Anda di halaman 1dari 10

Imelda Purba

Merupakan metode non parametrik utk menguji kemaknaan perbedaan 2 sampel independen Skala ordinal Dlm statistik parametrik dikenal dgn uji t yg biasa digunakan untuk memeriksaa kemaknaan dua sampel independen. menuntut : 1) Ukuran sampel besar 2) normalitas distribusi populasi 3) Skala interval dan rasio

Jika data yg tersedia hanya diukur dlm skala ordinal , tidak terikat dengan asumsi normalitas, maka uji median merupakan satu alternatif yg sederhana untuk menguji kemaknaan perbedaan kedua sampel independen tersebut. Jika uji t mengandalkan mean sebagai parameter populasi dalam menentukan perbedaan kedua populasi, uji median memanfaatkan median dalam membandingkan kedua populasi.

Langkah-langkah Uji median : 1. Gabungkan nilai-nilai pengamatan kedua sampel dalam satu seri kemudian dihitung median gabungannya. Untuk menghitung median semua nilai pengamatan diurutkan dari nilai terkecil sampai nilai terbesar. 2. Hitung frekuensi nilai-nilai pengamatan yang terletak di atas median gabungan dan frekuensi di bawah median gabungan, baik pada sampel I maupun sampel II. 3. Tabulasikan frekuensi itu ke dlm tabel kontingensi 2x2 4. Statistik yang digunakan adalah Kai kuadrat

Contoh soal : Sebuah studi hendak meneliti apakah terdapat penurunan kemampuan eliminasi obat pada penderita penyakit hati. Dua sampel diteliti, sampel normal (sehat) dan sampel penderita cirrhosis hepatis. Setiap subjek mendapat phenylbutazone per oral 19 mg/kg BB. Melalui analisis darah, waktu konsentrasi plasma tertinggi (dalam jam) diukur pada masingmasing subjek. Hasilnya dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 1. waktu konsentrasi plasma tertinggi (jam) phenylbutazone pada subjek normal dan subjek dengan cirrhosis hepatis.
Normal 45.6 49.0 13.7 37.9 26.8 30.6 4.0 35.0 41.3 32.5 Cirrhosis 20.1 14.0 42.3 29.7 17.8 22.6 15.0 10.7 21.5 7.0 Normal 8.8 17.4 13.8 26.3 14.4 Cirrhosis 11.2 18.0 27.9

Hipotesis Ho : MA = MB Hi : MA MB MA = median waktu konsentrasi plasma tertinggi phenylbutazone pada sampel normal MB = median waktu konsentrasi plasma tertinggi phenylbutaazone pada sampel dengaan cirrhosis hepatis.
Statistik uji

Penghitungan statistik : Frekuensi nilai pengamatan yang terletak di atas dan di bawah median waktu konsentrasi plasma tertinggi phenylbutazone.
Normal Cirrhosis

Skor di atas median


Skor di bawah median

9
6

5
8

Statistik Uji :

=1,29

Statistik Tabel

Keputusan statistik:
1,29 < 3,84 terima Ho.

Kesimpulan waktu puncak konsentrasi plasma phenylbutazone tidak berbeda antara subjek normal dengan subjek dengan cirrhosis hepatis.