Anda di halaman 1dari 4

Hamzah Mujahid 2010 - 21 - 033 MODUL V HUKUM OHM

I. TUJUAN 1. Menentukan karakteristik beberapa komponen listrik dengan menggunakan amperemeter dan voltmeter. 2. Mengenal hubungan seri dan paralel. II. ALAT DAN PERLENGKAPAN 1. Amperemeter. 2. Voltmeter. 3. Sumber tegangan (DC). 4. Beberapa komponen listrik (resistor, lampu, NTC dan dioda). 5. Kabel-kabel penghubung. III. TEORI Sebuah elemen listrik X yang mempunyai hambatan R bila dihubungkan dengan sumber tegangan V, maka pada elemen listrik X tersebut akan mengalir arus listrik sebesar I. Jika elemen listrik X terbuat dari hambatan biasa, maka pada umumnya grafik karakteristik I vs V adalah linier dan memenuhi persamaan : V = I R ..................................................................................................... ( 1 ) Dimana : V: beda potensial antara ujung-ujung elemen / hambatan I : Kuat arus yang melalui elemen / hambatan R: besanya hambatan

Elemen-elemen listrik ada juga yang mempunyai hubungan tidak linier. Daya ( P ) yang diberikan pada elemen listrik adalah : P = V I ..................................................................................................... ( 2 ) Pada percobaan ini dugunakan rangkaian metode I dan metode II ( lihat gambar 1 dan gambar 2 ).

Laboratorium Fisika STT-PLN

Hamzah Mujahid 2010 - 21 - 033


Metode I memberikan pengukuran tegangan yang sebenarnya pada elemen X, sedangkan metode II memberikan pengukuran kuat arus yang sederhana melalui elemen X.

CARA KERJA 1. Catatlah suhu ruang dan tekanan ruang ( sebelum dan sesudah percobaan ). 2. Susun rangkaian seperti pada gambar 1 ( metode I ) dengan memakai lampu, dan jangan dihubungkan dengan sumber / jaringan tegangan dahulu. Perhatikan besarnya tegangan listrik yang harus digunakan. 3. Setelah rangkaian diperiksa oleh asisten, dengan persetujuannya barulah rangkaian dihubungkan dengan sumber tegangan. 4. Cobalah beberapa harga tegangan dari yang kecil ke yang besar ( tanyakan pada asisten harga-harga ini ), begitu pula sebaliknya dari yang besar ke yang kecil. Catat kuat arus dan tegangan yang ditunjukkan oleh amperemeter dan voltmeter. 5. Ulangi langkah percobaan diatas menggunakan termistor NTC, resistor dan dioda. 6. Ulangi langkah percobaan 2 s/d 4 menggunakan dua komponen / elemen yang dihubung secara seri. 7. Ulangi langkah percobaan 5 tetapi menggunakan dua komponen yang dihubung secara paralel. 8. Ulangi langkah percobaan 2 s/d 6 untuk rangkaian gambar 2 ( metode II ).
IV.

Laboratorium Fisika STT-PLN

Hamzah Mujahid 2010 - 21 - 033


V. DATA PENGAMATAN

Laboratorium Fisika STT-PLN

Hamzah Mujahid 2010 - 21 - 033


TUGAS AKHIR 1. Catat kuat arus dan tegangan yang ditunjukkan oleh amperemeter dan voltmeter pada setiap kombinasi rangkaian, kemudian hitunglah nilai hambatannya ! 2. Buat grafik, tentukan yang ohmic dan non-ohmic. Jelaskan ! 3. Dalam gambar 1 ( metode I ) amperemeter menunjukkan kuat arus yang melalui komponen dan voltmeter. Bagaimana cara memberi koreksi bila diketahui hambatan dalam voltmeter ( RV ) ? 4. Bagaimana dengan gambar 2 ( metode II ) ? 5. Rangkaian manakah yang lebih baik untuk percobaan ini ? 6. Apakah pengaruh hambatan dalam amperemeter ( RA ) dan hambatan dalam voltmeter (RV ) pada rangkaian ! Jelaskan ! 7. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan, jenis dioda manakah yang digunakan ?
VI.

JAWAB !

Laboratorium Fisika STT-PLN