BUKU PANDUAN t PROGRAM SARJANA 1990 1994 INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Hal. KATA PENGANTAR ................................... vii I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR .................... 1 A. GAMBARAN UMUM ........................... 1 Sejarah Ringkas ..................................1 Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor ............. 2 Definisi Pertanian dalam Arti Luas ................. 2 Modal Dasar Institut Pertanian Bogor ............... 2 Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor .............. 2 Pengertian Lambang ............................. 3 Organisasi Institut Pertanian Bogor ................. 3 Lokasi Kampus .................................. 3 B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN ........... 4 Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan ................ 4 Unit Pelaksana Teknis Komputer ................... 4 Laboratorium Bahasa ............................. 5 Percetakan ...................................... 5 Penerbitan ...................................... 5 Pelayanan Kesehatan ............................. 5 Apotik ........................................ 5 Pelayanan Pos dan Telekomunikasi ................. 5 Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan ............ 6 Bimbiian dan Konseling ......................... 6 Beasiswa ........................................ 6 Asrama Mahasiswa ............................... 6 Fasilitas Olah Raga Mahasiswa ..............

7 Pelayanan Bank .................................. 7 Kafetaria ....................................... 7 Aula dan Gedung Serba Guna ..................... 7 Tempat Peribadatan .............................. 7 Himpunan Alumni ............................... 8 C. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL ..... 9 Pimpinan ........................................ 9

Hal. Pembantu Pimpinan .............................. 9 Unsur Pelaksana ................................. 9 Unsur Penunjang .............................. 11 Badan Non Struktural .......................... 11 I1 . PELAKSANAAN PENDIDIKAN ..................... 12 A. UMUM ..................................... 12 Tujuan Umum Program Stratum 1 (S 1) ....... 12 Pengertian Dasar .......................... 12 Masa Pendidikan .......................... 13 Tata Tertib Perkuliahan ..................... 13 Tata Tertib Ujian .......................... 14 Sanksi Akademik .......................... 16 Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan .... 16 Sumbangan Pembinaan Pendidian ........... 18 Kalender Akademik IPB Tahun 199011991 ..... 18 B. JENJANG PENDIDIKAN .................... 21 1. Tingkat Persiapan Bersama ............... 21 1.1 Tujuan Pendidikan .................. 21 1.2 Organisasi dan Personel ......... : .... 21 1.3 Kurikulum .........................231 1.4 Silabi .............................. 22

2. Fakultas Pertanian ....................... 28 Tujuan Umum Program Sarjana (SI) ....... 28 2.1 Tujuan Pendidikan .................. 28 2.2 Sistem Pendidikan ................... 28 2.3 Organisasi dan Personel .............. 29 2.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 34 2.5 Silabi .............................. 59 2.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 103 3. Fakultas Kedokteran Hewan ..............115 3.1 Tujuan Pendidikan ..................115 3.2 Organisasi dan Personel .............. 116 3.3 Program Studi dan Kurikulum .........118 3.4 Silabi .............................. 121

Hal. 3.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 136 4. Fakultas Perikanan ....................... 143 4.1 Tujuan Pendidiian .................. 143 4.2 Organisasi dan Personel .............. 143 4.3 Semester Bersama Fakultas Perikanan . 145 4.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .146 4.5 Silabi ..............................158 4.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 193 5. FakultasPeternakan ..................... %1 5.1 Tujuan Pendidikan .................. 201 5.2 Organisai dan Personel ............... 201 5.3 Program Studi dan Kurikulum ......... 203 5.4 Silabi .............................. 205 5.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 226 6. Fakultas Kehutanan .....................233 6.1 Tujuan Pendidikan .................. 233 6.2 Organisasi dan Personel .............. 234 6.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 235 6.4 Silabi ..............................246 6.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........280 7. Fakultas Teknologi Pertanian .............. 285 7.1 Tujuan Pendidikan ..................285 7.2 Organisasi dan Personel .............. 285 7.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .288 7.4 Siiabi ..............................304 7.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 333 8. Fakultas Matematika dan IPA ............. 339 8.1 Tujuan

Pendidikan ................... 339 8.2 Organisasi dan Personel .............. 340 8.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .343 8.4 Silabi ..............................364 8.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........416

Hal. I11 .LEMBAGA PENELITIAN .......................... 423 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 423 IV. LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT . . 426 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 4% LAMPIRAN -LAMPIRAN ............................. 428

KATA PENGANTAR Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelurnnya, Buku Panduan IPB ini mengalami perubahan dan perbaikan yang disesuaikan dengan perkembangan, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku dengan .memperhatikan masukan-masukan dari semua unit kerja di Institut Pertanian Bogor. Beberapa perubahan dan perbaikan yang diiakukan dalam Buku Panduan ini di antaranya: mata kuliah, silabus, peraturan administrasi akademik, pimpinan, dan dosen serta sarana dan prasarana kampus. Dengan diterbitkannya Buku Panduan ini diharapkan agar semua staf pengajar dan mahasiswa mempunyai pedoman di samping penjabarannya secara rinci berupa pedoman yang diterbitkan di Fakultas. Mudah-mudahan Buku Panduan ini dapat bermanfaat. Kritik dan saran senantiasa kami nantikan demi penyempurnaan panduan ini. Kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan panduan IPB kami ucapkan terima kasih. A.n. Rektor Pembantu Rehor 1, Prof. Dr.Ir. H. SADAN WIDARMANA, MSc. NIP. l3021U)44

I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR A. GAMBARAN UMUM Institut Pertanian Bogor adalah kelanjutan hidup dari lembagalembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian dan kedokteran hewan pada awal abad ke-U) ini, didirikan berdasar S.K. Menteri PTIP No. 9U1%3 dan disahkan oleh S.K. Presiden RI No. 279111965. Sejarah Ringkas Tahap Embrio (1941-1%3), dimulai dengan pendirian "Landbouwkundige Faculteit-ada tanggal 31 Oktober 1941, disusul dengan pembentukan Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan pada tahun 1946. Pada tahun 1948 perguruan tinggi ini dijadikan "Faculteit voor Diergeneeskunde"di samping "Faculteit voor Landbouwwetenschappen" yang menjadi bagian dari "Universiteit van Indonesien di Kampus Bogor. Setelah mengalami beberapa perubahan nama, kedua fakultas ini pada tahun 1%3 memisahkan diri dari Universitas Indonesia untuk menjadi Institut Pertanian Bogor. Tahap Kelahiran dan Pertumbuhan (1%3-1975), ditandai dengan lahirnya beberapa fakultas baru yang menjadikan IPB semakii mampu dalam menangani pendidikan tinggi pertanian. Pada tahap ini IPB mempunyai 6 fakultas, yaitu Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan serta Rknologi dan Mekanisasi Pertanian. Pada akhir tahap ini dibentuk pula Sekolah Pasca Sarjana. Sejak tahun 1976, IPB memasuki Tahap Pendewasaan yang ditandai dengan proses pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan di Kampus

Darmaga, Bogor berdasarkan pertumbuhan jumlah civitas akademikanya. Dua fakultas baru lahir pada tahap ini, yaitu Fakultas Politeknik Pertanian dan Fakultas Matematika dan Ilrnu Pengetahuan Alam. Adapun Sekolah Pasca Sarjana dijadikan Fakultas Pascasarjana dan Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian diubah namanya menjadi Fakultas Eknologi Pertanian. IPB telah dapat membuktikan dirinya sebagai perguruan tinggi terkemuka, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Sebagai pelopor pengembangan pertanian modern, IPB telah melahirkan berbagai gagasan yang setelah melalui proyek percobaan

dijadikan model bagi pengembangan pertanian nasional. Dalam bidang pendidikan tinggi, IPB menjadi pencetus dan pelopor studi sarjana 4 tahun, penerimaan mahasiswa berbakat, serta perintis pembentukan Sekolah Pasca Sarjana &Indonesia. Pada saat ini IPB menerima mahasiswa baru melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dengan jumlah sekitar 1.650 orang setiap tahun. Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor Institut Pertanian Bogor adalah Perguruan Tinggi yang merasa berkewajiban menjadi suatu pusat pengembangan masyarakat Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 melalui pembangunan pertanian ddam arti luas yang dilaksanakan melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Definisi Pertanian dalam Arti Luas Dengan Pertanian dalam Arti Luas dimaksudkan seluruh mata rantai proses pemanenan energi surya secara langsung dan tak langsung melalui fotosintesis dan proses pendukung lainnya untuk kehidupan manusia, yang mencakup aspek ilmu pengetahuan, teknologi dan kemasyarakatan. Modal Dasar Institut Pertanian Bogor Modal dasar Institut Pertanian Bogor adalah: 1. Perangkat lunak yaitu staf engajar Institut Pertanian Bogor, yang terdiri atas tenaga akademi E dalam berbagai bidang dan jurusan. 2. Perangkat keras yaitu gedung-gedung, laboratorium, lapangan percobaan dan sarana lainnya yang menjadi tempat melakukan Tridarma Perguruan Tinggi. 3. Perangkat kokoh sebagai hasil interaksi perangkat lunak dan eran at keras berupa motivasi untuk selalu berusaha menempaten 8.

rl di garis depan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor Tbjuan dasar Institut Pertanian Bogor addah: melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi sesuai dengan falsafah dasarnya, pemanfaatan, pelestarian dan pengembangan modal dasar dengan efsien untuk kepentingan kemanusiaan dan masyarakat di masa kini dan masa depan.

Pengertian Lambang Lambang Institut Pertanian Bogor mencerminkan pertumbuhan Institut Pertanian Bogor sebagai suatu lembaga pendidikan sumber ilmu dan teknologi, dan akan seldu maju, tumbuh terus dan mengamalkan Tkidarma Perguruan Tiggi dengan berlandaskan Panwila. Bentuk bundar menggambarkan bahwa ilrnu tersebut tidak ada batasnya, selalu berkembang dan bertambah. Warna dasar biu melambangkan bahwa Institut Pertanian Bogor termasuk kelompok teknologi. Gambar buku terbuka melambangkan Institut Pertanian Bogo~ sebagai suxiber ilmu. Cabang tiga yang timbul dari buku melambangkan Tridarma Perguruan Tinggi. Kelima ujung helai daun melambangkan lima Fakultas pertama pada waktu IPB berdiri dan bahwa Tridarma itu dilaksanakan berasaskan Panwila. Organisasi Institut Pertanian Bogor Sesuai dengan S.K. Presiden No.46 Tahun 1982, Institut Pertanian Bogor dipimpin oleh Rektor dengan dibantu oleh para Pembantu Rektor. Rektor diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Republik Indonesia. Senat Institut Pertanian Bogor adalah badan normatif tertinggi di Institut, sedangkan di aingkat Fakultas terdapat Senat Fakultas yang diketuai oleh Dekan. Rektor adalah Ketua Senat Institut Pertanian Bogor. Dewan Penyantun Institut Pertanian Bogor adalah dewan yang mewadahi tokoh-tokoh masyarakat dan merupakan jembatan antara

masyarakat dan Institut Pertanian Bogor. Dalam menjalankan tugas-tugasnya, Rektor dibantu pula oleh Biro, Fakultas, Lembaga, Jurusan, Unit Pelaksana Rknis Institut Pertanian Bogor. Lokasi Kampus Kampus Institut Pertanian Bogor terdapat di empat tempat. Kantor Pimpinan, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama, UPT Komputer, Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, Aula Institut Pertanian Bogor, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Pasca Sarjana bertempat di Kampus Baranangsiang, Jalan Raya

~gjajaran Bogor, Fakultas Kedokteran Hewan di Taman Kencana, sedangkan Fakultas Peternakan, sebagian Laboratorium dan Jurusan dari Fakultas Kedokteran Hewan, Lembaga Penelitian, dan Biro Administrasi Umum terletak di Kampus Gunung Gede. Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Gedung Kantor Pusat Antar Universitas (PAU), Fakultas Perikanan, Lembaga Sumberdaya Informasi, Perpustakaan Pusat, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH), Kebun Percobaan Darmaga, sebagian Asrama Mahasiswa, dan Perumahan Dosen terletak di Kampus Darmaga, kurang lebih 12 km ke arah Barat dari Kota Bogor. B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Perpustakaan Institut Pertanian Bogor mempunyai koleksi buku sekitar 2.021 judul dengan exemplar 3.097, majalah 940 judul dengan exemplar 2.170 dan 822 judul dengan exemplar 1.005dokumentasi IPB yang terdiri dari skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis ilmiah staf pengajar IPB, serta koleksi pandang dengar yang terdiri dari: mikrofs 800 judul buku referensi dan 43 judul majalah, mikrofrlm 9 judul, kaset 50 buah dan slide50buah, yang terdapat di Perpustakaan JurusanSivitas Akademika Institut Pertanian Bogor berhak menerima pelayanan perpustakaan. Perpustakaan dibuka pada setiap hari kerja. Perpustakaan Pusat menerima pembuatan fotokopi Unit Pelaksana Teknis Komputer

2buah line printer LP-300.220 berkapasitas 300 MB.Gedung untuk pusat pengelolaan data ini terletak di Kampus Baranangsiang. . Di samping itu tersedia pula 8 buah mikrokomputer IBM PCIXT dan dua buah printer IBM. Pusat ini dilengkapi dengan komputer PERKIN ELMER 3.Z buah disc drive 10 MB. Pusat ini menjadi laboratorium komputasi dan dikelola oleh Jurusan Statistik.

bersifat umum. dan organisasi profesi. Laboratorium ini terdapat di Kampus Baranangsiang. jurusan. Pelayanan Kesehatan Bagi warga Institut Pertanian Bogor disediakan klinii kesehatan yang terletak di Kampus Baranangsiang yang diasuh oleh tiga orang dokter dan dibuka setiap hari kerja.Laboratorium Bahasa Laboratorium ini dapat dimanfaatkan untuk latihan bahasa Inggris dan bahasa lainnya. yang dapat dimanfaatkan oleh setiap warga Institut Pertanian Bogor. publikasi. ilmiah dan populer dari fakultas. bulanan. senat mahasiswa. laporan atau tesis mahasiswa. tersedia juga Cabang Apotik Kimia Farma yang berada di Kantor Pusat Baranangsiang. Pelayanan umurnnya ditujukan kepada warga Institut Pertanian Bogor yang memerlukannya. Pelayanan Pos dan . Penerbitan Berita Institut Pertanian Bogor merupakan media komunikasi antar Institut Pertanian Bogor di samping penerbitan-penerbitan berkala. Apotik Untuk memudahkan pelayanan pembelian obat-obatan yang tidak tersedia di Poliklinik IPB. Percetakan Percetakan Institut Pertanian Bogor yang terletak di Karnpus Darmaga berfungsi untuk mencetak penuntun kuliah.

Telekomunikasi Pelayanan sarana komunikasi yang menyangkut keperluan surat menyurat. . telex dan facsimile. pembayaran iuran TV dan lain-lain tersedia 3 buah Kantor Pos Cabang. tab-. pengiriman dan pengambilan wesel paket. Di Kampus IPB Darmaga tersedia Warung Pos dan Telekomunikasi yang dapat melayani keperluan pos dan telekomunikasi seperti telepon. Taman Kencana. masing-masing berlokasi di Kampus Baranangsiang.

Ekasari dan Velicia di Sempur. yang orang tuanya telah berjasa terhadap negara. yang orang tuanya tidak mampu. Institut Pertanian Bogor menyediakan lahan percobaan yang lokasinya tersebar di Bogor dan sekitarnya. penyesuaian cara belajar. Bimbingan dan Konseling Bagi mahasiswa disediakan Tim Bimbimgan dan Konseling yang terdiri atas dosen-dosen yang disebut konselor dengan bantuan beberapa psikolog. Wsma . asrama Sylvasari. bangsa dan negara. dan kehidupan kampus. serta perorangan. seluas 336 ha dan hutan pendidikan seluas lebih kurang 350 ha di Gunung Walat. yang luar biasa kepandaian dan bakatnya. Sukabumi. dan suatu waktu menunjukkan prestasi yang sangat berguna bagi masyarakat. Beasiswa Pemerintah memberikan beasiswa dan darmasiswa yang terutama ditujukan kepada mahasiswa tingkat dua. baik mengenai pendidikan maupun masalah pribadi mahasiswa. asrama Sylvalestari. Selain itu juga mahasiswa IPB mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa dari pemerintah daerah. Pelayanan ditujukan terutama bagi mahasiswa tingkat persiapan untuk mendapatkan bantuan menghadapi kesukaran yang dialami. Pondok Darmaga di Darmaga. yaitu asrama Ekalokasari di Tajur.Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan Untuk kepentingan kependidikan. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Asrama Mahasiswa Institut Pertanian Bogor menyediakan asrama mahasiswa dengan kapasitas penghuni sekitar 615 mahasiswa. asrama Putri Baranangsiang. badan swasta. terdiri atas 10 asrama berkapasitas di atas 50orang. asrama Putri Darmaga.

Juanda. cuci. seterika. tidur. Sarana yang tersedia mencakup sarana untuk keperluan makan. ruang rekreasi dengan radio dan TV.Raya di Jalan Ir. . H. dan sarana olahraga ringan.

dan Gedung Olahraga di Kampus Darmaga. Kafetaria Kampus Baranangsiang (Kampus Pusat) menyediakan pula kafetaria yang dibuka setiap hari kerja. Adanya Bank tersebut di IPB menambah kelengkapan sarana pelayanan yang turut menunjang bagi para mahasiswa membayar SPP dan yang menyangkut perbankan. Tempat Peribadatan Untuk kepentingan peribadatan khusus . Pelayanan Bank BNI 1946 Cabang Bogor memberikan pelayanan bagi warga IPB dan masyarakat umum. Di Kampus IPB Darmaga telah dibangun Auditorium berkapasitas 4. Kafetaria ini melayani warga IPB dan umum. Selain itu pada setiap fakultas disediakan pula sarana olahraga untuk warga IPB.Fasilitas Olahraga Mahasiswa Lapangan olahraga di Kampus Baranangsiang menyediakan sarana untuk olahraga atletik. bola basket dan softball. di samping kafetaria yang disediakan oleh fakultas dan kampus lain. volley. sepak bola. Aula dan Gedung Serba Guoa Untuk kesenian dan kegiatan lain yang memerlukan ruanglaula pertunjukan. tersedia Aula Kantor Pusat IPB dan Ada Agronomi di Kampus Baranangsiang.000 orang. Aula Ekalokasari di 'hjur. Gedung Olahraga di Kampus Darmaga merupakan sarana olahraga ruang tertutup bagi warga Institut Pertanian Bbgor. bola taw.

juga tersedia perpustakaan di Mesjid Al-Gifari IPB. Di samping itu terdapat pula Mushalla di Kantor Pusat IPB dan Mesjid Al-Hurriyah di Kampus IPB Darmaga. Untuk liegiatankegiatan yang menyangkut pengembangan pendidikan agama.bagi pemeluk agarna Islam. . tersedia Mesjid Al-Gifari yang biasa menampung jamaah lebii kurang 800 orang. pembinaan kerohanian. sosial.

c. Membina Alumni untuk memenuhi tupasnya sebapai Sarjana sesuai dengan cita-cita Almamater.Himpunan Alumni Riwayat: Alumni Institut Pertanian Bogor pada pertemuannya yang berlangsung pada tanggal 5 September 1970 telah bersepakat membentuk Himpunan Alumni IPB (HAIPB) yang bertujuan untuk: a. Untuk mencapai tujuan tersebut perhimpunan berusaha: a. Menghimpun pengalaman-pengalaman para Alumni untuk disambung guna kepentingan Almamater dengan jalan mengadakan seminar-seminar. Men adakan inventarisasi men enai keadaan Alumni dalam arti yang k uas dan menyiarkan kepa d a segenap anggota hlmpunan. Membina Almamater untuk dapat melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi Almamater. b. dengan jalan memblna hubunganAlmamater dengan Alumninya dan antara Alumni sesamanya. e. d. Pimpi~tan Pedti~npurtart: a. b. Pimpinan Pusat terdiri atas Dewan Penyantun dan Sekretariat yang ada di bawah Dewan Penyantun terdiri atas 10 (sepuluh) orang yang di ilih oleh dan dari para anggota dalam rapat anggota untuk masa . masyarakat dan sebaliknya. Menyelenggarakan hubungan dan kerjasama yangerat'd~ngan perhimpunan-perhimpunan yan mempunyai sifat dan tujuan yang sama. menyelenggarakan hari Alumni di Kampus. mengikutsertakan Alumni dalam perkembangan kurikulum. Memanfaatkan hasil-hasil penelitian dan kemajuan ilmu yang ada di Almamater untuk kepentingan Alumni. baik di dalam maupun 8i luar negeri. Mengikutsertakan Alumni dalam pemikirardpenyalurardmenempatkan tenaga-tenaga Alumni laimya. praktek-praktek mahasiswanya. menerbitkan berita berkala dan sebagainya.

(0251) 323081 dan 325393. Perwakilan di tiap Propinsi diatur pelaksanaannya oleh Anggaran Rumah Tangga. Jalan Raya Pajajaran.ja f atan 5 tahun. Telp. b. . Alamat: Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HAIPB) Kantor Pusat IPB.

STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL Rektor : Prof. Ir. Dr. Kepala mik dan Kemahasiswaan Biro Administrasi Umum : Ir. h. MSc. Administrasi dan Keuangan (PR 11) Pembantu Rektor III/Bi: Dr. Pengabdian pada Masyarakat (PR I) Pembantu Rektor II/Bidang : Dr. Anwar Nur. H. Abubakar Burniat.C. Ir. Penelitian. Anshary Chaeruddin. Eriyatno. Kepala (BAUM) Fakultas Pertanian (Faperta) Dekan : Dr. Moh. MSAE ?q dang Kemahasiswaan (PR 111) PEMBANTU PIMPINAN Biro Administrasi Akade-: Ir.Sc. Ir. Sjafrida Manuwoto ?q. . Pendidikan dan Pengajaran. Sitanala Arsyad Pembantu Rektor UBidang : P-Sadan Widarmana. M. H.

H. DEA Fakultas Peternakan (Fapet) Dekan : Dr. Lily Amalia Sofyan. Ir. M. Muhammad Aman wirakarta-?T kusumah. Edi Guhardja. H. Lutfi Ibrahim Nasoetion yw Lembaga Pen abdian pada Masyarakat . Barizi.Sc. R. Ir. Po? Fakultas Kehutanan (Fahutan) Dekan : Dr. Ir.Dr. M. Sing$ H. Ismudi Muchsin. H.Ir. Dudung Darusman.Ir. Fakultas Matematika dan 1ku Pengetahuan Alam (FAMIPA) ~ekan : Prof.Dr. MA PFakultas Teknolo Pertanian (~atet$ Dekan : Dr. Sigit Fakultas Perikanan (Faperikan) Dekan : Dr. Dr. MSc Lembaga Penelitian (LP) Ketua : Dr. MES Program Pasca Sarjana (PPS) Direktur : Prof.Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Dekan : Prof.Sc.

Ir. H.( I! PM) Ketua : Dr. Syafri Mangkuprawira PT .

Ir.Sc. Edi Guhardja. H.UNSUR PENUNJANG Unsur Pelaksana Teknis (UPT) Komputer Kepala : Dr.1r. H. H. Eriyatno.Dr. MSAE ?v .Ir. A. M. Pallawarukka Lembapa SumberdayaInformasi (LSI) Kepala : Dr.i Mattjik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Kepala : Drs. b~e&a Pendidikan TingkatPersiapan Bersama (TPB) Direktur : Dr. Yan Pietter Saragh BADAN NON STRUKTURAL Badan Pengembangan (BP) : Prof. Ans0r.

memahami. c. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. UMUM Tujuan Umum Wogram Stratum 1 (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. d. b. maka tujuan Pendidikan Program Sarjana1 (Sl) adalah menghasilkan warga negara berk~al~kasi sebagai berikut: a. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya. PELARSANAAN PENDIDIKAN A. Menguasai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. Pengertian Dasar Pengertian Semester Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan suatu jenjang. maupun masalah yang dihadapi masyarakat. Artinya program pendidikan suatu jenjang harus lengkap dari awal sampai . tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi Yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam keglatan produkti ? dan pelayanan kepada masyarakat. Bersifat terbuka. 0212/U/1982. menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. f. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menemukan. e.11. khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya.

usahanya dibagi-bagi ke dalam program per semester.akhir yang penyelenggaraannya dibagi sewa semesteran. seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program satu jenjang lengkap. Pengertian Satuan Kredit Semester (sics) Satuan Kredit Semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa. Dengan pengertian ini. besarnya usaha yang diperlukan untuk . besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa.

serta besarnya usaha untuk menyelenggarb pendidikan di perguruan tinggi. Mata .menyelesaikan suatu program (apakah program semesteran atau program satu jenjang lengkap). Lama masa pendidikan di Institut Pertanian Bogor bagi seorangmahasiswa Program Sarjana (S1) sampai lulus Sarjana adalah empat sampai enam tahun. Masa Pendidikan 1. Artinya untuk mengikuti kuliah itu seorang mahasiiwa dibebani dengan beban studi sekian satuan kredit semester pada semester yang bersangkutan. Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa tercermin dalam laporan semesteran mahasiswa. 2. 3. Besarnya beban studi mahasiswa dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks) dalam suam mata kuliah.30 dikeluar i an dari Institut Pertanian Bogor. Mahasiswa yq tidak lulus pada suatu -at diberi kesempatan menslang di tmgkat bersan tan hanya selama satu tahun. Mahasiswa yang ada akhir suatu tahun akademik menda at Nilai Mutu Rata-rata &MR) tidak lebih daripada 1.

maka cub sakit itu tidak diperhitungkan ke dalam lamanya masa pendidikan. Apabila telah diberi kesempatan mengdang satu tahun. Tata Tertib Perkuiiahan 1. Semua mahasiswa Institut Pertanian Bogor diwajibkan me kuliah dan praktikum sekurang-kuran ya masing-masing80 dari P o seluruh kegiatan dalam semester aka B emik berlangsung. Apabii mahasiswa menda at cuti sakit yang lama berdasar swat keterangan dokter dan izin #ilpinan Fakultas atau ~irektur Tiiat Persiapan Bersama. 2.kuliah yang wa'ib diulang ad 9'' ah mata kuliah yang memperoleh nilai mutu kurang dari c . Apabila . 4. Mahasiswa Pr am Pertanian Bogor hanya diperkenankanxa kali selama masa pendidikan untuk mencapai gelar mengulang itu tidak boleh pada tingkat yang sama. Mahasiswa yang berhalangan mengikuti kuliah/praktikum karena suatu alasan yang san at penting harus menyampaikanpemberitahuan -a tertu' kepada dosen mata kuliah yang bersanfcutan atau kepada Komisi Pendidikan Fakultas. tetapi ternyata tidak naik tingkat lagi maka mahasiswa tersebut dikeluarkan dari Institut Pertanian Bogor. 5.

surat ini hams dilampiri dengan swat .ber alangan karena sakit.

u Ian pertengahan. uti u'ian akhir. Tata Tertib Ujian 1. dan dalam keadaan tertentu dapat diperpanjang sampai malam hari. Semua u Ian .00 sampai 18. ujian praktikum dan ujian akhir yang dia % akan6agisetiap mata kuliah. dinyatakan inhipliner dengan Surat Keputusan Pimpinan FakultasDirektw Tingkat Persiapan Bersama. 5. uis. Mahasiswa diwajibkan mengikuti semua ujian. Swat izin tersebut disahkan/ditandatangani oleh Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I Fakultas. Mahasiswa yang dengan sengaja tidak mengikuti ujianujian dianggap indisipliner. Jam kerja akademik adalah mulai pukul7. diwa'i kan menyampa p& d an pemberitahuan kepa a Pem antu Dekan b f atau 3. Mahasiswa yang men+ alkan ke 'atan kurikuler yang sedang ber'alan tanpa lzin dari ~u3tur ~ink&Bt Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. 4.keterangan dokter. 2. Semua kegiatan ekstra kurikuler tidak boleh mengganggu kuliah/praktikum.00. Mahasiswa yang berhalangan meneruskan kuliah karena sakit ang lama sehin a terpaksa tidak dapat men B at Persiapan Bersama dan Kepala Biro Administrasi Akadem~k an Kemahasiswaan disertai permohonan untuk mengulangi kembali pendidikan pada tahun berikutnya.

asal ada persetujuan dari Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. 7. walnya diatur oleh Biro Administrasi Akademp. Mahasiswa yang berhalangan menempuh ujian dalam masa yangtelah ditentukan karena suatu alasan ang san at enting atau sakit. 3. disusul S engan surat keterangan dokter. 5.: Kemahasiswaan melalui. 6. panitia pengelola/penyusun jadwal masingmasing Fakultas. Pen ut ujian hams sudah siap di luar ruangan ujian 15 menit sebe v umnya ujian dimulai. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian-u'ian karena suatu halangan yang sah dapat diikesempatan men&ti ujian susulan. harus memberitahukan secara tertuh ke a& &sen mata bliah bersangkutan pada hari itu juga. 4. Pengikut ujian harus membawa kartu mahasiiwa atau keterangan sementara dari Pembantu Dekan UDirektur Tiat PersiapanBersama. . Selama ujian ketertiban ujian diawasi oleh dosen yangbersangkutan dengan dibantu asisten dan pengawas ujian lmya. Mereka yan8 tidak membawa kartu mahasiswa tidak dibenarkan memasulu ruangan ujian.dilaksanakan oleh dosen mata kuliah yang bersan dan ja dj.

Setiap tindakan y menc S am hal tindakan pelanggaran~tu 9 ngawas ujian. 16. I bertanya dan membcritg perid sod-sod ujian kepada peng&t ujian yang lain. Segala sesuatu yang diperlukan selama berlangsunpya ujian harus diminta melalm engawas ujian. 12. 10. Pengikut ujian harus menempati tempat duduk yang ditetapkan oleh pengawas ujian. bercakap-caka . Barang-barang lain harus ditinggalkan pada tempat yang telah ditetapkan oleh pengawas. 9. pengawas uiian akan menarik kembali segala pekerjaan ujian dan pelanggar &persilahkan meninggalkan ruangan ujian. Mahasiswa yan nyata-nyata melakukan kecurangan dalam ujian (ada bukti yang 1 uat) akan mendapatkan hukuman indisipliner. Sewaktu mengikuti ujian mahasiswa tidak dibolehkan merokok. menin alkan u'ian tanpa kin. Pengikut ujian han a diperkenankan membawa alat-alat tulis menulis ke tempat d uduk. 15. W. Pengikut ujian tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan ujian sebelum dipersilahkan oleh pengawas. D te ah dilakukan. akan sehubungan dengan tata tertib yang disebutkan ya butirTakan mendapaf pe atan dari pe14. Semua kertas yang diterima dari awas ujian (kertas pekerjaan dan soal ujian) harus diserahkan l3 . Untuk hal itu pengkut u :an cukupmemberi isyarat 1 epada *engawas ujian deng= mengan$at tangan. 11.8. Selama mengikuti ujian tidak diperkenankan mencbntoh.

Mahasiswa diharuskan berpakaian bersih. . 21. 17. 19. Tata tertib lainnya y tidak tercantum di sini dapat diarahkan oleh dosen pengawas ujlan 7 ila dipandang perlu. 18. rapi dan sopan. 20. Pengikut ujian ang belum selesai dengan peke rjaan setelah tanda ~aktu ujian ha g is diisyaratkan oleh pengawas ujian harus menghentikan pekerjaannya dengan segera. Pengikut ujian yang telah selesai dengan pekerjaan sebelum waktu ujian habii dapat menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pengawas ujian dan kemudian meninggalkan ruang ujian.em ali kepada pengawas ujian. Dalam ha1 seperti disebutkan pada butir 18. pengikut ujian tetap duduk dan baru meninggalkan tempat duduknya setelah ada isyarat dari pengawas ujian.

. Nilai suatu mata kuliah ialah nilai ang diberikan oleh dosen mata kuliah terhadap hasil yan diperole I mahasiswa sewa keseluruhan. Jika menurut anggapan dosen. Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan 1. selambat-lambatnya 4 minggu setelah dilaksanakannya ujian mata kuhah bersangkutan. nilai akhir belum dapat diberikan kepada mahasiswa pengikut mata kuliah tersebut berdasarkan alasan yang dapat dipertan ng-jawabkan serta tidak menyim ang dari p&" peraturan yang berla u. Penentuan nilai akhir diakukan berdasarkan sekura -kurangnya Y ti a nilai u'ian bagian dari satu nil& praktikum bagi pe ajaran yang a f a prakt d umnya. serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. 3. berat atau ringannya pelanggaran. atau ke ada Pembantu Dekan I/Sub Bagian B Akademik/Komisi Pendi ikan Fakultas. maka diberikan nilai akhir B l! (berarti Belum Lengkap).Sanksi Akademik Sementara menunggu terbitnya suatu peraturan tentang sanksi akademik terhadap pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan akademik. 2. Dosen mengirim seluuh nilai tiap mahasiswa pen 'kut mata kuliah dalam bentuk Daftar Angka Kelas (DAK) rangap tiga kepada Direktur Tingkat Persiapan Bersama untuk mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama. suatu sanksi akademik akan diproses dengan memperhatikan aspek pelanggaran. Sanksi akademik ditetapkan oleh Dekan Fakultas dadatau Rektor IPB.

maka dienakan saki indisipliner untuk mata kuliah bersangkutan. Angka nilai akhir an tercatat di dalam DAK disebut Nilai Akhir (NA). 5. 6. Yang berupa angka disebut Angka Mutu (AM) dan yan berupa huruf disebut Huruf Mutu (HM). dahkan ke dalam naska Daftar Nilai Mahasiswa (DNM). Makna Angka Mutu d an Huruf Mutu adalah sebagai berikut: . Nilai ujian yang tertera di dalam DAK yang telah diterima oleh Direktur Tingkat Persia an Bersama atau Pembantu Dekan I dipin!.pertimban an dosen yang sama sekali ti % ak memenuhi tata tertib ujian. berupa ang l a b an huruf. kecuali yang masih mengandung nilai BL.

sedangkan tiap HM yang dicapainya tidak kurang dari C. b. BIASA. SANGAT MEMUASKAN. Jumlah Kredit (JK) ialah semua kredit yang diperoleh dari semua mata kuliah dalam satu tahun kuliah dalam tingkat yang bersangkutan. Selama masih ada nilai akhii BL. b. Seoran mahasiswa pro ram Diploma (SO) dan Sarjana (Sl) dinyata&an naik tinglcat/luks pada akhir kdah apabila: a. NMR yang diperoleh tidak kurang dari 2. Nilai Mutu (NM) suatu mata kuliah adalah AM dikalikan dengan Kredit (K) mata kuliah.00. c. 8. apabila mencapai NMR untuk kelulusan Sarjana tidak kurang dari 3. Prediiat kenaikan tingkatlkelulusan Program Diploma (S0)dan Sarjana (Sl) adalah: a. JM belum dapat ditentukan. Jumlah Mutu (JM) ialah jumlah nilai mutu mata kuliah seorang mahasiswa tersebut pada suatu tingkat tertentu. akan tetapi mencapai NMR yang tidak kurang dari 3. Nilai Mutu Rata-rata (NMR) ialah hail bagi JM dengan JK. apabila tidak memenuhi syarat butir 9 a. Tidak ada huruf mutu F b.HM AM Penilaian dengan angka A 4 Sangat Baik B 3 Baik C 2 Sedang D 1 Lulus Bersyarat F 0 Tidak Lulus BL Belum Lengkap 7.50 sedangkan tiap HM yang dicapahya tidak kurang dari B. Dasar-dasar perhitungan untuk penentuan kenaikan tingkat adalah sebagai berikut: a. d. CUM LAUDE. c. apabila tidak memenuhi syarat-syarat butir .00 9.

10. 9 b. . dan bagi mahasiswa pengulang.9 a. Syarat kelulusan b mahasiswa Pasca sarjana dicantumkan dalam buku panduan Fak 3' tas Pasca sarjh.

Setiap mahasiswa IPB wajib membayar pada waktu yan telah ditentukan oleh IPB di Bank Negara Indonesia 1946 ca % an daerah dengan mencantumkan Nama. sesuai dengan ketentuan P Menteri Pendidi an dan Kebudayaan Republik Indonesia. 3. Kuliah AIih Semester : 25 Juni s/d 22 Agustus 1990 3. PERSIAPAN UNTUK DAN KF. Fakultas. Sumbangan Pembinaan Pendidikan yang selanjutnya disingkat SPP. Besarnya SPP dan tambahan biaya praktikum untuk setiap tahun akademik diteta kan oleh Rektor IPB.Sumbangan Pembinaan Pendidikan 1. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juli s/d September 1990 . Nomor Pokok Mahasiswa. 4. adalah sumbangan yang dikenakan wa'ib bayar untuk digunakan bagi keperluan penyelenggaraan dan pembnaan pendidikan. Penerimaan Mahasiswa Jalur USMI : 19 dd 23 Juni 1990 2. 5. Sumbangan Pembinaan Pendidikan dibayar untuk setiap semester dalam satu tahun akademik. 2. Tingkat. Setiap mahasiswa Institut Pertanian Bogor wajib membayar SPP. Alamat pengirim. Jurusan.cIATAN DALAM SEMESTER GANJlL 1. pembayaran untuk semester tahun akademik yang mana. KALENDER AKADEMIK INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN 199011991 A. Besarnya SPP.

Penjurusan Mahasiswa Tingkat I1 : 24 Juli s/d 26 Agustus 1990 6. Penerimaan Mahasiswa Jalur UMPTN : 20 sld 22 Agustus 1990 .4. Masa Pembayaran SPP Semester Ganjil dan Pendaftaran Ulang 1990/1991 : 6s/d31Agustus 1990 7. Pen muman Hasil Evaluasi ~tu8Akhir~ahun : 24 Juli 1990 198911990 5.

Akhir Semester I 1990J1991 : 8Januari 1991 12. Masa Persiapan Ujian 9 dd 12 Januari 1991 13. Awal Semester I 1990J1991 10 September 1990 10. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 Jalur USMI : Juni 1991 .8. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I : Pebruari s/d April 1991 18. Masa U'ian Akhir Semester I 1990/1941 14 dd 26 Januari 1991 14. Libur Akademis 24 Desember 1990 dd 1 Januari 1991 11. Masa Persiapan Ujian : 3sJd8 Juni 1991 21. Akhir Semester I1 199011991 : 1Juni 1991 20. Pen enalan Kehidupan Karnpus dan % enataran P4 : 27 Agustus dd 8September 1990 9. Masa U'ian Akhir Semester I1 199011d1 : 10 sld 22 Juni 1991 22. Pembayaran SPP Semester 11 199011991 14 dd 26 Januari 1991 15. Libur Akademis : 15 sld 20 April 1991 19. Awal Semester I1 199011991 : 4 Pebruari 1991 17. KEGIATAN DALAM SEMESTERGENAP 16. Libur Antar Semester 28 Januari dd 2 Pebruari 1991 B.

Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 UMPTN : Agustus 1991 24. Libur Antar Semester : 23 Juni sld 8 September 1991 27. Masa Penerimaan Formulir Hasil Pemilihan Fakultasl Jurusan 199011991 : 23 Juli s/d 1Agustus 1991 . Kuliah Ke ja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juni sld Agustus 1991 26. Kuliah Alih Semester : Juni sld Agustus 1991 25.23. Pen muman Hasil Evaluasi Stufikhir Tahun 199011991 : 23 Juli 1991 28.

Pengenalan Kehidupan Kampus dan Penataran P4 : Agustus 1991 31. JADWAL PENGANUGERAHAN WAZAWWISUDA IPB TAHUN 199011991 Tahap I : Tanggal 29 September 1990 Tahap I1 : Tanggal 26 Januari 1991 Tahap I11 : Tanggal 25 Mei 1991 Catatan : Hari Libur disesuaikan dengan pengumurnan pemerintah.29. Pembayaran SPP Semester I/ Daftar Ulang Mahasiswa 199111992 : 5 sld Agustus 1991 30. . Pengumuman Hasil Pemilihan FakultasIJurusan 1991 : 24 Agustus 1991 Rencana Awal Semester 1199111992: 9 September 1991 C.

Program ini bertujuan memberikan landasan kepada mahasiswa untuk dapat mengikuti tahap-tahap pendidikan berikutnya. Program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama dielola oleh Direktorat Tingkat Persiapan Bersama IPB. Pallawarukka Sekretaris : Ir.B. TUIUAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor diwajibkan mengikuti program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama yang bersifat umum dan berlangsung selama dua semester. JENJANG PENDIDIKAN 1. Ansori Mattjik Wakid Direktur Bidang Kemahasiswaan : Ir.3. 1. Matakuliah Kredit Semester I MAT 103 KIM 101 Dasar I MKU 100 SEP 102 Pengantar Matematika Kima Pengantar Ilmu Pertanian Pengantar Ilmu Ekonomi . Ir. H. Muhammad Raswin.A. dan mempertimbangkan keadaan sosial dan budaya dalam setiap tindakan yang dilakukan.1. KURIKULUM No. ORGANISASI DAN PERSONEL Direktur : Dr. Yonny Koesmaryono. MS 1. TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA 1. memperkenalkan wawasan lingkungan hidup.2. MS Wakil Direktur Bidang Akademik : Dr.

.

4.Sentester I (Lanjutan) MKU 111MKU 115 *) Pendidikan Agama BIO 101 Biolo~i Umum MKI 121 Pendidikan Moral Pancasila Jumlah: 17 sks Semester 2 MAT 121 Kalkulus MKU 131 Pendidikan Kewiraan MKU 141 Bahasa Indonesia MKU 142 KIM 102 Bahasa Inggris Kimia Dasar I1 SEP 121 Sosiologi Pedesaan GFM l31 FXia Dasar Jumlah: 19 sks Jumlah Semester1-2: 36 sks * > 1-i MKU 111 Pendidilcan Agama Islam 2 2-0 MKU112 PendidikanAgama Kristen Protestan 2 2-0 MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik MKU 114 Pendidikan Agama Hindu 2 2-0 MKU 115 Pendidikan Agama Budha 2 2 2 2-0 1. SZLABI MAT103 Pengantar Matematika 3 (3-0) 1 .

Gugus Persamaan Linear. Induksi Matematika. Aljabar Pernyataan. Gugus Ganda Cartecius. Hubungan Fungsi dan Pengolahannya.Gugus dan Pengolahannya. Pengantar Hitung Peluang. Vektor dan Matriks. Helwah Balfas S taf .

Reaksi Oksidasi Reduksi. Masalah Optimasi. Elektron dalam Atom. Stoikiometri. Turunan Fungsi. Antiturunan. 111 Newton. Gas. Gerak SentripetaVSentrifugal .MAT112 Kalkulus 3 (3-0) 1 Limit dan Kekontinuan. Menggambar Grafik Fungsi. Kinetika. lokal). Teorema Dasar Kalkulus. 11. Energi. Anwar Nur Staf GFM 131 Fisika Dasar 3 (2-3) 2 Satuan Dasar dan Vektor. Persamaan-persamaan Gerak. Kimia Hayati dan Kimia Lingkungan. Pengenalan Kimia Organik. Latifah K. Campuran. Kecekungan Fungsi. Kesetimbangan dan AsamBasa. Termodinamika.K. Teknik Pengintegralan. Fungsi Transendan. Keja. Kutha Ardana Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3 (2-3) 1 Bahan dan Pengukuran. Kirnia Inti. Hukum I. Teori Atom. Maksirnum dan Minimum Fungsi (mutlak. N. Integral Tentu. Darusman star KIM 102 Kimia Dasar 11 3 (3-0) 2 Termokimia. Laju Terhubungkan. Daftar Periodik dan Sifat-Sifat Atom. Daya. Momentum dan Impuls. Teorema Rolle dan Teorema Nilai Tengah. Luas dan Volume Benda Putar. Dasar-dasar Ikatan Kimia.

Kalorimetri.dan besaran-besaran putaran. Termodinamika. teori Foton. Hukum I Elektrostatika. Panas laten. Persamaan-Persamaan Gas. Panas dan Daya. Harga RMS. Kuat medan. Interferemi dan Difraksi. Rangkaian Listrik. Sudarsono Staf . Pemuatan. Intensitas. Pindah panas. Dinamika. Statika. Mekanika Fluida. Arus bolakbalik. Potensial dan Kapasitor Hambatan dan Hukum Ohm. Gerak Selaras dan Elastisitas.

kebijaksanaan f~kal. persoalan ekonomi. . Sistem pertanian yang meliputi sub-sub sistem produksi. penawaran. uang dan kebijaksanaan moneter. evolusi dan proses spesiasis. Genetika dan evolusi: teori Mendel dan teori Kromosom serta penyirnpangannya. dunia Animalia. Sel: organel-organel sel serta fungsinya. Trengono K. Bunasor Staf MKU 100 Pengantar Ilmu Pertanian 1 (1-0) 1 Membahas pengertian dan sejarah perkembangan pertanian. ekosistem. model dan sistem perekonomian). Aneka ragam makhluk hidup: dasa klasifikasi. fungsi dan duplikasi DNA maupun RNA.BIO 101 Biologi Umum 3 (2-3) 1 Organisasi kehidupan: individu. Bio-energi: respirasi dan fotosintesis. dunia Monera. komunitas. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. pengangguran dan inflasi). Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. Reproduksi: sistem reproduksi pada hewan dan tumbuhan. pasca panen dan konsumsi. produksi dan pendapatan nasional. dunia Fungi. SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan definisi (ilmu ekonomi. bersaing dan monopoli). ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosial. dunia Protista. mitosis dan meiosis. kebijaksanaan harga. Organ: Fungsi serta jenis yang menyusun organ-organ pada tumbuhan dan hewan. dunia Plantae. populasi.

peningkatan Produk Domestik Bruto. pengembangan industri dan industrialisasi pertanian. Peranan ilmu dasar dalam sistem pertanian. Peranan sektor pertanian dalam pembangunan nasional yang mencakup kegiatan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan penduduk terhadap sumberdaya pertanian dan lingkungan hidup.Kelembagaan kegiatan pertanian. Peranan pendidikan serta pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi dalam pembangunan pertanian. Gani Staf . peningkatan devisa. Dads S.

pengulangan. kalimat rapatan. kalimat majemuk. group sosial. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam Bahasa Inggris sebanyak 4000 -5000 kata. Latihan ditekankan pada bacaan serta pemakaian bahasa lisan. Pudjiwati Sayogyo Staf MKU141 Bahasa Indonesia 2 (2-0) 2 Fungi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan perbendaharaan kata serta ung- . karang mengarang (komposisi). sistem status dan pelapisan masyarakat. perubahan sosial. peralitisme. pola komunikasi. apliiasi sosiologi. ringkasan. kerangka karangan. bentuk masyarakat dan adaptasi ekologi. koherensi. Raswin Staf MKU142 Bahasa Inggris 3 (2-3) 2 Penggunaan Bahasa Inggris diiesuaikan dengan taraf intermediate dan preadvanced. tata kalimat. kekuasaan dan wewenang. lembaga-lembaga kemasyarakatan. penekanan. M. kalimat sebagai bagian karangan: kesatuan. dan tak kaku ejaan. elips. jenis-jenis kalimat menurut isi. variasi. Bahasa Nasional dan Sebagai Bahasa Negara. organisasi sosial. pola hubungan antar suku bangsa. bahasa baku. kalimat tunggal.SEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai ilmu Sosial. uraian kalimat. Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya. proses sosial. pola kebudayaan. keluarga dan peranan wanita.

Audrey Ungerer Staf MKU131 Pendidikan Kewiraan 2 (2-0) 2 Pendidikan Kewiraan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pengertian serta kesadaran Pertahanan Keamanan .kapan-ungkapan dalam bahasa Inggris.

sikap dan tingkah laku yang bersumber pada Pancasila bagi mahasiswa sebagai warga negara Indonesia yang berpendidikan tinggi. Khalik. Amal Sholeh dan Islam dalam disiplin ilmu. Rasul. Untuk itu kepada mahasiswa diberikan pengertian dan pemahaman tentang pengantar Kewiraan. Meningkatkan tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaannya terhadap sesama dan lingkungan hidupnya.Nasional (HANKAMNAS) di lingkungan mahasiswa dalam rangka Ketahanan Nasional (TANNAS). Wawasan Nusantara. Ketahanan Nasional dan Politik Strategi Pertahanan Keamanan Nasional sebagai landasan dalam memahami sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta. di samping membantu memupuk dan meningkatkan kesadaran disiplin nasional. Syamsuddin Staf MKU 112 Pendidikan Agama Kristen Protestan 2 (2-0) 1 Mengembangkan penerapan Dasar-Dasar Iman Kristen untuk melengkapi mahasiswa agar dapat tumbuh sebagai pribadi yang utuh dan ciptaan baru dalam Yesus Kristus. Murdiarso MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik 2 (24) 1 . E. D. Dengan demikian sebagai insan akademis dapat terjun ke masyarakat dengan pengabdian yang didasarkan atas pelayanan dan untuk hormat dan kemuliaan Allah. Fatkhul Arifin star MKU 121 Pendidikan Moral Pancasila 2 (2-0) 1 Pembinaan nilai. Lantip Warsidipradja Staf MKU 111 Pendidikan Agama Islam 2 (2-0) 1 Pengkajian Alam.

Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam Gereja. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengem- .

Bangsa dan Negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. keimanan dan kebaktian seorang Sarjana yang beragama Hindhu kepada Hyang Widhi Wasnuhan Yang Maha Esa. Agama. HudaWp Kandahjaya S taf MKU 115 Pendidikan Agama Hindhu 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap. Pater Yustinus Simon S. mempertebal keyakinan. Kutha Ardana star . MKU114 Pendidiksn Agama Budha 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan serta pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Bangsa dan Negara dalam rangka pelestarian dan pembudayaan Pancasila dan UUD1945 guna menunjang pembangunan nasional dan tercapainya tujuan hidup manusia. N.bangan sikapsikap dan mentalitas pribadi seorang Sarjana Katolik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya. sehiigga mampu mengendalikan diri dalam berpikir. Dharma dan kebaktian untuk mempertebal Iman (Saddha) dalam menjaga kelangsungan hidup. berbiwa dan berbuat dalam pengabdiannya terhadap Nusa.

.

atau . MeE f. b.1. memahami. 0212/U/1982 maka tujuan Pendidikan Program Sarjana (Si) adalah menghasilkan warga negara berkualifkasi sebagai berikut: a. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bldangnya. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. asai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. d. menjelaskan dan merumuskan wa penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya.khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya.2. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan J produkt' dan pelayanan kepada masyarakat. 2. maupun masalah yang diiadapi masyarakat. FAKULTAS PERTANIAN TUJUAN UMUM PROGRAM SAHANA (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. dan rtindak sebagai ilmuwan. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menentukan. bersikap. TUIUAN PENDZDIKAN Program S1 Fakultas Pertanian IPB mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang akan bertugas menggunakan dan menghantar teknologi baru menuju usaha pertanian yang efaien. c. Bersifat terbuka.

menunjang penghantaran teknologi baru melalui penanganan ilmu-ilmu pertanian.2.SZSTEM PENDZDIKAN Setiap mahasiswa Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester. dilaksanakan melalui Sistem Kredit Semester (SKS).. Enam semesterberikutnya digunakan oleh mahasiswa untuk mendapat latar belakang pengetahuan bidang pertanian yang luas serta pendidikan keterampilan dalam usaha . Selama dua semester pertama mahasiswa mengikuti kurikulum pendidikan umum yang meliputi pengetahuan dasar yang perlu dimilii seorang sarjana. 2.

Hidayat Syarief. Ekofisiologi Tanaman Kepala Studio Arsitekturl Pertamanan 232. Produksi Tanaman Kepda Lab. Jurusan Tanah Ketua Sekretaris Kepala Lab. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan Pembantu Dekan I Pembantu Dekan I1 Pembantu Dekan 111 : Dr. 2. Lulusan program ini diberi gelar Sarjana Pertanian dan mereka yang memenuhi syarat tertentu dapat meneruskan pendidikan lanjutan di dalam atau di luar negeri. Aris Munandar : Dr. Ir. MS pq : Ir. pelaksanaan tugas karya ilmiah serta penulisannya.1. Jurusan Budidaya Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. Bioteknologi Tanaman Kepala Lab. Kimia dan . Ir. Supiandi Sabiham 23. Ir. Di dalam masa ini dimasukkan pula seminar. Genetika dan Pemuliaan Tanaman Kepala Lab.penghantaran teknologi atau tatalaksana produksi dan niaga. Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sjafrida Manuwoto ?rq : Dr. Teknologi Benih Kepala Lab.3.

Sri Setyati Harjadi Pq : Dr. Joedojono Wioatmodjo : Ir.Ir.Dr. Sjamsoe'oed Sadjad. Amris Makmur : Dr. Oetit Koswara : Prof. Siti Nurisyah.Ir. Fisika dan Konservasi Tanah : Dr.Ir.A. MSLA :Dr.Dr. Sudirman Yahya : Ir. MS : Prof. H. Sarwono Hardjowigeno ?'q : Ir.Ir. Wahyudin.Ir. Sitanala Arsyad .Ir. Udin M.Dr.Dr.Ir.Wattimena p T : Prof.Ir.Kesuburan Tanah Kepala Lab.1r. G. Endang Syamsuddii MSc : Prof. MA : Dr.

MS T .Ir. Wuadisastra : Prof. MPhii : Ir. A. Emma Satriaty.Ir. Biologi Tanah Kepala Lab.1r. MS : Dr.Ir. Klasifikasi dan Mineralogi Tanah Ke ala Lab.Ir.M. MSc : Dr.Dr. Sumberdaya Ke P uarga Kepala Lab.Kepala Lab. Satari 233. Goeswono Soepardi : Dr. Penginderaan e auh dan Kartografi Kepala Lab. Suhardjo. Amini Nasoetion. Genesis. Gizi Masyarakat Ke ala Lab. Sarwono Hardjowigeno ?q" : Dr. Manajemen Pang an : Ir. MS : Dra.Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Ketua Sekretaris Kepala Lab. Suprihatin Guhardja. Perencanaan clan Pen embangan Sumber % aya Lahan : Prof. Hidayat Syarif.Dr.Ir. Uup S.

Dr.Ir.Ir.Ir.Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Ketua : Dr.Dr. Penyuluhan Pertanian Kepala Lab. H.Ir.23.4. MSc Sekretaris :Dr. Affendi Anwar. Aunu Rauf. Ahmad Soeharjo 235. MSc : Ir. Sajogyo : Prof.Ir.P. Tjondronegoro : Prof.Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Ketua Sekretaris . MSc : Prof.Ir. Bunasor Sanim. MSc . Kepala Lab. Agribiisnis : Dr. Sutara Hendrakusumaatmadja. Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya Ke ala Lab.M. Meity Suradji Sinaga. Sosiologi ~Jesaan dan Kependudukan Kepala Lab.Dr. MSc : Prof.Dr. S.

PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 2. . Rusmilah Suseno Kepala Lab. JURUSAN. Soemartono Sosromarsono Kepala Lab. Hidir Sastraatmadja Kepala Lab. Fisiologi dan To e sikologi Hama : Dr. Toerngadi Soemawinata. Pengendalian Hayati Hama : Prof.A.Dr. MSc Kepala Lab.4. Jurusan Budi Daya Pertanian Tujuan pendidikan yang diselenggarakan Jurusan Budi Daya Pertanian ialah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang ahli dan terampil dalam usaha penyediaan dan pengawasan benih yang bermutu. Cendawan Patogenik : Dr.1. Taksonomi Hama : Pr0f.1r. MSc Kepala Lab.Dr. Soemartono Sosromarsono Ke ala Lab. Bakteri Patogenik Tumbuhan : Ir.4. Syafrida Manuwoto PKepala Lab. A. R. MSc Kepala Lab.Dr.Ir. peningkatan produksi tanaman pertanian dari berbagai komoditi (pangan. Nematologi Tumbuhan : Ir. Sugiharso Sastrosuwignyo. Ekologi Hama : Dr. Ir.h. Virologi -Tumbuhan : Prof. perkebunan. Jusuf Sutakaria 2. Aunu Rauf. Rodentologi : Ir.Kepala Lab.1r.Ir.

hortikultur) dan mampu memecahkan masalah yang menyangkut pengelolaan lapangan produksi tanaman untuk mencapai hasil maksimum. Selain itu bertujuan pula untuk mempersiapkan Sarjana Pertanian yang mampu memelihara keseimbangan. keserasian dan keindahan lint4kungan. .

hortikultura dan perkebunan. Program Studi Agonomi Bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang mampu memaksimumkan produksi tanaman pertanian dengan pengelolaan dan pelestarian lingkungan produksi. perbaikan varietas tanaman pangan.1. Kz~n'kuhni Sattester Ganjil No.1. Mata Kuliah Kredit Senzester 1 dun 2 TPB 36 sks Sertiester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizi dan Pangan Sentester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah BDT 311 Pen antar Pemuliaan Tanaman BDT 321 ~koyogi Tanaman BDT 322 Pengendalian Gulma 3 2-3 BDT 323 Pengelolaan Air 3 2-3 Pilihan: 3 Sentester 7 TNH 363 Kesuburan Tanah .Progrant Studi &ti Kurikulunt 2.4.

Pilihan: 3 2-3 (3-0) Program Studi Kekhususan: 9-12 .

Obat-obatan dan Pakan Pilihan 11: Kapita Selekta Sayur-sayuran .Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil Semester 5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 417 Tata Niaga Pertanian Manajemen Agribisnis Semester 7 BDT BDT BDT BDT MEP 401 421 422 451 453 Manajemen Produksi Tanaman Sistem-sitem Pertanian Fisiologi Herbisida Pembiakan Vegetatif Teknik Pasca Panen Tanaman Perkebunan Program Studi Kekhususan Tanaman Pangan BDT 409 BDT 441 BDT 443 BDT 442 BDT 444 BDT BDT BDT BDT BDT 452 453 454 461 462 Karya Ilmiah I Legum dan Umbi-umbian Panen dan Pengelolaan Hasil Tanaman Pangan Pilihan I: Tebu dan Serat Tembakau.

Kapita Selekta Buah-buahan Kapita Selekta Tanaman Hias Tanaman Miurnan Penyegar* Tanaman Rempah* Program Studi Kekhususan Hortikultura BDT 409 Karya Ilrniah I BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran BDT 453 Kapita Selekta Buah-buahan BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias Program Studi Kekhususan Tanaman Perkebunan BDT 409 Karya hiah I BDT 463 Kapita Selekta Usaha Perkebunan BDT 464 Manajemen Perkebunan * Prasyarat: BDT361 Teknik Perkebunan .

Obat dan Pakan 2 2-0) BDT 461 Tanaman Minuman Penyegar* 2 2-00) BDT 462 Tanaman Rem~ah* 2 2-0) * Prasyarat: BDT 361 Teknik Perkebunan Kurikuhtrn Setnester Genap No.Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) I Pilihan: 4 BDT 442 Tebu dan Serat 2 (2-0) BDT 444 Tanaman Tembakau. STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 302 Kuliah Lapang BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama Pilihan: 1 5-6 Semester8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Ka a Ilmiah I1 & . Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 HPT211 Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindungan Tanaman BIO 213 BDT 240 Fisiologi Tumbuhan Tanaman Serealia Pilihan: 3-4 Semester 6.

Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No. dan pengawasan benih tanaman bermutu.1. HPT 313 Hama Penyakit Tanaman Perkebunan 2 BDT 324 Manajemen Gulrna 3 2-3 Pilihan 11: BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 351 Teknologi Has3 Hortikultura BDT 361 Teknik Perkebunan SEP 326 Metode Penyuluhan Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-147 sks 2. penyimpanan.4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan BIO 201 Genetika Dasar KIM 236 Kimia Analitik Sentester 6 Pilihan I: HPT 312 Hama Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura . Program Studi Ilmu dan Teknologi Benih Tujuan Pendidikun Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai ilmu dan teknologi dalarn usaha pengadaan.2. Mata Kuliah Kredit . firikulum SemesterGanjil No.

Semester I &n 2 TPB 36 sks Semester 3 SEP 201 Dasar-dasar ManajemenBDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar .

Kurikulum Semester 3 (Lanjutan) BIO 211 Botani Umum BDT 270 BDT 280 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih Pensantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Giu dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah HPT314 Hama dan Penyakit Benih BDT 311 BDT321 BDT 322 Pen antar Pemuliaan Tanaman Eko f ogi Tanaman Pen endalian Gulma BDT 372 prduksi Benih Timgkat Makro Pilihan: Semester 7 BDT 409 BDT 471 BDT 472 BDT 473 BDT 474 BDT 475 Karya Ilmiah Produksi Benih Tingkat Mikro Pengelolaan Unit Pengolahan Benih Penyimpanan Benih Fiologi Benih Analisis Benih Pilihan: 0-3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gunjil No. Mata Kuliah Kredit Semester5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani .

SEP 417 SEP 313 ManajemenAgribisnis Tata Niaga Pertanian 3 3-0 Semester7 perbe3?hn MEP 214 BDT 451 Pembi an Vegetatif .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 SEP 204 HPT 211 BIO 213 BDT 240 Metode Statistika I Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindunnan Tanaman 4 3-3 Fisiologi Tumbuhan 4 3-3 Tanaman Serealia 3 2-3 Pilihan: 3-4 "1 Senlester 6 STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 371 Anatomi Benih BDT 373 Mesin-mesin Pengolahan Benih Pilihan: 3 Sentester 8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Karya Ilmiah KKN Mata Kuliah Pilihan Sertlester Geriau No.No. Mata Kuliah Kredit Serttester 4 BIO 357 BIO 201 Pengenalan Vegetasi Genetika Dasar BIO 214 Taksonomi Tumbuhan .

Sentester 6 BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 148-152 sks .

Mata Kuliah Kredit Seniester 1 dart 2 TPB 36 sks Seniester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizl dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah SEP 324 MEP 479 BDT 322 Ekologi Manusia Konstruksi dan Bangunan Taman Pengendalian Gulma BDT 381 BDT 382 Sejarah dan Pelestarian Lansekap Tanaman Lansekap Pilihan: 3-4 Semester 7 BDT 409 Karya Ilmiah BDT 481 BDT 482 Lansekap Kota dan Daerah Tatalaksana Profesi Arsitektur BDT 483 BDT 484 . perancangan. Program Studi Arsitektur Pertamanan Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai seni dan teknik perencanaan.4.13.2. Kurikulu~n Semestar Ganjil No. pelaksanaan dan pemeliharaan taman.

TNH 484 Pertamanan Perencanaan Lansekap Pengelolaan Lansekap Dasar-dasar Perencanaan dan . [El 3 (3-0) Pengembangan Wilayah 3 (3-0) .

Mata Kuliah Kredit Sentester4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan BIO 213 Fisiologi Tumbuhan BDT 281 Pengantar Seni Pilihan: 3 Semester8 BDT 407 BDT 408 Keterampilan Profesi smiah 11 4 1 BDT 409 3 4 (1-6) Mata Kuliah Pilihan Semester Genap No.Mata Kuliah Pilihan Sentester Ganjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan . Mata Kuliah Kredit Sent ester 5 TNH 375 Konservasi. Pengelolaan Tanah dan Air BDT 323 Pengelolaan Air firilculum Semesfer Genap . No.

BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3 2-3 r-31 Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-145 sks Semester6 HPT 211 BDT BDT BDT BDT SEP 350 383 384 385 432 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Hortikultura Andisis Perencanaan Tapak Perancan an Lansekap Analisis d arya Arsitektur Pertamanan 3 Ekonomi Sumberdaya Tanah .

Program Stud dan Kurikulum 2.42. Untuk itu sarjana jurusan tanah hendaklah faham akan pengertian-pengertian dasar ilmu tanah. menjelaskan dan merumuskan cara-cara penyelesaian masalah yang berhubungan dengan tanah dan pertanian pada ummnya.1.42. menganahis. Jurusan Tanah Tujuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Tanah adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian dengan penekanan pada ilmu tanah yang mampu mandii dan memahami pengetahuan ilmu tanah secara umum.2. Program Studi Ilmu Tanah Kurikulum Semester Ganjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah * . Sarjana dari jurusan tanah diharapkan memperhatikan tanah sebagai salah satu faktor produksi dan mampu memanfaatkan secara ekonomis dan lestari. mampu mengidentifiiasikan.

TNH 221 Geologi TNH 221 Dasar-dasar Interpretasi Foto Udara BIO 231 Mikrobiologi Dasar * Untuk Service Course: TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3(3-0) .

.Sertrester 7 GMK 211 Gizi dan Pangan TNH 425 Geografi Tanah pi TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 2-3 TNH 491 Metodologi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0) TNH 499 Karya Ilmiah I 3 TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengembangan Wilayah 3 (3-0) KKN 4 Kurikulunt Semester Genap .No.fitrikulurtt Serttester Ganjil (Lanjutan) Semester5 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi SEP 201 Dasar-dasar Mana'emen TNH 323 Genesis dan ~lasdkasi Tanah 3 2-3) BDT 321 Ekologi Tanaman 3 (2-3) TNH 375 Konservasi dan Pengelolaan Tanah dan Air TNH 363 Kesuburan Tanah .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 TNH 222 TNH 232 TNH 343 TNH 272 TNH 274 TNH 262 Metode Statistika I Mineralogi Tanah Biologi Tanah Geomorfologi dan Analisis Lansekap Fiika Tanah Hidroiogi Kimia Tanah .

Kurikulum Semester Genap (Lanjutan) Semester6 BIO 213 HPT 211 STK 332 TNH 344 TNH 382 Fisiologi Tumbuhan 4 (3-3) Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Perancan an Percobaan Kartop aF I 3 2-3 Surva Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) Pilihan: 3 Sentester 8 SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) TNH 499 Karya Ilmiah I1 3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gena~ No. Mata Kuliah Kredit pp Senlesrer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

Jurnlah Minimal Penyelesaian Studi: 146 sks 2. .43. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Tujuan Pendidikan Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang niampu memahami dan menganalisis keterkaitan antara Pertanian. Pangan dan Gizi dalam lingkup keluarga dan masyarakat luas serta mampu merumuskan pengembangan sumberdaya keluarga dalam kaitannya dengan perbaikan gizi masyarakat.

43.1. Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Kurikulunt Semester Gattiil No.Prograttt Studi dart Kurikulutn 2. Mata Kuliah Kredit Semester I &tt 2 TPB 36 sks Semester 3 BIO 211 Botani Umum GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi* SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah Senlester 5 STK 212 Metode Statistika I1 GMK 321 Pensetahuan Bahan Pangan GMK 322 Gizi Terapan GMK 331 Pendidikan Konsumen GMK 332 Ekologi KeluargaGMK 341 Analisls Zat Gizi Pilihan: 3 Semester7 GMK 421 Pendidiian Gizi 3 2-3 GMK 442 Ekonomi Gizi GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga .

: GMK 482 Prinsi Perencanaan Gizi 3 2-3 GMK 491 Met Oi e Penyajian Ilmiah 2 2-0 Pilihan: 5-6 * Untuk Service Course: GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) .

Mata Kuliah Kredit Senlester 5 SEP 202 Mikroekonomi SEP 322 Perubahan Sosial GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani Semester 7 GMK 441 Percobaan Makanan GMK 483 Mana'emen Makanan Masal SEP 312 Ilmu hsaha Tani SEP 422 BDT 441 Sosiologi Keluarea Legum dan Umbi-umbian Kurikulunz Semester Genap No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 231 KIM 350 Mikrobiologi Dasar Biokiia Umum STK 211 Metode Statistika I SEP 204 SEP 205 SEP 206 Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke ndudukan Dasar-dasar ~enshan Pertanian GMK 231 Kehidupan Keluarga Semester6 HPT 211 GMK 334 GMK 342 GMK 343 GMK 381 .Mata Kuliah Pilihan Sernester Gartjil No.

Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Kesehatan Masyarakat Pengolahan Pangan Metode Penelitian Gizi dan Makanan Sistem Pangan dan Gizi Pilihan: 5-6 .

Mata Kuliah Kredit Semester6 GMK 323 Gizi dan Penyakit SEP 325 Metode Penelitian Sosial BDT240 Tapaman Serealia BDT350 Hortikultura MEP 342 Pengantar Analisis Sistem Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 147-149 sks 2.4. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Tujuwi Pendidikwr Pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang berkemampuan menganalisii keterkaitan antara berbagai kegiatan agribisnis sebagai suatu sistem dengan lingkungannya. mampu menganalisis dampak berbagai kebijaksanaan pemanfaatan sumberdaya terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat clan kelestarian sumberdaya dan mempunyai .Kurilaclur~t Serrtester Gertap (Lanjutan) Sent ester 8 GMK 492 Seminar 1 GMK 499 Karya Ilmiah 6 KKN 4 Mata Kuliah Pilihan Se17tester Genap No.4.

kecakapan dalam mengorganisadcan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan usahausaha pengembangan diri masyarakat pertanian di Indonesia pada umumnya. .

I&rikuluni Serltester Ganjil No. yakni sebagai sarjana yang memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial sehingga dapat mengembangkan dirinya sendiri secara mandiri di dalam masyarakat agribisnis yang semakin kompetitif. Menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang akan terjun di bidang manajemen agribisnis sesuai dengan tingkat pendidikannya. sosial dan institusional.4.2.4.1. Mata Kuliah Kredit Se~tiester 1 dan 2 TPB 36 sks Sentester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah GMK 211 Gizi dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar ftr anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) SEP 316 Landasan . Program Studi Agribisnis Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa agar mengenal serta memahami kaidah-kaidah teorikal dan operasional di bidang agribisnis serta mampu menguasai keterampilan dalam mengambil keputusan suatu unit bisnis di bidang pertanian di dalam lingkungan ekonomi.

Perdagangan Internasional SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 317 Ekonomi Perusahaan Pilihan: 3 .

Mata Kuliah Kredit Semester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 (2-3 No.fi~rikrllur~t Sattester Gartjil (Lanjutan) Ser7tester 7 SEP 413 SEP 418 SEP 436 SEP 411 SEP 417 SEP 419 Manajemen Tataniaga Kebijaksanaan Bisnis Kapita Selekta Ekonomi Pertanian Manajemen Akuntansi Manajemen Agribisnis Studi Pustaka 3 i 3 3 3 3-0 2-3 2-3 SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil No. Mata Kuliah Kredit Seniester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Makroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Ke endudukan SEP 300 Teknik Penulisan I f miah .

STK211 Metode Statistika I SEP 331 Riset Operasi .

Kuliah Pilihan Semester Genap Semester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2. wilayah. negara dan antar bangsa (makro).4.42. kondisi. Program Studi Peoyuluhan dan Komunikasi Pertanian Tujitarl Pendidikan Menghasilkan Sarjana Pertanian yang a) berkemampuan dalam mengandisis situasi.Kurikul11171 Semester Genap (Lanjutan) Seriiester 6 SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 318 Pemban nan Pertanian r SEP 315 Metode enelitian Ekonomi Agribisnis SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian SEP 319 Koperasi SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 Semester8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mat. dan memantau proses perkembangan usahatani dan masyarakat pedesaan (mikro) dalam rangka pembangunan sektoral. b) .

khususnya tugas mengelola program penyuluhan dan komunikasi pertanian dan program pembinaan keswadayaan petani dan masyarakat desa.berkemampuan bertindak sebagai tenaga pimpinan menengah di lapang dan dalam tugas staf. dan c) berkemampuan untuk berperan sebagai perantara antara riset dan pasaran pemakaian ekonomi hasil riset di satu fihak dan antara masyarakat .

"tosial SEP 336 Statistika Non Parametrik Sentester 7 SEP 423 Komunikasi Massa SEP 422 SEP 424 SEP 420 Sosiologi . Kurikulu~n Semester Ganjil No. dalam proses tukar-menukar sosial budaya yang lebih serasi dan saling menguntungkan. Mata Kuliah Kredit Sentester 1 dart 2 TPB 36 sks Semester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi AGM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Penptar Ilmu Tanah GMK 211 Gin dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar t anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 326 SEP 312 Metode Penyuluhanilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 324 SEP 323 Tataniaga Pertanian Ekolo@ Keluarga Organlsasi Sosial dan KeSEP 322 k%2?.petanildesa dengan cita-cita mereka dan golongan kepentingan di luar pertaniaddesa di lain fhak.".

KeluargaAdministrasi Pembangunan Pertanian Politik Pertanian 3 3-0 ?-31 SEP 419 Studi Pustaka 3 SEP 426 SEP 425 Evaluasi Program Penyuluhan Pembangunan Desa 3 3 (2-3) (2-3) 3 3-0 3 2-3 .

No. Mata Kuliah Kredit Sentester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Mikroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan SEP 300 Teknik Penulisan Imiah STK 211 Metode Statistika I SEP 321 Komunikasi dalam Penvuluhan Semester 6 SEP 318 Pembanmnan Pertanian SEP 325 ~etodeTenelitian Sosial SEP 319 Koperasi GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi SEP 421 Dasar-dasar Penyuluhan Program 3 (2-3) Pilihan: 3 Setttester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Sanester Geltap No. Mata Kuliah Kredit Setnester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

Jumlah Minimal Penvelesaian Studi: 152 sks .

Program Studi Ekonomi Pertanian dan Suniberdaya Mendidik mahasiswa agar a) men'genal dan memahami aspek ekonomi pertanian dan sumberdaya serta berbagai teknik analisisnya.4. Mata Kuliah Kredit Serttester I dart 2 TPB 36 sks Senzester 3 BDT 200 AGM 211 Dasar-dasar Agronomi Klimatologi Dasar TNH 211 GMK 211 Pengantar Ilmu Tanah Gin dan Pangan SEP 201 SEP 202 Dasar-dasar Manajemen Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 322 Perubahan Sosial SEP 334 SEP 312 Pengantar Ekonomi Sumberdaya Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 333 Pengantar . aspek kelembagaan yang terkait dalam penentuan kebijaksanaan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam lainnya. 5) memahami tentang peranan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam pada umumnya dalam menunjang perekonomian nasional. Menghasilkan sarjana di bidang ekonomi pertanian dan sumberdaya yang c) terampil mengana!isis permasalahan pembangunan pertanian dan pembangunan ekonomi umumnya. d) berkemampuan mengelola proses pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kelestarian sumberdaya. No.2.43.

Ekonometrika SEP 316 Landasan Perdagangan Internasional Piliian: 3 3 (3-0) .

Mata Kuliah Kredit Sernester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 3 (2-3) (2-3) No. Mata Kuliah Kredit Sen~ester 4 HPT 211 SEP 203 .Serliester 7 SEP SEP SEP SEP SEP SEP SEP 425 435 410 431 438 434 420 Dinamika Pembangunan Desa Analisis Manfaat dan Biaya Studi Pustaka Ka ita Selckta Ekonomi Pertanian Ke ijaksanaan Sumberdaya Alam E Ekonomi Pengairan Politik Pertanlan 3 3-0 tg::] 3 (3-0) ? (2-3) 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Serttester Garijil No.

SEP SEP SEP STK SEP 204 205 300 211 331 Dasar-dasar Perlindungan Tanarnan Teori Makroekonorni Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke endudukan Teknik Penulisan If miah Metode Statistika I Riset Operasi Selltester 6 SEP 431 Pembiayaan Masyarakat SEP 318 Pemban unan Pertanian SEP 335 Metode % enelitian Ekonorni Sumberdaya SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 332 Pengantar Pembangunan Wilayah SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 .

Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Tujuan Pendidikan Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan bertujuan mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang mampu mengidentifikasi dan menganalisis keterkaitan antara hama dan penyakit dengan faktor-faktor lingkungan agroekosistem.5. serta memiliki kecakapan dalam merumuskan dan mengembangkan teknologi pengenddian berdasarkan konsepsi pengendalian terpadu dalam rangka menunjang pembangunan pertanian.4. Mata Kuliah Kr edit Serneslcr 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2.lYIIrihilurrl Serttester Gertap (Lanjutan) Sentester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Semester Gertap No. .

Mata Kuliah Kredit Semester I &n 2 TPB 36 sks Senaester 3 BIO 211 BDT 200 HPT234 TNH 211 HPT 202 HPT 221 GFM 211 Botani Umum Dasardasar Agronomi Nematologi Tumbuhan Pengantar Ilmu Tanali Dasar-dasar Ekologi Organisme Pengganggu Entomologi Umum Klimatologi Dasar .1.4.Progrant Studi don Khikukun 2.5. Progrsm Studl Ilmu Hamadan Pesyakit Tumbuhan Kwihlunt Semester Ganjil No.

Semester 5 SEP 201 HPT 331 STK 212 Dasar-dasar Manajemen Ilmu Penp Tumbuhan Umum Metode tatistiika II HPT 310 HPT 335 GMK 211 TNH 363 Pestisida dan Alat Aplikasi Viologi Tumbuban Gib dan Pangan Kesuburan Tanah p~~ Semester7 BDT 322 BDT 311 HPT 423 HPT 433 HPT 301 HPT 309 Pengendalian Gulma Pengantar Pemuliaan Tanaman Hama Penting Tanaman Tahunan Penyakit Pentlug Tanaman Tahunan Pengendalian Terpadu Hama dan Penyakit Teknis Penuliian Ilmiah HPT 499 Masalah Khusus 4 .

Kurikulu~tt Sentester Ge~tap No. Mata Kuliah Kredit Sentester 4 BIO 231 Mikrobiologi Dasar BIO 232 Mikologi Dasar B10 213 Fisiologi Tumbuhan STK 211 Metode Statistika I HPT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian Sentester 6 HPT 324 HPT HPT HPT HPT 322 332 420 315 SEP 206 Vertebrata Hama Hama Penting Tanaman Setahun Penyakit Pent~n Tanaman Setahun Pengendalian ama dan d Patogen Penyakit Benih dan Gangguan Pasca Panen 3 2-3 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 12-4 Pilihan: 3 Setnester 8 HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama HPT 410 dan Penyakit Seminar 2 1 (0-6) HPT 498 Praktek Lapang .

Keprofesian KKN 4 4 Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No. Mata Kuliah Kredit Setttesfer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 149 sks .

25.1. Silabi Jurusan Budidaya Pertanian BDT 200 Dasar-dasar Agronomi 4 (3-3) 1 Membicarakan peranan tanaman dalam kaitan dengan kebudayaan,kemajuan ekonomi dan kecukupan pangan gizi untuk motivasi usaha penrngkatan produksi tanaman, konsep aliran energi dalam pertanian dan penmgkatan keefisienan penggunaan energi. Struktur morfologi dan fungsi tanaman. Pertumbuhan tanaman dengan fase-fasenya, bersangkutan dengan perimbangan penggunaan dan penumpukan karbohidrat. Reproduksi dan wa pembiakan tanaman, pembibitan dan teknologi benih. Teknik budidaya, membahas aspek panca usaha lebih mendasar. Sistem budidaya tanaman ganda, sawah, ladang, perkebunan. S.S. Harjadi Staf BDT 240 Tanaman Serealia 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDP 200 Materi kuliah dan praktikum mencakup padi dan jagung. Meliputi kegunaan ekonomis, asal dan adaptasi, botani, fisiologi, lingkungan dan syarat tumbuh, teknik budaya, proteksi dan pemuliaan. Dibahas pula prospek dan kendala pengembangannya di Indonesia. J. Koswara Staff BDT270 DasarIlmu dan Teknologi Benih

3 (23) 1 Pengertian dasar bidang perbenihan. Masalah dalam bidang perbenihan. ~arana dan pembinaannya. S. Sadjad Staf BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan 2 (2-0) 1 Pengenalan bidanglruang lingkup arsitektur pertamman, proses pemecahan rnasdah dalam bidang ini, pengenalan dan pengembangan aspek estetika, pengenalan terhadap aspek unik

dari suatu tapak, pembuatan program, pembentukan konsep dan presentasi dalam bidang arsitektur pertamanan serta widyawisata. Z. Rachman Staf BDT 281 Pengantar Seni 3 (2-3) 2 Konsep dasar seni dan menggambar di dalam arsitektur pertamanan, seperti garis, ruaq warna, bentuk, cahaya dan lain-lain. Pemakaian bermacam-macam media gambar di dalam arsitektur pertamanan. Prinsipprinsip pengertian dari bentuk geometris dan perspektif. Pengenalan elemen-elemen di dahn arsitektur pertamanan serta aspek-aspek visualnya. HS. Arifin BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah 3 (2-3) 2 Membahas ciri tulisan ilmiah, keobjektifan, kebenaran, fallacy dan lain-lain. Melatih mencari Berkala Ilmiah, makalah relevan dan mutakhir, pembuatan abstrak. Latihan pembuatan Tinjauan Pustaka, Usulan Penelitian (PS), penyajian tabel, gambar, daftar pustaka. Pembahasan Ilmiah. SS. Ha qadi Staf BDT 302 Kuliah Lapang 1 (0-3) 2 Kuliah Lapang bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan

agronomi di lapang, cakrawala tentang aspek agronomi. Objek kuliah lapang terutama pada daerah-daerah perkebunan rakyat maupun perkebunan besar, pertania rakyat dan objek lain yang berhubungan dengan kegiatan agronomi. Purwono Staf BDT 311 Penpatar Pemuliaan Tanaman 3 (2-3) 1 Peranan pemuliaan tanaman dalam peetan hasil pertanian dan produksi benih. Potensi fisiologi/ekologik dalam pemuliaan tanaman. Kaitan Genetika dm Statistika dengan pemuliaan tanaman. Berbagai metode pemuliaan tanaman. Praktikum :Pengenalan berbagai metode hibridisasi dan pemuliaan. A. Makmur Stat

BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman 3 (3-0) 2 Pemuliaan Tanaman, sebagai ilmu terkait erat dengan genetika. Memperkenalkan prinsip-prinsip pemuliaan tanaman dari pengembangan Genetika tersebut akan merupakan inti dari mata kuliah ini. A. Bari BDT 32 1 Ekologi Tanaman 3 (2-3) 1 Pengertian mengenai ekosistem pertanian, serta uraian komponen-komponemya. Interaksi antara tanaman dan hqkungannya dan manipulasi budidaya untuk mencapai produksi pertaniannya serta penggunaan sumber optimal. F. Rumawas SQf BDT 322 Pengendalii Gulma 3 (2-3) 1 Pengertian Gulma, masalah dan peranan gulma terutama dalam bidang pertanian. Beberapa aspek biologi gulma. Caracara pengendalian gulma. Klasrflkasi, sifat dan penggunaan herbiisida dalam pengendalian gulma. Pengendalian gulma pada beberapa tanaman penting di Indonesia. B.H.Tampubolon Staf BDT 323 Pengeiolaan Air 3 (2-3) 1 Keadaan umum sumberdaya air di Indonesia, prospek dan masalahnya. Konsep hidroliia serta aplikasinya di bidang pengelolaan air. Pengembangan sumberdaya air. Pengelolaan daerah pertanian berpengairan dan tanah kering dari segi hidrologi. Aspek sosial-ekonomi dati

pengeiolaan air. J. Wiroatmodjo Staf BDT 324 Manajemen Gulma 3 (2-3) 2 Masalah Gulma di pertanian, pengendalian gulma di pertanian, prinsip ambang ekonomi dalam pengeiolaan gulma, pemilihan cara pengendalian, organisasi pengendalian gulma. I.H. Utomo S taf

BDT350 Hortikultura 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDT200 Pengertian Hortikultura, ciri-ciri tanaman dan budidaya Hortikultura. Perkembangan di Indonesia dan dunia. Masalah mutu hasil pemasaran dan faiologi lewat panen. Ekologi buah-buahan di Indonesia. Aspek pekarangan dan usaha intensifikasi untuk menaikkan gizi dan taraf hidup rakyat. Tanaman-tanaman buahbuahan penting dan tanaman sayuran penting. S.S. Ha jadi Staf BDT351 Teknologi Hasil Hortikultura 3 (2-3) 2 Teknik penanganan secara segar terhadap produk hortikultura, pengemasan, dan sortasi. Cara-cara membuat hasil olahan sederhana, jam (selai), pengalengan dan lain-lain. GA. Wattimena Staf BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama 3 (23) 2 Prasyarat: BDT200 Peranan tanaman perkebunan dalam pembangunan pertanian, pembahasan mengenai budidaya tanaman perkebunan, meliputi: ekologi pembibitan, penanaman, pemeliharaan clan pernungutan hasil.Komoditi yang dibahas adalah karet, kelapa dan kelapa sawit. S. Yahya Staf BDT 361 Tebik Perkebunan

3(2-3)2 Prasyarat untuk yang mengarnbil PSK Tanaman Perkebunan. Ekologi Sistem Perkebunan secara umum, pembukaan dan konse~asi lahan, tanaman penutup tanah, tanaman pelindung, sistem tanam, pengendalian gulma perkebunan dan peremajaan. M. Argasasmita Staf

BDT371 Anatomi Benih 3 (2-3) 2 Pembentukan benih tanaman Angiosperm dan Gymnosperm. Dispersi benih dalam peranannya sebagai plasma nutfah. Struktur benih dan sitologi benih. T. Kartika BDT 372 Produksi Benih Tfrrgkat Makro 2 (2-0) 1 Pengantar Keagrommian. Usaha Pcmerintah dalam perbenihan. Sistem produksi benih tradisional dan modem. Program benih dalam berbagai negara. T. BuW star BDT 373 Mesin-inesin Pengdasan Benih 3 (2-3) 2 Faktor-£aktor yang mempengaruhi benih dari segi pengolahan benih, yaitu sistem panenan, pengeringan dan pembersihaa benih. M.R Suhartanto BDT 381 Sejarah dan Pekstarian Lansekap 2 (240) 1 Sejarah perkembangan arsitektur pertamanan dari jaman

prasejarah hingga abad ini dengan penekanan pada sumber kebudayaan Timw khususnya Indonesia. Perkembangan gaya arsitektur pertamanan dm kaitannya dengan sistem sosial, budaya dan politik. S. Nurisyab BDT382 Tanaman Lansekap 3 (2-3) 2 Sejarah dan perkembangan tanaman dalam lansekap, ekosistern, fungi tanaman, memilih dan menyusun tanaman, pemeliharaan. PengemIan dan pernbentukan maket. NA. MattJik Staf BDT383 Analisis PerenCanaan Tapak 3 (2-3) 2 Mempelajari pros-pek dm aspek perencaman tapak. Tapak untuk daerah rekreasi dan daerah penghijauan dalam hubungannya dengan perkembangan low sektoral dan regional. Pemecahan masalah dalampengembangan perancangan dengan penekanan

pada penataan lansekap terbangun serta hubungannya dengan sirkulasi, kelompok bangunan, utilitas, sistem-sistem alamiah. Sistem penghijauan dan dokumentasi perencanaan seperti: jadwal, spesifikasi detil. S. Nurisyah Staf BDT 384 Perancangan Lansekap 3 (1-6) 2 Prinsip-prinsip Perancangan Lansekap dan pengorganisasiannya pada skala mikro seperti: taman lingkungan, perumahan dan taman. Pengertian tentang perencanaan secara umum serta kaitannya dengan arsitektur lansekap. Pemecahan masalah-masalah di dalam arsitektur lansekap serta tahap-tahap pelaksanaannya. A. Munandar BDT 385 Analisis Kaqa Arsitektur Pertamanan 3 (2-3) 2 Falsafah dan metode penelitian karya arsitektur pertamanan. S. Nurisyah Sta f BDT 401 Manajemen Produksi Tanaman 2 (2-0) 1 Merupakan gabungan berbagai pengertian tentang pengelolaan (manajemen) dengan pengertian mengenai produksi tanaman. Pembahasan ditekankan pada pengelolaan produksi di tingkat "Lapang", dalam arti lebii kepada berbagai aspek-aspek praktis. O.N. Wiroreno BDT407 Keterampilan Profesi 4 (-1 2 Memberikan pengalaman dan pengetahuan praktis mengenai seluruh aspek produksi dan pengelolaan lapang pada keadaan yang sebenarnya. Staf BDT408 Seminar 1 (-1 2 Berupa penyampaian hasil penelitian karya ilmiah oleh

mahasiswa tingkat akhir dengan bibingan dosen pembimbing. star

BDT 409 Karya Ilmiah I, I1 3 (1-6) 2 Mempelajari dan membahas peranan berbagai faktor produksi terhadap produksi tanaman. Hal ini dipelajari dalam kaitannya dengan tindakan agronomis dengan bimbiigan dosen pembiibing dalam tugas-tugaspercobaan Lapangan rnaupun laboratorium, dan dapat diselesaikan dalam satu semester di antara kegiatan kuliah lainnya. Staf BDT421 Sistemaistem Pertanifin 2 (2-0) 1 Pengertian sistem-sistem pertanian yang dgmakan di daerah tropika, seperti perladangan (shifting cultivation), persawahan, pertanian tadah hujan yang menetap, perkebunan, penggunaan tanah-tanah marginal serta masalah-masalahnya, pasang surut, lebak, pembukaan hutan untuk pertanian. Kekuatan dan kelemahan tiap sistem dan neraca energinya. F. Rumawas Staf BDT 422 Fiiologi Herbisida 3 (23) 1 Prinsip pengendalian kimii klasifikasi dan formulasi herbisida, cara keja hehisida, mewe keja herbiiida, pengaruh hglcungan terhadap efektivitas herbiiida, dampak herbiida terhadap lingkungan, persistensi herbiida, teknik aplikasi herbisida

dan interaksi antara herbisida denpestisida. I.H. Utomo Staf BDT 441 Legurn dan Umbi-umbian 2 (2-0) 1 Legum pangan diberikan pada bagian pertama dari kuliah; pada bagian kedua dianjutkan dengan tanaman umbi-umbiaa. Pada kedua jenis tanaman tersebut akan dipelajari morfologi tanaman, fisiologi, persyaratan lingkungan untuk pertumbuhan serta budidaya, nilai gizi dan penggunaan hasil, prospek serta kendala pengembangannya di Indonesia. Inokulasi rizobiurn dan &asi nitrogen pada legum. J.S. Baharsjah Staf

BDT 442 Tebu dan Sent 2 (2-0) 1 Tebu dan Serar diberikan secara terpisahlberurutan pa& bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani, fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibit/ benih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. S. Sudiatso Staf BDT443 Panen dan Pengolahan Hasil Tanaman 2 (13) 1 Pangan Pengertian pasca panen, masalah pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Aspek-aspek pra panen menunjang pasca panen. Beberapa aspek kultur teknik yang mempengaruhi mutu hasil tanaman pangan. Perawatan hasil setelah panen: pengeringan, penyimpanan, pengemasan dan penentuan hasil. Mutu hasil dan kehilangan hasil. Rangkaian kegiatan-kegiatan pasca panen di tingkat petani, koperasi dan pengadaan pangan. Pendayagunaan hasii dan limbah. P.M.Sjafei BDT444 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan 2 (2-0) 1 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan diberikan secara terpisahlberurutan pada bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani,

fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya, meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibitbenih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. 3. Wiroatmojo Staf BDT451 Pembiakan Vegetatif 3 (2-3) 1 Prasyarat: BDT 200 BIO 213 BDT321 Membahas pengertian dasar pembiakan tanaman secara asexualbegetatif. Latar belakang dan cara pelaksanaan berbagai macam pembiakan tanaman secara stek, cangkok, penyambungan

pasca panen dan pengusahaan buah-buahan penting di Indonesia. NA. Mawar. L. perdu) secara intensif meliputi adaptasi resistensi baik di rumah kaca. seperti: Anggrek. A. Makmur Staf BDT453 Kapita Selekta Buah-buahan 2 (2-0) 1 Membahas sewa mendalam aspek-aspek budidaya. Rosaceae. A. perkebunan. pemuliaan dan pasca panen kelompok tanaman sayuran tertentu. lansekap. rumah bambu maupun lapang. Winata Sta f BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Membahas secara mendalam aspek budidaya. leguminoseae. cruciferae. dan lain-lain (komposisi jenis sayur-sayuran yang dibahas dapat berbeda pada tahun yang berlainan). seperti: Solanaceae.dan kultur jaringan dari tanaman hortikultura. Surkati Staf BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Mendalami aspek-aspek hortikultura pada tanaman hias. Mattjik Staf . Gladiol. Chrisantimum dan tanaman hias lain (pot. Musaceae dan Mangiferae (kelompok jenis buah-buahan yang dibahas dapat berbeda tiap bulan). seperti: Rutaceae.

coklat dan teh meliputi kegunaan ekonomis. pembibitan. daerah as& botani. penanaman. ekologi. pemeliiaraan dan pernungutan hasil.BDT461 Tanaman Minuman Penyegar 2 (2-0) 1 Pembahasan mengenai budidaya tanaman kopi. Wachjar Staf . A.

A. meliputi: cengkih. pembibitan. lada dan palalkayu manis. Komoditi rempah-rempah yang dibahas. kehutamn dan hijauan makanan tern& Teknik produksi . Wachyar Staf BDT471 Produksi Benih Tingkat Mikro 3 (2-3) 1 Teknik Produksi ~knih untuk tanaman pangan. S. baik fisii ekonomi maupun 6nansial. agraria. Sudrsdjat Staf BDT464 Manajemen Perkebunan 3 (3-0) 1 Membahas perencanaan pengembangan dan pengelolaan perkebunan. perkreditan. Yahya Staf BDT463 Kapita Selekta IJsaha Perkebunan 2 (2-0) 1 Membahasaspek-aspek penunjang utama dalam Usaha Budidaya Tanaman Perkebunan. meliputi: pengembangan perkebunan.BDT462 Tanaman Rempah 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 200 BDT 360 Pembahasan mengenai budidaya Tanaman Rempah-rempah. penanaman. meliputi: ekologi. perneliharaan dan pemungutan had. perkoperasian clan pemasaran komoditi perkebunan. industri.

benih hibrida. Mugnisyah BDT472 ~en~elolaan 3 (2-3) 1 Unit Pengolahan Benih Sistem-sistem pengolahan benih dan pemilihan benih. W. Masalah-masalah dalam pengolahan benih. S. Sadjad S taf .Q.

Pengelolaan laboratorium pengujian benih. Hukurn-hukum perencanaan di Indonesia. Kebijakan-kebijakan mengenai perkotaan dalam kaitannya dengan lansekap kota. serta kaitannya dengan tahaptahap pembuatan dokumen kontrak. Identifikasi benih.BDT 473 Penyimpanan Benih. Ekologi benih. Z. Suwarno Sta f BDT474 Fisiologi Benih 3 (2-3)1 Komposisi kirnia benih. A. Murniati Staf BDT 481 Lansekap Kota dan Daerah 3 (3-0) 1 Teori dan analisis perencanaan suatu kota. Benih Orthodoks dan rekalsitran. Rachman BDT483 Perencanaan Lansekap 3 (14) 1 . F. Proses kemunduran benih dan sistem pendugaannya. Prosedur dan legalisasi pengujian benih. Munandar BDT482 Tatalaksana Profesi Arsitektur 2 (2-0) 1 Pertamanan Sistem manajemen dan organisasi perkotaan di dalam arsitektur pertamanan. 3 (2-3)1 Faktor-faktor yang mempengaruhi viabilitas benih dalam periode simpan. Murniati Sta f BDT 475 Analisis Benih 3 (2-3) 1 Arti dan pentingnya pengujian benih. Pendekatan fsiologi dan biokimia terhadap viabilitas benih. spesifikasi dan perkiraan-perkiraan harga. E. E.C. metode binis dan pelayanan. Dormansi.

analisis lansekap . evaluasi lansekap visual.Perencanaan Lansekap sewa menyeluruh dengan penekanan pada kebijakan-kebijakan perencanaan dalam skala regional multi disiplii.

Jenis-jenis dan sifat-sifat pupuk buatan. unsur-unsur hara esensial. perkembangan kota. bulkdensity. regim kelembaban. pedon. Sifat-sifat kimia dan kesuburan tanah. Sifat fsik dan morfologi tanah. konsistensi. pori-pori tanah. air tanah. drainase tanah. Metodologi disain dan konsep komunikasi melalui gambar. lingkrngan biotik dan non biotik &ngan pengembangan lansekap. ma-ma pemupukan. Jenis-jenis kapur. Nurisyab 252. reaksi tanah. kejenuhan basa. warna tekstur. sosial dan ekonomi dalam hubungannya dengan perencanaan dan perancangan lansekap. laporan tertulisllisan. Hubuugan potensi dan masalah-masalah visual. Persiapan-persiapan serta tahap pembuatan rencana induk. Nurisyah BDT 484 Pengelolaan Lansekap 3 (3-0)1 Dasar fdosofi pengelolaan sumberdaya manusia. S.regional dan dampak penaksiran. -pup& kandang. udara tanah. fsik. suhu tanah. bahan organik. mutu . Silabi Jurusan Tanah TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) 1 Pengertian tentang tanah. polipedon. horison. Profd dan solum tanah. struktur. S. bahan mineral. ma-ma tersedianya unsur hara evaluasi kesuburan tanah. Pembentukan profd tanah dan faktor-faktor pembentuk tanah. kapasitas tukar kation. dan koloid tanah.

proses erosi. Erosi. polusi sedimen. H. dan faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. Taksonomi tanah.kapur. Satari Sarwono Hardjowigeno Stat . Organisme tanah. sistem Pusat Penelitian Tanah. Sifat fsik clan arti praktikalnya. sistem FAO/UNESCO. air . jenis-jenis peta tanah dan kegunaannya. Klasifii tanah. Evaluasi kemampuan lahan. Tanah Indonesia. Survai tanah. TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah 4 (33) 1 Pengadaan dan tersedianya unsur hara tanaman dalam tanah mineral. Beberapa sifat fsik tanah mineral. cara pengapuran. polusi kimia. metode konservasi tanah dan air. Koloid tanah. M. Bahan organik tanah. akibat erosi. A.

tektosilikat. Tektonik lempeng. Pelapukan "mass wasting". pupuk hijau. wradinata Staf TNH 222 Mineralogi Tanah 3 (2-3) 2 Pengertian mineral. tanaman. ciri dan penggunaannya. mineral. bumi dan susunannya. Kehilangan air dalam bentuk cairan dan pengendaliannya. umur mutlak. pupuk kapdang. batuan beku. kehilangan air dalam bentuk uap dan pengaturannya. Udara dan suhu tan&.tanah. Tanah organik. Tanah dan pencemaran kimia. Asal. Pupuk clan pengolahan pupuk. Suplai dan tersedianya fosfor dan kalium.kimia kristal. sifat dan klasifikasi bahan induk. batuan sedimen. umur relatif. Fisiografi dan stratigrafi Indonesia. kriitalografi. H. erosi. waktu Geologi.. klasifikasi dan sumai tanah. sifat. unsur mikro. Tanah dan suplai bahan makanan. batuan. Mineral-mineral penting. batuan metamorf. Pembentukan. O. Reaksi tanah kernasaman dan kebasaan. mineral silikat. ciri dan sifatnya. Sitanala Arsyad Sudarsono Staf TNH 221 Geologi 4 (34) 1 Pengertian Geologi. Kapur dan hubungannya dengan tanah. Nitrogen dan belerang tanah.W. optik kristal. mineral sili- . Pengolahan kesuburan tanah mineral.

perubahan hidrokarbon dan pestisida. Daur karbon: aspek fsiologi. mineralsilikat. karbonat. mineral sililrat-inosilikat. analisis mineral. Perubahan mineral: fosfor. Stabiitas mineral terhadap pelapukan. Iswandi Anas Staf . Daur nitrogen: mineralisasi dan imobilisasi. pelapukan bahan dan berbagai senyawa bahan organik. hidroksida. belerang dari lain-lain. nitrifiasi. Hubungan antar jasad. jasad. Mineral oksida. besi. Astlana Staf TNH 232 Biologi Tanah 3 (2-3) 2 Tanah sebagai tempat hidup.kat-filosilikat. penambatan nitrogen. Berbagai jasad penting: mikro dan makro.nesosilikat. sulfat dan sulf~da. denitrifikasi. fosfat.

persamaan evaporasi. penggunaan senyawa kimia dalam pembentukan struktur. Metode pemetaan planimetris. konsep potensial penggunaan praktis gejala kapiler. sistem koloid. penghhatan stereoskopik dan paralaks stereoskopik. mineral Gat. fiter. Air tanah. hukum Darcy. struktur. dan teknik reproduksi. permeabiGtas. penggunaan teori lembar ganda listrik. sejarah.pemrosesan. Tekstur. Struktur tanah. konduktivitas hidrolik. Kamera udara dan pengukuran-pengukuran pada foto udara. karakteristik emulsi. transfer detil. Evaporasi. serpsivitas. Perencanaan misi penerbangan untuk pemotretan. Foto udara vertikal. evaporasi dalarn . angkaangka Atterberg. zeta potensial. persamaan aliran air dalam tanah. infiitrasi vertikal/horizontal. kepekaan spektral emulsi. konsistensi. masalah nilai batas. Aliran air ddam tidak jenuh. Interpretasi foto udara dan pengantar penginderaan jauh. Abdul Rachim S taf TNH 272 Fisika Tanah 3 (2-3) 2 Menelaah sifat-sifat fisii tanah. mosaik dan ortofoto. vertikal. dan manfaat fotogrametri serta penginderaan jauh dalam pemetaan sumberdaya nasional.TNH 241 Dasar-dasar lnterpretasi Foto Udara 2 (2-3) 1 Definisi. peta foto. difresifitas. aliran air horizontal. Cara menentukan struktur. Dasar-dasar fotografi udara: pemotretan. fluiditas.

ekspresinya pada pertumbuhan tanaman. Sifat mekanik tanah. kekompakan dan konsolidasi tanah. Temperatur permukaan tanah. Proses dan faktor-faktor yang mempengaruhi infiltrasi. Kekuatan tanah. Sifat-sifat panas tanah. Dasun Herudjito Staf TNH 274 Hidrologi 3 (2-3) 2 Hujan dan analisis data hujan. penyelesaian aliran panas dengan gelombang sinus. daur. konduktivitas.praktek. transport. kapasitas. strain dan stress. Pengertian dan pentingnya infdtrasi. Cara-cara rneningkatkan kapasitas infiltrasi dan cara penetapan . difresifitas.

faktor-faktor yang mempengaruhi transpirasi dan pengendalian transpirasi. Inceptisol. Lereng dan pembentukan tanah. Proses-proses pembentukan tanah. AIiran permukaan. slope profde study. dan Aridisol. Morfologi tanah. Lansekap semi arid dan coastal processes. horison-horkon penciri. Klasifikasi tanah kategori famili. Alfiiol. Anang S. Hancuran ikli. Air bawah tanah. Analisis aliian sungai. pengertian kategori. Faktor-faktor yang mempengaruhi evaporasi dan pengendalian evaporasi. Oxkol. Proses pada lereng. TNH 343 Geomorfologi &n Analisis Lansekap 3 (2-3) 2 Definisi geomorfologi. unsur-unsur pembentuk. efsiensi irigasi. Naik Sinukaban Staf TNH 323 Genesis dan Klasifikasi Tanah 3 (2-3) 1 Ruang lingkup genesis dan klasifikasi tanah. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan landform fluvial dan pantai. faktor-faktor pembentukan tanah. pelapukan dan landform. Pengertian dan ruang lingkup irigasi.kapasitas infiltrasi. Ciri. penyebaran dan klasifikasi sampai kategori sub group dari Entisol. konsep dasar geomorfologi dan analisis lansekap. pengukuran debit. Mollisol. metode irigasi. Yogaswara S taf TNH . proses geomorfologi. Klasifikasi tanah secara umum. Vertisol. Spodosol. Ultisol. kebutuhan air irigasi. tata nama. Pengertian transpirasi. sifat. Pengenalan sistem klasifikasi lain yang dgunakan di Indonesia. proses pembentukan. Pengertian evaporasi. Taksonomi tanah. kualitas air.

344 Kartografi 3 (2-3) 2 Definisi dan manfaat kartografi. teknik kartografq komunikasi kartografi. otomatisasi. serniologi. peta dan pemetaan. Pembuatan peta . macam dan sifat-sifat peta. produksi. legenda.

Kesuburan tanah sawah. Potensid air tanah dan gerakan air &lam tanah. aspck kesuburan tanah daerah pasang surut. Dasardasar evaluasi kesuburan tanah. Pertumbuhan dan faktor-faktor tumbuh. nitrogen.M. bulk density dan prositas agregat tanah. natrium). suhu tanah. sulfur. Dasar-dasar hubungan tanah-tanaman. Wiradisastra Staf TNH 363 Kesuburan Tanah 3 (36) 1 Pengertian tentang kesuburan tanah. magnesium. Uup S. struktur. fosfor. Pengumpulan data topografi (ukur tanah) dan data tematik. unsur mikro. IJnsur-unsur yang dibutuhkan tanaman. basa-basa (kaiium. . Pemanfaatan penginderaan jauh dalam pemetaan. peranan faktor-faktor pembentuk tanah terhadap kesuburan tanah. flokulasi Wasj drainase.topografi dan wta tematik. Kemasaman tanah dan pengapuran. Bahan organik. silikat. F. kalsium. serta data penunjang untuk pembuatan peta-peta. pengikat air tanah. tekstur tanah. LehvPkabessy Staf TNH 375 Konservasi Pengelolaan Tanah 4 (3-3) 1 dan Air Sistem tanah.

keseimbangan air. Naik Sinukaban Staf TNH 382 Survai Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) 2 Pengertian. tingkat ketelitian dan biaya. Uraian evaluasi lahan. Prediksi erosi. Informasi tanah dan lahan serta data penunjang yang 'diperlukan untuk survai tanah dan evaluasi lahan. Analisis metode konservasi tanah dan air. evapotranspirasi. Infiltrasi. Evaluasi kesesuaian lahan. Tipe dan metode survai. . Pelaksanaansurvai tanah. Skala.drainase. ruang lingkup dan kepentingan survai tanah dan evaluasi lahan.Ketersediaan air. suhu tanah. Klasifii kemampuan tanah. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi erosi.

Dasar-dasar pemupukan (pengertian umum. Abdullah Staf TNH 425 Geografi Tanah 3 (3-0 1 Mempelajari penyebaran geografi dan sifat asosiasi tanah dalam hubungan pertimbangan genesis tanah secara umum. pengetahuan tentang pupuk (pupuk alam dan buatan) dan permasalahannya. Leiwakabessy Staf TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengem. pemupukan unsur mikro. evaluasi kesuburan tanah (prinsip-prinsip. pertimbangan ekonomik dalam program pemupukan dan pengapuran). Evaluasi lahan di Indonesia. Sahat Matondang Staf TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 (2-3) 1 Peranan kesuburan tanah dan evaluasinya terhadap program pemupukan: cara-cara pengambilan dan penyiapan contoh tanah dan tanaman. Menguraikan hubungan antara produktivitas tanah dan kepadatan penduduk dan pemanfaatan tanah-tanah marginal.Evaluasi lahan untuk irigasi. Evaluasi lahan dengan pendekatan sistem lahan. Analisis sifat-sifat tanah dan proses-proses pembentukan tanah yang menghasilkan tanah-tanah tertentu. dosis maksimum dan optimum (faktor-faktor yang mempengaruhi).3 (3-0) 1 . Menguraikan satuan-satuan tanah sertapengaruh proses-proses genesis tanah dan faktor-faktor yang mendasarinya pada potensi pertanian dan penggunaan lahan secara regional di Indonesia. F.M. cara pelaksanaan dan interpretasi). Tatat S. faktor-faktor yang mempengaruhi dosis dan cara pemupukan.

Menguraikan dan membahas pentingnya ilmu tanah .bangan Wilayah Membahas pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penerapan ilmu.

Tinjauan ilmu mengenai metodologi penelitian. teori pengukuran. Kegiatan lapang meliputi: Persiapan dan perencanaan penggunaan lahan. pengolahan tanah sesuai kaidah konservasi tanah dan air. metodologi penelitian. pengukuran dan pembuatan peta kontur lahan. dilakukan diskusi-diskusi tentang materi kegiatan lapang. Satuan Kawasan Pengembangan dan Satuan Pemukiman. Lutfi I. pengumpulan data. pengapuran dan pemupukan. tatacara penyuluhan daftar keilmuan.dalam perencanaan pengembangan wilayah. Nasoetion Staf TNH 491 Metodoiogi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0)1 Pentingnva tatacara penulisan ilmiah. Membahas leori perencanaan dan proses perenc. etika kesahihan ilmu. Membahas aplikasi teori pengembangan wilavah di dalam pengembangan wilayah transmigrasi di Indonesia yang meliputi: Wilayah Pengembangan Partial. Penyusunan Pernyataan Proyek Penelitian. interpretasi hasil pengujian hipotesis. teori kebenaran. penanaman dan pemeliharaan berbagai jenis tanaman budidaya serta evaluasi kegiatan dalam bentuk lapor . metode sintesis.rrnaan wiiayah. metode analisis. pengujian hipotesis. proses perkembangan ilmu. Lutli I. teori struklur pengalaman. Nasoetion Staf TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 (0-6)1 Pengelolaan Tanah Terapan terutama merupakan kegiatan lapang. penyusunan hipotesis. prosedur keilmuan. bentuk baku format penulisan ilmiah. tatacara penyitiran. Sebelum kegiatan lapang.

an. Supiandi Sabiham Staf .

253. Selanjutnya tentang sistem pangan dan pertanian serta dampaknya terhadap gizi. gizi. Silabi Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) 1 . Niai pangan. keluarga sebagai lembaga sosial. pedagogis dan psikologis serta mempelajari pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. pertanian dan kesehatan. Nilai pangan. pelaksanaan. kebutuhan pangan dan gki serta penilaian status gizi. gizi dan kesehatan serta dampak ketersediaan pangan terhadap gizi. . Amini Nasoetion Staf GMK 231 Kehidupan Keluarga 3 (23) 2 Mempelajari keluarga sebagai pusat kehidupan dan penghidupan sehat. Memahami permasalahan di bidang pangan dan gizi: kaitan pertanian. program pangan dan gizi di tingkat masyarakat dan nasional. dan penilaian program. Pendidikan gizi. Amini Nasoetion Staf GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari permasalahan di bidang pangan dan gizi serta hubungan antara pangan. serta perencanaan. pendidikan gizi dan program-program pangan dan gizi. kebutuhan pangan dan gizi serta penilaian status gizi.

Hartanti Santoso Staf GMK 321 Pengetahuan Bahan Panpn 3 (2-3) 1 Pengenalan bahan pangan nabati dan hewani. Mariyati Sukarni sla f . mempelajari sifat kimia dan fisii komponen-komponen yang terdapat di dalam bahan makanan termasuk kadar gizi dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap mutu bahan makanan.

morbiditas dan kualitas manusia. Neraca pangan dan pedoman gizi serta konsumsi pangan. Kaitan gizi. tingkat sosial dan ekonomi keluarga. peranan clan keadaan keluarga dalam kaitannya dengan faktor lingkungan fisik. Emmy Karsin Staf . Secara khusus dipelajari mengenai dampak teknologi terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan keluarga dan interaksinya dengan tata lingkungan hidup keluarga. mutu gizi konsumsi pangan. Mempelajari cara mengidentifikasi barang menurut mutu dan kegunaan serta pengetahuan tentang label. ekonomi dan budaya. Sri Rihati Kusno Staf GMK 332 Ekologi Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari fungsi. sosial. Kebutuhan dan kecukupan gizi. Menemukan masalah-masalah konsumen serta meningkatkan usaha perlindungan konsumen dengan cara berkonsumsi yang benar. Emma Satriaty Staf GMK 331 Pendidikan Konsumen 2 (2-0) 1 Menelaah dan mempertimbangkan pembeiian barang sesuai dengan kebutuhan. Hardinsyah Staf GMK 323 Gizi dan Penyakit 2 (2-0) 2 Mempelajari standar gizi untuk menjaga kesehatan fisik individu termasuk interaksi antara gizi dengan infeksi dan parasit serta keadaan patologis karena gangguan mekanisme fisiologis dan metabolisme tubuh. biologis. Gizi dalam tahap perkembangan manusia.GMK 322 Gizi Terapan 3 (2-3) 1 Mempelajari konsumsi dan pola konsumsi pangan.

pengelolaan ternak dan ikan yang mencakup .GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani 3 (3-0) 1 Pengembangan peternakan dan perikanan ditinjau dari kecukupan gizi keluarga.

pencegahan penyakit serta pengembangan usaha.pengenalan. pemberian makanan. Peranan sampling bahan makanan sebelum dianalisis dan metode-metode analisis kimia secara kuantitatif dan kualitatif sangat diperlukan. Faisal Anwar Staf . pengeringan. Usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi melalui pola intensifikasi. keluarga dan lingkungan dalam peningkatan derajat kesehatan. lemak. vitamin dan mineral) bahan pangan yang ada hubungannya dengan metode analisis kirnia. Cara-cara masyarakatmemanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yang telah ada. protein. pembekuan. iradiasi. Faisal Anwar Staf GMK342 Pengolahan Pangan 3 (2-3) 2 Mempelajari dasar-dasar penggunaan panas. ekstensifiasi maupun diversifikasi. Mariyati Sukarni Staf GMK 341 Analisis ZEit Gizi 3 (2-3)1 Mempelajari sifat-sifat kimia. Sumali M. Atmojo S taf GMK 334 Kesehatan Masyarakat 3 (2-3) 2 Mempelajari pentingnya kesehatan individu. Program pemerintah jangka pendek dan jangka panjang di bidang kesehatan seperti tercantum dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Peran serta masyarakat dalam program-program kesehatan. pendinginan. pemeliharaan. fermentasi dan penggunaan zat aditif makanan dalam pengolahan pangan nabari dan hewani. fisik dan fungsional zat gizi (karbohidrat. Perubahan sifat fisik dan kimia bahan sangat diperlukan.

GMK343 Metode Penelitian Gizidan Makanan 3 (2-3) 2 Memahami metode-metode penelitian yang berhubungan dengan masalah makanan dan gizi. Mendalami pengertian dan .

biokimia gizi. Faktorfaktor sosial budaya yang mempengaruhi pola pangan dan perubahan kebiasaan makan. cara "recall". distribusi. penimbangan antropometri.kaidah dalam proses pendekatan dan tata cara penelitian gizi dan makanan sehingga mampu mengumpulkan. Uraian mengenai konsep dan isi . klinik dan wa lain yang berhubungan dengan survai gizi dan makanan. konsumsi) antar wilayah dan perubahan-perubahan yang terjadi. Ditunjang dengan pembahasan sewa umum tentang faktor-faktor pendukung dan kendalanya serta timbulnya keanekaragaman pola (produksi. konsepsi kerangka kerja logikal. Khumaidi Staf GMK 421 Pendidikan Gizi 3 (2-3) 1 Menelaah alternatif penanggulangan masalah-masalah pangan dan gizi terutama dalam ha1 meningkatkan pengetahuan gizi. Secara khusus dapat mengenal dan mampu menggunakan peralatan penelitian gizi. menganalisis dan menyajikan data. keuntungan dan akibatnya. M. Djiteng Roedjito Staf GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi 3 (2-3) 2 Mempelajari tahaptahap ketersediaan pangan sampai pada dampaknya terhadap status gizi masyarakat menurut model pendekatan sistem. Pengertian dan kaidah yang mencakup rangkaian pe rjalanan pangan dari sejak ditanam sampai ke proses pencernaan manusia.

Tinjau-ulang mengenai pengetahuan pangan. proses komunikasi dan adopsi. Siti Madanijah S taf GMK 441 Percobaan Makanan 3 (2-3)1 Mempelajari prinsip-prinsip dan tahapan dalam percobaan makanan dan pengembangan produk baru. Merencanakan. mengembangkan dan mengevaluasi program pendidikan gizi. pemilihan metode pendidikan dan teknik penyajian. . Social marketing dalam bidang gizi.pendidikan gizi. prinsip-prinsip penilaian mutu makanan.

Memahami formulasi suatu kebijakan dengan program pangan dan gizii implementasi dan evaluasi.prinsip dan metode penilaian inderawi (sensory evaluation). Mahasiswa ditugaskan membuat produk baru makanan bergizi. perkembangan ekonomi. Djiteng Roedjito Staf GMK 483 Manajernen Makanan Masal 3 (2-3)1 . komponenkomponen dalam pengelolaan surnberdaya keluarga. penilaian persediaan pangan. serta aplikasi pengelolaan sumberdaya keluarga. Suprihatin Guhardja Staf GMK 482 Prinsip Perencanaaa Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari hubungan kebijakan pangan dan gizi. serta mempelajari metode dan analisis data penilaian inderawi. Peranan gizi dalam pembangunan ekonomi. Unsur giii sebagai indikator kesejahteraadkerniskinan. faktor-faktor yang mempengaruhi pengadaan. kecukupan pangan pada skala regional maupun nasional. Suhardjo Staf GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari aspek pengelolaan sumberdaya keluarga dalam sistem keluarga. Hidayat Syarief Staf GMK 442 Ekonomi Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari perilaku konsumen. pemanfaatan dan perubahan sumberdaya keluarga. teknik optimalisasi dalam percobaan makanan. Efektifitas kebijakan dan program pangan dan gizi. Distribusi pangan dan gizi. serta mampu melakukan analisis dengan pendekatan sistem. taraf konsumsi makanan. Hubungan variabel ekonomi dengan konsumsi pangan dan status gizi.

sekolah. kantor. Meliputi: pengorganisasian dan .Pengelolaan makanan masd seperti: rumah sakit. restoran. katering. dsb.

pengolahan. Sri Rihati Koesno Staf GMK492 Seminar 102 Berupa penyampaian rencana atau hasil penelitian karya ilmiah oleh mahasiswa tingkat akhir dengan birnbingan dosen pembimbing.manajemen. telusur pustaka. cara sistematika. keamanan kerja dan fasilitas fsik (perencanaan tempat dan perabotlperalatan). persiapan. kertas kerja. syarat-syarat pembelian bahan makanan. Termasuk di dalamnya model penyusunan proposal (usulan penelitian). penyajian. bahasa dan medianya. Dalam pelaksanaannya mahasiswa . sanitasi dan higiene. pengawasan biaya. konsistensisumber informasi. Hartanti Santoso S taf GMK 499 Karya Ilmiah 6 02 Merupakan hasil penelitian dadatau studi pustaka dari seorang mahasiswa S1 yang disajikan dalam bentuk tulisan sesuai dengan cara-cara ilmiah. penanganan. penyimpanan. laporan karya ilmiah serta artikel ilmiah. Emma Satriaty Staf GMK 491 Metode Penyajian Ilmiah 2 (2-0) 1 Mempelajaritentang Metode Penyajian Ilmiah yang meliputi jenislmacam penyajian.

dibiibing oleh satu atau dua orang dosen yang mernpunyai kewenangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Staf .

perubahan sosial. bersaing dan monopoli). peranan wanita. penawaraan. Silabi Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan defmisi (ilmu ekonomi. pengangguran dan inflasi. produk dan pendapatan nasional. kebijaksanaan fskal. bentuk masyarakat dan pola adaptasi ekologi. pola kebudayaan. strategi manajemen di Indonesia dan negara maju. Bunasor Staf SEP 121 Ilmu Sosial Dasar 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai Ilmu Sosial Dasar. uang dan kebijaksanaan moneter. pola komunikasi.4. Brotosunarjo SEP 202 Mikoekonomi 3 (3-0) . persoalan ekonomi. proses sosial lembaga-lembaga kemasyarakatan. organisasi sosial. sistem status dan pelapisan masyarakat. model dan sistem perekonomian). Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. pola hubungan antar suku bangsa. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar.S. fungsi-fungsi. aplikasi sosiologi. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosiaI. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. group sosial. metode dan teknik manajemen science. Yayat Herudjito Otto A. kekuasaan dan wewenang keluarga.25. kebijaksanaan harga. Pudjiwati Sajogyo Staf SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) 1 Pengertian tentang perkembangan manajemen.

1 Memberikan dan memahami dasar-dasar teori ekonomi mikro sebagai dasar pengarnbiian keputusan dan menunjang dasar teori ekonomi terapan serta analisis kebijaksanaan ekonomi. . Yayah Karliyah Sri Utami Kuntjoro Sutara H.

Zen Bungaran Saragih SEP204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) 2 Pengertiantentang ruang lingkup dan metode dalam ekonomi pertanian. kelembagaan dan inovasi dalam pengembangan pertanian. kerniskinan. Kuntjoro Staf SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan 3 (2-3) 2 Pengertian Demografi dan Ilmu Kependudukan. angkatan kerja dan kesempatan kerja. Uraian-uraian yang dicakup adalah ciri pertanian. pertalian antara variabel penduduk dan variable lain (lahan. Noerdin M. Membahas sod-sod pengangguran. pangan/revolusi hijau. beragam pengertian dan ukuran dasar dalam demografi. prinsip-prinsip dalam proyeksi penduduk. kesempatan kerja dan harga. variabelvariabel penentu perkembangan penduduk (kelahiran. modelmodel pembangunan pertanian. . peranan sumberdaya. prinsip-prinsip ekonomi dalam usaha tani. lingkungan) serta kebijaksanaan kependudukan. kebijaksanaan (politik) pertanian. permintaan dan penawaran hasil pertanian. Memberikan pengertian dan cara pengukuran tentang pendapatan nasional. kematian dan migrasi). tataniaga dan perdagangan hasil pertanian. idasi dan pertumbuhan ekonomi. dan beberapa masalah yang mendesak.SEP203 Teori Makro Ekonomi 3 (3-0) 1 Memberikan dasar-dasar teori ekonomi makro dengan model-model statis dan dinamis yang sederhana.

proses adopsi. penggolongan adopters.Said Rusli Umar Tuanaya Ekawati Ono Sutarno SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 (2-3)1 Peranan Penyuluhan dalam Pembangunan. prinsipprinsip belajar dan mengajar. pendekatan dan metode. . diffusi. falsafah penyuluhan. komunikasi.

menyusun neraca awal dari daftar inventaris. potensi perbaikan tataniaga. E. fungsi biaya dan marjin dan pembentukan harga. penyuluhan dalam program pengembangan di Indonesia. tujuan dan ruang lingkup ilmu usaha tani. Subijo Bratamihardja S taf SEP 312 Ilmu Usha Tani 3 (2-3) 1 Memberikan pengertian dasar tentang batasan. membuka perkiraan dari neraca awal. konsumen. membuat jurnal dari transaksi. menyusun laporan keuangan. A Soeharjo Fadholi Hermanto Abas 'lJ. Gunardi Sugiah Machfud Sumardjo Ida Yuhana SEP311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) 1 Menyusun daftar inventaris. memahami fungsi-fungsi dan pengetahuan yang diperlukan dalam pengelolaan usaha tank menguasai metode perencanaan dan alat-alat analisis untuk mengukur keragaman usaha tani dan menemukan alternatif pemecahan masalah. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan. memahami kedudukan usaha tani dalam struktur agribiinis dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada pembentukan sistem usaha tani.organisasi penyuluhan. A. SEP 313 Tataniaga Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan masalah tataniaga. Interpretasi Laporan Keuangan. Roekasah . produsen.

Isang Gonarsyah .

tahapan-tahapan dalam pelaksanaan penelitian ekonomi. Sjafrl Mangkuprawira SEP319 Koperasi 3 (2-3) 2 Membahas arti. Strategi pembangunan pertanian di Indonesia. Soebiyo Yayat Herudjito SEP318 Pembangunan Pertanlan 3 (3-0) 2 Pembangunan pertanian sebagai pembangunan ekonomi. tahap-tahap dan model perencanaan. Tujuan perusahaan. A. kriteria. organisasi perusahaan. taraf kesatuan ekonomik dan aspek kesejahteraan dalam perdagangan internasional. pemasaran. produksi. Modernisasi pertanian dan pembangunan pedesaan. Kebijaksanaan pembangunan pertanian: teori. Beberapa teori dan model pembangunan pertanian. personal. sejarah perkoperasian. teori biaya komparatif. peranan. Studi kasus dalam agribisnis. pengaruh perdagangan internasional terhadap faktor-faktor produksi. produksi dan perdagangan internasional. konsumsi dan perdagangan internasional. Soeharjo Staf SEP 316 Landasan Perdagangan lnternasional 3 (3-0) 2 Pengertian. beberapa metode penelitian ekonomi. dan ruang lingkup perdagangan internasional. tatalaksana perusahaan: permodalan. organisasi dan . Masalah-masalah biaya. peranan koperasi dalam perekonomian.SEP 315 Metode Penelitian Ekonomi Agribisnis 3 (2-3) 2 Tujuan penelitian ekonomi. prinsip-prinsip koperasi. tujuan kebijaksanaan. A. keseimbangan di dalam perdagangan internasional. kng Gonarsyah Staf SEP 317 Ekonomi Perusahaan 3 (2-3) 2 Ruang liigkup dan batasan. pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional. Pelaporan studi kasus. Perencanaan pembangunan pertanian: liigkup.

.

peranan akuntansi inanajemen dalam perusahaan. H. pengawasan usaha. Teori pembiayaan. identifikasi masalah dalam rangka pembimaan koperasi. akuntansi biaya. manajemen pembiayaan. Staf SEP 417 Manajemen Agribisnis 3 (3-0) 1 Memahami ciri dan sifat produksi pertanian dan implikasinya di dalam bisnis di sektor pertanian. Laporan prestasi dan laporan intern untuk manajemen.manajemen koperasi. A. perencanaan program. dan perluasan tataniaga. Roekasah A. analisis kesempatan tataniaga. E. sikap dan kebijaksanaan pemerintah di bidang koperasi. Kusumah SEP 411 Manajemen Akunhnsi Pengertian. peranan modal pertanian di dalam sektor ekonomi nasional. Memberi keterampilan serta kemampuan analisis di dalam pendekatan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan di bidang agribisnis. memahami agribisnis sebagai satu sistem dan penerapannya sebagai kerangka analisis. Analisis penyimpangan untuk menentukan tingkat efisiensi pada proses produksi. Subijo Bratamihardja Staf SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup pembiayaan. Peranan akuntansi biaya dalam perencanaan dan pengawasan. .W. pasar modal dan uang pertanian. Kadarsan Staf SEP 413 Manajemen Tataniaga 3 (3-0) 1 Pengertian Manajemen Tataniaga. pengorganisasian. E.

Hardjanto Staf .W.

komunikasi massa. komunikasi dalam organisasi. Stat SEP 419 Studi Pustaka 3 (3-0) 1 Berbagai aspek agribiinis dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. Aida Vitayala S. faktor-faktor yang perlu diperhatikan (hukum. kebijakan pemerintah. Semua Stat Jurusan SEP321 Komunikasi dalam Penyuluhan 3 (2-3) 1 Maksud dan lingkup komunikasi. komunikasi intrapersonal. Djuara P. pembangunan berencana. gerak-gerak perubahan sosial. model-model strategi komunikasi dalam perubahan sosial.SEP 418 Kebijaksanaan Bisnis 3 (3-0) 2 Arti dan kedudukan Kebijaksanaan Bisnis. E. proses penelitian serta teori yang mendukung penelitian. Tony SEP 325 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) 2 Memberikan pengertian apa arti penelitian. Bambang S. Lubis SEP322 Perubahan Sosial 3 (2-3) 1 Teori Dasar Perubahan Sosial. hubungan masyarakat kota dan desa. teori-teori modernisasi dan ketergantungan dalam pembangunan masyarakat desa. masalah birokrasi. model-model komunikasi. mengapa ada penelitian. . komunikasi dalam kelompok. pelancaran pengaruh dan partisipasi. dimensi-dimensi perubahan sosial. Hubeis Ida Yuhana Sugiah M. Utomo Lala M. Kolopaking F. kesepakatan dunia Finis) formulasi kebijaksanaan bisnis: strategi dan taktik perusahaan dalam memanfaatkan kesempatan usaha. unsur-unsur komunikasi. Roekasah A.

.

kunjungan diskusi. Sitorus SEP 422 Sosiologi Keluarga 3 (2-3)1 Pendekatan evolusi perkembangan keluarga. Metode ceramahJpidato. . F. Sajogyo Winati Wigna Sugiah M. penulisan. Adiwibowo SEP 326 Metode Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kedudukan metode penyuluhan dalam ruang lingkup pekerjaan penyuluhan. . Syarat keahlian seorang penyuluh. penyuntingan dan penataan tulisan berita serta artikel dalam koran. penggunaan dan efek komunikasi massa dalam pembangunan. karyawisata bermain peran. analisis data dan studi pustaka. Tamsur Marse Sumardjo Nurmala P. penulisan skrip. demonstrasi cara. pendekatan teori struktural fungsional (Levy). proses. Klasifikasi metode. Pudjiwati Sajogya wnati Wgna SEP 423 Komunikasi Massa 3 (2-3) 1 Peranan. kursus. Metode pembinaan kelompok. demonstrasi hasil. Tonny Ekawati S. M. alat-alat bantu penyuluhan. Pemilihan isi. majalah serta brosur. transparan. Photografi dan produksi media. magang dan metode lain yang aktual. Keefektifan metode. Pemilihan isi. pendekatan ekonomi (Rice) dan analisa peranan wanita dalam pembangunan desa.kemudian dilanjutkan dengan metode-metode lapangan serta menyusun suatu rancangan penelitian dan usulan penelitian dilengkapi dengan cara mengolah data.

Pembinaan forum media. "Shooting" dan penyuntingan film. Gunardi Sugiah M. penyiaran dan siaran radio. Syarifah Surkati .penyuntingan. Pemilihan isi. penulisan skrip.

penulisan laporan. Perurnusan kembali tujuan penyuluhan.P. pendekatan manusiawi dalam pendidiian penyuluhan. penetapan sumber-sumber data.SEP 424 Administrasi Pembangunan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian yang benar-tentang Ilmu Administrasi Negara yang kini berubah/menjurus kepada pembangunan administrasi untuk pembangunan masyarakat seutuhnya. peran serta masyarakat.A. penetapan indikator. pada badan pembina dan peluang konflik. Aida . S~~ogy0 Ali M. Sediono M. pengumpulan data. Kolopaking SEP 426 Evaluasi Program Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kerangka pemikiran teoritik evaluasi program. Tjondronegoro Syarifah Surkati YusiRusimah SEP 425 Dinamika Pembangunan Desa 3 (2-3) 2 Arti pembangunan "rnanusia seutuhnya dan seluruh masyarakat" (GBHN). Utomo Lala M. pengolahan dan analisis data. hambatannya pada tingkat lokal (desa. daerah). Ilmu ini diberi "warna" sosial. Falsafah dan prinsip-prinsip. bukan administrasi untuk administrasi. sesuai perkembangannya dalam dunia internasional maupun Indonesia sendiri. Rachman Bambang S.

Lubis SEP 429 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau rninat dari tiap mahasiswa. Hubeis Ono Sutarno Djuara P.Vitayala S. Semua Staf PKP SEP 331 Pengantar Riset Operasi 3 (3-0) 1 Pembentukan model bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian. rnasalah . perprograman linier.

Sutara H. heterosedastisitas. metode ilmiah dan penelitian). masalah tugas. alokasi sumberdaya alam yang optimal dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. Sri Hartoyo Staf SEP 334 Pengantar Ekonomi Sumberdaya 3 (2-3)2 Pengertian dan ruang lingkup ekonomi sumberdaya. kesalahan spesifikasi. sifat sumberdaya alam (dapat pulih dan talc dapat pulih). Teori Lokasi Weber.transportasi. Sri Utami Kuntjoro Staf SEP 332 Pengantar Pembanynan Wilayah 3 (2-3) 2 Konsep Dasar Wilayah dan Tataruang. masalahmasalah dalam pengelolaan dan pemanfatan sumberdaya alam. korelasi lini. analisis jaringan kerja. Bunasor SEP 335 Metode Penelitian Ekonomi Sumberdaya 3 (23) 2 Pengertian dan ruang lingkup ekodorni sumberdaya dan pemecahan. Losch dan lain-lain. kolinear ganda. Christaller. Pembangunan Wilayah Pedesaan. Metode dan Teknik Analisis Ekonomi Wilayah. Hanafiah Staf SEP 333 Pengantar Ekonometrika 3 (3-0)1 Pendekatan ekonometrika. Prinsip-prinsip dasar penelitian ekonomi dan pentahapannya. formulasi dan pendugaan model khusus seperti model dengan biiair variabel dan model dengan koefisien yang ditentukan besarnya. Metode penelitian (pengumpulan . regresi sederhana dan regresi berganda. Administrasi Pembangunan Wilayah di Indonesia. T. model ekonomi. perprograman integrer.

data dan pengambiian contoh). Penyusunan pernyataan proyeW . Pengolahan dan analisis data.

Keunegan ekonomi dari penggunaan tanah. dampak kebijakan fskal pemerintah. struktur pajak clan mobilitas faktor produksi. Rencana untuk penggunaan sumberdaya tanah yang lebih baik. Hubungan antara tekanan penduduk dan permintaan akan tanah.usulan proyek. Pengaruh faktor lokasi pada penggunaan tanah. Mangara Tambunan Staf SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah 3 (2-3) 1 Ekonomi Sumberdaya Tanah suatu penelaahan hubungan antara Manusia dan Tanah. faktor lokasi pada penggunaan tanah. Studi kasus ekonomi dan pelaporan hasil penelitian. dan penarikan pajak pada milik bertanah. definisi dan istilahnya yang digunakan. Yayah Karliah Staf SEP 431 Pembiayaan Masyarakat 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup. Keputusan untuk pembangunan sumberdaya tanah. Pasokan tanah untuk penggunaan secara ekonomis. Pengawetan sumberdaya tanah. masalah-masalah yang ada. Nilai dari sumberdaya tanah. proses penganggaran. pengeluaran dan penerimaan masyarakat serta dampak ekonomi dan kaitannya dengan dasardasar kesejahteraan ekonomi. Pengawetan sumberdaya tanah. Praktikum: Penelaahan Sumberdaya Tanah dilihat dari Politik dan Hukum Perkembangan Hukum Agraria .

P. dan U. Hak-hak tanah menurut hukum Belanda (Eigendom.di Indonesia dari jarnan jatuhnya VOC sampai Agrarische Wet. U. Perkembangan Hukum tanah pada jaman pendudukan Jepang dan permulaan revolusi fisik. Opstal dan pandangan Belanda atas hak Indonesia atas tanah).U. Hukum tanah menurut adat. transaksi-transaksi tanah menurut adat. Erfpacht.U.P. Haqadi Hadikoesworo . Agrarian Reform.B.A.H.

identifikasi manfaat dan biaya. evaluasi proyek ekonomi dan peraturanperaturan mengenai sumberdaya air dalam perencanaan dan perumusan kebijakan mengenai sumberdaya air. pengukuran manfaat dan biaya. qadi Prawirodihardjo SEP 435 Analisis Manfaat dan Biaya 3 (3-0) 1 Pengertian dasar tentang manfaat dan biaya. ekonomi dan keteknikan. nilai-nilai sosial dan manfaat sebagai kriteria kebaikan suatu investasi. Affendi Anwar Sutara H. . Aspek sosial politik. Tatanan institusional dan kaitannya dengan penggunaan sumberdaya air. perencanaan dan pembangunan sumberdaya dam. peternakan dan kehutanan.SEP 434 Ekonomi Pengairan 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang Smgkup. Kuntjoro SEP 436 Kapita Selekta Ekonomi Pertanian 3 (3-0) 2 Ciri-ciri pokok dari ekonomi perikanan. peternakan dan kehutanan sehubungan dengan produksi. Evaluasi kebijakan-kebijakau. Konsep-konsep ekonomi sebagai dasar analisis masalah perikanan. disuibusi dan konsumsinya. Mangara Tambunan Sta f SEP 438 Kebijaksanaan Sumberdaya Alam 3 (3-0) 2 Proses perumusan kebijakan. perencanaan dan pengembangan sumberdaya alam dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. penerapan konsep-konsep dasar hidrologi keteknikan.

Semua Staf Ekonomi Sumber Daya .Mangatas Tampubolon SEP 439 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek ekonorni pertanian dan sumberdaya pertanian. dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa.

Perencanaan usaha tani dan wilayah. (5) Kebijaksanaan di bidang perkreditan pertanian. Kuntjoro Staf SEP 300 Teknik Penulisan Ilmiah 2 (1-3)1 Prinsip umum menulis (membuat rencana. Beberapa bentuk kebijaksanaan: (1) Kebijaksanaan di bidang produksi pertanian. mengapa menulis dan untuk siapa). "Economics of Size". Kebijaksanaan mencapai tujuan. resep menulis. (3) Kebijaksanaan pemerintah mengatur penyediaan-penyebaran bahan pangan (beras). (2) Kebijaksanaan harga hasil pertanian. (6) Kebijaksanaan pengaturan pengelolaan tataniaga hasil pertanian. Golongan kebijaksanaan di bidang pertanian. Konsep efisiensi: biaya minimum dan keuntungan maksimum. "Economics of Scale". Pendekatan suatu kebijaksanaan. (7) Masalah ketenagakerjaan di pedesaan. Metode pendekatan mikro dan makro. memilih-mengelompokkan dan menyajikan fakta). biaya produksi. bentuk fungsi produksi. pengelompokan tulisan .SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi 3 (23) 2 Ruang lingkup ekonomi produksi. Pengaruh waktu dan resiko terhadap efsiensi. (4) Kebijaksanaan pengaturan dan pengadaan sistem perkreditan. positif dan normatif. Mempersiapkan naskah tulisan (apa. Pengaruh kebijakan pemerintah terhadap efisiensi dan perencanaan usaha tani. Beberapa pengertian yang erat hubungannya dengan pertanian. Tjahyadi Sugianto Sta f SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) 1 Definisi dan pengertian Politik Pertanian.

sifat. Bentukbentuk gaya tulisan (paparan. tipe-tipe lead bagi features). Langkah-langkah penelitian ilmiah dalam bentuk tahap menulis. fiksi ilmiah). Bentuk tulisanilmiah (laporan penelitian di lapangan.ilmiah (populer. unsur berita. semi ilmiah populer dan populer). bentuk-bentuk "lead"). tipe-tipe features. perian dan narasi). Ciri umum tulisan ilmiah. laboratorium. Artikel berita (konsep dan sifat berita determinan beiita. tinjauan pustaka. bahasan. . teknik menulii berita. Artikel features (pengertian. paparan tentang suatu mekanisme penelitian.

agribiinis. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. dengan menggunakan teori-teori yang telah diperoleh selama 7 semester. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahaiiswa. ringkasan. di masyarakat dan lembaga-lembaga kedinasan dan atau non kedinasan. Setiap mahasiswa diharuskan mengenal. sumberdaya pertanian. Proses dan prinsip penyuntingan). Hardjanto ESD: Wiryadi Prawirodihardjo SEP400 Seminar 1 (0-1) 2 Penyajian oral hasil telaahan berbagai aspek ekonomi pertanian. Tonny AGB: W. daftar pustaka. StafJurusan SEP 499 Karya Ilmiah U0-a) 2 Berbagai aspek ekonomi pertanian. membuat abstrak. Semua Staf Jurusan . Hubeis F. sumberdaya pertanian. mempelajari dan menganalisis permasalahan nyata di lapangan. agribisnis. PKP: Aida Vitayala S.Menulis laporan (pengertian studi pustaka dan PL. format laporan. glossary.

.

spesiasi dan pembentukan ras biologis dan geografis. Praktikum: Pengaruh faktor fisik dan makanan terhadap kehidupan jasad pengganggu. Teguh Santoso Staf HIT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum 3 (3-3)2 Membahas: batasan hama. dasar biologi dan ekologi pengendalian hama. pengantar evolusi serangga. ekologi dan f~iologi serangga.5. anatomi dalam. tingkat kerusakan ekonomi. Aunu Rauf HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman 4 (3-2) 2 Memberikan pengertian dasar mengenai perlindungan tanaman dalam ruang lingkup pertanian. pertumbuhan suksesi. struktur dan fungsi. serta pengantar biogeografi dengan penekanan contoh pada jasad pengganggu sebagai komponen agroekosistem dibahas pada akhir kuliah. taktik pengendalian hama . berbagai tipe alat mulut. Silabi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan HPT 202 Dasar-dasar Ekologi Organisma 3 (2-3)1 Pengganggu Pengertian dasar tentang ekologi. seleksi alam. proses pencemaran. strategi reproduksi. Praktikum: mengenal bentuk umum serangga.25. Memberikan pengetahuan dasar: morfologi. lingkungan fisik dan biotik. taksonomi-morfologibiologi-ekologi hama dan penyakit tanaman dan berbagai dasar dan cara pengendaliadpenanggulangannya. Sugiharso Sastrosuwignyo S taf HPT 221 Entomologi Umum 3 (2-3) 1 Mengemukakan pentingnya arti serangga bagi kehidupan manusia. metamorfosis. pengenalan dalam ordo dan famili penting bagi serangga. Praktikum: pengenalan gejala dan jenis parasit (patogen dan hama).

Praktikum: berupa pembahasan praktek dan penelitian berbagai cara pengendalian hama yang telah diterbitkan di majalah ilrniah atau penerbitan lain.terpadu serta contoh-contohnya. Soemartono Sosromarsono .

pendugaan populasi. taksonomi. Latihan menyusun rencana kerja penelitian dan daya penalaran. kerusakan dan kehilangan hasil serta interpretasi. Sugiharso Sastrosuwignyo HPT 301 Pengendalian Terpadu Hama dan 3 (2-3) 1 Penyakit Tanaman Pengertian dan penentuan Ambang Ekonomi. pembuatan tabel dan gambar. penyebab penyakit tanaman. Diskusi bahan yang berhubungan dengan pengamatan dan peramalan. Aunu Rauf Staf HPT 309 Teknik Penulisan Ilmiah 1 (0-3) 1 Membicarakan ciri tulisan ilmiah. teknik penulisan. kirnia dan biologi.HPT 234 Nematologi Tumbuhan 2 (1-3) 1 Pengertian Nematologi secara umum. . pengenalan. Dasar-dasar penarikan contoh. Sifat-sifat fsik. morfologi. gejala yang ditimbulkan faktorfaktor yang rnempengaruhinya. penularan. Kaitan pengamatan dengan proses pengambilan keputusan pengendalian. Peramalan hama dan penyakit tanaman. cara aplikasi dan alat aplikasi pestisida. epidemiologi. Meity S. Praktikum: Cara-cara ekstraksi. Teknik pengamatan dan pendugaan populasi hama dan penyakit penting tanaman. cara penanggulangannya. Sinaga HPT 310 Pestisida dan Teknik Aplikasi 3 (2-3) 1 Berbagai bentuk formulasi. penggolongan pestisida (senyawa dan cara kerja) dan efek sampingan.

Penyakit: Gejala kerusakan. gejala kerusakan. klasifikasi. arti ekonomi. ciri rnorfologi. penyebaran. organisasi .Suroto Sukirno Staf HPT 312 Hama dan Penyakit Tanaman 3 (3-0) 2 Hortikultura dan Pangan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. cara-cara pengendalian. siklus hidup. ekologi interaksi hama tanaman.

cara-cara penanggulangannya. cara mendeteksi. cara-cara pengendalian. epidemiologi. Rusmilah Suseno Sta f HPT 313 Hama dan Penyakit Tanaman 2 (2-0) 2 Perkebunan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. Mandang Staf HPT 314 Hama dan Penyakit Benih 3 (2-3) 1 Membicarakan Hama dan Penyakit dalam hubungannya dengan kerusakan benih dan faktor ligkungan yang mempengaruhinya. Sientje S. cara penyebaran di lapang dan usaha-usaha penanggulangannya. ekologi interaksi hama tanaman. Jusup Sutakaria Staf HPT315 Penyakit Benih dan Gangguan 3 (2-3) 1 Pasca Panen Organisme penyebab kerusakan pada berbagai hasil komoditi pertanian di Indonesia.penyebab. arti ekonomi. siklus hidup.cara-wa penanggulangannya. ciri-ciri morfologi. tanda-tanda patogen. penyebab kerusakan. Penyakit: Gejala kerusakan. epidemiologi. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit benih dan cara pengujian kesehatan benih. faktor yang mempengaruhi perkembangan . penyebaran. gejala kerusakan. tanda-tanda patogen. Terjadi infeksi. klasifikasi.

.clan usaha-usaha penanggulangannya. pengujian kesehatan benih. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit. Jusup Sutakaria Staf HPT 322 Hama Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonorni dalam merusak tanaman setahun.

epidemiologi. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman setahun. organisme penyebab. terutarna mengenai sejarah. penyebaran. epidemiologi. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. gejala penyakit. klasifikasi patogen. siklus penyakit. proses terjadiiya penyakit dan faktor yang mempengaruhinya. seperti tikus dan babi hutan. contoh-contoh beberapa penyakit dan tanda penyakit (sirntomatologi). gejala. gejala serangga dan musuh-musuh alaminya. A. dasar-dasar pemberantasan. A. kerusakan. cara koleksi dan praktek.cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. Hubungan patogen dengan inang. cara pengendalian tikus. usaha penanggulangannya. teknik isolasi dan inokulasi patogen. Swastika P. pertahanan tanaman. Praktikum: Ditekankan pada pengenalan spesies tikus di Indonesia. Pembahasan khusus pada bionomi dan wa pengelolaan vertebrata hama yang penting. Toerogadi Soemawinata HPT324 Vertebrata Hama 2 (1-3) 2 Pembahasan umum mengenai morfologi f~iologi dan ekologi vertebrata. HPT 331 Ilmu Penyakit Tumbuhao Umum 4 (3-3) 1 Konsep dan arti penyakit tumbuhan. cara identifikasi. Uha Suharja Satari HPT332 Penyakit Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanaman setahunl pangan/hortikultura. Hidir Sastraatmadja HPT335 Virologi Tumbuhan 3 (23) .

ekologi.1 Cara penularan. cara berkembang biak. cara pemberantasan. komponen struktur. deteksi identifikasi. Rusmilah Suseno .

HPT 401 Seminar 1 (0-3) 2 Memberikan latihan dan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan hasil pengamatannya dan pemikirannya secara lisan dalam forum terbuka. kolonisasi dan pembiakan masal musuh alami. penyebab penyakit. S. gejala serangannya serta musuh-musuh alaminya. kering atau "slide". Nina Maryana Staf HFT 420 Pengendalian Hayati Hama dan Patogen 3 (2-3)1 Membahas: Ruang lingkup dan batasan pengendalian hayati. dasar ekologi pengendalian hayati. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. . sejarah pengendalian hayati. introduksi. bagian tanaman terserang. Sukirno S taf HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama 2 (0-6) 2 dan Penyakit Membahas dan membuat koleksi serangga. cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. dalam bentuk basah. Praktikum: Mengenali ciri-ciri berbagai kelompok dan jenis musuh alami. parasitisme. pengawetan vertebrata hama terutama tikus. prosedur eksplorasi. Teguh Santoso Staf HFT 423 Hama Penting Tanaman Tahunan 3 (2-3)1 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonomi dalam merusak tanaman tahunan. predatisme dan antagonisme. contoh-contoh kasus pengendalian hayati.

penyebaran.Toerngadi Soemawinata Staf HPT433 Penyakit Penting Tanaman Tahunan 3 (23) 1 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanamanlperkebunanlhortikultura. . terutama mengenai sejarah.

kerusakan. Staf Keterangan : Mata kuliah layanan untuk mahasiswa bukan program studi HPT . serta usaha penanggulangannya. epidemiologi. gejala. Hidir Sastraatmadja HIT 498 Praktek Lapang Keprofesian . serta penulisan laporan hasil penelitian dalam bidang hama dan penyakit tumbuhan. Staf HPT499 Karya Ilmiah 4 (11 Memberikan latihan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. siklus penyakit. A. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman. organisme penyebab. 4 ( ) 2 Memberikan pengalaman kepada mahasiswa melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aspek perlindungan tanaman.

1978). USA. IPB. 1982) 9. IPB.6. IPB. Univ. Achmad Surkati Abidin (Ir. Adolf Pieter Lontoh (Ir. (MSc. 1982) 13. USA. Univ. Reading. IPB. Syamsudii (Ir. (MSc. 1976) 18. 1986) 19. Kentucky. IPB. 1985) 3. USA. 1977). . 1959). IPB. (MSc. Kentucky. USA. Univ. 1977). IPB.. Ade Wachjar (Ir. 1980) 7. (MSc. IPB. 1986) 5. 1984) 17. IPB. Andri Ermawati (Ir. IPB. IPB. 1980) 4. Bambang Sulistyantara (Ir. (Prof. UK. 1971). 1975) 2.Abdul Bari (Ir. 1989) 15. IPB. Eko Sulistyono (Ir. Donatus Sutijo (Ir. Anas Dinurohrnan S. Tampubolon (Ir. IPB.6. Andi Gunawan (Ir. Univ. IPB. Darda Efendi (~r. IPB. Illinois. USA. Illinois. USA. IPB. UI. IPB. 1985) 10. 1985) 14. 1966). (MSc. Amris Makmur (Ir. Abdul Qadir (Ir. Kentucky. 1981) 20. Kagawa Univ. Aris Munandar (Ir. Jurusan Budidaya Pertanian 1.H. (MSc. 1974). (MS. (It. (MS. 1985) 11. Asep Setiawan (Ir. 1961). USA. 1986) 23. 1%4). IPB. IPB. (MSc. Kentucky. 1978).2. Adiwirman (Ir. 1%1). DIREKTORI TENAGA PENGAJAR 2. 1970). A. 1985) 22. IPB. Univ. (PhD. 1985). IPB. Univ. IPB. (Ir. UI. Didy Sopandie (Ir. (Prof. B. Bambang Sapto P. (PhD. Endang Syamsudin (Ir. Endang Murniati (Ir. (PhD.1. IPB. Univ. IPB. 1%5). Agus Purwito (Ir. UI. 1990) 12. 1985) 8. 1983) 16. 1985) 6. 1%3) 21.

IPB. Queensland. Eny Widayati (Ir. Suwarno (Ir. Australia. 1988) 24. Faiza C.Univ. 1983) 25. 1976) . IPB.

Univ. Wisconsin. Philippines. IPB. 1%3). (MS. 1%4). 1982). IPB. 1990) 29. UGM. 1987) 42. Univ.A. Kentucky.. IPB. IPB. Henni Purnamasari (Ir. IPB. USA. Joedojono Wiroatmodjo (Ir.Justika S. IPB. 1984) 41. 1983). IPB. 1980) 39. IPB. 1982) 30. Philippines. 1974). 1973) 46. Univ. (Dr. Japan. (PhD Univ. IPB. Iskandar Lubis (Ir. 1963). 1968) 27. Wattimena (Ir. Univ. Wisconsin. UI. 1976) 35. UNPAD. 1982) 43. Univ. 1984) 31. (MSc. Wisconsin. 1975).26. 1973). 1976) 38. Bintoro (Ir. 1989) 32. Livy Winata (Ir. IPB. 1982) 33. 1983) 28. Baharsjah (Ir. IPB. Hariyadi (Ir. Muchtar Argasasmita (Ir. Hadi Susilo Arifm (Ir. Univ. UK. R. UPLB. Kentucky. Ketty Suketi (Ir. USA. 1979). (PhD. Hajrial Aswidinnoor (Ir. (MSc. Jajah Koswara (Ir. 1990) 47. (MAgr. IPB. USA. Munif Ghulamahdi (Ir. IPB. IPB. U1. (PhD. (Dr. M. USA. 1985) 34. Purdue Univ. 1973).. UPLB. (MSc. (MSc. 1989) 45. 1975) 37. Suhartanto (Ir. 1991) 36. IPB. 1971). UI. 1980). Karhi Sukartaatmadja (Ir. (Dr. (MS. IPB. USA. IPB.A. USA. (PhD. USA. 1987) . USA. Reading Univ. Okayama Univ. 1%2). M. Krisantini (Ir. G. IPB. 1976). (PhD. 1980). 1990) 44. Chozin (Ir. Herdhata Agusta (Ir. Indung Siti Fatimah (Ir. Okayama Univ. Muhd. 1964). IPB. IPB. Is Hidayat Utomo (Ir. Fred Rumawas (Ir. Wisconsin. 1955) 40. (MSc. USA. (MSc. IPB. 1%5).. Univ. Wisconsin. UI.H. Wisconsin. (MSc. (MS. 1983). 1983).

IPB. Ni Made Armini Wiendi (Ir. Pepet M. Wiroreno (Ir. 1986) 51. IPB. Nizar Nasrullah (Ir. Nurhajati (Ir. Otjo N. USA. UI. 1971). (MSc. 1964) . 1975) 53. (MS.48. 1985) 52. Nurhajati Ansori (Ir. Univ. IPB. IPB. 1985) 50. IPB. 1985) 49. Wisconsin. IPB. Sjafei (Ir. 1x9).

Soleh Solahuddin (Ir. IPB. Sriani Sujiprihati (Ir. IPB. Wisconsin. (Dr. (MSLA. Sudirman Yahya (Ir. 1978). 1%9) 69. IPB. UGM. IPB. 70. (MS. IPB. Univ. 1990) . Sri Setyati Harjadi (Ir. (MS. Edinburg Univ. IPB. (MA. Sudarsono (Ir. (PhD. Ehiwe Univ. Univ. 1986) 74.Agr. 1991) 75. (Dr. UI. 1975). 1983) 63. IPB. IPB. 1981). IPB. IPB. (Prof. 1981). UI. (MSc. Supijatno (Ir. 1986) 62. USA. Lauvain. Univ. 1980) 68. 1981). IPB. (MSc.. 1990) 65. 1988) 61. IPB.Sjamsoe'oed Sadjad (Ir. California. 1984) 76. Surjono H. IPB. 1%2). (Prof. 1981). (MS.. Suarto (Ir. IPB. 1%5). IPB. Wisconsin. Soetardjo Soewarno (Ir. Sudradjat (Ir.). Qodarian Pramukanto (Ir. 1983) 72. (Dr. Purwono (Ir. 1%1). Rasnata M. IPB. USA. (Dr. Remie Roesli (Ir. Kagawa Univ. IPB. USA. Mardi (Ir. 1977). IPB. Sobir (Ir. 1981).. IPB. 1981) 64.Roedhy Poerwanto (Ir. UK. Wisconsin. USA. (PhD. 985) 56. 1988) 58. Wisconsin. 1982) 60. IPB. 1987) 71. IPB. 1963). 1990) 59. 1%3). Univ. (MS. USA. (MSc. 1980). 1982). 1977) 57. UI. Slamet Susanto (Ir. 1960) 67. 1972). Sutjahjo (Ir. 1986) . Mississippi. 1977). (MSc Univ. (MS. Univ. Jepang. 1987). (MS. USA. Belgium. Siti Nurisyah (Ir. IPB.Sarsidi Sastrosumarjo (Ir. (PhD. Satriyas Ilyas (Ir. IPB. Sandra ArXm Azis (Ir. 1%3).54. (M. Sugeng Sudiatso (Ir. 1972). Wisconsin. 1984). USA. Univ. IPB. IPB. 1982) 73. IPB. 1986) 66. UI. 1978). IPB. IPB. 1989) 55. IPB. (MSc.

77. (PhD.. UGM. Mugnisjah (Ir. IPB. Tatik Kartika (Dra. Kyushu Univ. IPB. 1987) 81. Widodo (Ir. 1983) 79. Sugiyanta (Ir. Winarso D. 1985) . IPB. 1987) 78. IPB. Tati Budiarti (Ir. Japan. 1974). 1981) 80. Wahyu Q.

1970). (MSc. 1967). IPB. Anang S. 1986) 11. (MS. Belgium. Ghent. (MSc. IPB. 1%4) 2. Belgium. Oregon State Univ. IPB. IPB. Djunaedi A. Hari Witono (Ir. (Prof. 1960). Gunawan Djajakirana (Ir. 1986) 24.M. 1985) 22. F. North Carolina State Univ. USA. Belgium. UGM. UI. IPB. IPB. Fahrizal Hazra (Ir. 1976). Erna Rustiadi (Ir. Rachim (Ir. Yogaswara (Ir. USA. 1989) 15. Univ. Ghent. Astiana (Ir. 1986) 14. 1981). IPB. IPB. 1981) 20. Pulunggono (Ir. Ghent. (Prof. IPB. IPB. 18. IPB. IPB. Ghent. Boedi Tjahyono (Drs. 1977) 6. (PhD. 1970) 17. 1980) 8. (MS. 1980) 19. (PhD. IPB. Belgium. IPB.. Satari (Ir. 1988).. A. IPB. ENSAR. (MSc. Univ. IPB. (PhD. Baba Barus (Ir. Abdul Rachim (Ir. Iswandi A. 1986) 84. IPB. IPB. Belgium. UGM.X. 1985) 10. (MSG Univ.83. Dwi Andreas Santoso (Ir. 1%4). 1986) 23. UI. IPB. Leiwakabessy (Ir. IPB. Yudiwanti W.63. 1989) 13. Univ. F.K. Dasun Herudjito (Drs. IPB.M. Hidayat Wiranegara (Ir. Atang Sutandi (Ir. 1980) 9. (MF.. USA. France. 1985) 7. USA. 1%1). Iskandar (Ir. Goeswono Soepardi (Ir.(Ir. Joyo Winoto . 1973) 3. Budi Nugroho (Ir. UGM. IPB. (PhD. 1972). (Dr. IPB. 1977). 1989) 2. Univ. Budi Mulyanto (Ir. 1975) 21. 1972). 1982).E. IPB. Heru B. 1987) 16. Basuki Surnawinata (Ir. Michigan State Univ. 1982) 5. 1978) 4. Zain Rachman (Ir. North Carolina State Univ. 1964). Ghent. 1958). Jurusan Tanah 1.. 1977) 12. Chaniago (Ir. 1977).

1985) 25. 1974). IPB. 1990) . IPB. Kamir R. Brata (Ir.(Ir. Western. (MSc. Univ.

Sarwono Hardjowigeno (Ir. Minnesota. Wisconsin. Oteng Haridjaja (Ir. IPB. (MSc. Wisconsin. . USA. Rahayu Widyastuti (Dra. Lutfi I. 1979) 32. Wiradinata (Ir. UNSOED. (MSc. 1981) 36. IPB. PhD. 1976). 1990) 44. USA. 1972). UI. (MSc. Univ. Ardiyansyah (Ir. 1980). IPB. (PhD.. 1%9) 43. IPB. 1976).P. 1966). UNPAD. IPB. USA. 1978). 1972) 39. 1977). (PhD. Univ. (PhD. Sheffield. 1%1). Nasoetion (11. 1976). 1971). (MSc. Kukuh Murtilaksono (Ir. 1984) 45. Univ. 1%3). Minnesota. Georgie. of Kentucy. Univ. 1989) 40. Western. Univ. 1983). 1960). Sitorus (Ir. Univ. (MSc. USA. UI. Enschede. 1986) 41. IPB. Komarudin Idris (Ir.26. (MSc. 1981) 31. IPB. Univ. IPB. (PhD. IPB. Univ. IPB. Sahat Matondang (Ir. Georgia. (MSc. IPB. Latief M. IPB. 1%4). (MS. M. USA. IPB. (Prof. 1976). (MS. (MSc. 1990) 42. Raimadoya (Ir. 1983). USA. Rachman (Ir. USA. 1987) 34. IPB. Univ. Univ. 1972). Univ. IPB. 1987) 28. Iowa State Univ. Netherlands. 1982) 33. (PhD. of Strasbourg. 1988) 38. Univ. 1980) 29. USA. 1987) 30. Ghent. USA. USA. ITC. Prayoto (Ir. France. Moentoha Selari (Ir. 1974). UGM. Sitanala Arsyad (Ir. Kentucky. Otjim W. IPB. (MS. UI. Michigan State Univ. (PhD. 1972). 1987) 27. Machmud A. (MS. IPB. Ghent. Rykson Situmorang (Ir. Michigan State Univ. Naik Sinukaban (Ir. Univ. Belgium. Santun R.. UK. IPB. 1990) 35. 1963). Belgium. (PhD. 1980) 46. Oetit Koswara (Ir. Komarsa Gandasasmita (Ir. 1972). 1977) 37. ( MS. Khursatul Munibah (Dra. (MSc. IPB. 1975). 1974). IPB. Samid Syarief (Ir.

France. 1976). IPB. Hakim (XI. 1975) 47. (Prof. IPB. 1982). 1%5). IPB. Belgium. IPB. Univ.USA. (PhD. Poitiers. (MSc. 1984) . Sudarmo (Ir. 1981) 48. Sudarsono (Ir. 1988) 49. Ghent. Sunsun S. Univ.

Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga 1.. IPB. Japan. Japan. IPB.. 1988) 3. (MS. 1986) 55. IPB. 1987) 5. Amini Nasoetion (IT. IPB. 1974). IPB. UI. Kyoto Univ. Univ. IPB. Univ. IPB. 1969). USA. IPB. 1%9).50. Dodik Briawan (Ir. 1987) 4. Philippines. UK. Baskoro (Ir. 1990) 6. 1988) 9. IPB.M. 1988) 51. (MS. 1985). 1983). 1985) 8. (Dipl. 1986) 2. 1988) 12. (PhD. 1985) 13. IPB. 1975) 56. IPB. IPB. Ahmad Sulaeman (Ir. UPLB. Emmy Karsin (Ir. Ali Khornsan (Ir. IPB. UNMUL. Wahyu Purwakusumah (Ir. 1978) 58. (MSc. 1985) 61. (MSG Kyoto Univ. Sheffield. 1982) 7. U.63. (MS. (MS. 1985) 52. Wahyudin (Ir. Suwarno (Ir. 1988) 59. IPB. Widiatmaka (Ir. Pranadji (Ir. (MS. IPB. 1984) . (PhD. Emma Satriyati (Dra. 1971). 1989) 14. 1986) 57. 1973). Nut. Suwardi (Ir. Abdullah (Ir. IPB. IPB. Surya Darma Tarigan (Ir. Clara M. IPB. IPB. Dadang Sukandar (Ir. IPB. Sheffield. (MSc. IPB. Hadi Riyadi (Ir. 1972). IPB. 1973) 10. Syaiful Anwar (Ir. (MSc. (MS. Sudadi (Ir. Faisal Anwar (Ir. 1985). Asep Rustiawan (Drh. IPB. 1985) 53. Diah K. 1983). 1%3). UI. IPB. 1979). IPB. Supiandi Sabiham (Ir. UK. 1990) 15. IPB. 1987) 60. Djiteng Rudjito (Ir. IPB. 1980). IPB.Drajat Martianto (Ir. 1989) 11. 1986) 54. IPB. Budi Setiawan (Ir. IPB. 1983). IPB. Dwi Putro T. IPB. (MS. U. Tatat S. Central Michigan Univ. Uup Syafei Wiradisastra (Ir. 1985) 2. Kusharto (Drh..

16. (MS. IPB.. Hardinsyah (Ir. USA. New York Univ. 1961) . 1982). 1988) 17. IPB. Hartanti Santoso (MSc.

Melly Latifah (Ir. 1975). IPB. Hepi Hapsari [Ir. IPB. Herien Puspitawati (Ir. Djamaludin (Ir. UI. Rimbawan (Drs. 1%4) 36. 1970). Nino Yayah Sadiyyah (Ir . 1985) 43. 1982) 37. 1985) 41. IPB. (MS. Suhardjo (Ir. (MSc. Saefuddin (Ir. (Dr. Kentucky. USA. (PhD. Lilik Kustiyah (Ir. 1987) 42. IPB.Abas Tjakrawirdaksana (Ir. Suprihatin Gdardja (Ir. 1986) 38.6. Tuft Univ. Sri Rihati Kusno (Ir. IPB. 1974). IPB. 1975) 2. IPB. UNSOED. 1983) 35. Sumali M. 1985) 39. 1988) 23. IPB. Khurnaidi (Ir. IPB. UK. 1964).. 1986) 21. 1986) 40. Justus Liebig Univ. IPB. . M. 1964). IPB. Sri Anna Marliyati (Ir. 1985) 33. 1972). Sudjana Sibarani (Ir. Nottingharn. IPB.. Ikeu Ekayanti (Ir. UNAS. Retnaningsih (Ir. Atmodjo (Drs. Harahap (Ir. (Dr. 1985) 24. IPB. Boston. 1990) 34. IPB. IPB. 1976) 29. Univ. (MPhill. Baliwati (Ir. Vanda Julita Yahya (Dra. Univ. IPB. 1986) 25. USA. Effendi (dr. IPB. IPB. IPB. 1982).Ratna Megawangi (Ir. UI. Yekti H. IPB. Yayuk F. 1986) 18. 1989) 30. (MS. (MSc. IPB. 1984) 27. (MSc. IPB. North Caroline State Univ. Hidayat Sjarief (Ir. Lisda F.4. 1987) 28. IPB. (MSc. 1988) 31. Mariyati Sukarni (Ir. 1972) 2. Achmad M. UI. 1969) 26. Hartoyo (Ir. Univ. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian 1. IPB.18. 1983) 22. 1987) 32. USA. 1%9). M. 1987) 20. IPB. London. Ujang Sumarwan (Ir. 1971). (MS. Siti Madanijah (Ir. IPB.D. 1975). IPB. IPB. UK. 1977).

1976) .FRG.

Netherlands. 1980) 15. IPB. UPLB. 1%1). IPB. 1982). 1981). Sinaga (Ir. UPLB. (Dr. 1969). USA. (MSc. Aida V.. Rachman (Ir. North Carolina State Univ. Univ. IPB. IPB.. USA. IPB. 1979) 6. Philippines. Malaya.D. Univ. Anna Fariyanti (Ir. 1961). (MS. Bungaran Saragih (Ir. IPE. Montana State Univ. IPB. 1976). Anny Ratnawati (Ir. Dwi Rachmina (Ir. (MSc. 1974). IPB. 1984) 11. Bambang S. Hubeis (Ir. IPB. Philippines. A. (Prof. 1PB. IPB.S. Philippines. ISS. Roekasab Adiratma (Ir. (Ir.. (Dr. 1982) 12. IPB. Bonar M. E. (PhD. 1989) 13 Bunasor Sanim (lr. 1987) 18. Univ. (MEc. 1964).3. 1964) 5. IPM. (PhD. 1988) 16. 1985) 7. (PhD. IPB. 1374). 1972). 1989) 10. 1985). Iowa State Univ. UPLB. IPB. 1980) 14. IPB. Ali M.A. 1959). Achmad Soeharjo (Ir. (Prof. (PhD. 1977) 4. Affendi Anwar (Ir. USA. l975j. Minnesota. (MSc. Arief Daryanto (Ir. IPB. USA. IPB. 1977). IPU. 1987) 9. USA. Unn. 1969). North Carolina State. Dedi Budiman Hakim (Ir. (MS. (Ph. 1988) 19.. IPB. IPB. 1959). 1975). 1984) 8. 1987) 20. Subijo Bratarnihardja (SE. Utomo (Ir. Parahiyangan.1972). (MSc. 1973). Kusumah (Ir. Ekawati Sri Wd~yuni (Ir. Eka Intan K.P. UI. . (Prof. UI. 1987) 17. UPLB. (MDS. (Dr. E. IPB. IPB.

Iarjadi Hadikoesworo (Ir. IPR. IPB.. Fadholi Hernanto (Ir. USA. IPB. 1988) 27. ~entucky. USA. UI. 1975) %. 1%1). IJGM. Hedi M. (MSc. Gunardi (Ir. 1387) 23. 1959) 25. (MA. California. Icadarsan (MAEc. 1986) . Halbah W. Univ. Michigan State Univ. IJNPAD. Wisconsin. Hermanto Siregar (Ir. 1%3). (MA. Endriatmo Soetarto (Drs. USA. Univ. Univ. (MS. IPB. 1971). UL.1383). 1NY).I. 1979). Idris (Ir. 1988) 22. 19%) 21. (MA. IPB. (MS. USA. 1974) 26.

Ma'mun Sarma (Ir. UI. 1983) 36. Melani Abdulkadir (Ir. IPB. (PhD. Nindyantoro (Ir. Mangara Tambunan (Ir. IPB. Philippines. 1972). 1964). IPB. 1986) 48. Univ. Noerdin M. 1987) 32. I Gusti Bagus Teken (Ir. 1983) 35. (MSc. New England. (MS. IPB. IPB. 1983). (MS.. 1987) 40. (MS. IPB. Purdue Univ. Lubi (Ir.Isang Gonarsyah (Ir. (Ir. UPLB. (Prof. IPB. 1983) 30. IPB. IPB. IPB. IPB. 1983). 1985) 47. Hikmat D.1man Sugema (Ir. IPB. IPB. 1989) 43. 1986) 42. 1984) 29. 1982). Lala M. Ida Yuhana Yunus (Ir. 1984). 1988) 37. Marlyn Sitorus (Ir. Philippines. (Prof. Juara P. IPB. 1985). IPB. USA. Kentucky. Kolopaking (Ir. 1978) 33. IPB. (MS. 1982). Oregon State Univ. UPLB. (PhD. (PhD. 1984) 38. Heriyanto (Ir. Univ. USA. Lukman M. 1973). USA. Hasanuddin. 1987) 34. IPB. Mangatas Tampubolon (Ir. 1960). USA. (M.28. Baqa (Ir. USA. Kuntjoro (Ir. 1990) 44. (Ir. 1971). 1988) 39. (MSc. Tamsur Marse (Ir. 1985). IPB. IPB. IPB. Nunung Kusnadi . Minnesota. IPB. Univ. 1986) 45. 1982). IPB. (Dr. IPB. Zen (Drs. Minnesota. IPB.Ec. 1990) 41. (MS. Moh. Univ. IPB. 1971).. Idqan Fahmi (Ir. 1976) 31. Univ. (MSc. 1%2). 1976). Hemy Kuswanti S. (PhD. IPB. 1979) 46.

India. (MS. IPB. 1990) 52. 1979) . 1981). UI. Gujarat. Nurmala K. Panggabcan Sitorus (Ir. 1959). IPB. IPB. (MS. (MS. 1983). IPB. 1985). IPB. OttoA. 1985) 54. (MS. 1964). 1964). (Prof. (Dr. Pudjiwati Sajogyo (Ir. 1989) 51. 1990) 49. 1990) 50. UI. Univ. IPB. IPB. Brdosunaryo (Ir. Kentucky.(Ir. USA. 1985) 53. 1981). UI. Rita Nurmalina (Ir. 1981). Parulian Hutagaol (Ir.S. IPB. Panjaitan (Dra. (MSG Univ. IPB. Ono Sutamo (Ir. IPB. IPB) 55. (Dr.

(MS. IPB.56. Sri Hartoyo (Ir. (Prof. (Dr. Sunarto (Ir. 1972).. Sinaga (Ir. IPB. 1961). (Dr. IPB. UGM. (MA. (Prof. USA. 1%5). 1974). Sarwititi (Ir. 1964). Syafri Mangkuprawira (Ir. IPB. (Prof. Pertanian Malaysia. 1977). (MS. IPB. 1979) 65. (Dr. 1977). UI. 1955). 1%7). USA. Amsterdam Univ. 1%3) 61. IPB. IPB. (MS. 1982). Montana State Univ. (MS. S. (MSc. . Univ. Univ. IPB. Univ. (Dr. (PhD. (PhD.. Asmarantaka (Ir. ANU. (MA. Ratna W. 1979) 60. 1977). 1976). USA. 1957). (MA. IPB. IPB. 1974). 1986) 69. UI. 1987) 58. UGM. IPB. Sutara Hendrakusumaatmadja (It. Suryo Adiwibowo (Ir. 1985) 57. Netherlands. Univ. Rina Oktaviani (Ir. (MSc. Sediono M.. 1983) 66. 1984) 67. 1984) 68. IPB. Sajogyo (Ir. 1989) 73. USA. IPB. North Carolina State Univ. USA. 1985) 72. 1977). (MS. Sugiah Machfud (Ir. Said Rusli (Ir. 1961). Kentucky. 1986) 62. Tjondronegoro (Drs. 1960). IPB. Sri Utami Kuntjoro (Ir. (Prof. (Dr. IPB. IPB. Syarifuddin Baharsyah (Ir. 1972). (MSc. 1978). UI. Australia. UI. 1974). IPB. PB. Sutomo Brodjosaputro (Ir. 1988) 70. Illinois. IPB. 1979) 63. Sumardjo (Ir. Kentucky.P. IPB. Rudolf S. 1%2). IPB. 1964). IPB. (MS. Philippines. IPB. Syarifah Sukarti (Dra. 1971) 71. 1983) 59. IPB. IPB. 1985) 64. Univ. 1977). UI.

1986) 79. Illinois. 1982) 80. IPB. Univ. 1977). (MDS. (MS. 1971). 1971) 77. 1982) 76. IPB. IPB. Netherlands. 1963).S. (Dr. Teuku Hanafiah (Ir. Winati Wigna (Dra. 1964) . Illinois. (MDS. UmarA. IPB. Netherlands. Wilson H. Wardjanto Wiryokusumo (Ir. USA. IPB. IPB. W. 1972). USA. (MSc. UNPAD. Tuanaya (Ir. IPB. Univ.1976) 74. 1980) 75. Liibong (Ir. ISS. IPB. 1988) 78. 1976). 1979). Tjahjadi Sugianto (Ir. (PhiD. ISS. Wirjadi Prawirodihardjo (Ir.

Wisconsin. 1987) 84. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan 1. Agriculture. UNPAD. 1983) 8.1980). 1972). 1986) 2. A. Munif (Ir.81. IPB. IPB. Yusman Syaukat (Ir. Australia. (MSc. 1980). UI. (MAg. IPB. 1984) 82. 1988) . Aunu Rauf (Ir. 1986) 9. 1985) 85. Nugroho (Ir. Tokyo Univ. 1976) 7. Univ. Wagiono (Ir. 1979) 4. Abdjad A Nawangsih (Ir. Minnesota. IPB. Barnbang W. IPB. 1988) 2. New England. (MEc. Siti Yusi Rusimah Syafei (Ir. 1986) 10. IPB. 1987) 11. USA. Herudjito (Dra. 1987) 83. IPB. A. Univ. IPB. Ali Nwmansyah (Ir. IPB. A. 1976). UI. Budi Tjahyono (Ir. 1966). (MS. IPB. Yayat M.63. IPB. A. Hidir Sastraatmadja (Ir. IPB. 1988) 6. Toerngadi S. USA. 1969). Yayah K. Bonny Purnomo (Ir. Yayok Bayu K. Muin Adnan (Ir. (Ir. (Pm. IPB. Univ. Japan. IPB. USA. Univ. (MSc. Wisconsin. 1957) 5. (Ir.Dadang (Ir. 1988) 3.

UI. (MSc. 1980) 17. 1983) 20. Gede Suastika (Ir. 1984). 1984) 16. Djoko Prijono (Ir. IPB.Elizabeth Sri H.Damayanti Buchori (Ir. IPB. 1986) 18. (MSc. IPB. 1985) 22. (Dr. Illinois.12. IPB. Endang Sri Ratna (Dra. Endang Nurhayati (Ir. 1983). UNSRAT. Wisconsin. IPB. I Wayan Wmasa (Ir. Jusuf Sutakaria (lr. 1980) 21.(Ir. Idham Sakti Harahap (Ir. IPB. IPB. 1987) 19. IPB. 1985) . Univ. 1984) 15. 1982) 14. USA. 1988) U. UGM. USA. Univ. 1958). Ivone Oley Sumarauw (Ir. UGM. Hermanu Triwidodo (Ir.

Sugharso Sastrosuwignyo (Ir. 1984) . 1W) 34. Uha Suharja Satari (Ir. 1988) 33. Curie. USA. 1985) 25. UNSRAT. 1980) 40. UI. Univ. USA. 1986) 24. Teguh Santoso (Ir. Nina Maryana (Ir. Curie. UPLB. 1987) 39. IPB. (DEA. Univ. Philippines). (Dr. Soemartono Sosromarsono (Ir. Kentucky. IPB. 1960). 1970). Utomo Kartosuwondo (Ir. UPLB. 1979) 28. Marie. Widodo (Ir. 1984) 38. Pierre I. California. California. Purnama Hidayat (Ir. Univ. Kentucky. IPB. 1989) 29. 1969). Marie. France. (MSc. UGM. (Prof. Pierre I. (MS. IPB. IPB. 1983). (MS. 1985) 32. IPB. IPB. 1981) 26. (Ir. IPB. Rusmilah Suseno (Ir. IPB. Univ. 1970). Yayi Munara Kusuham (Ir. 1974). (PhD. Univ. 1979).23. (Prof. Sugeng Santoso (Ir. (PhD. Univ. (MSc. 1980). IPB. (PhD. 1956). 1985) 35. USA. (MSc. Wisconsin. (MSc. 1963). IPB. Univ. 1985) 30. 1%2). Suroto Sukirno (Ir.Syafrida Manuwoto (Ir. Swastiko Priyambodo (Ir. Univ. 1975). USA. 1987) 41. (Dr. USA. Philippines. Supramana (Ir. USA. Univ. Sri Mulyati (Ir. R. UI. Pudjianto (Ir. (MSc. 1985) 37. (PhD. IPB. UI. IPB. Wisconsin. 1966). Sientje Mandang S. 1985) 27. IPB. IPB. 1965). 1974) 31. IPB. USA. IPB. 1973). 1972) 36. Meity Suradji (Ir. UGM. Kentucky. IPB.France.

g. dan 146 sks MKK (130sks dalam semester I11 . Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular pada ternak. c. b. untuk meningkatkan populasi ternak. Pemeliharaan kesehatan dan pengobatan ternak dalam rangka pembangunan peternakan Indonesia guna mempertinggi penghasilan negara. Peningkatan mutu gizi masyarakat Indonesia dengan jalan mempertinggi protein hewani. e. Pengawasan bahan makanan dari hewan untuk mempertinggi mutu kesehatan masyarakat. Untuk mencapai sasaran tersebut dalam waktu 43 tahun maka komisi pendidikan FICH menyusun suatu kurikulum yang berbobot 182 sks dengan perincian sebagai berikut: 36 sks MKDU dan MKDK.Program pendidikan kedokteran hewan bertujuan untuk menghasilkan Dokter Hewan yang cakap serta mampu mengemban tugas teknis dan ketatalaksanaan dalam bidang-bidang sebagai berikut : a. Pengawasan dan pengendalian obat-obatan hewan yang beredar di pasaran untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan tersebut. Pemeliharaan kesehatan dan budidaya satwa liar untuk tujuan pemanfaatan satwa liar bagi kesejahteraan manusia dan kelestarian lingkungan. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular yang berasal dari hewan ke manusia yang membahayakan kesehatan masyar akat . d. f.

s/d VII dan 16 sks Koasistensi). Untuk memasukan unsur baru dalam program pendidikan Dokter Hewan maka setiap hari Sabtu pagi diisi dengan minat profesi (unggas. primata. ornitologi dan sebagai). hewan kesayangan. Bila kemudian ternyata bahwa kegiatan minat profesi tersebut (ceramah clan peninjauan lapangan) bermanfaat &lam mencapai . Kegiatan ini bersifat ko-hvikuler. sapi perah.

sasaran pendidikan. Ketua Lab. R. Soebadi Partodihardjo . Adnin Adnan. Dr. Dr. H. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof. Singgih Harsojo Sigit Pembantu Dekan I : Drh. MS ?Q? Ketua Lab. Boedian ~ukvodiredjo Ketua Lab. Iman Supriatna Sekretaris : Ir. Hartono Ketua Lab. dengan jalan mengadakan pengurangan SKS Gda mata ajaran-mata ajaran tertentu. Djokowoerjo Sastradipradja Sekretaris : Drh. Biologi Radiasi & Endrokrinologi: Drh.2. Abadi Sutisna Ketua Lab. Histologi : Drh. Jurusan Anatomi Ketua : Prof. Kimia Faal : Prof. maka ia dapat masuk ke dalam kurikulum. Rudi Bawolye Pembantu Dekan 111 : Drh. Djokowoerjo Sastradipradja 323.1. Hartono Ketua Lab. Dr. MVSc. Sri Hartini Sjahfii ~ikar. Abadi Sutisna Kepala Bagian Tata Usaha : Ruhiyat Handayani 32. H. Dr. Farmakologi : Drh. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Ketua : Prof. Kusmat Tanudimadja Ketua Lab. 3. Dr. Toksikologi : Drh. MS Ketua Lab. Kusmat Tanudimadja Sekretaris : Drh. MS Ketua Lab. Dr. Pembantu Dekan I1 : Drh. Buyung Taurin Ketua Lab. Tuty Laswardy Yusuf. Zoofkiologi : Dr. Sunarya Prawiradisastra. R. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan Ketua : Dr. Yuhara Sukra 322. Anatomi : Prof. Kebidanan dan Penyakit Kandungan : Prof. Fisiologi dan Inseminasi Buatan : Dr. supaya tidak terjadi penambahan total sks. MSc. Dr. Embriologi : Prof. Gloria Wanananda. M.

.

Klinik Besar : Drh. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Ketua : Dr.. Dr. Gatut Ashadi Ketua Lab. P. MSc. MS Sekretaris : Drh.4. Dr. Sri Utami Pramono Ketua Lab. Helmintologi : Dr. Badan Vete- . Malole Ketua Lab. Koesharto. SKM 325. Miarwati Sudarwanto Sekretaris : Drh. Patologi Veteriner : Drh. Indrawati Rumawas. Emir Alkisah Siregar. Bakteriologi : Prof. Simon He Ketua Lab. Sunarya Prawiradisastra. Sabdi Hasan Aliambrtr. Jurusan Klinik Veteriner Ketua : Drh. Soeratno Partoatmodjo Ketua Lab. Ketua Lab. Lab. Patologi Unggas : Drh. Entomologi : Drh. Mikologi : Dr.32. Epidemiolagi : Dr. FX. Ketua Lab. M.6. Virologi : Dr. Klinik Hewan Ketua Hewan Ketua Kecil : Drh. MS Ketua Lab. Rachmat Nabib. Soetijono Partosoedjono. Dr. Dudung Abdullah ~astramihardja Ketua Lab. Jurusan Parasitdogi dan Patologi Ketua : Dr. Ketua Lab. MSc. M. MSc. MVSc. Immunologi : Prof. Sja'ban Maidie 33. Kesehatan Masyarakat Veteriner : Drh. B. SKM Ketua Lab. Protomlogi : Prof. Ketua Lab. Bambang Joeniman N. Tampubolon 4Sekretaris : Dr. Soegijanto Lab. Masduki Partadiredja MSc.

MS Ketua Lab. Patologi Klinik: Drh.riner dan Rontgenologi :Drh. Radiologi : Drh. Rudi Bawolye Ketua Lab. Witasmono Sukotjo . Endang Rachman Supriatna.

3. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Ki~rikulzrri1 No.3. Mata Kuliah Kredit Semester 1 &n 2 TPB 36 sks Semester 3 ANA 211 Anatomi I 3 (2-3) FIF 231 Fisiologi I 3 (2-3) ANA 231 Histologi I 3 (2-3) BIK 213 Biokimia I 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (2-3) PTK221 Ilmu Peternakan Umum 2 (2-0) PTK 231 Genetika 3 (2-3) Jumlah : 21 sks Semester 4 ANA 212 Anatomi I1 4 (3-3) FIF 232 Fisiologi I1 3 (2-3) ANA 232 Hkt010gi I 3 (2-3) BIK 215 Biokiia I 3 (2-3) PHK 211 Mikrobiologi 3 (2-3) ANA 221 Embriologi 2 (2-0) PHK 221 Ilmu Penyuluhan Pertanian 3 (2-3) Semester5 HF 321 PHK 331 PHK 361 .

PAP 341 ANA 3 W IMT 315 STK 211 Jumlah : 21 sks Farmakologi I Pengantar Ilmu Sel Virologi Patologi Umum Anatomi Bedah Ilmu Makanan Ternak Metode Statistika Jumlah: 2.0 sks .

Reproduksi & IB Parasitologi I Epidemiologi Diagn. Klinik & Ilmu Tilik Hewan Ilmu Bedah Umum & Terapi Jumlab : 21 sks Semester7 KLV 431 KLV 432 PAP 421 PHK 441 PHK 443 FIF 423 FIF 451 KLV 401 PAP 441 .Kurikulum (Lanjutan) Semester6 FIF 322 PHK PHK RPR PAP PHK 321 KLV 321 KLV 362 312 311 311 311 Farmakologi I1 Ilmu Penyakit Virus Ilmu Penyakit Bakteri Fisiologi.

412 KLF 441 PHK 442 KLV 413 PAP 442 KPR 402 PHK 413 PAP 431 KKN 401 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 Ilmu Bedah KhususVeteriner 11 Patologi Klinik Ilmu Kesehatan Makanan Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi Patologi Khusus I1 Ilmu Kemajiran dan Kebidanan Peraturan Perundangan-undangan .Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I 3 (3-0) Ilrnu Bedah Khusus Veteriner I 3 (2-3) Parasitologi I1 3 (3-3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3-0) Zoonosis 2 (2-0) Farmasi 3 (1-6) Toksiiologi 1 (1-0) Demonstrasi dan Diskusi Klinik 1 (0-3) Patologi Khusus I 3 (2-3) Jumlab : 22 sks Semester8 KLV 421 KLV.

Demonstrasi dan Diskusi Patologi (Patologi Unggas) Kuliah Kerja Nyata Jumlah : .Veteriner.

Kurikulunt (bnjutan) Satlester 9 KLH 502 Koasistensi Klinik 1 PAP 501 Koasistensi Parasitologi dan Patologi 2 PHK 501 Koasistensi Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 2 RPR 503 Koasistensi Reproduksi dan Kebidanan 1 FKH 501 Koasistensi Tatalaksana Rumah Potong Hewan 1 FKH Koasistensi Daerah (Kosida) 6 Skripsi 2 Seminar 1 Jumlah : 25 sks Total Semester 1-9: 182 sks .

neuroanatomi dan apparatus respiratorius. digestivus. fungsi ulang dan otot-otot tubuh hewan.1.app. kuku.4. struktur.ini mempelajari bentuk. pembuluh limpa dan anatomi organ-organ dalam ruang dada dan ruang perut.3. Kusmat Tanudimadja Nono Sujono Kuswinarning Sigit dan Staf ANA 212 Anatomi Veteriner I1 4 (3-3)2 Membahas tentang anatomi alat-alat tubuh yang meliputi urogenitalis. Praktikum mata ajaran . Sjahfri Sikar Linda H. Kuswinarning Sigit Linda H. Di dalam praktikurn diajarkan anatomi pembuluh darah syaraf. angiologi. Jurusan Anatomi ANA211 Anatomi Veteriner I 4 (3 -3) Membahas alat gerak. Prasetyo Nono Sujono lpin Manggung ANA 313 Anatomi Bedah 3 (2 3) 1 Mata ajaran ini diajarkan untuk kepentingan tindak bedah agar lebih mudah dan aman untuk dilakukan. Prasetyo Nur Hidayat . organon visus dan anatomi ayam.

Dilanjutkan dengan embriogenesis. siklus kelamin dan hormon yang berperan.42. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Veteriner FIF 211 Fisiolqi hewan ternak 3 (2 2)2 Fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh hewan ternak. dengan fungsi sebagai organelnya. . Yuhara Sukra Lukman Raharja 3. Perhatian khusus diberikan kepada hewan ruminansia dan unggas. Demonstrasi diberikan guna penangkapan materi ajaran.ANA 231 Histologi I 3 (2 3) 1 Sebagai pendahulu dipergunakan bangun umum sel secara ME. Soenarjo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 232 Histologi I1 3 (3 3) 2 Terutama membahas struktur mikroskopik berbagai organ tubuh dalam kaitan dasar di dalamnya. dilanjutkan pengenalan berbagai jaringan dasar yang merupakan komponen utama organ tubuh hewan piara. implantasi dan perkembangan selaput ekstra embrio. gametogenesis. Soena jo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 221 Embriologi 2 (1 3)2 Membahas alat reproduksi kedua jenis kelamin.

R Widjayakusuma dan Staf .R Widjajakusuma dan Staf FIF 212 Fisiologi manusia 3 (2 3)2 Suatu mata kuliah pendahuluan mengenai dasar-dasar faal manusia.

urepeo dan reproduksi. RP. farmakodinami dan farmakologi sistem. refirasi. susunan syaraf pusat. sistem endokrin.. syaraf perifer:. gastro intestinal. Suriawinata dan Staf FIF 242 Fisiologi Veteriner I1 3 (2 -3) 1 Lanjutan dari Fiikologi Veteriner I. darah kardiovaskuler. dan Staf FIF 322 Farmakoiogi Veteriner I1 3 (2-3)2 Crinsip-prinsip dan pengertian dasar mengenai . aktivitas otot.FIF 241 Fisiologi VeterinerI 3 (2 3) 1 Asas dan konsep yang umum dari kerja alat-alat tubuh hewan piara. sebagai dasar ilmu-ilmu kedokteran hewan. RP. Budiman P. kardiovaskuler. reproduksi dan laktasi. metabolisme eksresi. Pembicaraan mencakup prose-proses pencernaan. syaraf otonom. pernapasan dan sistem syaraf. Suriawinata dan Staf FIF 321 Farmakologi Veteriner I 3 (2 3) 1 Prinsip-prinsip dan pengertian dasar farmakologi dan toksikologi. yang mencakup prinsip-prinsip dasar fiiologi.

kemoterapi. dan Staf . autokoid. nutrisi dan kapita selekta. anti mikroba. kemoterapi neoplastik. Pursani P. farmakologi obat anti septik. dan Staf FIF 323 Farrnakologi Umum 2 (2 0) 2 Memberikan dasar-dasar farmakologi bagi mahasiswa di luar program studi kedokteran. endopakit. Achyani A. kemoterapi dan farmakologi sistem. ektoparasit. farmakokinetika. toksikologi. antiviral. meliputi prinsip-prinsip dasar farmakodinami.

sebagai dasar ilmu biologi serta reaksi tubuh terhadap pengaruh baik dari dalam maupun dari lingkungan luar untuk mempertahankan keseimbangan di dalam tubuhnya (homeostasis). S.FIF 331 Fisiologi Hewan 4 (3 -3) 2 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan vertebrata dan invertebrata. Djojosoebagio FIF 423 Farmasi 3 (1 6) 1 Dasar-dasar ilmu farmasi. kerja hormon dan kimia beberapa macam hormon. invertebrata dan tanaman. Widjqjakusuma dan Staf FIF 414 Radio Biologi 3 (2 3) 2 Membahas dasar-dasar penggunaan zat radio aktif sebagai perunut dalam biologi dan efek radiasi pada organisme bagi mahasiswa tingkat pemula.H. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 413 Endokrinologi 3 (3 0) 1 Membahas alat-alat tubuh dengan sekresi dalam (internal secretion) pada vertebrata. Perhatian juga diberikan pada Crustaceae. S. aturan serta wa penulisan resep. Budirnan P. S. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 332 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 1 Membahas fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh pada ikan. Muztabadiharja .H. peraturan-peraturan mengenai obat. R. cara pembuatan dan persyaratan dari berbagai bentuk obat.

dan Staf .

Science veteriner dan lain lain). antineoplasma. tumbuhan beracun dan lain-lain. anatomi dab fungsional alat kelamin hewan jantan dan betina. pubertas. Peternakan. termasuk masalah residu dan withdrawal time dan lain-lain (untuk mahasiswa di luar program studi profesi kedokteran: MIPA. pengenceran dan pengawetan semen.43. antiparasit. dan Staf FIF 451 Fisiologi Proses Produksi 4 (3-3)2 Membahas latar belakang f~iologi dari berbagai proses produksi ternak terutama dilihat dari aspek metabolisme. Jurusan Reproduksi &en Kebidanan RPH 311 Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan 3(2-3)2 Pengertian dasar dalam reproduksi hewan. evaluasi. macam -macam racun dan keracunan zat-zat yangbanyak dijumpai di bidang veteriner seperti pestisida. siklus berahi. D. Budiman P. dan Staf 3. teknik inseminasi pada berbagai . hormon reproduksi. Abadi S. Sastradipraja FIF 461 Toksikologi Veteriner 1 (1 -0) 1 Prinsip-prinsip dasar toksiiologi. Prosedur penampungan. fertilitas. Diperuntukkan bagi yang sudah mendapat mata ajaran Farmakologi Veteriner. proses kebuntingan. musim perkembangbiakan. porkus dan laktasi. pengamatan biiahi dan penentuan waktu inseminasi. logam-logam berat.FIF 424 Kemoterapi 2 (2 -0) 1 Membahas berbagai kemoterapi seperti antimikroba.

.

penyakit dan pengaruh lainnya. para mahasiswa koasisteki melakukan kegiatan seperti pemeriksaan kualitas dan pemeriksaan kebuntingan. manajemen peternakan ditinjau dari ilmu reprod* penulkan laporan dan . sistem pencatatan dan organisasi I B serta aspek dasar dari transfer embryo. pemeriksaan dan penanggulangan kasus reproduksi. Kurnia Achjadi T. Diagnosa dan penanggulangannya. Faktor-faktor kegagalan reproduksi oleh gangguan fungsional. abortus. dikotia serta komplikasi-komplhi yang mengiringi partusus dan cara penanggulangannya.L. kematian embrio. S. Djojosoedarmo S. Partodihardjo Mozes R Toelehere Agus Setiadi RPR 503 Koasistensi 1 (0 6) Selama 7 hari di laboratorium dan 23 hari di lapangan. teknologi ahli janin.ternak. Yusuf Mozes RToelihere lman Supriatna Bambang Purwantara Ligaya Tumbelaka RPR 402 Ilmu Kebidanan dan Kemajiran 3 (2 3) 2 Mempelajari hal-hal yang menyangkut kebuntingan dan partus baik normal dan tidak normal.

Kurnia Achjadi Agus Setiadi .ujian dokter hewan bidang reprodulcsi S taf RPR 504 Seminar Jurusan Kegiatan unhlk pengajuan skripsi masalah reproduksi hewan yang didapatkan dari studi pustaka dan penelitian.

Partadiredja B. Mata ajaran sebagai penunjang: PHK 211. ekonomi dan budaya. PHK 321. Mikrobiologi dan Paraiitologi. PHK 331. Pembahasan penyakit yang ada di luar Indonesia sebagai perbandingan dan pencegahannya. PHK 331 Pengantar Immunologi 2 (2 0) 1 Mempelajari proses terbentuknya kekebalan tubuh dan akibatnya. M. terutama penyakit-penyakit yang spesifJc terdapat di Indonesia. Histologi.3. PAP 302. Sosiologi. Ekologi penyakit. PHK 443 Zoonosis 2 (2 0) 1 Membahas tentang rantai penularan penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dan hewan.4. PHK 311. deteksi reservoir dan hubungan keia antara berbagai instansi ditinjau dari segi sosiologi. Uraian tentang pembentukan immunitas. tentang mekanisme infeksi. PAP 421. Biokimia. Jumsan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. Persyaratan: Fisiologi.. reaksi antigen dengan antibodi. Pembahasan lebih ditekankan kepada Epidemiologi. PHK 413.4. uji-uji serologis tentang pembuatan jenis dan penggunaan vaksin dan cacat kelainan sistem kekebalan tubuh. R Soejoedmo I. Joeniman . PHK 361. Juga dibahas tentang distribusi penyakit. Rumawas. hypersensitivitas.

Pembahasan setiap penyakit meliputi etiobgi. tanda-tan& klinik. PHK 362 Ilmu Penyakit Virus 2 (2 0) 2 Mempelajari penyakit Hewan menular yang disebabkan oleh virus clan Rickettsia.Retno DS. epizooti01ogi. . diutamakan untuk penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan.

Juga dibicarakan tentang hubungan antara agen penyakit. induk semangnya dan lingkungan di mana keduanya berinteraksi. Partadiredja M. Emir A. Trysatya N.patologi. Gani A. PAT 3. Siregar A. PHK 321 Epidemiologi 2 (1 -3) 2 Membahas tentang penyakit pada populasi hewan diiertai dengan cara pencegahan dan pemberantasannya. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. penerapan metode epidemiologi dan surveilence penyakit hewan. B. Selanjutnya tentang ukuran kesehatan populasi hewan. diagnosa dan cara pencegahannya. Joeniman A. Wibowo B. Ilrnu Makanan Ternak. KLV 3. Persyaratan: Mikrobiologi dan Immunologi. Malole Pien S. PHK 221. M. STK 221. Siregar 4. Zahid Ilyas Cokro S.P. Studi kasus dan analisis pemberantasan beberapa penyakit hewan merupakan bahan diskusi. Penyuluhan Peternakan. Siregar. PHK 413 Peraturan Perundang-undangan 2 (2-0) 2 Veteriner Undang-undang dan peraturan-peraturan veteriner di In- . Leksmono Margaretha A. Gani A.

Uraian tentang peraturan-peraturan sebelum dan setelah kemerdekaan Republi Indonesia. pemberantasan . yang meliputi: (1) Obatobatan untuk hewan. (2) Penolakan.donesia dalam kaitannya dengan peraturan-peraturan veteriner Internasional. pencegahan.

diagnosis laboratorium. Pramono F. cara-cara pencegahan dan pemberantasan serta taksiran kerugian yang ditimbulkamya. Setyaningsih J. cara pembiakan. PHK 441 Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3 0) 1 Mempelajari tata cara hidup sehat masyarakat petani peternak dan masyarakat pada umumnya. Wibowo B. PHK 361 Virologi 2 (1 3) 1 Pengetahuan dasar tentang virus dalam sifat-sifat biologinya serta peranannya sebagai penyakit hewan. Soeratno Partoatmodjo 0) 2 PHK 312 Ilmu Penyakit Bakterial dan Mikotik 2 (2 Penyakit hewan menular yang disebabkan oleh bakteri. Joeniman A. Idwan S. Uraian meliputi klasifikasi virus. Diutamakan pada penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. Pandoe. Biokimia. Persyaratan: Histologi. S. kapang dan khamir. Siregar Retno DS. Uraian meliputi: -Dasar-dasar tata cara hidup sehat menurut . B.U. Malole Pien S. epizootiologi. S. cara menghitung virus dan sifat patogenitasnya. (5) Kesejahteraan Hewan.dan pengobatan penyakit hewan. (3) Usaha pengendalian. (4) Kesehatan Masyarakat Veteriner. tanda-tanda klinik dan patologi anatomik. sifat-sifat virus. Partoatmodjo S. Pamungkas C. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiologi. Gani A. M. Pasaribu. Selain itu juga dibahas tentang Rickettsia dalam ha1 klasifikasi dan sifat-sifat bidogisnya.

.WHO dan penyesuaiannya di Indonesia. cara-cara pencegahan penyakit diutamakan penyakit-penyakit yang sering menyerang masyarakat yang sehat.

-Kesehatan daging. Dasar-dasar Manajemen. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. 1. daging dan hasil olahannya. -Kesehatan telur dari peternakan sampai konsumen. serta penyakit-penyakit penting yang ditularkan lewat telur. -Teknik-teknik pemeriksaan daging segar dan hasil olahannya di Rumah Potong Hewan. Sandjaja PHK 442 Ilmu Kesehatan Makanan 3 (2-3) 2 Pengetahuan tentang air susu. pengelolaan dan pengolahan air susu dan beberapa penyakit penting yang ditularkan melalui air susu. laboratorium pasar daging ditinjau dari kepentingan kesehatan masyarakat.Rumawas Hermana W. STK 221. FIF 242. -Membahas peraturan-peraturan yang erat hubungannya dengan kesehatan daging. fungsi dan arti ekonomi Rumah Potong Hewan serta peranan Dokter Hewan dalam menanganinya. . Selanjutnya dibahas pula beberapa penyakit penting yang sering ditularkan melalui daging. FIF 143.-Dalam ilmu gizi dipelajari kebutuhan akan kalori asam amino esensial. Uraian meliputi: -Kesehatan air susu mulai diproduksi oleh hewan perah sampai mencapaikonsumen. sanitasi lingkungan peternakan dan liigkungan industri ternak. -Sanitasi lingkungan dan tata cara pemukiman sehat. penentuan kualitas air dan cara-cara penyediaan air sehat. dan hasil olahannya.

Rumawas Emir A. RPR 311.BIK 212. I. PHK 321. KLV 408. PAT 4. . PHK 361. RPR 402. Pumawarman D. Koperasi. Lubn. Ilmu Penyakit Peternakan. PHK 362. FIF 4. PHK 211. PHK 310. KLV 3. PHK 411. Sudanvanto T. BIK 213.W. PHK 443. Siregar M. FIF (5)-6(6). Ilmu Makanan Ternak.

bioekologi.X.4.5. pertumbuhan. . meliputi morfologi. pengendalian dan pemberant asannya. Emir A. F. Uraian mencakup dua bagian. yaitu: bagian pertama tentang bentuk. 3. penyusunan program. siklus hidup.6. S. pembiakan. Jurusan Parasitologi dan Patologi PAP 311 Parasitologi I 3 (2-3) 2 Mempelajari parasit bersifat protozoa dan artropoda parasitik pada hewan piara. meliputi morfologi. Bagian kedua tentang cara-wa isolasi mikroba patogen dan spesimen penyakit mikrobiologi veteriner. komunikasi. metode penyuluhan. Hastowo dan staf. Zahid llyas Cokro Setio Leksmono. metabolisme dan genetika mikroba. patogenesis.4.3. bioekologi.3 (2 -3) 2 Pengetahuan dasar tentang kehidupan mikroorganisme dan kaitannya dengan masalah penyakit menular pada hewan dan manusia. pemilihan metode dan pembuatan media penyuluhan yang berkaitan erat dengan bidang pembangunan peternakan dan kesehatan veteriner. Siregar A. PHK 221 Penyuluhan Peternakan 3 (2 -3) 2 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian. R Achmad Muchlis dan Staf. Koesharto dan staf PAP 421 Parasitologi I1 3 (2-3) 1 Mempelajari parasit bersifat parasiti (cacing) pada hewan piaran. siklus hidup. pengendalian dan pemberantasannya. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Umum I 5 PHK 211 Mikrobiologi .

.

susunan syaraf pusat. gangguan sirkulasi. dalarn menentukan diagnosa penyakit dan sebab kematian hewan. patologi penyakit menular. Isi Kuliah: Dibahas secara sistematik mengenai kelainan yang terjadi pasca-mati dan semasa hidup beserta patogenesisnya dari alat-alat tubuh. W~lly Rumawas dan Staf.kulit. alat urogenital. alat pernafasan. Rachmat Nabib dan Staf. PAP 441 Patologi Khusus I 3 (2 -3) 1 Prasyarat : Patologi Umum Tujuan : Memberikan dasar dan pengetahuan untuk mengenal kelainan alat-alat tubuh. patogenese penyakit. kelenjar endokrin. otot. alat pencernaan. tulang dan persendian. alat sirkulasi.PAP 341 Patologi Umum 4 (4 0) 1 Pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip perubahan jaringadalat tubuldorgan sebagai akibat defisiensi dan gangguan metabolisme makanan. di laboratorium dan lapangan. Membahas tentang . radang dan tumor. penyakit-penyakit akibat kekurangan gizi. PAP 442 Patologi Khusus I1 3 (2 3) 2 Pengetahuan tentang perubahan-perubahan pada alat tubuh dan jaringan sewa makroskopik akibat penyakit-penyakit infeksi serta akibat gangguan lainnya untuk membantu penentuan diagnosa penyakit sewa patologilt anatomik dan sebab kematian hewan. patologi unggas.

patologi alat pernafasan. Diberikan dalam bentuk kuliah dan demonstrasi preparat. susunan syaraf pusat serta membahas tentang patologi dan patogenesis beberapa penyakit penting pada hewan lainnya. Syaban dan Staf . alat pencernaan. M. alat reproduksi.

serta interpretasi dari masing-masing pemeriksaan. . alat pencernaan. secara laboratoris (faeces. Jurusan klinik Veteriner KLV 401 Demonstrasi Klinik (0 2) 2 Memperagakan dan membahas kasus Penyakit Dalam dan Bedah (hewan hidup. slide) yang dijumpai dalam praktek. Mempelajari penentuan umur. keadaan umum. kulit clan bulu. pertahanan. kulit.4. alat peredaran. alat pernafasan. Staf Klinik Veteriner.3. darah. KLV 321 Ilmu Diagnosa Klinik Veteriner 3 (2 3) 2 dan Ilmu Tilik Hewan Pembahasan tentang dasar-dasar pemeriksaan secara kliiis (anamnese. alat urogenital dan alat kelamin. kelenjar. Dudung Abdullah S. mata dan telinga. selaput lendir. cara-cara penilaian hewan ternak dan piara berdasarkan bentuk luar. serta mengikuti kegiatan penanganan di peternakan rakyat. cairan eksudat dan transudat) pada hewan ternak dan piara.7. Sugianto Achmad Sjahir Veronica Liem Bok Lan. signalement. perusahaan peternakan maupun membantu kegiatan penelitian. KLV 502 Koasistensi 1 (0 6) Selama tiga bulan mahasiswa koasisten dibimbing menangani kasus-kasus penyakit dan persiapan mereka untuk menjadi Dokter Hewan melalui kegiatan klinik dan cara perawatan hewan. Harry Soehartono dan Staf. susunan syaraf dan sistem muskulus skeletal). air seni.

vulnus haemorhagi. macam- .KLV 321 Ilmu Bedah dan Terapi Umum 3 (3 0)2 Pembahasan umum tentang dasar-dasar ilmu Bedah. proses persembuhan luka. anesthesi. transfusi. absces. ulkus. gramulasi. penasakan darah fraktur.

Pengetahuan tentang radioterapi serta pembahasan tentang rontgenologi (teknik pemotretan. urin. differensial diagnosa. frekuensi. pathogenesis. transudat. cairan serebrospinal). prognosa. hidroterapi. dan terapi serta pencegahan penyakit-penyakit di daerah kepala. KLV 412 Ilmu Bedah Khusus Veteriner 11 3 (2 3) 2 Pembahasan tentang bacaan etiologi. caracara pemeriksaan laboratorium dan interpretasi hasilnya. died. Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. gejala klinis.macam jahitan dan balutan serta penanganan setelah pembedahan. KLV 441 Patologi Klinik 3 (2 -3) 1 Membahas tentang penyimpangan-penyimpangan komposisi cairan tubuh (darah. actinoterapi. diagnosa. prosesing. Rudy Bawolye Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. pembacaan gambar dan interpretasinya). leher dan tubuh. KLV 421 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 2 (2 0) 2 Lanjutan pembahasan Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I. akupunctur. pem- . serta terapi fisis lainnya. Endang Rachman Aisyah Girindra Setyowidodo. Membahas tentang bermacam-macam terapi secara umum antara lain: Thermoterapi.

bahasan tentang penyakit alat pembentukan darah. penyakit syaraf. Wirasmono Sukotjo Achmad Sjahir Suglanto. . dan penyakit metabolisme.

frekuensi.KLV 432 Bedah Khusus Veteriner I 3 (2 -3) 1 Pembahasan mengenai penyakit bedah dan teknik operasin~la pada alat-alat pencemaan. dferensid diagnosa. patogenesa. potong kuku dan lainnya) dibahas secara rinci pada hewan piara (pet animal). Sunarja Prawiradisastm Dudung Abdulfah Gunanti. dan telinga. potong ekor. pernafasan. Pernbahasan penyakit bedah tulang tentang batasan. diagnosa dan tehs operasi (boaepinning. cara diagnosa. KLV 401 ilmu Penyakit Daiam Veteriner I 3 (3 0) 1 Pernbahasan tentang batasan. plating. peredaran darah. diferensial diagnosa dan pengobatan serta pencegahan penyakit-peny&t pada kuku dan lokomosi. screwing). Rudy Bawoyle Sabdi Eiasan Aliambar Harry Soehartons. gejala klinis. urogenital. frekuensi. diagnosa. reproduksi mata. penyebab frekue~lsi. Membahas batasan. penyebab. gejala his. diagnosis. Bedah kosmetik (potong telinga. diferensial diagnosa. KLV 413 Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi 2 (2 0) 2 Membahas mekanisme kuku dan tegak dari hewan (temtama hewan besar). gejala klinis. patogenesa. prognosa dan pengobatan serta penyegahan . kausa.

alat peredaran darah. aiat penccruaan. . &at urogenital dm Pulit pa& Hewan ternak dm piara. AcEnn~ad Sjahir Veronica Liern ask Lan Agus Wiijreya. alat-dat pernapasan.penyakit-penyakit.

IPB.5. Ipin Rosadi Manggong (Drs. 1%7). (MSc. IPB. (MS. 11. 1989) 5. 1986) 13. R. USA..Adi Winarto (Drh. Nurhidayat (Drh. IPB. Kuswinarning Sigit (Drh. IPB. 1984) 4. 6. Nono Suyono (Drh.Phill. Univ. (Prof. IPB. USTLFrance. (MSc. 8.. 1984) 7.. Jurusan Anatomi 1.3. (PhD. DIREKTORI TENAGA PENGMAR 35.. 1986) 10. (MSc. 1%5). . IPB. Justus Liebig Univ. M.. Hartono (Drh. 1987). UI. Heru Setijanto (Drh. (MS. 1986) 3... 1984) 9. IPB. Iowa State Univ. 1%8). 1977). New Castle Upon Tyne Univ. UI. 1960). IPB. Wisconsin.1. 1977). 1977). 1959) 14. 1975). FRG. IPB.(Drh. (M. 1984). UI. Arief Budiono (Drh. IPB. 1973). USA. IPB. (Dr. (DEA. Linda Himawanti (Drh. USA. IPB. (Dr. Iowa State Univ. IPB. Kusmat Tanudimadja (Drh. 1963). Kosim Alimi (Drh. UI. (Prof. IPB. Juhara Sukra (Drh. 1985) 2. Ita Djuwita (Drh. IPB. IPB. 1959)..Lukman Rahardja (Drh. 1982). 1974). 1977). 1976) 12. IPB. R.

IPB.AgathaW. 1972). Jurusan Reproduksi dan Kebidanan 1. (Drh. (MS. 1958) 16. IPB. 1990) 2. 1979) 15. UI. 1973). 1985) 17. 1971). Sri Hadi A. IPB. IPB. IPB. Priyono (Drh. Safarina Golfiani (Drh. 1983) . Sanjaya (Dra. Bambang Pwwantara (Drh. (MS. 1986) 332. IPB. IPB.IPB. Sjahfri Sikar (Drh.

. IPB. 1955). Raden Soenarti (Drh. (MS. IPB. 1986).. 1986) 8. 1971).5. IPB. 1990) 9. Retno Wulansari (Drh. (Prof. Setyo Widodo (Drh. 1985). Fransciscus X. Elok Budi Retnani (Drh. 1970). 1970) lo. 1985) 9.Endang R. (Dr. Sunarja Prawiradisastra (Drh. R. IPB. IPB. 1967). IPB. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. 1986) 14. IPB. 1988) U. (MS. Gunanti Soejono (Drh. 1x5). IPB) 2. Agus Setijono (Drh. Wake Forest Univ. Bambang Probo Prastowo (Drh. Harry Soehartono (Drh. 1%6). Supriatna (Drs. Auburn Univ. 1973). (MS. IPB. Wirasmono Sukotjo (Drh. IPB. IPB. 1985) 3.R. IPB. 1959) 355. IPB. IPB. Aus. Putratama Agus Lelana (Drh. Univ. (PhD. 1982) 6. 1971) 5. 1962) 8. IPB. 1985) 13. IPB. (MVSc Melbourne Univ. 1986) 7.. (Drh. 1974) 11. UI. UI. (DPL. Rudy Bawolye (Drh. Sabdi Hasan Aliambar (Drh. IPB. USA. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. USA. 1986) 12. 1985) 10. UI. Achmad Mukhlis (Drh. (Drh. Ekowati Handharyani (Drh. 1972). 1974). 1990) . Sugiyanto (Drh. IPB. IPB. UI. IPB. Kentucky. IPB. 1%1). Akhmad Arif Amin (Drh. Koesharto (Drs. IPB. IPB. (MSG . R. IPB. (MSc.. 1986) 4. (Drh. IPB. 1984). Bambang Pontjo P. 1982) 17. USA. (MSc. Dewi Ratih (Drh. Liem Bok Lan (Drh. IPB. 1985) 7. 1981) 16. 6. Auburn Univ.

Philippines. UPLB. 1981) .UPLB. (PhD. Philippines. 1979).

1975). (Dr. UI. 1%1). Univ. (MVSc. USA. 1990) 26. 1984) 13. IPB. Soeprapto Soekardono (Drs. IPB. IPB. Rachmat Nabib (Drh. (Dr. (Prof. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. Tutuk Astyawati (Drh. Lili Zalizar (Drh. 1%2) 18. UI. (MSc. (MS. UI. 1%1). Malaysia.. 1%4). 1975) 21. UI. IPB.11. IPB. USA. 1986) 12. IPB. Muhamad Saleh Akib (Drh. 1958). (MS. 1982). Simon He (Drh. 1%3) 20. I Wayan Teguh Wibawan (Drs.Fadjar Satria (Drh. IPB. Sanubari Atmowisastro (Drh. (Prof. (Dr. UI. IPB). Melbourne Univ. IPB. UI. (MSG Univ. IPB. 1981). 1975). IPB) 30. 1988) 27. (MSc. 1979). Huminto Hernowoadi (Drh. 1982). USTL. (Prof. 1987) 25. Aus. Sri Utami ~&da~ani (Drh. 1984). 1%8). (MS. Univ.P. 1985) 23. Kentucky. IPB. 1958) 24. 1976). Rr. 1984) 19. IPB. (MS. Univ. Partosoejono Soetijono (Drh. 1987) 15. (Drh. (MS. Risa Tiuria (Drh. (Dr. (Drh. (Prof. (MSc. Auburn Univ. 1%8). Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. Umi Cahyaningsih (Drh. (Dr. IPB. (MSc. Oklahoma State Univ. IPB. (Drh. USA. 1%1). IPB. 1964). USA. IPB. 1989) 22.. Gatut Ashadi (Drh.. IPB. James Cook Univ. 1988) 29. 1981). (DES. M. (Drh. IPB. USA. IPB. IPB) 28. IPB. UI. France. 1985). Supan Kusumamihardja (Drh.. UI. 1981) 14. UI. 1959). (Drh. 1x1). 1971). (PhD. 1985) 16. 1957). IPB. 1985) . IPB. 1978). 1%1). 1972). Kentucky.Aus.. IPB. USA. IPB. 1960).. USA.. (MSc. IPB. IPB. Sains. 1968). 1986) 17. Tampubolon (Drh. Queensland. Seti Bahagia (Drs. Purdue Univ.

(Drh. IPB. Philippines. 1974). IPB. Kentucky. IPB. Bambang Probo Prastowo (Drh. lm).. IPB. (Drh. IPB. . 1971) 5. IPB. IPB) 2. 1970). Sabdi Hasan Aliambar (Drh.. (MSc. UI. IPB. Auburn Univ. Liem Bok Lan (Drh. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. Putratama Agus Lelana (Drh. (PhD. Dewi Ratih (Drh. Raden Soenarti (Drh. 1974) 11. IPB. (Dr. UI. 1990) 6. Retno Wulansari (Drh. IPB. UI. Fransciscus X. (MS. Akhmad Arif Amin (Drh. IPB. (DPL. Sunarja Prawiradisastra (Drh. Gunanti Soejono (Drh. 1972). 1985) 9.. Aus. IPB. 1985) 10. (MSc. (MVSc Melbourne Univ. 1%1). IPB. USA. 1959) 355. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. (MS. IPB. UPLB. 1988) 15. Bambang Pontjo P.5. Agus Setijono (Drh. 1986) 12. 1%2) 8. 1967). R. IPB. IPB. 1982) 17. IPB. Ekowati Handharyani (Drh. Harry Soehartono (Drh. 1981) 16. USA. Sugiyanto (Drh. Koesharto (Drs. 1985).R. 1971). IPB. 1986) 14.Endang R. 1970) lo. 1985) 13. 1955). IPB. (PhD. 1984). Elok Budi Retnani (Drh. Setyo Widodo (Drh. 1986) 7. (MS. R. 1979). IPB. Achmad Mukhlis (Drh. USA. (Drh. IPB. 1990) 9. 1986) 4. 1982) 6. Auburn Univ. Wirasmono Sukotjo (Drh. IPB. Wake Forest Univ. IPB. 1986). IPB. (MSG Univ. Rudy Bawolye (Drh. (Prof. 1985) 3. 1%5).. 1986) 8. Supriatna (Drs. 1985) 7. IPB. 1966). UI. IPB.

Philippines. 1981) .UPLB.

1958). 1971). 1986) 17. James Cook Univ. IPB. IPB. (Dr.. 1990) 26. (MS. 1963) 20. Rr. USA. Huminto Hernowoadi (Drh. 1985).. 1981). UI. 1x1). 1989) 22. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. Umi Cahyaningsih (Drh. Univ. Kentucky. Tutuk Astyawati (Drh.. 1985) 23. 1984) 19. UI. 1987) 15. (MS. IPB. USA. UI. 1957). (Prof. 1962) 18. IPB. (PhD. 1979). (Drh. Univ. 1975). Sanubari Atmowisastro (Drh. USA.. (DES. IPB. 1961). Purdue Univ. Risa Tiuria (Drh. USA. (Prof. 1960). IPB. Fadjar Satria (Drh. IPB. Seti Bahagia (Drs. 1986) 12. IPB. 1%4). France. USA. (Drh. 1982). (MS. UI. IPB. IPB) 28. (MVSc.11. 1964). IPB) 30.P. (Prof. UI. M. Lili Zalizar (Drh. 1%8). Oklahoma State Univ. 1972). (Dr. IPB. Sains. (MSc. Soeprapto Soekardono (Drs. 1984) 13. 1987) 25. IPB. Rachmat Nabib (Drh. Supan Kusumamihardja (Drh. 1968). Auburn Univ. IPB.Aus. Queensland. USA. IPB. 1975) 21. UI. 1976). I Wayan Teguh Wibawan (Drs. 1968). (MSc. Simon He (Drh. (Dr. 1981) 14. Univ. 1%1). 1978). IPB. (MSc. IPB. (Prof. . IPB. (Dr. UI. (MSc. Univ. UI. 1961). (MS. Gatut Ashadi (Drh. IPB. (Drh. Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. IPB. UI.. 1975). Tampubolon (Drh. Partosoejono Soetijono (Drh. Sri Utami Handayani (Drh.. 1988) 27. IPB. IPB. Melbourne Univ. Aus. IPB. 1959). (MSc. Malaysia. IPB. 1988) 29. 1981).. 1985) 16. 1984). (Drh. USA. (Drh. (Dr. 1958) 24. USTL. Muhamad Saleh Akib (Drh. IPB. 1%1). IPB). Kentucky. (MSc.

1982). IPB. 1985) .IPB. (MS.

1%1). 1983).. (Drh. 1%7). Indrawati Rumawas (Dra. IPB. (Dr. 1985) 11. IPB. 1986) 2. 1973). 1985) 14. (PhD. 1%5). 1972). 1974). IPB. Univ. 1983) 12. IPB. IPB. Soedarwanto (Dra. 1974). 1978). FRG. IPB. 1987) 3. IPB. Joko Pamungkas (Drs. 1980) 9. (MSc. Amanda Majid (Drh. Georgia.6. 1977). USA.Abdulgani Amri Siregar (Drs. Marthen B. 19'77). (MSc. 1985) 8. (Drh. IPB. IPB. Justus Liebig Univ. USA. Mirnawati B. Fachriyan H. UPLB. IPB. Maiole (Drs. 1986). Masduki Partadiredja (Drh. IPB. UI. (Dr. (Drh. IPB. 1981) 7. (SKM. (Drh. (Drh. 1975). UI.. 1985) 5. USA. 1%3). 1%1). IPB. IPB. (Drh.31. IPB. Wismnsin. 1%9). (Prof. IPB. 1982). 1976). 1965) 35. Upik Kesumawati (Drh. 1%7).(Drh. USA. (Drh. (Dr. UI. IPB. (MS. 1%1). FRG.. Colorado State Univ. UI. (SKM. UI. . IPB. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 1. Emir Alkisah Siregar (Drs. (MS. Univ. IPB. 1988) 32. (MSc. IPB. 1973) 13. 1985) 4. 1987) 6. 1969). Georgia. Pasaribu (Drh. Univ. 1%5). IPB. IPB. IPB. Joebal Ganesha Rasjid (Drh. (MS. Willy Rumawas (Drs. IPB. Denny Widya Lukman (Drs. Justus Liebig Univ. Idwan Sudirman (Drs. IPB. Bambang Joeniman Notosoediro (Drh. 1%2). UI. Philippines. USA.(Drh. 1975). (PhD. 1977) 10. Michigan State Univ. Bibiana Widiyati (Dra. (Drh.. 1%2). UI.

1%8) . 1982) 15.(Dr.. Justus Liebig Univ. FRG. Pien S. IPB. Wibowomoekti (Drh.

(Dr. (MSc. 1975). Surachmi Setyaningsih (Drh. (Dr. 1986) 25. (Drh. 1959). 1%7). IPB. 1985) 24. 1967). Cornell Univ. USA. Minnesota. 1%5). Usamah Afi (Drh..1973) 20. IPB. IPB. Soeratno Partoatmodjo (Drh. 1985) 22. (Drh. R. Sri Utarni Pramono (Dra. 1%0). 1971) 19. Univ. (DEA. USA. (Drh. 1989) 17.. 1956). IPB. IPB. UI. (MPH. IPB. 1969). IPB. UI. Univ. 1977).16. IPB. Sugyo Hastowo (Drh. 1979) 18. Kentucky. Retno D. 1%5) 21. Sri Sulakmi Damayanti Y. Justus Liebig Univ. (Drh. 1985) . Soejoedono (Dra. 1974). IPB. IPB. Tietiek Sunartatie (Drh. Roso Soejoedono (Drs. IPB. IPB. USA. Trioso Pumawarman (Drh. (MS. Univ. IPB. FRG. 1985) 23. (Prof. France. (MSc. 1%4). IPB.

Ichsan Effendie.M. Sekretaris : Ir. Kepala Lab. H. M. MSc Kepala Lab.Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan : Ir. Ir. Sunatmo Sardono Kepala Lab. SH Kepala Lab.H. Simandjuntak. Jurusan Manqjemen Sumberdaya Perairan Ketua : Dr.Manajemen Sumberdaya Perikanan : Dr. Rudy R. Dadi R. Sukarsa 42. Anshary Chaeruddin Kepala Lab. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan Ketua : Ir. Simandjuntak.H. MSc . MSc Kepala Lab. MSc Kepala Lab. Usaha Perikanan : Ir. Mulia Purba. Nitibaskara.Mikrobiologi Hasil Perikanan : Ir. Sarib Mmtadi. H. MSc Sekretaris : Etty Eidman. Menofatria Boer 423. Abu Naim Assik. Dr. Dadi R. M Sc. Ir. MSc. Koperasi dan Penyuluhan Perikanan : Ir. Ruddy Suwandi Kepala Lab. Sahat M. Sukarsa Sekretaris : Ir. Winarti Zahiruddin Kepala Lab.422. Sahat M. Hidrobiologi :Prof. Ekonomi Sumberdaya Perikanan : Ir. Pemasaran Hasil Perikanan : Ir. Hasil Perikanan : Ir. Ir. Eidman.4. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Ketua : Ir. frs(-. Ayub M. Biokirnia Hasil Perikanan : Ir. Hanakiah Kepala Lab. MS Kepala Lab. Limnologi : Dr. Oseanografi : Dr. Kadarwan Suwardi Kepala Lab.

Ayodhyoa. Ayodhyoa. SEMESTER BERSAMA FAKULTAS PERlKANAN Kurikulum semester 3 yang hams diambil sewa bersama oleh seluruh mahasiswa Fakultas Perikanan IPB ialah: No. MSc 4. U. A. Bonar P. Operasi Penangkapan Ikan : H.2 5. MSc Sekretaris : Dr.3. Pasaribu Kepala Lab. Monintja QPF Kepala Lab. Kapal Perikanan dan Navigasi : Dr. Teknologi Penangkapan Ikan : Ir. Djisman Manurung. A. Mata Kuliah Kredit Semester 3 IKN 201 Pengantar Ilmu Perikanan 3 (3-0) MSP 211 Avertebrata Air 3 (2-3) MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perarian I 4 (3-3) MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3) SEI 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2-3) STK 211 Metode Statistika I 3 (2-3) Jurnlah : 20 sks . Daniel R. Ir. Ir. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ketua : H.4. U. MSc Kepala Lab.

PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1-4) BDP 251 Kimia Air 3 (3-0) BIK 210 . JURUSAN.4.1. Program Studi Brididaya Perikanan Mempersiapkan Sarjana Perikanan yang: 1.4. 2. Mampu mengelola sumberdaya lahan dan jasad perairan berdasarkan evaluasi produktivitasnya untuk usaha budidaya yang efektif dan efisien. Kurikulun~ No. Mampu menyusun konsep dan menerapkan sistem dan teknik budidaya ikan yang meliputi pengembangbiakan.Pengantar Biokimia 3 (2-3) MEP 431A Hidrologi Untuk Budidaya Perairan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 234 Fiiologi Hewan Air 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester 5 BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3) . Jurusan.4. penyediaan makanan serta pengelolaan kesehatan dan lingkungan jasad budidaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Kudatlum -Semester 5 (Lanjutan) BDP 351 Biologi dan Pengendalian Pencemaran Perairan 3 (2-3) BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2-3) MSP 311 Planktonologi 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Setnester 6 BDP BDP BDP BDP MSP SEI STK 321 332 341 352 312 212 331 Pengembangbiakan Ikan Pakan dan Pemberian Pakan Parasit Ikan Pengelolaan Kualitas Air Produktivitas Perairan Ekonomi Perikanan Perancangan Percobaan Jumlah : 22 sks Setnester 7 BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3-3) BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3-3) BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2-0) BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2-3) BDP 404 Masalah Khusus 0 (0-0) Jurnlah : 17 sks Semester8 BDP 401 BDP 402 BDP 403 Kuliah Kerja Nyata (KKN) .

151 sks .Praktek Ketrampilan Lapangan Seminar 4 4 1 BDP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 .

menguasai dan mampu menerapkan ilmu manajemen sumberdaya perairan secara efektif-rasional dalam kegiatan produktif serta mantap mengendalikan dinamika kelestarian sumberdaya perairan.4.2. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) Semester 5 BDP MSP MSP MSP MSP MSP MSP 311 311 324 332 341 342 346 Jumlah : 21 sks Pengantar Budidaya Perairan Planktonologi Meteorologi Laut Ekologi Laut Tropis Metode Pengambilan Contoh Sumberdaya Perikanan I Dinamika Populasi Ikan . Kirrikulurn No.4. terampil. mandiri. Jurusan. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Menghasilkan Tenaga Sarjana Perikanan yang mahii.

Jumlah : 20 sks .

sks Total semester 1 s/d semester 8 151 sks .Kurikthtrtt (Lanjutan) Serttesfer 6 MSP 312 Produktivitas Perairan MSP 322 Dinamika Oseanografi MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan 11 MSP 343 Sumberdaya Perikanan I1 MSP 344 Pendugaan Stok Ikan MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan PSP 212 Metode Penangkapan Ikan Jumlah : 20 sks Sartester 7 MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan Tawar 3 (3-0) MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2-0) MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan Laut 3 (3-0) MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2-3) MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2-0) MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan Laut 3 (2-3) MSP 442 Manajemen Sumberdaya Perikanan Tawar 3 (2-3) Jumlah : 19 sks Semester 8 MSP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 MSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan MSP 403 (PKL) Seminar 4 1 MSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 .

guna kesejahteraan masyarakat. serta mengembangkan industri perikanan.4. Mata Kuliah Kr edit Semester 4 BIK 210 Pengantar Biokimia 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester5 PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan PHP 312 Gizi Ikan PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perikanan BIO 231 Mikrobiologi Dasar PHP 344 Kimia Industri Hasil Perikanan BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan Jumlah : 20 sks . Kiirikuhir~r No. berkarya dan mengembangkan usaha-usaha untuk menyelamatkan serta meningkatkan dayaguna hasil-hasil perikanan dari sejak diproduksi sampai kepada konsumen. Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan Mendidik mahasiswa agar terampil serta mampu berpikir.43. Jurusan.

Kurikulum (Lanjutan) Semester6 PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I 3 (2-3) PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2-3) PHP 322 Proses Thermal Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional 3 (2-3) PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan Pengembangan Produk 3 (2-3) PHP 343 Manajemen Laboratorium Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) STK 331 Perancangan Percobaan 3 (2-3) Jurnlah : 21 sks Semester 7 PHP 413 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2-3) PHP 421 Toksikologi. Sanitasi dan Higiene 3 (2-3) PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 17 sks Semester 8 PHP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 PHP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 PHP 403 Seminar 1 PHP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 150 sks .

.

Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) SEI 212 Ekonomi Perikanan 3 (3-0) STK 212 . kelembagaan dan politik. Metode Statistika I1 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Semester 5 BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan 2 (2-0) SEI 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (3-0) SEI 322 Penyuluhan Perikanan 3 (2-3) SEI 324 Bank dan Perkreditan 2 (2-0) SEI 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2-3) SEI 242* Teori Ekonomi Mikro 3 (3-0) SEI 344 Sistem Data Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 19 sks . No. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknik dalam mengusahakan serta mengambil kebijaksanaan perikanan untuk mencapai tujuan usaha maupun kesejahteraan masyarakat berdasarkan alokasi ekonomi di bidang perikanan yang didukung oleh pemikiran sosial. Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Tujuan Pendidikart Mendidik dan membina mahasiswa agar terampil dan mampu berpikir.4.4. Jurusan.4.

.firikulum (Lanjutan) Semester6 SEI 308 * Kependudukan 3 (2-3) SEI 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3) SEI 323 Sosiologi Perikanan 3 (2-3) SEI 332 Tataniaga Hasii Perikanan 4 (3-3) SEI 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) SEI 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3) SEI 243 * Teori Ekonomi Makro 3 (3-0) Jumlah : 22 sks Semester 7 SEI 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3-3) SEI 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (3-0) SEI 421 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) SEI 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2-3) SEI 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2-3) SEI 442 Kebijaksanaan Pembangunin Perikanan 3 (3-0) Jumlah : 19 sks Sent ester 8 SEI 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 SEI 402 Praktek Keterampilan Lapangan 4 SEI 403 Seminar 1 SEI 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks pp Total ( + TPB 36 sks) : 151 sks * Mata Kuliah Diberikan Oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian.

Mata Kuliah Kredit Sent ester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 18 sks Se~nester 5 PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3 (2-2) PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 321 Kapal Perikanan 4 (3-3) PSP 322 Navigasi I 3 (2-3) PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) Jumlah : 18 sks .4. mampu berpikir. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknologi untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan dalam bidang industri penangkapan ikan. Jurusan.4.5. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Tujuan Pendidikait Mendidik mahasiswa agar terampil. Kurilntllllll No.

Kurih~hntl (Lanjutan) Sent ester 6 MSP 233 MSP 322 SEI 331 PSP 313 PSP 323 PSP 324 PHP 231 Biologi Laut Dinamika Oseanografi Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan Navigasi I1 Kepelautan Penanganan Hasil Perikanan Jumlah : 22 sks Sentester7 PSP 405 Kapita Selekta Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) PSP 421 Instrumentasi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3-3) PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 433 Aplikasi Komputer dalarn Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 PSP 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 PSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 .

PSP 403 Seminar 1 PSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 147 sks .

berkarya dan mengembangkan Ilmu dan Teknologi Kelautan untuk memanfaatkan sumberdaya hayati laut. Secara khusus.6. Mata Kuliah Kredit Setnester 4 GFM 222 Fisika Dasar Lanjutan 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistik I1 3 (2-3) Semester 5 GFM 326 IKN 301 MSP MSP MSP MSP PSP 321 324 332 346 314 Jumlah : 21 sks Elektronika 3 (2-3) Pengantar Ilmu dan Teknologi . Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Menghasilkan sarjana yang terampil.4. termasuk penggunaan alat-alat teledeteksi kelautan. program studi ITK dengan minat Eksploratori Sumberdaya Hayati Laut mendidik mahasiswa agar memiliki keahlian dalam ha1 mendeteksi dan mengestimasi sumberdaya hayati laut dengan menggunakan berbagai metode. mampu berpikir.4. Kuriklrktm No.

Kelautan 2 (2-0) Hidrodinamika 2 (2-0) Meteorologi Laut 3 (2-3) Ekologi Laut Tropis 3 (2-3) Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3) Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya Ikan 4 (3-2) Jumlah : 20 sks .

firikzrlur~t (Lanjutan) Semester 6 IKN 302 IKN 303 MSP PSP PSP PSP SEI 323 311 325 326 345 Scuba Diving Interpretasi Data Penginderaan Jarak Jauh Oseanografi Fisika Tigkah Laku Ikan Instrumentasi Kelautan Dasar-dasar Akustik Hub Laut Jumlah : 20 sks Semester7 IKN 401 Telemetri Kelautan 3 (2-3) MSP 423 Oseanografi Perilcanan 3 (3-0) MSP 443 Model dan Simulasi Ekosistem Laut 3 (2-3) PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi Kelautan 2 (1-3) PSP 422 Akustik Kelautan 3 (2-3) PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 IKN 402 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 IKN 403 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 IKN 404 Seminar 1 .

150 sks .IKN 405 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 .

Pengenalan &an-&an budidaya dan jasad-jasad lain yang penting dalam usaha budidaya perairan. Karakter signal yang berasal dan dipantulkan berbagai obyek di laut. Mulia Purba Bonar P. Praktek di perairan terbatas (kolam renang) maupun perairan terbuka. Dedy Soedharma Indrajaya IKN 303 Interpretasi Data Penginderaan 3 (2 0)6 Jarak Jauh Pengolahan data teledeteksi. Siregar IKN 401 Telemetri 3 (2 3) 6 Prinsip-prinsip sistem penginderaan jarak jauh dan aplikasinya dalam pendugaan sumberdaya hayati laut. Pasaribu M. koreksi awan. Kusman Sumawidjaja . Interpretasi dan penyajian citra teledeteksi. Purba 452. Bonar P. renang dan selarn.IKN 302 Scuba Diving 2 (1 3) 6 Pelajaran teori dayung. Pasaribu Vincentius P. Jurusan Budidaya Perairan BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1 4) 4 Pengantar pengembangbiakan &an clan pembesaran ikan.

.Inal Effendi.

H. Wardoyo Chairul Muluk BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Prinsip-prinsip yang mendasari pemanfaatan produktivitas perairan dan pengelolaan budidaya ikan dan jasad perairan lainnya. Kusrnan Sumawidjaja Inal Effendi RDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Dasar-dasar pembangunan perkolaman/tambak. Suporno T. komponen sistem dan permasalahan yang dihadapi dalam sistern budidaya perairan (mata kuliah ini diperuntukkan bagi program studi lain dan diberikan dalam semester ganjil). Tata letak. desain dan konstruksi kolam/tambak. teknik dan struktur pengadaan air serta sarana dan prasarana lainnya.BDP 311 Pengantar ~udida~a 2 (2 Perairan 0) 5 Pengenalan sistem-sistem budidaya perairan.Praptokardiyo Eddy Supriyono BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad . kriteria dan survai lokasi perkolamanltambak. K.

budidaya perairan tawar. Enang Harris Dadang Shafruddin .

teknik-teknik perangsangan pemijahan. inkubasi telur dan pemeliharaan larva. Tata letak (lay out) fasilitas . serta dasar-dasar pemuliaan ikan.H. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. Suriaatmaja Mohammad Zairin.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. Raswin Odang C. Komar Sumantadinata Muhammad M. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. penanganan dan seleksi induk. Supomo T. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Identifiasi dan penanggulangan masalah budidaya. Muhammad M.

Suriaatmaja Mohammad Zairin . skala dan organisasi balai benih. penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan.lapangan. Komar Sumantadinata Muhammad M. laboratorium dan peralatan. Raswin Odang C.

BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 -3) 7 Penyakit ikan. cara diagnosis serta pengendaliannya.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2 3) 5 Menelaah sistem usaha peningkatan produksi makanan ale permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena . ekologi. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. mencakup asimilasi pakan. Darnas Dana Yani Hadiroseyani. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indiiator biologis ikan. Sutomo Achmad Ing Mokoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2 3) 6 Identifikasi parasit ikan. formulasi ransum dan wa pemberian pakan.

unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang te qadi di dalamnya. Wardoyo Kukuh Nirmala .H. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia.kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan. Supomo T.

Komar Sumantadinata Muhammad M. Supomo T. Muhammad M. penanganan dan seleksi induk. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. inkubasi telur dan pemeliharaan larva. Raswin Odang C.H. Suriaatmaja Mohammad Zairin.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. Tata letak (lay out) fasilitas . teknik-teknik perangsangan pemijahan. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. Identifikasi dan penanggulangan masalah budidaya. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan.

lapangan. skala dan organisasi balai benih. Raswin Odang C. Suriaatmaja Mohammad Zairin . laboratorium dan peralatan. penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan. Komar Sumantadinata Muhammad M.

mencakup asimilasi pakan. Sutomo Achmad Ing ~okoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2-3) 6 Identifikasi parasit ikan. cara diagnosis serta pengendaliannya. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indikator biologis ikan. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. formulasi ransum dan wa pemberian pakan. Darnas Dana Yani Hadiroseyani. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 . BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 3) 7 Penyakit ikan.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3)s Menelaahsistem usaha peningkatan produksi makanan alami. ekologi.

Wardoyo Kukuh Nirmala .Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan.H. unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang terjadi di dalamnya. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia. Supomo T.

Praptokardiyo Fifi Widjaja. sifat-sifat fisika dan kimia air laut (salinitas.Rahardjo H. arus. Pong Suwignyo K. Manajemen habitat.S. Purba I Wayan Nurjaya MSP 321 Hidrodinamika 2 (2 0) 5 Sifat-sifat fluida. Pencegahan penyuburan dan pencemaran perairan.MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Konsepsi Manajemen sumberdaya perairan tawar. hidrostatik. Persamaan gerak dasar seperti kontinuitas. keseimbangan panas. pengendalian tanaman air/gulma serta konservasi sumberdaya perairan. Evaluasi potensi sumberdaya perairan dan kesesuaian habitat. Zamani M. S. Oseanografi perairan . Sanusi Neviati P. teori momentum. gelombang dan pasang). Dinamika gerakan air laut di daerah pantai dan estuaria. persamaan Bernoulli. statistika fluida. MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2 3) 4 Pengenalan ilmu oseanografi seperti teori terbentuknya laut. fungsi stream. J. Pariwono I Wayan Nurjaya MSP 322 Dinamika Oseanografi 3 (2-3) 6 Pembahasan lebih mendalam terjadinya pergerakan air di lautan.

Purba S.Indonesia. M. Rahardjo .

Rahardjo MSP 324 Meteorologi Laut 3 (2 -3) 5 Komposisi dan lapisan atmosfir bumi. gelombang yang diakibatkan angin. arus yang diakibatkan angin.S.MSP 323 Oseanografi Fisika 3 (2 3) 6 Persamaan gerak air di lautan. pergerakan angin dan iklim di Indonesia. intensitas dan lama penyinaran. arus pasang. arus tanpa gesekan. Sanusi S. Penentuan cuaca dan siklon. Purba. tekanan udara dan angin. Pariwono M. kualitas sinar dan panjang hari. Sirkulasi massa air. radiasi surya. Hurricane. bentuk-bentuk cuaca yang berbahaya seperti topan. J.S. Aplikasi penginderaan jarak jauh dan pencemaran laut dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati laut. Manan. Pariwono E. MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2 0) 7 Pengaruh dari proses oseanografi terhadap tingkah laku seperti migrasi dan kepadatan populasi ikan. H. H. Evaluasi dan proteksi sumberdaya secara garis besar melalui identifikasi daerah vital dan konsep daya dukung daerah yang bersangkutan. MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Prinsip pengelolaan perairan dengan pertimbangan ekologi. Purba S. Kendala ekologi yang harus diperhatikan dan dijaga dalam pengembangan pemanfaatan sumberdaya perairan pantai. Oseanografi perairan Indonesia. Sanusi J. Rahardjo . M.

Koesoebiono .

lchsan Effendie . daya dukung dan faktor pembatas. 3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. salinitas MSP 423 Oseanografi Perikanan terhadap kelakuan dan kelimpahan ikan. Analisis dan perkiraan parameter oseanografi dan aplikasinya terhadap eksplorasi sumberdaya hayati laut. Moch. Tingkah laku (penyebaran dan reproduksi) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Widodo MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3)3 Pengenalan fungi organ tubuh ikan. Sistematika dan ekobiologi ikan. J.F. Djaja S. Migrasi ikan dan hubungannya terhadap proses oseanografi. arus. Sjafei M. komunitas dan proses suksesi. Pariwono S. Faktor penentu perubah populasi. cahaya.3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. Rahardjo Ridmrn Mandi Murniarti Brodjo H. Anshary Chaeruddin Fredinan Yulianda R. relasi antara struktur anatomik dan lingkungan ikan. siklus biogeokimia dan alur energi. Keragaman jenis dan perilaku ekologis sumberdaya perairan yang penting berkaitan dengan kegiatan perikanan. Rahardjo Djisman Manurung MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perairan 1 4 (3 3) 3 Azas dan pengertian ekologi-ekosistem.

.Sulistiono.

aklimatisasii bioritme. Koesoebiono Djaja S. Kekhasan dan biota di tiap ekotipe yang berkaitan dengan kekhasan kondisi ekologis. Sjafei Ridwan Mandi. 3) 6MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan I1 3 (2 Pembahasan tentang adaptasi.MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3)4 Taksonomi dan distribusi biota dalam berbagai ekotipe laut. Koesoebiono R W1dodo Dedy Soedharma Tri lswari Subekti. teritorialitas. Fenologi. migrasi. konsep biosalin dan eutrofikasi. Konsepsi homeostatis dan tingkah laku organisme akuatik. Ridwan Mandi Etty Riani Agustinus Samosir. sirkulasi. Mekanisme adaptasi biota terhadap kondisi ekologis. MSP 332 Ekologi Laut Tropis 3 (2-3)5 Penerapan konsep dan . MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 4 Dasar-dasar fisiologi umum. respirasi dan pencernaan hewan air. Produktivitas primer ekosistem laut.

H.prinsip ekologis dari kekhasan topografi perairan bahari tropis. Studi perbandingan berbagai tipe dan ciri ekosistem bahari dan perkembangannya. Muhammad Eidman Fredinan Yulianda Dedy Soedharma. . Interaksi antara berbagai struktur masyarakat dengan lingkunga~ya di laut.

Dedy Soedharma Joko Pumanto MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2 0) 7 Perkembangan teori dan konsep kuantitatif terhadap aspek ekologi perairan penting: ekologi populasi.Rahardjo Dietrich G. ekologi komunitas dan ekologi terapan.MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2 3) 7 Perkembangan konsepsi.F. Ichsan Effendie Saddon Silalahi Isdrqjad Setyobudiandi M. Analisis. metoda evaluasi dan tehnik pemantauan lahan perairan dalam hubungan dengan potensi dan kesesuaian lahan.F. reproduksi makanan dan pertumbuhan ikan. populasi ikan mulai dari telur sampai dewasa. daerah pesisir dan laut dalam kaitannya dengan tujuan perlindungan dan pelestarian. strategi adaptasi demografi sumberdaya hayati dan prinsip pengelolaannya. Joko Purwanto M. Moch. Omon Djunaedi H. Rahardjo Sutrisno Sukimin . Tingkah laku. perencanaan tata ruang dan pengelolaan sumberdaya hayati umum. Bengen MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3)4 Pembahasan tentang dinamika daur hidup.

Nuitja Saddon Silalahi MSP 344 Pendugaan Stok Ikan 3 (2-3)6 Konsep. M. batasan dan identifiasi unit stok ikan. acak sederhana. surplus yield models. berlapis. distribusi dan eksploitasi organisme air ikan yang ekonomis penting dari berbagai habitat. Masalah eksploitasi dan konservasi biota air non ikan tersebut. Mennofatria Boer &A. . sistematik dan bertahap. Aziz Omon Djunaedi Isdradjad Setyobudiandi MSP 342 Sumberdaya perikanan I 3 (2 -3) 5 Sifat biologis.MSP 341 Metode Pengambilan Contoh 3 (2 3) 5 Dasar metode pengambilan contoh. kurva seleksi alat tangkap. M. Sjarif Hitam Edi Suwandi Saddon Silalahi MSP 343 Sumberdaya Perikanan 11 3 (2 -3)6 Sifat biologis dan diitribusi biota air non ikan yang ekonomis penting bagi sumber bahan pangan hewani dan bahan baku industri. Perbandingan efisiensi rancangan pengambilan contoh. rancangan pengambilan contoh. Sjarif Hitam I Nyoman S. Peranan organisme air-ikan sebagai bahan makanan dan bahan baku industri serta masalah eksploitasi dan konsemasinya. metode pendugaan stok.

dynamik pool models. Mennofatria Boer K.A. Aziz .

rekrutmen. Berbagai telaah perbandingan manajemen perikanan dihdonesia . Equilibrium yield. Kelakuan populasi akibat adanya perubahan parameter peubah populasi. Aplikasi manajemen pada populasi yang dieksploitasi dan masalah konservasi. Interaksi antar komponen. overtishing. Sutrisno Sukimin Edi Suwandi I Nyoman S. Nuitja MSP 346 Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3)7 Pengertian dasar tentang populasi dan parameter peubah populasi. Coastal fishing ground dan peranan shelter bagi peningkatan produksi dan konservasi sumberdaya perikanan.MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan 2 (2 0) 6 Prinsip dan konsepsi manajemen perikanan. Ismudi Muchsin Mennofatria Boer RA. Identifikasi potensi perikanan di perairan tropis. Pendugaan parameter pertumbuhan. mortalitas alami dan mortalitas tangkap. spawerrecruit models. telaah statistik catch effort dalam estimasi dan manajemen perikanan. Aziu Isdradjat Setyobudiandi MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan hut 3 (2 3) 7 Tujuan dan dasar manajemen sumberdaya perikanan laut.

Nuitja Edi Suwandi .dan Internasional. I Nyoman S.

A. penataan upaya penangkapan. K.1. Pemodelan dan simulasi ekosistem laut. irigasi. strategi pengelolaan perikanan terpadu pada proyek dam.MSP 442 Manajemen Sumberdaya 3 (2 -3)7 Perikanan Tawar Tujuan sumberdaya perikanan tawar. pelestarian sumberdaya perikanan sejalan dengan perkembangan kemantapan perairan. Sutrisno Sukimin Setyo Budi Susilo Edi Suwandi MSP 443 Model dan Simulasl Ekosistem Laut 3 (2 3)7 Unsur-unsur dan proses pemodelan. . Aplikasi model statik dan dinamik dalam eksplorasi sumberdaya laut. Prospek pemanfaatan sesuai dengan fungsi perairan umum.4. modifikasifproteksi struktur fisik dan upaya pengembangan budidaya di perairan umum. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 4.5. Teknik-teknik manajemen. pasang surut dan reklamasi rawa. Pengelolaan peningkatan produksi.4. Aziz Mennofatria Boer. 4.5. manipulasi stok. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Biokimia Hasil Perikanan PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan 3 (2-3) 5 Bertujuan memberi pengetahuan dalam bidang biokimia terutama hasiI-hasil perikanan meliputi: kandungan daging ikan.

adanya mikroba yangbersifat patogen dalam makanan. nilai pengolahan terhadap nilai gizi ikan. Pengaruh mutu makanan baik langsung maupun tidak terhadap kesehatan konsumen ditinjau secara kimiawi maupun mikrobiologis. serta berbagai usaha dan tindakan agar perubahanperubahan menuju ke arah yang diinginkan. Abu Naim Assik Pipih Suptijah Sukarno Ella Salamah. penggunaan daftar analisis pangan. Metode sampling dalam pengendalian mutu. Pengaruh pengolahan dan food additive (BTK) terhadap makanan. Mita Wahyuni Rudy R Nitibaskara Dadang Kartapura Agoes Murdiono Jacoeb PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan 1 3 (2 3) 6 Arti dan peranan mutu dalam produksi dan pemasaran hasilhasil perikanan. peranan industri perikanan dalam usaha perbaikan gizi masyarakat. masalah gizi nasional. PYP 312 Gizi Ikani 3 (2 3) 5 Bahan pangan ikani sebagai sumber gizi. Winarti Zahiruddin Nu janah Wini Trilaksani Heru Sumaryanto PHP 411 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2 3) 7 Mempelajari standarisasi dan pengukuran mutu makanan. arti dan fungsi .perubahan-perubahan biokirniawi selama penyimpanan dan pengolahan.

Klasifikasi macam dan tipe wadah serta kemasan.serta peranan wadah dan kemasan dalam industri hasil perikanan. .

media. kerusakan produk selama dan setelah proses thermal. Membahas juga masalah statistika pengendalian mutu produkproduk hasil perikanan. Rudi Suwandi Abu Naim Assik Ibrahim Bustami lriani Setyaningsih . Abu Naim Assik Wini Trilaksani Winarti Zahiruddin Iriani Setyaningsih PHP 322 Proses Tbermal Hasil Perikanan 3(2 3)6 Definisi.Aspek ekonomi dan sosial serta pengaruhnya terhadap lingkungan perkemasan tradisional serta prospeknya di masa mendatang. Winarti Zahiruddin Sukarno Nurjanah Wini Trilaksani 45.42. mikroba dalam makanan dan pembusukan ikan secara mikrobiologis. dan persyaratan bahan baku. prinsip proses thermal. pengetahuan tentang wadah. serta konversi penetrasi panas yang berhubungan dengan lama pemanasan dan kondisi mikrobiologi. Mata pelajaran ini mencakup: pendahuluan tentang mikroba ikan dan aspek-aspek yang mempengaruhi. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Mikrobiologi Hasil Perikanan PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2 3)6 Tujuan pengajaran mata kuliah ini adalah agar mahasiswa dapat mengidentifikasi mutu mikrobiologis produk-produk perikanan.

Nurjanah Iriani Setyaningsih Pipih Suptijah Mita Wahyuni 45. mencakup baik alami maupun karena mikroba. Sukarsa Iriani Setyaningsih Sukarno Bustami Ibrahim PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Mata ajaran ini mempelajari pentingnya ikan dan hasil-hasil perikanan lainnya sebagai bahan pangan. Sanitasi dan Higiene 3 (2 Mempelajari hal-ha1 yang berkaitan dengan toksikologi dan higiene bahan pangan. pembekuan dan pengalengan.3) 4 PHP 421 Toksikologi. hlata kuliah yang diasuh Laboratorium Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2 3)4 Mencakup penanganan ikan dan non ikan yang ekonomis penting sejak ikan diangkat dari air.43. bahan tercemar. nilai gizi. cara-cara pengujian mutu dan prinsip berbagai cara pengolahan hasil perikanan. pengasapan. Rudy R. pengaruh radiasi yang berkaitan dengan hasil perikanan. fermentasi. Nitibaskara Dadang Kartapura Winarti Zahiruddin Dadi R. pendinginan. akibat food additive. Selain itu mempelajari juga tentang keracunan secara kimiawi. penanganan di darat sampai kepada konsumen terakhir. proses kemunduran mutu. Sukarsa . penanganan di atas kapal. Dadi R.

.

PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Kandungan dan sifat-sifat bahan pangan ikani. pengasapan. Pengertian. kcrupuk. Rudy R Nitibaskara Agoes Murdiono Jacoeb lriani Setyaningsih Wini Trilaksani PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional3 (2 3) 6 Pengertian. fermentasi). aplikasi prinsip kimiawi. Dadang Kartaputra Rudy R. pemindangan. Nitibaskara Winarti Zahiruddin Wini Trilaksani 3) 6 PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan 3 (2 Pengembangan Produk Mempelajari berbagai metoda pengolahan dalam memanfaatkan hasil samping bidang perikanan seperti tepung. pengeringan. dengan penekanan pada hasil perikanan. baik secara tradisional maupun secara modern. minyak ikan. faktor-faktor penyebab kerusakan bahan pangan. kecap ikan. minyak dan . petis. posisi dan ciri-ciri pengolahan ikan secara tradisional (penggaraman. Dasar-dasar dari cara pengolahan pangan. mikrobiologis dan keteknikan dalam proses pengolahan hasil perikanan. permasalahan dan prospek pengolahan hasil samping (tepung ikan. agar-agar dan lain-lain).

ubur-ubur. rumput laut. kepitinglrajungan. serta berbagai macam diversilikasi produk hasil perikanan (Kamaboko.silase ikan. lriani Setyaningsih Rudi Suwandi Dadi R. Sukarsa Heru Sumaryanto . sirip dan kulit ikan cucut. tripang dan lain-lain. kerang. FPC. Selain itu juga mempelajari cara-cara pengolahan hati. dan lain-lain).

Sukarsa Abu Naim Assik.4. pengaruh pendinginan dan pembekuan terhadap sifat fisika-kimia .4. baik skala industri maupun rumah tangga.PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan 2 (2 0) 7 Teknologi Hasil Perikanan Topik-topik pilihan dalam penanganan serta pengolahan hasil-hasil perikanan dengan segala aspeknya dengan penekanan pada kemungkinan penelitian dan pengembangannya. Wini Trilaksani Nurjanah Rudi Suwandi Dadi R Sukarsa PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan 3 (2-3)s Definisi refrigerasi di bidang perikanan. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Industri Hasil Perikanan PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri 3 (2 3) 4 Hasil Perikanan Mata kuliah ini mempelajari pengenalan ciri umum hayati sumberdaya perairan (hayati dan non hayati) dengan lebih ditekankan pada manfaat apa yang dapat dan sudah diambil baik dari cangkang maupun dagingnya atau zat yang dikandungnya sebagai bahan baku pengolahan. 45. desain berbagai tipe freezer dan cold storage. metode pendinginan dan pembekuan. Rudy R Nitibaskara Etty Eidman Dady R.

.

proses dan alatalatnya. Teknik pengalengan. Ella Salamah Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Rudi Suwandi . Teknik pendinginan dengan alat-alatnya. Teknik pengeringan dengan cara penjemuran. Teknik pengeringan mutu. Rudi Suwandi Ibrahim Bustami Sukarno Linawati PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perihnan 3 (2 3) 5 Mata kuliah ini mempelajari tentang teknik-teknik pengolahan yang berkaitan dengan berbagai proses pengolahan hasil perikanan. lbrahim Bustami Sukarno Abu Naim Assik Heru Sumaryanto PHP 343 Manajemen Laboratorium lndustri 3 (2 3) 6 Hasil Perihnan Pengadaan mata kuliah ini diharapkan agar mahasiswa mempunyai bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam manajemen laboratorium umumnya serta pengujian mutu dan komposisi produk dan bahan mentahnya dalam rangka pengembangan industri pengolahan hasil perikanan. ekstrusi dan lain-lain. refrigerasi di atas kapal. Teknik pengolahan hasil samping dengan ekstraksi. penyimpanan dan distribusi produk bcku.produk. mekanis dan spray drying.

Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Ibrahim Bustami Abu Naim Assik PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2 3) 7 Definisi dan Istilah dalam industri hasil perikanan. Sukarno Linawati Ella Salamah Abu Naim Assik PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (2 3) Industri Hasil Perikanan Mempelajari masalah perencanaan dan pengaturan ruangan. dinamika kimia. Sukarsa . Ibrahim Bustami Linawati Sukarno Dadi R. sifat dan mekanisme reaksi. quenving theory. persentase hasil dan kemurnian hasil dalam industri hasil perikanan.PHP 344 Kimia lndustri Hasil Perikanan 3 (2 3) 5 Sintetis. sifat-sifat koligatif viskositas larutan/campuran/koloid/emulsi. efisiensi teknis dan ekonomis dalam proses produksi. operation research dan produktivitas. Menyinggung juga hukum termodinamika.termokimia. penentuan jenis dan hubungan mesin dan peralatan. faktor-faktor yang mempengaruhi hasil akhir. terutama hidrokoloid. bahan dasar (hasil perikanan) untuk mencapai hasil yang optimal.

Sahat M. MSY. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 455.1. pangan ikan. penerapan komputer dalam bidang kimia pangan ikan. penyusunan program.H. Agoes Murdiono Jacoeb John Haluan Linawati Sukarno 4. Simandjuntak Wahyudi SEP 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2 3) 3 Pengenalan mengenai sumberdaya perikanan dan bentuk usaha budidaya dan penangkapan ikan di perairan umum dan laut. . teknik dasar optimasi pada perikanan dan bentuk-bentuk umum pasar.55. pengenalan bahasabahasa komputer. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Perikanan SEP 212 Ekonomi Perikanan 3 (3 0)4 Pola dasar permintaan terhadap hasil perikanan. penerapan komputer dalam bidang pengawasan mutu produk hasil perikanan. MEY dan Effort. penerapan komputer dalam industri hasil perikanan. faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan.PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri 3 (2 3) 7 Hasil Perikanan Pengetahuan tentang ilmu komputer. penerapan komputer dalam bidang mikrobiologi. fungsi dan faktor produksi.

Komoditas perikanan komersial dan pemasarannya. Masyarakat perikanan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan perikanan. menyusun laporan keuangan. klasifikasi usaha. Damanhuri SEP 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3 3) 7 Pengetahuan tentang manajemen usaha perikanan dilihat dari istilahlarti usaha. Sahat M. profil manajemen perusahaan. arti dan fungsi pendapatan. dana dan modal. posting jurnal ke dalarn buku besar dan tambahan. Prospek perikanan pada masa depan. membuat jurnal dari transaksi. arti dan fungsi pengeluaran. membuka perkiraan dari neraca awal. interpretasi laporan keuangan. personali. persiapan dan pengawasan produksi.. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. Simandjuntak Sarib Murtadi ~unatmo Sardono Ayub M Hanafiah SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 -3) 5 Menyusun daftar inventaris. Sunatmo Sardono Dinarwan Tridoyo Kusumastanto Didin S. pengantar dan praktikum di perusahaan-perusahaan tradisional. Bentuk-bentuk perusahaan. . cara-wa pendekatan untuk peningkatan pendapatan. persiapan dan strategi marketing. analisis usaha perikanan dan perencanaan usaha perikanan. H.

madya dan maju. ~irnanhuri Tridoyo Kusumastanto Dinarwan . Sunatmo Sardono Didin S.

Metode-metode dalam penyuluhan. strategi dan taktik. khususnya pembangunan masyarakat nelayadpetani ikan. Organisasi dan perkembangan penyuluhan perikanan. Perencanaan program penyuluhan. proses manajerial. Sobari SEP 322 Penyuluhan Perikanan 3(2 3) 5 Tujuan dan Pengertian.SEP 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (2 3)7 Konsepsi perusahaan. Sikap dan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang koperasi perikanan (peraturan dan perundang-undangan koperasi) serta langkah-langkah pembinaan koperasi perikanan. penentuan strategi. Lingkungan ekstern dan intern perusahaan. Sunatmo Sardono Tridoyo Kusumastanto Didin S. Damanhuri Dinarwan SEP 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3)6 Tujuan dan pengertian. Kedudukan penyuluh dalam pembangunan perikanan. Pendidikan sebagai dasar penyuluhan. Jenis-jenis koperasi dan perbedaannya dengan bentuk-bentuk kerjasama lainnya. Swot analysis problem perusahaan. kepemimpinan dalam implementasi strategi dan pengembangan perusahaan. peranan dan fungsi koperasi dalam pembangunan. Sarib Murtadi M. latar belakang lahirnya koperasi perikanan di Indonesia. kebijakan dan taktik serta pengambilan keputusan dalam perusahaan perikanan. P. Manajemen koperasi perikanan (alat organisasi dan peranannya). Evaluasi dalarn penyuluhan. .

Sarib Murtadi M. P. Sobari .

Pengertian dan unsur-unsur kredit. kreditur. Konsepsi dan pengukuran. sikap dan pandangan hidup masyarakat nelayadpetani ikan. jenis dan struktur. debitur dan masyarakat. Kuesioner dan wawancara. Sarib Murtadi Abubakar Umbari SEP 331 Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan 3 (3 0) 6 Pengertian dan ruang lingkup . perubahan masyarakat nelayadpetani ikan. metode-metode penelitian sosial. five C's of credit. proses dan bentuk interaksi sosial.SEP 323 Sosiologi Perikanan 3 (2 -3) Ciri-ciri nelayadpetani ikan. Abubakar Umbari SEP 421 Metode Penelitian Sosial 3(2-3)7 Tujuan dan pengertian penelitian sosial. tujuan dan fungi bagi pemerintah. stratifikasi sosial dalam masyarakat nelayanlpetani ikan. Rumusan masalah dan hipotesis. Sarib Murtadi Rilus istiqlaliyah Muflikhati SEP 324 Bank dan Perkreditan 2 (2 0) 5 Pengertian landasan. pokok bunga dan angsuran dan peranannya dalam pembangunan perikanan Indonesia. Analisis data. nilai-nilai sosial dan budaya serta sistim kelembagaan masyarakat nelayan. jenis-jenis kredit perikanan. fungsi dan usaha bank. Penulisan laporan. Problem penelitian sosial. Sampling.

tataniaga. suplai dan demand. pasar dan harga.. fungsi tataniaga. macam-macam resiko dalam pemasaran.pendekatan dalam mempelajari ilmu tataniaga dan ciri-ciri tataniaga yang berkaitan dengan ciri produksi. Ayub M. konsep dasar. Hanafiah Suharno .

Jasin Suharno SEP 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2 3) 5 Pengertian sifat. konsep harga dan biaya. sanksi. Penarikan garis batas dengan negara lain. Hak dan kewajiban Indonesia sebagai negara pantai. Wilayah perairan Indonesia. Pencemaran perairan dan pengaturan hukumnya. kebijaksanaan pemasaran dan peranan pemerintah. jenis. sumber. pengertian penawaran dan permintaan). kelembagaan dan saluran pemasaran. Hanafiah Lusi Fausia SEP 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2 3) 7 Fungsi dan peranan lembaga pemasaran. Hasril H. peristilahan dari hukum dan pelimpahan wewenang. fungsi dan proses pemasaran. konsekuensi-konsekuensi yang timbul dan tindak antisipasi yang diperlukan agar produk tetap menjadi kebutuhan pihak konsumen secara terus-menerus dengan tetap memberikan keuntungan bagi perusahaan. penegakan hukum di perairan Indonesia. ciri-ciri penawaran dan permintaan hasil perikanan. undang-undang perikanan Indonesia dan perbandingannya dengan negara lain. aspek . Cara menentukan garis pantai. Sifat pemasaran hasil perikanan.SEP 332 Tataniaga Hasil Perikanan 4(3-3) 6 Dasar-dasar pemasaran (konsep dasar. Konvensi hukum laut dalam hubungannya dengan kepentingan nasional. Ayub M. Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi alat analisis untuk mencapai solusi yang menguntungkan terhadap gejala-gejala yang timbul dalam proses pemasaran. Perdagangan antara negara dan riset pemasaran. karakteristik produksi. Strategi perbaikan pemasaran.

hukum tentang pembebasan tanah dalam pelaksanaan pembangunan. hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan penanaman modal. Badan usaha dalam bidang perikanan dan ketentuan hukumnya. Peraturan karantina dan lalu lintas ikan. .

suku bunga pendapatan. penggunaan peubah boneka analisis data deret waktu. spesifiasi model ekonometrika. nilai dan harga. dan penggunaan sumberdaya perikanan. struktur data. pendugaan parameter. Sahat M. memahami data. pengantar apliiasi komputer. peraturan di bidang perikanan dan kebijaksanaannya.Simandjuntak SEP 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3)6 Pengantar ekonometrika. perikanan. masalah ekonomi. Omay Santika Aribowo Prijosaksono SEP 344 Sistem Data Perikanan 3 (2 3) 5 Pengenalan struktur dasar suatu sistem. Etty Eidman SEP 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3 0) 6 Sebuah pengantar penggunaan pemikiran ekonomi pada sumberdaya perikanan. resiko dan ketidakpastian serta tujuan sosial dari sumberdaya. permasalahan konservasi. studi kasus.H. pengolahan data perikanan.H. Simandjuntak Achmad Fachrudin SEP 345 Hukum Laut 3 (3 0) 6 .Masalah hukum di perairan umum. verifiasi model. beberapa model ekonometrika untuk mengatasi penyimpangan model klasik. Sahat M. kerangka sistem informasi. permodelan sistem.

Masalah legal dalam eksplorasi pemanfaatan sumberdaya laut. termasuk sumberdaya daerah pantai. paparan . laut teritorial.

Kepentingan dan kelemahan tujuan ganda pada pembangunan perikanan Indonesia secara biologis. klasifiasi dan karakteristik material serat-serat tekstil sebagai bahan jaring meliputi sistem penomoran . kriteria investasi dan ranking.6. money. sejarah perkembangan teori pembangunan pertanian dan tujuan pembangunan perikanan. Tujuan dan strategi pembangunan perikanan Indonesia. rasio biaya-manfaat.1. Zona Ekonomi Ekslusif. analisis jaringan kerja. Fauzi Syam 45.H. harga pasar. Sahat M. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 43. analisis fmansial dan ekonomi. harga bayangan. Simandjuntak A. suku bunga. Sahat M. Wawasan Nusantara. Simandjuntak Wahyudi Tridoyo Kusumastanto SEP 442 Kebijaksanaan Pembangwn Perikanan 3 (3 0) 7 Pengertian pembangunan ekonomi. IRR. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Peribnan PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3)4 Pengertiantentang jenis. analisis kepekaan kelayakan proyek. time value of income. diskonto.H.benua. net present value. ekonornis dan sosial. Kedudukan perikanan pada perekonomian Indonesia.6. zona berdampingan dan benua. Etty Eidman SEP 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2 3) 7 Metode-metode evaluasi.

pukat cincin. penekanan khusus diberikan pada teknologi penangkapan ikan yang penting di Indonesia seperti pukat udang. Daniel R Monintja Betty Pentury PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3(2-2)5 Tingkah laku ikan. . huhate dan sebagainya. deskripsi unit penangkapan ikan berdasarkan klasifikasi standar nasional. Wisnu Gunarso Anwar BeyPane PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2 3) 5 Perkembangan teknologi penangkapan ikan dan faktor-faktor penentunya.dan konstruksi yarn. klasifikasi metode penangkapan ikan. twine dan cord serta perhitungan-perhitungan dan cara pengujian terhadap sifat-sifat fsik bahan jaring. Bambang Murdiyanto Diniah Bahar Sobari PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3 0) 4 Definisi penangkapan ikan dan jenis-jenis kegiatannya. prinsip-prinsip metode penangkapan ikan berdasarkan jenis dan habitat ikan. rawai tuna. respon ikan terhadap alat dan perangkat penangkapan ikan serta lingkungannya sebagai dasar pengembangan metode penangkapan ikan. jaring insang.

Sondi. Daniel R Monintja M. Feldi A.ta .serta kemungkinan pengembangannya.

dan wisata karya (field trip). light fishing dan seine net. Kusman Mangunsukarto Ronny I. trawl. Wahyu Diniah Bahar Sobari PSP 314 Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya 4 (3 2) 5 Hayati Laut Pengertian tentang kegiatan penangkapan. Pengenalan dititikberatkan pada gillnet. serta jenis-jenisnya. long line.PSP 313 Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3) 6 Pengertian klasifikasi alat penangkapan &an. purse seine. Daniel R Monintja Mulyono S. Kusman Mangunsukarto Ronny I. Baskoro PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan 2(1-3)7 Sumberdaya Perikanan Bekerja di basis-basislpangkalan dan di kapal perikanan. pole dan line. Mengikuti berbagai kegiatan operasi penangkapan ikan. bentuk dan wa pembuatan serta sifat-sifatnya baik alat penangkapan yang tradisional maupun yang modern. unit penangkapan. Wahyu PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi 2 (1 3) 7 .

penggunaan berbagai peralatan keiautan. Daniel R Monintja Mulyono S.Kelautan Latihan bekerja di laut. latihan eksplorasi dan survai sumberdaya &an. Baskoro .

Manajemen dan profibility kapal perikanan. Panjaitan PSP 322 Navigasi I 3(2-3)s Pengetahuan tentang peta-peta. Panjaitan PSP 324 Kepelautan 4(3-3)6 Semboyan. hubungannya dengan metode penangkapan ikan dan daerah penangkapan ikan. Pasaribu Mohammad Imran PSP 323 Navigasi I1 3 (2-316 Navigasi selestial : penentuan posisi kapal dengan menggunakan benda-benda langit. Bonar P. Sifat-sifat kapal perikanan. pengukuran simpangan kompas. rambu-rambu dan peraturan lalu lintas' laut. Pasaribu James P. penggunaan almanak nautika dan sebagainya. Bonar P. Navigasi elektronik: prinsip penggunaan instrumentasi elektronik untuk navigasi. tali-temali.45. Pasari bu Mohammad Imran James P. Pasaribu . penanganan kapal dan keamanan pelayaran. desain dan konstruksi kapal perikanan yang meliputi propulsive engine. penggunaan pesawat-pesawat navigasi.62. stability. Cara-cara penentuan posisi kapal. Bonar P. Bonar P. perhitungan variasi dan kesalahan kompas. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Kapal Perikanan dan Navigasi PSP 321 Kapal Perikanan 4(3-3)s Definisi. material dan sebagainya.

Gondo Puspito .

penerapan prinsip akustik pada media air. Pasaribu I Nyoman Arnaya .PSP 325 Instrumentasi Kelautan 3 (2 3) 6 Pengenalan Instrumentasi kelautan. Prinsip mekanisme kerja ecbo integrator. akustik bawah air untuk mendeteksi dan menghitung gerombolan ikan. validitas hasil. Bonar P. teori kalibrasi. Bonar P. Pasaribu I Nyoman Arnaya Darmawan PSP 422 Akustik Kelautan 3(2-3)7 Deteksi ikan. karakteristik echo ikan (individual maupun kelompok). Bonar P. pemeliharaan instrumen. davit dan sebagainya). Pengenalan alat-alat akustik bawah air. winch. standar ketepatan dan ketelitian. sonar. net recorder dan sebagainya) pada penangkapan ikan. Estimasi kelompok ikan dengan echo integator. dan alat-alat bantu elektronik (fish finder. Pasaribu Indra Jaya I Nyoman Arnaya PSP 326 Dasar-dasar Akustik 3(2-3)6 Pengetahuan dasar tentang teori akustik. Pasaribu lndra Jaya PSP 421 Instrumentasi Penangkapan lkan 3 (2 3) 7 Prinsip penggunaan alat-alat bantu mekanik (power block. Perbaikan mekanis dan elektronik. line hauler. Bonar P.

.

John Haluan Budi Wiryawan PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3 3) 7 Faktor-faktor lingkungan perairan yang mempengaruhi terbentuknya suatu daerah penangkapan ikan. Penyebaran daerah penangkapan ikan menurut spesies. musim dan perairan. Pengenalan pada falsafah. Analisis optimasi dan alternatif operasi penangkapan ikan. Bambang Murdiyanto Ernani Lubis PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada 2 (2 0) 5 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Sejarah perkembangan ilmu dan konsep-konsepnya untuk analisis dan kontrol dalam bidang pemanfaatan sumberdaya perikanan. Ayodhyoa PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3 0) 7 Sistem operasi penangkapan ikan yang meliputi penentuan basis operasi. batasan. lokasi fungsi dan fasilitas serta pengelolaannya. tempat pendaratan ikan dan evaluasi teknis. U. Djisman Manurung H. dan keterikatan antara elemen yang menjadi ciri-ciri ilmu sistem.PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) 5 Pelabuhan perikanan sebagai basis industri perikanan. Perencanaan dan pengembangan pelabuhan perikanan. seleksi daerah penangkapan ikan. . penyusunan armada perikanan. A.

John Haluan Tri Wiji Nurani .

A. berbagai metode survai kelimpahan dan penyebaran sumberdaya. Ayodhyoa Daniel R. evaluasi kemelimpahan untuk kepentingan pemanfaatannya. Monintja Vincentius P. penggunaan alat standar. John Haluan James J.U. Siregar .PSP 433 Aplikasi Komputer dalam 3 (2 3) 7 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyusunan program dan penggunaan komputer untuk penyelesaian model matematik dalam sistem dan analisis pemanfaatan sumberdaya perikanan. Panjaitan 3) 7PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3 Perencanaan inventarisasi sumberdaya. Djisman Manurung H.

Muh.Ing Mokoginta (Ir. 1989) 15. IPB. Zairin Junior (Ir.USA. 1978). IPB.Canada 1982) 5. 1967) 3. (MA& Kyushu Univ. IPB. Kochi Univ. USA. France.USA. Auburn Univ.. IPB 1988) 2. Perancis. (Drs. 1%9) a. IPB. 1988) 14. 1982) 11. IPB. 1976) 18. 1975). 1983)..Komar Sumantadinata (Ir.(MS.. 1974). Muhammad M. USA.Odang Carman ~uriaatmadja (Ir.Muhammad +liiddin (Ir. (MSc. IPB. 1986) 10. 1%2). Edi Supriono (Ir. K ukuh Nirmala (Ir..Kusman Sumawidjaya (Ir.(MS.1. 1%7). (MSc. 1984) 16. 1978). IPB. Univ. Japan. (MSc. 1979) 4. Supomo T)i. 1987) 9.IPB.6. (MSc. IPB.Auburn Univ. (MSc. Daniel Djokosetianto (Ir.Sri Lestari Angka (Ir.Chaerul Muluk (BSc.Enang Harris ~urawidja~a (Ir. IPB. 1986) 13. 1987) 7. (Dr. Dedi Jusadi (Ir.. 1989) 8. (MS. IPB. IPB. 1977). Auburn Univ. 1982). (MS. UNDIP.. Wardoyo (Ir. 1966). . Darnas Dana (Ir.. Simon Fraser Univ. Auburn Univ. IPB. IPB. UI. IPB.4. de ClermontFd 11.1976). Dadang Shafruddin (Ir. 1985) 6.Barnbang Irawan (Ir. Raswin (Ir. IPB. IPB. Jurusan Budidaya Perairan 1. IPB. 1%5). IPB. 1%8). 1985) 17. (Dr.

1984) . 1972) 19. l%S). 1973) 20. Miami. (MSc. USA. IPB. Univ. Yani Haduoseyani (Ir.Japan.Sutomo Achmad (Ir. IPB.

Dedy Soedharma (Ir.4. of New Castle. Anshary Chaeruddin (Ir. Univ. Australia. 1985) 7. Nuitja (Ir.. (Dr. (Dr. Muhammad Eidman (MSc. 1972).62. IPB.Sc. IPB. 1974) 2. Ins. (M. 1%2). 11. de Clermont Fd. Univ. France. (Dr. 1984). 1978) 10.N. 1979). 1990) 3. (MSc. IPB. Bambang Widigdo (Ir. Ario Damar (Ir. 1982) 9. 1980) 21. ) 4. IPB. (MSc. 1985) 12. (Dr. I Nyoman S. Res. New England. 1983) . Sjafei (Ir. Djadja S. France. 1977) 6. Univ. (Dr. 1976).Etty Riani (Ir. 1984) 19. I. Samosir (Ir. IPB. IPB. IPB. IPB. (Ir. 1971). FRG. Dietriech Geoffrey B. 1987) 14. 1971) 17. Agustinus M. 1976). Maximilian Univ. Lumbanbatu (Ir. USA. Inggris. IPB. Hendarti Muluk (Ir. 1985). at. IPB. (Dr. Sanusi (Ir.. IPB. France. 1983) 11. Suryadiputra (Ir. IPB. 1975).. Ismudi Muchsin (Ir. 1967).. IPB. IPB. IPB. Harpasis S. Miami. H. Polytechnique de Toulouse Frane. IPB. 1985) 18. 1987) 16. (PhD. 1988) 5. 1973). Tyne. UPMC. IPB. Fifi Widjaya (Ir. 1978) 15. IPB. Maximilian Univ. (Dr. Edi Suwandi (Ir. 1984) 8. USA. Djamar F. 1980). USTL. IPB. Enan Mulyana Adiwilaga (Ir.N. Nat. IPB. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan 1. Fredinan Yulianda (Ir. AIT Thailand. FRG. 1984) 13. Hefni Effendi (Ir. Univ. IPB. 1985) 20. Isdradjat Setyobudiandi (Ir. Texas A & M Univ.. Tokyo UnivJapan. at.

1988) 34. Univ.. 1979) 27. IPB. France. 1974).. (Dr. (MS. IPB. IPB. Santoso Rahardjo (Ir. 1976). 1986) 30. Thailand. IPB. UI. (MSc.. France. IPB. Innsbruck. (Dr. ENSA. France. Ridwan ~ffandi (Ir. Louisiana State Univ. Kentucky. Univ. 1%3). 1983). IPB. Univ. Queensland Univ. Saddon Silalahi (Ir. 1980).. Austria. (MSc. France. 1979). Johan Basmi (Ir. IPB. Claude Bernard Lyon I. IPB. 1981). 1988) 32. South Australia. Univ. 1976). Toulouse. IPB. North Carolina State Univ. (MSG AIT. 1986) 40. 1987) 36. Univ. USA. Pong Suwignyo (Ir.. Paris 7. John Pariwono (Ir. IPB. 1971). USA. Mulia Purba (Ir. 1974). (MS. Toulouse.. USTL. IPB. Murniati Brojo (Ir. Koesoebiono (MSc. Muhammad I. 1974). Rokhmin Dahuri (Ir. 1990) . 1970). 1984). IPB. 1979) 26. 1970). Mennofatria Boer (Ir. Miami. 1979) 42. 1986) 41. 1984) 33. IPB. 1968). Univ. H. Iowa State Univ. (Dr. 1%1). (MSc. (Dr. IPB. Moh. France. (Dr. Richardus Kaswadji (Ir. Kadarwan Suwardi (Ir. Joko Purwanto (Ir. 1978) 31.22. North Carolina State Univ. Fajar Rahardjo (Ir. Omon Djunaedi (Ir. 1981) 24. (Dr. 1971) 25. 1987) 23. IPB. IPB. 1988) 29. (MSc. Aus. UPMC. IPB. Kiagus Abdul Aziz (Ir. (MSc. 1973) 28. USA. Effendie (Drs. IPB. IPB. ITB. USA. IPB. IPB.. (Prof. USA. USA. (PhD. France. (DEA. 1982) 37. 1974). 1977). 1977) 35. (Dr. ENSA. 1982). 1%4) 38. Kardiyo ~ra~to'kardi~o (Ir. Mohammad Sjarif Hitam (Ir. 1982) 39. Neviaty Putri Zamani (Ir. (Dr. IPB.

USTL. IPB. 1984). IPB. 1984) 15. IPB. IPB. Rudy R. Sutrisno Sukimin (Ir. Iriani Setyaningsih (Ir. 1969). 1976) 4. Nitibaskara (Ir. 1985) 49.Abu Naim Assik (Ir. IPB. 1976). 1972) 45. IPB. Mita Wahyuni (Ir. IPB. 1987) 10. IPB. IPB. Wini Trilaksani (Ir. 1981) 13. Sri Purwaningsih (Ir. Rudi Suwandi (Ir. Tri Partono (Ir. IPB. Washington. 1980) 6. IPB. 1971) 16. (Dr. (MS. IPB. IPB. IPB. IPB. 1984) 44. UNPAD. IPB. Winarti Zahirudin (Ir. 1990) 2. Agoes Murdiono Jamb (IT. 1983) 47. Sukarno (Ir. 1984) 7. IPB. 1985) . IPB. France. 1984) 3. I Wayan Nurjaya (Ir. Sulistiono (Ir. Pipih Suptijah (Dra.43. 1972) 5. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 1. IPB. (MSG Univ. 1985) 8. Heru Sumaryanto (Ir. 1982) 11. IPB. Linawati (Ir. Ella Salamah (Dra. UNPAD. 1978) 4. IPB. Sigid Haryadi (Ir. 1987) 9. Widodo (Ir. 1988) 50. ) 14. IPB. IPB.63. IPB. USA) 12. (MS. Dadang Kartapura (Ir. 1%7). 1981) 46. 1987) 48. Sugiarti Suwignyo (Ir. Setyo Budi Susilo (Ir. Dadi Rochnadi Sukarsa (Ir.

4. 1985) 7. IPB. IPB. Damanhuri (Drs. 1961) 17. UNPAD. 1984) 14. (MS. 1987) 3. 1986) . Iis Diatin (Ir. IPB. 1981) 2. (MS. IPB. 1984) 23. 19. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 1. Kagoshima Univ. IPB. 1985) l. 1985) 18.) 16. 1985) 22. 1970). Wisconsin. IPB. IPB.. 19 ) 5. IPB. IPB. IPB.4. IPB. IPB. Univ. UNPAD. Wisconsin. 1987) 8. Japan. 1985) 4. Sarib Murtadi (Ir. Omay Santika (Drs. Achmad Fachrudin (Ir. 1983) 15. Nadhiroh (Ir. 1%7) 9. Sunatmo Sardono (Ir. IPB.USA. IPB. IPB. 1980). IPB. (MSG Univ. Aribowo Prijosaksono (Ir. IPB. IPB. Narni Farmayanti (Ir. IPB. (MSc. Istiqlaliah Muflikhati (Ir. IPB. 1975) 20. IPB. Abu Bakar Umbari (Ir. 1970). 1974) 19. 1968) 21. 1972) 6. 19 ) 11. 1987) 12. Didin S. Sahat MH Simandjuntak (Ir. SA. Prihatna Sobari (Ir. Tridoyo Kusumastanto (Ir. Rilus (Ir. Lusi Fausia (Ir. 1975) 10.Suharno (Ir. Ayub Mahmud Hanafiah (Ir.3. Akhmad Fauzi Syam (Ir. UGM. Etty Rachjati (SH.6. Moch. Wahyudi (Ir. Dinarwan (Ir. 1980). 1966). (MSc. IPB. Hasril Hamid Jasin (Ir.

H. Japan. Djisman Manurung (Ir. IPB. Fisheries. IPB. Japan. 19 ) 12.A. Budi Wiryawan (Ir. Univ. IPB. (Dr. Univ. IPB. 1986). (Dr. Rhode Island. (DEA. IPB. USA. 1967) 15. (MSc. 1965). IPB. (Cert.. Japan. 1980). Japan 1982) 7. 1978). I Nyoman Arnaya Or. Monintja (Ir. (DEA. Perancis. Nantes. (MSc. 1983). IPB. Ayodhyoa (Ir. Univ..U. 1989) l3. Japan. 1973) 10. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan 1. (Dr. Nantes. Aix-Marseille 11. Diniyah Bahar Sobari (Ir. 1989) 6. Agnes Sri Mulyani (Ir. 1987) 14... 19 ) 4. Dr..4. 1984) 11. 1981). (M. (Dipl. 1981) 5. Japan. Univ. Aix-Marseille II. IPB. Hokaido Univ. IPB. Anwar Bey Pane (Ir. IPB. Perancis.65. Ari Purbayanto (Ir. Bonar P.Domu Sirnbolon (Ir. 1983). Japan. Betty Pentury (Ir. (MSqTokyo Univ. Tokai Univ.. Hokaido Univ. Perancis. 1977). College of North Wales. Perancis. IPB. Pasaribu (Ir. 1972). IPB. Miami. Fisheries. 1989) 3. Hokaido Univ. 1965). 1986) 8... IPB. 1969). Tokyo Univ. 19 ) 2.Sc. (MSG Tokyo Univ. Barnbang Murdiyanto (Ir. 1990) . 1979). (Dr. Ernani Lubiis Pane (Ir.. IPB. 1986). Tokai Univ. Japan. (Dr. Japan. Gondo Puspito (Ir. Tokyo Univ. 1987) 9. Daniel R. Univ. 1%8). 1977).

1987) 19. IPB. IPB. (MSq Tokyo Univ. 1979). (Dr. Indrajaya Or. James Parlindungan Panjaitan (Ir.16. 1973). IPB. 1984) 18. Ibrahim Bustami (Ir. IPB. 1986) 17. Fisheries. 1986) .John Haluan (Ir. IPB. Japan.

Kusman Mangunsukarto (Ir. of New Castle. (MSc. Japan. 1985). (M. Inggris.. IPB. IPB. 1987) 29. M. Vincentius P. Totok Hestirianoto (Ir. Canada. Baskoro (Ir. Mulyono S. 1980) 30. Univ. Tri Widji Nurani (Ir. 1984) . Tyne. 1989) 28.Sc. 1979). 1979) 21. 1986) 26. IPB. IPB. Feldi A. IPB.. IPB. IPB. 1990) 23. 1987) 24... Shinsu Univ. Japan.20. Kagosima Univ. Siregar (Ir. ) 27. 1986). Wisnu Gunarso (MSc.Sc. (PhD. Sondita (Ir. Mohammad Imron (Ir. . (M.Sc. Shinsu Univ.. Ronny Irawan Wahyu (Ir. (M. Sulaeman Martasuganda (Ir. Japan. IPB. Nurjanah (Ir. 1971). 1985) 22..19 ). IPB. 1983) 25.

Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak serta Sosial Ekonomi Peternakan merupakan kurikulum inti Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Dudung Supandi Pembantu Dekan 111 :Dr. Ibnu Katsir Amrullah . H. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan.2. MSc Pembantu Dekan I : Dr. Beberapa mata ajaran wajib sebagai satu kesatuan dari ilmu-ilmu di bidang Produksi Ternak. FAKULTAS PETERNAKAN 5. juga dapat mengembangkan kemampuannya antara lain di bidang Biologi. 5. Ir. Dengan demikian Fakultas Peternakan IPB akan menghasilkan Sarjana Peternakan yang selain terampil di bidang peningkatanpeningkatan produksi peternakan. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan). Produksi Ternak. Pallawarukka Pembantu Dekan I1 : Drh. Disamping itu untuk mengembangkan bakat mahasiswa kepada mahasiswa ditawarkan beberapa mata kuliah dalam bentuk silabus baik dari dalam maupun dari luar bidang keahlian yang disalurkan ke arah penunjang keahlian tertentu (Produksi Ternak. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan di Fakultas Peternakan IPB adalah untuk menghasilkan Sarjana yang terampil dan kreatif yang mampu memecahkan masalah.5. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. melaksanakan penelitian. menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional dalam bidang peternakan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan produksi Peternakan secara umum.1. Lily Amalia Sofyan.

SH.Tata Usaha : Dedi Tauhid. .

Toha Sutardi Yrzry Kepala Lab. Asikin Natasasmita Kepala Lab. Suryahadi Kepala Lab. Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak : Prof. Adi Sudono Sekretaris : Dr. Ternak Daging Besar dan Kerja : Dr. Ahmad Sekretaris : Dr. Harimurti Martojo Kepala Lab. Dr. H. Dawan Sugandi Kepala Lab. Dr. Arnri Djahi Sekretaris : Ir. D. Ir.52. Sihombing Kepala Lab. Sri Supraptini Mansjoer Kepala Lab. Ir. Soedarmadi Hardjosuwignyo 'b= Kepala Lab. Ir. Adi Sudono 5. Margono Slamet Kepala Lab.22. Ir. R. MSAE Kepala Lab. Ternak Unggas : Prof. Dr. Eddie Gurnadi ?T Kepala Lab. Bisnis dan Manajemen . H. Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Ketua : Dr.Makanan Ternak : Dr. Ternak Babi : Prof. Dr. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Ketua : Dr. Richard W. Agrostologi : Dr. T. Baihaqi H. Dr.1 Jurusan Produksi Ternak Ketua : Prof. R. Ternak Perah: Prof. Dr. Lumintang.E. Lily Amalia Sofyan. Pendidikanl Penyuluhan : Prof. Ternak Daging Kecil : Prof. MSc p~ 533. Dr. Nutrisi : Dr.

MSc .Peternakan : Dr. Koeswardhono Mudikdjo Kepala Lab. kmail Pulungan. Perencanaan dan Pengembangan : Ir.

PROGRAM STUD1 DAN KURIKULUM 53.1. Mata Kuliah Kredit Sentesler 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 IPT 221 IMT 211 IMT 231 SET 221 SET 224 TNH 211 AGM 211 3 (2-3) Pengantar Ilmu Peternakan 2 (2-0) Pengantar Ilmu Nutrisi 3 (2-3) Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2-3) Ekonomi Produksi 3 (2-3) Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) Klimatologi Jumlah: 20 sks Semester 4 IPT 222 Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2-3) IPT 261 Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2-3) IPT 231 Genetika 3 (2-3) IMT 221 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2-3) FIF 241 Fisiologi Ternak 3 (2-3) STK 211 . Program Studi Produksi Ternak Kurikuhtrlt No.3. Metode Statistika 3 (3-0) Jumlah: 21 sks Semester 5 IPT 332 Pemuliaan Ternak 3 (2-3) IPT 341 Produksi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-3) .5.

IMT 322 Tatalaksana Padang Penggembalaan dan Padang Rurnput 3 (2-3) .

Perundangan Peternakan dan Hukum Agraria Minat Jurusan 1 Minat Jurusan 2 Minat Jurusan 3 Seminar Pilihan/Elektif Jumlah : 21 sks . Peternakan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Sentester 7 SET 411 IPT 471 SET 431 Penyuluhan Peternakan Pengolaban Hasil Ternak Peraturan.firikuluni -Semester 5 (Lanjutan) SET 322 RPR 301 IF'T 314 Usaha Peternakan Fisiologi Reproduksi & Inseminasi Buatan Pengendalian Kesehatan Ternak 3 3 3 (2-3) (2-3) (2-3) Jumlah : 21 sks Sentester 6 IPT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2-3) IMT 211 Ilmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2-3) IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3 (2-3) IPT 353 Metodologi Penelitian Peternakan 3 (3-0) SET 314 Perubahan Sosial 3 (2-3) SET 334 Perencanaan dan Pengembangan .

.

Eddie Gurnadi Sudjana Natasasmita Dudung Supandi Henny Nuraeni IPT 222 llmu Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2 2) 4 Pembahasan tentang sifat sapi babi dan kerbau.1. pencegahan penyakit dan "grading" daging.1.4. Mata Ajaran Wajib Fakultas IPT 221 Pengantar llmu Peternakan 2 (2-0) 3 Membahas tentang arti manfaat ternak. Mata ajaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Produksi Ternak (IPT) 5. makanan ternak dan kesehatan ternak terutama pada ternak sapi daging dan kerbau. tipe dan bangsa ternak. .4. sistem produksi. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan.1. domba dan kambing serta unggas dan babi.firikulunt (Lanjutan) Serizester 6 Karya Ilmiah Kuliah Kerja Nyata Jumlah : 10 sks Total Semester 1-8 : 150 sks 5.4. SILABI 5. dasar-dasar pemuliaan dan reproduksi.

Eddie Gurnadi Dudung Supandi Sudjana Natasasmita Henny Nuraeni .

hewan.IPT 231 Genetika 3(2-2)4 Pengertian dasar tentangilmu genetika dengan contoh-contoh pada mikro organisme. membahas tata laksana. tanaman dan manusia serta kaitannya dengan pemuliaan dalam bidang peternakan dan pertanian. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Pittor H. pengelolaan anak ayam pada masa brooding dan pada masa pertumbuhan (pemeliharaan anak ayam petelur komersial dan anak ayam petelur bibit). Dibahas pula tentang usaha pe~ungkatan produksi sesuai dengan lingkungan. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan serta pengetahuan tentang wol dan kualitas daging. dan pencegahan penyakit. Hutabarat Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT 261 Ilmu Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2 -3) 4 Membahas berbagai bangsa domba atas tujuan Produksinya. Tantan R Wiradarya Rachmat Herman Nana Sugana Maman Duldjaman Asikin ~a6sasmita IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3(2-314 Pembahasan mengenai penetasan. Pemeliharaan ayam pedaginglbroiler. .

Dawan Sugandi Kartinah Gurnadi Rukmiasih Niken Ulupi .Pengelolaan ayam petelur komersial dan ayam petelur bibit pada masa berproduksi.

IPT 314 Pengendalian Kesehatan Ternak 3 (2 2) 3 Membicarakan pentingnya isolasi, higiene dan sanitasi peternakan. Dibahas pula tentang pentingnya membeli ternak sehat, menghindari stress dan faktor-faktor yang mempermudah berjangkitnya penyakit ternak. Dibicarakan pula sistem kekebalan pada ternak dan cara mencapainya serta gejala dan pencegahan penyakit pada ternak. DJ.Samosir D.T.H. Sihombing Rachmat Herman Adi Sudono IPT332 Pemuliaan Ternak 3 (2 2)3 Pembahasan mengenai genetika populasi dan genetika kuantitatif sebagai dasar pemuliaan ternak dalam pengembangan kebijakan untuk peningkatan mutu genetik ternak. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT341 Ilmu Produksi Ternak Perah 3 (2-313 Membahas sejarah dan bangsa-bangsa ternak perah (sapi, kerbau dan kambiig) serta keuntunganlkelemahan-kelemahan peternakan ternak perah, faktor-faktor untuk merencanakan mendirikan peternakan ternak perah, sistem pemeliharaan baik secara intensif maupun ekstensif, tata laksana perusahaan, sistem

perkandangan, sistem perkawinan, seleksi dan culling. Adi Sudono Imam K. Abdulgani Harun Najib Ernawati M. Asyik Pallawa-ka

IFT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2 3)4 Uraian tentang kedudukan ternak babi dalam masyarakat dan potensinya, tipe serta bangsa babi. Diuraikan juga tentang perbandingan anatomis maupun f~iologi dengan ternak lain, tingkah laku ternak, tata laksana dan koleksi perkembang biakan serta penemuan penelitian yang mutakhir dalam ilmu ternak babi terutama dalam soal produksi, reproduksi dan manajemen makanan. D.T.H. Sihombing P.H. Siagian Perkembangan peternakan, penampilan usaha peternakan, penampilan produksi ternak, masalah pengembangan peternakan, peranan penelitian dalam mencari pemecahan suatu masalah, metode penelitian eksperimental dan metoda penelitian noneksperimental. D.T.H. Sihombing Toha Sutardi IPT 471 Pengelolaan Hasil Ternak 3(2-3)3 Mempelajari prinsip-prinsip cara menghasilkan produk ternak yang berkualitas baik (daging, telur dan susu). Uraian dasar tentang gizi, fisik dan histologik daging serta proses-proses yang terjadi selama perubahan bentulc otot menjadi daging. Membahas teknik penanganan daging (unggas, sapi, domba, kambiig dan babi) dan sistem penentuan kualitas kerkas, telur dan susu. Kemudian dilanjutkan dengan teknikteknik pengolahan dan pengawetan daging susu dan telur pada tingkat produsen hasil ternak untuk siap diproduksi lebih lanjut maupun untuk dipasarkan. Peni S. Hardjosworo

Rachmat Herman Ernawati M. Asyik Eddie Gurnadi

5.4.12. Mata Ajaran Minat Jurusan 2) 3 I PT 442 llmu Tilik Ternak 3 (2 Cara-cara penilaian ternak berdasarkan bentuk luar. Pembahasan mengenai hubungan bentuk luar dengan fungsi dalam sifatsifat produksi ternak meliputi sapi perah, sapi daging, domba, kambing dan unggas. Harun Najib Maman Duldjaman MM. Siti Sundari K. Dudung Supandi IPT 462 Ilmu Produksi Aneka Ternak 3 (2-2) 3 Mengenal dan memanfaatkan sifat biologi dari aneka ternak (kelinci, itik, merpati, kalkun dan puyuh) untuk tujuan produksi dan peningkatannya. -Pentinpya pemanfaatan aneka ternak bagi peningkatan konsumsi protein hewani dan manajemen dasar, dibahas. Penetasan dan ekonomi produksi untuk unggas, juga dikemukakan sebagai pengetahuan yang turut melengkapi kepentingan keluarga. Rachmat Herman Peni S. Hardjosworo Sumono Rukadi 5.4.13. Mata Ajaran Pilihan IPT 413 Pengelolaan Penetasan 3 (2 2) 3 Membahas bermacam-macam jenis mesin tetas dan peralatannya, anatomi reproduksi ayam jantan dan betina, dan faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas dan daya tetas telur, perkembangan embrio dalam telur, manajemen penetasan, pencegahan penyakit pada penetasan, sebagai bagian dari usaha

peternakan ayam. Sumono Rukadi Rukmiasih

IPT 423 Pemeliharaan dan Penggemukan Anak 3(2 2) 3 Sapi (Veal Production) Membahas tentang cara-cara melakukan seleksi anak sapi untuk tujuan penggemukan atau bibit, cara pengelolaan dan pemberian makanan serta pencegahan penyakit sapi. Eddie Gurnadi IPT 433 Teknik Laboratorium dalam Genetika 3 (2 2) 3 dan Pemuliaan Ternak Teknik-teknik pemeliharaan dan penggunaan hewan-hewan laboratorium untuk penelitian Ilmu Genetika Ternak dan Iimu Pemuliaan Ternak. Termasuk teknik elektroforesis, immunogenetics dan khromosoma. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Pittor H. Hutabarat Cece Sumantri IPT 434 llmu Pemuliaan Ternak Daging 3 (2 2) 3 Penerapan cara-cara seleksi dan persilangan dalam peningkatan mutu genetik ternak daging (sapi, kerbau, domba dan kambing serta babi). Pembahasan mengenai efektifitas sistim pemuliaan ternak daging dan hasil-hasil yang diharapkan serta kemungkinan penerapannya di Indonesia. Harimurti Martojo Pittor H .Hutabarat

Sri Supraptini Mansjoer IPT 435 Ilmu Pemuliaan Ternak Unggas 3 (2 2) 3 Dasar-dasar genetika yang erat hubungannya dengan pemuliaan ternak unggas, ketahanan terhadap penyakit,

penurunan sifat produksi telur, daging dan sifat-sifat lain yang ada hubungannya dalam bidang ternak unggas. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer IPT 443 Pengelolaan Usaha Ternak Perah 3 (2 3) 3 Peranan ternak perah dalam rnemenuhi kebutuhan manusia. Pola usaha ternak perah. Tujuan usaha, alokasi sumber daya, pentahapan kerja. Masalah- masalah yang dihadapi, dalam membangun usaha ternak perah. Kebijaksanaan nasional, regional dan lokal. Adi Sudono Toha Sutardi IPT 444 Ilmu Pemuliaan Ternak 3 (2 3) 3 Penggunaan ilmu genetika untuk mernperbaiki mutu ternak, sistem perkawinan, evaluasi silsilah, uji zuriat dan herd analysis. Pallawarukka Adi Sudono IPT 452 Pengembangan Peternakan Ternak Babi 3 (2 3) 3 Pengembangan peternakan babi dilihat dari tipe beternak tradiiional, semi komersial, lingkungan dan potensi lokasi. Diversifikasi peranan peternakan babi secara menyeluruh bagi peternak, sumber dagingnya, lemak, pupuk, biogas dan makanan ternak. D.T.H. Sihombing

Suhut Simamora Pollung H. Siagian

IPT 472 Ilmu Pengolahan Limbah Peternakan 3 (2 -3) 3 Mempelajari dasar-dasar penanganan dan pendayagunaan limbah peternakan, suatu sumberdaya yang dapat diperbaharui, yang meliputi sifat-sifat fisik, kimia dan biologi pelbagai jenis ternak serta proses pemanfaatan untuk bahan makanan ternak, energi bakar, pupuk maupun media untuk menghasilkan bahan bakar. Diberikan pada aspek kesehatan lingkungan hidup yang dipadukan dalam suatu daur ulang serta sistem analisis ekonomi. D.T.H. Sihombing Suhut ~imahora Salundik 5.42. Mata qjaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak (INMT) 5.42.1. Mata Ajaran Wajib Fakultas IMT 211 Landasan Ilmu Nutrisi 3(2-3)3 Sejarah ilmu nutrisi, fungsi bahan makanan dan zat makanan, komposisi tumbuh dan bahan makanan, selera makan, proses pencernaan dan penyerapan, landasan bioenergitika, metabolisme zat makanan, kebutuhan akan zat makanan dan teknik penentuan, katabolisme puasa, utilisasi zat makanan untuk hidup pokok dan proses produksi (pertumbuhan, reproduksi, telur, air susu, wok dan tenaga). Toha Sutardi Ibnu Katsir Amrullah Toto Toharmat Dwierra Evyernie

IMT 231 Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2 -1) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan konsep tentang kualitas pakan, penggunaan dan pengujian kalkuluspakan baik secara kimia maupun secara fisis. Evaluasi dan klasifikasi terhadap energi dan protein pakan secara praktis. Dibahas pula tentangmakanan yang non-konvensional dan yang mengandung racun yang dapat digunakan sebagai pakan. Lily E. Abunawan Lily Amalia Sofyan Abdul Djamil Hasjmy IMT 311 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) 4 Uraian mengenai hijauan makanan ternak untuk keperluan peternakan dengan menghubungkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, produksi, nilai gizi serta cara-cara pengelolaan. Peranan hijauan kacangan, morfologi, penyebaran, adaptasi, pengenalan jenis, manfaat hijauan limbah, dasar-dasar kebun hijauan dan padang penggembalaan serta hijauan khusus. Problematika hijauan makanan ternak di Indonesia. Diuraikan pula sistem penyediaan pakan untuk petanilpeternak kecil. Soedarmadi H Sriharini Imam Suwoko Panca Dewi Menuhara K.S. M. Agus Setiana IMT312 llmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2 3) 3 Ternak perah

dan perkembangannya. Sebaran ternak perah dan daya dukung lingkungan dalam penyediaan susu dan bahan makanan. Masalah pokok dalam pemberian bahan makanan, evaluasi nilai gib bahan makanan untuk produksi, kebutuhan ternak perah akan zat makanan dan formulasi ransum. Bedjo Suwardi Toha Sutardi Suryahadi

IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-2)3 Membahas masalah metabolime protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral pada unggas. Metabolisme energi dan protein, lemak dan karbohidrat. Faktor lingkungan yang mempengaruhi imbangan energi, protein dan zat makanan lainnya. Bahan makanan unggas dilihat dari segi kualitas sebagai salah satu dasar untuk penyusunan ransum, menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum unggas. R Anggorodi Juju Wahyu Wiranda G.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2 3)4 Membahas penggunaan zat makanan untuk produksi karkas, cara pemberian makanan dalam program cow calf, stocker, conditioning, finish dan finish khusus, menyusun ransurn. Aminuddin Parakkasi Didit Diapari. IMT 322 Tata Laksana Padang Penggembalaan 3 (2 3) 3 dan Padang Rumput Uraian tentang bentuk-bentuk padang penggembalaan, sistem penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan dengan pertumbuhan vegetasi dan produksi ternak, komposisi bitanis, kapasitas tampung, konservasi hujan, prasarana dan sarana ranch yang berhubungan dengan pengelolaan padang penggembalaan dan kebun hijauan makanan ternak serta kemajuan mutakhir, dalam bidang pengelolaan padang penggembalaan. Ignatius Kismono Sriharini Imam Suwoko Soedarmadi H.

5.4.22. Mata Ajaran Minat Jurusan IMT 419 Metabolisme Zat-zat Makanan 3 (2 -2) 3 Mempelajari sumber energi yang berasal dari bahan makanan dan penentuan pemilihan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis normal dalam tubuh, membahas prosesproses metabolisme dalam tubuh dan peranan zat-zat makanan (nutrient) dalam menghasilkan energi. Mempelajari sistem transfer energi. Proses metaboliime air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Mempelajari nilai-nilai nutrisi dan keseimbangannya dalam tubuh. Mempelajari cara determinasi zat makanan dalam bahan makanan berikut faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Evaluasi status @zat nutrisi dalam tubuh secara biokimia. Wiranda G. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah. IMT 423 Perencanaan Penyediaan 3 (2-3)3 Hijauan Makanan Ternak Uraian mengenai sumberdaya makanan dan limbah pertanian diarahkan kepada perencanaan pembangunan dan pengembangan-pengembangan usaha peternakan intensif dan ekstensif, merupakan uraian praktis yang memadukan ilmu-ilmu tanah, agronomi, landasan hijauan makanan ternak dan tata laksana padang penggembalaan dakuzr perencanam tersebut. Ignatius Kismono Soedarmadi H. Sriharini Imam Suwoko IMT 432 Industri Makanan Ternak 3 (2-3)3 Industri ransum di Indonesia. Aktivitas indushi ransum.

Struktur industri ransum (kapasitas mesin. pengawasan dan . lahan dan organisasi). pergudangan. tata letak dan mekanisme aliran kerjanya. Mesin-mesin pengolahan. Pengadaan bahan.

pemasaran. teknik pemerahan dan landasan fisiologi.423. Ahmad Moch. yang konvensional maupun yang non-konvensional. faktor yang mempengaruhi produksi dan komposisi air sum. Peninjauan lapangan dan studi perbandingan. Ahmad Wiranda G. Metode-metode kuantitatif dalam industri ransum ternak. Mata Ajaran Pilihan IMT 415 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak Unggas 2 (2 1)3 Membahas tentang metahlime zat makanan pada unggas. IMT 417 Biologi Laktasi 3 (2-3)3 Anatomi dan evaluasi kelenjar Kambing. Rasyaf Ibnu Katsir Amrullah Lily Amalia Sofyan 5. (5) Penemuan-penemuan mutakhir dalam ha1 makanan ternak babi. (2) Bahan-bahan makanan ternak babi. Baihaqi H. Kartiarso Aminuddin Parakkasi. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 416 Ilmu Nutrisi Ternak Babi 3(2-2)3 Membahas antara lain : (1) Sistem alat pencemaan ternak babi. (4) Cara pengyunan ransum dan cara pemberian ransum ternak babi. Toha Sutardi . menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum. (3) Kebutuhan zatzat makanan ternak babi. regulasi hormon dalam perkembangan sekresi dan sintesis air susu. Baihaqi H.

Adi Sudono Toto Toharmat .

Arif Suryahadi IMT 424 Fisiologi Hijauan Makanan Ternak 3 (2 2) 3 Uraian tentang proses-proses fotosintesis tanaman leguminosa (C3) dan rumput (C4). protein penyerapan dan translokasi hara mineral serta faktor-hktor yang mempengaruhinya. lemak. Dibahas . manipulasi kondisi dalam rumen untuk tujuan produksi efek disfungsi rumen.IMT 418 Landasan Rurninologi 3 (2 2) 3 Anatomi ransurn dan perkembangannya. Diuraikan pula aspek fsiologi persaingan antar komponen dalam padang penggembalaan campuran. reaksi-reaksi utama metabolisme makanan dalam rumen. metabolisme karbohidrat.fungsi rumen dalam pencemaan. Nur Aeni Sigit Jajat Jachja F. Pembahasan diharapkan kepada pengelolaan tanaman makanan ternak yang berhubungan dengan aspek-aspek fisiologis dan responnya terhadap perturnbuhan dan pertumbuhan kembali tanaman. respirasi. Ipalus Kismono Agus Setiana IMT 425 Metodologi Penelitian Makanan 3 (2-3) 3 Ternak Suatu uraian mengenai wa-wa penilaian hijauan makanan ternak serta ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi dari tiap tiap penilaian yang dipakai. Soedarmadi H.

Sriharini Imam Suwoko .pula salah ukur yang dapat dipakai pada tiap cara penilaian dalam hubungannya dengan produksi ternak.

Aboenawan Lily Amalia Sofpn . mempelajari mekanisme te jadinya kerusakan yang disebabkan oleh proses fisik. karbohidrat dan vitamin) serta instrumentasi yang digunakan. Aboenawan Abdul Djamil Hasjmy IMT 434 Dasar-dasar Penyimpanan Makanan 3 (2 -2) 3 Ternak Tujuan dari kuliah mata jaran ini adalah untuk memberikan pengertian mengenai tanda-tanda penyebab kerusakan dalam penyimpanan bahan makanan ternak. lemak.IMT 426 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak 3 (2-3)3 Membahas penggunaan zat-zat makanan herbivora nonruminansia (kelinci atau equin) dan wa pemberian makanannya. Lily Amalia Sofyan Lily E. Aminuddin Parakkasi Rachyan G. Abdul Djamil Hasjmy Lily E. Beberapa sifat khusus dari zat-zat makanan ternak (air. Juga mempelajari pencegahan serta penangylangan suatu kerusakan dalam penyimpangannya. Pratas Kartiarso IMT 433 Ilmu Kimia Makanan 3 (2'3) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan bekal pengetahuan tentang komposisi bahan makanan ternak berdasarkan kandungan zat-zat makanannya. lingkungan dan mikroflora. protein. Kelas diberi kesempatan untuk memilih salah satu kedua komoditi tersebut.

.

antibiotika dan makanan tambahanrumus bangun kimia dan fungsi fisiologinya. dosis dan waktu pemberian serta pengaruhnya bagi daging. campuran dan interaksinya dengan unsur senyawanya. Bedjo Soewardi Suryahadi. Pengenalan berbagai merk dagang yang ada di pasaran. Faktor-faktor yang dap? mempengaruhi efisiensi penggunaan. kuantitas dan harga. Analisis dinamika makanan ternak dilihat dari arus barang dan hubungan permintaan dan pengadaan. Jajat Jachja Merra Ewyernie Rita Meutia Muhammad Ridla . antara 1ain:teknik penyusunan dan evaluasi ransum. keterbatasan. pengolahan dan interpretasi data statistik. Peraturan penggunaan bagi ternak.IMT 435 Kebijaksanaan Penyediaan Makanan 3 (2 2) 3 Membahas masalah makanan ternak pada tingkat strategis dengan memperhatikan unsur dan ruang berdasarkan potensi. Juju Wahyu Wiranda G. kesempatan dan tantangan. IMT 436 Obat-obat Antibiotika dan 3 (2 2) 3 Bahan Makanan Pelengkap Tinjauan mengenai obat-obatan. Tujuan mata ajaran ini adalah untuk mempersiapkan manajer dan pengambil keputusan mampu mengelola masalah makanan ternak yang optimum dipandang dari segi kualitas. susu dan telur yang dihasilkan.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 441 Aplikasi Ilmu Komputer Dalam Ilmu Nutrisi Mempelajari dasar-dasar teknik komputer dan aplikasi dalam bidang nutrisi dan makanan ternak.

.

Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. Konsepkonsep biaya. Subarna Richard Lumintang .43. Sistem manajemen. Napitupulu Juniar Atmakusuma SET 224 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Pengertian dasar tentang ilmu manajemen. Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan (SET) 5.1.Subarna SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2 2) 4 Konsep dan definisi tataniaga meliputi konsep dan manfaat. Harga dan analisa harga dalam konsep dan cara pasar berjangka dan hedging serta model-model pengambilan keputusan teknik dan strategi pemasaran.5. Problema optimasi (minimisasi biaya. pembiayaan dan organisasi. efisiensi pemasaran. oligopoli dan monopoli. Kartika Widjaya Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. Mata Ajaran Wajib Fakultas SET 221 Ekonomi Produksi 3 (2 -2)3 Pembahasan prinsip-prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi hubungan-hubungan dalam berbagai model produksi. persaingan monopolistik.43. Penelaahan lingkungan ekonomi tataniaga yaitu persaingan murni. pemasaran. pendekatan analisa tataniaga serta sistem-sistem pasar. Asi H. maksimalisasi biaya). Sistem manajemen dalam bidang produksi.

.

Dasar-dasar komunikasi. Sejarah perundang-undangan dalam bidang peternakan. Amri. peraturan yang disesuaikan dan peraturanperaturan di bidang peternakan yang berlandaskan UUPP. Dasar-dasar penyuluhan peternakan. Asngari Djaki Muchtar Dewi Ulfah Wardhani Rachmat Pambudy Ismail Pulungan . Pang S. Mempelajari peraturan-peraturan yang ada kaitannya dengan UUPP tersebut.SET 411 Penyuluhan Peternakan 3 (2-213 Pengertian penyuluhan peternakan dan peranannya. Pembangunan peternakan dan perkembangannya. Prinsip-prinsip mengajar.Djahi Richard Lumintang Amirudin Saleh Sutisna R. Perencanaan program penyuluhan dan evaluasi penyuluhan peternakan. Subarna Hadiyanto Rachmat Pambudy SET 431 Peraturan Perundang-undangan Peternakan dan Hukum Agraria Memperkenalkan dan mengkaji Undang-undang No. peraturan peralihan. Metoda penyuluhan pertanian. Kepemimpinan. 6Tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan. Perubahan berencana. peraturan-peraturan pemerintah dibidang peternakan yang masih berlaku sampai sekarang. Proses adopsi dan difusi. Prinsip-prinsip penyuluhan peternakan.

Hipotesis. Tim Staf SET SET 419 Kepemirnpinan 3 (2 -2) 3 Makna kepemimpinan dan pemimpin. Teori-teori dasar kepemimpinan sepeiti teori garis keturunan dan teori fungsional. Napitupulu Juniar Atmakusumah . Populasi dan sampel. Agribisnis dalam pembangunan peternakanlpertanian. Pelaksanaan fungsi manajemen dalam perusahaan peternakan dan studi-studi kasus. pengolahan dan analisa data serta pelaporan hasil penelitian. Tujuan metode penelitian. Variabel dan pengukuran dalam ilmu sosial. Identifikasi pemimpin dalam suatu sistem sosial bagi pengembangan peternakan.432 Mata Ajaran Minat Jurusan SET 413 Metode Penelitian Sosial 3 (2 2) 3 Kerangka teori dan tahapan-tahapan dalam bidang penelitian sosial ekonomi peternakan.5. Pembinaan dan pengembangan ' kepemimpinan dan konsep-konsep lain yang relevan bag. Asi H. pengembangan kepemimpinan. Pengumpulan data dalam survai. Richard Lumintang Hadiyanto Lucia Cyrilla SET 425 Agribisnis 3 (3 0) 3 Konsep agribisnis.

proses adopsi dan difusi inovasi. Andriyono K. Tujuan pendidikan dan pengembangan kurikulum pendidikadpenyuluhan. Mengarahkan masyarakat kearah perubahan.Demonstrasi (cara dan hasil). konsep-konsep dan dasar-dasar komunikasi. Perubahan sosial. Proses adopsi dan difusi inovasi. interpersonal dan komunikasi masa. komunikasi interpersonal. Adhi Margono Slamet Pang S. Richard Lumintang Andriyono Kilat Adhi Hadiyanto . Asngari Amiruddin Saleh SET 415 Perencanaan Program Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian program pendidikan dan unsur-unsurnya. Organisasi sistem penyuluhan pertanian. Pertemuan perorangan dan kelompok (formal dan informal). Unsur-unsur organisasi.5. model komunikasi kemacetan dan penghalang komunikasi. berbagai bentuk komunikasi. Kursus tani. persuasi. siaran pedesaan. Perubahan rencana ditahapannya.433. Konsep-konsep dan prinsip-prinsip perencanaan pendidikanlpenyuluhan. Mata Ajaran Piiihan SET 412 Dasar-dasar Komunikasi Untuk 3 (2 2) 3 Penyuluhan Falsafah komunikasi. audio visual dan peragaan. Kunjungan lapangan. Pengembangan program penyuluhan yang efektif. unsur-unsur komunikasi. Richard Lumintang Hadiyanto SET 416 Metode dan Organisasi Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian penyuluhan pertanian. Berbagai metoda penyuluhan pertanian. Penggunaan alat peraga. Kedinamikan organisasi.

Amri Djahi Margono Slamet Pang S. Cara belajar orang dewasa. evaluasi investasi. Pendidikan formal non formal. Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam perkoperasian di Indonesia. Motivasi belajar. Pemecahan masalah dan penggunaan metodologi falsafah pendidikan. Sejarah perkembangan koperasi (di Indonesia dan di luar negeri). Dasar-dasar falsafah pendidikan. penanggungan resiko perusahaan dan pendapatan perusahaan. Pelaksanaan sistem manajemen dalam perkoperasian dalam bidang pertanianl peternakan. Teori dan proses belajar.SET 417 Psikologi Relajar dan Mengajar (2 2) 3 Tujuan pendidikan. Penilaian pengukuran hasil belajar. retensi dan transfer belajar. Pelaksanaan prinsip-prinsip pembiayaan dalarn hubungan penentuan alternatif sumber pembiayaan. Psikologi mengajar. sintesis dan penggunaan konsep-konsep pendidikan. Rasita Ginting Budi Satoto SET 427 Pembiayaan Perusahaan (2 -2) 3 Pengertian dasar-dasar pembiayaan perusahaan peternakan. .Asngari SET 418 Falsafah Pendidikan 3 (2-2)3 Teori dan tujuan pendidikan. Pemilihan dan pengorganisasian metoda dan teknik mengajar Pengajaran yang berpusat pada masalah. Asngari SET 426 Koperasi Pengertian dasar-dasar kpperasi. Malgono Slamet Pang S. Sifat-sifat belajar pada manusia.

Budi Satoto Zulfikar Moesa

SET 432 Kependudukan 3 (2 -2)3 Mempelajari ilmu dasar mengenai ilmu kependudukan, masalah-masalah pengaruh aspek demografi dalam rangka pembangunan peternakan dan pedesaan di Indonesia, dan masalah pangan protein hewani. Mempelajari dan mengkaji kebijaksanaan keluarga berencana, kesempatan kerja, angkatan kerja, produktifitas kerja dan tingkat ekonomi dari berbagai pola ekologis pertanian. Mempelajari masalah-masalah kependudukan yang erat kaitannya dengan produksi, pemasaran dan konsumsi dan konsumsi hasil-hasil peternakan. Ismail Pulungan Kooswardhono Mudikdjo 5.5. DZREKTORI TENAGA PENGMAR 1.Abdul Djamil Hasjmy (Ir, IPB, 1976);(MS, IPB) 2. Adi Sudono (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1%0); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1964); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986) 3. Ahyar IsmaiI (Ir, IPB, 1987) 4.Aminudddin Parakkasi (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1970); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986). 5. Amiruddin Saleh (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 6. Amri Djahi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Ohio State Univ., USA, 1980) 7. Anita Sardiana (Ir, IPB, 1984) 8. AndriyonoKilat Adhi (Ir, IPB, 1983) 9. Asep Saepuddin (Ir, IPB, 1980) 10.Asep Sudarman (Ir, IPB, 1987)

11. Asi Holomoan Napitupulu (Ir, IPB, 1969); (MSc, Univ. Hawaii, USA, 1985) 12. Asikin Natasasmita (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1x2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%4); (PhD, Melbourne Univ., Aus, 1979); (Prof, IPB, 1982) 13. Bagus Priyo Purwanto (Ir, IPB, 1983) 14. Baihaqi H.Ahmad (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (Dr, IPB, 1988) 15. Basita Ginting Sugihan (Ir, IPB, 1974); (MA, UPLB Philippines, 1989) 16. Bedjo Suwardi (Drs, UI, 1962); (Drh, U1, 1963); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1966); (Dr, IPB, 1976) 17. Cece Sumantri (Ir, IPB, 1984) 18. Dawan Sugandi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1x5); (Dr, IPB, 1973); (Prof, IPB, 1980) 19. Didid Diapari (Ir, IPB, 1984) 20. D J.Samosir (Drs, UI, 1%2); (Drh, UI, 1x3); (Dr, IPB, 1986); (Prof., IPB, 1989) 21. D.T.H. Sihombing (Drs,UI, 1961); (Drh,UI, 1963); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1969); (PhD, Univ.Kentucky, USA, 1972); (Prof., IPB, 1989) 22. Dudung Supandi (Drs, UI, 1x3); (Drh, IPB, 1966) 23. Dwi Djoko Setyono (Ir, IPB, 1984) 24. Dwierra E.Amirrunas (Ir, IPB, 1984) 25. Dwi

Margi Suci (Ir, IPB, 1986) 26. Dwi Ulfah Wardhani (Ir, IPB, 1988) 27. Eddie Gurnadi (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (Dr, Justus Liebig Univ. FRG,1972);( Ptof, IPB, 1990) 28. Erika Budiarti Laconi (Ir, IPB, 1984) 29. Ernawati M. Asyik (Ir, IPB, 1976); (MS, IPB, 1989)

30. Hadyanto (Ir, IPB, 1985) 31. Harimurti Martojo (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1960); (MSc, Louisiana State Univ.,USA, 1%3); (PhD,Univ. Florida, USA, 1972); (Prof, IPB, 1977) 32. Harun Nadjib (Ir, IPB, 1976) 33. Heni Nuraeni (Ir, IPB, 1988) 34. Hotnida Caroline Haraqti Siregar (Ir, IPB, 1986) 35. Ibnu Katsir Arnrullah (Ir, IPB, 1977); (MS, IPB, 1979); (Dr,IPB, 1987) 36. Ignatius Kismono (Ir, IPB, 1968); (MS, IPB, 1985) 37. Imam Ubdulgani (Drs, UI, 1%0); (Drh, UI, 1%3); (Dr, IPB, 1981); (Prof, IPB, 1988) 38. Ismail Pulungan (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB, Philippines, 1989) 39. J.H. Hutasoit (Drs, UI, 1953); (Drh, IPB, 1954); (Dr, UI, 1959); (Prof, IPB, 1974) 40. Jajat Jachja F.Arief (Ir, IPB, 1974); (MSc, Okayama Univ.,Japan, 1981); (Dr, Kyoto Univ.,Japan, 1986) 41. Juju Wahyu (Drs, UI, 1%1); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%5); (Dr, IPB, 1972); (Prof, IPB, 1977) 42. Juniar Atmakusuma (Ir, IPB, 1978) 43. Kartiarso (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB,Philippines, 1981); (PhD, James Cook Univ., Aus, 1990) 44. Kartika Widjaja (Ir, IPB, 1968); (MADE Australia Nasional Univ,Australia,

1979) 45. Kartinah Gurnadi (Dra, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1%6); (Dr, IPB, 1986); (Prof, IPB, 1990) 46. Khalil (Ir, IPB, 1984); (MSc., Thailand, 1989) 47. Koeswardhono Mudidjo (Ir, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1974); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1978)

48. Kukuh Budi Satoto (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1982) 49. Lidy Herawati (Ir, IPB, 1985) 50. Lily Amalia Sofyan (Dra, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1x3); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%9); (Dr, IPB, 1982) 51. Lily Estiningrum Aboenawan (Ir, IPB, 1%9) 52. Lima Karliyenna (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1989) 53. Lucia Cyrilla N.S.D. (Ir, IPB, 1986) 54. Maman Duldjaman (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1989) 55. M.M.Siti Sundari (Ir, IPB, 1971); (Dr, IPB, 19863 56. Mohammad Agus Setiana (Ir, IPB, 1981) 57. Mohamrnad Ridla (Ir, IPB, 1987) 58. Moh. Yamin (Ir, IPB, 1986) 59. Muhammad Rasyaf (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1982); (Dr, IPB, 1989) 60. Muladno (Ir, UGM, 1985); (MSc, Univ., of New England, Australia, 1990) 61. Nahrowi (Ir, IPB, 1984) 62. Nana Sugana (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1988) 63. Niken Ulupi (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1990) 64. Nur Aeni Sigit (Ir, IPB, 1%9); (MS, IPB, 1982) 65. Pallawarukka (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin,USA, 1978); (PhD, UNV. Wisconsin, USA, 1981) 66. Panca Dewi Manuhara KS. (Ir, IPB, 1984) 67. Pang Suparman Asngari (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (MSc, Univ.Quinsland, Aus. 1979); (DEd Sam Houston, USA, 1982) 68. PeniS. Hardjosworo (Dra, UI, 1959); (MSc, Univ:Hawaii, USA, 1%1); (Dr, IPB, 1989)

69.Pittor H.Hutabarat (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1966); (MSc, Univ.Philippines, 1977); (PhD, Univ.Philippines, 1982) 70.Pollung H.Siagian (lr, IPB, 1976); (MS, IPB, 1981); (PhD, PLB Philippines, 1984) 71. R.Anggorodi (Drs, UI 1957);(Drh, UI, 1958); (Dr, IPB, 1%8); (Prof., IPB, 1974) 72. R. Bambang Pangestu (Ir, IPB, 1976); (MSc, ..., 1987) 73. R.Margono Slarnet (Drs, UI, 1959); (Drh ,UI, 1%1); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1965); (PhD, Lousiana State Univ., USA, 1973); (Prof, IPB, 1981) 74. R. Tantan Rustandi W. (Ir, IPB, 1975); (MSc, Univ. Illinois, USA, 1980); (PhD, Univ. Illionis, USA, 1984) 75.Rachjan Gunasah Pratas (Ir, IPB, 1973); (MSc, Univ. Pertanian Malaysia, 1983) 76.Rachmat Herman (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (MVSc, Univ. Queensland, Aus. 1982) 77. Rachmat Pambudy (Ir, IPB, 1983); (MS, IPB, 1988) 78.Rarah Ratih Adjie M. (Ir, IPB, 1985) 79. Retno Indrati Or, UGM,1986) 80. Richard W.E. Lumintang (Ir, IPB, 1975); (MSEA, Univ.Wiscousin,USA, 1984) 81. Rita Mutia (Ir, IPB, 1986) 82. Romy Rahman Noor (Ir, IPB, 1984) 83. Rosa Rita Ressa Hutabarat (Ir, IPB, 1989) 84. Rudy Priyanto (Ir, IPB, 1984) 85.Rukmiasih (Ir, IPB, 1981) 86. Salundik (Ir, IPB, 1989) 87.SoedarmadiH.(Ir, IPB, 1970); (MSc, UPLB,Philippines, 1977); (PhD, UPLB,Philippines, 1980)

88. Sri Danvati (Ir, IPB, 1988) 89. Sriharini (Ir, IPB, 1969) 90. Sri Mulatsih (Ir, IPB, 1987) 91. Sri Supraptini Mansjoer (Ir, IPB, 1970); (Dr, IPB, 1985) 92. Sudarsono (Ir, IPB, 1989) 93. Sudjana Natasasmita (Ir, IPB, 1977) 94. Suhut Simamora (Ir, IPB, 1972); (MS, IPB, 1989) 95. Sumiati (Ir, IPB, 1984) 96. Snrnono Rukadi (Drs, UI, 1%2) 97. Suryahadi (Ir, IPB, 1980); (Dr, USTL,France, 1986) 98. Sutisna R. Subarna (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 99. Toha Sutardi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky,USA, 1975); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1976) 100. Toto Toharmat (Ir, IPB, 1982) 101. Wiranda G. Pilliang (Ir, IPB, 1971); (MSc, Purdue Univ., USA, 1977); (PhD, Purdue Univ.,USA, 1980) 102. Yuli Retnani (Ir, IPB, 1986); (MS, IPB, 1988) 103. Zulfikar Moesa (Ir, IPB, 1973); (MS, IPB, 1986)

6.1. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan Sarjana (SI) di Fakultas Kehutanan IPB adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kecerdasan dan keterampilan dalam penerapan ilmu dan teknolagi di bidang kehutanan, berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan Bangsa dan Negara Indonesia, mampu menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional bidang kehutanan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan aspek kehutanan secara umum. Tujuan pendidikan di atas dijabarkan dari keputusan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0212/U/1982 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1) yakni sebagai berikut : a. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. b. Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. c. Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat. d. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliamya sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam lingkup keahliannya. e. Mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. f.

Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya.

6.2. ORGANISASI DAN STRUKTUR Dekan : Dr. Ir. Dudung Darusman, MA Pn~ Pembantu Dekan I : Dr. Ir. M. Yahya Fakuara Ts. Pembantu Dekan I1 : Ir. Edje Djamhuri Pembantu Dekan I11 : Dr. Ir. A. Machmud Thohari 62.1. Jurusan Manajemen Rutan Ketua : Ir. Endang Ahmad Husaeni Sekretaris : Ir. Sudaryanto Kepala Lab. Biometrika dan Ukuran : Prof. Dr. Ir. Herman Haeruman Js. Kepala Lab. Geodesi dan Kartografi : Ir. Suwarno Sutarahardja Kepala Lab. Penafsiran Potret Udara : Ir. Sudari Hardjoprajitno, MSc Kepala Lab. Silvik dan Silvikdtur :Ir. Salman Parisy, MS Kepala Lab. Perlindungan Hutan : Prof. Dr. Ir. Gunarwan Soeratmo, MF Kepala Lab. Ekologi Hutan : Prof. Dr. Ir. Ishemat Soerianegara, MSc Kepala Lab. Manajemen DAS : Ir. Syafii Manan, MSc Kepala Studio Politik dan Sosial Ekonomi Kehutanan :Dr. Ir. Dudung Darusman, MA f 0~ 6.2 2. Jurusan Teknologi Hasil Hutan Ketua : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Sekretaris : Ir. Togar L. Tobing, MSc

Kepala Lab. Keteknikan Pemanenan : Dr. Ir. Surdidmg Ruhendi Kepala Lab. Analisis Pemanenan : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Kepala Lab Pengolahan Mekanis :Dr. Ir. Surdiding Ruhendi Kepala Lab. Ilmu Kayu Kepala Lab. Pengolahan Kimia : Dr. Ir. Kurnia Sofyan Kepala Lab. Deteriorasi : Dr. Ir. Zahrial Coto Kepala Lab. Keteknikan : Prof. Dr. Ir. Su rjono Surjokusumo 623. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Ketua : 11. Y oyo Ontaryo Sekretaris :Ir. Sambas Basumi Kepala Lab. Penangkaran Hidupan Liar : Dr. Ir. A. Machmu Thohari f Kepala Studio Rekreasi Alam : Ir. Sumarjono Soedargo Kepala Lab.Sosial EkonomilPolitik Konservasi : Ir.

Yoyo Ontaryo Kepala Lab. Analisis 1 Sumberdaya Alam dan Lingkungan : Yahya Abdul Husin, MS

6.3. JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Mulai tahun ajaran 198611987 Fakultas Kehutanan IPB terdiri dari tiga jurusan yang masing-masing mengelola satu program studi, yaitu a. Jurusan Manajemen Hutan mengelo!a program studi dan mencakup masalah penanaman, pemeliharaan dan perlindungan hutan sampai dengan hutan siap panen. b. Jurusan Teknologi Hasil Hutan mengelola program studi yang mencakup masalah pemanenan sampai dengan pengolahan has3 hutan pasca panen dan pemasarannya. c. Jurusan Konsewasi Sumberdaya Hutan mengelola program studi yang mencakup ekosistem dan penyangga kehidupan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konsewasi berdasarkan azas pelestarian alam. Pemisahan mahasiswa dalam ketiga jurusan tersebut dimulai pada semester 3. Walaupun demikian kurikulum pada semester 3 masih sama, yaitu kurikulum yang disusun untuk memberikan bekal pengetahuan umum kehutanan yang berguna bagi setiap mahasiswa Fakultas Kehutanan sebelum memasuki program studi yang dikelola oleh masing-masing jurusan.

631. Program Studi Manajemen Hutan Ki~rikulunt No. Mata Kuliah Kredit -Semester 3 MNH 205 MNH 201 Metode Statistika I Dendrologi 3 3 (2-3) (2-3) L 1 i i GMT 200 Klimatologi Dasar 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) t MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) )I THH 408 Dasar-dasar dan Pemrograman 2 (1-3) Kompu t er 1 i MNH 306 Geodesi Kartografi Jumlah 3 21 (2-3) sks i k 1 Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) L MNH 304 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) t MNH 207 Silvika 3 (2-3) ! THH 201 MNH 206 MNH 310 THH

302 Pemanenan Hasil Hutan *) Ilmu Umur Kayu Penginderaan Jauh I Struktur dan Sifat Kayu Jumlah 3 3 3 3 21 (2-3) (2-3) (2-3) (2-3) sks t ! t 1 : I MNI-I210 Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) f L i i .

Program Studi Pembinaan Hutan MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (2-3) MNH Analisis Proyek Kehutanan 2 (2-0) MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3 (2-3) MNH 421 Ilmu Hama Hutan 3 (2-3) Teknik Penulisan llrniah . Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 409 Teknik Penarikan Contoh 3 (2-3) MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 208 Konsemasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH Konservasi Sumberdaya Alam Hayati 3 (2-3) MNH 308 Kebijakan dan Peraturan Perundang3 (3-0) an Kehutanan Jumlah 21 sks Semester 6 MNI-I 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) MNH 412 Perencanaan Pengelolaan DAS 3 (2-3) MNH 305 Teknik Silvikultur 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) MNH 312 Penataan Hutan 3 (2-3) MNH 415 Penilaian Hutan 3 (2-3) Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata 4 sks (2 bl) Semester7 A. Sub.Kurilarlum (Lanju t an) Semester5 THH 202 Tek.

2 (2-0) MNH 311 -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 19-21 sks .

Sub Program Studi Perencanaan Hutan MNH303 Perencanaan Kehutanan 3 (3-0) MNH 411 Penginderaan Jauh I1 3 (2-3) Analisis Proyek Kehutanan 2 (1-3) MNH 410 Analisis Sistem 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 16-21 sks C. Sub Program Studi Sosial dan Ekonomi Kehutanan Analisis Proyek Kehutanan 2 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 MNH 422 Metode Penelitian Sosial 2 Ekonomi Perusahaan Hutan 3 Teknik Penulisan Ilmiah 2 -Kehutanan Masyarakat 2 -Pilihan Jumlah 19-21 sks Semester 8 Praktek Keja Kehutanan 4 (2 bln) Skripsi 4 Seminar 1 Jumlah 9 sks .Kunkulum -Semester 7 (Lanjutan) B.

Program Studi Teknologi Hasil Hutan Kurikulum No.Mata Ajaran Pilihan Semester 7 No. Mata Kuliah Kredit MNH 401 Pemuliaan dan Genetika 3 (2-3) Kultur Jaringan Tanaman Hutan 3 (2-3) Mikrobiologi Tanah Hutan 3 (2-3) Teknologi Benih Pohon Hutan 3 (2-3) Hama Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Ilmu Gulma 3 (2-3) Kebakaran Hutan 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) MNH 402 Analisis Biaya 3 (2-3) Penyakit Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Administrasi Kehutanan 2 (2-0) Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Lain 632. Mata Kuliah Kredit Semester3 MNH 205 GMT UK) MNH 203 MNH 204 MNH201 SEP 201 MNH 306 THH 408 Metode Statistika I Klimatologi Dasar .

Ilmu Tanah Hutan Pengantar Ilmu Kehutanan Dendrologi Dasar-dasar Manajemen Geodesi & Kartografi Dasar-dasar dan Pemrograman Komputer Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pengolahan MNH 301 Metode Statistika I1 MNH 405 Ekologi Hutan MNH 209 Perlindungan Hutan THH 201 Pemanenan Hasil Hutan THH 309 Kimia Kayu MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu Jumlah 21 sks B.finkulum (Lanjutan) Semester 4 A.Sub Program Studi Pengolahan MNH 4U Ekonomi Surnberdaya Alam 3 . Sub Program Studi Pemanenan MNH 301 Metode Statistika I1 3 (2-3) MNH 405 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat-sifat Kayu 3 (2-3) Jumlah 21 sks Praktek UmumKehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 A.

(3-0) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 412 Hama dan Penyakit HH 3 (2-3) Fisika Kayu 3 (2-3) THH 303 Penggergajian 3 (2-3) Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pemanenan MNH 413 Ekonomi Sumberdaya MNH 302 Manajemen Hutan MNH 208 Konservasi Tanah dan Air KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan THH 412 Hama dan Penyakit HH THH 307 Keteknikan Hutan THH 402 Analisis Biaya Pemanenan Jumlah Hutan 3(3-0) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (2-3) 3 (2-3) Semester 6 A.Ku~ikulunt --Sancstcr 5 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Pengolahan THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2-3) THH 305 Pengeringan Kayu 3 (2-3) THH 306 Panil-panil Kayu 3 (2-3) THH 405 Mekanika Kayu 3 (2-3) THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) .

Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata B. Sub Program Studi Pemanenan THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2-3) THH 312 Mesin-mesin Pemanenan 3 (2-3) MNH 310 Penginderaan Jauh I 3 (2-3) THH311 PWH 3 (2-3) Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH 211 Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) Jumlah 19 sks .

Kun'kulum (Lanjutan) Semester 7 A. Kayu Sebagai Bahan Bangunan 3 (2-3) 3. . Pernasaran Hasil Hutan 2 (2-0) dan mata ajaran lain yang berkepala 3 ke atas baik di Jurusan sendiri atau jurusan lain di IPB. Risct Operasi 3 (2-0) 5. Sub Program Studi Pengolahan Manajemen Industri 3 (3-0) Hasil Hutan Non Kayu 2 (2-0) Pengerjaan Kayu 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilrniah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks B. Pengendalian Kualitas 3 (2-3) 4. Sub Program Studi Pemanenan Manajemen Industri Perencanaan Pemanenan 3 (2-3) Pengembangan Wilayah 2 (2-0) Teknik Penulisan Ilmiah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks Semester 8 Praktek Kerja Kehutanan Skripsi Seminar 4 4 1 (2 bln) Jumlah 9 sks *) Mata ajaran Pilihan 1. Perekat & Perekatan 3 (2-3) 2.

Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan Kurikuhrnt No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 MNH 205 Metode Statistika I 3 (2-3) GMT 200 Klimatologi Hutan 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) MNH 201 Dendrologi 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3 (2-3) MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) THH 408 Dasar-dasar Penggunaan Komputer 2 (2-0) Jumlah 21 sks Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 301 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan *) 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat Kayu 3 (2-3) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 408 Fisiologi Tumbuhan 3 (3-0) Jumlah 21 sks Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah & Air *) 3 (2-3) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) KSH 303 Fisiologi Sahva 3 (3-0) Ekologi Hidupan Liar 3 (3-0) .633.

Kebijakan dan Peraturan Perundangundangan Konservasi Sumberdaya Hayati 2 (2-0) Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perencanaan dan Desain Lanskap 3 (3-0) KSH 401 Pengelolaan Kawasan Konservasi 3 (3-0) KSH 308 Interpretasi Lingkungan 3 (2-3) KSH 409 Sosial Ekonomi Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .Kurikulum (Lanjutan) Semester6 KSH 403 KSH 304 KSH 302 KSH 405 MNH 209 KSH 307 KSH 306 Dasar-dasar Pengelolaan Habitat Perilaku Satwa Penyuluhan Kehutanan Ekologi Perairan Pencemaran Lingkungan Perlindungan Hutan Evaluasi Biosistem Statika Dasar-dasar Lanskap ~umlah21 sks Kuliah Kprja Nyata 4 sks (2 bln) Semester7 A.

Sub Program Studi Pengolahan Hidupan Liar KSH 402 Penangkaran Satwa Liar 3 (2-3) KSH 402 Penangkaran Tumbuhan Langka 3 (2-3) KSH 305 Pengelolaan Satwa 3 (2-3) KSH 403 Pengelolaan Habitat Hidupan Liar 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .B.

No. Sub Program Studi Pengelolaan Lingkungan MNH 412 Pengelolaan Daerah Aliran Sungai 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) KSH 406 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 3 (2-3) Ekologi Manusia 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 19-21 sks Mata Kuliah Pilihan Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan. Mata Kuliah Kredit Biogeografi 2 (2-0) Speleologi 2 (2-0) Pengelolaan Daerah Penyangga 2 (2-0) KSH 404 Rekreasi Alam 2 (2-0) Sub Program Studi Pengelolaan Hidupan Liar KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (2-3) Ilmu Penyakit Satwa 3 (2-3) Biologi Reproduksi 2 (1-3) Genetika Populasi 2 (2-0) KSH 408 Hutan Kota 3 (2-3) Toksikologi Lingkungan 2 (2-0) .Kutikulunr (Lanjutan) C.

KSH309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2-3) .

arsitektur pohon. Penerapan azas-azas ekologi dalam kehidupan manusia bermasyarakat dan pemanfaatan sumber daya alam. Djamhuri Y. eksplorasi botani.1. Azas faktor pembatas dan toleransi. tinjauan singkat tentang vegetasi dan flora. Arus energi dan struktur trofik. S. identifikasi. buah. penyidikan daun. Hilwan C. klasifikasi. Indrawan U. Sudomo 0. kulit batang. A. tata nama. Siklus biogeokimia. Kusmana sukiman I. geologi umum Indonesia. Kaitan ekologi dengan ilmu lain. Ekosistem dan komponennya.4. Hilwan Haryanto MNH 202 Ekologi Umum 3 (2 -3)3 Pengertian ekologi. Jurusan Manajemen Hutan MNH201 Dendrologi 3 (2 3) 4 Definisi dan kegunaan dendrologi. percabangan.6. bunga. pembentukan tubuh tanah dan sifat umum fisika tanah hutan. Setiadi I. pelapukan. Mineral-mineral pembentuk tanah. deskripsi famili-famili penting dalam bidang kehutanan. Utomo MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3(2-3)3 Definisi tanah. batu-batu pembentuk tanah. Ekologi populasi dan komunitas. Rosalina I. E. Alam lingkungan. Rusdiana .

.

Peubah acak (diskrit dan kontinu). organisasi dan peraturan perundangan kehutanan. Gamma. Azas keleslarian hasil dan manfaat ganda hutan. sebaran contoh acak (t-student. ruang kejadian. fungsi peluang dan fungsi kepekatan ganda. Chi-kuadrat). Eksponensial. nilai kerapatan.S. keragaman dan peragaman peubah acak. E. Populasi (target populasi dan populasi contoh). Inferensia statistika. meliputi ruang contoh. fungsi peluang dan fungsi kepekatan. terutama mengenai nilai tengah dan keragaman sebaran normal. nilai tengah. momen dan fungsi pembangkit momen. AIikodra Y. J. Peranan kehutanan dalam pembangunan nasional dan keterkaitannya dengan sektor lain. Wiradinata MNH 205 Metode Statistika I 3 (23) 3 Pemahaman konsepsi hitung peluang. Binomial. fungsi peluang dan kepekatan marginal. Ruang lingkup kegiatan. parameter dan statistik. Beberapa macam fungsi peluang dan kepekatan yang khas (Bernouli. Poisson. frekuensi nisbi dan peluang. Hipergeometri. Manan H. kejadian. peluang bersyarat. Penerbitan dan Pustaka Kehutanan. Normal. Suhendang .MNH 204 Pengantar Kehutanan 2 (2 0) 3 Sejarah perkembangan kehutanan di Indonesia. F). Suparto S. Kartasubrata S.S. Pendidikan dan penelitian kehutanan sebagai profesi dan badan-badan internasional dalam kehutanan. meliputi: Pendugaan parameter (titik dan selang) dan pengujian hipotesis. Ontaryo R.

Rusolono B.T. Prihanto Y. Santosa .

Klasifikasi hutan tropika. peramalan dan pengukurannya. Aliran permukaan dan erosi. macam inventarisasi hutan dan data yang dihiipun. kimia dan vegetatif. Parisy Y. S. S. cara mekanik. Hardjoprajitno B.P. penyajian data dan penyusunan laporan. macam alat dan penggunaannya. Rusdiana Hendrayanto . Sudomo 0. Wibowo MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 2 (2 0) 4 Pengertian konsewasi tanah dan air.MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2 3) 4 Pengertian dasar inventarisasi hutan. Sutarahardja S. Rusolono B. Macam dan teknik dan penghimpunan data. Perusakan tanah dan penyebabnya.kartografi dan potret udara.K. S. Mansur C. pengolahan dan analisa data. Kuncahyo E. Fakuara Ts P. Dasar dan prosedur perencanaan tata guna lahan untuk pengendalian erosi. tanah dan air. Prihanto MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3)4 Kaitan silvikultur dengan ilmu lain. Pamungkas I. Ekonomi konse~asi tanah dan air. Alikodra S. manfaat geodesi. cara-cara pengendalian erosi tanah. Hubungan antara faktor-faktor lingkungan dengan pertumbuhan dan permudaan pohon dan tegakan hutan tanaman industri dan hutan alam. Wiroatmojo T.

S. Parisy .

fungsi-fungsi. E.MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2 3) 4 Hubungan hutan dengan perkembangan lingkungan hidup. Darma Kasno S. metode dan teknik sains manajemen. Kartasubrata k Hadjib Bachruni GMT 200 Klimatologi . Husaeni Oemijati R IGK T. aliran dibidang manajemen di negara-negara maju dan negara-negara berkembang khususnya di Indonesia.Ch. strategi manajemen. pencurian hasil hutan dan penggarapan liar tanah butan. perkembangan manajemen. M. sebabsebab. Ekologi dan cara pengendalian serangga. konservasi sumberdaya hutan. Nuhamara Achmad MNHAMH/KSH 210 Praktek Umum 2 (lbln) 415 Kehu tanan Praktek pengenalan kegiatan kehutanan umum termasuk perencanaan pengelolaan. ruang lingkup studi dasar-dasar manajemen. Mashar J. akibat-akibat dan cara-cara mengatasinya. SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Memberikan pengertian tentang arti. pemanenan'dan pengolahan hasil hutan.A. Hama dan penyakit khusus hutan tanaman industri di Indonesia.T. penggembalaan di hutan. Penyakit hutan dan cara pengendaliannya. Kebakaran hutan.

suhu udara. radiasi surya. dan suhu . lama penyinaran. Unsur-unsur ikli. tekanan udara.Dasar 3 (2-3)3 Kegunaan klimatologi dalam bidang pertanian dan kehutanan. atmosfer. pengendalian iklim.

analisis keputusan dalam manajemen hutan. Sutarahardja T. hutan normal. perkolasi. Prihanto MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3 0) 6 Ruang lingkup manajemen hutan. curah hujan. curah hujan tajuk. rancangan acak lengkap sederhana.Metode Statistika I1 3(2-3)s Prinsip-prinsip perancangan percobaan. Kuncahyo T. siklus tebal. metoda peramalan . Santosa Hendrayan to I. Haeruman Js. Klasifikasi iklim dan iklim Indonesia. curah hujan bruto. percobaan faktorial. bujur sangkar clan rancangan split plot. analis keragaman. A. aliran permukaan dan aliran bawah tanah. evapotranspirasi. Siklus hidrologi dalam skala luas. berblok. infiltrasi.tanah. tegakan seumur dan tidak seumur. Hilwan MNH 301 . S. Hadjib H. Sudaryanto S. pertumbuhan riap dan daur. intersepsi dan evaporasi lantai hutan. aliran batang. analisis kovarian dan analisa non parametrik. Neraca air dalam hutan. analisa regresi. azas kelestarian. curah hujan netto. nilai lahan. Rusolono MNH 303 Perencanaan Kehutanan 3 (2-3)s Prinsipprinsip perencanaan umum. nilai tegakan. pengaturan tebangan. evaporasi. I. Sutarahardja B. Rusolono B.

keadaan. sistem perencanaan pembangunan kehutanan serta .

proses penyusunan perencanaan pembwgunan kehutanan.N. Manurung MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3(2-3)s . (beberapa kasus di bidang kehutanan). MNH 305 Ekonomi Kehutanan 3 (3 0) 5 Batas dan lawas kegiatan ekonomi. pemasaran kayu dan permasalahannya. Kehutanan dalam ekonomi perusahaan. pemaduan alam. M. Harini M. Jaya MNH 304 Metode Komunikasi Sosial 2 (2 0) 5 Komunikasi. Darusman Hardjanto Bachruni E. Kehutanan sebagai kegiatan ekonomi.Ch. Suhendang M. batasan dan lawas ekonomi kehutanan. produksi dan pengolahan hasil hutan. Saleh I.G.S. perrnintaan hutan dan jasa.Ch.K. Mashar D. Mashar R Abidin E. hubungan masyarakat dan penyuluhan. konsumsi hasil hutan dan jasa. M.T. hubungan ekonomi dasar terhadap ekonomi kehutanan.S. kapita selekta meliputi ekonomi kehutanan Indonesia dan peranannya di dunia dan bagi pembangunan negara. aspek-aspek sosial dalam proses komunikasi. Hadjib R Atmawidjqja E.B. ekonomi lahan hutan. A.

alat material pemetaan. teknii dan .Definisi dan kegunaan ilmu GeodesiIKartografi terutarna di bidang kehutanan. peralatan geodesi. cara-cara pengukuran di lapangan dan di peta.

S.B. implementasi kebijakan politik kehutanan di Indonesia. Interaksi siklus hidrologi dengan siklus zat hara. Sutarahardja L. manajemen hutan yang baik. aparat pemerintah &lam bidang kehutanan.prosedur pemetaan. Karminarsih H. Metode pengukuran-pengukuran hidrologi. perundang-undangan cli jaman penjajahan dan setelah kemerdekaan. Saleh D. S. Pengaruh hutan terhadap lingkungan. Kartasubrata S. M. Sudaryanto J.B. Hubungan dan pengaruh vegetasi hutan dengan siklus hidrologi. penggunaan potret udara untuk pemetaan. E. kegiatan kehutanan menurut GBHN. Pengelolaan hutan lindung.S. Hardjoprajitno . Manan Hendrayanto MNH 308 Politik dan Peraturan Perundang3 (3 0)6 undangan Kehutanan Dasar politik kehutanan dan perkembangannya. Prasetyo LN. Suparman T-Darmawangsa S. Rinaldi R. Avenzora MNH 307 Hidrologi Hutan 3(2-3)6 Kaitan hidrologi dengan kehutanan. otomatisasi kartografi dan cara penggandaan peta. Jaya D. peraturan-peraturan undang-undang.

T. Sistem-sist.B. hutan millik dan peranannya dalam pembangunan. perladangan berpindah dan pemukiman kembali penduduk. hutan penghasil makanan ternak dan agri-silvikultur. Kartasubrata S. Analis kuantitatif potret udara. Sistem Tebang Habis dengan Permudaan Buatan. Parisy C. Wiradinata M. kebun buah dan kayu bakar.Ch. penghijauan tanah dan lahan kritis pengawetan tanah. Wibowo S. pemeliharaan dan perlindungan hutan. industri kecil kehutanan. Darmawangsa M. Teknik pembangunan. pendekatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan silvikultur dan silvika jenis pohon untuk hutan rakyat. Saieh I. tata guna langkah dan kehutanan. J. tanaman energi kayu bakar. Pemetaan potret udara. Pamungkas MNH 310 Fotopmetri dan Penafsiran 3(2-3)6 Potret Udara Pengertian dasar fotogrametri dan penafsiran potret udara.N. Wiroatmojo MNH 311 Kehutanan Masyarakat 2 (2 0) 6 Pengertian agroforestry dan aneka guna hutan. Jaya P.em silvikultur di daerah tropika dan di Indonesia. S.MNH 309 Silvikultur 3 (2 3) 5 Peranan silvikultur dalam kehutanan. Manan P. Masbar ~achruni .S. Sistem Tebang Pilih Indonesia. Potret dan pemotretan udara. Sistem Agrisilvikultur.

.

anak petak). hal-hal yang perlu diperhatikan pada penyusunan program pemuliaan untuk sifat-sifat kayu. Hadjib E. pemuliaan untuk kualitas kayu. Soerinegara E. kebun biji. pengaruh terkontrol. Darusman MNH 401 Pemuliaan dan Genetika Hutan 3 (2 3) 7 Keragaman dan sebab-sebabnya. pengaruh pemanpkasan tajuk terhadap produksi buah pinus. Seleksi sebagai proses pemuliaan. Suhendang D. pencegahan pemberantasan hama dan penyakit. siklus hara. kemungkinan suatu program pemuliaan pohon di Indonesia. penilaian ekonomis. fsiologi populasi mikroba. pernbagian hutan dalam petakpetak kerja (blok. penentuan batas hutan yang akan ditata (penataan batas hutan). S. fungsi pemuliaan pohon dalam pembinaan hutan industri. Hardjoprajitno A. karakteristik tanah yang berkaitan dengan kesuburan. pemuliaan untuk kualitas batang. petak. pengumpulan buah dan biji. tujuan pemuliaan pohon di Indonesia. Djamhuri A.MNH 312 Tata Hutan 3(2-3)6 Kedudukan perencanaan hutan dalam perencanaan hutan secara umurn pengukuhan hutan. biji dan peningkatan nilai genetik percobaan provenansi. I. asosiasi mikroba dan tanaman serta peranan mikroba dalam pertumbuhan tanaman. . komposisi mikroba di dalam tanah. Suhendi MNH 402 Kesuburan Tanah Hutan 3 (2-3)7 Konsep kesuburan tanah. Sukendro H. untuk sifat-sifat lain. ekologi mikroba. penyusunan Rencana Karya Pengusahaan Hutan.

Setiadi S.Y. Wilarso 0.M. Fakuara Y. Rosdiana .

proses perkecambahan dan uji viabilitas benih. dormansi. A.M. keuangan. produksi dan pemasaran. S. bagaimana mengelola suatu pabrik agar menghasilkan output sewa efsien serta langkah-langkah yang ditempuh dalarn pemasarannya. Indrawan Y.MNH 403 Manajemen Perusahaan 3 (3 0) 7 Gatra manajemen perkantoran. Pohon hutan dan lingkungannya (autekologi). kepegawaian. Wibowo MNH 405 Ekologi Hutan 3(2-3)7 Klasifikasi hutan di Indonesia sewa ekologis. Suksesi hutan. Analisis vegetasi hutan. Penyimpanan benih. kemunduran benih. personalia. bagaimana membuat penganggaran (terutama perusahaan hutan). Tambunan 1. pengepakan. Setiadi U. Hikmat Istomo Ekarelawan . Kusmana A. Mencakup penataan perkantoran. Produktifitas ekosistem hutan. Parisy C. distribusi dan sertifikasi. Hutan sebagai masyarakat tumbuhan (sinekologi). Padlinurjaji MNH 404 Teknologi Benih 3 (2 3) 7 Faktor-faktor yang mempengaruhi benih. Hardjanto Sudaryanto B. Rosalina C.

contoh penerapan dan tinjauan umum. . Setiadi Sudarmadi MNH 409 Metode Pengambilan Contoh 3(2-3)7 Pemahaman konsepsi mengenai populasi dan contoh. pendekatan ekosistem. Metode pemilihan contoh. survai terpadu. prosesproses metabolisme. Pembangunan dan pemeliharaan hutan industri. contoh acak bertingkat. faktor dalam dan luar yang mempengaruhi pertumbuhan pohonr M. perkecambahan. Beberapa macam metode penarikan contoh-contoh acak sederhana. wa sistematik dan PPS (probability proportional to size). Ekonomi tanaman hutan. penyerapan air dan mineral reproduksi. I. Indrawan C. Teknik-teknik peningkatan produksi hutan. S. Manan A. Sukendro MNH 408 Fisiologi Pohon 3(3-0)7 Peranan fsiologi pohon. pengertian lingkungan hidup. Soerianegara A.MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya 3 (3 0) 7 Alam dan Lingkungan Pengertian sumberdaya dam. Kusmana MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (3 0) 7 Hubungan antara industri dengan industri kehutanan. struktur dan fungsi organ. Silvikultur jenis-jenis pohon tumbuh cepat dan kayu mewah.Y. Fakuara Y. meliputi acak sederhana. analisis sistem. contoh acak berlapis.

.dan lain-lain). Pendugaan ratio.

macam-macam sistem. Kuncahyo J. H. citra dari berbagai panjang gelombang dan komposit berwarna interpretasi tata guna lahan. S. Haemman Js E. model dan simulasi serta konsep keterpaduan pengelolaan dipandang dari analisis sistem. keterikatan antara ketergantungan antar komponen-komponen sistem serta fungsi keterkaitan dan ketergantungan. masalah khusus mengenai tanah dan air. komponen dan struktur sistem. telaah sewa kritis manfaat dan kelemahan berbagai citra. Rosalina MNH 412 Perencanaan Pengelolaan 3 (3 -0) 7 Daerah Aliran Sungai Pengertian ekosistem Daerah Aliran Sungai. T. Hardjoprajitno U.pendugaan regresi. Darmawangsa R Atmawidjaja S. Berbagai tata guna . Santosa H. Suhendang Y. Sudiono MNH 410 Analisis Sistem 3 (2 3) 7 Prinsip-prinsip sistem. Purnomo MNH 411 Penginderaan Jarak Jauh 3 (2 3) 7 Pengertian dasar penginderaanjarak jauh. Sutarahardja B. pengambilan contoh bertingkat untuk penaksiran secara kualitatif dan kuantitatif. Berbagai platform pemotretan. pendugaan proporsi dan pengambiian contoh berganda.

lahan dan pengaruhnya terhadap hasil dan kualitas aliran sungai. Rehabilitasi lahan kritis melalui . Masalah banjir dan erosi.

Masalah kelembagaan dan faktor-faktor organisasi yang dapat mengatur penggunaan sumberdaya. . Kriteria sosial. inventarisasi. H. MNH 416 Pemasaran Hasil Hutan 3 (3 0) 7 Kegunaan pemasaran. D.reboisasi. Haeruman Js. tujuan serta pembagian ekonometrika. konsemasi tanah dan bangunan air secara terpadu. penilaian tegakan (stumpage appraisal). S. pengembangan dan institusi DAS. Manan Hendrayanto S. Darusman MNH 414 Ekonometrika 3 (3 0) 7 Definisi dan ruang lingkup ekonometrika. discount dan confound factor tegakan seumur dan tegakan tidak seumur. Parisy MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 7 Prinsipprinsip ekonomi yang berhubungan dengan penentuan kebijaksanaan sumberdaya. ekonomi kesejahteraan (welfare economics) sebagai dasar untuk pengelolaan sumberdaya. Konsepsi sumberdaya dapat pulih dan tidak dapat puli (renewable and non renewable resources). penghijauan. perhitungan nilai tegakanf stumpage value (pendekatan pasar dan pendekatan historis). Sumberdaya dam dan pembangunan nasional. MNH 415 Nilai Hutan 3 (2-3)7 Pengertian biaya. Penerapan model regresi dalam bidang ekonomi. Beberapa studi kasus pengelolaan sumberdaya. analisis permintaan dan penawaran hasil hutan serta penentuan harga. Metodologi dalam riset ekonometrika. ekonomi pengawetan sumberdaya.

Riset pemasaran dan komoditi kehutanan dalam perdagangan internasional. Hardjanto Bachruni .Sistem diitribusi/tata niaga hasil hutan di dalam dan luar negeri.

pola pemenwan serangga hama (dispersal). Teknik operasional dalam pemupukan hutan. Putwowidodo S. Diagnosa dan koreksi kekahatan nutrisi. Efek dari kebakaran hutan atas tapak.MNH 417 Manajemen Tanah Hutan 3 (3 0)7 Klasifikasi lahan-lahan hutan. Efek sekunder dan di luar lapangan dari penggunaan bahan-bahan kimia di dalam hutan. dan peubah-peubah populasi. serta analiiis dampak perubahan populasi. dan tujuan penelaahan populasi. proses-proses populasi. Sudomo 0. Manajemen tanah-tanah masalah. Manajemen intensif dan produktivitas jangka panjang. Model-model teoritis pertumbuhan populasi (model eksponensial dan model logistik) serta pengantar simulasinya. analisa dinarnika populasi tegakan hutan dalam kaitannya dengan populasi serangga. Tanah dan silvikultur. lawas. prinsip pengaturan populasi. Bahan-bahan pupuk dan reaksinya dalam tanah. Penggunaan pupuk hijau. Analisis dinamika populasi hutan. pemanfaatan populasi serangga hama. Rusdiana MNH 418 Ekologi dan Dinamika Populasi 3(2 3)7 Serangga Pengertian. Inokulasi mikoriza. MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3(2-3)7 . Ciri populasi yang menyangkut sifat-sifat lingkungan. Manajemen asrama semai dan tetembawang benih.

Gejala dan tanda. dan penyakit yang tidak menular. siklus hidup patogen tanarnan. daun. cara penularan penyakit. peranan serangga penularan penyakit. . batang. penyebab penyakit. prinsip-prinsip pemberantasan dan pencegahan. penyakit khusus hutan di Indonesia seperti lodoh penyakit pada akar. fungisida.

tanah. E. Pengaruh-pengaruh kebakaran hutan (terhadap vegetasi. Proses pembakaran bahan bakar di hutan. Peralatan pemadaman kebakaran hutan. cuaca dan kebakaran. pencegahan kebakaran hutan. teknik-teknii penekanan populasi.G. prinsip-prinsip ekologi dan kaitannya dengan api.MNH 420 Kebakaran Hutan 3 (2-3) 7 Peranan api dalam bidang kehutanan. Suratmo Oemijati R Kasno MNH 422 Metodologi Penelitian Sosial 3 (3 0) 7 Tujuan penelitian sosial adalah untuk mengetahui struktur organisasi. Pengendalian hama khusus di Indonesia seperti hama mahoni. Perilaku kebakaran hutan. Kebijaksanaan pengendalian kebakaran hutan. hama jati dan lain sebagainya. Ekonomi pengendalian kebakaran hutan. konsep baru. udara). Husaeai Oemijati R D. Persiapan pemadaman. Darusman MNH 421 Ilmu Hama Taaaman 3 (2 3) 7 Prinsip perkembangan populasi serangga meliputi : pernyataan perubahan populasi. pengambiian contoh populasi hama dan lain sebagainya. F. wildlife. di Fakultas Kehutanan terutama yang berhubungan dengan interaksi masyarakat desa dengan hutan . Penggunaan api dalam bidang kehutanan. air. A. Pemadaman kebakaran. pengawasan terpadu dan lain-lain. hama albisia. kelembagaan dan dinarnika masyarakat pedesaan. faktor-faktor penentu kepadatan populasi. Bahan bakar di hutan. Pengendalian hama meliputi sejarah.

2. Wawancara dengan kuesioner berstruktur dengan rumah tangga sebagai unit analisii melalui sampling. Wawanwa bebas. . Metodologi penelitian sosial mencakup teknik-teknik : 1. Mata ajaran meliputi teori dan praktek.atau dengan kegiatan kehutanan. di dalam dan di luar kawasan hutan. Partisipasi Observasi (participant observation). 3.

masalah pengangkutan kayu.2. . pengelolaan hutan serta penelaahan masalah ekonomi dan sosial kehutanan. Praktek keterampilan dalam pembinaan hutan. Tahap-tahap dalam pemanenan hutan. Staf MNH 425 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Penyampaian sewa formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. metode penelaahan analiia dan pengambilan kesimpulannya.4. pengertian sistem pemanenan hutan dan prinsip berbagai sistem yang dipraktekkan di berbagai negara. Staf MNH 424 Skripsi Penelaahan masalah sewa ilmiah di program pembiiaan hutan. sejarah pemanenan hasil hutan. perencanaan hutan serta ekonomi hutan.MNH 423 Praktek LapandKKN 4 (2 bln) 8 Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta penerapannya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalam masyarakat sekitar hutan. arti pemanenan hutan bagi kegiatan hutan yanglaindan bagi kehidupan masyarakat sekitar hutan. Jurusan Teknologi Hasil Hutan THH 201 Pemanenan Hutan 3 (2 3) 4 Falsafah yang melandasi pemanfaatan hutan bagi kesejahteraan masyarakat luas. 6.

ma pemanenan di hutan tropika basah. Ch. Nugroho B.Gani RS. .S. Suparto R Abidin B. Hamonangan. T.U. Karnasastra D. ma -ma pernungutan hail hutan ikutan. pentingnya keselamatan kerja.

pengeringan kayu. sifat ultra mikroskopik. sifat-sifat anatomi. Suryokusumo T. perbedaan susut arah longitudinal. energi dan pencemaran lingkungan.L. pengertian.THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3 0) 4 Ruang lingkup. hubungan kayu dengan air. sifat makroskopik kayu daun jarum dan kayu daun lebar. pembentukan kulit dan strukturnya. papan serat pulp dan kertas. pembuatan kayu lapis. tujuan.K. sifatsifat yang sama yang membedakan jenis-jenis kayu. elektrikal. Sifat termal. Identifikasi kayu. I. Z. Cot0 S. mekanisme pertumbuhan pohon. kimia f~is dan mekanis dari kayu. sifat-sifat kasar. Wahyudi THH 302 Sifat Fisis dan Mekanis Kayu 3 (2 3) 5 Peranan sifat fsis dalam penggunaan dan kegunaan kayu berat jenis zat kayufdinding sel. kembang susut. kerusakan alami. Tobing J. berat jenis dan kerapatan kayu. radiasi dan lain-lain. Ruhendi S. has3 hutan non kayu. radial dan tangensial dan penstabilan dimensi. sumber hasil hutan. Pandit T. variabiitas struktur. Tobing 1.N. stabilitasi dimensi. gambaran umum tentang penggergajian. pengawetan kayu. peranan dan cara pengukuran. sifat ortotropis. Pengertian dasar sifat .L. papan partikel. Suryana Sucahyo THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu 3 (2 3) 5 Ciri-ciri makroskopik.

mekanis. Pembahasan mengenai macam-macam keteguhan kayu yang bersifat ortotropis. diagram tegangan renggangan. variasi kekuatan kayu. standar pengujian mekanis. statika dasar : Pengertian beban. pengujian sifat keteguhan. tegangan. regangan. penen- .

Faktor-faktor yang berperan dan mempengaruhi pengeringan kayu. Tarumingkeng I. kebutuhan tenaga.R Mardikanto Sucahyo I. pengaruh pengawetan terhadap sifat-sifat kayu. aspek ekonomi pengawetan dan pengawetan kayu di Indonesia. Cot0 T. prinsip-prinsip penggergajian. Padlinu rjaji F. klasifikasi industri. Bakar 0. tujuan dan manfaat. pengenalan fungsi mesin. kapasitas produksi dan rendemen.M. cara pengawetan. T.tuan tegangan ijin. faktor perusak kayu. cara . Wahyudi THH 303 Penggergajian 3 (2 3) 5 Ruang lingkup. serta faktor yang mempengaruhi kekuatan kayu. penanganan kayu di gudang. Ruhendi Hariadi E. Tobing RC. Febriyanto THH 305 Pengeringan Kayu 3(2-3)6 Pentingnya pengeringan kayu. faktor-faktor pendukung. dasar-dasar stress grading. Z. I. Kilang pengering : komponen. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas. tipetipe bahan pengawet.M. THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2 3) 6 Keawetan dan keterawetan kayu. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas kayu di gudang. strength ratio. pengenalan sortimen. proses produksi. penanganan material. tata letak.S. fungsi. Padlinurjaji S. Rahman. Sifat-sifat kayu yang mempengaruhi pengeringan.L.

Jadwal pengering : proses yang terjadi .ke ja dan penggunaannya.

B. Pengeringan alami. Hadi I. Pandit THH 306 Panel-panel Kayu 3 (2 3) 6 Deskripsi dan spesifiasi produk panel-panel kayu. Widarmana Y.R Mardikanto J. Z.N. sifat-sifat klasifikasi.K. sebagai bahan dasar bangunan termasuk pengantar mekanika tanah untuk badan jalan dan stabiiasi tanah : bahan bangunan jalan pengetahuan dasar penggunaan air.S.S. papan partikeldan papan serat. Cot0 Y. ruang panas. Sutigno THH 307 Keteknikan Hutan 3 (2 3) 6 Ruang lingkup permasalahan. tahap-tahap suatu pembangunan pengetahuan dan pengolahan tanah. penggunaan kayu lapis. Suparto T. B. proses pembuatan. produksi dan konsurnsi. Tambunan S. bahan baku.RMatangaran THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2 3) 6 Gambaran . Hadi J. dehumidifikasi dan lain-lain. Pranggodo RS. Aspek ekonomi. pengetahuan bahan bangunan serta analisis biaya pekerjaan bangunan.dan pencegahannya. aspek ekonomi panel-panel kayu. dengan angin. Suryana P.

Penelitian dan pengamatan waktu kerja. penelitian kerja yang mencakup pengertian produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta kaitannya dengan peningkatan produktivitas kerja. beberapa dasar dan azas ergonomik. .umum serta definisi ilmu kerja. ketenagakerjaan : penelitian gerak dan waktu.

metode perekatan dan kualitas perekat dan perekatan. teori perekatan. Achmadi THH 310 Perekat dan Perekatan 3 (2-3) 6 Lawas perekat dan perekatan.U. pembukaan wilayah hutan bagi perkembangan hutan dalam berbagai fungsinya. D.S. bahan perusak pulp. S. struktur dan reaksi.tata letak dan bagan proses suatu pekerjaan. degradasi kayu oleh bahan kimia. W. spesifikasi perekat. tujuan dan bahan yang dipakai dalam penggilapan kayu. keuntungan dan kerugian dalam perekatan.S. pirolisis. dekomposisibiologi. sejarah perkembangan perekatan. polimer sintetik. masalah pencemaran dan pencegahannya. Ruhendi Y. Gani T. organisasi kerja. Karnasastra G. variabel perekatan. klasifikasi dan jenis-jenis perekat. pemilihan . kesehatan dan keselamatan kerja. cara-cara pengangkutan dalam wilayah hutan. Syafii K. Prinsip. Hadi F. batasan-batasan yang dipakai. bahan kirnia dari kayu.S. definisi dan pengertian pembukaan wilayah hutan. kimia anti api. Sofyan S. Santosa THH 309 Kimia Kayu 3 (2 3) 6 Komposisi kimia kayu. interaksi kayu bahan pengawet. Febriyanto THH 311 Pembukaan Wilayah Hutan 3 (2 3)6 Falsafah yang mendasari pengetahuan pembukaan wilayah hutan. pembakaran.

pengembangan pengangkutan .modus pengangkutan dalam hutan.

R Matangaran W. traktor. Suparto B. pembangkit tenaga. chainsaw dan lain-lain. Suparto J. Hermawan THH 401 Manajemen lndustri 3 (3 0) 7 Pengelolaan sistem produksi termasuk perencanaan. Risalah tentang konstruksi dan struktur mesh. Topik-topik meliputi : kriteria pengambilan keputusan dalam penganggaran model. re1 dan truk. dampak konstruksi prasarana angkutan terhadap lingkungan. roller dan lain-lain). pemeliharaan dan penggantian mesin-mesin. prinsip dan konstruksi komponen-komponen mesh meliputi kerangka. Cara menghitung dan meliilai tenaga dan kapasitas mesin.air. Prangodo D. analisis dan pengendalian faktor-faktor produksi yaitu modal. .S. pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga. mesin-mesin atau peralatan dan manusia. Risalah mesin-mesin pemanenan kayu meliputi : mesin konstruksi jalan (bulldozer. pengelolaan persediaan. alokasi dan penjadwalan surnber daya manusia dan lingkungan kerjanya. Sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia dan dalam kegiatan pemanenan kayu. alat hidrolis. Elias RS. grader. motor listrik. Prinsip kerja motor bakar dalam. Suparman THH 312 Mesin-mesin Pemanenan Kayu 3 (2 3) 6 Filsafat mengenai penggunaan mesin dalarn kegiatan pemanenan kayu. RS. material. contoh-contoh penerapan dalam hdustri perhutanan. harvester.

Manurung F. Widarmana E. Febriyanto .S.T.G.

Wiradinata D. biaya usaha.THH 402 Analisis Hiaya 3 (2 3) 7 Biaya Tetap dan biaya variabel. identifikasi hambatan yang mempengaruhi kebebasan gerak langkah. Masalah lingkungan akibat industri pulp dan kertas. R. langkah-langkah perencanaan dengan pendekatan sistem. Sofyan B. muatan dan jalan. Tujuan dan prinsip-prinsip perencanaan pemanenan kayu. Abidin R. proses pulping serta pengujian pulp dan teknologi kertas. Suparman R. hubungan sifat kayu dan sifat kertas. Penetapan tujuan. Tambunan S. pemrograman. Achmadi W. Abidin T.U.S. linier pengendalian inventarisasi.S. pengumpulan data yang penting untuk melihat berbagai alternatif yang ada. konsep biaya sama. penggantian mesin. Suparto Elias B. Karnasastra THH 403 Perencanaan Pemanenan Kayu 3 (2 3) 7 Filsafat yang mendasari kegiatan pemanenan kayu dan perenCanaan secara umum. pengaruh waktu. S. menetapkan kriterium untuk mengambil keputusan. bahan mentah pulp dan kertas. metode perencanaan. memilih eksploitasi yang paling mendekati kriterium yang dipilih. teknologi pulp dan kertas. perencanaan jaringan kerja dan metoda lintas kritis. biaya usaha pada lereng. menerapkan data ini terhadap kriterium yang dipilih dan menghitung biaya yang diperlukan. Syafii . K. Nugroho THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) 7 Prospek dan industri pulp dan kertas.S.

Ch. Cot0 B. Jenis-jenis harsa (resin) lainnya (damar.R Mardikanto S. penyebaran. THH 407 Hasil Hutan Non Kayu 2 (2 0) 7 Peranan HHNK dalam penyediaan lapangan kerja. contoh-contoh riset operasi dalam bidang kehutanan. kesempatan berusaha. lemak dan lain-lain) : potensi. equilibrium. poligon gaya dan poligon garis. Wiradinata B. penyadapan. Rotan: potensi. rantai makov. Sofyan Z. tegangan pada balok terlentur serta perhitungan perencanaan pada struktur sederhana dengan beban tekan. perhitungan gaya lintang momen lentur. pengolahan dan kegunaan. T. penyadapan. teori antrian. S. kapol. Hamonangan S. penyebaran. hukum-hukum kesetimbangan serta reaksi pada balok terlentur. pengertian gaya. resultan gaya. penyebaran. Su rjokusumo Sucahyo THH 406 Riset Operasi 3 (2 3) 7 Peluang dan distribusi. penyebaran. pengolahan dan kegunaan. pemrograman dinamik. penyadapan. K. tarik dan lentur. sifat-sifat penampang. dan lain-lain) : potensi. pengolahan dan kegunaan. Getah pinus : potensi. penyadapan.THH 405 Mekanika Kayu 3 (3 0) 7 Hubungannya dengan sifat mekanis dan fisis kayu. Tambunan THH 408 Dasar-dasar Penggunaan dan 2 (2 0) 7 Pemrograman Komputer . pengolahan dan kegunaan. pendapatan daerah dan penghasil devisa. HHNK lainnya (minyak atsiri.

Pengantar pengolahan data : .Pengantar mengenai data dan informasi : pengumpulan konversi. manipulasi dan penyimpanan.

Surjokusumo T. keteknikan serta sejarahnya. Mardikanto Sucahyo THH 410 Pengendalian Kualitas 3 (3 0) 7 Arti. ciri-ciri kualitas. standarisasi dan normalisasi serta proteksi bangunan kayu. jenis. pemilahan (grading) kayu gergajian dan kayu lapis. pengendalian kualitas terpadu. metode korelasi. perawatan dan keterawatan.R. keterandalan. ruang lingkup. Z. S. standar. Perangkat lunak : sistem dan tata kerjanya. peta pengawasan. dasar-dasar ilmu statika dan kekuatan bahan.manual. Widarmana J. spesifikasi. pengetahuan dasar komputer. Pengantar analisis sistem : perencanaan dan penggunaan. sambungan kayu. elektrikal dan mekanikal. sejarah dan organisasi pengendalian kualitas. Suryana THH 411 Mesin-mesin Pengolahan Kayu 2 (2 0) 7 . keteknikan kayu lapis dan panel-panel. ijin kerja. Cot0 Hariadi 3 (2 3) 7THH 409 Kayu Sebagai Bahan Bangunan Pembahasan mengenai teknologi. S. komponen dan cara kerjanya. penentuan ukuran sasaran. peranan proses dalam peningkatan kualitas produk. elemen struktur kayu konstruksi. cuplikan keterimaan. struktur bangunan kayu. toleransi. pengertian pokok kualitas. dan faktor-faktor ketegangan. sifat-sifat mekanis. tujuan. Program aplikasi : data base manajemen spreadsheet dan wordprocessing. mendimensi batang.

sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia. prinsip kerja motor bakar dalam. motor .Filsafat yang melandasi penggunaan mesin-mesin dalam operasi kehutanan. transmisi kerja pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga. risalah tentang konstruksi dan struktur mesin. prinsip-prinsip dan konstruksi komponen mesin meliputi kerangka. pembantu tenaga. pengendalian.

alat-alat hidrolis. cara menghitung tenaga dan kapasitas mesin. klasifikasi jasad hidup perusak kayu dan bentuk kerusakannya. Tarumingkeng D. kayu lapis. motor listrik. peranan dan dampak ekonomis jasad hidup perusak kayu (bangunan). R. serta dampak pengendalian jasad hidup perusak kayu terhadap lingkungan kayu. metode pencegahan dan pengendalian perusak kayu baik sewa fisik. mesin serut dan lain-lain. kerusakan kayu oleh serangga dan jasad hidup lain. mekanik maupun kimia. Suparto Staf THH 412 Hama Hasil Hutan 3 (2 3) 7 Pengertian dan lawas biodeteriosasi kayu dan hasil hutan lainnya secara umum.C. R. Praktek ketram pilan dalam pekerjaan pemanenan hasil hutan dan pengolahan hasil hut an. risalah mengenai mesinmesin pengolahan kayu seperti pengergajian. Nandika THH 413 Praktek Lapang/KKN Program Studi 4 (2 bln) 8 Teknologi Hasil Hutan Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta partisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalammasyarakat disekitar lempat praktek.bakar. Staf THH 414 Skri psi 4 (2 bln) 8 Penelaahan masalah secara ilmiah di bidang pemanenan hasil hutan .S.

Staf THH 415 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Menyampaikan masalah secara formal hasil praktek khusus dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah.serta pengungkapannya dalam bentuk tulisan. . metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya.

B. lingkungan suatu popu- .S. perikanan. pertambangan.43. karakteristik populasi. industri. Dahlan N. Mulyani KSH 301 Ekologi Populasi 3 (3 0) 5 Pendahuluan. Alikodra S. masalah konservasi ditinjau dari sektor kependudukan. membuka perkiraan dari neraca awal. membuat jurnal dari transaksi. Kapita selekta. menyusun neraca awal dari inventaris.sudarg0 EN. Hernowo s. perubahan modal).A.S. Basuni J.SEP 341 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 3) 7 Menyusun daftar inventaris. prinsip-prinsip konservasi sumberdaya alam. Santoso R Soekmadi Y. menyusun laporan keuangan (neraca rugi laba. perhubungan dan pariwisata. kehutanan. H. Bratamihardja Staf 6. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan (ledger). Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan KSH 201 Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 3 Hayati Pendahuluan sejarah perkembangan konservasi sumber daya alam: pembagian sumberdaya alam dalam kaitannya dengan kepentingan konservasi. strategi dan program konservasi sumberdaya alam. A.

HS. menuju organisasi komunitas. interaksi populasi. mekanisme pengaturan energitika populasi. ekologi manusia. Santoso R Avenzora . Alikodra N.lasi.

sistem reproduksi. koordinasi kehidupan dan gerak satwa. 'kelompok sosial biiatang. perilaku satwa. . sistem-sistem perilaku.K. Suratmo Y. sea weed dan sea grass.S.N. kriteria penentuan kawasan konservasi perairan. anatomi perbandingan. mangrove. migrasi dan orientasi. hubungan tanah-air-hutan dan manusia. hubungan sosial. Dahlan A. sistem pencernaan.KSH 302 Ekologi Perairan 3 (2 3) 5 Tinjauan umum sumberdaya laut. ekosistem danau. perilaku satwa khusus. estuaria. Aryati M. F. biologi perairan tawar. tinjauan umum sumberdaya perikanan. AM. home range dan teritoris. Harini M. organisme perairan yang dilindungi. Priyono Y. Husin KSH 303 Anatomi dan Fisiologi 3 (3 0) 5 Flora dan Fauna Ciri-ciri fsik flora dan fauna. sifat kimia fisik perairan. biologi perairan laut.A. proses biologi pencernaan. E. pengantar perilaku satwa.G. proses biologi reproduksi. Thohari B. ekosistem pantai. kelestarian satwa. sikius biogeokimia. E. Mas'ud KSH 304 Perilaku Sahva 3 (2 3) 5 Pendahuluan. coral reef. ekosistem sungai.

sensus dan inventarisasi satwa.D. analisis dan evaluasi populasi. konsep pertumbuhan populasi. pemantauan . Rinaldi Y. Santosa KSH 305 Pengelolaan Sahva 3 (2 -3)6 Pendahuluan.

teknik melokalisir populasi. Amzu A. ruang dan struktur. Thohari E. elemen disain. prinsip dasar merancang dan merencana lanskap. taksonomi dan biosistematika. teori kepunahan. spesialisasi. ekologi lanskap. aspek sosial. Ontaryo L. kapita selekta.S. aplikasi pengelolaan : satwa besar. proses disain. Administrasi pengelolaan.B. perencanaan interpretasi pemiliian media . seni dalam arsitektur lanskap. dasar-dasar transformisme. A. manusia dan interpretasi. perencanaan. sejarah pendidikan lingkungadkonservasi. elemen diiain lanjutan.M. diversifikasi spesies. satwa kecil. analisis dan perancangan lanskap areal konservasi. genetika populasi. aspek visual dalam lanskap. Biosistematika dan 3 (3 0) 6 Biogeogra !I Pendahuluan.satwa. Alikodra S. Prasetyo KSH 307 Evolusi. bangunan rekreasi. burung dan ikan. pengelolaan satwa. peraturan perundangan tentang satwa liar. ekonomi dan budaya. H. Y. Mas'ud KSH 306 Arsitektur Lanskap 3 (2 -3)6 Pendahuluan. penggiringan satwa. biogeografi. keteknikan pertanaman. faktor penyebab utama keanekaragaman dalam jasad hidup. Hidayat KSH 308 Pendidikan Konsemasi dan 3(2-3)6 Interpretasi Pendahuluan. seleksi dam. Basuni B.

Soekmadi R Avenzora . teknik interpretasi.S.interpretasi. Harini S. manajemen program interpretasi.K. E. Soedaqgo S.

KSH 309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2 3) 6 Pendahuluan. Dalam perkuliahan selain akan dibahas mengenai peraturan perundangan juga akan diberikan kasus-kasus pelanggaran dan proses penanganannya sebagai contoh. mempelajari berbagai teknik inventarisasi dan sensus satwa dan interpretasi data. Harini H. Seorang rimbawan.S. perencanaan kawasan konsewasi. Santoso KSH 401 Perencanaan dan Pengelolaan 3 (3 0) 7 Kawasan Konsewasi Pendahuluan. Y. disain kawasan konse~asi. penyusunan laporan. E. menyusun disain inventarisasi dan sensus. Ontaryo R Sukmadi N. ekologi insuler .atau pun diluar.S. strategi konservasi.K. khususnya sarjana kehutanan di bidang konservasi sumber daya hutan perlu memahami peraturan perundangan konservasi mengenai atau yang berkaitan dengan sumberdaya hutan baik yang ada di lingkungan kehutanan . Hernowo E.B. teknik pengambilan contoh. Alikodra J. pengertian dan tujuan inventarisasi dan sensus hidupan liar. Amzu KSH 310 Pengantar Peraturan Perundangan 2 (2 0) 6 Konsewasi Peraturan perundangan berfungsi untuk mengendalikan dalam pemanfaatan surnberdaya alam atau pembinaan lingkungan hidup manusia.

speleologi. beberapa penyebab kemusnahan. masalah yang ditangani oleh PHPA. Basuni S.dan konservasi.B. Soedargo L. S. konsewasi hutan tropis. Prasetyo .

pengelolaan pengunjung. Thohari B. dampak ekonomi dari rekreasi alam. A. pemantauan. Amzu A. teknik pengangkutan. Soedargo L. Harini KSH 404 Rekreasi Alam 3 (2 3) 7 Pendahuluan. metode pemantauan pencemaran lingkungan. pencemaran perairan. peranan swasta dalam rekreasi alam. permintaan rekreasi dam. kebijaksanaan penangkaran. pencemaran udara dan kebisingan. Avenzora KSH 405 Pencemaran Lingkungan 3 (2 3) 7 Pendahuluan.KSH 402 Penangkaran Flora dan Fauna 3 (2 -3) 7 Pengertian. mengenal tipe-tipe habitat.M. hubungan pencemaran lingkungan dengan . Hikmat KSH 403 Pengelolaan Habitat 3(2-3)7 Pendahuluan. Ontaryo E. Haryanto Y.B. peranan karakteristik rekreasi alam. teknik penangkaran. mengenal tipe-tipe habitat. pencemaran tanah.K. plasma nutfah. analisa habitat dan lingkungan. spesies flora dan fauna langka. analisa ekonomi. Mas'ud E. dampak negatif dari pengembagan rekreasi alam. perencanaan dan pengelolaan tempat rekreasi.S. waktu senggang. kapita selekta. adaprasi teknik pelepasan ke alam. Prasetyo R. S. sumberdaya rekreasi. aklimatisasi. kegiatan pengelolaan habitat.

model dimensi nicia ekologi. model dispersal.G.M. pengambilan contoh.A. Eksintri: Andrewmatha & Birch. Southwood). Hassel-varley). model poisson. teknik pendugaan dampak pada aspek geofisik dan kirnia. Thohari S. Priyono KSH 406 Analisa Dampak Lingkungan 3 (2 -3)7 Pendahuluan.konservasi sumberdaya hayati. manfaat dan kegunaan andal. yaitu matematika. undang-undang dan pelestarian lingkungan. Dahlan A. Thornson. Basuni Haryanto Y. Suratmo Y. F. Pimentel. Husin E. Beberap4 mata ajaran lain melandasi pemahaman ekologi kuantitatif. ekologi umum. statistik. teknik pendugaan dampak pada aspek sosial ekonomi dan budaya. Lotka. dinamika populasi. model binomial. ekologi populasi. Nicolson-Bailey. Roltera. Wayne-Edward. parameter-parameter populasi dan metode penyusunan tabel kehidupan (life table). peranan kawasan konservasi dalam upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Metodologi andal. Husin A. white. Chitty. Miine. mekanisme pengaturan populasi (Intinsil: Wellington. Holling. Wellington.Santosa . A. Y.A. materi ekologi kuantitatif meliputi : pola pencemaran.N. teknik pendugaan dampak pada aspek biologi. masalah lingkungan dan pembangunan. Priyono KSH 407 Ekologi Kuantitatif 3 (2 -3)7 Mata ajaran ini membahas sistem yang berlangsung dalam ekosistem secara ekologis dengan penggunaan pendekatan kuantitatif. Beberapa model interaksi populasi (Gause.

Prasetyo Ekarelawan KSH 409 Sosial Ekonomi Politik Antropologi. Y. nilai makanan.N. Y. organisasi dan pengelolaan hutan kota. . Bentuk-bentuk lingkungan alam berperan dan berfungsi peningkatan sosial (dibagi ke dalam lapisan sosial masyarakat). kota dan masalah lingkungan hidupnya. pembangunan hutan kota. Peranan kawasan konservasi dalam sosial ekonomi. manfaat serbaguna dan fungsi hutan kota. mengungkapkan kepentingan peranan lingkungan alarn konservasi untuk ekonomi masyarakat. arsitektur lanskap dan hutan kota.B. pengukuran kegunaan makanan.KSH 408 Hutun Kota 3 (2 3) 7 Pendahuluan. Ontaryo R Soekmadi KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (3 -0) 7 Pendahuluan. adat istiadat dan norma-norma. pemeliharaan hutan kota. peraturan dan perundangan lingkungan kota. Ontaryo E. suku-suku bangsa yang khas yang berkaitan dengan interaksi dengan lingkungan dam. tipetipe hutan kota. yang mungkin bisa dibangkitkan menjadi modelmodel konservasi alam. kebutuhan zat makanan. Pertimbangan manfaat dan dampak negatif sosial ekonomi di dalam pengembangadpembangunan konservasi alam baik in situ maupun ek situ. dasar-dasar ilmu makanan satwa. Rumusan manipulasi model-model sosial budaya dan ekonomi yang rasionil dalam konservasi alam. Dahlan L.

masalah energi populasi.M. Thohari B. penyusunan ransum. analisis kebiasaan makan. Mas'ud . A. aspek ekonomi makanan satwa.

pengelolaan suaka alam dan taman nasional serta pengungkapamya ke dalam bentuk tulisan. mempelajari perencanaan dan pengelolaan kawasan konsemasi. . metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya. Staf KSH 413 Seminar Skripsi 1 (1 jam) 8 Penyampaian masalah secara formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. geomorfologis maupun ekosistemnya. flora. KSH 412 Praktek KhususISkripsi 4 (2 bln) 8 Penelaahan secara ilmiah di bidang perlindungan sistem pendukung kehidupan.KSH 411 Praktek Lapang Program Studi 4 (2 bl) 8 Konservasi Surnkrdaya Hutan Menganalisa potensi kawasan baik fauna.

1 Nengah Surati Jaya (Ir. Tapa Darma (Ir. (MSc. Univ. Duke. 1984). 1984) 2. IPB.5. 1975) 14. (MF. Univ. Edje Djamhuri (Ir. 1978). 1976) 13. 1985) 5. 1984) 6. IPB. 1%2). 1985) 21. Herman Haeruman Js. Iwan Hilwan (Ir. 1984) . IPB. 1987) 9.K. Duke. (Prof. IPB. 1990) 17. 1984) 3. IPB. IPB. Achmad Hadjib (Ir. Jurusan Manajemen Hutan 1. 1974): (MS.5. USA. Emi K. Bachruni (Ir. USA. IPB. 1985) 11. Philippines. IPB. IPB. UGM. IPB. Arti Widowati (Ir. Cahyo Wibowo (Ir. Cecep Kusmana (Ir. IPB. (MS. Andi Sukendro (Ir. 1986) 10. IPB. 1985) 7. (Prof.Gunarwan Suratmo (Ir. (Dipl. 1975). 1966). IPB.6. 1985). (Dr. 1986) 4. I. 1986) 8. IPB. IPB. IPB. Univ. USA. (Dr. Heri Purnomo (Ir. IPB. F. 1989) 12. IPB. DIREKTORI TENAGA PENGRIAR 6. (MS. IPB. 1975). IPB. IPB.G. Alikodra (Ir. 1988) 16. (MA.Wisconsin. Hendrayanto (Ir. 1970). 1968). 1983). IPB. 1977).USA. 1985) 20. IPB. (Ir. (MS. Budi Prihanto (Ir. ITC Netherlands. Duke. UI. Andry Indrawan (Ir. Univ. UPLB.Dudung Darusman (Ir. Budi Kuncahyo (Ir. Hardjanto (Ir. IPB. IPB. 1990) 18. 1979) 15. Achmad (Ir. (PhD. (MF.1. 1%5). 1987) 19. IPB. IPB. 1975).

IPB. 1986) 44. IPB. UGM. 1978) 39. M. IPB. IPB. 1979). Satyawacana. (Dr. Soedari Hardjoprajitno (Ir. 1988) 30. 1974). 1981). Naresworo Nugroho (Ir.1972) 42. 1M) 28. Sains Malaysia. (MS. 1973) 26. (MSc. ITB) 27. 1%1). Simon T. (PhD. M. 1975) 34. Suwarno Sutarahardja (Ir.USA. IPB. USA. IPB. Sudarsono Soedomo (Ir. IPB.22. Syafii Manan (Ir. Rubini Atmawijaya (Ir. UI. IPB. (MS. 1987) 33. 1971) 29. Univ. UNIBRAW. 1973) 40. 1972). IPB. Chamin Mashar (Ir. (MS. Netherlands. IPB. Purwowidodo (Ir. 1980). USA. 1x1). IPB. Oemijati Rachrnatsjah (Ir. 1975). Priyanto Pamungkas (Ir. IPB. (MS. North Carolina State Univ. Tedi Rusolono (Ir. IPB. 1%3). IPB. ITC. UI. IPB. Istomo (Ir. 1987) 31. 1985). Nuhamara (Drs. 1988) 25. IPB. (Ir. 1975) 43. Sri Wilarso Budi R. IPB. 1986) 41. 1988) 37. (MS. Orno Rusdiana (Ir. IPB. (MS. IPB. Teguh Darmawangsa (Ir. IPB. Prof. IPB. North Carolina State Univ. Endang Suhendang (Ir.. Salman Parisy (Ir. Buce Saleh (Ir. 1973). IPB. 1986) . 1982) 24. (MSc. Kasno (Ir. Husaeni (Ir. 1978) 35. Endang A. Syracuse. 1983) 32. 1987) 23. IPB. Sudaryanto (Ir. UGM. Lailan Syaifina (Ir. (MS. 1972).. 1984) 38. 1979) 36.

1973). USA. 1985). 1970). 1983). UGM. Darwis S. 1984) 6. Jajang Suryana (Ir. Domon S. Dodi Nandika (Ir. IPB. (MS. 1985) 48. Ulfah Juniarti (Ir. 1975) 7. IPB. 1986) 13. 1985) 16. IPB. IPB. 1975). Univ.Brasmasto Nugroho (Ir. (Dr. IPB. Yahya Fakuara Tasimin (Ir. (MS. (PhD. IPB. IPB. IPB. IPB. IPB. Kurnia Sofyan (Ir.1989) 9. IPB. 1973). 1980). Padlinurjaji (Ir. Bambang Pranggodo (Ir. 1987) 47. Upik Rosalina (Ir. IPB. (Ir. Jurusan Teknologi Hasil Hutan 1. (Dr. 1987) 19. Suparman (Ir. (DEA. 1988) 18. IPB.2. (SUMS. 1981) 46. ITB. 1969). Bintang Charles Harnonangan S. Univ. Gani (Ir. IPB.Togu Manurung (Ir. 1976). 1987) 12. 1964) 3. (Dr. Imam Wahyudi (Ir. 1990) 6. IPB. 1979). Edi Suhaemi Bakar (Ir. I.5. IPB. IPB.K. Hariadi (Ir. 1969) 5. Univ. (MSc. 1986) 17. Elias (Ir. Fauzi Febriyanto (Ir. Nuridja Pandit (Ir. IPB. 1989) 10. USA. Minesota. USTL France. 1983). IPB. E. IPB. 1979). 1980). (Dr. I Nyoman Jaya Wistara (Ir. 1987) 2.G. 1973) 8. UPLB Philppines. USTL France. (MS. Juang Rata Matangaran (Ir. IPB. Bedyaman Tambunan (Ir. 1988) 14. (PhD. 1985) . 1988) 15.45. Yadi Setiadi (Ir. IPB. Munchen. IPB. 1984) 11. (MA. 1982) 20. IPB. (MSc. Iding M. 1986) 4. Gunawan Santosa (Ir. IPB. UPLB Philippines. IPB. IPB. 196). 1981). UPLB Philippines. IPB. IPB. FRG. (Dr. Minesota.

Wisconsin. IPB. (MAgr.Sanusi Wiradinata (Ir. Sucahyo (Ir. USA. IPB. USA. 1%3). (PhD. Canada. 1981). (MSc. Suparto (Ir. Warsa (Ir.. Soerjono Soerjokusumo (Ir.R. IPB. IPB. 1976). IPB.Tjetjep U. 1983) 34. USA. Univ. 1958). 1980) 33. (MSc. Japan. Purdue Univ. Wasrin Safii (Ir.Much. 1965). USA. IPB. (Dr. UPLB. (PhD. IPB. Tarumingkeng (Ir. (MSc. IPB. 1973) 32. (PhD. (PhD. Univ. Soetrisno Hadi (Ir. 1960).. 1971). Philippines. 1970). (MS. 1972). (MSC. Rachmatsjah Abidin (Ir. 1977) 25.Mardikanto (Ir.(Prof.21. of Washington. 1984) 30. 1980). Duke. IPB. IPB. 1958). (MS. ITB. 1965).. Minnesota. UI.. Univ. (MSc. USA. Purdue Univ. 1979). IPB. 1974) 26. USA. USA. 1972). Rahardjo S. Pennsylvania State Univ. 1987) 31. IPB. 1%6). (PhD. British Columbia. 1976). Tobing (Ir. (MSF.(Prof. Tokyo Univ. 1973). 1973). 1973). UPLB. Philippines. UI. Univ. Karnasastra (Ir.T. Univ. (PhD. 1958). 1983) 28. . (Prof. IPB. UI. (Prof. IPB. 1971) 23. Minnesota. USA. 1984). UI. 1975).Rudolf C.(MF. USA. 1983) 29. Wisconsin. 1982) 24. Yusram Masisyaya (It. Surdiding R. UI. Toronto. 1989) 27. Univ.IPB. Sadan Widarmana (Ir. 1987) 22. Togar L. Univ.

Univ. IPB. 1977). (MAgr.. 1%9). Japan.(Dr. Univ. (PhD. Zahrial Coto (Ir. IPB. 1978) . 1988) 35. 1983). Japan. Nagoya Univ. 1975).. (MS. USA. Yusuf Sudo Hadi (Ir. IPB. Tokyo Univ. (Dr. Minnesota. USA.1991) 36. Minnesota.

USA). Agus Hikmat (Ir. 1984) 12.Ani M. 1984) 13. 1988) 9. (Dr. Dahlan (Ir. USA. 1987) 2. Illinois. IPB. Michigan State Univ. Thohari (Ir. UI. Univ. UNDIP. USTLJrance. IPB. IPB. IPB. Ricky Avenzora (Ir. IPB. IPB. UGM. Burhanudin Mas'ud (Ir. Univ. 1985) 8. 1988) 5. Lilik Budi Prasetyo (Ir. 1975). Ishemat Soerianegara (Ir. Rinekso Soekmadi (Ir. Ervizal Amzu (Ir. 1977) 10. IPB. 1983): (MS. Jurusm Konservasi Sumberdap Hutan 1. IPB. J. USTL. IPB. 1978). 1988) 11. IPB.53. (MSc. 1974). (MSc. 1987) 18. Nyolo Santoso (Ir. IPB. 1978) 14. 1963). (Dra. IPB. IPB. 1985) 15.S. 1961). (MS. IPB. 1980) 6. Budi Hernowo (Ir. 1985) 7. (PhD. Hadi S. IPB. Achmad M. Haryanto (Ir. Endes N. Alikodra (Ir. 1981). 1986) 16. Harini M. 1980). 1985) 3. (Prof. E. (Dr.6. 1985) 17. Ekarelawan (Ir. 1983) 4. Undana. Agus Priyono (Ir. IPB. 1988) . Illinois. (DEA. Pakpahan (Ir.K. Dones Rinaldi (Ir. IPB. UNPAD.

Yahya Abdul Husin (MS. UPS. 1983). 1971) 23. IPB. Sambas Basuni (Ir. IPB. 1990) . 1987). IPB. IPB. (DEA. 1%4) 21. France. 1981). Yanto Santosa (Ir. IPB. Aryati Muliani (Ir. France. Y. (Dr. IPB. 1983) 24. UPS. (MS. Yoyo Ontaryo (Ir. IPB. 1988) 20. 1985) 22.19. Sumaryono Sudargo (Ir.

biokimia. Apliikasi Keteknikan dan ilmu-ilmu dasar seperti kimia. mikrobiologi serta aspek manajemen juga ditekankan pada pengembangan proses di industri serta pengawasan mutu dan manajemen industri pertanian pada umumnya atau industri pangan pada khususnya. disain dan pengembangan program penunjang industri permesinan. explorasi dan penggunaan energi alternatif. Teknologi Industri Pertanian dan . termasuk aspek-aspek Keteknikan dalam penggunaan tanah dan air serta observasi lingkungan pertanian. Fokus kurikulum Fateta adaiah untuk mempersiapkan sarjana-sarjana yang dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan pertanian baik di bidang pra-panen maupun pasca panen. FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) 7. Untuk mencapai tujuan tersebut maka di Fateta ditawarkan3(tiga) program studi yaitu Keteknikan Pertanian. WAN PENDIDIKAN Ruang lingkup Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB mencakup penerapan ilmu dan teknologi serta dalam pengelolaan sumber daya alam dan tenaga untukkesejahteraan umat manusia.7. Pendidikan Fateta IPB mencakup pengembangan aspek-aspek Keteknikan dalam sistem usaha tani untuk meningkatkan produksi pertanian pangan maupun non pangan.1.

Di samping itu untuk jenjang Sz dan S3 ditawarkan program studi Keteknikan Pertanian. Bambang Pramudya N.. Machfud. MS Kepala Bagian Tata Usaha : Saeful Rizal . Ir. Ilmu Pangan. frsf MSc ~ ~ Pembantu Dekan I : Dr. Aman Wuakartakusumah. clan Teknologi Industri Pertanian yang sejak 1990 pengelolaan administrasinya berada di bawah Koordinasi Program Pasca Sarjana IPB. 7. MS Pembantu Dekan I11 : Ir.Teknologi Pangan dan Gizi untuk jenjang pendidikan S1. M. Darwin Kadarisman. Ir. R. MEng Pembantu Dekan I1 : Ir.2 ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. Tehologi Pasca Panen.

Had K. Moelyarno Djojomartono. Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian Kepala Lab. Teknik Budidaya Pertanian Kepala Lab.1. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Ketua Sekretaris Kepala Lab. Jurusan Mekanisasi Pertanian . : Ir. Instrumentasi dan Perbengkelan :Dr.72. MS 722. Kusen Morgan. Gardjito. Ir. MSAE b!~ : Ir. Mikrobiologi Pangan . Frans Jusuf Daywin. Energi dan Litrik Pertanian Kepala Lab. MAE : Dr. MSc : Dr.P. Purwadaria. MSA : Dr. Atjeng Muchlis Syarief. Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian Kepala Lab. Lingkungan dan Bangunan Pertanian Kepala Lab. Kamaruddin Abdullah QW :Ir. Ir.Ketua Sekretaris Kepala Lab. Yanuar J. MSAE : Ir.

Ir.Kepala Lab. MSc yr~y : Dr. Deddy Muchtadi. MSc ?q : Ir. Srikandi Fardiaz. MSc ?VT . MS :Dr. Ir. Srikandi Fardiaz. Ir. Biokiia Pangan dan Gizi :Dr. Winiati Puji Rahayu.

MS : Dr. Ir. Teknik dan Manajemen Industri Kepala Lab. Industri pangan : Dr. MSc : Prof. MSc :Sutedja Wiraatmaja. Dr. MSc . Soewarno Tjokrosoekarto MSc : Dr. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. MS : Ir. Kimia Pangan Kepala Lab. Aziz Darwis. Kemasan Kepala Lab. Ir. PengolahKepala Lab. A. Rizal Syarief. Ir.Kepala Lab. Teknologi Kirnia Kepala Lab. Pengawas Mutu Kepala Lab. DESS 723. Pramono Djoko Fewidarto. Irawadi Djamaran : Ir. Deddy Fardiaz. Machfud. Bio Industri :Dr. Ir.

MS .: Dr. Ir. Wachjudin Tjiptadi. Ir. Dr. Bambang Djatmiko : Prof.

jurusan Mekanisasi Pertanian bertujuan untuk menghasilkan Sarjana SI yang mampu mengisi kebutuhan: 1. Jurusan Mekanisasi Pertanian Tujuan Pendidikan Kurikulum Program Studi Keteknikan Pertanian.73.1. bangunan dan sarana pertanian. 2. Tenaga peneliti untuk melakukan penelitian dan pengembangan bidang keteknikan pertanian. Tenaga perencana untuk perancangan sistem pertanian di tingkat daerah sampai pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat (policy maker).Tenaga pengelola. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 STK 201 Kalkulus I FTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian TEP 201 Statika dan ~inda TEP 202 Mekanika Fluida TEP 214 Perbengkelan AGM 211 Klimatologi Dasar FTP 201 Penerapan Komputer Jumlah: . Tenaga desain alat. Kurikulum No. 3. 4. baik suatu sistem dan sarana di daerah pertanian maupun pengelola suatu proses pengolahan industri pangan dan hasil pertanian. mesin.

21 sks Semester 4 TEPISTK 203 Matematika Teknik TEP 205 Termodinarnika dan Pindah Panas STK 211 Metode Statistika TEP 212 Menggambar Teknik .

Wajib Kelompo (2)* Jdah 20119 sks Semester6 TEP 323 Mekanika Mesin TEP 341 Ekonomi Teknik TEP 342 TEP 362 Pengantar Analisis Sistem Energi dan Listrik Pertanian M.K.Kuiikulum Semester 4 (Lanjutan) TEP 231 Ilmu Ukur Wdayah TEP 271 Pengetahuan Bahan Konstruksi TEPISEP 241 Dasar Manajemen JW. Wajib Kelompok (3)* . 21 sks Semester5 TEP 272 Praktikum Pengetahuan Bahan Konstruksi TEP 311 Kekuatan Bahan TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian TEP 331 TEP 361 Hidrologi Lingk~an M.

Jumlah: 21/22 sks Semester7 TEP 411 Analisis Teknik M.K. Pilihan(5) * * Jumlah: 18 sks Semester8 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata Profesi 4 TEP 497 Praktek Ket-ja Usaha Tani 4 TEP 498 Seminar Penya'ian Ilmiah 2 TEP 499 ~kri~silMasalah 6 Khusus Jumlah: 16 sks Jumlah Semester 1-8: .

* Daftar Mata Kuliah Wajib Kelompok No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 Sub Program Pra-Panen TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah AGR 211 Dasar-dasar Agronomi Sub Program Pasca Panen TEPmG 301 Teknologi PengawetanPangan TIN 311 Tata Letak dan Penanganan Bahan Semester 6 Sub Program Pra-Panen TEP 323 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian TEP 332 Hubungan Tanah. Air dan Tanaman TEP 333 Teknik PengawetanTanah dan Air Sub Program Pasca Panen TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan TEP 352 Teknik Pengolahan Hasd Pertanian TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian .

** Daftar Mata Kuliah Pilihan No. Mata Kuliah Kredit Semester 7 TEP 323 TEP 352 TEP 421 TEP 422 TEP 423 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian Teknik Pengolahan Hasil Pertanian Er 5 onomika Hu unpn Tanah dan Alat Pertaruan Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 3 3 3 3 (2-3) (2 3) (2 3) (3 0) (2 3) .

.. Daftar Mata Kuliah Pilihan Semcstcr 7 (Lanjutan) TEP424 TEP425 TEP431 TEP432 TEP 433 TEP 442 TEP443 TEP 444 TEP451 TEP453 TEP 454 TEP 461 TEP 462 TEP463 TEP 464 TEP471 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian Traktor Pertanian Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya Air % Te .

Mats Kuliah Dasar Umnm (MKDU) No.Drainase Manajemen Tenaga dan MdPertanian Sbm dan Manajemen MekanisasiPtrtanian Penerapan Komputer =Sistem Untuk hdusi paw" Teknik Pasca Panen Tanaman Tanaman Tahunan Energi Alternatif Kontrol Otomatik Listrik PedTeknik Pemanfaatan Energi Rancangan Bangunan Pertanian Pengelohan Limbah Pertanian Matematika Teraparr Pengelompdcan Mata Kuliah BerdPsorlcan Kurikulum Teknologi 1. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia FSM 102 Bahasa Inggeris FSM la Pendidikan Agama .

.

Mata Kuliah Dasar Rhusus (MKDK) No.116 Ilmu Kimia Dasar I dan I1 6 STK 101. Mata Kuliah Kredit BOT 102 Biologi 3 FSM 207 Pengantar Ilmu Pertanian 1 . Mata Kuliah Dasar Umum Teknik (MM)UT) No.MKDU (Lanjutan) FSM 117 Pendidikan Pancasila 2 FSM 202 Pendidikan Kewiraan 2 TEPISEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 Jumlah:: 14 (9.7 %) 3.2 %) 2.102 Matematika I dan U 6 STK 201 Kalkulus I 3 TEPJSTK 203 Matematika Teknik 3 TEP Menggambar Teknik 3 Jdah: 24 (15. Mata Kuliah Kredit FIS 101 IImu Fisika Dasar 3 FSM 115.

AGM 211 Klimatologi Dasar 3 FTP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 FTP 201 Penerapan Komputer 3 TEP 201 Statika dan Dinamika 3 TEP 202 Mekanika Fluida 3 TEP 205 Termodinamika dan Pidah Panas 4 TEP 214 3 TEP 231 Ilmu U ur Wdayah 3 TEP 271 Pen etahuan Bahasa Konstruksi 2 TEP 272 Pra lf tikum Pengetahuan Bahan Konstruksi 1 TEP 311 Kekuatan Bahan 3 TEP 322 Mekanika Mesin 3 Jumlah: 38 (24.8 %) .

Mata Kuliah Keahlian (MKK) No. Mata Kuliah PelengkapIPendukung (MKPP) No.4.0 %) 5. Mata Kuliah Kredit TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian 3 TEP 331 Hidrologi 3 TEP 341 Ekonorm Teknik 3 TEP 361 Energi dan Listrik Untuk Pertanian 3 TEP 362 3 TEP 411 An Peean is Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan (5) 15 Mata Kuliah Wajib Sub Program. Semester 5 716 Jumlah: 15/16 (9. Semester 6 9/10 Jumlah: 45/46 (29. Tugas Akhir .8110.3t30.5 %) 6. Mata Kuliah Kredit SEP 141 SEP 241 STK 211 Pengantar Ilmu Ekonomi Dasar-Dasar ManajemenMetoda Statistika 3 3 3 Mata Kuliah Wajib Sub Program.

5 %) .(TA) No. Mata Kuliah Kredit KKN 399 Kuliah Kerja N ata Profesi 4 TEP 497 Praktek Kerja Asaha Tani 4 TEP 948 Seminar dan Pen ajian Ilmiah 2 TEP 499 SkripailMaaalah Lusus 6 Jumlah: 16 (10.

2. Aspek-aspek yang mencakup dalam kurikulum Jlllvsan Teknologi Pangan dan Gizi meliputi kimia pangan.. Lingkungan Hidup Jumlah: 20 sks Semester 4 IPA 221 Kirnia Analitik TPG 212 Kimia Pangan 11 .73.. mikrobiologi pangan. JurusanTeknologi Pangan dan Gizi Tujuan Pendidikan Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi (TPG) merupakan bidang studi yang mencakup aplikasi ilmu dasar serta prinsip keteknikan pada seluruh mata rantai penggarapan bahan pangan sejak diproduksi atau dipanen sampai menjadi bahan yang siap masak. biokimia pangan dan gizi. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 slis Semester 3 STK 201 Kalkulus I TEP 209 Dasar-Dasar Teknik TPG 211 Kirnia Pangan I lTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian IPA 341 Kim~a Fisika ~oloif TPG 241' Dasar-Dasar Biokimia Pangan PSL. No. pengolahan pangan dan industri pangan.

STK 211 Metode Statistika FIT 201 Penerapan Komputer TPG 221 Mikrobiologi Pangan TPG 242 Metabolisme Zat Kimia TPG 251 Unit Proses Industri Pangan Jumlah: 21 sks .

Kurikuhtm (Lanjutan) Semester5 FTP 301 Metoda Penulisan dan Penyajian Ilmiah TPG 313 Analisa Pangan SEP 241 Dasar-Dasar Manajemen TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan TEP 341 Ekonomi Teknik TPG 352 Prinsip-Prinsip Teknik Pangan SEP 362 Tata Niaga Pertanian Jumlah: 22 sks Semester6 TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I TPG 333 Pen awasan Mutu Pangan TPG 343 Ev 9 uasi Nilai Gizi Pangan TPG 353 Penyimpanan dan Penggudangan Mata Kuliah Pilihan I* Mata Kuliah Pilihan 11* 3 3 Jurnlah: 19 -20 sks Antara Semester 6 7 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata 4 Jumlah: 4 sks Semester7 TPG TPG TPG TPG 422 423 434 435 .

TPG 454 TPG 498 TIN 201 Teknolo Fermentasi Sanitasi f' ndustri Pangan Teknologi Pengolahan Pangan I1 Penilaian Dengan Indera Pengemasan Pangan Sermnar Kewiraswastaan Mata Kuliah Pilihan 111* 1 .

Mata Kuliah Kredit Semester6 Pilihan I dan I1 TIN 344 Statistika Industri TIN 402 Perencanaan Proyek dan Industri STK 332 PerancanganPercobaan SEP 317 Ekonomi Perusahaan TEP 342 Pengantar Analisis Sistem BDP350 Tanaman Holtikdtura Hasii-Hasil Perairan Lainnya ang die tujui Dosen ~ernblmling I Jurusan 3 (2-3) Semester 7 Pilihan 111 TIN 311 Satuan Operasi TEP 453 Teknik Pendinginan TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan TPG 400 Tugas Khusus dari Dosen Pembimbing 1 -3 TEPISTK .Kiuikulum (Lanjutan) Antara Semester 7 8 TPG 455 Pengenalan Industri Pangan Alternatif: 3 1. 11 dan 111 No. Internship 3 3 (1-6) Jumlah: 6 sks Semester8 TPG 499 SkripsilMasalah Khusus 6 Jumlah: 6 sks Jumlah Semester1 8: 150 -153 sks * Daftar Mata Kuliah Pilihan I. KuliabPraktek 2.

501 Matematika Terapan 3 (2 -3) Lainnya yang disetujui Dosen Pemblmbing I Jurusan 3 (2 3) .

Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 Jumlah 36 sks Semester 3 TIN 202 Kakulus 3 (3 -0) FIT 200 Pengantar Teknologi Pertanian TIN 231 Menggambar Teknik TIN 211 Dasar Teknik Kimia TIN 212 Peneetahuan Bahan Industri TIN 201 Kewuaswastaan TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia . Merencanakan. Merencanakan. menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dari sumber darn nabati dan non nabati. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Tujuan Pendidikan Sewa umum adalah mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang berjiwa Pancasila serta memiliki kemarnpuan teknis dan manajerial di bidang Argo Industri. Seorang Sarjana lulusan Jurusan Teknologi Industri Pertanian diharapkan mempunyai kemarnpuan: 1. berdediiasi. Menggunakan. merancang dan hengembangkan berbagai peralatan dan proses industri pertanian. mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam peke rjaan pada industri basis pertanian. 3. Kirrikulum No. tanggap terhadap perkembangan. mengelola.733. 2.ilmu dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. melaksanakan.

Jumlah: 21 sks Semester 4 TIN 232 TIN 203 Pengemasan Metode Statistika TIN 204 TIN 222 TIN 205 Penerapan Kom uter Mikrobiologi lnlustri Teknik Tatawa Ker'a TIN 206 Manajernen personaka .

Kunlaclurn -Semester 4 (Lanjutan) TIN 213 TIN 241 Kimia Fiika Ketenagakerjaan dan 3 (2 3) Keselamatan Kerja 2 (2 -0) Jumlah: 22 sks Semester 5 MEP 271 TIN 301 Kekuatan Bahan Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (3 -0) TIN 341 TIN 311 TIN 305 FTP 301 Pengawasan Mutu Satuan Operasi Penelitian Operasional I Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah Mata Kuliah Piliian M/C (2) 6 1 (1 0) Jumlah: 22 sks Semester6 TIN 331 TIN 302 TIN 421 Peralatan Industri Pertanian I Statistika Industri Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Mata Kuliah Pilihan M/C (4) 3 3 12 2 -3 Y31 (2 -3) Jumlah: 21 sks .

Semester7 TIN 401 Perencanaan Proyek dan Industri TIN 411 Satuan Proses : TIN 341 Ekonomi Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan AB/C (3) 9 3 -0 18 sks Semester8 TIN 498 Seminar 1 KKN 399TIN 497 TIN 499 Kuliah Ke rja N ata Profesi ~kri~si/~d wusus 4 6 Jumlah: 11 sks Jumlah Semester 1 8: 151 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester 5 TIN 303 Ekono~ili Industri TIN 304 Matematika Industri TIN 312 Teknologi Polimer TIN 3U Teknologi Kulit TIN 314 Teknologi Hail Hewan dan Ikan TIN 312 Industri Mikrobial 3 Y31 2-3 Semester 6 TIN 306 TIN 307 TIN 316 TIN317 TIN 318 TIN 319 TIN 320 Analisa Keputusan dan Sistem Informasi 3 (3 -0) Perencanaan dan Pengendalian Produksi 3 (3 -0) Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dm .Mata Kuliah Pilihan A/B/C No.

Lemak Teknologi Pati Teknologi Gula Teknolo Minyak Atsiri dan Kosme 8 3 (2 3) Semester 7 TPG 313 TIN 334 TIN 403 TIN 412 TIN 413 TIN 432 TIN 433 TIN 422 TPG423 TIN315 Instrumentasi Laboratorium Teknik Optimasi Lanjutan Teknolw Air Industri Teknologi Bahan Penyegar Pe emasan 11 33 Per tan Industri Pertanian II Teknologi Limbah Industri Teknologi Fermentasi Teknologi Emulsi .

Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia 2 FSM 102 Bahasa Inggris 3 FSM 108-112 Agama 2 FSM 117 Panwila 2 FSM 20'2 Kewiraan 2 TIN 201 Kewiraswastaan 2 Jumlah 13 sks 2. Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) No.Pengelompokan Mata fitliah Mata kuliah dikelompokkan berdwrkan Kurikulum Inti Program Pendidikan Sarjana Bidang Teknologi dan Pertanian sebagai berikut: 1. Mata Kuliah Kredit STK 101 STK 102 FIS 101 FSM FSM BOT SEP 115 116 102 121 FSM 206 Matematika I 3 . Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK) MKDK terdiri dari Mata Kuliah Dasar Teknologi dan Mata Kuliah Dasar Pertanian. No.

Matematika 11 3 Fiika Dasar I 3 Kimia Dasar I 3 Kimia Dasar I1 3 BiOIT 3 Sosio ogi Pedesaan 3 Pengantar Ilmu Pertanian 2 .

. atacara Ke rja Dasar Teknik Kimia Pengetahuan Bahan Industri Kim Fia Dasar Rekayasa Biokimia Menggambar Teknik Pengemasan Satuan Operasi Peralatan Industri Pertanian I Pengawasan Mutu Satuan Proses Pengetahuan Bahan Teknik Jumlah: 71 sks .MKDK (Lanjutan) SEP 141 TINm TIN203 TIN 204 TIN 205 TIN 211 TIN 212 TIN 213 TIN 221 TIN 231 TIN 232 TIN311 TIN 331 TIN341 TIN411 TEP 271 Pe antar Ilmu Ekonomi ddus Matode Statistika Penera an Komputer Teknik '.

Mata Kuliah Kredit TIN U)6 TIN 222 TIN 241 TIN 301 TIN 302 TIN 305 TIN 321 TIN 341 TIN 401 Manajemen Personalia Mikrobiologi Industri Ketenagakerjaan dan Keselarnatan Ke rja Tata Letak dan Penanganan Bahan Statistik Industri Penelitian Operasional Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Ekonomi Teknik Perencanaan Proyek dan Industri Pilihan A/B/C 2 4 2 3 3 3 3 3 3 24 Jumlah: 50 sks . Mata Kuliah Keahlian (MKK) No.3.

Tugas Akhir No.4. Mata Kuliah Kredit TIN 312 TIN 313 TIN 314 TIN 315 TIN 316 TIN 317 TIN 318 TIN319 TIN 320 TIN 412 TIN 413 TeknologiPolimer . Mata Kuliah Kredit KKN 339 TIN 497 TIN 498 TIN 499 Kuliah Ke rja Nyata Profesi Seminar Skripsi 4 1 6 Jumlah: 11 sks Dabr Mata Kuliah Pilihan Kelompok A No. Mata Kuliah Kredit FI'PU10 FTP 301 TPG 313 Peneantar Teknologi Pertanian ~etvode Penyajian flmiah 3 1 TIN 334 Instrumentasi Laboratorium 4 5. Mata Kuliah Penunjang (MKP) No.

Teknologi Kulit Teknologi Hasil Hewan dan Ikan TeknologiEmulsi Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dan Lemak TeknologiPati TeknologiGula Teknologi Minyak Atsiri dan Kosmetika TeknologiAir Industri Teknologi Bahan Penyegar .

Mata Kuliah Kredit TIN 303 Ekonomi Industri TIN 306 Analisa Ke~utusan r -~ ---Informasi 3 (2 -3) TIN 307 Perencanaan dan Penrrendalian Produksi w TIN 403 Teknik Optimasi Lanjutan TIN 431 Imttwnentasi TIN 433 Peralatan Industri Pertanian II Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok C No.Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok B No. Mata Kuliah Kredit TIN TIN dan TIN TPG 322 Industri Miobial 331 Penyimpanan Penggudangan 422 Teknologi Limbah Industri 423 Teknologi Fermentasi .

transformasi linier dan sifat-sifatnya. contoh-contoh. gesekan. kinematika gerakan fluida. prinsip sertateori mekanika dalam bidang Keteknikan. prinsip momentum. Azron Dhalhar Staf TEP . H. momen inersia dan kerja semu serta analisa dinamis dari pergerakan linier. aliran fluida "compressible" dan "ideal incompressible".7. statik. Analisa statis gayagaya sebidang dalam rung. rotasi. Jurusan Mekanisasi Pertanian TEP 201 Statika dan Dinamika 3 (2 3) Memberikan dasar pengetahuan meliputi defrnisi. sentroid. aliran fluida nyata. sistem persamaan diferensial linier. aliran fluida dalam pipa dan saluran terbuka.4.1.M. Penggunaan biiangan kompleks untuk menyelesaikan persamaan diferensial Iinier. Aris Priyanto Staf TEPISTK 203 Matematika Teknik 3 (3 0) Persamaan diferensial linier. analisa dimensi dan "similitude". vektor dan ruang vektor. matriks dan determinan. kerja dan energi. Bambang Pramudya TEP 202 Mekanika fluida 3 (2 3) Pemberian dasar-dasar pengetahuan fluida.

Pindah panas secara radiasi. Penerapan prinsipprinsip termodinarnika dalam proses pindah panas. aliran permukaan dan aliuan dalam pipa. Gas ideal dan panas jenis. Keadaan untuk sistem tertutup. Had1 K. Purwadaria . Konveksi paksa dan konveksi bebas. Pindah panas secara konveksi. Keadaan seimbang dan tidak seimbang. "boundary layern. Tennodinamika sistem tidak seimbang. Sistem tergumpal (lumped system). entropi dan energi bebas. Pindah panas cara konduksi: satu dimensi dan dua dimensi. Hukum term odinamika I. kapasitas panas.205 Termodinarnika dan Pindah Panas 4 (4 0) Sifat-sifat zat padat. entalpi. I1 dan IiI. Perubahan fase. cair dan gas.

sistem pe. jenis alat penggerak.TEP 209 Dasar-dasar Teknik 3 (2 -3) Pengenalan umum dam-dasar teknik dan penerapannya untuk industri pangan. perangkat keras dan perangkat . pompa. gambar teknik mesin. Analisis dimensi. ketel uap. Standardisasi bahan baku untuk bangunan dan mesin. alat-alat dan kinematika mesin. mengenal bahan teknik dan konstdsi saniter. Macam-macam toleransi dalam pengerjaan bahan. &mendong TEP 212 Meowbar Teknik 3 (2-3) Mengetahui tentaog perlengkapan dan bahan menggambar. ngangkutan. Kusea Morgan Staf FlT 201 Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal. J. gambar komposisi dan terinci serta gambar ke rja. kompresor. pemindahan tenaga mekanik.

Cara-cara memotong logam. mematri dan mengebor. Pemrograman komputer dengan bahasa FORTRAN dan BASIC. Penerapan komputer untuk masalah dalam bidang teknologi pertanian. mengelas (listrik dan karbit).lunak. . Kusen Morgan Staf . instrumeptasi perbengkelan. (masinal dan manual). gerinda. jenis-jenis mesin clan perlengkapan perbengkelan. Moeljarno Djojomartono Staf TEP 214 Perbengkelan 3 (2 4) Pengenalan bahan konstruksi. tata letak serta manajemen bengkel.

sudut dan luasan. gaya gestr bang dan momen lentur. Gardjito Star TEP 321 Motor Balrar dan Tenaga Pertanian 3 (2 3) Tenaga manusia. teori dan perhitungan gali dan timbun. ruang lingkup dan pcinsip dasar pengukuran wilayah. Hubungan penggunaan alat ukur wilayah dalam keteknikan pert-n. Teori kesalahan dan penggunaan alat-alat ukur wilayah: pengukuran jarak. Pengukuran beda tin& pemetaan topografi. prinsip kerja dan pemeliharaan bagian-bagian motor bakar serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian motor bakar dan traktor pertanian. Fungsi. sambungan paku keling dan silinder berdinding tipis. &P Spei Star TEP 271 Pengetahuan Bahan Eonstruksi 2 (2 0) Dasar-dasar dan konsep kekuatan bahan mencakup antara lain tegangan tarik dan tekan. sentroid dan momen kelembaban dari bidang dasar. .TEP 231 Ilmu Ukur Wilayah 3 (2 4) Pengertian. motor bakar dan traktor sebagai sumber tenaga tarik di bidang pertanian. tegangan geser. Penerapan kekuatan bahan dalam sambungan las. Balok dan lendutan. hewan.

Sembiring S taf TEP 322 Mekanika Mesin 3 (3-0) Menganalisa tegangan dan renggangan multiaksial. tegangan yang diakibatkan serta pemilihan bahan untuk konstruksi. Penentuan tegangan pada bahan berubah. Penentuan gaya yang diperlukan untuk bermacam-macam %tn. Pengertian toleransi dan "allowancen. Kecepatan kritis serta persyaratan penyaluran tenaga.EN. Kasen Morgan Star .

konsep air tanah dan energi air tanah. penerapan dan perencanaan penggunaan alat-alat budidaya pertanian. Macam-macam bentuk dan kapasitas serta alat-alat yang digunakan untuk pengolahan dan penyimpanan lahan pertanian. Mekanisme dan bentuk dari alat-alat panen. hubungan . analisis hidrograf untuk perencanaan pengembangan sumber air permukaan. kurva karakteristik air tanah. Dedi Kusnadi star TEP 332 Hubuqp Tanah. Hidrologi air bawah tanah. Proses infdtrasi dan perhitungannya.TEP 233 Mat dan Mesin Budidaya Pertanian 3 (2 3) Macam-macam alat budidaya pertanian. intensitas dan frekuensi dan pendugaan aliran permukaan maksimum serta empiris. R Godfried Sitompul Staf. Aliran air tanah. Air dan Tanaman 3 (3 0) Sifat-sifat 6sii dan dinamika tanah. Penelusuran banjir (flood routing) dan penerapannya. karakteristik aquifer dan penerapannya dalam pengembangan air tanah. analisis curah hujan. TEP 331 Hidrologi 3 (3 0) Pengetahuan tentang daur hidrologi.

macam-macam teknik pengendalian erosi dan sedimentasi. strategi pengendalian erosi serta sedimentasi. pengukuran dan pendugaan erosi. bangunan pengendalian erosi dan sedimentasi. Sukandi Sukartamadja Staf . Soedodo HardjoamidJojo Staf TEP 333 Teknik Pengawetan Tanah dan Air 3 (3 0) Macam-macam erosi.air tanah dengan tanaman serta usaha-usaha untuk mengatasinya. proses erosi.

dan pencampuran. Pokok-pokok bahan kuliah yang dibahas adalah kinematika reaksi dalam bahan pangan. Dasar-dasar perencanaan dengan jaringan ke rja. Analitsis biaya alat dan mesin pertanian. reologi pangan. proses pemisahan. "BC ratio" dan "Break Even Point". pengeringan. Hadi K. Evaluasi proyek. Pengenalan terhadap analisis sistem dan beberapa contoh pnerapannya di bidang mekanisasi pertanian. Dasar-dasar "linier programming" dan penerapannya. proses pemanasan dan pendinginan. Barnbang Pramudya Staf TEP 342 Pengantar Analisis Sistem 3 (3 0) Ruang lingkup statis. Moeijarno Djojornartono S taf TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan 4 (3 4) Mempelajari penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan pangan.TEP 341 Ekonomi Teknik 3 (3 0) Hubungan antara nilai uang dengan waktu dan tingkat modal. CPM. serta penggunaannya dalam analisis ekonomi. Pumadaria Staf TEP 352 Teknik Pengolahan Hasil Pertanian 3 (2 . termodinamika proses pembekuan pangan. pengentalan. Analisis pemilian alternatif dengan beberapa metoda seperti LP. CPM dan PERT serta penerapannya.

uap air dan bahan hayati. Sifat-sifat udara. pember-. sihan. sortasi dan pemutuan. di antaranya pendngan (size reduction). Perhitungan sederhana mengenai kapasitas alat dan mesin serta anaiisa biaya operasinya.3) Penerapan prinsip dasar keteknikan dalam pengolahan hasil pertanian. Prinsip pindah panas dan massa diterapkan dalam pengeringan dan pendinginan serta penyimpan hasil pertanian dalam gudang lingkungan terkendali (controlled atmosphere storage). Syarief Staf . Atjeng M.

Teknologi penggunaan energi listrik di bidang kpertanian dan untuk daerah pedesaan. Kamaruddin Abdullah Staf TEP 362 Pengukuran Lingkungan 3 (2 3) Uraian mengenai konfigurasi umum dan fungsi dari instrumen pengukur. Macam-macam sumber energi primer serta teknologi pemanfaatannya.TEP 361 Energi dan Ustrik Pertanian 3 (2 -3) Pengkajian kembali hukum termodinamika I dan I1 serta konsep dasar mengenai energi. Gardjito Staf TEP 411 Analisa Teknik 3 (3 0) Pembinaan logika. Analisa kerja serta penjabaran secara matematis suatu bentuk desain. Pendayagunaan sumber energi di sektor pertanian konversi energi listrik. Analisis . alat pengindera (transducer) para dan penguat. Susilo Sarwono Staf TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar perencanaan fungsional bangunan pertanian dan lingkungannya antara lain meliputi perencanaan pusat kegiatan usaha tani (farm stead). dasar-dasar pengendalian keadaan lingkungan ruangan secara alamiah dan mekanis serta penerapannya pada produksi ternak dan tanaman serta fasilitas penyimpanan hasil pertanian. Metoda dan instrumen untuk mengukur besaran-besaran yang penting di bidang keteknikan pertanian. Sistem instrumen analog dan digital. analisa sebab dan akibat serta penerapan peubah penentu bagi suatu rancangan.

dimensi dan pengembangan model. Azron Dhalhar S taf . H.M.

mental dan fisik. Mekda roda ban. Kenyamanan dan keselamatan kerja yang mencakup aspek ergonomi. Beberapa metoda dan alat pembukaan dan penyiapan lahan. Efisiensi traksi. daya persepsi. intrepometri. Tieneke Mandang Sta f TEP 423 Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 (2 3) Macam-macam lahan yang tersedia untuk perluasan areal pertanian. Faktor-faktor yang mempengar. Koefisiensi traksi.uhi pemilihan metoda dan alat pembukaan lahan.TEP 421 Ergonomika 3 (2 -3) Sistem orang-peralatan dan lingkungan kerja. Fisiologi dan psikologis dalam hubungannya dengan kenyamanan dan keselamatan ke ja. Beban tahan tanah. Pengembangan lahan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Slip roda ban dan roda rantai. Kusen Morgan Staf TEP 442 Hubungan Tanah dan Alat Pertanian 3 (3 0) Sifat-sifat dan mekanik tanah. Penerapan ergonomi dalarn rancangan alat dan mesin pertanian serta perencanaan tata-letak. Traksi. "Drawbar puIln dan "drawbar power". Tahan dan gelindingan. biomekanik. "Bearing force" dan "ground pressure". Frans Jusuf Daywin S taf .

TEP 424 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Perlunya pengembangan alat pertanian. dasar ilmu logam. . Dasar perancangan. pengerjaan dingin dan pengamanannya. pengerjaan panas. Kunjungan ke pabrik alat pertanian merupakan pelengkap. Mahasiswa diberipekerjaan rumah serta merancang dan membuat prototipe alat pertanian.

Achmadi Staf TEP442 Manajemen Tenaga dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Pengukuran kapasitas lapang. teknik pengembangan dan pengelolaan sumber daya air. perencanaan sistem drainase. Sembiring S taf TEP431 Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan 3 (3 0) Sumber Daya Air Berbagai macam keperluan air. irigasi curah. teknik perencanaan pemanfaatan sumber daya air (aplikasi sistem analiiis). rancangan hidrolik. irigasi permukaan. dan persyaratan kualitas. pompa untuk irigasi. macam-macam sumber air. . drainase untuk pertanian. TEP432 Irigasi dan Drainase 3 (3 0) Kebutuhan air untuk tanaman. bangunan irigasi. EN. irigasi "trickle".TEP425 Traktor Pertanian 3 (2 3) Bagian-bagian utama dari berbagai jenis traktor pertanian. Faktor-faktor dari rancangan traktor dalam hubungannya dengan operasi dan traksi serta prosedur pengujian penampilan teknis traktor sebagai sumber tenaga tarik.

Analisis biaya alat dan mesin pertanian. Perencanaan sewa dan pembelian. Kemampuan dan penentuan ukuran dan alat pertanian. Dasar-dasar penerapan analisis sistem serta manajemen pada berbagai bentuk mekanisasi pertanian. Moeljarno Djojomartono Staf . Diskusi dan analiiis beberapa contoh nyata pada pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. Kebutuhan tenaga. penggantian alat dan mesin pertanian serta pemilihan jenis alat dan mesin yang diperlukan. Bambang Pramudya TEP443 Sistem dan Manajemen Mekanisasi 3 (3 0) Pertanian Penjabaran masalah-masalah di dalam usaha pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia.peningkatan efisiensi lapang.

TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan 3 (2 -3) Pemrograman komputer lanjutan dengan bahasa BASIC dan FORTRAN. Penerapan pemrograman linier dan pemrograman intejer dalam masalah produksi pangan. absorpsi. pembuatan dan penggunaan paket-paket program penting. Hadi K. Pumadaria Staf TEP 453 Teknik Pendinginan 3 (3 0) Dasar-dasar metode pendiian seperti kompresi. Penerapan paket program dalam simulasi dan analisis di bidang mekanisasi pertanian. Putwadaria TEP 452 Teknik Pasca Panen Tanaman Pangan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam penanganan pascapanen tanaman pangan. Optimasi pengangkutan. Pengukuran beban pendinginan serta penerapahnya di bidang pertanian. Analisis "break evenv peramalan penjualan. Dasar. dan termoelektris. Moeljarno Djojomartono Staf TEP 451 Analisis Sistem Untuk Industri 3 (3 0) Pangan Penerapan teknik penelitian operasional dalam pengelolaan proses pengambilan keputusan untuk industri pangan. Pembahasan masalah-masalah pokok tentang sistem penanganan pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Pengendalian produksi dan penanaman modal. Kainaruddin Abdullah Staf . "jet cooling". Pengelolaan bagian penelitian dan pengembangan. Hadi K.

fasilitas penyimpanan serta penanganan hasil. .TEP 454 Teknlk Pasca Panen Tanaman Tahunan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan. Pembahasan ditekankan pada penggunaan alat dan mesin pengolahan. penyimpanan dan penaanganan hasil tanaman tahunan. Diperkenallcan standar mutu bahan baku dan hasil olah serta penerapannya terhadap rancangan alat dan mesin.

Berbagai sistem kemudi dan kontrol otomatik secara elektrik (elektronik) yang digunakan di bidang pertanian dan industri. penyaluran. struktur/konstruksi dari ba- .dasar listrik dan elektronika yang digunakan dalam sistem kemudi. karakteristik serta rancangan dari alat dan mesin yang digerakkan oleh energi alternatif. Dasar.TEP 461 Energl Alternatif 3 (3 0) Peranan energi alternati dewasa ini. penyebaran dan pemasangan energi listrik. Teknik perhitungan "life cycle cost" dan penghematan dalam menentukan ukuran biaya efektif dari pemanfaatan energi dalam bidang pertanian dan industri. Pemanfaatan sumberdaya darn untuk listrik pedesaan. Pemanfaatan listrik untuk tenaga gerak dan proses termal. Sistem kemudi mekanika dan elektrik. Kohar Irwanto TEP 471 Rancangan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Pengenalan bentuk dan macam. Nirwan Siregar TEP 464 Teknologi Pemanfaatan Energi 3 (3 0) Mengevaluai aspek teknis pemanfaatan energi dengan pandangan ke arah pemanfaatan yang optimal dengan menggunakan ekonomi teknik. Kamaruddin Abdullah TEP 462 Kontrol Otomatik 3 (2 -3) Uraian mengenai prinsip-prinsip dasar dan penerapan sistem kemudi dan kontrol otomatik dalam bidang pertanian dan industri. 'Susilo Sarwono Staf TEP 463 Listrik Pedesaan 3 (2 -3) Penguasaan akan penggunaan listrik di bidang pertanian dan untuk daerah pedesaan mulai dari sumber tenaga pembangkit listrik.

Gardjito Stat . dasar-dasar analisisJperhitungan dari konstruksi kayu. rancangan struktural. baja. dan analisa biaya.ngunan pertanian. dan beton yang digunakan pada bangunan pertanian.

Setiap mahasiswa ditugaskan membawakan seminar masalah khusus. dan 2) rancangan industri pertanian. alat atau mesin pertanian. peubah khayal. Ruang lingkup meliputi persamaan diierensial biasa dan parsial. . Tugas akhii tersebut dapat berupa:1)rancangan. TEPISTK 501 Matematika Terapan 3(2 -3) Analisa matematika untuk memecahkan persoalan yang menyangkut keteknikan pertanian terutama dalam teknik pembuatan model matematika dan simulasi. Jurusan mekanisasi pertanian. seminar masalah khusus dari pustaka atau seminar masalah usulan penelitian. uji performansi. Staf TEP 498 Seminar 1 (1 0) Cara-cara penyajian ilmiah dalam bentuk seminar. Staf TEP 499 Masalah Khusus 6 Masalah khusus merupakan tugas akhir untuk melengkapi syarat kelulusan sarjana dalam program studi keteknikan pertanian.TEP 473 Pengelolaan Limbah Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar pengelolaan limbah pertanian untuk pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatannya. dan analisii sistem.

Kamaruddin Abdullah star .wlis'is getaran. Praktikum ditujukan untuk pemakaian dan pembuatan program komputer. aliran dan lain-lain. panas.

42. DaIam mata kuliah ini akan dibahas pula konsep industri pertanian (agroindustri) dan peranan teknologi pertanian dalam agroindustri. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi TPG 211 Kimia Pangan 1 2 (2 0) Pengetahuan tentang komposisi. Monang Manullang ETP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 (3 0) Pengantar Teknologi Pertanian mengenalkan konsepkonsep dasar tentang teknologi pertanian dan unsur-unsurnya sebagai bidang teknologi dan bidang profesi. lipida. peran ilmu keteknikan (engineering) dalam teknologi pertanian. struktur. serta keterkaitannyda pada bidang teknologi dan bidang profesi lainnya. interface teknologi pertanian dengan sektor pembangunan. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari airles. karbohidrat. sejarah dan prospek teknologi pertanian. lipida. makro molekul protein. protein dan enzim. reaksi-reaksi kimia.7. karbohidrat. dan enzim serta fungsinya di dalam bahan pangan. sistematika "ago based industry". teknologi industri dan teknologi pangan dan gizi dalam pengembangan teknologi. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kimiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan airies. Soewarno . Materi kuliah meliputi pengertian. dalam pengembangan IPTEK. dan dalam pembangunan nasional. peranan mekanisasi.

flavor. vitamin.T. vitamin. Monang Manullang . pangan jaringan. kandungan yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki. mineral. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari pigmen. reaksi-reaksi kimia. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kiiiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan pigmen. kandungan makanan yang diehendaki dalam bahan pangan (toxin). flavor. mineral. Soekarto TPG 212 Rimia Pangan I1 2 (2 0) Pengetahuantentang komposisii struktur.

asam amino dan penentuan deret. protein. Biokimiawi. vitamin dan mineral dicerna.TPG 22 1 Mikrobiologi Pangan 4 (3 3) Mikrobiologi Pangan mencakup mikrobiologi dalam organisme prokariotik dan eukariotik. diserap oleh organ tubuh. mikroba sebagai penyebab kerusakan dan perubahan-perubahan lain pada bahan pangan. dilanjutkan dengan bioenergetika: transport elektron dan fotosintesis. aplikasi biokimiawi di dalam pangan. Air dan peranannya di dalam reaksi biokimia. dengan contoh-contoh mikroba yang umum terdapat di daiam bahan pangan. protein. Protein khusus: enzim. Maggy T. Suhartono TPG 242 Metabolisme Zat Gizi Mata kuliah metabolisme zat gizi bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai bagaimana zat gizi karbonhidrat. Srikandi Fardiaz TPG 241 Dasar-dasar Biokimia Pangan Organel sel dan fungsi biokimianya. hemoglobin dan sebagainya. dan disalurkan ke sel-sel tempat berlangsungnya proses metabolisme. mikrobiologi pangan akan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rnikroba pada bahan pangan. Sintesis makromolekul dan biokimia gen. siklus Krebs. Glikolisis. klasifikasi mikroba serta sifatsifat fisic!oginya. serta jenis mikroba patogen yang mungkin terdapat pada bahan pangan dan akibat-akibat yang ditimbulkannya. Enzim-enzom yang terlibat serta faktor pelancar dan penghambat metabolisme akan didiskusikan secara . lemak.

Maggy T. kelebihan zat gizi dan kesalah metabolisme. Diskusi kuliah mencakup juga masalah gizi yang ada hubungannya dengan kekurangan.umum. Suhartono TPG 251 Unit Proses Industri Pangan 3 (2 3) Prinsip-prinsip proses dan kerja peralatan yang diterapkan dalam industri pangan sejak bahan mentah diterima di pabrik .

Proses pengawetan meliputi pemanasan. Sanitasi pabrik. vitamin. Proses awal meliputi pembersihan. M. Dedi Fardiaz TPG 313 Anaiisa Pangan 4 (2 6) Pexlggunaan teknik-teknik analiia khususnya analisa kimia bahan pangan baik mentah maupun olahan termasuk metode gravirnetri. sortasi. Aman Wirakartakusumah TPG 301 Metoda Penyajian Ilmiah 1 (1 0) Karya ilmiahlbentuk skripsi atau bentuk makalah lain merupakan tugas yang harus diselesaikan mahasiswa pada akhiu masa perkuliahannya sebagai salah satu syarat kuntuk memperoleh gelar sarjana. dan penanganan limbah. Dalam mata kuliah ini dibahas pula garis besar . Gambar dan Lampiran membuat pustaka.sampai selesai diolah menjadi produk akhir. dan sebagainya. grading dan penyimpanan pangan solid dan liquid. Proses konversi bentuk dan ukuran meliputi pengecilan dan pembesaran ukuran. labelling. pendinginan dan pembekuan. Dalam mata kuliah ini disajikan peraturan-peraturan dalam pengetikan dan penyajian data termasuk pembduatan Tabel. lemak. Pencampuran. homogenisasi. wea sitasi dan sebagainya. khromatografi dan spektrokopi terhadap komponenkomponen seperti air karbohidrat. riboflavin. mineral. Proses pengisian. dan beberapa mikromolekul yang terdapat dalam bahan pangan antara lain vitamin C. zat tambahan kimia. penutupan makanan dalam kaleng. pigmen. pemisahan secara mekanis dan fiik. protein.

Dedi Fardiaz TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan 4 (3 -3) Mata kuliah Pengetahuan Bahan Pangan alami asal nabati. morfologi.penganalisaan dengan menggunakan instrumen-instrumen mutakhir. hewani dan ikan. proses produksi. sifat fiik kimia. komponen. klasifiasi serta perlakuan dan persiapan untuk pemasaran sehingga dapat . histologi. terutama yang diproduksi dalam negeri atau yang mempunyai arti perdagangan international. Ulasannya meliputi aspek-aspek sumber. varietas~breedjras.

daging. pengenalan faktor-faktor mutu. Materi kuliah mencakup antara lain: penggilingan. telur. Materi praktikum sejauh mungkiin mencakup materi kuliah dengan maksud memberikan keterampilan dan pengenalan kegiatan industri pengolahan. rempah-rempah. gizi dan akseptabilitas produk. Tien R. makaroni. pengeringan biji-bijian. Muchtadi TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I 4 (3 -3) Aplikasi prinsip kimia. fisika. crackers. pengolahan pati menjadi roti. pembuatan gula. mikrobiologi dan ketekniian (engineering) dalam proses pengolahan pangan dengan memperhitungkan/mempertimbangkan aspek-aspek sanitasi. buah-buahan. mengembangkan dan membina mutu produk pangan. sumber gizi dan perdagangan. Pengolahan bahan pangan dilakukan atas dasar kesamaan sifat atu sumber. yaitu umbi-umbian. mutu. Pengolahan terutama meliputi baik produk yang biasa diolah di Indonesia maupun yang biasa diproduksi secara modem dari bahan mentah utama yang berasal dari bahan nabati. melaksanakan uji. biji-bijian.pemanfaatan untuk industri. . sari buah. susu dan ikan. pengalengan buah-buahan (fruits canning). pektin. penyegar. jam-jelly. krupuk. Tien R Muchtadi TPG 333 Pengawasan Mutu Pangan 3 (2 -3) Pengenalan sifat-sifat produk serta segala aspek yang berkaitan dengan mutu memberi bekal kemampuan mengenali. aspek-aspek mutu (kirnia. Kuliah memberikan konsep-konsep dan teori yang melandasi pengembangan dan pengawasan mutu dan standarisasi. sayursayuran. mie.mengarahkan. kembang gula. pasta.

mikrobiologi. organoleptik). Soekarto TPG 343 Evaluasi Nilai Gizi Pangan 3 (2 -3) Mata kuliah Evaluasi Nilai Gizi Pangan bertujuan memberikan pengertian kepada para mahasiswa tentang faktor-faktor . pengendalian dan pengawasan mutu dalam industri dan perdagangan. pembinaan clan instusi mutu. sampling dan statistika dalam pengawasan mutu. Soewarno T.

pemulihan jenisttipe dari wadah penyimpanan . refrigerasi. "material energy balance" thermodinamika. evaporasi. M. yang disebabkan oleh serangan serangga. Aman Wirakartakusumah TPG 353 Penyimpanan dan Penggudanpn 3 (2 3) Pemberian mata kuliah ini bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai pentingnya penyimpanan dan penggudangan sebagai salah satu mata rantai dalam penanganan pasca panen di mana susut dan kehilangan bahan pangan khususnya biji-bijian dan hasil olahamya sering terjadi baik berupa kehilangan mutu maupun kualitasnya. dan "thermal process". Deddy Muchtadi TPG 352 Prinsip-prinsip Teknik Pangan 4(3 -3) Mempelajari aspek-aspek keteknikan dalam teknologipangan yang mencakup pengertian-pengertian dimensi. dehidrasi. Dalam mata kuliah ini dibahasprinsip. "fluid flow". Dalam mata kuliah ini dipelajari juga mengenai senyawa-senyawa anti metabolik yang terbentuk selama pengolahan dan yang terdapat secara alamiah.yang mempengaruhi nilai gizi dari bahan pangan dan makanan. pembekuan. seperti kehilangan vitamin dan mineral serta kerusakan protein dan lemak dalam pengolahan bahan pangan dan efek positif pengolahan pangan terhadap nilai biologisnya. unit. wa dan teknik-teknik penyimpanan dan penggudangan. termasuk pengendalian hama dan lingkungan. "heat and mass transfer". mikroba. rodenta dan hama-hama lain serta kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas biologis dari bahan itu sendiri serta pengaruh lingkungan. prinsip-prinsip nutrifikasi dan produk-produk pangan baru. metode-metode analisa nilai gizidan biologis pangan. Dengan demikian diharapkan para mahasiswa dapat mengevaluasi nilai gizi dan biologis dari suatu produk pangan yang dihasilkan melalui wa pengolahan bahan pangan tertentu.

dan bangunadstruktur penyimpanan. Rizal Syarief .

mikroba indikator sanitasi. Ansori Rachman TPG 423 Sanitasi Industri Panpn 3 (2 -3) Mata kuliah Sanitasi Industri Pangan meliputi pengetahuan tentang sumber-sumber kontaminasi dalam industri pangan. pengetahuan mengenai tipe-tipe dan prinsip-prinsip fermentasi. isolasi dan seleksi mikroba untuk fermentasi. Di dalam mata kuliah ini juga akan dibahas mengenai polusi dan sanitasi air termasuk wa pemeriksaan air. sanitasi peralatan. serta cara-cara penanganan limbah industri pangan. Betty Sri Laksmi Jenie TPG 343 Teknologi Pengolahan Pangan I1 4 (3 3) Mata kuliah Teknologi Pengolahan Pangan I1 . sanitasi pekerja dan sanitasi ruang pengolahan.TPG 422 Teknologi Fermentasi 3 (2 -3) Sejarah dan perkembangan fermentasi. mekanisme keteraturan metabolisme mikroba dan manipulasinya untuk produksi metabolik primer dan sekunder. tindakan pencegahan kontaminasi seperti sanitasi pangan. peralatan yang terlibat. cara pembersihan dan desinfeksi air polusi dan sanitasi udara. bahan-bahan industri pangan serta pangan hasil fermentasi dan perubahannya yang terjadi seiama fermentasi. Di samping itu dijelaskan pula mengenai undang-undang pangan. bahanbahan dan organisasi suplai makanan di beberapa negara.

pengawetan. Dalam mata kuliah ini diberikan juga praktekpraktek teknologi pengawetan dan pengolahan skala laboratorium serta kunjungan/peninjauan ke industri-industri pengolahan pangan khususnya industri pengolahan komoditi hewani dan ikan. dan pengolahan serta dasar-dasar teknologi penentuan dan pengawasan mutu komoditi pangan hewani (susu.bertujuan untuk memberikan pengertian dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang dasar-dasar teknologi pangan. daging termasuk daging unggas. ikan dan telor) yang mencakup teknologi konvensional dan teknologimutakhu. Djundjung Daulay .

masalah keracunan pengkaratan dan kerusakan lainnya. Pengetahuan tentang jenis. macam-macam organoleptik dan peranan statistik dalam uji organoleptik. cara pembuatan dan identifikasi dari berbagai bahan kemas (bahan gelas. kemasan kayu. laboratorium organoleptik. tradisional hingga mutakhii. bahan kemas tradisional). mekanisme penginderaan. manusia sebagai panelis. Pembahasan meliputi pengenalan sifat-sifat organoleptik. besar). menengah. Berbagai metode dan teknik pengemasan hasil pertanian dan masalah khusus dalam pengemasan bahan pangan tertentu seperti makanan beku dan "dehydrated products".TPG 435 Penilaian dengan Indera 3 (2 3) Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukurl obsewasi sifat-sifat dan aseptabilitasi pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian. karakteristik. Rantai proses pengemasan di dalam industri makanan dan analisa ekonomi. penyajian dan persiapan uji. panca indera dan rangsangan. Teknik evaluasi dan kontrol mutu bahan kemas dan pengemasan. plastik. kertas dan karton. Metoda dan pendekatan penentuan umur simpan (kadaluwarsa). wadah logam. bahan anti getaran. sistem . Sassya Santausa TPG 454 Teknologi Pengemasan Pangan 3 (2 3) Pengenalan tentang peranan dan fungsi pengemasan bahan pangan serta perkembangannya sejak pengemasan alamiah. Rizal Syarief TPG 455 Pengenalan Industri Pangan 3 Mata kuliah ini akan membahas sewa praktis pengertian dan ruang lingkup industri pangan (kecil.

organisasi. Materi kuliah akan dilengkapi dengan ceramah-ceramah oleh . manajemen dan kegiatan pengolahanfpengawasan mutu serta penelitian dan pengembangan produk. Aktivitas mata kuliah ini terdiri dari kuiiah. diskusi dan kunjungan lapangan. Tujuan mata kuliah ini adalah untuk memperluas wawasan calon sarjana Teknologi Pangan dan Gizi dalam perencanaad pengelolaan dan pengendalian suatu industri pangan.

Tiap mahasiswa diwajibkan membawakan seminar topik yang disukainya. Arnan Wirakartakusumah TPG 498 Seminar Mata ajaran seminar bertujuan membiasakan mahasiswa tingkat akhir untuk menyampaikan sewa verbal suatu pokok pikiran ilmiah dari hasil penelitian atau studi kepustakaan secara efisien dan komunikatif terhadap pendengar. M. Djundjung Daulay .tamu-tamu dari industri dan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan industri. terhadap rekan sekelas yang akan memberikan pendapatnya dalam bentuk diskusi singkat setelah seminar.

arti dan unsur-unsw penting kewiraswastaan. fungi vektor. faktor waktu dan tuntutan jaman serta peranan sikap mental wiraswasta. deret dengan unsur nonnegatif. usaha kd.TIN 201 Kewiraswastaan 2 (2 0) Tantangan bangsa untuk maju. konvergen mutlak. kemampuan. perbuatan sebagai modal. agrotorium. dan peranan faktor keimanan. mutu manusia. usaha agribisnis. berf~ positif. waktu dan efiiiensi. arti hidup kemampuan dan faktor yang berperan. perkalian titik. pengembangan daya inisiatif antara tahu dan berbuat. sukses dan kepercayaan diri. kesan dan citra serta berbagai teknik menjual. formula turunan. persamaan garis dan bidang diperkalian vektor. deret kuasa. berbagai kesempatan berusaha dan berbagai jenis kebutuhan manusia. polinomia dan deret Taylor. Soesarsono W. kurva dan . TIN202 Kalkulus 3 (3 0) Sekuens bii nyata. kelayakan usaha dan beberapa contoh pro@ usaha. faktor pernyataan dan beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam rencana usaha. peranan daya pikir manusia. kaidah L'Hospital. peranan hubungan baik. lilit. arti dan peranan modal. gagasan dan pengembangan daya kreativitas.

garis singgung. penarikan contoh. turunan fungsi. peubah acak kontinyu. TIN203 Metode Statistika 3 (3 0) Penataan data. daerah sekitar pengertian limit dan kontinuitas. Tqjuddin B. bebas dan berkala (penganda Lagrange) persarnaan diferensial. . kurvatur. Daerah fungsi. pengacakan. linier sederhana berganda. panjang busur. Tajuddin B. ukuran contoh. Teori peluang. Pendugaan dan uji hipotesis. turunan parsial maksimum min hum. integral yang tergantung parameter. Peubab acak diskrit. kecepatan dan percepatan. Populasi clan contoh. gugus terbuka dan tertutup. Permutasi dan kombinasi. Metoda Penarikan Contoh. Regresi dan korelasi. Penyebaran dan pemusatan data.

MS-DOS). TIN 206 Manqjemen Pvsonalia 2 (2 0) Perencanaan. Faktor manusia dan lingkungan dalam sistem kerja. Teknik pengukuran ke rja dan penentuan waktu standar. . termasuk motivasi. Pramono D. telaah gerak mencakup peta-peta kerja dan ekonomi gerakan. Sukardi TIN 205 Teknik dan Tatacara Keda 2 (2 0) Ruang lingkup teknik dan tatacara kerja. Komunikasi Data. pengadaan. Pengohhan data Modem dan Bahasa komputer. Penerapan komputer untuk masalah-masalah di bidang agroindustri. Kepemimpinan dan hubungan antara pemimpin dan bawahan dalam rangka usaha peningkatan produktivitas.F. perangkat keras dan perangkat lunak sistem operasi komputer (CP/M. Pengantar program terpakai (application software). satuan. pembinaan dan pemanfaatan tenaga ke rja di dalam suatu badan usahdinstansi. lrawadi TIN211 Dasar Teknik Kim& 3 (3 0) Pengenalan perhitungan teknik kimia. Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. telaah metoda ke rja. Teknii pemrograman dengan bahasa BASIC dan Fortran.TIN 204 .

proses-proses yang spesifik. Hidrokarbon (karet aladateks).konversi. Bagi semua bahan tersebut dibahas mengenai surnber. Illah SaPab TIN 212 Pengetahuan Bahan lndustri 4 (3-3) Pengenalan bahan-bahan hasil pertanian sebagai bahan industri. serat nabati). gum. sifat fsika-fia. Protein. Gas ideal dan campuran gas. Minyak/lemak dan minyak atsiri. Metode matematika dalam penyelesaian soal. KlasifAasi bahan hasil pertanian. Karbohidrat (pati. pektin. Wacbyuddin 'Qiptodi . gda. Pigmen. besaran dalam teknik kimia. serat hewan. Alkaloid. Vitamin &n mineral. Perhitungan neraca bahan dan neraca energi. serta peranannya &lam industri hasil pertanian. proses browning.

TIN 213 Kimia Fisik 3 (2 -3) Definisi. Kultur "batch" dan "continues". metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal un$uk mesin dan bangunan. hukum-hukum dan sifat-sifat gas ideal. . metabolisme dan elektron transport system. ruang Sigkup. gambar diagram dan gambar instalasi. Abdul Azis Darwis TIN 222 Mikrobiologi Industri 4 (3 -3) Dasar-dasar mikrobiologi. biosintesa. Rancang bangun bioreaktor dan enzim engineering. Kinetika pertumbuhan mikroorganisme dan kinetika enzirn. kinetika gas. Keseimbangan fasa pada-cair-gas. Kimia koloid. Tatit K. terrnasuk cara perhitungan mikroorganisma. gas nyata. karakteristik. Pindah massa. Sifat-sifat koligatif. gambar ilustrasi. Hukum pertama dan kedua termodinamika pada reaksi kimia. serta klasifikasi mikroorganisma yang berperan positif maupun yang menyebabkan kerusakan bahan di dalam industri hasil pertanian. Illah Sailah TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia 3 (2 3) Struktur dan organa1 sel. Bunasor TIN 231 Menggambar Teknik 3 (2 3) Pengetahuan tentang perlengkapan dan bahan menggambar. Susunan komposisi kimiawi sel. Proses biologis: photosintesa.

bubungan perburuhan. Lukman Hidayat TIN 241 Ketenagakerjaan dan Keselamatan 2 (2 0) Kerja Pengertian tentang tenaga kerja. pernasalahan perburuhan. Bahan kemasan. Klasifiikasi dan jenis kemasan. persyaratan dan spesWi komponen pelengkap kemasan.Sutedja Wiraatmadja TIN 232 Pengemasan I 3 (2 -3) Pengertian. fungsi dan peranan kemasan. masalah ketenagakerjaan. lembaga .

Teknik penyusunan tata letak berdasarkan tipe operasi. Diferensial numerik dm persamaan diferensial. Teori kesalahan.jaminan sosial buruh. Manajemen Pemasaran. Penyelesaian persamaan linier tunggal dan ganda. Machfud TIN 302 Statistik lndustri 3 (2 -3) Teknik perancangan percobaan pada penelitian teknologi. Angka aproksimasi.peradilan. Fungsi alih. Fungsi biaya dan produlrsi. Statistika non parametrik. tempat ke rja serta luas ruang. Teknii evaluasi tata letak. penentuan jumlah mesin. Anali regresi. aliran dan penanganan bahan serta pertalian antar aktivitas. Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja. Hardi Suprapto TIN 301 Tata Letak dan Penanpnan Bahan 3 (2 3) Faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif dalam penentuan lokasi pabrik. alat-alat pelindung dan peragaan. Lien Herlina TIN 304 Matcmatika lndustri 3 (2 -3) lntroduksi matematilca fmit. hubungan perburuhan Pancasila. Aplilrasi pada sistem proses dan . Industri dalam perekonomian tidak tetap dan dalam ekonomi internasional. Machfud TIN 303 Ekonomi lndustri 3 (3 0) Prinsip pemberian nilai tambah dalam industri. sumber-sumber bahayakecelakaan. Perencanaan kapasitas. Integral numerik. Undang-undang keselamatan kerja. Laplace Transform. faktor-faktor kecelakaan. peraturan pelaksanaan. Analisa sidik ragam pa& beberapa rancangan percobaan.

Ttori. aplikasi dan bentuk pengembangan linier programming.manajemen industri. . ruang ligkup dan falsafah penelitian operasional. Eriyatno TIN 305 Pcnelitian Opcrasid l 3 (3 -0) Sejarah.

Dasar-dasar kesetimbangan matematika dalam "system boundary" proses banyak diberikan untuk memper- . Eriyatno TIN 307 Perencanaan dan Pengendalian 3 (3 0) Produ ksi Pengantar sistem produksi dan ruang lingkup PPP. Teknik Bayes. M. beserta neraca massa dan energi serta penerapan faktor koreksi pada operasi yang terkait. Konsep manajemen sistem informasi. perencanaan agregat dan master scheduling. Karakteristik dan teknik program dinamis (deterministik). Teknikteknik peramalan. Analisa keputusan dan fungsi utilitas. Pengantar perawatan dan peremajaan mesidperalatan. serta personalia. Syamsul Maarif TIN 306 Analisa Keputusan dan Sistern 3 (3 0) Informasi Tinjauan ulang teori peluang. Analisis jaringan kerja. Sistem penunjang keputusan (DSS). Analisa jenjang keputusan.Teori kualitas dan analiia sensitivitas.perencanam kebutuhan bahan (MRP). Machfud TIN311 Satuan Operasi 3(3 0) Pendahuluan dan ruang lingkup membahas penguasaan suatu proses operasi dalam bentuyk fdosofi diagramkotak hitam. Aplikasi pada manajemen industri pertanian. Teknik Markoviyan. Penjadwalan dan pengurutan prosesloperasi. Model-model pengendalian persediaan (deterministik dan probabilistik) . Teknik-teknik program integer.

Penerapan di atas dilakukan untuk operasioperasi absorbsi. pencucian. pengeringan. pencampuran dan homogenisasi. pendinginan. ekstraksi.mudah permasalahan. pengayakan. Suhadi Hardjo . filtrasi dan pengendapan juga diberikan untuk melengkapi operasi "grading" dan standardisasi mutu. pembekuan. kristalisasi. Selain itu operasi pengecilan ukuran. evaporasi. pemurnian.

teknologi polimer alami. kulit. proses polimerisasi.TIN 312 Telrndogi Pdimer 3 (3 0) Pengertian dasar polimer. telur. susu. Perdagangan kulit awet. Tatik K. teknologi elastomer. Bunasor TIN 315 Tekndogi . proses penyamakan dan pasca penyamakan. analisa dan identifikasi poliier. struktur dasar polimer. misal: daging. TIN314 Teknologi Hasil Hewan dan Ikan 3 (2 -3) Mempelajari cara-wa/teknik penanganan has3 hewan dan ikan. mulai dari pasca panen sampai cara pengolahannya/pemanfaatannya sebagai produk pangan maupun non pangan. Fahidin . Juga diiahas tentang peraiatan yang berkaitan dengan proses-proses tersebut. Berbagai proses pra penyamakan. Macam-macam proses pengawetan kulit dan wa menetapkan mutu kulit awet. Chiiwan Pandji TIN 313 Tekndogi Kulit 3 (2 3) Sejarah perkembangan industri kulit. Pengetahuan tentang kulit hewan. sifat-sifat polimer. ikan. kulit setengah jadi dan kulit.

Pengeringan kayu. Pengawetan kayu. berbagai masalah pada bidang minyak dan . Pengertian dan sifat reologi emulsi. Teknologi pulp dan kertas serta bahan serat kya. Cara penentuan tipe emulsi. Muljono Judoamidjojo TIN 317 Teknologi Minyak dan Lcmak 3 (2-3) Arti minyak dan lemak bagi kehidupan manusia. Kegunaan emulsi dalam pangan dan non pangan termasuk pembuatan produk. Teknologi pembduatan papan tit Kayu lapis. Bambang Djatmiko TIN 316 Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3(2 3) Konsep pengolahan kayu dan hasil hutan secara integral. sumber minyak dan lemak.Emulsi 3 (2 -3) Pendahuluan.

Teknologi gula tradisional. Abdul Aziz Dads TIN 320 Teknologi Minyak Atsiri dan 3 (2 -3) Kosmetika Latar . sumber dan potensi. peranan dan perkembangan sosial ekonomi. pengolahan minyak dan lemak. Teknologi gula tebu (can sugar). Wahjudin 'Qiptadi TIN 319 Tdnrdogi -la 3 (2 -3) Sejarah perlrembangao industri gula. kerusakan minyak dan lemak. Teknologi gala cair (liquid sugar). pengemasan. Sifat Wo kimia gula. sifat fsiko kimia minyak iemak. Jenis. pengujian mutu minyak dan lemak. Bambang Djatmiko Mempelajari aplikasi teknik pengolahan pati sejak ekstraksi dari hasil pertanian sampai dengan pemanfaatannya.lemak. Berbagai teknik pengolahan pati dalam rangka peningkatan daya guna dm hasil guna. sifat dan manfaat dan produk pati.

. teknologi pengolahan hasii tanaman atsiri dengan metode phytokimia. karakteristik dan seleW1solasi mikroorganisma industri. pertumbuhan kultur batch dan kontinyu. Prinsip proses.belakang pentingnya minyak atsiri. pemilihan bioreaktorlfermentor sertamekanisma koa trol f%ik dan kimia penggunaan sel mikrobaJenzim (bentuk bebas/termobilisasi) dalam membuat berbagai produk terutama biomassa pelarut dan asam organ& serta energi. Chilwan Pandji TIN 322 IndusM MikroMal 3 (2 -3) Ruang Siup. pemurnian dan pengemasan. penanganan dan pemanfaatan minyak atsiri. koordinasi metabolisme mikrobial khususnya biosintesis metabolit primer dan sekunder serta biokonversi. Ueskttni H. teknik proses pengolahan.

Sifat komoditi pertanian. dan ekstrinsik. uap). sifat intrinsii. Aiat-alat proses (konstruksi dan prinsip kerja). prinsip umum. TIN 332 Peralatan lndustri Pertanian I 3 (2 3) Konstruksi dan prinsip kerja alat-alat pembangkit tenaga (mekanik. alat-alat pencucilpembersih. cacat. fkikokimia. Sutedja Wiraatmadja TIN 342 Pengetahuan Mutu 3 (2 -3) Ruang lingkup. sabuk V. toleransi). pengawasan mutu pada agroindustri. Pemberantasan hama gudang secara kimiawi dan nirkimiawi. terutama tenaga mekanik (sabuk rata. lingkungan fsis. Pengendalian dan pencegahan hama gudang. Faktor yang berperan dalam penyimpanan. Konstruksi dan perhitungan alat-alat transmisi tenaga. hama serangga dan tungau. Alat-alat transport (fluida. biokemik. organoleptik. rantai. pindah panas dan alat pemisah. dan mikro- . arti dan peranan penyimpanan. sproker serta gir). pengecil ukuran. listrik. zat padat). Alat-alat pengemas. organisasi pengawetan mutu. pemeliharaan dan perawatan alat-alattpemisah. biotis. pengertian (mutu. pengalengan. biologik. pembotolan. Soesarsono W. tikus dan hama lain. berbagai sifat dan jenis analisis (fiik. pemasak pasteurisasii sterilisasi.TIN 331 Penyimpanan dan Penggudangaa 3 (2 3 j Sejarah singkat. Perlakuan pra panen.

Aplikasi ekonometrik di industri pertanian. Barnbang Djatmiko TIN 410 Perencanaan Proyek dan Industri 3 (2 3) Proses dan organisasi pelaksanaan proyek keterkaitan antara perencanaan industri dengan pengembangan wilayah. berbagai jenis standar nasional dan internasional pengawasan mutu total. Perencanaan jaringan kerja: determiniitik (CPM) dan probiliitik (PERT). standarisasi dan sertXhsi. pemeriksaan dan analisis. aspek ekonomi pada pengawasan mutu.biologik). Aplikasi statistika pada pengawasan mutu. Prinsip tataruang wilayah dan analisa lokasi tempat kegiatan masyarakat. Teknik analisa ekonomi wilayah dan analisa input-output. Penarikan contoh. Irarmdi . Metode dan praktek pembuatan studi kelayakan industri.

diagram proses. Optimasi kriteria jamak. kontroi proses dan instrumentasi.TIN 430 Teknik Optimasi Lanjut 3 (3 0) Ruang lingkupdan falsafah teknii optimasi. coklat. industri farmasi. Klasifikasi mutu produk bahan penyegar. industri karet. kopi. industri zat warna. industri fermentasi. industri penyedap dan aromatika. Optimasi dengan kendala. Bambang Djatmiko TIN 413 Teknologi Bahan Penyegar 3 (2 -3) Tinjauan ulang pengenalan bahan penyegar. Optimasi tanpa kendala. Berbagai cara pengolahan bahan penyegar: teh. klasifii. karakterisasi dan standarisasi. sumber air. industri rokok. tembakau. . industri sabun dan ditergen. industri agrokimia. TIN 4U Teknologi Air Industri 3 (2 -3) Ruang lingkup. Syamsul Maarif TIN 411 Satuan Proses 3 (2 -3) Berbagai prinsip dasar perubahan kimia. industri karet. industri pati dan gula. Penanganan produk akhir. karakteristik. Liesbetini H. gelatin dan adesif. Persamaan linier. M. pengolahan dan penanganan air industri. industri pelapis.

Wahjudin Tjiptadi . mang lingkup. pengendalian limbah cair. Pengendalian polusi udara. Mismanajemen industri dan efeknya terhadap kesehatan. pengendalian limbah padat (sampah). keindahan. Kunjungan ke perusahaan akan melengkapi mata kuliah hi. pengelolaan air.Waudin qiptadi TIN421 Teknik Penyehatan Ungkungan 3 (2 -3) Industri Batasan. perananhegunaannya dalam perencanaan dan pengoldahan industri. higiene perusahaan. kenyamam. Gambaran kasus pencemaran industri. efisiensi dan kelestarian.kesehatan dan keselamatan kerja dan hubungannya dengan teknik penyehatan. Sanitasi alat dan pabrik. estetika.

dalarn penggunaan peralatan industri pertanian (mekanii listrik. Wahjudin lyiptadi TIN 432 Pengemasan 11 3 (2 -3) Penerapan dasar-dasar pengemasan dalam pemecahan masalah pengemasan produk agroindustri. sifat dan manfaat limbah. temtama pengaruh bahan kernasan terhadap mutu produk.TIN 422 Tekndogi Limbah Industri 3 (2 -3) Mempelajari aplikasi teknik pengolahan limbah industri (termasuk pemukiman. pengaruh pengemasan terhadap peningkatan nilai juaVnilai tambah produk dan sistem distribusi Sutedja Wiraatmadja TIN433 Peralataa industri Pertaniaa I1 3 (3 -2) Perhitungan-perhitungan tenaga. Berbagai teknik pemanfaatan limbah industri hasil pertanian untuk meningkatkan daya gunanya. uap) dan sistem pengontrol Yang d@an. Jenis. pertanian dan perdagan& yang berhu. bungan dengan perlindungan dan pelestarian lingkungan. liagkungan. Sutedja Wiraatmadja .

.

IPB. (PhD. Jurusan Mekanisasi Pertanian 1. IPB. He. 1961) 6. IPB.Edward Namaken Sembiring (Ir. 1985) 14. 1989) 8. 1974). 1982). (Dr. Tambunan (Ir. (MSc. Atjeng Muchlis S arif (Ir. UPLB Philippines.. Armansyah H. 1987) 13.(~r. Herry Suhardiyanto (Ir. UI. 1986) 3. IPB. Hubertus Aris Pri anto (Ir. IPB. Donatus Pakpahan (Ir.1. 1980) 17. DZREKTORI TENAGA PENGAIAR 75. IPB. USA. 1973). 19 $7 ). IPB. 1966). &A. IPB. (MEng. 1981). Univ. &A. 1975). (MSc. 1981) 18. 1981) 16. (MS. 1967). IPB. IPB. IPB. 1980). (MSAE.of Minnesota. of Wisconsin. (MSc. (MAE. 1981) 15. IPB. Arif Dastaman (Ir. Emmy Darmawati (Ir. 1984) 5. Abdul Kohar Irwanto (Ir.Univ. USA. 1978) 2. 1988) 11. of Minnesota. 1975). (MSc. Achmadi ~artohjoto. IPB. 1978) . USA. 1986) 7. Hadi Karya Purwadaria Ir.5. AIT. Budi Indra Setiawan (Ir. 1983) 9. 1983) 12. 1979). IPB. Univ. IPB. IPB. AIT Thailand. Michigan State Univ. UI. 1981) 19. (MEng.7. UGM.. (MS. IPB. 1975). IPB. (Dip. IPB. Michigan State Univ. USA. Gardjito (Ir. Edy Hartulistioso (Ir. Univ. 1984) 4. Bambang Pramudya N. Frans Jusuf Daywin (Ir. Imam Hidayat (Ir. Michigan State Umv.. 1977). USA. 1%1) 10. (PhD. Asep Sapei (Ir. of Minnesota. 1974). Belanda. Dedi Kusnadi Kalsim (Ir. (Ir.

20. 1986) 22. (MS. of Tokyo. Japan. Kamaruddin Abdullah (BSA. Tokyo Noko Univ. IPB. I Wayan Budiastra (Ir. (MSA. Agritech. IPB. IPB. 1988) 24. IPB. I Nengah Suastawa (Ir.. IPB. I Wayan Astika (Ir. Univ. 1970). Japan. 1976) . 1986) 23. Univ. IPB. John Kumendong (Ir. 1984) 21. (PhD. 1967). I Dewa Made Subrata (Ir. 1987) 25. 1976).

lib. Sukandi Sukartaatmadja (Ir. 1980) 34. 1975) 44. 1%7) 32. IPB. 1984) 42. 1986) 49. 1980) 37. Wawan Hermawan (Ir. 1973) 39. IPB. 19781. 1983) 27. 1982) 33. IPB. (MSc. (MApp.. USA. 1983) 48. IPB. IPB. USA. (Ir. Muhamad Yanuar J. Japan.26. (MSc. IPB..Sc UNSW. 1980) 38. 1985) 40. Putiati Mahdar (Ir. Nirwan Siregar (Ir. Michigan State Uni\. 1979). Sam Merodiyan (Ir.. 1968). IPB. Radite Praeko Agus (Ir. Mohammad Azron Dhalhar (Ir. IPB. Kusen Morgan (Ir. (PhD. Japan. 1969). Kyoto Univ. 1985) 53. USA. IPB. Susilo Sarwono (Ir. 1986) . Liik P. Sutrisno (Ir. IPB. Yohanes Aries P. 1981) 46. :. 1983) 43. H. IPB.P. 1978). Prastowo (Ir. IPB. Univ. Meiske Widyarti (Ir. (MSA. 1963). IPB. 1967). 1982). (MS. Japan. Eko Nugroho (Ir. Kudang Boro Seminar (Ir. 1989) 51. UI. (MS. Moeljarno Djojomartono (BSA. 1985) 52. Kyoto Univ. IPB. IPB. (PhD. 1981) 35. USA. 1970) 36. Univ. IPB. Michigan State Univ. 1983) 47. IPB. of Minnesota. IPB. 1983) 28.. (PhD. Moedjiarto Pratomo (Ir. Tineke Mandang (Ir. (PhD. Sri Mudiastuti Priyanto (Ir. Nora Herdiana Pandjaitan (Ir. Yuli Suharnoto (Ir. 1985) 29. 1974) 45. R. IPB. Mad Yamin (Ir. USA. Soedodo Hardjoamid'ojo (Ir.. UGM. Australia. 1964) 41. Parlaungan Rangkuti (Ir. IPB. 1990) 50. Univ.. Sri Endah Agustina (Ir. IPB. (MSAE. UI. of Illinois. (Ir. USA. IPB. North Carolina State Univ. 1980) 31.. Godfried Sitompul (Ir. IPB. of Minnesota. 1984). IPB. Tokyo Nuko Univ. IPB. Setyo Pertiwi (Ir. (MS. IPB. 1%7). IPB.. 1979) 30. IPB. 1973). 1971). 197j).

UI. IPB. (PhD.1990) 6. 1983) 2. 1973). France. Michigan State Univ. 1985) 18. IPB. of Massachusetts. IPB. 1982) 12. 1973). Hokaido Univ.(MS. 1972). 1988) 4. UPLB. IPB. Nurwitri (Ir. of Massachusetts. IPB. 1982). 1973). 1977). 1976). (MSc. ) 14. IPB. 1988) 16. 1985) 3. 1981).Darwin Kadarisman (Ir. (PhD. IPB. 1982). 1971). Djundjung Daulay (Drh. 1%2). IPB. Jimmy Hariantono (Ir. 1983) 17. 1979) 9. UPLB. Ansori Rachman (Ir. IPB. 1978). IPB. Philippines. India. ) 13. 1970). Dahrul Syah (Ir. (MSc. (MSc. IPB. IPB. 1977). USA.Monang ~anuhan (Drh. Univ. (PhD.Betty Sri Laksmi Jenie (Ir. IPB. Winarno (Drh. IPB. 1981) 8. Budiatman Satiawihardja (Ir. 1974) 15. of Hawaii USA. 1982) 7.G. (MS.(Dr. Anton Apriyantono (Ir. 1970). Fransiska Rungkat (Ir. Michigan State Univ. (MS. 1978).Deddy Muchtadi (Ir. IPB. Univ. (MA. IPB. IPB. IPB. Maggy T. 1985) 11. IPB. F. Philippines.. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi 1.Joko Hermanianto (Ir. Australia.IPB. Univ.Dedi Fardiaz (Ir.Lilis Nuraida (Ir. Caecillia CH. IPB.752. Des Science. 1982) 19. Univ.(MS.Budi Nurtama (Ir. 1974). USA. . Univ. of Mysore. (MS. IPB. 1968 .(Pro1. IPB. (MSc.. IPB.(MS. Japan. 1978) 5.Adil Basuki Ahza (Ir. 1980) 10. (MSc. (PhD. IPB. USA. USA. Subartono (Ir.

IPB. IPB. UGM. Ratih Dewanti (Ir. Made Astawan (Ir. Purwiyatno Hariyadi (Ir. 1986) 26. Musa Hubeii (Ir. Ni Luh Puspitasari (Ir. Nuri Andarwulan (Ir. 1985) 21.Muhamad Arpah (Ir. 1985) 24. IPB. Phihppines. 1984) 22. UPLB. IPB. UGM. 1984) . (MS. (h. IPB. 1981) 20. IPB.Nurheni Sri Palupi (Ir. 1984) 27. IPB. 1985) 23. 1979). 1986) 25.1977).

28. Rizal Syarief Sjaeful N. (Ir, IPB, 1973); (DESS, Univ. De Nantes, France, 1980); (Dr, Univ. De Nantes, 1983) 29. Srikandi Soewondo (Ir, IPB, 1972); MSc, Michigan State Univ., USA, 1977); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1980) 30. Slamet Ma'oen (Drh, IPB, 1960); (Drh, UI, 1x1) 31. Suliantari (Dra, UGM, 1978); (MS, IPB, 1%7) 32. Soewarno Tjokrosoekarto (Drh, IPB, 1960); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1x5); (PhD, M~chigan State Univ., USA, -); (Prof, IPB, -) 33. Sasya Santausa (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1987) 34. Sedarnawati Yasni (Ir, IPB, 1982) 35. Slamet Budiyanto (Ir, IPB, 1985) 36. Subarna (Ir, IPB, 1984) 37. Sugiyono (Ir, IPB, ) 38. C. Hanny Wija a (Ir, IPB, 1982); (MA, Hokaido Univ., Japan, 19877; (PhD, Hokaido Univ., Japan, 1990) 39. Tien Ruspiatin Muchtadi (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1980) 40. Winiati Pudji Rahayu (Ir, IPB, 1980); (MS, IPB, 1986) 41. Mohamad Aman Wirakartakusumah (Ir, IPB, 1972); (MSc, Univ. of Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Univ. of Wisconsin, USA, 1981) 42. Yadi Haryadi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1982) 753. Jurusan Teknologi Industri Pertanian 1.Any Suryani

(Ir, IPB, 1982) 2. Abdul Basith (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1986) 3. Anas Miftah Fauzi (Ir, IPB, 1983); (M.Sc., Osaka Univ., Japan, 1990) 4. Ade Iskandar (Ir, IPB, 1986) 5. Agung Primanto Murdanoto (Ir, IPB, 1987) 6. Agus Herindajanto (Ir, IPB, 1988) 7. H. Abdul Aziz Dads (Ir, IPB, 1967); (MSc, UPLB, Philippines, 1977); (PhD, UPLB, Phil~ppines, 1981) 8. Bambang Djatmiko P. (Ir, IPB, 1%7); (Grad Diploma, Food Tech NSW, 1975); (PhD, UPLB, Phiiippmes, ) 9. Basuki (BSc, Akademi Teknologi Kulit, Yogyakarta, 1969) 10. Chilwan Pandji (Drs, UNPAD, 1977); (Apth UNPAD,1979); (MS, IPB, 1986)

11.Djumali (Ir, UGM, 1980);(DEA, INPID Nancy,France, 1984); (PhD, Univ. De Nancy I, 1988) 12. H. Eryatno (Ir, IPB, 1972); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1976); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1979) 13. Endang Gumbira (Ir, IPB, 1978);(MADEV, Ghart State Univ., Belgium,1983) 14. Erliza (Ir, IPB, 1985) l5. Erliza Noor (Ir, ITB, 1985) 16.Fahidin (BSc, Akademi Kuht Yogyakarta, 1%5); (Drs, UI, 1976) 17.Faqih Udin (Ir, IPB, 1982); (MSc, -) 18. Hariiri Hardjomidjojo (Ir, IPB, 1984) 19.Helena Yusuf (Ir, IPB, 1985) 20. Irawadi Djamaran(Ir, IPB,1974);(Dr, Justus Liebig Univ., FRG, 1983) 21.Illah Saiiah (I~,.IPB, 1981); (MS, ITB, 1986) 22. Juda Agung (Ir, IPB, 1987) 23. Khaswar Syamsu (It, IPB, 1987) 24. Krisnani Setyowati (Ir, IPB, 1985) 25. Lukman Hidayat (Drs, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1%5) 26. Liesbetini Haditjaroko (Ir, IPB, 1979);(MS, ITB, 1986) 27.Lien Herliia (It, IPB, 1981); (MSc, Silsee College, Bedford, UK,

1986) 28. Machfud (Ir, IPB, 1971); (MS, ITB, 1986) 29. M. 2kin Nasoetion (Ir, IPB, 1971); (MAppSc, UNSW., Australia, 1985) 30. Marimin (Ir, k~, 1984); (MSc, Univ. of Western Ontario, Canada, 1990) 31.Mohammad Romli (Ir, IPB, 1984) 32. Muhamad Hari Siswanto (Ir, IPB, 1985) 33.Mulyorini Rahayuningsih (Ir, IPB, 1986) 34. Meika Syahbana Rusli (Ir, IPB, 1987) 35. Mohammad S amsul Maarif (Ir, IPB, 1981);(M.Eng, AIT., ~h$.d, ) 36. Nastiti Siswi Indrasti (Ir, IPB, 1985) 37.Pramono D. Fewidatto (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1988) 38. Purwoko (Drs, UNPAK, 1987) 39.R.Hadi Suprapto (Drs, U1,1%1) 40. R. Moeljono Judoamidjojo (Drh, UI, 1%3); (PhD, Tokyo Univ., Japan, 1985)

41.Suhadi Hardjo (BSc, UNSW., Australia, 1960); (MSc, Univ. of California, USA, 1968) . 42.Sutedja Wiraatmadja (BSc, Akademi Nutrisionis, 1%2); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1981) 43.Soesarsono Wijandi (~r, IPB, 1%7); (MSC, Univ. of Wisconsin, USA, 1973) 44. Semangat Ketaren (Ir, IPB, 1973);(MS, ITB, 1988) 45. Sukardi (Ir, IPB, 1984) 46. Tatit Krissu i'anti BSc, Akademi Kimia Analis, 1970);(MSc, uPLB, P&ippines, 1982);(PhD, UPLB, Philippines, 1986) 47.Tajuddin Bantacut (Ir, IPB, 1985) 48. Wahjudin Tjiptadi (Ir, IPB, 1966 Dip1 ASc UNSW, Australia, 1975);(MS, IPB, 1981 Dr, IPB, 1985);(Prof., IPB) 49.Mohamad Nabil (Ir, IPB, 1983)

8. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 8.1. WAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa FMIPA mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester dan menyelesaikan beban kredit yang berkisar antara 144 -160 sks. Untuk setiap program studi di FMIPA dibebankan: a. Mata kuliah wajib ialah mata kuliah yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa dari jurusan yang bersangkutan. Pengetahuan yang terdapat pada mata pelajaran tersebut harus dikuasai oleh sarjana di bidang masing-masing. b. Mata kuliah yang termasuk dalam paket pilihan dimaksudkan untuk menunjang kerja penelitian, memperluas wawasan pandangan, atau menyalurkan minat mahasiswa untuk memperdalam bidang ilmu.tertentu. Paket pilihan ini berisi sekelompok mata pelajaran baik dari jurusan yang bersangkutan maupun dari luar jurusan dan bahkan mungkin dari jurusan di luar FMIPA. Pernilihan paket dilaksanakan atas persetujuan dosen pembimbing. Selain itu setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti seminar yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa berkomunikasi secara lisan. Mahasiswa dilatih untuk mengemukakan rencana dan hasil penelitiannya di hadapan staf pengajar dan mahasiwa. Ke rja Penelitian adalah tugas penelitian perorangan yang harus dilakukan mahasiswa dan bertujuan: a. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam kerja mandiri. b. Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi permasalahan dan mengusahakan pemecahannya. c. Meningkatkan kemampuan mencari, menggali dan menanggapi sumber-sumber informasi. d. Meningkatkan kemampuan dalam pengolahan data dan menarik kesimpulan. e. Meningkatkan kemampuan untuk menyampaikan hasil penelitiannya baik lisan maupun tulisan.

Untuk meningkatkan keterampilan dalam usaha penghantaran teknologi, keterampilan penerapan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktek Lapang. 8.2. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof.Dr. Barizi, MES Pembantu Dekan I : Dr.1r. Ahmad Ansori Mattjik, MSc Pembantu Dekan I1 : Drh. Djoko Walujo Pembangu Dekan I11 : Ir. Eman Kustaman Kepala Bagian Tata Usaha : Marimin S. 8.2.1. Jurusan Kimia Ketua : Prof-Dr. Aisjah Girindra Sekretaris : Ir. Latifah K. Darusman, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Ir. Hendra Adijuwana, MST Kepala Lab. Kimia Analitik : Ir. Elly Suradikusumah, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Dr.Ir. M. Anwar Nur, MSc ?*F Kepala Lab. Kimia Fisik Kepala Lab. Biokimia Tumbuhan : Dr.Ir. M. Sri Saeni, MS : Dr. Norman R. Azwar )3q ?mT Kepala Lab. Biokimia Hewan : Prof.Dr. Aisjah Girindra Kepala Lab. Biokimia Fermentasi : Dr. R.T.M. Sutamiharja Kepala Lab. Biologi Molekuler : Prof.Dr. Djoko Soedarmo M.

822. Jumsan Geofisika dan Meteorologi Ketua Jurusan : Ir,. M. Effendi Manan Sekretaris : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Fisika Umum : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Hidrodinamika : Dr.Ir. Hidayat Pawitan Kepala Lab. Instrumentasi : Soedarsono, MSc Kepala Lab. Meteorologi : Dr.Ir. Ahmad Bey Kepala Lab. Klimatologi : Dr.Ir. M.Bl. de Rozari Kepala Lab. Agrometeorologi : Ir. M. Effendi Manan 823. Jurusan Statistika Ketua : Dr.Ir. Aunuddin ~ekretaris : Dr.1r. M. Sjarkani Musa Kepala Lab. Pemodelan : Ir. Krisnamurti Hasibuan, MSc Kepala Lab. Analisis Statistik : Prof.Dr.1r. Andi Hakim Nasoetion

Kepala Lab. Teori Statistik : Dr.Ir. Abdurrauf Rambe, MSt Kepala Lab. Komputasi Statistik : Dr.Ir. Aunuddin 8.2.4. Jurusan Biologi Ketua : Drh. Ikin Mansjoer, MSc Sekretaris : Dr. Ir. Alex Hartana Kepala Lab. Anatomi dan Morfologi Tumbuhan : Ir. R.M. Trenggono K.

Kepala Lab. Ekologi Tumbuhan Kepala Lab. Fisiologi Tumbuhan Kepala Lab. Genetika Kepala Lab. Mikologi Kepala Lab. Mikrobiologi Kepala Lab. Taksonomi Tumbuhan Kepala Lab. Zoologi : Ir. M. Tjahjono Samingan, MSc : Ir. P.D. Tjondronegoro, MS : Prof.Dr.Ir. Edi Guhardja : Prof.Dr.Ir. S. Soetarmi Tjitrosomo : Ir. Tedja Imas : Dra. Sri Sudarmiyati T., MSc : Drh. Ikin Mansjoer, MSc 82.5. Jurusan Matematika Ketua Sekretaris Kepala Lab. Matematika Murni Kepala Lab. Matematika Terapan Kepala Lab. Matematika Komputasi 82.6. Jurusan MKDU Ketua Sekretaris Kepala Lab. Bahasa : Dr.1r. Siswadi : Ir. Hadi Sumarno : Dra. Nur Aliatiningtyas : Dr.Ir. Siswadi : Ir. Heru T. Natalisa, MMath

: Dra. Dwiningsih Sulistiarti : Drs. Ahrnad Djuaeni : Drh. Audrey T. Ungerer

6.3.JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKUL Uh! 83.1. Jurusan Kimia Sarjana kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB diharapkan ahli dalam bidang kimia Anorganik, Organik, Fisik, Analitik, dan Biokimia. Selain menguasai bidangnya, sarjana kimia FMIPA IPB diharapkan mampu pula menerapkan dan mengembangkan ilmunya untuk menunjang pembangunan dalam bidang pertanian dan industri. Kurikulum program pendidikan sarjana kimia FMIPA IPB dirancang dengan acuan Kurikulum inti yang disusun DIKTI. Sementara itu untuk memberikan makna, mahasiswa diberi bekal yang cukup banyak untuk bergerak dalam bidang pertanian. Untuk maksud tersebut dimasukkan warna hayati dalam kurikulum. Warna hayati tersebut akan membedakan sarjana kimia FMIPA IPB dari sarjana kimia yang dihasilkan Perguruan Tinggi lain. Untuk menjadi sarjana kimia, mahasiswa harus menyelesaikan 144150 sks. Setelah menyelesaikan tugas akhirnya, mahasiswa menjadi sarjana kimia. Untuk mengikuti program sarjana kimia diharapkan mahasiswa menguasai ilmu kimia dasar dan ilmu dasar lainnya dengan cukup baik. Calon mahasiswa yang diterima adalah lulus TPB dengan NMR 25 untuk mata kuliah Kimia Dasar I dan Kimia Dasar 11. Jurusan Kimia juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Kimia. Calon mahasiswa yang diterima untuk program D3 melalui jalur UMPTN. Kuriku lur~i

No. Mata Kuliah Kredit Sernesler 1 dart 2 -TPB 36 sks

Sentester 3 KIM 201 Kimia Dasar I11 KIM 211 Kimia Anorganik I

Kurikulur~t -S attester 3 (Lanjutan) KIM 221 Kimia Or anik I KIM 231 Analisis kalitatif MA 221 Kalkulus GFM 233 Fisika I1 3(2-3 Jumlah: 20 sks Sentester 4 KXM 212 KIM 222 Kirniit Anorganik I1 Kimia Or anik I1 KIM 232 Analisis fuantitatif I KIM 241 Kimia fisik I KIM 202 Literatur Kimia STK 233 Metode Statistika Jumlah: 18 sks Sentester 5 KIM 323 Kimia Or anik Fisik KIM 333 Analisis &antitatif I1 KIM 342 Kimia Fisik I1 KIM 351 Biokimia I STK 281 Pengetahuan Ilmu Komputer PiIihan Wajib 3 Jumlahr 19 sks Semester 6 KIM 334 Analisis Instrumental KIM 343 Termodinamika KIM 352 Biokimia I1 KIM 344 Kinatika Kimia Pilihan Wajib 6 J

e 19 sks Sentester7 KIM 424 Struktur Molekul dan KIM 435 Spektroskopi Radiokimia KIM 403 Metode Penelitian Piliihan 12 Jumlah: 20 sks

.. Mata Kuliah redi it Setnester 5 KIM 325 Kimia Bahan Alam KIM 304 FIS .Elektronika KIM 305 STK. Kalkulus Lanjutan KIM 353 Biokimia Tumbuhan Sentester 6 KIM 326 KIM 327 KIM 313 KIM 361 KIM 345 KIM 354 KIM 355 BIO 213 BIO 201 BIO 231 BIO 301 BIO 321 STK 332 Kimia Polimer Sintesis Kimia Organik Bioanorganik Kapita Selekta Kimia Kuantum Teknik Penelitian Biokimia Biokimia Nutrisi Fisiolo i Tumbuhan f Geneti a Dasar Mikrobiolo i Pengantar iiologi Sel Fisiologi Hewan Perancangan Percobaan Sa7iester 7 KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 -3) .fitrikulzim (Lanjutan) Semester 8 KIM 491 Seminar 1 KIM 492 Masalah Khusus 4 KIM 493 KKN 4 Pilihan 6 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 8: 147 sks Mata Kuliah Pilihan No...

KIM &I Kirnia Pangan 3 2 -3) KIM 162 Kimia Tanah 3 2 -3) KIM 463 Kimia Tumbuhan 3 2 -3) KIM 464 Kimia Lingkungan I 3 (2 -3) .

Pendidikan ini diarahkan untuk membentuk tenaga yang peka dan tanggap terhadap masalah agrometeorologi dan sanggup mengembangkan ilmu serta penerapannya. ciri mahasiswa yang diharapkan berhasil menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya adalah mahasiswa dengan dasar kemampuan yang kuat di bidang Fisika dan . Berdasarkan pengalaman. Jurusan Geofisika dan Meteorologi Pendidikan keahlian agrometeorologi ditujukan untuk menghasilkan tenaga yang berkemampuan tinggi dan terampil dalam memanfaatkan cuaca dan iklim untuk menyerasikan kegiatan pertanian dengan keadaan fisik lingkungan optimal.Mata Kuiiah Pilihan -Sanesfer 7 (Lanjutan) KIM 465 Kimia Air 3(2-3 KIM 456 Pengantar Biokimia Industri KIM 457 Pengantar Imunokimia KIM 470 Pestisida BIO 401 Kultur Jaringan GFM 241 Termodinamika Atmosfir 3 (3 -0) Sentester 6 KIM 466 Kimia Fisik Tanah KIM 446 Kimia Permukaan KIM 447 Kimia Biofisik KIM 467 Kimia Obat KIM 468 Kimia Industri KIM 469 Kimia Kayu KIM 458 Bioenergetika KIM 459 Vitamin dan Enzim KIM 471 Toksikologi STK 282 Pemrograman Komputer 832.

.Matematika.

Semester 4 GFK 221 GFM222 GFM241 Pengantar MeteorologiInstrumentasi Meteorologi Termodinamika STK 211 Metode Statistika BIO 213 TNH 211 Fisiologi Tumbuhan Dasar-dasar Ilmu Tanah Jumlah: 19' sks . + Mata Kuliah Kredit Semester I dan 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar GFM 232 Fisika Pertanian GFM235 Matematika Fisika BIO 211 Botani Umum BDP 211 Dasar-dasar A fP onomi BIO 201 Dasar-dasar E ologi Umum Jumlah.Kurikulum No.

Semester 5 GFM 312 Geo afi Fisik GFM323 Ana P rsis Meteorologi GFM 342 Dinamika Atmosfir STK 281 Pengantar Ilmu Komputer Pilihan 6 Jumlah: 19 sks Semester 6 GFM313 GFM314 GFM315 GFM372 Metode KlimatologiMikroklimatologi Iklim Tropika HidrometeorologiPilihan Jumlah: 17 sks .

atau Teknik Percobaan Lapangan. Peternakan. Elektronika. 3 Piliian 6 Jumlah: 21 sks Semester 8 GFM 494 GFM 493 Telaah Lapang Agrometeorologi Karya Ilmiah I1 Praktek Lapang 4 3 4 Jumlah: 12 sks Jumlah Semester 1 -8: 144 sks Mata Kuliah Pilihan Mata kuliah pilihan yang harus diambil pada Semester 5dan6adalah salah satu dari Rancangan Percobaan. GMSK. Metode Statistika 11.hikuluni (Lanjutan) Sentesfer 7 GFM 491 Telaah Pustaka 3 GFM 492 Kapita Selekta Geometeorologi 3 (3 0) GFM 493 Karya Ilmiah 1. Ilmu Tanah. Perikanan dan lain-lain. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Kehutanan. Budidaya Pertanian. Selain itu dapat pula mengambil mata kuliah pilihan dari jurusan sendiri seperti: Pengantar Penginderaan Jarak Jauh. Sedangkan mata kuliah pilihan lainnya yang dapat diambil: MatematikaIStatistika. Fisika . Sosial Ekonomi.

Semua mata kuliah yang diasuh untuk Program Studi Agrometeorologi terbuka untuk mahasiswa jurusan lain dengan prasyarat mata kuliah klimatologi dasar (GFM 211). Hidrologi dan Modifikasi Cuaca. Kemudian untuk Program S1 seperti Fisika Terapan. dan Klimatologi Dasar. Selain itu jurusan Geofisika dan Meteorologi juga memberikan Diploma seperti Fisika Dasar dan Klimatologi Dasar.Atmosfir. . Fisika Teknik.

pengukuran. Oleh karena itu.penerapannya dalam kehidupan sehari-hari semakin mendalam dan luas mengikuti berbagai kegiatan antara lain bisnis. industri. penyederhanaan dan analisii data serta pembahasan sistematis dalam upaya penarikan kesimpulan yang konsisten dengan data. Oleh karena it. tetapi juga membantu menyajikan informasi yang terpercaya bagi kepentingan perumus kebijaksanaan. 3. Kegiatannya meliputi perancangan. Menerjemahkan permasaiahan bidang ilmu lain ke dalam kerangka logika statistika dan mengkomunikasikan kembali hasii analisis dan kesimpulan yang ditarik secara statistik ke dalam konteks perrnasalahan semula. juga mengenal'prinsip-prinsipdasar ilrnu lain dari berbagai bidang terapan yang ada di IPB. Jumsan Statistika Tujuan Pendidikan Statistika adalah ilmu yang mempelajari pendekatan kuantitatif untuk menelusuri dan menemukan keteraturan-keteraturan yang tersembunyi di balik keragaman data. pengumpulan. 4. Memahami teori maupun metode statistika agar dapat menerapkannya dengan benar.833. Menganalisis data. Program studi statistika yang diasuh oleh Jurusan Statistika diarahkan untuk menghasilkan sarjana yang memiliki keterampilan dalam: 1. pemerintah. Merancang pengumpulan data melalui pengumpulan percobaan atau survai untuk memperoleh informasi secara lebih efisien. pertanian maupun kesehatan. 2. Landasan pengetahuan matematika yang lebih kokoh sangat diperlukan bagi yang berminat . Peranannya tidak hanya dalam membantu menjelaskan keterkaitan sebab akibat yang merupakan inti persoalan dalam perkembangan ilmu dan teknologi. kurikulum pendidikan di Jurusan Statistika disusun untuk menghasilkan tenaga ahli yang selain memiliki pengetahuan komputasi maju. merumuskan hasil secara kuantitatif serta menarik kesimpulan secara sah.

.mendalami aspek teoritis atau akan melanjutkan ke jenjang kesarjanaannya yang lebih tinggi.

Empat belas mata kuliah yang setara dengan 36 sks. dengan jumlah beban 86 sks. Penentuan pilihan bidang-bidang penunjang yang ditawarkan berikut paket-paket mata kuliah sangat tergantung pada banyaknya serta diversifikasi kemampuan dan latar belakang keahlian kedua dari staf pengajar jurusan. Bidang Penunjang agronomi. 4. yaitu sebanyak 108 sampai 109 sks atau 31 mata kuliah. -1 mata kuliah dari paket mata kutiah pilihan statistika. setiap mahasiswa harus menempuh dan menyelesaikan kuliah berikut praktika serta tugas lainnya yang jumlah bebannya setara dengan 144 sampai 145 sks. Sisanya. Bidang Penunjang Matematika. -6 mata kuliah dari paket mata kuliah bidang penunjang yang dipilih. Paket pilihan bidang penunjang yang dapat ditawarkan kepada mahasiswa Jurusan Statistika ialah: 1. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. di antaranya telah ditempuh di TPB. Bidang Penunjang Sosial-Ekonomi.Untuk program 'studi sarjana statistika. dibuka dalam tahun pelajaran 1986/1987. dikelompokkan menurut paket mata kuliah: -24 mata kuliah dari paket mata kuliah wajib. 2. 3. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. dengan jurnlah beban 19 sks. Bidang Penunjang BiologiIGenetika. direncanakan dibuka dalam tahun pelajaran 199011991. . dengan jumlah beban 3 sks.

Berikut ini adalah kurikulum yang berlaku mulai tahun ajaran 198811989. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 36 sks Semester 3 MAT 212 Aljaba Linear MAT 201 Kalkulus I1 STK 211 Metode Statistika I STK 281 Ilmu Komputer I Pilihan Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 4 MAT 222 Kalkulus I11 STK 201 STK 212 Pengantar Hitung Peluang Metode Statistika 11 STK 282 Ilmu Komputer 11 Piliian Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 5 STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah STK 321 Teori Statistika I STK 311 Eks~lorasi Data STK 3151 ~ta6stik NonparametriW 3 (3 -0) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa STK 331 . No.

Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) Pilihan Penuniang 5 -6 sks Jumlah: 19 -20 sks Sentester 6 STK 342 STK 322 Karya Tulii I Teori Statistika I1 STK 332 STK 3051 Perancangan Percobaan Operation Research/ .

5 -6 Jumlah: 20 -21 sks Sentester 7 STK 440 STK 421 STK 441 STK 4051 STK 415 STK ~asalih Khusus Pengantar Model Linier Metode Penelitian dan Telaah Pustaka Pemodelan Matemaw Metode Peramalan dan Analisis Deret Waktu Pilihan Statistika Pilihan Penunjang 3 3 -0 3r-31 3 (2 -3) 3 (3 -0) 3 3 Jumlah: 18 sks Sentester 8 STK 499 STK STK 442 STK 498 STK 490 .Knrikului~~ -Sentester 6 (Lanjutan) STK 385 Metode Simulasi STK 381 Komputasi dan Manajemen Data Pilihan Penunjang 4 (3 3). .

Mata Kuliah Kredit Sentester 7 STK 531 STK 532 Teknik Permukaan Respon Analisis Data Kategorik .Karya Tulis I1 Pilihan Statistika KKN dan Keterampilan Profesi Seminar Ujian Komprehensif 4 6 4 1 2 Jumlah: 17 sks Jurnlah Semester1 8: 145-146 sks Mata Kuiiah Pilihan Statistika No.

Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 Dasar-dasar .Mata Kuliah Pilihan Statistika (Lanjutan) Semester8 Pilih dua mata pelajaran dari: STK 425 Analisis Peubah Ganda STK 435 Statistik Pengendalian Mutu STK 432 Metode Riset Pemasaran STK 426 Statistika Ekologi Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Agronomi No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 SEP 241 Dasar-dasar Agronomi Dasar-dasar Manajemen Semester 4 BDP 261 Ilmu Tanaman Serealia 3 (2 -3) Semester 5 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Pengantar Ilmu Tanah Sent ester 6 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Sistem-sistem Pertanian Semester7 STK 439 Teknik Percobaan Lapangan 3 (2-3) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi No.

Agronomi 4 (3 -3) SEP 241 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) Semester 4 SEP 221 Ilmu Kependudukan 3 (2 -3) .

M. K. Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi (Lanjutan) Serltester 5 SEP 242 Ekonomi Mikro 3 (3 0) GMK Gizi dan Pangan 2(2-0) Semester 6 SEP 252 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2 3) SEP Ekonorni ~akko 3 (3 0) SEP Ekonomi Sumberdaya 3 (3-0) Semester 7 STK 491 SEP 353 Pengantar Ekonometrika Manajemen Agribisnis 3 (2 -3) 3 (3 -0) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang BiologiIGenetika No. Mata Kuliah Kredit Se~nester 3 BIO 210 Dasar-dasar Ekologi BIO 301 Pengantar Biologi Sel Semester 4 BIO 202 Genetika Dasar BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Semester5 BIO 341 Genetika Populasi 4 (3 3) Semester6 Pilih salah satu dark BIO 351 Genetika Tumbuhan BIO 352 Ekologi Lanjutan Serltester 7 BIO Ilmu Pemuliaan Tanaman BIO BIO 443 Biologi Populasi Taksonom Numerik .

Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Matematika No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Dasar Semester 5 MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 0) MAT 471 Analisis Numerik I 4 (3 -3) Semester6 MAT 325 Fungi Kompleks 3 (3 0) MAT 324 Analisis Real I 3 (3 0) Semester7 MAT Kapita Selekta 3 (3 -0) .

yang tercerminkan dari kemampuannya dalam mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu masa depan dan mampu menerapkan pengetahuzmya di dalam masyarakat. dan Biologi Populasi. Mikrobiologi.83. Jurusan Biologi Tujuart Pendidikan Jurusan Biologi menyelenggarakan program studi Biologi dengan Sub-bidang Botani.Sarjana semacam ini harus menguasai dengan baik teori dasar biologi dan dibekali teknik penerapan teori tersebut dalam usaha memecahkan teori persoalan yang terdapat dalam masyarakat.4. Kurikulum No. Jurusan Biologi juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Biologi. Zoologi. Kurikulum program sarjana biologi disusun untuk menghasilkan sarjana yang berkualitas tinggi. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 BIO BIO BIO KIM KIM STK 201 212 214 350 225 211 Zoologi Umum 3 Anatomi clan Morfologi Tumbuhan 3 Talcsonomi Tumbuhan 4 Biokimia .

Umum 4 Kimia Organik 3 Metode Statistik I 3 Jumlah: 20 sks Semester4 BIO 201 BIO 213 BIO 222 BIO 231 KIM 236 STK 212 Genetika Dasar Fisiologi Tumbuhan Dasar Dasar-dasar Anatomi Banding Mikrobiol y. Dasar Kimia Ana tlk Metode Statistik I1 4 4 3 3 3 3 Jumlah: 20 sks .

Semester5 BIO 301 Pe antar Biologi Sel 2 3~ BIO 303 ~ k ~asar 3 BIO BIO dan KIM 322 Verte rata 3 331 Fisiologi Genetika Mikroba 4 Pengenalan Alat-alat Laboratorium 2 Pilihan: 3-4 Jumlah. 17-18 ~ks Semester6 BIO 302 BIO 312 BIO 333 BIO 323 Dasar-dasar Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah Biologi Cendawan Pilihan: 2 4 4 3 9-10 Averte rata Jumlah: 22-23 sks Semester7 BIO 401 BIO 402 BIO 403 Kultur Jaringan Mikroteknik Kolokium Pilihan: 3 3 1 9 Jumlah: 16 sks .

Semester8 BIO 404 BIO 405 Masalah Khusus Seminar Kuliah Kerja Nyata Praktek Lapang 6 1 4 4 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester1-8: 146-148 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester 5 BIO 341 BIO 342 KIM 240 GMF 211 Genetika Populasi Evolusi Kimia Fisik dan Koloid Klimatologi Dasar Semester6 BIO 343 BIO 351 HPT 211 BIO 353 BIO 355 TNH 211 BIO 361 BIO 363 BIO MPS 212 BIO 362 BIO 364 BIO 365 BIO 317 TPG221 BIO 373 and Prinsip-prinsip Konsemasi Genetlka Tumbuhan Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Floristik Fisiolo Zat Pen atur Tumbuh Dasar Histologi Mamalogi OrnitologiDasar-dasar Limnologi EntomologiIkhtiologi Protomlogi Mikroba dan Peranannya Mikrobiologi Pangan Virologi .Mata Kuliah Pilihan No.

Sentester7 BIO BIO BIO BIO BIO 457 451 443 453 BIO 454 BIO 441 BIO 461 BIO BIO 471 Pemuliaan Tanaman SumberdayaGenetik Taksonomi Numerika Ekofisiolr Tumbuhan Pertumb an clan Perkembangan Tumbuhan Botani Ekonomi Biologi Radiasi Embr10106 Genetika ewan Tigkah Laku Hewan Mikrobiologi Tanah .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) BIO 472 BIO 474 TPG422 BIO 372 BIO 444 BIO 452 BIO 453 BIO 455 BIO 473 BIO 475 FKH BIO 462 BIO 463 BIO 464 FKH BIO 466 Mikrobiologi Lin un an 3 Biologi dan Budi F aya s amur 3 Teknologi Fermentasi 3 Imunobiologi 3 Dinamika Po ulasi 3 Biologi poP&i ~umbuhan 3 Ekologi Lanjutan 3 Pengantar AMDAL 3 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 Algologi 3 Ilmu Penyakit Hewan 3 Ekol* Hewan .

3 Ekofislologi Hewan 3 Zoogvafi 3Endohologi 3 Peng. Hama dan Penyakit 3 .

serta menganalisis model tersebut. Teknologi Pertanian. Statistika.835. dan pengembangan. kemudian menyusun dalam bentuk model matematika. ataupun kegiatan yang berkaitan erat dengan penggunaan metode kuantitatif. Lulusan program studi Matematika ini diharapkan mempunyai kesempatan kerja baik di lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta dalam bidang pendidikan. setiap mahasiswa yang memilih bidang keahlian utama matematika harus menentukan bidang studi penunjangnya. Diharapkan pada waktunya nanti tersedia bidang-bidang penunjang Biologi/Ekologi/Lingkungan. Fisiia-Oseanografi. dan di Tingkat Persiapan Bersama nilai mata ajaran Pengantar Matematika dan Kalkulus I tidak kurang dari B. Mahasiswa yang ingin memilih Jurusan ini diharapkan mempunyai minat utamanya mengembangkan dan menerapkan matematika. Ilmu Komputer. Pengembangan Wilayah dan Penginderaan Jauh. serta . Jurusan Matematika Tujuan Pertdidikmt Program pendidikan sarjana matematika bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan matematika pada disiplin ilmu yang lain. Jurusan Matematika IPB merencanakan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun pelajaran 199011991. penelitian. Sosial Ekonomi. Ilmu-ilmu Tanah. yang kemudian akan ditingkatkan sesuai dengan fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu.Daya Tampung Jurusan ini pada tahap awal sebanyak 40 orang. Kemampuan ini berupa kemampuan menelaah fenomena nyata. perencanaan.

Jurusan Matematika juga menyelenggarakan Program Ds Kependidikan Guru Matematika. baik dalarn bidang matematika ihi sendiri maupun dalam bidang yang lain. . Selain mengelola mahasiswa Program Si.lembaga-lembaga yang mempunyai sistem komputer. Di samping itu. lulusan tersebut diharapkan juga memiliki landasan yang kokoh untuk memperdalam pengetahuannya misalnya dalam jenjang studi lanjutan di fakultas pasca sarjana.

Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 MAT 201 Humaniora 1 (0-2) MAT 211 Kalkulus II MAT 213 Aljabar Linear Elementer MAT 271 Komputasi I MAT 231 Metode Matematika I STK 211 Metode Stastitika I Pilihan 3 Jumlah: 21 sks Semester 4 MAT 212 MAT 252 MAT 272 STK 212 Kalkulus 111 Analisis KompleksKomputasi11 Metode Statistika I1 Pilihan 6 Jumlah: 21 sks Semester 5 MAT 321 Aljabar MAT 331 MAT 391 MAT 371 Numerik I Pilihan 6 Struktur Persamaan Diferensial Biasa Pen antar Teori Peluang An% .firikulum No.

Jumlah: 29 sks Semester6 MAT 352 Analisis Real I STWMAT 3% Statistika Matematik MAT 342 Geometri MAT 372 Analisis Numerik I1 Pilihan Jumlah: 19 sks .

3 MAT 361 MAT 373 Tajuk Pilihan (Murni) I Operationi Research I . Mata Kuliah Kredit Semester 3 Kuliah Non-Matematika 2 -3 Semester 4 MAT 202 MAT 204 MAT 232 Pengantar Dasar Matematika Teori Himpunan Metode Matematika I1 qy 3 3 -0 Kuliah Non-Matematika 2 -4 Semester5 MAT 3.Sunester 7 MAT 451 Analisis Real 11 MAT 421 MAT 461 Aljabar Linear Lanjut Optimasi Kuliah Pilihan 8 Jumlah: 20 sks Setnester 8 MAT 401 MAT 400 MAT 402 Sejarah Matematika Tugas Akhir Seminar Kuliah Pilihan Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 -8: 154 sks Mata Kuliah Pilihan No.

Matematika Diskrit STK 331 Metode Penarikan Contoh STK 3W Eksplorasi Data Kuhah Non-Matematika 2-6 .

Mata Kuliah Pilihan (Lanjutan) Semester 6 MAT 324 Teori Grup MAT 332 Persamaan Diferensial Parsial MAT 362 Operations Research I1 STK 314 Statistika Nonparametrik STK 332 Perancangan Percobaan Kuliah Non-Matematika 2 -6 Semester 7 MAT 453 MAT 441 MAT 4** MAT MAT MAT STK 415 STK 431 433 471 493 Ukuran dan Integral Lebesque Geometri Diferensial Tajuk Pilihan (Murni) 111 Metode Matematika 111 Kontrol Optimum Ilmu Komputer I Analisis Peubah Ganda Pengantar Analisis Komponen Ragam Semester 8 MAT 4** MAT 422 MAT 454 MAT 456 .

MAT MAT MAT MAT 472 492 462 472 MAT432 STK 492 STK 494 STK 4% Tajuk Pilihan (Murni) IV 0. Aljabar Terapan Topologi Analisis Fungsional Ilmu Kom~uter 11 Pe ntar~roses Stokastik ~aF~ilihan R Ta~uk Pilihan Komputasi Tajuk Pilihan Terapan Pe antar Ekonometrika Sid' 2 Regresi Terapan Statistika Peneawasan Mutu Facaan Mandiri .

Latifah K Darusman Staf RIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. termodinamih. Jurusan Kimia JUM 101 Kimia Dasar I 3 (2 3) 1 Bahan dan Pengukuran. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. Daftar Periodik dan Sifat-sifat Atom. elektrokimia. kinetika.4. SILABI 8. kimia koloid dan dasar-dasar analisis. Elektron dalam atom. zat padat dan zat cair. Gas. Stoikiometri. Kesetimbangan dan Asam Basa. Teori Atom. . kimia hayati dan kimia lingkungan. M. Dasardasar Ikatan Kimia. asam-basa poliprotik. M. Anwar Nur Staf KIM211 Kimia Anorganik I 3 (3 0) 1 Perkembangan daftar periodi. Anwar Nur Star KIM 201 Kimia Dasar 111 3 (3 0) 1 Ikatan kimia lanjutan. kimia inti.1. Campuran. deskripsi unsur. senyawaan kompleks.84.

dm bio-anorganik. transisi. kelimpahan dan kegunaannya. Hendra Adijuwana star KIM 212 Kimia Anorganik I1 3 (2 3) 2 Sifat fisika dan kimia logam. anomali. Hendra Adijuwana Staf . kinetika dan mekanisme reaksi. katalisis. spektrum senyawa koordinasi. ikatan kirnia.struktur atom. teori medan Ligan. allotropi.pembuatan unsur. kelimpahan. sifat fisika dan kimia. dan kegunaannya (diutamakan unsur golongan utama). senyawa koordinasi. teori orbital molekul.

Anmrr Nur Zuraida Fatma P. EIly Suradikusumah Eti . elektroforesis) analisis kualitatif metode Dames.. eter. asam amino. silkena. senyawa heterosiklik dan polisiklik. alkana.RIM221 Kimia Organik I 4 (2 6) 1 Konsep dasar ikatan kovalen. sintesis umum senyawa or@. Latifah K. metode pemisahan. (khromatografi. pembahasan gugus fungi alkil halida. karbohidrat. alkohol. Tun Tedja Irawadi Dudi Tbohir KIM 231 Analisis Kualitatif 3(2-3)l Pengenalan umum mengenai analisis kimia. M. KIM 222 Eimia Organik I1 4 (2 6) 2 Pembahasan gugus fungsi karbonil dan karboksil beserta mekanisme reakshya. protein. senyawa aromatik dengan penekanan sifat fisik dan kimia berdasarkan struktur serta mekanisme reaksi. lipid dan asam nukleat. analiin sistematik. metode ekstraksi.

gravimetri pengendapan. komplekso dan kelatometri. Darusman Hastatiningsih KIM 202 Ldteratur Kimia 2 (1 -3)2 Penelusuran jenis pustaka dan cara penggunaannya. oksidireduktometri. W. telrnik penulisan ilmiah. asidialkalimetri. Elly Suradikusumah Latifah K.Rohaeti kUb4 232 Analisis Kuantitatif I 3(2-3)2 Metoda klasik dalam analisis kuantitatif yaitu gravimetri evolusi. elektrogravimetri. Harjadi Stat . tulisan ilmiah dalam berbagai bidang kimia baik yang berupa hasil penelitian maupun populer.

larutan. reaksi perisiklik dan fotokimia. sifat-sifat koligam. Sri Saeni Latifah K. potensiometri. termodinamika. Darusman Risna Yetti KIM 323 Kimia Organik Fisik 3(3 0)1 Pendalaman struknu. proses transport dan difusi molekuler.KIM 241 Kimia FisikI 3 (3 0) 2 Keadaan bahaa. mekanisme substitusi nukleofilik dan elektro6lik.spektrofotometri umum. sifat-sifat gas dan teori kinetik gas. reaksi terhadap gugus karbonil. . dan proses pada permukaan. Sri Saeni Zainal Alim M. simetri. spektrofotometri uv dan sinar tampak. Suminar S. struktur atom dan molekd. Achmadi Dondin Sajuthi Gustini KIM333 Analisis Kuantitatif I1 3 (2 -3)1 Analisis kuantitatif dengan cara konduktrometri. perubahan fasa dari bahan murni dan campuran sederhana. KIM 342 Kimia Fisik I1 4(3 -3) 1 Pengenalan kuantum. kesetimbangan dan dinamika elektrokimia. M. penataulangan kationik intramolekul reaksi adisi dan eliminasi. ikatan kimia. laju reaksi kimia. Latifah K. kimia koloid. reaksi radikal bebas. Darusman M.

Sri Saeni RIM 334 Analisis Instrumental 3 (2 3)2 Metode analisis kimia dengan peralatan modem. spektroskopi infra merah. spektrokopi nyala. kromatografi gas. . dan polarograti. Darusman M. spektroskopi resonansi magnet inti. Elly Suradikusumah Latifah K.fluorimetri. meliputi spetroskopi absorpsi dan em.

mekanisme reaksi. sifat dan fungsi biomolekul penyusunnya seperti: karbohidrat. Anwar Nur Staf KIM343 Termodinamika 3 (3 0) 2 Teknik operasi matematik. lipid. standar entalpi.spektroskopi massa. katalis asam-basa. penerapan fungsi enersi energi bebas pada perubahan-perubahan kimiawi. Oetomo Djajanegara Staf KIM352 Biokimia I 4(3-3) 1 Membahas jenis sel organisme dan ultra-struktum&i serta fungsi dari organel yang terdapat di dalamnya. entalpi kalor dan kalor reaksi. protein dan . kromatografi cairan kinerja ti@. fungsi energi bebas dan penerapannya pada perubahan fasa. ordo-reaksi. Dondin Sajuthi star KIM344 Kinetika Kimia 3 (3 0) 2 Hukum aksi massa. proses absorpsi. entropi dan energi bebas Gibbs. Hukum I Termodinamika. gas ideal dan non-ideal. penerapan Hukum I pada gas. teori kecepatan reaksii fotokimia. Juga dibahas komposisi mahluk hidup serta struktur. Kinetika enzim. Hukum I1 Termodinamika. Hukum I11 Termodinamika. energi aktivasi. M. dan analisis asam amino. katalis heterogen dan reaksi-reaksi heterogen.

lipid danprotein. Hawab S taf KIM 352 Biokimi I1 4 (3 3) 2 Lanjutan Biokimia I.asam amino serta air dan mikronutrien-esensial untuk pemenuhan kehidupan organisme seperti: vitamin dan mineral. Pemanfaatan enersi dan senyawa hasil metabolisme yang diperoleh mahluk hidup. Keterlibatan vitamin dan mineral dalam proses metabolisme. M. Metabohme dari seluruh makro-molekul seperti karbohidrat. Hawab Staf . M.

Anwar Nur KIM 435 Radiokimia 32-3)l Mempelajari dasar reaksi inti. intuisi.KIM424 Struktur Molekul dan Spektrokopi 3 (2 3)1 Penerapan berbagai spektroskopi dalam penentuan struktur senyawaan organik. Suminar S. F. Achmadi M. persiapan penelitian. faktor kebetulan dalam penelitian. pengamatan terhadap radiasi. Rumawas S taf . S taf KIM 403 Metoda Penelitian 2 (2 0)1 Penelitian kimia. pewaan radioisotop dalam penelitian kimia dan biologi. hypotesis. Djokowoeryo S. radiasi. akal. percobaan. pengambiian keputusan. teknik labelling. kesulitan-kesulitan dalam penelitian. pengamatan. daya khayal. Pembahasan ditekankan pada penafsiran spektrum. kebijaksanaan.

maksiium. Bilangan kompleks. integrasi dan diierensial. sintesis parsial atau total senyawa-senyawa yang berasal dari pelbagai produk alam (hewani. Staf KIM 313 Kimia Bioanorganik 3 (3 0) 2 Penerapan Reaksi Asam-Basa. diferensial total.turunan ordo tine. fungsi kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer.normal.Mata Ajaran Pilihan Wajib Jurusan KIM 304 Elektronika 3 (3 -0) Dasar elektronika dalam hubungannya dengan instrumentasi kimia meliputi konsep Fourier transform. Stoke. tumbuhan. bidang taqgen. Hendra Adijuwana KIM325 Kimia Bahan Alam 2(2-0)l Cara-cara isolasi ekstraksi dan penentuan stnrktur. minimum. dalil-dalil Gree. koordinat silindrik. garis . gradien. luas permukaan. diferesensial pasti. Sudarsono Hendra Adijuwana KIM 305 MAT222 Kalkulus Lanjutan 3 (3 -0) 1 Fungsi peubah ganda: limit. kekontinuan. Pengantar kepersamaan diferensial. Reaksi Oksidasi-Reduksii kimia koordinasi dan kelarutan dari UnsurISenyawa Anorganik ke dalam sistem Biologis. integral ganda: integral ganda dua luas. koordinat polar. mikroba) misal . sifat-sifat fisik dan kimiawi. turunan parsial turunan berarah. volume. sistem spektrofotometer dan spesifikasi instrumen.

polimer sintetik $an hayati beserta reaksinya. . fenolik. zat pewarna. heterosikli alkaloid. antibiotik dan produk kimia lainnya. termodinamika dan kinetika polirnerisasi.senyawa-senyawa aromatik. RMT Sutamiharja Dudi Thohir KIM 326 Kimia Polimer 3 (3 0)2 Reaksi pembentukan polimer. hormon. vitamin. steroid.

biosintesa hormon dan senyawa lain yang berperan dalam proses biologis mahluk hidup lain. sistem tiga dimensi. Metabolisme dasar: regulasi kegiatan en& dalam metabolisme dan aspek metabolisme khususyang berlangsung pada tumbuhan. oksidasi dan reduksi. M. Hendra Adijuwana Staf KIM 353 Biokimia Tumbuhan 3(3 0) 1 Pemahaman tentang sel tumbuhan substruktur dan fungsinya. Juga dibahas reduksi sulfat. Sjachri Zuraida Fatma P. reaksi Diels Alder. oksilator harmonik. struktur dan resonansi molekul kompleks. pencetakan. biosintesa karhohidrat. Staf . KIM 327 Sintesis Kimia Organik 3 (1 6) 2 Merancang.protein dan asam nukleat serta keterlibatan mineral dalam metabolisme tersebut. nitrat. menyusun strategi dan menganalisis sintesis organik. reaksi pada ikatan C-H tak aktif. serta senesens fotosintesis fiksasi nitrogen. Pembahasan digolongkan ke dalam pembentukan ikatan karbon-karbon tunggal.perincian fisik polimer. Suminar S. penggunaan organoborana dan organosilana. Achmadi Aryetti KIM 345 Kimia Kuantum 3 (3 0)2 Persamaan Shodinger dan penerapannya. pengujian dan penggunaan polimer. lipid. Djoko Soedarmo M. dan ikatan rangkap. postulat dan prinsippr@ip umum mekanika kuantum.

KIM354 Teknik Penelitian Biokimia 3 (2 -3)2 Cakupan penelitian Biokimia. Pemisahan senyawa-senyawa pengganggu analisis. deproteinasi cuplikan. dan teknik analisa. Pemilihan cuplikan dan cara perlakuan cuplikan. . Pemilihan topik penelitian. Pemisahan dan pemekatan serta pemurnian enzima.

Kebutuhan gizi untuk kehidupan. Pola makan dan penyakit metabolik. Sri Saeni Mata qjaran Piiihan KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 3) 1 Pembahasan tentang pengoperasian metode fisika dan kia dalam pemisahanfpemurnian yang diperlukan untuk penetapan struktur molekul. energi dan lingkungan. fdtrasi gel dan pelbagai teknik kromatografi serta teknik analisis lainnya. Kebutuhan enersi dan pemanfaatannya. pertumbuhan dan produksi serta ketahanan kekebalan tubuh. serta senyawa-senyawa steroid. Diet lengkap dan seimbang. Zat toksin dan pengganggu dalampemanfaatan zat gizi di dalam tubuh. pengawetan makanan. Faltuleus dan intoleransi makanan. Malnutrisi protein kalori. Norman R Anwar S taf KIM 361 Kapita Selekta Kimia 3 (3 0) 2 Aplikasi kimia radio. kimia obat dan terapi kiia. Selulosa dalam diet. Aisjah Girindra Staf KIM 355 Biokimia Nutrisi 3 (2 -3) 2 Zat makanan clan zat gizi. Elektroforesis. M. kimia pertanian. lemak dan rninyak. .Uji keaktifan enzim secara kualitatif dan kuantitatif. pencemaran air dan udara.

reologi. M. padat-gas. emulsi dan busa. Sri Saeni . padat-carian. muatan antar permukaan.M. Sjachri Purwantiningsih KIM 446 Kimia Permukaan 3 (3 0) 2 Antar permukaan cairan gas dan cairan-cairan.

Aspek kerekayasaan biokimia fermentasi. interaksi ligand pada keseimbangan dan kinetikanya. pengaturan aktivitas biologis. Darusman Syahriza KIM 456 Pengantar Biokimia Industri 2 (2 0) 1 Pemanfaatan mikroba untuk transformasi biokimia. Djoko Soedarmo. Enersi panas. Peran ADN dan ABN dalam sintesis antibodi dan antigen. Hambatan dalam sintesis sistem imun tubuh khususnya yang diakibatkan oleh metabolit tubuh. ~isjah Girindra Staf KIM 458 Bioenergetika 2 (2 0) 2 Transformasi enersi biologis. M.KIM 447 Kimia Biofisik 3 (3 0) 2 Struktur molekul bioldgis. Galisis konformasi dan gaya penentu struktur. keseimbangan membran dan lapisan ganda. Staf KIM 457 Pengantar Imunokimia 2 (2 0) 1 Dasar-dasar imunokimia. Proses selular dengan reaksi isotermal. serta pengendalian proses. Latifah K. keterlibatan protein dalam sistem imun tubuh. teknik determinasi struktur dan fungsi-fungsi. Pemanfaatan limbah dalam penanggulangan polusi industri ke lingkungan. Dasar termodinamika dan dampak biologis. Deteksi dan pengenalan jenis protein yang terlibat dalam sistem imun tubuh. . biologis.

Pertumbuhan dan biosintesis. Katalisis dan energi aktivasi. dan transfer energi kimia. Peranan vitamin dalam sistem enzim yang mengatur dan mengarahkan jalur meta- . . ATP. Staf KIM 459 Vitamin dan Enzim 3 (3 0) 2 Uraian tentang sifat-sifat kimia tiap vitamin.Enersi bebas dan enersi kerja. Translokasi aktif dan biolostrik. Djoko Soedarmo M. Biosintesis ATP Aerobik di Mitokondria. Biosintesis ATP Anaerobik.

pelapukan dan perkembangan tanah. tanah-tanah masam. Juga dibicarakan mengenai palvor dan aroma makanan. biji-bijian dan food additive. pertukaran kation. fasa padat tanah.bolisme dalam tubuh. Hambatan antimetabolit dan rangsangan senyawa kimia tertentu terhadap daya kerja enzim pada mahluk hidup. retensi molekuler dan anion. sayuran dan buah-buahan. Klasifikasi. Sri Saeni KIM 463 Kimia Tumbuhan 3(2-3)1 Metoda dan analisis tumbuhan secara umum . Anwar Nur KIM 462 Kimia Tanah 3(3-0)l Prinsip-prinsip kirniawi penting. karbohidrat dan protein. komposisii perubahanperubahan yang te rjadi selama pengolahan dari penyimpanan serta dasar-dasar teknologi dari komponen kimiawi yang terkandung dalam bahan pangan yang meliputi antara lain lemak. M. Darusman Elly Suradikusumah M. daging dan produk dari daging. susu dan produk-produk dari susu. Norman R Amar Staf RIM 461 Kimia Pangan 3(3-0)2 Membahas sifat-sifat fisik dan kimia. proses oksidasi-reduksi dan ion-ion penting dalam tanah. sifat dan mekanisme kerja enzim dan koenzim dalam kaitan dengan kerjanya dalam metabolisme seluler. dan lipida lain. Sjachri M. Latibh K. tanah-tanah berkadar garam tinggi.

asam organik. dan metode analisis khusus dari senyawaan yang umum terdapat dalam tumbuhan seperti fenol.seperti ekstraksii isolasi dan identifikasi. struktur. alkaloid dan senyawaan nitrogen lain. gula. Elly Suradikusumah Hendra Adijuwana . dan makromolekul. lipida. pengenalan sifat kimia. terpenoid. dan distribusi.

kirnia koloid organik tanah. tanah. kimia dan biologi yang mempengaruhi liigkungan. dan gas-gas beracun terhadap makhluk hidup. fisik dan aktivitas . siklus hidrologis. interaksi elektrolit dan permukaan tanah.KIM 464 Kimia Lingkungan 3(2-3)l Dasar-dasar ekologi. keseimbangan dan kenetika reaksi. energi bebas. logam-logam berat. paramater fisik. toksikologi. Darusman Hendra Adi Juwana KIM 467 Kimia Obat 3 (3 0) 2 Sifat-sifat kimia. oksidasi reduksi dan antar permukaan pada larutan. M. udara) di samping itu juga dibicarakan perjalanan zatzat pencemar dalam tubuh dan bahayanya terhadap kesehatan. pengaruhpengaruh pestisida. M. Sri Saeni KIM 466 Kimia Fisik Tanah 3 (3 0) 2 Sifat kimia fisik komponen. redoks dan sel elektrokimia fasa padat dan permukaan partikel tanah. proses-proses pengendapan dan pelarutan. Sri Saeni KIM 465 Kimia Air 3(2 -3)1 Struktur air. dan struktur kimiawi mineral liat.dalam air. Latifah K. kelarutan zat . sifat Gsik dan kimia air. termodinamika kimia air. pelestarian dam. secara pemantauan kualitas lingkungan (air.

hubungan struktur dan aktifitas serta obat metabolisme dari obat.biologi dari obat. proses pembuatan obat. cair maupun padat. dan industri-industri lain. industri farmasi. berbagai jenis bahan bakar baik gas. . industri kimia. Minyak. sabun. lemak. Industri bahan bangunan. industri makanan. Dondin Sajuthi Staf KIM 468 Kimia Industri 3 (2 3) Energi.

wa kerja. RT. distribusi dan ekskresi toksikan. wcinogen.M. absorbsi. Suminar S.detergen. faktor-faktor yang mempengaruhi toksikologi. proses-proses kirnia pada pengilangan minyak dan industri petrokimia.M. Sutamihardja KIM 471 Toksikologi 3 (3 0) Luas dan lrngkungan toksikologi. Suradikusumah Staf KIM 469 Kimia Kayu 3(2-3)2 Pembahasan dibagi ke dalarn empat golongan senyawa: selulosa. evaluasi toksikologi. pemisahanlpemurnian dan kegunaan dalam industri. fitotoksin dan lain-lain). liquid dan zat ekstraktif. toksisitas dan metabolisme pestisida dalarn tubuh. Elly S. Achmadi Tun Tedja Irawadi KIM 470 Pestisida 3 (3 0) Klasifkasi dan jenis pestisida. metabolisme zat-zat toksii. RT. pulp.logarn berat. plastik dan karet. food additive toxin hewani. Sutamihardja . reaksi kimia. hemiselulosa. pestisida. pengaruh pestisida terhadap satwa liar dan gangguan (hazzard) terhadap manusia dan hewan. pestisida di lingkungan. Zat-zat (agent) yang bersifat toksin (teratogen. kertas. meliputi segi struktur.

Struktur dan siklus organisme. komposisi dan sifat-sifat kimia sel.tumbuhan. Mutasi genik. Manipulasi genetik. Perubahan genom. Proses transfer informasi genetik. Prasyarat: BIO 101 M. respirasi. Pemetaan gen pada virus. Genetika ekstrakhromkmik. fotorespirasi. proses transport sel jaringan dan tumbuh. Prokaryoto dan eukaryoto. Regulasi ekspresi gen. Struktur dan organisasi genom organisme. berbagai macam struktur dan aktivitas . fisiologi biji. zat-zat pengatur tumbuh.Mata qjaran dari Jurusan Lain BIO 201 Genetika Dwir 4(3-3)4 Genetika Mendel. tumbuhan vegetatif dan generatif faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh. Prasyarat: BIO 101 Said Harran Staf BIO 231 Mhbiologi Dasar 3 (2 3) 4 Dasar-dasar mikrobiologi. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. nutrisi mineral. Struktur kimia material genetik. fotosintesis. Pertumbuhan dan diferensiasi.air sebagai bahan penyusun sel. hubungan air. Yusuf Staf BIO 231 Fisiologi Tumbuhan 4(3-3)4 Struktur dan fun@ sel..

star BIO 310 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur. Sunajo Sastrohadinoto Staf .. susunan kimia sel berbagai organel dan fungsinya. sel prokaryoto dan eukaryoto. terutama bakteri.sel. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. Prasyarat: BIO 101 Ratna Sari K. pertumbuhan. nutrisi. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel.

Persamaan Clausius Clapeyron. sel somatik media hara. Hidayat Pawitan Saedarsono Edward H. Teladan analisis untuk beberapa rancangan baku. baik daridalam maupun dari luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostasis). S. entropi. teknii kultur mumi. Proses-proses adiabatik. Diagramdiagram. hormon dan diferensiasi. Harran Staf GFM 241 Termodinarnika Atmosfer 3(3-0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Hukum kedua termodinamika. kultur organ. AH. Rancangan perlakuan. energi internal dan entalpi. Analisis . Masalah dalam pengurusan respons percobaan. S. sel. Hartini Sjafri Sikar Staf BIO 401 Kultur Jaringan 3(2-3)7 Penggunaan etur jaringan beserta latar belakang teorinya. Sjamsun STK 332 Perancangan Percobaan 4(3-3)6 Maksud dan tujuan merancang percobaan. Asas-asas perancangan percobaan. Sumber-sumber galat dalam percobaan dan teknik-teknik untuk mengatasinya. Siregar STK 282 Pemrograman Kornputer 4(4-3)4 Pemrograman dengan bahasa FORTRAN atau PASCAL.BIO321 Fisiologi Hewan 4 (3-2) 6 Asas dan konsep yang umumdari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. Wigena M. Rancangan lingkungan.

A. A. Mattjik M.kovarians. Anggapan-anggapan yang melandasi suatu model analiiis ragam dan uji-uji kesesuaiannya. Sjarkani Musa .

Latifah K Darusman S taf KIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. M. kinetika hia.KIM 100 Kimia Dasar 3(2-3)l Stoikiometri. termodinamika. Elly Suradikusumah Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3(2-3)l Bahan dan pengukuran. campuran. pengantar ke kimia organik. kimia inti. teori atom. dasar-dasar ikatan kimia. stoikiometri. gas. kimia hayati dan kimia lingkungan. Anwar Nur Staf KIM 225 Kimia Organik 3 (3 0) 1 Reaksi dan mekanisme reaksi golongan hidrokarbon. elektron dalam atom. spektroskopi dalam penen- . reaksi redoks. kesetimbangan. kimia lingkmgan. daftar periodik dan sifat-sifat atom. alkohol aldehida/keton. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. kinetika. asam basa dan pH. kimia inti. kesetimbangan dan asam basa. asam dan turunannya.

tuan struktur. asam nukleat. elektroforesis. gravimetri. protein. titrimetri berdasar reaksi matematis. lipid. spektrometri. karbohidrat. pengendapan dan reduksi oksidasi. Achmadi Staf KIM 236 Kimia Analitik 3 (2 3) 1 Stoikiometri. Elly Suradikusumah W. khromatografi. Suminar S. metode analisis kualitatif. Ha qadi . stereokimia.

entropi. proses transport kofoid. gi. fotosintesis. kesetimbangau kimia. pembusukan . DanJsmas MS. dinamika kimia. pengenalan kimia kuantum dan sCruktur molekul. pengenalan reaksi. sifat-sifat larutan.KIM240 gimia Fisik 3(2-3)W Memplajari hukum termodinamika. M. Saeni IhnTedJ0Irawad. regulasi metabohme. campuran koloid.i KIM 250 Pe-tar Biokimia 3(2-3)l Membahas siklus enersi hayati. entropi. sifat-sifat larutan. Saeni Latifah JL Darusman Dondin Sqjuthi KIM 243 gimia Fisik dan Koloid 3 (2 3) V2 Hh termodbm&a. S. termokbnia. fiksasi nitrogen. sifat clan kesetimw permLatitah K.zi. termokimia.

Djoko Soedarmo Mansyur Hawab Staf KIM 251 Biokimia Umum 3 (3 0) 2 Membahas aspek kimia biofuika kehidupan. karbohidrat dan lipid. Aisyah Girindra. protein. hormon. Mansyur Hawab Staf . fermentasi dan pengantar bioteknologi.dan pengawetan. protein. Topik di atas dibahas seeara biologis. asam nukleat. enzim. Vitamin. KIM 252 Biokimia I 3 (2 3) 1 Membahas biokimia 6sik kehidupan. karbohidrat. lipid. bioenergetika serta hubungannya dengan metabolisme karbohidrat. tentang protein. asam amonia serta kelompok-kelompoknya. hormon dan asam nukleat. proses penyakit dan pembentukan antibodi. dan regulasi metabolisme. vitamin dan mineral. lipid.

Khromatogra6. spektrofotometer (Visible.KIM 253 Biokimia I1 3 (2 -3)2 Melanjutkan pembahasan asam nukleat. Mansyur Hawab Staf KIM 330 Pengenalan Alat-alat Laboratonurn 2 (1 3) 1 Membahas dasar teori dan penggunaan alat-alat laboratorium seperti pH meter dan potensiometer. metabolisme karbohidrat-lipidprotein. khromatografi. enzim. IR). pengantar fermentasi dan bioteknologi. spektroskopi. pemisahan asam amino. Anwar Nur Hendra Adijuwana KIM 568 Kimia byu 3 (3 0) 1 Komponen kimia . M. UV. M. AnNur Staf KIM 537 Telolik Laboratorium 3 (2-3) 1 Elektronika. pencernaaa. pengantar metabolisme. integrasi metabolisme.

hemi sellulosa. cara identifbsi racun tertentu. Hubungan struktur kimia dan aktivitas &at. ferment@ pengaweian.kayu(sellulosa. devirat selluloea). toksisitas obat. Sutamihardja . toksikologi lingkungan. dan sebagainya. Staf KIM 567 T~Lsik~Iogi 2 (2 0) 2 Dasar-dasar toksikologi. Suminar S. Achmadi KIM 569 Kimia Obat-obitan 2 (2 0) 2 Golongan zat kimia yang dijumpai pada obat seperti alkaloid. uji toksisitas. RTM. pengolahan kimia Lap (arang. lignin dan zat extraktif).

zat karbon. Peranan ekse enzim terhadap reaksi aerobik dan anaerobilr dalam tanah. Siklus energi. tetapi dengan tingkat kedalaman ilmu yang lebih jauh dksuaikan dengan jenjang pendidikan. respirasi ekskresi. Star KIM581 Biddmia Komparatif 3(3-0)2 Membandingkan mekauismc odmoregulasi. fosfor dan mineral sehubungan dengan fdosintesis dan desiminasi yang kontinyu. Djoko Soednwo M. KIM S19 Bioldmia Tanah 3 (3 0)1 Tanah sebagai suatu sistem di mrnr terjadi pertukaran zat oleh mikroba tanah-dan bghqpmya. .Membahas hai yang sama dengan KIM 476. nitrogen.

metode warburg. Djoko Soedarmo M. monometxi. kimia dan hayati yang berperan dalam proses pembusukan dan ke& bahan hayati. Degradasi deterioratif bcrbagai bahan hayati. darat. Aisjah Girindra Star RIM 583 Detuiomi Hayati 2 (2 0) 1 Berbagai faktm fisilr. elektroforesis dan sebagainya. air asin. tumbuhan dan mikroba dihubungkan dengan tingkat perkembangan organorgannya.serta metabolisme kehidupan air tawar. KIM 584 Metabolisme In termedier 3 (3 0)2 sku swei dari tapak-tapak jalan metabolisme dengan perhatian khusus tentang stud-stud pada hewan . Djoko Soedarmo M. KIM 582 Tbik helltian BioMmia 3(2-3)2 Teknik laboratorium untuk penelitian jaringan dan cairan hayati penman alat-alat khusus.

Biosintesis dari konsthen tenunan yang penting seperti karbo- .utuh.

. respirasi ekskresi dan homeostati. hormon dan membran dalam ~neqptur r d di tingkat sel.hidrat. Diskusi mengenai perkembangan mutakhir dalam metabolisme mineral seperti fortifbi dan "enrichment" mineral. asam amino dan protein. ~e&uk di sini peranan enzim. pengaturan hormon terhadap rcaksi-reaksi metabolik.maltannn dengan mineral essensial. led asam-asam nukleat dan porfirin. Staf KIM 586 Mttobdisme Mineral 2 (2-0) 1 Metabolisme mineral essensial. non essensial dan mungkin essensial dalam diet. Djoko Soedawo M. Jalur metabolisme termasuk absorb& retensi dan ekstensi mineral dan sebagabya. KIM 585 Regulasi Metabolisme 2(2 0)2 Peranan berbagai ion. zat sederhana dan kompleks dalam memelihara keteraturan dan kenorrnalan metabolisme. Interaksi bahan.

@. dan kegunaannya bagi sistem hayati: sianogen. . zat fenolik anbiiotik dan sebagainya.Norman R Anwar KIM 587 Metabolism Sekunder 2(2 0)1 . KIM588 MetPbdisme Dalam Rumen 4(3 3)2 Menelusuai proses puubahan zat makanan di dalam men.llhaslllran oleh kehidupan tertentu serta mekanisme pembentukannya. proses bio siattais protein dan hubungannya dengan penggunaan energi hay& Peranan NPN dan karbohidrat seam khusus di dalam rumen dan sel adaptasi terhadap berbagai sumber at. Fkiologi organ yang bersangkutan dan perbandingan fmgsi rumen pada berbagai ruminansia juga . peranan mikro organisme. Berbagai zat yang secara khas c. Djoko Soedarmo M.

dibicarakan dengan mctode pemanfaatannya. Staf .

bau dan citarasa. analisis zat citarasa.KIM 681 Penelidan Citarasa 3(2-2)l Pengertian rasa dasar. Ditekankan pada bentuk senyawanyaserta mekanisme gangguannya dalam metabolisme. Uraian metabolisme parasit yang menentukan mengapa harus hidup tergantung pada mahluk lain. Djoko Soedarmo M. KIM 682 Biokimia Parasit 3 (3 0) 1 Uraian metabolisme dan kebutuhan gizi hewan dan parasit pada metabolisme protein dan energi yang normal. Hubungan antara struktu. Pengukuran secara kuantitatif akibat parasit pada kelakuan keragaman hewan. kimia dengan citarasa. Pengaruh parasit pa& produktivitas hewan maupun ternak dilihat dari segi metabolisme dan reaksi-reaksi khusus yang normal terjadi pada saluran reaksi perubahan suatu metabolit. rasa komposit. Dibicarakan . Staf KIM 683 Senyaw8 Antibiogenik 3 (2 0) 1 Mempelajari senyawa-senyawa anti biogenik yang terdapat di dam. teknik isolasi konsentrasi. metode pendekatan paneling. Juga uraian tentang kandungan zat metabolit pada parasit.

gerak melingkar. hukum-hukum termodinamika. ke rja dan energi.2. arus searah. Hanedi Darmasetiawan Hidayat Pawitan Soedarsono . Jurusan Geoiisika dan Meteorologi GFM U1 Fisika Dasar 3(2-3)2 Pengukuran dasar dan sistem satuan. dinamika. Aisjah Girindra 8. listrik imbas. interferensi. medan'magnet. termow suhu dan kalor. Listrik magnet: medan listrik. mekanika fluida. Mekanika: kinematika. pemuaian. difraksi polarisasi. momentum linier. pindahan panas.4.pula tentang akibat mekanisme gangguannya ditinjau dari sudut nutrisi. perubahan fasa. dielektrik. potensial listrik. arus balik gelombang: gejala gelombang elektromagnetik. zat magnetik. momentum sudut.

transfer energi. Elektrouika. awan. M. penyearahan. arus searah dan bolak-balik. mesin pengering. Hukum-hukum termodhmika. stabiitas atmosfer. Gelombang elektromagnetik: pemanfaatan dan pembentukannya. arus searah. mesin pendingin. Tekanan udara angin. suhu. rangkaian logika. motor bakar. Mesin-mesin kalor. Soedarsono GFM 234 Fisika Teknik 3 (2 3) 2 Pengelolaan energi. penguat filter. arusbolak balik. awan. Elektronika. penyearah. tekanan udara dan adgin. penguat. B1. Suhu udara dan suhu tanah. Fisika bangunan. kualitas sinar dan panjang hari. rangkaian RLC. Siklus air: penguapan. KlasiGkasi ildim dan iklim Indonesia secara singkat. teknik d@t. filter.GFM 233 Fisika Terapan 3 (2 -3) 1 Energi pemanfaatan dm pembentukannya. Radiasi surya: intensitas dan lama penyinaran. presipitas . semikonduktor. Mesin pendingin. Meteorologi fisika: struktur atmosfer. de Rozari GFM 221 Pengantar Meteorologi 3 (3 0) 4 Arti dad peranan ilmu cuaca. hujan dan neraca air. Hidayat Pawitan Hanedi Darmasetiawan GFM 211 Klimatologi Dasar 3 (3 0) 3 Komposisi dan lapisan atmosfu bumi.

Radar clan satelit cuaca singkat.N. dan peramtan.dan thunderstorm. Pengedan. Peramalan cuaca. Heny Suharsono GFM222 Instrnmentasi Meteorologi 3(2-3)4 Stasiun meteorologifldimatologi meliputi perencanaan. pengelohan. Satuan-satuan besaran unsur cuaca. Meteorologi sinoptik massa udara. front. pusat tekanan rendah (siklon) dan pusat tekanan tinggi (anti siklon) di daerah tropik. Ahmad Bey Abqjamin A. kalibrasi dan pemasangan di lapangan alat-alat .

sistem pelaporan dan publikasi data dan iklim. Hidayat Pawitan Edward H.pengukuran cuaca. Persamaan Clausius Clapeyron. cuaca sederhana. Efisiensi pemakaian air oleh tanaman. Analisis numerik. Geografi regional (seluruh . Soedarsono GFM 235 Matematika Fisika 4 (3 3) 3 Deret dan uji konvergensi. Diagramdiagram. energi internal dan entalpi Proses-proses adiabatik. Teknik-teknik pembuatan alat-alat pengukuran. Moh. Persamaan diferensial biasa dan bagian fungsi kompleks. Kalkulus fungsi peubah tunggal dan ganda. Pengaruh suhu dan angin terhadap pertanaman. Hidayat Pawitan Sidikrubadi Pramudito GFM 241 Termodinamika Atmosfer 3 (3 0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. entropi. Hukum kedua termodinamika. Siregar GFM 312 Geografi Fisika 3 (2-3) 5 Sejarah terbentuknya bumi. Evaporasi dan kelembaban udara. Efisiensi penyadapan energi surya. Pengumpulan. Effendy Manan Soedarsono GFM 232 Fisika Pertanian 3(2-3)3 Energidantransfer energi.

Teknik pemetaan wilayah iklim. Abdurrazaq GFM 313 Metode Klimatologi 3(2-3)6 Penerapan konsep-konsep matematika dan statistika dalam pengolahan data klimatologi. Pengolahan dan penyajian data .dunia). M. Geografi regional Indonesia. Deskripsi bentuk-bentuk permukaan bumi secara umum.

Analisis unsurunsur cuaca seperti suhq . Heny Suharsono GFM 323 Analisis Meteorologi 3 (3 0) 5 Konsepkonsep analifi.klimatologi. Neraca bahan dan komponennya serta hubungamya dengan neraca air. de Rozari Handoko Rini Hidayati GFM315 IUim-Iklim Tropika 3 (3 0) 6 Gambaran unsur iklim daerah tropik. Abujamin A.N. Analisa harmonik. Analisa regresi dan korelasi antara unsur-unsur iklim. Yonny Kusmaryono Rini Hidayati GFM314 Mikroklimatologi 4(3-3)6 Pengertian dan ruang lingkup iklim mikro. Klasifikasi iklim wilayah Indonesia. BI. Iklim regional wilayah tropik dengan tinjauan utama wilayah Indonesia. M. Pergerakan massa udara. angin-angin lokal.c sinopsis meteorologi. Pengaruh topografi dan kepulauan. suhu dan kelembaban udara. Pengantar mikrometeorologi dan pendekatan kuantitatif. Klasiflkasi iklim. Iklirn mikro dekat 'pelbagai macam permukaan dan pengubahannya oleh manusia. penyebaran hujan.

tekanan dan kelembaban atmosfer permukaan. Rangkaian penyearah. Detektor peka fasa. Karakteristik semikonduktor. BJT. Regulator arus dan tegangan. Analisis struktur vertikd atmosfer. Ahmad Bey Yonny Koesmaryono Heny Suharsono GFM 326 Eleldronika 3 (2 -3) Pengukuran listrik. Analisis awan dan cuaca. penguat. filter. FEST. Soedarsono . Transistor. Choper. FlipFlop. Rangkaian logika konverter analog ke digital dan digital ke analog.

B1. Analisis data dan interpretasi citra khususnya dalam bidang agrometeorologi. siklus hidrologi Presipitasi: penguhran . Imam Santoso GFM 372 Hidrometeorologi 4(3-3)6 Hubungan hidrologi dengan meteorologi. Penekanan pada mikrofsik dari pertumbuhan awan dan radiasi atmosfer. Prasyarat: GBM241 M. Ahmad Bey Hidayat Pawitan GFM 344 Fisika Atmosfer 3 (3 0) Mempelajari proses-proses fisi di atmosfer. Persamaan massa. momentum dan energi Vortisitas dan sirkulasi. Karakteristik radiasi objek. de Rozari Hidayat Pawitan Soedarsono GFM 351 Pengantar Penginderaan Jauh 3 (2 3) DW-dasar fisika penginderaan jauh.GFM 342 Dinamika Atmosfer 3 (3 0) Sifat-sifat dan variabel utama dalam sistem atmosfer stabiditas atmosfer. serta neraca energi sewa global. Elemen penginderaan jauh.

dan interpretasi data. infitrasi. D. Analisis data dan aplikasinya dalam perencanaan pertanian. Aliran permukaan. Heny Suharsono . Evaporasi dan evapotranspirasi. tanaman dan hama penyakit di dalam kegiatan pertanian. Peranan agroklirnatologi dalam perencanaan daerah pertanian. Pengaruh vegetasi. perluasan kota. ternak. Murdiyarso Imam Santoso GFM 416 Klirnatologi Pertanian 3 (3 0) 7 Hubungan antara: iklim tanah. sungai danau dan waduk. perkolasi. dan wilayah pembangunan terhadap siklus air. manusia. Abujarnin AN. Metoda penilaian jenis-jenis tanaman dan ternak yang sesuai dengan kondisi iklim setempat. air tanah.

Peristiwa kondensasi. Pewilayahan tanaman dan ternak. Stabilitas atmosfer. Heru Supriyanto Yonny Koesmaryono Rini Hidayat GFM Modelling dalam Agrometeorologi Arti dan manfaat dari modelling: Penyederhanaan hubungan data iklim dan data biologi. tanaman clan ternak meliputi: kenyamanan wilayah-wilayah pemukiman manusia.GFM 447 Modifikasi Cuaca 3 (3 0) Proses konveksi dan transfer panas. tanaman dan manusia dalam hubungannya denp iklim/cuaca. Proses pembentukan awan. Keuntungan pemanfaatan permodelan agromet bagi petani. Metode untuk modifikasi proses alamiah di atmosfer. Handoko Rizaldi Boer GFM 471 Hidrologi . Soedarsono GFM 350 Biometeorologi Membuka cakrawala ' mahasiswa mengenai pengaruh iklim/cuaca terhadap manusia. Penyebaran hama clan penyakit pada ternak.

Mudiyarso GFM 481 Iklim dan Lingkungan 3 (3 0) 7 Unsur-unsur iklim ssrta dampaknya terhadap lmgkungan hidup. de Rozari . B1.3 (3 -0) Prinsipprinsip analisis hidroiogi meliputi: curah hujan. air permukaan dan air tanah. Henny Suharsono Heru Supriyanto Yonny Koesmarpnto GFM 490 Seminar 1sks8 M. D.

GFM 491 Teknik Penulisan Ilmiah dan 3 (2 3) 7 Telaah Pustaka Tatacara penulisan ilmiah dan penelaahan pustaka dalam bidang agrometeorologi. Penekanan pada pembahasan tentang peubah acak diskret. maupun dalam bidang pengelolaan sumberdaya dam dan Siungannya. Analisis kombiiatorik. D. Yonny Koesmaryono GFM 493 hrya Ilmiah 3sks7dan8 M. BI. Peluang bersyarat dan kaedah Bayes. Peubah acak dan fungsi sebarannya. Jurusan Statistika STK 201 Pengantar J3Wmg Feluang 3 (3 0) 4 Ruang contoh kejadian. Peluang suatu kejadian bebas atau bersyarat.43. . Murdiqarso GFM 492 Kapita Selekta Ged~sika Meteorologi 3 (3 0) 7 Pembahasan topik-topik penting tentang geofisika dan meteorologi. Rantai Markov dan Proses Stokastik. Dalil-dalil peluang. Rini Hidayati 8. baik di bidang praktek. de Rozari GFM 498 Telaah Lapangan Agrometeorologi 4 sks 8 Mengantarkan mahasiswa untuk mengenal berbagai aspek dan disiplin yang berhubungan dengan agrometeorologi.

Totong Martono . Bahasa BASIC. .Pemecahan masalah dengan komputer.Barizi Krisnamurti Hasibuan STK 281 Ilmu KomputerI 4 (3 3) 3 Sistem komputer. Perangkat keras dan lunak. Diagram alir.

fungsi sebarannya. Analisis Tabel Kontengensi dan Rancangan faktorial. ukurao pemusatan dan penyebaran data persamaan garis dan penyajian dalam tabel. Akar ciri dan vektor ciri suatu matriks. Determinan.STK282 Ilmu Kornputer I1 4 (3 -3) 4 Pemrograman dengan bahasa FORTRANatau PASCAL. Penyederhanaan data. Analisis ragam untuk perbandingan nilai tengah. Regresi linier dengan dua peubah. Sistem persamaan linier dan metode penyelesaiannya bentuk dilinier dan kuadratik. Pembahasan mengenai populasi dan contoh. Daftar frekuensi. Pendugaan parameter dan uji hipotesis. Totong Martono STK 211 Metode Statistika I 4 (3 -3) 3 Pembahasan mengenai ruang liigkup dan kegunaan statistika. diagram kotak garis dan panwan titik. Andi Hakim Nasoetion Bunanvan Surnarlim MAT 212 Aljabar Linier 3 (3 -0) 3 Vektor dan ruang vektor. histogram dan dahan-daun. Matriks dan pengolahannya. Yulio Adisantoso Budi Susetyo MAT 221 Kalkulus I1 3 (3 0) 3 . pangkat. transformasi linier dan bentuk kanonik. Pernodelan keragaman melalui kaedah peluang dan. survai dan percobaan. Analisis regresi dan korelasi sederhana. Andi Hakim Nasoetion Bunarwan Sumarlim STK 212 Metode Statistika I1 4 (3 -0) 4 Metode pengumpulan data.

Deret gantitanda dan deret taylor. fungi vektor dan turunannya. Bambang Sumantri . Bentuk tertentu dan integralnya talc wajar. eksponen dan trigonometri berikut kebalikan. Vektor.Fungsi-fungsi logaritma. Sikuens dan deret talc hingga. turunan dan integralnya.

Persamaan diferensial linier ordo-1 dan ordo-n. Analisis jaringan. tanda dan urutan bertanda dalam pengujian hipotesis bagi contoh bebas. metode simpleks dan perluasannya. koordinat polar. berpasangan dan analisis korelasi. Analisis ragam satu arah dan dua arah.MAT222 Kalkulus 111 3 (3 0) 4 Fungsi berganda. Formula dan analisis masalah antrian dan perbekalan. Dalil-dalil Green dan Stokes. Metode statistika berdasarkan urutan. Krisnamurti Hasibuan STK 315 Statistika Nonparametrik 3 (3 -0) 5 Pembahasan teknik statistika bagi data tanpa asumsi kenormalan. Pengantar ke bilangan kompleks dan persamaan deferensial Bambang Sumantri MAT323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 -0) 5 Bentuk umum persamaan diferensial. integral ganda-dua. Pemodelan linier berkendala (linier programming). Sistem linierltaklinier. Forrnulasi dan penyelesaian masalah transportasi. Itasia Dina STK 305 Operation Research 3 (2 -3) 6 Definisi dan deskripsi metode-OR. Pengintegralan ganda. Masalah nilai ekstrim dan turunan ordo tinggi. Eksistensi dan kekhasan jawaban. limit kekontinyuan dan turunannya. metode penyelesaian dan penerapannya. koordinat silindrik. .

persamaan garis dan tabel dua-arah. Metode robust untuk nilai tengah dan regresi. Pembahasan dititkberatkan pada pemisahan komponen sistematik dan stokastik dengan metode resisten dan peragaan grafik.Bunarwan Sumarlim STK 311 Eksplorasi Data 3 (2 -3) 5 . Penelusuran struktur data. Pemeriksaan pola. Aunuddin Anik Djuraidah . Transformasi dan analisis sisaan. kesimetrikan dan pencilan data. karakteristik.

faktor terpaut dan faktorial dua-taraf. Pendugaan parameter secara biasa. Rambe M. A. Pembahasan mengenai sebaran fungsi peubah acak. Rambe STK 322 Teori Statistika I1 3 (3 -3) 6 Pendugaan parameter dan selang kepercayaan. berlapis. berpeluang dan sistematik. bertahap dan bergerombol. Sjarkani Musa STK 332 Perancangan Percobaan 3 (2 -3) 6 Prinsip-prinsip dasar perancangan percobaan. Pengujian hipotesis (kaedah Neyman-Pearson).A. Percobaan faktorial. Penarikan contoh acak. faktor bersilang. Rambe STK 331 Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) 5 Dasar-dasar penarikan contoh. Mattjik M. Pembanding efisiensi rancangan dan penentuan ukuran contoh. Prinsip kemungkinan maksimum. Efisiensi pendugaan parameter (dalil Rao-Blackwell).STK 321 Teori Statistika I 3 (3 0) 5 Peubah acak kontinyu dengan fungsi sebaran. A. Fungsi sebaran bersama. Rancangan bujursangkar latin. Sjarkani Musa STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah 2(1 3) 5 Penugasan konsultasi terhadap topik . Pembahasan struktur percobaan dan perlakuan pengacakan. A. hukum bilangan besar dan dalil limit pusat. Rancangan penarikan contoh acak sederhana. A.Uji nisbah kemungkinan dan uji paling kuasa. Rancangan petak terpisah. melalui nisbah dan regresi. marjinal dan bersyarat. Limit. kepekatan dan pembangkit momennya. tersarang dan susunan tabel analisis ragam). Rancangan acak lengkap dan kelompok. Statistik cukup dan statistik lengkap.

penelitian mahasiswa Si dari jurusan lain. . Pembahasan tentang cara pendekatan dan pemecahannya dengan analisis yang sederhana dan tepat.

Sjarkani Musa Bambang SumanM STK 381 Komputasi dan Manqjemen Data 4 (3 3) 6 Pengenalan dan penggunaan paket-paket utama analisis statistika. Anik Djuraidah . Metode Monte Carlo dan metode reduksi keragaman lainnya. Teladan penggunaan simulasi dalam pemodelan. Manajemen data: penyusunan basis-data dan sistem informasi. Ayi Hamim Wigena Julio Adisantoso STK 385 Metode Simulasi Konsep dasar dan teknik pembangkitan bilangan acak. M.Kegiatan ini dititikberatkan pada inisiatif mahasis\i. Aunuddin Barizi STK 342 Karya Tulis I 2 (1 3) 6 ~enulisan dan penyajian hasil konsultasi pada STK 341.a dengan arahan berupa diskusi kelas oleh dosen. Pembahasan tentang struktur dan algorima paket-paket tersesbut. operation research dan teori statistika dengan bantuan komputer. Kegiatan meliputi penjelasan tentang teknik penulisan dan penyajian lisan. Simulasi fungi peluang.

Analisis ragam bagi peubahganda. Penerapannya dalam regresi. Uji hipotesis dan pendugaan selang kepercayaan bagi parameter fun@ peluang peubahganda.STK 421 Pengantar Model Linier 3 (3 0) 7 Metode kuadrat terkecil dan pengujian hipotesis linier. Mattjik . Penekanan pada fungi peluang normal. Pembandingan nilaitengah secara serentak. analisis ragam dan analisis peragam. k A.

termasuk kegiatan yang berkaitan dengan persiapan KKN. seasonal (musiman) dan sisaan. Bambang Djuanda Budi Susetyo STK 415 Metode Peramalan daa Analisis Deret Waktu 3(3 0)7 Penggunaan rataan bergerak. model terintegrasi dan model Box-Jenkins. Sjarkani Musa STK 435 Pengendalian Mutu . Reduksi diiensi data melalui analisis komiponen utama dan analisii faktor penggerombolan data berdasarkan kemiripan sifat-sifat pengamatan dengan pendekatan metrik atau nonmetrik. trend. lsmail Amali STK 442 Keterampilan Profesi (setara KKN) (4) 8 Kegiatanini dilakukan di lembaga penelitian. pemulusan exponensial. A. Metode penyesuaian terhadap faktor musiman (aditifatau multipliikatif). Rambe Bambang Djuanda STK 425 Analisis Peubahganda 3 (2 -3) 8 Analisis keterkaitan antar peubah melaluimatriks korelasi atu peragam. A. Beberapapendekatan dengan metode resiste4robust. Pendugaanmelalui model auto-regresi. perguruan tinggi lain atau perusahaan swasta dalam rangka pengembangan kemampuan mahasiswa sebagai calon sarjana dan konsultan statistika. Mattjik M. A. analisis regresi untuk peramalan data deret waktu. Budi S. Analisis korespondensi dan Biplot.STK 440 Masalah Khusus 3 (2 -3) 7 Kegiatan ini akan diisi dengan pembahasan masalah-masalah yang belum tertampung dalam suatu mata ajaran tertentu. Pemecahan komponen data.

dan Reliabilitas 3 (2 3) 8 Analisis pengendalian proses melalui bagan pengendalian. Diagram Ishikawa. Penggunaan histogram. Pareto dan bagan pengendalian kumulatif (CUSUM). Pemeriksaan . plot peluang dan bagan pengendalian untuk analisis kemampuan proses.

Model log-linier untuk kontingensi. Pengantar teori reliabilitas. Percobaan faktorial lengkap dan diulang sebagian. Rencana dan analisis untuk perlakuan berupa komposisi beberapa faktor. Rancangan optimum dan rancangan majemuk terpusat. Barizi . Aunuddin STK 531 Teknik Permukaan Respons 3 (2 -3) 7 Regresi linier berganda. binomial. multinomial atau Poisson. Analisis tabel kontingensi. model peluang dan ujidaya tahan suatu produk.contoh barang. Andi Hakim Nasoetion STK 532 Analisis Data Kategorik 3(2-3)7 Model peluang bagi data kategorik. Penentuan kurva respons dan daerah optimumnya. Regresi logistik bagi data biner. skema penarikan contoh dan analisis keputusannya. Pendekatan melalui metode kuadrat terkecil tertimbang.

Genetika diferensiasi.4. Prasyarat: BIO 101.4. baik secara alami maupun secara buatan. Jusuf Staf BIO 211 Botani Umum 3 (2 3) 3 Pengenalan sel. morfologis dan fungsi-fungsinya. Jurusan Biologi BIO 101 Biologi Umum 3 (2 3) 1 Organisasi kehidupan. Prinsip dan dasar genetika dan evolusi.. Pengertian tentang seleksi. pe rjuangan hidup dan evolusi tumbuhan. Identifikasi tanaman. SeL Dunia makhluk hidup (dasar klasitikasi). Struktur kimia material genetik. Mutasi genetik. Machmud Natasaputra S taf BIO 212 Anatomi dan Morfologi Tumbuhan 4 (3 . M. Trenggono Staf BIO 201 Genetika Dasar 4(3-3)4 Genetika Mendel. Pengenalan variasi yang disebabkan faktor genetika dan atau faktor lingkungan.8. Perubahan genom. Manipulasi genetik. Struktur dan prokaryota dan eukaryota. jaringan dan organ tumbuhan secara anatomis. Reproduksi tumbuhan dan hewan. Organ tumbuhan clan hewan. Dasar-dasar bioenergi. Proses transfer informasi genetik. Prasyarat: BIO 101. klasifikasi tumbuhan dan peranannya di bidang pertanian. Struktur dan siklus hidup organisme.

3) 3 Konsep. jaringanjaringan dan organ-organ pada tumbuhan. Prasyarat: BIO 101. Trenggono Hadisunarso Hilda Akmal . fungi serta komponen yang menyusun sel.

fotosintesis. P. hubungan air. reproduksi dan perkembangan dari embrio vertebrata. Prasyarat: BIO 101.D. 'Qondronegoro S taf BIO 214 Taksonomi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Identifikasi. respirasi. Aves dan Mamalia dari segi pertumbuhan morfologis dan fungsional. P. BIO 212 atau BIO 211. nutrisi mineral. jaringan dan tubuh tumbuhan. air sebagai bahan penyusun sel. Prasyarat: BIO 101. faktor-faktor hgkmgan y&g mempengaruhi tumbuh. Prasyarat: BIO 101. teori dan guna laksananya Kode Internasional Tatanama Tumbuhan. Kode Internasional Tatanama Tanaman Budidaya. Ikin Mansjoer . zat-zat pengatur-tumbuh. aneka ragam jaringan. tatanama clan klasifikasi tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh. Tjondronegoro S taf BIO 221 Zoologi Umum 3 (2 -3)3 Mempelajari seluk-beluk hewan. Reptilia. fotorespirasi. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. Amphibia. dunia hewan terutama primata. fisiologi biji.BIO 213 Fisiologi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Struktur dan fungsi sel. Nawangsari Sugiri Staf BIO 222 Dasar-Dasar Anatomi Banding 3 (2 3) 4 Mempelajari dan membandi-bandingkan hewan-hewan tertentu ybg mewakili kelas Pisces. alat tubuh dan fungsi dari penutup tubuh sampai dengan sistem syaraf. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. Prasyarat: BIO 101. tumbuh vegetatif dan generatif. proses transport sel.D.

Djoko Waluyo .

baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. sel prokaryota dan eukaryota. nutrisi. dan reproduksi. Tedja Imas Ratna S. susunan kimia sel.BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2 3)4 Dasar-dasar mikrobiologi. metode penulisan karya ilmiah. siklus geobiokimia. pertumbuhan. fisiologi. dasar-dasar metodologi penelitian. Alex Hartana BIO 303 Dasar-Dasar Ekologi 3 (2-3)s Ruang lingkup ekologi. faktor . Prasyarat: BIO 101. serta ekologi dan kegunaannya bagi manusia. Hadioetomo BIO 232 Mikologi Dasar 3 (2-3)4 Pengenalan cendawan tentang morfologi. terutama bakteri. berbagai organel dan fungsinya. publikasi ilmiah. metode penyajian seminar serta pembahasan contoh-contoh dalam penyajian dan penuiisan ilmiah. Prinsip dan konsep ekologi ekosistem. Agustin Wydia Gunawan BIO 301 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur. talcsonomi. ~erba~ai macam struktur dan aktivitas sel. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. Nawangsari Sugiri S taf BIO 302 Dasar-Dasar Penelitian dan 2 (2 0)6 Penyajian Karya Ilmiah Pengenaian penggunaan fasilitas perpustakaan.

D. Prasyarat: BIO 101. Tjondronegoro Staf . Perkembangan dan evolusi ekosistem. Individu dan spesies di dalam ekosistem. P.pembatas dan organisasi di tingkat komunitas serta populasi.

anatomi dan wa hidupnya. Kegiatan praktikum disesuaikan dengan topik kuliah. reproduksi dan evolusinya. Hartini S. sistematika sampai ordo. kemarnpuan genetik mikroorganisme. Djoko Waluyo BIO 323 Zoologi Avertebrata 4 (3-3)6 Mempelajari hewan tanpa tulang belakang dariProtozoa sampai Chordata. sintesis makromolekul serta pengendaliannya. Nawangsari Sugiri Staf BIO 331 Fisiologi dan Genetika Mikroba 4 (3 3) 5 Komponen-komponen struktural sel beserta fungsinya. Hadioetomo BIO 332 Biologi Cendawan 3 (2 -3)6 Mempelajari beberapa aspek biologi cendawan yang meliputi . metabolisme dan pertumbuhan. Sikar Staf BIO 322 Vertebrata 3(2-3)s Tinjauan organisasi hewan Chordata-prevertebrata dan Vertebrata: ~lasmobranchii sampai dengan Marnalia.BIO 321 Fisiologi Hewan 4 (3 2) 6 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. Ratna S. baik dari dalam maupun luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostatis). Termasuk ke dalamnya morfoiogi. termasuk struktur. S. fungsi alat-alat tubuhnya.

morfologi. metabolisme. Prasyarat: BIO 232.klasifikasi. Gunawan . pertumbuhan. A. reproduksi dan asosiasi cendawan. Okky Setyawati D.W.

spesiasi termasuk terjadiiya dan tetapnya spesies baru dan fdogeninya.BIO 341 Genetika Populasi 4 (3-3)5 Pengertian spesies dan populasi. Hukum Hardyweinberg genetika untuk populasi besar berkawin acak kasus satu lokus: keseimbangan seleksi. reproduksi dari prakaryota dan eukaryota. Ekologi evolusioner. teori Wahlun dan teori Netralisasi. zoogeograft dan teori "continental drift".MAT 121. Genetika untuk. Genetika untuk populasi tidak berkawin acak kasus lokus. Prasyarat: BIO 101. hukum Hardyweinberg. STK 221. Populasi kecil clan proses stokastik. penyebaran sewa geologis. asal kehidupan dan fosil. mutasi. Muhammad Jusuf Alex Hartana BIO 342 Evolusi 3(2-315 Persamaan dan perbedaan dalam fungsi mendapatkan energi. adaptasi dan seleksi dam. Nawangsari Sugiri . Prasyarat: BIO 201. populasi pada lingkungan yang beragam. random drift. Genetika populasi untuk kasus lokus ganda. Praktikum: pengamatan evolusi frekuensi gen populasi Drosophila dalam hgan dan simulasi model genetika dengan komputer.

Prasyarat: BIO 201 Alex Hartana Edi Guhardja Muhammad Jusuf . Mitosis dan Meiosis hubungannya dengan Hukum Mendel. teknik persilangan dan analisis elektroforesis. Pewarisan ekstra kromosomal. ketakserasian. Praktikum: Akan ditekankan kepada pengenalan biologi. Penampilau Seks pada tumbuhan. reproduksi. Teori Kromosom tentang pewarisan. MutasiGen clan mutasi kromosom. sterilitas jantan.BIO 351 Genetika Tumbuhan 3 (2 3) 6 Biologi reproduksi tumbuhan dan konsekuensinya terhadap keragaman populasi.

Prasyarat: BIO 303. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjono Samingan BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3(2-3)4 Difinisi pengenalan vcgetasi. BIO 213 Soekisman T. kiasifikasi dan identifikasi. Praktikum: Pengenalan praktis baik di laboratorium maupun di lapangan jenis-jcnis turnbuhan bcrbentuk pohon. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjouo San~ingan UIO 354 Uendrologi 3 (2 3) 6 Membahas batasan. Pengikatan COz dan pembentukan bahan kering. Analisis pertumbuhan. Siklus-siklus unsur hara dan pemanfaatannya oleh tumbuhan. teori serta pengenalan praktis jenis tumbuhan berbentuk pohon. Disajikan pula guna laksana sccara luas dari tipc vegetasi. UIO 353 Floristik 3 (2 3) 6 Mcmbahas pula penyebaran bioma-bioma tumbuhan dominan dan tipe-tipe vegetasi di Indonesia. Radiasi matahari sebagai sumber energi utama. Praktikum: Penyenalan struktur vegetasi di lapangan. Membahas guna laksana secara ekonomis dan biologis jcnis pohon. peranannya dalam bidang pertanian dan hubungannya dcngan ilmu-ilmu lain. Hipotesis komunitas . tatanama.lnteraksi faktor-faktor lingkungan dan fungsi biologis turnbuhan. Hubungan air dengan tumbuhan.

tumbuhan. Tjal~jono Sumingen UIO 361 llistologi 3 (2-3)6 Pembahasan mcngenai struktur jaringan tubuh dan organisasinya dalam bcrbagai organ. Kosim . Hubungan vegetasi dengan lingkungan. Struktur vegetasi.Alimin . satuan klasifrkasi dan sistem. tipe-tipe vcgetasi.

Hadioetomo BIO 410 Kultur Jaringan 3 (2-3) 7 Penggunaan kultur jaringan beserta latar belakang teorinya. morfologi. Dibahas pula cara koleksi dan wa pemupukannya. kultur organ. teknik kultur murni. ataupun yang hidup sebagai parasit. ekologi dan wa kehidupan dari hewan bersel satu yang hidup bebas maupun yang hidup sebagai simbion. Ratna S. media hara.BIO 365 Protozoologi 3(2-3)6 Membahas sistematik. fsiologi. Dalam kegiatan laboratorium akan diusahakan untuk mengisolasi dan mencirikan jasad-jasad renik yang mewakili. sel somatik. hormon dan diferensiasi. Diah R Lukman KIM Alat-alat Laboratorium 2 (1-3) 1 Prinsip dan pengenalan berbagai jenis . reproduksi. Gatut Ashadi BIO 371 Mikroba dan Peranannya 3 (2 3) 6 Tijauan tentang sumberdaya mikroflora yang meliputi berbagai kelompok dengan sifat-sifat morfologis yang berbeda-beda dan bagaimana kaitan antara sifat-sifat tersebut dengan arti pentingnya. komensal.

Anwar Nur BIO 441 Radiobiologi 3 (3 -0) 7 Mempelajari dasar-dasar penggunaan traser (perunut) radioaktif dalam biologi. Prasyarat: BIO 321 atau BIO 213 S. Bahasan mengenai berbagai jenis peubah. Djojosoebagio BIO 443 Taksonomi Numerika 3(3-2)7 Pengertian deskriptor. Berbagai metode . Berbagai matriks jarak. Analisis komponen utama dan analisis korespondensi. Analisis diskriminan. efek reaksi pengion dan talc pengion terhadap jasad-jasad hidup.alat dan instrumen untuk penelitian serta kegunaannya dalam biologi. M.

penyebaran. Prasyarat: BIO351 Muhammad Jusuf Edi Guhardja Ahmad Soediirto Machmud Natasaputra BIO 452 Biologi Populasi Tumbuhan 3 (2 3) 7 Mempelajari strategi. Dinamika populasi pada tanaman semusim dan menahun. dominansi.klasifiasi. Konsep kompleks koevolutif. Proses domestikasi. Suksesi dan seleksi alami. Praktikum: latihan penggunaan berbagai paket analisii data. BIO 453 ELdogi Lanjutan 3(2-3)7 Pembahasan secara . seleksi dan spesiasi pada tumbuhan. Muhammad Jnsuf Totong Martono BIO 452 Sumberdaya Genetik Tumbuhan 3 (2 3) 7 Konsep spesies. pengaruh predator. Jarak genetik dan pertukaran gen antara populasi serta keseimbangannya. Konservasi dan pemanfaatan sumberdaya. Fitogeografi. tumbuhan pada fase establisme. Soetllrno Slamet S. dormansi clan produksi anakan. Eksplorasi dan evaluasi hasilnya. strategi generatif. Praktikum: studi pustaka dan kunjungan ke herbarium dan pusat koleksi plasma nutfah. Prasyarat: BIO 303 Soekisman T.

Prasyarat: BIO 303 gahjono Samingan BIO 454 Botani Ekonomi 3 (2-3) 7 Hubungantanaman dengan manusia. Tanaman serealia. Hartono Sudarmadi .lebih meluas dan mendalam dari beberapa konsep ekologi. Penerapan konsepkonsep tersebut dalam usaha peningkatan mutu iingkungan dan tercapainya asas keseimbangan hasid. Hubungan faktor-faktor lingkungan dengan tanaman di daerah tropik.

life table. Ikin Mansjoer Dedi Duryadi S.BIO 455 Pengantar Analisis Mengenai 3 (2 3) 7 Dampak Lingkungan Pengertian ekosistem: perubalian peran komponen ekosistem. teknik pengembalian contoh. klasifiasi pengaruh yang timbul terhadap tanaman pertanian. BIO 461 Em briologi 3 (2 3) 7 Perubahan mengenai pola gametogenesis. gastrulasi dan organogenesis pada embryo berbagai vertebrata. sifat-sifat karakteristik dalam kaitannya dengan adaptasi dan evolusi. BIO 323 dan BIO 322. dinamika populasii cara-ma pengendalian dan pengelolaan vegetasi Soetikno Slamet S. model matematika penyebaran. Prasyarat: BIO 303. qauono Samingan BIO 456 Ilmu Gulma 3(2-3)l Akan diberikan asal sejarah gulrna. pendugaan produktivitas. Metodologi AMDAL. Lukman Rahardja BIO 462 Ekologi Hewan 3 (2 3) 7 Pendugaan populasi. analisis sistem dan modelling. metode observasi. strategi ekologi yang dimiliki. BIO 464 Zoogeografi 3 (2 -3) 7 Penyebaran hewan .

dengan contoh-contoh hewan di Indonesia. komunikasi antar hewan. arti perilakq kaitan perilaku dengan lingkungan. kaitan perilaku dengan penjinakan dan pemeliharaan . Nawangsari Sugiri BIO 465 Tingkah Laku Hewan 3 (2 3) 7 Mengetengahkan berbagai perilaku satwa liar dan hewan ternak. asal usul dan punahnya spesies sewa umum.dan migrasi.

TNH 212 Tedja lmas Ratna S.BIO 321. Soeratno Partoatmodjo Bibiana Lay . Kegiatan laboratorium meliputi pengetahuan teknik dan prosedur dasar yang berkaitan dengan isi kuliah. Gunawan BIO 472 Mikrobiologi Lingkungan 3 (2-3)7 Lingkungan hidup yang kita tempati sangat ditentukan oleh kegiatan sejumlah besar organisme yang saling berinteraksi dan berinteraksi pula dengan lingkungannya. Prasyarat: BIO 101. Studi tentang hubungan antara mikroorganisme dengan lingkungannya. Hadioetomo Yahya Fakuara A.W. Ikin Mansjoer BIO 471 Mikrobiologi Tanah 3(2-3)7 Kelompok-kelompok utama mikroorganisme yang penting dalam tanah ditelaah dengan penelcanan pada aspek-aspek ekologis. fisiologis dan fisik.untuk kebun-kebun biiatang. Prasyarat: BIO 231. hewan kesayangan (pet animals) dan hewan ternak yang ditujukan secara komersial.

3) 7 BIO 474 Bidogi dan Budidaya Jamur 3 (2 Pengenalan jamur (yang dapat dimakan atau tidak) tentang biologi (morfologi. hisonomi.W. Dipelajari juga teknik-teknik isolasi serta pencirian cendawan yang ber=Y@tan. dan reproduksi). ekologi. pembahasan mencakup taksonomi. Okky Setyawati D. A. GPnawaa .BIO 473 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 (2 3) 7 Pengenalan cendawan ped bahan simpanan. kcgunaamya. f!isiologi. aspek ekonomi dan cara budidaya beberapa jamur yaag dapat &mah. ekdogi serta pengendaliannya.

luas dan volume benda putar. lokal). fungsi transenden. N. Kutha Ardana Staf . pengantar hitung peluang.K.45. MAT 112 Kallmfus I 3 (3 0) Limit dan kekontinuan. kecekungan fungsii masaiah optima& laju terhubungkan. teknik pengintegralan. fun@ dan pengolahannya. aljabar pernyataan. teorema dasar kalkulus. N. Teorema Roue dan teorema nilai tengah. pcrangkai kalimat. tabel . Jurusan Matematika MAT 101 Pengantar Matematika 3 (3 0) Himpunan dan pengohbnqa. menggambar gratik fungsii antiturunan. hubungan.JL Kutha Ardana S taf MAT 202 Pengantar Dasar Matematika 3 (3 0) Bahas logika matematika. induksi matematika himpunan ganda Cartesius. integral tentu. vektor dan matriks. himpunan persamaan linier.8. turunan fun& maksimum dan minimum fungsi (mutlak.

relasi kesetaraan. hubekivalen. konstan dan peubah. hubungan sebagai himpunan. Himpunan operasi dan aljabar himpunan. keluarga himpunan. himpunan dan aljabar himpunan. fungsi dan pemetaan. fungsi. himpunan kuasa. kuantor universal dan kuantor ehistensial. konjugasi. disjungsi. kuantifiksi. sistem sisaan sederhana. aljabar kebenaran. daftar kebenaran. Natalisa MAT 204 Teori Himpunan 2 (2 0) Pernyataan. relasi penataan.nilaikebenaran. Himpunan bilangan asli. Pengkualifikasian. modulo m. relasi. Bahasa teori bilangan. bilangan . cara-cara menarik kesimpulan yang sah. macam-macam kalimat. tautologi penalaran maternatilra. hasil kali Cartesius. T. H. induksi. peubah yang terikat dan yang bebas. definisi melalui abstraksi. pernyataan bersyarat.

turummya. perluasan bilangan asli menjadi bilangm nyata. Fungsi . Helwah Balfas MAT 211 Kalkulus I1 4 (3 Fungsi-fungsi loga&ma. da. deret &anti. dalil-dalil Green. garis normal. Kutha Ardana Staf MAT 212 Kalkdus 111 4 (3 -3) Fun@ peubah ganda: limit kekontinuan. Integral ganda: integral ganda dua. koordinat silindris. gradien. eksponen.uji kokonvergenan. dan trigonometri. turunan par* turunan berarah. dalil penataan lengkap. Bilangan kompleks. Sekuens dan deret tak hingga. diferensial total. koordiiat polar.kardinal. luas. turunan dan integralnya. aksioma pilihan. deret gad tanda. hiperbol berikut kebalikannya.K. luas permukaan. bidang tangen. Stokes. uji. volume. Vektor dan fungsi &or. diferensial pasti. Bentuk talc tentu integral tak wajar. turunan ordo tinggi. N. dan deret Taylor. minimum. maksimum.

kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. persamaan diferensid linear dcngan koefisien konstante ordo-2atau lebih: persuman difered sebagai . Pemetaaa linear. nilai dan vektor ciri. hasil kali titik dan ktortogonalan. pengertian model matematika Persamaan diferensial biasa &l.matriks pemetaan. panjang vektor. perluasan ke ruang R. Ruang Eudidus dan keortogonalan.Vektor pada bidang dart dalam ruang. polimon ciri. Prapto I'ri Supryo MAT 213 Aljabar bear Elementer 3 (3 0) Matriks dan siiem persamaan linear. sudut antara dua vektor. Ruang vektor real dan pengertian dasamya. Pengantar ke persamaan diferensial. Siswadi MAT 231 Metode Matematika I 3 (3 0) Penyelesaian masalah nyata melalui matematika.

model matematika. 3) . dengan atau tanpa syaraf awal. teknik dan interpaetasi peny4Icsaian.

polinom legendre dan fun@ bessel. teknik penyelesaian dengan metode pemisahan peubah dan interpret& penyelesaian. Pemodelan. sistem fungsi ortogonal. Fungsi analisis dan pemetaan. sistem otonom kestabih. teorema dan formula integral Cauchy . Metode perambatan gelombang dan penggunaan transformasi laplace. Hehmb Balfas MAT232 Metode Matematika I1 3 (3 0) Masalah nilai batas dua titilt. Efendi syahrll MAT 252 Analhis Kompleks 3 (3 0) Bilangan dan bidang kompleks.penggunaan transformasi lapkce. Fungsi dengan peubah kompleks. Persamaan gelombang. pengintegralan kompleks. deret fourier dan deret fourier yang diperumum. persamaan laplace dan panas sampai tiga dimensi. h4etode deret pangkat. masalah nilai ciri. kekontinuan dan keterintegralan.

M. H. sistem persamaan linear. deret Taylor dan deret Laurent. sistem matriks 2 x 2. bilangan bulatmodulo n. algoritma. Natalisa MAT 272 Kmputssi I1 3 (3 0) Diagram alir. operas& sistem matematika.T.T. Metode dasar. grup faktor. pengharnpiran kuadra terkecil. pee-' tegralan. Natalisa MAT321 Struktur Aljabar 3 (3 0) Himpunan. algortima serta program untuk penyelesaian persamaan linear. Azron Dhalhar MAT 271 Komputasi I 4 (3 3) Tinjauan sekilas perkembangan komputer dan hubungannya dengan disiplin ilmu yang lain. pengertian galat serta perambatannya. Pengantar struktur data dan algoritma. Grup dan subgrup. . Latihan penyelesaan masalah dengan menggunakan komputer. H. teori sisaan dan penggunaan.serta akibat-akiiatnya. Sistem pengoperasian komputer. interpolasi.

daerah ideal utama. Polinom atas lapangan bilangan gelanggang polinom. grup permutasi. Ruangan vektor.Gamadi MAT 324 Te~ri Gntp 3 (3 0) Grup permutasi. Sistem PD linear dengan koofisien konstant kelahran asimtot penyelesaian sistem PD. grup yang berhubungan dengan konfigurasi geometrik. modul. Holder grup Sylaw. pembagi elementer. Ciri gtlanggan& ideal maksimum. subgrup teorema komposisi Jordan. Nur Aliatiningtyas MAT 331 Pwsomaan Difurnsial 4 (3 -3) Bentuk umum PDB dan contoh penyelesaian. ideal prim. Agah D. Keujudan dan kekhasan pyelesaian masalah nilai awal. Kestabilan &em .homomorfisma grup. Perluasan penyelesaian &em PD. lapangan hasil bagi. ideal. Daerah Euclidus. lapangan. PD hear orden dan metode penyelesaian. aplikasi. pemetaan hear. daerah integral. Gelslrggang (ring). grup Abelian.

barisan Cauchy. Ruang metrik. Derct bhpn red. ALsioma kesejajaran clan geometri Euclidus. Geometri insidemi. himpunan terbuka. kekonvergenan. Geometri ah sebagai geometri insidensi dengan aksioma-aksioma kesejajaran. Teori kekonvergenan. kekonvergenan mutlak dan bersyarat. Pengertian sudut dan teori urutan untuk sinar-sinar. Gunardi MAT352 Aaalisis Real I 3 (3 -0) Tinjauan ulang himpunan. sudut dan scgitiga. sistem bilangan real. himpunan tertutup. limit superior dan limit inferior. himpunan terbatas. Geometri netral. himpunan tersambung. pada biddan dalam ruang. Barisan bilangan real. pengertian aksioma dan teorema. Mulya Purba MAT 342 GeomeM 3 (3 -0) Teori insidensi. Agab D. Ted urutan pada garis. Pengertian himpunan .PD dan jenis kestabilan. aksioma kekonvergenan ruas garis. keisomorfan.

.

. Model jaringan. analisis sensitifitas. ciri masalah. konsep shadow price. model untuk distribusi talc eksponen. Ali beanto MAT361 Operation Research I 4 (3 -3) Model program linear (PL). masalah &urn cost flow. Integer programmi~ Branch-and-Bound algorithm. reduced-cost dan kegiatan baru. peran distribusi eksponen. bentuk kenonik. Sifat-sifat fungsi kontinu yang didcMan pada ruang metrik. formulasi PL. the transportationalgorithm. Efendi Syahlll MAT362 Operations Research I1 4 (3 -3) Program diiamis. variasi koefisien objektif dan nilai sisi kanan. phase I & phase 11. PL dengan peubah terbatas. scheduiing models. masalah transportasi. pengantar model probabilist&. model determiniitik. metode simpleks. proses kelahiran dan kematian dan model antrian. Alternatif penyelesaian optimum dan shadowprice. prototipe. metode simpleks untuk model jaringan. Model antrian. masalah mum. cut algorithm. komponen model persediaan.lengkap dan kmpak. Model persediaan. model khusus. pengantar bentuk dual. Game theory. struktur dasar.

syarat kestabilan. model stokastik. Interpolasi dan penghampiran. Efendi Syahril MAT371 Analisis Nurnerik I 4 (3 3) Pengertian galat. penentuan nil& dan faktor ciri. Budi Suharjo MAT372 Analisis Numerik I1 4 (3 -3) Komputasi matriks dan sistem persamaan linear ukuran besar. Penyelesaian persamaan diferensial biasa. Natalh . Metode elemen hiigga untuk menyelesaikan masalah nilai batas dengan satu dan dua peubah.T. metode RungeKutta. prediktor-korektor dan metode beda hingga. pengantar peramalan.model deterministrik. Ali Kusnaato H. Analisis keputusan. Pengembangan metode beda hingga untuk persamaan diierensial biasa.

fungsi sebaran kumulatif. Operator biner dan n-ar. alokasi sekuensiai. alokasi tersambung. pendugaan titik dan selang. metode momen. urutan dan kekhasan bentuk normal. Fungsi Hashing. fungsi ci. urutan parsial. nilai harapan bersyarat. teorema Bayes. Fungi-fungi kepekatan peluang diskrit dan kontinu.T. daerah penerimaan dan penolakan. fungsi kepekatan peluang bersyarat clan marginal. komposisi hubungan bier. struktur penyimpanan. diagram Hess. taraf nyata. H. Manipulasi himpunan. fungsi pembangkit momen. Natalisa MAT391 Pengantar Teori Peluaog 3 (3 0) Konsep peluang dan hukum-hukumnya. ragam. Nilai harapan matematika. statistika. representasi struktur diskrit. . kuasauji. peubah ace fungsi kepekatan peluang. statistik tak bias. Hubungan biner dan matriks. Barizi STWMAT 392 Statistika Matematika 3 (3 0) Teori penarikan contoh sederhana. nilai tengah. formula dengan tabel kebenaran yangberbeda. Kejadian bebas. part@ dm selubung himpunan. Pengujian hipotesis: statistik uji. himpunan. bentuk normal. Peluang bersyarat. kesalahan jenis I & 11. Pendugaan maksimum. pointer. fungsi rekursi.MAT 373 Matematika Diskrit 3 (3 -0) Pengertian pokok dalam logika dan kemampuan logis suatu bahasa pemrograman. tautologi.

S taf . Siswadi MAT 400 Tugas Akhir 6 (0 -6) Mata kuliah ini merupakan kegiatan akhir pendidikan Matematika program S1 yang penelaahan masalah yang dipilih diiesuaikan dengan 'minat mahasiswa. Teorema Rao-Blackwell. teorema Nyeman-Pearson. statistik cukup. uji nisbah kemungkinan. bersekuens. dan RaoCramer. Hipotesis sederhana dan majemuk.uji terbaik. kekhasan. kelengkapan. uji paling kuasa.

pemetaan definit positif. AH. pemetaan adjoin. Kekompleksan komputasi (Computational Complexity). Masdah Pasca Korespondensi dan ketidakterputuskan (undecidability). Ni clan vektor ciri. Fungsi rekursif.MAT 401 Sejarah Matematika 3 (2 0) Perkembangan pemikiian matematika menurut urutan sejarah. Grammar. Garnadi MAT 431 Metode Matkmatika 111 4 (3 -3) . determinan endomorfisma. Fungsional linear. Siswadi MAT 422 Aljabar Terapan 4 (3 -3) Antomata. Agah D. Mesin Tuning. Bentuk normal. hasil tambah langsung. basis ortogonal. Hasilkali dalam. Gelanggang endomorfma. bentuk singular. Nasoetion MAT 402 Seminar l(0 -3) Penyajian hasil tugas akhiidari seorang mahasiswa. error correcting codes. determinan matriks. ruang vektor. Pemetaan linear. komplemen ortogonal. basis. Staf MAT 421 Aljabar Linear Lanjut 4 (3 -3) Polinom. teorema spektral. proyeksi. ketalrsamaan Schwartz.

pendiferensialan dan pengintegralan deret Fourier. analisis mengenai metode matematika maupun masalah pemodelan. fungsi green. pengembangan metode penyelesaian.Sistem fungsi ortogonal kekonvergenan deret ~ourier. Isi kuliah dapat berbeda dari tahun ke tahun. masalah StrumLiouville. Efendi Syahril MAT 432 muk Pilihan Mattmatika 4 (3 -3) Terapan Isi kuliah berkisar pada penerapan matematika dalam pembahasan berbagai bidang ilmu lain. transformasi Fourier dan penggunaannya. Siswadi .

vektor shgguag. Helwah Balfas Efendi Syahril MAT 441 Geometri Mferensial 4 (3 -3) Kalkulus dalam ruang Euclides. Integral Riemann-Stieltjes. kalkulus vriai pa& masalah kontrol optimum. keujudan. kelengkungan geodesi. geometri intrinsik permukaan. Gunardi MAT 451 Analisis Real I1 4 (3 -3) Integral Riemann: keujudan. medan kerangka. barisan dan . ruang singgung pa& permukaan. persamaan struktur. keujudan kontrol optimum. pemetaan pada permukaan. permukaan putar. beberapa teorema global. pengintegralan parsial.Frenet. turunan peragam. kurva pada permukaan. fungi monoton. Persamaan dasar permukaan. isometri lokal. sifat pokok. teorema dasar kalkulus. Agah D. isometri. kwva geodesi. variasi terbatas. syarat perlu dan syarat cukup untuk kontrol optimum. rumus Serret. sifat pokok. masalah state regulator dan masalah output regulator. keterkontrolan dan keteramatan.MAT 433 Kontrol Optimum 4 (3 -3) Perurnusan masalah kontrol optimum dan contoh. Kalkulus pada permukaan dalam R3.

sifat dasar. sifat pokok.deretfungsi. keterukuran. ukuran himpunan. Siswadi .kekonvergenanseragam. teorema Arzela. gelanggang himpunan. Ruang metrik C (a. kekonvergenan barisan fungsi terukur. teorema Fatou. teorema Egoroff. kekonvergenan rata-rata. teorema Lebesque. pendiferensialan dan pengintegralan deret fungi. keujudan integral.b). ruang Lp dan dualnya. Fungsi terintegralan. Prapto Tri Supriyo MAT 453 Ukuran dan Integral Lebesque 4 (3 3) Ukuran luar dan dalam. Integrasi sebagai fungsi himpunan. teorema keujudan ~i&d. ekikontinu. penghampiran dengan polinom. fungsi terukur. teorema Radon-Nikodym. barisan fungsi terintegral.

topologi relatif. sub barisan. barisan Cauchy. metode univariate. penutup. kelengkapan fungsi kontinu. deret Fourier. Metode optimasi tanpa kendala. Metode random Walk. ruang topologi. Teorema pemetaan terbuka. Lingkungan dan sistem lingkungan. jenis kendala (constraint). Lp(p > I).MAT 454 Topologi 4 (3 -3) Garis real. optimasi fungsi dengan kendala kesamaan dan dengan kendala ketaksamaan. ruang metrik lengkap. Gunardi MAT 461 Optimasi 4 (3 3) Perurnusan masalah optimasi. Ruang dual Lp(pii1) dan C(a. topologi bidang. Sub ruang. ruang barisan. Barisan. program linier dan penerapan. himpunan ortonormal. Agah D. barisan konvergen. masalah dua program linier. Ruang Lz. klasifiasi masalah optimasi fungsi satu dan beberapa peubah. metode Hooke dan Jeeve. Ruang linier. Nur Aliatiningtyas MAT 456 Analisis Fungsional 4 (3 -3) Ruang metriks. himpunan tertutup. transformasi kompak. metode . teorema Ham-Banach. teorema gerap tertutup. keterbatasan seragam. teoremaBolzano: Weier-strass. himpunan konveks. Program konveks.b). ruang fungsi C(a. teorema Heine Borel. himpunan tertutup.b). himpunan terbuka. teorema Riesz-Fisher.

organisasi memori utama. . representasi internal data numerik clan non-numerik.Powell. metode conjugate-gradient. metode steepest descent. metode Newton Paian Sianturi MAT 462 Tajuk Pilihan Operatioa Research 4 (3 3) Isi kuliab merupakan topik-topik yang dipilih yang berganti dari wahu ke watau. Unit pemrosesan pusat.R. Isinya antara lain mengenai teknik operations research tertentq penyusunan sistem sirnulasj atau penerapan O. Paian Sianturi MAT 471 nmu Komputer I 4 (3 -3) Organisasi komputer. tertentu.

compiler. diagram sintaksis. analisis sintaksis. notasi BNF. instrulrsi pseudo. tabel konstan. baik mengenai . arimatika komputer. membaca listin& membaca dan memahami me& pemetaan. instruksi assembler. kR Rambe MAT 472 Umn Koarputer I1 4 (3 -3) Arsitektur assembler. analkis lexical. arsitektu. analisis sintalrsis. analisis lexikal. notasi POLISH generasi kode. generasi kode obyek.macros. kR Rambe MAT 472 Tqjuk Pilihan Komputasi 4 (3 -3) Topik-topik khusus mengenai komputasi. tabel instruksi. tabel simbol. string/kata. alfabet. Instsruksi mesin dan representasi dan internal Pemrograman dengan assembler. sistem calls. Penghantar teori formalbahasa. bahasa Grammar formal. adisis semantik.unit aritmatika dan logilta.

proses poisson.T. Simdi . Ranati Markov dan sifat jangka panjangnya. H.teknik dan. fenomena pembaruan. proses percabangan dan pertumbuhan populasi serta sistem antrian. Isinya dapat berubah dari waktu ke waktu. Natalisa MAT 492 Pengantar Roses Stokastik 4 (3-3) Beberapa contoh dalam pemodelan stokastik. proseskelahiran dan kematian. maupun mengenai dasar analisisnya.metode komputasi.

(Drh. IPB. 1959). 1971). WI) 5. USA. IPB. UI. Hasim (Drs. of Wisconsin.(MSc. 1976). IPB. Aris Saladini @ra. IPB. 1%7) 3. 1959). Sri Saeni . IP%. Darusman (Ir. 1979). 1969). 1977). (Prof. Elly Suradikusumah (Ir. (MST. 1955). IPB. Latifah K. 1980) 13.(Drh. 1982) 7. Jurusan Kimia 1.83. Aisyah Girindra (Dra.Hendra Adijuwana (Ir. (MST. Univ. AKA Bogor. UI. UI. (Prof. (Drh. UI. IPB. 1976). 1985) 2 Abdul Mad (BSc. 1%1). Hastatiniih (Dra... (Dr. IPB. Eman Kustaman (Ir. Univ.Djoko Soedarmo (Drs.(MS.(MS. IPB. M. USA. Cornell Univ. (Dr. Netherlands. 1970) 8. IPB. of WLECO* USA. UI. 1984) lo. 1984) 11. 1986) 4. 1984) 6. IPB. UGM. 1956). (Drh. Landbouw H e School Wageningen. p.1. 1986) 9. I*). 1983).Dondin Sajuthi (Drs. 1984) 12. IPB. Eti Rohaeti (Dra. IPB.

1WY. . Univ. 1982). IPB. IPB. USA. W73). (Drh. 19.(Drh. 1978). Anwar Nur r. (MS. IPB. (MSc. 1989) 14. ~&yur Hawab Drs. l Dr. IPB. (MS. IPB. (MS5 LouisianaState Univ.(PhD. IPB. ITB. 1974). 1983) 2r). Sjachri (Ir. (Dr. 1968). 1990) 17. IPB. 1983) IPB.(Ir. IPB. 1987) 21.Norman Razief Azwar (Drs.. USA. IPB. Univ. IPB. IPB.(MS. 19'76) 15. IPB. Gi . 1966) . 1964). 1975).M. (PhD. . IPB. IPB. 1963). (Drh. Risnayeti (Dra. 1~5). RTM Slltamihard'a (Drs. IPB. 1974). Sulistiani (Dra. 20. of W-nsin. 1976). IPB. of Wiscon23. (Drh. Maria Bit IPB. (MS. i'mmhqp ih (Dra. USA. ((PhD. 1983). IPB. of Illinois. Oetomo Djajanegara (Ir. Univ. IPB. M. GPS. 1% 18. 1965). UGM. 1979) 16.

1%8). 3972) . (P~D. Japan.Japan. GPS.Gifu.

Zaenal Alim Mas'ud @rs. (Lic. 1975). Gustini Sy. IPB. ITB. D. Univ. Murdiyarso (Ir. 1985). of Kentucky. Ahmad Sjahriza (Drs. IPB. (MS. Djarot Sasongko Hami Seno (Drs. 1976) 3. UI. Univ. ITB. Univ. Tun Tedja Irawadi (Ir. 1976). Univ. IPB. ITB. (PhD.. Betginm. USA. (MS. 1986). 1979) 26. of . ITB. 1974) 30. (MS. Andalas. IPB. Jurusan Geofisika dan Meteordogi 1. IPB. Zuraida Fatma Pulungan (Dra. IPB. 1981) 2. of Winsin. Abujamin Ahmad Nasir (Ir. 1986) 33. W. I Made Artika (Ir. 1988) 32 Dudi Tohir (Drs. Chem. IPB. 1%1). ITB. (Dra. 1988) 29. (PhD. USA. IPB. 1979). (MS. Khatolieke Unk. (Drs. 1968) 27. Anna Priangani R. 1983) 28. Aryetti (Drs. 1989) 34.25. Andahis. 1985) 852. 197'7). 1989) 31. 1987) 35. ITB. Hajadi (Bs. Ahmad Bey (Ir. Univ.

1987) 9. 15. Nur Indro (Drs. IPB. (MSc. 1985) 4. Effendi Manan (Ir. (MSc. Handoko (Ir. Heroe Soeprianto P. 1983) 7. M. Rini Hidayati (Ir. IPB. IPB. K. IPB. 1982) 6. Soedarsono (MSc. USA. UK. 1987) 10. ITB.. UI. ITB.S.. IPB. 1R8). of California. 1981) 11. (MS. IPB. 1983) 16. of Reacting. 1982). (MS. Hanedi Darmasetiawan (Ir. 1984) . IPB. Edward H. Siregar (Drs. of Kentucky. (PhD. Univ. IPB. (MS. 1965).Readmg. Univ. 1982). (PhD. (Ir. 1981). Univ. of Reading. USA. UK. 1982). UK. 1985). 1974) 14. 1976). Univ. 1973). (MS. 1%2) 17. USA. 15. M. IPB. B1. M. IPB. USA. De Rozari (Ir. Iowa State Univ. Dahlan (Drs. 1983) 12. Hidayat Pawitan (Ir. 1970) 13. Sidikrubadi Pramudito (Drs. IPB. Imam Santoso (Ir.S.G. 1989) 8. 1973). IPB. ITB. (MSc. Iowa State Univ. Heny Suharsoso (Ir. IPB.

. IPB. 1979). (PhD. (MS. 1%1). Abdurrazaq (Drs. I. 1986) 13. (MSc. 1987) 19. Ahmadi Satriawan (Ir. 1989).. 1988) 21. 1989) 11. (MSc. UI. USA. IPB. IPB. North Carolina State Univ. IPB. IPB. 1984) 14. Yonny Koesmaryono (Ir. (PhD. 1958). 4. IPB. Univ. 1971).. 1978). AIT. North Carolina State Univ. 1984) 20.Biomath. (MST. Krisnamurti Hasibuan (Ir. Syarkani Musa (IT. Akademi Pertanian. (MSc. 1985). Anik Djuraidah (Ir. 1972). IPB. (Prof... USA. 1981) 6. IPB. -). IPB. (Prof. (ME. (Ir. 1980) 3.. (MS. North Carolina State Univ. IPB. Khairil Anwar N. (MS. North Carolina State Univ. M. (MS. NCSU. USA. ) 853. IPB. IPB. USA. IPB. IPB. 1983). 1986) 12.18. Ahmad Ansori Matt'ik (Ir. Jurusan Statistika 1. 1976). 1971) 10. IPB. Aunuddin (Ir. IPB. USA. Tania June (Ir. M. IPB. of Minnesota. IPB. 1971) 2. IPB. IPB. 1982) 5. Rizaldi Boer (Ir. 1985) 8. 1982) 15. Bunarwan Sumarlim (Ir. 1987) 9. 1977). Abdurrauf Rambe (Ir. (Dr. IPB. Bambang Juanda (Ir. 1984) 7. Barizi (BSc. (PhD. Budi Susetyo (Ir. (M. USA.Andi Hakim Nasoetion (Ir. IPB. Itasia Dina Sulvianti (Ir. 1 sh ). Ayi Hamim Wigena (Ir. 1971). 1971). 1980). (PhD.. 1964). USA. 1%2). Colorado State Univ. North Carolina State Univ. Thailand.

Muhammad Masykur (Ir. 1970). 1984) 20.. 1974f 18. ITB. (PhD. Sampe Tona a (~r. IPB. 1983) UI'1954). ITB. USTL. 19. 1976).. IPB. Tb. France. Machdum Bachtiar (Ir. IPB.IF%. 1981) . USA. Carolina State Univ.~orth u~A. (MSc. 1981) 17. (~hD. (Dr. Totong Martono (Drs. 1978) 16. North Dakota State Un~v. Muhammad Syamsun (Ir. Satrio Wiseno Or. 1984) 21.. IPB. 1975).

1976) 1. IPB. of Wisconsin. IPB. IPB.Djoko Walujo (Drs. MSc.USA. Univ. IPB.22. Yulio Adisantoso (Ir. (MSc. Antonius Suwanto (Ir. . PB. USA. IPB. 1983f). Anja Meryandini (Dra. (MSG Univ. USA. 1%7). 1W) 23. MSc. IPB. IPB. 1970). 1975). IPB. Ismail Amali Harun (Ir. IPB. 1973) 2Ahmad Sudiarto (Ir. USA. IPB. Edi Guhardja (Ir. US4 1985) 4. IPB. 1981) U. (PhD. UGM. 197'7). IPB.1980) 16. Univ. of Kentucky. 1985) 7. Bambang Suryobrdo (Drs. 1985) 6. IPB. 1975). Dede Setiadi (Ir. 1983) 8. IPB. IPB. Univ.(Drh. UI. IPB. (PhD. 1961). I . 1980) 11. 1983). 1W). IPB.Aries Tjahyoleksono (Ir. 1975) 3. (Prof. 1987 12. 1978) 15. o Illinois. Hartono Sudarmadi (Ir.Hadi Sunarso (Ir. . Gayuh Rahayu (Ir. 1971) 9. 1989) 10. Ikin Mansjoer (Drs.Agustin Widia Gunawan (Ir.Hilda Akmal (Dra. WAD. 1987) 24. 1971) 14. (MS. o Wisconsin. (Drh. Bambang Sumantri (Ir. \ Univ.Alex Hartana Ir. UGM. 1988) 5. IPB.Dedi Duryadi Solikin (It.

UGM. (MSc. 1984) 19. (Ir. USTL. IPB.. IPB.Univ. 1982) 22.Ignatius ~Aadiono (Ir. Tjahjono Samingan (Ir. of Kentucky. Lisdar A. Ph' ippines. IPB.Muhammad Jusuf (Ir. 1976 . 1987). ).Isnaeni Nurwahyuni (Dra. (PhD. France. IPB.1 (MSc. UPLB. France. (PhD. 1980). 1989) 18. 1!372) 17.. (PhD. 1%5) 23. USA. Yuliana Maria Diah R. UPLB. (MSc. Paris Sud Univ. Muhammad ~jaelani'(~r. of Wisconsin. Philippines. Paris Sud Univ. USA. 1987) 21. 1962). 1974) . 1983) 20. France. UI. ~anaf (Ir. 1977). Univ. IPB.

(PhD. of Ilkis. 1975).24. 1979).of Illinois. 19S) 27. Nampiah (Ir. IPB. Ratna Siri Hadbe$omo Ir. 1971). Midup State Univ. . 1978) 32 H. (MSc. USTL. hfkhigm State Umv. . IPB. 1980) 26.(Prof. UI.of Ulimik. IPB. USA. 1%0).. Okky Setyawati D. (Drh.(PhD. 197 . IPB. UNSUD. IPB. (Ir. IPB. (MSG Univ. 1969). IPB. IPB: 1976) 30. (Prof. UGM. Puspa Dewi Tjondronegoro (Ir. (Dr. 1980) 31. (MSG Univ.Rita Megia (Dra. IPB.M. Machmud Natasaputra (Ir. 33. UI. Name Soegiri @rh. 1%1). S. USA. 1%9). Soetarmi Tjitrcsom (Ir.Said Harran (Ir. 1985) 23. IPB. France. Trenggono K. R. US. 1976) 25. (MS. Unrv. 1%3). h (PhD. 1983) 29.

(Dra. 19n) 34..USA. 1981). 1982) 42 Yohana Caeda S. 43. 1987) . 1985) 40. 1976). Rini Suiistijorini (Ir.1986) 41. Western Australia. dm. 1985) 37. Tokyo Univ. UK. Warti Sumarsini (Ir. Taruni Sri Prawasti (Ir. Japan. WAD. 1986) 44. UGM. Miftahudin (Ir. IPB. Tedja Imas Dj. IPB. IPB. 1%7) 38. Sri Socxladyati T. (MSG North Wales. Ence Danno Jaya Supem (Ir.Tri Heru Widarto (Ir. IPB. L985) 45. (Ir.Em) 35. IPB. (MS. IfB. Utut Widiastuti (Ir. Suharsono (Ir. 1981). UGM. 1987) 47. IPB. (MSc. UGM. 1%1) 39. W3). Soetikno Slamet S. Ynlia Lestari (Ir. IPB. IPB. IPB. (D&. Soekisman T'itrcsemito (3Sc. (Dra. 36. 1986) 46. (PhD.

1987) 5. W36) 4. W36) 2 Amril Aman (Ir.I Wayan Mangku (Ir. 1984) 3. Natalisa (Ir. rn) 9. IPB.S. of Waterloo. 1980). I=).983). IPB. Helwah Balk ma. (MS. IPB. IPB. Garnadi @rs. Effendi Syahril @rs ITB. ITB. Hadi Sumarno or. Nugrahani (Ir. IPB. (MMath.1. (MSc. IPB. l983) 8. Endar H. 1989) 10. 1P85) l2 M. IPB. 1W) 6. Nur Aidi (Ir. ITB. Purdue Univ. Agah D. IPB.. l. 1- . IPB. 1987) 7. IPB. Heru T. Prjatsono (Ir. USA. Canada. Fahren Bum (Ir. IPB. 1982). D. Univ. (MS. 1987) 11. Budi Suharjo (Ir.

IPB. Sri Nurdiati (Ir. Fatkul ArSn (Ir. of Minnesota. IPB. Lantip . 1981) 6. 1978). KIP. USA. UGM. KIP. l. Didin Hafidhuddin M. 1=) 2 Ahmad Djuwacni (Drs. 1988) 14. Retno Budiarti (Ir.1981) 17. 1980) 3. Alfa @ra. 1978) 5.984) 1. 1985) 16. IPB. NK Kutha Ardana (Ir.USA. IPB. IAIN. Nur -yas (Drs. 1987) 4. Barus (Dra.13. Irma Rosita G. 1984) 7. Siswadi (Ir. Univ. E. l97'7). =7 Malang. 1984) 15. (MSc. @rs. (Phd. NCSU. IAIN. IAIN. (MS. Syamsudin (Drs. Yogya.1986) 9.lXniqd1 Sulistiarti (Dra. IPB. Jakarta. IPB. 1973).

IAIN. T. (SH. 1984) 12 Nurhaida Hasan (Dra. 1968). Komariah Fim (Drs.Warsidipraja (Drs. UNTAG. Nhwati (Dra. IIUP Mahg. Muhammad Tbnthowi DJ @rs. 1974) U. UI 1985) 10. W Malang. 1974) . 1984) 11. IAIN.

1988) 16. LAIN. 1985) 17. UNDIP. Akrom (Drs. WAD. Tatie Soedcwo (Dra. 1986) . Ani Parjayanti (~ra. ofSidney. 1984).14. Univ. Laksmi Arianti (Dra. A. UI. (MA. 1990) 15.

Di samping melaksanakan penelitian. maka Lembaga Penelitian IPB mempunyai fungsi melaksanakan penelitian ilmiah murni dan mengembangkan teknologi. terutama dilakukan melalui seminar metodologi penelitian pada berbagai tingkat clan hibah dana penelitian. wilayah dan atau daerah.111. seminar. dan penerbitan majalah dan buletin ilmiah. Untuk melaksanakan tugas tersebut. LEMBAGA PENELITIAN FUNGSI Lembaga Penelitian IPB mempunyai tugas untuk melaksanakan pembinaan ?an pengembangan ilmu pengetahuan. penelitian kerjasama antar perguruan tinggi clan badan lainnya di dalam dan luar negeri untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional. dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas. Lembaga penelitian IPB juga menyebarkan hasilbasil penelitian melalui lokakaqa. simposium. . Pembii penelitian di IPB.

Dr. Ir. Kepala :Prof. Justita Zainuddin Ke ala Sub Bagian %rogram : Euis Sartika Ke Sub emu ala Bagian : M.ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua : Dr. MA . Ir. Irawadi Djamaran Kepala Tata Usaha : Ir. Ir. Lutfi I Nasoetion Sekretaris : Dr. Susunan organisasi pusat-pusat tersebut adalah: 1. Djupri BA Di dalam sistem organisasi Lembaga Penelitian IPB terdapat empat pusat penelitian. Sajogyo Sekretaris Eksekutif : Dr. Endriatmo Soetarto. Pusat Studi Pernbangunan (PSP).

Msc : Dr. Dr.S. Pengkajian Dampak Pembangunan pada L-gan b.Pe~tgelola Program a. Ir. Inventarisasi Sumberdaya Alam dan Lingkd. Pusat Penelitian Lingkunpn Hidup (PPLH) Kepala Sekretaris Eksekutif Pengelola Pqram a. Ir. A. SMP Tjondronegoro b. Wiradisastra . Ir. Soeharjo d. Soeratno Partoatmodjo : Dr. Ir. Sumberdaya Manusia dan Kependudukan : Prof. MSc c. Industrialisasi Pedesaan : Dr. Pembanngunan Pertanian (Mencakup Sistem Usaha Tani) :Prof. MSc : Koesoebiono. Mangara Tambunan 2. Ir. Dr. Pengkajian dan : Prof. Aris Prijanto. Pengelolaan Wilayah Pesisir c. Dr. U. Kesejahteraan Rakyat dan Peranan Wanita : Prof. Pudjiwati Sajogyo. Achmad Bey : Ir. Dr.

Norman R. Azwar e. MS . Pengelolaan Wilayah Pertanian Lahan Kering :Dr. Penanggung Jamb Laboratorium : Yahya A. Husen. Sarsidi Sastrosumarjo f.Pengembangan Satwa Primata : Dr. Ir.

Ir. Deddy Muchtadi..$' pw : Dr. Djunjung Daulay. Analisis dan Pengembangan Produksi : Dr. Ir. MSc 2 Penanggnagjawab Laboratorium Fa dm . Msc 1. Rizal Syarie& DESS Sekretaris Eksekutif :Drh. MSc b. MSc c. Tatit Bunasor. Penanggmg jawab Laboratorium Mikrobidogi pangan : Drh. Msc d. Paphqan Gm : Dr. --labamtorirnn daa Baagsal Percatohao :Dr. Ir. MSc a. P-Proses dan Rancang Bangun : Sutedja Wuaatmac&~. Dcddy Fardiaz. Djundjung Daulay.

MSc 4.Keteknikan P-Dr. DESS 3. SH .B. Satria Tanaya. Rizal Syarief. Ir. Penaaggrmg jawab Kirnia Pangan dan Gi : Johnson Parulian S. ~anajer Bangd :IG.

yang mencakup antara lain: &-a 1. Kepala Tata Usaha :M. meningkatkan relevansi program IPB dengan kebutuhan masyarakat. membantu masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. melpengembangan pola p+mby wilayahldaerah melalui ke 'asama antar Perguruan lnggr an Badan lainnya di dalam dan B uar negeri. Pusat Pengembangan Wilayah Pedesaan Kepala :Prof.Fungsi Lembaga Pengabdian pada Masyarakat lnstitut Pertanian Bogor sesuai SK Rektor IPB No. Ir. Wiradarya. 4. mengamalkan ilmu pengetahuan. Ir. 2. dan see. 3. H. Dr. ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua :Dr. Tantan R. 5. Ardjo Sudibdjo 1. melaksanakan urusan Tata Usaha Lembaga. Kuntjoro . Sjafri Mangkuprawira vv Sekretaris :Dr. 014/Um/1989 adalah pengamdan ilmu \ pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas yang ditujukan pada masyarakat. Ir. teknologi.

Pusat Pengelolaan dan Pemgembanp KKN Kepala :Dr.Sekretaris : Ir.Sc. MS 3. MS Sekretaris :Ir. M. Aminuddin Saleh. Ir. Surdiding Ruhendi. MS 2. M. Pusat Pendidikan dan Pelayanan pada Masyarakat Kepala : Drh. Abdul Gani Amir Siregar.Sc Sekretaris :Dr. . Oteng Handjaja. Ir. Moentoha Selari.

4. Pengembangan Wilayah Pengembangan Whyah merupakan kegiatan penyusunan berbagai rencana. pernantauan dan evaluasi pembaagunan. Ir. Pusat Pendidikan clan Latihan pada Masyarakat Kepala :Dr. dan konsultasi pembangunan pada masyarakat. 5. Aida Vitayala Sjafri Hubeis Sekretaris : 11.Pertanian Bogor adalah: 1. Pelayanan dan Penyuluhan Pelayanan dan Penyuluhan merupakan penyelenggaraan bimbii penyuluhan. Pendidikan pada Maspalcat Pendidikan pada Masyarakat merupakan penyelenggaraan penataran atau pelatihan untuk berbagai bidang dan tingkat profesi di masyarakat. kliah Kuf. Nyata 0 Kuliah Kerja Nyata merupakan kewajiban iatrakurkler bagi . 2. MS Bentuk-bentuk kegiatan pengabdim pada masyarakat oleh Institut . KaJi Tin& Kaji Tindak merupakan kegiatan langsmg dalam pengamalm ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara mengintegrasikan hasil penelitian yang diterapkan pada masyaralrat. Lina Karliyenna. 3.4.

.para mahasiswa Strata satu dalam upaya menunjang pembangunan melalui kegiatan-kegiatan mahasiswa yang berlandaskan keahlian profesinya.

Pertanian Budidaya Pertanian -Agronomi Tek.No. Benih Arsitekhw Pertamrnan -Gizi *-" rdaya Sum Keluarga Hama dan Penyakit Tum.-Hama dan bnhan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian -Agriiisnk Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Ekon4Pertanian dansmberdaya Ilmu Tanah Ilmu Tanah 2 Kedokteraa Anatomi Sains Veteriner Hewan Fisiologi dan Farmakohgi -Kedokterau Hewan . Fakultas Jurusan Program Studi 1.

Reproduksi dan Penyakit Hewan dan Kesehatan Parasitologi dan Patdogi Klinik Veteriner .

TeknologiPertanian 7. Peternakan 6.. . Fakultas Jurusan Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan -Peqolahan Has11 Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan -Sobid Ekonomi Perikanan -Ilmu Teknologi Kelautan* Produksi Ternak -Prodllksi Ternak Nutrisi dan Makanan Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Manajemen Hutan -Manajemen Hutan Teknologi Hasil Hutan -Teknologi Hasil Hutan Konse~asi Sumberdaya -Konsemasi SumHutan berdaya Hutan Mekanisasi Pertanian -Keteknii Pertanian Teknologi Pangan dan Gizi -Teknologi . Matematika dan IPA No.4.

Pangan Teknologi Industri Per--Telrnologi Intanian dustri Pertanian Kirnia -Kimia Geofisika dan Meteorologi -Agrometeorologi jar jauh peF -Pengetahuan Alam Statistihi -Statistika Matematika -Maternatika Biologi -Biologi Mata Kuliah Dasar Umum Progrm Studi bTekaologi Kctutra diwh deh dm Jurwan MSP dm PSP 423 ..

Ir. Sunarja Prawiradisastra.Dr.Ir. Juju Wahju 12. MSc 9. Dr.Ir.Dr. Dr. Dr. DI. Prof. Prof. Dr.Ir. Soeratno Partoatmodjo 3. Aman Wlrakartakusumah. Sjafri Mangkuprawira 14. Ldy Amalia Sofyan.Ir. M. Sjafrida Manuwoto 4. Lutfi Ibrahim Nasoetion 13. Ismudi Muchsin 6. Justika S. Prof. Dr. H. Sitanala Arsyad 2. MSc 15.Dr.Dr.NAMA NAMA ANGGOTA SENAT IPB No. R. Sigit 5. Dr. Edi Guhardja 11. MA 8. 10. MSc 7.Ir. H.Dr. Prof. H. MSc 16. . Baharsjah. ME. Nama Lengkap Keterangan 1. Prof. Dr.Dr. Drh. Prof. H. Dr.Ir.Ir.Ir. Barizi. H. Mirnawati Sudarwanto 17. Dudung Darusman. Sing& H.

Asi Halomoan Napitupulu. Dr. AA. Ir. Djundjung ~aula~. Sumono Rukadi 26.Ir. M. H. Barnbang Djatmiko 22. Sajogjo 29. Hidayat Syarief. Dr.Dr.Ir. Drs. Dr. MSc 24. Prof. H. MSc 20. Dr.Ir. Prof. Muhammad Eidman. Padlinu rjaji 21. Amris Makmur Ketua Senat/Rehor IPB Sekretaris Senat/Guru Besar FKH Anggota Senatpekan Faperta Anggota Senatpekan FKH Anggota Senat/Dekan Faperikan Anggota Senat/Dekan Fapet Anggota Senatpekan Fahutan Anggota Senatpelcan Fateta Anggota Senatpekan FMIPA Anggota Senatpekan FPS Anggota Senatpelcan Fapoltan Anggota Senatfietua Lembaga Penelitian Anggota Senatpetua . MSc 23. Dr.Ir.Ir. H.Dr. Dr. Mattjik 27. MSc 19. Soe&sono. MSc 25.Ir.Ir. Drh.Ir. Soemartono Sosromarsono 30. Ms 28. Pang Suwignyo. Anwar Nur. MSc 18. Iding M. Prof.Ir.Dr.

LPM Anggota Senat/Wakil Faperta Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senatwakil Fapet Anggota Senat/Wakil Fahutan Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil PPS Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Gu~ Besar Faperta .

Prof. Prof. Affendi Anwar 36. Prof. Tjondronegoro 38. Pr0fDr.h. H. Pr0f.I.I. SM. Pudjiwati Sajogjo $. Prof. Prof. R.I.Ir. Sjarifuddin Bahatsjah 37. Achmad Soeharjo 43. Prof.h. Prof.Dr. Prof. E.Dr. Soebadi Partodihardjo 49.Dr.Dr. I Gusti Bagus Teken 44. Pr0fDr. Prof.Dr. Gatut Ashadi 51.Dr.Dr.Dr. Oetit Koswara 32. Mozes R. Juhara Sukra 48.Ir. Roekasah Adiratma 46.Dr.Dr. Prof. Rusmilah Suseno 34. Sjarnsoe'oed Sadjad 39.h.31. Prof.Dr.Dr. Kusmat Tanudimadja 47.Ir.Ir. Pr0f. Kuntjoro 41.Ir. Prof.Dr. Pr0f. Toeiihere 50. Masduki Partadiredja Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta .S. Sarsidi !h&rosumarjo 45. H. Pr0f.Dr.Ir.Dr. Prof.Dr.Ir. Goeswono Soepardi 33.Dr. Prof. Siqa 42.Ir. Achmad Surkati Abidin 35.P. Prof.Dr.Dr.

Prof. Soewondo Djojosoebagio Anggota Senat/Guru Besar F K H 53. Tb.Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar F K H Besar Faperta Besar Faperta Besar Besar Faperta Besar F K H 52. . Supan Kusumamihardja Anggota Senat/Guru Besar F K H 57.Dr. Soeprapto Soekardono Anggota Senat/Guru Besar F K H 56. Prof. Prof. Prof. Achjani Atmakusuma Anggota Senat/Guru Besar F K H 55.Dr.Dr.Dr. Prof. Djokowoejo Sastracllpradja Anggota Senat/Guru Besar F K H 54.Dr.

DJ.Dr. Prof. Ichsan EffendiNSc Anggota Senat/Guru Besar Faperikan 59.Dr.Dr. Eddie Gurnadi Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet . Reviani Widjajakusumah Anggota Senat/Guru Besar F K H 58. Samosir 68.Dr. Imam K Abdulgani 67. Harimurti Martojo 60. Prof. Prof.Dr. R.Dr. Prof. Dr.T.Dr.H. Prof. Prof. H. Prof. Prof.Dr. Prof.Dr. Prof. M. Asikin Natasasmita 63. Margono Slamet 62.Dr. D. R.Dr. Sihombing 65. Prof.Prof. Adi Sudono 64. Aminuddin Parakkasi 66. Dawan Sugandi 61.

PrdDrk. 72 Prof&k.Ir. Rudy T-tag 74. ProfDrJr..69. Ahmad 71. Bsihaqi H. Sujono SujoturrmK.H.RdhiRubiniAtmEandJ. ProfDrJr.MSc 75. Rahardjo S 76.)a 73. ProfDr. ProfDr. ProfDrJr. Haman Haaurma Js Angota Senat/Guru Besar Fapet AnggomSenat/Guru Besar Fapet ADgguca Seaat/Guru Besar Fahutan Aqggora kat/Guru Besar Fahutan . ProfDrk. It ltbannt souhqp. Slrtrisno Hadi 78. KartbhM XJ. ProfDrJr. 77.S.dan w1. Dr..

ProfDr. 85. DjoLo Sudan110 M. ProfDrJrGunararan Suratmo. bkh Nasouion 84. .Anggota Sglat/Guru Besar Fahutan . ProfDrJr. Prof&. MF Anggoa Scm/Guru Besar Fahum 80.G. F. H. AaggotaSaw/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggom Senat/Guru Besar Fahutan Aaggaa Scnat/Guru Besar Fahutan 79. Winuno 82 Prof-DrW&5ljwhTjj 83. ProfDr.I. H. Prof&. MDrk. Sitti Soaarmi Tjo 86. Soanmo Tjjo Anggoar Scnat/Guru Besar Fateta 81.

Aisjah Girindra -Senat/Guru Besar Fateta Aaggocr S~W/GUN Besar Fateta Anggota Senat/Guru Besar Fmipa hggota Scnat/Guru Besar Fmipa Anggota Senat/Guru Besar Fmipa Anggata Senat/Guru Besar Fmipa Seaat/Guru Besar Fmipa . ProfDr.NawanpriSugiri 87.

205. BarBogor. Bogor.LAMPIRAN 111 ALAMAT gANTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR KANTOR PUSATrnrnRAT Jalan Rap Pajajaran. 3230SVPwawPt 203. Bogor 16144. BaranatrPSiang. Gunung Gede. 312708 BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN gEMAwsISwmw Jalan Raya Pajajaran. . 323081 Fax.285 BIRO ADMINISTRASI UMUM (W Jalan Raya Pajajaran. Ti*. Ti*.

328140 -BAGA PENEL(IJP) Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Bogor.328105 LEMBAGA PENGABDIAN PADA MAmmmAT Jalan Raya Pajajamq Baraaaq&q. Telp. 327751 dan 32308lJ Pesawat 293.Tilp. Tilp.218 LEMBAGA SUMBERDAYA INFO-1 (LSI) Kampus IPB Darmaga. Tilp. Bogor.I PANGAN (PUSBANGTEPA) n. Bogor. 321024 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN TEKN0UK. Gunung Gede. -US IPB D~ Bogor. Tilp. Tilp. 321024 PUSAT PENELITIAN LING KUNGAN HIDUP Kampus IPB Darmaga. 314980 PUSAT ANTAR .

323161-322057 -32#H8 .UNIYERSITAS (PAW Kampus IPB Darmaga. 6. Tilp. Tilp. Bogor. 311804 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN BIOLQGI TROPIKA (BIOTROP) Jalan Raya Tajur Km. Bogor. Bogor. 32308l/Pesawat 27l. Tilp. 1. 323848 FAKULTAS PERTANIAN (FAPERTA) Jalan Raya Pajajaran. 237 FAKULTAS KEDOgTERAN HEWAN @W Jalan Taman kencana No. Telp. BarBogor.

321062 FAKULTAS KEHUTANAN (FAHUTAN) Kampus IPB Darmaga. Gunung Gede. 207. Tilp. Baranangsiang. 321810. 322167 FAKULTAS PETERNAKAN (FAPET) Jalan Raya Pajajaran. Bogor Tilp.321819 FAKULTAS MATEMATMA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FAMIPA) Jalan Raya Pajajaran. 32308lPesawat 206. Tilp. Tilp. Tilp. Bogor. Kotak Pos 122.254 PROCRAM PASCA SARJANA (PPS) . Bogor.PAKULTAS PERIKANAN (FAPEIUKAN) Kampus IPB Darmaga. 321567 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) Kampus IPB Darmaga. Bogor. Kotak Pos 69. Bogor. 321061.

Bogor. 32308VPesawat 202. Tilp.Jalan Raya Pajajaran. Bogor. 32308Wesawat 245. Bogor. Tilp. 32308lPesawat 815 UPT PERPUSTAKAAN PUSAT Kampus IPB Darmaga. Tip. Tilp. Bogor. 323081/Pesawat 200 BADAN PENGEMBANGAN (BPI Jdan Raya Pajajaran. Bogor.213 BIMBINGAN KONSELING Jalan Raya Pajajaran. Bogor. 32308VPesawat 2J2 LABORATORIUM BAHASA Jalan Raya Pajajaran. Tilp. Tip. Baranangsiang. 321024 UPT KOMPUTER Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Baranangsiang.264 DIREKTORAT TINGKAT PERSWAN BERSAMA (DTPB) Jalan Raya Pajajaran. Tilp. Baranangsiang. 32308Wesawat 244 . Baranangsiang. Baranangsiang. Baranangiang.

323081/Pesawat 215 . Bogor. Baranangsiang. Bogor.PUSAT KEGIATAN MAHASISWA (PW Jalan Raya Pajajaran. Baranangsiang. Gunung Gede. Bogor. Tilp. 32308UPesawat 289 POSKO MENWA IPB Jalan Raya Pajajaran. 327363 POS SATPAM IPB PUSAT Jalan Raya Pajajaran. Tilp. Tip.

GUNUNG WALAT 11 . JONOGOL 2. SUKAMANTRI 9. PASIRKUDA 8. CIBODAS 6. TAJUR 10. DARMAGA 5. BABAKAN 3. SINDANGBARANG 7. CIKARAWANG 4.f LOKASI KAMPUS DAN KEBUN PERCOBAAN IPB 44UT JAWA KETERANGAN : m KEBUN PERCOBAAN 1. PASIR SARONGGE 1 1.

PETA SlTUASl KAMPUS IPB TAMAN KENCANA .

KEBUN PERCOBMN UNllJK PROORAM DIPLOMA 12. WSAT PENamAN LlNQKlJNGAN HIDUP 21.f I PETA SITUASI KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR ( LUAS HA KETERANGAN: 1. BP3!iP 15. KEBUN PERCOBMN AQRONOMI. PERUMAHANPKUWN IPB 18. PEAWIUHAN DOSEN 11. ASAMMPVTERA 0. AUANGUBEL 8. MENAPA AIR BAR) 23. PENJERNIHAN AIR ll . 'LANDHU18' 5. FAKULTAS PERTAMAN 2. MBVN PEACOBMN BABAKAN 17. KMAM P RR(ANAN 18. QEWNOOUH RAGA a. PENJERNiMNA)CI 7. RUANQKWUH 13. FMULTAS TCKNOUMI PEATANIAN 22. WSBANGTEPA 14. LEMW SUMRERDAYA INFORMASIPRXRAM PENDDWN JARAK JAUH 20. AGRAMAPUTERI 10. FAKULTAS KEHUTANAN 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful