P. 1
IPB

IPB

|Views: 1,981|Likes:
Dipublikasikan oleh Sander Manganju Silalahi

More info:

Published by: Sander Manganju Silalahi on Mar 31, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/24/2013

pdf

text

original

BUKU PANDUAN t PROGRAM SARJANA 1990 1994 INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Hal. KATA PENGANTAR ................................... vii I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR .................... 1 A. GAMBARAN UMUM ........................... 1 Sejarah Ringkas ..................................1 Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor ............. 2 Definisi Pertanian dalam Arti Luas ................. 2 Modal Dasar Institut Pertanian Bogor ............... 2 Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor .............. 2 Pengertian Lambang ............................. 3 Organisasi Institut Pertanian Bogor ................. 3 Lokasi Kampus .................................. 3 B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN ........... 4 Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan ................ 4 Unit Pelaksana Teknis Komputer ................... 4 Laboratorium Bahasa ............................. 5 Percetakan ...................................... 5 Penerbitan ...................................... 5 Pelayanan Kesehatan ............................. 5 Apotik ........................................ 5 Pelayanan Pos dan Telekomunikasi ................. 5 Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan ............ 6 Bimbiian dan Konseling ......................... 6 Beasiswa ........................................ 6 Asrama Mahasiswa ............................... 6 Fasilitas Olah Raga Mahasiswa ..............

7 Pelayanan Bank .................................. 7 Kafetaria ....................................... 7 Aula dan Gedung Serba Guna ..................... 7 Tempat Peribadatan .............................. 7 Himpunan Alumni ............................... 8 C. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL ..... 9 Pimpinan ........................................ 9

Hal. Pembantu Pimpinan .............................. 9 Unsur Pelaksana ................................. 9 Unsur Penunjang .............................. 11 Badan Non Struktural .......................... 11 I1 . PELAKSANAAN PENDIDIKAN ..................... 12 A. UMUM ..................................... 12 Tujuan Umum Program Stratum 1 (S 1) ....... 12 Pengertian Dasar .......................... 12 Masa Pendidikan .......................... 13 Tata Tertib Perkuliahan ..................... 13 Tata Tertib Ujian .......................... 14 Sanksi Akademik .......................... 16 Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan .... 16 Sumbangan Pembinaan Pendidian ........... 18 Kalender Akademik IPB Tahun 199011991 ..... 18 B. JENJANG PENDIDIKAN .................... 21 1. Tingkat Persiapan Bersama ............... 21 1.1 Tujuan Pendidikan .................. 21 1.2 Organisasi dan Personel ......... : .... 21 1.3 Kurikulum .........................231 1.4 Silabi .............................. 22

2. Fakultas Pertanian ....................... 28 Tujuan Umum Program Sarjana (SI) ....... 28 2.1 Tujuan Pendidikan .................. 28 2.2 Sistem Pendidikan ................... 28 2.3 Organisasi dan Personel .............. 29 2.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 34 2.5 Silabi .............................. 59 2.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 103 3. Fakultas Kedokteran Hewan ..............115 3.1 Tujuan Pendidikan ..................115 3.2 Organisasi dan Personel .............. 116 3.3 Program Studi dan Kurikulum .........118 3.4 Silabi .............................. 121

Hal. 3.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 136 4. Fakultas Perikanan ....................... 143 4.1 Tujuan Pendidiian .................. 143 4.2 Organisasi dan Personel .............. 143 4.3 Semester Bersama Fakultas Perikanan . 145 4.4 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .146 4.5 Silabi ..............................158 4.6 Direktori Tenaga Pengajar ........... 193 5. FakultasPeternakan ..................... %1 5.1 Tujuan Pendidikan .................. 201 5.2 Organisai dan Personel ............... 201 5.3 Program Studi dan Kurikulum ......... 203 5.4 Silabi .............................. 205 5.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 226 6. Fakultas Kehutanan .....................233 6.1 Tujuan Pendidikan .................. 233 6.2 Organisasi dan Personel .............. 234 6.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum . 235 6.4 Silabi ..............................246 6.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........280 7. Fakultas Teknologi Pertanian .............. 285 7.1 Tujuan Pendidikan ..................285 7.2 Organisasi dan Personel .............. 285 7.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .288 7.4 Siiabi ..............................304 7.5 Direktori Tenaga Pengajar ........... 333 8. Fakultas Matematika dan IPA ............. 339 8.1 Tujuan

Pendidikan ................... 339 8.2 Organisasi dan Personel .............. 340 8.3 Jurusan, Program Studi dan Kurikulum .343 8.4 Silabi ..............................364 8.5 Direktori Tenaga Pengajar ...........416

Hal. I11 .LEMBAGA PENELITIAN .......................... 423 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 423 IV. LEMBAGA PENGABDIAN PADA MASYARAKAT . . 426 Fungsi Organisasi dan Personel ........................ 4% LAMPIRAN -LAMPIRAN ............................. 428

KATA PENGANTAR Tidak berbeda dengan tahun-tahun sebelurnnya, Buku Panduan IPB ini mengalami perubahan dan perbaikan yang disesuaikan dengan perkembangan, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku dengan .memperhatikan masukan-masukan dari semua unit kerja di Institut Pertanian Bogor. Beberapa perubahan dan perbaikan yang diiakukan dalam Buku Panduan ini di antaranya: mata kuliah, silabus, peraturan administrasi akademik, pimpinan, dan dosen serta sarana dan prasarana kampus. Dengan diterbitkannya Buku Panduan ini diharapkan agar semua staf pengajar dan mahasiswa mempunyai pedoman di samping penjabarannya secara rinci berupa pedoman yang diterbitkan di Fakultas. Mudah-mudahan Buku Panduan ini dapat bermanfaat. Kritik dan saran senantiasa kami nantikan demi penyempurnaan panduan ini. Kepada semua pihak yang telah membantu penerbitan panduan IPB kami ucapkan terima kasih. A.n. Rektor Pembantu Rehor 1, Prof. Dr.Ir. H. SADAN WIDARMANA, MSc. NIP. l3021U)44

I. INSTITUT PERTANIAN BOGOR A. GAMBARAN UMUM Institut Pertanian Bogor adalah kelanjutan hidup dari lembagalembaga pendidikan menengah dan tinggi pertanian dan kedokteran hewan pada awal abad ke-U) ini, didirikan berdasar S.K. Menteri PTIP No. 9U1%3 dan disahkan oleh S.K. Presiden RI No. 279111965. Sejarah Ringkas Tahap Embrio (1941-1%3), dimulai dengan pendirian "Landbouwkundige Faculteit-ada tanggal 31 Oktober 1941, disusul dengan pembentukan Perguruan Tinggi Kedokteran Hewan pada tahun 1946. Pada tahun 1948 perguruan tinggi ini dijadikan "Faculteit voor Diergeneeskunde"di samping "Faculteit voor Landbouwwetenschappen" yang menjadi bagian dari "Universiteit van Indonesien di Kampus Bogor. Setelah mengalami beberapa perubahan nama, kedua fakultas ini pada tahun 1%3 memisahkan diri dari Universitas Indonesia untuk menjadi Institut Pertanian Bogor. Tahap Kelahiran dan Pertumbuhan (1%3-1975), ditandai dengan lahirnya beberapa fakultas baru yang menjadikan IPB semakii mampu dalam menangani pendidikan tinggi pertanian. Pada tahap ini IPB mempunyai 6 fakultas, yaitu Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan, Peternakan, Kehutanan serta Rknologi dan Mekanisasi Pertanian. Pada akhir tahap ini dibentuk pula Sekolah Pasca Sarjana. Sejak tahun 1976, IPB memasuki Tahap Pendewasaan yang ditandai dengan proses pelaksanaan Rencana Induk Pengembangan di Kampus

Darmaga, Bogor berdasarkan pertumbuhan jumlah civitas akademikanya. Dua fakultas baru lahir pada tahap ini, yaitu Fakultas Politeknik Pertanian dan Fakultas Matematika dan Ilrnu Pengetahuan Alam. Adapun Sekolah Pasca Sarjana dijadikan Fakultas Pascasarjana dan Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian diubah namanya menjadi Fakultas Eknologi Pertanian. IPB telah dapat membuktikan dirinya sebagai perguruan tinggi terkemuka, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Sebagai pelopor pengembangan pertanian modern, IPB telah melahirkan berbagai gagasan yang setelah melalui proyek percobaan

dijadikan model bagi pengembangan pertanian nasional. Dalam bidang pendidikan tinggi, IPB menjadi pencetus dan pelopor studi sarjana 4 tahun, penerimaan mahasiswa berbakat, serta perintis pembentukan Sekolah Pasca Sarjana &Indonesia. Pada saat ini IPB menerima mahasiswa baru melalui jalur Undangan Seleksi Masuk IPB (USMI) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) dengan jumlah sekitar 1.650 orang setiap tahun. Falsafah Dasar Institut Pertanian Bogor Institut Pertanian Bogor adalah Perguruan Tinggi yang merasa berkewajiban menjadi suatu pusat pengembangan masyarakat Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 melalui pembangunan pertanian ddam arti luas yang dilaksanakan melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Definisi Pertanian dalam Arti Luas Dengan Pertanian dalam Arti Luas dimaksudkan seluruh mata rantai proses pemanenan energi surya secara langsung dan tak langsung melalui fotosintesis dan proses pendukung lainnya untuk kehidupan manusia, yang mencakup aspek ilmu pengetahuan, teknologi dan kemasyarakatan. Modal Dasar Institut Pertanian Bogor Modal dasar Institut Pertanian Bogor adalah: 1. Perangkat lunak yaitu staf engajar Institut Pertanian Bogor, yang terdiri atas tenaga akademi E dalam berbagai bidang dan jurusan. 2. Perangkat keras yaitu gedung-gedung, laboratorium, lapangan percobaan dan sarana lainnya yang menjadi tempat melakukan Tridarma Perguruan Tinggi. 3. Perangkat kokoh sebagai hasil interaksi perangkat lunak dan eran at keras berupa motivasi untuk selalu berusaha menempaten 8.

rl di garis depan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan Dasar Institut Pertanian Bogor Tbjuan dasar Institut Pertanian Bogor addah: melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi sesuai dengan falsafah dasarnya, pemanfaatan, pelestarian dan pengembangan modal dasar dengan efsien untuk kepentingan kemanusiaan dan masyarakat di masa kini dan masa depan.

Pengertian Lambang Lambang Institut Pertanian Bogor mencerminkan pertumbuhan Institut Pertanian Bogor sebagai suatu lembaga pendidikan sumber ilmu dan teknologi, dan akan seldu maju, tumbuh terus dan mengamalkan Tkidarma Perguruan Tiggi dengan berlandaskan Panwila. Bentuk bundar menggambarkan bahwa ilrnu tersebut tidak ada batasnya, selalu berkembang dan bertambah. Warna dasar biu melambangkan bahwa Institut Pertanian Bogor termasuk kelompok teknologi. Gambar buku terbuka melambangkan Institut Pertanian Bogo~ sebagai suxiber ilmu. Cabang tiga yang timbul dari buku melambangkan Tridarma Perguruan Tinggi. Kelima ujung helai daun melambangkan lima Fakultas pertama pada waktu IPB berdiri dan bahwa Tridarma itu dilaksanakan berasaskan Panwila. Organisasi Institut Pertanian Bogor Sesuai dengan S.K. Presiden No.46 Tahun 1982, Institut Pertanian Bogor dipimpin oleh Rektor dengan dibantu oleh para Pembantu Rektor. Rektor diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Republik Indonesia. Senat Institut Pertanian Bogor adalah badan normatif tertinggi di Institut, sedangkan di aingkat Fakultas terdapat Senat Fakultas yang diketuai oleh Dekan. Rektor adalah Ketua Senat Institut Pertanian Bogor. Dewan Penyantun Institut Pertanian Bogor adalah dewan yang mewadahi tokoh-tokoh masyarakat dan merupakan jembatan antara

masyarakat dan Institut Pertanian Bogor. Dalam menjalankan tugas-tugasnya, Rektor dibantu pula oleh Biro, Fakultas, Lembaga, Jurusan, Unit Pelaksana Rknis Institut Pertanian Bogor. Lokasi Kampus Kampus Institut Pertanian Bogor terdapat di empat tempat. Kantor Pimpinan, Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama, UPT Komputer, Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, Aula Institut Pertanian Bogor, Fakultas Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, dan Fakultas Pasca Sarjana bertempat di Kampus Baranangsiang, Jalan Raya

~gjajaran Bogor, Fakultas Kedokteran Hewan di Taman Kencana, sedangkan Fakultas Peternakan, sebagian Laboratorium dan Jurusan dari Fakultas Kedokteran Hewan, Lembaga Penelitian, dan Biro Administrasi Umum terletak di Kampus Gunung Gede. Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Gedung Kantor Pusat Antar Universitas (PAU), Fakultas Perikanan, Lembaga Sumberdaya Informasi, Perpustakaan Pusat, Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH), Kebun Percobaan Darmaga, sebagian Asrama Mahasiswa, dan Perumahan Dosen terletak di Kampus Darmaga, kurang lebih 12 km ke arah Barat dari Kota Bogor. B. KELENGKAPAN DAN PELAYANAN Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Perpustakaan Institut Pertanian Bogor mempunyai koleksi buku sekitar 2.021 judul dengan exemplar 3.097, majalah 940 judul dengan exemplar 2.170 dan 822 judul dengan exemplar 1.005dokumentasi IPB yang terdiri dari skripsi, tesis, disertasi dan karya tulis ilmiah staf pengajar IPB, serta koleksi pandang dengar yang terdiri dari: mikrofs 800 judul buku referensi dan 43 judul majalah, mikrofrlm 9 judul, kaset 50 buah dan slide50buah, yang terdapat di Perpustakaan JurusanSivitas Akademika Institut Pertanian Bogor berhak menerima pelayanan perpustakaan. Perpustakaan dibuka pada setiap hari kerja. Perpustakaan Pusat menerima pembuatan fotokopi Unit Pelaksana Teknis Komputer

. Pusat ini dilengkapi dengan komputer PERKIN ELMER 3.220 berkapasitas 300 MB. 2buah line printer LP-300.Gedung untuk pusat pengelolaan data ini terletak di Kampus Baranangsiang. Di samping itu tersedia pula 8 buah mikrokomputer IBM PCIXT dan dua buah printer IBM. Pusat ini menjadi laboratorium komputasi dan dikelola oleh Jurusan Statistik.Z buah disc drive 10 MB.

tersedia juga Cabang Apotik Kimia Farma yang berada di Kantor Pusat Baranangsiang. dan organisasi profesi.Laboratorium Bahasa Laboratorium ini dapat dimanfaatkan untuk latihan bahasa Inggris dan bahasa lainnya. yang dapat dimanfaatkan oleh setiap warga Institut Pertanian Bogor. publikasi. senat mahasiswa. Apotik Untuk memudahkan pelayanan pembelian obat-obatan yang tidak tersedia di Poliklinik IPB. bersifat umum. Penerbitan Berita Institut Pertanian Bogor merupakan media komunikasi antar Institut Pertanian Bogor di samping penerbitan-penerbitan berkala. jurusan. laporan atau tesis mahasiswa. Pelayanan umurnnya ditujukan kepada warga Institut Pertanian Bogor yang memerlukannya. ilmiah dan populer dari fakultas. Pelayanan Pos dan . Pelayanan Kesehatan Bagi warga Institut Pertanian Bogor disediakan klinii kesehatan yang terletak di Kampus Baranangsiang yang diasuh oleh tiga orang dokter dan dibuka setiap hari kerja. Percetakan Percetakan Institut Pertanian Bogor yang terletak di Karnpus Darmaga berfungsi untuk mencetak penuntun kuliah. bulanan. Laboratorium ini terdapat di Kampus Baranangsiang.

Di Kampus IPB Darmaga tersedia Warung Pos dan Telekomunikasi yang dapat melayani keperluan pos dan telekomunikasi seperti telepon. Taman Kencana. . telex dan facsimile.Telekomunikasi Pelayanan sarana komunikasi yang menyangkut keperluan surat menyurat. tab-. pengiriman dan pengambilan wesel paket. masing-masing berlokasi di Kampus Baranangsiang. pembayaran iuran TV dan lain-lain tersedia 3 buah Kantor Pos Cabang.

asrama Putri Darmaga. asrama Putri Baranangsiang. terdiri atas 10 asrama berkapasitas di atas 50orang. asrama Sylvasari. Pondok Darmaga di Darmaga. yang luar biasa kepandaian dan bakatnya. Bimbingan dan Konseling Bagi mahasiswa disediakan Tim Bimbimgan dan Konseling yang terdiri atas dosen-dosen yang disebut konselor dengan bantuan beberapa psikolog. yang orang tuanya tidak mampu. bangsa dan negara. baik mengenai pendidikan maupun masalah pribadi mahasiswa. Sukabumi. asrama Sylvalestari. Wsma . Asrama Mahasiswa Institut Pertanian Bogor menyediakan asrama mahasiswa dengan kapasitas penghuni sekitar 615 mahasiswa. yaitu asrama Ekalokasari di Tajur. Ekasari dan Velicia di Sempur. Selain itu juga mahasiswa IPB mendapatkan kesempatan memperoleh beasiswa dari pemerintah daerah. serta perorangan. Beasiswa Pemerintah memberikan beasiswa dan darmasiswa yang terutama ditujukan kepada mahasiswa tingkat dua. dan kehidupan kampus. penyesuaian cara belajar. yang orang tuanya telah berjasa terhadap negara. seluas 336 ha dan hutan pendidikan seluas lebih kurang 350 ha di Gunung Walat. penelitian dan pengabdian pada masyarakat. badan swasta. Pelayanan ditujukan terutama bagi mahasiswa tingkat persiapan untuk mendapatkan bantuan menghadapi kesukaran yang dialami. dan suatu waktu menunjukkan prestasi yang sangat berguna bagi masyarakat.Lahan Percobaan dan Hutan Pendidikan Untuk kepentingan kependidikan. Institut Pertanian Bogor menyediakan lahan percobaan yang lokasinya tersebar di Bogor dan sekitarnya.

dan sarana olahraga ringan.Raya di Jalan Ir. H. Sarana yang tersedia mencakup sarana untuk keperluan makan. Juanda. ruang rekreasi dengan radio dan TV. tidur. cuci. seterika. .

tersedia Aula Kantor Pusat IPB dan Ada Agronomi di Kampus Baranangsiang.Fasilitas Olahraga Mahasiswa Lapangan olahraga di Kampus Baranangsiang menyediakan sarana untuk olahraga atletik. Gedung Olahraga di Kampus Darmaga merupakan sarana olahraga ruang tertutup bagi warga Institut Pertanian Bbgor. Tempat Peribadatan Untuk kepentingan peribadatan khusus . Aula Ekalokasari di 'hjur. Adanya Bank tersebut di IPB menambah kelengkapan sarana pelayanan yang turut menunjang bagi para mahasiswa membayar SPP dan yang menyangkut perbankan. Pelayanan Bank BNI 1946 Cabang Bogor memberikan pelayanan bagi warga IPB dan masyarakat umum. Di Kampus IPB Darmaga telah dibangun Auditorium berkapasitas 4. Kafetaria ini melayani warga IPB dan umum. Aula dan Gedung Serba Guoa Untuk kesenian dan kegiatan lain yang memerlukan ruanglaula pertunjukan. di samping kafetaria yang disediakan oleh fakultas dan kampus lain. bola taw. Kafetaria Kampus Baranangsiang (Kampus Pusat) menyediakan pula kafetaria yang dibuka setiap hari kerja. Selain itu pada setiap fakultas disediakan pula sarana olahraga untuk warga IPB.000 orang. volley. dan Gedung Olahraga di Kampus Darmaga. sepak bola. bola basket dan softball.

Untuk liegiatankegiatan yang menyangkut pengembangan pendidikan agama. pembinaan kerohanian. . Di samping itu terdapat pula Mushalla di Kantor Pusat IPB dan Mesjid Al-Hurriyah di Kampus IPB Darmaga.bagi pemeluk agarna Islam. sosial. tersedia Mesjid Al-Gifari yang biasa menampung jamaah lebii kurang 800 orang. juga tersedia perpustakaan di Mesjid Al-Gifari IPB.

e. b. Untuk mencapai tujuan tersebut perhimpunan berusaha: a. Memanfaatkan hasil-hasil penelitian dan kemajuan ilmu yang ada di Almamater untuk kepentingan Alumni. dengan jalan memblna hubunganAlmamater dengan Alumninya dan antara Alumni sesamanya. d. menyelenggarakan hari Alumni di Kampus. Pimpi~tan Pedti~npurtart: a. Menyelenggarakan hubungan dan kerjasama yangerat'd~ngan perhimpunan-perhimpunan yan mempunyai sifat dan tujuan yang sama. baik di dalam maupun 8i luar negeri. Membina Almamater untuk dapat melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi Almamater. Pimpinan Pusat terdiri atas Dewan Penyantun dan Sekretariat yang ada di bawah Dewan Penyantun terdiri atas 10 (sepuluh) orang yang di ilih oleh dan dari para anggota dalam rapat anggota untuk masa . Men adakan inventarisasi men enai keadaan Alumni dalam arti yang k uas dan menyiarkan kepa d a segenap anggota hlmpunan. c. praktek-praktek mahasiswanya. menerbitkan berita berkala dan sebagainya. mengikutsertakan Alumni dalam perkembangan kurikulum. Menghimpun pengalaman-pengalaman para Alumni untuk disambung guna kepentingan Almamater dengan jalan mengadakan seminar-seminar. Mengikutsertakan Alumni dalam pemikirardpenyalurardmenempatkan tenaga-tenaga Alumni laimya. Membina Alumni untuk memenuhi tupasnya sebapai Sarjana sesuai dengan cita-cita Almamater. b. masyarakat dan sebaliknya.Himpunan Alumni Riwayat: Alumni Institut Pertanian Bogor pada pertemuannya yang berlangsung pada tanggal 5 September 1970 telah bersepakat membentuk Himpunan Alumni IPB (HAIPB) yang bertujuan untuk: a.

Perwakilan di tiap Propinsi diatur pelaksanaannya oleh Anggaran Rumah Tangga. (0251) 323081 dan 325393. b. Jalan Raya Pajajaran. Telp. Alamat: Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HAIPB) Kantor Pusat IPB.ja f atan 5 tahun. .

Eriyatno. H. Pengabdian pada Masyarakat (PR I) Pembantu Rektor II/Bidang : Dr.C. Ir. H. Administrasi dan Keuangan (PR 11) Pembantu Rektor III/Bi: Dr. Moh. STRUKTUR ORGANISASI DAN PERSONEL Rektor : Prof. MSc. Kepala (BAUM) Fakultas Pertanian (Faperta) Dekan : Dr. h. Pendidikan dan Pengajaran. MSAE ?q dang Kemahasiswaan (PR 111) PEMBANTU PIMPINAN Biro Administrasi Akade-: Ir. Dr. Abubakar Burniat. Anwar Nur.Sc. Sitanala Arsyad Pembantu Rektor UBidang : P-Sadan Widarmana. Penelitian. Kepala mik dan Kemahasiswaan Biro Administrasi Umum : Ir. Ir. Ir. Anshary Chaeruddin. Sjafrida Manuwoto ?q. . M.

M. Ismudi Muchsin. Dr. Sing$ H. DEA Fakultas Peternakan (Fapet) Dekan : Dr.Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Dekan : Prof. M.Ir. H. Muhammad Aman wirakarta-?T kusumah.Ir. H. Sigit Fakultas Perikanan (Faperikan) Dekan : Dr. Ir.Dr. H. MA PFakultas Teknolo Pertanian (~atet$ Dekan : Dr. MSc Lembaga Penelitian (LP) Ketua : Dr. Dudung Darusman. R. Lily Amalia Sofyan. Po? Fakultas Kehutanan (Fahutan) Dekan : Dr. Lutfi Ibrahim Nasoetion yw Lembaga Pen abdian pada Masyarakat .Dr. Ir. Edi Guhardja. Fakultas Matematika dan 1ku Pengetahuan Alam (FAMIPA) ~ekan : Prof.Sc. Barizi. MES Program Pasca Sarjana (PPS) Direktur : Prof. Ir.Sc.

Syafri Mangkuprawira PT .( I! PM) Ketua : Dr. H.Ir.

b~e&a Pendidikan TingkatPersiapan Bersama (TPB) Direktur : Dr.Ir. A.Ir. Ans0r.i Mattjik Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Kepala : Drs. H. Eriyatno. H. Edi Guhardja.Sc.Dr. H. M.UNSUR PENUNJANG Unsur Pelaksana Teknis (UPT) Komputer Kepala : Dr. Yan Pietter Saragh BADAN NON STRUKTURAL Badan Pengembangan (BP) : Prof.1r. Pallawarukka Lembapa SumberdayaInformasi (LSI) Kepala : Dr. MSAE ?v .

11. Pengertian Dasar Pengertian Semester Semester adalah satuan waktu terkecil untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan suatu jenjang. Menguasai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. maka tujuan Pendidikan Program Sarjana1 (Sl) adalah menghasilkan warga negara berk~al~kasi sebagai berikut: a. menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. e. maupun masalah yang dihadapi masyarakat. Artinya program pendidikan suatu jenjang harus lengkap dari awal sampai . Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi Yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam keglatan produkti ? dan pelayanan kepada masyarakat. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menemukan. 0212/U/1982. c. PELARSANAAN PENDIDIKAN A. Bersifat terbuka. khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. b. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi. UMUM Tujuan Umum Wogram Stratum 1 (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya. f. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. memahami. d.

usahanya dibagi-bagi ke dalam program per semester. besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa. seorang mahasiswa dalam menyelesaikan program satu jenjang lengkap. Pengertian Satuan Kredit Semester (sics) Satuan Kredit Semester adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa.akhir yang penyelenggaraannya dibagi sewa semesteran. besarnya usaha yang diperlukan untuk . Dengan pengertian ini.

serta besarnya usaha untuk menyelenggarb pendidikan di perguruan tinggi. 2.30 dikeluar i an dari Institut Pertanian Bogor. Mahasiswa yq tidak lulus pada suatu -at diberi kesempatan menslang di tmgkat bersan tan hanya selama satu tahun. Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa tercermin dalam laporan semesteran mahasiswa. Mahasiswa yang ada akhir suatu tahun akademik menda at Nilai Mutu Rata-rata &MR) tidak lebih daripada 1. Mata . 3.menyelesaikan suatu program (apakah program semesteran atau program satu jenjang lengkap). Artinya untuk mengikuti kuliah itu seorang mahasiiwa dibebani dengan beban studi sekian satuan kredit semester pada semester yang bersangkutan. Masa Pendidikan 1. Besarnya beban studi mahasiswa dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks) dalam suam mata kuliah. Lama masa pendidikan di Institut Pertanian Bogor bagi seorangmahasiswa Program Sarjana (S1) sampai lulus Sarjana adalah empat sampai enam tahun.

Mahasiswa Pr am Pertanian Bogor hanya diperkenankanxa kali selama masa pendidikan untuk mencapai gelar mengulang itu tidak boleh pada tingkat yang sama. Tata Tertib Perkuiiahan 1. 5. Mahasiswa yang berhalangan mengikuti kuliah/praktikum karena suatu alasan yang san at penting harus menyampaikanpemberitahuan -a tertu' kepada dosen mata kuliah yang bersanfcutan atau kepada Komisi Pendidikan Fakultas. Apabila telah diberi kesempatan mengdang satu tahun.kuliah yang wa'ib diulang ad 9'' ah mata kuliah yang memperoleh nilai mutu kurang dari c . tetapi ternyata tidak naik tingkat lagi maka mahasiswa tersebut dikeluarkan dari Institut Pertanian Bogor. Apabii mahasiswa menda at cuti sakit yang lama berdasar swat keterangan dokter dan izin #ilpinan Fakultas atau ~irektur Tiiat Persiapan Bersama. Semua mahasiswa Institut Pertanian Bogor diwajibkan me kuliah dan praktikum sekurang-kuran ya masing-masing80 dari P o seluruh kegiatan dalam semester aka B emik berlangsung. 2. maka cub sakit itu tidak diperhitungkan ke dalam lamanya masa pendidikan. 4. Apabila .

surat ini hams dilampiri dengan swat .ber alangan karena sakit.

00.00 sampai 18. Tata Tertib Ujian 1. ujian praktikum dan ujian akhir yang dia % akan6agisetiap mata kuliah. uti u'ian akhir. Semua kegiatan ekstra kurikuler tidak boleh mengganggu kuliah/praktikum.keterangan dokter. Swat izin tersebut disahkan/ditandatangani oleh Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I Fakultas. 4. Semua u Ian . Mahasiswa diwajibkan mengikuti semua ujian. diwa'i kan menyampa p& d an pemberitahuan kepa a Pem antu Dekan b f atau 3. u Ian pertengahan. Jam kerja akademik adalah mulai pukul7. Mahasiswa yang berhalangan meneruskan kuliah karena sakit ang lama sehin a terpaksa tidak dapat men B at Persiapan Bersama dan Kepala Biro Administrasi Akadem~k an Kemahasiswaan disertai permohonan untuk mengulangi kembali pendidikan pada tahun berikutnya. dinyatakan inhipliner dengan Surat Keputusan Pimpinan FakultasDirektw Tingkat Persiapan Bersama. Mahasiswa yang men+ alkan ke 'atan kurikuler yang sedang ber'alan tanpa lzin dari ~u3tur ~ink&Bt Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. Mahasiswa yang dengan sengaja tidak mengikuti ujianujian dianggap indisipliner. 5. dan dalam keadaan tertentu dapat diperpanjang sampai malam hari. uis. 2.

7. Mahasiswa yang tidak mengikuti ujian-u'ian karena suatu halangan yang sah dapat diikesempatan men&ti ujian susulan. 3. asal ada persetujuan dari Direktur Tingkat Persiapan Bersama atau Pembantu Dekan I. 6.: Kemahasiswaan melalui. . panitia pengelola/penyusun jadwal masingmasing Fakultas. disusul S engan surat keterangan dokter. walnya diatur oleh Biro Administrasi Akademp. harus memberitahukan secara tertuh ke a& &sen mata bliah bersangkutan pada hari itu juga. Selama ujian ketertiban ujian diawasi oleh dosen yangbersangkutan dengan dibantu asisten dan pengawas ujian lmya. 5. Mahasiswa yang berhalangan menempuh ujian dalam masa yangtelah ditentukan karena suatu alasan ang san at enting atau sakit. Pen ut ujian hams sudah siap di luar ruangan ujian 15 menit sebe v umnya ujian dimulai.dilaksanakan oleh dosen mata kuliah yang bersan dan ja dj. Mereka yan8 tidak membawa kartu mahasiswa tidak dibenarkan memasulu ruangan ujian. 4. Pengikut ujian harus membawa kartu mahasiiwa atau keterangan sementara dari Pembantu Dekan UDirektur Tiat PersiapanBersama.

D te ah dilakukan. Untuk hal itu pengkut u :an cukupmemberi isyarat 1 epada *engawas ujian deng= mengan$at tangan. W. Pengikut ujian han a diperkenankan membawa alat-alat tulis menulis ke tempat d uduk.8. Pengikut ujian harus menempati tempat duduk yang ditetapkan oleh pengawas ujian. I bertanya dan membcritg perid sod-sod ujian kepada peng&t ujian yang lain. Setiap tindakan y menc S am hal tindakan pelanggaran~tu 9 ngawas ujian. Barang-barang lain harus ditinggalkan pada tempat yang telah ditetapkan oleh pengawas. 15. 10. Selama mengikuti ujian tidak diperkenankan mencbntoh. menin alkan u'ian tanpa kin. Semua kertas yang diterima dari awas ujian (kertas pekerjaan dan soal ujian) harus diserahkan l3 . bercakap-caka . pengawas uiian akan menarik kembali segala pekerjaan ujian dan pelanggar &persilahkan meninggalkan ruangan ujian. 11. Sewaktu mengikuti ujian mahasiswa tidak dibolehkan merokok. akan sehubungan dengan tata tertib yang disebutkan ya butirTakan mendapaf pe atan dari pe14. Segala sesuatu yang diperlukan selama berlangsunpya ujian harus diminta melalm engawas ujian. Mahasiswa yan nyata-nyata melakukan kecurangan dalam ujian (ada bukti yang 1 uat) akan mendapatkan hukuman indisipliner. Pengikut ujian tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan ujian sebelum dipersilahkan oleh pengawas. 16. 9. 12.

pengikut ujian tetap duduk dan baru meninggalkan tempat duduknya setelah ada isyarat dari pengawas ujian. 17. Pengikut ujian yang telah selesai dengan pekerjaan sebelum waktu ujian habii dapat menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pengawas ujian dan kemudian meninggalkan ruang ujian. . rapi dan sopan. 18. 20. Mahasiswa diharuskan berpakaian bersih.em ali kepada pengawas ujian. Tata tertib lainnya y tidak tercantum di sini dapat diarahkan oleh dosen pengawas ujlan 7 ila dipandang perlu. 21. Pengikut ujian ang belum selesai dengan peke rjaan setelah tanda ~aktu ujian ha g is diisyaratkan oleh pengawas ujian harus menghentikan pekerjaannya dengan segera. 19. Dalam ha1 seperti disebutkan pada butir 18.

berat atau ringannya pelanggaran. Jika menurut anggapan dosen. suatu sanksi akademik akan diproses dengan memperhatikan aspek pelanggaran. Ketentuan Kenaikan Tingkat dan Kelulusan 1. 2.Sanksi Akademik Sementara menunggu terbitnya suatu peraturan tentang sanksi akademik terhadap pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan akademik. . Penentuan nilai akhir diakukan berdasarkan sekura -kurangnya Y ti a nilai u'ian bagian dari satu nil& praktikum bagi pe ajaran yang a f a prakt d umnya. serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku. nilai akhir belum dapat diberikan kepada mahasiswa pengikut mata kuliah tersebut berdasarkan alasan yang dapat dipertan ng-jawabkan serta tidak menyim ang dari p&" peraturan yang berla u. 3. maka diberikan nilai akhir B l! (berarti Belum Lengkap). atau ke ada Pembantu Dekan I/Sub Bagian B Akademik/Komisi Pendi ikan Fakultas. Nilai suatu mata kuliah ialah nilai ang diberikan oleh dosen mata kuliah terhadap hasil yan diperole I mahasiswa sewa keseluruhan. Sanksi akademik ditetapkan oleh Dekan Fakultas dadatau Rektor IPB. Dosen mengirim seluuh nilai tiap mahasiswa pen 'kut mata kuliah dalam bentuk Daftar Angka Kelas (DAK) rangap tiga kepada Direktur Tingkat Persiapan Bersama untuk mahasiswa Tingkat Persiapan Bersama. selambat-lambatnya 4 minggu setelah dilaksanakannya ujian mata kuhah bersangkutan.

6. Makna Angka Mutu d an Huruf Mutu adalah sebagai berikut: . Yang berupa angka disebut Angka Mutu (AM) dan yan berupa huruf disebut Huruf Mutu (HM). Nilai ujian yang tertera di dalam DAK yang telah diterima oleh Direktur Tingkat Persia an Bersama atau Pembantu Dekan I dipin!. Angka nilai akhir an tercatat di dalam DAK disebut Nilai Akhir (NA). dahkan ke dalam naska Daftar Nilai Mahasiswa (DNM). 5. berupa ang l a b an huruf. maka dienakan saki indisipliner untuk mata kuliah bersangkutan.pertimban an dosen yang sama sekali ti % ak memenuhi tata tertib ujian. kecuali yang masih mengandung nilai BL.

8.50 sedangkan tiap HM yang dicapahya tidak kurang dari B.00.00 9. d.HM AM Penilaian dengan angka A 4 Sangat Baik B 3 Baik C 2 Sedang D 1 Lulus Bersyarat F 0 Tidak Lulus BL Belum Lengkap 7. Jumlah Mutu (JM) ialah jumlah nilai mutu mata kuliah seorang mahasiswa tersebut pada suatu tingkat tertentu. SANGAT MEMUASKAN. Prediiat kenaikan tingkatlkelulusan Program Diploma (S0)dan Sarjana (Sl) adalah: a. apabila tidak memenuhi syarat-syarat butir . apabila mencapai NMR untuk kelulusan Sarjana tidak kurang dari 3. JM belum dapat ditentukan. c. b. Seoran mahasiswa pro ram Diploma (SO) dan Sarjana (Sl) dinyata&an naik tinglcat/luks pada akhir kdah apabila: a. apabila tidak memenuhi syarat butir 9 a. Selama masih ada nilai akhii BL. c. Jumlah Kredit (JK) ialah semua kredit yang diperoleh dari semua mata kuliah dalam satu tahun kuliah dalam tingkat yang bersangkutan. Nilai Mutu (NM) suatu mata kuliah adalah AM dikalikan dengan Kredit (K) mata kuliah. akan tetapi mencapai NMR yang tidak kurang dari 3. NMR yang diperoleh tidak kurang dari 2. b. CUM LAUDE. Nilai Mutu Rata-rata (NMR) ialah hail bagi JM dengan JK. Tidak ada huruf mutu F b. Dasar-dasar perhitungan untuk penentuan kenaikan tingkat adalah sebagai berikut: a. BIASA. sedangkan tiap HM yang dicapainya tidak kurang dari C.

dan bagi mahasiswa pengulang. . Syarat kelulusan b mahasiswa Pasca sarjana dicantumkan dalam buku panduan Fak 3' tas Pasca sarjh. 10.9 a. 9 b.

Sumbangan Pembinaan Pendidikan dibayar untuk setiap semester dalam satu tahun akademik. Fakultas. Besarnya SPP dan tambahan biaya praktikum untuk setiap tahun akademik diteta kan oleh Rektor IPB. Alamat pengirim. Besarnya SPP. Tingkat. KALENDER AKADEMIK INSTITUT PERTANIAN BOGOR TAHUN 199011991 A. Kuliah AIih Semester : 25 Juni s/d 22 Agustus 1990 3. Setiap mahasiswa IPB wajib membayar pada waktu yan telah ditentukan oleh IPB di Bank Negara Indonesia 1946 ca % an daerah dengan mencantumkan Nama. pembayaran untuk semester tahun akademik yang mana. Penerimaan Mahasiswa Jalur USMI : 19 dd 23 Juni 1990 2.Sumbangan Pembinaan Pendidikan 1. sesuai dengan ketentuan P Menteri Pendidi an dan Kebudayaan Republik Indonesia. 3. 5. PERSIAPAN UNTUK DAN KF. Sumbangan Pembinaan Pendidikan yang selanjutnya disingkat SPP. 2.cIATAN DALAM SEMESTER GANJlL 1. Jurusan. adalah sumbangan yang dikenakan wa'ib bayar untuk digunakan bagi keperluan penyelenggaraan dan pembnaan pendidikan. 4. Setiap mahasiswa Institut Pertanian Bogor wajib membayar SPP. Nomor Pokok Mahasiswa. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juli s/d September 1990 .

Pen muman Hasil Evaluasi ~tu8Akhir~ahun : 24 Juli 1990 198911990 5. Penjurusan Mahasiswa Tingkat I1 : 24 Juli s/d 26 Agustus 1990 6. Penerimaan Mahasiswa Jalur UMPTN : 20 sld 22 Agustus 1990 . Masa Pembayaran SPP Semester Ganjil dan Pendaftaran Ulang 1990/1991 : 6s/d31Agustus 1990 7.4.

Akhir Semester I 1990J1991 : 8Januari 1991 12. Masa U'ian Akhir Semester I 1990/1941 14 dd 26 Januari 1991 14. Masa Persiapan Ujian 9 dd 12 Januari 1991 13. Libur Akademis : 15 sld 20 April 1991 19.8. Libur Antar Semester 28 Januari dd 2 Pebruari 1991 B. KEGIATAN DALAM SEMESTERGENAP 16. Masa Persiapan Ujian : 3sJd8 Juni 1991 21. Libur Akademis 24 Desember 1990 dd 1 Januari 1991 11. Awal Semester I1 199011991 : 4 Pebruari 1991 17. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahap I : Pebruari s/d April 1991 18. Akhir Semester I1 199011991 : 1Juni 1991 20. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 Jalur USMI : Juni 1991 . Awal Semester I 1990J1991 10 September 1990 10. Masa U'ian Akhir Semester I1 199011d1 : 10 sld 22 Juni 1991 22. Pembayaran SPP Semester 11 199011991 14 dd 26 Januari 1991 15. Pen enalan Kehidupan Karnpus dan % enataran P4 : 27 Agustus dd 8September 1990 9.

Pen muman Hasil Evaluasi Stufikhir Tahun 199011991 : 23 Juli 1991 28. Masa Penerimaan Mahasiswa Baru 199111992 UMPTN : Agustus 1991 24. Libur Antar Semester : 23 Juni sld 8 September 1991 27. Kuliah Ke ja Nyata (KKN) Tahap I1 : Juni sld Agustus 1991 26. Kuliah Alih Semester : Juni sld Agustus 1991 25. Masa Penerimaan Formulir Hasil Pemilihan Fakultasl Jurusan 199011991 : 23 Juli s/d 1Agustus 1991 .23.

Pengenalan Kehidupan Kampus dan Penataran P4 : Agustus 1991 31. Pengumuman Hasil Pemilihan FakultasIJurusan 1991 : 24 Agustus 1991 Rencana Awal Semester 1199111992: 9 September 1991 C.29. . Pembayaran SPP Semester I/ Daftar Ulang Mahasiswa 199111992 : 5 sld Agustus 1991 30. JADWAL PENGANUGERAHAN WAZAWWISUDA IPB TAHUN 199011991 Tahap I : Tanggal 29 September 1990 Tahap I1 : Tanggal 26 Januari 1991 Tahap I11 : Tanggal 25 Mei 1991 Catatan : Hari Libur disesuaikan dengan pengumurnan pemerintah.

Ansori Mattjik Wakid Direktur Bidang Kemahasiswaan : Ir.A. memperkenalkan wawasan lingkungan hidup. H. TUIUAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa baru Institut Pertanian Bogor diwajibkan mengikuti program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama yang bersifat umum dan berlangsung selama dua semester.1.2.3. Pallawarukka Sekretaris : Ir. 1. Muhammad Raswin. MS Wakil Direktur Bidang Akademik : Dr. ORGANISASI DAN PERSONEL Direktur : Dr. Program ini bertujuan memberikan landasan kepada mahasiswa untuk dapat mengikuti tahap-tahap pendidikan berikutnya. KURIKULUM No. Program Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama dielola oleh Direktorat Tingkat Persiapan Bersama IPB. Matakuliah Kredit Semester I MAT 103 KIM 101 Dasar I MKU 100 SEP 102 Pengantar Matematika Kima Pengantar Ilmu Pertanian Pengantar Ilmu Ekonomi . JENJANG PENDIDIKAN 1. TINGKAT PERSIAPAN BERSAMA 1. Ir. Yonny Koesmaryono. MS 1.B. dan mempertimbangkan keadaan sosial dan budaya dalam setiap tindakan yang dilakukan.

.

Sentester I (Lanjutan) MKU 111MKU 115 *) Pendidikan Agama BIO 101 Biolo~i Umum MKI 121 Pendidikan Moral Pancasila Jumlah: 17 sks Semester 2 MAT 121 Kalkulus MKU 131 Pendidikan Kewiraan MKU 141 Bahasa Indonesia MKU 142 KIM 102 Bahasa Inggris Kimia Dasar I1 SEP 121 Sosiologi Pedesaan GFM l31 FXia Dasar Jumlah: 19 sks Jumlah Semester1-2: 36 sks * > 1-i MKU 111 Pendidilcan Agama Islam 2 2-0 MKU112 PendidikanAgama Kristen Protestan 2 2-0 MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik MKU 114 Pendidikan Agama Hindu 2 2-0 MKU 115 Pendidikan Agama Budha 2 2 2 2-0 1.4. SZLABI MAT103 Pengantar Matematika 3 (3-0) 1 .

Induksi Matematika. Aljabar Pernyataan. Gugus Persamaan Linear. Pengantar Hitung Peluang. Gugus Ganda Cartecius. Hubungan Fungsi dan Pengolahannya. Helwah Balfas S taf .Gugus dan Pengolahannya. Vektor dan Matriks.

Daftar Periodik dan Sifat-Sifat Atom. Kirnia Inti. Kecekungan Fungsi. Hukum I. Teknik Pengintegralan. N. Kinetika. Teorema Rolle dan Teorema Nilai Tengah. Pengenalan Kimia Organik. Teori Atom. Darusman star KIM 102 Kimia Dasar 11 3 (3-0) 2 Termokimia. Stoikiometri. Menggambar Grafik Fungsi. Momentum dan Impuls. 111 Newton. Fungsi Transendan. Kesetimbangan dan AsamBasa. Dasar-dasar Ikatan Kimia. Keja. Persamaan-persamaan Gerak. Elektron dalam Atom. Kimia Hayati dan Kimia Lingkungan. Antiturunan. Reaksi Oksidasi Reduksi. Gerak SentripetaVSentrifugal . Kutha Ardana Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3 (2-3) 1 Bahan dan Pengukuran.K. Masalah Optimasi. Turunan Fungsi. Latifah K. Luas dan Volume Benda Putar. Teorema Dasar Kalkulus. Integral Tentu. Gas. Maksirnum dan Minimum Fungsi (mutlak. Daya. Laju Terhubungkan. Energi. lokal). 11. Campuran. Termodinamika.MAT112 Kalkulus 3 (3-0) 1 Limit dan Kekontinuan. Anwar Nur Staf GFM 131 Fisika Dasar 3 (2-3) 2 Satuan Dasar dan Vektor.

Potensial dan Kapasitor Hambatan dan Hukum Ohm. Hukum I Elektrostatika. Dinamika. Pemuatan. Panas laten. Intensitas. Pindah panas. Statika. Mekanika Fluida. teori Foton. Interferemi dan Difraksi. Arus bolakbalik. Kuat medan. Sudarsono Staf .dan besaran-besaran putaran. Gerak Selaras dan Elastisitas. Harga RMS. Panas dan Daya. Termodinamika. Kalorimetri. Persamaan-Persamaan Gas. Rangkaian Listrik.

dunia Plantae. kebijaksanaan f~kal. uang dan kebijaksanaan moneter. kebijaksanaan harga. fungsi dan duplikasi DNA maupun RNA. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. model dan sistem perekonomian). SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan definisi (ilmu ekonomi. Aneka ragam makhluk hidup: dasa klasifikasi. persoalan ekonomi. dunia Monera.BIO 101 Biologi Umum 3 (2-3) 1 Organisasi kehidupan: individu. bersaing dan monopoli). dunia Animalia. Genetika dan evolusi: teori Mendel dan teori Kromosom serta penyirnpangannya. mitosis dan meiosis. Bunasor Staf MKU 100 Pengantar Ilmu Pertanian 1 (1-0) 1 Membahas pengertian dan sejarah perkembangan pertanian. dunia Fungi. . produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. pengangguran dan inflasi). Sel: organel-organel sel serta fungsinya. produksi dan pendapatan nasional. populasi. Bio-energi: respirasi dan fotosintesis. Organ: Fungsi serta jenis yang menyusun organ-organ pada tumbuhan dan hewan. ekosistem. penawaran. Reproduksi: sistem reproduksi pada hewan dan tumbuhan. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosial. Sistem pertanian yang meliputi sub-sub sistem produksi. evolusi dan proses spesiasis. dunia Protista. pasca panen dan konsumsi. komunitas. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. Trengono K.

peningkatan devisa. peningkatan Produk Domestik Bruto. Peranan ilmu dasar dalam sistem pertanian. Peranan sektor pertanian dalam pembangunan nasional yang mencakup kegiatan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Peranan pendidikan serta pengembangan dan penerapan ilmu dan teknologi dalam pembangunan pertanian. Dads S. Pertumbuhan penduduk terhadap sumberdaya pertanian dan lingkungan hidup. pengembangan industri dan industrialisasi pertanian. Gani Staf .Kelembagaan kegiatan pertanian.

pola hubungan antar suku bangsa. ringkasan. proses sosial. kalimat sebagai bagian karangan: kesatuan. M. keluarga dan peranan wanita. Pudjiwati Sayogyo Staf MKU141 Bahasa Indonesia 2 (2-0) 2 Fungi Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. Bahasa Nasional dan Sebagai Bahasa Negara. elips. bentuk masyarakat dan adaptasi ekologi. tata kalimat. variasi. kalimat majemuk. bahasa baku. Raswin Staf MKU142 Bahasa Inggris 3 (2-3) 2 Penggunaan Bahasa Inggris diiesuaikan dengan taraf intermediate dan preadvanced.SEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai ilmu Sosial. penekanan. uraian kalimat. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan perbendaharaan kata serta ung- . lembaga-lembaga kemasyarakatan. kekuasaan dan wewenang. perubahan sosial. organisasi sosial. koherensi. Struktur kalimat (tata bahasa) diberikan sesuai dengan bacaan ilmiahnya. pengulangan. karang mengarang (komposisi). group sosial. sistem status dan pelapisan masyarakat. kerangka karangan. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi. dan tak kaku ejaan. Latihan ditekankan pada bacaan serta pemakaian bahasa lisan. kalimat tunggal. jenis-jenis kalimat menurut isi. kalimat rapatan. Penggunaan ditekankan pada kemampuan memahami bacaan ilmiah dan penambahan perbendaharaan kata serta ungkapan dalam Bahasa Inggris sebanyak 4000 -5000 kata. apliiasi sosiologi. pola kebudayaan. peralitisme. pola komunikasi.

kapan-ungkapan dalam bahasa Inggris. Audrey Ungerer Staf MKU131 Pendidikan Kewiraan 2 (2-0) 2 Pendidikan Kewiraan bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pengertian serta kesadaran Pertahanan Keamanan .

Untuk itu kepada mahasiswa diberikan pengertian dan pemahaman tentang pengantar Kewiraan. Syamsuddin Staf MKU 112 Pendidikan Agama Kristen Protestan 2 (2-0) 1 Mengembangkan penerapan Dasar-Dasar Iman Kristen untuk melengkapi mahasiswa agar dapat tumbuh sebagai pribadi yang utuh dan ciptaan baru dalam Yesus Kristus. Lantip Warsidipradja Staf MKU 111 Pendidikan Agama Islam 2 (2-0) 1 Pengkajian Alam. Wawasan Nusantara. Amal Sholeh dan Islam dalam disiplin ilmu. Dengan demikian sebagai insan akademis dapat terjun ke masyarakat dengan pengabdian yang didasarkan atas pelayanan dan untuk hormat dan kemuliaan Allah. di samping membantu memupuk dan meningkatkan kesadaran disiplin nasional. Fatkhul Arifin star MKU 121 Pendidikan Moral Pancasila 2 (2-0) 1 Pembinaan nilai. D. Murdiarso MKU 113 Pendidikan Agama Kristen Katolik 2 (24) 1 . Meningkatkan tanggung jawab terhadap Allah melalui kepekaannya terhadap sesama dan lingkungan hidupnya. Rasul. sikap dan tingkah laku yang bersumber pada Pancasila bagi mahasiswa sebagai warga negara Indonesia yang berpendidikan tinggi. Ketahanan Nasional dan Politik Strategi Pertahanan Keamanan Nasional sebagai landasan dalam memahami sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta.Nasional (HANKAMNAS) di lingkungan mahasiswa dalam rangka Ketahanan Nasional (TANNAS). Khalik. E.

hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengem- .Peningkatan pemahaman konsep beriman dalam Gereja.

mempertebal keyakinan. Bangsa dan Negara dalam rangka pelestarian dan pembudayaan Pancasila dan UUD1945 guna menunjang pembangunan nasional dan tercapainya tujuan hidup manusia. keimanan dan kebaktian seorang Sarjana yang beragama Hindhu kepada Hyang Widhi Wasnuhan Yang Maha Esa. Bangsa dan Negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. sehiigga mampu mengendalikan diri dalam berpikir. N. Pater Yustinus Simon S. Agama. berbiwa dan berbuat dalam pengabdiannya terhadap Nusa.bangan sikapsikap dan mentalitas pribadi seorang Sarjana Katolik yang dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat Indonesia sebagai ungkapan imannya. MKU114 Pendidiksn Agama Budha 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan serta pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Kutha Ardana star . HudaWp Kandahjaya S taf MKU 115 Pendidikan Agama Hindhu 2 (2-0) 1 Pemahaman dan penghayatan keagamaan yang mantap. Dharma dan kebaktian untuk mempertebal Iman (Saddha) dalam menjaga kelangsungan hidup.

.

Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. b. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliannya sehingga mampu menentukan. MeE f. dan rtindak sebagai ilmuwan. menjelaskan dan merumuskan wa penyelesaian masalah yang ada di dalam kawasan keahliannya. tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi.1. memahami. d. Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bldangnya. c. TUIUAN PENDZDIKAN Program S1 Fakultas Pertanian IPB mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang akan bertugas menggunakan dan menghantar teknologi baru menuju usaha pertanian yang efaien. Bersifat terbuka. FAKULTAS PERTANIAN TUJUAN UMUM PROGRAM SAHANA (SI) Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.atau .2.khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. Menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikin a sesuai dengan bidang keahliannya dalam kegiatan J produkt' dan pelayanan kepada masyarakat. asai dasar-dasar ilmiah sehingga mampu berfikir. bersikap. maupun masalah yang diiadapi masyarakat. 0212/U/1982 maka tujuan Pendidikan Program Sarjana (Si) adalah menghasilkan warga negara berkualifkasi sebagai berikut: a. 2.

SZSTEM PENDZDIKAN Setiap mahasiswa Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester. 2.. Selama dua semester pertama mahasiswa mengikuti kurikulum pendidikan umum yang meliputi pengetahuan dasar yang perlu dimilii seorang sarjana. Enam semesterberikutnya digunakan oleh mahasiswa untuk mendapat latar belakang pengetahuan bidang pertanian yang luas serta pendidikan keterampilan dalam usaha .2.menunjang penghantaran teknologi baru melalui penanganan ilmu-ilmu pertanian. dilaksanakan melalui Sistem Kredit Semester (SKS).

Ir. Kimia dan . Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hidayat Syarief. Genetika dan Pemuliaan Tanaman Kepala Lab. Teknologi Benih Kepala Lab.3. Di dalam masa ini dimasukkan pula seminar. Ir.1. Supiandi Sabiham 23. MS pq : Ir. Aris Munandar : Dr. Sjafrida Manuwoto ?rq : Dr. Ekofisiologi Tanaman Kepala Studio Arsitekturl Pertamanan 232. pelaksanaan tugas karya ilmiah serta penulisannya. Jurusan Tanah Ketua Sekretaris Kepala Lab. Ir.penghantaran teknologi atau tatalaksana produksi dan niaga. 2. Bioteknologi Tanaman Kepala Lab. Jurusan Budidaya Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab. Lulusan program ini diberi gelar Sarjana Pertanian dan mereka yang memenuhi syarat tertentu dapat meneruskan pendidikan lanjutan di dalam atau di luar negeri. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan Pembantu Dekan I Pembantu Dekan I1 Pembantu Dekan 111 : Dr. Produksi Tanaman Kepda Lab.

Wahyudin.Wattimena p T : Prof.Dr.Ir. Fisika dan Konservasi Tanah : Dr.Ir. Sri Setyati Harjadi Pq : Dr.Ir. MA : Dr.Dr.1r. Sitanala Arsyad . H.Dr.Ir. Joedojono Wioatmodjo : Ir.A.Ir.Ir.Kesuburan Tanah Kepala Lab.Ir. MS : Prof. MSLA :Dr. Sarwono Hardjowigeno ?'q : Ir. Sudirman Yahya : Ir. G. Oetit Koswara : Prof.Dr. Siti Nurisyah. Sjamsoe'oed Sadjad.Ir. Amris Makmur : Dr. Udin M. Endang Syamsuddii MSc : Prof.

Dr.Ir. MS : Dra. Klasifikasi dan Mineralogi Tanah Ke ala Lab. A. MPhii : Ir.Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Ketua Sekretaris Kepala Lab.1r.Ir.Ir. Amini Nasoetion. Genesis. Manajemen Pang an : Ir. Sarwono Hardjowigeno ?q" : Dr.M. Sumberdaya Ke P uarga Kepala Lab. Satari 233. Suhardjo. Emma Satriaty. Wuadisastra : Prof. Uup S. Goeswono Soepardi : Dr. Hidayat Syarif. Perencanaan clan Pen embangan Sumber % aya Lahan : Prof.Ir.Ir. Gizi Masyarakat Ke ala Lab. MS : Dr. Suprihatin Guhardja. MS T . MSc : Dr. Penginderaan e auh dan Kartografi Kepala Lab. Biologi Tanah Kepala Lab.Kepala Lab.Dr.

23. Penyuluhan Pertanian Kepala Lab. MSc : Prof. MSc Sekretaris :Dr.4. MSc : Prof. Sutara Hendrakusumaatmadja. Tjondronegoro : Prof. Kepala Lab. Ahmad Soeharjo 235.Dr.Ir. Sosiologi ~Jesaan dan Kependudukan Kepala Lab. S. Bunasor Sanim. Agribiisnis : Dr. Aunu Rauf. Meity Suradji Sinaga. H. Ekonomi Pertanian dan Sumberdaya Ke ala Lab.Ir.Dr.Ir. MSc .Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Ketua Sekretaris .Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Ketua : Dr.Ir. MSc : Ir.Dr.Ir. Affendi Anwar.Ir.Dr. Sajogyo : Prof.M.P.

Jurusan Budi Daya Pertanian Tujuan pendidikan yang diselenggarakan Jurusan Budi Daya Pertanian ialah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang ahli dan terampil dalam usaha penyediaan dan pengawasan benih yang bermutu.Dr. Virologi -Tumbuhan : Prof. JURUSAN. Syafrida Manuwoto PKepala Lab.1r. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 2. Rusmilah Suseno Kepala Lab. Aunu Rauf.A. Nematologi Tumbuhan : Ir. Jusuf Sutakaria 2.Dr.Dr.h. R. Taksonomi Hama : Pr0f. A.Ir. Bakteri Patogenik Tumbuhan : Ir. Rodentologi : Ir. Sugiharso Sastrosuwignyo.Ir. Toerngadi Soemawinata. . Soemartono Sosromarsono Kepala Lab. Soemartono Sosromarsono Ke ala Lab. peningkatan produksi tanaman pertanian dari berbagai komoditi (pangan.1r. MSc Kepala Lab.4. MSc Kepala Lab. MSc Kepala Lab.1. Fisiologi dan To e sikologi Hama : Dr. Ir. perkebunan.4. Ekologi Hama : Dr.Kepala Lab. Pengendalian Hayati Hama : Prof. Cendawan Patogenik : Dr. Hidir Sastraatmadja Kepala Lab.

Selain itu bertujuan pula untuk mempersiapkan Sarjana Pertanian yang mampu memelihara keseimbangan.hortikultur) dan mampu memecahkan masalah yang menyangkut pengelolaan lapangan produksi tanaman untuk mencapai hasil maksimum. keserasian dan keindahan lint4kungan. .

4. Program Studi Agonomi Bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang mampu memaksimumkan produksi tanaman pertanian dengan pengelolaan dan pelestarian lingkungan produksi. Kz~n'kuhni Sattester Ganjil No. hortikultura dan perkebunan. Mata Kuliah Kredit Senzester 1 dun 2 TPB 36 sks Sertiester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizi dan Pangan Sentester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah BDT 311 Pen antar Pemuliaan Tanaman BDT 321 ~koyogi Tanaman BDT 322 Pengendalian Gulma 3 2-3 BDT 323 Pengelolaan Air 3 2-3 Pilihan: 3 Sentester 7 TNH 363 Kesuburan Tanah .Progrant Studi &ti Kurikulunt 2.1.1. perbaikan varietas tanaman pangan.

Pilihan: 3 2-3 (3-0) Program Studi Kekhususan: 9-12 .

Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil Semester 5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 417 Tata Niaga Pertanian Manajemen Agribisnis Semester 7 BDT BDT BDT BDT MEP 401 421 422 451 453 Manajemen Produksi Tanaman Sistem-sitem Pertanian Fisiologi Herbisida Pembiakan Vegetatif Teknik Pasca Panen Tanaman Perkebunan Program Studi Kekhususan Tanaman Pangan BDT 409 BDT 441 BDT 443 BDT 442 BDT 444 BDT BDT BDT BDT BDT 452 453 454 461 462 Karya Ilmiah I Legum dan Umbi-umbian Panen dan Pengelolaan Hasil Tanaman Pangan Pilihan I: Tebu dan Serat Tembakau. Obat-obatan dan Pakan Pilihan 11: Kapita Selekta Sayur-sayuran .

Kapita Selekta Buah-buahan Kapita Selekta Tanaman Hias Tanaman Miurnan Penyegar* Tanaman Rempah* Program Studi Kekhususan Hortikultura BDT 409 Karya Ilrniah I BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran BDT 453 Kapita Selekta Buah-buahan BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias Program Studi Kekhususan Tanaman Perkebunan BDT 409 Karya hiah I BDT 463 Kapita Selekta Usaha Perkebunan BDT 464 Manajemen Perkebunan * Prasyarat: BDT361 Teknik Perkebunan .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) I Pilihan: 4 BDT 442 Tebu dan Serat 2 (2-0) BDT 444 Tanaman Tembakau. Obat dan Pakan 2 2-0) BDT 461 Tanaman Minuman Penyegar* 2 2-00) BDT 462 Tanaman Rem~ah* 2 2-0) * Prasyarat: BDT 361 Teknik Perkebunan Kurikuhtrn Setnester Genap No. STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 302 Kuliah Lapang BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama Pilihan: 1 5-6 Semester8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Ka a Ilmiah I1 & . Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 HPT211 Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindungan Tanaman BIO 213 BDT 240 Fisiologi Tumbuhan Tanaman Serealia Pilihan: 3-4 Semester 6.

Program Studi Ilmu dan Teknologi Benih Tujuan Pendidikun Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai ilmu dan teknologi dalarn usaha pengadaan.Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No.1. penyimpanan.4. dan pengawasan benih tanaman bermutu. Mata Kuliah Kredit . Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan BIO 201 Genetika Dasar KIM 236 Kimia Analitik Sentester 6 Pilihan I: HPT 312 Hama Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura . firikulum SemesterGanjil No.2. HPT 313 Hama Penyakit Tanaman Perkebunan 2 BDT 324 Manajemen Gulrna 3 2-3 Pilihan 11: BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 351 Teknologi Has3 Hortikultura BDT 361 Teknik Perkebunan SEP 326 Metode Penyuluhan Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-147 sks 2.

Semester I &n 2 TPB 36 sks Semester 3 SEP 201 Dasar-dasar ManajemenBDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar .

Mata Kuliah Kredit Semester5 SEP 312 Ilmu Usaha Tani .Kurikulum Semester 3 (Lanjutan) BIO 211 Botani Umum BDT 270 BDT 280 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih Pensantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Giu dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah HPT314 Hama dan Penyakit Benih BDT 311 BDT321 BDT 322 Pen antar Pemuliaan Tanaman Eko f ogi Tanaman Pen endalian Gulma BDT 372 prduksi Benih Timgkat Makro Pilihan: Semester 7 BDT 409 BDT 471 BDT 472 BDT 473 BDT 474 BDT 475 Karya Ilmiah Produksi Benih Tingkat Mikro Pengelolaan Unit Pengolahan Benih Penyimpanan Benih Fiologi Benih Analisis Benih Pilihan: 0-3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gunjil No.

SEP 417 SEP 313 ManajemenAgribisnis Tata Niaga Pertanian 3 3-0 Semester7 perbe3?hn MEP 214 BDT 451 Pembi an Vegetatif .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 SEP 204 HPT 211 BIO 213 BDT 240 Metode Statistika I Pengantar Ekonomi Pertanian Dasar-dasar Perlindunnan Tanaman 4 3-3 Fisiologi Tumbuhan 4 3-3 Tanaman Serealia 3 2-3 Pilihan: 3-4 "1 Senlester 6 STK 332 MEP 301 Perancangan Percobaan Mekanisasi Pertanian BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman BDT 371 Anatomi Benih BDT 373 Mesin-mesin Pengolahan Benih Pilihan: 3 Sentester 8 BDT 407 Keterampilan Profesi BDT 408 Seminar BDT 409 Karya Ilmiah KKN Mata Kuliah Pilihan Sertlester Geriau No. Mata Kuliah Kredit Serttester 4 BIO 357 BIO 201 Pengenalan Vegetasi Genetika Dasar BIO 214 Taksonomi Tumbuhan .No.

Sentester 6 BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 148-152 sks .

pelaksanaan dan pemeliharaan taman.13. Program Studi Arsitektur Pertamanan Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang menguasai seni dan teknik perencanaan. Mata Kuliah Kredit Seniester 1 dart 2 TPB 36 sks Seniester 3 SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum BDT 270 Dasar Ilmu dan Teknologi Benih BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan GMK 211 Gizl dan Pangan Semester 5 TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah SEP 324 MEP 479 BDT 322 Ekologi Manusia Konstruksi dan Bangunan Taman Pengendalian Gulma BDT 381 BDT 382 Sejarah dan Pelestarian Lansekap Tanaman Lansekap Pilihan: 3-4 Semester 7 BDT 409 Karya Ilmiah BDT 481 BDT 482 Lansekap Kota dan Daerah Tatalaksana Profesi Arsitektur BDT 483 BDT 484 .2. perancangan.4. Kurikulu~n Semestar Ganjil No.

TNH 484 Pertamanan Perencanaan Lansekap Pengelolaan Lansekap Dasar-dasar Perencanaan dan . [El 3 (3-0) Pengembangan Wilayah 3 (3-0) .

Mata Kuliah Pilihan Sentester Ganjil No. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 214 Taksonomi Tumbuhan . Mata Kuliah Kredit Sent ester 5 TNH 375 Konservasi. Pengelolaan Tanah dan Air BDT 323 Pengelolaan Air firilculum Semesfer Genap . No. Mata Kuliah Kredit Sentester4 STK 211 Metode Statistika I SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan BIO 213 Fisiologi Tumbuhan BDT 281 Pengantar Seni Pilihan: 3 Semester8 BDT 407 BDT 408 Keterampilan Profesi smiah 11 4 1 BDT 409 3 4 (1-6) Mata Kuliah Pilihan Semester Genap No.

BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3 2-3 r-31 Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 144-145 sks Semester6 HPT 211 BDT BDT BDT BDT SEP 350 383 384 385 432 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Hortikultura Andisis Perencanaan Tapak Perancan an Lansekap Analisis d arya Arsitektur Pertamanan 3 Ekonomi Sumberdaya Tanah .

menganahis. menjelaskan dan merumuskan cara-cara penyelesaian masalah yang berhubungan dengan tanah dan pertanian pada ummnya. Program Studi Ilmu Tanah Kurikulum Semester Ganjil No. mampu mengidentifiiasikan. Program Stud dan Kurikulum 2.42. Untuk itu sarjana jurusan tanah hendaklah faham akan pengertian-pengertian dasar ilmu tanah.1. Sarjana dari jurusan tanah diharapkan memperhatikan tanah sebagai salah satu faktor produksi dan mampu memanfaatkan secara ekonomis dan lestari. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar BIO 211 Botani Umum TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah * .42. Jurusan Tanah Tujuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Tanah adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian dengan penekanan pada ilmu tanah yang mampu mandii dan memahami pengetahuan ilmu tanah secara umum.2.

TNH 221 Geologi TNH 221 Dasar-dasar Interpretasi Foto Udara BIO 231 Mikrobiologi Dasar * Untuk Service Course: TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3(3-0) .

Sertrester 7 GMK 211 Gizi dan Pangan TNH 425 Geografi Tanah pi TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 2-3 TNH 491 Metodologi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0) TNH 499 Karya Ilmiah I 3 TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengembangan Wilayah 3 (3-0) KKN 4 Kurikulunt Semester Genap .fitrikulurtt Serttester Ganjil (Lanjutan) Semester5 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi SEP 201 Dasar-dasar Mana'emen TNH 323 Genesis dan ~lasdkasi Tanah 3 2-3) BDT 321 Ekologi Tanaman 3 (2-3) TNH 375 Konservasi dan Pengelolaan Tanah dan Air TNH 363 Kesuburan Tanah . .No.

Mata Kuliah Kredit Semester 4 STK 211 TNH 222 TNH 232 TNH 343 TNH 272 TNH 274 TNH 262 Metode Statistika I Mineralogi Tanah Biologi Tanah Geomorfologi dan Analisis Lansekap Fiika Tanah Hidroiogi Kimia Tanah .

Mata Kuliah Kredit pp Senlesrer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama .Kurikulum Semester Genap (Lanjutan) Semester6 BIO 213 HPT 211 STK 332 TNH 344 TNH 382 Fisiologi Tumbuhan 4 (3-3) Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Perancan an Percobaan Kartop aF I 3 2-3 Surva Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) Pilihan: 3 Sentester 8 SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) TNH 499 Karya Ilmiah I1 3 Mata Kuliah Pilihan Semester Gena~ No.

Jurnlah Minimal Penyelesaian Studi: 146 sks 2. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Tujuan Pendidikan Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga bertujuan menghasilkan Sarjana Pertanian yang niampu memahami dan menganalisis keterkaitan antara Pertanian.43. . Pangan dan Gizi dalam lingkup keluarga dan masyarakat luas serta mampu merumuskan pengembangan sumberdaya keluarga dalam kaitannya dengan perbaikan gizi masyarakat.

1. Mata Kuliah Kredit Semester I &tt 2 TPB 36 sks Semester 3 BIO 211 Botani Umum GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi* SEP 201 Dasar-dasar Manajemen BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah Senlester 5 STK 212 Metode Statistika I1 GMK 321 Pensetahuan Bahan Pangan GMK 322 Gizi Terapan GMK 331 Pendidikan Konsumen GMK 332 Ekologi KeluargaGMK 341 Analisls Zat Gizi Pilihan: 3 Semester7 GMK 421 Pendidiian Gizi 3 2-3 GMK 442 Ekonomi Gizi GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga . Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Kurikulunt Semester Gattiil No.Prograttt Studi dart Kurikulutn 2.43.

: GMK 482 Prinsi Perencanaan Gizi 3 2-3 GMK 491 Met Oi e Penyajian Ilmiah 2 2-0 Pilihan: 5-6 * Untuk Service Course: GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) .

Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 231 KIM 350 Mikrobiologi Dasar Biokiia Umum STK 211 Metode Statistika I SEP 204 SEP 205 SEP 206 Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke ndudukan Dasar-dasar ~enshan Pertanian GMK 231 Kehidupan Keluarga Semester6 HPT 211 GMK 334 GMK 342 GMK 343 GMK 381 . Mata Kuliah Kredit Senlester 5 SEP 202 Mikroekonomi SEP 322 Perubahan Sosial GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani Semester 7 GMK 441 Percobaan Makanan GMK 483 Mana'emen Makanan Masal SEP 312 Ilmu hsaha Tani SEP 422 BDT 441 Sosiologi Keluarea Legum dan Umbi-umbian Kurikulunz Semester Genap No.Mata Kuliah Pilihan Sernester Gartjil No.

Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Kesehatan Masyarakat Pengolahan Pangan Metode Penelitian Gizi dan Makanan Sistem Pangan dan Gizi Pilihan: 5-6 .

Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Tujuwi Pendidikwr Pendidikan yang diselenggarakan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian adalah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang berkemampuan menganalisii keterkaitan antara berbagai kegiatan agribisnis sebagai suatu sistem dengan lingkungannya.4.Kurilaclur~t Serrtester Gertap (Lanjutan) Sent ester 8 GMK 492 Seminar 1 GMK 499 Karya Ilmiah 6 KKN 4 Mata Kuliah Pilihan Se17tester Genap No. mampu menganalisis dampak berbagai kebijaksanaan pemanfaatan sumberdaya terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat clan kelestarian sumberdaya dan mempunyai . Mata Kuliah Kredit Semester6 GMK 323 Gizi dan Penyakit SEP 325 Metode Penelitian Sosial BDT240 Tapaman Serealia BDT350 Hortikultura MEP 342 Pengantar Analisis Sistem Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 147-149 sks 2.4.

kecakapan dalam mengorganisadcan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dan usahausaha pengembangan diri masyarakat pertanian di Indonesia pada umumnya. .

1. I&rikuluni Serltester Ganjil No. Program Studi Agribisnis Tujuan Pendidikan Mendidik mahasiswa agar mengenal serta memahami kaidah-kaidah teorikal dan operasional di bidang agribisnis serta mampu menguasai keterampilan dalam mengambil keputusan suatu unit bisnis di bidang pertanian di dalam lingkungan ekonomi. Mata Kuliah Kredit Se~tiester 1 dan 2 TPB 36 sks Sentester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi GFM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah GMK 211 Gizi dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar ftr anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) SEP 316 Landasan .4.4.2. yakni sebagai sarjana yang memiliki pengetahuan dan kemampuan manajerial sehingga dapat mengembangkan dirinya sendiri secara mandiri di dalam masyarakat agribisnis yang semakin kompetitif. Menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang akan terjun di bidang manajemen agribisnis sesuai dengan tingkat pendidikannya. sosial dan institusional.

Perdagangan Internasional SEP 312 Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 317 Ekonomi Perusahaan Pilihan: 3 .

Mata Kuliah Kredit Seniester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Makroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Ke endudukan SEP 300 Teknik Penulisan I f miah . Mata Kuliah Kredit Semester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 (2-3 No.fi~rikrllur~t Sattester Gartjil (Lanjutan) Ser7tester 7 SEP 413 SEP 418 SEP 436 SEP 411 SEP 417 SEP 419 Manajemen Tataniaga Kebijaksanaan Bisnis Kapita Selekta Ekonomi Pertanian Manajemen Akuntansi Manajemen Agribisnis Studi Pustaka 3 i 3 3 3 3-0 2-3 2-3 SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Semester Gartjil No.

STK211 Metode Statistika I SEP 331 Riset Operasi .

Kurikul11171 Semester Genap (Lanjutan) Seriiester 6 SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 318 Pemban nan Pertanian r SEP 315 Metode enelitian Ekonomi Agribisnis SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian SEP 319 Koperasi SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 Semester8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mat.4. negara dan antar bangsa (makro). b) . dan memantau proses perkembangan usahatani dan masyarakat pedesaan (mikro) dalam rangka pembangunan sektoral. kondisi. Kuliah Pilihan Semester Genap Semester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2.42. Program Studi Peoyuluhan dan Komunikasi Pertanian Tujitarl Pendidikan Menghasilkan Sarjana Pertanian yang a) berkemampuan dalam mengandisis situasi. wilayah.

khususnya tugas mengelola program penyuluhan dan komunikasi pertanian dan program pembinaan keswadayaan petani dan masyarakat desa.berkemampuan bertindak sebagai tenaga pimpinan menengah di lapang dan dalam tugas staf. dan c) berkemampuan untuk berperan sebagai perantara antara riset dan pasaran pemakaian ekonomi hasil riset di satu fihak dan antara masyarakat .

"tosial SEP 336 Statistika Non Parametrik Sentester 7 SEP 423 Komunikasi Massa SEP 422 SEP 424 SEP 420 Sosiologi .petanildesa dengan cita-cita mereka dan golongan kepentingan di luar pertaniaddesa di lain fhak.". Kurikulu~n Semester Ganjil No. dalam proses tukar-menukar sosial budaya yang lebih serasi dan saling menguntungkan. Mata Kuliah Kredit Sentester 1 dart 2 TPB 36 sks Semester 3 BDT 200 Dasar-dasar Agronomi AGM 211 Klimatologi Dasar TNH 211 Penptar Ilmu Tanah GMK 211 Gin dan Pan an SEP 201 Dasar-dasar t anajemen SEP 202 Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 326 SEP 312 Metode Penyuluhanilmu Usaha Tani SEP 313 SEP 324 SEP 323 Tataniaga Pertanian Ekolo@ Keluarga Organlsasi Sosial dan KeSEP 322 k%2?.

KeluargaAdministrasi Pembangunan Pertanian Politik Pertanian 3 3-0 ?-31 SEP 419 Studi Pustaka 3 SEP 426 SEP 425 Evaluasi Program Penyuluhan Pembangunan Desa 3 3 (2-3) (2-3) 3 3-0 3 2-3 .

No. Mata Kuliah Kredit Setnester 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 350 Hortikultura BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama . Mata Kuliah Kredit Sentester 4 HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman SEP 203 Teori Mikroekonomi SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan SEP 300 Teknik Penulisan Imiah STK 211 Metode Statistika I SEP 321 Komunikasi dalam Penvuluhan Semester 6 SEP 318 Pembanmnan Pertanian SEP 325 ~etodeTenelitian Sosial SEP 319 Koperasi GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi SEP 421 Dasar-dasar Penyuluhan Program 3 (2-3) Pilihan: 3 Setttester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Sanester Geltap No.

Jumlah Minimal Penvelesaian Studi: 152 sks .

d) berkemampuan mengelola proses pembangunan yang berwawasan lingkungan dan kelestarian sumberdaya. No. Program Studi Ekonomi Pertanian dan Suniberdaya Mendidik mahasiswa agar a) men'genal dan memahami aspek ekonomi pertanian dan sumberdaya serta berbagai teknik analisisnya.43. aspek kelembagaan yang terkait dalam penentuan kebijaksanaan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam lainnya.4. Menghasilkan sarjana di bidang ekonomi pertanian dan sumberdaya yang c) terampil mengana!isis permasalahan pembangunan pertanian dan pembangunan ekonomi umumnya. Mata Kuliah Kredit Serttester I dart 2 TPB 36 sks Senzester 3 BDT 200 AGM 211 Dasar-dasar Agronomi Klimatologi Dasar TNH 211 GMK 211 Pengantar Ilmu Tanah Gin dan Pangan SEP 201 SEP 202 Dasar-dasar Manajemen Mikroekonomi SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Semester 5 SEP 322 Perubahan Sosial SEP 334 SEP 312 Pengantar Ekonomi Sumberdaya Ilmu Usaha Tani SEP 313 Tataniaga Pertanian SEP 333 Pengantar . 5) memahami tentang peranan pertanian dan pemanfaatan sumberdaya alam pada umumnya dalam menunjang perekonomian nasional.2.

Ekonometrika SEP 316 Landasan Perdagangan Internasional Piliian: 3 3 (3-0) .

Mata Kuliah Kredit Sen~ester 4 HPT 211 SEP 203 .Serliester 7 SEP SEP SEP SEP SEP SEP SEP 425 435 410 431 438 434 420 Dinamika Pembangunan Desa Analisis Manfaat dan Biaya Studi Pustaka Ka ita Selckta Ekonomi Pertanian Ke ijaksanaan Sumberdaya Alam E Ekonomi Pengairan Politik Pertanlan 3 3-0 tg::] 3 (3-0) ? (2-3) 3 (3-0) Mata Kuliah Pilihan Serttester Garijil No. Mata Kuliah Kredit Sernester 5 Budidaya Peternakan Budidaya Perikanan 3 3 (2-3) (2-3) No.

SEP SEP SEP STK SEP 204 205 300 211 331 Dasar-dasar Perlindungan Tanarnan Teori Makroekonorni Pengantar Ekonomi Pertanian Pengantar Ilmu Ke endudukan Teknik Penulisan If miah Metode Statistika I Riset Operasi Selltester 6 SEP 431 Pembiayaan Masyarakat SEP 318 Pemban unan Pertanian SEP 335 Metode % enelitian Ekonorni Sumberdaya SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah SEP 332 Pengantar Pembangunan Wilayah SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi Pilihan: 3 .

5.lYIIrihilurrl Serttester Gertap (Lanjutan) Sentester 8 SEP 499 Karya Ilmiah SEP 400 Seminar KKN Mata Kuliah Pilihan Semester Gertap No. serta memiliki kecakapan dalam merumuskan dan mengembangkan teknologi pengenddian berdasarkan konsepsi pengendalian terpadu dalam rangka menunjang pembangunan pertanian. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Tujuan Pendidikan Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan bertujuan mendidik mahasiswa menjadi Sarjana Pertanian yang mampu mengidentifikasi dan menganalisis keterkaitan antara hama dan penyakit dengan faktor-faktor lingkungan agroekosistem. Mata Kuliah Kr edit Serneslcr 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 152 sks 2. .4.

5.Progrant Studi don Khikukun 2. Mata Kuliah Kredit Semester I &n 2 TPB 36 sks Senaester 3 BIO 211 BDT 200 HPT234 TNH 211 HPT 202 HPT 221 GFM 211 Botani Umum Dasardasar Agronomi Nematologi Tumbuhan Pengantar Ilmu Tanali Dasar-dasar Ekologi Organisme Pengganggu Entomologi Umum Klimatologi Dasar .4. Progrsm Studl Ilmu Hamadan Pesyakit Tumbuhan Kwihlunt Semester Ganjil No.1.

Semester 5 SEP 201 HPT 331 STK 212 Dasar-dasar Manajemen Ilmu Penp Tumbuhan Umum Metode tatistiika II HPT 310 HPT 335 GMK 211 TNH 363 Pestisida dan Alat Aplikasi Viologi Tumbuban Gib dan Pangan Kesuburan Tanah p~~ Semester7 BDT 322 BDT 311 HPT 423 HPT 433 HPT 301 HPT 309 Pengendalian Gulma Pengantar Pemuliaan Tanaman Hama Penting Tanaman Tahunan Penyakit Pentlug Tanaman Tahunan Pengendalian Terpadu Hama dan Penyakit Teknis Penuliian Ilmiah HPT 499 Masalah Khusus 4 .

Mata Kuliah Kredit Sentester 4 BIO 231 Mikrobiologi Dasar BIO 232 Mikologi Dasar B10 213 Fisiologi Tumbuhan STK 211 Metode Statistika I HPT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum SEP 204 Pengantar Ekonomi Pertanian Sentester 6 HPT 324 HPT HPT HPT HPT 322 332 420 315 SEP 206 Vertebrata Hama Hama Penting Tanaman Setahun Penyakit Pent~n Tanaman Setahun Pengendalian ama dan d Patogen Penyakit Benih dan Gangguan Pasca Panen 3 2-3 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 12-4 Pilihan: 3 Setnester 8 HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama HPT 410 dan Penyakit Seminar 2 1 (0-6) HPT 498 Praktek Lapang .Kurikulu~tt Sentester Ge~tap No.

Mata Kuliah Kredit Setttesfer 6 BDT 240 Tanaman Serealia BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama BDT 350 Hortikultura Jumlah Minimal Penyelesaian Studi: 149 sks .Keprofesian KKN 4 4 Mata Kuliah Pilihan Sentester Genap No.

25.1. Silabi Jurusan Budidaya Pertanian BDT 200 Dasar-dasar Agronomi 4 (3-3) 1 Membicarakan peranan tanaman dalam kaitan dengan kebudayaan,kemajuan ekonomi dan kecukupan pangan gizi untuk motivasi usaha penrngkatan produksi tanaman, konsep aliran energi dalam pertanian dan penmgkatan keefisienan penggunaan energi. Struktur morfologi dan fungsi tanaman. Pertumbuhan tanaman dengan fase-fasenya, bersangkutan dengan perimbangan penggunaan dan penumpukan karbohidrat. Reproduksi dan wa pembiakan tanaman, pembibitan dan teknologi benih. Teknik budidaya, membahas aspek panca usaha lebih mendasar. Sistem budidaya tanaman ganda, sawah, ladang, perkebunan. S.S. Harjadi Staf BDT 240 Tanaman Serealia 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDP 200 Materi kuliah dan praktikum mencakup padi dan jagung. Meliputi kegunaan ekonomis, asal dan adaptasi, botani, fisiologi, lingkungan dan syarat tumbuh, teknik budaya, proteksi dan pemuliaan. Dibahas pula prospek dan kendala pengembangannya di Indonesia. J. Koswara Staff BDT270 DasarIlmu dan Teknologi Benih

3 (23) 1 Pengertian dasar bidang perbenihan. Masalah dalam bidang perbenihan. ~arana dan pembinaannya. S. Sadjad Staf BDT 280 Pengantar Arsitektur Pertamanan 2 (2-0) 1 Pengenalan bidanglruang lingkup arsitektur pertamman, proses pemecahan rnasdah dalam bidang ini, pengenalan dan pengembangan aspek estetika, pengenalan terhadap aspek unik

dari suatu tapak, pembuatan program, pembentukan konsep dan presentasi dalam bidang arsitektur pertamanan serta widyawisata. Z. Rachman Staf BDT 281 Pengantar Seni 3 (2-3) 2 Konsep dasar seni dan menggambar di dalam arsitektur pertamanan, seperti garis, ruaq warna, bentuk, cahaya dan lain-lain. Pemakaian bermacam-macam media gambar di dalam arsitektur pertamanan. Prinsipprinsip pengertian dari bentuk geometris dan perspektif. Pengenalan elemen-elemen di dahn arsitektur pertamanan serta aspek-aspek visualnya. HS. Arifin BDT 301 Teknik Penulisan Ilmiah 3 (2-3) 2 Membahas ciri tulisan ilmiah, keobjektifan, kebenaran, fallacy dan lain-lain. Melatih mencari Berkala Ilmiah, makalah relevan dan mutakhir, pembuatan abstrak. Latihan pembuatan Tinjauan Pustaka, Usulan Penelitian (PS), penyajian tabel, gambar, daftar pustaka. Pembahasan Ilmiah. SS. Ha qadi Staf BDT 302 Kuliah Lapang 1 (0-3) 2 Kuliah Lapang bertujuan untuk memperkenalkan kegiatan

agronomi di lapang, cakrawala tentang aspek agronomi. Objek kuliah lapang terutama pada daerah-daerah perkebunan rakyat maupun perkebunan besar, pertania rakyat dan objek lain yang berhubungan dengan kegiatan agronomi. Purwono Staf BDT 311 Penpatar Pemuliaan Tanaman 3 (2-3) 1 Peranan pemuliaan tanaman dalam peetan hasil pertanian dan produksi benih. Potensi fisiologi/ekologik dalam pemuliaan tanaman. Kaitan Genetika dm Statistika dengan pemuliaan tanaman. Berbagai metode pemuliaan tanaman. Praktikum :Pengenalan berbagai metode hibridisasi dan pemuliaan. A. Makmur Stat

BDT 312 Ilmu Pemuliaan Tanaman 3 (3-0) 2 Pemuliaan Tanaman, sebagai ilmu terkait erat dengan genetika. Memperkenalkan prinsip-prinsip pemuliaan tanaman dari pengembangan Genetika tersebut akan merupakan inti dari mata kuliah ini. A. Bari BDT 32 1 Ekologi Tanaman 3 (2-3) 1 Pengertian mengenai ekosistem pertanian, serta uraian komponen-komponemya. Interaksi antara tanaman dan hqkungannya dan manipulasi budidaya untuk mencapai produksi pertaniannya serta penggunaan sumber optimal. F. Rumawas SQf BDT 322 Pengendalii Gulma 3 (2-3) 1 Pengertian Gulma, masalah dan peranan gulma terutama dalam bidang pertanian. Beberapa aspek biologi gulma. Caracara pengendalian gulma. Klasrflkasi, sifat dan penggunaan herbiisida dalam pengendalian gulma. Pengendalian gulma pada beberapa tanaman penting di Indonesia. B.H.Tampubolon Staf BDT 323 Pengeiolaan Air 3 (2-3) 1 Keadaan umum sumberdaya air di Indonesia, prospek dan masalahnya. Konsep hidroliia serta aplikasinya di bidang pengelolaan air. Pengembangan sumberdaya air. Pengelolaan daerah pertanian berpengairan dan tanah kering dari segi hidrologi. Aspek sosial-ekonomi dati

pengeiolaan air. J. Wiroatmodjo Staf BDT 324 Manajemen Gulma 3 (2-3) 2 Masalah Gulma di pertanian, pengendalian gulma di pertanian, prinsip ambang ekonomi dalam pengeiolaan gulma, pemilihan cara pengendalian, organisasi pengendalian gulma. I.H. Utomo S taf

BDT350 Hortikultura 3 (2-3) 2 Prasyarat: BDT200 Pengertian Hortikultura, ciri-ciri tanaman dan budidaya Hortikultura. Perkembangan di Indonesia dan dunia. Masalah mutu hasil pemasaran dan faiologi lewat panen. Ekologi buah-buahan di Indonesia. Aspek pekarangan dan usaha intensifikasi untuk menaikkan gizi dan taraf hidup rakyat. Tanaman-tanaman buahbuahan penting dan tanaman sayuran penting. S.S. Ha jadi Staf BDT351 Teknologi Hasil Hortikultura 3 (2-3) 2 Teknik penanganan secara segar terhadap produk hortikultura, pengemasan, dan sortasi. Cara-cara membuat hasil olahan sederhana, jam (selai), pengalengan dan lain-lain. GA. Wattimena Staf BDT 360 Tanaman Perkebunan Utama 3 (23) 2 Prasyarat: BDT200 Peranan tanaman perkebunan dalam pembangunan pertanian, pembahasan mengenai budidaya tanaman perkebunan, meliputi: ekologi pembibitan, penanaman, pemeliharaan clan pernungutan hasil.Komoditi yang dibahas adalah karet, kelapa dan kelapa sawit. S. Yahya Staf BDT 361 Tebik Perkebunan

3(2-3)2 Prasyarat untuk yang mengarnbil PSK Tanaman Perkebunan. Ekologi Sistem Perkebunan secara umum, pembukaan dan konse~asi lahan, tanaman penutup tanah, tanaman pelindung, sistem tanam, pengendalian gulma perkebunan dan peremajaan. M. Argasasmita Staf

BDT371 Anatomi Benih 3 (2-3) 2 Pembentukan benih tanaman Angiosperm dan Gymnosperm. Dispersi benih dalam peranannya sebagai plasma nutfah. Struktur benih dan sitologi benih. T. Kartika BDT 372 Produksi Benih Tfrrgkat Makro 2 (2-0) 1 Pengantar Keagrommian. Usaha Pcmerintah dalam perbenihan. Sistem produksi benih tradisional dan modem. Program benih dalam berbagai negara. T. BuW star BDT 373 Mesin-inesin Pengdasan Benih 3 (2-3) 2 Faktor-£aktor yang mempengaruhi benih dari segi pengolahan benih, yaitu sistem panenan, pengeringan dan pembersihaa benih. M.R Suhartanto BDT 381 Sejarah dan Pekstarian Lansekap 2 (240) 1 Sejarah perkembangan arsitektur pertamanan dari jaman

prasejarah hingga abad ini dengan penekanan pada sumber kebudayaan Timw khususnya Indonesia. Perkembangan gaya arsitektur pertamanan dm kaitannya dengan sistem sosial, budaya dan politik. S. Nurisyab BDT382 Tanaman Lansekap 3 (2-3) 2 Sejarah dan perkembangan tanaman dalam lansekap, ekosistern, fungi tanaman, memilih dan menyusun tanaman, pemeliharaan. PengemIan dan pernbentukan maket. NA. MattJik Staf BDT383 Analisis PerenCanaan Tapak 3 (2-3) 2 Mempelajari pros-pek dm aspek perencaman tapak. Tapak untuk daerah rekreasi dan daerah penghijauan dalam hubungannya dengan perkembangan low sektoral dan regional. Pemecahan masalah dalampengembangan perancangan dengan penekanan

pada penataan lansekap terbangun serta hubungannya dengan sirkulasi, kelompok bangunan, utilitas, sistem-sistem alamiah. Sistem penghijauan dan dokumentasi perencanaan seperti: jadwal, spesifikasi detil. S. Nurisyah Staf BDT 384 Perancangan Lansekap 3 (1-6) 2 Prinsip-prinsip Perancangan Lansekap dan pengorganisasiannya pada skala mikro seperti: taman lingkungan, perumahan dan taman. Pengertian tentang perencanaan secara umum serta kaitannya dengan arsitektur lansekap. Pemecahan masalah-masalah di dalam arsitektur lansekap serta tahap-tahap pelaksanaannya. A. Munandar BDT 385 Analisis Kaqa Arsitektur Pertamanan 3 (2-3) 2 Falsafah dan metode penelitian karya arsitektur pertamanan. S. Nurisyah Sta f BDT 401 Manajemen Produksi Tanaman 2 (2-0) 1 Merupakan gabungan berbagai pengertian tentang pengelolaan (manajemen) dengan pengertian mengenai produksi tanaman. Pembahasan ditekankan pada pengelolaan produksi di tingkat "Lapang", dalam arti lebii kepada berbagai aspek-aspek praktis. O.N. Wiroreno BDT407 Keterampilan Profesi 4 (-1 2 Memberikan pengalaman dan pengetahuan praktis mengenai seluruh aspek produksi dan pengelolaan lapang pada keadaan yang sebenarnya. Staf BDT408 Seminar 1 (-1 2 Berupa penyampaian hasil penelitian karya ilmiah oleh

mahasiswa tingkat akhir dengan bibingan dosen pembimbing. star

BDT 409 Karya Ilmiah I, I1 3 (1-6) 2 Mempelajari dan membahas peranan berbagai faktor produksi terhadap produksi tanaman. Hal ini dipelajari dalam kaitannya dengan tindakan agronomis dengan bimbiigan dosen pembiibing dalam tugas-tugaspercobaan Lapangan rnaupun laboratorium, dan dapat diselesaikan dalam satu semester di antara kegiatan kuliah lainnya. Staf BDT421 Sistemaistem Pertanifin 2 (2-0) 1 Pengertian sistem-sistem pertanian yang dgmakan di daerah tropika, seperti perladangan (shifting cultivation), persawahan, pertanian tadah hujan yang menetap, perkebunan, penggunaan tanah-tanah marginal serta masalah-masalahnya, pasang surut, lebak, pembukaan hutan untuk pertanian. Kekuatan dan kelemahan tiap sistem dan neraca energinya. F. Rumawas Staf BDT 422 Fiiologi Herbisida 3 (23) 1 Prinsip pengendalian kimii klasifikasi dan formulasi herbisida, cara keja hehisida, mewe keja herbiiida, pengaruh hglcungan terhadap efektivitas herbiiida, dampak herbiida terhadap lingkungan, persistensi herbiida, teknik aplikasi herbisida

dan interaksi antara herbisida denpestisida. I.H. Utomo Staf BDT 441 Legurn dan Umbi-umbian 2 (2-0) 1 Legum pangan diberikan pada bagian pertama dari kuliah; pada bagian kedua dianjutkan dengan tanaman umbi-umbiaa. Pada kedua jenis tanaman tersebut akan dipelajari morfologi tanaman, fisiologi, persyaratan lingkungan untuk pertumbuhan serta budidaya, nilai gizi dan penggunaan hasil, prospek serta kendala pengembangannya di Indonesia. Inokulasi rizobiurn dan &asi nitrogen pada legum. J.S. Baharsjah Staf

BDT 442 Tebu dan Sent 2 (2-0) 1 Tebu dan Serar diberikan secara terpisahlberurutan pa& bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani, fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibit/ benih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. S. Sudiatso Staf BDT443 Panen dan Pengolahan Hasil Tanaman 2 (13) 1 Pangan Pengertian pasca panen, masalah pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Aspek-aspek pra panen menunjang pasca panen. Beberapa aspek kultur teknik yang mempengaruhi mutu hasil tanaman pangan. Perawatan hasil setelah panen: pengeringan, penyimpanan, pengemasan dan penentuan hasil. Mutu hasil dan kehilangan hasil. Rangkaian kegiatan-kegiatan pasca panen di tingkat petani, koperasi dan pengadaan pangan. Pendayagunaan hasii dan limbah. P.M.Sjafei BDT444 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan 2 (2-0) 1 Tanaman Tembakau, Obat dan Pakan diberikan secara terpisahlberurutan pada bagian pertama dan kedua dari semester 7. Kuliah-kuliah meliputi tinjauan botani,

fisiologi tanaman, lingkungan dan syarat tumbuh. Teknik budidaya, meliputi: sistem tanam, bahan tanaman (bibitbenih), pemeliharaan, proteksi. Penentuan panen dan pengolahan. 3. Wiroatmojo Staf BDT451 Pembiakan Vegetatif 3 (2-3) 1 Prasyarat: BDT 200 BIO 213 BDT321 Membahas pengertian dasar pembiakan tanaman secara asexualbegetatif. Latar belakang dan cara pelaksanaan berbagai macam pembiakan tanaman secara stek, cangkok, penyambungan

rumah bambu maupun lapang. lansekap. L. A. perkebunan. seperti: Solanaceae. seperti: Anggrek. perdu) secara intensif meliputi adaptasi resistensi baik di rumah kaca. NA. Mattjik Staf . Makmur Staf BDT453 Kapita Selekta Buah-buahan 2 (2-0) 1 Membahas sewa mendalam aspek-aspek budidaya. Mawar. pemuliaan dan pasca panen kelompok tanaman sayuran tertentu. Gladiol. Rosaceae. Musaceae dan Mangiferae (kelompok jenis buah-buahan yang dibahas dapat berbeda tiap bulan). leguminoseae.dan kultur jaringan dari tanaman hortikultura. Chrisantimum dan tanaman hias lain (pot. Winata Sta f BDT 452 Kapita Selekta Sayur-sayuran 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Membahas secara mendalam aspek budidaya. cruciferae. seperti: Rutaceae. pasca panen dan pengusahaan buah-buahan penting di Indonesia. Surkati Staf BDT 454 Kapita Selekta Tanaman Hias 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 350 Mendalami aspek-aspek hortikultura pada tanaman hias. A. dan lain-lain (komposisi jenis sayur-sayuran yang dibahas dapat berbeda pada tahun yang berlainan).

penanaman.BDT461 Tanaman Minuman Penyegar 2 (2-0) 1 Pembahasan mengenai budidaya tanaman kopi. pemeliiaraan dan pernungutan hasil. Wachjar Staf . daerah as& botani. A. pembibitan. ekologi. coklat dan teh meliputi kegunaan ekonomis.

lada dan palalkayu manis. Komoditi rempah-rempah yang dibahas. meliputi: cengkih. perkoperasian clan pemasaran komoditi perkebunan. agraria. kehutamn dan hijauan makanan tern& Teknik produksi . penanaman.BDT462 Tanaman Rempah 2 (2-0) 1 Prasyarat: BDT 200 BDT 360 Pembahasan mengenai budidaya Tanaman Rempah-rempah. baik fisii ekonomi maupun 6nansial. Wachyar Staf BDT471 Produksi Benih Tingkat Mikro 3 (2-3) 1 Teknik Produksi ~knih untuk tanaman pangan. S. perkreditan. industri. meliputi: ekologi. Yahya Staf BDT463 Kapita Selekta IJsaha Perkebunan 2 (2-0) 1 Membahasaspek-aspek penunjang utama dalam Usaha Budidaya Tanaman Perkebunan. meliputi: pengembangan perkebunan. Sudrsdjat Staf BDT464 Manajemen Perkebunan 3 (3-0) 1 Membahas perencanaan pengembangan dan pengelolaan perkebunan. A. perneliharaan dan pemungutan had. pembibitan.

W. S.benih hibrida.Q. Masalah-masalah dalam pengolahan benih. Sadjad S taf . Mugnisyah BDT472 ~en~elolaan 3 (2-3) 1 Unit Pengolahan Benih Sistem-sistem pengolahan benih dan pemilihan benih.

F. 3 (2-3)1 Faktor-faktor yang mempengaruhi viabilitas benih dalam periode simpan. Pengelolaan laboratorium pengujian benih. E. Munandar BDT482 Tatalaksana Profesi Arsitektur 2 (2-0) 1 Pertamanan Sistem manajemen dan organisasi perkotaan di dalam arsitektur pertamanan. Rachman BDT483 Perencanaan Lansekap 3 (14) 1 . metode binis dan pelayanan.BDT 473 Penyimpanan Benih. Proses kemunduran benih dan sistem pendugaannya. Ekologi benih. Identifikasi benih. Benih Orthodoks dan rekalsitran. spesifikasi dan perkiraan-perkiraan harga.C. Hukurn-hukum perencanaan di Indonesia. Pendekatan fsiologi dan biokimia terhadap viabilitas benih. Suwarno Sta f BDT474 Fisiologi Benih 3 (2-3)1 Komposisi kirnia benih. A. Kebijakan-kebijakan mengenai perkotaan dalam kaitannya dengan lansekap kota. serta kaitannya dengan tahaptahap pembuatan dokumen kontrak. Z. Prosedur dan legalisasi pengujian benih. Murniati Sta f BDT 475 Analisis Benih 3 (2-3) 1 Arti dan pentingnya pengujian benih. Murniati Staf BDT 481 Lansekap Kota dan Daerah 3 (3-0) 1 Teori dan analisis perencanaan suatu kota. E. Dormansi.

analisis lansekap . evaluasi lansekap visual.Perencanaan Lansekap sewa menyeluruh dengan penekanan pada kebijakan-kebijakan perencanaan dalam skala regional multi disiplii.

Persiapan-persiapan serta tahap pembuatan rencana induk. ma-ma pemupukan. polipedon. Nurisyah BDT 484 Pengelolaan Lansekap 3 (3-0)1 Dasar fdosofi pengelolaan sumberdaya manusia. warna tekstur. fsik. Pembentukan profd tanah dan faktor-faktor pembentuk tanah. bahan mineral. sosial dan ekonomi dalam hubungannya dengan perencanaan dan perancangan lansekap.regional dan dampak penaksiran. perkembangan kota. udara tanah. Jenis-jenis kapur. pori-pori tanah. struktur. kejenuhan basa. reaksi tanah. S. pedon. konsistensi. dan koloid tanah. bulkdensity. Hubuugan potensi dan masalah-masalah visual. Nurisyab 252. Sifat fsik dan morfologi tanah. drainase tanah. Profd dan solum tanah. laporan tertulisllisan. Silabi Jurusan Tanah TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) 1 Pengertian tentang tanah. ma-ma tersedianya unsur hara evaluasi kesuburan tanah. air tanah. Jenis-jenis dan sifat-sifat pupuk buatan. Metodologi disain dan konsep komunikasi melalui gambar. unsur-unsur hara esensial. S. mutu . -pup& kandang. Sifat-sifat kimia dan kesuburan tanah. regim kelembaban. lingkrngan biotik dan non biotik &ngan pengembangan lansekap. kapasitas tukar kation. horison. suhu tanah. bahan organik.

H. cara pengapuran.kapur. proses erosi. air . Sifat fsik clan arti praktikalnya. Koloid tanah. Bahan organik tanah. Klasifii tanah. Evaluasi kemampuan lahan. Beberapa sifat fsik tanah mineral. Satari Sarwono Hardjowigeno Stat . akibat erosi. Tanah Indonesia. jenis-jenis peta tanah dan kegunaannya. dan faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. sistem FAO/UNESCO. metode konservasi tanah dan air. sistem Pusat Penelitian Tanah. A. Erosi. Survai tanah. polusi sedimen. TNH 213 Dasar-dasar Ilmu Tanah 4 (33) 1 Pengadaan dan tersedianya unsur hara tanaman dalam tanah mineral. M. Taksonomi tanah. polusi kimia. Organisme tanah.

wradinata Staf TNH 222 Mineralogi Tanah 3 (2-3) 2 Pengertian mineral. Tektonik lempeng. Pupuk clan pengolahan pupuk. klasifikasi dan sumai tanah. tanaman. mineral.kimia kristal. Mineral-mineral penting. Pelapukan "mass wasting".W. H. O. Tanah organik. Sitanala Arsyad Sudarsono Staf TNH 221 Geologi 4 (34) 1 Pengertian Geologi.tanah. Tanah dan pencemaran kimia. sifat. Kapur dan hubungannya dengan tanah. batuan beku. Asal. Tanah dan suplai bahan makanan. kehilangan air dalam bentuk uap dan pengaturannya. Pengolahan kesuburan tanah mineral. batuan. Suplai dan tersedianya fosfor dan kalium. unsur mikro. Reaksi tanah kernasaman dan kebasaan. umur relatif. bumi dan susunannya. waktu Geologi. tektosilikat. batuan metamorf. sifat dan klasifikasi bahan induk. ciri dan sifatnya. Fisiografi dan stratigrafi Indonesia. optik kristal. ciri dan penggunaannya. Pembentukan. erosi. Nitrogen dan belerang tanah. kriitalografi. mineral sili- . mineral silikat. pupuk kapdang. Udara dan suhu tan&. batuan sedimen. pupuk hijau. Kehilangan air dalam bentuk cairan dan pengendaliannya. umur mutlak..

hidroksida. denitrifikasi. Perubahan mineral: fosfor. karbonat. analisis mineral. Stabiitas mineral terhadap pelapukan. nitrifiasi. besi. belerang dari lain-lain.nesosilikat. Astlana Staf TNH 232 Biologi Tanah 3 (2-3) 2 Tanah sebagai tempat hidup. Berbagai jasad penting: mikro dan makro. pelapukan bahan dan berbagai senyawa bahan organik. perubahan hidrokarbon dan pestisida. Iswandi Anas Staf . Daur karbon: aspek fsiologi. sulfat dan sulf~da. Daur nitrogen: mineralisasi dan imobilisasi. Mineral oksida. mineralsilikat. mineral sililrat-inosilikat. Hubungan antar jasad. penambatan nitrogen.kat-filosilikat. fosfat. jasad.

konduktivitas hidrolik. konsep potensial penggunaan praktis gejala kapiler. Evaporasi. Metode pemetaan planimetris. Struktur tanah. sejarah. Aliran air ddam tidak jenuh. difresifitas. angkaangka Atterberg. Foto udara vertikal. Interpretasi foto udara dan pengantar penginderaan jauh. vertikal. masalah nilai batas. dan teknik reproduksi. Kamera udara dan pengukuran-pengukuran pada foto udara. permeabiGtas. serpsivitas. konsistensi. persamaan aliran air dalam tanah. infiitrasi vertikal/horizontal. dan manfaat fotogrametri serta penginderaan jauh dalam pemetaan sumberdaya nasional. Dasar-dasar fotografi udara: pemotretan. fiter. penggunaan teori lembar ganda listrik. penggunaan senyawa kimia dalam pembentukan struktur.pemrosesan. mosaik dan ortofoto. Tekstur. hukum Darcy. mineral Gat.TNH 241 Dasar-dasar lnterpretasi Foto Udara 2 (2-3) 1 Definisi. fluiditas. evaporasi dalarn . Perencanaan misi penerbangan untuk pemotretan. Abdul Rachim S taf TNH 272 Fisika Tanah 3 (2-3) 2 Menelaah sifat-sifat fisii tanah. kepekaan spektral emulsi. transfer detil. sistem koloid. aliran air horizontal. Cara menentukan struktur. peta foto. Air tanah. persamaan evaporasi. penghhatan stereoskopik dan paralaks stereoskopik. karakteristik emulsi. struktur. zeta potensial.

difresifitas. Sifat mekanik tanah. Proses dan faktor-faktor yang mempengaruhi infiltrasi.praktek. kapasitas. transport. Cara-cara rneningkatkan kapasitas infiltrasi dan cara penetapan . Temperatur permukaan tanah. penyelesaian aliran panas dengan gelombang sinus. ekspresinya pada pertumbuhan tanaman. Pengertian dan pentingnya infdtrasi. kekompakan dan konsolidasi tanah. Sifat-sifat panas tanah. Dasun Herudjito Staf TNH 274 Hidrologi 3 (2-3) 2 Hujan dan analisis data hujan. Kekuatan tanah. strain dan stress. daur. konduktivitas.

Lereng dan pembentukan tanah. pengukuran debit. sifat. proses pembentukan. Proses-proses pembentukan tanah. Anang S. TNH 343 Geomorfologi &n Analisis Lansekap 3 (2-3) 2 Definisi geomorfologi. dan Aridisol. konsep dasar geomorfologi dan analisis lansekap. Yogaswara S taf TNH . Klasifikasi tanah secara umum. Ultisol. Pengertian dan ruang lingkup irigasi. Naik Sinukaban Staf TNH 323 Genesis dan Klasifikasi Tanah 3 (2-3) 1 Ruang lingkup genesis dan klasifikasi tanah. Oxkol.kapasitas infiltrasi. Proses pada lereng. Analisis aliian sungai. Ciri. Pengertian transpirasi. Pengertian evaporasi. Lansekap semi arid dan coastal processes. metode irigasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi evaporasi dan pengendalian evaporasi. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan landform fluvial dan pantai. pengertian kategori. Vertisol. horison-horkon penciri. Morfologi tanah. Hancuran ikli. Pengenalan sistem klasifikasi lain yang dgunakan di Indonesia. faktor-faktor pembentukan tanah. kualitas air. unsur-unsur pembentuk. AIiran permukaan. Inceptisol. slope profde study. Mollisol. Alfiiol. Taksonomi tanah. kebutuhan air irigasi. faktor-faktor yang mempengaruhi transpirasi dan pengendalian transpirasi. Klasifikasi tanah kategori famili. pelapukan dan landform. Air bawah tanah. Spodosol. penyebaran dan klasifikasi sampai kategori sub group dari Entisol. proses geomorfologi. tata nama. efsiensi irigasi.

teknik kartografq komunikasi kartografi. legenda. otomatisasi. produksi. macam dan sifat-sifat peta. peta dan pemetaan.344 Kartografi 3 (2-3) 2 Definisi dan manfaat kartografi. serniologi. Pembuatan peta .

unsur mikro. Potensid air tanah dan gerakan air &lam tanah. Kesuburan tanah sawah. natrium). struktur. fosfor. Pemanfaatan penginderaan jauh dalam pemetaan. magnesium. aspck kesuburan tanah daerah pasang surut. Uup S. Bahan organik. pengikat air tanah. flokulasi Wasj drainase. Wiradisastra Staf TNH 363 Kesuburan Tanah 3 (36) 1 Pengertian tentang kesuburan tanah. silikat. peranan faktor-faktor pembentuk tanah terhadap kesuburan tanah. tekstur tanah. basa-basa (kaiium. Dasardasar evaluasi kesuburan tanah. kalsium. F. Pengumpulan data topografi (ukur tanah) dan data tematik. sulfur. nitrogen. Pertumbuhan dan faktor-faktor tumbuh. Dasar-dasar hubungan tanah-tanaman. suhu tanah. IJnsur-unsur yang dibutuhkan tanaman.topografi dan wta tematik. LehvPkabessy Staf TNH 375 Konservasi Pengelolaan Tanah 4 (3-3) 1 dan Air Sistem tanah. Kemasaman tanah dan pengapuran.M. serta data penunjang untuk pembuatan peta-peta. bulk density dan prositas agregat tanah. .

Ketersediaan air. tingkat ketelitian dan biaya. Skala. Prediksi erosi. Pelaksanaansurvai tanah. Uraian evaluasi lahan. Tipe dan metode survai. Klasifii kemampuan tanah. Analisis metode konservasi tanah dan air. ruang lingkup dan kepentingan survai tanah dan evaluasi lahan. . evapotranspirasi. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi erosi. Evaluasi kesesuaian lahan. Informasi tanah dan lahan serta data penunjang yang 'diperlukan untuk survai tanah dan evaluasi lahan. suhu tanah. keseimbangan air. Naik Sinukaban Staf TNH 382 Survai Tanah dan Evaluasi Lahan 4 (3-3) 2 Pengertian.drainase. Infiltrasi.

pertimbangan ekonomik dalam program pemupukan dan pengapuran).Evaluasi lahan untuk irigasi. Evaluasi lahan di Indonesia. faktor-faktor yang mempengaruhi dosis dan cara pemupukan. Dasar-dasar pemupukan (pengertian umum. F. cara pelaksanaan dan interpretasi). pengetahuan tentang pupuk (pupuk alam dan buatan) dan permasalahannya. Abdullah Staf TNH 425 Geografi Tanah 3 (3-0 1 Mempelajari penyebaran geografi dan sifat asosiasi tanah dalam hubungan pertimbangan genesis tanah secara umum. Leiwakabessy Staf TNH 484 Dasar-dasar Perencanaan Pengem. Menguraikan satuan-satuan tanah sertapengaruh proses-proses genesis tanah dan faktor-faktor yang mendasarinya pada potensi pertanian dan penggunaan lahan secara regional di Indonesia. pemupukan unsur mikro. dosis maksimum dan optimum (faktor-faktor yang mempengaruhi). evaluasi kesuburan tanah (prinsip-prinsip. Tatat S.M. Analisis sifat-sifat tanah dan proses-proses pembentukan tanah yang menghasilkan tanah-tanah tertentu. Menguraikan hubungan antara produktivitas tanah dan kepadatan penduduk dan pemanfaatan tanah-tanah marginal. Evaluasi lahan dengan pendekatan sistem lahan.3 (3-0) 1 . Sahat Matondang Staf TNH 465 Pupuk dan Pemupukan 3 (2-3) 1 Peranan kesuburan tanah dan evaluasinya terhadap program pemupukan: cara-cara pengambilan dan penyiapan contoh tanah dan tanaman.

bangan Wilayah Membahas pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penerapan ilmu. Menguraikan dan membahas pentingnya ilmu tanah .

dilakukan diskusi-diskusi tentang materi kegiatan lapang. Tinjauan ilmu mengenai metodologi penelitian. Nasoetion Staf TNH 493 Pengelolaan Tanah Terapan 2 (0-6)1 Pengelolaan Tanah Terapan terutama merupakan kegiatan lapang. prosedur keilmuan. pengukuran dan pembuatan peta kontur lahan. Membahas leori perencanaan dan proses perenc. Penyusunan Pernyataan Proyek Penelitian. proses perkembangan ilmu. teori struklur pengalaman. metodologi penelitian. pengumpulan data. Satuan Kawasan Pengembangan dan Satuan Pemukiman. penanaman dan pemeliharaan berbagai jenis tanaman budidaya serta evaluasi kegiatan dalam bentuk lapor .rrnaan wiiayah. Sebelum kegiatan lapang. metode sintesis. Membahas aplikasi teori pengembangan wilavah di dalam pengembangan wilayah transmigrasi di Indonesia yang meliputi: Wilayah Pengembangan Partial. teori pengukuran. metode analisis. etika kesahihan ilmu. Kegiatan lapang meliputi: Persiapan dan perencanaan penggunaan lahan. tatacara penyitiran. tatacara penyuluhan daftar keilmuan. pengapuran dan pemupukan. bentuk baku format penulisan ilmiah. Nasoetion Staf TNH 491 Metodoiogi Terapan Penelitian Tanah 2 (2-0)1 Pentingnva tatacara penulisan ilmiah. Lutfi I. penyusunan hipotesis. interpretasi hasil pengujian hipotesis. Lutli I.dalam perencanaan pengembangan wilayah. pengujian hipotesis. pengolahan tanah sesuai kaidah konservasi tanah dan air. teori kebenaran.

an. Supiandi Sabiham Staf .

kebutuhan pangan dan gizi serta penilaian status gizi. pendidikan gizi dan program-program pangan dan gizi. pertanian dan kesehatan. gizi dan kesehatan serta dampak ketersediaan pangan terhadap gizi. Niai pangan. gizi.253. . Amini Nasoetion Staf GMK 231 Kehidupan Keluarga 3 (23) 2 Mempelajari keluarga sebagai pusat kehidupan dan penghidupan sehat. kebutuhan pangan dan gki serta penilaian status gizi. serta perencanaan. Memahami permasalahan di bidang pangan dan gizi: kaitan pertanian. pedagogis dan psikologis serta mempelajari pertumbuhan dan perkembangan kehidupan manusia. keluarga sebagai lembaga sosial. pelaksanaan. Nilai pangan. Pendidikan gizi. Amini Nasoetion Staf GMK 221 Dasar-dasar Ilmu Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari permasalahan di bidang pangan dan gizi serta hubungan antara pangan. Silabi Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga GMK 211 Gizi dan Pangan 2 (2-0) 1 . program pangan dan gizi di tingkat masyarakat dan nasional. dan penilaian program. Selanjutnya tentang sistem pangan dan pertanian serta dampaknya terhadap gizi.

mempelajari sifat kimia dan fisii komponen-komponen yang terdapat di dalam bahan makanan termasuk kadar gizi dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap mutu bahan makanan. Mariyati Sukarni sla f .Hartanti Santoso Staf GMK 321 Pengetahuan Bahan Panpn 3 (2-3) 1 Pengenalan bahan pangan nabati dan hewani.

Gizi dalam tahap perkembangan manusia. sosial. Secara khusus dipelajari mengenai dampak teknologi terhadap nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan keluarga dan interaksinya dengan tata lingkungan hidup keluarga. Neraca pangan dan pedoman gizi serta konsumsi pangan. mutu gizi konsumsi pangan. peranan clan keadaan keluarga dalam kaitannya dengan faktor lingkungan fisik. Menemukan masalah-masalah konsumen serta meningkatkan usaha perlindungan konsumen dengan cara berkonsumsi yang benar. Hardinsyah Staf GMK 323 Gizi dan Penyakit 2 (2-0) 2 Mempelajari standar gizi untuk menjaga kesehatan fisik individu termasuk interaksi antara gizi dengan infeksi dan parasit serta keadaan patologis karena gangguan mekanisme fisiologis dan metabolisme tubuh.GMK 322 Gizi Terapan 3 (2-3) 1 Mempelajari konsumsi dan pola konsumsi pangan. Mempelajari cara mengidentifikasi barang menurut mutu dan kegunaan serta pengetahuan tentang label. Emma Satriaty Staf GMK 331 Pendidikan Konsumen 2 (2-0) 1 Menelaah dan mempertimbangkan pembeiian barang sesuai dengan kebutuhan. ekonomi dan budaya. Kaitan gizi. Kebutuhan dan kecukupan gizi. Emmy Karsin Staf . Sri Rihati Kusno Staf GMK 332 Ekologi Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari fungsi. morbiditas dan kualitas manusia. biologis. tingkat sosial dan ekonomi keluarga.

GMK 333 Sumberdaya Gizi Hewani 3 (3-0) 1 Pengembangan peternakan dan perikanan ditinjau dari kecukupan gizi keluarga. pengelolaan ternak dan ikan yang mencakup .

Cara-cara masyarakatmemanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yang telah ada. Sumali M.pengenalan. pendinginan. fermentasi dan penggunaan zat aditif makanan dalam pengolahan pangan nabari dan hewani. Usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produksi melalui pola intensifikasi. keluarga dan lingkungan dalam peningkatan derajat kesehatan. Peranan sampling bahan makanan sebelum dianalisis dan metode-metode analisis kimia secara kuantitatif dan kualitatif sangat diperlukan. Mariyati Sukarni Staf GMK 341 Analisis ZEit Gizi 3 (2-3)1 Mempelajari sifat-sifat kimia. pembekuan. lemak. Faisal Anwar Staf . Faisal Anwar Staf GMK342 Pengolahan Pangan 3 (2-3) 2 Mempelajari dasar-dasar penggunaan panas. pengeringan. iradiasi. pemberian makanan. pencegahan penyakit serta pengembangan usaha. Program pemerintah jangka pendek dan jangka panjang di bidang kesehatan seperti tercantum dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN). Atmojo S taf GMK 334 Kesehatan Masyarakat 3 (2-3) 2 Mempelajari pentingnya kesehatan individu. Perubahan sifat fisik dan kimia bahan sangat diperlukan. Peran serta masyarakat dalam program-program kesehatan. fisik dan fungsional zat gizi (karbohidrat. protein. pemeliharaan. vitamin dan mineral) bahan pangan yang ada hubungannya dengan metode analisis kirnia. ekstensifiasi maupun diversifikasi.

Mendalami pengertian dan .GMK343 Metode Penelitian Gizidan Makanan 3 (2-3) 2 Memahami metode-metode penelitian yang berhubungan dengan masalah makanan dan gizi.

klinik dan wa lain yang berhubungan dengan survai gizi dan makanan. distribusi. keuntungan dan akibatnya. penimbangan antropometri. konsepsi kerangka kerja logikal. cara "recall". Pengertian dan kaidah yang mencakup rangkaian pe rjalanan pangan dari sejak ditanam sampai ke proses pencernaan manusia. Khumaidi Staf GMK 421 Pendidikan Gizi 3 (2-3) 1 Menelaah alternatif penanggulangan masalah-masalah pangan dan gizi terutama dalam ha1 meningkatkan pengetahuan gizi. biokimia gizi. Ditunjang dengan pembahasan sewa umum tentang faktor-faktor pendukung dan kendalanya serta timbulnya keanekaragaman pola (produksi. Djiteng Roedjito Staf GMK 381 Sistem Pangan dan Gizi 3 (2-3) 2 Mempelajari tahaptahap ketersediaan pangan sampai pada dampaknya terhadap status gizi masyarakat menurut model pendekatan sistem. konsumsi) antar wilayah dan perubahan-perubahan yang terjadi. Faktorfaktor sosial budaya yang mempengaruhi pola pangan dan perubahan kebiasaan makan. M. menganalisis dan menyajikan data. Uraian mengenai konsep dan isi .kaidah dalam proses pendekatan dan tata cara penelitian gizi dan makanan sehingga mampu mengumpulkan. Secara khusus dapat mengenal dan mampu menggunakan peralatan penelitian gizi.

prinsip-prinsip penilaian mutu makanan. Siti Madanijah S taf GMK 441 Percobaan Makanan 3 (2-3)1 Mempelajari prinsip-prinsip dan tahapan dalam percobaan makanan dan pengembangan produk baru.pendidikan gizi. pemilihan metode pendidikan dan teknik penyajian. mengembangkan dan mengevaluasi program pendidikan gizi. Merencanakan. proses komunikasi dan adopsi. . Social marketing dalam bidang gizi. Tinjau-ulang mengenai pengetahuan pangan.

Unsur giii sebagai indikator kesejahteraadkerniskinan. serta aplikasi pengelolaan sumberdaya keluarga. Hidayat Syarief Staf GMK 442 Ekonomi Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari perilaku konsumen. pemanfaatan dan perubahan sumberdaya keluarga. penilaian persediaan pangan. Suhardjo Staf GMK 481 Manajemen Sumberdaya Keluarga 3 (2-3)1 Mempelajari aspek pengelolaan sumberdaya keluarga dalam sistem keluarga. taraf konsumsi makanan. serta mampu melakukan analisis dengan pendekatan sistem. Djiteng Roedjito Staf GMK 483 Manajernen Makanan Masal 3 (2-3)1 . komponenkomponen dalam pengelolaan surnberdaya keluarga. Efektifitas kebijakan dan program pangan dan gizi. Peranan gizi dalam pembangunan ekonomi. faktor-faktor yang mempengaruhi pengadaan. Memahami formulasi suatu kebijakan dengan program pangan dan gizii implementasi dan evaluasi. perkembangan ekonomi. Distribusi pangan dan gizi. serta mempelajari metode dan analisis data penilaian inderawi. teknik optimalisasi dalam percobaan makanan. Suprihatin Guhardja Staf GMK 482 Prinsip Perencanaaa Gizi 3 (2-3) 1 Mempelajari hubungan kebijakan pangan dan gizi. Hubungan variabel ekonomi dengan konsumsi pangan dan status gizi. kecukupan pangan pada skala regional maupun nasional. Mahasiswa ditugaskan membuat produk baru makanan bergizi.prinsip dan metode penilaian inderawi (sensory evaluation).

Meliputi: pengorganisasian dan . sekolah. restoran. dsb. kantor.Pengelolaan makanan masd seperti: rumah sakit. katering.

cara sistematika.manajemen. pengolahan. sanitasi dan higiene. telusur pustaka. kertas kerja. keamanan kerja dan fasilitas fsik (perencanaan tempat dan perabotlperalatan). konsistensisumber informasi. laporan karya ilmiah serta artikel ilmiah. syarat-syarat pembelian bahan makanan. penanganan. penyimpanan. penyajian. pengawasan biaya. Sri Rihati Koesno Staf GMK492 Seminar 102 Berupa penyampaian rencana atau hasil penelitian karya ilmiah oleh mahasiswa tingkat akhir dengan birnbingan dosen pembimbing. Emma Satriaty Staf GMK 491 Metode Penyajian Ilmiah 2 (2-0) 1 Mempelajaritentang Metode Penyajian Ilmiah yang meliputi jenislmacam penyajian. persiapan. Dalam pelaksanaannya mahasiswa . bahasa dan medianya. Hartanti Santoso S taf GMK 499 Karya Ilmiah 6 02 Merupakan hasil penelitian dadatau studi pustaka dari seorang mahasiswa S1 yang disajikan dalam bentuk tulisan sesuai dengan cara-cara ilmiah. Termasuk di dalamnya model penyusunan proposal (usulan penelitian).

dibiibing oleh satu atau dua orang dosen yang mernpunyai kewenangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Staf .

Yayat Herudjito Otto A. pola komunikasi. Bunasor Staf SEP 121 Ilmu Sosial Dasar 3 (2-3) 2 Pendahuluan mengenai Ilmu Sosial Dasar. metode dan teknik manajemen science. sistem status dan pelapisan masyarakat. Brotosunarjo SEP 202 Mikoekonomi 3 (3-0) . pola kebudayaan. kebijaksanaan fskal. kekuasaan dan wewenang keluarga. pengangguran dan inflasi. produksi dan alokasi sumberdaya serta biaya produksi dan struktur pasar. Silabi Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian SEP 102 Pengantar Ilmu Ekonomi 3 (2-3) 1 Pengertian dan defmisi (ilmu ekonomi. proses sosial lembaga-lembaga kemasyarakatan. Pembahasan ekonomi mikro (permintaan. aplikasi sosiologi. Pudjiwati Sajogyo Staf SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) 1 Pengertian tentang perkembangan manajemen. perubahan sosial. produk dan pendapatan nasional.25. bentuk masyarakat dan pola adaptasi ekologi. kebijaksanaan harga. strategi manajemen di Indonesia dan negara maju. fungsi-fungsi. organisasi sosial. group sosial.S. Pembahasan ekonomi makro (permintaan dan penawaran agregat. model dan sistem perekonomian). pola hubungan antar suku bangsa. penawaraan. ilmu ekonomi sebagai bagian ilmu sosiaI. bersaing dan monopoli). uang dan kebijaksanaan moneter. persoalan ekonomi.4. peranan wanita.

Yayah Karliyah Sri Utami Kuntjoro Sutara H. .1 Memberikan dan memahami dasar-dasar teori ekonomi mikro sebagai dasar pengarnbiian keputusan dan menunjang dasar teori ekonomi terapan serta analisis kebijaksanaan ekonomi.

kelembagaan dan inovasi dalam pengembangan pertanian. modelmodel pembangunan pertanian. permintaan dan penawaran hasil pertanian. Membahas sod-sod pengangguran. Noerdin M. peranan sumberdaya. pertalian antara variabel penduduk dan variable lain (lahan. kematian dan migrasi). idasi dan pertumbuhan ekonomi. Memberikan pengertian dan cara pengukuran tentang pendapatan nasional. tataniaga dan perdagangan hasil pertanian. kebijaksanaan (politik) pertanian. pangan/revolusi hijau. Kuntjoro Staf SEP 205 Pengantar Ilmu Kependudukan 3 (2-3) 2 Pengertian Demografi dan Ilmu Kependudukan. Zen Bungaran Saragih SEP204 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2-3) 2 Pengertiantentang ruang lingkup dan metode dalam ekonomi pertanian. kesempatan kerja dan harga. beragam pengertian dan ukuran dasar dalam demografi. angkatan kerja dan kesempatan kerja. prinsip-prinsip dalam proyeksi penduduk. dan beberapa masalah yang mendesak. variabelvariabel penentu perkembangan penduduk (kelahiran. Uraian-uraian yang dicakup adalah ciri pertanian. . prinsip-prinsip ekonomi dalam usaha tani.SEP203 Teori Makro Ekonomi 3 (3-0) 1 Memberikan dasar-dasar teori ekonomi makro dengan model-model statis dan dinamis yang sederhana. lingkungan) serta kebijaksanaan kependudukan. kerniskinan.

. komunikasi. pendekatan dan metode. penggolongan adopters.Said Rusli Umar Tuanaya Ekawati Ono Sutarno SEP 206 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian 3 (2-3)1 Peranan Penyuluhan dalam Pembangunan. falsafah penyuluhan. diffusi. prinsipprinsip belajar dan mengajar. proses adopsi.

SEP 313 Tataniaga Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan masalah tataniaga.organisasi penyuluhan. Interpretasi Laporan Keuangan. A. memahami fungsi-fungsi dan pengetahuan yang diperlukan dalam pengelolaan usaha tank menguasai metode perencanaan dan alat-alat analisis untuk mengukur keragaman usaha tani dan menemukan alternatif pemecahan masalah. fungsi biaya dan marjin dan pembentukan harga. potensi perbaikan tataniaga. Subijo Bratamihardja S taf SEP 312 Ilmu Usha Tani 3 (2-3) 1 Memberikan pengertian dasar tentang batasan. konsumen. produsen. E. menyusun laporan keuangan. tujuan dan ruang lingkup ilmu usaha tani. A Soeharjo Fadholi Hermanto Abas 'lJ. membuka perkiraan dari neraca awal. penyuluhan dalam program pengembangan di Indonesia. Gunardi Sugiah Machfud Sumardjo Ida Yuhana SEP311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2-3) 1 Menyusun daftar inventaris. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. memahami kedudukan usaha tani dalam struktur agribiinis dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada pembentukan sistem usaha tani. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan. Roekasah . membuat jurnal dari transaksi.

Isang Gonarsyah .

tahap-tahap dan model perencanaan. Modernisasi pertanian dan pembangunan pedesaan. produksi dan perdagangan internasional. Tujuan perusahaan. dan ruang lingkup perdagangan internasional. kng Gonarsyah Staf SEP 317 Ekonomi Perusahaan 3 (2-3) 2 Ruang liigkup dan batasan. organisasi perusahaan. peranan koperasi dalam perekonomian. peranan. Strategi pembangunan pertanian di Indonesia. pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional. Sjafrl Mangkuprawira SEP319 Koperasi 3 (2-3) 2 Membahas arti. pemasaran. personal. konsumsi dan perdagangan internasional. kriteria. keseimbangan di dalam perdagangan internasional. tahapan-tahapan dalam pelaksanaan penelitian ekonomi. Perencanaan pembangunan pertanian: liigkup. A. teori biaya komparatif. prinsip-prinsip koperasi. Pelaporan studi kasus. taraf kesatuan ekonomik dan aspek kesejahteraan dalam perdagangan internasional. Beberapa teori dan model pembangunan pertanian. A. Soeharjo Staf SEP 316 Landasan Perdagangan lnternasional 3 (3-0) 2 Pengertian. Kebijaksanaan pembangunan pertanian: teori. Masalah-masalah biaya. pengaruh perdagangan internasional terhadap faktor-faktor produksi. tatalaksana perusahaan: permodalan. tujuan kebijaksanaan. sejarah perkoperasian. produksi. Soebiyo Yayat Herudjito SEP318 Pembangunan Pertanlan 3 (3-0) 2 Pembangunan pertanian sebagai pembangunan ekonomi. beberapa metode penelitian ekonomi. Studi kasus dalam agribisnis. organisasi dan .SEP 315 Metode Penelitian Ekonomi Agribisnis 3 (2-3) 2 Tujuan penelitian ekonomi.

.

manajemen pembiayaan. Kusumah SEP 411 Manajemen Akunhnsi Pengertian. perencanaan program. E. Analisis penyimpangan untuk menentukan tingkat efisiensi pada proses produksi. pasar modal dan uang pertanian. Staf SEP 417 Manajemen Agribisnis 3 (3-0) 1 Memahami ciri dan sifat produksi pertanian dan implikasinya di dalam bisnis di sektor pertanian. .manajemen koperasi. pengorganisasian. E. sikap dan kebijaksanaan pemerintah di bidang koperasi. Kadarsan Staf SEP 413 Manajemen Tataniaga 3 (3-0) 1 Pengertian Manajemen Tataniaga. Memberi keterampilan serta kemampuan analisis di dalam pendekatan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan di bidang agribisnis. dan perluasan tataniaga. Teori pembiayaan.W. H. peranan modal pertanian di dalam sektor ekonomi nasional. identifikasi masalah dalam rangka pembimaan koperasi. Subijo Bratamihardja Staf SEP 412 Pembiayaan Perusahaan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup pembiayaan. Roekasah A. pengawasan usaha. Laporan prestasi dan laporan intern untuk manajemen. peranan akuntansi inanajemen dalam perusahaan. Peranan akuntansi biaya dalam perencanaan dan pengawasan. akuntansi biaya. analisis kesempatan tataniaga. memahami agribisnis sebagai satu sistem dan penerapannya sebagai kerangka analisis. A.

W. Hardjanto Staf .

E. kebijakan pemerintah. komunikasi intrapersonal. pembangunan berencana. Semua Stat Jurusan SEP321 Komunikasi dalam Penyuluhan 3 (2-3) 1 Maksud dan lingkup komunikasi. Roekasah A. komunikasi dalam kelompok. masalah birokrasi. unsur-unsur komunikasi. mengapa ada penelitian. gerak-gerak perubahan sosial. Stat SEP 419 Studi Pustaka 3 (3-0) 1 Berbagai aspek agribiinis dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. dimensi-dimensi perubahan sosial. Lubis SEP322 Perubahan Sosial 3 (2-3) 1 Teori Dasar Perubahan Sosial. Kolopaking F. komunikasi dalam organisasi. model-model strategi komunikasi dalam perubahan sosial. Bambang S. Djuara P. hubungan masyarakat kota dan desa. . Hubeis Ida Yuhana Sugiah M. pelancaran pengaruh dan partisipasi. proses penelitian serta teori yang mendukung penelitian. kesepakatan dunia Finis) formulasi kebijaksanaan bisnis: strategi dan taktik perusahaan dalam memanfaatkan kesempatan usaha. Tony SEP 325 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) 2 Memberikan pengertian apa arti penelitian. Aida Vitayala S. model-model komunikasi. Utomo Lala M. teori-teori modernisasi dan ketergantungan dalam pembangunan masyarakat desa. komunikasi massa.SEP 418 Kebijaksanaan Bisnis 3 (3-0) 2 Arti dan kedudukan Kebijaksanaan Bisnis. faktor-faktor yang perlu diperhatikan (hukum.

.

Sajogyo Winati Wigna Sugiah M. F. penyuntingan dan penataan tulisan berita serta artikel dalam koran. Tamsur Marse Sumardjo Nurmala P. . Pudjiwati Sajogya wnati Wgna SEP 423 Komunikasi Massa 3 (2-3) 1 Peranan. kunjungan diskusi. penggunaan dan efek komunikasi massa dalam pembangunan. penulisan. kursus. Syarat keahlian seorang penyuluh. Adiwibowo SEP 326 Metode Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kedudukan metode penyuluhan dalam ruang lingkup pekerjaan penyuluhan. Sitorus SEP 422 Sosiologi Keluarga 3 (2-3)1 Pendekatan evolusi perkembangan keluarga. proses. Klasifikasi metode. Photografi dan produksi media. analisis data dan studi pustaka. Pemilihan isi. . demonstrasi hasil. Keefektifan metode. demonstrasi cara. Metode pembinaan kelompok. alat-alat bantu penyuluhan. pendekatan ekonomi (Rice) dan analisa peranan wanita dalam pembangunan desa. Tonny Ekawati S. penulisan skrip. transparan. majalah serta brosur. Pemilihan isi. M. Metode ceramahJpidato. pendekatan teori struktural fungsional (Levy). karyawisata bermain peran.kemudian dilanjutkan dengan metode-metode lapangan serta menyusun suatu rancangan penelitian dan usulan penelitian dilengkapi dengan cara mengolah data. magang dan metode lain yang aktual.

Syarifah Surkati . penulisan skrip. Pembinaan forum media. "Shooting" dan penyuntingan film. penyiaran dan siaran radio. Gunardi Sugiah M.penyuntingan. Pemilihan isi.

peran serta masyarakat. penetapan indikator. Tjondronegoro Syarifah Surkati YusiRusimah SEP 425 Dinamika Pembangunan Desa 3 (2-3) 2 Arti pembangunan "rnanusia seutuhnya dan seluruh masyarakat" (GBHN). penulisan laporan. pengolahan dan analisis data. bukan administrasi untuk administrasi. Utomo Lala M. Rachman Bambang S. Aida . pengumpulan data. Kolopaking SEP 426 Evaluasi Program Penyuluhan 3 (2-3) 2 Kerangka pemikiran teoritik evaluasi program.A. S~~ogy0 Ali M.SEP 424 Administrasi Pembangunan Pertanian 3 (3-0) 1 Pengertian yang benar-tentang Ilmu Administrasi Negara yang kini berubah/menjurus kepada pembangunan administrasi untuk pembangunan masyarakat seutuhnya. Sediono M.P. penetapan sumber-sumber data. Falsafah dan prinsip-prinsip. pada badan pembina dan peluang konflik. daerah). hambatannya pada tingkat lokal (desa. pendekatan manusiawi dalam pendidiian penyuluhan. sesuai perkembangannya dalam dunia internasional maupun Indonesia sendiri. Ilmu ini diberi "warna" sosial. Perurnusan kembali tujuan penyuluhan.

Semua Staf PKP SEP 331 Pengantar Riset Operasi 3 (3-0) 1 Pembentukan model bagi pengambilan keputusan dalam perencanaan dan pengendalian. Lubis SEP 429 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau rninat dari tiap mahasiswa. Hubeis Ono Sutarno Djuara P. rnasalah . perprograman linier.Vitayala S.

Metode dan Teknik Analisis Ekonomi Wilayah. Metode penelitian (pengumpulan . Bunasor SEP 335 Metode Penelitian Ekonomi Sumberdaya 3 (23) 2 Pengertian dan ruang lingkup ekodorni sumberdaya dan pemecahan. Sutara H. kesalahan spesifikasi. alokasi sumberdaya alam yang optimal dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi.transportasi. sifat sumberdaya alam (dapat pulih dan talc dapat pulih). Christaller. metode ilmiah dan penelitian). Sri Utami Kuntjoro Staf SEP 332 Pengantar Pembanynan Wilayah 3 (2-3) 2 Konsep Dasar Wilayah dan Tataruang. regresi sederhana dan regresi berganda. Pembangunan Wilayah Pedesaan. analisis jaringan kerja. korelasi lini. formulasi dan pendugaan model khusus seperti model dengan biiair variabel dan model dengan koefisien yang ditentukan besarnya. kolinear ganda. Prinsip-prinsip dasar penelitian ekonomi dan pentahapannya. Losch dan lain-lain. Hanafiah Staf SEP 333 Pengantar Ekonometrika 3 (3-0)1 Pendekatan ekonometrika. Sri Hartoyo Staf SEP 334 Pengantar Ekonomi Sumberdaya 3 (2-3)2 Pengertian dan ruang lingkup ekonomi sumberdaya. masalahmasalah dalam pengelolaan dan pemanfatan sumberdaya alam. Teori Lokasi Weber. masalah tugas. model ekonomi. T. perprograman integrer. Administrasi Pembangunan Wilayah di Indonesia. heterosedastisitas.

Penyusunan pernyataan proyeW . Pengolahan dan analisis data.data dan pengambiian contoh).

Pengawetan sumberdaya tanah. Praktikum: Penelaahan Sumberdaya Tanah dilihat dari Politik dan Hukum Perkembangan Hukum Agraria . Yayah Karliah Staf SEP 431 Pembiayaan Masyarakat 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang lingkup. definisi dan istilahnya yang digunakan. Nilai dari sumberdaya tanah. pengeluaran dan penerimaan masyarakat serta dampak ekonomi dan kaitannya dengan dasardasar kesejahteraan ekonomi. struktur pajak clan mobilitas faktor produksi. dan penarikan pajak pada milik bertanah. Pasokan tanah untuk penggunaan secara ekonomis. Studi kasus ekonomi dan pelaporan hasil penelitian. dampak kebijakan fskal pemerintah. Rencana untuk penggunaan sumberdaya tanah yang lebih baik. Pengaruh faktor lokasi pada penggunaan tanah.usulan proyek. faktor lokasi pada penggunaan tanah. proses penganggaran. Keputusan untuk pembangunan sumberdaya tanah. Keunegan ekonomi dari penggunaan tanah. Pengawetan sumberdaya tanah. masalah-masalah yang ada. Hubungan antara tekanan penduduk dan permintaan akan tanah. Mangara Tambunan Staf SEP 432 Ekonomi Sumberdaya Tanah 3 (2-3) 1 Ekonomi Sumberdaya Tanah suatu penelaahan hubungan antara Manusia dan Tanah.

U. Perkembangan Hukum tanah pada jaman pendudukan Jepang dan permulaan revolusi fisik. Erfpacht. Opstal dan pandangan Belanda atas hak Indonesia atas tanah). Hak-hak tanah menurut hukum Belanda (Eigendom.di Indonesia dari jarnan jatuhnya VOC sampai Agrarische Wet.A. Agrarian Reform.H.B. Haqadi Hadikoesworo .P. dan U. transaksi-transaksi tanah menurut adat.U. Hukum tanah menurut adat. U.P.

Evaluasi kebijakan-kebijakau. Kuntjoro SEP 436 Kapita Selekta Ekonomi Pertanian 3 (3-0) 2 Ciri-ciri pokok dari ekonomi perikanan. penerapan konsep-konsep dasar hidrologi keteknikan. nilai-nilai sosial dan manfaat sebagai kriteria kebaikan suatu investasi. ekonomi dan keteknikan. evaluasi proyek ekonomi dan peraturanperaturan mengenai sumberdaya air dalam perencanaan dan perumusan kebijakan mengenai sumberdaya air. identifikasi manfaat dan biaya. disuibusi dan konsumsinya. Mangara Tambunan Sta f SEP 438 Kebijaksanaan Sumberdaya Alam 3 (3-0) 2 Proses perumusan kebijakan. Konsep-konsep ekonomi sebagai dasar analisis masalah perikanan. peternakan dan kehutanan. Affendi Anwar Sutara H. pengukuran manfaat dan biaya. . qadi Prawirodihardjo SEP 435 Analisis Manfaat dan Biaya 3 (3-0) 1 Pengertian dasar tentang manfaat dan biaya. Aspek sosial politik. Tatanan institusional dan kaitannya dengan penggunaan sumberdaya air. peternakan dan kehutanan sehubungan dengan produksi. perencanaan dan pembangunan sumberdaya dam. perencanaan dan pengembangan sumberdaya alam dan kaitannya dengan pembangunan ekonomi.SEP 434 Ekonomi Pengairan 3 (3-0) 1 Pengertian dan ruang Smgkup.

Semua Staf Ekonomi Sumber Daya . dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa.Mangatas Tampubolon SEP 439 Studi Pustaka 3 (0-3) 1 Berbagai aspek ekonorni pertanian dan sumberdaya pertanian.

bentuk fungsi produksi. Beberapa bentuk kebijaksanaan: (1) Kebijaksanaan di bidang produksi pertanian. (5) Kebijaksanaan di bidang perkreditan pertanian. "Economics of Size". pengelompokan tulisan . Kebijaksanaan mencapai tujuan. (2) Kebijaksanaan harga hasil pertanian. Pengaruh kebijakan pemerintah terhadap efisiensi dan perencanaan usaha tani. Golongan kebijaksanaan di bidang pertanian. biaya produksi. resep menulis. Konsep efisiensi: biaya minimum dan keuntungan maksimum.SEP 314 Ekonomi dan Perencanaan Produksi 3 (23) 2 Ruang lingkup ekonomi produksi. Pendekatan suatu kebijaksanaan. "Economics of Scale". Kuntjoro Staf SEP 300 Teknik Penulisan Ilmiah 2 (1-3)1 Prinsip umum menulis (membuat rencana. Metode pendekatan mikro dan makro. memilih-mengelompokkan dan menyajikan fakta). Mempersiapkan naskah tulisan (apa. Tjahyadi Sugianto Sta f SEP 420 Politik Pertanian 3 (3-0) 1 Definisi dan pengertian Politik Pertanian. Perencanaan usaha tani dan wilayah. Pengaruh waktu dan resiko terhadap efsiensi. (7) Masalah ketenagakerjaan di pedesaan. positif dan normatif. Beberapa pengertian yang erat hubungannya dengan pertanian. (3) Kebijaksanaan pemerintah mengatur penyediaan-penyebaran bahan pangan (beras). mengapa menulis dan untuk siapa). (4) Kebijaksanaan pengaturan dan pengadaan sistem perkreditan. (6) Kebijaksanaan pengaturan pengelolaan tataniaga hasil pertanian.

Bentukbentuk gaya tulisan (paparan. tinjauan pustaka. tipe-tipe features. unsur berita. Langkah-langkah penelitian ilmiah dalam bentuk tahap menulis.ilmiah (populer. bentuk-bentuk "lead"). paparan tentang suatu mekanisme penelitian. Artikel berita (konsep dan sifat berita determinan beiita. laboratorium. . Bentuk tulisanilmiah (laporan penelitian di lapangan. Ciri umum tulisan ilmiah. bahasan. tipe-tipe lead bagi features). sifat. semi ilmiah populer dan populer). Artikel features (pengertian. teknik menulii berita. fiksi ilmiah). perian dan narasi).

sumberdaya pertanian. membuat abstrak.Menulis laporan (pengertian studi pustaka dan PL. agribiinis. sumberdaya pertanian. PKP: Aida Vitayala S. ringkasan. Tonny AGB: W. StafJurusan SEP 499 Karya Ilmiah U0-a) 2 Berbagai aspek ekonomi pertanian. mempelajari dan menganalisis permasalahan nyata di lapangan. glossary. Setiap mahasiswa diharuskan mengenal. Proses dan prinsip penyuntingan). Semua Staf Jurusan . penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang sedang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahasiswa. Hubeis F. daftar pustaka. penyuluhan dan komunikasi pertanian dikaitkan dengan permasalahan yang aktual di masyarakat dan atau minat dari tiap mahaiiswa. di masyarakat dan lembaga-lembaga kedinasan dan atau non kedinasan. dengan menggunakan teori-teori yang telah diperoleh selama 7 semester. format laporan. agribisnis. Hardjanto ESD: Wiryadi Prawirodihardjo SEP400 Seminar 1 (0-1) 2 Penyajian oral hasil telaahan berbagai aspek ekonomi pertanian.

.

strategi reproduksi. serta pengantar biogeografi dengan penekanan contoh pada jasad pengganggu sebagai komponen agroekosistem dibahas pada akhir kuliah. ekologi dan f~iologi serangga. taksonomi-morfologibiologi-ekologi hama dan penyakit tanaman dan berbagai dasar dan cara pengendaliadpenanggulangannya. berbagai tipe alat mulut. struktur dan fungsi. Praktikum: pengenalan gejala dan jenis parasit (patogen dan hama). pertumbuhan suksesi.25. Praktikum: mengenal bentuk umum serangga. spesiasi dan pembentukan ras biologis dan geografis. anatomi dalam. proses pencemaran. tingkat kerusakan ekonomi. Silabi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan HPT 202 Dasar-dasar Ekologi Organisma 3 (2-3)1 Pengganggu Pengertian dasar tentang ekologi. Memberikan pengetahuan dasar: morfologi. pengantar evolusi serangga. taktik pengendalian hama .5. Teguh Santoso Staf HIT 222 Ilmu Hama Tumbuhan Umum 3 (3-3)2 Membahas: batasan hama. lingkungan fisik dan biotik. pengenalan dalam ordo dan famili penting bagi serangga. Sugiharso Sastrosuwignyo S taf HPT 221 Entomologi Umum 3 (2-3) 1 Mengemukakan pentingnya arti serangga bagi kehidupan manusia. dasar biologi dan ekologi pengendalian hama. seleksi alam. Aunu Rauf HPT 211 Dasar-dasar Perlindungan Tanaman 4 (3-2) 2 Memberikan pengertian dasar mengenai perlindungan tanaman dalam ruang lingkup pertanian. Praktikum: Pengaruh faktor fisik dan makanan terhadap kehidupan jasad pengganggu. metamorfosis.

Soemartono Sosromarsono .terpadu serta contoh-contohnya. Praktikum: berupa pembahasan praktek dan penelitian berbagai cara pengendalian hama yang telah diterbitkan di majalah ilrniah atau penerbitan lain.

gejala yang ditimbulkan faktorfaktor yang rnempengaruhinya. penyebab penyakit tanaman. Sugiharso Sastrosuwignyo HPT 301 Pengendalian Terpadu Hama dan 3 (2-3) 1 Penyakit Tanaman Pengertian dan penentuan Ambang Ekonomi. epidemiologi. kirnia dan biologi. Sinaga HPT 310 Pestisida dan Teknik Aplikasi 3 (2-3) 1 Berbagai bentuk formulasi. penggolongan pestisida (senyawa dan cara kerja) dan efek sampingan. morfologi. penularan. pengenalan. Praktikum: Cara-cara ekstraksi. Latihan menyusun rencana kerja penelitian dan daya penalaran. teknik penulisan. Diskusi bahan yang berhubungan dengan pengamatan dan peramalan. pembuatan tabel dan gambar. cara aplikasi dan alat aplikasi pestisida. Meity S.HPT 234 Nematologi Tumbuhan 2 (1-3) 1 Pengertian Nematologi secara umum. Dasar-dasar penarikan contoh. . Sifat-sifat fsik. cara penanggulangannya. taksonomi. Aunu Rauf Staf HPT 309 Teknik Penulisan Ilmiah 1 (0-3) 1 Membicarakan ciri tulisan ilmiah. Peramalan hama dan penyakit tanaman. Kaitan pengamatan dengan proses pengambilan keputusan pengendalian. pendugaan populasi. Teknik pengamatan dan pendugaan populasi hama dan penyakit penting tanaman. kerusakan dan kehilangan hasil serta interpretasi.

ciri rnorfologi. Penyakit: Gejala kerusakan. klasifikasi. cara-cara pengendalian. ekologi interaksi hama tanaman.Suroto Sukirno Staf HPT 312 Hama dan Penyakit Tanaman 3 (3-0) 2 Hortikultura dan Pangan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. arti ekonomi. gejala kerusakan. penyebaran. siklus hidup. organisasi .

cara mendeteksi.penyebab. Penyakit: Gejala kerusakan. penyebaran. epidemiologi. tanda-tanda patogen. Mandang Staf HPT 314 Hama dan Penyakit Benih 3 (2-3) 1 Membicarakan Hama dan Penyakit dalam hubungannya dengan kerusakan benih dan faktor ligkungan yang mempengaruhinya. klasifikasi. arti ekonomi. siklus hidup. cara penyebaran di lapang dan usaha-usaha penanggulangannya. faktor yang mempengaruhi perkembangan . Sientje S. cara-cara pengendalian. Rusmilah Suseno Sta f HPT 313 Hama dan Penyakit Tanaman 2 (2-0) 2 Perkebunan Hama: Bionomi hama-hama penting tanaman hortikultura pangan. cara-cara penanggulangannya. Terjadi infeksi. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit benih dan cara pengujian kesehatan benih. ciri-ciri morfologi. Jusup Sutakaria Staf HPT315 Penyakit Benih dan Gangguan 3 (2-3) 1 Pasca Panen Organisme penyebab kerusakan pada berbagai hasil komoditi pertanian di Indonesia. tanda-tanda patogen. gejala kerusakan. ekologi interaksi hama tanaman. penyebab kerusakan.cara-wa penanggulangannya. epidemiologi.

. Praktikum: Pengenalan berbagai hama dan penyakit. Jusup Sutakaria Staf HPT 322 Hama Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonorni dalam merusak tanaman setahun. pengujian kesehatan benih.clan usaha-usaha penanggulangannya.

gejala penyakit. Toerogadi Soemawinata HPT324 Vertebrata Hama 2 (1-3) 2 Pembahasan umum mengenai morfologi f~iologi dan ekologi vertebrata. organisme penyebab. gejala serangga dan musuh-musuh alaminya. cara identifikasi. contoh-contoh beberapa penyakit dan tanda penyakit (sirntomatologi). Pembahasan khusus pada bionomi dan wa pengelolaan vertebrata hama yang penting. Uha Suharja Satari HPT332 Penyakit Penting Tanaman Setahun 3 (2-3) 2 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanaman setahunl pangan/hortikultura. A. seperti tikus dan babi hutan. Swastika P. teknik isolasi dan inokulasi patogen. Praktikum: Ditekankan pada pengenalan spesies tikus di Indonesia. A. siklus penyakit. pertahanan tanaman. penyebaran. proses terjadiiya penyakit dan faktor yang mempengaruhinya. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. cara pengendalian tikus.cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. Hubungan patogen dengan inang. epidemiologi. epidemiologi. Hidir Sastraatmadja HPT335 Virologi Tumbuhan 3 (23) . klasifikasi patogen. Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman setahun. HPT 331 Ilmu Penyakit Tumbuhao Umum 4 (3-3) 1 Konsep dan arti penyakit tumbuhan. cara koleksi dan praktek. dasar-dasar pemberantasan. usaha penanggulangannya. gejala. kerusakan. terutarna mengenai sejarah.

Rusmilah Suseno . komponen struktur. ekologi. deteksi identifikasi. cara berkembang biak. cara pemberantasan.1 Cara penularan.

contoh-contoh kasus pengendalian hayati. gejala serangannya serta musuh-musuh alaminya. Praktikum: Mengenal serangga hama penting. bagian tanaman terserang. pengawetan vertebrata hama terutama tikus. sejarah pengendalian hayati. Teguh Santoso Staf HFT 423 Hama Penting Tanaman Tahunan 3 (2-3)1 Biologi dan ekologi organisme pengganggu terutama serangga yang mempunyai arti ekonomi dalam merusak tanaman tahunan. predatisme dan antagonisme. parasitisme. kolonisasi dan pembiakan masal musuh alami. . Praktikum: Mengenali ciri-ciri berbagai kelompok dan jenis musuh alami. penyebab penyakit. S.HPT 401 Seminar 1 (0-3) 2 Memberikan latihan dan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan hasil pengamatannya dan pemikirannya secara lisan dalam forum terbuka. introduksi. dasar ekologi pengendalian hayati. Nina Maryana Staf HFT 420 Pengendalian Hayati Hama dan Patogen 3 (2-3)1 Membahas: Ruang lingkup dan batasan pengendalian hayati. cara-cara pengendalian dan hasil penelitian mutakhir mengenai hama tersebut. dalam bentuk basah. kering atau "slide". Sukirno S taf HPT 411 Identifikasi dan Koleksi Hama 2 (0-6) 2 dan Penyakit Membahas dan membuat koleksi serangga. prosedur eksplorasi.

penyebaran. terutama mengenai sejarah.Toerngadi Soemawinata Staf HPT433 Penyakit Penting Tanaman Tahunan 3 (23) 1 Dibahas penyakit-penyakit penting pada tanamanlperkebunanlhortikultura. .

Staf HPT499 Karya Ilmiah 4 (11 Memberikan latihan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. epidemiologi.kerusakan. serta penulisan laporan hasil penelitian dalam bidang hama dan penyakit tumbuhan. serta usaha penanggulangannya. A. organisme penyebab. Hidir Sastraatmadja HIT 498 Praktek Lapang Keprofesian . gejala. Staf Keterangan : Mata kuliah layanan untuk mahasiswa bukan program studi HPT . Praktikum: Postulat Koch dan teknik identifikasi patogen tanaman. 4 ( ) 2 Memberikan pengalaman kepada mahasiswa melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aspek perlindungan tanaman. siklus penyakit.

IPB. 1971). Illinois. 1990) 12.6. 1985) 3. 1982) 9. Endang Murniati (Ir. 1977). Ade Wachjar (Ir. A. 1982) 13. B. 1974). UI. 1985) 11. (PhD. IPB. IPB. Univ. 1986) 19. IPB. Anas Dinurohrnan S. 1980) 4. 1%4). IPB. IPB. IPB. Andi Gunawan (Ir. Tampubolon (Ir. (Prof. 1980) 7. USA. 1985) 10. 1959). IPB. 1975) 2. Bambang Sulistyantara (Ir. Illinois. IPB. IPB. 1978). 1985) 14. IPB. UI.H. 1985) 22. IPB. 1986) 5. IPB. (MSc.. 1961). USA. USA. Kentucky. (It. 1983) 16. Kentucky. 1966). IPB. 1989) 15. Jurusan Budidaya Pertanian 1. (PhD. (Ir. IPB.Abdul Bari (Ir. IPB. Endang Syamsudin (Ir. Univ. IPB. Univ. USA. Univ. Eko Sulistyono (Ir. (MS. Donatus Sutijo (Ir. (MSc. DIREKTORI TENAGA PENGAJAR 2.1. Kentucky. Univ. Asep Setiawan (Ir. Kagawa Univ. Andri Ermawati (Ir. IPB. (MSc. (MSc.2. IPB. IPB. (MSc. USA.6. 1%5). UK. IPB. 1981) 20. IPB. USA. Adiwirman (Ir. Darda Efendi (~r. Achmad Surkati Abidin (Ir. UI. 1985) 8. Aris Munandar (Ir. Univ. 1%1). (MSc. 1985). Agus Purwito (Ir. Amris Makmur (Ir. 1%3) 21. Kentucky. 1984) 17. Univ. 1976) 18. . 1977). 1978). (MSc. Didy Sopandie (Ir. IPB. USA. Bambang Sapto P. 1986) 23. Syamsudii (Ir. 1985) 6. (PhD. 1970). (Prof. IPB. (MS. Abdul Qadir (Ir. Reading. Adolf Pieter Lontoh (Ir.

IPB. 1976) . Australia. Faiza C. 1988) 24. Suwarno (Ir. Eny Widayati (Ir. IPB. 1983) 25. Queensland.Univ.

Munif Ghulamahdi (Ir. USA. IPB. Iskandar Lubis (Ir. (MS. 1980). UPLB. Univ. 1976) 38. IPB. USA. UI. IPB. Okayama Univ. USA. 1987) 42. Fred Rumawas (Ir. IPB. IPB. Wisconsin. (PhD Univ. 1983). Muhd. Univ. Kentucky. 1982) 33. 1989) 45. UI. 1982). 1963). USA. U1. Chozin (Ir. Philippines. (MSc. 1973) 46. 1984) 41. Hajrial Aswidinnoor (Ir. Livy Winata (Ir. IPB. Kentucky.A. IPB. 1979).. IPB. Univ. 1982) 43. Indung Siti Fatimah (Ir. UI. (MSc. (Dr. 1983). Muchtar Argasasmita (Ir. IPB. IPB. USA. 1990) 44. 1975) 37. M. IPB. Univ. IPB. (MSc. Univ. (Dr. M. (MAgr.26. Wisconsin. (MSc. Wisconsin. 1%3). UPLB. 1980). (PhD. (PhD. USA. Wisconsin.H. USA. Bintoro (Ir. 1985) 34. IPB. 1971). IPB.. Ketty Suketi (Ir. 1976) 35. 1968) 27. 1974). Henni Purnamasari (Ir. 1976). Jajah Koswara (Ir. IPB. 1983) 28. Baharsjah (Ir. 1975). 1980) 39. UNPAD. Hadi Susilo Arifm (Ir. Herdhata Agusta (Ir. 1990) 47. IPB. 1973). Wisconsin. USA. 1%5). IPB. UK. Univ. Is Hidayat Utomo (Ir. Purdue Univ. (PhD. 1983). Okayama Univ. 1%4). Wattimena (Ir. 1987) . 1982) 30. (MSc.. IPB. 1964). Karhi Sukartaatmadja (Ir. Suhartanto (Ir. 1973). (MS. USA. Hariyadi (Ir. Wisconsin. Japan. (PhD. IPB. R. G. IPB. IPB. 1991) 36. Joedojono Wiroatmodjo (Ir. 1989) 32. (Dr. (MSc.A. UGM. 1%2). 1990) 29. (MS. Univ. Krisantini (Ir. Philippines.Justika S. Reading Univ. 1984) 31. 1955) 40. (MSc.

1986) 51. Wiroreno (Ir. IPB. (MSc. IPB. 1971). Nurhajati (Ir. Pepet M. IPB. 1x9). Univ. Sjafei (Ir. 1985) 49. IPB. Nizar Nasrullah (Ir. 1964) . 1985) 52.48. Wisconsin. USA. Ni Made Armini Wiendi (Ir. (MS. 1985) 50. Nurhajati Ansori (Ir. IPB. Otjo N. IPB. 1975) 53. UI.

54. (Prof. IPB. Purwono (Ir. 1987) 71. UI. 1981) 64. UGM. 1986) . Wisconsin. Sobir (Ir. Edinburg Univ. IPB. IPB. IPB. Sriani Sujiprihati (Ir.). (MSc. Sudarsono (Ir. Sandra ArXm Azis (Ir. IPB. (Dr. Univ. Rasnata M. Sudirman Yahya (Ir. (PhD. 1990) 59. Ehiwe Univ. Univ.Sarsidi Sastrosumarjo (Ir. (PhD. Wisconsin. USA. IPB. 1977) 57. (MSc. IPB. (MS. (MSc. IPB. 1990) 65. 1984) 76. 70. 1981). 1978). Supijatno (Ir. USA. IPB. IPB. (PhD. IPB. (MS. 1981). (MSLA. USA. 1972). (MA. IPB. 1980). Kagawa Univ. (Dr. California. Satriyas Ilyas (Ir. 1990) . 1977). 1981). IPB. 985) 56. Wisconsin. Belgium. (Dr. 1980) 68. 1987). IPB. Qodarian Pramukanto (Ir. 1988) 58. IPB. 1978). 1982) 73. (MS. Suarto (Ir. 1%3). 1%9) 69. Soetardjo Soewarno (Ir. (Prof.Sjamsoe'oed Sadjad (Ir. 1988) 61. 1983) 63. 1984). IPB. UI. Univ. UI. (M. Lauvain. (MS. IPB. 1960) 67. Mississippi.. 1983) 72. USA. 1989) 55. Univ. IPB. 1981). Wisconsin. IPB. Univ. IPB. (MS. 1986) 66. Soleh Solahuddin (Ir. Siti Nurisyah (Ir. Jepang. (MSc Univ. IPB. IPB. 1982) 60.Roedhy Poerwanto (Ir.. 1981). Slamet Susanto (Ir. 1%5).. 1986) 62. 1991) 75. Univ. 1977). IPB. Remie Roesli (Ir. Mardi (Ir. Surjono H. 1963). Sudradjat (Ir. 1%3). 1982). UK. 1986) 74. Sri Setyati Harjadi (Ir. IPB. USA. Sugeng Sudiatso (Ir. IPB. IPB. 1%1). (MSc. (Dr. IPB. (MS.Agr. Sutjahjo (Ir. IPB. Wisconsin. 1972). USA. USA. UI. 1%2). IPB. 1975).

Tati Budiarti (Ir. 1987) 78.. IPB. Winarso D. 1974). Japan. Sugiyanta (Ir. Mugnisjah (Ir. (PhD. IPB. 1981) 80. IPB. 1987) 81. IPB. 1983) 79. 1985) . UGM. Widodo (Ir. Tatik Kartika (Dra.77. Kyushu Univ. Wahyu Q.

1986) 14. Univ. 1980) 19. IPB. Univ. Ghent. 1982). 1989) 13. (PhD. 1977) 6. Budi Nugroho (Ir. (MF. (PhD. IPB. 1985) 10. 1%4) 2. USA. IPB. (Prof. 1985) 22. IPB. 1985) 7. Yudiwanti W. F. Boedi Tjahyono (Drs. Joyo Winoto . 1%4). Oregon State Univ. 1986) 84. Belgium. IPB.83. 1981). ENSAR. 1986) 11.K. IPB. Yogaswara (Ir.. 1964). (MSc. Belgium. 1970) 17. Pulunggono (Ir. Belgium. Ghent. 1977) 12. Fahrizal Hazra (Ir. 1977). 1986) 23. 1960). Djunaedi A. 1972). Hidayat Wiranegara (Ir. Anang S. IPB. UGM. France. (PhD. 1989) 15.. USA. Astiana (Ir.63. Jurusan Tanah 1. 1973) 3. Basuki Surnawinata (Ir. Rachim (Ir. Erna Rustiadi (Ir. Budi Mulyanto (Ir. IPB. IPB.(Ir. 1972). IPB. 1958). IPB. (MSc. Ghent. Satari (Ir. Belgium. USA. UI. 1970). IPB. Atang Sutandi (Ir. Gunawan Djajakirana (Ir. IPB. 1967). IPB.. 1988). Hari Witono (Ir. Univ.M. 1%1). (MSG Univ. Dasun Herudjito (Drs. IPB. 1986) 24. IPB. Baba Barus (Ir. IPB.X. F. (MSc. Leiwakabessy (Ir. IPB. Iskandar (Ir. IPB. USA. 1989) 2. (MS. Ghent.E. (MS. Abdul Rachim (Ir. Michigan State Univ. Ghent. UGM. North Carolina State Univ.M. IPB. 1980) 9. IPB. IPB. 1976). Dwi Andreas Santoso (Ir. 1977). UI. Belgium. Iswandi A. North Carolina State Univ. (PhD. Chaniago (Ir. Univ. 1980) 8. IPB. 1982) 5. 1975) 21.. Goeswono Soepardi (Ir. UGM. (Dr. IPB. 1981) 20. A. Zain Rachman (Ir. 18. 1978) 4. Heru B. 1987) 16. (Prof.

IPB. Kamir R. IPB.(Ir. Western. Univ. 1985) 25. 1990) . 1974). (MSc. Brata (Ir.

Rykson Situmorang (Ir. Kentucky. IPB. (MSc. (MSc. (MS. 1976). PhD. Machmud A. Minnesota.. 1980). Sarwono Hardjowigeno (Ir. 1987) 28. IPB. (PhD. 1%4). Naik Sinukaban (Ir. Nasoetion (11. 1983). ITC. 1975). USA. IPB. USA. (PhD. (MS. 1972). USA. 1977). Lutfi I. USA. 1966). USA. (MSc. . 1989) 40. Western. 1976). 1987) 34. 1984) 45. Univ. 1981) 31. IPB. 1%1). Univ. IPB. USA. Sitanala Arsyad (Ir. 1976). Wisconsin. Univ. 1963). Sitorus (Ir. 1%3). Moentoha Selari (Ir. IPB. 1972). 1976). IPB. Minnesota. (MS. UI. IPB. 1974). Oteng Haridjaja (Ir. UGM. Oetit Koswara (Ir. Ghent. (MSc. Samid Syarief (Ir.26. 1971). Univ. 1960). (PhD. (MSc. of Kentucy. IPB. IPB. Ardiyansyah (Ir. Netherlands. 1988) 38. 1980) 46. 1972). 1990) 35. UI. 1979) 32. 1983). 1972). Univ. 1980) 29. USA. Georgia. (PhD. (MSc. Univ. UK. USA. (MS. USA. (MSc. Michigan State Univ. 1987) 30. France. 1972) 39. 1981) 36. Khursatul Munibah (Dra. Prayoto (Ir. M. Rachman (Ir. Latief M. IPB. Santun R. IPB. Enschede. Univ. of Strasbourg. (PhD. 1978). Belgium. Rahayu Widyastuti (Dra. IPB. 1982) 33. ( MS. Kukuh Murtilaksono (Ir. IPB. Univ. Sheffield. Wisconsin. Michigan State Univ.. UI. Georgie. 1990) 44. (MSc. Univ. 1977) 37. 1990) 42. (PhD. IPB. Univ. Sahat Matondang (Ir. Univ. Univ. USA. IPB. (PhD. IPB. Iowa State Univ. UNPAD. Raimadoya (Ir. Ghent. Univ. Otjim W. Wiradinata (Ir. UNSOED. Belgium. IPB. (MSc. Komarudin Idris (Ir. IPB. 1%9) 43. IPB. 1986) 41. Komarsa Gandasasmita (Ir. (Prof.P. 1987) 27. 1974).

USA. (MSc. Belgium. (PhD. Ghent. Univ. IPB. IPB. Sunsun S. Univ. (Prof. 1988) 49. IPB. 1%5). Sudarsono (Ir. 1984) . IPB. Sudarmo (Ir. Poitiers. 1982). 1975) 47. Hakim (XI. 1976). France. 1981) 48.

IPB. 1986) 2. 1985). Ali Khornsan (Ir. Sudadi (Ir. 1983). 1988) 51. IPB. 1984) . 1969). 1985) 2. Faisal Anwar (Ir. 1988) 12. 1980). 1986) 54. IPB. Budi Setiawan (Ir. 1%3).50. Wahyudin (Ir. UPLB. Emmy Karsin (Ir. 1972). IPB. Amini Nasoetion (IT. 1985). Wahyu Purwakusumah (Ir. (Dipl. 1987) 4. 1987) 60. 1973). (MS. (PhD. Japan. Djiteng Rudjito (Ir. 1978) 58. 1985) 53. IPB. Pranadji (Ir. Kusharto (Drh. Univ. (MSc. 1985) 61. 1979). Japan. (MSc. UI. (MSc. UK. U. 1985) 8. Widiatmaka (Ir. 1982) 7. IPB. 1989) 11. Ahmad Sulaeman (Ir. IPB. IPB. IPB. Emma Satriyati (Dra. Kyoto Univ. Suwarno (Ir. 1988) 9. 1985) 52. Hadi Riyadi (Ir. 1986) 57.. Diah K. IPB. IPB. Sheffield. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga 1. Clara M. IPB. UI. 1983). Philippines. UNMUL. 1990) 6. IPB. 1975) 56. Central Michigan Univ. IPB. Univ.M. Abdullah (Ir. U. IPB.63. IPB. IPB.. 1988) 3. UK. 1973) 10. IPB. Tatat S.Drajat Martianto (Ir. 1983). (MS. Dadang Sukandar (Ir. IPB. (MS. IPB.. 1987) 5. Dodik Briawan (Ir. 1985) 13. 1990) 15. Dwi Putro T. (MS. IPB. IPB. (PhD. (MSG Kyoto Univ. Asep Rustiawan (Drh. IPB. IPB. (MS. (MS. Baskoro (Ir. Nut. 1989) 14. Syaiful Anwar (Ir. Surya Darma Tarigan (Ir. IPB. IPB. IPB. IPB. 1986) 55. IPB. 1974). 1971). 1%9). USA. Suwardi (Ir. IPB. Sheffield. IPB. 1988) 59. Supiandi Sabiham (Ir. (MS. IPB. Uup Syafei Wiradisastra (Ir.

16. Hartanti Santoso (MSc. 1961) . 1988) 17. 1982). (MS.. New York Univ. IPB. USA. Hardinsyah (Ir. IPB.

Retnaningsih (Ir. Siti Madanijah (Ir. UK. 1987) 28. Hidayat Sjarief (Ir. (MSc. Khurnaidi (Ir. UI. Hepi Hapsari [Ir. USA. IPB. Sudjana Sibarani (Ir. IPB. 1982). 1986) 40. London. Harahap (Ir. Djamaludin (Ir. IPB. Vanda Julita Yahya (Dra.. USA. Saefuddin (Ir. 1987) 32. Lisda F. 1989) 30. 1986) 21. 1987) 20. Suhardjo (Ir. Nino Yayah Sadiyyah (Ir . 1977). Suprihatin Gdardja (Ir. (PhD. IPB. 1985) 43. IPB. Kentucky. IPB. 1987) 42. UI. IPB. UI. 1%4) 36. 1985) 41. IPB. 1970). M. 1986) 18. Herien Puspitawati (Ir. Mariyati Sukarni (Ir. 1988) 23. 1985) 24. 1986) 25. IPB.. UK. Sumali M. IPB. IPB. 1986) 38.Abas Tjakrawirdaksana (Ir. IPB. Sri Anna Marliyati (Ir. (MS. Univ. Yayuk F. 1975) 2. (MSc. IPB. 1985) 33. Lilik Kustiyah (Ir. Univ. 1984) 27. (MS. North Caroline State Univ. Nottingharn. IPB. 1972) 2. IPB. IPB. IPB. 1964). 1971). Ujang Sumarwan (Ir. Effendi (dr. 1983) 22. IPB. (MPhill. UNSOED. IPB. Boston. 1964). USA.18. 1985) 39. 1%9). Sri Rihati Kusno (Ir. 1975). 1990) 34. .6. Ikeu Ekayanti (Ir. 1969) 26. Rimbawan (Drs. Achmad M. (MSc.4. Univ. IPB. IPB. Justus Liebig Univ. IPB. 1982) 37. 1975). (Dr.Ratna Megawangi (Ir. IPB. Tuft Univ. (MSc. Melly Latifah (Ir. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian 1.D. 1972). Hartoyo (Ir. IPB. (MS. 1974). 1983) 35. Baliwati (Ir. Atmodjo (Drs. 1988) 31. IPB. IPB. M. 1976) 29. IPB. Yekti H. (Dr. IPB. UNAS.

1976) .FRG.

USA. USA. IPB. Arief Daryanto (Ir. 1982) 12. 1984) 8. (Dr. IPU. Philippines. Aida V. (PhD. 1977). Malaya. Kusumah (Ir. Philippines. IPB. Sinaga (Ir. IPB. 1982). (Ir. 1969). 1984) 11. 1988) 19. IPB. Bonar M. Philippines. (Ph. 1972). Montana State Univ. (MSc. (MS. (MSc.3. 1985). Unn. Minnesota. 1981). 1979) 6.S.D. 1987) 17. 1973). IPB. North Carolina State Univ. IPB. USA. l975j. 1987) 9. Subijo Bratarnihardja (SE. USA. 1974). IPB. Netherlands. (Dr. Rachman (Ir. Achmad Soeharjo (Ir.1972). (MSc.. UPLB. IPE. IPB. (MS. 1961).. (MEc. 1PB. Univ. UI. ISS. (Prof. Roekasab Adiratma (Ir. Bambang S. (PhD. Univ. 1959). (Prof. A. Eka Intan K. IPB. 1989) 13 Bunasor Sanim (lr. IPB. IPB. North Carolina State. (MDS. IPB. UPLB. Ekawati Sri Wd~yuni (Ir. 1980) 15. 1975). IPB. IPB. Parahiyangan. Bungaran Saragih (Ir. Utomo (Ir. IPB. (PhD. IPB. . (MSc. 1980) 14. 1374). IPM.. 1959). 1976). 1964). Ali M. 1988) 16. Dwi Rachmina (Ir. IPB. Hubeis (Ir. 1989) 10.A. Univ. UI.. (PhD. 1964) 5. Anny Ratnawati (Ir. 1987) 20.P. 1977) 4. Anna Fariyanti (Ir. (Dr. UPLB. 1987) 18. E. 1969). E. IPB. Iowa State Univ. USA. 1%1). IPB. UPLB. 1985) 7. Dedi Budiman Hakim (Ir. (Prof. Affendi Anwar (Ir.

1979). (MS. 1NY). 1387) 23. 1971). UL. USA. USA. USA.1383). 1974) 26. 1%3). (MA. IPB. 19%) 21. (MSc. Gunardi (Ir. Halbah W. IJGM. Hedi M. UI. Univ. 1959) 25. IPB. ~entucky. Univ. IPB. 1988) 22. 1988) 27.I. (MA. IJNPAD. 1975) %..Iarjadi Hadikoesworo (Ir. Idris (Ir. IPB. (MA. 1%1). (MS. Icadarsan (MAEc. Hermanto Siregar (Ir. California. 1986) . Endriatmo Soetarto (Drs. Univ. Fadholi Hernanto (Ir. Michigan State Univ. USA. Wisconsin. IPR.

(MS. Oregon State Univ. (MS. USA. 1971). (MS. Kuntjoro (Ir. IPB. IPB. 1983). UPLB. Minnesota. I Gusti Bagus Teken (Ir. (MSc. USA. IPB. (PhD. IPB. 1987) 34. IPB. Juara P. Tamsur Marse (Ir. Baqa (Ir. Nunung Kusnadi . Heriyanto (Ir. Noerdin M. IPB. 1988) 37. 1964). 1986) 48.. Univ. Kolopaking (Ir. 1983) 30. 1976) 31. UPLB. 1985). (MSc. Philippines. 1984) 29. (PhD. Univ. Ma'mun Sarma (Ir. IPB. 1979) 46. (Ir. Nindyantoro (Ir. New England. 1987) 40. IPB. 1986) 45. IPB. IPB. (PhD. 1960). 1984). 1982). 1%2). 1985). 1989) 43. 1971).28. (M. (MS. IPB. (PhD. 1978) 33. IPB. 1985) 47. Melani Abdulkadir (Ir. Univ. Purdue Univ. Mangara Tambunan (Ir. (MS. Philippines. 1982). IPB. IPB. IPB. IPB. (Ir. (Prof. IPB. 1990) 44. 1983) 35.1man Sugema (Ir. Univ. 1984) 38. 1976). Marlyn Sitorus (Ir. IPB. Lubi (Ir. 1983). UI. 1973). Moh. 1972). (Prof. IPB. IPB. 1986) 42. Idqan Fahmi (Ir. (Dr. IPB. Minnesota.. IPB. IPB. IPB. Hikmat D. USA. IPB. 1982). Kentucky. (MSc. Hemy Kuswanti S. Univ. Hasanuddin.Ec. Zen (Drs. IPB. 1987) 32.Isang Gonarsyah (Ir. USA. 1990) 41. Ida Yuhana Yunus (Ir. 1983) 36. Lukman M. 1988) 39. Lala M. USA. Mangatas Tampubolon (Ir.

1981). UI. IPB. 1959). 1981). (MSG Univ. (Dr.(Ir. USA.S. Pudjiwati Sajogyo (Ir. 1990) 52. (Prof. 1990) 49. 1964). (MS. 1990) 50. (Dr. India. IPB. 1979) . IPB. UI. UI. 1964). 1985) 54. IPB. 1983). 1989) 51. IPB. (MS. Nurmala K. Gujarat. IPB. 1981). Univ. IPB. IPB. IPB) 55. Panggabcan Sitorus (Ir. Kentucky. IPB. IPB. 1985) 53. 1985). (MS. Rita Nurmalina (Ir. Parulian Hutagaol (Ir. Ono Sutamo (Ir. Panjaitan (Dra. (MS. Brdosunaryo (Ir. OttoA.

Netherlands. Univ.. Sri Utami Kuntjoro (Ir. 1984) 68. 1986) 62. (Dr. IPB. 1974). 1978). ANU. 1961). 1985) 64. 1982). 1983) 59.56. Tjondronegoro (Drs. (Dr. UI. Philippines. North Carolina State Univ. IPB. (MSc. IPB. UI.P. Amsterdam Univ. 1%2). Kentucky. IPB. IPB. Pertanian Malaysia. UGM. Syafri Mangkuprawira (Ir. IPB. IPB. Sutomo Brodjosaputro (Ir. Asmarantaka (Ir. Univ. Suryo Adiwibowo (Ir. (MS. Syarifah Sukarti (Dra. Univ. Sarwititi (Ir. (Prof. IPB. IPB. . USA. IPB. (Dr. IPB. (Prof. 1984) 67. S. 1977). (MS. (MSc. (MSc. Sediono M. 1979) 60. IPB. Sinaga (Ir. IPB. IPB. 1986) 69. (MS. 1964). IPB. IPB. Australia. 1%3) 61. 1972). 1985) 57. Said Rusli (Ir. Ratna W. IPB. 1%5). IPB. 1971) 71. 1977). 1988) 70. USA. IPB. IPB. Syarifuddin Baharsyah (Ir.. (MS. IPB. Kentucky. Sunarto (Ir. 1960). 1977). Illinois. 1974). 1%7). Sajogyo (Ir. USA. (MS. IPB. USA. 1979) 63. (MA. 1972). Sutara Hendrakusumaatmadja (It. 1987) 58.. 1961). 1985) 72. PB. (PhD. Sri Hartoyo (Ir. (MA. Montana State Univ. USA. 1955). 1979) 65. 1964). 1957). (Prof. Univ. Univ. UI. (MS. UI. 1977). Sumardjo (Ir. Rudolf S. 1977). (Dr. (MA. 1974). (Dr. (Prof. 1983) 66. UI. IPB. Sugiah Machfud (Ir. 1976). IPB. UGM. (PhD. 1989) 73. Rina Oktaviani (Ir.

Liibong (Ir. Univ. (PhiD. Wilson H. 1964) . IPB. Winati Wigna (Dra. UNPAD. Univ. USA. 1980) 75. IPB. Illinois. 1982) 80. Illinois. IPB.S. IPB. Teuku Hanafiah (Ir. 1976). UmarA. (MDS. Tjahjadi Sugianto (Ir. ISS. (MDS. (MS. IPB. 1963). 1982) 76. 1977). 1986) 79. W. Netherlands. IPB. ISS. USA. Wardjanto Wiryokusumo (Ir. 1979). (MSc. 1971) 77. Wirjadi Prawirodihardjo (Ir. 1988) 78. (Dr. IPB. Tuanaya (Ir.1976) 74. 1972). IPB. 1971). Netherlands.

1969). A. UNPAD. 1976) 7. 1987) 84. USA. IPB. 1988) 3. IPB. A. IPB.81. IPB. IPB. USA. Agriculture. Abdjad A Nawangsih (Ir. Barnbang W. 1987) 11. Univ. Hidir Sastraatmadja (Ir. Australia. Budi Tjahyono (Ir.1980). 1986) 2. Nugroho (Ir. IPB. 1972). Yayah K. Yayok Bayu K. Yayat M. 1976). Bonny Purnomo (Ir. Univ. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan 1. IPB. (MS. Japan. 1987) 83. Univ.Dadang (Ir. (Ir. 1986) 9. 1986) 10. (Pm. (Ir. 1957) 5. Wisconsin. IPB. A. Siti Yusi Rusimah Syafei (Ir. Herudjito (Dra. IPB. IPB. 1979) 4. Aunu Rauf (Ir. 1966). IPB. Minnesota. Munif (Ir. Ali Nwmansyah (Ir. 1985) 85. Univ. 1980). 1988) 2. UI. 1988) 6. 1988) . IPB. USA. Muin Adnan (Ir. IPB. (MSc. (MSc. A. IPB. UI. Tokyo Univ. Wisconsin. Wagiono (Ir. 1984) 82. (MEc.63. Yusman Syaukat (Ir. New England. 1983) 8. Toerngadi S. (MAg.

UI. IPB. UNSRAT. Endang Nurhayati (Ir. Univ.Damayanti Buchori (Ir. IPB. 1985) . Djoko Prijono (Ir. 1984) 15. Idham Sakti Harahap (Ir. Jusuf Sutakaria (lr.Elizabeth Sri H. IPB. Wisconsin. IPB. 1982) 14. 1980) 17. Hermanu Triwidodo (Ir. 1986) 18. Illinois. (MSc. (Dr. Gede Suastika (Ir. IPB. I Wayan Wmasa (Ir. 1985) 22. USA. (MSc. 1983) 20. IPB. Endang Sri Ratna (Dra.12. IPB.(Ir. USA. 1983). Ivone Oley Sumarauw (Ir. IPB. 1987) 19. 1984) 16. UGM. Univ. UGM. 1984). 1958). 1980) 21. 1988) U.

IPB. IPB. Meity Suradji (Ir. Univ. 1W) 34. Wisconsin. 1980). 1989) 29. Widodo (Ir. (Dr. 1974) 31. IPB. Nina Maryana (Ir. (Dr. Curie. Teguh Santoso (Ir. Sri Mulyati (Ir. Philippines). 1987) 39. IPB. IPB. 1985) 35. 1988) 33. (Prof. UI. (MSc. Sugeng Santoso (Ir.Syafrida Manuwoto (Ir. Rusmilah Suseno (Ir. (MS. Marie. 1966). Univ. Kentucky. IPB. IPB. USA. 1985) 37. Kentucky. Univ. IPB. 1985) 27. California.23. Univ. 1984) 38. 1956). IPB. Sientje Mandang S. IPB. 1975). 1979) 28. Pudjianto (Ir. (PhD. Soemartono Sosromarsono (Ir. 1985) 25. 1979). 1973). IPB. (PhD. Uha Suharja Satari (Ir. (MSc. IPB. Univ. (PhD. Yayi Munara Kusuham (Ir. California. 1%2). UPLB. Pierre I. 1987) 41. (PhD. 1970). Univ. USA. IPB. 1985) 32. 1963). (Ir. Suroto Sukirno (Ir. Univ. (MSc. (MSc. 1986) 24. IPB. 1981) 26. R.France. UPLB. UGM. (MSc. IPB. Univ. Kentucky. UGM. 1972) 36. Purnama Hidayat (Ir. USA. Utomo Kartosuwondo (Ir. 1969). Wisconsin. UI. Pierre I. Marie. (MS. 1965). Philippines. UNSRAT. Univ. USA. USA. Curie. 1985) 30. Swastiko Priyambodo (Ir. USA. Supramana (Ir. IPB. 1974). 1970). 1960). 1983). IPB. (Prof. UI. USA. IPB. 1980) 40. France. (DEA. 1984) . Sugharso Sastrosuwignyo (Ir.

Program pendidikan kedokteran hewan bertujuan untuk menghasilkan Dokter Hewan yang cakap serta mampu mengemban tugas teknis dan ketatalaksanaan dalam bidang-bidang sebagai berikut : a. g. untuk meningkatkan populasi ternak. b. d. f. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular pada ternak. c. Untuk mencapai sasaran tersebut dalam waktu 43 tahun maka komisi pendidikan FICH menyusun suatu kurikulum yang berbobot 182 sks dengan perincian sebagai berikut: 36 sks MKDU dan MKDK. Pengawasan dan pengendalian obat-obatan hewan yang beredar di pasaran untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan tersebut. dan 146 sks MKK (130sks dalam semester I11 . Pemeliharaan kesehatan dan budidaya satwa liar untuk tujuan pemanfaatan satwa liar bagi kesejahteraan manusia dan kelestarian lingkungan. Peningkatan mutu gizi masyarakat Indonesia dengan jalan mempertinggi protein hewani. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular yang berasal dari hewan ke manusia yang membahayakan kesehatan masyar akat . Pemeliharaan kesehatan dan pengobatan ternak dalam rangka pembangunan peternakan Indonesia guna mempertinggi penghasilan negara. Pengawasan bahan makanan dari hewan untuk mempertinggi mutu kesehatan masyarakat. e.

s/d VII dan 16 sks Koasistensi). primata. hewan kesayangan. ornitologi dan sebagai). sapi perah. Bila kemudian ternyata bahwa kegiatan minat profesi tersebut (ceramah clan peninjauan lapangan) bermanfaat &lam mencapai . Kegiatan ini bersifat ko-hvikuler. Untuk memasukan unsur baru dalam program pendidikan Dokter Hewan maka setiap hari Sabtu pagi diisi dengan minat profesi (unggas.

Abadi Sutisna Ketua Lab. Histologi : Drh. MS Ketua Lab. Toksikologi : Drh. maka ia dapat masuk ke dalam kurikulum. Adnin Adnan. 3. Dr. MS ?Q? Ketua Lab.sasaran pendidikan. MSc. Embriologi : Prof. Zoofkiologi : Dr. MS Ketua Lab. Dr. R. Rudi Bawolye Pembantu Dekan 111 : Drh. Djokowoerjo Sastradipradja Sekretaris : Drh. Farmakologi : Drh. Dr. Ketua Lab. Singgih Harsojo Sigit Pembantu Dekan I : Drh. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof. Tuty Laswardy Yusuf. Dr. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan Ketua : Dr. H. Iman Supriatna Sekretaris : Ir. Kusmat Tanudimadja Ketua Lab. Pembantu Dekan I1 : Drh. dengan jalan mengadakan pengurangan SKS Gda mata ajaran-mata ajaran tertentu. Sunarya Prawiradisastra. Dr. Hartono Ketua Lab. Abadi Sutisna Kepala Bagian Tata Usaha : Ruhiyat Handayani 32. Kebidanan dan Penyakit Kandungan : Prof. MVSc. Dr. Fisiologi dan Inseminasi Buatan : Dr. Dr. Kusmat Tanudimadja Sekretaris : Drh.1.2. Jurusan Anatomi Ketua : Prof. R. Buyung Taurin Ketua Lab. Hartono Ketua Lab. Boedian ~ukvodiredjo Ketua Lab. Anatomi : Prof. M. Sri Hartini Sjahfii ~ikar. Yuhara Sukra 322. Biologi Radiasi & Endrokrinologi: Drh. Kimia Faal : Prof. Djokowoerjo Sastradipradja 323. Gloria Wanananda. Soebadi Partodihardjo . H. Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Ketua : Prof. supaya tidak terjadi penambahan total sks.

.

Protomlogi : Prof. Kesehatan Masyarakat Veteriner : Drh. Ketua Lab. Tampubolon 4Sekretaris : Dr. Patologi Veteriner : Drh. MVSc. Bambang Joeniman N. Ketua Lab. Koesharto. Emir Alkisah Siregar.32. MSc. M. Epidemiolagi : Dr. P.. SKM Ketua Lab. Klinik Besar : Drh. Rachmat Nabib. B. Badan Vete- . Soeratno Partoatmodjo Ketua Lab. Mikologi : Dr. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Ketua : Dr. Dr. MSc. Masduki Partadiredja MSc. Lab. Dr. M. Patologi Unggas : Drh. Soegijanto Lab. Ketua Lab. Indrawati Rumawas. Klinik Hewan Ketua Hewan Ketua Kecil : Drh. Sri Utami Pramono Ketua Lab. Gatut Ashadi Ketua Lab. Dr. Immunologi : Prof. Simon He Ketua Lab. Sja'ban Maidie 33. Bakteriologi : Prof.4. Entomologi : Drh. Sunarya Prawiradisastra. Sabdi Hasan Aliambrtr. Malole Ketua Lab. SKM 325. Virologi : Dr. Helmintologi : Dr. FX. MSc. Jurusan Klinik Veteriner Ketua : Drh. MS Ketua Lab. Jurusan Parasitdogi dan Patologi Ketua : Dr. Soetijono Partosoedjono. MS Sekretaris : Drh. Miarwati Sudarwanto Sekretaris : Drh.6. Dudung Abdullah ~astramihardja Ketua Lab. Ketua Lab.

Rudi Bawolye Ketua Lab. Witasmono Sukotjo . Patologi Klinik: Drh. Endang Rachman Supriatna.riner dan Rontgenologi :Drh. MS Ketua Lab. Radiologi : Drh.

3. Mata Kuliah Kredit Semester 1 &n 2 TPB 36 sks Semester 3 ANA 211 Anatomi I 3 (2-3) FIF 231 Fisiologi I 3 (2-3) ANA 231 Histologi I 3 (2-3) BIK 213 Biokimia I 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (2-3) PTK221 Ilmu Peternakan Umum 2 (2-0) PTK 231 Genetika 3 (2-3) Jumlah : 21 sks Semester 4 ANA 212 Anatomi I1 4 (3-3) FIF 232 Fisiologi I1 3 (2-3) ANA 232 Hkt010gi I 3 (2-3) BIK 215 Biokiia I 3 (2-3) PHK 211 Mikrobiologi 3 (2-3) ANA 221 Embriologi 2 (2-0) PHK 221 Ilmu Penyuluhan Pertanian 3 (2-3) Semester5 HF 321 PHK 331 PHK 361 .3. PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Ki~rikulzrri1 No.

PAP 341 ANA 3 W IMT 315 STK 211 Jumlah : 21 sks Farmakologi I Pengantar Ilmu Sel Virologi Patologi Umum Anatomi Bedah Ilmu Makanan Ternak Metode Statistika Jumlah: 2.0 sks .

Klinik & Ilmu Tilik Hewan Ilmu Bedah Umum & Terapi Jumlab : 21 sks Semester7 KLV 431 KLV 432 PAP 421 PHK 441 PHK 443 FIF 423 FIF 451 KLV 401 PAP 441 . Reproduksi & IB Parasitologi I Epidemiologi Diagn.Kurikulum (Lanjutan) Semester6 FIF 322 PHK PHK RPR PAP PHK 321 KLV 321 KLV 362 312 311 311 311 Farmakologi I1 Ilmu Penyakit Virus Ilmu Penyakit Bakteri Fisiologi.

Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I 3 (3-0) Ilrnu Bedah Khusus Veteriner I 3 (2-3) Parasitologi I1 3 (3-3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3-0) Zoonosis 2 (2-0) Farmasi 3 (1-6) Toksiiologi 1 (1-0) Demonstrasi dan Diskusi Klinik 1 (0-3) Patologi Khusus I 3 (2-3) Jumlab : 22 sks Semester8 KLV 421 KLV. 412 KLF 441 PHK 442 KLV 413 PAP 442 KPR 402 PHK 413 PAP 431 KKN 401 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 Ilmu Bedah KhususVeteriner 11 Patologi Klinik Ilmu Kesehatan Makanan Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi Patologi Khusus I1 Ilmu Kemajiran dan Kebidanan Peraturan Perundangan-undangan .

Veteriner. Demonstrasi dan Diskusi Patologi (Patologi Unggas) Kuliah Kerja Nyata Jumlah : .

Kurikulunt (bnjutan) Satlester 9 KLH 502 Koasistensi Klinik 1 PAP 501 Koasistensi Parasitologi dan Patologi 2 PHK 501 Koasistensi Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 2 RPR 503 Koasistensi Reproduksi dan Kebidanan 1 FKH 501 Koasistensi Tatalaksana Rumah Potong Hewan 1 FKH Koasistensi Daerah (Kosida) 6 Skripsi 2 Seminar 1 Jumlah : 25 sks Total Semester 1-9: 182 sks .

ini mempelajari bentuk. organon visus dan anatomi ayam.3. Kusmat Tanudimadja Nono Sujono Kuswinarning Sigit dan Staf ANA 212 Anatomi Veteriner I1 4 (3-3)2 Membahas tentang anatomi alat-alat tubuh yang meliputi urogenitalis. pembuluh limpa dan anatomi organ-organ dalam ruang dada dan ruang perut. Jurusan Anatomi ANA211 Anatomi Veteriner I 4 (3 -3) Membahas alat gerak. Kuswinarning Sigit Linda H. digestivus. neuroanatomi dan apparatus respiratorius. Prasetyo Nur Hidayat . Sjahfri Sikar Linda H. Praktikum mata ajaran . Di dalam praktikurn diajarkan anatomi pembuluh darah syaraf. angiologi. struktur. Prasetyo Nono Sujono lpin Manggung ANA 313 Anatomi Bedah 3 (2 3) 1 Mata ajaran ini diajarkan untuk kepentingan tindak bedah agar lebih mudah dan aman untuk dilakukan. kuku.app.1.4. fungsi ulang dan otot-otot tubuh hewan.

gametogenesis. dilanjutkan pengenalan berbagai jaringan dasar yang merupakan komponen utama organ tubuh hewan piara. . Jurusan Fisiologi dan Farmakologi Veteriner FIF 211 Fisiolqi hewan ternak 3 (2 2)2 Fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh hewan ternak. Soena jo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 221 Embriologi 2 (1 3)2 Membahas alat reproduksi kedua jenis kelamin.42. Perhatian khusus diberikan kepada hewan ruminansia dan unggas. Yuhara Sukra Lukman Raharja 3. Soenarjo Sastrohadinoto R Hartono Kosim Alimi ANA 232 Histologi I1 3 (3 3) 2 Terutama membahas struktur mikroskopik berbagai organ tubuh dalam kaitan dasar di dalamnya. Dilanjutkan dengan embriogenesis. Demonstrasi diberikan guna penangkapan materi ajaran. siklus kelamin dan hormon yang berperan.ANA 231 Histologi I 3 (2 3) 1 Sebagai pendahulu dipergunakan bangun umum sel secara ME. dengan fungsi sebagai organelnya. implantasi dan perkembangan selaput ekstra embrio.

R Widjajakusuma dan Staf FIF 212 Fisiologi manusia 3 (2 3)2 Suatu mata kuliah pendahuluan mengenai dasar-dasar faal manusia. R Widjayakusuma dan Staf .

kardiovaskuler. reproduksi dan laktasi.FIF 241 Fisiologi VeterinerI 3 (2 3) 1 Asas dan konsep yang umum dari kerja alat-alat tubuh hewan piara. metabolisme eksresi. Pembicaraan mencakup prose-proses pencernaan. refirasi. sebagai dasar ilmu-ilmu kedokteran hewan. syaraf otonom. aktivitas otot. RP. farmakodinami dan farmakologi sistem. urepeo dan reproduksi. darah kardiovaskuler. pernapasan dan sistem syaraf. Suriawinata dan Staf FIF 321 Farmakologi Veteriner I 3 (2 3) 1 Prinsip-prinsip dan pengertian dasar farmakologi dan toksikologi. gastro intestinal.. dan Staf FIF 322 Farmakoiogi Veteriner I1 3 (2-3)2 Crinsip-prinsip dan pengertian dasar mengenai . Suriawinata dan Staf FIF 242 Fisiologi Veteriner I1 3 (2 -3) 1 Lanjutan dari Fiikologi Veteriner I. susunan syaraf pusat. yang mencakup prinsip-prinsip dasar fiiologi. Budiman P. syaraf perifer:. RP. sistem endokrin.

dan Staf FIF 323 Farrnakologi Umum 2 (2 0) 2 Memberikan dasar-dasar farmakologi bagi mahasiswa di luar program studi kedokteran. anti mikroba. antiviral. meliputi prinsip-prinsip dasar farmakodinami. autokoid.kemoterapi. endopakit. toksikologi. kemoterapi neoplastik. ektoparasit. farmakologi obat anti septik. nutrisi dan kapita selekta. Pursani P. kemoterapi dan farmakologi sistem. Achyani A. dan Staf . farmakokinetika.

kerja hormon dan kimia beberapa macam hormon. cara pembuatan dan persyaratan dari berbagai bentuk obat. S. aturan serta wa penulisan resep.FIF 331 Fisiologi Hewan 4 (3 -3) 2 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan vertebrata dan invertebrata. S. Widjqjakusuma dan Staf FIF 414 Radio Biologi 3 (2 3) 2 Membahas dasar-dasar penggunaan zat radio aktif sebagai perunut dalam biologi dan efek radiasi pada organisme bagi mahasiswa tingkat pemula. S. sebagai dasar ilmu biologi serta reaksi tubuh terhadap pengaruh baik dari dalam maupun dari lingkungan luar untuk mempertahankan keseimbangan di dalam tubuhnya (homeostasis). Sjahfri Sikar dan Staf FIF 413 Endokrinologi 3 (3 0) 1 Membahas alat-alat tubuh dengan sekresi dalam (internal secretion) pada vertebrata. Muztabadiharja . Budirnan P. invertebrata dan tanaman.H. Djojosoebagio FIF 423 Farmasi 3 (1 6) 1 Dasar-dasar ilmu farmasi. R. peraturan-peraturan mengenai obat. Perhatian juga diberikan pada Crustaceae.H. Sjahfri Sikar dan Staf FIF 332 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 1 Membahas fungsi dan mekanisme alat-alat tubuh pada ikan.

dan Staf .

logam-logam berat. evaluasi. pengamatan biiahi dan penentuan waktu inseminasi. hormon reproduksi. siklus berahi. dan Staf 3. musim perkembangbiakan. fertilitas. Diperuntukkan bagi yang sudah mendapat mata ajaran Farmakologi Veteriner.43. dan Staf FIF 451 Fisiologi Proses Produksi 4 (3-3)2 Membahas latar belakang f~iologi dari berbagai proses produksi ternak terutama dilihat dari aspek metabolisme. anatomi dab fungsional alat kelamin hewan jantan dan betina. Science veteriner dan lain lain). termasuk masalah residu dan withdrawal time dan lain-lain (untuk mahasiswa di luar program studi profesi kedokteran: MIPA. D. Abadi S. teknik inseminasi pada berbagai . Prosedur penampungan. Jurusan Reproduksi &en Kebidanan RPH 311 Fisiologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan 3(2-3)2 Pengertian dasar dalam reproduksi hewan. pengenceran dan pengawetan semen. proses kebuntingan. Peternakan. antineoplasma. antiparasit. Budiman P.FIF 424 Kemoterapi 2 (2 -0) 1 Membahas berbagai kemoterapi seperti antimikroba. pubertas. tumbuhan beracun dan lain-lain. macam -macam racun dan keracunan zat-zat yangbanyak dijumpai di bidang veteriner seperti pestisida. Sastradipraja FIF 461 Toksikologi Veteriner 1 (1 -0) 1 Prinsip-prinsip dasar toksiiologi. porkus dan laktasi.

.

Djojosoedarmo S. teknologi ahli janin.ternak. Diagnosa dan penanggulangannya. abortus.L. manajemen peternakan ditinjau dari ilmu reprod* penulkan laporan dan . dikotia serta komplikasi-komplhi yang mengiringi partusus dan cara penanggulangannya. para mahasiswa koasisteki melakukan kegiatan seperti pemeriksaan kualitas dan pemeriksaan kebuntingan. sistem pencatatan dan organisasi I B serta aspek dasar dari transfer embryo. kematian embrio. pemeriksaan dan penanggulangan kasus reproduksi. Kurnia Achjadi T. S. Partodihardjo Mozes R Toelehere Agus Setiadi RPR 503 Koasistensi 1 (0 6) Selama 7 hari di laboratorium dan 23 hari di lapangan. penyakit dan pengaruh lainnya. Yusuf Mozes RToelihere lman Supriatna Bambang Purwantara Ligaya Tumbelaka RPR 402 Ilmu Kebidanan dan Kemajiran 3 (2 3) 2 Mempelajari hal-hal yang menyangkut kebuntingan dan partus baik normal dan tidak normal. Faktor-faktor kegagalan reproduksi oleh gangguan fungsional.

ujian dokter hewan bidang reprodulcsi S taf RPR 504 Seminar Jurusan Kegiatan unhlk pengajuan skripsi masalah reproduksi hewan yang didapatkan dari studi pustaka dan penelitian. Kurnia Achjadi Agus Setiadi .

M. hypersensitivitas. Ekologi penyakit. Mata ajaran sebagai penunjang: PHK 211. PHK 443 Zoonosis 2 (2 0) 1 Membahas tentang rantai penularan penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dan hewan. Sosiologi. PAP 302. reaksi antigen dengan antibodi. Histologi. Partadiredja B. PHK 331. Mikrobiologi dan Paraiitologi. Pembahasan lebih ditekankan kepada Epidemiologi. tentang mekanisme infeksi. terutama penyakit-penyakit yang spesifJc terdapat di Indonesia. Juga dibahas tentang distribusi penyakit.. PHK 311. Joeniman . uji-uji serologis tentang pembuatan jenis dan penggunaan vaksin dan cacat kelainan sistem kekebalan tubuh. PAP 421. Uraian tentang pembentukan immunitas. deteksi reservoir dan hubungan keia antara berbagai instansi ditinjau dari segi sosiologi. PHK 361. Rumawas. PHK 331 Pengantar Immunologi 2 (2 0) 1 Mempelajari proses terbentuknya kekebalan tubuh dan akibatnya. Persyaratan: Fisiologi. PHK 321. Jumsan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner.3. R Soejoedmo I. ekonomi dan budaya. Biokimia.4.4. PHK 413. Pembahasan penyakit yang ada di luar Indonesia sebagai perbandingan dan pencegahannya.

epizooti01ogi. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiobgi. diutamakan untuk penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. . tanda-tan& klinik.Retno DS. PHK 362 Ilmu Penyakit Virus 2 (2 0) 2 Mempelajari penyakit Hewan menular yang disebabkan oleh virus clan Rickettsia.

Emir A. M. Penyuluhan Peternakan. Gani A. KLV 3. Malole Pien S. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. Siregar. Trysatya N. Siregar 4. Studi kasus dan analisis pemberantasan beberapa penyakit hewan merupakan bahan diskusi. induk semangnya dan lingkungan di mana keduanya berinteraksi. Selanjutnya tentang ukuran kesehatan populasi hewan. STK 221. penerapan metode epidemiologi dan surveilence penyakit hewan. diagnosa dan cara pencegahannya. PHK 321 Epidemiologi 2 (1 -3) 2 Membahas tentang penyakit pada populasi hewan diiertai dengan cara pencegahan dan pemberantasannya. Ilrnu Makanan Ternak. Siregar A. Wibowo B. Juga dibicarakan tentang hubungan antara agen penyakit. Partadiredja M. B. PHK 413 Peraturan Perundang-undangan 2 (2-0) 2 Veteriner Undang-undang dan peraturan-peraturan veteriner di In- . PAT 3. Gani A. Zahid Ilyas Cokro S. Joeniman A. Leksmono Margaretha A. PHK 221.patologi.P. Persyaratan: Mikrobiologi dan Immunologi.

Uraian tentang peraturan-peraturan sebelum dan setelah kemerdekaan Republi Indonesia. pencegahan. (2) Penolakan. pemberantasan . yang meliputi: (1) Obatobatan untuk hewan.donesia dalam kaitannya dengan peraturan-peraturan veteriner Internasional.

Uraian meliputi: -Dasar-dasar tata cara hidup sehat menurut . Pramono F. Wibowo B. B. Setyaningsih J. tanda-tanda klinik dan patologi anatomik. Diutamakan pada penyakit-penyakit di Indonesia yang secara ekonomik merugikan. Idwan S. kapang dan khamir. diagnosis laboratorium. epizootiologi. Pasaribu. (5) Kesejahteraan Hewan. Pamungkas C.dan pengobatan penyakit hewan. sifat-sifat virus. Gani A.U. Uraian meliputi klasifikasi virus. Selain itu juga dibahas tentang Rickettsia dalam ha1 klasifikasi dan sifat-sifat bidogisnya. M. Pembahasan setiap penyakit meliputi etiologi. Malole Pien S. cara pembiakan. (3) Usaha pengendalian. PHK 361 Virologi 2 (1 3) 1 Pengetahuan dasar tentang virus dalam sifat-sifat biologinya serta peranannya sebagai penyakit hewan. S. Pandoe. Siregar Retno DS. PHK 441 Ilmu Kesehatan Masyarakat Veteriner 3 (3 0) 1 Mempelajari tata cara hidup sehat masyarakat petani peternak dan masyarakat pada umumnya. Soeratno Partoatmodjo 0) 2 PHK 312 Ilmu Penyakit Bakterial dan Mikotik 2 (2 Penyakit hewan menular yang disebabkan oleh bakteri. Persyaratan: Histologi. Partoatmodjo S. Joeniman A. S. cara menghitung virus dan sifat patogenitasnya. Biokimia. (4) Kesehatan Masyarakat Veteriner. cara-cara pencegahan dan pemberantasan serta taksiran kerugian yang ditimbulkamya.

cara-cara pencegahan penyakit diutamakan penyakit-penyakit yang sering menyerang masyarakat yang sehat.WHO dan penyesuaiannya di Indonesia. .

-Membahas peraturan-peraturan yang erat hubungannya dengan kesehatan daging. Dasar-dasar Manajemen. STK 221. . Selanjutnya dibahas pula beberapa penyakit penting yang sering ditularkan melalui daging. -Teknik-teknik pemeriksaan daging segar dan hasil olahannya di Rumah Potong Hewan. fungsi dan arti ekonomi Rumah Potong Hewan serta peranan Dokter Hewan dalam menanganinya. sanitasi lingkungan peternakan dan liigkungan industri ternak.-Dalam ilmu gizi dipelajari kebutuhan akan kalori asam amino esensial.Rumawas Hermana W. dan hasil olahannya. serta penyakit-penyakit penting yang ditularkan lewat telur. -Kesehatan daging. daging dan hasil olahannya. -Kesehatan telur dari peternakan sampai konsumen. laboratorium pasar daging ditinjau dari kepentingan kesehatan masyarakat. Sandjaja PHK 442 Ilmu Kesehatan Makanan 3 (2-3) 2 Pengetahuan tentang air susu. penentuan kualitas air dan cara-cara penyediaan air sehat. FIF 143. 1. pengelolaan dan pengolahan air susu dan beberapa penyakit penting yang ditularkan melalui air susu. Mata ajaran lain sebagai penunjang ("prerequisite"): Sosiologi. -Sanitasi lingkungan dan tata cara pemukiman sehat. FIF 242. Uraian meliputi: -Kesehatan air susu mulai diproduksi oleh hewan perah sampai mencapaikonsumen.

KLV 408. FIF 4. PAT 4. PHK 321. Ilmu Makanan Ternak.BIK 212. RPR 402. Lubn. PHK 310. Ilmu Penyakit Peternakan. PHK 411. BIK 213. Koperasi. Sudanvanto T. PHK 443. PHK 361. Siregar M. . Rumawas Emir A. PHK 211. RPR 311.W. Pumawarman D. KLV 3. FIF (5)-6(6). I. PHK 362.

patogenesis. R Achmad Muchlis dan Staf. pengendalian dan pemberantasannya. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Umum I 5 PHK 211 Mikrobiologi . metode penyuluhan. siklus hidup.3. penyusunan program.3 (2 -3) 2 Pengetahuan dasar tentang kehidupan mikroorganisme dan kaitannya dengan masalah penyakit menular pada hewan dan manusia. pemilihan metode dan pembuatan media penyuluhan yang berkaitan erat dengan bidang pembangunan peternakan dan kesehatan veteriner. Koesharto dan staf PAP 421 Parasitologi I1 3 (2-3) 1 Mempelajari parasit bersifat parasiti (cacing) pada hewan piaran. .X. pembiakan. Bagian kedua tentang cara-wa isolasi mikroba patogen dan spesimen penyakit mikrobiologi veteriner. Siregar A. Zahid llyas Cokro Setio Leksmono. bioekologi. siklus hidup. pengendalian dan pemberant asannya.4. komunikasi. Emir A.5. Hastowo dan staf. bioekologi. Jurusan Parasitologi dan Patologi PAP 311 Parasitologi I 3 (2-3) 2 Mempelajari parasit bersifat protozoa dan artropoda parasitik pada hewan piara.6. metabolisme dan genetika mikroba. 3. PHK 221 Penyuluhan Peternakan 3 (2 -3) 2 Dasar-dasar Penyuluhan Pertanian. yaitu: bagian pertama tentang bentuk. S. meliputi morfologi. Uraian mencakup dua bagian. pertumbuhan. F.4. meliputi morfologi.

.

patologi unggas. PAP 441 Patologi Khusus I 3 (2 -3) 1 Prasyarat : Patologi Umum Tujuan : Memberikan dasar dan pengetahuan untuk mengenal kelainan alat-alat tubuh. patologi penyakit menular. Isi Kuliah: Dibahas secara sistematik mengenai kelainan yang terjadi pasca-mati dan semasa hidup beserta patogenesisnya dari alat-alat tubuh. gangguan sirkulasi. susunan syaraf pusat. W~lly Rumawas dan Staf. tulang dan persendian. alat sirkulasi.kulit. Rachmat Nabib dan Staf. radang dan tumor. di laboratorium dan lapangan. alat pernafasan. alat pencernaan.PAP 341 Patologi Umum 4 (4 0) 1 Pengetahuan dasar tentang prinsip-prinsip perubahan jaringadalat tubuldorgan sebagai akibat defisiensi dan gangguan metabolisme makanan. Membahas tentang . alat urogenital. kelenjar endokrin. penyakit-penyakit akibat kekurangan gizi. PAP 442 Patologi Khusus I1 3 (2 3) 2 Pengetahuan tentang perubahan-perubahan pada alat tubuh dan jaringan sewa makroskopik akibat penyakit-penyakit infeksi serta akibat gangguan lainnya untuk membantu penentuan diagnosa penyakit sewa patologilt anatomik dan sebab kematian hewan. dalarn menentukan diagnosa penyakit dan sebab kematian hewan. patogenese penyakit. otot.

alat pencernaan. Syaban dan Staf . alat reproduksi. Diberikan dalam bentuk kuliah dan demonstrasi preparat.patologi alat pernafasan. susunan syaraf pusat serta membahas tentang patologi dan patogenesis beberapa penyakit penting pada hewan lainnya. M.

Staf Klinik Veteriner. secara laboratoris (faeces.4. Jurusan klinik Veteriner KLV 401 Demonstrasi Klinik (0 2) 2 Memperagakan dan membahas kasus Penyakit Dalam dan Bedah (hewan hidup. Dudung Abdullah S. cara-cara penilaian hewan ternak dan piara berdasarkan bentuk luar. KLV 321 Ilmu Diagnosa Klinik Veteriner 3 (2 3) 2 dan Ilmu Tilik Hewan Pembahasan tentang dasar-dasar pemeriksaan secara kliiis (anamnese. darah. mata dan telinga. serta interpretasi dari masing-masing pemeriksaan. alat peredaran. . perusahaan peternakan maupun membantu kegiatan penelitian. air seni. cairan eksudat dan transudat) pada hewan ternak dan piara. kulit. slide) yang dijumpai dalam praktek.3.7. alat pernafasan. Sugianto Achmad Sjahir Veronica Liem Bok Lan. selaput lendir. KLV 502 Koasistensi 1 (0 6) Selama tiga bulan mahasiswa koasisten dibimbing menangani kasus-kasus penyakit dan persiapan mereka untuk menjadi Dokter Hewan melalui kegiatan klinik dan cara perawatan hewan. alat urogenital dan alat kelamin. signalement. Mempelajari penentuan umur. kulit clan bulu. serta mengikuti kegiatan penanganan di peternakan rakyat. keadaan umum. kelenjar. susunan syaraf dan sistem muskulus skeletal). Harry Soehartono dan Staf. pertahanan. alat pencernaan.

absces. anesthesi. gramulasi.KLV 321 Ilmu Bedah dan Terapi Umum 3 (3 0)2 Pembahasan umum tentang dasar-dasar ilmu Bedah. vulnus haemorhagi. penasakan darah fraktur. macam- . proses persembuhan luka. ulkus. transfusi.

KLV 421 Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I1 2 (2 0) 2 Lanjutan pembahasan Ilmu Penyakit Dalam Veteriner I. frekuensi. Membahas tentang bermacam-macam terapi secara umum antara lain: Thermoterapi. died. differensial diagnosa. prognosa. gejala klinis. actinoterapi. KLV 412 Ilmu Bedah Khusus Veteriner 11 3 (2 3) 2 Pembahasan tentang bacaan etiologi. prosesing. pembacaan gambar dan interpretasinya).macam jahitan dan balutan serta penanganan setelah pembedahan. Endang Rachman Aisyah Girindra Setyowidodo. serta terapi fisis lainnya. urin. Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. cairan serebrospinal). akupunctur. Rudy Bawolye Sabdi Hasan Aliambar Harry Soehartono. Pengetahuan tentang radioterapi serta pembahasan tentang rontgenologi (teknik pemotretan. KLV 441 Patologi Klinik 3 (2 -3) 1 Membahas tentang penyimpangan-penyimpangan komposisi cairan tubuh (darah. dan terapi serta pencegahan penyakit-penyakit di daerah kepala. caracara pemeriksaan laboratorium dan interpretasi hasilnya. diagnosa. pathogenesis. leher dan tubuh. transudat. pem- . hidroterapi.

penyakit syaraf. dan penyakit metabolisme.bahasan tentang penyakit alat pembentukan darah. Wirasmono Sukotjo Achmad Sjahir Suglanto. .

diagnosa dan tehs operasi (boaepinning. gejala klinis. reproduksi mata. urogenital. gejala his. penyebab frekue~lsi. screwing). KLV 401 ilmu Penyakit Daiam Veteriner I 3 (3 0) 1 Pernbahasan tentang batasan. diferensial diagnosa dan pengobatan serta pencegahan penyakit-peny&t pada kuku dan lokomosi. peredaran darah. pernafasan. frekuensi. diferensial diagnosa. potong kuku dan lainnya) dibahas secara rinci pada hewan piara (pet animal). diagnosa. kausa. potong ekor. dferensid diagnosa. penyebab. Rudy Bawoyle Sabdi Eiasan Aliambar Harry Soehartons. prognosa dan pengobatan serta penyegahan . Pernbahasan penyakit bedah tulang tentang batasan. Bedah kosmetik (potong telinga. patogenesa. patogenesa. gejala klinis. frekuensi. Sunarja Prawiradisastm Dudung Abdulfah Gunanti.KLV 432 Bedah Khusus Veteriner I 3 (2 -3) 1 Pembahasan mengenai penyakit bedah dan teknik operasin~la pada alat-alat pencemaan. diagnosis. plating. dan telinga. cara diagnosa. KLV 413 Ilmu Penyakit Kuku dan Lokomosi 2 (2 0) 2 Membahas mekanisme kuku dan tegak dari hewan (temtama hewan besar). Membahas batasan.

penyakit-penyakit. alat peredaran darah. AcEnn~ad Sjahir Veronica Liern ask Lan Agus Wiijreya. . &at urogenital dm Pulit pa& Hewan ternak dm piara. alat-dat pernapasan. aiat penccruaan.

(PhD. New Castle Upon Tyne Univ.. 1960). 1977).(Drh. 1974). 1%8). (M. 1987). Ita Djuwita (Drh.1. Juhara Sukra (Drh. 1985) 2. Kosim Alimi (Drh. Heru Setijanto (Drh. UI. 1963). Kusmat Tanudimadja (Drh. IPB. (Dr. 8. UI. IPB. (Prof. 6. IPB. IPB.Lukman Rahardja (Drh.. (MSc. IPB.5. IPB. 1973). IPB. 1976) 12. Kuswinarning Sigit (Drh. 1986) 13. IPB. Univ. 1986) 10. 1984) 9. 1984). . IPB. USA. IPB. 1%7). Jurusan Anatomi 1. IPB. 1977).. IPB. 1989) 5. USA.Adi Winarto (Drh. M.. USTLFrance. 1984) 7. USA. 11.. 1959) 14. IPB. 1977). Linda Himawanti (Drh.. Ipin Rosadi Manggong (Drs. UI. 1959). R.. (MSc. IPB. DIREKTORI TENAGA PENGMAR 35. (MS.3. IPB. Iowa State Univ. Iowa State Univ. 1975). Hartono (Drh. 1982). (MSc. 1977).Phill. 1986) 3. UI. (Dr. IPB. Wisconsin. 1984) 4. Nurhidayat (Drh. FRG. Nono Suyono (Drh. (MS. R. 1%5). (Prof. IPB. (DEA. Arief Budiono (Drh.. Justus Liebig Univ.

IPB.IPB. IPB. 1972). IPB. 1983) . Sanjaya (Dra. IPB. 1971). Bambang Pwwantara (Drh. 1973). IPB. IPB. IPB. Sri Hadi A. 1990) 2. Priyono (Drh. 1958) 16. 1979) 15. (MS. Safarina Golfiani (Drh. Jurusan Reproduksi dan Kebidanan 1. (MS. 1986) 332. Sjahfri Sikar (Drh. (Drh. 1985) 17.AgathaW. UI.

Rudy Bawolye (Drh. Achmad Mukhlis (Drh. Retno Wulansari (Drh. 1970). 1990) 9. (Prof. IPB. IPB. IPB. IPB. Sabdi Hasan Aliambar (Drh. 1x5). UI. 1971) 5. 1986) 8. Wake Forest Univ. (Drh.. Fransciscus X. IPB. Aus. Raden Soenarti (Drh. 1967). Sunarja Prawiradisastra (Drh. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. USA. Agus Setijono (Drh. 1%1). (MVSc Melbourne Univ. Bambang Pontjo P. UI. IPB. (Dr. 1985) 7. IPB) 2. Akhmad Arif Amin (Drh. Sugiyanto (Drh. IPB. 1962) 8. R. 1986) 4. Liem Bok Lan (Drh. (MS. Bambang Probo Prastowo (Drh. 1988) U. Kentucky. Harry Soehartono (Drh. UI. (Drh. 1986).. IPB. (Drh. 1982) 17. 6. (MSc. IPB. 1974) 11. IPB.5. Putratama Agus Lelana (Drh. IPB. 1971). (MSG . IPB. 1955). IPB. IPB. (MSc. (PhD. 1984). (MS.Endang R. IPB. 1%6). IPB. 1985) 13. USA. IPB. IPB. IPB. Wirasmono Sukotjo (Drh. (DPL. Elok Budi Retnani (Drh. Auburn Univ. Setyo Widodo (Drh. 1973). Gunanti Soejono (Drh. Koesharto (Drs. R. IPB.. USA. 1970) lo. 1985) 3. 1986) 14. Supriatna (Drs. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. 1959) 355. 1972). IPB.R. IPB. IPB. Univ. IPB. Ekowati Handharyani (Drh. 1986) 7. 1986) 12. (MS. IPB. 1982) 6. UI. Auburn Univ. 1981) 16. 1985) 9. 1974). 1985) 10. 1985).. 1990) . Dewi Ratih (Drh.

1981) . 1979). Philippines. UPLB.UPLB. (PhD. Philippines.

(Prof.. Supan Kusumamihardja (Drh. 1958) 24. 1978). UI. IPB. IPB) 30. Univ. 1975). IPB. (MS. 1%1). IPB. Malaysia. IPB. Tutuk Astyawati (Drh. Auburn Univ. USA. 1989) 22. Queensland. Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. 1988) 27. IPB. (MVSc. Melbourne Univ. (Drh. Seti Bahagia (Drs. 1990) 26. Kentucky. Risa Tiuria (Drh.11.P. 1%4). (Prof.. USA. USA. (DES. Kentucky. 1x1). 1%8). IPB. IPB. (PhD. 1982). IPB. IPB. IPB. Lili Zalizar (Drh. IPB. 1984) 13. 1958). 1984). IPB. Oklahoma State Univ.. (MS. 1%3) 20. Sri Utami ~&da~ani (Drh. 1%2) 18. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. (Dr.. 1%1). IPB. Sanubari Atmowisastro (Drh. Sains. UI. IPB. (Dr. Partosoejono Soetijono (Drh. USA. (MS. UI. (MS. IPB. 1981) 14. UI. 1982). 1975). (MSc. IPB). IPB) 28. (Dr. Aus. 1957). 1960). UI. IPB. IPB. 1968). Rr. UI. (Drh. 1985) 23. 1984) 19. USA. 1964). Soeprapto Soekardono (Drs. James Cook Univ. IPB. 1976).Aus. 1987) 15. IPB. Univ. (Prof.. 1975) 21.Fadjar Satria (Drh. (MSc.. IPB. IPB. 1986) 17. Tampubolon (Drh. Muhamad Saleh Akib (Drh. USTL. (Dr. 1%1). (Drh. (MSc. (Drh. 1988) 29. (MS. Huminto Hernowoadi (Drh. M. (MSc. UI. (Prof. UI. France. (MSG Univ. Univ. 1985). Simon He (Drh. 1987) 25. 1971). Gatut Ashadi (Drh.. IPB. 1%1). 1%8). (MSc. 1959). USA. UI. Rachmat Nabib (Drh. 1986) 12. 1979). IPB. 1981). Umi Cahyaningsih (Drh. IPB. I Wayan Teguh Wibawan (Drs. 1985) 16. (Dr. (Drh. 1972). IPB. 1985) . USA. 1981). Purdue Univ.

Philippines. R. Dewi Ratih (Drh.. lm). Bambang Probo Prastowo (Drh. IPB. 1984). (MSc. IPB. IPB. Raden Soenarti (Drh. (Dr. USA. 1981) 16. USA. UI. (Drh. 1988) 15. IPB. Koesharto (Drs. IPB. Setyo Widodo (Drh. IPB. (MS. 1979). Sabdi Hasan Aliambar (Drh. 1985) 7. Wirasmono Sukotjo (Drh. Dwi Jayanti Gunandini (Drh. (MS. UI. Elok Budi Retnani (Drh. UI. 1%5). IPB. (DPL.... 1%2) 8. IPB. Jurusan Parasitologi dan Patologi 1. 1990) 6. 1971) 5. IPB. Achmad Mukhlis (Drh. 1985). Auburn Univ. IPB. (MSG Univ. Sunarja Prawiradisastra (Drh. IPB. 1974) 11. IPB. Retno Wulansari (Drh. 1990) 9. 1966). IPB. 1974).R. (Drh.Endang R. Bambang Pontjo P. (Prof. 1970) lo. Ekowati Handharyani (Drh. 1970). IPB) 2. IPB. 1986).5. (MSc. (PhD. (MVSc Melbourne Univ. 1985) 13. IPB. Sugiyanto (Drh. 1986) 7. 1985) 3. 1967). Liem Bok Lan (Drh. Akhmad Arif Amin (Drh. IPB. 1982) 6. 1985) 9. 1959) 355. 1982) 17. 1985) 10. 1955). IPB. (MS. IPB. Agus Setijono (Drh. (Drh. 1986) 4. IPB. Aus. . Gunanti Soejono (Drh. Rudy Bawolye (Drh. IPB. IPB. 1971). Supriatna (Drs. Harry Soehartono (Drh. UPLB. UI. 1972). (PhD. 1986) 14. Fransciscus X. IPB. IPB. 1986) 8. R. Putratama Agus Lelana (Drh. 1%1). 1986) 12. USA. Wake Forest Univ. Kentucky. IPB. IPB. Auburn Univ.

1981) .UPLB. Philippines.

1988) 29. Partosoejono Soetijono (Drh. . Sanubari Atmowisastro (Drh. Auburn Univ. (MSc. 1961). IPB. 1964). IPB. UI. (Drh. 1959). 1958) 24.Aus. (Drh. France.. USA... IPB. Gatut Ashadi (Drh. 1975) 21. 1968). USA. (PhD. James Cook Univ. Maidie Muhamad Sja'ban (Drs. Umi Cahyaningsih (Drh. 1961). IPB. UI. Aus. (MSc. IPB. 1984) 13. Kentucky. M. 1986) 12. Lili Zalizar (Drh. IPB. IPB. IPB. IPB. 1981) 14. 1%1). (Dr. Supan Kusumamihardja (Drh. (MVSc. 1975). Risa Tiuria (Drh. USA. UI. (MSc. (Prof. Singgih Harsoyo Sigit (Drs. (MS. UI. (Drh. (MS. Sains. Purdue Univ. Tutuk Astyawati (Drh. UI. 1963) 20. IPB) 30. (MSc. Huminto Hernowoadi (Drh.P. Queensland. Fadjar Satria (Drh. Tampubolon (Drh. (MS. 1985) 16. Seti Bahagia (Drs. (Drh.. 1978). IPB.. 1962) 18. I Wayan Teguh Wibawan (Drs. Oklahoma State Univ. UI. 1984). IPB. USA. Univ. (Prof. Muhamad Saleh Akib (Drh. Univ. 1960). Kentucky. IPB. 1981). 1976). IPB. IPB. (Dr. Malaysia. 1987) 15. IPB. IPB. (Drh. 1957). 1986) 17. UI. 1985) 23. Univ. Rachmat Nabib (Drh. (Dr.11. 1984) 19. (MSc. IPB. Soeprapto Soekardono (Drs. Univ. (Dr. Sri Utami Handayani (Drh. Melbourne Univ. 1989) 22. 1982). (Dr. IPB. USA. 1968). 1%1). IPB. 1987) 25. 1979). UI.. IPB. 1988) 27. IPB. IPB) 28.. (Prof. (DES. 1972). USTL. UI. Simon He (Drh. 1990) 26. (Prof. 1%4). IPB). USA. IPB. 1971). Rr. 1x1). (MS. USA. IPB. 1975). 1958). 1981). 1%8). (MSc. 1985).

IPB. 1982). IPB. 1985) . (MS.

(Drh. 1969). 1985) 14. FRG. IPB. 19'77). IPB. 1985) 4. (MS.31. 1977) 10. 1972). Colorado State Univ. Univ. Michigan State Univ. 1%2). 1977). IPB. USA... Bibiana Widiyati (Dra. (Dr. 1985) 8. 1980) 9. (Drh. UI. 1%5). 1983) 12. (Drh.. Bambang Joeniman Notosoediro (Drh. IPB. 1988) 32. Philippines. IPB. IPB. IPB. Jurusan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner 1. UPLB. UI. UI. Masduki Partadiredja (Drh. IPB. 1%7). IPB. USA. (MSc. Marthen B. IPB. 1%9). IPB. 1974). 1985) 5. UI. IPB. Idwan Sudirman (Drs. Maiole (Drs. 1973). (Prof. (Drh. Georgia. (Drh. IPB. Joko Pamungkas (Drs. IPB. 1986) 2. IPB. 1987) 3. (Dr.. USA. 1%3). . (PhD. (MSc. 1982).(Drh. Denny Widya Lukman (Drs.Abdulgani Amri Siregar (Drs. IPB. USA. (MS. UI. 1%1). 1978).6. IPB. 1%1). Pasaribu (Drh. (PhD. 1%1). FRG. IPB. 1974). Georgia. Soedarwanto (Dra. (MSc. 1973) 13. (Drh. 1987) 6. Indrawati Rumawas (Dra. 1983). Justus Liebig Univ. 1%7). IPB. IPB. 1986). UI.(Drh. IPB. 1985) 11. (Drh. Joebal Ganesha Rasjid (Drh. 1975). Wismnsin. (Drh. 1%2). Fachriyan H. Amanda Majid (Drh. IPB. 1%5). Willy Rumawas (Drs. (Dr. (MS. IPB. Mirnawati B. Emir Alkisah Siregar (Drs. 1976). Justus Liebig Univ. Univ. 1975). IPB. Univ. UI. 1965) 35. IPB. Upik Kesumawati (Drh. USA. (SKM. 1981) 7. (SKM.

1%8) . 1982) 15. Pien S.(Dr. IPB. FRG. Wibowomoekti (Drh.. Justus Liebig Univ.

R. IPB. IPB. 1977). Usamah Afi (Drh. IPB. (Drh. Tietiek Sunartatie (Drh. France. 1989) 17. IPB. Justus Liebig Univ. UI. 1975). Roso Soejoedono (Drs. IPB. IPB. IPB. Univ. 1986) 25. IPB. 1969). 1%4). Kentucky. Univ. Cornell Univ. 1%5). USA.. (Dr. 1985) . IPB. Soeratno Partoatmodjo (Drh. (MSc. 1956).. (Drh. 1985) 24. (Drh. Soejoedono (Dra. 1967). (Dr. IPB. (MS. 1%0). 1979) 18. Surachmi Setyaningsih (Drh. 1959). Sri Utarni Pramono (Dra. (DEA. USA. Univ. IPB. IPB. 1985) 22.1973) 20. 1985) 23. 1%7). 1974). IPB. 1%5) 21. IPB. UI. (Prof. Sri Sulakmi Damayanti Y. (Drh.16. Minnesota. FRG. 1971) 19. (MPH. Sugyo Hastowo (Drh. Retno D. (MSc. Trioso Pumawarman (Drh. USA.

MSc Sekretaris : Etty Eidman. Ruddy Suwandi Kepala Lab. Ir. Dadi R. Mulia Purba. Winarti Zahiruddin Kepala Lab. Sunatmo Sardono Kepala Lab. frs(-.Mikrobiologi Hasil Perikanan : Ir. Anshary Chaeruddin Kepala Lab. Sahat M. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan Ketua : Ir. Koperasi dan Penyuluhan Perikanan : Ir. H. Biokirnia Hasil Perikanan : Ir. Dadi R.422. MSc . Pemasaran Hasil Perikanan : Ir.4.H. Eidman. Nitibaskara. Limnologi : Dr. SH Kepala Lab. MSc Kepala Lab. Sukarsa 42. Hanakiah Kepala Lab. Simandjuntak. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan Ketua : Ir. Sukarsa Sekretaris : Ir. Abu Naim Assik. Ir. Menofatria Boer 423. M Sc. Oseanografi : Dr.Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan : Ir. H. Hidrobiologi :Prof. Kepala Lab. Sekretaris : Ir. Rudy R. Kadarwan Suwardi Kepala Lab.M.H. Hasil Perikanan : Ir. MSc. Ichsan Effendie. Jurusan Manqjemen Sumberdaya Perairan Ketua : Dr. M. Sarib Mmtadi. Usaha Perikanan : Ir. Ayub M. Ekonomi Sumberdaya Perikanan : Ir. MS Kepala Lab. MSc Kepala Lab. Simandjuntak. Dr.Manajemen Sumberdaya Perikanan : Dr. Sahat M. Ir. MSc Kepala Lab.

MSc Kepala Lab. Mata Kuliah Kredit Semester 3 IKN 201 Pengantar Ilmu Perikanan 3 (3-0) MSP 211 Avertebrata Air 3 (2-3) MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perarian I 4 (3-3) MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3) SEI 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2-3) STK 211 Metode Statistika I 3 (2-3) Jurnlah : 20 sks . MSc 4. Daniel R. A. Ayodhyoa. Kapal Perikanan dan Navigasi : Dr. Pasaribu Kepala Lab.2 5. Operasi Penangkapan Ikan : H. Monintja QPF Kepala Lab. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Ketua : H. SEMESTER BERSAMA FAKULTAS PERlKANAN Kurikulum semester 3 yang hams diambil sewa bersama oleh seluruh mahasiswa Fakultas Perikanan IPB ialah: No. Ayodhyoa. MSc Sekretaris : Dr. Teknologi Penangkapan Ikan : Ir. Ir. U. Ir. A.4. U.3. Bonar P. Djisman Manurung.

penyediaan makanan serta pengelolaan kesehatan dan lingkungan jasad budidaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Mampu mengelola sumberdaya lahan dan jasad perairan berdasarkan evaluasi produktivitasnya untuk usaha budidaya yang efektif dan efisien. Program Studi Brididaya Perikanan Mempersiapkan Sarjana Perikanan yang: 1. Mata Kuliah Kredit Semester 4 BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1-4) BDP 251 Kimia Air 3 (3-0) BIK 210 . PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM 4.1. Mampu menyusun konsep dan menerapkan sistem dan teknik budidaya ikan yang meliputi pengembangbiakan.Pengantar Biokimia 3 (2-3) MEP 431A Hidrologi Untuk Budidaya Perairan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 234 Fiiologi Hewan Air 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester 5 BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3) .4.4. Jurusan. Kurikulun~ No.4. JURUSAN. 2.

Kudatlum -Semester 5 (Lanjutan) BDP 351 Biologi dan Pengendalian Pencemaran Perairan 3 (2-3) BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2-3) MSP 311 Planktonologi 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Setnester 6 BDP BDP BDP BDP MSP SEI STK 321 332 341 352 312 212 331 Pengembangbiakan Ikan Pakan dan Pemberian Pakan Parasit Ikan Pengelolaan Kualitas Air Produktivitas Perairan Ekonomi Perikanan Perancangan Percobaan Jumlah : 22 sks Setnester 7 BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3-3) BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3-3) BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3-3) BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2-0) BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2-3) BDP 404 Masalah Khusus 0 (0-0) Jurnlah : 17 sks Semester8 BDP 401 BDP 402 BDP 403 Kuliah Kerja Nyata (KKN) .

Praktek Ketrampilan Lapangan Seminar 4 4 1 BDP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 . 151 sks .

4. terampil. Kirrikulurn No. mandiri. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Menghasilkan Tenaga Sarjana Perikanan yang mahii. menguasai dan mampu menerapkan ilmu manajemen sumberdaya perairan secara efektif-rasional dalam kegiatan produktif serta mantap mengendalikan dinamika kelestarian sumberdaya perairan. Jurusan. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 212 Dasar-dasar Limnologi 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) Semester 5 BDP MSP MSP MSP MSP MSP MSP 311 311 324 332 341 342 346 Jumlah : 21 sks Pengantar Budidaya Perairan Planktonologi Meteorologi Laut Ekologi Laut Tropis Metode Pengambilan Contoh Sumberdaya Perikanan I Dinamika Populasi Ikan .2.4.

Jumlah : 20 sks .

Kurikthtrtt (Lanjutan) Serttesfer 6 MSP 312 Produktivitas Perairan MSP 322 Dinamika Oseanografi MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan 11 MSP 343 Sumberdaya Perikanan I1 MSP 344 Pendugaan Stok Ikan MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan PSP 212 Metode Penangkapan Ikan Jumlah : 20 sks Sartester 7 MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan Tawar 3 (3-0) MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2-0) MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan Laut 3 (3-0) MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2-3) MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2-0) MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan Laut 3 (2-3) MSP 442 Manajemen Sumberdaya Perikanan Tawar 3 (2-3) Jumlah : 19 sks Semester 8 MSP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 MSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan MSP 403 (PKL) Seminar 4 1 MSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 .sks Total semester 1 s/d semester 8 151 sks .

Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan Mendidik mahasiswa agar terampil serta mampu berpikir. Kiirikuhir~r No. berkarya dan mengembangkan usaha-usaha untuk menyelamatkan serta meningkatkan dayaguna hasil-hasil perikanan dari sejak diproduksi sampai kepada konsumen. Jurusan. serta mengembangkan industri perikanan. Mata Kuliah Kr edit Semester 4 BIK 210 Pengantar Biokimia 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3-0) PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Semester5 PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan PHP 312 Gizi Ikan PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perikanan BIO 231 Mikrobiologi Dasar PHP 344 Kimia Industri Hasil Perikanan BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan Jumlah : 20 sks . guna kesejahteraan masyarakat.4.43.

Sanitasi dan Higiene 3 (2-3) PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 17 sks Semester 8 PHP 401 Kuliah Kerja Nyata 4 PHP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 PHP 403 Seminar 1 PHP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 150 sks .Kurikulum (Lanjutan) Semester6 PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I 3 (2-3) PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2-3) PHP 322 Proses Thermal Hasil Perikanan 3 (2-3) PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional 3 (2-3) PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan Pengembangan Produk 3 (2-3) PHP 343 Manajemen Laboratorium Industri Hasil Perikanan 3 (2-3) STK 331 Perancangan Percobaan 3 (2-3) Jurnlah : 21 sks Semester 7 PHP 413 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2-3) PHP 421 Toksikologi.

.

4. Mata Kuliah Kredit Semester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2-0) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) SEI 212 Ekonomi Perikanan 3 (3-0) STK 212 . No.4. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknik dalam mengusahakan serta mengambil kebijaksanaan perikanan untuk mencapai tujuan usaha maupun kesejahteraan masyarakat berdasarkan alokasi ekonomi di bidang perikanan yang didukung oleh pemikiran sosial. Metode Statistika I1 3 (2-3) Jumlah : 20 sks Semester 5 BDP 311 Pengantar Budidaya Perairan 2 (2-0) SEI 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (3-0) SEI 322 Penyuluhan Perikanan 3 (2-3) SEI 324 Bank dan Perkreditan 2 (2-0) SEI 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2-3) SEI 242* Teori Ekonomi Mikro 3 (3-0) SEI 344 Sistem Data Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 19 sks . Jurusan. Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Tujuan Pendidikart Mendidik dan membina mahasiswa agar terampil dan mampu berpikir.4. kelembagaan dan politik.

.firikulum (Lanjutan) Semester6 SEI 308 * Kependudukan 3 (2-3) SEI 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3) SEI 323 Sosiologi Perikanan 3 (2-3) SEI 332 Tataniaga Hasii Perikanan 4 (3-3) SEI 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) SEI 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3) SEI 243 * Teori Ekonomi Makro 3 (3-0) Jumlah : 22 sks Semester 7 SEI 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3-3) SEI 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (3-0) SEI 421 Metode Penelitian Sosial 3 (2-3) SEI 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2-3) SEI 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2-3) SEI 442 Kebijaksanaan Pembangunin Perikanan 3 (3-0) Jumlah : 19 sks Sent ester 8 SEI 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 SEI 402 Praktek Keterampilan Lapangan 4 SEI 403 Seminar 1 SEI 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks pp Total ( + TPB 36 sks) : 151 sks * Mata Kuliah Diberikan Oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian.

Mata Kuliah Kredit Sent ester 4 IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistika I1 3 (2-3) PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3-0) Jumlah : 18 sks Se~nester 5 PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3 (2-2) PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 321 Kapal Perikanan 4 (3-3) PSP 322 Navigasi I 3 (2-3) PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) Jumlah : 18 sks . mampu berpikir.4. Jurusan. Kurilntllllll No.5. berkarya dan mengembangkan ilmu dan teknologi untuk memanfaatkan sumberdaya perikanan dalam bidang industri penangkapan ikan.4. Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Tujuan Pendidikait Mendidik mahasiswa agar terampil.

Kurih~hntl (Lanjutan) Sent ester 6 MSP 233 MSP 322 SEI 331 PSP 313 PSP 323 PSP 324 PHP 231 Biologi Laut Dinamika Oseanografi Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan Navigasi I1 Kepelautan Penanganan Hasil Perikanan Jumlah : 22 sks Sentester7 PSP 405 Kapita Selekta Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (3-0) PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 2 (1-3) PSP 421 Instrumentasi Penangkapan Ikan 3 (2-3) PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3-3) PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3-0) PSP 433 Aplikasi Komputer dalarn Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 3 (2-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 PSP 401 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 PSP 402 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 .

PSP 403 Seminar 1 PSP 404 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 s/d semester 8 147 sks .

4. Mata Kuliah Kredit Setnester 4 GFM 222 Fisika Dasar Lanjutan 3 (2-3) IKN 202 Dasar Pengolahan Data Perikanan 3 (2-3) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (2-3) MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2-3) MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3) MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3) STK 212 Metode Statistik I1 3 (2-3) Semester 5 GFM 326 IKN 301 MSP MSP MSP MSP PSP 321 324 332 346 314 Jumlah : 21 sks Elektronika 3 (2-3) Pengantar Ilmu dan Teknologi . termasuk penggunaan alat-alat teledeteksi kelautan. Program Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan Menghasilkan sarjana yang terampil. mampu berpikir.6. berkarya dan mengembangkan Ilmu dan Teknologi Kelautan untuk memanfaatkan sumberdaya hayati laut. program studi ITK dengan minat Eksploratori Sumberdaya Hayati Laut mendidik mahasiswa agar memiliki keahlian dalam ha1 mendeteksi dan mengestimasi sumberdaya hayati laut dengan menggunakan berbagai metode. Secara khusus.4. Kuriklrktm No.

Kelautan 2 (2-0) Hidrodinamika 2 (2-0) Meteorologi Laut 3 (2-3) Ekologi Laut Tropis 3 (2-3) Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3) Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya Ikan 4 (3-2) Jumlah : 20 sks .

firikzrlur~t (Lanjutan) Semester 6 IKN 302 IKN 303 MSP PSP PSP PSP SEI 323 311 325 326 345 Scuba Diving Interpretasi Data Penginderaan Jarak Jauh Oseanografi Fisika Tigkah Laku Ikan Instrumentasi Kelautan Dasar-dasar Akustik Hub Laut Jumlah : 20 sks Semester7 IKN 401 Telemetri Kelautan 3 (2-3) MSP 423 Oseanografi Perilcanan 3 (3-0) MSP 443 Model dan Simulasi Ekosistem Laut 3 (2-3) PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi Kelautan 2 (1-3) PSP 422 Akustik Kelautan 3 (2-3) PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3-3) Jumlah : 18 sks Semester 8 IKN 402 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 4 IKN 403 Praktek Keterampilan Lapangan (PKL) 4 IKN 404 Seminar 1 .

150 sks .IKN 405 Masalah Khusus 6 Jumlah : 15 sks Total semester 1 sld semester 8 .

Karakter signal yang berasal dan dipantulkan berbagai obyek di laut. renang dan selarn. Jurusan Budidaya Perairan BDP 211 Budidaya Perairan Praktis 3 (1 4) 4 Pengantar pengembangbiakan &an clan pembesaran ikan.IKN 302 Scuba Diving 2 (1 3) 6 Pelajaran teori dayung. Pengenalan &an-&an budidaya dan jasad-jasad lain yang penting dalam usaha budidaya perairan. Interpretasi dan penyajian citra teledeteksi. Dedy Soedharma Indrajaya IKN 303 Interpretasi Data Penginderaan 3 (2 0)6 Jarak Jauh Pengolahan data teledeteksi. Kusman Sumawidjaja . Pasaribu Vincentius P. Purba 452. Mulia Purba Bonar P. Siregar IKN 401 Telemetri 3 (2 3) 6 Prinsip-prinsip sistem penginderaan jarak jauh dan aplikasinya dalam pendugaan sumberdaya hayati laut. koreksi awan. Praktek di perairan terbatas (kolam renang) maupun perairan terbuka. Bonar P. Pasaribu M.

.Inal Effendi.

Praptokardiyo Eddy Supriyono BDP 411 Budidaya Perairan Tawar 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad . desain dan konstruksi kolam/tambak. kriteria dan survai lokasi perkolamanltambak. teknik dan struktur pengadaan air serta sarana dan prasarana lainnya.H. Kusrnan Sumawidjaja Inal Effendi RDP 313 Enjinering Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Dasar-dasar pembangunan perkolaman/tambak. komponen sistem dan permasalahan yang dihadapi dalam sistern budidaya perairan (mata kuliah ini diperuntukkan bagi program studi lain dan diberikan dalam semester ganjil). Suporno T. Wardoyo Chairul Muluk BDP 312 Dasar Budidaya Perairan 4 (3 3) 5 Prinsip-prinsip yang mendasari pemanfaatan produktivitas perairan dan pengelolaan budidaya ikan dan jasad perairan lainnya.BDP 311 Pengantar ~udida~a 2 (2 Perairan 0) 5 Pengenalan sistem-sistem budidaya perairan. Tata letak. K.

budidaya perairan tawar. Enang Harris Dadang Shafruddin .

Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan.BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. Raswin Odang C. Suriaatmaja Mohammad Zairin. Muhammad M. teknik-teknik perangsangan pemijahan. penanganan dan seleksi induk. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan. Supomo T. Komar Sumantadinata Muhammad M. Identifiasi dan penanggulangan masalah budidaya. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. serta dasar-dasar pemuliaan ikan. inkubasi telur dan pemeliharaan larva.H. Tata letak (lay out) fasilitas .

lapangan. laboratorium dan peralatan. penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan. Komar Sumantadinata Muhammad M. skala dan organisasi balai benih. Raswin Odang C. Suriaatmaja Mohammad Zairin .

formulasi ransum dan wa pemberian pakan. cara diagnosis serta pengendaliannya. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. ekologi. mencakup asimilasi pakan. Sutomo Achmad Ing Mokoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2 3) 6 Identifikasi parasit ikan. Darnas Dana Yani Hadiroseyani. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indiiator biologis ikan. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena . BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 -3) 7 Penyakit ikan.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2 3) 5 Menelaah sistem usaha peningkatan produksi makanan ale permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya.

unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang te qadi di dalamnya.kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan. Wardoyo Kukuh Nirmala . Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia. Supomo T.H. dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan.

BDP 412 Budidaya Bahari 4 (3 3) 7 Mempelajari berbagai sistem dan teknologi pembesaran jasad budidaya perairan payau dan laut. Suriaatmaja Mohammad Zairin. Muhammad M. evaluasi sarana dan prasarana penunjang untuk meningkatkan produktivitas dan peranan budidaya perairan. inkubasi telur dan pemeliharaan larva. Raswin Enang Harris Dadang Shafruddin BDP 413 Pengembangan Budidaya Perairan 4 (3 3) 7 Identifikasi dan evaluasi kesesuaian sumberdaya alam untuk pengembangan budidaya perairan.H. teknik-teknik perangsangan pemijahan. Wardoyo Chairul Muluk BDP 321 Pengembangbiakan Ikan 3 (2 -3) 6 Peranan faktor-faktor eksternal (lingkungan) dan internal dalam pengembangbiakan ikan. Komar Sumantadinata Muhammad M. Supomo T. Identifikasi dan penanggulangan masalah budidaya. Tata letak (lay out) fasilitas . serta dasar-dasar pemuliaan ikan. Raswin Odang C. penanganan dan seleksi induk. BDP 421 Pengelolaan Balai Benih Ikan 2 (2 0) 7 Pemilihan lokasi balai benih ikan.

lapangan. Komar Sumantadinata Muhammad M. Raswin Odang C. laboratorium dan peralatan. skala dan organisasi balai benih. Suriaatmaja Mohammad Zairin . penyusunan program produksi dan distribusi benih ikan.

formulasi ransum dan wa pemberian pakan. BDP 441 Penyakit Ikan 3 (2 3) 7 Penyakit ikan. teknik pengendalian dan peran parasit ikan sebagai indikator biologis ikan. Darnas Dana Yani Hadiroseyani. permasalahan dan peran jenis jasad makanan alami bagi ikan budidaya. Sri Lestari Angka Yani Hadiroseyani Muhammad Alifuddin BDP 251 Kimia Air 3 (3 0) 4 . ekologi. mencakup asimilasi pakan. Sutomo Achmad Ing ~okoginta Dedi Jusadi BDP 341 Parasit Ikan 3 (2-3) 6 Identifikasi parasit ikan. Daniel Djokosetiyanto Bambang Widigdo Fifi Widjaja BDP 332 Pakan clan Pemberian Pakan 4 (3 3) 6 Dasar-dasar dan penerapan nutrisi ikan. cara diagnosis serta pengendaliannya.BDP 331 Budidaya Makanan Alami 3 (2-3)s Menelaahsistem usaha peningkatan produksi makanan alami.

dan pengaruhnya terhadap kehidupan jasad perairan. Wardoyo Kukuh Nirmala .Membahas aspek dan proses kimia yang mendasari fenomena kualitas air bagi hidup dan kehidupan jasad perairan. Pembahasan meliputi prinsip dasar kiia. unsur dan senyawa yang terkandung dalam air serta proses yang terjadi di dalamnya. Supomo T.H.

persamaan Bernoulli. gelombang dan pasang). Persamaan gerak dasar seperti kontinuitas. S.MSP 411 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Konsepsi Manajemen sumberdaya perairan tawar. arus. Zamani M. hidrostatik. keseimbangan panas. teori momentum. Pariwono I Wayan Nurjaya MSP 322 Dinamika Oseanografi 3 (2-3) 6 Pembahasan lebih mendalam terjadinya pergerakan air di lautan. Sanusi Neviati P. Pencegahan penyuburan dan pencemaran perairan. statistika fluida.Rahardjo H. Manajemen habitat. sifat-sifat fisika dan kimia air laut (salinitas. J.S. Dinamika gerakan air laut di daerah pantai dan estuaria. Praptokardiyo Fifi Widjaja. Evaluasi potensi sumberdaya perairan dan kesesuaian habitat. fungsi stream. pengendalian tanaman air/gulma serta konservasi sumberdaya perairan. Purba I Wayan Nurjaya MSP 321 Hidrodinamika 2 (2 0) 5 Sifat-sifat fluida. Pong Suwignyo K. Oseanografi perairan . MSP 221 Pengantar Oseanografi 3 (2 3) 4 Pengenalan ilmu oseanografi seperti teori terbentuknya laut.

Rahardjo . Purba S. M.Indonesia.

S. pergerakan angin dan iklim di Indonesia. Hurricane. intensitas dan lama penyinaran. Aplikasi penginderaan jarak jauh dan pencemaran laut dalam pengelolaaan dan pemanfaatan sumberdaya hayati laut. Pariwono M. J. gelombang yang diakibatkan angin. tekanan udara dan angin. Kendala ekologi yang harus diperhatikan dan dijaga dalam pengembangan pemanfaatan sumberdaya perairan pantai. Penentuan cuaca dan siklon. Manan. arus tanpa gesekan. radiasi surya.S. Purba. Rahardjo MSP 324 Meteorologi Laut 3 (2 -3) 5 Komposisi dan lapisan atmosfir bumi. H. Sirkulasi massa air. bentuk-bentuk cuaca yang berbahaya seperti topan. arus yang diakibatkan angin. Oseanografi perairan Indonesia. Evaluasi dan proteksi sumberdaya secara garis besar melalui identifikasi daerah vital dan konsep daya dukung daerah yang bersangkutan. kualitas sinar dan panjang hari. MSP 421 Oseanografi Terapan 2 (2 0) 7 Pengaruh dari proses oseanografi terhadap tingkah laku seperti migrasi dan kepadatan populasi ikan. M. Sanusi S. Purba S. Rahardjo . H. arus pasang. Pariwono E. Sanusi J.MSP 323 Oseanografi Fisika 3 (2 3) 6 Persamaan gerak air di lautan. MSP 422 Manajemen Sumberdaya Perairan 3 (3 0) 7 Prinsip pengelolaan perairan dengan pertimbangan ekologi.

Koesoebiono .

siklus biogeokimia dan alur energi. Analisis dan perkiraan parameter oseanografi dan aplikasinya terhadap eksplorasi sumberdaya hayati laut. J. Widodo MSP 232 Ikhtiologi 4 (3-3)3 Pengenalan fungi organ tubuh ikan. daya dukung dan faktor pembatas. Migrasi ikan dan hubungannya terhadap proses oseanografi.F. relasi antara struktur anatomik dan lingkungan ikan. 3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. lchsan Effendie . Pariwono S. cahaya. arus. salinitas MSP 423 Oseanografi Perikanan terhadap kelakuan dan kelimpahan ikan.3 (3 0) 7 Pengaruh lingkungan laut seperti suhu. komunitas dan proses suksesi. Djaja S. Keragaman jenis dan perilaku ekologis sumberdaya perairan yang penting berkaitan dengan kegiatan perikanan. Rahardjo Djisman Manurung MSP 231 Ekologi Sumberdaya Perairan 1 4 (3 3) 3 Azas dan pengertian ekologi-ekosistem. Sistematika dan ekobiologi ikan. Moch. Rahardjo Ridmrn Mandi Murniarti Brodjo H. Tingkah laku (penyebaran dan reproduksi) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor penentu perubah populasi. Anshary Chaeruddin Fredinan Yulianda R. Sjafei M.

Sulistiono. .

sirkulasi. konsep biosalin dan eutrofikasi. aklimatisasii bioritme. Konsepsi homeostatis dan tingkah laku organisme akuatik. migrasi. Ridwan Mandi Etty Riani Agustinus Samosir. Sjafei Ridwan Mandi. Koesoebiono Djaja S. MSP 234 Fisiologi Hewan Air 3 (3 0) 4 Dasar-dasar fisiologi umum. Produktivitas primer ekosistem laut. Fenologi. Koesoebiono R W1dodo Dedy Soedharma Tri lswari Subekti. Mekanisme adaptasi biota terhadap kondisi ekologis. 3) 6MSP 331 Ekologi Sumberdaya Perairan I1 3 (2 Pembahasan tentang adaptasi. MSP 332 Ekologi Laut Tropis 3 (2-3)5 Penerapan konsep dan . teritorialitas. Kekhasan dan biota di tiap ekotipe yang berkaitan dengan kekhasan kondisi ekologis.MSP 233 Biologi Laut 3 (2-3)4 Taksonomi dan distribusi biota dalam berbagai ekotipe laut. respirasi dan pencernaan hewan air.

Interaksi antara berbagai struktur masyarakat dengan lingkunga~ya di laut. .prinsip ekologis dari kekhasan topografi perairan bahari tropis. Muhammad Eidman Fredinan Yulianda Dedy Soedharma. H. Studi perbandingan berbagai tipe dan ciri ekosistem bahari dan perkembangannya.

Rahardjo Dietrich G. reproduksi makanan dan pertumbuhan ikan. metoda evaluasi dan tehnik pemantauan lahan perairan dalam hubungan dengan potensi dan kesesuaian lahan.F.F. Bengen MSP 241 Biologi Perikanan 3 (2-3)4 Pembahasan tentang dinamika daur hidup. Rahardjo Sutrisno Sukimin . Moch. Joko Purwanto M. strategi adaptasi demografi sumberdaya hayati dan prinsip pengelolaannya. daerah pesisir dan laut dalam kaitannya dengan tujuan perlindungan dan pelestarian. populasi ikan mulai dari telur sampai dewasa.MSP 431 Konservasi Sumberdaya Hayati Perairan 3 (2 3) 7 Perkembangan konsepsi. Tingkah laku. Ichsan Effendie Saddon Silalahi Isdrqjad Setyobudiandi M. perencanaan tata ruang dan pengelolaan sumberdaya hayati umum. ekologi komunitas dan ekologi terapan. Omon Djunaedi H. Dedy Soedharma Joko Pumanto MSP 432 Ekologi Kuantitatif 2 (2 0) 7 Perkembangan teori dan konsep kuantitatif terhadap aspek ekologi perairan penting: ekologi populasi. Analisis.

M. rancangan pengambilan contoh. Sjarif Hitam Edi Suwandi Saddon Silalahi MSP 343 Sumberdaya Perikanan 11 3 (2 -3)6 Sifat biologis dan diitribusi biota air non ikan yang ekonomis penting bagi sumber bahan pangan hewani dan bahan baku industri. metode pendugaan stok. acak sederhana. Perbandingan efisiensi rancangan pengambilan contoh. sistematik dan bertahap. Nuitja Saddon Silalahi MSP 344 Pendugaan Stok Ikan 3 (2-3)6 Konsep. Sjarif Hitam I Nyoman S. surplus yield models. M. batasan dan identifiasi unit stok ikan. Peranan organisme air-ikan sebagai bahan makanan dan bahan baku industri serta masalah eksploitasi dan konsemasinya. kurva seleksi alat tangkap. distribusi dan eksploitasi organisme air ikan yang ekonomis penting dari berbagai habitat. Mennofatria Boer &A. .MSP 341 Metode Pengambilan Contoh 3 (2 3) 5 Dasar metode pengambilan contoh. berlapis. Masalah eksploitasi dan konservasi biota air non ikan tersebut. Aziz Omon Djunaedi Isdradjad Setyobudiandi MSP 342 Sumberdaya perikanan I 3 (2 -3) 5 Sifat biologis.

A. Mennofatria Boer K. Aziz .dynamik pool models.

Pendugaan parameter pertumbuhan. spawerrecruit models. Sutrisno Sukimin Edi Suwandi I Nyoman S. mortalitas alami dan mortalitas tangkap. Ismudi Muchsin Mennofatria Boer RA. Interaksi antar komponen. Kelakuan populasi akibat adanya perubahan parameter peubah populasi. Identifikasi potensi perikanan di perairan tropis. Nuitja MSP 346 Dinamika Populasi Ikan 3 (2-3)7 Pengertian dasar tentang populasi dan parameter peubah populasi. rekrutmen. Aziu Isdradjat Setyobudiandi MSP 441 Manajemen Sumberdaya Perikanan hut 3 (2 3) 7 Tujuan dan dasar manajemen sumberdaya perikanan laut. telaah statistik catch effort dalam estimasi dan manajemen perikanan. Coastal fishing ground dan peranan shelter bagi peningkatan produksi dan konservasi sumberdaya perikanan. Equilibrium yield. overtishing.MSP 345 Dasar-dasar Manajemen Perikanan 2 (2 0) 6 Prinsip dan konsepsi manajemen perikanan. Aplikasi manajemen pada populasi yang dieksploitasi dan masalah konservasi. Berbagai telaah perbandingan manajemen perikanan dihdonesia .

dan Internasional. Nuitja Edi Suwandi . I Nyoman S.

4.5. Pemodelan dan simulasi ekosistem laut. irigasi. Teknik-teknik manajemen.1. 4. Sutrisno Sukimin Setyo Budi Susilo Edi Suwandi MSP 443 Model dan Simulasl Ekosistem Laut 3 (2 3)7 Unsur-unsur dan proses pemodelan. Pengelolaan peningkatan produksi. .MSP 442 Manajemen Sumberdaya 3 (2 -3)7 Perikanan Tawar Tujuan sumberdaya perikanan tawar.4.A. strategi pengelolaan perikanan terpadu pada proyek dam. pasang surut dan reklamasi rawa. manipulasi stok. Aziz Mennofatria Boer. pelestarian sumberdaya perikanan sejalan dengan perkembangan kemantapan perairan. penataan upaya penangkapan. K. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Biokimia Hasil Perikanan PHP 311 Biokimia Hasil Perikanan 3 (2-3) 5 Bertujuan memberi pengetahuan dalam bidang biokimia terutama hasiI-hasil perikanan meliputi: kandungan daging ikan.5. modifikasifproteksi struktur fisik dan upaya pengembangan budidaya di perairan umum. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 4. Aplikasi model statik dan dinamik dalam eksplorasi sumberdaya laut. Prospek pemanfaatan sesuai dengan fungsi perairan umum.

Pengaruh mutu makanan baik langsung maupun tidak terhadap kesehatan konsumen ditinjau secara kimiawi maupun mikrobiologis. serta berbagai usaha dan tindakan agar perubahanperubahan menuju ke arah yang diinginkan. masalah gizi nasional. arti dan fungsi . peranan industri perikanan dalam usaha perbaikan gizi masyarakat. Winarti Zahiruddin Nu janah Wini Trilaksani Heru Sumaryanto PHP 411 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan I1 3 (2 3) 7 Mempelajari standarisasi dan pengukuran mutu makanan. Pengaruh pengolahan dan food additive (BTK) terhadap makanan. adanya mikroba yangbersifat patogen dalam makanan. Mita Wahyuni Rudy R Nitibaskara Dadang Kartapura Agoes Murdiono Jacoeb PHP 313 Pengendalian Mutu Hasil Perikanan 1 3 (2 3) 6 Arti dan peranan mutu dalam produksi dan pemasaran hasilhasil perikanan. PYP 312 Gizi Ikani 3 (2 3) 5 Bahan pangan ikani sebagai sumber gizi.perubahan-perubahan biokirniawi selama penyimpanan dan pengolahan. Metode sampling dalam pengendalian mutu. nilai pengolahan terhadap nilai gizi ikan. penggunaan daftar analisis pangan. Abu Naim Assik Pipih Suptijah Sukarno Ella Salamah.

.serta peranan wadah dan kemasan dalam industri hasil perikanan. Klasifikasi macam dan tipe wadah serta kemasan.

dan persyaratan bahan baku. pengetahuan tentang wadah. Membahas juga masalah statistika pengendalian mutu produkproduk hasil perikanan.42. serta konversi penetrasi panas yang berhubungan dengan lama pemanasan dan kondisi mikrobiologi. media.Aspek ekonomi dan sosial serta pengaruhnya terhadap lingkungan perkemasan tradisional serta prospeknya di masa mendatang. Winarti Zahiruddin Sukarno Nurjanah Wini Trilaksani 45. Mata pelajaran ini mencakup: pendahuluan tentang mikroba ikan dan aspek-aspek yang mempengaruhi. Abu Naim Assik Wini Trilaksani Winarti Zahiruddin Iriani Setyaningsih PHP 322 Proses Tbermal Hasil Perikanan 3(2 3)6 Definisi. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Mikrobiologi Hasil Perikanan PHP 321 Mikrobiologi Pangan Ikan 3 (2 3)6 Tujuan pengajaran mata kuliah ini adalah agar mahasiswa dapat mengidentifikasi mutu mikrobiologis produk-produk perikanan. prinsip proses thermal. mikroba dalam makanan dan pembusukan ikan secara mikrobiologis. kerusakan produk selama dan setelah proses thermal. Rudi Suwandi Abu Naim Assik Ibrahim Bustami lriani Setyaningsih .

pembekuan dan pengalengan. penanganan di atas kapal. Nitibaskara Dadang Kartapura Winarti Zahiruddin Dadi R. Sukarsa Iriani Setyaningsih Sukarno Bustami Ibrahim PHP 232 Pengantar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Mata ajaran ini mempelajari pentingnya ikan dan hasil-hasil perikanan lainnya sebagai bahan pangan. Selain itu mempelajari juga tentang keracunan secara kimiawi. proses kemunduran mutu. nilai gizi. pengaruh radiasi yang berkaitan dengan hasil perikanan. fermentasi.3) 4 PHP 421 Toksikologi. Sanitasi dan Higiene 3 (2 Mempelajari hal-ha1 yang berkaitan dengan toksikologi dan higiene bahan pangan. akibat food additive. mencakup baik alami maupun karena mikroba.43. Sukarsa . pengasapan. Rudy R. bahan tercemar. Dadi R. cara-cara pengujian mutu dan prinsip berbagai cara pengolahan hasil perikanan. Nurjanah Iriani Setyaningsih Pipih Suptijah Mita Wahyuni 45. hlata kuliah yang diasuh Laboratorium Fisika Kimia Teknologi Hasil Perikanan PHP 231 Penanganan Hasil Perikanan 3 (2 3)4 Mencakup penanganan ikan dan non ikan yang ekonomis penting sejak ikan diangkat dari air. pendinginan. penanganan di darat sampai kepada konsumen terakhir.

.

petis. Nitibaskara Winarti Zahiruddin Wini Trilaksani 3) 6 PHP 332 Pengolahan Hasil Samping dan 3 (2 Pengembangan Produk Mempelajari berbagai metoda pengolahan dalam memanfaatkan hasil samping bidang perikanan seperti tepung. mikrobiologis dan keteknikan dalam proses pengolahan hasil perikanan. pengeringan. baik secara tradisional maupun secara modern. pemindangan. Dasar-dasar dari cara pengolahan pangan. minyak dan . pengasapan. kecap ikan. agar-agar dan lain-lain). fermentasi). minyak ikan.PHP 233 Dasar-dasar Teknologi Hasil Perikanan 2 (2 0) 4 Kandungan dan sifat-sifat bahan pangan ikani. Dadang Kartaputra Rudy R. aplikasi prinsip kimiawi. posisi dan ciri-ciri pengolahan ikan secara tradisional (penggaraman. faktor-faktor penyebab kerusakan bahan pangan. Pengertian. kcrupuk. permasalahan dan prospek pengolahan hasil samping (tepung ikan. Rudy R Nitibaskara Agoes Murdiono Jacoeb lriani Setyaningsih Wini Trilaksani PHP 331 Pengolahan Hasil Perikanan Tradisional3 (2 3) 6 Pengertian. dengan penekanan pada hasil perikanan.

ubur-ubur.silase ikan. serta berbagai macam diversilikasi produk hasil perikanan (Kamaboko. lriani Setyaningsih Rudi Suwandi Dadi R. FPC. kepitinglrajungan. kerang. sirip dan kulit ikan cucut. tripang dan lain-lain. Selain itu juga mempelajari cara-cara pengolahan hati. dan lain-lain). Sukarsa Heru Sumaryanto . rumput laut.

4. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Industri Hasil Perikanan PHP 241 Pengetahuan Bahan Baku Industri 3 (2 3) 4 Hasil Perikanan Mata kuliah ini mempelajari pengenalan ciri umum hayati sumberdaya perairan (hayati dan non hayati) dengan lebih ditekankan pada manfaat apa yang dapat dan sudah diambil baik dari cangkang maupun dagingnya atau zat yang dikandungnya sebagai bahan baku pengolahan. baik skala industri maupun rumah tangga. Sukarsa Abu Naim Assik.PHP 431 Kapita Selekta Pengembangan 2 (2 0) 7 Teknologi Hasil Perikanan Topik-topik pilihan dalam penanganan serta pengolahan hasil-hasil perikanan dengan segala aspeknya dengan penekanan pada kemungkinan penelitian dan pengembangannya. Wini Trilaksani Nurjanah Rudi Suwandi Dadi R Sukarsa PHP 341 Refrigerasi Hasil Perikanan 3 (2-3)s Definisi refrigerasi di bidang perikanan. pengaruh pendinginan dan pembekuan terhadap sifat fisika-kimia . metode pendinginan dan pembekuan. Rudy R Nitibaskara Etty Eidman Dady R. 45. desain berbagai tipe freezer dan cold storage.4.

.

Teknik pengeringan dengan cara penjemuran. Teknik pengeringan mutu. penyimpanan dan distribusi produk bcku. Ella Salamah Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Rudi Suwandi . Teknik pendinginan dengan alat-alatnya. refrigerasi di atas kapal. Teknik pengalengan. Rudi Suwandi Ibrahim Bustami Sukarno Linawati PHP 342 Teknik Pengolahan Hasil Perihnan 3 (2 3) 5 Mata kuliah ini mempelajari tentang teknik-teknik pengolahan yang berkaitan dengan berbagai proses pengolahan hasil perikanan. proses dan alatalatnya.produk. Teknik pengolahan hasil samping dengan ekstraksi. ekstrusi dan lain-lain. lbrahim Bustami Sukarno Abu Naim Assik Heru Sumaryanto PHP 343 Manajemen Laboratorium lndustri 3 (2 3) 6 Hasil Perihnan Pengadaan mata kuliah ini diharapkan agar mahasiswa mempunyai bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam manajemen laboratorium umumnya serta pengujian mutu dan komposisi produk dan bahan mentahnya dalam rangka pengembangan industri pengolahan hasil perikanan. mekanis dan spray drying.

Ibrahim Bustami Linawati Sukarno Dadi R.termokimia. faktor-faktor yang mempengaruhi hasil akhir. Sukarsa . operation research dan produktivitas. dinamika kimia. quenving theory. persentase hasil dan kemurnian hasil dalam industri hasil perikanan. Menyinggung juga hukum termodinamika. sifat dan mekanisme reaksi. Sukarno Linawati Ella Salamah Abu Naim Assik PHP 441 Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (2 3) Industri Hasil Perikanan Mempelajari masalah perencanaan dan pengaturan ruangan. efisiensi teknis dan ekonomis dalam proses produksi. bahan dasar (hasil perikanan) untuk mencapai hasil yang optimal. sifat-sifat koligatif viskositas larutan/campuran/koloid/emulsi. Agoes Murdiono Jacoeb Linawati Ibrahim Bustami Abu Naim Assik PHP 442 Perencanaan Industri Hasil Perikanan 3 (2 3) 7 Definisi dan Istilah dalam industri hasil perikanan. terutama hidrokoloid. penentuan jenis dan hubungan mesin dan peralatan.PHP 344 Kimia lndustri Hasil Perikanan 3 (2 3) 5 Sintetis.

MSY. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Perikanan SEP 212 Ekonomi Perikanan 3 (3 0)4 Pola dasar permintaan terhadap hasil perikanan. MEY dan Effort.H. fungsi dan faktor produksi. penyusunan program. . teknik dasar optimasi pada perikanan dan bentuk-bentuk umum pasar. pangan ikan. penerapan komputer dalam industri hasil perikanan. penerapan komputer dalam bidang pengawasan mutu produk hasil perikanan. Sahat M. pengenalan bahasabahasa komputer.PHP 443 Aplikasi Komputer dalam Industri 3 (2 3) 7 Hasil Perikanan Pengetahuan tentang ilmu komputer. Simandjuntak Wahyudi SEP 211 Pengantar Pembangunan Perikanan 3 (2 3) 3 Pengenalan mengenai sumberdaya perikanan dan bentuk usaha budidaya dan penangkapan ikan di perairan umum dan laut. faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan. penerapan komputer dalam bidang kimia pangan ikan.55. Agoes Murdiono Jacoeb John Haluan Linawati Sukarno 4. penerapan komputer dalam bidang mikrobiologi.1. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 455.

cara-wa pendekatan untuk peningkatan pendapatan.. Bentuk-bentuk perusahaan.Komoditas perikanan komersial dan pemasarannya. persiapan dan strategi marketing. dana dan modal. menyusun neraca awal dari daftar inventaris. arti dan fungsi pengeluaran. arti dan fungsi pendapatan. . klasifikasi usaha. Masyarakat perikanan dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan perikanan. interpretasi laporan keuangan. membuka perkiraan dari neraca awal. Prospek perikanan pada masa depan. membuat jurnal dari transaksi. analisis usaha perikanan dan perencanaan usaha perikanan. profil manajemen perusahaan. pengantar dan praktikum di perusahaan-perusahaan tradisional. Damanhuri SEP 411 Manajemen Usaha Perikanan 4 (3 3) 7 Pengetahuan tentang manajemen usaha perikanan dilihat dari istilahlarti usaha. personali. posting jurnal ke dalarn buku besar dan tambahan. Sahat M. menyusun laporan keuangan. Simandjuntak Sarib Murtadi ~unatmo Sardono Ayub M Hanafiah SEP 311 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 -3) 5 Menyusun daftar inventaris. Sunatmo Sardono Dinarwan Tridoyo Kusumastanto Didin S. persiapan dan pengawasan produksi. H.

madya dan maju. ~irnanhuri Tridoyo Kusumastanto Dinarwan . Sunatmo Sardono Didin S.

P. Organisasi dan perkembangan penyuluhan perikanan. Perencanaan program penyuluhan. . Manajemen koperasi perikanan (alat organisasi dan peranannya). Metode-metode dalam penyuluhan. penentuan strategi. khususnya pembangunan masyarakat nelayadpetani ikan. Damanhuri Dinarwan SEP 321 Koperasi Perikanan 3 (2-3)6 Tujuan dan pengertian. proses manajerial. peranan dan fungsi koperasi dalam pembangunan. Sarib Murtadi M. Sikap dan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang koperasi perikanan (peraturan dan perundang-undangan koperasi) serta langkah-langkah pembinaan koperasi perikanan. Sunatmo Sardono Tridoyo Kusumastanto Didin S. latar belakang lahirnya koperasi perikanan di Indonesia. Kedudukan penyuluh dalam pembangunan perikanan. Lingkungan ekstern dan intern perusahaan. Jenis-jenis koperasi dan perbedaannya dengan bentuk-bentuk kerjasama lainnya. Evaluasi dalarn penyuluhan. Swot analysis problem perusahaan. Sobari SEP 322 Penyuluhan Perikanan 3(2 3) 5 Tujuan dan Pengertian. Pendidikan sebagai dasar penyuluhan.SEP 412 Kebijaksanaan Perusahaan Perikanan 3 (2 3)7 Konsepsi perusahaan. kebijakan dan taktik serta pengambilan keputusan dalam perusahaan perikanan. strategi dan taktik. kepemimpinan dalam implementasi strategi dan pengembangan perusahaan.

Sobari .Sarib Murtadi M. P.

Problem penelitian sosial. jenis dan struktur. jenis-jenis kredit perikanan. proses dan bentuk interaksi sosial. Sampling. Abubakar Umbari SEP 421 Metode Penelitian Sosial 3(2-3)7 Tujuan dan pengertian penelitian sosial. nilai-nilai sosial dan budaya serta sistim kelembagaan masyarakat nelayan. five C's of credit. Konsepsi dan pengukuran. Sarib Murtadi Rilus istiqlaliyah Muflikhati SEP 324 Bank dan Perkreditan 2 (2 0) 5 Pengertian landasan. perubahan masyarakat nelayadpetani ikan. Analisis data. Pengertian dan unsur-unsur kredit. tujuan dan fungi bagi pemerintah. Rumusan masalah dan hipotesis. fungsi dan usaha bank. sikap dan pandangan hidup masyarakat nelayadpetani ikan. Penulisan laporan. Kuesioner dan wawancara.SEP 323 Sosiologi Perikanan 3 (2 -3) Ciri-ciri nelayadpetani ikan. metode-metode penelitian sosial. debitur dan masyarakat. stratifikasi sosial dalam masyarakat nelayanlpetani ikan. Sarib Murtadi Abubakar Umbari SEP 331 Pengantar Tataniaga Hasil Perikanan 3 (3 0) 6 Pengertian dan ruang lingkup . kreditur. pokok bunga dan angsuran dan peranannya dalam pembangunan perikanan Indonesia.

pendekatan dalam mempelajari ilmu tataniaga dan ciri-ciri tataniaga yang berkaitan dengan ciri produksi. pasar dan harga. Ayub M.tataniaga. konsep dasar. Hanafiah Suharno .. fungsi tataniaga. suplai dan demand. macam-macam resiko dalam pemasaran.

Ayub M. peristilahan dari hukum dan pelimpahan wewenang. sanksi. Jasin Suharno SEP 341 Hukum dan Peraturan Perikanan 3 (2 3) 5 Pengertian sifat. aspek . Wilayah perairan Indonesia. karakteristik produksi. fungsi dan proses pemasaran. konsekuensi-konsekuensi yang timbul dan tindak antisipasi yang diperlukan agar produk tetap menjadi kebutuhan pihak konsumen secara terus-menerus dengan tetap memberikan keuntungan bagi perusahaan. kebijaksanaan pemasaran dan peranan pemerintah. Pencemaran perairan dan pengaturan hukumnya. konsep harga dan biaya. sumber. jenis. Konvensi hukum laut dalam hubungannya dengan kepentingan nasional. Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi alat analisis untuk mencapai solusi yang menguntungkan terhadap gejala-gejala yang timbul dalam proses pemasaran. Hanafiah Lusi Fausia SEP 431 Manajemen dan Strategi Pemasaran 3 (2 3) 7 Fungsi dan peranan lembaga pemasaran.SEP 332 Tataniaga Hasil Perikanan 4(3-3) 6 Dasar-dasar pemasaran (konsep dasar. Perdagangan antara negara dan riset pemasaran. pengertian penawaran dan permintaan). penegakan hukum di perairan Indonesia. Cara menentukan garis pantai. Sifat pemasaran hasil perikanan. ciri-ciri penawaran dan permintaan hasil perikanan. Strategi perbaikan pemasaran. undang-undang perikanan Indonesia dan perbandingannya dengan negara lain. Hak dan kewajiban Indonesia sebagai negara pantai. Penarikan garis batas dengan negara lain. kelembagaan dan saluran pemasaran. Hasril H.

hukum tentang pembebasan tanah dalam pelaksanaan pembangunan. Badan usaha dalam bidang perikanan dan ketentuan hukumnya. . Peraturan karantina dan lalu lintas ikan. hukum dan perundang-undangan yang terkait dengan penanaman modal.

beberapa model ekonometrika untuk mengatasi penyimpangan model klasik. spesifiasi model ekonometrika. struktur data. pendugaan parameter. Sahat M.Simandjuntak SEP 343 Dasar Ekonometrika 3 (2-3)6 Pengantar ekonometrika.Masalah hukum di perairan umum. studi kasus. permasalahan konservasi. pengantar apliiasi komputer. pengolahan data perikanan. kerangka sistem informasi. permodelan sistem. Omay Santika Aribowo Prijosaksono SEP 344 Sistem Data Perikanan 3 (2 3) 5 Pengenalan struktur dasar suatu sistem. resiko dan ketidakpastian serta tujuan sosial dari sumberdaya. peraturan di bidang perikanan dan kebijaksanaannya. suku bunga pendapatan. verifiasi model. memahami data. dan penggunaan sumberdaya perikanan. Sahat M. penggunaan peubah boneka analisis data deret waktu.H. nilai dan harga. masalah ekonomi.H. Simandjuntak Achmad Fachrudin SEP 345 Hukum Laut 3 (3 0) 6 . Etty Eidman SEP 342 Ekonomi Sumberdaya Perikanan 3 (3 0) 6 Sebuah pengantar penggunaan pemikiran ekonomi pada sumberdaya perikanan. perikanan.

Masalah legal dalam eksplorasi pemanfaatan sumberdaya laut. paparan . termasuk sumberdaya daerah pantai. laut teritorial.

ekonornis dan sosial.H. analisis jaringan kerja. Simandjuntak A. money. IRR. analisis fmansial dan ekonomi. kriteria investasi dan ranking. suku bunga. Sahat M.H. time value of income. diskonto. harga pasar. Simandjuntak Wahyudi Tridoyo Kusumastanto SEP 442 Kebijaksanaan Pembangwn Perikanan 3 (3 0) 7 Pengertian pembangunan ekonomi.benua.6. Tujuan dan strategi pembangunan perikanan Indonesia. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Usaha Peribnan PSP 211 Bahan Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3)4 Pengertiantentang jenis.6. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 43. net present value. Fauzi Syam 45. rasio biaya-manfaat. Kedudukan perikanan pada perekonomian Indonesia.1. Zona Ekonomi Ekslusif. Etty Eidman SEP 441 Metode dan Teknik Evaluasi Proyek 3 (2 3) 7 Metode-metode evaluasi. Kepentingan dan kelemahan tujuan ganda pada pembangunan perikanan Indonesia secara biologis. zona berdampingan dan benua. klasifiasi dan karakteristik material serat-serat tekstil sebagai bahan jaring meliputi sistem penomoran . Sahat M. sejarah perkembangan teori pembangunan pertanian dan tujuan pembangunan perikanan. harga bayangan. analisis kepekaan kelayakan proyek. Wawasan Nusantara.

Bambang Murdiyanto Diniah Bahar Sobari PSP 212 Metode Penangkapan Ikan 3 (3 0) 4 Definisi penangkapan ikan dan jenis-jenis kegiatannya. prinsip-prinsip metode penangkapan ikan berdasarkan jenis dan habitat ikan. respon ikan terhadap alat dan perangkat penangkapan ikan serta lingkungannya sebagai dasar pengembangan metode penangkapan ikan. deskripsi unit penangkapan ikan berdasarkan klasifikasi standar nasional. huhate dan sebagainya.dan konstruksi yarn. Wisnu Gunarso Anwar BeyPane PSP 312 Teknologi Penangkapan Ikan 3 (2 3) 5 Perkembangan teknologi penangkapan ikan dan faktor-faktor penentunya. rawai tuna. pukat cincin. jaring insang. . klasifikasi metode penangkapan ikan. twine dan cord serta perhitungan-perhitungan dan cara pengujian terhadap sifat-sifat fsik bahan jaring. penekanan khusus diberikan pada teknologi penangkapan ikan yang penting di Indonesia seperti pukat udang. Daniel R Monintja Betty Pentury PSP 311 Tingkah Laku Ikan 3(2-2)5 Tingkah laku ikan.

Daniel R Monintja M. Feldi A. Sondi.ta .serta kemungkinan pengembangannya.

Kusman Mangunsukarto Ronny I. Pengenalan dititikberatkan pada gillnet. pole dan line. serta jenis-jenisnya.PSP 313 Rancang Bangun Alat Penangkapan Ikan 3 (2 3) 6 Pengertian klasifikasi alat penangkapan &an. unit penangkapan. Kusman Mangunsukarto Ronny I. purse seine. Wahyu Diniah Bahar Sobari PSP 314 Teknologi Pemanfaatan Sumberdaya 4 (3 2) 5 Hayati Laut Pengertian tentang kegiatan penangkapan. long line. dan wisata karya (field trip). bentuk dan wa pembuatan serta sifat-sifatnya baik alat penangkapan yang tradisional maupun yang modern. Wahyu PSP 412 Praktek Laut Ilmu dan Teknologi 2 (1 3) 7 . light fishing dan seine net. Mengikuti berbagai kegiatan operasi penangkapan ikan. trawl. Daniel R Monintja Mulyono S. Baskoro PSP 411 Praktek Laut Pemanfaatan 2(1-3)7 Sumberdaya Perikanan Bekerja di basis-basislpangkalan dan di kapal perikanan.

Kelautan Latihan bekerja di laut. latihan eksplorasi dan survai sumberdaya &an. penggunaan berbagai peralatan keiautan. Baskoro . Daniel R Monintja Mulyono S.

Cara-cara penentuan posisi kapal. Manajemen dan profibility kapal perikanan. Navigasi elektronik: prinsip penggunaan instrumentasi elektronik untuk navigasi. penggunaan almanak nautika dan sebagainya. Panjaitan PSP 322 Navigasi I 3(2-3)s Pengetahuan tentang peta-peta. Bonar P. Bonar P. penggunaan pesawat-pesawat navigasi. desain dan konstruksi kapal perikanan yang meliputi propulsive engine. Pasari bu Mohammad Imran James P. Mata kuliah yang diasuh Laboratorium Kapal Perikanan dan Navigasi PSP 321 Kapal Perikanan 4(3-3)s Definisi. perhitungan variasi dan kesalahan kompas. penanganan kapal dan keamanan pelayaran. Pasaribu James P.62. Sifat-sifat kapal perikanan. material dan sebagainya. Panjaitan PSP 324 Kepelautan 4(3-3)6 Semboyan. rambu-rambu dan peraturan lalu lintas' laut. Pasaribu . Pasaribu Mohammad Imran PSP 323 Navigasi I1 3 (2-316 Navigasi selestial : penentuan posisi kapal dengan menggunakan benda-benda langit. tali-temali.45. stability. Bonar P. Bonar P. hubungannya dengan metode penangkapan ikan dan daerah penangkapan ikan. pengukuran simpangan kompas.

Gondo Puspito .

winch.PSP 325 Instrumentasi Kelautan 3 (2 3) 6 Pengenalan Instrumentasi kelautan. validitas hasil. pemeliharaan instrumen. standar ketepatan dan ketelitian. Bonar P. Bonar P. Pasaribu I Nyoman Arnaya Darmawan PSP 422 Akustik Kelautan 3(2-3)7 Deteksi ikan. sonar. Pasaribu I Nyoman Arnaya . line hauler. Pengenalan alat-alat akustik bawah air. net recorder dan sebagainya) pada penangkapan ikan. Prinsip mekanisme kerja ecbo integrator. davit dan sebagainya). akustik bawah air untuk mendeteksi dan menghitung gerombolan ikan. karakteristik echo ikan (individual maupun kelompok). Estimasi kelompok ikan dengan echo integator. Pasaribu lndra Jaya PSP 421 Instrumentasi Penangkapan lkan 3 (2 3) 7 Prinsip penggunaan alat-alat bantu mekanik (power block. teori kalibrasi. penerapan prinsip akustik pada media air. Bonar P. Perbaikan mekanis dan elektronik. Pasaribu Indra Jaya I Nyoman Arnaya PSP 326 Dasar-dasar Akustik 3(2-3)6 Pengetahuan dasar tentang teori akustik. dan alat-alat bantu elektronik (fish finder. Bonar P.

.

Bambang Murdiyanto Ernani Lubis PSP 332 Pengantar Ilmu Sistem pada 2 (2 0) 5 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Sejarah perkembangan ilmu dan konsep-konsepnya untuk analisis dan kontrol dalam bidang pemanfaatan sumberdaya perikanan. dan keterikatan antara elemen yang menjadi ciri-ciri ilmu sistem. batasan. lokasi fungsi dan fasilitas serta pengelolaannya. tempat pendaratan ikan dan evaluasi teknis. Pengenalan pada falsafah. penyusunan armada perikanan. Analisis optimasi dan alternatif operasi penangkapan ikan. Perencanaan dan pengembangan pelabuhan perikanan. Ayodhyoa PSP 432 Operasi Penangkapan Ikan 3 (3 0) 7 Sistem operasi penangkapan ikan yang meliputi penentuan basis operasi. musim dan perairan. A.PSP 331 Pelabuhan Perikanan 3 (2-3) 5 Pelabuhan perikanan sebagai basis industri perikanan. . U. John Haluan Budi Wiryawan PSP 431 Daerah Penangkapan Ikan 4 (3 3) 7 Faktor-faktor lingkungan perairan yang mempengaruhi terbentuknya suatu daerah penangkapan ikan. Penyebaran daerah penangkapan ikan menurut spesies. Djisman Manurung H. seleksi daerah penangkapan ikan.

John Haluan Tri Wiji Nurani .

Panjaitan 3) 7PSP 434 Eksplorasi Sumberdaya Hayati Laut 4 (3 Perencanaan inventarisasi sumberdaya. evaluasi kemelimpahan untuk kepentingan pemanfaatannya. penggunaan alat standar. Monintja Vincentius P.A. Siregar .PSP 433 Aplikasi Komputer dalam 3 (2 3) 7 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Penyusunan program dan penggunaan komputer untuk penyelesaian model matematik dalam sistem dan analisis pemanfaatan sumberdaya perikanan. John Haluan James J. Djisman Manurung H. Ayodhyoa Daniel R. berbagai metode survai kelimpahan dan penyebaran sumberdaya.U.

Auburn Univ.Chaerul Muluk (BSc.Barnbang Irawan (Ir. 1%8). IPB. UI. Zairin Junior (Ir.Odang Carman ~uriaatmadja (Ir. K ukuh Nirmala (Ir. Muhammad M. 1975). (MSc. (Dr. (MSc.. Muh. 1%7). Daniel Djokosetianto (Ir.Muhammad +liiddin (Ir. (MSc. (MS. 1%2). Raswin (Ir.Canada 1982) 5. 1989) 8. 1%5). IPB. IPB.(MS. 1987) 7.IPB. 1977). IPB.USA. IPB. UNDIP.6. IPB..USA. IPB. 1%9) a. Simon Fraser Univ.. (Drs.(MS. IPB. IPB. USA. 1974). Dedi Jusadi (Ir. (MSc. Wardoyo (Ir.Auburn Univ. Auburn Univ. Japan. 1982) 11. Edi Supriono (Ir. IPB. France. Perancis.Enang Harris ~urawidja~a (Ir. Darnas Dana (Ir. 1982). 1966). de ClermontFd 11. 1984) 16. . (MA& Kyushu Univ. IPB 1988) 2.. Supomo T)i.Sri Lestari Angka (Ir. Dadang Shafruddin (Ir. IPB. IPB. IPB. 1986) 13. 1985) 17. 1978). 1987) 9.Kusman Sumawidjaya (Ir. (Dr. 1986) 10. 1967) 3. IPB. Kochi Univ. (MSc.4. IPB.1976).. USA. 1988) 14. (MS. 1979) 4. 1989) 15.Ing Mokoginta (Ir. IPB.1. IPB.. 1983). 1985) 6.Komar Sumantadinata (Ir. Univ. Auburn Univ. IPB. 1976) 18. 1978). Jurusan Budidaya Perairan 1..

Japan. IPB.Sutomo Achmad (Ir. l%S). 1972) 19. Miami. Univ. 1973) 20. USA. 1984) . IPB. (MSc. Yani Haduoseyani (Ir.

USA. 1978) 15. (PhD. New England. AIT Thailand. USA. IPB. 1985) 20. 1978) 10. Anshary Chaeruddin (Ir. 1987) 14. 1974) 2. IPB. Samosir (Ir. Sanusi (Ir. I. of New Castle. 1984) 19.62. (Dr. IPB. Hendarti Muluk (Ir. Hefni Effendi (Ir. Djamar F. IPB. Maximilian Univ. Edi Suwandi (Ir. Univ. Univ. IPB. IPB. Dedy Soedharma (Ir. IPB.N. Nat. IPB. Enan Mulyana Adiwilaga (Ir. 1985) 12. IPB. Djadja S. 1977) 6. 1985). 1983) . 1979). Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan 1. IPB.4. Bambang Widigdo (Ir. Dietriech Geoffrey B. at. 1976). Maximilian Univ. Polytechnique de Toulouse Frane. Fredinan Yulianda (Ir. Isdradjat Setyobudiandi (Ir. (Dr. Univ. IPB. 1984) 8. (Dr. (Dr. 1984) 13. 1980) 21. FRG. Res. 11. Univ. at. Texas A & M Univ. FRG. USTL. 1976). I Nyoman S. Fifi Widjaya (Ir.. 1972).Etty Riani (Ir. Suryadiputra (Ir. Harpasis S. (Dr. Australia. de Clermont Fd. 1985) 18. France. 1980).. IPB. UPMC. 1987) 16. Nuitja (Ir.N. 1%2). 1984). 1967). IPB. IPB. France. IPB. Tyne. 1983) 11. 1975). Lumbanbatu (Ir. 1971) 17. 1971). Inggris. Sjafei (Ir. IPB. 1982) 9. 1973)..Sc. (M. IPB.. (Dr. 1985) 7. IPB. Tokyo UnivJapan. Ins. Ismudi Muchsin (Ir. IPB.. Muhammad Eidman (MSc. IPB. France. 1990) 3. IPB. (Dr. ) 4. (Ir. Agustinus M. Miami. 1988) 5. (MSc. Ario Damar (Ir. H. (MSc.

IPB. Aus. USA. Saddon Silalahi (Ir. Ridwan ~ffandi (Ir. ITB. France. (Dr. IPB. (MSc. Austria. Toulouse. USA. (Dr.. 1988) 34. UPMC. Univ. North Carolina State Univ. IPB.. Claude Bernard Lyon I. Univ. (MSc. John Pariwono (Ir. Thailand. IPB. 1974). Mennofatria Boer (Ir. 1%3). (MSG AIT. (Prof. 1974). IPB. 1981) 24.. Rokhmin Dahuri (Ir. 1970). 1978) 31. H. Omon Djunaedi (Ir. North Carolina State Univ.. Miami. 1980). IPB. 1986) 30. (Dr. France. Kentucky. 1971). Muhammad I. France. Queensland Univ. 1974). USA. IPB. 1983). 1987) 23. USA. IPB.22. IPB. Iowa State Univ. (MSc. Kiagus Abdul Aziz (Ir. (MS. (Dr. Toulouse. IPB. Mulia Purba (Ir. UI. 1988) 32.. USA. France. (Dr. Richardus Kaswadji (Ir. Louisiana State Univ. 1986) 40. IPB. 1984). 1974). IPB. IPB. (DEA. Pong Suwignyo (Ir. Kardiyo ~ra~to'kardi~o (Ir. IPB. (MS. 1973) 28. Joko Purwanto (Ir. 1987) 36. Neviaty Putri Zamani (Ir. Fajar Rahardjo (Ir. 1970). 1968). 1976). (PhD. 1982) 39. 1977) 35. 1982). IPB. IPB. France. Univ. 1988) 29. IPB. IPB. 1971) 25. USA. Innsbruck. Murniati Brojo (Ir. 1979) 42. 1977). Effendie (Drs. 1984) 33. IPB. Univ. 1986) 41. (Dr. IPB. 1979) 26. 1990) . Kadarwan Suwardi (Ir. Mohammad Sjarif Hitam (Ir. USTL. South Australia. France. Univ. 1%1). IPB. Johan Basmi (Ir. 1%4) 38. 1979) 27. Santoso Rahardjo (Ir. 1979). ENSA. Paris 7.. IPB. 1981). 1982) 37. (MSc. Koesoebiono (MSc. Univ. Moh. (Dr. ENSA. (MSc. 1976).. (Dr.

1987) 48. 1990) 2. (MS.Abu Naim Assik (Ir. Widodo (Ir. Winarti Zahirudin (Ir. IPB. IPB. IPB. (Dr. France. USA) 12. Ella Salamah (Dra. IPB. Tri Partono (Ir. IPB. Linawati (Ir. Washington. Agoes Murdiono Jamb (IT. Setyo Budi Susilo (Ir. IPB. Sugiarti Suwignyo (Ir. IPB. 1972) 45. 1%7). USTL. IPB. 1976) 4. 1988) 50. IPB. Rudi Suwandi (Ir. 1987) 9. IPB. 1981) 46. 1984) 3. Dadang Kartapura (Ir. Heru Sumaryanto (Ir. 1978) 4. ) 14.43. Wini Trilaksani (Ir. IPB. I Wayan Nurjaya (Ir. Iriani Setyaningsih (Ir. Sulistiono (Ir. 1981) 13. IPB. 1972) 5. IPB. Sukarno (Ir. IPB. 1980) 6. Sutrisno Sukimin (Ir. IPB. 1984) 15. 1987) 10. IPB. 1969).63. 1983) 47. UNPAD. 1976). IPB. 1984). Sigid Haryadi (Ir. 1971) 16. IPB. Sri Purwaningsih (Ir. Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan 1. 1985) 8. IPB. IPB. IPB. IPB. Dadi Rochnadi Sukarsa (Ir. Rudy R. Pipih Suptijah (Dra. Nitibaskara (Ir. IPB. 1982) 11. (MS. 1984) 7. Mita Wahyuni (Ir. UNPAD. (MSG Univ. IPB. 1985) . 1984) 44. 1985) 49.

IPB. (MS.6. IPB. 1972) 6. Narni Farmayanti (Ir. Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan 1. 1974) 19. Dinarwan (Ir. UGM. IPB. 1970). 1983) 15. 1985) l. (MSc. Lusi Fausia (Ir. Etty Rachjati (SH. Japan. Sunatmo Sardono (Ir. 1984) 14. IPB. IPB. Sarib Murtadi (Ir. 1985) 7. IPB. 1985) 18. 1984) 23. 1981) 2. IPB. IPB. Wisconsin. IPB. Wisconsin. Akhmad Fauzi Syam (Ir.Suharno (Ir. (MSG Univ. IPB. Sahat MH Simandjuntak (Ir. IPB. Wahyudi (Ir. Achmad Fachrudin (Ir. IPB. 1%7) 9. UNPAD. SA. 1986) .4. IPB. Kagoshima Univ. IPB. 1980). 1985) 22. Abu Bakar Umbari (Ir. 19 ) 11. Omay Santika (Drs. Istiqlaliah Muflikhati (Ir. Nadhiroh (Ir. 1980). (MSc.. Didin S.3. Tridoyo Kusumastanto (Ir. 19 ) 5. Prihatna Sobari (Ir. IPB.) 16. Iis Diatin (Ir. 1975) 20. Ayub Mahmud Hanafiah (Ir. 1968) 21. Hasril Hamid Jasin (Ir. 1987) 8. IPB. IPB.USA. 1985) 4. 1966). IPB. 1987) 12. UNPAD. Aribowo Prijosaksono (Ir. (MS. Moch. IPB. Damanhuri (Drs. IPB. 1961) 17. 1987) 3.4. 1975) 10. 1970). IPB. Univ. 19. Rilus (Ir. IPB.

1986). Pasaribu (Ir. Aix-Marseille II. 1989) 6. (Dr. Aix-Marseille 11. (MSqTokyo Univ. 1973) 10. 1967) 15. Hokaido Univ. Nantes.. USA. IPB.4. Japan. IPB. 1983). 1%8). (Cert. Japan. IPB. 1978). Univ. 1969).. 1980).. 1972). 1986). Hokaido Univ. Fisheries. (Dr. Budi Wiryawan (Ir. Barnbang Murdiyanto (Ir. Dr. IPB. (Dr. (MSc.Sc. H. 1987) 9. Japan. Japan. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perairan 1. 1981) 5. 19 ) 12. IPB. (Dr. IPB. IPB. 1977).. (DEA.. Nantes. IPB. Diniyah Bahar Sobari (Ir. 1983). Ernani Lubiis Pane (Ir. 1987) 14. 1984) 11.. (MSc. IPB. Tokai Univ. Perancis.. Miami. Univ. Univ. Japan 1982) 7. Univ.. Japan. Hokaido Univ. 1989) 3. Rhode Island.A. (M. Japan. IPB. 19 ) 4. Perancis. 1965). Fisheries. 1986) 8.. IPB.U. Daniel R. Tokai Univ. Agnes Sri Mulyani (Ir. Djisman Manurung (Ir. 1965). I Nyoman Arnaya Or. College of North Wales. 1977). (Dipl. IPB. Perancis. Japan. Betty Pentury (Ir. (DEA. Univ. IPB. Perancis. (Dr. Anwar Bey Pane (Ir. 1990) . Tokyo Univ. Ayodhyoa (Ir. Bonar P.65. Monintja (Ir. Ari Purbayanto (Ir. IPB. 1981). (MSG Tokyo Univ. Gondo Puspito (Ir. 19 ) 2. 1989) l3. Tokyo Univ. 1979). Japan.Domu Sirnbolon (Ir.

(Dr.16. 1979). 1984) 18. IPB. (MSq Tokyo Univ. IPB. IPB. 1973). Fisheries. IPB. Ibrahim Bustami (Ir.John Haluan (Ir. James Parlindungan Panjaitan (Ir. Japan. Indrajaya Or. 1987) 19. 1986) 17. 1986) . IPB.

1985). 1986). 1990) 23. Totok Hestirianoto (Ir... 1989) 28.Sc. Univ. IPB. IPB. Wisnu Gunarso (MSc. . Kagosima Univ. IPB..Sc. Sulaeman Martasuganda (Ir. of New Castle. Canada.. Siregar (Ir. 1980) 30. Inggris. IPB. Shinsu Univ.. Vincentius P. 1979). Nurjanah (Ir. Kusman Mangunsukarto (Ir. Mulyono S. 1987) 24. Japan. 1984) .20. Sondita (Ir. Feldi A. M.. Shinsu Univ. (MSc. (M. 1983) 25. IPB. 1987) 29. ) 27. IPB.Sc. (PhD. IPB. 1979) 21. 1986) 26. Japan. IPB.19 ). 1971). Japan. Mohammad Imron (Ir. (M. Tyne. 1985) 22. IPB. Ronny Irawan Wahyu (Ir. Baskoro (Ir. Tri Widji Nurani (Ir. (M.

menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional dalam bidang peternakan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan produksi Peternakan secara umum.2. H. Lily Amalia Sofyan. FAKULTAS PETERNAKAN 5. Beberapa mata ajaran wajib sebagai satu kesatuan dari ilmu-ilmu di bidang Produksi Ternak. Ir. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan di Fakultas Peternakan IPB adalah untuk menghasilkan Sarjana yang terampil dan kreatif yang mampu memecahkan masalah.5. ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. melaksanakan penelitian. Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak serta Sosial Ekonomi Peternakan merupakan kurikulum inti Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Ilmu Nutrisi & Makanan Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan). Ibnu Katsir Amrullah . 5. Dengan demikian Fakultas Peternakan IPB akan menghasilkan Sarjana Peternakan yang selain terampil di bidang peningkatanpeningkatan produksi peternakan. Pallawarukka Pembantu Dekan I1 : Drh.1. MSc Pembantu Dekan I : Dr. juga dapat mengembangkan kemampuannya antara lain di bidang Biologi. Produksi Ternak. Dudung Supandi Pembantu Dekan 111 :Dr. Disamping itu untuk mengembangkan bakat mahasiswa kepada mahasiswa ditawarkan beberapa mata kuliah dalam bentuk silabus baik dari dalam maupun dari luar bidang keahlian yang disalurkan ke arah penunjang keahlian tertentu (Produksi Ternak.

Tata Usaha : Dedi Tauhid. . SH.

Ternak Perah: Prof. Dr.1 Jurusan Produksi Ternak Ketua : Prof.Makanan Ternak : Dr. MSc p~ 533. Dr. Adi Sudono 5. Ternak Daging Kecil : Prof. Lily Amalia Sofyan. Soedarmadi Hardjosuwignyo 'b= Kepala Lab. Ir.22. Lumintang. Baihaqi H. Nutrisi : Dr. Toha Sutardi Yrzry Kepala Lab. Ternak Daging Besar dan Kerja : Dr. Dr. Ir. Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak : Prof. Adi Sudono Sekretaris : Dr. Dawan Sugandi Kepala Lab. Harimurti Martojo Kepala Lab. Richard W. Margono Slamet Kepala Lab. Dr. Ahmad Sekretaris : Dr. Asikin Natasasmita Kepala Lab. Agrostologi : Dr. R. Ir. Suryahadi Kepala Lab. Eddie Gurnadi ?T Kepala Lab. Pendidikanl Penyuluhan : Prof. Ternak Unggas : Prof. Sihombing Kepala Lab.E. Dr. R. H. Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan Ketua : Dr. MSAE Kepala Lab. Dr. Ternak Babi : Prof.52. D. Ir. Dr. H. Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak Ketua : Dr. Sri Supraptini Mansjoer Kepala Lab. Bisnis dan Manajemen . T. Arnri Djahi Sekretaris : Ir.

Peternakan : Dr. Koeswardhono Mudikdjo Kepala Lab. kmail Pulungan. MSc . Perencanaan dan Pengembangan : Ir.

1. Mata Kuliah Kredit Sentesler 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 IPT 221 IMT 211 IMT 231 SET 221 SET 224 TNH 211 AGM 211 3 (2-3) Pengantar Ilmu Peternakan 2 (2-0) Pengantar Ilmu Nutrisi 3 (2-3) Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2-3) Ekonomi Produksi 3 (2-3) Dasar-dasar Manajemen 3 (3-0) Pengantar Ilmu Tanah 3 (3-0) Klimatologi Jumlah: 20 sks Semester 4 IPT 222 Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2-3) IPT 261 Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2-3) IPT 231 Genetika 3 (2-3) IMT 221 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2-3) FIF 241 Fisiologi Ternak 3 (2-3) STK 211 .PROGRAM STUD1 DAN KURIKULUM 53. Program Studi Produksi Ternak Kurikuhtrlt No.3.5. Metode Statistika 3 (3-0) Jumlah: 21 sks Semester 5 IPT 332 Pemuliaan Ternak 3 (2-3) IPT 341 Produksi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-3) .

IMT 322 Tatalaksana Padang Penggembalaan dan Padang Rurnput 3 (2-3) .

Peternakan 3 (3-0) Jumlah : 21 sks Sentester 7 SET 411 IPT 471 SET 431 Penyuluhan Peternakan Pengolaban Hasil Ternak Peraturan. Perundangan Peternakan dan Hukum Agraria Minat Jurusan 1 Minat Jurusan 2 Minat Jurusan 3 Seminar Pilihan/Elektif Jumlah : 21 sks .firikuluni -Semester 5 (Lanjutan) SET 322 RPR 301 IF'T 314 Usaha Peternakan Fisiologi Reproduksi & Inseminasi Buatan Pengendalian Kesehatan Ternak 3 3 3 (2-3) (2-3) (2-3) Jumlah : 21 sks Sentester 6 IPT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2-3) IMT 211 Ilmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2-3) IMT 314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2-3) IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3 (2-3) IPT 353 Metodologi Penelitian Peternakan 3 (3-0) SET 314 Perubahan Sosial 3 (2-3) SET 334 Perencanaan dan Pengembangan .

.

1. makanan ternak dan kesehatan ternak terutama pada ternak sapi daging dan kerbau. domba dan kambing serta unggas dan babi. SILABI 5.1.4. tipe dan bangsa ternak. dasar-dasar pemuliaan dan reproduksi.4. sistem produksi.4. Mata Ajaran Wajib Fakultas IPT 221 Pengantar llmu Peternakan 2 (2-0) 3 Membahas tentang arti manfaat ternak.1. Eddie Gurnadi Sudjana Natasasmita Dudung Supandi Henny Nuraeni IPT 222 llmu Produksi Ternak Ruminansia Besar 3 (2 2) 4 Pembahasan tentang sifat sapi babi dan kerbau. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan. . Mata ajaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Produksi Ternak (IPT) 5.firikulunt (Lanjutan) Serizester 6 Karya Ilmiah Kuliah Kerja Nyata Jumlah : 10 sks Total Semester 1-8 : 150 sks 5. pencegahan penyakit dan "grading" daging.

Eddie Gurnadi Dudung Supandi Sudjana Natasasmita Henny Nuraeni .

membahas tata laksana. Tantan R Wiradarya Rachmat Herman Nana Sugana Maman Duldjaman Asikin ~a6sasmita IPT 311 Ilmu Produksi Ternak Unggas 3(2-314 Pembahasan mengenai penetasan. pengelolaan anak ayam pada masa brooding dan pada masa pertumbuhan (pemeliharaan anak ayam petelur komersial dan anak ayam petelur bibit). dan pencegahan penyakit. tanaman dan manusia serta kaitannya dengan pemuliaan dalam bidang peternakan dan pertanian. dasar-dasar seleksi dan sistem perkawinan serta pengetahuan tentang wol dan kualitas daging. Hutabarat Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT 261 Ilmu Produksi Ternak Ruminansia Kecil 3 (2 -3) 4 Membahas berbagai bangsa domba atas tujuan Produksinya. hewan. . Pemeliharaan ayam pedaginglbroiler. Dibahas pula tentang usaha pe~ungkatan produksi sesuai dengan lingkungan. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Pittor H.IPT 231 Genetika 3(2-2)4 Pengertian dasar tentangilmu genetika dengan contoh-contoh pada mikro organisme.

Dawan Sugandi Kartinah Gurnadi Rukmiasih Niken Ulupi .Pengelolaan ayam petelur komersial dan ayam petelur bibit pada masa berproduksi.

IPT 314 Pengendalian Kesehatan Ternak 3 (2 2) 3 Membicarakan pentingnya isolasi, higiene dan sanitasi peternakan. Dibahas pula tentang pentingnya membeli ternak sehat, menghindari stress dan faktor-faktor yang mempermudah berjangkitnya penyakit ternak. Dibicarakan pula sistem kekebalan pada ternak dan cara mencapainya serta gejala dan pencegahan penyakit pada ternak. DJ.Samosir D.T.H. Sihombing Rachmat Herman Adi Sudono IPT332 Pemuliaan Ternak 3 (2 2)3 Pembahasan mengenai genetika populasi dan genetika kuantitatif sebagai dasar pemuliaan ternak dalam pengembangan kebijakan untuk peningkatan mutu genetik ternak. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Cece Sumantri IPT341 Ilmu Produksi Ternak Perah 3 (2-313 Membahas sejarah dan bangsa-bangsa ternak perah (sapi, kerbau dan kambiig) serta keuntunganlkelemahan-kelemahan peternakan ternak perah, faktor-faktor untuk merencanakan mendirikan peternakan ternak perah, sistem pemeliharaan baik secara intensif maupun ekstensif, tata laksana perusahaan, sistem

perkandangan, sistem perkawinan, seleksi dan culling. Adi Sudono Imam K. Abdulgani Harun Najib Ernawati M. Asyik Pallawa-ka

IFT 351 Ilmu Produksi Ternak Babi 3 (2 3)4 Uraian tentang kedudukan ternak babi dalam masyarakat dan potensinya, tipe serta bangsa babi. Diuraikan juga tentang perbandingan anatomis maupun f~iologi dengan ternak lain, tingkah laku ternak, tata laksana dan koleksi perkembang biakan serta penemuan penelitian yang mutakhir dalam ilmu ternak babi terutama dalam soal produksi, reproduksi dan manajemen makanan. D.T.H. Sihombing P.H. Siagian Perkembangan peternakan, penampilan usaha peternakan, penampilan produksi ternak, masalah pengembangan peternakan, peranan penelitian dalam mencari pemecahan suatu masalah, metode penelitian eksperimental dan metoda penelitian noneksperimental. D.T.H. Sihombing Toha Sutardi IPT 471 Pengelolaan Hasil Ternak 3(2-3)3 Mempelajari prinsip-prinsip cara menghasilkan produk ternak yang berkualitas baik (daging, telur dan susu). Uraian dasar tentang gizi, fisik dan histologik daging serta proses-proses yang terjadi selama perubahan bentulc otot menjadi daging. Membahas teknik penanganan daging (unggas, sapi, domba, kambiig dan babi) dan sistem penentuan kualitas kerkas, telur dan susu. Kemudian dilanjutkan dengan teknikteknik pengolahan dan pengawetan daging susu dan telur pada tingkat produsen hasil ternak untuk siap diproduksi lebih lanjut maupun untuk dipasarkan. Peni S. Hardjosworo

Rachmat Herman Ernawati M. Asyik Eddie Gurnadi

5.4.12. Mata Ajaran Minat Jurusan 2) 3 I PT 442 llmu Tilik Ternak 3 (2 Cara-cara penilaian ternak berdasarkan bentuk luar. Pembahasan mengenai hubungan bentuk luar dengan fungsi dalam sifatsifat produksi ternak meliputi sapi perah, sapi daging, domba, kambing dan unggas. Harun Najib Maman Duldjaman MM. Siti Sundari K. Dudung Supandi IPT 462 Ilmu Produksi Aneka Ternak 3 (2-2) 3 Mengenal dan memanfaatkan sifat biologi dari aneka ternak (kelinci, itik, merpati, kalkun dan puyuh) untuk tujuan produksi dan peningkatannya. -Pentinpya pemanfaatan aneka ternak bagi peningkatan konsumsi protein hewani dan manajemen dasar, dibahas. Penetasan dan ekonomi produksi untuk unggas, juga dikemukakan sebagai pengetahuan yang turut melengkapi kepentingan keluarga. Rachmat Herman Peni S. Hardjosworo Sumono Rukadi 5.4.13. Mata Ajaran Pilihan IPT 413 Pengelolaan Penetasan 3 (2 2) 3 Membahas bermacam-macam jenis mesin tetas dan peralatannya, anatomi reproduksi ayam jantan dan betina, dan faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas dan daya tetas telur, perkembangan embrio dalam telur, manajemen penetasan, pencegahan penyakit pada penetasan, sebagai bagian dari usaha

peternakan ayam. Sumono Rukadi Rukmiasih

IPT 423 Pemeliharaan dan Penggemukan Anak 3(2 2) 3 Sapi (Veal Production) Membahas tentang cara-cara melakukan seleksi anak sapi untuk tujuan penggemukan atau bibit, cara pengelolaan dan pemberian makanan serta pencegahan penyakit sapi. Eddie Gurnadi IPT 433 Teknik Laboratorium dalam Genetika 3 (2 2) 3 dan Pemuliaan Ternak Teknik-teknik pemeliharaan dan penggunaan hewan-hewan laboratorium untuk penelitian Ilmu Genetika Ternak dan Iimu Pemuliaan Ternak. Termasuk teknik elektroforesis, immunogenetics dan khromosoma. Harimurti Martojo Sri Supraptini Mansjoer Bambang Pangestu Pittor H. Hutabarat Cece Sumantri IPT 434 llmu Pemuliaan Ternak Daging 3 (2 2) 3 Penerapan cara-cara seleksi dan persilangan dalam peningkatan mutu genetik ternak daging (sapi, kerbau, domba dan kambing serta babi). Pembahasan mengenai efektifitas sistim pemuliaan ternak daging dan hasil-hasil yang diharapkan serta kemungkinan penerapannya di Indonesia. Harimurti Martojo Pittor H .Hutabarat

Sri Supraptini Mansjoer IPT 435 Ilmu Pemuliaan Ternak Unggas 3 (2 2) 3 Dasar-dasar genetika yang erat hubungannya dengan pemuliaan ternak unggas, ketahanan terhadap penyakit,

penurunan sifat produksi telur, daging dan sifat-sifat lain yang ada hubungannya dalam bidang ternak unggas. Harimurti Martojo Pittor H. Hutabarat Sri Supraptini Mansjoer IPT 443 Pengelolaan Usaha Ternak Perah 3 (2 3) 3 Peranan ternak perah dalam rnemenuhi kebutuhan manusia. Pola usaha ternak perah. Tujuan usaha, alokasi sumber daya, pentahapan kerja. Masalah- masalah yang dihadapi, dalam membangun usaha ternak perah. Kebijaksanaan nasional, regional dan lokal. Adi Sudono Toha Sutardi IPT 444 Ilmu Pemuliaan Ternak 3 (2 3) 3 Penggunaan ilmu genetika untuk mernperbaiki mutu ternak, sistem perkawinan, evaluasi silsilah, uji zuriat dan herd analysis. Pallawarukka Adi Sudono IPT 452 Pengembangan Peternakan Ternak Babi 3 (2 3) 3 Pengembangan peternakan babi dilihat dari tipe beternak tradiiional, semi komersial, lingkungan dan potensi lokasi. Diversifikasi peranan peternakan babi secara menyeluruh bagi peternak, sumber dagingnya, lemak, pupuk, biogas dan makanan ternak. D.T.H. Sihombing

Suhut Simamora Pollung H. Siagian

IPT 472 Ilmu Pengolahan Limbah Peternakan 3 (2 -3) 3 Mempelajari dasar-dasar penanganan dan pendayagunaan limbah peternakan, suatu sumberdaya yang dapat diperbaharui, yang meliputi sifat-sifat fisik, kimia dan biologi pelbagai jenis ternak serta proses pemanfaatan untuk bahan makanan ternak, energi bakar, pupuk maupun media untuk menghasilkan bahan bakar. Diberikan pada aspek kesehatan lingkungan hidup yang dipadukan dalam suatu daur ulang serta sistem analisis ekonomi. D.T.H. Sihombing Suhut ~imahora Salundik 5.42. Mata qjaran yang diasuh oleh Jurusan Ilmu Nutrisi Makanan Ternak (INMT) 5.42.1. Mata Ajaran Wajib Fakultas IMT 211 Landasan Ilmu Nutrisi 3(2-3)3 Sejarah ilmu nutrisi, fungsi bahan makanan dan zat makanan, komposisi tumbuh dan bahan makanan, selera makan, proses pencernaan dan penyerapan, landasan bioenergitika, metabolisme zat makanan, kebutuhan akan zat makanan dan teknik penentuan, katabolisme puasa, utilisasi zat makanan untuk hidup pokok dan proses produksi (pertumbuhan, reproduksi, telur, air susu, wok dan tenaga). Toha Sutardi Ibnu Katsir Amrullah Toto Toharmat Dwierra Evyernie

IMT 231 Pengetahuan Bahan Makanan Ternak 3 (2 -1) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan konsep tentang kualitas pakan, penggunaan dan pengujian kalkuluspakan baik secara kimia maupun secara fisis. Evaluasi dan klasifikasi terhadap energi dan protein pakan secara praktis. Dibahas pula tentangmakanan yang non-konvensional dan yang mengandung racun yang dapat digunakan sebagai pakan. Lily E. Abunawan Lily Amalia Sofyan Abdul Djamil Hasjmy IMT 311 Pengantar Agrostologi 3 (2-3) 4 Uraian mengenai hijauan makanan ternak untuk keperluan peternakan dengan menghubungkan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, produksi, nilai gizi serta cara-cara pengelolaan. Peranan hijauan kacangan, morfologi, penyebaran, adaptasi, pengenalan jenis, manfaat hijauan limbah, dasar-dasar kebun hijauan dan padang penggembalaan serta hijauan khusus. Problematika hijauan makanan ternak di Indonesia. Diuraikan pula sistem penyediaan pakan untuk petanilpeternak kecil. Soedarmadi H Sriharini Imam Suwoko Panca Dewi Menuhara K.S. M. Agus Setiana IMT312 llmu Nutrisi Ternak Perah 3 (2 3) 3 Ternak perah

dan perkembangannya. Sebaran ternak perah dan daya dukung lingkungan dalam penyediaan susu dan bahan makanan. Masalah pokok dalam pemberian bahan makanan, evaluasi nilai gib bahan makanan untuk produksi, kebutuhan ternak perah akan zat makanan dan formulasi ransum. Bedjo Suwardi Toha Sutardi Suryahadi

IMT 313 Ilmu Nutrisi Ternak Unggas 3 (2-2)3 Membahas masalah metabolime protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral pada unggas. Metabolisme energi dan protein, lemak dan karbohidrat. Faktor lingkungan yang mempengaruhi imbangan energi, protein dan zat makanan lainnya. Bahan makanan unggas dilihat dari segi kualitas sebagai salah satu dasar untuk penyusunan ransum, menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum unggas. R Anggorodi Juju Wahyu Wiranda G.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT314 Ilmu Nutrisi Ruminansia Pedaging 3 (2 3)4 Membahas penggunaan zat makanan untuk produksi karkas, cara pemberian makanan dalam program cow calf, stocker, conditioning, finish dan finish khusus, menyusun ransurn. Aminuddin Parakkasi Didit Diapari. IMT 322 Tata Laksana Padang Penggembalaan 3 (2 3) 3 dan Padang Rumput Uraian tentang bentuk-bentuk padang penggembalaan, sistem penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan, hubungan antara tekanan penggembalaan dengan pertumbuhan vegetasi dan produksi ternak, komposisi bitanis, kapasitas tampung, konservasi hujan, prasarana dan sarana ranch yang berhubungan dengan pengelolaan padang penggembalaan dan kebun hijauan makanan ternak serta kemajuan mutakhir, dalam bidang pengelolaan padang penggembalaan. Ignatius Kismono Sriharini Imam Suwoko Soedarmadi H.

5.4.22. Mata Ajaran Minat Jurusan IMT 419 Metabolisme Zat-zat Makanan 3 (2 -2) 3 Mempelajari sumber energi yang berasal dari bahan makanan dan penentuan pemilihan bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis normal dalam tubuh, membahas prosesproses metabolisme dalam tubuh dan peranan zat-zat makanan (nutrient) dalam menghasilkan energi. Mempelajari sistem transfer energi. Proses metaboliime air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Mempelajari nilai-nilai nutrisi dan keseimbangannya dalam tubuh. Mempelajari cara determinasi zat makanan dalam bahan makanan berikut faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaannya. Evaluasi status @zat nutrisi dalam tubuh secara biokimia. Wiranda G. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah. IMT 423 Perencanaan Penyediaan 3 (2-3)3 Hijauan Makanan Ternak Uraian mengenai sumberdaya makanan dan limbah pertanian diarahkan kepada perencanaan pembangunan dan pengembangan-pengembangan usaha peternakan intensif dan ekstensif, merupakan uraian praktis yang memadukan ilmu-ilmu tanah, agronomi, landasan hijauan makanan ternak dan tata laksana padang penggembalaan dakuzr perencanam tersebut. Ignatius Kismono Soedarmadi H. Sriharini Imam Suwoko IMT 432 Industri Makanan Ternak 3 (2-3)3 Industri ransum di Indonesia. Aktivitas indushi ransum.

tata letak dan mekanisme aliran kerjanya. Pengadaan bahan. lahan dan organisasi).Struktur industri ransum (kapasitas mesin. pengawasan dan . pergudangan. Mesin-mesin pengolahan.

menguraikan cara pemberian dan penyusunan ransum. Rasyaf Ibnu Katsir Amrullah Lily Amalia Sofyan 5. Baihaqi H. (3) Kebutuhan zatzat makanan ternak babi. Metode-metode kuantitatif dalam industri ransum ternak. Toha Sutardi . (5) Penemuan-penemuan mutakhir dalam ha1 makanan ternak babi.423. regulasi hormon dalam perkembangan sekresi dan sintesis air susu. Baihaqi H.pemasaran. Peninjauan lapangan dan studi perbandingan. IMT 417 Biologi Laktasi 3 (2-3)3 Anatomi dan evaluasi kelenjar Kambing. Kartiarso Aminuddin Parakkasi. Ahmad Wiranda G. teknik pemerahan dan landasan fisiologi. (2) Bahan-bahan makanan ternak babi. faktor yang mempengaruhi produksi dan komposisi air sum. (4) Cara pengyunan ransum dan cara pemberian ransum ternak babi. Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 416 Ilmu Nutrisi Ternak Babi 3(2-2)3 Membahas antara lain : (1) Sistem alat pencemaan ternak babi. yang konvensional maupun yang non-konvensional. Mata Ajaran Pilihan IMT 415 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak Unggas 2 (2 1)3 Membahas tentang metahlime zat makanan pada unggas. Ahmad Moch.

Adi Sudono Toto Toharmat .

Diuraikan pula aspek fsiologi persaingan antar komponen dalam padang penggembalaan campuran. Dibahas . Soedarmadi H.IMT 418 Landasan Rurninologi 3 (2 2) 3 Anatomi ransurn dan perkembangannya. Arif Suryahadi IMT 424 Fisiologi Hijauan Makanan Ternak 3 (2 2) 3 Uraian tentang proses-proses fotosintesis tanaman leguminosa (C3) dan rumput (C4). Nur Aeni Sigit Jajat Jachja F. manipulasi kondisi dalam rumen untuk tujuan produksi efek disfungsi rumen. respirasi. protein penyerapan dan translokasi hara mineral serta faktor-hktor yang mempengaruhinya. reaksi-reaksi utama metabolisme makanan dalam rumen. Ipalus Kismono Agus Setiana IMT 425 Metodologi Penelitian Makanan 3 (2-3) 3 Ternak Suatu uraian mengenai wa-wa penilaian hijauan makanan ternak serta ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi dari tiap tiap penilaian yang dipakai. lemak.fungsi rumen dalam pencemaan. metabolisme karbohidrat. Pembahasan diharapkan kepada pengelolaan tanaman makanan ternak yang berhubungan dengan aspek-aspek fisiologis dan responnya terhadap perturnbuhan dan pertumbuhan kembali tanaman.

Sriharini Imam Suwoko .pula salah ukur yang dapat dipakai pada tiap cara penilaian dalam hubungannya dengan produksi ternak.

protein.IMT 426 Ilmu Nutrisi Aneka Ternak 3 (2-3)3 Membahas penggunaan zat-zat makanan herbivora nonruminansia (kelinci atau equin) dan wa pemberian makanannya. lingkungan dan mikroflora. Beberapa sifat khusus dari zat-zat makanan ternak (air. karbohidrat dan vitamin) serta instrumentasi yang digunakan. mempelajari mekanisme te jadinya kerusakan yang disebabkan oleh proses fisik. Aboenawan Abdul Djamil Hasjmy IMT 434 Dasar-dasar Penyimpanan Makanan 3 (2 -2) 3 Ternak Tujuan dari kuliah mata jaran ini adalah untuk memberikan pengertian mengenai tanda-tanda penyebab kerusakan dalam penyimpanan bahan makanan ternak. Aboenawan Lily Amalia Sofpn . Pratas Kartiarso IMT 433 Ilmu Kimia Makanan 3 (2'3) 3 Tujuan dari kuliah dan praktikum mata ajaran ini adalah memberikan bekal pengetahuan tentang komposisi bahan makanan ternak berdasarkan kandungan zat-zat makanannya. lemak. Abdul Djamil Hasjmy Lily E. Lily Amalia Sofyan Lily E. Aminuddin Parakkasi Rachyan G. Kelas diberi kesempatan untuk memilih salah satu kedua komoditi tersebut. Juga mempelajari pencegahan serta penangylangan suatu kerusakan dalam penyimpangannya.

.

keterbatasan. kuantitas dan harga. Pengenalan berbagai merk dagang yang ada di pasaran. Juju Wahyu Wiranda G. IMT 436 Obat-obat Antibiotika dan 3 (2 2) 3 Bahan Makanan Pelengkap Tinjauan mengenai obat-obatan. Analisis dinamika makanan ternak dilihat dari arus barang dan hubungan permintaan dan pengadaan. Peraturan penggunaan bagi ternak. Jajat Jachja Merra Ewyernie Rita Meutia Muhammad Ridla . antara 1ain:teknik penyusunan dan evaluasi ransum.Pilliang Ibnu Katsir Amrullah IMT 441 Aplikasi Ilmu Komputer Dalam Ilmu Nutrisi Mempelajari dasar-dasar teknik komputer dan aplikasi dalam bidang nutrisi dan makanan ternak.IMT 435 Kebijaksanaan Penyediaan Makanan 3 (2 2) 3 Membahas masalah makanan ternak pada tingkat strategis dengan memperhatikan unsur dan ruang berdasarkan potensi. susu dan telur yang dihasilkan. dosis dan waktu pemberian serta pengaruhnya bagi daging. antibiotika dan makanan tambahanrumus bangun kimia dan fungsi fisiologinya. Bedjo Soewardi Suryahadi. Faktor-faktor yang dap? mempengaruhi efisiensi penggunaan. campuran dan interaksinya dengan unsur senyawanya. pengolahan dan interpretasi data statistik. kesempatan dan tantangan. Tujuan mata ajaran ini adalah untuk mempersiapkan manajer dan pengambil keputusan mampu mengelola masalah makanan ternak yang optimum dipandang dari segi kualitas.

.

Kartika Widjaya Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. Mata Ajaran Wajib Fakultas SET 221 Ekonomi Produksi 3 (2 -2)3 Pembahasan prinsip-prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi hubungan-hubungan dalam berbagai model produksi.5. Napitupulu Juniar Atmakusuma SET 224 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Pengertian dasar tentang ilmu manajemen. pembiayaan dan organisasi. Penelaahan lingkungan ekonomi tataniaga yaitu persaingan murni. Problema optimasi (minimisasi biaya.43. efisiensi pemasaran. maksimalisasi biaya). pemasaran. oligopoli dan monopoli. Konsepkonsep biaya. pendekatan analisa tataniaga serta sistem-sistem pasar. Sistem manajemen.Subarna SET 222 Tataniaga Peternakan 3 (2 2) 4 Konsep dan definisi tataniaga meliputi konsep dan manfaat. Kooswardhono Mudikdjo Lina Karliyenna Sutisna R. persaingan monopolistik. Subarna Richard Lumintang . Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan (SET) 5.43. Sistem manajemen dalam bidang produksi.1. Asi H. Harga dan analisa harga dalam konsep dan cara pasar berjangka dan hedging serta model-model pengambilan keputusan teknik dan strategi pemasaran.

.

Amri. Dasar-dasar penyuluhan peternakan. Mempelajari peraturan-peraturan yang ada kaitannya dengan UUPP tersebut. Dasar-dasar komunikasi. Perencanaan program penyuluhan dan evaluasi penyuluhan peternakan. Prinsip-prinsip penyuluhan peternakan.SET 411 Penyuluhan Peternakan 3 (2-213 Pengertian penyuluhan peternakan dan peranannya. Asngari Djaki Muchtar Dewi Ulfah Wardhani Rachmat Pambudy Ismail Pulungan . 6Tahun 1967 tentang ketentuan-ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan. Metoda penyuluhan pertanian. peraturan yang disesuaikan dan peraturanperaturan di bidang peternakan yang berlandaskan UUPP. Kepemimpinan. Prinsip-prinsip mengajar. Perubahan berencana. peraturan peralihan. Pang S.Djahi Richard Lumintang Amirudin Saleh Sutisna R. Subarna Hadiyanto Rachmat Pambudy SET 431 Peraturan Perundang-undangan Peternakan dan Hukum Agraria Memperkenalkan dan mengkaji Undang-undang No. Proses adopsi dan difusi. peraturan-peraturan pemerintah dibidang peternakan yang masih berlaku sampai sekarang. Sejarah perundang-undangan dalam bidang peternakan. Pembangunan peternakan dan perkembangannya.

Pengumpulan data dalam survai.432 Mata Ajaran Minat Jurusan SET 413 Metode Penelitian Sosial 3 (2 2) 3 Kerangka teori dan tahapan-tahapan dalam bidang penelitian sosial ekonomi peternakan. Identifikasi pemimpin dalam suatu sistem sosial bagi pengembangan peternakan. Pelaksanaan fungsi manajemen dalam perusahaan peternakan dan studi-studi kasus. Tujuan metode penelitian. Agribisnis dalam pembangunan peternakanlpertanian. pengolahan dan analisa data serta pelaporan hasil penelitian. Hipotesis. pengembangan kepemimpinan. Napitupulu Juniar Atmakusumah . Richard Lumintang Hadiyanto Lucia Cyrilla SET 425 Agribisnis 3 (3 0) 3 Konsep agribisnis. Asi H. Tim Staf SET SET 419 Kepemirnpinan 3 (2 -2) 3 Makna kepemimpinan dan pemimpin. Teori-teori dasar kepemimpinan sepeiti teori garis keturunan dan teori fungsional. Variabel dan pengukuran dalam ilmu sosial. Pembinaan dan pengembangan ' kepemimpinan dan konsep-konsep lain yang relevan bag. Populasi dan sampel.5.

Berbagai metoda penyuluhan pertanian.433. persuasi. Perubahan sosial.5. interpersonal dan komunikasi masa. Richard Lumintang Hadiyanto SET 416 Metode dan Organisasi Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian penyuluhan pertanian. Mata Ajaran Piiihan SET 412 Dasar-dasar Komunikasi Untuk 3 (2 2) 3 Penyuluhan Falsafah komunikasi. Tujuan pendidikan dan pengembangan kurikulum pendidikadpenyuluhan. komunikasi interpersonal. unsur-unsur komunikasi. konsep-konsep dan dasar-dasar komunikasi. proses adopsi dan difusi inovasi. berbagai bentuk komunikasi. siaran pedesaan. Andriyono K. Pertemuan perorangan dan kelompok (formal dan informal). Adhi Margono Slamet Pang S. Richard Lumintang Andriyono Kilat Adhi Hadiyanto . audio visual dan peragaan. Penggunaan alat peraga. Mengarahkan masyarakat kearah perubahan. Proses adopsi dan difusi inovasi. Kunjungan lapangan. Konsep-konsep dan prinsip-prinsip perencanaan pendidikanlpenyuluhan. Unsur-unsur organisasi.Demonstrasi (cara dan hasil). model komunikasi kemacetan dan penghalang komunikasi. Kursus tani. Organisasi sistem penyuluhan pertanian. Kedinamikan organisasi. Pengembangan program penyuluhan yang efektif. Asngari Amiruddin Saleh SET 415 Perencanaan Program Penyuluhan 3 (2 2)3 Pengertian program pendidikan dan unsur-unsurnya. Perubahan rencana ditahapannya.

SET 417 Psikologi Relajar dan Mengajar (2 2) 3 Tujuan pendidikan. Sifat-sifat belajar pada manusia. Pemecahan masalah dan penggunaan metodologi falsafah pendidikan. Malgono Slamet Pang S. Pelaksanaan prinsip-prinsip pembiayaan dalarn hubungan penentuan alternatif sumber pembiayaan. Cara belajar orang dewasa. Rasita Ginting Budi Satoto SET 427 Pembiayaan Perusahaan (2 -2) 3 Pengertian dasar-dasar pembiayaan perusahaan peternakan. Teori dan proses belajar. Penilaian pengukuran hasil belajar.Asngari SET 418 Falsafah Pendidikan 3 (2-2)3 Teori dan tujuan pendidikan. Kebijakan-kebijakan pemerintah dalam perkoperasian di Indonesia. Motivasi belajar. Pendidikan formal non formal. Psikologi mengajar. Asngari SET 426 Koperasi Pengertian dasar-dasar kpperasi. Amri Djahi Margono Slamet Pang S. evaluasi investasi. penanggungan resiko perusahaan dan pendapatan perusahaan. sintesis dan penggunaan konsep-konsep pendidikan. . Sejarah perkembangan koperasi (di Indonesia dan di luar negeri). Pelaksanaan sistem manajemen dalam perkoperasian dalam bidang pertanianl peternakan. Dasar-dasar falsafah pendidikan. retensi dan transfer belajar. Pemilihan dan pengorganisasian metoda dan teknik mengajar Pengajaran yang berpusat pada masalah.

Budi Satoto Zulfikar Moesa

SET 432 Kependudukan 3 (2 -2)3 Mempelajari ilmu dasar mengenai ilmu kependudukan, masalah-masalah pengaruh aspek demografi dalam rangka pembangunan peternakan dan pedesaan di Indonesia, dan masalah pangan protein hewani. Mempelajari dan mengkaji kebijaksanaan keluarga berencana, kesempatan kerja, angkatan kerja, produktifitas kerja dan tingkat ekonomi dari berbagai pola ekologis pertanian. Mempelajari masalah-masalah kependudukan yang erat kaitannya dengan produksi, pemasaran dan konsumsi dan konsumsi hasil-hasil peternakan. Ismail Pulungan Kooswardhono Mudikdjo 5.5. DZREKTORI TENAGA PENGMAR 1.Abdul Djamil Hasjmy (Ir, IPB, 1976);(MS, IPB) 2. Adi Sudono (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1%0); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1964); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986) 3. Ahyar IsmaiI (Ir, IPB, 1987) 4.Aminudddin Parakkasi (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1970); (Dr, IPB, 1985); (Prof, IPB, 1986). 5. Amiruddin Saleh (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 6. Amri Djahi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Ohio State Univ., USA, 1980) 7. Anita Sardiana (Ir, IPB, 1984) 8. AndriyonoKilat Adhi (Ir, IPB, 1983) 9. Asep Saepuddin (Ir, IPB, 1980) 10.Asep Sudarman (Ir, IPB, 1987)

11. Asi Holomoan Napitupulu (Ir, IPB, 1969); (MSc, Univ. Hawaii, USA, 1985) 12. Asikin Natasasmita (Drs, UI, 1961); (Drh, UI, 1x2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%4); (PhD, Melbourne Univ., Aus, 1979); (Prof, IPB, 1982) 13. Bagus Priyo Purwanto (Ir, IPB, 1983) 14. Baihaqi H.Ahmad (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (Dr, IPB, 1988) 15. Basita Ginting Sugihan (Ir, IPB, 1974); (MA, UPLB Philippines, 1989) 16. Bedjo Suwardi (Drs, UI, 1962); (Drh, U1, 1963); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1966); (Dr, IPB, 1976) 17. Cece Sumantri (Ir, IPB, 1984) 18. Dawan Sugandi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1x5); (Dr, IPB, 1973); (Prof, IPB, 1980) 19. Didid Diapari (Ir, IPB, 1984) 20. D J.Samosir (Drs, UI, 1%2); (Drh, UI, 1x3); (Dr, IPB, 1986); (Prof., IPB, 1989) 21. D.T.H. Sihombing (Drs,UI, 1961); (Drh,UI, 1963); (MSc, Univ.Kentucky, USA, 1969); (PhD, Univ.Kentucky, USA, 1972); (Prof., IPB, 1989) 22. Dudung Supandi (Drs, UI, 1x3); (Drh, IPB, 1966) 23. Dwi Djoko Setyono (Ir, IPB, 1984) 24. Dwierra E.Amirrunas (Ir, IPB, 1984) 25. Dwi

Margi Suci (Ir, IPB, 1986) 26. Dwi Ulfah Wardhani (Ir, IPB, 1988) 27. Eddie Gurnadi (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (Dr, Justus Liebig Univ. FRG,1972);( Ptof, IPB, 1990) 28. Erika Budiarti Laconi (Ir, IPB, 1984) 29. Ernawati M. Asyik (Ir, IPB, 1976); (MS, IPB, 1989)

30. Hadyanto (Ir, IPB, 1985) 31. Harimurti Martojo (Drs, UI, 1959); (Drh, UI, 1960); (MSc, Louisiana State Univ.,USA, 1%3); (PhD,Univ. Florida, USA, 1972); (Prof, IPB, 1977) 32. Harun Nadjib (Ir, IPB, 1976) 33. Heni Nuraeni (Ir, IPB, 1988) 34. Hotnida Caroline Haraqti Siregar (Ir, IPB, 1986) 35. Ibnu Katsir Arnrullah (Ir, IPB, 1977); (MS, IPB, 1979); (Dr,IPB, 1987) 36. Ignatius Kismono (Ir, IPB, 1968); (MS, IPB, 1985) 37. Imam Ubdulgani (Drs, UI, 1%0); (Drh, UI, 1%3); (Dr, IPB, 1981); (Prof, IPB, 1988) 38. Ismail Pulungan (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB, Philippines, 1989) 39. J.H. Hutasoit (Drs, UI, 1953); (Drh, IPB, 1954); (Dr, UI, 1959); (Prof, IPB, 1974) 40. Jajat Jachja F.Arief (Ir, IPB, 1974); (MSc, Okayama Univ.,Japan, 1981); (Dr, Kyoto Univ.,Japan, 1986) 41. Juju Wahyu (Drs, UI, 1%1); (Drh, UI, 1%2); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%5); (Dr, IPB, 1972); (Prof, IPB, 1977) 42. Juniar Atmakusuma (Ir, IPB, 1978) 43. Kartiarso (Ir, IPB, 1974); (MSc, UPLB,Philippines, 1981); (PhD, James Cook Univ., Aus, 1990) 44. Kartika Widjaja (Ir, IPB, 1968); (MADE Australia Nasional Univ,Australia,

1979) 45. Kartinah Gurnadi (Dra, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1%6); (Dr, IPB, 1986); (Prof, IPB, 1990) 46. Khalil (Ir, IPB, 1984); (MSc., Thailand, 1989) 47. Koeswardhono Mudidjo (Ir, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin, USA, 1974); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1978)

48. Kukuh Budi Satoto (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1982) 49. Lidy Herawati (Ir, IPB, 1985) 50. Lily Amalia Sofyan (Dra, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1x3); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1%9); (Dr, IPB, 1982) 51. Lily Estiningrum Aboenawan (Ir, IPB, 1%9) 52. Lima Karliyenna (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1989) 53. Lucia Cyrilla N.S.D. (Ir, IPB, 1986) 54. Maman Duldjaman (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1989) 55. M.M.Siti Sundari (Ir, IPB, 1971); (Dr, IPB, 19863 56. Mohammad Agus Setiana (Ir, IPB, 1981) 57. Mohamrnad Ridla (Ir, IPB, 1987) 58. Moh. Yamin (Ir, IPB, 1986) 59. Muhammad Rasyaf (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1982); (Dr, IPB, 1989) 60. Muladno (Ir, UGM, 1985); (MSc, Univ., of New England, Australia, 1990) 61. Nahrowi (Ir, IPB, 1984) 62. Nana Sugana (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1988) 63. Niken Ulupi (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1990) 64. Nur Aeni Sigit (Ir, IPB, 1%9); (MS, IPB, 1982) 65. Pallawarukka (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1968); (MSc, Univ.Wisconsin,USA, 1978); (PhD, UNV. Wisconsin, USA, 1981) 66. Panca Dewi Manuhara KS. (Ir, IPB, 1984) 67. Pang Suparman Asngari (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1%7); (MSc, Univ.Quinsland, Aus. 1979); (DEd Sam Houston, USA, 1982) 68. PeniS. Hardjosworo (Dra, UI, 1959); (MSc, Univ:Hawaii, USA, 1%1); (Dr, IPB, 1989)

69.Pittor H.Hutabarat (Drs, UI, 1963); (Drh, IPB, 1966); (MSc, Univ.Philippines, 1977); (PhD, Univ.Philippines, 1982) 70.Pollung H.Siagian (lr, IPB, 1976); (MS, IPB, 1981); (PhD, PLB Philippines, 1984) 71. R.Anggorodi (Drs, UI 1957);(Drh, UI, 1958); (Dr, IPB, 1%8); (Prof., IPB, 1974) 72. R. Bambang Pangestu (Ir, IPB, 1976); (MSc, ..., 1987) 73. R.Margono Slarnet (Drs, UI, 1959); (Drh ,UI, 1%1); (MSc, Univ. Kentucky, USA, 1965); (PhD, Lousiana State Univ., USA, 1973); (Prof, IPB, 1981) 74. R. Tantan Rustandi W. (Ir, IPB, 1975); (MSc, Univ. Illinois, USA, 1980); (PhD, Univ. Illionis, USA, 1984) 75.Rachjan Gunasah Pratas (Ir, IPB, 1973); (MSc, Univ. Pertanian Malaysia, 1983) 76.Rachmat Herman (Drs, UI, 1%3); (Drh, IPB, 1966); (MVSc, Univ. Queensland, Aus. 1982) 77. Rachmat Pambudy (Ir, IPB, 1983); (MS, IPB, 1988) 78.Rarah Ratih Adjie M. (Ir, IPB, 1985) 79. Retno Indrati Or, UGM,1986) 80. Richard W.E. Lumintang (Ir, IPB, 1975); (MSEA, Univ.Wiscousin,USA, 1984) 81. Rita Mutia (Ir, IPB, 1986) 82. Romy Rahman Noor (Ir, IPB, 1984) 83. Rosa Rita Ressa Hutabarat (Ir, IPB, 1989) 84. Rudy Priyanto (Ir, IPB, 1984) 85.Rukmiasih (Ir, IPB, 1981) 86. Salundik (Ir, IPB, 1989) 87.SoedarmadiH.(Ir, IPB, 1970); (MSc, UPLB,Philippines, 1977); (PhD, UPLB,Philippines, 1980)

88. Sri Danvati (Ir, IPB, 1988) 89. Sriharini (Ir, IPB, 1969) 90. Sri Mulatsih (Ir, IPB, 1987) 91. Sri Supraptini Mansjoer (Ir, IPB, 1970); (Dr, IPB, 1985) 92. Sudarsono (Ir, IPB, 1989) 93. Sudjana Natasasmita (Ir, IPB, 1977) 94. Suhut Simamora (Ir, IPB, 1972); (MS, IPB, 1989) 95. Sumiati (Ir, IPB, 1984) 96. Snrnono Rukadi (Drs, UI, 1%2) 97. Suryahadi (Ir, IPB, 1980); (Dr, USTL,France, 1986) 98. Sutisna R. Subarna (Ir, IPB, 1984); (MS, IPB, 1988) 99. Toha Sutardi (Drs, UI, 1960); (Drh, UI, 1962); (MSc, Univ.Kentucky,USA, 1975); (PhD, Univ.Wisconsin,USA, 1976) 100. Toto Toharmat (Ir, IPB, 1982) 101. Wiranda G. Pilliang (Ir, IPB, 1971); (MSc, Purdue Univ., USA, 1977); (PhD, Purdue Univ.,USA, 1980) 102. Yuli Retnani (Ir, IPB, 1986); (MS, IPB, 1988) 103. Zulfikar Moesa (Ir, IPB, 1973); (MS, IPB, 1986)

6.1. TUJUAN PENDIDIKAN Tujuan pendidikan Sarjana (SI) di Fakultas Kehutanan IPB adalah menghasilkan sarjana yang memiliki kecerdasan dan keterampilan dalam penerapan ilmu dan teknolagi di bidang kehutanan, berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan Bangsa dan Negara Indonesia, mampu menyusun perencanaan dan melaksanakan program operasional bidang kehutanan dan bidang-bidang yang berkaitan dengan aspek kehutanan secara umum. Tujuan pendidikan di atas dijabarkan dari keputusan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0212/U/1982 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi untuk Program Sarjana (S1) yakni sebagai berikut : a. Berjiwa Pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi. b. Bersifat terbuka, tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi maupun masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya. c. Mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi yang dimilikinya sesuai dengan keahliannya dalam kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat. d. Menguasai dasar-dasar ilmiah serta pengetahuan dan metodologi bidang keahliamya sehingga mampu menemukan, memahami, menjelaskan dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada di dalam lingkup keahliannya. e. Mampu berfikir, bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. f.

Mampu mengikuti perkembangan pengetahuan dan keterampilannya sesuai dengan bidangnya.

6.2. ORGANISASI DAN STRUKTUR Dekan : Dr. Ir. Dudung Darusman, MA Pn~ Pembantu Dekan I : Dr. Ir. M. Yahya Fakuara Ts. Pembantu Dekan I1 : Ir. Edje Djamhuri Pembantu Dekan I11 : Dr. Ir. A. Machmud Thohari 62.1. Jurusan Manajemen Rutan Ketua : Ir. Endang Ahmad Husaeni Sekretaris : Ir. Sudaryanto Kepala Lab. Biometrika dan Ukuran : Prof. Dr. Ir. Herman Haeruman Js. Kepala Lab. Geodesi dan Kartografi : Ir. Suwarno Sutarahardja Kepala Lab. Penafsiran Potret Udara : Ir. Sudari Hardjoprajitno, MSc Kepala Lab. Silvik dan Silvikdtur :Ir. Salman Parisy, MS Kepala Lab. Perlindungan Hutan : Prof. Dr. Ir. Gunarwan Soeratmo, MF Kepala Lab. Ekologi Hutan : Prof. Dr. Ir. Ishemat Soerianegara, MSc Kepala Lab. Manajemen DAS : Ir. Syafii Manan, MSc Kepala Studio Politik dan Sosial Ekonomi Kehutanan :Dr. Ir. Dudung Darusman, MA f 0~ 6.2 2. Jurusan Teknologi Hasil Hutan Ketua : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Sekretaris : Ir. Togar L. Tobing, MSc

Kepala Lab. Keteknikan Pemanenan : Dr. Ir. Surdidmg Ruhendi Kepala Lab. Analisis Pemanenan : Dr. Ir. Darwis S. Gani, MA Kepala Lab Pengolahan Mekanis :Dr. Ir. Surdiding Ruhendi Kepala Lab. Ilmu Kayu Kepala Lab. Pengolahan Kimia : Dr. Ir. Kurnia Sofyan Kepala Lab. Deteriorasi : Dr. Ir. Zahrial Coto Kepala Lab. Keteknikan : Prof. Dr. Ir. Su rjono Surjokusumo 623. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan Ketua : 11. Y oyo Ontaryo Sekretaris :Ir. Sambas Basumi Kepala Lab. Penangkaran Hidupan Liar : Dr. Ir. A. Machmu Thohari f Kepala Studio Rekreasi Alam : Ir. Sumarjono Soedargo Kepala Lab.Sosial EkonomilPolitik Konservasi : Ir.

Yoyo Ontaryo Kepala Lab. Analisis 1 Sumberdaya Alam dan Lingkungan : Yahya Abdul Husin, MS

6.3. JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKULUM Mulai tahun ajaran 198611987 Fakultas Kehutanan IPB terdiri dari tiga jurusan yang masing-masing mengelola satu program studi, yaitu a. Jurusan Manajemen Hutan mengelo!a program studi dan mencakup masalah penanaman, pemeliharaan dan perlindungan hutan sampai dengan hutan siap panen. b. Jurusan Teknologi Hasil Hutan mengelola program studi yang mencakup masalah pemanenan sampai dengan pengolahan has3 hutan pasca panen dan pemasarannya. c. Jurusan Konsewasi Sumberdaya Hutan mengelola program studi yang mencakup ekosistem dan penyangga kehidupan, pengelolaan dan pemanfaatan kawasan konsewasi berdasarkan azas pelestarian alam. Pemisahan mahasiswa dalam ketiga jurusan tersebut dimulai pada semester 3. Walaupun demikian kurikulum pada semester 3 masih sama, yaitu kurikulum yang disusun untuk memberikan bekal pengetahuan umum kehutanan yang berguna bagi setiap mahasiswa Fakultas Kehutanan sebelum memasuki program studi yang dikelola oleh masing-masing jurusan.

631. Program Studi Manajemen Hutan Ki~rikulunt No. Mata Kuliah Kredit -Semester 3 MNH 205 MNH 201 Metode Statistika I Dendrologi 3 3 (2-3) (2-3) L 1 i i GMT 200 Klimatologi Dasar 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) t MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) )I THH 408 Dasar-dasar dan Pemrograman 2 (1-3) Kompu t er 1 i MNH 306 Geodesi Kartografi Jumlah 3 21 (2-3) sks i k 1 Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) L MNH 304 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) t MNH 207 Silvika 3 (2-3) ! THH 201 MNH 206 MNH 310 THH

302 Pemanenan Hasil Hutan *) Ilmu Umur Kayu Penginderaan Jauh I Struktur dan Sifat Kayu Jumlah 3 3 3 3 21 (2-3) (2-3) (2-3) (2-3) sks t ! t 1 : I MNI-I210 Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) f L i i .

Kurilarlum (Lanju t an) Semester5 THH 202 Tek. Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 409 Teknik Penarikan Contoh 3 (2-3) MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 208 Konsemasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH Konservasi Sumberdaya Alam Hayati 3 (2-3) MNH 308 Kebijakan dan Peraturan Perundang3 (3-0) an Kehutanan Jumlah 21 sks Semester 6 MNI-I 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) MNH 412 Perencanaan Pengelolaan DAS 3 (2-3) MNH 305 Teknik Silvikultur 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) MNH 312 Penataan Hutan 3 (2-3) MNH 415 Penilaian Hutan 3 (2-3) Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata 4 sks (2 bl) Semester7 A. Program Studi Pembinaan Hutan MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (2-3) MNH Analisis Proyek Kehutanan 2 (2-0) MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3 (2-3) MNH 421 Ilmu Hama Hutan 3 (2-3) Teknik Penulisan llrniah . Sub.

2 (2-0) MNH 311 -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 19-21 sks .

Kunkulum -Semester 7 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Perencanaan Hutan MNH303 Perencanaan Kehutanan 3 (3-0) MNH 411 Penginderaan Jauh I1 3 (2-3) Analisis Proyek Kehutanan 2 (1-3) MNH 410 Analisis Sistem 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) -Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) -Pilihan Jumlah 16-21 sks C. Sub Program Studi Sosial dan Ekonomi Kehutanan Analisis Proyek Kehutanan 2 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 MNH 422 Metode Penelitian Sosial 2 Ekonomi Perusahaan Hutan 3 Teknik Penulisan Ilmiah 2 -Kehutanan Masyarakat 2 -Pilihan Jumlah 19-21 sks Semester 8 Praktek Keja Kehutanan 4 (2 bln) Skripsi 4 Seminar 1 Jumlah 9 sks .

Program Studi Teknologi Hasil Hutan Kurikulum No. Mata Kuliah Kredit MNH 401 Pemuliaan dan Genetika 3 (2-3) Kultur Jaringan Tanaman Hutan 3 (2-3) Mikrobiologi Tanah Hutan 3 (2-3) Teknologi Benih Pohon Hutan 3 (2-3) Hama Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Ilmu Gulma 3 (2-3) Kebakaran Hutan 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) MNH 402 Analisis Biaya 3 (2-3) Penyakit Hutan Tanaman Industri 3 (2-3) Administrasi Kehutanan 2 (2-0) Mata Ajaran yang diasuh oleh Jurusan Lain 632.Mata Ajaran Pilihan Semester 7 No. Mata Kuliah Kredit Semester3 MNH 205 GMT UK) MNH 203 MNH 204 MNH201 SEP 201 MNH 306 THH 408 Metode Statistika I Klimatologi Dasar .

Ilmu Tanah Hutan Pengantar Ilmu Kehutanan Dendrologi Dasar-dasar Manajemen Geodesi & Kartografi Dasar-dasar dan Pemrograman Komputer Jumlah 21 sks .

Sub Program Studi Pengolahan MNH 4U Ekonomi Surnberdaya Alam 3 . Sub Program Studi Pemanenan MNH 301 Metode Statistika I1 3 (2-3) MNH 405 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat-sifat Kayu 3 (2-3) Jumlah 21 sks Praktek UmumKehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 A.Sub Program Studi Pengolahan MNH 301 Metode Statistika I1 MNH 405 Ekologi Hutan MNH 209 Perlindungan Hutan THH 201 Pemanenan Hasil Hutan THH 309 Kimia Kayu MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu Jumlah 21 sks B.finkulum (Lanjutan) Semester 4 A.

(3-0) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 3 (2-3) KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 412 Hama dan Penyakit HH 3 (2-3) Fisika Kayu 3 (2-3) THH 303 Penggergajian 3 (2-3) Jumlah 21 sks .

Ku~ikulunt --Sancstcr 5 (Lanjutan) B. Sub Program Studi Pemanenan MNH 413 Ekonomi Sumberdaya MNH 302 Manajemen Hutan MNH 208 Konservasi Tanah dan Air KSH 201 Konservasi Sumberdaya Hutan THH 412 Hama dan Penyakit HH THH 307 Keteknikan Hutan THH 402 Analisis Biaya Pemanenan Jumlah Hutan 3(3-0) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (3-0) 3 (2-3) 3 (2-3) 3 (2-3) Semester 6 A. Sub Program Studi Pengolahan THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2-3) THH 305 Pengeringan Kayu 3 (2-3) THH 306 Panil-panil Kayu 3 (2-3) THH 405 Mekanika Kayu 3 (2-3) THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) .

Jumlah 20 sks Kuliah Kerja Nyata B. Sub Program Studi Pemanenan THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2-3) THH 312 Mesin-mesin Pemanenan 3 (2-3) MNH 310 Penginderaan Jauh I 3 (2-3) THH311 PWH 3 (2-3) Kehutanan Masyarakat 2 (2-0) MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2-3) MNH 211 Penyuluhan Kehutanan 2 (2-0) Jumlah 19 sks .

Sub Program Studi Pengolahan Manajemen Industri 3 (3-0) Hasil Hutan Non Kayu 2 (2-0) Pengerjaan Kayu 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilrniah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks B. Kayu Sebagai Bahan Bangunan 3 (2-3) 3.Kun'kulum (Lanjutan) Semester 7 A. Perekat & Perekatan 3 (2-3) 2. Pengendalian Kualitas 3 (2-3) 4. . Sub Program Studi Pemanenan Manajemen Industri Perencanaan Pemanenan 3 (2-3) Pengembangan Wilayah 2 (2-0) Teknik Penulisan Ilmiah Pilihan *) 2 (2-0) Jumlah 20-21 sks Semester 8 Praktek Kerja Kehutanan Skripsi Seminar 4 4 1 (2 bln) Jumlah 9 sks *) Mata ajaran Pilihan 1. Pernasaran Hasil Hutan 2 (2-0) dan mata ajaran lain yang berkepala 3 ke atas baik di Jurusan sendiri atau jurusan lain di IPB. Risct Operasi 3 (2-0) 5.

Program Studi Konservasi Sumberdaya Hutan Kurikuhrnt No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 MNH 205 Metode Statistika I 3 (2-3) GMT 200 Klimatologi Hutan 3 (2-3) MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3 (2-3) MNH 201 Dendrologi 3 (2-3) SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 2 (2-0) MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3 (2-3) MNH 204 Pengantar Ilmu Kehutanan 2 (2-0) THH 408 Dasar-dasar Penggunaan Komputer 2 (2-0) Jumlah 21 sks Semester 4 MNH 202 Ekologi Hutan 3 (2-3) MNH 301 Metode Statistika I1 *) 3 (2-3) THH 201 Pemanenan Hasil Hutan 3 (2-3) MNH 206 Inventarisasi Hutan *) 3 (2-3) THH 302 Struktur dan Sifat Kayu 3 (2-3) MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3) MNH 408 Fisiologi Tumbuhan 3 (3-0) Jumlah 21 sks Praktek Umum Kehutanan 2 sks (1 bln) Semester 5 MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Hutan 3 (3-0) THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3-0) MNH 208 Konservasi Tanah & Air *) 3 (2-3) MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3-0) KSH 303 Fisiologi Sahva 3 (3-0) Ekologi Hidupan Liar 3 (3-0) .633.

Kebijakan dan Peraturan Perundangundangan Konservasi Sumberdaya Hayati 2 (2-0) Jumlah 21 sks .

Kurikulum (Lanjutan) Semester6 KSH 403 KSH 304 KSH 302 KSH 405 MNH 209 KSH 307 KSH 306 Dasar-dasar Pengelolaan Habitat Perilaku Satwa Penyuluhan Kehutanan Ekologi Perairan Pencemaran Lingkungan Perlindungan Hutan Evaluasi Biosistem Statika Dasar-dasar Lanskap ~umlah21 sks Kuliah Kprja Nyata 4 sks (2 bln) Semester7 A.Sub Program Studi Pengelolaan Kawasan Konservasi Perencanaan dan Desain Lanskap 3 (3-0) KSH 401 Pengelolaan Kawasan Konservasi 3 (3-0) KSH 308 Interpretasi Lingkungan 3 (2-3) KSH 409 Sosial Ekonomi Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .

Sub Program Studi Pengolahan Hidupan Liar KSH 402 Penangkaran Satwa Liar 3 (2-3) KSH 402 Penangkaran Tumbuhan Langka 3 (2-3) KSH 305 Pengelolaan Satwa 3 (2-3) KSH 403 Pengelolaan Habitat Hidupan Liar 3 (2-3) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 18-19 sks .B.

Kutikulunr (Lanjutan) C. Sub Program Studi Pengelolaan Lingkungan MNH 412 Pengelolaan Daerah Aliran Sungai 3 (2-3) MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan 3 (3-0) KSH 406 Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 3 (2-3) Ekologi Manusia 3 (3-0) Teknik Penulisan Ilmiah 2 (2-0) Pilihan Jumlah 19-21 sks Mata Kuliah Pilihan Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan. Mata Kuliah Kredit Biogeografi 2 (2-0) Speleologi 2 (2-0) Pengelolaan Daerah Penyangga 2 (2-0) KSH 404 Rekreasi Alam 2 (2-0) Sub Program Studi Pengelolaan Hidupan Liar KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (2-3) Ilmu Penyakit Satwa 3 (2-3) Biologi Reproduksi 2 (1-3) Genetika Populasi 2 (2-0) KSH 408 Hutan Kota 3 (2-3) Toksikologi Lingkungan 2 (2-0) . No.

KSH309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2-3) .

tinjauan singkat tentang vegetasi dan flora. Kaitan ekologi dengan ilmu lain.6. Sudomo 0. Setiadi I. S. Rusdiana . kulit batang. Djamhuri Y. Penerapan azas-azas ekologi dalam kehidupan manusia bermasyarakat dan pemanfaatan sumber daya alam. Arus energi dan struktur trofik. Hilwan C. bunga. Rosalina I. E. geologi umum Indonesia. batu-batu pembentuk tanah. penyidikan daun. identifikasi. Jurusan Manajemen Hutan MNH201 Dendrologi 3 (2 3) 4 Definisi dan kegunaan dendrologi. buah. Ekosistem dan komponennya. Azas faktor pembatas dan toleransi. pelapukan. tata nama. Kusmana sukiman I. deskripsi famili-famili penting dalam bidang kehutanan. eksplorasi botani. arsitektur pohon. percabangan. A. Indrawan U. Utomo MNH 203 Ilmu Tanah Hutan 3(2-3)3 Definisi tanah. Hilwan Haryanto MNH 202 Ekologi Umum 3 (2 -3)3 Pengertian ekologi. Ekologi populasi dan komunitas.4. klasifikasi.1. pembentukan tubuh tanah dan sifat umum fisika tanah hutan. Siklus biogeokimia. Alam lingkungan. Mineral-mineral pembentuk tanah.

.

Beberapa macam fungsi peluang dan kepekatan yang khas (Bernouli. nilai tengah. Inferensia statistika. parameter dan statistik. AIikodra Y. nilai kerapatan. Gamma. Suhendang . terutama mengenai nilai tengah dan keragaman sebaran normal. momen dan fungsi pembangkit momen. Peranan kehutanan dalam pembangunan nasional dan keterkaitannya dengan sektor lain. ruang kejadian. frekuensi nisbi dan peluang. Hipergeometri. Kartasubrata S.S. Binomial. Populasi (target populasi dan populasi contoh). Azas keleslarian hasil dan manfaat ganda hutan. fungsi peluang dan kepekatan marginal. Manan H. Pendidikan dan penelitian kehutanan sebagai profesi dan badan-badan internasional dalam kehutanan. J. Poisson. fungsi peluang dan fungsi kepekatan ganda. Suparto S. Eksponensial. Penerbitan dan Pustaka Kehutanan. kejadian. Wiradinata MNH 205 Metode Statistika I 3 (23) 3 Pemahaman konsepsi hitung peluang. Chi-kuadrat).S. Ruang lingkup kegiatan. meliputi ruang contoh. E. fungsi peluang dan fungsi kepekatan. sebaran contoh acak (t-student.MNH 204 Pengantar Kehutanan 2 (2 0) 3 Sejarah perkembangan kehutanan di Indonesia. organisasi dan peraturan perundangan kehutanan. Peubah acak (diskrit dan kontinu). Normal. F). peluang bersyarat. Ontaryo R. keragaman dan peragaman peubah acak. meliputi: Pendugaan parameter (titik dan selang) dan pengujian hipotesis.

T. Rusolono B. Santosa . Prihanto Y.

Rusolono B. Wibowo MNH 208 Konservasi Tanah dan Air 2 (2 0) 4 Pengertian konsewasi tanah dan air. tanah dan air. Hardjoprajitno B.K. S. Parisy Y. Macam dan teknik dan penghimpunan data. cara-cara pengendalian erosi tanah. Perusakan tanah dan penyebabnya. Rusdiana Hendrayanto . Pamungkas I. Kuncahyo E.MNH 206 Inventarisasi Hutan 3 (2 3) 4 Pengertian dasar inventarisasi hutan. manfaat geodesi. cara mekanik. Sudomo 0. S. Dasar dan prosedur perencanaan tata guna lahan untuk pengendalian erosi. Ekonomi konse~asi tanah dan air. Prihanto MNH 207 Dasar-dasar Silvikultur 3 (2-3)4 Kaitan silvikultur dengan ilmu lain. macam alat dan penggunaannya. Sutarahardja S. Alikodra S. penyajian data dan penyusunan laporan. S. Aliran permukaan dan erosi. Wiroatmojo T. Hubungan antara faktor-faktor lingkungan dengan pertumbuhan dan permudaan pohon dan tegakan hutan tanaman industri dan hutan alam.P. Klasifikasi hutan tropika. pengolahan dan analisa data. kimia dan vegetatif.kartografi dan potret udara. macam inventarisasi hutan dan data yang dihiipun. Mansur C. Fakuara Ts P. peramalan dan pengukurannya.

Parisy .S.

Nuhamara Achmad MNHAMH/KSH 210 Praktek Umum 2 (lbln) 415 Kehu tanan Praktek pengenalan kegiatan kehutanan umum termasuk perencanaan pengelolaan. E. Kartasubrata k Hadjib Bachruni GMT 200 Klimatologi . pencurian hasil hutan dan penggarapan liar tanah butan. Darma Kasno S. Ekologi dan cara pengendalian serangga. ruang lingkup studi dasar-dasar manajemen.Ch. Mashar J. SEP 201 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) 3 Memberikan pengertian tentang arti. M. aliran dibidang manajemen di negara-negara maju dan negara-negara berkembang khususnya di Indonesia. Husaeni Oemijati R IGK T.T. Penyakit hutan dan cara pengendaliannya. metode dan teknik sains manajemen. pemanenan'dan pengolahan hasil hutan.MNH 209 Perlindungan Hutan 3 (2 3) 4 Hubungan hutan dengan perkembangan lingkungan hidup. Kebakaran hutan.A. akibat-akibat dan cara-cara mengatasinya. Hama dan penyakit khusus hutan tanaman industri di Indonesia. strategi manajemen. sebabsebab. penggembalaan di hutan. perkembangan manajemen. konservasi sumberdaya hutan. fungsi-fungsi.

atmosfer. Unsur-unsur ikli. tekanan udara. lama penyinaran. suhu udara. dan suhu . radiasi surya.Dasar 3 (2-3)3 Kegunaan klimatologi dalam bidang pertanian dan kehutanan. pengendalian iklim.

rancangan acak lengkap sederhana. curah hujan bruto. aliran permukaan dan aliran bawah tanah. A.Metode Statistika I1 3(2-3)s Prinsip-prinsip perancangan percobaan. intersepsi dan evaporasi lantai hutan. Rusolono B. evapotranspirasi. Sutarahardja T. Siklus hidrologi dalam skala luas. pengaturan tebangan. perkolasi. nilai lahan. Rusolono MNH 303 Perencanaan Kehutanan 3 (2-3)s Prinsipprinsip perencanaan umum. metoda peramalan . Klasifikasi iklim dan iklim Indonesia. Santosa Hendrayan to I. I. analisis kovarian dan analisa non parametrik. berblok. infiltrasi. Hilwan MNH 301 . Haeruman Js. Hadjib H. curah hujan. siklus tebal. Sutarahardja B. hutan normal. curah hujan tajuk. aliran batang. analis keragaman. curah hujan netto. nilai tegakan. azas kelestarian.tanah. analisa regresi. analisis keputusan dalam manajemen hutan. S. bujur sangkar clan rancangan split plot. tegakan seumur dan tidak seumur. Prihanto MNH 302 Manajemen Hutan 3 (3 0) 6 Ruang lingkup manajemen hutan. Kuncahyo T. evaporasi. Sudaryanto S. percobaan faktorial. Neraca air dalam hutan. pertumbuhan riap dan daur.

sistem perencanaan pembangunan kehutanan serta .keadaan.

M. Mashar D. Saleh I. A. batasan dan lawas ekonomi kehutanan. produksi dan pengolahan hasil hutan. pemaduan alam.B. kapita selekta meliputi ekonomi kehutanan Indonesia dan peranannya di dunia dan bagi pembangunan negara.K.T.Ch. hubungan ekonomi dasar terhadap ekonomi kehutanan. Mashar R Abidin E. aspek-aspek sosial dalam proses komunikasi.S.N. pemasaran kayu dan permasalahannya. Darusman Hardjanto Bachruni E.Ch. hubungan masyarakat dan penyuluhan. M. Hadjib R Atmawidjqja E. Harini M.S. Suhendang M.proses penyusunan perencanaan pembwgunan kehutanan. perrnintaan hutan dan jasa. ekonomi lahan hutan. Manurung MNH 306 Geodesi dan Kartografi 3(2-3)s . Kehutanan dalam ekonomi perusahaan. MNH 305 Ekonomi Kehutanan 3 (3 0) 5 Batas dan lawas kegiatan ekonomi. (beberapa kasus di bidang kehutanan). Jaya MNH 304 Metode Komunikasi Sosial 2 (2 0) 5 Komunikasi. Kehutanan sebagai kegiatan ekonomi. konsumsi hasil hutan dan jasa.G.

peralatan geodesi. alat material pemetaan.Definisi dan kegunaan ilmu GeodesiIKartografi terutarna di bidang kehutanan. teknii dan . cara-cara pengukuran di lapangan dan di peta.

Interaksi siklus hidrologi dengan siklus zat hara. Kartasubrata S. Pengaruh hutan terhadap lingkungan. perundang-undangan cli jaman penjajahan dan setelah kemerdekaan.prosedur pemetaan. E.S. Saleh D. Jaya D. aparat pemerintah &lam bidang kehutanan. Sudaryanto J. Rinaldi R. Metode pengukuran-pengukuran hidrologi. Manan Hendrayanto MNH 308 Politik dan Peraturan Perundang3 (3 0)6 undangan Kehutanan Dasar politik kehutanan dan perkembangannya. peraturan-peraturan undang-undang. Hardjoprajitno . penggunaan potret udara untuk pemetaan. kegiatan kehutanan menurut GBHN.S. Suparman T-Darmawangsa S. Hubungan dan pengaruh vegetasi hutan dengan siklus hidrologi. Sutarahardja L. manajemen hutan yang baik. M.B. Prasetyo LN. Pengelolaan hutan lindung. Avenzora MNH 307 Hidrologi Hutan 3(2-3)6 Kaitan hidrologi dengan kehutanan. otomatisasi kartografi dan cara penggandaan peta.B. S. implementasi kebijakan politik kehutanan di Indonesia. Karminarsih H.

Saieh I. Sistem-sist. Teknik pembangunan. Analis kuantitatif potret udara. Pamungkas MNH 310 Fotopmetri dan Penafsiran 3(2-3)6 Potret Udara Pengertian dasar fotogrametri dan penafsiran potret udara. hutan penghasil makanan ternak dan agri-silvikultur.em silvikultur di daerah tropika dan di Indonesia. Jaya P. Sistem Tebang Pilih Indonesia. Parisy C. kebun buah dan kayu bakar.S. Sistem Agrisilvikultur. Pemetaan potret udara. penghijauan tanah dan lahan kritis pengawetan tanah.B. pendekatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan silvikultur dan silvika jenis pohon untuk hutan rakyat. S. Wiroatmojo MNH 311 Kehutanan Masyarakat 2 (2 0) 6 Pengertian agroforestry dan aneka guna hutan.MNH 309 Silvikultur 3 (2 3) 5 Peranan silvikultur dalam kehutanan. tanaman energi kayu bakar. Sistem Tebang Habis dengan Permudaan Buatan.Ch. Potret dan pemotretan udara. hutan millik dan peranannya dalam pembangunan. Manan P. Masbar ~achruni . perladangan berpindah dan pemukiman kembali penduduk. Wibowo S. industri kecil kehutanan. T. Wiradinata M.N. Kartasubrata S. pemeliharaan dan perlindungan hutan. J. tata guna langkah dan kehutanan. Darmawangsa M.

.

penyusunan Rencana Karya Pengusahaan Hutan. fungsi pemuliaan pohon dalam pembinaan hutan industri. untuk sifat-sifat lain. penilaian ekonomis. penentuan batas hutan yang akan ditata (penataan batas hutan). pengaruh terkontrol. Sukendro H. tujuan pemuliaan pohon di Indonesia. kemungkinan suatu program pemuliaan pohon di Indonesia. I. . fsiologi populasi mikroba. S. ekologi mikroba. Seleksi sebagai proses pemuliaan. Hardjoprajitno A. asosiasi mikroba dan tanaman serta peranan mikroba dalam pertumbuhan tanaman. anak petak). Djamhuri A. pengaruh pemanpkasan tajuk terhadap produksi buah pinus. pencegahan pemberantasan hama dan penyakit.MNH 312 Tata Hutan 3(2-3)6 Kedudukan perencanaan hutan dalam perencanaan hutan secara umurn pengukuhan hutan. Soerinegara E. Hadjib E. hal-hal yang perlu diperhatikan pada penyusunan program pemuliaan untuk sifat-sifat kayu. kebun biji. Suhendang D. karakteristik tanah yang berkaitan dengan kesuburan. biji dan peningkatan nilai genetik percobaan provenansi. pengumpulan buah dan biji. Darusman MNH 401 Pemuliaan dan Genetika Hutan 3 (2 3) 7 Keragaman dan sebab-sebabnya. pemuliaan untuk kualitas batang. siklus hara. petak. komposisi mikroba di dalam tanah. pemuliaan untuk kualitas kayu. Suhendi MNH 402 Kesuburan Tanah Hutan 3 (2-3)7 Konsep kesuburan tanah. pernbagian hutan dalam petakpetak kerja (blok.

Setiadi S. Rosdiana .Y. Fakuara Y. Wilarso 0.M.

Hikmat Istomo Ekarelawan . Setiadi U. bagaimana mengelola suatu pabrik agar menghasilkan output sewa efsien serta langkah-langkah yang ditempuh dalarn pemasarannya. proses perkecambahan dan uji viabilitas benih. Hutan sebagai masyarakat tumbuhan (sinekologi). Produktifitas ekosistem hutan. Analisis vegetasi hutan.MNH 403 Manajemen Perusahaan 3 (3 0) 7 Gatra manajemen perkantoran. pengepakan. Wibowo MNH 405 Ekologi Hutan 3(2-3)7 Klasifikasi hutan di Indonesia sewa ekologis. Rosalina C. kemunduran benih. kepegawaian.M. Kusmana A. personalia. Mencakup penataan perkantoran. Parisy C. distribusi dan sertifikasi. produksi dan pemasaran. keuangan. bagaimana membuat penganggaran (terutama perusahaan hutan). S. Suksesi hutan. Tambunan 1. Hardjanto Sudaryanto B. A. Indrawan Y. Penyimpanan benih. dormansi. Pohon hutan dan lingkungannya (autekologi). Padlinurjaji MNH 404 Teknologi Benih 3 (2 3) 7 Faktor-faktor yang mempengaruhi benih.

. penyerapan air dan mineral reproduksi. contoh acak bertingkat. survai terpadu. perkecambahan. pendekatan ekosistem. Teknik-teknik peningkatan produksi hutan. contoh penerapan dan tinjauan umum. S. Metode pemilihan contoh. Manan A. prosesproses metabolisme. contoh acak berlapis. Soerianegara A. analisis sistem. Indrawan C.Y. Sukendro MNH 408 Fisiologi Pohon 3(3-0)7 Peranan fsiologi pohon. struktur dan fungsi organ. Beberapa macam metode penarikan contoh-contoh acak sederhana. Ekonomi tanaman hutan. Pembangunan dan pemeliharaan hutan industri. pengertian lingkungan hidup. wa sistematik dan PPS (probability proportional to size). Setiadi Sudarmadi MNH 409 Metode Pengambilan Contoh 3(2-3)7 Pemahaman konsepsi mengenai populasi dan contoh.MNH 406 Perencanaan Pengelolaan Sumberdaya 3 (3 0) 7 Alam dan Lingkungan Pengertian sumberdaya dam. I. Kusmana MNH 407 Silvikultur Hutan Industri 3 (3 0) 7 Hubungan antara industri dengan industri kehutanan. faktor dalam dan luar yang mempengaruhi pertumbuhan pohonr M. Fakuara Y. Silvikultur jenis-jenis pohon tumbuh cepat dan kayu mewah. meliputi acak sederhana.

.dan lain-lain). Pendugaan ratio.

model dan simulasi serta konsep keterpaduan pengelolaan dipandang dari analisis sistem. keterikatan antara ketergantungan antar komponen-komponen sistem serta fungsi keterkaitan dan ketergantungan. Sudiono MNH 410 Analisis Sistem 3 (2 3) 7 Prinsip-prinsip sistem. telaah sewa kritis manfaat dan kelemahan berbagai citra. Sutarahardja B. komponen dan struktur sistem. Kuncahyo J. Rosalina MNH 412 Perencanaan Pengelolaan 3 (3 -0) 7 Daerah Aliran Sungai Pengertian ekosistem Daerah Aliran Sungai. Hardjoprajitno U. masalah khusus mengenai tanah dan air. Purnomo MNH 411 Penginderaan Jarak Jauh 3 (2 3) 7 Pengertian dasar penginderaanjarak jauh. pendugaan proporsi dan pengambiian contoh berganda. Berbagai tata guna . Haemman Js E. Berbagai platform pemotretan. H. pengambilan contoh bertingkat untuk penaksiran secara kualitatif dan kuantitatif. Suhendang Y. Darmawangsa R Atmawidjaja S. Santosa H. macam-macam sistem. T.pendugaan regresi. S. citra dari berbagai panjang gelombang dan komposit berwarna interpretasi tata guna lahan.

Masalah banjir dan erosi.lahan dan pengaruhnya terhadap hasil dan kualitas aliran sungai. Rehabilitasi lahan kritis melalui .

reboisasi. penghijauan. Metodologi dalam riset ekonometrika. ekonomi kesejahteraan (welfare economics) sebagai dasar untuk pengelolaan sumberdaya. Beberapa studi kasus pengelolaan sumberdaya. Parisy MNH 413 Ekonomi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 7 Prinsipprinsip ekonomi yang berhubungan dengan penentuan kebijaksanaan sumberdaya. MNH 415 Nilai Hutan 3 (2-3)7 Pengertian biaya. Konsepsi sumberdaya dapat pulih dan tidak dapat puli (renewable and non renewable resources). analisis permintaan dan penawaran hasil hutan serta penentuan harga. H. Manan Hendrayanto S. discount dan confound factor tegakan seumur dan tegakan tidak seumur. MNH 416 Pemasaran Hasil Hutan 3 (3 0) 7 Kegunaan pemasaran. tujuan serta pembagian ekonometrika. Penerapan model regresi dalam bidang ekonomi. penilaian tegakan (stumpage appraisal). . inventarisasi. S. Masalah kelembagaan dan faktor-faktor organisasi yang dapat mengatur penggunaan sumberdaya. Haeruman Js. pengembangan dan institusi DAS. Sumberdaya dam dan pembangunan nasional. perhitungan nilai tegakanf stumpage value (pendekatan pasar dan pendekatan historis). konsemasi tanah dan bangunan air secara terpadu. Kriteria sosial. ekonomi pengawetan sumberdaya. Darusman MNH 414 Ekonometrika 3 (3 0) 7 Definisi dan ruang lingkup ekonometrika. D.

Sistem diitribusi/tata niaga hasil hutan di dalam dan luar negeri. Hardjanto Bachruni . Riset pemasaran dan komoditi kehutanan dalam perdagangan internasional.

Penggunaan pupuk hijau. Rusdiana MNH 418 Ekologi dan Dinamika Populasi 3(2 3)7 Serangga Pengertian. Putwowidodo S. Ciri populasi yang menyangkut sifat-sifat lingkungan. dan tujuan penelaahan populasi.MNH 417 Manajemen Tanah Hutan 3 (3 0)7 Klasifikasi lahan-lahan hutan. dan peubah-peubah populasi. Efek sekunder dan di luar lapangan dari penggunaan bahan-bahan kimia di dalam hutan. Sudomo 0. Model-model teoritis pertumbuhan populasi (model eksponensial dan model logistik) serta pengantar simulasinya. Analisis dinamika populasi hutan. MNH 419 Ilmu Penyakit Hutan 3(2-3)7 . Tanah dan silvikultur. Efek dari kebakaran hutan atas tapak. Teknik operasional dalam pemupukan hutan. pemanfaatan populasi serangga hama. pola pemenwan serangga hama (dispersal). Diagnosa dan koreksi kekahatan nutrisi. Manajemen intensif dan produktivitas jangka panjang. Bahan-bahan pupuk dan reaksinya dalam tanah. Inokulasi mikoriza. serta analiiis dampak perubahan populasi. proses-proses populasi. analisa dinarnika populasi tegakan hutan dalam kaitannya dengan populasi serangga. prinsip pengaturan populasi. Manajemen tanah-tanah masalah. lawas. Manajemen asrama semai dan tetembawang benih.

prinsip-prinsip pemberantasan dan pencegahan. fungisida. cara penularan penyakit. dan penyakit yang tidak menular. siklus hidup patogen tanarnan.Gejala dan tanda. . penyakit khusus hutan di Indonesia seperti lodoh penyakit pada akar. daun. batang. penyebab penyakit. peranan serangga penularan penyakit.

Penggunaan api dalam bidang kehutanan. Pemadaman kebakaran. wildlife. E. kelembagaan dan dinarnika masyarakat pedesaan.G. F. tanah. teknik-teknii penekanan populasi. hama albisia. prinsip-prinsip ekologi dan kaitannya dengan api. Husaeai Oemijati R D. faktor-faktor penentu kepadatan populasi. Pengaruh-pengaruh kebakaran hutan (terhadap vegetasi. Suratmo Oemijati R Kasno MNH 422 Metodologi Penelitian Sosial 3 (3 0) 7 Tujuan penelitian sosial adalah untuk mengetahui struktur organisasi. hama jati dan lain sebagainya. pengambiian contoh populasi hama dan lain sebagainya. Bahan bakar di hutan. Pengendalian hama khusus di Indonesia seperti hama mahoni. Persiapan pemadaman. Pengendalian hama meliputi sejarah. Proses pembakaran bahan bakar di hutan. di Fakultas Kehutanan terutama yang berhubungan dengan interaksi masyarakat desa dengan hutan . konsep baru. A. Kebijaksanaan pengendalian kebakaran hutan. Perilaku kebakaran hutan. Darusman MNH 421 Ilmu Hama Taaaman 3 (2 3) 7 Prinsip perkembangan populasi serangga meliputi : pernyataan perubahan populasi. pencegahan kebakaran hutan. Peralatan pemadaman kebakaran hutan.MNH 420 Kebakaran Hutan 3 (2-3) 7 Peranan api dalam bidang kehutanan. pengawasan terpadu dan lain-lain. Ekonomi pengendalian kebakaran hutan. udara). cuaca dan kebakaran. air.

Wawancara dengan kuesioner berstruktur dengan rumah tangga sebagai unit analisii melalui sampling.atau dengan kegiatan kehutanan. 3. di dalam dan di luar kawasan hutan. . Wawanwa bebas. Metodologi penelitian sosial mencakup teknik-teknik : 1. Mata ajaran meliputi teori dan praktek. 2. Partisipasi Observasi (participant observation).

MNH 423 Praktek LapandKKN 4 (2 bln) 8 Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta penerapannya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalam masyarakat sekitar hutan. Tahap-tahap dalam pemanenan hutan.4. pengelolaan hutan serta penelaahan masalah ekonomi dan sosial kehutanan. Staf MNH 425 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Penyampaian sewa formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. Jurusan Teknologi Hasil Hutan THH 201 Pemanenan Hutan 3 (2 3) 4 Falsafah yang melandasi pemanfaatan hutan bagi kesejahteraan masyarakat luas. 6. masalah pengangkutan kayu. arti pemanenan hutan bagi kegiatan hutan yanglaindan bagi kehidupan masyarakat sekitar hutan. sejarah pemanenan hasil hutan. pengertian sistem pemanenan hutan dan prinsip berbagai sistem yang dipraktekkan di berbagai negara.2. Staf MNH 424 Skripsi Penelaahan masalah sewa ilmiah di program pembiiaan hutan. perencanaan hutan serta ekonomi hutan. metode penelaahan analiia dan pengambilan kesimpulannya. . Praktek keterampilan dalam pembinaan hutan.

ma -ma pernungutan hail hutan ikutan. Suparto R Abidin B. Ch. Karnasastra D.ma pemanenan di hutan tropika basah. T. . pentingnya keselamatan kerja. Hamonangan.U.Gani RS.S. Nugroho B.

variabiitas struktur. stabilitasi dimensi. sumber hasil hutan. Ruhendi S. sifat-sifat kasar. gambaran umum tentang penggergajian. mekanisme pertumbuhan pohon. radial dan tangensial dan penstabilan dimensi. Tobing 1. sifat ultra mikroskopik. pengawetan kayu. kembang susut. pembentukan kulit dan strukturnya. pengertian. I. has3 hutan non kayu. kerusakan alami. Wahyudi THH 302 Sifat Fisis dan Mekanis Kayu 3 (2 3) 5 Peranan sifat fsis dalam penggunaan dan kegunaan kayu berat jenis zat kayufdinding sel. perbedaan susut arah longitudinal. Suryokusumo T. Pengertian dasar sifat . Suryana Sucahyo THH 301 Anatomi dan Identifikasi Kayu 3 (2 3) 5 Ciri-ciri makroskopik. papan partikel. Cot0 S. sifat ortotropis. Pandit T. papan serat pulp dan kertas. sifatsifat yang sama yang membedakan jenis-jenis kayu. Tobing J.K. sifat-sifat anatomi. Z.L. pengeringan kayu. kimia f~is dan mekanis dari kayu. radiasi dan lain-lain. peranan dan cara pengukuran. berat jenis dan kerapatan kayu. tujuan. pembuatan kayu lapis. Identifikasi kayu. elektrikal.L.N. hubungan kayu dengan air.THH 202 Teknologi Hasil Hutan 3 (3 0) 4 Ruang lingkup. sifat makroskopik kayu daun jarum dan kayu daun lebar. energi dan pencemaran lingkungan. Sifat termal.

diagram tegangan renggangan. regangan. pengujian sifat keteguhan. variasi kekuatan kayu.mekanis. statika dasar : Pengertian beban. penen- . standar pengujian mekanis. Pembahasan mengenai macam-macam keteguhan kayu yang bersifat ortotropis. tegangan.

serta faktor yang mempengaruhi kekuatan kayu. prinsip-prinsip penggergajian. Padlinu rjaji F. kapasitas produksi dan rendemen. faktor perusak kayu. T. proses produksi. strength ratio. Tarumingkeng I. Faktor-faktor yang berperan dan mempengaruhi pengeringan kayu. Bakar 0. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas kayu di gudang.M. dasar-dasar pengujian dan pengawasan kualitas. Wahyudi THH 303 Penggergajian 3 (2 3) 5 Ruang lingkup. cara . pengaruh pengawetan terhadap sifat-sifat kayu. pengenalan sortimen.M. cara pengawetan. penanganan material. Padlinurjaji S. penanganan kayu di gudang. THH 304 Pengawetan Kayu 3 (2 3) 6 Keawetan dan keterawetan kayu.tuan tegangan ijin. Ruhendi Hariadi E.L. Sifat-sifat kayu yang mempengaruhi pengeringan. Z. Rahman. tata letak. tujuan dan manfaat. kebutuhan tenaga. klasifikasi industri. Kilang pengering : komponen.S. faktor-faktor pendukung. pengenalan fungsi mesin. Cot0 T. Tobing RC. tipetipe bahan pengawet. I. Febriyanto THH 305 Pengeringan Kayu 3(2-3)6 Pentingnya pengeringan kayu. aspek ekonomi pengawetan dan pengawetan kayu di Indonesia.R Mardikanto Sucahyo I. fungsi. dasar-dasar stress grading.

ke ja dan penggunaannya. Jadwal pengering : proses yang terjadi .

S. Aspek ekonomi. Widarmana Y. Cot0 Y. bahan baku.R Mardikanto J. Hadi J. dehumidifikasi dan lain-lain. penggunaan kayu lapis. produksi dan konsurnsi. papan partikeldan papan serat. aspek ekonomi panel-panel kayu. B. Pandit THH 306 Panel-panel Kayu 3 (2 3) 6 Deskripsi dan spesifiasi produk panel-panel kayu.dan pencegahannya. tahap-tahap suatu pembangunan pengetahuan dan pengolahan tanah. Pengeringan alami. Hadi I. Suryana P. B. Suparto T. pengetahuan bahan bangunan serta analisis biaya pekerjaan bangunan.S.RMatangaran THH 308 Ilmu Kerja Hutan 3 (2 3) 6 Gambaran . Sutigno THH 307 Keteknikan Hutan 3 (2 3) 6 Ruang lingkup permasalahan. Z. Pranggodo RS. Tambunan S. sebagai bahan dasar bangunan termasuk pengantar mekanika tanah untuk badan jalan dan stabiiasi tanah : bahan bangunan jalan pengetahuan dasar penggunaan air. proses pembuatan. dengan angin.K. ruang panas.N. sifat-sifat klasifikasi.

ketenagakerjaan : penelitian gerak dan waktu.umum serta definisi ilmu kerja. beberapa dasar dan azas ergonomik. penelitian kerja yang mencakup pengertian produktivitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta kaitannya dengan peningkatan produktivitas kerja. . Penelitian dan pengamatan waktu kerja.

struktur dan reaksi. kesehatan dan keselamatan kerja.U. bahan perusak pulp. polimer sintetik. Karnasastra G. degradasi kayu oleh bahan kimia. Syafii K.S. dekomposisibiologi. klasifikasi dan jenis-jenis perekat. D. sejarah perkembangan perekatan. pirolisis. Ruhendi Y.tata letak dan bagan proses suatu pekerjaan. Achmadi THH 310 Perekat dan Perekatan 3 (2-3) 6 Lawas perekat dan perekatan. pembukaan wilayah hutan bagi perkembangan hutan dalam berbagai fungsinya. interaksi kayu bahan pengawet.S. batasan-batasan yang dipakai. masalah pencemaran dan pencegahannya. teori perekatan. Prinsip. definisi dan pengertian pembukaan wilayah hutan. Santosa THH 309 Kimia Kayu 3 (2 3) 6 Komposisi kimia kayu. Hadi F. kimia anti api.S. keuntungan dan kerugian dalam perekatan. metode perekatan dan kualitas perekat dan perekatan. S. pemilihan . Febriyanto THH 311 Pembukaan Wilayah Hutan 3 (2 3)6 Falsafah yang mendasari pengetahuan pembukaan wilayah hutan. bahan kirnia dari kayu. W. organisasi kerja. variabel perekatan. cara-cara pengangkutan dalam wilayah hutan. tujuan dan bahan yang dipakai dalam penggilapan kayu. Gani T. pembakaran. spesifikasi perekat. Sofyan S.

modus pengangkutan dalam hutan. pengembangan pengangkutan .

contoh-contoh penerapan dalam hdustri perhutanan. Topik-topik meliputi : kriteria pengambilan keputusan dalam penganggaran model. re1 dan truk. alokasi dan penjadwalan surnber daya manusia dan lingkungan kerjanya. Suparto J. R Matangaran W. pembangkit tenaga.S. roller dan lain-lain). dampak konstruksi prasarana angkutan terhadap lingkungan. prinsip dan konstruksi komponen-komponen mesh meliputi kerangka. RS. chainsaw dan lain-lain. Suparto B. motor listrik. Prinsip kerja motor bakar dalam. pengelolaan persediaan. Prangodo D. . traktor. pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga. Elias RS. Suparman THH 312 Mesin-mesin Pemanenan Kayu 3 (2 3) 6 Filsafat mengenai penggunaan mesin dalarn kegiatan pemanenan kayu. Risalah tentang konstruksi dan struktur mesh. mesin-mesin atau peralatan dan manusia. Cara menghitung dan meliilai tenaga dan kapasitas mesin. pemeliharaan dan penggantian mesin-mesin. Hermawan THH 401 Manajemen lndustri 3 (3 0) 7 Pengelolaan sistem produksi termasuk perencanaan. Risalah mesin-mesin pemanenan kayu meliputi : mesin konstruksi jalan (bulldozer.air. material. Sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia dan dalam kegiatan pemanenan kayu. alat hidrolis. harvester. analisis dan pengendalian faktor-faktor produksi yaitu modal. grader.

T. Widarmana E. Manurung F.G. Febriyanto .S.

konsep biaya sama. biaya usaha. Achmadi W. K. Abidin R. Penetapan tujuan. S. langkah-langkah perencanaan dengan pendekatan sistem.THH 402 Analisis Hiaya 3 (2 3) 7 Biaya Tetap dan biaya variabel.S.S. Karnasastra THH 403 Perencanaan Pemanenan Kayu 3 (2 3) 7 Filsafat yang mendasari kegiatan pemanenan kayu dan perenCanaan secara umum. Abidin T. proses pulping serta pengujian pulp dan teknologi kertas. metode perencanaan. linier pengendalian inventarisasi. Suparman R. biaya usaha pada lereng. Sofyan B. hubungan sifat kayu dan sifat kertas. muatan dan jalan. penggantian mesin. bahan mentah pulp dan kertas.U. menetapkan kriterium untuk mengambil keputusan. pengumpulan data yang penting untuk melihat berbagai alternatif yang ada. Suparto Elias B. Tambunan S. identifikasi hambatan yang mempengaruhi kebebasan gerak langkah. pemrograman. R. Syafii . Tujuan dan prinsip-prinsip perencanaan pemanenan kayu. Nugroho THH 404 Pulp dan Kertas 3 (2-3) 7 Prospek dan industri pulp dan kertas. perencanaan jaringan kerja dan metoda lintas kritis. pengaruh waktu. Wiradinata D. memilih eksploitasi yang paling mendekati kriterium yang dipilih.S. Masalah lingkungan akibat industri pulp dan kertas. teknologi pulp dan kertas. menerapkan data ini terhadap kriterium yang dipilih dan menghitung biaya yang diperlukan.

poligon gaya dan poligon garis. tarik dan lentur. pemrograman dinamik. equilibrium. dan lain-lain) : potensi. kapol. K. T.THH 405 Mekanika Kayu 3 (3 0) 7 Hubungannya dengan sifat mekanis dan fisis kayu.Ch. S. Su rjokusumo Sucahyo THH 406 Riset Operasi 3 (2 3) 7 Peluang dan distribusi. resultan gaya. tegangan pada balok terlentur serta perhitungan perencanaan pada struktur sederhana dengan beban tekan. pengertian gaya. penyebaran. Sofyan Z. penyadapan. teori antrian. sifat-sifat penampang. pengolahan dan kegunaan. lemak dan lain-lain) : potensi. pengolahan dan kegunaan. penyadapan. penyadapan. Rotan: potensi. penyebaran. HHNK lainnya (minyak atsiri. hukum-hukum kesetimbangan serta reaksi pada balok terlentur. rantai makov. pendapatan daerah dan penghasil devisa. pengolahan dan kegunaan. Jenis-jenis harsa (resin) lainnya (damar. pengolahan dan kegunaan. Hamonangan S. perhitungan gaya lintang momen lentur. penyadapan. contoh-contoh riset operasi dalam bidang kehutanan.R Mardikanto S. penyebaran. THH 407 Hasil Hutan Non Kayu 2 (2 0) 7 Peranan HHNK dalam penyediaan lapangan kerja. Cot0 B. Wiradinata B. penyebaran. Tambunan THH 408 Dasar-dasar Penggunaan dan 2 (2 0) 7 Pemrograman Komputer . Getah pinus : potensi. kesempatan berusaha.

Pengantar mengenai data dan informasi : pengumpulan konversi. manipulasi dan penyimpanan. Pengantar pengolahan data : .

Cot0 Hariadi 3 (2 3) 7THH 409 Kayu Sebagai Bahan Bangunan Pembahasan mengenai teknologi. pengendalian kualitas terpadu. Suryana THH 411 Mesin-mesin Pengolahan Kayu 2 (2 0) 7 . Z. sifat-sifat mekanis. cuplikan keterimaan. Surjokusumo T. komponen dan cara kerjanya. Widarmana J. tujuan. penentuan ukuran sasaran.R. ciri-ciri kualitas. standarisasi dan normalisasi serta proteksi bangunan kayu. ijin kerja. Pengantar analisis sistem : perencanaan dan penggunaan. spesifikasi. keterandalan. S. standar. keteknikan serta sejarahnya.manual. peranan proses dalam peningkatan kualitas produk. elemen struktur kayu konstruksi. Program aplikasi : data base manajemen spreadsheet dan wordprocessing. S. peta pengawasan. metode korelasi. mendimensi batang. ruang lingkup. sambungan kayu. perawatan dan keterawatan. toleransi. keteknikan kayu lapis dan panel-panel. struktur bangunan kayu. pengetahuan dasar komputer. dasar-dasar ilmu statika dan kekuatan bahan. pemilahan (grading) kayu gergajian dan kayu lapis. pengertian pokok kualitas. sejarah dan organisasi pengendalian kualitas. Mardikanto Sucahyo THH 410 Pengendalian Kualitas 3 (3 0) 7 Arti. elektrikal dan mekanikal. jenis. dan faktor-faktor ketegangan. Perangkat lunak : sistem dan tata kerjanya.

prinsip-prinsip dan konstruksi komponen mesin meliputi kerangka. sejarah penggunaan mesin dalam kehidupan manusia. transmisi kerja pengaturan tenaga dan titik pemanfaatan tenaga. pengendalian. prinsip kerja motor bakar dalam. pembantu tenaga. risalah tentang konstruksi dan struktur mesin. motor .Filsafat yang melandasi penggunaan mesin-mesin dalam operasi kehutanan.

peranan dan dampak ekonomis jasad hidup perusak kayu (bangunan). Praktek ketram pilan dalam pekerjaan pemanenan hasil hutan dan pengolahan hasil hut an. risalah mengenai mesinmesin pengolahan kayu seperti pengergajian. R. alat-alat hidrolis. kerusakan kayu oleh serangga dan jasad hidup lain. R.C. Nandika THH 413 Praktek Lapang/KKN Program Studi 4 (2 bln) 8 Teknologi Hasil Hutan Praktek pengenalan dan penerapan gatra teknologi hasil hutan secara umum serta partisipasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata dalammasyarakat disekitar lempat praktek. serta dampak pengendalian jasad hidup perusak kayu terhadap lingkungan kayu.bakar. Tarumingkeng D.S. klasifikasi jasad hidup perusak kayu dan bentuk kerusakannya. metode pencegahan dan pengendalian perusak kayu baik sewa fisik. motor listrik. mesin serut dan lain-lain. cara menghitung tenaga dan kapasitas mesin. Staf THH 414 Skri psi 4 (2 bln) 8 Penelaahan masalah secara ilmiah di bidang pemanenan hasil hutan . mekanik maupun kimia. Suparto Staf THH 412 Hama Hasil Hutan 3 (2 3) 7 Pengertian dan lawas biodeteriosasi kayu dan hasil hutan lainnya secara umum. kayu lapis.

serta pengungkapannya dalam bentuk tulisan. Staf THH 415 Seminar Praktek Khusus 1 (1 jam) 8 Menyampaikan masalah secara formal hasil praktek khusus dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya. .

membuat jurnal dari transaksi. prinsip-prinsip konservasi sumberdaya alam. Alikodra S.S. menyusun neraca awal dari inventaris.SEP 341 Dasar-dasar Akuntansi 3 (2 3) 7 Menyusun daftar inventaris.S. posting jurnal ke dalam buku besar dan tambahan (ledger).A. H. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan KSH 201 Konservasi Sumberdaya Alam 3 (3 0) 3 Hayati Pendahuluan sejarah perkembangan konservasi sumber daya alam: pembagian sumberdaya alam dalam kaitannya dengan kepentingan konservasi. Bratamihardja Staf 6.43. pertambangan. strategi dan program konservasi sumberdaya alam. menyusun laporan keuangan (neraca rugi laba. lingkungan suatu popu- . A. perhubungan dan pariwisata.sudarg0 EN.B. perubahan modal). karakteristik populasi. Hernowo s. kehutanan. perikanan. membuka perkiraan dari neraca awal. masalah konservasi ditinjau dari sektor kependudukan. Dahlan N. Mulyani KSH 301 Ekologi Populasi 3 (3 0) 5 Pendahuluan. Kapita selekta. Basuni J. Santoso R Soekmadi Y. industri.

Alikodra N. Santoso R Avenzora . menuju organisasi komunitas. HS. mekanisme pengaturan energitika populasi. ekologi manusia. interaksi populasi.lasi.

sifat kimia fisik perairan. koordinasi kehidupan dan gerak satwa. home range dan teritoris.KSH 302 Ekologi Perairan 3 (2 3) 5 Tinjauan umum sumberdaya laut. mangrove. coral reef. organisme perairan yang dilindungi.S. F. Thohari B. sea weed dan sea grass. sistem pencernaan. tinjauan umum sumberdaya perikanan. anatomi perbandingan. Dahlan A. perilaku satwa. Aryati M. Husin KSH 303 Anatomi dan Fisiologi 3 (3 0) 5 Flora dan Fauna Ciri-ciri fsik flora dan fauna.A. Priyono Y. Suratmo Y. 'kelompok sosial biiatang. E. sistem reproduksi. estuaria. E. pengantar perilaku satwa. proses biologi reproduksi. Harini M. biologi perairan tawar. kelestarian satwa.G. hubungan tanah-air-hutan dan manusia. hubungan sosial. ekosistem sungai. sikius biogeokimia. biologi perairan laut. AM.K. Mas'ud KSH 304 Perilaku Sahva 3 (2 3) 5 Pendahuluan. ekosistem pantai. migrasi dan orientasi. sistem-sistem perilaku. ekosistem danau. perilaku satwa khusus. .N. proses biologi pencernaan. kriteria penentuan kawasan konservasi perairan.

konsep pertumbuhan populasi. pemantauan . Santosa KSH 305 Pengelolaan Sahva 3 (2 -3)6 Pendahuluan.D. analisis dan evaluasi populasi. Rinaldi Y. sensus dan inventarisasi satwa.

seleksi dam. Alikodra S. Administrasi pengelolaan. ekologi lanskap. A. taksonomi dan biosistematika. kapita selekta. ekonomi dan budaya.B. burung dan ikan. Prasetyo KSH 307 Evolusi. peraturan perundangan tentang satwa liar. sejarah pendidikan lingkungadkonservasi. perencanaan. ruang dan struktur. faktor penyebab utama keanekaragaman dalam jasad hidup. Hidayat KSH 308 Pendidikan Konsemasi dan 3(2-3)6 Interpretasi Pendahuluan. keteknikan pertanaman.satwa. teknik melokalisir populasi. teori kepunahan. dasar-dasar transformisme. aspek visual dalam lanskap. analisis dan perancangan lanskap areal konservasi. seni dalam arsitektur lanskap. elemen diiain lanjutan. Y. bangunan rekreasi. spesialisasi. Thohari E. Mas'ud KSH 306 Arsitektur Lanskap 3 (2 -3)6 Pendahuluan.M. penggiringan satwa. genetika populasi. biogeografi. satwa kecil. diversifikasi spesies. elemen disain. aspek sosial. perencanaan interpretasi pemiliian media . pengelolaan satwa.S. Basuni B. H. prinsip dasar merancang dan merencana lanskap. aplikasi pengelolaan : satwa besar. Ontaryo L. manusia dan interpretasi. Amzu A. Biosistematika dan 3 (3 0) 6 Biogeogra !I Pendahuluan. proses disain.

teknik interpretasi. E. Soedaqgo S. Soekmadi R Avenzora . Harini S.S. manajemen program interpretasi.interpretasi.K.

KSH 309 Inventarisasi Hidupan Liar 3 (2 3) 6 Pendahuluan. Hernowo E.K.B. khususnya sarjana kehutanan di bidang konservasi sumber daya hutan perlu memahami peraturan perundangan konservasi mengenai atau yang berkaitan dengan sumberdaya hutan baik yang ada di lingkungan kehutanan . Ontaryo R Sukmadi N. E. teknik pengambilan contoh.atau pun diluar.S. strategi konservasi. Seorang rimbawan. Dalam perkuliahan selain akan dibahas mengenai peraturan perundangan juga akan diberikan kasus-kasus pelanggaran dan proses penanganannya sebagai contoh. Harini H. disain kawasan konse~asi. Alikodra J. pengertian dan tujuan inventarisasi dan sensus hidupan liar. Y. ekologi insuler . Santoso KSH 401 Perencanaan dan Pengelolaan 3 (3 0) 7 Kawasan Konsewasi Pendahuluan.S. mempelajari berbagai teknik inventarisasi dan sensus satwa dan interpretasi data. penyusunan laporan. menyusun disain inventarisasi dan sensus. perencanaan kawasan konsewasi. Amzu KSH 310 Pengantar Peraturan Perundangan 2 (2 0) 6 Konsewasi Peraturan perundangan berfungsi untuk mengendalikan dalam pemanfaatan surnberdaya alam atau pembinaan lingkungan hidup manusia.

S.B. Soedargo L. Basuni S. masalah yang ditangani oleh PHPA.dan konservasi. beberapa penyebab kemusnahan. Prasetyo . konsewasi hutan tropis. speleologi.

Amzu A. Haryanto Y. dampak negatif dari pengembagan rekreasi alam. Soedargo L. perencanaan dan pengelolaan tempat rekreasi. teknik penangkaran. peranan karakteristik rekreasi alam. Prasetyo R.S. adaprasi teknik pelepasan ke alam. metode pemantauan pencemaran lingkungan. kegiatan pengelolaan habitat.B. spesies flora dan fauna langka. permintaan rekreasi dam. plasma nutfah.KSH 402 Penangkaran Flora dan Fauna 3 (2 -3) 7 Pengertian. Thohari B. Harini KSH 404 Rekreasi Alam 3 (2 3) 7 Pendahuluan. mengenal tipe-tipe habitat. Avenzora KSH 405 Pencemaran Lingkungan 3 (2 3) 7 Pendahuluan. analisa habitat dan lingkungan. A. Mas'ud E. pencemaran tanah. aklimatisasi. pengelolaan pengunjung. pemantauan. teknik pengangkutan. S. pencemaran udara dan kebisingan. mengenal tipe-tipe habitat. hubungan pencemaran lingkungan dengan . analisa ekonomi. Hikmat KSH 403 Pengelolaan Habitat 3(2-3)7 Pendahuluan. sumberdaya rekreasi. dampak ekonomi dari rekreasi alam. kebijaksanaan penangkaran. Ontaryo E.K. peranan swasta dalam rekreasi alam. waktu senggang.M. kapita selekta. pencemaran perairan.

peranan kawasan konservasi dalam upaya penanggulangan pencemaran lingkungan. Husin A. Thohari S. Chitty. Pimentel.A. Holling. model poisson. Y. Beberapa model interaksi populasi (Gause. ekologi populasi. Southwood). Priyono KSH 406 Analisa Dampak Lingkungan 3 (2 -3)7 Pendahuluan. Dahlan A. model binomial. materi ekologi kuantitatif meliputi : pola pencemaran. Metodologi andal.konservasi sumberdaya hayati. teknik pendugaan dampak pada aspek biologi. teknik pendugaan dampak pada aspek sosial ekonomi dan budaya. Priyono KSH 407 Ekologi Kuantitatif 3 (2 -3)7 Mata ajaran ini membahas sistem yang berlangsung dalam ekosistem secara ekologis dengan penggunaan pendekatan kuantitatif. Suratmo Y. mekanisme pengaturan populasi (Intinsil: Wellington. manfaat dan kegunaan andal. Thornson. Eksintri: Andrewmatha & Birch. statistik. Hassel-varley).N. model dispersal.G. Roltera. pengambilan contoh. Basuni Haryanto Y. A. Beberap4 mata ajaran lain melandasi pemahaman ekologi kuantitatif. teknik pendugaan dampak pada aspek geofisik dan kirnia. Wellington. model dimensi nicia ekologi. Husin E.Santosa . undang-undang dan pelestarian lingkungan. ekologi umum. Miine. Lotka. yaitu matematika. F.A. dinamika populasi. masalah lingkungan dan pembangunan. Nicolson-Bailey. white. parameter-parameter populasi dan metode penyusunan tabel kehidupan (life table). Wayne-Edward.M.

organisasi dan pengelolaan hutan kota. yang mungkin bisa dibangkitkan menjadi modelmodel konservasi alam. Rumusan manipulasi model-model sosial budaya dan ekonomi yang rasionil dalam konservasi alam. Ontaryo E. adat istiadat dan norma-norma. Y. dasar-dasar ilmu makanan satwa. pemeliharaan hutan kota. Pertimbangan manfaat dan dampak negatif sosial ekonomi di dalam pengembangadpembangunan konservasi alam baik in situ maupun ek situ.KSH 408 Hutun Kota 3 (2 3) 7 Pendahuluan. Y. peraturan dan perundangan lingkungan kota. tipetipe hutan kota.N. pengukuran kegunaan makanan. Peranan kawasan konservasi dalam sosial ekonomi. Ontaryo R Soekmadi KSH 410 Ilmu Makanan Satwa 3 (3 -0) 7 Pendahuluan. kebutuhan zat makanan. Prasetyo Ekarelawan KSH 409 Sosial Ekonomi Politik Antropologi. mengungkapkan kepentingan peranan lingkungan alarn konservasi untuk ekonomi masyarakat. manfaat serbaguna dan fungsi hutan kota. Dahlan L. Bentuk-bentuk lingkungan alam berperan dan berfungsi peningkatan sosial (dibagi ke dalam lapisan sosial masyarakat). .B. kota dan masalah lingkungan hidupnya. suku-suku bangsa yang khas yang berkaitan dengan interaksi dengan lingkungan dam. arsitektur lanskap dan hutan kota. nilai makanan. pembangunan hutan kota.

M. penyusunan ransum. aspek ekonomi makanan satwa. analisis kebiasaan makan.masalah energi populasi. Thohari B. Mas'ud . A.

pengelolaan suaka alam dan taman nasional serta pengungkapamya ke dalam bentuk tulisan. metode penelaahan analisa dan pengambilan kesimpulannya. KSH 412 Praktek KhususISkripsi 4 (2 bln) 8 Penelaahan secara ilmiah di bidang perlindungan sistem pendukung kehidupan. geomorfologis maupun ekosistemnya. flora.KSH 411 Praktek Lapang Program Studi 4 (2 bl) 8 Konservasi Surnkrdaya Hutan Menganalisa potensi kawasan baik fauna. Staf KSH 413 Seminar Skripsi 1 (1 jam) 8 Penyampaian masalah secara formal dalam forum terbuka meliputi pendekatan masalah. mempelajari perencanaan dan pengelolaan kawasan konsemasi. .

1974): (MS. 1986) 4. DIREKTORI TENAGA PENGRIAR 6. 1970). 1990) 17. Heri Purnomo (Ir. 1985) 11. (Dr. IPB. 1975). 1989) 12. 1976) 13.G. 1979) 15. IPB. I. Cecep Kusmana (Ir. 1975) 14. IPB. IPB. (Prof. IPB. IPB. 1984) 2. 1985) 20. IPB. Andry Indrawan (Ir.5. IPB. (Dr. Achmad (Ir. Iwan Hilwan (Ir. Duke. 1968). Univ. Cahyo Wibowo (Ir. (MF. (MS. Arti Widowati (Ir. 1978). Edje Djamhuri (Ir. IPB. F.Wisconsin. UGM. Alikodra (Ir. 1987) 9. (MS.K. Budi Prihanto (Ir. Univ. Hardjanto (Ir. 1984). 1%2). UI. IPB.USA. 1984) 6. Budi Kuncahyo (Ir.Gunarwan Suratmo (Ir. (MS.1. 1990) 18. (MSc. 1986) 8. Herman Haeruman Js. Duke. IPB. Univ.Dudung Darusman (Ir. ITC Netherlands.5. (MF. Philippines. UPLB. Jurusan Manajemen Hutan 1. Hendrayanto (Ir. 1983). Tapa Darma (Ir. IPB. IPB. IPB. Bachruni (Ir. IPB. (PhD. 1985). IPB. (Ir. IPB. 1966). Achmad Hadjib (Ir. IPB. IPB. IPB. USA. IPB. 1985) 7. 1977). IPB. IPB. 1984) 3. 1985) 21. 1975). 1975). 1%5). IPB. 1988) 16.1 Nengah Surati Jaya (Ir. 1985) 5. Duke. (Dipl. USA. Andi Sukendro (Ir. 1984) . 1987) 19. Univ. IPB. IPB. (Prof. 1986) 10. Emi K. IPB. (MA.6. USA.

IPB. UGM. IPB. Teguh Darmawangsa (Ir. 1988) 25. Sudarsono Soedomo (Ir. (Dr. IPB. UI. IPB.. M. Prof. Nuhamara (Drs. UI. IPB. 1986) . IPB. 1975) 34. IPB. Chamin Mashar (Ir. 1973).USA. Oemijati Rachrnatsjah (Ir. IPB. 1975). M. 1987) 33. (MS. ITB) 27. North Carolina State Univ. 1983) 32. Netherlands. 1987) 31. Soedari Hardjoprajitno (Ir. Univ. 1978) 35. UGM. 1%3). IPB. 1980).. Lailan Syaifina (Ir. Sudaryanto (Ir. IPB. IPB. (PhD. Istomo (Ir. (MSc. IPB. Orno Rusdiana (Ir. (MS. Buce Saleh (Ir. USA. (MS. 1981). USA. Sains Malaysia. Endang A. 1971) 29. IPB. ITC. 1979) 36. 1985). 1M) 28. 1975) 43. IPB. Syracuse. Syafii Manan (Ir. IPB. IPB. IPB. 1987) 23. Simon T. Priyanto Pamungkas (Ir. Purwowidodo (Ir. (MS. Satyawacana. (MS.22. UNIBRAW. (MSc. IPB. 1979). (MS. North Carolina State Univ. Tedi Rusolono (Ir. 1973) 40. Kasno (Ir. 1986) 44. 1x1).1972) 42. (Ir. 1973) 26. 1986) 41. IPB. Naresworo Nugroho (Ir. Endang Suhendang (Ir. 1988) 37. 1974). 1988) 30. 1984) 38. Salman Parisy (Ir. Rubini Atmawijaya (Ir. IPB. 1972). IPB. (MS. 1972). IPB. Husaeni (Ir. 1982) 24. IPB. Suwarno Sutarahardja (Ir. Sri Wilarso Budi R. 1978) 39. 1%1).

1983). IPB. I Nyoman Jaya Wistara (Ir. Kurnia Sofyan (Ir. IPB. 1987) 19. (MA. IPB. I. 1987) 47. (MSc. 1981) 46. 1985). (MS. 1964) 3. IPB. IPB. Hariadi (Ir. Nuridja Pandit (Ir. Jajang Suryana (Ir. UPLB Philippines. 1969). 1985) 48. 1983). 1986) 4. IPB. 1988) 15. IPB. Imam Wahyudi (Ir. Darwis S. IPB. Univ. 1975) 7. USA. Munchen. 1986) 13. (Dr. IPB. (MS. 1981). 1979).Brasmasto Nugroho (Ir. 1988) 18. 196). IPB. Univ. IPB. 1984) 6. 1969) 5. (Ir. Minesota. (MS. ITB. Minesota. IPB. Domon S. 1973). (Dr. Elias (Ir. Bedyaman Tambunan (Ir. 1980). E. 1985) 16. IPB. (MSc. (Dr. (DEA. Bambang Pranggodo (Ir. IPB. 1982) 20. IPB. (PhD. (Dr. Upik Rosalina (Ir. Padlinurjaji (Ir. IPB. 1987) 2. IPB. 1973). UPLB Philppines. IPB. 1989) 10. USTL France. Edi Suhaemi Bakar (Ir. 1970). Dodi Nandika (Ir. IPB. 1986) 17.G. Yadi Setiadi (Ir.45. IPB. 1975). Fauzi Febriyanto (Ir. 1979). IPB. Iding M. IPB. (Dr. 1984) 11. (SUMS.K. Juang Rata Matangaran (Ir. UGM. Suparman (Ir. Univ. 1990) 6. IPB. 1976). FRG.1989) 9. 1987) 12. 1988) 14. Yahya Fakuara Tasimin (Ir. IPB. USA. IPB. 1985) . IPB. Ulfah Juniarti (Ir. IPB. 1980). Jurusan Teknologi Hasil Hutan 1. Bintang Charles Harnonangan S. IPB.5.Togu Manurung (Ir. 1973) 8. UPLB Philippines. Gani (Ir. USTL France.2. (PhD. Gunawan Santosa (Ir. IPB.

Purdue Univ. Philippines. British Columbia. Wasrin Safii (Ir. (MSF. USA. Purdue Univ. USA. 1981). Tobing (Ir. 1973) 32. IPB. IPB. (PhD. 1971) 23. Soetrisno Hadi (Ir. 1973). Wisconsin. IPB. Rachmatsjah Abidin (Ir. 1980) 33. Toronto. 1972). (Prof. (MSc. Tarumingkeng (Ir. 1983) 28. (PhD. (Dr. UI.Mardikanto (Ir. UI. 1987) 31. 1980). UI. 1958). IPB. USA. Rahardjo S.(Prof. 1972). 1984). (Prof. (MSc. 1975). 1984) 30. UI.IPB. IPB. Univ. Univ. (MSc. (MS. (MSc. Minnesota.Sanusi Wiradinata (Ir. Togar L. 1974) 26. USA. Minnesota. 1976).R. Univ. ITB. Yusram Masisyaya (It. (MSC. Univ. 1989) 27. 1%3). IPB. USA. 1983) 34. Univ. IPB. UPLB. UPLB. Tokyo Univ.. (PhD.. USA. 1958). 1979). of Washington. Pennsylvania State Univ. IPB. (PhD. 1987) 22.Tjetjep U. Wisconsin. 1970). 1977) 25. Soerjono Soerjokusumo (Ir. 1976). Philippines. Suparto (Ir.(Prof. 1965). Warsa (Ir.Much. Canada. Univ.T. IPB.. USA. 1973). Sadan Widarmana (Ir. 1%6). 1971). UI. Sucahyo (Ir. . Duke. (MS.(MF. (PhD. 1960). Japan.Rudolf C. 1983) 29. (MAgr. 1973). 1958). 1965). IPB. 1982) 24. IPB. (PhD. USA. USA. Univ. IPB..21. IPB. Surdiding R. IPB. Karnasastra (Ir.

1983). USA. 1975). Zahrial Coto (Ir.1991) 36.. (MS. 1978) . (MAgr. Minnesota. Tokyo Univ. IPB. Minnesota. Nagoya Univ. (PhD. (Dr. IPB. Univ. 1%9). Japan.(Dr. Japan. USA. 1977). IPB. Yusuf Sudo Hadi (Ir.. 1988) 35. Univ.

(MS. IPB. (Dr. 1983): (MS. Ricky Avenzora (Ir. 1983) 4. Ekarelawan (Ir. Harini M.53. (Dr. USTLJrance. UNPAD. J. (Dra. Alikodra (Ir. IPB. IPB. Illinois. 1974). Achmad M. 1985) 15. UNDIP. Endes N. IPB. Rinekso Soekmadi (Ir. Agus Priyono (Ir. USA.Ani M. Hadi S. Univ. 1987) 18. UI.K. IPB. USTL. 1988) 11. 1963). Ervizal Amzu (Ir. Lilik Budi Prasetyo (Ir. UGM. (PhD. (DEA. 1980) 6. IPB. Ishemat Soerianegara (Ir. IPB. 1986) 16. IPB.6. IPB. IPB. Pakpahan (Ir. IPB. 1988) 9. Burhanudin Mas'ud (Ir. 1984) 13. IPB. 1984) 12. Budi Hernowo (Ir. (MSc. 1981). Undana. 1988) 5. 1980). 1985) 8. IPB. 1978) 14. 1978). (MSc. Univ. USA). IPB. Illinois. Dones Rinaldi (Ir. Thohari (Ir. 1961). 1987) 2. Michigan State Univ.S. Dahlan (Ir. 1985) 17. Jurusm Konservasi Sumberdap Hutan 1. Nyolo Santoso (Ir. E. IPB. IPB. 1977) 10. 1985) 3. (Prof. IPB. 1985) 7. 1988) . Agus Hikmat (Ir. 1975). Haryanto (Ir.

France. Aryati Muliani (Ir. (DEA. Sambas Basuni (Ir. IPB. Y. (Dr.19. IPB. 1971) 23. France. IPB. 1981). IPB. 1990) . IPB. 1985) 22. Yahya Abdul Husin (MS. 1%4) 21. 1988) 20. Yanto Santosa (Ir. 1983). Yoyo Ontaryo (Ir. Sumaryono Sudargo (Ir. UPS. (MS. 1987). 1983) 24. IPB. IPB. UPS.

mikrobiologi serta aspek manajemen juga ditekankan pada pengembangan proses di industri serta pengawasan mutu dan manajemen industri pertanian pada umumnya atau industri pangan pada khususnya. Fokus kurikulum Fateta adaiah untuk mempersiapkan sarjana-sarjana yang dapat berperan aktif dalam kegiatan pembangunan pertanian baik di bidang pra-panen maupun pasca panen. termasuk aspek-aspek Keteknikan dalam penggunaan tanah dan air serta observasi lingkungan pertanian. FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) 7. Untuk mencapai tujuan tersebut maka di Fateta ditawarkan3(tiga) program studi yaitu Keteknikan Pertanian. Pendidikan Fateta IPB mencakup pengembangan aspek-aspek Keteknikan dalam sistem usaha tani untuk meningkatkan produksi pertanian pangan maupun non pangan. Teknologi Industri Pertanian dan . biokimia. Apliikasi Keteknikan dan ilmu-ilmu dasar seperti kimia.1.7. explorasi dan penggunaan energi alternatif. WAN PENDIDIKAN Ruang lingkup Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) IPB mencakup penerapan ilmu dan teknologi serta dalam pengelolaan sumber daya alam dan tenaga untukkesejahteraan umat manusia. disain dan pengembangan program penunjang industri permesinan.

R. Bambang Pramudya N. Ir. Ir.. Di samping itu untuk jenjang Sz dan S3 ditawarkan program studi Keteknikan Pertanian. MS Pembantu Dekan I11 : Ir. Machfud. Darwin Kadarisman. 7. clan Teknologi Industri Pertanian yang sejak 1990 pengelolaan administrasinya berada di bawah Koordinasi Program Pasca Sarjana IPB. M.Teknologi Pangan dan Gizi untuk jenjang pendidikan S1. MEng Pembantu Dekan I1 : Ir. Ilmu Pangan.2 ORGANISASZ DAN PERSONEL Dekan : Dr. MS Kepala Bagian Tata Usaha : Saeful Rizal . Tehologi Pasca Panen. Aman Wuakartakusumah. frsf MSc ~ ~ Pembantu Dekan I : Dr.

Kusen Morgan. MSc : Dr. Kamaruddin Abdullah QW :Ir. Moelyarno Djojomartono.P.1. Jurusan Mekanisasi Pertanian . Teknik Budidaya Pertanian Kepala Lab. Mikrobiologi Pangan . Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi Ketua Sekretaris Kepala Lab. Yanuar J. Energi dan Litrik Pertanian Kepala Lab. Ir. : Ir. Purwadaria. Teknik Pengolahan Pangan dan Hasil Pertanian Kepala Lab. MSAE : Ir.Ketua Sekretaris Kepala Lab. Had K. MS 722.72. MSA : Dr. Instrumentasi dan Perbengkelan :Dr. Sistem dan Manajemen Mekanisasi Pertanian Kepala Lab. Frans Jusuf Daywin. MSAE b!~ : Ir. Gardjito. MAE : Dr. Atjeng Muchlis Syarief. Lingkungan dan Bangunan Pertanian Kepala Lab. Ir.

Ir.Kepala Lab. MSc yr~y : Dr. Ir. Ir. Srikandi Fardiaz. MSc ?VT . Deddy Muchtadi. MS :Dr. Winiati Puji Rahayu. MSc ?q : Ir. Biokiia Pangan dan Gizi :Dr. Srikandi Fardiaz.

MS : Dr. Teknik dan Manajemen Industri Kepala Lab. MSc :Sutedja Wiraatmaja. Pengawas Mutu Kepala Lab. Machfud. Kimia Pangan Kepala Lab. DESS 723. Rizal Syarief. MSc : Prof. A. Ir. Ir. Aziz Darwis. MSc . Bio Industri :Dr. Teknologi Kirnia Kepala Lab. Ir. Kemasan Kepala Lab. Soewarno Tjokrosoekarto MSc : Dr. MS : Ir. Pramono Djoko Fewidarto. Deddy Fardiaz. Irawadi Djamaran : Ir.Kepala Lab. PengolahKepala Lab. Ir. Dr. Industri pangan : Dr. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Ketua Sekretaris Kepala Lab.

Bambang Djatmiko : Prof. Wachjudin Tjiptadi. MS . Ir.: Dr. Ir. Dr.

1.73. Kurikulum No. 4. mesin. 3. Tenaga perencana untuk perancangan sistem pertanian di tingkat daerah sampai pengambilan keputusan di tingkat pemerintah pusat (policy maker). bangunan dan sarana pertanian. jurusan Mekanisasi Pertanian bertujuan untuk menghasilkan Sarjana SI yang mampu mengisi kebutuhan: 1. baik suatu sistem dan sarana di daerah pertanian maupun pengelola suatu proses pengolahan industri pangan dan hasil pertanian. Tenaga peneliti untuk melakukan penelitian dan pengembangan bidang keteknikan pertanian.Tenaga pengelola. Tenaga desain alat. 2. Jurusan Mekanisasi Pertanian Tujuan Pendidikan Kurikulum Program Studi Keteknikan Pertanian. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 TPB 36 sks Semester 3 STK 201 Kalkulus I FTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian TEP 201 Statika dan ~inda TEP 202 Mekanika Fluida TEP 214 Perbengkelan AGM 211 Klimatologi Dasar FTP 201 Penerapan Komputer Jumlah: .

21 sks Semester 4 TEPISTK 203 Matematika Teknik TEP 205 Termodinarnika dan Pindah Panas STK 211 Metode Statistika TEP 212 Menggambar Teknik .

Kuiikulum Semester 4 (Lanjutan) TEP 231 Ilmu Ukur Wdayah TEP 271 Pengetahuan Bahan Konstruksi TEPISEP 241 Dasar Manajemen JW. Wajib Kelompok (3)* . Wajib Kelompo (2)* Jdah 20119 sks Semester6 TEP 323 Mekanika Mesin TEP 341 Ekonomi Teknik TEP 342 TEP 362 Pengantar Analisis Sistem Energi dan Listrik Pertanian M.K. 21 sks Semester5 TEP 272 Praktikum Pengetahuan Bahan Konstruksi TEP 311 Kekuatan Bahan TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian TEP 331 TEP 361 Hidrologi Lingk~an M.

K. Pilihan(5) * * Jumlah: 18 sks Semester8 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata Profesi 4 TEP 497 Praktek Ket-ja Usaha Tani 4 TEP 498 Seminar Penya'ian Ilmiah 2 TEP 499 ~kri~silMasalah 6 Khusus Jumlah: 16 sks Jumlah Semester 1-8: .Jumlah: 21/22 sks Semester7 TEP 411 Analisis Teknik M.

Mata Kuliah Kredit Semester 5 Sub Program Pra-Panen TNH 211 Pengantar Ilmu Tanah AGR 211 Dasar-dasar Agronomi Sub Program Pasca Panen TEPmG 301 Teknologi PengawetanPangan TIN 311 Tata Letak dan Penanganan Bahan Semester 6 Sub Program Pra-Panen TEP 323 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian TEP 332 Hubungan Tanah. Air dan Tanaman TEP 333 Teknik PengawetanTanah dan Air Sub Program Pasca Panen TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan TEP 352 Teknik Pengolahan Hasd Pertanian TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian .* Daftar Mata Kuliah Wajib Kelompok No.

Mata Kuliah Kredit Semester 7 TEP 323 TEP 352 TEP 421 TEP 422 TEP 423 Alat dan Mesin Budidaya Pertanian Teknik Pengolahan Hasil Pertanian Er 5 onomika Hu unpn Tanah dan Alat Pertaruan Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 3 3 3 3 (2-3) (2 3) (2 3) (3 0) (2 3) .** Daftar Mata Kuliah Pilihan No.

.. Daftar Mata Kuliah Pilihan Semcstcr 7 (Lanjutan) TEP424 TEP425 TEP431 TEP432 TEP 433 TEP 442 TEP443 TEP 444 TEP451 TEP453 TEP 454 TEP 461 TEP 462 TEP463 TEP 464 TEP471 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian Traktor Pertanian Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya Air % Te .

Drainase Manajemen Tenaga dan MdPertanian Sbm dan Manajemen MekanisasiPtrtanian Penerapan Komputer =Sistem Untuk hdusi paw" Teknik Pasca Panen Tanaman Tanaman Tahunan Energi Alternatif Kontrol Otomatik Listrik PedTeknik Pemanfaatan Energi Rancangan Bangunan Pertanian Pengelohan Limbah Pertanian Matematika Teraparr Pengelompdcan Mata Kuliah BerdPsorlcan Kurikulum Teknologi 1. Mats Kuliah Dasar Umnm (MKDU) No. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia FSM 102 Bahasa Inggeris FSM la Pendidikan Agama .

.

MKDU (Lanjutan) FSM 117 Pendidikan Pancasila 2 FSM 202 Pendidikan Kewiraan 2 TEPISEP 121 Sosiologi Pedesaan 3 Jumlah:: 14 (9.7 %) 3.102 Matematika I dan U 6 STK 201 Kalkulus I 3 TEPJSTK 203 Matematika Teknik 3 TEP Menggambar Teknik 3 Jdah: 24 (15. Mata Kuliah Kredit BOT 102 Biologi 3 FSM 207 Pengantar Ilmu Pertanian 1 . Mata Kuliah Dasar Umum Teknik (MM)UT) No. Mata Kuliah Dasar Rhusus (MKDK) No.116 Ilmu Kimia Dasar I dan I1 6 STK 101. Mata Kuliah Kredit FIS 101 IImu Fisika Dasar 3 FSM 115.2 %) 2.

AGM 211 Klimatologi Dasar 3 FTP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 FTP 201 Penerapan Komputer 3 TEP 201 Statika dan Dinamika 3 TEP 202 Mekanika Fluida 3 TEP 205 Termodinamika dan Pidah Panas 4 TEP 214 3 TEP 231 Ilmu U ur Wdayah 3 TEP 271 Pen etahuan Bahasa Konstruksi 2 TEP 272 Pra lf tikum Pengetahuan Bahan Konstruksi 1 TEP 311 Kekuatan Bahan 3 TEP 322 Mekanika Mesin 3 Jumlah: 38 (24.8 %) .

Semester 6 9/10 Jumlah: 45/46 (29. Mata Kuliah PelengkapIPendukung (MKPP) No. Semester 5 716 Jumlah: 15/16 (9. Tugas Akhir . Mata Kuliah Kredit SEP 141 SEP 241 STK 211 Pengantar Ilmu Ekonomi Dasar-Dasar ManajemenMetoda Statistika 3 3 3 Mata Kuliah Wajib Sub Program.0 %) 5.8110.4.5 %) 6. Mata Kuliah Keahlian (MKK) No.3t30. Mata Kuliah Kredit TEP 321 Motor Bakar dan Tenaga Pertanian 3 TEP 331 Hidrologi 3 TEP 341 Ekonorm Teknik 3 TEP 361 Energi dan Listrik Untuk Pertanian 3 TEP 362 3 TEP 411 An Peean is Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan (5) 15 Mata Kuliah Wajib Sub Program.

Mata Kuliah Kredit KKN 399 Kuliah Kerja N ata Profesi 4 TEP 497 Praktek Kerja Asaha Tani 4 TEP 948 Seminar dan Pen ajian Ilmiah 2 TEP 499 SkripailMaaalah Lusus 6 Jumlah: 16 (10.(TA) No.5 %) .

.2. pengolahan pangan dan industri pangan. Aspek-aspek yang mencakup dalam kurikulum Jlllvsan Teknologi Pangan dan Gizi meliputi kimia pangan. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 TPB 36 slis Semester 3 STK 201 Kalkulus I TEP 209 Dasar-Dasar Teknik TPG 211 Kirnia Pangan I lTP 200 Pengantar Teknolo Pertanian IPA 341 Kim~a Fisika ~oloif TPG 241' Dasar-Dasar Biokimia Pangan PSL.73. Lingkungan Hidup Jumlah: 20 sks Semester 4 IPA 221 Kirnia Analitik TPG 212 Kimia Pangan 11 .. biokimia pangan dan gizi. No. mikrobiologi pangan. JurusanTeknologi Pangan dan Gizi Tujuan Pendidikan Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi (TPG) merupakan bidang studi yang mencakup aplikasi ilmu dasar serta prinsip keteknikan pada seluruh mata rantai penggarapan bahan pangan sejak diproduksi atau dipanen sampai menjadi bahan yang siap masak.

STK 211 Metode Statistika FIT 201 Penerapan Komputer TPG 221 Mikrobiologi Pangan TPG 242 Metabolisme Zat Kimia TPG 251 Unit Proses Industri Pangan Jumlah: 21 sks .

Kurikuhtm (Lanjutan) Semester5 FTP 301 Metoda Penulisan dan Penyajian Ilmiah TPG 313 Analisa Pangan SEP 241 Dasar-Dasar Manajemen TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan TEP 341 Ekonomi Teknik TPG 352 Prinsip-Prinsip Teknik Pangan SEP 362 Tata Niaga Pertanian Jumlah: 22 sks Semester6 TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I TPG 333 Pen awasan Mutu Pangan TPG 343 Ev 9 uasi Nilai Gizi Pangan TPG 353 Penyimpanan dan Penggudangan Mata Kuliah Pilihan I* Mata Kuliah Pilihan 11* 3 3 Jurnlah: 19 -20 sks Antara Semester 6 7 KKN 399 Kuliah Kerja Nyata 4 Jumlah: 4 sks Semester7 TPG TPG TPG TPG 422 423 434 435 .

TPG 454 TPG 498 TIN 201 Teknolo Fermentasi Sanitasi f' ndustri Pangan Teknologi Pengolahan Pangan I1 Penilaian Dengan Indera Pengemasan Pangan Sermnar Kewiraswastaan Mata Kuliah Pilihan 111* 1 .

Mata Kuliah Kredit Semester6 Pilihan I dan I1 TIN 344 Statistika Industri TIN 402 Perencanaan Proyek dan Industri STK 332 PerancanganPercobaan SEP 317 Ekonomi Perusahaan TEP 342 Pengantar Analisis Sistem BDP350 Tanaman Holtikdtura Hasii-Hasil Perairan Lainnya ang die tujui Dosen ~ernblmling I Jurusan 3 (2-3) Semester 7 Pilihan 111 TIN 311 Satuan Operasi TEP 453 Teknik Pendinginan TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan TPG 400 Tugas Khusus dari Dosen Pembimbing 1 -3 TEPISTK . Internship 3 3 (1-6) Jumlah: 6 sks Semester8 TPG 499 SkripsilMasalah Khusus 6 Jumlah: 6 sks Jumlah Semester1 8: 150 -153 sks * Daftar Mata Kuliah Pilihan I. 11 dan 111 No.Kiuikulum (Lanjutan) Antara Semester 7 8 TPG 455 Pengenalan Industri Pangan Alternatif: 3 1. KuliabPraktek 2.

501 Matematika Terapan 3 (2 -3) Lainnya yang disetujui Dosen Pemblmbing I Jurusan 3 (2 3) .

Seorang Sarjana lulusan Jurusan Teknologi Industri Pertanian diharapkan mempunyai kemarnpuan: 1. merancang dan hengembangkan berbagai peralatan dan proses industri pertanian. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Tujuan Pendidikan Sewa umum adalah mendidik mahasiswa menjadi sarjana yang berjiwa Pancasila serta memiliki kemarnpuan teknis dan manajerial di bidang Argo Industri.ilmu dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. 2. Kirrikulum No. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 Jumlah 36 sks Semester 3 TIN 202 Kakulus 3 (3 -0) FIT 200 Pengantar Teknologi Pertanian TIN 231 Menggambar Teknik TIN 211 Dasar Teknik Kimia TIN 212 Peneetahuan Bahan Industri TIN 201 Kewuaswastaan TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia . Menggunakan. mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam peke rjaan pada industri basis pertanian. 3. Merencanakan. berdediiasi. mengelola. tanggap terhadap perkembangan. Merencanakan. menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dari sumber darn nabati dan non nabati.733. melaksanakan.

Jumlah: 21 sks Semester 4 TIN 232 TIN 203 Pengemasan Metode Statistika TIN 204 TIN 222 TIN 205 Penerapan Kom uter Mikrobiologi lnlustri Teknik Tatawa Ker'a TIN 206 Manajernen personaka .

Kunlaclurn -Semester 4 (Lanjutan) TIN 213 TIN 241 Kimia Fiika Ketenagakerjaan dan 3 (2 3) Keselamatan Kerja 2 (2 -0) Jumlah: 22 sks Semester 5 MEP 271 TIN 301 Kekuatan Bahan Tata Letak dan Penanganan Bahan 3 (3 -0) TIN 341 TIN 311 TIN 305 FTP 301 Pengawasan Mutu Satuan Operasi Penelitian Operasional I Metode Penulisan dan Penyajian Ilmiah Mata Kuliah Piliian M/C (2) 6 1 (1 0) Jumlah: 22 sks Semester6 TIN 331 TIN 302 TIN 421 Peralatan Industri Pertanian I Statistika Industri Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Mata Kuliah Pilihan M/C (4) 3 3 12 2 -3 Y31 (2 -3) Jumlah: 21 sks .

Semester7 TIN 401 Perencanaan Proyek dan Industri TIN 411 Satuan Proses : TIN 341 Ekonomi Teknik 3 Mata Kuliah Pilihan AB/C (3) 9 3 -0 18 sks Semester8 TIN 498 Seminar 1 KKN 399TIN 497 TIN 499 Kuliah Ke rja N ata Profesi ~kri~si/~d wusus 4 6 Jumlah: 11 sks Jumlah Semester 1 8: 151 sks .

Mata Kuliah Pilihan A/B/C No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 TIN 303 Ekono~ili Industri TIN 304 Matematika Industri TIN 312 Teknologi Polimer TIN 3U Teknologi Kulit TIN 314 Teknologi Hail Hewan dan Ikan TIN 312 Industri Mikrobial 3 Y31 2-3 Semester 6 TIN 306 TIN 307 TIN 316 TIN317 TIN 318 TIN 319 TIN 320 Analisa Keputusan dan Sistem Informasi 3 (3 -0) Perencanaan dan Pengendalian Produksi 3 (3 -0) Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dm .

Lemak Teknologi Pati Teknologi Gula Teknolo Minyak Atsiri dan Kosme 8 3 (2 3) Semester 7 TPG 313 TIN 334 TIN 403 TIN 412 TIN 413 TIN 432 TIN 433 TIN 422 TPG423 TIN315 Instrumentasi Laboratorium Teknik Optimasi Lanjutan Teknolw Air Industri Teknologi Bahan Penyegar Pe emasan 11 33 Per tan Industri Pertanian II Teknologi Limbah Industri Teknologi Fermentasi Teknologi Emulsi .

Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK) MKDK terdiri dari Mata Kuliah Dasar Teknologi dan Mata Kuliah Dasar Pertanian. Mata Kuliah Kredit STK 101 STK 102 FIS 101 FSM FSM BOT SEP 115 116 102 121 FSM 206 Matematika I 3 . Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) No.Pengelompokan Mata fitliah Mata kuliah dikelompokkan berdwrkan Kurikulum Inti Program Pendidikan Sarjana Bidang Teknologi dan Pertanian sebagai berikut: 1. Mata Kuliah Kredit FSM 101 Bahasa Indonesia 2 FSM 102 Bahasa Inggris 3 FSM 108-112 Agama 2 FSM 117 Panwila 2 FSM 20'2 Kewiraan 2 TIN 201 Kewiraswastaan 2 Jumlah 13 sks 2. No.

Matematika 11 3 Fiika Dasar I 3 Kimia Dasar I 3 Kimia Dasar I1 3 BiOIT 3 Sosio ogi Pedesaan 3 Pengantar Ilmu Pertanian 2 .

atacara Ke rja Dasar Teknik Kimia Pengetahuan Bahan Industri Kim Fia Dasar Rekayasa Biokimia Menggambar Teknik Pengemasan Satuan Operasi Peralatan Industri Pertanian I Pengawasan Mutu Satuan Proses Pengetahuan Bahan Teknik Jumlah: 71 sks ..MKDK (Lanjutan) SEP 141 TINm TIN203 TIN 204 TIN 205 TIN 211 TIN 212 TIN 213 TIN 221 TIN 231 TIN 232 TIN311 TIN 331 TIN341 TIN411 TEP 271 Pe antar Ilmu Ekonomi ddus Matode Statistika Penera an Komputer Teknik '.

3. Mata Kuliah Keahlian (MKK) No. Mata Kuliah Kredit TIN U)6 TIN 222 TIN 241 TIN 301 TIN 302 TIN 305 TIN 321 TIN 341 TIN 401 Manajemen Personalia Mikrobiologi Industri Ketenagakerjaan dan Keselarnatan Ke rja Tata Letak dan Penanganan Bahan Statistik Industri Penelitian Operasional Teknik Penyehatan Lingkungan Industri Ekonomi Teknik Perencanaan Proyek dan Industri Pilihan A/B/C 2 4 2 3 3 3 3 3 3 24 Jumlah: 50 sks .

Mata Kuliah Kredit TIN 312 TIN 313 TIN 314 TIN 315 TIN 316 TIN 317 TIN 318 TIN319 TIN 320 TIN 412 TIN 413 TeknologiPolimer .4. Mata Kuliah Kredit FI'PU10 FTP 301 TPG 313 Peneantar Teknologi Pertanian ~etvode Penyajian flmiah 3 1 TIN 334 Instrumentasi Laboratorium 4 5. Mata Kuliah Penunjang (MKP) No. Mata Kuliah Kredit KKN 339 TIN 497 TIN 498 TIN 499 Kuliah Ke rja Nyata Profesi Seminar Skripsi 4 1 6 Jumlah: 11 sks Dabr Mata Kuliah Pilihan Kelompok A No. Tugas Akhir No.

Teknologi Kulit Teknologi Hasil Hewan dan Ikan TeknologiEmulsi Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3 (2 -3) Teknologi Minyak dan Lemak TeknologiPati TeknologiGula Teknologi Minyak Atsiri dan Kosmetika TeknologiAir Industri Teknologi Bahan Penyegar .

Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok B No. Mata Kuliah Kredit TIN TIN dan TIN TPG 322 Industri Miobial 331 Penyimpanan Penggudangan 422 Teknologi Limbah Industri 423 Teknologi Fermentasi . Mata Kuliah Kredit TIN 303 Ekonomi Industri TIN 306 Analisa Ke~utusan r -~ ---Informasi 3 (2 -3) TIN 307 Perencanaan dan Penrrendalian Produksi w TIN 403 Teknik Optimasi Lanjutan TIN 431 Imttwnentasi TIN 433 Peralatan Industri Pertanian II Daftar Mata Kuliah Pilihan Kelompok C No.

sentroid. Aris Priyanto Staf TEPISTK 203 Matematika Teknik 3 (3 0) Persamaan diferensial linier. aliran fluida nyata. vektor dan ruang vektor. aliran fluida "compressible" dan "ideal incompressible". prinsip momentum.1.M. prinsip sertateori mekanika dalam bidang Keteknikan. Penggunaan biiangan kompleks untuk menyelesaikan persamaan diferensial Iinier.7. kerja dan energi. matriks dan determinan. kinematika gerakan fluida.4. transformasi linier dan sifat-sifatnya. momen inersia dan kerja semu serta analisa dinamis dari pergerakan linier. rotasi. analisa dimensi dan "similitude". aliran fluida dalam pipa dan saluran terbuka. sistem persamaan diferensial linier. H. Analisa statis gayagaya sebidang dalam rung. Azron Dhalhar Staf TEP . Bambang Pramudya TEP 202 Mekanika fluida 3 (2 3) Pemberian dasar-dasar pengetahuan fluida. contoh-contoh. gesekan. Jurusan Mekanisasi Pertanian TEP 201 Statika dan Dinamika 3 (2 3) Memberikan dasar pengetahuan meliputi defrnisi. statik.

Pindah panas secara radiasi. Penerapan prinsipprinsip termodinarnika dalam proses pindah panas. kapasitas panas. I1 dan IiI. Keadaan untuk sistem tertutup. "boundary layern. entropi dan energi bebas. Pindah panas cara konduksi: satu dimensi dan dua dimensi. aliran permukaan dan aliuan dalam pipa. entalpi. Perubahan fase. Sistem tergumpal (lumped system).205 Termodinarnika dan Pindah Panas 4 (4 0) Sifat-sifat zat padat. Gas ideal dan panas jenis. Purwadaria . cair dan gas. Keadaan seimbang dan tidak seimbang. Pindah panas secara konveksi. Konveksi paksa dan konveksi bebas. Hukum term odinamika I. Had1 K. Tennodinamika sistem tidak seimbang.

pemindahan tenaga mekanik. Standardisasi bahan baku untuk bangunan dan mesin. ngangkutan. pompa. Kusea Morgan Staf FlT 201 Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. sistem pe. Macam-macam toleransi dalam pengerjaan bahan. gambar teknik mesin. kompresor. jenis alat penggerak. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal.TEP 209 Dasar-dasar Teknik 3 (2 -3) Pengenalan umum dam-dasar teknik dan penerapannya untuk industri pangan. gambar komposisi dan terinci serta gambar ke rja. mengenal bahan teknik dan konstdsi saniter. Analisis dimensi. perangkat keras dan perangkat . J. &mendong TEP 212 Meowbar Teknik 3 (2-3) Mengetahui tentaog perlengkapan dan bahan menggambar. ketel uap. alat-alat dan kinematika mesin.

Moeljarno Djojomartono Staf TEP 214 Perbengkelan 3 (2 4) Pengenalan bahan konstruksi. . mematri dan mengebor. Pemrograman komputer dengan bahasa FORTRAN dan BASIC. Penerapan komputer untuk masalah dalam bidang teknologi pertanian. instrumeptasi perbengkelan.lunak. Kusen Morgan Staf . tata letak serta manajemen bengkel. gerinda. mengelas (listrik dan karbit). jenis-jenis mesin clan perlengkapan perbengkelan. Cara-cara memotong logam. (masinal dan manual).

Pengukuran beda tin& pemetaan topografi. Teori kesalahan dan penggunaan alat-alat ukur wilayah: pengukuran jarak. &P Spei Star TEP 271 Pengetahuan Bahan Eonstruksi 2 (2 0) Dasar-dasar dan konsep kekuatan bahan mencakup antara lain tegangan tarik dan tekan. Balok dan lendutan. prinsip kerja dan pemeliharaan bagian-bagian motor bakar serta faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian motor bakar dan traktor pertanian. teori dan perhitungan gali dan timbun. . sudut dan luasan. tegangan geser. Fungsi. Hubungan penggunaan alat ukur wilayah dalam keteknikan pert-n. ruang lingkup dan pcinsip dasar pengukuran wilayah. motor bakar dan traktor sebagai sumber tenaga tarik di bidang pertanian. hewan. Penerapan kekuatan bahan dalam sambungan las.TEP 231 Ilmu Ukur Wilayah 3 (2 4) Pengertian. sambungan paku keling dan silinder berdinding tipis. sentroid dan momen kelembaban dari bidang dasar. Gardjito Star TEP 321 Motor Balrar dan Tenaga Pertanian 3 (2 3) Tenaga manusia. gaya gestr bang dan momen lentur.

tegangan yang diakibatkan serta pemilihan bahan untuk konstruksi. Penentuan tegangan pada bahan berubah. Pengertian toleransi dan "allowancen. Kecepatan kritis serta persyaratan penyaluran tenaga. Sembiring S taf TEP 322 Mekanika Mesin 3 (3-0) Menganalisa tegangan dan renggangan multiaksial. Kasen Morgan Star .EN. Penentuan gaya yang diperlukan untuk bermacam-macam %tn.

TEP 331 Hidrologi 3 (3 0) Pengetahuan tentang daur hidrologi. analisis curah hujan. analisis hidrograf untuk perencanaan pengembangan sumber air permukaan. Proses infdtrasi dan perhitungannya. Air dan Tanaman 3 (3 0) Sifat-sifat 6sii dan dinamika tanah. Aliran air tanah. Mekanisme dan bentuk dari alat-alat panen. Dedi Kusnadi star TEP 332 Hubuqp Tanah. karakteristik aquifer dan penerapannya dalam pengembangan air tanah. hubungan . Hidrologi air bawah tanah. R Godfried Sitompul Staf. penerapan dan perencanaan penggunaan alat-alat budidaya pertanian. Macam-macam bentuk dan kapasitas serta alat-alat yang digunakan untuk pengolahan dan penyimpanan lahan pertanian. konsep air tanah dan energi air tanah. kurva karakteristik air tanah. intensitas dan frekuensi dan pendugaan aliran permukaan maksimum serta empiris. Penelusuran banjir (flood routing) dan penerapannya.TEP 233 Mat dan Mesin Budidaya Pertanian 3 (2 3) Macam-macam alat budidaya pertanian.

pengukuran dan pendugaan erosi. bangunan pengendalian erosi dan sedimentasi. strategi pengendalian erosi serta sedimentasi. Sukandi Sukartamadja Staf . Soedodo HardjoamidJojo Staf TEP 333 Teknik Pengawetan Tanah dan Air 3 (3 0) Macam-macam erosi.air tanah dengan tanaman serta usaha-usaha untuk mengatasinya. proses erosi. macam-macam teknik pengendalian erosi dan sedimentasi.

Dasar-dasar perencanaan dengan jaringan ke rja. Evaluasi proyek. dan pencampuran. proses pemisahan. Dasar-dasar "linier programming" dan penerapannya. "BC ratio" dan "Break Even Point". CPM. pengentalan. Pumadaria Staf TEP 352 Teknik Pengolahan Hasil Pertanian 3 (2 . reologi pangan. Hadi K. Moeijarno Djojornartono S taf TEP 351 Teknik Pengolahan Pangan 4 (3 4) Mempelajari penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan pangan. termodinamika proses pembekuan pangan. Analitsis biaya alat dan mesin pertanian. pengeringan. CPM dan PERT serta penerapannya. Pengenalan terhadap analisis sistem dan beberapa contoh pnerapannya di bidang mekanisasi pertanian. serta penggunaannya dalam analisis ekonomi.TEP 341 Ekonomi Teknik 3 (3 0) Hubungan antara nilai uang dengan waktu dan tingkat modal. Analisis pemilian alternatif dengan beberapa metoda seperti LP. Pokok-pokok bahan kuliah yang dibahas adalah kinematika reaksi dalam bahan pangan. Barnbang Pramudya Staf TEP 342 Pengantar Analisis Sistem 3 (3 0) Ruang lingkup statis. proses pemanasan dan pendinginan.

di antaranya pendngan (size reduction). Perhitungan sederhana mengenai kapasitas alat dan mesin serta anaiisa biaya operasinya.3) Penerapan prinsip dasar keteknikan dalam pengolahan hasil pertanian. Prinsip pindah panas dan massa diterapkan dalam pengeringan dan pendinginan serta penyimpan hasil pertanian dalam gudang lingkungan terkendali (controlled atmosphere storage). uap air dan bahan hayati. Syarief Staf . sortasi dan pemutuan. pember-. sihan. Sifat-sifat udara. Atjeng M.

Susilo Sarwono Staf TEP 371 Lingkungan dan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar perencanaan fungsional bangunan pertanian dan lingkungannya antara lain meliputi perencanaan pusat kegiatan usaha tani (farm stead). Sistem instrumen analog dan digital. Teknologi penggunaan energi listrik di bidang kpertanian dan untuk daerah pedesaan. Kamaruddin Abdullah Staf TEP 362 Pengukuran Lingkungan 3 (2 3) Uraian mengenai konfigurasi umum dan fungsi dari instrumen pengukur. alat pengindera (transducer) para dan penguat. dasar-dasar pengendalian keadaan lingkungan ruangan secara alamiah dan mekanis serta penerapannya pada produksi ternak dan tanaman serta fasilitas penyimpanan hasil pertanian. Gardjito Staf TEP 411 Analisa Teknik 3 (3 0) Pembinaan logika. analisa sebab dan akibat serta penerapan peubah penentu bagi suatu rancangan.TEP 361 Energi dan Ustrik Pertanian 3 (2 -3) Pengkajian kembali hukum termodinamika I dan I1 serta konsep dasar mengenai energi. Metoda dan instrumen untuk mengukur besaran-besaran yang penting di bidang keteknikan pertanian. Pendayagunaan sumber energi di sektor pertanian konversi energi listrik. Macam-macam sumber energi primer serta teknologi pemanfaatannya. Analisis . Analisa kerja serta penjabaran secara matematis suatu bentuk desain.

dimensi dan pengembangan model. H. Azron Dhalhar S taf .M.

TEP 421 Ergonomika 3 (2 -3) Sistem orang-peralatan dan lingkungan kerja. biomekanik.uhi pemilihan metoda dan alat pembukaan lahan. "Drawbar puIln dan "drawbar power". intrepometri. Efisiensi traksi. Penerapan ergonomi dalarn rancangan alat dan mesin pertanian serta perencanaan tata-letak. Frans Jusuf Daywin S taf . Kusen Morgan Staf TEP 442 Hubungan Tanah dan Alat Pertanian 3 (3 0) Sifat-sifat dan mekanik tanah. Tieneke Mandang Sta f TEP 423 Pembukaan dan Penyiapan Lahan 3 (2 3) Macam-macam lahan yang tersedia untuk perluasan areal pertanian. Fisiologi dan psikologis dalam hubungannya dengan kenyamanan dan keselamatan ke ja. Koefisiensi traksi. Pengembangan lahan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Beberapa metoda dan alat pembukaan dan penyiapan lahan. Slip roda ban dan roda rantai. mental dan fisik. Mekda roda ban. Beban tahan tanah. Tahan dan gelindingan. Faktor-faktor yang mempengar. Traksi. Kenyamanan dan keselamatan kerja yang mencakup aspek ergonomi. daya persepsi. "Bearing force" dan "ground pressure".

dasar ilmu logam. pengerjaan dingin dan pengamanannya.TEP 424 Rancangan Alat dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Perlunya pengembangan alat pertanian. . pengerjaan panas. Mahasiswa diberipekerjaan rumah serta merancang dan membuat prototipe alat pertanian. Dasar perancangan. Kunjungan ke pabrik alat pertanian merupakan pelengkap.

irigasi "trickle". pompa untuk irigasi. rancangan hidrolik. dan persyaratan kualitas.TEP425 Traktor Pertanian 3 (2 3) Bagian-bagian utama dari berbagai jenis traktor pertanian. Faktor-faktor dari rancangan traktor dalam hubungannya dengan operasi dan traksi serta prosedur pengujian penampilan teknis traktor sebagai sumber tenaga tarik. macam-macam sumber air. . perencanaan sistem drainase. TEP432 Irigasi dan Drainase 3 (3 0) Kebutuhan air untuk tanaman. EN. irigasi curah. drainase untuk pertanian. Achmadi Staf TEP442 Manajemen Tenaga dan Mesin Pertanian 3 (3 0) Pengukuran kapasitas lapang. irigasi permukaan. teknik perencanaan pemanfaatan sumber daya air (aplikasi sistem analiiis). Sembiring S taf TEP431 Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan 3 (3 0) Sumber Daya Air Berbagai macam keperluan air. bangunan irigasi. teknik pengembangan dan pengelolaan sumber daya air.

Analisis biaya alat dan mesin pertanian. Kemampuan dan penentuan ukuran dan alat pertanian.peningkatan efisiensi lapang. Moeljarno Djojomartono Staf . Perencanaan sewa dan pembelian. Dasar-dasar penerapan analisis sistem serta manajemen pada berbagai bentuk mekanisasi pertanian. penggantian alat dan mesin pertanian serta pemilihan jenis alat dan mesin yang diperlukan. Bambang Pramudya TEP443 Sistem dan Manajemen Mekanisasi 3 (3 0) Pertanian Penjabaran masalah-masalah di dalam usaha pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia. Kebutuhan tenaga. Diskusi dan analiiis beberapa contoh nyata pada pengembangan mekanisasi pertanian di Indonesia.

Pengukuran beban pendinginan serta penerapahnya di bidang pertanian. dan termoelektris. Penerapan paket program dalam simulasi dan analisis di bidang mekanisasi pertanian. Kainaruddin Abdullah Staf . absorpsi. Hadi K. Analisis "break evenv peramalan penjualan. Penerapan pemrograman linier dan pemrograman intejer dalam masalah produksi pangan. "jet cooling". Optimasi pengangkutan. Pumadaria Staf TEP 453 Teknik Pendinginan 3 (3 0) Dasar-dasar metode pendiian seperti kompresi. Hadi K. Putwadaria TEP 452 Teknik Pasca Panen Tanaman Pangan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam penanganan pascapanen tanaman pangan. Pengendalian produksi dan penanaman modal. Pembahasan masalah-masalah pokok tentang sistem penanganan pasca panen tanaman pangan di Indonesia. Dasar. Moeljarno Djojomartono Staf TEP 451 Analisis Sistem Untuk Industri 3 (3 0) Pangan Penerapan teknik penelitian operasional dalam pengelolaan proses pengambilan keputusan untuk industri pangan. Pengelolaan bagian penelitian dan pengembangan.TEP 444 Penerapan Komputer Lanjutan 3 (2 -3) Pemrograman komputer lanjutan dengan bahasa BASIC dan FORTRAN. pembuatan dan penggunaan paket-paket program penting.

fasilitas penyimpanan serta penanganan hasil. Pembahasan ditekankan pada penggunaan alat dan mesin pengolahan.TEP 454 Teknlk Pasca Panen Tanaman Tahunan 3 (3 0) Penerapan dasar-dasar teknik dalam pengolahan. penyimpanan dan penaanganan hasil tanaman tahunan. . Diperkenallcan standar mutu bahan baku dan hasil olah serta penerapannya terhadap rancangan alat dan mesin.

TEP 461 Energl Alternatif 3 (3 0) Peranan energi alternati dewasa ini. Kohar Irwanto TEP 471 Rancangan Bangunan Pertanian 3 (3 0) Pengenalan bentuk dan macam. Nirwan Siregar TEP 464 Teknologi Pemanfaatan Energi 3 (3 0) Mengevaluai aspek teknis pemanfaatan energi dengan pandangan ke arah pemanfaatan yang optimal dengan menggunakan ekonomi teknik. struktur/konstruksi dari ba- . Sistem kemudi mekanika dan elektrik. Pemanfaatan listrik untuk tenaga gerak dan proses termal. Berbagai sistem kemudi dan kontrol otomatik secara elektrik (elektronik) yang digunakan di bidang pertanian dan industri. karakteristik serta rancangan dari alat dan mesin yang digerakkan oleh energi alternatif.dasar listrik dan elektronika yang digunakan dalam sistem kemudi. Teknik perhitungan "life cycle cost" dan penghematan dalam menentukan ukuran biaya efektif dari pemanfaatan energi dalam bidang pertanian dan industri. penyebaran dan pemasangan energi listrik. Kamaruddin Abdullah TEP 462 Kontrol Otomatik 3 (2 -3) Uraian mengenai prinsip-prinsip dasar dan penerapan sistem kemudi dan kontrol otomatik dalam bidang pertanian dan industri. penyaluran. 'Susilo Sarwono Staf TEP 463 Listrik Pedesaan 3 (2 -3) Penguasaan akan penggunaan listrik di bidang pertanian dan untuk daerah pedesaan mulai dari sumber tenaga pembangkit listrik. Pemanfaatan sumberdaya darn untuk listrik pedesaan. Dasar.

Gardjito Stat . rancangan struktural. dan analisa biaya. dasar-dasar analisisJperhitungan dari konstruksi kayu. baja. dan beton yang digunakan pada bangunan pertanian.ngunan pertanian.

Staf TEP 498 Seminar 1 (1 0) Cara-cara penyajian ilmiah dalam bentuk seminar. dan analisii sistem.TEP 473 Pengelolaan Limbah Pertanian 3 (3 0) Dasar-dasar pengelolaan limbah pertanian untuk pencegahan pencemaran lingkungan dan pemanfaatannya. Setiap mahasiswa ditugaskan membawakan seminar masalah khusus. TEPISTK 501 Matematika Terapan 3(2 -3) Analisa matematika untuk memecahkan persoalan yang menyangkut keteknikan pertanian terutama dalam teknik pembuatan model matematika dan simulasi. dan 2) rancangan industri pertanian. Jurusan mekanisasi pertanian. Tugas akhii tersebut dapat berupa:1)rancangan. alat atau mesin pertanian. Staf TEP 499 Masalah Khusus 6 Masalah khusus merupakan tugas akhir untuk melengkapi syarat kelulusan sarjana dalam program studi keteknikan pertanian. uji performansi. . seminar masalah khusus dari pustaka atau seminar masalah usulan penelitian. Ruang lingkup meliputi persamaan diierensial biasa dan parsial. peubah khayal.

aliran dan lain-lain. Kamaruddin Abdullah star . Praktikum ditujukan untuk pemakaian dan pembuatan program komputer.wlis'is getaran. panas.

peran ilmu keteknikan (engineering) dalam teknologi pertanian. dan dalam pembangunan nasional. lipida. Monang Manullang ETP 200 Pengantar Teknologi Pertanian 3 (3 0) Pengantar Teknologi Pertanian mengenalkan konsepkonsep dasar tentang teknologi pertanian dan unsur-unsurnya sebagai bidang teknologi dan bidang profesi. dalam pengembangan IPTEK. interface teknologi pertanian dengan sektor pembangunan. sejarah dan prospek teknologi pertanian. karbohidrat. Materi kuliah meliputi pengertian. karbohidrat. peranan mekanisasi.42. serta keterkaitannyda pada bidang teknologi dan bidang profesi lainnya. DaIam mata kuliah ini akan dibahas pula konsep industri pertanian (agroindustri) dan peranan teknologi pertanian dalam agroindustri.7. reaksi-reaksi kimia. protein dan enzim. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari airles. dan enzim serta fungsinya di dalam bahan pangan. Soewarno . makro molekul protein. lipida. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi TPG 211 Kimia Pangan 1 2 (2 0) Pengetahuan tentang komposisi. struktur. sistematika "ago based industry". Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kimiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan airies. teknologi industri dan teknologi pangan dan gizi dalam pengembangan teknologi.

reaksi-reaksi kimia. Soekarto TPG 212 Rimia Pangan I1 2 (2 0) Pengetahuantentang komposisii struktur. Pemahaman dan pengertian tentang perubahan sifat kiiiawi yang terjadi pada kandungan bahan pangan pigmen. kandungan makanan yang diehendaki dalam bahan pangan (toxin). mineral. Monang Manullang . flavor. vitamin. flavor. vitamin. mineral. pangan jaringan. klasifikasi dan sifat-sifat kimiawi dari pigmen. kandungan yang dikehendaki dan yang tidak dikehendaki.T.

dengan contoh-contoh mikroba yang umum terdapat di daiam bahan pangan. siklus Krebs. dilanjutkan dengan bioenergetika: transport elektron dan fotosintesis. mikroba sebagai penyebab kerusakan dan perubahan-perubahan lain pada bahan pangan. dan disalurkan ke sel-sel tempat berlangsungnya proses metabolisme. Biokimiawi. Maggy T. serta jenis mikroba patogen yang mungkin terdapat pada bahan pangan dan akibat-akibat yang ditimbulkannya. Air dan peranannya di dalam reaksi biokimia. Srikandi Fardiaz TPG 241 Dasar-dasar Biokimia Pangan Organel sel dan fungsi biokimianya. vitamin dan mineral dicerna. Protein khusus: enzim. mikrobiologi pangan akan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rnikroba pada bahan pangan. klasifikasi mikroba serta sifatsifat fisic!oginya. diserap oleh organ tubuh. protein. protein. lemak.TPG 22 1 Mikrobiologi Pangan 4 (3 3) Mikrobiologi Pangan mencakup mikrobiologi dalam organisme prokariotik dan eukariotik. Glikolisis. Sintesis makromolekul dan biokimia gen. hemoglobin dan sebagainya. Suhartono TPG 242 Metabolisme Zat Gizi Mata kuliah metabolisme zat gizi bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai bagaimana zat gizi karbonhidrat. asam amino dan penentuan deret. aplikasi biokimiawi di dalam pangan. Enzim-enzom yang terlibat serta faktor pelancar dan penghambat metabolisme akan didiskusikan secara .

Diskusi kuliah mencakup juga masalah gizi yang ada hubungannya dengan kekurangan. Suhartono TPG 251 Unit Proses Industri Pangan 3 (2 3) Prinsip-prinsip proses dan kerja peralatan yang diterapkan dalam industri pangan sejak bahan mentah diterima di pabrik .umum. Maggy T. kelebihan zat gizi dan kesalah metabolisme.

Proses konversi bentuk dan ukuran meliputi pengecilan dan pembesaran ukuran. vitamin. labelling. Gambar dan Lampiran membuat pustaka. wea sitasi dan sebagainya. sortasi. pendinginan dan pembekuan. Dalam mata kuliah ini dibahas pula garis besar . Proses pengisian. Sanitasi pabrik. homogenisasi. pigmen. Aman Wirakartakusumah TPG 301 Metoda Penyajian Ilmiah 1 (1 0) Karya ilmiahlbentuk skripsi atau bentuk makalah lain merupakan tugas yang harus diselesaikan mahasiswa pada akhiu masa perkuliahannya sebagai salah satu syarat kuntuk memperoleh gelar sarjana. Dalam mata kuliah ini disajikan peraturan-peraturan dalam pengetikan dan penyajian data termasuk pembduatan Tabel. pemisahan secara mekanis dan fiik. Pencampuran. Dedi Fardiaz TPG 313 Anaiisa Pangan 4 (2 6) Pexlggunaan teknik-teknik analiia khususnya analisa kimia bahan pangan baik mentah maupun olahan termasuk metode gravirnetri. zat tambahan kimia. penutupan makanan dalam kaleng. Proses pengawetan meliputi pemanasan. grading dan penyimpanan pangan solid dan liquid. Proses awal meliputi pembersihan. riboflavin. dan penanganan limbah. dan sebagainya. protein. lemak.sampai selesai diolah menjadi produk akhir. M. dan beberapa mikromolekul yang terdapat dalam bahan pangan antara lain vitamin C. khromatografi dan spektrokopi terhadap komponenkomponen seperti air karbohidrat. mineral.

penganalisaan dengan menggunakan instrumen-instrumen mutakhir. histologi. proses produksi. klasifiasi serta perlakuan dan persiapan untuk pemasaran sehingga dapat . varietas~breedjras. terutama yang diproduksi dalam negeri atau yang mempunyai arti perdagangan international. Ulasannya meliputi aspek-aspek sumber. sifat fiik kimia. Dedi Fardiaz TPG 331 Pengetahuan Bahan Pangan 4 (3 -3) Mata kuliah Pengetahuan Bahan Pangan alami asal nabati. hewani dan ikan. morfologi. komponen.

pemanfaatan untuk industri. Tien R Muchtadi TPG 333 Pengawasan Mutu Pangan 3 (2 -3) Pengenalan sifat-sifat produk serta segala aspek yang berkaitan dengan mutu memberi bekal kemampuan mengenali. mie. Muchtadi TPG 332 Teknologi Pengolahan Pangan I 4 (3 -3) Aplikasi prinsip kimia. sari buah. gizi dan akseptabilitas produk. mutu. krupuk. mengembangkan dan membina mutu produk pangan. melaksanakan uji. pektin. . Tien R. jam-jelly. Pengolahan terutama meliputi baik produk yang biasa diolah di Indonesia maupun yang biasa diproduksi secara modem dari bahan mentah utama yang berasal dari bahan nabati. telur. sumber gizi dan perdagangan. daging. Kuliah memberikan konsep-konsep dan teori yang melandasi pengembangan dan pengawasan mutu dan standarisasi. rempah-rempah. sayursayuran. pengenalan faktor-faktor mutu. pengeringan biji-bijian. fisika. penyegar. pengalengan buah-buahan (fruits canning). pasta. pembuatan gula. Materi praktikum sejauh mungkiin mencakup materi kuliah dengan maksud memberikan keterampilan dan pengenalan kegiatan industri pengolahan. crackers. biji-bijian.mengarahkan. aspek-aspek mutu (kirnia. mikrobiologi dan ketekniian (engineering) dalam proses pengolahan pangan dengan memperhitungkan/mempertimbangkan aspek-aspek sanitasi. Materi kuliah mencakup antara lain: penggilingan. yaitu umbi-umbian. susu dan ikan. pengolahan pati menjadi roti. Pengolahan bahan pangan dilakukan atas dasar kesamaan sifat atu sumber. makaroni. buah-buahan. kembang gula.

pembinaan clan instusi mutu. organoleptik).mikrobiologi. Soewarno T. pengendalian dan pengawasan mutu dalam industri dan perdagangan. Soekarto TPG 343 Evaluasi Nilai Gizi Pangan 3 (2 -3) Mata kuliah Evaluasi Nilai Gizi Pangan bertujuan memberikan pengertian kepada para mahasiswa tentang faktor-faktor . sampling dan statistika dalam pengawasan mutu.

dehidrasi. "heat and mass transfer".yang mempengaruhi nilai gizi dari bahan pangan dan makanan. Dalam mata kuliah ini dipelajari juga mengenai senyawa-senyawa anti metabolik yang terbentuk selama pengolahan dan yang terdapat secara alamiah. unit. Aman Wirakartakusumah TPG 353 Penyimpanan dan Penggudanpn 3 (2 3) Pemberian mata kuliah ini bertujuan memberikan pengertian kepada mahasiswa mengenai pentingnya penyimpanan dan penggudangan sebagai salah satu mata rantai dalam penanganan pasca panen di mana susut dan kehilangan bahan pangan khususnya biji-bijian dan hasil olahamya sering terjadi baik berupa kehilangan mutu maupun kualitasnya. wa dan teknik-teknik penyimpanan dan penggudangan. "fluid flow". Dengan demikian diharapkan para mahasiswa dapat mengevaluasi nilai gizi dan biologis dari suatu produk pangan yang dihasilkan melalui wa pengolahan bahan pangan tertentu. termasuk pengendalian hama dan lingkungan. seperti kehilangan vitamin dan mineral serta kerusakan protein dan lemak dalam pengolahan bahan pangan dan efek positif pengolahan pangan terhadap nilai biologisnya. metode-metode analisa nilai gizidan biologis pangan. evaporasi. Dalam mata kuliah ini dibahasprinsip. rodenta dan hama-hama lain serta kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas biologis dari bahan itu sendiri serta pengaruh lingkungan. prinsip-prinsip nutrifikasi dan produk-produk pangan baru. M. yang disebabkan oleh serangan serangga. mikroba. pembekuan. dan "thermal process". Deddy Muchtadi TPG 352 Prinsip-prinsip Teknik Pangan 4(3 -3) Mempelajari aspek-aspek keteknikan dalam teknologipangan yang mencakup pengertian-pengertian dimensi. "material energy balance" thermodinamika. refrigerasi. pemulihan jenisttipe dari wadah penyimpanan .

dan bangunadstruktur penyimpanan. Rizal Syarief .

serta cara-cara penanganan limbah industri pangan. Di samping itu dijelaskan pula mengenai undang-undang pangan. tindakan pencegahan kontaminasi seperti sanitasi pangan.TPG 422 Teknologi Fermentasi 3 (2 -3) Sejarah dan perkembangan fermentasi. bahanbahan dan organisasi suplai makanan di beberapa negara. peralatan yang terlibat. isolasi dan seleksi mikroba untuk fermentasi. pengetahuan mengenai tipe-tipe dan prinsip-prinsip fermentasi. Di dalam mata kuliah ini juga akan dibahas mengenai polusi dan sanitasi air termasuk wa pemeriksaan air. bahan-bahan industri pangan serta pangan hasil fermentasi dan perubahannya yang terjadi seiama fermentasi. Betty Sri Laksmi Jenie TPG 343 Teknologi Pengolahan Pangan I1 4 (3 3) Mata kuliah Teknologi Pengolahan Pangan I1 . cara pembersihan dan desinfeksi air polusi dan sanitasi udara. sanitasi peralatan. mikroba indikator sanitasi. Ansori Rachman TPG 423 Sanitasi Industri Panpn 3 (2 -3) Mata kuliah Sanitasi Industri Pangan meliputi pengetahuan tentang sumber-sumber kontaminasi dalam industri pangan. mekanisme keteraturan metabolisme mikroba dan manipulasinya untuk produksi metabolik primer dan sekunder. sanitasi pekerja dan sanitasi ruang pengolahan.

ikan dan telor) yang mencakup teknologi konvensional dan teknologimutakhu. dan pengolahan serta dasar-dasar teknologi penentuan dan pengawasan mutu komoditi pangan hewani (susu.bertujuan untuk memberikan pengertian dan pengetahuan kepada mahasiswa tentang dasar-dasar teknologi pangan. Djundjung Daulay . Dalam mata kuliah ini diberikan juga praktekpraktek teknologi pengawetan dan pengolahan skala laboratorium serta kunjungan/peninjauan ke industri-industri pengolahan pangan khususnya industri pengolahan komoditi hewani dan ikan. pengawetan. daging termasuk daging unggas.

manusia sebagai panelis. macam-macam organoleptik dan peranan statistik dalam uji organoleptik. bahan kemas tradisional). besar). Pembahasan meliputi pengenalan sifat-sifat organoleptik. Rantai proses pengemasan di dalam industri makanan dan analisa ekonomi. cara pembuatan dan identifikasi dari berbagai bahan kemas (bahan gelas. mekanisme penginderaan. panca indera dan rangsangan. Metoda dan pendekatan penentuan umur simpan (kadaluwarsa). Rizal Syarief TPG 455 Pengenalan Industri Pangan 3 Mata kuliah ini akan membahas sewa praktis pengertian dan ruang lingkup industri pangan (kecil. sistem . tradisional hingga mutakhii. masalah keracunan pengkaratan dan kerusakan lainnya. Pengetahuan tentang jenis. menengah. bahan anti getaran. kemasan kayu. Sassya Santausa TPG 454 Teknologi Pengemasan Pangan 3 (2 3) Pengenalan tentang peranan dan fungsi pengemasan bahan pangan serta perkembangannya sejak pengemasan alamiah. Teknik evaluasi dan kontrol mutu bahan kemas dan pengemasan. wadah logam.TPG 435 Penilaian dengan Indera 3 (2 3) Penggunaan kemampuan indera manusia untuk mengukurl obsewasi sifat-sifat dan aseptabilitasi pangan dan aplikasinya dalam pengawasan mutu dan penelitian. kertas dan karton. plastik. laboratorium organoleptik. Berbagai metode dan teknik pengemasan hasil pertanian dan masalah khusus dalam pengemasan bahan pangan tertentu seperti makanan beku dan "dehydrated products". penyajian dan persiapan uji. karakteristik.

Tujuan mata kuliah ini adalah untuk memperluas wawasan calon sarjana Teknologi Pangan dan Gizi dalam perencanaad pengelolaan dan pengendalian suatu industri pangan. diskusi dan kunjungan lapangan. Aktivitas mata kuliah ini terdiri dari kuiiah. Materi kuliah akan dilengkapi dengan ceramah-ceramah oleh .organisasi. manajemen dan kegiatan pengolahanfpengawasan mutu serta penelitian dan pengembangan produk.

tamu-tamu dari industri dan lembaga-lembaga yang berhubungan dengan industri. Tiap mahasiswa diwajibkan membawakan seminar topik yang disukainya. Djundjung Daulay . Arnan Wirakartakusumah TPG 498 Seminar Mata ajaran seminar bertujuan membiasakan mahasiswa tingkat akhir untuk menyampaikan sewa verbal suatu pokok pikiran ilmiah dari hasil penelitian atau studi kepustakaan secara efisien dan komunikatif terhadap pendengar. M. terhadap rekan sekelas yang akan memberikan pendapatnya dalam bentuk diskusi singkat setelah seminar.

arti dan peranan modal. mutu manusia. konvergen mutlak. peranan daya pikir manusia. sukses dan kepercayaan diri. arti dan unsur-unsw penting kewiraswastaan. faktor waktu dan tuntutan jaman serta peranan sikap mental wiraswasta. Soesarsono W. usaha agribisnis. waktu dan efiiiensi. deret dengan unsur nonnegatif. kaidah L'Hospital. persamaan garis dan bidang diperkalian vektor. kurva dan . usaha kd. faktor pernyataan dan beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam rencana usaha. kemampuan. perkalian titik. kelayakan usaha dan beberapa contoh pro@ usaha. deret kuasa. peranan hubungan baik. berbagai kesempatan berusaha dan berbagai jenis kebutuhan manusia. polinomia dan deret Taylor. lilit. formula turunan. fungi vektor. arti hidup kemampuan dan faktor yang berperan. dan peranan faktor keimanan. berf~ positif. TIN202 Kalkulus 3 (3 0) Sekuens bii nyata. agrotorium. pengembangan daya inisiatif antara tahu dan berbuat. perbuatan sebagai modal.TIN 201 Kewiraswastaan 2 (2 0) Tantangan bangsa untuk maju. gagasan dan pengembangan daya kreativitas. kesan dan citra serta berbagai teknik menjual.

penarikan contoh. Populasi clan contoh. turunan fungsi. kecepatan dan percepatan. peubah acak kontinyu. Penyebaran dan pemusatan data. panjang busur. linier sederhana berganda. gugus terbuka dan tertutup.garis singgung. kurvatur. bebas dan berkala (penganda Lagrange) persarnaan diferensial. turunan parsial maksimum min hum. Pendugaan dan uji hipotesis. ukuran contoh. Metoda Penarikan Contoh. TIN203 Metode Statistika 3 (3 0) Penataan data. Tqjuddin B. Permutasi dan kombinasi. Tajuddin B. pengacakan. Peubab acak diskrit. integral yang tergantung parameter. . Daerah fungsi. daerah sekitar pengertian limit dan kontinuitas. Regresi dan korelasi. Teori peluang.

pengadaan. Pramono D. Pengantar program terpakai (application software).F. termasuk motivasi. Pengohhan data Modem dan Bahasa komputer. Faktor manusia dan lingkungan dalam sistem kerja. TIN 206 Manqjemen Pvsonalia 2 (2 0) Perencanaan. telaah gerak mencakup peta-peta kerja dan ekonomi gerakan.MS-DOS). Kepemimpinan dan hubungan antara pemimpin dan bawahan dalam rangka usaha peningkatan produktivitas. Komunikasi Data. Teknii pemrograman dengan bahasa BASIC dan Fortran.TIN 204 . Teknik pengukuran ke rja dan penentuan waktu standar. satuan. pembinaan dan pemanfaatan tenaga ke rja di dalam suatu badan usahdinstansi. . Penerapan Komputer 3 (2 3) Pengantar mengenai komputer. lrawadi TIN211 Dasar Teknik Kim& 3 (3 0) Pengenalan perhitungan teknik kimia. Sukardi TIN 205 Teknik dan Tatacara Keda 2 (2 0) Ruang lingkup teknik dan tatacara kerja. telaah metoda ke rja. Penerapan komputer untuk masalah-masalah di bidang agroindustri. perangkat keras dan perangkat lunak sistem operasi komputer (CP/M.

sifat fsika-fia. Perhitungan neraca bahan dan neraca energi. Wacbyuddin 'Qiptodi . Pigmen. Gas ideal dan campuran gas.konversi. Hidrokarbon (karet aladateks). Minyak/lemak dan minyak atsiri. Karbohidrat (pati. Illah SaPab TIN 212 Pengetahuan Bahan lndustri 4 (3-3) Pengenalan bahan-bahan hasil pertanian sebagai bahan industri. serat hewan. gum. Protein. pektin. serta peranannya &lam industri hasil pertanian. Vitamin &n mineral. KlasifAasi bahan hasil pertanian. gda. Bagi semua bahan tersebut dibahas mengenai surnber. proses browning. Metode matematika dalam penyelesaian soal. Alkaloid. besaran dalam teknik kimia. proses-proses yang spesifik. serat nabati).

gas nyata. biosintesa. Rancang bangun bioreaktor dan enzim engineering. karakteristik. Bunasor TIN 231 Menggambar Teknik 3 (2 3) Pengetahuan tentang perlengkapan dan bahan menggambar. Kultur "batch" dan "continues".TIN 213 Kimia Fisik 3 (2 -3) Definisi. ruang Sigkup. terrnasuk cara perhitungan mikroorganisma. Hukum pertama dan kedua termodinamika pada reaksi kimia. Pindah massa. . Proses biologis: photosintesa. Susunan komposisi kimiawi sel. Abdul Azis Darwis TIN 222 Mikrobiologi Industri 4 (3 -3) Dasar-dasar mikrobiologi. Kimia koloid. Illah Sailah TIN 221 Dasar Rekayasa Biokimia 3 (2 3) Struktur dan organa1 sel. gambar ilustrasi. Kinetika pertumbuhan mikroorganisme dan kinetika enzirn. Keseimbangan fasa pada-cair-gas. hukum-hukum dan sifat-sifat gas ideal. gambar diagram dan gambar instalasi. Tatit K. metabolisme dan elektron transport system. kinetika gas. serta klasifikasi mikroorganisma yang berperan positif maupun yang menyebabkan kerusakan bahan di dalam industri hasil pertanian. Sifat-sifat koligatif. metode pembuatan gambar piktorial dan ortogonal un$uk mesin dan bangunan.

pernasalahan perburuhan. masalah ketenagakerjaan. persyaratan dan spesWi komponen pelengkap kemasan. Klasifiikasi dan jenis kemasan. lembaga . fungsi dan peranan kemasan. bubungan perburuhan.Sutedja Wiraatmadja TIN 232 Pengemasan I 3 (2 -3) Pengertian. Lukman Hidayat TIN 241 Ketenagakerjaan dan Keselamatan 2 (2 0) Kerja Pengertian tentang tenaga kerja. Bahan kemasan.

Penyelesaian persamaan linier tunggal dan ganda. Perencanaan kapasitas. Hardi Suprapto TIN 301 Tata Letak dan Penanpnan Bahan 3 (2 3) Faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif dalam penentuan lokasi pabrik. Angka aproksimasi. Teori kesalahan. Fungsi alih. faktor-faktor kecelakaan.jaminan sosial buruh. peraturan pelaksanaan. Undang-undang keselamatan kerja. sumber-sumber bahayakecelakaan. aliran dan penanganan bahan serta pertalian antar aktivitas. hubungan perburuhan Pancasila. Teknik penyusunan tata letak berdasarkan tipe operasi. Industri dalam perekonomian tidak tetap dan dalam ekonomi internasional. Machfud TIN 302 Statistik lndustri 3 (2 -3) Teknik perancangan percobaan pada penelitian teknologi. Laplace Transform. Statistika non parametrik. Fungsi biaya dan produlrsi. Integral numerik. Diferensial numerik dm persamaan diferensial. Anali regresi. Dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja. Machfud TIN 303 Ekonomi lndustri 3 (3 0) Prinsip pemberian nilai tambah dalam industri. penentuan jumlah mesin. Teknii evaluasi tata letak. Aplilrasi pada sistem proses dan .peradilan. tempat ke rja serta luas ruang. Lien Herlina TIN 304 Matcmatika lndustri 3 (2 -3) lntroduksi matematilca fmit. Analisa sidik ragam pa& beberapa rancangan percobaan. alat-alat pelindung dan peragaan. Manajemen Pemasaran.

. aplikasi dan bentuk pengembangan linier programming.manajemen industri. ruang ligkup dan falsafah penelitian operasional. Eriyatno TIN 305 Pcnelitian Opcrasid l 3 (3 -0) Sejarah. Ttori.

serta personalia. Teknik-teknik program integer. Eriyatno TIN 307 Perencanaan dan Pengendalian 3 (3 0) Produ ksi Pengantar sistem produksi dan ruang lingkup PPP. Sistem penunjang keputusan (DSS). Analisa jenjang keputusan. Konsep manajemen sistem informasi. Dasar-dasar kesetimbangan matematika dalam "system boundary" proses banyak diberikan untuk memper- . Teknik Markoviyan.perencanam kebutuhan bahan (MRP). Analisis jaringan kerja. Teknik Bayes. Penjadwalan dan pengurutan prosesloperasi. Aplikasi pada manajemen industri pertanian.Teori kualitas dan analiia sensitivitas. Model-model pengendalian persediaan (deterministik dan probabilistik) . Machfud TIN311 Satuan Operasi 3(3 0) Pendahuluan dan ruang lingkup membahas penguasaan suatu proses operasi dalam bentuyk fdosofi diagramkotak hitam. Syamsul Maarif TIN 306 Analisa Keputusan dan Sistern 3 (3 0) Informasi Tinjauan ulang teori peluang. Teknikteknik peramalan. perencanaan agregat dan master scheduling. Pengantar perawatan dan peremajaan mesidperalatan. beserta neraca massa dan energi serta penerapan faktor koreksi pada operasi yang terkait. Karakteristik dan teknik program dinamis (deterministik). M. Analisa keputusan dan fungsi utilitas.

pengeringan. pengayakan. pencucian. Suhadi Hardjo . kristalisasi. evaporasi. Penerapan di atas dilakukan untuk operasioperasi absorbsi. pencampuran dan homogenisasi. ekstraksi. pembekuan. pemurnian. pendinginan.mudah permasalahan. Selain itu operasi pengecilan ukuran. filtrasi dan pengendapan juga diberikan untuk melengkapi operasi "grading" dan standardisasi mutu.

kulit setengah jadi dan kulit. sifat-sifat polimer. Tatik K. Perdagangan kulit awet. struktur dasar polimer. telur. misal: daging.TIN 312 Telrndogi Pdimer 3 (3 0) Pengertian dasar polimer. Berbagai proses pra penyamakan. teknologi elastomer. proses polimerisasi. TIN314 Teknologi Hasil Hewan dan Ikan 3 (2 -3) Mempelajari cara-wa/teknik penanganan has3 hewan dan ikan. kulit. Chiiwan Pandji TIN 313 Tekndogi Kulit 3 (2 3) Sejarah perkembangan industri kulit. analisa dan identifikasi poliier. proses penyamakan dan pasca penyamakan. Macam-macam proses pengawetan kulit dan wa menetapkan mutu kulit awet. Juga diiahas tentang peraiatan yang berkaitan dengan proses-proses tersebut. Pengetahuan tentang kulit hewan. teknologi polimer alami. susu. mulai dari pasca panen sampai cara pengolahannya/pemanfaatannya sebagai produk pangan maupun non pangan. ikan. Fahidin . Bunasor TIN 315 Tekndogi .

Pengawetan kayu. Teknologi pulp dan kertas serta bahan serat kya.Emulsi 3 (2 -3) Pendahuluan. Muljono Judoamidjojo TIN 317 Teknologi Minyak dan Lcmak 3 (2-3) Arti minyak dan lemak bagi kehidupan manusia. Teknologi pembduatan papan tit Kayu lapis. Pengertian dan sifat reologi emulsi. berbagai masalah pada bidang minyak dan . Pengeringan kayu. Kegunaan emulsi dalam pangan dan non pangan termasuk pembuatan produk. Bambang Djatmiko TIN 316 Teknologi Kayu dan Bahan Serat 3(2 3) Konsep pengolahan kayu dan hasil hutan secara integral. Cara penentuan tipe emulsi. sumber minyak dan lemak.

pengolahan minyak dan lemak. Berbagai teknik pengolahan pati dalam rangka peningkatan daya guna dm hasil guna. Wahjudin 'Qiptadi TIN 319 Tdnrdogi -la 3 (2 -3) Sejarah perlrembangao industri gula. sumber dan potensi. pengujian mutu minyak dan lemak. pengemasan. peranan dan perkembangan sosial ekonomi. Bambang Djatmiko Mempelajari aplikasi teknik pengolahan pati sejak ekstraksi dari hasil pertanian sampai dengan pemanfaatannya. Jenis. Abdul Aziz Dads TIN 320 Teknologi Minyak Atsiri dan 3 (2 -3) Kosmetika Latar . Teknologi gala cair (liquid sugar). Teknologi gula tebu (can sugar). kerusakan minyak dan lemak.lemak. Sifat Wo kimia gula. sifat dan manfaat dan produk pati. sifat fsiko kimia minyak iemak. Teknologi gula tradisional.

pertumbuhan kultur batch dan kontinyu. pemilihan bioreaktorlfermentor sertamekanisma koa trol f%ik dan kimia penggunaan sel mikrobaJenzim (bentuk bebas/termobilisasi) dalam membuat berbagai produk terutama biomassa pelarut dan asam organ& serta energi. pemurnian dan pengemasan. karakteristik dan seleW1solasi mikroorganisma industri. koordinasi metabolisme mikrobial khususnya biosintesis metabolit primer dan sekunder serta biokonversi. teknologi pengolahan hasii tanaman atsiri dengan metode phytokimia.belakang pentingnya minyak atsiri. penanganan dan pemanfaatan minyak atsiri. Ueskttni H. Chilwan Pandji TIN 322 IndusM MikroMal 3 (2 -3) Ruang Siup. teknik proses pengolahan. . Prinsip proses.

zat padat). Alat-alat pengemas. pemasak pasteurisasii sterilisasi. Sifat komoditi pertanian. toleransi). sproker serta gir). alat-alat pencucilpembersih. Alat-alat transport (fluida. organisasi pengawetan mutu. uap). biologik. listrik. prinsip umum. Perlakuan pra panen. pemeliharaan dan perawatan alat-alattpemisah. pindah panas dan alat pemisah. pengertian (mutu. rantai. sabuk V. lingkungan fsis. TIN 332 Peralatan lndustri Pertanian I 3 (2 3) Konstruksi dan prinsip kerja alat-alat pembangkit tenaga (mekanik. biokemik. terutama tenaga mekanik (sabuk rata. fkikokimia. pengecil ukuran. pembotolan. pengalengan. Konstruksi dan perhitungan alat-alat transmisi tenaga. organoleptik.TIN 331 Penyimpanan dan Penggudangaa 3 (2 3 j Sejarah singkat. Soesarsono W. tikus dan hama lain. Sutedja Wiraatmadja TIN 342 Pengetahuan Mutu 3 (2 -3) Ruang lingkup. hama serangga dan tungau. Pemberantasan hama gudang secara kimiawi dan nirkimiawi. pengawasan mutu pada agroindustri. Aiat-alat proses (konstruksi dan prinsip kerja). arti dan peranan penyimpanan. biotis. sifat intrinsii. dan mikro- . dan ekstrinsik. Faktor yang berperan dalam penyimpanan. cacat. Pengendalian dan pencegahan hama gudang. berbagai sifat dan jenis analisis (fiik.

Perencanaan jaringan kerja: determiniitik (CPM) dan probiliitik (PERT). Barnbang Djatmiko TIN 410 Perencanaan Proyek dan Industri 3 (2 3) Proses dan organisasi pelaksanaan proyek keterkaitan antara perencanaan industri dengan pengembangan wilayah. Teknik analisa ekonomi wilayah dan analisa input-output. pemeriksaan dan analisis. aspek ekonomi pada pengawasan mutu. Metode dan praktek pembuatan studi kelayakan industri. Aplikasi ekonometrik di industri pertanian. standarisasi dan sertXhsi. Prinsip tataruang wilayah dan analisa lokasi tempat kegiatan masyarakat. Irarmdi . berbagai jenis standar nasional dan internasional pengawasan mutu total.biologik). Penarikan contoh. Aplikasi statistika pada pengawasan mutu.

sumber air. diagram proses. Optimasi dengan kendala. tembakau. klasifii. karakterisasi dan standarisasi. industri sabun dan ditergen. industri rokok. Optimasi kriteria jamak. Bambang Djatmiko TIN 413 Teknologi Bahan Penyegar 3 (2 -3) Tinjauan ulang pengenalan bahan penyegar. industri penyedap dan aromatika. Penanganan produk akhir. Optimasi tanpa kendala. . M. coklat. karakteristik. industri zat warna. industri karet. Persamaan linier. Berbagai cara pengolahan bahan penyegar: teh. industri pati dan gula. Liesbetini H. industri pelapis. industri agrokimia. pengolahan dan penanganan air industri. TIN 4U Teknologi Air Industri 3 (2 -3) Ruang lingkup. Syamsul Maarif TIN 411 Satuan Proses 3 (2 -3) Berbagai prinsip dasar perubahan kimia. industri karet. industri farmasi. kopi. gelatin dan adesif.TIN 430 Teknik Optimasi Lanjut 3 (3 0) Ruang lingkupdan falsafah teknii optimasi. Klasifikasi mutu produk bahan penyegar. kontroi proses dan instrumentasi. industri fermentasi.

Wahjudin Tjiptadi . keindahan.Waudin qiptadi TIN421 Teknik Penyehatan Ungkungan 3 (2 -3) Industri Batasan. perananhegunaannya dalam perencanaan dan pengoldahan industri. pengelolaan air. pengendalian limbah cair. kenyamam. estetika. Gambaran kasus pencemaran industri. pengendalian limbah padat (sampah). efisiensi dan kelestarian. higiene perusahaan. mang lingkup.kesehatan dan keselamatan kerja dan hubungannya dengan teknik penyehatan. Sanitasi alat dan pabrik. Pengendalian polusi udara. Kunjungan ke perusahaan akan melengkapi mata kuliah hi. Mismanajemen industri dan efeknya terhadap kesehatan.

Jenis. Berbagai teknik pemanfaatan limbah industri hasil pertanian untuk meningkatkan daya gunanya. uap) dan sistem pengontrol Yang d@an. dalarn penggunaan peralatan industri pertanian (mekanii listrik. pengaruh pengemasan terhadap peningkatan nilai juaVnilai tambah produk dan sistem distribusi Sutedja Wiraatmadja TIN433 Peralataa industri Pertaniaa I1 3 (3 -2) Perhitungan-perhitungan tenaga. liagkungan.TIN 422 Tekndogi Limbah Industri 3 (2 -3) Mempelajari aplikasi teknik pengolahan limbah industri (termasuk pemukiman. sifat dan manfaat limbah. temtama pengaruh bahan kernasan terhadap mutu produk. pertanian dan perdagan& yang berhu. bungan dengan perlindungan dan pelestarian lingkungan. Sutedja Wiraatmadja . Wahjudin lyiptadi TIN 432 Pengemasan 11 3 (2 -3) Penerapan dasar-dasar pengemasan dalam pemecahan masalah pengemasan produk agroindustri.

.

of Minnesota. Michigan State Umv. (MEng.. IPB. 1%1) 10. USA. 1967). Atjeng Muchlis S arif (Ir. Armansyah H. of Minnesota. Jurusan Mekanisasi Pertanian 1. Achmadi ~artohjoto. Tambunan (Ir. USA. Univ. 1983) 12.. 1986) 7. DZREKTORI TENAGA PENGAIAR 75. 19 $7 ). (MSc. 1978) 2. Michigan State Univ. AIT. AIT Thailand. Herry Suhardiyanto (Ir. (Dip. (Ir. 1978) . Gardjito (Ir. IPB. Abdul Kohar Irwanto (Ir. 1984) 4. (Dr. &A. Budi Indra Setiawan (Ir. 1989) 8. UGM. 1977). IPB. (MSAE. Asep Sapei (Ir. 1974). (PhD. 1981) 19. Hubertus Aris Pri anto (Ir. IPB. 1973). USA. 1984) 5.1. 1988) 11. IPB. 1982). IPB. IPB.. UI. 1980) 17. 1979). Arif Dastaman (Ir. Edy Hartulistioso (Ir. IPB. 1987) 13. Hadi Karya Purwadaria Ir. IPB. UI. 1981) 15. IPB. 1980). Emmy Darmawati (Ir. Bambang Pramudya N. USA. 1974). IPB. Frans Jusuf Daywin (Ir.Univ. 1983) 9. Michigan State Univ. Univ. Donatus Pakpahan (Ir. Belanda. of Wisconsin. 1981) 16. Dedi Kusnadi Kalsim (Ir. IPB. (PhD.Edward Namaken Sembiring (Ir. (MSc. IPB. 1981) 18. 1961) 6. 1975). USA. IPB. 1966). UPLB Philippines.5. IPB.(~r. Imam Hidayat (Ir.7. 1981). IPB. Univ. IPB. (MEng. (MSc. (MS. He. (MSc.of Minnesota. IPB. (MAE. (MS. 1985) 14. 1986) 3. IPB. 1975). 1975). &A.

. (MS. I Dewa Made Subrata (Ir. IPB. Univ. 1986) 23. 1970). of Tokyo. 1988) 24. IPB. 1967). IPB. Japan. (MSA. IPB. John Kumendong (Ir. I Wayan Astika (Ir. 1976) . IPB. IPB. Tokyo Noko Univ. 1984) 21. I Wayan Budiastra (Ir. Univ. Japan. 1976). Kamaruddin Abdullah (BSA. 1987) 25. I Nengah Suastawa (Ir.20. (PhD. Agritech. 1986) 22.

IPB. 1979). 1984). 197j). 1973). (Ir. Sam Merodiyan (Ir. Univ. IPB. Moeljarno Djojomartono (BSA. Univ. 1980) 37. IPB.. IPB. Meiske Widyarti (Ir. 1985) 53. 1%7). Univ. 1983) 28. 1983) 48. (MSAE.. 1967). Yohanes Aries P. Nora Herdiana Pandjaitan (Ir. Kusen Morgan (Ir. (MS. IPB. Setyo Pertiwi (Ir. IPB. USA. UGM.lib. IPB. 1974) 45. 1963). Nirwan Siregar (Ir. (MSc. IPB. Mohammad Azron Dhalhar (Ir.. Kyoto Univ. IPB. 1983) 27.. Kudang Boro Seminar (Ir. IPB. of Minnesota. 1986) . 1970) 36. 1971).. IPB. Eko Nugroho (Ir. Michigan State Univ. (MS. 1980) 34.. USA. Sutrisno (Ir. 1979) 30. Japan. Putiati Mahdar (Ir. Wawan Hermawan (Ir. Australia. Liik P. Yuli Suharnoto (Ir. 1985) 52. Mad Yamin (Ir. Sri Endah Agustina (Ir. IPB. Moedjiarto Pratomo (Ir. IPB. IPB. (MSA. IPB. 1973) 39. 1964) 41. 1980) 31. Muhamad Yanuar J. IPB. 1978). 1989) 51. Japan. North Carolina State Univ. IPB.. 1990) 50. Soedodo Hardjoamid'ojo (Ir. IPB.P. Sukandi Sukartaatmadja (Ir. 1982) 33.26. :. IPB. 19781. 1980) 38. 1985) 40.Sc UNSW. 1982). (PhD. (MApp. 1968). UI.. 1%7) 32. USA. 1981) 46. IPB. Godfried Sitompul (Ir. 1981) 35. 1984) 42. 1969). H. UI. Japan. (PhD. IPB. of Minnesota. (MS. USA. Tineke Mandang (Ir. IPB. IPB. 1983) 43. USA. (MSc. Sri Mudiastuti Priyanto (Ir. 1975) 44. Michigan State Uni\. (Ir. 1983) 47. IPB. of Illinois. Parlaungan Rangkuti (Ir. IPB. Tokyo Nuko Univ. USA. Radite Praeko Agus (Ir. IPB. (PhD. 1986) 49. (PhD. IPB. IPB. 1985) 29. R. Prastowo (Ir. Kyoto Univ. Susilo Sarwono (Ir.

IPB.Deddy Muchtadi (Ir. IPB. IPB.Dedi Fardiaz (Ir.. IPB. Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi 1. of Massachusetts. IPB. IPB. IPB. 1978) 5. (MSc. Australia. 1974). 1977). 1970). (PhD. 1985) 11. 1972). (MSc. IPB. IPB. 1983) 17. (PhD.. UPLB. 1976). Michigan State Univ. 1971). USA. IPB. USA. Japan. (PhD. Ansori Rachman (Ir. 1982) 7. IPB. Michigan State Univ. IPB. 1982). UI.(MS. 1970). Univ. Dahrul Syah (Ir. IPB. India. 1988) 4. 1973).752. 1982) 12. (MSc. IPB. IPB. (MA. IPB. Budiatman Satiawihardja (Ir. 1981). 1968 . 1973). Philippines.Budi Nurtama (Ir. (MS. Univ. ) 13. IPB. of Hawaii USA.(Dr. IPB. (MS. 1981) 8.IPB. 1979) 9. 1988) 16. 1983) 2. (PhD. 1982).(MS. IPB.1990) 6.(Pro1. F. Djundjung Daulay (Drh. Philippines. Maggy T. Univ.Adil Basuki Ahza (Ir. Caecillia CH. of Massachusetts.Darwin Kadarisman (Ir. IPB. IPB. Winarno (Drh.Joko Hermanianto (Ir. Hokaido Univ. 1980) 10. Subartono (Ir. UPLB. 1985) 3. of Mysore. 1%2). IPB. 1978).Lilis Nuraida (Ir. (MS.Betty Sri Laksmi Jenie (Ir. USA. Univ. IPB. 1982) 19. IPB. Anton Apriyantono (Ir. 1974) 15. 1985) 18. USA. Univ. Des Science. Jimmy Hariantono (Ir. 1973). . Nurwitri (Ir. 1978). Fransiska Rungkat (Ir.(MS. France. (MSc.G. (MSc. 1977). ) 14.Monang ~anuhan (Drh.

1986) 26.1977). Musa Hubeii (Ir. Purwiyatno Hariyadi (Ir. Ni Luh Puspitasari (Ir. UGM. Nuri Andarwulan (Ir. 1984) 22. (MS. 1985) 23. (h. IPB. IPB. 1985) 21. UGM. 1981) 20. 1979). IPB. Ratih Dewanti (Ir. IPB. 1984) . IPB. IPB. 1985) 24. 1984) 27. Made Astawan (Ir. IPB. 1986) 25. UPLB.Muhamad Arpah (Ir. Phihppines.Nurheni Sri Palupi (Ir.

28. Rizal Syarief Sjaeful N. (Ir, IPB, 1973); (DESS, Univ. De Nantes, France, 1980); (Dr, Univ. De Nantes, 1983) 29. Srikandi Soewondo (Ir, IPB, 1972); MSc, Michigan State Univ., USA, 1977); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1980) 30. Slamet Ma'oen (Drh, IPB, 1960); (Drh, UI, 1x1) 31. Suliantari (Dra, UGM, 1978); (MS, IPB, 1%7) 32. Soewarno Tjokrosoekarto (Drh, IPB, 1960); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1x5); (PhD, M~chigan State Univ., USA, -); (Prof, IPB, -) 33. Sasya Santausa (Ir, IPB, 1978); (MS, IPB, 1987) 34. Sedarnawati Yasni (Ir, IPB, 1982) 35. Slamet Budiyanto (Ir, IPB, 1985) 36. Subarna (Ir, IPB, 1984) 37. Sugiyono (Ir, IPB, ) 38. C. Hanny Wija a (Ir, IPB, 1982); (MA, Hokaido Univ., Japan, 19877; (PhD, Hokaido Univ., Japan, 1990) 39. Tien Ruspiatin Muchtadi (Ir, IPB, 1975); (MS, IPB, 1980) 40. Winiati Pudji Rahayu (Ir, IPB, 1980); (MS, IPB, 1986) 41. Mohamad Aman Wirakartakusumah (Ir, IPB, 1972); (MSc, Univ. of Wisconsin, USA, 1977); (PhD, Univ. of Wisconsin, USA, 1981) 42. Yadi Haryadi (Ir, IPB, 1974); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1982) 753. Jurusan Teknologi Industri Pertanian 1.Any Suryani

(Ir, IPB, 1982) 2. Abdul Basith (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1986) 3. Anas Miftah Fauzi (Ir, IPB, 1983); (M.Sc., Osaka Univ., Japan, 1990) 4. Ade Iskandar (Ir, IPB, 1986) 5. Agung Primanto Murdanoto (Ir, IPB, 1987) 6. Agus Herindajanto (Ir, IPB, 1988) 7. H. Abdul Aziz Dads (Ir, IPB, 1967); (MSc, UPLB, Philippines, 1977); (PhD, UPLB, Phil~ppines, 1981) 8. Bambang Djatmiko P. (Ir, IPB, 1%7); (Grad Diploma, Food Tech NSW, 1975); (PhD, UPLB, Phiiippmes, ) 9. Basuki (BSc, Akademi Teknologi Kulit, Yogyakarta, 1969) 10. Chilwan Pandji (Drs, UNPAD, 1977); (Apth UNPAD,1979); (MS, IPB, 1986)

11.Djumali (Ir, UGM, 1980);(DEA, INPID Nancy,France, 1984); (PhD, Univ. De Nancy I, 1988) 12. H. Eryatno (Ir, IPB, 1972); (MSc, Michigan State Univ., USA, 1976); (PhD, Michigan State Univ., USA, 1979) 13. Endang Gumbira (Ir, IPB, 1978);(MADEV, Ghart State Univ., Belgium,1983) 14. Erliza (Ir, IPB, 1985) l5. Erliza Noor (Ir, ITB, 1985) 16.Fahidin (BSc, Akademi Kuht Yogyakarta, 1%5); (Drs, UI, 1976) 17.Faqih Udin (Ir, IPB, 1982); (MSc, -) 18. Hariiri Hardjomidjojo (Ir, IPB, 1984) 19.Helena Yusuf (Ir, IPB, 1985) 20. Irawadi Djamaran(Ir, IPB,1974);(Dr, Justus Liebig Univ., FRG, 1983) 21.Illah Saiiah (I~,.IPB, 1981); (MS, ITB, 1986) 22. Juda Agung (Ir, IPB, 1987) 23. Khaswar Syamsu (It, IPB, 1987) 24. Krisnani Setyowati (Ir, IPB, 1985) 25. Lukman Hidayat (Drs, UI, 1%2); (Drh, IPB, 1%5) 26. Liesbetini Haditjaroko (Ir, IPB, 1979);(MS, ITB, 1986) 27.Lien Herliia (It, IPB, 1981); (MSc, Silsee College, Bedford, UK,

1986) 28. Machfud (Ir, IPB, 1971); (MS, ITB, 1986) 29. M. 2kin Nasoetion (Ir, IPB, 1971); (MAppSc, UNSW., Australia, 1985) 30. Marimin (Ir, k~, 1984); (MSc, Univ. of Western Ontario, Canada, 1990) 31.Mohammad Romli (Ir, IPB, 1984) 32. Muhamad Hari Siswanto (Ir, IPB, 1985) 33.Mulyorini Rahayuningsih (Ir, IPB, 1986) 34. Meika Syahbana Rusli (Ir, IPB, 1987) 35. Mohammad S amsul Maarif (Ir, IPB, 1981);(M.Eng, AIT., ~h$.d, ) 36. Nastiti Siswi Indrasti (Ir, IPB, 1985) 37.Pramono D. Fewidatto (Ir, IPB, 1981); (MS, IPB, 1988) 38. Purwoko (Drs, UNPAK, 1987) 39.R.Hadi Suprapto (Drs, U1,1%1) 40. R. Moeljono Judoamidjojo (Drh, UI, 1%3); (PhD, Tokyo Univ., Japan, 1985)

41.Suhadi Hardjo (BSc, UNSW., Australia, 1960); (MSc, Univ. of California, USA, 1968) . 42.Sutedja Wiraatmadja (BSc, Akademi Nutrisionis, 1%2); (MSc, Univ. of Mysore, India, 1981) 43.Soesarsono Wijandi (~r, IPB, 1%7); (MSC, Univ. of Wisconsin, USA, 1973) 44. Semangat Ketaren (Ir, IPB, 1973);(MS, ITB, 1988) 45. Sukardi (Ir, IPB, 1984) 46. Tatit Krissu i'anti BSc, Akademi Kimia Analis, 1970);(MSc, uPLB, P&ippines, 1982);(PhD, UPLB, Philippines, 1986) 47.Tajuddin Bantacut (Ir, IPB, 1985) 48. Wahjudin Tjiptadi (Ir, IPB, 1966 Dip1 ASc UNSW, Australia, 1975);(MS, IPB, 1981 Dr, IPB, 1985);(Prof., IPB) 49.Mohamad Nabil (Ir, IPB, 1983)

8. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM 8.1. WAN PENDIDIKAN Setiap mahasiswa FMIPA mengikuti program pendidikan sarjana yang berlangsung selama delapan semester dan menyelesaikan beban kredit yang berkisar antara 144 -160 sks. Untuk setiap program studi di FMIPA dibebankan: a. Mata kuliah wajib ialah mata kuliah yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa dari jurusan yang bersangkutan. Pengetahuan yang terdapat pada mata pelajaran tersebut harus dikuasai oleh sarjana di bidang masing-masing. b. Mata kuliah yang termasuk dalam paket pilihan dimaksudkan untuk menunjang kerja penelitian, memperluas wawasan pandangan, atau menyalurkan minat mahasiswa untuk memperdalam bidang ilmu.tertentu. Paket pilihan ini berisi sekelompok mata pelajaran baik dari jurusan yang bersangkutan maupun dari luar jurusan dan bahkan mungkin dari jurusan di luar FMIPA. Pernilihan paket dilaksanakan atas persetujuan dosen pembimbing. Selain itu setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti seminar yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa berkomunikasi secara lisan. Mahasiswa dilatih untuk mengemukakan rencana dan hasil penelitiannya di hadapan staf pengajar dan mahasiwa. Ke rja Penelitian adalah tugas penelitian perorangan yang harus dilakukan mahasiswa dan bertujuan: a. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam kerja mandiri. b. Meningkatkan kemampuan mengidentifikasi permasalahan dan mengusahakan pemecahannya. c. Meningkatkan kemampuan mencari, menggali dan menanggapi sumber-sumber informasi. d. Meningkatkan kemampuan dalam pengolahan data dan menarik kesimpulan. e. Meningkatkan kemampuan untuk menyampaikan hasil penelitiannya baik lisan maupun tulisan.

Untuk meningkatkan keterampilan dalam usaha penghantaran teknologi, keterampilan penerapan ilmu-ilmu yang diperoleh di bangku kuliah setiap mahasiswa diwajibkan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Praktek Lapang. 8.2. ORGANISASI DAN PERSONEL Dekan : Prof.Dr. Barizi, MES Pembantu Dekan I : Dr.1r. Ahmad Ansori Mattjik, MSc Pembantu Dekan I1 : Drh. Djoko Walujo Pembangu Dekan I11 : Ir. Eman Kustaman Kepala Bagian Tata Usaha : Marimin S. 8.2.1. Jurusan Kimia Ketua : Prof-Dr. Aisjah Girindra Sekretaris : Ir. Latifah K. Darusman, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Ir. Hendra Adijuwana, MST Kepala Lab. Kimia Analitik : Ir. Elly Suradikusumah, MS Kepala Lab. Kimia Organik : Dr.Ir. M. Anwar Nur, MSc ?*F Kepala Lab. Kimia Fisik Kepala Lab. Biokimia Tumbuhan : Dr.Ir. M. Sri Saeni, MS : Dr. Norman R. Azwar )3q ?mT Kepala Lab. Biokimia Hewan : Prof.Dr. Aisjah Girindra Kepala Lab. Biokimia Fermentasi : Dr. R.T.M. Sutamiharja Kepala Lab. Biologi Molekuler : Prof.Dr. Djoko Soedarmo M.

822. Jumsan Geofisika dan Meteorologi Ketua Jurusan : Ir,. M. Effendi Manan Sekretaris : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Fisika Umum : Ir. Hanedi Darmasetiawan, MS Kepala Lab. Hidrodinamika : Dr.Ir. Hidayat Pawitan Kepala Lab. Instrumentasi : Soedarsono, MSc Kepala Lab. Meteorologi : Dr.Ir. Ahmad Bey Kepala Lab. Klimatologi : Dr.Ir. M.Bl. de Rozari Kepala Lab. Agrometeorologi : Ir. M. Effendi Manan 823. Jurusan Statistika Ketua : Dr.Ir. Aunuddin ~ekretaris : Dr.1r. M. Sjarkani Musa Kepala Lab. Pemodelan : Ir. Krisnamurti Hasibuan, MSc Kepala Lab. Analisis Statistik : Prof.Dr.1r. Andi Hakim Nasoetion

Kepala Lab. Teori Statistik : Dr.Ir. Abdurrauf Rambe, MSt Kepala Lab. Komputasi Statistik : Dr.Ir. Aunuddin 8.2.4. Jurusan Biologi Ketua : Drh. Ikin Mansjoer, MSc Sekretaris : Dr. Ir. Alex Hartana Kepala Lab. Anatomi dan Morfologi Tumbuhan : Ir. R.M. Trenggono K.

Kepala Lab. Ekologi Tumbuhan Kepala Lab. Fisiologi Tumbuhan Kepala Lab. Genetika Kepala Lab. Mikologi Kepala Lab. Mikrobiologi Kepala Lab. Taksonomi Tumbuhan Kepala Lab. Zoologi : Ir. M. Tjahjono Samingan, MSc : Ir. P.D. Tjondronegoro, MS : Prof.Dr.Ir. Edi Guhardja : Prof.Dr.Ir. S. Soetarmi Tjitrosomo : Ir. Tedja Imas : Dra. Sri Sudarmiyati T., MSc : Drh. Ikin Mansjoer, MSc 82.5. Jurusan Matematika Ketua Sekretaris Kepala Lab. Matematika Murni Kepala Lab. Matematika Terapan Kepala Lab. Matematika Komputasi 82.6. Jurusan MKDU Ketua Sekretaris Kepala Lab. Bahasa : Dr.1r. Siswadi : Ir. Hadi Sumarno : Dra. Nur Aliatiningtyas : Dr.Ir. Siswadi : Ir. Heru T. Natalisa, MMath

: Dra. Dwiningsih Sulistiarti : Drs. Ahrnad Djuaeni : Drh. Audrey T. Ungerer

6.3.JURUSAN, PROGRAM STUDI DAN KURIKUL Uh! 83.1. Jurusan Kimia Sarjana kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB diharapkan ahli dalam bidang kimia Anorganik, Organik, Fisik, Analitik, dan Biokimia. Selain menguasai bidangnya, sarjana kimia FMIPA IPB diharapkan mampu pula menerapkan dan mengembangkan ilmunya untuk menunjang pembangunan dalam bidang pertanian dan industri. Kurikulum program pendidikan sarjana kimia FMIPA IPB dirancang dengan acuan Kurikulum inti yang disusun DIKTI. Sementara itu untuk memberikan makna, mahasiswa diberi bekal yang cukup banyak untuk bergerak dalam bidang pertanian. Untuk maksud tersebut dimasukkan warna hayati dalam kurikulum. Warna hayati tersebut akan membedakan sarjana kimia FMIPA IPB dari sarjana kimia yang dihasilkan Perguruan Tinggi lain. Untuk menjadi sarjana kimia, mahasiswa harus menyelesaikan 144150 sks. Setelah menyelesaikan tugas akhirnya, mahasiswa menjadi sarjana kimia. Untuk mengikuti program sarjana kimia diharapkan mahasiswa menguasai ilmu kimia dasar dan ilmu dasar lainnya dengan cukup baik. Calon mahasiswa yang diterima adalah lulus TPB dengan NMR 25 untuk mata kuliah Kimia Dasar I dan Kimia Dasar 11. Jurusan Kimia juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Kimia. Calon mahasiswa yang diterima untuk program D3 melalui jalur UMPTN. Kuriku lur~i

No. Mata Kuliah Kredit Sernesler 1 dart 2 -TPB 36 sks

Sentester 3 KIM 201 Kimia Dasar I11 KIM 211 Kimia Anorganik I

Kurikulur~t -S attester 3 (Lanjutan) KIM 221 Kimia Or anik I KIM 231 Analisis kalitatif MA 221 Kalkulus GFM 233 Fisika I1 3(2-3 Jumlah: 20 sks Sentester 4 KXM 212 KIM 222 Kirniit Anorganik I1 Kimia Or anik I1 KIM 232 Analisis fuantitatif I KIM 241 Kimia fisik I KIM 202 Literatur Kimia STK 233 Metode Statistika Jumlah: 18 sks Sentester 5 KIM 323 Kimia Or anik Fisik KIM 333 Analisis &antitatif I1 KIM 342 Kimia Fisik I1 KIM 351 Biokimia I STK 281 Pengetahuan Ilmu Komputer PiIihan Wajib 3 Jumlahr 19 sks Semester 6 KIM 334 Analisis Instrumental KIM 343 Termodinamika KIM 352 Biokimia I1 KIM 344 Kinatika Kimia Pilihan Wajib 6 J

e 19 sks Sentester7 KIM 424 Struktur Molekul dan KIM 435 Spektroskopi Radiokimia KIM 403 Metode Penelitian Piliihan 12 Jumlah: 20 sks

Kalkulus Lanjutan KIM 353 Biokimia Tumbuhan Sentester 6 KIM 326 KIM 327 KIM 313 KIM 361 KIM 345 KIM 354 KIM 355 BIO 213 BIO 201 BIO 231 BIO 301 BIO 321 STK 332 Kimia Polimer Sintesis Kimia Organik Bioanorganik Kapita Selekta Kimia Kuantum Teknik Penelitian Biokimia Biokimia Nutrisi Fisiolo i Tumbuhan f Geneti a Dasar Mikrobiolo i Pengantar iiologi Sel Fisiologi Hewan Perancangan Percobaan Sa7iester 7 KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 -3) ...fitrikulzim (Lanjutan) Semester 8 KIM 491 Seminar 1 KIM 492 Masalah Khusus 4 KIM 493 KKN 4 Pilihan 6 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 8: 147 sks Mata Kuliah Pilihan No..Elektronika KIM 305 STK. Mata Kuliah redi it Setnester 5 KIM 325 Kimia Bahan Alam KIM 304 FIS ..

KIM &I Kirnia Pangan 3 2 -3) KIM 162 Kimia Tanah 3 2 -3) KIM 463 Kimia Tumbuhan 3 2 -3) KIM 464 Kimia Lingkungan I 3 (2 -3) .

Pendidikan ini diarahkan untuk membentuk tenaga yang peka dan tanggap terhadap masalah agrometeorologi dan sanggup mengembangkan ilmu serta penerapannya. ciri mahasiswa yang diharapkan berhasil menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya adalah mahasiswa dengan dasar kemampuan yang kuat di bidang Fisika dan . Berdasarkan pengalaman. Jurusan Geofisika dan Meteorologi Pendidikan keahlian agrometeorologi ditujukan untuk menghasilkan tenaga yang berkemampuan tinggi dan terampil dalam memanfaatkan cuaca dan iklim untuk menyerasikan kegiatan pertanian dengan keadaan fisik lingkungan optimal.Mata Kuiiah Pilihan -Sanesfer 7 (Lanjutan) KIM 465 Kimia Air 3(2-3 KIM 456 Pengantar Biokimia Industri KIM 457 Pengantar Imunokimia KIM 470 Pestisida BIO 401 Kultur Jaringan GFM 241 Termodinamika Atmosfir 3 (3 -0) Sentester 6 KIM 466 Kimia Fisik Tanah KIM 446 Kimia Permukaan KIM 447 Kimia Biofisik KIM 467 Kimia Obat KIM 468 Kimia Industri KIM 469 Kimia Kayu KIM 458 Bioenergetika KIM 459 Vitamin dan Enzim KIM 471 Toksikologi STK 282 Pemrograman Komputer 832.

.Matematika.

+ Mata Kuliah Kredit Semester I dan 2 TPB 36 sks Semester 3 GFM 211 Klimatologi Dasar GFM 232 Fisika Pertanian GFM235 Matematika Fisika BIO 211 Botani Umum BDP 211 Dasar-dasar A fP onomi BIO 201 Dasar-dasar E ologi Umum Jumlah. Semester 4 GFK 221 GFM222 GFM241 Pengantar MeteorologiInstrumentasi Meteorologi Termodinamika STK 211 Metode Statistika BIO 213 TNH 211 Fisiologi Tumbuhan Dasar-dasar Ilmu Tanah Jumlah: 19' sks .Kurikulum No.

Semester 5 GFM 312 Geo afi Fisik GFM323 Ana P rsis Meteorologi GFM 342 Dinamika Atmosfir STK 281 Pengantar Ilmu Komputer Pilihan 6 Jumlah: 19 sks Semester 6 GFM313 GFM314 GFM315 GFM372 Metode KlimatologiMikroklimatologi Iklim Tropika HidrometeorologiPilihan Jumlah: 17 sks .

Budidaya Pertanian.hikuluni (Lanjutan) Sentesfer 7 GFM 491 Telaah Pustaka 3 GFM 492 Kapita Selekta Geometeorologi 3 (3 0) GFM 493 Karya Ilmiah 1. Selain itu dapat pula mengambil mata kuliah pilihan dari jurusan sendiri seperti: Pengantar Penginderaan Jarak Jauh. Sosial Ekonomi. Peternakan. Sedangkan mata kuliah pilihan lainnya yang dapat diambil: MatematikaIStatistika. Metode Statistika 11. GMSK. Fisika . Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan. 3 Piliian 6 Jumlah: 21 sks Semester 8 GFM 494 GFM 493 Telaah Lapang Agrometeorologi Karya Ilmiah I1 Praktek Lapang 4 3 4 Jumlah: 12 sks Jumlah Semester 1 -8: 144 sks Mata Kuliah Pilihan Mata kuliah pilihan yang harus diambil pada Semester 5dan6adalah salah satu dari Rancangan Percobaan. atau Teknik Percobaan Lapangan. Perikanan dan lain-lain. Kehutanan. Ilmu Tanah. Elektronika.

Atmosfir. Fisika Teknik. dan Klimatologi Dasar. Semua mata kuliah yang diasuh untuk Program Studi Agrometeorologi terbuka untuk mahasiswa jurusan lain dengan prasyarat mata kuliah klimatologi dasar (GFM 211). Kemudian untuk Program S1 seperti Fisika Terapan. . Hidrologi dan Modifikasi Cuaca. Selain itu jurusan Geofisika dan Meteorologi juga memberikan Diploma seperti Fisika Dasar dan Klimatologi Dasar.

Landasan pengetahuan matematika yang lebih kokoh sangat diperlukan bagi yang berminat . Kegiatannya meliputi perancangan. tetapi juga membantu menyajikan informasi yang terpercaya bagi kepentingan perumus kebijaksanaan. juga mengenal'prinsip-prinsipdasar ilrnu lain dari berbagai bidang terapan yang ada di IPB. kurikulum pendidikan di Jurusan Statistika disusun untuk menghasilkan tenaga ahli yang selain memiliki pengetahuan komputasi maju. Menganalisis data. 4. 2.833. pemerintah.penerapannya dalam kehidupan sehari-hari semakin mendalam dan luas mengikuti berbagai kegiatan antara lain bisnis. industri. Jumsan Statistika Tujuan Pendidikan Statistika adalah ilmu yang mempelajari pendekatan kuantitatif untuk menelusuri dan menemukan keteraturan-keteraturan yang tersembunyi di balik keragaman data. Oleh karena itu. merumuskan hasil secara kuantitatif serta menarik kesimpulan secara sah. Program studi statistika yang diasuh oleh Jurusan Statistika diarahkan untuk menghasilkan sarjana yang memiliki keterampilan dalam: 1. Oleh karena it. Peranannya tidak hanya dalam membantu menjelaskan keterkaitan sebab akibat yang merupakan inti persoalan dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Menerjemahkan permasaiahan bidang ilmu lain ke dalam kerangka logika statistika dan mengkomunikasikan kembali hasii analisis dan kesimpulan yang ditarik secara statistik ke dalam konteks perrnasalahan semula. Memahami teori maupun metode statistika agar dapat menerapkannya dengan benar. pengukuran. pertanian maupun kesehatan. pengumpulan. 3. Merancang pengumpulan data melalui pengumpulan percobaan atau survai untuk memperoleh informasi secara lebih efisien. penyederhanaan dan analisii data serta pembahasan sistematis dalam upaya penarikan kesimpulan yang konsisten dengan data.

mendalami aspek teoritis atau akan melanjutkan ke jenjang kesarjanaannya yang lebih tinggi. .

Paket pilihan bidang penunjang yang dapat ditawarkan kepada mahasiswa Jurusan Statistika ialah: 1. Sisanya. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. Penentuan pilihan bidang-bidang penunjang yang ditawarkan berikut paket-paket mata kuliah sangat tergantung pada banyaknya serta diversifikasi kemampuan dan latar belakang keahlian kedua dari staf pengajar jurusan. dengan jurnlah beban 19 sks. 4.Untuk program 'studi sarjana statistika. Empat belas mata kuliah yang setara dengan 36 sks. mulai dalam tahun pelajaran 198511986. Bidang Penunjang Matematika. yaitu sebanyak 108 sampai 109 sks atau 31 mata kuliah. 3. Bidang Penunjang Sosial-Ekonomi. Bidang Penunjang BiologiIGenetika. . dikelompokkan menurut paket mata kuliah: -24 mata kuliah dari paket mata kuliah wajib. Bidang Penunjang agronomi. setiap mahasiswa harus menempuh dan menyelesaikan kuliah berikut praktika serta tugas lainnya yang jumlah bebannya setara dengan 144 sampai 145 sks. direncanakan dibuka dalam tahun pelajaran 199011991. dibuka dalam tahun pelajaran 1986/1987. -1 mata kuliah dari paket mata kutiah pilihan statistika. 2. dengan jumlah beban 86 sks. di antaranya telah ditempuh di TPB. dengan jumlah beban 3 sks. -6 mata kuliah dari paket mata kuliah bidang penunjang yang dipilih.

Mata Kuliah Kredit Semester 1 dun 2 36 sks Semester 3 MAT 212 Aljaba Linear MAT 201 Kalkulus I1 STK 211 Metode Statistika I STK 281 Ilmu Komputer I Pilihan Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 4 MAT 222 Kalkulus I11 STK 201 STK 212 Pengantar Hitung Peluang Metode Statistika 11 STK 282 Ilmu Komputer 11 Piliian Penunjang 3 Jumlah: 17 sks Semester 5 STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah STK 321 Teori Statistika I STK 311 Eks~lorasi Data STK 3151 ~ta6stik NonparametriW 3 (3 -0) MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa STK 331 .Berikut ini adalah kurikulum yang berlaku mulai tahun ajaran 198811989. No.

Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) Pilihan Penuniang 5 -6 sks Jumlah: 19 -20 sks Sentester 6 STK 342 STK 322 Karya Tulii I Teori Statistika I1 STK 332 STK 3051 Perancangan Percobaan Operation Research/ .

Knrikului~~ -Sentester 6 (Lanjutan) STK 385 Metode Simulasi STK 381 Komputasi dan Manajemen Data Pilihan Penunjang 4 (3 3). . 5 -6 Jumlah: 20 -21 sks Sentester 7 STK 440 STK 421 STK 441 STK 4051 STK 415 STK ~asalih Khusus Pengantar Model Linier Metode Penelitian dan Telaah Pustaka Pemodelan Matemaw Metode Peramalan dan Analisis Deret Waktu Pilihan Statistika Pilihan Penunjang 3 3 -0 3r-31 3 (2 -3) 3 (3 -0) 3 3 Jumlah: 18 sks Sentester 8 STK 499 STK STK 442 STK 498 STK 490 .

Mata Kuliah Kredit Sentester 7 STK 531 STK 532 Teknik Permukaan Respon Analisis Data Kategorik .Karya Tulis I1 Pilihan Statistika KKN dan Keterampilan Profesi Seminar Ujian Komprehensif 4 6 4 1 2 Jumlah: 17 sks Jurnlah Semester1 8: 145-146 sks Mata Kuiiah Pilihan Statistika No.

Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 SEP 241 Dasar-dasar Agronomi Dasar-dasar Manajemen Semester 4 BDP 261 Ilmu Tanaman Serealia 3 (2 -3) Semester 5 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Pengantar Ilmu Tanah Sent ester 6 BDP 363 Hortikultura BDP 422 Sistem-sistem Pertanian Semester7 STK 439 Teknik Percobaan Lapangan 3 (2-3) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi No.Mata Kuliah Pilihan Statistika (Lanjutan) Semester8 Pilih dua mata pelajaran dari: STK 425 Analisis Peubah Ganda STK 435 Statistik Pengendalian Mutu STK 432 Metode Riset Pemasaran STK 426 Statistika Ekologi Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Agronomi No. Mata Kuliah Kredit Semester 3 BPD 211 Dasar-dasar .

Agronomi 4 (3 -3) SEP 241 Dasar-dasar Manajemen 3 (3 0) Semester 4 SEP 221 Ilmu Kependudukan 3 (2 -3) .

Mata Kuliah Kredit Se~nester 3 BIO 210 Dasar-dasar Ekologi BIO 301 Pengantar Biologi Sel Semester 4 BIO 202 Genetika Dasar BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Semester5 BIO 341 Genetika Populasi 4 (3 3) Semester6 Pilih salah satu dark BIO 351 Genetika Tumbuhan BIO 352 Ekologi Lanjutan Serltester 7 BIO Ilmu Pemuliaan Tanaman BIO BIO 443 Biologi Populasi Taksonom Numerik . Pilihan Bidang Penunjang Sosial Ekonomi (Lanjutan) Serltester 5 SEP 242 Ekonomi Mikro 3 (3 0) GMK Gizi dan Pangan 2(2-0) Semester 6 SEP 252 Pengantar Ekonomi Pertanian 3 (2 3) SEP Ekonorni ~akko 3 (3 0) SEP Ekonomi Sumberdaya 3 (3-0) Semester 7 STK 491 SEP 353 Pengantar Ekonometrika Manajemen Agribisnis 3 (2 -3) 3 (3 -0) Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang BiologiIGenetika No.M. K.

Mata Kuliah Kredit Semester 4 BIO 206 Fisiologi Tumbuhan Dasar Semester 5 MAT 323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 0) MAT 471 Analisis Numerik I 4 (3 -3) Semester6 MAT 325 Fungi Kompleks 3 (3 0) MAT 324 Analisis Real I 3 (3 0) Semester7 MAT Kapita Selekta 3 (3 -0) .Mata Kuliah Pilihan Bidang Penunjang Matematika No.

4. dan Biologi Populasi. Kurikulum No.Sarjana semacam ini harus menguasai dengan baik teori dasar biologi dan dibekali teknik penerapan teori tersebut dalam usaha memecahkan teori persoalan yang terdapat dalam masyarakat. Zoologi. yang tercerminkan dari kemampuannya dalam mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu masa depan dan mampu menerapkan pengetahuzmya di dalam masyarakat. Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 BIO BIO BIO KIM KIM STK 201 212 214 350 225 211 Zoologi Umum 3 Anatomi clan Morfologi Tumbuhan 3 Talcsonomi Tumbuhan 4 Biokimia . Mikrobiologi. Kurikulum program sarjana biologi disusun untuk menghasilkan sarjana yang berkualitas tinggi. Jurusan Biologi juga menyelenggarakan Program D3 Kependidikan Guru Biologi. Jurusan Biologi Tujuart Pendidikan Jurusan Biologi menyelenggarakan program studi Biologi dengan Sub-bidang Botani.83.

Dasar Kimia Ana tlk Metode Statistik I1 4 4 3 3 3 3 Jumlah: 20 sks .Umum 4 Kimia Organik 3 Metode Statistik I 3 Jumlah: 20 sks Semester4 BIO 201 BIO 213 BIO 222 BIO 231 KIM 236 STK 212 Genetika Dasar Fisiologi Tumbuhan Dasar Dasar-dasar Anatomi Banding Mikrobiol y.

17-18 ~ks Semester6 BIO 302 BIO 312 BIO 333 BIO 323 Dasar-dasar Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah Biologi Cendawan Pilihan: 2 4 4 3 9-10 Averte rata Jumlah: 22-23 sks Semester7 BIO 401 BIO 402 BIO 403 Kultur Jaringan Mikroteknik Kolokium Pilihan: 3 3 1 9 Jumlah: 16 sks .Semester5 BIO 301 Pe antar Biologi Sel 2 3~ BIO 303 ~ k ~asar 3 BIO BIO dan KIM 322 Verte rata 3 331 Fisiologi Genetika Mikroba 4 Pengenalan Alat-alat Laboratorium 2 Pilihan: 3-4 Jumlah.

Semester8 BIO 404 BIO 405 Masalah Khusus Seminar Kuliah Kerja Nyata Praktek Lapang 6 1 4 4 Jumlah: 15 sks Jumlah Semester1-8: 146-148 sks .

Mata Kuliah Pilihan No. Mata Kuliah Kredit Semester 5 BIO 341 BIO 342 KIM 240 GMF 211 Genetika Populasi Evolusi Kimia Fisik dan Koloid Klimatologi Dasar Semester6 BIO 343 BIO 351 HPT 211 BIO 353 BIO 355 TNH 211 BIO 361 BIO 363 BIO MPS 212 BIO 362 BIO 364 BIO 365 BIO 317 TPG221 BIO 373 and Prinsip-prinsip Konsemasi Genetlka Tumbuhan Dasar-dasar Perlindungan Tanaman Floristik Fisiolo Zat Pen atur Tumbuh Dasar Histologi Mamalogi OrnitologiDasar-dasar Limnologi EntomologiIkhtiologi Protomlogi Mikroba dan Peranannya Mikrobiologi Pangan Virologi .

Sentester7 BIO BIO BIO BIO BIO 457 451 443 453 BIO 454 BIO 441 BIO 461 BIO BIO 471 Pemuliaan Tanaman SumberdayaGenetik Taksonomi Numerika Ekofisiolr Tumbuhan Pertumb an clan Perkembangan Tumbuhan Botani Ekonomi Biologi Radiasi Embr10106 Genetika ewan Tigkah Laku Hewan Mikrobiologi Tanah .

Mata Kuliah Pilihan Semester 7 (Lanjutan) BIO 472 BIO 474 TPG422 BIO 372 BIO 444 BIO 452 BIO 453 BIO 455 BIO 473 BIO 475 FKH BIO 462 BIO 463 BIO 464 FKH BIO 466 Mikrobiologi Lin un an 3 Biologi dan Budi F aya s amur 3 Teknologi Fermentasi 3 Imunobiologi 3 Dinamika Po ulasi 3 Biologi poP&i ~umbuhan 3 Ekologi Lanjutan 3 Pengantar AMDAL 3 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 Algologi 3 Ilmu Penyakit Hewan 3 Ekol* Hewan .

3 Ekofislologi Hewan 3 Zoogvafi 3Endohologi 3 Peng. Hama dan Penyakit 3 .

perencanaan. Diharapkan pada waktunya nanti tersedia bidang-bidang penunjang Biologi/Ekologi/Lingkungan. Jurusan Matematika IPB merencanakan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun pelajaran 199011991. dan di Tingkat Persiapan Bersama nilai mata ajaran Pengantar Matematika dan Kalkulus I tidak kurang dari B. Fisiia-Oseanografi. dan pengembangan. serta . ataupun kegiatan yang berkaitan erat dengan penggunaan metode kuantitatif. Ilmu Komputer. Jurusan Matematika Tujuan Pertdidikmt Program pendidikan sarjana matematika bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan matematika pada disiplin ilmu yang lain. Statistika. Sosial Ekonomi. Ilmu-ilmu Tanah. Mahasiswa yang ingin memilih Jurusan ini diharapkan mempunyai minat utamanya mengembangkan dan menerapkan matematika. penelitian. Pengembangan Wilayah dan Penginderaan Jauh. Oleh karena itu.835. Kemampuan ini berupa kemampuan menelaah fenomena nyata. yang kemudian akan ditingkatkan sesuai dengan fasilitas yang tersedia.Daya Tampung Jurusan ini pada tahap awal sebanyak 40 orang. Teknologi Pertanian. kemudian menyusun dalam bentuk model matematika. setiap mahasiswa yang memilih bidang keahlian utama matematika harus menentukan bidang studi penunjangnya. serta menganalisis model tersebut. Lulusan program studi Matematika ini diharapkan mempunyai kesempatan kerja baik di lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta dalam bidang pendidikan.

Selain mengelola mahasiswa Program Si. Di samping itu.lembaga-lembaga yang mempunyai sistem komputer. lulusan tersebut diharapkan juga memiliki landasan yang kokoh untuk memperdalam pengetahuannya misalnya dalam jenjang studi lanjutan di fakultas pasca sarjana. baik dalarn bidang matematika ihi sendiri maupun dalam bidang yang lain. Jurusan Matematika juga menyelenggarakan Program Ds Kependidikan Guru Matematika. .

Mata Kuliah Kredit Semester 1 dan 2 -TPB 36 sks Semester 3 MAT 201 Humaniora 1 (0-2) MAT 211 Kalkulus II MAT 213 Aljabar Linear Elementer MAT 271 Komputasi I MAT 231 Metode Matematika I STK 211 Metode Stastitika I Pilihan 3 Jumlah: 21 sks Semester 4 MAT 212 MAT 252 MAT 272 STK 212 Kalkulus 111 Analisis KompleksKomputasi11 Metode Statistika I1 Pilihan 6 Jumlah: 21 sks Semester 5 MAT 321 Aljabar MAT 331 MAT 391 MAT 371 Numerik I Pilihan 6 Struktur Persamaan Diferensial Biasa Pen antar Teori Peluang An% .firikulum No.

Jumlah: 29 sks Semester6 MAT 352 Analisis Real I STWMAT 3% Statistika Matematik MAT 342 Geometri MAT 372 Analisis Numerik I1 Pilihan Jumlah: 19 sks .

Mata Kuliah Kredit Semester 3 Kuliah Non-Matematika 2 -3 Semester 4 MAT 202 MAT 204 MAT 232 Pengantar Dasar Matematika Teori Himpunan Metode Matematika I1 qy 3 3 -0 Kuliah Non-Matematika 2 -4 Semester5 MAT 3.3 MAT 361 MAT 373 Tajuk Pilihan (Murni) I Operationi Research I .Sunester 7 MAT 451 Analisis Real 11 MAT 421 MAT 461 Aljabar Linear Lanjut Optimasi Kuliah Pilihan 8 Jumlah: 20 sks Setnester 8 MAT 401 MAT 400 MAT 402 Sejarah Matematika Tugas Akhir Seminar Kuliah Pilihan Jumlah: 15 sks Jumlah Semester 1 -8: 154 sks Mata Kuliah Pilihan No.

Matematika Diskrit STK 331 Metode Penarikan Contoh STK 3W Eksplorasi Data Kuhah Non-Matematika 2-6 .

Mata Kuliah Pilihan (Lanjutan) Semester 6 MAT 324 Teori Grup MAT 332 Persamaan Diferensial Parsial MAT 362 Operations Research I1 STK 314 Statistika Nonparametrik STK 332 Perancangan Percobaan Kuliah Non-Matematika 2 -6 Semester 7 MAT 453 MAT 441 MAT 4** MAT MAT MAT STK 415 STK 431 433 471 493 Ukuran dan Integral Lebesque Geometri Diferensial Tajuk Pilihan (Murni) 111 Metode Matematika 111 Kontrol Optimum Ilmu Komputer I Analisis Peubah Ganda Pengantar Analisis Komponen Ragam Semester 8 MAT 4** MAT 422 MAT 454 MAT 456 .

MAT MAT MAT MAT 472 492 462 472 MAT432 STK 492 STK 494 STK 4% Tajuk Pilihan (Murni) IV 0. Aljabar Terapan Topologi Analisis Fungsional Ilmu Kom~uter 11 Pe ntar~roses Stokastik ~aF~ilihan R Ta~uk Pilihan Komputasi Tajuk Pilihan Terapan Pe antar Ekonometrika Sid' 2 Regresi Terapan Statistika Peneawasan Mutu Facaan Mandiri .

elektrokimia. Stoikiometri. . M. asam-basa poliprotik. Dasardasar Ikatan Kimia. termodinamih. zat padat dan zat cair. senyawaan kompleks. kimia hayati dan kimia lingkungan. Anwar Nur Staf KIM211 Kimia Anorganik I 3 (3 0) 1 Perkembangan daftar periodi. Latifah K Darusman Staf RIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia.84. Gas.4. deskripsi unsur. kinetika. M.1. kimia inti. SILABI 8. Kesetimbangan dan Asam Basa. Jurusan Kimia JUM 101 Kimia Dasar I 3 (2 3) 1 Bahan dan Pengukuran. Elektron dalam atom. Teori Atom. Campuran. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik. Anwar Nur Star KIM 201 Kimia Dasar 111 3 (3 0) 1 Ikatan kimia lanjutan. Daftar Periodik dan Sifat-sifat Atom. kimia koloid dan dasar-dasar analisis.

allotropi. kelimpahan. anomali. katalisis. dm bio-anorganik. sifat fisika dan kimia. teori orbital molekul. spektrum senyawa koordinasi. teori medan Ligan. kelimpahan dan kegunaannya. ikatan kirnia. Hendra Adijuwana star KIM 212 Kimia Anorganik I1 3 (2 3) 2 Sifat fisika dan kimia logam. Hendra Adijuwana Staf .pembuatan unsur. kinetika dan mekanisme reaksi. dan kegunaannya (diutamakan unsur golongan utama). transisi. senyawa koordinasi.struktur atom.

metode ekstraksi.RIM221 Kimia Organik I 4 (2 6) 1 Konsep dasar ikatan kovalen. sintesis umum senyawa or@. senyawa heterosiklik dan polisiklik. Anmrr Nur Zuraida Fatma P. (khromatografi. pembahasan gugus fungi alkil halida. M. alkana. Tun Tedja Irawadi Dudi Tbohir KIM 231 Analisis Kualitatif 3(2-3)l Pengenalan umum mengenai analisis kimia. metode pemisahan. protein.. Latifah K. asam amino. elektroforesis) analisis kualitatif metode Dames. karbohidrat. analiin sistematik. lipid dan asam nukleat. EIly Suradikusumah Eti . silkena. alkohol. senyawa aromatik dengan penekanan sifat fisik dan kimia berdasarkan struktur serta mekanisme reaksi. eter. KIM 222 Eimia Organik I1 4 (2 6) 2 Pembahasan gugus fungsi karbonil dan karboksil beserta mekanisme reakshya.

Elly Suradikusumah Latifah K. oksidireduktometri. W. gravimetri pengendapan.Rohaeti kUb4 232 Analisis Kuantitatif I 3(2-3)2 Metoda klasik dalam analisis kuantitatif yaitu gravimetri evolusi. telrnik penulisan ilmiah. Harjadi Stat . komplekso dan kelatometri. asidialkalimetri. Darusman Hastatiningsih KIM 202 Ldteratur Kimia 2 (1 -3)2 Penelusuran jenis pustaka dan cara penggunaannya. elektrogravimetri. tulisan ilmiah dalam berbagai bidang kimia baik yang berupa hasil penelitian maupun populer.

reaksi terhadap gugus karbonil. struktur atom dan molekd. penataulangan kationik intramolekul reaksi adisi dan eliminasi. spektrofotometri uv dan sinar tampak. sifat-sifat koligam. larutan. Darusman Risna Yetti KIM 323 Kimia Organik Fisik 3(3 0)1 Pendalaman struknu. ikatan kimia. Suminar S. dan proses pada permukaan. KIM 342 Kimia Fisik I1 4(3 -3) 1 Pengenalan kuantum. Sri Saeni Latifah K. kimia koloid.KIM 241 Kimia FisikI 3 (3 0) 2 Keadaan bahaa. Sri Saeni Zainal Alim M. kesetimbangan dan dinamika elektrokimia. reaksi perisiklik dan fotokimia. simetri. Achmadi Dondin Sajuthi Gustini KIM333 Analisis Kuantitatif I1 3 (2 -3)1 Analisis kuantitatif dengan cara konduktrometri. mekanisme substitusi nukleofilik dan elektro6lik. . reaksi radikal bebas. perubahan fasa dari bahan murni dan campuran sederhana. Darusman M. potensiometri. proses transport dan difusi molekuler. sifat-sifat gas dan teori kinetik gas. laju reaksi kimia. termodinamika. M. Latifah K.spektrofotometri umum.

spektroskopi resonansi magnet inti. meliputi spetroskopi absorpsi dan em. spektrokopi nyala. spektroskopi infra merah. dan polarograti.fluorimetri. Sri Saeni RIM 334 Analisis Instrumental 3 (2 3)2 Metode analisis kimia dengan peralatan modem. Elly Suradikusumah Latifah K. Darusman M. . kromatografi gas.

standar entalpi. lipid. teori kecepatan reaksii fotokimia. energi aktivasi. penerapan Hukum I pada gas. Dondin Sajuthi star KIM344 Kinetika Kimia 3 (3 0) 2 Hukum aksi massa. proses absorpsi. penerapan fungsi enersi energi bebas pada perubahan-perubahan kimiawi. Oetomo Djajanegara Staf KIM352 Biokimia I 4(3-3) 1 Membahas jenis sel organisme dan ultra-struktum&i serta fungsi dari organel yang terdapat di dalamnya. gas ideal dan non-ideal. Kinetika enzim. mekanisme reaksi. Juga dibahas komposisi mahluk hidup serta struktur. entropi dan energi bebas Gibbs.spektroskopi massa. Hukum I11 Termodinamika. dan analisis asam amino. ordo-reaksi. Anwar Nur Staf KIM343 Termodinamika 3 (3 0) 2 Teknik operasi matematik. Hukum I Termodinamika. katalis asam-basa. katalis heterogen dan reaksi-reaksi heterogen. M. kromatografi cairan kinerja ti@. entalpi kalor dan kalor reaksi. Hukum I1 Termodinamika. sifat dan fungsi biomolekul penyusunnya seperti: karbohidrat. fungsi energi bebas dan penerapannya pada perubahan fasa. protein dan .

Keterlibatan vitamin dan mineral dalam proses metabolisme. Pemanfaatan enersi dan senyawa hasil metabolisme yang diperoleh mahluk hidup. lipid danprotein. Hawab S taf KIM 352 Biokimi I1 4 (3 3) 2 Lanjutan Biokimia I.asam amino serta air dan mikronutrien-esensial untuk pemenuhan kehidupan organisme seperti: vitamin dan mineral. M. Hawab Staf . Metabohme dari seluruh makro-molekul seperti karbohidrat. M.

teknik labelling. daya khayal. hypotesis. persiapan penelitian. Anwar Nur KIM 435 Radiokimia 32-3)l Mempelajari dasar reaksi inti. pengambiian keputusan. Achmadi M. Suminar S. Rumawas S taf . S taf KIM 403 Metoda Penelitian 2 (2 0)1 Penelitian kimia. kebijaksanaan. F. Pembahasan ditekankan pada penafsiran spektrum. akal. kesulitan-kesulitan dalam penelitian. faktor kebetulan dalam penelitian. percobaan. pewaan radioisotop dalam penelitian kimia dan biologi.KIM424 Struktur Molekul dan Spektrokopi 3 (2 3)1 Penerapan berbagai spektroskopi dalam penentuan struktur senyawaan organik. intuisi. pengamatan. Djokowoeryo S. radiasi. pengamatan terhadap radiasi.

normal. sistem spektrofotometer dan spesifikasi instrumen. Staf KIM 313 Kimia Bioanorganik 3 (3 0) 2 Penerapan Reaksi Asam-Basa. integrasi dan diierensial. sifat-sifat fisik dan kimiawi. luas permukaan. Bilangan kompleks. tumbuhan. diferesensial pasti. mikroba) misal . fungsi kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. turunan parsial turunan berarah. gradien. garis . Sudarsono Hendra Adijuwana KIM 305 MAT222 Kalkulus Lanjutan 3 (3 -0) 1 Fungsi peubah ganda: limit. minimum.turunan ordo tine. dalil-dalil Gree. Stoke. bidang taqgen.Mata Ajaran Pilihan Wajib Jurusan KIM 304 Elektronika 3 (3 -0) Dasar elektronika dalam hubungannya dengan instrumentasi kimia meliputi konsep Fourier transform. Pengantar kepersamaan diferensial. volume. maksiium. kekontinuan. Reaksi Oksidasi-Reduksii kimia koordinasi dan kelarutan dari UnsurISenyawa Anorganik ke dalam sistem Biologis. koordinat silindrik. sintesis parsial atau total senyawa-senyawa yang berasal dari pelbagai produk alam (hewani. koordinat polar. Hendra Adijuwana KIM325 Kimia Bahan Alam 2(2-0)l Cara-cara isolasi ekstraksi dan penentuan stnrktur. diferensial total. integral ganda: integral ganda dua luas.

hormon. polimer sintetik $an hayati beserta reaksinya. zat pewarna. RMT Sutamiharja Dudi Thohir KIM 326 Kimia Polimer 3 (3 0)2 Reaksi pembentukan polimer. fenolik. antibiotik dan produk kimia lainnya. vitamin. steroid. termodinamika dan kinetika polirnerisasi. heterosikli alkaloid. .senyawa-senyawa aromatik.

postulat dan prinsippr@ip umum mekanika kuantum. Djoko Soedarmo M. Hendra Adijuwana Staf KIM 353 Biokimia Tumbuhan 3(3 0) 1 Pemahaman tentang sel tumbuhan substruktur dan fungsinya.perincian fisik polimer. KIM 327 Sintesis Kimia Organik 3 (1 6) 2 Merancang. M. Staf .protein dan asam nukleat serta keterlibatan mineral dalam metabolisme tersebut. oksilator harmonik. Achmadi Aryetti KIM 345 Kimia Kuantum 3 (3 0)2 Persamaan Shodinger dan penerapannya. oksidasi dan reduksi. biosintesa hormon dan senyawa lain yang berperan dalam proses biologis mahluk hidup lain. biosintesa karhohidrat. Sjachri Zuraida Fatma P. Pembahasan digolongkan ke dalam pembentukan ikatan karbon-karbon tunggal. serta senesens fotosintesis fiksasi nitrogen. pengujian dan penggunaan polimer. reaksi Diels Alder. penggunaan organoborana dan organosilana. struktur dan resonansi molekul kompleks. Metabolisme dasar: regulasi kegiatan en& dalam metabolisme dan aspek metabolisme khususyang berlangsung pada tumbuhan. Juga dibahas reduksi sulfat. sistem tiga dimensi. menyusun strategi dan menganalisis sintesis organik. nitrat. lipid. pencetakan. dan ikatan rangkap. reaksi pada ikatan C-H tak aktif. Suminar S.

Pemisahan senyawa-senyawa pengganggu analisis. . Pemilihan cuplikan dan cara perlakuan cuplikan. dan teknik analisa.KIM354 Teknik Penelitian Biokimia 3 (2 -3)2 Cakupan penelitian Biokimia. Pemisahan dan pemekatan serta pemurnian enzima. Pemilihan topik penelitian. deproteinasi cuplikan.

Norman R Anwar S taf KIM 361 Kapita Selekta Kimia 3 (3 0) 2 Aplikasi kimia radio. kimia pertanian. Aisjah Girindra Staf KIM 355 Biokimia Nutrisi 3 (2 -3) 2 Zat makanan clan zat gizi. Diet lengkap dan seimbang. Sri Saeni Mata qjaran Piiihan KIM 428 Teknik Laboratorium Kimia Organik 3 (2 3) 1 Pembahasan tentang pengoperasian metode fisika dan kia dalam pemisahanfpemurnian yang diperlukan untuk penetapan struktur molekul. energi dan lingkungan. lemak dan rninyak.Uji keaktifan enzim secara kualitatif dan kuantitatif. Kebutuhan gizi untuk kehidupan. Malnutrisi protein kalori. Zat toksin dan pengganggu dalampemanfaatan zat gizi di dalam tubuh. serta senyawa-senyawa steroid. Faltuleus dan intoleransi makanan. . Selulosa dalam diet. pengawetan makanan. pertumbuhan dan produksi serta ketahanan kekebalan tubuh. kimia obat dan terapi kiia. fdtrasi gel dan pelbagai teknik kromatografi serta teknik analisis lainnya. Elektroforesis. M. Pola makan dan penyakit metabolik. pencemaran air dan udara. Kebutuhan enersi dan pemanfaatannya.

padat-carian. Sjachri Purwantiningsih KIM 446 Kimia Permukaan 3 (3 0) 2 Antar permukaan cairan gas dan cairan-cairan. padat-gas. emulsi dan busa. muatan antar permukaan.M. reologi. M. Sri Saeni .

Proses selular dengan reaksi isotermal. serta pengendalian proses. Galisis konformasi dan gaya penentu struktur. Deteksi dan pengenalan jenis protein yang terlibat dalam sistem imun tubuh. Staf KIM 457 Pengantar Imunokimia 2 (2 0) 1 Dasar-dasar imunokimia. keterlibatan protein dalam sistem imun tubuh. Djoko Soedarmo.KIM 447 Kimia Biofisik 3 (3 0) 2 Struktur molekul bioldgis. Pemanfaatan limbah dalam penanggulangan polusi industri ke lingkungan. M. . Aspek kerekayasaan biokimia fermentasi. ~isjah Girindra Staf KIM 458 Bioenergetika 2 (2 0) 2 Transformasi enersi biologis. Peran ADN dan ABN dalam sintesis antibodi dan antigen. Latifah K. Enersi panas. teknik determinasi struktur dan fungsi-fungsi. interaksi ligand pada keseimbangan dan kinetikanya. Darusman Syahriza KIM 456 Pengantar Biokimia Industri 2 (2 0) 1 Pemanfaatan mikroba untuk transformasi biokimia. keseimbangan membran dan lapisan ganda. biologis. pengaturan aktivitas biologis. Hambatan dalam sintesis sistem imun tubuh khususnya yang diakibatkan oleh metabolit tubuh. Dasar termodinamika dan dampak biologis.

ATP. Djoko Soedarmo M. dan transfer energi kimia. . Biosintesis ATP Aerobik di Mitokondria. Pertumbuhan dan biosintesis. Biosintesis ATP Anaerobik. Katalisis dan energi aktivasi. Peranan vitamin dalam sistem enzim yang mengatur dan mengarahkan jalur meta- . Translokasi aktif dan biolostrik. Staf KIM 459 Vitamin dan Enzim 3 (3 0) 2 Uraian tentang sifat-sifat kimia tiap vitamin.Enersi bebas dan enersi kerja.

tanah-tanah masam. Norman R Amar Staf RIM 461 Kimia Pangan 3(3-0)2 Membahas sifat-sifat fisik dan kimia. M. komposisii perubahanperubahan yang te rjadi selama pengolahan dari penyimpanan serta dasar-dasar teknologi dari komponen kimiawi yang terkandung dalam bahan pangan yang meliputi antara lain lemak. daging dan produk dari daging. Sjachri M. pelapukan dan perkembangan tanah. Latibh K. sayuran dan buah-buahan. retensi molekuler dan anion. karbohidrat dan protein. pertukaran kation. dan lipida lain. susu dan produk-produk dari susu. fasa padat tanah. Darusman Elly Suradikusumah M. Sri Saeni KIM 463 Kimia Tumbuhan 3(2-3)1 Metoda dan analisis tumbuhan secara umum . proses oksidasi-reduksi dan ion-ion penting dalam tanah. Hambatan antimetabolit dan rangsangan senyawa kimia tertentu terhadap daya kerja enzim pada mahluk hidup.bolisme dalam tubuh. Klasifikasi. Anwar Nur KIM 462 Kimia Tanah 3(3-0)l Prinsip-prinsip kirniawi penting. Juga dibicarakan mengenai palvor dan aroma makanan. tanah-tanah berkadar garam tinggi. sifat dan mekanisme kerja enzim dan koenzim dalam kaitan dengan kerjanya dalam metabolisme seluler. biji-bijian dan food additive.

pengenalan sifat kimia.seperti ekstraksii isolasi dan identifikasi. alkaloid dan senyawaan nitrogen lain. lipida. dan metode analisis khusus dari senyawaan yang umum terdapat dalam tumbuhan seperti fenol. dan distribusi. dan makromolekul. asam organik. struktur. gula. Elly Suradikusumah Hendra Adijuwana . terpenoid.

kimia dan biologi yang mempengaruhi liigkungan. interaksi elektrolit dan permukaan tanah. toksikologi. logam-logam berat. siklus hidrologis. Sri Saeni KIM 465 Kimia Air 3(2 -3)1 Struktur air.KIM 464 Kimia Lingkungan 3(2-3)l Dasar-dasar ekologi. redoks dan sel elektrokimia fasa padat dan permukaan partikel tanah. Sri Saeni KIM 466 Kimia Fisik Tanah 3 (3 0) 2 Sifat kimia fisik komponen. tanah. dan gas-gas beracun terhadap makhluk hidup. sifat Gsik dan kimia air. kelarutan zat .dalam air. pengaruhpengaruh pestisida. keseimbangan dan kenetika reaksi. fisik dan aktivitas . pelestarian dam. oksidasi reduksi dan antar permukaan pada larutan. M. termodinamika kimia air. M. energi bebas. proses-proses pengendapan dan pelarutan. Latifah K. Darusman Hendra Adi Juwana KIM 467 Kimia Obat 3 (3 0) 2 Sifat-sifat kimia. paramater fisik. dan struktur kimiawi mineral liat. kirnia koloid organik tanah. secara pemantauan kualitas lingkungan (air. udara) di samping itu juga dibicarakan perjalanan zatzat pencemar dalam tubuh dan bahayanya terhadap kesehatan.

hubungan struktur dan aktifitas serta obat metabolisme dari obat.biologi dari obat. cair maupun padat. Dondin Sajuthi Staf KIM 468 Kimia Industri 3 (2 3) Energi. Industri bahan bangunan. berbagai jenis bahan bakar baik gas. industri kimia. . lemak. industri farmasi. industri makanan. Minyak. sabun. proses pembuatan obat. dan industri-industri lain.

pemisahanlpemurnian dan kegunaan dalam industri. faktor-faktor yang mempengaruhi toksikologi. toksisitas dan metabolisme pestisida dalarn tubuh. Suradikusumah Staf KIM 469 Kimia Kayu 3(2-3)2 Pembahasan dibagi ke dalarn empat golongan senyawa: selulosa. proses-proses kirnia pada pengilangan minyak dan industri petrokimia. Sutamihardja . plastik dan karet. pulp. Zat-zat (agent) yang bersifat toksin (teratogen. kertas. meliputi segi struktur. absorbsi.detergen. wa kerja. RT. metabolisme zat-zat toksii. fitotoksin dan lain-lain). evaluasi toksikologi. Elly S. pestisida di lingkungan.logarn berat. Sutamihardja KIM 471 Toksikologi 3 (3 0) Luas dan lrngkungan toksikologi. liquid dan zat ekstraktif. pengaruh pestisida terhadap satwa liar dan gangguan (hazzard) terhadap manusia dan hewan.M. pestisida. food additive toxin hewani. wcinogen. Suminar S. hemiselulosa. RT. distribusi dan ekskresi toksikan. Achmadi Tun Tedja Irawadi KIM 470 Pestisida 3 (3 0) Klasifkasi dan jenis pestisida. reaksi kimia.M.

respirasi. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. Proses transfer informasi genetik. Regulasi ekspresi gen. Mutasi genik. fisiologi biji. Struktur dan organisasi genom organisme. fotorespirasi.air sebagai bahan penyusun sel. Genetika ekstrakhromkmik. proses transport sel jaringan dan tumbuh. Prasyarat: BIO 101 Said Harran Staf BIO 231 Mhbiologi Dasar 3 (2 3) 4 Dasar-dasar mikrobiologi. tumbuhan vegetatif dan generatif faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh.Mata qjaran dari Jurusan Lain BIO 201 Genetika Dwir 4(3-3)4 Genetika Mendel. berbagai macam struktur dan aktivitas . Pertumbuhan dan diferensiasi. Perubahan genom.tumbuhan.. Yusuf Staf BIO 231 Fisiologi Tumbuhan 4(3-3)4 Struktur dan fun@ sel. hubungan air. nutrisi mineral. Pemetaan gen pada virus. Manipulasi genetik. Prasyarat: BIO 101 M. fotosintesis. komposisi dan sifat-sifat kimia sel. Struktur kimia material genetik. Prokaryoto dan eukaryoto. zat-zat pengatur tumbuh. Struktur dan siklus organisme.

Prasyarat: BIO 101 Ratna Sari K. sel prokaryoto dan eukaryoto. pertumbuhan. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. terutama bakteri. nutrisi. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. Sunajo Sastrohadinoto Staf . star BIO 310 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur.sel. susunan kimia sel berbagai organel dan fungsinya..

baik daridalam maupun dari luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostasis). Hartini Sjafri Sikar Staf BIO 401 Kultur Jaringan 3(2-3)7 Penggunaan etur jaringan beserta latar belakang teorinya. Proses-proses adiabatik. S. teknii kultur mumi. Sumber-sumber galat dalam percobaan dan teknik-teknik untuk mengatasinya. energi internal dan entalpi. AH. Rancangan perlakuan. Diagramdiagram. kultur organ. Masalah dalam pengurusan respons percobaan. Wigena M. entropi. Hukum kedua termodinamika. sel. sel somatik media hara. Sjamsun STK 332 Perancangan Percobaan 4(3-3)6 Maksud dan tujuan merancang percobaan. Harran Staf GFM 241 Termodinarnika Atmosfer 3(3-0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Teladan analisis untuk beberapa rancangan baku. Hidayat Pawitan Saedarsono Edward H. S. Siregar STK 282 Pemrograman Kornputer 4(4-3)4 Pemrograman dengan bahasa FORTRAN atau PASCAL. hormon dan diferensiasi.BIO321 Fisiologi Hewan 4 (3-2) 6 Asas dan konsep yang umumdari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. Asas-asas perancangan percobaan. Persamaan Clausius Clapeyron. Rancangan lingkungan. Analisis .

kovarians. Mattjik M. A.A. Sjarkani Musa . Anggapan-anggapan yang melandasi suatu model analiiis ragam dan uji-uji kesesuaiannya.

kinetika hia. kimia hayati dan kimia lingkungan. daftar periodik dan sifat-sifat atom. kimia inti. dasar-dasar ikatan kimia. Latifah K Darusman S taf KIM 102 Kimia Dasar I1 3 (3 0) 2 Termokimia. kinetika. asam basa dan pH. stoikiometri. spektroskopi dalam penen- . gas. reaksi redoks. pengantar ke kimia organik. kesetimbangan dan asam basa. elektron dalam atom. kesetimbangan. Anwar Nur Staf KIM 225 Kimia Organik 3 (3 0) 1 Reaksi dan mekanisme reaksi golongan hidrokarbon. campuran. M. termodinamika. Elly Suradikusumah Staf KIM 101 Kimia Dasar I 3(2-3)l Bahan dan pengukuran. teori atom. asam dan turunannya. kimia lingkmgan. kimia inti. alkohol aldehida/keton. reaksi oksidasi reduksii pengenalan kimia organik.KIM 100 Kimia Dasar 3(2-3)l Stoikiometri.

gravimetri. Ha qadi .tuan struktur. asam nukleat. lipid. Achmadi Staf KIM 236 Kimia Analitik 3 (2 3) 1 Stoikiometri. stereokimia. pengendapan dan reduksi oksidasi. protein. Elly Suradikusumah W. khromatografi. metode analisis kualitatif. titrimetri berdasar reaksi matematis. karbohidrat. elektroforesis. spektrometri. Suminar S.

zi. pengenalan kimia kuantum dan sCruktur molekul. Saeni IhnTedJ0Irawad. regulasi metabohme. gi. termokimia. fiksasi nitrogen. kesetimbangau kimia. campuran koloid. pengenalan reaksi. entropi. entropi.KIM240 gimia Fisik 3(2-3)W Memplajari hukum termodinamika. S. M. Saeni Latifah JL Darusman Dondin Sqjuthi KIM 243 gimia Fisik dan Koloid 3 (2 3) V2 Hh termodbm&a. sifat-sifat larutan. pembusukan . proses transport kofoid. fotosintesis. dinamika kimia. sifat clan kesetimw permLatitah K.i KIM 250 Pe-tar Biokimia 3(2-3)l Membahas siklus enersi hayati. termokbnia. DanJsmas MS. sifat-sifat larutan.

dan regulasi metabolisme. karbohidrat dan lipid.dan pengawetan. protein. bioenergetika serta hubungannya dengan metabolisme karbohidrat. asam nukleat. proses penyakit dan pembentukan antibodi. protein. Aisyah Girindra. asam amonia serta kelompok-kelompoknya. karbohidrat. Vitamin. hormon dan asam nukleat. lipid. lipid. Djoko Soedarmo Mansyur Hawab Staf KIM 251 Biokimia Umum 3 (3 0) 2 Membahas aspek kimia biofuika kehidupan. Mansyur Hawab Staf . Topik di atas dibahas seeara biologis. KIM 252 Biokimia I 3 (2 3) 1 Membahas biokimia 6sik kehidupan. fermentasi dan pengantar bioteknologi. enzim. vitamin dan mineral. hormon. tentang protein.

metabolisme karbohidrat-lipidprotein. M. IR). enzim. Anwar Nur Hendra Adijuwana KIM 568 Kimia byu 3 (3 0) 1 Komponen kimia . Khromatogra6. M. Mansyur Hawab Staf KIM 330 Pengenalan Alat-alat Laboratonurn 2 (1 3) 1 Membahas dasar teori dan penggunaan alat-alat laboratorium seperti pH meter dan potensiometer. UV. integrasi metabolisme. pencernaaa. pemisahan asam amino. AnNur Staf KIM 537 Telolik Laboratorium 3 (2-3) 1 Elektronika. pengantar fermentasi dan bioteknologi. spektroskopi. pengantar metabolisme. spektrofotometer (Visible. khromatografi.KIM 253 Biokimia I1 3 (2 -3)2 Melanjutkan pembahasan asam nukleat.

RTM. Staf KIM 567 T~Lsik~Iogi 2 (2 0) 2 Dasar-dasar toksikologi. Sutamihardja .kayu(sellulosa. pengolahan kimia Lap (arang. dan sebagainya. Suminar S. toksisitas obat. devirat selluloea). uji toksisitas. ferment@ pengaweian. Achmadi KIM 569 Kimia Obat-obitan 2 (2 0) 2 Golongan zat kimia yang dijumpai pada obat seperti alkaloid. Hubungan struktur kimia dan aktivitas &at. lignin dan zat extraktif). cara identifbsi racun tertentu. toksikologi lingkungan. hemi sellulosa.

. zat karbon.Membahas hai yang sama dengan KIM 476. Star KIM581 Biddmia Komparatif 3(3-0)2 Membandingkan mekauismc odmoregulasi. Siklus energi. Djoko Soednwo M. respirasi ekskresi. KIM S19 Bioldmia Tanah 3 (3 0)1 Tanah sebagai suatu sistem di mrnr terjadi pertukaran zat oleh mikroba tanah-dan bghqpmya. tetapi dengan tingkat kedalaman ilmu yang lebih jauh dksuaikan dengan jenjang pendidikan. fosfor dan mineral sehubungan dengan fdosintesis dan desiminasi yang kontinyu. nitrogen. Peranan ekse enzim terhadap reaksi aerobik dan anaerobilr dalam tanah.

kimia dan hayati yang berperan dalam proses pembusukan dan ke& bahan hayati. Djoko Soedarmo M. metode warburg. Aisjah Girindra Star RIM 583 Detuiomi Hayati 2 (2 0) 1 Berbagai faktm fisilr. monometxi. elektroforesis dan sebagainya. Degradasi deterioratif bcrbagai bahan hayati. air asin. KIM 582 Tbik helltian BioMmia 3(2-3)2 Teknik laboratorium untuk penelitian jaringan dan cairan hayati penman alat-alat khusus. tumbuhan dan mikroba dihubungkan dengan tingkat perkembangan organorgannya.serta metabolisme kehidupan air tawar. KIM 584 Metabolisme In termedier 3 (3 0)2 sku swei dari tapak-tapak jalan metabolisme dengan perhatian khusus tentang stud-stud pada hewan . Djoko Soedarmo M. darat.

Biosintesis dari konsthen tenunan yang penting seperti karbo- .utuh.

KIM 585 Regulasi Metabolisme 2(2 0)2 Peranan berbagai ion. hormon dan membran dalam ~neqptur r d di tingkat sel. asam amino dan protein. pengaturan hormon terhadap rcaksi-reaksi metabolik.maltannn dengan mineral essensial. . non essensial dan mungkin essensial dalam diet. Djoko Soedawo M. Staf KIM 586 Mttobdisme Mineral 2 (2-0) 1 Metabolisme mineral essensial. Interaksi bahan. zat sederhana dan kompleks dalam memelihara keteraturan dan kenorrnalan metabolisme. led asam-asam nukleat dan porfirin. respirasi ekskresi dan homeostati. Diskusi mengenai perkembangan mutakhir dalam metabolisme mineral seperti fortifbi dan "enrichment" mineral. Jalur metabolisme termasuk absorb& retensi dan ekstensi mineral dan sebagabya.hidrat. ~e&uk di sini peranan enzim.

peranan mikro organisme. Berbagai zat yang secara khas c.@. . Fkiologi organ yang bersangkutan dan perbandingan fmgsi rumen pada berbagai ruminansia juga .llhaslllran oleh kehidupan tertentu serta mekanisme pembentukannya.Norman R Anwar KIM 587 Metabolism Sekunder 2(2 0)1 . zat fenolik anbiiotik dan sebagainya. Djoko Soedarmo M. proses bio siattais protein dan hubungannya dengan penggunaan energi hay& Peranan NPN dan karbohidrat seam khusus di dalam rumen dan sel adaptasi terhadap berbagai sumber at. KIM588 MetPbdisme Dalam Rumen 4(3 3)2 Menelusuai proses puubahan zat makanan di dalam men. dan kegunaannya bagi sistem hayati: sianogen.

dibicarakan dengan mctode pemanfaatannya. Staf .

bau dan citarasa. analisis zat citarasa. Hubungan antara struktu. kimia dengan citarasa. metode pendekatan paneling. Uraian metabolisme parasit yang menentukan mengapa harus hidup tergantung pada mahluk lain. KIM 682 Biokimia Parasit 3 (3 0) 1 Uraian metabolisme dan kebutuhan gizi hewan dan parasit pada metabolisme protein dan energi yang normal. Pengaruh parasit pa& produktivitas hewan maupun ternak dilihat dari segi metabolisme dan reaksi-reaksi khusus yang normal terjadi pada saluran reaksi perubahan suatu metabolit. rasa komposit. Djoko Soedarmo M. Staf KIM 683 Senyaw8 Antibiogenik 3 (2 0) 1 Mempelajari senyawa-senyawa anti biogenik yang terdapat di dam.KIM 681 Penelidan Citarasa 3(2-2)l Pengertian rasa dasar. Juga uraian tentang kandungan zat metabolit pada parasit. Pengukuran secara kuantitatif akibat parasit pada kelakuan keragaman hewan. Dibicarakan . Ditekankan pada bentuk senyawanyaserta mekanisme gangguannya dalam metabolisme. teknik isolasi konsentrasi.

2. medan'magnet. arus balik gelombang: gejala gelombang elektromagnetik. listrik imbas. mekanika fluida. interferensi. difraksi polarisasi. ke rja dan energi. termow suhu dan kalor. Aisjah Girindra 8. dinamika. momentum sudut. Mekanika: kinematika. pemuaian. potensial listrik. Hanedi Darmasetiawan Hidayat Pawitan Soedarsono . arus searah. Listrik magnet: medan listrik. hukum-hukum termodinamika. gerak melingkar. dielektrik.4. momentum linier. Jurusan Geoiisika dan Meteorologi GFM U1 Fisika Dasar 3(2-3)2 Pengukuran dasar dan sistem satuan. pindahan panas. perubahan fasa. zat magnetik.pula tentang akibat mekanisme gangguannya ditinjau dari sudut nutrisi.

suhu. teknik d@t. arus searah. kualitas sinar dan panjang hari. filter. Siklus air: penguapan. Hukum-hukum termodhmika. Elektrouika. presipitas . Tekanan udara angin. arus searah dan bolak-balik. M. arusbolak balik. mesin pendingin. rangkaian RLC. awan. transfer energi. motor bakar. Radiasi surya: intensitas dan lama penyinaran. Fisika bangunan. penguat. Soedarsono GFM 234 Fisika Teknik 3 (2 3) 2 Pengelolaan energi. penguat filter. semikonduktor. rangkaian logika. awan. Hidayat Pawitan Hanedi Darmasetiawan GFM 211 Klimatologi Dasar 3 (3 0) 3 Komposisi dan lapisan atmosfu bumi. stabiitas atmosfer. Meteorologi fisika: struktur atmosfer. penyearah. penyearahan. B1. Mesin-mesin kalor. de Rozari GFM 221 Pengantar Meteorologi 3 (3 0) 4 Arti dad peranan ilmu cuaca. Mesin pendingin. Gelombang elektromagnetik: pemanfaatan dan pembentukannya. mesin pengering. Elektronika. tekanan udara dan adgin. KlasiGkasi ildim dan iklim Indonesia secara singkat. Suhu udara dan suhu tanah. hujan dan neraca air.GFM 233 Fisika Terapan 3 (2 -3) 1 Energi pemanfaatan dm pembentukannya.

kalibrasi dan pemasangan di lapangan alat-alat . Peramalan cuaca. Pengedan. Heny Suharsono GFM222 Instrnmentasi Meteorologi 3(2-3)4 Stasiun meteorologifldimatologi meliputi perencanaan. Ahmad Bey Abqjamin A.dan thunderstorm. front. dan peramtan.N. Radar clan satelit cuaca singkat. pusat tekanan rendah (siklon) dan pusat tekanan tinggi (anti siklon) di daerah tropik. Satuan-satuan besaran unsur cuaca. Meteorologi sinoptik massa udara. pengelohan.

sistem pelaporan dan publikasi data dan iklim. Geografi regional (seluruh . Effendy Manan Soedarsono GFM 232 Fisika Pertanian 3(2-3)3 Energidantransfer energi. Hidayat Pawitan Sidikrubadi Pramudito GFM 241 Termodinamika Atmosfer 3 (3 0)2 Konsep-konsep dasar hukum pertama termodinamika. Hukum kedua termodinamika. Teknik-teknik pembuatan alat-alat pengukuran. Soedarsono GFM 235 Matematika Fisika 4 (3 3) 3 Deret dan uji konvergensi. Pengaruh suhu dan angin terhadap pertanaman. Moh. entropi.pengukuran cuaca. Persamaan diferensial biasa dan bagian fungsi kompleks. Evaporasi dan kelembaban udara. Efisiensi penyadapan energi surya. Siregar GFM 312 Geografi Fisika 3 (2-3) 5 Sejarah terbentuknya bumi. Diagramdiagram. energi internal dan entalpi Proses-proses adiabatik. Efisiensi pemakaian air oleh tanaman. Hidayat Pawitan Edward H. Persamaan Clausius Clapeyron. Analisis numerik. cuaca sederhana. Kalkulus fungsi peubah tunggal dan ganda. Pengumpulan.

dunia). Deskripsi bentuk-bentuk permukaan bumi secara umum. Abdurrazaq GFM 313 Metode Klimatologi 3(2-3)6 Penerapan konsep-konsep matematika dan statistika dalam pengolahan data klimatologi. Pengolahan dan penyajian data . Geografi regional Indonesia. M. Teknik pemetaan wilayah iklim.

Klasiflkasi iklim. Abujamin A. Analisa harmonik. de Rozari Handoko Rini Hidayati GFM315 IUim-Iklim Tropika 3 (3 0) 6 Gambaran unsur iklim daerah tropik. Neraca bahan dan komponennya serta hubungamya dengan neraca air. Pengaruh topografi dan kepulauan. Yonny Kusmaryono Rini Hidayati GFM314 Mikroklimatologi 4(3-3)6 Pengertian dan ruang lingkup iklim mikro. suhu dan kelembaban udara. Analisis unsurunsur cuaca seperti suhq . Klasifikasi iklim wilayah Indonesia.klimatologi. Iklim regional wilayah tropik dengan tinjauan utama wilayah Indonesia. angin-angin lokal. Analisa regresi dan korelasi antara unsur-unsur iklim. M. Heny Suharsono GFM 323 Analisis Meteorologi 3 (3 0) 5 Konsepkonsep analifi.c sinopsis meteorologi. penyebaran hujan. Iklirn mikro dekat 'pelbagai macam permukaan dan pengubahannya oleh manusia. BI.N. Pergerakan massa udara. Pengantar mikrometeorologi dan pendekatan kuantitatif.

Soedarsono . Rangkaian penyearah. Regulator arus dan tegangan. Ahmad Bey Yonny Koesmaryono Heny Suharsono GFM 326 Eleldronika 3 (2 -3) Pengukuran listrik. Transistor.tekanan dan kelembaban atmosfer permukaan. Detektor peka fasa. Karakteristik semikonduktor. filter. penguat. Analisis awan dan cuaca. FlipFlop. Rangkaian logika konverter analog ke digital dan digital ke analog. Analisis struktur vertikd atmosfer. FEST. BJT. Choper.

Elemen penginderaan jauh. Persamaan massa. momentum dan energi Vortisitas dan sirkulasi. B1. Ahmad Bey Hidayat Pawitan GFM 344 Fisika Atmosfer 3 (3 0) Mempelajari proses-proses fisi di atmosfer. Imam Santoso GFM 372 Hidrometeorologi 4(3-3)6 Hubungan hidrologi dengan meteorologi. Prasyarat: GBM241 M. Karakteristik radiasi objek.GFM 342 Dinamika Atmosfer 3 (3 0) Sifat-sifat dan variabel utama dalam sistem atmosfer stabiditas atmosfer. Penekanan pada mikrofsik dari pertumbuhan awan dan radiasi atmosfer. de Rozari Hidayat Pawitan Soedarsono GFM 351 Pengantar Penginderaan Jauh 3 (2 3) DW-dasar fisika penginderaan jauh. Analisis data dan interpretasi citra khususnya dalam bidang agrometeorologi. serta neraca energi sewa global. siklus hidrologi Presipitasi: penguhran .

air tanah. sungai danau dan waduk. Peranan agroklirnatologi dalam perencanaan daerah pertanian. infitrasi. Aliran permukaan. Analisis data dan aplikasinya dalam perencanaan pertanian. tanaman dan hama penyakit di dalam kegiatan pertanian. ternak. perluasan kota.dan interpretasi data. Metoda penilaian jenis-jenis tanaman dan ternak yang sesuai dengan kondisi iklim setempat. dan wilayah pembangunan terhadap siklus air. Abujarnin AN. Pengaruh vegetasi. manusia. perkolasi. Murdiyarso Imam Santoso GFM 416 Klirnatologi Pertanian 3 (3 0) 7 Hubungan antara: iklim tanah. Evaporasi dan evapotranspirasi. D. Heny Suharsono .

tanaman clan ternak meliputi: kenyamanan wilayah-wilayah pemukiman manusia. Stabilitas atmosfer. Keuntungan pemanfaatan permodelan agromet bagi petani. Peristiwa kondensasi. Proses pembentukan awan. Soedarsono GFM 350 Biometeorologi Membuka cakrawala ' mahasiswa mengenai pengaruh iklim/cuaca terhadap manusia. tanaman dan manusia dalam hubungannya denp iklim/cuaca. Metode untuk modifikasi proses alamiah di atmosfer. Handoko Rizaldi Boer GFM 471 Hidrologi . Pewilayahan tanaman dan ternak. Penyebaran hama clan penyakit pada ternak. Heru Supriyanto Yonny Koesmaryono Rini Hidayat GFM Modelling dalam Agrometeorologi Arti dan manfaat dari modelling: Penyederhanaan hubungan data iklim dan data biologi.GFM 447 Modifikasi Cuaca 3 (3 0) Proses konveksi dan transfer panas.

D. B1. de Rozari . Mudiyarso GFM 481 Iklim dan Lingkungan 3 (3 0) 7 Unsur-unsur iklim ssrta dampaknya terhadap lmgkungan hidup. Henny Suharsono Heru Supriyanto Yonny Koesmarpnto GFM 490 Seminar 1sks8 M. air permukaan dan air tanah.3 (3 -0) Prinsipprinsip analisis hidroiogi meliputi: curah hujan.

BI. Penekanan pada pembahasan tentang peubah acak diskret.GFM 491 Teknik Penulisan Ilmiah dan 3 (2 3) 7 Telaah Pustaka Tatacara penulisan ilmiah dan penelaahan pustaka dalam bidang agrometeorologi. Yonny Koesmaryono GFM 493 hrya Ilmiah 3sks7dan8 M. Murdiqarso GFM 492 Kapita Selekta Ged~sika Meteorologi 3 (3 0) 7 Pembahasan topik-topik penting tentang geofisika dan meteorologi. Peubah acak dan fungsi sebarannya. Rini Hidayati 8. Rantai Markov dan Proses Stokastik. maupun dalam bidang pengelolaan sumberdaya dam dan Siungannya. Peluang bersyarat dan kaedah Bayes. Dalil-dalil peluang. Analisis kombiiatorik. de Rozari GFM 498 Telaah Lapangan Agrometeorologi 4 sks 8 Mengantarkan mahasiswa untuk mengenal berbagai aspek dan disiplin yang berhubungan dengan agrometeorologi. .43. baik di bidang praktek. Jurusan Statistika STK 201 Pengantar J3Wmg Feluang 3 (3 0) 4 Ruang contoh kejadian. Peluang suatu kejadian bebas atau bersyarat. D.

Barizi Krisnamurti Hasibuan STK 281 Ilmu KomputerI 4 (3 3) 3 Sistem komputer. Totong Martono .Pemecahan masalah dengan komputer. Perangkat keras dan lunak. Diagram alir. Bahasa BASIC. .

Andi Hakim Nasoetion Bunanvan Surnarlim MAT 212 Aljabar Linier 3 (3 -0) 3 Vektor dan ruang vektor. Totong Martono STK 211 Metode Statistika I 4 (3 -3) 3 Pembahasan mengenai ruang liigkup dan kegunaan statistika. Pembahasan mengenai populasi dan contoh. diagram kotak garis dan panwan titik. Penyederhanaan data. histogram dan dahan-daun. Analisis regresi dan korelasi sederhana. Akar ciri dan vektor ciri suatu matriks. Analisis Tabel Kontengensi dan Rancangan faktorial. Pernodelan keragaman melalui kaedah peluang dan. Andi Hakim Nasoetion Bunarwan Sumarlim STK 212 Metode Statistika I1 4 (3 -0) 4 Metode pengumpulan data. Sistem persamaan linier dan metode penyelesaiannya bentuk dilinier dan kuadratik. pangkat. Determinan. survai dan percobaan. transformasi linier dan bentuk kanonik. Analisis ragam untuk perbandingan nilai tengah. Daftar frekuensi. Regresi linier dengan dua peubah. Matriks dan pengolahannya. ukurao pemusatan dan penyebaran data persamaan garis dan penyajian dalam tabel. Pendugaan parameter dan uji hipotesis. fungsi sebarannya. Yulio Adisantoso Budi Susetyo MAT 221 Kalkulus I1 3 (3 0) 3 .STK282 Ilmu Kornputer I1 4 (3 -3) 4 Pemrograman dengan bahasa FORTRANatau PASCAL.

Deret gantitanda dan deret taylor.Fungsi-fungsi logaritma. Vektor. eksponen dan trigonometri berikut kebalikan. Bentuk tertentu dan integralnya talc wajar. Bambang Sumantri . fungi vektor dan turunannya. turunan dan integralnya. Sikuens dan deret talc hingga.

. Analisis jaringan. Formula dan analisis masalah antrian dan perbekalan. berpasangan dan analisis korelasi. Krisnamurti Hasibuan STK 315 Statistika Nonparametrik 3 (3 -0) 5 Pembahasan teknik statistika bagi data tanpa asumsi kenormalan. Pemodelan linier berkendala (linier programming). Eksistensi dan kekhasan jawaban. Persamaan diferensial linier ordo-1 dan ordo-n. limit kekontinyuan dan turunannya. integral ganda-dua. koordinat silindrik. Forrnulasi dan penyelesaian masalah transportasi. Itasia Dina STK 305 Operation Research 3 (2 -3) 6 Definisi dan deskripsi metode-OR. Dalil-dalil Green dan Stokes. Pengantar ke bilangan kompleks dan persamaan deferensial Bambang Sumantri MAT323 Persamaan Diferensial Biasa 3 (3 -0) 5 Bentuk umum persamaan diferensial. metode penyelesaian dan penerapannya. Analisis ragam satu arah dan dua arah. Masalah nilai ekstrim dan turunan ordo tinggi. Pengintegralan ganda. koordinat polar. Sistem linierltaklinier. tanda dan urutan bertanda dalam pengujian hipotesis bagi contoh bebas. Metode statistika berdasarkan urutan.MAT222 Kalkulus 111 3 (3 0) 4 Fungsi berganda. metode simpleks dan perluasannya.

Metode robust untuk nilai tengah dan regresi. persamaan garis dan tabel dua-arah. Pembahasan dititkberatkan pada pemisahan komponen sistematik dan stokastik dengan metode resisten dan peragaan grafik. Pemeriksaan pola. Aunuddin Anik Djuraidah .Bunarwan Sumarlim STK 311 Eksplorasi Data 3 (2 -3) 5 . Transformasi dan analisis sisaan. karakteristik. Penelusuran struktur data. kesimetrikan dan pencilan data.

Rambe M. Penarikan contoh acak. faktor bersilang. Sjarkani Musa STK 341 Konsultasi dan Pemecahan Masalah 2(1 3) 5 Penugasan konsultasi terhadap topik . Mattjik M. A. Statistik cukup dan statistik lengkap. Limit. Rambe STK 331 Metode Penarikan Contoh 3 (2 -3) 5 Dasar-dasar penarikan contoh. faktor terpaut dan faktorial dua-taraf. A. Pengujian hipotesis (kaedah Neyman-Pearson). berlapis. Efisiensi pendugaan parameter (dalil Rao-Blackwell). berpeluang dan sistematik. marjinal dan bersyarat. Rancangan penarikan contoh acak sederhana. Sjarkani Musa STK 332 Perancangan Percobaan 3 (2 -3) 6 Prinsip-prinsip dasar perancangan percobaan. Pembanding efisiensi rancangan dan penentuan ukuran contoh. Pembahasan struktur percobaan dan perlakuan pengacakan. Rambe STK 322 Teori Statistika I1 3 (3 -3) 6 Pendugaan parameter dan selang kepercayaan. A. bertahap dan bergerombol. Pembahasan mengenai sebaran fungsi peubah acak. melalui nisbah dan regresi. A. Rancangan petak terpisah. Percobaan faktorial. kepekatan dan pembangkit momennya.STK 321 Teori Statistika I 3 (3 0) 5 Peubah acak kontinyu dengan fungsi sebaran. hukum bilangan besar dan dalil limit pusat. Pendugaan parameter secara biasa.A. Fungsi sebaran bersama. Rancangan bujursangkar latin. tersarang dan susunan tabel analisis ragam). Rancangan acak lengkap dan kelompok. Prinsip kemungkinan maksimum.Uji nisbah kemungkinan dan uji paling kuasa.

. Pembahasan tentang cara pendekatan dan pemecahannya dengan analisis yang sederhana dan tepat.penelitian mahasiswa Si dari jurusan lain.

Anik Djuraidah . Ayi Hamim Wigena Julio Adisantoso STK 385 Metode Simulasi Konsep dasar dan teknik pembangkitan bilangan acak. Manajemen data: penyusunan basis-data dan sistem informasi. Aunuddin Barizi STK 342 Karya Tulis I 2 (1 3) 6 ~enulisan dan penyajian hasil konsultasi pada STK 341. Sjarkani Musa Bambang SumanM STK 381 Komputasi dan Manqjemen Data 4 (3 3) 6 Pengenalan dan penggunaan paket-paket utama analisis statistika.a dengan arahan berupa diskusi kelas oleh dosen.Kegiatan ini dititikberatkan pada inisiatif mahasis\i. M. Metode Monte Carlo dan metode reduksi keragaman lainnya. Simulasi fungi peluang. Pembahasan tentang struktur dan algorima paket-paket tersesbut. Kegiatan meliputi penjelasan tentang teknik penulisan dan penyajian lisan. operation research dan teori statistika dengan bantuan komputer. Teladan penggunaan simulasi dalam pemodelan.

Uji hipotesis dan pendugaan selang kepercayaan bagi parameter fun@ peluang peubahganda. Mattjik . analisis ragam dan analisis peragam. Penerapannya dalam regresi. Analisis ragam bagi peubahganda. k A. Pembandingan nilaitengah secara serentak.STK 421 Pengantar Model Linier 3 (3 0) 7 Metode kuadrat terkecil dan pengujian hipotesis linier. Penekanan pada fungi peluang normal.

Bambang Djuanda Budi Susetyo STK 415 Metode Peramalan daa Analisis Deret Waktu 3(3 0)7 Penggunaan rataan bergerak. lsmail Amali STK 442 Keterampilan Profesi (setara KKN) (4) 8 Kegiatanini dilakukan di lembaga penelitian. Reduksi diiensi data melalui analisis komiponen utama dan analisii faktor penggerombolan data berdasarkan kemiripan sifat-sifat pengamatan dengan pendekatan metrik atau nonmetrik. Pemecahan komponen data. Analisis korespondensi dan Biplot. Sjarkani Musa STK 435 Pengendalian Mutu . seasonal (musiman) dan sisaan. A. trend. pemulusan exponensial. perguruan tinggi lain atau perusahaan swasta dalam rangka pengembangan kemampuan mahasiswa sebagai calon sarjana dan konsultan statistika.STK 440 Masalah Khusus 3 (2 -3) 7 Kegiatan ini akan diisi dengan pembahasan masalah-masalah yang belum tertampung dalam suatu mata ajaran tertentu. analisis regresi untuk peramalan data deret waktu. A. Metode penyesuaian terhadap faktor musiman (aditifatau multipliikatif). Rambe Bambang Djuanda STK 425 Analisis Peubahganda 3 (2 -3) 8 Analisis keterkaitan antar peubah melaluimatriks korelasi atu peragam. Mattjik M. model terintegrasi dan model Box-Jenkins. A. termasuk kegiatan yang berkaitan dengan persiapan KKN. Budi S. Pendugaanmelalui model auto-regresi. Beberapapendekatan dengan metode resiste4robust.

Pareto dan bagan pengendalian kumulatif (CUSUM).dan Reliabilitas 3 (2 3) 8 Analisis pengendalian proses melalui bagan pengendalian. Diagram Ishikawa. Penggunaan histogram. Pemeriksaan . plot peluang dan bagan pengendalian untuk analisis kemampuan proses.

Barizi . skema penarikan contoh dan analisis keputusannya. Model log-linier untuk kontingensi. Andi Hakim Nasoetion STK 532 Analisis Data Kategorik 3(2-3)7 Model peluang bagi data kategorik. Rancangan optimum dan rancangan majemuk terpusat. Percobaan faktorial lengkap dan diulang sebagian. Pengantar teori reliabilitas. Regresi logistik bagi data biner.contoh barang. Pendekatan melalui metode kuadrat terkecil tertimbang. binomial. multinomial atau Poisson. Aunuddin STK 531 Teknik Permukaan Respons 3 (2 -3) 7 Regresi linier berganda. model peluang dan ujidaya tahan suatu produk. Analisis tabel kontingensi. Rencana dan analisis untuk perlakuan berupa komposisi beberapa faktor. Penentuan kurva respons dan daerah optimumnya.

baik secara alami maupun secara buatan. Jusuf Staf BIO 211 Botani Umum 3 (2 3) 3 Pengenalan sel. Dasar-dasar bioenergi. Organ tumbuhan clan hewan. Struktur dan siklus hidup organisme. Struktur kimia material genetik. morfologis dan fungsi-fungsinya. Prasyarat: BIO 101. Perubahan genom. pe rjuangan hidup dan evolusi tumbuhan. Prasyarat: BIO 101. M. Identifikasi tanaman. Machmud Natasaputra S taf BIO 212 Anatomi dan Morfologi Tumbuhan 4 (3 . Manipulasi genetik.4.4. Pengenalan variasi yang disebabkan faktor genetika dan atau faktor lingkungan.8. Trenggono Staf BIO 201 Genetika Dasar 4(3-3)4 Genetika Mendel. Jurusan Biologi BIO 101 Biologi Umum 3 (2 3) 1 Organisasi kehidupan. SeL Dunia makhluk hidup (dasar klasitikasi). Prinsip dan dasar genetika dan evolusi. klasifikasi tumbuhan dan peranannya di bidang pertanian. Pengertian tentang seleksi. Mutasi genetik. jaringan dan organ tumbuhan secara anatomis. Struktur dan prokaryota dan eukaryota. Proses transfer informasi genetik. Genetika diferensiasi.. Reproduksi tumbuhan dan hewan.

Prasyarat: BIO 101.3) 3 Konsep. jaringanjaringan dan organ-organ pada tumbuhan. Trenggono Hadisunarso Hilda Akmal . fungi serta komponen yang menyusun sel.

Prasyarat: BIO 101. Prasyarat: BIO 101. faktor-faktor hgkmgan y&g mempengaruhi tumbuh.BIO 213 Fisiologi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Struktur dan fungsi sel. Nawangsari Sugiri Staf BIO 222 Dasar-Dasar Anatomi Banding 3 (2 3) 4 Mempelajari dan membandi-bandingkan hewan-hewan tertentu ybg mewakili kelas Pisces. 'Qondronegoro S taf BIO 214 Taksonomi Tumbuhan 4 (3 3) 4 Identifikasi. air sebagai bahan penyusun sel. teori dan guna laksananya Kode Internasional Tatanama Tumbuhan. P. Amphibia. Prasyarat: BIO 101. Tjondronegoro S taf BIO 221 Zoologi Umum 3 (2 -3)3 Mempelajari seluk-beluk hewan. Aves dan Mamalia dari segi pertumbuhan morfologis dan fungsional. nutrisi mineral. Prasyarat: BIO 101. BIO 212 atau BIO 211. zat-zat pengatur-tumbuh. aneka ragam jaringan. P.D. komposisi dan sifat-sifat kimia sel.D. Reptilia. jaringan dan tubuh tumbuhan. respirasi. Kode Internasional Tatanama Tanaman Budidaya. alat tubuh dan fungsi dari penutup tubuh sampai dengan sistem syaraf. fotorespirasi. asimilasi senyawa-senyawa anorganik. Ikin Mansjoer . tumbuh vegetatif dan generatif. tatanama clan klasifikasi tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh. proses transport sel. fisiologi biji. hubungan air. reproduksi dan perkembangan dari embrio vertebrata. dunia hewan terutama primata. fotosintesis.

Djoko Waluyo .

faktor . pertumbuhan. Prasyarat: BIO 101. serta pentingnya berbagai kelompok utama jasad renik. talcsonomi. publikasi ilmiah. berbagai organel dan fungsinya. terutama bakteri. dan reproduksi. siklus geobiokimia.BIO 231 Mikrobiologi Dasar 3 (2 3)4 Dasar-dasar mikrobiologi. Juga dibahas sitogenetika dan diferensiasi sel. baik yang menguntungkan maupun yang merugikan. Hadioetomo BIO 232 Mikologi Dasar 3 (2-3)4 Pengenalan cendawan tentang morfologi. nutrisi. susunan kimia sel. Tedja Imas Ratna S. metode penulisan karya ilmiah. dasar-dasar metodologi penelitian. fisiologi. serta ekologi dan kegunaannya bagi manusia. Nawangsari Sugiri S taf BIO 302 Dasar-Dasar Penelitian dan 2 (2 0)6 Penyajian Karya Ilmiah Pengenaian penggunaan fasilitas perpustakaan. Prinsip dan konsep ekologi ekosistem. sel prokaryota dan eukaryota. Alex Hartana BIO 303 Dasar-Dasar Ekologi 3 (2-3)s Ruang lingkup ekologi. metode penyajian seminar serta pembahasan contoh-contoh dalam penyajian dan penuiisan ilmiah. ~erba~ai macam struktur dan aktivitas sel. Agustin Wydia Gunawan BIO 301 Pengantar Biologi Sel 2 (2 0) 5 Pembahasan mengenai bangun umum ultrastruktur.

pembatas dan organisasi di tingkat komunitas serta populasi. Prasyarat: BIO 101. Tjondronegoro Staf . Perkembangan dan evolusi ekosistem. P.D. Individu dan spesies di dalam ekosistem.

sistematika sampai ordo. Djoko Waluyo BIO 323 Zoologi Avertebrata 4 (3-3)6 Mempelajari hewan tanpa tulang belakang dariProtozoa sampai Chordata. Ratna S. baik dari dalam maupun luar untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh hewan tersebut (homeostatis). termasuk struktur. sintesis makromolekul serta pengendaliannya. Termasuk ke dalamnya morfoiogi. Kegiatan praktikum disesuaikan dengan topik kuliah. Nawangsari Sugiri Staf BIO 331 Fisiologi dan Genetika Mikroba 4 (3 3) 5 Komponen-komponen struktural sel beserta fungsinya. S. metabolisme dan pertumbuhan. Hadioetomo BIO 332 Biologi Cendawan 3 (2 -3)6 Mempelajari beberapa aspek biologi cendawan yang meliputi . Hartini S.BIO 321 Fisiologi Hewan 4 (3 2) 6 Asas dan konsep yang umum dari alat-alat tubuh hewan serta reaksi tubuh terhadap pengaruh. fungsi alat-alat tubuhnya. Sikar Staf BIO 322 Vertebrata 3(2-3)s Tinjauan organisasi hewan Chordata-prevertebrata dan Vertebrata: ~lasmobranchii sampai dengan Marnalia. reproduksi dan evolusinya. anatomi dan wa hidupnya. kemarnpuan genetik mikroorganisme.

Okky Setyawati D. pertumbuhan. metabolisme. reproduksi dan asosiasi cendawan. Gunawan . A.klasifikasi. Prasyarat: BIO 232.W. morfologi.

hukum Hardyweinberg.BIO 341 Genetika Populasi 4 (3-3)5 Pengertian spesies dan populasi. zoogeograft dan teori "continental drift". Prasyarat: BIO 201. mutasi. Genetika untuk populasi tidak berkawin acak kasus lokus. teori Wahlun dan teori Netralisasi. Hukum Hardyweinberg genetika untuk populasi besar berkawin acak kasus satu lokus: keseimbangan seleksi. adaptasi dan seleksi dam. Prasyarat: BIO 101. Populasi kecil clan proses stokastik. spesiasi termasuk terjadiiya dan tetapnya spesies baru dan fdogeninya. asal kehidupan dan fosil. Praktikum: pengamatan evolusi frekuensi gen populasi Drosophila dalam hgan dan simulasi model genetika dengan komputer. Nawangsari Sugiri . STK 221. Genetika populasi untuk kasus lokus ganda. reproduksi dari prakaryota dan eukaryota. Genetika untuk. Ekologi evolusioner. Muhammad Jusuf Alex Hartana BIO 342 Evolusi 3(2-315 Persamaan dan perbedaan dalam fungsi mendapatkan energi.MAT 121. penyebaran sewa geologis. populasi pada lingkungan yang beragam. random drift.

Mitosis dan Meiosis hubungannya dengan Hukum Mendel. Teori Kromosom tentang pewarisan. Prasyarat: BIO 201 Alex Hartana Edi Guhardja Muhammad Jusuf . MutasiGen clan mutasi kromosom. Praktikum: Akan ditekankan kepada pengenalan biologi. teknik persilangan dan analisis elektroforesis. Pewarisan ekstra kromosomal. ketakserasian. Penampilau Seks pada tumbuhan. reproduksi. sterilitas jantan.BIO 351 Genetika Tumbuhan 3 (2 3) 6 Biologi reproduksi tumbuhan dan konsekuensinya terhadap keragaman populasi.

Radiasi matahari sebagai sumber energi utama. tatanama. Analisis pertumbuhan. Prasyarat: BIO 303. Siklus-siklus unsur hara dan pemanfaatannya oleh tumbuhan. Hipotesis komunitas . kiasifikasi dan identifikasi.lnteraksi faktor-faktor lingkungan dan fungsi biologis turnbuhan. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjouo San~ingan UIO 354 Uendrologi 3 (2 3) 6 Membahas batasan. Praktikum: Pengenalan praktis baik di laboratorium maupun di lapangan jenis-jcnis turnbuhan bcrbentuk pohon. Prasyarat: BIO 214 Tjaltjono Samingan BIO 357 Pengenalan Vegetasi 3(2-3)4 Difinisi pengenalan vcgetasi. peranannya dalam bidang pertanian dan hubungannya dcngan ilmu-ilmu lain. Disajikan pula guna laksana sccara luas dari tipc vegetasi. Membahas guna laksana secara ekonomis dan biologis jcnis pohon. Hubungan air dengan tumbuhan. Pengikatan COz dan pembentukan bahan kering. UIO 353 Floristik 3 (2 3) 6 Mcmbahas pula penyebaran bioma-bioma tumbuhan dominan dan tipe-tipe vegetasi di Indonesia. Praktikum: Penyenalan struktur vegetasi di lapangan. teori serta pengenalan praktis jenis tumbuhan berbentuk pohon. BIO 213 Soekisman T.

satuan klasifrkasi dan sistem.Alimin . Hubungan vegetasi dengan lingkungan. Struktur vegetasi.tumbuhan. tipe-tipe vcgetasi. Tjal~jono Sumingen UIO 361 llistologi 3 (2-3)6 Pembahasan mcngenai struktur jaringan tubuh dan organisasinya dalam bcrbagai organ. Kosim .

reproduksi. Diah R Lukman KIM Alat-alat Laboratorium 2 (1-3) 1 Prinsip dan pengenalan berbagai jenis . media hara. Ratna S. Dalam kegiatan laboratorium akan diusahakan untuk mengisolasi dan mencirikan jasad-jasad renik yang mewakili. komensal. Hadioetomo BIO 410 Kultur Jaringan 3 (2-3) 7 Penggunaan kultur jaringan beserta latar belakang teorinya. fsiologi. ekologi dan wa kehidupan dari hewan bersel satu yang hidup bebas maupun yang hidup sebagai simbion. Dibahas pula cara koleksi dan wa pemupukannya. sel somatik. teknik kultur murni. Gatut Ashadi BIO 371 Mikroba dan Peranannya 3 (2 3) 6 Tijauan tentang sumberdaya mikroflora yang meliputi berbagai kelompok dengan sifat-sifat morfologis yang berbeda-beda dan bagaimana kaitan antara sifat-sifat tersebut dengan arti pentingnya.BIO 365 Protozoologi 3(2-3)6 Membahas sistematik. ataupun yang hidup sebagai parasit. kultur organ. hormon dan diferensiasi. morfologi.

Analisis diskriminan. efek reaksi pengion dan talc pengion terhadap jasad-jasad hidup. Anwar Nur BIO 441 Radiobiologi 3 (3 -0) 7 Mempelajari dasar-dasar penggunaan traser (perunut) radioaktif dalam biologi. Bahasan mengenai berbagai jenis peubah. Djojosoebagio BIO 443 Taksonomi Numerika 3(3-2)7 Pengertian deskriptor. M. Berbagai matriks jarak. Berbagai metode . Prasyarat: BIO 321 atau BIO 213 S.alat dan instrumen untuk penelitian serta kegunaannya dalam biologi. Analisis komponen utama dan analisis korespondensi.

Suksesi dan seleksi alami. seleksi dan spesiasi pada tumbuhan. BIO 453 ELdogi Lanjutan 3(2-3)7 Pembahasan secara . Prasyarat: BIO 303 Soekisman T. penyebaran. strategi generatif. Konsep kompleks koevolutif. dominansi. Dinamika populasi pada tanaman semusim dan menahun. Soetllrno Slamet S. Muhammad Jnsuf Totong Martono BIO 452 Sumberdaya Genetik Tumbuhan 3 (2 3) 7 Konsep spesies. Fitogeografi. tumbuhan pada fase establisme. pengaruh predator. Praktikum: studi pustaka dan kunjungan ke herbarium dan pusat koleksi plasma nutfah. Konservasi dan pemanfaatan sumberdaya. Eksplorasi dan evaluasi hasilnya. dormansi clan produksi anakan. Proses domestikasi. Prasyarat: BIO351 Muhammad Jusuf Edi Guhardja Ahmad Soediirto Machmud Natasaputra BIO 452 Biologi Populasi Tumbuhan 3 (2 3) 7 Mempelajari strategi. Praktikum: latihan penggunaan berbagai paket analisii data. Jarak genetik dan pertukaran gen antara populasi serta keseimbangannya.klasifiasi.

Tanaman serealia. Prasyarat: BIO 303 gahjono Samingan BIO 454 Botani Ekonomi 3 (2-3) 7 Hubungantanaman dengan manusia. Hubungan faktor-faktor lingkungan dengan tanaman di daerah tropik. Penerapan konsepkonsep tersebut dalam usaha peningkatan mutu iingkungan dan tercapainya asas keseimbangan hasid. Hartono Sudarmadi .lebih meluas dan mendalam dari beberapa konsep ekologi.

Ikin Mansjoer Dedi Duryadi S. Prasyarat: BIO 303. BIO 461 Em briologi 3 (2 3) 7 Perubahan mengenai pola gametogenesis. BIO 323 dan BIO 322. klasifiasi pengaruh yang timbul terhadap tanaman pertanian. metode observasi. life table. qauono Samingan BIO 456 Ilmu Gulma 3(2-3)l Akan diberikan asal sejarah gulrna. BIO 464 Zoogeografi 3 (2 -3) 7 Penyebaran hewan . gastrulasi dan organogenesis pada embryo berbagai vertebrata. Metodologi AMDAL.BIO 455 Pengantar Analisis Mengenai 3 (2 3) 7 Dampak Lingkungan Pengertian ekosistem: perubalian peran komponen ekosistem. model matematika penyebaran. Lukman Rahardja BIO 462 Ekologi Hewan 3 (2 3) 7 Pendugaan populasi. analisis sistem dan modelling. teknik pengembalian contoh. strategi ekologi yang dimiliki. pendugaan produktivitas. dinamika populasii cara-ma pengendalian dan pengelolaan vegetasi Soetikno Slamet S. sifat-sifat karakteristik dalam kaitannya dengan adaptasi dan evolusi.

komunikasi antar hewan. Nawangsari Sugiri BIO 465 Tingkah Laku Hewan 3 (2 3) 7 Mengetengahkan berbagai perilaku satwa liar dan hewan ternak. asal usul dan punahnya spesies sewa umum. dengan contoh-contoh hewan di Indonesia.dan migrasi. arti perilakq kaitan perilaku dengan lingkungan. kaitan perilaku dengan penjinakan dan pemeliharaan .

fisiologis dan fisik.W.untuk kebun-kebun biiatang. TNH 212 Tedja lmas Ratna S. Prasyarat: BIO 231. Ikin Mansjoer BIO 471 Mikrobiologi Tanah 3(2-3)7 Kelompok-kelompok utama mikroorganisme yang penting dalam tanah ditelaah dengan penelcanan pada aspek-aspek ekologis. Kegiatan laboratorium meliputi pengetahuan teknik dan prosedur dasar yang berkaitan dengan isi kuliah. Gunawan BIO 472 Mikrobiologi Lingkungan 3 (2-3)7 Lingkungan hidup yang kita tempati sangat ditentukan oleh kegiatan sejumlah besar organisme yang saling berinteraksi dan berinteraksi pula dengan lingkungannya. Studi tentang hubungan antara mikroorganisme dengan lingkungannya. Hadioetomo Yahya Fakuara A. hewan kesayangan (pet animals) dan hewan ternak yang ditujukan secara komersial. Soeratno Partoatmodjo Bibiana Lay .BIO 321. Prasyarat: BIO 101.

Okky Setyawati D. Dipelajari juga teknik-teknik isolasi serta pencirian cendawan yang ber=Y@tan. ekologi. hisonomi. dan reproduksi). GPnawaa . f!isiologi. 3) 7 BIO 474 Bidogi dan Budidaya Jamur 3 (2 Pengenalan jamur (yang dapat dimakan atau tidak) tentang biologi (morfologi. ekdogi serta pengendaliannya. pembahasan mencakup taksonomi.W. aspek ekonomi dan cara budidaya beberapa jamur yaag dapat &mah. kcgunaamya. A.BIO 473 Cendawan Perusak Pasca Panen 3 (2 3) 7 Pengenalan cendawan ped bahan simpanan.

hubungan. fungsi transenden. Teorema Roue dan teorema nilai tengah. luas dan volume benda putar. tabel . turunan fun& maksimum dan minimum fungsi (mutlak.45.K. pengantar hitung peluang. pcrangkai kalimat.JL Kutha Ardana S taf MAT 202 Pengantar Dasar Matematika 3 (3 0) Bahas logika matematika. aljabar pernyataan. Kutha Ardana Staf . himpunan persamaan linier. fun@ dan pengolahannya. Jurusan Matematika MAT 101 Pengantar Matematika 3 (3 0) Himpunan dan pengohbnqa. N. vektor dan matriks. teorema dasar kalkulus. MAT 112 Kallmfus I 3 (3 0) Limit dan kekontinuan.8. integral tentu. N. kecekungan fungsii masaiah optima& laju terhubungkan. lokal). teknik pengintegralan. induksi matematika himpunan ganda Cartesius. menggambar gratik fungsii antiturunan.

hubekivalen. H. macam-macam kalimat. kuantor universal dan kuantor ehistensial. fungsi dan pemetaan. definisi melalui abstraksi. Himpunan operasi dan aljabar himpunan. T. konstan dan peubah. cara-cara menarik kesimpulan yang sah. konjugasi. bilangan . hasil kali Cartesius. himpunan kuasa. peubah yang terikat dan yang bebas. induksi. modulo m. Natalisa MAT 204 Teori Himpunan 2 (2 0) Pernyataan. tautologi penalaran maternatilra. aljabar kebenaran. Himpunan bilangan asli. pernyataan bersyarat. Pengkualifikasian. Bahasa teori bilangan. relasi penataan. sistem sisaan sederhana.nilaikebenaran. kuantifiksi. relasi kesetaraan. himpunan dan aljabar himpunan. keluarga himpunan. disjungsi. fungsi. relasi. hubungan sebagai himpunan. daftar kebenaran.

dalil penataan lengkap. deret &anti. Stokes. dan deret Taylor. maksimum. dalil-dalil Green. luas permukaan. da. minimum. koordiiat polar. aksioma pilihan. Sekuens dan deret tak hingga. deret gad tanda. diferensial total. N.K. diferensial pasti.uji kokonvergenan. garis normal. perluasan bilangan asli menjadi bilangm nyata. turunan par* turunan berarah. koordinat silindris. turummya. turunan dan integralnya. turunan ordo tinggi. gradien. Helwah Balfas MAT 211 Kalkulus I1 4 (3 Fungsi-fungsi loga&ma. luas.kardinal. Kutha Ardana Staf MAT 212 Kalkdus 111 4 (3 -3) Fun@ peubah ganda: limit kekontinuan. dan trigonometri. hiperbol berikut kebalikannya. eksponen. Vektor dan fungsi &or. Integral ganda: integral ganda dua. Bentuk talc tentu integral tak wajar. bidang tangen. uji. Fungsi . Bilangan kompleks. volume.

perluasan ke ruang R. nilai dan vektor ciri. Pengantar ke persamaan diferensial.Vektor pada bidang dart dalam ruang. hasil kali titik dan ktortogonalan. Ruang vektor real dan pengertian dasamya. persamaan diferensid linear dcngan koefisien konstante ordo-2atau lebih: persuman difered sebagai . panjang vektor. sudut antara dua vektor. Siswadi MAT 231 Metode Matematika I 3 (3 0) Penyelesaian masalah nyata melalui matematika.matriks pemetaan. Prapto I'ri Supryo MAT 213 Aljabar bear Elementer 3 (3 0) Matriks dan siiem persamaan linear. polimon ciri.kompleks: turunan dan beberapa fungsi elementer. Pemetaaa linear. pengertian model matematika Persamaan diferensial biasa &l. Ruang Eudidus dan keortogonalan.

3) .model matematika. teknik dan interpaetasi peny4Icsaian. dengan atau tanpa syaraf awal.

Hehmb Balfas MAT232 Metode Matematika I1 3 (3 0) Masalah nilai batas dua titilt. Pemodelan. Persamaan gelombang. deret fourier dan deret fourier yang diperumum. Fungsi dengan peubah kompleks. teknik penyelesaian dengan metode pemisahan peubah dan interpret& penyelesaian. sistem otonom kestabih. Fungsi analisis dan pemetaan. pengintegralan kompleks. h4etode deret pangkat. persamaan laplace dan panas sampai tiga dimensi. Metode perambatan gelombang dan penggunaan transformasi laplace. kekontinuan dan keterintegralan. polinom legendre dan fun@ bessel. sistem fungsi ortogonal. Efendi syahrll MAT 252 Analhis Kompleks 3 (3 0) Bilangan dan bidang kompleks. teorema dan formula integral Cauchy .penggunaan transformasi lapkce. masalah nilai ciri.

Metode dasar. teori sisaan dan penggunaan. pee-' tegralan. sistem matriks 2 x 2.T. Pengantar struktur data dan algoritma. Sistem pengoperasian komputer. Grup dan subgrup. interpolasi. Natalisa MAT321 Struktur Aljabar 3 (3 0) Himpunan. Latihan penyelesaan masalah dengan menggunakan komputer. M. grup faktor. algortima serta program untuk penyelesaian persamaan linear. deret Taylor dan deret Laurent. sistem persamaan linear. bilangan bulatmodulo n. pengertian galat serta perambatannya. H. Azron Dhalhar MAT 271 Komputasi I 4 (3 3) Tinjauan sekilas perkembangan komputer dan hubungannya dengan disiplin ilmu yang lain.T.serta akibat-akiiatnya. . Natalisa MAT 272 Kmputssi I1 3 (3 0) Diagram alir. pengharnpiran kuadra terkecil. algoritma. operas& sistem matematika. H.

Gamadi MAT 324 Te~ri Gntp 3 (3 0) Grup permutasi. PD hear orden dan metode penyelesaian. Ciri gtlanggan& ideal maksimum. grup yang berhubungan dengan konfigurasi geometrik. ideal. Holder grup Sylaw. daerah ideal utama. aplikasi. Daerah Euclidus. grup permutasi. pembagi elementer. grup Abelian. pemetaan hear. subgrup teorema komposisi Jordan. Ruangan vektor. Keujudan dan kekhasan pyelesaian masalah nilai awal. ideal prim. Gelslrggang (ring). Agah D. Nur Aliatiningtyas MAT 331 Pwsomaan Difurnsial 4 (3 -3) Bentuk umum PDB dan contoh penyelesaian. Perluasan penyelesaian &em PD. Kestabilan &em . Polinom atas lapangan bilangan gelanggang polinom. lapangan. lapangan hasil bagi. modul. daerah integral.homomorfisma grup. Sistem PD linear dengan koofisien konstant kelahran asimtot penyelesaian sistem PD.

Geometri netral. Gunardi MAT352 Aaalisis Real I 3 (3 -0) Tinjauan ulang himpunan. sistem bilangan real. Teori kekonvergenan. kekonvergenan mutlak dan bersyarat. barisan Cauchy. keisomorfan. pengertian aksioma dan teorema. aksioma kekonvergenan ruas garis. kekonvergenan. himpunan terbatas. pada biddan dalam ruang. Geometri insidemi. Mulya Purba MAT 342 GeomeM 3 (3 -0) Teori insidensi. himpunan terbuka. Pengertian himpunan . Ruang metrik. himpunan tertutup. Ted urutan pada garis. Geometri ah sebagai geometri insidensi dengan aksioma-aksioma kesejajaran. Pengertian sudut dan teori urutan untuk sinar-sinar. ALsioma kesejajaran clan geometri Euclidus. Agab D. limit superior dan limit inferior. himpunan tersambung. Barisan bilangan real. Derct bhpn red. sudut dan scgitiga.PD dan jenis kestabilan.

.

Integer programmi~ Branch-and-Bound algorithm. model determiniitik. model untuk distribusi talc eksponen. masalah &urn cost flow. peran distribusi eksponen. model khusus. Alternatif penyelesaian optimum dan shadowprice. metode simpleks untuk model jaringan. formulasi PL. Ali beanto MAT361 Operation Research I 4 (3 -3) Model program linear (PL). metode simpleks. PL dengan peubah terbatas. masalah transportasi. bentuk kenonik. variasi koefisien objektif dan nilai sisi kanan. phase I & phase 11.lengkap dan kmpak. proses kelahiran dan kematian dan model antrian. struktur dasar. ciri masalah. masalah mum. scheduiing models. pengantar model probabilist&. cut algorithm. komponen model persediaan. pengantar bentuk dual. . konsep shadow price. the transportationalgorithm. Efendi Syahlll MAT362 Operations Research I1 4 (3 -3) Program diiamis. Sifat-sifat fungsi kontinu yang didcMan pada ruang metrik. analisis sensitifitas. prototipe. Model persediaan. Model jaringan. Game theory. reduced-cost dan kegiatan baru. Model antrian.

prediktor-korektor dan metode beda hingga. Natalh .model deterministrik. Efendi Syahril MAT371 Analisis Nurnerik I 4 (3 3) Pengertian galat. metode RungeKutta. model stokastik. Metode elemen hiigga untuk menyelesaikan masalah nilai batas dengan satu dan dua peubah. penentuan nil& dan faktor ciri. Budi Suharjo MAT372 Analisis Numerik I1 4 (3 -3) Komputasi matriks dan sistem persamaan linear ukuran besar. Penyelesaian persamaan diferensial biasa. Interpolasi dan penghampiran. pengantar peramalan. Ali Kusnaato H. syarat kestabilan. Analisis keputusan. Pengembangan metode beda hingga untuk persamaan diierensial biasa.T.

alokasi tersambung. H. fungsi sebaran kumulatif. taraf nyata. Peluang bersyarat.MAT 373 Matematika Diskrit 3 (3 -0) Pengertian pokok dalam logika dan kemampuan logis suatu bahasa pemrograman. fungsi kepekatan peluang bersyarat clan marginal. alokasi sekuensiai. teorema Bayes. Pendugaan maksimum. struktur penyimpanan. pendugaan titik dan selang. part@ dm selubung himpunan. fungsi rekursi. himpunan. statistik tak bias. Operator biner dan n-ar. fungsi pembangkit momen. nilai harapan bersyarat. Pengujian hipotesis: statistik uji. urutan dan kekhasan bentuk normal. Fungsi Hashing. Barizi STWMAT 392 Statistika Matematika 3 (3 0) Teori penarikan contoh sederhana. formula dengan tabel kebenaran yangberbeda. representasi struktur diskrit. diagram Hess. nilai tengah. metode momen. Nilai harapan matematika. pointer. bentuk normal. Fungi-fungi kepekatan peluang diskrit dan kontinu. daerah penerimaan dan penolakan.T. . urutan parsial. Natalisa MAT391 Pengantar Teori Peluaog 3 (3 0) Konsep peluang dan hukum-hukumnya. Hubungan biner dan matriks. tautologi. kesalahan jenis I & 11. komposisi hubungan bier. Kejadian bebas. kuasauji. fungsi ci. statistika. peubah ace fungsi kepekatan peluang. ragam. Manipulasi himpunan.

uji paling kuasa. dan RaoCramer. kelengkapan. bersekuens. Hipotesis sederhana dan majemuk. Teorema Rao-Blackwell. kekhasan. statistik cukup.uji terbaik. S taf . uji nisbah kemungkinan. teorema Nyeman-Pearson. Siswadi MAT 400 Tugas Akhir 6 (0 -6) Mata kuliah ini merupakan kegiatan akhir pendidikan Matematika program S1 yang penelaahan masalah yang dipilih diiesuaikan dengan 'minat mahasiswa.

Fungsional linear. determinan matriks.MAT 401 Sejarah Matematika 3 (2 0) Perkembangan pemikiian matematika menurut urutan sejarah. Fungsi rekursif. basis. Kekompleksan komputasi (Computational Complexity). pemetaan definit positif. Grammar. determinan endomorfisma. Siswadi MAT 422 Aljabar Terapan 4 (3 -3) Antomata. teorema spektral. hasil tambah langsung. Hasilkali dalam. ketalrsamaan Schwartz. error correcting codes. Mesin Tuning. Agah D. komplemen ortogonal. Bentuk normal. Nasoetion MAT 402 Seminar l(0 -3) Penyajian hasil tugas akhiidari seorang mahasiswa. proyeksi. Staf MAT 421 Aljabar Linear Lanjut 4 (3 -3) Polinom. bentuk singular. Ni clan vektor ciri. pemetaan adjoin. Masdah Pasca Korespondensi dan ketidakterputuskan (undecidability). Pemetaan linear. basis ortogonal. Gelanggang endomorfma. Garnadi MAT 431 Metode Matkmatika 111 4 (3 -3) . AH. ruang vektor.

analisis mengenai metode matematika maupun masalah pemodelan. fungsi green. transformasi Fourier dan penggunaannya. Efendi Syahril MAT 432 muk Pilihan Mattmatika 4 (3 -3) Terapan Isi kuliah berkisar pada penerapan matematika dalam pembahasan berbagai bidang ilmu lain. pengembangan metode penyelesaian. pendiferensialan dan pengintegralan deret Fourier. masalah StrumLiouville.Sistem fungsi ortogonal kekonvergenan deret ~ourier. Siswadi . Isi kuliah dapat berbeda dari tahun ke tahun.

barisan dan . persamaan struktur. ruang singgung pa& permukaan. pemetaan pada permukaan. syarat perlu dan syarat cukup untuk kontrol optimum. kwva geodesi. kurva pada permukaan. Persamaan dasar permukaan. isometri lokal. pengintegralan parsial. beberapa teorema global. Agah D.Frenet. keujudan. sifat pokok. keterkontrolan dan keteramatan. permukaan putar. variasi terbatas. sifat pokok. fungi monoton. keujudan kontrol optimum. teorema dasar kalkulus. turunan peragam. vektor shgguag. kelengkungan geodesi. rumus Serret. Gunardi MAT 451 Analisis Real I1 4 (3 -3) Integral Riemann: keujudan. Kalkulus pada permukaan dalam R3. isometri. medan kerangka. masalah state regulator dan masalah output regulator. kalkulus vriai pa& masalah kontrol optimum. Helwah Balfas Efendi Syahril MAT 441 Geometri Mferensial 4 (3 -3) Kalkulus dalam ruang Euclides. Integral Riemann-Stieltjes. geometri intrinsik permukaan.MAT 433 Kontrol Optimum 4 (3 -3) Perurnusan masalah kontrol optimum dan contoh.

teorema Lebesque.kekonvergenanseragam. teorema Egoroff.b). teorema Arzela. teorema Fatou. pendiferensialan dan pengintegralan deret fungi. penghampiran dengan polinom. Integrasi sebagai fungsi himpunan.deretfungsi. kekonvergenan barisan fungsi terukur. kekonvergenan rata-rata. gelanggang himpunan. keterukuran. ruang Lp dan dualnya. sifat dasar. teorema keujudan ~i&d. teorema Radon-Nikodym. Prapto Tri Supriyo MAT 453 Ukuran dan Integral Lebesque 4 (3 3) Ukuran luar dan dalam. ukuran himpunan. fungsi terukur. keujudan integral. Ruang metrik C (a. Fungsi terintegralan. ekikontinu. Siswadi . barisan fungsi terintegral. sifat pokok.

Nur Aliatiningtyas MAT 456 Analisis Fungsional 4 (3 -3) Ruang metriks. barisan Cauchy. keterbatasan seragam. Ruang dual Lp(pii1) dan C(a. Metode optimasi tanpa kendala. himpunan konveks. topologi bidang. barisan konvergen. kelengkapan fungsi kontinu. metode univariate. metode . teoremaBolzano: Weier-strass. Gunardi MAT 461 Optimasi 4 (3 3) Perurnusan masalah optimasi. himpunan tertutup. Ruang Lz.b).MAT 454 Topologi 4 (3 -3) Garis real. Sub ruang.b). teorema Ham-Banach. topologi relatif. Metode random Walk. ruang metrik lengkap. Teorema pemetaan terbuka. Ruang linier. Agah D. teorema Riesz-Fisher. jenis kendala (constraint). sub barisan. optimasi fungsi dengan kendala kesamaan dan dengan kendala ketaksamaan. himpunan ortonormal. transformasi kompak. program linier dan penerapan. Lingkungan dan sistem lingkungan. ruang topologi. masalah dua program linier. klasifiasi masalah optimasi fungsi satu dan beberapa peubah. himpunan tertutup. himpunan terbuka. metode Hooke dan Jeeve. teorema Heine Borel. teorema gerap tertutup. Barisan. penutup. ruang fungsi C(a. Lp(p > I). Program konveks. deret Fourier. ruang barisan.

Isinya antara lain mengenai teknik operations research tertentq penyusunan sistem sirnulasj atau penerapan O. representasi internal data numerik clan non-numerik. .R. metode conjugate-gradient.Powell. Paian Sianturi MAT 471 nmu Komputer I 4 (3 -3) Organisasi komputer. metode steepest descent. metode Newton Paian Sianturi MAT 462 Tajuk Pilihan Operatioa Research 4 (3 3) Isi kuliab merupakan topik-topik yang dipilih yang berganti dari wahu ke watau. organisasi memori utama. tertentu. Unit pemrosesan pusat.

bahasa Grammar formal. analkis lexical. instruksi assembler. alfabet.unit aritmatika dan logilta. instrulrsi pseudo. Penghantar teori formalbahasa. tabel konstan. tabel simbol. kR Rambe MAT 472 Tqjuk Pilihan Komputasi 4 (3 -3) Topik-topik khusus mengenai komputasi. tabel instruksi. diagram sintaksis. analisis sintaksis. analisis sintalrsis.macros. notasi BNF. kR Rambe MAT 472 Umn Koarputer I1 4 (3 -3) Arsitektur assembler. arsitektu. arimatika komputer. notasi POLISH generasi kode. analisis lexikal. membaca listin& membaca dan memahami me& pemetaan. adisis semantik. baik mengenai . generasi kode obyek. Instsruksi mesin dan representasi dan internal Pemrograman dengan assembler. sistem calls. compiler. string/kata.

Ranati Markov dan sifat jangka panjangnya. Simdi . proseskelahiran dan kematian. maupun mengenai dasar analisisnya. Isinya dapat berubah dari waktu ke waktu.T. proses poisson. proses percabangan dan pertumbuhan populasi serta sistem antrian.metode komputasi. Natalisa MAT 492 Pengantar Roses Stokastik 4 (3-3) Beberapa contoh dalam pemodelan stokastik.teknik dan. H. fenomena pembaruan.

1983). UI. IPB. M. 1982) 7. Univ. 1977). I*). 1956). UI.83. AKA Bogor. Landbouw H e School Wageningen. (Prof. IPB. Univ. 1984) 12. of Wisconsin. UI.(Drh. (Dr. Aris Saladini @ra.(MS. p. Hasim (Drs. 1976).(MS. USA. USA. IPB. 1979). Cornell Univ. IPB. IPB. of WLECO* USA. 1959). 1980) 13. 1959). 1986) 9. (MST. (MST. 1969). IPB. Elly Suradikusumah (Ir. (Prof. IPB. UGM. IPB. IPB. Darusman (Ir. 1971). Eman Kustaman (Ir. 1%1). Eti Rohaeti (Dra. 1986) 4. 1984) 6. UI. Hastatiniih (Dra. 1985) 2 Abdul Mad (BSc. 1955). Sri Saeni .(MSc. Netherlands. 1970) 8. (Dr. 1976). 1984) 11. Jurusan Kimia 1.Dondin Sajuthi (Drs. UI.1. 1984) lo. IPB.. IPB. 1%7) 3. Latifah K.(Drh. (Drh.. Aisyah Girindra (Dra.Djoko Soedarmo (Drs. IPB. IP%.Hendra Adijuwana (Ir. WI) 5. (Drh.

of Wiscon23. (Drh. USA. 1963). Univ. Univ. Risnayeti (Dra. IPB. Maria Bit IPB.M. IPB. (PhD. IPB. IPB. Sjachri (Ir. Sulistiani (Dra. i'mmhqp ih (Dra. 1974). IPB.(MS. IPB. (Drh. (Drh. 1966) . IPB. 1~5). . 1987) 21. 1976). (MS. 1978). IPB. USA. 1979) 16.(PhD. UGM. 1982). . USA.(Ir. of Illinois. 1WY. IPB. 1989) 14. Anwar Nur r. 19'76) 15. of W-nsin. 1% 18. Univ. 1983). 1975). (Dr. 1964). IPB. IPB. ((PhD. 20. GPS. Gi . (MS.Norman Razief Azwar (Drs. 1983) 2r).(Drh. l Dr. IPB. IPB. Oetomo Djajanegara (Ir. ~&yur Hawab Drs. RTM Slltamihard'a (Drs. M. 1983) IPB. ITB. (MSc. 1965).. IPB. W73). 1968). IPB. IPB. 1974). (MS. IPB. 19. IPB. (MS5 LouisianaState Univ. 1990) 17.

Japan. 1%8). GPS. (P~D. Japan.Gifu. 3972) .

Ahmad Bey (Ir. Chem. Zuraida Fatma Pulungan (Dra. 1979). 1988) 32 Dudi Tohir (Drs. 1974) 30. 1976) 3. (Dra. 1989) 34. ITB. 1976). ITB. Univ. (MS. USA. ITB. 1987) 35. Univ. (MS. IPB. IPB.25. I Made Artika (Ir. Jurusan Geofisika dan Meteordogi 1. (Drs. Abujamin Ahmad Nasir (Ir. IPB. Andalas. IPB. IPB.. Univ. IPB. Andahis. 1979) 26. (Lic. Tun Tedja Irawadi (Ir. 1989) 31. Zaenal Alim Mas'ud @rs. 197'7). 1986). IPB. 1985). (PhD. ITB. of . UI. IPB. (PhD. of Kentucky. Univ. Univ. 1981) 2. 1986) 33. (MS. (MS. Anna Priangani R. Djarot Sasongko Hami Seno (Drs. D. 1983) 28. W. Khatolieke Unk. 1968) 27. Gustini Sy. 1988) 29. Ahmad Sjahriza (Drs. ITB. Hajadi (Bs. 1%1). of Winsin. USA. Betginm. Aryetti (Drs. 1975). Murdiyarso (Ir. ITB. 1985) 852.

G. IPB. of Reading. 1R8). 1982) 6. Soedarsono (MSc. (MSc. Handoko (Ir. USA. Univ. IPB.S. Rini Hidayati (Ir. Edward H. IPB. Imam Santoso (Ir. 1989) 8. 1970) 13. Sidikrubadi Pramudito (Drs. ITB. M. Iowa State Univ. 1%2) 17. USA. 1982). UK. IPB. 1974) 14. (MS. 15. IPB. 1984) . 1982)..Readmg. of Kentucky. UK. Heny Suharsoso (Ir. ITB. 1981). ITB. K. 1973). IPB. Univ. 1987) 9.. IPB. 1983) 7. B1. 1982). Univ. 1983) 12. (MS. IPB. Hanedi Darmasetiawan (Ir. 1987) 10. Dahlan (Drs. (PhD. USA. M. (PhD. USA. Univ. UK. Iowa State Univ. (MSc. of Reacting. Heroe Soeprianto P. (Ir.S. 1985) 4. of California. Effendi Manan (Ir. (MS. IPB. IPB. 1976). M. 1983) 16. 1985). De Rozari (Ir. 15. (MS. IPB. UI. (MSc. IPB. Nur Indro (Drs. 1973). 1965). IPB. 1981) 11. Hidayat Pawitan (Ir. Siregar (Drs.

Biomath. 1983). Barizi (BSc. 1971). 1982) 5.. USA. Anik Djuraidah (Ir. Krisnamurti Hasibuan (Ir. IPB. IPB. 1984) 20. IPB. (MSc. (MST. (PhD. 1976). (PhD. M. Colorado State Univ. IPB. 1986) 12. M. (MS. AIT. 1982) 15. IPB. 1989). IPB. 1980) 3. (Dr. UI.18. USA. USA. ) 853. (PhD. 1%2). IPB. (Ir. Abdurrauf Rambe (Ir. 1981) 6. 1980). IPB. 1958). USA. 4. 1971) 2. Itasia Dina Sulvianti (Ir. Aunuddin (Ir.. IPB.. USA. Jurusan Statistika 1. Bunarwan Sumarlim (Ir. 1964). 1986) 13. NCSU. 1979). 1984) 7. Yonny Koesmaryono (Ir. IPB. 1985) 8. 1971). I. 1984) 14. IPB. IPB. Budi Susetyo (Ir. (M. Ayi Hamim Wigena (Ir. IPB. IPB. (MS. 1989) 11. 1987) 19. (PhD.Andi Hakim Nasoetion (Ir. (MS. IPB. (MSc. Thailand. North Carolina State Univ. IPB. IPB. (Prof.. IPB. North Carolina State Univ. USA. 1971) 10. 1972). IPB. North Carolina State Univ. Rizaldi Boer (Ir. 1985). North Carolina State Univ. Abdurrazaq (Drs. 1%1). IPB. 1978).. -). of Minnesota. North Carolina State Univ. (Prof. Syarkani Musa (IT. Univ. (MS. 1 sh ). 1971). . 1988) 21. Tania June (Ir. Khairil Anwar N. (MSc. IPB. Bambang Juanda (Ir. Ahmadi Satriawan (Ir. Ahmad Ansori Matt'ik (Ir. USA.. IPB. 1987) 9. Akademi Pertanian. (ME. 1977).

France. IPB. Totong Martono (Drs. (~hD. 1975).. 1981) 17. ITB. Sampe Tona a (~r. Muhammad Syamsun (Ir. 1984) 20.. ITB.. 1981) . Tb. IPB. Carolina State Univ. Satrio Wiseno Or. 1976). (Dr. North Dakota State Un~v. (PhD. 1978) 16. 1984) 21. 1974f 18. USTL.~orth u~A. 1983) UI'1954). USA.IF%. 1970). IPB. (MSc. Muhammad Masykur (Ir. 19. Machdum Bachtiar (Ir. IPB.

US4 1985) 4. WAD. MSc. IPB. 197'7). IPB. 1987) 24. IPB. IPB. 1W) 23. (MSG Univ. Univ. of Kentucky. 1980) 11. USA. 1961). (Drh. Bambang Sumantri (Ir.Hilda Akmal (Dra. Univ. (PhD. PB. 1983) 8. Dede Setiadi (Ir. IPB. USA. 1971) 14. UGM. 1983f).USA. Antonius Suwanto (Ir. 1976) 1. 1%7). IPB. Bambang Suryobrdo (Drs.Agustin Widia Gunawan (Ir. IPB. 1978) 15. 1971) 9. IPB. 1970).Djoko Walujo (Drs. UGM.(Drh. I . . Anja Meryandini (Dra. Univ. 1985) 7.Alex Hartana Ir. Ikin Mansjoer (Drs. . IPB. 1983). Edi Guhardja (Ir.1980) 16. IPB. Ismail Amali Harun (Ir. 1975). 1973) 2Ahmad Sudiarto (Ir. 1975) 3. IPB. UI. \ Univ. Hartono Sudarmadi (Ir.22. (Prof. MSc.Dedi Duryadi Solikin (It. 1981) U. Yulio Adisantoso (Ir. IPB. o Illinois. o Wisconsin. (PhD. IPB. IPB. IPB. 1975).Aries Tjahyoleksono (Ir. 1988) 5. of Wisconsin. 1989) 10. 1987 12. (MSc. Gayuh Rahayu (Ir. IPB. 1W). IPB. USA.Hadi Sunarso (Ir. (MS. IPB. 1985) 6.

Paris Sud Univ. Yuliana Maria Diah R. (MSc. of Kentucky. Muhammad ~jaelani'(~r. 1982) 22. France. 1980). Univ.Univ. IPB. 1%5) 23. UPLB. USA. 1987). France. Ph' ippines. 1989) 18. 1976 . Tjahjono Samingan (Ir. (MSc. UGM. (PhD. USTL. (PhD. 1962). 1977). ). 1983) 20. 1!372) 17. UPLB. (PhD. (Ir. ~anaf (Ir. 1984) 19. IPB...Ignatius ~Aadiono (Ir. Philippines. IPB.Isnaeni Nurwahyuni (Dra.Muhammad Jusuf (Ir. Paris Sud Univ. IPB. Lisdar A. of Wisconsin. France. 1987) 21. USA. UI. 1974) .1 (MSc. IPB.

IPB. 1%1). IPB. 1969). Machmud Natasaputra (Ir. IPB: 1976) 30.Rita Megia (Dra. 1971). Unrv. Name Soegiri @rh. IPB. 1980) 26. IPB. IPB..M. . Soetarmi Tjitrcsom (Ir. 1975).24. 1980) 31. UI. Ratna Siri Hadbe$omo Ir. UNSUD. IPB. (Drh. Puspa Dewi Tjondronegoro (Ir. 33. Okky Setyawati D. US. France. USTL.(PhD. 1%3). (MSG Univ. Midup State Univ. USA.of Ulimik. IPB. 1978) 32 H. . Trenggono K. UGM. (MSG Univ. 197 . USA. Nampiah (Ir. hfkhigm State Umv. of Ilkis.Said Harran (Ir. 19S) 27. S. (MSc. 1985) 23. (Prof. (Dr. (MS. 1983) 29. UI. R. 1976) 25. h (PhD.of Illinois.(Prof. (Ir. 1%9). IPB. (PhD. IPB. 1979). 1%0).

Taruni Sri Prawasti (Ir. Western Australia. W3).1986) 41. 1985) 40. 1987) . Soekisman T'itrcsemito (3Sc. Tokyo Univ. UK. 1985) 37. 1976). 1982) 42 Yohana Caeda S. (Dra. Ence Danno Jaya Supem (Ir. Ynlia Lestari (Ir. (MSG North Wales. 36. 19n) 34.Tri Heru Widarto (Ir. 1981). 43. Miftahudin (Ir. (PhD. IPB. (Dra. (D&. IPB. Utut Widiastuti (Ir. Soetikno Slamet S. UGM. Rini Suiistijorini (Ir. IPB. dm. Tedja Imas Dj. IPB. 1987) 47. 1981). 1%1) 39. Sri Socxladyati T. 1986) 44. IPB. (MSc. IPB. Warti Sumarsini (Ir. UGM. IPB. 1%7) 38. UGM.. WAD. 1986) 46. (MS.USA. IPB. Suharsono (Ir. IPB. Japan. (Ir.Em) 35. L985) 45. IfB.

IPB. 1987) 5. Agah D. IPB. ITB.1. IPB. Heru T. Effendi Syahril @rs ITB. 1989) 10.S.983). Budi Suharjo (Ir. ITB. l983) 8. IPB. rn) 9. 1- . Canada. Hadi Sumarno or. I=). IPB.. 1980). 1W) 6. 1987) 11. USA. Purdue Univ. Helwah Balk ma. Nugrahani (Ir. Natalisa (Ir. Endar H. 1984) 3. Fahren Bum (Ir. (MS. Nur Aidi (Ir. l. W36) 2 Amril Aman (Ir. 1987) 7. 1982). D. IPB. IPB. IPB. IPB. W36) 4. Garnadi @rs. of Waterloo. Prjatsono (Ir. 1P85) l2 M. Univ. (MSc. IPB. (MS.I Wayan Mangku (Ir. (MMath. IPB.

IPB. Irma Rosita G. Didin Hafidhuddin M. KIP. Barus (Dra. Retno Budiarti (Ir. USA. Siswadi (Ir. 1978). UGM.13. (Phd. 1973). Sri Nurdiati (Ir. IAIN. 1984) 15. 1=) 2 Ahmad Djuwacni (Drs. NK Kutha Ardana (Ir. @rs. of Minnesota. Alfa @ra. 1987) 4.lXniqd1 Sulistiarti (Dra. IPB. Yogya. IAIN. Univ. KIP. =7 Malang. IPB. 1980) 3. (MS.984) 1.1981) 17.USA. IAIN.1986) 9. NCSU. E. IPB. Lantip . l. 1985) 16. l97'7). Fatkul ArSn (Ir. IPB. IPB. Nur -yas (Drs. (MSc. 1978) 5. 1988) 14. Syamsudin (Drs. 1984) 7. Jakarta. 1981) 6.

IIUP Mahg. Muhammad Tbnthowi DJ @rs. UNTAG. Nhwati (Dra. W Malang. 1968). 1974) . Komariah Fim (Drs. 1984) 12 Nurhaida Hasan (Dra.Warsidipraja (Drs. 1984) 11. IAIN. 1974) U. UI 1985) 10. (SH. T. IAIN.

Ani Parjayanti (~ra. 1988) 16. 1984). LAIN. UI. Akrom (Drs. Laksmi Arianti (Dra. 1990) 15. UNDIP. 1986) .14. WAD. (MA. 1985) 17. Tatie Soedcwo (Dra. Univ. A. ofSidney.

Di samping melaksanakan penelitian. terutama dilakukan melalui seminar metodologi penelitian pada berbagai tingkat clan hibah dana penelitian. maka Lembaga Penelitian IPB mempunyai fungsi melaksanakan penelitian ilmiah murni dan mengembangkan teknologi. seminar. wilayah dan atau daerah. dan penerbitan majalah dan buletin ilmiah.111. Pembii penelitian di IPB. Untuk melaksanakan tugas tersebut. dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas. . LEMBAGA PENELITIAN FUNGSI Lembaga Penelitian IPB mempunyai tugas untuk melaksanakan pembinaan ?an pengembangan ilmu pengetahuan. simposium. penelitian kerjasama antar perguruan tinggi clan badan lainnya di dalam dan luar negeri untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional. Lembaga penelitian IPB juga menyebarkan hasilbasil penelitian melalui lokakaqa.

Lutfi I Nasoetion Sekretaris : Dr. Endriatmo Soetarto. Irawadi Djamaran Kepala Tata Usaha : Ir. Justita Zainuddin Ke ala Sub Bagian %rogram : Euis Sartika Ke Sub emu ala Bagian : M. Ir. Ir. Djupri BA Di dalam sistem organisasi Lembaga Penelitian IPB terdapat empat pusat penelitian. Kepala :Prof. Ir. Pusat Studi Pernbangunan (PSP). Susunan organisasi pusat-pusat tersebut adalah: 1. Dr. Sajogyo Sekretaris Eksekutif : Dr. MA .ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua : Dr.

Sumberdaya Manusia dan Kependudukan : Prof. Pengkajian dan : Prof. Soeratno Partoatmodjo : Dr. Ir. Ir. Industrialisasi Pedesaan : Dr.S. Mangara Tambunan 2. Pengelolaan Wilayah Pesisir c.Pe~tgelola Program a. Pengkajian Dampak Pembangunan pada L-gan b. Inventarisasi Sumberdaya Alam dan Lingkd. Ir. Soeharjo d. A. Wiradisastra . Pudjiwati Sajogyo. Kesejahteraan Rakyat dan Peranan Wanita : Prof. MSc c. Aris Prijanto. Dr. Pembanngunan Pertanian (Mencakup Sistem Usaha Tani) :Prof. Pusat Penelitian Lingkunpn Hidup (PPLH) Kepala Sekretaris Eksekutif Pengelola Pqram a. Ir. Ir. Dr. Dr. MSc : Koesoebiono. Msc : Dr. Dr. U. Achmad Bey : Ir. SMP Tjondronegoro b.

Sarsidi Sastrosumarjo f. Pengelolaan Wilayah Pertanian Lahan Kering :Dr. Penanggung Jamb Laboratorium : Yahya A. Azwar e. Ir.Pengembangan Satwa Primata : Dr. Norman R. Husen. MS .

MSc c.$' pw : Dr. --labamtorirnn daa Baagsal Percatohao :Dr. Dcddy Fardiaz. MSc b. Msc d. MSc 2 Penanggnagjawab Laboratorium Fa dm . Deddy Muchtadi. Djundjung Daulay. Ir. Djunjung Daulay. Ir. MSc a. Rizal Syarie& DESS Sekretaris Eksekutif :Drh. Penanggmg jawab Laboratorium Mikrobidogi pangan : Drh. Ir.. Analisis dan Pengembangan Produksi : Dr. P-Proses dan Rancang Bangun : Sutedja Wuaatmac&~. Msc 1. Paphqan Gm : Dr. Tatit Bunasor.

MSc 4.B. SH . Penaaggrmg jawab Kirnia Pangan dan Gi : Johnson Parulian S.Keteknikan P-Dr. DESS 3. Satria Tanaya. Rizal Syarief. Ir. ~anajer Bangd :IG.

Kepala Tata Usaha :M. Ardjo Sudibdjo 1.Fungsi Lembaga Pengabdian pada Masyarakat lnstitut Pertanian Bogor sesuai SK Rektor IPB No. melaksanakan urusan Tata Usaha Lembaga. meningkatkan relevansi program IPB dengan kebutuhan masyarakat. 4. Dr. yang mencakup antara lain: &-a 1. membantu masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. H. dan see. 3. ORGANISASI DAN PERSONEL Ketua :Dr. Tantan R. mengamalkan ilmu pengetahuan. Ir. Wiradarya. 014/Um/1989 adalah pengamdan ilmu \ pengetahuan dan teknologi di bidang pertanian dalam arti luas yang ditujukan pada masyarakat. Ir. teknologi. Pusat Pengembangan Wilayah Pedesaan Kepala :Prof. Kuntjoro . Sjafri Mangkuprawira vv Sekretaris :Dr. 5. 2. Ir. melpengembangan pola p+mby wilayahldaerah melalui ke 'asama antar Perguruan lnggr an Badan lainnya di dalam dan B uar negeri.

Moentoha Selari. Surdiding Ruhendi. Abdul Gani Amir Siregar. Ir.Sekretaris : Ir. Oteng Handjaja. MS Sekretaris :Ir. Pusat Pendidikan dan Pelayanan pada Masyarakat Kepala : Drh. Ir.Sc. . MS 3. M. Pusat Pengelolaan dan Pemgembanp KKN Kepala :Dr.Sc Sekretaris :Dr. M. Aminuddin Saleh. MS 2.

KaJi Tin& Kaji Tindak merupakan kegiatan langsmg dalam pengamalm ilmu pengetahuan dan teknologi dengan cara mengintegrasikan hasil penelitian yang diterapkan pada masyaralrat. Pelayanan dan Penyuluhan Pelayanan dan Penyuluhan merupakan penyelenggaraan bimbii penyuluhan. Nyata 0 Kuliah Kerja Nyata merupakan kewajiban iatrakurkler bagi . 3. Pusat Pendidikan clan Latihan pada Masyarakat Kepala :Dr. kliah Kuf. Pendidikan pada Maspalcat Pendidikan pada Masyarakat merupakan penyelenggaraan penataran atau pelatihan untuk berbagai bidang dan tingkat profesi di masyarakat. 2. 4. Ir. MS Bentuk-bentuk kegiatan pengabdim pada masyarakat oleh Institut . 5. Aida Vitayala Sjafri Hubeis Sekretaris : 11. Pengembangan Wilayah Pengembangan Whyah merupakan kegiatan penyusunan berbagai rencana. pernantauan dan evaluasi pembaagunan. dan konsultasi pembangunan pada masyarakat.4. Lina Karliyenna.Pertanian Bogor adalah: 1.

para mahasiswa Strata satu dalam upaya menunjang pembangunan melalui kegiatan-kegiatan mahasiswa yang berlandaskan keahlian profesinya. .

No. Benih Arsitekhw Pertamrnan -Gizi *-" rdaya Sum Keluarga Hama dan Penyakit Tum. Fakultas Jurusan Program Studi 1. Pertanian Budidaya Pertanian -Agronomi Tek.-Hama dan bnhan Penyakit Tumbuhan Sosial Ekonomi Pertanian -Agriiisnk Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Ekon4Pertanian dansmberdaya Ilmu Tanah Ilmu Tanah 2 Kedokteraa Anatomi Sains Veteriner Hewan Fisiologi dan Farmakohgi -Kedokterau Hewan .

Reproduksi dan Penyakit Hewan dan Kesehatan Parasitologi dan Patdogi Klinik Veteriner .

4. Matematika dan IPA No. TeknologiPertanian 7. Fakultas Jurusan Program Studi Pengolahan Hasil Perikanan -Peqolahan Has11 Perikanan Sosial Ekonomi Perikanan -Sobid Ekonomi Perikanan -Ilmu Teknologi Kelautan* Produksi Ternak -Prodllksi Ternak Nutrisi dan Makanan Ternak Sosial Ekonomi Peternakan Manajemen Hutan -Manajemen Hutan Teknologi Hasil Hutan -Teknologi Hasil Hutan Konse~asi Sumberdaya -Konsemasi SumHutan berdaya Hutan Mekanisasi Pertanian -Keteknii Pertanian Teknologi Pangan dan Gizi -Teknologi .. Peternakan 6. .

. Pangan Teknologi Industri Per--Telrnologi Intanian dustri Pertanian Kirnia -Kimia Geofisika dan Meteorologi -Agrometeorologi jar jauh peF -Pengetahuan Alam Statistihi -Statistika Matematika -Maternatika Biologi -Biologi Mata Kuliah Dasar Umum Progrm Studi bTekaologi Kctutra diwh deh dm Jurwan MSP dm PSP 423 .

Ir. Dr. Sunarja Prawiradisastra.NAMA NAMA ANGGOTA SENAT IPB No.Dr. Justika S. ME.Dr. MA 8. Drh. Dr. Aman Wlrakartakusumah. Sing& H. Prof. Edi Guhardja 11. Prof.Ir. H. Sjafri Mangkuprawira 14.Ir. Nama Lengkap Keterangan 1. Dr. R. H. Ldy Amalia Sofyan.Ir. H. MSc 9. Dr. Dr.Ir. Dr. Sigit 5.Ir. Juju Wahju 12. 10. M. Prof. Prof.Ir. MSc 7.Ir. Dudung Darusman.Dr. H. Prof. Mirnawati Sudarwanto 17. . Baharsjah. DI. Soeratno Partoatmodjo 3. Lutfi Ibrahim Nasoetion 13.Dr.Dr.Dr. Dr. MSc 16. Sjafrida Manuwoto 4. H.Ir. Prof. Ismudi Muchsin 6. Dr. Barizi. Sitanala Arsyad 2. MSc 15.

MSc 23. Prof. Barnbang Djatmiko 22. Asi Halomoan Napitupulu. Soemartono Sosromarsono 30.Ir. Prof. Soe&sono. H.Ir. M. Prof. Anwar Nur. MSc 25. AA.Ir.Ir. Dr. Djundjung ~aula~.Ir. Sajogjo 29.Ir. Dr. Ms 28. Dr. Dr. MSc 24. Amris Makmur Ketua Senat/Rehor IPB Sekretaris Senat/Guru Besar FKH Anggota Senatpekan Faperta Anggota Senatpekan FKH Anggota Senat/Dekan Faperikan Anggota Senat/Dekan Fapet Anggota Senatpekan Fahutan Anggota Senatpelcan Fateta Anggota Senatpekan FMIPA Anggota Senatpekan FPS Anggota Senatpelcan Fapoltan Anggota Senatfietua Lembaga Penelitian Anggota Senatpetua . H. Padlinu rjaji 21.Ir. Pang Suwignyo. MSc 20. Sumono Rukadi 26.Dr.Dr.Ir. Hidayat Syarief. MSc 18.Ir.Dr. Muhammad Eidman. Iding M. Dr. MSc 19. Dr. Mattjik 27. H. Ir. Drs. Drh.

LPM Anggota Senat/Wakil Faperta Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil FKH Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senat/Wakil Faperikan Anggota Senatwakil Fapet Anggota Senat/Wakil Fahutan Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil Fateta Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil FMIPA Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil Fapoltan Anggota Senat/Wakil PPS Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Gu~ Besar Faperta .

Prof.Dr.I. Prof.S. H. Pr0f.Dr.Dr. Soebadi Partodihardjo 49.Dr.Ir. Gatut Ashadi 51. Pr0f.Ir.Dr. Rusmilah Suseno 34.Dr.Dr.h. Prof.Dr.Ir. Prof.Dr. Achmad Surkati Abidin 35.h. Prof. Toeiihere 50. E.Dr. Prof.Dr. Pr0f.Ir.Dr.Dr. Pr0f.Ir. Prof.31. R. Kusmat Tanudimadja 47. Prof. Achmad Soeharjo 43. Affendi Anwar 36.Dr. Oetit Koswara 32. Sjarifuddin Bahatsjah 37.Ir.Dr.I. Prof. Kuntjoro 41. SM. I Gusti Bagus Teken 44. Masduki Partadiredja Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta . Pudjiwati Sajogjo $. H. Prof. Prof. Roekasah Adiratma 46.Dr. Sjarnsoe'oed Sadjad 39. Goeswono Soepardi 33. Sarsidi !h&rosumarjo 45.I. Prof. Siqa 42.Ir. Pr0fDr. Prof.Dr.Ir. Mozes R.Dr.Dr. Prof. Pr0fDr. Juhara Sukra 48. Prof.P. Tjondronegoro 38.h.

Prof. Prof. Soewondo Djojosoebagio Anggota Senat/Guru Besar F K H 53.Dr. Prof. . Prof.Dr.Dr. Supan Kusumamihardja Anggota Senat/Guru Besar F K H 57. Prof. Soeprapto Soekardono Anggota Senat/Guru Besar F K H 56.Dr. Tb. Achjani Atmakusuma Anggota Senat/Guru Besar F K H 55. Djokowoejo Sastracllpradja Anggota Senat/Guru Besar F K H 54.Dr.Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar Faperta Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Besar F K H Anggota Senat/Guru Anggota Senat/Guru Besar F K H Besar Faperta Besar Faperta Besar Besar Faperta Besar F K H 52.

Dr. Dr.Dr. Ichsan EffendiNSc Anggota Senat/Guru Besar Faperikan 59. Prof.Dr.Dr. Prof. Dawan Sugandi 61. Prof. DJ. Eddie Gurnadi Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet Anggota Senat/Guru Besar Fapet . Prof. Harimurti Martojo 60.H. Prof. Sihombing 65. Imam K Abdulgani 67. D.T. Prof.Dr. Asikin Natasasmita 63.Dr.Dr.Prof. Prof. Samosir 68. Margono Slamet 62.Dr. Prof. Prof.Dr. Aminuddin Parakkasi 66. H. Reviani Widjajakusumah Anggota Senat/Guru Besar F K H 58. M. R. Prof. R. Prof.Dr. Adi Sudono 64.Dr.

ProfDrk. 77.RdhiRubiniAtmEandJ. ProfDrJr. It ltbannt souhqp.S. PrdDrk. KartbhM XJ.H. ProfDrJr. Dr. Sujono SujoturrmK. ProfDrJr. Rudy T-tag 74. Haman Haaurma Js Angota Senat/Guru Besar Fapet AnggomSenat/Guru Besar Fapet ADgguca Seaat/Guru Besar Fahutan Aqggora kat/Guru Besar Fahutan .)a 73. Bsihaqi H.dan w1.MSc 75. ProfDr..Ir. 72 Prof&k..69. Ahmad 71. ProfDr. Rahardjo S 76. Slrtrisno Hadi 78. ProfDrJr.

Sitti Soaarmi Tjo 86. AaggotaSaw/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggota Senat/Guru Besar Fahutan Anggom Senat/Guru Besar Fahutan Aaggaa Scnat/Guru Besar Fahutan 79. 85. MF Anggoa Scm/Guru Besar Fahum 80. ProfDr. . Prof&. DjoLo Sudan110 M. H.G. H. ProfDrJr. ProfDr. Prof&. F.Anggota Sglat/Guru Besar Fahutan . bkh Nasouion 84.I. Soanmo Tjjo Anggoar Scnat/Guru Besar Fateta 81. MDrk. ProfDrJrGunararan Suratmo. Winuno 82 Prof-DrW&5ljwhTjj 83.

ProfDr. Aisjah Girindra -Senat/Guru Besar Fateta Aaggocr S~W/GUN Besar Fateta Anggota Senat/Guru Besar Fmipa hggota Scnat/Guru Besar Fmipa Anggota Senat/Guru Besar Fmipa Anggata Senat/Guru Besar Fmipa Seaat/Guru Besar Fmipa .NawanpriSugiri 87.

Ti*. Ti*. 323081 Fax. 312708 BIRO ADMINISTRASI AKADEMIK DAN gEMAwsISwmw Jalan Raya Pajajaran. Gunung Gede.285 BIRO ADMINISTRASI UMUM (W Jalan Raya Pajajaran. BaranatrPSiang. BarBogor. Bogor 16144. 205. Bogor.LAMPIRAN 111 ALAMAT gANTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR KANTOR PUSATrnrnRAT Jalan Rap Pajajaran. 3230SVPwawPt 203. .

Bogor. Gunung Gede. 327751 dan 32308lJ Pesawat 293. Bogor. Tilp. 321024 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN TEKN0UK.328105 LEMBAGA PENGABDIAN PADA MAmmmAT Jalan Raya Pajajamq Baraaaq&q. Bogor. Tilp.218 LEMBAGA SUMBERDAYA INFO-1 (LSI) Kampus IPB Darmaga.Tilp. 321024 PUSAT PENELITIAN LING KUNGAN HIDUP Kampus IPB Darmaga. 314980 PUSAT ANTAR . Tilp. Tilp. Bogor. Telp.I PANGAN (PUSBANGTEPA) n. 328140 -BAGA PENEL(IJP) Jalan Raya Pajajaran. -US IPB D~ Bogor.

237 FAKULTAS KEDOgTERAN HEWAN @W Jalan Taman kencana No. 323848 FAKULTAS PERTANIAN (FAPERTA) Jalan Raya Pajajaran. 6. Bogor. Tilp. Tilp. 311804 PUSAT PENELITIAN DAN PE NGEMBANGAN BIOLQGI TROPIKA (BIOTROP) Jalan Raya Tajur Km. BarBogor.UNIYERSITAS (PAW Kampus IPB Darmaga. 32308l/Pesawat 27l. Bogor. Telp. 323161-322057 -32#H8 . Tilp. 1. Bogor.

321567 FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN (FATETA) Kampus IPB Darmaga. Bogor Tilp. Bogor.254 PROCRAM PASCA SARJANA (PPS) . Bogor. 321061.321819 FAKULTAS MATEMATMA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FAMIPA) Jalan Raya Pajajaran. Kotak Pos 69. 32308lPesawat 206. Tilp. 207. 321810. Bogor.PAKULTAS PERIKANAN (FAPEIUKAN) Kampus IPB Darmaga. Tilp. 322167 FAKULTAS PETERNAKAN (FAPET) Jalan Raya Pajajaran.321062 FAKULTAS KEHUTANAN (FAHUTAN) Kampus IPB Darmaga. Kotak Pos 122. Bogor. Tilp. Tilp. Gunung Gede. Baranangsiang.

323081/Pesawat 200 BADAN PENGEMBANGAN (BPI Jdan Raya Pajajaran. Tilp. Baranangiang. Tip. Tilp. Bogor.213 BIMBINGAN KONSELING Jalan Raya Pajajaran.Jalan Raya Pajajaran. Tilp. Baranangsiang. 32308Wesawat 245. Baranangsiang.264 DIREKTORAT TINGKAT PERSWAN BERSAMA (DTPB) Jalan Raya Pajajaran. 32308lPesawat 815 UPT PERPUSTAKAAN PUSAT Kampus IPB Darmaga. Bogor. Bogor. Tilp. Bogor. Baranangsiang. Tilp. 32308Wesawat 244 . Baranangsiang. Bogor. Bogor. 32308VPesawat 202. 321024 UPT KOMPUTER Jalan Raya Pajajaran. Tip. Bogor. 32308VPesawat 2J2 LABORATORIUM BAHASA Jalan Raya Pajajaran. Baranangsiang.

Baranangsiang. 327363 POS SATPAM IPB PUSAT Jalan Raya Pajajaran. Bogor. Tip. Gunung Gede.PUSAT KEGIATAN MAHASISWA (PW Jalan Raya Pajajaran. Tilp. Tilp. Bogor. 32308UPesawat 289 POSKO MENWA IPB Jalan Raya Pajajaran. 323081/Pesawat 215 . Bogor. Baranangsiang.

JONOGOL 2. GUNUNG WALAT 11 . SINDANGBARANG 7. TAJUR 10. CIKARAWANG 4. SUKAMANTRI 9. PASIR SARONGGE 1 1. BABAKAN 3.f LOKASI KAMPUS DAN KEBUN PERCOBAAN IPB 44UT JAWA KETERANGAN : m KEBUN PERCOBAAN 1. CIBODAS 6. DARMAGA 5. PASIRKUDA 8.

PETA SlTUASl KAMPUS IPB TAMAN KENCANA .

KEBUN PERCOBMN UNllJK PROORAM DIPLOMA 12. FAKULTAS KEHUTANAN 4. 'LANDHU18' 5.f I PETA SITUASI KAMPUS IPB DARMAGA BOGOR ( LUAS HA KETERANGAN: 1. PERUMAHANPKUWN IPB 18. LEMW SUMRERDAYA INFORMASIPRXRAM PENDDWN JARAK JAUH 20. PEAWIUHAN DOSEN 11. KEBUN PERCOBMN AQRONOMI. BP3!iP 15. FAKULTAS PERTAMAN 2. ASAMMPVTERA 0. WSBANGTEPA 14. PENJERNiMNA)CI 7. RUANQKWUH 13. PENJERNIHAN AIR ll . FMULTAS TCKNOUMI PEATANIAN 22. AGRAMAPUTERI 10. KMAM P RR(ANAN 18. MBVN PEACOBMN BABAKAN 17. QEWNOOUH RAGA a. AUANGUBEL 8. WSAT PENamAN LlNQKlJNGAN HIDUP 21. MENAPA AIR BAR) 23.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->