Anda di halaman 1dari 9

RESUME 1-7 (PENGANTAR EKONOMI MIKRO)

VELLYANA PUTRI 1110532020 FEKON 9

RESUME 1

PENGANTAR EKONOMI MIKRO DAN MAKRO


A. ILMU EKONOMI
PENGERTIAN
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana pemenuhan kebutuhan manusia yang tidak terbatas , sementara sumber daya yang tersedia terbatas (langka/scarcity)

PRINSIP ILMU EKONOMI


Prinsip Ilmu Ekonomi adalah : Efisien Kegiatan manusia untuk memperoleh manfaat yang besar dengan risiko yang kecil Kegiatan manusia untuk mengalokasikan sumberdaya dengan hasil yang besar dan pengorbanan sekecil kecilnya Contoh : Produsen cabe dengan output yang banyak dan dengan cost of production yang rendah. Efektif Kegiatan manusia untuk mendapatkan manfaat yang besar tanpa memperhitungkan pengorbanan Opportunity cost Suatu kesempatan yang dikorbankan untuk Mendapatkan hasil yang lebih baik( adanya pengorbanan) Contohnya : Seseorang yang baru saja tamat dari SMA mengorbankan kesempatannya untuk bekerja dengan melanjutkan ke jenjeng pendidikan yang lebih tinggi ( Universitas ) terlebih dahulu dan di harapkan setelah
2

menamatkan kuliahnya orang tersebut bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

BENDA EKONOMI
Suatu benda dapat dikatakan sebagi benda ekonomi apabila : Langka ( scarcity ) Memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya Note Contohnya : : Benda Non ekonomi bisa menjadi benda ekonomi. 1. Air laut diolah menjadi air minum dengan menggunakan teknologi penyaringan yang canggih
2. Oksigen yang di gunakan untuk penderita asma

Ruang lingkup ilmu ekonomi adalah : Ekonomi Mikro Ekonomi Makro

B. EKONOMI MIKRO
PENGERTIAN
Ekonomi Mikro( parsial ) adalah ilmu ekonomi yang mempelajari kegiatan individu/perorangan di dalam perekonomian.

Ekonomi mikro, dimana :

Sudah ada ketentuan/sistiem yang berlaku Informasi sempurna Bebas dimana keputusan berada di tangan kita
3

UNIT EKONOMI MIKRO


Adapun unit dari ekonomi mikro adalah Konsumer Tujuan : :

Kegiatan mengurangi nilai guna barang ( utility ). Mendapatkan kepuasan yang maksimal ( Max utility )

Produser Tujuan :

Kegiatan untuk menambah utility Mendapatkan keuntungan yang maksimal ( max profit )

Utility dapat timbul dalam suatu barang karena : Form Utility ( kegunaan bentuk ) Kayu menjadi meja dan kursi

Time Utility ( kegunaan waktu ) Jas hujan dan payung pada saat hujan Terompet pada tahun baru

Place Utility ( kegunaan tempat ) Padi di lumbung akan berguna jika di bawa ke kota

Ownership utility ( kegunaan pemilikan ) Pistol bagi para polisi

CIRCULAR FLOW MIKRO

2. income rumah tangga

HOUSE HOLD (RUMAH TANGGA )


1.
Modal

FAKTOR PRODUKSI
bunga sewa upah

FIRM (PERUSAHAAN )

Land ( tanah )

Labour ( tenaga kerja ) Skill ( ahli ) profit

3. BARANG

4. expenditure ( pembelanjaan ) KONSUMEN PRODUSEN

DEMANDER

SUPPLIER

DEMAND

SUPPLY

KESEIMBANGAN ( EQUILIBRIUM )

PENJELASAN : ( HORIZONTAL ) 1. Rumah tangga menyediakan faktor faktor produksi untuk perusahaan. Faktor produksi tersebut , berupa : Modal Land ( tanah ) Labour ( tenaga kerja ) Skill ( ahli ) 2. Karena rumah tangga telah menyediakan faktor produksi untuk perusahaan , maka perusahaan pun mengeluarkan income untuk rumah tangga yang berupa : Modal income nya berupa bunga Land ( tanah ) income nya berupa sewa Labour (tenagakerja) income nya berupa gaji / salary / wages Skill ( ahli ) income nya berupa profit

3. Setelah semua faktor pruduksi yang disediakan rumah tangga untuk perusahaan tepat guna , maka perusahaan tersebut menghasilkan barang barang yang di perlukan untuk kebutuhan rumah tangga. 4. Setiap rumah tangga pun mengeluarkan uang pembelanjaan ( expenditure ) untuk membeli barang barang yang telah di keluarkan oleh perusahaan tersebut.

( VERTIKAL ) House hold / rumah tangga merupakan konsumen yang dari padanya timbul permintaan , sedangkan perusahaan merupakan produsen yang menyediakan kebutuhan kebutuhan yang di perlukan oleh Rumah Tangga dengan memberikan penawaran terhadap permintaan rumah tangga tersebut. NOTE : TITIK KESEIMBANGAN ( EQUILIBRIUM ) DAPAT TERCAPAI JIKA : PERMINTAAN ( DEMAND ) = PENAWARAN ( SUPPLY )

Pada Circular Flow, Jika Deman ( D ) > Supply ( S ) yang di sebut dengan EXCESS DEMAND dimana ketika kuantitas yang diminta melebihi kuantitas yang ditawarkan , harga cenderung naik. Ketika harga di pasar naik , kuantitas yang diminta turun dan kuantitas yang ditawarkan naik hingga tercapainya equilibrium , di mana kuantitas yang diminta dan kuantitas yang ditawarkan sama . Jika Supply ( S ) > Demand ( D ) yang di sebut dengan EXCESS SUPPLY dimana ketika kuantitas yang ditawarkan melebihi kuantitas yang diminta pada harga saat ini , harga cenderung turun. Ketika harga turun , kuantitas yang ditawarkan cenderung menurun dan kuantitas yang diminta cenderung meningkat hingga tercapainya harga equilibrium di mana kuanitas yang ditawarkan dan kuantitas yang diminta sama. Contoh :

Permintaan terhadap cabe melebih penawarannya , menyebabkan harga cabe meningkat , karena terjadinya kenaikan harga , maka kuantitas yang diminta turun dan kuantitas yang ditawarkan naik , hingga mencapai equilibrium (EXCESS DEMAND). Penawaran cabe melebih permintaan , menyebabkan harga turun dan permintaan meningkat hingga mencapai equilibrium ( EXCESS SUPPLY )
7

Y=C ASSUMPTION 1. Kondisi Ekonomi Full Employment Dimana tidak ada terjadinya spekulasi Spekulasi adalah mendapatkan uang di atas uang. Tidak ada barang yang di hasilkan sehinnga tidak tersedianya lapangan kerja

2. Kegiatan ekonomi diatur oleh mekanisme pasar melalui demand dan supply secara otomatis ( invisible hand ) NOTE : Komoditi yang di perhatikan hanya satu jenis saja , komoditi di sini bukanlah komoditi public ( komodity politis ) . Adapun contoh dari komuditi public adalah Beras dan BBM dimana jika harga meningkat terjadilah demo. Dalam kenyataannya Y C + S Dampak dari hal diatas adalah : Adanya barang yang tidak terjual di pasar Laba kurang Adanya pengangguran NOTE : TEORI MIKRO TIDAK DAPAT MENGATASI PENGANGGURAN MENURUT DEMAND DAN SUPPLY , OLEH SEBAB ITU DI PERLUKANNYA CAMPUR TANGGAN PEMERINTAH SEHINNGA MUNCULAH TEORI EKONOMI MAKRO
8

C. EKONOMI MAKRO
PENGERTIAN
Ekonomi makro adalah ilmu ekonomi yang kajiaannya tentang masalah masalah ekonomi secara keseluruhan ( aggregate ). Misalnya pendapatan nasional , inflasi , kesempatan kerja , kebijakan moneter dan fiskal

TUJUAN
Adapun tujuan dari ekonomi makro adalah untuk melihat kemakmuran pada suatu kelompok. Kemkmuran di sini dapat tercermin dari : Income per kapita / Gross National Product ( GNP ) Inflasi Pengangguran Neraca pembayaran

UNIT EKONOMI MAKRO Adapun unit ekonomi makro adalah : Konsumen Produsen Government ( pemerintah ) Note : DALAM EKONOMI MAKRO KETERIKATAN LINGKUNGAN SANGAT MENENTUKAN Yang di perhatikan dalam sistem ini adalah : Meningkatkan income Meningkatkan kemakmuran Menekan inflasi
9