BUKU PANDUAN t PROGRAM SARJANA 1990 1994 INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Hal. KATA PENGANTAR ................................... vii I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR .................... 1 A. GAMBARAN UMUM ........................... 1 Sejarah Ringkas ..................................1 Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor ............. 2 Definisi Pertanian dalam Arti Luas ................. 2 Modal Dasar Institut Pertanian Bogor ............... 2 Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor .............. 2 Pengertian Lambang ............................. 3 Organisasi Institut Pertanian Bogor ................. 3 Lokasi Kampus .................................. 3 B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN ........... 4 Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan ................ 4 Unit Pelaksana Teknis Komputer ................... 4 Laboratorium Bahasa ............................. 5 Percetakan ...................................... 5 Penerbitan ...................................... 5 Pelayanan Kesehatan ............................. 5 Apotik ........................................ 5 Pelayanan Pos dan Telekomunikasi ................. 5 Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan ............ 6 Bimbiian dan Konseling ......................... 6 Beasiswa ........................................ 6 Asrama Mahasiswa ............................... 6 Fasilitas Olah Raga Mahasiswa ..............

7 Pelayanan Bank .................................. 7 Kafetaria ....................................... 7 Aula dan Gedung Serba Guna ..................... 7 Tempat Peribadatan .............................. 7 Himpunan Alumni ............................... 8 C. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL ..... 9 Pimpinan ........................................ 9

Hal. Pembantu Pimpinan .............................. 9 Unsur Pelaksana ................................. 9 Unsur Penunjang .............................. 11 Badan Non Struktural .......................... 11 I1 . PELAKSANAAN PENDIDIKAN ..................... 12 A. UMUM ..................................... 12 Tujuan Umum Program Stratum 1 (S 1) ....... 12 Pengertian Dasar .......................... 12 Masa Pendidikan .......................... 13 Tata Tertib Perkuliahan ..................... 13 Tata Tertib Ujian .......................... 14 Sanksi Akademik .......................... 16 Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan .... 16 Sumbangan Pembinaan Pendidian ........... 18 Kalender Akademik IPB Tahun 199011991 ..... 18 B. JENJANG PENDIDIKAN .................... 21 1. Tingkat Persiapan Bersama ............... 21 1.1 Tujuan Pendidikan .................. 21 1.2 Organisasi dan Personel ......... : .... 21 1.3 Kurikulum .........................231 1.4 Silabi .............................. 22

2. Fakultas Pertanian ....................... 28 Tujuan Umum Program Sarjana (SI) ....... 28 2.1 Tujuan Pendidikan .................. 28 2.2 Sistem Pendidikan ................... 28 2.3 Organisasi dan Personel .............. 29 2.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 34 2.5 Silabi .............................. 59 2.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 103 3. Fakultas Kedokteran Hewan ..............115 3.1 Tujuan Pendidikan ..................115 3.2 Organisasi dan Personel .............. 116 3.3 Program Studi dan Kurikulum .........118 3.4 Silabi .............................. 121

Hal. 3.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 136 4. Fakultas Perikanan ....................... 143 4.1 Tujuan Pendidiian .................. 143 4.2 Organisasi dan Personel .............. 143 4.3 Semester Bersama Fakultas Perikanan . 145 4.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .146 4.5 Silabi ..............................158 4.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 193 5. FakultasPeternakan ..................... %1 5.1 Tujuan Pendidikan .................. 201 5.2 Organisai dan Personel ............... 201 5.3 Program Studi dan Kurikulum ......... 203 5.4 Silabi .............................. 205 5.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 226 6. Fakultas Kehutanan .....................233 6.1 Tujuan Pendidikan .................. 233 6.2 Organisasi dan Personel .............. 234 6.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 235 6.4 Silabi ..............................246 6.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........280 7. Fakultas Teknologi Pertanian .............. 285 7.1 Tujuan Pendidikan ..................285 7.2 Organisasi dan Personel .............. 285 7.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .288 7.4 Siiabi ..............................304 7.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 333 8. Fakultas Matematika dan IPA ............. 339 8.1 Tujuan

Pendidikan ................... 339 8.2 Organisasi dan Personel .............. 340 8.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .343 8.4 Silabi ..............................364 8.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........416

Hal. I11 .LEMBAGA PENELITIAN .......................... 423 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 423 IV. LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT . . 426 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 4% LAMPIRAN -LAMPIRAN ............................. 428

KATA PENGANTAR Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelurnnya, Buku Panduan IPB ini mengalami perubahan dan perbaikan yang disesuaikan dengan perkembangan, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku dengan .memperhatikan masukan-masukan dari semua unit kerja di Institut Pertanian Bogor. Beberapa perubahan dan perbaikan yang diiakukan dalam Buku Panduan ini di antaranya: mata kuliah, silabus, peraturan administrasi akademik, pimpinan, dan dosen serta sarana dan prasarana kampus. Dengan diterbitkannya Buku Panduan ini diharapkan agar semua staf pengajar dan mahasiswa mempunyai pedoman di samping penjabarannya secara rinci berupa pedoman yang diterbitkan di Fakultas. Mudah-mudahan Buku Panduan ini dapat bermanfaat. Kritik dan saran senantiasa kami nantikan demi penyempurnaan panduan ini. Kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan panduan IPB kami ucapkan terima kasih. A.n. Rektor Pembantu Rehor 1, Prof. Dr.Ir. H. SADAN WIDARMANA, MSc. NIP. l3021U)44

I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR A. GAMBARAN UMUM Institut Pertanian Bogor adalah kelanjutan hidup dari lembagalembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian dan kedokteran hewan pada awal abad ke-U) ini, didirikan berdasar S.K. Menteri PTIP No. 9U1%3 dan disahkan oleh S.K. Presiden RI No. 279111965. Sejarah Ringkas Tahap Embrio (1941-1%3), dimulai dengan pendirian "Landbouwkundige Faculteit-ada tanggal 31 Oktober 1941, disusul dengan pembentukan Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan pada tahun 1946. Pada tahun 1948 perguruan tinggi ini dijadikan "Faculteit voor Diergeneeskunde"di samping "Faculteit voor Landbouwwetenschappen" yang menjadi bagian dari "Universiteit van Indonesien di Kampus Bogor. Setelah mengalami beberapa perubahan nama, kedua fakultas ini pada tahun 1%3 memisahkan diri dari Universitas Indonesia untuk menjadi Institut Pertanian Bogor. Tahap Kelahiran dan Pertumbuhan (1%3-1975), ditandai dengan lahirnya beberapa fakultas baru yang menjadikan IPB semakii mampu dalam menangani pendidikan tinggi pertanian. Pada tahap ini IPB mempunyai 6 fakultas, yaitu Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan serta Rknologi dan Mekanisasi Pertanian. Pada akhir tahap ini dibentuk pula Sekolah Pasca Sarjana. Sejak tahun 1976, IPB memasuki Tahap Pendewasaan yang ditandai dengan proses pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan di Kampus

Darmaga, Bogor berdasarkan pertumbuhan jumlah civitas akademikanya. Dua fakultas baru lahir pada tahap ini, yaitu Fakultas Politeknik Pertanian dan Fakultas Matematika dan Ilrnu Pengetahuan Alam. Adapun Sekolah Pasca Sarjana dijadikan Fakultas Pascasarjana dan Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian diubah namanya menjadi Fakultas Eknologi Pertanian. IPB telah dapat membuktikan dirinya sebagai perguruan tinggi terkemuka, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Sebagai pelopor pengembangan pertanian modern, IPB telah melahirkan berbagai gagasan yang setelah melalui proyek percobaan

dijadikan model bagi pengembangan pertanian nasional. Dalam bidang pendidikan tinggi, IPB menjadi pencetus dan pelopor studi sarjana 4 tahun, penerimaan mahasiswa berbakat, serta perintis pembentukan Sekolah Pasca Sarjana &Indonesia. Pada saat ini IPB menerima mahasiswa baru melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dengan jumlah sekitar 1.650 orang setiap tahun. Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor Institut Pertanian Bogor adalah Perguruan Tinggi yang merasa berkewajiban menjadi suatu pusat pengembangan masyarakat Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 melalui pembangunan pertanian ddam arti luas yang dilaksanakan melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Definisi Pertanian dalam Arti Luas Dengan Pertanian dalam Arti Luas dimaksudkan seluruh mata rantai proses pemanenan energi surya secara langsung dan tak langsung melalui fotosintesis dan proses pendukung lainnya untuk kehidupan manusia, yang mencakup aspek ilmu pengetahuan, teknologi dan kemasyarakatan. Modal Dasar Institut Pertanian Bogor Modal dasar Institut Pertanian Bogor adalah: 1. Perangkat lunak yaitu staf engajar Institut Pertanian Bogor, yang terdiri atas tenaga akademi E dalam berbagai bidang dan jurusan. 2. Perangkat keras yaitu gedung-gedung, laboratorium, lapangan percobaan dan sarana lainnya yang menjadi tempat melakukan Tridarma Perguruan Tinggi. 3. Perangkat kokoh sebagai hasil interaksi perangkat lunak dan eran at keras berupa motivasi untuk selalu berusaha menempaten 8.

rl di garis depan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor Tbjuan dasar Institut Pertanian Bogor addah: melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi sesuai dengan falsafah dasarnya, pemanfaatan, pelestarian dan pengembangan modal dasar dengan efsien untuk kepentingan kemanusiaan dan masyarakat di masa kini dan masa depan.

Pengertian Lambang Lambang Institut Pertanian Bogor mencerminkan pertumbuhan Institut Pertanian Bogor sebagai suatu lembaga pendidikan sumber ilmu dan teknologi, dan akan seldu maju, tumbuh terus dan mengamalkan Tkidarma Perguruan Tiggi dengan berlandaskan Panwila. Bentuk bundar menggambarkan bahwa ilrnu tersebut tidak ada batasnya, selalu berkembang dan bertambah. Warna dasar biu melambangkan bahwa Institut Pertanian Bogor termasuk kelompok teknologi. Gambar buku terbuka melambangkan Institut Pertanian Bogo~ sebagai suxiber ilmu. Cabang tiga yang timbul dari buku melambangkan Tridarma Perguruan Tinggi. Kelima ujung helai daun melambangkan lima Fakultas pertama pada waktu IPB berdiri dan bahwa Tridarma itu dilaksanakan berasaskan Panwila. Organisasi Institut Pertanian Bogor Sesuai dengan S.K. Presiden No.46 Tahun 1982, Institut Pertanian Bogor dipimpin oleh Rektor dengan dibantu oleh para Pembantu Rektor. Rektor diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Republik Indonesia. Senat Institut Pertanian Bogor adalah badan normatif tertinggi di Institut, sedangkan di aingkat Fakultas terdapat Senat Fakultas yang diketuai oleh Dekan. Rektor adalah Ketua Senat Institut Pertanian Bogor. Dewan Penyantun Institut Pertanian Bogor adalah dewan yang mewadahi tokoh-tokoh masyarakat dan merupakan jembatan antara

masyarakat dan Institut Pertanian Bogor. Dalam menjalankan tugas-tugasnya, Rektor dibantu pula oleh Biro, Fakultas, Lembaga, Jurusan, Unit Pelaksana Rknis Institut Pertanian Bogor. Lokasi Kampus Kampus Institut Pertanian Bogor terdapat di empat tempat. Kantor Pimpinan, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama, UPT Komputer, Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, Aula Institut Pertanian Bogor, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Pasca Sarjana bertempat di Kampus Baranangsiang, Jalan Raya

~gjajaran Bogor, Fakultas Kedokteran Hewan di Taman Kencana, sedangkan Fakultas Peternakan, sebagian Laboratorium dan Jurusan dari Fakultas Kedokteran Hewan, Lembaga Penelitian, dan Biro Administrasi Umum terletak di Kampus Gunung Gede. Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Gedung Kantor Pusat Antar Universitas (PAU), Fakultas Perikanan, Lembaga Sumberdaya Informasi, Perpustakaan Pusat, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH), Kebun Percobaan Darmaga, sebagian Asrama Mahasiswa, dan Perumahan Dosen terletak di Kampus Darmaga, kurang lebih 12 km ke arah Barat dari Kota Bogor. B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Perpustakaan Institut Pertanian Bogor mempunyai koleksi buku sekitar 2.021 judul dengan exemplar 3.097, majalah 940 judul dengan exemplar 2.170 dan 822 judul dengan exemplar 1.005dokumentasi IPB yang terdiri dari skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis ilmiah staf pengajar IPB, serta koleksi pandang dengar yang terdiri dari: mikrofs 800 judul buku referensi dan 43 judul majalah, mikrofrlm 9 judul, kaset 50 buah dan slide50buah, yang terdapat di Perpustakaan JurusanSivitas Akademika Institut Pertanian Bogor berhak menerima pelayanan perpustakaan. Perpustakaan dibuka pada setiap hari kerja. Perpustakaan Pusat menerima pembuatan fotokopi Unit Pelaksana Teknis Komputer

Pusat ini menjadi laboratorium komputasi dan dikelola oleh Jurusan Statistik. . Pusat ini dilengkapi dengan komputer PERKIN ELMER 3.220 berkapasitas 300 MB.Z buah disc drive 10 MB.Gedung untuk pusat pengelolaan data ini terletak di Kampus Baranangsiang. 2buah line printer LP-300. Di samping itu tersedia pula 8 buah mikrokomputer IBM PCIXT dan dua buah printer IBM.

Laboratorium Bahasa Laboratorium ini dapat dimanfaatkan untuk latihan bahasa Inggris dan bahasa lainnya. dan organisasi profesi. Laboratorium ini terdapat di Kampus Baranangsiang. Penerbitan Berita Institut Pertanian Bogor merupakan media komunikasi antar Institut Pertanian Bogor di samping penerbitan-penerbitan berkala. Pelayanan Kesehatan Bagi warga Institut Pertanian Bogor disediakan klinii kesehatan yang terletak di Kampus Baranangsiang yang diasuh oleh tiga orang dokter dan dibuka setiap hari kerja. tersedia juga Cabang Apotik Kimia Farma yang berada di Kantor Pusat Baranangsiang. bulanan. Pelayanan umurnnya ditujukan kepada warga Institut Pertanian Bogor yang memerlukannya. publikasi. Apotik Untuk memudahkan pelayanan pembelian obat-obatan yang tidak tersedia di Poliklinik IPB. ilmiah dan populer dari fakultas. yang dapat dimanfaatkan oleh setiap warga Institut Pertanian Bogor. Percetakan Percetakan Institut Pertanian Bogor yang terletak di Karnpus Darmaga berfungsi untuk mencetak penuntun kuliah. jurusan. bersifat umum. Pelayanan Pos dan . senat mahasiswa. laporan atau tesis mahasiswa.

pengiriman dan pengambilan wesel paket. Taman Kencana. masing-masing berlokasi di Kampus Baranangsiang. Di Kampus IPB Darmaga tersedia Warung Pos dan Telekomunikasi yang dapat melayani keperluan pos dan telekomunikasi seperti telepon. . pembayaran iuran TV dan lain-lain tersedia 3 buah Kantor Pos Cabang. telex dan facsimile. tab-.Telekomunikasi Pelayanan sarana komunikasi yang menyangkut keperluan surat menyurat.

badan swasta. dan suatu waktu menunjukkan prestasi yang sangat berguna bagi masyarakat. Wsma . seluas 336 ha dan hutan pendidikan seluas lebih kurang 350 ha di Gunung Walat. Bimbingan dan Konseling Bagi mahasiswa disediakan Tim Bimbimgan dan Konseling yang terdiri atas dosen-dosen yang disebut konselor dengan bantuan beberapa psikolog. Beasiswa Pemerintah memberikan beasiswa dan darmasiswa yang terutama ditujukan kepada mahasiswa tingkat dua. penyesuaian cara belajar. yaitu asrama Ekalokasari di Tajur. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. asrama Sylvalestari. Ekasari dan Velicia di Sempur. Selain itu juga mahasiswa IPB mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa dari pemerintah daerah. yang orang tuanya telah berjasa terhadap negara. serta perorangan. Institut Pertanian Bogor menyediakan lahan percobaan yang lokasinya tersebar di Bogor dan sekitarnya. dan kehidupan kampus. terdiri atas 10 asrama berkapasitas di atas 50orang. Pondok Darmaga di Darmaga. asrama Sylvasari. Sukabumi. Pelayanan ditujukan terutama bagi mahasiswa tingkat persiapan untuk mendapatkan bantuan menghadapi kesukaran yang dialami. Asrama Mahasiswa Institut Pertanian Bogor menyediakan asrama mahasiswa dengan kapasitas penghuni sekitar 615 mahasiswa. asrama Putri Darmaga. bangsa dan negara.Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan Untuk kepentingan kependidikan. baik mengenai pendidikan maupun masalah pribadi mahasiswa. yang luar biasa kepandaian dan bakatnya. yang orang tuanya tidak mampu. asrama Putri Baranangsiang.

H. Sarana yang tersedia mencakup sarana untuk keperluan makan.Raya di Jalan Ir. ruang rekreasi dengan radio dan TV. Juanda. . tidur. cuci. seterika. dan sarana olahraga ringan.

Pelayanan Bank BNI 1946 Cabang Bogor memberikan pelayanan bagi warga IPB dan masyarakat umum. Selain itu pada setiap fakultas disediakan pula sarana olahraga untuk warga IPB.000 orang. bola taw. sepak bola. Aula Ekalokasari di 'hjur. Di Kampus IPB Darmaga telah dibangun Auditorium berkapasitas 4. Aula dan Gedung Serba Guoa Untuk kesenian dan kegiatan lain yang memerlukan ruanglaula pertunjukan. bola basket dan softball. Kafetaria Kampus Baranangsiang (Kampus Pusat) menyediakan pula kafetaria yang dibuka setiap hari kerja. volley. di samping kafetaria yang disediakan oleh fakultas dan kampus lain. Adanya Bank tersebut di IPB menambah kelengkapan sarana pelayanan yang turut menunjang bagi para mahasiswa membayar SPP dan yang menyangkut perbankan. tersedia Aula Kantor Pusat IPB dan Ada Agronomi di Kampus Baranangsiang. Tempat Peribadatan Untuk kepentingan peribadatan khusus . Gedung Olahraga di Kampus Darmaga merupakan sarana olahraga ruang tertutup bagi warga Institut Pertanian Bbgor. Kafetaria ini melayani warga IPB dan umum. dan Gedung Olahraga di Kampus Darmaga.Fasilitas Olahraga Mahasiswa Lapangan olahraga di Kampus Baranangsiang menyediakan sarana untuk olahraga atletik.

tersedia Mesjid Al-Gifari yang biasa menampung jamaah lebii kurang 800 orang. sosial. Di samping itu terdapat pula Mushalla di Kantor Pusat IPB dan Mesjid Al-Hurriyah di Kampus IPB Darmaga.bagi pemeluk agarna Islam. Untuk liegiatankegiatan yang menyangkut pengembangan pendidikan agama. juga tersedia perpustakaan di Mesjid Al-Gifari IPB. . pembinaan kerohanian.

Memanfaatkan hasil-hasil penelitian dan kemajuan ilmu yang ada di Almamater untuk kepentingan Alumni. menerbitkan berita berkala dan sebagainya. Untuk mencapai tujuan tersebut perhimpunan berusaha: a. dengan jalan memblna hubunganAlmamater dengan Alumninya dan antara Alumni sesamanya. baik di dalam maupun 8i luar negeri. Men adakan inventarisasi men enai keadaan Alumni dalam arti yang k uas dan menyiarkan kepa d a segenap anggota hlmpunan. Pimpi~tan Pedti~npurtart: a. b. d. mengikutsertakan Alumni dalam perkembangan kurikulum. Pimpinan Pusat terdiri atas Dewan Penyantun dan Sekretariat yang ada di bawah Dewan Penyantun terdiri atas 10 (sepuluh) orang yang di ilih oleh dan dari para anggota dalam rapat anggota untuk masa . e. Mengikutsertakan Alumni dalam pemikirardpenyalurardmenempatkan tenaga-tenaga Alumni laimya.Himpunan Alumni Riwayat: Alumni Institut Pertanian Bogor pada pertemuannya yang berlangsung pada tanggal 5 September 1970 telah bersepakat membentuk Himpunan Alumni IPB (HAIPB) yang bertujuan untuk: a. Membina Alumni untuk memenuhi tupasnya sebapai Sarjana sesuai dengan cita-cita Almamater. Membina Almamater untuk dapat melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi Almamater. Menghimpun pengalaman-pengalaman para Alumni untuk disambung guna kepentingan Almamater dengan jalan mengadakan seminar-seminar. menyelenggarakan hari Alumni di Kampus. Menyelenggarakan hubungan dan kerjasama yangerat'd~ngan perhimpunan-perhimpunan yan mempunyai sifat dan tujuan yang sama. praktek-praktek mahasiswanya. masyarakat dan sebaliknya. c. b.

b. Alamat: Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HAIPB) Kantor Pusat IPB. Jalan Raya Pajajaran. (0251) 323081 dan 325393. Telp.ja f atan 5 tahun. . Perwakilan di tiap Propinsi diatur pelaksanaannya oleh Anggaran Rumah Tangga.

Administrasi dan Keuangan (PR 11) Pembantu Rektor III/Bi: Dr. Ir. Anshary Chaeruddin. Kepala (BAUM) Fakultas Pertanian (Faperta) Dekan : Dr. . h.C. M. Dr. Penelitian. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL Rektor : Prof. Moh. Ir. H. Eriyatno. Kepala mik dan Kemahasiswaan Biro Administrasi Umum : Ir. MSc. Sitanala Arsyad Pembantu Rektor UBidang : P-Sadan Widarmana. H. Pendidikan dan Pengajaran. Abubakar Burniat. MSAE ?q dang Kemahasiswaan (PR 111) PEMBANTU PIMPINAN Biro Administrasi Akade-: Ir. Ir.Sc. Anwar Nur. Pengabdian pada Masyarakat (PR I) Pembantu Rektor II/Bidang : Dr. Sjafrida Manuwoto ?q.

Edi Guhardja. Lutfi Ibrahim Nasoetion yw Lembaga Pen abdian pada Masyarakat .Ir. Lily Amalia Sofyan. M. Po? Fakultas Kehutanan (Fahutan) Dekan : Dr. Sigit Fakultas Perikanan (Faperikan) Dekan : Dr. MSc Lembaga Penelitian (LP) Ketua : Dr.Dr. MES Program Pasca Sarjana (PPS) Direktur : Prof. Barizi. Ir.Sc.Ir. H.Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Dekan : Prof.Sc. M. Fakultas Matematika dan 1ku Pengetahuan Alam (FAMIPA) ~ekan : Prof. Dudung Darusman. Muhammad Aman wirakarta-?T kusumah. Sing$ H. Ir. DEA Fakultas Peternakan (Fapet) Dekan : Dr. Ir. Ismudi Muchsin. H.Dr. Dr. H. MA PFakultas Teknolo Pertanian (~atet$ Dekan : Dr. R.

Ir. Syafri Mangkuprawira PT .( I! PM) Ketua : Dr. H.

Edi Guhardja. Ans0r. H.UNSUR PENUNJANG Unsur Pelaksana Teknis (UPT) Komputer Kepala : Dr. H.Dr. b~e&a Pendidikan TingkatPersiapan Bersama (TPB) Direktur : Dr. Yan Pietter Saragh BADAN NON STRUKTURAL Badan Pengembangan (BP) : Prof. Pallawarukka Lembapa SumberdayaInformasi (LSI) Kepala : Dr.i Mattjik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Kepala : Drs.Sc.Ir. MSAE ?v .1r. H. A. M. Eriyatno.Ir.

Menguasai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. Artinya program pendidikan suatu jenjang harus lengkap dari awal sampai . Bersifat terbuka. UMUM Tujuan Umum Wogram Stratum 1 (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. c. b. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menemukan. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. maka tujuan Pendidikan Program Sarjana1 (Sl) adalah menghasilkan warga negara berk~al~kasi sebagai berikut: a. Pengertian Dasar Pengertian Semester Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan suatu jenjang. maupun masalah yang dihadapi masyarakat. e. PELARSANAAN PENDIDIKAN A. 0212/U/1982. f.11. memahami. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi Yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam keglatan produkti ? dan pelayanan kepada masyarakat. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya. d. menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi.

akhir yang penyelenggaraannya dibagi sewa semesteran. Pengertian Satuan Kredit Semester (sics) Satuan Kredit Semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa. usahanya dibagi-bagi ke dalam program per semester. Dengan pengertian ini. besarnya usaha yang diperlukan untuk . besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa. seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program satu jenjang lengkap.

Mahasiswa yq tidak lulus pada suatu -at diberi kesempatan menslang di tmgkat bersan tan hanya selama satu tahun. Lama masa pendidikan di Institut Pertanian Bogor bagi seorangmahasiswa Program Sarjana (S1) sampai lulus Sarjana adalah empat sampai enam tahun. 3. Artinya untuk mengikuti kuliah itu seorang mahasiiwa dibebani dengan beban studi sekian satuan kredit semester pada semester yang bersangkutan. Masa Pendidikan 1. Mata . Mahasiswa yang ada akhir suatu tahun akademik menda at Nilai Mutu Rata-rata &MR) tidak lebih daripada 1. serta besarnya usaha untuk menyelenggarb pendidikan di perguruan tinggi.30 dikeluar i an dari Institut Pertanian Bogor. Besarnya beban studi mahasiswa dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks) dalam suam mata kuliah.menyelesaikan suatu program (apakah program semesteran atau program satu jenjang lengkap). 2. Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa tercermin dalam laporan semesteran mahasiswa.

Semua mahasiswa Institut Pertanian Bogor diwajibkan me kuliah dan praktikum sekurang-kuran ya masing-masing80 dari P o seluruh kegiatan dalam semester aka B emik berlangsung. Mahasiswa yang berhalangan mengikuti kuliah/praktikum karena suatu alasan yang san at penting harus menyampaikanpemberitahuan -a tertu' kepada dosen mata kuliah yang bersanfcutan atau kepada Komisi Pendidikan Fakultas. Apabila . Apabila telah diberi kesempatan mengdang satu tahun. maka cub sakit itu tidak diperhitungkan ke dalam lamanya masa pendidikan. 2.kuliah yang wa'ib diulang ad 9'' ah mata kuliah yang memperoleh nilai mutu kurang dari c . Tata Tertib Perkuiiahan 1. Mahasiswa Pr am Pertanian Bogor hanya diperkenankanxa kali selama masa pendidikan untuk mencapai gelar mengulang itu tidak boleh pada tingkat yang sama. 5. Apabii mahasiswa menda at cuti sakit yang lama berdasar swat keterangan dokter dan izin #ilpinan Fakultas atau ~irektur Tiiat Persiapan Bersama. 4. tetapi ternyata tidak naik tingkat lagi maka mahasiswa tersebut dikeluarkan dari Institut Pertanian Bogor.

ber alangan karena sakit. surat ini hams dilampiri dengan swat .

diwa'i kan menyampa p& d an pemberitahuan kepa a Pem antu Dekan b f atau 3. Mahasiswa yang men+ alkan ke 'atan kurikuler yang sedang ber'alan tanpa lzin dari ~u3tur ~ink&Bt Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. 4. uis. Tata Tertib Ujian 1. Semua u Ian . Mahasiswa yang berhalangan meneruskan kuliah karena sakit ang lama sehin a terpaksa tidak dapat men B at Persiapan Bersama dan Kepala Biro Administrasi Akadem~k an Kemahasiswaan disertai permohonan untuk mengulangi kembali pendidikan pada tahun berikutnya.00 sampai 18.keterangan dokter. dan dalam keadaan tertentu dapat diperpanjang sampai malam hari. 5.00. Mahasiswa diwajibkan mengikuti semua ujian. dinyatakan inhipliner dengan Surat Keputusan Pimpinan FakultasDirektw Tingkat Persiapan Bersama. Mahasiswa yang dengan sengaja tidak mengikuti ujianujian dianggap indisipliner. 2. Semua kegiatan ekstra kurikuler tidak boleh mengganggu kuliah/praktikum. ujian praktikum dan ujian akhir yang dia % akan6agisetiap mata kuliah. Jam kerja akademik adalah mulai pukul7. Swat izin tersebut disahkan/ditandatangani oleh Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I Fakultas. uti u'ian akhir. u Ian pertengahan.

Selama ujian ketertiban ujian diawasi oleh dosen yangbersangkutan dengan dibantu asisten dan pengawas ujian lmya. .: Kemahasiswaan melalui. Pengikut ujian harus membawa kartu mahasiiwa atau keterangan sementara dari Pembantu Dekan UDirektur Tiat PersiapanBersama. 6. 5. 4. 7. 3. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian-u'ian karena suatu halangan yang sah dapat diikesempatan men&ti ujian susulan. Mereka yan8 tidak membawa kartu mahasiswa tidak dibenarkan memasulu ruangan ujian. disusul S engan surat keterangan dokter. Mahasiswa yang berhalangan menempuh ujian dalam masa yangtelah ditentukan karena suatu alasan ang san at enting atau sakit. harus memberitahukan secara tertuh ke a& &sen mata bliah bersangkutan pada hari itu juga. panitia pengelola/penyusun jadwal masingmasing Fakultas. walnya diatur oleh Biro Administrasi Akademp. Pen ut ujian hams sudah siap di luar ruangan ujian 15 menit sebe v umnya ujian dimulai. asal ada persetujuan dari Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I.dilaksanakan oleh dosen mata kuliah yang bersan dan ja dj.

menin alkan u'ian tanpa kin. Pengikut ujian tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan ujian sebelum dipersilahkan oleh pengawas. 12. Setiap tindakan y menc S am hal tindakan pelanggaran~tu 9 ngawas ujian.8. 10. 16. I bertanya dan membcritg perid sod-sod ujian kepada peng&t ujian yang lain. Selama mengikuti ujian tidak diperkenankan mencbntoh. Mahasiswa yan nyata-nyata melakukan kecurangan dalam ujian (ada bukti yang 1 uat) akan mendapatkan hukuman indisipliner. Semua kertas yang diterima dari awas ujian (kertas pekerjaan dan soal ujian) harus diserahkan l3 . 11. W. akan sehubungan dengan tata tertib yang disebutkan ya butirTakan mendapaf pe atan dari pe14. D te ah dilakukan. 15. Sewaktu mengikuti ujian mahasiswa tidak dibolehkan merokok. Segala sesuatu yang diperlukan selama berlangsunpya ujian harus diminta melalm engawas ujian. Untuk hal itu pengkut u :an cukupmemberi isyarat 1 epada *engawas ujian deng= mengan$at tangan. bercakap-caka . pengawas uiian akan menarik kembali segala pekerjaan ujian dan pelanggar &persilahkan meninggalkan ruangan ujian. Barang-barang lain harus ditinggalkan pada tempat yang telah ditetapkan oleh pengawas. 9. Pengikut ujian harus menempati tempat duduk yang ditetapkan oleh pengawas ujian. Pengikut ujian han a diperkenankan membawa alat-alat tulis menulis ke tempat d uduk.

20. Dalam ha1 seperti disebutkan pada butir 18. Pengikut ujian yang telah selesai dengan pekerjaan sebelum waktu ujian habii dapat menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pengawas ujian dan kemudian meninggalkan ruang ujian. 19. 18. pengikut ujian tetap duduk dan baru meninggalkan tempat duduknya setelah ada isyarat dari pengawas ujian. Tata tertib lainnya y tidak tercantum di sini dapat diarahkan oleh dosen pengawas ujlan 7 ila dipandang perlu. 17.em ali kepada pengawas ujian. Mahasiswa diharuskan berpakaian bersih. . Pengikut ujian ang belum selesai dengan peke rjaan setelah tanda ~aktu ujian ha g is diisyaratkan oleh pengawas ujian harus menghentikan pekerjaannya dengan segera. 21. rapi dan sopan.

selambat-lambatnya 4 minggu setelah dilaksanakannya ujian mata kuhah bersangkutan. atau ke ada Pembantu Dekan I/Sub Bagian B Akademik/Komisi Pendi ikan Fakultas. Nilai suatu mata kuliah ialah nilai ang diberikan oleh dosen mata kuliah terhadap hasil yan diperole I mahasiswa sewa keseluruhan. 2. berat atau ringannya pelanggaran. 3. maka diberikan nilai akhir B l! (berarti Belum Lengkap). Penentuan nilai akhir diakukan berdasarkan sekura -kurangnya Y ti a nilai u'ian bagian dari satu nil& praktikum bagi pe ajaran yang a f a prakt d umnya. . suatu sanksi akademik akan diproses dengan memperhatikan aspek pelanggaran. Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan 1. Sanksi akademik ditetapkan oleh Dekan Fakultas dadatau Rektor IPB. nilai akhir belum dapat diberikan kepada mahasiswa pengikut mata kuliah tersebut berdasarkan alasan yang dapat dipertan ng-jawabkan serta tidak menyim ang dari p&" peraturan yang berla u.Sanksi Akademik Sementara menunggu terbitnya suatu peraturan tentang sanksi akademik terhadap pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan akademik. Dosen mengirim seluuh nilai tiap mahasiswa pen 'kut mata kuliah dalam bentuk Daftar Angka Kelas (DAK) rangap tiga kepada Direktur Tingkat Persiapan Bersama untuk mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama. serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Jika menurut anggapan dosen.

maka dienakan saki indisipliner untuk mata kuliah bersangkutan. dahkan ke dalam naska Daftar Nilai Mahasiswa (DNM). 6. kecuali yang masih mengandung nilai BL.pertimban an dosen yang sama sekali ti % ak memenuhi tata tertib ujian. Makna Angka Mutu d an Huruf Mutu adalah sebagai berikut: . 5. Angka nilai akhir an tercatat di dalam DAK disebut Nilai Akhir (NA). berupa ang l a b an huruf. Nilai ujian yang tertera di dalam DAK yang telah diterima oleh Direktur Tingkat Persia an Bersama atau Pembantu Dekan I dipin!. Yang berupa angka disebut Angka Mutu (AM) dan yan berupa huruf disebut Huruf Mutu (HM).

apabila tidak memenuhi syarat-syarat butir . Nilai Mutu (NM) suatu mata kuliah adalah AM dikalikan dengan Kredit (K) mata kuliah. b. b. Jumlah Mutu (JM) ialah jumlah nilai mutu mata kuliah seorang mahasiswa tersebut pada suatu tingkat tertentu. c. CUM LAUDE. sedangkan tiap HM yang dicapainya tidak kurang dari C. BIASA. d. Prediiat kenaikan tingkatlkelulusan Program Diploma (S0)dan Sarjana (Sl) adalah: a. c. 8. Jumlah Kredit (JK) ialah semua kredit yang diperoleh dari semua mata kuliah dalam satu tahun kuliah dalam tingkat yang bersangkutan. JM belum dapat ditentukan. akan tetapi mencapai NMR yang tidak kurang dari 3. Selama masih ada nilai akhii BL.50 sedangkan tiap HM yang dicapahya tidak kurang dari B.HM AM Penilaian dengan angka A 4 Sangat Baik B 3 Baik C 2 Sedang D 1 Lulus Bersyarat F 0 Tidak Lulus BL Belum Lengkap 7. NMR yang diperoleh tidak kurang dari 2. Nilai Mutu Rata-rata (NMR) ialah hail bagi JM dengan JK.00. Seoran mahasiswa pro ram Diploma (SO) dan Sarjana (Sl) dinyata&an naik tinglcat/luks pada akhir kdah apabila: a. apabila mencapai NMR untuk kelulusan Sarjana tidak kurang dari 3. Tidak ada huruf mutu F b. Dasar-dasar perhitungan untuk penentuan kenaikan tingkat adalah sebagai berikut: a. apabila tidak memenuhi syarat butir 9 a. SANGAT MEMUASKAN.00 9.

9 a. Syarat kelulusan b mahasiswa Pasca sarjana dicantumkan dalam buku panduan Fak 3' tas Pasca sarjh. dan bagi mahasiswa pengulang. . 10. 9 b.

5. 4. Alamat pengirim. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juli s/d September 1990 . Penerimaan Mahasiswa Jalur USMI : 19 dd 23 Juni 1990 2. pembayaran untuk semester tahun akademik yang mana. Besarnya SPP dan tambahan biaya praktikum untuk setiap tahun akademik diteta kan oleh Rektor IPB. Nomor Pokok Mahasiswa.cIATAN DALAM SEMESTER GANJlL 1. 3. adalah sumbangan yang dikenakan wa'ib bayar untuk digunakan bagi keperluan penyelenggaraan dan pembnaan pendidikan. sesuai dengan ketentuan P Menteri Pendidi an dan Kebudayaan Republik Indonesia. Setiap mahasiswa IPB wajib membayar pada waktu yan telah ditentukan oleh IPB di Bank Negara Indonesia 1946 ca % an daerah dengan mencantumkan Nama. Fakultas. Jurusan. KALENDER AKADEMIK INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN 199011991 A. Sumbangan Pembinaan Pendidikan yang selanjutnya disingkat SPP. Setiap mahasiswa Institut Pertanian Bogor wajib membayar SPP. Besarnya SPP. Sumbangan Pembinaan Pendidikan dibayar untuk setiap semester dalam satu tahun akademik. 2. Kuliah AIih Semester : 25 Juni s/d 22 Agustus 1990 3. PERSIAPAN UNTUK DAN KF.Sumbangan Pembinaan Pendidikan 1. Tingkat.

Penerimaan Mahasiswa Jalur UMPTN : 20 sld 22 Agustus 1990 .4. Masa Pembayaran SPP Semester Ganjil dan Pendaftaran Ulang 1990/1991 : 6s/d31Agustus 1990 7. Penjurusan Mahasiswa Tingkat I1 : 24 Juli s/d 26 Agustus 1990 6. Pen muman Hasil Evaluasi ~tu8Akhir~ahun : 24 Juli 1990 198911990 5.

Akhir Semester I1 199011991 : 1Juni 1991 20. KEGIATAN DALAM SEMESTERGENAP 16. Pembayaran SPP Semester 11 199011991 14 dd 26 Januari 1991 15. Masa U'ian Akhir Semester I 1990/1941 14 dd 26 Januari 1991 14. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I : Pebruari s/d April 1991 18. Akhir Semester I 1990J1991 : 8Januari 1991 12. Masa Persiapan Ujian 9 dd 12 Januari 1991 13. Libur Akademis : 15 sld 20 April 1991 19.8. Awal Semester I1 199011991 : 4 Pebruari 1991 17. Masa U'ian Akhir Semester I1 199011d1 : 10 sld 22 Juni 1991 22. Libur Akademis 24 Desember 1990 dd 1 Januari 1991 11. Pen enalan Kehidupan Karnpus dan % enataran P4 : 27 Agustus dd 8September 1990 9. Libur Antar Semester 28 Januari dd 2 Pebruari 1991 B. Masa Persiapan Ujian : 3sJd8 Juni 1991 21. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 Jalur USMI : Juni 1991 . Awal Semester I 1990J1991 10 September 1990 10.

23. Masa Penerimaan Formulir Hasil Pemilihan Fakultasl Jurusan 199011991 : 23 Juli s/d 1Agustus 1991 . Kuliah Ke ja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juni sld Agustus 1991 26. Libur Antar Semester : 23 Juni sld 8 September 1991 27. Kuliah Alih Semester : Juni sld Agustus 1991 25. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 UMPTN : Agustus 1991 24. Pen muman Hasil Evaluasi Stufikhir Tahun 199011991 : 23 Juli 1991 28.

29. . Pengenalan Kehidupan Kampus dan Penataran P4 : Agustus 1991 31. Pembayaran SPP Semester I/ Daftar Ulang Mahasiswa 199111992 : 5 sld Agustus 1991 30. Pengumuman Hasil Pemilihan FakultasIJurusan 1991 : 24 Agustus 1991 Rencana Awal Semester 1199111992: 9 September 1991 C. JADWAL PENGANUGERAHAN WAZAWWISUDA IPB TAHUN 199011991 Tahap I : Tanggal 29 September 1990 Tahap I1 : Tanggal 26 Januari 1991 Tahap I11 : Tanggal 25 Mei 1991 Catatan : Hari Libur disesuaikan dengan pengumurnan pemerintah.

Ir. TUIUAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor diwajibkan mengikuti program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama yang bersifat umum dan berlangsung selama dua semester. H. Muhammad Raswin. KURIKULUM No. memperkenalkan wawasan lingkungan hidup.3. Yonny Koesmaryono. Matakuliah Kredit Semester I MAT 103 KIM 101 Dasar I MKU 100 SEP 102 Pengantar Matematika Kima Pengantar Ilmu Pertanian Pengantar Ilmu Ekonomi . JENJANG PENDIDIKAN 1. Pallawarukka Sekretaris : Ir.B. dan mempertimbangkan keadaan sosial dan budaya dalam setiap tindakan yang dilakukan.2. MS Wakil Direktur Bidang Akademik : Dr. TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA 1. MS 1. 1. Ansori Mattjik Wakid Direktur Bidang Kemahasiswaan : Ir.A. Program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama dielola oleh Direktorat Tingkat Persiapan Bersama IPB. ORGANISASI DAN PERSONEL Direktur : Dr. Program ini bertujuan memberikan landasan kepada mahasiswa untuk dapat mengikuti tahap-tahap pendidikan berikutnya.1.

.

4. SZLABI MAT103 Pengantar Matematika 3 (3-0) 1 .Sentester I (Lanjutan) MKU 111MKU 115 *) Pendidikan Agama BIO 101 Biolo~i Umum MKI 121 Pendidikan Moral Pancasila Jumlah: 17 sks Semester 2 MAT 121 Kalkulus MKU 131 Pendidikan Kewiraan MKU 141 Bahasa Indonesia MKU 142 KIM 102 Bahasa Inggris Kimia Dasar I1 SEP 121 Sosiologi Pedesaan GFM l31 FXia Dasar Jumlah: 19 sks Jumlah Semester1-2: 36 sks * > 1-i MKU 111 Pendidilcan Agama Islam 2 2-0 MKU112 PendidikanAgama Kristen Protestan 2 2-0 MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik MKU 114 Pendidikan Agama Hindu 2 2-0 MKU 115 Pendidikan Agama Budha 2 2 2 2-0 1.

Hubungan Fungsi dan Pengolahannya. Vektor dan Matriks.Gugus dan Pengolahannya. Gugus Persamaan Linear. Gugus Ganda Cartecius. Helwah Balfas S taf . Induksi Matematika. Pengantar Hitung Peluang. Aljabar Pernyataan.

Elektron dalam Atom. Laju Terhubungkan. Masalah Optimasi. Keja. Pengenalan Kimia Organik. Stoikiometri. Teorema Rolle dan Teorema Nilai Tengah. Darusman star KIM 102 Kimia Dasar 11 3 (3-0) 2 Termokimia. 11. Latifah K. Momentum dan Impuls.MAT112 Kalkulus 3 (3-0) 1 Limit dan Kekontinuan. Gas. Energi. N. Anwar Nur Staf GFM 131 Fisika Dasar 3 (2-3) 2 Satuan Dasar dan Vektor. Termodinamika. Campuran. Fungsi Transendan. Teknik Pengintegralan.K. Dasar-dasar Ikatan Kimia. Kecekungan Fungsi. Persamaan-persamaan Gerak. Kutha Ardana Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3 (2-3) 1 Bahan dan Pengukuran. Kirnia Inti. Kinetika. Kesetimbangan dan AsamBasa. Teorema Dasar Kalkulus. Kimia Hayati dan Kimia Lingkungan. Teori Atom. lokal). Maksirnum dan Minimum Fungsi (mutlak. Antiturunan. Menggambar Grafik Fungsi. Hukum I. Daftar Periodik dan Sifat-Sifat Atom. Luas dan Volume Benda Putar. Turunan Fungsi. Integral Tentu. 111 Newton. Reaksi Oksidasi Reduksi. Daya. Gerak SentripetaVSentrifugal .

Statika.dan besaran-besaran putaran. Termodinamika. Rangkaian Listrik. Kuat medan. Panas dan Daya. Gerak Selaras dan Elastisitas. Pindah panas. Hukum I Elektrostatika. Panas laten. Arus bolakbalik. Intensitas. Harga RMS. Sudarsono Staf . Mekanika Fluida. Pemuatan. Persamaan-Persamaan Gas. teori Foton. Kalorimetri. Interferemi dan Difraksi. Potensial dan Kapasitor Hambatan dan Hukum Ohm. Dinamika.

dunia Monera. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. persoalan ekonomi. Bunasor Staf MKU 100 Pengantar Ilmu Pertanian 1 (1-0) 1 Membahas pengertian dan sejarah perkembangan pertanian.BIO 101 Biologi Umum 3 (2-3) 1 Organisasi kehidupan: individu. bersaing dan monopoli). Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. penawaran. kebijaksanaan f~kal. Trengono K. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. . evolusi dan proses spesiasis. SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan definisi (ilmu ekonomi. Genetika dan evolusi: teori Mendel dan teori Kromosom serta penyirnpangannya. Bio-energi: respirasi dan fotosintesis. fungsi dan duplikasi DNA maupun RNA. pasca panen dan konsumsi. dunia Fungi. populasi. mitosis dan meiosis. produksi dan pendapatan nasional. uang dan kebijaksanaan moneter. Reproduksi: sistem reproduksi pada hewan dan tumbuhan. pengangguran dan inflasi). model dan sistem perekonomian). Organ: Fungsi serta jenis yang menyusun organ-organ pada tumbuhan dan hewan. Sistem pertanian yang meliputi sub-sub sistem produksi. komunitas. Aneka ragam makhluk hidup: dasa klasifikasi. ekosistem. Sel: organel-organel sel serta fungsinya. dunia Plantae. dunia Protista. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosial. dunia Animalia. kebijaksanaan harga.

pengembangan industri dan industrialisasi pertanian. Peranan sektor pertanian dalam pembangunan nasional yang mencakup kegiatan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Peranan ilmu dasar dalam sistem pertanian. Peranan pendidikan serta pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi dalam pembangunan pertanian. peningkatan devisa.Kelembagaan kegiatan pertanian. Gani Staf . Pertumbuhan penduduk terhadap sumberdaya pertanian dan lingkungan hidup. peningkatan Produk Domestik Bruto. Dads S.

keluarga dan peranan wanita. penekanan. variasi. kalimat rapatan. elips. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi. perubahan sosial. dan tak kaku ejaan. kerangka karangan. pola kebudayaan. kekuasaan dan wewenang. kalimat sebagai bagian karangan: kesatuan. group sosial. pola hubungan antar suku bangsa. proses sosial. uraian kalimat. Latihan ditekankan pada bacaan serta pemakaian bahasa lisan. koherensi. peralitisme. ringkasan. jenis-jenis kalimat menurut isi. Raswin Staf MKU142 Bahasa Inggris 3 (2-3) 2 Penggunaan Bahasa Inggris diiesuaikan dengan taraf intermediate dan preadvanced. M. pola komunikasi. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam Bahasa Inggris sebanyak 4000 -5000 kata. lembaga-lembaga kemasyarakatan. karang mengarang (komposisi). organisasi sosial. tata kalimat. apliiasi sosiologi. Pudjiwati Sayogyo Staf MKU141 Bahasa Indonesia 2 (2-0) 2 Fungi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. pengulangan. bahasa baku.SEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai ilmu Sosial. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan perbendaharaan kata serta ung- . Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya. Bahasa Nasional dan Sebagai Bahasa Negara. sistem status dan pelapisan masyarakat. kalimat tunggal. kalimat majemuk. bentuk masyarakat dan adaptasi ekologi.

Audrey Ungerer Staf MKU131 Pendidikan Kewiraan 2 (2-0) 2 Pendidikan Kewiraan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pengertian serta kesadaran Pertahanan Keamanan .kapan-ungkapan dalam bahasa Inggris.

Khalik.Nasional (HANKAMNAS) di lingkungan mahasiswa dalam rangka Ketahanan Nasional (TANNAS). Ketahanan Nasional dan Politik Strategi Pertahanan Keamanan Nasional sebagai landasan dalam memahami sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta. Rasul. Syamsuddin Staf MKU 112 Pendidikan Agama Kristen Protestan 2 (2-0) 1 Mengembangkan penerapan Dasar-Dasar Iman Kristen untuk melengkapi mahasiswa agar dapat tumbuh sebagai pribadi yang utuh dan ciptaan baru dalam Yesus Kristus. sikap dan tingkah laku yang bersumber pada Pancasila bagi mahasiswa sebagai warga negara Indonesia yang berpendidikan tinggi. Fatkhul Arifin star MKU 121 Pendidikan Moral Pancasila 2 (2-0) 1 Pembinaan nilai. di samping membantu memupuk dan meningkatkan kesadaran disiplin nasional. Untuk itu kepada mahasiswa diberikan pengertian dan pemahaman tentang pengantar Kewiraan. E. Murdiarso MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik 2 (24) 1 . Wawasan Nusantara. D. Meningkatkan tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaannya terhadap sesama dan lingkungan hidupnya. Dengan demikian sebagai insan akademis dapat terjun ke masyarakat dengan pengabdian yang didasarkan atas pelayanan dan untuk hormat dan kemuliaan Allah. Lantip Warsidipradja Staf MKU 111 Pendidikan Agama Islam 2 (2-0) 1 Pengkajian Alam. Amal Sholeh dan Islam dalam disiplin ilmu.

hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengem- .Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam Gereja.

Dharma dan kebaktian untuk mempertebal Iman (Saddha) dalam menjaga kelangsungan hidup. Bangsa dan Negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. mempertebal keyakinan. MKU114 Pendidiksn Agama Budha 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan serta pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. N. Agama.bangan sikapsikap dan mentalitas pribadi seorang Sarjana Katolik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya. Pater Yustinus Simon S. berbiwa dan berbuat dalam pengabdiannya terhadap Nusa. Bangsa dan Negara dalam rangka pelestarian dan pembudayaan Pancasila dan UUD1945 guna menunjang pembangunan nasional dan tercapainya tujuan hidup manusia. sehiigga mampu mengendalikan diri dalam berpikir. keimanan dan kebaktian seorang Sarjana yang beragama Hindhu kepada Hyang Widhi Wasnuhan Yang Maha Esa. HudaWp Kandahjaya S taf MKU 115 Pendidikan Agama Hindhu 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap. Kutha Ardana star .

.

2. dan rtindak sebagai ilmuwan.khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. MeE f. TUIUAN PENDZDIKAN Program S1 Fakultas Pertanian IPB mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang akan bertugas menggunakan dan menghantar teknologi baru menuju usaha pertanian yang efaien.atau . Bersifat terbuka.1. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. c. 0212/U/1982 maka tujuan Pendidikan Program Sarjana (Si) adalah menghasilkan warga negara berkualifkasi sebagai berikut: a. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan J produkt' dan pelayanan kepada masyarakat. memahami. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menentukan. asai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. menjelaskan dan merumuskan wa penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya.2. bersikap. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bldangnya. FAKULTAS PERTANIAN TUJUAN UMUM PROGRAM SAHANA (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. d. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. maupun masalah yang diiadapi masyarakat. b.

2.. Selama dua semester pertama mahasiswa mengikuti kurikulum pendidikan umum yang meliputi pengetahuan dasar yang perlu dimilii seorang sarjana.menunjang penghantaran teknologi baru melalui penanganan ilmu-ilmu pertanian. dilaksanakan melalui Sistem Kredit Semester (SKS).2.SZSTEM PENDZDIKAN Setiap mahasiswa Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester. Enam semesterberikutnya digunakan oleh mahasiswa untuk mendapat latar belakang pengetahuan bidang pertanian yang luas serta pendidikan keterampilan dalam usaha .

Produksi Tanaman Kepda Lab. Ir.3. Hidayat Syarief. Bioteknologi Tanaman Kepala Lab. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan Pembantu Dekan I Pembantu Dekan I1 Pembantu Dekan 111 : Dr. Kimia dan . MS pq : Ir. Lulusan program ini diberi gelar Sarjana Pertanian dan mereka yang memenuhi syarat tertentu dapat meneruskan pendidikan lanjutan di dalam atau di luar negeri.penghantaran teknologi atau tatalaksana produksi dan niaga. Teknologi Benih Kepala Lab. Sjafrida Manuwoto ?rq : Dr. Ir. Ekofisiologi Tanaman Kepala Studio Arsitekturl Pertamanan 232. 2.1. Di dalam masa ini dimasukkan pula seminar. Jurusan Budidaya Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. Jurusan Tanah Ketua Sekretaris Kepala Lab. pelaksanaan tugas karya ilmiah serta penulisannya. Supiandi Sabiham 23. Ir. Genetika dan Pemuliaan Tanaman Kepala Lab. Aris Munandar : Dr. Kuliah Kerja Nyata (KKN).

MS : Prof.Ir. Sitanala Arsyad . Udin M.Dr. Fisika dan Konservasi Tanah : Dr.Wattimena p T : Prof.Ir. MA : Dr.Dr. G. Sri Setyati Harjadi Pq : Dr.1r. Sjamsoe'oed Sadjad. Amris Makmur : Dr.Ir.Ir.Ir. MSLA :Dr. Sarwono Hardjowigeno ?'q : Ir.Ir.Ir.Dr.A. Sudirman Yahya : Ir. Oetit Koswara : Prof.Kesuburan Tanah Kepala Lab. Wahyudin.Dr. Siti Nurisyah. Joedojono Wioatmodjo : Ir.Ir. H. Endang Syamsuddii MSc : Prof.

MS T . MPhii : Ir. Suhardjo. Penginderaan e auh dan Kartografi Kepala Lab. Sarwono Hardjowigeno ?q" : Dr. Amini Nasoetion.Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Ketua Sekretaris Kepala Lab. MS : Dr. A. Gizi Masyarakat Ke ala Lab. Genesis.Dr.Kepala Lab. Satari 233. MSc : Dr. Manajemen Pang an : Ir.Ir.Ir.Dr.Ir.M. Suprihatin Guhardja. Goeswono Soepardi : Dr. Klasifikasi dan Mineralogi Tanah Ke ala Lab. Biologi Tanah Kepala Lab. Sumberdaya Ke P uarga Kepala Lab.Ir.1r. MS : Dra. Wuadisastra : Prof. Hidayat Syarif. Uup S. Emma Satriaty. Perencanaan clan Pen embangan Sumber % aya Lahan : Prof.Ir.

Ir.Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Ketua Sekretaris .Ir. Penyuluhan Pertanian Kepala Lab.Ir. H.23. Meity Suradji Sinaga. Ahmad Soeharjo 235. Kepala Lab.Dr. Sosiologi ~Jesaan dan Kependudukan Kepala Lab.Dr.M. Tjondronegoro : Prof. MSc . Sajogyo : Prof.Ir.Dr. MSc Sekretaris :Dr. Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya Ke ala Lab. MSc : Prof. MSc : Prof.Ir.4.Dr. MSc : Ir. Sutara Hendrakusumaatmadja.Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Ketua : Dr. S.P. Bunasor Sanim.Ir. Affendi Anwar. Agribiisnis : Dr. Aunu Rauf.

. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 2. MSc Kepala Lab.4.Ir. Rodentologi : Ir. Sugiharso Sastrosuwignyo. Taksonomi Hama : Pr0f.1r.h. R.Kepala Lab. Fisiologi dan To e sikologi Hama : Dr. Bakteri Patogenik Tumbuhan : Ir.Dr. perkebunan. Soemartono Sosromarsono Ke ala Lab. Nematologi Tumbuhan : Ir. Rusmilah Suseno Kepala Lab. Ir. Pengendalian Hayati Hama : Prof.1.Dr. Syafrida Manuwoto PKepala Lab. Virologi -Tumbuhan : Prof. MSc Kepala Lab. Toerngadi Soemawinata. JURUSAN. Soemartono Sosromarsono Kepala Lab. Hidir Sastraatmadja Kepala Lab. Aunu Rauf.Ir. peningkatan produksi tanaman pertanian dari berbagai komoditi (pangan.1r. Cendawan Patogenik : Dr. Jusuf Sutakaria 2.A. Ekologi Hama : Dr.4. A. Jurusan Budi Daya Pertanian Tujuan pendidikan yang diselenggarakan Jurusan Budi Daya Pertanian ialah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang ahli dan terampil dalam usaha penyediaan dan pengawasan benih yang bermutu.Dr. MSc Kepala Lab.

hortikultur) dan mampu memecahkan masalah yang menyangkut pengelolaan lapangan produksi tanaman untuk mencapai hasil maksimum. . keserasian dan keindahan lint4kungan. Selain itu bertujuan pula untuk mempersiapkan Sarjana Pertanian yang mampu memelihara keseimbangan.

perbaikan varietas tanaman pangan. Kz~n'kuhni Sattester Ganjil No.1. Program Studi Agonomi Bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang mampu memaksimumkan produksi tanaman pertanian dengan pengelolaan dan pelestarian lingkungan produksi. Mata Kuliah Kredit Senzester 1 dun 2 TPB 36 sks Sertiester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizi dan Pangan Sentester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah BDT 311 Pen antar Pemuliaan Tanaman BDT 321 ~koyogi Tanaman BDT 322 Pengendalian Gulma 3 2-3 BDT 323 Pengelolaan Air 3 2-3 Pilihan: 3 Sentester 7 TNH 363 Kesuburan Tanah .Progrant Studi &ti Kurikulunt 2. hortikultura dan perkebunan.1.4.

Pilihan: 3 2-3 (3-0) Program Studi Kekhususan: 9-12 .

Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil Semester 5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 417 Tata Niaga Pertanian Manajemen Agribisnis Semester 7 BDT BDT BDT BDT MEP 401 421 422 451 453 Manajemen Produksi Tanaman Sistem-sitem Pertanian Fisiologi Herbisida Pembiakan Vegetatif Teknik Pasca Panen Tanaman Perkebunan Program Studi Kekhususan Tanaman Pangan BDT 409 BDT 441 BDT 443 BDT 442 BDT 444 BDT BDT BDT BDT BDT 452 453 454 461 462 Karya Ilmiah I Legum dan Umbi-umbian Panen dan Pengelolaan Hasil Tanaman Pangan Pilihan I: Tebu dan Serat Tembakau. Obat-obatan dan Pakan Pilihan 11: Kapita Selekta Sayur-sayuran .

Kapita Selekta Buah-buahan Kapita Selekta Tanaman Hias Tanaman Miurnan Penyegar* Tanaman Rempah* Program Studi Kekhususan Hortikultura BDT 409 Karya Ilrniah I BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran BDT 453 Kapita Selekta Buah-buahan BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias Program Studi Kekhususan Tanaman Perkebunan BDT 409 Karya hiah I BDT 463 Kapita Selekta Usaha Perkebunan BDT 464 Manajemen Perkebunan * Prasyarat: BDT361 Teknik Perkebunan .

Obat dan Pakan 2 2-0) BDT 461 Tanaman Minuman Penyegar* 2 2-00) BDT 462 Tanaman Rem~ah* 2 2-0) * Prasyarat: BDT 361 Teknik Perkebunan Kurikuhtrn Setnester Genap No. STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 302 Kuliah Lapang BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama Pilihan: 1 5-6 Semester8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Ka a Ilmiah I1 & .Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) I Pilihan: 4 BDT 442 Tebu dan Serat 2 (2-0) BDT 444 Tanaman Tembakau. Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 HPT211 Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindungan Tanaman BIO 213 BDT 240 Fisiologi Tumbuhan Tanaman Serealia Pilihan: 3-4 Semester 6.

firikulum SemesterGanjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan BIO 201 Genetika Dasar KIM 236 Kimia Analitik Sentester 6 Pilihan I: HPT 312 Hama Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura . HPT 313 Hama Penyakit Tanaman Perkebunan 2 BDT 324 Manajemen Gulrna 3 2-3 Pilihan 11: BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 351 Teknologi Has3 Hortikultura BDT 361 Teknik Perkebunan SEP 326 Metode Penyuluhan Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-147 sks 2. Mata Kuliah Kredit .1. penyimpanan. dan pengawasan benih tanaman bermutu.Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No. Program Studi Ilmu dan Teknologi Benih Tujuan Pendidikun Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai ilmu dan teknologi dalarn usaha pengadaan.4.2.

Semester I &n 2 TPB 36 sks Semester 3 SEP 201 Dasar-dasar ManajemenBDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar .

Kurikulum Semester 3 (Lanjutan) BIO 211 Botani Umum BDT 270 BDT 280 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih Pensantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Giu dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah HPT314 Hama dan Penyakit Benih BDT 311 BDT321 BDT 322 Pen antar Pemuliaan Tanaman Eko f ogi Tanaman Pen endalian Gulma BDT 372 prduksi Benih Timgkat Makro Pilihan: Semester 7 BDT 409 BDT 471 BDT 472 BDT 473 BDT 474 BDT 475 Karya Ilmiah Produksi Benih Tingkat Mikro Pengelolaan Unit Pengolahan Benih Penyimpanan Benih Fiologi Benih Analisis Benih Pilihan: 0-3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gunjil No. Mata Kuliah Kredit Semester5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani .

SEP 417 SEP 313 ManajemenAgribisnis Tata Niaga Pertanian 3 3-0 Semester7 perbe3?hn MEP 214 BDT 451 Pembi an Vegetatif .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 SEP 204 HPT 211 BIO 213 BDT 240 Metode Statistika I Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindunnan Tanaman 4 3-3 Fisiologi Tumbuhan 4 3-3 Tanaman Serealia 3 2-3 Pilihan: 3-4 "1 Senlester 6 STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 371 Anatomi Benih BDT 373 Mesin-mesin Pengolahan Benih Pilihan: 3 Sentester 8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Karya Ilmiah KKN Mata Kuliah Pilihan Sertlester Geriau No. Mata Kuliah Kredit Serttester 4 BIO 357 BIO 201 Pengenalan Vegetasi Genetika Dasar BIO 214 Taksonomi Tumbuhan .No.

Sentester 6 BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 148-152 sks .

Mata Kuliah Kredit Seniester 1 dart 2 TPB 36 sks Seniester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizl dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah SEP 324 MEP 479 BDT 322 Ekologi Manusia Konstruksi dan Bangunan Taman Pengendalian Gulma BDT 381 BDT 382 Sejarah dan Pelestarian Lansekap Tanaman Lansekap Pilihan: 3-4 Semester 7 BDT 409 Karya Ilmiah BDT 481 BDT 482 Lansekap Kota dan Daerah Tatalaksana Profesi Arsitektur BDT 483 BDT 484 .4.13.2. perancangan. pelaksanaan dan pemeliharaan taman. Kurikulu~n Semestar Ganjil No. Program Studi Arsitektur Pertamanan Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai seni dan teknik perencanaan.

TNH 484 Pertamanan Perencanaan Lansekap Pengelolaan Lansekap Dasar-dasar Perencanaan dan . [El 3 (3-0) Pengembangan Wilayah 3 (3-0) .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan . Pengelolaan Tanah dan Air BDT 323 Pengelolaan Air firilculum Semesfer Genap . No.Mata Kuliah Pilihan Sentester Ganjil No. Mata Kuliah Kredit Sent ester 5 TNH 375 Konservasi. Mata Kuliah Kredit Sentester4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan BIO 213 Fisiologi Tumbuhan BDT 281 Pengantar Seni Pilihan: 3 Semester8 BDT 407 BDT 408 Keterampilan Profesi smiah 11 4 1 BDT 409 3 4 (1-6) Mata Kuliah Pilihan Semester Genap No.

BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3 2-3 r-31 Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-145 sks Semester6 HPT 211 BDT BDT BDT BDT SEP 350 383 384 385 432 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Hortikultura Andisis Perencanaan Tapak Perancan an Lansekap Analisis d arya Arsitektur Pertamanan 3 Ekonomi Sumberdaya Tanah .

Jurusan Tanah Tujuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Tanah adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian dengan penekanan pada ilmu tanah yang mampu mandii dan memahami pengetahuan ilmu tanah secara umum.42.2. menjelaskan dan merumuskan cara-cara penyelesaian masalah yang berhubungan dengan tanah dan pertanian pada ummnya. Program Studi Ilmu Tanah Kurikulum Semester Ganjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah * . menganahis. Program Stud dan Kurikulum 2.42. mampu mengidentifiiasikan. Untuk itu sarjana jurusan tanah hendaklah faham akan pengertian-pengertian dasar ilmu tanah. Sarjana dari jurusan tanah diharapkan memperhatikan tanah sebagai salah satu faktor produksi dan mampu memanfaatkan secara ekonomis dan lestari.1.

TNH 221 Geologi TNH 221 Dasar-dasar Interpretasi Foto Udara BIO 231 Mikrobiologi Dasar * Untuk Service Course: TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3(3-0) .

fitrikulurtt Serttester Ganjil (Lanjutan) Semester5 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi SEP 201 Dasar-dasar Mana'emen TNH 323 Genesis dan ~lasdkasi Tanah 3 2-3) BDT 321 Ekologi Tanaman 3 (2-3) TNH 375 Konservasi dan Pengelolaan Tanah dan Air TNH 363 Kesuburan Tanah .No.Sertrester 7 GMK 211 Gizi dan Pangan TNH 425 Geografi Tanah pi TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 2-3 TNH 491 Metodologi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0) TNH 499 Karya Ilmiah I 3 TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengembangan Wilayah 3 (3-0) KKN 4 Kurikulunt Semester Genap . .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 TNH 222 TNH 232 TNH 343 TNH 272 TNH 274 TNH 262 Metode Statistika I Mineralogi Tanah Biologi Tanah Geomorfologi dan Analisis Lansekap Fiika Tanah Hidroiogi Kimia Tanah .

Kurikulum Semester Genap (Lanjutan) Semester6 BIO 213 HPT 211 STK 332 TNH 344 TNH 382 Fisiologi Tumbuhan 4 (3-3) Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Perancan an Percobaan Kartop aF I 3 2-3 Surva Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) Pilihan: 3 Sentester 8 SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) TNH 499 Karya Ilmiah I1 3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gena~ No. Mata Kuliah Kredit pp Senlesrer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

. Pangan dan Gizi dalam lingkup keluarga dan masyarakat luas serta mampu merumuskan pengembangan sumberdaya keluarga dalam kaitannya dengan perbaikan gizi masyarakat.43.Jurnlah Minimal Penyelesaian Studi: 146 sks 2. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Tujuan Pendidikan Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang niampu memahami dan menganalisis keterkaitan antara Pertanian.

1. Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Kurikulunt Semester Gattiil No. Mata Kuliah Kredit Semester I &tt 2 TPB 36 sks Semester 3 BIO 211 Botani Umum GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi* SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah Senlester 5 STK 212 Metode Statistika I1 GMK 321 Pensetahuan Bahan Pangan GMK 322 Gizi Terapan GMK 331 Pendidikan Konsumen GMK 332 Ekologi KeluargaGMK 341 Analisls Zat Gizi Pilihan: 3 Semester7 GMK 421 Pendidiian Gizi 3 2-3 GMK 442 Ekonomi Gizi GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga .Prograttt Studi dart Kurikulutn 2.43.

: GMK 482 Prinsi Perencanaan Gizi 3 2-3 GMK 491 Met Oi e Penyajian Ilmiah 2 2-0 Pilihan: 5-6 * Untuk Service Course: GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) .

Mata Kuliah Kredit Senlester 5 SEP 202 Mikroekonomi SEP 322 Perubahan Sosial GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani Semester 7 GMK 441 Percobaan Makanan GMK 483 Mana'emen Makanan Masal SEP 312 Ilmu hsaha Tani SEP 422 BDT 441 Sosiologi Keluarea Legum dan Umbi-umbian Kurikulunz Semester Genap No.Mata Kuliah Pilihan Sernester Gartjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 231 KIM 350 Mikrobiologi Dasar Biokiia Umum STK 211 Metode Statistika I SEP 204 SEP 205 SEP 206 Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke ndudukan Dasar-dasar ~enshan Pertanian GMK 231 Kehidupan Keluarga Semester6 HPT 211 GMK 334 GMK 342 GMK 343 GMK 381 .

Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Kesehatan Masyarakat Pengolahan Pangan Metode Penelitian Gizi dan Makanan Sistem Pangan dan Gizi Pilihan: 5-6 .

Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Tujuwi Pendidikwr Pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang berkemampuan menganalisii keterkaitan antara berbagai kegiatan agribisnis sebagai suatu sistem dengan lingkungannya.4. mampu menganalisis dampak berbagai kebijaksanaan pemanfaatan sumberdaya terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat clan kelestarian sumberdaya dan mempunyai . Mata Kuliah Kredit Semester6 GMK 323 Gizi dan Penyakit SEP 325 Metode Penelitian Sosial BDT240 Tapaman Serealia BDT350 Hortikultura MEP 342 Pengantar Analisis Sistem Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 147-149 sks 2.Kurilaclur~t Serrtester Gertap (Lanjutan) Sent ester 8 GMK 492 Seminar 1 GMK 499 Karya Ilmiah 6 KKN 4 Mata Kuliah Pilihan Se17tester Genap No.4.

.kecakapan dalam mengorganisadcan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan usahausaha pengembangan diri masyarakat pertanian di Indonesia pada umumnya.

4. Program Studi Agribisnis Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa agar mengenal serta memahami kaidah-kaidah teorikal dan operasional di bidang agribisnis serta mampu menguasai keterampilan dalam mengambil keputusan suatu unit bisnis di bidang pertanian di dalam lingkungan ekonomi. I&rikuluni Serltester Ganjil No.1. yakni sebagai sarjana yang memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial sehingga dapat mengembangkan dirinya sendiri secara mandiri di dalam masyarakat agribisnis yang semakin kompetitif. Mata Kuliah Kredit Se~tiester 1 dan 2 TPB 36 sks Sentester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah GMK 211 Gizi dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar ftr anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) SEP 316 Landasan . Menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang akan terjun di bidang manajemen agribisnis sesuai dengan tingkat pendidikannya.4.2. sosial dan institusional.

Perdagangan Internasional SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 317 Ekonomi Perusahaan Pilihan: 3 .

Mata Kuliah Kredit Semester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 (2-3 No. Mata Kuliah Kredit Seniester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Makroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Ke endudukan SEP 300 Teknik Penulisan I f miah .fi~rikrllur~t Sattester Gartjil (Lanjutan) Ser7tester 7 SEP 413 SEP 418 SEP 436 SEP 411 SEP 417 SEP 419 Manajemen Tataniaga Kebijaksanaan Bisnis Kapita Selekta Ekonomi Pertanian Manajemen Akuntansi Manajemen Agribisnis Studi Pustaka 3 i 3 3 3 3-0 2-3 2-3 SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil No.

STK211 Metode Statistika I SEP 331 Riset Operasi .

kondisi. dan memantau proses perkembangan usahatani dan masyarakat pedesaan (mikro) dalam rangka pembangunan sektoral.4.42. Kuliah Pilihan Semester Genap Semester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2. wilayah.Kurikul11171 Semester Genap (Lanjutan) Seriiester 6 SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 318 Pemban nan Pertanian r SEP 315 Metode enelitian Ekonomi Agribisnis SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian SEP 319 Koperasi SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 Semester8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mat. negara dan antar bangsa (makro). b) . Program Studi Peoyuluhan dan Komunikasi Pertanian Tujitarl Pendidikan Menghasilkan Sarjana Pertanian yang a) berkemampuan dalam mengandisis situasi.

dan c) berkemampuan untuk berperan sebagai perantara antara riset dan pasaran pemakaian ekonomi hasil riset di satu fihak dan antara masyarakat . khususnya tugas mengelola program penyuluhan dan komunikasi pertanian dan program pembinaan keswadayaan petani dan masyarakat desa.berkemampuan bertindak sebagai tenaga pimpinan menengah di lapang dan dalam tugas staf.

Mata Kuliah Kredit Sentester 1 dart 2 TPB 36 sks Semester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi AGM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Penptar Ilmu Tanah GMK 211 Gin dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar t anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 326 SEP 312 Metode Penyuluhanilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 324 SEP 323 Tataniaga Pertanian Ekolo@ Keluarga Organlsasi Sosial dan KeSEP 322 k%2?. Kurikulu~n Semester Ganjil No."."tosial SEP 336 Statistika Non Parametrik Sentester 7 SEP 423 Komunikasi Massa SEP 422 SEP 424 SEP 420 Sosiologi .petanildesa dengan cita-cita mereka dan golongan kepentingan di luar pertaniaddesa di lain fhak. dalam proses tukar-menukar sosial budaya yang lebih serasi dan saling menguntungkan.

KeluargaAdministrasi Pembangunan Pertanian Politik Pertanian 3 3-0 ?-31 SEP 419 Studi Pustaka 3 SEP 426 SEP 425 Evaluasi Program Penyuluhan Pembangunan Desa 3 3 (2-3) (2-3) 3 3-0 3 2-3 .

Mata Kuliah Kredit Sentester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Mikroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan SEP 300 Teknik Penulisan Imiah STK 211 Metode Statistika I SEP 321 Komunikasi dalam Penvuluhan Semester 6 SEP 318 Pembanmnan Pertanian SEP 325 ~etodeTenelitian Sosial SEP 319 Koperasi GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi SEP 421 Dasar-dasar Penyuluhan Program 3 (2-3) Pilihan: 3 Setttester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Sanester Geltap No.No. Mata Kuliah Kredit Setnester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

Jumlah Minimal Penvelesaian Studi: 152 sks .

Program Studi Ekonomi Pertanian dan Suniberdaya Mendidik mahasiswa agar a) men'genal dan memahami aspek ekonomi pertanian dan sumberdaya serta berbagai teknik analisisnya. Menghasilkan sarjana di bidang ekonomi pertanian dan sumberdaya yang c) terampil mengana!isis permasalahan pembangunan pertanian dan pembangunan ekonomi umumnya.2. No. Mata Kuliah Kredit Serttester I dart 2 TPB 36 sks Senzester 3 BDT 200 AGM 211 Dasar-dasar Agronomi Klimatologi Dasar TNH 211 GMK 211 Pengantar Ilmu Tanah Gin dan Pangan SEP 201 SEP 202 Dasar-dasar Manajemen Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 322 Perubahan Sosial SEP 334 SEP 312 Pengantar Ekonomi Sumberdaya Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 333 Pengantar . d) berkemampuan mengelola proses pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kelestarian sumberdaya. 5) memahami tentang peranan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam pada umumnya dalam menunjang perekonomian nasional. aspek kelembagaan yang terkait dalam penentuan kebijaksanaan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam lainnya.43.4.

Ekonometrika SEP 316 Landasan Perdagangan Internasional Piliian: 3 3 (3-0) .

Serliester 7 SEP SEP SEP SEP SEP SEP SEP 425 435 410 431 438 434 420 Dinamika Pembangunan Desa Analisis Manfaat dan Biaya Studi Pustaka Ka ita Selckta Ekonomi Pertanian Ke ijaksanaan Sumberdaya Alam E Ekonomi Pengairan Politik Pertanlan 3 3-0 tg::] 3 (3-0) ? (2-3) 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Serttester Garijil No. Mata Kuliah Kredit Sernester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 3 (2-3) (2-3) No. Mata Kuliah Kredit Sen~ester 4 HPT 211 SEP 203 .

SEP SEP SEP STK SEP 204 205 300 211 331 Dasar-dasar Perlindungan Tanarnan Teori Makroekonorni Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke endudukan Teknik Penulisan If miah Metode Statistika I Riset Operasi Selltester 6 SEP 431 Pembiayaan Masyarakat SEP 318 Pemban unan Pertanian SEP 335 Metode % enelitian Ekonorni Sumberdaya SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 332 Pengantar Pembangunan Wilayah SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 .

Mata Kuliah Kr edit Serneslcr 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2.5.lYIIrihilurrl Serttester Gertap (Lanjutan) Sentester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Semester Gertap No. . Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Tujuan Pendidikan Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan bertujuan mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang mampu mengidentifikasi dan menganalisis keterkaitan antara hama dan penyakit dengan faktor-faktor lingkungan agroekosistem. serta memiliki kecakapan dalam merumuskan dan mengembangkan teknologi pengenddian berdasarkan konsepsi pengendalian terpadu dalam rangka menunjang pembangunan pertanian.4.

Progrsm Studl Ilmu Hamadan Pesyakit Tumbuhan Kwihlunt Semester Ganjil No.Progrant Studi don Khikukun 2.1.5.4. Mata Kuliah Kredit Semester I &n 2 TPB 36 sks Senaester 3 BIO 211 BDT 200 HPT234 TNH 211 HPT 202 HPT 221 GFM 211 Botani Umum Dasardasar Agronomi Nematologi Tumbuhan Pengantar Ilmu Tanali Dasar-dasar Ekologi Organisme Pengganggu Entomologi Umum Klimatologi Dasar .

Semester 5 SEP 201 HPT 331 STK 212 Dasar-dasar Manajemen Ilmu Penp Tumbuhan Umum Metode tatistiika II HPT 310 HPT 335 GMK 211 TNH 363 Pestisida dan Alat Aplikasi Viologi Tumbuban Gib dan Pangan Kesuburan Tanah p~~ Semester7 BDT 322 BDT 311 HPT 423 HPT 433 HPT 301 HPT 309 Pengendalian Gulma Pengantar Pemuliaan Tanaman Hama Penting Tanaman Tahunan Penyakit Pentlug Tanaman Tahunan Pengendalian Terpadu Hama dan Penyakit Teknis Penuliian Ilmiah HPT 499 Masalah Khusus 4 .

Mata Kuliah Kredit Sentester 4 BIO 231 Mikrobiologi Dasar BIO 232 Mikologi Dasar B10 213 Fisiologi Tumbuhan STK 211 Metode Statistika I HPT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian Sentester 6 HPT 324 HPT HPT HPT HPT 322 332 420 315 SEP 206 Vertebrata Hama Hama Penting Tanaman Setahun Penyakit Pent~n Tanaman Setahun Pengendalian ama dan d Patogen Penyakit Benih dan Gangguan Pasca Panen 3 2-3 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 12-4 Pilihan: 3 Setnester 8 HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama HPT 410 dan Penyakit Seminar 2 1 (0-6) HPT 498 Praktek Lapang .Kurikulu~tt Sentester Ge~tap No.

Mata Kuliah Kredit Setttesfer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 149 sks .Keprofesian KKN 4 4 Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No.

25.1. Silabi Jurusan Budidaya Pertanian BDT 200 Dasar-dasar Agronomi 4 (3-3) 1 Membicarakan peranan tanaman dalam kaitan dengan kebudayaan,kemajuan ekonomi dan kecukupan pangan gizi untuk motivasi usaha penrngkatan produksi tanaman, konsep aliran energi dalam pertanian dan penmgkatan keefisienan penggunaan energi. Struktur morfologi dan fungsi tanaman. Pertumbuhan tanaman dengan fase-fasenya, bersangkutan dengan perimbangan penggunaan dan penumpukan karbohidrat. Reproduksi dan wa pembiakan tanaman, pembibitan dan teknologi benih. Teknik budidaya, membahas aspek panca usaha lebih mendasar. Sistem budidaya tanaman ganda, sawah, ladang, perkebunan. S.S. Harjadi Staf BDT 240 Tanaman Serealia 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDP 200 Materi kuliah dan praktikum mencakup padi dan jagung. Meliputi kegunaan ekonomis, asal dan adaptasi, botani, fisiologi, lingkungan dan syarat tumbuh, teknik budaya, proteksi dan pemuliaan. Dibahas pula prospek dan kendala pengembangannya di Indonesia. J. Koswara Staff BDT270 DasarIlmu dan Teknologi Benih

3 (23) 1 Pengertian dasar bidang perbenihan. Masalah dalam bidang perbenihan. ~arana dan pembinaannya. S. Sadjad Staf BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan 2 (2-0) 1 Pengenalan bidanglruang lingkup arsitektur pertamman, proses pemecahan rnasdah dalam bidang ini, pengenalan dan pengembangan aspek estetika, pengenalan terhadap aspek unik

dari suatu tapak, pembuatan program, pembentukan konsep dan presentasi dalam bidang arsitektur pertamanan serta widyawisata. Z. Rachman Staf BDT 281 Pengantar Seni 3 (2-3) 2 Konsep dasar seni dan menggambar di dalam arsitektur pertamanan, seperti garis, ruaq warna, bentuk, cahaya dan lain-lain. Pemakaian bermacam-macam media gambar di dalam arsitektur pertamanan. Prinsipprinsip pengertian dari bentuk geometris dan perspektif. Pengenalan elemen-elemen di dahn arsitektur pertamanan serta aspek-aspek visualnya. HS. Arifin BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah 3 (2-3) 2 Membahas ciri tulisan ilmiah, keobjektifan, kebenaran, fallacy dan lain-lain. Melatih mencari Berkala Ilmiah, makalah relevan dan mutakhir, pembuatan abstrak. Latihan pembuatan Tinjauan Pustaka, Usulan Penelitian (PS), penyajian tabel, gambar, daftar pustaka. Pembahasan Ilmiah. SS. Ha qadi Staf BDT 302 Kuliah Lapang 1 (0-3) 2 Kuliah Lapang bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan

agronomi di lapang, cakrawala tentang aspek agronomi. Objek kuliah lapang terutama pada daerah-daerah perkebunan rakyat maupun perkebunan besar, pertania rakyat dan objek lain yang berhubungan dengan kegiatan agronomi. Purwono Staf BDT 311 Penpatar Pemuliaan Tanaman 3 (2-3) 1 Peranan pemuliaan tanaman dalam peetan hasil pertanian dan produksi benih. Potensi fisiologi/ekologik dalam pemuliaan tanaman. Kaitan Genetika dm Statistika dengan pemuliaan tanaman. Berbagai metode pemuliaan tanaman. Praktikum :Pengenalan berbagai metode hibridisasi dan pemuliaan. A. Makmur Stat

BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman 3 (3-0) 2 Pemuliaan Tanaman, sebagai ilmu terkait erat dengan genetika. Memperkenalkan prinsip-prinsip pemuliaan tanaman dari pengembangan Genetika tersebut akan merupakan inti dari mata kuliah ini. A. Bari BDT 32 1 Ekologi Tanaman 3 (2-3) 1 Pengertian mengenai ekosistem pertanian, serta uraian komponen-komponemya. Interaksi antara tanaman dan hqkungannya dan manipulasi budidaya untuk mencapai produksi pertaniannya serta penggunaan sumber optimal. F. Rumawas SQf BDT 322 Pengendalii Gulma 3 (2-3) 1 Pengertian Gulma, masalah dan peranan gulma terutama dalam bidang pertanian. Beberapa aspek biologi gulma. Caracara pengendalian gulma. Klasrflkasi, sifat dan penggunaan herbiisida dalam pengendalian gulma. Pengendalian gulma pada beberapa tanaman penting di Indonesia. B.H.Tampubolon Staf BDT 323 Pengeiolaan Air 3 (2-3) 1 Keadaan umum sumberdaya air di Indonesia, prospek dan masalahnya. Konsep hidroliia serta aplikasinya di bidang pengelolaan air. Pengembangan sumberdaya air. Pengelolaan daerah pertanian berpengairan dan tanah kering dari segi hidrologi. Aspek sosial-ekonomi dati

pengeiolaan air. J. Wiroatmodjo Staf BDT 324 Manajemen Gulma 3 (2-3) 2 Masalah Gulma di pertanian, pengendalian gulma di pertanian, prinsip ambang ekonomi dalam pengeiolaan gulma, pemilihan cara pengendalian, organisasi pengendalian gulma. I.H. Utomo S taf

BDT350 Hortikultura 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDT200 Pengertian Hortikultura, ciri-ciri tanaman dan budidaya Hortikultura. Perkembangan di Indonesia dan dunia. Masalah mutu hasil pemasaran dan faiologi lewat panen. Ekologi buah-buahan di Indonesia. Aspek pekarangan dan usaha intensifikasi untuk menaikkan gizi dan taraf hidup rakyat. Tanaman-tanaman buahbuahan penting dan tanaman sayuran penting. S.S. Ha jadi Staf BDT351 Teknologi Hasil Hortikultura 3 (2-3) 2 Teknik penanganan secara segar terhadap produk hortikultura, pengemasan, dan sortasi. Cara-cara membuat hasil olahan sederhana, jam (selai), pengalengan dan lain-lain. GA. Wattimena Staf BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama 3 (23) 2 Prasyarat: BDT200 Peranan tanaman perkebunan dalam pembangunan pertanian, pembahasan mengenai budidaya tanaman perkebunan, meliputi: ekologi pembibitan, penanaman, pemeliharaan clan pernungutan hasil.Komoditi yang dibahas adalah karet, kelapa dan kelapa sawit. S. Yahya Staf BDT 361 Tebik Perkebunan

3(2-3)2 Prasyarat untuk yang mengarnbil PSK Tanaman Perkebunan. Ekologi Sistem Perkebunan secara umum, pembukaan dan konse~asi lahan, tanaman penutup tanah, tanaman pelindung, sistem tanam, pengendalian gulma perkebunan dan peremajaan. M. Argasasmita Staf

BDT371 Anatomi Benih 3 (2-3) 2 Pembentukan benih tanaman Angiosperm dan Gymnosperm. Dispersi benih dalam peranannya sebagai plasma nutfah. Struktur benih dan sitologi benih. T. Kartika BDT 372 Produksi Benih Tfrrgkat Makro 2 (2-0) 1 Pengantar Keagrommian. Usaha Pcmerintah dalam perbenihan. Sistem produksi benih tradisional dan modem. Program benih dalam berbagai negara. T. BuW star BDT 373 Mesin-inesin Pengdasan Benih 3 (2-3) 2 Faktor-£aktor yang mempengaruhi benih dari segi pengolahan benih, yaitu sistem panenan, pengeringan dan pembersihaa benih. M.R Suhartanto BDT 381 Sejarah dan Pekstarian Lansekap 2 (240) 1 Sejarah perkembangan arsitektur pertamanan dari jaman

prasejarah hingga abad ini dengan penekanan pada sumber kebudayaan Timw khususnya Indonesia. Perkembangan gaya arsitektur pertamanan dm kaitannya dengan sistem sosial, budaya dan politik. S. Nurisyab BDT382 Tanaman Lansekap 3 (2-3) 2 Sejarah dan perkembangan tanaman dalam lansekap, ekosistern, fungi tanaman, memilih dan menyusun tanaman, pemeliharaan. PengemIan dan pernbentukan maket. NA. MattJik Staf BDT383 Analisis PerenCanaan Tapak 3 (2-3) 2 Mempelajari pros-pek dm aspek perencaman tapak. Tapak untuk daerah rekreasi dan daerah penghijauan dalam hubungannya dengan perkembangan low sektoral dan regional. Pemecahan masalah dalampengembangan perancangan dengan penekanan

pada penataan lansekap terbangun serta hubungannya dengan sirkulasi, kelompok bangunan, utilitas, sistem-sistem alamiah. Sistem penghijauan dan dokumentasi perencanaan seperti: jadwal, spesifikasi detil. S. Nurisyah Staf BDT 384 Perancangan Lansekap 3 (1-6) 2 Prinsip-prinsip Perancangan Lansekap dan pengorganisasiannya pada skala mikro seperti: taman lingkungan, perumahan dan taman. Pengertian tentang perencanaan secara umum serta kaitannya dengan arsitektur lansekap. Pemecahan masalah-masalah di dalam arsitektur lansekap serta tahap-tahap pelaksanaannya. A. Munandar BDT 385 Analisis Kaqa Arsitektur Pertamanan 3 (2-3) 2 Falsafah dan metode penelitian karya arsitektur pertamanan. S. Nurisyah Sta f BDT 401 Manajemen Produksi Tanaman 2 (2-0) 1 Merupakan gabungan berbagai pengertian tentang pengelolaan (manajemen) dengan pengertian mengenai produksi tanaman. Pembahasan ditekankan pada pengelolaan produksi di tingkat "Lapang", dalam arti lebii kepada berbagai aspek-aspek praktis. O.N. Wiroreno BDT407 Keterampilan Profesi 4 (-1 2 Memberikan pengalaman dan pengetahuan praktis mengenai seluruh aspek produksi dan pengelolaan lapang pada keadaan yang sebenarnya. Staf BDT408 Seminar 1 (-1 2 Berupa penyampaian hasil penelitian karya ilmiah oleh

mahasiswa tingkat akhir dengan bibingan dosen pembimbing. star

BDT 409 Karya Ilmiah I, I1 3 (1-6) 2 Mempelajari dan membahas peranan berbagai faktor produksi terhadap produksi tanaman. Hal ini dipelajari dalam kaitannya dengan tindakan agronomis dengan bimbiigan dosen pembiibing dalam tugas-tugaspercobaan Lapangan rnaupun laboratorium, dan dapat diselesaikan dalam satu semester di antara kegiatan kuliah lainnya. Staf BDT421 Sistemaistem Pertanifin 2 (2-0) 1 Pengertian sistem-sistem pertanian yang dgmakan di daerah tropika, seperti perladangan (shifting cultivation), persawahan, pertanian tadah hujan yang menetap, perkebunan, penggunaan tanah-tanah marginal serta masalah-masalahnya, pasang surut, lebak, pembukaan hutan untuk pertanian. Kekuatan dan kelemahan tiap sistem dan neraca energinya. F. Rumawas Staf BDT 422 Fiiologi Herbisida 3 (23) 1 Prinsip pengendalian kimii klasifikasi dan formulasi herbisida, cara keja hehisida, mewe keja herbiiida, pengaruh hglcungan terhadap efektivitas herbiiida, dampak herbiida terhadap lingkungan, persistensi herbiida, teknik aplikasi herbisida

dan interaksi antara herbisida denpestisida. I.H. Utomo Staf BDT 441 Legurn dan Umbi-umbian 2 (2-0) 1 Legum pangan diberikan pada bagian pertama dari kuliah; pada bagian kedua dianjutkan dengan tanaman umbi-umbiaa. Pada kedua jenis tanaman tersebut akan dipelajari morfologi tanaman, fisiologi, persyaratan lingkungan untuk pertumbuhan serta budidaya, nilai gizi dan penggunaan hasil, prospek serta kendala pengembangannya di Indonesia. Inokulasi rizobiurn dan &asi nitrogen pada legum. J.S. Baharsjah Staf

BDT 442 Tebu dan Sent 2 (2-0) 1 Tebu dan Serar diberikan secara terpisahlberurutan pa& bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani, fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibit/ benih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. S. Sudiatso Staf BDT443 Panen dan Pengolahan Hasil Tanaman 2 (13) 1 Pangan Pengertian pasca panen, masalah pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Aspek-aspek pra panen menunjang pasca panen. Beberapa aspek kultur teknik yang mempengaruhi mutu hasil tanaman pangan. Perawatan hasil setelah panen: pengeringan, penyimpanan, pengemasan dan penentuan hasil. Mutu hasil dan kehilangan hasil. Rangkaian kegiatan-kegiatan pasca panen di tingkat petani, koperasi dan pengadaan pangan. Pendayagunaan hasii dan limbah. P.M.Sjafei BDT444 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan 2 (2-0) 1 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan diberikan secara terpisahlberurutan pada bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani,

fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya, meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibitbenih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. 3. Wiroatmojo Staf BDT451 Pembiakan Vegetatif 3 (2-3) 1 Prasyarat: BDT 200 BIO 213 BDT321 Membahas pengertian dasar pembiakan tanaman secara asexualbegetatif. Latar belakang dan cara pelaksanaan berbagai macam pembiakan tanaman secara stek, cangkok, penyambungan

Makmur Staf BDT453 Kapita Selekta Buah-buahan 2 (2-0) 1 Membahas sewa mendalam aspek-aspek budidaya. cruciferae.dan kultur jaringan dari tanaman hortikultura. perkebunan. Mawar. dan lain-lain (komposisi jenis sayur-sayuran yang dibahas dapat berbeda pada tahun yang berlainan). seperti: Anggrek. pasca panen dan pengusahaan buah-buahan penting di Indonesia. rumah bambu maupun lapang. A. leguminoseae. lansekap. NA. pemuliaan dan pasca panen kelompok tanaman sayuran tertentu. seperti: Solanaceae. Rosaceae. Musaceae dan Mangiferae (kelompok jenis buah-buahan yang dibahas dapat berbeda tiap bulan). L. Chrisantimum dan tanaman hias lain (pot. Winata Sta f BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Membahas secara mendalam aspek budidaya. seperti: Rutaceae. Surkati Staf BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Mendalami aspek-aspek hortikultura pada tanaman hias. perdu) secara intensif meliputi adaptasi resistensi baik di rumah kaca. Gladiol. A. Mattjik Staf .

coklat dan teh meliputi kegunaan ekonomis. Wachjar Staf . penanaman. A. pemeliiaraan dan pernungutan hasil.BDT461 Tanaman Minuman Penyegar 2 (2-0) 1 Pembahasan mengenai budidaya tanaman kopi. ekologi. pembibitan. daerah as& botani.

BDT462 Tanaman Rempah 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 200 BDT 360 Pembahasan mengenai budidaya Tanaman Rempah-rempah. perkreditan. A. agraria. Komoditi rempah-rempah yang dibahas. Wachyar Staf BDT471 Produksi Benih Tingkat Mikro 3 (2-3) 1 Teknik Produksi ~knih untuk tanaman pangan. kehutamn dan hijauan makanan tern& Teknik produksi . lada dan palalkayu manis. penanaman. baik fisii ekonomi maupun 6nansial. meliputi: cengkih. meliputi: ekologi. Sudrsdjat Staf BDT464 Manajemen Perkebunan 3 (3-0) 1 Membahas perencanaan pengembangan dan pengelolaan perkebunan. perkoperasian clan pemasaran komoditi perkebunan. industri. S. pembibitan. Yahya Staf BDT463 Kapita Selekta IJsaha Perkebunan 2 (2-0) 1 Membahasaspek-aspek penunjang utama dalam Usaha Budidaya Tanaman Perkebunan. perneliharaan dan pemungutan had. meliputi: pengembangan perkebunan.

Masalah-masalah dalam pengolahan benih.Q.benih hibrida. S. Mugnisyah BDT472 ~en~elolaan 3 (2-3) 1 Unit Pengolahan Benih Sistem-sistem pengolahan benih dan pemilihan benih. Sadjad S taf . W.

Ekologi benih. Benih Orthodoks dan rekalsitran. Kebijakan-kebijakan mengenai perkotaan dalam kaitannya dengan lansekap kota. Hukurn-hukum perencanaan di Indonesia.BDT 473 Penyimpanan Benih. Suwarno Sta f BDT474 Fisiologi Benih 3 (2-3)1 Komposisi kirnia benih. Z. F. E. Murniati Staf BDT 481 Lansekap Kota dan Daerah 3 (3-0) 1 Teori dan analisis perencanaan suatu kota. A. spesifikasi dan perkiraan-perkiraan harga. Proses kemunduran benih dan sistem pendugaannya.C. Murniati Sta f BDT 475 Analisis Benih 3 (2-3) 1 Arti dan pentingnya pengujian benih. metode binis dan pelayanan. Identifikasi benih. Dormansi. Pendekatan fsiologi dan biokimia terhadap viabilitas benih. Munandar BDT482 Tatalaksana Profesi Arsitektur 2 (2-0) 1 Pertamanan Sistem manajemen dan organisasi perkotaan di dalam arsitektur pertamanan. serta kaitannya dengan tahaptahap pembuatan dokumen kontrak. E. Pengelolaan laboratorium pengujian benih. Rachman BDT483 Perencanaan Lansekap 3 (14) 1 . Prosedur dan legalisasi pengujian benih. 3 (2-3)1 Faktor-faktor yang mempengaruhi viabilitas benih dalam periode simpan.

Perencanaan Lansekap sewa menyeluruh dengan penekanan pada kebijakan-kebijakan perencanaan dalam skala regional multi disiplii. evaluasi lansekap visual. analisis lansekap .

regional dan dampak penaksiran. air tanah. dan koloid tanah. bulkdensity. udara tanah. Silabi Jurusan Tanah TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) 1 Pengertian tentang tanah. drainase tanah. struktur. Persiapan-persiapan serta tahap pembuatan rencana induk. mutu . pori-pori tanah. Nurisyab 252. kapasitas tukar kation. horison. Metodologi disain dan konsep komunikasi melalui gambar. regim kelembaban. kejenuhan basa. S. pedon. Sifat-sifat kimia dan kesuburan tanah. ma-ma pemupukan. sosial dan ekonomi dalam hubungannya dengan perencanaan dan perancangan lansekap. bahan mineral. fsik. S. Sifat fsik dan morfologi tanah. reaksi tanah. Jenis-jenis dan sifat-sifat pupuk buatan. konsistensi. lingkrngan biotik dan non biotik &ngan pengembangan lansekap. polipedon. Nurisyah BDT 484 Pengelolaan Lansekap 3 (3-0)1 Dasar fdosofi pengelolaan sumberdaya manusia. Profd dan solum tanah. unsur-unsur hara esensial. Jenis-jenis kapur. warna tekstur. Pembentukan profd tanah dan faktor-faktor pembentuk tanah. ma-ma tersedianya unsur hara evaluasi kesuburan tanah. perkembangan kota. -pup& kandang. bahan organik. Hubuugan potensi dan masalah-masalah visual. laporan tertulisllisan. suhu tanah.

akibat erosi. Klasifii tanah. dan faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. Organisme tanah. polusi sedimen. TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah 4 (33) 1 Pengadaan dan tersedianya unsur hara tanaman dalam tanah mineral. Taksonomi tanah. air . sistem Pusat Penelitian Tanah. M. Sifat fsik clan arti praktikalnya. jenis-jenis peta tanah dan kegunaannya. Erosi. sistem FAO/UNESCO.kapur. Evaluasi kemampuan lahan. Tanah Indonesia. Survai tanah. H. proses erosi. Koloid tanah. Satari Sarwono Hardjowigeno Stat . Bahan organik tanah. Beberapa sifat fsik tanah mineral. metode konservasi tanah dan air. polusi kimia. cara pengapuran. A.

kimia kristal. batuan beku. batuan metamorf. wradinata Staf TNH 222 Mineralogi Tanah 3 (2-3) 2 Pengertian mineral. sifat. ciri dan penggunaannya. Tanah dan suplai bahan makanan. Asal. umur mutlak. H. kehilangan air dalam bentuk uap dan pengaturannya.. Sitanala Arsyad Sudarsono Staf TNH 221 Geologi 4 (34) 1 Pengertian Geologi. Tanah dan pencemaran kimia. erosi. tektosilikat. klasifikasi dan sumai tanah. sifat dan klasifikasi bahan induk. kriitalografi. Pupuk clan pengolahan pupuk. Fisiografi dan stratigrafi Indonesia. ciri dan sifatnya. Tanah organik. Nitrogen dan belerang tanah. tanaman. Pengolahan kesuburan tanah mineral. umur relatif. mineral silikat. Mineral-mineral penting. pupuk kapdang. Udara dan suhu tan&. Tektonik lempeng.tanah. batuan. waktu Geologi. Pelapukan "mass wasting". pupuk hijau. bumi dan susunannya. optik kristal.W. Reaksi tanah kernasaman dan kebasaan. batuan sedimen. unsur mikro. Kehilangan air dalam bentuk cairan dan pengendaliannya. mineral sili- . mineral. O. Kapur dan hubungannya dengan tanah. Pembentukan. Suplai dan tersedianya fosfor dan kalium.

fosfat. belerang dari lain-lain. jasad. Astlana Staf TNH 232 Biologi Tanah 3 (2-3) 2 Tanah sebagai tempat hidup. pelapukan bahan dan berbagai senyawa bahan organik. analisis mineral. Stabiitas mineral terhadap pelapukan. sulfat dan sulf~da. Mineral oksida. Iswandi Anas Staf . perubahan hidrokarbon dan pestisida. penambatan nitrogen. mineralsilikat. besi. nitrifiasi. Perubahan mineral: fosfor. mineral sililrat-inosilikat.kat-filosilikat. hidroksida.nesosilikat. Daur karbon: aspek fsiologi. Hubungan antar jasad. Berbagai jasad penting: mikro dan makro. denitrifikasi. Daur nitrogen: mineralisasi dan imobilisasi. karbonat.

persamaan aliran air dalam tanah. fluiditas. fiter. Air tanah. serpsivitas. konsep potensial penggunaan praktis gejala kapiler. Abdul Rachim S taf TNH 272 Fisika Tanah 3 (2-3) 2 Menelaah sifat-sifat fisii tanah. evaporasi dalarn . Evaporasi. Metode pemetaan planimetris. Aliran air ddam tidak jenuh. infiitrasi vertikal/horizontal. persamaan evaporasi. Interpretasi foto udara dan pengantar penginderaan jauh. Cara menentukan struktur. aliran air horizontal. konsistensi. Kamera udara dan pengukuran-pengukuran pada foto udara. Perencanaan misi penerbangan untuk pemotretan. vertikal. masalah nilai batas. hukum Darcy.TNH 241 Dasar-dasar lnterpretasi Foto Udara 2 (2-3) 1 Definisi. zeta potensial. transfer detil. kepekaan spektral emulsi. peta foto. Foto udara vertikal. dan manfaat fotogrametri serta penginderaan jauh dalam pemetaan sumberdaya nasional. struktur. mineral Gat. angkaangka Atterberg. penghhatan stereoskopik dan paralaks stereoskopik. dan teknik reproduksi. penggunaan teori lembar ganda listrik. Dasar-dasar fotografi udara: pemotretan. sistem koloid. difresifitas. konduktivitas hidrolik. Struktur tanah. permeabiGtas. Tekstur. penggunaan senyawa kimia dalam pembentukan struktur. sejarah. karakteristik emulsi.pemrosesan. mosaik dan ortofoto.

Proses dan faktor-faktor yang mempengaruhi infiltrasi. kapasitas. Kekuatan tanah.praktek. Dasun Herudjito Staf TNH 274 Hidrologi 3 (2-3) 2 Hujan dan analisis data hujan. Temperatur permukaan tanah. ekspresinya pada pertumbuhan tanaman. konduktivitas. kekompakan dan konsolidasi tanah. Pengertian dan pentingnya infdtrasi. Sifat-sifat panas tanah. daur. difresifitas. transport. strain dan stress. Sifat mekanik tanah. penyelesaian aliran panas dengan gelombang sinus. Cara-cara rneningkatkan kapasitas infiltrasi dan cara penetapan .

Lansekap semi arid dan coastal processes. AIiran permukaan. Ciri. Pengertian evaporasi. Naik Sinukaban Staf TNH 323 Genesis dan Klasifikasi Tanah 3 (2-3) 1 Ruang lingkup genesis dan klasifikasi tanah. faktor-faktor yang mempengaruhi transpirasi dan pengendalian transpirasi. TNH 343 Geomorfologi &n Analisis Lansekap 3 (2-3) 2 Definisi geomorfologi. proses pembentukan. Klasifikasi tanah secara umum. kualitas air. horison-horkon penciri. Pengertian transpirasi. Morfologi tanah. Alfiiol. metode irigasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi evaporasi dan pengendalian evaporasi. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan landform fluvial dan pantai. Lereng dan pembentukan tanah. Oxkol. Inceptisol. proses geomorfologi. Yogaswara S taf TNH . Pengenalan sistem klasifikasi lain yang dgunakan di Indonesia. Proses-proses pembentukan tanah. kebutuhan air irigasi. pelapukan dan landform. Vertisol. konsep dasar geomorfologi dan analisis lansekap. slope profde study. Klasifikasi tanah kategori famili. Ultisol. pengukuran debit. Hancuran ikli. faktor-faktor pembentukan tanah. Taksonomi tanah. Mollisol. dan Aridisol. sifat. Anang S. efsiensi irigasi. Analisis aliian sungai. Pengertian dan ruang lingkup irigasi.kapasitas infiltrasi. pengertian kategori. Spodosol. penyebaran dan klasifikasi sampai kategori sub group dari Entisol. tata nama. Proses pada lereng. unsur-unsur pembentuk. Air bawah tanah.

otomatisasi. macam dan sifat-sifat peta. legenda. serniologi. produksi. teknik kartografq komunikasi kartografi.344 Kartografi 3 (2-3) 2 Definisi dan manfaat kartografi. Pembuatan peta . peta dan pemetaan.

Pemanfaatan penginderaan jauh dalam pemetaan. suhu tanah. Uup S. Pengumpulan data topografi (ukur tanah) dan data tematik. natrium). flokulasi Wasj drainase. LehvPkabessy Staf TNH 375 Konservasi Pengelolaan Tanah 4 (3-3) 1 dan Air Sistem tanah. magnesium. basa-basa (kaiium.M. Dasar-dasar hubungan tanah-tanaman. bulk density dan prositas agregat tanah. aspck kesuburan tanah daerah pasang surut. Potensid air tanah dan gerakan air &lam tanah.topografi dan wta tematik. silikat. . fosfor. Kemasaman tanah dan pengapuran. Kesuburan tanah sawah. peranan faktor-faktor pembentuk tanah terhadap kesuburan tanah. kalsium. tekstur tanah. Pertumbuhan dan faktor-faktor tumbuh. sulfur. Wiradisastra Staf TNH 363 Kesuburan Tanah 3 (36) 1 Pengertian tentang kesuburan tanah. struktur. Dasardasar evaluasi kesuburan tanah. Bahan organik. pengikat air tanah. serta data penunjang untuk pembuatan peta-peta. nitrogen. IJnsur-unsur yang dibutuhkan tanaman. unsur mikro. F.

Analisis metode konservasi tanah dan air. Evaluasi kesesuaian lahan. Skala. Naik Sinukaban Staf TNH 382 Survai Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) 2 Pengertian. Informasi tanah dan lahan serta data penunjang yang 'diperlukan untuk survai tanah dan evaluasi lahan. suhu tanah. evapotranspirasi. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. Klasifii kemampuan tanah. tingkat ketelitian dan biaya. Uraian evaluasi lahan.drainase. Tipe dan metode survai.Ketersediaan air. Infiltrasi. . keseimbangan air. Pelaksanaansurvai tanah. ruang lingkup dan kepentingan survai tanah dan evaluasi lahan. Prediksi erosi.

Abdullah Staf TNH 425 Geografi Tanah 3 (3-0 1 Mempelajari penyebaran geografi dan sifat asosiasi tanah dalam hubungan pertimbangan genesis tanah secara umum. Sahat Matondang Staf TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 (2-3) 1 Peranan kesuburan tanah dan evaluasinya terhadap program pemupukan: cara-cara pengambilan dan penyiapan contoh tanah dan tanaman. Evaluasi lahan dengan pendekatan sistem lahan. Leiwakabessy Staf TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengem.M. Menguraikan hubungan antara produktivitas tanah dan kepadatan penduduk dan pemanfaatan tanah-tanah marginal. pemupukan unsur mikro. evaluasi kesuburan tanah (prinsip-prinsip. Menguraikan satuan-satuan tanah sertapengaruh proses-proses genesis tanah dan faktor-faktor yang mendasarinya pada potensi pertanian dan penggunaan lahan secara regional di Indonesia. Tatat S. Dasar-dasar pemupukan (pengertian umum. cara pelaksanaan dan interpretasi). Analisis sifat-sifat tanah dan proses-proses pembentukan tanah yang menghasilkan tanah-tanah tertentu. pengetahuan tentang pupuk (pupuk alam dan buatan) dan permasalahannya. pertimbangan ekonomik dalam program pemupukan dan pengapuran). F. faktor-faktor yang mempengaruhi dosis dan cara pemupukan.Evaluasi lahan untuk irigasi.3 (3-0) 1 . Evaluasi lahan di Indonesia. dosis maksimum dan optimum (faktor-faktor yang mempengaruhi).

bangan Wilayah Membahas pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penerapan ilmu. Menguraikan dan membahas pentingnya ilmu tanah .

etika kesahihan ilmu. pengujian hipotesis. interpretasi hasil pengujian hipotesis. metode sintesis.rrnaan wiiayah. metodologi penelitian. bentuk baku format penulisan ilmiah. prosedur keilmuan. Nasoetion Staf TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 (0-6)1 Pengelolaan Tanah Terapan terutama merupakan kegiatan lapang. tatacara penyitiran. Nasoetion Staf TNH 491 Metodoiogi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0)1 Pentingnva tatacara penulisan ilmiah. teori struklur pengalaman. Sebelum kegiatan lapang. Tinjauan ilmu mengenai metodologi penelitian. Membahas aplikasi teori pengembangan wilavah di dalam pengembangan wilayah transmigrasi di Indonesia yang meliputi: Wilayah Pengembangan Partial. penyusunan hipotesis. pengolahan tanah sesuai kaidah konservasi tanah dan air. Satuan Kawasan Pengembangan dan Satuan Pemukiman. Lutli I. metode analisis. pengukuran dan pembuatan peta kontur lahan. proses perkembangan ilmu.dalam perencanaan pengembangan wilayah. Penyusunan Pernyataan Proyek Penelitian. Membahas leori perencanaan dan proses perenc. pengapuran dan pemupukan. Kegiatan lapang meliputi: Persiapan dan perencanaan penggunaan lahan. tatacara penyuluhan daftar keilmuan. Lutfi I. pengumpulan data. teori pengukuran. dilakukan diskusi-diskusi tentang materi kegiatan lapang. penanaman dan pemeliharaan berbagai jenis tanaman budidaya serta evaluasi kegiatan dalam bentuk lapor . teori kebenaran.

an. Supiandi Sabiham Staf .

pedagogis dan psikologis serta mempelajari pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. Amini Nasoetion Staf GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari permasalahan di bidang pangan dan gizi serta hubungan antara pangan. kebutuhan pangan dan gki serta penilaian status gizi. dan penilaian program. pelaksanaan. serta perencanaan. Selanjutnya tentang sistem pangan dan pertanian serta dampaknya terhadap gizi. Niai pangan. Silabi Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) 1 . keluarga sebagai lembaga sosial. gizi dan kesehatan serta dampak ketersediaan pangan terhadap gizi. . Nilai pangan. Amini Nasoetion Staf GMK 231 Kehidupan Keluarga 3 (23) 2 Mempelajari keluarga sebagai pusat kehidupan dan penghidupan sehat. Pendidikan gizi. program pangan dan gizi di tingkat masyarakat dan nasional. Memahami permasalahan di bidang pangan dan gizi: kaitan pertanian.253. gizi. kebutuhan pangan dan gizi serta penilaian status gizi. pendidikan gizi dan program-program pangan dan gizi. pertanian dan kesehatan.

Mariyati Sukarni sla f .Hartanti Santoso Staf GMK 321 Pengetahuan Bahan Panpn 3 (2-3) 1 Pengenalan bahan pangan nabati dan hewani. mempelajari sifat kimia dan fisii komponen-komponen yang terdapat di dalam bahan makanan termasuk kadar gizi dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap mutu bahan makanan.

mutu gizi konsumsi pangan. Menemukan masalah-masalah konsumen serta meningkatkan usaha perlindungan konsumen dengan cara berkonsumsi yang benar. peranan clan keadaan keluarga dalam kaitannya dengan faktor lingkungan fisik. ekonomi dan budaya. Gizi dalam tahap perkembangan manusia. Mempelajari cara mengidentifikasi barang menurut mutu dan kegunaan serta pengetahuan tentang label. morbiditas dan kualitas manusia. sosial. Neraca pangan dan pedoman gizi serta konsumsi pangan. Kaitan gizi. Emmy Karsin Staf . Secara khusus dipelajari mengenai dampak teknologi terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan keluarga dan interaksinya dengan tata lingkungan hidup keluarga.GMK 322 Gizi Terapan 3 (2-3) 1 Mempelajari konsumsi dan pola konsumsi pangan. biologis. Emma Satriaty Staf GMK 331 Pendidikan Konsumen 2 (2-0) 1 Menelaah dan mempertimbangkan pembeiian barang sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan dan kecukupan gizi. Sri Rihati Kusno Staf GMK 332 Ekologi Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari fungsi. tingkat sosial dan ekonomi keluarga. Hardinsyah Staf GMK 323 Gizi dan Penyakit 2 (2-0) 2 Mempelajari standar gizi untuk menjaga kesehatan fisik individu termasuk interaksi antara gizi dengan infeksi dan parasit serta keadaan patologis karena gangguan mekanisme fisiologis dan metabolisme tubuh.

pengelolaan ternak dan ikan yang mencakup .GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani 3 (3-0) 1 Pengembangan peternakan dan perikanan ditinjau dari kecukupan gizi keluarga.

Peran serta masyarakat dalam program-program kesehatan. Usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi melalui pola intensifikasi. pemberian makanan. pendinginan. Faisal Anwar Staf GMK342 Pengolahan Pangan 3 (2-3) 2 Mempelajari dasar-dasar penggunaan panas. Perubahan sifat fisik dan kimia bahan sangat diperlukan. pemeliharaan. pencegahan penyakit serta pengembangan usaha. fisik dan fungsional zat gizi (karbohidrat. Program pemerintah jangka pendek dan jangka panjang di bidang kesehatan seperti tercantum dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Atmojo S taf GMK 334 Kesehatan Masyarakat 3 (2-3) 2 Mempelajari pentingnya kesehatan individu. ekstensifiasi maupun diversifikasi. keluarga dan lingkungan dalam peningkatan derajat kesehatan. pengeringan. lemak. Sumali M. pembekuan. fermentasi dan penggunaan zat aditif makanan dalam pengolahan pangan nabari dan hewani. Cara-cara masyarakatmemanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yang telah ada. protein. Mariyati Sukarni Staf GMK 341 Analisis ZEit Gizi 3 (2-3)1 Mempelajari sifat-sifat kimia. Faisal Anwar Staf . iradiasi. vitamin dan mineral) bahan pangan yang ada hubungannya dengan metode analisis kirnia. Peranan sampling bahan makanan sebelum dianalisis dan metode-metode analisis kimia secara kuantitatif dan kualitatif sangat diperlukan.pengenalan.

Mendalami pengertian dan .GMK343 Metode Penelitian Gizidan Makanan 3 (2-3) 2 Memahami metode-metode penelitian yang berhubungan dengan masalah makanan dan gizi.

Secara khusus dapat mengenal dan mampu menggunakan peralatan penelitian gizi.kaidah dalam proses pendekatan dan tata cara penelitian gizi dan makanan sehingga mampu mengumpulkan. Faktorfaktor sosial budaya yang mempengaruhi pola pangan dan perubahan kebiasaan makan. biokimia gizi. Pengertian dan kaidah yang mencakup rangkaian pe rjalanan pangan dari sejak ditanam sampai ke proses pencernaan manusia. konsepsi kerangka kerja logikal. Khumaidi Staf GMK 421 Pendidikan Gizi 3 (2-3) 1 Menelaah alternatif penanggulangan masalah-masalah pangan dan gizi terutama dalam ha1 meningkatkan pengetahuan gizi. penimbangan antropometri. Uraian mengenai konsep dan isi . keuntungan dan akibatnya. cara "recall". Djiteng Roedjito Staf GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi 3 (2-3) 2 Mempelajari tahaptahap ketersediaan pangan sampai pada dampaknya terhadap status gizi masyarakat menurut model pendekatan sistem. klinik dan wa lain yang berhubungan dengan survai gizi dan makanan. konsumsi) antar wilayah dan perubahan-perubahan yang terjadi. distribusi. M. Ditunjang dengan pembahasan sewa umum tentang faktor-faktor pendukung dan kendalanya serta timbulnya keanekaragaman pola (produksi. menganalisis dan menyajikan data.

pemilihan metode pendidikan dan teknik penyajian. mengembangkan dan mengevaluasi program pendidikan gizi. Tinjau-ulang mengenai pengetahuan pangan. Merencanakan.pendidikan gizi. prinsip-prinsip penilaian mutu makanan. Siti Madanijah S taf GMK 441 Percobaan Makanan 3 (2-3)1 Mempelajari prinsip-prinsip dan tahapan dalam percobaan makanan dan pengembangan produk baru. proses komunikasi dan adopsi. Social marketing dalam bidang gizi. .

teknik optimalisasi dalam percobaan makanan. Suprihatin Guhardja Staf GMK 482 Prinsip Perencanaaa Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari hubungan kebijakan pangan dan gizi. serta mampu melakukan analisis dengan pendekatan sistem. Hubungan variabel ekonomi dengan konsumsi pangan dan status gizi.prinsip dan metode penilaian inderawi (sensory evaluation). serta aplikasi pengelolaan sumberdaya keluarga. kecukupan pangan pada skala regional maupun nasional. Peranan gizi dalam pembangunan ekonomi. Mahasiswa ditugaskan membuat produk baru makanan bergizi. Distribusi pangan dan gizi. taraf konsumsi makanan. perkembangan ekonomi. Djiteng Roedjito Staf GMK 483 Manajernen Makanan Masal 3 (2-3)1 . Memahami formulasi suatu kebijakan dengan program pangan dan gizii implementasi dan evaluasi. Suhardjo Staf GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari aspek pengelolaan sumberdaya keluarga dalam sistem keluarga. pemanfaatan dan perubahan sumberdaya keluarga. komponenkomponen dalam pengelolaan surnberdaya keluarga. Unsur giii sebagai indikator kesejahteraadkerniskinan. penilaian persediaan pangan. faktor-faktor yang mempengaruhi pengadaan. Hidayat Syarief Staf GMK 442 Ekonomi Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari perilaku konsumen. Efektifitas kebijakan dan program pangan dan gizi. serta mempelajari metode dan analisis data penilaian inderawi.

kantor. restoran.Pengelolaan makanan masd seperti: rumah sakit. Meliputi: pengorganisasian dan . dsb. katering. sekolah.

Sri Rihati Koesno Staf GMK492 Seminar 102 Berupa penyampaian rencana atau hasil penelitian karya ilmiah oleh mahasiswa tingkat akhir dengan birnbingan dosen pembimbing. bahasa dan medianya. Hartanti Santoso S taf GMK 499 Karya Ilmiah 6 02 Merupakan hasil penelitian dadatau studi pustaka dari seorang mahasiswa S1 yang disajikan dalam bentuk tulisan sesuai dengan cara-cara ilmiah. Termasuk di dalamnya model penyusunan proposal (usulan penelitian). konsistensisumber informasi. Dalam pelaksanaannya mahasiswa .manajemen. pengolahan. keamanan kerja dan fasilitas fsik (perencanaan tempat dan perabotlperalatan). cara sistematika. syarat-syarat pembelian bahan makanan. sanitasi dan higiene. penyimpanan. penanganan. laporan karya ilmiah serta artikel ilmiah. penyajian. telusur pustaka. kertas kerja. persiapan. Emma Satriaty Staf GMK 491 Metode Penyajian Ilmiah 2 (2-0) 1 Mempelajaritentang Metode Penyajian Ilmiah yang meliputi jenislmacam penyajian. pengawasan biaya.

dibiibing oleh satu atau dua orang dosen yang mernpunyai kewenangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Staf .

Pembahasan ekonomi mikro (permintaan.25. strategi manajemen di Indonesia dan negara maju. produk dan pendapatan nasional. pola hubungan antar suku bangsa. Silabi Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan defmisi (ilmu ekonomi. kebijaksanaan fskal. peranan wanita. fungsi-fungsi. persoalan ekonomi. Bunasor Staf SEP 121 Ilmu Sosial Dasar 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai Ilmu Sosial Dasar. Yayat Herudjito Otto A. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. penawaraan. pengangguran dan inflasi. pola komunikasi. pola kebudayaan. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. kekuasaan dan wewenang keluarga. perubahan sosial. proses sosial lembaga-lembaga kemasyarakatan. Pudjiwati Sajogyo Staf SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) 1 Pengertian tentang perkembangan manajemen. uang dan kebijaksanaan moneter. sistem status dan pelapisan masyarakat. bentuk masyarakat dan pola adaptasi ekologi.4. group sosial. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosiaI. bersaing dan monopoli). organisasi sosial. metode dan teknik manajemen science. Brotosunarjo SEP 202 Mikoekonomi 3 (3-0) . kebijaksanaan harga.S. model dan sistem perekonomian). aplikasi sosiologi.

Yayah Karliyah Sri Utami Kuntjoro Sutara H.1 Memberikan dan memahami dasar-dasar teori ekonomi mikro sebagai dasar pengarnbiian keputusan dan menunjang dasar teori ekonomi terapan serta analisis kebijaksanaan ekonomi. .

. kebijaksanaan (politik) pertanian. kerniskinan. beragam pengertian dan ukuran dasar dalam demografi. kelembagaan dan inovasi dalam pengembangan pertanian. Zen Bungaran Saragih SEP204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) 2 Pengertiantentang ruang lingkup dan metode dalam ekonomi pertanian. tataniaga dan perdagangan hasil pertanian. Memberikan pengertian dan cara pengukuran tentang pendapatan nasional. angkatan kerja dan kesempatan kerja. Kuntjoro Staf SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan 3 (2-3) 2 Pengertian Demografi dan Ilmu Kependudukan. idasi dan pertumbuhan ekonomi. variabelvariabel penentu perkembangan penduduk (kelahiran. pertalian antara variabel penduduk dan variable lain (lahan.SEP203 Teori Makro Ekonomi 3 (3-0) 1 Memberikan dasar-dasar teori ekonomi makro dengan model-model statis dan dinamis yang sederhana. permintaan dan penawaran hasil pertanian. prinsip-prinsip ekonomi dalam usaha tani. Noerdin M. lingkungan) serta kebijaksanaan kependudukan. Uraian-uraian yang dicakup adalah ciri pertanian. peranan sumberdaya. prinsip-prinsip dalam proyeksi penduduk. pangan/revolusi hijau. kematian dan migrasi). kesempatan kerja dan harga. dan beberapa masalah yang mendesak. Membahas sod-sod pengangguran. modelmodel pembangunan pertanian.

prinsipprinsip belajar dan mengajar. komunikasi. proses adopsi.Said Rusli Umar Tuanaya Ekawati Ono Sutarno SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 (2-3)1 Peranan Penyuluhan dalam Pembangunan. penggolongan adopters. pendekatan dan metode. . falsafah penyuluhan. diffusi.

E. menyusun laporan keuangan. memahami fungsi-fungsi dan pengetahuan yang diperlukan dalam pengelolaan usaha tank menguasai metode perencanaan dan alat-alat analisis untuk mengukur keragaman usaha tani dan menemukan alternatif pemecahan masalah. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. SEP 313 Tataniaga Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan masalah tataniaga. membuat jurnal dari transaksi. A Soeharjo Fadholi Hermanto Abas 'lJ. Subijo Bratamihardja S taf SEP 312 Ilmu Usha Tani 3 (2-3) 1 Memberikan pengertian dasar tentang batasan. penyuluhan dalam program pengembangan di Indonesia. membuka perkiraan dari neraca awal. konsumen. produsen. potensi perbaikan tataniaga. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan. fungsi biaya dan marjin dan pembentukan harga. tujuan dan ruang lingkup ilmu usaha tani. A.organisasi penyuluhan. Interpretasi Laporan Keuangan. Roekasah . memahami kedudukan usaha tani dalam struktur agribiinis dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada pembentukan sistem usaha tani. Gunardi Sugiah Machfud Sumardjo Ida Yuhana SEP311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) 1 Menyusun daftar inventaris.

Isang Gonarsyah .

Perencanaan pembangunan pertanian: liigkup. organisasi dan . pemasaran. Sjafrl Mangkuprawira SEP319 Koperasi 3 (2-3) 2 Membahas arti. Studi kasus dalam agribisnis. Soebiyo Yayat Herudjito SEP318 Pembangunan Pertanlan 3 (3-0) 2 Pembangunan pertanian sebagai pembangunan ekonomi. Strategi pembangunan pertanian di Indonesia. tahap-tahap dan model perencanaan. sejarah perkoperasian. peranan. Kebijaksanaan pembangunan pertanian: teori. kriteria. A. Beberapa teori dan model pembangunan pertanian. kng Gonarsyah Staf SEP 317 Ekonomi Perusahaan 3 (2-3) 2 Ruang liigkup dan batasan. beberapa metode penelitian ekonomi. dan ruang lingkup perdagangan internasional. teori biaya komparatif.SEP 315 Metode Penelitian Ekonomi Agribisnis 3 (2-3) 2 Tujuan penelitian ekonomi. produksi dan perdagangan internasional. taraf kesatuan ekonomik dan aspek kesejahteraan dalam perdagangan internasional. organisasi perusahaan. A. Tujuan perusahaan. pengaruh perdagangan internasional terhadap faktor-faktor produksi. tujuan kebijaksanaan. tahapan-tahapan dalam pelaksanaan penelitian ekonomi. produksi. Soeharjo Staf SEP 316 Landasan Perdagangan lnternasional 3 (3-0) 2 Pengertian. Modernisasi pertanian dan pembangunan pedesaan. Pelaporan studi kasus. prinsip-prinsip koperasi. personal. pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional. Masalah-masalah biaya. peranan koperasi dalam perekonomian. konsumsi dan perdagangan internasional. keseimbangan di dalam perdagangan internasional. tatalaksana perusahaan: permodalan.

.

memahami agribisnis sebagai satu sistem dan penerapannya sebagai kerangka analisis. peranan modal pertanian di dalam sektor ekonomi nasional. E. pasar modal dan uang pertanian. identifikasi masalah dalam rangka pembimaan koperasi. analisis kesempatan tataniaga. H. Teori pembiayaan. Analisis penyimpangan untuk menentukan tingkat efisiensi pada proses produksi. Laporan prestasi dan laporan intern untuk manajemen. Subijo Bratamihardja Staf SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup pembiayaan. dan perluasan tataniaga. E. pengawasan usaha. sikap dan kebijaksanaan pemerintah di bidang koperasi. Staf SEP 417 Manajemen Agribisnis 3 (3-0) 1 Memahami ciri dan sifat produksi pertanian dan implikasinya di dalam bisnis di sektor pertanian. Kusumah SEP 411 Manajemen Akunhnsi Pengertian. pengorganisasian. akuntansi biaya.manajemen koperasi. A. Peranan akuntansi biaya dalam perencanaan dan pengawasan.W. Roekasah A. . Memberi keterampilan serta kemampuan analisis di dalam pendekatan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan di bidang agribisnis. perencanaan program. peranan akuntansi inanajemen dalam perusahaan. manajemen pembiayaan. Kadarsan Staf SEP 413 Manajemen Tataniaga 3 (3-0) 1 Pengertian Manajemen Tataniaga.

Hardjanto Staf .W.

Aida Vitayala S. proses penelitian serta teori yang mendukung penelitian. Hubeis Ida Yuhana Sugiah M. faktor-faktor yang perlu diperhatikan (hukum. Djuara P. gerak-gerak perubahan sosial. dimensi-dimensi perubahan sosial. Stat SEP 419 Studi Pustaka 3 (3-0) 1 Berbagai aspek agribiinis dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. Utomo Lala M. Semua Stat Jurusan SEP321 Komunikasi dalam Penyuluhan 3 (2-3) 1 Maksud dan lingkup komunikasi. masalah birokrasi. komunikasi massa. kesepakatan dunia Finis) formulasi kebijaksanaan bisnis: strategi dan taktik perusahaan dalam memanfaatkan kesempatan usaha. Lubis SEP322 Perubahan Sosial 3 (2-3) 1 Teori Dasar Perubahan Sosial. komunikasi intrapersonal.SEP 418 Kebijaksanaan Bisnis 3 (3-0) 2 Arti dan kedudukan Kebijaksanaan Bisnis. pelancaran pengaruh dan partisipasi. model-model strategi komunikasi dalam perubahan sosial. komunikasi dalam kelompok. . Roekasah A. hubungan masyarakat kota dan desa. kebijakan pemerintah. komunikasi dalam organisasi. Bambang S. E. Tony SEP 325 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) 2 Memberikan pengertian apa arti penelitian. teori-teori modernisasi dan ketergantungan dalam pembangunan masyarakat desa. mengapa ada penelitian. unsur-unsur komunikasi. model-model komunikasi. Kolopaking F. pembangunan berencana.

.

Pemilihan isi. . alat-alat bantu penyuluhan. magang dan metode lain yang aktual. . pendekatan ekonomi (Rice) dan analisa peranan wanita dalam pembangunan desa. Pemilihan isi. penulisan. proses. demonstrasi cara. Sajogyo Winati Wigna Sugiah M. Tamsur Marse Sumardjo Nurmala P. M. F. karyawisata bermain peran. Keefektifan metode. Tonny Ekawati S. Klasifikasi metode. pendekatan teori struktural fungsional (Levy). penulisan skrip. Photografi dan produksi media. penyuntingan dan penataan tulisan berita serta artikel dalam koran.kemudian dilanjutkan dengan metode-metode lapangan serta menyusun suatu rancangan penelitian dan usulan penelitian dilengkapi dengan cara mengolah data. Metode ceramahJpidato. analisis data dan studi pustaka. penggunaan dan efek komunikasi massa dalam pembangunan. demonstrasi hasil. Metode pembinaan kelompok. Sitorus SEP 422 Sosiologi Keluarga 3 (2-3)1 Pendekatan evolusi perkembangan keluarga. Pudjiwati Sajogya wnati Wgna SEP 423 Komunikasi Massa 3 (2-3) 1 Peranan. majalah serta brosur. transparan. Adiwibowo SEP 326 Metode Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kedudukan metode penyuluhan dalam ruang lingkup pekerjaan penyuluhan. Syarat keahlian seorang penyuluh. kursus. kunjungan diskusi.

penyiaran dan siaran radio. Syarifah Surkati .penyuntingan. "Shooting" dan penyuntingan film. penulisan skrip. Pembinaan forum media. Pemilihan isi. Gunardi Sugiah M.

penulisan laporan. pendekatan manusiawi dalam pendidiian penyuluhan. peran serta masyarakat. Tjondronegoro Syarifah Surkati YusiRusimah SEP 425 Dinamika Pembangunan Desa 3 (2-3) 2 Arti pembangunan "rnanusia seutuhnya dan seluruh masyarakat" (GBHN).A.P. pengolahan dan analisis data. Sediono M. S~~ogy0 Ali M. Aida . pengumpulan data. Falsafah dan prinsip-prinsip. hambatannya pada tingkat lokal (desa. penetapan sumber-sumber data. Perurnusan kembali tujuan penyuluhan.SEP 424 Administrasi Pembangunan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian yang benar-tentang Ilmu Administrasi Negara yang kini berubah/menjurus kepada pembangunan administrasi untuk pembangunan masyarakat seutuhnya. bukan administrasi untuk administrasi. Utomo Lala M. sesuai perkembangannya dalam dunia internasional maupun Indonesia sendiri. penetapan indikator. Ilmu ini diberi "warna" sosial. daerah). pada badan pembina dan peluang konflik. Rachman Bambang S. Kolopaking SEP 426 Evaluasi Program Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kerangka pemikiran teoritik evaluasi program.

Vitayala S. Semua Staf PKP SEP 331 Pengantar Riset Operasi 3 (3-0) 1 Pembentukan model bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian. perprograman linier. Lubis SEP 429 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau rninat dari tiap mahasiswa. Hubeis Ono Sutarno Djuara P. rnasalah .

metode ilmiah dan penelitian). masalah tugas. Christaller. heterosedastisitas. korelasi lini. T. Metode dan Teknik Analisis Ekonomi Wilayah. analisis jaringan kerja. Administrasi Pembangunan Wilayah di Indonesia. Metode penelitian (pengumpulan . Losch dan lain-lain. Prinsip-prinsip dasar penelitian ekonomi dan pentahapannya. Sutara H. perprograman integrer. sifat sumberdaya alam (dapat pulih dan talc dapat pulih). kolinear ganda. formulasi dan pendugaan model khusus seperti model dengan biiair variabel dan model dengan koefisien yang ditentukan besarnya. Sri Hartoyo Staf SEP 334 Pengantar Ekonomi Sumberdaya 3 (2-3)2 Pengertian dan ruang lingkup ekonomi sumberdaya. model ekonomi. Hanafiah Staf SEP 333 Pengantar Ekonometrika 3 (3-0)1 Pendekatan ekonometrika. alokasi sumberdaya alam yang optimal dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. regresi sederhana dan regresi berganda.transportasi. Sri Utami Kuntjoro Staf SEP 332 Pengantar Pembanynan Wilayah 3 (2-3) 2 Konsep Dasar Wilayah dan Tataruang. Bunasor SEP 335 Metode Penelitian Ekonomi Sumberdaya 3 (23) 2 Pengertian dan ruang lingkup ekodorni sumberdaya dan pemecahan. masalahmasalah dalam pengelolaan dan pemanfatan sumberdaya alam. Pembangunan Wilayah Pedesaan. Teori Lokasi Weber. kesalahan spesifikasi.

data dan pengambiian contoh). Penyusunan pernyataan proyeW . Pengolahan dan analisis data.

definisi dan istilahnya yang digunakan. Hubungan antara tekanan penduduk dan permintaan akan tanah. Pengawetan sumberdaya tanah. Keputusan untuk pembangunan sumberdaya tanah. dan penarikan pajak pada milik bertanah. Yayah Karliah Staf SEP 431 Pembiayaan Masyarakat 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup. Pengawetan sumberdaya tanah. proses penganggaran. Pasokan tanah untuk penggunaan secara ekonomis.usulan proyek. Mangara Tambunan Staf SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah 3 (2-3) 1 Ekonomi Sumberdaya Tanah suatu penelaahan hubungan antara Manusia dan Tanah. Rencana untuk penggunaan sumberdaya tanah yang lebih baik. struktur pajak clan mobilitas faktor produksi. Nilai dari sumberdaya tanah. pengeluaran dan penerimaan masyarakat serta dampak ekonomi dan kaitannya dengan dasardasar kesejahteraan ekonomi. masalah-masalah yang ada. Studi kasus ekonomi dan pelaporan hasil penelitian. Praktikum: Penelaahan Sumberdaya Tanah dilihat dari Politik dan Hukum Perkembangan Hukum Agraria . Pengaruh faktor lokasi pada penggunaan tanah. Keunegan ekonomi dari penggunaan tanah. dampak kebijakan fskal pemerintah. faktor lokasi pada penggunaan tanah.

P.U. Haqadi Hadikoesworo . transaksi-transaksi tanah menurut adat.H. Opstal dan pandangan Belanda atas hak Indonesia atas tanah). U. Agrarian Reform.A.di Indonesia dari jarnan jatuhnya VOC sampai Agrarische Wet. Hak-hak tanah menurut hukum Belanda (Eigendom.U. Hukum tanah menurut adat.B.P. dan U. Erfpacht. Perkembangan Hukum tanah pada jaman pendudukan Jepang dan permulaan revolusi fisik.

disuibusi dan konsumsinya. pengukuran manfaat dan biaya. peternakan dan kehutanan sehubungan dengan produksi. evaluasi proyek ekonomi dan peraturanperaturan mengenai sumberdaya air dalam perencanaan dan perumusan kebijakan mengenai sumberdaya air. Kuntjoro SEP 436 Kapita Selekta Ekonomi Pertanian 3 (3-0) 2 Ciri-ciri pokok dari ekonomi perikanan. Tatanan institusional dan kaitannya dengan penggunaan sumberdaya air. nilai-nilai sosial dan manfaat sebagai kriteria kebaikan suatu investasi. identifikasi manfaat dan biaya. qadi Prawirodihardjo SEP 435 Analisis Manfaat dan Biaya 3 (3-0) 1 Pengertian dasar tentang manfaat dan biaya. Mangara Tambunan Sta f SEP 438 Kebijaksanaan Sumberdaya Alam 3 (3-0) 2 Proses perumusan kebijakan.SEP 434 Ekonomi Pengairan 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang Smgkup. perencanaan dan pengembangan sumberdaya alam dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. ekonomi dan keteknikan. . Evaluasi kebijakan-kebijakau. Affendi Anwar Sutara H. Konsep-konsep ekonomi sebagai dasar analisis masalah perikanan. peternakan dan kehutanan. penerapan konsep-konsep dasar hidrologi keteknikan. Aspek sosial politik. perencanaan dan pembangunan sumberdaya dam.

Semua Staf Ekonomi Sumber Daya . dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa.Mangatas Tampubolon SEP 439 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek ekonorni pertanian dan sumberdaya pertanian.

pengelompokan tulisan . positif dan normatif. resep menulis. (5) Kebijaksanaan di bidang perkreditan pertanian. Tjahyadi Sugianto Sta f SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) 1 Definisi dan pengertian Politik Pertanian. memilih-mengelompokkan dan menyajikan fakta). "Economics of Size". bentuk fungsi produksi. Pengaruh waktu dan resiko terhadap efsiensi. Kuntjoro Staf SEP 300 Teknik Penulisan Ilmiah 2 (1-3)1 Prinsip umum menulis (membuat rencana. Golongan kebijaksanaan di bidang pertanian.SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi 3 (23) 2 Ruang lingkup ekonomi produksi. Kebijaksanaan mencapai tujuan. "Economics of Scale". (3) Kebijaksanaan pemerintah mengatur penyediaan-penyebaran bahan pangan (beras). (7) Masalah ketenagakerjaan di pedesaan. biaya produksi. Mempersiapkan naskah tulisan (apa. mengapa menulis dan untuk siapa). Beberapa bentuk kebijaksanaan: (1) Kebijaksanaan di bidang produksi pertanian. Beberapa pengertian yang erat hubungannya dengan pertanian. Konsep efisiensi: biaya minimum dan keuntungan maksimum. Perencanaan usaha tani dan wilayah. (4) Kebijaksanaan pengaturan dan pengadaan sistem perkreditan. (6) Kebijaksanaan pengaturan pengelolaan tataniaga hasil pertanian. Pengaruh kebijakan pemerintah terhadap efisiensi dan perencanaan usaha tani. (2) Kebijaksanaan harga hasil pertanian. Pendekatan suatu kebijaksanaan. Metode pendekatan mikro dan makro.

laboratorium. bahasan. Bentuk tulisanilmiah (laporan penelitian di lapangan. sifat. Ciri umum tulisan ilmiah. fiksi ilmiah). tipe-tipe features. Artikel berita (konsep dan sifat berita determinan beiita. . Langkah-langkah penelitian ilmiah dalam bentuk tahap menulis. semi ilmiah populer dan populer). paparan tentang suatu mekanisme penelitian. perian dan narasi). Bentukbentuk gaya tulisan (paparan. tinjauan pustaka. bentuk-bentuk "lead"). unsur berita. Artikel features (pengertian.ilmiah (populer. tipe-tipe lead bagi features). teknik menulii berita.

ringkasan. format laporan. daftar pustaka. agribiinis. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. StafJurusan SEP 499 Karya Ilmiah U0-a) 2 Berbagai aspek ekonomi pertanian.Menulis laporan (pengertian studi pustaka dan PL. sumberdaya pertanian. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahaiiswa. Semua Staf Jurusan . mempelajari dan menganalisis permasalahan nyata di lapangan. di masyarakat dan lembaga-lembaga kedinasan dan atau non kedinasan. Tonny AGB: W. Hubeis F. agribisnis. Proses dan prinsip penyuntingan). Hardjanto ESD: Wiryadi Prawirodihardjo SEP400 Seminar 1 (0-1) 2 Penyajian oral hasil telaahan berbagai aspek ekonomi pertanian. PKP: Aida Vitayala S. sumberdaya pertanian. dengan menggunakan teori-teori yang telah diperoleh selama 7 semester. Setiap mahasiswa diharuskan mengenal. glossary. membuat abstrak.

.

Silabi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan HPT 202 Dasar-dasar Ekologi Organisma 3 (2-3)1 Pengganggu Pengertian dasar tentang ekologi. Praktikum: pengenalan gejala dan jenis parasit (patogen dan hama). pengenalan dalam ordo dan famili penting bagi serangga. taksonomi-morfologibiologi-ekologi hama dan penyakit tanaman dan berbagai dasar dan cara pengendaliadpenanggulangannya. proses pencemaran. Teguh Santoso Staf HIT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum 3 (3-3)2 Membahas: batasan hama. Sugiharso Sastrosuwignyo S taf HPT 221 Entomologi Umum 3 (2-3) 1 Mengemukakan pentingnya arti serangga bagi kehidupan manusia. berbagai tipe alat mulut. lingkungan fisik dan biotik.25. tingkat kerusakan ekonomi. pengantar evolusi serangga. metamorfosis. ekologi dan f~iologi serangga. taktik pengendalian hama . dasar biologi dan ekologi pengendalian hama. spesiasi dan pembentukan ras biologis dan geografis. Aunu Rauf HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman 4 (3-2) 2 Memberikan pengertian dasar mengenai perlindungan tanaman dalam ruang lingkup pertanian. serta pengantar biogeografi dengan penekanan contoh pada jasad pengganggu sebagai komponen agroekosistem dibahas pada akhir kuliah. Memberikan pengetahuan dasar: morfologi.5. strategi reproduksi. pertumbuhan suksesi. anatomi dalam. struktur dan fungsi. Praktikum: Pengaruh faktor fisik dan makanan terhadap kehidupan jasad pengganggu. seleksi alam. Praktikum: mengenal bentuk umum serangga.

Praktikum: berupa pembahasan praktek dan penelitian berbagai cara pengendalian hama yang telah diterbitkan di majalah ilrniah atau penerbitan lain. Soemartono Sosromarsono .terpadu serta contoh-contohnya.

Meity S. Sugiharso Sastrosuwignyo HPT 301 Pengendalian Terpadu Hama dan 3 (2-3) 1 Penyakit Tanaman Pengertian dan penentuan Ambang Ekonomi. kirnia dan biologi. Latihan menyusun rencana kerja penelitian dan daya penalaran. penyebab penyakit tanaman. pendugaan populasi. Sinaga HPT 310 Pestisida dan Teknik Aplikasi 3 (2-3) 1 Berbagai bentuk formulasi. cara aplikasi dan alat aplikasi pestisida. Kaitan pengamatan dengan proses pengambilan keputusan pengendalian. Diskusi bahan yang berhubungan dengan pengamatan dan peramalan. cara penanggulangannya. kerusakan dan kehilangan hasil serta interpretasi. morfologi. pengenalan. epidemiologi. Teknik pengamatan dan pendugaan populasi hama dan penyakit penting tanaman. Peramalan hama dan penyakit tanaman. taksonomi. Dasar-dasar penarikan contoh. Sifat-sifat fsik. teknik penulisan. penularan. Aunu Rauf Staf HPT 309 Teknik Penulisan Ilmiah 1 (0-3) 1 Membicarakan ciri tulisan ilmiah. Praktikum: Cara-cara ekstraksi. . penggolongan pestisida (senyawa dan cara kerja) dan efek sampingan. pembuatan tabel dan gambar. gejala yang ditimbulkan faktorfaktor yang rnempengaruhinya.HPT 234 Nematologi Tumbuhan 2 (1-3) 1 Pengertian Nematologi secara umum.

cara-cara pengendalian.Suroto Sukirno Staf HPT 312 Hama dan Penyakit Tanaman 3 (3-0) 2 Hortikultura dan Pangan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. arti ekonomi. ciri rnorfologi. klasifikasi. Penyakit: Gejala kerusakan. organisasi . ekologi interaksi hama tanaman. penyebaran. siklus hidup. gejala kerusakan.

siklus hidup. ciri-ciri morfologi. epidemiologi. Penyakit: Gejala kerusakan. cara-cara penanggulangannya. Rusmilah Suseno Sta f HPT 313 Hama dan Penyakit Tanaman 2 (2-0) 2 Perkebunan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. faktor yang mempengaruhi perkembangan .penyebab. cara-cara pengendalian. epidemiologi. gejala kerusakan. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit benih dan cara pengujian kesehatan benih. tanda-tanda patogen.cara-wa penanggulangannya. Jusup Sutakaria Staf HPT315 Penyakit Benih dan Gangguan 3 (2-3) 1 Pasca Panen Organisme penyebab kerusakan pada berbagai hasil komoditi pertanian di Indonesia. tanda-tanda patogen. klasifikasi. arti ekonomi. Terjadi infeksi. penyebaran. cara penyebaran di lapang dan usaha-usaha penanggulangannya. Sientje S. Mandang Staf HPT 314 Hama dan Penyakit Benih 3 (2-3) 1 Membicarakan Hama dan Penyakit dalam hubungannya dengan kerusakan benih dan faktor ligkungan yang mempengaruhinya. penyebab kerusakan. ekologi interaksi hama tanaman. cara mendeteksi.

clan usaha-usaha penanggulangannya. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit. pengujian kesehatan benih. . Jusup Sutakaria Staf HPT 322 Hama Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonorni dalam merusak tanaman setahun.

proses terjadiiya penyakit dan faktor yang mempengaruhinya. HPT 331 Ilmu Penyakit Tumbuhao Umum 4 (3-3) 1 Konsep dan arti penyakit tumbuhan. organisme penyebab. Uha Suharja Satari HPT332 Penyakit Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanaman setahunl pangan/hortikultura. Pembahasan khusus pada bionomi dan wa pengelolaan vertebrata hama yang penting. contoh-contoh beberapa penyakit dan tanda penyakit (sirntomatologi). cara koleksi dan praktek. usaha penanggulangannya. gejala. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. Hidir Sastraatmadja HPT335 Virologi Tumbuhan 3 (23) . cara pengendalian tikus. kerusakan. Praktikum: Ditekankan pada pengenalan spesies tikus di Indonesia. A. klasifikasi patogen. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman setahun. Hubungan patogen dengan inang. terutarna mengenai sejarah. epidemiologi.cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. penyebaran. pertahanan tanaman. Toerogadi Soemawinata HPT324 Vertebrata Hama 2 (1-3) 2 Pembahasan umum mengenai morfologi f~iologi dan ekologi vertebrata. siklus penyakit. dasar-dasar pemberantasan. gejala serangga dan musuh-musuh alaminya. A. Swastika P. teknik isolasi dan inokulasi patogen. gejala penyakit. seperti tikus dan babi hutan. cara identifikasi. epidemiologi.

Rusmilah Suseno . cara berkembang biak.1 Cara penularan. cara pemberantasan. komponen struktur. ekologi. deteksi identifikasi.

contoh-contoh kasus pengendalian hayati. dasar ekologi pengendalian hayati. pengawetan vertebrata hama terutama tikus. sejarah pengendalian hayati. parasitisme. Praktikum: Mengenali ciri-ciri berbagai kelompok dan jenis musuh alami. S. gejala serangannya serta musuh-musuh alaminya. prosedur eksplorasi. kering atau "slide". kolonisasi dan pembiakan masal musuh alami. bagian tanaman terserang. penyebab penyakit. dalam bentuk basah. Nina Maryana Staf HFT 420 Pengendalian Hayati Hama dan Patogen 3 (2-3)1 Membahas: Ruang lingkup dan batasan pengendalian hayati. predatisme dan antagonisme. Teguh Santoso Staf HFT 423 Hama Penting Tanaman Tahunan 3 (2-3)1 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonomi dalam merusak tanaman tahunan. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. .HPT 401 Seminar 1 (0-3) 2 Memberikan latihan dan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan hasil pengamatannya dan pemikirannya secara lisan dalam forum terbuka. cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. Sukirno S taf HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama 2 (0-6) 2 dan Penyakit Membahas dan membuat koleksi serangga. introduksi.

. terutama mengenai sejarah.Toerngadi Soemawinata Staf HPT433 Penyakit Penting Tanaman Tahunan 3 (23) 1 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanamanlperkebunanlhortikultura. penyebaran.

Staf HPT499 Karya Ilmiah 4 (11 Memberikan latihan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. A. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman. siklus penyakit. gejala. 4 ( ) 2 Memberikan pengalaman kepada mahasiswa melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aspek perlindungan tanaman. serta penulisan laporan hasil penelitian dalam bidang hama dan penyakit tumbuhan. epidemiologi. Staf Keterangan : Mata kuliah layanan untuk mahasiswa bukan program studi HPT .kerusakan. serta usaha penanggulangannya. organisme penyebab. Hidir Sastraatmadja HIT 498 Praktek Lapang Keprofesian .

(MSc. Andri Ermawati (Ir. Kentucky. Univ. Didy Sopandie (Ir. Illinois. IPB. IPB. Tampubolon (Ir. 1971). 1986) 23. 1985) 3. (MSc. Endang Syamsudin (Ir. Agus Purwito (Ir. Ade Wachjar (Ir. 1980) 7. Adolf Pieter Lontoh (Ir. Asep Setiawan (Ir. Donatus Sutijo (Ir. UI. Kentucky. Univ. IPB. 1975) 2. 1966). IPB. Kentucky. Syamsudii (Ir. 1977). Kagawa Univ. Jurusan Budidaya Pertanian 1. 1985) 8. Achmad Surkati Abidin (Ir. Univ. USA. UI. (Ir. (PhD. UK. USA. UI.6. IPB. 1985) 6. IPB. Anas Dinurohrnan S. 1990) 12. 1%4). 1%5). Darda Efendi (~r. IPB.H. (MSc. Univ. (Prof.. (MSc. IPB. IPB. 1974). (Prof. 1978). IPB. IPB. IPB. Univ. IPB. 1983) 16. 1982) 9. 1%1). Reading. USA. Illinois. IPB. USA.1. DIREKTORI TENAGA PENGAJAR 2. 1985) 10. 1977). 1985) 11. (MS.Abdul Bari (Ir. USA. Bambang Sapto P. 1986) 19. IPB. Aris Munandar (Ir. 1%3) 21. (MSc. 1986) 5. (PhD. 1989) 15. B. Eko Sulistyono (Ir. Abdul Qadir (Ir. 1982) 13. A. IPB. IPB. IPB. Univ. (MSc. 1980) 4.2. 1978). (MS. 1976) 18. 1961). Amris Makmur (Ir. USA. (PhD. Endang Murniati (Ir. 1970). IPB. IPB. . Univ. 1985) 14. 1985). IPB. 1985) 22. Bambang Sulistyantara (Ir. (It. 1959). Kentucky. Andi Gunawan (Ir. USA. IPB. 1984) 17. 1981) 20. (MSc. IPB. Adiwirman (Ir.6. IPB.

1988) 24. Eny Widayati (Ir.Univ. IPB. Suwarno (Ir. Australia. Faiza C. IPB. Queensland. 1983) 25. 1976) .

IPB. Purdue Univ. Baharsjah (Ir. 1%2). M. IPB. Herdhata Agusta (Ir. Wisconsin. IPB. UPLB. U1. IPB. (Dr. Univ. USA. Henni Purnamasari (Ir. (MAgr. Univ. 1975) 37. IPB. Hajrial Aswidinnoor (Ir. (Dr. Okayama Univ. 1979). 1980) 39. M. Hariyadi (Ir. 1955) 40. Suhartanto (Ir. USA. IPB. (MSc. (MSc. (MSc. Philippines. Kentucky. IPB. 1982) 30. 1976) 38. 1973) 46. (PhD. 1984) 31. Livy Winata (Ir. USA. G. Wattimena (Ir. 1%3). 1974).. USA. 1980). Munif Ghulamahdi (Ir. Univ. Reading Univ. (MS. 1990) 47. 1973).A. 1973). 1975). (PhD. IPB. Chozin (Ir. Indung Siti Fatimah (Ir. Wisconsin. 1982) 33. IPB. 1976) 35. R. 1984) 41.26. 1990) 44. (MS. (MSc. 1968) 27. 1983). IPB. IPB. USA. 1980). 1976). UPLB. (MSc. USA. IPB. 1%5). UGM. Univ. 1983) 28. Kentucky. Karhi Sukartaatmadja (Ir. Fred Rumawas (Ir. Hadi Susilo Arifm (Ir. 1%4). IPB. Jajah Koswara (Ir. IPB. 1987) . UI. USA. Univ. Wisconsin.. Ketty Suketi (Ir. Univ. Bintoro (Ir. 1989) 45. Japan. Wisconsin. (PhD. 1964).H. UI. Univ. Wisconsin. 1987) 42. USA. 1983). IPB. (PhD Univ. (PhD. UNPAD.Justika S. Wisconsin. (MSc. IPB. UK. (Dr. Philippines. 1963). Joedojono Wiroatmodjo (Ir. Is Hidayat Utomo (Ir. (MSc. IPB. IPB. Muchtar Argasasmita (Ir. 1985) 34.. IPB. IPB. USA. Muhd. IPB. 1989) 32. Okayama Univ. 1982). UI. 1971). 1983).A. 1990) 29. (MS. 1991) 36. Krisantini (Ir. 1982) 43. Iskandar Lubis (Ir.

1971). Sjafei (Ir.48. 1x9). (MS. IPB. Nurhajati (Ir. Wisconsin. Nizar Nasrullah (Ir. Wiroreno (Ir. 1964) . 1986) 51. UI. Ni Made Armini Wiendi (Ir. IPB. IPB. 1975) 53. Pepet M. 1985) 49. Nurhajati Ansori (Ir. IPB. Univ. IPB. 1985) 52. USA. 1985) 50. IPB. Otjo N. (MSc.

(MSc. IPB. 1981). Suarto (Ir. 1981). IPB. 1975). 1986) . 1983) 72. UI.Roedhy Poerwanto (Ir. 1%3). (PhD. IPB. 1%1). 1990) 59. (MSc.Sjamsoe'oed Sadjad (Ir. (MSc.Sarsidi Sastrosumarjo (Ir. IPB. USA. IPB.. 1984). IPB. 985) 56. 1983) 63. Sudirman Yahya (Ir. 1972). 1986) 74. 1982). IPB.). (Dr. Siti Nurisyah (Ir. Purwono (Ir. Univ. USA. 1981). 1986) 66. 1984) 76. IPB. IPB. 1%2). (MA. Sobir (Ir. 70. 1988) 58. 1978). IPB. Lauvain. Supijatno (Ir. UGM. Sutjahjo (Ir. IPB. 1982) 73. 1980). Mississippi. IPB. Kagawa Univ. Sudradjat (Ir. USA. (M. 1978). Univ. Ehiwe Univ.54. 1986) 62. 1988) 61. Remie Roesli (Ir. Sugeng Sudiatso (Ir. IPB. Rasnata M. IPB. Edinburg Univ. IPB. (MSc. 1%9) 69. Mardi (Ir. 1987) 71. Belgium. 1991) 75. 1980) 68. 1977) 57. Qodarian Pramukanto (Ir. (Prof. 1990) . (MSLA. Wisconsin. Sri Setyati Harjadi (Ir. 1972). USA. IPB. IPB. Wisconsin. IPB. IPB. (PhD. 1981) 64. Slamet Susanto (Ir. 1982) 60. Jepang. Soleh Solahuddin (Ir. 1989) 55. (MS. (PhD. Univ. 1981). Univ. 1977). 1977). 1%3). 1981). 1%5). USA. 1990) 65.. Sudarsono (Ir.Agr. (Dr. UI. (MS. Wisconsin. IPB. IPB. UI. Satriyas Ilyas (Ir. IPB. IPB. IPB. UK. 1963).. IPB. (MS. California. (MS. USA. Soetardjo Soewarno (Ir. Univ. IPB. (Prof. (MSc Univ. 1987). (Dr. Surjono H. USA. Wisconsin. Sriani Sujiprihati (Ir. Sandra ArXm Azis (Ir. (Dr. IPB. Univ. Wisconsin. UI. (MS. (MS. IPB. IPB. 1960) 67.

IPB. (PhD. 1985) . Widodo (Ir. Kyushu Univ. Sugiyanta (Ir.. Tati Budiarti (Ir. 1974). UGM. Mugnisjah (Ir. Japan. 1981) 80. IPB. IPB. 1987) 78. 1983) 79.77. IPB. Wahyu Q. Tatik Kartika (Dra. Winarso D. 1987) 81.

IPB. 1982). (MSc. Fahrizal Hazra (Ir. 1986) 24. 1986) 23. Ghent. (PhD. USA. IPB. 1989) 15. A. Astiana (Ir. Belgium. (PhD. IPB. IPB. Ghent. Zain Rachman (Ir. Erna Rustiadi (Ir. USA. 1970). F. IPB. 1980) 9. IPB. 1989) 13. Yudiwanti W. IPB. 1977) 6. Ghent. Baba Barus (Ir. Basuki Surnawinata (Ir. IPB. Belgium. 1978) 4. Iskandar (Ir. 1986) 84. Budi Mulyanto (Ir. 1981) 20. Hidayat Wiranegara (Ir. UI.. Belgium. (Prof.(Ir. North Carolina State Univ. IPB. Ghent. 1967). (Dr.M. IPB. Heru B.K. 1%4). (PhD. 1986) 11. 1982) 5. 1973) 3. 1977) 12. UGM.. Boedi Tjahyono (Drs. Anang S. Pulunggono (Ir. (MSc. Atang Sutandi (Ir. 1%1).M. USA. IPB. Jurusan Tanah 1. Abdul Rachim (Ir. 1964). Hari Witono (Ir. 1977). 1958). Djunaedi A. Belgium. Belgium.. 1989) 2. 1986) 14. 1975) 21. Univ. 18. IPB. IPB. (MSc. 1985) 7. IPB. 1%4) 2.. 1980) 19. Joyo Winoto . IPB. Rachim (Ir. Oregon State Univ. (MSG Univ. USA. UGM. 1960). Dwi Andreas Santoso (Ir. Ghent. North Carolina State Univ. Chaniago (Ir. 1985) 22. IPB. 1972). Iswandi A. 1988). Goeswono Soepardi (Ir. IPB. IPB. Univ. UI.63. Gunawan Djajakirana (Ir.E. UGM. 1976). IPB. IPB. Yogaswara (Ir. (MS. Leiwakabessy (Ir. Michigan State Univ. France. 1987) 16.83. Univ. Budi Nugroho (Ir.X. IPB. IPB. 1980) 8. 1977). (Prof. F. 1972). (MS. 1985) 10. (PhD. ENSAR. IPB. Univ. (MF. IPB. 1981). Satari (Ir. 1970) 17. Dasun Herudjito (Drs.

1985) 25. Kamir R. 1990) . Univ. IPB. (MSc. 1974). IPB.(Ir. Brata (Ir. Western.

Georgie. Rachman (Ir. Naik Sinukaban (Ir. Machmud A. IPB. Ardiyansyah (Ir. 1960). (PhD. Univ. 1981) 31. (MSc. ITC. IPB. (MS. (PhD. 1981) 36. Sitanala Arsyad (Ir. . IPB. UI. Wisconsin. USA. Univ. 1986) 41. IPB. Univ. 1972). (MS. Sarwono Hardjowigeno (Ir. IPB. 1974). 1976). UNSOED. 1976). 1983). USA. UI. UK. 1987) 30. Kentucky. 1972). 1988) 38. Prayoto (Ir. IPB. Moentoha Selari (Ir. Netherlands. 1983). (MSc. Univ. 1989) 40. Univ. 1990) 35. UNPAD. Iowa State Univ. Univ. 1977). Univ.. 1975). Univ. Sitorus (Ir. Samid Syarief (Ir. (PhD. Michigan State Univ. Michigan State Univ. 1980) 29. Georgia. 1966). Ghent. IPB. 1980). Western. 1976). Enschede. IPB. Rahayu Widyastuti (Dra. 1972) 39. IPB. Rykson Situmorang (Ir. UGM. Belgium. IPB. IPB.P. Sheffield. Wiradinata (Ir. 1%9) 43. 1972). 1984) 45.. Otjim W. USA. Ghent. Nasoetion (11. (PhD. UI. (Prof. (MSc. Univ. IPB. of Kentucy. France. Kukuh Murtilaksono (Ir. 1%3). 1979) 32. 1%1). Sahat Matondang (Ir. Santun R.26. 1972). IPB. 1990) 44. Khursatul Munibah (Dra. USA. 1987) 34. USA. USA. (MS. IPB. (MSc. Latief M. Univ. IPB. of Strasbourg. Oetit Koswara (Ir. 1971). ( MS. USA. Lutfi I. 1987) 27. (MSc. (MSc. Wisconsin. (PhD. (PhD. Oteng Haridjaja (Ir. IPB. 1978). Belgium. IPB. M. PhD. IPB. (PhD. USA. Univ. (MSc. 1963). 1977) 37. (MS. USA. Komarudin Idris (Ir. 1%4). Raimadoya (Ir. 1980) 46. Minnesota. Univ. (MSc. Komarsa Gandasasmita (Ir. IPB. Univ. 1976). IPB. (MSc. USA. 1974). Minnesota. 1987) 28. 1990) 42. 1982) 33.

1982). IPB. 1976). 1%5). Belgium. Sudarsono (Ir. IPB. 1988) 49. France. Univ. (PhD. IPB. Poitiers.USA. Ghent. Hakim (XI. Sudarmo (Ir. IPB. (MSc. (Prof. Univ. 1984) . Sunsun S. 1981) 48. 1975) 47.

IPB. Univ. IPB. 1989) 11. IPB. 1979). IPB. Hadi Riyadi (Ir. (MS. (MS. 1990) 15. Sheffield. Emma Satriyati (Dra. Uup Syafei Wiradisastra (Ir. 1985).. (Dipl. 1986) 57. (MS. Ali Khornsan (Ir. Syaiful Anwar (Ir. 1986) 2. Central Michigan Univ. 1988) 9. Tatat S. Kusharto (Drh. UPLB. Clara M. 1985) 61.. Faisal Anwar (Ir. (MSc. UI. 1990) 6. IPB. 1983). UNMUL. 1983). 1%9). IPB. IPB. Emmy Karsin (Ir. (MS. 1989) 14. 1972). Japan.50. IPB. Ahmad Sulaeman (Ir. Asep Rustiawan (Drh. IPB. Budi Setiawan (Ir. Dodik Briawan (Ir. IPB. Baskoro (Ir. 1988) 59. Wahyudin (Ir. Sudadi (Ir. Pranadji (Ir. Surya Darma Tarigan (Ir. 1978) 58. IPB. UI. 1980). (MSc. IPB. Nut. Dwi Putro T. UK. 1985). 1985) 13. 1973). Japan. (MS. Amini Nasoetion (IT.Drajat Martianto (Ir. 1985) 52. 1982) 7. U. IPB. 1986) 55. IPB. Sheffield. IPB. Suwarno (Ir. 1971). 1983). 1974). IPB. Philippines. 1985) 53. 1987) 60. 1984) . Dadang Sukandar (Ir. 1975) 56. IPB. 1987) 5. IPB. 1986) 54. IPB. (MSc. 1985) 2. Widiatmaka (Ir. 1985) 8. Kyoto Univ. 1988) 51. IPB. IPB. (PhD. Univ. IPB. (MS. Wahyu Purwakusumah (Ir. IPB. IPB. 1%3). IPB. IPB. IPB. Suwardi (Ir. (MS. U. Supiandi Sabiham (Ir. USA. IPB. 1987) 4. IPB. 1988) 3. IPB. 1973) 10. Abdullah (Ir. Diah K.M. IPB. IPB. Djiteng Rudjito (Ir. 1988) 12. UK. (PhD. 1969). Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga 1.63. (MSG Kyoto Univ..

(MS. IPB. Hartanti Santoso (MSc. 1982).16. New York Univ. 1988) 17.. IPB. 1961) . Hardinsyah (Ir. USA.

Mariyati Sukarni (Ir. (MSc. 1986) 25. IPB. 1988) 31. 1985) 33. 1986) 21. 1985) 43. UK. Djamaludin (Ir. 1987) 20. IPB. 1983) 22. 1964). IPB. 1964). IPB.. 1972) 2. 1989) 30. (MS. Harahap (Ir. USA. (MPhill. Khurnaidi (Ir. IPB. Suprihatin Gdardja (Ir. UNSOED. IPB. Ikeu Ekayanti (Ir. IPB.18. 1970). 1%4) 36. Sri Anna Marliyati (Ir. Melly Latifah (Ir. IPB. IPB. IPB. M. (Dr. 1986) 40. 1974). Univ. Boston. (MS. Yekti H. (MSc. Herien Puspitawati (Ir.4. 1987) 42. Sumali M. UI. Hartoyo (Ir. UK. Justus Liebig Univ. IPB. London. Baliwati (Ir. IPB. (PhD. 1975) 2. Rimbawan (Drs. 1986) 38. UI. North Caroline State Univ. 1990) 34. IPB. 1975).Abas Tjakrawirdaksana (Ir. 1971). Tuft Univ. M. 1985) 24. (MS. UI. Nottingharn. IPB. IPB. 1969) 26.. 1987) 32. Atmodjo (Drs.Ratna Megawangi (Ir. Lilik Kustiyah (Ir. Siti Madanijah (Ir. Sri Rihati Kusno (Ir. IPB. 1983) 35. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian 1. USA.D. IPB. 1987) 28. (Dr. Univ. Retnaningsih (Ir. 1972). 1984) 27. IPB. 1975). Lisda F. IPB. IPB. (MSc. 1982). 1982) 37. Kentucky. Yayuk F. Ujang Sumarwan (Ir. Sudjana Sibarani (Ir. (MSc. UNAS. 1976) 29. IPB. IPB. 1977). IPB. Hepi Hapsari [Ir. 1988) 23. USA. Univ.6. Effendi (dr. Hidayat Sjarief (Ir. IPB. Achmad M. Suhardjo (Ir. IPB. 1985) 39. 1985) 41. IPB. 1%9). . Nino Yayah Sadiyyah (Ir . Vanda Julita Yahya (Dra. IPB. 1986) 18. Saefuddin (Ir. IPB.

1976) .FRG.

1988) 19. UI. Utomo (Ir. (Ir. Aida V. Eka Intan K.A. Bonar M. Affendi Anwar (Ir. 1977) 4. l975j. 1980) 15. USA. UI. IPB. 1976). 1985). Minnesota. Parahiyangan. IPB. (MEc. Dedi Budiman Hakim (Ir. UPLB. Roekasab Adiratma (Ir. 1987) 18. 1980) 14. 1981). UPLB. 1977). IPU. 1989) 10. (Prof. IPB. Netherlands.. Anny Ratnawati (Ir. 1974). E. Iowa State Univ. Philippines. (MS. (Dr. 1987) 17. IPB. 1PB. 1969). IPB.D. 1959). UPLB.3. (Ph. IPB. IPB. (MSc. USA. 1979) 6. USA. 1964). . 1374). 1961). Malaya. (PhD. IPB. 1989) 13 Bunasor Sanim (lr. Philippines.1972). IPE. (PhD. (Prof. 1982)..P. (MDS. 1973). (Dr. Anna Fariyanti (Ir.. E. IPB. Ali M. Univ. (Prof. (MSc. ISS. North Carolina State. Subijo Bratarnihardja (SE. 1959). IPM. (PhD. Montana State Univ. Arief Daryanto (Ir. USA.. IPB. Univ. Hubeis (Ir. Achmad Soeharjo (Ir. IPB. Univ. 1985) 7. UPLB. Kusumah (Ir. 1969). IPB. (MS.S. USA. Ekawati Sri Wd~yuni (Ir. 1964) 5. (PhD. IPB. IPB. 1984) 11. Philippines. 1982) 12. IPB. Unn. Bambang S. (MSc. Bungaran Saragih (Ir. 1984) 8. 1987) 9. IPB. IPB. 1972). IPB. 1987) 20. 1988) 16. IPB. Sinaga (Ir. Rachman (Ir. (Dr. 1%1). 1975). North Carolina State Univ. A. (MSc. Dwi Rachmina (Ir.

IPR. Hedi M. Hermanto Siregar (Ir. IPB. USA. (MA. 1NY). IJNPAD. Gunardi (Ir. 1974) 26. 1%3).I. 1975) %. IPB.Iarjadi Hadikoesworo (Ir. 1959) 25.. Icadarsan (MAEc. California.1383). Michigan State Univ. 19%) 21. ~entucky. IPB. Univ. USA. Halbah W. (MS. Univ. 1988) 27. USA. (MS. IPB. Wisconsin. 1%1). Univ. Fadholi Hernanto (Ir. UI. (MSc. IJGM. (MA. 1979). 1986) . 1387) 23. 1971). UL. Endriatmo Soetarto (Drs. 1988) 22. Idris (Ir. USA. (MA.

1990) 41. IPB. 1983) 36. (Prof. Mangatas Tampubolon (Ir. (PhD. 1976) 31. 1985) 47.Isang Gonarsyah (Ir. (MS. IPB. Lala M. 1971). Purdue Univ. USA. Ida Yuhana Yunus (Ir. 1983) 30. Nunung Kusnadi . Oregon State Univ. USA.. Lubi (Ir. (Ir. Heriyanto (Ir. IPB. 1983) 35. 1964). IPB. (MS. 1983). Marlyn Sitorus (Ir. Hemy Kuswanti S. 1985). IPB. IPB. 1978) 33. 1987) 40. IPB. Univ. (MS. IPB. Kentucky. 1986) 45. IPB. 1990) 44.1man Sugema (Ir. 1983). IPB. Philippines. IPB. IPB. (PhD. (PhD. IPB. Mangara Tambunan (Ir. Nindyantoro (Ir. Tamsur Marse (Ir.28. Kolopaking (Ir. I Gusti Bagus Teken (Ir. 1985). Ma'mun Sarma (Ir. (MSc. UPLB. Idqan Fahmi (Ir. Melani Abdulkadir (Ir. (M. Moh. 1987) 34. 1972). Hasanuddin. IPB. 1960). IPB. (MS.. 1988) 37. USA. Baqa (Ir. (MS. New England. 1986) 48. IPB. Zen (Drs. Univ. 1982). 1976). Philippines. 1984). IPB. IPB. Univ. Kuntjoro (Ir. 1971). IPB. IPB. Minnesota. 1%2). USA. 1984) 29. Lukman M. (MSc. 1982). 1987) 32. (Ir. IPB. IPB. IPB. Juara P. 1986) 42. 1988) 39. (MSc. (Dr. (PhD. (Prof. Minnesota. Univ. 1984) 38. Noerdin M. Hikmat D. 1982). UI. UPLB.Ec. USA. 1979) 46. 1973). IPB. 1989) 43. IPB. Univ. IPB.

Ono Sutamo (Ir. UI. IPB. 1985) 53. IPB. (MSG Univ. Kentucky. IPB) 55. Gujarat. 1990) 52. IPB. Nurmala K.(Ir. IPB. Parulian Hutagaol (Ir. 1981). 1964). Brdosunaryo (Ir. 1959). (MS. IPB. 1990) 49. OttoA. 1989) 51. Pudjiwati Sajogyo (Ir. (MS. 1985). Panggabcan Sitorus (Ir. IPB. Panjaitan (Dra. UI. IPB. India. 1979) . IPB. UI. (MS. 1981). Rita Nurmalina (Ir. 1985) 54. IPB. 1983). (Dr. Univ. 1964). 1990) 50. (MS. (Prof. (Dr. 1981). IPB.S. USA.

IPB. UI. 1964). Sarwititi (Ir. IPB. 1978). (PhD. IPB. (MSc. IPB. (MS. 1983) 66. (Prof. 1979) 63. UI. IPB. (Prof. ANU. Sugiah Machfud (Ir. Kentucky. 1974). (Dr. IPB. 1957). 1986) 69. Univ. Univ. USA. Sri Utami Kuntjoro (Ir. 1972). IPB. PB. (MA. North Carolina State Univ. S. Sumardjo (Ir. (MA. 1961). Syarifah Sukarti (Dra. (Dr. (PhD. USA. IPB. Suryo Adiwibowo (Ir. 1984) 68. 1986) 62.P. (Dr. 1%7). Univ. (MSc. IPB. IPB. 1977).. IPB. Sri Hartoyo (Ir. .56.. 1%3) 61. 1964). Sutomo Brodjosaputro (Ir. IPB. IPB. 1979) 65. 1977). 1%5). 1979) 60. IPB. UGM. Sunarto (Ir. 1977). 1972). Australia. Ratna W. 1987) 58. (Dr. UI. IPB. UI. (Dr. UI. IPB. 1983) 59.. Pertanian Malaysia. Tjondronegoro (Drs. Illinois. USA. Sajogyo (Ir. 1977). 1961). 1985) 57. IPB. 1955). (MS. IPB. Univ. Amsterdam Univ. Syarifuddin Baharsyah (Ir. IPB. (MS. Sinaga (Ir. 1974). 1977). IPB. Kentucky. 1989) 73. Syafri Mangkuprawira (Ir. (MS. (MSc. (MS. IPB. 1982). 1988) 70. (MA. Univ. Asmarantaka (Ir. USA. Sediono M. Rina Oktaviani (Ir. 1984) 67. IPB. 1%2). 1976). Sutara Hendrakusumaatmadja (It. (Prof. Philippines. 1985) 64. Said Rusli (Ir. Netherlands. IPB. IPB. USA. (MS. 1960). Rudolf S. UGM. 1985) 72. 1974). 1971) 71. Montana State Univ. (Prof.

1971). Netherlands. Winati Wigna (Dra. IPB. 1964) . IPB. Wardjanto Wiryokusumo (Ir. (MS. 1979). USA. Univ. 1988) 78. IPB. (Dr. Univ. IPB. Tjahjadi Sugianto (Ir. 1972). Wilson H. USA. IPB. (MSc.S. 1986) 79. 1982) 80. (MDS. 1980) 75. ISS. Tuanaya (Ir. W. Illinois. IPB. 1977). Liibong (Ir. 1976).1976) 74. Wirjadi Prawirodihardjo (Ir. 1963). Teuku Hanafiah (Ir. UmarA. ISS. Netherlands. (PhiD. 1982) 76. Illinois. IPB. 1971) 77. (MDS. UNPAD. IPB.

Wisconsin. Tokyo Univ. New England. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan 1. 1972). 1988) 6. Yayok Bayu K. 1987) 84. IPB. (MAg. A. Herudjito (Dra. A. 1969). IPB. Univ. Bonny Purnomo (Ir. A. Wisconsin. 1976) 7. Aunu Rauf (Ir. 1966). Agriculture. 1987) 83. Hidir Sastraatmadja (Ir. Minnesota. Yayat M. 1986) 2. Wagiono (Ir.63. 1988) . IPB. 1986) 10. (MEc. A. 1986) 9. 1988) 2. IPB. Nugroho (Ir. 1984) 82. (Pm. 1979) 4. IPB.81. Japan. (Ir. (MS. USA. (MSc. Muin Adnan (Ir. IPB.1980). Ali Nwmansyah (Ir. Univ. Univ. 1957) 5. Yayah K. IPB. UI. IPB. 1983) 8. Munif (Ir. IPB. IPB. Australia. Abdjad A Nawangsih (Ir. UNPAD. IPB. IPB. 1988) 3. Univ. USA. 1980). Yusman Syaukat (Ir. 1985) 85. USA. Barnbang W. 1976). (MSc. Toerngadi S. IPB. Siti Yusi Rusimah Syafei (Ir. Budi Tjahyono (Ir. (Ir. 1987) 11.Dadang (Ir. UI. IPB.

UNSRAT. IPB. Djoko Prijono (Ir.Elizabeth Sri H. 1982) 14. IPB. Endang Nurhayati (Ir. 1984). USA. UI. 1985) . 1988) U. IPB.12. 1983). I Wayan Wmasa (Ir. Hermanu Triwidodo (Ir. Wisconsin. IPB. 1984) 15. IPB. 1983) 20. Idham Sakti Harahap (Ir. 1987) 19. 1980) 17. UGM. (MSc. 1980) 21. 1958). 1984) 16. UGM.(Ir. Jusuf Sutakaria (lr. 1986) 18.Damayanti Buchori (Ir. Endang Sri Ratna (Dra. (MSc. Univ. IPB. IPB. 1985) 22. Ivone Oley Sumarauw (Ir. USA. (Dr. Illinois. Univ. Gede Suastika (Ir. IPB.

Curie. Kentucky. IPB. IPB. (DEA. Yayi Munara Kusuham (Ir. 1988) 33. 1963). Kentucky. California. Rusmilah Suseno (Ir. USA. Soemartono Sosromarsono (Ir. Wisconsin. IPB. 1956). 1987) 39. Pierre I. IPB. Kentucky. UI. 1985) 37. IPB. (PhD. 1987) 41. (Dr. 1972) 36. Teguh Santoso (Ir. USA. 1986) 24. UPLB. Pudjianto (Ir. 1984) . 1969). Sugharso Sastrosuwignyo (Ir. Nina Maryana (Ir. USA. (Prof. Sugeng Santoso (Ir. IPB. USA. IPB. 1973). 1979) 28. 1W) 34.Syafrida Manuwoto (Ir. Curie. Wisconsin. UI. 1985) 25. Supramana (Ir. (PhD. 1984) 38. IPB. Meity Suradji (Ir. Univ. IPB. (MSc. (MSc. IPB. USA. Utomo Kartosuwondo (Ir. (MS. 1960). 1970). IPB. California. 1974) 31. 1%2). IPB. Univ. Univ. (MSc. R. 1970). 1983). 1975). Marie. 1989) 29. IPB. (PhD. 1966). Sri Mulyati (Ir. Philippines). (PhD. 1965). Marie. (MSc. IPB. Univ. (MS. UNSRAT. UI.23. France. 1974). IPB. Univ. (Ir. IPB. Purnama Hidayat (Ir. UGM. IPB. Philippines. UGM. Widodo (Ir. Univ. Pierre I. 1981) 26. 1985) 35. (Dr. 1980). 1979). Univ. USA. 1985) 32. Uha Suharja Satari (Ir. UPLB. Suroto Sukirno (Ir. 1985) 30. Sientje Mandang S. Univ. Swastiko Priyambodo (Ir. Univ.France. 1985) 27. USA. 1980) 40. IPB. (Prof. (MSc.

dan 146 sks MKK (130sks dalam semester I11 . Pemeliharaan kesehatan dan budidaya satwa liar untuk tujuan pemanfaatan satwa liar bagi kesejahteraan manusia dan kelestarian lingkungan. g.Program pendidikan kedokteran hewan bertujuan untuk menghasilkan Dokter Hewan yang cakap serta mampu mengemban tugas teknis dan ketatalaksanaan dalam bidang-bidang sebagai berikut : a. Untuk mencapai sasaran tersebut dalam waktu 43 tahun maka komisi pendidikan FICH menyusun suatu kurikulum yang berbobot 182 sks dengan perincian sebagai berikut: 36 sks MKDU dan MKDK. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular pada ternak. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular yang berasal dari hewan ke manusia yang membahayakan kesehatan masyar akat . e. Peningkatan mutu gizi masyarakat Indonesia dengan jalan mempertinggi protein hewani. Pemeliharaan kesehatan dan pengobatan ternak dalam rangka pembangunan peternakan Indonesia guna mempertinggi penghasilan negara. untuk meningkatkan populasi ternak. d. b. Pengawasan bahan makanan dari hewan untuk mempertinggi mutu kesehatan masyarakat. c. Pengawasan dan pengendalian obat-obatan hewan yang beredar di pasaran untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan tersebut. f.

sapi perah. Bila kemudian ternyata bahwa kegiatan minat profesi tersebut (ceramah clan peninjauan lapangan) bermanfaat &lam mencapai . hewan kesayangan.s/d VII dan 16 sks Koasistensi). Kegiatan ini bersifat ko-hvikuler. primata. Untuk memasukan unsur baru dalam program pendidikan Dokter Hewan maka setiap hari Sabtu pagi diisi dengan minat profesi (unggas. ornitologi dan sebagai).

Dr. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan Ketua : Dr. MVSc. MSc. Kusmat Tanudimadja Ketua Lab. Kusmat Tanudimadja Sekretaris : Drh. R. Histologi : Drh. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Ketua : Prof. MS Ketua Lab. Pembantu Dekan I1 : Drh. Abadi Sutisna Ketua Lab. dengan jalan mengadakan pengurangan SKS Gda mata ajaran-mata ajaran tertentu. Kebidanan dan Penyakit Kandungan : Prof. Soebadi Partodihardjo . Dr. Gloria Wanananda. MS Ketua Lab. Yuhara Sukra 322. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof. Farmakologi : Drh. Djokowoerjo Sastradipradja Sekretaris : Drh. supaya tidak terjadi penambahan total sks. R. Adnin Adnan. 3. Dr. Iman Supriatna Sekretaris : Ir.sasaran pendidikan. H. Dr. Hartono Ketua Lab. M. Biologi Radiasi & Endrokrinologi: Drh. Toksikologi : Drh. Kimia Faal : Prof. Tuty Laswardy Yusuf. H. Buyung Taurin Ketua Lab. Boedian ~ukvodiredjo Ketua Lab. Sunarya Prawiradisastra. Dr. Djokowoerjo Sastradipradja 323. Rudi Bawolye Pembantu Dekan 111 : Drh. maka ia dapat masuk ke dalam kurikulum.2. Fisiologi dan Inseminasi Buatan : Dr. Abadi Sutisna Kepala Bagian Tata Usaha : Ruhiyat Handayani 32. Jurusan Anatomi Ketua : Prof. Dr. Singgih Harsojo Sigit Pembantu Dekan I : Drh. Embriologi : Prof. MS ?Q? Ketua Lab.1. Sri Hartini Sjahfii ~ikar. Hartono Ketua Lab. Ketua Lab. Zoofkiologi : Dr. Anatomi : Prof. Dr.

.

B. Protomlogi : Prof. Patologi Veteriner : Drh. Epidemiolagi : Dr. Dr. FX. M. Helmintologi : Dr.32. Soeratno Partoatmodjo Ketua Lab. Dudung Abdullah ~astramihardja Ketua Lab. Badan Vete- . MSc. Miarwati Sudarwanto Sekretaris : Drh. Bakteriologi : Prof. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Ketua : Dr. Ketua Lab. Jurusan Klinik Veteriner Ketua : Drh. Klinik Hewan Ketua Hewan Ketua Kecil : Drh.. Kesehatan Masyarakat Veteriner : Drh. MVSc. Rachmat Nabib. Immunologi : Prof. SKM Ketua Lab. Simon He Ketua Lab. Virologi : Dr. Mikologi : Dr. Dr. Patologi Unggas : Drh. Soetijono Partosoedjono. Klinik Besar : Drh. Sunarya Prawiradisastra. Ketua Lab. Tampubolon 4Sekretaris : Dr. Emir Alkisah Siregar. Indrawati Rumawas. MSc. MS Sekretaris : Drh. Sja'ban Maidie 33. Lab. Sri Utami Pramono Ketua Lab. Entomologi : Drh. MSc. Ketua Lab. Dr. Gatut Ashadi Ketua Lab.4. Jurusan Parasitdogi dan Patologi Ketua : Dr. MS Ketua Lab. Soegijanto Lab. Malole Ketua Lab. Ketua Lab. SKM 325. Masduki Partadiredja MSc. Koesharto. P. Bambang Joeniman N.6. Sabdi Hasan Aliambrtr. M.

Radiologi : Drh. Rudi Bawolye Ketua Lab. MS Ketua Lab. Witasmono Sukotjo .riner dan Rontgenologi :Drh. Patologi Klinik: Drh. Endang Rachman Supriatna.

PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Ki~rikulzrri1 No.3.3. Mata Kuliah Kredit Semester 1 &n 2 TPB 36 sks Semester 3 ANA 211 Anatomi I 3 (2-3) FIF 231 Fisiologi I 3 (2-3) ANA 231 Histologi I 3 (2-3) BIK 213 Biokimia I 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (2-3) PTK221 Ilmu Peternakan Umum 2 (2-0) PTK 231 Genetika 3 (2-3) Jumlah : 21 sks Semester 4 ANA 212 Anatomi I1 4 (3-3) FIF 232 Fisiologi I1 3 (2-3) ANA 232 Hkt010gi I 3 (2-3) BIK 215 Biokiia I 3 (2-3) PHK 211 Mikrobiologi 3 (2-3) ANA 221 Embriologi 2 (2-0) PHK 221 Ilmu Penyuluhan Pertanian 3 (2-3) Semester5 HF 321 PHK 331 PHK 361 .

PAP 341 ANA 3 W IMT 315 STK 211 Jumlah : 21 sks Farmakologi I Pengantar Ilmu Sel Virologi Patologi Umum Anatomi Bedah Ilmu Makanan Ternak Metode Statistika Jumlah: 2.0 sks .

Reproduksi & IB Parasitologi I Epidemiologi Diagn. Klinik & Ilmu Tilik Hewan Ilmu Bedah Umum & Terapi Jumlab : 21 sks Semester7 KLV 431 KLV 432 PAP 421 PHK 441 PHK 443 FIF 423 FIF 451 KLV 401 PAP 441 .Kurikulum (Lanjutan) Semester6 FIF 322 PHK PHK RPR PAP PHK 321 KLV 321 KLV 362 312 311 311 311 Farmakologi I1 Ilmu Penyakit Virus Ilmu Penyakit Bakteri Fisiologi.

412 KLF 441 PHK 442 KLV 413 PAP 442 KPR 402 PHK 413 PAP 431 KKN 401 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 Ilmu Bedah KhususVeteriner 11 Patologi Klinik Ilmu Kesehatan Makanan Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi Patologi Khusus I1 Ilmu Kemajiran dan Kebidanan Peraturan Perundangan-undangan .Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I 3 (3-0) Ilrnu Bedah Khusus Veteriner I 3 (2-3) Parasitologi I1 3 (3-3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3-0) Zoonosis 2 (2-0) Farmasi 3 (1-6) Toksiiologi 1 (1-0) Demonstrasi dan Diskusi Klinik 1 (0-3) Patologi Khusus I 3 (2-3) Jumlab : 22 sks Semester8 KLV 421 KLV.

Demonstrasi dan Diskusi Patologi (Patologi Unggas) Kuliah Kerja Nyata Jumlah : .Veteriner.

Kurikulunt (bnjutan) Satlester 9 KLH 502 Koasistensi Klinik 1 PAP 501 Koasistensi Parasitologi dan Patologi 2 PHK 501 Koasistensi Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 2 RPR 503 Koasistensi Reproduksi dan Kebidanan 1 FKH 501 Koasistensi Tatalaksana Rumah Potong Hewan 1 FKH Koasistensi Daerah (Kosida) 6 Skripsi 2 Seminar 1 Jumlah : 25 sks Total Semester 1-9: 182 sks .

digestivus. Kuswinarning Sigit Linda H.ini mempelajari bentuk. struktur. Sjahfri Sikar Linda H. fungsi ulang dan otot-otot tubuh hewan. Prasetyo Nur Hidayat . Jurusan Anatomi ANA211 Anatomi Veteriner I 4 (3 -3) Membahas alat gerak.4. angiologi. organon visus dan anatomi ayam. pembuluh limpa dan anatomi organ-organ dalam ruang dada dan ruang perut. Kusmat Tanudimadja Nono Sujono Kuswinarning Sigit dan Staf ANA 212 Anatomi Veteriner I1 4 (3-3)2 Membahas tentang anatomi alat-alat tubuh yang meliputi urogenitalis. Di dalam praktikurn diajarkan anatomi pembuluh darah syaraf.3.app.1. Praktikum mata ajaran . kuku. neuroanatomi dan apparatus respiratorius. Prasetyo Nono Sujono lpin Manggung ANA 313 Anatomi Bedah 3 (2 3) 1 Mata ajaran ini diajarkan untuk kepentingan tindak bedah agar lebih mudah dan aman untuk dilakukan.

ANA 231 Histologi I 3 (2 3) 1 Sebagai pendahulu dipergunakan bangun umum sel secara ME. gametogenesis. Dilanjutkan dengan embriogenesis. implantasi dan perkembangan selaput ekstra embrio. Soenarjo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 232 Histologi I1 3 (3 3) 2 Terutama membahas struktur mikroskopik berbagai organ tubuh dalam kaitan dasar di dalamnya. Soena jo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 221 Embriologi 2 (1 3)2 Membahas alat reproduksi kedua jenis kelamin. Perhatian khusus diberikan kepada hewan ruminansia dan unggas. Demonstrasi diberikan guna penangkapan materi ajaran. . Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Veteriner FIF 211 Fisiolqi hewan ternak 3 (2 2)2 Fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh hewan ternak. siklus kelamin dan hormon yang berperan. dilanjutkan pengenalan berbagai jaringan dasar yang merupakan komponen utama organ tubuh hewan piara. Yuhara Sukra Lukman Raharja 3.42. dengan fungsi sebagai organelnya.

R Widjayakusuma dan Staf .R Widjajakusuma dan Staf FIF 212 Fisiologi manusia 3 (2 3)2 Suatu mata kuliah pendahuluan mengenai dasar-dasar faal manusia.

urepeo dan reproduksi. syaraf perifer:. metabolisme eksresi. gastro intestinal. pernapasan dan sistem syaraf. refirasi. dan Staf FIF 322 Farmakoiogi Veteriner I1 3 (2-3)2 Crinsip-prinsip dan pengertian dasar mengenai . Suriawinata dan Staf FIF 321 Farmakologi Veteriner I 3 (2 3) 1 Prinsip-prinsip dan pengertian dasar farmakologi dan toksikologi. farmakodinami dan farmakologi sistem. syaraf otonom. sebagai dasar ilmu-ilmu kedokteran hewan. yang mencakup prinsip-prinsip dasar fiiologi. darah kardiovaskuler. Suriawinata dan Staf FIF 242 Fisiologi Veteriner I1 3 (2 -3) 1 Lanjutan dari Fiikologi Veteriner I.. Budiman P. RP. susunan syaraf pusat. sistem endokrin. aktivitas otot. reproduksi dan laktasi. Pembicaraan mencakup prose-proses pencernaan.FIF 241 Fisiologi VeterinerI 3 (2 3) 1 Asas dan konsep yang umum dari kerja alat-alat tubuh hewan piara. kardiovaskuler. RP.

endopakit. Achyani A. toksikologi. farmakokinetika. kemoterapi dan farmakologi sistem. autokoid. dan Staf . anti mikroba. ektoparasit. nutrisi dan kapita selekta.kemoterapi. farmakologi obat anti septik. kemoterapi neoplastik. antiviral. dan Staf FIF 323 Farrnakologi Umum 2 (2 0) 2 Memberikan dasar-dasar farmakologi bagi mahasiswa di luar program studi kedokteran. meliputi prinsip-prinsip dasar farmakodinami. Pursani P.

S. R. Perhatian juga diberikan pada Crustaceae. S. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 332 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 1 Membahas fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh pada ikan. Muztabadiharja . invertebrata dan tanaman. sebagai dasar ilmu biologi serta reaksi tubuh terhadap pengaruh baik dari dalam maupun dari lingkungan luar untuk mempertahankan keseimbangan di dalam tubuhnya (homeostasis). S. cara pembuatan dan persyaratan dari berbagai bentuk obat. Djojosoebagio FIF 423 Farmasi 3 (1 6) 1 Dasar-dasar ilmu farmasi. kerja hormon dan kimia beberapa macam hormon. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 413 Endokrinologi 3 (3 0) 1 Membahas alat-alat tubuh dengan sekresi dalam (internal secretion) pada vertebrata.FIF 331 Fisiologi Hewan 4 (3 -3) 2 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan vertebrata dan invertebrata.H.H. Widjqjakusuma dan Staf FIF 414 Radio Biologi 3 (2 3) 2 Membahas dasar-dasar penggunaan zat radio aktif sebagai perunut dalam biologi dan efek radiasi pada organisme bagi mahasiswa tingkat pemula. peraturan-peraturan mengenai obat. aturan serta wa penulisan resep. Budirnan P.

dan Staf .

Sastradipraja FIF 461 Toksikologi Veteriner 1 (1 -0) 1 Prinsip-prinsip dasar toksiiologi. pengenceran dan pengawetan semen. logam-logam berat. pubertas.FIF 424 Kemoterapi 2 (2 -0) 1 Membahas berbagai kemoterapi seperti antimikroba. Prosedur penampungan. Abadi S. proses kebuntingan. Diperuntukkan bagi yang sudah mendapat mata ajaran Farmakologi Veteriner. Jurusan Reproduksi &en Kebidanan RPH 311 Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan 3(2-3)2 Pengertian dasar dalam reproduksi hewan. hormon reproduksi. tumbuhan beracun dan lain-lain. antiparasit. fertilitas. teknik inseminasi pada berbagai . Budiman P. pengamatan biiahi dan penentuan waktu inseminasi. antineoplasma. musim perkembangbiakan. dan Staf FIF 451 Fisiologi Proses Produksi 4 (3-3)2 Membahas latar belakang f~iologi dari berbagai proses produksi ternak terutama dilihat dari aspek metabolisme. D. Peternakan. porkus dan laktasi. termasuk masalah residu dan withdrawal time dan lain-lain (untuk mahasiswa di luar program studi profesi kedokteran: MIPA. dan Staf 3. Science veteriner dan lain lain). anatomi dab fungsional alat kelamin hewan jantan dan betina. siklus berahi. evaluasi.43. macam -macam racun dan keracunan zat-zat yangbanyak dijumpai di bidang veteriner seperti pestisida.

.

ternak. kematian embrio. Kurnia Achjadi T. S. Partodihardjo Mozes R Toelehere Agus Setiadi RPR 503 Koasistensi 1 (0 6) Selama 7 hari di laboratorium dan 23 hari di lapangan. Diagnosa dan penanggulangannya. sistem pencatatan dan organisasi I B serta aspek dasar dari transfer embryo. pemeriksaan dan penanggulangan kasus reproduksi.L. dikotia serta komplikasi-komplhi yang mengiringi partusus dan cara penanggulangannya. Faktor-faktor kegagalan reproduksi oleh gangguan fungsional. penyakit dan pengaruh lainnya. teknologi ahli janin. para mahasiswa koasisteki melakukan kegiatan seperti pemeriksaan kualitas dan pemeriksaan kebuntingan. Yusuf Mozes RToelihere lman Supriatna Bambang Purwantara Ligaya Tumbelaka RPR 402 Ilmu Kebidanan dan Kemajiran 3 (2 3) 2 Mempelajari hal-hal yang menyangkut kebuntingan dan partus baik normal dan tidak normal. manajemen peternakan ditinjau dari ilmu reprod* penulkan laporan dan . abortus. Djojosoedarmo S.

Kurnia Achjadi Agus Setiadi .ujian dokter hewan bidang reprodulcsi S taf RPR 504 Seminar Jurusan Kegiatan unhlk pengajuan skripsi masalah reproduksi hewan yang didapatkan dari studi pustaka dan penelitian.

4. reaksi antigen dengan antibodi. Ekologi penyakit. Mata ajaran sebagai penunjang: PHK 211. Juga dibahas tentang distribusi penyakit. Uraian tentang pembentukan immunitas. R Soejoedmo I. Joeniman . Partadiredja B. M. Rumawas. tentang mekanisme infeksi. PHK 413. PAP 421. Biokimia. Pembahasan penyakit yang ada di luar Indonesia sebagai perbandingan dan pencegahannya. Histologi. PAP 302. hypersensitivitas.. Jumsan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. Sosiologi. Persyaratan: Fisiologi. uji-uji serologis tentang pembuatan jenis dan penggunaan vaksin dan cacat kelainan sistem kekebalan tubuh. terutama penyakit-penyakit yang spesifJc terdapat di Indonesia.3. PHK 331.4. Pembahasan lebih ditekankan kepada Epidemiologi. PHK 321. deteksi reservoir dan hubungan keia antara berbagai instansi ditinjau dari segi sosiologi. Mikrobiologi dan Paraiitologi. PHK 361. PHK 311. PHK 331 Pengantar Immunologi 2 (2 0) 1 Mempelajari proses terbentuknya kekebalan tubuh dan akibatnya. ekonomi dan budaya. PHK 443 Zoonosis 2 (2 0) 1 Membahas tentang rantai penularan penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dan hewan.

.Retno DS. tanda-tan& klinik. PHK 362 Ilmu Penyakit Virus 2 (2 0) 2 Mempelajari penyakit Hewan menular yang disebabkan oleh virus clan Rickettsia. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiobgi. epizooti01ogi. diutamakan untuk penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan.

P. Studi kasus dan analisis pemberantasan beberapa penyakit hewan merupakan bahan diskusi. STK 221. Siregar. Gani A. Penyuluhan Peternakan. PHK 321 Epidemiologi 2 (1 -3) 2 Membahas tentang penyakit pada populasi hewan diiertai dengan cara pencegahan dan pemberantasannya. M. Juga dibicarakan tentang hubungan antara agen penyakit. Gani A. Partadiredja M. penerapan metode epidemiologi dan surveilence penyakit hewan. diagnosa dan cara pencegahannya. Emir A. Leksmono Margaretha A. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. Zahid Ilyas Cokro S. Ilrnu Makanan Ternak. Joeniman A. induk semangnya dan lingkungan di mana keduanya berinteraksi. KLV 3. Siregar A. Siregar 4.patologi. PHK 413 Peraturan Perundang-undangan 2 (2-0) 2 Veteriner Undang-undang dan peraturan-peraturan veteriner di In- . Persyaratan: Mikrobiologi dan Immunologi. B. PAT 3. Trysatya N. Wibowo B. PHK 221. Malole Pien S. Selanjutnya tentang ukuran kesehatan populasi hewan.

donesia dalam kaitannya dengan peraturan-peraturan veteriner Internasional. yang meliputi: (1) Obatobatan untuk hewan. pemberantasan . Uraian tentang peraturan-peraturan sebelum dan setelah kemerdekaan Republi Indonesia. (2) Penolakan. pencegahan.

Selain itu juga dibahas tentang Rickettsia dalam ha1 klasifikasi dan sifat-sifat bidogisnya. Uraian meliputi: -Dasar-dasar tata cara hidup sehat menurut . Pramono F. Joeniman A. Pasaribu. PHK 361 Virologi 2 (1 3) 1 Pengetahuan dasar tentang virus dalam sifat-sifat biologinya serta peranannya sebagai penyakit hewan. (5) Kesejahteraan Hewan. PHK 441 Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3 0) 1 Mempelajari tata cara hidup sehat masyarakat petani peternak dan masyarakat pada umumnya. sifat-sifat virus.U. Soeratno Partoatmodjo 0) 2 PHK 312 Ilmu Penyakit Bakterial dan Mikotik 2 (2 Penyakit hewan menular yang disebabkan oleh bakteri. (4) Kesehatan Masyarakat Veteriner. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiologi. diagnosis laboratorium. Pandoe. Siregar Retno DS. Idwan S. Pamungkas C. Uraian meliputi klasifikasi virus. Malole Pien S. Gani A. tanda-tanda klinik dan patologi anatomik. cara-cara pencegahan dan pemberantasan serta taksiran kerugian yang ditimbulkamya.dan pengobatan penyakit hewan. Partoatmodjo S. Wibowo B. cara menghitung virus dan sifat patogenitasnya. S. epizootiologi. Biokimia. S. (3) Usaha pengendalian. kapang dan khamir. Diutamakan pada penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. Persyaratan: Histologi. M. cara pembiakan. Setyaningsih J. B.

.WHO dan penyesuaiannya di Indonesia. cara-cara pencegahan penyakit diutamakan penyakit-penyakit yang sering menyerang masyarakat yang sehat.

. -Sanitasi lingkungan dan tata cara pemukiman sehat. Dasar-dasar Manajemen. -Kesehatan daging. -Teknik-teknik pemeriksaan daging segar dan hasil olahannya di Rumah Potong Hewan. -Membahas peraturan-peraturan yang erat hubungannya dengan kesehatan daging. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. Sandjaja PHK 442 Ilmu Kesehatan Makanan 3 (2-3) 2 Pengetahuan tentang air susu. laboratorium pasar daging ditinjau dari kepentingan kesehatan masyarakat. STK 221.Rumawas Hermana W. serta penyakit-penyakit penting yang ditularkan lewat telur. penentuan kualitas air dan cara-cara penyediaan air sehat. Selanjutnya dibahas pula beberapa penyakit penting yang sering ditularkan melalui daging. 1. Uraian meliputi: -Kesehatan air susu mulai diproduksi oleh hewan perah sampai mencapaikonsumen. -Kesehatan telur dari peternakan sampai konsumen. fungsi dan arti ekonomi Rumah Potong Hewan serta peranan Dokter Hewan dalam menanganinya.-Dalam ilmu gizi dipelajari kebutuhan akan kalori asam amino esensial. FIF 242. dan hasil olahannya. daging dan hasil olahannya. pengelolaan dan pengolahan air susu dan beberapa penyakit penting yang ditularkan melalui air susu. FIF 143. sanitasi lingkungan peternakan dan liigkungan industri ternak.

KLV 3. Sudanvanto T. Pumawarman D. BIK 213. Rumawas Emir A. . PHK 321. Ilmu Makanan Ternak.W. PHK 211. FIF (5)-6(6). PHK 361. PHK 443. Lubn. Siregar M. PHK 310. PHK 362. RPR 402. Ilmu Penyakit Peternakan. PAT 4. I. PHK 411. Koperasi. KLV 408.BIK 212. RPR 311. FIF 4.

patogenesis. R Achmad Muchlis dan Staf. Koesharto dan staf PAP 421 Parasitologi I1 3 (2-3) 1 Mempelajari parasit bersifat parasiti (cacing) pada hewan piaran.4. Jurusan Parasitologi dan Patologi PAP 311 Parasitologi I 3 (2-3) 2 Mempelajari parasit bersifat protozoa dan artropoda parasitik pada hewan piara. bioekologi. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Umum I 5 PHK 211 Mikrobiologi . komunikasi. Emir A. meliputi morfologi. Zahid llyas Cokro Setio Leksmono. Siregar A. PHK 221 Penyuluhan Peternakan 3 (2 -3) 2 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian.5. penyusunan program. metabolisme dan genetika mikroba.X. 3. yaitu: bagian pertama tentang bentuk.6. Uraian mencakup dua bagian. siklus hidup. metode penyuluhan.3.3 (2 -3) 2 Pengetahuan dasar tentang kehidupan mikroorganisme dan kaitannya dengan masalah penyakit menular pada hewan dan manusia. pengendalian dan pemberantasannya. pemilihan metode dan pembuatan media penyuluhan yang berkaitan erat dengan bidang pembangunan peternakan dan kesehatan veteriner. siklus hidup. F. Bagian kedua tentang cara-wa isolasi mikroba patogen dan spesimen penyakit mikrobiologi veteriner. meliputi morfologi. bioekologi. Hastowo dan staf.4. pembiakan. pengendalian dan pemberant asannya. S. pertumbuhan. .

.

kulit. patologi unggas. alat sirkulasi. otot.PAP 341 Patologi Umum 4 (4 0) 1 Pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip perubahan jaringadalat tubuldorgan sebagai akibat defisiensi dan gangguan metabolisme makanan. gangguan sirkulasi. patogenese penyakit. patologi penyakit menular. alat urogenital. Rachmat Nabib dan Staf. tulang dan persendian. Isi Kuliah: Dibahas secara sistematik mengenai kelainan yang terjadi pasca-mati dan semasa hidup beserta patogenesisnya dari alat-alat tubuh. PAP 442 Patologi Khusus I1 3 (2 3) 2 Pengetahuan tentang perubahan-perubahan pada alat tubuh dan jaringan sewa makroskopik akibat penyakit-penyakit infeksi serta akibat gangguan lainnya untuk membantu penentuan diagnosa penyakit sewa patologilt anatomik dan sebab kematian hewan. penyakit-penyakit akibat kekurangan gizi. radang dan tumor. susunan syaraf pusat. dalarn menentukan diagnosa penyakit dan sebab kematian hewan. alat pernafasan. kelenjar endokrin. Membahas tentang . W~lly Rumawas dan Staf. alat pencernaan. di laboratorium dan lapangan. PAP 441 Patologi Khusus I 3 (2 -3) 1 Prasyarat : Patologi Umum Tujuan : Memberikan dasar dan pengetahuan untuk mengenal kelainan alat-alat tubuh.

Diberikan dalam bentuk kuliah dan demonstrasi preparat. susunan syaraf pusat serta membahas tentang patologi dan patogenesis beberapa penyakit penting pada hewan lainnya. alat reproduksi. Syaban dan Staf .patologi alat pernafasan. alat pencernaan. M.

Jurusan klinik Veteriner KLV 401 Demonstrasi Klinik (0 2) 2 Memperagakan dan membahas kasus Penyakit Dalam dan Bedah (hewan hidup. Sugianto Achmad Sjahir Veronica Liem Bok Lan.3. KLV 321 Ilmu Diagnosa Klinik Veteriner 3 (2 3) 2 dan Ilmu Tilik Hewan Pembahasan tentang dasar-dasar pemeriksaan secara kliiis (anamnese. Dudung Abdullah S.4. secara laboratoris (faeces. alat pernafasan. serta interpretasi dari masing-masing pemeriksaan. cara-cara penilaian hewan ternak dan piara berdasarkan bentuk luar. susunan syaraf dan sistem muskulus skeletal). kulit clan bulu. serta mengikuti kegiatan penanganan di peternakan rakyat.7. Staf Klinik Veteriner. Harry Soehartono dan Staf. . alat urogenital dan alat kelamin. alat peredaran. pertahanan. Mempelajari penentuan umur. keadaan umum. perusahaan peternakan maupun membantu kegiatan penelitian. air seni. kulit. slide) yang dijumpai dalam praktek. darah. signalement. mata dan telinga. kelenjar. KLV 502 Koasistensi 1 (0 6) Selama tiga bulan mahasiswa koasisten dibimbing menangani kasus-kasus penyakit dan persiapan mereka untuk menjadi Dokter Hewan melalui kegiatan klinik dan cara perawatan hewan. selaput lendir. alat pencernaan. cairan eksudat dan transudat) pada hewan ternak dan piara.

proses persembuhan luka. gramulasi. macam- .KLV 321 Ilmu Bedah dan Terapi Umum 3 (3 0)2 Pembahasan umum tentang dasar-dasar ilmu Bedah. vulnus haemorhagi. absces. penasakan darah fraktur. ulkus. anesthesi. transfusi.

Pengetahuan tentang radioterapi serta pembahasan tentang rontgenologi (teknik pemotretan. Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. Rudy Bawolye Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. KLV 412 Ilmu Bedah Khusus Veteriner 11 3 (2 3) 2 Pembahasan tentang bacaan etiologi. pem- . hidroterapi. pembacaan gambar dan interpretasinya). prognosa. leher dan tubuh. frekuensi. pathogenesis. Membahas tentang bermacam-macam terapi secara umum antara lain: Thermoterapi.macam jahitan dan balutan serta penanganan setelah pembedahan. actinoterapi. gejala klinis. died. cairan serebrospinal). Endang Rachman Aisyah Girindra Setyowidodo. differensial diagnosa. KLV 421 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 2 (2 0) 2 Lanjutan pembahasan Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I. akupunctur. diagnosa. prosesing. transudat. KLV 441 Patologi Klinik 3 (2 -3) 1 Membahas tentang penyimpangan-penyimpangan komposisi cairan tubuh (darah. caracara pemeriksaan laboratorium dan interpretasi hasilnya. urin. serta terapi fisis lainnya. dan terapi serta pencegahan penyakit-penyakit di daerah kepala.

.bahasan tentang penyakit alat pembentukan darah. dan penyakit metabolisme. penyakit syaraf. Wirasmono Sukotjo Achmad Sjahir Suglanto.

Rudy Bawoyle Sabdi Eiasan Aliambar Harry Soehartons. potong ekor. diagnosa dan tehs operasi (boaepinning.KLV 432 Bedah Khusus Veteriner I 3 (2 -3) 1 Pembahasan mengenai penyakit bedah dan teknik operasin~la pada alat-alat pencemaan. dan telinga. reproduksi mata. patogenesa. frekuensi. frekuensi. gejala klinis. diagnosis. KLV 401 ilmu Penyakit Daiam Veteriner I 3 (3 0) 1 Pernbahasan tentang batasan. Membahas batasan. urogenital. Pernbahasan penyakit bedah tulang tentang batasan. screwing). diferensial diagnosa dan pengobatan serta pencegahan penyakit-peny&t pada kuku dan lokomosi. cara diagnosa. dferensid diagnosa. kausa. diferensial diagnosa. peredaran darah. patogenesa. Sunarja Prawiradisastm Dudung Abdulfah Gunanti. potong kuku dan lainnya) dibahas secara rinci pada hewan piara (pet animal). penyebab. KLV 413 Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi 2 (2 0) 2 Membahas mekanisme kuku dan tegak dari hewan (temtama hewan besar). gejala his. Bedah kosmetik (potong telinga. pernafasan. plating. penyebab frekue~lsi. diagnosa. gejala klinis. prognosa dan pengobatan serta penyegahan .

penyakit-penyakit. alat peredaran darah. . aiat penccruaan. alat-dat pernapasan. AcEnn~ad Sjahir Veronica Liern ask Lan Agus Wiijreya. &at urogenital dm Pulit pa& Hewan ternak dm piara.

1973). IPB. Ita Djuwita (Drh. 1977). (MS. IPB. Heru Setijanto (Drh. IPB. (Prof. 1987). Kosim Alimi (Drh. (MSc. (MS. 1984) 4.(Drh. Arief Budiono (Drh. 6. 1986) 3. IPB. IPB. 1984) 7. (MSc.Phill. (Dr. UI.3. 1959). R.. 1984) 9. . DIREKTORI TENAGA PENGMAR 35. 1960). R. IPB. Wisconsin. 1986) 10. 1982). Nono Suyono (Drh. IPB. (M.Lukman Rahardja (Drh. 1977). 1%5)... Univ. New Castle Upon Tyne Univ... 1985) 2. Hartono (Drh. IPB. IPB. IPB. UI. 1977). 1963). IPB. (MSc. (DEA. UI. Linda Himawanti (Drh. Kuswinarning Sigit (Drh. M. USA.5. IPB. (Prof. 1%8). Nurhidayat (Drh. 1%7). Justus Liebig Univ. FRG. UI. (PhD. 1975). Ipin Rosadi Manggong (Drs. IPB. 1974). 1977). USTLFrance. IPB.. 1976) 12. 8. Juhara Sukra (Drh. IPB. IPB. 1959) 14. Kusmat Tanudimadja (Drh. 1986) 13. (Dr. USA. 1989) 5. 11. Jurusan Anatomi 1... Iowa State Univ.1. IPB. Iowa State Univ. USA.Adi Winarto (Drh. 1984).

1985) 17. IPB. (MS. Sanjaya (Dra. 1973).AgathaW. 1972). 1990) 2. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan 1.IPB. Sri Hadi A. UI. IPB. IPB. Safarina Golfiani (Drh. 1983) . (MS. 1986) 332. 1958) 16. IPB. 1971). (Drh. Bambang Pwwantara (Drh. IPB. IPB. 1979) 15. IPB. Priyono (Drh. Sjahfri Sikar (Drh.

Retno Wulansari (Drh. Akhmad Arif Amin (Drh. 1986). Raden Soenarti (Drh. IPB. 1971). 1962) 8. Fransciscus X. IPB. UI. IPB. IPB. Putratama Agus Lelana (Drh. UI. Setyo Widodo (Drh.. (MSc. 1970). 1967). Supriatna (Drs. Gunanti Soejono (Drh. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. (MSc. 1986) 8. 1984). 1959) 355. IPB. IPB. R. (MS. 1973). Dewi Ratih (Drh. Ekowati Handharyani (Drh. (DPL. IPB. 1986) 7. 1%6). Auburn Univ. 6. (Dr. USA. Wake Forest Univ. IPB.5. 1982) 17. 1970) lo. IPB. IPB. 1974) 11. Achmad Mukhlis (Drh. R. 1988) U. UI. (PhD.. IPB. 1982) 6. Bambang Probo Prastowo (Drh. Elok Budi Retnani (Drh. 1985) 9. IPB. IPB) 2. IPB. 1986) 4. Liem Bok Lan (Drh. Agus Setijono (Drh. 1985) 13. IPB. 1985) 10. 1990) 9. (Prof. (MS. IPB. IPB. 1x5). (MVSc Melbourne Univ. Kentucky. IPB. IPB. Sabdi Hasan Aliambar (Drh. (MS. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. IPB. 1971) 5. IPB. (Drh. 1981) 16. 1972). 1986) 12. Rudy Bawolye (Drh. Harry Soehartono (Drh. Auburn Univ. USA.R. Bambang Pontjo P. 1985). IPB. 1990) . UI. Wirasmono Sukotjo (Drh. IPB.. Sunarja Prawiradisastra (Drh. IPB. 1986) 14. (MSG .Endang R. 1%1). Sugiyanto (Drh. IPB. (Drh. Univ. IPB. (Drh. 1985) 7. 1955). Aus.. 1974). Koesharto (Drs. USA. 1985) 3.

1979). Philippines. UPLB. (PhD. 1981) .UPLB. Philippines.

(MSc. 1981). 1989) 22. Univ. Seti Bahagia (Drs. France. (MSc. 1981). Sanubari Atmowisastro (Drh. IPB. IPB. IPB. Simon He (Drh. (Dr. Supan Kusumamihardja (Drh. Oklahoma State Univ. USA.P. IPB.. (MS. Tutuk Astyawati (Drh. UI. UI. Kentucky. 1958) 24. 1984) 13.. Queensland. USTL. (Prof. Risa Tiuria (Drh. (Dr. IPB). IPB. 1985) 16. 1%2) 18. 1x1). IPB. Auburn Univ. (Prof. 1990) 26. Huminto Hernowoadi (Drh. IPB. IPB. IPB. (Drh. Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. (Dr.. (MS. 1987) 15. USA. Gatut Ashadi (Drh. 1982). Purdue Univ. Sri Utami ~&da~ani (Drh. (MVSc. IPB) 28. (PhD. Melbourne Univ. (Drh. Lili Zalizar (Drh. 1%1). IPB. UI.Fadjar Satria (Drh. IPB.. 1986) 12. 1984) 19. IPB.11. 1%1). M. Rachmat Nabib (Drh. UI. 1960). (DES. IPB. IPB. Univ. (Drh.. 1%4). (MSc. UI. 1958). Kentucky. 1985) 23. 1957). Umi Cahyaningsih (Drh. (Drh. 1987) 25. 1959). USA. Aus. IPB) 30. Soeprapto Soekardono (Drs. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. (Prof.Aus. USA. 1988) 29. UI. Malaysia. (Drh. 1%8). UI. 1971). UI. (Dr. IPB. 1975). USA. 1968). IPB.. (MSG Univ. 1981) 14. UI. (MSc. 1978). IPB. 1%1). Tampubolon (Drh. 1985). 1972). 1975) 21. 1%3) 20. IPB. 1975). IPB. I Wayan Teguh Wibawan (Drs. IPB. Sains. USA. 1964). 1976). (MSc. Univ. IPB. IPB. 1985) . 1984). 1982). 1988) 27.. (Dr. IPB. Rr. James Cook Univ. (MS. 1%1). 1%8). IPB. USA. (MS. Partosoejono Soetijono (Drh. IPB. 1986) 17. 1979). Muhamad Saleh Akib (Drh. (MS. (Prof.

Bambang Probo Prastowo (Drh. 1988) 15. 1974) 11. 1970). 1990) 9. 1967). 1986) 14. (DPL. Wirasmono Sukotjo (Drh. IPB. (Prof. IPB. Retno Wulansari (Drh. 1974). Dewi Ratih (Drh. Supriatna (Drs. Auburn Univ. IPB. Fransciscus X. Sabdi Hasan Aliambar (Drh. 1981) 16. 1986) 4. Sugiyanto (Drh. 1985) 9. Wake Forest Univ. IPB. IPB. IPB. Elok Budi Retnani (Drh. IPB. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. (MVSc Melbourne Univ. Kentucky. (Drh. 1985) 3. 1985) 10. 1971).5. Bambang Pontjo P. IPB. (MSc. 1970) lo. Akhmad Arif Amin (Drh. Koesharto (Drs. 1990) 6. IPB. USA. UI. Ekowati Handharyani (Drh. UPLB. (MS. IPB) 2. Raden Soenarti (Drh. Achmad Mukhlis (Drh. 1984). 1986) 7. 1959) 355. IPB. (MS. Auburn Univ. 1986).Endang R. Rudy Bawolye (Drh. lm). IPB. Agus Setijono (Drh. 1986) 12. Sunarja Prawiradisastra (Drh.. . UI. IPB. IPB. 1966).. 1986) 8. Putratama Agus Lelana (Drh. UI. Liem Bok Lan (Drh. IPB. IPB. IPB. 1985). IPB. 1979). (MSG Univ. 1971) 5. R. Philippines. Setyo Widodo (Drh. 1982) 6. Gunanti Soejono (Drh. Harry Soehartono (Drh.R. IPB. IPB. 1955). (PhD.. IPB. 1985) 13. 1%5). IPB. 1%1). R. 1985) 7. 1972). IPB. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. IPB. UI. 1%2) 8. IPB. (MS. (PhD. IPB. (Drh. 1982) 17.. (MSc. USA. Aus. USA. (Drh. (Dr.

UPLB. 1981) . Philippines.

(Drh. Univ. UI. Risa Tiuria (Drh. UI. IPB. UI. IPB. Tutuk Astyawati (Drh. USA. 1986) 12. USA. (Prof. (Prof. IPB. Univ. (Dr. Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. . (MSc. (MS. 1961). IPB. M. USA. 1975). (Dr. UI. (Drh. 1975). 1958) 24. Fadjar Satria (Drh. (MSc. 1960). Melbourne Univ. 1978). (Prof. Auburn Univ. 1985) 16. (MSc. 1984) 13. IPB. IPB. IPB. USTL. UI. USA. (Dr. IPB) 30. 1958). (DES. 1964). Singgih Harsoyo Sigit (Drs. (Drh. (MS.P. Aus. Partosoejono Soetijono (Drh. 1%4).. 1990) 26. Huminto Hernowoadi (Drh. IPB) 28. IPB. 1976). USA. 1987) 15. Rachmat Nabib (Drh. Kentucky. Muhamad Saleh Akib (Drh. 1959). 1979). 1981) 14.. Kentucky. 1971). (Drh.Aus. James Cook Univ. IPB. (Dr. USA. 1988) 27. IPB. Oklahoma State Univ. Sri Utami Handayani (Drh. 1x1). 1981). 1984) 19. 1%1). IPB. 1%8). 1981). (MS. UI. Rr. Univ. 1957). IPB. IPB.. UI. 1968). IPB. Tampubolon (Drh. Lili Zalizar (Drh. UI. UI. 1982). Soeprapto Soekardono (Drs. 1%1). 1968). 1986) 17. IPB. Univ. 1988) 29. 1961). 1984). (MS.. 1963) 20. (MSc. IPB. 1989) 22. 1972). 1987) 25. Queensland. (PhD. (Dr. IPB). IPB. Simon He (Drh. Sains. I Wayan Teguh Wibawan (Drs.. (MSc. USA. IPB. (Prof. 1985) 23. IPB. Sanubari Atmowisastro (Drh.. IPB. (MSc. 1962) 18. Purdue Univ. Malaysia. 1985). IPB. France.11. Seti Bahagia (Drs. Supan Kusumamihardja (Drh. Gatut Ashadi (Drh. (Drh. IPB. 1975) 21. (MVSc.. Umi Cahyaningsih (Drh. IPB.

IPB. 1985) .IPB. (MS. 1982).

1969). IPB. Univ. 1985) 8. 1974). IPB. Justus Liebig Univ. Univ. UI. IPB. IPB. 1978). IPB. (Drh. . Georgia. (MSc. Joko Pamungkas (Drs. Michigan State Univ. 1980) 9. IPB. 1975). (Drh. 1977) 10. Mirnawati B. USA. (MS.. USA. USA. IPB. Univ.. 1981) 7. Denny Widya Lukman (Drs. FRG. 1%9). Emir Alkisah Siregar (Drs. IPB. FRG. Joebal Ganesha Rasjid (Drh. 1977). IPB. (Drh. 1973). IPB. UI. IPB. 1%7). 1%3). (Drh. 1985) 4. (Drh. UI. Philippines. Marthen B. Upik Kesumawati (Drh.(Drh. 1965) 35. IPB. 1985) 5. (MSc. Fachriyan H. Georgia. Soedarwanto (Dra. Indrawati Rumawas (Dra. 1973) 13.31. (PhD.Abdulgani Amri Siregar (Drs. (Drh. (MSc. 1%2). 1985) 14. IPB. UI. (SKM. Amanda Majid (Drh. IPB. 1987) 6. Bambang Joeniman Notosoediro (Drh. 1975). UI. (Drh. Maiole (Drs. 1%1). 1974). 1%5). Wismnsin. Idwan Sudirman (Drs. Willy Rumawas (Drs. (Dr. IPB. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 1. (Drh. 1%5). (Prof. IPB. IPB. IPB.(Drh. 1985) 11. USA. (MS. (Dr. Colorado State Univ. UI. (SKM. 1%1).. 1972). (Dr. Masduki Partadiredja (Drh.. Pasaribu (Drh.6. 1983). UPLB. 1982). 1%7). Justus Liebig Univ. 1%2). 1976). UI. USA. 1983) 12. IPB. 1986) 2. IPB. 1%1). (PhD. 1986). (MS. 19'77). IPB. 1988) 32. IPB. 1987) 3. Bibiana Widiyati (Dra. IPB. IPB. IPB.

Pien S. 1982) 15. IPB.. FRG.(Dr. Wibowomoekti (Drh. Justus Liebig Univ. 1%8) .

IPB. Minnesota. IPB. Justus Liebig Univ. 1969). 1959). UI. IPB. Univ. Trioso Pumawarman (Drh. IPB. Roso Soejoedono (Drs. (MSc. USA.1973) 20. 1985) 23. (Prof. (Drh. IPB. Cornell Univ. Retno D. Soeratno Partoatmodjo (Drh. IPB. Univ. 1971) 19. (Drh. Usamah Afi (Drh. Soejoedono (Dra. 1%7). IPB.. IPB. Sri Sulakmi Damayanti Y. (DEA. 1979) 18. IPB. (Drh. 1977). 1975). IPB. Sugyo Hastowo (Drh. 1956). 1985) . IPB. Univ. R. IPB. 1985) 22. 1%4). 1986) 25. Tietiek Sunartatie (Drh. France. 1985) 24. (MS. (Drh. (MSc. FRG. USA. 1%0). 1974). 1%5). Sri Utarni Pramono (Dra. (Dr. Kentucky. UI. (Dr. IPB. 1%5) 21. 1989) 17. (MPH.. Surachmi Setyaningsih (Drh. USA.16. IPB. 1967).

Ir. Ayub M. Ir. Simandjuntak. Dadi R. Hanakiah Kepala Lab.Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan : Ir. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan Ketua : Ir. Sukarsa Sekretaris : Ir. Ekonomi Sumberdaya Perikanan : Ir. MSc . Hidrobiologi :Prof. MS Kepala Lab. MSc Kepala Lab.M. M. Sarib Mmtadi. Menofatria Boer 423. frs(-. Eidman. Nitibaskara. Sahat M. Abu Naim Assik. Sekretaris : Ir. Mulia Purba.Mikrobiologi Hasil Perikanan : Ir. Rudy R.422.Manajemen Sumberdaya Perikanan : Dr. SH Kepala Lab. Winarti Zahiruddin Kepala Lab. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Ketua : Ir. MSc Kepala Lab. Kadarwan Suwardi Kepala Lab. Sahat M.H. Ir. Pemasaran Hasil Perikanan : Ir. Hasil Perikanan : Ir. MSc. Sunatmo Sardono Kepala Lab.H. MSc Sekretaris : Etty Eidman. Koperasi dan Penyuluhan Perikanan : Ir. Limnologi : Dr. Dadi R. MSc Kepala Lab. M Sc. Ruddy Suwandi Kepala Lab. Oseanografi : Dr. Ichsan Effendie.4. Biokirnia Hasil Perikanan : Ir. Simandjuntak. H. Sukarsa 42. Kepala Lab. Usaha Perikanan : Ir. H. Anshary Chaeruddin Kepala Lab. Dr. Jurusan Manqjemen Sumberdaya Perairan Ketua : Dr.

3. Operasi Penangkapan Ikan : H. MSc 4. SEMESTER BERSAMA FAKULTAS PERlKANAN Kurikulum semester 3 yang hams diambil sewa bersama oleh seluruh mahasiswa Fakultas Perikanan IPB ialah: No. A. Djisman Manurung. Monintja QPF Kepala Lab. Ir.4. Bonar P. Daniel R. U. Mata Kuliah Kredit Semester 3 IKN 201 Pengantar Ilmu Perikanan 3 (3-0) MSP 211 Avertebrata Air 3 (2-3) MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perarian I 4 (3-3) MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3) SEI 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2-3) STK 211 Metode Statistika I 3 (2-3) Jurnlah : 20 sks . U. MSc Sekretaris : Dr. Ayodhyoa. Ayodhyoa.2 5. A. Ir. Pasaribu Kepala Lab. Teknologi Penangkapan Ikan : Ir. MSc Kepala Lab. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ketua : H. Kapal Perikanan dan Navigasi : Dr.

2. Program Studi Brididaya Perikanan Mempersiapkan Sarjana Perikanan yang: 1.Pengantar Biokimia 3 (2-3) MEP 431A Hidrologi Untuk Budidaya Perairan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 234 Fiiologi Hewan Air 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester 5 BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3) .4. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 4. JURUSAN. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1-4) BDP 251 Kimia Air 3 (3-0) BIK 210 . Jurusan. Kurikulun~ No. penyediaan makanan serta pengelolaan kesehatan dan lingkungan jasad budidaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.4. Mampu menyusun konsep dan menerapkan sistem dan teknik budidaya ikan yang meliputi pengembangbiakan.1. Mampu mengelola sumberdaya lahan dan jasad perairan berdasarkan evaluasi produktivitasnya untuk usaha budidaya yang efektif dan efisien.4.

Kudatlum -Semester 5 (Lanjutan) BDP 351 Biologi dan Pengendalian Pencemaran Perairan 3 (2-3) BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2-3) MSP 311 Planktonologi 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Setnester 6 BDP BDP BDP BDP MSP SEI STK 321 332 341 352 312 212 331 Pengembangbiakan Ikan Pakan dan Pemberian Pakan Parasit Ikan Pengelolaan Kualitas Air Produktivitas Perairan Ekonomi Perikanan Perancangan Percobaan Jumlah : 22 sks Setnester 7 BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3-3) BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3-3) BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2-0) BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2-3) BDP 404 Masalah Khusus 0 (0-0) Jurnlah : 17 sks Semester8 BDP 401 BDP 402 BDP 403 Kuliah Kerja Nyata (KKN) .

151 sks .Praktek Ketrampilan Lapangan Seminar 4 4 1 BDP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 .

menguasai dan mampu menerapkan ilmu manajemen sumberdaya perairan secara efektif-rasional dalam kegiatan produktif serta mantap mengendalikan dinamika kelestarian sumberdaya perairan.4. Jurusan.4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) Semester 5 BDP MSP MSP MSP MSP MSP MSP 311 311 324 332 341 342 346 Jumlah : 21 sks Pengantar Budidaya Perairan Planktonologi Meteorologi Laut Ekologi Laut Tropis Metode Pengambilan Contoh Sumberdaya Perikanan I Dinamika Populasi Ikan . Kirrikulurn No.2. terampil. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Menghasilkan Tenaga Sarjana Perikanan yang mahii. mandiri.

Jumlah : 20 sks .

sks Total semester 1 s/d semester 8 151 sks .Kurikthtrtt (Lanjutan) Serttesfer 6 MSP 312 Produktivitas Perairan MSP 322 Dinamika Oseanografi MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan 11 MSP 343 Sumberdaya Perikanan I1 MSP 344 Pendugaan Stok Ikan MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan PSP 212 Metode Penangkapan Ikan Jumlah : 20 sks Sartester 7 MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan Tawar 3 (3-0) MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2-0) MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan Laut 3 (3-0) MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2-3) MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2-0) MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan Laut 3 (2-3) MSP 442 Manajemen Sumberdaya Perikanan Tawar 3 (2-3) Jumlah : 19 sks Semester 8 MSP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 MSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan MSP 403 (PKL) Seminar 4 1 MSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 .

serta mengembangkan industri perikanan. Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan Mendidik mahasiswa agar terampil serta mampu berpikir.4.43. Mata Kuliah Kr edit Semester 4 BIK 210 Pengantar Biokimia 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester5 PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan PHP 312 Gizi Ikan PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perikanan BIO 231 Mikrobiologi Dasar PHP 344 Kimia Industri Hasil Perikanan BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan Jumlah : 20 sks . Kiirikuhir~r No. berkarya dan mengembangkan usaha-usaha untuk menyelamatkan serta meningkatkan dayaguna hasil-hasil perikanan dari sejak diproduksi sampai kepada konsumen. Jurusan. guna kesejahteraan masyarakat.

Sanitasi dan Higiene 3 (2-3) PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 17 sks Semester 8 PHP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 PHP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 PHP 403 Seminar 1 PHP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 150 sks .Kurikulum (Lanjutan) Semester6 PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I 3 (2-3) PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2-3) PHP 322 Proses Thermal Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional 3 (2-3) PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan Pengembangan Produk 3 (2-3) PHP 343 Manajemen Laboratorium Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) STK 331 Perancangan Percobaan 3 (2-3) Jurnlah : 21 sks Semester 7 PHP 413 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2-3) PHP 421 Toksikologi.

.

No. Metode Statistika I1 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Semester 5 BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan 2 (2-0) SEI 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (3-0) SEI 322 Penyuluhan Perikanan 3 (2-3) SEI 324 Bank dan Perkreditan 2 (2-0) SEI 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2-3) SEI 242* Teori Ekonomi Mikro 3 (3-0) SEI 344 Sistem Data Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 19 sks . Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Tujuan Pendidikart Mendidik dan membina mahasiswa agar terampil dan mampu berpikir. kelembagaan dan politik.4. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknik dalam mengusahakan serta mengambil kebijaksanaan perikanan untuk mencapai tujuan usaha maupun kesejahteraan masyarakat berdasarkan alokasi ekonomi di bidang perikanan yang didukung oleh pemikiran sosial. Jurusan.4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) SEI 212 Ekonomi Perikanan 3 (3-0) STK 212 .4.

.firikulum (Lanjutan) Semester6 SEI 308 * Kependudukan 3 (2-3) SEI 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3) SEI 323 Sosiologi Perikanan 3 (2-3) SEI 332 Tataniaga Hasii Perikanan 4 (3-3) SEI 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) SEI 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3) SEI 243 * Teori Ekonomi Makro 3 (3-0) Jumlah : 22 sks Semester 7 SEI 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3-3) SEI 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (3-0) SEI 421 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) SEI 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2-3) SEI 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2-3) SEI 442 Kebijaksanaan Pembangunin Perikanan 3 (3-0) Jumlah : 19 sks Sent ester 8 SEI 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 SEI 402 Praktek Keterampilan Lapangan 4 SEI 403 Seminar 1 SEI 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks pp Total ( + TPB 36 sks) : 151 sks * Mata Kuliah Diberikan Oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian.

berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknologi untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan dalam bidang industri penangkapan ikan.4. Jurusan. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Tujuan Pendidikait Mendidik mahasiswa agar terampil. Mata Kuliah Kredit Sent ester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 18 sks Se~nester 5 PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3 (2-2) PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 321 Kapal Perikanan 4 (3-3) PSP 322 Navigasi I 3 (2-3) PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) Jumlah : 18 sks . Kurilntllllll No.4.5. mampu berpikir.

Kurih~hntl (Lanjutan) Sent ester 6 MSP 233 MSP 322 SEI 331 PSP 313 PSP 323 PSP 324 PHP 231 Biologi Laut Dinamika Oseanografi Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan Navigasi I1 Kepelautan Penanganan Hasil Perikanan Jumlah : 22 sks Sentester7 PSP 405 Kapita Selekta Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) PSP 421 Instrumentasi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3-3) PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 433 Aplikasi Komputer dalarn Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 PSP 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 PSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 .

PSP 403 Seminar 1 PSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 147 sks .

6. berkarya dan mengembangkan Ilmu dan Teknologi Kelautan untuk memanfaatkan sumberdaya hayati laut. Kuriklrktm No. Mata Kuliah Kredit Setnester 4 GFM 222 Fisika Dasar Lanjutan 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistik I1 3 (2-3) Semester 5 GFM 326 IKN 301 MSP MSP MSP MSP PSP 321 324 332 346 314 Jumlah : 21 sks Elektronika 3 (2-3) Pengantar Ilmu dan Teknologi .4. Secara khusus.4. Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Menghasilkan sarjana yang terampil. termasuk penggunaan alat-alat teledeteksi kelautan. mampu berpikir. program studi ITK dengan minat Eksploratori Sumberdaya Hayati Laut mendidik mahasiswa agar memiliki keahlian dalam ha1 mendeteksi dan mengestimasi sumberdaya hayati laut dengan menggunakan berbagai metode.

Kelautan 2 (2-0) Hidrodinamika 2 (2-0) Meteorologi Laut 3 (2-3) Ekologi Laut Tropis 3 (2-3) Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3) Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya Ikan 4 (3-2) Jumlah : 20 sks .

firikzrlur~t (Lanjutan) Semester 6 IKN 302 IKN 303 MSP PSP PSP PSP SEI 323 311 325 326 345 Scuba Diving Interpretasi Data Penginderaan Jarak Jauh Oseanografi Fisika Tigkah Laku Ikan Instrumentasi Kelautan Dasar-dasar Akustik Hub Laut Jumlah : 20 sks Semester7 IKN 401 Telemetri Kelautan 3 (2-3) MSP 423 Oseanografi Perilcanan 3 (3-0) MSP 443 Model dan Simulasi Ekosistem Laut 3 (2-3) PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi Kelautan 2 (1-3) PSP 422 Akustik Kelautan 3 (2-3) PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 IKN 402 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 IKN 403 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 IKN 404 Seminar 1 .

IKN 405 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 . 150 sks .

Interpretasi dan penyajian citra teledeteksi. Kusman Sumawidjaja . Pengenalan &an-&an budidaya dan jasad-jasad lain yang penting dalam usaha budidaya perairan. Siregar IKN 401 Telemetri 3 (2 3) 6 Prinsip-prinsip sistem penginderaan jarak jauh dan aplikasinya dalam pendugaan sumberdaya hayati laut.IKN 302 Scuba Diving 2 (1 3) 6 Pelajaran teori dayung. Dedy Soedharma Indrajaya IKN 303 Interpretasi Data Penginderaan 3 (2 0)6 Jarak Jauh Pengolahan data teledeteksi. Mulia Purba Bonar P. Jurusan Budidaya Perairan BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1 4) 4 Pengantar pengembangbiakan &an clan pembesaran ikan. Praktek di perairan terbatas (kolam renang) maupun perairan terbuka. Karakter signal yang berasal dan dipantulkan berbagai obyek di laut. Purba 452. Pasaribu M. koreksi awan. Pasaribu Vincentius P. Bonar P. renang dan selarn.

Inal Effendi. .

K. desain dan konstruksi kolam/tambak. komponen sistem dan permasalahan yang dihadapi dalam sistern budidaya perairan (mata kuliah ini diperuntukkan bagi program studi lain dan diberikan dalam semester ganjil). teknik dan struktur pengadaan air serta sarana dan prasarana lainnya. Tata letak. kriteria dan survai lokasi perkolamanltambak. Wardoyo Chairul Muluk BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Prinsip-prinsip yang mendasari pemanfaatan produktivitas perairan dan pengelolaan budidaya ikan dan jasad perairan lainnya.Praptokardiyo Eddy Supriyono BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad . Kusrnan Sumawidjaja Inal Effendi RDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Dasar-dasar pembangunan perkolaman/tambak. Suporno T.BDP 311 Pengantar ~udida~a 2 (2 Perairan 0) 5 Pengenalan sistem-sistem budidaya perairan.H.

budidaya perairan tawar. Enang Harris Dadang Shafruddin .

Supomo T. Tata letak (lay out) fasilitas .H. Suriaatmaja Mohammad Zairin. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. inkubasi telur dan pemeliharaan larva. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Komar Sumantadinata Muhammad M. Raswin Odang C. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. teknik-teknik perangsangan pemijahan. penanganan dan seleksi induk. Identifiasi dan penanggulangan masalah budidaya. Muhammad M.

lapangan. penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan. Raswin Odang C. laboratorium dan peralatan. Komar Sumantadinata Muhammad M. Suriaatmaja Mohammad Zairin . skala dan organisasi balai benih.

formulasi ransum dan wa pemberian pakan. cara diagnosis serta pengendaliannya. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indiiator biologis ikan. Sutomo Achmad Ing Mokoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2 3) 6 Identifikasi parasit ikan. BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 -3) 7 Penyakit ikan. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena . Darnas Dana Yani Hadiroseyani.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2 3) 5 Menelaah sistem usaha peningkatan produksi makanan ale permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. ekologi. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. mencakup asimilasi pakan.

kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan. unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang te qadi di dalamnya. Supomo T. Wardoyo Kukuh Nirmala .H. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia.

H. Suriaatmaja Mohammad Zairin. teknik-teknik perangsangan pemijahan. penanganan dan seleksi induk. Raswin Odang C. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Muhammad M. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. Supomo T.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. Komar Sumantadinata Muhammad M. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. Tata letak (lay out) fasilitas . inkubasi telur dan pemeliharaan larva. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. Identifikasi dan penanggulangan masalah budidaya.

Raswin Odang C. Komar Sumantadinata Muhammad M. laboratorium dan peralatan. Suriaatmaja Mohammad Zairin . penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan.lapangan. skala dan organisasi balai benih.

ekologi. mencakup asimilasi pakan. BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 3) 7 Penyakit ikan.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3)s Menelaahsistem usaha peningkatan produksi makanan alami. permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 . Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. formulasi ransum dan wa pemberian pakan. Sutomo Achmad Ing ~okoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2-3) 6 Identifikasi parasit ikan. cara diagnosis serta pengendaliannya. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indikator biologis ikan. Darnas Dana Yani Hadiroseyani.

Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia.Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan. Wardoyo Kukuh Nirmala .H. unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang terjadi di dalamnya. Supomo T. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan.

pengendalian tanaman air/gulma serta konservasi sumberdaya perairan. fungsi stream. J. teori momentum. gelombang dan pasang).MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Konsepsi Manajemen sumberdaya perairan tawar. statistika fluida.Rahardjo H. Purba I Wayan Nurjaya MSP 321 Hidrodinamika 2 (2 0) 5 Sifat-sifat fluida. Pencegahan penyuburan dan pencemaran perairan. persamaan Bernoulli. hidrostatik. MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2 3) 4 Pengenalan ilmu oseanografi seperti teori terbentuknya laut. sifat-sifat fisika dan kimia air laut (salinitas. keseimbangan panas. Persamaan gerak dasar seperti kontinuitas. Zamani M. Pong Suwignyo K. Praptokardiyo Fifi Widjaja. S. Dinamika gerakan air laut di daerah pantai dan estuaria. Evaluasi potensi sumberdaya perairan dan kesesuaian habitat. Sanusi Neviati P.S. Pariwono I Wayan Nurjaya MSP 322 Dinamika Oseanografi 3 (2-3) 6 Pembahasan lebih mendalam terjadinya pergerakan air di lautan. Oseanografi perairan . Manajemen habitat. arus.

Purba S.Indonesia. M. Rahardjo .

Sirkulasi massa air. J. Sanusi J. Purba. M. radiasi surya. Pariwono E. H. Oseanografi perairan Indonesia. MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Prinsip pengelolaan perairan dengan pertimbangan ekologi. Purba S. bentuk-bentuk cuaca yang berbahaya seperti topan. Evaluasi dan proteksi sumberdaya secara garis besar melalui identifikasi daerah vital dan konsep daya dukung daerah yang bersangkutan. Aplikasi penginderaan jarak jauh dan pencemaran laut dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati laut. kualitas sinar dan panjang hari. arus pasang. H. Penentuan cuaca dan siklon. Hurricane.S. Sanusi S. intensitas dan lama penyinaran. Manan.S.MSP 323 Oseanografi Fisika 3 (2 3) 6 Persamaan gerak air di lautan. Kendala ekologi yang harus diperhatikan dan dijaga dalam pengembangan pemanfaatan sumberdaya perairan pantai. Rahardjo . arus yang diakibatkan angin. arus tanpa gesekan. Rahardjo MSP 324 Meteorologi Laut 3 (2 -3) 5 Komposisi dan lapisan atmosfir bumi. MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2 0) 7 Pengaruh dari proses oseanografi terhadap tingkah laku seperti migrasi dan kepadatan populasi ikan. Pariwono M. tekanan udara dan angin. gelombang yang diakibatkan angin. pergerakan angin dan iklim di Indonesia.

Koesoebiono .

relasi antara struktur anatomik dan lingkungan ikan. Widodo MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3)3 Pengenalan fungi organ tubuh ikan. lchsan Effendie . Analisis dan perkiraan parameter oseanografi dan aplikasinya terhadap eksplorasi sumberdaya hayati laut.F. Faktor penentu perubah populasi. Anshary Chaeruddin Fredinan Yulianda R. Sistematika dan ekobiologi ikan. Keragaman jenis dan perilaku ekologis sumberdaya perairan yang penting berkaitan dengan kegiatan perikanan. Djaja S. arus. Rahardjo Djisman Manurung MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perairan 1 4 (3 3) 3 Azas dan pengertian ekologi-ekosistem. salinitas MSP 423 Oseanografi Perikanan terhadap kelakuan dan kelimpahan ikan. cahaya. Tingkah laku (penyebaran dan reproduksi) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rahardjo Ridmrn Mandi Murniarti Brodjo H. komunitas dan proses suksesi. J. Sjafei M. Moch. Pariwono S. siklus biogeokimia dan alur energi. 3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. daya dukung dan faktor pembatas. Migrasi ikan dan hubungannya terhadap proses oseanografi.3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu.

Sulistiono. .

teritorialitas. Koesoebiono Djaja S. Sjafei Ridwan Mandi. Konsepsi homeostatis dan tingkah laku organisme akuatik. MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 4 Dasar-dasar fisiologi umum. Produktivitas primer ekosistem laut. 3) 6MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan I1 3 (2 Pembahasan tentang adaptasi. sirkulasi. aklimatisasii bioritme. Fenologi. Koesoebiono R W1dodo Dedy Soedharma Tri lswari Subekti. respirasi dan pencernaan hewan air. konsep biosalin dan eutrofikasi. Ridwan Mandi Etty Riani Agustinus Samosir.MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3)4 Taksonomi dan distribusi biota dalam berbagai ekotipe laut. MSP 332 Ekologi Laut Tropis 3 (2-3)5 Penerapan konsep dan . migrasi. Mekanisme adaptasi biota terhadap kondisi ekologis. Kekhasan dan biota di tiap ekotipe yang berkaitan dengan kekhasan kondisi ekologis.

.prinsip ekologis dari kekhasan topografi perairan bahari tropis. Muhammad Eidman Fredinan Yulianda Dedy Soedharma. H. Interaksi antara berbagai struktur masyarakat dengan lingkunga~ya di laut. Studi perbandingan berbagai tipe dan ciri ekosistem bahari dan perkembangannya.

reproduksi makanan dan pertumbuhan ikan. Joko Purwanto M. Omon Djunaedi H. Ichsan Effendie Saddon Silalahi Isdrqjad Setyobudiandi M. Moch. Analisis.Rahardjo Dietrich G. strategi adaptasi demografi sumberdaya hayati dan prinsip pengelolaannya. daerah pesisir dan laut dalam kaitannya dengan tujuan perlindungan dan pelestarian.F. Tingkah laku. ekologi komunitas dan ekologi terapan. Bengen MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3)4 Pembahasan tentang dinamika daur hidup.F. perencanaan tata ruang dan pengelolaan sumberdaya hayati umum. populasi ikan mulai dari telur sampai dewasa. metoda evaluasi dan tehnik pemantauan lahan perairan dalam hubungan dengan potensi dan kesesuaian lahan. Dedy Soedharma Joko Pumanto MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2 0) 7 Perkembangan teori dan konsep kuantitatif terhadap aspek ekologi perairan penting: ekologi populasi. Rahardjo Sutrisno Sukimin .MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2 3) 7 Perkembangan konsepsi.

Sjarif Hitam I Nyoman S. Nuitja Saddon Silalahi MSP 344 Pendugaan Stok Ikan 3 (2-3)6 Konsep. Masalah eksploitasi dan konservasi biota air non ikan tersebut. . Peranan organisme air-ikan sebagai bahan makanan dan bahan baku industri serta masalah eksploitasi dan konsemasinya. Sjarif Hitam Edi Suwandi Saddon Silalahi MSP 343 Sumberdaya Perikanan 11 3 (2 -3)6 Sifat biologis dan diitribusi biota air non ikan yang ekonomis penting bagi sumber bahan pangan hewani dan bahan baku industri. berlapis.MSP 341 Metode Pengambilan Contoh 3 (2 3) 5 Dasar metode pengambilan contoh. batasan dan identifiasi unit stok ikan. Mennofatria Boer &A. surplus yield models. metode pendugaan stok. M. kurva seleksi alat tangkap. Perbandingan efisiensi rancangan pengambilan contoh. distribusi dan eksploitasi organisme air ikan yang ekonomis penting dari berbagai habitat. M. Aziz Omon Djunaedi Isdradjad Setyobudiandi MSP 342 Sumberdaya perikanan I 3 (2 -3) 5 Sifat biologis. rancangan pengambilan contoh. sistematik dan bertahap. acak sederhana.

A.dynamik pool models. Aziz . Mennofatria Boer K.

Interaksi antar komponen. Aziu Isdradjat Setyobudiandi MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan hut 3 (2 3) 7 Tujuan dan dasar manajemen sumberdaya perikanan laut. Pendugaan parameter pertumbuhan. Kelakuan populasi akibat adanya perubahan parameter peubah populasi. Equilibrium yield. Berbagai telaah perbandingan manajemen perikanan dihdonesia . Sutrisno Sukimin Edi Suwandi I Nyoman S. Identifikasi potensi perikanan di perairan tropis. overtishing. Coastal fishing ground dan peranan shelter bagi peningkatan produksi dan konservasi sumberdaya perikanan. mortalitas alami dan mortalitas tangkap.MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan 2 (2 0) 6 Prinsip dan konsepsi manajemen perikanan. rekrutmen. Ismudi Muchsin Mennofatria Boer RA. spawerrecruit models. telaah statistik catch effort dalam estimasi dan manajemen perikanan. Aplikasi manajemen pada populasi yang dieksploitasi dan masalah konservasi. Nuitja MSP 346 Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3)7 Pengertian dasar tentang populasi dan parameter peubah populasi.

Nuitja Edi Suwandi .dan Internasional. I Nyoman S.

Pengelolaan peningkatan produksi. pasang surut dan reklamasi rawa.4. . Teknik-teknik manajemen.A. penataan upaya penangkapan. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Biokimia Hasil Perikanan PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan 3 (2-3) 5 Bertujuan memberi pengetahuan dalam bidang biokimia terutama hasiI-hasil perikanan meliputi: kandungan daging ikan. modifikasifproteksi struktur fisik dan upaya pengembangan budidaya di perairan umum. Aziz Mennofatria Boer.5.4.1. 4. pelestarian sumberdaya perikanan sejalan dengan perkembangan kemantapan perairan.MSP 442 Manajemen Sumberdaya 3 (2 -3)7 Perikanan Tawar Tujuan sumberdaya perikanan tawar. Prospek pemanfaatan sesuai dengan fungsi perairan umum. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 4. Aplikasi model statik dan dinamik dalam eksplorasi sumberdaya laut. Pemodelan dan simulasi ekosistem laut. manipulasi stok. K. irigasi. Sutrisno Sukimin Setyo Budi Susilo Edi Suwandi MSP 443 Model dan Simulasl Ekosistem Laut 3 (2 3)7 Unsur-unsur dan proses pemodelan.5. strategi pengelolaan perikanan terpadu pada proyek dam.

Winarti Zahiruddin Nu janah Wini Trilaksani Heru Sumaryanto PHP 411 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2 3) 7 Mempelajari standarisasi dan pengukuran mutu makanan. peranan industri perikanan dalam usaha perbaikan gizi masyarakat. Mita Wahyuni Rudy R Nitibaskara Dadang Kartapura Agoes Murdiono Jacoeb PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan 1 3 (2 3) 6 Arti dan peranan mutu dalam produksi dan pemasaran hasilhasil perikanan. Pengaruh mutu makanan baik langsung maupun tidak terhadap kesehatan konsumen ditinjau secara kimiawi maupun mikrobiologis. Abu Naim Assik Pipih Suptijah Sukarno Ella Salamah. serta berbagai usaha dan tindakan agar perubahanperubahan menuju ke arah yang diinginkan. PYP 312 Gizi Ikani 3 (2 3) 5 Bahan pangan ikani sebagai sumber gizi. Metode sampling dalam pengendalian mutu. masalah gizi nasional. adanya mikroba yangbersifat patogen dalam makanan. nilai pengolahan terhadap nilai gizi ikan. Pengaruh pengolahan dan food additive (BTK) terhadap makanan. penggunaan daftar analisis pangan. arti dan fungsi .perubahan-perubahan biokirniawi selama penyimpanan dan pengolahan.

Klasifikasi macam dan tipe wadah serta kemasan.serta peranan wadah dan kemasan dalam industri hasil perikanan. .

42. dan persyaratan bahan baku. mikroba dalam makanan dan pembusukan ikan secara mikrobiologis. pengetahuan tentang wadah. kerusakan produk selama dan setelah proses thermal. Mata pelajaran ini mencakup: pendahuluan tentang mikroba ikan dan aspek-aspek yang mempengaruhi. Winarti Zahiruddin Sukarno Nurjanah Wini Trilaksani 45. Membahas juga masalah statistika pengendalian mutu produkproduk hasil perikanan. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Mikrobiologi Hasil Perikanan PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2 3)6 Tujuan pengajaran mata kuliah ini adalah agar mahasiswa dapat mengidentifikasi mutu mikrobiologis produk-produk perikanan. serta konversi penetrasi panas yang berhubungan dengan lama pemanasan dan kondisi mikrobiologi. Abu Naim Assik Wini Trilaksani Winarti Zahiruddin Iriani Setyaningsih PHP 322 Proses Tbermal Hasil Perikanan 3(2 3)6 Definisi. prinsip proses thermal. Rudi Suwandi Abu Naim Assik Ibrahim Bustami lriani Setyaningsih . media.Aspek ekonomi dan sosial serta pengaruhnya terhadap lingkungan perkemasan tradisional serta prospeknya di masa mendatang.

Rudy R. Nitibaskara Dadang Kartapura Winarti Zahiruddin Dadi R. pembekuan dan pengalengan.3) 4 PHP 421 Toksikologi. akibat food additive. pengaruh radiasi yang berkaitan dengan hasil perikanan. pendinginan. nilai gizi. Sanitasi dan Higiene 3 (2 Mempelajari hal-ha1 yang berkaitan dengan toksikologi dan higiene bahan pangan. Sukarsa . hlata kuliah yang diasuh Laboratorium Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2 3)4 Mencakup penanganan ikan dan non ikan yang ekonomis penting sejak ikan diangkat dari air. proses kemunduran mutu. bahan tercemar. Nurjanah Iriani Setyaningsih Pipih Suptijah Mita Wahyuni 45. penanganan di atas kapal. cara-cara pengujian mutu dan prinsip berbagai cara pengolahan hasil perikanan. mencakup baik alami maupun karena mikroba. pengasapan. Selain itu mempelajari juga tentang keracunan secara kimiawi. penanganan di darat sampai kepada konsumen terakhir.43. fermentasi. Dadi R. Sukarsa Iriani Setyaningsih Sukarno Bustami Ibrahim PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Mata ajaran ini mempelajari pentingnya ikan dan hasil-hasil perikanan lainnya sebagai bahan pangan.

.

pemindangan. petis. Dasar-dasar dari cara pengolahan pangan. Rudy R Nitibaskara Agoes Murdiono Jacoeb lriani Setyaningsih Wini Trilaksani PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional3 (2 3) 6 Pengertian. aplikasi prinsip kimiawi. fermentasi). Dadang Kartaputra Rudy R. pengeringan. pengasapan. kecap ikan. posisi dan ciri-ciri pengolahan ikan secara tradisional (penggaraman. Pengertian. minyak ikan. permasalahan dan prospek pengolahan hasil samping (tepung ikan. baik secara tradisional maupun secara modern. agar-agar dan lain-lain). minyak dan . dengan penekanan pada hasil perikanan. kcrupuk. Nitibaskara Winarti Zahiruddin Wini Trilaksani 3) 6 PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan 3 (2 Pengembangan Produk Mempelajari berbagai metoda pengolahan dalam memanfaatkan hasil samping bidang perikanan seperti tepung. faktor-faktor penyebab kerusakan bahan pangan.PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Kandungan dan sifat-sifat bahan pangan ikani. mikrobiologis dan keteknikan dalam proses pengolahan hasil perikanan.

rumput laut. kepitinglrajungan. dan lain-lain). serta berbagai macam diversilikasi produk hasil perikanan (Kamaboko. Selain itu juga mempelajari cara-cara pengolahan hati. FPC. Sukarsa Heru Sumaryanto . kerang.silase ikan. tripang dan lain-lain. sirip dan kulit ikan cucut. lriani Setyaningsih Rudi Suwandi Dadi R. ubur-ubur.

baik skala industri maupun rumah tangga. pengaruh pendinginan dan pembekuan terhadap sifat fisika-kimia . desain berbagai tipe freezer dan cold storage. Sukarsa Abu Naim Assik.PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan 2 (2 0) 7 Teknologi Hasil Perikanan Topik-topik pilihan dalam penanganan serta pengolahan hasil-hasil perikanan dengan segala aspeknya dengan penekanan pada kemungkinan penelitian dan pengembangannya.4. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Industri Hasil Perikanan PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri 3 (2 3) 4 Hasil Perikanan Mata kuliah ini mempelajari pengenalan ciri umum hayati sumberdaya perairan (hayati dan non hayati) dengan lebih ditekankan pada manfaat apa yang dapat dan sudah diambil baik dari cangkang maupun dagingnya atau zat yang dikandungnya sebagai bahan baku pengolahan. metode pendinginan dan pembekuan. Wini Trilaksani Nurjanah Rudi Suwandi Dadi R Sukarsa PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan 3 (2-3)s Definisi refrigerasi di bidang perikanan. 45. Rudy R Nitibaskara Etty Eidman Dady R.4.

.

lbrahim Bustami Sukarno Abu Naim Assik Heru Sumaryanto PHP 343 Manajemen Laboratorium lndustri 3 (2 3) 6 Hasil Perihnan Pengadaan mata kuliah ini diharapkan agar mahasiswa mempunyai bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam manajemen laboratorium umumnya serta pengujian mutu dan komposisi produk dan bahan mentahnya dalam rangka pengembangan industri pengolahan hasil perikanan. Ella Salamah Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Rudi Suwandi . Teknik pengeringan mutu. Rudi Suwandi Ibrahim Bustami Sukarno Linawati PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perihnan 3 (2 3) 5 Mata kuliah ini mempelajari tentang teknik-teknik pengolahan yang berkaitan dengan berbagai proses pengolahan hasil perikanan. ekstrusi dan lain-lain. proses dan alatalatnya. mekanis dan spray drying. Teknik pengalengan. Teknik pengolahan hasil samping dengan ekstraksi. refrigerasi di atas kapal.produk. Teknik pendinginan dengan alat-alatnya. Teknik pengeringan dengan cara penjemuran. penyimpanan dan distribusi produk bcku.

dinamika kimia. Sukarno Linawati Ella Salamah Abu Naim Assik PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (2 3) Industri Hasil Perikanan Mempelajari masalah perencanaan dan pengaturan ruangan. sifat dan mekanisme reaksi. operation research dan produktivitas. bahan dasar (hasil perikanan) untuk mencapai hasil yang optimal. Ibrahim Bustami Linawati Sukarno Dadi R. Menyinggung juga hukum termodinamika. Sukarsa . faktor-faktor yang mempengaruhi hasil akhir. sifat-sifat koligatif viskositas larutan/campuran/koloid/emulsi. penentuan jenis dan hubungan mesin dan peralatan. Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Ibrahim Bustami Abu Naim Assik PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2 3) 7 Definisi dan Istilah dalam industri hasil perikanan. persentase hasil dan kemurnian hasil dalam industri hasil perikanan.termokimia. terutama hidrokoloid. quenving theory. efisiensi teknis dan ekonomis dalam proses produksi.PHP 344 Kimia lndustri Hasil Perikanan 3 (2 3) 5 Sintetis.

penerapan komputer dalam industri hasil perikanan. fungsi dan faktor produksi.H.1. penerapan komputer dalam bidang pengawasan mutu produk hasil perikanan. penerapan komputer dalam bidang mikrobiologi.55. MSY.PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri 3 (2 3) 7 Hasil Perikanan Pengetahuan tentang ilmu komputer. faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan. penyusunan program. teknik dasar optimasi pada perikanan dan bentuk-bentuk umum pasar. Agoes Murdiono Jacoeb John Haluan Linawati Sukarno 4. penerapan komputer dalam bidang kimia pangan ikan. Sahat M. MEY dan Effort. Simandjuntak Wahyudi SEP 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2 3) 3 Pengenalan mengenai sumberdaya perikanan dan bentuk usaha budidaya dan penangkapan ikan di perairan umum dan laut. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Perikanan SEP 212 Ekonomi Perikanan 3 (3 0)4 Pola dasar permintaan terhadap hasil perikanan. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 455. pengenalan bahasabahasa komputer. . pangan ikan.

interpretasi laporan keuangan.Komoditas perikanan komersial dan pemasarannya. Damanhuri SEP 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3 3) 7 Pengetahuan tentang manajemen usaha perikanan dilihat dari istilahlarti usaha. . Sahat M. menyusun laporan keuangan.. arti dan fungsi pengeluaran. membuka perkiraan dari neraca awal. pengantar dan praktikum di perusahaan-perusahaan tradisional. H. personali. cara-wa pendekatan untuk peningkatan pendapatan. Bentuk-bentuk perusahaan. Prospek perikanan pada masa depan. Sunatmo Sardono Dinarwan Tridoyo Kusumastanto Didin S. Simandjuntak Sarib Murtadi ~unatmo Sardono Ayub M Hanafiah SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 -3) 5 Menyusun daftar inventaris. persiapan dan strategi marketing. arti dan fungsi pendapatan. posting jurnal ke dalarn buku besar dan tambahan. dana dan modal. klasifikasi usaha. profil manajemen perusahaan. analisis usaha perikanan dan perencanaan usaha perikanan. membuat jurnal dari transaksi. Masyarakat perikanan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan perikanan. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. persiapan dan pengawasan produksi.

~irnanhuri Tridoyo Kusumastanto Dinarwan .madya dan maju. Sunatmo Sardono Didin S.

Swot analysis problem perusahaan. peranan dan fungsi koperasi dalam pembangunan. Manajemen koperasi perikanan (alat organisasi dan peranannya). P. proses manajerial. Sikap dan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang koperasi perikanan (peraturan dan perundang-undangan koperasi) serta langkah-langkah pembinaan koperasi perikanan. kepemimpinan dalam implementasi strategi dan pengembangan perusahaan. Perencanaan program penyuluhan. kebijakan dan taktik serta pengambilan keputusan dalam perusahaan perikanan. Damanhuri Dinarwan SEP 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3)6 Tujuan dan pengertian. Metode-metode dalam penyuluhan. Pendidikan sebagai dasar penyuluhan. Kedudukan penyuluh dalam pembangunan perikanan. Organisasi dan perkembangan penyuluhan perikanan. Sunatmo Sardono Tridoyo Kusumastanto Didin S. Evaluasi dalarn penyuluhan. latar belakang lahirnya koperasi perikanan di Indonesia.SEP 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (2 3)7 Konsepsi perusahaan. Sobari SEP 322 Penyuluhan Perikanan 3(2 3) 5 Tujuan dan Pengertian. Sarib Murtadi M. khususnya pembangunan masyarakat nelayadpetani ikan. strategi dan taktik. Lingkungan ekstern dan intern perusahaan. Jenis-jenis koperasi dan perbedaannya dengan bentuk-bentuk kerjasama lainnya. . penentuan strategi.

Sobari . P.Sarib Murtadi M.

proses dan bentuk interaksi sosial. perubahan masyarakat nelayadpetani ikan. Rumusan masalah dan hipotesis. Kuesioner dan wawancara. jenis-jenis kredit perikanan. tujuan dan fungi bagi pemerintah. Analisis data. Problem penelitian sosial. nilai-nilai sosial dan budaya serta sistim kelembagaan masyarakat nelayan. stratifikasi sosial dalam masyarakat nelayanlpetani ikan. sikap dan pandangan hidup masyarakat nelayadpetani ikan. metode-metode penelitian sosial. Pengertian dan unsur-unsur kredit. five C's of credit. kreditur. Penulisan laporan. Abubakar Umbari SEP 421 Metode Penelitian Sosial 3(2-3)7 Tujuan dan pengertian penelitian sosial. Sarib Murtadi Abubakar Umbari SEP 331 Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan 3 (3 0) 6 Pengertian dan ruang lingkup . debitur dan masyarakat. Konsepsi dan pengukuran.SEP 323 Sosiologi Perikanan 3 (2 -3) Ciri-ciri nelayadpetani ikan. fungsi dan usaha bank. jenis dan struktur. Sarib Murtadi Rilus istiqlaliyah Muflikhati SEP 324 Bank dan Perkreditan 2 (2 0) 5 Pengertian landasan. pokok bunga dan angsuran dan peranannya dalam pembangunan perikanan Indonesia. Sampling.

suplai dan demand.. macam-macam resiko dalam pemasaran.pendekatan dalam mempelajari ilmu tataniaga dan ciri-ciri tataniaga yang berkaitan dengan ciri produksi. Hanafiah Suharno . pasar dan harga. Ayub M. konsep dasar. fungsi tataniaga.tataniaga.

Hasril H. Konvensi hukum laut dalam hubungannya dengan kepentingan nasional. karakteristik produksi. pengertian penawaran dan permintaan). Hanafiah Lusi Fausia SEP 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2 3) 7 Fungsi dan peranan lembaga pemasaran. ciri-ciri penawaran dan permintaan hasil perikanan. Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi alat analisis untuk mencapai solusi yang menguntungkan terhadap gejala-gejala yang timbul dalam proses pemasaran. kelembagaan dan saluran pemasaran. sumber. Pencemaran perairan dan pengaturan hukumnya. konsep harga dan biaya. Sifat pemasaran hasil perikanan. kebijaksanaan pemasaran dan peranan pemerintah. Hak dan kewajiban Indonesia sebagai negara pantai. Penarikan garis batas dengan negara lain.SEP 332 Tataniaga Hasil Perikanan 4(3-3) 6 Dasar-dasar pemasaran (konsep dasar. Jasin Suharno SEP 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2 3) 5 Pengertian sifat. jenis. peristilahan dari hukum dan pelimpahan wewenang. penegakan hukum di perairan Indonesia. Ayub M. konsekuensi-konsekuensi yang timbul dan tindak antisipasi yang diperlukan agar produk tetap menjadi kebutuhan pihak konsumen secara terus-menerus dengan tetap memberikan keuntungan bagi perusahaan. aspek . Wilayah perairan Indonesia. undang-undang perikanan Indonesia dan perbandingannya dengan negara lain. fungsi dan proses pemasaran. Cara menentukan garis pantai. sanksi. Perdagangan antara negara dan riset pemasaran. Strategi perbaikan pemasaran.

Badan usaha dalam bidang perikanan dan ketentuan hukumnya. . hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan penanaman modal. Peraturan karantina dan lalu lintas ikan.hukum tentang pembebasan tanah dalam pelaksanaan pembangunan.

struktur data. pengantar apliiasi komputer. kerangka sistem informasi.Simandjuntak SEP 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3)6 Pengantar ekonometrika. suku bunga pendapatan. permodelan sistem. nilai dan harga. memahami data.H. peraturan di bidang perikanan dan kebijaksanaannya. Sahat M. studi kasus. Sahat M. penggunaan peubah boneka analisis data deret waktu. dan penggunaan sumberdaya perikanan. masalah ekonomi. beberapa model ekonometrika untuk mengatasi penyimpangan model klasik. spesifiasi model ekonometrika.Masalah hukum di perairan umum. resiko dan ketidakpastian serta tujuan sosial dari sumberdaya.H. permasalahan konservasi. pengolahan data perikanan. Simandjuntak Achmad Fachrudin SEP 345 Hukum Laut 3 (3 0) 6 . pendugaan parameter. perikanan. Omay Santika Aribowo Prijosaksono SEP 344 Sistem Data Perikanan 3 (2 3) 5 Pengenalan struktur dasar suatu sistem. Etty Eidman SEP 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3 0) 6 Sebuah pengantar penggunaan pemikiran ekonomi pada sumberdaya perikanan. verifiasi model.

laut teritorial.Masalah legal dalam eksplorasi pemanfaatan sumberdaya laut. termasuk sumberdaya daerah pantai. paparan .

Etty Eidman SEP 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2 3) 7 Metode-metode evaluasi. analisis jaringan kerja. net present value. Sahat M.6. analisis fmansial dan ekonomi. analisis kepekaan kelayakan proyek. rasio biaya-manfaat. kriteria investasi dan ranking. Kepentingan dan kelemahan tujuan ganda pada pembangunan perikanan Indonesia secara biologis. ekonornis dan sosial. harga pasar. IRR.H. Zona Ekonomi Ekslusif. suku bunga. Wawasan Nusantara.benua. time value of income. zona berdampingan dan benua. Simandjuntak Wahyudi Tridoyo Kusumastanto SEP 442 Kebijaksanaan Pembangwn Perikanan 3 (3 0) 7 Pengertian pembangunan ekonomi.H. Fauzi Syam 45. harga bayangan. diskonto. Sahat M. Kedudukan perikanan pada perekonomian Indonesia. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 43.1. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Peribnan PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3)4 Pengertiantentang jenis. klasifiasi dan karakteristik material serat-serat tekstil sebagai bahan jaring meliputi sistem penomoran . money. sejarah perkembangan teori pembangunan pertanian dan tujuan pembangunan perikanan. Simandjuntak A. Tujuan dan strategi pembangunan perikanan Indonesia.6.

deskripsi unit penangkapan ikan berdasarkan klasifikasi standar nasional.dan konstruksi yarn. . respon ikan terhadap alat dan perangkat penangkapan ikan serta lingkungannya sebagai dasar pengembangan metode penangkapan ikan. twine dan cord serta perhitungan-perhitungan dan cara pengujian terhadap sifat-sifat fsik bahan jaring. pukat cincin. penekanan khusus diberikan pada teknologi penangkapan ikan yang penting di Indonesia seperti pukat udang. rawai tuna. Daniel R Monintja Betty Pentury PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3(2-2)5 Tingkah laku ikan. klasifikasi metode penangkapan ikan. Wisnu Gunarso Anwar BeyPane PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2 3) 5 Perkembangan teknologi penangkapan ikan dan faktor-faktor penentunya. Bambang Murdiyanto Diniah Bahar Sobari PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3 0) 4 Definisi penangkapan ikan dan jenis-jenis kegiatannya. huhate dan sebagainya. prinsip-prinsip metode penangkapan ikan berdasarkan jenis dan habitat ikan. jaring insang.

Daniel R Monintja M. Sondi.serta kemungkinan pengembangannya.ta . Feldi A.

bentuk dan wa pembuatan serta sifat-sifatnya baik alat penangkapan yang tradisional maupun yang modern. dan wisata karya (field trip). Mengikuti berbagai kegiatan operasi penangkapan ikan.PSP 313 Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3) 6 Pengertian klasifikasi alat penangkapan &an. serta jenis-jenisnya. Wahyu Diniah Bahar Sobari PSP 314 Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya 4 (3 2) 5 Hayati Laut Pengertian tentang kegiatan penangkapan. Kusman Mangunsukarto Ronny I. pole dan line. Baskoro PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan 2(1-3)7 Sumberdaya Perikanan Bekerja di basis-basislpangkalan dan di kapal perikanan. Wahyu PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi 2 (1 3) 7 . Daniel R Monintja Mulyono S. trawl. Pengenalan dititikberatkan pada gillnet. light fishing dan seine net. Kusman Mangunsukarto Ronny I. purse seine. long line. unit penangkapan.

Kelautan Latihan bekerja di laut. latihan eksplorasi dan survai sumberdaya &an. penggunaan berbagai peralatan keiautan. Daniel R Monintja Mulyono S. Baskoro .

Navigasi elektronik: prinsip penggunaan instrumentasi elektronik untuk navigasi. Bonar P. Bonar P. stability. Bonar P. rambu-rambu dan peraturan lalu lintas' laut. hubungannya dengan metode penangkapan ikan dan daerah penangkapan ikan. Pasaribu Mohammad Imran PSP 323 Navigasi I1 3 (2-316 Navigasi selestial : penentuan posisi kapal dengan menggunakan benda-benda langit. pengukuran simpangan kompas. Cara-cara penentuan posisi kapal. Pasaribu James P. Pasari bu Mohammad Imran James P. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Kapal Perikanan dan Navigasi PSP 321 Kapal Perikanan 4(3-3)s Definisi. Sifat-sifat kapal perikanan. penggunaan almanak nautika dan sebagainya.45. penggunaan pesawat-pesawat navigasi. Panjaitan PSP 322 Navigasi I 3(2-3)s Pengetahuan tentang peta-peta. Panjaitan PSP 324 Kepelautan 4(3-3)6 Semboyan. perhitungan variasi dan kesalahan kompas.62. material dan sebagainya. Manajemen dan profibility kapal perikanan. desain dan konstruksi kapal perikanan yang meliputi propulsive engine. penanganan kapal dan keamanan pelayaran. Pasaribu . tali-temali. Bonar P.

Gondo Puspito .

teori kalibrasi. sonar. penerapan prinsip akustik pada media air. Pengenalan alat-alat akustik bawah air. karakteristik echo ikan (individual maupun kelompok). Prinsip mekanisme kerja ecbo integrator.PSP 325 Instrumentasi Kelautan 3 (2 3) 6 Pengenalan Instrumentasi kelautan. Bonar P. standar ketepatan dan ketelitian. Bonar P. Pasaribu I Nyoman Arnaya . Pasaribu I Nyoman Arnaya Darmawan PSP 422 Akustik Kelautan 3(2-3)7 Deteksi ikan. Perbaikan mekanis dan elektronik. akustik bawah air untuk mendeteksi dan menghitung gerombolan ikan. dan alat-alat bantu elektronik (fish finder. Bonar P. Pasaribu lndra Jaya PSP 421 Instrumentasi Penangkapan lkan 3 (2 3) 7 Prinsip penggunaan alat-alat bantu mekanik (power block. winch. davit dan sebagainya). Pasaribu Indra Jaya I Nyoman Arnaya PSP 326 Dasar-dasar Akustik 3(2-3)6 Pengetahuan dasar tentang teori akustik. line hauler. pemeliharaan instrumen. validitas hasil. net recorder dan sebagainya) pada penangkapan ikan. Bonar P. Estimasi kelompok ikan dengan echo integator.

.

dan keterikatan antara elemen yang menjadi ciri-ciri ilmu sistem. U. Analisis optimasi dan alternatif operasi penangkapan ikan. Perencanaan dan pengembangan pelabuhan perikanan. A. tempat pendaratan ikan dan evaluasi teknis. Pengenalan pada falsafah. Bambang Murdiyanto Ernani Lubis PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada 2 (2 0) 5 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Sejarah perkembangan ilmu dan konsep-konsepnya untuk analisis dan kontrol dalam bidang pemanfaatan sumberdaya perikanan. musim dan perairan. Ayodhyoa PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3 0) 7 Sistem operasi penangkapan ikan yang meliputi penentuan basis operasi. batasan. Penyebaran daerah penangkapan ikan menurut spesies. seleksi daerah penangkapan ikan. John Haluan Budi Wiryawan PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3 3) 7 Faktor-faktor lingkungan perairan yang mempengaruhi terbentuknya suatu daerah penangkapan ikan. Djisman Manurung H. .PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) 5 Pelabuhan perikanan sebagai basis industri perikanan. penyusunan armada perikanan. lokasi fungsi dan fasilitas serta pengelolaannya.

John Haluan Tri Wiji Nurani .

Djisman Manurung H. Monintja Vincentius P.U. Siregar . John Haluan James J. Panjaitan 3) 7PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3 Perencanaan inventarisasi sumberdaya. penggunaan alat standar. evaluasi kemelimpahan untuk kepentingan pemanfaatannya.PSP 433 Aplikasi Komputer dalam 3 (2 3) 7 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyusunan program dan penggunaan komputer untuk penyelesaian model matematik dalam sistem dan analisis pemanfaatan sumberdaya perikanan. Ayodhyoa Daniel R. berbagai metode survai kelimpahan dan penyebaran sumberdaya.A.

Auburn Univ. 1986) 10. 1%8). Wardoyo (Ir. Zairin Junior (Ir. 1%9) a.Ing Mokoginta (Ir. 1984) 16.. Japan. Supomo T)i. Darnas Dana (Ir. IPB. IPB. 1%5). 1%7)..Sri Lestari Angka (Ir.USA. UI. Auburn Univ. (MSc. USA.6. Daniel Djokosetianto (Ir. IPB. 1987) 9. (MA& Kyushu Univ. Simon Fraser Univ. Dadang Shafruddin (Ir. IPB. IPB 1988) 2. Jurusan Budidaya Perairan 1. 1988) 14.4. (MSc. (MS. IPB. 1975).Kusman Sumawidjaya (Ir. IPB. IPB. 1987) 7. Raswin (Ir. Edi Supriono (Ir. 1974). (Dr. IPB. Dedi Jusadi (Ir.(MS. 1978). Auburn Univ. 1985) 17.Odang Carman ~uriaatmadja (Ir. . (MSc. IPB.IPB. USA. Univ. 1976) 18. (MS.(MS.Komar Sumantadinata (Ir.. (MSc. 1966). IPB. France.Canada 1982) 5.Auburn Univ.1976).1. (Drs. IPB.. IPB..USA. 1967) 3.. K ukuh Nirmala (Ir.Chaerul Muluk (BSc.Muhammad +liiddin (Ir. 1989) 8..Enang Harris ~urawidja~a (Ir. (MSc. (Dr. UNDIP. 1%2). 1982). 1977). 1989) 15. 1985) 6. IPB. de ClermontFd 11. Kochi Univ. IPB. IPB. 1983). Perancis. IPB. 1979) 4. 1986) 13. 1978).Barnbang Irawan (Ir. IPB. 1982) 11. Muh. Muhammad M. IPB.

USA. IPB. Miami. Yani Haduoseyani (Ir. l%S). IPB. Univ. 1972) 19. 1973) 20.Sutomo Achmad (Ir.Japan. 1984) . (MSc.

Univ. at. IPB. IPB. Univ. de Clermont Fd. 1990) 3. IPB. 1984). IPB. Univ.N.4. 1983) . 1972). 1974) 2. IPB. 1982) 9. 1984) 8. Tyne.Etty Riani (Ir. 1978) 10. of New Castle. Dietriech Geoffrey B. Hendarti Muluk (Ir. Muhammad Eidman (MSc. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan 1. Enan Mulyana Adiwilaga (Ir. IPB. Ismudi Muchsin (Ir. Nuitja (Ir. Djadja S. (Dr. UPMC. New England. IPB. Harpasis S. I Nyoman S. FRG. ) 4. 1987) 16. AIT Thailand. FRG. (Dr. IPB. IPB. 1975). 1977) 6.. 1976). IPB. I. 1978) 15. Tokyo UnivJapan. France. Suryadiputra (Ir. Anshary Chaeruddin (Ir. (Dr. France.. (Ir. (PhD.62. Fifi Widjaya (Ir. Polytechnique de Toulouse Frane. Sanusi (Ir. 1984) 13. USTL.N. (MSc. Univ. Res. Edi Suwandi (Ir. IPB. USA. Ins. Bambang Widigdo (Ir. 1985) 18.. Agustinus M. USA. 1985) 7. France. Australia. IPB. Isdradjat Setyobudiandi (Ir. 1985) 20. IPB. 1980). IPB. 1983) 11. (Dr. 1984) 19. IPB. 1979). Texas A & M Univ. 1973). 1980) 21. 1987) 14.. Miami. Inggris. Lumbanbatu (Ir. H. at. Hefni Effendi (Ir. 1971) 17. (Dr. (M. 1985). Ario Damar (Ir. IPB. Fredinan Yulianda (Ir. (Dr. 1988) 5. Dedy Soedharma (Ir. (Dr. 1985) 12. Sjafei (Ir. 1967). (MSc. 1971). IPB.. IPB.Sc. 1976). IPB. 1%2). IPB. Maximilian Univ. Samosir (Ir. Djamar F. Maximilian Univ. 11. Nat. IPB.

Mulia Purba (Ir. France. (Dr. (Dr. Univ. 1982). IPB. (Dr. Toulouse. Aus. Innsbruck. 1978) 31. USA. 1976). Johan Basmi (Ir. IPB. Mennofatria Boer (Ir. IPB.. IPB. Univ. Saddon Silalahi (Ir. IPB. IPB. 1982) 37. IPB. Muhammad I. 1979) 26. 1988) 32. 1982) 39. Ridwan ~ffandi (Ir. North Carolina State Univ. Kadarwan Suwardi (Ir. 1984) 33. 1979) 42. Queensland Univ. ENSA. IPB. Kentucky. 1977).. Miami. IPB. (MSc.. 1987) 36. (MS. Mohammad Sjarif Hitam (Ir. 1974). Neviaty Putri Zamani (Ir. 1974). 1970). IPB. South Australia. UI. IPB. 1981). 1987) 23. ITB. 1981) 24. IPB. 1986) 30. 1976). IPB. 1971). IPB. France. Toulouse. France. North Carolina State Univ. IPB. 1990) . (Dr. IPB. 1986) 41. Louisiana State Univ. USTL.22. IPB. 1988) 29. 1979). Joko Purwanto (Ir.. Kardiyo ~ra~to'kardi~o (Ir. 1968). UPMC. Murniati Brojo (Ir. H. ENSA. IPB. 1977) 35. 1970). IPB. Univ. Paris 7. IPB. 1%4) 38. (DEA. Omon Djunaedi (Ir. USA. (Dr. USA. France. France.. Claude Bernard Lyon I. Richardus Kaswadji (Ir. Univ. USA. Fajar Rahardjo (Ir. (MSc. Univ. (MSc. (Prof. Koesoebiono (MSc. 1%1). IPB. (MSc. (Dr. (PhD. 1974). 1988) 34.. 1980). France. Iowa State Univ. Univ. (Dr. 1%3). IPB. Rokhmin Dahuri (Ir. 1971) 25. Kiagus Abdul Aziz (Ir. 1979) 27. John Pariwono (Ir. Pong Suwignyo (Ir. 1986) 40. Santoso Rahardjo (Ir. (MSG AIT. Austria.. USA. (Dr. (MS. 1973) 28. Effendie (Drs. Thailand. Moh. (MSc. USA. 1984). 1974). 1983).

Rudy R. USTL. Mita Wahyuni (Ir. IPB. IPB. Sukarno (Ir. Heru Sumaryanto (Ir. Linawati (Ir. IPB. IPB.63. 1981) 46. I Wayan Nurjaya (Ir. Sri Purwaningsih (Ir. 1987) 48. 1988) 50. IPB. 1987) 10. IPB. UNPAD. IPB. IPB. 1969). 1987) 9. Sutrisno Sukimin (Ir. 1985) . (MS. 1%7). 1976). IPB. IPB. Agoes Murdiono Jamb (IT. 1981) 13. 1984) 3.Abu Naim Assik (Ir. IPB. IPB. IPB. IPB. UNPAD. IPB. 1983) 47. Rudi Suwandi (Ir. 1984). (MSG Univ. 1972) 5. IPB. Sugiarti Suwignyo (Ir. Nitibaskara (Ir. 1984) 15. IPB. Dadang Kartapura (Ir. 1982) 11. Pipih Suptijah (Dra. IPB. 1978) 4. Sigid Haryadi (Ir. IPB. IPB. IPB. 1976) 4. IPB. IPB. Sulistiono (Ir. IPB. Dadi Rochnadi Sukarsa (Ir. Widodo (Ir. Wini Trilaksani (Ir. USA) 12. 1971) 16. 1984) 7.43. Winarti Zahirudin (Ir. 1972) 45. Tri Partono (Ir. (Dr. 1980) 6. Washington. (MS. 1985) 49. Ella Salamah (Dra. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 1. 1984) 44. ) 14. France. 1990) 2. 1985) 8. Setyo Budi Susilo (Ir. Iriani Setyaningsih (Ir.

1985) 18. IPB. IPB. UNPAD. Nadhiroh (Ir. IPB. Iis Diatin (Ir. UGM. 19 ) 11. Tridoyo Kusumastanto (Ir. IPB. 1983) 15. Abu Bakar Umbari (Ir. 1985) l.4. IPB. Omay Santika (Drs. IPB. 1981) 2. IPB. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 1. IPB.3. IPB. 1984) 14.. Sahat MH Simandjuntak (Ir. Wisconsin. 1980). 1975) 20. IPB. Ayub Mahmud Hanafiah (Ir.6. Lusi Fausia (Ir. Hasril Hamid Jasin (Ir. 1975) 10. IPB. (MS. SA. Sunatmo Sardono (Ir. 1970). Aribowo Prijosaksono (Ir. Dinarwan (Ir. IPB. 1987) 12. 1984) 23. 1985) 22. IPB. (MSG Univ. Didin S. IPB. IPB. Prihatna Sobari (Ir. IPB. IPB. 1987) 3. 1980). 1%7) 9. 1974) 19. UNPAD.4. Narni Farmayanti (Ir. Wahyudi (Ir. 1961) 17. 1972) 6. IPB. 19 ) 5. Moch. Sarib Murtadi (Ir. Univ. IPB. 1985) 4. IPB. Damanhuri (Drs. Achmad Fachrudin (Ir.USA. 1986) . Akhmad Fauzi Syam (Ir.Suharno (Ir. Japan.) 16. (MS. 1985) 7. Istiqlaliah Muflikhati (Ir. Wisconsin. IPB. (MSc. 1966). IPB. Kagoshima Univ. 1970). 1968) 21. 1987) 8. Etty Rachjati (SH. Rilus (Ir. 19. (MSc.

Domu Sirnbolon (Ir. 1983). (Dr. Fisheries. Tokai Univ. 1979). Aix-Marseille II. 1989) 6.. Barnbang Murdiyanto (Ir. 1989) l3. Betty Pentury (Ir.. 19 ) 4. 1%8). Japan. Hokaido Univ. 1967) 15. Ari Purbayanto (Ir. 1990) . 19 ) 2. (MSqTokyo Univ. Monintja (Ir. 1984) 11. (DEA.... (Dr. (MSG Tokyo Univ. Japan. 19 ) 12. Japan. Japan.4. IPB. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan 1. 1977).Sc. Dr. 1987) 9. IPB. 1980). 1986). Univ. H. 1989) 3. Anwar Bey Pane (Ir.. Fisheries.65. Ayodhyoa (Ir. Perancis.U. Univ. Tokyo Univ. Nantes. 1977). 1981). Japan 1982) 7. I Nyoman Arnaya Or. Miami. Japan. Univ. IPB. Perancis. Nantes. Aix-Marseille 11. (DEA. 1972). IPB. IPB. Diniyah Bahar Sobari (Ir. IPB. (MSc. Tokai Univ. 1986) 8. Gondo Puspito (Ir. Japan. IPB. Hokaido Univ. Budi Wiryawan (Ir.. IPB. Perancis. 1987) 14. (Dr. IPB. Univ. 1986). Tokyo Univ. (Dr. 1965). (Dipl.A. Agnes Sri Mulyani (Ir. IPB. Rhode Island. 1969). College of North Wales. IPB. 1978). 1983). 1973) 10... IPB. USA. (M. Univ. (MSc. Perancis. Djisman Manurung (Ir. Hokaido Univ. Bonar P. Pasaribu (Ir. Japan. Ernani Lubiis Pane (Ir. Daniel R. (Dr. IPB. (Cert. Japan. IPB. 1965). 1981) 5.

1984) 18. 1986) 17. (MSq Tokyo Univ. 1986) . IPB. Indrajaya Or. IPB. IPB. Ibrahim Bustami (Ir. 1979). 1987) 19. Fisheries. IPB. (Dr. 1973). Japan. IPB. James Parlindungan Panjaitan (Ir.John Haluan (Ir.16.

1985). (MSc. Siregar (Ir. IPB. 1989) 28. Kagosima Univ. Japan. (M. 1990) 23. 1985) 22. Japan. 1986).. Mohammad Imron (Ir. Tyne. Totok Hestirianoto (Ir. Vincentius P. 1971).19 ). M.20. . IPB. Tri Widji Nurani (Ir. IPB. Univ.. Feldi A..Sc. Wisnu Gunarso (MSc. ) 27. (M. 1979) 21. 1987) 29. IPB. IPB. Japan. of New Castle. Nurjanah (Ir. Ronny Irawan Wahyu (Ir. IPB. Sulaeman Martasuganda (Ir. (M.Sc. Inggris.. Sondita (Ir. IPB. 1983) 25. Canada. 1979). Baskoro (Ir. IPB. 1987) 24. 1980) 30. Kusman Mangunsukarto (Ir. Shinsu Univ.Sc.. Mulyono S. 1984) .. (PhD. Shinsu Univ. 1986) 26. IPB.

H. 5.5. Dengan demikian Fakultas Peternakan IPB akan menghasilkan Sarjana Peternakan yang selain terampil di bidang peningkatanpeningkatan produksi peternakan. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan). Ibnu Katsir Amrullah . Pallawarukka Pembantu Dekan I1 : Drh. Ir. Produksi Ternak. Disamping itu untuk mengembangkan bakat mahasiswa kepada mahasiswa ditawarkan beberapa mata kuliah dalam bentuk silabus baik dari dalam maupun dari luar bidang keahlian yang disalurkan ke arah penunjang keahlian tertentu (Produksi Ternak. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. juga dapat mengembangkan kemampuannya antara lain di bidang Biologi. Dudung Supandi Pembantu Dekan 111 :Dr. MSc Pembantu Dekan I : Dr.1.2. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan di Fakultas Peternakan IPB adalah untuk menghasilkan Sarjana yang terampil dan kreatif yang mampu memecahkan masalah. menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional dalam bidang peternakan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan produksi Peternakan secara umum. FAKULTAS PETERNAKAN 5. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak serta Sosial Ekonomi Peternakan merupakan kurikulum inti Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. melaksanakan penelitian. Beberapa mata ajaran wajib sebagai satu kesatuan dari ilmu-ilmu di bidang Produksi Ternak. Lily Amalia Sofyan. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan.

SH. .Tata Usaha : Dedi Tauhid.

R. Sri Supraptini Mansjoer Kepala Lab. Pendidikanl Penyuluhan : Prof. Asikin Natasasmita Kepala Lab. Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak : Prof. Agrostologi : Dr. Dr. Suryahadi Kepala Lab. Richard W. Ternak Unggas : Prof. Nutrisi : Dr. Ternak Babi : Prof. Ir.22. R. Toha Sutardi Yrzry Kepala Lab. Dr. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Ketua : Dr. Dawan Sugandi Kepala Lab. H. Ternak Perah: Prof. Adi Sudono 5. Lily Amalia Sofyan. Eddie Gurnadi ?T Kepala Lab. Arnri Djahi Sekretaris : Ir.E. Margono Slamet Kepala Lab. Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Ketua : Dr. Dr. Dr. D. Ternak Daging Kecil : Prof. Dr. MSAE Kepala Lab. Dr. Ir. T. Ir. Baihaqi H. Dr. Sihombing Kepala Lab. MSc p~ 533. Adi Sudono Sekretaris : Dr. Ir. Soedarmadi Hardjosuwignyo 'b= Kepala Lab. Harimurti Martojo Kepala Lab.52. Lumintang. H.1 Jurusan Produksi Ternak Ketua : Prof. Ahmad Sekretaris : Dr.Makanan Ternak : Dr. Ternak Daging Besar dan Kerja : Dr. Bisnis dan Manajemen .

MSc . kmail Pulungan. Koeswardhono Mudikdjo Kepala Lab.Peternakan : Dr. Perencanaan dan Pengembangan : Ir.

Mata Kuliah Kredit Sentesler 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 IPT 221 IMT 211 IMT 231 SET 221 SET 224 TNH 211 AGM 211 3 (2-3) Pengantar Ilmu Peternakan 2 (2-0) Pengantar Ilmu Nutrisi 3 (2-3) Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2-3) Ekonomi Produksi 3 (2-3) Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) Klimatologi Jumlah: 20 sks Semester 4 IPT 222 Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2-3) IPT 261 Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2-3) IPT 231 Genetika 3 (2-3) IMT 221 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2-3) FIF 241 Fisiologi Ternak 3 (2-3) STK 211 .3. Program Studi Produksi Ternak Kurikuhtrlt No.5.PROGRAM STUD1 DAN KURIKULUM 53. Metode Statistika 3 (3-0) Jumlah: 21 sks Semester 5 IPT 332 Pemuliaan Ternak 3 (2-3) IPT 341 Produksi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-3) .1.

IMT 322 Tatalaksana Padang Penggembalaan dan Padang Rurnput 3 (2-3) .

Perundangan Peternakan dan Hukum Agraria Minat Jurusan 1 Minat Jurusan 2 Minat Jurusan 3 Seminar Pilihan/Elektif Jumlah : 21 sks . Peternakan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Sentester 7 SET 411 IPT 471 SET 431 Penyuluhan Peternakan Pengolaban Hasil Ternak Peraturan.firikuluni -Semester 5 (Lanjutan) SET 322 RPR 301 IF'T 314 Usaha Peternakan Fisiologi Reproduksi & Inseminasi Buatan Pengendalian Kesehatan Ternak 3 3 3 (2-3) (2-3) (2-3) Jumlah : 21 sks Sentester 6 IPT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2-3) IMT 211 Ilmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2-3) IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3 (2-3) IPT 353 Metodologi Penelitian Peternakan 3 (3-0) SET 314 Perubahan Sosial 3 (2-3) SET 334 Perencanaan dan Pengembangan .

.

4. Eddie Gurnadi Sudjana Natasasmita Dudung Supandi Henny Nuraeni IPT 222 llmu Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2 2) 4 Pembahasan tentang sifat sapi babi dan kerbau. sistem produksi. domba dan kambing serta unggas dan babi. . makanan ternak dan kesehatan ternak terutama pada ternak sapi daging dan kerbau.firikulunt (Lanjutan) Serizester 6 Karya Ilmiah Kuliah Kerja Nyata Jumlah : 10 sks Total Semester 1-8 : 150 sks 5. tipe dan bangsa ternak. dasar-dasar pemuliaan dan reproduksi. pencegahan penyakit dan "grading" daging. Mata Ajaran Wajib Fakultas IPT 221 Pengantar llmu Peternakan 2 (2-0) 3 Membahas tentang arti manfaat ternak. SILABI 5. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan.4.1. Mata ajaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Produksi Ternak (IPT) 5.1.4.1.

Eddie Gurnadi Dudung Supandi Sudjana Natasasmita Henny Nuraeni .

hewan. Hutabarat Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT 261 Ilmu Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2 -3) 4 Membahas berbagai bangsa domba atas tujuan Produksinya. . pengelolaan anak ayam pada masa brooding dan pada masa pertumbuhan (pemeliharaan anak ayam petelur komersial dan anak ayam petelur bibit).IPT 231 Genetika 3(2-2)4 Pengertian dasar tentangilmu genetika dengan contoh-contoh pada mikro organisme. tanaman dan manusia serta kaitannya dengan pemuliaan dalam bidang peternakan dan pertanian. Pemeliharaan ayam pedaginglbroiler. Tantan R Wiradarya Rachmat Herman Nana Sugana Maman Duldjaman Asikin ~a6sasmita IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3(2-314 Pembahasan mengenai penetasan. dan pencegahan penyakit. membahas tata laksana. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan serta pengetahuan tentang wol dan kualitas daging. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Pittor H. Dibahas pula tentang usaha pe~ungkatan produksi sesuai dengan lingkungan.

Pengelolaan ayam petelur komersial dan ayam petelur bibit pada masa berproduksi. Dawan Sugandi Kartinah Gurnadi Rukmiasih Niken Ulupi .

IPT 314 Pengendalian Kesehatan Ternak 3 (2 2) 3 Membicarakan pentingnya isolasi, higiene dan sanitasi peternakan. Dibahas pula tentang pentingnya membeli ternak sehat, menghindari stress dan faktor-faktor yang mempermudah berjangkitnya penyakit ternak. Dibicarakan pula sistem kekebalan pada ternak dan cara mencapainya serta gejala dan pencegahan penyakit pada ternak. DJ.Samosir D.T.H. Sihombing Rachmat Herman Adi Sudono IPT332 Pemuliaan Ternak 3 (2 2)3 Pembahasan mengenai genetika populasi dan genetika kuantitatif sebagai dasar pemuliaan ternak dalam pengembangan kebijakan untuk peningkatan mutu genetik ternak. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT341 Ilmu Produksi Ternak Perah 3 (2-313 Membahas sejarah dan bangsa-bangsa ternak perah (sapi, kerbau dan kambiig) serta keuntunganlkelemahan-kelemahan peternakan ternak perah, faktor-faktor untuk merencanakan mendirikan peternakan ternak perah, sistem pemeliharaan baik secara intensif maupun ekstensif, tata laksana perusahaan, sistem

perkandangan, sistem perkawinan, seleksi dan culling. Adi Sudono Imam K. Abdulgani Harun Najib Ernawati M. Asyik Pallawa-ka

IFT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2 3)4 Uraian tentang kedudukan ternak babi dalam masyarakat dan potensinya, tipe serta bangsa babi. Diuraikan juga tentang perbandingan anatomis maupun f~iologi dengan ternak lain, tingkah laku ternak, tata laksana dan koleksi perkembang biakan serta penemuan penelitian yang mutakhir dalam ilmu ternak babi terutama dalam soal produksi, reproduksi dan manajemen makanan. D.T.H. Sihombing P.H. Siagian Perkembangan peternakan, penampilan usaha peternakan, penampilan produksi ternak, masalah pengembangan peternakan, peranan penelitian dalam mencari pemecahan suatu masalah, metode penelitian eksperimental dan metoda penelitian noneksperimental. D.T.H. Sihombing Toha Sutardi IPT 471 Pengelolaan Hasil Ternak 3(2-3)3 Mempelajari prinsip-prinsip cara menghasilkan produk ternak yang berkualitas baik (daging, telur dan susu). Uraian dasar tentang gizi, fisik dan histologik daging serta proses-proses yang terjadi selama perubahan bentulc otot menjadi daging. Membahas teknik penanganan daging (unggas, sapi, domba, kambiig dan babi) dan sistem penentuan kualitas kerkas, telur dan susu. Kemudian dilanjutkan dengan teknikteknik pengolahan dan pengawetan daging susu dan telur pada tingkat produsen hasil ternak untuk siap diproduksi lebih lanjut maupun untuk dipasarkan. Peni S. Hardjosworo

Rachmat Herman Ernawati M. Asyik Eddie Gurnadi

5.4.12. Mata Ajaran Minat Jurusan 2) 3 I PT 442 llmu Tilik Ternak 3 (2 Cara-cara penilaian ternak berdasarkan bentuk luar. Pembahasan mengenai hubungan bentuk luar dengan fungsi dalam sifatsifat produksi ternak meliputi sapi perah, sapi daging, domba, kambing dan unggas. Harun Najib Maman Duldjaman MM. Siti Sundari K. Dudung Supandi IPT 462 Ilmu Produksi Aneka Ternak 3 (2-2) 3 Mengenal dan memanfaatkan sifat biologi dari aneka ternak (kelinci, itik, merpati, kalkun dan puyuh) untuk tujuan produksi dan peningkatannya. -Pentinpya pemanfaatan aneka ternak bagi peningkatan konsumsi protein hewani dan manajemen dasar, dibahas. Penetasan dan ekonomi produksi untuk unggas, juga dikemukakan sebagai pengetahuan yang turut melengkapi kepentingan keluarga. Rachmat Herman Peni S. Hardjosworo Sumono Rukadi 5.4.13. Mata Ajaran Pilihan IPT 413 Pengelolaan Penetasan 3 (2 2) 3 Membahas bermacam-macam jenis mesin tetas dan peralatannya, anatomi reproduksi ayam jantan dan betina, dan faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas dan daya tetas telur, perkembangan embrio dalam telur, manajemen penetasan, pencegahan penyakit pada penetasan, sebagai bagian dari usaha

peternakan ayam. Sumono Rukadi Rukmiasih

IPT 423 Pemeliharaan dan Penggemukan Anak 3(2 2) 3 Sapi (Veal Production) Membahas tentang cara-cara melakukan seleksi anak sapi untuk tujuan penggemukan atau bibit, cara pengelolaan dan pemberian makanan serta pencegahan penyakit sapi. Eddie Gurnadi IPT 433 Teknik Laboratorium dalam Genetika 3 (2 2) 3 dan Pemuliaan Ternak Teknik-teknik pemeliharaan dan penggunaan hewan-hewan laboratorium untuk penelitian Ilmu Genetika Ternak dan Iimu Pemuliaan Ternak. Termasuk teknik elektroforesis, immunogenetics dan khromosoma. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Pittor H. Hutabarat Cece Sumantri IPT 434 llmu Pemuliaan Ternak Daging 3 (2 2) 3 Penerapan cara-cara seleksi dan persilangan dalam peningkatan mutu genetik ternak daging (sapi, kerbau, domba dan kambing serta babi). Pembahasan mengenai efektifitas sistim pemuliaan ternak daging dan hasil-hasil yang diharapkan serta kemungkinan penerapannya di Indonesia. Harimurti Martojo Pittor H .Hutabarat

Sri Supraptini Mansjoer IPT 435 Ilmu Pemuliaan Ternak Unggas 3 (2 2) 3 Dasar-dasar genetika yang erat hubungannya dengan pemuliaan ternak unggas, ketahanan terhadap penyakit,

penurunan sifat produksi telur, daging dan sifat-sifat lain yang ada hubungannya dalam bidang ternak unggas. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer IPT 443 Pengelolaan Usaha Ternak Perah 3 (2 3) 3 Peranan ternak perah dalam rnemenuhi kebutuhan manusia. Pola usaha ternak perah. Tujuan usaha, alokasi sumber daya, pentahapan kerja. Masalah- masalah yang dihadapi, dalam membangun usaha ternak perah. Kebijaksanaan nasional, regional dan lokal. Adi Sudono Toha Sutardi IPT 444 Ilmu Pemuliaan Ternak 3 (2 3) 3 Penggunaan ilmu genetika untuk mernperbaiki mutu ternak, sistem perkawinan, evaluasi silsilah, uji zuriat dan herd analysis. Pallawarukka Adi Sudono IPT 452 Pengembangan Peternakan Ternak Babi 3 (2 3) 3 Pengembangan peternakan babi dilihat dari tipe beternak tradiiional, semi komersial, lingkungan dan potensi lokasi. Diversifikasi peranan peternakan babi secara menyeluruh bagi peternak, sumber dagingnya, lemak, pupuk, biogas dan makanan ternak. D.T.H. Sihombing

Suhut Simamora Pollung H. Siagian

IPT 472 Ilmu Pengolahan Limbah Peternakan 3 (2 -3) 3 Mempelajari dasar-dasar penanganan dan pendayagunaan limbah peternakan, suatu sumberdaya yang dapat diperbaharui, yang meliputi sifat-sifat fisik, kimia dan biologi pelbagai jenis ternak serta proses pemanfaatan untuk bahan makanan ternak, energi bakar, pupuk maupun media untuk menghasilkan bahan bakar. Diberikan pada aspek kesehatan lingkungan hidup yang dipadukan dalam suatu daur ulang serta sistem analisis ekonomi. D.T.H. Sihombing Suhut ~imahora Salundik 5.42. Mata qjaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak (INMT) 5.42.1. Mata Ajaran Wajib Fakultas IMT 211 Landasan Ilmu Nutrisi 3(2-3)3 Sejarah ilmu nutrisi, fungsi bahan makanan dan zat makanan, komposisi tumbuh dan bahan makanan, selera makan, proses pencernaan dan penyerapan, landasan bioenergitika, metabolisme zat makanan, kebutuhan akan zat makanan dan teknik penentuan, katabolisme puasa, utilisasi zat makanan untuk hidup pokok dan proses produksi (pertumbuhan, reproduksi, telur, air susu, wok dan tenaga). Toha Sutardi Ibnu Katsir Amrullah Toto Toharmat Dwierra Evyernie

IMT 231 Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2 -1) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan konsep tentang kualitas pakan, penggunaan dan pengujian kalkuluspakan baik secara kimia maupun secara fisis. Evaluasi dan klasifikasi terhadap energi dan protein pakan secara praktis. Dibahas pula tentangmakanan yang non-konvensional dan yang mengandung racun yang dapat digunakan sebagai pakan. Lily E. Abunawan Lily Amalia Sofyan Abdul Djamil Hasjmy IMT 311 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) 4 Uraian mengenai hijauan makanan ternak untuk keperluan peternakan dengan menghubungkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, produksi, nilai gizi serta cara-cara pengelolaan. Peranan hijauan kacangan, morfologi, penyebaran, adaptasi, pengenalan jenis, manfaat hijauan limbah, dasar-dasar kebun hijauan dan padang penggembalaan serta hijauan khusus. Problematika hijauan makanan ternak di Indonesia. Diuraikan pula sistem penyediaan pakan untuk petanilpeternak kecil. Soedarmadi H Sriharini Imam Suwoko Panca Dewi Menuhara K.S. M. Agus Setiana IMT312 llmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2 3) 3 Ternak perah

dan perkembangannya. Sebaran ternak perah dan daya dukung lingkungan dalam penyediaan susu dan bahan makanan. Masalah pokok dalam pemberian bahan makanan, evaluasi nilai gib bahan makanan untuk produksi, kebutuhan ternak perah akan zat makanan dan formulasi ransum. Bedjo Suwardi Toha Sutardi Suryahadi

IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-2)3 Membahas masalah metabolime protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral pada unggas. Metabolisme energi dan protein, lemak dan karbohidrat. Faktor lingkungan yang mempengaruhi imbangan energi, protein dan zat makanan lainnya. Bahan makanan unggas dilihat dari segi kualitas sebagai salah satu dasar untuk penyusunan ransum, menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum unggas. R Anggorodi Juju Wahyu Wiranda G.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2 3)4 Membahas penggunaan zat makanan untuk produksi karkas, cara pemberian makanan dalam program cow calf, stocker, conditioning, finish dan finish khusus, menyusun ransurn. Aminuddin Parakkasi Didit Diapari. IMT 322 Tata Laksana Padang Penggembalaan 3 (2 3) 3 dan Padang Rumput Uraian tentang bentuk-bentuk padang penggembalaan, sistem penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan dengan pertumbuhan vegetasi dan produksi ternak, komposisi bitanis, kapasitas tampung, konservasi hujan, prasarana dan sarana ranch yang berhubungan dengan pengelolaan padang penggembalaan dan kebun hijauan makanan ternak serta kemajuan mutakhir, dalam bidang pengelolaan padang penggembalaan. Ignatius Kismono Sriharini Imam Suwoko Soedarmadi H.

5.4.22. Mata Ajaran Minat Jurusan IMT 419 Metabolisme Zat-zat Makanan 3 (2 -2) 3 Mempelajari sumber energi yang berasal dari bahan makanan dan penentuan pemilihan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis normal dalam tubuh, membahas prosesproses metabolisme dalam tubuh dan peranan zat-zat makanan (nutrient) dalam menghasilkan energi. Mempelajari sistem transfer energi. Proses metaboliime air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Mempelajari nilai-nilai nutrisi dan keseimbangannya dalam tubuh. Mempelajari cara determinasi zat makanan dalam bahan makanan berikut faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Evaluasi status @zat nutrisi dalam tubuh secara biokimia. Wiranda G. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah. IMT 423 Perencanaan Penyediaan 3 (2-3)3 Hijauan Makanan Ternak Uraian mengenai sumberdaya makanan dan limbah pertanian diarahkan kepada perencanaan pembangunan dan pengembangan-pengembangan usaha peternakan intensif dan ekstensif, merupakan uraian praktis yang memadukan ilmu-ilmu tanah, agronomi, landasan hijauan makanan ternak dan tata laksana padang penggembalaan dakuzr perencanam tersebut. Ignatius Kismono Soedarmadi H. Sriharini Imam Suwoko IMT 432 Industri Makanan Ternak 3 (2-3)3 Industri ransum di Indonesia. Aktivitas indushi ransum.

pergudangan. pengawasan dan .Struktur industri ransum (kapasitas mesin. tata letak dan mekanisme aliran kerjanya. lahan dan organisasi). Mesin-mesin pengolahan. Pengadaan bahan.

Ahmad Moch.423. Kartiarso Aminuddin Parakkasi. yang konvensional maupun yang non-konvensional. Toha Sutardi . Peninjauan lapangan dan studi perbandingan. (3) Kebutuhan zatzat makanan ternak babi. Baihaqi H. (5) Penemuan-penemuan mutakhir dalam ha1 makanan ternak babi. (2) Bahan-bahan makanan ternak babi. menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum. IMT 417 Biologi Laktasi 3 (2-3)3 Anatomi dan evaluasi kelenjar Kambing. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 416 Ilmu Nutrisi Ternak Babi 3(2-2)3 Membahas antara lain : (1) Sistem alat pencemaan ternak babi. faktor yang mempengaruhi produksi dan komposisi air sum. Ahmad Wiranda G. Mata Ajaran Pilihan IMT 415 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak Unggas 2 (2 1)3 Membahas tentang metahlime zat makanan pada unggas. (4) Cara pengyunan ransum dan cara pemberian ransum ternak babi. teknik pemerahan dan landasan fisiologi. Rasyaf Ibnu Katsir Amrullah Lily Amalia Sofyan 5. Metode-metode kuantitatif dalam industri ransum ternak. Baihaqi H. regulasi hormon dalam perkembangan sekresi dan sintesis air susu.pemasaran.

Adi Sudono Toto Toharmat .

Pembahasan diharapkan kepada pengelolaan tanaman makanan ternak yang berhubungan dengan aspek-aspek fisiologis dan responnya terhadap perturnbuhan dan pertumbuhan kembali tanaman. Arif Suryahadi IMT 424 Fisiologi Hijauan Makanan Ternak 3 (2 2) 3 Uraian tentang proses-proses fotosintesis tanaman leguminosa (C3) dan rumput (C4). lemak.IMT 418 Landasan Rurninologi 3 (2 2) 3 Anatomi ransurn dan perkembangannya. Diuraikan pula aspek fsiologi persaingan antar komponen dalam padang penggembalaan campuran. Soedarmadi H. protein penyerapan dan translokasi hara mineral serta faktor-hktor yang mempengaruhinya. reaksi-reaksi utama metabolisme makanan dalam rumen. manipulasi kondisi dalam rumen untuk tujuan produksi efek disfungsi rumen. Ipalus Kismono Agus Setiana IMT 425 Metodologi Penelitian Makanan 3 (2-3) 3 Ternak Suatu uraian mengenai wa-wa penilaian hijauan makanan ternak serta ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi dari tiap tiap penilaian yang dipakai. Nur Aeni Sigit Jajat Jachja F. metabolisme karbohidrat. Dibahas . respirasi.fungsi rumen dalam pencemaan.

pula salah ukur yang dapat dipakai pada tiap cara penilaian dalam hubungannya dengan produksi ternak. Sriharini Imam Suwoko .

lemak. Aminuddin Parakkasi Rachyan G. Pratas Kartiarso IMT 433 Ilmu Kimia Makanan 3 (2'3) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan bekal pengetahuan tentang komposisi bahan makanan ternak berdasarkan kandungan zat-zat makanannya.IMT 426 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak 3 (2-3)3 Membahas penggunaan zat-zat makanan herbivora nonruminansia (kelinci atau equin) dan wa pemberian makanannya. Abdul Djamil Hasjmy Lily E. Juga mempelajari pencegahan serta penangylangan suatu kerusakan dalam penyimpangannya. Aboenawan Abdul Djamil Hasjmy IMT 434 Dasar-dasar Penyimpanan Makanan 3 (2 -2) 3 Ternak Tujuan dari kuliah mata jaran ini adalah untuk memberikan pengertian mengenai tanda-tanda penyebab kerusakan dalam penyimpanan bahan makanan ternak. Beberapa sifat khusus dari zat-zat makanan ternak (air. mempelajari mekanisme te jadinya kerusakan yang disebabkan oleh proses fisik. Aboenawan Lily Amalia Sofpn . lingkungan dan mikroflora. Kelas diberi kesempatan untuk memilih salah satu kedua komoditi tersebut. protein. Lily Amalia Sofyan Lily E. karbohidrat dan vitamin) serta instrumentasi yang digunakan.

.

campuran dan interaksinya dengan unsur senyawanya. Peraturan penggunaan bagi ternak. Juju Wahyu Wiranda G. Jajat Jachja Merra Ewyernie Rita Meutia Muhammad Ridla . kuantitas dan harga. keterbatasan. Tujuan mata ajaran ini adalah untuk mempersiapkan manajer dan pengambil keputusan mampu mengelola masalah makanan ternak yang optimum dipandang dari segi kualitas. susu dan telur yang dihasilkan. pengolahan dan interpretasi data statistik. kesempatan dan tantangan.IMT 435 Kebijaksanaan Penyediaan Makanan 3 (2 2) 3 Membahas masalah makanan ternak pada tingkat strategis dengan memperhatikan unsur dan ruang berdasarkan potensi. IMT 436 Obat-obat Antibiotika dan 3 (2 2) 3 Bahan Makanan Pelengkap Tinjauan mengenai obat-obatan. antibiotika dan makanan tambahanrumus bangun kimia dan fungsi fisiologinya. antara 1ain:teknik penyusunan dan evaluasi ransum. Faktor-faktor yang dap? mempengaruhi efisiensi penggunaan.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 441 Aplikasi Ilmu Komputer Dalam Ilmu Nutrisi Mempelajari dasar-dasar teknik komputer dan aplikasi dalam bidang nutrisi dan makanan ternak. Pengenalan berbagai merk dagang yang ada di pasaran. Bedjo Soewardi Suryahadi. Analisis dinamika makanan ternak dilihat dari arus barang dan hubungan permintaan dan pengadaan. dosis dan waktu pemberian serta pengaruhnya bagi daging.

.

maksimalisasi biaya). Harga dan analisa harga dalam konsep dan cara pasar berjangka dan hedging serta model-model pengambilan keputusan teknik dan strategi pemasaran. pembiayaan dan organisasi. Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan (SET) 5. Problema optimasi (minimisasi biaya. pemasaran.1.43. Penelaahan lingkungan ekonomi tataniaga yaitu persaingan murni. Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. Kartika Widjaya Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R.Subarna SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2 2) 4 Konsep dan definisi tataniaga meliputi konsep dan manfaat. efisiensi pemasaran. Asi H. pendekatan analisa tataniaga serta sistem-sistem pasar. Sistem manajemen dalam bidang produksi.5.43. Subarna Richard Lumintang . oligopoli dan monopoli. persaingan monopolistik. Mata Ajaran Wajib Fakultas SET 221 Ekonomi Produksi 3 (2 -2)3 Pembahasan prinsip-prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi hubungan-hubungan dalam berbagai model produksi. Napitupulu Juniar Atmakusuma SET 224 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Pengertian dasar tentang ilmu manajemen. Konsepkonsep biaya. Sistem manajemen.

.

Subarna Hadiyanto Rachmat Pambudy SET 431 Peraturan Perundang-undangan Peternakan dan Hukum Agraria Memperkenalkan dan mengkaji Undang-undang No. Amri. peraturan yang disesuaikan dan peraturanperaturan di bidang peternakan yang berlandaskan UUPP. Prinsip-prinsip mengajar. Dasar-dasar penyuluhan peternakan. 6Tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan. Metoda penyuluhan pertanian.Djahi Richard Lumintang Amirudin Saleh Sutisna R. peraturan peralihan. Sejarah perundang-undangan dalam bidang peternakan. Dasar-dasar komunikasi. Prinsip-prinsip penyuluhan peternakan. Pembangunan peternakan dan perkembangannya. Pang S. peraturan-peraturan pemerintah dibidang peternakan yang masih berlaku sampai sekarang. Kepemimpinan. Proses adopsi dan difusi. Asngari Djaki Muchtar Dewi Ulfah Wardhani Rachmat Pambudy Ismail Pulungan . Perubahan berencana. Perencanaan program penyuluhan dan evaluasi penyuluhan peternakan.SET 411 Penyuluhan Peternakan 3 (2-213 Pengertian penyuluhan peternakan dan peranannya. Mempelajari peraturan-peraturan yang ada kaitannya dengan UUPP tersebut.

Pelaksanaan fungsi manajemen dalam perusahaan peternakan dan studi-studi kasus.432 Mata Ajaran Minat Jurusan SET 413 Metode Penelitian Sosial 3 (2 2) 3 Kerangka teori dan tahapan-tahapan dalam bidang penelitian sosial ekonomi peternakan. Populasi dan sampel.5. Napitupulu Juniar Atmakusumah . Pembinaan dan pengembangan ' kepemimpinan dan konsep-konsep lain yang relevan bag. Teori-teori dasar kepemimpinan sepeiti teori garis keturunan dan teori fungsional. Hipotesis. pengolahan dan analisa data serta pelaporan hasil penelitian. Pengumpulan data dalam survai. Identifikasi pemimpin dalam suatu sistem sosial bagi pengembangan peternakan. Tim Staf SET SET 419 Kepemirnpinan 3 (2 -2) 3 Makna kepemimpinan dan pemimpin. Agribisnis dalam pembangunan peternakanlpertanian. Richard Lumintang Hadiyanto Lucia Cyrilla SET 425 Agribisnis 3 (3 0) 3 Konsep agribisnis. Tujuan metode penelitian. pengembangan kepemimpinan. Variabel dan pengukuran dalam ilmu sosial. Asi H.

433.Demonstrasi (cara dan hasil). Penggunaan alat peraga. proses adopsi dan difusi inovasi. unsur-unsur komunikasi. Konsep-konsep dan prinsip-prinsip perencanaan pendidikanlpenyuluhan. audio visual dan peragaan. interpersonal dan komunikasi masa. persuasi. Unsur-unsur organisasi. Kunjungan lapangan. Tujuan pendidikan dan pengembangan kurikulum pendidikadpenyuluhan. Mata Ajaran Piiihan SET 412 Dasar-dasar Komunikasi Untuk 3 (2 2) 3 Penyuluhan Falsafah komunikasi. Perubahan sosial. Organisasi sistem penyuluhan pertanian. siaran pedesaan. Mengarahkan masyarakat kearah perubahan. komunikasi interpersonal.5. berbagai bentuk komunikasi. Richard Lumintang Hadiyanto SET 416 Metode dan Organisasi Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian penyuluhan pertanian. model komunikasi kemacetan dan penghalang komunikasi. Proses adopsi dan difusi inovasi. konsep-konsep dan dasar-dasar komunikasi. Kedinamikan organisasi. Asngari Amiruddin Saleh SET 415 Perencanaan Program Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian program pendidikan dan unsur-unsurnya. Berbagai metoda penyuluhan pertanian. Perubahan rencana ditahapannya. Adhi Margono Slamet Pang S. Pertemuan perorangan dan kelompok (formal dan informal). Pengembangan program penyuluhan yang efektif. Kursus tani. Andriyono K. Richard Lumintang Andriyono Kilat Adhi Hadiyanto .

Asngari SET 426 Koperasi Pengertian dasar-dasar kpperasi. Amri Djahi Margono Slamet Pang S. Pemilihan dan pengorganisasian metoda dan teknik mengajar Pengajaran yang berpusat pada masalah.SET 417 Psikologi Relajar dan Mengajar (2 2) 3 Tujuan pendidikan. Pelaksanaan sistem manajemen dalam perkoperasian dalam bidang pertanianl peternakan. evaluasi investasi. Pendidikan formal non formal. . Pelaksanaan prinsip-prinsip pembiayaan dalarn hubungan penentuan alternatif sumber pembiayaan. Sejarah perkembangan koperasi (di Indonesia dan di luar negeri).Asngari SET 418 Falsafah Pendidikan 3 (2-2)3 Teori dan tujuan pendidikan. retensi dan transfer belajar. Motivasi belajar. Malgono Slamet Pang S. penanggungan resiko perusahaan dan pendapatan perusahaan. Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam perkoperasian di Indonesia. Rasita Ginting Budi Satoto SET 427 Pembiayaan Perusahaan (2 -2) 3 Pengertian dasar-dasar pembiayaan perusahaan peternakan. Cara belajar orang dewasa. Psikologi mengajar. Teori dan proses belajar. sintesis dan penggunaan konsep-konsep pendidikan. Pemecahan masalah dan penggunaan metodologi falsafah pendidikan. Sifat-sifat belajar pada manusia. Dasar-dasar falsafah pendidikan. Penilaian pengukuran hasil belajar.

Budi Satoto Zulfikar Moesa

SET 432 Kependudukan 3 (2 -2)3 Mempelajari ilmu dasar mengenai ilmu kependudukan, masalah-masalah pengaruh aspek demografi dalam rangka pembangunan peternakan dan pedesaan di Indonesia, dan masalah pangan protein hewani. Mempelajari dan mengkaji kebijaksanaan keluarga berencana, kesempatan kerja, angkatan kerja, produktifitas kerja dan tingkat ekonomi dari berbagai pola ekologis pertanian. Mempelajari masalah-masalah kependudukan yang erat kaitannya dengan produksi, pemasaran dan konsumsi dan konsumsi hasil-hasil peternakan. Ismail Pulungan Kooswardhono Mudikdjo 5.5. DZREKTORI TENAGA PENGMAR 1.Abdul Djamil Hasjmy (Ir, IPB, 1976);(MS, IPB) 2. Adi Sudono (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1%0); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1964); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986) 3. Ahyar IsmaiI (Ir, IPB, 1987) 4.Aminudddin Parakkasi (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1970); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986). 5. Amiruddin Saleh (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 6. Amri Djahi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Ohio State Univ., USA, 1980) 7. Anita Sardiana (Ir, IPB, 1984) 8. AndriyonoKilat Adhi (Ir, IPB, 1983) 9. Asep Saepuddin (Ir, IPB, 1980) 10.Asep Sudarman (Ir, IPB, 1987)

11. Asi Holomoan Napitupulu (Ir, IPB, 1969); (MSc, Univ. Hawaii, USA, 1985) 12. Asikin Natasasmita (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1x2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%4); (PhD, Melbourne Univ., Aus, 1979); (Prof, IPB, 1982) 13. Bagus Priyo Purwanto (Ir, IPB, 1983) 14. Baihaqi H.Ahmad (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (Dr, IPB, 1988) 15. Basita Ginting Sugihan (Ir, IPB, 1974); (MA, UPLB Philippines, 1989) 16. Bedjo Suwardi (Drs, UI, 1962); (Drh, U1, 1963); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1966); (Dr, IPB, 1976) 17. Cece Sumantri (Ir, IPB, 1984) 18. Dawan Sugandi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1x5); (Dr, IPB, 1973); (Prof, IPB, 1980) 19. Didid Diapari (Ir, IPB, 1984) 20. D J.Samosir (Drs, UI, 1%2); (Drh, UI, 1x3); (Dr, IPB, 1986); (Prof., IPB, 1989) 21. D.T.H. Sihombing (Drs,UI, 1961); (Drh,UI, 1963); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1969); (PhD, Univ.Kentucky, USA, 1972); (Prof., IPB, 1989) 22. Dudung Supandi (Drs, UI, 1x3); (Drh, IPB, 1966) 23. Dwi Djoko Setyono (Ir, IPB, 1984) 24. Dwierra E.Amirrunas (Ir, IPB, 1984) 25. Dwi

Margi Suci (Ir, IPB, 1986) 26. Dwi Ulfah Wardhani (Ir, IPB, 1988) 27. Eddie Gurnadi (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (Dr, Justus Liebig Univ. FRG,1972);( Ptof, IPB, 1990) 28. Erika Budiarti Laconi (Ir, IPB, 1984) 29. Ernawati M. Asyik (Ir, IPB, 1976); (MS, IPB, 1989)

30. Hadyanto (Ir, IPB, 1985) 31. Harimurti Martojo (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1960); (MSc, Louisiana State Univ.,USA, 1%3); (PhD,Univ. Florida, USA, 1972); (Prof, IPB, 1977) 32. Harun Nadjib (Ir, IPB, 1976) 33. Heni Nuraeni (Ir, IPB, 1988) 34. Hotnida Caroline Haraqti Siregar (Ir, IPB, 1986) 35. Ibnu Katsir Arnrullah (Ir, IPB, 1977); (MS, IPB, 1979); (Dr,IPB, 1987) 36. Ignatius Kismono (Ir, IPB, 1968); (MS, IPB, 1985) 37. Imam Ubdulgani (Drs, UI, 1%0); (Drh, UI, 1%3); (Dr, IPB, 1981); (Prof, IPB, 1988) 38. Ismail Pulungan (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB, Philippines, 1989) 39. J.H. Hutasoit (Drs, UI, 1953); (Drh, IPB, 1954); (Dr, UI, 1959); (Prof, IPB, 1974) 40. Jajat Jachja F.Arief (Ir, IPB, 1974); (MSc, Okayama Univ.,Japan, 1981); (Dr, Kyoto Univ.,Japan, 1986) 41. Juju Wahyu (Drs, UI, 1%1); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%5); (Dr, IPB, 1972); (Prof, IPB, 1977) 42. Juniar Atmakusuma (Ir, IPB, 1978) 43. Kartiarso (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB,Philippines, 1981); (PhD, James Cook Univ., Aus, 1990) 44. Kartika Widjaja (Ir, IPB, 1968); (MADE Australia Nasional Univ,Australia,

1979) 45. Kartinah Gurnadi (Dra, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1%6); (Dr, IPB, 1986); (Prof, IPB, 1990) 46. Khalil (Ir, IPB, 1984); (MSc., Thailand, 1989) 47. Koeswardhono Mudidjo (Ir, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1974); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1978)

48. Kukuh Budi Satoto (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1982) 49. Lidy Herawati (Ir, IPB, 1985) 50. Lily Amalia Sofyan (Dra, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1x3); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%9); (Dr, IPB, 1982) 51. Lily Estiningrum Aboenawan (Ir, IPB, 1%9) 52. Lima Karliyenna (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1989) 53. Lucia Cyrilla N.S.D. (Ir, IPB, 1986) 54. Maman Duldjaman (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1989) 55. M.M.Siti Sundari (Ir, IPB, 1971); (Dr, IPB, 19863 56. Mohammad Agus Setiana (Ir, IPB, 1981) 57. Mohamrnad Ridla (Ir, IPB, 1987) 58. Moh. Yamin (Ir, IPB, 1986) 59. Muhammad Rasyaf (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1982); (Dr, IPB, 1989) 60. Muladno (Ir, UGM, 1985); (MSc, Univ., of New England, Australia, 1990) 61. Nahrowi (Ir, IPB, 1984) 62. Nana Sugana (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1988) 63. Niken Ulupi (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1990) 64. Nur Aeni Sigit (Ir, IPB, 1%9); (MS, IPB, 1982) 65. Pallawarukka (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin,USA, 1978); (PhD, UNV. Wisconsin, USA, 1981) 66. Panca Dewi Manuhara KS. (Ir, IPB, 1984) 67. Pang Suparman Asngari (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (MSc, Univ.Quinsland, Aus. 1979); (DEd Sam Houston, USA, 1982) 68. PeniS. Hardjosworo (Dra, UI, 1959); (MSc, Univ:Hawaii, USA, 1%1); (Dr, IPB, 1989)

69.Pittor H.Hutabarat (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1966); (MSc, Univ.Philippines, 1977); (PhD, Univ.Philippines, 1982) 70.Pollung H.Siagian (lr, IPB, 1976); (MS, IPB, 1981); (PhD, PLB Philippines, 1984) 71. R.Anggorodi (Drs, UI 1957);(Drh, UI, 1958); (Dr, IPB, 1%8); (Prof., IPB, 1974) 72. R. Bambang Pangestu (Ir, IPB, 1976); (MSc, ..., 1987) 73. R.Margono Slarnet (Drs, UI, 1959); (Drh ,UI, 1%1); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1965); (PhD, Lousiana State Univ., USA, 1973); (Prof, IPB, 1981) 74. R. Tantan Rustandi W. (Ir, IPB, 1975); (MSc, Univ. Illinois, USA, 1980); (PhD, Univ. Illionis, USA, 1984) 75.Rachjan Gunasah Pratas (Ir, IPB, 1973); (MSc, Univ. Pertanian Malaysia, 1983) 76.Rachmat Herman (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (MVSc, Univ. Queensland, Aus. 1982) 77. Rachmat Pambudy (Ir, IPB, 1983); (MS, IPB, 1988) 78.Rarah Ratih Adjie M. (Ir, IPB, 1985) 79. Retno Indrati Or, UGM,1986) 80. Richard W.E. Lumintang (Ir, IPB, 1975); (MSEA, Univ.Wiscousin,USA, 1984) 81. Rita Mutia (Ir, IPB, 1986) 82. Romy Rahman Noor (Ir, IPB, 1984) 83. Rosa Rita Ressa Hutabarat (Ir, IPB, 1989) 84. Rudy Priyanto (Ir, IPB, 1984) 85.Rukmiasih (Ir, IPB, 1981) 86. Salundik (Ir, IPB, 1989) 87.SoedarmadiH.(Ir, IPB, 1970); (MSc, UPLB,Philippines, 1977); (PhD, UPLB,Philippines, 1980)

88. Sri Danvati (Ir, IPB, 1988) 89. Sriharini (Ir, IPB, 1969) 90. Sri Mulatsih (Ir, IPB, 1987) 91. Sri Supraptini Mansjoer (Ir, IPB, 1970); (Dr, IPB, 1985) 92. Sudarsono (Ir, IPB, 1989) 93. Sudjana Natasasmita (Ir, IPB, 1977) 94. Suhut Simamora (Ir, IPB, 1972); (MS, IPB, 1989) 95. Sumiati (Ir, IPB, 1984) 96. Snrnono Rukadi (Drs, UI, 1%2) 97. Suryahadi (Ir, IPB, 1980); (Dr, USTL,France, 1986) 98. Sutisna R. Subarna (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 99. Toha Sutardi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky,USA, 1975); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1976) 100. Toto Toharmat (Ir, IPB, 1982) 101. Wiranda G. Pilliang (Ir, IPB, 1971); (MSc, Purdue Univ., USA, 1977); (PhD, Purdue Univ.,USA, 1980) 102. Yuli Retnani (Ir, IPB, 1986); (MS, IPB, 1988) 103. Zulfikar Moesa (Ir, IPB, 1973); (MS, IPB, 1986)

6.1. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan Sarjana (SI) di Fakultas Kehutanan IPB adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kecerdasan dan keterampilan dalam penerapan ilmu dan teknolagi di bidang kehutanan, berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan Bangsa dan Negara Indonesia, mampu menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional bidang kehutanan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan aspek kehutanan secara umum. Tujuan pendidikan di atas dijabarkan dari keputusan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0212/U/1982 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1) yakni sebagai berikut : a. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. b. Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. c. Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat. d. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliamya sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam lingkup keahliannya. e. Mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. f.

Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya.

6.2. ORGANISASI DAN STRUKTUR Dekan : Dr. Ir. Dudung Darusman, MA Pn~ Pembantu Dekan I : Dr. Ir. M. Yahya Fakuara Ts. Pembantu Dekan I1 : Ir. Edje Djamhuri Pembantu Dekan I11 : Dr. Ir. A. Machmud Thohari 62.1. Jurusan Manajemen Rutan Ketua : Ir. Endang Ahmad Husaeni Sekretaris : Ir. Sudaryanto Kepala Lab. Biometrika dan Ukuran : Prof. Dr. Ir. Herman Haeruman Js. Kepala Lab. Geodesi dan Kartografi : Ir. Suwarno Sutarahardja Kepala Lab. Penafsiran Potret Udara : Ir. Sudari Hardjoprajitno, MSc Kepala Lab. Silvik dan Silvikdtur :Ir. Salman Parisy, MS Kepala Lab. Perlindungan Hutan : Prof. Dr. Ir. Gunarwan Soeratmo, MF Kepala Lab. Ekologi Hutan : Prof. Dr. Ir. Ishemat Soerianegara, MSc Kepala Lab. Manajemen DAS : Ir. Syafii Manan, MSc Kepala Studio Politik dan Sosial Ekonomi Kehutanan :Dr. Ir. Dudung Darusman, MA f 0~ 6.2 2. Jurusan Teknologi Hasil Hutan Ketua : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Sekretaris : Ir. Togar L. Tobing, MSc

Kepala Lab. Keteknikan Pemanenan : Dr. Ir. Surdidmg Ruhendi Kepala Lab. Analisis Pemanenan : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Kepala Lab Pengolahan Mekanis :Dr. Ir. Surdiding Ruhendi Kepala Lab. Ilmu Kayu Kepala Lab. Pengolahan Kimia : Dr. Ir. Kurnia Sofyan Kepala Lab. Deteriorasi : Dr. Ir. Zahrial Coto Kepala Lab. Keteknikan : Prof. Dr. Ir. Su rjono Surjokusumo 623. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Ketua : 11. Y oyo Ontaryo Sekretaris :Ir. Sambas Basumi Kepala Lab. Penangkaran Hidupan Liar : Dr. Ir. A. Machmu Thohari f Kepala Studio Rekreasi Alam : Ir. Sumarjono Soedargo Kepala Lab.Sosial EkonomilPolitik Konservasi : Ir.

Yoyo Ontaryo Kepala Lab. Analisis 1 Sumberdaya Alam dan Lingkungan : Yahya Abdul Husin, MS

6.3. JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Mulai tahun ajaran 198611987 Fakultas Kehutanan IPB terdiri dari tiga jurusan yang masing-masing mengelola satu program studi, yaitu a. Jurusan Manajemen Hutan mengelo!a program studi dan mencakup masalah penanaman, pemeliharaan dan perlindungan hutan sampai dengan hutan siap panen. b. Jurusan Teknologi Hasil Hutan mengelola program studi yang mencakup masalah pemanenan sampai dengan pengolahan has3 hutan pasca panen dan pemasarannya. c. Jurusan Konsewasi Sumberdaya Hutan mengelola program studi yang mencakup ekosistem dan penyangga kehidupan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konsewasi berdasarkan azas pelestarian alam. Pemisahan mahasiswa dalam ketiga jurusan tersebut dimulai pada semester 3. Walaupun demikian kurikulum pada semester 3 masih sama, yaitu kurikulum yang disusun untuk memberikan bekal pengetahuan umum kehutanan yang berguna bagi setiap mahasiswa Fakultas Kehutanan sebelum memasuki program studi yang dikelola oleh masing-masing jurusan.

631. Program Studi Manajemen Hutan Ki~rikulunt No. Mata Kuliah Kredit -Semester 3 MNH 205 MNH 201 Metode Statistika I Dendrologi 3 3 (2-3) (2-3) L 1 i i GMT 200 Klimatologi Dasar 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) t MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) )I THH 408 Dasar-dasar dan Pemrograman 2 (1-3) Kompu t er 1 i MNH 306 Geodesi Kartografi Jumlah 3 21 (2-3) sks i k 1 Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) L MNH 304 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) t MNH 207 Silvika 3 (2-3) ! THH 201 MNH 206 MNH 310 THH

302 Pemanenan Hasil Hutan *) Ilmu Umur Kayu Penginderaan Jauh I Struktur dan Sifat Kayu Jumlah 3 3 3 3 21 (2-3) (2-3) (2-3) (2-3) sks t ! t 1 : I MNI-I210 Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) f L i i .

Kurilarlum (Lanju t an) Semester5 THH 202 Tek. Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 409 Teknik Penarikan Contoh 3 (2-3) MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 208 Konsemasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH Konservasi Sumberdaya Alam Hayati 3 (2-3) MNH 308 Kebijakan dan Peraturan Perundang3 (3-0) an Kehutanan Jumlah 21 sks Semester 6 MNI-I 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) MNH 412 Perencanaan Pengelolaan DAS 3 (2-3) MNH 305 Teknik Silvikultur 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) MNH 312 Penataan Hutan 3 (2-3) MNH 415 Penilaian Hutan 3 (2-3) Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata 4 sks (2 bl) Semester7 A. Program Studi Pembinaan Hutan MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (2-3) MNH Analisis Proyek Kehutanan 2 (2-0) MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3 (2-3) MNH 421 Ilmu Hama Hutan 3 (2-3) Teknik Penulisan llrniah . Sub.

2 (2-0) MNH 311 -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 19-21 sks .

Kunkulum -Semester 7 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Perencanaan Hutan MNH303 Perencanaan Kehutanan 3 (3-0) MNH 411 Penginderaan Jauh I1 3 (2-3) Analisis Proyek Kehutanan 2 (1-3) MNH 410 Analisis Sistem 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 16-21 sks C. Sub Program Studi Sosial dan Ekonomi Kehutanan Analisis Proyek Kehutanan 2 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 MNH 422 Metode Penelitian Sosial 2 Ekonomi Perusahaan Hutan 3 Teknik Penulisan Ilmiah 2 -Kehutanan Masyarakat 2 -Pilihan Jumlah 19-21 sks Semester 8 Praktek Keja Kehutanan 4 (2 bln) Skripsi 4 Seminar 1 Jumlah 9 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester3 MNH 205 GMT UK) MNH 203 MNH 204 MNH201 SEP 201 MNH 306 THH 408 Metode Statistika I Klimatologi Dasar .Mata Ajaran Pilihan Semester 7 No. Program Studi Teknologi Hasil Hutan Kurikulum No. Mata Kuliah Kredit MNH 401 Pemuliaan dan Genetika 3 (2-3) Kultur Jaringan Tanaman Hutan 3 (2-3) Mikrobiologi Tanah Hutan 3 (2-3) Teknologi Benih Pohon Hutan 3 (2-3) Hama Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Ilmu Gulma 3 (2-3) Kebakaran Hutan 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) MNH 402 Analisis Biaya 3 (2-3) Penyakit Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Administrasi Kehutanan 2 (2-0) Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Lain 632.

Ilmu Tanah Hutan Pengantar Ilmu Kehutanan Dendrologi Dasar-dasar Manajemen Geodesi & Kartografi Dasar-dasar dan Pemrograman Komputer Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pemanenan MNH 301 Metode Statistika I1 3 (2-3) MNH 405 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat-sifat Kayu 3 (2-3) Jumlah 21 sks Praktek UmumKehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 A.finkulum (Lanjutan) Semester 4 A.Sub Program Studi Pengolahan MNH 4U Ekonomi Surnberdaya Alam 3 .Sub Program Studi Pengolahan MNH 301 Metode Statistika I1 MNH 405 Ekologi Hutan MNH 209 Perlindungan Hutan THH 201 Pemanenan Hasil Hutan THH 309 Kimia Kayu MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu Jumlah 21 sks B.

(3-0) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 412 Hama dan Penyakit HH 3 (2-3) Fisika Kayu 3 (2-3) THH 303 Penggergajian 3 (2-3) Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pengolahan THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2-3) THH 305 Pengeringan Kayu 3 (2-3) THH 306 Panil-panil Kayu 3 (2-3) THH 405 Mekanika Kayu 3 (2-3) THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) . Sub Program Studi Pemanenan MNH 413 Ekonomi Sumberdaya MNH 302 Manajemen Hutan MNH 208 Konservasi Tanah dan Air KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan THH 412 Hama dan Penyakit HH THH 307 Keteknikan Hutan THH 402 Analisis Biaya Pemanenan Jumlah Hutan 3(3-0) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (2-3) 3 (2-3) Semester 6 A.Ku~ikulunt --Sancstcr 5 (Lanjutan) B.

Sub Program Studi Pemanenan THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2-3) THH 312 Mesin-mesin Pemanenan 3 (2-3) MNH 310 Penginderaan Jauh I 3 (2-3) THH311 PWH 3 (2-3) Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH 211 Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) Jumlah 19 sks .Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata B.

Kayu Sebagai Bahan Bangunan 3 (2-3) 3. . Pernasaran Hasil Hutan 2 (2-0) dan mata ajaran lain yang berkepala 3 ke atas baik di Jurusan sendiri atau jurusan lain di IPB. Pengendalian Kualitas 3 (2-3) 4. Risct Operasi 3 (2-0) 5.Kun'kulum (Lanjutan) Semester 7 A. Sub Program Studi Pengolahan Manajemen Industri 3 (3-0) Hasil Hutan Non Kayu 2 (2-0) Pengerjaan Kayu 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilrniah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks B. Perekat & Perekatan 3 (2-3) 2. Sub Program Studi Pemanenan Manajemen Industri Perencanaan Pemanenan 3 (2-3) Pengembangan Wilayah 2 (2-0) Teknik Penulisan Ilmiah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks Semester 8 Praktek Kerja Kehutanan Skripsi Seminar 4 4 1 (2 bln) Jumlah 9 sks *) Mata ajaran Pilihan 1.

633. Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan Kurikuhrnt No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 MNH 205 Metode Statistika I 3 (2-3) GMT 200 Klimatologi Hutan 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) MNH 201 Dendrologi 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3 (2-3) MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) THH 408 Dasar-dasar Penggunaan Komputer 2 (2-0) Jumlah 21 sks Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 301 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan *) 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat Kayu 3 (2-3) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 408 Fisiologi Tumbuhan 3 (3-0) Jumlah 21 sks Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah & Air *) 3 (2-3) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) KSH 303 Fisiologi Sahva 3 (3-0) Ekologi Hidupan Liar 3 (3-0) .

Kebijakan dan Peraturan Perundangundangan Konservasi Sumberdaya Hayati 2 (2-0) Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perencanaan dan Desain Lanskap 3 (3-0) KSH 401 Pengelolaan Kawasan Konservasi 3 (3-0) KSH 308 Interpretasi Lingkungan 3 (2-3) KSH 409 Sosial Ekonomi Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .Kurikulum (Lanjutan) Semester6 KSH 403 KSH 304 KSH 302 KSH 405 MNH 209 KSH 307 KSH 306 Dasar-dasar Pengelolaan Habitat Perilaku Satwa Penyuluhan Kehutanan Ekologi Perairan Pencemaran Lingkungan Perlindungan Hutan Evaluasi Biosistem Statika Dasar-dasar Lanskap ~umlah21 sks Kuliah Kprja Nyata 4 sks (2 bln) Semester7 A.

B. Sub Program Studi Pengolahan Hidupan Liar KSH 402 Penangkaran Satwa Liar 3 (2-3) KSH 402 Penangkaran Tumbuhan Langka 3 (2-3) KSH 305 Pengelolaan Satwa 3 (2-3) KSH 403 Pengelolaan Habitat Hidupan Liar 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .

Mata Kuliah Kredit Biogeografi 2 (2-0) Speleologi 2 (2-0) Pengelolaan Daerah Penyangga 2 (2-0) KSH 404 Rekreasi Alam 2 (2-0) Sub Program Studi Pengelolaan Hidupan Liar KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (2-3) Ilmu Penyakit Satwa 3 (2-3) Biologi Reproduksi 2 (1-3) Genetika Populasi 2 (2-0) KSH 408 Hutan Kota 3 (2-3) Toksikologi Lingkungan 2 (2-0) .Kutikulunr (Lanjutan) C. Sub Program Studi Pengelolaan Lingkungan MNH 412 Pengelolaan Daerah Aliran Sungai 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) KSH 406 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 3 (2-3) Ekologi Manusia 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 19-21 sks Mata Kuliah Pilihan Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan. No.

KSH309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2-3) .

Mineral-mineral pembentuk tanah. A. Siklus biogeokimia. Setiadi I. percabangan. identifikasi. klasifikasi. Djamhuri Y. Rusdiana . Hilwan C. tata nama. eksplorasi botani. Kusmana sukiman I. Kaitan ekologi dengan ilmu lain. Hilwan Haryanto MNH 202 Ekologi Umum 3 (2 -3)3 Pengertian ekologi. E. Utomo MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3(2-3)3 Definisi tanah. Ekosistem dan komponennya. buah. geologi umum Indonesia. arsitektur pohon. Jurusan Manajemen Hutan MNH201 Dendrologi 3 (2 3) 4 Definisi dan kegunaan dendrologi. tinjauan singkat tentang vegetasi dan flora.6. Indrawan U. Azas faktor pembatas dan toleransi.1. Rosalina I. Penerapan azas-azas ekologi dalam kehidupan manusia bermasyarakat dan pemanfaatan sumber daya alam. kulit batang. pembentukan tubuh tanah dan sifat umum fisika tanah hutan. batu-batu pembentuk tanah. penyidikan daun. Arus energi dan struktur trofik. bunga. pelapukan. Sudomo 0. deskripsi famili-famili penting dalam bidang kehutanan. Alam lingkungan.4. S. Ekologi populasi dan komunitas.

.

Peubah acak (diskrit dan kontinu). frekuensi nisbi dan peluang. Peranan kehutanan dalam pembangunan nasional dan keterkaitannya dengan sektor lain. Wiradinata MNH 205 Metode Statistika I 3 (23) 3 Pemahaman konsepsi hitung peluang. E. Manan H. Kartasubrata S. fungsi peluang dan fungsi kepekatan ganda. ruang kejadian. Populasi (target populasi dan populasi contoh). Penerbitan dan Pustaka Kehutanan. Beberapa macam fungsi peluang dan kepekatan yang khas (Bernouli. Hipergeometri. Azas keleslarian hasil dan manfaat ganda hutan. kejadian. Eksponensial. organisasi dan peraturan perundangan kehutanan. Pendidikan dan penelitian kehutanan sebagai profesi dan badan-badan internasional dalam kehutanan.S. Normal. fungsi peluang dan kepekatan marginal. Suparto S. F). meliputi ruang contoh.MNH 204 Pengantar Kehutanan 2 (2 0) 3 Sejarah perkembangan kehutanan di Indonesia. fungsi peluang dan fungsi kepekatan.S. meliputi: Pendugaan parameter (titik dan selang) dan pengujian hipotesis. Suhendang . Poisson. keragaman dan peragaman peubah acak. parameter dan statistik. nilai kerapatan. J. Ontaryo R. Binomial. Inferensia statistika. Ruang lingkup kegiatan. nilai tengah. Chi-kuadrat). momen dan fungsi pembangkit momen. terutama mengenai nilai tengah dan keragaman sebaran normal. peluang bersyarat. Gamma. AIikodra Y. sebaran contoh acak (t-student.

Prihanto Y.T. Santosa . Rusolono B.

Pamungkas I.P. Wibowo MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 2 (2 0) 4 Pengertian konsewasi tanah dan air. Fakuara Ts P. Prihanto MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3)4 Kaitan silvikultur dengan ilmu lain. Aliran permukaan dan erosi. tanah dan air. peramalan dan pengukurannya. Rusdiana Hendrayanto . Hardjoprajitno B. S. Perusakan tanah dan penyebabnya. penyajian data dan penyusunan laporan. Macam dan teknik dan penghimpunan data. Wiroatmojo T. Rusolono B. Mansur C. macam inventarisasi hutan dan data yang dihiipun. pengolahan dan analisa data.kartografi dan potret udara. Sutarahardja S. S.K. macam alat dan penggunaannya.MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2 3) 4 Pengertian dasar inventarisasi hutan. Ekonomi konse~asi tanah dan air. manfaat geodesi. Alikodra S. Dasar dan prosedur perencanaan tata guna lahan untuk pengendalian erosi. Parisy Y. Kuncahyo E. Hubungan antara faktor-faktor lingkungan dengan pertumbuhan dan permudaan pohon dan tegakan hutan tanaman industri dan hutan alam. Klasifikasi hutan tropika. cara mekanik. cara-cara pengendalian erosi tanah. Sudomo 0. kimia dan vegetatif. S.

Parisy .S.

Kartasubrata k Hadjib Bachruni GMT 200 Klimatologi . Nuhamara Achmad MNHAMH/KSH 210 Praktek Umum 2 (lbln) 415 Kehu tanan Praktek pengenalan kegiatan kehutanan umum termasuk perencanaan pengelolaan. pencurian hasil hutan dan penggarapan liar tanah butan. Hama dan penyakit khusus hutan tanaman industri di Indonesia. Darma Kasno S. sebabsebab. pemanenan'dan pengolahan hasil hutan. M. Mashar J. aliran dibidang manajemen di negara-negara maju dan negara-negara berkembang khususnya di Indonesia.A. metode dan teknik sains manajemen. Kebakaran hutan.Ch. fungsi-fungsi.T. Ekologi dan cara pengendalian serangga. konservasi sumberdaya hutan. E. akibat-akibat dan cara-cara mengatasinya. Penyakit hutan dan cara pengendaliannya.MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2 3) 4 Hubungan hutan dengan perkembangan lingkungan hidup. Husaeni Oemijati R IGK T. perkembangan manajemen. strategi manajemen. ruang lingkup studi dasar-dasar manajemen. penggembalaan di hutan. SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Memberikan pengertian tentang arti.

atmosfer. suhu udara. pengendalian iklim.Dasar 3 (2-3)3 Kegunaan klimatologi dalam bidang pertanian dan kehutanan. tekanan udara. dan suhu . Unsur-unsur ikli. radiasi surya. lama penyinaran.

Rusolono MNH 303 Perencanaan Kehutanan 3 (2-3)s Prinsipprinsip perencanaan umum. evapotranspirasi. Sutarahardja T. curah hujan netto. Rusolono B. hutan normal. siklus tebal. curah hujan bruto. pertumbuhan riap dan daur. aliran permukaan dan aliran bawah tanah.tanah. rancangan acak lengkap sederhana. nilai lahan. intersepsi dan evaporasi lantai hutan. Klasifikasi iklim dan iklim Indonesia. nilai tegakan. Hilwan MNH 301 . analisis keputusan dalam manajemen hutan. analisis kovarian dan analisa non parametrik. Neraca air dalam hutan.Metode Statistika I1 3(2-3)s Prinsip-prinsip perancangan percobaan. Hadjib H. percobaan faktorial. Haeruman Js. I. azas kelestarian. tegakan seumur dan tidak seumur. A. evaporasi. perkolasi. Sutarahardja B. analis keragaman. Sudaryanto S. analisa regresi. Prihanto MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3 0) 6 Ruang lingkup manajemen hutan. curah hujan. aliran batang. berblok. S. curah hujan tajuk. pengaturan tebangan. bujur sangkar clan rancangan split plot. Siklus hidrologi dalam skala luas. Santosa Hendrayan to I. metoda peramalan . Kuncahyo T. infiltrasi.

keadaan. sistem perencanaan pembangunan kehutanan serta .

G. hubungan masyarakat dan penyuluhan.K. A. (beberapa kasus di bidang kehutanan). ekonomi lahan hutan.S. Mashar R Abidin E. Kehutanan sebagai kegiatan ekonomi. Mashar D.proses penyusunan perencanaan pembwgunan kehutanan. Jaya MNH 304 Metode Komunikasi Sosial 2 (2 0) 5 Komunikasi. produksi dan pengolahan hasil hutan. Suhendang M. konsumsi hasil hutan dan jasa. kapita selekta meliputi ekonomi kehutanan Indonesia dan peranannya di dunia dan bagi pembangunan negara.Ch. Hadjib R Atmawidjqja E.N.B.S. M. MNH 305 Ekonomi Kehutanan 3 (3 0) 5 Batas dan lawas kegiatan ekonomi. Manurung MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3(2-3)s .T. batasan dan lawas ekonomi kehutanan. Darusman Hardjanto Bachruni E. pemasaran kayu dan permasalahannya. pemaduan alam. M. Harini M. perrnintaan hutan dan jasa. Saleh I. aspek-aspek sosial dalam proses komunikasi.Ch. hubungan ekonomi dasar terhadap ekonomi kehutanan. Kehutanan dalam ekonomi perusahaan.

cara-cara pengukuran di lapangan dan di peta. teknii dan . peralatan geodesi. alat material pemetaan.Definisi dan kegunaan ilmu GeodesiIKartografi terutarna di bidang kehutanan.

Hardjoprajitno . perundang-undangan cli jaman penjajahan dan setelah kemerdekaan. peraturan-peraturan undang-undang. manajemen hutan yang baik. Manan Hendrayanto MNH 308 Politik dan Peraturan Perundang3 (3 0)6 undangan Kehutanan Dasar politik kehutanan dan perkembangannya. Prasetyo LN. M.S. kegiatan kehutanan menurut GBHN. Hubungan dan pengaruh vegetasi hutan dengan siklus hidrologi. E. Avenzora MNH 307 Hidrologi Hutan 3(2-3)6 Kaitan hidrologi dengan kehutanan. implementasi kebijakan politik kehutanan di Indonesia. S. Rinaldi R. Kartasubrata S. Metode pengukuran-pengukuran hidrologi. Interaksi siklus hidrologi dengan siklus zat hara. Suparman T-Darmawangsa S.B.prosedur pemetaan.B. Sutarahardja L. aparat pemerintah &lam bidang kehutanan. Pengaruh hutan terhadap lingkungan. Karminarsih H. otomatisasi kartografi dan cara penggandaan peta. Sudaryanto J.S. Pengelolaan hutan lindung. Saleh D. Jaya D. penggunaan potret udara untuk pemetaan.

penghijauan tanah dan lahan kritis pengawetan tanah. Sistem Tebang Pilih Indonesia. Pemetaan potret udara. tata guna langkah dan kehutanan. Sistem Agrisilvikultur.B. T. pendekatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan silvikultur dan silvika jenis pohon untuk hutan rakyat. Wiroatmojo MNH 311 Kehutanan Masyarakat 2 (2 0) 6 Pengertian agroforestry dan aneka guna hutan. hutan penghasil makanan ternak dan agri-silvikultur. perladangan berpindah dan pemukiman kembali penduduk. J. Pamungkas MNH 310 Fotopmetri dan Penafsiran 3(2-3)6 Potret Udara Pengertian dasar fotogrametri dan penafsiran potret udara. hutan millik dan peranannya dalam pembangunan. Teknik pembangunan. Wiradinata M.MNH 309 Silvikultur 3 (2 3) 5 Peranan silvikultur dalam kehutanan. Masbar ~achruni .N. Darmawangsa M. Sistem-sist. Potret dan pemotretan udara. pemeliharaan dan perlindungan hutan. Analis kuantitatif potret udara.S. kebun buah dan kayu bakar. Wibowo S. Jaya P. Saieh I. S. Kartasubrata S.em silvikultur di daerah tropika dan di Indonesia. industri kecil kehutanan. Manan P. tanaman energi kayu bakar. Parisy C.Ch. Sistem Tebang Habis dengan Permudaan Buatan.

.

Darusman MNH 401 Pemuliaan dan Genetika Hutan 3 (2 3) 7 Keragaman dan sebab-sebabnya.MNH 312 Tata Hutan 3(2-3)6 Kedudukan perencanaan hutan dalam perencanaan hutan secara umurn pengukuhan hutan. siklus hara. kebun biji. komposisi mikroba di dalam tanah. Hadjib E. pernbagian hutan dalam petakpetak kerja (blok. petak. Sukendro H. Suhendang D. kemungkinan suatu program pemuliaan pohon di Indonesia. hal-hal yang perlu diperhatikan pada penyusunan program pemuliaan untuk sifat-sifat kayu. pemuliaan untuk kualitas kayu. pengaruh terkontrol. ekologi mikroba. biji dan peningkatan nilai genetik percobaan provenansi. penentuan batas hutan yang akan ditata (penataan batas hutan). penilaian ekonomis. . pengaruh pemanpkasan tajuk terhadap produksi buah pinus. pencegahan pemberantasan hama dan penyakit. untuk sifat-sifat lain. Soerinegara E. Djamhuri A. pemuliaan untuk kualitas batang. Seleksi sebagai proses pemuliaan. fsiologi populasi mikroba. S. penyusunan Rencana Karya Pengusahaan Hutan. Suhendi MNH 402 Kesuburan Tanah Hutan 3 (2-3)7 Konsep kesuburan tanah. fungsi pemuliaan pohon dalam pembinaan hutan industri. anak petak). asosiasi mikroba dan tanaman serta peranan mikroba dalam pertumbuhan tanaman. karakteristik tanah yang berkaitan dengan kesuburan. pengumpulan buah dan biji. tujuan pemuliaan pohon di Indonesia. I. Hardjoprajitno A.

M. Rosdiana . Setiadi S. Wilarso 0.Y. Fakuara Y.

Mencakup penataan perkantoran. Suksesi hutan. kemunduran benih.MNH 403 Manajemen Perusahaan 3 (3 0) 7 Gatra manajemen perkantoran. Indrawan Y. Hardjanto Sudaryanto B. Kusmana A. personalia. A. pengepakan. Penyimpanan benih. dormansi. Rosalina C. proses perkecambahan dan uji viabilitas benih. Pohon hutan dan lingkungannya (autekologi). Padlinurjaji MNH 404 Teknologi Benih 3 (2 3) 7 Faktor-faktor yang mempengaruhi benih. Hutan sebagai masyarakat tumbuhan (sinekologi). Setiadi U. Tambunan 1. Parisy C. kepegawaian. keuangan. distribusi dan sertifikasi. S. produksi dan pemasaran.M. Produktifitas ekosistem hutan. bagaimana membuat penganggaran (terutama perusahaan hutan). Wibowo MNH 405 Ekologi Hutan 3(2-3)7 Klasifikasi hutan di Indonesia sewa ekologis. Hikmat Istomo Ekarelawan . bagaimana mengelola suatu pabrik agar menghasilkan output sewa efsien serta langkah-langkah yang ditempuh dalarn pemasarannya. Analisis vegetasi hutan.

pendekatan ekosistem. wa sistematik dan PPS (probability proportional to size). penyerapan air dan mineral reproduksi. Silvikultur jenis-jenis pohon tumbuh cepat dan kayu mewah. Fakuara Y. struktur dan fungsi organ. Soerianegara A. faktor dalam dan luar yang mempengaruhi pertumbuhan pohonr M. Sukendro MNH 408 Fisiologi Pohon 3(3-0)7 Peranan fsiologi pohon. Setiadi Sudarmadi MNH 409 Metode Pengambilan Contoh 3(2-3)7 Pemahaman konsepsi mengenai populasi dan contoh.MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya 3 (3 0) 7 Alam dan Lingkungan Pengertian sumberdaya dam. I. Manan A. Ekonomi tanaman hutan. Pembangunan dan pemeliharaan hutan industri. contoh acak bertingkat. . Metode pemilihan contoh. survai terpadu. analisis sistem.Y. perkecambahan. Kusmana MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (3 0) 7 Hubungan antara industri dengan industri kehutanan. meliputi acak sederhana. S. Teknik-teknik peningkatan produksi hutan. contoh acak berlapis. Beberapa macam metode penarikan contoh-contoh acak sederhana. contoh penerapan dan tinjauan umum. prosesproses metabolisme. pengertian lingkungan hidup. Indrawan C.

. Pendugaan ratio.dan lain-lain).

pengambilan contoh bertingkat untuk penaksiran secara kualitatif dan kuantitatif. Darmawangsa R Atmawidjaja S. Kuncahyo J. Rosalina MNH 412 Perencanaan Pengelolaan 3 (3 -0) 7 Daerah Aliran Sungai Pengertian ekosistem Daerah Aliran Sungai. keterikatan antara ketergantungan antar komponen-komponen sistem serta fungsi keterkaitan dan ketergantungan. Berbagai platform pemotretan. Santosa H. pendugaan proporsi dan pengambiian contoh berganda.pendugaan regresi. macam-macam sistem. T. Purnomo MNH 411 Penginderaan Jarak Jauh 3 (2 3) 7 Pengertian dasar penginderaanjarak jauh. H. masalah khusus mengenai tanah dan air. model dan simulasi serta konsep keterpaduan pengelolaan dipandang dari analisis sistem. citra dari berbagai panjang gelombang dan komposit berwarna interpretasi tata guna lahan. Sudiono MNH 410 Analisis Sistem 3 (2 3) 7 Prinsip-prinsip sistem. komponen dan struktur sistem. Berbagai tata guna . telaah sewa kritis manfaat dan kelemahan berbagai citra. S. Hardjoprajitno U. Sutarahardja B. Haemman Js E. Suhendang Y.

Masalah banjir dan erosi. Rehabilitasi lahan kritis melalui .lahan dan pengaruhnya terhadap hasil dan kualitas aliran sungai.

Sumberdaya dam dan pembangunan nasional. S. Metodologi dalam riset ekonometrika. Penerapan model regresi dalam bidang ekonomi. pengembangan dan institusi DAS. . ekonomi pengawetan sumberdaya. ekonomi kesejahteraan (welfare economics) sebagai dasar untuk pengelolaan sumberdaya. Darusman MNH 414 Ekonometrika 3 (3 0) 7 Definisi dan ruang lingkup ekonometrika. Haeruman Js. H. Konsepsi sumberdaya dapat pulih dan tidak dapat puli (renewable and non renewable resources). penilaian tegakan (stumpage appraisal). analisis permintaan dan penawaran hasil hutan serta penentuan harga. Beberapa studi kasus pengelolaan sumberdaya. discount dan confound factor tegakan seumur dan tegakan tidak seumur. konsemasi tanah dan bangunan air secara terpadu.reboisasi. MNH 416 Pemasaran Hasil Hutan 3 (3 0) 7 Kegunaan pemasaran. Manan Hendrayanto S. Parisy MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 7 Prinsipprinsip ekonomi yang berhubungan dengan penentuan kebijaksanaan sumberdaya. tujuan serta pembagian ekonometrika. MNH 415 Nilai Hutan 3 (2-3)7 Pengertian biaya. D. Kriteria sosial. Masalah kelembagaan dan faktor-faktor organisasi yang dapat mengatur penggunaan sumberdaya. inventarisasi. penghijauan. perhitungan nilai tegakanf stumpage value (pendekatan pasar dan pendekatan historis).

Riset pemasaran dan komoditi kehutanan dalam perdagangan internasional.Sistem diitribusi/tata niaga hasil hutan di dalam dan luar negeri. Hardjanto Bachruni .

Bahan-bahan pupuk dan reaksinya dalam tanah. MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3(2-3)7 . dan peubah-peubah populasi. pemanfaatan populasi serangga hama. Manajemen intensif dan produktivitas jangka panjang. prinsip pengaturan populasi. Analisis dinamika populasi hutan. Diagnosa dan koreksi kekahatan nutrisi. analisa dinarnika populasi tegakan hutan dalam kaitannya dengan populasi serangga. Sudomo 0.MNH 417 Manajemen Tanah Hutan 3 (3 0)7 Klasifikasi lahan-lahan hutan. Ciri populasi yang menyangkut sifat-sifat lingkungan. Putwowidodo S. pola pemenwan serangga hama (dispersal). Model-model teoritis pertumbuhan populasi (model eksponensial dan model logistik) serta pengantar simulasinya. Manajemen tanah-tanah masalah. dan tujuan penelaahan populasi. Tanah dan silvikultur. proses-proses populasi. Penggunaan pupuk hijau. Inokulasi mikoriza. Efek dari kebakaran hutan atas tapak. Efek sekunder dan di luar lapangan dari penggunaan bahan-bahan kimia di dalam hutan. lawas. Manajemen asrama semai dan tetembawang benih. Rusdiana MNH 418 Ekologi dan Dinamika Populasi 3(2 3)7 Serangga Pengertian. serta analiiis dampak perubahan populasi. Teknik operasional dalam pemupukan hutan.

Gejala dan tanda. daun. cara penularan penyakit. peranan serangga penularan penyakit. siklus hidup patogen tanarnan. prinsip-prinsip pemberantasan dan pencegahan. penyebab penyakit. . fungisida. batang. dan penyakit yang tidak menular. penyakit khusus hutan di Indonesia seperti lodoh penyakit pada akar.

Darusman MNH 421 Ilmu Hama Taaaman 3 (2 3) 7 Prinsip perkembangan populasi serangga meliputi : pernyataan perubahan populasi. Husaeai Oemijati R D. Peralatan pemadaman kebakaran hutan. air. pengawasan terpadu dan lain-lain. prinsip-prinsip ekologi dan kaitannya dengan api. Perilaku kebakaran hutan.G. Bahan bakar di hutan. E. tanah. Persiapan pemadaman. hama jati dan lain sebagainya. F. pencegahan kebakaran hutan. udara). di Fakultas Kehutanan terutama yang berhubungan dengan interaksi masyarakat desa dengan hutan . A. wildlife. Penggunaan api dalam bidang kehutanan. kelembagaan dan dinarnika masyarakat pedesaan. teknik-teknii penekanan populasi. faktor-faktor penentu kepadatan populasi. Suratmo Oemijati R Kasno MNH 422 Metodologi Penelitian Sosial 3 (3 0) 7 Tujuan penelitian sosial adalah untuk mengetahui struktur organisasi. konsep baru. cuaca dan kebakaran. Pengaruh-pengaruh kebakaran hutan (terhadap vegetasi.MNH 420 Kebakaran Hutan 3 (2-3) 7 Peranan api dalam bidang kehutanan. Pemadaman kebakaran. Ekonomi pengendalian kebakaran hutan. Proses pembakaran bahan bakar di hutan. hama albisia. pengambiian contoh populasi hama dan lain sebagainya. Pengendalian hama meliputi sejarah. Pengendalian hama khusus di Indonesia seperti hama mahoni. Kebijaksanaan pengendalian kebakaran hutan.

Wawancara dengan kuesioner berstruktur dengan rumah tangga sebagai unit analisii melalui sampling. Metodologi penelitian sosial mencakup teknik-teknik : 1. . Partisipasi Observasi (participant observation). 2. Mata ajaran meliputi teori dan praktek. di dalam dan di luar kawasan hutan. 3.atau dengan kegiatan kehutanan. Wawanwa bebas.

metode penelaahan analiia dan pengambilan kesimpulannya. Tahap-tahap dalam pemanenan hutan. masalah pengangkutan kayu.2. Staf MNH 425 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Penyampaian sewa formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah.MNH 423 Praktek LapandKKN 4 (2 bln) 8 Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta penerapannya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalam masyarakat sekitar hutan. Jurusan Teknologi Hasil Hutan THH 201 Pemanenan Hutan 3 (2 3) 4 Falsafah yang melandasi pemanfaatan hutan bagi kesejahteraan masyarakat luas. arti pemanenan hutan bagi kegiatan hutan yanglaindan bagi kehidupan masyarakat sekitar hutan. perencanaan hutan serta ekonomi hutan. pengelolaan hutan serta penelaahan masalah ekonomi dan sosial kehutanan. Praktek keterampilan dalam pembinaan hutan. 6. Staf MNH 424 Skripsi Penelaahan masalah sewa ilmiah di program pembiiaan hutan. sejarah pemanenan hasil hutan. .4. pengertian sistem pemanenan hutan dan prinsip berbagai sistem yang dipraktekkan di berbagai negara.

. ma -ma pernungutan hail hutan ikutan.S. Karnasastra D.ma pemanenan di hutan tropika basah.U. Hamonangan. T. Ch. Nugroho B. pentingnya keselamatan kerja.Gani RS. Suparto R Abidin B.

I. pengertian. tujuan. Suryokusumo T. Suryana Sucahyo THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu 3 (2 3) 5 Ciri-ciri makroskopik. pengeringan kayu. pembuatan kayu lapis. sifat ultra mikroskopik.L. pengawetan kayu. kerusakan alami. has3 hutan non kayu. pembentukan kulit dan strukturnya. papan serat pulp dan kertas. Identifikasi kayu. hubungan kayu dengan air. sifatsifat yang sama yang membedakan jenis-jenis kayu. sifat-sifat anatomi. Cot0 S.L. Sifat termal. sumber hasil hutan. gambaran umum tentang penggergajian. elektrikal. Pengertian dasar sifat . Ruhendi S.THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3 0) 4 Ruang lingkup. stabilitasi dimensi.N. mekanisme pertumbuhan pohon. sifat-sifat kasar. radiasi dan lain-lain. kembang susut. peranan dan cara pengukuran. Z. sifat makroskopik kayu daun jarum dan kayu daun lebar. sifat ortotropis. perbedaan susut arah longitudinal. Pandit T. berat jenis dan kerapatan kayu. papan partikel. variabiitas struktur. kimia f~is dan mekanis dari kayu. Tobing J.K. energi dan pencemaran lingkungan. Tobing 1. Wahyudi THH 302 Sifat Fisis dan Mekanis Kayu 3 (2 3) 5 Peranan sifat fsis dalam penggunaan dan kegunaan kayu berat jenis zat kayufdinding sel. radial dan tangensial dan penstabilan dimensi.

Pembahasan mengenai macam-macam keteguhan kayu yang bersifat ortotropis. penen- . diagram tegangan renggangan. variasi kekuatan kayu. tegangan. standar pengujian mekanis.mekanis. regangan. statika dasar : Pengertian beban. pengujian sifat keteguhan.

pengaruh pengawetan terhadap sifat-sifat kayu. pengenalan sortimen. kebutuhan tenaga. THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2 3) 6 Keawetan dan keterawetan kayu. fungsi. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas kayu di gudang.L.tuan tegangan ijin. aspek ekonomi pengawetan dan pengawetan kayu di Indonesia. Sifat-sifat kayu yang mempengaruhi pengeringan. Padlinu rjaji F. strength ratio. Ruhendi Hariadi E. Rahman. Z. Cot0 T. T. cara . klasifikasi industri. Febriyanto THH 305 Pengeringan Kayu 3(2-3)6 Pentingnya pengeringan kayu. Tarumingkeng I. prinsip-prinsip penggergajian. serta faktor yang mempengaruhi kekuatan kayu. tipetipe bahan pengawet. kapasitas produksi dan rendemen. Tobing RC. Bakar 0. tujuan dan manfaat. proses produksi. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas.M. penanganan kayu di gudang.R Mardikanto Sucahyo I. dasar-dasar stress grading. faktor perusak kayu. cara pengawetan. penanganan material. faktor-faktor pendukung.M. Faktor-faktor yang berperan dan mempengaruhi pengeringan kayu.S. tata letak. I. pengenalan fungsi mesin. Kilang pengering : komponen. Padlinurjaji S. Wahyudi THH 303 Penggergajian 3 (2 3) 5 Ruang lingkup.

ke ja dan penggunaannya. Jadwal pengering : proses yang terjadi .

dengan angin. Pranggodo RS. Pengeringan alami. sebagai bahan dasar bangunan termasuk pengantar mekanika tanah untuk badan jalan dan stabiiasi tanah : bahan bangunan jalan pengetahuan dasar penggunaan air.S. Suparto T. ruang panas. Widarmana Y. dehumidifikasi dan lain-lain. Hadi I.RMatangaran THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2 3) 6 Gambaran . Suryana P. proses pembuatan.dan pencegahannya. penggunaan kayu lapis. Aspek ekonomi.R Mardikanto J. Sutigno THH 307 Keteknikan Hutan 3 (2 3) 6 Ruang lingkup permasalahan. sifat-sifat klasifikasi. Tambunan S.S. Z. aspek ekonomi panel-panel kayu. bahan baku. tahap-tahap suatu pembangunan pengetahuan dan pengolahan tanah. Hadi J. Pandit THH 306 Panel-panel Kayu 3 (2 3) 6 Deskripsi dan spesifiasi produk panel-panel kayu.K. papan partikeldan papan serat.N. B. Cot0 Y. B. pengetahuan bahan bangunan serta analisis biaya pekerjaan bangunan. produksi dan konsurnsi.

umum serta definisi ilmu kerja. beberapa dasar dan azas ergonomik. . penelitian kerja yang mencakup pengertian produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta kaitannya dengan peningkatan produktivitas kerja. ketenagakerjaan : penelitian gerak dan waktu. Penelitian dan pengamatan waktu kerja.

pirolisis. teori perekatan. keuntungan dan kerugian dalam perekatan. organisasi kerja. Syafii K. degradasi kayu oleh bahan kimia. dekomposisibiologi. interaksi kayu bahan pengawet. spesifikasi perekat. Sofyan S. bahan perusak pulp. Febriyanto THH 311 Pembukaan Wilayah Hutan 3 (2 3)6 Falsafah yang mendasari pengetahuan pembukaan wilayah hutan. bahan kirnia dari kayu.S. variabel perekatan.S. Hadi F. sejarah perkembangan perekatan. struktur dan reaksi. klasifikasi dan jenis-jenis perekat. pembukaan wilayah hutan bagi perkembangan hutan dalam berbagai fungsinya. metode perekatan dan kualitas perekat dan perekatan. Prinsip. Santosa THH 309 Kimia Kayu 3 (2 3) 6 Komposisi kimia kayu. polimer sintetik. kesehatan dan keselamatan kerja. Achmadi THH 310 Perekat dan Perekatan 3 (2-3) 6 Lawas perekat dan perekatan. pemilihan . definisi dan pengertian pembukaan wilayah hutan. kimia anti api. batasan-batasan yang dipakai. D. masalah pencemaran dan pencegahannya. Karnasastra G. Ruhendi Y.U. tujuan dan bahan yang dipakai dalam penggilapan kayu. pembakaran. Gani T. S. cara-cara pengangkutan dalam wilayah hutan.S. W.tata letak dan bagan proses suatu pekerjaan.

modus pengangkutan dalam hutan. pengembangan pengangkutan .

mesin-mesin atau peralatan dan manusia. Elias RS. motor listrik. Risalah tentang konstruksi dan struktur mesh. roller dan lain-lain). Hermawan THH 401 Manajemen lndustri 3 (3 0) 7 Pengelolaan sistem produksi termasuk perencanaan. RS. Prangodo D. alat hidrolis. re1 dan truk. Prinsip kerja motor bakar dalam. Suparto J. Cara menghitung dan meliilai tenaga dan kapasitas mesin. grader. Sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia dan dalam kegiatan pemanenan kayu. analisis dan pengendalian faktor-faktor produksi yaitu modal. Suparman THH 312 Mesin-mesin Pemanenan Kayu 3 (2 3) 6 Filsafat mengenai penggunaan mesin dalarn kegiatan pemanenan kayu. Topik-topik meliputi : kriteria pengambilan keputusan dalam penganggaran model. alokasi dan penjadwalan surnber daya manusia dan lingkungan kerjanya. contoh-contoh penerapan dalam hdustri perhutanan. dampak konstruksi prasarana angkutan terhadap lingkungan. Suparto B. pemeliharaan dan penggantian mesin-mesin. . pengelolaan persediaan.air. Risalah mesin-mesin pemanenan kayu meliputi : mesin konstruksi jalan (bulldozer. pembangkit tenaga. traktor. chainsaw dan lain-lain. pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga.S. prinsip dan konstruksi komponen-komponen mesh meliputi kerangka. harvester. material. R Matangaran W.

Widarmana E.S.G. Manurung F. Febriyanto .T.

pengumpulan data yang penting untuk melihat berbagai alternatif yang ada. Suparto Elias B. menetapkan kriterium untuk mengambil keputusan.U. Suparman R. langkah-langkah perencanaan dengan pendekatan sistem.S. biaya usaha. menerapkan data ini terhadap kriterium yang dipilih dan menghitung biaya yang diperlukan.THH 402 Analisis Hiaya 3 (2 3) 7 Biaya Tetap dan biaya variabel. Nugroho THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) 7 Prospek dan industri pulp dan kertas. pemrograman. konsep biaya sama. perencanaan jaringan kerja dan metoda lintas kritis. Achmadi W. Abidin T. bahan mentah pulp dan kertas.S. Wiradinata D. Tambunan S. Masalah lingkungan akibat industri pulp dan kertas. Sofyan B. penggantian mesin. Tujuan dan prinsip-prinsip perencanaan pemanenan kayu. proses pulping serta pengujian pulp dan teknologi kertas. R. biaya usaha pada lereng. muatan dan jalan. Syafii .S. hubungan sifat kayu dan sifat kertas. teknologi pulp dan kertas. Penetapan tujuan. Karnasastra THH 403 Perencanaan Pemanenan Kayu 3 (2 3) 7 Filsafat yang mendasari kegiatan pemanenan kayu dan perenCanaan secara umum. pengaruh waktu. K. metode perencanaan. linier pengendalian inventarisasi. memilih eksploitasi yang paling mendekati kriterium yang dipilih. identifikasi hambatan yang mempengaruhi kebebasan gerak langkah. S. Abidin R.

THH 407 Hasil Hutan Non Kayu 2 (2 0) 7 Peranan HHNK dalam penyediaan lapangan kerja. penyebaran. poligon gaya dan poligon garis. penyadapan. perhitungan gaya lintang momen lentur. hukum-hukum kesetimbangan serta reaksi pada balok terlentur. Hamonangan S. penyadapan. equilibrium. pengolahan dan kegunaan. pemrograman dinamik. pengolahan dan kegunaan. Su rjokusumo Sucahyo THH 406 Riset Operasi 3 (2 3) 7 Peluang dan distribusi. pengertian gaya. Wiradinata B. kapol. S. resultan gaya. Jenis-jenis harsa (resin) lainnya (damar. HHNK lainnya (minyak atsiri. contoh-contoh riset operasi dalam bidang kehutanan. K.Ch. T. Cot0 B. lemak dan lain-lain) : potensi. dan lain-lain) : potensi. Getah pinus : potensi. penyadapan. penyadapan. kesempatan berusaha. penyebaran. pendapatan daerah dan penghasil devisa.THH 405 Mekanika Kayu 3 (3 0) 7 Hubungannya dengan sifat mekanis dan fisis kayu. Rotan: potensi. penyebaran.R Mardikanto S. penyebaran. tegangan pada balok terlentur serta perhitungan perencanaan pada struktur sederhana dengan beban tekan. teori antrian. rantai makov. Sofyan Z. pengolahan dan kegunaan. Tambunan THH 408 Dasar-dasar Penggunaan dan 2 (2 0) 7 Pemrograman Komputer . tarik dan lentur. pengolahan dan kegunaan. sifat-sifat penampang.

Pengantar pengolahan data : .Pengantar mengenai data dan informasi : pengumpulan konversi. manipulasi dan penyimpanan.

mendimensi batang. Perangkat lunak : sistem dan tata kerjanya. Cot0 Hariadi 3 (2 3) 7THH 409 Kayu Sebagai Bahan Bangunan Pembahasan mengenai teknologi. komponen dan cara kerjanya. pengertian pokok kualitas. cuplikan keterimaan.R. peranan proses dalam peningkatan kualitas produk. pemilahan (grading) kayu gergajian dan kayu lapis. Program aplikasi : data base manajemen spreadsheet dan wordprocessing. dan faktor-faktor ketegangan. ijin kerja. pengetahuan dasar komputer. keteknikan kayu lapis dan panel-panel. Z. perawatan dan keterawatan. sifat-sifat mekanis. peta pengawasan. Suryana THH 411 Mesin-mesin Pengolahan Kayu 2 (2 0) 7 . pengendalian kualitas terpadu. Pengantar analisis sistem : perencanaan dan penggunaan. standar. ruang lingkup. Widarmana J. struktur bangunan kayu. sejarah dan organisasi pengendalian kualitas. spesifikasi. toleransi. standarisasi dan normalisasi serta proteksi bangunan kayu. elektrikal dan mekanikal. jenis. S.manual. penentuan ukuran sasaran. tujuan. keteknikan serta sejarahnya. sambungan kayu. elemen struktur kayu konstruksi. S. Surjokusumo T. Mardikanto Sucahyo THH 410 Pengendalian Kualitas 3 (3 0) 7 Arti. keterandalan. ciri-ciri kualitas. dasar-dasar ilmu statika dan kekuatan bahan. metode korelasi.

pembantu tenaga. sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia. motor .Filsafat yang melandasi penggunaan mesin-mesin dalam operasi kehutanan. prinsip kerja motor bakar dalam. pengendalian. prinsip-prinsip dan konstruksi komponen mesin meliputi kerangka. risalah tentang konstruksi dan struktur mesin. transmisi kerja pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga.

Staf THH 414 Skri psi 4 (2 bln) 8 Penelaahan masalah secara ilmiah di bidang pemanenan hasil hutan . metode pencegahan dan pengendalian perusak kayu baik sewa fisik. Suparto Staf THH 412 Hama Hasil Hutan 3 (2 3) 7 Pengertian dan lawas biodeteriosasi kayu dan hasil hutan lainnya secara umum. kayu lapis.C. kerusakan kayu oleh serangga dan jasad hidup lain. mekanik maupun kimia. serta dampak pengendalian jasad hidup perusak kayu terhadap lingkungan kayu. motor listrik. Praktek ketram pilan dalam pekerjaan pemanenan hasil hutan dan pengolahan hasil hut an. Nandika THH 413 Praktek Lapang/KKN Program Studi 4 (2 bln) 8 Teknologi Hasil Hutan Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta partisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalammasyarakat disekitar lempat praktek. R. risalah mengenai mesinmesin pengolahan kayu seperti pengergajian. mesin serut dan lain-lain. alat-alat hidrolis. klasifikasi jasad hidup perusak kayu dan bentuk kerusakannya. R.bakar. Tarumingkeng D.S. cara menghitung tenaga dan kapasitas mesin. peranan dan dampak ekonomis jasad hidup perusak kayu (bangunan).

serta pengungkapannya dalam bentuk tulisan. . metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya. Staf THH 415 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Menyampaikan masalah secara formal hasil praktek khusus dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah.

prinsip-prinsip konservasi sumberdaya alam. Santoso R Soekmadi Y.A. Bratamihardja Staf 6. A. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan (ledger). H.S. Kapita selekta.S. membuat jurnal dari transaksi. perubahan modal).sudarg0 EN. perikanan.B. menyusun laporan keuangan (neraca rugi laba. kehutanan. strategi dan program konservasi sumberdaya alam. masalah konservasi ditinjau dari sektor kependudukan. Hernowo s.43. lingkungan suatu popu- . pertambangan.SEP 341 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 3) 7 Menyusun daftar inventaris. Basuni J. industri. Alikodra S. karakteristik populasi. perhubungan dan pariwisata. menyusun neraca awal dari inventaris. Mulyani KSH 301 Ekologi Populasi 3 (3 0) 5 Pendahuluan. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan KSH 201 Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 3 Hayati Pendahuluan sejarah perkembangan konservasi sumber daya alam: pembagian sumberdaya alam dalam kaitannya dengan kepentingan konservasi. membuka perkiraan dari neraca awal. Dahlan N.

interaksi populasi.lasi. mekanisme pengaturan energitika populasi. ekologi manusia. HS. Santoso R Avenzora . menuju organisasi komunitas. Alikodra N.

Dahlan A. . Harini M.K. kelestarian satwa.S. organisme perairan yang dilindungi. E. pengantar perilaku satwa. perilaku satwa. F. sistem pencernaan. Priyono Y. sistem reproduksi. Husin KSH 303 Anatomi dan Fisiologi 3 (3 0) 5 Flora dan Fauna Ciri-ciri fsik flora dan fauna. Mas'ud KSH 304 Perilaku Sahva 3 (2 3) 5 Pendahuluan.KSH 302 Ekologi Perairan 3 (2 3) 5 Tinjauan umum sumberdaya laut. Aryati M.N. sea weed dan sea grass. biologi perairan laut. sistem-sistem perilaku. biologi perairan tawar. proses biologi reproduksi. estuaria. kriteria penentuan kawasan konservasi perairan. hubungan tanah-air-hutan dan manusia. hubungan sosial. AM. ekosistem danau. Thohari B. tinjauan umum sumberdaya perikanan. mangrove. sifat kimia fisik perairan. Suratmo Y. 'kelompok sosial biiatang. home range dan teritoris. E. migrasi dan orientasi. coral reef. perilaku satwa khusus. proses biologi pencernaan. ekosistem pantai.G. sikius biogeokimia. anatomi perbandingan. koordinasi kehidupan dan gerak satwa.A. ekosistem sungai.

sensus dan inventarisasi satwa. pemantauan .D. analisis dan evaluasi populasi. konsep pertumbuhan populasi. Santosa KSH 305 Pengelolaan Sahva 3 (2 -3)6 Pendahuluan. Rinaldi Y.

satwa kecil. Alikodra S. faktor penyebab utama keanekaragaman dalam jasad hidup. prinsip dasar merancang dan merencana lanskap. elemen disain. seleksi dam.satwa. taksonomi dan biosistematika. biogeografi. perencanaan interpretasi pemiliian media . Prasetyo KSH 307 Evolusi. A. manusia dan interpretasi. peraturan perundangan tentang satwa liar. H. Y. ekologi lanskap. perencanaan. sejarah pendidikan lingkungadkonservasi. genetika populasi. spesialisasi. Hidayat KSH 308 Pendidikan Konsemasi dan 3(2-3)6 Interpretasi Pendahuluan. Administrasi pengelolaan. aplikasi pengelolaan : satwa besar. Ontaryo L. pengelolaan satwa. dasar-dasar transformisme. seni dalam arsitektur lanskap. keteknikan pertanaman. bangunan rekreasi.B. Amzu A. Biosistematika dan 3 (3 0) 6 Biogeogra !I Pendahuluan. ruang dan struktur. Thohari E. diversifikasi spesies. ekonomi dan budaya. kapita selekta. Mas'ud KSH 306 Arsitektur Lanskap 3 (2 -3)6 Pendahuluan.S. Basuni B. proses disain. analisis dan perancangan lanskap areal konservasi. teori kepunahan. burung dan ikan. elemen diiain lanjutan.M. aspek sosial. penggiringan satwa. teknik melokalisir populasi. aspek visual dalam lanskap.

Soekmadi R Avenzora . Harini S.interpretasi. teknik interpretasi.K.S. Soedaqgo S. manajemen program interpretasi. E.

atau pun diluar. menyusun disain inventarisasi dan sensus. Ontaryo R Sukmadi N. Harini H.S. mempelajari berbagai teknik inventarisasi dan sensus satwa dan interpretasi data. teknik pengambilan contoh. pengertian dan tujuan inventarisasi dan sensus hidupan liar. perencanaan kawasan konsewasi. Alikodra J. E. Amzu KSH 310 Pengantar Peraturan Perundangan 2 (2 0) 6 Konsewasi Peraturan perundangan berfungsi untuk mengendalikan dalam pemanfaatan surnberdaya alam atau pembinaan lingkungan hidup manusia.K.KSH 309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2 3) 6 Pendahuluan. Y. ekologi insuler . Hernowo E.B. Seorang rimbawan. disain kawasan konse~asi. penyusunan laporan. khususnya sarjana kehutanan di bidang konservasi sumber daya hutan perlu memahami peraturan perundangan konservasi mengenai atau yang berkaitan dengan sumberdaya hutan baik yang ada di lingkungan kehutanan . Santoso KSH 401 Perencanaan dan Pengelolaan 3 (3 0) 7 Kawasan Konsewasi Pendahuluan. strategi konservasi. Dalam perkuliahan selain akan dibahas mengenai peraturan perundangan juga akan diberikan kasus-kasus pelanggaran dan proses penanganannya sebagai contoh.S.

B. beberapa penyebab kemusnahan. speleologi. konsewasi hutan tropis. Soedargo L. Prasetyo . Basuni S. S. masalah yang ditangani oleh PHPA.dan konservasi.

pencemaran perairan.B. Prasetyo R. Haryanto Y. kebijaksanaan penangkaran. permintaan rekreasi dam. perencanaan dan pengelolaan tempat rekreasi. pencemaran tanah. dampak negatif dari pengembagan rekreasi alam.S. waktu senggang. Soedargo L. peranan karakteristik rekreasi alam. aklimatisasi. pengelolaan pengunjung. Amzu A. adaprasi teknik pelepasan ke alam. Ontaryo E. hubungan pencemaran lingkungan dengan . mengenal tipe-tipe habitat. A.K. teknik penangkaran. dampak ekonomi dari rekreasi alam. Mas'ud E. kegiatan pengelolaan habitat. metode pemantauan pencemaran lingkungan. S. peranan swasta dalam rekreasi alam. kapita selekta. plasma nutfah. pemantauan. Avenzora KSH 405 Pencemaran Lingkungan 3 (2 3) 7 Pendahuluan. spesies flora dan fauna langka.KSH 402 Penangkaran Flora dan Fauna 3 (2 -3) 7 Pengertian. analisa habitat dan lingkungan. pencemaran udara dan kebisingan. Hikmat KSH 403 Pengelolaan Habitat 3(2-3)7 Pendahuluan. Harini KSH 404 Rekreasi Alam 3 (2 3) 7 Pendahuluan.M. Thohari B. mengenal tipe-tipe habitat. teknik pengangkutan. analisa ekonomi. sumberdaya rekreasi.

undang-undang dan pelestarian lingkungan.G. Lotka. model poisson. Thohari S.A. Y. yaitu matematika. Wellington. Eksintri: Andrewmatha & Birch. Husin A. mekanisme pengaturan populasi (Intinsil: Wellington. Holling. ekologi populasi. Priyono KSH 407 Ekologi Kuantitatif 3 (2 -3)7 Mata ajaran ini membahas sistem yang berlangsung dalam ekosistem secara ekologis dengan penggunaan pendekatan kuantitatif. Thornson. Chitty.Santosa . Pimentel. Metodologi andal. Southwood). Suratmo Y.A. materi ekologi kuantitatif meliputi : pola pencemaran. Miine. teknik pendugaan dampak pada aspek geofisik dan kirnia. model binomial. Beberap4 mata ajaran lain melandasi pemahaman ekologi kuantitatif. F. A. Nicolson-Bailey. Dahlan A. Basuni Haryanto Y. masalah lingkungan dan pembangunan. Priyono KSH 406 Analisa Dampak Lingkungan 3 (2 -3)7 Pendahuluan.konservasi sumberdaya hayati. teknik pendugaan dampak pada aspek biologi. peranan kawasan konservasi dalam upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Hassel-varley). pengambilan contoh. Husin E. manfaat dan kegunaan andal. Beberapa model interaksi populasi (Gause. teknik pendugaan dampak pada aspek sosial ekonomi dan budaya.N. dinamika populasi. model dimensi nicia ekologi. Roltera. parameter-parameter populasi dan metode penyusunan tabel kehidupan (life table). model dispersal. statistik. ekologi umum.M. Wayne-Edward. white.

Ontaryo R Soekmadi KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (3 -0) 7 Pendahuluan. Rumusan manipulasi model-model sosial budaya dan ekonomi yang rasionil dalam konservasi alam. kebutuhan zat makanan. pengukuran kegunaan makanan. organisasi dan pengelolaan hutan kota. adat istiadat dan norma-norma.B. manfaat serbaguna dan fungsi hutan kota. nilai makanan.KSH 408 Hutun Kota 3 (2 3) 7 Pendahuluan. kota dan masalah lingkungan hidupnya. Bentuk-bentuk lingkungan alam berperan dan berfungsi peningkatan sosial (dibagi ke dalam lapisan sosial masyarakat).N. mengungkapkan kepentingan peranan lingkungan alarn konservasi untuk ekonomi masyarakat. Y. Peranan kawasan konservasi dalam sosial ekonomi. Y. dasar-dasar ilmu makanan satwa. suku-suku bangsa yang khas yang berkaitan dengan interaksi dengan lingkungan dam. tipetipe hutan kota. pemeliharaan hutan kota. Dahlan L. . peraturan dan perundangan lingkungan kota. Ontaryo E. Pertimbangan manfaat dan dampak negatif sosial ekonomi di dalam pengembangadpembangunan konservasi alam baik in situ maupun ek situ. arsitektur lanskap dan hutan kota. yang mungkin bisa dibangkitkan menjadi modelmodel konservasi alam. pembangunan hutan kota. Prasetyo Ekarelawan KSH 409 Sosial Ekonomi Politik Antropologi.

analisis kebiasaan makan. penyusunan ransum. aspek ekonomi makanan satwa. A. Thohari B. Mas'ud .masalah energi populasi.M.

flora. KSH 412 Praktek KhususISkripsi 4 (2 bln) 8 Penelaahan secara ilmiah di bidang perlindungan sistem pendukung kehidupan. pengelolaan suaka alam dan taman nasional serta pengungkapamya ke dalam bentuk tulisan. . geomorfologis maupun ekosistemnya. mempelajari perencanaan dan pengelolaan kawasan konsemasi.KSH 411 Praktek Lapang Program Studi 4 (2 bl) 8 Konservasi Surnkrdaya Hutan Menganalisa potensi kawasan baik fauna. Staf KSH 413 Seminar Skripsi 1 (1 jam) 8 Penyampaian masalah secara formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya.

1. Cecep Kusmana (Ir. Univ. (MF. IPB. (MS. 1975). Hendrayanto (Ir. IPB. 1968). IPB. IPB. Achmad Hadjib (Ir. (Dipl. (MF.USA. (Dr. I. UGM. IPB. IPB. IPB. 1985). Iwan Hilwan (Ir. USA. Heri Purnomo (Ir. Jurusan Manajemen Hutan 1. 1985) 5. UI. Philippines. Duke. IPB. Univ. Budi Prihanto (Ir. (MA. DIREKTORI TENAGA PENGRIAR 6. 1990) 17. 1984).5. 1987) 19. 1976) 13. ITC Netherlands. UPLB. Hardjanto (Ir. (Prof. Duke. Edje Djamhuri (Ir. Alikodra (Ir. Emi K. Herman Haeruman Js. 1985) 20. (MS. Univ. 1986) 10. IPB. 1979) 15. IPB.Gunarwan Suratmo (Ir. (MS. IPB. Budi Kuncahyo (Ir. (Dr. 1985) 21. (MSc. Cahyo Wibowo (Ir. IPB. Bachruni (Ir. (PhD. Tapa Darma (Ir. IPB. 1986) 4.1 Nengah Surati Jaya (Ir.G.5. IPB. 1978). 1988) 16. 1989) 12. IPB. 1%5). 1970). 1984) . F. 1987) 9. 1977). 1985) 11. IPB. USA. Univ. Arti Widowati (Ir. IPB. 1966). 1983). 1975) 14. 1975). Andi Sukendro (Ir. IPB. USA. Duke.Wisconsin. 1984) 2. IPB. 1984) 6.6. IPB. (Prof. 1%2). IPB. IPB. IPB. 1974): (MS. Andry Indrawan (Ir. (Ir. IPB. Achmad (Ir. 1985) 7. 1984) 3. IPB.K. 1975). 1990) 18. 1986) 8. IPB. IPB.Dudung Darusman (Ir.

Soedari Hardjoprajitno (Ir. IPB. (MS. 1979). Syafii Manan (Ir. Naresworo Nugroho (Ir. Orno Rusdiana (Ir. 1987) 33. 1987) 23. USA. UI. UGM. (MS. Kasno (Ir. 1986) 44. (PhD. 1x1). 1988) 30. 1983) 32. Simon T. IPB. IPB. Sudarsono Soedomo (Ir. IPB. IPB. IPB. UI. Chamin Mashar (Ir. Rubini Atmawijaya (Ir. (MSc. Endang Suhendang (Ir. Priyanto Pamungkas (Ir. 1%1). IPB. IPB.USA. USA. Purwowidodo (Ir. 1973). 1972). IPB. (MS. 1975). North Carolina State Univ.1972) 42. 1973) 26. (Ir. 1974). 1M) 28. IPB. UNIBRAW. IPB. 1975) 43. ITC. (Dr. M. Nuhamara (Drs.. (MS. Buce Saleh (Ir.22. IPB. Salman Parisy (Ir. Oemijati Rachrnatsjah (Ir. IPB. Tedi Rusolono (Ir. Sudaryanto (Ir. Istomo (Ir. Syracuse.. 1978) 39. Satyawacana. 1982) 24. Husaeni (Ir. Univ. (MS. Sri Wilarso Budi R. Endang A. IPB. Suwarno Sutarahardja (Ir. IPB. Sains Malaysia. IPB. 1979) 36. 1%3). IPB. 1986) . 1973) 40. IPB. Lailan Syaifina (Ir. 1984) 38. IPB. Prof. ITB) 27. (MSc. 1981). IPB. IPB. Netherlands. 1988) 25. UGM. 1978) 35. 1975) 34. M. (MS. 1987) 31. North Carolina State Univ. Teguh Darmawangsa (Ir. (MS. 1980). 1988) 37. IPB. 1971) 29. 1972). 1986) 41. IPB. 1985).

Bintang Charles Harnonangan S. Suparman (Ir. 1988) 14. IPB. 1981) 46. UPLB Philippines. IPB. IPB. IPB. Univ.Brasmasto Nugroho (Ir. FRG. (PhD. 1986) 4. 1984) 6. Univ. UPLB Philppines. 1985) 16. 1988) 15. (MSc. Bambang Pranggodo (Ir. IPB. E. (MSc. Kurnia Sofyan (Ir. 1985) 48. IPB. 1982) 20. Dodi Nandika (Ir. 196). IPB.K.5. Yadi Setiadi (Ir. 1983). 1987) 47. UPLB Philippines. Ulfah Juniarti (Ir. Bedyaman Tambunan (Ir. USTL France.Togu Manurung (Ir. IPB. IPB. (DEA. USA. Upik Rosalina (Ir. (Dr. (Ir. 1990) 6. 1975). 1989) 10. (MS. (Dr. (MS. ITB. IPB. IPB. IPB. (PhD. IPB. I Nyoman Jaya Wistara (Ir. IPB. (MA. 1981). (MS. IPB. 1983). 1969). 1979). Domon S. 1976). Jajang Suryana (Ir. Munchen. Jurusan Teknologi Hasil Hutan 1. 1988) 18. 1969) 5. IPB. IPB. 1987) 12. IPB.1989) 9. (Dr. 1979).45. Minesota. 1986) 13. USA. 1975) 7. (Dr. IPB. 1987) 19. IPB. 1970). Nuridja Pandit (Ir. IPB. Gani (Ir. IPB. 1973).2.G. 1985) . Elias (Ir. 1973) 8. Hariadi (Ir. Padlinurjaji (Ir. IPB. Minesota. IPB. Darwis S. Fauzi Febriyanto (Ir. IPB. IPB. 1980). (Dr. 1973). Juang Rata Matangaran (Ir. (SUMS. 1980). IPB. I. Iding M. 1987) 2. Univ. IPB. Imam Wahyudi (Ir. Yahya Fakuara Tasimin (Ir. 1986) 17. 1985). IPB. Gunawan Santosa (Ir. 1964) 3. USTL France. UGM. 1984) 11. Edi Suhaemi Bakar (Ir.

(PhD. Wasrin Safii (Ir. Pennsylvania State Univ.Tjetjep U. IPB. Purdue Univ. 1958). 1%3). 1973). Suparto (Ir. Duke. USA. IPB. 1980). 1980) 33. USA. 1979). USA. Sucahyo (Ir.Rudolf C. UI. (MS.21. Soerjono Soerjokusumo (Ir. Warsa (Ir. 1971). Togar L. Univ. 1971) 23.IPB.Mardikanto (Ir. Univ.. 1972). (PhD. 1976). (Prof. Toronto. Tobing (Ir. (MSc. 1987) 22. 1987) 31. 1958). 1977) 25. Japan. Philippines. IPB. 1973). ITB. 1973) 32. 1965). 1984).(Prof.. (PhD. (MSF. Karnasastra (Ir. Surdiding R. Yusram Masisyaya (It. USA. (MSc. IPB. (PhD. 1973). IPB. USA. Canada. IPB. 1983) 34. UI. 1975). IPB. 1970).(Prof. Tarumingkeng (Ir.(MF. Univ. IPB. (MSC.T.R. (MSc. 1%6).. British Columbia. 1983) 28. 1989) 27. 1976). (Prof. UI. of Washington. (PhD. (PhD. (MS.. Minnesota. UI. IPB. (Dr. Purdue Univ. Soetrisno Hadi (Ir. . IPB. USA. Rachmatsjah Abidin (Ir. 1984) 30.Much. Wisconsin. USA. (MAgr. Philippines.Sanusi Wiradinata (Ir. UI. IPB. Minnesota. IPB. Univ. Rahardjo S. 1974) 26. USA. USA. 1965). 1960). 1958). Tokyo Univ. 1983) 29. Univ. 1981). Sadan Widarmana (Ir. Wisconsin. (MSc. 1982) 24. 1972). Univ. IPB. Univ. UPLB. IPB. UPLB.

Minnesota. USA. 1975). Univ. (Dr. Yusuf Sudo Hadi (Ir.(Dr.. Minnesota. (PhD. 1983). IPB.. 1%9). Nagoya Univ. Univ. IPB. 1978) . 1988) 35. Japan. Tokyo Univ. IPB. USA. Japan. (MAgr.1991) 36. 1977). Zahrial Coto (Ir. (MS.

UGM.Ani M. Ekarelawan (Ir. (Dr. (Dr. UNDIP. Haryanto (Ir. Ricky Avenzora (Ir. IPB. IPB. 1985) 3. 1984) 12. 1983): (MS. Achmad M. USTL.K. USTLJrance. 1975). Dahlan (Ir. USA. Univ. IPB. IPB. IPB. E. (Dra. 1978) 14. Burhanudin Mas'ud (Ir. 1988) 5. 1977) 10.53. Agus Priyono (Ir. IPB. Budi Hernowo (Ir.S. 1986) 16. 1988) 11. (MS. IPB. UI. Endes N. Alikodra (Ir. Rinekso Soekmadi (Ir. 1985) 8. (DEA. Dones Rinaldi (Ir. 1983) 4. Univ. Harini M. Ervizal Amzu (Ir. Agus Hikmat (Ir. 1963). IPB. (MSc. IPB. 1974). IPB. 1978). 1985) 17. 1984) 13. 1980). Illinois. UNPAD. Illinois. Michigan State Univ. IPB. Jurusm Konservasi Sumberdap Hutan 1.6. 1987) 18. 1961). IPB. 1980) 6. IPB. Undana. IPB. USA). IPB. Lilik Budi Prasetyo (Ir. IPB. (MSc. IPB. Thohari (Ir. 1988) . Ishemat Soerianegara (Ir. J. Hadi S. 1988) 9. 1985) 7. 1985) 15. Nyolo Santoso (Ir. (Prof. 1981). Pakpahan (Ir. (PhD. 1987) 2.

France. UPS. 1990) . IPB. 1988) 20. (DEA. France. 1987). Sumaryono Sudargo (Ir. 1%4) 21. 1985) 22. IPB. Yoyo Ontaryo (Ir. Y. Sambas Basuni (Ir. 1971) 23. Yanto Santosa (Ir.19. IPB. IPB. Yahya Abdul Husin (MS. 1983). IPB. 1983) 24. IPB. (Dr. Aryati Muliani (Ir. 1981). IPB. (MS. UPS.

termasuk aspek-aspek Keteknikan dalam penggunaan tanah dan air serta observasi lingkungan pertanian. WAN PENDIDIKAN Ruang lingkup Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB mencakup penerapan ilmu dan teknologi serta dalam pengelolaan sumber daya alam dan tenaga untukkesejahteraan umat manusia. Fokus kurikulum Fateta adaiah untuk mempersiapkan sarjana-sarjana yang dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan pertanian baik di bidang pra-panen maupun pasca panen.1. Teknologi Industri Pertanian dan . explorasi dan penggunaan energi alternatif. mikrobiologi serta aspek manajemen juga ditekankan pada pengembangan proses di industri serta pengawasan mutu dan manajemen industri pertanian pada umumnya atau industri pangan pada khususnya. biokimia. Apliikasi Keteknikan dan ilmu-ilmu dasar seperti kimia. Pendidikan Fateta IPB mencakup pengembangan aspek-aspek Keteknikan dalam sistem usaha tani untuk meningkatkan produksi pertanian pangan maupun non pangan.7. Untuk mencapai tujuan tersebut maka di Fateta ditawarkan3(tiga) program studi yaitu Keteknikan Pertanian. FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) 7. disain dan pengembangan program penunjang industri permesinan.

MEng Pembantu Dekan I1 : Ir.Teknologi Pangan dan Gizi untuk jenjang pendidikan S1. Ilmu Pangan. frsf MSc ~ ~ Pembantu Dekan I : Dr. Di samping itu untuk jenjang Sz dan S3 ditawarkan program studi Keteknikan Pertanian. clan Teknologi Industri Pertanian yang sejak 1990 pengelolaan administrasinya berada di bawah Koordinasi Program Pasca Sarjana IPB. Machfud. Aman Wuakartakusumah. MS Kepala Bagian Tata Usaha : Saeful Rizal . R. M. Bambang Pramudya N.2 ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. Tehologi Pasca Panen. MS Pembantu Dekan I11 : Ir. Ir.. Darwin Kadarisman. 7. Ir.

Jurusan Mekanisasi Pertanian . Atjeng Muchlis Syarief. Kamaruddin Abdullah QW :Ir. MSAE b!~ : Ir.1. MSc : Dr.Ketua Sekretaris Kepala Lab. Moelyarno Djojomartono. Gardjito. MAE : Dr.P. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Ketua Sekretaris Kepala Lab. Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian Kepala Lab. Had K. Purwadaria. MSA : Dr.72. Mikrobiologi Pangan . MS 722. Instrumentasi dan Perbengkelan :Dr. Energi dan Litrik Pertanian Kepala Lab. : Ir. Teknik Budidaya Pertanian Kepala Lab. Kusen Morgan. Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian Kepala Lab. Lingkungan dan Bangunan Pertanian Kepala Lab. MSAE : Ir. Ir. Yanuar J. Ir. Frans Jusuf Daywin.

MSc ?VT . MS :Dr. MSc yr~y : Dr. Srikandi Fardiaz. Biokiia Pangan dan Gizi :Dr. Ir. Ir. Srikandi Fardiaz. Deddy Muchtadi. Winiati Puji Rahayu.Kepala Lab. MSc ?q : Ir. Ir.

Deddy Fardiaz. Ir. Ir. Dr. Bio Industri :Dr. Ir. Irawadi Djamaran : Ir. MS : Ir. Industri pangan : Dr.Kepala Lab. Kimia Pangan Kepala Lab. Kemasan Kepala Lab. MSc . Soewarno Tjokrosoekarto MSc : Dr. Teknologi Kirnia Kepala Lab. Ir. Teknik dan Manajemen Industri Kepala Lab. MS : Dr. Aziz Darwis. Rizal Syarief. PengolahKepala Lab. DESS 723. Pengawas Mutu Kepala Lab. MSc : Prof. Pramono Djoko Fewidarto. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. A. MSc :Sutedja Wiraatmaja. Machfud.

Ir. Dr. MS . Wachjudin Tjiptadi. Ir. Bambang Djatmiko : Prof.: Dr.

bangunan dan sarana pertanian.73. jurusan Mekanisasi Pertanian bertujuan untuk menghasilkan Sarjana SI yang mampu mengisi kebutuhan: 1. 4. Tenaga perencana untuk perancangan sistem pertanian di tingkat daerah sampai pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat (policy maker). 2. mesin. Tenaga desain alat. baik suatu sistem dan sarana di daerah pertanian maupun pengelola suatu proses pengolahan industri pangan dan hasil pertanian. 3.Tenaga pengelola. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 STK 201 Kalkulus I FTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian TEP 201 Statika dan ~inda TEP 202 Mekanika Fluida TEP 214 Perbengkelan AGM 211 Klimatologi Dasar FTP 201 Penerapan Komputer Jumlah: . Jurusan Mekanisasi Pertanian Tujuan Pendidikan Kurikulum Program Studi Keteknikan Pertanian. Kurikulum No. Tenaga peneliti untuk melakukan penelitian dan pengembangan bidang keteknikan pertanian.1.

21 sks Semester 4 TEPISTK 203 Matematika Teknik TEP 205 Termodinarnika dan Pindah Panas STK 211 Metode Statistika TEP 212 Menggambar Teknik .

K. 21 sks Semester5 TEP 272 Praktikum Pengetahuan Bahan Konstruksi TEP 311 Kekuatan Bahan TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian TEP 331 TEP 361 Hidrologi Lingk~an M.Kuiikulum Semester 4 (Lanjutan) TEP 231 Ilmu Ukur Wdayah TEP 271 Pengetahuan Bahan Konstruksi TEPISEP 241 Dasar Manajemen JW. Wajib Kelompo (2)* Jdah 20119 sks Semester6 TEP 323 Mekanika Mesin TEP 341 Ekonomi Teknik TEP 342 TEP 362 Pengantar Analisis Sistem Energi dan Listrik Pertanian M. Wajib Kelompok (3)* .

Jumlah: 21/22 sks Semester7 TEP 411 Analisis Teknik M. Pilihan(5) * * Jumlah: 18 sks Semester8 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata Profesi 4 TEP 497 Praktek Ket-ja Usaha Tani 4 TEP 498 Seminar Penya'ian Ilmiah 2 TEP 499 ~kri~silMasalah 6 Khusus Jumlah: 16 sks Jumlah Semester 1-8: .K.

Mata Kuliah Kredit Semester 5 Sub Program Pra-Panen TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah AGR 211 Dasar-dasar Agronomi Sub Program Pasca Panen TEPmG 301 Teknologi PengawetanPangan TIN 311 Tata Letak dan Penanganan Bahan Semester 6 Sub Program Pra-Panen TEP 323 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian TEP 332 Hubungan Tanah. Air dan Tanaman TEP 333 Teknik PengawetanTanah dan Air Sub Program Pasca Panen TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan TEP 352 Teknik Pengolahan Hasd Pertanian TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian .* Daftar Mata Kuliah Wajib Kelompok No.

** Daftar Mata Kuliah Pilihan No. Mata Kuliah Kredit Semester 7 TEP 323 TEP 352 TEP 421 TEP 422 TEP 423 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian Teknik Pengolahan Hasil Pertanian Er 5 onomika Hu unpn Tanah dan Alat Pertaruan Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 3 3 3 3 (2-3) (2 3) (2 3) (3 0) (2 3) .

Daftar Mata Kuliah Pilihan Semcstcr 7 (Lanjutan) TEP424 TEP425 TEP431 TEP432 TEP 433 TEP 442 TEP443 TEP 444 TEP451 TEP453 TEP 454 TEP 461 TEP 462 TEP463 TEP 464 TEP471 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian Traktor Pertanian Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya Air % Te ...

Mats Kuliah Dasar Umnm (MKDU) No. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia FSM 102 Bahasa Inggeris FSM la Pendidikan Agama .Drainase Manajemen Tenaga dan MdPertanian Sbm dan Manajemen MekanisasiPtrtanian Penerapan Komputer =Sistem Untuk hdusi paw" Teknik Pasca Panen Tanaman Tanaman Tahunan Energi Alternatif Kontrol Otomatik Listrik PedTeknik Pemanfaatan Energi Rancangan Bangunan Pertanian Pengelohan Limbah Pertanian Matematika Teraparr Pengelompdcan Mata Kuliah BerdPsorlcan Kurikulum Teknologi 1.

.

116 Ilmu Kimia Dasar I dan I1 6 STK 101. Mata Kuliah Dasar Rhusus (MKDK) No.2 %) 2.7 %) 3. Mata Kuliah Kredit BOT 102 Biologi 3 FSM 207 Pengantar Ilmu Pertanian 1 . Mata Kuliah Kredit FIS 101 IImu Fisika Dasar 3 FSM 115. Mata Kuliah Dasar Umum Teknik (MM)UT) No.MKDU (Lanjutan) FSM 117 Pendidikan Pancasila 2 FSM 202 Pendidikan Kewiraan 2 TEPISEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 Jumlah:: 14 (9.102 Matematika I dan U 6 STK 201 Kalkulus I 3 TEPJSTK 203 Matematika Teknik 3 TEP Menggambar Teknik 3 Jdah: 24 (15.

8 %) .AGM 211 Klimatologi Dasar 3 FTP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 FTP 201 Penerapan Komputer 3 TEP 201 Statika dan Dinamika 3 TEP 202 Mekanika Fluida 3 TEP 205 Termodinamika dan Pidah Panas 4 TEP 214 3 TEP 231 Ilmu U ur Wdayah 3 TEP 271 Pen etahuan Bahasa Konstruksi 2 TEP 272 Pra lf tikum Pengetahuan Bahan Konstruksi 1 TEP 311 Kekuatan Bahan 3 TEP 322 Mekanika Mesin 3 Jumlah: 38 (24.

Mata Kuliah Kredit SEP 141 SEP 241 STK 211 Pengantar Ilmu Ekonomi Dasar-Dasar ManajemenMetoda Statistika 3 3 3 Mata Kuliah Wajib Sub Program. Semester 5 716 Jumlah: 15/16 (9.8110.4. Semester 6 9/10 Jumlah: 45/46 (29. Mata Kuliah PelengkapIPendukung (MKPP) No.3t30. Tugas Akhir .0 %) 5. Mata Kuliah Kredit TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian 3 TEP 331 Hidrologi 3 TEP 341 Ekonorm Teknik 3 TEP 361 Energi dan Listrik Untuk Pertanian 3 TEP 362 3 TEP 411 An Peean is Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan (5) 15 Mata Kuliah Wajib Sub Program.5 %) 6. Mata Kuliah Keahlian (MKK) No.

Mata Kuliah Kredit KKN 399 Kuliah Kerja N ata Profesi 4 TEP 497 Praktek Kerja Asaha Tani 4 TEP 948 Seminar dan Pen ajian Ilmiah 2 TEP 499 SkripailMaaalah Lusus 6 Jumlah: 16 (10.5 %) .(TA) No.

Lingkungan Hidup Jumlah: 20 sks Semester 4 IPA 221 Kirnia Analitik TPG 212 Kimia Pangan 11 . pengolahan pangan dan industri pangan. Aspek-aspek yang mencakup dalam kurikulum Jlllvsan Teknologi Pangan dan Gizi meliputi kimia pangan. No. mikrobiologi pangan.73..2. JurusanTeknologi Pangan dan Gizi Tujuan Pendidikan Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi (TPG) merupakan bidang studi yang mencakup aplikasi ilmu dasar serta prinsip keteknikan pada seluruh mata rantai penggarapan bahan pangan sejak diproduksi atau dipanen sampai menjadi bahan yang siap masak. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 slis Semester 3 STK 201 Kalkulus I TEP 209 Dasar-Dasar Teknik TPG 211 Kirnia Pangan I lTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian IPA 341 Kim~a Fisika ~oloif TPG 241' Dasar-Dasar Biokimia Pangan PSL.. biokimia pangan dan gizi.

STK 211 Metode Statistika FIT 201 Penerapan Komputer TPG 221 Mikrobiologi Pangan TPG 242 Metabolisme Zat Kimia TPG 251 Unit Proses Industri Pangan Jumlah: 21 sks .

Kurikuhtm (Lanjutan) Semester5 FTP 301 Metoda Penulisan dan Penyajian Ilmiah TPG 313 Analisa Pangan SEP 241 Dasar-Dasar Manajemen TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan TEP 341 Ekonomi Teknik TPG 352 Prinsip-Prinsip Teknik Pangan SEP 362 Tata Niaga Pertanian Jumlah: 22 sks Semester6 TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I TPG 333 Pen awasan Mutu Pangan TPG 343 Ev 9 uasi Nilai Gizi Pangan TPG 353 Penyimpanan dan Penggudangan Mata Kuliah Pilihan I* Mata Kuliah Pilihan 11* 3 3 Jurnlah: 19 -20 sks Antara Semester 6 7 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata 4 Jumlah: 4 sks Semester7 TPG TPG TPG TPG 422 423 434 435 .

TPG 454 TPG 498 TIN 201 Teknolo Fermentasi Sanitasi f' ndustri Pangan Teknologi Pengolahan Pangan I1 Penilaian Dengan Indera Pengemasan Pangan Sermnar Kewiraswastaan Mata Kuliah Pilihan 111* 1 .

11 dan 111 No. KuliabPraktek 2. Mata Kuliah Kredit Semester6 Pilihan I dan I1 TIN 344 Statistika Industri TIN 402 Perencanaan Proyek dan Industri STK 332 PerancanganPercobaan SEP 317 Ekonomi Perusahaan TEP 342 Pengantar Analisis Sistem BDP350 Tanaman Holtikdtura Hasii-Hasil Perairan Lainnya ang die tujui Dosen ~ernblmling I Jurusan 3 (2-3) Semester 7 Pilihan 111 TIN 311 Satuan Operasi TEP 453 Teknik Pendinginan TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan TPG 400 Tugas Khusus dari Dosen Pembimbing 1 -3 TEPISTK .Kiuikulum (Lanjutan) Antara Semester 7 8 TPG 455 Pengenalan Industri Pangan Alternatif: 3 1. Internship 3 3 (1-6) Jumlah: 6 sks Semester8 TPG 499 SkripsilMasalah Khusus 6 Jumlah: 6 sks Jumlah Semester1 8: 150 -153 sks * Daftar Mata Kuliah Pilihan I.

501 Matematika Terapan 3 (2 -3) Lainnya yang disetujui Dosen Pemblmbing I Jurusan 3 (2 3) .

Menggunakan. menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dari sumber darn nabati dan non nabati. tanggap terhadap perkembangan. Seorang Sarjana lulusan Jurusan Teknologi Industri Pertanian diharapkan mempunyai kemarnpuan: 1. Merencanakan. Kirrikulum No. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Tujuan Pendidikan Sewa umum adalah mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang berjiwa Pancasila serta memiliki kemarnpuan teknis dan manajerial di bidang Argo Industri.733. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 Jumlah 36 sks Semester 3 TIN 202 Kakulus 3 (3 -0) FIT 200 Pengantar Teknologi Pertanian TIN 231 Menggambar Teknik TIN 211 Dasar Teknik Kimia TIN 212 Peneetahuan Bahan Industri TIN 201 Kewuaswastaan TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia . merancang dan hengembangkan berbagai peralatan dan proses industri pertanian. Merencanakan.ilmu dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. mengelola. mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam peke rjaan pada industri basis pertanian. 2. berdediiasi. 3. melaksanakan.

Jumlah: 21 sks Semester 4 TIN 232 TIN 203 Pengemasan Metode Statistika TIN 204 TIN 222 TIN 205 Penerapan Kom uter Mikrobiologi lnlustri Teknik Tatawa Ker'a TIN 206 Manajernen personaka .

Kunlaclurn -Semester 4 (Lanjutan) TIN 213 TIN 241 Kimia Fiika Ketenagakerjaan dan 3 (2 3) Keselamatan Kerja 2 (2 -0) Jumlah: 22 sks Semester 5 MEP 271 TIN 301 Kekuatan Bahan Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (3 -0) TIN 341 TIN 311 TIN 305 FTP 301 Pengawasan Mutu Satuan Operasi Penelitian Operasional I Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah Mata Kuliah Piliian M/C (2) 6 1 (1 0) Jumlah: 22 sks Semester6 TIN 331 TIN 302 TIN 421 Peralatan Industri Pertanian I Statistika Industri Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Mata Kuliah Pilihan M/C (4) 3 3 12 2 -3 Y31 (2 -3) Jumlah: 21 sks .

Semester7 TIN 401 Perencanaan Proyek dan Industri TIN 411 Satuan Proses : TIN 341 Ekonomi Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan AB/C (3) 9 3 -0 18 sks Semester8 TIN 498 Seminar 1 KKN 399TIN 497 TIN 499 Kuliah Ke rja N ata Profesi ~kri~si/~d wusus 4 6 Jumlah: 11 sks Jumlah Semester 1 8: 151 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester 5 TIN 303 Ekono~ili Industri TIN 304 Matematika Industri TIN 312 Teknologi Polimer TIN 3U Teknologi Kulit TIN 314 Teknologi Hail Hewan dan Ikan TIN 312 Industri Mikrobial 3 Y31 2-3 Semester 6 TIN 306 TIN 307 TIN 316 TIN317 TIN 318 TIN 319 TIN 320 Analisa Keputusan dan Sistem Informasi 3 (3 -0) Perencanaan dan Pengendalian Produksi 3 (3 -0) Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dm .Mata Kuliah Pilihan A/B/C No.

Lemak Teknologi Pati Teknologi Gula Teknolo Minyak Atsiri dan Kosme 8 3 (2 3) Semester 7 TPG 313 TIN 334 TIN 403 TIN 412 TIN 413 TIN 432 TIN 433 TIN 422 TPG423 TIN315 Instrumentasi Laboratorium Teknik Optimasi Lanjutan Teknolw Air Industri Teknologi Bahan Penyegar Pe emasan 11 33 Per tan Industri Pertanian II Teknologi Limbah Industri Teknologi Fermentasi Teknologi Emulsi .

No. Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) No. Mata Kuliah Kredit STK 101 STK 102 FIS 101 FSM FSM BOT SEP 115 116 102 121 FSM 206 Matematika I 3 . Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK) MKDK terdiri dari Mata Kuliah Dasar Teknologi dan Mata Kuliah Dasar Pertanian.Pengelompokan Mata fitliah Mata kuliah dikelompokkan berdwrkan Kurikulum Inti Program Pendidikan Sarjana Bidang Teknologi dan Pertanian sebagai berikut: 1. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia 2 FSM 102 Bahasa Inggris 3 FSM 108-112 Agama 2 FSM 117 Panwila 2 FSM 20'2 Kewiraan 2 TIN 201 Kewiraswastaan 2 Jumlah 13 sks 2.

Matematika 11 3 Fiika Dasar I 3 Kimia Dasar I 3 Kimia Dasar I1 3 BiOIT 3 Sosio ogi Pedesaan 3 Pengantar Ilmu Pertanian 2 .

MKDK (Lanjutan) SEP 141 TINm TIN203 TIN 204 TIN 205 TIN 211 TIN 212 TIN 213 TIN 221 TIN 231 TIN 232 TIN311 TIN 331 TIN341 TIN411 TEP 271 Pe antar Ilmu Ekonomi ddus Matode Statistika Penera an Komputer Teknik '. atacara Ke rja Dasar Teknik Kimia Pengetahuan Bahan Industri Kim Fia Dasar Rekayasa Biokimia Menggambar Teknik Pengemasan Satuan Operasi Peralatan Industri Pertanian I Pengawasan Mutu Satuan Proses Pengetahuan Bahan Teknik Jumlah: 71 sks ..

3. Mata Kuliah Kredit TIN U)6 TIN 222 TIN 241 TIN 301 TIN 302 TIN 305 TIN 321 TIN 341 TIN 401 Manajemen Personalia Mikrobiologi Industri Ketenagakerjaan dan Keselarnatan Ke rja Tata Letak dan Penanganan Bahan Statistik Industri Penelitian Operasional Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Ekonomi Teknik Perencanaan Proyek dan Industri Pilihan A/B/C 2 4 2 3 3 3 3 3 3 24 Jumlah: 50 sks . Mata Kuliah Keahlian (MKK) No.

Mata Kuliah Penunjang (MKP) No. Tugas Akhir No. Mata Kuliah Kredit KKN 339 TIN 497 TIN 498 TIN 499 Kuliah Ke rja Nyata Profesi Seminar Skripsi 4 1 6 Jumlah: 11 sks Dabr Mata Kuliah Pilihan Kelompok A No. Mata Kuliah Kredit FI'PU10 FTP 301 TPG 313 Peneantar Teknologi Pertanian ~etvode Penyajian flmiah 3 1 TIN 334 Instrumentasi Laboratorium 4 5. Mata Kuliah Kredit TIN 312 TIN 313 TIN 314 TIN 315 TIN 316 TIN 317 TIN 318 TIN319 TIN 320 TIN 412 TIN 413 TeknologiPolimer .4.

Teknologi Kulit Teknologi Hasil Hewan dan Ikan TeknologiEmulsi Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dan Lemak TeknologiPati TeknologiGula Teknologi Minyak Atsiri dan Kosmetika TeknologiAir Industri Teknologi Bahan Penyegar .

Mata Kuliah Kredit TIN 303 Ekonomi Industri TIN 306 Analisa Ke~utusan r -~ ---Informasi 3 (2 -3) TIN 307 Perencanaan dan Penrrendalian Produksi w TIN 403 Teknik Optimasi Lanjutan TIN 431 Imttwnentasi TIN 433 Peralatan Industri Pertanian II Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok C No. Mata Kuliah Kredit TIN TIN dan TIN TPG 322 Industri Miobial 331 Penyimpanan Penggudangan 422 Teknologi Limbah Industri 423 Teknologi Fermentasi .Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok B No.

prinsip sertateori mekanika dalam bidang Keteknikan. aliran fluida nyata. kinematika gerakan fluida.M. rotasi. contoh-contoh. Analisa statis gayagaya sebidang dalam rung. sentroid. analisa dimensi dan "similitude". kerja dan energi. Jurusan Mekanisasi Pertanian TEP 201 Statika dan Dinamika 3 (2 3) Memberikan dasar pengetahuan meliputi defrnisi. gesekan. transformasi linier dan sifat-sifatnya. Bambang Pramudya TEP 202 Mekanika fluida 3 (2 3) Pemberian dasar-dasar pengetahuan fluida. aliran fluida dalam pipa dan saluran terbuka. matriks dan determinan. vektor dan ruang vektor.1. momen inersia dan kerja semu serta analisa dinamis dari pergerakan linier. aliran fluida "compressible" dan "ideal incompressible". Aris Priyanto Staf TEPISTK 203 Matematika Teknik 3 (3 0) Persamaan diferensial linier. Penggunaan biiangan kompleks untuk menyelesaikan persamaan diferensial Iinier.4. statik. H. prinsip momentum. Azron Dhalhar Staf TEP .7. sistem persamaan diferensial linier.

Penerapan prinsipprinsip termodinarnika dalam proses pindah panas. entalpi. I1 dan IiI. Keadaan seimbang dan tidak seimbang. Purwadaria . "boundary layern. Hukum term odinamika I. Pindah panas secara konveksi. Konveksi paksa dan konveksi bebas. Pindah panas cara konduksi: satu dimensi dan dua dimensi. Keadaan untuk sistem tertutup. aliran permukaan dan aliuan dalam pipa.205 Termodinarnika dan Pindah Panas 4 (4 0) Sifat-sifat zat padat. Sistem tergumpal (lumped system). cair dan gas. Had1 K. entropi dan energi bebas. Perubahan fase. kapasitas panas. Gas ideal dan panas jenis. Pindah panas secara radiasi. Tennodinamika sistem tidak seimbang.

perangkat keras dan perangkat . mengenal bahan teknik dan konstdsi saniter. &mendong TEP 212 Meowbar Teknik 3 (2-3) Mengetahui tentaog perlengkapan dan bahan menggambar. pompa. Macam-macam toleransi dalam pengerjaan bahan. Kusea Morgan Staf FlT 201 Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. alat-alat dan kinematika mesin. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal. jenis alat penggerak. J. gambar komposisi dan terinci serta gambar ke rja. Analisis dimensi. pemindahan tenaga mekanik. sistem pe. ketel uap.TEP 209 Dasar-dasar Teknik 3 (2 -3) Pengenalan umum dam-dasar teknik dan penerapannya untuk industri pangan. kompresor. Standardisasi bahan baku untuk bangunan dan mesin. gambar teknik mesin. ngangkutan.

(masinal dan manual). . gerinda. Pemrograman komputer dengan bahasa FORTRAN dan BASIC.lunak. mematri dan mengebor. instrumeptasi perbengkelan. Kusen Morgan Staf . Moeljarno Djojomartono Staf TEP 214 Perbengkelan 3 (2 4) Pengenalan bahan konstruksi. tata letak serta manajemen bengkel. Cara-cara memotong logam. mengelas (listrik dan karbit). Penerapan komputer untuk masalah dalam bidang teknologi pertanian. jenis-jenis mesin clan perlengkapan perbengkelan.

sambungan paku keling dan silinder berdinding tipis.TEP 231 Ilmu Ukur Wilayah 3 (2 4) Pengertian. teori dan perhitungan gali dan timbun. ruang lingkup dan pcinsip dasar pengukuran wilayah. . hewan. Teori kesalahan dan penggunaan alat-alat ukur wilayah: pengukuran jarak. &P Spei Star TEP 271 Pengetahuan Bahan Eonstruksi 2 (2 0) Dasar-dasar dan konsep kekuatan bahan mencakup antara lain tegangan tarik dan tekan. Fungsi. Penerapan kekuatan bahan dalam sambungan las. Balok dan lendutan. tegangan geser. Pengukuran beda tin& pemetaan topografi. Hubungan penggunaan alat ukur wilayah dalam keteknikan pert-n. sentroid dan momen kelembaban dari bidang dasar. prinsip kerja dan pemeliharaan bagian-bagian motor bakar serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian motor bakar dan traktor pertanian. sudut dan luasan. Gardjito Star TEP 321 Motor Balrar dan Tenaga Pertanian 3 (2 3) Tenaga manusia. gaya gestr bang dan momen lentur. motor bakar dan traktor sebagai sumber tenaga tarik di bidang pertanian.

Penentuan gaya yang diperlukan untuk bermacam-macam %tn.EN. Pengertian toleransi dan "allowancen. tegangan yang diakibatkan serta pemilihan bahan untuk konstruksi. Kecepatan kritis serta persyaratan penyaluran tenaga. Penentuan tegangan pada bahan berubah. Sembiring S taf TEP 322 Mekanika Mesin 3 (3-0) Menganalisa tegangan dan renggangan multiaksial. Kasen Morgan Star .

R Godfried Sitompul Staf. Penelusuran banjir (flood routing) dan penerapannya. kurva karakteristik air tanah. Macam-macam bentuk dan kapasitas serta alat-alat yang digunakan untuk pengolahan dan penyimpanan lahan pertanian. intensitas dan frekuensi dan pendugaan aliran permukaan maksimum serta empiris. Aliran air tanah. analisis curah hujan. analisis hidrograf untuk perencanaan pengembangan sumber air permukaan. Air dan Tanaman 3 (3 0) Sifat-sifat 6sii dan dinamika tanah. Proses infdtrasi dan perhitungannya. hubungan . Hidrologi air bawah tanah.TEP 233 Mat dan Mesin Budidaya Pertanian 3 (2 3) Macam-macam alat budidaya pertanian. Dedi Kusnadi star TEP 332 Hubuqp Tanah. konsep air tanah dan energi air tanah. Mekanisme dan bentuk dari alat-alat panen. karakteristik aquifer dan penerapannya dalam pengembangan air tanah. penerapan dan perencanaan penggunaan alat-alat budidaya pertanian. TEP 331 Hidrologi 3 (3 0) Pengetahuan tentang daur hidrologi.

Sukandi Sukartamadja Staf . pengukuran dan pendugaan erosi. bangunan pengendalian erosi dan sedimentasi. macam-macam teknik pengendalian erosi dan sedimentasi. Soedodo HardjoamidJojo Staf TEP 333 Teknik Pengawetan Tanah dan Air 3 (3 0) Macam-macam erosi. strategi pengendalian erosi serta sedimentasi.air tanah dengan tanaman serta usaha-usaha untuk mengatasinya. proses erosi.

Hadi K. CPM dan PERT serta penerapannya. Analitsis biaya alat dan mesin pertanian. pengentalan. Dasar-dasar "linier programming" dan penerapannya.TEP 341 Ekonomi Teknik 3 (3 0) Hubungan antara nilai uang dengan waktu dan tingkat modal. Moeijarno Djojornartono S taf TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan 4 (3 4) Mempelajari penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan pangan. Analisis pemilian alternatif dengan beberapa metoda seperti LP. termodinamika proses pembekuan pangan. proses pemisahan. dan pencampuran. Pengenalan terhadap analisis sistem dan beberapa contoh pnerapannya di bidang mekanisasi pertanian. Evaluasi proyek. serta penggunaannya dalam analisis ekonomi. proses pemanasan dan pendinginan. reologi pangan. pengeringan. Dasar-dasar perencanaan dengan jaringan ke rja. "BC ratio" dan "Break Even Point". CPM. Pokok-pokok bahan kuliah yang dibahas adalah kinematika reaksi dalam bahan pangan. Pumadaria Staf TEP 352 Teknik Pengolahan Hasil Pertanian 3 (2 . Barnbang Pramudya Staf TEP 342 Pengantar Analisis Sistem 3 (3 0) Ruang lingkup statis.

Prinsip pindah panas dan massa diterapkan dalam pengeringan dan pendinginan serta penyimpan hasil pertanian dalam gudang lingkungan terkendali (controlled atmosphere storage). Syarief Staf . sortasi dan pemutuan. Sifat-sifat udara. pember-. sihan. Atjeng M.3) Penerapan prinsip dasar keteknikan dalam pengolahan hasil pertanian. Perhitungan sederhana mengenai kapasitas alat dan mesin serta anaiisa biaya operasinya. di antaranya pendngan (size reduction). uap air dan bahan hayati.

Gardjito Staf TEP 411 Analisa Teknik 3 (3 0) Pembinaan logika. Analisa kerja serta penjabaran secara matematis suatu bentuk desain. Sistem instrumen analog dan digital. Susilo Sarwono Staf TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar perencanaan fungsional bangunan pertanian dan lingkungannya antara lain meliputi perencanaan pusat kegiatan usaha tani (farm stead). dasar-dasar pengendalian keadaan lingkungan ruangan secara alamiah dan mekanis serta penerapannya pada produksi ternak dan tanaman serta fasilitas penyimpanan hasil pertanian. analisa sebab dan akibat serta penerapan peubah penentu bagi suatu rancangan. Teknologi penggunaan energi listrik di bidang kpertanian dan untuk daerah pedesaan. Analisis .TEP 361 Energi dan Ustrik Pertanian 3 (2 -3) Pengkajian kembali hukum termodinamika I dan I1 serta konsep dasar mengenai energi. Kamaruddin Abdullah Staf TEP 362 Pengukuran Lingkungan 3 (2 3) Uraian mengenai konfigurasi umum dan fungsi dari instrumen pengukur. Metoda dan instrumen untuk mengukur besaran-besaran yang penting di bidang keteknikan pertanian. alat pengindera (transducer) para dan penguat. Macam-macam sumber energi primer serta teknologi pemanfaatannya. Pendayagunaan sumber energi di sektor pertanian konversi energi listrik.

H.M.dimensi dan pengembangan model. Azron Dhalhar S taf .

Beban tahan tanah. "Drawbar puIln dan "drawbar power". Efisiensi traksi.uhi pemilihan metoda dan alat pembukaan lahan. Slip roda ban dan roda rantai. "Bearing force" dan "ground pressure". Tieneke Mandang Sta f TEP 423 Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 (2 3) Macam-macam lahan yang tersedia untuk perluasan areal pertanian. intrepometri. Faktor-faktor yang mempengar. Kusen Morgan Staf TEP 442 Hubungan Tanah dan Alat Pertanian 3 (3 0) Sifat-sifat dan mekanik tanah. Kenyamanan dan keselamatan kerja yang mencakup aspek ergonomi. daya persepsi. Beberapa metoda dan alat pembukaan dan penyiapan lahan. Fisiologi dan psikologis dalam hubungannya dengan kenyamanan dan keselamatan ke ja. Pengembangan lahan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. mental dan fisik.TEP 421 Ergonomika 3 (2 -3) Sistem orang-peralatan dan lingkungan kerja. Penerapan ergonomi dalarn rancangan alat dan mesin pertanian serta perencanaan tata-letak. Koefisiensi traksi. Traksi. Frans Jusuf Daywin S taf . Mekda roda ban. Tahan dan gelindingan. biomekanik.

pengerjaan panas. . Dasar perancangan. dasar ilmu logam. Mahasiswa diberipekerjaan rumah serta merancang dan membuat prototipe alat pertanian.TEP 424 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Perlunya pengembangan alat pertanian. Kunjungan ke pabrik alat pertanian merupakan pelengkap. pengerjaan dingin dan pengamanannya.

TEP425 Traktor Pertanian 3 (2 3) Bagian-bagian utama dari berbagai jenis traktor pertanian. irigasi permukaan. irigasi curah. Sembiring S taf TEP431 Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan 3 (3 0) Sumber Daya Air Berbagai macam keperluan air. . EN. perencanaan sistem drainase. Achmadi Staf TEP442 Manajemen Tenaga dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Pengukuran kapasitas lapang. TEP432 Irigasi dan Drainase 3 (3 0) Kebutuhan air untuk tanaman. macam-macam sumber air. bangunan irigasi. pompa untuk irigasi. rancangan hidrolik. teknik perencanaan pemanfaatan sumber daya air (aplikasi sistem analiiis). drainase untuk pertanian. teknik pengembangan dan pengelolaan sumber daya air. Faktor-faktor dari rancangan traktor dalam hubungannya dengan operasi dan traksi serta prosedur pengujian penampilan teknis traktor sebagai sumber tenaga tarik. dan persyaratan kualitas. irigasi "trickle".

Bambang Pramudya TEP443 Sistem dan Manajemen Mekanisasi 3 (3 0) Pertanian Penjabaran masalah-masalah di dalam usaha pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. Moeljarno Djojomartono Staf .peningkatan efisiensi lapang. Kemampuan dan penentuan ukuran dan alat pertanian. penggantian alat dan mesin pertanian serta pemilihan jenis alat dan mesin yang diperlukan. Diskusi dan analiiis beberapa contoh nyata pada pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. Dasar-dasar penerapan analisis sistem serta manajemen pada berbagai bentuk mekanisasi pertanian. Kebutuhan tenaga. Perencanaan sewa dan pembelian. Analisis biaya alat dan mesin pertanian.

pembuatan dan penggunaan paket-paket program penting.TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan 3 (2 -3) Pemrograman komputer lanjutan dengan bahasa BASIC dan FORTRAN. Hadi K. Dasar. absorpsi. Pembahasan masalah-masalah pokok tentang sistem penanganan pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Pengelolaan bagian penelitian dan pengembangan. Pumadaria Staf TEP 453 Teknik Pendinginan 3 (3 0) Dasar-dasar metode pendiian seperti kompresi. Penerapan pemrograman linier dan pemrograman intejer dalam masalah produksi pangan. Analisis "break evenv peramalan penjualan. Pengendalian produksi dan penanaman modal. Putwadaria TEP 452 Teknik Pasca Panen Tanaman Pangan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam penanganan pascapanen tanaman pangan. Kainaruddin Abdullah Staf . Penerapan paket program dalam simulasi dan analisis di bidang mekanisasi pertanian. Moeljarno Djojomartono Staf TEP 451 Analisis Sistem Untuk Industri 3 (3 0) Pangan Penerapan teknik penelitian operasional dalam pengelolaan proses pengambilan keputusan untuk industri pangan. Pengukuran beban pendinginan serta penerapahnya di bidang pertanian. dan termoelektris. Hadi K. Optimasi pengangkutan. "jet cooling".

fasilitas penyimpanan serta penanganan hasil. Diperkenallcan standar mutu bahan baku dan hasil olah serta penerapannya terhadap rancangan alat dan mesin. . penyimpanan dan penaanganan hasil tanaman tahunan.TEP 454 Teknlk Pasca Panen Tanaman Tahunan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan. Pembahasan ditekankan pada penggunaan alat dan mesin pengolahan.

penyaluran. Pemanfaatan sumberdaya darn untuk listrik pedesaan.dasar listrik dan elektronika yang digunakan dalam sistem kemudi. Kohar Irwanto TEP 471 Rancangan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Pengenalan bentuk dan macam. Teknik perhitungan "life cycle cost" dan penghematan dalam menentukan ukuran biaya efektif dari pemanfaatan energi dalam bidang pertanian dan industri. penyebaran dan pemasangan energi listrik. karakteristik serta rancangan dari alat dan mesin yang digerakkan oleh energi alternatif. struktur/konstruksi dari ba- . Kamaruddin Abdullah TEP 462 Kontrol Otomatik 3 (2 -3) Uraian mengenai prinsip-prinsip dasar dan penerapan sistem kemudi dan kontrol otomatik dalam bidang pertanian dan industri. Dasar. Sistem kemudi mekanika dan elektrik. 'Susilo Sarwono Staf TEP 463 Listrik Pedesaan 3 (2 -3) Penguasaan akan penggunaan listrik di bidang pertanian dan untuk daerah pedesaan mulai dari sumber tenaga pembangkit listrik.TEP 461 Energl Alternatif 3 (3 0) Peranan energi alternati dewasa ini. Berbagai sistem kemudi dan kontrol otomatik secara elektrik (elektronik) yang digunakan di bidang pertanian dan industri. Pemanfaatan listrik untuk tenaga gerak dan proses termal. Nirwan Siregar TEP 464 Teknologi Pemanfaatan Energi 3 (3 0) Mengevaluai aspek teknis pemanfaatan energi dengan pandangan ke arah pemanfaatan yang optimal dengan menggunakan ekonomi teknik.

ngunan pertanian. dasar-dasar analisisJperhitungan dari konstruksi kayu. baja. dan analisa biaya. Gardjito Stat . rancangan struktural. dan beton yang digunakan pada bangunan pertanian.

TEP 473 Pengelolaan Limbah Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar pengelolaan limbah pertanian untuk pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatannya. peubah khayal. Ruang lingkup meliputi persamaan diierensial biasa dan parsial. Staf TEP 498 Seminar 1 (1 0) Cara-cara penyajian ilmiah dalam bentuk seminar. TEPISTK 501 Matematika Terapan 3(2 -3) Analisa matematika untuk memecahkan persoalan yang menyangkut keteknikan pertanian terutama dalam teknik pembuatan model matematika dan simulasi. Setiap mahasiswa ditugaskan membawakan seminar masalah khusus. dan 2) rancangan industri pertanian. dan analisii sistem. Staf TEP 499 Masalah Khusus 6 Masalah khusus merupakan tugas akhir untuk melengkapi syarat kelulusan sarjana dalam program studi keteknikan pertanian. alat atau mesin pertanian. uji performansi. Tugas akhii tersebut dapat berupa:1)rancangan. . Jurusan mekanisasi pertanian. seminar masalah khusus dari pustaka atau seminar masalah usulan penelitian.

panas. Praktikum ditujukan untuk pemakaian dan pembuatan program komputer. Kamaruddin Abdullah star .wlis'is getaran. aliran dan lain-lain.

karbohidrat. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kimiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan airies. dalam pengembangan IPTEK. serta keterkaitannyda pada bidang teknologi dan bidang profesi lainnya. protein dan enzim. teknologi industri dan teknologi pangan dan gizi dalam pengembangan teknologi. dan enzim serta fungsinya di dalam bahan pangan. Monang Manullang ETP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 (3 0) Pengantar Teknologi Pertanian mengenalkan konsepkonsep dasar tentang teknologi pertanian dan unsur-unsurnya sebagai bidang teknologi dan bidang profesi.42. makro molekul protein. peranan mekanisasi. sejarah dan prospek teknologi pertanian. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari airles.7. Materi kuliah meliputi pengertian. struktur. sistematika "ago based industry". DaIam mata kuliah ini akan dibahas pula konsep industri pertanian (agroindustri) dan peranan teknologi pertanian dalam agroindustri. Soewarno . reaksi-reaksi kimia. karbohidrat. peran ilmu keteknikan (engineering) dalam teknologi pertanian. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi TPG 211 Kimia Pangan 1 2 (2 0) Pengetahuan tentang komposisi. dan dalam pembangunan nasional. lipida. lipida. interface teknologi pertanian dengan sektor pembangunan.

flavor. pangan jaringan. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kiiiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan pigmen. Monang Manullang .T. Soekarto TPG 212 Rimia Pangan I1 2 (2 0) Pengetahuantentang komposisii struktur. mineral. reaksi-reaksi kimia. flavor. kandungan makanan yang diehendaki dalam bahan pangan (toxin). vitamin. kandungan yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki. vitamin. mineral. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari pigmen.

Air dan peranannya di dalam reaksi biokimia. Biokimiawi. dilanjutkan dengan bioenergetika: transport elektron dan fotosintesis. asam amino dan penentuan deret. mikrobiologi pangan akan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rnikroba pada bahan pangan. Enzim-enzom yang terlibat serta faktor pelancar dan penghambat metabolisme akan didiskusikan secara . Glikolisis. aplikasi biokimiawi di dalam pangan. mikroba sebagai penyebab kerusakan dan perubahan-perubahan lain pada bahan pangan. Suhartono TPG 242 Metabolisme Zat Gizi Mata kuliah metabolisme zat gizi bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai bagaimana zat gizi karbonhidrat. dengan contoh-contoh mikroba yang umum terdapat di daiam bahan pangan. diserap oleh organ tubuh. vitamin dan mineral dicerna. lemak. klasifikasi mikroba serta sifatsifat fisic!oginya. Maggy T. hemoglobin dan sebagainya. dan disalurkan ke sel-sel tempat berlangsungnya proses metabolisme. Sintesis makromolekul dan biokimia gen.TPG 22 1 Mikrobiologi Pangan 4 (3 3) Mikrobiologi Pangan mencakup mikrobiologi dalam organisme prokariotik dan eukariotik. serta jenis mikroba patogen yang mungkin terdapat pada bahan pangan dan akibat-akibat yang ditimbulkannya. Protein khusus: enzim. protein. Srikandi Fardiaz TPG 241 Dasar-dasar Biokimia Pangan Organel sel dan fungsi biokimianya. protein. siklus Krebs.

umum. Diskusi kuliah mencakup juga masalah gizi yang ada hubungannya dengan kekurangan. kelebihan zat gizi dan kesalah metabolisme. Suhartono TPG 251 Unit Proses Industri Pangan 3 (2 3) Prinsip-prinsip proses dan kerja peralatan yang diterapkan dalam industri pangan sejak bahan mentah diterima di pabrik . Maggy T.

dan beberapa mikromolekul yang terdapat dalam bahan pangan antara lain vitamin C. pigmen. Proses awal meliputi pembersihan. pendinginan dan pembekuan. homogenisasi. labelling. wea sitasi dan sebagainya. dan sebagainya. Sanitasi pabrik. Gambar dan Lampiran membuat pustaka.sampai selesai diolah menjadi produk akhir. M. Proses pengisian. Pencampuran. Aman Wirakartakusumah TPG 301 Metoda Penyajian Ilmiah 1 (1 0) Karya ilmiahlbentuk skripsi atau bentuk makalah lain merupakan tugas yang harus diselesaikan mahasiswa pada akhiu masa perkuliahannya sebagai salah satu syarat kuntuk memperoleh gelar sarjana. protein. Dedi Fardiaz TPG 313 Anaiisa Pangan 4 (2 6) Pexlggunaan teknik-teknik analiia khususnya analisa kimia bahan pangan baik mentah maupun olahan termasuk metode gravirnetri. Proses konversi bentuk dan ukuran meliputi pengecilan dan pembesaran ukuran. Proses pengawetan meliputi pemanasan. dan penanganan limbah. mineral. riboflavin. grading dan penyimpanan pangan solid dan liquid. lemak. Dalam mata kuliah ini dibahas pula garis besar . pemisahan secara mekanis dan fiik. penutupan makanan dalam kaleng. Dalam mata kuliah ini disajikan peraturan-peraturan dalam pengetikan dan penyajian data termasuk pembduatan Tabel. khromatografi dan spektrokopi terhadap komponenkomponen seperti air karbohidrat. vitamin. sortasi. zat tambahan kimia.

klasifiasi serta perlakuan dan persiapan untuk pemasaran sehingga dapat . Ulasannya meliputi aspek-aspek sumber. Dedi Fardiaz TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan 4 (3 -3) Mata kuliah Pengetahuan Bahan Pangan alami asal nabati. morfologi. proses produksi.penganalisaan dengan menggunakan instrumen-instrumen mutakhir. varietas~breedjras. hewani dan ikan. terutama yang diproduksi dalam negeri atau yang mempunyai arti perdagangan international. komponen. sifat fiik kimia. histologi.

penyegar. sumber gizi dan perdagangan.pemanfaatan untuk industri. kembang gula. gizi dan akseptabilitas produk. pengalengan buah-buahan (fruits canning). Tien R. pembuatan gula. rempah-rempah. mikrobiologi dan ketekniian (engineering) dalam proses pengolahan pangan dengan memperhitungkan/mempertimbangkan aspek-aspek sanitasi. mie. mutu. Materi praktikum sejauh mungkiin mencakup materi kuliah dengan maksud memberikan keterampilan dan pengenalan kegiatan industri pengolahan. Muchtadi TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I 4 (3 -3) Aplikasi prinsip kimia. jam-jelly. yaitu umbi-umbian. telur. pektin. . Pengolahan terutama meliputi baik produk yang biasa diolah di Indonesia maupun yang biasa diproduksi secara modem dari bahan mentah utama yang berasal dari bahan nabati. buah-buahan.mengarahkan. pengenalan faktor-faktor mutu. sayursayuran. biji-bijian. crackers. susu dan ikan. Kuliah memberikan konsep-konsep dan teori yang melandasi pengembangan dan pengawasan mutu dan standarisasi. melaksanakan uji. daging. Materi kuliah mencakup antara lain: penggilingan. Pengolahan bahan pangan dilakukan atas dasar kesamaan sifat atu sumber. makaroni. Tien R Muchtadi TPG 333 Pengawasan Mutu Pangan 3 (2 -3) Pengenalan sifat-sifat produk serta segala aspek yang berkaitan dengan mutu memberi bekal kemampuan mengenali. fisika. mengembangkan dan membina mutu produk pangan. krupuk. aspek-aspek mutu (kirnia. pengolahan pati menjadi roti. sari buah. pengeringan biji-bijian. pasta.

Soekarto TPG 343 Evaluasi Nilai Gizi Pangan 3 (2 -3) Mata kuliah Evaluasi Nilai Gizi Pangan bertujuan memberikan pengertian kepada para mahasiswa tentang faktor-faktor . sampling dan statistika dalam pengawasan mutu. pengendalian dan pengawasan mutu dalam industri dan perdagangan. pembinaan clan instusi mutu. Soewarno T.mikrobiologi. organoleptik).

evaporasi. termasuk pengendalian hama dan lingkungan. Deddy Muchtadi TPG 352 Prinsip-prinsip Teknik Pangan 4(3 -3) Mempelajari aspek-aspek keteknikan dalam teknologipangan yang mencakup pengertian-pengertian dimensi.yang mempengaruhi nilai gizi dari bahan pangan dan makanan. unit. wa dan teknik-teknik penyimpanan dan penggudangan. dan "thermal process". "fluid flow". yang disebabkan oleh serangan serangga. "material energy balance" thermodinamika. M. Dalam mata kuliah ini dibahasprinsip. rodenta dan hama-hama lain serta kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas biologis dari bahan itu sendiri serta pengaruh lingkungan. prinsip-prinsip nutrifikasi dan produk-produk pangan baru. mikroba. pembekuan. Dengan demikian diharapkan para mahasiswa dapat mengevaluasi nilai gizi dan biologis dari suatu produk pangan yang dihasilkan melalui wa pengolahan bahan pangan tertentu. seperti kehilangan vitamin dan mineral serta kerusakan protein dan lemak dalam pengolahan bahan pangan dan efek positif pengolahan pangan terhadap nilai biologisnya. dehidrasi. Aman Wirakartakusumah TPG 353 Penyimpanan dan Penggudanpn 3 (2 3) Pemberian mata kuliah ini bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai pentingnya penyimpanan dan penggudangan sebagai salah satu mata rantai dalam penanganan pasca panen di mana susut dan kehilangan bahan pangan khususnya biji-bijian dan hasil olahamya sering terjadi baik berupa kehilangan mutu maupun kualitasnya. metode-metode analisa nilai gizidan biologis pangan. "heat and mass transfer". Dalam mata kuliah ini dipelajari juga mengenai senyawa-senyawa anti metabolik yang terbentuk selama pengolahan dan yang terdapat secara alamiah. pemulihan jenisttipe dari wadah penyimpanan . refrigerasi.

Rizal Syarief .dan bangunadstruktur penyimpanan.

bahan-bahan industri pangan serta pangan hasil fermentasi dan perubahannya yang terjadi seiama fermentasi. Di samping itu dijelaskan pula mengenai undang-undang pangan. bahanbahan dan organisasi suplai makanan di beberapa negara.TPG 422 Teknologi Fermentasi 3 (2 -3) Sejarah dan perkembangan fermentasi. isolasi dan seleksi mikroba untuk fermentasi. mikroba indikator sanitasi. peralatan yang terlibat. Ansori Rachman TPG 423 Sanitasi Industri Panpn 3 (2 -3) Mata kuliah Sanitasi Industri Pangan meliputi pengetahuan tentang sumber-sumber kontaminasi dalam industri pangan. Di dalam mata kuliah ini juga akan dibahas mengenai polusi dan sanitasi air termasuk wa pemeriksaan air. serta cara-cara penanganan limbah industri pangan. cara pembersihan dan desinfeksi air polusi dan sanitasi udara. tindakan pencegahan kontaminasi seperti sanitasi pangan. sanitasi peralatan. sanitasi pekerja dan sanitasi ruang pengolahan. mekanisme keteraturan metabolisme mikroba dan manipulasinya untuk produksi metabolik primer dan sekunder. pengetahuan mengenai tipe-tipe dan prinsip-prinsip fermentasi. Betty Sri Laksmi Jenie TPG 343 Teknologi Pengolahan Pangan I1 4 (3 3) Mata kuliah Teknologi Pengolahan Pangan I1 .

pengawetan.bertujuan untuk memberikan pengertian dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang dasar-dasar teknologi pangan. Dalam mata kuliah ini diberikan juga praktekpraktek teknologi pengawetan dan pengolahan skala laboratorium serta kunjungan/peninjauan ke industri-industri pengolahan pangan khususnya industri pengolahan komoditi hewani dan ikan. daging termasuk daging unggas. ikan dan telor) yang mencakup teknologi konvensional dan teknologimutakhu. dan pengolahan serta dasar-dasar teknologi penentuan dan pengawasan mutu komoditi pangan hewani (susu. Djundjung Daulay .

macam-macam organoleptik dan peranan statistik dalam uji organoleptik. Teknik evaluasi dan kontrol mutu bahan kemas dan pengemasan. kertas dan karton. besar). bahan anti getaran. penyajian dan persiapan uji. wadah logam. Pengetahuan tentang jenis. plastik. kemasan kayu. Rizal Syarief TPG 455 Pengenalan Industri Pangan 3 Mata kuliah ini akan membahas sewa praktis pengertian dan ruang lingkup industri pangan (kecil.TPG 435 Penilaian dengan Indera 3 (2 3) Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukurl obsewasi sifat-sifat dan aseptabilitasi pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian. cara pembuatan dan identifikasi dari berbagai bahan kemas (bahan gelas. Metoda dan pendekatan penentuan umur simpan (kadaluwarsa). laboratorium organoleptik. Berbagai metode dan teknik pengemasan hasil pertanian dan masalah khusus dalam pengemasan bahan pangan tertentu seperti makanan beku dan "dehydrated products". mekanisme penginderaan. menengah. manusia sebagai panelis. masalah keracunan pengkaratan dan kerusakan lainnya. Rantai proses pengemasan di dalam industri makanan dan analisa ekonomi. karakteristik. Pembahasan meliputi pengenalan sifat-sifat organoleptik. tradisional hingga mutakhii. Sassya Santausa TPG 454 Teknologi Pengemasan Pangan 3 (2 3) Pengenalan tentang peranan dan fungsi pengemasan bahan pangan serta perkembangannya sejak pengemasan alamiah. bahan kemas tradisional). panca indera dan rangsangan. sistem .

Materi kuliah akan dilengkapi dengan ceramah-ceramah oleh .organisasi. Aktivitas mata kuliah ini terdiri dari kuiiah. manajemen dan kegiatan pengolahanfpengawasan mutu serta penelitian dan pengembangan produk. diskusi dan kunjungan lapangan. Tujuan mata kuliah ini adalah untuk memperluas wawasan calon sarjana Teknologi Pangan dan Gizi dalam perencanaad pengelolaan dan pengendalian suatu industri pangan.

tamu-tamu dari industri dan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan industri. Tiap mahasiswa diwajibkan membawakan seminar topik yang disukainya. Arnan Wirakartakusumah TPG 498 Seminar Mata ajaran seminar bertujuan membiasakan mahasiswa tingkat akhir untuk menyampaikan sewa verbal suatu pokok pikiran ilmiah dari hasil penelitian atau studi kepustakaan secara efisien dan komunikatif terhadap pendengar. M. terhadap rekan sekelas yang akan memberikan pendapatnya dalam bentuk diskusi singkat setelah seminar. Djundjung Daulay .

arti dan peranan modal. kaidah L'Hospital. perbuatan sebagai modal. konvergen mutlak. TIN202 Kalkulus 3 (3 0) Sekuens bii nyata. fungi vektor. Soesarsono W. gagasan dan pengembangan daya kreativitas. kesan dan citra serta berbagai teknik menjual. faktor waktu dan tuntutan jaman serta peranan sikap mental wiraswasta. berbagai kesempatan berusaha dan berbagai jenis kebutuhan manusia.TIN 201 Kewiraswastaan 2 (2 0) Tantangan bangsa untuk maju. waktu dan efiiiensi. faktor pernyataan dan beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam rencana usaha. agrotorium. kurva dan . persamaan garis dan bidang diperkalian vektor. peranan hubungan baik. deret dengan unsur nonnegatif. deret kuasa. berf~ positif. peranan daya pikir manusia. arti dan unsur-unsw penting kewiraswastaan. pengembangan daya inisiatif antara tahu dan berbuat. sukses dan kepercayaan diri. perkalian titik. polinomia dan deret Taylor. kemampuan. mutu manusia. usaha kd. dan peranan faktor keimanan. lilit. kelayakan usaha dan beberapa contoh pro@ usaha. formula turunan. arti hidup kemampuan dan faktor yang berperan. usaha agribisnis.

pengacakan. Daerah fungsi. Penyebaran dan pemusatan data. turunan fungsi.garis singgung. kecepatan dan percepatan. linier sederhana berganda. Pendugaan dan uji hipotesis. TIN203 Metode Statistika 3 (3 0) Penataan data. penarikan contoh. peubah acak kontinyu. bebas dan berkala (penganda Lagrange) persarnaan diferensial. turunan parsial maksimum min hum. Populasi clan contoh. Peubab acak diskrit. ukuran contoh. gugus terbuka dan tertutup. Permutasi dan kombinasi. panjang busur. daerah sekitar pengertian limit dan kontinuitas. Regresi dan korelasi. integral yang tergantung parameter. Teori peluang. kurvatur. . Tajuddin B. Metoda Penarikan Contoh. Tqjuddin B.

TIN 206 Manqjemen Pvsonalia 2 (2 0) Perencanaan. Penerapan komputer untuk masalah-masalah di bidang agroindustri. Sukardi TIN 205 Teknik dan Tatacara Keda 2 (2 0) Ruang lingkup teknik dan tatacara kerja.TIN 204 .F. Pramono D. pengadaan.MS-DOS). Pengohhan data Modem dan Bahasa komputer. telaah metoda ke rja. perangkat keras dan perangkat lunak sistem operasi komputer (CP/M. satuan. telaah gerak mencakup peta-peta kerja dan ekonomi gerakan. Teknii pemrograman dengan bahasa BASIC dan Fortran. . pembinaan dan pemanfaatan tenaga ke rja di dalam suatu badan usahdinstansi. Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. Faktor manusia dan lingkungan dalam sistem kerja. lrawadi TIN211 Dasar Teknik Kim& 3 (3 0) Pengenalan perhitungan teknik kimia. termasuk motivasi. Komunikasi Data. Teknik pengukuran ke rja dan penentuan waktu standar. Kepemimpinan dan hubungan antara pemimpin dan bawahan dalam rangka usaha peningkatan produktivitas. Pengantar program terpakai (application software).

gda. Hidrokarbon (karet aladateks). Pigmen. besaran dalam teknik kimia. serta peranannya &lam industri hasil pertanian.konversi. sifat fsika-fia. proses browning. KlasifAasi bahan hasil pertanian. Vitamin &n mineral. Metode matematika dalam penyelesaian soal. Alkaloid. Karbohidrat (pati. pektin. Wacbyuddin 'Qiptodi . Illah SaPab TIN 212 Pengetahuan Bahan lndustri 4 (3-3) Pengenalan bahan-bahan hasil pertanian sebagai bahan industri. proses-proses yang spesifik. Bagi semua bahan tersebut dibahas mengenai surnber. Protein. Perhitungan neraca bahan dan neraca energi. serat nabati). Gas ideal dan campuran gas. serat hewan. Minyak/lemak dan minyak atsiri. gum.

Proses biologis: photosintesa. gas nyata. Kinetika pertumbuhan mikroorganisme dan kinetika enzirn. biosintesa. Keseimbangan fasa pada-cair-gas. metabolisme dan elektron transport system. Rancang bangun bioreaktor dan enzim engineering. kinetika gas. ruang Sigkup. serta klasifikasi mikroorganisma yang berperan positif maupun yang menyebabkan kerusakan bahan di dalam industri hasil pertanian. hukum-hukum dan sifat-sifat gas ideal. gambar ilustrasi. gambar diagram dan gambar instalasi. Abdul Azis Darwis TIN 222 Mikrobiologi Industri 4 (3 -3) Dasar-dasar mikrobiologi. Hukum pertama dan kedua termodinamika pada reaksi kimia. karakteristik. Tatit K.TIN 213 Kimia Fisik 3 (2 -3) Definisi. Illah Sailah TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia 3 (2 3) Struktur dan organa1 sel. Pindah massa. Kultur "batch" dan "continues". Bunasor TIN 231 Menggambar Teknik 3 (2 3) Pengetahuan tentang perlengkapan dan bahan menggambar. Susunan komposisi kimiawi sel. terrnasuk cara perhitungan mikroorganisma. . metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal un$uk mesin dan bangunan. Kimia koloid. Sifat-sifat koligatif.

masalah ketenagakerjaan. bubungan perburuhan. persyaratan dan spesWi komponen pelengkap kemasan. Bahan kemasan. Lukman Hidayat TIN 241 Ketenagakerjaan dan Keselamatan 2 (2 0) Kerja Pengertian tentang tenaga kerja. fungsi dan peranan kemasan. Klasifiikasi dan jenis kemasan.Sutedja Wiraatmadja TIN 232 Pengemasan I 3 (2 -3) Pengertian. lembaga . pernasalahan perburuhan.

penentuan jumlah mesin. Lien Herlina TIN 304 Matcmatika lndustri 3 (2 -3) lntroduksi matematilca fmit. alat-alat pelindung dan peragaan. Machfud TIN 302 Statistik lndustri 3 (2 -3) Teknik perancangan percobaan pada penelitian teknologi.peradilan. Manajemen Pemasaran. Penyelesaian persamaan linier tunggal dan ganda. Teknik penyusunan tata letak berdasarkan tipe operasi. Teori kesalahan. sumber-sumber bahayakecelakaan.jaminan sosial buruh. Machfud TIN 303 Ekonomi lndustri 3 (3 0) Prinsip pemberian nilai tambah dalam industri. Statistika non parametrik. Laplace Transform. Fungsi biaya dan produlrsi. Integral numerik. Diferensial numerik dm persamaan diferensial. Teknii evaluasi tata letak. peraturan pelaksanaan. Aplilrasi pada sistem proses dan . faktor-faktor kecelakaan. Undang-undang keselamatan kerja. Anali regresi. Fungsi alih. aliran dan penanganan bahan serta pertalian antar aktivitas. Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja. Analisa sidik ragam pa& beberapa rancangan percobaan. Perencanaan kapasitas. tempat ke rja serta luas ruang. Angka aproksimasi. Industri dalam perekonomian tidak tetap dan dalam ekonomi internasional. hubungan perburuhan Pancasila. Hardi Suprapto TIN 301 Tata Letak dan Penanpnan Bahan 3 (2 3) Faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif dalam penentuan lokasi pabrik.

aplikasi dan bentuk pengembangan linier programming. . Ttori.manajemen industri. Eriyatno TIN 305 Pcnelitian Opcrasid l 3 (3 -0) Sejarah. ruang ligkup dan falsafah penelitian operasional.

Machfud TIN311 Satuan Operasi 3(3 0) Pendahuluan dan ruang lingkup membahas penguasaan suatu proses operasi dalam bentuyk fdosofi diagramkotak hitam. Teknik-teknik program integer. Konsep manajemen sistem informasi. M. Karakteristik dan teknik program dinamis (deterministik). Analisis jaringan kerja. serta personalia. Analisa keputusan dan fungsi utilitas. Eriyatno TIN 307 Perencanaan dan Pengendalian 3 (3 0) Produ ksi Pengantar sistem produksi dan ruang lingkup PPP. Teknikteknik peramalan. Penjadwalan dan pengurutan prosesloperasi.perencanam kebutuhan bahan (MRP). Teknik Markoviyan. Dasar-dasar kesetimbangan matematika dalam "system boundary" proses banyak diberikan untuk memper- . Model-model pengendalian persediaan (deterministik dan probabilistik) . Teknik Bayes. Analisa jenjang keputusan. Sistem penunjang keputusan (DSS). Aplikasi pada manajemen industri pertanian.Teori kualitas dan analiia sensitivitas. beserta neraca massa dan energi serta penerapan faktor koreksi pada operasi yang terkait. Syamsul Maarif TIN 306 Analisa Keputusan dan Sistern 3 (3 0) Informasi Tinjauan ulang teori peluang. perencanaan agregat dan master scheduling. Pengantar perawatan dan peremajaan mesidperalatan.

pencucian.mudah permasalahan. Selain itu operasi pengecilan ukuran. Penerapan di atas dilakukan untuk operasioperasi absorbsi. pencampuran dan homogenisasi. evaporasi. pengeringan. ekstraksi. pemurnian. pendinginan. Suhadi Hardjo . pengayakan. kristalisasi. filtrasi dan pengendapan juga diberikan untuk melengkapi operasi "grading" dan standardisasi mutu. pembekuan.

teknologi polimer alami. mulai dari pasca panen sampai cara pengolahannya/pemanfaatannya sebagai produk pangan maupun non pangan. Pengetahuan tentang kulit hewan. telur. proses polimerisasi. Berbagai proses pra penyamakan. susu. Macam-macam proses pengawetan kulit dan wa menetapkan mutu kulit awet. teknologi elastomer. proses penyamakan dan pasca penyamakan. analisa dan identifikasi poliier. sifat-sifat polimer. Chiiwan Pandji TIN 313 Tekndogi Kulit 3 (2 3) Sejarah perkembangan industri kulit. kulit setengah jadi dan kulit. struktur dasar polimer. Tatik K. misal: daging. Bunasor TIN 315 Tekndogi . ikan. Perdagangan kulit awet.TIN 312 Telrndogi Pdimer 3 (3 0) Pengertian dasar polimer. kulit. Fahidin . Juga diiahas tentang peraiatan yang berkaitan dengan proses-proses tersebut. TIN314 Teknologi Hasil Hewan dan Ikan 3 (2 -3) Mempelajari cara-wa/teknik penanganan has3 hewan dan ikan.

sumber minyak dan lemak. Bambang Djatmiko TIN 316 Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3(2 3) Konsep pengolahan kayu dan hasil hutan secara integral. Pengawetan kayu. Kegunaan emulsi dalam pangan dan non pangan termasuk pembuatan produk. Pengeringan kayu.Emulsi 3 (2 -3) Pendahuluan. Cara penentuan tipe emulsi. berbagai masalah pada bidang minyak dan . Muljono Judoamidjojo TIN 317 Teknologi Minyak dan Lcmak 3 (2-3) Arti minyak dan lemak bagi kehidupan manusia. Teknologi pulp dan kertas serta bahan serat kya. Pengertian dan sifat reologi emulsi. Teknologi pembduatan papan tit Kayu lapis.

Jenis. Berbagai teknik pengolahan pati dalam rangka peningkatan daya guna dm hasil guna. sifat dan manfaat dan produk pati. pengolahan minyak dan lemak. Teknologi gala cair (liquid sugar). Sifat Wo kimia gula. kerusakan minyak dan lemak. Teknologi gula tebu (can sugar). sumber dan potensi. pengemasan. Bambang Djatmiko Mempelajari aplikasi teknik pengolahan pati sejak ekstraksi dari hasil pertanian sampai dengan pemanfaatannya. sifat fsiko kimia minyak iemak.lemak. Teknologi gula tradisional. Wahjudin 'Qiptadi TIN 319 Tdnrdogi -la 3 (2 -3) Sejarah perlrembangao industri gula. pengujian mutu minyak dan lemak. peranan dan perkembangan sosial ekonomi. Abdul Aziz Dads TIN 320 Teknologi Minyak Atsiri dan 3 (2 -3) Kosmetika Latar .

penanganan dan pemanfaatan minyak atsiri. pemurnian dan pengemasan. pemilihan bioreaktorlfermentor sertamekanisma koa trol f%ik dan kimia penggunaan sel mikrobaJenzim (bentuk bebas/termobilisasi) dalam membuat berbagai produk terutama biomassa pelarut dan asam organ& serta energi. Chilwan Pandji TIN 322 IndusM MikroMal 3 (2 -3) Ruang Siup. Prinsip proses. teknik proses pengolahan. Ueskttni H. koordinasi metabolisme mikrobial khususnya biosintesis metabolit primer dan sekunder serta biokonversi. karakteristik dan seleW1solasi mikroorganisma industri. pertumbuhan kultur batch dan kontinyu. . teknologi pengolahan hasii tanaman atsiri dengan metode phytokimia.belakang pentingnya minyak atsiri.

Konstruksi dan perhitungan alat-alat transmisi tenaga. organisasi pengawetan mutu. Soesarsono W. pemeliharaan dan perawatan alat-alattpemisah. Alat-alat pengemas. organoleptik. Pengendalian dan pencegahan hama gudang. sifat intrinsii. pembotolan. hama serangga dan tungau. biotis. Pemberantasan hama gudang secara kimiawi dan nirkimiawi. prinsip umum. biokemik. arti dan peranan penyimpanan. lingkungan fsis. pindah panas dan alat pemisah. Perlakuan pra panen. listrik. biologik. fkikokimia. TIN 332 Peralatan lndustri Pertanian I 3 (2 3) Konstruksi dan prinsip kerja alat-alat pembangkit tenaga (mekanik. tikus dan hama lain. pemasak pasteurisasii sterilisasi. Aiat-alat proses (konstruksi dan prinsip kerja). uap). pengalengan. Sifat komoditi pertanian. Sutedja Wiraatmadja TIN 342 Pengetahuan Mutu 3 (2 -3) Ruang lingkup. pengertian (mutu.TIN 331 Penyimpanan dan Penggudangaa 3 (2 3 j Sejarah singkat. toleransi). Alat-alat transport (fluida. dan ekstrinsik. terutama tenaga mekanik (sabuk rata. cacat. rantai. Faktor yang berperan dalam penyimpanan. pengecil ukuran. alat-alat pencucilpembersih. zat padat). sabuk V. dan mikro- . pengawasan mutu pada agroindustri. sproker serta gir). berbagai sifat dan jenis analisis (fiik.

Prinsip tataruang wilayah dan analisa lokasi tempat kegiatan masyarakat. Teknik analisa ekonomi wilayah dan analisa input-output.biologik). Aplikasi ekonometrik di industri pertanian. Barnbang Djatmiko TIN 410 Perencanaan Proyek dan Industri 3 (2 3) Proses dan organisasi pelaksanaan proyek keterkaitan antara perencanaan industri dengan pengembangan wilayah. aspek ekonomi pada pengawasan mutu. Irarmdi . Perencanaan jaringan kerja: determiniitik (CPM) dan probiliitik (PERT). Aplikasi statistika pada pengawasan mutu. Metode dan praktek pembuatan studi kelayakan industri. standarisasi dan sertXhsi. Penarikan contoh. berbagai jenis standar nasional dan internasional pengawasan mutu total. pemeriksaan dan analisis.

karakteristik. industri penyedap dan aromatika. industri rokok. diagram proses. Optimasi kriteria jamak. Optimasi tanpa kendala. gelatin dan adesif. pengolahan dan penanganan air industri. Bambang Djatmiko TIN 413 Teknologi Bahan Penyegar 3 (2 -3) Tinjauan ulang pengenalan bahan penyegar. tembakau. industri agrokimia. kopi. kontroi proses dan instrumentasi. industri karet. Penanganan produk akhir. klasifii. Syamsul Maarif TIN 411 Satuan Proses 3 (2 -3) Berbagai prinsip dasar perubahan kimia. . Liesbetini H. coklat. industri karet. TIN 4U Teknologi Air Industri 3 (2 -3) Ruang lingkup.TIN 430 Teknik Optimasi Lanjut 3 (3 0) Ruang lingkupdan falsafah teknii optimasi. industri fermentasi. Optimasi dengan kendala. M. industri zat warna. Persamaan linier. industri farmasi. sumber air. Berbagai cara pengolahan bahan penyegar: teh. industri pati dan gula. karakterisasi dan standarisasi. industri sabun dan ditergen. Klasifikasi mutu produk bahan penyegar. industri pelapis.

Kunjungan ke perusahaan akan melengkapi mata kuliah hi. Mismanajemen industri dan efeknya terhadap kesehatan.kesehatan dan keselamatan kerja dan hubungannya dengan teknik penyehatan. efisiensi dan kelestarian. Wahjudin Tjiptadi . estetika. keindahan.Waudin qiptadi TIN421 Teknik Penyehatan Ungkungan 3 (2 -3) Industri Batasan. mang lingkup. perananhegunaannya dalam perencanaan dan pengoldahan industri. pengendalian limbah cair. higiene perusahaan. Sanitasi alat dan pabrik. Gambaran kasus pencemaran industri. pengendalian limbah padat (sampah). pengelolaan air. kenyamam. Pengendalian polusi udara.

pengaruh pengemasan terhadap peningkatan nilai juaVnilai tambah produk dan sistem distribusi Sutedja Wiraatmadja TIN433 Peralataa industri Pertaniaa I1 3 (3 -2) Perhitungan-perhitungan tenaga.TIN 422 Tekndogi Limbah Industri 3 (2 -3) Mempelajari aplikasi teknik pengolahan limbah industri (termasuk pemukiman. dalarn penggunaan peralatan industri pertanian (mekanii listrik. Wahjudin lyiptadi TIN 432 Pengemasan 11 3 (2 -3) Penerapan dasar-dasar pengemasan dalam pemecahan masalah pengemasan produk agroindustri. sifat dan manfaat limbah. temtama pengaruh bahan kernasan terhadap mutu produk. Sutedja Wiraatmadja . Jenis. Berbagai teknik pemanfaatan limbah industri hasil pertanian untuk meningkatkan daya gunanya. uap) dan sistem pengontrol Yang d@an. pertanian dan perdagan& yang berhu. bungan dengan perlindungan dan pelestarian lingkungan. liagkungan.

.

IPB. 1982). (MSc. 1981). Emmy Darmawati (Ir. IPB. IPB. 1980). 1983) 12. 1977). 1975). USA. Michigan State Univ. Univ. AIT. AIT Thailand. 1986) 7. USA. Arif Dastaman (Ir. Univ. 1978) 2. 1975). Abdul Kohar Irwanto (Ir. 1983) 9. 1980) 17. 1974). Asep Sapei (Ir. UI. IPB. IPB.. IPB.Univ. IPB. Atjeng Muchlis S arif (Ir. 1966). 1984) 4. of Minnesota. He. IPB.1. Imam Hidayat (Ir. IPB. 1985) 14.7. USA. DZREKTORI TENAGA PENGAIAR 75. 1981) 15.Edward Namaken Sembiring (Ir.(~r. 1986) 3. USA. Univ. Frans Jusuf Daywin (Ir. of Minnesota. (MAE. USA. UPLB Philippines. 1%1) 10. 1984) 5. (MSc. Edy Hartulistioso (Ir. Achmadi ~artohjoto. IPB. (MSAE. (PhD. IPB. Donatus Pakpahan (Ir. 1981) 16. 1987) 13.. 19 $7 ). (MS. &A. (MSc. (MSc. Michigan State Univ. (MS. Budi Indra Setiawan (Ir. (PhD. Gardjito (Ir. (Dr. 1975). 1974). (MEng. (Dip. Dedi Kusnadi Kalsim (Ir. IPB. IPB. IPB. IPB. Michigan State Umv. 1981) 18. 1989) 8. 1967). IPB. (Ir. &A. Armansyah H. of Wisconsin. IPB. IPB.5. IPB. (MEng. 1961) 6. Bambang Pramudya N. Hubertus Aris Pri anto (Ir. Herry Suhardiyanto (Ir. Belanda. 1978) ..of Minnesota. 1973). Tambunan (Ir. UI. UGM. 1981) 19. Hadi Karya Purwadaria Ir. 1979). Jurusan Mekanisasi Pertanian 1. 1988) 11.

Univ. Univ. John Kumendong (Ir. Kamaruddin Abdullah (BSA. IPB. IPB. IPB. Agritech. (MS. I Wayan Astika (Ir. Tokyo Noko Univ. (MSA. 1986) 23. of Tokyo.20. I Dewa Made Subrata (Ir. IPB. 1976). IPB. 1986) 22. I Nengah Suastawa (Ir. 1970). Japan.. 1988) 24. 1984) 21. I Wayan Budiastra (Ir. (PhD. 1987) 25. 1967). IPB. Japan. 1976) .

. Yuli Suharnoto (Ir. Sukandi Sukartaatmadja (Ir. (MApp. 1980) 31. USA. Univ. IPB. IPB. UI. 1970) 36. Moedjiarto Pratomo (Ir. IPB. Michigan State Uni\. (Ir.. Mad Yamin (Ir. Wawan Hermawan (Ir. Australia. Sutrisno (Ir. 1975) 44. 1979) 30. 1983) 47. UGM. :. Japan. 1983) 43. IPB. 1985) 53. IPB. (MS. Univ. Muhamad Yanuar J. 1980) 37. (MSA.P. IPB. IPB. Kusen Morgan (Ir. of Illinois. Tokyo Nuko Univ. Michigan State Univ. Godfried Sitompul (Ir. IPB. Moeljarno Djojomartono (BSA. 1967). Soedodo Hardjoamid'ojo (Ir. Nora Herdiana Pandjaitan (Ir. 1969). (Ir. of Minnesota. IPB. (MSAE. Tineke Mandang (Ir. 1964) 41. 1974) 45. 19781. 1990) 50. Susilo Sarwono (Ir. IPB. 1983) 28. Nirwan Siregar (Ir. IPB. IPB.lib. (MS. USA. IPB. 1982) 33. USA. IPB. IPB. Prastowo (Ir. IPB. (PhD. 1973). (MSc. IPB.. IPB. Parlaungan Rangkuti (Ir. 1980) 38. Univ. IPB. 1983) 48. 1983) 27. 1%7). Liik P. 1982). IPB. IPB. (PhD.. USA. 1981) 35. USA. Radite Praeko Agus (Ir. North Carolina State Univ. 1985) 52. 1973) 39. IPB.. (MSc. Sri Endah Agustina (Ir.. UI. Putiati Mahdar (Ir.Sc UNSW. 1%7) 32.. Meiske Widyarti (Ir. 1968). Setyo Pertiwi (Ir. (PhD. IPB. 1971). 1978). Kyoto Univ. IPB. 1980) 34. 197j). H. 1985) 29. IPB. 1984). 1989) 51. Yohanes Aries P.. 1963). Sam Merodiyan (Ir. 1979). IPB. of Minnesota. IPB. Kudang Boro Seminar (Ir. 1986) . 1984) 42.26. Japan. R. IPB. Eko Nugroho (Ir. 1985) 40. (MS. Sri Mudiastuti Priyanto (Ir. 1981) 46. Mohammad Azron Dhalhar (Ir. Kyoto Univ. 1986) 49. Japan. USA. (PhD.

1982) 12. IPB. 1976). Philippines. 1988) 16. (MSc. (MA.752. 1978). Australia. UPLB. 1981). IPB. (PhD. 1974). 1982) 19. 1982) 7. IPB. (MS. Caecillia CH. Anton Apriyantono (Ir.(MS. F.G. Maggy T. France. 1%2). (MS. UI. 1979) 9.Deddy Muchtadi (Ir. Jimmy Hariantono (Ir. Univ. Univ..(MS. (MSc. ) 14. Subartono (Ir. 1971). IPB. Ansori Rachman (Ir. USA.IPB. 1972).1990) 6. USA. IPB. 1981) 8. Univ. IPB. Des Science. 1977). Djundjung Daulay (Drh. 1973).(Pro1. (MS. Philippines.Darwin Kadarisman (Ir. of Hawaii USA.Budi Nurtama (Ir. 1973). Budiatman Satiawihardja (Ir. (MSc. of Massachusetts. IPB. IPB. 1970). Winarno (Drh. IPB. IPB. IPB. (PhD. USA. 1985) 3. Dahrul Syah (Ir. India. IPB. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi 1.Adil Basuki Ahza (Ir. (PhD. IPB. 1977). (PhD. IPB.Lilis Nuraida (Ir. Univ. Fransiska Rungkat (Ir. USA. 1983) 2. 1980) 10. (MSc. 1982). IPB.(MS. 1985) 11. (MSc. Michigan State Univ. Univ. IPB. IPB. 1973).Dedi Fardiaz (Ir. of Mysore. UPLB.. 1983) 17.Monang ~anuhan (Drh. IPB. 1982). Nurwitri (Ir.(Dr. 1978) 5. 1970). IPB. IPB. IPB. Michigan State Univ. 1988) 4. of Massachusetts. IPB. 1985) 18. . 1978). Japan. 1968 . Hokaido Univ. ) 13. IPB. IPB.Betty Sri Laksmi Jenie (Ir. 1974) 15.Joko Hermanianto (Ir.

UGM. Nuri Andarwulan (Ir. 1985) 21.1977). IPB. 1979). Ni Luh Puspitasari (Ir. IPB.Nurheni Sri Palupi (Ir. 1984) . (h. UPLB. Ratih Dewanti (Ir. 1984) 27. IPB. 1981) 20. 1985) 23. Made Astawan (Ir. Purwiyatno Hariyadi (Ir. Phihppines. IPB. 1986) 25. IPB. (MS. UGM. IPB. Musa Hubeii (Ir. 1984) 22. IPB. 1986) 26. 1985) 24.Muhamad Arpah (Ir.

28. Rizal Syarief Sjaeful N. (Ir, IPB, 1973); (DESS, Univ. De Nantes, France, 1980); (Dr, Univ. De Nantes, 1983) 29. Srikandi Soewondo (Ir, IPB, 1972); MSc, Michigan State Univ., USA, 1977); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1980) 30. Slamet Ma'oen (Drh, IPB, 1960); (Drh, UI, 1x1) 31. Suliantari (Dra, UGM, 1978); (MS, IPB, 1%7) 32. Soewarno Tjokrosoekarto (Drh, IPB, 1960); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1x5); (PhD, M~chigan State Univ., USA, -); (Prof, IPB, -) 33. Sasya Santausa (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1987) 34. Sedarnawati Yasni (Ir, IPB, 1982) 35. Slamet Budiyanto (Ir, IPB, 1985) 36. Subarna (Ir, IPB, 1984) 37. Sugiyono (Ir, IPB, ) 38. C. Hanny Wija a (Ir, IPB, 1982); (MA, Hokaido Univ., Japan, 19877; (PhD, Hokaido Univ., Japan, 1990) 39. Tien Ruspiatin Muchtadi (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1980) 40. Winiati Pudji Rahayu (Ir, IPB, 1980); (MS, IPB, 1986) 41. Mohamad Aman Wirakartakusumah (Ir, IPB, 1972); (MSc, Univ. of Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Univ. of Wisconsin, USA, 1981) 42. Yadi Haryadi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1982) 753. Jurusan Teknologi Industri Pertanian 1.Any Suryani

(Ir, IPB, 1982) 2. Abdul Basith (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1986) 3. Anas Miftah Fauzi (Ir, IPB, 1983); (M.Sc., Osaka Univ., Japan, 1990) 4. Ade Iskandar (Ir, IPB, 1986) 5. Agung Primanto Murdanoto (Ir, IPB, 1987) 6. Agus Herindajanto (Ir, IPB, 1988) 7. H. Abdul Aziz Dads (Ir, IPB, 1967); (MSc, UPLB, Philippines, 1977); (PhD, UPLB, Phil~ppines, 1981) 8. Bambang Djatmiko P. (Ir, IPB, 1%7); (Grad Diploma, Food Tech NSW, 1975); (PhD, UPLB, Phiiippmes, ) 9. Basuki (BSc, Akademi Teknologi Kulit, Yogyakarta, 1969) 10. Chilwan Pandji (Drs, UNPAD, 1977); (Apth UNPAD,1979); (MS, IPB, 1986)

11.Djumali (Ir, UGM, 1980);(DEA, INPID Nancy,France, 1984); (PhD, Univ. De Nancy I, 1988) 12. H. Eryatno (Ir, IPB, 1972); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1976); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1979) 13. Endang Gumbira (Ir, IPB, 1978);(MADEV, Ghart State Univ., Belgium,1983) 14. Erliza (Ir, IPB, 1985) l5. Erliza Noor (Ir, ITB, 1985) 16.Fahidin (BSc, Akademi Kuht Yogyakarta, 1%5); (Drs, UI, 1976) 17.Faqih Udin (Ir, IPB, 1982); (MSc, -) 18. Hariiri Hardjomidjojo (Ir, IPB, 1984) 19.Helena Yusuf (Ir, IPB, 1985) 20. Irawadi Djamaran(Ir, IPB,1974);(Dr, Justus Liebig Univ., FRG, 1983) 21.Illah Saiiah (I~,.IPB, 1981); (MS, ITB, 1986) 22. Juda Agung (Ir, IPB, 1987) 23. Khaswar Syamsu (It, IPB, 1987) 24. Krisnani Setyowati (Ir, IPB, 1985) 25. Lukman Hidayat (Drs, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1%5) 26. Liesbetini Haditjaroko (Ir, IPB, 1979);(MS, ITB, 1986) 27.Lien Herliia (It, IPB, 1981); (MSc, Silsee College, Bedford, UK,

1986) 28. Machfud (Ir, IPB, 1971); (MS, ITB, 1986) 29. M. 2kin Nasoetion (Ir, IPB, 1971); (MAppSc, UNSW., Australia, 1985) 30. Marimin (Ir, k~, 1984); (MSc, Univ. of Western Ontario, Canada, 1990) 31.Mohammad Romli (Ir, IPB, 1984) 32. Muhamad Hari Siswanto (Ir, IPB, 1985) 33.Mulyorini Rahayuningsih (Ir, IPB, 1986) 34. Meika Syahbana Rusli (Ir, IPB, 1987) 35. Mohammad S amsul Maarif (Ir, IPB, 1981);(M.Eng, AIT., ~h$.d, ) 36. Nastiti Siswi Indrasti (Ir, IPB, 1985) 37.Pramono D. Fewidatto (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1988) 38. Purwoko (Drs, UNPAK, 1987) 39.R.Hadi Suprapto (Drs, U1,1%1) 40. R. Moeljono Judoamidjojo (Drh, UI, 1%3); (PhD, Tokyo Univ., Japan, 1985)

41.Suhadi Hardjo (BSc, UNSW., Australia, 1960); (MSc, Univ. of California, USA, 1968) . 42.Sutedja Wiraatmadja (BSc, Akademi Nutrisionis, 1%2); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1981) 43.Soesarsono Wijandi (~r, IPB, 1%7); (MSC, Univ. of Wisconsin, USA, 1973) 44. Semangat Ketaren (Ir, IPB, 1973);(MS, ITB, 1988) 45. Sukardi (Ir, IPB, 1984) 46. Tatit Krissu i'anti BSc, Akademi Kimia Analis, 1970);(MSc, uPLB, P&ippines, 1982);(PhD, UPLB, Philippines, 1986) 47.Tajuddin Bantacut (Ir, IPB, 1985) 48. Wahjudin Tjiptadi (Ir, IPB, 1966 Dip1 ASc UNSW, Australia, 1975);(MS, IPB, 1981 Dr, IPB, 1985);(Prof., IPB) 49.Mohamad Nabil (Ir, IPB, 1983)

8. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 8.1. WAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa FMIPA mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester dan menyelesaikan beban kredit yang berkisar antara 144 -160 sks. Untuk setiap program studi di FMIPA dibebankan: a. Mata kuliah wajib ialah mata kuliah yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa dari jurusan yang bersangkutan. Pengetahuan yang terdapat pada mata pelajaran tersebut harus dikuasai oleh sarjana di bidang masing-masing. b. Mata kuliah yang termasuk dalam paket pilihan dimaksudkan untuk menunjang kerja penelitian, memperluas wawasan pandangan, atau menyalurkan minat mahasiswa untuk memperdalam bidang ilmu.tertentu. Paket pilihan ini berisi sekelompok mata pelajaran baik dari jurusan yang bersangkutan maupun dari luar jurusan dan bahkan mungkin dari jurusan di luar FMIPA. Pernilihan paket dilaksanakan atas persetujuan dosen pembimbing. Selain itu setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti seminar yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa berkomunikasi secara lisan. Mahasiswa dilatih untuk mengemukakan rencana dan hasil penelitiannya di hadapan staf pengajar dan mahasiwa. Ke rja Penelitian adalah tugas penelitian perorangan yang harus dilakukan mahasiswa dan bertujuan: a. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam kerja mandiri. b. Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi permasalahan dan mengusahakan pemecahannya. c. Meningkatkan kemampuan mencari, menggali dan menanggapi sumber-sumber informasi. d. Meningkatkan kemampuan dalam pengolahan data dan menarik kesimpulan. e. Meningkatkan kemampuan untuk menyampaikan hasil penelitiannya baik lisan maupun tulisan.

Untuk meningkatkan keterampilan dalam usaha penghantaran teknologi, keterampilan penerapan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktek Lapang. 8.2. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof.Dr. Barizi, MES Pembantu Dekan I : Dr.1r. Ahmad Ansori Mattjik, MSc Pembantu Dekan I1 : Drh. Djoko Walujo Pembangu Dekan I11 : Ir. Eman Kustaman Kepala Bagian Tata Usaha : Marimin S. 8.2.1. Jurusan Kimia Ketua : Prof-Dr. Aisjah Girindra Sekretaris : Ir. Latifah K. Darusman, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Ir. Hendra Adijuwana, MST Kepala Lab. Kimia Analitik : Ir. Elly Suradikusumah, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Dr.Ir. M. Anwar Nur, MSc ?*F Kepala Lab. Kimia Fisik Kepala Lab. Biokimia Tumbuhan : Dr.Ir. M. Sri Saeni, MS : Dr. Norman R. Azwar )3q ?mT Kepala Lab. Biokimia Hewan : Prof.Dr. Aisjah Girindra Kepala Lab. Biokimia Fermentasi : Dr. R.T.M. Sutamiharja Kepala Lab. Biologi Molekuler : Prof.Dr. Djoko Soedarmo M.

822. Jumsan Geofisika dan Meteorologi Ketua Jurusan : Ir,. M. Effendi Manan Sekretaris : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Fisika Umum : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Hidrodinamika : Dr.Ir. Hidayat Pawitan Kepala Lab. Instrumentasi : Soedarsono, MSc Kepala Lab. Meteorologi : Dr.Ir. Ahmad Bey Kepala Lab. Klimatologi : Dr.Ir. M.Bl. de Rozari Kepala Lab. Agrometeorologi : Ir. M. Effendi Manan 823. Jurusan Statistika Ketua : Dr.Ir. Aunuddin ~ekretaris : Dr.1r. M. Sjarkani Musa Kepala Lab. Pemodelan : Ir. Krisnamurti Hasibuan, MSc Kepala Lab. Analisis Statistik : Prof.Dr.1r. Andi Hakim Nasoetion

Kepala Lab. Teori Statistik : Dr.Ir. Abdurrauf Rambe, MSt Kepala Lab. Komputasi Statistik : Dr.Ir. Aunuddin 8.2.4. Jurusan Biologi Ketua : Drh. Ikin Mansjoer, MSc Sekretaris : Dr. Ir. Alex Hartana Kepala Lab. Anatomi dan Morfologi Tumbuhan : Ir. R.M. Trenggono K.

Kepala Lab. Ekologi Tumbuhan Kepala Lab. Fisiologi Tumbuhan Kepala Lab. Genetika Kepala Lab. Mikologi Kepala Lab. Mikrobiologi Kepala Lab. Taksonomi Tumbuhan Kepala Lab. Zoologi : Ir. M. Tjahjono Samingan, MSc : Ir. P.D. Tjondronegoro, MS : Prof.Dr.Ir. Edi Guhardja : Prof.Dr.Ir. S. Soetarmi Tjitrosomo : Ir. Tedja Imas : Dra. Sri Sudarmiyati T., MSc : Drh. Ikin Mansjoer, MSc 82.5. Jurusan Matematika Ketua Sekretaris Kepala Lab. Matematika Murni Kepala Lab. Matematika Terapan Kepala Lab. Matematika Komputasi 82.6. Jurusan MKDU Ketua Sekretaris Kepala Lab. Bahasa : Dr.1r. Siswadi : Ir. Hadi Sumarno : Dra. Nur Aliatiningtyas : Dr.Ir. Siswadi : Ir. Heru T. Natalisa, MMath

: Dra. Dwiningsih Sulistiarti : Drs. Ahrnad Djuaeni : Drh. Audrey T. Ungerer

6.3.JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKUL Uh! 83.1. Jurusan Kimia Sarjana kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB diharapkan ahli dalam bidang kimia Anorganik, Organik, Fisik, Analitik, dan Biokimia. Selain menguasai bidangnya, sarjana kimia FMIPA IPB diharapkan mampu pula menerapkan dan mengembangkan ilmunya untuk menunjang pembangunan dalam bidang pertanian dan industri. Kurikulum program pendidikan sarjana kimia FMIPA IPB dirancang dengan acuan Kurikulum inti yang disusun DIKTI. Sementara itu untuk memberikan makna, mahasiswa diberi bekal yang cukup banyak untuk bergerak dalam bidang pertanian. Untuk maksud tersebut dimasukkan warna hayati dalam kurikulum. Warna hayati tersebut akan membedakan sarjana kimia FMIPA IPB dari sarjana kimia yang dihasilkan Perguruan Tinggi lain. Untuk menjadi sarjana kimia, mahasiswa harus menyelesaikan 144150 sks. Setelah menyelesaikan tugas akhirnya, mahasiswa menjadi sarjana kimia. Untuk mengikuti program sarjana kimia diharapkan mahasiswa menguasai ilmu kimia dasar dan ilmu dasar lainnya dengan cukup baik. Calon mahasiswa yang diterima adalah lulus TPB dengan NMR 25 untuk mata kuliah Kimia Dasar I dan Kimia Dasar 11. Jurusan Kimia juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Kimia. Calon mahasiswa yang diterima untuk program D3 melalui jalur UMPTN. Kuriku lur~i

No. Mata Kuliah Kredit Sernesler 1 dart 2 -TPB 36 sks

Sentester 3 KIM 201 Kimia Dasar I11 KIM 211 Kimia Anorganik I

Kurikulur~t -S attester 3 (Lanjutan) KIM 221 Kimia Or anik I KIM 231 Analisis kalitatif MA 221 Kalkulus GFM 233 Fisika I1 3(2-3 Jumlah: 20 sks Sentester 4 KXM 212 KIM 222 Kirniit Anorganik I1 Kimia Or anik I1 KIM 232 Analisis fuantitatif I KIM 241 Kimia fisik I KIM 202 Literatur Kimia STK 233 Metode Statistika Jumlah: 18 sks Sentester 5 KIM 323 Kimia Or anik Fisik KIM 333 Analisis &antitatif I1 KIM 342 Kimia Fisik I1 KIM 351 Biokimia I STK 281 Pengetahuan Ilmu Komputer PiIihan Wajib 3 Jumlahr 19 sks Semester 6 KIM 334 Analisis Instrumental KIM 343 Termodinamika KIM 352 Biokimia I1 KIM 344 Kinatika Kimia Pilihan Wajib 6 J

e 19 sks Sentester7 KIM 424 Struktur Molekul dan KIM 435 Spektroskopi Radiokimia KIM 403 Metode Penelitian Piliihan 12 Jumlah: 20 sks

Mata Kuliah redi it Setnester 5 KIM 325 Kimia Bahan Alam KIM 304 FIS .Elektronika KIM 305 STK.fitrikulzim (Lanjutan) Semester 8 KIM 491 Seminar 1 KIM 492 Masalah Khusus 4 KIM 493 KKN 4 Pilihan 6 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 8: 147 sks Mata Kuliah Pilihan No... Kalkulus Lanjutan KIM 353 Biokimia Tumbuhan Sentester 6 KIM 326 KIM 327 KIM 313 KIM 361 KIM 345 KIM 354 KIM 355 BIO 213 BIO 201 BIO 231 BIO 301 BIO 321 STK 332 Kimia Polimer Sintesis Kimia Organik Bioanorganik Kapita Selekta Kimia Kuantum Teknik Penelitian Biokimia Biokimia Nutrisi Fisiolo i Tumbuhan f Geneti a Dasar Mikrobiolo i Pengantar iiologi Sel Fisiologi Hewan Perancangan Percobaan Sa7iester 7 KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 -3) ...

KIM &I Kirnia Pangan 3 2 -3) KIM 162 Kimia Tanah 3 2 -3) KIM 463 Kimia Tumbuhan 3 2 -3) KIM 464 Kimia Lingkungan I 3 (2 -3) .

ciri mahasiswa yang diharapkan berhasil menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya adalah mahasiswa dengan dasar kemampuan yang kuat di bidang Fisika dan .Mata Kuiiah Pilihan -Sanesfer 7 (Lanjutan) KIM 465 Kimia Air 3(2-3 KIM 456 Pengantar Biokimia Industri KIM 457 Pengantar Imunokimia KIM 470 Pestisida BIO 401 Kultur Jaringan GFM 241 Termodinamika Atmosfir 3 (3 -0) Sentester 6 KIM 466 Kimia Fisik Tanah KIM 446 Kimia Permukaan KIM 447 Kimia Biofisik KIM 467 Kimia Obat KIM 468 Kimia Industri KIM 469 Kimia Kayu KIM 458 Bioenergetika KIM 459 Vitamin dan Enzim KIM 471 Toksikologi STK 282 Pemrograman Komputer 832. Pendidikan ini diarahkan untuk membentuk tenaga yang peka dan tanggap terhadap masalah agrometeorologi dan sanggup mengembangkan ilmu serta penerapannya. Jurusan Geofisika dan Meteorologi Pendidikan keahlian agrometeorologi ditujukan untuk menghasilkan tenaga yang berkemampuan tinggi dan terampil dalam memanfaatkan cuaca dan iklim untuk menyerasikan kegiatan pertanian dengan keadaan fisik lingkungan optimal. Berdasarkan pengalaman.

Matematika. .

Semester 4 GFK 221 GFM222 GFM241 Pengantar MeteorologiInstrumentasi Meteorologi Termodinamika STK 211 Metode Statistika BIO 213 TNH 211 Fisiologi Tumbuhan Dasar-dasar Ilmu Tanah Jumlah: 19' sks .Kurikulum No. + Mata Kuliah Kredit Semester I dan 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar GFM 232 Fisika Pertanian GFM235 Matematika Fisika BIO 211 Botani Umum BDP 211 Dasar-dasar A fP onomi BIO 201 Dasar-dasar E ologi Umum Jumlah.

Semester 5 GFM 312 Geo afi Fisik GFM323 Ana P rsis Meteorologi GFM 342 Dinamika Atmosfir STK 281 Pengantar Ilmu Komputer Pilihan 6 Jumlah: 19 sks Semester 6 GFM313 GFM314 GFM315 GFM372 Metode KlimatologiMikroklimatologi Iklim Tropika HidrometeorologiPilihan Jumlah: 17 sks .

atau Teknik Percobaan Lapangan. Sosial Ekonomi. Sedangkan mata kuliah pilihan lainnya yang dapat diambil: MatematikaIStatistika. Metode Statistika 11. Fisika . 3 Piliian 6 Jumlah: 21 sks Semester 8 GFM 494 GFM 493 Telaah Lapang Agrometeorologi Karya Ilmiah I1 Praktek Lapang 4 3 4 Jumlah: 12 sks Jumlah Semester 1 -8: 144 sks Mata Kuliah Pilihan Mata kuliah pilihan yang harus diambil pada Semester 5dan6adalah salah satu dari Rancangan Percobaan. Peternakan. GMSK.hikuluni (Lanjutan) Sentesfer 7 GFM 491 Telaah Pustaka 3 GFM 492 Kapita Selekta Geometeorologi 3 (3 0) GFM 493 Karya Ilmiah 1. Elektronika. Selain itu dapat pula mengambil mata kuliah pilihan dari jurusan sendiri seperti: Pengantar Penginderaan Jarak Jauh. Perikanan dan lain-lain. Budidaya Pertanian. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Kehutanan. Ilmu Tanah.

. dan Klimatologi Dasar. Hidrologi dan Modifikasi Cuaca. Fisika Teknik. Kemudian untuk Program S1 seperti Fisika Terapan. Selain itu jurusan Geofisika dan Meteorologi juga memberikan Diploma seperti Fisika Dasar dan Klimatologi Dasar. Semua mata kuliah yang diasuh untuk Program Studi Agrometeorologi terbuka untuk mahasiswa jurusan lain dengan prasyarat mata kuliah klimatologi dasar (GFM 211).Atmosfir.

penerapannya dalam kehidupan sehari-hari semakin mendalam dan luas mengikuti berbagai kegiatan antara lain bisnis. Kegiatannya meliputi perancangan. penyederhanaan dan analisii data serta pembahasan sistematis dalam upaya penarikan kesimpulan yang konsisten dengan data. Program studi statistika yang diasuh oleh Jurusan Statistika diarahkan untuk menghasilkan sarjana yang memiliki keterampilan dalam: 1. 2. Merancang pengumpulan data melalui pengumpulan percobaan atau survai untuk memperoleh informasi secara lebih efisien.833. Memahami teori maupun metode statistika agar dapat menerapkannya dengan benar. industri. pemerintah. Menganalisis data. juga mengenal'prinsip-prinsipdasar ilrnu lain dari berbagai bidang terapan yang ada di IPB. 4. Peranannya tidak hanya dalam membantu menjelaskan keterkaitan sebab akibat yang merupakan inti persoalan dalam perkembangan ilmu dan teknologi. kurikulum pendidikan di Jurusan Statistika disusun untuk menghasilkan tenaga ahli yang selain memiliki pengetahuan komputasi maju. 3. tetapi juga membantu menyajikan informasi yang terpercaya bagi kepentingan perumus kebijaksanaan. Jumsan Statistika Tujuan Pendidikan Statistika adalah ilmu yang mempelajari pendekatan kuantitatif untuk menelusuri dan menemukan keteraturan-keteraturan yang tersembunyi di balik keragaman data. pertanian maupun kesehatan. pengukuran. Oleh karena itu. Menerjemahkan permasaiahan bidang ilmu lain ke dalam kerangka logika statistika dan mengkomunikasikan kembali hasii analisis dan kesimpulan yang ditarik secara statistik ke dalam konteks perrnasalahan semula. Oleh karena it. Landasan pengetahuan matematika yang lebih kokoh sangat diperlukan bagi yang berminat . merumuskan hasil secara kuantitatif serta menarik kesimpulan secara sah. pengumpulan.

.mendalami aspek teoritis atau akan melanjutkan ke jenjang kesarjanaannya yang lebih tinggi.

yaitu sebanyak 108 sampai 109 sks atau 31 mata kuliah. Sisanya. dengan jumlah beban 86 sks. direncanakan dibuka dalam tahun pelajaran 199011991. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. Penentuan pilihan bidang-bidang penunjang yang ditawarkan berikut paket-paket mata kuliah sangat tergantung pada banyaknya serta diversifikasi kemampuan dan latar belakang keahlian kedua dari staf pengajar jurusan. dikelompokkan menurut paket mata kuliah: -24 mata kuliah dari paket mata kuliah wajib. dibuka dalam tahun pelajaran 1986/1987. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. -6 mata kuliah dari paket mata kuliah bidang penunjang yang dipilih. 4. di antaranya telah ditempuh di TPB. dengan jumlah beban 3 sks. Bidang Penunjang BiologiIGenetika. Paket pilihan bidang penunjang yang dapat ditawarkan kepada mahasiswa Jurusan Statistika ialah: 1. 2. . dengan jurnlah beban 19 sks. Empat belas mata kuliah yang setara dengan 36 sks. Bidang Penunjang agronomi. Bidang Penunjang Matematika.Untuk program 'studi sarjana statistika. setiap mahasiswa harus menempuh dan menyelesaikan kuliah berikut praktika serta tugas lainnya yang jumlah bebannya setara dengan 144 sampai 145 sks. Bidang Penunjang Sosial-Ekonomi. -1 mata kuliah dari paket mata kutiah pilihan statistika. 3.

Berikut ini adalah kurikulum yang berlaku mulai tahun ajaran 198811989. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 36 sks Semester 3 MAT 212 Aljaba Linear MAT 201 Kalkulus I1 STK 211 Metode Statistika I STK 281 Ilmu Komputer I Pilihan Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 4 MAT 222 Kalkulus I11 STK 201 STK 212 Pengantar Hitung Peluang Metode Statistika 11 STK 282 Ilmu Komputer 11 Piliian Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 5 STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah STK 321 Teori Statistika I STK 311 Eks~lorasi Data STK 3151 ~ta6stik NonparametriW 3 (3 -0) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa STK 331 . No.

Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) Pilihan Penuniang 5 -6 sks Jumlah: 19 -20 sks Sentester 6 STK 342 STK 322 Karya Tulii I Teori Statistika I1 STK 332 STK 3051 Perancangan Percobaan Operation Research/ .

.Knrikului~~ -Sentester 6 (Lanjutan) STK 385 Metode Simulasi STK 381 Komputasi dan Manajemen Data Pilihan Penunjang 4 (3 3). 5 -6 Jumlah: 20 -21 sks Sentester 7 STK 440 STK 421 STK 441 STK 4051 STK 415 STK ~asalih Khusus Pengantar Model Linier Metode Penelitian dan Telaah Pustaka Pemodelan Matemaw Metode Peramalan dan Analisis Deret Waktu Pilihan Statistika Pilihan Penunjang 3 3 -0 3r-31 3 (2 -3) 3 (3 -0) 3 3 Jumlah: 18 sks Sentester 8 STK 499 STK STK 442 STK 498 STK 490 .

Karya Tulis I1 Pilihan Statistika KKN dan Keterampilan Profesi Seminar Ujian Komprehensif 4 6 4 1 2 Jumlah: 17 sks Jurnlah Semester1 8: 145-146 sks Mata Kuiiah Pilihan Statistika No. Mata Kuliah Kredit Sentester 7 STK 531 STK 532 Teknik Permukaan Respon Analisis Data Kategorik .

Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 Dasar-dasar .Mata Kuliah Pilihan Statistika (Lanjutan) Semester8 Pilih dua mata pelajaran dari: STK 425 Analisis Peubah Ganda STK 435 Statistik Pengendalian Mutu STK 432 Metode Riset Pemasaran STK 426 Statistika Ekologi Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Agronomi No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 SEP 241 Dasar-dasar Agronomi Dasar-dasar Manajemen Semester 4 BDP 261 Ilmu Tanaman Serealia 3 (2 -3) Semester 5 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Pengantar Ilmu Tanah Sent ester 6 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Sistem-sistem Pertanian Semester7 STK 439 Teknik Percobaan Lapangan 3 (2-3) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi No.

Agronomi 4 (3 -3) SEP 241 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) Semester 4 SEP 221 Ilmu Kependudukan 3 (2 -3) .

Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi (Lanjutan) Serltester 5 SEP 242 Ekonomi Mikro 3 (3 0) GMK Gizi dan Pangan 2(2-0) Semester 6 SEP 252 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2 3) SEP Ekonorni ~akko 3 (3 0) SEP Ekonomi Sumberdaya 3 (3-0) Semester 7 STK 491 SEP 353 Pengantar Ekonometrika Manajemen Agribisnis 3 (2 -3) 3 (3 -0) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang BiologiIGenetika No. Mata Kuliah Kredit Se~nester 3 BIO 210 Dasar-dasar Ekologi BIO 301 Pengantar Biologi Sel Semester 4 BIO 202 Genetika Dasar BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Semester5 BIO 341 Genetika Populasi 4 (3 3) Semester6 Pilih salah satu dark BIO 351 Genetika Tumbuhan BIO 352 Ekologi Lanjutan Serltester 7 BIO Ilmu Pemuliaan Tanaman BIO BIO 443 Biologi Populasi Taksonom Numerik . K.M.

Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Matematika No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Dasar Semester 5 MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 0) MAT 471 Analisis Numerik I 4 (3 -3) Semester6 MAT 325 Fungi Kompleks 3 (3 0) MAT 324 Analisis Real I 3 (3 0) Semester7 MAT Kapita Selekta 3 (3 -0) .

Jurusan Biologi juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Biologi. Mikrobiologi. Kurikulum No.4. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 BIO BIO BIO KIM KIM STK 201 212 214 350 225 211 Zoologi Umum 3 Anatomi clan Morfologi Tumbuhan 3 Talcsonomi Tumbuhan 4 Biokimia .Sarjana semacam ini harus menguasai dengan baik teori dasar biologi dan dibekali teknik penerapan teori tersebut dalam usaha memecahkan teori persoalan yang terdapat dalam masyarakat. Kurikulum program sarjana biologi disusun untuk menghasilkan sarjana yang berkualitas tinggi. dan Biologi Populasi. yang tercerminkan dari kemampuannya dalam mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu masa depan dan mampu menerapkan pengetahuzmya di dalam masyarakat.83. Zoologi. Jurusan Biologi Tujuart Pendidikan Jurusan Biologi menyelenggarakan program studi Biologi dengan Sub-bidang Botani.

Dasar Kimia Ana tlk Metode Statistik I1 4 4 3 3 3 3 Jumlah: 20 sks .Umum 4 Kimia Organik 3 Metode Statistik I 3 Jumlah: 20 sks Semester4 BIO 201 BIO 213 BIO 222 BIO 231 KIM 236 STK 212 Genetika Dasar Fisiologi Tumbuhan Dasar Dasar-dasar Anatomi Banding Mikrobiol y.

Semester5 BIO 301 Pe antar Biologi Sel 2 3~ BIO 303 ~ k ~asar 3 BIO BIO dan KIM 322 Verte rata 3 331 Fisiologi Genetika Mikroba 4 Pengenalan Alat-alat Laboratorium 2 Pilihan: 3-4 Jumlah. 17-18 ~ks Semester6 BIO 302 BIO 312 BIO 333 BIO 323 Dasar-dasar Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah Biologi Cendawan Pilihan: 2 4 4 3 9-10 Averte rata Jumlah: 22-23 sks Semester7 BIO 401 BIO 402 BIO 403 Kultur Jaringan Mikroteknik Kolokium Pilihan: 3 3 1 9 Jumlah: 16 sks .

Semester8 BIO 404 BIO 405 Masalah Khusus Seminar Kuliah Kerja Nyata Praktek Lapang 6 1 4 4 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester1-8: 146-148 sks .

Mata Kuliah Pilihan No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 BIO 341 BIO 342 KIM 240 GMF 211 Genetika Populasi Evolusi Kimia Fisik dan Koloid Klimatologi Dasar Semester6 BIO 343 BIO 351 HPT 211 BIO 353 BIO 355 TNH 211 BIO 361 BIO 363 BIO MPS 212 BIO 362 BIO 364 BIO 365 BIO 317 TPG221 BIO 373 and Prinsip-prinsip Konsemasi Genetlka Tumbuhan Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Floristik Fisiolo Zat Pen atur Tumbuh Dasar Histologi Mamalogi OrnitologiDasar-dasar Limnologi EntomologiIkhtiologi Protomlogi Mikroba dan Peranannya Mikrobiologi Pangan Virologi .

Sentester7 BIO BIO BIO BIO BIO 457 451 443 453 BIO 454 BIO 441 BIO 461 BIO BIO 471 Pemuliaan Tanaman SumberdayaGenetik Taksonomi Numerika Ekofisiolr Tumbuhan Pertumb an clan Perkembangan Tumbuhan Botani Ekonomi Biologi Radiasi Embr10106 Genetika ewan Tigkah Laku Hewan Mikrobiologi Tanah .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) BIO 472 BIO 474 TPG422 BIO 372 BIO 444 BIO 452 BIO 453 BIO 455 BIO 473 BIO 475 FKH BIO 462 BIO 463 BIO 464 FKH BIO 466 Mikrobiologi Lin un an 3 Biologi dan Budi F aya s amur 3 Teknologi Fermentasi 3 Imunobiologi 3 Dinamika Po ulasi 3 Biologi poP&i ~umbuhan 3 Ekologi Lanjutan 3 Pengantar AMDAL 3 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 Algologi 3 Ilmu Penyakit Hewan 3 Ekol* Hewan .

Hama dan Penyakit 3 .3 Ekofislologi Hewan 3 Zoogvafi 3Endohologi 3 Peng.

perencanaan. Teknologi Pertanian.835. penelitian. kemudian menyusun dalam bentuk model matematika. ataupun kegiatan yang berkaitan erat dengan penggunaan metode kuantitatif. Kemampuan ini berupa kemampuan menelaah fenomena nyata. setiap mahasiswa yang memilih bidang keahlian utama matematika harus menentukan bidang studi penunjangnya. Sosial Ekonomi. Lulusan program studi Matematika ini diharapkan mempunyai kesempatan kerja baik di lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta dalam bidang pendidikan. Statistika. yang kemudian akan ditingkatkan sesuai dengan fasilitas yang tersedia. Pengembangan Wilayah dan Penginderaan Jauh. dan pengembangan. Ilmu-ilmu Tanah. dan di Tingkat Persiapan Bersama nilai mata ajaran Pengantar Matematika dan Kalkulus I tidak kurang dari B.Daya Tampung Jurusan ini pada tahap awal sebanyak 40 orang. Ilmu Komputer. serta . Jurusan Matematika IPB merencanakan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun pelajaran 199011991. Oleh karena itu. Jurusan Matematika Tujuan Pertdidikmt Program pendidikan sarjana matematika bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan matematika pada disiplin ilmu yang lain. serta menganalisis model tersebut. Mahasiswa yang ingin memilih Jurusan ini diharapkan mempunyai minat utamanya mengembangkan dan menerapkan matematika. Fisiia-Oseanografi. Diharapkan pada waktunya nanti tersedia bidang-bidang penunjang Biologi/Ekologi/Lingkungan.

Selain mengelola mahasiswa Program Si. Di samping itu.lembaga-lembaga yang mempunyai sistem komputer. Jurusan Matematika juga menyelenggarakan Program Ds Kependidikan Guru Matematika. baik dalarn bidang matematika ihi sendiri maupun dalam bidang yang lain. lulusan tersebut diharapkan juga memiliki landasan yang kokoh untuk memperdalam pengetahuannya misalnya dalam jenjang studi lanjutan di fakultas pasca sarjana. .

Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 MAT 201 Humaniora 1 (0-2) MAT 211 Kalkulus II MAT 213 Aljabar Linear Elementer MAT 271 Komputasi I MAT 231 Metode Matematika I STK 211 Metode Stastitika I Pilihan 3 Jumlah: 21 sks Semester 4 MAT 212 MAT 252 MAT 272 STK 212 Kalkulus 111 Analisis KompleksKomputasi11 Metode Statistika I1 Pilihan 6 Jumlah: 21 sks Semester 5 MAT 321 Aljabar MAT 331 MAT 391 MAT 371 Numerik I Pilihan 6 Struktur Persamaan Diferensial Biasa Pen antar Teori Peluang An% .firikulum No.

Jumlah: 29 sks Semester6 MAT 352 Analisis Real I STWMAT 3% Statistika Matematik MAT 342 Geometri MAT 372 Analisis Numerik I1 Pilihan Jumlah: 19 sks .

Sunester 7 MAT 451 Analisis Real 11 MAT 421 MAT 461 Aljabar Linear Lanjut Optimasi Kuliah Pilihan 8 Jumlah: 20 sks Setnester 8 MAT 401 MAT 400 MAT 402 Sejarah Matematika Tugas Akhir Seminar Kuliah Pilihan Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 -8: 154 sks Mata Kuliah Pilihan No.3 MAT 361 MAT 373 Tajuk Pilihan (Murni) I Operationi Research I . Mata Kuliah Kredit Semester 3 Kuliah Non-Matematika 2 -3 Semester 4 MAT 202 MAT 204 MAT 232 Pengantar Dasar Matematika Teori Himpunan Metode Matematika I1 qy 3 3 -0 Kuliah Non-Matematika 2 -4 Semester5 MAT 3.

Matematika Diskrit STK 331 Metode Penarikan Contoh STK 3W Eksplorasi Data Kuhah Non-Matematika 2-6 .

Mata Kuliah Pilihan (Lanjutan) Semester 6 MAT 324 Teori Grup MAT 332 Persamaan Diferensial Parsial MAT 362 Operations Research I1 STK 314 Statistika Nonparametrik STK 332 Perancangan Percobaan Kuliah Non-Matematika 2 -6 Semester 7 MAT 453 MAT 441 MAT 4** MAT MAT MAT STK 415 STK 431 433 471 493 Ukuran dan Integral Lebesque Geometri Diferensial Tajuk Pilihan (Murni) 111 Metode Matematika 111 Kontrol Optimum Ilmu Komputer I Analisis Peubah Ganda Pengantar Analisis Komponen Ragam Semester 8 MAT 4** MAT 422 MAT 454 MAT 456 .

Aljabar Terapan Topologi Analisis Fungsional Ilmu Kom~uter 11 Pe ntar~roses Stokastik ~aF~ilihan R Ta~uk Pilihan Komputasi Tajuk Pilihan Terapan Pe antar Ekonometrika Sid' 2 Regresi Terapan Statistika Peneawasan Mutu Facaan Mandiri .MAT MAT MAT MAT 472 492 462 472 MAT432 STK 492 STK 494 STK 4% Tajuk Pilihan (Murni) IV 0.

M. SILABI 8. . zat padat dan zat cair.4. Dasardasar Ikatan Kimia. Jurusan Kimia JUM 101 Kimia Dasar I 3 (2 3) 1 Bahan dan Pengukuran. Teori Atom. asam-basa poliprotik. kimia inti. Elektron dalam atom. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. Anwar Nur Star KIM 201 Kimia Dasar 111 3 (3 0) 1 Ikatan kimia lanjutan. termodinamih. kimia hayati dan kimia lingkungan. Stoikiometri.1. senyawaan kompleks. deskripsi unsur. Gas. Campuran. M. elektrokimia. Anwar Nur Staf KIM211 Kimia Anorganik I 3 (3 0) 1 Perkembangan daftar periodi.84. kinetika. Kesetimbangan dan Asam Basa. Latifah K Darusman Staf RIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. kimia koloid dan dasar-dasar analisis. Daftar Periodik dan Sifat-sifat Atom.

teori orbital molekul. allotropi. transisi. katalisis.pembuatan unsur. senyawa koordinasi. dm bio-anorganik.struktur atom. anomali. sifat fisika dan kimia. Hendra Adijuwana star KIM 212 Kimia Anorganik I1 3 (2 3) 2 Sifat fisika dan kimia logam. teori medan Ligan. spektrum senyawa koordinasi. Hendra Adijuwana Staf . kelimpahan. dan kegunaannya (diutamakan unsur golongan utama). kinetika dan mekanisme reaksi. kelimpahan dan kegunaannya. ikatan kirnia.

Anmrr Nur Zuraida Fatma P. analiin sistematik. sintesis umum senyawa or@. alkohol.. senyawa aromatik dengan penekanan sifat fisik dan kimia berdasarkan struktur serta mekanisme reaksi. M. asam amino. karbohidrat. eter. metode pemisahan. protein. alkana. (khromatografi. Tun Tedja Irawadi Dudi Tbohir KIM 231 Analisis Kualitatif 3(2-3)l Pengenalan umum mengenai analisis kimia. Latifah K. KIM 222 Eimia Organik I1 4 (2 6) 2 Pembahasan gugus fungsi karbonil dan karboksil beserta mekanisme reakshya. pembahasan gugus fungi alkil halida. senyawa heterosiklik dan polisiklik. silkena. metode ekstraksi. EIly Suradikusumah Eti . lipid dan asam nukleat.RIM221 Kimia Organik I 4 (2 6) 1 Konsep dasar ikatan kovalen. elektroforesis) analisis kualitatif metode Dames.

Darusman Hastatiningsih KIM 202 Ldteratur Kimia 2 (1 -3)2 Penelusuran jenis pustaka dan cara penggunaannya. gravimetri pengendapan. tulisan ilmiah dalam berbagai bidang kimia baik yang berupa hasil penelitian maupun populer. oksidireduktometri. Elly Suradikusumah Latifah K. W. asidialkalimetri. Harjadi Stat .Rohaeti kUb4 232 Analisis Kuantitatif I 3(2-3)2 Metoda klasik dalam analisis kuantitatif yaitu gravimetri evolusi. komplekso dan kelatometri. elektrogravimetri. telrnik penulisan ilmiah.

kesetimbangan dan dinamika elektrokimia. simetri. penataulangan kationik intramolekul reaksi adisi dan eliminasi. Sri Saeni Latifah K.spektrofotometri umum. reaksi terhadap gugus karbonil. M. ikatan kimia. potensiometri. sifat-sifat gas dan teori kinetik gas. . larutan. proses transport dan difusi molekuler. Suminar S. KIM 342 Kimia Fisik I1 4(3 -3) 1 Pengenalan kuantum. Latifah K. spektrofotometri uv dan sinar tampak. reaksi perisiklik dan fotokimia. laju reaksi kimia. perubahan fasa dari bahan murni dan campuran sederhana. kimia koloid. mekanisme substitusi nukleofilik dan elektro6lik. sifat-sifat koligam. struktur atom dan molekd. reaksi radikal bebas.KIM 241 Kimia FisikI 3 (3 0) 2 Keadaan bahaa. dan proses pada permukaan. Darusman M. Achmadi Dondin Sajuthi Gustini KIM333 Analisis Kuantitatif I1 3 (2 -3)1 Analisis kuantitatif dengan cara konduktrometri. Darusman Risna Yetti KIM 323 Kimia Organik Fisik 3(3 0)1 Pendalaman struknu. Sri Saeni Zainal Alim M. termodinamika.

spektroskopi resonansi magnet inti. Darusman M.fluorimetri. . kromatografi gas. meliputi spetroskopi absorpsi dan em. spektroskopi infra merah. Sri Saeni RIM 334 Analisis Instrumental 3 (2 3)2 Metode analisis kimia dengan peralatan modem. spektrokopi nyala. Elly Suradikusumah Latifah K. dan polarograti.

Juga dibahas komposisi mahluk hidup serta struktur. entalpi kalor dan kalor reaksi.spektroskopi massa. Dondin Sajuthi star KIM344 Kinetika Kimia 3 (3 0) 2 Hukum aksi massa. energi aktivasi. Anwar Nur Staf KIM343 Termodinamika 3 (3 0) 2 Teknik operasi matematik. Kinetika enzim. Hukum I Termodinamika. Hukum I11 Termodinamika. dan analisis asam amino. fungsi energi bebas dan penerapannya pada perubahan fasa. entropi dan energi bebas Gibbs. sifat dan fungsi biomolekul penyusunnya seperti: karbohidrat. kromatografi cairan kinerja ti@. Oetomo Djajanegara Staf KIM352 Biokimia I 4(3-3) 1 Membahas jenis sel organisme dan ultra-struktum&i serta fungsi dari organel yang terdapat di dalamnya. gas ideal dan non-ideal. katalis heterogen dan reaksi-reaksi heterogen. standar entalpi. Hukum I1 Termodinamika. ordo-reaksi. proses absorpsi. teori kecepatan reaksii fotokimia. M. protein dan . lipid. katalis asam-basa. mekanisme reaksi. penerapan Hukum I pada gas. penerapan fungsi enersi energi bebas pada perubahan-perubahan kimiawi.

M. Metabohme dari seluruh makro-molekul seperti karbohidrat. M. Pemanfaatan enersi dan senyawa hasil metabolisme yang diperoleh mahluk hidup. Keterlibatan vitamin dan mineral dalam proses metabolisme. Hawab Staf . lipid danprotein. Hawab S taf KIM 352 Biokimi I1 4 (3 3) 2 Lanjutan Biokimia I.asam amino serta air dan mikronutrien-esensial untuk pemenuhan kehidupan organisme seperti: vitamin dan mineral.

kebijaksanaan. persiapan penelitian. faktor kebetulan dalam penelitian. F. daya khayal. Achmadi M. Anwar Nur KIM 435 Radiokimia 32-3)l Mempelajari dasar reaksi inti. teknik labelling. hypotesis. pewaan radioisotop dalam penelitian kimia dan biologi. pengamatan. kesulitan-kesulitan dalam penelitian. percobaan. S taf KIM 403 Metoda Penelitian 2 (2 0)1 Penelitian kimia. Djokowoeryo S. Pembahasan ditekankan pada penafsiran spektrum. Rumawas S taf . pengambiian keputusan. akal. pengamatan terhadap radiasi.KIM424 Struktur Molekul dan Spektrokopi 3 (2 3)1 Penerapan berbagai spektroskopi dalam penentuan struktur senyawaan organik. radiasi. Suminar S. intuisi.

bidang taqgen.Mata Ajaran Pilihan Wajib Jurusan KIM 304 Elektronika 3 (3 -0) Dasar elektronika dalam hubungannya dengan instrumentasi kimia meliputi konsep Fourier transform. gradien. integrasi dan diierensial. diferesensial pasti. Reaksi Oksidasi-Reduksii kimia koordinasi dan kelarutan dari UnsurISenyawa Anorganik ke dalam sistem Biologis. kekontinuan. garis . Stoke. tumbuhan. diferensial total. minimum. Bilangan kompleks. Staf KIM 313 Kimia Bioanorganik 3 (3 0) 2 Penerapan Reaksi Asam-Basa.normal. maksiium. koordinat silindrik. fungsi kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. turunan parsial turunan berarah. koordinat polar. Sudarsono Hendra Adijuwana KIM 305 MAT222 Kalkulus Lanjutan 3 (3 -0) 1 Fungsi peubah ganda: limit. Hendra Adijuwana KIM325 Kimia Bahan Alam 2(2-0)l Cara-cara isolasi ekstraksi dan penentuan stnrktur. integral ganda: integral ganda dua luas. dalil-dalil Gree. sifat-sifat fisik dan kimiawi. mikroba) misal . sistem spektrofotometer dan spesifikasi instrumen. volume. sintesis parsial atau total senyawa-senyawa yang berasal dari pelbagai produk alam (hewani. Pengantar kepersamaan diferensial. luas permukaan.turunan ordo tine.

RMT Sutamiharja Dudi Thohir KIM 326 Kimia Polimer 3 (3 0)2 Reaksi pembentukan polimer.senyawa-senyawa aromatik. zat pewarna. polimer sintetik $an hayati beserta reaksinya. steroid. termodinamika dan kinetika polirnerisasi. heterosikli alkaloid. hormon. antibiotik dan produk kimia lainnya. fenolik. . vitamin.

biosintesa hormon dan senyawa lain yang berperan dalam proses biologis mahluk hidup lain. dan ikatan rangkap. postulat dan prinsippr@ip umum mekanika kuantum. sistem tiga dimensi. oksilator harmonik. Suminar S. lipid. Metabolisme dasar: regulasi kegiatan en& dalam metabolisme dan aspek metabolisme khususyang berlangsung pada tumbuhan. Achmadi Aryetti KIM 345 Kimia Kuantum 3 (3 0)2 Persamaan Shodinger dan penerapannya. nitrat. menyusun strategi dan menganalisis sintesis organik. Hendra Adijuwana Staf KIM 353 Biokimia Tumbuhan 3(3 0) 1 Pemahaman tentang sel tumbuhan substruktur dan fungsinya. oksidasi dan reduksi. struktur dan resonansi molekul kompleks. M. Sjachri Zuraida Fatma P. reaksi pada ikatan C-H tak aktif. reaksi Diels Alder. Juga dibahas reduksi sulfat. penggunaan organoborana dan organosilana.perincian fisik polimer. KIM 327 Sintesis Kimia Organik 3 (1 6) 2 Merancang. biosintesa karhohidrat. Staf . pengujian dan penggunaan polimer. Djoko Soedarmo M. pencetakan. serta senesens fotosintesis fiksasi nitrogen. Pembahasan digolongkan ke dalam pembentukan ikatan karbon-karbon tunggal.protein dan asam nukleat serta keterlibatan mineral dalam metabolisme tersebut.

. dan teknik analisa. Pemilihan cuplikan dan cara perlakuan cuplikan. Pemilihan topik penelitian. Pemisahan senyawa-senyawa pengganggu analisis. deproteinasi cuplikan.KIM354 Teknik Penelitian Biokimia 3 (2 -3)2 Cakupan penelitian Biokimia. Pemisahan dan pemekatan serta pemurnian enzima.

energi dan lingkungan. Sri Saeni Mata qjaran Piiihan KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 3) 1 Pembahasan tentang pengoperasian metode fisika dan kia dalam pemisahanfpemurnian yang diperlukan untuk penetapan struktur molekul. Kebutuhan gizi untuk kehidupan. Faltuleus dan intoleransi makanan. . Zat toksin dan pengganggu dalampemanfaatan zat gizi di dalam tubuh. pengawetan makanan. Aisjah Girindra Staf KIM 355 Biokimia Nutrisi 3 (2 -3) 2 Zat makanan clan zat gizi. kimia obat dan terapi kiia.Uji keaktifan enzim secara kualitatif dan kuantitatif. Selulosa dalam diet. pencemaran air dan udara. Kebutuhan enersi dan pemanfaatannya. kimia pertanian. Norman R Anwar S taf KIM 361 Kapita Selekta Kimia 3 (3 0) 2 Aplikasi kimia radio. fdtrasi gel dan pelbagai teknik kromatografi serta teknik analisis lainnya. M. lemak dan rninyak. Pola makan dan penyakit metabolik. Diet lengkap dan seimbang. pertumbuhan dan produksi serta ketahanan kekebalan tubuh. serta senyawa-senyawa steroid. Malnutrisi protein kalori. Elektroforesis.

padat-gas. padat-carian. Sjachri Purwantiningsih KIM 446 Kimia Permukaan 3 (3 0) 2 Antar permukaan cairan gas dan cairan-cairan. Sri Saeni . M.M. emulsi dan busa. reologi. muatan antar permukaan.

Enersi panas. biologis. . keterlibatan protein dalam sistem imun tubuh. ~isjah Girindra Staf KIM 458 Bioenergetika 2 (2 0) 2 Transformasi enersi biologis. Hambatan dalam sintesis sistem imun tubuh khususnya yang diakibatkan oleh metabolit tubuh. M. Dasar termodinamika dan dampak biologis. keseimbangan membran dan lapisan ganda. Djoko Soedarmo. Galisis konformasi dan gaya penentu struktur. Darusman Syahriza KIM 456 Pengantar Biokimia Industri 2 (2 0) 1 Pemanfaatan mikroba untuk transformasi biokimia. teknik determinasi struktur dan fungsi-fungsi. pengaturan aktivitas biologis. Latifah K. interaksi ligand pada keseimbangan dan kinetikanya.KIM 447 Kimia Biofisik 3 (3 0) 2 Struktur molekul bioldgis. Proses selular dengan reaksi isotermal. Pemanfaatan limbah dalam penanggulangan polusi industri ke lingkungan. Peran ADN dan ABN dalam sintesis antibodi dan antigen. Deteksi dan pengenalan jenis protein yang terlibat dalam sistem imun tubuh. Staf KIM 457 Pengantar Imunokimia 2 (2 0) 1 Dasar-dasar imunokimia. Aspek kerekayasaan biokimia fermentasi. serta pengendalian proses.

Djoko Soedarmo M. . Translokasi aktif dan biolostrik. dan transfer energi kimia. Katalisis dan energi aktivasi. ATP. Staf KIM 459 Vitamin dan Enzim 3 (3 0) 2 Uraian tentang sifat-sifat kimia tiap vitamin. Biosintesis ATP Aerobik di Mitokondria. Peranan vitamin dalam sistem enzim yang mengatur dan mengarahkan jalur meta- . Pertumbuhan dan biosintesis. Biosintesis ATP Anaerobik.Enersi bebas dan enersi kerja.

dan lipida lain. daging dan produk dari daging. Sjachri M. Darusman Elly Suradikusumah M. fasa padat tanah. tanah-tanah masam. M. karbohidrat dan protein. Juga dibicarakan mengenai palvor dan aroma makanan. tanah-tanah berkadar garam tinggi. sifat dan mekanisme kerja enzim dan koenzim dalam kaitan dengan kerjanya dalam metabolisme seluler. Hambatan antimetabolit dan rangsangan senyawa kimia tertentu terhadap daya kerja enzim pada mahluk hidup. Norman R Amar Staf RIM 461 Kimia Pangan 3(3-0)2 Membahas sifat-sifat fisik dan kimia. biji-bijian dan food additive. pertukaran kation. Latibh K. Anwar Nur KIM 462 Kimia Tanah 3(3-0)l Prinsip-prinsip kirniawi penting. Sri Saeni KIM 463 Kimia Tumbuhan 3(2-3)1 Metoda dan analisis tumbuhan secara umum . proses oksidasi-reduksi dan ion-ion penting dalam tanah. susu dan produk-produk dari susu. Klasifikasi.bolisme dalam tubuh. retensi molekuler dan anion. pelapukan dan perkembangan tanah. komposisii perubahanperubahan yang te rjadi selama pengolahan dari penyimpanan serta dasar-dasar teknologi dari komponen kimiawi yang terkandung dalam bahan pangan yang meliputi antara lain lemak. sayuran dan buah-buahan.

dan metode analisis khusus dari senyawaan yang umum terdapat dalam tumbuhan seperti fenol. dan distribusi. lipida. struktur. alkaloid dan senyawaan nitrogen lain. pengenalan sifat kimia. gula. terpenoid. asam organik. Elly Suradikusumah Hendra Adijuwana . dan makromolekul.seperti ekstraksii isolasi dan identifikasi.

energi bebas. termodinamika kimia air. interaksi elektrolit dan permukaan tanah. toksikologi. sifat Gsik dan kimia air. M. kimia dan biologi yang mempengaruhi liigkungan. paramater fisik. M. tanah. Latifah K.dalam air. kelarutan zat . fisik dan aktivitas . dan gas-gas beracun terhadap makhluk hidup.KIM 464 Kimia Lingkungan 3(2-3)l Dasar-dasar ekologi. proses-proses pengendapan dan pelarutan. kirnia koloid organik tanah. Sri Saeni KIM 465 Kimia Air 3(2 -3)1 Struktur air. dan struktur kimiawi mineral liat. redoks dan sel elektrokimia fasa padat dan permukaan partikel tanah. logam-logam berat. oksidasi reduksi dan antar permukaan pada larutan. Darusman Hendra Adi Juwana KIM 467 Kimia Obat 3 (3 0) 2 Sifat-sifat kimia. pelestarian dam. pengaruhpengaruh pestisida. secara pemantauan kualitas lingkungan (air. keseimbangan dan kenetika reaksi. Sri Saeni KIM 466 Kimia Fisik Tanah 3 (3 0) 2 Sifat kimia fisik komponen. udara) di samping itu juga dibicarakan perjalanan zatzat pencemar dalam tubuh dan bahayanya terhadap kesehatan. siklus hidrologis.

industri kimia. berbagai jenis bahan bakar baik gas. Dondin Sajuthi Staf KIM 468 Kimia Industri 3 (2 3) Energi. industri farmasi. hubungan struktur dan aktifitas serta obat metabolisme dari obat. sabun. cair maupun padat. industri makanan. proses pembuatan obat. Minyak.biologi dari obat. Industri bahan bangunan. . lemak. dan industri-industri lain.

toksisitas dan metabolisme pestisida dalarn tubuh. RT. Elly S. pemisahanlpemurnian dan kegunaan dalam industri. kertas. pengaruh pestisida terhadap satwa liar dan gangguan (hazzard) terhadap manusia dan hewan. wa kerja. Zat-zat (agent) yang bersifat toksin (teratogen. evaluasi toksikologi. faktor-faktor yang mempengaruhi toksikologi. wcinogen. hemiselulosa.M. distribusi dan ekskresi toksikan. pestisida di lingkungan.logarn berat. absorbsi. plastik dan karet. RT. meliputi segi struktur. Suminar S. pestisida. Achmadi Tun Tedja Irawadi KIM 470 Pestisida 3 (3 0) Klasifkasi dan jenis pestisida. Sutamihardja . Sutamihardja KIM 471 Toksikologi 3 (3 0) Luas dan lrngkungan toksikologi.M.detergen. proses-proses kirnia pada pengilangan minyak dan industri petrokimia. Suradikusumah Staf KIM 469 Kimia Kayu 3(2-3)2 Pembahasan dibagi ke dalarn empat golongan senyawa: selulosa. pulp. fitotoksin dan lain-lain). food additive toxin hewani. liquid dan zat ekstraktif. reaksi kimia. metabolisme zat-zat toksii.

Pertumbuhan dan diferensiasi. asimilasi senyawa-senyawa anorganik.air sebagai bahan penyusun sel. zat-zat pengatur tumbuh. proses transport sel jaringan dan tumbuh. Yusuf Staf BIO 231 Fisiologi Tumbuhan 4(3-3)4 Struktur dan fun@ sel. Proses transfer informasi genetik. respirasi.. Struktur dan siklus organisme.Mata qjaran dari Jurusan Lain BIO 201 Genetika Dwir 4(3-3)4 Genetika Mendel. Genetika ekstrakhromkmik. Regulasi ekspresi gen. fisiologi biji. hubungan air. Struktur dan organisasi genom organisme. Mutasi genik. Prasyarat: BIO 101 M. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. Prokaryoto dan eukaryoto. tumbuhan vegetatif dan generatif faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh. Pemetaan gen pada virus. berbagai macam struktur dan aktivitas . Perubahan genom.tumbuhan. fotosintesis. fotorespirasi. nutrisi mineral. Manipulasi genetik. Struktur kimia material genetik. Prasyarat: BIO 101 Said Harran Staf BIO 231 Mhbiologi Dasar 3 (2 3) 4 Dasar-dasar mikrobiologi.

susunan kimia sel berbagai organel dan fungsinya. Sunajo Sastrohadinoto Staf . serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. nutrisi. pertumbuhan. terutama bakteri.sel.. Prasyarat: BIO 101 Ratna Sari K. sel prokaryoto dan eukaryoto. star BIO 310 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur.

Sumber-sumber galat dalam percobaan dan teknik-teknik untuk mengatasinya. entropi. sel. Rancangan lingkungan. teknii kultur mumi. Proses-proses adiabatik. AH. Hidayat Pawitan Saedarsono Edward H. Rancangan perlakuan. Hukum kedua termodinamika. energi internal dan entalpi. Wigena M. S. Persamaan Clausius Clapeyron. sel somatik media hara. S. Diagramdiagram. Harran Staf GFM 241 Termodinarnika Atmosfer 3(3-0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. baik daridalam maupun dari luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostasis). Hartini Sjafri Sikar Staf BIO 401 Kultur Jaringan 3(2-3)7 Penggunaan etur jaringan beserta latar belakang teorinya. Analisis . Masalah dalam pengurusan respons percobaan.BIO321 Fisiologi Hewan 4 (3-2) 6 Asas dan konsep yang umumdari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. Sjamsun STK 332 Perancangan Percobaan 4(3-3)6 Maksud dan tujuan merancang percobaan. hormon dan diferensiasi. Teladan analisis untuk beberapa rancangan baku. Asas-asas perancangan percobaan. kultur organ. Siregar STK 282 Pemrograman Kornputer 4(4-3)4 Pemrograman dengan bahasa FORTRAN atau PASCAL.

kovarians. Mattjik M.A. Sjarkani Musa . A. Anggapan-anggapan yang melandasi suatu model analiiis ragam dan uji-uji kesesuaiannya.

Latifah K Darusman S taf KIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. kesetimbangan. M. kesetimbangan dan asam basa. kimia lingkmgan. Elly Suradikusumah Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3(2-3)l Bahan dan pengukuran. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. campuran. daftar periodik dan sifat-sifat atom. kimia hayati dan kimia lingkungan. teori atom. asam basa dan pH.KIM 100 Kimia Dasar 3(2-3)l Stoikiometri. dasar-dasar ikatan kimia. stoikiometri. kinetika hia. kimia inti. gas. termodinamika. spektroskopi dalam penen- . kinetika. pengantar ke kimia organik. alkohol aldehida/keton. reaksi redoks. asam dan turunannya. Anwar Nur Staf KIM 225 Kimia Organik 3 (3 0) 1 Reaksi dan mekanisme reaksi golongan hidrokarbon. elektron dalam atom. kimia inti.

Achmadi Staf KIM 236 Kimia Analitik 3 (2 3) 1 Stoikiometri. khromatografi. elektroforesis. Elly Suradikusumah W. metode analisis kualitatif. pengendapan dan reduksi oksidasi. spektrometri. Ha qadi . titrimetri berdasar reaksi matematis. gravimetri. Suminar S.tuan struktur. karbohidrat. stereokimia. protein. asam nukleat. lipid.

pengenalan reaksi. Saeni IhnTedJ0Irawad. termokimia. regulasi metabohme.zi. entropi.i KIM 250 Pe-tar Biokimia 3(2-3)l Membahas siklus enersi hayati. Saeni Latifah JL Darusman Dondin Sqjuthi KIM 243 gimia Fisik dan Koloid 3 (2 3) V2 Hh termodbm&a. S. gi. M. kesetimbangau kimia. fiksasi nitrogen. pembusukan . dinamika kimia. termokbnia. proses transport kofoid.KIM240 gimia Fisik 3(2-3)W Memplajari hukum termodinamika. sifat-sifat larutan. campuran koloid. pengenalan kimia kuantum dan sCruktur molekul. fotosintesis. sifat-sifat larutan. DanJsmas MS. sifat clan kesetimw permLatitah K. entropi.

karbohidrat dan lipid. Aisyah Girindra. tentang protein. Vitamin. protein. protein. asam amonia serta kelompok-kelompoknya. karbohidrat. hormon dan asam nukleat. Topik di atas dibahas seeara biologis.dan pengawetan. enzim. asam nukleat. Mansyur Hawab Staf . bioenergetika serta hubungannya dengan metabolisme karbohidrat. Djoko Soedarmo Mansyur Hawab Staf KIM 251 Biokimia Umum 3 (3 0) 2 Membahas aspek kimia biofuika kehidupan. proses penyakit dan pembentukan antibodi. lipid. dan regulasi metabolisme. vitamin dan mineral. lipid. KIM 252 Biokimia I 3 (2 3) 1 Membahas biokimia 6sik kehidupan. hormon. fermentasi dan pengantar bioteknologi.

UV. M.KIM 253 Biokimia I1 3 (2 -3)2 Melanjutkan pembahasan asam nukleat. Mansyur Hawab Staf KIM 330 Pengenalan Alat-alat Laboratonurn 2 (1 3) 1 Membahas dasar teori dan penggunaan alat-alat laboratorium seperti pH meter dan potensiometer. metabolisme karbohidrat-lipidprotein. pemisahan asam amino. pengantar metabolisme. IR). AnNur Staf KIM 537 Telolik Laboratorium 3 (2-3) 1 Elektronika. M. pengantar fermentasi dan bioteknologi. integrasi metabolisme. spektrofotometer (Visible. Khromatogra6. khromatografi. spektroskopi. pencernaaa. enzim. Anwar Nur Hendra Adijuwana KIM 568 Kimia byu 3 (3 0) 1 Komponen kimia .

cara identifbsi racun tertentu. Sutamihardja . RTM. Suminar S. dan sebagainya. Staf KIM 567 T~Lsik~Iogi 2 (2 0) 2 Dasar-dasar toksikologi. pengolahan kimia Lap (arang. toksikologi lingkungan.kayu(sellulosa. devirat selluloea). toksisitas obat. Hubungan struktur kimia dan aktivitas &at. hemi sellulosa. lignin dan zat extraktif). ferment@ pengaweian. uji toksisitas. Achmadi KIM 569 Kimia Obat-obitan 2 (2 0) 2 Golongan zat kimia yang dijumpai pada obat seperti alkaloid.

tetapi dengan tingkat kedalaman ilmu yang lebih jauh dksuaikan dengan jenjang pendidikan. respirasi ekskresi. fosfor dan mineral sehubungan dengan fdosintesis dan desiminasi yang kontinyu. Peranan ekse enzim terhadap reaksi aerobik dan anaerobilr dalam tanah. Djoko Soednwo M.Membahas hai yang sama dengan KIM 476. nitrogen. Siklus energi. . Star KIM581 Biddmia Komparatif 3(3-0)2 Membandingkan mekauismc odmoregulasi. zat karbon. KIM S19 Bioldmia Tanah 3 (3 0)1 Tanah sebagai suatu sistem di mrnr terjadi pertukaran zat oleh mikroba tanah-dan bghqpmya.

tumbuhan dan mikroba dihubungkan dengan tingkat perkembangan organorgannya. monometxi. metode warburg. KIM 582 Tbik helltian BioMmia 3(2-3)2 Teknik laboratorium untuk penelitian jaringan dan cairan hayati penman alat-alat khusus. KIM 584 Metabolisme In termedier 3 (3 0)2 sku swei dari tapak-tapak jalan metabolisme dengan perhatian khusus tentang stud-stud pada hewan . Djoko Soedarmo M. darat. Degradasi deterioratif bcrbagai bahan hayati.serta metabolisme kehidupan air tawar. Djoko Soedarmo M. Aisjah Girindra Star RIM 583 Detuiomi Hayati 2 (2 0) 1 Berbagai faktm fisilr. elektroforesis dan sebagainya. kimia dan hayati yang berperan dalam proses pembusukan dan ke& bahan hayati. air asin.

utuh. Biosintesis dari konsthen tenunan yang penting seperti karbo- .

. asam amino dan protein. respirasi ekskresi dan homeostati. pengaturan hormon terhadap rcaksi-reaksi metabolik. led asam-asam nukleat dan porfirin. hormon dan membran dalam ~neqptur r d di tingkat sel. Staf KIM 586 Mttobdisme Mineral 2 (2-0) 1 Metabolisme mineral essensial. ~e&uk di sini peranan enzim. Diskusi mengenai perkembangan mutakhir dalam metabolisme mineral seperti fortifbi dan "enrichment" mineral.maltannn dengan mineral essensial. Interaksi bahan.hidrat. zat sederhana dan kompleks dalam memelihara keteraturan dan kenorrnalan metabolisme. KIM 585 Regulasi Metabolisme 2(2 0)2 Peranan berbagai ion. Djoko Soedawo M. non essensial dan mungkin essensial dalam diet. Jalur metabolisme termasuk absorb& retensi dan ekstensi mineral dan sebagabya.

dan kegunaannya bagi sistem hayati: sianogen. KIM588 MetPbdisme Dalam Rumen 4(3 3)2 Menelusuai proses puubahan zat makanan di dalam men.llhaslllran oleh kehidupan tertentu serta mekanisme pembentukannya. peranan mikro organisme. zat fenolik anbiiotik dan sebagainya. Djoko Soedarmo M.@. . Fkiologi organ yang bersangkutan dan perbandingan fmgsi rumen pada berbagai ruminansia juga . Berbagai zat yang secara khas c. proses bio siattais protein dan hubungannya dengan penggunaan energi hay& Peranan NPN dan karbohidrat seam khusus di dalam rumen dan sel adaptasi terhadap berbagai sumber at.Norman R Anwar KIM 587 Metabolism Sekunder 2(2 0)1 .

Staf .dibicarakan dengan mctode pemanfaatannya.

rasa komposit. Uraian metabolisme parasit yang menentukan mengapa harus hidup tergantung pada mahluk lain. Ditekankan pada bentuk senyawanyaserta mekanisme gangguannya dalam metabolisme. Djoko Soedarmo M. Pengaruh parasit pa& produktivitas hewan maupun ternak dilihat dari segi metabolisme dan reaksi-reaksi khusus yang normal terjadi pada saluran reaksi perubahan suatu metabolit. analisis zat citarasa. teknik isolasi konsentrasi. Juga uraian tentang kandungan zat metabolit pada parasit. Dibicarakan . kimia dengan citarasa. KIM 682 Biokimia Parasit 3 (3 0) 1 Uraian metabolisme dan kebutuhan gizi hewan dan parasit pada metabolisme protein dan energi yang normal. metode pendekatan paneling. Hubungan antara struktu. Staf KIM 683 Senyaw8 Antibiogenik 3 (2 0) 1 Mempelajari senyawa-senyawa anti biogenik yang terdapat di dam. Pengukuran secara kuantitatif akibat parasit pada kelakuan keragaman hewan.KIM 681 Penelidan Citarasa 3(2-2)l Pengertian rasa dasar. bau dan citarasa.

gerak melingkar. dinamika. zat magnetik.2. dielektrik. momentum sudut. perubahan fasa. interferensi. medan'magnet. potensial listrik.pula tentang akibat mekanisme gangguannya ditinjau dari sudut nutrisi.4. mekanika fluida. hukum-hukum termodinamika. termow suhu dan kalor. Listrik magnet: medan listrik. ke rja dan energi. listrik imbas. pemuaian. Mekanika: kinematika. difraksi polarisasi. arus balik gelombang: gejala gelombang elektromagnetik. Hanedi Darmasetiawan Hidayat Pawitan Soedarsono . arus searah. momentum linier. Aisjah Girindra 8. pindahan panas. Jurusan Geoiisika dan Meteorologi GFM U1 Fisika Dasar 3(2-3)2 Pengukuran dasar dan sistem satuan.

arus searah dan bolak-balik. Suhu udara dan suhu tanah. teknik d@t. rangkaian RLC. rangkaian logika. mesin pendingin. Mesin-mesin kalor. Hukum-hukum termodhmika. filter. Radiasi surya: intensitas dan lama penyinaran. Tekanan udara angin. M. Gelombang elektromagnetik: pemanfaatan dan pembentukannya. presipitas . mesin pengering. suhu. arusbolak balik. Fisika bangunan. penyearahan. Mesin pendingin. B1. awan. Meteorologi fisika: struktur atmosfer. Elektronika. penyearah. arus searah. hujan dan neraca air. Soedarsono GFM 234 Fisika Teknik 3 (2 3) 2 Pengelolaan energi. stabiitas atmosfer. KlasiGkasi ildim dan iklim Indonesia secara singkat. de Rozari GFM 221 Pengantar Meteorologi 3 (3 0) 4 Arti dad peranan ilmu cuaca. penguat. Siklus air: penguapan. transfer energi. Hidayat Pawitan Hanedi Darmasetiawan GFM 211 Klimatologi Dasar 3 (3 0) 3 Komposisi dan lapisan atmosfu bumi. penguat filter. awan. motor bakar. semikonduktor. tekanan udara dan adgin. kualitas sinar dan panjang hari.GFM 233 Fisika Terapan 3 (2 -3) 1 Energi pemanfaatan dm pembentukannya. Elektrouika.

dan peramtan. Pengedan.N. Heny Suharsono GFM222 Instrnmentasi Meteorologi 3(2-3)4 Stasiun meteorologifldimatologi meliputi perencanaan. pusat tekanan rendah (siklon) dan pusat tekanan tinggi (anti siklon) di daerah tropik. kalibrasi dan pemasangan di lapangan alat-alat . front. pengelohan. Satuan-satuan besaran unsur cuaca. Meteorologi sinoptik massa udara. Peramalan cuaca. Radar clan satelit cuaca singkat. Ahmad Bey Abqjamin A.dan thunderstorm.

Teknik-teknik pembuatan alat-alat pengukuran. Moh. energi internal dan entalpi Proses-proses adiabatik. Persamaan Clausius Clapeyron. Hidayat Pawitan Edward H. Kalkulus fungsi peubah tunggal dan ganda.pengukuran cuaca. Efisiensi pemakaian air oleh tanaman. entropi. Soedarsono GFM 235 Matematika Fisika 4 (3 3) 3 Deret dan uji konvergensi. Evaporasi dan kelembaban udara. Effendy Manan Soedarsono GFM 232 Fisika Pertanian 3(2-3)3 Energidantransfer energi. Diagramdiagram. Hukum kedua termodinamika. Analisis numerik. cuaca sederhana. Persamaan diferensial biasa dan bagian fungsi kompleks. Siregar GFM 312 Geografi Fisika 3 (2-3) 5 Sejarah terbentuknya bumi. Efisiensi penyadapan energi surya. Pengaruh suhu dan angin terhadap pertanaman. sistem pelaporan dan publikasi data dan iklim. Pengumpulan. Hidayat Pawitan Sidikrubadi Pramudito GFM 241 Termodinamika Atmosfer 3 (3 0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Geografi regional (seluruh .

Pengolahan dan penyajian data . Deskripsi bentuk-bentuk permukaan bumi secara umum. Geografi regional Indonesia. Teknik pemetaan wilayah iklim.dunia). M. Abdurrazaq GFM 313 Metode Klimatologi 3(2-3)6 Penerapan konsep-konsep matematika dan statistika dalam pengolahan data klimatologi.

BI. Analisa harmonik. Neraca bahan dan komponennya serta hubungamya dengan neraca air. Pengantar mikrometeorologi dan pendekatan kuantitatif. Heny Suharsono GFM 323 Analisis Meteorologi 3 (3 0) 5 Konsepkonsep analifi. Iklirn mikro dekat 'pelbagai macam permukaan dan pengubahannya oleh manusia. de Rozari Handoko Rini Hidayati GFM315 IUim-Iklim Tropika 3 (3 0) 6 Gambaran unsur iklim daerah tropik. M. penyebaran hujan.c sinopsis meteorologi. angin-angin lokal. Iklim regional wilayah tropik dengan tinjauan utama wilayah Indonesia. Analisa regresi dan korelasi antara unsur-unsur iklim. Pengaruh topografi dan kepulauan. suhu dan kelembaban udara. Klasiflkasi iklim. Analisis unsurunsur cuaca seperti suhq .klimatologi. Yonny Kusmaryono Rini Hidayati GFM314 Mikroklimatologi 4(3-3)6 Pengertian dan ruang lingkup iklim mikro. Klasifikasi iklim wilayah Indonesia. Pergerakan massa udara.N. Abujamin A.

Karakteristik semikonduktor. Rangkaian penyearah. FEST.tekanan dan kelembaban atmosfer permukaan. Ahmad Bey Yonny Koesmaryono Heny Suharsono GFM 326 Eleldronika 3 (2 -3) Pengukuran listrik. filter. Rangkaian logika konverter analog ke digital dan digital ke analog. BJT. penguat. Regulator arus dan tegangan. Choper. Detektor peka fasa. Analisis awan dan cuaca. Soedarsono . FlipFlop. Transistor. Analisis struktur vertikd atmosfer.

momentum dan energi Vortisitas dan sirkulasi. Ahmad Bey Hidayat Pawitan GFM 344 Fisika Atmosfer 3 (3 0) Mempelajari proses-proses fisi di atmosfer. Analisis data dan interpretasi citra khususnya dalam bidang agrometeorologi. Karakteristik radiasi objek. Imam Santoso GFM 372 Hidrometeorologi 4(3-3)6 Hubungan hidrologi dengan meteorologi. Penekanan pada mikrofsik dari pertumbuhan awan dan radiasi atmosfer. B1. de Rozari Hidayat Pawitan Soedarsono GFM 351 Pengantar Penginderaan Jauh 3 (2 3) DW-dasar fisika penginderaan jauh.GFM 342 Dinamika Atmosfer 3 (3 0) Sifat-sifat dan variabel utama dalam sistem atmosfer stabiditas atmosfer. Elemen penginderaan jauh. Prasyarat: GBM241 M. serta neraca energi sewa global. siklus hidrologi Presipitasi: penguhran . Persamaan massa.

ternak. Aliran permukaan. Heny Suharsono . Metoda penilaian jenis-jenis tanaman dan ternak yang sesuai dengan kondisi iklim setempat. D. perkolasi. Abujarnin AN.dan interpretasi data. manusia. perluasan kota. Peranan agroklirnatologi dalam perencanaan daerah pertanian. Pengaruh vegetasi. dan wilayah pembangunan terhadap siklus air. sungai danau dan waduk. Analisis data dan aplikasinya dalam perencanaan pertanian. infitrasi. tanaman dan hama penyakit di dalam kegiatan pertanian. air tanah. Murdiyarso Imam Santoso GFM 416 Klirnatologi Pertanian 3 (3 0) 7 Hubungan antara: iklim tanah. Evaporasi dan evapotranspirasi.

Stabilitas atmosfer. Peristiwa kondensasi. Metode untuk modifikasi proses alamiah di atmosfer. Proses pembentukan awan. tanaman clan ternak meliputi: kenyamanan wilayah-wilayah pemukiman manusia. tanaman dan manusia dalam hubungannya denp iklim/cuaca. Pewilayahan tanaman dan ternak.GFM 447 Modifikasi Cuaca 3 (3 0) Proses konveksi dan transfer panas. Handoko Rizaldi Boer GFM 471 Hidrologi . Heru Supriyanto Yonny Koesmaryono Rini Hidayat GFM Modelling dalam Agrometeorologi Arti dan manfaat dari modelling: Penyederhanaan hubungan data iklim dan data biologi. Keuntungan pemanfaatan permodelan agromet bagi petani. Penyebaran hama clan penyakit pada ternak. Soedarsono GFM 350 Biometeorologi Membuka cakrawala ' mahasiswa mengenai pengaruh iklim/cuaca terhadap manusia.

B1.3 (3 -0) Prinsipprinsip analisis hidroiogi meliputi: curah hujan. Henny Suharsono Heru Supriyanto Yonny Koesmarpnto GFM 490 Seminar 1sks8 M. air permukaan dan air tanah. de Rozari . Mudiyarso GFM 481 Iklim dan Lingkungan 3 (3 0) 7 Unsur-unsur iklim ssrta dampaknya terhadap lmgkungan hidup. D.

Jurusan Statistika STK 201 Pengantar J3Wmg Feluang 3 (3 0) 4 Ruang contoh kejadian. Yonny Koesmaryono GFM 493 hrya Ilmiah 3sks7dan8 M. Murdiqarso GFM 492 Kapita Selekta Ged~sika Meteorologi 3 (3 0) 7 Pembahasan topik-topik penting tentang geofisika dan meteorologi. Peubah acak dan fungsi sebarannya. Peluang suatu kejadian bebas atau bersyarat. Analisis kombiiatorik. Peluang bersyarat dan kaedah Bayes. Rini Hidayati 8. baik di bidang praktek.GFM 491 Teknik Penulisan Ilmiah dan 3 (2 3) 7 Telaah Pustaka Tatacara penulisan ilmiah dan penelaahan pustaka dalam bidang agrometeorologi.43. D. BI. de Rozari GFM 498 Telaah Lapangan Agrometeorologi 4 sks 8 Mengantarkan mahasiswa untuk mengenal berbagai aspek dan disiplin yang berhubungan dengan agrometeorologi. Dalil-dalil peluang. Rantai Markov dan Proses Stokastik. . maupun dalam bidang pengelolaan sumberdaya dam dan Siungannya. Penekanan pada pembahasan tentang peubah acak diskret.

Totong Martono . Diagram alir.Pemecahan masalah dengan komputer. Perangkat keras dan lunak.Barizi Krisnamurti Hasibuan STK 281 Ilmu KomputerI 4 (3 3) 3 Sistem komputer. . Bahasa BASIC.

transformasi linier dan bentuk kanonik. Pernodelan keragaman melalui kaedah peluang dan. Analisis ragam untuk perbandingan nilai tengah. Analisis Tabel Kontengensi dan Rancangan faktorial. Pembahasan mengenai populasi dan contoh. histogram dan dahan-daun. Andi Hakim Nasoetion Bunanvan Surnarlim MAT 212 Aljabar Linier 3 (3 -0) 3 Vektor dan ruang vektor. Matriks dan pengolahannya. Sistem persamaan linier dan metode penyelesaiannya bentuk dilinier dan kuadratik. Regresi linier dengan dua peubah. pangkat. Pendugaan parameter dan uji hipotesis. ukurao pemusatan dan penyebaran data persamaan garis dan penyajian dalam tabel. survai dan percobaan. Totong Martono STK 211 Metode Statistika I 4 (3 -3) 3 Pembahasan mengenai ruang liigkup dan kegunaan statistika. Daftar frekuensi. Analisis regresi dan korelasi sederhana. Penyederhanaan data. Akar ciri dan vektor ciri suatu matriks.STK282 Ilmu Kornputer I1 4 (3 -3) 4 Pemrograman dengan bahasa FORTRANatau PASCAL. fungsi sebarannya. Andi Hakim Nasoetion Bunarwan Sumarlim STK 212 Metode Statistika I1 4 (3 -0) 4 Metode pengumpulan data. Determinan. Yulio Adisantoso Budi Susetyo MAT 221 Kalkulus I1 3 (3 0) 3 . diagram kotak garis dan panwan titik.

Bambang Sumantri . Vektor. Bentuk tertentu dan integralnya talc wajar. eksponen dan trigonometri berikut kebalikan. Deret gantitanda dan deret taylor. fungi vektor dan turunannya.Fungsi-fungsi logaritma. Sikuens dan deret talc hingga. turunan dan integralnya.

koordinat polar. metode penyelesaian dan penerapannya. Eksistensi dan kekhasan jawaban. Sistem linierltaklinier. koordinat silindrik.MAT222 Kalkulus 111 3 (3 0) 4 Fungsi berganda. Metode statistika berdasarkan urutan. Masalah nilai ekstrim dan turunan ordo tinggi. Krisnamurti Hasibuan STK 315 Statistika Nonparametrik 3 (3 -0) 5 Pembahasan teknik statistika bagi data tanpa asumsi kenormalan. Itasia Dina STK 305 Operation Research 3 (2 -3) 6 Definisi dan deskripsi metode-OR. limit kekontinyuan dan turunannya. Formula dan analisis masalah antrian dan perbekalan. Persamaan diferensial linier ordo-1 dan ordo-n. Pemodelan linier berkendala (linier programming). . berpasangan dan analisis korelasi. Dalil-dalil Green dan Stokes. Pengintegralan ganda. Forrnulasi dan penyelesaian masalah transportasi. metode simpleks dan perluasannya. integral ganda-dua. tanda dan urutan bertanda dalam pengujian hipotesis bagi contoh bebas. Analisis jaringan. Analisis ragam satu arah dan dua arah. Pengantar ke bilangan kompleks dan persamaan deferensial Bambang Sumantri MAT323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 -0) 5 Bentuk umum persamaan diferensial.

kesimetrikan dan pencilan data. Transformasi dan analisis sisaan. Pembahasan dititkberatkan pada pemisahan komponen sistematik dan stokastik dengan metode resisten dan peragaan grafik. karakteristik.Bunarwan Sumarlim STK 311 Eksplorasi Data 3 (2 -3) 5 . Pemeriksaan pola. Aunuddin Anik Djuraidah . Metode robust untuk nilai tengah dan regresi. persamaan garis dan tabel dua-arah. Penelusuran struktur data.

Pengujian hipotesis (kaedah Neyman-Pearson). Rambe M. A. A.STK 321 Teori Statistika I 3 (3 0) 5 Peubah acak kontinyu dengan fungsi sebaran. A. Statistik cukup dan statistik lengkap. Percobaan faktorial. Mattjik M. Pembahasan mengenai sebaran fungsi peubah acak. bertahap dan bergerombol. faktor bersilang. Limit. faktor terpaut dan faktorial dua-taraf. Rancangan bujursangkar latin. Prinsip kemungkinan maksimum. Pendugaan parameter secara biasa. tersarang dan susunan tabel analisis ragam). Rancangan penarikan contoh acak sederhana. Sjarkani Musa STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah 2(1 3) 5 Penugasan konsultasi terhadap topik . Rancangan petak terpisah. marjinal dan bersyarat. hukum bilangan besar dan dalil limit pusat.Uji nisbah kemungkinan dan uji paling kuasa. A. Sjarkani Musa STK 332 Perancangan Percobaan 3 (2 -3) 6 Prinsip-prinsip dasar perancangan percobaan. berlapis. Rambe STK 322 Teori Statistika I1 3 (3 -3) 6 Pendugaan parameter dan selang kepercayaan. Efisiensi pendugaan parameter (dalil Rao-Blackwell).A. melalui nisbah dan regresi. berpeluang dan sistematik. Rancangan acak lengkap dan kelompok. Pembahasan struktur percobaan dan perlakuan pengacakan. Fungsi sebaran bersama. Penarikan contoh acak. kepekatan dan pembangkit momennya. Pembanding efisiensi rancangan dan penentuan ukuran contoh. Rambe STK 331 Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) 5 Dasar-dasar penarikan contoh.

. Pembahasan tentang cara pendekatan dan pemecahannya dengan analisis yang sederhana dan tepat.penelitian mahasiswa Si dari jurusan lain.

Manajemen data: penyusunan basis-data dan sistem informasi. Teladan penggunaan simulasi dalam pemodelan. Aunuddin Barizi STK 342 Karya Tulis I 2 (1 3) 6 ~enulisan dan penyajian hasil konsultasi pada STK 341. Simulasi fungi peluang.a dengan arahan berupa diskusi kelas oleh dosen. Ayi Hamim Wigena Julio Adisantoso STK 385 Metode Simulasi Konsep dasar dan teknik pembangkitan bilangan acak. M. Metode Monte Carlo dan metode reduksi keragaman lainnya. operation research dan teori statistika dengan bantuan komputer. Pembahasan tentang struktur dan algorima paket-paket tersesbut.Kegiatan ini dititikberatkan pada inisiatif mahasis\i. Kegiatan meliputi penjelasan tentang teknik penulisan dan penyajian lisan. Anik Djuraidah . Sjarkani Musa Bambang SumanM STK 381 Komputasi dan Manqjemen Data 4 (3 3) 6 Pengenalan dan penggunaan paket-paket utama analisis statistika.

Mattjik . Penekanan pada fungi peluang normal. analisis ragam dan analisis peragam. Pembandingan nilaitengah secara serentak. Penerapannya dalam regresi. k A.STK 421 Pengantar Model Linier 3 (3 0) 7 Metode kuadrat terkecil dan pengujian hipotesis linier. Uji hipotesis dan pendugaan selang kepercayaan bagi parameter fun@ peluang peubahganda. Analisis ragam bagi peubahganda.

pemulusan exponensial. termasuk kegiatan yang berkaitan dengan persiapan KKN.STK 440 Masalah Khusus 3 (2 -3) 7 Kegiatan ini akan diisi dengan pembahasan masalah-masalah yang belum tertampung dalam suatu mata ajaran tertentu. Metode penyesuaian terhadap faktor musiman (aditifatau multipliikatif). Reduksi diiensi data melalui analisis komiponen utama dan analisii faktor penggerombolan data berdasarkan kemiripan sifat-sifat pengamatan dengan pendekatan metrik atau nonmetrik. Bambang Djuanda Budi Susetyo STK 415 Metode Peramalan daa Analisis Deret Waktu 3(3 0)7 Penggunaan rataan bergerak. perguruan tinggi lain atau perusahaan swasta dalam rangka pengembangan kemampuan mahasiswa sebagai calon sarjana dan konsultan statistika. lsmail Amali STK 442 Keterampilan Profesi (setara KKN) (4) 8 Kegiatanini dilakukan di lembaga penelitian. Mattjik M. trend. seasonal (musiman) dan sisaan. A. Rambe Bambang Djuanda STK 425 Analisis Peubahganda 3 (2 -3) 8 Analisis keterkaitan antar peubah melaluimatriks korelasi atu peragam. Analisis korespondensi dan Biplot. Sjarkani Musa STK 435 Pengendalian Mutu . Budi S. A. Pendugaanmelalui model auto-regresi. A. Pemecahan komponen data. analisis regresi untuk peramalan data deret waktu. model terintegrasi dan model Box-Jenkins. Beberapapendekatan dengan metode resiste4robust.

Diagram Ishikawa. Pareto dan bagan pengendalian kumulatif (CUSUM). plot peluang dan bagan pengendalian untuk analisis kemampuan proses.dan Reliabilitas 3 (2 3) 8 Analisis pengendalian proses melalui bagan pengendalian. Pemeriksaan . Penggunaan histogram.

Andi Hakim Nasoetion STK 532 Analisis Data Kategorik 3(2-3)7 Model peluang bagi data kategorik.contoh barang. Pengantar teori reliabilitas. Penentuan kurva respons dan daerah optimumnya. multinomial atau Poisson. Pendekatan melalui metode kuadrat terkecil tertimbang. model peluang dan ujidaya tahan suatu produk. Barizi . Regresi logistik bagi data biner. Analisis tabel kontingensi. Rencana dan analisis untuk perlakuan berupa komposisi beberapa faktor. Model log-linier untuk kontingensi. Percobaan faktorial lengkap dan diulang sebagian. Aunuddin STK 531 Teknik Permukaan Respons 3 (2 -3) 7 Regresi linier berganda. Rancangan optimum dan rancangan majemuk terpusat. skema penarikan contoh dan analisis keputusannya. binomial.

Jusuf Staf BIO 211 Botani Umum 3 (2 3) 3 Pengenalan sel. Struktur kimia material genetik. Pengenalan variasi yang disebabkan faktor genetika dan atau faktor lingkungan. M.8. Machmud Natasaputra S taf BIO 212 Anatomi dan Morfologi Tumbuhan 4 (3 . pe rjuangan hidup dan evolusi tumbuhan. Identifikasi tanaman. Struktur dan siklus hidup organisme. Mutasi genetik. Perubahan genom. Dasar-dasar bioenergi.4. Genetika diferensiasi. Pengertian tentang seleksi. Manipulasi genetik. SeL Dunia makhluk hidup (dasar klasitikasi). Proses transfer informasi genetik. baik secara alami maupun secara buatan.4. klasifikasi tumbuhan dan peranannya di bidang pertanian. jaringan dan organ tumbuhan secara anatomis. Reproduksi tumbuhan dan hewan. Prinsip dan dasar genetika dan evolusi.. Jurusan Biologi BIO 101 Biologi Umum 3 (2 3) 1 Organisasi kehidupan. Trenggono Staf BIO 201 Genetika Dasar 4(3-3)4 Genetika Mendel. morfologis dan fungsi-fungsinya. Struktur dan prokaryota dan eukaryota. Organ tumbuhan clan hewan. Prasyarat: BIO 101. Prasyarat: BIO 101.

fungi serta komponen yang menyusun sel. Prasyarat: BIO 101.3) 3 Konsep. jaringanjaringan dan organ-organ pada tumbuhan. Trenggono Hadisunarso Hilda Akmal .

Ikin Mansjoer . alat tubuh dan fungsi dari penutup tubuh sampai dengan sistem syaraf. air sebagai bahan penyusun sel. respirasi. Reptilia.D. jaringan dan tubuh tumbuhan. Prasyarat: BIO 101.BIO 213 Fisiologi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Struktur dan fungsi sel. Kode Internasional Tatanama Tanaman Budidaya. dunia hewan terutama primata. fisiologi biji. nutrisi mineral. Prasyarat: BIO 101. reproduksi dan perkembangan dari embrio vertebrata. proses transport sel. P. faktor-faktor hgkmgan y&g mempengaruhi tumbuh. teori dan guna laksananya Kode Internasional Tatanama Tumbuhan. P. Aves dan Mamalia dari segi pertumbuhan morfologis dan fungsional. 'Qondronegoro S taf BIO 214 Taksonomi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Identifikasi. tumbuh vegetatif dan generatif. Tjondronegoro S taf BIO 221 Zoologi Umum 3 (2 -3)3 Mempelajari seluk-beluk hewan. Amphibia.D. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. Nawangsari Sugiri Staf BIO 222 Dasar-Dasar Anatomi Banding 3 (2 3) 4 Mempelajari dan membandi-bandingkan hewan-hewan tertentu ybg mewakili kelas Pisces. BIO 212 atau BIO 211. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. fotorespirasi. fotosintesis. aneka ragam jaringan. tatanama clan klasifikasi tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh. hubungan air. Prasyarat: BIO 101. zat-zat pengatur-tumbuh. Prasyarat: BIO 101.

Djoko Waluyo .

dan reproduksi. Nawangsari Sugiri S taf BIO 302 Dasar-Dasar Penelitian dan 2 (2 0)6 Penyajian Karya Ilmiah Pengenaian penggunaan fasilitas perpustakaan. ~erba~ai macam struktur dan aktivitas sel. Prinsip dan konsep ekologi ekosistem. Agustin Wydia Gunawan BIO 301 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur. metode penulisan karya ilmiah. terutama bakteri. baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. metode penyajian seminar serta pembahasan contoh-contoh dalam penyajian dan penuiisan ilmiah. susunan kimia sel. siklus geobiokimia. faktor . talcsonomi. berbagai organel dan fungsinya. publikasi ilmiah. dasar-dasar metodologi penelitian. sel prokaryota dan eukaryota. Prasyarat: BIO 101. Tedja Imas Ratna S.BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2 3)4 Dasar-dasar mikrobiologi. nutrisi. Hadioetomo BIO 232 Mikologi Dasar 3 (2-3)4 Pengenalan cendawan tentang morfologi. serta ekologi dan kegunaannya bagi manusia. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. fisiologi. pertumbuhan. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. Alex Hartana BIO 303 Dasar-Dasar Ekologi 3 (2-3)s Ruang lingkup ekologi.

P. Tjondronegoro Staf . Prasyarat: BIO 101. Individu dan spesies di dalam ekosistem.D. Perkembangan dan evolusi ekosistem.pembatas dan organisasi di tingkat komunitas serta populasi.

anatomi dan wa hidupnya. sistematika sampai ordo. Kegiatan praktikum disesuaikan dengan topik kuliah. sintesis makromolekul serta pengendaliannya. Ratna S.BIO 321 Fisiologi Hewan 4 (3 2) 6 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. baik dari dalam maupun luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostatis). Hadioetomo BIO 332 Biologi Cendawan 3 (2 -3)6 Mempelajari beberapa aspek biologi cendawan yang meliputi . termasuk struktur. fungsi alat-alat tubuhnya. Djoko Waluyo BIO 323 Zoologi Avertebrata 4 (3-3)6 Mempelajari hewan tanpa tulang belakang dariProtozoa sampai Chordata. Hartini S. Sikar Staf BIO 322 Vertebrata 3(2-3)s Tinjauan organisasi hewan Chordata-prevertebrata dan Vertebrata: ~lasmobranchii sampai dengan Marnalia. S. reproduksi dan evolusinya. metabolisme dan pertumbuhan. kemarnpuan genetik mikroorganisme. Nawangsari Sugiri Staf BIO 331 Fisiologi dan Genetika Mikroba 4 (3 3) 5 Komponen-komponen struktural sel beserta fungsinya. Termasuk ke dalamnya morfoiogi.

pertumbuhan. A. Okky Setyawati D.klasifikasi.W. metabolisme. Prasyarat: BIO 232. morfologi. Gunawan . reproduksi dan asosiasi cendawan.

mutasi. populasi pada lingkungan yang beragam. teori Wahlun dan teori Netralisasi. penyebaran sewa geologis. Populasi kecil clan proses stokastik. Muhammad Jusuf Alex Hartana BIO 342 Evolusi 3(2-315 Persamaan dan perbedaan dalam fungsi mendapatkan energi. Ekologi evolusioner. zoogeograft dan teori "continental drift". asal kehidupan dan fosil. adaptasi dan seleksi dam. random drift. Hukum Hardyweinberg genetika untuk populasi besar berkawin acak kasus satu lokus: keseimbangan seleksi. Prasyarat: BIO 201. hukum Hardyweinberg. Prasyarat: BIO 101. reproduksi dari prakaryota dan eukaryota.MAT 121. STK 221. Genetika untuk. Genetika populasi untuk kasus lokus ganda. Genetika untuk populasi tidak berkawin acak kasus lokus.BIO 341 Genetika Populasi 4 (3-3)5 Pengertian spesies dan populasi. Nawangsari Sugiri . Praktikum: pengamatan evolusi frekuensi gen populasi Drosophila dalam hgan dan simulasi model genetika dengan komputer. spesiasi termasuk terjadiiya dan tetapnya spesies baru dan fdogeninya.

ketakserasian. Mitosis dan Meiosis hubungannya dengan Hukum Mendel. Pewarisan ekstra kromosomal. MutasiGen clan mutasi kromosom. Praktikum: Akan ditekankan kepada pengenalan biologi. Penampilau Seks pada tumbuhan. Prasyarat: BIO 201 Alex Hartana Edi Guhardja Muhammad Jusuf . Teori Kromosom tentang pewarisan. reproduksi.BIO 351 Genetika Tumbuhan 3 (2 3) 6 Biologi reproduksi tumbuhan dan konsekuensinya terhadap keragaman populasi. sterilitas jantan. teknik persilangan dan analisis elektroforesis.

Prasyarat: BIO 214 Tjaltjono Samingan BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3(2-3)4 Difinisi pengenalan vcgetasi. Pengikatan COz dan pembentukan bahan kering. Disajikan pula guna laksana sccara luas dari tipc vegetasi. Hipotesis komunitas . Analisis pertumbuhan. Praktikum: Pengenalan praktis baik di laboratorium maupun di lapangan jenis-jcnis turnbuhan bcrbentuk pohon. Membahas guna laksana secara ekonomis dan biologis jcnis pohon. teori serta pengenalan praktis jenis tumbuhan berbentuk pohon. Hubungan air dengan tumbuhan. peranannya dalam bidang pertanian dan hubungannya dcngan ilmu-ilmu lain. Siklus-siklus unsur hara dan pemanfaatannya oleh tumbuhan. Prasyarat: BIO 303. UIO 353 Floristik 3 (2 3) 6 Mcmbahas pula penyebaran bioma-bioma tumbuhan dominan dan tipe-tipe vegetasi di Indonesia. Radiasi matahari sebagai sumber energi utama. tatanama. kiasifikasi dan identifikasi. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjouo San~ingan UIO 354 Uendrologi 3 (2 3) 6 Membahas batasan. BIO 213 Soekisman T.lnteraksi faktor-faktor lingkungan dan fungsi biologis turnbuhan. Praktikum: Penyenalan struktur vegetasi di lapangan.

Kosim . Struktur vegetasi. Tjal~jono Sumingen UIO 361 llistologi 3 (2-3)6 Pembahasan mcngenai struktur jaringan tubuh dan organisasinya dalam bcrbagai organ.tumbuhan. satuan klasifrkasi dan sistem. Hubungan vegetasi dengan lingkungan.Alimin . tipe-tipe vcgetasi.

Diah R Lukman KIM Alat-alat Laboratorium 2 (1-3) 1 Prinsip dan pengenalan berbagai jenis . ekologi dan wa kehidupan dari hewan bersel satu yang hidup bebas maupun yang hidup sebagai simbion. Dalam kegiatan laboratorium akan diusahakan untuk mengisolasi dan mencirikan jasad-jasad renik yang mewakili. Dibahas pula cara koleksi dan wa pemupukannya. hormon dan diferensiasi. Ratna S. teknik kultur murni. media hara. komensal. Gatut Ashadi BIO 371 Mikroba dan Peranannya 3 (2 3) 6 Tijauan tentang sumberdaya mikroflora yang meliputi berbagai kelompok dengan sifat-sifat morfologis yang berbeda-beda dan bagaimana kaitan antara sifat-sifat tersebut dengan arti pentingnya. morfologi.BIO 365 Protozoologi 3(2-3)6 Membahas sistematik. fsiologi. ataupun yang hidup sebagai parasit. reproduksi. sel somatik. Hadioetomo BIO 410 Kultur Jaringan 3 (2-3) 7 Penggunaan kultur jaringan beserta latar belakang teorinya. kultur organ.

Analisis diskriminan. Bahasan mengenai berbagai jenis peubah.alat dan instrumen untuk penelitian serta kegunaannya dalam biologi. Analisis komponen utama dan analisis korespondensi. Berbagai matriks jarak. M. efek reaksi pengion dan talc pengion terhadap jasad-jasad hidup. Prasyarat: BIO 321 atau BIO 213 S. Djojosoebagio BIO 443 Taksonomi Numerika 3(3-2)7 Pengertian deskriptor. Berbagai metode . Anwar Nur BIO 441 Radiobiologi 3 (3 -0) 7 Mempelajari dasar-dasar penggunaan traser (perunut) radioaktif dalam biologi.

Praktikum: studi pustaka dan kunjungan ke herbarium dan pusat koleksi plasma nutfah. Suksesi dan seleksi alami. Proses domestikasi. dormansi clan produksi anakan. Fitogeografi. tumbuhan pada fase establisme. dominansi. penyebaran. Konservasi dan pemanfaatan sumberdaya. Muhammad Jnsuf Totong Martono BIO 452 Sumberdaya Genetik Tumbuhan 3 (2 3) 7 Konsep spesies. strategi generatif. Prasyarat: BIO351 Muhammad Jusuf Edi Guhardja Ahmad Soediirto Machmud Natasaputra BIO 452 Biologi Populasi Tumbuhan 3 (2 3) 7 Mempelajari strategi. pengaruh predator. Jarak genetik dan pertukaran gen antara populasi serta keseimbangannya. Praktikum: latihan penggunaan berbagai paket analisii data. BIO 453 ELdogi Lanjutan 3(2-3)7 Pembahasan secara . Soetllrno Slamet S. Konsep kompleks koevolutif. Eksplorasi dan evaluasi hasilnya. Prasyarat: BIO 303 Soekisman T.klasifiasi. Dinamika populasi pada tanaman semusim dan menahun. seleksi dan spesiasi pada tumbuhan.

Penerapan konsepkonsep tersebut dalam usaha peningkatan mutu iingkungan dan tercapainya asas keseimbangan hasid. Hartono Sudarmadi . Tanaman serealia. Prasyarat: BIO 303 gahjono Samingan BIO 454 Botani Ekonomi 3 (2-3) 7 Hubungantanaman dengan manusia.lebih meluas dan mendalam dari beberapa konsep ekologi. Hubungan faktor-faktor lingkungan dengan tanaman di daerah tropik.

BIO 464 Zoogeografi 3 (2 -3) 7 Penyebaran hewan . BIO 461 Em briologi 3 (2 3) 7 Perubahan mengenai pola gametogenesis. Metodologi AMDAL. strategi ekologi yang dimiliki. qauono Samingan BIO 456 Ilmu Gulma 3(2-3)l Akan diberikan asal sejarah gulrna. Lukman Rahardja BIO 462 Ekologi Hewan 3 (2 3) 7 Pendugaan populasi. analisis sistem dan modelling. sifat-sifat karakteristik dalam kaitannya dengan adaptasi dan evolusi. model matematika penyebaran.BIO 455 Pengantar Analisis Mengenai 3 (2 3) 7 Dampak Lingkungan Pengertian ekosistem: perubalian peran komponen ekosistem. BIO 323 dan BIO 322. teknik pengembalian contoh. pendugaan produktivitas. gastrulasi dan organogenesis pada embryo berbagai vertebrata. Prasyarat: BIO 303. Ikin Mansjoer Dedi Duryadi S. dinamika populasii cara-ma pengendalian dan pengelolaan vegetasi Soetikno Slamet S. klasifiasi pengaruh yang timbul terhadap tanaman pertanian. life table. metode observasi.

komunikasi antar hewan. kaitan perilaku dengan penjinakan dan pemeliharaan . arti perilakq kaitan perilaku dengan lingkungan. Nawangsari Sugiri BIO 465 Tingkah Laku Hewan 3 (2 3) 7 Mengetengahkan berbagai perilaku satwa liar dan hewan ternak. dengan contoh-contoh hewan di Indonesia. asal usul dan punahnya spesies sewa umum.dan migrasi.

Gunawan BIO 472 Mikrobiologi Lingkungan 3 (2-3)7 Lingkungan hidup yang kita tempati sangat ditentukan oleh kegiatan sejumlah besar organisme yang saling berinteraksi dan berinteraksi pula dengan lingkungannya. Studi tentang hubungan antara mikroorganisme dengan lingkungannya. Kegiatan laboratorium meliputi pengetahuan teknik dan prosedur dasar yang berkaitan dengan isi kuliah. TNH 212 Tedja lmas Ratna S. hewan kesayangan (pet animals) dan hewan ternak yang ditujukan secara komersial. Hadioetomo Yahya Fakuara A. fisiologis dan fisik. Ikin Mansjoer BIO 471 Mikrobiologi Tanah 3(2-3)7 Kelompok-kelompok utama mikroorganisme yang penting dalam tanah ditelaah dengan penelcanan pada aspek-aspek ekologis.W. Prasyarat: BIO 101.untuk kebun-kebun biiatang. Prasyarat: BIO 231. Soeratno Partoatmodjo Bibiana Lay .BIO 321.

f!isiologi. ekdogi serta pengendaliannya. A. Okky Setyawati D. hisonomi. Dipelajari juga teknik-teknik isolasi serta pencirian cendawan yang ber=Y@tan. kcgunaamya.W. GPnawaa .BIO 473 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 (2 3) 7 Pengenalan cendawan ped bahan simpanan. pembahasan mencakup taksonomi. aspek ekonomi dan cara budidaya beberapa jamur yaag dapat &mah. ekologi. 3) 7 BIO 474 Bidogi dan Budidaya Jamur 3 (2 Pengenalan jamur (yang dapat dimakan atau tidak) tentang biologi (morfologi. dan reproduksi).

fungsi transenden.8. tabel . lokal). himpunan persamaan linier. Teorema Roue dan teorema nilai tengah. aljabar pernyataan. vektor dan matriks.K. luas dan volume benda putar. teorema dasar kalkulus. MAT 112 Kallmfus I 3 (3 0) Limit dan kekontinuan. fun@ dan pengolahannya. menggambar gratik fungsii antiturunan. teknik pengintegralan. N. hubungan.45. induksi matematika himpunan ganda Cartesius. Kutha Ardana Staf . N. integral tentu.JL Kutha Ardana S taf MAT 202 Pengantar Dasar Matematika 3 (3 0) Bahas logika matematika. pengantar hitung peluang. pcrangkai kalimat. kecekungan fungsii masaiah optima& laju terhubungkan. turunan fun& maksimum dan minimum fungsi (mutlak. Jurusan Matematika MAT 101 Pengantar Matematika 3 (3 0) Himpunan dan pengohbnqa.

konstan dan peubah. sistem sisaan sederhana. tautologi penalaran maternatilra. pernyataan bersyarat. Himpunan operasi dan aljabar himpunan. disjungsi. Himpunan bilangan asli. T. daftar kebenaran. kuantifiksi. Bahasa teori bilangan. fungsi dan pemetaan. Pengkualifikasian. konjugasi. induksi. relasi kesetaraan. himpunan kuasa. hubekivalen. himpunan dan aljabar himpunan. bilangan . fungsi. modulo m. relasi penataan. kuantor universal dan kuantor ehistensial. aljabar kebenaran. hasil kali Cartesius. macam-macam kalimat.nilaikebenaran. hubungan sebagai himpunan. Natalisa MAT 204 Teori Himpunan 2 (2 0) Pernyataan. peubah yang terikat dan yang bebas. H. relasi. cara-cara menarik kesimpulan yang sah. keluarga himpunan. definisi melalui abstraksi.

turunan dan integralnya. koordiiat polar. Vektor dan fungsi &or. turunan par* turunan berarah. dalil-dalil Green. gradien. aksioma pilihan. N.K. deret &anti. diferensial total. volume. Bentuk talc tentu integral tak wajar.kardinal. luas permukaan. maksimum. dalil penataan lengkap. turummya. bidang tangen. dan deret Taylor. Helwah Balfas MAT 211 Kalkulus I1 4 (3 Fungsi-fungsi loga&ma. eksponen. turunan ordo tinggi. Fungsi . hiperbol berikut kebalikannya. dan trigonometri. Bilangan kompleks. diferensial pasti. garis normal. Stokes. minimum. deret gad tanda. da. uji. Integral ganda: integral ganda dua. Sekuens dan deret tak hingga. luas.uji kokonvergenan. perluasan bilangan asli menjadi bilangm nyata. Kutha Ardana Staf MAT 212 Kalkdus 111 4 (3 -3) Fun@ peubah ganda: limit kekontinuan. koordinat silindris.

sudut antara dua vektor. Ruang vektor real dan pengertian dasamya. perluasan ke ruang R. nilai dan vektor ciri. Pengantar ke persamaan diferensial.matriks pemetaan. Prapto I'ri Supryo MAT 213 Aljabar bear Elementer 3 (3 0) Matriks dan siiem persamaan linear. hasil kali titik dan ktortogonalan.kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. pengertian model matematika Persamaan diferensial biasa &l. persamaan diferensid linear dcngan koefisien konstante ordo-2atau lebih: persuman difered sebagai . Ruang Eudidus dan keortogonalan.Vektor pada bidang dart dalam ruang. panjang vektor. Siswadi MAT 231 Metode Matematika I 3 (3 0) Penyelesaian masalah nyata melalui matematika. polimon ciri. Pemetaaa linear.

teknik dan interpaetasi peny4Icsaian. dengan atau tanpa syaraf awal.model matematika. 3) .

Efendi syahrll MAT 252 Analhis Kompleks 3 (3 0) Bilangan dan bidang kompleks. Hehmb Balfas MAT232 Metode Matematika I1 3 (3 0) Masalah nilai batas dua titilt. sistem otonom kestabih. polinom legendre dan fun@ bessel. teknik penyelesaian dengan metode pemisahan peubah dan interpret& penyelesaian. Metode perambatan gelombang dan penggunaan transformasi laplace. sistem fungsi ortogonal. kekontinuan dan keterintegralan. Fungsi dengan peubah kompleks. teorema dan formula integral Cauchy . masalah nilai ciri. deret fourier dan deret fourier yang diperumum. h4etode deret pangkat. pengintegralan kompleks. Persamaan gelombang. Fungsi analisis dan pemetaan. Pemodelan. persamaan laplace dan panas sampai tiga dimensi.penggunaan transformasi lapkce.

teori sisaan dan penggunaan. pee-' tegralan. sistem matriks 2 x 2. interpolasi.T. Natalisa MAT321 Struktur Aljabar 3 (3 0) Himpunan. deret Taylor dan deret Laurent. pengharnpiran kuadra terkecil. Latihan penyelesaan masalah dengan menggunakan komputer. pengertian galat serta perambatannya. . algoritma.serta akibat-akiiatnya. grup faktor. sistem persamaan linear.T. Pengantar struktur data dan algoritma. M. algortima serta program untuk penyelesaian persamaan linear. bilangan bulatmodulo n. Azron Dhalhar MAT 271 Komputasi I 4 (3 3) Tinjauan sekilas perkembangan komputer dan hubungannya dengan disiplin ilmu yang lain. Grup dan subgrup. H. Sistem pengoperasian komputer. operas& sistem matematika. Metode dasar. H. Natalisa MAT 272 Kmputssi I1 3 (3 0) Diagram alir.

pemetaan hear. Perluasan penyelesaian &em PD. Kestabilan &em . daerah ideal utama. grup permutasi. subgrup teorema komposisi Jordan. aplikasi.homomorfisma grup. Ruangan vektor. lapangan. lapangan hasil bagi. Daerah Euclidus. grup Abelian. ideal prim. Polinom atas lapangan bilangan gelanggang polinom. PD hear orden dan metode penyelesaian. modul. daerah integral. Keujudan dan kekhasan pyelesaian masalah nilai awal. Nur Aliatiningtyas MAT 331 Pwsomaan Difurnsial 4 (3 -3) Bentuk umum PDB dan contoh penyelesaian. grup yang berhubungan dengan konfigurasi geometrik. Gelslrggang (ring). Sistem PD linear dengan koofisien konstant kelahran asimtot penyelesaian sistem PD. Holder grup Sylaw. Agah D. Ciri gtlanggan& ideal maksimum. pembagi elementer. ideal.Gamadi MAT 324 Te~ri Gntp 3 (3 0) Grup permutasi.

PD dan jenis kestabilan. keisomorfan. himpunan tersambung. limit superior dan limit inferior. himpunan tertutup. himpunan terbuka. sudut dan scgitiga. Pengertian himpunan . Derct bhpn red. ALsioma kesejajaran clan geometri Euclidus. Ruang metrik. barisan Cauchy. Ted urutan pada garis. aksioma kekonvergenan ruas garis. Pengertian sudut dan teori urutan untuk sinar-sinar. Barisan bilangan real. sistem bilangan real. Geometri ah sebagai geometri insidensi dengan aksioma-aksioma kesejajaran. himpunan terbatas. pengertian aksioma dan teorema. kekonvergenan. kekonvergenan mutlak dan bersyarat. Agab D. pada biddan dalam ruang. Geometri insidemi. Mulya Purba MAT 342 GeomeM 3 (3 -0) Teori insidensi. Geometri netral. Gunardi MAT352 Aaalisis Real I 3 (3 -0) Tinjauan ulang himpunan. Teori kekonvergenan.

.

lengkap dan kmpak. reduced-cost dan kegiatan baru. variasi koefisien objektif dan nilai sisi kanan. model khusus. analisis sensitifitas. proses kelahiran dan kematian dan model antrian. Alternatif penyelesaian optimum dan shadowprice. Game theory. Model persediaan. model untuk distribusi talc eksponen. phase I & phase 11. Ali beanto MAT361 Operation Research I 4 (3 -3) Model program linear (PL). formulasi PL. konsep shadow price. masalah &urn cost flow. the transportationalgorithm. peran distribusi eksponen. struktur dasar. metode simpleks untuk model jaringan. Model jaringan. Efendi Syahlll MAT362 Operations Research I1 4 (3 -3) Program diiamis. Sifat-sifat fungsi kontinu yang didcMan pada ruang metrik. . scheduiing models. bentuk kenonik. metode simpleks. Model antrian. PL dengan peubah terbatas. cut algorithm. Integer programmi~ Branch-and-Bound algorithm. model determiniitik. komponen model persediaan. prototipe. ciri masalah. masalah transportasi. pengantar model probabilist&. pengantar bentuk dual. masalah mum.

T. Analisis keputusan. pengantar peramalan. Metode elemen hiigga untuk menyelesaikan masalah nilai batas dengan satu dan dua peubah. Pengembangan metode beda hingga untuk persamaan diierensial biasa.model deterministrik. syarat kestabilan. Natalh . Budi Suharjo MAT372 Analisis Numerik I1 4 (3 -3) Komputasi matriks dan sistem persamaan linear ukuran besar. Efendi Syahril MAT371 Analisis Nurnerik I 4 (3 3) Pengertian galat. metode RungeKutta. prediktor-korektor dan metode beda hingga. Interpolasi dan penghampiran. penentuan nil& dan faktor ciri. model stokastik. Penyelesaian persamaan diferensial biasa. Ali Kusnaato H.

nilai harapan bersyarat. kuasauji. Fungsi Hashing. diagram Hess. alokasi tersambung. fungsi ci. peubah ace fungsi kepekatan peluang. tautologi.MAT 373 Matematika Diskrit 3 (3 -0) Pengertian pokok dalam logika dan kemampuan logis suatu bahasa pemrograman. Natalisa MAT391 Pengantar Teori Peluaog 3 (3 0) Konsep peluang dan hukum-hukumnya. Operator biner dan n-ar. komposisi hubungan bier. Manipulasi himpunan. Nilai harapan matematika.T. fungsi sebaran kumulatif. fungsi kepekatan peluang bersyarat clan marginal. fungsi rekursi. taraf nyata. alokasi sekuensiai. Hubungan biner dan matriks. Barizi STWMAT 392 Statistika Matematika 3 (3 0) Teori penarikan contoh sederhana. formula dengan tabel kebenaran yangberbeda. struktur penyimpanan. statistika. metode momen. representasi struktur diskrit. H. Fungi-fungi kepekatan peluang diskrit dan kontinu. nilai tengah. Pendugaan maksimum. bentuk normal. himpunan. ragam. urutan parsial. urutan dan kekhasan bentuk normal. Peluang bersyarat. teorema Bayes. part@ dm selubung himpunan. statistik tak bias. kesalahan jenis I & 11. pointer. Kejadian bebas. fungsi pembangkit momen. pendugaan titik dan selang. . daerah penerimaan dan penolakan. Pengujian hipotesis: statistik uji.

uji terbaik. kelengkapan. S taf . bersekuens. uji nisbah kemungkinan. dan RaoCramer. teorema Nyeman-Pearson. Siswadi MAT 400 Tugas Akhir 6 (0 -6) Mata kuliah ini merupakan kegiatan akhir pendidikan Matematika program S1 yang penelaahan masalah yang dipilih diiesuaikan dengan 'minat mahasiswa. Teorema Rao-Blackwell. Hipotesis sederhana dan majemuk. kekhasan. uji paling kuasa. statistik cukup.

Hasilkali dalam. ketalrsamaan Schwartz. Ni clan vektor ciri. Agah D. Kekompleksan komputasi (Computational Complexity). Garnadi MAT 431 Metode Matkmatika 111 4 (3 -3) . komplemen ortogonal. proyeksi. Grammar. Staf MAT 421 Aljabar Linear Lanjut 4 (3 -3) Polinom. hasil tambah langsung. Siswadi MAT 422 Aljabar Terapan 4 (3 -3) Antomata. Bentuk normal. ruang vektor. Masdah Pasca Korespondensi dan ketidakterputuskan (undecidability). determinan endomorfisma. pemetaan adjoin. determinan matriks. Mesin Tuning. Fungsional linear. AH. Fungsi rekursif. Nasoetion MAT 402 Seminar l(0 -3) Penyajian hasil tugas akhiidari seorang mahasiswa. Gelanggang endomorfma. teorema spektral. bentuk singular.MAT 401 Sejarah Matematika 3 (2 0) Perkembangan pemikiian matematika menurut urutan sejarah. basis. Pemetaan linear. pemetaan definit positif. basis ortogonal. error correcting codes.

fungsi green. transformasi Fourier dan penggunaannya. Isi kuliah dapat berbeda dari tahun ke tahun. Siswadi . masalah StrumLiouville. pendiferensialan dan pengintegralan deret Fourier. analisis mengenai metode matematika maupun masalah pemodelan.Sistem fungsi ortogonal kekonvergenan deret ~ourier. pengembangan metode penyelesaian. Efendi Syahril MAT 432 muk Pilihan Mattmatika 4 (3 -3) Terapan Isi kuliah berkisar pada penerapan matematika dalam pembahasan berbagai bidang ilmu lain.

pemetaan pada permukaan. pengintegralan parsial. kelengkungan geodesi. variasi terbatas. Persamaan dasar permukaan. isometri. keujudan kontrol optimum. Integral Riemann-Stieltjes. kurva pada permukaan. beberapa teorema global. turunan peragam. Gunardi MAT 451 Analisis Real I1 4 (3 -3) Integral Riemann: keujudan. permukaan putar.MAT 433 Kontrol Optimum 4 (3 -3) Perurnusan masalah kontrol optimum dan contoh. Helwah Balfas Efendi Syahril MAT 441 Geometri Mferensial 4 (3 -3) Kalkulus dalam ruang Euclides. Agah D. keterkontrolan dan keteramatan. kalkulus vriai pa& masalah kontrol optimum. syarat perlu dan syarat cukup untuk kontrol optimum. vektor shgguag. keujudan. Kalkulus pada permukaan dalam R3.Frenet. sifat pokok. kwva geodesi. medan kerangka. teorema dasar kalkulus. fungi monoton. geometri intrinsik permukaan. ruang singgung pa& permukaan. rumus Serret. sifat pokok. masalah state regulator dan masalah output regulator. persamaan struktur. barisan dan . isometri lokal.

kekonvergenan barisan fungsi terukur. Siswadi . pendiferensialan dan pengintegralan deret fungi. sifat pokok. penghampiran dengan polinom. teorema Fatou. Integrasi sebagai fungsi himpunan.kekonvergenanseragam. Fungsi terintegralan. Ruang metrik C (a. teorema Lebesque. teorema Egoroff. teorema Radon-Nikodym. sifat dasar.deretfungsi. keterukuran. teorema Arzela. teorema keujudan ~i&d. fungsi terukur. kekonvergenan rata-rata. gelanggang himpunan. Prapto Tri Supriyo MAT 453 Ukuran dan Integral Lebesque 4 (3 3) Ukuran luar dan dalam. ukuran himpunan. ruang Lp dan dualnya. keujudan integral.b). ekikontinu. barisan fungsi terintegral.

himpunan ortonormal. Metode random Walk.b). Agah D. himpunan tertutup. Gunardi MAT 461 Optimasi 4 (3 3) Perurnusan masalah optimasi. himpunan konveks. Lp(p > I). optimasi fungsi dengan kendala kesamaan dan dengan kendala ketaksamaan. Metode optimasi tanpa kendala. penutup. topologi relatif. jenis kendala (constraint). ruang topologi. teorema Riesz-Fisher. Ruang dual Lp(pii1) dan C(a. Ruang linier. masalah dua program linier. metode Hooke dan Jeeve. sub barisan. teorema Ham-Banach. Lingkungan dan sistem lingkungan. keterbatasan seragam. metode . ruang fungsi C(a. barisan konvergen.MAT 454 Topologi 4 (3 -3) Garis real. Program konveks. himpunan terbuka. Sub ruang. Barisan. teoremaBolzano: Weier-strass. kelengkapan fungsi kontinu. teorema gerap tertutup. metode univariate. teorema Heine Borel. himpunan tertutup. klasifiasi masalah optimasi fungsi satu dan beberapa peubah. Teorema pemetaan terbuka. transformasi kompak. barisan Cauchy.b). ruang barisan. Nur Aliatiningtyas MAT 456 Analisis Fungsional 4 (3 -3) Ruang metriks. ruang metrik lengkap. program linier dan penerapan. Ruang Lz. topologi bidang. deret Fourier.

R. metode Newton Paian Sianturi MAT 462 Tajuk Pilihan Operatioa Research 4 (3 3) Isi kuliab merupakan topik-topik yang dipilih yang berganti dari wahu ke watau. representasi internal data numerik clan non-numerik. . metode conjugate-gradient. metode steepest descent. Unit pemrosesan pusat. Paian Sianturi MAT 471 nmu Komputer I 4 (3 -3) Organisasi komputer. organisasi memori utama. Isinya antara lain mengenai teknik operations research tertentq penyusunan sistem sirnulasj atau penerapan O.Powell. tertentu.

sistem calls. analkis lexical. tabel instruksi. Instsruksi mesin dan representasi dan internal Pemrograman dengan assembler. arsitektu. alfabet. instrulrsi pseudo. membaca listin& membaca dan memahami me& pemetaan. instruksi assembler.macros. analisis lexikal. string/kata. kR Rambe MAT 472 Umn Koarputer I1 4 (3 -3) Arsitektur assembler. notasi BNF.unit aritmatika dan logilta. notasi POLISH generasi kode. analisis sintalrsis. tabel konstan. generasi kode obyek. compiler. analisis sintaksis. baik mengenai . bahasa Grammar formal. tabel simbol. arimatika komputer. Penghantar teori formalbahasa. kR Rambe MAT 472 Tqjuk Pilihan Komputasi 4 (3 -3) Topik-topik khusus mengenai komputasi. diagram sintaksis. adisis semantik.

maupun mengenai dasar analisisnya. fenomena pembaruan. proseskelahiran dan kematian. Isinya dapat berubah dari waktu ke waktu. H.teknik dan. Simdi . Ranati Markov dan sifat jangka panjangnya. Natalisa MAT 492 Pengantar Roses Stokastik 4 (3-3) Beberapa contoh dalam pemodelan stokastik. proses percabangan dan pertumbuhan populasi serta sistem antrian.metode komputasi. proses poisson.T.

Darusman (Ir.(Drh. 1956). WI) 5. USA. IPB. UI.. of Wisconsin. Hasim (Drs. 1986) 4. IPB. 1971). 1976). 1982) 7. AKA Bogor. 1984) lo. IPB. IPB.(Drh. Sri Saeni . Jurusan Kimia 1. Latifah K.83. IPB. 1979). Elly Suradikusumah (Ir. Hastatiniih (Dra.Dondin Sajuthi (Drs. (MST. I*).(MS. (MST. IPB. Aris Saladini @ra. IP%. UGM. Univ. (Drh. (Dr. Cornell Univ. IPB.(MS.Hendra Adijuwana (Ir. IPB. 1969). Aisyah Girindra (Dra. M. IPB. Netherlands. IPB. Eman Kustaman (Ir. IPB. (Drh. 1984) 12.(MSc. 1959).. UI. 1955). 1977). of WLECO* USA. (Prof. Univ. p. 1983). UI. (Dr. 1985) 2 Abdul Mad (BSc.1. UI. 1986) 9. 1976). UI. USA. 1%1). 1%7) 3.Djoko Soedarmo (Drs. (Prof. 1984) 6. 1980) 13. 1970) 8. 1984) 11. Eti Rohaeti (Dra. IPB. 1959). Landbouw H e School Wageningen.

IPB. IPB.. i'mmhqp ih (Dra. 1974). IPB. ((PhD. IPB. (MS. 1978). IPB. l Dr. Univ. 1963). (MS. 1987) 21. USA.(Drh.(PhD.Norman Razief Azwar (Drs. (Dr. IPB. Anwar Nur r. Maria Bit IPB. M. UGM. Oetomo Djajanegara (Ir. IPB. (PhD. (Drh.M. IPB. USA. IPB. (MS. IPB. Univ. ~&yur Hawab Drs. 1989) 14. 1965). 1% 18. (MS5 LouisianaState Univ. Gi . 1976). ITB. RTM Slltamihard'a (Drs. 1974). 19. GPS. IPB. 1WY. 1983) 2r). 1983). USA. 1975). of Illinois.(Ir. (Drh. 20. 1966) . . IPB. Sjachri (Ir. 1968). IPB. Risnayeti (Dra. IPB. IPB. 1979) 16. 1990) 17. (Drh. 1~5). IPB. 1982). of Wiscon23.(MS. (MSc. W73). IPB. . IPB. of W-nsin. 1964). 1983) IPB. Univ. 19'76) 15. Sulistiani (Dra.

Gifu. (P~D. Japan. 1%8).Japan. 3972) . GPS.

ITB. 197'7). 1986) 33. IPB. Ahmad Bey (Ir. Zaenal Alim Mas'ud @rs. ITB. ITB. Univ. 1988) 29. 1988) 32 Dudi Tohir (Drs. UI. (PhD. of Kentucky. (Dra. Univ. Zuraida Fatma Pulungan (Dra. (MS. Ahmad Sjahriza (Drs. ITB. IPB. USA. of .25. 1985). Murdiyarso (Ir. Abujamin Ahmad Nasir (Ir. 1986). 1976). 1979) 26. (MS. ITB. Jurusan Geofisika dan Meteordogi 1. Gustini Sy. IPB. W. Anna Priangani R. Andalas. Khatolieke Unk. ITB. 1981) 2. IPB. of Winsin. Univ. IPB.. Hajadi (Bs. 1983) 28. 1979). Tun Tedja Irawadi (Ir. Betginm. 1976) 3. 1%1). D. USA. 1968) 27. Univ. 1985) 852. 1975). (MS. IPB. Djarot Sasongko Hami Seno (Drs. 1987) 35. (Lic. (PhD. 1974) 30. Andahis. 1989) 31. 1989) 34. (Drs. IPB. I Made Artika (Ir. Aryetti (Drs. (MS. Univ. Chem. IPB.

M. 1976). of Kentucky. (MSc. 15. 1983) 16. 1973). De Rozari (Ir. Effendi Manan (Ir. (PhD. USA. ITB. IPB.S. Heroe Soeprianto P. 1984) . Edward H.Readmg. Nur Indro (Drs. IPB. IPB. IPB. 15. UK. 1974) 14. M. (MS. 1981) 11. Univ. 1983) 7. Handoko (Ir. 1982). USA.S. Univ. of Reading. 1987) 10. 1982). (MSc. (MSc. 1989) 8. Iowa State Univ. 1982) 6. IPB. IPB. IPB. 1970) 13. ITB. USA. Hidayat Pawitan (Ir. IPB. 1982). Siregar (Drs. IPB. (MS. 1983) 12. (MS. IPB. 1973). Hanedi Darmasetiawan (Ir. ITB.. of Reacting. Soedarsono (MSc. UK. 1R8). 1985). (PhD. Univ. 1%2) 17. 1981). UK. (Ir. USA. IPB.. Rini Hidayati (Ir. 1987) 9. K. Sidikrubadi Pramudito (Drs. Iowa State Univ.G. IPB. (MS. 1985) 4. Imam Santoso (Ir. Dahlan (Drs. Univ. IPB. of California. UI. B1. M. Heny Suharsoso (Ir. 1965).

(Dr. 1985) 8. (MS. 1976). 1986) 13. IPB. USA. (PhD. (MS.. 1987) 9.. 1987) 19. IPB. (MSc. Akademi Pertanian. North Carolina State Univ.. of Minnesota. IPB. Syarkani Musa (IT. 1971) 2. IPB. 4. Abdurrazaq (Drs. IPB. North Carolina State Univ. 1988) 21. ) 853. (MS. 1%1).Biomath. IPB. (Prof. (PhD. Abdurrauf Rambe (Ir. Khairil Anwar N. IPB. (ME. AIT. (PhD. Bunarwan Sumarlim (Ir. 1980).. IPB. (Ir. USA. Rizaldi Boer (Ir. 1958). 1981) 6. (M. (MS. Univ. Jurusan Statistika 1. 1982) 5. IPB. 1971).. IPB. USA. Ahmadi Satriawan (Ir. IPB. IPB. IPB. UI. Yonny Koesmaryono (Ir. USA. Colorado State Univ. 1980) 3. Thailand. IPB. 1972). IPB.Andi Hakim Nasoetion (Ir. 1984) 14. Tania June (Ir. (MST. M. Krisnamurti Hasibuan (Ir.. . North Carolina State Univ. 1989) 11. Bambang Juanda (Ir. IPB. 1985). USA.18. 1964). Aunuddin (Ir. IPB. M. 1971). NCSU. 1 sh ). I. Anik Djuraidah (Ir. (MSc. North Carolina State Univ. 1978). Ayi Hamim Wigena (Ir. 1984) 20. Budi Susetyo (Ir. IPB. USA. (PhD. 1977). (Prof. -). North Carolina State Univ. (MSc. 1983). Itasia Dina Sulvianti (Ir. IPB. 1979). USA. 1986) 12. 1%2). IPB. 1984) 7. IPB. IPB. 1971). 1989). Ahmad Ansori Matt'ik (Ir. 1982) 15. Barizi (BSc. 1971) 10.

.. 1981) . 1984) 20. Tb. 1981) 17. 1974f 18. Carolina State Univ. Machdum Bachtiar (Ir. (Dr. ITB. 1976).IF%. Muhammad Masykur (Ir. (PhD. 1984) 21. 1983) UI'1954). USTL. IPB. (~hD. Satrio Wiseno Or. 1975). North Dakota State Un~v. (MSc. 19. USA.. ITB. Muhammad Syamsun (Ir. Sampe Tona a (~r. 1978) 16. Totong Martono (Drs. IPB.~orth u~A. IPB. IPB. France. 1970).

Djoko Walujo (Drs.(Drh. MSc. 1961). 1978) 15. IPB. of Wisconsin. of Kentucky. o Illinois. 1983). UGM. (MSc. 1975). IPB. 1985) 7. IPB. IPB. 1973) 2Ahmad Sudiarto (Ir. Antonius Suwanto (Ir. USA. IPB. USA. Hartono Sudarmadi (Ir.Aries Tjahyoleksono (Ir. 1987 12. I . (PhD.Hilda Akmal (Dra. . 1W). 1989) 10. 1971) 14.Hadi Sunarso (Ir. MSc.Dedi Duryadi Solikin (It. 1975) 3. IPB. 1980) 11. Bambang Sumantri (Ir. IPB.USA. Univ. 1976) 1.Alex Hartana Ir. Ikin Mansjoer (Drs. IPB. 1988) 5. 1983f). 1%7). WAD. 1981) U. PB. 1W) 23. IPB. IPB.22. Ismail Amali Harun (Ir. IPB. UGM. Bambang Suryobrdo (Drs. Anja Meryandini (Dra.1980) 16. (MS. IPB. IPB. o Wisconsin. IPB. (PhD. 1975). IPB. 1985) 6.Agustin Widia Gunawan (Ir. (MSG Univ. Edi Guhardja (Ir. (Prof. IPB. Dede Setiadi (Ir. Univ. (Drh. \ Univ. Yulio Adisantoso (Ir. IPB. 1971) 9. Gayuh Rahayu (Ir. 197'7). UI. 1970). US4 1985) 4. 1987) 24. . IPB. USA. Univ. 1983) 8.

(MSc. (Ir. France. UGM. IPB. 1987) 21. 1987). (PhD..Isnaeni Nurwahyuni (Dra. Yuliana Maria Diah R. 1!372) 17.1 (MSc. Lisdar A. UI. (PhD. 1983) 20.Ignatius ~Aadiono (Ir. of Wisconsin. 1982) 22. 1976 . UPLB. 1977). Muhammad ~jaelani'(~r. USA. USA. 1%5) 23. ). IPB. Tjahjono Samingan (Ir. Ph' ippines. IPB. (MSc. 1984) 19. Philippines. 1962). Paris Sud Univ. IPB. USTL.Univ. 1974) . of Kentucky. 1980). 1989) 18. ~anaf (Ir. Paris Sud Univ. (PhD.. UPLB. France. France.Muhammad Jusuf (Ir. IPB. Univ.

of Ulimik. IPB. h (PhD. S. USTL. 1976) 25. 1%1). 1971). 1980) 26. IPB. (MSG Univ.(PhD. . 1979). (Drh. 1%3).of Illinois. (Dr.Said Harran (Ir. IPB. of Ilkis. . IPB. Unrv. IPB. (MSc. 1969). 33. US. 1975). (MSG Univ. Midup State Univ. UNSUD. UI. (Prof.M. Puspa Dewi Tjondronegoro (Ir. Name Soegiri @rh. 19S) 27.Rita Megia (Dra. 1985) 23. IPB. (Ir. France. 1%0). (PhD. 1%9). 1978) 32 H. Machmud Natasaputra (Ir. IPB. UI. 1980) 31. 1983) 29. USA.(Prof. 197 . R. UGM. Nampiah (Ir. Soetarmi Tjitrcsom (Ir.24. (MS. Trenggono K. Ratna Siri Hadbe$omo Ir.. IPB: 1976) 30. IPB. hfkhigm State Umv. IPB. Okky Setyawati D. USA.

1986) 46. 19n) 34. Tedja Imas Dj. 1%1) 39. 1986) 44. Soetikno Slamet S. 36. Ynlia Lestari (Ir.Em) 35. (MSc. (D&. (Ir. 1981).1986) 41. IPB.. IPB. 1985) 37. UGM.Tri Heru Widarto (Ir. (Dra. 1982) 42 Yohana Caeda S. 1987) . Soekisman T'itrcsemito (3Sc. 1987) 47. IPB. UGM. (MSG North Wales. IPB. (Dra. Western Australia. Ence Danno Jaya Supem (Ir. Miftahudin (Ir. 1%7) 38. W3). IPB. IPB. Warti Sumarsini (Ir. Sri Socxladyati T. Rini Suiistijorini (Ir. Utut Widiastuti (Ir. 43. IPB. L985) 45. Japan. Suharsono (Ir. IfB. Taruni Sri Prawasti (Ir.USA. UK. 1981). (MS. 1985) 40. (PhD. IPB. dm. 1976). Tokyo Univ. UGM. WAD. IPB.

1- . 1W) 6. W36) 4. Fahren Bum (Ir. Agah D. 1980). I=). 1989) 10. 1982). W36) 2 Amril Aman (Ir. Endar H. l. of Waterloo. Purdue Univ. IPB. 1984) 3. Heru T. IPB. 1P85) l2 M. Helwah Balk ma. D. l983) 8. IPB. (MS. Canada. IPB. 1987) 7. (MSc. IPB. ITB. Budi Suharjo (Ir. rn) 9.1. Univ. 1987) 11.S. (MS. Hadi Sumarno or. Prjatsono (Ir. IPB. Nur Aidi (Ir. IPB. IPB. Natalisa (Ir. IPB. IPB. Effendi Syahril @rs ITB. Garnadi @rs. USA.I Wayan Mangku (Ir. 1987) 5. (MMath. Nugrahani (Ir.983). ITB. IPB..

Univ. E. KIP. Siswadi (Ir. Syamsudin (Drs. of Minnesota. UGM. Sri Nurdiati (Ir. Didin Hafidhuddin M. =7 Malang. (MS.lXniqd1 Sulistiarti (Dra. 1978) 5. USA. Yogya. Fatkul ArSn (Ir. (MSc.984) 1. Nur -yas (Drs. l. Lantip . IPB. NCSU. 1973). IPB. NK Kutha Ardana (Ir. 1984) 15. 1=) 2 Ahmad Djuwacni (Drs. 1978). 1985) 16. @rs. 1987) 4.1986) 9. Retno Budiarti (Ir. IAIN. l97'7). IPB.13. IAIN. IAIN. Alfa @ra. 1980) 3. 1981) 6. IPB.1981) 17. Jakarta. KIP. 1984) 7. (Phd. Barus (Dra.USA. 1988) 14. IPB. IPB. Irma Rosita G.

1984) 11. 1974) . Muhammad Tbnthowi DJ @rs. W Malang. (SH. T. UI 1985) 10. 1974) U. UNTAG. 1984) 12 Nurhaida Hasan (Dra. IAIN. IAIN. 1968). IIUP Mahg.Warsidipraja (Drs. Nhwati (Dra. Komariah Fim (Drs.

1984). UNDIP. 1985) 17. WAD. UI. Ani Parjayanti (~ra. A. Univ. 1986) . Akrom (Drs. 1988) 16. Tatie Soedcwo (Dra. LAIN. ofSidney. 1990) 15.14. Laksmi Arianti (Dra. (MA.

dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas. simposium.111. Pembii penelitian di IPB. . dan penerbitan majalah dan buletin ilmiah. LEMBAGA PENELITIAN FUNGSI Lembaga Penelitian IPB mempunyai tugas untuk melaksanakan pembinaan ?an pengembangan ilmu pengetahuan. penelitian kerjasama antar perguruan tinggi clan badan lainnya di dalam dan luar negeri untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional. Untuk melaksanakan tugas tersebut. terutama dilakukan melalui seminar metodologi penelitian pada berbagai tingkat clan hibah dana penelitian. maka Lembaga Penelitian IPB mempunyai fungsi melaksanakan penelitian ilmiah murni dan mengembangkan teknologi. seminar. Lembaga penelitian IPB juga menyebarkan hasilbasil penelitian melalui lokakaqa. wilayah dan atau daerah. Di samping melaksanakan penelitian.

ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua : Dr. MA . Pusat Studi Pernbangunan (PSP). Susunan organisasi pusat-pusat tersebut adalah: 1. Justita Zainuddin Ke ala Sub Bagian %rogram : Euis Sartika Ke Sub emu ala Bagian : M. Endriatmo Soetarto. Ir. Irawadi Djamaran Kepala Tata Usaha : Ir. Ir. Kepala :Prof. Sajogyo Sekretaris Eksekutif : Dr. Ir. Dr. Djupri BA Di dalam sistem organisasi Lembaga Penelitian IPB terdapat empat pusat penelitian. Lutfi I Nasoetion Sekretaris : Dr.

Pe~tgelola Program a. MSc c. Aris Prijanto.S. Dr. Pusat Penelitian Lingkunpn Hidup (PPLH) Kepala Sekretaris Eksekutif Pengelola Pqram a. Ir. Dr. Pengkajian Dampak Pembangunan pada L-gan b. Dr. SMP Tjondronegoro b. Pembanngunan Pertanian (Mencakup Sistem Usaha Tani) :Prof. Dr. Kesejahteraan Rakyat dan Peranan Wanita : Prof. Sumberdaya Manusia dan Kependudukan : Prof. Soeharjo d. Msc : Dr. Ir. U. Pudjiwati Sajogyo. Ir. MSc : Koesoebiono. Wiradisastra . Soeratno Partoatmodjo : Dr. A. Ir. Achmad Bey : Ir. Industrialisasi Pedesaan : Dr. Inventarisasi Sumberdaya Alam dan Lingkd. Pengelolaan Wilayah Pesisir c. Pengkajian dan : Prof. Ir. Mangara Tambunan 2.

MS . Ir.Pengembangan Satwa Primata : Dr. Norman R. Husen. Pengelolaan Wilayah Pertanian Lahan Kering :Dr. Sarsidi Sastrosumarjo f. Azwar e. Penanggung Jamb Laboratorium : Yahya A.

Ir. Ir. --labamtorirnn daa Baagsal Percatohao :Dr. Paphqan Gm : Dr. Djunjung Daulay. P-Proses dan Rancang Bangun : Sutedja Wuaatmac&~. MSc 2 Penanggnagjawab Laboratorium Fa dm . Msc d. Rizal Syarie& DESS Sekretaris Eksekutif :Drh. Penanggmg jawab Laboratorium Mikrobidogi pangan : Drh. Djundjung Daulay. Msc 1. Tatit Bunasor.$' pw : Dr. MSc b. Ir. Dcddy Fardiaz. Deddy Muchtadi. Analisis dan Pengembangan Produksi : Dr. MSc a.. MSc c.

DESS 3. Satria Tanaya.B. Ir. ~anajer Bangd :IG. Rizal Syarief. SH . MSc 4. Penaaggrmg jawab Kirnia Pangan dan Gi : Johnson Parulian S.Keteknikan P-Dr.

Ir. Tantan R. yang mencakup antara lain: &-a 1. Pusat Pengembangan Wilayah Pedesaan Kepala :Prof. meningkatkan relevansi program IPB dengan kebutuhan masyarakat. Sjafri Mangkuprawira vv Sekretaris :Dr. ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua :Dr. 3. 5. Kepala Tata Usaha :M. mengamalkan ilmu pengetahuan. 014/Um/1989 adalah pengamdan ilmu \ pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas yang ditujukan pada masyarakat. 2. melaksanakan urusan Tata Usaha Lembaga. Ir. melpengembangan pola p+mby wilayahldaerah melalui ke 'asama antar Perguruan lnggr an Badan lainnya di dalam dan B uar negeri. Ardjo Sudibdjo 1. teknologi. H. Wiradarya. membantu masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Kuntjoro . 4.Fungsi Lembaga Pengabdian pada Masyarakat lnstitut Pertanian Bogor sesuai SK Rektor IPB No. Ir. dan see. Dr.

MS Sekretaris :Ir. Surdiding Ruhendi. Oteng Handjaja.Sc Sekretaris :Dr. MS 2. Abdul Gani Amir Siregar. Aminuddin Saleh. . MS 3. M. Ir. Pusat Pengelolaan dan Pemgembanp KKN Kepala :Dr. Pusat Pendidikan dan Pelayanan pada Masyarakat Kepala : Drh. Ir. M.Sekretaris : Ir.Sc. Moentoha Selari.

Nyata 0 Kuliah Kerja Nyata merupakan kewajiban iatrakurkler bagi . Ir. MS Bentuk-bentuk kegiatan pengabdim pada masyarakat oleh Institut . 3. Pendidikan pada Maspalcat Pendidikan pada Masyarakat merupakan penyelenggaraan penataran atau pelatihan untuk berbagai bidang dan tingkat profesi di masyarakat.Pertanian Bogor adalah: 1. 4. Lina Karliyenna. Pusat Pendidikan clan Latihan pada Masyarakat Kepala :Dr. KaJi Tin& Kaji Tindak merupakan kegiatan langsmg dalam pengamalm ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara mengintegrasikan hasil penelitian yang diterapkan pada masyaralrat. dan konsultasi pembangunan pada masyarakat.4. pernantauan dan evaluasi pembaagunan. kliah Kuf. Pelayanan dan Penyuluhan Pelayanan dan Penyuluhan merupakan penyelenggaraan bimbii penyuluhan. 2. 5. Aida Vitayala Sjafri Hubeis Sekretaris : 11. Pengembangan Wilayah Pengembangan Whyah merupakan kegiatan penyusunan berbagai rencana.

.para mahasiswa Strata satu dalam upaya menunjang pembangunan melalui kegiatan-kegiatan mahasiswa yang berlandaskan keahlian profesinya.

-Hama dan bnhan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian -Agriiisnk Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Ekon4Pertanian dansmberdaya Ilmu Tanah Ilmu Tanah 2 Kedokteraa Anatomi Sains Veteriner Hewan Fisiologi dan Farmakohgi -Kedokterau Hewan . Benih Arsitekhw Pertamrnan -Gizi *-" rdaya Sum Keluarga Hama dan Penyakit Tum. Pertanian Budidaya Pertanian -Agronomi Tek.No. Fakultas Jurusan Program Studi 1.

Reproduksi dan Penyakit Hewan dan Kesehatan Parasitologi dan Patdogi Klinik Veteriner .

. Fakultas Jurusan Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan -Peqolahan Has11 Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan -Sobid Ekonomi Perikanan -Ilmu Teknologi Kelautan* Produksi Ternak -Prodllksi Ternak Nutrisi dan Makanan Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Manajemen Hutan -Manajemen Hutan Teknologi Hasil Hutan -Teknologi Hasil Hutan Konse~asi Sumberdaya -Konsemasi SumHutan berdaya Hutan Mekanisasi Pertanian -Keteknii Pertanian Teknologi Pangan dan Gizi -Teknologi . Peternakan 6. TeknologiPertanian 7. Matematika dan IPA No. .4.

Pangan Teknologi Industri Per--Telrnologi Intanian dustri Pertanian Kirnia -Kimia Geofisika dan Meteorologi -Agrometeorologi jar jauh peF -Pengetahuan Alam Statistihi -Statistika Matematika -Maternatika Biologi -Biologi Mata Kuliah Dasar Umum Progrm Studi bTekaologi Kctutra diwh deh dm Jurwan MSP dm PSP 423 ..

Justika S. R.Dr.Ir. Nama Lengkap Keterangan 1. Sunarja Prawiradisastra. H. Dr. Dr. M. Drh.Ir. H. MSc 7. DI. H. 10. Sing& H. . Prof. Juju Wahju 12. Prof.Dr. H. Aman Wlrakartakusumah. Sitanala Arsyad 2. H.NAMA NAMA ANGGOTA SENAT IPB No. Dr. MSc 16. Edi Guhardja 11. Prof.Ir. Ismudi Muchsin 6. MSc 9. Prof. MA 8. Sjafrida Manuwoto 4. Dr. Prof. Soeratno Partoatmodjo 3. Dr. ME. Sigit 5.Ir. Dr. Dr. Mirnawati Sudarwanto 17.Ir.Ir.Ir.Ir.Dr. Barizi. Lutfi Ibrahim Nasoetion 13. Dr. Ldy Amalia Sofyan. Baharsjah. Dudung Darusman. Prof.Dr.Dr.Ir. MSc 15.Dr. Sjafri Mangkuprawira 14.

Drh. MSc 25. Ir.Ir. H. Anwar Nur. Dr.Ir. Prof. H. Drs. Hidayat Syarief. Amris Makmur Ketua Senat/Rehor IPB Sekretaris Senat/Guru Besar FKH Anggota Senatpekan Faperta Anggota Senatpekan FKH Anggota Senat/Dekan Faperikan Anggota Senat/Dekan Fapet Anggota Senatpekan Fahutan Anggota Senatpelcan Fateta Anggota Senatpekan FMIPA Anggota Senatpekan FPS Anggota Senatpelcan Fapoltan Anggota Senatfietua Lembaga Penelitian Anggota Senatpetua .Ir.Ir.Ir. MSc 19. Mattjik 27.Dr.Ir.Dr. Muhammad Eidman. M. H. Sajogjo 29. MSc 23. Asi Halomoan Napitupulu. Barnbang Djatmiko 22. Djundjung ~aula~.Ir. Sumono Rukadi 26. Ms 28. Padlinu rjaji 21. Dr. MSc 18. MSc 20. MSc 24. Soemartono Sosromarsono 30. Dr. AA.Dr. Prof.Ir. Soe&sono. Dr. Prof.Ir. Dr. Dr. Iding M. Pang Suwignyo.

LPM Anggota Senat/Wakil Faperta Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senatwakil Fapet Anggota Senat/Wakil Fahutan Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil PPS Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Gu~ Besar Faperta .

Prof. Prof.Dr.Dr.Dr. Pr0fDr. Pr0f. Rusmilah Suseno 34.Dr. Sjarnsoe'oed Sadjad 39.I. Toeiihere 50. Soebadi Partodihardjo 49. Pr0f. Kusmat Tanudimadja 47. Juhara Sukra 48.h. Pr0f.Ir. Kuntjoro 41.I.Dr. Prof. I Gusti Bagus Teken 44.Ir. E.Ir.Dr. Masduki Partadiredja Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta . Achmad Soeharjo 43.Ir. Prof. Pr0fDr.Dr. Prof.Dr. Goeswono Soepardi 33.31. Prof.Dr.h. H. Tjondronegoro 38.Dr. H. Prof.Dr. Affendi Anwar 36. Prof. Sjarifuddin Bahatsjah 37.Dr. Prof. Oetit Koswara 32.S. Prof. R.Ir.Ir.P.Ir.Dr.Dr. Pr0f. Achmad Surkati Abidin 35. Pudjiwati Sajogjo $. Mozes R.I. Prof. Siqa 42. SM. Prof. Roekasah Adiratma 46. Prof.Dr.Ir.h.Dr.Dr. Prof. Gatut Ashadi 51.Dr. Sarsidi !h&rosumarjo 45.Dr. Prof.

Prof.Dr. Prof. .Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar F K H Besar Faperta Besar Faperta Besar Besar Faperta Besar F K H 52.Dr. Tb. Soeprapto Soekardono Anggota Senat/Guru Besar F K H 56. Supan Kusumamihardja Anggota Senat/Guru Besar F K H 57. Soewondo Djojosoebagio Anggota Senat/Guru Besar F K H 53. Prof.Dr. Prof. Achjani Atmakusuma Anggota Senat/Guru Besar F K H 55. Prof.Dr. Djokowoejo Sastracllpradja Anggota Senat/Guru Besar F K H 54.Dr.

Dr.Dr.Dr. Prof. Prof. Prof. Reviani Widjajakusumah Anggota Senat/Guru Besar F K H 58. R. Prof. Prof.Dr. Imam K Abdulgani 67.Dr. Eddie Gurnadi Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet .Prof. Prof. H.Dr. R. Asikin Natasasmita 63. Aminuddin Parakkasi 66.Dr.Dr. M. Prof. Dawan Sugandi 61. Prof. Samosir 68. D. Prof. Margono Slamet 62. DJ. Harimurti Martojo 60.T.Dr. Adi Sudono 64. Prof. Prof. Dr. Ichsan EffendiNSc Anggota Senat/Guru Besar Faperikan 59.H. Sihombing 65.Dr.Dr.

S. Haman Haaurma Js Angota Senat/Guru Besar Fapet AnggomSenat/Guru Besar Fapet ADgguca Seaat/Guru Besar Fahutan Aqggora kat/Guru Besar Fahutan . ProfDrk.Ir. Rudy T-tag 74. 72 Prof&k.H. Slrtrisno Hadi 78. Sujono SujoturrmK. ProfDrJr.69. Dr. PrdDrk. ProfDrJr. ProfDr. KartbhM XJ.)a 73. Bsihaqi H.MSc 75. It ltbannt souhqp.RdhiRubiniAtmEandJ. Ahmad 71. Rahardjo S 76.. ProfDrJr.. ProfDr. 77.dan w1. ProfDrJr.

Prof&. Soanmo Tjjo Anggoar Scnat/Guru Besar Fateta 81.I. . DjoLo Sudan110 M. AaggotaSaw/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggom Senat/Guru Besar Fahutan Aaggaa Scnat/Guru Besar Fahutan 79. MF Anggoa Scm/Guru Besar Fahum 80. ProfDrJr.Anggota Sglat/Guru Besar Fahutan . MDrk. ProfDr. 85. H. Winuno 82 Prof-DrW&5ljwhTjj 83. Sitti Soaarmi Tjo 86. ProfDr. bkh Nasouion 84. F.G. H. Prof&. ProfDrJrGunararan Suratmo.

ProfDr.NawanpriSugiri 87. Aisjah Girindra -Senat/Guru Besar Fateta Aaggocr S~W/GUN Besar Fateta Anggota Senat/Guru Besar Fmipa hggota Scnat/Guru Besar Fmipa Anggota Senat/Guru Besar Fmipa Anggata Senat/Guru Besar Fmipa Seaat/Guru Besar Fmipa .

312708 BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN gEMAwsISwmw Jalan Raya Pajajaran. Bogor. BaranatrPSiang. 323081 Fax. 3230SVPwawPt 203.285 BIRO ADMINISTRASI UMUM (W Jalan Raya Pajajaran. . BarBogor. Ti*. 205.LAMPIRAN 111 ALAMAT gANTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR KANTOR PUSATrnrnRAT Jalan Rap Pajajaran. Ti*. Bogor 16144. Gunung Gede.

Tilp. Tilp. Gunung Gede. Tilp. Bogor. 314980 PUSAT ANTAR . Telp. Bogor. Bogor.I PANGAN (PUSBANGTEPA) n. Tilp. Bogor.328105 LEMBAGA PENGABDIAN PADA MAmmmAT Jalan Raya Pajajamq Baraaaq&q. -US IPB D~ Bogor. 328140 -BAGA PENEL(IJP) Jalan Raya Pajajaran. 321024 PUSAT PENELITIAN LING KUNGAN HIDUP Kampus IPB Darmaga. 327751 dan 32308lJ Pesawat 293.Tilp. 321024 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN TEKN0UK.218 LEMBAGA SUMBERDAYA INFO-1 (LSI) Kampus IPB Darmaga.

Bogor. 323848 FAKULTAS PERTANIAN (FAPERTA) Jalan Raya Pajajaran. Bogor. 323161-322057 -32#H8 . Tilp. Telp. 32308l/Pesawat 27l. 1. 311804 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN BIOLQGI TROPIKA (BIOTROP) Jalan Raya Tajur Km. Bogor. Tilp. 6. Tilp. 237 FAKULTAS KEDOgTERAN HEWAN @W Jalan Taman kencana No. BarBogor.UNIYERSITAS (PAW Kampus IPB Darmaga.

Tilp.321062 FAKULTAS KEHUTANAN (FAHUTAN) Kampus IPB Darmaga. 32308lPesawat 206. Tilp. Bogor. Bogor. 321061. Gunung Gede.321819 FAKULTAS MATEMATMA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FAMIPA) Jalan Raya Pajajaran. Bogor.254 PROCRAM PASCA SARJANA (PPS) . 322167 FAKULTAS PETERNAKAN (FAPET) Jalan Raya Pajajaran. Tilp. Bogor. 321810.PAKULTAS PERIKANAN (FAPEIUKAN) Kampus IPB Darmaga. Kotak Pos 122. 321567 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) Kampus IPB Darmaga. Tilp. Baranangsiang. Kotak Pos 69. 207. Bogor Tilp.

Bogor. Tilp. Baranangsiang. 323081/Pesawat 200 BADAN PENGEMBANGAN (BPI Jdan Raya Pajajaran. Bogor. Baranangsiang. Bogor. Baranangsiang. Tilp.Jalan Raya Pajajaran. 32308Wesawat 245. 321024 UPT KOMPUTER Jalan Raya Pajajaran.264 DIREKTORAT TINGKAT PERSWAN BERSAMA (DTPB) Jalan Raya Pajajaran. 32308lPesawat 815 UPT PERPUSTAKAAN PUSAT Kampus IPB Darmaga. Tip. Bogor. 32308VPesawat 202. Bogor. Tilp. Bogor. Tip. 32308VPesawat 2J2 LABORATORIUM BAHASA Jalan Raya Pajajaran.213 BIMBINGAN KONSELING Jalan Raya Pajajaran. 32308Wesawat 244 . Tilp. Tilp. Baranangsiang. Baranangiang. Baranangsiang. Bogor.

Baranangsiang. 327363 POS SATPAM IPB PUSAT Jalan Raya Pajajaran. 32308UPesawat 289 POSKO MENWA IPB Jalan Raya Pajajaran. 323081/Pesawat 215 . Bogor. Tip. Tilp. Bogor. Bogor. Baranangsiang. Gunung Gede.PUSAT KEGIATAN MAHASISWA (PW Jalan Raya Pajajaran. Tilp.

PASIR SARONGGE 1 1. PASIRKUDA 8. CIKARAWANG 4. SINDANGBARANG 7. DARMAGA 5. TAJUR 10. JONOGOL 2. SUKAMANTRI 9.f LOKASI KAMPUS DAN KEBUN PERCOBAAN IPB 44UT JAWA KETERANGAN : m KEBUN PERCOBAAN 1. BABAKAN 3. GUNUNG WALAT 11 . CIBODAS 6.

PETA SlTUASl KAMPUS IPB TAMAN KENCANA .

ASAMMPVTERA 0. MBVN PEACOBMN BABAKAN 17. FAKULTAS KEHUTANAN 4. FMULTAS TCKNOUMI PEATANIAN 22. WSBANGTEPA 14. PEAWIUHAN DOSEN 11. KEBUN PERCOBMN UNllJK PROORAM DIPLOMA 12. LEMW SUMRERDAYA INFORMASIPRXRAM PENDDWN JARAK JAUH 20. WSAT PENamAN LlNQKlJNGAN HIDUP 21. FAKULTAS PERTAMAN 2. QEWNOOUH RAGA a. MENAPA AIR BAR) 23. 'LANDHU18' 5. PERUMAHANPKUWN IPB 18. PENJERNiMNA)CI 7. PENJERNIHAN AIR ll . AGRAMAPUTERI 10. KMAM P RR(ANAN 18.f I PETA SITUASI KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR ( LUAS HA KETERANGAN: 1. KEBUN PERCOBMN AQRONOMI. BP3!iP 15. AUANGUBEL 8. RUANQKWUH 13.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful