-jenis pohon tumbuh cepat dan kayu mewah. survai terpadu. contoh penerapan dan tinjauan umum. Indrawan C. contoh acak bertingkat.MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya 3 (3 0) 7 Alam dan Lingkungan Pengertian sumberdaya dam. Sukendro MNH 408 Fisiologi Pohon 3(3-0)7 Peranan fsiologi pohon. Kusmana MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (3 0) 7 Hubungan antara industri dengan industri kehutanan. Manan A. faktor dalam dan luar yang mempengaruhi pertumbuhan pohonr M. penyerapan air dan mineral reproduksi. prosesproses metabolisme. pengertian lingkungan hidup. wa sistematik dan PPS (probability proportional to size). struktur dan fungsi organ. perkecambahan. S. meliputi acak sederhana. Beberapa macam metode penarikan contoh-contoh acak sederhana. . Soerianegara A. Teknik-teknik peningkatan produksi hutan.Y. Fakuara Y.

.dan lain-lain). Pendugaan ratio.

Purnomo MNH 411 Penginderaan Jarak Jauh 3 (2 3) 7 Pengertian dasar penginderaanjarak jauh. telaah sewa kritis manfaat dan kelemahan berbagai citra. citra dari berbagai panjang gelombang dan komposit berwarna interpretasi tata guna lahan. Sutarahardja B. Hardjoprajitno U. S. Darmawangsa R Atmawidjaja S. H. macam-macam sistem. Berbagai platform pemotretan. Sudiono MNH 410 Analisis Sistem 3 (2 3) 7 Prinsip-prinsip sistem. Berbagai tata guna . Suhendang Y. keterikatan antara ketergantungan antar komponen-komponen sistem serta fungsi keterkaitan dan ketergantungan. pendugaan proporsi dan pengambiian contoh berganda. Haemman Js E.pendugaan regresi. masalah khusus mengenai tanah dan air. Rosalina MNH 412 Perencanaan Pengelolaan 3 (3 -0) 7 Daerah Aliran Sungai Pengertian ekosistem Daerah Aliran Sungai. T. Kuncahyo J. model dan simulasi serta konsep keterpaduan pengelolaan dipandang dari analisis sistem. pengambilan contoh bertingkat untuk penaksiran secara kualitatif dan kuantitatif. komponen dan struktur sistem. Santosa H.

Rehabilitasi lahan kritis melalui . Masalah banjir dan erosi.lahan dan pengaruhnya terhadap hasil dan kualitas aliran sungai.

Darusman MNH 414 Ekonometrika 3 (3 0) 7 Definisi dan ruang lingkup ekonometrika. S. Beberapa studi kasus pengelolaan sumberdaya. inventarisasi. Metodologi dalam riset ekonometrika. Manan Hendrayanto S. pengembangan dan institusi DAS. analisis permintaan dan penawaran hasil hutan serta penentuan harga.reboisasi. perhitungan nilai tegakanf stumpage value (pendekatan pasar dan pendekatan historis). Konsepsi sumberdaya dapat pulih dan tidak dapat puli (renewable and non renewable resources). konsemasi tanah dan bangunan air secara terpadu. H. tujuan serta pembagian ekonometrika. D. Masalah kelembagaan dan faktor-faktor organisasi yang dapat mengatur penggunaan sumberdaya. Kriteria sosial. Haeruman Js. ekonomi pengawetan sumberdaya. Parisy MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 7 Prinsipprinsip ekonomi yang berhubungan dengan penentuan kebijaksanaan sumberdaya. discount dan confound factor tegakan seumur dan tegakan tidak seumur. MNH 415 Nilai Hutan 3 (2-3)7 Pengertian biaya. MNH 416 Pemasaran Hasil Hutan 3 (3 0) 7 Kegunaan pemasaran. penilaian tegakan (stumpage appraisal). . Sumberdaya dam dan pembangunan nasional. Penerapan model regresi dalam bidang ekonomi. ekonomi kesejahteraan (welfare economics) sebagai dasar untuk pengelolaan sumberdaya. penghijauan.

Hardjanto Bachruni .Sistem diitribusi/tata niaga hasil hutan di dalam dan luar negeri. Riset pemasaran dan komoditi kehutanan dalam perdagangan internasional.

Manajemen intensif dan produktivitas jangka panjang.MNH 417 Manajemen Tanah Hutan 3 (3 0)7 Klasifikasi lahan-lahan hutan. dan peubah-peubah populasi. Efek dari kebakaran hutan atas tapak. lawas. prinsip pengaturan populasi. Inokulasi mikoriza. Bahan-bahan pupuk dan reaksinya dalam tanah. dan tujuan penelaahan populasi. analisa dinarnika populasi tegakan hutan dalam kaitannya dengan populasi serangga. proses-proses populasi. Manajemen asrama semai dan tetembawang benih. Teknik operasional dalam pemupukan hutan. serta analiiis dampak perubahan populasi. Model-model teoritis pertumbuhan populasi (model eksponensial dan model logistik) serta pengantar simulasinya. Putwowidodo S. Ciri populasi yang menyangkut sifat-sifat lingkungan. Penggunaan pupuk hijau. Tanah dan silvikultur. Diagnosa dan koreksi kekahatan nutrisi. pola pemenwan serangga hama (dispersal). MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3(2-3)7 . pemanfaatan populasi serangga hama. Efek sekunder dan di luar lapangan dari penggunaan bahan-bahan kimia di dalam hutan. Manajemen tanah-tanah masalah. Sudomo 0. Analisis dinamika populasi hutan. Rusdiana MNH 418 Ekologi dan Dinamika Populasi 3(2 3)7 Serangga Pengertian.

penyakit khusus hutan di Indonesia seperti lodoh penyakit pada akar. batang. daun. penyebab penyakit. fungisida. . peranan serangga penularan penyakit. dan penyakit yang tidak menular. cara penularan penyakit. prinsip-prinsip pemberantasan dan pencegahan.Gejala dan tanda. siklus hidup patogen tanarnan.

Peralatan pemadaman kebakaran hutan. Persiapan pemadaman. hama jati dan lain sebagainya. konsep baru. prinsip-prinsip ekologi dan kaitannya dengan api. pengawasan terpadu dan lain-lain. teknik-teknii penekanan populasi. cuaca dan kebakaran. Pemadaman kebakaran. Kebijaksanaan pengendalian kebakaran hutan. Perilaku kebakaran hutan. udara). Ekonomi pengendalian kebakaran hutan. A.MNH 420 Kebakaran Hutan 3 (2-3) 7 Peranan api dalam bidang kehutanan. pengambiian contoh populasi hama dan lain sebagainya. di Fakultas Kehutanan terutama yang berhubungan dengan interaksi masyarakat desa dengan hutan . Darusman MNH 421 Ilmu Hama Taaaman 3 (2 3) 7 Prinsip perkembangan populasi serangga meliputi : pernyataan perubahan populasi. F. pencegahan kebakaran hutan. Pengaruh-pengaruh kebakaran hutan (terhadap vegetasi. hama albisia. Penggunaan api dalam bidang kehutanan. tanah. E. Suratmo Oemijati R Kasno MNH 422 Metodologi Penelitian Sosial 3 (3 0) 7 Tujuan penelitian sosial adalah untuk mengetahui struktur organisasi. Husaeai Oemijati R D. Proses pembakaran bahan bakar di hutan.G. air. kelembagaan dan dinarnika masyarakat pedesaan. Bahan bakar di hutan. faktor-faktor penentu kepadatan populasi. wildlife. Pengendalian hama khusus di Indonesia seperti hama mahoni. Pengendalian hama meliputi sejarah.

di dalam dan di luar kawasan hutan. Metodologi penelitian sosial mencakup teknik-teknik : 1. Wawancara dengan kuesioner berstruktur dengan rumah tangga sebagai unit analisii melalui sampling. 3.atau dengan kegiatan kehutanan. . Wawanwa bebas. Mata ajaran meliputi teori dan praktek. Partisipasi Observasi (participant observation). 2.

sejarah pemanenan hasil hutan. arti pemanenan hutan bagi kegiatan hutan yanglaindan bagi kehidupan masyarakat sekitar hutan. Jurusan Teknologi Hasil Hutan THH 201 Pemanenan Hutan 3 (2 3) 4 Falsafah yang melandasi pemanfaatan hutan bagi kesejahteraan masyarakat luas.4. . Tahap-tahap dalam pemanenan hutan. pengelolaan hutan serta penelaahan masalah ekonomi dan sosial kehutanan. pengertian sistem pemanenan hutan dan prinsip berbagai sistem yang dipraktekkan di berbagai negara. masalah pengangkutan kayu. Staf MNH 424 Skripsi Penelaahan masalah sewa ilmiah di program pembiiaan hutan.MNH 423 Praktek LapandKKN 4 (2 bln) 8 Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta penerapannya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalam masyarakat sekitar hutan.2. Staf MNH 425 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Penyampaian sewa formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. metode penelaahan analiia dan pengambilan kesimpulannya. perencanaan hutan serta ekonomi hutan. Praktek keterampilan dalam pembinaan hutan. 6.

Suparto R Abidin B. . T.U.S. ma -ma pernungutan hail hutan ikutan. Ch.Gani RS.ma pemanenan di hutan tropika basah. Nugroho B. Hamonangan. pentingnya keselamatan kerja. Karnasastra D.

gambaran umum tentang penggergajian. radiasi dan lain-lain. berat jenis dan kerapatan kayu. kimia f~is dan mekanis dari kayu. sifatsifat yang sama yang membedakan jenis-jenis kayu.N. sifat makroskopik kayu daun jarum dan kayu daun lebar. Tobing J. peranan dan cara pengukuran. elektrikal. Suryokusumo T. Ruhendi S.K. pengeringan kayu. I. energi dan pencemaran lingkungan. kembang susut. mekanisme pertumbuhan pohon. pembentukan kulit dan strukturnya. variabiitas struktur. Cot0 S. has3 hutan non kayu. papan serat pulp dan kertas. pembuatan kayu lapis.THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3 0) 4 Ruang lingkup.L. pengawetan kayu. stabilitasi dimensi. sifat ortotropis. hubungan kayu dengan air.L. Identifikasi kayu. sifat ultra mikroskopik. Sifat termal. Suryana Sucahyo THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu 3 (2 3) 5 Ciri-ciri makroskopik. perbedaan susut arah longitudinal. Wahyudi THH 302 Sifat Fisis dan Mekanis Kayu 3 (2 3) 5 Peranan sifat fsis dalam penggunaan dan kegunaan kayu berat jenis zat kayufdinding sel. Tobing 1. sumber hasil hutan. tujuan. Pengertian dasar sifat . pengertian. Z. Pandit T. sifat-sifat anatomi. papan partikel. sifat-sifat kasar. kerusakan alami. radial dan tangensial dan penstabilan dimensi.

statika dasar : Pengertian beban. Pembahasan mengenai macam-macam keteguhan kayu yang bersifat ortotropis. penen- . standar pengujian mekanis. regangan. variasi kekuatan kayu. pengujian sifat keteguhan.mekanis. diagram tegangan renggangan. tegangan.

T. tujuan dan manfaat. cara . dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas. penanganan material. fungsi.S. Padlinurjaji S. I. Padlinu rjaji F. aspek ekonomi pengawetan dan pengawetan kayu di Indonesia. Bakar 0. Tobing RC. Sifat-sifat kayu yang mempengaruhi pengeringan. Faktor-faktor yang berperan dan mempengaruhi pengeringan kayu. strength ratio. tipetipe bahan pengawet. Febriyanto THH 305 Pengeringan Kayu 3(2-3)6 Pentingnya pengeringan kayu.tuan tegangan ijin.L.M. Tarumingkeng I. proses produksi. Ruhendi Hariadi E. Rahman. kebutuhan tenaga. kapasitas produksi dan rendemen.M. pengenalan fungsi mesin. Z. penanganan kayu di gudang. serta faktor yang mempengaruhi kekuatan kayu.R Mardikanto Sucahyo I. faktor perusak kayu. Kilang pengering : komponen. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas kayu di gudang. THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2 3) 6 Keawetan dan keterawetan kayu. pengenalan sortimen. faktor-faktor pendukung. tata letak. pengaruh pengawetan terhadap sifat-sifat kayu. prinsip-prinsip penggergajian. Wahyudi THH 303 Penggergajian 3 (2 3) 5 Ruang lingkup. dasar-dasar stress grading. cara pengawetan. Cot0 T. klasifikasi industri.

Jadwal pengering : proses yang terjadi .ke ja dan penggunaannya.

Pandit THH 306 Panel-panel Kayu 3 (2 3) 6 Deskripsi dan spesifiasi produk panel-panel kayu. sifat-sifat klasifikasi. Suparto T. tahap-tahap suatu pembangunan pengetahuan dan pengolahan tanah.dan pencegahannya. Widarmana Y. Z. penggunaan kayu lapis. Cot0 Y. papan partikeldan papan serat.S. Tambunan S. Hadi I. B. Suryana P. bahan baku. produksi dan konsurnsi. Sutigno THH 307 Keteknikan Hutan 3 (2 3) 6 Ruang lingkup permasalahan. Hadi J.RMatangaran THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2 3) 6 Gambaran .S. B. sebagai bahan dasar bangunan termasuk pengantar mekanika tanah untuk badan jalan dan stabiiasi tanah : bahan bangunan jalan pengetahuan dasar penggunaan air. dengan angin. Aspek ekonomi. proses pembuatan. ruang panas.R Mardikanto J. dehumidifikasi dan lain-lain.K. aspek ekonomi panel-panel kayu. Pengeringan alami. pengetahuan bahan bangunan serta analisis biaya pekerjaan bangunan. Pranggodo RS.N.

ketenagakerjaan : penelitian gerak dan waktu. . penelitian kerja yang mencakup pengertian produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta kaitannya dengan peningkatan produktivitas kerja.umum serta definisi ilmu kerja. Penelitian dan pengamatan waktu kerja. beberapa dasar dan azas ergonomik.

bahan perusak pulp. pembukaan wilayah hutan bagi perkembangan hutan dalam berbagai fungsinya. bahan kirnia dari kayu. keuntungan dan kerugian dalam perekatan. variabel perekatan. definisi dan pengertian pembukaan wilayah hutan. klasifikasi dan jenis-jenis perekat. organisasi kerja. Ruhendi Y. pemilihan .S. pembakaran. struktur dan reaksi. Karnasastra G. cara-cara pengangkutan dalam wilayah hutan. D. polimer sintetik. Achmadi THH 310 Perekat dan Perekatan 3 (2-3) 6 Lawas perekat dan perekatan. Febriyanto THH 311 Pembukaan Wilayah Hutan 3 (2 3)6 Falsafah yang mendasari pengetahuan pembukaan wilayah hutan. degradasi kayu oleh bahan kimia. Santosa THH 309 Kimia Kayu 3 (2 3) 6 Komposisi kimia kayu. kesehatan dan keselamatan kerja. dekomposisibiologi.S. Sofyan S. sejarah perkembangan perekatan. Syafii K. metode perekatan dan kualitas perekat dan perekatan.tata letak dan bagan proses suatu pekerjaan. interaksi kayu bahan pengawet. S. spesifikasi perekat. W. teori perekatan. Prinsip. Hadi F. masalah pencemaran dan pencegahannya. tujuan dan bahan yang dipakai dalam penggilapan kayu. Gani T. pirolisis.S. batasan-batasan yang dipakai. kimia anti api.U.

modus pengangkutan dalam hutan. pengembangan pengangkutan .

Cara menghitung dan meliilai tenaga dan kapasitas mesin. Hermawan THH 401 Manajemen lndustri 3 (3 0) 7 Pengelolaan sistem produksi termasuk perencanaan. roller dan lain-lain). grader. Suparman THH 312 Mesin-mesin Pemanenan Kayu 3 (2 3) 6 Filsafat mengenai penggunaan mesin dalarn kegiatan pemanenan kayu. motor listrik. traktor. R Matangaran W. Elias RS. RS. chainsaw dan lain-lain. pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga. re1 dan truk. Suparto J. dampak konstruksi prasarana angkutan terhadap lingkungan. contoh-contoh penerapan dalam hdustri perhutanan. Topik-topik meliputi : kriteria pengambilan keputusan dalam penganggaran model. pemeliharaan dan penggantian mesin-mesin. harvester. pengelolaan persediaan. pembangkit tenaga. alokasi dan penjadwalan surnber daya manusia dan lingkungan kerjanya. . prinsip dan konstruksi komponen-komponen mesh meliputi kerangka. Prinsip kerja motor bakar dalam. Risalah tentang konstruksi dan struktur mesh. Suparto B.S. mesin-mesin atau peralatan dan manusia. Prangodo D. Risalah mesin-mesin pemanenan kayu meliputi : mesin konstruksi jalan (bulldozer.air. alat hidrolis. material. analisis dan pengendalian faktor-faktor produksi yaitu modal. Sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia dan dalam kegiatan pemanenan kayu.

S. Widarmana E.G. Manurung F. Febriyanto .T.

Tujuan dan prinsip-prinsip perencanaan pemanenan kayu. langkah-langkah perencanaan dengan pendekatan sistem. muatan dan jalan. identifikasi hambatan yang mempengaruhi kebebasan gerak langkah. Wiradinata D. Sofyan B.S. R. Masalah lingkungan akibat industri pulp dan kertas. Penetapan tujuan. metode perencanaan. K. menerapkan data ini terhadap kriterium yang dipilih dan menghitung biaya yang diperlukan. konsep biaya sama. pengaruh waktu. perencanaan jaringan kerja dan metoda lintas kritis. Abidin R. proses pulping serta pengujian pulp dan teknologi kertas. menetapkan kriterium untuk mengambil keputusan.S.S. Abidin T. biaya usaha. Tambunan S. pengumpulan data yang penting untuk melihat berbagai alternatif yang ada. teknologi pulp dan kertas. Syafii . linier pengendalian inventarisasi. penggantian mesin. hubungan sifat kayu dan sifat kertas.THH 402 Analisis Hiaya 3 (2 3) 7 Biaya Tetap dan biaya variabel. Nugroho THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) 7 Prospek dan industri pulp dan kertas. memilih eksploitasi yang paling mendekati kriterium yang dipilih. biaya usaha pada lereng. Karnasastra THH 403 Perencanaan Pemanenan Kayu 3 (2 3) 7 Filsafat yang mendasari kegiatan pemanenan kayu dan perenCanaan secara umum. Suparto Elias B. Suparman R. S.U. Achmadi W. pemrograman. bahan mentah pulp dan kertas.

kesempatan berusaha. Wiradinata B.R Mardikanto S. rantai makov. pendapatan daerah dan penghasil devisa. Sofyan Z.THH 405 Mekanika Kayu 3 (3 0) 7 Hubungannya dengan sifat mekanis dan fisis kayu. perhitungan gaya lintang momen lentur. penyebaran. T. penyebaran. lemak dan lain-lain) : potensi. pemrograman dinamik. teori antrian. Tambunan THH 408 Dasar-dasar Penggunaan dan 2 (2 0) 7 Pemrograman Komputer . pengolahan dan kegunaan. penyadapan. Hamonangan S. pengertian gaya.Ch. penyadapan. Rotan: potensi. Su rjokusumo Sucahyo THH 406 Riset Operasi 3 (2 3) 7 Peluang dan distribusi. pengolahan dan kegunaan. kapol. penyadapan. HHNK lainnya (minyak atsiri. penyadapan. pengolahan dan kegunaan. tegangan pada balok terlentur serta perhitungan perencanaan pada struktur sederhana dengan beban tekan. penyebaran. resultan gaya. equilibrium. contoh-contoh riset operasi dalam bidang kehutanan. Getah pinus : potensi. hukum-hukum kesetimbangan serta reaksi pada balok terlentur. pengolahan dan kegunaan. penyebaran. poligon gaya dan poligon garis. THH 407 Hasil Hutan Non Kayu 2 (2 0) 7 Peranan HHNK dalam penyediaan lapangan kerja. Jenis-jenis harsa (resin) lainnya (damar. dan lain-lain) : potensi. sifat-sifat penampang. S. Cot0 B. tarik dan lentur. K.

manipulasi dan penyimpanan. Pengantar pengolahan data : .Pengantar mengenai data dan informasi : pengumpulan konversi.

Surjokusumo T. Pengantar analisis sistem : perencanaan dan penggunaan. Z. toleransi. pemilahan (grading) kayu gergajian dan kayu lapis. pengendalian kualitas terpadu. metode korelasi. standarisasi dan normalisasi serta proteksi bangunan kayu. keteknikan serta sejarahnya. ijin kerja. keterandalan. Suryana THH 411 Mesin-mesin Pengolahan Kayu 2 (2 0) 7 . Perangkat lunak : sistem dan tata kerjanya. ruang lingkup. Program aplikasi : data base manajemen spreadsheet dan wordprocessing. Cot0 Hariadi 3 (2 3) 7THH 409 Kayu Sebagai Bahan Bangunan Pembahasan mengenai teknologi. struktur bangunan kayu. mendimensi batang. S. Widarmana J. tujuan. elektrikal dan mekanikal. elemen struktur kayu konstruksi. penentuan ukuran sasaran. dan faktor-faktor ketegangan. jenis. pengertian pokok kualitas. sejarah dan organisasi pengendalian kualitas. cuplikan keterimaan. dasar-dasar ilmu statika dan kekuatan bahan. standar. pengetahuan dasar komputer.manual. Mardikanto Sucahyo THH 410 Pengendalian Kualitas 3 (3 0) 7 Arti. peta pengawasan. komponen dan cara kerjanya. spesifikasi. ciri-ciri kualitas. sifat-sifat mekanis. peranan proses dalam peningkatan kualitas produk.R. S. sambungan kayu. keteknikan kayu lapis dan panel-panel. perawatan dan keterawatan.

sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia. transmisi kerja pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga. risalah tentang konstruksi dan struktur mesin. prinsip-prinsip dan konstruksi komponen mesin meliputi kerangka. prinsip kerja motor bakar dalam. motor . pengendalian. pembantu tenaga.Filsafat yang melandasi penggunaan mesin-mesin dalam operasi kehutanan.

klasifikasi jasad hidup perusak kayu dan bentuk kerusakannya. cara menghitung tenaga dan kapasitas mesin. Staf THH 414 Skri psi 4 (2 bln) 8 Penelaahan masalah secara ilmiah di bidang pemanenan hasil hutan . Praktek ketram pilan dalam pekerjaan pemanenan hasil hutan dan pengolahan hasil hut an. R. mekanik maupun kimia. risalah mengenai mesinmesin pengolahan kayu seperti pengergajian. Tarumingkeng D.S.bakar. mesin serut dan lain-lain. kayu lapis. R. peranan dan dampak ekonomis jasad hidup perusak kayu (bangunan). alat-alat hidrolis. metode pencegahan dan pengendalian perusak kayu baik sewa fisik. Nandika THH 413 Praktek Lapang/KKN Program Studi 4 (2 bln) 8 Teknologi Hasil Hutan Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta partisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalammasyarakat disekitar lempat praktek. Suparto Staf THH 412 Hama Hasil Hutan 3 (2 3) 7 Pengertian dan lawas biodeteriosasi kayu dan hasil hutan lainnya secara umum. motor listrik. serta dampak pengendalian jasad hidup perusak kayu terhadap lingkungan kayu. kerusakan kayu oleh serangga dan jasad hidup lain.C.

metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya.serta pengungkapannya dalam bentuk tulisan. . Staf THH 415 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Menyampaikan masalah secara formal hasil praktek khusus dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah.

membuka perkiraan dari neraca awal.A. industri. perikanan.S. Bratamihardja Staf 6. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan (ledger). Alikodra S. masalah konservasi ditinjau dari sektor kependudukan. menyusun neraca awal dari inventaris. prinsip-prinsip konservasi sumberdaya alam. H. perubahan modal). Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan KSH 201 Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 3 Hayati Pendahuluan sejarah perkembangan konservasi sumber daya alam: pembagian sumberdaya alam dalam kaitannya dengan kepentingan konservasi. Mulyani KSH 301 Ekologi Populasi 3 (3 0) 5 Pendahuluan.sudarg0 EN. lingkungan suatu popu- .SEP 341 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 3) 7 Menyusun daftar inventaris. perhubungan dan pariwisata. menyusun laporan keuangan (neraca rugi laba.43.B. kehutanan.S. membuat jurnal dari transaksi. Hernowo s. pertambangan. A. strategi dan program konservasi sumberdaya alam. Dahlan N. Kapita selekta. karakteristik populasi. Basuni J. Santoso R Soekmadi Y.

ekologi manusia. Alikodra N. HS. menuju organisasi komunitas. mekanisme pengaturan energitika populasi. Santoso R Avenzora . interaksi populasi.lasi.

sistem pencernaan. . perilaku satwa khusus. AM. anatomi perbandingan. 'kelompok sosial biiatang. organisme perairan yang dilindungi. ekosistem pantai. tinjauan umum sumberdaya perikanan. Dahlan A. migrasi dan orientasi.A.G. sistem reproduksi. hubungan sosial.K. pengantar perilaku satwa. perilaku satwa. Aryati M. E.KSH 302 Ekologi Perairan 3 (2 3) 5 Tinjauan umum sumberdaya laut. biologi perairan laut. koordinasi kehidupan dan gerak satwa. E. sistem-sistem perilaku. hubungan tanah-air-hutan dan manusia. proses biologi reproduksi. coral reef. Mas'ud KSH 304 Perilaku Sahva 3 (2 3) 5 Pendahuluan. biologi perairan tawar. sifat kimia fisik perairan. ekosistem sungai.S. Priyono Y. proses biologi pencernaan. F. sea weed dan sea grass. kriteria penentuan kawasan konservasi perairan.N. Thohari B. sikius biogeokimia. kelestarian satwa. Harini M. home range dan teritoris. estuaria. mangrove. Suratmo Y. ekosistem danau. Husin KSH 303 Anatomi dan Fisiologi 3 (3 0) 5 Flora dan Fauna Ciri-ciri fsik flora dan fauna.

pemantauan . Santosa KSH 305 Pengelolaan Sahva 3 (2 -3)6 Pendahuluan. konsep pertumbuhan populasi.D. sensus dan inventarisasi satwa. Rinaldi Y. analisis dan evaluasi populasi.

perencanaan interpretasi pemiliian media . spesialisasi. elemen diiain lanjutan. Prasetyo KSH 307 Evolusi. teknik melokalisir populasi. Administrasi pengelolaan. Amzu A. perencanaan. peraturan perundangan tentang satwa liar. Y. elemen disain. keteknikan pertanaman. proses disain. Basuni B. teori kepunahan. pengelolaan satwa. Thohari E.M. bangunan rekreasi. manusia dan interpretasi. aplikasi pengelolaan : satwa besar. penggiringan satwa. Ontaryo L. aspek visual dalam lanskap. dasar-dasar transformisme. burung dan ikan.S. aspek sosial. H. seni dalam arsitektur lanskap.satwa. ekonomi dan budaya. analisis dan perancangan lanskap areal konservasi. ruang dan struktur. Mas'ud KSH 306 Arsitektur Lanskap 3 (2 -3)6 Pendahuluan. biogeografi. Alikodra S. sejarah pendidikan lingkungadkonservasi. prinsip dasar merancang dan merencana lanskap. satwa kecil. seleksi dam. ekologi lanskap. Hidayat KSH 308 Pendidikan Konsemasi dan 3(2-3)6 Interpretasi Pendahuluan.B. genetika populasi. diversifikasi spesies. taksonomi dan biosistematika. faktor penyebab utama keanekaragaman dalam jasad hidup. A. Biosistematika dan 3 (3 0) 6 Biogeogra !I Pendahuluan. kapita selekta.

Soekmadi R Avenzora .S. Harini S.K. E. manajemen program interpretasi. teknik interpretasi.interpretasi. Soedaqgo S.

K. teknik pengambilan contoh. E.atau pun diluar. Y.KSH 309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2 3) 6 Pendahuluan. mempelajari berbagai teknik inventarisasi dan sensus satwa dan interpretasi data. perencanaan kawasan konsewasi. Amzu KSH 310 Pengantar Peraturan Perundangan 2 (2 0) 6 Konsewasi Peraturan perundangan berfungsi untuk mengendalikan dalam pemanfaatan surnberdaya alam atau pembinaan lingkungan hidup manusia. Alikodra J. penyusunan laporan. pengertian dan tujuan inventarisasi dan sensus hidupan liar. disain kawasan konse~asi. Dalam perkuliahan selain akan dibahas mengenai peraturan perundangan juga akan diberikan kasus-kasus pelanggaran dan proses penanganannya sebagai contoh.B. Ontaryo R Sukmadi N.S. Harini H. ekologi insuler . khususnya sarjana kehutanan di bidang konservasi sumber daya hutan perlu memahami peraturan perundangan konservasi mengenai atau yang berkaitan dengan sumberdaya hutan baik yang ada di lingkungan kehutanan .S. Santoso KSH 401 Perencanaan dan Pengelolaan 3 (3 0) 7 Kawasan Konsewasi Pendahuluan. Hernowo E. strategi konservasi. Seorang rimbawan. menyusun disain inventarisasi dan sensus.

konsewasi hutan tropis. Soedargo L.B.dan konservasi. Basuni S. speleologi. masalah yang ditangani oleh PHPA. S. Prasetyo . beberapa penyebab kemusnahan.

peranan swasta dalam rekreasi alam. kapita selekta. pengelolaan pengunjung. analisa habitat dan lingkungan. Ontaryo E. Hikmat KSH 403 Pengelolaan Habitat 3(2-3)7 Pendahuluan.S. kebijaksanaan penangkaran. adaprasi teknik pelepasan ke alam. spesies flora dan fauna langka. kegiatan pengelolaan habitat. Avenzora KSH 405 Pencemaran Lingkungan 3 (2 3) 7 Pendahuluan. pemantauan. aklimatisasi. Thohari B. hubungan pencemaran lingkungan dengan . pencemaran perairan. Amzu A. teknik penangkaran. pencemaran udara dan kebisingan.K. waktu senggang. dampak negatif dari pengembagan rekreasi alam. teknik pengangkutan. perencanaan dan pengelolaan tempat rekreasi. Harini KSH 404 Rekreasi Alam 3 (2 3) 7 Pendahuluan. plasma nutfah. Haryanto Y. sumberdaya rekreasi. metode pemantauan pencemaran lingkungan. mengenal tipe-tipe habitat. Mas'ud E. Soedargo L. Prasetyo R. analisa ekonomi.B. S.M. A. permintaan rekreasi dam. pencemaran tanah. dampak ekonomi dari rekreasi alam.KSH 402 Penangkaran Flora dan Fauna 3 (2 -3) 7 Pengertian. peranan karakteristik rekreasi alam. mengenal tipe-tipe habitat.

Hassel-varley). white.A. model binomial. Holling. Suratmo Y. Husin E. materi ekologi kuantitatif meliputi : pola pencemaran. masalah lingkungan dan pembangunan. Nicolson-Bailey. Dahlan A. dinamika populasi. Wellington. model dispersal. F. Priyono KSH 406 Analisa Dampak Lingkungan 3 (2 -3)7 Pendahuluan. Thornson. model dimensi nicia ekologi. Husin A. manfaat dan kegunaan andal. statistik. Eksintri: Andrewmatha & Birch. mekanisme pengaturan populasi (Intinsil: Wellington. Roltera. Metodologi andal.Santosa . A. teknik pendugaan dampak pada aspek geofisik dan kirnia. parameter-parameter populasi dan metode penyusunan tabel kehidupan (life table). model poisson. yaitu matematika. Priyono KSH 407 Ekologi Kuantitatif 3 (2 -3)7 Mata ajaran ini membahas sistem yang berlangsung dalam ekosistem secara ekologis dengan penggunaan pendekatan kuantitatif. Lotka. Y. Southwood).N. Beberap4 mata ajaran lain melandasi pemahaman ekologi kuantitatif.konservasi sumberdaya hayati. teknik pendugaan dampak pada aspek biologi. Pimentel. Chitty. Wayne-Edward. ekologi umum.A.M. peranan kawasan konservasi dalam upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Miine. Thohari S. undang-undang dan pelestarian lingkungan.G. pengambilan contoh. teknik pendugaan dampak pada aspek sosial ekonomi dan budaya. Beberapa model interaksi populasi (Gause. ekologi populasi. Basuni Haryanto Y.

tipetipe hutan kota. nilai makanan. Ontaryo E. manfaat serbaguna dan fungsi hutan kota. kebutuhan zat makanan. dasar-dasar ilmu makanan satwa. adat istiadat dan norma-norma. Bentuk-bentuk lingkungan alam berperan dan berfungsi peningkatan sosial (dibagi ke dalam lapisan sosial masyarakat). suku-suku bangsa yang khas yang berkaitan dengan interaksi dengan lingkungan dam.B. Y. Rumusan manipulasi model-model sosial budaya dan ekonomi yang rasionil dalam konservasi alam. peraturan dan perundangan lingkungan kota. mengungkapkan kepentingan peranan lingkungan alarn konservasi untuk ekonomi masyarakat. pembangunan hutan kota. kota dan masalah lingkungan hidupnya. Dahlan L.N. pengukuran kegunaan makanan. yang mungkin bisa dibangkitkan menjadi modelmodel konservasi alam. . arsitektur lanskap dan hutan kota. Y. organisasi dan pengelolaan hutan kota. Peranan kawasan konservasi dalam sosial ekonomi.KSH 408 Hutun Kota 3 (2 3) 7 Pendahuluan. pemeliharaan hutan kota. Pertimbangan manfaat dan dampak negatif sosial ekonomi di dalam pengembangadpembangunan konservasi alam baik in situ maupun ek situ. Prasetyo Ekarelawan KSH 409 Sosial Ekonomi Politik Antropologi. Ontaryo R Soekmadi KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (3 -0) 7 Pendahuluan.

analisis kebiasaan makan. A.M. Mas'ud .masalah energi populasi. aspek ekonomi makanan satwa. Thohari B. penyusunan ransum.

geomorfologis maupun ekosistemnya. mempelajari perencanaan dan pengelolaan kawasan konsemasi. Staf KSH 413 Seminar Skripsi 1 (1 jam) 8 Penyampaian masalah secara formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah.KSH 411 Praktek Lapang Program Studi 4 (2 bl) 8 Konservasi Surnkrdaya Hutan Menganalisa potensi kawasan baik fauna. . metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya. flora. KSH 412 Praktek KhususISkripsi 4 (2 bln) 8 Penelaahan secara ilmiah di bidang perlindungan sistem pendukung kehidupan. pengelolaan suaka alam dan taman nasional serta pengungkapamya ke dalam bentuk tulisan.

Univ. 1984) . IPB. 1975). 1985) 21. IPB. Heri Purnomo (Ir. 1970). 1976) 13.USA. 1975). 1990) 18. Univ. 1977). 1986) 4. Budi Prihanto (Ir. 1986) 10. Hardjanto (Ir. 1984) 6. IPB. 1985) 5. IPB. (Ir. 1985) 11. Emi K. IPB. Andi Sukendro (Ir. 1%5). IPB. 1983). Jurusan Manajemen Hutan 1. IPB. Arti Widowati (Ir.1 Nengah Surati Jaya (Ir. IPB. IPB. Iwan Hilwan (Ir. IPB.G. UPLB. Alikodra (Ir. IPB. IPB. 1986) 8. Cahyo Wibowo (Ir. (MSc. IPB. (Prof. IPB. Edje Djamhuri (Ir. F. 1984) 2. IPB. 1985) 20.1. Philippines. Achmad Hadjib (Ir. (MS. Andry Indrawan (Ir.Wisconsin. (MS. IPB. Herman Haeruman Js. (Dr. Budi Kuncahyo (Ir. 1%2). Tapa Darma (Ir. Duke.Gunarwan Suratmo (Ir. 1968).K. (MF. Achmad (Ir. IPB.6. (MS. (MA. USA. 1989) 12. UI. 1975). Univ. 1985). Univ.Dudung Darusman (Ir. DIREKTORI TENAGA PENGRIAR 6. IPB. I. 1985) 7. 1988) 16. IPB. IPB. IPB. USA. IPB. 1975) 14. (Dr. 1984). Hendrayanto (Ir. 1984) 3. 1987) 19. (MF.5. Duke. Duke. 1990) 17. (Dipl. USA. 1974): (MS. (PhD. IPB. IPB. Bachruni (Ir. 1978). Cecep Kusmana (Ir. IPB. IPB. 1987) 9. 1979) 15.5. 1966). IPB. ITC Netherlands. (Prof. UGM.

Teguh Darmawangsa (Ir. Soedari Hardjoprajitno (Ir. Buce Saleh (Ir. 1973) 40. 1988) 37. North Carolina State Univ. Lailan Syaifina (Ir.. Oemijati Rachrnatsjah (Ir. Orno Rusdiana (Ir. Purwowidodo (Ir. Endang A. (PhD. UI. IPB. Istomo (Ir.1972) 42. 1972). IPB. 1984) 38. 1987) 31. IPB. 1x1). IPB. IPB. 1975). 1980). Priyanto Pamungkas (Ir. Simon T. UGM. IPB. North Carolina State Univ. (MS. 1986) . 1978) 35. Nuhamara (Drs. Satyawacana. M. M. 1%1). (Ir. Husaeni (Ir. ITB) 27. IPB. Suwarno Sutarahardja (Ir. (MS. IPB. IPB. Syafii Manan (Ir. Prof. USA. IPB. (MS. IPB. 1973) 26. (MS. 1982) 24. 1971) 29. (MS. 1974). 1975) 34.USA. Sudaryanto (Ir. Sains Malaysia. Tedi Rusolono (Ir. IPB. IPB. IPB. IPB. 1979) 36. IPB. (MSc. IPB. 1M) 28. ITC. 1988) 25. 1987) 23. Salman Parisy (Ir. Kasno (Ir. 1985).22. 1979). Sudarsono Soedomo (Ir. Univ. 1975) 43. (MS. Chamin Mashar (Ir. IPB. 1%3). 1983) 32. Rubini Atmawijaya (Ir. Sri Wilarso Budi R. IPB. IPB. 1988) 30. IPB. 1978) 39. UNIBRAW. Endang Suhendang (Ir. 1987) 33. Naresworo Nugroho (Ir. USA. UGM. 1981). 1986) 44. (MSc.. IPB. 1986) 41. 1973). Syracuse. 1972). UI. IPB. (MS. (Dr. Netherlands.

1969). IPB. (Dr. 196). Minesota. 1986) 13. UPLB Philippines. 1973) 8. Bintang Charles Harnonangan S. UGM. Minesota. (Ir. 1973). Jajang Suryana (Ir. IPB. 1987) 2. IPB. (Dr. USTL France. IPB. Dodi Nandika (Ir. IPB. 1982) 20. Ulfah Juniarti (Ir. IPB. FRG. USA. IPB. 1986) 4. (MSc. 1988) 18. IPB. Edi Suhaemi Bakar (Ir. Nuridja Pandit (Ir. E. IPB.2.45. 1979). IPB. Jurusan Teknologi Hasil Hutan 1. 1985). 1987) 12.Brasmasto Nugroho (Ir. Bedyaman Tambunan (Ir. Yadi Setiadi (Ir.K. Iding M. 1986) 17. 1980). IPB. Munchen. (Dr. Bambang Pranggodo (Ir. 1964) 3. 1989) 10. IPB. IPB. Yahya Fakuara Tasimin (Ir. I Nyoman Jaya Wistara (Ir. USTL France. Univ. 1988) 14. IPB. 1987) 47. 1981). Gani (Ir. 1984) 6. IPB. Padlinurjaji (Ir. IPB. ITB. Domon S.1989) 9.5. IPB. IPB. 1970). IPB. UPLB Philppines. IPB. 1984) 11. IPB. 1973). Gunawan Santosa (Ir. 1985) 16. Darwis S. Imam Wahyudi (Ir. 1983). 1976). IPB. 1981) 46.Togu Manurung (Ir. IPB. 1988) 15. Upik Rosalina (Ir. IPB. Kurnia Sofyan (Ir. Juang Rata Matangaran (Ir. (MA. (MSc. I. Suparman (Ir. (SUMS. IPB. IPB. IPB. (MS. 1975). 1975) 7. UPLB Philippines. 1979). 1980). (PhD. 1969) 5. (Dr. 1990) 6. 1983). 1985) 48. IPB. (Dr. IPB. Univ.G. 1987) 19. (MS. (DEA. Univ. USA. 1985) . Elias (Ir. (PhD. Hariadi (Ir. Fauzi Febriyanto (Ir. (MS.

1982) 24. Minnesota. British Columbia. 1976). 1975). UI. Rachmatsjah Abidin (Ir. Univ. Soerjono Soerjokusumo (Ir. 1989) 27. USA. (MAgr. IPB. 1972).. (MSc. IPB. 1979). IPB. USA. 1980). IPB. (PhD. 1974) 26. Purdue Univ. 1965). 1983) 29. USA. Rahardjo S. 1965). (Prof. (PhD. (PhD.Rudolf C. 1960). 1984).21. (MS.(MF. Tarumingkeng (Ir. IPB. 1980) 33.Tjetjep U. . 1958). Univ.Much. Univ. Yusram Masisyaya (It. Univ.(Prof. USA. (PhD. 1%3). 1976). 1973). (MS. 1973). Tobing (Ir. (MSF. Univ. 1984) 30. 1972). Surdiding R.. 1977) 25. Warsa (Ir. 1983) 28. UI. Wasrin Safii (Ir. IPB. UI. Minnesota. Canada. UPLB. 1983) 34.IPB. Toronto. (MSc. (PhD. 1987) 31. (Dr.T. (PhD..Mardikanto (Ir. USA. Karnasastra (Ir. UPLB. Suparto (Ir. Wisconsin. 1971).Sanusi Wiradinata (Ir. of Washington.(Prof. USA. 1970). IPB. IPB. UI. IPB. IPB. Wisconsin. Japan. 1958).. ITB. Philippines. (MSc. 1958). Pennsylvania State Univ. (MSc. Sadan Widarmana (Ir. Duke. 1973) 32. IPB. Soetrisno Hadi (Ir. 1%6). (MSC. Togar L. IPB. (Prof. IPB. 1973). Tokyo Univ. USA. Univ.R. 1981). Univ. UI. USA. Philippines. Purdue Univ. IPB. 1987) 22. Sucahyo (Ir. USA. 1971) 23.

Zahrial Coto (Ir. 1988) 35.1991) 36. USA. 1975). (MS. Yusuf Sudo Hadi (Ir. Japan. 1977). Japan. Minnesota. (MAgr. IPB. Tokyo Univ.. (PhD. 1978) . IPB. Minnesota.. Nagoya Univ. Univ. (Dr.(Dr. Univ. USA. IPB. 1%9). 1983).

K. 1986) 16. (PhD.6. 1984) 12. (Dr. Illinois. Univ. IPB. Dones Rinaldi (Ir. IPB. 1983): (MS. Jurusm Konservasi Sumberdap Hutan 1. 1987) 2.53. Ekarelawan (Ir. 1988) 11. Budi Hernowo (Ir. 1983) 4. (Dr. IPB. USA. (MSc. Endes N. 1985) 17. Univ. Achmad M. Agus Priyono (Ir. 1978). Undana. (MSc. Nyolo Santoso (Ir. 1975). IPB. 1988) 9. IPB. Rinekso Soekmadi (Ir. 1988) 5. 1985) 15. UI. Haryanto (Ir. USTLJrance. Burhanudin Mas'ud (Ir. IPB. UNDIP. 1963). 1977) 10. 1981). Lilik Budi Prasetyo (Ir. Pakpahan (Ir. 1987) 18. Hadi S. USA). 1974).Ani M. IPB. 1961). Ricky Avenzora (Ir. IPB. IPB. UGM. IPB. Alikodra (Ir. IPB. IPB. 1980). Illinois. Ervizal Amzu (Ir. J. Michigan State Univ. USTL. IPB.S. 1988) . (Prof. (MS. (DEA. Thohari (Ir. IPB. 1978) 14. 1980) 6. (Dra. 1985) 3. UNPAD. IPB. Ishemat Soerianegara (Ir. 1984) 13. Dahlan (Ir. IPB. E. 1985) 8. 1985) 7. IPB. Harini M. Agus Hikmat (Ir.

1%4) 21. 1990) . 1971) 23. 1987). Yahya Abdul Husin (MS. IPB. Yanto Santosa (Ir. Yoyo Ontaryo (Ir. Sambas Basuni (Ir. (MS. 1983). UPS. (DEA. Aryati Muliani (Ir. UPS. IPB. IPB.19. 1983) 24. France. IPB. 1988) 20. IPB. France. IPB. (Dr. Sumaryono Sudargo (Ir. 1981). 1985) 22. Y. IPB.

Pendidikan Fateta IPB mencakup pengembangan aspek-aspek Keteknikan dalam sistem usaha tani untuk meningkatkan produksi pertanian pangan maupun non pangan. Fokus kurikulum Fateta adaiah untuk mempersiapkan sarjana-sarjana yang dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan pertanian baik di bidang pra-panen maupun pasca panen. Apliikasi Keteknikan dan ilmu-ilmu dasar seperti kimia. WAN PENDIDIKAN Ruang lingkup Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB mencakup penerapan ilmu dan teknologi serta dalam pengelolaan sumber daya alam dan tenaga untukkesejahteraan umat manusia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka di Fateta ditawarkan3(tiga) program studi yaitu Keteknikan Pertanian. termasuk aspek-aspek Keteknikan dalam penggunaan tanah dan air serta observasi lingkungan pertanian. Teknologi Industri Pertanian dan . disain dan pengembangan program penunjang industri permesinan. mikrobiologi serta aspek manajemen juga ditekankan pada pengembangan proses di industri serta pengawasan mutu dan manajemen industri pertanian pada umumnya atau industri pangan pada khususnya. explorasi dan penggunaan energi alternatif. FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) 7. biokimia.7.1.

Tehologi Pasca Panen. Darwin Kadarisman. Aman Wuakartakusumah. clan Teknologi Industri Pertanian yang sejak 1990 pengelolaan administrasinya berada di bawah Koordinasi Program Pasca Sarjana IPB. Bambang Pramudya N. MEng Pembantu Dekan I1 : Ir. frsf MSc ~ ~ Pembantu Dekan I : Dr. R.Teknologi Pangan dan Gizi untuk jenjang pendidikan S1. Ir. Ilmu Pangan. Di samping itu untuk jenjang Sz dan S3 ditawarkan program studi Keteknikan Pertanian. Ir.. 7. Machfud.2 ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. M. MS Pembantu Dekan I11 : Ir. MS Kepala Bagian Tata Usaha : Saeful Rizal .

1. Mikrobiologi Pangan . MS 722. MSAE b!~ : Ir. Instrumentasi dan Perbengkelan :Dr. Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian Kepala Lab. Ir. Atjeng Muchlis Syarief. Purwadaria. : Ir. Yanuar J. Ir. Kusen Morgan. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Ketua Sekretaris Kepala Lab. Had K. Jurusan Mekanisasi Pertanian . Kamaruddin Abdullah QW :Ir. Teknik Budidaya Pertanian Kepala Lab. Lingkungan dan Bangunan Pertanian Kepala Lab. MSc : Dr. MAE : Dr. Moelyarno Djojomartono. Gardjito.Ketua Sekretaris Kepala Lab. MSAE : Ir. Energi dan Litrik Pertanian Kepala Lab. Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian Kepala Lab.72. MSA : Dr. Frans Jusuf Daywin.P.

MS :Dr.Kepala Lab. Srikandi Fardiaz. Winiati Puji Rahayu. Srikandi Fardiaz. Deddy Muchtadi. Ir. Ir. MSc ?q : Ir. Biokiia Pangan dan Gizi :Dr. Ir. MSc ?VT . MSc yr~y : Dr.

Ir. Industri pangan : Dr. MSc : Prof. Kimia Pangan Kepala Lab. Kemasan Kepala Lab.Kepala Lab. Ir. MSc . Rizal Syarief. DESS 723. MSc :Sutedja Wiraatmaja. Deddy Fardiaz. Dr. PengolahKepala Lab. Aziz Darwis. Soewarno Tjokrosoekarto MSc : Dr. Irawadi Djamaran : Ir. Pramono Djoko Fewidarto. MS : Ir. Teknik dan Manajemen Industri Kepala Lab. Pengawas Mutu Kepala Lab. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. Ir. MS : Dr. Ir. Bio Industri :Dr. Machfud. A. Teknologi Kirnia Kepala Lab.

Ir. Bambang Djatmiko : Prof. Wachjudin Tjiptadi. Ir. MS . Dr.: Dr.

bangunan dan sarana pertanian. Kurikulum No.Tenaga pengelola. Tenaga peneliti untuk melakukan penelitian dan pengembangan bidang keteknikan pertanian. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 STK 201 Kalkulus I FTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian TEP 201 Statika dan ~inda TEP 202 Mekanika Fluida TEP 214 Perbengkelan AGM 211 Klimatologi Dasar FTP 201 Penerapan Komputer Jumlah: . 3.1. Tenaga desain alat. 4. Tenaga perencana untuk perancangan sistem pertanian di tingkat daerah sampai pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat (policy maker). 2. mesin. jurusan Mekanisasi Pertanian bertujuan untuk menghasilkan Sarjana SI yang mampu mengisi kebutuhan: 1.73. Jurusan Mekanisasi Pertanian Tujuan Pendidikan Kurikulum Program Studi Keteknikan Pertanian. baik suatu sistem dan sarana di daerah pertanian maupun pengelola suatu proses pengolahan industri pangan dan hasil pertanian.

21 sks Semester 4 TEPISTK 203 Matematika Teknik TEP 205 Termodinarnika dan Pindah Panas STK 211 Metode Statistika TEP 212 Menggambar Teknik .

K. Wajib Kelompok (3)* . Wajib Kelompo (2)* Jdah 20119 sks Semester6 TEP 323 Mekanika Mesin TEP 341 Ekonomi Teknik TEP 342 TEP 362 Pengantar Analisis Sistem Energi dan Listrik Pertanian M. 21 sks Semester5 TEP 272 Praktikum Pengetahuan Bahan Konstruksi TEP 311 Kekuatan Bahan TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian TEP 331 TEP 361 Hidrologi Lingk~an M.Kuiikulum Semester 4 (Lanjutan) TEP 231 Ilmu Ukur Wdayah TEP 271 Pengetahuan Bahan Konstruksi TEPISEP 241 Dasar Manajemen JW.

Pilihan(5) * * Jumlah: 18 sks Semester8 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata Profesi 4 TEP 497 Praktek Ket-ja Usaha Tani 4 TEP 498 Seminar Penya'ian Ilmiah 2 TEP 499 ~kri~silMasalah 6 Khusus Jumlah: 16 sks Jumlah Semester 1-8: .Jumlah: 21/22 sks Semester7 TEP 411 Analisis Teknik M.K.

* Daftar Mata Kuliah Wajib Kelompok No. Air dan Tanaman TEP 333 Teknik PengawetanTanah dan Air Sub Program Pasca Panen TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan TEP 352 Teknik Pengolahan Hasd Pertanian TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian . Mata Kuliah Kredit Semester 5 Sub Program Pra-Panen TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah AGR 211 Dasar-dasar Agronomi Sub Program Pasca Panen TEPmG 301 Teknologi PengawetanPangan TIN 311 Tata Letak dan Penanganan Bahan Semester 6 Sub Program Pra-Panen TEP 323 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian TEP 332 Hubungan Tanah.

Mata Kuliah Kredit Semester 7 TEP 323 TEP 352 TEP 421 TEP 422 TEP 423 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian Teknik Pengolahan Hasil Pertanian Er 5 onomika Hu unpn Tanah dan Alat Pertaruan Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 3 3 3 3 (2-3) (2 3) (2 3) (3 0) (2 3) .** Daftar Mata Kuliah Pilihan No.

.. Daftar Mata Kuliah Pilihan Semcstcr 7 (Lanjutan) TEP424 TEP425 TEP431 TEP432 TEP 433 TEP 442 TEP443 TEP 444 TEP451 TEP453 TEP 454 TEP 461 TEP 462 TEP463 TEP 464 TEP471 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian Traktor Pertanian Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya Air % Te .

Mats Kuliah Dasar Umnm (MKDU) No.Drainase Manajemen Tenaga dan MdPertanian Sbm dan Manajemen MekanisasiPtrtanian Penerapan Komputer =Sistem Untuk hdusi paw" Teknik Pasca Panen Tanaman Tanaman Tahunan Energi Alternatif Kontrol Otomatik Listrik PedTeknik Pemanfaatan Energi Rancangan Bangunan Pertanian Pengelohan Limbah Pertanian Matematika Teraparr Pengelompdcan Mata Kuliah BerdPsorlcan Kurikulum Teknologi 1. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia FSM 102 Bahasa Inggeris FSM la Pendidikan Agama .

.

7 %) 3.MKDU (Lanjutan) FSM 117 Pendidikan Pancasila 2 FSM 202 Pendidikan Kewiraan 2 TEPISEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 Jumlah:: 14 (9.2 %) 2. Mata Kuliah Kredit BOT 102 Biologi 3 FSM 207 Pengantar Ilmu Pertanian 1 . Mata Kuliah Dasar Umum Teknik (MM)UT) No. Mata Kuliah Kredit FIS 101 IImu Fisika Dasar 3 FSM 115.116 Ilmu Kimia Dasar I dan I1 6 STK 101. Mata Kuliah Dasar Rhusus (MKDK) No.102 Matematika I dan U 6 STK 201 Kalkulus I 3 TEPJSTK 203 Matematika Teknik 3 TEP Menggambar Teknik 3 Jdah: 24 (15.

AGM 211 Klimatologi Dasar 3 FTP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 FTP 201 Penerapan Komputer 3 TEP 201 Statika dan Dinamika 3 TEP 202 Mekanika Fluida 3 TEP 205 Termodinamika dan Pidah Panas 4 TEP 214 3 TEP 231 Ilmu U ur Wdayah 3 TEP 271 Pen etahuan Bahasa Konstruksi 2 TEP 272 Pra lf tikum Pengetahuan Bahan Konstruksi 1 TEP 311 Kekuatan Bahan 3 TEP 322 Mekanika Mesin 3 Jumlah: 38 (24.8 %) .

Semester 6 9/10 Jumlah: 45/46 (29.8110.4.5 %) 6. Mata Kuliah PelengkapIPendukung (MKPP) No.0 %) 5. Tugas Akhir .3t30. Mata Kuliah Keahlian (MKK) No. Mata Kuliah Kredit SEP 141 SEP 241 STK 211 Pengantar Ilmu Ekonomi Dasar-Dasar ManajemenMetoda Statistika 3 3 3 Mata Kuliah Wajib Sub Program. Semester 5 716 Jumlah: 15/16 (9. Mata Kuliah Kredit TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian 3 TEP 331 Hidrologi 3 TEP 341 Ekonorm Teknik 3 TEP 361 Energi dan Listrik Untuk Pertanian 3 TEP 362 3 TEP 411 An Peean is Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan (5) 15 Mata Kuliah Wajib Sub Program.

(TA) No.5 %) . Mata Kuliah Kredit KKN 399 Kuliah Kerja N ata Profesi 4 TEP 497 Praktek Kerja Asaha Tani 4 TEP 948 Seminar dan Pen ajian Ilmiah 2 TEP 499 SkripailMaaalah Lusus 6 Jumlah: 16 (10.

. pengolahan pangan dan industri pangan.. Lingkungan Hidup Jumlah: 20 sks Semester 4 IPA 221 Kirnia Analitik TPG 212 Kimia Pangan 11 . Aspek-aspek yang mencakup dalam kurikulum Jlllvsan Teknologi Pangan dan Gizi meliputi kimia pangan. JurusanTeknologi Pangan dan Gizi Tujuan Pendidikan Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi (TPG) merupakan bidang studi yang mencakup aplikasi ilmu dasar serta prinsip keteknikan pada seluruh mata rantai penggarapan bahan pangan sejak diproduksi atau dipanen sampai menjadi bahan yang siap masak.2. No. mikrobiologi pangan.73. biokimia pangan dan gizi. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 slis Semester 3 STK 201 Kalkulus I TEP 209 Dasar-Dasar Teknik TPG 211 Kirnia Pangan I lTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian IPA 341 Kim~a Fisika ~oloif TPG 241' Dasar-Dasar Biokimia Pangan PSL.

STK 211 Metode Statistika FIT 201 Penerapan Komputer TPG 221 Mikrobiologi Pangan TPG 242 Metabolisme Zat Kimia TPG 251 Unit Proses Industri Pangan Jumlah: 21 sks .

Kurikuhtm (Lanjutan) Semester5 FTP 301 Metoda Penulisan dan Penyajian Ilmiah TPG 313 Analisa Pangan SEP 241 Dasar-Dasar Manajemen TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan TEP 341 Ekonomi Teknik TPG 352 Prinsip-Prinsip Teknik Pangan SEP 362 Tata Niaga Pertanian Jumlah: 22 sks Semester6 TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I TPG 333 Pen awasan Mutu Pangan TPG 343 Ev 9 uasi Nilai Gizi Pangan TPG 353 Penyimpanan dan Penggudangan Mata Kuliah Pilihan I* Mata Kuliah Pilihan 11* 3 3 Jurnlah: 19 -20 sks Antara Semester 6 7 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata 4 Jumlah: 4 sks Semester7 TPG TPG TPG TPG 422 423 434 435 .

TPG 454 TPG 498 TIN 201 Teknolo Fermentasi Sanitasi f' ndustri Pangan Teknologi Pengolahan Pangan I1 Penilaian Dengan Indera Pengemasan Pangan Sermnar Kewiraswastaan Mata Kuliah Pilihan 111* 1 .

11 dan 111 No.Kiuikulum (Lanjutan) Antara Semester 7 8 TPG 455 Pengenalan Industri Pangan Alternatif: 3 1. Internship 3 3 (1-6) Jumlah: 6 sks Semester8 TPG 499 SkripsilMasalah Khusus 6 Jumlah: 6 sks Jumlah Semester1 8: 150 -153 sks * Daftar Mata Kuliah Pilihan I. KuliabPraktek 2. Mata Kuliah Kredit Semester6 Pilihan I dan I1 TIN 344 Statistika Industri TIN 402 Perencanaan Proyek dan Industri STK 332 PerancanganPercobaan SEP 317 Ekonomi Perusahaan TEP 342 Pengantar Analisis Sistem BDP350 Tanaman Holtikdtura Hasii-Hasil Perairan Lainnya ang die tujui Dosen ~ernblmling I Jurusan 3 (2-3) Semester 7 Pilihan 111 TIN 311 Satuan Operasi TEP 453 Teknik Pendinginan TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan TPG 400 Tugas Khusus dari Dosen Pembimbing 1 -3 TEPISTK .

501 Matematika Terapan 3 (2 -3) Lainnya yang disetujui Dosen Pemblmbing I Jurusan 3 (2 3) .

merancang dan hengembangkan berbagai peralatan dan proses industri pertanian. Menggunakan. mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam peke rjaan pada industri basis pertanian. tanggap terhadap perkembangan. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Tujuan Pendidikan Sewa umum adalah mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang berjiwa Pancasila serta memiliki kemarnpuan teknis dan manajerial di bidang Argo Industri. melaksanakan. Merencanakan. berdediiasi. menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dari sumber darn nabati dan non nabati. Seorang Sarjana lulusan Jurusan Teknologi Industri Pertanian diharapkan mempunyai kemarnpuan: 1.733. 3. Kirrikulum No. 2. Merencanakan. mengelola.ilmu dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 Jumlah 36 sks Semester 3 TIN 202 Kakulus 3 (3 -0) FIT 200 Pengantar Teknologi Pertanian TIN 231 Menggambar Teknik TIN 211 Dasar Teknik Kimia TIN 212 Peneetahuan Bahan Industri TIN 201 Kewuaswastaan TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia .

Jumlah: 21 sks Semester 4 TIN 232 TIN 203 Pengemasan Metode Statistika TIN 204 TIN 222 TIN 205 Penerapan Kom uter Mikrobiologi lnlustri Teknik Tatawa Ker'a TIN 206 Manajernen personaka .

Kunlaclurn -Semester 4 (Lanjutan) TIN 213 TIN 241 Kimia Fiika Ketenagakerjaan dan 3 (2 3) Keselamatan Kerja 2 (2 -0) Jumlah: 22 sks Semester 5 MEP 271 TIN 301 Kekuatan Bahan Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (3 -0) TIN 341 TIN 311 TIN 305 FTP 301 Pengawasan Mutu Satuan Operasi Penelitian Operasional I Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah Mata Kuliah Piliian M/C (2) 6 1 (1 0) Jumlah: 22 sks Semester6 TIN 331 TIN 302 TIN 421 Peralatan Industri Pertanian I Statistika Industri Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Mata Kuliah Pilihan M/C (4) 3 3 12 2 -3 Y31 (2 -3) Jumlah: 21 sks .

Semester7 TIN 401 Perencanaan Proyek dan Industri TIN 411 Satuan Proses : TIN 341 Ekonomi Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan AB/C (3) 9 3 -0 18 sks Semester8 TIN 498 Seminar 1 KKN 399TIN 497 TIN 499 Kuliah Ke rja N ata Profesi ~kri~si/~d wusus 4 6 Jumlah: 11 sks Jumlah Semester 1 8: 151 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester 5 TIN 303 Ekono~ili Industri TIN 304 Matematika Industri TIN 312 Teknologi Polimer TIN 3U Teknologi Kulit TIN 314 Teknologi Hail Hewan dan Ikan TIN 312 Industri Mikrobial 3 Y31 2-3 Semester 6 TIN 306 TIN 307 TIN 316 TIN317 TIN 318 TIN 319 TIN 320 Analisa Keputusan dan Sistem Informasi 3 (3 -0) Perencanaan dan Pengendalian Produksi 3 (3 -0) Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dm .Mata Kuliah Pilihan A/B/C No.

Lemak Teknologi Pati Teknologi Gula Teknolo Minyak Atsiri dan Kosme 8 3 (2 3) Semester 7 TPG 313 TIN 334 TIN 403 TIN 412 TIN 413 TIN 432 TIN 433 TIN 422 TPG423 TIN315 Instrumentasi Laboratorium Teknik Optimasi Lanjutan Teknolw Air Industri Teknologi Bahan Penyegar Pe emasan 11 33 Per tan Industri Pertanian II Teknologi Limbah Industri Teknologi Fermentasi Teknologi Emulsi .

Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) No. No. Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK) MKDK terdiri dari Mata Kuliah Dasar Teknologi dan Mata Kuliah Dasar Pertanian. Mata Kuliah Kredit STK 101 STK 102 FIS 101 FSM FSM BOT SEP 115 116 102 121 FSM 206 Matematika I 3 .Pengelompokan Mata fitliah Mata kuliah dikelompokkan berdwrkan Kurikulum Inti Program Pendidikan Sarjana Bidang Teknologi dan Pertanian sebagai berikut: 1. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia 2 FSM 102 Bahasa Inggris 3 FSM 108-112 Agama 2 FSM 117 Panwila 2 FSM 20'2 Kewiraan 2 TIN 201 Kewiraswastaan 2 Jumlah 13 sks 2.

Matematika 11 3 Fiika Dasar I 3 Kimia Dasar I 3 Kimia Dasar I1 3 BiOIT 3 Sosio ogi Pedesaan 3 Pengantar Ilmu Pertanian 2 .

. atacara Ke rja Dasar Teknik Kimia Pengetahuan Bahan Industri Kim Fia Dasar Rekayasa Biokimia Menggambar Teknik Pengemasan Satuan Operasi Peralatan Industri Pertanian I Pengawasan Mutu Satuan Proses Pengetahuan Bahan Teknik Jumlah: 71 sks .MKDK (Lanjutan) SEP 141 TINm TIN203 TIN 204 TIN 205 TIN 211 TIN 212 TIN 213 TIN 221 TIN 231 TIN 232 TIN311 TIN 331 TIN341 TIN411 TEP 271 Pe antar Ilmu Ekonomi ddus Matode Statistika Penera an Komputer Teknik '.

Mata Kuliah Kredit TIN U)6 TIN 222 TIN 241 TIN 301 TIN 302 TIN 305 TIN 321 TIN 341 TIN 401 Manajemen Personalia Mikrobiologi Industri Ketenagakerjaan dan Keselarnatan Ke rja Tata Letak dan Penanganan Bahan Statistik Industri Penelitian Operasional Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Ekonomi Teknik Perencanaan Proyek dan Industri Pilihan A/B/C 2 4 2 3 3 3 3 3 3 24 Jumlah: 50 sks .3. Mata Kuliah Keahlian (MKK) No.

Mata Kuliah Kredit TIN 312 TIN 313 TIN 314 TIN 315 TIN 316 TIN 317 TIN 318 TIN319 TIN 320 TIN 412 TIN 413 TeknologiPolimer .4. Mata Kuliah Kredit KKN 339 TIN 497 TIN 498 TIN 499 Kuliah Ke rja Nyata Profesi Seminar Skripsi 4 1 6 Jumlah: 11 sks Dabr Mata Kuliah Pilihan Kelompok A No. Mata Kuliah Penunjang (MKP) No. Tugas Akhir No. Mata Kuliah Kredit FI'PU10 FTP 301 TPG 313 Peneantar Teknologi Pertanian ~etvode Penyajian flmiah 3 1 TIN 334 Instrumentasi Laboratorium 4 5.

Teknologi Kulit Teknologi Hasil Hewan dan Ikan TeknologiEmulsi Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dan Lemak TeknologiPati TeknologiGula Teknologi Minyak Atsiri dan Kosmetika TeknologiAir Industri Teknologi Bahan Penyegar .

Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok B No. Mata Kuliah Kredit TIN TIN dan TIN TPG 322 Industri Miobial 331 Penyimpanan Penggudangan 422 Teknologi Limbah Industri 423 Teknologi Fermentasi . Mata Kuliah Kredit TIN 303 Ekonomi Industri TIN 306 Analisa Ke~utusan r -~ ---Informasi 3 (2 -3) TIN 307 Perencanaan dan Penrrendalian Produksi w TIN 403 Teknik Optimasi Lanjutan TIN 431 Imttwnentasi TIN 433 Peralatan Industri Pertanian II Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok C No.

gesekan. Penggunaan biiangan kompleks untuk menyelesaikan persamaan diferensial Iinier. H. transformasi linier dan sifat-sifatnya. rotasi. sistem persamaan diferensial linier. prinsip momentum.7. analisa dimensi dan "similitude".1. matriks dan determinan. Jurusan Mekanisasi Pertanian TEP 201 Statika dan Dinamika 3 (2 3) Memberikan dasar pengetahuan meliputi defrnisi. aliran fluida "compressible" dan "ideal incompressible".M. statik. vektor dan ruang vektor. sentroid. Bambang Pramudya TEP 202 Mekanika fluida 3 (2 3) Pemberian dasar-dasar pengetahuan fluida. momen inersia dan kerja semu serta analisa dinamis dari pergerakan linier. Azron Dhalhar Staf TEP . kinematika gerakan fluida.4. Analisa statis gayagaya sebidang dalam rung. prinsip sertateori mekanika dalam bidang Keteknikan. aliran fluida dalam pipa dan saluran terbuka. Aris Priyanto Staf TEPISTK 203 Matematika Teknik 3 (3 0) Persamaan diferensial linier. kerja dan energi. aliran fluida nyata. contoh-contoh.

entropi dan energi bebas. I1 dan IiI. entalpi. "boundary layern. Keadaan untuk sistem tertutup. Tennodinamika sistem tidak seimbang. Had1 K. Pindah panas secara konveksi. Gas ideal dan panas jenis. Keadaan seimbang dan tidak seimbang. aliran permukaan dan aliuan dalam pipa. Sistem tergumpal (lumped system). cair dan gas.205 Termodinarnika dan Pindah Panas 4 (4 0) Sifat-sifat zat padat. Purwadaria . Pindah panas cara konduksi: satu dimensi dan dua dimensi. Penerapan prinsipprinsip termodinarnika dalam proses pindah panas. Perubahan fase. Hukum term odinamika I. kapasitas panas. Konveksi paksa dan konveksi bebas. Pindah panas secara radiasi.

mengenal bahan teknik dan konstdsi saniter. jenis alat penggerak. &mendong TEP 212 Meowbar Teknik 3 (2-3) Mengetahui tentaog perlengkapan dan bahan menggambar. gambar komposisi dan terinci serta gambar ke rja. J. kompresor. Kusea Morgan Staf FlT 201 Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. Standardisasi bahan baku untuk bangunan dan mesin. ketel uap. Macam-macam toleransi dalam pengerjaan bahan. alat-alat dan kinematika mesin. ngangkutan. pemindahan tenaga mekanik. pompa. perangkat keras dan perangkat . metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal.TEP 209 Dasar-dasar Teknik 3 (2 -3) Pengenalan umum dam-dasar teknik dan penerapannya untuk industri pangan. Analisis dimensi. sistem pe. gambar teknik mesin.

Moeljarno Djojomartono Staf TEP 214 Perbengkelan 3 (2 4) Pengenalan bahan konstruksi. Cara-cara memotong logam. mengelas (listrik dan karbit). Penerapan komputer untuk masalah dalam bidang teknologi pertanian. jenis-jenis mesin clan perlengkapan perbengkelan. mematri dan mengebor. Kusen Morgan Staf .lunak. . Pemrograman komputer dengan bahasa FORTRAN dan BASIC. tata letak serta manajemen bengkel. (masinal dan manual). gerinda. instrumeptasi perbengkelan.

TEP 231 Ilmu Ukur Wilayah 3 (2 4) Pengertian. teori dan perhitungan gali dan timbun. sudut dan luasan. tegangan geser. &P Spei Star TEP 271 Pengetahuan Bahan Eonstruksi 2 (2 0) Dasar-dasar dan konsep kekuatan bahan mencakup antara lain tegangan tarik dan tekan. prinsip kerja dan pemeliharaan bagian-bagian motor bakar serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian motor bakar dan traktor pertanian. Teori kesalahan dan penggunaan alat-alat ukur wilayah: pengukuran jarak. motor bakar dan traktor sebagai sumber tenaga tarik di bidang pertanian. ruang lingkup dan pcinsip dasar pengukuran wilayah. hewan. Gardjito Star TEP 321 Motor Balrar dan Tenaga Pertanian 3 (2 3) Tenaga manusia. Penerapan kekuatan bahan dalam sambungan las. sentroid dan momen kelembaban dari bidang dasar. Balok dan lendutan. Pengukuran beda tin& pemetaan topografi. Fungsi. gaya gestr bang dan momen lentur. sambungan paku keling dan silinder berdinding tipis. Hubungan penggunaan alat ukur wilayah dalam keteknikan pert-n. .

EN. Pengertian toleransi dan "allowancen. tegangan yang diakibatkan serta pemilihan bahan untuk konstruksi. Kecepatan kritis serta persyaratan penyaluran tenaga. Sembiring S taf TEP 322 Mekanika Mesin 3 (3-0) Menganalisa tegangan dan renggangan multiaksial. Kasen Morgan Star . Penentuan gaya yang diperlukan untuk bermacam-macam %tn. Penentuan tegangan pada bahan berubah.

Hidrologi air bawah tanah. intensitas dan frekuensi dan pendugaan aliran permukaan maksimum serta empiris. Proses infdtrasi dan perhitungannya. Macam-macam bentuk dan kapasitas serta alat-alat yang digunakan untuk pengolahan dan penyimpanan lahan pertanian. penerapan dan perencanaan penggunaan alat-alat budidaya pertanian. hubungan . karakteristik aquifer dan penerapannya dalam pengembangan air tanah. Air dan Tanaman 3 (3 0) Sifat-sifat 6sii dan dinamika tanah. analisis curah hujan. konsep air tanah dan energi air tanah. kurva karakteristik air tanah. R Godfried Sitompul Staf. analisis hidrograf untuk perencanaan pengembangan sumber air permukaan. Mekanisme dan bentuk dari alat-alat panen. Aliran air tanah. Penelusuran banjir (flood routing) dan penerapannya. TEP 331 Hidrologi 3 (3 0) Pengetahuan tentang daur hidrologi.TEP 233 Mat dan Mesin Budidaya Pertanian 3 (2 3) Macam-macam alat budidaya pertanian. Dedi Kusnadi star TEP 332 Hubuqp Tanah.

bangunan pengendalian erosi dan sedimentasi. macam-macam teknik pengendalian erosi dan sedimentasi. proses erosi. pengukuran dan pendugaan erosi.air tanah dengan tanaman serta usaha-usaha untuk mengatasinya. strategi pengendalian erosi serta sedimentasi. Sukandi Sukartamadja Staf . Soedodo HardjoamidJojo Staf TEP 333 Teknik Pengawetan Tanah dan Air 3 (3 0) Macam-macam erosi.

Hadi K. Barnbang Pramudya Staf TEP 342 Pengantar Analisis Sistem 3 (3 0) Ruang lingkup statis. proses pemanasan dan pendinginan. dan pencampuran.TEP 341 Ekonomi Teknik 3 (3 0) Hubungan antara nilai uang dengan waktu dan tingkat modal. proses pemisahan. Moeijarno Djojornartono S taf TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan 4 (3 4) Mempelajari penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan pangan. Analitsis biaya alat dan mesin pertanian. reologi pangan. "BC ratio" dan "Break Even Point". termodinamika proses pembekuan pangan. Dasar-dasar perencanaan dengan jaringan ke rja. CPM dan PERT serta penerapannya. Pokok-pokok bahan kuliah yang dibahas adalah kinematika reaksi dalam bahan pangan. pengeringan. Evaluasi proyek. CPM. Pumadaria Staf TEP 352 Teknik Pengolahan Hasil Pertanian 3 (2 . pengentalan. Pengenalan terhadap analisis sistem dan beberapa contoh pnerapannya di bidang mekanisasi pertanian. Analisis pemilian alternatif dengan beberapa metoda seperti LP. Dasar-dasar "linier programming" dan penerapannya. serta penggunaannya dalam analisis ekonomi.

uap air dan bahan hayati. Syarief Staf . Prinsip pindah panas dan massa diterapkan dalam pengeringan dan pendinginan serta penyimpan hasil pertanian dalam gudang lingkungan terkendali (controlled atmosphere storage). Atjeng M.3) Penerapan prinsip dasar keteknikan dalam pengolahan hasil pertanian. sortasi dan pemutuan. Sifat-sifat udara. sihan. Perhitungan sederhana mengenai kapasitas alat dan mesin serta anaiisa biaya operasinya. pember-. di antaranya pendngan (size reduction).

dasar-dasar pengendalian keadaan lingkungan ruangan secara alamiah dan mekanis serta penerapannya pada produksi ternak dan tanaman serta fasilitas penyimpanan hasil pertanian. Kamaruddin Abdullah Staf TEP 362 Pengukuran Lingkungan 3 (2 3) Uraian mengenai konfigurasi umum dan fungsi dari instrumen pengukur. Analisis . alat pengindera (transducer) para dan penguat. Teknologi penggunaan energi listrik di bidang kpertanian dan untuk daerah pedesaan. Susilo Sarwono Staf TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar perencanaan fungsional bangunan pertanian dan lingkungannya antara lain meliputi perencanaan pusat kegiatan usaha tani (farm stead). Macam-macam sumber energi primer serta teknologi pemanfaatannya. Gardjito Staf TEP 411 Analisa Teknik 3 (3 0) Pembinaan logika. Sistem instrumen analog dan digital. analisa sebab dan akibat serta penerapan peubah penentu bagi suatu rancangan.TEP 361 Energi dan Ustrik Pertanian 3 (2 -3) Pengkajian kembali hukum termodinamika I dan I1 serta konsep dasar mengenai energi. Pendayagunaan sumber energi di sektor pertanian konversi energi listrik. Metoda dan instrumen untuk mengukur besaran-besaran yang penting di bidang keteknikan pertanian. Analisa kerja serta penjabaran secara matematis suatu bentuk desain.

H. Azron Dhalhar S taf .dimensi dan pengembangan model.M.

biomekanik. Mekda roda ban. "Drawbar puIln dan "drawbar power". intrepometri.TEP 421 Ergonomika 3 (2 -3) Sistem orang-peralatan dan lingkungan kerja. "Bearing force" dan "ground pressure". Efisiensi traksi. mental dan fisik. Traksi. Tieneke Mandang Sta f TEP 423 Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 (2 3) Macam-macam lahan yang tersedia untuk perluasan areal pertanian. Frans Jusuf Daywin S taf . Kusen Morgan Staf TEP 442 Hubungan Tanah dan Alat Pertanian 3 (3 0) Sifat-sifat dan mekanik tanah. Beberapa metoda dan alat pembukaan dan penyiapan lahan. Penerapan ergonomi dalarn rancangan alat dan mesin pertanian serta perencanaan tata-letak. Slip roda ban dan roda rantai. Faktor-faktor yang mempengar. Koefisiensi traksi. daya persepsi.uhi pemilihan metoda dan alat pembukaan lahan. Tahan dan gelindingan. Pengembangan lahan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Fisiologi dan psikologis dalam hubungannya dengan kenyamanan dan keselamatan ke ja. Beban tahan tanah. Kenyamanan dan keselamatan kerja yang mencakup aspek ergonomi.

Mahasiswa diberipekerjaan rumah serta merancang dan membuat prototipe alat pertanian.TEP 424 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Perlunya pengembangan alat pertanian. Dasar perancangan. pengerjaan panas. pengerjaan dingin dan pengamanannya. Kunjungan ke pabrik alat pertanian merupakan pelengkap. dasar ilmu logam. .

teknik pengembangan dan pengelolaan sumber daya air. rancangan hidrolik. dan persyaratan kualitas. irigasi permukaan. perencanaan sistem drainase.TEP425 Traktor Pertanian 3 (2 3) Bagian-bagian utama dari berbagai jenis traktor pertanian. teknik perencanaan pemanfaatan sumber daya air (aplikasi sistem analiiis). . TEP432 Irigasi dan Drainase 3 (3 0) Kebutuhan air untuk tanaman. Sembiring S taf TEP431 Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan 3 (3 0) Sumber Daya Air Berbagai macam keperluan air. drainase untuk pertanian. EN. bangunan irigasi. irigasi curah. macam-macam sumber air. Faktor-faktor dari rancangan traktor dalam hubungannya dengan operasi dan traksi serta prosedur pengujian penampilan teknis traktor sebagai sumber tenaga tarik. irigasi "trickle". pompa untuk irigasi. Achmadi Staf TEP442 Manajemen Tenaga dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Pengukuran kapasitas lapang.

Kemampuan dan penentuan ukuran dan alat pertanian. Analisis biaya alat dan mesin pertanian. penggantian alat dan mesin pertanian serta pemilihan jenis alat dan mesin yang diperlukan. Kebutuhan tenaga. Moeljarno Djojomartono Staf . Bambang Pramudya TEP443 Sistem dan Manajemen Mekanisasi 3 (3 0) Pertanian Penjabaran masalah-masalah di dalam usaha pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. Perencanaan sewa dan pembelian. Diskusi dan analiiis beberapa contoh nyata pada pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. Dasar-dasar penerapan analisis sistem serta manajemen pada berbagai bentuk mekanisasi pertanian.peningkatan efisiensi lapang.

Kainaruddin Abdullah Staf . "jet cooling". dan termoelektris. Analisis "break evenv peramalan penjualan. Moeljarno Djojomartono Staf TEP 451 Analisis Sistem Untuk Industri 3 (3 0) Pangan Penerapan teknik penelitian operasional dalam pengelolaan proses pengambilan keputusan untuk industri pangan. pembuatan dan penggunaan paket-paket program penting.TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan 3 (2 -3) Pemrograman komputer lanjutan dengan bahasa BASIC dan FORTRAN. absorpsi. Pengukuran beban pendinginan serta penerapahnya di bidang pertanian. Dasar. Optimasi pengangkutan. Pumadaria Staf TEP 453 Teknik Pendinginan 3 (3 0) Dasar-dasar metode pendiian seperti kompresi. Hadi K. Penerapan paket program dalam simulasi dan analisis di bidang mekanisasi pertanian. Pengendalian produksi dan penanaman modal. Pembahasan masalah-masalah pokok tentang sistem penanganan pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Penerapan pemrograman linier dan pemrograman intejer dalam masalah produksi pangan. Putwadaria TEP 452 Teknik Pasca Panen Tanaman Pangan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam penanganan pascapanen tanaman pangan. Hadi K. Pengelolaan bagian penelitian dan pengembangan.

Pembahasan ditekankan pada penggunaan alat dan mesin pengolahan. penyimpanan dan penaanganan hasil tanaman tahunan. Diperkenallcan standar mutu bahan baku dan hasil olah serta penerapannya terhadap rancangan alat dan mesin. fasilitas penyimpanan serta penanganan hasil.TEP 454 Teknlk Pasca Panen Tanaman Tahunan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan. .

penyebaran dan pemasangan energi listrik. 'Susilo Sarwono Staf TEP 463 Listrik Pedesaan 3 (2 -3) Penguasaan akan penggunaan listrik di bidang pertanian dan untuk daerah pedesaan mulai dari sumber tenaga pembangkit listrik. Nirwan Siregar TEP 464 Teknologi Pemanfaatan Energi 3 (3 0) Mengevaluai aspek teknis pemanfaatan energi dengan pandangan ke arah pemanfaatan yang optimal dengan menggunakan ekonomi teknik. penyaluran. struktur/konstruksi dari ba- . Pemanfaatan listrik untuk tenaga gerak dan proses termal. Dasar. Sistem kemudi mekanika dan elektrik.dasar listrik dan elektronika yang digunakan dalam sistem kemudi. Kamaruddin Abdullah TEP 462 Kontrol Otomatik 3 (2 -3) Uraian mengenai prinsip-prinsip dasar dan penerapan sistem kemudi dan kontrol otomatik dalam bidang pertanian dan industri. Kohar Irwanto TEP 471 Rancangan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Pengenalan bentuk dan macam. Berbagai sistem kemudi dan kontrol otomatik secara elektrik (elektronik) yang digunakan di bidang pertanian dan industri. Pemanfaatan sumberdaya darn untuk listrik pedesaan. karakteristik serta rancangan dari alat dan mesin yang digerakkan oleh energi alternatif. Teknik perhitungan "life cycle cost" dan penghematan dalam menentukan ukuran biaya efektif dari pemanfaatan energi dalam bidang pertanian dan industri.TEP 461 Energl Alternatif 3 (3 0) Peranan energi alternati dewasa ini.

ngunan pertanian. Gardjito Stat . baja. rancangan struktural. dasar-dasar analisisJperhitungan dari konstruksi kayu. dan analisa biaya. dan beton yang digunakan pada bangunan pertanian.

Staf TEP 499 Masalah Khusus 6 Masalah khusus merupakan tugas akhir untuk melengkapi syarat kelulusan sarjana dalam program studi keteknikan pertanian. TEPISTK 501 Matematika Terapan 3(2 -3) Analisa matematika untuk memecahkan persoalan yang menyangkut keteknikan pertanian terutama dalam teknik pembuatan model matematika dan simulasi. dan 2) rancangan industri pertanian. peubah khayal. Ruang lingkup meliputi persamaan diierensial biasa dan parsial. seminar masalah khusus dari pustaka atau seminar masalah usulan penelitian. Staf TEP 498 Seminar 1 (1 0) Cara-cara penyajian ilmiah dalam bentuk seminar. . dan analisii sistem. Tugas akhii tersebut dapat berupa:1)rancangan. Jurusan mekanisasi pertanian. alat atau mesin pertanian.TEP 473 Pengelolaan Limbah Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar pengelolaan limbah pertanian untuk pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatannya. Setiap mahasiswa ditugaskan membawakan seminar masalah khusus. uji performansi.

Kamaruddin Abdullah star .wlis'is getaran. panas. aliran dan lain-lain. Praktikum ditujukan untuk pemakaian dan pembuatan program komputer.

lipida. sistematika "ago based industry". Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi TPG 211 Kimia Pangan 1 2 (2 0) Pengetahuan tentang komposisi. dan dalam pembangunan nasional. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari airles. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kimiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan airies. teknologi industri dan teknologi pangan dan gizi dalam pengembangan teknologi. DaIam mata kuliah ini akan dibahas pula konsep industri pertanian (agroindustri) dan peranan teknologi pertanian dalam agroindustri. reaksi-reaksi kimia. Monang Manullang ETP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 (3 0) Pengantar Teknologi Pertanian mengenalkan konsepkonsep dasar tentang teknologi pertanian dan unsur-unsurnya sebagai bidang teknologi dan bidang profesi. dan enzim serta fungsinya di dalam bahan pangan. karbohidrat. dalam pengembangan IPTEK. karbohidrat. Soewarno . serta keterkaitannyda pada bidang teknologi dan bidang profesi lainnya.42.7. peran ilmu keteknikan (engineering) dalam teknologi pertanian. makro molekul protein. lipida. sejarah dan prospek teknologi pertanian. peranan mekanisasi. struktur. interface teknologi pertanian dengan sektor pembangunan. Materi kuliah meliputi pengertian. protein dan enzim.

Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kiiiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan pigmen. Monang Manullang . vitamin. flavor. Soekarto TPG 212 Rimia Pangan I1 2 (2 0) Pengetahuantentang komposisii struktur.T. mineral. flavor. vitamin. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari pigmen. kandungan yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki. reaksi-reaksi kimia. mineral. kandungan makanan yang diehendaki dalam bahan pangan (toxin). pangan jaringan.

Sintesis makromolekul dan biokimia gen. mikroba sebagai penyebab kerusakan dan perubahan-perubahan lain pada bahan pangan. dilanjutkan dengan bioenergetika: transport elektron dan fotosintesis. Air dan peranannya di dalam reaksi biokimia. hemoglobin dan sebagainya. diserap oleh organ tubuh. Biokimiawi. vitamin dan mineral dicerna. Maggy T. mikrobiologi pangan akan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rnikroba pada bahan pangan. dengan contoh-contoh mikroba yang umum terdapat di daiam bahan pangan. dan disalurkan ke sel-sel tempat berlangsungnya proses metabolisme. Srikandi Fardiaz TPG 241 Dasar-dasar Biokimia Pangan Organel sel dan fungsi biokimianya. aplikasi biokimiawi di dalam pangan. asam amino dan penentuan deret. protein. lemak. serta jenis mikroba patogen yang mungkin terdapat pada bahan pangan dan akibat-akibat yang ditimbulkannya. siklus Krebs. Suhartono TPG 242 Metabolisme Zat Gizi Mata kuliah metabolisme zat gizi bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai bagaimana zat gizi karbonhidrat. Protein khusus: enzim. Glikolisis. klasifikasi mikroba serta sifatsifat fisic!oginya. protein.TPG 22 1 Mikrobiologi Pangan 4 (3 3) Mikrobiologi Pangan mencakup mikrobiologi dalam organisme prokariotik dan eukariotik. Enzim-enzom yang terlibat serta faktor pelancar dan penghambat metabolisme akan didiskusikan secara .

Maggy T. Diskusi kuliah mencakup juga masalah gizi yang ada hubungannya dengan kekurangan. Suhartono TPG 251 Unit Proses Industri Pangan 3 (2 3) Prinsip-prinsip proses dan kerja peralatan yang diterapkan dalam industri pangan sejak bahan mentah diterima di pabrik .umum. kelebihan zat gizi dan kesalah metabolisme.

pemisahan secara mekanis dan fiik. pendinginan dan pembekuan. sortasi. dan penanganan limbah. Proses konversi bentuk dan ukuran meliputi pengecilan dan pembesaran ukuran. Gambar dan Lampiran membuat pustaka. Proses awal meliputi pembersihan. Aman Wirakartakusumah TPG 301 Metoda Penyajian Ilmiah 1 (1 0) Karya ilmiahlbentuk skripsi atau bentuk makalah lain merupakan tugas yang harus diselesaikan mahasiswa pada akhiu masa perkuliahannya sebagai salah satu syarat kuntuk memperoleh gelar sarjana. protein. homogenisasi. grading dan penyimpanan pangan solid dan liquid.sampai selesai diolah menjadi produk akhir. dan beberapa mikromolekul yang terdapat dalam bahan pangan antara lain vitamin C. Dalam mata kuliah ini dibahas pula garis besar . Sanitasi pabrik. khromatografi dan spektrokopi terhadap komponenkomponen seperti air karbohidrat. lemak. M. mineral. penutupan makanan dalam kaleng. Proses pengawetan meliputi pemanasan. pigmen. wea sitasi dan sebagainya. dan sebagainya. riboflavin. Proses pengisian. vitamin. Pencampuran. Dedi Fardiaz TPG 313 Anaiisa Pangan 4 (2 6) Pexlggunaan teknik-teknik analiia khususnya analisa kimia bahan pangan baik mentah maupun olahan termasuk metode gravirnetri. Dalam mata kuliah ini disajikan peraturan-peraturan dalam pengetikan dan penyajian data termasuk pembduatan Tabel. zat tambahan kimia. labelling.

komponen. sifat fiik kimia. Dedi Fardiaz TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan 4 (3 -3) Mata kuliah Pengetahuan Bahan Pangan alami asal nabati. morfologi. histologi.penganalisaan dengan menggunakan instrumen-instrumen mutakhir. proses produksi. hewani dan ikan. Ulasannya meliputi aspek-aspek sumber. varietas~breedjras. klasifiasi serta perlakuan dan persiapan untuk pemasaran sehingga dapat . terutama yang diproduksi dalam negeri atau yang mempunyai arti perdagangan international.

gizi dan akseptabilitas produk. Materi praktikum sejauh mungkiin mencakup materi kuliah dengan maksud memberikan keterampilan dan pengenalan kegiatan industri pengolahan. rempah-rempah. aspek-aspek mutu (kirnia. pengalengan buah-buahan (fruits canning). susu dan ikan. pektin. mengembangkan dan membina mutu produk pangan. kembang gula. pasta. crackers. Tien R. makaroni.pemanfaatan untuk industri. pembuatan gula. sari buah. mie. Kuliah memberikan konsep-konsep dan teori yang melandasi pengembangan dan pengawasan mutu dan standarisasi. penyegar. biji-bijian.mengarahkan. buah-buahan. Pengolahan bahan pangan dilakukan atas dasar kesamaan sifat atu sumber. jam-jelly. Muchtadi TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I 4 (3 -3) Aplikasi prinsip kimia. mutu. sumber gizi dan perdagangan. yaitu umbi-umbian. Pengolahan terutama meliputi baik produk yang biasa diolah di Indonesia maupun yang biasa diproduksi secara modem dari bahan mentah utama yang berasal dari bahan nabati. Tien R Muchtadi TPG 333 Pengawasan Mutu Pangan 3 (2 -3) Pengenalan sifat-sifat produk serta segala aspek yang berkaitan dengan mutu memberi bekal kemampuan mengenali. . melaksanakan uji. Materi kuliah mencakup antara lain: penggilingan. sayursayuran. krupuk. mikrobiologi dan ketekniian (engineering) dalam proses pengolahan pangan dengan memperhitungkan/mempertimbangkan aspek-aspek sanitasi. pengolahan pati menjadi roti. pengenalan faktor-faktor mutu. fisika. pengeringan biji-bijian. daging. telur.

sampling dan statistika dalam pengawasan mutu. Soekarto TPG 343 Evaluasi Nilai Gizi Pangan 3 (2 -3) Mata kuliah Evaluasi Nilai Gizi Pangan bertujuan memberikan pengertian kepada para mahasiswa tentang faktor-faktor . pembinaan clan instusi mutu. Soewarno T. organoleptik).mikrobiologi. pengendalian dan pengawasan mutu dalam industri dan perdagangan.

dan "thermal process". Dalam mata kuliah ini dibahasprinsip. seperti kehilangan vitamin dan mineral serta kerusakan protein dan lemak dalam pengolahan bahan pangan dan efek positif pengolahan pangan terhadap nilai biologisnya. metode-metode analisa nilai gizidan biologis pangan. prinsip-prinsip nutrifikasi dan produk-produk pangan baru. Aman Wirakartakusumah TPG 353 Penyimpanan dan Penggudanpn 3 (2 3) Pemberian mata kuliah ini bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai pentingnya penyimpanan dan penggudangan sebagai salah satu mata rantai dalam penanganan pasca panen di mana susut dan kehilangan bahan pangan khususnya biji-bijian dan hasil olahamya sering terjadi baik berupa kehilangan mutu maupun kualitasnya. yang disebabkan oleh serangan serangga. refrigerasi. dehidrasi.yang mempengaruhi nilai gizi dari bahan pangan dan makanan. evaporasi. wa dan teknik-teknik penyimpanan dan penggudangan. "heat and mass transfer". unit. M. rodenta dan hama-hama lain serta kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas biologis dari bahan itu sendiri serta pengaruh lingkungan. Dengan demikian diharapkan para mahasiswa dapat mengevaluasi nilai gizi dan biologis dari suatu produk pangan yang dihasilkan melalui wa pengolahan bahan pangan tertentu. mikroba. "fluid flow". Deddy Muchtadi TPG 352 Prinsip-prinsip Teknik Pangan 4(3 -3) Mempelajari aspek-aspek keteknikan dalam teknologipangan yang mencakup pengertian-pengertian dimensi. "material energy balance" thermodinamika. Dalam mata kuliah ini dipelajari juga mengenai senyawa-senyawa anti metabolik yang terbentuk selama pengolahan dan yang terdapat secara alamiah. pembekuan. termasuk pengendalian hama dan lingkungan. pemulihan jenisttipe dari wadah penyimpanan .

dan bangunadstruktur penyimpanan. Rizal Syarief .

isolasi dan seleksi mikroba untuk fermentasi.TPG 422 Teknologi Fermentasi 3 (2 -3) Sejarah dan perkembangan fermentasi. Di dalam mata kuliah ini juga akan dibahas mengenai polusi dan sanitasi air termasuk wa pemeriksaan air. bahanbahan dan organisasi suplai makanan di beberapa negara. sanitasi pekerja dan sanitasi ruang pengolahan. mekanisme keteraturan metabolisme mikroba dan manipulasinya untuk produksi metabolik primer dan sekunder. Betty Sri Laksmi Jenie TPG 343 Teknologi Pengolahan Pangan I1 4 (3 3) Mata kuliah Teknologi Pengolahan Pangan I1 . Di samping itu dijelaskan pula mengenai undang-undang pangan. serta cara-cara penanganan limbah industri pangan. cara pembersihan dan desinfeksi air polusi dan sanitasi udara. mikroba indikator sanitasi. peralatan yang terlibat. bahan-bahan industri pangan serta pangan hasil fermentasi dan perubahannya yang terjadi seiama fermentasi. sanitasi peralatan. Ansori Rachman TPG 423 Sanitasi Industri Panpn 3 (2 -3) Mata kuliah Sanitasi Industri Pangan meliputi pengetahuan tentang sumber-sumber kontaminasi dalam industri pangan. tindakan pencegahan kontaminasi seperti sanitasi pangan. pengetahuan mengenai tipe-tipe dan prinsip-prinsip fermentasi.

bertujuan untuk memberikan pengertian dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang dasar-dasar teknologi pangan. dan pengolahan serta dasar-dasar teknologi penentuan dan pengawasan mutu komoditi pangan hewani (susu. Dalam mata kuliah ini diberikan juga praktekpraktek teknologi pengawetan dan pengolahan skala laboratorium serta kunjungan/peninjauan ke industri-industri pengolahan pangan khususnya industri pengolahan komoditi hewani dan ikan. daging termasuk daging unggas. Djundjung Daulay . pengawetan. ikan dan telor) yang mencakup teknologi konvensional dan teknologimutakhu.

plastik. wadah logam. kertas dan karton. Rizal Syarief TPG 455 Pengenalan Industri Pangan 3 Mata kuliah ini akan membahas sewa praktis pengertian dan ruang lingkup industri pangan (kecil. mekanisme penginderaan. Berbagai metode dan teknik pengemasan hasil pertanian dan masalah khusus dalam pengemasan bahan pangan tertentu seperti makanan beku dan "dehydrated products". penyajian dan persiapan uji. karakteristik. Rantai proses pengemasan di dalam industri makanan dan analisa ekonomi. Sassya Santausa TPG 454 Teknologi Pengemasan Pangan 3 (2 3) Pengenalan tentang peranan dan fungsi pengemasan bahan pangan serta perkembangannya sejak pengemasan alamiah. laboratorium organoleptik. Teknik evaluasi dan kontrol mutu bahan kemas dan pengemasan. Metoda dan pendekatan penentuan umur simpan (kadaluwarsa). Pengetahuan tentang jenis. manusia sebagai panelis. Pembahasan meliputi pengenalan sifat-sifat organoleptik. cara pembuatan dan identifikasi dari berbagai bahan kemas (bahan gelas. masalah keracunan pengkaratan dan kerusakan lainnya. tradisional hingga mutakhii. panca indera dan rangsangan. sistem . kemasan kayu.TPG 435 Penilaian dengan Indera 3 (2 3) Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukurl obsewasi sifat-sifat dan aseptabilitasi pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian. menengah. bahan anti getaran. besar). bahan kemas tradisional). macam-macam organoleptik dan peranan statistik dalam uji organoleptik.

diskusi dan kunjungan lapangan.organisasi. manajemen dan kegiatan pengolahanfpengawasan mutu serta penelitian dan pengembangan produk. Aktivitas mata kuliah ini terdiri dari kuiiah. Materi kuliah akan dilengkapi dengan ceramah-ceramah oleh . Tujuan mata kuliah ini adalah untuk memperluas wawasan calon sarjana Teknologi Pangan dan Gizi dalam perencanaad pengelolaan dan pengendalian suatu industri pangan.

Djundjung Daulay . Tiap mahasiswa diwajibkan membawakan seminar topik yang disukainya.tamu-tamu dari industri dan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan industri. Arnan Wirakartakusumah TPG 498 Seminar Mata ajaran seminar bertujuan membiasakan mahasiswa tingkat akhir untuk menyampaikan sewa verbal suatu pokok pikiran ilmiah dari hasil penelitian atau studi kepustakaan secara efisien dan komunikatif terhadap pendengar. M. terhadap rekan sekelas yang akan memberikan pendapatnya dalam bentuk diskusi singkat setelah seminar.

berbagai kesempatan berusaha dan berbagai jenis kebutuhan manusia. kesan dan citra serta berbagai teknik menjual. dan peranan faktor keimanan. peranan daya pikir manusia. pengembangan daya inisiatif antara tahu dan berbuat. usaha agribisnis. agrotorium. gagasan dan pengembangan daya kreativitas. mutu manusia. berf~ positif. polinomia dan deret Taylor. formula turunan. arti dan peranan modal. waktu dan efiiiensi. arti dan unsur-unsw penting kewiraswastaan. konvergen mutlak. perkalian titik. kelayakan usaha dan beberapa contoh pro@ usaha. kemampuan. deret kuasa. peranan hubungan baik. deret dengan unsur nonnegatif. persamaan garis dan bidang diperkalian vektor. usaha kd. faktor pernyataan dan beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam rencana usaha. sukses dan kepercayaan diri. fungi vektor. Soesarsono W. kurva dan .TIN 201 Kewiraswastaan 2 (2 0) Tantangan bangsa untuk maju. faktor waktu dan tuntutan jaman serta peranan sikap mental wiraswasta. kaidah L'Hospital. arti hidup kemampuan dan faktor yang berperan. lilit. TIN202 Kalkulus 3 (3 0) Sekuens bii nyata. perbuatan sebagai modal.

Teori peluang. daerah sekitar pengertian limit dan kontinuitas. panjang busur. Tqjuddin B. turunan parsial maksimum min hum. kurvatur. Peubab acak diskrit. pengacakan. linier sederhana berganda. bebas dan berkala (penganda Lagrange) persarnaan diferensial. Metoda Penarikan Contoh. Penyebaran dan pemusatan data. Daerah fungsi. turunan fungsi. Pendugaan dan uji hipotesis. Tajuddin B. gugus terbuka dan tertutup. TIN203 Metode Statistika 3 (3 0) Penataan data. Populasi clan contoh. Permutasi dan kombinasi. Regresi dan korelasi.garis singgung. penarikan contoh. . kecepatan dan percepatan. ukuran contoh. peubah acak kontinyu. integral yang tergantung parameter.

Komunikasi Data.MS-DOS). telaah metoda ke rja. pengadaan. satuan. Pramono D. termasuk motivasi. perangkat keras dan perangkat lunak sistem operasi komputer (CP/M. Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. Sukardi TIN 205 Teknik dan Tatacara Keda 2 (2 0) Ruang lingkup teknik dan tatacara kerja. Teknii pemrograman dengan bahasa BASIC dan Fortran. pembinaan dan pemanfaatan tenaga ke rja di dalam suatu badan usahdinstansi. telaah gerak mencakup peta-peta kerja dan ekonomi gerakan. Pengantar program terpakai (application software). . TIN 206 Manqjemen Pvsonalia 2 (2 0) Perencanaan.F. Penerapan komputer untuk masalah-masalah di bidang agroindustri.TIN 204 . lrawadi TIN211 Dasar Teknik Kim& 3 (3 0) Pengenalan perhitungan teknik kimia. Kepemimpinan dan hubungan antara pemimpin dan bawahan dalam rangka usaha peningkatan produktivitas. Pengohhan data Modem dan Bahasa komputer. Faktor manusia dan lingkungan dalam sistem kerja. Teknik pengukuran ke rja dan penentuan waktu standar.

Alkaloid. pektin. gda. Minyak/lemak dan minyak atsiri. Wacbyuddin 'Qiptodi . sifat fsika-fia. Karbohidrat (pati.konversi. Bagi semua bahan tersebut dibahas mengenai surnber. Perhitungan neraca bahan dan neraca energi. Hidrokarbon (karet aladateks). Protein. proses browning. Illah SaPab TIN 212 Pengetahuan Bahan lndustri 4 (3-3) Pengenalan bahan-bahan hasil pertanian sebagai bahan industri. gum. serat hewan. proses-proses yang spesifik. Pigmen. Gas ideal dan campuran gas. Metode matematika dalam penyelesaian soal. besaran dalam teknik kimia. KlasifAasi bahan hasil pertanian. serta peranannya &lam industri hasil pertanian. Vitamin &n mineral. serat nabati).

Hukum pertama dan kedua termodinamika pada reaksi kimia. metabolisme dan elektron transport system. terrnasuk cara perhitungan mikroorganisma. Rancang bangun bioreaktor dan enzim engineering. Keseimbangan fasa pada-cair-gas. hukum-hukum dan sifat-sifat gas ideal. Kinetika pertumbuhan mikroorganisme dan kinetika enzirn. gas nyata. karakteristik. gambar ilustrasi.TIN 213 Kimia Fisik 3 (2 -3) Definisi. Tatit K. Kimia koloid. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal un$uk mesin dan bangunan. gambar diagram dan gambar instalasi. biosintesa. Illah Sailah TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia 3 (2 3) Struktur dan organa1 sel. Bunasor TIN 231 Menggambar Teknik 3 (2 3) Pengetahuan tentang perlengkapan dan bahan menggambar. Susunan komposisi kimiawi sel. . kinetika gas. Sifat-sifat koligatif. Kultur "batch" dan "continues". Abdul Azis Darwis TIN 222 Mikrobiologi Industri 4 (3 -3) Dasar-dasar mikrobiologi. serta klasifikasi mikroorganisma yang berperan positif maupun yang menyebabkan kerusakan bahan di dalam industri hasil pertanian. Pindah massa. ruang Sigkup. Proses biologis: photosintesa.

bubungan perburuhan. fungsi dan peranan kemasan. masalah ketenagakerjaan. pernasalahan perburuhan. lembaga . persyaratan dan spesWi komponen pelengkap kemasan. Klasifiikasi dan jenis kemasan. Bahan kemasan. Lukman Hidayat TIN 241 Ketenagakerjaan dan Keselamatan 2 (2 0) Kerja Pengertian tentang tenaga kerja.Sutedja Wiraatmadja TIN 232 Pengemasan I 3 (2 -3) Pengertian.

Penyelesaian persamaan linier tunggal dan ganda. Industri dalam perekonomian tidak tetap dan dalam ekonomi internasional. tempat ke rja serta luas ruang. alat-alat pelindung dan peragaan. Lien Herlina TIN 304 Matcmatika lndustri 3 (2 -3) lntroduksi matematilca fmit. Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja. Fungsi alih. Integral numerik. aliran dan penanganan bahan serta pertalian antar aktivitas. Laplace Transform. penentuan jumlah mesin. Diferensial numerik dm persamaan diferensial. Teori kesalahan. Aplilrasi pada sistem proses dan . sumber-sumber bahayakecelakaan. Machfud TIN 303 Ekonomi lndustri 3 (3 0) Prinsip pemberian nilai tambah dalam industri. Undang-undang keselamatan kerja. Perencanaan kapasitas. peraturan pelaksanaan. Analisa sidik ragam pa& beberapa rancangan percobaan. faktor-faktor kecelakaan. Teknik penyusunan tata letak berdasarkan tipe operasi.jaminan sosial buruh. hubungan perburuhan Pancasila. Hardi Suprapto TIN 301 Tata Letak dan Penanpnan Bahan 3 (2 3) Faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif dalam penentuan lokasi pabrik. Teknii evaluasi tata letak.peradilan. Angka aproksimasi. Manajemen Pemasaran. Anali regresi. Statistika non parametrik. Machfud TIN 302 Statistik lndustri 3 (2 -3) Teknik perancangan percobaan pada penelitian teknologi. Fungsi biaya dan produlrsi.

. Ttori.manajemen industri. aplikasi dan bentuk pengembangan linier programming. Eriyatno TIN 305 Pcnelitian Opcrasid l 3 (3 -0) Sejarah. ruang ligkup dan falsafah penelitian operasional.

Konsep manajemen sistem informasi. Teknik Markoviyan. Syamsul Maarif TIN 306 Analisa Keputusan dan Sistern 3 (3 0) Informasi Tinjauan ulang teori peluang. Pengantar perawatan dan peremajaan mesidperalatan. Sistem penunjang keputusan (DSS).perencanam kebutuhan bahan (MRP). Dasar-dasar kesetimbangan matematika dalam "system boundary" proses banyak diberikan untuk memper- . Teknik Bayes. Analisa keputusan dan fungsi utilitas. Eriyatno TIN 307 Perencanaan dan Pengendalian 3 (3 0) Produ ksi Pengantar sistem produksi dan ruang lingkup PPP. Analisa jenjang keputusan. perencanaan agregat dan master scheduling. Model-model pengendalian persediaan (deterministik dan probabilistik) . Karakteristik dan teknik program dinamis (deterministik). Teknik-teknik program integer. Machfud TIN311 Satuan Operasi 3(3 0) Pendahuluan dan ruang lingkup membahas penguasaan suatu proses operasi dalam bentuyk fdosofi diagramkotak hitam. Aplikasi pada manajemen industri pertanian. Analisis jaringan kerja. serta personalia. Teknikteknik peramalan. beserta neraca massa dan energi serta penerapan faktor koreksi pada operasi yang terkait.Teori kualitas dan analiia sensitivitas. M. Penjadwalan dan pengurutan prosesloperasi.

pengeringan. pembekuan. Selain itu operasi pengecilan ukuran. pencampuran dan homogenisasi. pengayakan. pemurnian.mudah permasalahan. Suhadi Hardjo . pendinginan. Penerapan di atas dilakukan untuk operasioperasi absorbsi. kristalisasi. pencucian. evaporasi. filtrasi dan pengendapan juga diberikan untuk melengkapi operasi "grading" dan standardisasi mutu. ekstraksi.

Pengetahuan tentang kulit hewan. Fahidin . struktur dasar polimer. misal: daging. telur. Bunasor TIN 315 Tekndogi . ikan. Chiiwan Pandji TIN 313 Tekndogi Kulit 3 (2 3) Sejarah perkembangan industri kulit. Perdagangan kulit awet. sifat-sifat polimer. kulit setengah jadi dan kulit. proses penyamakan dan pasca penyamakan. susu. Juga diiahas tentang peraiatan yang berkaitan dengan proses-proses tersebut. proses polimerisasi. Macam-macam proses pengawetan kulit dan wa menetapkan mutu kulit awet. mulai dari pasca panen sampai cara pengolahannya/pemanfaatannya sebagai produk pangan maupun non pangan. kulit.TIN 312 Telrndogi Pdimer 3 (3 0) Pengertian dasar polimer. teknologi polimer alami. TIN314 Teknologi Hasil Hewan dan Ikan 3 (2 -3) Mempelajari cara-wa/teknik penanganan has3 hewan dan ikan. Tatik K. Berbagai proses pra penyamakan. analisa dan identifikasi poliier. teknologi elastomer.

Kegunaan emulsi dalam pangan dan non pangan termasuk pembuatan produk. Muljono Judoamidjojo TIN 317 Teknologi Minyak dan Lcmak 3 (2-3) Arti minyak dan lemak bagi kehidupan manusia. sumber minyak dan lemak. Teknologi pulp dan kertas serta bahan serat kya. Bambang Djatmiko TIN 316 Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3(2 3) Konsep pengolahan kayu dan hasil hutan secara integral.Emulsi 3 (2 -3) Pendahuluan. Pengertian dan sifat reologi emulsi. Pengawetan kayu. Cara penentuan tipe emulsi. berbagai masalah pada bidang minyak dan . Pengeringan kayu. Teknologi pembduatan papan tit Kayu lapis.

lemak. Teknologi gula tebu (can sugar). pengujian mutu minyak dan lemak. Teknologi gula tradisional. Sifat Wo kimia gula. peranan dan perkembangan sosial ekonomi. Abdul Aziz Dads TIN 320 Teknologi Minyak Atsiri dan 3 (2 -3) Kosmetika Latar . sumber dan potensi. sifat dan manfaat dan produk pati. Jenis. sifat fsiko kimia minyak iemak. Wahjudin 'Qiptadi TIN 319 Tdnrdogi -la 3 (2 -3) Sejarah perlrembangao industri gula. pengemasan. pengolahan minyak dan lemak. kerusakan minyak dan lemak. Bambang Djatmiko Mempelajari aplikasi teknik pengolahan pati sejak ekstraksi dari hasil pertanian sampai dengan pemanfaatannya. Berbagai teknik pengolahan pati dalam rangka peningkatan daya guna dm hasil guna. Teknologi gala cair (liquid sugar).

. Prinsip proses. Chilwan Pandji TIN 322 IndusM MikroMal 3 (2 -3) Ruang Siup. pertumbuhan kultur batch dan kontinyu. teknik proses pengolahan.belakang pentingnya minyak atsiri. penanganan dan pemanfaatan minyak atsiri. koordinasi metabolisme mikrobial khususnya biosintesis metabolit primer dan sekunder serta biokonversi. pemurnian dan pengemasan. karakteristik dan seleW1solasi mikroorganisma industri. Ueskttni H. teknologi pengolahan hasii tanaman atsiri dengan metode phytokimia. pemilihan bioreaktorlfermentor sertamekanisma koa trol f%ik dan kimia penggunaan sel mikrobaJenzim (bentuk bebas/termobilisasi) dalam membuat berbagai produk terutama biomassa pelarut dan asam organ& serta energi.

terutama tenaga mekanik (sabuk rata. TIN 332 Peralatan lndustri Pertanian I 3 (2 3) Konstruksi dan prinsip kerja alat-alat pembangkit tenaga (mekanik. dan mikro- . Alat-alat transport (fluida. rantai. cacat. pengawasan mutu pada agroindustri. fkikokimia. sproker serta gir). uap). pengecil ukuran. tikus dan hama lain. Konstruksi dan perhitungan alat-alat transmisi tenaga. arti dan peranan penyimpanan. Soesarsono W. dan ekstrinsik. listrik. Pengendalian dan pencegahan hama gudang. toleransi). pemasak pasteurisasii sterilisasi. berbagai sifat dan jenis analisis (fiik. pengalengan. sabuk V. biologik. pengertian (mutu. pindah panas dan alat pemisah. lingkungan fsis. Alat-alat pengemas. prinsip umum.TIN 331 Penyimpanan dan Penggudangaa 3 (2 3 j Sejarah singkat. alat-alat pencucilpembersih. Pemberantasan hama gudang secara kimiawi dan nirkimiawi. organisasi pengawetan mutu. pembotolan. Sifat komoditi pertanian. sifat intrinsii. organoleptik. biotis. Sutedja Wiraatmadja TIN 342 Pengetahuan Mutu 3 (2 -3) Ruang lingkup. biokemik. pemeliharaan dan perawatan alat-alattpemisah. Aiat-alat proses (konstruksi dan prinsip kerja). hama serangga dan tungau. Perlakuan pra panen. Faktor yang berperan dalam penyimpanan. zat padat).

Aplikasi ekonometrik di industri pertanian. Barnbang Djatmiko TIN 410 Perencanaan Proyek dan Industri 3 (2 3) Proses dan organisasi pelaksanaan proyek keterkaitan antara perencanaan industri dengan pengembangan wilayah. berbagai jenis standar nasional dan internasional pengawasan mutu total. Aplikasi statistika pada pengawasan mutu.biologik). standarisasi dan sertXhsi. pemeriksaan dan analisis. Perencanaan jaringan kerja: determiniitik (CPM) dan probiliitik (PERT). Teknik analisa ekonomi wilayah dan analisa input-output. aspek ekonomi pada pengawasan mutu. Irarmdi . Penarikan contoh. Prinsip tataruang wilayah dan analisa lokasi tempat kegiatan masyarakat. Metode dan praktek pembuatan studi kelayakan industri.

Liesbetini H. Syamsul Maarif TIN 411 Satuan Proses 3 (2 -3) Berbagai prinsip dasar perubahan kimia. industri pati dan gula. TIN 4U Teknologi Air Industri 3 (2 -3) Ruang lingkup. Optimasi dengan kendala. industri pelapis. tembakau. gelatin dan adesif. kontroi proses dan instrumentasi. Optimasi kriteria jamak. industri agrokimia. industri zat warna. karakteristik. coklat. Bambang Djatmiko TIN 413 Teknologi Bahan Penyegar 3 (2 -3) Tinjauan ulang pengenalan bahan penyegar. Klasifikasi mutu produk bahan penyegar. Penanganan produk akhir. industri farmasi. kopi. industri sabun dan ditergen. sumber air. diagram proses. klasifii. industri karet. pengolahan dan penanganan air industri.TIN 430 Teknik Optimasi Lanjut 3 (3 0) Ruang lingkupdan falsafah teknii optimasi. Berbagai cara pengolahan bahan penyegar: teh. industri rokok. industri karet. Optimasi tanpa kendala. . industri fermentasi. industri penyedap dan aromatika. M. Persamaan linier. karakterisasi dan standarisasi.

keindahan. estetika. Gambaran kasus pencemaran industri.kesehatan dan keselamatan kerja dan hubungannya dengan teknik penyehatan. pengendalian limbah cair. Mismanajemen industri dan efeknya terhadap kesehatan. Sanitasi alat dan pabrik. efisiensi dan kelestarian. Kunjungan ke perusahaan akan melengkapi mata kuliah hi. Wahjudin Tjiptadi . pengelolaan air. perananhegunaannya dalam perencanaan dan pengoldahan industri. mang lingkup. pengendalian limbah padat (sampah). kenyamam. Pengendalian polusi udara.Waudin qiptadi TIN421 Teknik Penyehatan Ungkungan 3 (2 -3) Industri Batasan. higiene perusahaan.

Jenis. pengaruh pengemasan terhadap peningkatan nilai juaVnilai tambah produk dan sistem distribusi Sutedja Wiraatmadja TIN433 Peralataa industri Pertaniaa I1 3 (3 -2) Perhitungan-perhitungan tenaga. Berbagai teknik pemanfaatan limbah industri hasil pertanian untuk meningkatkan daya gunanya. pertanian dan perdagan& yang berhu. uap) dan sistem pengontrol Yang d@an. sifat dan manfaat limbah. temtama pengaruh bahan kernasan terhadap mutu produk. Sutedja Wiraatmadja . liagkungan. bungan dengan perlindungan dan pelestarian lingkungan.TIN 422 Tekndogi Limbah Industri 3 (2 -3) Mempelajari aplikasi teknik pengolahan limbah industri (termasuk pemukiman. Wahjudin lyiptadi TIN 432 Pengemasan 11 3 (2 -3) Penerapan dasar-dasar pengemasan dalam pemecahan masalah pengemasan produk agroindustri. dalarn penggunaan peralatan industri pertanian (mekanii listrik.

.

1973). IPB. 1980). 1961) 6. UPLB Philippines.Univ. 1981) 16. Michigan State Univ. Emmy Darmawati (Ir. 1983) 9.1. 1967). IPB. 1981) 19.7. (MSc. 1979). IPB. IPB. (MEng. 1977). Jurusan Mekanisasi Pertanian 1. IPB. Asep Sapei (Ir. &A. USA. USA. Univ. 1975). IPB. 1981) 15. of Minnesota. IPB. IPB. (PhD. IPB. Donatus Pakpahan (Ir.of Minnesota. 1980) 17. 19 $7 ). (MSc. IPB. Abdul Kohar Irwanto (Ir. Edy Hartulistioso (Ir. IPB. Frans Jusuf Daywin (Ir. Dedi Kusnadi Kalsim (Ir.(~r. IPB. 1%1) 10.. Herry Suhardiyanto (Ir. 1982). Achmadi ~artohjoto.Edward Namaken Sembiring (Ir. 1985) 14.. 1986) 3. 1966). IPB. UI. He. IPB. Gardjito (Ir. 1986) 7. IPB. of Wisconsin. Atjeng Muchlis S arif (Ir.. Michigan State Umv. 1975). AIT Thailand. 1981). Armansyah H. 1974). (MSc. Univ. (Dip. (PhD. Imam Hidayat (Ir. (MS. (Dr. 1975). Tambunan (Ir. 1984) 4. Hubertus Aris Pri anto (Ir. Arif Dastaman (Ir. USA. AIT. &A.5. Hadi Karya Purwadaria Ir. IPB. USA. (Ir. 1983) 12. Univ. IPB. Budi Indra Setiawan (Ir. (MS. 1981) 18. (MAE. UI. (MSAE. 1988) 11. (MSc. Belanda. IPB. of Minnesota. IPB. 1974). 1978) . 1987) 13. USA. DZREKTORI TENAGA PENGAIAR 75. 1989) 8. UGM. (MEng. Bambang Pramudya N. 1984) 5. 1978) 2. Michigan State Univ.

Tokyo Noko Univ. IPB. (PhD. 1976).20. Univ. IPB. I Wayan Astika (Ir. 1984) 21. of Tokyo. 1988) 24. I Dewa Made Subrata (Ir. Univ. John Kumendong (Ir. I Nengah Suastawa (Ir. IPB. 1967). (MSA. Japan. IPB. Kamaruddin Abdullah (BSA. Agritech. 1986) 22. IPB.. 1976) . IPB. 1987) 25. Japan. (MS. I Wayan Budiastra (Ir. 1970). 1986) 23.

Putiati Mahdar (Ir. Sukandi Sukartaatmadja (Ir. 1974) 45. IPB. 1981) 35. Soedodo Hardjoamid'ojo (Ir. Yuli Suharnoto (Ir. USA. (MSc. of Illinois. Univ. Moedjiarto Pratomo (Ir. Liik P. 197j). Meiske Widyarti (Ir. 1963). (PhD. Tineke Mandang (Ir. IPB. 1989) 51. of Minnesota. 1983) 43. Sutrisno (Ir. (PhD. Nora Herdiana Pandjaitan (Ir.. (MSA. UI. IPB. Susilo Sarwono (Ir. Mad Yamin (Ir. IPB. 1983) 48. 19781. 1982). 1973) 39. 1979) 30. 1968). Eko Nugroho (Ir. 1978). IPB. Kusen Morgan (Ir. (MS. Sri Endah Agustina (Ir. 1986) 49. Michigan State Univ. 1973). (MS. 1980) 31. Kyoto Univ. R. (Ir. Sri Mudiastuti Priyanto (Ir.. IPB. UI. 1971). IPB. (MSAE. IPB. Sam Merodiyan (Ir. 1984) 42. Setyo Pertiwi (Ir.. Godfried Sitompul (Ir. IPB. 1985) 29. 1985) 53.P. USA. Tokyo Nuko Univ.lib. 1982) 33. 1%7). 1979). IPB. 1980) 38. IPB. 1986) .. Moeljarno Djojomartono (BSA. Univ. (PhD. H. IPB. USA. 1990) 50. Nirwan Siregar (Ir. IPB. Univ. 1964) 41. (MApp. IPB. (MSc.. IPB. 1980) 34. Muhamad Yanuar J. 1%7) 32. :.. Kudang Boro Seminar (Ir. 1985) 52. 1983) 47.. 1967). IPB. Japan. IPB. (Ir. Kyoto Univ. IPB. (PhD. IPB. IPB. IPB. Japan. USA. of Minnesota. Michigan State Uni\. 1969). 1981) 46. 1980) 37. (MS.26. Radite Praeko Agus (Ir. USA. UGM. IPB. Japan. IPB. Mohammad Azron Dhalhar (Ir. 1984). IPB.. Yohanes Aries P. 1970) 36. 1983) 28. Australia. Prastowo (Ir. IPB. IPB. Parlaungan Rangkuti (Ir. 1985) 40.Sc UNSW. 1983) 27. North Carolina State Univ. USA. 1975) 44. IPB. IPB. Wawan Hermawan (Ir.

Ansori Rachman (Ir. IPB. Univ. 1974). 1981).Betty Sri Laksmi Jenie (Ir. 1973).Lilis Nuraida (Ir. IPB. Univ.Adil Basuki Ahza (Ir. Maggy T.(Pro1. 1982). USA.Darwin Kadarisman (Ir.(MS. 1977).Deddy Muchtadi (Ir. IPB. 1985) 18. IPB.1990) 6. of Hawaii USA. 1978). Michigan State Univ. (PhD. Japan. of Massachusetts. IPB. IPB..(MS. IPB. (MSc. Djundjung Daulay (Drh. Hokaido Univ. Des Science. 1983) 17.Budi Nurtama (Ir. 1971). 1979) 9. (MSc. 1978). (PhD. (MSc. IPB. UPLB. (PhD. (MS. 1983) 2. ) 14.Dedi Fardiaz (Ir. Budiatman Satiawihardja (Ir. 1982) 7. USA. 1980) 10. 1988) 16. 1982). (MS. 1985) 11. (MSc. Fransiska Rungkat (Ir. Australia. USA. 1973). Univ. 1970). Jimmy Hariantono (Ir. 1977). IPB. IPB. Nurwitri (Ir. 1968 . USA. IPB. 1988) 4. Dahrul Syah (Ir. Univ. of Mysore. 1972). IPB. Subartono (Ir. Philippines. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi 1. ) 13.752. IPB. 1985) 3.IPB. IPB. IPB. Michigan State Univ. (MS. Winarno (Drh. UPLB.Joko Hermanianto (Ir. (PhD. 1981) 8. (MA. Caecillia CH. (MSc. IPB. . 1978) 5. IPB.Monang ~anuhan (Drh. 1974) 15. IPB.G. IPB. 1982) 12. 1976). IPB. Anton Apriyantono (Ir. UI. Philippines. 1973). IPB. Univ.(Dr. IPB. 1970). 1%2). France. IPB..(MS. F. of Massachusetts. IPB. 1982) 19. India.

1986) 25. 1985) 24.Muhamad Arpah (Ir. Nuri Andarwulan (Ir. Phihppines. Made Astawan (Ir. UPLB. IPB. Purwiyatno Hariyadi (Ir. Ni Luh Puspitasari (Ir. IPB.1977). 1984) 22. Musa Hubeii (Ir. 1981) 20. IPB. UGM. (h. 1979). 1986) 26.Nurheni Sri Palupi (Ir. 1984) . UGM. IPB. Ratih Dewanti (Ir. (MS. IPB. 1984) 27. IPB. IPB. 1985) 21. 1985) 23.

28. Rizal Syarief Sjaeful N. (Ir, IPB, 1973); (DESS, Univ. De Nantes, France, 1980); (Dr, Univ. De Nantes, 1983) 29. Srikandi Soewondo (Ir, IPB, 1972); MSc, Michigan State Univ., USA, 1977); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1980) 30. Slamet Ma'oen (Drh, IPB, 1960); (Drh, UI, 1x1) 31. Suliantari (Dra, UGM, 1978); (MS, IPB, 1%7) 32. Soewarno Tjokrosoekarto (Drh, IPB, 1960); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1x5); (PhD, M~chigan State Univ., USA, -); (Prof, IPB, -) 33. Sasya Santausa (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1987) 34. Sedarnawati Yasni (Ir, IPB, 1982) 35. Slamet Budiyanto (Ir, IPB, 1985) 36. Subarna (Ir, IPB, 1984) 37. Sugiyono (Ir, IPB, ) 38. C. Hanny Wija a (Ir, IPB, 1982); (MA, Hokaido Univ., Japan, 19877; (PhD, Hokaido Univ., Japan, 1990) 39. Tien Ruspiatin Muchtadi (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1980) 40. Winiati Pudji Rahayu (Ir, IPB, 1980); (MS, IPB, 1986) 41. Mohamad Aman Wirakartakusumah (Ir, IPB, 1972); (MSc, Univ. of Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Univ. of Wisconsin, USA, 1981) 42. Yadi Haryadi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1982) 753. Jurusan Teknologi Industri Pertanian 1.Any Suryani

(Ir, IPB, 1982) 2. Abdul Basith (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1986) 3. Anas Miftah Fauzi (Ir, IPB, 1983); (M.Sc., Osaka Univ., Japan, 1990) 4. Ade Iskandar (Ir, IPB, 1986) 5. Agung Primanto Murdanoto (Ir, IPB, 1987) 6. Agus Herindajanto (Ir, IPB, 1988) 7. H. Abdul Aziz Dads (Ir, IPB, 1967); (MSc, UPLB, Philippines, 1977); (PhD, UPLB, Phil~ppines, 1981) 8. Bambang Djatmiko P. (Ir, IPB, 1%7); (Grad Diploma, Food Tech NSW, 1975); (PhD, UPLB, Phiiippmes, ) 9. Basuki (BSc, Akademi Teknologi Kulit, Yogyakarta, 1969) 10. Chilwan Pandji (Drs, UNPAD, 1977); (Apth UNPAD,1979); (MS, IPB, 1986)

11.Djumali (Ir, UGM, 1980);(DEA, INPID Nancy,France, 1984); (PhD, Univ. De Nancy I, 1988) 12. H. Eryatno (Ir, IPB, 1972); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1976); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1979) 13. Endang Gumbira (Ir, IPB, 1978);(MADEV, Ghart State Univ., Belgium,1983) 14. Erliza (Ir, IPB, 1985) l5. Erliza Noor (Ir, ITB, 1985) 16.Fahidin (BSc, Akademi Kuht Yogyakarta, 1%5); (Drs, UI, 1976) 17.Faqih Udin (Ir, IPB, 1982); (MSc, -) 18. Hariiri Hardjomidjojo (Ir, IPB, 1984) 19.Helena Yusuf (Ir, IPB, 1985) 20. Irawadi Djamaran(Ir, IPB,1974);(Dr, Justus Liebig Univ., FRG, 1983) 21.Illah Saiiah (I~,.IPB, 1981); (MS, ITB, 1986) 22. Juda Agung (Ir, IPB, 1987) 23. Khaswar Syamsu (It, IPB, 1987) 24. Krisnani Setyowati (Ir, IPB, 1985) 25. Lukman Hidayat (Drs, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1%5) 26. Liesbetini Haditjaroko (Ir, IPB, 1979);(MS, ITB, 1986) 27.Lien Herliia (It, IPB, 1981); (MSc, Silsee College, Bedford, UK,

1986) 28. Machfud (Ir, IPB, 1971); (MS, ITB, 1986) 29. M. 2kin Nasoetion (Ir, IPB, 1971); (MAppSc, UNSW., Australia, 1985) 30. Marimin (Ir, k~, 1984); (MSc, Univ. of Western Ontario, Canada, 1990) 31.Mohammad Romli (Ir, IPB, 1984) 32. Muhamad Hari Siswanto (Ir, IPB, 1985) 33.Mulyorini Rahayuningsih (Ir, IPB, 1986) 34. Meika Syahbana Rusli (Ir, IPB, 1987) 35. Mohammad S amsul Maarif (Ir, IPB, 1981);(M.Eng, AIT., ~h$.d, ) 36. Nastiti Siswi Indrasti (Ir, IPB, 1985) 37.Pramono D. Fewidatto (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1988) 38. Purwoko (Drs, UNPAK, 1987) 39.R.Hadi Suprapto (Drs, U1,1%1) 40. R. Moeljono Judoamidjojo (Drh, UI, 1%3); (PhD, Tokyo Univ., Japan, 1985)

41.Suhadi Hardjo (BSc, UNSW., Australia, 1960); (MSc, Univ. of California, USA, 1968) . 42.Sutedja Wiraatmadja (BSc, Akademi Nutrisionis, 1%2); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1981) 43.Soesarsono Wijandi (~r, IPB, 1%7); (MSC, Univ. of Wisconsin, USA, 1973) 44. Semangat Ketaren (Ir, IPB, 1973);(MS, ITB, 1988) 45. Sukardi (Ir, IPB, 1984) 46. Tatit Krissu i'anti BSc, Akademi Kimia Analis, 1970);(MSc, uPLB, P&ippines, 1982);(PhD, UPLB, Philippines, 1986) 47.Tajuddin Bantacut (Ir, IPB, 1985) 48. Wahjudin Tjiptadi (Ir, IPB, 1966 Dip1 ASc UNSW, Australia, 1975);(MS, IPB, 1981 Dr, IPB, 1985);(Prof., IPB) 49.Mohamad Nabil (Ir, IPB, 1983)

8. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 8.1. WAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa FMIPA mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester dan menyelesaikan beban kredit yang berkisar antara 144 -160 sks. Untuk setiap program studi di FMIPA dibebankan: a. Mata kuliah wajib ialah mata kuliah yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa dari jurusan yang bersangkutan. Pengetahuan yang terdapat pada mata pelajaran tersebut harus dikuasai oleh sarjana di bidang masing-masing. b. Mata kuliah yang termasuk dalam paket pilihan dimaksudkan untuk menunjang kerja penelitian, memperluas wawasan pandangan, atau menyalurkan minat mahasiswa untuk memperdalam bidang ilmu.tertentu. Paket pilihan ini berisi sekelompok mata pelajaran baik dari jurusan yang bersangkutan maupun dari luar jurusan dan bahkan mungkin dari jurusan di luar FMIPA. Pernilihan paket dilaksanakan atas persetujuan dosen pembimbing. Selain itu setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti seminar yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa berkomunikasi secara lisan. Mahasiswa dilatih untuk mengemukakan rencana dan hasil penelitiannya di hadapan staf pengajar dan mahasiwa. Ke rja Penelitian adalah tugas penelitian perorangan yang harus dilakukan mahasiswa dan bertujuan: a. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam kerja mandiri. b. Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi permasalahan dan mengusahakan pemecahannya. c. Meningkatkan kemampuan mencari, menggali dan menanggapi sumber-sumber informasi. d. Meningkatkan kemampuan dalam pengolahan data dan menarik kesimpulan. e. Meningkatkan kemampuan untuk menyampaikan hasil penelitiannya baik lisan maupun tulisan.

Untuk meningkatkan keterampilan dalam usaha penghantaran teknologi, keterampilan penerapan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktek Lapang. 8.2. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof.Dr. Barizi, MES Pembantu Dekan I : Dr.1r. Ahmad Ansori Mattjik, MSc Pembantu Dekan I1 : Drh. Djoko Walujo Pembangu Dekan I11 : Ir. Eman Kustaman Kepala Bagian Tata Usaha : Marimin S. 8.2.1. Jurusan Kimia Ketua : Prof-Dr. Aisjah Girindra Sekretaris : Ir. Latifah K. Darusman, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Ir. Hendra Adijuwana, MST Kepala Lab. Kimia Analitik : Ir. Elly Suradikusumah, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Dr.Ir. M. Anwar Nur, MSc ?*F Kepala Lab. Kimia Fisik Kepala Lab. Biokimia Tumbuhan : Dr.Ir. M. Sri Saeni, MS : Dr. Norman R. Azwar )3q ?mT Kepala Lab. Biokimia Hewan : Prof.Dr. Aisjah Girindra Kepala Lab. Biokimia Fermentasi : Dr. R.T.M. Sutamiharja Kepala Lab. Biologi Molekuler : Prof.Dr. Djoko Soedarmo M.

822. Jumsan Geofisika dan Meteorologi Ketua Jurusan : Ir,. M. Effendi Manan Sekretaris : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Fisika Umum : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Hidrodinamika : Dr.Ir. Hidayat Pawitan Kepala Lab. Instrumentasi : Soedarsono, MSc Kepala Lab. Meteorologi : Dr.Ir. Ahmad Bey Kepala Lab. Klimatologi : Dr.Ir. M.Bl. de Rozari Kepala Lab. Agrometeorologi : Ir. M. Effendi Manan 823. Jurusan Statistika Ketua : Dr.Ir. Aunuddin ~ekretaris : Dr.1r. M. Sjarkani Musa Kepala Lab. Pemodelan : Ir. Krisnamurti Hasibuan, MSc Kepala Lab. Analisis Statistik : Prof.Dr.1r. Andi Hakim Nasoetion

Kepala Lab. Teori Statistik : Dr.Ir. Abdurrauf Rambe, MSt Kepala Lab. Komputasi Statistik : Dr.Ir. Aunuddin 8.2.4. Jurusan Biologi Ketua : Drh. Ikin Mansjoer, MSc Sekretaris : Dr. Ir. Alex Hartana Kepala Lab. Anatomi dan Morfologi Tumbuhan : Ir. R.M. Trenggono K.

Kepala Lab. Ekologi Tumbuhan Kepala Lab. Fisiologi Tumbuhan Kepala Lab. Genetika Kepala Lab. Mikologi Kepala Lab. Mikrobiologi Kepala Lab. Taksonomi Tumbuhan Kepala Lab. Zoologi : Ir. M. Tjahjono Samingan, MSc : Ir. P.D. Tjondronegoro, MS : Prof.Dr.Ir. Edi Guhardja : Prof.Dr.Ir. S. Soetarmi Tjitrosomo : Ir. Tedja Imas : Dra. Sri Sudarmiyati T., MSc : Drh. Ikin Mansjoer, MSc 82.5. Jurusan Matematika Ketua Sekretaris Kepala Lab. Matematika Murni Kepala Lab. Matematika Terapan Kepala Lab. Matematika Komputasi 82.6. Jurusan MKDU Ketua Sekretaris Kepala Lab. Bahasa : Dr.1r. Siswadi : Ir. Hadi Sumarno : Dra. Nur Aliatiningtyas : Dr.Ir. Siswadi : Ir. Heru T. Natalisa, MMath

: Dra. Dwiningsih Sulistiarti : Drs. Ahrnad Djuaeni : Drh. Audrey T. Ungerer

6.3.JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKUL Uh! 83.1. Jurusan Kimia Sarjana kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB diharapkan ahli dalam bidang kimia Anorganik, Organik, Fisik, Analitik, dan Biokimia. Selain menguasai bidangnya, sarjana kimia FMIPA IPB diharapkan mampu pula menerapkan dan mengembangkan ilmunya untuk menunjang pembangunan dalam bidang pertanian dan industri. Kurikulum program pendidikan sarjana kimia FMIPA IPB dirancang dengan acuan Kurikulum inti yang disusun DIKTI. Sementara itu untuk memberikan makna, mahasiswa diberi bekal yang cukup banyak untuk bergerak dalam bidang pertanian. Untuk maksud tersebut dimasukkan warna hayati dalam kurikulum. Warna hayati tersebut akan membedakan sarjana kimia FMIPA IPB dari sarjana kimia yang dihasilkan Perguruan Tinggi lain. Untuk menjadi sarjana kimia, mahasiswa harus menyelesaikan 144150 sks. Setelah menyelesaikan tugas akhirnya, mahasiswa menjadi sarjana kimia. Untuk mengikuti program sarjana kimia diharapkan mahasiswa menguasai ilmu kimia dasar dan ilmu dasar lainnya dengan cukup baik. Calon mahasiswa yang diterima adalah lulus TPB dengan NMR 25 untuk mata kuliah Kimia Dasar I dan Kimia Dasar 11. Jurusan Kimia juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Kimia. Calon mahasiswa yang diterima untuk program D3 melalui jalur UMPTN. Kuriku lur~i

No. Mata Kuliah Kredit Sernesler 1 dart 2 -TPB 36 sks

Sentester 3 KIM 201 Kimia Dasar I11 KIM 211 Kimia Anorganik I

Kurikulur~t -S attester 3 (Lanjutan) KIM 221 Kimia Or anik I KIM 231 Analisis kalitatif MA 221 Kalkulus GFM 233 Fisika I1 3(2-3 Jumlah: 20 sks Sentester 4 KXM 212 KIM 222 Kirniit Anorganik I1 Kimia Or anik I1 KIM 232 Analisis fuantitatif I KIM 241 Kimia fisik I KIM 202 Literatur Kimia STK 233 Metode Statistika Jumlah: 18 sks Sentester 5 KIM 323 Kimia Or anik Fisik KIM 333 Analisis &antitatif I1 KIM 342 Kimia Fisik I1 KIM 351 Biokimia I STK 281 Pengetahuan Ilmu Komputer PiIihan Wajib 3 Jumlahr 19 sks Semester 6 KIM 334 Analisis Instrumental KIM 343 Termodinamika KIM 352 Biokimia I1 KIM 344 Kinatika Kimia Pilihan Wajib 6 J

e 19 sks Sentester7 KIM 424 Struktur Molekul dan KIM 435 Spektroskopi Radiokimia KIM 403 Metode Penelitian Piliihan 12 Jumlah: 20 sks

. Kalkulus Lanjutan KIM 353 Biokimia Tumbuhan Sentester 6 KIM 326 KIM 327 KIM 313 KIM 361 KIM 345 KIM 354 KIM 355 BIO 213 BIO 201 BIO 231 BIO 301 BIO 321 STK 332 Kimia Polimer Sintesis Kimia Organik Bioanorganik Kapita Selekta Kimia Kuantum Teknik Penelitian Biokimia Biokimia Nutrisi Fisiolo i Tumbuhan f Geneti a Dasar Mikrobiolo i Pengantar iiologi Sel Fisiologi Hewan Perancangan Percobaan Sa7iester 7 KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 -3) .Elektronika KIM 305 STK.. Mata Kuliah redi it Setnester 5 KIM 325 Kimia Bahan Alam KIM 304 FIS ...fitrikulzim (Lanjutan) Semester 8 KIM 491 Seminar 1 KIM 492 Masalah Khusus 4 KIM 493 KKN 4 Pilihan 6 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 8: 147 sks Mata Kuliah Pilihan No.

KIM &I Kirnia Pangan 3 2 -3) KIM 162 Kimia Tanah 3 2 -3) KIM 463 Kimia Tumbuhan 3 2 -3) KIM 464 Kimia Lingkungan I 3 (2 -3) .

ciri mahasiswa yang diharapkan berhasil menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya adalah mahasiswa dengan dasar kemampuan yang kuat di bidang Fisika dan . Pendidikan ini diarahkan untuk membentuk tenaga yang peka dan tanggap terhadap masalah agrometeorologi dan sanggup mengembangkan ilmu serta penerapannya. Berdasarkan pengalaman.Mata Kuiiah Pilihan -Sanesfer 7 (Lanjutan) KIM 465 Kimia Air 3(2-3 KIM 456 Pengantar Biokimia Industri KIM 457 Pengantar Imunokimia KIM 470 Pestisida BIO 401 Kultur Jaringan GFM 241 Termodinamika Atmosfir 3 (3 -0) Sentester 6 KIM 466 Kimia Fisik Tanah KIM 446 Kimia Permukaan KIM 447 Kimia Biofisik KIM 467 Kimia Obat KIM 468 Kimia Industri KIM 469 Kimia Kayu KIM 458 Bioenergetika KIM 459 Vitamin dan Enzim KIM 471 Toksikologi STK 282 Pemrograman Komputer 832. Jurusan Geofisika dan Meteorologi Pendidikan keahlian agrometeorologi ditujukan untuk menghasilkan tenaga yang berkemampuan tinggi dan terampil dalam memanfaatkan cuaca dan iklim untuk menyerasikan kegiatan pertanian dengan keadaan fisik lingkungan optimal.

Matematika. .

+ Mata Kuliah Kredit Semester I dan 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar GFM 232 Fisika Pertanian GFM235 Matematika Fisika BIO 211 Botani Umum BDP 211 Dasar-dasar A fP onomi BIO 201 Dasar-dasar E ologi Umum Jumlah. Semester 4 GFK 221 GFM222 GFM241 Pengantar MeteorologiInstrumentasi Meteorologi Termodinamika STK 211 Metode Statistika BIO 213 TNH 211 Fisiologi Tumbuhan Dasar-dasar Ilmu Tanah Jumlah: 19' sks .Kurikulum No.

Semester 5 GFM 312 Geo afi Fisik GFM323 Ana P rsis Meteorologi GFM 342 Dinamika Atmosfir STK 281 Pengantar Ilmu Komputer Pilihan 6 Jumlah: 19 sks Semester 6 GFM313 GFM314 GFM315 GFM372 Metode KlimatologiMikroklimatologi Iklim Tropika HidrometeorologiPilihan Jumlah: 17 sks .

atau Teknik Percobaan Lapangan. Sosial Ekonomi. Elektronika. Perikanan dan lain-lain.hikuluni (Lanjutan) Sentesfer 7 GFM 491 Telaah Pustaka 3 GFM 492 Kapita Selekta Geometeorologi 3 (3 0) GFM 493 Karya Ilmiah 1. Ilmu Tanah. Sedangkan mata kuliah pilihan lainnya yang dapat diambil: MatematikaIStatistika. Metode Statistika 11. Selain itu dapat pula mengambil mata kuliah pilihan dari jurusan sendiri seperti: Pengantar Penginderaan Jarak Jauh. Budidaya Pertanian. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. 3 Piliian 6 Jumlah: 21 sks Semester 8 GFM 494 GFM 493 Telaah Lapang Agrometeorologi Karya Ilmiah I1 Praktek Lapang 4 3 4 Jumlah: 12 sks Jumlah Semester 1 -8: 144 sks Mata Kuliah Pilihan Mata kuliah pilihan yang harus diambil pada Semester 5dan6adalah salah satu dari Rancangan Percobaan. Kehutanan. Peternakan. GMSK. Fisika .

Hidrologi dan Modifikasi Cuaca.Atmosfir. . Semua mata kuliah yang diasuh untuk Program Studi Agrometeorologi terbuka untuk mahasiswa jurusan lain dengan prasyarat mata kuliah klimatologi dasar (GFM 211). dan Klimatologi Dasar. Kemudian untuk Program S1 seperti Fisika Terapan. Selain itu jurusan Geofisika dan Meteorologi juga memberikan Diploma seperti Fisika Dasar dan Klimatologi Dasar. Fisika Teknik.

833. 2. merumuskan hasil secara kuantitatif serta menarik kesimpulan secara sah. pertanian maupun kesehatan.penerapannya dalam kehidupan sehari-hari semakin mendalam dan luas mengikuti berbagai kegiatan antara lain bisnis. pengukuran. tetapi juga membantu menyajikan informasi yang terpercaya bagi kepentingan perumus kebijaksanaan. Merancang pengumpulan data melalui pengumpulan percobaan atau survai untuk memperoleh informasi secara lebih efisien. Landasan pengetahuan matematika yang lebih kokoh sangat diperlukan bagi yang berminat . Menerjemahkan permasaiahan bidang ilmu lain ke dalam kerangka logika statistika dan mengkomunikasikan kembali hasii analisis dan kesimpulan yang ditarik secara statistik ke dalam konteks perrnasalahan semula. pengumpulan. Peranannya tidak hanya dalam membantu menjelaskan keterkaitan sebab akibat yang merupakan inti persoalan dalam perkembangan ilmu dan teknologi. kurikulum pendidikan di Jurusan Statistika disusun untuk menghasilkan tenaga ahli yang selain memiliki pengetahuan komputasi maju. penyederhanaan dan analisii data serta pembahasan sistematis dalam upaya penarikan kesimpulan yang konsisten dengan data. 3. Jumsan Statistika Tujuan Pendidikan Statistika adalah ilmu yang mempelajari pendekatan kuantitatif untuk menelusuri dan menemukan keteraturan-keteraturan yang tersembunyi di balik keragaman data. industri. Memahami teori maupun metode statistika agar dapat menerapkannya dengan benar. pemerintah. Oleh karena it. juga mengenal'prinsip-prinsipdasar ilrnu lain dari berbagai bidang terapan yang ada di IPB. Menganalisis data. Program studi statistika yang diasuh oleh Jurusan Statistika diarahkan untuk menghasilkan sarjana yang memiliki keterampilan dalam: 1. Oleh karena itu. Kegiatannya meliputi perancangan. 4.

mendalami aspek teoritis atau akan melanjutkan ke jenjang kesarjanaannya yang lebih tinggi. .

mulai dalam tahun pelajaran 198511986. 4. Sisanya. direncanakan dibuka dalam tahun pelajaran 199011991. -6 mata kuliah dari paket mata kuliah bidang penunjang yang dipilih. Paket pilihan bidang penunjang yang dapat ditawarkan kepada mahasiswa Jurusan Statistika ialah: 1. dikelompokkan menurut paket mata kuliah: -24 mata kuliah dari paket mata kuliah wajib. di antaranya telah ditempuh di TPB. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. setiap mahasiswa harus menempuh dan menyelesaikan kuliah berikut praktika serta tugas lainnya yang jumlah bebannya setara dengan 144 sampai 145 sks. Empat belas mata kuliah yang setara dengan 36 sks. 3. Bidang Penunjang agronomi. dibuka dalam tahun pelajaran 1986/1987. Bidang Penunjang Sosial-Ekonomi. dengan jumlah beban 86 sks. Bidang Penunjang Matematika. Bidang Penunjang BiologiIGenetika. -1 mata kuliah dari paket mata kutiah pilihan statistika. Penentuan pilihan bidang-bidang penunjang yang ditawarkan berikut paket-paket mata kuliah sangat tergantung pada banyaknya serta diversifikasi kemampuan dan latar belakang keahlian kedua dari staf pengajar jurusan.Untuk program 'studi sarjana statistika. dengan jumlah beban 3 sks. . yaitu sebanyak 108 sampai 109 sks atau 31 mata kuliah. 2. dengan jurnlah beban 19 sks.

No. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 36 sks Semester 3 MAT 212 Aljaba Linear MAT 201 Kalkulus I1 STK 211 Metode Statistika I STK 281 Ilmu Komputer I Pilihan Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 4 MAT 222 Kalkulus I11 STK 201 STK 212 Pengantar Hitung Peluang Metode Statistika 11 STK 282 Ilmu Komputer 11 Piliian Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 5 STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah STK 321 Teori Statistika I STK 311 Eks~lorasi Data STK 3151 ~ta6stik NonparametriW 3 (3 -0) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa STK 331 .Berikut ini adalah kurikulum yang berlaku mulai tahun ajaran 198811989.

Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) Pilihan Penuniang 5 -6 sks Jumlah: 19 -20 sks Sentester 6 STK 342 STK 322 Karya Tulii I Teori Statistika I1 STK 332 STK 3051 Perancangan Percobaan Operation Research/ .

.Knrikului~~ -Sentester 6 (Lanjutan) STK 385 Metode Simulasi STK 381 Komputasi dan Manajemen Data Pilihan Penunjang 4 (3 3). 5 -6 Jumlah: 20 -21 sks Sentester 7 STK 440 STK 421 STK 441 STK 4051 STK 415 STK ~asalih Khusus Pengantar Model Linier Metode Penelitian dan Telaah Pustaka Pemodelan Matemaw Metode Peramalan dan Analisis Deret Waktu Pilihan Statistika Pilihan Penunjang 3 3 -0 3r-31 3 (2 -3) 3 (3 -0) 3 3 Jumlah: 18 sks Sentester 8 STK 499 STK STK 442 STK 498 STK 490 .

Mata Kuliah Kredit Sentester 7 STK 531 STK 532 Teknik Permukaan Respon Analisis Data Kategorik .Karya Tulis I1 Pilihan Statistika KKN dan Keterampilan Profesi Seminar Ujian Komprehensif 4 6 4 1 2 Jumlah: 17 sks Jurnlah Semester1 8: 145-146 sks Mata Kuiiah Pilihan Statistika No.

Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 SEP 241 Dasar-dasar Agronomi Dasar-dasar Manajemen Semester 4 BDP 261 Ilmu Tanaman Serealia 3 (2 -3) Semester 5 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Pengantar Ilmu Tanah Sent ester 6 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Sistem-sistem Pertanian Semester7 STK 439 Teknik Percobaan Lapangan 3 (2-3) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi No.Mata Kuliah Pilihan Statistika (Lanjutan) Semester8 Pilih dua mata pelajaran dari: STK 425 Analisis Peubah Ganda STK 435 Statistik Pengendalian Mutu STK 432 Metode Riset Pemasaran STK 426 Statistika Ekologi Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Agronomi No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 Dasar-dasar .

Agronomi 4 (3 -3) SEP 241 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) Semester 4 SEP 221 Ilmu Kependudukan 3 (2 -3) .

Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi (Lanjutan) Serltester 5 SEP 242 Ekonomi Mikro 3 (3 0) GMK Gizi dan Pangan 2(2-0) Semester 6 SEP 252 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2 3) SEP Ekonorni ~akko 3 (3 0) SEP Ekonomi Sumberdaya 3 (3-0) Semester 7 STK 491 SEP 353 Pengantar Ekonometrika Manajemen Agribisnis 3 (2 -3) 3 (3 -0) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang BiologiIGenetika No.M. Mata Kuliah Kredit Se~nester 3 BIO 210 Dasar-dasar Ekologi BIO 301 Pengantar Biologi Sel Semester 4 BIO 202 Genetika Dasar BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Semester5 BIO 341 Genetika Populasi 4 (3 3) Semester6 Pilih salah satu dark BIO 351 Genetika Tumbuhan BIO 352 Ekologi Lanjutan Serltester 7 BIO Ilmu Pemuliaan Tanaman BIO BIO 443 Biologi Populasi Taksonom Numerik . K.

Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Dasar Semester 5 MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 0) MAT 471 Analisis Numerik I 4 (3 -3) Semester6 MAT 325 Fungi Kompleks 3 (3 0) MAT 324 Analisis Real I 3 (3 0) Semester7 MAT Kapita Selekta 3 (3 -0) .Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Matematika No.

yang tercerminkan dari kemampuannya dalam mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu masa depan dan mampu menerapkan pengetahuzmya di dalam masyarakat. Mikrobiologi.4. dan Biologi Populasi. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 BIO BIO BIO KIM KIM STK 201 212 214 350 225 211 Zoologi Umum 3 Anatomi clan Morfologi Tumbuhan 3 Talcsonomi Tumbuhan 4 Biokimia .Sarjana semacam ini harus menguasai dengan baik teori dasar biologi dan dibekali teknik penerapan teori tersebut dalam usaha memecahkan teori persoalan yang terdapat dalam masyarakat. Jurusan Biologi Tujuart Pendidikan Jurusan Biologi menyelenggarakan program studi Biologi dengan Sub-bidang Botani. Zoologi. Kurikulum No.83. Kurikulum program sarjana biologi disusun untuk menghasilkan sarjana yang berkualitas tinggi. Jurusan Biologi juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Biologi.

Umum 4 Kimia Organik 3 Metode Statistik I 3 Jumlah: 20 sks Semester4 BIO 201 BIO 213 BIO 222 BIO 231 KIM 236 STK 212 Genetika Dasar Fisiologi Tumbuhan Dasar Dasar-dasar Anatomi Banding Mikrobiol y. Dasar Kimia Ana tlk Metode Statistik I1 4 4 3 3 3 3 Jumlah: 20 sks .

Semester5 BIO 301 Pe antar Biologi Sel 2 3~ BIO 303 ~ k ~asar 3 BIO BIO dan KIM 322 Verte rata 3 331 Fisiologi Genetika Mikroba 4 Pengenalan Alat-alat Laboratorium 2 Pilihan: 3-4 Jumlah. 17-18 ~ks Semester6 BIO 302 BIO 312 BIO 333 BIO 323 Dasar-dasar Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah Biologi Cendawan Pilihan: 2 4 4 3 9-10 Averte rata Jumlah: 22-23 sks Semester7 BIO 401 BIO 402 BIO 403 Kultur Jaringan Mikroteknik Kolokium Pilihan: 3 3 1 9 Jumlah: 16 sks .

Semester8 BIO 404 BIO 405 Masalah Khusus Seminar Kuliah Kerja Nyata Praktek Lapang 6 1 4 4 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester1-8: 146-148 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester 5 BIO 341 BIO 342 KIM 240 GMF 211 Genetika Populasi Evolusi Kimia Fisik dan Koloid Klimatologi Dasar Semester6 BIO 343 BIO 351 HPT 211 BIO 353 BIO 355 TNH 211 BIO 361 BIO 363 BIO MPS 212 BIO 362 BIO 364 BIO 365 BIO 317 TPG221 BIO 373 and Prinsip-prinsip Konsemasi Genetlka Tumbuhan Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Floristik Fisiolo Zat Pen atur Tumbuh Dasar Histologi Mamalogi OrnitologiDasar-dasar Limnologi EntomologiIkhtiologi Protomlogi Mikroba dan Peranannya Mikrobiologi Pangan Virologi .Mata Kuliah Pilihan No.

Sentester7 BIO BIO BIO BIO BIO 457 451 443 453 BIO 454 BIO 441 BIO 461 BIO BIO 471 Pemuliaan Tanaman SumberdayaGenetik Taksonomi Numerika Ekofisiolr Tumbuhan Pertumb an clan Perkembangan Tumbuhan Botani Ekonomi Biologi Radiasi Embr10106 Genetika ewan Tigkah Laku Hewan Mikrobiologi Tanah .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) BIO 472 BIO 474 TPG422 BIO 372 BIO 444 BIO 452 BIO 453 BIO 455 BIO 473 BIO 475 FKH BIO 462 BIO 463 BIO 464 FKH BIO 466 Mikrobiologi Lin un an 3 Biologi dan Budi F aya s amur 3 Teknologi Fermentasi 3 Imunobiologi 3 Dinamika Po ulasi 3 Biologi poP&i ~umbuhan 3 Ekologi Lanjutan 3 Pengantar AMDAL 3 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 Algologi 3 Ilmu Penyakit Hewan 3 Ekol* Hewan .

3 Ekofislologi Hewan 3 Zoogvafi 3Endohologi 3 Peng. Hama dan Penyakit 3 .

serta menganalisis model tersebut. serta . dan pengembangan. perencanaan. penelitian. Sosial Ekonomi. setiap mahasiswa yang memilih bidang keahlian utama matematika harus menentukan bidang studi penunjangnya. Statistika. Ilmu Komputer. Teknologi Pertanian. Mahasiswa yang ingin memilih Jurusan ini diharapkan mempunyai minat utamanya mengembangkan dan menerapkan matematika. Kemampuan ini berupa kemampuan menelaah fenomena nyata. Diharapkan pada waktunya nanti tersedia bidang-bidang penunjang Biologi/Ekologi/Lingkungan. Fisiia-Oseanografi. kemudian menyusun dalam bentuk model matematika. Lulusan program studi Matematika ini diharapkan mempunyai kesempatan kerja baik di lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta dalam bidang pendidikan. yang kemudian akan ditingkatkan sesuai dengan fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu. Pengembangan Wilayah dan Penginderaan Jauh.835. ataupun kegiatan yang berkaitan erat dengan penggunaan metode kuantitatif. Jurusan Matematika Tujuan Pertdidikmt Program pendidikan sarjana matematika bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan matematika pada disiplin ilmu yang lain. Ilmu-ilmu Tanah. Jurusan Matematika IPB merencanakan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun pelajaran 199011991.Daya Tampung Jurusan ini pada tahap awal sebanyak 40 orang. dan di Tingkat Persiapan Bersama nilai mata ajaran Pengantar Matematika dan Kalkulus I tidak kurang dari B.

Selain mengelola mahasiswa Program Si. . baik dalarn bidang matematika ihi sendiri maupun dalam bidang yang lain. Di samping itu. Jurusan Matematika juga menyelenggarakan Program Ds Kependidikan Guru Matematika. lulusan tersebut diharapkan juga memiliki landasan yang kokoh untuk memperdalam pengetahuannya misalnya dalam jenjang studi lanjutan di fakultas pasca sarjana.lembaga-lembaga yang mempunyai sistem komputer.

firikulum No. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 MAT 201 Humaniora 1 (0-2) MAT 211 Kalkulus II MAT 213 Aljabar Linear Elementer MAT 271 Komputasi I MAT 231 Metode Matematika I STK 211 Metode Stastitika I Pilihan 3 Jumlah: 21 sks Semester 4 MAT 212 MAT 252 MAT 272 STK 212 Kalkulus 111 Analisis KompleksKomputasi11 Metode Statistika I1 Pilihan 6 Jumlah: 21 sks Semester 5 MAT 321 Aljabar MAT 331 MAT 391 MAT 371 Numerik I Pilihan 6 Struktur Persamaan Diferensial Biasa Pen antar Teori Peluang An% .

Jumlah: 29 sks Semester6 MAT 352 Analisis Real I STWMAT 3% Statistika Matematik MAT 342 Geometri MAT 372 Analisis Numerik I1 Pilihan Jumlah: 19 sks .

3 MAT 361 MAT 373 Tajuk Pilihan (Murni) I Operationi Research I . Mata Kuliah Kredit Semester 3 Kuliah Non-Matematika 2 -3 Semester 4 MAT 202 MAT 204 MAT 232 Pengantar Dasar Matematika Teori Himpunan Metode Matematika I1 qy 3 3 -0 Kuliah Non-Matematika 2 -4 Semester5 MAT 3.Sunester 7 MAT 451 Analisis Real 11 MAT 421 MAT 461 Aljabar Linear Lanjut Optimasi Kuliah Pilihan 8 Jumlah: 20 sks Setnester 8 MAT 401 MAT 400 MAT 402 Sejarah Matematika Tugas Akhir Seminar Kuliah Pilihan Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 -8: 154 sks Mata Kuliah Pilihan No.

Matematika Diskrit STK 331 Metode Penarikan Contoh STK 3W Eksplorasi Data Kuhah Non-Matematika 2-6 .

Mata Kuliah Pilihan (Lanjutan) Semester 6 MAT 324 Teori Grup MAT 332 Persamaan Diferensial Parsial MAT 362 Operations Research I1 STK 314 Statistika Nonparametrik STK 332 Perancangan Percobaan Kuliah Non-Matematika 2 -6 Semester 7 MAT 453 MAT 441 MAT 4** MAT MAT MAT STK 415 STK 431 433 471 493 Ukuran dan Integral Lebesque Geometri Diferensial Tajuk Pilihan (Murni) 111 Metode Matematika 111 Kontrol Optimum Ilmu Komputer I Analisis Peubah Ganda Pengantar Analisis Komponen Ragam Semester 8 MAT 4** MAT 422 MAT 454 MAT 456 .

MAT MAT MAT MAT 472 492 462 472 MAT432 STK 492 STK 494 STK 4% Tajuk Pilihan (Murni) IV 0. Aljabar Terapan Topologi Analisis Fungsional Ilmu Kom~uter 11 Pe ntar~roses Stokastik ~aF~ilihan R Ta~uk Pilihan Komputasi Tajuk Pilihan Terapan Pe antar Ekonometrika Sid' 2 Regresi Terapan Statistika Peneawasan Mutu Facaan Mandiri .

termodinamih. Kesetimbangan dan Asam Basa. kimia koloid dan dasar-dasar analisis. M. Dasardasar Ikatan Kimia. Elektron dalam atom. Campuran. kinetika. SILABI 8. elektrokimia. kimia hayati dan kimia lingkungan. Anwar Nur Staf KIM211 Kimia Anorganik I 3 (3 0) 1 Perkembangan daftar periodi. Jurusan Kimia JUM 101 Kimia Dasar I 3 (2 3) 1 Bahan dan Pengukuran. Stoikiometri.1. M. Gas. deskripsi unsur. senyawaan kompleks. zat padat dan zat cair. kimia inti. Daftar Periodik dan Sifat-sifat Atom.4. asam-basa poliprotik. Latifah K Darusman Staf RIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. Anwar Nur Star KIM 201 Kimia Dasar 111 3 (3 0) 1 Ikatan kimia lanjutan. Teori Atom.84. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. .

kelimpahan.struktur atom. teori orbital molekul. Hendra Adijuwana Staf . transisi. ikatan kirnia.pembuatan unsur. kelimpahan dan kegunaannya. senyawa koordinasi. Hendra Adijuwana star KIM 212 Kimia Anorganik I1 3 (2 3) 2 Sifat fisika dan kimia logam. katalisis. spektrum senyawa koordinasi. sifat fisika dan kimia. allotropi. dm bio-anorganik. dan kegunaannya (diutamakan unsur golongan utama). teori medan Ligan. anomali. kinetika dan mekanisme reaksi.

silkena. metode ekstraksi. alkohol. karbohidrat. metode pemisahan. KIM 222 Eimia Organik I1 4 (2 6) 2 Pembahasan gugus fungsi karbonil dan karboksil beserta mekanisme reakshya. Anmrr Nur Zuraida Fatma P.RIM221 Kimia Organik I 4 (2 6) 1 Konsep dasar ikatan kovalen. elektroforesis) analisis kualitatif metode Dames. senyawa heterosiklik dan polisiklik. senyawa aromatik dengan penekanan sifat fisik dan kimia berdasarkan struktur serta mekanisme reaksi. pembahasan gugus fungi alkil halida. eter. (khromatografi. alkana. protein. Tun Tedja Irawadi Dudi Tbohir KIM 231 Analisis Kualitatif 3(2-3)l Pengenalan umum mengenai analisis kimia.. lipid dan asam nukleat. sintesis umum senyawa or@. asam amino. M. EIly Suradikusumah Eti . analiin sistematik. Latifah K.

gravimetri pengendapan. asidialkalimetri.Rohaeti kUb4 232 Analisis Kuantitatif I 3(2-3)2 Metoda klasik dalam analisis kuantitatif yaitu gravimetri evolusi. oksidireduktometri. Darusman Hastatiningsih KIM 202 Ldteratur Kimia 2 (1 -3)2 Penelusuran jenis pustaka dan cara penggunaannya. Harjadi Stat . elektrogravimetri. W. Elly Suradikusumah Latifah K. tulisan ilmiah dalam berbagai bidang kimia baik yang berupa hasil penelitian maupun populer. telrnik penulisan ilmiah. komplekso dan kelatometri.

reaksi radikal bebas. Suminar S. kesetimbangan dan dinamika elektrokimia. larutan. potensiometri. laju reaksi kimia. ikatan kimia. Achmadi Dondin Sajuthi Gustini KIM333 Analisis Kuantitatif I1 3 (2 -3)1 Analisis kuantitatif dengan cara konduktrometri. . Latifah K. M. penataulangan kationik intramolekul reaksi adisi dan eliminasi. sifat-sifat gas dan teori kinetik gas. proses transport dan difusi molekuler. Sri Saeni Zainal Alim M. sifat-sifat koligam. dan proses pada permukaan. Darusman M. struktur atom dan molekd. perubahan fasa dari bahan murni dan campuran sederhana. KIM 342 Kimia Fisik I1 4(3 -3) 1 Pengenalan kuantum.KIM 241 Kimia FisikI 3 (3 0) 2 Keadaan bahaa. reaksi terhadap gugus karbonil. simetri. Darusman Risna Yetti KIM 323 Kimia Organik Fisik 3(3 0)1 Pendalaman struknu. mekanisme substitusi nukleofilik dan elektro6lik. spektrofotometri uv dan sinar tampak. Sri Saeni Latifah K. reaksi perisiklik dan fotokimia.spektrofotometri umum. kimia koloid. termodinamika.

Elly Suradikusumah Latifah K. Sri Saeni RIM 334 Analisis Instrumental 3 (2 3)2 Metode analisis kimia dengan peralatan modem. .fluorimetri. spektroskopi infra merah. Darusman M. spektrokopi nyala. dan polarograti. kromatografi gas. meliputi spetroskopi absorpsi dan em. spektroskopi resonansi magnet inti.

entalpi kalor dan kalor reaksi. dan analisis asam amino. katalis heterogen dan reaksi-reaksi heterogen. Anwar Nur Staf KIM343 Termodinamika 3 (3 0) 2 Teknik operasi matematik. Dondin Sajuthi star KIM344 Kinetika Kimia 3 (3 0) 2 Hukum aksi massa. Hukum I Termodinamika.spektroskopi massa. fungsi energi bebas dan penerapannya pada perubahan fasa. Oetomo Djajanegara Staf KIM352 Biokimia I 4(3-3) 1 Membahas jenis sel organisme dan ultra-struktum&i serta fungsi dari organel yang terdapat di dalamnya. Hukum I11 Termodinamika. energi aktivasi. entropi dan energi bebas Gibbs. katalis asam-basa. ordo-reaksi. proses absorpsi. penerapan fungsi enersi energi bebas pada perubahan-perubahan kimiawi. standar entalpi. protein dan . sifat dan fungsi biomolekul penyusunnya seperti: karbohidrat. kromatografi cairan kinerja ti@. gas ideal dan non-ideal. M. mekanisme reaksi. lipid. penerapan Hukum I pada gas. Hukum I1 Termodinamika. teori kecepatan reaksii fotokimia. Juga dibahas komposisi mahluk hidup serta struktur. Kinetika enzim.

M. Pemanfaatan enersi dan senyawa hasil metabolisme yang diperoleh mahluk hidup. M. lipid danprotein. Hawab Staf . Keterlibatan vitamin dan mineral dalam proses metabolisme. Hawab S taf KIM 352 Biokimi I1 4 (3 3) 2 Lanjutan Biokimia I. Metabohme dari seluruh makro-molekul seperti karbohidrat.asam amino serta air dan mikronutrien-esensial untuk pemenuhan kehidupan organisme seperti: vitamin dan mineral.

F. Suminar S. Djokowoeryo S. pengamatan terhadap radiasi. intuisi. Anwar Nur KIM 435 Radiokimia 32-3)l Mempelajari dasar reaksi inti. pengambiian keputusan. teknik labelling. radiasi. Rumawas S taf . percobaan. daya khayal. kebijaksanaan. pewaan radioisotop dalam penelitian kimia dan biologi. kesulitan-kesulitan dalam penelitian. hypotesis. Pembahasan ditekankan pada penafsiran spektrum. S taf KIM 403 Metoda Penelitian 2 (2 0)1 Penelitian kimia.KIM424 Struktur Molekul dan Spektrokopi 3 (2 3)1 Penerapan berbagai spektroskopi dalam penentuan struktur senyawaan organik. pengamatan. faktor kebetulan dalam penelitian. persiapan penelitian. Achmadi M. akal.

turunan parsial turunan berarah. Hendra Adijuwana KIM325 Kimia Bahan Alam 2(2-0)l Cara-cara isolasi ekstraksi dan penentuan stnrktur. Reaksi Oksidasi-Reduksii kimia koordinasi dan kelarutan dari UnsurISenyawa Anorganik ke dalam sistem Biologis. sistem spektrofotometer dan spesifikasi instrumen. luas permukaan. kekontinuan. sintesis parsial atau total senyawa-senyawa yang berasal dari pelbagai produk alam (hewani. Stoke. mikroba) misal . minimum. diferesensial pasti.normal. gradien. integral ganda: integral ganda dua luas. dalil-dalil Gree.turunan ordo tine. diferensial total. garis . Staf KIM 313 Kimia Bioanorganik 3 (3 0) 2 Penerapan Reaksi Asam-Basa. fungsi kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. bidang taqgen. sifat-sifat fisik dan kimiawi. koordinat polar. Sudarsono Hendra Adijuwana KIM 305 MAT222 Kalkulus Lanjutan 3 (3 -0) 1 Fungsi peubah ganda: limit. koordinat silindrik. Bilangan kompleks. Pengantar kepersamaan diferensial. tumbuhan. integrasi dan diierensial. volume.Mata Ajaran Pilihan Wajib Jurusan KIM 304 Elektronika 3 (3 -0) Dasar elektronika dalam hubungannya dengan instrumentasi kimia meliputi konsep Fourier transform. maksiium.

antibiotik dan produk kimia lainnya. termodinamika dan kinetika polirnerisasi. heterosikli alkaloid. zat pewarna. fenolik.senyawa-senyawa aromatik. hormon. . steroid. polimer sintetik $an hayati beserta reaksinya. RMT Sutamiharja Dudi Thohir KIM 326 Kimia Polimer 3 (3 0)2 Reaksi pembentukan polimer. vitamin.

dan ikatan rangkap. pengujian dan penggunaan polimer. penggunaan organoborana dan organosilana. reaksi pada ikatan C-H tak aktif. Sjachri Zuraida Fatma P. Suminar S. postulat dan prinsippr@ip umum mekanika kuantum. KIM 327 Sintesis Kimia Organik 3 (1 6) 2 Merancang. pencetakan. oksilator harmonik. Juga dibahas reduksi sulfat. Pembahasan digolongkan ke dalam pembentukan ikatan karbon-karbon tunggal. oksidasi dan reduksi. Metabolisme dasar: regulasi kegiatan en& dalam metabolisme dan aspek metabolisme khususyang berlangsung pada tumbuhan. Hendra Adijuwana Staf KIM 353 Biokimia Tumbuhan 3(3 0) 1 Pemahaman tentang sel tumbuhan substruktur dan fungsinya. Staf . reaksi Diels Alder.perincian fisik polimer. sistem tiga dimensi. nitrat. Djoko Soedarmo M. biosintesa karhohidrat. struktur dan resonansi molekul kompleks. serta senesens fotosintesis fiksasi nitrogen. M. biosintesa hormon dan senyawa lain yang berperan dalam proses biologis mahluk hidup lain. Achmadi Aryetti KIM 345 Kimia Kuantum 3 (3 0)2 Persamaan Shodinger dan penerapannya. menyusun strategi dan menganalisis sintesis organik. lipid.protein dan asam nukleat serta keterlibatan mineral dalam metabolisme tersebut.

Pemilihan cuplikan dan cara perlakuan cuplikan.KIM354 Teknik Penelitian Biokimia 3 (2 -3)2 Cakupan penelitian Biokimia. Pemisahan dan pemekatan serta pemurnian enzima. Pemisahan senyawa-senyawa pengganggu analisis. . deproteinasi cuplikan. dan teknik analisa. Pemilihan topik penelitian.

fdtrasi gel dan pelbagai teknik kromatografi serta teknik analisis lainnya. Kebutuhan gizi untuk kehidupan. . Norman R Anwar S taf KIM 361 Kapita Selekta Kimia 3 (3 0) 2 Aplikasi kimia radio. Pola makan dan penyakit metabolik. M. energi dan lingkungan. Sri Saeni Mata qjaran Piiihan KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 3) 1 Pembahasan tentang pengoperasian metode fisika dan kia dalam pemisahanfpemurnian yang diperlukan untuk penetapan struktur molekul. pengawetan makanan. Kebutuhan enersi dan pemanfaatannya. lemak dan rninyak.Uji keaktifan enzim secara kualitatif dan kuantitatif. kimia obat dan terapi kiia. Faltuleus dan intoleransi makanan. Diet lengkap dan seimbang. kimia pertanian. pertumbuhan dan produksi serta ketahanan kekebalan tubuh. Zat toksin dan pengganggu dalampemanfaatan zat gizi di dalam tubuh. serta senyawa-senyawa steroid. Malnutrisi protein kalori. Selulosa dalam diet. Elektroforesis. pencemaran air dan udara. Aisjah Girindra Staf KIM 355 Biokimia Nutrisi 3 (2 -3) 2 Zat makanan clan zat gizi.

M. padat-gas. Sri Saeni . padat-carian. muatan antar permukaan.M. reologi. Sjachri Purwantiningsih KIM 446 Kimia Permukaan 3 (3 0) 2 Antar permukaan cairan gas dan cairan-cairan. emulsi dan busa.

Darusman Syahriza KIM 456 Pengantar Biokimia Industri 2 (2 0) 1 Pemanfaatan mikroba untuk transformasi biokimia. pengaturan aktivitas biologis. keseimbangan membran dan lapisan ganda. Hambatan dalam sintesis sistem imun tubuh khususnya yang diakibatkan oleh metabolit tubuh.KIM 447 Kimia Biofisik 3 (3 0) 2 Struktur molekul bioldgis. ~isjah Girindra Staf KIM 458 Bioenergetika 2 (2 0) 2 Transformasi enersi biologis. . Enersi panas. Staf KIM 457 Pengantar Imunokimia 2 (2 0) 1 Dasar-dasar imunokimia. biologis. Latifah K. Dasar termodinamika dan dampak biologis. Pemanfaatan limbah dalam penanggulangan polusi industri ke lingkungan. Peran ADN dan ABN dalam sintesis antibodi dan antigen. keterlibatan protein dalam sistem imun tubuh. Aspek kerekayasaan biokimia fermentasi. Proses selular dengan reaksi isotermal. serta pengendalian proses. M. interaksi ligand pada keseimbangan dan kinetikanya. Djoko Soedarmo. Galisis konformasi dan gaya penentu struktur. Deteksi dan pengenalan jenis protein yang terlibat dalam sistem imun tubuh. teknik determinasi struktur dan fungsi-fungsi.

ATP. Biosintesis ATP Aerobik di Mitokondria. Staf KIM 459 Vitamin dan Enzim 3 (3 0) 2 Uraian tentang sifat-sifat kimia tiap vitamin. Pertumbuhan dan biosintesis.Enersi bebas dan enersi kerja. Djoko Soedarmo M. Peranan vitamin dalam sistem enzim yang mengatur dan mengarahkan jalur meta- . Translokasi aktif dan biolostrik. . Biosintesis ATP Anaerobik. Katalisis dan energi aktivasi. dan transfer energi kimia.

Latibh K. Sri Saeni KIM 463 Kimia Tumbuhan 3(2-3)1 Metoda dan analisis tumbuhan secara umum . sifat dan mekanisme kerja enzim dan koenzim dalam kaitan dengan kerjanya dalam metabolisme seluler. proses oksidasi-reduksi dan ion-ion penting dalam tanah. Juga dibicarakan mengenai palvor dan aroma makanan. M. daging dan produk dari daging. Klasifikasi. Darusman Elly Suradikusumah M. tanah-tanah masam. pertukaran kation. tanah-tanah berkadar garam tinggi. Hambatan antimetabolit dan rangsangan senyawa kimia tertentu terhadap daya kerja enzim pada mahluk hidup. retensi molekuler dan anion.bolisme dalam tubuh. pelapukan dan perkembangan tanah. karbohidrat dan protein. fasa padat tanah. biji-bijian dan food additive. komposisii perubahanperubahan yang te rjadi selama pengolahan dari penyimpanan serta dasar-dasar teknologi dari komponen kimiawi yang terkandung dalam bahan pangan yang meliputi antara lain lemak. susu dan produk-produk dari susu. sayuran dan buah-buahan. Anwar Nur KIM 462 Kimia Tanah 3(3-0)l Prinsip-prinsip kirniawi penting. dan lipida lain. Norman R Amar Staf RIM 461 Kimia Pangan 3(3-0)2 Membahas sifat-sifat fisik dan kimia. Sjachri M.

Elly Suradikusumah Hendra Adijuwana .seperti ekstraksii isolasi dan identifikasi. alkaloid dan senyawaan nitrogen lain. asam organik. gula. struktur. dan metode analisis khusus dari senyawaan yang umum terdapat dalam tumbuhan seperti fenol. pengenalan sifat kimia. dan distribusi. lipida. dan makromolekul. terpenoid.

redoks dan sel elektrokimia fasa padat dan permukaan partikel tanah. kelarutan zat . secara pemantauan kualitas lingkungan (air.KIM 464 Kimia Lingkungan 3(2-3)l Dasar-dasar ekologi. udara) di samping itu juga dibicarakan perjalanan zatzat pencemar dalam tubuh dan bahayanya terhadap kesehatan. kimia dan biologi yang mempengaruhi liigkungan. M. pelestarian dam. Sri Saeni KIM 466 Kimia Fisik Tanah 3 (3 0) 2 Sifat kimia fisik komponen. Darusman Hendra Adi Juwana KIM 467 Kimia Obat 3 (3 0) 2 Sifat-sifat kimia. toksikologi. dan gas-gas beracun terhadap makhluk hidup. sifat Gsik dan kimia air. logam-logam berat. paramater fisik. termodinamika kimia air. Latifah K. proses-proses pengendapan dan pelarutan. tanah. keseimbangan dan kenetika reaksi. dan struktur kimiawi mineral liat. fisik dan aktivitas . Sri Saeni KIM 465 Kimia Air 3(2 -3)1 Struktur air. M. energi bebas. pengaruhpengaruh pestisida. oksidasi reduksi dan antar permukaan pada larutan. interaksi elektrolit dan permukaan tanah. siklus hidrologis. kirnia koloid organik tanah.dalam air.

dan industri-industri lain. sabun. cair maupun padat. berbagai jenis bahan bakar baik gas. industri kimia. industri farmasi. proses pembuatan obat. Dondin Sajuthi Staf KIM 468 Kimia Industri 3 (2 3) Energi. Minyak. hubungan struktur dan aktifitas serta obat metabolisme dari obat.biologi dari obat. . lemak. Industri bahan bangunan. industri makanan.

M. Zat-zat (agent) yang bersifat toksin (teratogen.M. Sutamihardja . Sutamihardja KIM 471 Toksikologi 3 (3 0) Luas dan lrngkungan toksikologi. meliputi segi struktur. kertas. wcinogen. pengaruh pestisida terhadap satwa liar dan gangguan (hazzard) terhadap manusia dan hewan. pestisida di lingkungan. pemisahanlpemurnian dan kegunaan dalam industri. pestisida. distribusi dan ekskresi toksikan. metabolisme zat-zat toksii. pulp. RT. fitotoksin dan lain-lain).logarn berat.detergen. liquid dan zat ekstraktif. Suradikusumah Staf KIM 469 Kimia Kayu 3(2-3)2 Pembahasan dibagi ke dalarn empat golongan senyawa: selulosa. toksisitas dan metabolisme pestisida dalarn tubuh. faktor-faktor yang mempengaruhi toksikologi. reaksi kimia. Suminar S. proses-proses kirnia pada pengilangan minyak dan industri petrokimia. wa kerja. food additive toxin hewani. Elly S. hemiselulosa. Achmadi Tun Tedja Irawadi KIM 470 Pestisida 3 (3 0) Klasifkasi dan jenis pestisida. evaluasi toksikologi. plastik dan karet. absorbsi. RT.

komposisi dan sifat-sifat kimia sel.. respirasi. Struktur dan organisasi genom organisme. fotosintesis. Manipulasi genetik. Pemetaan gen pada virus. Regulasi ekspresi gen. Yusuf Staf BIO 231 Fisiologi Tumbuhan 4(3-3)4 Struktur dan fun@ sel.Mata qjaran dari Jurusan Lain BIO 201 Genetika Dwir 4(3-3)4 Genetika Mendel. Struktur kimia material genetik. Proses transfer informasi genetik. hubungan air. Mutasi genik. berbagai macam struktur dan aktivitas . tumbuhan vegetatif dan generatif faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh.tumbuhan. Prokaryoto dan eukaryoto. Pertumbuhan dan diferensiasi. zat-zat pengatur tumbuh. Perubahan genom. fotorespirasi. proses transport sel jaringan dan tumbuh. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. Struktur dan siklus organisme. nutrisi mineral. Prasyarat: BIO 101 Said Harran Staf BIO 231 Mhbiologi Dasar 3 (2 3) 4 Dasar-dasar mikrobiologi.air sebagai bahan penyusun sel. Genetika ekstrakhromkmik. Prasyarat: BIO 101 M. fisiologi biji.

Sunajo Sastrohadinoto Staf . star BIO 310 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur.. pertumbuhan. sel prokaryoto dan eukaryoto. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. Prasyarat: BIO 101 Ratna Sari K. susunan kimia sel berbagai organel dan fungsinya.sel. nutrisi. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. terutama bakteri.

S. entropi. Harran Staf GFM 241 Termodinarnika Atmosfer 3(3-0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Masalah dalam pengurusan respons percobaan. Hukum kedua termodinamika. Diagramdiagram. sel somatik media hara. Rancangan lingkungan. Sjamsun STK 332 Perancangan Percobaan 4(3-3)6 Maksud dan tujuan merancang percobaan. Hidayat Pawitan Saedarsono Edward H. Asas-asas perancangan percobaan. teknii kultur mumi. sel. Siregar STK 282 Pemrograman Kornputer 4(4-3)4 Pemrograman dengan bahasa FORTRAN atau PASCAL. Wigena M. kultur organ. hormon dan diferensiasi.BIO321 Fisiologi Hewan 4 (3-2) 6 Asas dan konsep yang umumdari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. energi internal dan entalpi. Rancangan perlakuan. Teladan analisis untuk beberapa rancangan baku. Persamaan Clausius Clapeyron. S. Sumber-sumber galat dalam percobaan dan teknik-teknik untuk mengatasinya. baik daridalam maupun dari luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostasis). AH. Analisis . Proses-proses adiabatik. Hartini Sjafri Sikar Staf BIO 401 Kultur Jaringan 3(2-3)7 Penggunaan etur jaringan beserta latar belakang teorinya.

Anggapan-anggapan yang melandasi suatu model analiiis ragam dan uji-uji kesesuaiannya.A. A. Mattjik M. Sjarkani Musa .kovarians.

kimia lingkmgan. kinetika. kimia hayati dan kimia lingkungan. kimia inti. kinetika hia. kesetimbangan dan asam basa. stoikiometri. elektron dalam atom. asam dan turunannya. Latifah K Darusman S taf KIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia.KIM 100 Kimia Dasar 3(2-3)l Stoikiometri. teori atom. dasar-dasar ikatan kimia. gas. spektroskopi dalam penen- . kesetimbangan. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. daftar periodik dan sifat-sifat atom. termodinamika. Anwar Nur Staf KIM 225 Kimia Organik 3 (3 0) 1 Reaksi dan mekanisme reaksi golongan hidrokarbon. asam basa dan pH. kimia inti. alkohol aldehida/keton. reaksi redoks. Elly Suradikusumah Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3(2-3)l Bahan dan pengukuran. pengantar ke kimia organik. campuran. M.

metode analisis kualitatif.tuan struktur. titrimetri berdasar reaksi matematis. elektroforesis. protein. Ha qadi . Elly Suradikusumah W. asam nukleat. spektrometri. stereokimia. gravimetri. khromatografi. Suminar S. lipid. Achmadi Staf KIM 236 Kimia Analitik 3 (2 3) 1 Stoikiometri. pengendapan dan reduksi oksidasi. karbohidrat.

Saeni Latifah JL Darusman Dondin Sqjuthi KIM 243 gimia Fisik dan Koloid 3 (2 3) V2 Hh termodbm&a.i KIM 250 Pe-tar Biokimia 3(2-3)l Membahas siklus enersi hayati. kesetimbangau kimia. gi. dinamika kimia.zi. S. campuran koloid. Saeni IhnTedJ0Irawad. pengenalan reaksi. M. termokbnia. sifat-sifat larutan. sifat clan kesetimw permLatitah K.KIM240 gimia Fisik 3(2-3)W Memplajari hukum termodinamika. sifat-sifat larutan. DanJsmas MS. pengenalan kimia kuantum dan sCruktur molekul. fotosintesis. termokimia. regulasi metabohme. fiksasi nitrogen. entropi. entropi. pembusukan . proses transport kofoid.

protein. vitamin dan mineral. asam amonia serta kelompok-kelompoknya. fermentasi dan pengantar bioteknologi. Topik di atas dibahas seeara biologis. hormon. hormon dan asam nukleat. karbohidrat dan lipid. enzim. lipid. KIM 252 Biokimia I 3 (2 3) 1 Membahas biokimia 6sik kehidupan. dan regulasi metabolisme. bioenergetika serta hubungannya dengan metabolisme karbohidrat. Djoko Soedarmo Mansyur Hawab Staf KIM 251 Biokimia Umum 3 (3 0) 2 Membahas aspek kimia biofuika kehidupan. proses penyakit dan pembentukan antibodi.dan pengawetan. karbohidrat. Aisyah Girindra. tentang protein. Mansyur Hawab Staf . lipid. asam nukleat. protein. Vitamin.

enzim. metabolisme karbohidrat-lipidprotein. Khromatogra6. M. pengantar fermentasi dan bioteknologi. IR). UV. pengantar metabolisme.KIM 253 Biokimia I1 3 (2 -3)2 Melanjutkan pembahasan asam nukleat. khromatografi. integrasi metabolisme. spektroskopi. Anwar Nur Hendra Adijuwana KIM 568 Kimia byu 3 (3 0) 1 Komponen kimia . M. spektrofotometer (Visible. pencernaaa. AnNur Staf KIM 537 Telolik Laboratorium 3 (2-3) 1 Elektronika. pemisahan asam amino. Mansyur Hawab Staf KIM 330 Pengenalan Alat-alat Laboratonurn 2 (1 3) 1 Membahas dasar teori dan penggunaan alat-alat laboratorium seperti pH meter dan potensiometer.

uji toksisitas.kayu(sellulosa. RTM. pengolahan kimia Lap (arang. Hubungan struktur kimia dan aktivitas &at. ferment@ pengaweian. hemi sellulosa. toksikologi lingkungan. cara identifbsi racun tertentu. Suminar S. lignin dan zat extraktif). devirat selluloea). Achmadi KIM 569 Kimia Obat-obitan 2 (2 0) 2 Golongan zat kimia yang dijumpai pada obat seperti alkaloid. dan sebagainya. Sutamihardja . Staf KIM 567 T~Lsik~Iogi 2 (2 0) 2 Dasar-dasar toksikologi. toksisitas obat.

Star KIM581 Biddmia Komparatif 3(3-0)2 Membandingkan mekauismc odmoregulasi. tetapi dengan tingkat kedalaman ilmu yang lebih jauh dksuaikan dengan jenjang pendidikan. Siklus energi. Peranan ekse enzim terhadap reaksi aerobik dan anaerobilr dalam tanah. fosfor dan mineral sehubungan dengan fdosintesis dan desiminasi yang kontinyu.Membahas hai yang sama dengan KIM 476. zat karbon. KIM S19 Bioldmia Tanah 3 (3 0)1 Tanah sebagai suatu sistem di mrnr terjadi pertukaran zat oleh mikroba tanah-dan bghqpmya. . Djoko Soednwo M. nitrogen. respirasi ekskresi.

tumbuhan dan mikroba dihubungkan dengan tingkat perkembangan organorgannya. KIM 582 Tbik helltian BioMmia 3(2-3)2 Teknik laboratorium untuk penelitian jaringan dan cairan hayati penman alat-alat khusus. air asin. darat. Aisjah Girindra Star RIM 583 Detuiomi Hayati 2 (2 0) 1 Berbagai faktm fisilr. metode warburg. Djoko Soedarmo M.serta metabolisme kehidupan air tawar. kimia dan hayati yang berperan dalam proses pembusukan dan ke& bahan hayati. monometxi. KIM 584 Metabolisme In termedier 3 (3 0)2 sku swei dari tapak-tapak jalan metabolisme dengan perhatian khusus tentang stud-stud pada hewan . Djoko Soedarmo M. elektroforesis dan sebagainya. Degradasi deterioratif bcrbagai bahan hayati.

Biosintesis dari konsthen tenunan yang penting seperti karbo- .utuh.

asam amino dan protein. ~e&uk di sini peranan enzim. pengaturan hormon terhadap rcaksi-reaksi metabolik. hormon dan membran dalam ~neqptur r d di tingkat sel. Djoko Soedawo M.hidrat.maltannn dengan mineral essensial. Diskusi mengenai perkembangan mutakhir dalam metabolisme mineral seperti fortifbi dan "enrichment" mineral. respirasi ekskresi dan homeostati. Jalur metabolisme termasuk absorb& retensi dan ekstensi mineral dan sebagabya. led asam-asam nukleat dan porfirin. . Interaksi bahan. KIM 585 Regulasi Metabolisme 2(2 0)2 Peranan berbagai ion. Staf KIM 586 Mttobdisme Mineral 2 (2-0) 1 Metabolisme mineral essensial. non essensial dan mungkin essensial dalam diet. zat sederhana dan kompleks dalam memelihara keteraturan dan kenorrnalan metabolisme.

Djoko Soedarmo M. Berbagai zat yang secara khas c. Fkiologi organ yang bersangkutan dan perbandingan fmgsi rumen pada berbagai ruminansia juga .Norman R Anwar KIM 587 Metabolism Sekunder 2(2 0)1 . KIM588 MetPbdisme Dalam Rumen 4(3 3)2 Menelusuai proses puubahan zat makanan di dalam men. . proses bio siattais protein dan hubungannya dengan penggunaan energi hay& Peranan NPN dan karbohidrat seam khusus di dalam rumen dan sel adaptasi terhadap berbagai sumber at.@.llhaslllran oleh kehidupan tertentu serta mekanisme pembentukannya. zat fenolik anbiiotik dan sebagainya. peranan mikro organisme. dan kegunaannya bagi sistem hayati: sianogen.

dibicarakan dengan mctode pemanfaatannya. Staf .

Djoko Soedarmo M. Ditekankan pada bentuk senyawanyaserta mekanisme gangguannya dalam metabolisme. rasa komposit. teknik isolasi konsentrasi. Uraian metabolisme parasit yang menentukan mengapa harus hidup tergantung pada mahluk lain. Staf KIM 683 Senyaw8 Antibiogenik 3 (2 0) 1 Mempelajari senyawa-senyawa anti biogenik yang terdapat di dam. KIM 682 Biokimia Parasit 3 (3 0) 1 Uraian metabolisme dan kebutuhan gizi hewan dan parasit pada metabolisme protein dan energi yang normal. Dibicarakan . metode pendekatan paneling. Pengukuran secara kuantitatif akibat parasit pada kelakuan keragaman hewan. analisis zat citarasa. Juga uraian tentang kandungan zat metabolit pada parasit.KIM 681 Penelidan Citarasa 3(2-2)l Pengertian rasa dasar. Pengaruh parasit pa& produktivitas hewan maupun ternak dilihat dari segi metabolisme dan reaksi-reaksi khusus yang normal terjadi pada saluran reaksi perubahan suatu metabolit. kimia dengan citarasa. Hubungan antara struktu. bau dan citarasa.

pemuaian.4. Aisjah Girindra 8. medan'magnet. momentum sudut.2. Jurusan Geoiisika dan Meteorologi GFM U1 Fisika Dasar 3(2-3)2 Pengukuran dasar dan sistem satuan. hukum-hukum termodinamika. arus searah. perubahan fasa. difraksi polarisasi. Mekanika: kinematika. arus balik gelombang: gejala gelombang elektromagnetik. termow suhu dan kalor. dinamika. ke rja dan energi. dielektrik.pula tentang akibat mekanisme gangguannya ditinjau dari sudut nutrisi. gerak melingkar. mekanika fluida. potensial listrik. pindahan panas. Hanedi Darmasetiawan Hidayat Pawitan Soedarsono . Listrik magnet: medan listrik. interferensi. momentum linier. listrik imbas. zat magnetik.

Hukum-hukum termodhmika. suhu. Gelombang elektromagnetik: pemanfaatan dan pembentukannya. Fisika bangunan. hujan dan neraca air. filter. Elektrouika. tekanan udara dan adgin. arus searah. Meteorologi fisika: struktur atmosfer. semikonduktor. kualitas sinar dan panjang hari. mesin pendingin. motor bakar. Elektronika. arusbolak balik. rangkaian logika. penguat filter. Mesin-mesin kalor. penguat. awan. rangkaian RLC. Soedarsono GFM 234 Fisika Teknik 3 (2 3) 2 Pengelolaan energi. arus searah dan bolak-balik. Siklus air: penguapan. teknik d@t. M. penyearahan. Hidayat Pawitan Hanedi Darmasetiawan GFM 211 Klimatologi Dasar 3 (3 0) 3 Komposisi dan lapisan atmosfu bumi. KlasiGkasi ildim dan iklim Indonesia secara singkat. mesin pengering. B1.GFM 233 Fisika Terapan 3 (2 -3) 1 Energi pemanfaatan dm pembentukannya. awan. Mesin pendingin. Suhu udara dan suhu tanah. penyearah. transfer energi. presipitas . de Rozari GFM 221 Pengantar Meteorologi 3 (3 0) 4 Arti dad peranan ilmu cuaca. Radiasi surya: intensitas dan lama penyinaran. Tekanan udara angin. stabiitas atmosfer.

dan peramtan. front.N. Ahmad Bey Abqjamin A. Heny Suharsono GFM222 Instrnmentasi Meteorologi 3(2-3)4 Stasiun meteorologifldimatologi meliputi perencanaan. Peramalan cuaca. Satuan-satuan besaran unsur cuaca. pusat tekanan rendah (siklon) dan pusat tekanan tinggi (anti siklon) di daerah tropik. Radar clan satelit cuaca singkat. Pengedan. kalibrasi dan pemasangan di lapangan alat-alat . Meteorologi sinoptik massa udara. pengelohan.dan thunderstorm.

Efisiensi penyadapan energi surya. Kalkulus fungsi peubah tunggal dan ganda. Siregar GFM 312 Geografi Fisika 3 (2-3) 5 Sejarah terbentuknya bumi. energi internal dan entalpi Proses-proses adiabatik. Teknik-teknik pembuatan alat-alat pengukuran. Diagramdiagram. Pengaruh suhu dan angin terhadap pertanaman. Persamaan diferensial biasa dan bagian fungsi kompleks. Analisis numerik. entropi. Hidayat Pawitan Edward H. Effendy Manan Soedarsono GFM 232 Fisika Pertanian 3(2-3)3 Energidantransfer energi. Moh. Hidayat Pawitan Sidikrubadi Pramudito GFM 241 Termodinamika Atmosfer 3 (3 0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Evaporasi dan kelembaban udara.pengukuran cuaca. sistem pelaporan dan publikasi data dan iklim. Efisiensi pemakaian air oleh tanaman. cuaca sederhana. Soedarsono GFM 235 Matematika Fisika 4 (3 3) 3 Deret dan uji konvergensi. Geografi regional (seluruh . Hukum kedua termodinamika. Persamaan Clausius Clapeyron. Pengumpulan.

Pengolahan dan penyajian data . Deskripsi bentuk-bentuk permukaan bumi secara umum. M. Geografi regional Indonesia.dunia). Teknik pemetaan wilayah iklim. Abdurrazaq GFM 313 Metode Klimatologi 3(2-3)6 Penerapan konsep-konsep matematika dan statistika dalam pengolahan data klimatologi.

Analisa regresi dan korelasi antara unsur-unsur iklim. Iklirn mikro dekat 'pelbagai macam permukaan dan pengubahannya oleh manusia. Klasifikasi iklim wilayah Indonesia. Heny Suharsono GFM 323 Analisis Meteorologi 3 (3 0) 5 Konsepkonsep analifi. Pengaruh topografi dan kepulauan. Klasiflkasi iklim. angin-angin lokal. suhu dan kelembaban udara. BI. Analisa harmonik. Abujamin A. Iklim regional wilayah tropik dengan tinjauan utama wilayah Indonesia. penyebaran hujan. Analisis unsurunsur cuaca seperti suhq .klimatologi. Yonny Kusmaryono Rini Hidayati GFM314 Mikroklimatologi 4(3-3)6 Pengertian dan ruang lingkup iklim mikro. M. Pergerakan massa udara. de Rozari Handoko Rini Hidayati GFM315 IUim-Iklim Tropika 3 (3 0) 6 Gambaran unsur iklim daerah tropik. Pengantar mikrometeorologi dan pendekatan kuantitatif. Neraca bahan dan komponennya serta hubungamya dengan neraca air.N.c sinopsis meteorologi.

Analisis awan dan cuaca. Ahmad Bey Yonny Koesmaryono Heny Suharsono GFM 326 Eleldronika 3 (2 -3) Pengukuran listrik. Choper.tekanan dan kelembaban atmosfer permukaan. Rangkaian penyearah. BJT. Karakteristik semikonduktor. penguat. Detektor peka fasa. Rangkaian logika konverter analog ke digital dan digital ke analog. filter. Soedarsono . Transistor. FEST. Analisis struktur vertikd atmosfer. FlipFlop. Regulator arus dan tegangan.

momentum dan energi Vortisitas dan sirkulasi. Ahmad Bey Hidayat Pawitan GFM 344 Fisika Atmosfer 3 (3 0) Mempelajari proses-proses fisi di atmosfer. siklus hidrologi Presipitasi: penguhran . Analisis data dan interpretasi citra khususnya dalam bidang agrometeorologi. de Rozari Hidayat Pawitan Soedarsono GFM 351 Pengantar Penginderaan Jauh 3 (2 3) DW-dasar fisika penginderaan jauh. Karakteristik radiasi objek. serta neraca energi sewa global. Prasyarat: GBM241 M. Imam Santoso GFM 372 Hidrometeorologi 4(3-3)6 Hubungan hidrologi dengan meteorologi. Elemen penginderaan jauh. Penekanan pada mikrofsik dari pertumbuhan awan dan radiasi atmosfer.GFM 342 Dinamika Atmosfer 3 (3 0) Sifat-sifat dan variabel utama dalam sistem atmosfer stabiditas atmosfer. Persamaan massa. B1.

dan interpretasi data. ternak. air tanah. Murdiyarso Imam Santoso GFM 416 Klirnatologi Pertanian 3 (3 0) 7 Hubungan antara: iklim tanah. infitrasi. Heny Suharsono . Analisis data dan aplikasinya dalam perencanaan pertanian. Pengaruh vegetasi. tanaman dan hama penyakit di dalam kegiatan pertanian. Metoda penilaian jenis-jenis tanaman dan ternak yang sesuai dengan kondisi iklim setempat. Evaporasi dan evapotranspirasi. D. Abujarnin AN. manusia. perkolasi. dan wilayah pembangunan terhadap siklus air. sungai danau dan waduk. Peranan agroklirnatologi dalam perencanaan daerah pertanian. Aliran permukaan. perluasan kota.

Heru Supriyanto Yonny Koesmaryono Rini Hidayat GFM Modelling dalam Agrometeorologi Arti dan manfaat dari modelling: Penyederhanaan hubungan data iklim dan data biologi. Peristiwa kondensasi. tanaman clan ternak meliputi: kenyamanan wilayah-wilayah pemukiman manusia. Pewilayahan tanaman dan ternak. Stabilitas atmosfer. Soedarsono GFM 350 Biometeorologi Membuka cakrawala ' mahasiswa mengenai pengaruh iklim/cuaca terhadap manusia. Penyebaran hama clan penyakit pada ternak.GFM 447 Modifikasi Cuaca 3 (3 0) Proses konveksi dan transfer panas. Metode untuk modifikasi proses alamiah di atmosfer. Keuntungan pemanfaatan permodelan agromet bagi petani. Handoko Rizaldi Boer GFM 471 Hidrologi . Proses pembentukan awan. tanaman dan manusia dalam hubungannya denp iklim/cuaca.

air permukaan dan air tanah. de Rozari . Henny Suharsono Heru Supriyanto Yonny Koesmarpnto GFM 490 Seminar 1sks8 M. B1. Mudiyarso GFM 481 Iklim dan Lingkungan 3 (3 0) 7 Unsur-unsur iklim ssrta dampaknya terhadap lmgkungan hidup.3 (3 -0) Prinsipprinsip analisis hidroiogi meliputi: curah hujan. D.

Murdiqarso GFM 492 Kapita Selekta Ged~sika Meteorologi 3 (3 0) 7 Pembahasan topik-topik penting tentang geofisika dan meteorologi. de Rozari GFM 498 Telaah Lapangan Agrometeorologi 4 sks 8 Mengantarkan mahasiswa untuk mengenal berbagai aspek dan disiplin yang berhubungan dengan agrometeorologi. D. Rantai Markov dan Proses Stokastik. Yonny Koesmaryono GFM 493 hrya Ilmiah 3sks7dan8 M. Penekanan pada pembahasan tentang peubah acak diskret. maupun dalam bidang pengelolaan sumberdaya dam dan Siungannya.43. Peluang bersyarat dan kaedah Bayes. Analisis kombiiatorik. baik di bidang praktek. . Dalil-dalil peluang. BI.GFM 491 Teknik Penulisan Ilmiah dan 3 (2 3) 7 Telaah Pustaka Tatacara penulisan ilmiah dan penelaahan pustaka dalam bidang agrometeorologi. Rini Hidayati 8. Peubah acak dan fungsi sebarannya. Jurusan Statistika STK 201 Pengantar J3Wmg Feluang 3 (3 0) 4 Ruang contoh kejadian. Peluang suatu kejadian bebas atau bersyarat.

Barizi Krisnamurti Hasibuan STK 281 Ilmu KomputerI 4 (3 3) 3 Sistem komputer.Pemecahan masalah dengan komputer. Perangkat keras dan lunak. . Bahasa BASIC. Diagram alir. Totong Martono .

Pembahasan mengenai populasi dan contoh. transformasi linier dan bentuk kanonik. Analisis ragam untuk perbandingan nilai tengah. pangkat. Yulio Adisantoso Budi Susetyo MAT 221 Kalkulus I1 3 (3 0) 3 . Penyederhanaan data.STK282 Ilmu Kornputer I1 4 (3 -3) 4 Pemrograman dengan bahasa FORTRANatau PASCAL. Matriks dan pengolahannya. Totong Martono STK 211 Metode Statistika I 4 (3 -3) 3 Pembahasan mengenai ruang liigkup dan kegunaan statistika. survai dan percobaan. Sistem persamaan linier dan metode penyelesaiannya bentuk dilinier dan kuadratik. Pendugaan parameter dan uji hipotesis. Analisis Tabel Kontengensi dan Rancangan faktorial. Pernodelan keragaman melalui kaedah peluang dan. Daftar frekuensi. Akar ciri dan vektor ciri suatu matriks. ukurao pemusatan dan penyebaran data persamaan garis dan penyajian dalam tabel. fungsi sebarannya. histogram dan dahan-daun. Determinan. Regresi linier dengan dua peubah. Analisis regresi dan korelasi sederhana. Andi Hakim Nasoetion Bunarwan Sumarlim STK 212 Metode Statistika I1 4 (3 -0) 4 Metode pengumpulan data. diagram kotak garis dan panwan titik. Andi Hakim Nasoetion Bunanvan Surnarlim MAT 212 Aljabar Linier 3 (3 -0) 3 Vektor dan ruang vektor.

Bambang Sumantri . Sikuens dan deret talc hingga. Deret gantitanda dan deret taylor. eksponen dan trigonometri berikut kebalikan. fungi vektor dan turunannya.Fungsi-fungsi logaritma. turunan dan integralnya. Bentuk tertentu dan integralnya talc wajar. Vektor.

Krisnamurti Hasibuan STK 315 Statistika Nonparametrik 3 (3 -0) 5 Pembahasan teknik statistika bagi data tanpa asumsi kenormalan. Itasia Dina STK 305 Operation Research 3 (2 -3) 6 Definisi dan deskripsi metode-OR. integral ganda-dua. berpasangan dan analisis korelasi. metode simpleks dan perluasannya. Metode statistika berdasarkan urutan. Pengintegralan ganda.MAT222 Kalkulus 111 3 (3 0) 4 Fungsi berganda. Pemodelan linier berkendala (linier programming). Sistem linierltaklinier. tanda dan urutan bertanda dalam pengujian hipotesis bagi contoh bebas. Persamaan diferensial linier ordo-1 dan ordo-n. Masalah nilai ekstrim dan turunan ordo tinggi. metode penyelesaian dan penerapannya. Analisis jaringan. limit kekontinyuan dan turunannya. Analisis ragam satu arah dan dua arah. Pengantar ke bilangan kompleks dan persamaan deferensial Bambang Sumantri MAT323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 -0) 5 Bentuk umum persamaan diferensial. Eksistensi dan kekhasan jawaban. Forrnulasi dan penyelesaian masalah transportasi. Formula dan analisis masalah antrian dan perbekalan. . Dalil-dalil Green dan Stokes. koordinat silindrik. koordinat polar.

Transformasi dan analisis sisaan. Pembahasan dititkberatkan pada pemisahan komponen sistematik dan stokastik dengan metode resisten dan peragaan grafik. Aunuddin Anik Djuraidah . kesimetrikan dan pencilan data. Penelusuran struktur data.Bunarwan Sumarlim STK 311 Eksplorasi Data 3 (2 -3) 5 . Metode robust untuk nilai tengah dan regresi. Pemeriksaan pola. karakteristik. persamaan garis dan tabel dua-arah.

Statistik cukup dan statistik lengkap. Sjarkani Musa STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah 2(1 3) 5 Penugasan konsultasi terhadap topik . melalui nisbah dan regresi. A. bertahap dan bergerombol. A. kepekatan dan pembangkit momennya. berlapis. Rancangan petak terpisah. Pembanding efisiensi rancangan dan penentuan ukuran contoh. Rambe M. Rambe STK 331 Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) 5 Dasar-dasar penarikan contoh.Uji nisbah kemungkinan dan uji paling kuasa. hukum bilangan besar dan dalil limit pusat. Prinsip kemungkinan maksimum. A. Rambe STK 322 Teori Statistika I1 3 (3 -3) 6 Pendugaan parameter dan selang kepercayaan. Limit. faktor terpaut dan faktorial dua-taraf. berpeluang dan sistematik. Pengujian hipotesis (kaedah Neyman-Pearson). Sjarkani Musa STK 332 Perancangan Percobaan 3 (2 -3) 6 Prinsip-prinsip dasar perancangan percobaan. Rancangan penarikan contoh acak sederhana. Rancangan acak lengkap dan kelompok.A. Percobaan faktorial. Rancangan bujursangkar latin. Pembahasan mengenai sebaran fungsi peubah acak. Efisiensi pendugaan parameter (dalil Rao-Blackwell). A. Fungsi sebaran bersama. Pembahasan struktur percobaan dan perlakuan pengacakan. tersarang dan susunan tabel analisis ragam). Penarikan contoh acak. Mattjik M.STK 321 Teori Statistika I 3 (3 0) 5 Peubah acak kontinyu dengan fungsi sebaran. Pendugaan parameter secara biasa. faktor bersilang. marjinal dan bersyarat.

penelitian mahasiswa Si dari jurusan lain. Pembahasan tentang cara pendekatan dan pemecahannya dengan analisis yang sederhana dan tepat. .

Aunuddin Barizi STK 342 Karya Tulis I 2 (1 3) 6 ~enulisan dan penyajian hasil konsultasi pada STK 341. Kegiatan meliputi penjelasan tentang teknik penulisan dan penyajian lisan. Sjarkani Musa Bambang SumanM STK 381 Komputasi dan Manqjemen Data 4 (3 3) 6 Pengenalan dan penggunaan paket-paket utama analisis statistika. M. Manajemen data: penyusunan basis-data dan sistem informasi. Metode Monte Carlo dan metode reduksi keragaman lainnya. Anik Djuraidah . Teladan penggunaan simulasi dalam pemodelan. Pembahasan tentang struktur dan algorima paket-paket tersesbut.a dengan arahan berupa diskusi kelas oleh dosen. Simulasi fungi peluang. operation research dan teori statistika dengan bantuan komputer. Ayi Hamim Wigena Julio Adisantoso STK 385 Metode Simulasi Konsep dasar dan teknik pembangkitan bilangan acak.Kegiatan ini dititikberatkan pada inisiatif mahasis\i.

k A. Uji hipotesis dan pendugaan selang kepercayaan bagi parameter fun@ peluang peubahganda. Mattjik .STK 421 Pengantar Model Linier 3 (3 0) 7 Metode kuadrat terkecil dan pengujian hipotesis linier. Penerapannya dalam regresi. analisis ragam dan analisis peragam. Penekanan pada fungi peluang normal. Pembandingan nilaitengah secara serentak. Analisis ragam bagi peubahganda.

Metode penyesuaian terhadap faktor musiman (aditifatau multipliikatif). Mattjik M. termasuk kegiatan yang berkaitan dengan persiapan KKN. Analisis korespondensi dan Biplot. Pendugaanmelalui model auto-regresi. A. lsmail Amali STK 442 Keterampilan Profesi (setara KKN) (4) 8 Kegiatanini dilakukan di lembaga penelitian. Beberapapendekatan dengan metode resiste4robust. A. analisis regresi untuk peramalan data deret waktu. trend. pemulusan exponensial. model terintegrasi dan model Box-Jenkins. Rambe Bambang Djuanda STK 425 Analisis Peubahganda 3 (2 -3) 8 Analisis keterkaitan antar peubah melaluimatriks korelasi atu peragam. Pemecahan komponen data. A. Bambang Djuanda Budi Susetyo STK 415 Metode Peramalan daa Analisis Deret Waktu 3(3 0)7 Penggunaan rataan bergerak. Reduksi diiensi data melalui analisis komiponen utama dan analisii faktor penggerombolan data berdasarkan kemiripan sifat-sifat pengamatan dengan pendekatan metrik atau nonmetrik.STK 440 Masalah Khusus 3 (2 -3) 7 Kegiatan ini akan diisi dengan pembahasan masalah-masalah yang belum tertampung dalam suatu mata ajaran tertentu. seasonal (musiman) dan sisaan. Budi S. Sjarkani Musa STK 435 Pengendalian Mutu . perguruan tinggi lain atau perusahaan swasta dalam rangka pengembangan kemampuan mahasiswa sebagai calon sarjana dan konsultan statistika.

dan Reliabilitas 3 (2 3) 8 Analisis pengendalian proses melalui bagan pengendalian. plot peluang dan bagan pengendalian untuk analisis kemampuan proses. Diagram Ishikawa. Pemeriksaan . Penggunaan histogram. Pareto dan bagan pengendalian kumulatif (CUSUM).

Rencana dan analisis untuk perlakuan berupa komposisi beberapa faktor. Andi Hakim Nasoetion STK 532 Analisis Data Kategorik 3(2-3)7 Model peluang bagi data kategorik. Pengantar teori reliabilitas. Pendekatan melalui metode kuadrat terkecil tertimbang. Rancangan optimum dan rancangan majemuk terpusat. Percobaan faktorial lengkap dan diulang sebagian. Model log-linier untuk kontingensi. Analisis tabel kontingensi. Regresi logistik bagi data biner. Barizi . Penentuan kurva respons dan daerah optimumnya. multinomial atau Poisson.contoh barang. Aunuddin STK 531 Teknik Permukaan Respons 3 (2 -3) 7 Regresi linier berganda. binomial. model peluang dan ujidaya tahan suatu produk. skema penarikan contoh dan analisis keputusannya.

Genetika diferensiasi. M.8. Struktur dan prokaryota dan eukaryota. Identifikasi tanaman. Trenggono Staf BIO 201 Genetika Dasar 4(3-3)4 Genetika Mendel. baik secara alami maupun secara buatan. Struktur kimia material genetik. Prasyarat: BIO 101. Prasyarat: BIO 101.4.4. Dasar-dasar bioenergi. Mutasi genetik. Jusuf Staf BIO 211 Botani Umum 3 (2 3) 3 Pengenalan sel. jaringan dan organ tumbuhan secara anatomis. Perubahan genom. Proses transfer informasi genetik. morfologis dan fungsi-fungsinya. Jurusan Biologi BIO 101 Biologi Umum 3 (2 3) 1 Organisasi kehidupan. Pengertian tentang seleksi.. Pengenalan variasi yang disebabkan faktor genetika dan atau faktor lingkungan. Struktur dan siklus hidup organisme. Prinsip dan dasar genetika dan evolusi. Machmud Natasaputra S taf BIO 212 Anatomi dan Morfologi Tumbuhan 4 (3 . Manipulasi genetik. Organ tumbuhan clan hewan. klasifikasi tumbuhan dan peranannya di bidang pertanian. Reproduksi tumbuhan dan hewan. pe rjuangan hidup dan evolusi tumbuhan. SeL Dunia makhluk hidup (dasar klasitikasi).

3) 3 Konsep. jaringanjaringan dan organ-organ pada tumbuhan. Prasyarat: BIO 101. fungi serta komponen yang menyusun sel. Trenggono Hadisunarso Hilda Akmal .

fotosintesis. hubungan air. proses transport sel. tumbuh vegetatif dan generatif. tatanama clan klasifikasi tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh. respirasi. alat tubuh dan fungsi dari penutup tubuh sampai dengan sistem syaraf.BIO 213 Fisiologi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Struktur dan fungsi sel. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. BIO 212 atau BIO 211. Tjondronegoro S taf BIO 221 Zoologi Umum 3 (2 -3)3 Mempelajari seluk-beluk hewan. Reptilia. Prasyarat: BIO 101. 'Qondronegoro S taf BIO 214 Taksonomi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Identifikasi. P. Aves dan Mamalia dari segi pertumbuhan morfologis dan fungsional. Prasyarat: BIO 101. Prasyarat: BIO 101. fisiologi biji. aneka ragam jaringan. Prasyarat: BIO 101. fotorespirasi. dunia hewan terutama primata. P. nutrisi mineral.D. Ikin Mansjoer . teori dan guna laksananya Kode Internasional Tatanama Tumbuhan.D. Nawangsari Sugiri Staf BIO 222 Dasar-Dasar Anatomi Banding 3 (2 3) 4 Mempelajari dan membandi-bandingkan hewan-hewan tertentu ybg mewakili kelas Pisces. air sebagai bahan penyusun sel. reproduksi dan perkembangan dari embrio vertebrata. faktor-faktor hgkmgan y&g mempengaruhi tumbuh. Kode Internasional Tatanama Tanaman Budidaya. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. zat-zat pengatur-tumbuh. Amphibia. jaringan dan tubuh tumbuhan.

Djoko Waluyo .

metode penyajian seminar serta pembahasan contoh-contoh dalam penyajian dan penuiisan ilmiah. Tedja Imas Ratna S. Hadioetomo BIO 232 Mikologi Dasar 3 (2-3)4 Pengenalan cendawan tentang morfologi. publikasi ilmiah. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. faktor . dasar-dasar metodologi penelitian. terutama bakteri. metode penulisan karya ilmiah. Alex Hartana BIO 303 Dasar-Dasar Ekologi 3 (2-3)s Ruang lingkup ekologi. dan reproduksi. pertumbuhan. talcsonomi. Agustin Wydia Gunawan BIO 301 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur. baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. nutrisi. susunan kimia sel. Nawangsari Sugiri S taf BIO 302 Dasar-Dasar Penelitian dan 2 (2 0)6 Penyajian Karya Ilmiah Pengenaian penggunaan fasilitas perpustakaan. berbagai organel dan fungsinya. ~erba~ai macam struktur dan aktivitas sel. siklus geobiokimia.BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2 3)4 Dasar-dasar mikrobiologi. sel prokaryota dan eukaryota. fisiologi. Prinsip dan konsep ekologi ekosistem. Prasyarat: BIO 101. serta ekologi dan kegunaannya bagi manusia.

Individu dan spesies di dalam ekosistem. Prasyarat: BIO 101.pembatas dan organisasi di tingkat komunitas serta populasi.D. P. Perkembangan dan evolusi ekosistem. Tjondronegoro Staf .

fungsi alat-alat tubuhnya. Djoko Waluyo BIO 323 Zoologi Avertebrata 4 (3-3)6 Mempelajari hewan tanpa tulang belakang dariProtozoa sampai Chordata. Sikar Staf BIO 322 Vertebrata 3(2-3)s Tinjauan organisasi hewan Chordata-prevertebrata dan Vertebrata: ~lasmobranchii sampai dengan Marnalia. sintesis makromolekul serta pengendaliannya. sistematika sampai ordo. reproduksi dan evolusinya. Nawangsari Sugiri Staf BIO 331 Fisiologi dan Genetika Mikroba 4 (3 3) 5 Komponen-komponen struktural sel beserta fungsinya. Hadioetomo BIO 332 Biologi Cendawan 3 (2 -3)6 Mempelajari beberapa aspek biologi cendawan yang meliputi . Kegiatan praktikum disesuaikan dengan topik kuliah. termasuk struktur. S. Ratna S. metabolisme dan pertumbuhan. anatomi dan wa hidupnya. baik dari dalam maupun luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostatis). Termasuk ke dalamnya morfoiogi.BIO 321 Fisiologi Hewan 4 (3 2) 6 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. Hartini S. kemarnpuan genetik mikroorganisme.

A. reproduksi dan asosiasi cendawan. pertumbuhan. Okky Setyawati D.klasifikasi. metabolisme. Gunawan .W. Prasyarat: BIO 232. morfologi.

Hukum Hardyweinberg genetika untuk populasi besar berkawin acak kasus satu lokus: keseimbangan seleksi. Muhammad Jusuf Alex Hartana BIO 342 Evolusi 3(2-315 Persamaan dan perbedaan dalam fungsi mendapatkan energi. STK 221. Ekologi evolusioner.MAT 121. Genetika populasi untuk kasus lokus ganda. Praktikum: pengamatan evolusi frekuensi gen populasi Drosophila dalam hgan dan simulasi model genetika dengan komputer. Genetika untuk populasi tidak berkawin acak kasus lokus. Genetika untuk. adaptasi dan seleksi dam. spesiasi termasuk terjadiiya dan tetapnya spesies baru dan fdogeninya. Populasi kecil clan proses stokastik. teori Wahlun dan teori Netralisasi. Nawangsari Sugiri . zoogeograft dan teori "continental drift". penyebaran sewa geologis. Prasyarat: BIO 101. asal kehidupan dan fosil. Prasyarat: BIO 201. populasi pada lingkungan yang beragam. reproduksi dari prakaryota dan eukaryota. mutasi.BIO 341 Genetika Populasi 4 (3-3)5 Pengertian spesies dan populasi. random drift. hukum Hardyweinberg.

Teori Kromosom tentang pewarisan. MutasiGen clan mutasi kromosom. Penampilau Seks pada tumbuhan. Praktikum: Akan ditekankan kepada pengenalan biologi.BIO 351 Genetika Tumbuhan 3 (2 3) 6 Biologi reproduksi tumbuhan dan konsekuensinya terhadap keragaman populasi. ketakserasian. Prasyarat: BIO 201 Alex Hartana Edi Guhardja Muhammad Jusuf . Mitosis dan Meiosis hubungannya dengan Hukum Mendel. Pewarisan ekstra kromosomal. sterilitas jantan. reproduksi. teknik persilangan dan analisis elektroforesis.

Radiasi matahari sebagai sumber energi utama. peranannya dalam bidang pertanian dan hubungannya dcngan ilmu-ilmu lain. kiasifikasi dan identifikasi. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjono Samingan BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3(2-3)4 Difinisi pengenalan vcgetasi. teori serta pengenalan praktis jenis tumbuhan berbentuk pohon. Praktikum: Penyenalan struktur vegetasi di lapangan. Praktikum: Pengenalan praktis baik di laboratorium maupun di lapangan jenis-jcnis turnbuhan bcrbentuk pohon. Pengikatan COz dan pembentukan bahan kering. Hubungan air dengan tumbuhan. Disajikan pula guna laksana sccara luas dari tipc vegetasi. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjouo San~ingan UIO 354 Uendrologi 3 (2 3) 6 Membahas batasan. Prasyarat: BIO 303. Membahas guna laksana secara ekonomis dan biologis jcnis pohon. tatanama. Analisis pertumbuhan. Hipotesis komunitas . BIO 213 Soekisman T.lnteraksi faktor-faktor lingkungan dan fungsi biologis turnbuhan. Siklus-siklus unsur hara dan pemanfaatannya oleh tumbuhan. UIO 353 Floristik 3 (2 3) 6 Mcmbahas pula penyebaran bioma-bioma tumbuhan dominan dan tipe-tipe vegetasi di Indonesia.

Tjal~jono Sumingen UIO 361 llistologi 3 (2-3)6 Pembahasan mcngenai struktur jaringan tubuh dan organisasinya dalam bcrbagai organ.Alimin . tipe-tipe vcgetasi. Kosim . satuan klasifrkasi dan sistem. Hubungan vegetasi dengan lingkungan.tumbuhan. Struktur vegetasi.

Dalam kegiatan laboratorium akan diusahakan untuk mengisolasi dan mencirikan jasad-jasad renik yang mewakili. Gatut Ashadi BIO 371 Mikroba dan Peranannya 3 (2 3) 6 Tijauan tentang sumberdaya mikroflora yang meliputi berbagai kelompok dengan sifat-sifat morfologis yang berbeda-beda dan bagaimana kaitan antara sifat-sifat tersebut dengan arti pentingnya. Ratna S. teknik kultur murni. fsiologi. hormon dan diferensiasi. morfologi. ataupun yang hidup sebagai parasit. Hadioetomo BIO 410 Kultur Jaringan 3 (2-3) 7 Penggunaan kultur jaringan beserta latar belakang teorinya. ekologi dan wa kehidupan dari hewan bersel satu yang hidup bebas maupun yang hidup sebagai simbion. Diah R Lukman KIM Alat-alat Laboratorium 2 (1-3) 1 Prinsip dan pengenalan berbagai jenis .BIO 365 Protozoologi 3(2-3)6 Membahas sistematik. Dibahas pula cara koleksi dan wa pemupukannya. komensal. sel somatik. kultur organ. reproduksi. media hara.

M. Anwar Nur BIO 441 Radiobiologi 3 (3 -0) 7 Mempelajari dasar-dasar penggunaan traser (perunut) radioaktif dalam biologi. Analisis diskriminan. Berbagai metode . Analisis komponen utama dan analisis korespondensi. Djojosoebagio BIO 443 Taksonomi Numerika 3(3-2)7 Pengertian deskriptor. Prasyarat: BIO 321 atau BIO 213 S. Bahasan mengenai berbagai jenis peubah. efek reaksi pengion dan talc pengion terhadap jasad-jasad hidup.alat dan instrumen untuk penelitian serta kegunaannya dalam biologi. Berbagai matriks jarak.

strategi generatif. BIO 453 ELdogi Lanjutan 3(2-3)7 Pembahasan secara . Fitogeografi. pengaruh predator. Dinamika populasi pada tanaman semusim dan menahun. tumbuhan pada fase establisme. Praktikum: latihan penggunaan berbagai paket analisii data. dominansi. Suksesi dan seleksi alami. penyebaran. Jarak genetik dan pertukaran gen antara populasi serta keseimbangannya. Prasyarat: BIO351 Muhammad Jusuf Edi Guhardja Ahmad Soediirto Machmud Natasaputra BIO 452 Biologi Populasi Tumbuhan 3 (2 3) 7 Mempelajari strategi. dormansi clan produksi anakan.klasifiasi. Muhammad Jnsuf Totong Martono BIO 452 Sumberdaya Genetik Tumbuhan 3 (2 3) 7 Konsep spesies. seleksi dan spesiasi pada tumbuhan. Soetllrno Slamet S. Proses domestikasi. Prasyarat: BIO 303 Soekisman T. Eksplorasi dan evaluasi hasilnya. Konservasi dan pemanfaatan sumberdaya. Praktikum: studi pustaka dan kunjungan ke herbarium dan pusat koleksi plasma nutfah. Konsep kompleks koevolutif.

Tanaman serealia.lebih meluas dan mendalam dari beberapa konsep ekologi. Hartono Sudarmadi . Prasyarat: BIO 303 gahjono Samingan BIO 454 Botani Ekonomi 3 (2-3) 7 Hubungantanaman dengan manusia. Hubungan faktor-faktor lingkungan dengan tanaman di daerah tropik. Penerapan konsepkonsep tersebut dalam usaha peningkatan mutu iingkungan dan tercapainya asas keseimbangan hasid.

Ikin Mansjoer Dedi Duryadi S. qauono Samingan BIO 456 Ilmu Gulma 3(2-3)l Akan diberikan asal sejarah gulrna. BIO 461 Em briologi 3 (2 3) 7 Perubahan mengenai pola gametogenesis.BIO 455 Pengantar Analisis Mengenai 3 (2 3) 7 Dampak Lingkungan Pengertian ekosistem: perubalian peran komponen ekosistem. BIO 464 Zoogeografi 3 (2 -3) 7 Penyebaran hewan . metode observasi. pendugaan produktivitas. Prasyarat: BIO 303. dinamika populasii cara-ma pengendalian dan pengelolaan vegetasi Soetikno Slamet S. teknik pengembalian contoh. gastrulasi dan organogenesis pada embryo berbagai vertebrata. life table. strategi ekologi yang dimiliki. sifat-sifat karakteristik dalam kaitannya dengan adaptasi dan evolusi. Metodologi AMDAL. model matematika penyebaran. BIO 323 dan BIO 322. Lukman Rahardja BIO 462 Ekologi Hewan 3 (2 3) 7 Pendugaan populasi. analisis sistem dan modelling. klasifiasi pengaruh yang timbul terhadap tanaman pertanian.

arti perilakq kaitan perilaku dengan lingkungan. Nawangsari Sugiri BIO 465 Tingkah Laku Hewan 3 (2 3) 7 Mengetengahkan berbagai perilaku satwa liar dan hewan ternak.dan migrasi. komunikasi antar hewan. asal usul dan punahnya spesies sewa umum. dengan contoh-contoh hewan di Indonesia. kaitan perilaku dengan penjinakan dan pemeliharaan .

Studi tentang hubungan antara mikroorganisme dengan lingkungannya. Soeratno Partoatmodjo Bibiana Lay .untuk kebun-kebun biiatang. TNH 212 Tedja lmas Ratna S. hewan kesayangan (pet animals) dan hewan ternak yang ditujukan secara komersial. Prasyarat: BIO 101.BIO 321. Gunawan BIO 472 Mikrobiologi Lingkungan 3 (2-3)7 Lingkungan hidup yang kita tempati sangat ditentukan oleh kegiatan sejumlah besar organisme yang saling berinteraksi dan berinteraksi pula dengan lingkungannya. Prasyarat: BIO 231.W. Hadioetomo Yahya Fakuara A. fisiologis dan fisik. Ikin Mansjoer BIO 471 Mikrobiologi Tanah 3(2-3)7 Kelompok-kelompok utama mikroorganisme yang penting dalam tanah ditelaah dengan penelcanan pada aspek-aspek ekologis. Kegiatan laboratorium meliputi pengetahuan teknik dan prosedur dasar yang berkaitan dengan isi kuliah.

pembahasan mencakup taksonomi.BIO 473 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 (2 3) 7 Pengenalan cendawan ped bahan simpanan. GPnawaa . hisonomi. ekdogi serta pengendaliannya. dan reproduksi). ekologi. kcgunaamya. Okky Setyawati D. aspek ekonomi dan cara budidaya beberapa jamur yaag dapat &mah. f!isiologi. 3) 7 BIO 474 Bidogi dan Budidaya Jamur 3 (2 Pengenalan jamur (yang dapat dimakan atau tidak) tentang biologi (morfologi. Dipelajari juga teknik-teknik isolasi serta pencirian cendawan yang ber=Y@tan. A.W.

45. fungsi transenden. fun@ dan pengolahannya. menggambar gratik fungsii antiturunan. kecekungan fungsii masaiah optima& laju terhubungkan. teknik pengintegralan. Kutha Ardana Staf . tabel . aljabar pernyataan.K. lokal).JL Kutha Ardana S taf MAT 202 Pengantar Dasar Matematika 3 (3 0) Bahas logika matematika. turunan fun& maksimum dan minimum fungsi (mutlak. pcrangkai kalimat. integral tentu. induksi matematika himpunan ganda Cartesius. pengantar hitung peluang. N. vektor dan matriks. luas dan volume benda putar. Jurusan Matematika MAT 101 Pengantar Matematika 3 (3 0) Himpunan dan pengohbnqa. hubungan. MAT 112 Kallmfus I 3 (3 0) Limit dan kekontinuan. Teorema Roue dan teorema nilai tengah.8. teorema dasar kalkulus. himpunan persamaan linier. N.

konstan dan peubah. Himpunan operasi dan aljabar himpunan. tautologi penalaran maternatilra. T. pernyataan bersyarat. hubungan sebagai himpunan. hubekivalen. cara-cara menarik kesimpulan yang sah. induksi. relasi penataan. Bahasa teori bilangan. himpunan kuasa. Pengkualifikasian. fungsi dan pemetaan. peubah yang terikat dan yang bebas. macam-macam kalimat. hasil kali Cartesius. bilangan . konjugasi. kuantifiksi. keluarga himpunan. sistem sisaan sederhana. disjungsi. Natalisa MAT 204 Teori Himpunan 2 (2 0) Pernyataan. relasi. H.nilaikebenaran. fungsi. kuantor universal dan kuantor ehistensial. himpunan dan aljabar himpunan. daftar kebenaran. aljabar kebenaran. modulo m. definisi melalui abstraksi. Himpunan bilangan asli. relasi kesetaraan.

Helwah Balfas MAT 211 Kalkulus I1 4 (3 Fungsi-fungsi loga&ma. dalil-dalil Green. Kutha Ardana Staf MAT 212 Kalkdus 111 4 (3 -3) Fun@ peubah ganda: limit kekontinuan. Bilangan kompleks. diferensial total. luas. dan trigonometri. da. Integral ganda: integral ganda dua. koordiiat polar. Vektor dan fungsi &or. turummya. Fungsi . minimum. volume. deret gad tanda. Bentuk talc tentu integral tak wajar. N. aksioma pilihan. dan deret Taylor. diferensial pasti. luas permukaan. maksimum. garis normal. uji. turunan dan integralnya. Sekuens dan deret tak hingga.uji kokonvergenan. gradien. perluasan bilangan asli menjadi bilangm nyata.kardinal.K. deret &anti. dalil penataan lengkap. turunan par* turunan berarah. turunan ordo tinggi. eksponen. koordinat silindris. bidang tangen. Stokes. hiperbol berikut kebalikannya.

Ruang vektor real dan pengertian dasamya. persamaan diferensid linear dcngan koefisien konstante ordo-2atau lebih: persuman difered sebagai . nilai dan vektor ciri. Prapto I'ri Supryo MAT 213 Aljabar bear Elementer 3 (3 0) Matriks dan siiem persamaan linear.matriks pemetaan. Ruang Eudidus dan keortogonalan. Siswadi MAT 231 Metode Matematika I 3 (3 0) Penyelesaian masalah nyata melalui matematika.kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. Pengantar ke persamaan diferensial.Vektor pada bidang dart dalam ruang. panjang vektor. Pemetaaa linear. perluasan ke ruang R. sudut antara dua vektor. polimon ciri. hasil kali titik dan ktortogonalan. pengertian model matematika Persamaan diferensial biasa &l.

teknik dan interpaetasi peny4Icsaian. dengan atau tanpa syaraf awal.model matematika. 3) .

penggunaan transformasi lapkce. kekontinuan dan keterintegralan. Metode perambatan gelombang dan penggunaan transformasi laplace. Efendi syahrll MAT 252 Analhis Kompleks 3 (3 0) Bilangan dan bidang kompleks. sistem otonom kestabih. Persamaan gelombang. sistem fungsi ortogonal. deret fourier dan deret fourier yang diperumum. persamaan laplace dan panas sampai tiga dimensi. masalah nilai ciri. Fungsi analisis dan pemetaan. Pemodelan. teorema dan formula integral Cauchy . Fungsi dengan peubah kompleks. Hehmb Balfas MAT232 Metode Matematika I1 3 (3 0) Masalah nilai batas dua titilt. polinom legendre dan fun@ bessel. teknik penyelesaian dengan metode pemisahan peubah dan interpret& penyelesaian. pengintegralan kompleks. h4etode deret pangkat.

operas& sistem matematika. grup faktor. Natalisa MAT 272 Kmputssi I1 3 (3 0) Diagram alir. sistem matriks 2 x 2. algortima serta program untuk penyelesaian persamaan linear. Natalisa MAT321 Struktur Aljabar 3 (3 0) Himpunan. Metode dasar.serta akibat-akiiatnya. pee-' tegralan. interpolasi.T. deret Taylor dan deret Laurent. Pengantar struktur data dan algoritma. M. sistem persamaan linear. bilangan bulatmodulo n. . H. pengertian galat serta perambatannya. Sistem pengoperasian komputer. H. Latihan penyelesaan masalah dengan menggunakan komputer. Azron Dhalhar MAT 271 Komputasi I 4 (3 3) Tinjauan sekilas perkembangan komputer dan hubungannya dengan disiplin ilmu yang lain. algoritma.T. teori sisaan dan penggunaan. pengharnpiran kuadra terkecil. Grup dan subgrup.

lapangan hasil bagi. daerah integral. ideal. lapangan. Sistem PD linear dengan koofisien konstant kelahran asimtot penyelesaian sistem PD. subgrup teorema komposisi Jordan. pembagi elementer. grup yang berhubungan dengan konfigurasi geometrik. Kestabilan &em . PD hear orden dan metode penyelesaian. grup permutasi. Perluasan penyelesaian &em PD. Daerah Euclidus. Ruangan vektor. Polinom atas lapangan bilangan gelanggang polinom. Keujudan dan kekhasan pyelesaian masalah nilai awal.homomorfisma grup. Nur Aliatiningtyas MAT 331 Pwsomaan Difurnsial 4 (3 -3) Bentuk umum PDB dan contoh penyelesaian. modul. aplikasi. daerah ideal utama. grup Abelian. Holder grup Sylaw.Gamadi MAT 324 Te~ri Gntp 3 (3 0) Grup permutasi. Agah D. pemetaan hear. Ciri gtlanggan& ideal maksimum. ideal prim. Gelslrggang (ring).

kekonvergenan. Geometri insidemi. Barisan bilangan real. sistem bilangan real. Ruang metrik. ALsioma kesejajaran clan geometri Euclidus. pada biddan dalam ruang. aksioma kekonvergenan ruas garis.PD dan jenis kestabilan. himpunan tersambung. keisomorfan. Teori kekonvergenan. Pengertian himpunan . Pengertian sudut dan teori urutan untuk sinar-sinar. barisan Cauchy. limit superior dan limit inferior. Gunardi MAT352 Aaalisis Real I 3 (3 -0) Tinjauan ulang himpunan. Agab D. Mulya Purba MAT 342 GeomeM 3 (3 -0) Teori insidensi. Geometri netral. Geometri ah sebagai geometri insidensi dengan aksioma-aksioma kesejajaran. himpunan terbatas. himpunan tertutup. himpunan terbuka. Ted urutan pada garis. Derct bhpn red. pengertian aksioma dan teorema. kekonvergenan mutlak dan bersyarat. sudut dan scgitiga.

.

komponen model persediaan. Model jaringan. Model persediaan. Alternatif penyelesaian optimum dan shadowprice. model determiniitik. masalah transportasi. pengantar bentuk dual. PL dengan peubah terbatas. bentuk kenonik. peran distribusi eksponen. model untuk distribusi talc eksponen. . phase I & phase 11. prototipe.lengkap dan kmpak. cut algorithm. ciri masalah. konsep shadow price. Game theory. analisis sensitifitas. formulasi PL. struktur dasar. Model antrian. Integer programmi~ Branch-and-Bound algorithm. Ali beanto MAT361 Operation Research I 4 (3 -3) Model program linear (PL). variasi koefisien objektif dan nilai sisi kanan. masalah &urn cost flow. Efendi Syahlll MAT362 Operations Research I1 4 (3 -3) Program diiamis. pengantar model probabilist&. model khusus. the transportationalgorithm. metode simpleks untuk model jaringan. proses kelahiran dan kematian dan model antrian. reduced-cost dan kegiatan baru. masalah mum. scheduiing models. metode simpleks. Sifat-sifat fungsi kontinu yang didcMan pada ruang metrik.

Pengembangan metode beda hingga untuk persamaan diierensial biasa. syarat kestabilan. Ali Kusnaato H. prediktor-korektor dan metode beda hingga.model deterministrik. Analisis keputusan. Budi Suharjo MAT372 Analisis Numerik I1 4 (3 -3) Komputasi matriks dan sistem persamaan linear ukuran besar. Efendi Syahril MAT371 Analisis Nurnerik I 4 (3 3) Pengertian galat. model stokastik. Natalh . Metode elemen hiigga untuk menyelesaikan masalah nilai batas dengan satu dan dua peubah. penentuan nil& dan faktor ciri. metode RungeKutta.T. Interpolasi dan penghampiran. Penyelesaian persamaan diferensial biasa. pengantar peramalan.

fungsi pembangkit momen.T. Fungsi Hashing. alokasi sekuensiai. alokasi tersambung. Pendugaan maksimum. nilai harapan bersyarat.MAT 373 Matematika Diskrit 3 (3 -0) Pengertian pokok dalam logika dan kemampuan logis suatu bahasa pemrograman. Kejadian bebas. fungsi sebaran kumulatif. Natalisa MAT391 Pengantar Teori Peluaog 3 (3 0) Konsep peluang dan hukum-hukumnya. representasi struktur diskrit. pointer. Operator biner dan n-ar. taraf nyata. Pengujian hipotesis: statistik uji. Barizi STWMAT 392 Statistika Matematika 3 (3 0) Teori penarikan contoh sederhana. statistika. teorema Bayes. tautologi. Nilai harapan matematika. fungsi rekursi. Manipulasi himpunan. peubah ace fungsi kepekatan peluang. part@ dm selubung himpunan. fungsi kepekatan peluang bersyarat clan marginal. . Hubungan biner dan matriks. fungsi ci. kesalahan jenis I & 11. metode momen. formula dengan tabel kebenaran yangberbeda. nilai tengah. diagram Hess. urutan dan kekhasan bentuk normal. himpunan. bentuk normal. komposisi hubungan bier. statistik tak bias. H. Fungi-fungi kepekatan peluang diskrit dan kontinu. Peluang bersyarat. ragam. urutan parsial. daerah penerimaan dan penolakan. kuasauji. pendugaan titik dan selang. struktur penyimpanan.

dan RaoCramer. Teorema Rao-Blackwell. uji paling kuasa. S taf . teorema Nyeman-Pearson. uji nisbah kemungkinan. kelengkapan. bersekuens. kekhasan. Hipotesis sederhana dan majemuk. Siswadi MAT 400 Tugas Akhir 6 (0 -6) Mata kuliah ini merupakan kegiatan akhir pendidikan Matematika program S1 yang penelaahan masalah yang dipilih diiesuaikan dengan 'minat mahasiswa.uji terbaik. statistik cukup.

Ni clan vektor ciri. Grammar. Pemetaan linear. ketalrsamaan Schwartz. Siswadi MAT 422 Aljabar Terapan 4 (3 -3) Antomata. Staf MAT 421 Aljabar Linear Lanjut 4 (3 -3) Polinom. hasil tambah langsung. bentuk singular. pemetaan adjoin. error correcting codes. Kekompleksan komputasi (Computational Complexity). teorema spektral. Gelanggang endomorfma. Fungsi rekursif. Masdah Pasca Korespondensi dan ketidakterputuskan (undecidability). ruang vektor. Agah D. determinan matriks. Hasilkali dalam. Nasoetion MAT 402 Seminar l(0 -3) Penyajian hasil tugas akhiidari seorang mahasiswa. Garnadi MAT 431 Metode Matkmatika 111 4 (3 -3) . basis ortogonal.MAT 401 Sejarah Matematika 3 (2 0) Perkembangan pemikiian matematika menurut urutan sejarah. Fungsional linear. komplemen ortogonal. Bentuk normal. proyeksi. AH. Mesin Tuning. basis. pemetaan definit positif. determinan endomorfisma.

Efendi Syahril MAT 432 muk Pilihan Mattmatika 4 (3 -3) Terapan Isi kuliah berkisar pada penerapan matematika dalam pembahasan berbagai bidang ilmu lain. Siswadi . masalah StrumLiouville. pendiferensialan dan pengintegralan deret Fourier. analisis mengenai metode matematika maupun masalah pemodelan. transformasi Fourier dan penggunaannya.Sistem fungsi ortogonal kekonvergenan deret ~ourier. pengembangan metode penyelesaian. Isi kuliah dapat berbeda dari tahun ke tahun. fungsi green.

Agah D. kelengkungan geodesi. beberapa teorema global. sifat pokok. pengintegralan parsial. Gunardi MAT 451 Analisis Real I1 4 (3 -3) Integral Riemann: keujudan. fungi monoton. kalkulus vriai pa& masalah kontrol optimum. pemetaan pada permukaan. persamaan struktur. barisan dan .Frenet. permukaan putar. Kalkulus pada permukaan dalam R3.MAT 433 Kontrol Optimum 4 (3 -3) Perurnusan masalah kontrol optimum dan contoh. keujudan. rumus Serret. vektor shgguag. sifat pokok. kwva geodesi. Persamaan dasar permukaan. medan kerangka. Integral Riemann-Stieltjes. isometri lokal. ruang singgung pa& permukaan. geometri intrinsik permukaan. Helwah Balfas Efendi Syahril MAT 441 Geometri Mferensial 4 (3 -3) Kalkulus dalam ruang Euclides. variasi terbatas. turunan peragam. teorema dasar kalkulus. masalah state regulator dan masalah output regulator. isometri. keterkontrolan dan keteramatan. syarat perlu dan syarat cukup untuk kontrol optimum. keujudan kontrol optimum. kurva pada permukaan.

b). teorema Arzela. ekikontinu. Prapto Tri Supriyo MAT 453 Ukuran dan Integral Lebesque 4 (3 3) Ukuran luar dan dalam. penghampiran dengan polinom. pendiferensialan dan pengintegralan deret fungi. ukuran himpunan. kekonvergenan rata-rata.deretfungsi. Fungsi terintegralan. teorema Egoroff.kekonvergenanseragam. teorema keujudan ~i&d. teorema Radon-Nikodym. Ruang metrik C (a. kekonvergenan barisan fungsi terukur. gelanggang himpunan. keujudan integral. teorema Fatou. Siswadi . sifat pokok. sifat dasar. ruang Lp dan dualnya. barisan fungsi terintegral. fungsi terukur. keterukuran. Integrasi sebagai fungsi himpunan. teorema Lebesque.

b). keterbatasan seragam. teorema Ham-Banach. transformasi kompak. teoremaBolzano: Weier-strass. deret Fourier. Ruang dual Lp(pii1) dan C(a. himpunan tertutup. Program konveks. himpunan tertutup. sub barisan. ruang topologi. metode univariate. Metode random Walk. Teorema pemetaan terbuka. Barisan. metode Hooke dan Jeeve. teorema Riesz-Fisher. Ruang Lz. klasifiasi masalah optimasi fungsi satu dan beberapa peubah. Nur Aliatiningtyas MAT 456 Analisis Fungsional 4 (3 -3) Ruang metriks. topologi relatif. Lingkungan dan sistem lingkungan. ruang fungsi C(a.b). jenis kendala (constraint). topologi bidang. penutup. himpunan ortonormal. ruang barisan. barisan konvergen. Metode optimasi tanpa kendala. kelengkapan fungsi kontinu. teorema Heine Borel. Lp(p > I). himpunan konveks.MAT 454 Topologi 4 (3 -3) Garis real. metode . teorema gerap tertutup. ruang metrik lengkap. Gunardi MAT 461 Optimasi 4 (3 3) Perurnusan masalah optimasi. program linier dan penerapan. optimasi fungsi dengan kendala kesamaan dan dengan kendala ketaksamaan. Ruang linier. Sub ruang. masalah dua program linier. himpunan terbuka. barisan Cauchy. Agah D.

Unit pemrosesan pusat. metode steepest descent. . Isinya antara lain mengenai teknik operations research tertentq penyusunan sistem sirnulasj atau penerapan O. metode Newton Paian Sianturi MAT 462 Tajuk Pilihan Operatioa Research 4 (3 3) Isi kuliab merupakan topik-topik yang dipilih yang berganti dari wahu ke watau. metode conjugate-gradient.Powell. tertentu. organisasi memori utama.R. representasi internal data numerik clan non-numerik. Paian Sianturi MAT 471 nmu Komputer I 4 (3 -3) Organisasi komputer.

compiler. arimatika komputer. kR Rambe MAT 472 Tqjuk Pilihan Komputasi 4 (3 -3) Topik-topik khusus mengenai komputasi. analisis lexikal. analkis lexical. analisis sintalrsis. tabel simbol. membaca listin& membaca dan memahami me& pemetaan. baik mengenai . notasi POLISH generasi kode.macros. generasi kode obyek. analisis sintaksis. string/kata. diagram sintaksis. adisis semantik. arsitektu. alfabet. instruksi assembler. Instsruksi mesin dan representasi dan internal Pemrograman dengan assembler. kR Rambe MAT 472 Umn Koarputer I1 4 (3 -3) Arsitektur assembler. notasi BNF. bahasa Grammar formal. sistem calls. instrulrsi pseudo. tabel konstan. tabel instruksi. Penghantar teori formalbahasa.unit aritmatika dan logilta.

metode komputasi. proseskelahiran dan kematian. Ranati Markov dan sifat jangka panjangnya. Isinya dapat berubah dari waktu ke waktu. H. proses poisson.teknik dan.T. Natalisa MAT 492 Pengantar Roses Stokastik 4 (3-3) Beberapa contoh dalam pemodelan stokastik. Simdi . fenomena pembaruan. maupun mengenai dasar analisisnya. proses percabangan dan pertumbuhan populasi serta sistem antrian.

IPB. 1984) lo. 1980) 13. 1986) 9. 1955). 1970) 8. p. USA. Eman Kustaman (Ir. 1%1). M. 1976). Cornell Univ.(MSc. of Wisconsin. IPB. (Prof. Aisyah Girindra (Dra. IPB. IPB. (Dr. 1986) 4.Dondin Sajuthi (Drs.Djoko Soedarmo (Drs. IPB. 1%7) 3.(Drh. UI. 1971). Univ. Hastatiniih (Dra.. 1985) 2 Abdul Mad (BSc. of WLECO* USA. 1984) 11. UI. IPB. IPB. 1956). UI. Sri Saeni . 1976). AKA Bogor.(MS. I*). 1984) 6. UGM. (Dr.(MS. Darusman (Ir. 1979). Jurusan Kimia 1. 1984) 12. USA. Elly Suradikusumah (Ir. Eti Rohaeti (Dra. (Drh. UI. IPB.(Drh. 1959). 1977). Hasim (Drs. Univ. IP%. (Drh. IPB..83. IPB. UI. WI) 5.Hendra Adijuwana (Ir. Netherlands. Aris Saladini @ra. Landbouw H e School Wageningen. (Prof. 1982) 7.1. (MST. Latifah K. IPB. 1983). IPB. (MST. 1969). 1959).

(Drh. 1975). 1990) 17. IPB. 1~5). RTM Slltamihard'a (Drs. of Illinois. 1968). 19'76) 15. Maria Bit IPB. IPB.M.(PhD. GPS. Univ. 1979) 16. Risnayeti (Dra. (MS5 LouisianaState Univ. of W-nsin. IPB. IPB. IPB. 1983). (Drh. 1965). IPB.. (MSc. IPB. 1966) . 1963). (Drh. (MS. UGM. . USA. . ~&yur Hawab Drs. 1983) 2r). IPB. Sjachri (Ir. of Wiscon23. 20.Norman Razief Azwar (Drs. 1964). Univ. Oetomo Djajanegara (Ir. IPB. IPB. IPB. 1976). IPB. IPB. IPB.(Drh. i'mmhqp ih (Dra. W73). IPB. 1989) 14.(MS. 1WY. IPB. M. Gi . 1982). USA. Anwar Nur r. (Dr. 1974). l Dr. 1978). Sulistiani (Dra. ITB. (MS. 1974). 1% 18. 1983) IPB. ((PhD. 1987) 21.(Ir. (MS. (PhD. Univ. IPB. USA. 19. IPB.

3972) . Japan. GPS.Japan. (P~D. 1%8).Gifu.

Khatolieke Unk. (Drs. IPB. ITB. (MS. Anna Priangani R. Djarot Sasongko Hami Seno (Drs. Zuraida Fatma Pulungan (Dra. 1976) 3. 1968) 27. ITB. 1%1). IPB. 1979). Zaenal Alim Mas'ud @rs. IPB. Andahis. 1987) 35. ITB. (MS. ITB. (MS. Andalas. ITB. of Kentucky. IPB. 1989) 31. Hajadi (Bs. Abujamin Ahmad Nasir (Ir. UI. I Made Artika (Ir. W. 1985) 852. 1988) 32 Dudi Tohir (Drs. 1986) 33. (Lic. 1983) 28. Murdiyarso (Ir. 1974) 30. Ahmad Sjahriza (Drs. of Winsin. IPB. IPB. Univ. 1981) 2. USA. Gustini Sy. Univ. Univ. D. Chem. 1979) 26. Betginm. of . 1976). 1986). (PhD. Tun Tedja Irawadi (Ir. (MS. Aryetti (Drs. Jurusan Geofisika dan Meteordogi 1. 1989) 34. ITB. 1985). USA. IPB.. Univ. 1988) 29. IPB. Univ. Ahmad Bey (Ir. 197'7). 1975).25. (Dra. (PhD.

Hanedi Darmasetiawan (Ir. Iowa State Univ. 1983) 7. 1981). Nur Indro (Drs.G.S. (MS. Heny Suharsoso (Ir. IPB. UK. 1983) 12. USA. 1982). Imam Santoso (Ir. IPB. Effendi Manan (Ir. Rini Hidayati (Ir. USA. 1982). B1. Heroe Soeprianto P. UI. 1982) 6. Handoko (Ir. Edward H. of California. 1985). USA. 15. 1987) 10. IPB. 1965).. of Reading. 1976). Soedarsono (MSc. 1987) 9.. (Ir. IPB. Univ. 1974) 14.Readmg. (MSc. (PhD. ITB. Univ. IPB. Univ. USA. Univ. 1984) . M. M. UK. (MS. 1R8). 1982). IPB. ITB.S. K. Dahlan (Drs. 1973). IPB. De Rozari (Ir. 1973). (MSc. IPB. ITB. IPB. (MSc. of Kentucky. IPB. Iowa State Univ. 15. (PhD. Sidikrubadi Pramudito (Drs. 1989) 8. UK. 1%2) 17. 1970) 13. 1981) 11. (MS. of Reacting. IPB. IPB. IPB. Hidayat Pawitan (Ir. 1985) 4. 1983) 16. M. (MS. Siregar (Drs.

IPB. North Carolina State Univ. 1971). IPB. (PhD. 1984) 14. Khairil Anwar N.. (Ir. (Dr. Ahmad Ansori Matt'ik (Ir. Univ. IPB. USA. 1971). IPB. 1981) 6. 1977). IPB. USA.. 1980). 1984) 20. 1989). Budi Susetyo (Ir. (ME. North Carolina State Univ. 1980) 3. North Carolina State Univ. Akademi Pertanian. North Carolina State Univ. IPB. North Carolina State Univ. AIT. NCSU. IPB. M. 1986) 12. ) 853. -). (MS. (MST. (MSc. 1989) 11. USA. Thailand.. 1976). 1971) 10. IPB. 4. IPB. 1979). IPB. (M. 1983). IPB. USA. (MS. (MSc. 1971) 2. Bunarwan Sumarlim (Ir. Colorado State Univ. UI... Syarkani Musa (IT. M. Yonny Koesmaryono (Ir. Tania June (Ir. Bambang Juanda (Ir. IPB. 1984) 7. 1958). USA. Barizi (BSc. (MSc. Rizaldi Boer (Ir. Abdurrauf Rambe (Ir. 1985).. of Minnesota. (Prof. IPB. 1 sh ). 1972). 1985) 8. (PhD. 1986) 13. USA. 1971). Ahmadi Satriawan (Ir. Krisnamurti Hasibuan (Ir. IPB. Aunuddin (Ir. . (PhD. IPB. 1982) 5. 1964).Biomath. I. Anik Djuraidah (Ir.18. 1%1). IPB.Andi Hakim Nasoetion (Ir. IPB. (MS. IPB. IPB. IPB. Ayi Hamim Wigena (Ir. Abdurrazaq (Drs. Jurusan Statistika 1. IPB. 1982) 15. (PhD. 1988) 21. (Prof. 1978). 1%2). 1987) 9. 1987) 19. IPB. Itasia Dina Sulvianti (Ir. (MS. USA.

Muhammad Masykur (Ir.. USTL. (~hD. 1978) 16. 1976). USA. Totong Martono (Drs. Tb. Machdum Bachtiar (Ir.. IPB. IPB. 1981) 17. Carolina State Univ. (PhD. 1970).IF%. ITB. North Dakota State Un~v. 1974f 18. 1983) UI'1954). IPB. Satrio Wiseno Or. 19. 1984) 21. IPB.~orth u~A. 1975). (MSc. 1981) . 1984) 20. (Dr.. Sampe Tona a (~r. ITB. Muhammad Syamsun (Ir. France.

IPB. 1%7). Yulio Adisantoso (Ir. 1985) 7.Hilda Akmal (Dra. IPB. Hartono Sudarmadi (Ir. 1976) 1. 1988) 5. 1973) 2Ahmad Sudiarto (Ir. UGM.USA. 1985) 6. IPB. IPB. 1983). 1987) 24. Univ. (MSG Univ. 1980) 11.22. (MSc. PB. IPB. IPB. WAD. 1983) 8. 1W) 23. IPB. o Wisconsin. 1989) 10. Gayuh Rahayu (Ir. IPB. IPB. 1970). IPB. Bambang Sumantri (Ir. 1975). IPB. Edi Guhardja (Ir. 1971) 14. of Kentucky. 1975) 3. IPB. USA. Bambang Suryobrdo (Drs.Hadi Sunarso (Ir. Univ. (PhD. MSc. 1971) 9. \ Univ. Anja Meryandini (Dra. of Wisconsin. 1987 12. 1983f). IPB. MSc. IPB. USA. . o Illinois. IPB.Aries Tjahyoleksono (Ir. . Dede Setiadi (Ir. (MS.Alex Hartana Ir. IPB. Ikin Mansjoer (Drs.1980) 16. IPB. Univ. 1981) U. I . (Prof. US4 1985) 4.Dedi Duryadi Solikin (It. 1W). Ismail Amali Harun (Ir.Agustin Widia Gunawan (Ir. UGM. 1961). 1978) 15. Antonius Suwanto (Ir. 197'7).Djoko Walujo (Drs. 1975). (PhD.(Drh. (Drh. IPB. UI. USA.

Paris Sud Univ. (MSc. Lisdar A. 1962). UPLB. 1983) 20. USA. Ph' ippines. ).Isnaeni Nurwahyuni (Dra. UGM. USA. 1976 .Muhammad Jusuf (Ir. 1989) 18. UI. 1974) . Yuliana Maria Diah R. 1984) 19. France.Univ. of Wisconsin. ~anaf (Ir.. Univ. IPB. Muhammad ~jaelani'(~r. IPB. (PhD. (PhD. UPLB. 1982) 22.1 (MSc. 1!372) 17. (Ir. Paris Sud Univ. 1977). (PhD. 1987) 21. IPB. Tjahjono Samingan (Ir. France. IPB. France. USTL. 1%5) 23.Ignatius ~Aadiono (Ir. of Kentucky. IPB. 1987).. (MSc. Philippines. 1980).

1980) 31. 1976) 25. 197 . USTL. UI. of Ilkis. IPB. 1%1). USA. Nampiah (Ir.(Prof.(PhD. USA. IPB: 1976) 30. Midup State Univ. France. UNSUD. 1%9). Soetarmi Tjitrcsom (Ir. (MSc. 1971). IPB. UGM. Ratna Siri Hadbe$omo Ir.of Ulimik. IPB.Rita Megia (Dra. Puspa Dewi Tjondronegoro (Ir. 1985) 23. Unrv. (Ir. 1969). (Drh. h (PhD. US. 1980) 26. (Prof. Name Soegiri @rh. Trenggono K. 1983) 29. IPB.Said Harran (Ir. Okky Setyawati D. (Dr. 1%3). (MSG Univ. 1975).of Illinois. IPB. S. 33. hfkhigm State Umv.24. (PhD.M. . Machmud Natasaputra (Ir. . IPB. 19S) 27. (MSG Univ. (MS. 1979). 1978) 32 H.. IPB. UI. 1%0). IPB. IPB. R.

WAD. IPB. dm. IPB. 1981). 1987) .Em) 35. IPB. IfB.1986) 41. 1985) 40. Utut Widiastuti (Ir. L985) 45. Sri Socxladyati T. Rini Suiistijorini (Ir. 1982) 42 Yohana Caeda S. 1%7) 38. (Dra. Soekisman T'itrcsemito (3Sc. Miftahudin (Ir. Taruni Sri Prawasti (Ir. IPB. 1985) 37.USA. IPB. 1%1) 39. Soetikno Slamet S. IPB. Tedja Imas Dj. 1986) 46. (MSG North Wales. UGM. UK. 1986) 44. 1987) 47. 1976). 19n) 34. W3). Ence Danno Jaya Supem (Ir. (MSc. 43. (Dra. (D&. Suharsono (Ir. 36. Ynlia Lestari (Ir. UGM. (PhD. Japan. 1981). Warti Sumarsini (Ir. (Ir.. (MS.Tri Heru Widarto (Ir. UGM. IPB. Tokyo Univ. Western Australia. IPB. IPB.

Nugrahani (Ir. Budi Suharjo (Ir. 1987) 5. (MSc. I=). 1P85) l2 M. Heru T. IPB. (MS. IPB. ITB. Endar H.983). IPB. (MMath. IPB. 1984) 3. Fahren Bum (Ir. Natalisa (Ir. W36) 4. W36) 2 Amril Aman (Ir. rn) 9. Agah D. 1980). Nur Aidi (Ir. IPB. Prjatsono (Ir.. IPB. ITB. IPB. l. 1989) 10. Canada. 1- .I Wayan Mangku (Ir. IPB. Garnadi @rs. IPB. (MS. IPB.S.1. Univ. Purdue Univ. Hadi Sumarno or. 1982). D. USA. Helwah Balk ma. Effendi Syahril @rs ITB. IPB. 1987) 7. 1W) 6. of Waterloo. l983) 8. 1987) 11.

1984) 15. @rs. 1980) 3. (Phd. (MS. of Minnesota. KIP. (MSc. IPB. Nur -yas (Drs. Sri Nurdiati (Ir. IPB. 1988) 14. IPB. NCSU. 1985) 16. =7 Malang. Siswadi (Ir. Irma Rosita G. Barus (Dra. E. USA. Syamsudin (Drs.1981) 17. 1978) 5. Fatkul ArSn (Ir. IPB.984) 1. IPB. 1978). 1984) 7. IPB. 1=) 2 Ahmad Djuwacni (Drs. 1973). IAIN. Yogya. KIP. NK Kutha Ardana (Ir. l. IAIN. UGM.13. l97'7). Univ. Alfa @ra. Lantip . 1987) 4.1986) 9.USA. Retno Budiarti (Ir. Didin Hafidhuddin M.lXniqd1 Sulistiarti (Dra. IAIN. Jakarta. 1981) 6.

1974) U. IIUP Mahg. UI 1985) 10. 1968). Komariah Fim (Drs. 1984) 12 Nurhaida Hasan (Dra. T. Nhwati (Dra. IAIN. (SH. Muhammad Tbnthowi DJ @rs. 1984) 11. IAIN.Warsidipraja (Drs. UNTAG. 1974) . W Malang.

A. Akrom (Drs. (MA. Tatie Soedcwo (Dra. 1985) 17. UNDIP. WAD. ofSidney. 1986) . Ani Parjayanti (~ra.14. UI. LAIN. Univ. 1984). Laksmi Arianti (Dra. 1990) 15. 1988) 16.

seminar. maka Lembaga Penelitian IPB mempunyai fungsi melaksanakan penelitian ilmiah murni dan mengembangkan teknologi. . penelitian kerjasama antar perguruan tinggi clan badan lainnya di dalam dan luar negeri untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional. Pembii penelitian di IPB. dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas. simposium.111. wilayah dan atau daerah. LEMBAGA PENELITIAN FUNGSI Lembaga Penelitian IPB mempunyai tugas untuk melaksanakan pembinaan ?an pengembangan ilmu pengetahuan. Lembaga penelitian IPB juga menyebarkan hasilbasil penelitian melalui lokakaqa. dan penerbitan majalah dan buletin ilmiah. Di samping melaksanakan penelitian. terutama dilakukan melalui seminar metodologi penelitian pada berbagai tingkat clan hibah dana penelitian. Untuk melaksanakan tugas tersebut.

Endriatmo Soetarto. Lutfi I Nasoetion Sekretaris : Dr. Dr. Justita Zainuddin Ke ala Sub Bagian %rogram : Euis Sartika Ke Sub emu ala Bagian : M. Sajogyo Sekretaris Eksekutif : Dr. Kepala :Prof. Ir. Pusat Studi Pernbangunan (PSP).ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua : Dr. Djupri BA Di dalam sistem organisasi Lembaga Penelitian IPB terdapat empat pusat penelitian. Susunan organisasi pusat-pusat tersebut adalah: 1. Ir. Ir. MA . Irawadi Djamaran Kepala Tata Usaha : Ir.

Dr.Pe~tgelola Program a. Pusat Penelitian Lingkunpn Hidup (PPLH) Kepala Sekretaris Eksekutif Pengelola Pqram a. Soeratno Partoatmodjo : Dr. Dr. Ir. A. U. Inventarisasi Sumberdaya Alam dan Lingkd. Aris Prijanto. Dr. Pengkajian dan : Prof. Pengkajian Dampak Pembangunan pada L-gan b. Ir. Soeharjo d. Pembanngunan Pertanian (Mencakup Sistem Usaha Tani) :Prof. Industrialisasi Pedesaan : Dr. SMP Tjondronegoro b.S. Ir. Msc : Dr. MSc : Koesoebiono. MSc c. Wiradisastra . Achmad Bey : Ir. Ir. Pengelolaan Wilayah Pesisir c. Dr. Mangara Tambunan 2. Kesejahteraan Rakyat dan Peranan Wanita : Prof. Sumberdaya Manusia dan Kependudukan : Prof. Ir. Pudjiwati Sajogyo.

Pengelolaan Wilayah Pertanian Lahan Kering :Dr. Norman R. Azwar e. Sarsidi Sastrosumarjo f. Penanggung Jamb Laboratorium : Yahya A. MS .Pengembangan Satwa Primata : Dr. Husen. Ir.

Ir.. Deddy Muchtadi. MSc 2 Penanggnagjawab Laboratorium Fa dm .$' pw : Dr. Tatit Bunasor. Ir. Dcddy Fardiaz. Djunjung Daulay. Analisis dan Pengembangan Produksi : Dr. MSc c. Rizal Syarie& DESS Sekretaris Eksekutif :Drh. Msc d. Paphqan Gm : Dr. MSc b. Djundjung Daulay. Msc 1. P-Proses dan Rancang Bangun : Sutedja Wuaatmac&~. --labamtorirnn daa Baagsal Percatohao :Dr. MSc a. Ir. Penanggmg jawab Laboratorium Mikrobidogi pangan : Drh.

Rizal Syarief. MSc 4. Satria Tanaya.B. Ir. Penaaggrmg jawab Kirnia Pangan dan Gi : Johnson Parulian S. ~anajer Bangd :IG. DESS 3.Keteknikan P-Dr. SH .

Ir. Wiradarya. dan see. Kepala Tata Usaha :M. yang mencakup antara lain: &-a 1. 2. Kuntjoro . Ir. meningkatkan relevansi program IPB dengan kebutuhan masyarakat. teknologi. Ardjo Sudibdjo 1. 3. membantu masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua :Dr. Pusat Pengembangan Wilayah Pedesaan Kepala :Prof. H.Fungsi Lembaga Pengabdian pada Masyarakat lnstitut Pertanian Bogor sesuai SK Rektor IPB No. 014/Um/1989 adalah pengamdan ilmu \ pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas yang ditujukan pada masyarakat. 4. Ir. Sjafri Mangkuprawira vv Sekretaris :Dr. Tantan R. melpengembangan pola p+mby wilayahldaerah melalui ke 'asama antar Perguruan lnggr an Badan lainnya di dalam dan B uar negeri. melaksanakan urusan Tata Usaha Lembaga. Dr. 5. mengamalkan ilmu pengetahuan.

Ir. MS 3. Pusat Pendidikan dan Pelayanan pada Masyarakat Kepala : Drh. Oteng Handjaja. MS 2. Moentoha Selari. M. . M. Aminuddin Saleh.Sc. Abdul Gani Amir Siregar.Sekretaris : Ir. Pusat Pengelolaan dan Pemgembanp KKN Kepala :Dr. MS Sekretaris :Ir. Surdiding Ruhendi. Ir.Sc Sekretaris :Dr.

Pengembangan Wilayah Pengembangan Whyah merupakan kegiatan penyusunan berbagai rencana. Aida Vitayala Sjafri Hubeis Sekretaris : 11. kliah Kuf.4. pernantauan dan evaluasi pembaagunan. 3.Pertanian Bogor adalah: 1. KaJi Tin& Kaji Tindak merupakan kegiatan langsmg dalam pengamalm ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara mengintegrasikan hasil penelitian yang diterapkan pada masyaralrat. 2. Pusat Pendidikan clan Latihan pada Masyarakat Kepala :Dr. 4. 5. Ir. MS Bentuk-bentuk kegiatan pengabdim pada masyarakat oleh Institut . Nyata 0 Kuliah Kerja Nyata merupakan kewajiban iatrakurkler bagi . Pendidikan pada Maspalcat Pendidikan pada Masyarakat merupakan penyelenggaraan penataran atau pelatihan untuk berbagai bidang dan tingkat profesi di masyarakat. Lina Karliyenna. dan konsultasi pembangunan pada masyarakat. Pelayanan dan Penyuluhan Pelayanan dan Penyuluhan merupakan penyelenggaraan bimbii penyuluhan.

.para mahasiswa Strata satu dalam upaya menunjang pembangunan melalui kegiatan-kegiatan mahasiswa yang berlandaskan keahlian profesinya.

No.-Hama dan bnhan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian -Agriiisnk Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Ekon4Pertanian dansmberdaya Ilmu Tanah Ilmu Tanah 2 Kedokteraa Anatomi Sains Veteriner Hewan Fisiologi dan Farmakohgi -Kedokterau Hewan . Pertanian Budidaya Pertanian -Agronomi Tek. Benih Arsitekhw Pertamrnan -Gizi *-" rdaya Sum Keluarga Hama dan Penyakit Tum. Fakultas Jurusan Program Studi 1.

Reproduksi dan Penyakit Hewan dan Kesehatan Parasitologi dan Patdogi Klinik Veteriner .

4. Matematika dan IPA No. TeknologiPertanian 7. Fakultas Jurusan Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan -Peqolahan Has11 Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan -Sobid Ekonomi Perikanan -Ilmu Teknologi Kelautan* Produksi Ternak -Prodllksi Ternak Nutrisi dan Makanan Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Manajemen Hutan -Manajemen Hutan Teknologi Hasil Hutan -Teknologi Hasil Hutan Konse~asi Sumberdaya -Konsemasi SumHutan berdaya Hutan Mekanisasi Pertanian -Keteknii Pertanian Teknologi Pangan dan Gizi -Teknologi .. Peternakan 6. .

Pangan Teknologi Industri Per--Telrnologi Intanian dustri Pertanian Kirnia -Kimia Geofisika dan Meteorologi -Agrometeorologi jar jauh peF -Pengetahuan Alam Statistihi -Statistika Matematika -Maternatika Biologi -Biologi Mata Kuliah Dasar Umum Progrm Studi bTekaologi Kctutra diwh deh dm Jurwan MSP dm PSP 423 ..

Prof. Dr. Dr. Edi Guhardja 11. Sitanala Arsyad 2. Mirnawati Sudarwanto 17. . Prof. Prof. Ldy Amalia Sofyan. R. Soeratno Partoatmodjo 3.Ir. Dr. Sunarja Prawiradisastra. Dr. Baharsjah. H. Dr. Lutfi Ibrahim Nasoetion 13. Justika S. H.Ir. Ismudi Muchsin 6.Ir. Dr. Juju Wahju 12. 10. Barizi.Dr. Drh.NAMA NAMA ANGGOTA SENAT IPB No. H.Ir. MSc 9. MA 8. Prof. MSc 7.Ir.Dr.Ir.Dr. Dr. Prof.Dr. Aman Wlrakartakusumah.Dr. H.Ir. Sjafri Mangkuprawira 14. Dudung Darusman. Nama Lengkap Keterangan 1. H. MSc 15. Prof. M.Dr.Ir. DI. Sigit 5. Dr. Sing& H. MSc 16.Ir. Sjafrida Manuwoto 4. ME.

Ir.Ir. MSc 25. MSc 24.Ir. H. Drh. Anwar Nur.Dr.Dr. MSc 20. MSc 18. Ir. Muhammad Eidman. Drs. Padlinu rjaji 21. Amris Makmur Ketua Senat/Rehor IPB Sekretaris Senat/Guru Besar FKH Anggota Senatpekan Faperta Anggota Senatpekan FKH Anggota Senat/Dekan Faperikan Anggota Senat/Dekan Fapet Anggota Senatpekan Fahutan Anggota Senatpelcan Fateta Anggota Senatpekan FMIPA Anggota Senatpekan FPS Anggota Senatpelcan Fapoltan Anggota Senatfietua Lembaga Penelitian Anggota Senatpetua . Dr. Mattjik 27. Prof. Sajogjo 29. Asi Halomoan Napitupulu. H. Dr. Dr.Ir. M. Hidayat Syarief. MSc 19.Ir.Ir. Ms 28. Soemartono Sosromarsono 30. Sumono Rukadi 26. H. Dr. Barnbang Djatmiko 22. Dr. Prof. Dr.Ir. Pang Suwignyo.Dr.Ir.Ir. MSc 23. Iding M. Soe&sono. AA. Djundjung ~aula~. Prof.

LPM Anggota Senat/Wakil Faperta Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senatwakil Fapet Anggota Senat/Wakil Fahutan Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil PPS Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Gu~ Besar Faperta .

Ir.Dr. H. Pr0fDr. SM. R.Dr. Prof. Prof. Prof.h. Kuntjoro 41. Prof.Ir. Sjarnsoe'oed Sadjad 39. Juhara Sukra 48. Prof.P. Achmad Surkati Abidin 35.Dr. I Gusti Bagus Teken 44. Prof. Tjondronegoro 38. Prof.Dr.Dr. Pr0f. Prof.Ir.Ir.Dr. Toeiihere 50.Dr.Dr.31.h. Rusmilah Suseno 34. Achmad Soeharjo 43. Soebadi Partodihardjo 49.I. Prof. H.Dr.Dr.Dr.Dr. Pudjiwati Sajogjo $. Mozes R.Dr. Affendi Anwar 36.Ir. Oetit Koswara 32. Masduki Partadiredja Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta . Sarsidi !h&rosumarjo 45. Prof. Prof. Pr0f.Dr. Prof.Ir. E.Ir. Prof. Prof. Roekasah Adiratma 46. Gatut Ashadi 51.Dr. Kusmat Tanudimadja 47. Sjarifuddin Bahatsjah 37.Ir. Prof. Siqa 42.Dr.S. Pr0fDr.I.Dr. Pr0f.Dr. Goeswono Soepardi 33.h. Pr0f.Dr.I.

Prof. Prof. Soewondo Djojosoebagio Anggota Senat/Guru Besar F K H 53. Prof.Dr. Soeprapto Soekardono Anggota Senat/Guru Besar F K H 56.Dr. Prof.Dr. Djokowoejo Sastracllpradja Anggota Senat/Guru Besar F K H 54. Tb. . Supan Kusumamihardja Anggota Senat/Guru Besar F K H 57.Dr.Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar F K H Besar Faperta Besar Faperta Besar Besar Faperta Besar F K H 52.Dr. Prof. Achjani Atmakusuma Anggota Senat/Guru Besar F K H 55.

Dr. R. R. Prof.Dr.Dr.T. Prof. M.Dr. DJ. Prof. Dr.Prof. Imam K Abdulgani 67. Prof.Dr. Margono Slamet 62.Dr.H. Aminuddin Parakkasi 66. Prof.Dr. Samosir 68.Dr.Dr.Dr. Dawan Sugandi 61. D. Prof. Prof. Prof. Harimurti Martojo 60. Adi Sudono 64. Reviani Widjajakusumah Anggota Senat/Guru Besar F K H 58.Dr. Asikin Natasasmita 63. Prof. Prof. Prof. Sihombing 65. Ichsan EffendiNSc Anggota Senat/Guru Besar Faperikan 59. Eddie Gurnadi Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet . H.

MSc 75. Rudy T-tag 74. Slrtrisno Hadi 78..Ir. ProfDrJr. It ltbannt souhqp. Dr.dan w1.S. ProfDrJr. Sujono SujoturrmK. Haman Haaurma Js Angota Senat/Guru Besar Fapet AnggomSenat/Guru Besar Fapet ADgguca Seaat/Guru Besar Fahutan Aqggora kat/Guru Besar Fahutan .)a 73. Rahardjo S 76. ProfDr. ProfDrJr. ProfDrJr.H.RdhiRubiniAtmEandJ. Ahmad 71. ProfDr.69. PrdDrk. 72 Prof&k. ProfDrk. Bsihaqi H.. KartbhM XJ. 77.

Soanmo Tjjo Anggoar Scnat/Guru Besar Fateta 81. DjoLo Sudan110 M. Prof&. bkh Nasouion 84.Anggota Sglat/Guru Besar Fahutan . H. MDrk.I. Winuno 82 Prof-DrW&5ljwhTjj 83. H. ProfDr. ProfDrJrGunararan Suratmo. Sitti Soaarmi Tjo 86. AaggotaSaw/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggom Senat/Guru Besar Fahutan Aaggaa Scnat/Guru Besar Fahutan 79. 85. F. Prof&. ProfDrJr. ProfDr. . MF Anggoa Scm/Guru Besar Fahum 80.G.

ProfDr.NawanpriSugiri 87. Aisjah Girindra -Senat/Guru Besar Fateta Aaggocr S~W/GUN Besar Fateta Anggota Senat/Guru Besar Fmipa hggota Scnat/Guru Besar Fmipa Anggota Senat/Guru Besar Fmipa Anggata Senat/Guru Besar Fmipa Seaat/Guru Besar Fmipa .

312708 BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN gEMAwsISwmw Jalan Raya Pajajaran. Gunung Gede. 205.LAMPIRAN 111 ALAMAT gANTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR KANTOR PUSATrnrnRAT Jalan Rap Pajajaran. Bogor 16144. BaranatrPSiang. 323081 Fax.285 BIRO ADMINISTRASI UMUM (W Jalan Raya Pajajaran. . Bogor. 3230SVPwawPt 203. Ti*. Ti*. BarBogor.

Gunung Gede.I PANGAN (PUSBANGTEPA) n. Bogor. 327751 dan 32308lJ Pesawat 293. Telp. Bogor. Bogor. Tilp. 328140 -BAGA PENEL(IJP) Jalan Raya Pajajaran. Tilp. 321024 PUSAT PENELITIAN LING KUNGAN HIDUP Kampus IPB Darmaga. Bogor. 321024 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN TEKN0UK.218 LEMBAGA SUMBERDAYA INFO-1 (LSI) Kampus IPB Darmaga.328105 LEMBAGA PENGABDIAN PADA MAmmmAT Jalan Raya Pajajamq Baraaaq&q.Tilp. Tilp. -US IPB D~ Bogor. 314980 PUSAT ANTAR . Tilp.

32308l/Pesawat 27l. Tilp. Bogor. 323848 FAKULTAS PERTANIAN (FAPERTA) Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Tilp. 311804 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN BIOLQGI TROPIKA (BIOTROP) Jalan Raya Tajur Km. Tilp. Telp. BarBogor. 6. Bogor. 323161-322057 -32#H8 .UNIYERSITAS (PAW Kampus IPB Darmaga. 1. 237 FAKULTAS KEDOgTERAN HEWAN @W Jalan Taman kencana No.

322167 FAKULTAS PETERNAKAN (FAPET) Jalan Raya Pajajaran.321062 FAKULTAS KEHUTANAN (FAHUTAN) Kampus IPB Darmaga. Bogor. 32308lPesawat 206. Kotak Pos 122. Bogor. 321567 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) Kampus IPB Darmaga. 207. Bogor.321819 FAKULTAS MATEMATMA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FAMIPA) Jalan Raya Pajajaran. Baranangsiang.PAKULTAS PERIKANAN (FAPEIUKAN) Kampus IPB Darmaga.254 PROCRAM PASCA SARJANA (PPS) . Tilp. Gunung Gede. Tilp. Tilp. Kotak Pos 69. Bogor Tilp. 321061. Bogor. Tilp. 321810.

Bogor. Bogor. Tilp. Baranangiang. Baranangsiang.Jalan Raya Pajajaran. 32308VPesawat 202. 323081/Pesawat 200 BADAN PENGEMBANGAN (BPI Jdan Raya Pajajaran.213 BIMBINGAN KONSELING Jalan Raya Pajajaran. Tilp. 321024 UPT KOMPUTER Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Bogor. Tip. Baranangsiang. Tilp. Tilp. Baranangsiang. Baranangsiang.264 DIREKTORAT TINGKAT PERSWAN BERSAMA (DTPB) Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Bogor. Baranangsiang. Tilp. 32308VPesawat 2J2 LABORATORIUM BAHASA Jalan Raya Pajajaran. Bogor. 32308Wesawat 245. 32308lPesawat 815 UPT PERPUSTAKAAN PUSAT Kampus IPB Darmaga. 32308Wesawat 244 . Tip.

Gunung Gede. 32308UPesawat 289 POSKO MENWA IPB Jalan Raya Pajajaran. Tilp. 323081/Pesawat 215 . Bogor. Tilp. 327363 POS SATPAM IPB PUSAT Jalan Raya Pajajaran. Baranangsiang. Bogor. Bogor. Baranangsiang. Tip.PUSAT KEGIATAN MAHASISWA (PW Jalan Raya Pajajaran.

PASIRKUDA 8. GUNUNG WALAT 11 . TAJUR 10. CIBODAS 6. SUKAMANTRI 9. PASIR SARONGGE 1 1. SINDANGBARANG 7. CIKARAWANG 4. BABAKAN 3.f LOKASI KAMPUS DAN KEBUN PERCOBAAN IPB 44UT JAWA KETERANGAN : m KEBUN PERCOBAAN 1. JONOGOL 2. DARMAGA 5.

PETA SlTUASl KAMPUS IPB TAMAN KENCANA .

'LANDHU18' 5. WSAT PENamAN LlNQKlJNGAN HIDUP 21. FAKULTAS KEHUTANAN 4. KMAM P RR(ANAN 18. PENJERNiMNA)CI 7. AGRAMAPUTERI 10. PEAWIUHAN DOSEN 11. PERUMAHANPKUWN IPB 18. MBVN PEACOBMN BABAKAN 17. KEBUN PERCOBMN AQRONOMI. FMULTAS TCKNOUMI PEATANIAN 22. KEBUN PERCOBMN UNllJK PROORAM DIPLOMA 12. QEWNOOUH RAGA a. LEMW SUMRERDAYA INFORMASIPRXRAM PENDDWN JARAK JAUH 20. RUANQKWUH 13. FAKULTAS PERTAMAN 2. PENJERNIHAN AIR ll . AUANGUBEL 8. MENAPA AIR BAR) 23. BP3!iP 15.f I PETA SITUASI KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR ( LUAS HA KETERANGAN: 1. ASAMMPVTERA 0. WSBANGTEPA 14.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.