BUKU PANDUAN t PROGRAM SARJANA 1990 1994 INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Hal. KATA PENGANTAR ................................... vii I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR .................... 1 A. GAMBARAN UMUM ........................... 1 Sejarah Ringkas ..................................1 Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor ............. 2 Definisi Pertanian dalam Arti Luas ................. 2 Modal Dasar Institut Pertanian Bogor ............... 2 Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor .............. 2 Pengertian Lambang ............................. 3 Organisasi Institut Pertanian Bogor ................. 3 Lokasi Kampus .................................. 3 B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN ........... 4 Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan ................ 4 Unit Pelaksana Teknis Komputer ................... 4 Laboratorium Bahasa ............................. 5 Percetakan ...................................... 5 Penerbitan ...................................... 5 Pelayanan Kesehatan ............................. 5 Apotik ........................................ 5 Pelayanan Pos dan Telekomunikasi ................. 5 Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan ............ 6 Bimbiian dan Konseling ......................... 6 Beasiswa ........................................ 6 Asrama Mahasiswa ............................... 6 Fasilitas Olah Raga Mahasiswa ..............

7 Pelayanan Bank .................................. 7 Kafetaria ....................................... 7 Aula dan Gedung Serba Guna ..................... 7 Tempat Peribadatan .............................. 7 Himpunan Alumni ............................... 8 C. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL ..... 9 Pimpinan ........................................ 9

Hal. Pembantu Pimpinan .............................. 9 Unsur Pelaksana ................................. 9 Unsur Penunjang .............................. 11 Badan Non Struktural .......................... 11 I1 . PELAKSANAAN PENDIDIKAN ..................... 12 A. UMUM ..................................... 12 Tujuan Umum Program Stratum 1 (S 1) ....... 12 Pengertian Dasar .......................... 12 Masa Pendidikan .......................... 13 Tata Tertib Perkuliahan ..................... 13 Tata Tertib Ujian .......................... 14 Sanksi Akademik .......................... 16 Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan .... 16 Sumbangan Pembinaan Pendidian ........... 18 Kalender Akademik IPB Tahun 199011991 ..... 18 B. JENJANG PENDIDIKAN .................... 21 1. Tingkat Persiapan Bersama ............... 21 1.1 Tujuan Pendidikan .................. 21 1.2 Organisasi dan Personel ......... : .... 21 1.3 Kurikulum .........................231 1.4 Silabi .............................. 22

2. Fakultas Pertanian ....................... 28 Tujuan Umum Program Sarjana (SI) ....... 28 2.1 Tujuan Pendidikan .................. 28 2.2 Sistem Pendidikan ................... 28 2.3 Organisasi dan Personel .............. 29 2.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 34 2.5 Silabi .............................. 59 2.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 103 3. Fakultas Kedokteran Hewan ..............115 3.1 Tujuan Pendidikan ..................115 3.2 Organisasi dan Personel .............. 116 3.3 Program Studi dan Kurikulum .........118 3.4 Silabi .............................. 121

Hal. 3.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 136 4. Fakultas Perikanan ....................... 143 4.1 Tujuan Pendidiian .................. 143 4.2 Organisasi dan Personel .............. 143 4.3 Semester Bersama Fakultas Perikanan . 145 4.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .146 4.5 Silabi ..............................158 4.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 193 5. FakultasPeternakan ..................... %1 5.1 Tujuan Pendidikan .................. 201 5.2 Organisai dan Personel ............... 201 5.3 Program Studi dan Kurikulum ......... 203 5.4 Silabi .............................. 205 5.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 226 6. Fakultas Kehutanan .....................233 6.1 Tujuan Pendidikan .................. 233 6.2 Organisasi dan Personel .............. 234 6.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 235 6.4 Silabi ..............................246 6.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........280 7. Fakultas Teknologi Pertanian .............. 285 7.1 Tujuan Pendidikan ..................285 7.2 Organisasi dan Personel .............. 285 7.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .288 7.4 Siiabi ..............................304 7.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 333 8. Fakultas Matematika dan IPA ............. 339 8.1 Tujuan

Pendidikan ................... 339 8.2 Organisasi dan Personel .............. 340 8.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .343 8.4 Silabi ..............................364 8.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........416

Hal. I11 .LEMBAGA PENELITIAN .......................... 423 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 423 IV. LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT . . 426 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 4% LAMPIRAN -LAMPIRAN ............................. 428

KATA PENGANTAR Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelurnnya, Buku Panduan IPB ini mengalami perubahan dan perbaikan yang disesuaikan dengan perkembangan, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku dengan .memperhatikan masukan-masukan dari semua unit kerja di Institut Pertanian Bogor. Beberapa perubahan dan perbaikan yang diiakukan dalam Buku Panduan ini di antaranya: mata kuliah, silabus, peraturan administrasi akademik, pimpinan, dan dosen serta sarana dan prasarana kampus. Dengan diterbitkannya Buku Panduan ini diharapkan agar semua staf pengajar dan mahasiswa mempunyai pedoman di samping penjabarannya secara rinci berupa pedoman yang diterbitkan di Fakultas. Mudah-mudahan Buku Panduan ini dapat bermanfaat. Kritik dan saran senantiasa kami nantikan demi penyempurnaan panduan ini. Kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan panduan IPB kami ucapkan terima kasih. A.n. Rektor Pembantu Rehor 1, Prof. Dr.Ir. H. SADAN WIDARMANA, MSc. NIP. l3021U)44

I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR A. GAMBARAN UMUM Institut Pertanian Bogor adalah kelanjutan hidup dari lembagalembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian dan kedokteran hewan pada awal abad ke-U) ini, didirikan berdasar S.K. Menteri PTIP No. 9U1%3 dan disahkan oleh S.K. Presiden RI No. 279111965. Sejarah Ringkas Tahap Embrio (1941-1%3), dimulai dengan pendirian "Landbouwkundige Faculteit-ada tanggal 31 Oktober 1941, disusul dengan pembentukan Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan pada tahun 1946. Pada tahun 1948 perguruan tinggi ini dijadikan "Faculteit voor Diergeneeskunde"di samping "Faculteit voor Landbouwwetenschappen" yang menjadi bagian dari "Universiteit van Indonesien di Kampus Bogor. Setelah mengalami beberapa perubahan nama, kedua fakultas ini pada tahun 1%3 memisahkan diri dari Universitas Indonesia untuk menjadi Institut Pertanian Bogor. Tahap Kelahiran dan Pertumbuhan (1%3-1975), ditandai dengan lahirnya beberapa fakultas baru yang menjadikan IPB semakii mampu dalam menangani pendidikan tinggi pertanian. Pada tahap ini IPB mempunyai 6 fakultas, yaitu Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan serta Rknologi dan Mekanisasi Pertanian. Pada akhir tahap ini dibentuk pula Sekolah Pasca Sarjana. Sejak tahun 1976, IPB memasuki Tahap Pendewasaan yang ditandai dengan proses pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan di Kampus

Darmaga, Bogor berdasarkan pertumbuhan jumlah civitas akademikanya. Dua fakultas baru lahir pada tahap ini, yaitu Fakultas Politeknik Pertanian dan Fakultas Matematika dan Ilrnu Pengetahuan Alam. Adapun Sekolah Pasca Sarjana dijadikan Fakultas Pascasarjana dan Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian diubah namanya menjadi Fakultas Eknologi Pertanian. IPB telah dapat membuktikan dirinya sebagai perguruan tinggi terkemuka, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Sebagai pelopor pengembangan pertanian modern, IPB telah melahirkan berbagai gagasan yang setelah melalui proyek percobaan

dijadikan model bagi pengembangan pertanian nasional. Dalam bidang pendidikan tinggi, IPB menjadi pencetus dan pelopor studi sarjana 4 tahun, penerimaan mahasiswa berbakat, serta perintis pembentukan Sekolah Pasca Sarjana &Indonesia. Pada saat ini IPB menerima mahasiswa baru melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dengan jumlah sekitar 1.650 orang setiap tahun. Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor Institut Pertanian Bogor adalah Perguruan Tinggi yang merasa berkewajiban menjadi suatu pusat pengembangan masyarakat Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 melalui pembangunan pertanian ddam arti luas yang dilaksanakan melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Definisi Pertanian dalam Arti Luas Dengan Pertanian dalam Arti Luas dimaksudkan seluruh mata rantai proses pemanenan energi surya secara langsung dan tak langsung melalui fotosintesis dan proses pendukung lainnya untuk kehidupan manusia, yang mencakup aspek ilmu pengetahuan, teknologi dan kemasyarakatan. Modal Dasar Institut Pertanian Bogor Modal dasar Institut Pertanian Bogor adalah: 1. Perangkat lunak yaitu staf engajar Institut Pertanian Bogor, yang terdiri atas tenaga akademi E dalam berbagai bidang dan jurusan. 2. Perangkat keras yaitu gedung-gedung, laboratorium, lapangan percobaan dan sarana lainnya yang menjadi tempat melakukan Tridarma Perguruan Tinggi. 3. Perangkat kokoh sebagai hasil interaksi perangkat lunak dan eran at keras berupa motivasi untuk selalu berusaha menempaten 8.

rl di garis depan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor Tbjuan dasar Institut Pertanian Bogor addah: melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi sesuai dengan falsafah dasarnya, pemanfaatan, pelestarian dan pengembangan modal dasar dengan efsien untuk kepentingan kemanusiaan dan masyarakat di masa kini dan masa depan.

Pengertian Lambang Lambang Institut Pertanian Bogor mencerminkan pertumbuhan Institut Pertanian Bogor sebagai suatu lembaga pendidikan sumber ilmu dan teknologi, dan akan seldu maju, tumbuh terus dan mengamalkan Tkidarma Perguruan Tiggi dengan berlandaskan Panwila. Bentuk bundar menggambarkan bahwa ilrnu tersebut tidak ada batasnya, selalu berkembang dan bertambah. Warna dasar biu melambangkan bahwa Institut Pertanian Bogor termasuk kelompok teknologi. Gambar buku terbuka melambangkan Institut Pertanian Bogo~ sebagai suxiber ilmu. Cabang tiga yang timbul dari buku melambangkan Tridarma Perguruan Tinggi. Kelima ujung helai daun melambangkan lima Fakultas pertama pada waktu IPB berdiri dan bahwa Tridarma itu dilaksanakan berasaskan Panwila. Organisasi Institut Pertanian Bogor Sesuai dengan S.K. Presiden No.46 Tahun 1982, Institut Pertanian Bogor dipimpin oleh Rektor dengan dibantu oleh para Pembantu Rektor. Rektor diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Republik Indonesia. Senat Institut Pertanian Bogor adalah badan normatif tertinggi di Institut, sedangkan di aingkat Fakultas terdapat Senat Fakultas yang diketuai oleh Dekan. Rektor adalah Ketua Senat Institut Pertanian Bogor. Dewan Penyantun Institut Pertanian Bogor adalah dewan yang mewadahi tokoh-tokoh masyarakat dan merupakan jembatan antara

masyarakat dan Institut Pertanian Bogor. Dalam menjalankan tugas-tugasnya, Rektor dibantu pula oleh Biro, Fakultas, Lembaga, Jurusan, Unit Pelaksana Rknis Institut Pertanian Bogor. Lokasi Kampus Kampus Institut Pertanian Bogor terdapat di empat tempat. Kantor Pimpinan, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama, UPT Komputer, Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, Aula Institut Pertanian Bogor, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Pasca Sarjana bertempat di Kampus Baranangsiang, Jalan Raya

~gjajaran Bogor, Fakultas Kedokteran Hewan di Taman Kencana, sedangkan Fakultas Peternakan, sebagian Laboratorium dan Jurusan dari Fakultas Kedokteran Hewan, Lembaga Penelitian, dan Biro Administrasi Umum terletak di Kampus Gunung Gede. Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Gedung Kantor Pusat Antar Universitas (PAU), Fakultas Perikanan, Lembaga Sumberdaya Informasi, Perpustakaan Pusat, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH), Kebun Percobaan Darmaga, sebagian Asrama Mahasiswa, dan Perumahan Dosen terletak di Kampus Darmaga, kurang lebih 12 km ke arah Barat dari Kota Bogor. B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Perpustakaan Institut Pertanian Bogor mempunyai koleksi buku sekitar 2.021 judul dengan exemplar 3.097, majalah 940 judul dengan exemplar 2.170 dan 822 judul dengan exemplar 1.005dokumentasi IPB yang terdiri dari skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis ilmiah staf pengajar IPB, serta koleksi pandang dengar yang terdiri dari: mikrofs 800 judul buku referensi dan 43 judul majalah, mikrofrlm 9 judul, kaset 50 buah dan slide50buah, yang terdapat di Perpustakaan JurusanSivitas Akademika Institut Pertanian Bogor berhak menerima pelayanan perpustakaan. Perpustakaan dibuka pada setiap hari kerja. Perpustakaan Pusat menerima pembuatan fotokopi Unit Pelaksana Teknis Komputer

Gedung untuk pusat pengelolaan data ini terletak di Kampus Baranangsiang. Di samping itu tersedia pula 8 buah mikrokomputer IBM PCIXT dan dua buah printer IBM. Pusat ini dilengkapi dengan komputer PERKIN ELMER 3.220 berkapasitas 300 MB. Pusat ini menjadi laboratorium komputasi dan dikelola oleh Jurusan Statistik. 2buah line printer LP-300.Z buah disc drive 10 MB. .

publikasi. bersifat umum. Pelayanan umurnnya ditujukan kepada warga Institut Pertanian Bogor yang memerlukannya. jurusan. Penerbitan Berita Institut Pertanian Bogor merupakan media komunikasi antar Institut Pertanian Bogor di samping penerbitan-penerbitan berkala. yang dapat dimanfaatkan oleh setiap warga Institut Pertanian Bogor. Laboratorium ini terdapat di Kampus Baranangsiang. bulanan. ilmiah dan populer dari fakultas. Pelayanan Kesehatan Bagi warga Institut Pertanian Bogor disediakan klinii kesehatan yang terletak di Kampus Baranangsiang yang diasuh oleh tiga orang dokter dan dibuka setiap hari kerja. Pelayanan Pos dan . laporan atau tesis mahasiswa. Percetakan Percetakan Institut Pertanian Bogor yang terletak di Karnpus Darmaga berfungsi untuk mencetak penuntun kuliah. Apotik Untuk memudahkan pelayanan pembelian obat-obatan yang tidak tersedia di Poliklinik IPB.Laboratorium Bahasa Laboratorium ini dapat dimanfaatkan untuk latihan bahasa Inggris dan bahasa lainnya. dan organisasi profesi. tersedia juga Cabang Apotik Kimia Farma yang berada di Kantor Pusat Baranangsiang. senat mahasiswa.

masing-masing berlokasi di Kampus Baranangsiang. telex dan facsimile. . Taman Kencana.Telekomunikasi Pelayanan sarana komunikasi yang menyangkut keperluan surat menyurat. pembayaran iuran TV dan lain-lain tersedia 3 buah Kantor Pos Cabang. tab-. pengiriman dan pengambilan wesel paket. Di Kampus IPB Darmaga tersedia Warung Pos dan Telekomunikasi yang dapat melayani keperluan pos dan telekomunikasi seperti telepon.

dan kehidupan kampus. Institut Pertanian Bogor menyediakan lahan percobaan yang lokasinya tersebar di Bogor dan sekitarnya. penyesuaian cara belajar. bangsa dan negara. asrama Putri Baranangsiang. yang luar biasa kepandaian dan bakatnya. yang orang tuanya tidak mampu. Selain itu juga mahasiswa IPB mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa dari pemerintah daerah. yang orang tuanya telah berjasa terhadap negara. asrama Sylvasari. penelitian dan pengabdian pada masyarakat.Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan Untuk kepentingan kependidikan. serta perorangan. Beasiswa Pemerintah memberikan beasiswa dan darmasiswa yang terutama ditujukan kepada mahasiswa tingkat dua. Wsma . seluas 336 ha dan hutan pendidikan seluas lebih kurang 350 ha di Gunung Walat. baik mengenai pendidikan maupun masalah pribadi mahasiswa. Bimbingan dan Konseling Bagi mahasiswa disediakan Tim Bimbimgan dan Konseling yang terdiri atas dosen-dosen yang disebut konselor dengan bantuan beberapa psikolog. badan swasta. Pondok Darmaga di Darmaga. asrama Putri Darmaga. Asrama Mahasiswa Institut Pertanian Bogor menyediakan asrama mahasiswa dengan kapasitas penghuni sekitar 615 mahasiswa. asrama Sylvalestari. yaitu asrama Ekalokasari di Tajur. Sukabumi. Pelayanan ditujukan terutama bagi mahasiswa tingkat persiapan untuk mendapatkan bantuan menghadapi kesukaran yang dialami. terdiri atas 10 asrama berkapasitas di atas 50orang. dan suatu waktu menunjukkan prestasi yang sangat berguna bagi masyarakat. Ekasari dan Velicia di Sempur.

. seterika. H.Raya di Jalan Ir. Sarana yang tersedia mencakup sarana untuk keperluan makan. dan sarana olahraga ringan. ruang rekreasi dengan radio dan TV. tidur. Juanda. cuci.

Kafetaria ini melayani warga IPB dan umum. Selain itu pada setiap fakultas disediakan pula sarana olahraga untuk warga IPB. volley. Kafetaria Kampus Baranangsiang (Kampus Pusat) menyediakan pula kafetaria yang dibuka setiap hari kerja. Aula Ekalokasari di 'hjur. Adanya Bank tersebut di IPB menambah kelengkapan sarana pelayanan yang turut menunjang bagi para mahasiswa membayar SPP dan yang menyangkut perbankan. tersedia Aula Kantor Pusat IPB dan Ada Agronomi di Kampus Baranangsiang.Fasilitas Olahraga Mahasiswa Lapangan olahraga di Kampus Baranangsiang menyediakan sarana untuk olahraga atletik. bola basket dan softball. Di Kampus IPB Darmaga telah dibangun Auditorium berkapasitas 4. Gedung Olahraga di Kampus Darmaga merupakan sarana olahraga ruang tertutup bagi warga Institut Pertanian Bbgor. bola taw. Aula dan Gedung Serba Guoa Untuk kesenian dan kegiatan lain yang memerlukan ruanglaula pertunjukan. dan Gedung Olahraga di Kampus Darmaga. di samping kafetaria yang disediakan oleh fakultas dan kampus lain. Pelayanan Bank BNI 1946 Cabang Bogor memberikan pelayanan bagi warga IPB dan masyarakat umum. Tempat Peribadatan Untuk kepentingan peribadatan khusus . sepak bola.000 orang.

Di samping itu terdapat pula Mushalla di Kantor Pusat IPB dan Mesjid Al-Hurriyah di Kampus IPB Darmaga. sosial. tersedia Mesjid Al-Gifari yang biasa menampung jamaah lebii kurang 800 orang.bagi pemeluk agarna Islam. Untuk liegiatankegiatan yang menyangkut pengembangan pendidikan agama. . juga tersedia perpustakaan di Mesjid Al-Gifari IPB. pembinaan kerohanian.

masyarakat dan sebaliknya. Untuk mencapai tujuan tersebut perhimpunan berusaha: a. praktek-praktek mahasiswanya. Mengikutsertakan Alumni dalam pemikirardpenyalurardmenempatkan tenaga-tenaga Alumni laimya. b. Memanfaatkan hasil-hasil penelitian dan kemajuan ilmu yang ada di Almamater untuk kepentingan Alumni. mengikutsertakan Alumni dalam perkembangan kurikulum. menerbitkan berita berkala dan sebagainya. Membina Almamater untuk dapat melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi Almamater. d. Pimpinan Pusat terdiri atas Dewan Penyantun dan Sekretariat yang ada di bawah Dewan Penyantun terdiri atas 10 (sepuluh) orang yang di ilih oleh dan dari para anggota dalam rapat anggota untuk masa . dengan jalan memblna hubunganAlmamater dengan Alumninya dan antara Alumni sesamanya.Himpunan Alumni Riwayat: Alumni Institut Pertanian Bogor pada pertemuannya yang berlangsung pada tanggal 5 September 1970 telah bersepakat membentuk Himpunan Alumni IPB (HAIPB) yang bertujuan untuk: a. baik di dalam maupun 8i luar negeri. Menghimpun pengalaman-pengalaman para Alumni untuk disambung guna kepentingan Almamater dengan jalan mengadakan seminar-seminar. menyelenggarakan hari Alumni di Kampus. c. Menyelenggarakan hubungan dan kerjasama yangerat'd~ngan perhimpunan-perhimpunan yan mempunyai sifat dan tujuan yang sama. e. Pimpi~tan Pedti~npurtart: a. b. Men adakan inventarisasi men enai keadaan Alumni dalam arti yang k uas dan menyiarkan kepa d a segenap anggota hlmpunan. Membina Alumni untuk memenuhi tupasnya sebapai Sarjana sesuai dengan cita-cita Almamater.

Perwakilan di tiap Propinsi diatur pelaksanaannya oleh Anggaran Rumah Tangga. . Telp. (0251) 323081 dan 325393. b.ja f atan 5 tahun. Jalan Raya Pajajaran. Alamat: Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HAIPB) Kantor Pusat IPB.

Penelitian. Ir. Sjafrida Manuwoto ?q. Kepala (BAUM) Fakultas Pertanian (Faperta) Dekan : Dr.Sc. Sitanala Arsyad Pembantu Rektor UBidang : P-Sadan Widarmana. . Kepala mik dan Kemahasiswaan Biro Administrasi Umum : Ir. MSAE ?q dang Kemahasiswaan (PR 111) PEMBANTU PIMPINAN Biro Administrasi Akade-: Ir. Anwar Nur.C. Abubakar Burniat. Moh. Dr. M. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL Rektor : Prof. H. Eriyatno. Administrasi dan Keuangan (PR 11) Pembantu Rektor III/Bi: Dr. Anshary Chaeruddin. Pendidikan dan Pengajaran. Pengabdian pada Masyarakat (PR I) Pembantu Rektor II/Bidang : Dr. H. MSc. Ir. Ir. h.

H. H. H. Ir. Fakultas Matematika dan 1ku Pengetahuan Alam (FAMIPA) ~ekan : Prof. Po? Fakultas Kehutanan (Fahutan) Dekan : Dr.Sc.Dr. Edi Guhardja.Ir. Ir. Sigit Fakultas Perikanan (Faperikan) Dekan : Dr. Sing$ H. Muhammad Aman wirakarta-?T kusumah.Ir. Dr.Sc. Barizi. M. MES Program Pasca Sarjana (PPS) Direktur : Prof. M. Ir. DEA Fakultas Peternakan (Fapet) Dekan : Dr. MA PFakultas Teknolo Pertanian (~atet$ Dekan : Dr. R. Lutfi Ibrahim Nasoetion yw Lembaga Pen abdian pada Masyarakat . Lily Amalia Sofyan. Ismudi Muchsin.Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Dekan : Prof.Dr. MSc Lembaga Penelitian (LP) Ketua : Dr. Dudung Darusman.

Ir.( I! PM) Ketua : Dr. H. Syafri Mangkuprawira PT .

M.Ir.Sc.Ir. H. Ans0r.Dr. MSAE ?v . Yan Pietter Saragh BADAN NON STRUKTURAL Badan Pengembangan (BP) : Prof. A. Edi Guhardja. Eriyatno. b~e&a Pendidikan TingkatPersiapan Bersama (TPB) Direktur : Dr.i Mattjik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Kepala : Drs. Pallawarukka Lembapa SumberdayaInformasi (LSI) Kepala : Dr. H. H.UNSUR PENUNJANG Unsur Pelaksana Teknis (UPT) Komputer Kepala : Dr.1r.

Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menemukan. 0212/U/1982. Artinya program pendidikan suatu jenjang harus lengkap dari awal sampai . Menguasai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. memahami. khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. maupun masalah yang dihadapi masyarakat. b. Pengertian Dasar Pengertian Semester Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan suatu jenjang. c. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. f. maka tujuan Pendidikan Program Sarjana1 (Sl) adalah menghasilkan warga negara berk~al~kasi sebagai berikut: a. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi Yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam keglatan produkti ? dan pelayanan kepada masyarakat. menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. UMUM Tujuan Umum Wogram Stratum 1 (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. PELARSANAAN PENDIDIKAN A. Bersifat terbuka. e.11. d. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan.

besarnya usaha yang diperlukan untuk . Pengertian Satuan Kredit Semester (sics) Satuan Kredit Semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa. usahanya dibagi-bagi ke dalam program per semester. besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa.akhir yang penyelenggaraannya dibagi sewa semesteran. seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program satu jenjang lengkap. Dengan pengertian ini.

2. serta besarnya usaha untuk menyelenggarb pendidikan di perguruan tinggi. Mata . Artinya untuk mengikuti kuliah itu seorang mahasiiwa dibebani dengan beban studi sekian satuan kredit semester pada semester yang bersangkutan.menyelesaikan suatu program (apakah program semesteran atau program satu jenjang lengkap). Lama masa pendidikan di Institut Pertanian Bogor bagi seorangmahasiswa Program Sarjana (S1) sampai lulus Sarjana adalah empat sampai enam tahun. 3. Besarnya beban studi mahasiswa dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks) dalam suam mata kuliah. Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa tercermin dalam laporan semesteran mahasiswa. Mahasiswa yang ada akhir suatu tahun akademik menda at Nilai Mutu Rata-rata &MR) tidak lebih daripada 1. Masa Pendidikan 1. Mahasiswa yq tidak lulus pada suatu -at diberi kesempatan menslang di tmgkat bersan tan hanya selama satu tahun.30 dikeluar i an dari Institut Pertanian Bogor.

5. 4. tetapi ternyata tidak naik tingkat lagi maka mahasiswa tersebut dikeluarkan dari Institut Pertanian Bogor. Mahasiswa Pr am Pertanian Bogor hanya diperkenankanxa kali selama masa pendidikan untuk mencapai gelar mengulang itu tidak boleh pada tingkat yang sama. Semua mahasiswa Institut Pertanian Bogor diwajibkan me kuliah dan praktikum sekurang-kuran ya masing-masing80 dari P o seluruh kegiatan dalam semester aka B emik berlangsung.kuliah yang wa'ib diulang ad 9'' ah mata kuliah yang memperoleh nilai mutu kurang dari c . Apabii mahasiswa menda at cuti sakit yang lama berdasar swat keterangan dokter dan izin #ilpinan Fakultas atau ~irektur Tiiat Persiapan Bersama. Tata Tertib Perkuiiahan 1. Apabila telah diberi kesempatan mengdang satu tahun. Mahasiswa yang berhalangan mengikuti kuliah/praktikum karena suatu alasan yang san at penting harus menyampaikanpemberitahuan -a tertu' kepada dosen mata kuliah yang bersanfcutan atau kepada Komisi Pendidikan Fakultas. Apabila . 2. maka cub sakit itu tidak diperhitungkan ke dalam lamanya masa pendidikan.

ber alangan karena sakit. surat ini hams dilampiri dengan swat .

u Ian pertengahan. Semua kegiatan ekstra kurikuler tidak boleh mengganggu kuliah/praktikum. 2. diwa'i kan menyampa p& d an pemberitahuan kepa a Pem antu Dekan b f atau 3. 4. Mahasiswa yang berhalangan meneruskan kuliah karena sakit ang lama sehin a terpaksa tidak dapat men B at Persiapan Bersama dan Kepala Biro Administrasi Akadem~k an Kemahasiswaan disertai permohonan untuk mengulangi kembali pendidikan pada tahun berikutnya.keterangan dokter. uti u'ian akhir. Mahasiswa diwajibkan mengikuti semua ujian.00.00 sampai 18. uis. Swat izin tersebut disahkan/ditandatangani oleh Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I Fakultas. dinyatakan inhipliner dengan Surat Keputusan Pimpinan FakultasDirektw Tingkat Persiapan Bersama. dan dalam keadaan tertentu dapat diperpanjang sampai malam hari. Jam kerja akademik adalah mulai pukul7. 5. Mahasiswa yang men+ alkan ke 'atan kurikuler yang sedang ber'alan tanpa lzin dari ~u3tur ~ink&Bt Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. ujian praktikum dan ujian akhir yang dia % akan6agisetiap mata kuliah. Tata Tertib Ujian 1. Semua u Ian . Mahasiswa yang dengan sengaja tidak mengikuti ujianujian dianggap indisipliner.

7.dilaksanakan oleh dosen mata kuliah yang bersan dan ja dj. 6. Pen ut ujian hams sudah siap di luar ruangan ujian 15 menit sebe v umnya ujian dimulai. harus memberitahukan secara tertuh ke a& &sen mata bliah bersangkutan pada hari itu juga. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian-u'ian karena suatu halangan yang sah dapat diikesempatan men&ti ujian susulan. walnya diatur oleh Biro Administrasi Akademp. . Selama ujian ketertiban ujian diawasi oleh dosen yangbersangkutan dengan dibantu asisten dan pengawas ujian lmya. Mahasiswa yang berhalangan menempuh ujian dalam masa yangtelah ditentukan karena suatu alasan ang san at enting atau sakit. 4.: Kemahasiswaan melalui. Pengikut ujian harus membawa kartu mahasiiwa atau keterangan sementara dari Pembantu Dekan UDirektur Tiat PersiapanBersama. Mereka yan8 tidak membawa kartu mahasiswa tidak dibenarkan memasulu ruangan ujian. disusul S engan surat keterangan dokter. 5. panitia pengelola/penyusun jadwal masingmasing Fakultas. asal ada persetujuan dari Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. 3.

akan sehubungan dengan tata tertib yang disebutkan ya butirTakan mendapaf pe atan dari pe14. Semua kertas yang diterima dari awas ujian (kertas pekerjaan dan soal ujian) harus diserahkan l3 . 9. Segala sesuatu yang diperlukan selama berlangsunpya ujian harus diminta melalm engawas ujian. bercakap-caka . Untuk hal itu pengkut u :an cukupmemberi isyarat 1 epada *engawas ujian deng= mengan$at tangan. Barang-barang lain harus ditinggalkan pada tempat yang telah ditetapkan oleh pengawas. Mahasiswa yan nyata-nyata melakukan kecurangan dalam ujian (ada bukti yang 1 uat) akan mendapatkan hukuman indisipliner. I bertanya dan membcritg perid sod-sod ujian kepada peng&t ujian yang lain.8. Pengikut ujian tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan ujian sebelum dipersilahkan oleh pengawas. W. 12. 11. Pengikut ujian harus menempati tempat duduk yang ditetapkan oleh pengawas ujian. Sewaktu mengikuti ujian mahasiswa tidak dibolehkan merokok. menin alkan u'ian tanpa kin. 10. Pengikut ujian han a diperkenankan membawa alat-alat tulis menulis ke tempat d uduk. 15. 16. Setiap tindakan y menc S am hal tindakan pelanggaran~tu 9 ngawas ujian. D te ah dilakukan. pengawas uiian akan menarik kembali segala pekerjaan ujian dan pelanggar &persilahkan meninggalkan ruangan ujian. Selama mengikuti ujian tidak diperkenankan mencbntoh.

. 18. pengikut ujian tetap duduk dan baru meninggalkan tempat duduknya setelah ada isyarat dari pengawas ujian. 19. Tata tertib lainnya y tidak tercantum di sini dapat diarahkan oleh dosen pengawas ujlan 7 ila dipandang perlu. Dalam ha1 seperti disebutkan pada butir 18. 17. Mahasiswa diharuskan berpakaian bersih. 20.em ali kepada pengawas ujian. Pengikut ujian ang belum selesai dengan peke rjaan setelah tanda ~aktu ujian ha g is diisyaratkan oleh pengawas ujian harus menghentikan pekerjaannya dengan segera. Pengikut ujian yang telah selesai dengan pekerjaan sebelum waktu ujian habii dapat menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pengawas ujian dan kemudian meninggalkan ruang ujian. rapi dan sopan. 21.

3. nilai akhir belum dapat diberikan kepada mahasiswa pengikut mata kuliah tersebut berdasarkan alasan yang dapat dipertan ng-jawabkan serta tidak menyim ang dari p&" peraturan yang berla u.Sanksi Akademik Sementara menunggu terbitnya suatu peraturan tentang sanksi akademik terhadap pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan akademik. Penentuan nilai akhir diakukan berdasarkan sekura -kurangnya Y ti a nilai u'ian bagian dari satu nil& praktikum bagi pe ajaran yang a f a prakt d umnya. atau ke ada Pembantu Dekan I/Sub Bagian B Akademik/Komisi Pendi ikan Fakultas. suatu sanksi akademik akan diproses dengan memperhatikan aspek pelanggaran. maka diberikan nilai akhir B l! (berarti Belum Lengkap). Jika menurut anggapan dosen. Nilai suatu mata kuliah ialah nilai ang diberikan oleh dosen mata kuliah terhadap hasil yan diperole I mahasiswa sewa keseluruhan. berat atau ringannya pelanggaran. Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan 1. selambat-lambatnya 4 minggu setelah dilaksanakannya ujian mata kuhah bersangkutan. Dosen mengirim seluuh nilai tiap mahasiswa pen 'kut mata kuliah dalam bentuk Daftar Angka Kelas (DAK) rangap tiga kepada Direktur Tingkat Persiapan Bersama untuk mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama. 2. serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sanksi akademik ditetapkan oleh Dekan Fakultas dadatau Rektor IPB. .

5.pertimban an dosen yang sama sekali ti % ak memenuhi tata tertib ujian. Makna Angka Mutu d an Huruf Mutu adalah sebagai berikut: . kecuali yang masih mengandung nilai BL. Angka nilai akhir an tercatat di dalam DAK disebut Nilai Akhir (NA). berupa ang l a b an huruf. maka dienakan saki indisipliner untuk mata kuliah bersangkutan. Yang berupa angka disebut Angka Mutu (AM) dan yan berupa huruf disebut Huruf Mutu (HM). dahkan ke dalam naska Daftar Nilai Mahasiswa (DNM). 6. Nilai ujian yang tertera di dalam DAK yang telah diterima oleh Direktur Tingkat Persia an Bersama atau Pembantu Dekan I dipin!.

b. Nilai Mutu (NM) suatu mata kuliah adalah AM dikalikan dengan Kredit (K) mata kuliah. SANGAT MEMUASKAN.00 9. b.50 sedangkan tiap HM yang dicapahya tidak kurang dari B. Jumlah Mutu (JM) ialah jumlah nilai mutu mata kuliah seorang mahasiswa tersebut pada suatu tingkat tertentu. Tidak ada huruf mutu F b. Jumlah Kredit (JK) ialah semua kredit yang diperoleh dari semua mata kuliah dalam satu tahun kuliah dalam tingkat yang bersangkutan. apabila tidak memenuhi syarat butir 9 a. NMR yang diperoleh tidak kurang dari 2. Selama masih ada nilai akhii BL. Seoran mahasiswa pro ram Diploma (SO) dan Sarjana (Sl) dinyata&an naik tinglcat/luks pada akhir kdah apabila: a. sedangkan tiap HM yang dicapainya tidak kurang dari C.00. Dasar-dasar perhitungan untuk penentuan kenaikan tingkat adalah sebagai berikut: a. CUM LAUDE.HM AM Penilaian dengan angka A 4 Sangat Baik B 3 Baik C 2 Sedang D 1 Lulus Bersyarat F 0 Tidak Lulus BL Belum Lengkap 7. Prediiat kenaikan tingkatlkelulusan Program Diploma (S0)dan Sarjana (Sl) adalah: a. apabila tidak memenuhi syarat-syarat butir . JM belum dapat ditentukan. Nilai Mutu Rata-rata (NMR) ialah hail bagi JM dengan JK. 8. c. c. akan tetapi mencapai NMR yang tidak kurang dari 3. apabila mencapai NMR untuk kelulusan Sarjana tidak kurang dari 3. BIASA. d.

9 a. Syarat kelulusan b mahasiswa Pasca sarjana dicantumkan dalam buku panduan Fak 3' tas Pasca sarjh. 9 b. dan bagi mahasiswa pengulang. . 10.

Tingkat. Fakultas. 4. Penerimaan Mahasiswa Jalur USMI : 19 dd 23 Juni 1990 2. Besarnya SPP. Setiap mahasiswa Institut Pertanian Bogor wajib membayar SPP.cIATAN DALAM SEMESTER GANJlL 1. adalah sumbangan yang dikenakan wa'ib bayar untuk digunakan bagi keperluan penyelenggaraan dan pembnaan pendidikan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juli s/d September 1990 .Sumbangan Pembinaan Pendidikan 1. pembayaran untuk semester tahun akademik yang mana. Sumbangan Pembinaan Pendidikan yang selanjutnya disingkat SPP. Sumbangan Pembinaan Pendidikan dibayar untuk setiap semester dalam satu tahun akademik. Jurusan. 5. Kuliah AIih Semester : 25 Juni s/d 22 Agustus 1990 3. Nomor Pokok Mahasiswa. Besarnya SPP dan tambahan biaya praktikum untuk setiap tahun akademik diteta kan oleh Rektor IPB. 3. 2. Setiap mahasiswa IPB wajib membayar pada waktu yan telah ditentukan oleh IPB di Bank Negara Indonesia 1946 ca % an daerah dengan mencantumkan Nama. sesuai dengan ketentuan P Menteri Pendidi an dan Kebudayaan Republik Indonesia. PERSIAPAN UNTUK DAN KF. KALENDER AKADEMIK INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN 199011991 A. Alamat pengirim.

Pen muman Hasil Evaluasi ~tu8Akhir~ahun : 24 Juli 1990 198911990 5.4. Masa Pembayaran SPP Semester Ganjil dan Pendaftaran Ulang 1990/1991 : 6s/d31Agustus 1990 7. Penjurusan Mahasiswa Tingkat I1 : 24 Juli s/d 26 Agustus 1990 6. Penerimaan Mahasiswa Jalur UMPTN : 20 sld 22 Agustus 1990 .

Pembayaran SPP Semester 11 199011991 14 dd 26 Januari 1991 15. Awal Semester I 1990J1991 10 September 1990 10. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 Jalur USMI : Juni 1991 . Akhir Semester I 1990J1991 : 8Januari 1991 12. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I : Pebruari s/d April 1991 18.8. Akhir Semester I1 199011991 : 1Juni 1991 20. Awal Semester I1 199011991 : 4 Pebruari 1991 17. Masa Persiapan Ujian : 3sJd8 Juni 1991 21. Libur Akademis 24 Desember 1990 dd 1 Januari 1991 11. Masa U'ian Akhir Semester I1 199011d1 : 10 sld 22 Juni 1991 22. Masa U'ian Akhir Semester I 1990/1941 14 dd 26 Januari 1991 14. Libur Antar Semester 28 Januari dd 2 Pebruari 1991 B. KEGIATAN DALAM SEMESTERGENAP 16. Masa Persiapan Ujian 9 dd 12 Januari 1991 13. Pen enalan Kehidupan Karnpus dan % enataran P4 : 27 Agustus dd 8September 1990 9. Libur Akademis : 15 sld 20 April 1991 19.

Libur Antar Semester : 23 Juni sld 8 September 1991 27. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 UMPTN : Agustus 1991 24.23. Pen muman Hasil Evaluasi Stufikhir Tahun 199011991 : 23 Juli 1991 28. Kuliah Ke ja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juni sld Agustus 1991 26. Kuliah Alih Semester : Juni sld Agustus 1991 25. Masa Penerimaan Formulir Hasil Pemilihan Fakultasl Jurusan 199011991 : 23 Juli s/d 1Agustus 1991 .

29. Pengenalan Kehidupan Kampus dan Penataran P4 : Agustus 1991 31. . Pengumuman Hasil Pemilihan FakultasIJurusan 1991 : 24 Agustus 1991 Rencana Awal Semester 1199111992: 9 September 1991 C. Pembayaran SPP Semester I/ Daftar Ulang Mahasiswa 199111992 : 5 sld Agustus 1991 30. JADWAL PENGANUGERAHAN WAZAWWISUDA IPB TAHUN 199011991 Tahap I : Tanggal 29 September 1990 Tahap I1 : Tanggal 26 Januari 1991 Tahap I11 : Tanggal 25 Mei 1991 Catatan : Hari Libur disesuaikan dengan pengumurnan pemerintah.

B. KURIKULUM No. H. dan mempertimbangkan keadaan sosial dan budaya dalam setiap tindakan yang dilakukan. Muhammad Raswin. Yonny Koesmaryono. 1. MS 1. Matakuliah Kredit Semester I MAT 103 KIM 101 Dasar I MKU 100 SEP 102 Pengantar Matematika Kima Pengantar Ilmu Pertanian Pengantar Ilmu Ekonomi . Ir. Program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama dielola oleh Direktorat Tingkat Persiapan Bersama IPB.2.1. ORGANISASI DAN PERSONEL Direktur : Dr. JENJANG PENDIDIKAN 1.A. Ansori Mattjik Wakid Direktur Bidang Kemahasiswaan : Ir. TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA 1. Pallawarukka Sekretaris : Ir. TUIUAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor diwajibkan mengikuti program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama yang bersifat umum dan berlangsung selama dua semester.3. Program ini bertujuan memberikan landasan kepada mahasiswa untuk dapat mengikuti tahap-tahap pendidikan berikutnya. memperkenalkan wawasan lingkungan hidup. MS Wakil Direktur Bidang Akademik : Dr.

.

Sentester I (Lanjutan) MKU 111MKU 115 *) Pendidikan Agama BIO 101 Biolo~i Umum MKI 121 Pendidikan Moral Pancasila Jumlah: 17 sks Semester 2 MAT 121 Kalkulus MKU 131 Pendidikan Kewiraan MKU 141 Bahasa Indonesia MKU 142 KIM 102 Bahasa Inggris Kimia Dasar I1 SEP 121 Sosiologi Pedesaan GFM l31 FXia Dasar Jumlah: 19 sks Jumlah Semester1-2: 36 sks * > 1-i MKU 111 Pendidilcan Agama Islam 2 2-0 MKU112 PendidikanAgama Kristen Protestan 2 2-0 MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik MKU 114 Pendidikan Agama Hindu 2 2-0 MKU 115 Pendidikan Agama Budha 2 2 2 2-0 1. SZLABI MAT103 Pengantar Matematika 3 (3-0) 1 .4.

Vektor dan Matriks. Helwah Balfas S taf . Induksi Matematika. Hubungan Fungsi dan Pengolahannya. Pengantar Hitung Peluang. Gugus Ganda Cartecius. Gugus Persamaan Linear.Gugus dan Pengolahannya. Aljabar Pernyataan.

Kinetika. Keja. Momentum dan Impuls. Gas. Fungsi Transendan. Menggambar Grafik Fungsi. Integral Tentu. Reaksi Oksidasi Reduksi. Pengenalan Kimia Organik. Latifah K. Termodinamika. 11. Teorema Rolle dan Teorema Nilai Tengah. Masalah Optimasi. Teknik Pengintegralan. lokal). N. Energi. Kecekungan Fungsi. Teori Atom. Turunan Fungsi. Kimia Hayati dan Kimia Lingkungan. Kesetimbangan dan AsamBasa. Teorema Dasar Kalkulus. Daya. Gerak SentripetaVSentrifugal . Kutha Ardana Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3 (2-3) 1 Bahan dan Pengukuran. Maksirnum dan Minimum Fungsi (mutlak. Anwar Nur Staf GFM 131 Fisika Dasar 3 (2-3) 2 Satuan Dasar dan Vektor. Elektron dalam Atom. Daftar Periodik dan Sifat-Sifat Atom. Antiturunan. Kirnia Inti. Laju Terhubungkan. Dasar-dasar Ikatan Kimia. Persamaan-persamaan Gerak. Hukum I. Luas dan Volume Benda Putar. Campuran. Stoikiometri.K.MAT112 Kalkulus 3 (3-0) 1 Limit dan Kekontinuan. Darusman star KIM 102 Kimia Dasar 11 3 (3-0) 2 Termokimia. 111 Newton.

Mekanika Fluida. Arus bolakbalik. Harga RMS. Intensitas. Persamaan-Persamaan Gas. Pindah panas. Panas dan Daya. teori Foton. Termodinamika. Dinamika. Kalorimetri. Sudarsono Staf . Rangkaian Listrik.dan besaran-besaran putaran. Panas laten. Statika. Gerak Selaras dan Elastisitas. Potensial dan Kapasitor Hambatan dan Hukum Ohm. Pemuatan. Interferemi dan Difraksi. Hukum I Elektrostatika. Kuat medan.

komunitas. Sel: organel-organel sel serta fungsinya. Trengono K. kebijaksanaan f~kal. model dan sistem perekonomian). dunia Plantae. Reproduksi: sistem reproduksi pada hewan dan tumbuhan. persoalan ekonomi. ekosistem. dunia Fungi. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosial. Bunasor Staf MKU 100 Pengantar Ilmu Pertanian 1 (1-0) 1 Membahas pengertian dan sejarah perkembangan pertanian. Sistem pertanian yang meliputi sub-sub sistem produksi. pengangguran dan inflasi). dunia Animalia. Aneka ragam makhluk hidup: dasa klasifikasi. produksi dan pendapatan nasional. Bio-energi: respirasi dan fotosintesis. Genetika dan evolusi: teori Mendel dan teori Kromosom serta penyirnpangannya. SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan definisi (ilmu ekonomi. . Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. dunia Monera. mitosis dan meiosis. dunia Protista. populasi. pasca panen dan konsumsi. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. Organ: Fungsi serta jenis yang menyusun organ-organ pada tumbuhan dan hewan. kebijaksanaan harga. penawaran.BIO 101 Biologi Umum 3 (2-3) 1 Organisasi kehidupan: individu. uang dan kebijaksanaan moneter. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. evolusi dan proses spesiasis. bersaing dan monopoli). fungsi dan duplikasi DNA maupun RNA.

Gani Staf . Peranan pendidikan serta pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi dalam pembangunan pertanian. Pertumbuhan penduduk terhadap sumberdaya pertanian dan lingkungan hidup.Kelembagaan kegiatan pertanian. Peranan ilmu dasar dalam sistem pertanian. pengembangan industri dan industrialisasi pertanian. peningkatan devisa. Dads S. Peranan sektor pertanian dalam pembangunan nasional yang mencakup kegiatan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. peningkatan Produk Domestik Bruto.

bahasa baku. lembaga-lembaga kemasyarakatan. sistem status dan pelapisan masyarakat. Raswin Staf MKU142 Bahasa Inggris 3 (2-3) 2 Penggunaan Bahasa Inggris diiesuaikan dengan taraf intermediate dan preadvanced. Latihan ditekankan pada bacaan serta pemakaian bahasa lisan. jenis-jenis kalimat menurut isi. pengulangan. ringkasan. perubahan sosial. M. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam Bahasa Inggris sebanyak 4000 -5000 kata. kekuasaan dan wewenang. elips. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan perbendaharaan kata serta ung- . proses sosial. penekanan. uraian kalimat. kalimat sebagai bagian karangan: kesatuan. kalimat majemuk. pola komunikasi. Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi. dan tak kaku ejaan. Pudjiwati Sayogyo Staf MKU141 Bahasa Indonesia 2 (2-0) 2 Fungi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. kalimat rapatan. keluarga dan peranan wanita. apliiasi sosiologi. pola kebudayaan. pola hubungan antar suku bangsa. variasi. kalimat tunggal. koherensi. kerangka karangan.SEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai ilmu Sosial. bentuk masyarakat dan adaptasi ekologi. organisasi sosial. Bahasa Nasional dan Sebagai Bahasa Negara. tata kalimat. karang mengarang (komposisi). peralitisme. group sosial.

Audrey Ungerer Staf MKU131 Pendidikan Kewiraan 2 (2-0) 2 Pendidikan Kewiraan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pengertian serta kesadaran Pertahanan Keamanan .kapan-ungkapan dalam bahasa Inggris.

Syamsuddin Staf MKU 112 Pendidikan Agama Kristen Protestan 2 (2-0) 1 Mengembangkan penerapan Dasar-Dasar Iman Kristen untuk melengkapi mahasiswa agar dapat tumbuh sebagai pribadi yang utuh dan ciptaan baru dalam Yesus Kristus. Wawasan Nusantara. di samping membantu memupuk dan meningkatkan kesadaran disiplin nasional.Nasional (HANKAMNAS) di lingkungan mahasiswa dalam rangka Ketahanan Nasional (TANNAS). Lantip Warsidipradja Staf MKU 111 Pendidikan Agama Islam 2 (2-0) 1 Pengkajian Alam. Rasul. Ketahanan Nasional dan Politik Strategi Pertahanan Keamanan Nasional sebagai landasan dalam memahami sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta. D. E. Murdiarso MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik 2 (24) 1 . Fatkhul Arifin star MKU 121 Pendidikan Moral Pancasila 2 (2-0) 1 Pembinaan nilai. sikap dan tingkah laku yang bersumber pada Pancasila bagi mahasiswa sebagai warga negara Indonesia yang berpendidikan tinggi. Amal Sholeh dan Islam dalam disiplin ilmu. Meningkatkan tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaannya terhadap sesama dan lingkungan hidupnya. Untuk itu kepada mahasiswa diberikan pengertian dan pemahaman tentang pengantar Kewiraan. Dengan demikian sebagai insan akademis dapat terjun ke masyarakat dengan pengabdian yang didasarkan atas pelayanan dan untuk hormat dan kemuliaan Allah. Khalik.

Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam Gereja. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengem- .

Pater Yustinus Simon S. Dharma dan kebaktian untuk mempertebal Iman (Saddha) dalam menjaga kelangsungan hidup. sehiigga mampu mengendalikan diri dalam berpikir. keimanan dan kebaktian seorang Sarjana yang beragama Hindhu kepada Hyang Widhi Wasnuhan Yang Maha Esa. N. MKU114 Pendidiksn Agama Budha 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan serta pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Bangsa dan Negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Agama. mempertebal keyakinan. berbiwa dan berbuat dalam pengabdiannya terhadap Nusa. HudaWp Kandahjaya S taf MKU 115 Pendidikan Agama Hindhu 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap.bangan sikapsikap dan mentalitas pribadi seorang Sarjana Katolik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya. Bangsa dan Negara dalam rangka pelestarian dan pembudayaan Pancasila dan UUD1945 guna menunjang pembangunan nasional dan tercapainya tujuan hidup manusia. Kutha Ardana star .

.

b. FAKULTAS PERTANIAN TUJUAN UMUM PROGRAM SAHANA (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. bersikap. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. TUIUAN PENDZDIKAN Program S1 Fakultas Pertanian IPB mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang akan bertugas menggunakan dan menghantar teknologi baru menuju usaha pertanian yang efaien. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan J produkt' dan pelayanan kepada masyarakat.1. Bersifat terbuka.2. memahami. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bldangnya. MeE f. dan rtindak sebagai ilmuwan. asai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. 2.khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menentukan.atau . maupun masalah yang diiadapi masyarakat. 0212/U/1982 maka tujuan Pendidikan Program Sarjana (Si) adalah menghasilkan warga negara berkualifkasi sebagai berikut: a. c. menjelaskan dan merumuskan wa penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. d.

Selama dua semester pertama mahasiswa mengikuti kurikulum pendidikan umum yang meliputi pengetahuan dasar yang perlu dimilii seorang sarjana. Enam semesterberikutnya digunakan oleh mahasiswa untuk mendapat latar belakang pengetahuan bidang pertanian yang luas serta pendidikan keterampilan dalam usaha .2.. dilaksanakan melalui Sistem Kredit Semester (SKS). 2.SZSTEM PENDZDIKAN Setiap mahasiswa Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester.menunjang penghantaran teknologi baru melalui penanganan ilmu-ilmu pertanian.

Ekofisiologi Tanaman Kepala Studio Arsitekturl Pertamanan 232.penghantaran teknologi atau tatalaksana produksi dan niaga. Ir. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan Pembantu Dekan I Pembantu Dekan I1 Pembantu Dekan 111 : Dr. Aris Munandar : Dr. Jurusan Budidaya Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. Kuliah Kerja Nyata (KKN). 2. Kimia dan . Produksi Tanaman Kepda Lab. Ir. Supiandi Sabiham 23.3. MS pq : Ir. Hidayat Syarief. Jurusan Tanah Ketua Sekretaris Kepala Lab. Bioteknologi Tanaman Kepala Lab. pelaksanaan tugas karya ilmiah serta penulisannya. Sjafrida Manuwoto ?rq : Dr. Lulusan program ini diberi gelar Sarjana Pertanian dan mereka yang memenuhi syarat tertentu dapat meneruskan pendidikan lanjutan di dalam atau di luar negeri. Genetika dan Pemuliaan Tanaman Kepala Lab.1. Teknologi Benih Kepala Lab. Di dalam masa ini dimasukkan pula seminar. Ir.

Dr.Ir. Sjamsoe'oed Sadjad. Wahyudin. G. Endang Syamsuddii MSc : Prof. Sitanala Arsyad .Ir. Amris Makmur : Dr.Ir. H. MS : Prof.Ir.Wattimena p T : Prof.Ir.Dr. MA : Dr.Ir. Sudirman Yahya : Ir.Dr. Udin M. MSLA :Dr. Sri Setyati Harjadi Pq : Dr. Sarwono Hardjowigeno ?'q : Ir. Fisika dan Konservasi Tanah : Dr. Siti Nurisyah. Joedojono Wioatmodjo : Ir. Oetit Koswara : Prof.1r.Ir.Dr.A.Ir.Kesuburan Tanah Kepala Lab.

Ir. MS : Dra.Ir. Penginderaan e auh dan Kartografi Kepala Lab. Manajemen Pang an : Ir. Suhardjo. MSc : Dr. Gizi Masyarakat Ke ala Lab.Dr.Ir. Suprihatin Guhardja. MPhii : Ir.Kepala Lab. Sumberdaya Ke P uarga Kepala Lab.M. Amini Nasoetion. A.Dr.1r. Goeswono Soepardi : Dr. MS T .Ir. MS : Dr.Ir. Wuadisastra : Prof. Hidayat Syarif.Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Ketua Sekretaris Kepala Lab. Emma Satriaty. Biologi Tanah Kepala Lab. Klasifikasi dan Mineralogi Tanah Ke ala Lab. Uup S. Genesis. Sarwono Hardjowigeno ?q" : Dr. Perencanaan clan Pen embangan Sumber % aya Lahan : Prof. Satari 233.

Dr. Aunu Rauf. MSc . MSc : Prof. Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya Ke ala Lab.4. Kepala Lab.23. Ahmad Soeharjo 235. MSc Sekretaris :Dr. Affendi Anwar. Meity Suradji Sinaga. H. Sajogyo : Prof.Ir.Ir. Sutara Hendrakusumaatmadja.Ir. S.Ir. Bunasor Sanim.P.Dr. Sosiologi ~Jesaan dan Kependudukan Kepala Lab.Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Ketua Sekretaris .Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Ketua : Dr. Tjondronegoro : Prof. MSc : Ir. Penyuluhan Pertanian Kepala Lab.Dr.Ir.Ir. MSc : Prof.Dr.M. Agribiisnis : Dr.

1r. MSc Kepala Lab. Soemartono Sosromarsono Kepala Lab. Jurusan Budi Daya Pertanian Tujuan pendidikan yang diselenggarakan Jurusan Budi Daya Pertanian ialah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang ahli dan terampil dalam usaha penyediaan dan pengawasan benih yang bermutu. Nematologi Tumbuhan : Ir. Hidir Sastraatmadja Kepala Lab. Rusmilah Suseno Kepala Lab. Sugiharso Sastrosuwignyo.1r.h. Taksonomi Hama : Pr0f. peningkatan produksi tanaman pertanian dari berbagai komoditi (pangan. Bakteri Patogenik Tumbuhan : Ir. Pengendalian Hayati Hama : Prof.Dr. MSc Kepala Lab. Toerngadi Soemawinata.Kepala Lab.4.A. Virologi -Tumbuhan : Prof. JURUSAN. Rodentologi : Ir. perkebunan.Ir. Ekologi Hama : Dr. . Cendawan Patogenik : Dr.Dr.Ir. Fisiologi dan To e sikologi Hama : Dr. Jusuf Sutakaria 2. R.Dr. Ir. Syafrida Manuwoto PKepala Lab. Aunu Rauf. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 2. Soemartono Sosromarsono Ke ala Lab.1. A. MSc Kepala Lab.4.

.hortikultur) dan mampu memecahkan masalah yang menyangkut pengelolaan lapangan produksi tanaman untuk mencapai hasil maksimum. keserasian dan keindahan lint4kungan. Selain itu bertujuan pula untuk mempersiapkan Sarjana Pertanian yang mampu memelihara keseimbangan.

1. Mata Kuliah Kredit Senzester 1 dun 2 TPB 36 sks Sertiester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizi dan Pangan Sentester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah BDT 311 Pen antar Pemuliaan Tanaman BDT 321 ~koyogi Tanaman BDT 322 Pengendalian Gulma 3 2-3 BDT 323 Pengelolaan Air 3 2-3 Pilihan: 3 Sentester 7 TNH 363 Kesuburan Tanah . perbaikan varietas tanaman pangan. Program Studi Agonomi Bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang mampu memaksimumkan produksi tanaman pertanian dengan pengelolaan dan pelestarian lingkungan produksi. hortikultura dan perkebunan.1. Kz~n'kuhni Sattester Ganjil No.Progrant Studi &ti Kurikulunt 2.4.

Pilihan: 3 2-3 (3-0) Program Studi Kekhususan: 9-12 .

Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil Semester 5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 417 Tata Niaga Pertanian Manajemen Agribisnis Semester 7 BDT BDT BDT BDT MEP 401 421 422 451 453 Manajemen Produksi Tanaman Sistem-sitem Pertanian Fisiologi Herbisida Pembiakan Vegetatif Teknik Pasca Panen Tanaman Perkebunan Program Studi Kekhususan Tanaman Pangan BDT 409 BDT 441 BDT 443 BDT 442 BDT 444 BDT BDT BDT BDT BDT 452 453 454 461 462 Karya Ilmiah I Legum dan Umbi-umbian Panen dan Pengelolaan Hasil Tanaman Pangan Pilihan I: Tebu dan Serat Tembakau. Obat-obatan dan Pakan Pilihan 11: Kapita Selekta Sayur-sayuran .

Kapita Selekta Buah-buahan Kapita Selekta Tanaman Hias Tanaman Miurnan Penyegar* Tanaman Rempah* Program Studi Kekhususan Hortikultura BDT 409 Karya Ilrniah I BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran BDT 453 Kapita Selekta Buah-buahan BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias Program Studi Kekhususan Tanaman Perkebunan BDT 409 Karya hiah I BDT 463 Kapita Selekta Usaha Perkebunan BDT 464 Manajemen Perkebunan * Prasyarat: BDT361 Teknik Perkebunan .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) I Pilihan: 4 BDT 442 Tebu dan Serat 2 (2-0) BDT 444 Tanaman Tembakau. Obat dan Pakan 2 2-0) BDT 461 Tanaman Minuman Penyegar* 2 2-00) BDT 462 Tanaman Rem~ah* 2 2-0) * Prasyarat: BDT 361 Teknik Perkebunan Kurikuhtrn Setnester Genap No. STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 302 Kuliah Lapang BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama Pilihan: 1 5-6 Semester8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Ka a Ilmiah I1 & . Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 HPT211 Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindungan Tanaman BIO 213 BDT 240 Fisiologi Tumbuhan Tanaman Serealia Pilihan: 3-4 Semester 6.

Mata Kuliah Kredit .Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No. firikulum SemesterGanjil No. Program Studi Ilmu dan Teknologi Benih Tujuan Pendidikun Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai ilmu dan teknologi dalarn usaha pengadaan.1.4.2. HPT 313 Hama Penyakit Tanaman Perkebunan 2 BDT 324 Manajemen Gulrna 3 2-3 Pilihan 11: BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 351 Teknologi Has3 Hortikultura BDT 361 Teknik Perkebunan SEP 326 Metode Penyuluhan Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-147 sks 2. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan BIO 201 Genetika Dasar KIM 236 Kimia Analitik Sentester 6 Pilihan I: HPT 312 Hama Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura . penyimpanan. dan pengawasan benih tanaman bermutu.

Semester I &n 2 TPB 36 sks Semester 3 SEP 201 Dasar-dasar ManajemenBDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar .

Kurikulum Semester 3 (Lanjutan) BIO 211 Botani Umum BDT 270 BDT 280 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih Pensantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Giu dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah HPT314 Hama dan Penyakit Benih BDT 311 BDT321 BDT 322 Pen antar Pemuliaan Tanaman Eko f ogi Tanaman Pen endalian Gulma BDT 372 prduksi Benih Timgkat Makro Pilihan: Semester 7 BDT 409 BDT 471 BDT 472 BDT 473 BDT 474 BDT 475 Karya Ilmiah Produksi Benih Tingkat Mikro Pengelolaan Unit Pengolahan Benih Penyimpanan Benih Fiologi Benih Analisis Benih Pilihan: 0-3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gunjil No. Mata Kuliah Kredit Semester5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani .

SEP 417 SEP 313 ManajemenAgribisnis Tata Niaga Pertanian 3 3-0 Semester7 perbe3?hn MEP 214 BDT 451 Pembi an Vegetatif .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 SEP 204 HPT 211 BIO 213 BDT 240 Metode Statistika I Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindunnan Tanaman 4 3-3 Fisiologi Tumbuhan 4 3-3 Tanaman Serealia 3 2-3 Pilihan: 3-4 "1 Senlester 6 STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 371 Anatomi Benih BDT 373 Mesin-mesin Pengolahan Benih Pilihan: 3 Sentester 8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Karya Ilmiah KKN Mata Kuliah Pilihan Sertlester Geriau No.No. Mata Kuliah Kredit Serttester 4 BIO 357 BIO 201 Pengenalan Vegetasi Genetika Dasar BIO 214 Taksonomi Tumbuhan .

Sentester 6 BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 148-152 sks .

pelaksanaan dan pemeliharaan taman.13.4. Kurikulu~n Semestar Ganjil No. Program Studi Arsitektur Pertamanan Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai seni dan teknik perencanaan. perancangan.2. Mata Kuliah Kredit Seniester 1 dart 2 TPB 36 sks Seniester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizl dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah SEP 324 MEP 479 BDT 322 Ekologi Manusia Konstruksi dan Bangunan Taman Pengendalian Gulma BDT 381 BDT 382 Sejarah dan Pelestarian Lansekap Tanaman Lansekap Pilihan: 3-4 Semester 7 BDT 409 Karya Ilmiah BDT 481 BDT 482 Lansekap Kota dan Daerah Tatalaksana Profesi Arsitektur BDT 483 BDT 484 .

TNH 484 Pertamanan Perencanaan Lansekap Pengelolaan Lansekap Dasar-dasar Perencanaan dan . [El 3 (3-0) Pengembangan Wilayah 3 (3-0) .

No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan .Mata Kuliah Pilihan Sentester Ganjil No. Pengelolaan Tanah dan Air BDT 323 Pengelolaan Air firilculum Semesfer Genap . Mata Kuliah Kredit Sentester4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan BIO 213 Fisiologi Tumbuhan BDT 281 Pengantar Seni Pilihan: 3 Semester8 BDT 407 BDT 408 Keterampilan Profesi smiah 11 4 1 BDT 409 3 4 (1-6) Mata Kuliah Pilihan Semester Genap No. Mata Kuliah Kredit Sent ester 5 TNH 375 Konservasi.

BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3 2-3 r-31 Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-145 sks Semester6 HPT 211 BDT BDT BDT BDT SEP 350 383 384 385 432 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Hortikultura Andisis Perencanaan Tapak Perancan an Lansekap Analisis d arya Arsitektur Pertamanan 3 Ekonomi Sumberdaya Tanah .

mampu mengidentifiiasikan.42. Program Stud dan Kurikulum 2. Untuk itu sarjana jurusan tanah hendaklah faham akan pengertian-pengertian dasar ilmu tanah. Program Studi Ilmu Tanah Kurikulum Semester Ganjil No.2.1. Jurusan Tanah Tujuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Tanah adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian dengan penekanan pada ilmu tanah yang mampu mandii dan memahami pengetahuan ilmu tanah secara umum. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah * . Sarjana dari jurusan tanah diharapkan memperhatikan tanah sebagai salah satu faktor produksi dan mampu memanfaatkan secara ekonomis dan lestari. menganahis.42. menjelaskan dan merumuskan cara-cara penyelesaian masalah yang berhubungan dengan tanah dan pertanian pada ummnya.

TNH 221 Geologi TNH 221 Dasar-dasar Interpretasi Foto Udara BIO 231 Mikrobiologi Dasar * Untuk Service Course: TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3(3-0) .

.fitrikulurtt Serttester Ganjil (Lanjutan) Semester5 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi SEP 201 Dasar-dasar Mana'emen TNH 323 Genesis dan ~lasdkasi Tanah 3 2-3) BDT 321 Ekologi Tanaman 3 (2-3) TNH 375 Konservasi dan Pengelolaan Tanah dan Air TNH 363 Kesuburan Tanah .Sertrester 7 GMK 211 Gizi dan Pangan TNH 425 Geografi Tanah pi TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 2-3 TNH 491 Metodologi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0) TNH 499 Karya Ilmiah I 3 TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengembangan Wilayah 3 (3-0) KKN 4 Kurikulunt Semester Genap .No.

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 TNH 222 TNH 232 TNH 343 TNH 272 TNH 274 TNH 262 Metode Statistika I Mineralogi Tanah Biologi Tanah Geomorfologi dan Analisis Lansekap Fiika Tanah Hidroiogi Kimia Tanah .

Kurikulum Semester Genap (Lanjutan) Semester6 BIO 213 HPT 211 STK 332 TNH 344 TNH 382 Fisiologi Tumbuhan 4 (3-3) Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Perancan an Percobaan Kartop aF I 3 2-3 Surva Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) Pilihan: 3 Sentester 8 SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) TNH 499 Karya Ilmiah I1 3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gena~ No. Mata Kuliah Kredit pp Senlesrer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .

Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Tujuan Pendidikan Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang niampu memahami dan menganalisis keterkaitan antara Pertanian. .43. Pangan dan Gizi dalam lingkup keluarga dan masyarakat luas serta mampu merumuskan pengembangan sumberdaya keluarga dalam kaitannya dengan perbaikan gizi masyarakat.Jurnlah Minimal Penyelesaian Studi: 146 sks 2.

43.1. Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Kurikulunt Semester Gattiil No.Prograttt Studi dart Kurikulutn 2. Mata Kuliah Kredit Semester I &tt 2 TPB 36 sks Semester 3 BIO 211 Botani Umum GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi* SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah Senlester 5 STK 212 Metode Statistika I1 GMK 321 Pensetahuan Bahan Pangan GMK 322 Gizi Terapan GMK 331 Pendidikan Konsumen GMK 332 Ekologi KeluargaGMK 341 Analisls Zat Gizi Pilihan: 3 Semester7 GMK 421 Pendidiian Gizi 3 2-3 GMK 442 Ekonomi Gizi GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga .

: GMK 482 Prinsi Perencanaan Gizi 3 2-3 GMK 491 Met Oi e Penyajian Ilmiah 2 2-0 Pilihan: 5-6 * Untuk Service Course: GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) .

Mata Kuliah Kredit Senlester 5 SEP 202 Mikroekonomi SEP 322 Perubahan Sosial GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani Semester 7 GMK 441 Percobaan Makanan GMK 483 Mana'emen Makanan Masal SEP 312 Ilmu hsaha Tani SEP 422 BDT 441 Sosiologi Keluarea Legum dan Umbi-umbian Kurikulunz Semester Genap No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 231 KIM 350 Mikrobiologi Dasar Biokiia Umum STK 211 Metode Statistika I SEP 204 SEP 205 SEP 206 Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke ndudukan Dasar-dasar ~enshan Pertanian GMK 231 Kehidupan Keluarga Semester6 HPT 211 GMK 334 GMK 342 GMK 343 GMK 381 .Mata Kuliah Pilihan Sernester Gartjil No.

Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Kesehatan Masyarakat Pengolahan Pangan Metode Penelitian Gizi dan Makanan Sistem Pangan dan Gizi Pilihan: 5-6 .

4. mampu menganalisis dampak berbagai kebijaksanaan pemanfaatan sumberdaya terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat clan kelestarian sumberdaya dan mempunyai .Kurilaclur~t Serrtester Gertap (Lanjutan) Sent ester 8 GMK 492 Seminar 1 GMK 499 Karya Ilmiah 6 KKN 4 Mata Kuliah Pilihan Se17tester Genap No. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Tujuwi Pendidikwr Pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang berkemampuan menganalisii keterkaitan antara berbagai kegiatan agribisnis sebagai suatu sistem dengan lingkungannya. Mata Kuliah Kredit Semester6 GMK 323 Gizi dan Penyakit SEP 325 Metode Penelitian Sosial BDT240 Tapaman Serealia BDT350 Hortikultura MEP 342 Pengantar Analisis Sistem Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 147-149 sks 2.4.

.kecakapan dalam mengorganisadcan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan usahausaha pengembangan diri masyarakat pertanian di Indonesia pada umumnya.

4.2. Program Studi Agribisnis Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa agar mengenal serta memahami kaidah-kaidah teorikal dan operasional di bidang agribisnis serta mampu menguasai keterampilan dalam mengambil keputusan suatu unit bisnis di bidang pertanian di dalam lingkungan ekonomi. yakni sebagai sarjana yang memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial sehingga dapat mengembangkan dirinya sendiri secara mandiri di dalam masyarakat agribisnis yang semakin kompetitif.1. Menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang akan terjun di bidang manajemen agribisnis sesuai dengan tingkat pendidikannya. I&rikuluni Serltester Ganjil No.4. Mata Kuliah Kredit Se~tiester 1 dan 2 TPB 36 sks Sentester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah GMK 211 Gizi dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar ftr anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) SEP 316 Landasan . sosial dan institusional.

Perdagangan Internasional SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 317 Ekonomi Perusahaan Pilihan: 3 .

fi~rikrllur~t Sattester Gartjil (Lanjutan) Ser7tester 7 SEP 413 SEP 418 SEP 436 SEP 411 SEP 417 SEP 419 Manajemen Tataniaga Kebijaksanaan Bisnis Kapita Selekta Ekonomi Pertanian Manajemen Akuntansi Manajemen Agribisnis Studi Pustaka 3 i 3 3 3 3-0 2-3 2-3 SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 (2-3 No. Mata Kuliah Kredit Seniester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Makroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Ke endudukan SEP 300 Teknik Penulisan I f miah .

STK211 Metode Statistika I SEP 331 Riset Operasi .

dan memantau proses perkembangan usahatani dan masyarakat pedesaan (mikro) dalam rangka pembangunan sektoral. negara dan antar bangsa (makro). b) . Program Studi Peoyuluhan dan Komunikasi Pertanian Tujitarl Pendidikan Menghasilkan Sarjana Pertanian yang a) berkemampuan dalam mengandisis situasi. Kuliah Pilihan Semester Genap Semester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2.Kurikul11171 Semester Genap (Lanjutan) Seriiester 6 SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 318 Pemban nan Pertanian r SEP 315 Metode enelitian Ekonomi Agribisnis SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian SEP 319 Koperasi SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 Semester8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mat. wilayah.4.42. kondisi.

dan c) berkemampuan untuk berperan sebagai perantara antara riset dan pasaran pemakaian ekonomi hasil riset di satu fihak dan antara masyarakat .berkemampuan bertindak sebagai tenaga pimpinan menengah di lapang dan dalam tugas staf. khususnya tugas mengelola program penyuluhan dan komunikasi pertanian dan program pembinaan keswadayaan petani dan masyarakat desa.

dalam proses tukar-menukar sosial budaya yang lebih serasi dan saling menguntungkan. Kurikulu~n Semester Ganjil No."."tosial SEP 336 Statistika Non Parametrik Sentester 7 SEP 423 Komunikasi Massa SEP 422 SEP 424 SEP 420 Sosiologi . Mata Kuliah Kredit Sentester 1 dart 2 TPB 36 sks Semester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi AGM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Penptar Ilmu Tanah GMK 211 Gin dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar t anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 326 SEP 312 Metode Penyuluhanilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 324 SEP 323 Tataniaga Pertanian Ekolo@ Keluarga Organlsasi Sosial dan KeSEP 322 k%2?.petanildesa dengan cita-cita mereka dan golongan kepentingan di luar pertaniaddesa di lain fhak.

KeluargaAdministrasi Pembangunan Pertanian Politik Pertanian 3 3-0 ?-31 SEP 419 Studi Pustaka 3 SEP 426 SEP 425 Evaluasi Program Penyuluhan Pembangunan Desa 3 3 (2-3) (2-3) 3 3-0 3 2-3 .

Mata Kuliah Kredit Setnester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .No. Mata Kuliah Kredit Sentester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Mikroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan SEP 300 Teknik Penulisan Imiah STK 211 Metode Statistika I SEP 321 Komunikasi dalam Penvuluhan Semester 6 SEP 318 Pembanmnan Pertanian SEP 325 ~etodeTenelitian Sosial SEP 319 Koperasi GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi SEP 421 Dasar-dasar Penyuluhan Program 3 (2-3) Pilihan: 3 Setttester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Sanester Geltap No.

Jumlah Minimal Penvelesaian Studi: 152 sks .

2. Program Studi Ekonomi Pertanian dan Suniberdaya Mendidik mahasiswa agar a) men'genal dan memahami aspek ekonomi pertanian dan sumberdaya serta berbagai teknik analisisnya.4. Mata Kuliah Kredit Serttester I dart 2 TPB 36 sks Senzester 3 BDT 200 AGM 211 Dasar-dasar Agronomi Klimatologi Dasar TNH 211 GMK 211 Pengantar Ilmu Tanah Gin dan Pangan SEP 201 SEP 202 Dasar-dasar Manajemen Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 322 Perubahan Sosial SEP 334 SEP 312 Pengantar Ekonomi Sumberdaya Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 333 Pengantar .43. aspek kelembagaan yang terkait dalam penentuan kebijaksanaan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam lainnya. d) berkemampuan mengelola proses pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kelestarian sumberdaya. No. 5) memahami tentang peranan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam pada umumnya dalam menunjang perekonomian nasional. Menghasilkan sarjana di bidang ekonomi pertanian dan sumberdaya yang c) terampil mengana!isis permasalahan pembangunan pertanian dan pembangunan ekonomi umumnya.

Ekonometrika SEP 316 Landasan Perdagangan Internasional Piliian: 3 3 (3-0) .

Serliester 7 SEP SEP SEP SEP SEP SEP SEP 425 435 410 431 438 434 420 Dinamika Pembangunan Desa Analisis Manfaat dan Biaya Studi Pustaka Ka ita Selckta Ekonomi Pertanian Ke ijaksanaan Sumberdaya Alam E Ekonomi Pengairan Politik Pertanlan 3 3-0 tg::] 3 (3-0) ? (2-3) 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Serttester Garijil No. Mata Kuliah Kredit Sernester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 3 (2-3) (2-3) No. Mata Kuliah Kredit Sen~ester 4 HPT 211 SEP 203 .

SEP SEP SEP STK SEP 204 205 300 211 331 Dasar-dasar Perlindungan Tanarnan Teori Makroekonorni Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke endudukan Teknik Penulisan If miah Metode Statistika I Riset Operasi Selltester 6 SEP 431 Pembiayaan Masyarakat SEP 318 Pemban unan Pertanian SEP 335 Metode % enelitian Ekonorni Sumberdaya SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 332 Pengantar Pembangunan Wilayah SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 .

Mata Kuliah Kr edit Serneslcr 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2.4.lYIIrihilurrl Serttester Gertap (Lanjutan) Sentester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Semester Gertap No. . serta memiliki kecakapan dalam merumuskan dan mengembangkan teknologi pengenddian berdasarkan konsepsi pengendalian terpadu dalam rangka menunjang pembangunan pertanian. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Tujuan Pendidikan Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan bertujuan mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang mampu mengidentifikasi dan menganalisis keterkaitan antara hama dan penyakit dengan faktor-faktor lingkungan agroekosistem.5.

5. Progrsm Studl Ilmu Hamadan Pesyakit Tumbuhan Kwihlunt Semester Ganjil No.4. Mata Kuliah Kredit Semester I &n 2 TPB 36 sks Senaester 3 BIO 211 BDT 200 HPT234 TNH 211 HPT 202 HPT 221 GFM 211 Botani Umum Dasardasar Agronomi Nematologi Tumbuhan Pengantar Ilmu Tanali Dasar-dasar Ekologi Organisme Pengganggu Entomologi Umum Klimatologi Dasar .1.Progrant Studi don Khikukun 2.

Semester 5 SEP 201 HPT 331 STK 212 Dasar-dasar Manajemen Ilmu Penp Tumbuhan Umum Metode tatistiika II HPT 310 HPT 335 GMK 211 TNH 363 Pestisida dan Alat Aplikasi Viologi Tumbuban Gib dan Pangan Kesuburan Tanah p~~ Semester7 BDT 322 BDT 311 HPT 423 HPT 433 HPT 301 HPT 309 Pengendalian Gulma Pengantar Pemuliaan Tanaman Hama Penting Tanaman Tahunan Penyakit Pentlug Tanaman Tahunan Pengendalian Terpadu Hama dan Penyakit Teknis Penuliian Ilmiah HPT 499 Masalah Khusus 4 .

Mata Kuliah Kredit Sentester 4 BIO 231 Mikrobiologi Dasar BIO 232 Mikologi Dasar B10 213 Fisiologi Tumbuhan STK 211 Metode Statistika I HPT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian Sentester 6 HPT 324 HPT HPT HPT HPT 322 332 420 315 SEP 206 Vertebrata Hama Hama Penting Tanaman Setahun Penyakit Pent~n Tanaman Setahun Pengendalian ama dan d Patogen Penyakit Benih dan Gangguan Pasca Panen 3 2-3 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 12-4 Pilihan: 3 Setnester 8 HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama HPT 410 dan Penyakit Seminar 2 1 (0-6) HPT 498 Praktek Lapang .Kurikulu~tt Sentester Ge~tap No.

Keprofesian KKN 4 4 Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No. Mata Kuliah Kredit Setttesfer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 149 sks .

25.1. Silabi Jurusan Budidaya Pertanian BDT 200 Dasar-dasar Agronomi 4 (3-3) 1 Membicarakan peranan tanaman dalam kaitan dengan kebudayaan,kemajuan ekonomi dan kecukupan pangan gizi untuk motivasi usaha penrngkatan produksi tanaman, konsep aliran energi dalam pertanian dan penmgkatan keefisienan penggunaan energi. Struktur morfologi dan fungsi tanaman. Pertumbuhan tanaman dengan fase-fasenya, bersangkutan dengan perimbangan penggunaan dan penumpukan karbohidrat. Reproduksi dan wa pembiakan tanaman, pembibitan dan teknologi benih. Teknik budidaya, membahas aspek panca usaha lebih mendasar. Sistem budidaya tanaman ganda, sawah, ladang, perkebunan. S.S. Harjadi Staf BDT 240 Tanaman Serealia 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDP 200 Materi kuliah dan praktikum mencakup padi dan jagung. Meliputi kegunaan ekonomis, asal dan adaptasi, botani, fisiologi, lingkungan dan syarat tumbuh, teknik budaya, proteksi dan pemuliaan. Dibahas pula prospek dan kendala pengembangannya di Indonesia. J. Koswara Staff BDT270 DasarIlmu dan Teknologi Benih

3 (23) 1 Pengertian dasar bidang perbenihan. Masalah dalam bidang perbenihan. ~arana dan pembinaannya. S. Sadjad Staf BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan 2 (2-0) 1 Pengenalan bidanglruang lingkup arsitektur pertamman, proses pemecahan rnasdah dalam bidang ini, pengenalan dan pengembangan aspek estetika, pengenalan terhadap aspek unik

dari suatu tapak, pembuatan program, pembentukan konsep dan presentasi dalam bidang arsitektur pertamanan serta widyawisata. Z. Rachman Staf BDT 281 Pengantar Seni 3 (2-3) 2 Konsep dasar seni dan menggambar di dalam arsitektur pertamanan, seperti garis, ruaq warna, bentuk, cahaya dan lain-lain. Pemakaian bermacam-macam media gambar di dalam arsitektur pertamanan. Prinsipprinsip pengertian dari bentuk geometris dan perspektif. Pengenalan elemen-elemen di dahn arsitektur pertamanan serta aspek-aspek visualnya. HS. Arifin BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah 3 (2-3) 2 Membahas ciri tulisan ilmiah, keobjektifan, kebenaran, fallacy dan lain-lain. Melatih mencari Berkala Ilmiah, makalah relevan dan mutakhir, pembuatan abstrak. Latihan pembuatan Tinjauan Pustaka, Usulan Penelitian (PS), penyajian tabel, gambar, daftar pustaka. Pembahasan Ilmiah. SS. Ha qadi Staf BDT 302 Kuliah Lapang 1 (0-3) 2 Kuliah Lapang bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan

agronomi di lapang, cakrawala tentang aspek agronomi. Objek kuliah lapang terutama pada daerah-daerah perkebunan rakyat maupun perkebunan besar, pertania rakyat dan objek lain yang berhubungan dengan kegiatan agronomi. Purwono Staf BDT 311 Penpatar Pemuliaan Tanaman 3 (2-3) 1 Peranan pemuliaan tanaman dalam peetan hasil pertanian dan produksi benih. Potensi fisiologi/ekologik dalam pemuliaan tanaman. Kaitan Genetika dm Statistika dengan pemuliaan tanaman. Berbagai metode pemuliaan tanaman. Praktikum :Pengenalan berbagai metode hibridisasi dan pemuliaan. A. Makmur Stat

BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman 3 (3-0) 2 Pemuliaan Tanaman, sebagai ilmu terkait erat dengan genetika. Memperkenalkan prinsip-prinsip pemuliaan tanaman dari pengembangan Genetika tersebut akan merupakan inti dari mata kuliah ini. A. Bari BDT 32 1 Ekologi Tanaman 3 (2-3) 1 Pengertian mengenai ekosistem pertanian, serta uraian komponen-komponemya. Interaksi antara tanaman dan hqkungannya dan manipulasi budidaya untuk mencapai produksi pertaniannya serta penggunaan sumber optimal. F. Rumawas SQf BDT 322 Pengendalii Gulma 3 (2-3) 1 Pengertian Gulma, masalah dan peranan gulma terutama dalam bidang pertanian. Beberapa aspek biologi gulma. Caracara pengendalian gulma. Klasrflkasi, sifat dan penggunaan herbiisida dalam pengendalian gulma. Pengendalian gulma pada beberapa tanaman penting di Indonesia. B.H.Tampubolon Staf BDT 323 Pengeiolaan Air 3 (2-3) 1 Keadaan umum sumberdaya air di Indonesia, prospek dan masalahnya. Konsep hidroliia serta aplikasinya di bidang pengelolaan air. Pengembangan sumberdaya air. Pengelolaan daerah pertanian berpengairan dan tanah kering dari segi hidrologi. Aspek sosial-ekonomi dati

pengeiolaan air. J. Wiroatmodjo Staf BDT 324 Manajemen Gulma 3 (2-3) 2 Masalah Gulma di pertanian, pengendalian gulma di pertanian, prinsip ambang ekonomi dalam pengeiolaan gulma, pemilihan cara pengendalian, organisasi pengendalian gulma. I.H. Utomo S taf

BDT350 Hortikultura 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDT200 Pengertian Hortikultura, ciri-ciri tanaman dan budidaya Hortikultura. Perkembangan di Indonesia dan dunia. Masalah mutu hasil pemasaran dan faiologi lewat panen. Ekologi buah-buahan di Indonesia. Aspek pekarangan dan usaha intensifikasi untuk menaikkan gizi dan taraf hidup rakyat. Tanaman-tanaman buahbuahan penting dan tanaman sayuran penting. S.S. Ha jadi Staf BDT351 Teknologi Hasil Hortikultura 3 (2-3) 2 Teknik penanganan secara segar terhadap produk hortikultura, pengemasan, dan sortasi. Cara-cara membuat hasil olahan sederhana, jam (selai), pengalengan dan lain-lain. GA. Wattimena Staf BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama 3 (23) 2 Prasyarat: BDT200 Peranan tanaman perkebunan dalam pembangunan pertanian, pembahasan mengenai budidaya tanaman perkebunan, meliputi: ekologi pembibitan, penanaman, pemeliharaan clan pernungutan hasil.Komoditi yang dibahas adalah karet, kelapa dan kelapa sawit. S. Yahya Staf BDT 361 Tebik Perkebunan

3(2-3)2 Prasyarat untuk yang mengarnbil PSK Tanaman Perkebunan. Ekologi Sistem Perkebunan secara umum, pembukaan dan konse~asi lahan, tanaman penutup tanah, tanaman pelindung, sistem tanam, pengendalian gulma perkebunan dan peremajaan. M. Argasasmita Staf

BDT371 Anatomi Benih 3 (2-3) 2 Pembentukan benih tanaman Angiosperm dan Gymnosperm. Dispersi benih dalam peranannya sebagai plasma nutfah. Struktur benih dan sitologi benih. T. Kartika BDT 372 Produksi Benih Tfrrgkat Makro 2 (2-0) 1 Pengantar Keagrommian. Usaha Pcmerintah dalam perbenihan. Sistem produksi benih tradisional dan modem. Program benih dalam berbagai negara. T. BuW star BDT 373 Mesin-inesin Pengdasan Benih 3 (2-3) 2 Faktor-£aktor yang mempengaruhi benih dari segi pengolahan benih, yaitu sistem panenan, pengeringan dan pembersihaa benih. M.R Suhartanto BDT 381 Sejarah dan Pekstarian Lansekap 2 (240) 1 Sejarah perkembangan arsitektur pertamanan dari jaman

prasejarah hingga abad ini dengan penekanan pada sumber kebudayaan Timw khususnya Indonesia. Perkembangan gaya arsitektur pertamanan dm kaitannya dengan sistem sosial, budaya dan politik. S. Nurisyab BDT382 Tanaman Lansekap 3 (2-3) 2 Sejarah dan perkembangan tanaman dalam lansekap, ekosistern, fungi tanaman, memilih dan menyusun tanaman, pemeliharaan. PengemIan dan pernbentukan maket. NA. MattJik Staf BDT383 Analisis PerenCanaan Tapak 3 (2-3) 2 Mempelajari pros-pek dm aspek perencaman tapak. Tapak untuk daerah rekreasi dan daerah penghijauan dalam hubungannya dengan perkembangan low sektoral dan regional. Pemecahan masalah dalampengembangan perancangan dengan penekanan

pada penataan lansekap terbangun serta hubungannya dengan sirkulasi, kelompok bangunan, utilitas, sistem-sistem alamiah. Sistem penghijauan dan dokumentasi perencanaan seperti: jadwal, spesifikasi detil. S. Nurisyah Staf BDT 384 Perancangan Lansekap 3 (1-6) 2 Prinsip-prinsip Perancangan Lansekap dan pengorganisasiannya pada skala mikro seperti: taman lingkungan, perumahan dan taman. Pengertian tentang perencanaan secara umum serta kaitannya dengan arsitektur lansekap. Pemecahan masalah-masalah di dalam arsitektur lansekap serta tahap-tahap pelaksanaannya. A. Munandar BDT 385 Analisis Kaqa Arsitektur Pertamanan 3 (2-3) 2 Falsafah dan metode penelitian karya arsitektur pertamanan. S. Nurisyah Sta f BDT 401 Manajemen Produksi Tanaman 2 (2-0) 1 Merupakan gabungan berbagai pengertian tentang pengelolaan (manajemen) dengan pengertian mengenai produksi tanaman. Pembahasan ditekankan pada pengelolaan produksi di tingkat "Lapang", dalam arti lebii kepada berbagai aspek-aspek praktis. O.N. Wiroreno BDT407 Keterampilan Profesi 4 (-1 2 Memberikan pengalaman dan pengetahuan praktis mengenai seluruh aspek produksi dan pengelolaan lapang pada keadaan yang sebenarnya. Staf BDT408 Seminar 1 (-1 2 Berupa penyampaian hasil penelitian karya ilmiah oleh

mahasiswa tingkat akhir dengan bibingan dosen pembimbing. star

BDT 409 Karya Ilmiah I, I1 3 (1-6) 2 Mempelajari dan membahas peranan berbagai faktor produksi terhadap produksi tanaman. Hal ini dipelajari dalam kaitannya dengan tindakan agronomis dengan bimbiigan dosen pembiibing dalam tugas-tugaspercobaan Lapangan rnaupun laboratorium, dan dapat diselesaikan dalam satu semester di antara kegiatan kuliah lainnya. Staf BDT421 Sistemaistem Pertanifin 2 (2-0) 1 Pengertian sistem-sistem pertanian yang dgmakan di daerah tropika, seperti perladangan (shifting cultivation), persawahan, pertanian tadah hujan yang menetap, perkebunan, penggunaan tanah-tanah marginal serta masalah-masalahnya, pasang surut, lebak, pembukaan hutan untuk pertanian. Kekuatan dan kelemahan tiap sistem dan neraca energinya. F. Rumawas Staf BDT 422 Fiiologi Herbisida 3 (23) 1 Prinsip pengendalian kimii klasifikasi dan formulasi herbisida, cara keja hehisida, mewe keja herbiiida, pengaruh hglcungan terhadap efektivitas herbiiida, dampak herbiida terhadap lingkungan, persistensi herbiida, teknik aplikasi herbisida

dan interaksi antara herbisida denpestisida. I.H. Utomo Staf BDT 441 Legurn dan Umbi-umbian 2 (2-0) 1 Legum pangan diberikan pada bagian pertama dari kuliah; pada bagian kedua dianjutkan dengan tanaman umbi-umbiaa. Pada kedua jenis tanaman tersebut akan dipelajari morfologi tanaman, fisiologi, persyaratan lingkungan untuk pertumbuhan serta budidaya, nilai gizi dan penggunaan hasil, prospek serta kendala pengembangannya di Indonesia. Inokulasi rizobiurn dan &asi nitrogen pada legum. J.S. Baharsjah Staf

BDT 442 Tebu dan Sent 2 (2-0) 1 Tebu dan Serar diberikan secara terpisahlberurutan pa& bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani, fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibit/ benih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. S. Sudiatso Staf BDT443 Panen dan Pengolahan Hasil Tanaman 2 (13) 1 Pangan Pengertian pasca panen, masalah pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Aspek-aspek pra panen menunjang pasca panen. Beberapa aspek kultur teknik yang mempengaruhi mutu hasil tanaman pangan. Perawatan hasil setelah panen: pengeringan, penyimpanan, pengemasan dan penentuan hasil. Mutu hasil dan kehilangan hasil. Rangkaian kegiatan-kegiatan pasca panen di tingkat petani, koperasi dan pengadaan pangan. Pendayagunaan hasii dan limbah. P.M.Sjafei BDT444 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan 2 (2-0) 1 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan diberikan secara terpisahlberurutan pada bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani,

fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya, meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibitbenih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. 3. Wiroatmojo Staf BDT451 Pembiakan Vegetatif 3 (2-3) 1 Prasyarat: BDT 200 BIO 213 BDT321 Membahas pengertian dasar pembiakan tanaman secara asexualbegetatif. Latar belakang dan cara pelaksanaan berbagai macam pembiakan tanaman secara stek, cangkok, penyambungan

Makmur Staf BDT453 Kapita Selekta Buah-buahan 2 (2-0) 1 Membahas sewa mendalam aspek-aspek budidaya. Gladiol. perkebunan. NA. pemuliaan dan pasca panen kelompok tanaman sayuran tertentu. Rosaceae. Chrisantimum dan tanaman hias lain (pot. perdu) secara intensif meliputi adaptasi resistensi baik di rumah kaca. A. A. seperti: Anggrek. rumah bambu maupun lapang. cruciferae. seperti: Solanaceae. Mattjik Staf . pasca panen dan pengusahaan buah-buahan penting di Indonesia. Surkati Staf BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Mendalami aspek-aspek hortikultura pada tanaman hias. seperti: Rutaceae. Musaceae dan Mangiferae (kelompok jenis buah-buahan yang dibahas dapat berbeda tiap bulan). Mawar. lansekap. dan lain-lain (komposisi jenis sayur-sayuran yang dibahas dapat berbeda pada tahun yang berlainan). leguminoseae. L.dan kultur jaringan dari tanaman hortikultura. Winata Sta f BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Membahas secara mendalam aspek budidaya.

BDT461 Tanaman Minuman Penyegar 2 (2-0) 1 Pembahasan mengenai budidaya tanaman kopi. daerah as& botani. Wachjar Staf . pemeliiaraan dan pernungutan hasil. A. pembibitan. ekologi. penanaman. coklat dan teh meliputi kegunaan ekonomis.

industri. Wachyar Staf BDT471 Produksi Benih Tingkat Mikro 3 (2-3) 1 Teknik Produksi ~knih untuk tanaman pangan. S. lada dan palalkayu manis. agraria. perkoperasian clan pemasaran komoditi perkebunan. meliputi: cengkih. A. Yahya Staf BDT463 Kapita Selekta IJsaha Perkebunan 2 (2-0) 1 Membahasaspek-aspek penunjang utama dalam Usaha Budidaya Tanaman Perkebunan. kehutamn dan hijauan makanan tern& Teknik produksi . perkreditan.BDT462 Tanaman Rempah 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 200 BDT 360 Pembahasan mengenai budidaya Tanaman Rempah-rempah. Komoditi rempah-rempah yang dibahas. perneliharaan dan pemungutan had. pembibitan. penanaman. meliputi: pengembangan perkebunan. Sudrsdjat Staf BDT464 Manajemen Perkebunan 3 (3-0) 1 Membahas perencanaan pengembangan dan pengelolaan perkebunan. baik fisii ekonomi maupun 6nansial. meliputi: ekologi.

Masalah-masalah dalam pengolahan benih.Q. Mugnisyah BDT472 ~en~elolaan 3 (2-3) 1 Unit Pengolahan Benih Sistem-sistem pengolahan benih dan pemilihan benih. W. S. Sadjad S taf .benih hibrida.

Dormansi.BDT 473 Penyimpanan Benih. serta kaitannya dengan tahaptahap pembuatan dokumen kontrak. Pengelolaan laboratorium pengujian benih. metode binis dan pelayanan. Murniati Sta f BDT 475 Analisis Benih 3 (2-3) 1 Arti dan pentingnya pengujian benih. Murniati Staf BDT 481 Lansekap Kota dan Daerah 3 (3-0) 1 Teori dan analisis perencanaan suatu kota. A. Kebijakan-kebijakan mengenai perkotaan dalam kaitannya dengan lansekap kota. Suwarno Sta f BDT474 Fisiologi Benih 3 (2-3)1 Komposisi kirnia benih. Proses kemunduran benih dan sistem pendugaannya. E. Benih Orthodoks dan rekalsitran. F. Prosedur dan legalisasi pengujian benih.C. 3 (2-3)1 Faktor-faktor yang mempengaruhi viabilitas benih dalam periode simpan. Rachman BDT483 Perencanaan Lansekap 3 (14) 1 . Munandar BDT482 Tatalaksana Profesi Arsitektur 2 (2-0) 1 Pertamanan Sistem manajemen dan organisasi perkotaan di dalam arsitektur pertamanan. E. Pendekatan fsiologi dan biokimia terhadap viabilitas benih. spesifikasi dan perkiraan-perkiraan harga. Ekologi benih. Hukurn-hukum perencanaan di Indonesia. Identifikasi benih. Z.

evaluasi lansekap visual. analisis lansekap .Perencanaan Lansekap sewa menyeluruh dengan penekanan pada kebijakan-kebijakan perencanaan dalam skala regional multi disiplii.

Metodologi disain dan konsep komunikasi melalui gambar. bahan organik. warna tekstur. Silabi Jurusan Tanah TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) 1 Pengertian tentang tanah. Nurisyab 252. lingkrngan biotik dan non biotik &ngan pengembangan lansekap. perkembangan kota. udara tanah. suhu tanah. Nurisyah BDT 484 Pengelolaan Lansekap 3 (3-0)1 Dasar fdosofi pengelolaan sumberdaya manusia. pori-pori tanah. konsistensi. air tanah. dan koloid tanah. horison. bahan mineral. Persiapan-persiapan serta tahap pembuatan rencana induk. ma-ma pemupukan. S. Sifat fsik dan morfologi tanah. regim kelembaban. fsik. unsur-unsur hara esensial. Sifat-sifat kimia dan kesuburan tanah. Hubuugan potensi dan masalah-masalah visual. struktur. mutu . laporan tertulisllisan. -pup& kandang. drainase tanah. kejenuhan basa. kapasitas tukar kation. pedon. Pembentukan profd tanah dan faktor-faktor pembentuk tanah. S. bulkdensity. polipedon.regional dan dampak penaksiran. sosial dan ekonomi dalam hubungannya dengan perencanaan dan perancangan lansekap. Profd dan solum tanah. ma-ma tersedianya unsur hara evaluasi kesuburan tanah. Jenis-jenis kapur. reaksi tanah. Jenis-jenis dan sifat-sifat pupuk buatan.

proses erosi. Beberapa sifat fsik tanah mineral. Survai tanah. A. polusi kimia. Satari Sarwono Hardjowigeno Stat . polusi sedimen. sistem FAO/UNESCO. Taksonomi tanah. jenis-jenis peta tanah dan kegunaannya. sistem Pusat Penelitian Tanah. metode konservasi tanah dan air.kapur. Koloid tanah. akibat erosi. Sifat fsik clan arti praktikalnya. Klasifii tanah. H. M. Erosi. TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah 4 (33) 1 Pengadaan dan tersedianya unsur hara tanaman dalam tanah mineral. cara pengapuran. Bahan organik tanah. Organisme tanah. dan faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. Tanah Indonesia. air . Evaluasi kemampuan lahan.

tektosilikat. batuan sedimen. mineral. Nitrogen dan belerang tanah. kehilangan air dalam bentuk uap dan pengaturannya. Reaksi tanah kernasaman dan kebasaan. mineral sili- . erosi. ciri dan penggunaannya. Udara dan suhu tan&. umur mutlak. mineral silikat. Pengolahan kesuburan tanah mineral. Tektonik lempeng. umur relatif. batuan beku. Tanah dan pencemaran kimia. Suplai dan tersedianya fosfor dan kalium. Tanah organik. klasifikasi dan sumai tanah.kimia kristal. bumi dan susunannya. Sitanala Arsyad Sudarsono Staf TNH 221 Geologi 4 (34) 1 Pengertian Geologi. waktu Geologi.tanah.W. Pembentukan. Pelapukan "mass wasting". pupuk kapdang.. batuan. O. ciri dan sifatnya. sifat. wradinata Staf TNH 222 Mineralogi Tanah 3 (2-3) 2 Pengertian mineral. Mineral-mineral penting. Kehilangan air dalam bentuk cairan dan pengendaliannya. pupuk hijau. kriitalografi. H. sifat dan klasifikasi bahan induk. optik kristal. tanaman. Fisiografi dan stratigrafi Indonesia. Kapur dan hubungannya dengan tanah. unsur mikro. batuan metamorf. Asal. Tanah dan suplai bahan makanan. Pupuk clan pengolahan pupuk.

Perubahan mineral: fosfor. jasad. nitrifiasi. Astlana Staf TNH 232 Biologi Tanah 3 (2-3) 2 Tanah sebagai tempat hidup. Berbagai jasad penting: mikro dan makro.nesosilikat. Hubungan antar jasad. mineral sililrat-inosilikat. denitrifikasi. belerang dari lain-lain. besi. Daur karbon: aspek fsiologi. Stabiitas mineral terhadap pelapukan. pelapukan bahan dan berbagai senyawa bahan organik. analisis mineral. Daur nitrogen: mineralisasi dan imobilisasi. fosfat. perubahan hidrokarbon dan pestisida. Mineral oksida. mineralsilikat. Iswandi Anas Staf . sulfat dan sulf~da.kat-filosilikat. penambatan nitrogen. karbonat. hidroksida.

Aliran air ddam tidak jenuh. evaporasi dalarn . konsep potensial penggunaan praktis gejala kapiler. Dasar-dasar fotografi udara: pemotretan. mineral Gat. vertikal. Struktur tanah. Abdul Rachim S taf TNH 272 Fisika Tanah 3 (2-3) 2 Menelaah sifat-sifat fisii tanah. fluiditas. masalah nilai batas. zeta potensial. sejarah.TNH 241 Dasar-dasar lnterpretasi Foto Udara 2 (2-3) 1 Definisi. transfer detil. kepekaan spektral emulsi.pemrosesan. dan teknik reproduksi. persamaan evaporasi. Perencanaan misi penerbangan untuk pemotretan. fiter. sistem koloid. konsistensi. serpsivitas. dan manfaat fotogrametri serta penginderaan jauh dalam pemetaan sumberdaya nasional. Interpretasi foto udara dan pengantar penginderaan jauh. penggunaan senyawa kimia dalam pembentukan struktur. infiitrasi vertikal/horizontal. permeabiGtas. Foto udara vertikal. hukum Darcy. angkaangka Atterberg. peta foto. konduktivitas hidrolik. penghhatan stereoskopik dan paralaks stereoskopik. mosaik dan ortofoto. Metode pemetaan planimetris. struktur. difresifitas. Kamera udara dan pengukuran-pengukuran pada foto udara. Cara menentukan struktur. Air tanah. Evaporasi. persamaan aliran air dalam tanah. aliran air horizontal. penggunaan teori lembar ganda listrik. karakteristik emulsi. Tekstur.

difresifitas.praktek. ekspresinya pada pertumbuhan tanaman. Cara-cara rneningkatkan kapasitas infiltrasi dan cara penetapan . kekompakan dan konsolidasi tanah. Sifat mekanik tanah. kapasitas. strain dan stress. Temperatur permukaan tanah. Kekuatan tanah. Dasun Herudjito Staf TNH 274 Hidrologi 3 (2-3) 2 Hujan dan analisis data hujan. transport. Proses dan faktor-faktor yang mempengaruhi infiltrasi. konduktivitas. Sifat-sifat panas tanah. Pengertian dan pentingnya infdtrasi. penyelesaian aliran panas dengan gelombang sinus. daur.

Vertisol. kualitas air. Lansekap semi arid dan coastal processes. Ciri.kapasitas infiltrasi. slope profde study. konsep dasar geomorfologi dan analisis lansekap. Ultisol. Pengertian dan ruang lingkup irigasi. Spodosol. Mollisol. efsiensi irigasi. Pengertian transpirasi. faktor-faktor pembentukan tanah. Yogaswara S taf TNH . Oxkol. metode irigasi. unsur-unsur pembentuk. tata nama. TNH 343 Geomorfologi &n Analisis Lansekap 3 (2-3) 2 Definisi geomorfologi. pengertian kategori. Inceptisol. Taksonomi tanah. proses geomorfologi. sifat. pelapukan dan landform. penyebaran dan klasifikasi sampai kategori sub group dari Entisol. Proses-proses pembentukan tanah. Proses pada lereng. kebutuhan air irigasi. AIiran permukaan. Alfiiol. Anang S. Pengertian evaporasi. Air bawah tanah. Morfologi tanah. Klasifikasi tanah kategori famili. dan Aridisol. Faktor-faktor yang mempengaruhi evaporasi dan pengendalian evaporasi. proses pembentukan. Naik Sinukaban Staf TNH 323 Genesis dan Klasifikasi Tanah 3 (2-3) 1 Ruang lingkup genesis dan klasifikasi tanah. Klasifikasi tanah secara umum. faktor-faktor yang mempengaruhi transpirasi dan pengendalian transpirasi. Analisis aliian sungai. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan landform fluvial dan pantai. Lereng dan pembentukan tanah. horison-horkon penciri. pengukuran debit. Hancuran ikli. Pengenalan sistem klasifikasi lain yang dgunakan di Indonesia.

serniologi. otomatisasi.344 Kartografi 3 (2-3) 2 Definisi dan manfaat kartografi. teknik kartografq komunikasi kartografi. legenda. peta dan pemetaan. produksi. Pembuatan peta . macam dan sifat-sifat peta.

Dasardasar evaluasi kesuburan tanah. IJnsur-unsur yang dibutuhkan tanaman. serta data penunjang untuk pembuatan peta-peta. basa-basa (kaiium. magnesium. Pengumpulan data topografi (ukur tanah) dan data tematik. sulfur.topografi dan wta tematik. nitrogen. Dasar-dasar hubungan tanah-tanaman. kalsium. silikat.M. Bahan organik. Kesuburan tanah sawah. LehvPkabessy Staf TNH 375 Konservasi Pengelolaan Tanah 4 (3-3) 1 dan Air Sistem tanah. unsur mikro. natrium). pengikat air tanah. Pemanfaatan penginderaan jauh dalam pemetaan. aspck kesuburan tanah daerah pasang surut. bulk density dan prositas agregat tanah. Potensid air tanah dan gerakan air &lam tanah. Pertumbuhan dan faktor-faktor tumbuh. Kemasaman tanah dan pengapuran. flokulasi Wasj drainase. struktur. F. . tekstur tanah. Wiradisastra Staf TNH 363 Kesuburan Tanah 3 (36) 1 Pengertian tentang kesuburan tanah. Uup S. fosfor. peranan faktor-faktor pembentuk tanah terhadap kesuburan tanah. suhu tanah.

tingkat ketelitian dan biaya. Analisis metode konservasi tanah dan air. Klasifii kemampuan tanah. Tipe dan metode survai. keseimbangan air. suhu tanah.drainase. Pelaksanaansurvai tanah. Infiltrasi. Uraian evaluasi lahan. evapotranspirasi. Informasi tanah dan lahan serta data penunjang yang 'diperlukan untuk survai tanah dan evaluasi lahan. ruang lingkup dan kepentingan survai tanah dan evaluasi lahan. . Prediksi erosi.Ketersediaan air. Naik Sinukaban Staf TNH 382 Survai Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) 2 Pengertian. Evaluasi kesesuaian lahan. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. Skala.

Dasar-dasar pemupukan (pengertian umum.M. Sahat Matondang Staf TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 (2-3) 1 Peranan kesuburan tanah dan evaluasinya terhadap program pemupukan: cara-cara pengambilan dan penyiapan contoh tanah dan tanaman. pertimbangan ekonomik dalam program pemupukan dan pengapuran). Menguraikan hubungan antara produktivitas tanah dan kepadatan penduduk dan pemanfaatan tanah-tanah marginal. pengetahuan tentang pupuk (pupuk alam dan buatan) dan permasalahannya. Leiwakabessy Staf TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengem. faktor-faktor yang mempengaruhi dosis dan cara pemupukan. Tatat S.3 (3-0) 1 . pemupukan unsur mikro. Evaluasi lahan di Indonesia. dosis maksimum dan optimum (faktor-faktor yang mempengaruhi). Evaluasi lahan dengan pendekatan sistem lahan. cara pelaksanaan dan interpretasi).Evaluasi lahan untuk irigasi. Menguraikan satuan-satuan tanah sertapengaruh proses-proses genesis tanah dan faktor-faktor yang mendasarinya pada potensi pertanian dan penggunaan lahan secara regional di Indonesia. evaluasi kesuburan tanah (prinsip-prinsip. F. Abdullah Staf TNH 425 Geografi Tanah 3 (3-0 1 Mempelajari penyebaran geografi dan sifat asosiasi tanah dalam hubungan pertimbangan genesis tanah secara umum. Analisis sifat-sifat tanah dan proses-proses pembentukan tanah yang menghasilkan tanah-tanah tertentu.

Menguraikan dan membahas pentingnya ilmu tanah .bangan Wilayah Membahas pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penerapan ilmu.

teori struklur pengalaman. metode sintesis.dalam perencanaan pengembangan wilayah. etika kesahihan ilmu. proses perkembangan ilmu. prosedur keilmuan. Penyusunan Pernyataan Proyek Penelitian. metodologi penelitian. Nasoetion Staf TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 (0-6)1 Pengelolaan Tanah Terapan terutama merupakan kegiatan lapang. pengolahan tanah sesuai kaidah konservasi tanah dan air. pengapuran dan pemupukan.rrnaan wiiayah. Satuan Kawasan Pengembangan dan Satuan Pemukiman. Lutfi I. penyusunan hipotesis. tatacara penyuluhan daftar keilmuan. Membahas aplikasi teori pengembangan wilavah di dalam pengembangan wilayah transmigrasi di Indonesia yang meliputi: Wilayah Pengembangan Partial. penanaman dan pemeliharaan berbagai jenis tanaman budidaya serta evaluasi kegiatan dalam bentuk lapor . Lutli I. Kegiatan lapang meliputi: Persiapan dan perencanaan penggunaan lahan. tatacara penyitiran. Membahas leori perencanaan dan proses perenc. dilakukan diskusi-diskusi tentang materi kegiatan lapang. teori pengukuran. metode analisis. interpretasi hasil pengujian hipotesis. pengukuran dan pembuatan peta kontur lahan. Nasoetion Staf TNH 491 Metodoiogi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0)1 Pentingnva tatacara penulisan ilmiah. pengumpulan data. teori kebenaran. bentuk baku format penulisan ilmiah. pengujian hipotesis. Tinjauan ilmu mengenai metodologi penelitian. Sebelum kegiatan lapang.

an. Supiandi Sabiham Staf .

Amini Nasoetion Staf GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari permasalahan di bidang pangan dan gizi serta hubungan antara pangan. keluarga sebagai lembaga sosial. Amini Nasoetion Staf GMK 231 Kehidupan Keluarga 3 (23) 2 Mempelajari keluarga sebagai pusat kehidupan dan penghidupan sehat. Nilai pangan. Niai pangan. Selanjutnya tentang sistem pangan dan pertanian serta dampaknya terhadap gizi. serta perencanaan.253. pendidikan gizi dan program-program pangan dan gizi. gizi. Pendidikan gizi. . program pangan dan gizi di tingkat masyarakat dan nasional. Memahami permasalahan di bidang pangan dan gizi: kaitan pertanian. kebutuhan pangan dan gki serta penilaian status gizi. dan penilaian program. pedagogis dan psikologis serta mempelajari pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. Silabi Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) 1 . gizi dan kesehatan serta dampak ketersediaan pangan terhadap gizi. kebutuhan pangan dan gizi serta penilaian status gizi. pertanian dan kesehatan. pelaksanaan.

Hartanti Santoso Staf GMK 321 Pengetahuan Bahan Panpn 3 (2-3) 1 Pengenalan bahan pangan nabati dan hewani. mempelajari sifat kimia dan fisii komponen-komponen yang terdapat di dalam bahan makanan termasuk kadar gizi dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap mutu bahan makanan. Mariyati Sukarni sla f .

Menemukan masalah-masalah konsumen serta meningkatkan usaha perlindungan konsumen dengan cara berkonsumsi yang benar. mutu gizi konsumsi pangan. Neraca pangan dan pedoman gizi serta konsumsi pangan. Sri Rihati Kusno Staf GMK 332 Ekologi Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari fungsi. morbiditas dan kualitas manusia. Emmy Karsin Staf . tingkat sosial dan ekonomi keluarga. Kebutuhan dan kecukupan gizi. Gizi dalam tahap perkembangan manusia.GMK 322 Gizi Terapan 3 (2-3) 1 Mempelajari konsumsi dan pola konsumsi pangan. Mempelajari cara mengidentifikasi barang menurut mutu dan kegunaan serta pengetahuan tentang label. sosial. Secara khusus dipelajari mengenai dampak teknologi terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan keluarga dan interaksinya dengan tata lingkungan hidup keluarga. Kaitan gizi. Hardinsyah Staf GMK 323 Gizi dan Penyakit 2 (2-0) 2 Mempelajari standar gizi untuk menjaga kesehatan fisik individu termasuk interaksi antara gizi dengan infeksi dan parasit serta keadaan patologis karena gangguan mekanisme fisiologis dan metabolisme tubuh. peranan clan keadaan keluarga dalam kaitannya dengan faktor lingkungan fisik. ekonomi dan budaya. biologis. Emma Satriaty Staf GMK 331 Pendidikan Konsumen 2 (2-0) 1 Menelaah dan mempertimbangkan pembeiian barang sesuai dengan kebutuhan.

GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani 3 (3-0) 1 Pengembangan peternakan dan perikanan ditinjau dari kecukupan gizi keluarga. pengelolaan ternak dan ikan yang mencakup .

keluarga dan lingkungan dalam peningkatan derajat kesehatan. Faisal Anwar Staf GMK342 Pengolahan Pangan 3 (2-3) 2 Mempelajari dasar-dasar penggunaan panas. Mariyati Sukarni Staf GMK 341 Analisis ZEit Gizi 3 (2-3)1 Mempelajari sifat-sifat kimia. Peranan sampling bahan makanan sebelum dianalisis dan metode-metode analisis kimia secara kuantitatif dan kualitatif sangat diperlukan. pendinginan. Sumali M. fermentasi dan penggunaan zat aditif makanan dalam pengolahan pangan nabari dan hewani. Perubahan sifat fisik dan kimia bahan sangat diperlukan. ekstensifiasi maupun diversifikasi. Program pemerintah jangka pendek dan jangka panjang di bidang kesehatan seperti tercantum dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN). protein. lemak. fisik dan fungsional zat gizi (karbohidrat. pembekuan. pengeringan. Faisal Anwar Staf . pencegahan penyakit serta pengembangan usaha.pengenalan. pemeliharaan. pemberian makanan. Peran serta masyarakat dalam program-program kesehatan. vitamin dan mineral) bahan pangan yang ada hubungannya dengan metode analisis kirnia. iradiasi. Usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi melalui pola intensifikasi. Atmojo S taf GMK 334 Kesehatan Masyarakat 3 (2-3) 2 Mempelajari pentingnya kesehatan individu. Cara-cara masyarakatmemanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yang telah ada.

Mendalami pengertian dan .GMK343 Metode Penelitian Gizidan Makanan 3 (2-3) 2 Memahami metode-metode penelitian yang berhubungan dengan masalah makanan dan gizi.

Ditunjang dengan pembahasan sewa umum tentang faktor-faktor pendukung dan kendalanya serta timbulnya keanekaragaman pola (produksi. distribusi. Faktorfaktor sosial budaya yang mempengaruhi pola pangan dan perubahan kebiasaan makan. Pengertian dan kaidah yang mencakup rangkaian pe rjalanan pangan dari sejak ditanam sampai ke proses pencernaan manusia.kaidah dalam proses pendekatan dan tata cara penelitian gizi dan makanan sehingga mampu mengumpulkan. klinik dan wa lain yang berhubungan dengan survai gizi dan makanan. Uraian mengenai konsep dan isi . keuntungan dan akibatnya. konsumsi) antar wilayah dan perubahan-perubahan yang terjadi. menganalisis dan menyajikan data. cara "recall". penimbangan antropometri. Khumaidi Staf GMK 421 Pendidikan Gizi 3 (2-3) 1 Menelaah alternatif penanggulangan masalah-masalah pangan dan gizi terutama dalam ha1 meningkatkan pengetahuan gizi. Djiteng Roedjito Staf GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi 3 (2-3) 2 Mempelajari tahaptahap ketersediaan pangan sampai pada dampaknya terhadap status gizi masyarakat menurut model pendekatan sistem. Secara khusus dapat mengenal dan mampu menggunakan peralatan penelitian gizi. konsepsi kerangka kerja logikal. M. biokimia gizi.

Siti Madanijah S taf GMK 441 Percobaan Makanan 3 (2-3)1 Mempelajari prinsip-prinsip dan tahapan dalam percobaan makanan dan pengembangan produk baru. .pendidikan gizi. Merencanakan. Tinjau-ulang mengenai pengetahuan pangan. Social marketing dalam bidang gizi. proses komunikasi dan adopsi. pemilihan metode pendidikan dan teknik penyajian. prinsip-prinsip penilaian mutu makanan. mengembangkan dan mengevaluasi program pendidikan gizi.

Hubungan variabel ekonomi dengan konsumsi pangan dan status gizi. pemanfaatan dan perubahan sumberdaya keluarga. faktor-faktor yang mempengaruhi pengadaan. Unsur giii sebagai indikator kesejahteraadkerniskinan. Peranan gizi dalam pembangunan ekonomi. serta mempelajari metode dan analisis data penilaian inderawi. Hidayat Syarief Staf GMK 442 Ekonomi Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari perilaku konsumen. teknik optimalisasi dalam percobaan makanan. serta aplikasi pengelolaan sumberdaya keluarga.prinsip dan metode penilaian inderawi (sensory evaluation). Memahami formulasi suatu kebijakan dengan program pangan dan gizii implementasi dan evaluasi. kecukupan pangan pada skala regional maupun nasional. penilaian persediaan pangan. komponenkomponen dalam pengelolaan surnberdaya keluarga. perkembangan ekonomi. Distribusi pangan dan gizi. taraf konsumsi makanan. Suhardjo Staf GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari aspek pengelolaan sumberdaya keluarga dalam sistem keluarga. Suprihatin Guhardja Staf GMK 482 Prinsip Perencanaaa Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari hubungan kebijakan pangan dan gizi. Mahasiswa ditugaskan membuat produk baru makanan bergizi. Efektifitas kebijakan dan program pangan dan gizi. serta mampu melakukan analisis dengan pendekatan sistem. Djiteng Roedjito Staf GMK 483 Manajernen Makanan Masal 3 (2-3)1 .

kantor. Meliputi: pengorganisasian dan .Pengelolaan makanan masd seperti: rumah sakit. restoran. sekolah. katering. dsb.

penyimpanan. pengawasan biaya. bahasa dan medianya. konsistensisumber informasi.manajemen. Termasuk di dalamnya model penyusunan proposal (usulan penelitian). penyajian. syarat-syarat pembelian bahan makanan. kertas kerja. pengolahan. Hartanti Santoso S taf GMK 499 Karya Ilmiah 6 02 Merupakan hasil penelitian dadatau studi pustaka dari seorang mahasiswa S1 yang disajikan dalam bentuk tulisan sesuai dengan cara-cara ilmiah. persiapan. keamanan kerja dan fasilitas fsik (perencanaan tempat dan perabotlperalatan). cara sistematika. telusur pustaka. sanitasi dan higiene. penanganan. Sri Rihati Koesno Staf GMK492 Seminar 102 Berupa penyampaian rencana atau hasil penelitian karya ilmiah oleh mahasiswa tingkat akhir dengan birnbingan dosen pembimbing. Emma Satriaty Staf GMK 491 Metode Penyajian Ilmiah 2 (2-0) 1 Mempelajaritentang Metode Penyajian Ilmiah yang meliputi jenislmacam penyajian. Dalam pelaksanaannya mahasiswa . laporan karya ilmiah serta artikel ilmiah.

dibiibing oleh satu atau dua orang dosen yang mernpunyai kewenangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Staf .

ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosiaI.4. persoalan ekonomi. kebijaksanaan fskal.25. penawaraan. pengangguran dan inflasi. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. peranan wanita. aplikasi sosiologi.S. kekuasaan dan wewenang keluarga. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. kebijaksanaan harga. Yayat Herudjito Otto A. Silabi Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan defmisi (ilmu ekonomi. sistem status dan pelapisan masyarakat. organisasi sosial. metode dan teknik manajemen science. produk dan pendapatan nasional. pola kebudayaan. uang dan kebijaksanaan moneter. bentuk masyarakat dan pola adaptasi ekologi. fungsi-fungsi. model dan sistem perekonomian). strategi manajemen di Indonesia dan negara maju. pola komunikasi. Pudjiwati Sajogyo Staf SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) 1 Pengertian tentang perkembangan manajemen. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. Brotosunarjo SEP 202 Mikoekonomi 3 (3-0) . pola hubungan antar suku bangsa. perubahan sosial. proses sosial lembaga-lembaga kemasyarakatan. group sosial. Bunasor Staf SEP 121 Ilmu Sosial Dasar 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai Ilmu Sosial Dasar. bersaing dan monopoli).

Yayah Karliyah Sri Utami Kuntjoro Sutara H. .1 Memberikan dan memahami dasar-dasar teori ekonomi mikro sebagai dasar pengarnbiian keputusan dan menunjang dasar teori ekonomi terapan serta analisis kebijaksanaan ekonomi.

beragam pengertian dan ukuran dasar dalam demografi. Zen Bungaran Saragih SEP204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) 2 Pengertiantentang ruang lingkup dan metode dalam ekonomi pertanian. kematian dan migrasi). permintaan dan penawaran hasil pertanian. prinsip-prinsip dalam proyeksi penduduk. kerniskinan. dan beberapa masalah yang mendesak. Kuntjoro Staf SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan 3 (2-3) 2 Pengertian Demografi dan Ilmu Kependudukan. idasi dan pertumbuhan ekonomi. kesempatan kerja dan harga. Memberikan pengertian dan cara pengukuran tentang pendapatan nasional. lingkungan) serta kebijaksanaan kependudukan. Uraian-uraian yang dicakup adalah ciri pertanian. peranan sumberdaya. angkatan kerja dan kesempatan kerja. Noerdin M. prinsip-prinsip ekonomi dalam usaha tani. variabelvariabel penentu perkembangan penduduk (kelahiran. tataniaga dan perdagangan hasil pertanian.SEP203 Teori Makro Ekonomi 3 (3-0) 1 Memberikan dasar-dasar teori ekonomi makro dengan model-model statis dan dinamis yang sederhana. pertalian antara variabel penduduk dan variable lain (lahan. Membahas sod-sod pengangguran. kelembagaan dan inovasi dalam pengembangan pertanian. kebijaksanaan (politik) pertanian. pangan/revolusi hijau. . modelmodel pembangunan pertanian.

Said Rusli Umar Tuanaya Ekawati Ono Sutarno SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 (2-3)1 Peranan Penyuluhan dalam Pembangunan. diffusi. proses adopsi. prinsipprinsip belajar dan mengajar. pendekatan dan metode. falsafah penyuluhan. . penggolongan adopters. komunikasi.

menyusun laporan keuangan. membuka perkiraan dari neraca awal. Interpretasi Laporan Keuangan. SEP 313 Tataniaga Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan masalah tataniaga. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. E. produsen. tujuan dan ruang lingkup ilmu usaha tani. penyuluhan dalam program pengembangan di Indonesia. membuat jurnal dari transaksi. A Soeharjo Fadholi Hermanto Abas 'lJ. A.organisasi penyuluhan. memahami fungsi-fungsi dan pengetahuan yang diperlukan dalam pengelolaan usaha tank menguasai metode perencanaan dan alat-alat analisis untuk mengukur keragaman usaha tani dan menemukan alternatif pemecahan masalah. Subijo Bratamihardja S taf SEP 312 Ilmu Usha Tani 3 (2-3) 1 Memberikan pengertian dasar tentang batasan. Roekasah . konsumen. Gunardi Sugiah Machfud Sumardjo Ida Yuhana SEP311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) 1 Menyusun daftar inventaris. fungsi biaya dan marjin dan pembentukan harga. memahami kedudukan usaha tani dalam struktur agribiinis dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada pembentukan sistem usaha tani. potensi perbaikan tataniaga.

Isang Gonarsyah .

kng Gonarsyah Staf SEP 317 Ekonomi Perusahaan 3 (2-3) 2 Ruang liigkup dan batasan. Sjafrl Mangkuprawira SEP319 Koperasi 3 (2-3) 2 Membahas arti. tahap-tahap dan model perencanaan. A. Pelaporan studi kasus. kriteria. Studi kasus dalam agribisnis. Masalah-masalah biaya.SEP 315 Metode Penelitian Ekonomi Agribisnis 3 (2-3) 2 Tujuan penelitian ekonomi. Modernisasi pertanian dan pembangunan pedesaan. tahapan-tahapan dalam pelaksanaan penelitian ekonomi. pengaruh perdagangan internasional terhadap faktor-faktor produksi. produksi dan perdagangan internasional. keseimbangan di dalam perdagangan internasional. Strategi pembangunan pertanian di Indonesia. Tujuan perusahaan. dan ruang lingkup perdagangan internasional. personal. organisasi dan . Beberapa teori dan model pembangunan pertanian. peranan. organisasi perusahaan. konsumsi dan perdagangan internasional. tujuan kebijaksanaan. sejarah perkoperasian. Soebiyo Yayat Herudjito SEP318 Pembangunan Pertanlan 3 (3-0) 2 Pembangunan pertanian sebagai pembangunan ekonomi. prinsip-prinsip koperasi. Kebijaksanaan pembangunan pertanian: teori. beberapa metode penelitian ekonomi. taraf kesatuan ekonomik dan aspek kesejahteraan dalam perdagangan internasional. Perencanaan pembangunan pertanian: liigkup. Soeharjo Staf SEP 316 Landasan Perdagangan lnternasional 3 (3-0) 2 Pengertian. teori biaya komparatif. produksi. A. peranan koperasi dalam perekonomian. tatalaksana perusahaan: permodalan. pemasaran. pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional.

.

Memberi keterampilan serta kemampuan analisis di dalam pendekatan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan di bidang agribisnis. H. Teori pembiayaan. dan perluasan tataniaga. Subijo Bratamihardja Staf SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup pembiayaan. E. E. Roekasah A. pengawasan usaha. identifikasi masalah dalam rangka pembimaan koperasi. memahami agribisnis sebagai satu sistem dan penerapannya sebagai kerangka analisis. Kadarsan Staf SEP 413 Manajemen Tataniaga 3 (3-0) 1 Pengertian Manajemen Tataniaga. perencanaan program. peranan akuntansi inanajemen dalam perusahaan. sikap dan kebijaksanaan pemerintah di bidang koperasi. pasar modal dan uang pertanian. Analisis penyimpangan untuk menentukan tingkat efisiensi pada proses produksi. Kusumah SEP 411 Manajemen Akunhnsi Pengertian. Staf SEP 417 Manajemen Agribisnis 3 (3-0) 1 Memahami ciri dan sifat produksi pertanian dan implikasinya di dalam bisnis di sektor pertanian. peranan modal pertanian di dalam sektor ekonomi nasional. akuntansi biaya.W.manajemen koperasi. Peranan akuntansi biaya dalam perencanaan dan pengawasan. Laporan prestasi dan laporan intern untuk manajemen. . analisis kesempatan tataniaga. manajemen pembiayaan. A. pengorganisasian.

W. Hardjanto Staf .

Semua Stat Jurusan SEP321 Komunikasi dalam Penyuluhan 3 (2-3) 1 Maksud dan lingkup komunikasi. Roekasah A. Kolopaking F. proses penelitian serta teori yang mendukung penelitian. Aida Vitayala S. Djuara P. gerak-gerak perubahan sosial. kebijakan pemerintah. Lubis SEP322 Perubahan Sosial 3 (2-3) 1 Teori Dasar Perubahan Sosial. hubungan masyarakat kota dan desa. . Tony SEP 325 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) 2 Memberikan pengertian apa arti penelitian. mengapa ada penelitian.SEP 418 Kebijaksanaan Bisnis 3 (3-0) 2 Arti dan kedudukan Kebijaksanaan Bisnis. pembangunan berencana. model-model strategi komunikasi dalam perubahan sosial. komunikasi dalam kelompok. Bambang S. unsur-unsur komunikasi. Stat SEP 419 Studi Pustaka 3 (3-0) 1 Berbagai aspek agribiinis dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. komunikasi massa. E. faktor-faktor yang perlu diperhatikan (hukum. kesepakatan dunia Finis) formulasi kebijaksanaan bisnis: strategi dan taktik perusahaan dalam memanfaatkan kesempatan usaha. dimensi-dimensi perubahan sosial. komunikasi dalam organisasi. model-model komunikasi. Hubeis Ida Yuhana Sugiah M. teori-teori modernisasi dan ketergantungan dalam pembangunan masyarakat desa. Utomo Lala M. pelancaran pengaruh dan partisipasi. komunikasi intrapersonal. masalah birokrasi.

.

. demonstrasi cara. Keefektifan metode. proses. penulisan skrip. F. demonstrasi hasil. penulisan. kursus. M. Tonny Ekawati S. . Photografi dan produksi media. transparan. Pemilihan isi. penyuntingan dan penataan tulisan berita serta artikel dalam koran. Metode ceramahJpidato. magang dan metode lain yang aktual. penggunaan dan efek komunikasi massa dalam pembangunan. Tamsur Marse Sumardjo Nurmala P. Adiwibowo SEP 326 Metode Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kedudukan metode penyuluhan dalam ruang lingkup pekerjaan penyuluhan. Pudjiwati Sajogya wnati Wgna SEP 423 Komunikasi Massa 3 (2-3) 1 Peranan. karyawisata bermain peran. Klasifikasi metode. Syarat keahlian seorang penyuluh. majalah serta brosur.kemudian dilanjutkan dengan metode-metode lapangan serta menyusun suatu rancangan penelitian dan usulan penelitian dilengkapi dengan cara mengolah data. alat-alat bantu penyuluhan. analisis data dan studi pustaka. Metode pembinaan kelompok. pendekatan teori struktural fungsional (Levy). Pemilihan isi. Sitorus SEP 422 Sosiologi Keluarga 3 (2-3)1 Pendekatan evolusi perkembangan keluarga. kunjungan diskusi. Sajogyo Winati Wigna Sugiah M. pendekatan ekonomi (Rice) dan analisa peranan wanita dalam pembangunan desa.

"Shooting" dan penyuntingan film. Gunardi Sugiah M. penyiaran dan siaran radio. penulisan skrip. Syarifah Surkati . Pemilihan isi. Pembinaan forum media.penyuntingan.

Aida . Utomo Lala M.P. Tjondronegoro Syarifah Surkati YusiRusimah SEP 425 Dinamika Pembangunan Desa 3 (2-3) 2 Arti pembangunan "rnanusia seutuhnya dan seluruh masyarakat" (GBHN). bukan administrasi untuk administrasi. Falsafah dan prinsip-prinsip. daerah). pada badan pembina dan peluang konflik. Perurnusan kembali tujuan penyuluhan.A. penetapan sumber-sumber data. Sediono M. pendekatan manusiawi dalam pendidiian penyuluhan. peran serta masyarakat. sesuai perkembangannya dalam dunia internasional maupun Indonesia sendiri. pengolahan dan analisis data. penulisan laporan. S~~ogy0 Ali M. Kolopaking SEP 426 Evaluasi Program Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kerangka pemikiran teoritik evaluasi program. Ilmu ini diberi "warna" sosial. Rachman Bambang S.SEP 424 Administrasi Pembangunan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian yang benar-tentang Ilmu Administrasi Negara yang kini berubah/menjurus kepada pembangunan administrasi untuk pembangunan masyarakat seutuhnya. penetapan indikator. pengumpulan data. hambatannya pada tingkat lokal (desa.

Lubis SEP 429 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau rninat dari tiap mahasiswa. Hubeis Ono Sutarno Djuara P. Semua Staf PKP SEP 331 Pengantar Riset Operasi 3 (3-0) 1 Pembentukan model bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian. rnasalah . perprograman linier.Vitayala S.

Administrasi Pembangunan Wilayah di Indonesia. metode ilmiah dan penelitian). Metode dan Teknik Analisis Ekonomi Wilayah. Losch dan lain-lain. Sri Hartoyo Staf SEP 334 Pengantar Ekonomi Sumberdaya 3 (2-3)2 Pengertian dan ruang lingkup ekonomi sumberdaya. Metode penelitian (pengumpulan . masalah tugas. Christaller. model ekonomi. perprograman integrer. Sutara H. kolinear ganda. kesalahan spesifikasi. masalahmasalah dalam pengelolaan dan pemanfatan sumberdaya alam. Bunasor SEP 335 Metode Penelitian Ekonomi Sumberdaya 3 (23) 2 Pengertian dan ruang lingkup ekodorni sumberdaya dan pemecahan. Pembangunan Wilayah Pedesaan. Hanafiah Staf SEP 333 Pengantar Ekonometrika 3 (3-0)1 Pendekatan ekonometrika. regresi sederhana dan regresi berganda. T. Sri Utami Kuntjoro Staf SEP 332 Pengantar Pembanynan Wilayah 3 (2-3) 2 Konsep Dasar Wilayah dan Tataruang. analisis jaringan kerja. heterosedastisitas.transportasi. Prinsip-prinsip dasar penelitian ekonomi dan pentahapannya. formulasi dan pendugaan model khusus seperti model dengan biiair variabel dan model dengan koefisien yang ditentukan besarnya. Teori Lokasi Weber. sifat sumberdaya alam (dapat pulih dan talc dapat pulih). korelasi lini. alokasi sumberdaya alam yang optimal dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi.

Penyusunan pernyataan proyeW . Pengolahan dan analisis data.data dan pengambiian contoh).

Keunegan ekonomi dari penggunaan tanah. dampak kebijakan fskal pemerintah. Pengawetan sumberdaya tanah. pengeluaran dan penerimaan masyarakat serta dampak ekonomi dan kaitannya dengan dasardasar kesejahteraan ekonomi. definisi dan istilahnya yang digunakan. Pengaruh faktor lokasi pada penggunaan tanah. Hubungan antara tekanan penduduk dan permintaan akan tanah. faktor lokasi pada penggunaan tanah. Pasokan tanah untuk penggunaan secara ekonomis.usulan proyek. Studi kasus ekonomi dan pelaporan hasil penelitian. Nilai dari sumberdaya tanah. Keputusan untuk pembangunan sumberdaya tanah. Rencana untuk penggunaan sumberdaya tanah yang lebih baik. Praktikum: Penelaahan Sumberdaya Tanah dilihat dari Politik dan Hukum Perkembangan Hukum Agraria . Mangara Tambunan Staf SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah 3 (2-3) 1 Ekonomi Sumberdaya Tanah suatu penelaahan hubungan antara Manusia dan Tanah. masalah-masalah yang ada. Pengawetan sumberdaya tanah. dan penarikan pajak pada milik bertanah. struktur pajak clan mobilitas faktor produksi. Yayah Karliah Staf SEP 431 Pembiayaan Masyarakat 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup. proses penganggaran.

Erfpacht.B. Hukum tanah menurut adat.di Indonesia dari jarnan jatuhnya VOC sampai Agrarische Wet. transaksi-transaksi tanah menurut adat. Perkembangan Hukum tanah pada jaman pendudukan Jepang dan permulaan revolusi fisik.U.H. Agrarian Reform. U. Opstal dan pandangan Belanda atas hak Indonesia atas tanah).P.U. dan U. Hak-hak tanah menurut hukum Belanda (Eigendom.P. Haqadi Hadikoesworo .A.

pengukuran manfaat dan biaya. ekonomi dan keteknikan. Aspek sosial politik. . Mangara Tambunan Sta f SEP 438 Kebijaksanaan Sumberdaya Alam 3 (3-0) 2 Proses perumusan kebijakan. perencanaan dan pengembangan sumberdaya alam dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. Kuntjoro SEP 436 Kapita Selekta Ekonomi Pertanian 3 (3-0) 2 Ciri-ciri pokok dari ekonomi perikanan. perencanaan dan pembangunan sumberdaya dam. Konsep-konsep ekonomi sebagai dasar analisis masalah perikanan. nilai-nilai sosial dan manfaat sebagai kriteria kebaikan suatu investasi. disuibusi dan konsumsinya. Tatanan institusional dan kaitannya dengan penggunaan sumberdaya air. evaluasi proyek ekonomi dan peraturanperaturan mengenai sumberdaya air dalam perencanaan dan perumusan kebijakan mengenai sumberdaya air. qadi Prawirodihardjo SEP 435 Analisis Manfaat dan Biaya 3 (3-0) 1 Pengertian dasar tentang manfaat dan biaya.SEP 434 Ekonomi Pengairan 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang Smgkup. Affendi Anwar Sutara H. Evaluasi kebijakan-kebijakau. peternakan dan kehutanan sehubungan dengan produksi. identifikasi manfaat dan biaya. penerapan konsep-konsep dasar hidrologi keteknikan. peternakan dan kehutanan.

Mangatas Tampubolon SEP 439 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek ekonorni pertanian dan sumberdaya pertanian. dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. Semua Staf Ekonomi Sumber Daya .

Konsep efisiensi: biaya minimum dan keuntungan maksimum. Pengaruh kebijakan pemerintah terhadap efisiensi dan perencanaan usaha tani.SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi 3 (23) 2 Ruang lingkup ekonomi produksi. Metode pendekatan mikro dan makro. Perencanaan usaha tani dan wilayah. Kuntjoro Staf SEP 300 Teknik Penulisan Ilmiah 2 (1-3)1 Prinsip umum menulis (membuat rencana. (7) Masalah ketenagakerjaan di pedesaan. Pengaruh waktu dan resiko terhadap efsiensi. resep menulis. (6) Kebijaksanaan pengaturan pengelolaan tataniaga hasil pertanian. mengapa menulis dan untuk siapa). "Economics of Scale". Beberapa bentuk kebijaksanaan: (1) Kebijaksanaan di bidang produksi pertanian. (4) Kebijaksanaan pengaturan dan pengadaan sistem perkreditan. (2) Kebijaksanaan harga hasil pertanian. Mempersiapkan naskah tulisan (apa. positif dan normatif. Beberapa pengertian yang erat hubungannya dengan pertanian. Tjahyadi Sugianto Sta f SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) 1 Definisi dan pengertian Politik Pertanian. memilih-mengelompokkan dan menyajikan fakta). bentuk fungsi produksi. biaya produksi. pengelompokan tulisan . Pendekatan suatu kebijaksanaan. "Economics of Size". Kebijaksanaan mencapai tujuan. (3) Kebijaksanaan pemerintah mengatur penyediaan-penyebaran bahan pangan (beras). Golongan kebijaksanaan di bidang pertanian. (5) Kebijaksanaan di bidang perkreditan pertanian.

Bentuk tulisanilmiah (laporan penelitian di lapangan. bahasan. paparan tentang suatu mekanisme penelitian. Bentukbentuk gaya tulisan (paparan. . Ciri umum tulisan ilmiah. Langkah-langkah penelitian ilmiah dalam bentuk tahap menulis. perian dan narasi).ilmiah (populer. tinjauan pustaka. Artikel berita (konsep dan sifat berita determinan beiita. sifat. tipe-tipe lead bagi features). laboratorium. tipe-tipe features. fiksi ilmiah). Artikel features (pengertian. semi ilmiah populer dan populer). teknik menulii berita. unsur berita. bentuk-bentuk "lead").

sumberdaya pertanian. Proses dan prinsip penyuntingan).Menulis laporan (pengertian studi pustaka dan PL. daftar pustaka. Tonny AGB: W. di masyarakat dan lembaga-lembaga kedinasan dan atau non kedinasan. Setiap mahasiswa diharuskan mengenal. sumberdaya pertanian. membuat abstrak. ringkasan. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. dengan menggunakan teori-teori yang telah diperoleh selama 7 semester. Hubeis F. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahaiiswa. PKP: Aida Vitayala S. Semua Staf Jurusan . agribisnis. format laporan. StafJurusan SEP 499 Karya Ilmiah U0-a) 2 Berbagai aspek ekonomi pertanian. Hardjanto ESD: Wiryadi Prawirodihardjo SEP400 Seminar 1 (0-1) 2 Penyajian oral hasil telaahan berbagai aspek ekonomi pertanian. mempelajari dan menganalisis permasalahan nyata di lapangan. glossary. agribiinis.

.

25. taksonomi-morfologibiologi-ekologi hama dan penyakit tanaman dan berbagai dasar dan cara pengendaliadpenanggulangannya. metamorfosis. seleksi alam. lingkungan fisik dan biotik. pengenalan dalam ordo dan famili penting bagi serangga.5. taktik pengendalian hama . Praktikum: pengenalan gejala dan jenis parasit (patogen dan hama). pertumbuhan suksesi. Sugiharso Sastrosuwignyo S taf HPT 221 Entomologi Umum 3 (2-3) 1 Mengemukakan pentingnya arti serangga bagi kehidupan manusia. strategi reproduksi. berbagai tipe alat mulut. Silabi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan HPT 202 Dasar-dasar Ekologi Organisma 3 (2-3)1 Pengganggu Pengertian dasar tentang ekologi. Teguh Santoso Staf HIT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum 3 (3-3)2 Membahas: batasan hama. anatomi dalam. proses pencemaran. Aunu Rauf HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman 4 (3-2) 2 Memberikan pengertian dasar mengenai perlindungan tanaman dalam ruang lingkup pertanian. struktur dan fungsi. Praktikum: mengenal bentuk umum serangga. serta pengantar biogeografi dengan penekanan contoh pada jasad pengganggu sebagai komponen agroekosistem dibahas pada akhir kuliah. Memberikan pengetahuan dasar: morfologi. dasar biologi dan ekologi pengendalian hama. tingkat kerusakan ekonomi. pengantar evolusi serangga. spesiasi dan pembentukan ras biologis dan geografis. ekologi dan f~iologi serangga. Praktikum: Pengaruh faktor fisik dan makanan terhadap kehidupan jasad pengganggu.

Praktikum: berupa pembahasan praktek dan penelitian berbagai cara pengendalian hama yang telah diterbitkan di majalah ilrniah atau penerbitan lain. Soemartono Sosromarsono .terpadu serta contoh-contohnya.

Aunu Rauf Staf HPT 309 Teknik Penulisan Ilmiah 1 (0-3) 1 Membicarakan ciri tulisan ilmiah. Sugiharso Sastrosuwignyo HPT 301 Pengendalian Terpadu Hama dan 3 (2-3) 1 Penyakit Tanaman Pengertian dan penentuan Ambang Ekonomi. cara aplikasi dan alat aplikasi pestisida. gejala yang ditimbulkan faktorfaktor yang rnempengaruhinya. Sifat-sifat fsik. Diskusi bahan yang berhubungan dengan pengamatan dan peramalan. cara penanggulangannya. Praktikum: Cara-cara ekstraksi. Dasar-dasar penarikan contoh. Meity S. pengenalan. morfologi. Latihan menyusun rencana kerja penelitian dan daya penalaran.HPT 234 Nematologi Tumbuhan 2 (1-3) 1 Pengertian Nematologi secara umum. pembuatan tabel dan gambar. penularan. Kaitan pengamatan dengan proses pengambilan keputusan pengendalian. taksonomi. penggolongan pestisida (senyawa dan cara kerja) dan efek sampingan. pendugaan populasi. teknik penulisan. kerusakan dan kehilangan hasil serta interpretasi. . penyebab penyakit tanaman. Peramalan hama dan penyakit tanaman. Sinaga HPT 310 Pestisida dan Teknik Aplikasi 3 (2-3) 1 Berbagai bentuk formulasi. kirnia dan biologi. Teknik pengamatan dan pendugaan populasi hama dan penyakit penting tanaman. epidemiologi.

siklus hidup. ekologi interaksi hama tanaman. penyebaran. klasifikasi. Penyakit: Gejala kerusakan. arti ekonomi.Suroto Sukirno Staf HPT 312 Hama dan Penyakit Tanaman 3 (3-0) 2 Hortikultura dan Pangan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. organisasi . cara-cara pengendalian. gejala kerusakan. ciri rnorfologi.

tanda-tanda patogen. Jusup Sutakaria Staf HPT315 Penyakit Benih dan Gangguan 3 (2-3) 1 Pasca Panen Organisme penyebab kerusakan pada berbagai hasil komoditi pertanian di Indonesia. cara penyebaran di lapang dan usaha-usaha penanggulangannya. tanda-tanda patogen. Mandang Staf HPT 314 Hama dan Penyakit Benih 3 (2-3) 1 Membicarakan Hama dan Penyakit dalam hubungannya dengan kerusakan benih dan faktor ligkungan yang mempengaruhinya. Terjadi infeksi.cara-wa penanggulangannya. penyebaran. gejala kerusakan. arti ekonomi. epidemiologi. faktor yang mempengaruhi perkembangan . klasifikasi. siklus hidup.penyebab. penyebab kerusakan. Penyakit: Gejala kerusakan. ciri-ciri morfologi. Rusmilah Suseno Sta f HPT 313 Hama dan Penyakit Tanaman 2 (2-0) 2 Perkebunan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. Sientje S. ekologi interaksi hama tanaman. cara mendeteksi. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit benih dan cara pengujian kesehatan benih. cara-cara pengendalian. cara-cara penanggulangannya. epidemiologi.

clan usaha-usaha penanggulangannya. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit. pengujian kesehatan benih. Jusup Sutakaria Staf HPT 322 Hama Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonorni dalam merusak tanaman setahun. .

usaha penanggulangannya. gejala penyakit.cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. teknik isolasi dan inokulasi patogen. Hubungan patogen dengan inang. HPT 331 Ilmu Penyakit Tumbuhao Umum 4 (3-3) 1 Konsep dan arti penyakit tumbuhan. pertahanan tanaman. klasifikasi patogen. Pembahasan khusus pada bionomi dan wa pengelolaan vertebrata hama yang penting. terutarna mengenai sejarah. gejala serangga dan musuh-musuh alaminya. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman setahun. Praktikum: Ditekankan pada pengenalan spesies tikus di Indonesia. contoh-contoh beberapa penyakit dan tanda penyakit (sirntomatologi). epidemiologi. Uha Suharja Satari HPT332 Penyakit Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanaman setahunl pangan/hortikultura. proses terjadiiya penyakit dan faktor yang mempengaruhinya. Hidir Sastraatmadja HPT335 Virologi Tumbuhan 3 (23) . cara pengendalian tikus. dasar-dasar pemberantasan. A. siklus penyakit. gejala. A. epidemiologi. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. cara koleksi dan praktek. seperti tikus dan babi hutan. penyebaran. Swastika P. Toerogadi Soemawinata HPT324 Vertebrata Hama 2 (1-3) 2 Pembahasan umum mengenai morfologi f~iologi dan ekologi vertebrata. kerusakan. cara identifikasi. organisme penyebab.

cara pemberantasan. komponen struktur. cara berkembang biak. Rusmilah Suseno .1 Cara penularan. ekologi. deteksi identifikasi.

penyebab penyakit. contoh-contoh kasus pengendalian hayati. kering atau "slide". Sukirno S taf HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama 2 (0-6) 2 dan Penyakit Membahas dan membuat koleksi serangga. introduksi. Teguh Santoso Staf HFT 423 Hama Penting Tanaman Tahunan 3 (2-3)1 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonomi dalam merusak tanaman tahunan. dasar ekologi pengendalian hayati. pengawetan vertebrata hama terutama tikus. . kolonisasi dan pembiakan masal musuh alami. Nina Maryana Staf HFT 420 Pengendalian Hayati Hama dan Patogen 3 (2-3)1 Membahas: Ruang lingkup dan batasan pengendalian hayati. Praktikum: Mengenali ciri-ciri berbagai kelompok dan jenis musuh alami. sejarah pengendalian hayati. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. dalam bentuk basah.HPT 401 Seminar 1 (0-3) 2 Memberikan latihan dan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan hasil pengamatannya dan pemikirannya secara lisan dalam forum terbuka. predatisme dan antagonisme. prosedur eksplorasi. parasitisme. gejala serangannya serta musuh-musuh alaminya. bagian tanaman terserang. cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. S.

. penyebaran. terutama mengenai sejarah.Toerngadi Soemawinata Staf HPT433 Penyakit Penting Tanaman Tahunan 3 (23) 1 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanamanlperkebunanlhortikultura.

Hidir Sastraatmadja HIT 498 Praktek Lapang Keprofesian . Staf HPT499 Karya Ilmiah 4 (11 Memberikan latihan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. serta usaha penanggulangannya. organisme penyebab. Staf Keterangan : Mata kuliah layanan untuk mahasiswa bukan program studi HPT . A. epidemiologi.kerusakan. siklus penyakit. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman. 4 ( ) 2 Memberikan pengalaman kepada mahasiswa melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aspek perlindungan tanaman. gejala. serta penulisan laporan hasil penelitian dalam bidang hama dan penyakit tumbuhan.

(It. IPB. Kagawa Univ. UI. (MSc. 1977).6. USA. Univ. IPB. Anas Dinurohrnan S. Abdul Qadir (Ir. IPB. 1975) 2. IPB. Aris Munandar (Ir. 1970). IPB. (MSc. Univ. IPB. Donatus Sutijo (Ir. Endang Murniati (Ir.2. 1971). IPB. Ade Wachjar (Ir. Achmad Surkati Abidin (Ir. (PhD. USA. 1985). Tampubolon (Ir. (Prof. (PhD. 1985) 8.1.. IPB. 1976) 18. Andri Ermawati (Ir. Bambang Sulistyantara (Ir. IPB. UI. 1983) 16. IPB. IPB. 1%1). Darda Efendi (~r. IPB. Univ. (MSc. (Ir. 1986) 23. UK. UI. Kentucky. IPB. 1977). 1984) 17. 1985) 10. 1981) 20. Endang Syamsudin (Ir. 1990) 12. IPB. 1961). 1986) 5. (MSc. 1985) 6. 1%5).H. 1978). 1974). (Prof. 1986) 19. IPB. 1%4). 1959). Illinois. USA. Bambang Sapto P. Jurusan Budidaya Pertanian 1. Univ. Reading. IPB. (MSc. Kentucky. Univ. 1985) 3. Illinois. 1982) 13. DIREKTORI TENAGA PENGAJAR 2. Adolf Pieter Lontoh (Ir. IPB. Univ. 1985) 14. IPB. 1980) 7. USA. . B. 1982) 9. 1978). (MSc. Agus Purwito (Ir. USA. 1%3) 21. IPB. (MS. 1985) 11. Asep Setiawan (Ir.Abdul Bari (Ir. Andi Gunawan (Ir. 1989) 15. (PhD. Adiwirman (Ir.6. USA. (MS. Kentucky. Eko Sulistyono (Ir. IPB. Kentucky. 1985) 22. IPB. 1966). (MSc. Syamsudii (Ir. IPB. Didy Sopandie (Ir. USA. IPB. Amris Makmur (Ir. A. 1980) 4. Univ. IPB.

Queensland. 1983) 25. Faiza C.Univ. Eny Widayati (Ir. 1988) 24. Australia. 1976) . IPB. Suwarno (Ir. IPB.

1968) 27. IPB. UGM. Univ. 1982) 33. Muchtar Argasasmita (Ir.. Fred Rumawas (Ir. IPB. (Dr. USA. 1979). 1983). (MSc. (PhD. UI. Okayama Univ. IPB. Wisconsin. Is Hidayat Utomo (Ir. (Dr. 1990) 29. Wisconsin. IPB. M. 1976). UK. Ketty Suketi (Ir. (MSc. IPB. IPB. 1974). Univ. USA. R. IPB. USA. Wattimena (Ir.H. Joedojono Wiroatmodjo (Ir. 1984) 31. 1973). Iskandar Lubis (Ir. Hajrial Aswidinnoor (Ir. 1987) 42. Herdhata Agusta (Ir. 1989) 32. 1984) 41. USA. Suhartanto (Ir. Muhd. (Dr. 1982). 1976) 35. Karhi Sukartaatmadja (Ir. 1955) 40. UI. Baharsjah (Ir. IPB. 1%2).. 1980). 1983). Hariyadi (Ir. USA.A.A. IPB. M. (MSc. 1990) 47. IPB. IPB. 1%5). USA. USA. Univ. 1975). IPB. G. 1973) 46.Justika S. (PhD. IPB. Univ. (MS. 1982) 30. IPB. Hadi Susilo Arifm (Ir. (MS. Philippines. (MS. Reading Univ. IPB. Indung Siti Fatimah (Ir. IPB.26. Wisconsin. Philippines.. USA. 1975) 37. (PhD. IPB. USA. Chozin (Ir. Jajah Koswara (Ir. UPLB. Wisconsin. 1990) 44. Wisconsin. 1976) 38. Okayama Univ. 1973). Kentucky. 1980). (MAgr. (MSc. Univ. Livy Winata (Ir. (MSc. 1971). 1983). (PhD. 1982) 43. IPB. Bintoro (Ir. (PhD Univ. Henni Purnamasari (Ir. 1991) 36. 1980) 39. Univ. IPB. Krisantini (Ir. 1987) . UPLB. 1964). 1989) 45. 1963). IPB. Univ. U1. UNPAD. UI. Purdue Univ. Wisconsin. 1%3). (MSc. (MSc. Munif Ghulamahdi (Ir. Japan. 1985) 34. 1%4). IPB. Kentucky. 1983) 28.

(MS. Pepet M. IPB. UI. 1x9). Ni Made Armini Wiendi (Ir. IPB. 1985) 52. Nurhajati Ansori (Ir.48. Nurhajati (Ir. IPB. Wisconsin. Sjafei (Ir. (MSc. Wiroreno (Ir. 1971). 1986) 51. Otjo N. 1985) 49. Univ. 1975) 53. IPB. 1964) . IPB. IPB. USA. Nizar Nasrullah (Ir. 1985) 50.

(MSLA. 1977). IPB. Purwono (Ir. 1986) 74. Sobir (Ir. Wisconsin. 1984). 1986) 66. IPB. USA. 1%3). (PhD. 70. Sudradjat (Ir. IPB. (MS. Qodarian Pramukanto (Ir. Univ. (Dr. IPB. IPB. USA. IPB. 1981) 64. UI. IPB. 1980). IPB. IPB. IPB.. 1981). Sugeng Sudiatso (Ir. IPB. Remie Roesli (Ir. USA. 1981). Kagawa Univ. (MS. Wisconsin. 1988) 61. (MS. 1978).Sjamsoe'oed Sadjad (Ir. Soleh Solahuddin (Ir. Sudarsono (Ir. (MSc Univ. 1989) 55. Wisconsin. UI. California. (MSc. Supijatno (Ir. (MA. (MS. Mississippi. IPB. USA. 1991) 75. (M. IPB. (MS. Jepang. IPB.. Univ. UGM. 1963). USA. Sri Setyati Harjadi (Ir.Roedhy Poerwanto (Ir. 1990) 65. IPB. Univ. IPB. (MSc. 1972). 1981). Univ. Sudirman Yahya (Ir. Wisconsin. 1982) 60. USA. 1984) 76. Sriani Sujiprihati (Ir. IPB. (Dr. 1%9) 69. 1977).. 1982) 73. IPB. IPB. 1988) 58. (Dr. Belgium. Slamet Susanto (Ir. 1972). IPB. 1978). Satriyas Ilyas (Ir. IPB. UI. Edinburg Univ. 1983) 63. Sandra ArXm Azis (Ir. UI. Univ. 1980) 68. IPB. (MS. 1975). Univ. Wisconsin. 1%2). USA. 1%1). (Prof. UK. IPB. 1981). (Dr. 1%5). IPB. 1960) 67. IPB. IPB. IPB.Sarsidi Sastrosumarjo (Ir. 1986) . Lauvain. Surjono H. Soetardjo Soewarno (Ir. 1987) 71. 985) 56. Rasnata M. (MSc. 1%3). 1981). 1982). (Prof. 1990) . Ehiwe Univ. 1990) 59. Siti Nurisyah (Ir. Sutjahjo (Ir.). 1983) 72. IPB. 1987).Agr. IPB. Mardi (Ir. 1977) 57. (PhD. 1986) 62.54. Suarto (Ir. (PhD. (MSc.

UGM. Mugnisjah (Ir. 1985) . 1987) 78. Tati Budiarti (Ir. IPB. IPB. Japan. IPB.. Wahyu Q. 1983) 79. (PhD. 1974). 1987) 81. Kyushu Univ.77. Sugiyanta (Ir. Widodo (Ir. 1981) 80. IPB. Winarso D. Tatik Kartika (Dra.

North Carolina State Univ. Anang S. Ghent. 1973) 3.. 1972). UI.K. USA.. North Carolina State Univ. IPB. Abdul Rachim (Ir. Univ. Hari Witono (Ir. 1981). (Prof. IPB. (Dr. Ghent. IPB. Astiana (Ir. (MSc. IPB. Basuki Surnawinata (Ir. Leiwakabessy (Ir. (MSc. Oregon State Univ. Pulunggono (Ir. Fahrizal Hazra (Ir. Gunawan Djajakirana (Ir. 1%1). IPB. Budi Nugroho (Ir. Michigan State Univ.M.E. IPB.X. Belgium. (PhD. Dasun Herudjito (Drs. 1970). 1967). UGM. IPB. (PhD. Jurusan Tanah 1. Chaniago (Ir. 1985) 10. IPB. Yogaswara (Ir. UI. IPB. 1989) 15. IPB. (MSG Univ. 1980) 19. Goeswono Soepardi (Ir. Hidayat Wiranegara (Ir.M. Baba Barus (Ir. (PhD. 1980) 8. Univ. Heru B. Iswandi A. Dwi Andreas Santoso (Ir. 1%4) 2. 1986) 23. 1989) 2. IPB. Belgium. IPB. IPB. 1972). IPB. 1985) 22. IPB.83. USA. Ghent. IPB. Belgium. F. France. IPB. IPB. 1977) 6. 1986) 84. Budi Mulyanto (Ir. 1980) 9. 1986) 24. IPB. Joyo Winoto . Univ. Belgium. (Prof. A. Rachim (Ir. Boedi Tjahyono (Drs.63. 1977) 12. Zain Rachman (Ir. 1970) 17. (PhD. 1%4). 18. 1977). 1975) 21. Iskandar (Ir. USA.(Ir. 1977). 1985) 7. 1982). Djunaedi A. Ghent. IPB. 1989) 13. 1986) 14. Belgium. Univ.. UGM. 1960). 1988). Erna Rustiadi (Ir. Ghent. Atang Sutandi (Ir. USA. IPB. 1982) 5. 1986) 11. Satari (Ir. Yudiwanti W. IPB. F. 1958). (MS. IPB.. 1978) 4. ENSAR. 1976). (MS. 1981) 20. 1987) 16. (MSc. (MF. UGM. 1964). IPB.

IPB. 1985) 25. Kamir R. IPB. (MSc. Brata (Ir. 1974).(Ir. Western. 1990) . Univ.

USA. Ghent. Sitorus (Ir. IPB. 1%1). 1988) 38. Minnesota. UK. IPB. Michigan State Univ. 1963). Kentucky. Western. Raimadoya (Ir. Univ. (MS. 1972). IPB. IPB. Belgium. ( MS. 1974). 1966). Ghent. . 1987) 28. UI. Moentoha Selari (Ir. (MSc. IPB. Ardiyansyah (Ir. Komarudin Idris (Ir. Wisconsin. 1978). (MSc. Univ. USA. Sahat Matondang (Ir. 1%9) 43. 1983). IPB. Univ. (PhD. 1977). Santun R. 1972). IPB. Univ. (PhD. (MSc. (Prof. 1974). Minnesota. 1972). Lutfi I. (PhD. USA.26. (MS. Oetit Koswara (Ir. Wisconsin. 1976). Nasoetion (11. IPB. IPB. Univ. 1980). IPB. Georgia. (PhD. UI. Belgium. Univ. UNPAD. UNSOED. (MSc. 1990) 35. 1980) 29. Wiradinata (Ir. Rahayu Widyastuti (Dra. (MSc. (PhD. (MS. USA. 1972). Netherlands. Univ. 1976). Enschede. 1971). (MSc. Kukuh Murtilaksono (Ir. Univ. IPB. USA. Univ. Sarwono Hardjowigeno (Ir. IPB. Otjim W. 1982) 33. Khursatul Munibah (Dra. France. USA. Prayoto (Ir. Univ. Latief M. 1960). UGM. 1%4). 1981) 36. USA.. 1976). Sheffield. Georgie. 1976). Rachman (Ir. of Strasbourg. IPB. (MS. 1990) 42. (MSc. 1%3). (MSc. M. 1977) 37. 1986) 41. IPB. 1983). Univ. UI. Univ. 1975). of Kentucy. USA. IPB. 1989) 40.P. 1987) 30. USA. Komarsa Gandasasmita (Ir. Oteng Haridjaja (Ir. ITC. Samid Syarief (Ir. IPB. Naik Sinukaban (Ir. (PhD. Michigan State Univ. IPB.. USA. 1972) 39. 1990) 44. IPB. (PhD. 1979) 32. (MSc. 1980) 46. PhD. Univ. IPB. IPB. 1987) 34. 1984) 45. Sitanala Arsyad (Ir. Rykson Situmorang (Ir. Machmud A. 1981) 31. Iowa State Univ. 1987) 27.

IPB. 1976). Sudarmo (Ir. (PhD.USA. (MSc. 1%5). Sunsun S. 1975) 47. IPB. 1988) 49. 1981) 48. Belgium. 1984) . Ghent. Sudarsono (Ir. France. Univ. IPB. IPB. Hakim (XI. Poitiers. Univ. (Prof. 1982).

IPB. 1986) 2.. IPB. IPB. Kyoto Univ. 1983). Wahyu Purwakusumah (Ir. Philippines. IPB. (PhD. (MS. Uup Syafei Wiradisastra (Ir. Dwi Putro T. IPB. Asep Rustiawan (Drh. 1986) 55. 1972). Pranadji (Ir. Sudadi (Ir. 1984) . Sheffield. Univ. IPB. (MS. IPB. UK. 1982) 7. (MS. (MSc. Nut. IPB. Faisal Anwar (Ir. Ahmad Sulaeman (Ir. 1987) 4. (MS. 1975) 56. IPB. Hadi Riyadi (Ir.Drajat Martianto (Ir. UI. IPB. UPLB. Diah K. Japan. 1988) 51. Djiteng Rudjito (Ir. 1983). (MSc. Univ. (PhD. 1986) 57. 1985) 8. IPB. Syaiful Anwar (Ir. Amini Nasoetion (IT.50. IPB. 1985) 13. Sheffield. Tatat S. IPB. 1969). Japan. Wahyudin (Ir. IPB. USA. 1987) 60. IPB. Baskoro (Ir. Suwardi (Ir. (MS. 1988) 9. (Dipl. IPB. 1971). 1988) 59. 1983). Dodik Briawan (Ir. IPB. IPB. Widiatmaka (Ir. IPB. Budi Setiawan (Ir. 1988) 3. Clara M. IPB. 1973). IPB. IPB. 1980). 1985) 53. 1%3). Abdullah (Ir. Central Michigan Univ. 1985). (MS. IPB.. 1985) 61. 1987) 5. U. UNMUL. Emmy Karsin (Ir. Supiandi Sabiham (Ir. (MSG Kyoto Univ. Suwarno (Ir. 1990) 15. (MS. IPB. Dadang Sukandar (Ir. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga 1. (MSc. IPB. IPB. Ali Khornsan (Ir. 1973) 10. 1974). U. UK. 1990) 6. IPB. 1%9).63. 1989) 14.M. 1988) 12.. IPB. 1989) 11. IPB. Emma Satriyati (Dra. UI. 1978) 58. IPB. 1985) 2. Surya Darma Tarigan (Ir. IPB. 1979). 1986) 54. 1985). 1985) 52. IPB. Kusharto (Drh.

1982). (MS. USA. Hartanti Santoso (MSc. IPB. 1961) . 1988) 17. Hardinsyah (Ir. IPB..16. New York Univ.

Univ. UNSOED. 1975). 1985) 41. (MS.18. UNAS. North Caroline State Univ. 1987) 20. Nottingharn. 1982). Khurnaidi (Ir. Yekti H. Mariyati Sukarni (Ir. 1985) 33. Univ.4. 1987) 28. Suhardjo (Ir. 1972). M. IPB. IPB. 1986) 21. USA. Justus Liebig Univ. 1983) 35. IPB. Ujang Sumarwan (Ir. Melly Latifah (Ir. Nino Yayah Sadiyyah (Ir . (MSc. USA. Baliwati (Ir. . Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian 1. (MSc. 1987) 32. 1%9). Herien Puspitawati (Ir. Lilik Kustiyah (Ir. Siti Madanijah (Ir. IPB. IPB. (PhD. 1986) 38. 1970). UI. Sumali M. Suprihatin Gdardja (Ir.Ratna Megawangi (Ir. 1971). UI. 1982) 37. USA. 1985) 24. IPB. IPB. Lisda F. Hidayat Sjarief (Ir. Sudjana Sibarani (Ir. (MSc. IPB. Sri Rihati Kusno (Ir.6. (Dr. IPB. Univ. IPB. IPB. 1988) 31. IPB. (MS. (MS. 1972) 2. Yayuk F. 1969) 26. 1986) 18. IPB. IPB.. Rimbawan (Drs. IPB. 1983) 22. IPB. Achmad M. (MSc. 1989) 30. UI. 1977). 1984) 27. Sri Anna Marliyati (Ir. IPB. 1990) 34. 1974). 1975) 2. 1987) 42. Effendi (dr. IPB. IPB. Hepi Hapsari [Ir. IPB. 1976) 29. IPB. Saefuddin (Ir. IPB. 1985) 43. 1964). Retnaningsih (Ir. 1986) 40. IPB. UK. IPB. IPB. 1985) 39. 1%4) 36. Vanda Julita Yahya (Dra.Abas Tjakrawirdaksana (Ir. Hartoyo (Ir. London. Atmodjo (Drs. Harahap (Ir. 1964). Kentucky. 1988) 23. IPB. 1975).D. Djamaludin (Ir. (Dr.. Boston. Ikeu Ekayanti (Ir. UK. Tuft Univ. M. (MPhill. 1986) 25. IPB. IPB.

1976) .FRG.

1972). 1987) 20. Philippines. 1374). 1973).P. Sinaga (Ir. Univ.. 1959). Univ. 1979) 6. 1975). Achmad Soeharjo (Ir. Malaya. IPB. UI. IPB.S. IPU. 1987) 17. IPB. Philippines. IPE.. (MSc. (PhD. Montana State Univ. Hubeis (Ir. Ali M. Eka Intan K. Utomo (Ir. 1PB. (MSc. Kusumah (Ir. IPB. Minnesota. North Carolina State. UPLB. Subijo Bratarnihardja (SE. IPB.3. (Ir. 1%1). 1961). IPB. IPB. Bonar M. Aida V. 1984) 11. (Prof. 1987) 9. IPB. 1988) 16. 1982) 12. 1976). IPB. IPB. IPB. IPM. 1972). 1980) 15. IPB. Netherlands. (Dr. 1985) 7. 1964). IPB. 1984) 8. (MEc. UI. Parahiyangan. 1989) 10. Bungaran Saragih (Ir. 1959). E. 1969). (Dr. . IPB. (MDS. USA. (Prof. 1964) 5. UPLB. ISS. Dedi Budiman Hakim (Ir. 1981). Philippines. Anny Ratnawati (Ir. Univ. IPB. Unn. UPLB. Dwi Rachmina (Ir.D. Ekawati Sri Wd~yuni (Ir. 1988) 19.A. (PhD. Roekasab Adiratma (Ir. 1977). IPB. Anna Fariyanti (Ir. 1982). UPLB. Affendi Anwar (Ir. (PhD. (PhD. 1980) 14. (MSc. Rachman (Ir. IPB. USA. USA. Bambang S. 1985). 1989) 13 Bunasor Sanim (lr. 1969).. E. (Ph. USA. Iowa State Univ. (MSc. USA. 1974). Arief Daryanto (Ir. l975j. (MS.. North Carolina State Univ. (MS. (Dr. IPB. (Prof. 1987) 18. IPB. A. 1977) 4.

IPB. USA. Univ.1383). Icadarsan (MAEc. IPR. UI. 1975) %. UL. 1%3). (MA. California. Univ. IJNPAD. 1988) 22. Fadholi Hernanto (Ir. Michigan State Univ. IPB. Gunardi (Ir. USA. USA. Wisconsin. Univ. 1986) . Hermanto Siregar (Ir. IJGM. ~entucky. (MA.. (MS.Iarjadi Hadikoesworo (Ir. USA. Hedi M. (MS. 1979). 1974) 26.I. IPB. Endriatmo Soetarto (Drs. 19%) 21. (MSc. 1971). IPB. 1NY). 1988) 27. (MA. Idris (Ir. Halbah W. 1387) 23. 1%1). 1959) 25.

USA. Juara P. 1987) 32. UI. USA. 1986) 45. IPB. (Prof. I Gusti Bagus Teken (Ir. 1990) 41. Nunung Kusnadi . Mangatas Tampubolon (Ir. USA. Zen (Drs. 1964). (M. (MS. IPB. IPB. Univ. 1988) 39. IPB.Isang Gonarsyah (Ir.. IPB. USA. 1972). 1982). Lubi (Ir. IPB. IPB. 1983). Minnesota. 1976).28. 1983) 36. 1979) 46. IPB. New England. 1989) 43. IPB. IPB. Philippines. IPB. Oregon State Univ. IPB. Mangara Tambunan (Ir.. 1984). 1978) 33. Univ. 1960). 1986) 48. Lukman M. Baqa (Ir. 1973). (MS. IPB. Melani Abdulkadir (Ir. 1988) 37. 1985). IPB. (Dr. Kuntjoro (Ir. Univ. 1985) 47. IPB. 1983) 35. IPB. Philippines. Hikmat D. 1%2). IPB. Kolopaking (Ir. 1982). (PhD. Hemy Kuswanti S. 1983). Kentucky. 1987) 34. Ida Yuhana Yunus (Ir. Purdue Univ. IPB. (Ir. IPB.Ec. (Prof. USA. UPLB. 1982). 1987) 40. (Ir. 1983) 30. Noerdin M. 1984) 38. (MSc. (MS. Univ. Moh. IPB. (PhD. Heriyanto (Ir. IPB. IPB. (PhD. (MS. 1985). IPB. 1986) 42. (MSc. Idqan Fahmi (Ir. (MSc. Marlyn Sitorus (Ir. 1976) 31. 1971). Univ. 1984) 29. Minnesota. IPB. Nindyantoro (Ir. IPB.1man Sugema (Ir. Ma'mun Sarma (Ir. (PhD. (MS. 1990) 44. UPLB. Lala M. Tamsur Marse (Ir. Hasanuddin. IPB. 1971).

S. Panggabcan Sitorus (Ir. (Dr. 1985) 54. Univ. (MSG Univ. OttoA. USA. IPB. IPB. 1985). Ono Sutamo (Ir. India. Brdosunaryo (Ir. 1989) 51. IPB. 1990) 49. 1964). 1981). Parulian Hutagaol (Ir. Gujarat. (MS. IPB. Kentucky. UI. (MS. Pudjiwati Sajogyo (Ir. IPB. (MS. IPB. (Dr.(Ir. 1990) 52. UI. UI. 1990) 50. IPB. Rita Nurmalina (Ir. IPB. 1985) 53. 1981). 1964). Nurmala K. (Prof. IPB. (MS. 1959). 1983). Panjaitan (Dra. IPB) 55. 1981). IPB. 1979) .

UGM. 1984) 68. 1977). UGM. IPB. S. (MS.56. Syarifah Sukarti (Dra. IPB. 1%3) 61. IPB. Pertanian Malaysia. 1987) 58. (PhD. Sugiah Machfud (Ir. Syarifuddin Baharsyah (Ir. USA... IPB. 1979) 63. (Dr. 1976). 1971) 71. Sinaga (Ir. (MSc. USA. Univ. 1961). USA. 1986) 69. 1974). IPB. UI. (MSc. IPB. Netherlands. 1955). IPB. Amsterdam Univ. (Dr. 1977). USA. 1957). Rudolf S. North Carolina State Univ.P. Suryo Adiwibowo (Ir. 1979) 65. 1982). (Prof. 1979) 60. (Dr. (Dr. (Prof. Sri Utami Kuntjoro (Ir. Univ. (MS. Kentucky. IPB. (Prof. (PhD. IPB. IPB. (Prof. 1%2). 1977). 1960). 1984) 67. Ratna W. (MA. Montana State Univ. Australia. (MA. Rina Oktaviani (Ir. 1985) 72. PB. IPB. Sutomo Brodjosaputro (Ir. Univ. (MS. Sutara Hendrakusumaatmadja (It. (MS. Kentucky. Said Rusli (Ir. Sunarto (Ir. IPB. 1983) 66. 1972). IPB. UI. 1%5). IPB. 1978). Philippines. IPB. 1964). . 1983) 59. UI. IPB. Tjondronegoro (Drs. IPB. 1974). (MS. IPB. 1985) 64. IPB. Sediono M. (Dr. IPB. USA.. (MA. 1961). Illinois. Sri Hartoyo (Ir. Univ. IPB. ANU. 1988) 70. 1977). Sumardjo (Ir. 1985) 57. 1977). IPB. 1986) 62. IPB. 1974). (MSc. Sarwititi (Ir. 1%7). 1989) 73. 1964). Asmarantaka (Ir. 1972). UI. Sajogyo (Ir. UI. Univ. Syafri Mangkuprawira (Ir. (MS. IPB.

Illinois. (MS. (Dr. 1972). 1977). IPB. Illinois. Winati Wigna (Dra. IPB. Tjahjadi Sugianto (Ir. 1976). (MDS. 1979). IPB. 1963). IPB. Teuku Hanafiah (Ir. USA. IPB. Wardjanto Wiryokusumo (Ir. 1964) . 1986) 79. Univ. UNPAD. (MSc. Netherlands. Tuanaya (Ir. 1982) 76. USA. 1971) 77. Wirjadi Prawirodihardjo (Ir. ISS.S. UmarA. (PhiD. 1980) 75.1976) 74. IPB. IPB. Liibong (Ir. Univ. (MDS. Netherlands. IPB. Wilson H. W. 1971). 1982) 80. 1988) 78. ISS.

1984) 82. 1983) 8. IPB. A. 1986) 2. Wagiono (Ir. 1988) 2. 1985) 85. IPB. USA. 1976) 7. (Ir. Barnbang W. IPB. USA. Univ. Muin Adnan (Ir. (Pm. A. Univ. UI. 1976). Herudjito (Dra. Yayok Bayu K. 1988) 3. Yusman Syaukat (Ir. 1988) . Univ. IPB. 1979) 4. 1966). A. 1987) 83. Agriculture. Japan. A. New England.63. Abdjad A Nawangsih (Ir. 1987) 84. Aunu Rauf (Ir. UNPAD. Univ. 1986) 9. (MSc. IPB. IPB. IPB. IPB. (MEc. Yayat M. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan 1. USA. Ali Nwmansyah (Ir. 1987) 11. IPB. 1957) 5. 1972).Dadang (Ir. (MS. Yayah K. 1969). IPB. Minnesota. Budi Tjahyono (Ir.81. UI. IPB.1980). (Ir. 1986) 10. Toerngadi S. Tokyo Univ. (MAg. Wisconsin. 1980). IPB. IPB. Bonny Purnomo (Ir. Wisconsin. IPB. Hidir Sastraatmadja (Ir. Munif (Ir. Siti Yusi Rusimah Syafei (Ir. 1988) 6. Nugroho (Ir. Australia. (MSc.

(MSc. 1985) . Gede Suastika (Ir. Jusuf Sutakaria (lr. IPB.Damayanti Buchori (Ir. 1986) 18. Endang Sri Ratna (Dra. 1984) 15. 1980) 21. Endang Nurhayati (Ir. 1985) 22. IPB. IPB. 1983) 20. Illinois. USA. UI. Djoko Prijono (Ir. 1983). IPB. IPB. 1982) 14. Hermanu Triwidodo (Ir. 1988) U. 1987) 19. UGM. USA. IPB. 1980) 17. Univ. Idham Sakti Harahap (Ir. 1984). 1958). Wisconsin. (MSc. Univ.12. UNSRAT. Ivone Oley Sumarauw (Ir. UGM. 1984) 16.(Ir. I Wayan Wmasa (Ir. IPB. (Dr.Elizabeth Sri H. IPB.

IPB. 1984) . 1987) 39. 1985) 32. Univ. UPLB. Suroto Sukirno (Ir.Syafrida Manuwoto (Ir. IPB. California. (MSc. Curie. (MS. IPB. (MS. 1980). Marie. Pudjianto (Ir. Soemartono Sosromarsono (Ir. 1980) 40. (Prof. USA. Kentucky. Meity Suradji (Ir. Sri Mulyati (Ir. UPLB. 1974) 31. Marie. (PhD. 1969). 1974). 1973). Sugharso Sastrosuwignyo (Ir. 1979) 28. Univ. 1963). UGM. IPB. Curie. 1984) 38. 1972) 36. UGM. Widodo (Ir. IPB. USA. Sugeng Santoso (Ir. Philippines). 1985) 37. IPB. (Ir. (Prof. Utomo Kartosuwondo (Ir. Sientje Mandang S. IPB. (DEA. California. Swastiko Priyambodo (Ir. Univ. IPB. IPB. 1989) 29. UI. 1956). 1966). USA. 1%2). Philippines. (PhD. USA. France. Yayi Munara Kusuham (Ir.23. 1985) 27. (MSc. (MSc. 1W) 34. Kentucky. IPB. 1985) 30. 1970). Wisconsin. USA. 1960). 1981) 26. 1988) 33. IPB. 1986) 24. IPB. (PhD. (Dr. Univ. Univ. 1987) 41. UI. USA. IPB. Supramana (Ir. 1975). USA. (MSc. Pierre I. 1979). IPB. Purnama Hidayat (Ir. Rusmilah Suseno (Ir. (Dr. R. Univ. 1985) 25. 1985) 35. 1970). 1965). Univ. UNSRAT. (PhD. Uha Suharja Satari (Ir. Univ. (MSc. 1983). Pierre I. Wisconsin. Nina Maryana (Ir. Teguh Santoso (Ir. IPB. IPB.France. Kentucky. Univ. IPB. IPB. UI.

c. g. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular yang berasal dari hewan ke manusia yang membahayakan kesehatan masyar akat . Pengawasan dan pengendalian obat-obatan hewan yang beredar di pasaran untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan tersebut.Program pendidikan kedokteran hewan bertujuan untuk menghasilkan Dokter Hewan yang cakap serta mampu mengemban tugas teknis dan ketatalaksanaan dalam bidang-bidang sebagai berikut : a. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular pada ternak. untuk meningkatkan populasi ternak. Pemeliharaan kesehatan dan pengobatan ternak dalam rangka pembangunan peternakan Indonesia guna mempertinggi penghasilan negara. Untuk mencapai sasaran tersebut dalam waktu 43 tahun maka komisi pendidikan FICH menyusun suatu kurikulum yang berbobot 182 sks dengan perincian sebagai berikut: 36 sks MKDU dan MKDK. d. Peningkatan mutu gizi masyarakat Indonesia dengan jalan mempertinggi protein hewani. e. f. dan 146 sks MKK (130sks dalam semester I11 . b. Pengawasan bahan makanan dari hewan untuk mempertinggi mutu kesehatan masyarakat. Pemeliharaan kesehatan dan budidaya satwa liar untuk tujuan pemanfaatan satwa liar bagi kesejahteraan manusia dan kelestarian lingkungan.

hewan kesayangan. ornitologi dan sebagai). primata. Untuk memasukan unsur baru dalam program pendidikan Dokter Hewan maka setiap hari Sabtu pagi diisi dengan minat profesi (unggas.s/d VII dan 16 sks Koasistensi). Bila kemudian ternyata bahwa kegiatan minat profesi tersebut (ceramah clan peninjauan lapangan) bermanfaat &lam mencapai . sapi perah. Kegiatan ini bersifat ko-hvikuler.

MS Ketua Lab. dengan jalan mengadakan pengurangan SKS Gda mata ajaran-mata ajaran tertentu. Pembantu Dekan I1 : Drh.1. MS Ketua Lab. maka ia dapat masuk ke dalam kurikulum. Djokowoerjo Sastradipradja Sekretaris : Drh. H. Dr. R. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Ketua : Prof. Biologi Radiasi & Endrokrinologi: Drh. 3. Singgih Harsojo Sigit Pembantu Dekan I : Drh. MS ?Q? Ketua Lab. Sunarya Prawiradisastra. Hartono Ketua Lab. Adnin Adnan. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof. supaya tidak terjadi penambahan total sks. Boedian ~ukvodiredjo Ketua Lab. Farmakologi : Drh. Ketua Lab. Kimia Faal : Prof. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan Ketua : Dr. Abadi Sutisna Ketua Lab. Dr. Sri Hartini Sjahfii ~ikar. Abadi Sutisna Kepala Bagian Tata Usaha : Ruhiyat Handayani 32. MVSc. M. MSc. Dr. Buyung Taurin Ketua Lab. R. Tuty Laswardy Yusuf.sasaran pendidikan. Anatomi : Prof. Histologi : Drh. Jurusan Anatomi Ketua : Prof. Zoofkiologi : Dr. Rudi Bawolye Pembantu Dekan 111 : Drh. Dr. Kusmat Tanudimadja Sekretaris : Drh. Hartono Ketua Lab. Iman Supriatna Sekretaris : Ir. Dr. Toksikologi : Drh. H. Soebadi Partodihardjo .2. Dr. Dr. Fisiologi dan Inseminasi Buatan : Dr. Gloria Wanananda. Yuhara Sukra 322. Djokowoerjo Sastradipradja 323. Kusmat Tanudimadja Ketua Lab. Kebidanan dan Penyakit Kandungan : Prof. Embriologi : Prof.

.

Tampubolon 4Sekretaris : Dr. Badan Vete- . Dudung Abdullah ~astramihardja Ketua Lab. Klinik Hewan Ketua Hewan Ketua Kecil : Drh. Dr. Ketua Lab. MS Sekretaris : Drh. M. Bambang Joeniman N. Dr. MSc. Sunarya Prawiradisastra. Entomologi : Drh. Koesharto. Malole Ketua Lab.32. Sja'ban Maidie 33. Rachmat Nabib. Patologi Veteriner : Drh. Ketua Lab. P. Immunologi : Prof. Jurusan Parasitdogi dan Patologi Ketua : Dr. Ketua Lab.. Masduki Partadiredja MSc. MSc. Emir Alkisah Siregar. Mikologi : Dr.4. Soeratno Partoatmodjo Ketua Lab. Indrawati Rumawas. Kesehatan Masyarakat Veteriner : Drh. Epidemiolagi : Dr. Simon He Ketua Lab. Ketua Lab. Gatut Ashadi Ketua Lab. Dr. Protomlogi : Prof. Lab. M. Klinik Besar : Drh. Patologi Unggas : Drh. Jurusan Klinik Veteriner Ketua : Drh. Miarwati Sudarwanto Sekretaris : Drh. MS Ketua Lab. Helmintologi : Dr. Virologi : Dr. MSc. Bakteriologi : Prof. SKM Ketua Lab. MVSc. B. SKM 325. Soetijono Partosoedjono. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Ketua : Dr. Sri Utami Pramono Ketua Lab. FX. Sabdi Hasan Aliambrtr.6. Soegijanto Lab.

Rudi Bawolye Ketua Lab. Patologi Klinik: Drh. Radiologi : Drh.riner dan Rontgenologi :Drh. Endang Rachman Supriatna. Witasmono Sukotjo . MS Ketua Lab.

PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Ki~rikulzrri1 No. Mata Kuliah Kredit Semester 1 &n 2 TPB 36 sks Semester 3 ANA 211 Anatomi I 3 (2-3) FIF 231 Fisiologi I 3 (2-3) ANA 231 Histologi I 3 (2-3) BIK 213 Biokimia I 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (2-3) PTK221 Ilmu Peternakan Umum 2 (2-0) PTK 231 Genetika 3 (2-3) Jumlah : 21 sks Semester 4 ANA 212 Anatomi I1 4 (3-3) FIF 232 Fisiologi I1 3 (2-3) ANA 232 Hkt010gi I 3 (2-3) BIK 215 Biokiia I 3 (2-3) PHK 211 Mikrobiologi 3 (2-3) ANA 221 Embriologi 2 (2-0) PHK 221 Ilmu Penyuluhan Pertanian 3 (2-3) Semester5 HF 321 PHK 331 PHK 361 .3.3.

PAP 341 ANA 3 W IMT 315 STK 211 Jumlah : 21 sks Farmakologi I Pengantar Ilmu Sel Virologi Patologi Umum Anatomi Bedah Ilmu Makanan Ternak Metode Statistika Jumlah: 2.0 sks .

Kurikulum (Lanjutan) Semester6 FIF 322 PHK PHK RPR PAP PHK 321 KLV 321 KLV 362 312 311 311 311 Farmakologi I1 Ilmu Penyakit Virus Ilmu Penyakit Bakteri Fisiologi. Reproduksi & IB Parasitologi I Epidemiologi Diagn. Klinik & Ilmu Tilik Hewan Ilmu Bedah Umum & Terapi Jumlab : 21 sks Semester7 KLV 431 KLV 432 PAP 421 PHK 441 PHK 443 FIF 423 FIF 451 KLV 401 PAP 441 .

412 KLF 441 PHK 442 KLV 413 PAP 442 KPR 402 PHK 413 PAP 431 KKN 401 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 Ilmu Bedah KhususVeteriner 11 Patologi Klinik Ilmu Kesehatan Makanan Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi Patologi Khusus I1 Ilmu Kemajiran dan Kebidanan Peraturan Perundangan-undangan .Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I 3 (3-0) Ilrnu Bedah Khusus Veteriner I 3 (2-3) Parasitologi I1 3 (3-3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3-0) Zoonosis 2 (2-0) Farmasi 3 (1-6) Toksiiologi 1 (1-0) Demonstrasi dan Diskusi Klinik 1 (0-3) Patologi Khusus I 3 (2-3) Jumlab : 22 sks Semester8 KLV 421 KLV.

Demonstrasi dan Diskusi Patologi (Patologi Unggas) Kuliah Kerja Nyata Jumlah : .Veteriner.

Kurikulunt (bnjutan) Satlester 9 KLH 502 Koasistensi Klinik 1 PAP 501 Koasistensi Parasitologi dan Patologi 2 PHK 501 Koasistensi Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 2 RPR 503 Koasistensi Reproduksi dan Kebidanan 1 FKH 501 Koasistensi Tatalaksana Rumah Potong Hewan 1 FKH Koasistensi Daerah (Kosida) 6 Skripsi 2 Seminar 1 Jumlah : 25 sks Total Semester 1-9: 182 sks .

pembuluh limpa dan anatomi organ-organ dalam ruang dada dan ruang perut. Prasetyo Nur Hidayat . Jurusan Anatomi ANA211 Anatomi Veteriner I 4 (3 -3) Membahas alat gerak.ini mempelajari bentuk. Kusmat Tanudimadja Nono Sujono Kuswinarning Sigit dan Staf ANA 212 Anatomi Veteriner I1 4 (3-3)2 Membahas tentang anatomi alat-alat tubuh yang meliputi urogenitalis. Kuswinarning Sigit Linda H. fungsi ulang dan otot-otot tubuh hewan.1. struktur. kuku. angiologi.4. organon visus dan anatomi ayam.3.app. neuroanatomi dan apparatus respiratorius. Sjahfri Sikar Linda H. Praktikum mata ajaran . Di dalam praktikurn diajarkan anatomi pembuluh darah syaraf. Prasetyo Nono Sujono lpin Manggung ANA 313 Anatomi Bedah 3 (2 3) 1 Mata ajaran ini diajarkan untuk kepentingan tindak bedah agar lebih mudah dan aman untuk dilakukan. digestivus.

Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Veteriner FIF 211 Fisiolqi hewan ternak 3 (2 2)2 Fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh hewan ternak.ANA 231 Histologi I 3 (2 3) 1 Sebagai pendahulu dipergunakan bangun umum sel secara ME. . Dilanjutkan dengan embriogenesis.42. dengan fungsi sebagai organelnya. gametogenesis. Demonstrasi diberikan guna penangkapan materi ajaran. Perhatian khusus diberikan kepada hewan ruminansia dan unggas. siklus kelamin dan hormon yang berperan. Yuhara Sukra Lukman Raharja 3. Soenarjo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 232 Histologi I1 3 (3 3) 2 Terutama membahas struktur mikroskopik berbagai organ tubuh dalam kaitan dasar di dalamnya. implantasi dan perkembangan selaput ekstra embrio. Soena jo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 221 Embriologi 2 (1 3)2 Membahas alat reproduksi kedua jenis kelamin. dilanjutkan pengenalan berbagai jaringan dasar yang merupakan komponen utama organ tubuh hewan piara.

R Widjayakusuma dan Staf .R Widjajakusuma dan Staf FIF 212 Fisiologi manusia 3 (2 3)2 Suatu mata kuliah pendahuluan mengenai dasar-dasar faal manusia.

farmakodinami dan farmakologi sistem. reproduksi dan laktasi. syaraf perifer:. dan Staf FIF 322 Farmakoiogi Veteriner I1 3 (2-3)2 Crinsip-prinsip dan pengertian dasar mengenai . sebagai dasar ilmu-ilmu kedokteran hewan. Suriawinata dan Staf FIF 321 Farmakologi Veteriner I 3 (2 3) 1 Prinsip-prinsip dan pengertian dasar farmakologi dan toksikologi. susunan syaraf pusat. yang mencakup prinsip-prinsip dasar fiiologi. Pembicaraan mencakup prose-proses pencernaan.FIF 241 Fisiologi VeterinerI 3 (2 3) 1 Asas dan konsep yang umum dari kerja alat-alat tubuh hewan piara. RP. metabolisme eksresi. urepeo dan reproduksi. darah kardiovaskuler. refirasi. gastro intestinal. syaraf otonom. Budiman P. kardiovaskuler. pernapasan dan sistem syaraf.. RP. Suriawinata dan Staf FIF 242 Fisiologi Veteriner I1 3 (2 -3) 1 Lanjutan dari Fiikologi Veteriner I. sistem endokrin. aktivitas otot.

anti mikroba. farmakologi obat anti septik. dan Staf FIF 323 Farrnakologi Umum 2 (2 0) 2 Memberikan dasar-dasar farmakologi bagi mahasiswa di luar program studi kedokteran. dan Staf . farmakokinetika. Achyani A. meliputi prinsip-prinsip dasar farmakodinami. ektoparasit. nutrisi dan kapita selekta. autokoid. kemoterapi neoplastik. toksikologi.kemoterapi. kemoterapi dan farmakologi sistem. antiviral. Pursani P. endopakit.

kerja hormon dan kimia beberapa macam hormon. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 413 Endokrinologi 3 (3 0) 1 Membahas alat-alat tubuh dengan sekresi dalam (internal secretion) pada vertebrata. sebagai dasar ilmu biologi serta reaksi tubuh terhadap pengaruh baik dari dalam maupun dari lingkungan luar untuk mempertahankan keseimbangan di dalam tubuhnya (homeostasis). S.H. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 332 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 1 Membahas fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh pada ikan. Muztabadiharja . Widjqjakusuma dan Staf FIF 414 Radio Biologi 3 (2 3) 2 Membahas dasar-dasar penggunaan zat radio aktif sebagai perunut dalam biologi dan efek radiasi pada organisme bagi mahasiswa tingkat pemula. invertebrata dan tanaman. S. Budirnan P. Perhatian juga diberikan pada Crustaceae. peraturan-peraturan mengenai obat. S. Djojosoebagio FIF 423 Farmasi 3 (1 6) 1 Dasar-dasar ilmu farmasi.H. cara pembuatan dan persyaratan dari berbagai bentuk obat. R. aturan serta wa penulisan resep.FIF 331 Fisiologi Hewan 4 (3 -3) 2 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan vertebrata dan invertebrata.

dan Staf .

43. proses kebuntingan. logam-logam berat. anatomi dab fungsional alat kelamin hewan jantan dan betina. hormon reproduksi. teknik inseminasi pada berbagai . D. Abadi S. Sastradipraja FIF 461 Toksikologi Veteriner 1 (1 -0) 1 Prinsip-prinsip dasar toksiiologi. Peternakan. Science veteriner dan lain lain). antineoplasma. macam -macam racun dan keracunan zat-zat yangbanyak dijumpai di bidang veteriner seperti pestisida. dan Staf FIF 451 Fisiologi Proses Produksi 4 (3-3)2 Membahas latar belakang f~iologi dari berbagai proses produksi ternak terutama dilihat dari aspek metabolisme. pengenceran dan pengawetan semen. siklus berahi. pubertas. tumbuhan beracun dan lain-lain. musim perkembangbiakan.FIF 424 Kemoterapi 2 (2 -0) 1 Membahas berbagai kemoterapi seperti antimikroba. antiparasit. fertilitas. dan Staf 3. Diperuntukkan bagi yang sudah mendapat mata ajaran Farmakologi Veteriner. termasuk masalah residu dan withdrawal time dan lain-lain (untuk mahasiswa di luar program studi profesi kedokteran: MIPA. evaluasi. porkus dan laktasi. pengamatan biiahi dan penentuan waktu inseminasi. Jurusan Reproduksi &en Kebidanan RPH 311 Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan 3(2-3)2 Pengertian dasar dalam reproduksi hewan. Budiman P. Prosedur penampungan.

.

abortus. sistem pencatatan dan organisasi I B serta aspek dasar dari transfer embryo. manajemen peternakan ditinjau dari ilmu reprod* penulkan laporan dan . dikotia serta komplikasi-komplhi yang mengiringi partusus dan cara penanggulangannya. Djojosoedarmo S. penyakit dan pengaruh lainnya. Yusuf Mozes RToelihere lman Supriatna Bambang Purwantara Ligaya Tumbelaka RPR 402 Ilmu Kebidanan dan Kemajiran 3 (2 3) 2 Mempelajari hal-hal yang menyangkut kebuntingan dan partus baik normal dan tidak normal. teknologi ahli janin.L.ternak. Faktor-faktor kegagalan reproduksi oleh gangguan fungsional. Diagnosa dan penanggulangannya. para mahasiswa koasisteki melakukan kegiatan seperti pemeriksaan kualitas dan pemeriksaan kebuntingan. Partodihardjo Mozes R Toelehere Agus Setiadi RPR 503 Koasistensi 1 (0 6) Selama 7 hari di laboratorium dan 23 hari di lapangan. S. Kurnia Achjadi T. pemeriksaan dan penanggulangan kasus reproduksi. kematian embrio.

Kurnia Achjadi Agus Setiadi .ujian dokter hewan bidang reprodulcsi S taf RPR 504 Seminar Jurusan Kegiatan unhlk pengajuan skripsi masalah reproduksi hewan yang didapatkan dari studi pustaka dan penelitian.

Persyaratan: Fisiologi. terutama penyakit-penyakit yang spesifJc terdapat di Indonesia. PHK 321.3. Jumsan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. Pembahasan lebih ditekankan kepada Epidemiologi.4. Pembahasan penyakit yang ada di luar Indonesia sebagai perbandingan dan pencegahannya. hypersensitivitas.. Rumawas. Histologi. PHK 443 Zoonosis 2 (2 0) 1 Membahas tentang rantai penularan penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dan hewan. Sosiologi. PHK 361. Mata ajaran sebagai penunjang: PHK 211. uji-uji serologis tentang pembuatan jenis dan penggunaan vaksin dan cacat kelainan sistem kekebalan tubuh. Ekologi penyakit. Mikrobiologi dan Paraiitologi. tentang mekanisme infeksi. PAP 302. Joeniman . PHK 413. M. reaksi antigen dengan antibodi. Partadiredja B. ekonomi dan budaya. PHK 311. deteksi reservoir dan hubungan keia antara berbagai instansi ditinjau dari segi sosiologi. Biokimia. Uraian tentang pembentukan immunitas. PAP 421.4. R Soejoedmo I. PHK 331. PHK 331 Pengantar Immunologi 2 (2 0) 1 Mempelajari proses terbentuknya kekebalan tubuh dan akibatnya. Juga dibahas tentang distribusi penyakit.

epizooti01ogi.Retno DS. . diutamakan untuk penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiobgi. tanda-tan& klinik. PHK 362 Ilmu Penyakit Virus 2 (2 0) 2 Mempelajari penyakit Hewan menular yang disebabkan oleh virus clan Rickettsia.

Persyaratan: Mikrobiologi dan Immunologi. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. PAT 3. Ilrnu Makanan Ternak.P. Penyuluhan Peternakan. STK 221. PHK 413 Peraturan Perundang-undangan 2 (2-0) 2 Veteriner Undang-undang dan peraturan-peraturan veteriner di In- . penerapan metode epidemiologi dan surveilence penyakit hewan. Partadiredja M. B. Siregar A. Siregar. M. Zahid Ilyas Cokro S. induk semangnya dan lingkungan di mana keduanya berinteraksi. Gani A. Gani A. Wibowo B. Studi kasus dan analisis pemberantasan beberapa penyakit hewan merupakan bahan diskusi. PHK 221. Malole Pien S. Leksmono Margaretha A. Emir A. KLV 3.patologi. Joeniman A. PHK 321 Epidemiologi 2 (1 -3) 2 Membahas tentang penyakit pada populasi hewan diiertai dengan cara pencegahan dan pemberantasannya. Trysatya N. diagnosa dan cara pencegahannya. Siregar 4. Juga dibicarakan tentang hubungan antara agen penyakit. Selanjutnya tentang ukuran kesehatan populasi hewan.

Uraian tentang peraturan-peraturan sebelum dan setelah kemerdekaan Republi Indonesia. (2) Penolakan. pemberantasan . yang meliputi: (1) Obatobatan untuk hewan.donesia dalam kaitannya dengan peraturan-peraturan veteriner Internasional. pencegahan.

U. Partoatmodjo S. Pasaribu. Pramono F. S. Wibowo B. (3) Usaha pengendalian. sifat-sifat virus. Idwan S. tanda-tanda klinik dan patologi anatomik. M. cara menghitung virus dan sifat patogenitasnya. Pamungkas C. Biokimia. S. Selain itu juga dibahas tentang Rickettsia dalam ha1 klasifikasi dan sifat-sifat bidogisnya. cara pembiakan. cara-cara pencegahan dan pemberantasan serta taksiran kerugian yang ditimbulkamya. diagnosis laboratorium. Diutamakan pada penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. (5) Kesejahteraan Hewan. epizootiologi. PHK 441 Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3 0) 1 Mempelajari tata cara hidup sehat masyarakat petani peternak dan masyarakat pada umumnya. Setyaningsih J. kapang dan khamir. Pandoe. Joeniman A. Persyaratan: Histologi. PHK 361 Virologi 2 (1 3) 1 Pengetahuan dasar tentang virus dalam sifat-sifat biologinya serta peranannya sebagai penyakit hewan. Soeratno Partoatmodjo 0) 2 PHK 312 Ilmu Penyakit Bakterial dan Mikotik 2 (2 Penyakit hewan menular yang disebabkan oleh bakteri.dan pengobatan penyakit hewan. (4) Kesehatan Masyarakat Veteriner. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiologi. Gani A. Uraian meliputi: -Dasar-dasar tata cara hidup sehat menurut . Malole Pien S. Uraian meliputi klasifikasi virus. Siregar Retno DS. B.

.WHO dan penyesuaiannya di Indonesia. cara-cara pencegahan penyakit diutamakan penyakit-penyakit yang sering menyerang masyarakat yang sehat.

-Kesehatan telur dari peternakan sampai konsumen. Selanjutnya dibahas pula beberapa penyakit penting yang sering ditularkan melalui daging. dan hasil olahannya. laboratorium pasar daging ditinjau dari kepentingan kesehatan masyarakat. penentuan kualitas air dan cara-cara penyediaan air sehat. FIF 242. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. sanitasi lingkungan peternakan dan liigkungan industri ternak. -Kesehatan daging. STK 221. -Sanitasi lingkungan dan tata cara pemukiman sehat. FIF 143. serta penyakit-penyakit penting yang ditularkan lewat telur. Dasar-dasar Manajemen. . fungsi dan arti ekonomi Rumah Potong Hewan serta peranan Dokter Hewan dalam menanganinya. daging dan hasil olahannya. -Membahas peraturan-peraturan yang erat hubungannya dengan kesehatan daging.Rumawas Hermana W. Uraian meliputi: -Kesehatan air susu mulai diproduksi oleh hewan perah sampai mencapaikonsumen. Sandjaja PHK 442 Ilmu Kesehatan Makanan 3 (2-3) 2 Pengetahuan tentang air susu. pengelolaan dan pengolahan air susu dan beberapa penyakit penting yang ditularkan melalui air susu.-Dalam ilmu gizi dipelajari kebutuhan akan kalori asam amino esensial. 1. -Teknik-teknik pemeriksaan daging segar dan hasil olahannya di Rumah Potong Hewan.

PHK 362. BIK 213. PHK 361. I. . FIF 4. PHK 411. Koperasi. PAT 4. PHK 321. KLV 408. Rumawas Emir A. Pumawarman D. Ilmu Makanan Ternak. Siregar M. FIF (5)-6(6). PHK 211. Sudanvanto T.BIK 212.W. RPR 402. KLV 3. RPR 311. Lubn. Ilmu Penyakit Peternakan. PHK 310. PHK 443.

siklus hidup.3.5. metode penyuluhan. patogenesis.3 (2 -3) 2 Pengetahuan dasar tentang kehidupan mikroorganisme dan kaitannya dengan masalah penyakit menular pada hewan dan manusia. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Umum I 5 PHK 211 Mikrobiologi . bioekologi. metabolisme dan genetika mikroba. Koesharto dan staf PAP 421 Parasitologi I1 3 (2-3) 1 Mempelajari parasit bersifat parasiti (cacing) pada hewan piaran.X. S. . pembiakan.6. Bagian kedua tentang cara-wa isolasi mikroba patogen dan spesimen penyakit mikrobiologi veteriner. Jurusan Parasitologi dan Patologi PAP 311 Parasitologi I 3 (2-3) 2 Mempelajari parasit bersifat protozoa dan artropoda parasitik pada hewan piara. pertumbuhan. Zahid llyas Cokro Setio Leksmono. bioekologi. siklus hidup.4. penyusunan program. meliputi morfologi. F. Uraian mencakup dua bagian. meliputi morfologi. yaitu: bagian pertama tentang bentuk. 3. komunikasi. Emir A. pemilihan metode dan pembuatan media penyuluhan yang berkaitan erat dengan bidang pembangunan peternakan dan kesehatan veteriner. Hastowo dan staf.4. pengendalian dan pemberant asannya. pengendalian dan pemberantasannya. Siregar A. PHK 221 Penyuluhan Peternakan 3 (2 -3) 2 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian. R Achmad Muchlis dan Staf.

.

kulit. patogenese penyakit. otot. dalarn menentukan diagnosa penyakit dan sebab kematian hewan. alat sirkulasi. radang dan tumor.PAP 341 Patologi Umum 4 (4 0) 1 Pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip perubahan jaringadalat tubuldorgan sebagai akibat defisiensi dan gangguan metabolisme makanan. tulang dan persendian. Rachmat Nabib dan Staf. di laboratorium dan lapangan. Isi Kuliah: Dibahas secara sistematik mengenai kelainan yang terjadi pasca-mati dan semasa hidup beserta patogenesisnya dari alat-alat tubuh. PAP 441 Patologi Khusus I 3 (2 -3) 1 Prasyarat : Patologi Umum Tujuan : Memberikan dasar dan pengetahuan untuk mengenal kelainan alat-alat tubuh. Membahas tentang . PAP 442 Patologi Khusus I1 3 (2 3) 2 Pengetahuan tentang perubahan-perubahan pada alat tubuh dan jaringan sewa makroskopik akibat penyakit-penyakit infeksi serta akibat gangguan lainnya untuk membantu penentuan diagnosa penyakit sewa patologilt anatomik dan sebab kematian hewan. kelenjar endokrin. gangguan sirkulasi. patologi penyakit menular. alat pencernaan. patologi unggas. W~lly Rumawas dan Staf. penyakit-penyakit akibat kekurangan gizi. susunan syaraf pusat. alat pernafasan. alat urogenital.

M. Syaban dan Staf . alat pencernaan.patologi alat pernafasan. susunan syaraf pusat serta membahas tentang patologi dan patogenesis beberapa penyakit penting pada hewan lainnya. alat reproduksi. Diberikan dalam bentuk kuliah dan demonstrasi preparat.

KLV 502 Koasistensi 1 (0 6) Selama tiga bulan mahasiswa koasisten dibimbing menangani kasus-kasus penyakit dan persiapan mereka untuk menjadi Dokter Hewan melalui kegiatan klinik dan cara perawatan hewan. air seni. cairan eksudat dan transudat) pada hewan ternak dan piara. alat pernafasan.3. Mempelajari penentuan umur. Harry Soehartono dan Staf. kulit clan bulu.4. alat urogenital dan alat kelamin. Staf Klinik Veteriner. alat peredaran. pertahanan. darah. signalement. serta mengikuti kegiatan penanganan di peternakan rakyat. secara laboratoris (faeces. alat pencernaan. kelenjar. mata dan telinga. serta interpretasi dari masing-masing pemeriksaan. cara-cara penilaian hewan ternak dan piara berdasarkan bentuk luar. selaput lendir. susunan syaraf dan sistem muskulus skeletal). perusahaan peternakan maupun membantu kegiatan penelitian. kulit. KLV 321 Ilmu Diagnosa Klinik Veteriner 3 (2 3) 2 dan Ilmu Tilik Hewan Pembahasan tentang dasar-dasar pemeriksaan secara kliiis (anamnese. keadaan umum. . slide) yang dijumpai dalam praktek. Jurusan klinik Veteriner KLV 401 Demonstrasi Klinik (0 2) 2 Memperagakan dan membahas kasus Penyakit Dalam dan Bedah (hewan hidup.7. Dudung Abdullah S. Sugianto Achmad Sjahir Veronica Liem Bok Lan.

gramulasi. macam- . transfusi. proses persembuhan luka. penasakan darah fraktur.KLV 321 Ilmu Bedah dan Terapi Umum 3 (3 0)2 Pembahasan umum tentang dasar-dasar ilmu Bedah. anesthesi. ulkus. absces. vulnus haemorhagi.

cairan serebrospinal). prognosa. Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. pembacaan gambar dan interpretasinya).macam jahitan dan balutan serta penanganan setelah pembedahan. pem- . differensial diagnosa. actinoterapi. died. diagnosa. KLV 412 Ilmu Bedah Khusus Veteriner 11 3 (2 3) 2 Pembahasan tentang bacaan etiologi. prosesing. dan terapi serta pencegahan penyakit-penyakit di daerah kepala. Membahas tentang bermacam-macam terapi secara umum antara lain: Thermoterapi. urin. serta terapi fisis lainnya. Rudy Bawolye Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. leher dan tubuh. KLV 441 Patologi Klinik 3 (2 -3) 1 Membahas tentang penyimpangan-penyimpangan komposisi cairan tubuh (darah. Pengetahuan tentang radioterapi serta pembahasan tentang rontgenologi (teknik pemotretan. akupunctur. KLV 421 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 2 (2 0) 2 Lanjutan pembahasan Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I. pathogenesis. gejala klinis. caracara pemeriksaan laboratorium dan interpretasi hasilnya. hidroterapi. Endang Rachman Aisyah Girindra Setyowidodo. frekuensi. transudat.

bahasan tentang penyakit alat pembentukan darah. penyakit syaraf. dan penyakit metabolisme. Wirasmono Sukotjo Achmad Sjahir Suglanto. .

penyebab frekue~lsi. potong kuku dan lainnya) dibahas secara rinci pada hewan piara (pet animal). gejala klinis. reproduksi mata. gejala his. frekuensi. frekuensi. diagnosis. screwing). patogenesa. diagnosa. diagnosa dan tehs operasi (boaepinning. dferensid diagnosa.KLV 432 Bedah Khusus Veteriner I 3 (2 -3) 1 Pembahasan mengenai penyakit bedah dan teknik operasin~la pada alat-alat pencemaan. KLV 413 Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi 2 (2 0) 2 Membahas mekanisme kuku dan tegak dari hewan (temtama hewan besar). peredaran darah. prognosa dan pengobatan serta penyegahan . cara diagnosa. urogenital. Sunarja Prawiradisastm Dudung Abdulfah Gunanti. pernafasan. kausa. plating. diferensial diagnosa dan pengobatan serta pencegahan penyakit-peny&t pada kuku dan lokomosi. Membahas batasan. KLV 401 ilmu Penyakit Daiam Veteriner I 3 (3 0) 1 Pernbahasan tentang batasan. dan telinga. Pernbahasan penyakit bedah tulang tentang batasan. Bedah kosmetik (potong telinga. patogenesa. diferensial diagnosa. gejala klinis. Rudy Bawoyle Sabdi Eiasan Aliambar Harry Soehartons. penyebab. potong ekor.

. aiat penccruaan. AcEnn~ad Sjahir Veronica Liern ask Lan Agus Wiijreya. alat-dat pernapasan. &at urogenital dm Pulit pa& Hewan ternak dm piara. alat peredaran darah.penyakit-penyakit.

IPB. Kuswinarning Sigit (Drh. 1963). 1960). 11.3. 8. 1982). R. USA. (M. 1986) 13. New Castle Upon Tyne Univ. (PhD. IPB. 1%5). IPB. (MS.. IPB. 1989) 5. USA. IPB. IPB. Univ. 1977). R. IPB. 1973).. 1975).. IPB. (MSc.Phill. Linda Himawanti (Drh. 1959). 1977). Arief Budiono (Drh.(Drh. IPB. 1959) 14. IPB. Heru Setijanto (Drh. M. 1976) 12. USTLFrance. 1977). 1986) 10. (MSc. Justus Liebig Univ. 1984) 7. 1977).Adi Winarto (Drh. Iowa State Univ.. (DEA. (Prof. 1987). 1985) 2. 6. UI. Wisconsin.. Nono Suyono (Drh. 1984) 9. 1974). (Dr. Ita Djuwita (Drh. IPB. Juhara Sukra (Drh. . IPB. IPB. IPB. IPB. Kusmat Tanudimadja (Drh. USA. Hartono (Drh.Lukman Rahardja (Drh. (MS. 1%7). 1986) 3. 1984) 4. 1%8).5. Iowa State Univ.. UI. Kosim Alimi (Drh. UI. FRG. (MSc. IPB.. (Prof. Ipin Rosadi Manggong (Drs. 1984). Jurusan Anatomi 1. UI.. Nurhidayat (Drh. IPB.1. DIREKTORI TENAGA PENGMAR 35. (Dr.

IPB. 1972). (MS. Priyono (Drh. UI. (Drh. 1958) 16. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan 1. Safarina Golfiani (Drh.IPB. 1985) 17. IPB. 1983) . IPB. (MS. 1986) 332. 1971). IPB. Sjahfri Sikar (Drh. IPB. Sri Hadi A. IPB. Bambang Pwwantara (Drh.AgathaW. IPB. Sanjaya (Dra. 1990) 2. 1979) 15. 1973).

Rudy Bawolye (Drh. 1986) 4. (Dr. (MVSc Melbourne Univ. Raden Soenarti (Drh. USA. Achmad Mukhlis (Drh. 1986). 1985) 3. (MS. Koesharto (Drs. 6. 1982) 6. USA. UI. Auburn Univ. (Drh. 1967). (MSG . (MS. R. 1990) 9. 1974). Sabdi Hasan Aliambar (Drh. IPB. 1%6). IPB. R. Sunarja Prawiradisastra (Drh.. 1970) lo. IPB. 1985) 10. Liem Bok Lan (Drh. Bambang Probo Prastowo (Drh. Agus Setijono (Drh. IPB. 1971). IPB. IPB. IPB) 2. Wirasmono Sukotjo (Drh. IPB. UI. USA. IPB. Elok Budi Retnani (Drh. 1986) 7. UI.Endang R. 1973).. (Prof. IPB. Dewi Ratih (Drh. (MSc. 1982) 17. 1955). 1971) 5. IPB. IPB.. IPB. Kentucky. 1x5). Putratama Agus Lelana (Drh. Supriatna (Drs. Gunanti Soejono (Drh. 1972). Retno Wulansari (Drh. IPB. 1990) . Fransciscus X. (MS. 1985) 7. IPB. 1985).R. (PhD. 1984). (Drh.. 1974) 11. IPB. (DPL. IPB. Wake Forest Univ. IPB. Setyo Widodo (Drh. 1985) 13. Aus. Akhmad Arif Amin (Drh. 1981) 16. IPB. IPB. 1%1). Harry Soehartono (Drh. IPB. IPB. (Drh. 1986) 12. 1986) 8. UI. Bambang Pontjo P. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. 1959) 355. IPB. Sugiyanto (Drh. 1986) 14.5. (MSc. Univ. 1988) U. Auburn Univ. 1985) 9. 1970). IPB. IPB. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. 1962) 8. Ekowati Handharyani (Drh. IPB.

1981) . (PhD. 1979). Philippines. Philippines. UPLB.UPLB.

1%1). 1%8). Rr. (MSc.. UI. 1981). Univ. IPB. Huminto Hernowoadi (Drh. USA. (Prof. Malaysia. UI. 1958) 24. Supan Kusumamihardja (Drh. Melbourne Univ. 1989) 22.Aus. IPB. IPB. IPB. UI. IPB. (MSc. (Drh. (Prof. IPB. Lili Zalizar (Drh. Sanubari Atmowisastro (Drh. USA. IPB) 28. Oklahoma State Univ. (Dr. (MS. (Dr. 1%1). IPB. 1981). Kentucky. IPB. 1x1). Risa Tiuria (Drh. 1976). IPB. 1978). IPB. Seti Bahagia (Drs. 1964). Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. (Drh. Muhamad Saleh Akib (Drh.11. 1968). (MS. 1%8). Univ. IPB. 1971). 1988) 29. 1987) 15. 1975). (Drh. UI. IPB. USA. 1985) 23. IPB. James Cook Univ. IPB.. (Drh. (MSc. (Drh. (DES. (MVSc. Soeprapto Soekardono (Drs. 1975) 21. USA. UI. (MSc. IPB. Queensland. IPB). France. 1%1). IPB. Rachmat Nabib (Drh. 1975). 1%3) 20. (MS. IPB. (MSG Univ.Fadjar Satria (Drh. (Dr.. 1990) 26. IPB. 1984) 13. 1986) 12. 1%4). (MS. (Prof. IPB.. (Dr..P. Aus. 1984). 1987) 25. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. 1981) 14. USTL. 1979). 1985) . IPB. Purdue Univ. USA. IPB. Sri Utami ~&da~ani (Drh. 1959). USA.. 1985). IPB) 30. (Dr. 1986) 17. USA. Umi Cahyaningsih (Drh. Tampubolon (Drh. (MS. IPB. 1988) 27. Tutuk Astyawati (Drh. (Prof. 1960). Gatut Ashadi (Drh. 1958). I Wayan Teguh Wibawan (Drs. 1985) 16. 1957). Kentucky. (PhD. Sains. Univ. UI. 1972). Simon He (Drh. Auburn Univ. 1%2) 18.. IPB. UI. 1984) 19. 1982). (MSc. IPB. 1%1). UI. Partosoejono Soetijono (Drh. M. 1982). UI. IPB.

1986) 14. 1982) 17. Supriatna (Drs. IPB. (Prof. 1970). UI. 1985). 1971) 5. 1985) 7. IPB. IPB. R. IPB. Agus Setijono (Drh.5. IPB. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. Fransciscus X. (PhD. 1985) 13. Liem Bok Lan (Drh. Kentucky. Dewi Ratih (Drh. IPB. Harry Soehartono (Drh. 1%5). (MS. lm). IPB. 1986) 12. (MS. (DPL. 1986) 4. IPB. USA. (MSc. IPB. 1967). 1985) 3. 1988) 15. Elok Budi Retnani (Drh. 1970) lo. IPB.. Akhmad Arif Amin (Drh. (Drh. Achmad Mukhlis (Drh. 1986) 8. UPLB. USA. 1955). Dwi Jayanti Gunandini (Drh. Putratama Agus Lelana (Drh. Philippines. IPB. IPB. Koesharto (Drs. 1990) 9. Wirasmono Sukotjo (Drh. 1959) 355. 1974) 11. UI. IPB. Auburn Univ. USA. IPB. Setyo Widodo (Drh. Gunanti Soejono (Drh. Sabdi Hasan Aliambar (Drh. Auburn Univ. (MS. 1982) 6. 1985) 9. IPB. 1990) 6. Bambang Pontjo P. IPB. IPB. (PhD. 1974). (MSc. Rudy Bawolye (Drh. IPB. 1966). Ekowati Handharyani (Drh. . UI. IPB. 1971). IPB. IPB. Wake Forest Univ. (Drh.. IPB.Endang R.R. IPB. IPB) 2. R. (MSG Univ. Retno Wulansari (Drh. 1984). 1981) 16. Sunarja Prawiradisastra (Drh. Aus. 1%1). IPB. UI. (MVSc Melbourne Univ.. 1986). 1%2) 8. 1979). (Drh. IPB. Bambang Probo Prastowo (Drh. 1986) 7. Sugiyanto (Drh. (Dr. Raden Soenarti (Drh. 1972).. 1985) 10.

Philippines. 1981) .UPLB.

UI. IPB) 30. IPB. 1972). UI. 1968). UI. Rachmat Nabib (Drh. IPB). Purdue Univ. (Dr. 1984) 13. Univ. (Drh. IPB. 1986) 17. 1989) 22. 1961). USA.. (Drh. 1976). 1x1). 1968). Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. USA. 1975). IPB. Huminto Hernowoadi (Drh. IPB. Seti Bahagia (Drs. UI. (Dr. Tampubolon (Drh. 1975) 21. Rr. 1958). 1963) 20. USA. Soeprapto Soekardono (Drs. IPB. Muhamad Saleh Akib (Drh. IPB. (DES. (PhD. (Dr. (Prof. IPB. USTL. 1985) 23. IPB. IPB. Simon He (Drh. IPB. (MS. (Dr. IPB. 1958) 24. IPB. USA. (Prof. Oklahoma State Univ. (MS. Malaysia. IPB. (MSc. (Drh. UI. 1988) 27. Melbourne Univ. IPB.. Auburn Univ. 1988) 29. Univ. Fadjar Satria (Drh. UI.Aus. 1960). 1987) 15. 1975). Singgih Harsoyo Sigit (Drs. UI. 1990) 26. UI. 1984). 1981). M. Partosoejono Soetijono (Drh. Sains. IPB. 1984) 19. (Dr. Gatut Ashadi (Drh. 1%1). (MSc. Kentucky. Lili Zalizar (Drh. (Drh. IPB. (MVSc. (Prof. 1978). 1962) 18. 1971). (Drh.. IPB. USA.11. . Sri Utami Handayani (Drh.. Kentucky. (MS. (Prof. USA. IPB. IPB. Umi Cahyaningsih (Drh. I Wayan Teguh Wibawan (Drs. 1981). 1957). (MS. Tutuk Astyawati (Drh. Univ.P. IPB. Univ. 1982). (MSc.. UI. 1987) 25. France. 1985). 1981) 14. James Cook Univ. IPB. Queensland. 1979). 1959).. 1964). 1985) 16. IPB) 28. Sanubari Atmowisastro (Drh. Aus. (MSc. Risa Tiuria (Drh. IPB. 1%8). IPB. 1961). USA.. 1986) 12. 1%1). (MSc. (MSc. 1%4). Supan Kusumamihardja (Drh.

1985) .IPB. 1982). IPB. (MS.

1976). (Drh. 1974). Georgia. 1974). UI. Masduki Partadiredja (Drh. Michigan State Univ. Joebal Ganesha Rasjid (Drh. UI. IPB. Joko Pamungkas (Drs. Marthen B. (Drh. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 1. IPB. 1987) 3. 1977). 1985) 8. 1%2). FRG. (Prof.. Mirnawati B. 1%5). 1981) 7.(Drh. 1985) 11. UI. 1988) 32.. Bambang Joeniman Notosoediro (Drh. IPB. 1986) 2. IPB. 1972). IPB. (Dr. 1%2). (Dr. Univ. (PhD. (Dr. (MS. Colorado State Univ. 1%7). USA. IPB. IPB. 1973). (MSc. (SKM. Wismnsin. 1%9). (SKM. IPB.Abdulgani Amri Siregar (Drs. IPB. Denny Widya Lukman (Drs. 1%5). UI. 1983) 12. IPB. (MSc.31. IPB. 1978). (Drh. UI. IPB. UI. Idwan Sudirman (Drs. 1965) 35. 1987) 6.(Drh. Philippines. IPB. IPB. Soedarwanto (Dra. 1%3). 1985) 5. IPB. Fachriyan H. Pasaribu (Drh. (Drh. Justus Liebig Univ. 1982). USA. UI. Bibiana Widiyati (Dra. (PhD. UPLB. IPB. IPB. 1973) 13. 1975). IPB. IPB. (MS. 1%1). 19'77). Emir Alkisah Siregar (Drs. 1977) 10. Maiole (Drs. 1%1). IPB. IPB. (MS. Amanda Majid (Drh. USA. (Drh. Willy Rumawas (Drs. Univ. 1%7). Indrawati Rumawas (Dra. Upik Kesumawati (Drh. USA. 1975). IPB. 1969). USA. Georgia.6.. 1985) 14.. IPB. (MSc. (Drh. 1980) 9. IPB. 1983). 1985) 4. (Drh. FRG. Justus Liebig Univ. Univ. . (Drh. 1%1). 1986). IPB.

. Justus Liebig Univ. 1%8) .(Dr. 1982) 15. FRG. Wibowomoekti (Drh. IPB. Pien S.

(DEA. (MS. IPB. Surachmi Setyaningsih (Drh. (MSc. IPB. (MPH. 1977). USA. IPB. Justus Liebig Univ. (Drh. (Drh. (Dr. IPB. IPB.. IPB. 1989) 17. Tietiek Sunartatie (Drh. Soejoedono (Dra. Univ. Sri Utarni Pramono (Dra. IPB. (Drh.1973) 20. 1959). IPB. 1%4). 1985) 22. FRG. 1975). 1985) . Univ. IPB. France. Roso Soejoedono (Drs. 1974). Retno D. 1%5) 21. Cornell Univ. IPB. (Drh. Kentucky. IPB. IPB. Trioso Pumawarman (Drh. Soeratno Partoatmodjo (Drh. Sri Sulakmi Damayanti Y. 1%7).16. (Dr. 1969). IPB. (Prof. 1971) 19. Minnesota. R. 1985) 23. 1%0). 1985) 24. Usamah Afi (Drh. Univ. IPB. 1956). (MSc. USA. 1986) 25. UI. 1979) 18. UI.. Sugyo Hastowo (Drh. 1967). 1%5). USA.

4. Kepala Lab. Rudy R. Jurusan Manqjemen Sumberdaya Perairan Ketua : Dr. Dadi R.Manajemen Sumberdaya Perikanan : Dr. Dadi R. Hasil Perikanan : Ir. Simandjuntak. Hanakiah Kepala Lab. MSc Sekretaris : Etty Eidman. H. Ruddy Suwandi Kepala Lab. Winarti Zahiruddin Kepala Lab. Hidrobiologi :Prof. Dr. Oseanografi : Dr. Limnologi : Dr. Sarib Mmtadi. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Ketua : Ir. MSc Kepala Lab. Abu Naim Assik. MSc. Nitibaskara. MSc Kepala Lab. Biokirnia Hasil Perikanan : Ir. Kadarwan Suwardi Kepala Lab. Ekonomi Sumberdaya Perikanan : Ir. M. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan Ketua : Ir. Eidman. Menofatria Boer 423. Sukarsa 42. Ir. Pemasaran Hasil Perikanan : Ir. MSc Kepala Lab. Anshary Chaeruddin Kepala Lab. MSc . Simandjuntak. SH Kepala Lab.422. Ayub M. Sunatmo Sardono Kepala Lab.H.H. Sahat M.Mikrobiologi Hasil Perikanan : Ir. Ir. H. Ichsan Effendie. Sahat M. Sekretaris : Ir. Sukarsa Sekretaris : Ir. frs(-.Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan : Ir. Usaha Perikanan : Ir. Koperasi dan Penyuluhan Perikanan : Ir. M Sc. Ir.M. MS Kepala Lab. Mulia Purba.

Operasi Penangkapan Ikan : H. Ir. U. Mata Kuliah Kredit Semester 3 IKN 201 Pengantar Ilmu Perikanan 3 (3-0) MSP 211 Avertebrata Air 3 (2-3) MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perarian I 4 (3-3) MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3) SEI 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2-3) STK 211 Metode Statistika I 3 (2-3) Jurnlah : 20 sks . Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ketua : H. A. Bonar P. Teknologi Penangkapan Ikan : Ir. MSc Kepala Lab. SEMESTER BERSAMA FAKULTAS PERlKANAN Kurikulum semester 3 yang hams diambil sewa bersama oleh seluruh mahasiswa Fakultas Perikanan IPB ialah: No. U.4. MSc Sekretaris : Dr. Ayodhyoa. MSc 4. Ayodhyoa.2 5. A. Daniel R. Ir.3. Kapal Perikanan dan Navigasi : Dr. Djisman Manurung. Pasaribu Kepala Lab. Monintja QPF Kepala Lab.

Kurikulun~ No.Pengantar Biokimia 3 (2-3) MEP 431A Hidrologi Untuk Budidaya Perairan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 234 Fiiologi Hewan Air 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester 5 BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3) .4.4. Mampu mengelola sumberdaya lahan dan jasad perairan berdasarkan evaluasi produktivitasnya untuk usaha budidaya yang efektif dan efisien. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 4.4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1-4) BDP 251 Kimia Air 3 (3-0) BIK 210 . 2. Jurusan. JURUSAN.1. Mampu menyusun konsep dan menerapkan sistem dan teknik budidaya ikan yang meliputi pengembangbiakan. penyediaan makanan serta pengelolaan kesehatan dan lingkungan jasad budidaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Program Studi Brididaya Perikanan Mempersiapkan Sarjana Perikanan yang: 1.

Kudatlum -Semester 5 (Lanjutan) BDP 351 Biologi dan Pengendalian Pencemaran Perairan 3 (2-3) BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2-3) MSP 311 Planktonologi 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Setnester 6 BDP BDP BDP BDP MSP SEI STK 321 332 341 352 312 212 331 Pengembangbiakan Ikan Pakan dan Pemberian Pakan Parasit Ikan Pengelolaan Kualitas Air Produktivitas Perairan Ekonomi Perikanan Perancangan Percobaan Jumlah : 22 sks Setnester 7 BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3-3) BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3-3) BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2-0) BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2-3) BDP 404 Masalah Khusus 0 (0-0) Jurnlah : 17 sks Semester8 BDP 401 BDP 402 BDP 403 Kuliah Kerja Nyata (KKN) .

Praktek Ketrampilan Lapangan Seminar 4 4 1 BDP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 . 151 sks .

4.4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) Semester 5 BDP MSP MSP MSP MSP MSP MSP 311 311 324 332 341 342 346 Jumlah : 21 sks Pengantar Budidaya Perairan Planktonologi Meteorologi Laut Ekologi Laut Tropis Metode Pengambilan Contoh Sumberdaya Perikanan I Dinamika Populasi Ikan . terampil. menguasai dan mampu menerapkan ilmu manajemen sumberdaya perairan secara efektif-rasional dalam kegiatan produktif serta mantap mengendalikan dinamika kelestarian sumberdaya perairan.2. mandiri. Jurusan. Kirrikulurn No. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Menghasilkan Tenaga Sarjana Perikanan yang mahii.

Jumlah : 20 sks .

Kurikthtrtt (Lanjutan) Serttesfer 6 MSP 312 Produktivitas Perairan MSP 322 Dinamika Oseanografi MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan 11 MSP 343 Sumberdaya Perikanan I1 MSP 344 Pendugaan Stok Ikan MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan PSP 212 Metode Penangkapan Ikan Jumlah : 20 sks Sartester 7 MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan Tawar 3 (3-0) MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2-0) MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan Laut 3 (3-0) MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2-3) MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2-0) MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan Laut 3 (2-3) MSP 442 Manajemen Sumberdaya Perikanan Tawar 3 (2-3) Jumlah : 19 sks Semester 8 MSP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 MSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan MSP 403 (PKL) Seminar 4 1 MSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 .sks Total semester 1 s/d semester 8 151 sks .

Kiirikuhir~r No. Jurusan. guna kesejahteraan masyarakat. serta mengembangkan industri perikanan.43. Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan Mendidik mahasiswa agar terampil serta mampu berpikir. berkarya dan mengembangkan usaha-usaha untuk menyelamatkan serta meningkatkan dayaguna hasil-hasil perikanan dari sejak diproduksi sampai kepada konsumen. Mata Kuliah Kr edit Semester 4 BIK 210 Pengantar Biokimia 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester5 PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan PHP 312 Gizi Ikan PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perikanan BIO 231 Mikrobiologi Dasar PHP 344 Kimia Industri Hasil Perikanan BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan Jumlah : 20 sks .4.

Sanitasi dan Higiene 3 (2-3) PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 17 sks Semester 8 PHP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 PHP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 PHP 403 Seminar 1 PHP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 150 sks .Kurikulum (Lanjutan) Semester6 PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I 3 (2-3) PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2-3) PHP 322 Proses Thermal Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional 3 (2-3) PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan Pengembangan Produk 3 (2-3) PHP 343 Manajemen Laboratorium Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) STK 331 Perancangan Percobaan 3 (2-3) Jurnlah : 21 sks Semester 7 PHP 413 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2-3) PHP 421 Toksikologi.

.

Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Tujuan Pendidikart Mendidik dan membina mahasiswa agar terampil dan mampu berpikir. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) SEI 212 Ekonomi Perikanan 3 (3-0) STK 212 . Metode Statistika I1 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Semester 5 BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan 2 (2-0) SEI 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (3-0) SEI 322 Penyuluhan Perikanan 3 (2-3) SEI 324 Bank dan Perkreditan 2 (2-0) SEI 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2-3) SEI 242* Teori Ekonomi Mikro 3 (3-0) SEI 344 Sistem Data Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 19 sks . berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknik dalam mengusahakan serta mengambil kebijaksanaan perikanan untuk mencapai tujuan usaha maupun kesejahteraan masyarakat berdasarkan alokasi ekonomi di bidang perikanan yang didukung oleh pemikiran sosial. kelembagaan dan politik.4. No. Jurusan.4.4.

firikulum (Lanjutan) Semester6 SEI 308 * Kependudukan 3 (2-3) SEI 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3) SEI 323 Sosiologi Perikanan 3 (2-3) SEI 332 Tataniaga Hasii Perikanan 4 (3-3) SEI 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) SEI 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3) SEI 243 * Teori Ekonomi Makro 3 (3-0) Jumlah : 22 sks Semester 7 SEI 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3-3) SEI 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (3-0) SEI 421 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) SEI 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2-3) SEI 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2-3) SEI 442 Kebijaksanaan Pembangunin Perikanan 3 (3-0) Jumlah : 19 sks Sent ester 8 SEI 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 SEI 402 Praktek Keterampilan Lapangan 4 SEI 403 Seminar 1 SEI 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks pp Total ( + TPB 36 sks) : 151 sks * Mata Kuliah Diberikan Oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian. .

4. Jurusan. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Tujuan Pendidikait Mendidik mahasiswa agar terampil. mampu berpikir.5. Mata Kuliah Kredit Sent ester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 18 sks Se~nester 5 PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3 (2-2) PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 321 Kapal Perikanan 4 (3-3) PSP 322 Navigasi I 3 (2-3) PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) Jumlah : 18 sks . Kurilntllllll No. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknologi untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan dalam bidang industri penangkapan ikan.4.

Kurih~hntl (Lanjutan) Sent ester 6 MSP 233 MSP 322 SEI 331 PSP 313 PSP 323 PSP 324 PHP 231 Biologi Laut Dinamika Oseanografi Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan Navigasi I1 Kepelautan Penanganan Hasil Perikanan Jumlah : 22 sks Sentester7 PSP 405 Kapita Selekta Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) PSP 421 Instrumentasi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3-3) PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 433 Aplikasi Komputer dalarn Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 PSP 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 PSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 .

PSP 403 Seminar 1 PSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 147 sks .

4. Kuriklrktm No. Mata Kuliah Kredit Setnester 4 GFM 222 Fisika Dasar Lanjutan 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistik I1 3 (2-3) Semester 5 GFM 326 IKN 301 MSP MSP MSP MSP PSP 321 324 332 346 314 Jumlah : 21 sks Elektronika 3 (2-3) Pengantar Ilmu dan Teknologi . termasuk penggunaan alat-alat teledeteksi kelautan. mampu berpikir. Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Menghasilkan sarjana yang terampil.4. berkarya dan mengembangkan Ilmu dan Teknologi Kelautan untuk memanfaatkan sumberdaya hayati laut.6. program studi ITK dengan minat Eksploratori Sumberdaya Hayati Laut mendidik mahasiswa agar memiliki keahlian dalam ha1 mendeteksi dan mengestimasi sumberdaya hayati laut dengan menggunakan berbagai metode. Secara khusus.

Kelautan 2 (2-0) Hidrodinamika 2 (2-0) Meteorologi Laut 3 (2-3) Ekologi Laut Tropis 3 (2-3) Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3) Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya Ikan 4 (3-2) Jumlah : 20 sks .

firikzrlur~t (Lanjutan) Semester 6 IKN 302 IKN 303 MSP PSP PSP PSP SEI 323 311 325 326 345 Scuba Diving Interpretasi Data Penginderaan Jarak Jauh Oseanografi Fisika Tigkah Laku Ikan Instrumentasi Kelautan Dasar-dasar Akustik Hub Laut Jumlah : 20 sks Semester7 IKN 401 Telemetri Kelautan 3 (2-3) MSP 423 Oseanografi Perilcanan 3 (3-0) MSP 443 Model dan Simulasi Ekosistem Laut 3 (2-3) PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi Kelautan 2 (1-3) PSP 422 Akustik Kelautan 3 (2-3) PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 IKN 402 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 IKN 403 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 IKN 404 Seminar 1 .

150 sks .IKN 405 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 .

IKN 302 Scuba Diving 2 (1 3) 6 Pelajaran teori dayung. Praktek di perairan terbatas (kolam renang) maupun perairan terbuka. Siregar IKN 401 Telemetri 3 (2 3) 6 Prinsip-prinsip sistem penginderaan jarak jauh dan aplikasinya dalam pendugaan sumberdaya hayati laut. Karakter signal yang berasal dan dipantulkan berbagai obyek di laut. Purba 452. Pasaribu Vincentius P. Jurusan Budidaya Perairan BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1 4) 4 Pengantar pengembangbiakan &an clan pembesaran ikan. Pengenalan &an-&an budidaya dan jasad-jasad lain yang penting dalam usaha budidaya perairan. Mulia Purba Bonar P. Pasaribu M. renang dan selarn. koreksi awan. Kusman Sumawidjaja . Bonar P. Dedy Soedharma Indrajaya IKN 303 Interpretasi Data Penginderaan 3 (2 0)6 Jarak Jauh Pengolahan data teledeteksi. Interpretasi dan penyajian citra teledeteksi.

.Inal Effendi.

BDP 311 Pengantar ~udida~a 2 (2 Perairan 0) 5 Pengenalan sistem-sistem budidaya perairan.H.Praptokardiyo Eddy Supriyono BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad . Tata letak. K. teknik dan struktur pengadaan air serta sarana dan prasarana lainnya. Suporno T. Wardoyo Chairul Muluk BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Prinsip-prinsip yang mendasari pemanfaatan produktivitas perairan dan pengelolaan budidaya ikan dan jasad perairan lainnya. desain dan konstruksi kolam/tambak. kriteria dan survai lokasi perkolamanltambak. Kusrnan Sumawidjaja Inal Effendi RDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Dasar-dasar pembangunan perkolaman/tambak. komponen sistem dan permasalahan yang dihadapi dalam sistern budidaya perairan (mata kuliah ini diperuntukkan bagi program studi lain dan diberikan dalam semester ganjil).

Enang Harris Dadang Shafruddin .budidaya perairan tawar.

Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan.H. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. penanganan dan seleksi induk. Raswin Odang C. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. teknik-teknik perangsangan pemijahan. Tata letak (lay out) fasilitas .BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. Supomo T. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Muhammad M. inkubasi telur dan pemeliharaan larva. Komar Sumantadinata Muhammad M. Identifiasi dan penanggulangan masalah budidaya. Suriaatmaja Mohammad Zairin.

lapangan. penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan. Komar Sumantadinata Muhammad M. Suriaatmaja Mohammad Zairin . Raswin Odang C. skala dan organisasi balai benih. laboratorium dan peralatan.

teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indiiator biologis ikan.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2 3) 5 Menelaah sistem usaha peningkatan produksi makanan ale permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. cara diagnosis serta pengendaliannya. BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 -3) 7 Penyakit ikan. ekologi. mencakup asimilasi pakan. Darnas Dana Yani Hadiroseyani. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena . formulasi ransum dan wa pemberian pakan. Sutomo Achmad Ing Mokoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2 3) 6 Identifikasi parasit ikan.

unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang te qadi di dalamnya. Supomo T.H. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan.kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan. Wardoyo Kukuh Nirmala .

Muhammad M. Identifikasi dan penanggulangan masalah budidaya.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Raswin Odang C. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. Supomo T. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan. penanganan dan seleksi induk. teknik-teknik perangsangan pemijahan. inkubasi telur dan pemeliharaan larva. Komar Sumantadinata Muhammad M. Tata letak (lay out) fasilitas .H. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. Suriaatmaja Mohammad Zairin.

skala dan organisasi balai benih.lapangan. laboratorium dan peralatan. Suriaatmaja Mohammad Zairin . penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan. Raswin Odang C. Komar Sumantadinata Muhammad M.

Sutomo Achmad Ing ~okoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2-3) 6 Identifikasi parasit ikan. formulasi ransum dan wa pemberian pakan. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indikator biologis ikan. permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3)s Menelaahsistem usaha peningkatan produksi makanan alami. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. mencakup asimilasi pakan. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 . cara diagnosis serta pengendaliannya. BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 3) 7 Penyakit ikan. ekologi. Darnas Dana Yani Hadiroseyani.

unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang terjadi di dalamnya.Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan.H. Wardoyo Kukuh Nirmala . Supomo T. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan.

Pencegahan penyuburan dan pencemaran perairan. Evaluasi potensi sumberdaya perairan dan kesesuaian habitat. Sanusi Neviati P. Dinamika gerakan air laut di daerah pantai dan estuaria. keseimbangan panas.MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Konsepsi Manajemen sumberdaya perairan tawar. gelombang dan pasang).S.Rahardjo H. Purba I Wayan Nurjaya MSP 321 Hidrodinamika 2 (2 0) 5 Sifat-sifat fluida. arus. Zamani M. S. Praptokardiyo Fifi Widjaja. Pong Suwignyo K. pengendalian tanaman air/gulma serta konservasi sumberdaya perairan. J. teori momentum. Persamaan gerak dasar seperti kontinuitas. persamaan Bernoulli. MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2 3) 4 Pengenalan ilmu oseanografi seperti teori terbentuknya laut. Manajemen habitat. Pariwono I Wayan Nurjaya MSP 322 Dinamika Oseanografi 3 (2-3) 6 Pembahasan lebih mendalam terjadinya pergerakan air di lautan. sifat-sifat fisika dan kimia air laut (salinitas. fungsi stream. Oseanografi perairan . hidrostatik. statistika fluida.

M. Purba S.Indonesia. Rahardjo .

Oseanografi perairan Indonesia. Sanusi S.S. bentuk-bentuk cuaca yang berbahaya seperti topan. Purba. MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Prinsip pengelolaan perairan dengan pertimbangan ekologi. MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2 0) 7 Pengaruh dari proses oseanografi terhadap tingkah laku seperti migrasi dan kepadatan populasi ikan. M. Pariwono M.S.MSP 323 Oseanografi Fisika 3 (2 3) 6 Persamaan gerak air di lautan. Rahardjo MSP 324 Meteorologi Laut 3 (2 -3) 5 Komposisi dan lapisan atmosfir bumi. Hurricane. Manan. Pariwono E. arus yang diakibatkan angin. H. gelombang yang diakibatkan angin. Sanusi J. Rahardjo . arus tanpa gesekan. intensitas dan lama penyinaran. arus pasang. Evaluasi dan proteksi sumberdaya secara garis besar melalui identifikasi daerah vital dan konsep daya dukung daerah yang bersangkutan. Penentuan cuaca dan siklon. pergerakan angin dan iklim di Indonesia. J. Purba S. radiasi surya. Aplikasi penginderaan jarak jauh dan pencemaran laut dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati laut. H. Sirkulasi massa air. kualitas sinar dan panjang hari. tekanan udara dan angin. Kendala ekologi yang harus diperhatikan dan dijaga dalam pengembangan pemanfaatan sumberdaya perairan pantai.

Koesoebiono .

3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. komunitas dan proses suksesi. J. lchsan Effendie . Pariwono S. Sjafei M. relasi antara struktur anatomik dan lingkungan ikan. Tingkah laku (penyebaran dan reproduksi) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. 3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. Moch. Keragaman jenis dan perilaku ekologis sumberdaya perairan yang penting berkaitan dengan kegiatan perikanan. Djaja S. Sistematika dan ekobiologi ikan. siklus biogeokimia dan alur energi. arus. Widodo MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3)3 Pengenalan fungi organ tubuh ikan. Rahardjo Ridmrn Mandi Murniarti Brodjo H. cahaya. Analisis dan perkiraan parameter oseanografi dan aplikasinya terhadap eksplorasi sumberdaya hayati laut. Anshary Chaeruddin Fredinan Yulianda R. salinitas MSP 423 Oseanografi Perikanan terhadap kelakuan dan kelimpahan ikan.F. Rahardjo Djisman Manurung MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perairan 1 4 (3 3) 3 Azas dan pengertian ekologi-ekosistem. Migrasi ikan dan hubungannya terhadap proses oseanografi. Faktor penentu perubah populasi. daya dukung dan faktor pembatas.

.Sulistiono.

Mekanisme adaptasi biota terhadap kondisi ekologis.MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3)4 Taksonomi dan distribusi biota dalam berbagai ekotipe laut. Produktivitas primer ekosistem laut. Konsepsi homeostatis dan tingkah laku organisme akuatik. Ridwan Mandi Etty Riani Agustinus Samosir. respirasi dan pencernaan hewan air. MSP 332 Ekologi Laut Tropis 3 (2-3)5 Penerapan konsep dan . Koesoebiono R W1dodo Dedy Soedharma Tri lswari Subekti. migrasi. Kekhasan dan biota di tiap ekotipe yang berkaitan dengan kekhasan kondisi ekologis. aklimatisasii bioritme. Sjafei Ridwan Mandi. teritorialitas. Fenologi. MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 4 Dasar-dasar fisiologi umum. sirkulasi. 3) 6MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan I1 3 (2 Pembahasan tentang adaptasi. Koesoebiono Djaja S. konsep biosalin dan eutrofikasi.

prinsip ekologis dari kekhasan topografi perairan bahari tropis. H. Interaksi antara berbagai struktur masyarakat dengan lingkunga~ya di laut. Muhammad Eidman Fredinan Yulianda Dedy Soedharma. Studi perbandingan berbagai tipe dan ciri ekosistem bahari dan perkembangannya. .

Omon Djunaedi H. Analisis. Moch. Tingkah laku. reproduksi makanan dan pertumbuhan ikan. perencanaan tata ruang dan pengelolaan sumberdaya hayati umum. Joko Purwanto M.F. metoda evaluasi dan tehnik pemantauan lahan perairan dalam hubungan dengan potensi dan kesesuaian lahan. Dedy Soedharma Joko Pumanto MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2 0) 7 Perkembangan teori dan konsep kuantitatif terhadap aspek ekologi perairan penting: ekologi populasi.F. Bengen MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3)4 Pembahasan tentang dinamika daur hidup. strategi adaptasi demografi sumberdaya hayati dan prinsip pengelolaannya. Ichsan Effendie Saddon Silalahi Isdrqjad Setyobudiandi M. daerah pesisir dan laut dalam kaitannya dengan tujuan perlindungan dan pelestarian. Rahardjo Sutrisno Sukimin . populasi ikan mulai dari telur sampai dewasa.MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2 3) 7 Perkembangan konsepsi. ekologi komunitas dan ekologi terapan.Rahardjo Dietrich G.

surplus yield models. Sjarif Hitam I Nyoman S. berlapis. rancangan pengambilan contoh. M. Masalah eksploitasi dan konservasi biota air non ikan tersebut. kurva seleksi alat tangkap. M. sistematik dan bertahap. Sjarif Hitam Edi Suwandi Saddon Silalahi MSP 343 Sumberdaya Perikanan 11 3 (2 -3)6 Sifat biologis dan diitribusi biota air non ikan yang ekonomis penting bagi sumber bahan pangan hewani dan bahan baku industri. acak sederhana. Mennofatria Boer &A. distribusi dan eksploitasi organisme air ikan yang ekonomis penting dari berbagai habitat. metode pendugaan stok. Perbandingan efisiensi rancangan pengambilan contoh. batasan dan identifiasi unit stok ikan. . Aziz Omon Djunaedi Isdradjad Setyobudiandi MSP 342 Sumberdaya perikanan I 3 (2 -3) 5 Sifat biologis. Nuitja Saddon Silalahi MSP 344 Pendugaan Stok Ikan 3 (2-3)6 Konsep.MSP 341 Metode Pengambilan Contoh 3 (2 3) 5 Dasar metode pengambilan contoh. Peranan organisme air-ikan sebagai bahan makanan dan bahan baku industri serta masalah eksploitasi dan konsemasinya.

Aziz .dynamik pool models.A. Mennofatria Boer K.

Kelakuan populasi akibat adanya perubahan parameter peubah populasi. Pendugaan parameter pertumbuhan. Berbagai telaah perbandingan manajemen perikanan dihdonesia . Ismudi Muchsin Mennofatria Boer RA. rekrutmen. telaah statistik catch effort dalam estimasi dan manajemen perikanan. overtishing. Interaksi antar komponen.MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan 2 (2 0) 6 Prinsip dan konsepsi manajemen perikanan. Sutrisno Sukimin Edi Suwandi I Nyoman S. Coastal fishing ground dan peranan shelter bagi peningkatan produksi dan konservasi sumberdaya perikanan. Nuitja MSP 346 Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3)7 Pengertian dasar tentang populasi dan parameter peubah populasi. Equilibrium yield. mortalitas alami dan mortalitas tangkap. Identifikasi potensi perikanan di perairan tropis. Aplikasi manajemen pada populasi yang dieksploitasi dan masalah konservasi. Aziu Isdradjat Setyobudiandi MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan hut 3 (2 3) 7 Tujuan dan dasar manajemen sumberdaya perikanan laut. spawerrecruit models.

Nuitja Edi Suwandi . I Nyoman S.dan Internasional.

5. K. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Biokimia Hasil Perikanan PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan 3 (2-3) 5 Bertujuan memberi pengetahuan dalam bidang biokimia terutama hasiI-hasil perikanan meliputi: kandungan daging ikan. pasang surut dan reklamasi rawa. Pengelolaan peningkatan produksi. modifikasifproteksi struktur fisik dan upaya pengembangan budidaya di perairan umum. Pemodelan dan simulasi ekosistem laut. Teknik-teknik manajemen. Prospek pemanfaatan sesuai dengan fungsi perairan umum. . 4. pelestarian sumberdaya perikanan sejalan dengan perkembangan kemantapan perairan.5. manipulasi stok.4.A.1. strategi pengelolaan perikanan terpadu pada proyek dam.MSP 442 Manajemen Sumberdaya 3 (2 -3)7 Perikanan Tawar Tujuan sumberdaya perikanan tawar. Sutrisno Sukimin Setyo Budi Susilo Edi Suwandi MSP 443 Model dan Simulasl Ekosistem Laut 3 (2 3)7 Unsur-unsur dan proses pemodelan. irigasi. Aziz Mennofatria Boer. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 4. Aplikasi model statik dan dinamik dalam eksplorasi sumberdaya laut. penataan upaya penangkapan.4.

Metode sampling dalam pengendalian mutu. adanya mikroba yangbersifat patogen dalam makanan. Winarti Zahiruddin Nu janah Wini Trilaksani Heru Sumaryanto PHP 411 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2 3) 7 Mempelajari standarisasi dan pengukuran mutu makanan.perubahan-perubahan biokirniawi selama penyimpanan dan pengolahan. Pengaruh pengolahan dan food additive (BTK) terhadap makanan. PYP 312 Gizi Ikani 3 (2 3) 5 Bahan pangan ikani sebagai sumber gizi. peranan industri perikanan dalam usaha perbaikan gizi masyarakat. nilai pengolahan terhadap nilai gizi ikan. masalah gizi nasional. Abu Naim Assik Pipih Suptijah Sukarno Ella Salamah. Mita Wahyuni Rudy R Nitibaskara Dadang Kartapura Agoes Murdiono Jacoeb PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan 1 3 (2 3) 6 Arti dan peranan mutu dalam produksi dan pemasaran hasilhasil perikanan. serta berbagai usaha dan tindakan agar perubahanperubahan menuju ke arah yang diinginkan. arti dan fungsi . penggunaan daftar analisis pangan. Pengaruh mutu makanan baik langsung maupun tidak terhadap kesehatan konsumen ditinjau secara kimiawi maupun mikrobiologis.

serta peranan wadah dan kemasan dalam industri hasil perikanan. . Klasifikasi macam dan tipe wadah serta kemasan.

Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Mikrobiologi Hasil Perikanan PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2 3)6 Tujuan pengajaran mata kuliah ini adalah agar mahasiswa dapat mengidentifikasi mutu mikrobiologis produk-produk perikanan. serta konversi penetrasi panas yang berhubungan dengan lama pemanasan dan kondisi mikrobiologi.42. media. dan persyaratan bahan baku. Membahas juga masalah statistika pengendalian mutu produkproduk hasil perikanan. Winarti Zahiruddin Sukarno Nurjanah Wini Trilaksani 45. Mata pelajaran ini mencakup: pendahuluan tentang mikroba ikan dan aspek-aspek yang mempengaruhi. prinsip proses thermal. Rudi Suwandi Abu Naim Assik Ibrahim Bustami lriani Setyaningsih . Abu Naim Assik Wini Trilaksani Winarti Zahiruddin Iriani Setyaningsih PHP 322 Proses Tbermal Hasil Perikanan 3(2 3)6 Definisi. mikroba dalam makanan dan pembusukan ikan secara mikrobiologis. kerusakan produk selama dan setelah proses thermal.Aspek ekonomi dan sosial serta pengaruhnya terhadap lingkungan perkemasan tradisional serta prospeknya di masa mendatang. pengetahuan tentang wadah.

Sukarsa Iriani Setyaningsih Sukarno Bustami Ibrahim PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Mata ajaran ini mempelajari pentingnya ikan dan hasil-hasil perikanan lainnya sebagai bahan pangan. penanganan di atas kapal. Selain itu mempelajari juga tentang keracunan secara kimiawi. pembekuan dan pengalengan. Rudy R. Sanitasi dan Higiene 3 (2 Mempelajari hal-ha1 yang berkaitan dengan toksikologi dan higiene bahan pangan. pengasapan. Sukarsa . Nurjanah Iriani Setyaningsih Pipih Suptijah Mita Wahyuni 45. nilai gizi. fermentasi. pengaruh radiasi yang berkaitan dengan hasil perikanan. akibat food additive. pendinginan. Dadi R. bahan tercemar. Nitibaskara Dadang Kartapura Winarti Zahiruddin Dadi R. proses kemunduran mutu. hlata kuliah yang diasuh Laboratorium Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2 3)4 Mencakup penanganan ikan dan non ikan yang ekonomis penting sejak ikan diangkat dari air. cara-cara pengujian mutu dan prinsip berbagai cara pengolahan hasil perikanan. penanganan di darat sampai kepada konsumen terakhir.3) 4 PHP 421 Toksikologi. mencakup baik alami maupun karena mikroba.43.

.

dengan penekanan pada hasil perikanan. aplikasi prinsip kimiawi. pengeringan. Dasar-dasar dari cara pengolahan pangan.PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Kandungan dan sifat-sifat bahan pangan ikani. kcrupuk. kecap ikan. mikrobiologis dan keteknikan dalam proses pengolahan hasil perikanan. agar-agar dan lain-lain). Pengertian. fermentasi). permasalahan dan prospek pengolahan hasil samping (tepung ikan. baik secara tradisional maupun secara modern. minyak dan . Dadang Kartaputra Rudy R. pemindangan. Nitibaskara Winarti Zahiruddin Wini Trilaksani 3) 6 PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan 3 (2 Pengembangan Produk Mempelajari berbagai metoda pengolahan dalam memanfaatkan hasil samping bidang perikanan seperti tepung. Rudy R Nitibaskara Agoes Murdiono Jacoeb lriani Setyaningsih Wini Trilaksani PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional3 (2 3) 6 Pengertian. posisi dan ciri-ciri pengolahan ikan secara tradisional (penggaraman. minyak ikan. faktor-faktor penyebab kerusakan bahan pangan. petis. pengasapan.

lriani Setyaningsih Rudi Suwandi Dadi R. sirip dan kulit ikan cucut.silase ikan. kerang. serta berbagai macam diversilikasi produk hasil perikanan (Kamaboko. tripang dan lain-lain. dan lain-lain). FPC. kepitinglrajungan. Selain itu juga mempelajari cara-cara pengolahan hati. ubur-ubur. rumput laut. Sukarsa Heru Sumaryanto .

4.4. desain berbagai tipe freezer dan cold storage.PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan 2 (2 0) 7 Teknologi Hasil Perikanan Topik-topik pilihan dalam penanganan serta pengolahan hasil-hasil perikanan dengan segala aspeknya dengan penekanan pada kemungkinan penelitian dan pengembangannya. 45. Sukarsa Abu Naim Assik. Rudy R Nitibaskara Etty Eidman Dady R. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Industri Hasil Perikanan PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri 3 (2 3) 4 Hasil Perikanan Mata kuliah ini mempelajari pengenalan ciri umum hayati sumberdaya perairan (hayati dan non hayati) dengan lebih ditekankan pada manfaat apa yang dapat dan sudah diambil baik dari cangkang maupun dagingnya atau zat yang dikandungnya sebagai bahan baku pengolahan. metode pendinginan dan pembekuan. Wini Trilaksani Nurjanah Rudi Suwandi Dadi R Sukarsa PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan 3 (2-3)s Definisi refrigerasi di bidang perikanan. pengaruh pendinginan dan pembekuan terhadap sifat fisika-kimia . baik skala industri maupun rumah tangga.

.

Teknik pengalengan. lbrahim Bustami Sukarno Abu Naim Assik Heru Sumaryanto PHP 343 Manajemen Laboratorium lndustri 3 (2 3) 6 Hasil Perihnan Pengadaan mata kuliah ini diharapkan agar mahasiswa mempunyai bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam manajemen laboratorium umumnya serta pengujian mutu dan komposisi produk dan bahan mentahnya dalam rangka pengembangan industri pengolahan hasil perikanan. Teknik pendinginan dengan alat-alatnya. Teknik pengeringan dengan cara penjemuran. refrigerasi di atas kapal. Teknik pengeringan mutu. mekanis dan spray drying. Teknik pengolahan hasil samping dengan ekstraksi. ekstrusi dan lain-lain. Ella Salamah Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Rudi Suwandi . Rudi Suwandi Ibrahim Bustami Sukarno Linawati PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perihnan 3 (2 3) 5 Mata kuliah ini mempelajari tentang teknik-teknik pengolahan yang berkaitan dengan berbagai proses pengolahan hasil perikanan. proses dan alatalatnya. penyimpanan dan distribusi produk bcku.produk.

penentuan jenis dan hubungan mesin dan peralatan. Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Ibrahim Bustami Abu Naim Assik PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2 3) 7 Definisi dan Istilah dalam industri hasil perikanan. persentase hasil dan kemurnian hasil dalam industri hasil perikanan. sifat dan mekanisme reaksi. Sukarsa . faktor-faktor yang mempengaruhi hasil akhir. dinamika kimia. bahan dasar (hasil perikanan) untuk mencapai hasil yang optimal.termokimia. quenving theory. sifat-sifat koligatif viskositas larutan/campuran/koloid/emulsi.PHP 344 Kimia lndustri Hasil Perikanan 3 (2 3) 5 Sintetis. terutama hidrokoloid. Menyinggung juga hukum termodinamika. efisiensi teknis dan ekonomis dalam proses produksi. Sukarno Linawati Ella Salamah Abu Naim Assik PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (2 3) Industri Hasil Perikanan Mempelajari masalah perencanaan dan pengaturan ruangan. operation research dan produktivitas. Ibrahim Bustami Linawati Sukarno Dadi R.

MSY.1. penerapan komputer dalam bidang pengawasan mutu produk hasil perikanan.55. penerapan komputer dalam industri hasil perikanan. faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan. pangan ikan. Sahat M. Simandjuntak Wahyudi SEP 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2 3) 3 Pengenalan mengenai sumberdaya perikanan dan bentuk usaha budidaya dan penangkapan ikan di perairan umum dan laut. MEY dan Effort. penerapan komputer dalam bidang mikrobiologi.PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri 3 (2 3) 7 Hasil Perikanan Pengetahuan tentang ilmu komputer. teknik dasar optimasi pada perikanan dan bentuk-bentuk umum pasar. pengenalan bahasabahasa komputer. penyusunan program. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 455. fungsi dan faktor produksi. penerapan komputer dalam bidang kimia pangan ikan. Agoes Murdiono Jacoeb John Haluan Linawati Sukarno 4. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Perikanan SEP 212 Ekonomi Perikanan 3 (3 0)4 Pola dasar permintaan terhadap hasil perikanan. .H.

Komoditas perikanan komersial dan pemasarannya. Simandjuntak Sarib Murtadi ~unatmo Sardono Ayub M Hanafiah SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 -3) 5 Menyusun daftar inventaris. cara-wa pendekatan untuk peningkatan pendapatan.. profil manajemen perusahaan. Sahat M. persiapan dan strategi marketing. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. membuka perkiraan dari neraca awal. analisis usaha perikanan dan perencanaan usaha perikanan. Damanhuri SEP 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3 3) 7 Pengetahuan tentang manajemen usaha perikanan dilihat dari istilahlarti usaha. persiapan dan pengawasan produksi. Sunatmo Sardono Dinarwan Tridoyo Kusumastanto Didin S. pengantar dan praktikum di perusahaan-perusahaan tradisional. membuat jurnal dari transaksi. interpretasi laporan keuangan. . Prospek perikanan pada masa depan. arti dan fungsi pengeluaran. menyusun laporan keuangan. Bentuk-bentuk perusahaan. posting jurnal ke dalarn buku besar dan tambahan. H. Masyarakat perikanan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan perikanan. dana dan modal. klasifikasi usaha. arti dan fungsi pendapatan. personali.

madya dan maju. Sunatmo Sardono Didin S. ~irnanhuri Tridoyo Kusumastanto Dinarwan .

Sobari SEP 322 Penyuluhan Perikanan 3(2 3) 5 Tujuan dan Pengertian. Swot analysis problem perusahaan. P. penentuan strategi. peranan dan fungsi koperasi dalam pembangunan. Kedudukan penyuluh dalam pembangunan perikanan. Damanhuri Dinarwan SEP 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3)6 Tujuan dan pengertian.SEP 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (2 3)7 Konsepsi perusahaan. . khususnya pembangunan masyarakat nelayadpetani ikan. proses manajerial. kebijakan dan taktik serta pengambilan keputusan dalam perusahaan perikanan. latar belakang lahirnya koperasi perikanan di Indonesia. Metode-metode dalam penyuluhan. Lingkungan ekstern dan intern perusahaan. Manajemen koperasi perikanan (alat organisasi dan peranannya). Sikap dan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang koperasi perikanan (peraturan dan perundang-undangan koperasi) serta langkah-langkah pembinaan koperasi perikanan. kepemimpinan dalam implementasi strategi dan pengembangan perusahaan. strategi dan taktik. Sunatmo Sardono Tridoyo Kusumastanto Didin S. Pendidikan sebagai dasar penyuluhan. Perencanaan program penyuluhan. Evaluasi dalarn penyuluhan. Sarib Murtadi M. Jenis-jenis koperasi dan perbedaannya dengan bentuk-bentuk kerjasama lainnya. Organisasi dan perkembangan penyuluhan perikanan.

Sarib Murtadi M. Sobari . P.

five C's of credit. Analisis data. Penulisan laporan. stratifikasi sosial dalam masyarakat nelayanlpetani ikan. pokok bunga dan angsuran dan peranannya dalam pembangunan perikanan Indonesia. Sampling. Konsepsi dan pengukuran. nilai-nilai sosial dan budaya serta sistim kelembagaan masyarakat nelayan. kreditur. perubahan masyarakat nelayadpetani ikan.SEP 323 Sosiologi Perikanan 3 (2 -3) Ciri-ciri nelayadpetani ikan. Kuesioner dan wawancara. Pengertian dan unsur-unsur kredit. debitur dan masyarakat. Rumusan masalah dan hipotesis. Sarib Murtadi Abubakar Umbari SEP 331 Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan 3 (3 0) 6 Pengertian dan ruang lingkup . tujuan dan fungi bagi pemerintah. fungsi dan usaha bank. sikap dan pandangan hidup masyarakat nelayadpetani ikan. Sarib Murtadi Rilus istiqlaliyah Muflikhati SEP 324 Bank dan Perkreditan 2 (2 0) 5 Pengertian landasan. Problem penelitian sosial. proses dan bentuk interaksi sosial. metode-metode penelitian sosial. jenis-jenis kredit perikanan. jenis dan struktur. Abubakar Umbari SEP 421 Metode Penelitian Sosial 3(2-3)7 Tujuan dan pengertian penelitian sosial.

konsep dasar. macam-macam resiko dalam pemasaran. pasar dan harga. fungsi tataniaga. suplai dan demand.. Ayub M. Hanafiah Suharno .pendekatan dalam mempelajari ilmu tataniaga dan ciri-ciri tataniaga yang berkaitan dengan ciri produksi.tataniaga.

Pencemaran perairan dan pengaturan hukumnya. kebijaksanaan pemasaran dan peranan pemerintah. aspek . Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi alat analisis untuk mencapai solusi yang menguntungkan terhadap gejala-gejala yang timbul dalam proses pemasaran. Wilayah perairan Indonesia. kelembagaan dan saluran pemasaran. Hasril H. konsekuensi-konsekuensi yang timbul dan tindak antisipasi yang diperlukan agar produk tetap menjadi kebutuhan pihak konsumen secara terus-menerus dengan tetap memberikan keuntungan bagi perusahaan. sanksi. pengertian penawaran dan permintaan). Perdagangan antara negara dan riset pemasaran. Sifat pemasaran hasil perikanan. konsep harga dan biaya. Strategi perbaikan pemasaran. undang-undang perikanan Indonesia dan perbandingannya dengan negara lain. penegakan hukum di perairan Indonesia. peristilahan dari hukum dan pelimpahan wewenang. ciri-ciri penawaran dan permintaan hasil perikanan. Hak dan kewajiban Indonesia sebagai negara pantai. Ayub M.SEP 332 Tataniaga Hasil Perikanan 4(3-3) 6 Dasar-dasar pemasaran (konsep dasar. Cara menentukan garis pantai. fungsi dan proses pemasaran. Konvensi hukum laut dalam hubungannya dengan kepentingan nasional. Hanafiah Lusi Fausia SEP 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2 3) 7 Fungsi dan peranan lembaga pemasaran. Penarikan garis batas dengan negara lain. Jasin Suharno SEP 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2 3) 5 Pengertian sifat. karakteristik produksi. jenis. sumber.

hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan penanaman modal. Badan usaha dalam bidang perikanan dan ketentuan hukumnya. Peraturan karantina dan lalu lintas ikan.hukum tentang pembebasan tanah dalam pelaksanaan pembangunan. .

H. studi kasus. memahami data. resiko dan ketidakpastian serta tujuan sosial dari sumberdaya.Simandjuntak SEP 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3)6 Pengantar ekonometrika. spesifiasi model ekonometrika. penggunaan peubah boneka analisis data deret waktu. pengolahan data perikanan. Sahat M. pengantar apliiasi komputer. peraturan di bidang perikanan dan kebijaksanaannya. Simandjuntak Achmad Fachrudin SEP 345 Hukum Laut 3 (3 0) 6 . suku bunga pendapatan. verifiasi model. masalah ekonomi. Etty Eidman SEP 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3 0) 6 Sebuah pengantar penggunaan pemikiran ekonomi pada sumberdaya perikanan. permasalahan konservasi. Omay Santika Aribowo Prijosaksono SEP 344 Sistem Data Perikanan 3 (2 3) 5 Pengenalan struktur dasar suatu sistem. kerangka sistem informasi. nilai dan harga.Masalah hukum di perairan umum.H. dan penggunaan sumberdaya perikanan. Sahat M. perikanan. struktur data. permodelan sistem. pendugaan parameter. beberapa model ekonometrika untuk mengatasi penyimpangan model klasik.

paparan . laut teritorial. termasuk sumberdaya daerah pantai.Masalah legal dalam eksplorasi pemanfaatan sumberdaya laut.

net present value. Simandjuntak Wahyudi Tridoyo Kusumastanto SEP 442 Kebijaksanaan Pembangwn Perikanan 3 (3 0) 7 Pengertian pembangunan ekonomi. Etty Eidman SEP 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2 3) 7 Metode-metode evaluasi. klasifiasi dan karakteristik material serat-serat tekstil sebagai bahan jaring meliputi sistem penomoran .benua. kriteria investasi dan ranking. zona berdampingan dan benua. Sahat M. harga pasar.H.6. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 43. Tujuan dan strategi pembangunan perikanan Indonesia. Fauzi Syam 45.6. sejarah perkembangan teori pembangunan pertanian dan tujuan pembangunan perikanan. analisis fmansial dan ekonomi. IRR. Kedudukan perikanan pada perekonomian Indonesia. Wawasan Nusantara. Simandjuntak A. money. harga bayangan. rasio biaya-manfaat. diskonto. ekonornis dan sosial.1. Kepentingan dan kelemahan tujuan ganda pada pembangunan perikanan Indonesia secara biologis. suku bunga. analisis kepekaan kelayakan proyek. time value of income.H. Zona Ekonomi Ekslusif. Sahat M. analisis jaringan kerja. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Peribnan PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3)4 Pengertiantentang jenis.

prinsip-prinsip metode penangkapan ikan berdasarkan jenis dan habitat ikan. Bambang Murdiyanto Diniah Bahar Sobari PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3 0) 4 Definisi penangkapan ikan dan jenis-jenis kegiatannya. klasifikasi metode penangkapan ikan. deskripsi unit penangkapan ikan berdasarkan klasifikasi standar nasional. twine dan cord serta perhitungan-perhitungan dan cara pengujian terhadap sifat-sifat fsik bahan jaring. Daniel R Monintja Betty Pentury PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3(2-2)5 Tingkah laku ikan. pukat cincin. penekanan khusus diberikan pada teknologi penangkapan ikan yang penting di Indonesia seperti pukat udang. rawai tuna. Wisnu Gunarso Anwar BeyPane PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2 3) 5 Perkembangan teknologi penangkapan ikan dan faktor-faktor penentunya. . huhate dan sebagainya.dan konstruksi yarn. respon ikan terhadap alat dan perangkat penangkapan ikan serta lingkungannya sebagai dasar pengembangan metode penangkapan ikan. jaring insang.

ta .serta kemungkinan pengembangannya. Feldi A. Sondi. Daniel R Monintja M.

Mengikuti berbagai kegiatan operasi penangkapan ikan.PSP 313 Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3) 6 Pengertian klasifikasi alat penangkapan &an. Kusman Mangunsukarto Ronny I. purse seine. Baskoro PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan 2(1-3)7 Sumberdaya Perikanan Bekerja di basis-basislpangkalan dan di kapal perikanan. Pengenalan dititikberatkan pada gillnet. bentuk dan wa pembuatan serta sifat-sifatnya baik alat penangkapan yang tradisional maupun yang modern. Kusman Mangunsukarto Ronny I. pole dan line. Wahyu PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi 2 (1 3) 7 . light fishing dan seine net. serta jenis-jenisnya. long line. dan wisata karya (field trip). unit penangkapan. Wahyu Diniah Bahar Sobari PSP 314 Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya 4 (3 2) 5 Hayati Laut Pengertian tentang kegiatan penangkapan. Daniel R Monintja Mulyono S. trawl.

Daniel R Monintja Mulyono S. Baskoro .Kelautan Latihan bekerja di laut. latihan eksplorasi dan survai sumberdaya &an. penggunaan berbagai peralatan keiautan.

Navigasi elektronik: prinsip penggunaan instrumentasi elektronik untuk navigasi. pengukuran simpangan kompas. penanganan kapal dan keamanan pelayaran. Panjaitan PSP 324 Kepelautan 4(3-3)6 Semboyan. Manajemen dan profibility kapal perikanan. Panjaitan PSP 322 Navigasi I 3(2-3)s Pengetahuan tentang peta-peta. Bonar P. tali-temali. Sifat-sifat kapal perikanan. material dan sebagainya. Cara-cara penentuan posisi kapal. rambu-rambu dan peraturan lalu lintas' laut. Pasari bu Mohammad Imran James P. desain dan konstruksi kapal perikanan yang meliputi propulsive engine. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Kapal Perikanan dan Navigasi PSP 321 Kapal Perikanan 4(3-3)s Definisi. Bonar P. stability. hubungannya dengan metode penangkapan ikan dan daerah penangkapan ikan. Pasaribu James P.62.45. Pasaribu . Bonar P. Bonar P. perhitungan variasi dan kesalahan kompas. penggunaan almanak nautika dan sebagainya. Pasaribu Mohammad Imran PSP 323 Navigasi I1 3 (2-316 Navigasi selestial : penentuan posisi kapal dengan menggunakan benda-benda langit. penggunaan pesawat-pesawat navigasi.

Gondo Puspito .

Bonar P. Estimasi kelompok ikan dengan echo integator. karakteristik echo ikan (individual maupun kelompok). sonar. teori kalibrasi. line hauler. Pasaribu I Nyoman Arnaya . davit dan sebagainya). Bonar P. winch.PSP 325 Instrumentasi Kelautan 3 (2 3) 6 Pengenalan Instrumentasi kelautan. dan alat-alat bantu elektronik (fish finder. standar ketepatan dan ketelitian. penerapan prinsip akustik pada media air. Bonar P. Pasaribu lndra Jaya PSP 421 Instrumentasi Penangkapan lkan 3 (2 3) 7 Prinsip penggunaan alat-alat bantu mekanik (power block. akustik bawah air untuk mendeteksi dan menghitung gerombolan ikan. Bonar P. Pengenalan alat-alat akustik bawah air. net recorder dan sebagainya) pada penangkapan ikan. Prinsip mekanisme kerja ecbo integrator. Pasaribu I Nyoman Arnaya Darmawan PSP 422 Akustik Kelautan 3(2-3)7 Deteksi ikan. validitas hasil. Perbaikan mekanis dan elektronik. Pasaribu Indra Jaya I Nyoman Arnaya PSP 326 Dasar-dasar Akustik 3(2-3)6 Pengetahuan dasar tentang teori akustik. pemeliharaan instrumen.

.

A. Pengenalan pada falsafah. Bambang Murdiyanto Ernani Lubis PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada 2 (2 0) 5 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Sejarah perkembangan ilmu dan konsep-konsepnya untuk analisis dan kontrol dalam bidang pemanfaatan sumberdaya perikanan. Djisman Manurung H. seleksi daerah penangkapan ikan. John Haluan Budi Wiryawan PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3 3) 7 Faktor-faktor lingkungan perairan yang mempengaruhi terbentuknya suatu daerah penangkapan ikan.PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) 5 Pelabuhan perikanan sebagai basis industri perikanan. musim dan perairan. batasan. Penyebaran daerah penangkapan ikan menurut spesies. U. Perencanaan dan pengembangan pelabuhan perikanan. . tempat pendaratan ikan dan evaluasi teknis. penyusunan armada perikanan. Analisis optimasi dan alternatif operasi penangkapan ikan. Ayodhyoa PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3 0) 7 Sistem operasi penangkapan ikan yang meliputi penentuan basis operasi. dan keterikatan antara elemen yang menjadi ciri-ciri ilmu sistem. lokasi fungsi dan fasilitas serta pengelolaannya.

John Haluan Tri Wiji Nurani .

Monintja Vincentius P. evaluasi kemelimpahan untuk kepentingan pemanfaatannya. Siregar .A. Ayodhyoa Daniel R. berbagai metode survai kelimpahan dan penyebaran sumberdaya. John Haluan James J. penggunaan alat standar. Djisman Manurung H.U.PSP 433 Aplikasi Komputer dalam 3 (2 3) 7 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyusunan program dan penggunaan komputer untuk penyelesaian model matematik dalam sistem dan analisis pemanfaatan sumberdaya perikanan. Panjaitan 3) 7PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3 Perencanaan inventarisasi sumberdaya.

Dedi Jusadi (Ir. de ClermontFd 11. IPB 1988) 2.Auburn Univ. 1%5). 1%2). IPB.Enang Harris ~urawidja~a (Ir. 1986) 10.Barnbang Irawan (Ir. 1988) 14. Perancis. Supomo T)i.Chaerul Muluk (BSc. (MA& Kyushu Univ.. . 1982) 11. (MS. IPB. Muhammad M. (Dr.. 1985) 17.Muhammad +liiddin (Ir. 1967) 3. Japan. IPB. 1%7)..1976). IPB. IPB. 1976) 18. Kochi Univ. 1987) 9.(MS. France.. Simon Fraser Univ.4. 1978). Zairin Junior (Ir. Jurusan Budidaya Perairan 1. IPB.USA. UI. 1%8). (MS.. Muh. (Drs. (MSc. 1987) 7.. (Dr. IPB. K ukuh Nirmala (Ir. IPB. 1986) 13. IPB. 1%9) a.Canada 1982) 5. Univ. IPB. 1974). IPB.Sri Lestari Angka (Ir. IPB.IPB. 1977). Daniel Djokosetianto (Ir. USA.1.Komar Sumantadinata (Ir. Wardoyo (Ir. UNDIP.Odang Carman ~uriaatmadja (Ir. 1989) 15.Kusman Sumawidjaya (Ir. 1966). IPB. 1979) 4. IPB. Auburn Univ..(MS. Auburn Univ. Auburn Univ. 1985) 6.6. 1984) 16. Edi Supriono (Ir. Dadang Shafruddin (Ir. IPB. (MSc. IPB.Ing Mokoginta (Ir.USA. 1982). USA. 1983). IPB. (MSc. IPB. (MSc. 1978). Raswin (Ir. Darnas Dana (Ir. 1989) 8. 1975). (MSc.

l%S). USA. (MSc. 1972) 19. IPB. 1984) . Yani Haduoseyani (Ir.Japan. Miami. 1973) 20.Sutomo Achmad (Ir. Univ. IPB.

1987) 16. AIT Thailand. Res. Djadja S. Hendarti Muluk (Ir. Djamar F. Harpasis S. Sanusi (Ir. 1971). Texas A & M Univ. IPB. 1976). (M. IPB. IPB. 1972). Fifi Widjaya (Ir. 1983) 11. IPB. Nuitja (Ir. 1984) 19. IPB.Sc. Australia. Univ. de Clermont Fd. IPB. 1974) 2. IPB. USA. Nat. New England. (Dr. 1990) 3. IPB. Isdradjat Setyobudiandi (Ir. (PhD.Etty Riani (Ir. 1975). 1985) 18. (Ir. 1984) 13. Miami. Sjafei (Ir. IPB. (Dr. 1984). (Dr. (Dr. Edi Suwandi (Ir. 1971) 17.4. 1985) 12. Dedy Soedharma (Ir. 1983) . I. FRG. Maximilian Univ. I Nyoman S. IPB. Lumbanbatu (Ir.. 1985) 20. 1980). IPB. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan 1. 1987) 14.. (Dr. Inggris. Tyne. of New Castle. Ario Damar (Ir. 1973). Polytechnique de Toulouse Frane. 1967). IPB. IPB. 1980) 21. at. Enan Mulyana Adiwilaga (Ir. Hefni Effendi (Ir. (Dr. Ismudi Muchsin (Ir. IPB. IPB. Dietriech Geoffrey B. Anshary Chaeruddin (Ir. (MSc. IPB. IPB.62.. 1977) 6. IPB. 1984) 8. IPB. Muhammad Eidman (MSc.N. ) 4. H. 1985) 7. France. 1978) 15. Bambang Widigdo (Ir. (MSc. (Dr. at. Univ. Samosir (Ir. 1978) 10. 1988) 5.N. 1976). Ins. France. 1982) 9. 1985). 1%2). IPB. IPB. FRG.. Maximilian Univ. Fredinan Yulianda (Ir. 1979). 11. France. Suryadiputra (Ir. USTL. USA. Agustinus M. UPMC.. Univ. Univ. Tokyo UnivJapan.

1977) 35. France. (PhD. IPB.. ENSA. Aus. IPB. Muhammad I. 1974).. (MSc. France. (Dr. USA. Miami. (Dr. 1979). Murniati Brojo (Ir. H. 1971) 25. Mennofatria Boer (Ir. USA. (MSG AIT. Pong Suwignyo (Ir. IPB. Toulouse. 1979) 26. Toulouse. Innsbruck. IPB. Ridwan ~ffandi (Ir. Univ. USA. USTL. IPB. Rokhmin Dahuri (Ir. (MSc. Louisiana State Univ. IPB. USA. 1988) 32. 1982) 39. (DEA.. 1976). (Dr. IPB.. 1987) 36. IPB. 1979) 27. 1984). IPB. 1970). 1981). Fajar Rahardjo (Ir. Kardiyo ~ra~to'kardi~o (Ir.. IPB. IPB. (Dr. 1986) 41. (MSc.22. 1986) 40. 1990) . 1984) 33. IPB. 1978) 31. Claude Bernard Lyon I. 1988) 34. France. Richardus Kaswadji (Ir. 1979) 42. IPB. ITB. Santoso Rahardjo (Ir. 1%1). UPMC. (Dr. (MS. USA. UI. Effendie (Drs. 1970). Iowa State Univ. (MS. Thailand. IPB. (MSc. IPB. Queensland Univ. IPB. 1%3). Kiagus Abdul Aziz (Ir. 1988) 29. Kentucky. Univ. Mohammad Sjarif Hitam (Ir. Univ.. France. ENSA. France. Austria. 1%4) 38. IPB. IPB. 1986) 30. Univ. (MSc. Kadarwan Suwardi (Ir. 1973) 28. (Dr. 1980). (Dr. 1983). France. 1974). (Prof. 1982) 37. Koesoebiono (MSc. Paris 7. Neviaty Putri Zamani (Ir. 1971). IPB. Mulia Purba (Ir. South Australia. John Pariwono (Ir. Univ. IPB.. USA. 1982). 1974). North Carolina State Univ. IPB. (Dr. Saddon Silalahi (Ir. 1974). 1981) 24. 1968). 1976). Moh. North Carolina State Univ. Univ. 1977). Omon Djunaedi (Ir. IPB. 1987) 23. Johan Basmi (Ir. Joko Purwanto (Ir.

IPB. 1988) 50. IPB. Dadang Kartapura (Ir. Sigid Haryadi (Ir. IPB. 1978) 4. Wini Trilaksani (Ir.Abu Naim Assik (Ir. Widodo (Ir. 1982) 11. USTL. 1976). UNPAD. 1980) 6. 1984) 7. IPB.43. 1985) 49. I Wayan Nurjaya (Ir. IPB. Agoes Murdiono Jamb (IT. Iriani Setyaningsih (Ir. IPB. 1985) . IPB. Linawati (Ir. Tri Partono (Ir. Sulistiono (Ir. 1976) 4. 1972) 5. ) 14. 1984) 44. Dadi Rochnadi Sukarsa (Ir. 1969). IPB. IPB.63. (MSG Univ. IPB. IPB. IPB. Winarti Zahirudin (Ir. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 1. IPB. 1981) 46. IPB. Nitibaskara (Ir. 1984) 3. IPB. Sugiarti Suwignyo (Ir. Sukarno (Ir. 1984) 15. Pipih Suptijah (Dra. (MS. Setyo Budi Susilo (Ir. 1990) 2. (MS. (Dr. Sri Purwaningsih (Ir. USA) 12. IPB. 1971) 16. 1972) 45. IPB. IPB. 1985) 8. Sutrisno Sukimin (Ir. IPB. Rudy R. IPB. Rudi Suwandi (Ir. 1984). 1987) 9. IPB. Ella Salamah (Dra. Heru Sumaryanto (Ir. 1%7). 1987) 10. IPB. 1981) 13. IPB. Mita Wahyuni (Ir. Washington. 1983) 47. France. UNPAD. 1987) 48. IPB.

1966). (MS. 1985) l. Prihatna Sobari (Ir.. 1981) 2. 1985) 18. IPB. Univ. (MSc. Aribowo Prijosaksono (Ir. Wahyudi (Ir. IPB. 1986) . IPB. 19. 1961) 17. 1987) 8. IPB. 1970). IPB. IPB. Japan. Dinarwan (Ir. Ayub Mahmud Hanafiah (Ir. Iis Diatin (Ir. 1980). UNPAD. Akhmad Fauzi Syam (Ir.) 16. 1985) 22. 1987) 3. Wisconsin.4. (MSc. 19 ) 5. IPB. UGM. Hasril Hamid Jasin (Ir. 1980). Narni Farmayanti (Ir. UNPAD. IPB. Wisconsin. Sunatmo Sardono (Ir. Omay Santika (Drs. IPB.USA. Etty Rachjati (SH. IPB. Istiqlaliah Muflikhati (Ir. Tridoyo Kusumastanto (Ir.6.3. 1972) 6. 19 ) 11. (MSG Univ. IPB. 1%7) 9. IPB. IPB. 1970). IPB. IPB. Sarib Murtadi (Ir. IPB. IPB. Lusi Fausia (Ir. 1985) 4. Achmad Fachrudin (Ir. Abu Bakar Umbari (Ir. Damanhuri (Drs. SA. Sahat MH Simandjuntak (Ir. 1984) 14. 1975) 10. 1985) 7. Rilus (Ir. Kagoshima Univ. IPB. 1968) 21. Nadhiroh (Ir. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 1. IPB. IPB. 1974) 19. 1984) 23. IPB. 1975) 20.Suharno (Ir. 1983) 15. Didin S.4. IPB. Moch. 1987) 12. (MS.

Hokaido Univ. 1977). (DEA.A. Anwar Bey Pane (Ir. 1990) . Pasaribu (Ir. Aix-Marseille II. 1983). Ernani Lubiis Pane (Ir. Univ. Perancis. IPB. USA. Nantes.. 1984) 11. 1989) l3. 1987) 9. 1986) 8. (M. (Dr. (Dr. 1972).U. IPB. IPB. 1989) 6. 1983). Miami. IPB.. 1989) 3. IPB. (Dr. (MSc. Japan. 1981). Hokaido Univ. Univ. H. (MSG Tokyo Univ.4. 1965). Univ. 1987) 14. Japan.. College of North Wales. IPB. Tokai Univ. IPB. 19 ) 4. (Dr. Budi Wiryawan (Ir. Monintja (Ir. Barnbang Murdiyanto (Ir. IPB. 1986).Domu Sirnbolon (Ir. IPB. Daniel R. Agnes Sri Mulyani (Ir. 1973) 10... 1969). Bonar P. Hokaido Univ. Tokai Univ. (MSqTokyo Univ. Rhode Island. 1980). Ayodhyoa (Ir. 1%8). Japan 1982) 7. 1977).65. IPB. 1967) 15. 1986). IPB. Ari Purbayanto (Ir. Japan. Dr. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan 1. Nantes. IPB. Japan. 1978). Djisman Manurung (Ir. IPB. Perancis.. Aix-Marseille 11.. Japan. Diniyah Bahar Sobari (Ir. IPB. Fisheries. Japan. 19 ) 12. Japan. Gondo Puspito (Ir. 19 ) 2. (Cert. (DEA. 1979). (Dr. Fisheries. Betty Pentury (Ir. Univ.. Univ. Japan. Perancis.. 1981) 5.Sc. (MSc. 1965). Perancis. Tokyo Univ. Tokyo Univ. I Nyoman Arnaya Or. (Dipl.

16. IPB. 1979). 1986) 17. 1973). 1987) 19. 1984) 18. Fisheries. (Dr. IPB. Japan.John Haluan (Ir. 1986) . IPB. IPB. (MSq Tokyo Univ. IPB. Ibrahim Bustami (Ir. Indrajaya Or. James Parlindungan Panjaitan (Ir.

Baskoro (Ir. Totok Hestirianoto (Ir.Sc. 1986) 26. Kagosima Univ.. Univ. 1971). M.19 ). 1983) 25. Mohammad Imron (Ir.. Ronny Irawan Wahyu (Ir. (PhD. IPB. Japan. (M. Shinsu Univ. Feldi A. 1987) 24. 1979).20.. 1987) 29. IPB. Kusman Mangunsukarto (Ir. Sondita (Ir. IPB.Sc. (M. Siregar (Ir. Tri Widji Nurani (Ir. (MSc.. 1985) 22. Japan. Wisnu Gunarso (MSc. Sulaeman Martasuganda (Ir. IPB. 1984) . Tyne. Shinsu Univ. Nurjanah (Ir. 1986). IPB. IPB. Inggris. 1980) 30.Sc. (M. 1990) 23.. 1989) 28.. Canada. Vincentius P. of New Castle. IPB. . IPB. 1979) 21. ) 27. Japan. IPB. 1985). Mulyono S.

Lily Amalia Sofyan. Ir. juga dapat mengembangkan kemampuannya antara lain di bidang Biologi. Dengan demikian Fakultas Peternakan IPB akan menghasilkan Sarjana Peternakan yang selain terampil di bidang peningkatanpeningkatan produksi peternakan. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. Disamping itu untuk mengembangkan bakat mahasiswa kepada mahasiswa ditawarkan beberapa mata kuliah dalam bentuk silabus baik dari dalam maupun dari luar bidang keahlian yang disalurkan ke arah penunjang keahlian tertentu (Produksi Ternak. H. Pallawarukka Pembantu Dekan I1 : Drh. Dudung Supandi Pembantu Dekan 111 :Dr. 5. Produksi Ternak.1. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak serta Sosial Ekonomi Peternakan merupakan kurikulum inti Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.2.5. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan. FAKULTAS PETERNAKAN 5. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan). Ibnu Katsir Amrullah . TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan di Fakultas Peternakan IPB adalah untuk menghasilkan Sarjana yang terampil dan kreatif yang mampu memecahkan masalah. MSc Pembantu Dekan I : Dr. menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional dalam bidang peternakan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan produksi Peternakan secara umum. Beberapa mata ajaran wajib sebagai satu kesatuan dari ilmu-ilmu di bidang Produksi Ternak. melaksanakan penelitian.

Tata Usaha : Dedi Tauhid. SH. .

Sihombing Kepala Lab. Sri Supraptini Mansjoer Kepala Lab.1 Jurusan Produksi Ternak Ketua : Prof. Ternak Daging Kecil : Prof. Toha Sutardi Yrzry Kepala Lab. Dr. Asikin Natasasmita Kepala Lab. Adi Sudono 5.Makanan Ternak : Dr. Dr. Lumintang. T. Ir. Ir. Ternak Unggas : Prof. Soedarmadi Hardjosuwignyo 'b= Kepala Lab. Dr. Dr. Nutrisi : Dr. Pendidikanl Penyuluhan : Prof. Eddie Gurnadi ?T Kepala Lab. Bisnis dan Manajemen .52. MSc p~ 533. Ahmad Sekretaris : Dr. H. Adi Sudono Sekretaris : Dr. Arnri Djahi Sekretaris : Ir. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Ketua : Dr. Ir.E. MSAE Kepala Lab. Dawan Sugandi Kepala Lab. Baihaqi H. Harimurti Martojo Kepala Lab. Ternak Perah: Prof. R. Dr. Margono Slamet Kepala Lab. D. Lily Amalia Sofyan. H. Dr. Agrostologi : Dr. Ternak Daging Besar dan Kerja : Dr. Suryahadi Kepala Lab. Richard W. Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Ketua : Dr. Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak : Prof. Ir.22. Dr. R. Ternak Babi : Prof.

kmail Pulungan.Peternakan : Dr. Koeswardhono Mudikdjo Kepala Lab. MSc . Perencanaan dan Pengembangan : Ir.

Metode Statistika 3 (3-0) Jumlah: 21 sks Semester 5 IPT 332 Pemuliaan Ternak 3 (2-3) IPT 341 Produksi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-3) . Mata Kuliah Kredit Sentesler 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 IPT 221 IMT 211 IMT 231 SET 221 SET 224 TNH 211 AGM 211 3 (2-3) Pengantar Ilmu Peternakan 2 (2-0) Pengantar Ilmu Nutrisi 3 (2-3) Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2-3) Ekonomi Produksi 3 (2-3) Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) Klimatologi Jumlah: 20 sks Semester 4 IPT 222 Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2-3) IPT 261 Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2-3) IPT 231 Genetika 3 (2-3) IMT 221 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2-3) FIF 241 Fisiologi Ternak 3 (2-3) STK 211 .5.3. Program Studi Produksi Ternak Kurikuhtrlt No.1.PROGRAM STUD1 DAN KURIKULUM 53.

IMT 322 Tatalaksana Padang Penggembalaan dan Padang Rurnput 3 (2-3) .

Peternakan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Sentester 7 SET 411 IPT 471 SET 431 Penyuluhan Peternakan Pengolaban Hasil Ternak Peraturan. Perundangan Peternakan dan Hukum Agraria Minat Jurusan 1 Minat Jurusan 2 Minat Jurusan 3 Seminar Pilihan/Elektif Jumlah : 21 sks .firikuluni -Semester 5 (Lanjutan) SET 322 RPR 301 IF'T 314 Usaha Peternakan Fisiologi Reproduksi & Inseminasi Buatan Pengendalian Kesehatan Ternak 3 3 3 (2-3) (2-3) (2-3) Jumlah : 21 sks Sentester 6 IPT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2-3) IMT 211 Ilmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2-3) IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3 (2-3) IPT 353 Metodologi Penelitian Peternakan 3 (3-0) SET 314 Perubahan Sosial 3 (2-3) SET 334 Perencanaan dan Pengembangan .

.

tipe dan bangsa ternak. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan. makanan ternak dan kesehatan ternak terutama pada ternak sapi daging dan kerbau.4. .firikulunt (Lanjutan) Serizester 6 Karya Ilmiah Kuliah Kerja Nyata Jumlah : 10 sks Total Semester 1-8 : 150 sks 5. pencegahan penyakit dan "grading" daging. sistem produksi. domba dan kambing serta unggas dan babi. Mata Ajaran Wajib Fakultas IPT 221 Pengantar llmu Peternakan 2 (2-0) 3 Membahas tentang arti manfaat ternak.4. SILABI 5.1. Eddie Gurnadi Sudjana Natasasmita Dudung Supandi Henny Nuraeni IPT 222 llmu Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2 2) 4 Pembahasan tentang sifat sapi babi dan kerbau. dasar-dasar pemuliaan dan reproduksi.4.1. Mata ajaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Produksi Ternak (IPT) 5.1.

Eddie Gurnadi Dudung Supandi Sudjana Natasasmita Henny Nuraeni .

pengelolaan anak ayam pada masa brooding dan pada masa pertumbuhan (pemeliharaan anak ayam petelur komersial dan anak ayam petelur bibit). Pemeliharaan ayam pedaginglbroiler. membahas tata laksana. Tantan R Wiradarya Rachmat Herman Nana Sugana Maman Duldjaman Asikin ~a6sasmita IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3(2-314 Pembahasan mengenai penetasan. hewan.IPT 231 Genetika 3(2-2)4 Pengertian dasar tentangilmu genetika dengan contoh-contoh pada mikro organisme. Dibahas pula tentang usaha pe~ungkatan produksi sesuai dengan lingkungan. tanaman dan manusia serta kaitannya dengan pemuliaan dalam bidang peternakan dan pertanian. . dan pencegahan penyakit. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Pittor H. Hutabarat Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT 261 Ilmu Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2 -3) 4 Membahas berbagai bangsa domba atas tujuan Produksinya. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan serta pengetahuan tentang wol dan kualitas daging.

Dawan Sugandi Kartinah Gurnadi Rukmiasih Niken Ulupi .Pengelolaan ayam petelur komersial dan ayam petelur bibit pada masa berproduksi.

IPT 314 Pengendalian Kesehatan Ternak 3 (2 2) 3 Membicarakan pentingnya isolasi, higiene dan sanitasi peternakan. Dibahas pula tentang pentingnya membeli ternak sehat, menghindari stress dan faktor-faktor yang mempermudah berjangkitnya penyakit ternak. Dibicarakan pula sistem kekebalan pada ternak dan cara mencapainya serta gejala dan pencegahan penyakit pada ternak. DJ.Samosir D.T.H. Sihombing Rachmat Herman Adi Sudono IPT332 Pemuliaan Ternak 3 (2 2)3 Pembahasan mengenai genetika populasi dan genetika kuantitatif sebagai dasar pemuliaan ternak dalam pengembangan kebijakan untuk peningkatan mutu genetik ternak. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT341 Ilmu Produksi Ternak Perah 3 (2-313 Membahas sejarah dan bangsa-bangsa ternak perah (sapi, kerbau dan kambiig) serta keuntunganlkelemahan-kelemahan peternakan ternak perah, faktor-faktor untuk merencanakan mendirikan peternakan ternak perah, sistem pemeliharaan baik secara intensif maupun ekstensif, tata laksana perusahaan, sistem

perkandangan, sistem perkawinan, seleksi dan culling. Adi Sudono Imam K. Abdulgani Harun Najib Ernawati M. Asyik Pallawa-ka

IFT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2 3)4 Uraian tentang kedudukan ternak babi dalam masyarakat dan potensinya, tipe serta bangsa babi. Diuraikan juga tentang perbandingan anatomis maupun f~iologi dengan ternak lain, tingkah laku ternak, tata laksana dan koleksi perkembang biakan serta penemuan penelitian yang mutakhir dalam ilmu ternak babi terutama dalam soal produksi, reproduksi dan manajemen makanan. D.T.H. Sihombing P.H. Siagian Perkembangan peternakan, penampilan usaha peternakan, penampilan produksi ternak, masalah pengembangan peternakan, peranan penelitian dalam mencari pemecahan suatu masalah, metode penelitian eksperimental dan metoda penelitian noneksperimental. D.T.H. Sihombing Toha Sutardi IPT 471 Pengelolaan Hasil Ternak 3(2-3)3 Mempelajari prinsip-prinsip cara menghasilkan produk ternak yang berkualitas baik (daging, telur dan susu). Uraian dasar tentang gizi, fisik dan histologik daging serta proses-proses yang terjadi selama perubahan bentulc otot menjadi daging. Membahas teknik penanganan daging (unggas, sapi, domba, kambiig dan babi) dan sistem penentuan kualitas kerkas, telur dan susu. Kemudian dilanjutkan dengan teknikteknik pengolahan dan pengawetan daging susu dan telur pada tingkat produsen hasil ternak untuk siap diproduksi lebih lanjut maupun untuk dipasarkan. Peni S. Hardjosworo

Rachmat Herman Ernawati M. Asyik Eddie Gurnadi

5.4.12. Mata Ajaran Minat Jurusan 2) 3 I PT 442 llmu Tilik Ternak 3 (2 Cara-cara penilaian ternak berdasarkan bentuk luar. Pembahasan mengenai hubungan bentuk luar dengan fungsi dalam sifatsifat produksi ternak meliputi sapi perah, sapi daging, domba, kambing dan unggas. Harun Najib Maman Duldjaman MM. Siti Sundari K. Dudung Supandi IPT 462 Ilmu Produksi Aneka Ternak 3 (2-2) 3 Mengenal dan memanfaatkan sifat biologi dari aneka ternak (kelinci, itik, merpati, kalkun dan puyuh) untuk tujuan produksi dan peningkatannya. -Pentinpya pemanfaatan aneka ternak bagi peningkatan konsumsi protein hewani dan manajemen dasar, dibahas. Penetasan dan ekonomi produksi untuk unggas, juga dikemukakan sebagai pengetahuan yang turut melengkapi kepentingan keluarga. Rachmat Herman Peni S. Hardjosworo Sumono Rukadi 5.4.13. Mata Ajaran Pilihan IPT 413 Pengelolaan Penetasan 3 (2 2) 3 Membahas bermacam-macam jenis mesin tetas dan peralatannya, anatomi reproduksi ayam jantan dan betina, dan faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas dan daya tetas telur, perkembangan embrio dalam telur, manajemen penetasan, pencegahan penyakit pada penetasan, sebagai bagian dari usaha

peternakan ayam. Sumono Rukadi Rukmiasih

IPT 423 Pemeliharaan dan Penggemukan Anak 3(2 2) 3 Sapi (Veal Production) Membahas tentang cara-cara melakukan seleksi anak sapi untuk tujuan penggemukan atau bibit, cara pengelolaan dan pemberian makanan serta pencegahan penyakit sapi. Eddie Gurnadi IPT 433 Teknik Laboratorium dalam Genetika 3 (2 2) 3 dan Pemuliaan Ternak Teknik-teknik pemeliharaan dan penggunaan hewan-hewan laboratorium untuk penelitian Ilmu Genetika Ternak dan Iimu Pemuliaan Ternak. Termasuk teknik elektroforesis, immunogenetics dan khromosoma. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Pittor H. Hutabarat Cece Sumantri IPT 434 llmu Pemuliaan Ternak Daging 3 (2 2) 3 Penerapan cara-cara seleksi dan persilangan dalam peningkatan mutu genetik ternak daging (sapi, kerbau, domba dan kambing serta babi). Pembahasan mengenai efektifitas sistim pemuliaan ternak daging dan hasil-hasil yang diharapkan serta kemungkinan penerapannya di Indonesia. Harimurti Martojo Pittor H .Hutabarat

Sri Supraptini Mansjoer IPT 435 Ilmu Pemuliaan Ternak Unggas 3 (2 2) 3 Dasar-dasar genetika yang erat hubungannya dengan pemuliaan ternak unggas, ketahanan terhadap penyakit,

penurunan sifat produksi telur, daging dan sifat-sifat lain yang ada hubungannya dalam bidang ternak unggas. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer IPT 443 Pengelolaan Usaha Ternak Perah 3 (2 3) 3 Peranan ternak perah dalam rnemenuhi kebutuhan manusia. Pola usaha ternak perah. Tujuan usaha, alokasi sumber daya, pentahapan kerja. Masalah- masalah yang dihadapi, dalam membangun usaha ternak perah. Kebijaksanaan nasional, regional dan lokal. Adi Sudono Toha Sutardi IPT 444 Ilmu Pemuliaan Ternak 3 (2 3) 3 Penggunaan ilmu genetika untuk mernperbaiki mutu ternak, sistem perkawinan, evaluasi silsilah, uji zuriat dan herd analysis. Pallawarukka Adi Sudono IPT 452 Pengembangan Peternakan Ternak Babi 3 (2 3) 3 Pengembangan peternakan babi dilihat dari tipe beternak tradiiional, semi komersial, lingkungan dan potensi lokasi. Diversifikasi peranan peternakan babi secara menyeluruh bagi peternak, sumber dagingnya, lemak, pupuk, biogas dan makanan ternak. D.T.H. Sihombing

Suhut Simamora Pollung H. Siagian

IPT 472 Ilmu Pengolahan Limbah Peternakan 3 (2 -3) 3 Mempelajari dasar-dasar penanganan dan pendayagunaan limbah peternakan, suatu sumberdaya yang dapat diperbaharui, yang meliputi sifat-sifat fisik, kimia dan biologi pelbagai jenis ternak serta proses pemanfaatan untuk bahan makanan ternak, energi bakar, pupuk maupun media untuk menghasilkan bahan bakar. Diberikan pada aspek kesehatan lingkungan hidup yang dipadukan dalam suatu daur ulang serta sistem analisis ekonomi. D.T.H. Sihombing Suhut ~imahora Salundik 5.42. Mata qjaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak (INMT) 5.42.1. Mata Ajaran Wajib Fakultas IMT 211 Landasan Ilmu Nutrisi 3(2-3)3 Sejarah ilmu nutrisi, fungsi bahan makanan dan zat makanan, komposisi tumbuh dan bahan makanan, selera makan, proses pencernaan dan penyerapan, landasan bioenergitika, metabolisme zat makanan, kebutuhan akan zat makanan dan teknik penentuan, katabolisme puasa, utilisasi zat makanan untuk hidup pokok dan proses produksi (pertumbuhan, reproduksi, telur, air susu, wok dan tenaga). Toha Sutardi Ibnu Katsir Amrullah Toto Toharmat Dwierra Evyernie

IMT 231 Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2 -1) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan konsep tentang kualitas pakan, penggunaan dan pengujian kalkuluspakan baik secara kimia maupun secara fisis. Evaluasi dan klasifikasi terhadap energi dan protein pakan secara praktis. Dibahas pula tentangmakanan yang non-konvensional dan yang mengandung racun yang dapat digunakan sebagai pakan. Lily E. Abunawan Lily Amalia Sofyan Abdul Djamil Hasjmy IMT 311 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) 4 Uraian mengenai hijauan makanan ternak untuk keperluan peternakan dengan menghubungkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, produksi, nilai gizi serta cara-cara pengelolaan. Peranan hijauan kacangan, morfologi, penyebaran, adaptasi, pengenalan jenis, manfaat hijauan limbah, dasar-dasar kebun hijauan dan padang penggembalaan serta hijauan khusus. Problematika hijauan makanan ternak di Indonesia. Diuraikan pula sistem penyediaan pakan untuk petanilpeternak kecil. Soedarmadi H Sriharini Imam Suwoko Panca Dewi Menuhara K.S. M. Agus Setiana IMT312 llmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2 3) 3 Ternak perah

dan perkembangannya. Sebaran ternak perah dan daya dukung lingkungan dalam penyediaan susu dan bahan makanan. Masalah pokok dalam pemberian bahan makanan, evaluasi nilai gib bahan makanan untuk produksi, kebutuhan ternak perah akan zat makanan dan formulasi ransum. Bedjo Suwardi Toha Sutardi Suryahadi

IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-2)3 Membahas masalah metabolime protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral pada unggas. Metabolisme energi dan protein, lemak dan karbohidrat. Faktor lingkungan yang mempengaruhi imbangan energi, protein dan zat makanan lainnya. Bahan makanan unggas dilihat dari segi kualitas sebagai salah satu dasar untuk penyusunan ransum, menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum unggas. R Anggorodi Juju Wahyu Wiranda G.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2 3)4 Membahas penggunaan zat makanan untuk produksi karkas, cara pemberian makanan dalam program cow calf, stocker, conditioning, finish dan finish khusus, menyusun ransurn. Aminuddin Parakkasi Didit Diapari. IMT 322 Tata Laksana Padang Penggembalaan 3 (2 3) 3 dan Padang Rumput Uraian tentang bentuk-bentuk padang penggembalaan, sistem penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan dengan pertumbuhan vegetasi dan produksi ternak, komposisi bitanis, kapasitas tampung, konservasi hujan, prasarana dan sarana ranch yang berhubungan dengan pengelolaan padang penggembalaan dan kebun hijauan makanan ternak serta kemajuan mutakhir, dalam bidang pengelolaan padang penggembalaan. Ignatius Kismono Sriharini Imam Suwoko Soedarmadi H.

5.4.22. Mata Ajaran Minat Jurusan IMT 419 Metabolisme Zat-zat Makanan 3 (2 -2) 3 Mempelajari sumber energi yang berasal dari bahan makanan dan penentuan pemilihan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis normal dalam tubuh, membahas prosesproses metabolisme dalam tubuh dan peranan zat-zat makanan (nutrient) dalam menghasilkan energi. Mempelajari sistem transfer energi. Proses metaboliime air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Mempelajari nilai-nilai nutrisi dan keseimbangannya dalam tubuh. Mempelajari cara determinasi zat makanan dalam bahan makanan berikut faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Evaluasi status @zat nutrisi dalam tubuh secara biokimia. Wiranda G. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah. IMT 423 Perencanaan Penyediaan 3 (2-3)3 Hijauan Makanan Ternak Uraian mengenai sumberdaya makanan dan limbah pertanian diarahkan kepada perencanaan pembangunan dan pengembangan-pengembangan usaha peternakan intensif dan ekstensif, merupakan uraian praktis yang memadukan ilmu-ilmu tanah, agronomi, landasan hijauan makanan ternak dan tata laksana padang penggembalaan dakuzr perencanam tersebut. Ignatius Kismono Soedarmadi H. Sriharini Imam Suwoko IMT 432 Industri Makanan Ternak 3 (2-3)3 Industri ransum di Indonesia. Aktivitas indushi ransum.

Mesin-mesin pengolahan. pengawasan dan . pergudangan. Pengadaan bahan. tata letak dan mekanisme aliran kerjanya. lahan dan organisasi).Struktur industri ransum (kapasitas mesin.

Mata Ajaran Pilihan IMT 415 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak Unggas 2 (2 1)3 Membahas tentang metahlime zat makanan pada unggas. Ahmad Wiranda G. Baihaqi H. teknik pemerahan dan landasan fisiologi.423. Toha Sutardi . Kartiarso Aminuddin Parakkasi. faktor yang mempengaruhi produksi dan komposisi air sum. Ahmad Moch. Baihaqi H. Metode-metode kuantitatif dalam industri ransum ternak. regulasi hormon dalam perkembangan sekresi dan sintesis air susu. (2) Bahan-bahan makanan ternak babi. IMT 417 Biologi Laktasi 3 (2-3)3 Anatomi dan evaluasi kelenjar Kambing. menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum. (5) Penemuan-penemuan mutakhir dalam ha1 makanan ternak babi. yang konvensional maupun yang non-konvensional. Rasyaf Ibnu Katsir Amrullah Lily Amalia Sofyan 5.pemasaran. (3) Kebutuhan zatzat makanan ternak babi. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 416 Ilmu Nutrisi Ternak Babi 3(2-2)3 Membahas antara lain : (1) Sistem alat pencemaan ternak babi. (4) Cara pengyunan ransum dan cara pemberian ransum ternak babi. Peninjauan lapangan dan studi perbandingan.

Adi Sudono Toto Toharmat .

Diuraikan pula aspek fsiologi persaingan antar komponen dalam padang penggembalaan campuran. Arif Suryahadi IMT 424 Fisiologi Hijauan Makanan Ternak 3 (2 2) 3 Uraian tentang proses-proses fotosintesis tanaman leguminosa (C3) dan rumput (C4). lemak. Dibahas . respirasi. Pembahasan diharapkan kepada pengelolaan tanaman makanan ternak yang berhubungan dengan aspek-aspek fisiologis dan responnya terhadap perturnbuhan dan pertumbuhan kembali tanaman. manipulasi kondisi dalam rumen untuk tujuan produksi efek disfungsi rumen.IMT 418 Landasan Rurninologi 3 (2 2) 3 Anatomi ransurn dan perkembangannya. metabolisme karbohidrat. Ipalus Kismono Agus Setiana IMT 425 Metodologi Penelitian Makanan 3 (2-3) 3 Ternak Suatu uraian mengenai wa-wa penilaian hijauan makanan ternak serta ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi dari tiap tiap penilaian yang dipakai. protein penyerapan dan translokasi hara mineral serta faktor-hktor yang mempengaruhinya. Nur Aeni Sigit Jajat Jachja F. Soedarmadi H.fungsi rumen dalam pencemaan. reaksi-reaksi utama metabolisme makanan dalam rumen.

pula salah ukur yang dapat dipakai pada tiap cara penilaian dalam hubungannya dengan produksi ternak. Sriharini Imam Suwoko .

Beberapa sifat khusus dari zat-zat makanan ternak (air. Pratas Kartiarso IMT 433 Ilmu Kimia Makanan 3 (2'3) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan bekal pengetahuan tentang komposisi bahan makanan ternak berdasarkan kandungan zat-zat makanannya. Aminuddin Parakkasi Rachyan G. lingkungan dan mikroflora. protein.IMT 426 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak 3 (2-3)3 Membahas penggunaan zat-zat makanan herbivora nonruminansia (kelinci atau equin) dan wa pemberian makanannya. mempelajari mekanisme te jadinya kerusakan yang disebabkan oleh proses fisik. Lily Amalia Sofyan Lily E. lemak. karbohidrat dan vitamin) serta instrumentasi yang digunakan. Juga mempelajari pencegahan serta penangylangan suatu kerusakan dalam penyimpangannya. Abdul Djamil Hasjmy Lily E. Kelas diberi kesempatan untuk memilih salah satu kedua komoditi tersebut. Aboenawan Lily Amalia Sofpn . Aboenawan Abdul Djamil Hasjmy IMT 434 Dasar-dasar Penyimpanan Makanan 3 (2 -2) 3 Ternak Tujuan dari kuliah mata jaran ini adalah untuk memberikan pengertian mengenai tanda-tanda penyebab kerusakan dalam penyimpanan bahan makanan ternak.

.

Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 441 Aplikasi Ilmu Komputer Dalam Ilmu Nutrisi Mempelajari dasar-dasar teknik komputer dan aplikasi dalam bidang nutrisi dan makanan ternak. Jajat Jachja Merra Ewyernie Rita Meutia Muhammad Ridla . campuran dan interaksinya dengan unsur senyawanya. susu dan telur yang dihasilkan. Pengenalan berbagai merk dagang yang ada di pasaran.IMT 435 Kebijaksanaan Penyediaan Makanan 3 (2 2) 3 Membahas masalah makanan ternak pada tingkat strategis dengan memperhatikan unsur dan ruang berdasarkan potensi. kesempatan dan tantangan. kuantitas dan harga. Analisis dinamika makanan ternak dilihat dari arus barang dan hubungan permintaan dan pengadaan. Bedjo Soewardi Suryahadi. Faktor-faktor yang dap? mempengaruhi efisiensi penggunaan. pengolahan dan interpretasi data statistik. Tujuan mata ajaran ini adalah untuk mempersiapkan manajer dan pengambil keputusan mampu mengelola masalah makanan ternak yang optimum dipandang dari segi kualitas. keterbatasan. Peraturan penggunaan bagi ternak. IMT 436 Obat-obat Antibiotika dan 3 (2 2) 3 Bahan Makanan Pelengkap Tinjauan mengenai obat-obatan. Juju Wahyu Wiranda G. antibiotika dan makanan tambahanrumus bangun kimia dan fungsi fisiologinya. dosis dan waktu pemberian serta pengaruhnya bagi daging. antara 1ain:teknik penyusunan dan evaluasi ransum.

.

pembiayaan dan organisasi. Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan (SET) 5. maksimalisasi biaya). pendekatan analisa tataniaga serta sistem-sistem pasar. pemasaran. Napitupulu Juniar Atmakusuma SET 224 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Pengertian dasar tentang ilmu manajemen.5. Penelaahan lingkungan ekonomi tataniaga yaitu persaingan murni. Konsepkonsep biaya. oligopoli dan monopoli.Subarna SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2 2) 4 Konsep dan definisi tataniaga meliputi konsep dan manfaat.43. Subarna Richard Lumintang . Sistem manajemen.1. persaingan monopolistik. Mata Ajaran Wajib Fakultas SET 221 Ekonomi Produksi 3 (2 -2)3 Pembahasan prinsip-prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi hubungan-hubungan dalam berbagai model produksi. Harga dan analisa harga dalam konsep dan cara pasar berjangka dan hedging serta model-model pengambilan keputusan teknik dan strategi pemasaran. Sistem manajemen dalam bidang produksi. Asi H.43. Kartika Widjaya Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. efisiensi pemasaran. Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. Problema optimasi (minimisasi biaya.

.

6Tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pembangunan peternakan dan perkembangannya. Asngari Djaki Muchtar Dewi Ulfah Wardhani Rachmat Pambudy Ismail Pulungan . peraturan yang disesuaikan dan peraturanperaturan di bidang peternakan yang berlandaskan UUPP. Metoda penyuluhan pertanian. Perencanaan program penyuluhan dan evaluasi penyuluhan peternakan. peraturan peralihan. Prinsip-prinsip mengajar. Proses adopsi dan difusi. peraturan-peraturan pemerintah dibidang peternakan yang masih berlaku sampai sekarang. Subarna Hadiyanto Rachmat Pambudy SET 431 Peraturan Perundang-undangan Peternakan dan Hukum Agraria Memperkenalkan dan mengkaji Undang-undang No. Dasar-dasar penyuluhan peternakan. Kepemimpinan.SET 411 Penyuluhan Peternakan 3 (2-213 Pengertian penyuluhan peternakan dan peranannya. Perubahan berencana. Dasar-dasar komunikasi. Mempelajari peraturan-peraturan yang ada kaitannya dengan UUPP tersebut. Pang S.Djahi Richard Lumintang Amirudin Saleh Sutisna R. Prinsip-prinsip penyuluhan peternakan. Amri. Sejarah perundang-undangan dalam bidang peternakan.

Identifikasi pemimpin dalam suatu sistem sosial bagi pengembangan peternakan. Pembinaan dan pengembangan ' kepemimpinan dan konsep-konsep lain yang relevan bag. Richard Lumintang Hadiyanto Lucia Cyrilla SET 425 Agribisnis 3 (3 0) 3 Konsep agribisnis. Pelaksanaan fungsi manajemen dalam perusahaan peternakan dan studi-studi kasus. Populasi dan sampel. Asi H. Pengumpulan data dalam survai.432 Mata Ajaran Minat Jurusan SET 413 Metode Penelitian Sosial 3 (2 2) 3 Kerangka teori dan tahapan-tahapan dalam bidang penelitian sosial ekonomi peternakan. Teori-teori dasar kepemimpinan sepeiti teori garis keturunan dan teori fungsional.5. pengembangan kepemimpinan. Variabel dan pengukuran dalam ilmu sosial. Hipotesis. Tujuan metode penelitian. Napitupulu Juniar Atmakusumah . Tim Staf SET SET 419 Kepemirnpinan 3 (2 -2) 3 Makna kepemimpinan dan pemimpin. Agribisnis dalam pembangunan peternakanlpertanian. pengolahan dan analisa data serta pelaporan hasil penelitian.

Konsep-konsep dan prinsip-prinsip perencanaan pendidikanlpenyuluhan.433. Pertemuan perorangan dan kelompok (formal dan informal). Proses adopsi dan difusi inovasi.5. Asngari Amiruddin Saleh SET 415 Perencanaan Program Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian program pendidikan dan unsur-unsurnya. proses adopsi dan difusi inovasi. Tujuan pendidikan dan pengembangan kurikulum pendidikadpenyuluhan. unsur-unsur komunikasi. Perubahan rencana ditahapannya. Andriyono K. Penggunaan alat peraga. berbagai bentuk komunikasi. Mata Ajaran Piiihan SET 412 Dasar-dasar Komunikasi Untuk 3 (2 2) 3 Penyuluhan Falsafah komunikasi. Adhi Margono Slamet Pang S. Richard Lumintang Andriyono Kilat Adhi Hadiyanto . Berbagai metoda penyuluhan pertanian. model komunikasi kemacetan dan penghalang komunikasi.Demonstrasi (cara dan hasil). Kursus tani. audio visual dan peragaan. interpersonal dan komunikasi masa. komunikasi interpersonal. Mengarahkan masyarakat kearah perubahan. Perubahan sosial. siaran pedesaan. Organisasi sistem penyuluhan pertanian. Richard Lumintang Hadiyanto SET 416 Metode dan Organisasi Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian penyuluhan pertanian. persuasi. Kedinamikan organisasi. konsep-konsep dan dasar-dasar komunikasi. Pengembangan program penyuluhan yang efektif. Kunjungan lapangan. Unsur-unsur organisasi.

Pendidikan formal non formal. Pemecahan masalah dan penggunaan metodologi falsafah pendidikan. penanggungan resiko perusahaan dan pendapatan perusahaan.Asngari SET 418 Falsafah Pendidikan 3 (2-2)3 Teori dan tujuan pendidikan. Cara belajar orang dewasa. Pemilihan dan pengorganisasian metoda dan teknik mengajar Pengajaran yang berpusat pada masalah. Malgono Slamet Pang S.SET 417 Psikologi Relajar dan Mengajar (2 2) 3 Tujuan pendidikan. Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam perkoperasian di Indonesia. Teori dan proses belajar. sintesis dan penggunaan konsep-konsep pendidikan. retensi dan transfer belajar. Rasita Ginting Budi Satoto SET 427 Pembiayaan Perusahaan (2 -2) 3 Pengertian dasar-dasar pembiayaan perusahaan peternakan. Psikologi mengajar. . Sejarah perkembangan koperasi (di Indonesia dan di luar negeri). Penilaian pengukuran hasil belajar. Asngari SET 426 Koperasi Pengertian dasar-dasar kpperasi. Dasar-dasar falsafah pendidikan. Amri Djahi Margono Slamet Pang S. Pelaksanaan prinsip-prinsip pembiayaan dalarn hubungan penentuan alternatif sumber pembiayaan. Motivasi belajar. Sifat-sifat belajar pada manusia. evaluasi investasi. Pelaksanaan sistem manajemen dalam perkoperasian dalam bidang pertanianl peternakan.

Budi Satoto Zulfikar Moesa

SET 432 Kependudukan 3 (2 -2)3 Mempelajari ilmu dasar mengenai ilmu kependudukan, masalah-masalah pengaruh aspek demografi dalam rangka pembangunan peternakan dan pedesaan di Indonesia, dan masalah pangan protein hewani. Mempelajari dan mengkaji kebijaksanaan keluarga berencana, kesempatan kerja, angkatan kerja, produktifitas kerja dan tingkat ekonomi dari berbagai pola ekologis pertanian. Mempelajari masalah-masalah kependudukan yang erat kaitannya dengan produksi, pemasaran dan konsumsi dan konsumsi hasil-hasil peternakan. Ismail Pulungan Kooswardhono Mudikdjo 5.5. DZREKTORI TENAGA PENGMAR 1.Abdul Djamil Hasjmy (Ir, IPB, 1976);(MS, IPB) 2. Adi Sudono (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1%0); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1964); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986) 3. Ahyar IsmaiI (Ir, IPB, 1987) 4.Aminudddin Parakkasi (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1970); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986). 5. Amiruddin Saleh (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 6. Amri Djahi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Ohio State Univ., USA, 1980) 7. Anita Sardiana (Ir, IPB, 1984) 8. AndriyonoKilat Adhi (Ir, IPB, 1983) 9. Asep Saepuddin (Ir, IPB, 1980) 10.Asep Sudarman (Ir, IPB, 1987)

11. Asi Holomoan Napitupulu (Ir, IPB, 1969); (MSc, Univ. Hawaii, USA, 1985) 12. Asikin Natasasmita (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1x2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%4); (PhD, Melbourne Univ., Aus, 1979); (Prof, IPB, 1982) 13. Bagus Priyo Purwanto (Ir, IPB, 1983) 14. Baihaqi H.Ahmad (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (Dr, IPB, 1988) 15. Basita Ginting Sugihan (Ir, IPB, 1974); (MA, UPLB Philippines, 1989) 16. Bedjo Suwardi (Drs, UI, 1962); (Drh, U1, 1963); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1966); (Dr, IPB, 1976) 17. Cece Sumantri (Ir, IPB, 1984) 18. Dawan Sugandi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1x5); (Dr, IPB, 1973); (Prof, IPB, 1980) 19. Didid Diapari (Ir, IPB, 1984) 20. D J.Samosir (Drs, UI, 1%2); (Drh, UI, 1x3); (Dr, IPB, 1986); (Prof., IPB, 1989) 21. D.T.H. Sihombing (Drs,UI, 1961); (Drh,UI, 1963); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1969); (PhD, Univ.Kentucky, USA, 1972); (Prof., IPB, 1989) 22. Dudung Supandi (Drs, UI, 1x3); (Drh, IPB, 1966) 23. Dwi Djoko Setyono (Ir, IPB, 1984) 24. Dwierra E.Amirrunas (Ir, IPB, 1984) 25. Dwi

Margi Suci (Ir, IPB, 1986) 26. Dwi Ulfah Wardhani (Ir, IPB, 1988) 27. Eddie Gurnadi (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (Dr, Justus Liebig Univ. FRG,1972);( Ptof, IPB, 1990) 28. Erika Budiarti Laconi (Ir, IPB, 1984) 29. Ernawati M. Asyik (Ir, IPB, 1976); (MS, IPB, 1989)

30. Hadyanto (Ir, IPB, 1985) 31. Harimurti Martojo (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1960); (MSc, Louisiana State Univ.,USA, 1%3); (PhD,Univ. Florida, USA, 1972); (Prof, IPB, 1977) 32. Harun Nadjib (Ir, IPB, 1976) 33. Heni Nuraeni (Ir, IPB, 1988) 34. Hotnida Caroline Haraqti Siregar (Ir, IPB, 1986) 35. Ibnu Katsir Arnrullah (Ir, IPB, 1977); (MS, IPB, 1979); (Dr,IPB, 1987) 36. Ignatius Kismono (Ir, IPB, 1968); (MS, IPB, 1985) 37. Imam Ubdulgani (Drs, UI, 1%0); (Drh, UI, 1%3); (Dr, IPB, 1981); (Prof, IPB, 1988) 38. Ismail Pulungan (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB, Philippines, 1989) 39. J.H. Hutasoit (Drs, UI, 1953); (Drh, IPB, 1954); (Dr, UI, 1959); (Prof, IPB, 1974) 40. Jajat Jachja F.Arief (Ir, IPB, 1974); (MSc, Okayama Univ.,Japan, 1981); (Dr, Kyoto Univ.,Japan, 1986) 41. Juju Wahyu (Drs, UI, 1%1); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%5); (Dr, IPB, 1972); (Prof, IPB, 1977) 42. Juniar Atmakusuma (Ir, IPB, 1978) 43. Kartiarso (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB,Philippines, 1981); (PhD, James Cook Univ., Aus, 1990) 44. Kartika Widjaja (Ir, IPB, 1968); (MADE Australia Nasional Univ,Australia,

1979) 45. Kartinah Gurnadi (Dra, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1%6); (Dr, IPB, 1986); (Prof, IPB, 1990) 46. Khalil (Ir, IPB, 1984); (MSc., Thailand, 1989) 47. Koeswardhono Mudidjo (Ir, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1974); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1978)

48. Kukuh Budi Satoto (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1982) 49. Lidy Herawati (Ir, IPB, 1985) 50. Lily Amalia Sofyan (Dra, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1x3); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%9); (Dr, IPB, 1982) 51. Lily Estiningrum Aboenawan (Ir, IPB, 1%9) 52. Lima Karliyenna (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1989) 53. Lucia Cyrilla N.S.D. (Ir, IPB, 1986) 54. Maman Duldjaman (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1989) 55. M.M.Siti Sundari (Ir, IPB, 1971); (Dr, IPB, 19863 56. Mohammad Agus Setiana (Ir, IPB, 1981) 57. Mohamrnad Ridla (Ir, IPB, 1987) 58. Moh. Yamin (Ir, IPB, 1986) 59. Muhammad Rasyaf (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1982); (Dr, IPB, 1989) 60. Muladno (Ir, UGM, 1985); (MSc, Univ., of New England, Australia, 1990) 61. Nahrowi (Ir, IPB, 1984) 62. Nana Sugana (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1988) 63. Niken Ulupi (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1990) 64. Nur Aeni Sigit (Ir, IPB, 1%9); (MS, IPB, 1982) 65. Pallawarukka (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin,USA, 1978); (PhD, UNV. Wisconsin, USA, 1981) 66. Panca Dewi Manuhara KS. (Ir, IPB, 1984) 67. Pang Suparman Asngari (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (MSc, Univ.Quinsland, Aus. 1979); (DEd Sam Houston, USA, 1982) 68. PeniS. Hardjosworo (Dra, UI, 1959); (MSc, Univ:Hawaii, USA, 1%1); (Dr, IPB, 1989)

69.Pittor H.Hutabarat (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1966); (MSc, Univ.Philippines, 1977); (PhD, Univ.Philippines, 1982) 70.Pollung H.Siagian (lr, IPB, 1976); (MS, IPB, 1981); (PhD, PLB Philippines, 1984) 71. R.Anggorodi (Drs, UI 1957);(Drh, UI, 1958); (Dr, IPB, 1%8); (Prof., IPB, 1974) 72. R. Bambang Pangestu (Ir, IPB, 1976); (MSc, ..., 1987) 73. R.Margono Slarnet (Drs, UI, 1959); (Drh ,UI, 1%1); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1965); (PhD, Lousiana State Univ., USA, 1973); (Prof, IPB, 1981) 74. R. Tantan Rustandi W. (Ir, IPB, 1975); (MSc, Univ. Illinois, USA, 1980); (PhD, Univ. Illionis, USA, 1984) 75.Rachjan Gunasah Pratas (Ir, IPB, 1973); (MSc, Univ. Pertanian Malaysia, 1983) 76.Rachmat Herman (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (MVSc, Univ. Queensland, Aus. 1982) 77. Rachmat Pambudy (Ir, IPB, 1983); (MS, IPB, 1988) 78.Rarah Ratih Adjie M. (Ir, IPB, 1985) 79. Retno Indrati Or, UGM,1986) 80. Richard W.E. Lumintang (Ir, IPB, 1975); (MSEA, Univ.Wiscousin,USA, 1984) 81. Rita Mutia (Ir, IPB, 1986) 82. Romy Rahman Noor (Ir, IPB, 1984) 83. Rosa Rita Ressa Hutabarat (Ir, IPB, 1989) 84. Rudy Priyanto (Ir, IPB, 1984) 85.Rukmiasih (Ir, IPB, 1981) 86. Salundik (Ir, IPB, 1989) 87.SoedarmadiH.(Ir, IPB, 1970); (MSc, UPLB,Philippines, 1977); (PhD, UPLB,Philippines, 1980)

88. Sri Danvati (Ir, IPB, 1988) 89. Sriharini (Ir, IPB, 1969) 90. Sri Mulatsih (Ir, IPB, 1987) 91. Sri Supraptini Mansjoer (Ir, IPB, 1970); (Dr, IPB, 1985) 92. Sudarsono (Ir, IPB, 1989) 93. Sudjana Natasasmita (Ir, IPB, 1977) 94. Suhut Simamora (Ir, IPB, 1972); (MS, IPB, 1989) 95. Sumiati (Ir, IPB, 1984) 96. Snrnono Rukadi (Drs, UI, 1%2) 97. Suryahadi (Ir, IPB, 1980); (Dr, USTL,France, 1986) 98. Sutisna R. Subarna (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 99. Toha Sutardi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky,USA, 1975); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1976) 100. Toto Toharmat (Ir, IPB, 1982) 101. Wiranda G. Pilliang (Ir, IPB, 1971); (MSc, Purdue Univ., USA, 1977); (PhD, Purdue Univ.,USA, 1980) 102. Yuli Retnani (Ir, IPB, 1986); (MS, IPB, 1988) 103. Zulfikar Moesa (Ir, IPB, 1973); (MS, IPB, 1986)

6.1. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan Sarjana (SI) di Fakultas Kehutanan IPB adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kecerdasan dan keterampilan dalam penerapan ilmu dan teknolagi di bidang kehutanan, berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan Bangsa dan Negara Indonesia, mampu menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional bidang kehutanan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan aspek kehutanan secara umum. Tujuan pendidikan di atas dijabarkan dari keputusan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0212/U/1982 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1) yakni sebagai berikut : a. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. b. Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. c. Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat. d. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliamya sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam lingkup keahliannya. e. Mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. f.

Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya.

6.2. ORGANISASI DAN STRUKTUR Dekan : Dr. Ir. Dudung Darusman, MA Pn~ Pembantu Dekan I : Dr. Ir. M. Yahya Fakuara Ts. Pembantu Dekan I1 : Ir. Edje Djamhuri Pembantu Dekan I11 : Dr. Ir. A. Machmud Thohari 62.1. Jurusan Manajemen Rutan Ketua : Ir. Endang Ahmad Husaeni Sekretaris : Ir. Sudaryanto Kepala Lab. Biometrika dan Ukuran : Prof. Dr. Ir. Herman Haeruman Js. Kepala Lab. Geodesi dan Kartografi : Ir. Suwarno Sutarahardja Kepala Lab. Penafsiran Potret Udara : Ir. Sudari Hardjoprajitno, MSc Kepala Lab. Silvik dan Silvikdtur :Ir. Salman Parisy, MS Kepala Lab. Perlindungan Hutan : Prof. Dr. Ir. Gunarwan Soeratmo, MF Kepala Lab. Ekologi Hutan : Prof. Dr. Ir. Ishemat Soerianegara, MSc Kepala Lab. Manajemen DAS : Ir. Syafii Manan, MSc Kepala Studio Politik dan Sosial Ekonomi Kehutanan :Dr. Ir. Dudung Darusman, MA f 0~ 6.2 2. Jurusan Teknologi Hasil Hutan Ketua : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Sekretaris : Ir. Togar L. Tobing, MSc

Kepala Lab. Keteknikan Pemanenan : Dr. Ir. Surdidmg Ruhendi Kepala Lab. Analisis Pemanenan : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Kepala Lab Pengolahan Mekanis :Dr. Ir. Surdiding Ruhendi Kepala Lab. Ilmu Kayu Kepala Lab. Pengolahan Kimia : Dr. Ir. Kurnia Sofyan Kepala Lab. Deteriorasi : Dr. Ir. Zahrial Coto Kepala Lab. Keteknikan : Prof. Dr. Ir. Su rjono Surjokusumo 623. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Ketua : 11. Y oyo Ontaryo Sekretaris :Ir. Sambas Basumi Kepala Lab. Penangkaran Hidupan Liar : Dr. Ir. A. Machmu Thohari f Kepala Studio Rekreasi Alam : Ir. Sumarjono Soedargo Kepala Lab.Sosial EkonomilPolitik Konservasi : Ir.

Yoyo Ontaryo Kepala Lab. Analisis 1 Sumberdaya Alam dan Lingkungan : Yahya Abdul Husin, MS

6.3. JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Mulai tahun ajaran 198611987 Fakultas Kehutanan IPB terdiri dari tiga jurusan yang masing-masing mengelola satu program studi, yaitu a. Jurusan Manajemen Hutan mengelo!a program studi dan mencakup masalah penanaman, pemeliharaan dan perlindungan hutan sampai dengan hutan siap panen. b. Jurusan Teknologi Hasil Hutan mengelola program studi yang mencakup masalah pemanenan sampai dengan pengolahan has3 hutan pasca panen dan pemasarannya. c. Jurusan Konsewasi Sumberdaya Hutan mengelola program studi yang mencakup ekosistem dan penyangga kehidupan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konsewasi berdasarkan azas pelestarian alam. Pemisahan mahasiswa dalam ketiga jurusan tersebut dimulai pada semester 3. Walaupun demikian kurikulum pada semester 3 masih sama, yaitu kurikulum yang disusun untuk memberikan bekal pengetahuan umum kehutanan yang berguna bagi setiap mahasiswa Fakultas Kehutanan sebelum memasuki program studi yang dikelola oleh masing-masing jurusan.

631. Program Studi Manajemen Hutan Ki~rikulunt No. Mata Kuliah Kredit -Semester 3 MNH 205 MNH 201 Metode Statistika I Dendrologi 3 3 (2-3) (2-3) L 1 i i GMT 200 Klimatologi Dasar 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) t MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) )I THH 408 Dasar-dasar dan Pemrograman 2 (1-3) Kompu t er 1 i MNH 306 Geodesi Kartografi Jumlah 3 21 (2-3) sks i k 1 Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) L MNH 304 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) t MNH 207 Silvika 3 (2-3) ! THH 201 MNH 206 MNH 310 THH

302 Pemanenan Hasil Hutan *) Ilmu Umur Kayu Penginderaan Jauh I Struktur dan Sifat Kayu Jumlah 3 3 3 3 21 (2-3) (2-3) (2-3) (2-3) sks t ! t 1 : I MNI-I210 Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) f L i i .

Program Studi Pembinaan Hutan MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (2-3) MNH Analisis Proyek Kehutanan 2 (2-0) MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3 (2-3) MNH 421 Ilmu Hama Hutan 3 (2-3) Teknik Penulisan llrniah .Kurilarlum (Lanju t an) Semester5 THH 202 Tek. Sub. Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 409 Teknik Penarikan Contoh 3 (2-3) MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 208 Konsemasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH Konservasi Sumberdaya Alam Hayati 3 (2-3) MNH 308 Kebijakan dan Peraturan Perundang3 (3-0) an Kehutanan Jumlah 21 sks Semester 6 MNI-I 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) MNH 412 Perencanaan Pengelolaan DAS 3 (2-3) MNH 305 Teknik Silvikultur 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) MNH 312 Penataan Hutan 3 (2-3) MNH 415 Penilaian Hutan 3 (2-3) Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata 4 sks (2 bl) Semester7 A.

2 (2-0) MNH 311 -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 19-21 sks .

Sub Program Studi Sosial dan Ekonomi Kehutanan Analisis Proyek Kehutanan 2 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 MNH 422 Metode Penelitian Sosial 2 Ekonomi Perusahaan Hutan 3 Teknik Penulisan Ilmiah 2 -Kehutanan Masyarakat 2 -Pilihan Jumlah 19-21 sks Semester 8 Praktek Keja Kehutanan 4 (2 bln) Skripsi 4 Seminar 1 Jumlah 9 sks .Kunkulum -Semester 7 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Perencanaan Hutan MNH303 Perencanaan Kehutanan 3 (3-0) MNH 411 Penginderaan Jauh I1 3 (2-3) Analisis Proyek Kehutanan 2 (1-3) MNH 410 Analisis Sistem 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 16-21 sks C.

Program Studi Teknologi Hasil Hutan Kurikulum No. Mata Kuliah Kredit MNH 401 Pemuliaan dan Genetika 3 (2-3) Kultur Jaringan Tanaman Hutan 3 (2-3) Mikrobiologi Tanah Hutan 3 (2-3) Teknologi Benih Pohon Hutan 3 (2-3) Hama Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Ilmu Gulma 3 (2-3) Kebakaran Hutan 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) MNH 402 Analisis Biaya 3 (2-3) Penyakit Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Administrasi Kehutanan 2 (2-0) Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Lain 632.Mata Ajaran Pilihan Semester 7 No. Mata Kuliah Kredit Semester3 MNH 205 GMT UK) MNH 203 MNH 204 MNH201 SEP 201 MNH 306 THH 408 Metode Statistika I Klimatologi Dasar .

Ilmu Tanah Hutan Pengantar Ilmu Kehutanan Dendrologi Dasar-dasar Manajemen Geodesi & Kartografi Dasar-dasar dan Pemrograman Komputer Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pengolahan MNH 301 Metode Statistika I1 MNH 405 Ekologi Hutan MNH 209 Perlindungan Hutan THH 201 Pemanenan Hasil Hutan THH 309 Kimia Kayu MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu Jumlah 21 sks B. Sub Program Studi Pemanenan MNH 301 Metode Statistika I1 3 (2-3) MNH 405 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat-sifat Kayu 3 (2-3) Jumlah 21 sks Praktek UmumKehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 A.Sub Program Studi Pengolahan MNH 4U Ekonomi Surnberdaya Alam 3 .finkulum (Lanjutan) Semester 4 A.

(3-0) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 412 Hama dan Penyakit HH 3 (2-3) Fisika Kayu 3 (2-3) THH 303 Penggergajian 3 (2-3) Jumlah 21 sks .

Ku~ikulunt --Sancstcr 5 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Pengolahan THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2-3) THH 305 Pengeringan Kayu 3 (2-3) THH 306 Panil-panil Kayu 3 (2-3) THH 405 Mekanika Kayu 3 (2-3) THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) . Sub Program Studi Pemanenan MNH 413 Ekonomi Sumberdaya MNH 302 Manajemen Hutan MNH 208 Konservasi Tanah dan Air KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan THH 412 Hama dan Penyakit HH THH 307 Keteknikan Hutan THH 402 Analisis Biaya Pemanenan Jumlah Hutan 3(3-0) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (2-3) 3 (2-3) Semester 6 A.

Sub Program Studi Pemanenan THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2-3) THH 312 Mesin-mesin Pemanenan 3 (2-3) MNH 310 Penginderaan Jauh I 3 (2-3) THH311 PWH 3 (2-3) Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH 211 Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) Jumlah 19 sks .Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata B.

Risct Operasi 3 (2-0) 5. Sub Program Studi Pemanenan Manajemen Industri Perencanaan Pemanenan 3 (2-3) Pengembangan Wilayah 2 (2-0) Teknik Penulisan Ilmiah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks Semester 8 Praktek Kerja Kehutanan Skripsi Seminar 4 4 1 (2 bln) Jumlah 9 sks *) Mata ajaran Pilihan 1. Kayu Sebagai Bahan Bangunan 3 (2-3) 3. Perekat & Perekatan 3 (2-3) 2. Pengendalian Kualitas 3 (2-3) 4. Pernasaran Hasil Hutan 2 (2-0) dan mata ajaran lain yang berkepala 3 ke atas baik di Jurusan sendiri atau jurusan lain di IPB. Sub Program Studi Pengolahan Manajemen Industri 3 (3-0) Hasil Hutan Non Kayu 2 (2-0) Pengerjaan Kayu 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilrniah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks B.Kun'kulum (Lanjutan) Semester 7 A. .

Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan Kurikuhrnt No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 MNH 205 Metode Statistika I 3 (2-3) GMT 200 Klimatologi Hutan 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) MNH 201 Dendrologi 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3 (2-3) MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) THH 408 Dasar-dasar Penggunaan Komputer 2 (2-0) Jumlah 21 sks Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 301 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan *) 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat Kayu 3 (2-3) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 408 Fisiologi Tumbuhan 3 (3-0) Jumlah 21 sks Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah & Air *) 3 (2-3) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) KSH 303 Fisiologi Sahva 3 (3-0) Ekologi Hidupan Liar 3 (3-0) .633.

Kebijakan dan Peraturan Perundangundangan Konservasi Sumberdaya Hayati 2 (2-0) Jumlah 21 sks .

Kurikulum (Lanjutan) Semester6 KSH 403 KSH 304 KSH 302 KSH 405 MNH 209 KSH 307 KSH 306 Dasar-dasar Pengelolaan Habitat Perilaku Satwa Penyuluhan Kehutanan Ekologi Perairan Pencemaran Lingkungan Perlindungan Hutan Evaluasi Biosistem Statika Dasar-dasar Lanskap ~umlah21 sks Kuliah Kprja Nyata 4 sks (2 bln) Semester7 A.Sub Program Studi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perencanaan dan Desain Lanskap 3 (3-0) KSH 401 Pengelolaan Kawasan Konservasi 3 (3-0) KSH 308 Interpretasi Lingkungan 3 (2-3) KSH 409 Sosial Ekonomi Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .

B. Sub Program Studi Pengolahan Hidupan Liar KSH 402 Penangkaran Satwa Liar 3 (2-3) KSH 402 Penangkaran Tumbuhan Langka 3 (2-3) KSH 305 Pengelolaan Satwa 3 (2-3) KSH 403 Pengelolaan Habitat Hidupan Liar 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .

Kutikulunr (Lanjutan) C. No. Mata Kuliah Kredit Biogeografi 2 (2-0) Speleologi 2 (2-0) Pengelolaan Daerah Penyangga 2 (2-0) KSH 404 Rekreasi Alam 2 (2-0) Sub Program Studi Pengelolaan Hidupan Liar KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (2-3) Ilmu Penyakit Satwa 3 (2-3) Biologi Reproduksi 2 (1-3) Genetika Populasi 2 (2-0) KSH 408 Hutan Kota 3 (2-3) Toksikologi Lingkungan 2 (2-0) . Sub Program Studi Pengelolaan Lingkungan MNH 412 Pengelolaan Daerah Aliran Sungai 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) KSH 406 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 3 (2-3) Ekologi Manusia 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 19-21 sks Mata Kuliah Pilihan Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan.

KSH309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2-3) .

pembentukan tubuh tanah dan sifat umum fisika tanah hutan. tata nama. Ekosistem dan komponennya. Utomo MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3(2-3)3 Definisi tanah. Rosalina I. S. Setiadi I. A. Indrawan U. Ekologi populasi dan komunitas. kulit batang. Mineral-mineral pembentuk tanah.6. Hilwan C. batu-batu pembentuk tanah.1.4. Azas faktor pembatas dan toleransi. arsitektur pohon. Siklus biogeokimia. buah. Penerapan azas-azas ekologi dalam kehidupan manusia bermasyarakat dan pemanfaatan sumber daya alam. identifikasi. Hilwan Haryanto MNH 202 Ekologi Umum 3 (2 -3)3 Pengertian ekologi. Jurusan Manajemen Hutan MNH201 Dendrologi 3 (2 3) 4 Definisi dan kegunaan dendrologi. geologi umum Indonesia. eksplorasi botani. Rusdiana . percabangan. bunga. klasifikasi. tinjauan singkat tentang vegetasi dan flora. Arus energi dan struktur trofik. E. Kusmana sukiman I. pelapukan. deskripsi famili-famili penting dalam bidang kehutanan. Alam lingkungan. Kaitan ekologi dengan ilmu lain. Sudomo 0. penyidikan daun. Djamhuri Y.

.

Wiradinata MNH 205 Metode Statistika I 3 (23) 3 Pemahaman konsepsi hitung peluang. Eksponensial. Penerbitan dan Pustaka Kehutanan.S.S.MNH 204 Pengantar Kehutanan 2 (2 0) 3 Sejarah perkembangan kehutanan di Indonesia. Azas keleslarian hasil dan manfaat ganda hutan. keragaman dan peragaman peubah acak. peluang bersyarat. kejadian. organisasi dan peraturan perundangan kehutanan. Peranan kehutanan dalam pembangunan nasional dan keterkaitannya dengan sektor lain. Populasi (target populasi dan populasi contoh). fungsi peluang dan kepekatan marginal. terutama mengenai nilai tengah dan keragaman sebaran normal. Kartasubrata S. frekuensi nisbi dan peluang. meliputi: Pendugaan parameter (titik dan selang) dan pengujian hipotesis. Peubah acak (diskrit dan kontinu). meliputi ruang contoh. E. nilai kerapatan. Ruang lingkup kegiatan. Ontaryo R. Gamma. momen dan fungsi pembangkit momen. Suparto S. Suhendang . Normal. sebaran contoh acak (t-student. Beberapa macam fungsi peluang dan kepekatan yang khas (Bernouli. fungsi peluang dan fungsi kepekatan ganda. F). ruang kejadian. Binomial. nilai tengah. Hipergeometri. Chi-kuadrat). parameter dan statistik. J. AIikodra Y. Pendidikan dan penelitian kehutanan sebagai profesi dan badan-badan internasional dalam kehutanan. Poisson. Inferensia statistika. fungsi peluang dan fungsi kepekatan. Manan H.

T. Santosa . Rusolono B. Prihanto Y.

macam inventarisasi hutan dan data yang dihiipun. Macam dan teknik dan penghimpunan data. kimia dan vegetatif. Parisy Y. S. Rusdiana Hendrayanto . Perusakan tanah dan penyebabnya. Dasar dan prosedur perencanaan tata guna lahan untuk pengendalian erosi. Wibowo MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 2 (2 0) 4 Pengertian konsewasi tanah dan air. Pamungkas I. Aliran permukaan dan erosi. Hardjoprajitno B. macam alat dan penggunaannya.K. Sudomo 0. S. Prihanto MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3)4 Kaitan silvikultur dengan ilmu lain. tanah dan air. pengolahan dan analisa data. S. manfaat geodesi. penyajian data dan penyusunan laporan. Alikodra S. peramalan dan pengukurannya. cara-cara pengendalian erosi tanah. Sutarahardja S.MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2 3) 4 Pengertian dasar inventarisasi hutan. Fakuara Ts P. Rusolono B. Wiroatmojo T.kartografi dan potret udara. Mansur C. Klasifikasi hutan tropika. cara mekanik. Kuncahyo E. Hubungan antara faktor-faktor lingkungan dengan pertumbuhan dan permudaan pohon dan tegakan hutan tanaman industri dan hutan alam.P. Ekonomi konse~asi tanah dan air.

Parisy .S.

MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2 3) 4 Hubungan hutan dengan perkembangan lingkungan hidup. Kebakaran hutan. penggembalaan di hutan. pencurian hasil hutan dan penggarapan liar tanah butan. E. akibat-akibat dan cara-cara mengatasinya. Penyakit hutan dan cara pengendaliannya. aliran dibidang manajemen di negara-negara maju dan negara-negara berkembang khususnya di Indonesia. Husaeni Oemijati R IGK T. perkembangan manajemen.T. konservasi sumberdaya hutan. pemanenan'dan pengolahan hasil hutan. Kartasubrata k Hadjib Bachruni GMT 200 Klimatologi . metode dan teknik sains manajemen. Nuhamara Achmad MNHAMH/KSH 210 Praktek Umum 2 (lbln) 415 Kehu tanan Praktek pengenalan kegiatan kehutanan umum termasuk perencanaan pengelolaan.Ch.A. SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Memberikan pengertian tentang arti. Hama dan penyakit khusus hutan tanaman industri di Indonesia. Darma Kasno S. M. strategi manajemen. fungsi-fungsi. Mashar J. Ekologi dan cara pengendalian serangga. sebabsebab. ruang lingkup studi dasar-dasar manajemen.

suhu udara. lama penyinaran. tekanan udara. radiasi surya. atmosfer.Dasar 3 (2-3)3 Kegunaan klimatologi dalam bidang pertanian dan kehutanan. Unsur-unsur ikli. dan suhu . pengendalian iklim.

I. curah hujan netto. evaporasi. analisis kovarian dan analisa non parametrik. Hilwan MNH 301 . aliran batang.Metode Statistika I1 3(2-3)s Prinsip-prinsip perancangan percobaan. intersepsi dan evaporasi lantai hutan. Rusolono MNH 303 Perencanaan Kehutanan 3 (2-3)s Prinsipprinsip perencanaan umum. Siklus hidrologi dalam skala luas. curah hujan bruto. Sutarahardja T. curah hujan tajuk. Sudaryanto S. Santosa Hendrayan to I. Haeruman Js. Klasifikasi iklim dan iklim Indonesia. analisis keputusan dalam manajemen hutan. berblok. analis keragaman. Sutarahardja B. curah hujan. Rusolono B. aliran permukaan dan aliran bawah tanah. nilai lahan. pertumbuhan riap dan daur. infiltrasi. metoda peramalan . analisa regresi. percobaan faktorial. Prihanto MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3 0) 6 Ruang lingkup manajemen hutan. tegakan seumur dan tidak seumur. azas kelestarian. Hadjib H. perkolasi. A. siklus tebal. rancangan acak lengkap sederhana.tanah. S. Kuncahyo T. evapotranspirasi. bujur sangkar clan rancangan split plot. pengaturan tebangan. nilai tegakan. hutan normal. Neraca air dalam hutan.

sistem perencanaan pembangunan kehutanan serta .keadaan.

MNH 305 Ekonomi Kehutanan 3 (3 0) 5 Batas dan lawas kegiatan ekonomi. Hadjib R Atmawidjqja E.Ch.Ch. Harini M. Darusman Hardjanto Bachruni E. M.N. Manurung MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3(2-3)s .G.K. M. kapita selekta meliputi ekonomi kehutanan Indonesia dan peranannya di dunia dan bagi pembangunan negara. Kehutanan dalam ekonomi perusahaan. konsumsi hasil hutan dan jasa. perrnintaan hutan dan jasa. hubungan ekonomi dasar terhadap ekonomi kehutanan. produksi dan pengolahan hasil hutan. batasan dan lawas ekonomi kehutanan.proses penyusunan perencanaan pembwgunan kehutanan. (beberapa kasus di bidang kehutanan).S. pemaduan alam. Suhendang M. Kehutanan sebagai kegiatan ekonomi. Saleh I. pemasaran kayu dan permasalahannya.B. Mashar R Abidin E.T. ekonomi lahan hutan.S. Mashar D. aspek-aspek sosial dalam proses komunikasi. Jaya MNH 304 Metode Komunikasi Sosial 2 (2 0) 5 Komunikasi. hubungan masyarakat dan penyuluhan. A.

cara-cara pengukuran di lapangan dan di peta. alat material pemetaan.Definisi dan kegunaan ilmu GeodesiIKartografi terutarna di bidang kehutanan. peralatan geodesi. teknii dan .

S. S. Hubungan dan pengaruh vegetasi hutan dengan siklus hidrologi. Manan Hendrayanto MNH 308 Politik dan Peraturan Perundang3 (3 0)6 undangan Kehutanan Dasar politik kehutanan dan perkembangannya. Jaya D. Pengelolaan hutan lindung.prosedur pemetaan. Sutarahardja L.B. Interaksi siklus hidrologi dengan siklus zat hara. kegiatan kehutanan menurut GBHN. Hardjoprajitno . Suparman T-Darmawangsa S. Kartasubrata S. implementasi kebijakan politik kehutanan di Indonesia. E. aparat pemerintah &lam bidang kehutanan. Prasetyo LN. Saleh D.B. Rinaldi R. perundang-undangan cli jaman penjajahan dan setelah kemerdekaan. manajemen hutan yang baik. penggunaan potret udara untuk pemetaan. M. Karminarsih H.S. Metode pengukuran-pengukuran hidrologi. Avenzora MNH 307 Hidrologi Hutan 3(2-3)6 Kaitan hidrologi dengan kehutanan. peraturan-peraturan undang-undang. Pengaruh hutan terhadap lingkungan. Sudaryanto J. otomatisasi kartografi dan cara penggandaan peta.

hutan penghasil makanan ternak dan agri-silvikultur.S. Teknik pembangunan. Jaya P.B. Analis kuantitatif potret udara. S. penghijauan tanah dan lahan kritis pengawetan tanah. Wiradinata M. Pamungkas MNH 310 Fotopmetri dan Penafsiran 3(2-3)6 Potret Udara Pengertian dasar fotogrametri dan penafsiran potret udara. hutan millik dan peranannya dalam pembangunan. tanaman energi kayu bakar.N. T. pemeliharaan dan perlindungan hutan. Saieh I. Potret dan pemotretan udara.MNH 309 Silvikultur 3 (2 3) 5 Peranan silvikultur dalam kehutanan.Ch. pendekatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan silvikultur dan silvika jenis pohon untuk hutan rakyat. tata guna langkah dan kehutanan. Sistem Agrisilvikultur. Sistem Tebang Pilih Indonesia. Darmawangsa M. Pemetaan potret udara. Masbar ~achruni . Manan P. Wibowo S. Kartasubrata S.em silvikultur di daerah tropika dan di Indonesia. Sistem Tebang Habis dengan Permudaan Buatan. Parisy C. Wiroatmojo MNH 311 Kehutanan Masyarakat 2 (2 0) 6 Pengertian agroforestry dan aneka guna hutan. Sistem-sist. industri kecil kehutanan. J. perladangan berpindah dan pemukiman kembali penduduk. kebun buah dan kayu bakar.

.

Darusman MNH 401 Pemuliaan dan Genetika Hutan 3 (2 3) 7 Keragaman dan sebab-sebabnya. kebun biji. pernbagian hutan dalam petakpetak kerja (blok. Suhendang D. petak. Hadjib E. I. penyusunan Rencana Karya Pengusahaan Hutan. pencegahan pemberantasan hama dan penyakit. pengaruh pemanpkasan tajuk terhadap produksi buah pinus. tujuan pemuliaan pohon di Indonesia. pengumpulan buah dan biji. komposisi mikroba di dalam tanah. S. hal-hal yang perlu diperhatikan pada penyusunan program pemuliaan untuk sifat-sifat kayu. penilaian ekonomis. anak petak). untuk sifat-sifat lain. penentuan batas hutan yang akan ditata (penataan batas hutan). Seleksi sebagai proses pemuliaan.MNH 312 Tata Hutan 3(2-3)6 Kedudukan perencanaan hutan dalam perencanaan hutan secara umurn pengukuhan hutan. karakteristik tanah yang berkaitan dengan kesuburan. pengaruh terkontrol. asosiasi mikroba dan tanaman serta peranan mikroba dalam pertumbuhan tanaman. . biji dan peningkatan nilai genetik percobaan provenansi. pemuliaan untuk kualitas batang. fsiologi populasi mikroba. Hardjoprajitno A. kemungkinan suatu program pemuliaan pohon di Indonesia. Sukendro H. siklus hara. pemuliaan untuk kualitas kayu. Suhendi MNH 402 Kesuburan Tanah Hutan 3 (2-3)7 Konsep kesuburan tanah. fungsi pemuliaan pohon dalam pembinaan hutan industri. ekologi mikroba. Djamhuri A. Soerinegara E.

Setiadi S. Fakuara Y. Rosdiana .Y.M. Wilarso 0.

distribusi dan sertifikasi. personalia. Padlinurjaji MNH 404 Teknologi Benih 3 (2 3) 7 Faktor-faktor yang mempengaruhi benih. Hutan sebagai masyarakat tumbuhan (sinekologi). A. Rosalina C. Penyimpanan benih. bagaimana mengelola suatu pabrik agar menghasilkan output sewa efsien serta langkah-langkah yang ditempuh dalarn pemasarannya. Wibowo MNH 405 Ekologi Hutan 3(2-3)7 Klasifikasi hutan di Indonesia sewa ekologis. Setiadi U. Produktifitas ekosistem hutan. Suksesi hutan. keuangan. Hardjanto Sudaryanto B.MNH 403 Manajemen Perusahaan 3 (3 0) 7 Gatra manajemen perkantoran. kemunduran benih. produksi dan pemasaran. Mencakup penataan perkantoran. Kusmana A. Hikmat Istomo Ekarelawan . kepegawaian. proses perkecambahan dan uji viabilitas benih. Analisis vegetasi hutan. bagaimana membuat penganggaran (terutama perusahaan hutan). Tambunan 1. pengepakan. Pohon hutan dan lingkungannya (autekologi). S.M. Parisy C. Indrawan Y. dormansi.

MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya 3 (3 0) 7 Alam dan Lingkungan Pengertian sumberdaya dam. Fakuara Y. Ekonomi tanaman hutan.Y. Metode pemilihan contoh. struktur dan fungsi organ. Silvikultur jenis-jenis pohon tumbuh cepat dan kayu mewah. meliputi acak sederhana. contoh acak bertingkat. wa sistematik dan PPS (probability proportional to size). Teknik-teknik peningkatan produksi hutan. pengertian lingkungan hidup. pendekatan ekosistem. Beberapa macam metode penarikan contoh-contoh acak sederhana. perkecambahan. faktor dalam dan luar yang mempengaruhi pertumbuhan pohonr M. analisis sistem. I. penyerapan air dan mineral reproduksi. Setiadi Sudarmadi MNH 409 Metode Pengambilan Contoh 3(2-3)7 Pemahaman konsepsi mengenai populasi dan contoh. Pembangunan dan pemeliharaan hutan industri. contoh acak berlapis. prosesproses metabolisme. . survai terpadu. S. Indrawan C. Manan A. Soerianegara A. contoh penerapan dan tinjauan umum. Sukendro MNH 408 Fisiologi Pohon 3(3-0)7 Peranan fsiologi pohon. Kusmana MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (3 0) 7 Hubungan antara industri dengan industri kehutanan.

Pendugaan ratio. .dan lain-lain).

telaah sewa kritis manfaat dan kelemahan berbagai citra.pendugaan regresi. Hardjoprajitno U. Rosalina MNH 412 Perencanaan Pengelolaan 3 (3 -0) 7 Daerah Aliran Sungai Pengertian ekosistem Daerah Aliran Sungai. T. citra dari berbagai panjang gelombang dan komposit berwarna interpretasi tata guna lahan. Haemman Js E. komponen dan struktur sistem. keterikatan antara ketergantungan antar komponen-komponen sistem serta fungsi keterkaitan dan ketergantungan. model dan simulasi serta konsep keterpaduan pengelolaan dipandang dari analisis sistem. macam-macam sistem. Sudiono MNH 410 Analisis Sistem 3 (2 3) 7 Prinsip-prinsip sistem. masalah khusus mengenai tanah dan air. Berbagai platform pemotretan. pendugaan proporsi dan pengambiian contoh berganda. Suhendang Y. Berbagai tata guna . S. pengambilan contoh bertingkat untuk penaksiran secara kualitatif dan kuantitatif. Santosa H. Purnomo MNH 411 Penginderaan Jarak Jauh 3 (2 3) 7 Pengertian dasar penginderaanjarak jauh. H. Darmawangsa R Atmawidjaja S. Kuncahyo J. Sutarahardja B.

Masalah banjir dan erosi.lahan dan pengaruhnya terhadap hasil dan kualitas aliran sungai. Rehabilitasi lahan kritis melalui .

Darusman MNH 414 Ekonometrika 3 (3 0) 7 Definisi dan ruang lingkup ekonometrika. penilaian tegakan (stumpage appraisal). Penerapan model regresi dalam bidang ekonomi. Metodologi dalam riset ekonometrika. S. discount dan confound factor tegakan seumur dan tegakan tidak seumur. MNH 416 Pemasaran Hasil Hutan 3 (3 0) 7 Kegunaan pemasaran. Konsepsi sumberdaya dapat pulih dan tidak dapat puli (renewable and non renewable resources).reboisasi. Masalah kelembagaan dan faktor-faktor organisasi yang dapat mengatur penggunaan sumberdaya. tujuan serta pembagian ekonometrika. MNH 415 Nilai Hutan 3 (2-3)7 Pengertian biaya. H. D. ekonomi pengawetan sumberdaya. ekonomi kesejahteraan (welfare economics) sebagai dasar untuk pengelolaan sumberdaya. konsemasi tanah dan bangunan air secara terpadu. Beberapa studi kasus pengelolaan sumberdaya. perhitungan nilai tegakanf stumpage value (pendekatan pasar dan pendekatan historis). . Haeruman Js. Sumberdaya dam dan pembangunan nasional. Kriteria sosial. penghijauan. analisis permintaan dan penawaran hasil hutan serta penentuan harga. Manan Hendrayanto S. Parisy MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 7 Prinsipprinsip ekonomi yang berhubungan dengan penentuan kebijaksanaan sumberdaya. inventarisasi. pengembangan dan institusi DAS.

Riset pemasaran dan komoditi kehutanan dalam perdagangan internasional. Hardjanto Bachruni .Sistem diitribusi/tata niaga hasil hutan di dalam dan luar negeri.

Bahan-bahan pupuk dan reaksinya dalam tanah. dan tujuan penelaahan populasi. Tanah dan silvikultur. Ciri populasi yang menyangkut sifat-sifat lingkungan. Penggunaan pupuk hijau. lawas. prinsip pengaturan populasi. Efek dari kebakaran hutan atas tapak. serta analiiis dampak perubahan populasi. Manajemen intensif dan produktivitas jangka panjang. Teknik operasional dalam pemupukan hutan. Diagnosa dan koreksi kekahatan nutrisi. Sudomo 0. dan peubah-peubah populasi. Analisis dinamika populasi hutan. analisa dinarnika populasi tegakan hutan dalam kaitannya dengan populasi serangga.MNH 417 Manajemen Tanah Hutan 3 (3 0)7 Klasifikasi lahan-lahan hutan. pemanfaatan populasi serangga hama. Model-model teoritis pertumbuhan populasi (model eksponensial dan model logistik) serta pengantar simulasinya. Inokulasi mikoriza. Manajemen asrama semai dan tetembawang benih. Putwowidodo S. pola pemenwan serangga hama (dispersal). Efek sekunder dan di luar lapangan dari penggunaan bahan-bahan kimia di dalam hutan. Rusdiana MNH 418 Ekologi dan Dinamika Populasi 3(2 3)7 Serangga Pengertian. Manajemen tanah-tanah masalah. proses-proses populasi. MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3(2-3)7 .

dan penyakit yang tidak menular. peranan serangga penularan penyakit. daun. batang.Gejala dan tanda. cara penularan penyakit. siklus hidup patogen tanarnan. penyakit khusus hutan di Indonesia seperti lodoh penyakit pada akar. fungisida. . penyebab penyakit. prinsip-prinsip pemberantasan dan pencegahan.

Ekonomi pengendalian kebakaran hutan. Persiapan pemadaman.MNH 420 Kebakaran Hutan 3 (2-3) 7 Peranan api dalam bidang kehutanan. Husaeai Oemijati R D. Pengendalian hama meliputi sejarah. Pengendalian hama khusus di Indonesia seperti hama mahoni. Kebijaksanaan pengendalian kebakaran hutan. udara). F. di Fakultas Kehutanan terutama yang berhubungan dengan interaksi masyarakat desa dengan hutan . wildlife. konsep baru. Pemadaman kebakaran. Suratmo Oemijati R Kasno MNH 422 Metodologi Penelitian Sosial 3 (3 0) 7 Tujuan penelitian sosial adalah untuk mengetahui struktur organisasi. Penggunaan api dalam bidang kehutanan. pengambiian contoh populasi hama dan lain sebagainya. Perilaku kebakaran hutan. kelembagaan dan dinarnika masyarakat pedesaan.G. Peralatan pemadaman kebakaran hutan. Pengaruh-pengaruh kebakaran hutan (terhadap vegetasi. pengawasan terpadu dan lain-lain. prinsip-prinsip ekologi dan kaitannya dengan api. Bahan bakar di hutan. hama jati dan lain sebagainya. air. cuaca dan kebakaran. faktor-faktor penentu kepadatan populasi. teknik-teknii penekanan populasi. Darusman MNH 421 Ilmu Hama Taaaman 3 (2 3) 7 Prinsip perkembangan populasi serangga meliputi : pernyataan perubahan populasi. Proses pembakaran bahan bakar di hutan. tanah. hama albisia. A. pencegahan kebakaran hutan. E.

2. di dalam dan di luar kawasan hutan. Wawancara dengan kuesioner berstruktur dengan rumah tangga sebagai unit analisii melalui sampling. . 3. Partisipasi Observasi (participant observation). Metodologi penelitian sosial mencakup teknik-teknik : 1. Wawanwa bebas.atau dengan kegiatan kehutanan. Mata ajaran meliputi teori dan praktek.

perencanaan hutan serta ekonomi hutan. 6. Tahap-tahap dalam pemanenan hutan.MNH 423 Praktek LapandKKN 4 (2 bln) 8 Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta penerapannya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalam masyarakat sekitar hutan. pengelolaan hutan serta penelaahan masalah ekonomi dan sosial kehutanan. metode penelaahan analiia dan pengambilan kesimpulannya.4. Jurusan Teknologi Hasil Hutan THH 201 Pemanenan Hutan 3 (2 3) 4 Falsafah yang melandasi pemanfaatan hutan bagi kesejahteraan masyarakat luas. Staf MNH 425 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Penyampaian sewa formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. pengertian sistem pemanenan hutan dan prinsip berbagai sistem yang dipraktekkan di berbagai negara.2. sejarah pemanenan hasil hutan. masalah pengangkutan kayu. Praktek keterampilan dalam pembinaan hutan. Staf MNH 424 Skripsi Penelaahan masalah sewa ilmiah di program pembiiaan hutan. arti pemanenan hutan bagi kegiatan hutan yanglaindan bagi kehidupan masyarakat sekitar hutan. .

Gani RS. Karnasastra D. .ma pemanenan di hutan tropika basah. Hamonangan. Ch. ma -ma pernungutan hail hutan ikutan.S. Nugroho B. pentingnya keselamatan kerja. Suparto R Abidin B.U. T.

Cot0 S. Sifat termal. hubungan kayu dengan air. Pandit T. sumber hasil hutan. sifatsifat yang sama yang membedakan jenis-jenis kayu. has3 hutan non kayu. Tobing J. stabilitasi dimensi. Wahyudi THH 302 Sifat Fisis dan Mekanis Kayu 3 (2 3) 5 Peranan sifat fsis dalam penggunaan dan kegunaan kayu berat jenis zat kayufdinding sel. gambaran umum tentang penggergajian. pembuatan kayu lapis. radial dan tangensial dan penstabilan dimensi. elektrikal. kimia f~is dan mekanis dari kayu. Identifikasi kayu. variabiitas struktur. Suryokusumo T.N. pengawetan kayu. Ruhendi S.THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3 0) 4 Ruang lingkup. I. kerusakan alami. perbedaan susut arah longitudinal.K. pengeringan kayu. mekanisme pertumbuhan pohon. energi dan pencemaran lingkungan. sifat ortotropis.L. Tobing 1. pengertian. tujuan. peranan dan cara pengukuran. berat jenis dan kerapatan kayu. papan serat pulp dan kertas. sifat-sifat anatomi. sifat makroskopik kayu daun jarum dan kayu daun lebar. Suryana Sucahyo THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu 3 (2 3) 5 Ciri-ciri makroskopik. radiasi dan lain-lain.L. pembentukan kulit dan strukturnya. kembang susut. Pengertian dasar sifat . sifat-sifat kasar. sifat ultra mikroskopik. papan partikel. Z.

statika dasar : Pengertian beban.mekanis. regangan. pengujian sifat keteguhan. tegangan. Pembahasan mengenai macam-macam keteguhan kayu yang bersifat ortotropis. standar pengujian mekanis. variasi kekuatan kayu. diagram tegangan renggangan. penen- .

tuan tegangan ijin.R Mardikanto Sucahyo I. serta faktor yang mempengaruhi kekuatan kayu. Tarumingkeng I. Febriyanto THH 305 Pengeringan Kayu 3(2-3)6 Pentingnya pengeringan kayu. proses produksi. pengenalan sortimen.M. THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2 3) 6 Keawetan dan keterawetan kayu. fungsi.L. Tobing RC. dasar-dasar stress grading. tata letak. pengaruh pengawetan terhadap sifat-sifat kayu. Sifat-sifat kayu yang mempengaruhi pengeringan. kapasitas produksi dan rendemen. tipetipe bahan pengawet. faktor perusak kayu. aspek ekonomi pengawetan dan pengawetan kayu di Indonesia. Kilang pengering : komponen. I. Faktor-faktor yang berperan dan mempengaruhi pengeringan kayu. Bakar 0. faktor-faktor pendukung. tujuan dan manfaat. T. cara pengawetan. Cot0 T. prinsip-prinsip penggergajian. Padlinu rjaji F. penanganan material. Rahman. pengenalan fungsi mesin. strength ratio. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas. kebutuhan tenaga. Ruhendi Hariadi E.S. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas kayu di gudang.M. Padlinurjaji S. Wahyudi THH 303 Penggergajian 3 (2 3) 5 Ruang lingkup. cara . klasifikasi industri. Z. penanganan kayu di gudang.

ke ja dan penggunaannya. Jadwal pengering : proses yang terjadi .

produksi dan konsurnsi. Pandit THH 306 Panel-panel Kayu 3 (2 3) 6 Deskripsi dan spesifiasi produk panel-panel kayu. B. penggunaan kayu lapis. Pengeringan alami. Tambunan S.dan pencegahannya.R Mardikanto J. bahan baku. sifat-sifat klasifikasi. dengan angin. aspek ekonomi panel-panel kayu. Pranggodo RS. Widarmana Y.RMatangaran THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2 3) 6 Gambaran . Suryana P.K. ruang panas.N. tahap-tahap suatu pembangunan pengetahuan dan pengolahan tanah. Aspek ekonomi. Hadi I. sebagai bahan dasar bangunan termasuk pengantar mekanika tanah untuk badan jalan dan stabiiasi tanah : bahan bangunan jalan pengetahuan dasar penggunaan air. Suparto T. pengetahuan bahan bangunan serta analisis biaya pekerjaan bangunan. proses pembuatan.S.S. Z. Sutigno THH 307 Keteknikan Hutan 3 (2 3) 6 Ruang lingkup permasalahan. papan partikeldan papan serat. Hadi J. dehumidifikasi dan lain-lain. B. Cot0 Y.

. ketenagakerjaan : penelitian gerak dan waktu.umum serta definisi ilmu kerja. beberapa dasar dan azas ergonomik. penelitian kerja yang mencakup pengertian produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta kaitannya dengan peningkatan produktivitas kerja. Penelitian dan pengamatan waktu kerja.

keuntungan dan kerugian dalam perekatan. Prinsip.U. masalah pencemaran dan pencegahannya. Hadi F. interaksi kayu bahan pengawet. pembakaran. cara-cara pengangkutan dalam wilayah hutan. degradasi kayu oleh bahan kimia. variabel perekatan.S. pembukaan wilayah hutan bagi perkembangan hutan dalam berbagai fungsinya. bahan perusak pulp. metode perekatan dan kualitas perekat dan perekatan. pemilihan . bahan kirnia dari kayu.tata letak dan bagan proses suatu pekerjaan. kesehatan dan keselamatan kerja. struktur dan reaksi. kimia anti api. S. D. Febriyanto THH 311 Pembukaan Wilayah Hutan 3 (2 3)6 Falsafah yang mendasari pengetahuan pembukaan wilayah hutan. spesifikasi perekat. Achmadi THH 310 Perekat dan Perekatan 3 (2-3) 6 Lawas perekat dan perekatan. dekomposisibiologi. tujuan dan bahan yang dipakai dalam penggilapan kayu. pirolisis.S. Karnasastra G. definisi dan pengertian pembukaan wilayah hutan. teori perekatan. Syafii K. batasan-batasan yang dipakai. Gani T. Ruhendi Y. klasifikasi dan jenis-jenis perekat. Santosa THH 309 Kimia Kayu 3 (2 3) 6 Komposisi kimia kayu. Sofyan S.S. organisasi kerja. sejarah perkembangan perekatan. polimer sintetik. W.

pengembangan pengangkutan .modus pengangkutan dalam hutan.

Suparto J. pemeliharaan dan penggantian mesin-mesin. prinsip dan konstruksi komponen-komponen mesh meliputi kerangka.S. dampak konstruksi prasarana angkutan terhadap lingkungan. Topik-topik meliputi : kriteria pengambilan keputusan dalam penganggaran model. Suparman THH 312 Mesin-mesin Pemanenan Kayu 3 (2 3) 6 Filsafat mengenai penggunaan mesin dalarn kegiatan pemanenan kayu. Hermawan THH 401 Manajemen lndustri 3 (3 0) 7 Pengelolaan sistem produksi termasuk perencanaan. Risalah mesin-mesin pemanenan kayu meliputi : mesin konstruksi jalan (bulldozer. harvester. Cara menghitung dan meliilai tenaga dan kapasitas mesin. alat hidrolis. pembangkit tenaga. re1 dan truk. Sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia dan dalam kegiatan pemanenan kayu. material. roller dan lain-lain). grader. Elias RS. motor listrik. Suparto B. Prangodo D. .air. R Matangaran W. chainsaw dan lain-lain. mesin-mesin atau peralatan dan manusia. pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga. contoh-contoh penerapan dalam hdustri perhutanan. Risalah tentang konstruksi dan struktur mesh. pengelolaan persediaan. alokasi dan penjadwalan surnber daya manusia dan lingkungan kerjanya. Prinsip kerja motor bakar dalam. analisis dan pengendalian faktor-faktor produksi yaitu modal. traktor. RS.

S.G. Febriyanto .T. Widarmana E. Manurung F.

S. Karnasastra THH 403 Perencanaan Pemanenan Kayu 3 (2 3) 7 Filsafat yang mendasari kegiatan pemanenan kayu dan perenCanaan secara umum. biaya usaha. Penetapan tujuan. pengumpulan data yang penting untuk melihat berbagai alternatif yang ada. Suparman R. memilih eksploitasi yang paling mendekati kriterium yang dipilih. Tambunan S. bahan mentah pulp dan kertas. proses pulping serta pengujian pulp dan teknologi kertas. menetapkan kriterium untuk mengambil keputusan. pemrograman. Abidin R. Wiradinata D. pengaruh waktu.THH 402 Analisis Hiaya 3 (2 3) 7 Biaya Tetap dan biaya variabel. langkah-langkah perencanaan dengan pendekatan sistem. hubungan sifat kayu dan sifat kertas. Abidin T. K. teknologi pulp dan kertas. Syafii . S. Sofyan B. biaya usaha pada lereng.U. konsep biaya sama. muatan dan jalan. identifikasi hambatan yang mempengaruhi kebebasan gerak langkah. R. penggantian mesin. Achmadi W. Tujuan dan prinsip-prinsip perencanaan pemanenan kayu. linier pengendalian inventarisasi. Suparto Elias B.S. menerapkan data ini terhadap kriterium yang dipilih dan menghitung biaya yang diperlukan. Nugroho THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) 7 Prospek dan industri pulp dan kertas. Masalah lingkungan akibat industri pulp dan kertas. perencanaan jaringan kerja dan metoda lintas kritis.S. metode perencanaan.

dan lain-lain) : potensi. poligon gaya dan poligon garis. penyadapan. penyebaran. pendapatan daerah dan penghasil devisa. sifat-sifat penampang. perhitungan gaya lintang momen lentur. equilibrium. contoh-contoh riset operasi dalam bidang kehutanan. penyebaran. penyadapan. penyebaran. penyebaran. pengolahan dan kegunaan. Wiradinata B. Su rjokusumo Sucahyo THH 406 Riset Operasi 3 (2 3) 7 Peluang dan distribusi. penyadapan. Hamonangan S.Ch. Jenis-jenis harsa (resin) lainnya (damar. pengolahan dan kegunaan. rantai makov. Rotan: potensi. Cot0 B. kesempatan berusaha. pengertian gaya. Sofyan Z. lemak dan lain-lain) : potensi. tarik dan lentur. Getah pinus : potensi. THH 407 Hasil Hutan Non Kayu 2 (2 0) 7 Peranan HHNK dalam penyediaan lapangan kerja. penyadapan. S.THH 405 Mekanika Kayu 3 (3 0) 7 Hubungannya dengan sifat mekanis dan fisis kayu. HHNK lainnya (minyak atsiri. tegangan pada balok terlentur serta perhitungan perencanaan pada struktur sederhana dengan beban tekan.R Mardikanto S. pengolahan dan kegunaan. hukum-hukum kesetimbangan serta reaksi pada balok terlentur. pengolahan dan kegunaan. pemrograman dinamik. kapol. resultan gaya. Tambunan THH 408 Dasar-dasar Penggunaan dan 2 (2 0) 7 Pemrograman Komputer . teori antrian. K. T.

manipulasi dan penyimpanan.Pengantar mengenai data dan informasi : pengumpulan konversi. Pengantar pengolahan data : .

standarisasi dan normalisasi serta proteksi bangunan kayu. penentuan ukuran sasaran. Suryana THH 411 Mesin-mesin Pengolahan Kayu 2 (2 0) 7 . tujuan. S. keteknikan kayu lapis dan panel-panel.manual. pengendalian kualitas terpadu. sambungan kayu. sejarah dan organisasi pengendalian kualitas. peranan proses dalam peningkatan kualitas produk. ciri-ciri kualitas. pengetahuan dasar komputer. standar. komponen dan cara kerjanya. perawatan dan keterawatan. Surjokusumo T. pengertian pokok kualitas. Pengantar analisis sistem : perencanaan dan penggunaan. elektrikal dan mekanikal. keteknikan serta sejarahnya.R. struktur bangunan kayu. peta pengawasan. metode korelasi. elemen struktur kayu konstruksi. Program aplikasi : data base manajemen spreadsheet dan wordprocessing. mendimensi batang. Z. cuplikan keterimaan. dasar-dasar ilmu statika dan kekuatan bahan. pemilahan (grading) kayu gergajian dan kayu lapis. spesifikasi. Perangkat lunak : sistem dan tata kerjanya. Widarmana J. toleransi. ijin kerja. Cot0 Hariadi 3 (2 3) 7THH 409 Kayu Sebagai Bahan Bangunan Pembahasan mengenai teknologi. jenis. sifat-sifat mekanis. Mardikanto Sucahyo THH 410 Pengendalian Kualitas 3 (3 0) 7 Arti. ruang lingkup. S. keterandalan. dan faktor-faktor ketegangan.

transmisi kerja pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga.Filsafat yang melandasi penggunaan mesin-mesin dalam operasi kehutanan. pengendalian. prinsip kerja motor bakar dalam. prinsip-prinsip dan konstruksi komponen mesin meliputi kerangka. risalah tentang konstruksi dan struktur mesin. sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia. pembantu tenaga. motor .

motor listrik. serta dampak pengendalian jasad hidup perusak kayu terhadap lingkungan kayu. cara menghitung tenaga dan kapasitas mesin.C. risalah mengenai mesinmesin pengolahan kayu seperti pengergajian. kerusakan kayu oleh serangga dan jasad hidup lain. Praktek ketram pilan dalam pekerjaan pemanenan hasil hutan dan pengolahan hasil hut an. Suparto Staf THH 412 Hama Hasil Hutan 3 (2 3) 7 Pengertian dan lawas biodeteriosasi kayu dan hasil hutan lainnya secara umum.S. Staf THH 414 Skri psi 4 (2 bln) 8 Penelaahan masalah secara ilmiah di bidang pemanenan hasil hutan . Nandika THH 413 Praktek Lapang/KKN Program Studi 4 (2 bln) 8 Teknologi Hasil Hutan Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta partisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalammasyarakat disekitar lempat praktek. peranan dan dampak ekonomis jasad hidup perusak kayu (bangunan). kayu lapis. alat-alat hidrolis. Tarumingkeng D.bakar. mesin serut dan lain-lain. klasifikasi jasad hidup perusak kayu dan bentuk kerusakannya. mekanik maupun kimia. R. R. metode pencegahan dan pengendalian perusak kayu baik sewa fisik.

metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya. Staf THH 415 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Menyampaikan masalah secara formal hasil praktek khusus dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. .serta pengungkapannya dalam bentuk tulisan.

perubahan modal). strategi dan program konservasi sumberdaya alam. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan (ledger). Santoso R Soekmadi Y. prinsip-prinsip konservasi sumberdaya alam. industri. Hernowo s. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan KSH 201 Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 3 Hayati Pendahuluan sejarah perkembangan konservasi sumber daya alam: pembagian sumberdaya alam dalam kaitannya dengan kepentingan konservasi. membuka perkiraan dari neraca awal. membuat jurnal dari transaksi. karakteristik populasi. perhubungan dan pariwisata.A. Kapita selekta. menyusun laporan keuangan (neraca rugi laba. lingkungan suatu popu- . Dahlan N.S. kehutanan.43. Mulyani KSH 301 Ekologi Populasi 3 (3 0) 5 Pendahuluan. masalah konservasi ditinjau dari sektor kependudukan.SEP 341 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 3) 7 Menyusun daftar inventaris.sudarg0 EN. Alikodra S. Bratamihardja Staf 6.S. perikanan. Basuni J.B. pertambangan. menyusun neraca awal dari inventaris. A. H.

interaksi populasi. ekologi manusia. Santoso R Avenzora . mekanisme pengaturan energitika populasi. menuju organisasi komunitas. Alikodra N.lasi. HS.

A. proses biologi reproduksi.S. sistem reproduksi. Dahlan A. E. mangrove. organisme perairan yang dilindungi. home range dan teritoris. F. Priyono Y. Suratmo Y. migrasi dan orientasi. Mas'ud KSH 304 Perilaku Sahva 3 (2 3) 5 Pendahuluan. hubungan tanah-air-hutan dan manusia. Husin KSH 303 Anatomi dan Fisiologi 3 (3 0) 5 Flora dan Fauna Ciri-ciri fsik flora dan fauna.G. kelestarian satwa. tinjauan umum sumberdaya perikanan. sea weed dan sea grass. kriteria penentuan kawasan konservasi perairan. ekosistem danau. pengantar perilaku satwa. ekosistem pantai. perilaku satwa. coral reef. anatomi perbandingan.KSH 302 Ekologi Perairan 3 (2 3) 5 Tinjauan umum sumberdaya laut. estuaria. Thohari B. 'kelompok sosial biiatang. ekosistem sungai. Aryati M. E.N. koordinasi kehidupan dan gerak satwa. perilaku satwa khusus. Harini M.K. sistem pencernaan. sifat kimia fisik perairan. proses biologi pencernaan. sistem-sistem perilaku. sikius biogeokimia. biologi perairan tawar. . AM. hubungan sosial. biologi perairan laut.

konsep pertumbuhan populasi. analisis dan evaluasi populasi.D. pemantauan . Rinaldi Y. sensus dan inventarisasi satwa. Santosa KSH 305 Pengelolaan Sahva 3 (2 -3)6 Pendahuluan.

kapita selekta. proses disain. burung dan ikan. teori kepunahan. manusia dan interpretasi. Basuni B. Alikodra S. teknik melokalisir populasi. Biosistematika dan 3 (3 0) 6 Biogeogra !I Pendahuluan. analisis dan perancangan lanskap areal konservasi. perencanaan interpretasi pemiliian media . seleksi dam. Administrasi pengelolaan. Amzu A. ekologi lanskap.M. ruang dan struktur. A. Hidayat KSH 308 Pendidikan Konsemasi dan 3(2-3)6 Interpretasi Pendahuluan. penggiringan satwa. H. pengelolaan satwa. elemen disain. aspek visual dalam lanskap. spesialisasi. bangunan rekreasi. genetika populasi. perencanaan. dasar-dasar transformisme. Y. diversifikasi spesies.B. keteknikan pertanaman. biogeografi. seni dalam arsitektur lanskap. aspek sosial. taksonomi dan biosistematika. peraturan perundangan tentang satwa liar.S. Prasetyo KSH 307 Evolusi. aplikasi pengelolaan : satwa besar.satwa. Ontaryo L. prinsip dasar merancang dan merencana lanskap. elemen diiain lanjutan. Mas'ud KSH 306 Arsitektur Lanskap 3 (2 -3)6 Pendahuluan. ekonomi dan budaya. faktor penyebab utama keanekaragaman dalam jasad hidup. sejarah pendidikan lingkungadkonservasi. Thohari E. satwa kecil.

E. Soekmadi R Avenzora .S. Harini S.K.interpretasi. teknik interpretasi. Soedaqgo S. manajemen program interpretasi.

mempelajari berbagai teknik inventarisasi dan sensus satwa dan interpretasi data. khususnya sarjana kehutanan di bidang konservasi sumber daya hutan perlu memahami peraturan perundangan konservasi mengenai atau yang berkaitan dengan sumberdaya hutan baik yang ada di lingkungan kehutanan . ekologi insuler .S.atau pun diluar. Harini H. menyusun disain inventarisasi dan sensus. Santoso KSH 401 Perencanaan dan Pengelolaan 3 (3 0) 7 Kawasan Konsewasi Pendahuluan. perencanaan kawasan konsewasi. Amzu KSH 310 Pengantar Peraturan Perundangan 2 (2 0) 6 Konsewasi Peraturan perundangan berfungsi untuk mengendalikan dalam pemanfaatan surnberdaya alam atau pembinaan lingkungan hidup manusia.K. E. Alikodra J. Ontaryo R Sukmadi N. Seorang rimbawan. Dalam perkuliahan selain akan dibahas mengenai peraturan perundangan juga akan diberikan kasus-kasus pelanggaran dan proses penanganannya sebagai contoh. pengertian dan tujuan inventarisasi dan sensus hidupan liar. penyusunan laporan. Y. disain kawasan konse~asi. teknik pengambilan contoh.B.S. Hernowo E. strategi konservasi.KSH 309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2 3) 6 Pendahuluan.

dan konservasi. Basuni S. Soedargo L. beberapa penyebab kemusnahan.B. S. speleologi. konsewasi hutan tropis. masalah yang ditangani oleh PHPA. Prasetyo .

pencemaran udara dan kebisingan. perencanaan dan pengelolaan tempat rekreasi. hubungan pencemaran lingkungan dengan . pencemaran perairan. Thohari B. Ontaryo E. aklimatisasi. dampak ekonomi dari rekreasi alam. analisa habitat dan lingkungan. permintaan rekreasi dam. Haryanto Y. spesies flora dan fauna langka. pengelolaan pengunjung. mengenal tipe-tipe habitat. Hikmat KSH 403 Pengelolaan Habitat 3(2-3)7 Pendahuluan. dampak negatif dari pengembagan rekreasi alam.KSH 402 Penangkaran Flora dan Fauna 3 (2 -3) 7 Pengertian. plasma nutfah. Avenzora KSH 405 Pencemaran Lingkungan 3 (2 3) 7 Pendahuluan. adaprasi teknik pelepasan ke alam.S. Amzu A. Prasetyo R. pencemaran tanah. teknik pengangkutan. Mas'ud E. kapita selekta. waktu senggang. peranan swasta dalam rekreasi alam. kebijaksanaan penangkaran. S.B.K. mengenal tipe-tipe habitat. metode pemantauan pencemaran lingkungan. A. peranan karakteristik rekreasi alam. teknik penangkaran. pemantauan. analisa ekonomi.M. Soedargo L. Harini KSH 404 Rekreasi Alam 3 (2 3) 7 Pendahuluan. kegiatan pengelolaan habitat. sumberdaya rekreasi.

F. peranan kawasan konservasi dalam upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. mekanisme pengaturan populasi (Intinsil: Wellington. manfaat dan kegunaan andal. Roltera. dinamika populasi. Eksintri: Andrewmatha & Birch. Beberap4 mata ajaran lain melandasi pemahaman ekologi kuantitatif. Hassel-varley). parameter-parameter populasi dan metode penyusunan tabel kehidupan (life table). A. Pimentel. Holling. masalah lingkungan dan pembangunan.M. Suratmo Y.Santosa .A. teknik pendugaan dampak pada aspek sosial ekonomi dan budaya. Y. ekologi populasi. ekologi umum. model poisson. undang-undang dan pelestarian lingkungan. Miine. Lotka. Beberapa model interaksi populasi (Gause. Priyono KSH 406 Analisa Dampak Lingkungan 3 (2 -3)7 Pendahuluan.N. Thornson. model dimensi nicia ekologi. Thohari S. Chitty. Metodologi andal. white. teknik pendugaan dampak pada aspek geofisik dan kirnia. Dahlan A. model binomial. Basuni Haryanto Y. model dispersal. Nicolson-Bailey. yaitu matematika. Priyono KSH 407 Ekologi Kuantitatif 3 (2 -3)7 Mata ajaran ini membahas sistem yang berlangsung dalam ekosistem secara ekologis dengan penggunaan pendekatan kuantitatif.A. Husin A. Wayne-Edward. Southwood). statistik.G. Wellington. materi ekologi kuantitatif meliputi : pola pencemaran. pengambilan contoh. teknik pendugaan dampak pada aspek biologi. Husin E.konservasi sumberdaya hayati.

Pertimbangan manfaat dan dampak negatif sosial ekonomi di dalam pengembangadpembangunan konservasi alam baik in situ maupun ek situ. Bentuk-bentuk lingkungan alam berperan dan berfungsi peningkatan sosial (dibagi ke dalam lapisan sosial masyarakat). . Dahlan L. organisasi dan pengelolaan hutan kota. adat istiadat dan norma-norma. pembangunan hutan kota. Rumusan manipulasi model-model sosial budaya dan ekonomi yang rasionil dalam konservasi alam. peraturan dan perundangan lingkungan kota. pengukuran kegunaan makanan. tipetipe hutan kota. manfaat serbaguna dan fungsi hutan kota. kebutuhan zat makanan. pemeliharaan hutan kota. yang mungkin bisa dibangkitkan menjadi modelmodel konservasi alam. arsitektur lanskap dan hutan kota. Y. suku-suku bangsa yang khas yang berkaitan dengan interaksi dengan lingkungan dam. Ontaryo E. Y.KSH 408 Hutun Kota 3 (2 3) 7 Pendahuluan. Ontaryo R Soekmadi KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (3 -0) 7 Pendahuluan. nilai makanan. kota dan masalah lingkungan hidupnya.N.B. Peranan kawasan konservasi dalam sosial ekonomi. mengungkapkan kepentingan peranan lingkungan alarn konservasi untuk ekonomi masyarakat. Prasetyo Ekarelawan KSH 409 Sosial Ekonomi Politik Antropologi. dasar-dasar ilmu makanan satwa.

A.masalah energi populasi. Mas'ud .M. penyusunan ransum. analisis kebiasaan makan. aspek ekonomi makanan satwa. Thohari B.

. pengelolaan suaka alam dan taman nasional serta pengungkapamya ke dalam bentuk tulisan. Staf KSH 413 Seminar Skripsi 1 (1 jam) 8 Penyampaian masalah secara formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya. geomorfologis maupun ekosistemnya. flora.KSH 411 Praktek Lapang Program Studi 4 (2 bl) 8 Konservasi Surnkrdaya Hutan Menganalisa potensi kawasan baik fauna. mempelajari perencanaan dan pengelolaan kawasan konsemasi. KSH 412 Praktek KhususISkripsi 4 (2 bln) 8 Penelaahan secara ilmiah di bidang perlindungan sistem pendukung kehidupan.

1984). Univ. 1977). IPB. 1970). (Dipl. Budi Kuncahyo (Ir. USA. Edje Djamhuri (Ir. F. IPB. 1978). IPB. (MF. 1990) 18. 1986) 10. Jurusan Manajemen Hutan 1. UI.1. Iwan Hilwan (Ir. 1968). Cecep Kusmana (Ir. (MSc. Achmad Hadjib (Ir. (MF. IPB. Achmad (Ir. Duke. USA. 1974): (MS. IPB. Univ. (Dr. IPB. (MA. IPB. IPB.5. Duke. (MS. 1975).G. IPB. IPB. Andry Indrawan (Ir. IPB. 1985) 20. (Prof. 1984) 2. 1983). IPB. IPB.USA.Wisconsin. 1990) 17. 1988) 16. IPB. IPB. 1986) 8.5. (Prof. IPB.6. 1984) 3. USA. I. (PhD. Heri Purnomo (Ir. Hardjanto (Ir. 1985) 5. 1984) 6. ITC Netherlands. Univ. 1985) 11. 1984) . 1985) 21. Univ. Alikodra (Ir. 1966). 1%2). UPLB. IPB. (Dr. IPB. 1975) 14. 1979) 15. UGM. IPB. IPB. 1%5). IPB. Duke. 1985) 7. Cahyo Wibowo (Ir. Arti Widowati (Ir. 1975). Philippines.1 Nengah Surati Jaya (Ir. (MS. Andi Sukendro (Ir. 1986) 4. 1987) 9. Emi K. Herman Haeruman Js. IPB. (Ir. 1987) 19. IPB. Hendrayanto (Ir. IPB. Bachruni (Ir. IPB. 1985). (MS. 1975). IPB. DIREKTORI TENAGA PENGRIAR 6. Budi Prihanto (Ir. 1976) 13.Dudung Darusman (Ir. IPB. 1989) 12.Gunarwan Suratmo (Ir.K. Tapa Darma (Ir.

1979). IPB. IPB. Salman Parisy (Ir. IPB. Endang Suhendang (Ir. IPB. UNIBRAW. 1988) 25. Sudarsono Soedomo (Ir. 1%1). (Dr.USA. Istomo (Ir. 1985). UI. Sudaryanto (Ir. 1972). Soedari Hardjoprajitno (Ir. ITC. Satyawacana.22. IPB. Suwarno Sutarahardja (Ir. Purwowidodo (Ir. IPB. 1987) 31. USA. IPB. (MSc. (MS. 1984) 38. 1975) 34. IPB.. Chamin Mashar (Ir. 1972). 1980). 1987) 23. Kasno (Ir. 1979) 36. Orno Rusdiana (Ir. Syracuse. (Ir. M. Prof. Syafii Manan (Ir. Priyanto Pamungkas (Ir. M. (MS. (MS. 1988) 30. IPB. 1M) 28. 1975). Sri Wilarso Budi R. (MS. 1971) 29. Nuhamara (Drs. IPB.1972) 42. (MS. USA. 1978) 39. IPB.. IPB. IPB. 1975) 43. Teguh Darmawangsa (Ir. 1973) 26. 1981). 1973) 40. IPB. 1%3). Tedi Rusolono (Ir. UGM. Oemijati Rachrnatsjah (Ir. 1973). IPB. North Carolina State Univ. Lailan Syaifina (Ir. 1988) 37. ITB) 27. (MS. Sains Malaysia. Univ. 1987) 33. Husaeni (Ir. (MS. 1974). 1983) 32. IPB. Rubini Atmawijaya (Ir. Naresworo Nugroho (Ir. IPB. 1986) 44. 1x1). UGM. 1986) . IPB. IPB. IPB. (MSc. 1978) 35. UI. Buce Saleh (Ir. 1986) 41. IPB. Simon T. IPB. IPB. Endang A. Netherlands. (PhD. 1982) 24. North Carolina State Univ.

1983). Jajang Suryana (Ir. Nuridja Pandit (Ir. IPB. IPB. (MA. IPB. 1975) 7.1989) 9. 1986) 4. 1981) 46. 1985) 48. IPB. 1988) 14. IPB. Bintang Charles Harnonangan S. 1979). 1984) 6. 1973) 8. Elias (Ir. (Dr. 1987) 19. 1973). Yadi Setiadi (Ir. (MS. IPB. IPB. IPB. 1973). 1986) 17. Bambang Pranggodo (Ir. Iding M. 1964) 3. 1969) 5. Ulfah Juniarti (Ir. IPB. (Dr. Minesota.5. 1988) 18. 1975). 1979). Gani (Ir. IPB. 196). IPB. 1988) 15. IPB. USTL France. 1982) 20. Hariadi (Ir. 1980). FRG. 1969). 1984) 11. 1983). (Dr. Munchen. 1985) 16. IPB. Bedyaman Tambunan (Ir. 1987) 2. Padlinurjaji (Ir. (Dr. 1976). (PhD. Juang Rata Matangaran (Ir. IPB. Kurnia Sofyan (Ir. (PhD. (Ir. IPB. 1987) 47. Minesota. Yahya Fakuara Tasimin (Ir. (MSc. USA.2. Upik Rosalina (Ir. Domon S. (SUMS. IPB.Brasmasto Nugroho (Ir. IPB. I. 1981). IPB. USTL France.Togu Manurung (Ir. ITB. Gunawan Santosa (Ir. 1989) 10. USA. IPB. IPB. 1990) 6. UPLB Philippines.K. 1970). IPB. 1987) 12. IPB. UPLB Philppines. (MS. Univ. (MSc. 1985). IPB. UPLB Philippines. 1986) 13. Dodi Nandika (Ir. IPB. Edi Suhaemi Bakar (Ir. 1985) . 1980). E. UGM. (DEA. Imam Wahyudi (Ir. Fauzi Febriyanto (Ir. I Nyoman Jaya Wistara (Ir. Jurusan Teknologi Hasil Hutan 1. IPB. IPB.45. IPB. Suparman (Ir. Univ. IPB. Darwis S. IPB. (MS. Univ.G. (Dr.

Univ. IPB. 1973) 32. IPB. 1976). (MSc. 1977) 25. (Prof. Soetrisno Hadi (Ir. 1982) 24.21. Univ. Minnesota. 1960). Toronto. (Prof. (MSF.. 1987) 31. 1983) 34.Rudolf C. Sucahyo (Ir. UPLB. Suparto (Ir. Philippines. IPB. Sadan Widarmana (Ir. Togar L.Sanusi Wiradinata (Ir. 1980). Yusram Masisyaya (It. (PhD. 1989) 27. USA. 1972). USA. 1973). UI. Surdiding R. British Columbia. ..(Prof. 1983) 28. 1979). ITB. Tobing (Ir. IPB. USA. IPB. of Washington. 1984). 1975). (PhD. (MAgr. 1%6). Rahardjo S.Tjetjep U. Tarumingkeng (Ir. 1983) 29. IPB. 1%3).Much. 1984) 30. (Dr. 1972). IPB. Philippines. Soerjono Soerjokusumo (Ir. UI. 1965). Japan. IPB. Purdue Univ. IPB. Univ. Univ. (MSc. 1987) 22. Warsa (Ir.. 1976). USA.T.(Prof. (MSc. 1973). USA. 1974) 26. Minnesota. UPLB.IPB. 1971) 23. Univ. (PhD.Mardikanto (Ir. IPB. UI. Tokyo Univ. 1971). (MS. UI. Wisconsin. Duke. (PhD. Univ. 1958). (MS. USA. IPB. Univ. 1973). IPB. (MSC. Rachmatsjah Abidin (Ir. IPB. Pennsylvania State Univ. UI. Purdue Univ. IPB. Karnasastra (Ir.(MF. (PhD. 1958). (PhD.. (MSc. 1958). 1965). 1970). 1981). Wasrin Safii (Ir. Canada. USA. USA. 1980) 33. Wisconsin.R. USA.

(Dr. Tokyo Univ.(Dr. 1988) 35. 1983). IPB.1991) 36. Minnesota. USA. (PhD. IPB. 1977). (MAgr. USA. Univ. IPB. Japan. Yusuf Sudo Hadi (Ir.. Minnesota. Japan. Zahrial Coto (Ir. 1978) . 1%9). Nagoya Univ. (MS.. Univ. 1975).

(Prof. Haryanto (Ir. 1988) 5. Univ. Ekarelawan (Ir. 1988) . Ishemat Soerianegara (Ir.K. IPB. Nyolo Santoso (Ir. IPB. 1985) 15. 1981). UGM. 1961). 1978) 14. Burhanudin Mas'ud (Ir. 1985) 17. 1988) 9. Agus Hikmat (Ir. Lilik Budi Prasetyo (Ir. Jurusm Konservasi Sumberdap Hutan 1. IPB. Univ. 1975). IPB. USA. IPB. 1984) 12. Ricky Avenzora (Ir. Pakpahan (Ir. (PhD. (MS. IPB. IPB. Hadi S. UNDIP. J. Dones Rinaldi (Ir. Undana. 1963). 1984) 13. 1988) 11. Achmad M. Endes N.Ani M.6. Rinekso Soekmadi (Ir. Michigan State Univ. Agus Priyono (Ir. Alikodra (Ir. 1980). 1987) 18. 1977) 10. (Dra. 1986) 16. IPB. USA). IPB. Illinois. USTL. IPB. (MSc. 1974). USTLJrance. IPB. IPB.S. Illinois. UNPAD. 1985) 7.53. (Dr. E. Thohari (Ir. IPB. 1978). Ervizal Amzu (Ir. Dahlan (Ir. 1985) 3. Budi Hernowo (Ir. IPB. 1987) 2. Harini M. (MSc. IPB. 1983): (MS. IPB. 1980) 6. (DEA. UI. IPB. 1983) 4. 1985) 8. (Dr.

1990) . France. Sambas Basuni (Ir. IPB. UPS. 1983). Yanto Santosa (Ir. IPB. 1988) 20. 1971) 23. 1981).19. Yahya Abdul Husin (MS. Yoyo Ontaryo (Ir. Y. IPB. UPS. 1987). Sumaryono Sudargo (Ir. 1983) 24. 1%4) 21. IPB. (MS. IPB. IPB. IPB. France. Aryati Muliani (Ir. 1985) 22. (DEA. (Dr.

1. explorasi dan penggunaan energi alternatif. FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) 7. Teknologi Industri Pertanian dan . Fokus kurikulum Fateta adaiah untuk mempersiapkan sarjana-sarjana yang dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan pertanian baik di bidang pra-panen maupun pasca panen. termasuk aspek-aspek Keteknikan dalam penggunaan tanah dan air serta observasi lingkungan pertanian. biokimia.7. disain dan pengembangan program penunjang industri permesinan. Pendidikan Fateta IPB mencakup pengembangan aspek-aspek Keteknikan dalam sistem usaha tani untuk meningkatkan produksi pertanian pangan maupun non pangan. WAN PENDIDIKAN Ruang lingkup Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB mencakup penerapan ilmu dan teknologi serta dalam pengelolaan sumber daya alam dan tenaga untukkesejahteraan umat manusia. Apliikasi Keteknikan dan ilmu-ilmu dasar seperti kimia. Untuk mencapai tujuan tersebut maka di Fateta ditawarkan3(tiga) program studi yaitu Keteknikan Pertanian. mikrobiologi serta aspek manajemen juga ditekankan pada pengembangan proses di industri serta pengawasan mutu dan manajemen industri pertanian pada umumnya atau industri pangan pada khususnya.

Ilmu Pangan. Ir. Bambang Pramudya N. MEng Pembantu Dekan I1 : Ir. Machfud.2 ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. Aman Wuakartakusumah. frsf MSc ~ ~ Pembantu Dekan I : Dr. M. Ir. 7. MS Kepala Bagian Tata Usaha : Saeful Rizal . R.. Di samping itu untuk jenjang Sz dan S3 ditawarkan program studi Keteknikan Pertanian. Darwin Kadarisman.Teknologi Pangan dan Gizi untuk jenjang pendidikan S1. clan Teknologi Industri Pertanian yang sejak 1990 pengelolaan administrasinya berada di bawah Koordinasi Program Pasca Sarjana IPB. Tehologi Pasca Panen. MS Pembantu Dekan I11 : Ir.

: Ir. Energi dan Litrik Pertanian Kepala Lab. Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian Kepala Lab.1. Yanuar J.P. Had K. Ir. Purwadaria. Moelyarno Djojomartono. MSAE : Ir. MSAE b!~ : Ir. Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian Kepala Lab. Ir. Atjeng Muchlis Syarief. Kamaruddin Abdullah QW :Ir. Gardjito. MSc : Dr. Kusen Morgan. Jurusan Mekanisasi Pertanian . MAE : Dr. MS 722. Mikrobiologi Pangan . Teknik Budidaya Pertanian Kepala Lab. Lingkungan dan Bangunan Pertanian Kepala Lab. Instrumentasi dan Perbengkelan :Dr. Frans Jusuf Daywin.Ketua Sekretaris Kepala Lab. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Ketua Sekretaris Kepala Lab. MSA : Dr.72.

Srikandi Fardiaz. MSc ?q : Ir. MSc yr~y : Dr.Kepala Lab. Ir. Srikandi Fardiaz. Biokiia Pangan dan Gizi :Dr. Deddy Muchtadi. Ir. MS :Dr. Ir. MSc ?VT . Winiati Puji Rahayu.

Ir. Teknologi Kirnia Kepala Lab. Pramono Djoko Fewidarto. Ir. MSc :Sutedja Wiraatmaja. Deddy Fardiaz.Kepala Lab. Teknik dan Manajemen Industri Kepala Lab. MS : Dr. Bio Industri :Dr. Kemasan Kepala Lab. A. MSc : Prof. PengolahKepala Lab. Rizal Syarief. Ir. Machfud. MS : Ir. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. Ir. MSc . Soewarno Tjokrosoekarto MSc : Dr. Aziz Darwis. Kimia Pangan Kepala Lab. Pengawas Mutu Kepala Lab. DESS 723. Industri pangan : Dr. Irawadi Djamaran : Ir. Dr.

Wachjudin Tjiptadi. Dr.: Dr. Bambang Djatmiko : Prof. Ir. MS . Ir.

Tenaga peneliti untuk melakukan penelitian dan pengembangan bidang keteknikan pertanian. mesin. Kurikulum No.1. 3.Tenaga pengelola. Jurusan Mekanisasi Pertanian Tujuan Pendidikan Kurikulum Program Studi Keteknikan Pertanian. 4. jurusan Mekanisasi Pertanian bertujuan untuk menghasilkan Sarjana SI yang mampu mengisi kebutuhan: 1. baik suatu sistem dan sarana di daerah pertanian maupun pengelola suatu proses pengolahan industri pangan dan hasil pertanian. Tenaga perencana untuk perancangan sistem pertanian di tingkat daerah sampai pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat (policy maker). 2. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 STK 201 Kalkulus I FTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian TEP 201 Statika dan ~inda TEP 202 Mekanika Fluida TEP 214 Perbengkelan AGM 211 Klimatologi Dasar FTP 201 Penerapan Komputer Jumlah: . Tenaga desain alat.73. bangunan dan sarana pertanian.

21 sks Semester 4 TEPISTK 203 Matematika Teknik TEP 205 Termodinarnika dan Pindah Panas STK 211 Metode Statistika TEP 212 Menggambar Teknik .

Wajib Kelompok (3)* .Kuiikulum Semester 4 (Lanjutan) TEP 231 Ilmu Ukur Wdayah TEP 271 Pengetahuan Bahan Konstruksi TEPISEP 241 Dasar Manajemen JW. 21 sks Semester5 TEP 272 Praktikum Pengetahuan Bahan Konstruksi TEP 311 Kekuatan Bahan TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian TEP 331 TEP 361 Hidrologi Lingk~an M. Wajib Kelompo (2)* Jdah 20119 sks Semester6 TEP 323 Mekanika Mesin TEP 341 Ekonomi Teknik TEP 342 TEP 362 Pengantar Analisis Sistem Energi dan Listrik Pertanian M.K.

K.Jumlah: 21/22 sks Semester7 TEP 411 Analisis Teknik M. Pilihan(5) * * Jumlah: 18 sks Semester8 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata Profesi 4 TEP 497 Praktek Ket-ja Usaha Tani 4 TEP 498 Seminar Penya'ian Ilmiah 2 TEP 499 ~kri~silMasalah 6 Khusus Jumlah: 16 sks Jumlah Semester 1-8: .

* Daftar Mata Kuliah Wajib Kelompok No. Air dan Tanaman TEP 333 Teknik PengawetanTanah dan Air Sub Program Pasca Panen TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan TEP 352 Teknik Pengolahan Hasd Pertanian TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian . Mata Kuliah Kredit Semester 5 Sub Program Pra-Panen TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah AGR 211 Dasar-dasar Agronomi Sub Program Pasca Panen TEPmG 301 Teknologi PengawetanPangan TIN 311 Tata Letak dan Penanganan Bahan Semester 6 Sub Program Pra-Panen TEP 323 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian TEP 332 Hubungan Tanah.

** Daftar Mata Kuliah Pilihan No. Mata Kuliah Kredit Semester 7 TEP 323 TEP 352 TEP 421 TEP 422 TEP 423 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian Teknik Pengolahan Hasil Pertanian Er 5 onomika Hu unpn Tanah dan Alat Pertaruan Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 3 3 3 3 (2-3) (2 3) (2 3) (3 0) (2 3) .

Daftar Mata Kuliah Pilihan Semcstcr 7 (Lanjutan) TEP424 TEP425 TEP431 TEP432 TEP 433 TEP 442 TEP443 TEP 444 TEP451 TEP453 TEP 454 TEP 461 TEP 462 TEP463 TEP 464 TEP471 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian Traktor Pertanian Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya Air % Te ...

Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia FSM 102 Bahasa Inggeris FSM la Pendidikan Agama .Drainase Manajemen Tenaga dan MdPertanian Sbm dan Manajemen MekanisasiPtrtanian Penerapan Komputer =Sistem Untuk hdusi paw" Teknik Pasca Panen Tanaman Tanaman Tahunan Energi Alternatif Kontrol Otomatik Listrik PedTeknik Pemanfaatan Energi Rancangan Bangunan Pertanian Pengelohan Limbah Pertanian Matematika Teraparr Pengelompdcan Mata Kuliah BerdPsorlcan Kurikulum Teknologi 1. Mats Kuliah Dasar Umnm (MKDU) No.

.

102 Matematika I dan U 6 STK 201 Kalkulus I 3 TEPJSTK 203 Matematika Teknik 3 TEP Menggambar Teknik 3 Jdah: 24 (15. Mata Kuliah Dasar Umum Teknik (MM)UT) No.116 Ilmu Kimia Dasar I dan I1 6 STK 101.7 %) 3.MKDU (Lanjutan) FSM 117 Pendidikan Pancasila 2 FSM 202 Pendidikan Kewiraan 2 TEPISEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 Jumlah:: 14 (9. Mata Kuliah Kredit FIS 101 IImu Fisika Dasar 3 FSM 115.2 %) 2. Mata Kuliah Dasar Rhusus (MKDK) No. Mata Kuliah Kredit BOT 102 Biologi 3 FSM 207 Pengantar Ilmu Pertanian 1 .

AGM 211 Klimatologi Dasar 3 FTP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 FTP 201 Penerapan Komputer 3 TEP 201 Statika dan Dinamika 3 TEP 202 Mekanika Fluida 3 TEP 205 Termodinamika dan Pidah Panas 4 TEP 214 3 TEP 231 Ilmu U ur Wdayah 3 TEP 271 Pen etahuan Bahasa Konstruksi 2 TEP 272 Pra lf tikum Pengetahuan Bahan Konstruksi 1 TEP 311 Kekuatan Bahan 3 TEP 322 Mekanika Mesin 3 Jumlah: 38 (24.8 %) .

Mata Kuliah Kredit TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian 3 TEP 331 Hidrologi 3 TEP 341 Ekonorm Teknik 3 TEP 361 Energi dan Listrik Untuk Pertanian 3 TEP 362 3 TEP 411 An Peean is Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan (5) 15 Mata Kuliah Wajib Sub Program.8110. Mata Kuliah Keahlian (MKK) No. Semester 6 9/10 Jumlah: 45/46 (29.5 %) 6. Tugas Akhir .4. Mata Kuliah Kredit SEP 141 SEP 241 STK 211 Pengantar Ilmu Ekonomi Dasar-Dasar ManajemenMetoda Statistika 3 3 3 Mata Kuliah Wajib Sub Program. Mata Kuliah PelengkapIPendukung (MKPP) No. Semester 5 716 Jumlah: 15/16 (9.3t30.0 %) 5.

Mata Kuliah Kredit KKN 399 Kuliah Kerja N ata Profesi 4 TEP 497 Praktek Kerja Asaha Tani 4 TEP 948 Seminar dan Pen ajian Ilmiah 2 TEP 499 SkripailMaaalah Lusus 6 Jumlah: 16 (10.5 %) .(TA) No.

pengolahan pangan dan industri pangan.2. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 slis Semester 3 STK 201 Kalkulus I TEP 209 Dasar-Dasar Teknik TPG 211 Kirnia Pangan I lTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian IPA 341 Kim~a Fisika ~oloif TPG 241' Dasar-Dasar Biokimia Pangan PSL. No. biokimia pangan dan gizi. Aspek-aspek yang mencakup dalam kurikulum Jlllvsan Teknologi Pangan dan Gizi meliputi kimia pangan.73. Lingkungan Hidup Jumlah: 20 sks Semester 4 IPA 221 Kirnia Analitik TPG 212 Kimia Pangan 11 .. JurusanTeknologi Pangan dan Gizi Tujuan Pendidikan Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi (TPG) merupakan bidang studi yang mencakup aplikasi ilmu dasar serta prinsip keteknikan pada seluruh mata rantai penggarapan bahan pangan sejak diproduksi atau dipanen sampai menjadi bahan yang siap masak. mikrobiologi pangan..

STK 211 Metode Statistika FIT 201 Penerapan Komputer TPG 221 Mikrobiologi Pangan TPG 242 Metabolisme Zat Kimia TPG 251 Unit Proses Industri Pangan Jumlah: 21 sks .

Kurikuhtm (Lanjutan) Semester5 FTP 301 Metoda Penulisan dan Penyajian Ilmiah TPG 313 Analisa Pangan SEP 241 Dasar-Dasar Manajemen TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan TEP 341 Ekonomi Teknik TPG 352 Prinsip-Prinsip Teknik Pangan SEP 362 Tata Niaga Pertanian Jumlah: 22 sks Semester6 TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I TPG 333 Pen awasan Mutu Pangan TPG 343 Ev 9 uasi Nilai Gizi Pangan TPG 353 Penyimpanan dan Penggudangan Mata Kuliah Pilihan I* Mata Kuliah Pilihan 11* 3 3 Jurnlah: 19 -20 sks Antara Semester 6 7 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata 4 Jumlah: 4 sks Semester7 TPG TPG TPG TPG 422 423 434 435 .

TPG 454 TPG 498 TIN 201 Teknolo Fermentasi Sanitasi f' ndustri Pangan Teknologi Pengolahan Pangan I1 Penilaian Dengan Indera Pengemasan Pangan Sermnar Kewiraswastaan Mata Kuliah Pilihan 111* 1 .

KuliabPraktek 2.Kiuikulum (Lanjutan) Antara Semester 7 8 TPG 455 Pengenalan Industri Pangan Alternatif: 3 1. Internship 3 3 (1-6) Jumlah: 6 sks Semester8 TPG 499 SkripsilMasalah Khusus 6 Jumlah: 6 sks Jumlah Semester1 8: 150 -153 sks * Daftar Mata Kuliah Pilihan I. Mata Kuliah Kredit Semester6 Pilihan I dan I1 TIN 344 Statistika Industri TIN 402 Perencanaan Proyek dan Industri STK 332 PerancanganPercobaan SEP 317 Ekonomi Perusahaan TEP 342 Pengantar Analisis Sistem BDP350 Tanaman Holtikdtura Hasii-Hasil Perairan Lainnya ang die tujui Dosen ~ernblmling I Jurusan 3 (2-3) Semester 7 Pilihan 111 TIN 311 Satuan Operasi TEP 453 Teknik Pendinginan TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan TPG 400 Tugas Khusus dari Dosen Pembimbing 1 -3 TEPISTK . 11 dan 111 No.

501 Matematika Terapan 3 (2 -3) Lainnya yang disetujui Dosen Pemblmbing I Jurusan 3 (2 3) .

Jurusan Teknologi Industri Pertanian Tujuan Pendidikan Sewa umum adalah mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang berjiwa Pancasila serta memiliki kemarnpuan teknis dan manajerial di bidang Argo Industri.ilmu dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. Merencanakan. berdediiasi. 2. Merencanakan. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 Jumlah 36 sks Semester 3 TIN 202 Kakulus 3 (3 -0) FIT 200 Pengantar Teknologi Pertanian TIN 231 Menggambar Teknik TIN 211 Dasar Teknik Kimia TIN 212 Peneetahuan Bahan Industri TIN 201 Kewuaswastaan TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia . Kirrikulum No. merancang dan hengembangkan berbagai peralatan dan proses industri pertanian. Menggunakan. mengelola. tanggap terhadap perkembangan. 3. mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam peke rjaan pada industri basis pertanian. menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dari sumber darn nabati dan non nabati. melaksanakan. Seorang Sarjana lulusan Jurusan Teknologi Industri Pertanian diharapkan mempunyai kemarnpuan: 1.733.

Jumlah: 21 sks Semester 4 TIN 232 TIN 203 Pengemasan Metode Statistika TIN 204 TIN 222 TIN 205 Penerapan Kom uter Mikrobiologi lnlustri Teknik Tatawa Ker'a TIN 206 Manajernen personaka .

Kunlaclurn -Semester 4 (Lanjutan) TIN 213 TIN 241 Kimia Fiika Ketenagakerjaan dan 3 (2 3) Keselamatan Kerja 2 (2 -0) Jumlah: 22 sks Semester 5 MEP 271 TIN 301 Kekuatan Bahan Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (3 -0) TIN 341 TIN 311 TIN 305 FTP 301 Pengawasan Mutu Satuan Operasi Penelitian Operasional I Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah Mata Kuliah Piliian M/C (2) 6 1 (1 0) Jumlah: 22 sks Semester6 TIN 331 TIN 302 TIN 421 Peralatan Industri Pertanian I Statistika Industri Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Mata Kuliah Pilihan M/C (4) 3 3 12 2 -3 Y31 (2 -3) Jumlah: 21 sks .

Semester7 TIN 401 Perencanaan Proyek dan Industri TIN 411 Satuan Proses : TIN 341 Ekonomi Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan AB/C (3) 9 3 -0 18 sks Semester8 TIN 498 Seminar 1 KKN 399TIN 497 TIN 499 Kuliah Ke rja N ata Profesi ~kri~si/~d wusus 4 6 Jumlah: 11 sks Jumlah Semester 1 8: 151 sks .

Mata Kuliah Pilihan A/B/C No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 TIN 303 Ekono~ili Industri TIN 304 Matematika Industri TIN 312 Teknologi Polimer TIN 3U Teknologi Kulit TIN 314 Teknologi Hail Hewan dan Ikan TIN 312 Industri Mikrobial 3 Y31 2-3 Semester 6 TIN 306 TIN 307 TIN 316 TIN317 TIN 318 TIN 319 TIN 320 Analisa Keputusan dan Sistem Informasi 3 (3 -0) Perencanaan dan Pengendalian Produksi 3 (3 -0) Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dm .

Lemak Teknologi Pati Teknologi Gula Teknolo Minyak Atsiri dan Kosme 8 3 (2 3) Semester 7 TPG 313 TIN 334 TIN 403 TIN 412 TIN 413 TIN 432 TIN 433 TIN 422 TPG423 TIN315 Instrumentasi Laboratorium Teknik Optimasi Lanjutan Teknolw Air Industri Teknologi Bahan Penyegar Pe emasan 11 33 Per tan Industri Pertanian II Teknologi Limbah Industri Teknologi Fermentasi Teknologi Emulsi .

Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK) MKDK terdiri dari Mata Kuliah Dasar Teknologi dan Mata Kuliah Dasar Pertanian. No. Mata Kuliah Kredit STK 101 STK 102 FIS 101 FSM FSM BOT SEP 115 116 102 121 FSM 206 Matematika I 3 . Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) No.Pengelompokan Mata fitliah Mata kuliah dikelompokkan berdwrkan Kurikulum Inti Program Pendidikan Sarjana Bidang Teknologi dan Pertanian sebagai berikut: 1. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia 2 FSM 102 Bahasa Inggris 3 FSM 108-112 Agama 2 FSM 117 Panwila 2 FSM 20'2 Kewiraan 2 TIN 201 Kewiraswastaan 2 Jumlah 13 sks 2.

Matematika 11 3 Fiika Dasar I 3 Kimia Dasar I 3 Kimia Dasar I1 3 BiOIT 3 Sosio ogi Pedesaan 3 Pengantar Ilmu Pertanian 2 .

MKDK (Lanjutan) SEP 141 TINm TIN203 TIN 204 TIN 205 TIN 211 TIN 212 TIN 213 TIN 221 TIN 231 TIN 232 TIN311 TIN 331 TIN341 TIN411 TEP 271 Pe antar Ilmu Ekonomi ddus Matode Statistika Penera an Komputer Teknik '. atacara Ke rja Dasar Teknik Kimia Pengetahuan Bahan Industri Kim Fia Dasar Rekayasa Biokimia Menggambar Teknik Pengemasan Satuan Operasi Peralatan Industri Pertanian I Pengawasan Mutu Satuan Proses Pengetahuan Bahan Teknik Jumlah: 71 sks ..

Mata Kuliah Keahlian (MKK) No. Mata Kuliah Kredit TIN U)6 TIN 222 TIN 241 TIN 301 TIN 302 TIN 305 TIN 321 TIN 341 TIN 401 Manajemen Personalia Mikrobiologi Industri Ketenagakerjaan dan Keselarnatan Ke rja Tata Letak dan Penanganan Bahan Statistik Industri Penelitian Operasional Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Ekonomi Teknik Perencanaan Proyek dan Industri Pilihan A/B/C 2 4 2 3 3 3 3 3 3 24 Jumlah: 50 sks .3.

Mata Kuliah Penunjang (MKP) No. Mata Kuliah Kredit KKN 339 TIN 497 TIN 498 TIN 499 Kuliah Ke rja Nyata Profesi Seminar Skripsi 4 1 6 Jumlah: 11 sks Dabr Mata Kuliah Pilihan Kelompok A No.4. Mata Kuliah Kredit TIN 312 TIN 313 TIN 314 TIN 315 TIN 316 TIN 317 TIN 318 TIN319 TIN 320 TIN 412 TIN 413 TeknologiPolimer . Tugas Akhir No. Mata Kuliah Kredit FI'PU10 FTP 301 TPG 313 Peneantar Teknologi Pertanian ~etvode Penyajian flmiah 3 1 TIN 334 Instrumentasi Laboratorium 4 5.

Teknologi Kulit Teknologi Hasil Hewan dan Ikan TeknologiEmulsi Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dan Lemak TeknologiPati TeknologiGula Teknologi Minyak Atsiri dan Kosmetika TeknologiAir Industri Teknologi Bahan Penyegar .

Mata Kuliah Kredit TIN 303 Ekonomi Industri TIN 306 Analisa Ke~utusan r -~ ---Informasi 3 (2 -3) TIN 307 Perencanaan dan Penrrendalian Produksi w TIN 403 Teknik Optimasi Lanjutan TIN 431 Imttwnentasi TIN 433 Peralatan Industri Pertanian II Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok C No. Mata Kuliah Kredit TIN TIN dan TIN TPG 322 Industri Miobial 331 Penyimpanan Penggudangan 422 Teknologi Limbah Industri 423 Teknologi Fermentasi .Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok B No.

Azron Dhalhar Staf TEP .1.7. kerja dan energi. momen inersia dan kerja semu serta analisa dinamis dari pergerakan linier. rotasi. prinsip momentum. Bambang Pramudya TEP 202 Mekanika fluida 3 (2 3) Pemberian dasar-dasar pengetahuan fluida. transformasi linier dan sifat-sifatnya. aliran fluida dalam pipa dan saluran terbuka. statik. Analisa statis gayagaya sebidang dalam rung. aliran fluida nyata. vektor dan ruang vektor. Aris Priyanto Staf TEPISTK 203 Matematika Teknik 3 (3 0) Persamaan diferensial linier. aliran fluida "compressible" dan "ideal incompressible". prinsip sertateori mekanika dalam bidang Keteknikan. Jurusan Mekanisasi Pertanian TEP 201 Statika dan Dinamika 3 (2 3) Memberikan dasar pengetahuan meliputi defrnisi. matriks dan determinan. gesekan. sistem persamaan diferensial linier. kinematika gerakan fluida. Penggunaan biiangan kompleks untuk menyelesaikan persamaan diferensial Iinier. analisa dimensi dan "similitude".M.4. sentroid. contoh-contoh. H.

aliran permukaan dan aliuan dalam pipa. Had1 K. I1 dan IiI. Purwadaria . Tennodinamika sistem tidak seimbang. Penerapan prinsipprinsip termodinarnika dalam proses pindah panas. Pindah panas secara radiasi. Konveksi paksa dan konveksi bebas. entalpi. Perubahan fase. "boundary layern. Hukum term odinamika I. Pindah panas cara konduksi: satu dimensi dan dua dimensi. Gas ideal dan panas jenis. Keadaan seimbang dan tidak seimbang.205 Termodinarnika dan Pindah Panas 4 (4 0) Sifat-sifat zat padat. cair dan gas. Keadaan untuk sistem tertutup. kapasitas panas. Pindah panas secara konveksi. entropi dan energi bebas. Sistem tergumpal (lumped system).

alat-alat dan kinematika mesin. gambar komposisi dan terinci serta gambar ke rja. J. gambar teknik mesin. pemindahan tenaga mekanik. pompa. Macam-macam toleransi dalam pengerjaan bahan. ketel uap. jenis alat penggerak. kompresor. Kusea Morgan Staf FlT 201 Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. sistem pe. perangkat keras dan perangkat . Standardisasi bahan baku untuk bangunan dan mesin.TEP 209 Dasar-dasar Teknik 3 (2 -3) Pengenalan umum dam-dasar teknik dan penerapannya untuk industri pangan. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal. Analisis dimensi. mengenal bahan teknik dan konstdsi saniter. &mendong TEP 212 Meowbar Teknik 3 (2-3) Mengetahui tentaog perlengkapan dan bahan menggambar. ngangkutan.

Pemrograman komputer dengan bahasa FORTRAN dan BASIC. instrumeptasi perbengkelan. jenis-jenis mesin clan perlengkapan perbengkelan. Kusen Morgan Staf . (masinal dan manual). mengelas (listrik dan karbit). gerinda. mematri dan mengebor. tata letak serta manajemen bengkel. . Cara-cara memotong logam. Moeljarno Djojomartono Staf TEP 214 Perbengkelan 3 (2 4) Pengenalan bahan konstruksi.lunak. Penerapan komputer untuk masalah dalam bidang teknologi pertanian.

Hubungan penggunaan alat ukur wilayah dalam keteknikan pert-n. hewan. teori dan perhitungan gali dan timbun. motor bakar dan traktor sebagai sumber tenaga tarik di bidang pertanian. Balok dan lendutan. Penerapan kekuatan bahan dalam sambungan las. Pengukuran beda tin& pemetaan topografi.TEP 231 Ilmu Ukur Wilayah 3 (2 4) Pengertian. Teori kesalahan dan penggunaan alat-alat ukur wilayah: pengukuran jarak. ruang lingkup dan pcinsip dasar pengukuran wilayah. Fungsi. sudut dan luasan. prinsip kerja dan pemeliharaan bagian-bagian motor bakar serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian motor bakar dan traktor pertanian. &P Spei Star TEP 271 Pengetahuan Bahan Eonstruksi 2 (2 0) Dasar-dasar dan konsep kekuatan bahan mencakup antara lain tegangan tarik dan tekan. gaya gestr bang dan momen lentur. sambungan paku keling dan silinder berdinding tipis. Gardjito Star TEP 321 Motor Balrar dan Tenaga Pertanian 3 (2 3) Tenaga manusia. sentroid dan momen kelembaban dari bidang dasar. tegangan geser. .

Penentuan gaya yang diperlukan untuk bermacam-macam %tn. Kasen Morgan Star . tegangan yang diakibatkan serta pemilihan bahan untuk konstruksi. Kecepatan kritis serta persyaratan penyaluran tenaga. Pengertian toleransi dan "allowancen. Penentuan tegangan pada bahan berubah. Sembiring S taf TEP 322 Mekanika Mesin 3 (3-0) Menganalisa tegangan dan renggangan multiaksial.EN.

Proses infdtrasi dan perhitungannya. Aliran air tanah. hubungan . Hidrologi air bawah tanah. intensitas dan frekuensi dan pendugaan aliran permukaan maksimum serta empiris. konsep air tanah dan energi air tanah. penerapan dan perencanaan penggunaan alat-alat budidaya pertanian. analisis hidrograf untuk perencanaan pengembangan sumber air permukaan. analisis curah hujan. Mekanisme dan bentuk dari alat-alat panen. TEP 331 Hidrologi 3 (3 0) Pengetahuan tentang daur hidrologi.TEP 233 Mat dan Mesin Budidaya Pertanian 3 (2 3) Macam-macam alat budidaya pertanian. Macam-macam bentuk dan kapasitas serta alat-alat yang digunakan untuk pengolahan dan penyimpanan lahan pertanian. Penelusuran banjir (flood routing) dan penerapannya. R Godfried Sitompul Staf. Dedi Kusnadi star TEP 332 Hubuqp Tanah. karakteristik aquifer dan penerapannya dalam pengembangan air tanah. kurva karakteristik air tanah. Air dan Tanaman 3 (3 0) Sifat-sifat 6sii dan dinamika tanah.

strategi pengendalian erosi serta sedimentasi. macam-macam teknik pengendalian erosi dan sedimentasi. Sukandi Sukartamadja Staf . bangunan pengendalian erosi dan sedimentasi. pengukuran dan pendugaan erosi. Soedodo HardjoamidJojo Staf TEP 333 Teknik Pengawetan Tanah dan Air 3 (3 0) Macam-macam erosi. proses erosi.air tanah dengan tanaman serta usaha-usaha untuk mengatasinya.

Analitsis biaya alat dan mesin pertanian. Dasar-dasar perencanaan dengan jaringan ke rja. "BC ratio" dan "Break Even Point". Analisis pemilian alternatif dengan beberapa metoda seperti LP. termodinamika proses pembekuan pangan. pengeringan. Pumadaria Staf TEP 352 Teknik Pengolahan Hasil Pertanian 3 (2 . serta penggunaannya dalam analisis ekonomi. CPM dan PERT serta penerapannya. Evaluasi proyek. Moeijarno Djojornartono S taf TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan 4 (3 4) Mempelajari penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan pangan. CPM. Barnbang Pramudya Staf TEP 342 Pengantar Analisis Sistem 3 (3 0) Ruang lingkup statis. Dasar-dasar "linier programming" dan penerapannya. Hadi K.TEP 341 Ekonomi Teknik 3 (3 0) Hubungan antara nilai uang dengan waktu dan tingkat modal. proses pemanasan dan pendinginan. proses pemisahan. Pokok-pokok bahan kuliah yang dibahas adalah kinematika reaksi dalam bahan pangan. dan pencampuran. pengentalan. reologi pangan. Pengenalan terhadap analisis sistem dan beberapa contoh pnerapannya di bidang mekanisasi pertanian.

Prinsip pindah panas dan massa diterapkan dalam pengeringan dan pendinginan serta penyimpan hasil pertanian dalam gudang lingkungan terkendali (controlled atmosphere storage).3) Penerapan prinsip dasar keteknikan dalam pengolahan hasil pertanian. sihan. Sifat-sifat udara. Syarief Staf . pember-. Atjeng M. uap air dan bahan hayati. sortasi dan pemutuan. di antaranya pendngan (size reduction). Perhitungan sederhana mengenai kapasitas alat dan mesin serta anaiisa biaya operasinya.

Gardjito Staf TEP 411 Analisa Teknik 3 (3 0) Pembinaan logika. Teknologi penggunaan energi listrik di bidang kpertanian dan untuk daerah pedesaan. Analisa kerja serta penjabaran secara matematis suatu bentuk desain.TEP 361 Energi dan Ustrik Pertanian 3 (2 -3) Pengkajian kembali hukum termodinamika I dan I1 serta konsep dasar mengenai energi. Macam-macam sumber energi primer serta teknologi pemanfaatannya. Metoda dan instrumen untuk mengukur besaran-besaran yang penting di bidang keteknikan pertanian. analisa sebab dan akibat serta penerapan peubah penentu bagi suatu rancangan. dasar-dasar pengendalian keadaan lingkungan ruangan secara alamiah dan mekanis serta penerapannya pada produksi ternak dan tanaman serta fasilitas penyimpanan hasil pertanian. alat pengindera (transducer) para dan penguat. Susilo Sarwono Staf TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar perencanaan fungsional bangunan pertanian dan lingkungannya antara lain meliputi perencanaan pusat kegiatan usaha tani (farm stead). Kamaruddin Abdullah Staf TEP 362 Pengukuran Lingkungan 3 (2 3) Uraian mengenai konfigurasi umum dan fungsi dari instrumen pengukur. Pendayagunaan sumber energi di sektor pertanian konversi energi listrik. Analisis . Sistem instrumen analog dan digital.

H. Azron Dhalhar S taf .dimensi dan pengembangan model.M.

intrepometri. Frans Jusuf Daywin S taf . Kusen Morgan Staf TEP 442 Hubungan Tanah dan Alat Pertanian 3 (3 0) Sifat-sifat dan mekanik tanah. Faktor-faktor yang mempengar. Tahan dan gelindingan. Beberapa metoda dan alat pembukaan dan penyiapan lahan. mental dan fisik. Pengembangan lahan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Kenyamanan dan keselamatan kerja yang mencakup aspek ergonomi. Fisiologi dan psikologis dalam hubungannya dengan kenyamanan dan keselamatan ke ja. Koefisiensi traksi.TEP 421 Ergonomika 3 (2 -3) Sistem orang-peralatan dan lingkungan kerja. "Bearing force" dan "ground pressure". Efisiensi traksi. "Drawbar puIln dan "drawbar power". Mekda roda ban.uhi pemilihan metoda dan alat pembukaan lahan. Traksi. Penerapan ergonomi dalarn rancangan alat dan mesin pertanian serta perencanaan tata-letak. Slip roda ban dan roda rantai. daya persepsi. Tieneke Mandang Sta f TEP 423 Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 (2 3) Macam-macam lahan yang tersedia untuk perluasan areal pertanian. biomekanik. Beban tahan tanah.

dasar ilmu logam. Kunjungan ke pabrik alat pertanian merupakan pelengkap. pengerjaan dingin dan pengamanannya. . Dasar perancangan.TEP 424 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Perlunya pengembangan alat pertanian. Mahasiswa diberipekerjaan rumah serta merancang dan membuat prototipe alat pertanian. pengerjaan panas.

irigasi curah. drainase untuk pertanian. teknik perencanaan pemanfaatan sumber daya air (aplikasi sistem analiiis). Achmadi Staf TEP442 Manajemen Tenaga dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Pengukuran kapasitas lapang.TEP425 Traktor Pertanian 3 (2 3) Bagian-bagian utama dari berbagai jenis traktor pertanian. Faktor-faktor dari rancangan traktor dalam hubungannya dengan operasi dan traksi serta prosedur pengujian penampilan teknis traktor sebagai sumber tenaga tarik. Sembiring S taf TEP431 Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan 3 (3 0) Sumber Daya Air Berbagai macam keperluan air. pompa untuk irigasi. rancangan hidrolik. dan persyaratan kualitas. . EN. TEP432 Irigasi dan Drainase 3 (3 0) Kebutuhan air untuk tanaman. macam-macam sumber air. irigasi "trickle". perencanaan sistem drainase. teknik pengembangan dan pengelolaan sumber daya air. bangunan irigasi. irigasi permukaan.

Diskusi dan analiiis beberapa contoh nyata pada pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. Moeljarno Djojomartono Staf . Dasar-dasar penerapan analisis sistem serta manajemen pada berbagai bentuk mekanisasi pertanian. Bambang Pramudya TEP443 Sistem dan Manajemen Mekanisasi 3 (3 0) Pertanian Penjabaran masalah-masalah di dalam usaha pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. penggantian alat dan mesin pertanian serta pemilihan jenis alat dan mesin yang diperlukan. Kebutuhan tenaga. Kemampuan dan penentuan ukuran dan alat pertanian. Analisis biaya alat dan mesin pertanian. Perencanaan sewa dan pembelian.peningkatan efisiensi lapang.

pembuatan dan penggunaan paket-paket program penting. "jet cooling". dan termoelektris.TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan 3 (2 -3) Pemrograman komputer lanjutan dengan bahasa BASIC dan FORTRAN. Analisis "break evenv peramalan penjualan. Hadi K. Dasar. Optimasi pengangkutan. Pengukuran beban pendinginan serta penerapahnya di bidang pertanian. Hadi K. Kainaruddin Abdullah Staf . Pengelolaan bagian penelitian dan pengembangan. Pembahasan masalah-masalah pokok tentang sistem penanganan pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Penerapan pemrograman linier dan pemrograman intejer dalam masalah produksi pangan. Moeljarno Djojomartono Staf TEP 451 Analisis Sistem Untuk Industri 3 (3 0) Pangan Penerapan teknik penelitian operasional dalam pengelolaan proses pengambilan keputusan untuk industri pangan. Pengendalian produksi dan penanaman modal. Pumadaria Staf TEP 453 Teknik Pendinginan 3 (3 0) Dasar-dasar metode pendiian seperti kompresi. Penerapan paket program dalam simulasi dan analisis di bidang mekanisasi pertanian. Putwadaria TEP 452 Teknik Pasca Panen Tanaman Pangan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam penanganan pascapanen tanaman pangan. absorpsi.

penyimpanan dan penaanganan hasil tanaman tahunan. .TEP 454 Teknlk Pasca Panen Tanaman Tahunan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan. fasilitas penyimpanan serta penanganan hasil. Diperkenallcan standar mutu bahan baku dan hasil olah serta penerapannya terhadap rancangan alat dan mesin. Pembahasan ditekankan pada penggunaan alat dan mesin pengolahan.

penyaluran.dasar listrik dan elektronika yang digunakan dalam sistem kemudi. Dasar. Sistem kemudi mekanika dan elektrik.TEP 461 Energl Alternatif 3 (3 0) Peranan energi alternati dewasa ini. Nirwan Siregar TEP 464 Teknologi Pemanfaatan Energi 3 (3 0) Mengevaluai aspek teknis pemanfaatan energi dengan pandangan ke arah pemanfaatan yang optimal dengan menggunakan ekonomi teknik. penyebaran dan pemasangan energi listrik. Teknik perhitungan "life cycle cost" dan penghematan dalam menentukan ukuran biaya efektif dari pemanfaatan energi dalam bidang pertanian dan industri. Kohar Irwanto TEP 471 Rancangan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Pengenalan bentuk dan macam. karakteristik serta rancangan dari alat dan mesin yang digerakkan oleh energi alternatif. Pemanfaatan listrik untuk tenaga gerak dan proses termal. 'Susilo Sarwono Staf TEP 463 Listrik Pedesaan 3 (2 -3) Penguasaan akan penggunaan listrik di bidang pertanian dan untuk daerah pedesaan mulai dari sumber tenaga pembangkit listrik. Berbagai sistem kemudi dan kontrol otomatik secara elektrik (elektronik) yang digunakan di bidang pertanian dan industri. Pemanfaatan sumberdaya darn untuk listrik pedesaan. Kamaruddin Abdullah TEP 462 Kontrol Otomatik 3 (2 -3) Uraian mengenai prinsip-prinsip dasar dan penerapan sistem kemudi dan kontrol otomatik dalam bidang pertanian dan industri. struktur/konstruksi dari ba- .

dan analisa biaya. dasar-dasar analisisJperhitungan dari konstruksi kayu. baja. Gardjito Stat . rancangan struktural. dan beton yang digunakan pada bangunan pertanian.ngunan pertanian.

Setiap mahasiswa ditugaskan membawakan seminar masalah khusus. seminar masalah khusus dari pustaka atau seminar masalah usulan penelitian.TEP 473 Pengelolaan Limbah Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar pengelolaan limbah pertanian untuk pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatannya. dan 2) rancangan industri pertanian. . peubah khayal. Staf TEP 498 Seminar 1 (1 0) Cara-cara penyajian ilmiah dalam bentuk seminar. Staf TEP 499 Masalah Khusus 6 Masalah khusus merupakan tugas akhir untuk melengkapi syarat kelulusan sarjana dalam program studi keteknikan pertanian. dan analisii sistem. Ruang lingkup meliputi persamaan diierensial biasa dan parsial. uji performansi. alat atau mesin pertanian. TEPISTK 501 Matematika Terapan 3(2 -3) Analisa matematika untuk memecahkan persoalan yang menyangkut keteknikan pertanian terutama dalam teknik pembuatan model matematika dan simulasi. Jurusan mekanisasi pertanian. Tugas akhii tersebut dapat berupa:1)rancangan.

aliran dan lain-lain. Kamaruddin Abdullah star . Praktikum ditujukan untuk pemakaian dan pembuatan program komputer.wlis'is getaran. panas.

dan dalam pembangunan nasional. Soewarno . peran ilmu keteknikan (engineering) dalam teknologi pertanian. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi TPG 211 Kimia Pangan 1 2 (2 0) Pengetahuan tentang komposisi. makro molekul protein. reaksi-reaksi kimia. peranan mekanisasi. lipida. sistematika "ago based industry". dalam pengembangan IPTEK. karbohidrat. sejarah dan prospek teknologi pertanian. serta keterkaitannyda pada bidang teknologi dan bidang profesi lainnya. protein dan enzim. Monang Manullang ETP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 (3 0) Pengantar Teknologi Pertanian mengenalkan konsepkonsep dasar tentang teknologi pertanian dan unsur-unsurnya sebagai bidang teknologi dan bidang profesi. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kimiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan airies. dan enzim serta fungsinya di dalam bahan pangan. lipida.42. struktur.7. karbohidrat. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari airles. DaIam mata kuliah ini akan dibahas pula konsep industri pertanian (agroindustri) dan peranan teknologi pertanian dalam agroindustri. interface teknologi pertanian dengan sektor pembangunan. Materi kuliah meliputi pengertian. teknologi industri dan teknologi pangan dan gizi dalam pengembangan teknologi.

vitamin. kandungan yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki. flavor. vitamin.T. Monang Manullang . reaksi-reaksi kimia. Soekarto TPG 212 Rimia Pangan I1 2 (2 0) Pengetahuantentang komposisii struktur. kandungan makanan yang diehendaki dalam bahan pangan (toxin). mineral. pangan jaringan. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kiiiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan pigmen. mineral. flavor. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari pigmen.

aplikasi biokimiawi di dalam pangan. Biokimiawi. Suhartono TPG 242 Metabolisme Zat Gizi Mata kuliah metabolisme zat gizi bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai bagaimana zat gizi karbonhidrat. Air dan peranannya di dalam reaksi biokimia. dan disalurkan ke sel-sel tempat berlangsungnya proses metabolisme. diserap oleh organ tubuh. protein. Enzim-enzom yang terlibat serta faktor pelancar dan penghambat metabolisme akan didiskusikan secara . asam amino dan penentuan deret. klasifikasi mikroba serta sifatsifat fisic!oginya. serta jenis mikroba patogen yang mungkin terdapat pada bahan pangan dan akibat-akibat yang ditimbulkannya. Maggy T.TPG 22 1 Mikrobiologi Pangan 4 (3 3) Mikrobiologi Pangan mencakup mikrobiologi dalam organisme prokariotik dan eukariotik. Sintesis makromolekul dan biokimia gen. Glikolisis. dilanjutkan dengan bioenergetika: transport elektron dan fotosintesis. vitamin dan mineral dicerna. hemoglobin dan sebagainya. dengan contoh-contoh mikroba yang umum terdapat di daiam bahan pangan. mikroba sebagai penyebab kerusakan dan perubahan-perubahan lain pada bahan pangan. lemak. protein. mikrobiologi pangan akan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rnikroba pada bahan pangan. Srikandi Fardiaz TPG 241 Dasar-dasar Biokimia Pangan Organel sel dan fungsi biokimianya. siklus Krebs. Protein khusus: enzim.

Suhartono TPG 251 Unit Proses Industri Pangan 3 (2 3) Prinsip-prinsip proses dan kerja peralatan yang diterapkan dalam industri pangan sejak bahan mentah diterima di pabrik . kelebihan zat gizi dan kesalah metabolisme. Diskusi kuliah mencakup juga masalah gizi yang ada hubungannya dengan kekurangan. Maggy T.umum.

zat tambahan kimia. grading dan penyimpanan pangan solid dan liquid. khromatografi dan spektrokopi terhadap komponenkomponen seperti air karbohidrat. Dedi Fardiaz TPG 313 Anaiisa Pangan 4 (2 6) Pexlggunaan teknik-teknik analiia khususnya analisa kimia bahan pangan baik mentah maupun olahan termasuk metode gravirnetri. sortasi. Sanitasi pabrik. dan beberapa mikromolekul yang terdapat dalam bahan pangan antara lain vitamin C. pendinginan dan pembekuan. wea sitasi dan sebagainya. protein. Proses konversi bentuk dan ukuran meliputi pengecilan dan pembesaran ukuran. lemak. penutupan makanan dalam kaleng. labelling. M. Dalam mata kuliah ini disajikan peraturan-peraturan dalam pengetikan dan penyajian data termasuk pembduatan Tabel. Aman Wirakartakusumah TPG 301 Metoda Penyajian Ilmiah 1 (1 0) Karya ilmiahlbentuk skripsi atau bentuk makalah lain merupakan tugas yang harus diselesaikan mahasiswa pada akhiu masa perkuliahannya sebagai salah satu syarat kuntuk memperoleh gelar sarjana. vitamin. Dalam mata kuliah ini dibahas pula garis besar . Gambar dan Lampiran membuat pustaka. pigmen. riboflavin. homogenisasi. Proses pengisian. mineral.sampai selesai diolah menjadi produk akhir. Proses pengawetan meliputi pemanasan. Pencampuran. dan penanganan limbah. Proses awal meliputi pembersihan. dan sebagainya. pemisahan secara mekanis dan fiik.

histologi. varietas~breedjras. Dedi Fardiaz TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan 4 (3 -3) Mata kuliah Pengetahuan Bahan Pangan alami asal nabati. klasifiasi serta perlakuan dan persiapan untuk pemasaran sehingga dapat . komponen. proses produksi. hewani dan ikan. Ulasannya meliputi aspek-aspek sumber. morfologi. sifat fiik kimia.penganalisaan dengan menggunakan instrumen-instrumen mutakhir. terutama yang diproduksi dalam negeri atau yang mempunyai arti perdagangan international.

Pengolahan terutama meliputi baik produk yang biasa diolah di Indonesia maupun yang biasa diproduksi secara modem dari bahan mentah utama yang berasal dari bahan nabati. melaksanakan uji. Pengolahan bahan pangan dilakukan atas dasar kesamaan sifat atu sumber. susu dan ikan.pemanfaatan untuk industri. mikrobiologi dan ketekniian (engineering) dalam proses pengolahan pangan dengan memperhitungkan/mempertimbangkan aspek-aspek sanitasi. pengeringan biji-bijian. crackers. daging. mie. makaroni. sayursayuran. fisika. pengolahan pati menjadi roti. rempah-rempah. mutu. Muchtadi TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I 4 (3 -3) Aplikasi prinsip kimia. Materi kuliah mencakup antara lain: penggilingan. pektin. pengalengan buah-buahan (fruits canning). mengembangkan dan membina mutu produk pangan. pengenalan faktor-faktor mutu. pasta. buah-buahan. yaitu umbi-umbian.mengarahkan. gizi dan akseptabilitas produk. krupuk. aspek-aspek mutu (kirnia. biji-bijian. pembuatan gula. . sumber gizi dan perdagangan. Tien R Muchtadi TPG 333 Pengawasan Mutu Pangan 3 (2 -3) Pengenalan sifat-sifat produk serta segala aspek yang berkaitan dengan mutu memberi bekal kemampuan mengenali. sari buah. penyegar. Materi praktikum sejauh mungkiin mencakup materi kuliah dengan maksud memberikan keterampilan dan pengenalan kegiatan industri pengolahan. telur. Tien R. Kuliah memberikan konsep-konsep dan teori yang melandasi pengembangan dan pengawasan mutu dan standarisasi. jam-jelly. kembang gula.

Soekarto TPG 343 Evaluasi Nilai Gizi Pangan 3 (2 -3) Mata kuliah Evaluasi Nilai Gizi Pangan bertujuan memberikan pengertian kepada para mahasiswa tentang faktor-faktor .mikrobiologi. sampling dan statistika dalam pengawasan mutu. Soewarno T. pembinaan clan instusi mutu. pengendalian dan pengawasan mutu dalam industri dan perdagangan. organoleptik).

refrigerasi. "heat and mass transfer". dan "thermal process". mikroba. rodenta dan hama-hama lain serta kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas biologis dari bahan itu sendiri serta pengaruh lingkungan. Dalam mata kuliah ini dipelajari juga mengenai senyawa-senyawa anti metabolik yang terbentuk selama pengolahan dan yang terdapat secara alamiah. M. "material energy balance" thermodinamika. Deddy Muchtadi TPG 352 Prinsip-prinsip Teknik Pangan 4(3 -3) Mempelajari aspek-aspek keteknikan dalam teknologipangan yang mencakup pengertian-pengertian dimensi. "fluid flow". yang disebabkan oleh serangan serangga. seperti kehilangan vitamin dan mineral serta kerusakan protein dan lemak dalam pengolahan bahan pangan dan efek positif pengolahan pangan terhadap nilai biologisnya. unit. evaporasi. dehidrasi. Aman Wirakartakusumah TPG 353 Penyimpanan dan Penggudanpn 3 (2 3) Pemberian mata kuliah ini bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai pentingnya penyimpanan dan penggudangan sebagai salah satu mata rantai dalam penanganan pasca panen di mana susut dan kehilangan bahan pangan khususnya biji-bijian dan hasil olahamya sering terjadi baik berupa kehilangan mutu maupun kualitasnya. termasuk pengendalian hama dan lingkungan. prinsip-prinsip nutrifikasi dan produk-produk pangan baru. wa dan teknik-teknik penyimpanan dan penggudangan. pembekuan. Dalam mata kuliah ini dibahasprinsip. Dengan demikian diharapkan para mahasiswa dapat mengevaluasi nilai gizi dan biologis dari suatu produk pangan yang dihasilkan melalui wa pengolahan bahan pangan tertentu. pemulihan jenisttipe dari wadah penyimpanan .yang mempengaruhi nilai gizi dari bahan pangan dan makanan. metode-metode analisa nilai gizidan biologis pangan.

Rizal Syarief .dan bangunadstruktur penyimpanan.

isolasi dan seleksi mikroba untuk fermentasi. Ansori Rachman TPG 423 Sanitasi Industri Panpn 3 (2 -3) Mata kuliah Sanitasi Industri Pangan meliputi pengetahuan tentang sumber-sumber kontaminasi dalam industri pangan. mikroba indikator sanitasi. bahanbahan dan organisasi suplai makanan di beberapa negara. serta cara-cara penanganan limbah industri pangan. bahan-bahan industri pangan serta pangan hasil fermentasi dan perubahannya yang terjadi seiama fermentasi. peralatan yang terlibat. sanitasi pekerja dan sanitasi ruang pengolahan. cara pembersihan dan desinfeksi air polusi dan sanitasi udara. Betty Sri Laksmi Jenie TPG 343 Teknologi Pengolahan Pangan I1 4 (3 3) Mata kuliah Teknologi Pengolahan Pangan I1 . pengetahuan mengenai tipe-tipe dan prinsip-prinsip fermentasi. mekanisme keteraturan metabolisme mikroba dan manipulasinya untuk produksi metabolik primer dan sekunder. Di samping itu dijelaskan pula mengenai undang-undang pangan. tindakan pencegahan kontaminasi seperti sanitasi pangan. sanitasi peralatan. Di dalam mata kuliah ini juga akan dibahas mengenai polusi dan sanitasi air termasuk wa pemeriksaan air.TPG 422 Teknologi Fermentasi 3 (2 -3) Sejarah dan perkembangan fermentasi.

pengawetan. Djundjung Daulay . ikan dan telor) yang mencakup teknologi konvensional dan teknologimutakhu. Dalam mata kuliah ini diberikan juga praktekpraktek teknologi pengawetan dan pengolahan skala laboratorium serta kunjungan/peninjauan ke industri-industri pengolahan pangan khususnya industri pengolahan komoditi hewani dan ikan.bertujuan untuk memberikan pengertian dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang dasar-dasar teknologi pangan. daging termasuk daging unggas. dan pengolahan serta dasar-dasar teknologi penentuan dan pengawasan mutu komoditi pangan hewani (susu.

mekanisme penginderaan. kemasan kayu. kertas dan karton. tradisional hingga mutakhii. bahan kemas tradisional). panca indera dan rangsangan. manusia sebagai panelis. masalah keracunan pengkaratan dan kerusakan lainnya. plastik. besar). menengah. wadah logam. cara pembuatan dan identifikasi dari berbagai bahan kemas (bahan gelas. macam-macam organoleptik dan peranan statistik dalam uji organoleptik.TPG 435 Penilaian dengan Indera 3 (2 3) Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukurl obsewasi sifat-sifat dan aseptabilitasi pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian. bahan anti getaran. Sassya Santausa TPG 454 Teknologi Pengemasan Pangan 3 (2 3) Pengenalan tentang peranan dan fungsi pengemasan bahan pangan serta perkembangannya sejak pengemasan alamiah. sistem . Pembahasan meliputi pengenalan sifat-sifat organoleptik. karakteristik. laboratorium organoleptik. Metoda dan pendekatan penentuan umur simpan (kadaluwarsa). Rizal Syarief TPG 455 Pengenalan Industri Pangan 3 Mata kuliah ini akan membahas sewa praktis pengertian dan ruang lingkup industri pangan (kecil. Berbagai metode dan teknik pengemasan hasil pertanian dan masalah khusus dalam pengemasan bahan pangan tertentu seperti makanan beku dan "dehydrated products". Pengetahuan tentang jenis. Teknik evaluasi dan kontrol mutu bahan kemas dan pengemasan. penyajian dan persiapan uji. Rantai proses pengemasan di dalam industri makanan dan analisa ekonomi.

Materi kuliah akan dilengkapi dengan ceramah-ceramah oleh . manajemen dan kegiatan pengolahanfpengawasan mutu serta penelitian dan pengembangan produk. Tujuan mata kuliah ini adalah untuk memperluas wawasan calon sarjana Teknologi Pangan dan Gizi dalam perencanaad pengelolaan dan pengendalian suatu industri pangan. diskusi dan kunjungan lapangan.organisasi. Aktivitas mata kuliah ini terdiri dari kuiiah.

terhadap rekan sekelas yang akan memberikan pendapatnya dalam bentuk diskusi singkat setelah seminar.tamu-tamu dari industri dan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan industri. Arnan Wirakartakusumah TPG 498 Seminar Mata ajaran seminar bertujuan membiasakan mahasiswa tingkat akhir untuk menyampaikan sewa verbal suatu pokok pikiran ilmiah dari hasil penelitian atau studi kepustakaan secara efisien dan komunikatif terhadap pendengar. M. Djundjung Daulay . Tiap mahasiswa diwajibkan membawakan seminar topik yang disukainya.

fungi vektor. usaha kd. perbuatan sebagai modal. gagasan dan pengembangan daya kreativitas. sukses dan kepercayaan diri. TIN202 Kalkulus 3 (3 0) Sekuens bii nyata. faktor pernyataan dan beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam rencana usaha. kaidah L'Hospital. lilit. persamaan garis dan bidang diperkalian vektor. formula turunan. kemampuan. kurva dan . arti dan peranan modal.TIN 201 Kewiraswastaan 2 (2 0) Tantangan bangsa untuk maju. arti dan unsur-unsw penting kewiraswastaan. agrotorium. konvergen mutlak. dan peranan faktor keimanan. waktu dan efiiiensi. berbagai kesempatan berusaha dan berbagai jenis kebutuhan manusia. faktor waktu dan tuntutan jaman serta peranan sikap mental wiraswasta. deret kuasa. pengembangan daya inisiatif antara tahu dan berbuat. deret dengan unsur nonnegatif. berf~ positif. Soesarsono W. perkalian titik. peranan hubungan baik. mutu manusia. arti hidup kemampuan dan faktor yang berperan. peranan daya pikir manusia. polinomia dan deret Taylor. kesan dan citra serta berbagai teknik menjual. usaha agribisnis. kelayakan usaha dan beberapa contoh pro@ usaha.

bebas dan berkala (penganda Lagrange) persarnaan diferensial. turunan parsial maksimum min hum. linier sederhana berganda. Peubab acak diskrit. pengacakan. kurvatur. integral yang tergantung parameter. turunan fungsi. peubah acak kontinyu.garis singgung. Populasi clan contoh. kecepatan dan percepatan. Teori peluang. . ukuran contoh. daerah sekitar pengertian limit dan kontinuitas. penarikan contoh. panjang busur. gugus terbuka dan tertutup. TIN203 Metode Statistika 3 (3 0) Penataan data. Tajuddin B. Daerah fungsi. Regresi dan korelasi. Pendugaan dan uji hipotesis. Metoda Penarikan Contoh. Tqjuddin B. Penyebaran dan pemusatan data. Permutasi dan kombinasi.

telaah gerak mencakup peta-peta kerja dan ekonomi gerakan. perangkat keras dan perangkat lunak sistem operasi komputer (CP/M. Kepemimpinan dan hubungan antara pemimpin dan bawahan dalam rangka usaha peningkatan produktivitas. telaah metoda ke rja.TIN 204 . satuan. pembinaan dan pemanfaatan tenaga ke rja di dalam suatu badan usahdinstansi.MS-DOS). . Pramono D. Faktor manusia dan lingkungan dalam sistem kerja. Komunikasi Data. Penerapan komputer untuk masalah-masalah di bidang agroindustri. lrawadi TIN211 Dasar Teknik Kim& 3 (3 0) Pengenalan perhitungan teknik kimia.F. Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. Sukardi TIN 205 Teknik dan Tatacara Keda 2 (2 0) Ruang lingkup teknik dan tatacara kerja. Teknii pemrograman dengan bahasa BASIC dan Fortran. termasuk motivasi. pengadaan. Pengohhan data Modem dan Bahasa komputer. Teknik pengukuran ke rja dan penentuan waktu standar. TIN 206 Manqjemen Pvsonalia 2 (2 0) Perencanaan. Pengantar program terpakai (application software).

Bagi semua bahan tersebut dibahas mengenai surnber. Gas ideal dan campuran gas. Illah SaPab TIN 212 Pengetahuan Bahan lndustri 4 (3-3) Pengenalan bahan-bahan hasil pertanian sebagai bahan industri. Metode matematika dalam penyelesaian soal. Pigmen. KlasifAasi bahan hasil pertanian. sifat fsika-fia. Protein. serat hewan. besaran dalam teknik kimia. Minyak/lemak dan minyak atsiri. proses-proses yang spesifik. Hidrokarbon (karet aladateks). gda. proses browning. Karbohidrat (pati. pektin. Perhitungan neraca bahan dan neraca energi. serta peranannya &lam industri hasil pertanian. serat nabati). gum. Alkaloid. Wacbyuddin 'Qiptodi .konversi. Vitamin &n mineral.

biosintesa. Kinetika pertumbuhan mikroorganisme dan kinetika enzirn. Hukum pertama dan kedua termodinamika pada reaksi kimia. .TIN 213 Kimia Fisik 3 (2 -3) Definisi. Proses biologis: photosintesa. terrnasuk cara perhitungan mikroorganisma. Kultur "batch" dan "continues". gas nyata. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal un$uk mesin dan bangunan. Keseimbangan fasa pada-cair-gas. Susunan komposisi kimiawi sel. ruang Sigkup. serta klasifikasi mikroorganisma yang berperan positif maupun yang menyebabkan kerusakan bahan di dalam industri hasil pertanian. Tatit K. karakteristik. hukum-hukum dan sifat-sifat gas ideal. Sifat-sifat koligatif. metabolisme dan elektron transport system. gambar ilustrasi. kinetika gas. Pindah massa. Abdul Azis Darwis TIN 222 Mikrobiologi Industri 4 (3 -3) Dasar-dasar mikrobiologi. Bunasor TIN 231 Menggambar Teknik 3 (2 3) Pengetahuan tentang perlengkapan dan bahan menggambar. Kimia koloid. Rancang bangun bioreaktor dan enzim engineering. Illah Sailah TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia 3 (2 3) Struktur dan organa1 sel. gambar diagram dan gambar instalasi.

Klasifiikasi dan jenis kemasan. bubungan perburuhan. lembaga . Lukman Hidayat TIN 241 Ketenagakerjaan dan Keselamatan 2 (2 0) Kerja Pengertian tentang tenaga kerja. pernasalahan perburuhan.Sutedja Wiraatmadja TIN 232 Pengemasan I 3 (2 -3) Pengertian. persyaratan dan spesWi komponen pelengkap kemasan. Bahan kemasan. fungsi dan peranan kemasan. masalah ketenagakerjaan.

Perencanaan kapasitas. sumber-sumber bahayakecelakaan. Analisa sidik ragam pa& beberapa rancangan percobaan. Undang-undang keselamatan kerja. Statistika non parametrik. Fungsi biaya dan produlrsi. Aplilrasi pada sistem proses dan . Machfud TIN 302 Statistik lndustri 3 (2 -3) Teknik perancangan percobaan pada penelitian teknologi. Angka aproksimasi. Lien Herlina TIN 304 Matcmatika lndustri 3 (2 -3) lntroduksi matematilca fmit. tempat ke rja serta luas ruang. hubungan perburuhan Pancasila. alat-alat pelindung dan peragaan. Diferensial numerik dm persamaan diferensial. Fungsi alih. Teknii evaluasi tata letak. Laplace Transform. aliran dan penanganan bahan serta pertalian antar aktivitas.jaminan sosial buruh. peraturan pelaksanaan. Manajemen Pemasaran. Penyelesaian persamaan linier tunggal dan ganda. penentuan jumlah mesin. Industri dalam perekonomian tidak tetap dan dalam ekonomi internasional. Teori kesalahan. Teknik penyusunan tata letak berdasarkan tipe operasi. Hardi Suprapto TIN 301 Tata Letak dan Penanpnan Bahan 3 (2 3) Faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif dalam penentuan lokasi pabrik.peradilan. Machfud TIN 303 Ekonomi lndustri 3 (3 0) Prinsip pemberian nilai tambah dalam industri. Integral numerik. Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja. faktor-faktor kecelakaan. Anali regresi.

Ttori. aplikasi dan bentuk pengembangan linier programming. ruang ligkup dan falsafah penelitian operasional. Eriyatno TIN 305 Pcnelitian Opcrasid l 3 (3 -0) Sejarah.manajemen industri. .

perencanam kebutuhan bahan (MRP). Teknikteknik peramalan. beserta neraca massa dan energi serta penerapan faktor koreksi pada operasi yang terkait. M. Eriyatno TIN 307 Perencanaan dan Pengendalian 3 (3 0) Produ ksi Pengantar sistem produksi dan ruang lingkup PPP. Analisis jaringan kerja. Penjadwalan dan pengurutan prosesloperasi. Dasar-dasar kesetimbangan matematika dalam "system boundary" proses banyak diberikan untuk memper- . Teknik-teknik program integer. Analisa jenjang keputusan. Machfud TIN311 Satuan Operasi 3(3 0) Pendahuluan dan ruang lingkup membahas penguasaan suatu proses operasi dalam bentuyk fdosofi diagramkotak hitam. serta personalia. Pengantar perawatan dan peremajaan mesidperalatan. Sistem penunjang keputusan (DSS). Analisa keputusan dan fungsi utilitas. Aplikasi pada manajemen industri pertanian. Karakteristik dan teknik program dinamis (deterministik). perencanaan agregat dan master scheduling. Model-model pengendalian persediaan (deterministik dan probabilistik) . Konsep manajemen sistem informasi. Teknik Markoviyan. Syamsul Maarif TIN 306 Analisa Keputusan dan Sistern 3 (3 0) Informasi Tinjauan ulang teori peluang. Teknik Bayes.Teori kualitas dan analiia sensitivitas.

pendinginan. pencampuran dan homogenisasi. Suhadi Hardjo . pencucian. ekstraksi. filtrasi dan pengendapan juga diberikan untuk melengkapi operasi "grading" dan standardisasi mutu. pemurnian.mudah permasalahan. pengeringan. pengayakan. kristalisasi. Penerapan di atas dilakukan untuk operasioperasi absorbsi. pembekuan. evaporasi. Selain itu operasi pengecilan ukuran.

Chiiwan Pandji TIN 313 Tekndogi Kulit 3 (2 3) Sejarah perkembangan industri kulit. kulit. teknologi elastomer. telur. Macam-macam proses pengawetan kulit dan wa menetapkan mutu kulit awet. teknologi polimer alami. Pengetahuan tentang kulit hewan. analisa dan identifikasi poliier. ikan. TIN314 Teknologi Hasil Hewan dan Ikan 3 (2 -3) Mempelajari cara-wa/teknik penanganan has3 hewan dan ikan. Juga diiahas tentang peraiatan yang berkaitan dengan proses-proses tersebut. Bunasor TIN 315 Tekndogi . Fahidin . misal: daging. Berbagai proses pra penyamakan.TIN 312 Telrndogi Pdimer 3 (3 0) Pengertian dasar polimer. susu. kulit setengah jadi dan kulit. Tatik K. Perdagangan kulit awet. proses polimerisasi. sifat-sifat polimer. mulai dari pasca panen sampai cara pengolahannya/pemanfaatannya sebagai produk pangan maupun non pangan. proses penyamakan dan pasca penyamakan. struktur dasar polimer.

sumber minyak dan lemak. Pengeringan kayu. Pengertian dan sifat reologi emulsi. Muljono Judoamidjojo TIN 317 Teknologi Minyak dan Lcmak 3 (2-3) Arti minyak dan lemak bagi kehidupan manusia. Pengawetan kayu. Teknologi pembduatan papan tit Kayu lapis. Cara penentuan tipe emulsi.Emulsi 3 (2 -3) Pendahuluan. Kegunaan emulsi dalam pangan dan non pangan termasuk pembuatan produk. berbagai masalah pada bidang minyak dan . Teknologi pulp dan kertas serta bahan serat kya. Bambang Djatmiko TIN 316 Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3(2 3) Konsep pengolahan kayu dan hasil hutan secara integral.

Abdul Aziz Dads TIN 320 Teknologi Minyak Atsiri dan 3 (2 -3) Kosmetika Latar . Berbagai teknik pengolahan pati dalam rangka peningkatan daya guna dm hasil guna. pengolahan minyak dan lemak. peranan dan perkembangan sosial ekonomi. Wahjudin 'Qiptadi TIN 319 Tdnrdogi -la 3 (2 -3) Sejarah perlrembangao industri gula. Bambang Djatmiko Mempelajari aplikasi teknik pengolahan pati sejak ekstraksi dari hasil pertanian sampai dengan pemanfaatannya. Teknologi gula tradisional. sifat fsiko kimia minyak iemak. Sifat Wo kimia gula. Jenis. sifat dan manfaat dan produk pati. sumber dan potensi. pengujian mutu minyak dan lemak. pengemasan.lemak. Teknologi gula tebu (can sugar). Teknologi gala cair (liquid sugar). kerusakan minyak dan lemak.

teknik proses pengolahan. pemilihan bioreaktorlfermentor sertamekanisma koa trol f%ik dan kimia penggunaan sel mikrobaJenzim (bentuk bebas/termobilisasi) dalam membuat berbagai produk terutama biomassa pelarut dan asam organ& serta energi. . penanganan dan pemanfaatan minyak atsiri. teknologi pengolahan hasii tanaman atsiri dengan metode phytokimia. karakteristik dan seleW1solasi mikroorganisma industri. Chilwan Pandji TIN 322 IndusM MikroMal 3 (2 -3) Ruang Siup. koordinasi metabolisme mikrobial khususnya biosintesis metabolit primer dan sekunder serta biokonversi. pertumbuhan kultur batch dan kontinyu. pemurnian dan pengemasan. Prinsip proses. Ueskttni H.belakang pentingnya minyak atsiri.

sabuk V. organoleptik. berbagai sifat dan jenis analisis (fiik. biokemik. rantai. Alat-alat pengemas. alat-alat pencucilpembersih. Alat-alat transport (fluida. TIN 332 Peralatan lndustri Pertanian I 3 (2 3) Konstruksi dan prinsip kerja alat-alat pembangkit tenaga (mekanik. Soesarsono W. Faktor yang berperan dalam penyimpanan. sproker serta gir). pemasak pasteurisasii sterilisasi. Konstruksi dan perhitungan alat-alat transmisi tenaga. Aiat-alat proses (konstruksi dan prinsip kerja). toleransi). cacat. zat padat). tikus dan hama lain. dan mikro- . prinsip umum. pengawasan mutu pada agroindustri. pengalengan. lingkungan fsis. Pemberantasan hama gudang secara kimiawi dan nirkimiawi. fkikokimia. sifat intrinsii. pengertian (mutu. arti dan peranan penyimpanan.TIN 331 Penyimpanan dan Penggudangaa 3 (2 3 j Sejarah singkat. biologik. Sutedja Wiraatmadja TIN 342 Pengetahuan Mutu 3 (2 -3) Ruang lingkup. hama serangga dan tungau. Perlakuan pra panen. Sifat komoditi pertanian. pemeliharaan dan perawatan alat-alattpemisah. pengecil ukuran. pindah panas dan alat pemisah. Pengendalian dan pencegahan hama gudang. terutama tenaga mekanik (sabuk rata. pembotolan. organisasi pengawetan mutu. biotis. uap). dan ekstrinsik. listrik.

berbagai jenis standar nasional dan internasional pengawasan mutu total. Perencanaan jaringan kerja: determiniitik (CPM) dan probiliitik (PERT). Aplikasi ekonometrik di industri pertanian. pemeriksaan dan analisis. Barnbang Djatmiko TIN 410 Perencanaan Proyek dan Industri 3 (2 3) Proses dan organisasi pelaksanaan proyek keterkaitan antara perencanaan industri dengan pengembangan wilayah. Teknik analisa ekonomi wilayah dan analisa input-output. aspek ekonomi pada pengawasan mutu. Irarmdi . standarisasi dan sertXhsi. Metode dan praktek pembuatan studi kelayakan industri.biologik). Prinsip tataruang wilayah dan analisa lokasi tempat kegiatan masyarakat. Aplikasi statistika pada pengawasan mutu. Penarikan contoh.

industri pati dan gula. industri pelapis. Persamaan linier. tembakau. industri farmasi. industri karet. Liesbetini H. industri fermentasi.TIN 430 Teknik Optimasi Lanjut 3 (3 0) Ruang lingkupdan falsafah teknii optimasi. kontroi proses dan instrumentasi. coklat. klasifii. Syamsul Maarif TIN 411 Satuan Proses 3 (2 -3) Berbagai prinsip dasar perubahan kimia. TIN 4U Teknologi Air Industri 3 (2 -3) Ruang lingkup. M. Penanganan produk akhir. sumber air. Optimasi kriteria jamak. karakteristik. gelatin dan adesif. Berbagai cara pengolahan bahan penyegar: teh. kopi. industri sabun dan ditergen. industri rokok. . Klasifikasi mutu produk bahan penyegar. pengolahan dan penanganan air industri. Optimasi tanpa kendala. industri agrokimia. diagram proses. karakterisasi dan standarisasi. industri zat warna. Bambang Djatmiko TIN 413 Teknologi Bahan Penyegar 3 (2 -3) Tinjauan ulang pengenalan bahan penyegar. Optimasi dengan kendala. industri karet. industri penyedap dan aromatika.

Waudin qiptadi TIN421 Teknik Penyehatan Ungkungan 3 (2 -3) Industri Batasan. pengelolaan air. keindahan.kesehatan dan keselamatan kerja dan hubungannya dengan teknik penyehatan. Wahjudin Tjiptadi . pengendalian limbah padat (sampah). Pengendalian polusi udara. higiene perusahaan. efisiensi dan kelestarian. Kunjungan ke perusahaan akan melengkapi mata kuliah hi. pengendalian limbah cair. Sanitasi alat dan pabrik. Gambaran kasus pencemaran industri. perananhegunaannya dalam perencanaan dan pengoldahan industri. estetika. kenyamam. mang lingkup. Mismanajemen industri dan efeknya terhadap kesehatan.

dalarn penggunaan peralatan industri pertanian (mekanii listrik. Wahjudin lyiptadi TIN 432 Pengemasan 11 3 (2 -3) Penerapan dasar-dasar pengemasan dalam pemecahan masalah pengemasan produk agroindustri. temtama pengaruh bahan kernasan terhadap mutu produk. liagkungan. uap) dan sistem pengontrol Yang d@an.TIN 422 Tekndogi Limbah Industri 3 (2 -3) Mempelajari aplikasi teknik pengolahan limbah industri (termasuk pemukiman. sifat dan manfaat limbah. pengaruh pengemasan terhadap peningkatan nilai juaVnilai tambah produk dan sistem distribusi Sutedja Wiraatmadja TIN433 Peralataa industri Pertaniaa I1 3 (3 -2) Perhitungan-perhitungan tenaga. pertanian dan perdagan& yang berhu. Jenis. Sutedja Wiraatmadja . bungan dengan perlindungan dan pelestarian lingkungan. Berbagai teknik pemanfaatan limbah industri hasil pertanian untuk meningkatkan daya gunanya.

.

(MAE. &A. (MSc. Jurusan Mekanisasi Pertanian 1. IPB. IPB.. IPB. Imam Hidayat (Ir. 1961) 6. Arif Dastaman (Ir. IPB. 1978) . 1974). 1983) 9.7. 1981) 15. Michigan State Univ.1. He. 1983) 12. Emmy Darmawati (Ir. USA. 1975). UPLB Philippines. IPB. (MSc. 1981) 16. UI. Michigan State Univ. 1985) 14. 1973). Univ. (MEng. Belanda.Univ. 1979). Hubertus Aris Pri anto (Ir. 1975). 1987) 13. USA. 1974). 1966). of Minnesota. 1977). 1984) 4.of Minnesota. Asep Sapei (Ir. USA. 19 $7 ). Michigan State Umv. IPB. DZREKTORI TENAGA PENGAIAR 75. Tambunan (Ir.Edward Namaken Sembiring (Ir. Hadi Karya Purwadaria Ir. 1982). 1981).(~r. USA. 1981) 19. 1981) 18. (PhD. IPB. Dedi Kusnadi Kalsim (Ir. Atjeng Muchlis S arif (Ir. Bambang Pramudya N.. of Wisconsin. (Dip. &A. (MS. (Ir. IPB. AIT. AIT Thailand. 1986) 7. 1988) 11. Budi Indra Setiawan (Ir. IPB. (MEng. IPB. UGM. 1980). IPB. (Dr. (MS. Achmadi ~artohjoto. 1980) 17.5. (MSc. 1989) 8. UI. 1984) 5. (MSAE. 1%1) 10. Armansyah H. IPB. Donatus Pakpahan (Ir. Gardjito (Ir. IPB. IPB. 1975). IPB. (MSc. 1967). Edy Hartulistioso (Ir. IPB. of Minnesota. USA. Frans Jusuf Daywin (Ir. IPB. Herry Suhardiyanto (Ir. Univ. IPB. Abdul Kohar Irwanto (Ir. IPB. Univ. (PhD. 1986) 3.. 1978) 2.

. 1970). of Tokyo. 1986) 22. Japan. I Nengah Suastawa (Ir. Kamaruddin Abdullah (BSA. IPB. 1967). Agritech. 1987) 25. 1988) 24. Univ. I Wayan Astika (Ir. John Kumendong (Ir. IPB. I Wayan Budiastra (Ir. IPB. IPB.20. (PhD. Univ. I Dewa Made Subrata (Ir. 1976) . IPB. (MSA. IPB. 1984) 21. 1976). Japan. 1986) 23. Tokyo Noko Univ. (MS.

Moedjiarto Pratomo (Ir. Muhamad Yanuar J. Sukandi Sukartaatmadja (Ir. 1%7). 1985) 29. IPB. IPB. 1964) 41. 1980) 38. 1979) 30. Meiske Widyarti (Ir.lib. 1985) 52. IPB. 1969). Radite Praeko Agus (Ir. (PhD.P. Prastowo (Ir. Univ. IPB. 1973) 39. (MS. Kyoto Univ. IPB. 1983) 47. 1981) 35. Soedodo Hardjoamid'ojo (Ir. Moeljarno Djojomartono (BSA. of Illinois. Australia. IPB. of Minnesota. 1970) 36. IPB. IPB. Yohanes Aries P. Liik P. USA. H. 1975) 44. Kusen Morgan (Ir.. (PhD. 1980) 37. UGM. (MApp. 1985) 40. Mohammad Azron Dhalhar (Ir. 1973). IPB. Susilo Sarwono (Ir. Yuli Suharnoto (Ir. Parlaungan Rangkuti (Ir. IPB. 1990) 50. 19781. 1967). Tokyo Nuko Univ. Setyo Pertiwi (Ir. (MSA. of Minnesota. Sri Mudiastuti Priyanto (Ir. Godfried Sitompul (Ir. IPB. Michigan State Univ. 197j). 1980) 34. IPB. Eko Nugroho (Ir. USA. (PhD. (MS. Mad Yamin (Ir.. 1983) 48. 1983) 28. (PhD. IPB. 1984) 42. Tineke Mandang (Ir. IPB. (Ir. 1986) . 1982). 1%7) 32. Nora Herdiana Pandjaitan (Ir. Kyoto Univ. Wawan Hermawan (Ir. 1979). 1983) 27. (MSc. Japan. 1989) 51. IPB. IPB. 1974) 45. IPB. IPB. IPB. 1986) 49.. Univ. Sri Endah Agustina (Ir. :. IPB. Kudang Boro Seminar (Ir. 1980) 31. (MSAE. Japan. North Carolina State Univ. USA. USA. (MS.. IPB. IPB. Univ. 1963). IPB. IPB. IPB. Japan. USA. UI. Michigan State Uni\. 1984). IPB. 1971)..Sc UNSW. 1981) 46. 1982) 33. IPB. UI.. IPB.. Nirwan Siregar (Ir. 1978).26. USA. R. 1983) 43. Sam Merodiyan (Ir. (MSc. Putiati Mahdar (Ir. (Ir. 1985) 53. Sutrisno (Ir. 1968)..

1985) 11. 1982). IPB. IPB.(MS.(Dr. IPB.(MS. of Massachusetts. ) 13. Univ. (MSc. 1978) 5. USA. 1970). IPB. (MSc. Michigan State Univ. (MSc. Japan. IPB. USA. Maggy T. IPB. (MS. 1982) 12. Univ. .G. 1973).Betty Sri Laksmi Jenie (Ir. 1970). 1968 . 1985) 3. 1977). IPB. IPB. Univ. 1976). 1980) 10.Dedi Fardiaz (Ir. 1978). UI. 1982) 7. 1982). Djundjung Daulay (Drh. 1982) 19. Philippines.1990) 6. 1981). Des Science. 1%2). ) 14. India. Budiatman Satiawihardja (Ir.. USA. 1974).752. Philippines. Nurwitri (Ir. France. Michigan State Univ. Caecillia CH. Hokaido Univ. (MS.Darwin Kadarisman (Ir. of Mysore. 1985) 18.Adil Basuki Ahza (Ir. IPB. 1974) 15.Budi Nurtama (Ir. 1978). IPB. IPB. (MSc. IPB.IPB. 1977).(Pro1. USA. 1983) 17. (MS. 1983) 2. UPLB. (PhD.(MS. Winarno (Drh. IPB. (PhD. Univ.Lilis Nuraida (Ir. Australia. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi 1. Anton Apriyantono (Ir. IPB. IPB. 1971). (PhD. Dahrul Syah (Ir. Univ. (MA. 1972). Subartono (Ir. IPB. Ansori Rachman (Ir.. IPB. Fransiska Rungkat (Ir. of Hawaii USA.Monang ~anuhan (Drh. IPB. 1981) 8. IPB. 1988) 16. F. Jimmy Hariantono (Ir. (PhD. of Massachusetts. IPB. IPB. (MSc. 1979) 9. 1973).Deddy Muchtadi (Ir. IPB.Joko Hermanianto (Ir. 1988) 4. IPB. 1973). UPLB. IPB.

IPB. IPB. UGM. (MS. Ratih Dewanti (Ir. 1986) 26. IPB. UPLB. IPB. 1985) 24. IPB. 1986) 25. 1984) 22. (h.Muhamad Arpah (Ir. Purwiyatno Hariyadi (Ir. 1984) 27. Nuri Andarwulan (Ir. Musa Hubeii (Ir. 1979). 1984) . Made Astawan (Ir. UGM. 1981) 20.1977). Phihppines. IPB.Nurheni Sri Palupi (Ir. 1985) 23. 1985) 21. Ni Luh Puspitasari (Ir. IPB.

28. Rizal Syarief Sjaeful N. (Ir, IPB, 1973); (DESS, Univ. De Nantes, France, 1980); (Dr, Univ. De Nantes, 1983) 29. Srikandi Soewondo (Ir, IPB, 1972); MSc, Michigan State Univ., USA, 1977); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1980) 30. Slamet Ma'oen (Drh, IPB, 1960); (Drh, UI, 1x1) 31. Suliantari (Dra, UGM, 1978); (MS, IPB, 1%7) 32. Soewarno Tjokrosoekarto (Drh, IPB, 1960); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1x5); (PhD, M~chigan State Univ., USA, -); (Prof, IPB, -) 33. Sasya Santausa (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1987) 34. Sedarnawati Yasni (Ir, IPB, 1982) 35. Slamet Budiyanto (Ir, IPB, 1985) 36. Subarna (Ir, IPB, 1984) 37. Sugiyono (Ir, IPB, ) 38. C. Hanny Wija a (Ir, IPB, 1982); (MA, Hokaido Univ., Japan, 19877; (PhD, Hokaido Univ., Japan, 1990) 39. Tien Ruspiatin Muchtadi (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1980) 40. Winiati Pudji Rahayu (Ir, IPB, 1980); (MS, IPB, 1986) 41. Mohamad Aman Wirakartakusumah (Ir, IPB, 1972); (MSc, Univ. of Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Univ. of Wisconsin, USA, 1981) 42. Yadi Haryadi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1982) 753. Jurusan Teknologi Industri Pertanian 1.Any Suryani

(Ir, IPB, 1982) 2. Abdul Basith (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1986) 3. Anas Miftah Fauzi (Ir, IPB, 1983); (M.Sc., Osaka Univ., Japan, 1990) 4. Ade Iskandar (Ir, IPB, 1986) 5. Agung Primanto Murdanoto (Ir, IPB, 1987) 6. Agus Herindajanto (Ir, IPB, 1988) 7. H. Abdul Aziz Dads (Ir, IPB, 1967); (MSc, UPLB, Philippines, 1977); (PhD, UPLB, Phil~ppines, 1981) 8. Bambang Djatmiko P. (Ir, IPB, 1%7); (Grad Diploma, Food Tech NSW, 1975); (PhD, UPLB, Phiiippmes, ) 9. Basuki (BSc, Akademi Teknologi Kulit, Yogyakarta, 1969) 10. Chilwan Pandji (Drs, UNPAD, 1977); (Apth UNPAD,1979); (MS, IPB, 1986)

11.Djumali (Ir, UGM, 1980);(DEA, INPID Nancy,France, 1984); (PhD, Univ. De Nancy I, 1988) 12. H. Eryatno (Ir, IPB, 1972); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1976); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1979) 13. Endang Gumbira (Ir, IPB, 1978);(MADEV, Ghart State Univ., Belgium,1983) 14. Erliza (Ir, IPB, 1985) l5. Erliza Noor (Ir, ITB, 1985) 16.Fahidin (BSc, Akademi Kuht Yogyakarta, 1%5); (Drs, UI, 1976) 17.Faqih Udin (Ir, IPB, 1982); (MSc, -) 18. Hariiri Hardjomidjojo (Ir, IPB, 1984) 19.Helena Yusuf (Ir, IPB, 1985) 20. Irawadi Djamaran(Ir, IPB,1974);(Dr, Justus Liebig Univ., FRG, 1983) 21.Illah Saiiah (I~,.IPB, 1981); (MS, ITB, 1986) 22. Juda Agung (Ir, IPB, 1987) 23. Khaswar Syamsu (It, IPB, 1987) 24. Krisnani Setyowati (Ir, IPB, 1985) 25. Lukman Hidayat (Drs, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1%5) 26. Liesbetini Haditjaroko (Ir, IPB, 1979);(MS, ITB, 1986) 27.Lien Herliia (It, IPB, 1981); (MSc, Silsee College, Bedford, UK,

1986) 28. Machfud (Ir, IPB, 1971); (MS, ITB, 1986) 29. M. 2kin Nasoetion (Ir, IPB, 1971); (MAppSc, UNSW., Australia, 1985) 30. Marimin (Ir, k~, 1984); (MSc, Univ. of Western Ontario, Canada, 1990) 31.Mohammad Romli (Ir, IPB, 1984) 32. Muhamad Hari Siswanto (Ir, IPB, 1985) 33.Mulyorini Rahayuningsih (Ir, IPB, 1986) 34. Meika Syahbana Rusli (Ir, IPB, 1987) 35. Mohammad S amsul Maarif (Ir, IPB, 1981);(M.Eng, AIT., ~h$.d, ) 36. Nastiti Siswi Indrasti (Ir, IPB, 1985) 37.Pramono D. Fewidatto (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1988) 38. Purwoko (Drs, UNPAK, 1987) 39.R.Hadi Suprapto (Drs, U1,1%1) 40. R. Moeljono Judoamidjojo (Drh, UI, 1%3); (PhD, Tokyo Univ., Japan, 1985)

41.Suhadi Hardjo (BSc, UNSW., Australia, 1960); (MSc, Univ. of California, USA, 1968) . 42.Sutedja Wiraatmadja (BSc, Akademi Nutrisionis, 1%2); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1981) 43.Soesarsono Wijandi (~r, IPB, 1%7); (MSC, Univ. of Wisconsin, USA, 1973) 44. Semangat Ketaren (Ir, IPB, 1973);(MS, ITB, 1988) 45. Sukardi (Ir, IPB, 1984) 46. Tatit Krissu i'anti BSc, Akademi Kimia Analis, 1970);(MSc, uPLB, P&ippines, 1982);(PhD, UPLB, Philippines, 1986) 47.Tajuddin Bantacut (Ir, IPB, 1985) 48. Wahjudin Tjiptadi (Ir, IPB, 1966 Dip1 ASc UNSW, Australia, 1975);(MS, IPB, 1981 Dr, IPB, 1985);(Prof., IPB) 49.Mohamad Nabil (Ir, IPB, 1983)

8. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 8.1. WAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa FMIPA mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester dan menyelesaikan beban kredit yang berkisar antara 144 -160 sks. Untuk setiap program studi di FMIPA dibebankan: a. Mata kuliah wajib ialah mata kuliah yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa dari jurusan yang bersangkutan. Pengetahuan yang terdapat pada mata pelajaran tersebut harus dikuasai oleh sarjana di bidang masing-masing. b. Mata kuliah yang termasuk dalam paket pilihan dimaksudkan untuk menunjang kerja penelitian, memperluas wawasan pandangan, atau menyalurkan minat mahasiswa untuk memperdalam bidang ilmu.tertentu. Paket pilihan ini berisi sekelompok mata pelajaran baik dari jurusan yang bersangkutan maupun dari luar jurusan dan bahkan mungkin dari jurusan di luar FMIPA. Pernilihan paket dilaksanakan atas persetujuan dosen pembimbing. Selain itu setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti seminar yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa berkomunikasi secara lisan. Mahasiswa dilatih untuk mengemukakan rencana dan hasil penelitiannya di hadapan staf pengajar dan mahasiwa. Ke rja Penelitian adalah tugas penelitian perorangan yang harus dilakukan mahasiswa dan bertujuan: a. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam kerja mandiri. b. Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi permasalahan dan mengusahakan pemecahannya. c. Meningkatkan kemampuan mencari, menggali dan menanggapi sumber-sumber informasi. d. Meningkatkan kemampuan dalam pengolahan data dan menarik kesimpulan. e. Meningkatkan kemampuan untuk menyampaikan hasil penelitiannya baik lisan maupun tulisan.

Untuk meningkatkan keterampilan dalam usaha penghantaran teknologi, keterampilan penerapan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktek Lapang. 8.2. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof.Dr. Barizi, MES Pembantu Dekan I : Dr.1r. Ahmad Ansori Mattjik, MSc Pembantu Dekan I1 : Drh. Djoko Walujo Pembangu Dekan I11 : Ir. Eman Kustaman Kepala Bagian Tata Usaha : Marimin S. 8.2.1. Jurusan Kimia Ketua : Prof-Dr. Aisjah Girindra Sekretaris : Ir. Latifah K. Darusman, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Ir. Hendra Adijuwana, MST Kepala Lab. Kimia Analitik : Ir. Elly Suradikusumah, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Dr.Ir. M. Anwar Nur, MSc ?*F Kepala Lab. Kimia Fisik Kepala Lab. Biokimia Tumbuhan : Dr.Ir. M. Sri Saeni, MS : Dr. Norman R. Azwar )3q ?mT Kepala Lab. Biokimia Hewan : Prof.Dr. Aisjah Girindra Kepala Lab. Biokimia Fermentasi : Dr. R.T.M. Sutamiharja Kepala Lab. Biologi Molekuler : Prof.Dr. Djoko Soedarmo M.

822. Jumsan Geofisika dan Meteorologi Ketua Jurusan : Ir,. M. Effendi Manan Sekretaris : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Fisika Umum : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Hidrodinamika : Dr.Ir. Hidayat Pawitan Kepala Lab. Instrumentasi : Soedarsono, MSc Kepala Lab. Meteorologi : Dr.Ir. Ahmad Bey Kepala Lab. Klimatologi : Dr.Ir. M.Bl. de Rozari Kepala Lab. Agrometeorologi : Ir. M. Effendi Manan 823. Jurusan Statistika Ketua : Dr.Ir. Aunuddin ~ekretaris : Dr.1r. M. Sjarkani Musa Kepala Lab. Pemodelan : Ir. Krisnamurti Hasibuan, MSc Kepala Lab. Analisis Statistik : Prof.Dr.1r. Andi Hakim Nasoetion

Kepala Lab. Teori Statistik : Dr.Ir. Abdurrauf Rambe, MSt Kepala Lab. Komputasi Statistik : Dr.Ir. Aunuddin 8.2.4. Jurusan Biologi Ketua : Drh. Ikin Mansjoer, MSc Sekretaris : Dr. Ir. Alex Hartana Kepala Lab. Anatomi dan Morfologi Tumbuhan : Ir. R.M. Trenggono K.

Kepala Lab. Ekologi Tumbuhan Kepala Lab. Fisiologi Tumbuhan Kepala Lab. Genetika Kepala Lab. Mikologi Kepala Lab. Mikrobiologi Kepala Lab. Taksonomi Tumbuhan Kepala Lab. Zoologi : Ir. M. Tjahjono Samingan, MSc : Ir. P.D. Tjondronegoro, MS : Prof.Dr.Ir. Edi Guhardja : Prof.Dr.Ir. S. Soetarmi Tjitrosomo : Ir. Tedja Imas : Dra. Sri Sudarmiyati T., MSc : Drh. Ikin Mansjoer, MSc 82.5. Jurusan Matematika Ketua Sekretaris Kepala Lab. Matematika Murni Kepala Lab. Matematika Terapan Kepala Lab. Matematika Komputasi 82.6. Jurusan MKDU Ketua Sekretaris Kepala Lab. Bahasa : Dr.1r. Siswadi : Ir. Hadi Sumarno : Dra. Nur Aliatiningtyas : Dr.Ir. Siswadi : Ir. Heru T. Natalisa, MMath

: Dra. Dwiningsih Sulistiarti : Drs. Ahrnad Djuaeni : Drh. Audrey T. Ungerer

6.3.JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKUL Uh! 83.1. Jurusan Kimia Sarjana kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB diharapkan ahli dalam bidang kimia Anorganik, Organik, Fisik, Analitik, dan Biokimia. Selain menguasai bidangnya, sarjana kimia FMIPA IPB diharapkan mampu pula menerapkan dan mengembangkan ilmunya untuk menunjang pembangunan dalam bidang pertanian dan industri. Kurikulum program pendidikan sarjana kimia FMIPA IPB dirancang dengan acuan Kurikulum inti yang disusun DIKTI. Sementara itu untuk memberikan makna, mahasiswa diberi bekal yang cukup banyak untuk bergerak dalam bidang pertanian. Untuk maksud tersebut dimasukkan warna hayati dalam kurikulum. Warna hayati tersebut akan membedakan sarjana kimia FMIPA IPB dari sarjana kimia yang dihasilkan Perguruan Tinggi lain. Untuk menjadi sarjana kimia, mahasiswa harus menyelesaikan 144150 sks. Setelah menyelesaikan tugas akhirnya, mahasiswa menjadi sarjana kimia. Untuk mengikuti program sarjana kimia diharapkan mahasiswa menguasai ilmu kimia dasar dan ilmu dasar lainnya dengan cukup baik. Calon mahasiswa yang diterima adalah lulus TPB dengan NMR 25 untuk mata kuliah Kimia Dasar I dan Kimia Dasar 11. Jurusan Kimia juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Kimia. Calon mahasiswa yang diterima untuk program D3 melalui jalur UMPTN. Kuriku lur~i

No. Mata Kuliah Kredit Sernesler 1 dart 2 -TPB 36 sks

Sentester 3 KIM 201 Kimia Dasar I11 KIM 211 Kimia Anorganik I

Kurikulur~t -S attester 3 (Lanjutan) KIM 221 Kimia Or anik I KIM 231 Analisis kalitatif MA 221 Kalkulus GFM 233 Fisika I1 3(2-3 Jumlah: 20 sks Sentester 4 KXM 212 KIM 222 Kirniit Anorganik I1 Kimia Or anik I1 KIM 232 Analisis fuantitatif I KIM 241 Kimia fisik I KIM 202 Literatur Kimia STK 233 Metode Statistika Jumlah: 18 sks Sentester 5 KIM 323 Kimia Or anik Fisik KIM 333 Analisis &antitatif I1 KIM 342 Kimia Fisik I1 KIM 351 Biokimia I STK 281 Pengetahuan Ilmu Komputer PiIihan Wajib 3 Jumlahr 19 sks Semester 6 KIM 334 Analisis Instrumental KIM 343 Termodinamika KIM 352 Biokimia I1 KIM 344 Kinatika Kimia Pilihan Wajib 6 J

e 19 sks Sentester7 KIM 424 Struktur Molekul dan KIM 435 Spektroskopi Radiokimia KIM 403 Metode Penelitian Piliihan 12 Jumlah: 20 sks

.. Kalkulus Lanjutan KIM 353 Biokimia Tumbuhan Sentester 6 KIM 326 KIM 327 KIM 313 KIM 361 KIM 345 KIM 354 KIM 355 BIO 213 BIO 201 BIO 231 BIO 301 BIO 321 STK 332 Kimia Polimer Sintesis Kimia Organik Bioanorganik Kapita Selekta Kimia Kuantum Teknik Penelitian Biokimia Biokimia Nutrisi Fisiolo i Tumbuhan f Geneti a Dasar Mikrobiolo i Pengantar iiologi Sel Fisiologi Hewan Perancangan Percobaan Sa7iester 7 KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 -3) .fitrikulzim (Lanjutan) Semester 8 KIM 491 Seminar 1 KIM 492 Masalah Khusus 4 KIM 493 KKN 4 Pilihan 6 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 8: 147 sks Mata Kuliah Pilihan No...Elektronika KIM 305 STK. Mata Kuliah redi it Setnester 5 KIM 325 Kimia Bahan Alam KIM 304 FIS .

KIM &I Kirnia Pangan 3 2 -3) KIM 162 Kimia Tanah 3 2 -3) KIM 463 Kimia Tumbuhan 3 2 -3) KIM 464 Kimia Lingkungan I 3 (2 -3) .

Mata Kuiiah Pilihan -Sanesfer 7 (Lanjutan) KIM 465 Kimia Air 3(2-3 KIM 456 Pengantar Biokimia Industri KIM 457 Pengantar Imunokimia KIM 470 Pestisida BIO 401 Kultur Jaringan GFM 241 Termodinamika Atmosfir 3 (3 -0) Sentester 6 KIM 466 Kimia Fisik Tanah KIM 446 Kimia Permukaan KIM 447 Kimia Biofisik KIM 467 Kimia Obat KIM 468 Kimia Industri KIM 469 Kimia Kayu KIM 458 Bioenergetika KIM 459 Vitamin dan Enzim KIM 471 Toksikologi STK 282 Pemrograman Komputer 832. Berdasarkan pengalaman. Jurusan Geofisika dan Meteorologi Pendidikan keahlian agrometeorologi ditujukan untuk menghasilkan tenaga yang berkemampuan tinggi dan terampil dalam memanfaatkan cuaca dan iklim untuk menyerasikan kegiatan pertanian dengan keadaan fisik lingkungan optimal. ciri mahasiswa yang diharapkan berhasil menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya adalah mahasiswa dengan dasar kemampuan yang kuat di bidang Fisika dan . Pendidikan ini diarahkan untuk membentuk tenaga yang peka dan tanggap terhadap masalah agrometeorologi dan sanggup mengembangkan ilmu serta penerapannya.

Matematika. .

Kurikulum No. + Mata Kuliah Kredit Semester I dan 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar GFM 232 Fisika Pertanian GFM235 Matematika Fisika BIO 211 Botani Umum BDP 211 Dasar-dasar A fP onomi BIO 201 Dasar-dasar E ologi Umum Jumlah. Semester 4 GFK 221 GFM222 GFM241 Pengantar MeteorologiInstrumentasi Meteorologi Termodinamika STK 211 Metode Statistika BIO 213 TNH 211 Fisiologi Tumbuhan Dasar-dasar Ilmu Tanah Jumlah: 19' sks .

Semester 5 GFM 312 Geo afi Fisik GFM323 Ana P rsis Meteorologi GFM 342 Dinamika Atmosfir STK 281 Pengantar Ilmu Komputer Pilihan 6 Jumlah: 19 sks Semester 6 GFM313 GFM314 GFM315 GFM372 Metode KlimatologiMikroklimatologi Iklim Tropika HidrometeorologiPilihan Jumlah: 17 sks .

Budidaya Pertanian. Fisika . Sedangkan mata kuliah pilihan lainnya yang dapat diambil: MatematikaIStatistika. Perikanan dan lain-lain. 3 Piliian 6 Jumlah: 21 sks Semester 8 GFM 494 GFM 493 Telaah Lapang Agrometeorologi Karya Ilmiah I1 Praktek Lapang 4 3 4 Jumlah: 12 sks Jumlah Semester 1 -8: 144 sks Mata Kuliah Pilihan Mata kuliah pilihan yang harus diambil pada Semester 5dan6adalah salah satu dari Rancangan Percobaan.hikuluni (Lanjutan) Sentesfer 7 GFM 491 Telaah Pustaka 3 GFM 492 Kapita Selekta Geometeorologi 3 (3 0) GFM 493 Karya Ilmiah 1. Selain itu dapat pula mengambil mata kuliah pilihan dari jurusan sendiri seperti: Pengantar Penginderaan Jarak Jauh. Ilmu Tanah. GMSK. Elektronika. Peternakan. Sosial Ekonomi. Metode Statistika 11. atau Teknik Percobaan Lapangan. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. Kehutanan.

Selain itu jurusan Geofisika dan Meteorologi juga memberikan Diploma seperti Fisika Dasar dan Klimatologi Dasar. Kemudian untuk Program S1 seperti Fisika Terapan. . Semua mata kuliah yang diasuh untuk Program Studi Agrometeorologi terbuka untuk mahasiswa jurusan lain dengan prasyarat mata kuliah klimatologi dasar (GFM 211). Fisika Teknik. dan Klimatologi Dasar.Atmosfir. Hidrologi dan Modifikasi Cuaca.

2. tetapi juga membantu menyajikan informasi yang terpercaya bagi kepentingan perumus kebijaksanaan. 4. Merancang pengumpulan data melalui pengumpulan percobaan atau survai untuk memperoleh informasi secara lebih efisien. Jumsan Statistika Tujuan Pendidikan Statistika adalah ilmu yang mempelajari pendekatan kuantitatif untuk menelusuri dan menemukan keteraturan-keteraturan yang tersembunyi di balik keragaman data. Peranannya tidak hanya dalam membantu menjelaskan keterkaitan sebab akibat yang merupakan inti persoalan dalam perkembangan ilmu dan teknologi. merumuskan hasil secara kuantitatif serta menarik kesimpulan secara sah. Oleh karena it. Oleh karena itu. penyederhanaan dan analisii data serta pembahasan sistematis dalam upaya penarikan kesimpulan yang konsisten dengan data. pertanian maupun kesehatan. 3. industri. pengukuran. pemerintah. Menerjemahkan permasaiahan bidang ilmu lain ke dalam kerangka logika statistika dan mengkomunikasikan kembali hasii analisis dan kesimpulan yang ditarik secara statistik ke dalam konteks perrnasalahan semula. Menganalisis data. kurikulum pendidikan di Jurusan Statistika disusun untuk menghasilkan tenaga ahli yang selain memiliki pengetahuan komputasi maju. pengumpulan. Landasan pengetahuan matematika yang lebih kokoh sangat diperlukan bagi yang berminat . Program studi statistika yang diasuh oleh Jurusan Statistika diarahkan untuk menghasilkan sarjana yang memiliki keterampilan dalam: 1. Memahami teori maupun metode statistika agar dapat menerapkannya dengan benar.penerapannya dalam kehidupan sehari-hari semakin mendalam dan luas mengikuti berbagai kegiatan antara lain bisnis. Kegiatannya meliputi perancangan. juga mengenal'prinsip-prinsipdasar ilrnu lain dari berbagai bidang terapan yang ada di IPB.833.

.mendalami aspek teoritis atau akan melanjutkan ke jenjang kesarjanaannya yang lebih tinggi.

dengan jumlah beban 86 sks. . di antaranya telah ditempuh di TPB. dikelompokkan menurut paket mata kuliah: -24 mata kuliah dari paket mata kuliah wajib. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. setiap mahasiswa harus menempuh dan menyelesaikan kuliah berikut praktika serta tugas lainnya yang jumlah bebannya setara dengan 144 sampai 145 sks. Penentuan pilihan bidang-bidang penunjang yang ditawarkan berikut paket-paket mata kuliah sangat tergantung pada banyaknya serta diversifikasi kemampuan dan latar belakang keahlian kedua dari staf pengajar jurusan. Bidang Penunjang agronomi. dengan jurnlah beban 19 sks. -1 mata kuliah dari paket mata kutiah pilihan statistika. yaitu sebanyak 108 sampai 109 sks atau 31 mata kuliah. Bidang Penunjang Sosial-Ekonomi. Empat belas mata kuliah yang setara dengan 36 sks. Sisanya. dibuka dalam tahun pelajaran 1986/1987. Paket pilihan bidang penunjang yang dapat ditawarkan kepada mahasiswa Jurusan Statistika ialah: 1. 4.Untuk program 'studi sarjana statistika. Bidang Penunjang Matematika. direncanakan dibuka dalam tahun pelajaran 199011991. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. -6 mata kuliah dari paket mata kuliah bidang penunjang yang dipilih. 3. Bidang Penunjang BiologiIGenetika. 2. dengan jumlah beban 3 sks.

No.Berikut ini adalah kurikulum yang berlaku mulai tahun ajaran 198811989. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 36 sks Semester 3 MAT 212 Aljaba Linear MAT 201 Kalkulus I1 STK 211 Metode Statistika I STK 281 Ilmu Komputer I Pilihan Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 4 MAT 222 Kalkulus I11 STK 201 STK 212 Pengantar Hitung Peluang Metode Statistika 11 STK 282 Ilmu Komputer 11 Piliian Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 5 STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah STK 321 Teori Statistika I STK 311 Eks~lorasi Data STK 3151 ~ta6stik NonparametriW 3 (3 -0) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa STK 331 .

Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) Pilihan Penuniang 5 -6 sks Jumlah: 19 -20 sks Sentester 6 STK 342 STK 322 Karya Tulii I Teori Statistika I1 STK 332 STK 3051 Perancangan Percobaan Operation Research/ .

.Knrikului~~ -Sentester 6 (Lanjutan) STK 385 Metode Simulasi STK 381 Komputasi dan Manajemen Data Pilihan Penunjang 4 (3 3). 5 -6 Jumlah: 20 -21 sks Sentester 7 STK 440 STK 421 STK 441 STK 4051 STK 415 STK ~asalih Khusus Pengantar Model Linier Metode Penelitian dan Telaah Pustaka Pemodelan Matemaw Metode Peramalan dan Analisis Deret Waktu Pilihan Statistika Pilihan Penunjang 3 3 -0 3r-31 3 (2 -3) 3 (3 -0) 3 3 Jumlah: 18 sks Sentester 8 STK 499 STK STK 442 STK 498 STK 490 .

Karya Tulis I1 Pilihan Statistika KKN dan Keterampilan Profesi Seminar Ujian Komprehensif 4 6 4 1 2 Jumlah: 17 sks Jurnlah Semester1 8: 145-146 sks Mata Kuiiah Pilihan Statistika No. Mata Kuliah Kredit Sentester 7 STK 531 STK 532 Teknik Permukaan Respon Analisis Data Kategorik .

Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 SEP 241 Dasar-dasar Agronomi Dasar-dasar Manajemen Semester 4 BDP 261 Ilmu Tanaman Serealia 3 (2 -3) Semester 5 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Pengantar Ilmu Tanah Sent ester 6 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Sistem-sistem Pertanian Semester7 STK 439 Teknik Percobaan Lapangan 3 (2-3) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi No.Mata Kuliah Pilihan Statistika (Lanjutan) Semester8 Pilih dua mata pelajaran dari: STK 425 Analisis Peubah Ganda STK 435 Statistik Pengendalian Mutu STK 432 Metode Riset Pemasaran STK 426 Statistika Ekologi Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Agronomi No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 Dasar-dasar .

Agronomi 4 (3 -3) SEP 241 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) Semester 4 SEP 221 Ilmu Kependudukan 3 (2 -3) .

K. Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi (Lanjutan) Serltester 5 SEP 242 Ekonomi Mikro 3 (3 0) GMK Gizi dan Pangan 2(2-0) Semester 6 SEP 252 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2 3) SEP Ekonorni ~akko 3 (3 0) SEP Ekonomi Sumberdaya 3 (3-0) Semester 7 STK 491 SEP 353 Pengantar Ekonometrika Manajemen Agribisnis 3 (2 -3) 3 (3 -0) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang BiologiIGenetika No.M. Mata Kuliah Kredit Se~nester 3 BIO 210 Dasar-dasar Ekologi BIO 301 Pengantar Biologi Sel Semester 4 BIO 202 Genetika Dasar BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Semester5 BIO 341 Genetika Populasi 4 (3 3) Semester6 Pilih salah satu dark BIO 351 Genetika Tumbuhan BIO 352 Ekologi Lanjutan Serltester 7 BIO Ilmu Pemuliaan Tanaman BIO BIO 443 Biologi Populasi Taksonom Numerik .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Dasar Semester 5 MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 0) MAT 471 Analisis Numerik I 4 (3 -3) Semester6 MAT 325 Fungi Kompleks 3 (3 0) MAT 324 Analisis Real I 3 (3 0) Semester7 MAT Kapita Selekta 3 (3 -0) .Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Matematika No.

Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 BIO BIO BIO KIM KIM STK 201 212 214 350 225 211 Zoologi Umum 3 Anatomi clan Morfologi Tumbuhan 3 Talcsonomi Tumbuhan 4 Biokimia . dan Biologi Populasi. Zoologi. Jurusan Biologi Tujuart Pendidikan Jurusan Biologi menyelenggarakan program studi Biologi dengan Sub-bidang Botani. Kurikulum program sarjana biologi disusun untuk menghasilkan sarjana yang berkualitas tinggi.83. Jurusan Biologi juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Biologi. yang tercerminkan dari kemampuannya dalam mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu masa depan dan mampu menerapkan pengetahuzmya di dalam masyarakat.4.Sarjana semacam ini harus menguasai dengan baik teori dasar biologi dan dibekali teknik penerapan teori tersebut dalam usaha memecahkan teori persoalan yang terdapat dalam masyarakat. Mikrobiologi. Kurikulum No.

Dasar Kimia Ana tlk Metode Statistik I1 4 4 3 3 3 3 Jumlah: 20 sks .Umum 4 Kimia Organik 3 Metode Statistik I 3 Jumlah: 20 sks Semester4 BIO 201 BIO 213 BIO 222 BIO 231 KIM 236 STK 212 Genetika Dasar Fisiologi Tumbuhan Dasar Dasar-dasar Anatomi Banding Mikrobiol y.

17-18 ~ks Semester6 BIO 302 BIO 312 BIO 333 BIO 323 Dasar-dasar Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah Biologi Cendawan Pilihan: 2 4 4 3 9-10 Averte rata Jumlah: 22-23 sks Semester7 BIO 401 BIO 402 BIO 403 Kultur Jaringan Mikroteknik Kolokium Pilihan: 3 3 1 9 Jumlah: 16 sks .Semester5 BIO 301 Pe antar Biologi Sel 2 3~ BIO 303 ~ k ~asar 3 BIO BIO dan KIM 322 Verte rata 3 331 Fisiologi Genetika Mikroba 4 Pengenalan Alat-alat Laboratorium 2 Pilihan: 3-4 Jumlah.

Semester8 BIO 404 BIO 405 Masalah Khusus Seminar Kuliah Kerja Nyata Praktek Lapang 6 1 4 4 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester1-8: 146-148 sks .

Mata Kuliah Pilihan No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 BIO 341 BIO 342 KIM 240 GMF 211 Genetika Populasi Evolusi Kimia Fisik dan Koloid Klimatologi Dasar Semester6 BIO 343 BIO 351 HPT 211 BIO 353 BIO 355 TNH 211 BIO 361 BIO 363 BIO MPS 212 BIO 362 BIO 364 BIO 365 BIO 317 TPG221 BIO 373 and Prinsip-prinsip Konsemasi Genetlka Tumbuhan Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Floristik Fisiolo Zat Pen atur Tumbuh Dasar Histologi Mamalogi OrnitologiDasar-dasar Limnologi EntomologiIkhtiologi Protomlogi Mikroba dan Peranannya Mikrobiologi Pangan Virologi .

Sentester7 BIO BIO BIO BIO BIO 457 451 443 453 BIO 454 BIO 441 BIO 461 BIO BIO 471 Pemuliaan Tanaman SumberdayaGenetik Taksonomi Numerika Ekofisiolr Tumbuhan Pertumb an clan Perkembangan Tumbuhan Botani Ekonomi Biologi Radiasi Embr10106 Genetika ewan Tigkah Laku Hewan Mikrobiologi Tanah .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) BIO 472 BIO 474 TPG422 BIO 372 BIO 444 BIO 452 BIO 453 BIO 455 BIO 473 BIO 475 FKH BIO 462 BIO 463 BIO 464 FKH BIO 466 Mikrobiologi Lin un an 3 Biologi dan Budi F aya s amur 3 Teknologi Fermentasi 3 Imunobiologi 3 Dinamika Po ulasi 3 Biologi poP&i ~umbuhan 3 Ekologi Lanjutan 3 Pengantar AMDAL 3 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 Algologi 3 Ilmu Penyakit Hewan 3 Ekol* Hewan .

Hama dan Penyakit 3 .3 Ekofislologi Hewan 3 Zoogvafi 3Endohologi 3 Peng.

Kemampuan ini berupa kemampuan menelaah fenomena nyata. dan di Tingkat Persiapan Bersama nilai mata ajaran Pengantar Matematika dan Kalkulus I tidak kurang dari B. Mahasiswa yang ingin memilih Jurusan ini diharapkan mempunyai minat utamanya mengembangkan dan menerapkan matematika. perencanaan. setiap mahasiswa yang memilih bidang keahlian utama matematika harus menentukan bidang studi penunjangnya. Statistika. Jurusan Matematika Tujuan Pertdidikmt Program pendidikan sarjana matematika bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan matematika pada disiplin ilmu yang lain. Oleh karena itu. Teknologi Pertanian. Jurusan Matematika IPB merencanakan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun pelajaran 199011991. yang kemudian akan ditingkatkan sesuai dengan fasilitas yang tersedia. Sosial Ekonomi. serta menganalisis model tersebut. Lulusan program studi Matematika ini diharapkan mempunyai kesempatan kerja baik di lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta dalam bidang pendidikan. Diharapkan pada waktunya nanti tersedia bidang-bidang penunjang Biologi/Ekologi/Lingkungan. Pengembangan Wilayah dan Penginderaan Jauh. dan pengembangan. Ilmu-ilmu Tanah. kemudian menyusun dalam bentuk model matematika.835. serta . Fisiia-Oseanografi. Ilmu Komputer. ataupun kegiatan yang berkaitan erat dengan penggunaan metode kuantitatif. penelitian.Daya Tampung Jurusan ini pada tahap awal sebanyak 40 orang.

Jurusan Matematika juga menyelenggarakan Program Ds Kependidikan Guru Matematika. Selain mengelola mahasiswa Program Si. . Di samping itu. lulusan tersebut diharapkan juga memiliki landasan yang kokoh untuk memperdalam pengetahuannya misalnya dalam jenjang studi lanjutan di fakultas pasca sarjana. baik dalarn bidang matematika ihi sendiri maupun dalam bidang yang lain.lembaga-lembaga yang mempunyai sistem komputer.

firikulum No. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 MAT 201 Humaniora 1 (0-2) MAT 211 Kalkulus II MAT 213 Aljabar Linear Elementer MAT 271 Komputasi I MAT 231 Metode Matematika I STK 211 Metode Stastitika I Pilihan 3 Jumlah: 21 sks Semester 4 MAT 212 MAT 252 MAT 272 STK 212 Kalkulus 111 Analisis KompleksKomputasi11 Metode Statistika I1 Pilihan 6 Jumlah: 21 sks Semester 5 MAT 321 Aljabar MAT 331 MAT 391 MAT 371 Numerik I Pilihan 6 Struktur Persamaan Diferensial Biasa Pen antar Teori Peluang An% .

Jumlah: 29 sks Semester6 MAT 352 Analisis Real I STWMAT 3% Statistika Matematik MAT 342 Geometri MAT 372 Analisis Numerik I1 Pilihan Jumlah: 19 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester 3 Kuliah Non-Matematika 2 -3 Semester 4 MAT 202 MAT 204 MAT 232 Pengantar Dasar Matematika Teori Himpunan Metode Matematika I1 qy 3 3 -0 Kuliah Non-Matematika 2 -4 Semester5 MAT 3.Sunester 7 MAT 451 Analisis Real 11 MAT 421 MAT 461 Aljabar Linear Lanjut Optimasi Kuliah Pilihan 8 Jumlah: 20 sks Setnester 8 MAT 401 MAT 400 MAT 402 Sejarah Matematika Tugas Akhir Seminar Kuliah Pilihan Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 -8: 154 sks Mata Kuliah Pilihan No.3 MAT 361 MAT 373 Tajuk Pilihan (Murni) I Operationi Research I .

Matematika Diskrit STK 331 Metode Penarikan Contoh STK 3W Eksplorasi Data Kuhah Non-Matematika 2-6 .

Mata Kuliah Pilihan (Lanjutan) Semester 6 MAT 324 Teori Grup MAT 332 Persamaan Diferensial Parsial MAT 362 Operations Research I1 STK 314 Statistika Nonparametrik STK 332 Perancangan Percobaan Kuliah Non-Matematika 2 -6 Semester 7 MAT 453 MAT 441 MAT 4** MAT MAT MAT STK 415 STK 431 433 471 493 Ukuran dan Integral Lebesque Geometri Diferensial Tajuk Pilihan (Murni) 111 Metode Matematika 111 Kontrol Optimum Ilmu Komputer I Analisis Peubah Ganda Pengantar Analisis Komponen Ragam Semester 8 MAT 4** MAT 422 MAT 454 MAT 456 .

Aljabar Terapan Topologi Analisis Fungsional Ilmu Kom~uter 11 Pe ntar~roses Stokastik ~aF~ilihan R Ta~uk Pilihan Komputasi Tajuk Pilihan Terapan Pe antar Ekonometrika Sid' 2 Regresi Terapan Statistika Peneawasan Mutu Facaan Mandiri .MAT MAT MAT MAT 472 492 462 472 MAT432 STK 492 STK 494 STK 4% Tajuk Pilihan (Murni) IV 0.

Daftar Periodik dan Sifat-sifat Atom. deskripsi unsur.1. kimia hayati dan kimia lingkungan. kimia inti. M. Elektron dalam atom. Anwar Nur Star KIM 201 Kimia Dasar 111 3 (3 0) 1 Ikatan kimia lanjutan. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. . Latifah K Darusman Staf RIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. kinetika. Teori Atom. zat padat dan zat cair. Campuran. Kesetimbangan dan Asam Basa.4. SILABI 8. Anwar Nur Staf KIM211 Kimia Anorganik I 3 (3 0) 1 Perkembangan daftar periodi. Stoikiometri. senyawaan kompleks. kimia koloid dan dasar-dasar analisis. Dasardasar Ikatan Kimia. Jurusan Kimia JUM 101 Kimia Dasar I 3 (2 3) 1 Bahan dan Pengukuran.84. elektrokimia. Gas. M. asam-basa poliprotik. termodinamih.

Hendra Adijuwana Staf . ikatan kirnia. kinetika dan mekanisme reaksi. spektrum senyawa koordinasi. dm bio-anorganik.struktur atom. katalisis. kelimpahan. kelimpahan dan kegunaannya. Hendra Adijuwana star KIM 212 Kimia Anorganik I1 3 (2 3) 2 Sifat fisika dan kimia logam. transisi. sifat fisika dan kimia. teori medan Ligan. teori orbital molekul.pembuatan unsur. dan kegunaannya (diutamakan unsur golongan utama). senyawa koordinasi. allotropi. anomali.

silkena. Tun Tedja Irawadi Dudi Tbohir KIM 231 Analisis Kualitatif 3(2-3)l Pengenalan umum mengenai analisis kimia. KIM 222 Eimia Organik I1 4 (2 6) 2 Pembahasan gugus fungsi karbonil dan karboksil beserta mekanisme reakshya. alkohol. M. metode pemisahan. Anmrr Nur Zuraida Fatma P. EIly Suradikusumah Eti . lipid dan asam nukleat. alkana. (khromatografi. sintesis umum senyawa or@.RIM221 Kimia Organik I 4 (2 6) 1 Konsep dasar ikatan kovalen. eter. protein. Latifah K. analiin sistematik.. metode ekstraksi. senyawa aromatik dengan penekanan sifat fisik dan kimia berdasarkan struktur serta mekanisme reaksi. pembahasan gugus fungi alkil halida. senyawa heterosiklik dan polisiklik. asam amino. elektroforesis) analisis kualitatif metode Dames. karbohidrat.

elektrogravimetri.Rohaeti kUb4 232 Analisis Kuantitatif I 3(2-3)2 Metoda klasik dalam analisis kuantitatif yaitu gravimetri evolusi. oksidireduktometri. Darusman Hastatiningsih KIM 202 Ldteratur Kimia 2 (1 -3)2 Penelusuran jenis pustaka dan cara penggunaannya. W. telrnik penulisan ilmiah. gravimetri pengendapan. asidialkalimetri. Elly Suradikusumah Latifah K. Harjadi Stat . komplekso dan kelatometri. tulisan ilmiah dalam berbagai bidang kimia baik yang berupa hasil penelitian maupun populer.

spektrofotometri uv dan sinar tampak. perubahan fasa dari bahan murni dan campuran sederhana. larutan. mekanisme substitusi nukleofilik dan elektro6lik. reaksi radikal bebas. simetri. kesetimbangan dan dinamika elektrokimia. reaksi perisiklik dan fotokimia. sifat-sifat koligam. reaksi terhadap gugus karbonil. Sri Saeni Latifah K. KIM 342 Kimia Fisik I1 4(3 -3) 1 Pengenalan kuantum. kimia koloid. . laju reaksi kimia. dan proses pada permukaan. termodinamika. Darusman Risna Yetti KIM 323 Kimia Organik Fisik 3(3 0)1 Pendalaman struknu. M.KIM 241 Kimia FisikI 3 (3 0) 2 Keadaan bahaa. Darusman M.spektrofotometri umum. struktur atom dan molekd. Latifah K. potensiometri. Achmadi Dondin Sajuthi Gustini KIM333 Analisis Kuantitatif I1 3 (2 -3)1 Analisis kuantitatif dengan cara konduktrometri. sifat-sifat gas dan teori kinetik gas. Suminar S. Sri Saeni Zainal Alim M. penataulangan kationik intramolekul reaksi adisi dan eliminasi. proses transport dan difusi molekuler. ikatan kimia.

kromatografi gas. dan polarograti. Darusman M. . spektroskopi resonansi magnet inti. spektroskopi infra merah.fluorimetri. Sri Saeni RIM 334 Analisis Instrumental 3 (2 3)2 Metode analisis kimia dengan peralatan modem. Elly Suradikusumah Latifah K. meliputi spetroskopi absorpsi dan em. spektrokopi nyala.

penerapan fungsi enersi energi bebas pada perubahan-perubahan kimiawi.spektroskopi massa. gas ideal dan non-ideal. Oetomo Djajanegara Staf KIM352 Biokimia I 4(3-3) 1 Membahas jenis sel organisme dan ultra-struktum&i serta fungsi dari organel yang terdapat di dalamnya. M. protein dan . teori kecepatan reaksii fotokimia. sifat dan fungsi biomolekul penyusunnya seperti: karbohidrat. Hukum I Termodinamika. lipid. Kinetika enzim. penerapan Hukum I pada gas. Hukum I11 Termodinamika. Juga dibahas komposisi mahluk hidup serta struktur. katalis asam-basa. entropi dan energi bebas Gibbs. dan analisis asam amino. Dondin Sajuthi star KIM344 Kinetika Kimia 3 (3 0) 2 Hukum aksi massa. standar entalpi. Hukum I1 Termodinamika. entalpi kalor dan kalor reaksi. proses absorpsi. energi aktivasi. kromatografi cairan kinerja ti@. mekanisme reaksi. Anwar Nur Staf KIM343 Termodinamika 3 (3 0) 2 Teknik operasi matematik. ordo-reaksi. katalis heterogen dan reaksi-reaksi heterogen. fungsi energi bebas dan penerapannya pada perubahan fasa.

Hawab S taf KIM 352 Biokimi I1 4 (3 3) 2 Lanjutan Biokimia I. Keterlibatan vitamin dan mineral dalam proses metabolisme. Pemanfaatan enersi dan senyawa hasil metabolisme yang diperoleh mahluk hidup.asam amino serta air dan mikronutrien-esensial untuk pemenuhan kehidupan organisme seperti: vitamin dan mineral. M. M. Metabohme dari seluruh makro-molekul seperti karbohidrat. Hawab Staf . lipid danprotein.

KIM424 Struktur Molekul dan Spektrokopi 3 (2 3)1 Penerapan berbagai spektroskopi dalam penentuan struktur senyawaan organik. kebijaksanaan. faktor kebetulan dalam penelitian. intuisi. kesulitan-kesulitan dalam penelitian. radiasi. teknik labelling. hypotesis. S taf KIM 403 Metoda Penelitian 2 (2 0)1 Penelitian kimia. akal. Anwar Nur KIM 435 Radiokimia 32-3)l Mempelajari dasar reaksi inti. Achmadi M. daya khayal. Pembahasan ditekankan pada penafsiran spektrum. pengamatan. pengambiian keputusan. F. percobaan. pewaan radioisotop dalam penelitian kimia dan biologi. persiapan penelitian. Djokowoeryo S. Rumawas S taf . pengamatan terhadap radiasi. Suminar S.

sifat-sifat fisik dan kimiawi. Sudarsono Hendra Adijuwana KIM 305 MAT222 Kalkulus Lanjutan 3 (3 -0) 1 Fungsi peubah ganda: limit. gradien. sistem spektrofotometer dan spesifikasi instrumen. integrasi dan diierensial. diferensial total. bidang taqgen. minimum. integral ganda: integral ganda dua luas. Hendra Adijuwana KIM325 Kimia Bahan Alam 2(2-0)l Cara-cara isolasi ekstraksi dan penentuan stnrktur. koordinat silindrik. diferesensial pasti. kekontinuan.Mata Ajaran Pilihan Wajib Jurusan KIM 304 Elektronika 3 (3 -0) Dasar elektronika dalam hubungannya dengan instrumentasi kimia meliputi konsep Fourier transform. volume. Reaksi Oksidasi-Reduksii kimia koordinasi dan kelarutan dari UnsurISenyawa Anorganik ke dalam sistem Biologis.turunan ordo tine. mikroba) misal . Staf KIM 313 Kimia Bioanorganik 3 (3 0) 2 Penerapan Reaksi Asam-Basa. maksiium. Bilangan kompleks. luas permukaan. Stoke. dalil-dalil Gree. sintesis parsial atau total senyawa-senyawa yang berasal dari pelbagai produk alam (hewani. koordinat polar. fungsi kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. turunan parsial turunan berarah.normal. tumbuhan. garis . Pengantar kepersamaan diferensial.

senyawa-senyawa aromatik. fenolik. antibiotik dan produk kimia lainnya. . hormon. RMT Sutamiharja Dudi Thohir KIM 326 Kimia Polimer 3 (3 0)2 Reaksi pembentukan polimer. zat pewarna. vitamin. polimer sintetik $an hayati beserta reaksinya. heterosikli alkaloid. termodinamika dan kinetika polirnerisasi. steroid.

biosintesa karhohidrat. struktur dan resonansi molekul kompleks. menyusun strategi dan menganalisis sintesis organik. nitrat. oksilator harmonik. Metabolisme dasar: regulasi kegiatan en& dalam metabolisme dan aspek metabolisme khususyang berlangsung pada tumbuhan.perincian fisik polimer. postulat dan prinsippr@ip umum mekanika kuantum. Hendra Adijuwana Staf KIM 353 Biokimia Tumbuhan 3(3 0) 1 Pemahaman tentang sel tumbuhan substruktur dan fungsinya. Juga dibahas reduksi sulfat. sistem tiga dimensi. lipid. M. pencetakan. Suminar S.protein dan asam nukleat serta keterlibatan mineral dalam metabolisme tersebut. serta senesens fotosintesis fiksasi nitrogen. Achmadi Aryetti KIM 345 Kimia Kuantum 3 (3 0)2 Persamaan Shodinger dan penerapannya. reaksi Diels Alder. biosintesa hormon dan senyawa lain yang berperan dalam proses biologis mahluk hidup lain. KIM 327 Sintesis Kimia Organik 3 (1 6) 2 Merancang. Djoko Soedarmo M. Pembahasan digolongkan ke dalam pembentukan ikatan karbon-karbon tunggal. oksidasi dan reduksi. Sjachri Zuraida Fatma P. dan ikatan rangkap. pengujian dan penggunaan polimer. penggunaan organoborana dan organosilana. Staf . reaksi pada ikatan C-H tak aktif.

Pemisahan senyawa-senyawa pengganggu analisis.KIM354 Teknik Penelitian Biokimia 3 (2 -3)2 Cakupan penelitian Biokimia. dan teknik analisa. deproteinasi cuplikan. Pemilihan cuplikan dan cara perlakuan cuplikan. Pemisahan dan pemekatan serta pemurnian enzima. . Pemilihan topik penelitian.

. M. Kebutuhan gizi untuk kehidupan. energi dan lingkungan. Norman R Anwar S taf KIM 361 Kapita Selekta Kimia 3 (3 0) 2 Aplikasi kimia radio. pertumbuhan dan produksi serta ketahanan kekebalan tubuh. Diet lengkap dan seimbang.Uji keaktifan enzim secara kualitatif dan kuantitatif. Selulosa dalam diet. pengawetan makanan. lemak dan rninyak. Pola makan dan penyakit metabolik. Sri Saeni Mata qjaran Piiihan KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 3) 1 Pembahasan tentang pengoperasian metode fisika dan kia dalam pemisahanfpemurnian yang diperlukan untuk penetapan struktur molekul. serta senyawa-senyawa steroid. Aisjah Girindra Staf KIM 355 Biokimia Nutrisi 3 (2 -3) 2 Zat makanan clan zat gizi. Elektroforesis. pencemaran air dan udara. kimia obat dan terapi kiia. Faltuleus dan intoleransi makanan. Malnutrisi protein kalori. Zat toksin dan pengganggu dalampemanfaatan zat gizi di dalam tubuh. kimia pertanian. fdtrasi gel dan pelbagai teknik kromatografi serta teknik analisis lainnya. Kebutuhan enersi dan pemanfaatannya.

emulsi dan busa. M. muatan antar permukaan. reologi. Sjachri Purwantiningsih KIM 446 Kimia Permukaan 3 (3 0) 2 Antar permukaan cairan gas dan cairan-cairan.M. padat-gas. padat-carian. Sri Saeni .

M. Darusman Syahriza KIM 456 Pengantar Biokimia Industri 2 (2 0) 1 Pemanfaatan mikroba untuk transformasi biokimia. Peran ADN dan ABN dalam sintesis antibodi dan antigen. pengaturan aktivitas biologis. keseimbangan membran dan lapisan ganda. Staf KIM 457 Pengantar Imunokimia 2 (2 0) 1 Dasar-dasar imunokimia. Aspek kerekayasaan biokimia fermentasi. Pemanfaatan limbah dalam penanggulangan polusi industri ke lingkungan. Dasar termodinamika dan dampak biologis. keterlibatan protein dalam sistem imun tubuh. ~isjah Girindra Staf KIM 458 Bioenergetika 2 (2 0) 2 Transformasi enersi biologis. Deteksi dan pengenalan jenis protein yang terlibat dalam sistem imun tubuh. . serta pengendalian proses. Hambatan dalam sintesis sistem imun tubuh khususnya yang diakibatkan oleh metabolit tubuh. Latifah K. Djoko Soedarmo. biologis. Galisis konformasi dan gaya penentu struktur. interaksi ligand pada keseimbangan dan kinetikanya. teknik determinasi struktur dan fungsi-fungsi.KIM 447 Kimia Biofisik 3 (3 0) 2 Struktur molekul bioldgis. Proses selular dengan reaksi isotermal. Enersi panas.

Katalisis dan energi aktivasi. Pertumbuhan dan biosintesis. .Enersi bebas dan enersi kerja. dan transfer energi kimia. Biosintesis ATP Anaerobik. ATP. Djoko Soedarmo M. Staf KIM 459 Vitamin dan Enzim 3 (3 0) 2 Uraian tentang sifat-sifat kimia tiap vitamin. Translokasi aktif dan biolostrik. Biosintesis ATP Aerobik di Mitokondria. Peranan vitamin dalam sistem enzim yang mengatur dan mengarahkan jalur meta- .

Darusman Elly Suradikusumah M. M. komposisii perubahanperubahan yang te rjadi selama pengolahan dari penyimpanan serta dasar-dasar teknologi dari komponen kimiawi yang terkandung dalam bahan pangan yang meliputi antara lain lemak. susu dan produk-produk dari susu. retensi molekuler dan anion. fasa padat tanah. pertukaran kation. Hambatan antimetabolit dan rangsangan senyawa kimia tertentu terhadap daya kerja enzim pada mahluk hidup. pelapukan dan perkembangan tanah. biji-bijian dan food additive. proses oksidasi-reduksi dan ion-ion penting dalam tanah. Juga dibicarakan mengenai palvor dan aroma makanan. daging dan produk dari daging. tanah-tanah berkadar garam tinggi. karbohidrat dan protein. Anwar Nur KIM 462 Kimia Tanah 3(3-0)l Prinsip-prinsip kirniawi penting. Latibh K. Klasifikasi. Sri Saeni KIM 463 Kimia Tumbuhan 3(2-3)1 Metoda dan analisis tumbuhan secara umum . sayuran dan buah-buahan.bolisme dalam tubuh. dan lipida lain. sifat dan mekanisme kerja enzim dan koenzim dalam kaitan dengan kerjanya dalam metabolisme seluler. Sjachri M. tanah-tanah masam. Norman R Amar Staf RIM 461 Kimia Pangan 3(3-0)2 Membahas sifat-sifat fisik dan kimia.

lipida.seperti ekstraksii isolasi dan identifikasi. pengenalan sifat kimia. struktur. terpenoid. Elly Suradikusumah Hendra Adijuwana . dan distribusi. dan metode analisis khusus dari senyawaan yang umum terdapat dalam tumbuhan seperti fenol. asam organik. dan makromolekul. gula. alkaloid dan senyawaan nitrogen lain.

interaksi elektrolit dan permukaan tanah. keseimbangan dan kenetika reaksi. pengaruhpengaruh pestisida. siklus hidrologis. Sri Saeni KIM 466 Kimia Fisik Tanah 3 (3 0) 2 Sifat kimia fisik komponen.dalam air. sifat Gsik dan kimia air. redoks dan sel elektrokimia fasa padat dan permukaan partikel tanah. kelarutan zat . secara pemantauan kualitas lingkungan (air. Latifah K. dan struktur kimiawi mineral liat. dan gas-gas beracun terhadap makhluk hidup. toksikologi. udara) di samping itu juga dibicarakan perjalanan zatzat pencemar dalam tubuh dan bahayanya terhadap kesehatan. Darusman Hendra Adi Juwana KIM 467 Kimia Obat 3 (3 0) 2 Sifat-sifat kimia. kirnia koloid organik tanah. oksidasi reduksi dan antar permukaan pada larutan. proses-proses pengendapan dan pelarutan. tanah. logam-logam berat. M. energi bebas.KIM 464 Kimia Lingkungan 3(2-3)l Dasar-dasar ekologi. kimia dan biologi yang mempengaruhi liigkungan. termodinamika kimia air. fisik dan aktivitas . M. paramater fisik. pelestarian dam. Sri Saeni KIM 465 Kimia Air 3(2 -3)1 Struktur air.

. sabun. Industri bahan bangunan. Minyak. dan industri-industri lain. industri kimia. lemak.biologi dari obat. industri makanan. industri farmasi. berbagai jenis bahan bakar baik gas. hubungan struktur dan aktifitas serta obat metabolisme dari obat. cair maupun padat. Dondin Sajuthi Staf KIM 468 Kimia Industri 3 (2 3) Energi. proses pembuatan obat.

fitotoksin dan lain-lain).detergen. hemiselulosa. wcinogen. food additive toxin hewani. Suradikusumah Staf KIM 469 Kimia Kayu 3(2-3)2 Pembahasan dibagi ke dalarn empat golongan senyawa: selulosa. evaluasi toksikologi. proses-proses kirnia pada pengilangan minyak dan industri petrokimia.M. distribusi dan ekskresi toksikan. meliputi segi struktur. pemisahanlpemurnian dan kegunaan dalam industri. toksisitas dan metabolisme pestisida dalarn tubuh. pestisida. Achmadi Tun Tedja Irawadi KIM 470 Pestisida 3 (3 0) Klasifkasi dan jenis pestisida. pestisida di lingkungan. Sutamihardja KIM 471 Toksikologi 3 (3 0) Luas dan lrngkungan toksikologi.M. metabolisme zat-zat toksii. RT. Sutamihardja . Elly S. Suminar S. absorbsi. pulp. liquid dan zat ekstraktif. wa kerja.logarn berat. pengaruh pestisida terhadap satwa liar dan gangguan (hazzard) terhadap manusia dan hewan. reaksi kimia. kertas. faktor-faktor yang mempengaruhi toksikologi. plastik dan karet. Zat-zat (agent) yang bersifat toksin (teratogen. RT.

tumbuhan. nutrisi mineral.air sebagai bahan penyusun sel.Mata qjaran dari Jurusan Lain BIO 201 Genetika Dwir 4(3-3)4 Genetika Mendel. Genetika ekstrakhromkmik. fotorespirasi. Yusuf Staf BIO 231 Fisiologi Tumbuhan 4(3-3)4 Struktur dan fun@ sel. Mutasi genik. tumbuhan vegetatif dan generatif faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh. Perubahan genom. Pertumbuhan dan diferensiasi. Struktur kimia material genetik. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. berbagai macam struktur dan aktivitas . Regulasi ekspresi gen. Proses transfer informasi genetik. zat-zat pengatur tumbuh. Prasyarat: BIO 101 M. respirasi. proses transport sel jaringan dan tumbuh. hubungan air. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. Manipulasi genetik.. Struktur dan siklus organisme. Struktur dan organisasi genom organisme. fisiologi biji. fotosintesis. Prokaryoto dan eukaryoto. Pemetaan gen pada virus. Prasyarat: BIO 101 Said Harran Staf BIO 231 Mhbiologi Dasar 3 (2 3) 4 Dasar-dasar mikrobiologi.

Sunajo Sastrohadinoto Staf . Prasyarat: BIO 101 Ratna Sari K.. susunan kimia sel berbagai organel dan fungsinya. star BIO 310 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur.sel. nutrisi. sel prokaryoto dan eukaryoto. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. terutama bakteri. pertumbuhan.

Proses-proses adiabatik. Hukum kedua termodinamika. Persamaan Clausius Clapeyron. Wigena M. entropi. Harran Staf GFM 241 Termodinarnika Atmosfer 3(3-0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Siregar STK 282 Pemrograman Kornputer 4(4-3)4 Pemrograman dengan bahasa FORTRAN atau PASCAL. Analisis . Diagramdiagram. Hartini Sjafri Sikar Staf BIO 401 Kultur Jaringan 3(2-3)7 Penggunaan etur jaringan beserta latar belakang teorinya. teknii kultur mumi.BIO321 Fisiologi Hewan 4 (3-2) 6 Asas dan konsep yang umumdari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. sel. S. Teladan analisis untuk beberapa rancangan baku. sel somatik media hara. Sumber-sumber galat dalam percobaan dan teknik-teknik untuk mengatasinya. baik daridalam maupun dari luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostasis). AH. Masalah dalam pengurusan respons percobaan. Sjamsun STK 332 Perancangan Percobaan 4(3-3)6 Maksud dan tujuan merancang percobaan. energi internal dan entalpi. Rancangan perlakuan. S. Asas-asas perancangan percobaan. Rancangan lingkungan. Hidayat Pawitan Saedarsono Edward H. kultur organ. hormon dan diferensiasi.

A.kovarians. Sjarkani Musa . Mattjik M. Anggapan-anggapan yang melandasi suatu model analiiis ragam dan uji-uji kesesuaiannya.A.

KIM 100 Kimia Dasar 3(2-3)l Stoikiometri. stoikiometri. Elly Suradikusumah Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3(2-3)l Bahan dan pengukuran. spektroskopi dalam penen- . M. pengantar ke kimia organik. kimia lingkmgan. elektron dalam atom. gas. kesetimbangan dan asam basa. kesetimbangan. kimia inti. Anwar Nur Staf KIM 225 Kimia Organik 3 (3 0) 1 Reaksi dan mekanisme reaksi golongan hidrokarbon. kinetika. kimia inti. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. reaksi redoks. teori atom. asam dan turunannya. dasar-dasar ikatan kimia. asam basa dan pH. campuran. daftar periodik dan sifat-sifat atom. termodinamika. kimia hayati dan kimia lingkungan. alkohol aldehida/keton. Latifah K Darusman S taf KIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. kinetika hia.

spektrometri.tuan struktur. elektroforesis. Achmadi Staf KIM 236 Kimia Analitik 3 (2 3) 1 Stoikiometri. Elly Suradikusumah W. lipid. khromatografi. gravimetri. karbohidrat. titrimetri berdasar reaksi matematis. metode analisis kualitatif. Ha qadi . stereokimia. pengendapan dan reduksi oksidasi. asam nukleat. Suminar S. protein.

zi. dinamika kimia. campuran koloid.i KIM 250 Pe-tar Biokimia 3(2-3)l Membahas siklus enersi hayati. proses transport kofoid. fiksasi nitrogen. sifat clan kesetimw permLatitah K. pembusukan . termokbnia. gi. DanJsmas MS. pengenalan reaksi. M. Saeni Latifah JL Darusman Dondin Sqjuthi KIM 243 gimia Fisik dan Koloid 3 (2 3) V2 Hh termodbm&a. entropi. Saeni IhnTedJ0Irawad. S. fotosintesis.KIM240 gimia Fisik 3(2-3)W Memplajari hukum termodinamika. sifat-sifat larutan. pengenalan kimia kuantum dan sCruktur molekul. kesetimbangau kimia. termokimia. sifat-sifat larutan. entropi. regulasi metabohme.

protein. hormon. Djoko Soedarmo Mansyur Hawab Staf KIM 251 Biokimia Umum 3 (3 0) 2 Membahas aspek kimia biofuika kehidupan. lipid. fermentasi dan pengantar bioteknologi. vitamin dan mineral. Vitamin. lipid. hormon dan asam nukleat.dan pengawetan. asam amonia serta kelompok-kelompoknya. proses penyakit dan pembentukan antibodi. asam nukleat. dan regulasi metabolisme. enzim. Topik di atas dibahas seeara biologis. bioenergetika serta hubungannya dengan metabolisme karbohidrat. protein. KIM 252 Biokimia I 3 (2 3) 1 Membahas biokimia 6sik kehidupan. tentang protein. Aisyah Girindra. karbohidrat dan lipid. Mansyur Hawab Staf . karbohidrat.

KIM 253 Biokimia I1 3 (2 -3)2 Melanjutkan pembahasan asam nukleat. pengantar metabolisme. Mansyur Hawab Staf KIM 330 Pengenalan Alat-alat Laboratonurn 2 (1 3) 1 Membahas dasar teori dan penggunaan alat-alat laboratorium seperti pH meter dan potensiometer. pencernaaa. Khromatogra6. enzim. M. spektroskopi. Anwar Nur Hendra Adijuwana KIM 568 Kimia byu 3 (3 0) 1 Komponen kimia . integrasi metabolisme. IR). metabolisme karbohidrat-lipidprotein. spektrofotometer (Visible. AnNur Staf KIM 537 Telolik Laboratorium 3 (2-3) 1 Elektronika. pemisahan asam amino. khromatografi. M. UV. pengantar fermentasi dan bioteknologi.

dan sebagainya. toksikologi lingkungan. toksisitas obat. Suminar S.kayu(sellulosa. RTM. uji toksisitas. pengolahan kimia Lap (arang. cara identifbsi racun tertentu. Sutamihardja . ferment@ pengaweian. lignin dan zat extraktif). Hubungan struktur kimia dan aktivitas &at. hemi sellulosa. Staf KIM 567 T~Lsik~Iogi 2 (2 0) 2 Dasar-dasar toksikologi. Achmadi KIM 569 Kimia Obat-obitan 2 (2 0) 2 Golongan zat kimia yang dijumpai pada obat seperti alkaloid. devirat selluloea).

Star KIM581 Biddmia Komparatif 3(3-0)2 Membandingkan mekauismc odmoregulasi. Siklus energi. tetapi dengan tingkat kedalaman ilmu yang lebih jauh dksuaikan dengan jenjang pendidikan. .Membahas hai yang sama dengan KIM 476. respirasi ekskresi. fosfor dan mineral sehubungan dengan fdosintesis dan desiminasi yang kontinyu. Djoko Soednwo M. Peranan ekse enzim terhadap reaksi aerobik dan anaerobilr dalam tanah. KIM S19 Bioldmia Tanah 3 (3 0)1 Tanah sebagai suatu sistem di mrnr terjadi pertukaran zat oleh mikroba tanah-dan bghqpmya. zat karbon. nitrogen.

monometxi. darat. kimia dan hayati yang berperan dalam proses pembusukan dan ke& bahan hayati.serta metabolisme kehidupan air tawar. tumbuhan dan mikroba dihubungkan dengan tingkat perkembangan organorgannya. Degradasi deterioratif bcrbagai bahan hayati. elektroforesis dan sebagainya. Aisjah Girindra Star RIM 583 Detuiomi Hayati 2 (2 0) 1 Berbagai faktm fisilr. Djoko Soedarmo M. air asin. metode warburg. KIM 584 Metabolisme In termedier 3 (3 0)2 sku swei dari tapak-tapak jalan metabolisme dengan perhatian khusus tentang stud-stud pada hewan . KIM 582 Tbik helltian BioMmia 3(2-3)2 Teknik laboratorium untuk penelitian jaringan dan cairan hayati penman alat-alat khusus. Djoko Soedarmo M.

Biosintesis dari konsthen tenunan yang penting seperti karbo- .utuh.

Djoko Soedawo M. Jalur metabolisme termasuk absorb& retensi dan ekstensi mineral dan sebagabya. . Interaksi bahan.maltannn dengan mineral essensial. Staf KIM 586 Mttobdisme Mineral 2 (2-0) 1 Metabolisme mineral essensial. ~e&uk di sini peranan enzim.hidrat. hormon dan membran dalam ~neqptur r d di tingkat sel. pengaturan hormon terhadap rcaksi-reaksi metabolik. non essensial dan mungkin essensial dalam diet. respirasi ekskresi dan homeostati. asam amino dan protein. Diskusi mengenai perkembangan mutakhir dalam metabolisme mineral seperti fortifbi dan "enrichment" mineral. KIM 585 Regulasi Metabolisme 2(2 0)2 Peranan berbagai ion. led asam-asam nukleat dan porfirin. zat sederhana dan kompleks dalam memelihara keteraturan dan kenorrnalan metabolisme.

. Djoko Soedarmo M.@.Norman R Anwar KIM 587 Metabolism Sekunder 2(2 0)1 .llhaslllran oleh kehidupan tertentu serta mekanisme pembentukannya. zat fenolik anbiiotik dan sebagainya. peranan mikro organisme. Berbagai zat yang secara khas c. proses bio siattais protein dan hubungannya dengan penggunaan energi hay& Peranan NPN dan karbohidrat seam khusus di dalam rumen dan sel adaptasi terhadap berbagai sumber at. dan kegunaannya bagi sistem hayati: sianogen. Fkiologi organ yang bersangkutan dan perbandingan fmgsi rumen pada berbagai ruminansia juga . KIM588 MetPbdisme Dalam Rumen 4(3 3)2 Menelusuai proses puubahan zat makanan di dalam men.

Staf .dibicarakan dengan mctode pemanfaatannya.

kimia dengan citarasa. Pengaruh parasit pa& produktivitas hewan maupun ternak dilihat dari segi metabolisme dan reaksi-reaksi khusus yang normal terjadi pada saluran reaksi perubahan suatu metabolit. KIM 682 Biokimia Parasit 3 (3 0) 1 Uraian metabolisme dan kebutuhan gizi hewan dan parasit pada metabolisme protein dan energi yang normal. Hubungan antara struktu. rasa komposit. Juga uraian tentang kandungan zat metabolit pada parasit. Djoko Soedarmo M. Pengukuran secara kuantitatif akibat parasit pada kelakuan keragaman hewan. Ditekankan pada bentuk senyawanyaserta mekanisme gangguannya dalam metabolisme. Uraian metabolisme parasit yang menentukan mengapa harus hidup tergantung pada mahluk lain. Dibicarakan . bau dan citarasa. metode pendekatan paneling. teknik isolasi konsentrasi.KIM 681 Penelidan Citarasa 3(2-2)l Pengertian rasa dasar. Staf KIM 683 Senyaw8 Antibiogenik 3 (2 0) 1 Mempelajari senyawa-senyawa anti biogenik yang terdapat di dam. analisis zat citarasa.

Aisjah Girindra 8. dinamika. difraksi polarisasi. gerak melingkar. arus searah. pindahan panas. zat magnetik. termow suhu dan kalor.pula tentang akibat mekanisme gangguannya ditinjau dari sudut nutrisi. pemuaian. dielektrik. perubahan fasa. medan'magnet. momentum sudut. interferensi. mekanika fluida. Mekanika: kinematika.4.2. Jurusan Geoiisika dan Meteorologi GFM U1 Fisika Dasar 3(2-3)2 Pengukuran dasar dan sistem satuan. ke rja dan energi. momentum linier. Listrik magnet: medan listrik. potensial listrik. hukum-hukum termodinamika. arus balik gelombang: gejala gelombang elektromagnetik. listrik imbas. Hanedi Darmasetiawan Hidayat Pawitan Soedarsono .

Elektrouika. awan. filter. Mesin pendingin. penyearah. B1. Soedarsono GFM 234 Fisika Teknik 3 (2 3) 2 Pengelolaan energi. M. Fisika bangunan. mesin pengering. arusbolak balik. penguat. teknik d@t. rangkaian logika. KlasiGkasi ildim dan iklim Indonesia secara singkat. Meteorologi fisika: struktur atmosfer. awan. Radiasi surya: intensitas dan lama penyinaran. Siklus air: penguapan. mesin pendingin. Elektronika. stabiitas atmosfer. suhu. tekanan udara dan adgin.GFM 233 Fisika Terapan 3 (2 -3) 1 Energi pemanfaatan dm pembentukannya. penguat filter. arus searah. Hukum-hukum termodhmika. rangkaian RLC. transfer energi. semikonduktor. presipitas . penyearahan. Tekanan udara angin. Mesin-mesin kalor. Hidayat Pawitan Hanedi Darmasetiawan GFM 211 Klimatologi Dasar 3 (3 0) 3 Komposisi dan lapisan atmosfu bumi. kualitas sinar dan panjang hari. de Rozari GFM 221 Pengantar Meteorologi 3 (3 0) 4 Arti dad peranan ilmu cuaca. Gelombang elektromagnetik: pemanfaatan dan pembentukannya. arus searah dan bolak-balik. Suhu udara dan suhu tanah. hujan dan neraca air. motor bakar.

Meteorologi sinoptik massa udara. front. pengelohan. dan peramtan. Radar clan satelit cuaca singkat. Ahmad Bey Abqjamin A.N. Heny Suharsono GFM222 Instrnmentasi Meteorologi 3(2-3)4 Stasiun meteorologifldimatologi meliputi perencanaan. Satuan-satuan besaran unsur cuaca. Pengedan. pusat tekanan rendah (siklon) dan pusat tekanan tinggi (anti siklon) di daerah tropik. kalibrasi dan pemasangan di lapangan alat-alat .dan thunderstorm. Peramalan cuaca.

pengukuran cuaca. Moh. Geografi regional (seluruh . Hidayat Pawitan Edward H. Pengumpulan. Kalkulus fungsi peubah tunggal dan ganda. Soedarsono GFM 235 Matematika Fisika 4 (3 3) 3 Deret dan uji konvergensi. Effendy Manan Soedarsono GFM 232 Fisika Pertanian 3(2-3)3 Energidantransfer energi. Analisis numerik. Persamaan diferensial biasa dan bagian fungsi kompleks. Teknik-teknik pembuatan alat-alat pengukuran. Pengaruh suhu dan angin terhadap pertanaman. Efisiensi pemakaian air oleh tanaman. Evaporasi dan kelembaban udara. Persamaan Clausius Clapeyron. Hidayat Pawitan Sidikrubadi Pramudito GFM 241 Termodinamika Atmosfer 3 (3 0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Siregar GFM 312 Geografi Fisika 3 (2-3) 5 Sejarah terbentuknya bumi. Diagramdiagram. entropi. cuaca sederhana. Efisiensi penyadapan energi surya. Hukum kedua termodinamika. energi internal dan entalpi Proses-proses adiabatik. sistem pelaporan dan publikasi data dan iklim.

M. Pengolahan dan penyajian data .dunia). Geografi regional Indonesia. Teknik pemetaan wilayah iklim. Abdurrazaq GFM 313 Metode Klimatologi 3(2-3)6 Penerapan konsep-konsep matematika dan statistika dalam pengolahan data klimatologi. Deskripsi bentuk-bentuk permukaan bumi secara umum.

Iklim regional wilayah tropik dengan tinjauan utama wilayah Indonesia.c sinopsis meteorologi. Iklirn mikro dekat 'pelbagai macam permukaan dan pengubahannya oleh manusia. Neraca bahan dan komponennya serta hubungamya dengan neraca air. angin-angin lokal. penyebaran hujan. Abujamin A. Pergerakan massa udara. BI. de Rozari Handoko Rini Hidayati GFM315 IUim-Iklim Tropika 3 (3 0) 6 Gambaran unsur iklim daerah tropik. suhu dan kelembaban udara. Analisis unsurunsur cuaca seperti suhq . Analisa harmonik. Klasifikasi iklim wilayah Indonesia.klimatologi.N. Yonny Kusmaryono Rini Hidayati GFM314 Mikroklimatologi 4(3-3)6 Pengertian dan ruang lingkup iklim mikro. M. Pengaruh topografi dan kepulauan. Klasiflkasi iklim. Pengantar mikrometeorologi dan pendekatan kuantitatif. Analisa regresi dan korelasi antara unsur-unsur iklim. Heny Suharsono GFM 323 Analisis Meteorologi 3 (3 0) 5 Konsepkonsep analifi.

FEST. Choper. Rangkaian penyearah. BJT. filter. Analisis struktur vertikd atmosfer. FlipFlop. Soedarsono . Analisis awan dan cuaca. Regulator arus dan tegangan. penguat. Detektor peka fasa. Ahmad Bey Yonny Koesmaryono Heny Suharsono GFM 326 Eleldronika 3 (2 -3) Pengukuran listrik. Karakteristik semikonduktor.tekanan dan kelembaban atmosfer permukaan. Transistor. Rangkaian logika konverter analog ke digital dan digital ke analog.

Elemen penginderaan jauh. serta neraca energi sewa global. momentum dan energi Vortisitas dan sirkulasi.GFM 342 Dinamika Atmosfer 3 (3 0) Sifat-sifat dan variabel utama dalam sistem atmosfer stabiditas atmosfer. Karakteristik radiasi objek. Imam Santoso GFM 372 Hidrometeorologi 4(3-3)6 Hubungan hidrologi dengan meteorologi. Analisis data dan interpretasi citra khususnya dalam bidang agrometeorologi. Ahmad Bey Hidayat Pawitan GFM 344 Fisika Atmosfer 3 (3 0) Mempelajari proses-proses fisi di atmosfer. Penekanan pada mikrofsik dari pertumbuhan awan dan radiasi atmosfer. B1. siklus hidrologi Presipitasi: penguhran . Prasyarat: GBM241 M. de Rozari Hidayat Pawitan Soedarsono GFM 351 Pengantar Penginderaan Jauh 3 (2 3) DW-dasar fisika penginderaan jauh. Persamaan massa.

Heny Suharsono . tanaman dan hama penyakit di dalam kegiatan pertanian. Pengaruh vegetasi. Aliran permukaan. Analisis data dan aplikasinya dalam perencanaan pertanian.dan interpretasi data. perkolasi. Abujarnin AN. Evaporasi dan evapotranspirasi. dan wilayah pembangunan terhadap siklus air. manusia. infitrasi. D. Peranan agroklirnatologi dalam perencanaan daerah pertanian. sungai danau dan waduk. Murdiyarso Imam Santoso GFM 416 Klirnatologi Pertanian 3 (3 0) 7 Hubungan antara: iklim tanah. ternak. air tanah. Metoda penilaian jenis-jenis tanaman dan ternak yang sesuai dengan kondisi iklim setempat. perluasan kota.

Penyebaran hama clan penyakit pada ternak. Heru Supriyanto Yonny Koesmaryono Rini Hidayat GFM Modelling dalam Agrometeorologi Arti dan manfaat dari modelling: Penyederhanaan hubungan data iklim dan data biologi.GFM 447 Modifikasi Cuaca 3 (3 0) Proses konveksi dan transfer panas. Soedarsono GFM 350 Biometeorologi Membuka cakrawala ' mahasiswa mengenai pengaruh iklim/cuaca terhadap manusia. Pewilayahan tanaman dan ternak. Handoko Rizaldi Boer GFM 471 Hidrologi . Peristiwa kondensasi. tanaman clan ternak meliputi: kenyamanan wilayah-wilayah pemukiman manusia. Proses pembentukan awan. Keuntungan pemanfaatan permodelan agromet bagi petani. Stabilitas atmosfer. Metode untuk modifikasi proses alamiah di atmosfer. tanaman dan manusia dalam hubungannya denp iklim/cuaca.

Mudiyarso GFM 481 Iklim dan Lingkungan 3 (3 0) 7 Unsur-unsur iklim ssrta dampaknya terhadap lmgkungan hidup. D. air permukaan dan air tanah.3 (3 -0) Prinsipprinsip analisis hidroiogi meliputi: curah hujan. Henny Suharsono Heru Supriyanto Yonny Koesmarpnto GFM 490 Seminar 1sks8 M. de Rozari . B1.

Penekanan pada pembahasan tentang peubah acak diskret. Jurusan Statistika STK 201 Pengantar J3Wmg Feluang 3 (3 0) 4 Ruang contoh kejadian. baik di bidang praktek. Rantai Markov dan Proses Stokastik.GFM 491 Teknik Penulisan Ilmiah dan 3 (2 3) 7 Telaah Pustaka Tatacara penulisan ilmiah dan penelaahan pustaka dalam bidang agrometeorologi. Yonny Koesmaryono GFM 493 hrya Ilmiah 3sks7dan8 M. Peubah acak dan fungsi sebarannya. . Peluang suatu kejadian bebas atau bersyarat. Murdiqarso GFM 492 Kapita Selekta Ged~sika Meteorologi 3 (3 0) 7 Pembahasan topik-topik penting tentang geofisika dan meteorologi. de Rozari GFM 498 Telaah Lapangan Agrometeorologi 4 sks 8 Mengantarkan mahasiswa untuk mengenal berbagai aspek dan disiplin yang berhubungan dengan agrometeorologi. Rini Hidayati 8. Analisis kombiiatorik. Peluang bersyarat dan kaedah Bayes. maupun dalam bidang pengelolaan sumberdaya dam dan Siungannya. Dalil-dalil peluang. D. BI.43.

Barizi Krisnamurti Hasibuan STK 281 Ilmu KomputerI 4 (3 3) 3 Sistem komputer. . Diagram alir. Bahasa BASIC. Totong Martono . Perangkat keras dan lunak.Pemecahan masalah dengan komputer.

Determinan. Analisis regresi dan korelasi sederhana. Analisis ragam untuk perbandingan nilai tengah. Penyederhanaan data. Totong Martono STK 211 Metode Statistika I 4 (3 -3) 3 Pembahasan mengenai ruang liigkup dan kegunaan statistika. Sistem persamaan linier dan metode penyelesaiannya bentuk dilinier dan kuadratik. diagram kotak garis dan panwan titik. Andi Hakim Nasoetion Bunanvan Surnarlim MAT 212 Aljabar Linier 3 (3 -0) 3 Vektor dan ruang vektor. Andi Hakim Nasoetion Bunarwan Sumarlim STK 212 Metode Statistika I1 4 (3 -0) 4 Metode pengumpulan data. Matriks dan pengolahannya. Daftar frekuensi. ukurao pemusatan dan penyebaran data persamaan garis dan penyajian dalam tabel. Analisis Tabel Kontengensi dan Rancangan faktorial. transformasi linier dan bentuk kanonik. pangkat. Pendugaan parameter dan uji hipotesis. Pernodelan keragaman melalui kaedah peluang dan. Pembahasan mengenai populasi dan contoh. survai dan percobaan. histogram dan dahan-daun. Yulio Adisantoso Budi Susetyo MAT 221 Kalkulus I1 3 (3 0) 3 . fungsi sebarannya.STK282 Ilmu Kornputer I1 4 (3 -3) 4 Pemrograman dengan bahasa FORTRANatau PASCAL. Akar ciri dan vektor ciri suatu matriks. Regresi linier dengan dua peubah.

fungi vektor dan turunannya.Fungsi-fungsi logaritma. Vektor. eksponen dan trigonometri berikut kebalikan. Deret gantitanda dan deret taylor. turunan dan integralnya. Bentuk tertentu dan integralnya talc wajar. Sikuens dan deret talc hingga. Bambang Sumantri .

Sistem linierltaklinier. Pengintegralan ganda. limit kekontinyuan dan turunannya. koordinat silindrik. Itasia Dina STK 305 Operation Research 3 (2 -3) 6 Definisi dan deskripsi metode-OR. Pemodelan linier berkendala (linier programming). Masalah nilai ekstrim dan turunan ordo tinggi. berpasangan dan analisis korelasi. Krisnamurti Hasibuan STK 315 Statistika Nonparametrik 3 (3 -0) 5 Pembahasan teknik statistika bagi data tanpa asumsi kenormalan. koordinat polar. Forrnulasi dan penyelesaian masalah transportasi. integral ganda-dua. metode penyelesaian dan penerapannya. tanda dan urutan bertanda dalam pengujian hipotesis bagi contoh bebas. . Metode statistika berdasarkan urutan. Persamaan diferensial linier ordo-1 dan ordo-n.MAT222 Kalkulus 111 3 (3 0) 4 Fungsi berganda. Analisis jaringan. Analisis ragam satu arah dan dua arah. Formula dan analisis masalah antrian dan perbekalan. Pengantar ke bilangan kompleks dan persamaan deferensial Bambang Sumantri MAT323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 -0) 5 Bentuk umum persamaan diferensial. Eksistensi dan kekhasan jawaban. metode simpleks dan perluasannya. Dalil-dalil Green dan Stokes.

Metode robust untuk nilai tengah dan regresi. kesimetrikan dan pencilan data. Pemeriksaan pola. Transformasi dan analisis sisaan. persamaan garis dan tabel dua-arah. Penelusuran struktur data. karakteristik. Pembahasan dititkberatkan pada pemisahan komponen sistematik dan stokastik dengan metode resisten dan peragaan grafik.Bunarwan Sumarlim STK 311 Eksplorasi Data 3 (2 -3) 5 . Aunuddin Anik Djuraidah .

Pendugaan parameter secara biasa. Sjarkani Musa STK 332 Perancangan Percobaan 3 (2 -3) 6 Prinsip-prinsip dasar perancangan percobaan. Limit. Pengujian hipotesis (kaedah Neyman-Pearson). Percobaan faktorial. Statistik cukup dan statistik lengkap. Sjarkani Musa STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah 2(1 3) 5 Penugasan konsultasi terhadap topik .STK 321 Teori Statistika I 3 (3 0) 5 Peubah acak kontinyu dengan fungsi sebaran. Rambe M. A. bertahap dan bergerombol. Penarikan contoh acak. Pembahasan struktur percobaan dan perlakuan pengacakan. Rancangan acak lengkap dan kelompok. berpeluang dan sistematik. Rancangan bujursangkar latin. hukum bilangan besar dan dalil limit pusat. berlapis. Rambe STK 331 Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) 5 Dasar-dasar penarikan contoh. faktor bersilang. faktor terpaut dan faktorial dua-taraf. Efisiensi pendugaan parameter (dalil Rao-Blackwell). Rambe STK 322 Teori Statistika I1 3 (3 -3) 6 Pendugaan parameter dan selang kepercayaan.A. marjinal dan bersyarat. Rancangan penarikan contoh acak sederhana. Fungsi sebaran bersama. Rancangan petak terpisah. A. Pembanding efisiensi rancangan dan penentuan ukuran contoh. A. Pembahasan mengenai sebaran fungsi peubah acak. A. tersarang dan susunan tabel analisis ragam). kepekatan dan pembangkit momennya. Mattjik M.Uji nisbah kemungkinan dan uji paling kuasa. melalui nisbah dan regresi. Prinsip kemungkinan maksimum.

penelitian mahasiswa Si dari jurusan lain. Pembahasan tentang cara pendekatan dan pemecahannya dengan analisis yang sederhana dan tepat. .

Kegiatan meliputi penjelasan tentang teknik penulisan dan penyajian lisan. Pembahasan tentang struktur dan algorima paket-paket tersesbut.Kegiatan ini dititikberatkan pada inisiatif mahasis\i. Sjarkani Musa Bambang SumanM STK 381 Komputasi dan Manqjemen Data 4 (3 3) 6 Pengenalan dan penggunaan paket-paket utama analisis statistika. Aunuddin Barizi STK 342 Karya Tulis I 2 (1 3) 6 ~enulisan dan penyajian hasil konsultasi pada STK 341. Manajemen data: penyusunan basis-data dan sistem informasi. Ayi Hamim Wigena Julio Adisantoso STK 385 Metode Simulasi Konsep dasar dan teknik pembangkitan bilangan acak. Anik Djuraidah . Teladan penggunaan simulasi dalam pemodelan.a dengan arahan berupa diskusi kelas oleh dosen. operation research dan teori statistika dengan bantuan komputer. M. Metode Monte Carlo dan metode reduksi keragaman lainnya. Simulasi fungi peluang.

k A. Uji hipotesis dan pendugaan selang kepercayaan bagi parameter fun@ peluang peubahganda.STK 421 Pengantar Model Linier 3 (3 0) 7 Metode kuadrat terkecil dan pengujian hipotesis linier. Analisis ragam bagi peubahganda. Penerapannya dalam regresi. analisis ragam dan analisis peragam. Mattjik . Penekanan pada fungi peluang normal. Pembandingan nilaitengah secara serentak.

termasuk kegiatan yang berkaitan dengan persiapan KKN. Sjarkani Musa STK 435 Pengendalian Mutu . seasonal (musiman) dan sisaan. Beberapapendekatan dengan metode resiste4robust. model terintegrasi dan model Box-Jenkins. trend. Budi S. Mattjik M. Pendugaanmelalui model auto-regresi. Metode penyesuaian terhadap faktor musiman (aditifatau multipliikatif). Reduksi diiensi data melalui analisis komiponen utama dan analisii faktor penggerombolan data berdasarkan kemiripan sifat-sifat pengamatan dengan pendekatan metrik atau nonmetrik. A. Pemecahan komponen data. A. A. pemulusan exponensial. Bambang Djuanda Budi Susetyo STK 415 Metode Peramalan daa Analisis Deret Waktu 3(3 0)7 Penggunaan rataan bergerak. analisis regresi untuk peramalan data deret waktu.STK 440 Masalah Khusus 3 (2 -3) 7 Kegiatan ini akan diisi dengan pembahasan masalah-masalah yang belum tertampung dalam suatu mata ajaran tertentu. Analisis korespondensi dan Biplot. lsmail Amali STK 442 Keterampilan Profesi (setara KKN) (4) 8 Kegiatanini dilakukan di lembaga penelitian. perguruan tinggi lain atau perusahaan swasta dalam rangka pengembangan kemampuan mahasiswa sebagai calon sarjana dan konsultan statistika. Rambe Bambang Djuanda STK 425 Analisis Peubahganda 3 (2 -3) 8 Analisis keterkaitan antar peubah melaluimatriks korelasi atu peragam.

Diagram Ishikawa. Pareto dan bagan pengendalian kumulatif (CUSUM). plot peluang dan bagan pengendalian untuk analisis kemampuan proses. Penggunaan histogram.dan Reliabilitas 3 (2 3) 8 Analisis pengendalian proses melalui bagan pengendalian. Pemeriksaan .

Andi Hakim Nasoetion STK 532 Analisis Data Kategorik 3(2-3)7 Model peluang bagi data kategorik. Rancangan optimum dan rancangan majemuk terpusat. binomial. model peluang dan ujidaya tahan suatu produk. Pendekatan melalui metode kuadrat terkecil tertimbang. Pengantar teori reliabilitas. Penentuan kurva respons dan daerah optimumnya.contoh barang. Model log-linier untuk kontingensi. skema penarikan contoh dan analisis keputusannya. multinomial atau Poisson. Percobaan faktorial lengkap dan diulang sebagian. Rencana dan analisis untuk perlakuan berupa komposisi beberapa faktor. Regresi logistik bagi data biner. Analisis tabel kontingensi. Aunuddin STK 531 Teknik Permukaan Respons 3 (2 -3) 7 Regresi linier berganda. Barizi .

Machmud Natasaputra S taf BIO 212 Anatomi dan Morfologi Tumbuhan 4 (3 . Perubahan genom. Jusuf Staf BIO 211 Botani Umum 3 (2 3) 3 Pengenalan sel. baik secara alami maupun secara buatan. Pengenalan variasi yang disebabkan faktor genetika dan atau faktor lingkungan. Jurusan Biologi BIO 101 Biologi Umum 3 (2 3) 1 Organisasi kehidupan. Genetika diferensiasi. Reproduksi tumbuhan dan hewan. Prasyarat: BIO 101. morfologis dan fungsi-fungsinya. Struktur kimia material genetik.. Prasyarat: BIO 101. klasifikasi tumbuhan dan peranannya di bidang pertanian. pe rjuangan hidup dan evolusi tumbuhan. Prinsip dan dasar genetika dan evolusi. M. Struktur dan siklus hidup organisme.4. Identifikasi tanaman. Organ tumbuhan clan hewan. Mutasi genetik. Proses transfer informasi genetik. Pengertian tentang seleksi.4. Manipulasi genetik. jaringan dan organ tumbuhan secara anatomis. SeL Dunia makhluk hidup (dasar klasitikasi). Struktur dan prokaryota dan eukaryota. Trenggono Staf BIO 201 Genetika Dasar 4(3-3)4 Genetika Mendel.8. Dasar-dasar bioenergi.

fungi serta komponen yang menyusun sel. Prasyarat: BIO 101.3) 3 Konsep. Trenggono Hadisunarso Hilda Akmal . jaringanjaringan dan organ-organ pada tumbuhan.

Nawangsari Sugiri Staf BIO 222 Dasar-Dasar Anatomi Banding 3 (2 3) 4 Mempelajari dan membandi-bandingkan hewan-hewan tertentu ybg mewakili kelas Pisces. P. fotorespirasi. teori dan guna laksananya Kode Internasional Tatanama Tumbuhan. fotosintesis. fisiologi biji. Tjondronegoro S taf BIO 221 Zoologi Umum 3 (2 -3)3 Mempelajari seluk-beluk hewan. alat tubuh dan fungsi dari penutup tubuh sampai dengan sistem syaraf.BIO 213 Fisiologi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Struktur dan fungsi sel. Aves dan Mamalia dari segi pertumbuhan morfologis dan fungsional.D. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. Prasyarat: BIO 101. BIO 212 atau BIO 211.D. air sebagai bahan penyusun sel. aneka ragam jaringan. dunia hewan terutama primata. respirasi. jaringan dan tubuh tumbuhan. Prasyarat: BIO 101. hubungan air. Ikin Mansjoer . tumbuh vegetatif dan generatif. zat-zat pengatur-tumbuh. reproduksi dan perkembangan dari embrio vertebrata. tatanama clan klasifikasi tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh. Prasyarat: BIO 101. P. Amphibia. 'Qondronegoro S taf BIO 214 Taksonomi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Identifikasi. Reptilia. Kode Internasional Tatanama Tanaman Budidaya. proses transport sel. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. Prasyarat: BIO 101. nutrisi mineral. faktor-faktor hgkmgan y&g mempengaruhi tumbuh.

Djoko Waluyo .

faktor . Agustin Wydia Gunawan BIO 301 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur. siklus geobiokimia. baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. pertumbuhan. Nawangsari Sugiri S taf BIO 302 Dasar-Dasar Penelitian dan 2 (2 0)6 Penyajian Karya Ilmiah Pengenaian penggunaan fasilitas perpustakaan. Prasyarat: BIO 101. susunan kimia sel. publikasi ilmiah. berbagai organel dan fungsinya. Prinsip dan konsep ekologi ekosistem. Hadioetomo BIO 232 Mikologi Dasar 3 (2-3)4 Pengenalan cendawan tentang morfologi. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. dan reproduksi. Tedja Imas Ratna S. sel prokaryota dan eukaryota. nutrisi. ~erba~ai macam struktur dan aktivitas sel. metode penulisan karya ilmiah. terutama bakteri. fisiologi. Alex Hartana BIO 303 Dasar-Dasar Ekologi 3 (2-3)s Ruang lingkup ekologi. talcsonomi.BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2 3)4 Dasar-dasar mikrobiologi. dasar-dasar metodologi penelitian. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. metode penyajian seminar serta pembahasan contoh-contoh dalam penyajian dan penuiisan ilmiah. serta ekologi dan kegunaannya bagi manusia.

D. P. Individu dan spesies di dalam ekosistem.pembatas dan organisasi di tingkat komunitas serta populasi. Prasyarat: BIO 101. Tjondronegoro Staf . Perkembangan dan evolusi ekosistem.

BIO 321 Fisiologi Hewan 4 (3 2) 6 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. anatomi dan wa hidupnya. Sikar Staf BIO 322 Vertebrata 3(2-3)s Tinjauan organisasi hewan Chordata-prevertebrata dan Vertebrata: ~lasmobranchii sampai dengan Marnalia. reproduksi dan evolusinya. Nawangsari Sugiri Staf BIO 331 Fisiologi dan Genetika Mikroba 4 (3 3) 5 Komponen-komponen struktural sel beserta fungsinya. termasuk struktur. fungsi alat-alat tubuhnya. metabolisme dan pertumbuhan. S. baik dari dalam maupun luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostatis). sistematika sampai ordo. Hadioetomo BIO 332 Biologi Cendawan 3 (2 -3)6 Mempelajari beberapa aspek biologi cendawan yang meliputi . sintesis makromolekul serta pengendaliannya. Hartini S. kemarnpuan genetik mikroorganisme. Ratna S. Kegiatan praktikum disesuaikan dengan topik kuliah. Djoko Waluyo BIO 323 Zoologi Avertebrata 4 (3-3)6 Mempelajari hewan tanpa tulang belakang dariProtozoa sampai Chordata. Termasuk ke dalamnya morfoiogi.

reproduksi dan asosiasi cendawan. morfologi. pertumbuhan. A. Gunawan . metabolisme. Prasyarat: BIO 232.W.klasifikasi. Okky Setyawati D.

Nawangsari Sugiri .BIO 341 Genetika Populasi 4 (3-3)5 Pengertian spesies dan populasi. Muhammad Jusuf Alex Hartana BIO 342 Evolusi 3(2-315 Persamaan dan perbedaan dalam fungsi mendapatkan energi. Ekologi evolusioner. adaptasi dan seleksi dam. reproduksi dari prakaryota dan eukaryota. Genetika populasi untuk kasus lokus ganda. populasi pada lingkungan yang beragam. Prasyarat: BIO 101. random drift. mutasi. STK 221. teori Wahlun dan teori Netralisasi. Praktikum: pengamatan evolusi frekuensi gen populasi Drosophila dalam hgan dan simulasi model genetika dengan komputer.MAT 121. Hukum Hardyweinberg genetika untuk populasi besar berkawin acak kasus satu lokus: keseimbangan seleksi. asal kehidupan dan fosil. Populasi kecil clan proses stokastik. Prasyarat: BIO 201. penyebaran sewa geologis. hukum Hardyweinberg. Genetika untuk populasi tidak berkawin acak kasus lokus. Genetika untuk. spesiasi termasuk terjadiiya dan tetapnya spesies baru dan fdogeninya. zoogeograft dan teori "continental drift".

reproduksi.BIO 351 Genetika Tumbuhan 3 (2 3) 6 Biologi reproduksi tumbuhan dan konsekuensinya terhadap keragaman populasi. Pewarisan ekstra kromosomal. Praktikum: Akan ditekankan kepada pengenalan biologi. Mitosis dan Meiosis hubungannya dengan Hukum Mendel. teknik persilangan dan analisis elektroforesis. sterilitas jantan. MutasiGen clan mutasi kromosom. Teori Kromosom tentang pewarisan. Prasyarat: BIO 201 Alex Hartana Edi Guhardja Muhammad Jusuf . Penampilau Seks pada tumbuhan. ketakserasian.

Membahas guna laksana secara ekonomis dan biologis jcnis pohon. Disajikan pula guna laksana sccara luas dari tipc vegetasi. peranannya dalam bidang pertanian dan hubungannya dcngan ilmu-ilmu lain. Radiasi matahari sebagai sumber energi utama. BIO 213 Soekisman T. Hipotesis komunitas . Siklus-siklus unsur hara dan pemanfaatannya oleh tumbuhan. Analisis pertumbuhan. kiasifikasi dan identifikasi. tatanama. UIO 353 Floristik 3 (2 3) 6 Mcmbahas pula penyebaran bioma-bioma tumbuhan dominan dan tipe-tipe vegetasi di Indonesia. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjouo San~ingan UIO 354 Uendrologi 3 (2 3) 6 Membahas batasan. Praktikum: Pengenalan praktis baik di laboratorium maupun di lapangan jenis-jcnis turnbuhan bcrbentuk pohon. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjono Samingan BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3(2-3)4 Difinisi pengenalan vcgetasi. Hubungan air dengan tumbuhan. Pengikatan COz dan pembentukan bahan kering. Praktikum: Penyenalan struktur vegetasi di lapangan.lnteraksi faktor-faktor lingkungan dan fungsi biologis turnbuhan. Prasyarat: BIO 303. teori serta pengenalan praktis jenis tumbuhan berbentuk pohon.

Struktur vegetasi.Alimin . Hubungan vegetasi dengan lingkungan. Kosim . satuan klasifrkasi dan sistem. tipe-tipe vcgetasi.tumbuhan. Tjal~jono Sumingen UIO 361 llistologi 3 (2-3)6 Pembahasan mcngenai struktur jaringan tubuh dan organisasinya dalam bcrbagai organ.

sel somatik. Gatut Ashadi BIO 371 Mikroba dan Peranannya 3 (2 3) 6 Tijauan tentang sumberdaya mikroflora yang meliputi berbagai kelompok dengan sifat-sifat morfologis yang berbeda-beda dan bagaimana kaitan antara sifat-sifat tersebut dengan arti pentingnya. hormon dan diferensiasi. reproduksi. kultur organ. Dibahas pula cara koleksi dan wa pemupukannya. fsiologi. media hara. Ratna S.BIO 365 Protozoologi 3(2-3)6 Membahas sistematik. ataupun yang hidup sebagai parasit. teknik kultur murni. morfologi. komensal. Hadioetomo BIO 410 Kultur Jaringan 3 (2-3) 7 Penggunaan kultur jaringan beserta latar belakang teorinya. Dalam kegiatan laboratorium akan diusahakan untuk mengisolasi dan mencirikan jasad-jasad renik yang mewakili. ekologi dan wa kehidupan dari hewan bersel satu yang hidup bebas maupun yang hidup sebagai simbion. Diah R Lukman KIM Alat-alat Laboratorium 2 (1-3) 1 Prinsip dan pengenalan berbagai jenis .

M. Bahasan mengenai berbagai jenis peubah. Analisis komponen utama dan analisis korespondensi. Djojosoebagio BIO 443 Taksonomi Numerika 3(3-2)7 Pengertian deskriptor.alat dan instrumen untuk penelitian serta kegunaannya dalam biologi. Analisis diskriminan. efek reaksi pengion dan talc pengion terhadap jasad-jasad hidup. Berbagai matriks jarak. Berbagai metode . Anwar Nur BIO 441 Radiobiologi 3 (3 -0) 7 Mempelajari dasar-dasar penggunaan traser (perunut) radioaktif dalam biologi. Prasyarat: BIO 321 atau BIO 213 S.

Konsep kompleks koevolutif. Eksplorasi dan evaluasi hasilnya.klasifiasi. seleksi dan spesiasi pada tumbuhan. Suksesi dan seleksi alami. Jarak genetik dan pertukaran gen antara populasi serta keseimbangannya. Soetllrno Slamet S. Konservasi dan pemanfaatan sumberdaya. tumbuhan pada fase establisme. Praktikum: studi pustaka dan kunjungan ke herbarium dan pusat koleksi plasma nutfah. strategi generatif. dormansi clan produksi anakan. Proses domestikasi. dominansi. Muhammad Jnsuf Totong Martono BIO 452 Sumberdaya Genetik Tumbuhan 3 (2 3) 7 Konsep spesies. Praktikum: latihan penggunaan berbagai paket analisii data. pengaruh predator. Dinamika populasi pada tanaman semusim dan menahun. penyebaran. Prasyarat: BIO 303 Soekisman T. Fitogeografi. Prasyarat: BIO351 Muhammad Jusuf Edi Guhardja Ahmad Soediirto Machmud Natasaputra BIO 452 Biologi Populasi Tumbuhan 3 (2 3) 7 Mempelajari strategi. BIO 453 ELdogi Lanjutan 3(2-3)7 Pembahasan secara .

lebih meluas dan mendalam dari beberapa konsep ekologi. Prasyarat: BIO 303 gahjono Samingan BIO 454 Botani Ekonomi 3 (2-3) 7 Hubungantanaman dengan manusia. Tanaman serealia. Penerapan konsepkonsep tersebut dalam usaha peningkatan mutu iingkungan dan tercapainya asas keseimbangan hasid. Hubungan faktor-faktor lingkungan dengan tanaman di daerah tropik. Hartono Sudarmadi .

BIO 323 dan BIO 322. qauono Samingan BIO 456 Ilmu Gulma 3(2-3)l Akan diberikan asal sejarah gulrna. life table. Metodologi AMDAL. analisis sistem dan modelling. dinamika populasii cara-ma pengendalian dan pengelolaan vegetasi Soetikno Slamet S. sifat-sifat karakteristik dalam kaitannya dengan adaptasi dan evolusi.BIO 455 Pengantar Analisis Mengenai 3 (2 3) 7 Dampak Lingkungan Pengertian ekosistem: perubalian peran komponen ekosistem. metode observasi. model matematika penyebaran. gastrulasi dan organogenesis pada embryo berbagai vertebrata. klasifiasi pengaruh yang timbul terhadap tanaman pertanian. BIO 464 Zoogeografi 3 (2 -3) 7 Penyebaran hewan . teknik pengembalian contoh. Ikin Mansjoer Dedi Duryadi S. Lukman Rahardja BIO 462 Ekologi Hewan 3 (2 3) 7 Pendugaan populasi. strategi ekologi yang dimiliki. Prasyarat: BIO 303. BIO 461 Em briologi 3 (2 3) 7 Perubahan mengenai pola gametogenesis. pendugaan produktivitas.

komunikasi antar hewan. asal usul dan punahnya spesies sewa umum. kaitan perilaku dengan penjinakan dan pemeliharaan . arti perilakq kaitan perilaku dengan lingkungan. Nawangsari Sugiri BIO 465 Tingkah Laku Hewan 3 (2 3) 7 Mengetengahkan berbagai perilaku satwa liar dan hewan ternak. dengan contoh-contoh hewan di Indonesia.dan migrasi.

Gunawan BIO 472 Mikrobiologi Lingkungan 3 (2-3)7 Lingkungan hidup yang kita tempati sangat ditentukan oleh kegiatan sejumlah besar organisme yang saling berinteraksi dan berinteraksi pula dengan lingkungannya.BIO 321. Soeratno Partoatmodjo Bibiana Lay . Kegiatan laboratorium meliputi pengetahuan teknik dan prosedur dasar yang berkaitan dengan isi kuliah. TNH 212 Tedja lmas Ratna S.untuk kebun-kebun biiatang. Studi tentang hubungan antara mikroorganisme dengan lingkungannya. Prasyarat: BIO 231. fisiologis dan fisik. hewan kesayangan (pet animals) dan hewan ternak yang ditujukan secara komersial.W. Ikin Mansjoer BIO 471 Mikrobiologi Tanah 3(2-3)7 Kelompok-kelompok utama mikroorganisme yang penting dalam tanah ditelaah dengan penelcanan pada aspek-aspek ekologis. Hadioetomo Yahya Fakuara A. Prasyarat: BIO 101.

GPnawaa . A. ekdogi serta pengendaliannya. aspek ekonomi dan cara budidaya beberapa jamur yaag dapat &mah. f!isiologi. 3) 7 BIO 474 Bidogi dan Budidaya Jamur 3 (2 Pengenalan jamur (yang dapat dimakan atau tidak) tentang biologi (morfologi. hisonomi. Dipelajari juga teknik-teknik isolasi serta pencirian cendawan yang ber=Y@tan. dan reproduksi). kcgunaamya. pembahasan mencakup taksonomi.W. Okky Setyawati D. ekologi.BIO 473 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 (2 3) 7 Pengenalan cendawan ped bahan simpanan.

N. teorema dasar kalkulus. fungsi transenden. luas dan volume benda putar. pcrangkai kalimat. aljabar pernyataan. hubungan. Kutha Ardana Staf . menggambar gratik fungsii antiturunan. N.45. teknik pengintegralan. pengantar hitung peluang. fun@ dan pengolahannya. MAT 112 Kallmfus I 3 (3 0) Limit dan kekontinuan. lokal).8. induksi matematika himpunan ganda Cartesius.JL Kutha Ardana S taf MAT 202 Pengantar Dasar Matematika 3 (3 0) Bahas logika matematika. integral tentu.K. Jurusan Matematika MAT 101 Pengantar Matematika 3 (3 0) Himpunan dan pengohbnqa. turunan fun& maksimum dan minimum fungsi (mutlak. kecekungan fungsii masaiah optima& laju terhubungkan. tabel . vektor dan matriks. Teorema Roue dan teorema nilai tengah. himpunan persamaan linier.

hubungan sebagai himpunan. pernyataan bersyarat. relasi penataan. Himpunan operasi dan aljabar himpunan. Himpunan bilangan asli. hubekivalen. H. tautologi penalaran maternatilra. himpunan dan aljabar himpunan.nilaikebenaran. konstan dan peubah. fungsi. macam-macam kalimat. cara-cara menarik kesimpulan yang sah. peubah yang terikat dan yang bebas. kuantifiksi. relasi kesetaraan. hasil kali Cartesius. modulo m. relasi. bilangan . disjungsi. sistem sisaan sederhana. Bahasa teori bilangan. keluarga himpunan. kuantor universal dan kuantor ehistensial. aljabar kebenaran. fungsi dan pemetaan. definisi melalui abstraksi. daftar kebenaran. himpunan kuasa. T. Natalisa MAT 204 Teori Himpunan 2 (2 0) Pernyataan. konjugasi. Pengkualifikasian. induksi.

koordinat silindris. maksimum. koordiiat polar. hiperbol berikut kebalikannya. Stokes. turunan dan integralnya. Bentuk talc tentu integral tak wajar. Sekuens dan deret tak hingga. N. luas permukaan. deret gad tanda. uji.uji kokonvergenan.K. dalil-dalil Green. diferensial total. turunan par* turunan berarah. deret &anti. minimum. turunan ordo tinggi. dan deret Taylor. da. dalil penataan lengkap. Vektor dan fungsi &or. dan trigonometri. aksioma pilihan. Integral ganda: integral ganda dua. gradien.kardinal. turummya. luas. Kutha Ardana Staf MAT 212 Kalkdus 111 4 (3 -3) Fun@ peubah ganda: limit kekontinuan. garis normal. perluasan bilangan asli menjadi bilangm nyata. Fungsi . Bilangan kompleks. volume. diferensial pasti. bidang tangen. Helwah Balfas MAT 211 Kalkulus I1 4 (3 Fungsi-fungsi loga&ma. eksponen.

Siswadi MAT 231 Metode Matematika I 3 (3 0) Penyelesaian masalah nyata melalui matematika. Pemetaaa linear. Pengantar ke persamaan diferensial. Ruang vektor real dan pengertian dasamya.Vektor pada bidang dart dalam ruang. perluasan ke ruang R. pengertian model matematika Persamaan diferensial biasa &l. panjang vektor.matriks pemetaan. sudut antara dua vektor. hasil kali titik dan ktortogonalan.kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. persamaan diferensid linear dcngan koefisien konstante ordo-2atau lebih: persuman difered sebagai . Ruang Eudidus dan keortogonalan. nilai dan vektor ciri. Prapto I'ri Supryo MAT 213 Aljabar bear Elementer 3 (3 0) Matriks dan siiem persamaan linear. polimon ciri.

dengan atau tanpa syaraf awal. 3) . teknik dan interpaetasi peny4Icsaian.model matematika.

Metode perambatan gelombang dan penggunaan transformasi laplace. polinom legendre dan fun@ bessel. sistem otonom kestabih. kekontinuan dan keterintegralan. Pemodelan. deret fourier dan deret fourier yang diperumum.penggunaan transformasi lapkce. teorema dan formula integral Cauchy . Fungsi analisis dan pemetaan. pengintegralan kompleks. teknik penyelesaian dengan metode pemisahan peubah dan interpret& penyelesaian. persamaan laplace dan panas sampai tiga dimensi. sistem fungsi ortogonal. Persamaan gelombang. Efendi syahrll MAT 252 Analhis Kompleks 3 (3 0) Bilangan dan bidang kompleks. h4etode deret pangkat. Hehmb Balfas MAT232 Metode Matematika I1 3 (3 0) Masalah nilai batas dua titilt. Fungsi dengan peubah kompleks. masalah nilai ciri.

serta akibat-akiiatnya. H. pengharnpiran kuadra terkecil. Pengantar struktur data dan algoritma. operas& sistem matematika. algortima serta program untuk penyelesaian persamaan linear. pee-' tegralan. H. Sistem pengoperasian komputer. Grup dan subgrup. Metode dasar. sistem persamaan linear. Azron Dhalhar MAT 271 Komputasi I 4 (3 3) Tinjauan sekilas perkembangan komputer dan hubungannya dengan disiplin ilmu yang lain.T. teori sisaan dan penggunaan. deret Taylor dan deret Laurent. interpolasi. .T. sistem matriks 2 x 2. pengertian galat serta perambatannya. M. bilangan bulatmodulo n. grup faktor. algoritma. Latihan penyelesaan masalah dengan menggunakan komputer. Natalisa MAT 272 Kmputssi I1 3 (3 0) Diagram alir. Natalisa MAT321 Struktur Aljabar 3 (3 0) Himpunan.

lapangan hasil bagi. Kestabilan &em . Perluasan penyelesaian &em PD. Daerah Euclidus. grup permutasi. grup Abelian. ideal. Nur Aliatiningtyas MAT 331 Pwsomaan Difurnsial 4 (3 -3) Bentuk umum PDB dan contoh penyelesaian. Holder grup Sylaw. daerah integral. PD hear orden dan metode penyelesaian. lapangan. modul.Gamadi MAT 324 Te~ri Gntp 3 (3 0) Grup permutasi. subgrup teorema komposisi Jordan. daerah ideal utama. pembagi elementer. Sistem PD linear dengan koofisien konstant kelahran asimtot penyelesaian sistem PD. Gelslrggang (ring). pemetaan hear. Ciri gtlanggan& ideal maksimum. aplikasi. Polinom atas lapangan bilangan gelanggang polinom. ideal prim. Ruangan vektor.homomorfisma grup. Agah D. Keujudan dan kekhasan pyelesaian masalah nilai awal. grup yang berhubungan dengan konfigurasi geometrik.

kekonvergenan. Geometri insidemi. Gunardi MAT352 Aaalisis Real I 3 (3 -0) Tinjauan ulang himpunan. himpunan terbatas. Pengertian himpunan . kekonvergenan mutlak dan bersyarat.PD dan jenis kestabilan. Pengertian sudut dan teori urutan untuk sinar-sinar. limit superior dan limit inferior. Ted urutan pada garis. ALsioma kesejajaran clan geometri Euclidus. Agab D. Mulya Purba MAT 342 GeomeM 3 (3 -0) Teori insidensi. himpunan terbuka. Geometri ah sebagai geometri insidensi dengan aksioma-aksioma kesejajaran. Teori kekonvergenan. Barisan bilangan real. aksioma kekonvergenan ruas garis. sistem bilangan real. Derct bhpn red. Geometri netral. himpunan tersambung. pengertian aksioma dan teorema. Ruang metrik. barisan Cauchy. sudut dan scgitiga. himpunan tertutup. keisomorfan. pada biddan dalam ruang.

.

peran distribusi eksponen. metode simpleks. proses kelahiran dan kematian dan model antrian. Model jaringan. scheduiing models. the transportationalgorithm. PL dengan peubah terbatas. masalah transportasi. Game theory. ciri masalah. Alternatif penyelesaian optimum dan shadowprice. reduced-cost dan kegiatan baru. Model persediaan. struktur dasar. pengantar model probabilist&. Model antrian. model determiniitik. Sifat-sifat fungsi kontinu yang didcMan pada ruang metrik. Integer programmi~ Branch-and-Bound algorithm. komponen model persediaan. model khusus. analisis sensitifitas. variasi koefisien objektif dan nilai sisi kanan. Efendi Syahlll MAT362 Operations Research I1 4 (3 -3) Program diiamis. masalah &urn cost flow. prototipe. model untuk distribusi talc eksponen. phase I & phase 11. masalah mum.lengkap dan kmpak. bentuk kenonik. formulasi PL. konsep shadow price. pengantar bentuk dual. metode simpleks untuk model jaringan. . cut algorithm. Ali beanto MAT361 Operation Research I 4 (3 -3) Model program linear (PL).

Budi Suharjo MAT372 Analisis Numerik I1 4 (3 -3) Komputasi matriks dan sistem persamaan linear ukuran besar. Natalh .model deterministrik.T. Pengembangan metode beda hingga untuk persamaan diierensial biasa. prediktor-korektor dan metode beda hingga. metode RungeKutta. Metode elemen hiigga untuk menyelesaikan masalah nilai batas dengan satu dan dua peubah. penentuan nil& dan faktor ciri. Analisis keputusan. pengantar peramalan. Ali Kusnaato H. Efendi Syahril MAT371 Analisis Nurnerik I 4 (3 3) Pengertian galat. syarat kestabilan. Interpolasi dan penghampiran. Penyelesaian persamaan diferensial biasa. model stokastik.

Hubungan biner dan matriks. Operator biner dan n-ar. ragam. statistika. teorema Bayes. Fungi-fungi kepekatan peluang diskrit dan kontinu. formula dengan tabel kebenaran yangberbeda.MAT 373 Matematika Diskrit 3 (3 -0) Pengertian pokok dalam logika dan kemampuan logis suatu bahasa pemrograman. Kejadian bebas. urutan parsial. bentuk normal. tautologi. kuasauji. urutan dan kekhasan bentuk normal. statistik tak bias. struktur penyimpanan. kesalahan jenis I & 11. pendugaan titik dan selang.T. Barizi STWMAT 392 Statistika Matematika 3 (3 0) Teori penarikan contoh sederhana. Pengujian hipotesis: statistik uji. H. metode momen. diagram Hess. nilai harapan bersyarat. pointer. peubah ace fungsi kepekatan peluang. nilai tengah. alokasi sekuensiai. taraf nyata. Peluang bersyarat. fungsi sebaran kumulatif. Nilai harapan matematika. komposisi hubungan bier. fungsi ci. alokasi tersambung. part@ dm selubung himpunan. fungsi kepekatan peluang bersyarat clan marginal. Pendugaan maksimum. Natalisa MAT391 Pengantar Teori Peluaog 3 (3 0) Konsep peluang dan hukum-hukumnya. representasi struktur diskrit. . himpunan. fungsi pembangkit momen. Fungsi Hashing. Manipulasi himpunan. daerah penerimaan dan penolakan. fungsi rekursi.

Siswadi MAT 400 Tugas Akhir 6 (0 -6) Mata kuliah ini merupakan kegiatan akhir pendidikan Matematika program S1 yang penelaahan masalah yang dipilih diiesuaikan dengan 'minat mahasiswa. uji nisbah kemungkinan. kekhasan. uji paling kuasa. bersekuens.uji terbaik. S taf . dan RaoCramer. teorema Nyeman-Pearson. kelengkapan. Teorema Rao-Blackwell. statistik cukup. Hipotesis sederhana dan majemuk.

AH. Mesin Tuning. pemetaan definit positif. Masdah Pasca Korespondensi dan ketidakterputuskan (undecidability). ruang vektor. Agah D. ketalrsamaan Schwartz. Fungsi rekursif. Ni clan vektor ciri. pemetaan adjoin. Grammar. Gelanggang endomorfma. Siswadi MAT 422 Aljabar Terapan 4 (3 -3) Antomata. hasil tambah langsung. Pemetaan linear. komplemen ortogonal. basis ortogonal. teorema spektral. proyeksi. Garnadi MAT 431 Metode Matkmatika 111 4 (3 -3) . bentuk singular. error correcting codes. Fungsional linear. Nasoetion MAT 402 Seminar l(0 -3) Penyajian hasil tugas akhiidari seorang mahasiswa. Bentuk normal. determinan matriks. basis.MAT 401 Sejarah Matematika 3 (2 0) Perkembangan pemikiian matematika menurut urutan sejarah. Kekompleksan komputasi (Computational Complexity). determinan endomorfisma. Staf MAT 421 Aljabar Linear Lanjut 4 (3 -3) Polinom. Hasilkali dalam.

Efendi Syahril MAT 432 muk Pilihan Mattmatika 4 (3 -3) Terapan Isi kuliah berkisar pada penerapan matematika dalam pembahasan berbagai bidang ilmu lain. analisis mengenai metode matematika maupun masalah pemodelan. pengembangan metode penyelesaian. pendiferensialan dan pengintegralan deret Fourier. fungsi green. transformasi Fourier dan penggunaannya. Siswadi . Isi kuliah dapat berbeda dari tahun ke tahun. masalah StrumLiouville.Sistem fungsi ortogonal kekonvergenan deret ~ourier.

variasi terbatas. kurva pada permukaan. pengintegralan parsial. barisan dan .MAT 433 Kontrol Optimum 4 (3 -3) Perurnusan masalah kontrol optimum dan contoh. Persamaan dasar permukaan. sifat pokok. masalah state regulator dan masalah output regulator. teorema dasar kalkulus. geometri intrinsik permukaan. vektor shgguag. Helwah Balfas Efendi Syahril MAT 441 Geometri Mferensial 4 (3 -3) Kalkulus dalam ruang Euclides. kwva geodesi.Frenet. kelengkungan geodesi. fungi monoton. keujudan. permukaan putar. beberapa teorema global. medan kerangka. keujudan kontrol optimum. Agah D. isometri lokal. keterkontrolan dan keteramatan. turunan peragam. pemetaan pada permukaan. kalkulus vriai pa& masalah kontrol optimum. rumus Serret. sifat pokok. Kalkulus pada permukaan dalam R3. syarat perlu dan syarat cukup untuk kontrol optimum. Integral Riemann-Stieltjes. isometri. ruang singgung pa& permukaan. persamaan struktur. Gunardi MAT 451 Analisis Real I1 4 (3 -3) Integral Riemann: keujudan.

sifat pokok. Prapto Tri Supriyo MAT 453 Ukuran dan Integral Lebesque 4 (3 3) Ukuran luar dan dalam. keujudan integral. ukuran himpunan. Fungsi terintegralan. barisan fungsi terintegral. kekonvergenan barisan fungsi terukur. sifat dasar. Integrasi sebagai fungsi himpunan. ruang Lp dan dualnya. pendiferensialan dan pengintegralan deret fungi. Siswadi .b). teorema Fatou.deretfungsi. teorema Radon-Nikodym. gelanggang himpunan. teorema Lebesque. Ruang metrik C (a. keterukuran. penghampiran dengan polinom. kekonvergenan rata-rata. teorema keujudan ~i&d. fungsi terukur. ekikontinu. teorema Arzela.kekonvergenanseragam. teorema Egoroff.

barisan konvergen. ruang metrik lengkap. metode Hooke dan Jeeve. Sub ruang. barisan Cauchy. himpunan tertutup. penutup. metode .MAT 454 Topologi 4 (3 -3) Garis real. Metode random Walk.b). himpunan tertutup. Program konveks. program linier dan penerapan. Ruang linier. transformasi kompak. kelengkapan fungsi kontinu. himpunan konveks. Agah D. klasifiasi masalah optimasi fungsi satu dan beberapa peubah. Lp(p > I). masalah dua program linier. Metode optimasi tanpa kendala. optimasi fungsi dengan kendala kesamaan dan dengan kendala ketaksamaan. keterbatasan seragam. topologi bidang. Lingkungan dan sistem lingkungan. teorema Riesz-Fisher. Ruang dual Lp(pii1) dan C(a. deret Fourier. himpunan ortonormal. ruang barisan. topologi relatif. metode univariate.b). Barisan. sub barisan. ruang fungsi C(a. teorema Ham-Banach. teorema gerap tertutup. teoremaBolzano: Weier-strass. jenis kendala (constraint). Gunardi MAT 461 Optimasi 4 (3 3) Perurnusan masalah optimasi. himpunan terbuka. teorema Heine Borel. Ruang Lz. Teorema pemetaan terbuka. ruang topologi. Nur Aliatiningtyas MAT 456 Analisis Fungsional 4 (3 -3) Ruang metriks.

. Unit pemrosesan pusat. Paian Sianturi MAT 471 nmu Komputer I 4 (3 -3) Organisasi komputer. metode Newton Paian Sianturi MAT 462 Tajuk Pilihan Operatioa Research 4 (3 3) Isi kuliab merupakan topik-topik yang dipilih yang berganti dari wahu ke watau. Isinya antara lain mengenai teknik operations research tertentq penyusunan sistem sirnulasj atau penerapan O. metode conjugate-gradient. organisasi memori utama. tertentu. representasi internal data numerik clan non-numerik.R.Powell. metode steepest descent.

Instsruksi mesin dan representasi dan internal Pemrograman dengan assembler. instrulrsi pseudo. arimatika komputer. baik mengenai . membaca listin& membaca dan memahami me& pemetaan.macros. analisis sintaksis. generasi kode obyek. tabel instruksi. tabel konstan. kR Rambe MAT 472 Tqjuk Pilihan Komputasi 4 (3 -3) Topik-topik khusus mengenai komputasi. sistem calls. tabel simbol. notasi BNF. kR Rambe MAT 472 Umn Koarputer I1 4 (3 -3) Arsitektur assembler. diagram sintaksis. analisis sintalrsis. bahasa Grammar formal. notasi POLISH generasi kode. adisis semantik. arsitektu. compiler. Penghantar teori formalbahasa.unit aritmatika dan logilta. instruksi assembler. analkis lexical. analisis lexikal. alfabet. string/kata.

Isinya dapat berubah dari waktu ke waktu. H. Ranati Markov dan sifat jangka panjangnya.metode komputasi. proses percabangan dan pertumbuhan populasi serta sistem antrian. maupun mengenai dasar analisisnya. Natalisa MAT 492 Pengantar Roses Stokastik 4 (3-3) Beberapa contoh dalam pemodelan stokastik. fenomena pembaruan.T.teknik dan. proses poisson. proseskelahiran dan kematian. Simdi .

(Drh. 1984) lo. Netherlands.(MSc. Darusman (Ir. 1976). 1%7) 3. of Wisconsin. IPB. UI.(Drh.83. AKA Bogor.Djoko Soedarmo (Drs. I*).(Drh. Hasim (Drs. 1970) 8. 1984) 11. Univ.1. M. WI) 5. UGM. UI. 1984) 6. (Prof. IPB. Elly Suradikusumah (Ir. Eman Kustaman (Ir. 1977). IPB. Landbouw H e School Wageningen. 1980) 13. 1982) 7. Jurusan Kimia 1. of WLECO* USA. IPB. 1955). (MST. (Prof. Hastatiniih (Dra. 1976). UI. 1983). (Dr. Sri Saeni . UI. UI.(MS. IPB. 1969).. Univ. Eti Rohaeti (Dra. Cornell Univ. Aisyah Girindra (Dra. 1956).Dondin Sajuthi (Drs. IP%. IPB. IPB. USA. 1971).(MS. 1959). Aris Saladini @ra. (Drh. USA. 1979). 1986) 4. (MST. IPB. 1985) 2 Abdul Mad (BSc. IPB. IPB. (Dr. IPB. IPB. 1959). 1986) 9.Hendra Adijuwana (Ir. 1984) 12. p. 1%1). Latifah K..

Sulistiani (Dra. IPB. ((PhD. Risnayeti (Dra. 1979) 16. (MSc. . UGM. USA. 1983). l Dr. 1983) 2r). 1966) .Norman Razief Azwar (Drs. USA. IPB.(Drh. 1965). 1974). 1987) 21. 19'76) 15. W73). IPB.(MS. (PhD. Anwar Nur r. IPB. Oetomo Djajanegara (Ir. Gi . USA. Maria Bit IPB. (MS5 LouisianaState Univ. IPB. IPB. 1990) 17. GPS. 1963). (Dr. 1964). 1974). IPB. RTM Slltamihard'a (Drs. IPB. 1968). 1982). (MS. IPB.. ITB. Univ.(PhD. IPB. 20. IPB. Sjachri (Ir.M. IPB. 19. (Drh.(Ir. 1WY. (MS. 1975). 1983) IPB. Univ. 1% 18. i'mmhqp ih (Dra. (Drh. . of W-nsin. Univ. 1989) 14. 1978). (Drh. (MS. IPB. M. of Wiscon23. IPB. IPB. of Illinois. IPB. 1976). IPB. IPB. 1~5). ~&yur Hawab Drs.

(P~D.Japan. GPS. Japan. 1%8).Gifu. 3972) .

Univ. of Kentucky. Ahmad Bey (Ir. 1986). Aryetti (Drs. Andahis. 1976) 3. Andalas. 1976). IPB. ITB. 1989) 31. W. Zaenal Alim Mas'ud @rs. Ahmad Sjahriza (Drs. UI. (Lic. Murdiyarso (Ir. Abujamin Ahmad Nasir (Ir. 1988) 32 Dudi Tohir (Drs. of Winsin. 1975). (MS. Jurusan Geofisika dan Meteordogi 1. Univ. Tun Tedja Irawadi (Ir. (MS. (PhD.25. Univ. USA.. 1987) 35. IPB. IPB. 1981) 2. ITB. Hajadi (Bs. 1%1). I Made Artika (Ir. (MS. Univ. Khatolieke Unk. Univ. 1986) 33. IPB. (PhD. ITB. 1974) 30. Djarot Sasongko Hami Seno (Drs. of . IPB. 1979) 26. Betginm. 1985). IPB. IPB. Anna Priangani R. ITB. 1979). (Drs. USA. 1985) 852. 1968) 27. 1983) 28. 1989) 34. D. Chem. IPB. (MS. 1988) 29. Zuraida Fatma Pulungan (Dra. 197'7). ITB. Gustini Sy. (Dra. ITB.

Readmg. ITB. USA. IPB. 1973). 1973). 1982). 1989) 8. IPB. (PhD. Hidayat Pawitan (Ir. IPB. (Ir. 1970) 13. (MS. 1987) 9. 1982). K. of Kentucky. Handoko (Ir. ITB. M. Univ. IPB. IPB. 1982). Heny Suharsoso (Ir. M. of California. Rini Hidayati (Ir.G. ITB. 1965). IPB. 1976). Imam Santoso (Ir. IPB. 1983) 7. IPB. 1985) 4. (MSc. Dahlan (Drs. (MSc. Iowa State Univ. Hanedi Darmasetiawan (Ir. Siregar (Drs. 1983) 16. 15. Univ. 15. (MSc. UK. Nur Indro (Drs. IPB. 1981) 11. USA. De Rozari (Ir. Univ. 1987) 10..S. (MS.. B1. Effendi Manan (Ir. UK. IPB. Heroe Soeprianto P. USA. IPB. 1983) 12. UI. of Reading. Univ. 1984) . IPB. 1R8). USA. 1%2) 17. (PhD. M. 1981).S. 1985). Iowa State Univ. 1982) 6. IPB. UK. Soedarsono (MSc. of Reacting. Edward H. Sidikrubadi Pramudito (Drs. 1974) 14. (MS. (MS.

Univ. 1987) 19. IPB. 1972). (PhD.. of Minnesota. 1983). (Prof. (Dr. USA. 1971) 10. 1984) 14. 1976). 1971). UI. Colorado State Univ. (MS. IPB. 1989). Krisnamurti Hasibuan (Ir. IPB. Jurusan Statistika 1. USA. 1 sh ). North Carolina State Univ. M. Itasia Dina Sulvianti (Ir. (Ir. (M. Aunuddin (Ir. 4. 1%1). North Carolina State Univ. IPB. 1988) 21. IPB. IPB. NCSU. 1971) 2. 1%2).. (ME. IPB. Tania June (Ir. AIT. North Carolina State Univ. IPB. (MS.18. 1984) 7. 1985). 1985) 8. 1987) 9. Budi Susetyo (Ir. 1982) 5. IPB. 1984) 20. (MS. USA. 1958). (MST.Biomath. 1989) 11.. 1964). Syarkani Musa (IT. 1978). IPB. Rizaldi Boer (Ir. Akademi Pertanian. IPB. 1982) 15. .Andi Hakim Nasoetion (Ir. 1980) 3. 1971). (PhD. North Carolina State Univ. USA. ) 853.. I. (MSc. -). 1980). 1986) 13. M. IPB. 1981) 6. USA. (PhD. Abdurrauf Rambe (Ir. IPB. (PhD. Barizi (BSc. Ahmadi Satriawan (Ir. 1971). 1977).. (MS. IPB. Ayi Hamim Wigena (Ir. IPB. (MSc. (Prof. Thailand. Anik Djuraidah (Ir. 1979). IPB. Abdurrazaq (Drs. Khairil Anwar N. IPB. 1986) 12. Bunarwan Sumarlim (Ir. IPB. Yonny Koesmaryono (Ir. North Carolina State Univ. (MSc. IPB. IPB. USA. IPB.. IPB. Ahmad Ansori Matt'ik (Ir. USA. Bambang Juanda (Ir.

.. 1970). 1981) 17. 1984) 20. Muhammad Syamsun (Ir. Satrio Wiseno Or.~orth u~A.. Totong Martono (Drs. 1983) UI'1954). ITB. Tb. 1976). USTL. (MSc. IPB. 1978) 16. 1984) 21. IPB. IPB. 1975). 1981) . ITB. IPB.IF%. 19. (PhD. North Dakota State Un~v. Machdum Bachtiar (Ir. USA. 1974f 18. Sampe Tona a (~r. France. Carolina State Univ. Muhammad Masykur (Ir. (~hD. (Dr.

Bambang Sumantri (Ir. Ikin Mansjoer (Drs. 1%7). IPB.(Drh. 1973) 2Ahmad Sudiarto (Ir. USA. (Prof. Yulio Adisantoso (Ir. 1976) 1. o Illinois.Hadi Sunarso (Ir. 1987) 24. 1980) 11. IPB. 1981) U. . UI. IPB. of Kentucky. 1983).Djoko Walujo (Drs. 1W). (MSG Univ. Antonius Suwanto (Ir. IPB. IPB. Univ. 1W) 23.Dedi Duryadi Solikin (It.Aries Tjahyoleksono (Ir. 1971) 14. \ Univ. 1978) 15. . PB. IPB. 1983) 8. Bambang Suryobrdo (Drs. Dede Setiadi (Ir. IPB. US4 1985) 4.1980) 16.USA. Anja Meryandini (Dra.Hilda Akmal (Dra. UGM. 1987 12. 1975). IPB. (PhD. IPB. 197'7). 1988) 5. 1983f). USA. 1975). USA. MSc. (Drh. Univ. 1985) 6. (PhD. Ismail Amali Harun (Ir. Univ. MSc. UGM. Hartono Sudarmadi (Ir. IPB. Edi Guhardja (Ir.22. WAD. (MS. 1985) 7. IPB. 1961). 1975) 3. IPB. IPB. IPB. 1970). I .Alex Hartana Ir. IPB. (MSc.Agustin Widia Gunawan (Ir. o Wisconsin. 1989) 10. IPB. IPB. IPB. 1971) 9. of Wisconsin. Gayuh Rahayu (Ir.

France. IPB. UPLB. 1977). Muhammad ~jaelani'(~r. IPB. IPB. of Wisconsin. 1974) . 1987). USA. USA. 1976 . France. 1982) 22. IPB.1 (MSc. Univ. France. (PhD. 1989) 18. IPB. 1984) 19. 1!372) 17.Muhammad Jusuf (Ir. ). Paris Sud Univ. (MSc. 1962). (PhD. UGM. of Kentucky. Philippines. Yuliana Maria Diah R. Paris Sud Univ.Isnaeni Nurwahyuni (Dra. USTL. 1980).Univ. ~anaf (Ir. Lisdar A. UPLB. UI. (MSc. (PhD. 1%5) 23. 1987) 21. (Ir.. Tjahjono Samingan (Ir. Ph' ippines.Ignatius ~Aadiono (Ir.. 1983) 20.

1980) 31. 1979).of Ulimik. UI. 1983) 29. IPB. 1971). IPB. 1%3). Machmud Natasaputra (Ir. Puspa Dewi Tjondronegoro (Ir. (MSc. 1978) 32 H. Okky Setyawati D. Name Soegiri @rh. UI. USA. Nampiah (Ir. 197 . (Drh. Trenggono K. 1976) 25. . 1%9). 1%1). 1980) 26. IPB. IPB. US. IPB: 1976) 30. 19S) 27. Soetarmi Tjitrcsom (Ir. (MSG Univ. IPB. (Dr. UNSUD. IPB. 33.(PhD. IPB. IPB. (MS. USTL. (PhD. IPB. hfkhigm State Umv. 1985) 23..(Prof.M. (Ir. S. .of Illinois. 1975).Rita Megia (Dra.24. 1969). USA. (Prof. of Ilkis.Said Harran (Ir. Midup State Univ. h (PhD. Ratna Siri Hadbe$omo Ir. France. Unrv. (MSG Univ. UGM. 1%0). R.

43. IPB. (D&.Tri Heru Widarto (Ir. UGM. Rini Suiistijorini (Ir. Utut Widiastuti (Ir. L985) 45. IPB. 1982) 42 Yohana Caeda S. (Dra. dm.USA. IPB. 1986) 44. (Ir. Ynlia Lestari (Ir. IPB. (PhD. IfB. 1986) 46. Miftahudin (Ir. W3). (Dra. Suharsono (Ir. 1985) 37. Western Australia. Sri Socxladyati T. 1981). 1985) 40. IPB. UGM. 1%7) 38. Taruni Sri Prawasti (Ir. (MSc. IPB. 1981). UK. (MSG North Wales. Soetikno Slamet S. Warti Sumarsini (Ir.1986) 41. Japan. 36. 1987) 47. IPB..Em) 35. Tedja Imas Dj. 1976). 1987) . UGM. 19n) 34. Ence Danno Jaya Supem (Ir. 1%1) 39. IPB. Tokyo Univ. IPB. (MS. WAD. Soekisman T'itrcsemito (3Sc.

1987) 5. IPB. IPB.1. Hadi Sumarno or. (MS. IPB. 1989) 10. 1W) 6. IPB. (MS. 1987) 11. Fahren Bum (Ir. l. IPB. Purdue Univ. 1980). W36) 2 Amril Aman (Ir. I=). Prjatsono (Ir. W36) 4. Nur Aidi (Ir. ITB.I Wayan Mangku (Ir. l983) 8.983). (MSc. IPB. Effendi Syahril @rs ITB. IPB. Garnadi @rs. Nugrahani (Ir. Helwah Balk ma. 1987) 7. USA. IPB. D. rn) 9. 1P85) l2 M. Natalisa (Ir. (MMath. Heru T. Univ. IPB. 1984) 3. Budi Suharjo (Ir. IPB. Endar H. of Waterloo. ITB. 1982). Canada.. IPB.S. 1- . Agah D.

IPB. =7 Malang. Univ.1981) 17. IAIN.1986) 9.984) 1.USA. 1981) 6. Didin Hafidhuddin M. 1=) 2 Ahmad Djuwacni (Drs. 1987) 4. NCSU. E.13. USA. IPB. Yogya. 1984) 7. Lantip .lXniqd1 Sulistiarti (Dra. 1973). Fatkul ArSn (Ir. Barus (Dra. IPB. (MSc. Sri Nurdiati (Ir. NK Kutha Ardana (Ir. IPB. Irma Rosita G. Syamsudin (Drs. (MS. 1980) 3. 1978) 5. (Phd. KIP. Nur -yas (Drs. l97'7). Siswadi (Ir. l. IPB. IAIN. 1985) 16. 1988) 14. UGM. 1978). IPB. @rs. of Minnesota. IAIN. Retno Budiarti (Ir. Jakarta. KIP. 1984) 15. Alfa @ra.

UNTAG. IAIN. 1984) 12 Nurhaida Hasan (Dra. W Malang. IIUP Mahg. Muhammad Tbnthowi DJ @rs. Nhwati (Dra. Komariah Fim (Drs. T. 1974) U. 1974) .Warsidipraja (Drs. 1984) 11. (SH. 1968). UI 1985) 10. IAIN.

Akrom (Drs. 1984). Tatie Soedcwo (Dra. 1985) 17. 1988) 16. UI. 1990) 15. Ani Parjayanti (~ra. LAIN. Laksmi Arianti (Dra. (MA. A. 1986) .14. Univ. ofSidney. WAD. UNDIP.

wilayah dan atau daerah. Di samping melaksanakan penelitian. Pembii penelitian di IPB. penelitian kerjasama antar perguruan tinggi clan badan lainnya di dalam dan luar negeri untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional. maka Lembaga Penelitian IPB mempunyai fungsi melaksanakan penelitian ilmiah murni dan mengembangkan teknologi.111. simposium. dan penerbitan majalah dan buletin ilmiah. LEMBAGA PENELITIAN FUNGSI Lembaga Penelitian IPB mempunyai tugas untuk melaksanakan pembinaan ?an pengembangan ilmu pengetahuan. Lembaga penelitian IPB juga menyebarkan hasilbasil penelitian melalui lokakaqa. seminar. dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas. Untuk melaksanakan tugas tersebut. terutama dilakukan melalui seminar metodologi penelitian pada berbagai tingkat clan hibah dana penelitian. .

Ir. Endriatmo Soetarto.ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua : Dr. Justita Zainuddin Ke ala Sub Bagian %rogram : Euis Sartika Ke Sub emu ala Bagian : M. Djupri BA Di dalam sistem organisasi Lembaga Penelitian IPB terdapat empat pusat penelitian. Kepala :Prof. Ir. Irawadi Djamaran Kepala Tata Usaha : Ir. Pusat Studi Pernbangunan (PSP). Dr. Sajogyo Sekretaris Eksekutif : Dr. Lutfi I Nasoetion Sekretaris : Dr. MA . Ir. Susunan organisasi pusat-pusat tersebut adalah: 1.

Ir. Dr. Pengelolaan Wilayah Pesisir c. Dr. Ir. U. SMP Tjondronegoro b.S. Pengkajian Dampak Pembangunan pada L-gan b. Achmad Bey : Ir. Ir. Industrialisasi Pedesaan : Dr. Pusat Penelitian Lingkunpn Hidup (PPLH) Kepala Sekretaris Eksekutif Pengelola Pqram a. MSc c. Pembanngunan Pertanian (Mencakup Sistem Usaha Tani) :Prof. A. Msc : Dr. Soeharjo d. Soeratno Partoatmodjo : Dr. Mangara Tambunan 2. Dr.Pe~tgelola Program a. Inventarisasi Sumberdaya Alam dan Lingkd. Ir. Aris Prijanto. Kesejahteraan Rakyat dan Peranan Wanita : Prof. MSc : Koesoebiono. Wiradisastra . Ir. Pengkajian dan : Prof. Pudjiwati Sajogyo. Sumberdaya Manusia dan Kependudukan : Prof. Dr.

Ir. Husen.Pengembangan Satwa Primata : Dr. Norman R. Pengelolaan Wilayah Pertanian Lahan Kering :Dr. Sarsidi Sastrosumarjo f. Penanggung Jamb Laboratorium : Yahya A. Azwar e. MS .

Ir. Analisis dan Pengembangan Produksi : Dr. Rizal Syarie& DESS Sekretaris Eksekutif :Drh. --labamtorirnn daa Baagsal Percatohao :Dr. Tatit Bunasor. P-Proses dan Rancang Bangun : Sutedja Wuaatmac&~. Paphqan Gm : Dr. MSc 2 Penanggnagjawab Laboratorium Fa dm . Deddy Muchtadi. Msc 1. MSc b.$' pw : Dr. Penanggmg jawab Laboratorium Mikrobidogi pangan : Drh. Ir. MSc a. Djundjung Daulay. Msc d. Djunjung Daulay. Dcddy Fardiaz.. MSc c. Ir.

Rizal Syarief.B.Keteknikan P-Dr. DESS 3. ~anajer Bangd :IG. Satria Tanaya. Penaaggrmg jawab Kirnia Pangan dan Gi : Johnson Parulian S. Ir. MSc 4. SH .

4. ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua :Dr. Kuntjoro . Pusat Pengembangan Wilayah Pedesaan Kepala :Prof. teknologi. Tantan R. Kepala Tata Usaha :M. H. Dr. Ir. melpengembangan pola p+mby wilayahldaerah melalui ke 'asama antar Perguruan lnggr an Badan lainnya di dalam dan B uar negeri. yang mencakup antara lain: &-a 1. Ir.Fungsi Lembaga Pengabdian pada Masyarakat lnstitut Pertanian Bogor sesuai SK Rektor IPB No. dan see. Sjafri Mangkuprawira vv Sekretaris :Dr. meningkatkan relevansi program IPB dengan kebutuhan masyarakat. melaksanakan urusan Tata Usaha Lembaga. Ir. membantu masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. 2. 3. Ardjo Sudibdjo 1. mengamalkan ilmu pengetahuan. 5. Wiradarya. 014/Um/1989 adalah pengamdan ilmu \ pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas yang ditujukan pada masyarakat.

Surdiding Ruhendi. Moentoha Selari. MS 2. Abdul Gani Amir Siregar. MS 3. . Ir. MS Sekretaris :Ir.Sekretaris : Ir. Pusat Pendidikan dan Pelayanan pada Masyarakat Kepala : Drh. Ir. M. Pusat Pengelolaan dan Pemgembanp KKN Kepala :Dr.Sc Sekretaris :Dr. M. Aminuddin Saleh.Sc. Oteng Handjaja.

Aida Vitayala Sjafri Hubeis Sekretaris : 11. dan konsultasi pembangunan pada masyarakat. Nyata 0 Kuliah Kerja Nyata merupakan kewajiban iatrakurkler bagi . kliah Kuf. 3. Ir. 4.Pertanian Bogor adalah: 1. pernantauan dan evaluasi pembaagunan.4. KaJi Tin& Kaji Tindak merupakan kegiatan langsmg dalam pengamalm ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara mengintegrasikan hasil penelitian yang diterapkan pada masyaralrat. Lina Karliyenna. MS Bentuk-bentuk kegiatan pengabdim pada masyarakat oleh Institut . Pusat Pendidikan clan Latihan pada Masyarakat Kepala :Dr. 5. Pendidikan pada Maspalcat Pendidikan pada Masyarakat merupakan penyelenggaraan penataran atau pelatihan untuk berbagai bidang dan tingkat profesi di masyarakat. Pelayanan dan Penyuluhan Pelayanan dan Penyuluhan merupakan penyelenggaraan bimbii penyuluhan. Pengembangan Wilayah Pengembangan Whyah merupakan kegiatan penyusunan berbagai rencana. 2.

.para mahasiswa Strata satu dalam upaya menunjang pembangunan melalui kegiatan-kegiatan mahasiswa yang berlandaskan keahlian profesinya.

-Hama dan bnhan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian -Agriiisnk Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Ekon4Pertanian dansmberdaya Ilmu Tanah Ilmu Tanah 2 Kedokteraa Anatomi Sains Veteriner Hewan Fisiologi dan Farmakohgi -Kedokterau Hewan .No. Benih Arsitekhw Pertamrnan -Gizi *-" rdaya Sum Keluarga Hama dan Penyakit Tum. Fakultas Jurusan Program Studi 1. Pertanian Budidaya Pertanian -Agronomi Tek.

Reproduksi dan Penyakit Hewan dan Kesehatan Parasitologi dan Patdogi Klinik Veteriner .

. TeknologiPertanian 7.4. Matematika dan IPA No. Peternakan 6. Fakultas Jurusan Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan -Peqolahan Has11 Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan -Sobid Ekonomi Perikanan -Ilmu Teknologi Kelautan* Produksi Ternak -Prodllksi Ternak Nutrisi dan Makanan Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Manajemen Hutan -Manajemen Hutan Teknologi Hasil Hutan -Teknologi Hasil Hutan Konse~asi Sumberdaya -Konsemasi SumHutan berdaya Hutan Mekanisasi Pertanian -Keteknii Pertanian Teknologi Pangan dan Gizi -Teknologi . .

. Pangan Teknologi Industri Per--Telrnologi Intanian dustri Pertanian Kirnia -Kimia Geofisika dan Meteorologi -Agrometeorologi jar jauh peF -Pengetahuan Alam Statistihi -Statistika Matematika -Maternatika Biologi -Biologi Mata Kuliah Dasar Umum Progrm Studi bTekaologi Kctutra diwh deh dm Jurwan MSP dm PSP 423 .

Drh. H. M. Juju Wahju 12. Edi Guhardja 11. Dr.Ir. Barizi. Dr.Dr. Prof. Prof. Justika S.Dr. Aman Wlrakartakusumah. Nama Lengkap Keterangan 1. Dr.NAMA NAMA ANGGOTA SENAT IPB No. H. Dr.Dr. Sitanala Arsyad 2.Ir. Sunarja Prawiradisastra. Prof. MSc 16. Sjafri Mangkuprawira 14. Dr. MA 8. Sjafrida Manuwoto 4. ME. MSc 7. Mirnawati Sudarwanto 17. Dudung Darusman. H. Prof.Ir. Prof. Dr. Lutfi Ibrahim Nasoetion 13. Dr.Dr.Ir.Ir.Ir. Sigit 5.Dr. Ismudi Muchsin 6.Ir.Ir. H. . Sing& H. DI. Ldy Amalia Sofyan. H. MSc 9. Soeratno Partoatmodjo 3.Dr. Baharsjah. R. 10.Ir. Dr. MSc 15. Prof.

Dr. Prof. Drh.Dr.Ir. Dr. Padlinu rjaji 21. Dr. MSc 25.Ir.Ir. Muhammad Eidman. MSc 18. Prof. Dr. Sajogjo 29. Ms 28. Prof. M.Ir. Drs. Asi Halomoan Napitupulu.Ir. Hidayat Syarief. AA. Mattjik 27. MSc 24.Dr. H. Djundjung ~aula~. Barnbang Djatmiko 22.Ir. Soemartono Sosromarsono 30. Dr. MSc 23.Ir. Ir. Iding M. Pang Suwignyo. Anwar Nur.Ir.Ir. MSc 20. H. Sumono Rukadi 26. Amris Makmur Ketua Senat/Rehor IPB Sekretaris Senat/Guru Besar FKH Anggota Senatpekan Faperta Anggota Senatpekan FKH Anggota Senat/Dekan Faperikan Anggota Senat/Dekan Fapet Anggota Senatpekan Fahutan Anggota Senatpelcan Fateta Anggota Senatpekan FMIPA Anggota Senatpekan FPS Anggota Senatpelcan Fapoltan Anggota Senatfietua Lembaga Penelitian Anggota Senatpetua . MSc 19. H. Dr. Soe&sono.Dr.

LPM Anggota Senat/Wakil Faperta Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senatwakil Fapet Anggota Senat/Wakil Fahutan Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil PPS Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Gu~ Besar Faperta .

Pr0f. Prof. E.Dr. Mozes R.P. Gatut Ashadi 51.Dr.h.h.31. I Gusti Bagus Teken 44.Dr. Pr0fDr. Prof.I.I.Dr. Oetit Koswara 32.Dr. Sjarnsoe'oed Sadjad 39. Pr0f. Prof.S.h.Ir. Pr0f. Prof.Dr. Prof. Roekasah Adiratma 46.I. Pr0fDr. Prof. R. Prof.Ir.Dr. Sjarifuddin Bahatsjah 37. Prof. Kuntjoro 41. Prof. Prof. Pr0f.Dr.Dr. Juhara Sukra 48.Dr. Prof.Dr. H. H.Ir.Dr.Ir.Dr.Dr. Prof.Dr. Soebadi Partodihardjo 49. Masduki Partadiredja Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta . Goeswono Soepardi 33. Achmad Surkati Abidin 35. Prof. Rusmilah Suseno 34. SM.Dr.Ir. Prof. Sarsidi !h&rosumarjo 45.Ir.Dr.Dr.Dr.Ir. Achmad Soeharjo 43. Siqa 42. Pudjiwati Sajogjo $. Prof. Tjondronegoro 38.Ir. Kusmat Tanudimadja 47. Toeiihere 50. Affendi Anwar 36.

Soewondo Djojosoebagio Anggota Senat/Guru Besar F K H 53.Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar F K H Besar Faperta Besar Faperta Besar Besar Faperta Besar F K H 52.Dr. Tb. Djokowoejo Sastracllpradja Anggota Senat/Guru Besar F K H 54. Prof. Prof.Dr. Supan Kusumamihardja Anggota Senat/Guru Besar F K H 57. Soeprapto Soekardono Anggota Senat/Guru Besar F K H 56.Dr. Achjani Atmakusuma Anggota Senat/Guru Besar F K H 55. . Prof. Prof.Dr.Dr. Prof.

Eddie Gurnadi Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet .H. R. Asikin Natasasmita 63.Dr.Dr. Imam K Abdulgani 67.Dr. R. Ichsan EffendiNSc Anggota Senat/Guru Besar Faperikan 59. Prof.Dr.Dr.Dr. D. Reviani Widjajakusumah Anggota Senat/Guru Besar F K H 58.Prof. Prof. Prof. Prof. M. Margono Slamet 62.T.Dr. Prof. Dawan Sugandi 61. Prof. Harimurti Martojo 60. Dr. Prof.Dr. DJ.Dr. Aminuddin Parakkasi 66. Prof.Dr.Dr. Adi Sudono 64. Prof. H. Prof. Samosir 68. Sihombing 65. Prof.

)a 73.69. ProfDrJr.S. ProfDrJr. ProfDrJr. ProfDr. Haman Haaurma Js Angota Senat/Guru Besar Fapet AnggomSenat/Guru Besar Fapet ADgguca Seaat/Guru Besar Fahutan Aqggora kat/Guru Besar Fahutan . Rahardjo S 76.. Rudy T-tag 74. ProfDr.H.MSc 75.Ir. Bsihaqi H. It ltbannt souhqp. ProfDrJr.dan w1. Sujono SujoturrmK. ProfDrk. Dr. 72 Prof&k.RdhiRubiniAtmEandJ. Slrtrisno Hadi 78. KartbhM XJ. Ahmad 71. 77. PrdDrk..

ProfDr. Prof&. H. ProfDrJrGunararan Suratmo. AaggotaSaw/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggom Senat/Guru Besar Fahutan Aaggaa Scnat/Guru Besar Fahutan 79. MDrk. H.G. ProfDr. MF Anggoa Scm/Guru Besar Fahum 80. bkh Nasouion 84. 85. F. Soanmo Tjjo Anggoar Scnat/Guru Besar Fateta 81.Anggota Sglat/Guru Besar Fahutan . ProfDrJr.I. Prof&. DjoLo Sudan110 M. . Winuno 82 Prof-DrW&5ljwhTjj 83. Sitti Soaarmi Tjo 86.

Aisjah Girindra -Senat/Guru Besar Fateta Aaggocr S~W/GUN Besar Fateta Anggota Senat/Guru Besar Fmipa hggota Scnat/Guru Besar Fmipa Anggota Senat/Guru Besar Fmipa Anggata Senat/Guru Besar Fmipa Seaat/Guru Besar Fmipa .NawanpriSugiri 87. ProfDr.

323081 Fax. . Bogor. Ti*. BaranatrPSiang.285 BIRO ADMINISTRASI UMUM (W Jalan Raya Pajajaran. 3230SVPwawPt 203. BarBogor. 205.LAMPIRAN 111 ALAMAT gANTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR KANTOR PUSATrnrnRAT Jalan Rap Pajajaran. Gunung Gede. 312708 BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN gEMAwsISwmw Jalan Raya Pajajaran. Ti*. Bogor 16144.

Bogor.Tilp. 314980 PUSAT ANTAR . Tilp. Bogor. 328140 -BAGA PENEL(IJP) Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Bogor. 321024 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN TEKN0UK.I PANGAN (PUSBANGTEPA) n.328105 LEMBAGA PENGABDIAN PADA MAmmmAT Jalan Raya Pajajamq Baraaaq&q.218 LEMBAGA SUMBERDAYA INFO-1 (LSI) Kampus IPB Darmaga. -US IPB D~ Bogor. 327751 dan 32308lJ Pesawat 293. 321024 PUSAT PENELITIAN LING KUNGAN HIDUP Kampus IPB Darmaga. Tilp. Telp. Tilp. Gunung Gede. Tilp.

323161-322057 -32#H8 .UNIYERSITAS (PAW Kampus IPB Darmaga. 237 FAKULTAS KEDOgTERAN HEWAN @W Jalan Taman kencana No. Tilp. Telp. Tilp. 1. Bogor. Bogor. 6. 323848 FAKULTAS PERTANIAN (FAPERTA) Jalan Raya Pajajaran. Tilp. Bogor. 311804 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN BIOLQGI TROPIKA (BIOTROP) Jalan Raya Tajur Km. BarBogor. 32308l/Pesawat 27l.

PAKULTAS PERIKANAN (FAPEIUKAN) Kampus IPB Darmaga. 321810. 321061. Gunung Gede. Bogor. Bogor. Kotak Pos 122.321819 FAKULTAS MATEMATMA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FAMIPA) Jalan Raya Pajajaran. 321567 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) Kampus IPB Darmaga. Bogor. 32308lPesawat 206. Tilp. Kotak Pos 69. Tilp. Bogor. Tilp.254 PROCRAM PASCA SARJANA (PPS) . 207. Bogor Tilp. Tilp. Baranangsiang.321062 FAKULTAS KEHUTANAN (FAHUTAN) Kampus IPB Darmaga. 322167 FAKULTAS PETERNAKAN (FAPET) Jalan Raya Pajajaran.

Baranangsiang. 321024 UPT KOMPUTER Jalan Raya Pajajaran. Bogor. 323081/Pesawat 200 BADAN PENGEMBANGAN (BPI Jdan Raya Pajajaran. Baranangsiang. Bogor. Baranangsiang.Jalan Raya Pajajaran. Baranangiang. 32308VPesawat 202. 32308lPesawat 815 UPT PERPUSTAKAAN PUSAT Kampus IPB Darmaga. Tilp. Bogor.264 DIREKTORAT TINGKAT PERSWAN BERSAMA (DTPB) Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Bogor. Tip. Tilp. Baranangsiang. 32308Wesawat 244 . Tilp. 32308VPesawat 2J2 LABORATORIUM BAHASA Jalan Raya Pajajaran. 32308Wesawat 245. Tilp. Baranangsiang.213 BIMBINGAN KONSELING Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Bogor. Tip. Tilp.

Baranangsiang. Bogor. Tilp. Tip. 327363 POS SATPAM IPB PUSAT Jalan Raya Pajajaran. Gunung Gede. Tilp. Bogor. 32308UPesawat 289 POSKO MENWA IPB Jalan Raya Pajajaran. Bogor. 323081/Pesawat 215 . Baranangsiang.PUSAT KEGIATAN MAHASISWA (PW Jalan Raya Pajajaran.

TAJUR 10. DARMAGA 5. GUNUNG WALAT 11 . PASIR SARONGGE 1 1. SUKAMANTRI 9. SINDANGBARANG 7. PASIRKUDA 8. CIKARAWANG 4. BABAKAN 3. CIBODAS 6. JONOGOL 2.f LOKASI KAMPUS DAN KEBUN PERCOBAAN IPB 44UT JAWA KETERANGAN : m KEBUN PERCOBAAN 1.

PETA SlTUASl KAMPUS IPB TAMAN KENCANA .

FAKULTAS PERTAMAN 2. FMULTAS TCKNOUMI PEATANIAN 22. AGRAMAPUTERI 10. AUANGUBEL 8. WSBANGTEPA 14. KEBUN PERCOBMN AQRONOMI. LEMW SUMRERDAYA INFORMASIPRXRAM PENDDWN JARAK JAUH 20. BP3!iP 15. PERUMAHANPKUWN IPB 18. KEBUN PERCOBMN UNllJK PROORAM DIPLOMA 12. QEWNOOUH RAGA a. PENJERNIHAN AIR ll . 'LANDHU18' 5. KMAM P RR(ANAN 18. PENJERNiMNA)CI 7. WSAT PENamAN LlNQKlJNGAN HIDUP 21.f I PETA SITUASI KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR ( LUAS HA KETERANGAN: 1. MBVN PEACOBMN BABAKAN 17. PEAWIUHAN DOSEN 11. RUANQKWUH 13. ASAMMPVTERA 0. MENAPA AIR BAR) 23. FAKULTAS KEHUTANAN 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful