SISTEM INFORMASI DAN DOKUMENTASI PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH

BUKU PROFIL PENATAAN RUANG
PROPINSI KALIMANTAN TENGAH
2003

DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA D I R E K T O R A T J E N D E R A L P E N A T A A N D I R E K T O R A T P E N A T A A N R U A N G W I L A Y A H

WILAYAH R U A N G T E N G A H

KATA PENGANTAR Buku Profil Penataan Ruang Propinsi Kalimantan Tengah ini disusun dalam penyusunan sistem informasi dan dokumentasi yang pada dasarnya merupakan kegiatan monitoring dan evaluasi penataan ruang daerah. Kegiatan itu sendiri ditujukan untuk melengkapi Direktorat Jenderal Penataan Ruang, khususnya Direktorat Penataan Ruang Wilayah Tengah dengan data dan informasi yang diperlukan dalam menyusun program dan melaksanakan kegiatan Pembinaan Teknis dan bantuan Teknis kepada daerah, baik di tingkat propinsi maupun kabupaten dan kota, Dalam buku profil penataan ruang ini disampaikan informasi mengenai keadaan tata ruang dan pelaksanaan penataan ruang di daerah. Dimana melalui informasi ini dapat ditarik kesimpulan mengenai permasalahan tata ruang apa yang dihadapi oleh daerah dan program tata ruang seperti apa yang sebaiknya diberikan. Melengkapi informasi ini juga dilampirkan data masukan elementer yang dapat dipergunakan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang oleh daerah terkait. Data tersebut terdiri dari 3 tahun data, yaitu 1995, 2000 dan 2003, dan disusun dalam bentuk basis data spasial dengan format MapInfo. Penggunaan software MapInfo didasarkan pada pertimbangan bahwa pada saat sekarang ini software GIS yang paling banyak digunakan, baik di dalam maupun di luar lingkungan Departemen Kimpraswil adalah MapInfo. Selain itu data MapInfo sangat mudah untuk ditransfer ke berbagai sistem Software lainnya. Buku profil ini memang masih jauh dari sempurna dan diharapkan akan dapat terus diperbaharui sehingga informasi di dalamnya akan tetap up to date. Jakarta, Desember 2003 i

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................................. i DAFTAR ISI.............................................................................................................. ii DAFTAR TABEL....................................................................................................... iii DAFTAR PETA......................................................................................................... iv DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................................ v Bab I Gambaran Umum 1.1 1.2 1.3 1.4 Bab II Kondisi Geografis ............................................................................. 1 Geologi dan Hidrologi ....................................................................... 1 Sistem Administrasi .......................................................................... 2 Kependudukan ................................................................................. 2

Profil Penataan Ruang 2.1 2.2 2.3 2.4 Pengembangan Sistem Perkotaan ................................................... 6 Pengembangan Infrastruktur ............................................................ 8 Perencanaan KAPET DAS KAKAB .................................................. 9 Pengembangan Kawasan Sentra Produksi ...................................... 10

2.5 Rencana Tata Ruang Areal Lahan Gambut Satu Juta Hektar ........... 10 2.6 Pemanfaatan Kawasan Lindung ....................................................... 13 2.7 Pemanfaatan Kawasan Budidaya ..................................................... 13 Bab III Masalah dan Potensi 3.1 3.2 3.3 3.4 Permasalahan .................................................................................. 16 Potensi ............................................................................................. 18 Isu Strategis ...................................................................................... 19 Alternatif Kebijakan ........................................................................... 19 ii

DAFTAR TABEL Tabel 1.1 Tabel 2.1 Tabel 2.2 Tabel 2.3 Tabel 3.1 Tabel 3.2 Jumlah Penduduk per Kabupaten ..................................................... 2 Kawasan Andalan DAS KAKAB Menurut Kecamatan ....................... 10 Sebaran Kawasan Sentra Produksi ................................................... 11 Rencana Luas Pemanfaatan Lahan Kawasan Lindung dan Budidaya ..................................................................................... 15 Kawasan Andalan dan Tertinggal Prioritas Beserta Sektor Unggulan ............................................................................... 18 Bantuan dan Pembinaan Teknis Propinsi Kalimantan Tengah ......... 21

iii

.......... 25 iv ... 7............................ 3 Peta Sebaran Desa Tertinggal Propinsi Kalimantan Tengah .......................................... 14 Peta Masalah Tata Ruang dan Pengembangan Wilayah Propinsi Kalimantan Tengah ................................................. 5 Peta Sistem Kota-Kota Propinsi Kalimantan Tengah ................................................................. 2..........DAFTAR PETA 1.. 17 Peta Program Tata Ruang yang Dibutuhkan di Propinsi Kalimantan Tengah ................................. 3............. 4 Peta Kepadatan Penduduk Propinsi Kalimantan Tengah................................................................................. Peta Administratif Propinsi Kalimantan Tengah ................................................ 9........... 7 Peta Kawasan Andalan dan Kawasan Tertinggal Propinsi Kalimantan Tengah ............................................. 8.................................... 24 10.......... 5.................................... Peta Pelaksanaan Kegiatan Bintek dan Bantek di Propinsi Kalimantan Tengah ............... 12 Peta Kawasan Budidaya dan Kawasan Lindung Propinsi Kalimantan Tengah ......................................... 6...........................

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran I Lampiran II Lampiran III Data Penataan Ruang Tahun 1995 Data Penataan Ruang Tahun 2000 Data Penataan Ruang Tahun 2003 v .

BAB 1 GAMBARAN UMUM P 1.560 km yang terdiri atas hutan.1 ropinsi Kalimantan Tengah dibentuk berdasarkan Undang-undang Darurat Nomor 10 Tahun 1957 Lembaran Negara Nomor 53 Tahun 1957. menetapkan Palangka Raya sebagai Ibukota Propinsi Kalimantan Tengah. Letak Geografis Propinsi Kalimantan Tengah dari segi geografis terletak di daerah khatulistiwa. sungai. Selain itu. Batas-batas wilayahnya adalah: • Sebelah Timur : Propinsi Kalimantan Timur dan Propinsi Kalimantan Selatan • Sebelah Barat : Propinsi Kalimantan Barat • Sebelah Utara : Propinsi Kalimantan Barat dan Propinsi Kalimantan Timur • Sebelah Selatan : Laut Jawa 1. o o o o pada posisi 0 44' 55 LU – 3 47'70 LS. dan 110 43'19 – 115 47'36 BT. genangan air. Keadaan iklim Kalimantan Tengah adalah iklim tropis yang lembab dan panas dengan suhu o o udara rata-rata 33 C dan temperatur tertinggi dapat mencapai 36 C. 2 Propinsi ini terbentang seluas 153. pantai dan tanah lainnya.2 Geologi dan Hidrologi Hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah dialiri oleh sungai besar dan kecil yang mengalir dari Utara ke Selatan dengan bermuara di Laut Jawa. Undang-undang ini disahkan dengan Undang-undang Nomor 21 Tahun 1958. danau. dan utara ke selatan. Tambahan Lembaran Negara Nomor 1284 yang berlaku mulai tanggal 23 Mei 1957. yaitu: 1 . rawa. Kalimantan Tengah terbagi atas tiga bagian yang membentang dan barat ke timur.

Gambaran mengenai pembagian wilayah administratif dan sebaran desa-desa tertinggal di Kalimantan Tengah ditunjukkan pada peta-peta berikut. 1.42 10.091 260. • Bagian Tengah merupakan dataran perbukitan dengan ketinggian 50-150 meter di atas permukaan laut.959 248.82 28. 66 Wilayah Kedemangan. 82 Kecamatan.510 78. yang merupakan ± 0. • Bagian Utara merupakan daerah perbukitan dan pegunungan dengan ketinggian di atas 150 meter di atas permukaan laut.485 2 .• Bagian Selatan terdiri dari daerah pantai dan rawa-rawa dengan ketinggian 0-50 meter di atas permukaan laut. 1.908 159.233 89.3 Sistem Administratif Wilayah administrasi pemerintahan di Propinsi Kalimantan Tengah meliputi 5 Kabupaten.279 519. Laki-laki 129. 7 Wilayah Kerja Pembantu Bupati.320 271.85 Gambaran sebaran kepadatan penduduk di Kalimantan Tengah ditunjukkan pada Peta Kepadatan Penduduk berikut.159 190.296 251.437 94.03 10. 1. 1 Kota.15 8.811.120 Jumlah 247.948 jiwa. 7 Perwakilan Kecamatan.385 88.365 % 13.1 Jumlah Penduduk per Kabupaten Kabupaten Kotawaringin Barat Kotawaringin Timur Kapuas Barito Selatan Barito Utara Palangka Raya Penduduk Perempuan 117.054 Desa dan 98 Kelurahan.8% dari seluruh penduduk Indonesia.802 182.4 Kependudukan Jumlah penduduk di Propinsi Kalimantan Tengah adalah 1. Tabel 1.926 91.315 512.398 81.72 28.

WOR DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH 111 112 113 114 115 116 BT . Barito Utara Permata Intan Murung < Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 Kahayan Hulu Utara Kapuas Hulu < Puruk Cahu % Gunung Jalan Kolektor 3 Sungai Teweh Tengah Katingan Hulu Senaman Mantikei Marikit Tewah Montalat Kurun Seruyan Hulu Kapuas Tengah Gunung Timang Gunung Purei Batas Propinsi < Batas Kabupaten Teweh Timur Batas Kecamatan 1 Munuhing Katingan Tengah Sepang Dusun Utara Gunung Bintang Awai Timpah Pulau Malan Delang Lamandau Bulik Arut Utara Seruyan Tengah Mentaya Hulu Tewang Sengalang Garin Parenggean Katingan Hilir Bukit Batu Banama Tingang Dusun Selatan Dusun Tengah Mantangai < Kab.111 112 113 114 115 116 BT PETA ADMINISTRATIF PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 25 50 Km Sumber Barito 0 Tanah Siang Laung Tuhup Legenda : ! Lahei Ibukota Propinsi Jalan Arteri Kab.000. Bakosurtanal Peta Administratif Kalteng. Kapuas Kab. Kotawaringin Timur Campaga Kota Palangka Raya Kab. Kotawaringin Barat Sukamara Baamang Jenamas < < Pangkalanbun Danau Sembuluh Kumai Ketapang/Mentaya Baru Mentaya Hilir Utara Kahayan Hilir Kapuas Murung Kapuas Barat Pulau Hanaut Katingan Kuala Kahayan Kuala Pandih batu Mentaya Hilir Selatan Pulau Petak Basarang Kapuas Hilir Jelai 3 LS < Seruyan Hilir Selat Kapuas Timur Kapuas Kuala Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250. Barito Selatan Awang Dusun Timur 2 ! Pahandut Balai Riam Kota Besi Hanau Kamipang Dusun Hilir Benua Lima Kab.

Kotawaringin Barat < < Pangkalanbun Sampit 3 LS < Kualakapuas Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250.000.111 112 113 114 115 116 BT PETA SEBARAN DESA TERTINGGAL PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 25 50 Km 0 Legenda : ! Kab.50 jiwa/ha Batas Kecamatan 11 .WOR DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH 111 112 113 114 115 116 BT . Barito Utara Ibukota Propinsi Jalan Arteri < Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 < Puruk Cahu % Gunung Jalan Kolektor 3 Sungai Batas Propinsi < 1 Muara Teweh > 50 jiwa/ha Batas Kabupaten 21 . Kapuas Kab. Kotawaringin Timur Kota Palangka Raya Palangkaraya ! Buntok Kab. Barito Selatan 2 Kab.20 jiwa/ha 6 .10 jiwa/ha < Kab. Bakosurtanal Peta Desa Tertinggal Kalteng.

000.5 jiwa/ha Tak ada data < Kab.50 jiwa/ha Batas Kecamatan 11 . Bakosurtanal Peta Administratif Kalteng.111 112 113 114 115 116 BT PETA KEPADATAN PENDUDUK PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 25 50 Km 0 Legenda : ! Kab. Barito Utara Ibukota Propinsi Jalan Arteri < Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 < Puruk Cahu % Gunung Jalan Kolektor 3 Sungai Batas Propinsi < 1 Muara Teweh > 50 jiwa/ha Batas Kabupaten 21 .WOR DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH 111 112 113 114 115 116 BT .10 jiwa/ha 0 . Kotawaringin Timur Kota Palangka Raya Palangkaraya ! Buntok Kab. Barito Selatan 2 Kab. Kotawaringin Barat < < Pangkalanbun Sampit 3 LS < Kualakapuas Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250.20 jiwa/ha 6 . Kapuas Kab.

3. Tumbang Sangai. Pengembangan Kota Pangkalan Bun – Kumai sebagai kota Orde I disesuaikan dengan pengembangan jaringan arteri primer yang sampai ke Kota Pangkalan Bun. 6 . Lampeong. Palangka Raya dan Kuala Kapuas. Kuala Pembuang. Berdasarkan studi kerjasama team JICA dan Bappenas serta studi Identifikasi dan Determinasi Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Propinsi Kalimantan Tengah (1999/2000) Kota Pangkalan Bun sudah tidak layak untuk dipertahankan sebagai kota Orde II dan harus ditingkatkan menjadi kota Orde I. Bawan. Rumusan kebijakan pengembangan kota-kota dalam RTRW Propinsi Kalimantan Tengah Tahun 1991 adalah sebagai berikut: 1. Pengembangan Kota Orde II diarahkan pada kota-kota yang terletak di sepanjang jalan kolektor primer serta mempunyai potensi tumbuh yang besar. Pengembangan Kota Orde I Sampit. perdagangan dan jasa. Kuala Kurun. Tumbang Jutuh. Muara Teweh Ampah dan Pulang Pisau. Kota Sampit diarahkan pengembangannya sebagai kota pelabuhan dan industri. Samuda. industri hasil hutan serta perdagangan dan jasa. Kota Kuala Kapuas diarahkan pengembangannya sebagai kota pelabuhan. yaitu Kota Naga Bulik. Palingkau dan Desa Pelantaran.1 Pengembangan Sistem Perkotaan Gambaran mengenai sistem kota-kota ditunjukkan pada Peta Sistem Kota-kota Kalimantan Barat. Puruk Cahu. Kudangan. Kasongan. Pengembangan Kota Orde 3 yang merupakan kota-kota kecamatan yang direncanakan untuk didorong pertumbuhannya adalah Kota Sukamara. kebudayaan. Kandui. pendidikan. Tumbang Senamang. Kotawaringin Lama. Bahaur. Kota Palangka Raya diarahkan sebagai pusat pemerintahan. Pangkut. 2. Tumbang Samba. Timpah.BAB 2 PROFIL PENATAAN RUANG 2.

111 112 113 114 115 116 BT PETA SISTEM KOTA-KOTA PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 25 50 Km 0 Legenda : ! Kab. Kapuas Kab. Kotawaringin Timur # 2 # Kota Palangka Raya % # Kab.000. Barito Utara Ibukota Propinsi Jalan Arteri < Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 Tumbang La Tumbang La Tumbang Tumbang La Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 #< Puruk Cahu # % Gunung Jalan Kolektor 3 Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Sungai Batas Propinsi 1 < % Muara Teweh Daerah Fungsional Perkotaan Batas Kabupaten # # # " % # PKN PKW PKL A # Buntok Buntok Buntok Buntok Buntok Buntok Kasongan LL Kasongan Kasongan Kasongan L < % Buntok # # Tamiang La Tamiang La Tamiang Tamiang La Kab. Kotawaringin Barat Palangka Palangka Palangka Palangka Palangka Palangka K1 ! # # Sampit Sampit Sampit Sampit Sampit Sampit Pangkalanb Pangkalanb Pangkalanb Pangkalanb Sukamara Sukamara Sukamara Sukamara Sukamara Sukamara < % Sampit K2 # < % # # Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua % < 3 LS Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu # # # Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250. Bakosurtanal Peta PKN-PKW-PKL Kalteng.WOR DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH 111 112 113 114 115 116 BT . Barito Selatan Kab.

Ruas-ruas jalan yang diusulkan untuk difungsikan sebagai jalan kolektor primer-1 (K-1) adalah sebagai berikut: 1. Ruas jalan Pelantaran-Parenggean-Tumbang Sangai 5. Jalan yang menghubungkan kedua jalan poros dengan kota-kota di sebelah Selatannya. Ruas jalan Pangkalan Lima-Kumai. sepanjang 75 Km. 3.25 Km. 2. terutama kota-kota pelabuhan. • Jalan kolektor primer. 8 . Poros Selatan Melewati delapan kabupaten/kota di bagian Selatan Wilayah Propinsi Kalimantan Tengah mulai dari batas Propinsi Kalimantan BaratSimpang Runtu-Pembuang Hulu-Sampit-Kasongan-Palangka RayaPulang Pisau-Kuala Kapuas-sampai perbatasan dengan Kalimantan Selatan. Ruas jalan Palangka Raya-Bukit Rawi-Timpah-Buntok-Ampah.2 Pengembangan Infrastruktur A. yang diuraikan sebagai berikut : • Jalan Arteri Primer. Ruas jalan Palangka Raya-Buntok. terdapat kebutuhan peningkatan status jalan Pulang Pisau-PangkohBahaur dan Pandaran-Kuala Pembuang guna mengembangkan sentra produksi pertanian utama KSP Bahaur-Pangkoh dan KSP Kuala Pembuang. 236 A/Kpts/1997 Tanggal 10 Juni 1997) fungsinya sebagai jalan arteri primer terbatas pada Poros Selatan. • Jalan propinsi yang ditingkatkan statusnya adalah: 1. sepanjang 87. direncanakan dibagi menjadi 3 bagian.80 Km. 2. sepanjang 12 Km. Barito). Dalam revisi RTRW Propinsi Kalimantan Tengah. sepanjang 837. Ruas jalan Pelantaran-Panrenggean-Tumbang Sangai. rencana pengembangan jaringan jalan terdiri atas jaringan jalan utama (arteri primer) dan kolektor primer. Ruas Jalan Kuala Jelai-Sukamara-Balai Riam-Jalan Poros Selatan 4. Poros Tengah Melintasi bagian Utara Wilayah Propinsi Kalimantan Tengah mulai dari batas Kalimantan Barat-Tumbang Senama-Tumbang SambaTumbang Jutuh-Kuala Kurun-Tumbang Lahung-Muara Teweh-sampai perbatasan dengan Kalimantan Tmur. Jalan yang menghubungkan kedua poros utama (Poros Selatan dan Poros Tengah).50 km. Ruas jalan Sukamara-Balai Riam-Jalan Poros Selatan. 2. Ruas jalan Ujung Pandaran-Kuala Pembuang Jalan nasional yang ditetapkan (Kepmen PU No. sepanjang 251. Ruas jalan Tumbang Samba-Tumbang Senamang-Batas Kalimantan Barat. 3. 2. Sei AsemTumbang Talaken-Tumbang Jutuh-Tewah-Muara Teweh-Benangin-Batas Kalimantan Timur dan Muara Teweh-Ampah-Pasar Panas ditetapkan sebagai jalan kolektor primer-1 (K-1). 1. dalam rencana pengembangan KAPET DAS-KAKAB (Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Daerah Aliran Sungai Kahayan. sedangkan jalan nasional yang menghubungkan Sp. 3. Ruas jalan usulan JICA dari Nanga Bulik-Pangkut-Tumbang SangaiTumbang Samba-Rabambang. 3. Ruas jalan Pulang Pisau-Pangkoh-Bahaur 6.2. 4. terdapat tiga jalan propinsi yang akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional serta dua ruas jalan kabupaten yang akan ditingkatkan statusnya menjadi jalan propinsi. Pengembangan Transportasi Jalan Raya Berdasarkan RTRWP Kalimantan Tengah Tahun 1991 sampai RTRWP hasil paduserasi Tahun 1999. Ruas jalan Sampit-Samuda-Ujung Pandaran. direncanakan mencakup dua poros. 2. Kapuas. Selain itu. Ruas jalan Sampit-Samuda-Ujung Pandaran. yaitu: 1. • Jalan kabupaten yang ditingkatkan statusnya adalah 1. Jalan yang menghubungkan kota-kota di sebelah Utara jalan poros dengan jalan arteri primer.

767. Perencanaan KAPET DAS-KAKAB Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Daerah Aliran Sungai Kahayan. Pelabuhan Bagendang untuk kegiatan ekspor CPO ke dalam negeri dan ke luar negeri. Pelabuhan Pulang Pisau untuk pemasukan barang yang berasal dari luar negeri (impor) dan dalam negeri. ada enam pelabuhan yang memiliki peran penting. 4. Pelabuhan Samuda dan Pelabuhan Curah Cair di Desa Bagendang. Sedangkan Gardu Induk PLTD direncanakan di kota-kota Nanga Bulik. Kuala Kurun dan Puruk Cahu. yaitu Bandara Tjilik Riwut di Palangka Raya dan Bandara Iskandar di Pangkalan Bun. Pelabuhan Pulang Pisau Sistem Pelabuhan Sampit Meliputi Pelabuhan Sampit. Palangka Raya. Sistem Transportasi Udara Rencana sistem transportasi udara yang tertuang dalam RTRWP Kalimantan Tengah meliputi pengembangan dua bandara utama (pintu gerbang keluar-masuk propinsi). Muara Teweh dan Buntok. Barito (KAPET DAS-KAKAB) secara administratif mencakup tiga kabupaten dan satu kota. maka ada tiga pelabuhan yang dikembangkan menjadi pintu gerbang utama dan empat pelabuhan sekunder (orde II). Selain itu. Sistem Jaringan Listrik Untuk pemenuhan kebutuhan listrik di Kalimantan Tengah direncanakan penggunaan sumber tenaga pembangkit PLTD dan sistem interkoneksi 150 KVA. 4. Pelabuhan Pagatan Mendawai. 2. Palangka Raya. Pelabuhan Kuala Pembuang. dikembangkan pula enam bandara lain sebagai bandara penunjang. Pangkalan Bun. Untuk menghubungkan kota-kota lain direncanakan penggunaan sistem transmisi 150 KVA. Tujuh pelabuhan lain dikembangkan sebagai pelabuhan penunjang (feeder). Kuala Kapuas. yaitu: 1. Pelabuhan baru di Bahaur. Tumbang Samba. 5. dengan luas wilayah mencapai 2.3 2. 6. Pulang Pisau dan Pelabuhan Kumai. D. Berdasarkan kecenderungan inventasi di Kalimantan Tengah. Pada saat ini. 9 . 3. Bawan.B. Pelabuhan Kereng Bankirai. Kapuas. Pelabuhan Samuda untuk pemasukan (bongkar) barang melalui pelayaran rakyat. 2. 3. yaitu: Pelabuhan Ujung Pandaran. Kasongan. Sistem Pelabuhan Pangkalan Bun-Kumai Meliputi Pelabuhan Pangkalan Bun dan Pelabuhan Kumai • Pelabuhan sekunder: 1. hanya tiga pelabuhan yang direncanakan untuk dikembangkan sebagai pintu gerbang utama. 3. Pelabuhan Pangkalan Bun untuk pengiriman barang ke luar negeri (ekspor). Pengembangan Perhubungan Laut Dalam RTRWP Kalimantan Tengah tahun 1991. Pelabuhan Sampit untuk kegiatan ekspor-impor dan pelayaran dalam negeri. Gardu induk 150/20 KV direncanakan dibangun di Kota Pembuang Hulu.300 Ha. sekitar 18% dari luas wilayah Propinsi Kalimantan Tengah. Jaringan transmisi 500 KV direncanakan menghubungkan Sintang (Kalimantan Barat)-Tumbang Samba-Kuala Kurun-Puruk Cahu-Tenggarong (Kalimantan Timur). • Pintu gerbang utama: 1. Sampit. C. 2. Pelabuhan Kumai untuk kegiatan bongkar muat barang bagi pelayaran rakyat.

8 juta Ha tanah/rawa/dataran rendah. 2.956 2.5 Rencana Tata Ruang Areal Lahan Gambut Satu Juta Hektar Proyek Pengembangan Lahan Gambut (PLG) 1 juta hektar merupakan upaya untuk mengatasi makin berkurangnya lahan pertanian produktif di Pulau Jawa akibat perubahan guna lahan pertanian menjadi kawasan industri dan permukiman. seperti lembaga permodalan/keuangan.099 1. Kabupaten Barito Selatan 2.4 Pengembangan Kawasan Sentra Produksi (KSP) Kawasan Sentra Produksi (KSP) didefinisikan sebagai kawasan budidaya yang memiliki potensi dan telah memperoleh investasi pemerintah/swasta/masyarakat yang prospektif untuk dikembangkan lebih lanjut serta sebaran pengembangan kegiatan produksi. 5. 6. 3.065 1. Meskipun teknologi yang digunakan masih sangat sederhana.128 480 206 135 394 91 202 491 427 708 2. jasa dan permukiman. pasar. pusat informasi. Kawasan tersebut ditetapkan sebagai kawasan budidaya.329 629 785 1. Kawasan Sentra Produksi merupakan suatu kawasan yang telah mulai memperlihatkan ciri-ciri awal sebagai suatu kawasan industri pangan yang modern (modern food industry area). Kawasan tersebut telah memperoleh berbagai program pembangunan. Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kapuas Kecamatan Pahandut Bukit Batu Banama Tingang Kahayan Tengah Kahayan Ilir Pandih Batu Kahayan Kuala Timpah Mantangai Kapuas Barat Basarang Pulau Petak Selat Kapuas Hilir Kapuas Timur Kapuas Murung Kapuas Kuala Jenamas Dusun Hilir Karau Kuala Dusun Selatan Jumlah Ibukota Kecamatan Palangka Raya Tangkiling Bawan Bukit Rawi Pulang Pisau Pangkoh Bahaur Timpah Mantangai Mandomai Anjir Basarang Sei tAtas Kuala Kapuas Barimba Anjir Serapat Palingkau Baru Lupak Dalam Rantau Kujang Mankatip Bangkuang Buntok Luas Wilayah 2 (Km ) 1. 4. Sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian. • Terdapat suatu hamparan yang utuh seluas 5. Alasan pemilihan Kalimantan Tengah sebagai lokasi kawasan Pengembangan Lahan Gambut antara lain adalah: • Budidaya pertanian di lahan gambut merupakan hal yang biasa bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Berdasarkan kriteria tersebut. Ketersediaan infrastruktur untuk peningkatan produksi serta memiliki aksesibilitas yang baik untuk menjangkau pasar.071 1. prasarana wilayah pendukung dan prasarana wilayah pengembangan. • Tersedianya air yang cukup dengan adanya curah hujan sebesar 3. Kriteria suatu kawasan ditetapkan sebagai KSP adalah: 1. 7.683 949 4. khususnya budidaya pangan perikanan. 2. 10 .480 mm/tahun.1 Kawasan Andalan DAS-KAKAB Menurut Kecamatan No 1.673 3. Sebaran KSP yang terdapat di Kalimantan Tengah diuraikan pada tabel 2.829 27.2. Minimal sudah terdapat agroindustri skala industri rumah tangga. swasta maupun masyarakat. pengembangan lahan gambut di Kalimantan Tengah bukanlah masalah dari segi aspek sosial budaya. baik dari pemerintah. pasukan input (pasar dengan toko pertanian) dan teknologi. Ketersediaan infrastruktur lainnya yang cukup.016 6. Kawasan tersebut telah berfungsi sebagai suatu sentra produksi dan memiliki kapasitas produksi yang cukup besar saat ini (luas dan produktivitas) maupun pada masa datang (tingkat kesuburannya).Tabel 2. 2.

kelapa. Basarang. Timur 11 . pisang Padi. G.2 Sebaran Kawasan Sentra Produksi No 1. 2000) III (TA. sapi Padi. sapi. kedelai. budidaya ikan kolam Jagung. Kahayan Kuala. Mantikei Seruyan Tengah Selat. Samba-T. ayam buras Padi. perkebunan umum Padi. 2001) I (TA. Lama Jelai Mentawai Baru Ketapang. Kotaw. Pandih Batu. Montallat Dusun Timur Murung Teweh Timur Komoditi Unggulan Lada. ayam buras Padi. ayam buras. lada. rambutan. perikanan laut Padi. pisang. pisang. Parenggean Katingan Kuala Katingan Tengah. ikan. Pulau Hanaut Seruyan Hilir Mentaya Hulu. ayam buras. ayam buras.Tabel 2. sapi Padi. kedelai. lada. ubi kayu Sapi. Sanaman. pisang. 2001) IV (TA. Kapuas Kuala Pahandut. kelapa. Lahei Dusun selatan. ikan. 1999/2000) II (TA. jagung. Baamang. 2000) III (TA. nenas. 2000) III (TA. kedelai. pisang. 2002) I (TA. 2002) I (TA. Mentaya Hilir Utara. rambutan. Arut Selatan Nanga Bulik Balam Riam. 2001) III (TA. Pematang Karau Teweh Lengah. 2001) IV (TA. perkebunan umum Padi. 1999/2000) II (TA. perikanan laut Padi. Mentaya Hilir Selatan. ayam buras. sapi.B Awai Gunung Timang. pisang Padi Padi. ayam buras. kelapa Padi. jagung. pisang Kedelai Prioritas Penanganan I (TA. nenas. pisang. sapi. Wilayah Pembangunan (WP) Barat Kabupaten/ Kota • Kotawaringin Barat • Sukamara • Lamandau KSP Pangkalan Bun-Kumai (PANGKU) Bulik Balai Riam Jelai 2. 2001) IV (TA. 1999/2000) II (TA. Bukit Batu Katingan Tengah Dusun Tengah. perikanan laut Padi. cempedak. Tengah • • • • • • • • Palangka Raya Kapuas Pulang Pisau Katingan Barito Selatan Barito Utara Murung Raya Barito Timur Kapuas Palangka Raya Kasongan Ampah Muara Teweh Buntok Kandui Temiang Layang Puruk Cahu Benangis Kecamatan Kumai. kelapa. ayam buras Padi. rambutan. Kaman Sukamandang 4. Selatan • Kotawaringin Timur • Seruyan • Katingan Sampit-Samuda (SAMDA) Kuala Pembuang Kuala Kuayan-Parenggean Pagatan Tb. kedelai. kelapa. tambak udang Padi. 1999/2000) II (TA. 2000) III (TA. 2002) 5. sapi Padi.

000. Malatayur Tg. Kotawaringin Barat Sampit Sampit Sampit Sampit Sampit Sampit Pangkalanb Pangkalanb Pangkalanb Pangkalanb Sukamara Sukamara Sukamara Sukamara Sukamara Sukamara < Sampit DAS Kakab DAS Kakab DAS Kakab DAS Kakab DAS Kakab DAS Kakab < K2 3 LS Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua Tanjung Puting Tanjung Puting Tl. KumaiTanjung Puting Tanjung Puting Tanjung Puting Tanjung Puting < Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu Tl.111 112 113 114 115 116 BT PETA KAWASAN ANDALAN DAN KAWASAN TERTINGGAL PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 25 50 Km 0 Legenda : ! Kab. Kotawaringin Timur Kota Palangka Raya 2 K1 ! Kawan Pangkalan Bun Kawan Pangkalan Bun Kawan Kawan Pangkalan Bun Kawan Sampit Kawan Sampit Kawan Sampit Kawan Sampit Kawan Sampit Kawan Sampit Kab. Puting DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH 111 112 113 114 115 116 BT . Barito Utara Ibukota Propinsi Jalan Arteri < Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 Tumbang La Tumbang La Tumbang Tumbang La Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 < Kws Hulu DAS Katingan Kws Hulu DAS Katingan Kws Kws Hulu DAS Katingan 1 Kawan Muara Teweh Kawan Muara Teweh Kawan Kawan Muara Teweh % Gunung Jalan Kolektor 3 Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Sungai Batas Propinsi Kws Hulu DAS Barito Kws Hulu DAS Barito Kws Hulu DAS Barito Kws Hulu DAS Barito Kws Hulu DAS Barito Kws Hulu DAS Barito Kws Hulu DAS Seruya Kws Hulu DAS Seruya Kws Hulu DAS Seruya Kws Hulu DAS Seruya Kws Hulu DAS Seruya Kws Hulu DAS Seruya < Muara Teweh Kawasan Andalan Batas Kabupaten Kawasan Tertinggal Kawasan Tertentu Kawasan Lindung A Kws Hulu DAS Kahayan Kws Hulu DAS Kahayan Kws Hulu DAS Kahayan Kws Hulu DAS Kahayan Kws Hulu DAS Kahayan Kws Hulu DAS Kahayan Kws Hulu DAS Mentaya Kws Hulu DAS Mentaya Kws Kws Hulu DAS Mentaya Buntok Buntok Buntok Buntok Buntok Buntok Kasongan LL Kasongan Kasongan Kasongan L < Kawan Buntok Kawan Buntok Kawan Buntok Kawan Buntok Kawan Buntok Kawan Buntok Kab. Sampit Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250. Bakosurtanal Peta Kadal Kalteng. Barito Selatan Tamiang La Tamiang La Tamiang Tamiang La Palangka Palangka Palangka Palangka Palangka Palangka Kab.WOR Tg. Kapuas Kab.

tanaman perkebunan gula ± 125. 13 Rencana Tata Ruang areal pengembangan lahan satu juta hektar diuraikan sebagai berikut: • Lahan budidaya pertanian tanaman pangan seluas ± 630.5-1 km sepanjang pantai.Arahan pemanfaatan pada lahan PLG menurut RTRWP Kalimantan Tengah adalah sebagai berikut: • Kawasan Hutan Produksi Terbatas : 158. Kawasan Permukiman dan Penggunaan Lain 3.110 Ha dan suaka margasatwa mencapai 1.360 Ha. jenis tanah dan kedudukannya di dalam suatu sistem Daerah Aliran Sungai. Kedua pusat ini dihubungkan dengan sistem poros utama jaringan jalan trans Kalimantan (Palangka Raya-Pulang Pisau-Kuala KapuasBanjarmasin) sepanjang 190 km.6 Pemanfaatan Kawasan Lindung Di Kalimantan Tengah terdapat dua taman nasional yang telah memiliki status hukum kuat. terjadi penambahan luas sebesar 170. Cagar alam yang telah memiliki status hukum yang kuat berjumlah enam cagar alam dengan total luas mencapai 514.525 Ha sehingga untuk sementara statusnya dimasukkan ke dalam kategori hutan lindung. dengan total luas 525.000 Ha = 4800 Ha 1.125 Ha.261 Ha. Luas kawasan lindung secara terinci diuraikan pada Tabel 2. • Konservasi rawa dalam antara Sungai Menkatip dan Sungai Barito yang didalamnya terdapat lokasi air hitam (black water). Pertimbangan konversi didasarkan pada faktor fisik.000 Ha • Kawasan Budidaya non-Kehutanan : 489. yaitu kemiringan lereng.000 Ha. elevasi. Konsekuensi dari perubahan tersebut banyaknya kawasan hutan yang harus dilepaskan utnuk kepentingan usaha perkebunan besar maupun untuk permukiman transmigrasi. terjadi perubahan besar dalam pemanfaatan lahan berskala besar di Propinsi Kalimantan Tengah. Taman wisata yang ada di Kalimantan Tengah mencapai 76. terdiri dari: 1.652 Ha. sejak tahun 1993 sampai tahun 2000.2 Ha. Taman nasional yang terletak di sebelah Barat Puruk Cahu belum memiliki status hukum yang kuat. • Sempadan pantai ± 5 km sepanjang pantai dan sempadan sungai ± 0. 2. Realisasi Transmigrasi 4.3.3. Pada umumnya konversi ini terjadi di bagian utara wilayah Kalimantan Tengah.000 Ha serta peruntukkan lainya ± 350. Perubahan tersebut antara lain adalah masuknya investasi di bidang usaha perkebunan yang demikian pesat dan dicabutnya puluhan izin HPH (Hak Penguasan Hutan) yang selama ini beroperasi di Kalimantan Tengah. 2. Luas kawasan budidaya secara terinci diuraikan pada Tabel 2.199. Pengembangan kawasan hutan lindung direncanakan mencapai luas • Kawasan Hutan Tanaman Industri : 10.960 Ha • Kawasan Hutan Produksi Tetap : 398. • Pengembangan Kota Palangka Raya sebagai pusat utama pelayanan administrasi dan Kota Banjamasin sebagai pusat utama pelayanan ekonomi. Penambahan luas ini dilakukan melalui konversi beberapa bidang lahan dengan status HPT (Hutan Produksi Terbatas) dan hutan produksi tetap menjadi hutan lindung. yaitu Taman Nasional Tanjung Puting dan Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya.202. Gambaran mengenai sebaran kawasan lindung dan budidaya ditunjukkan pada Peta Kawasan Budidaya dan Kawasan Lindung Kalimantan Tengah. Rencana Transmigrasi = 220748 Ha = 245226 Ha = 19. Dengan demikian. . Kawasan Pengembangan Produksi (KPP) 2.890 Ha.7 Pemanfaatan Kawasan Budidaya Selama periode tujuh tahun.000 Ha.

Kapuas Kab. Barito Selatan Tamiang La Tamiang La Tamiang Tamiang La 2 Kab. Kotawaringin Timur Kota Palangka Raya Palangka Palangka Palangka Palangka ! K1 Kab. Bakosurtanal Peta Budidaya Kalteng. Barito Utara Ibukota Propinsi Jalan Arteri < Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 Tumbang La Tumbang La Tumbang Tumbang La Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 < Puruk Cahu % Gunung Jalan Kolektor 3 Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Muara Laha Sungai Batas Propinsi < 1 Muara Teweh Daerah Fungsional Perkotaan Batas Kabupaten Kawasan budidaya lainnya Kawasan Lindung A Buntok Buntok Buntok Buntok Buntok Buntok Kasongan LL Kasongan Kasongan Kasongan L < Buntok Kab. Kotawaringin Barat Sampit Sampit Sampit Sampit Sampit Sampit Pangkalanb Pangkalanb Pangkalanb Pangkalanb Pangkalanb Pangkalanb Sukamara Sukamara Sukamara Sukamara < Sampit < 3 LS K2 Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua Kualakapua < Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu Kualapembu Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250.111 112 113 114 115 116 BT PETA KAWASAN BUDIDAYA DAN KAWASAN LINDUNG PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 25 50 Km 0 Legenda : ! Kab.WOR DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH 111 112 113 114 115 116 BT .000.

62 100. 008/965IV/Bapp.66 8.78 4056911. 68 Tahun 1994) Ha % Rencana Luas Tahun 1999 (SK.07 481291 260666 1390770 2905 3.03 0.71 14038279.59 1.86 100.68 0.78 15 .34 2.02 409801.95 0.04 0.88 156591.16 3180000 4668070 20. Gub.82 10789.38 78.00 4087821 3686652 416960 3536593 1001209 281167 25.38 678.24 0.07 1.39 6.33 2.62 100.00 0.00 133140.99 19.88 23.08 21.86 218534.64 22. 5 1993 dan Surat Mendagri No. Danau.13 5205.00 6435 35071 13051908 15798299 0.33 3.26 7.14 2746391 17.16 0.61 35071. No.60 4461322. Mata Air dan Hutan Bakau Jumlah I 1203250 12000 3350882 7.07 II Kawasan Budidaya Hutan Produksi Terbatas Hutan Produksi Tetap Hutan Tanaman Industri Kawasan Pengembangan Produksi Kawasan Permukiman dan Penggunaan Lain Areal Transmigrasi Rencana Areal Transmigrasi Hutan Pendidikan dan Penelitian Kawasan Khusus Jumlah II Total 60000 12324784 15675666 0.02 11.98 1.38 6.93 11.59 15798309.87 0.11 0.22 88.12 606.00 2668000 1748714 17.06 0.52 25.52 0.00 0.38 1760029.22 82.59 0.84 0.00 0.32 17192.72 11.48 0.Tabel 2.57 1029527. Tanggal 14 Mei Tahun 1999 Ha % No Pemanfaatan Lahan Tahun 2000 (Revisi RTRWP) Ha % I Kawasan Lindung Taman Nasional Cagar Alam Hutan Lindung Taman Wisata Suaka Margasatwa Arboretum dan Tahura Konservasi kawasan Eks PLG Cagar Budaya Perlindungan dan Pelestarian Alam Danau Kawasan Bergambut dan Berpasir Sempadan Pantai.29 29.59 0.26 3114980.96 72898.51 1892226.3 Rencana Luas Pemanfaatan Lahan Kawasan Lindung dan Budidaya Tahun 1991 (Perda No.34 1.68 28.00 0.01 2.46 525630 514261 1199652 8933 76110 1202 408530 678 606 10789 3.89 182829.

3. tanaman obat-obatan dan lain-lain. Pengawasan dan pengendalian PETI (Penambangan Emas Tanpa Ijin) supaya tidak mencemari lingkungan dan menurunkan derajat masyarakat. Barito Selatan. 5. Upaya peningkatan kesejahteraan siosisl ekonomi masyarkat lokal maupun transmigrasi dengan community based approach yang terkait dengan pengembangan keanekaragaman komoditi pertanian 2. Beberapa permasalahan di Propinsi Kalimantan Tengah adalah: 1. Perlunya relokasi dari KAPET DAS KAKAB menjadi KAPET SAMBUN RAYA dengan wilayah Kota Palangka Raya. Melibatkan masyarakat desa sekitar hutan dalam mengawasi hutan dan mendorong kegiatan yang produktif seperti budidaya lebah madu hutan.BAB 3 MASALAH DAN POTENSI 3.1 Permasalahan Gambaran mengenai sebaran permasalahan tata ruang dan pengembangan wilayah ditunjukkan pada Peta berikut. Melibatkan masyarakat desa sekitar hutan dalam mengawasi hutan dan mendorong kegiatan yang produktif seperti budidaya lebah madu hutan. Kabuapten Kapuas. Kotawaringin Timur dan Kotawarinin Barat (sesuai kesepakatan Rapat KAPET DAS KAKAB tanggal 17 Oktober 2000 dan Rapat Koordinasi Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah bulan Desember 2000 di Jakarta). 4. kesehatan 16 . tanaman obat-obatan dan lain-lain.

Se mb D. Lu S. Ar ut ung a !n S. Gunung Jalan Kolektor 3 < S. Kat ingan/ S. Kotawaringin Barat ma S. S. Hal ini sangat menyulit kan pelaksanaan penataan ruang 2. namun belum memiliki kemampu an untuk menyusunnya sendiri 4. S S. Ba rito < ulu h S. S. L am and au S. Cempaga Buntok S. lan nga u Kab. Man Adanya kabupaten dan kota otonom baru yang membutuh kan bantuan teknis penyusun an RTRW amp S. Samba ai an g Ka ju S. Adanya kesenjangan perkembangan wilayah antara Kalteng bagian Barat dengan Kalteng bagian Timur. Adanya kabupaten dan kota otonom baru yang secara hukum harus memiliki RTRW sebagai acuan pelaksana an pembangunannya. Tu S. Barito Selatan as S. Tuy au S. M i anu hin g ala ntik an < Kab. B bi al an ta Kab. ku ni r S. Hal ini disebabkan Kalteng bagian Barat memiliki 2 pelabuhan. B er ng dawai S. L emu Permasalahan Umum : 1. Pu lau < Pe S S. Je < la S. Temparak S. U sei Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 Kab. Si Paduran S. Mirih ahu a BS . Hingga saat ini di P. L anda un S. i eba Bu . Tap lu ame S. Ku S. it leh S. Murung S. Kalimantan umumnya batas admi nistrasi kabupaten/kota. Seranan i Sampit S. am an g S.S era ruy an n jual S. E wat uru dawai S. yang menja di pintu ke luar pulau S. K S. Ada ketimpangan perkembang an antara Kalteng bagian Ti mur dgn Kalteng bagian Barat yg memiliki 2 pelabuhan. Bakosurtanal Peta Masalah Kalteng. Men taya S. Ka an tan S. Men apu D. Barito Utara ung S. Bu anuh Legenda : Ibukota Propinsi Jalan Arteri rak S. Katingan Man gku tup S. Ma lu Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 S.Adanya kawasan2 tertinggal di daerah pedalaman yang rela tif sulit untuk dijangkau dari pusat pertumbuhan yang ada PETA MASALAH TATA RUANG DAN PENGEMBANGAN WILAYAH PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 50 100 Km S. B ulik apu Kab.Gel ingga ng Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250. S. Ayuh S. Bim ban Batas Kabupaten ayan S. Delang M en S. Kesulitan lainnya adalah kurangnya tenaga ahli yang me menuhi kualitas untuk melaksanakan penataan ruang 3. Gatel Ku S. Jul ai S. Pem bua ng tak tjil ke lu Bu S. hu p Sungai La ha i S. Men S. Pang kalan Bun dan Sampit in ing ar taw Ko S. Pe tangai S. Teweh S. Tualang Kota Palangka Raya S. L Tu S. Pangkalan Bun dan Sampit. P S. Djulai S. L uang io i Sin S. k S. Alar S. R S. N tai S.r a o i Batas Propinsi S.000. Kotawaringin Timur S. S Hi S. Kapuas S. La S.WOR DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH . M S. Sebangan D. H S e . S. Terusan pak Taman nasional tanjung Puting yang mulai dijarah perlu menda patkan perlindungan yang seba iknya dilakukan dengan melibat kan masyarakat Kawasan ex-PLG yang perlu direvitalisasi agar bisa lebih memberikan manfaat S. B usan g S. Kah <S. Men S. Pe rlu S. kecamatan dan desa secara geografis masih belum definitif.

Palangkaraya .Pertambangan .Kehutanan . Tabel 3.Benangin .Puruk Cahu .Pariwisata .Tamiang Layang .Tumbang Samba .Pertanian .1 Kawasan Andalan dan Tertinggal Prioritas beserta Sektor Unggulan No.Pangkalan Bun .Sei Hangu 2.Kehutanan Kawasan Tertentu Prioritas : 1.Perkebunan . Tabel 3.Pertanian .Anjir Basarang .Bentot 5.Palingkau .Pertambangan .Kasongan . Sampit dsk : .Perkebunan .Lupak Dalam . Muara Teweh dsk : .Pulang Pisau .Kuala Kapuas . DAS KAKAB : .Kota Besi 3.Parenggean .Kehutanan .Tumbang Hiram .Pertanian . . Kawasan Tertinggal Prioritas : 1.Kumai . Hulu DAS Kahayan & Kapuas : . DAS KAKAB (KAPET) .Perkebunan .Bawan Sektor Unggulan .Tangkiling 2. Hulu DAS Barito : .Palangkaraya .Tewah .1 berikut menguraikan secara rinci sektor unggulan yang menjadi potensi Kalimantan Timur berdasarkan Kawasan Andalan dan Kawasan Tertinggal yang menjadi prioritas.Kehutanan No.Ampah .Pembuang Hulu 2. Hulu DAS Katingan : .Buntok .Perikanan .Mandomai .Kab.Kehutanan 18 .Perkebunan .Sariboi .Kehutanan 3.Bahaur .Muara Laung .Mentangai .Kuala Jelai .1 Kawasan Andalan dan Tertinggal Prioritas beserta Sektor Unggulan (lanjutan) Kawasan Prioritas (Jangka Menengah 2004) 4.Tbg.Perikanan .Tumbang Kunyi 3.Perkebunan .Kuala Kurun .Kuala Pembuang .Sampit .Kaerung .Kehutanan .Muara Teweh .Sukamara .Tumbang .Buntok . Pangkalan Bun : .Timpah .Perkebunan .Pertambangan .Nanga Bulik .Perikanan . 1. Taman Nasional Tanjung Putting : .3.Sei Tatas . Kobar (termasuk Kurnai) . Sanamang Sektor Unggulan .Kehutanan .Kuala Kuayan .Pertambangan .Lampeong 2.Pariwisata .Bukit Rawi .Perkebunan . Kawasan Prioritas (Jangka Menengah 2004) Kawasan Andalan Prioritas : 1.2 Potensi Tabel 3. Buntok dsk : .Kehutanan .Pertanian .Tumbang Samba .

Disamping program tata ruang tersebut daerah.4 Alternatif Kebijakan Berdasarkan masalah dan potensi yang ada dapatlah dirumuskan program tata .Tumbang Sangai .Rt.Perkebunan .Tusuk Belawan . 2. Usulan ini lebih merupakan shopping list daerah dan pada umumnya lebih banyak berupa permintaan bantuan teknis penyusunan RTRW kabupaten/kota baru. Aspek Sumber Daya Alam Menjadi pembatas utama dalam penentuan kawasan budidaya baik pertanian maupuan permukiman. dalam hal ini propinsi. Secara diagramatis program tata ruang yang diusulkan disajikan pada peta terlampir.Kehutanan 5. C dan D 4.3 Isu Strategis Isu-isu strategis di Propinsi Kalimantan Tengah antara lain: 1. Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Gunung Emas (UU No.Sukamandang .Tumbang Darat . 3. kabupaten dan kota di kalimantan tengah juga telah memiliki usulan program bantuan teknis dan pembinaan teknis yang diinginkan untuk diperoleh dari pemerintah pusat. Kawasan Prioritas (Jangka Menengah 2004) 4. Aspek Struktur Tata Ruang Terjadinya pemekaran wilayah administrasi Kabupaten Kapuas menjadi tiga kabupaten.1 Kawasan Andalan dan Tertinggal Prioritas beserta Sektor Unggulan (lanjutan) No. Aspek Sosial Ekonomi Keberhasilan petani transmigrasi di wilayah Blok A akan menjadi pertimbangan di wilayah Blok B.Tumbang Bahau .2 Gambaran mengenai pelaksanaan bantuan teknis dan pembinan teknis yang telah 3. Hulu DAS Mentaya : .Kehutanan ruang yang sebaiknya dilaksanakan untuk mendukung pembangunan propinsi Kalimantan Tengah.Perkebunan . Secara keseluruhan usulan bantuan teknis dan pembinaan teknis yang diajukan oleh daerah di Kalimantan tengah disajikan pada tabel 3. yaitu: Kabupaten Kapuas. Beberapa kegiatan yang diprogramkan untuk tahun anggaran 2004 mendatang antara lain: 19 . Aspek Lingkungan Perubahan arahan penggunaan lahan budidaya menjadi konservasi serta revisi RTRW Propinsi Kalimantan Tengah dilaksanakan serta program tata ruang yang diperlukan ditunjukkan pada peta-peta berikut. Usulan bintek dan bantek ini disampaikan dalam rapat Konsultasi regional (Konreg 2003) yang dilaksanakan di Banjarmasin.Tumbang Manjul Sektor Unggulan . Pulut . Aspek Sosial Budaya Adanya tuntutan santunan tanam tumbuh oleh masyarakat yang terkena protek Pengembangan Lahan Gambut 3. 5 Tahun 2002) sehingga terjadi perubahan pola orientasi pengembangan dan struktur wilayah. Aspek Prasarana Wilayah Kecenderungan perubahan prasarana dan moda transportasi dari angkutan air ke angkutan darat 6. Hulu DAS Seruya .Tumbang Kasai 5.Tabel 3.

6. Bantuan Teknis Review RTRW Propinsi Kalimantan Tengah 11. Bantuan Teknis Penyusunan RDTR Kecamatan Sebangau 24. 4. Bantuan Teknis Peninjauan Kembali RTRW Kabupaten Kotawaringin Timur 31. Bantuan Teknis Peninjauan Kembali RTRW Kabupaten Kotawaringin Barat 30. Bantuan Teknis Penyusunan RDTR Kecamatan Kahayan Ilir/Pulang Pisau 32. Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Wisata dan Konservasi Danau Sembuluh. Bantuan Teknis Peninjauan Kembali RTRW Kabupaten Barito Utara 28. Bantuan Teknis Penyusunan Rendana Detail Penataan Kawasan Teringgal DAS Hulu Barito 18. Bantuan Teknis Penyusunan RDTR Teweh Tengah/Muara Teweh 26. 8. Bantuan Teknis Penyusunan Rendana Detail Penataan Kawasan Teringgal Hulu DAS Seruyan 22. Seruyan. 5. Bantuan Teknis Penyusunan Rendana Detail Penataan Kawasan Teringgal Hulu DAS Kahayan 20 . 9. 2. Bantuan Teknis Penyusunan RDTR Kecamatan Kahayan Kuala/Bahaur 10. Bantuan Teknis Peninjauan Kembali RTRW Kabupaten Kapuas 29. Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Agropolitan Basarang 17.1. Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Teringgal Hulu DAS Mentaya 21. 7. Bantuan Teknis Penyusunan RDTR Kecamatan Kapuas Kuala/Lupak Dalam 33. Bantuan Teknis Penyusunan RDTR Kecamatan Dusun Selatan/Buntok 25. Bantuan Teknis Penyusunan Rendana Detail Penataan Kawasan Teringgal Hulu DAS Katingan 20. Desa Bangkal Kecamatan Danau Sembuluh 14. Katingan. Kecamatan Metaya Hilir Selatan 16. Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Bersejarah Istana Kuning Bukit Indra Kencana 12. Kowatim. Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasna Bersejarah Istana Pangeran Mangkubumi 13. Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Wisata Pantai Sungai Bakau. Bantuan Teknis Penyusunan RTRW Kabupaten Seruyan Bantuan Teknis Penyusunan RTRW Kabupaten Barito Timur Bantuan Teknis Penyusunan RTRW Kabupaten Sukamara Bantuan Teknis Penyusunan RTRW Kabupaten Lamandau Bantuan Teknis Penyusunan RTRW Kabupaten Gunung Mas Bantuan Teknis Penyusunan RTRW Kabupaten Murung Raya Bantuan Teknis Penyusunan RTRW Kabupaten Katingan Bantuan Teknis Penyusunan RTR Kawasan Pegunungan Muller yang termasuk ke dalan Kawasan World Heritage Bantuan Teknis Penyusunan RTR Kawasan Pengembangan Koridor Dataran Tinggi Kalimantan Tengah (Kowabar. Kecamatan Seruyan Ilir 15. Gunung Mas) 19. Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Pantai Ujung Pandaran. 3. Bantuan Teknis Peninjauan Kembali RTRW Kabupaten Barito Selatan 27. Bantuan Teknis Penyusunan RDTR Kecamatan Pahandut 23.

Penataan Ruang : 1. 1. Sukamara Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. 5. 12. & jalan inspeksi. 8. 11.2 Bantuan dan Pembinaan Teknis Propinsi Kalimantan Tengah No. 7. Seruyan Kab. Hulu DAS Kahayan & Kapuas 4. 3. Kec. Usulan Kegiatan Tahun 2002 Penyusunan RTRW Kawasan Kapet DASKakab Review Design Rencana Umum Penataan Ruang Kota Palangkaraya Rencana Teknis Detail Penataan Ruang Kota Palangka Raya Bantek Penyusunan Rencana Penataan Ruang Wilayah Kabupaten Pengembangan Sistem Informasi Penataan Ruang Wilayah Tengah Kalibrasi Pedoman Penyusunan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Pelaksanaan Rapat Konsultasi Regional Wilayah Tengah Pengembangan KAPET Das Kakab Bantek Penyusunan RTRW Kab Sukamara Bantek Penyusunan RTRW Kab Lamandau Bantek Penyusunan RTRW Kab Seruyan Bantek Penyusunan RTRW Kab Katingan Lokasi No. Sampit dsk 3. Kec. Seruyan Hilir Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Tertinggal Hulu DAS Seruyan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Wisata Pantai Ujung Pandaran. Hulu DAS Barito 5. Pangkalan Bun 2. Sukamara 5. 9. 3. 11. 12. perbaik an tebing sungai. Kotawarigin Barat Lokasi Kab. Penyediaan & pengelolaan drainase perkotaan. Prasarana pengairan (terdiri dari sumur bordalam. 5. Muara Teweh dsk No. 9. Buntok dsk 5. Seruyan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Wisata dan Konservasi Danau Sembuluh Ds. Perkotaan & Perdesaan : 1. Prasarana Jalan Bid. Penataan & penyediaan fasilitas perkotaan 2. Sumberdaya Air : 1. Lamandau Bantuan Teknis Penyusunan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. 3. 6. 8. Lamandau Kab. 4. 4. Hulu DAS Seruya Lokasi 1. DAS KAKAB (KAPET) 4. 2. Taman Nasional Tanjung Putting 3. Peningkatan Prasarana Jalan 1. Kab. Danau Sembuluh Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Wisata Pantai Sungai Bakau. 10. Bid. Kotawaringin Timur 21 . Mentaya Hilir Selatan Kab. Kec. 6.Tabel 3. 4. Penyediaan fasilitas desa tertinggal terutama fasilitas air bersih & jalan penghubung antar desa. 2. Lamandau Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. 7. Hulu DAS Katingan 6. Bangkal. 1. 2. Desain Tata Ruang Bid. 1. Usulan Kegiatan Tahun 2003 Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. Penyediaan fasilitas pendukung daerah perumahan perrkotaan (RS & RSS) 5. Pembinaan ke daerah kumuh perkotaan. 6. DAS KAKAB 2. Usulan Kegiatan Tahun 2001 Bid. Hulu DAS Mentaya 7. 3. Kowabar Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Bersejarah Istana Kuning Bukit Indra Kencana Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Bersejarah Istana Pangeran Mangkubumi Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Bersejarah Istana Kerajaan Kotawaringin Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. Prasarana Jalan Bid. Prasarana Wilayah : 1. 4. 10. Perumahan & Permukiman : 1.

Katingan Kab. 14. Barito Utara Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Tertinggal Hulu DAS Barito Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. Usulan Kegiatan Tahun 2003 Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Tertinggal Hulu DAS Mentaya Bantuan Teknis Penyusunan Kembali Rencana Tata Ruang Wialayah (RTRW) Kab. 17 18. Barito Selatan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. 25. Barito Timur Kab. Murung Raya Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Tertinggal Hulu DAS Barito Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kec. Barito Utara Kab. Kapuas Kuala/Lupak Dalam Lokasi Kab. Sebangau Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kec. Gunung Mas Kab. Kapuas 22 . 7.nataan Ruang Lokasi Taman Nasional Tanjung Putting No. Barito Timur Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. 23. Gunung Mas Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Tertinggal Hulu DAS Kahayan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. Usulan Kegiatan Tahun 2002 Lokasi No. Barito Selatan Kab.Tabel 3. Raya Murung Kota Palangkaraya Kab. 19. Katingan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Kawasan Tertinggal Hulu DAS Katingan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. 28. 13.2 Bantuan dan Pembinaan Teknis Propinsi Kalimantan Tengah (lanjutan) No. 21. 16. 26. Pahandut Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kec. 20. 24. Usulan Kegiatan Tahun 2001 Bidang Pe16. Kapuas Kab. 15. 22. Kapuas Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Penataan Rencana Kawasan Agropolitan Basarang Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kab. 27.

34. Kahayan Hilir/Pulang Pisau Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kec.Tabel 3. Seruyan. Usulan Kegiatan Tahun 2002 Lokasi No. Teweh Tengah/Muara Teweh Bantuan Teknis Penyusunan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Propinsi Kalimantan Tengah Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Kawasan Pegunungan Muller Yang Masuk Kawasan World Heritage Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Kawasan Pengembangan Koridor Dataran Tinggi Kalimantan Tengah (Kowabar. Kawatim. Barito Utara Kalimantan Tengah 23 . Usulan Kegiatan Tahun 2001 Lokasi No. Gunung Mas) Lokasi Kab. 29.2 Bantuan dan Pembinaan Teknis Propinsi Kalimantan Tengah (lanjutan) No. Dusun Selatan/Buntok Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kec. Kahayan Kuala/Bahaur Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kec. Selatan Barito Kab. 31. 30. 35. 33. Usulan Kegiatan Tahun 2003 Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kec. Katingan. 32. Pisau Pulang Kab.

. L i S. Se mb D. Kapuas S. Pe rlu S. Ar !an S. Ma lu S. M i S. L S. Se era ruy an n io i jual S. Kotawaringin Timur ut S. U sei Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 Kab. Katingan tangai S. Pu lau < Pe S S. Pe S.Gel ingga ng Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250. Cempaga S. Alar S. H S. S. Ba rito i eba < ulu h Bu S.WOR DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH . Ayuh S. Pem bua ng tak tjil ke lu Bu S. Je < la S. Barito Selatan apu S. Men taya S. N tai S. Kat S. Tu S. Jul ai S. am an g ayan tan Ku an S. S. lan nga Kab.000. Tap S. M an hin g S.r a o i Batas Propinsi S. Bim ban Batas Kabupaten Sin S. P S. R ung as Kab. Murung S. Man S. Terusan pak Fasilitasi Pemda Dalam Pena nganan Kawasan Konflik Sosial di Kalimantan Tengah Melalui Program Penataan Ruang Parti sipatif Fasilitasi Pemda Dalam Penye lenggaraan Pemanfaatan Ruang Lanjutan Kawasan ex-PLG S. Gatel Ku S. Samba ai anu g Ka ju S. S S. Men D. Barito Utara ung S. Teweh S. Seranan i Sampit u S. Lu S. Si Paduran S. K apu Buntok S. L anda un S. Delang bi al an ta M en S. Bu anuh Legenda : Ibukota Propinsi Jalan Arteri rak S.Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Kota Palangkaraya Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Tata Ruang Kabupaten Pulang Pisau PETA PELAKSANAAN KEGIATAN BINTEK DAN BANTEK DI PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 50 100 Km lu ame S. it leh S. B ulik Kab. hu p La ha Sungai S. Tualang Kota Palangka Raya S. Tuy au gk ut up Kab. Temparak S. Men Kegiatan TA 2003 S. L uang S. L am and au S. S. in ing ar taw Ko S. Djulai Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 S. S. M S. emu Ka Kegiatan TA 2002 ingan/ amp S. B er ng S. S Hi an S. ku ni r S. Bakosurtanal Peta Bintek dan Bantek Kalteng. Kotawaringin Barat ma S. k S. Mirih ahu a BS . La S. Kah <S. B ala ntik an < S. B usan g S. E wat uru dawai S. Sebangan D. Gunung Jalan Kolektor 3 < Tu S.

S. Se ruy n an io i jual S.Gel ingga ng . Penetapan batas administrasi kabupaten dan kota agar produk penataan ruang lebih dapat diimplemen tasikan 2. Man S. Bakosurtanal Peta Program Tata Ruang Kalteng. ya Menta S. H S. P S. Perlunya pembinaan teknis untuk meningkatkan ke mampuan aparat dalam melaksanakan penataan ruang. Barito Utara ung S. Ma lu S. Tap lu ame S. Se mb D. Gunung Jalan Kolektor 3 < Tu S.Penyusunan Strategi Pengem bangan Wilayah Untuk Menga tasi Ketertinggalan Kawasan Pedalaman PETA PROGRAM TATA RUANG YANG DIBUTUHKAN DI PROPINSI KALIMANTAN TENGAH 0 50 100 Km S. Ar S. B ala ntik an < Kab. Bu anuh Legenda : Ibukota Propinsi Jalan Arteri rak S. Bim ban Sin S. B usan g S. Seranan D. L uang S. Barito Selatan apu S. Lu S. p hu La ha Sungai S. L anda un S. L i S. Kah < S. Djulai Ibukota Kabupaten Jalan Kolektor 1 S. Murung S. L am and au S. L S. E wat uru dawai S.WOR DEPARTEMEN PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG DIREKTORAT PENATAAN RUANG WILAYAH TENGAH . emu ingan/ Bantuan Teknis Penyusunan dan Peninjauan Kembali RTRW kabupaten dan kota otonom baru Ka amp S. R ung a !n S. N tai S. tak Si Paduran S. Tuy au 1. S Hi S. U sei Kota Kecamatan Jalan Kolektor 2 Kab. Men S. Pe rlu S. k S. Gatel Ku S. M S. Pu < lau Pe S S. Delang bi al an ta M en S. Perlunya Bantuan Teknis untuk menyusun RTRW kabupaten dan kota otonom yang baru 4.000. La S.r a o i Batas Propinsi S. baik dalam penyusunan maupun dalam pe manfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang 3. n ula nga Kab. Terusan pak Bantuan teknis Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Taman Nasional Tanjung Pu ting dengan berbasis peran serta masyarakat Revitalisasi Pemanfaatan Ruang Kawasan ex-PLG Guna Mening katkan Pendapatan daerah dan Kesejahteraan Masyarakat S. B er ng era S. Ba rito < ulu h S. Katingan tangai S. Alar S. Mirih ahu a BS . Kat S. it leh S. Kotawaringin Barat ma i Sampit u i S. Samba ai anu an g Ka S. Tu S. K S. S. Temparak S. i S. M hin g S. am an g Batas Kabupaten ayan Ku an tan S. Kapuas Kota Palangka Raya S. Peta Dasar Tema Nama File Peta REPPPROT 1:250. Pe S. <ng ri wa la in Je ku r ni S. Jul ai S. Man gku tup S. Sebangan D. S S. terutama yang sulit untuk dijangkau. Perlunya strategi pengembangan kawasan yg tepat untuk mengatasi ketertinggalan kawasan pedalam an. Kotawaringin Timur ut S. S. Tualang apu as Kab. ju Program Tata Ruang Yang Diperlukan S. Cempaga Buntok S. B ulik Kab. Pem bua ng tjil ke lu Bu S. Teweh S. Ayuh S. Penyusunan Strategi Pengem bangan Wilayah Kalimantan Tengah guna memeratakan tingkat perkembangan wila yah ta Ko S. Men S. eba B S.

LAMPIRAN I Data Penataan Ruang Tahun 1995 .

Data Umum No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Sumber : Biro Pusat Statistik Luas (Ha) 1488999.8 8607938. Struktur Penduduk Menurut Mata Pencaharian No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Sumber : Biro Pusat Statistik Pertanian (Orang) 6254 20251 60119 77699 27083 24611 216017 Pertambangan (Orang) 534 819 1978 1748 118 1170 6367 Industri (Orang) 266 1157 1634 2554 548 695 6854 Listrik (Orang) 314 29 50 31 12 63 499 Bangunan (Orang) 2105 708 1248 1381 336 800 6578 Jasa Lain Perdagangan Angkutan Keuangan (Orang) (Orang) (Orang) (Orang) (Orang) 6126 3101 9759 5039 2781 2127 28933 1412 1653 2441 1847 383 950 8686 341 172 42 15 2 93 665 9076 8353 8844 7058 5516 4369 43216 3492 3294 6349 4519 875 1132 19661 Rmh Tangga (Orang) 29920 39537 92464 101891 37654 36010 337476 .A.5 66596930 Jml Penduduk (Jiwa) 132932 172136 420665 476072 167897 164635 1534337 Kelahiran (Jiwa) 1978 1590 3187 3540 1515 853 12663 Kematian (Jiwa) 369 401 788 1251 537 260 3606 Jml Rumah (Unit) 29496 36960 89680 95178 43064 30158 324536 Jml Rmh Kumuh (Unit) 3652 1002 1847 6548 2464 326 15839 B.1 14440011.1 19532212.1 4650959.4 17876809.

4 No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Sumber : Biro Pusat Statistik D.8 53629. Luas Lahan Sawah Sawah Teknis (Ha) 0 0 0 50679.3 212509.9 555697.8 167069.4 124720.6 Sawah Pasang Surut (Ha) 0 97019.8 8380 48799.8 0 0 50679.5 940059.8 Sawah Setengah Teknis (Ha) 0 0 14210 2500 23709.8 17940 2650 256608. Fasilitas Pendidikan No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Jumlah TK (Unit) Jumlah SD (Unit) Jumlah SMP (Unit) 104 280 679 790 328 309 2490 28 42 90 99 46 39 344 Jumlah SMA (Unit) 22 16 33 36 14 9 130 Jumlah PT (Unit) 22 16 33 36 14 9 130 Kota Palangka Raya Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah 31 50 93 102 41 37 354 Sumber : Biro Pusat Statistik .8 Sawah Sederhana PU (Ha) 0 6600 70069.9 183470.5 365764.8 8900 27869.8 Sawah Tadah Hujan (Ha) 0 53594.C.7 6550 8400 798046.8 130378.4 Sawah Sederhana Non PU (Ha) 0 0 1960 234058.

Fasilitas Kesehatan Rumah Sakit (Unit) 2 1 2 4 2 2 13 RS Bersalin (Unit) 3 2 10 4 2 4 25 4 3 12 8 0 7 34 Balai Poliklinik Puskesmas Pengobatan (Unit) (Unit) (Unit) 8 12 16 18 10 4 68 6 16 32 34 16 18 122 28 96 146 155 74 75 574 Praktek Dokter (Buah) 23 20 29 21 18 10 121 No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah BKIA (Unit) Dokter (Orang) 59 34 57 42 21 24 237 Paramedis Bidan Dukun (Orang) (Orang) (Orang) 228 242 403 455 228 261 1817 84 34 78 132 49 48 425 92 405 1051 862 367 365 3142 Sumber : Biro Pusat Statistik .E. Fasilitas Peribadatan No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Sumber : Biro Pusat Statistik Masjid (Unit) 47 140 374 337 109 109 1116 Surau (Unit) 119 229 505 769 203 122 1947 Gereja (Unit) 56 89 142 306 238 85 916 Kapel (Unit) 1 0 2 8 14 0 25 Pura (Unit) 5 12 53 130 3 10 213 Vihara (Unit) 0 2 6 15 0 1 24 F.

Indikasi Kesejahteraan Masyarakat No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Sumber : Biro Pusat Statistik Pelanggan PLN (Rumah Tangga) 20330 12969 24531 25334 13439 7705 104308 Pelanggan Non PLN (Rumah Tangga) 101 4380 6231 2051 1273 2416 16452 Jumlah Mobil (Unit) 1736 864 604 426 398 137 4165 Jumlah Motor (Unit) 4676 6816 4796 3431 4745 3178 27642 . Fasilitas Perekonomian No Nama Kabupaten/Kota Pasar Permanen (Unit) 9 9 15 27 41 15 116 Pasar Non Permanen (Unit) 4 9 86 188 34 12 333 Pasar Hewan (Unit) 0 1 2 3 0 0 6 TPI (Unit) 0 1 2 1 1 0 5 Pasar Ikan (Unit) 7 2 5 4 1 1 20 Restoran (Unit) 39 98 268 133 39 67 644 Hotel (Unit) 52 30 43 23 12 22 182 Koperasi Unit Desa (Unit) 14 39 57 95 22 32 259 Non Koperasi Unit Desa (Unit) 84 100 104 75 64 73 500 1 2 3 4 5 6 Kota Palangka Raya Kabupaten Kotawaringin Barat Kabupaten Kotawaringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Sumber : Biro Pusat Statistik H.G.

LAMPIRAN II Data Penataan Ruang Tahun 2000 .

80 Luas Hutan Rakyat (Ha) 16110.6 1425452.5 356.7 7091.2 265904.5 1844.2 758022.00 Luas Perumahan (Ha) 5310.7 134877 1320045.6 716.7 149249.4 89123.9 2834.7 2222.1 1993241.3 227.9 647775.20 Luas Kuburan (Ha) 37.9 13030. Kependudukan No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kota Waringin Barat Kabupaten Kota Waringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Jumlah Penduduk (Jiwa) 107169 199896 411561 453200 172279 159277 1503382 Jumlah Rumah Tangga (Rt) 22958 49106 93292 102743 40195 35274 343568 Jumlah Rumah Tangga Petani (Rt) 5212 26068 58986 74865 30233 28150 223514 Jumlah Keluarga Miskin (Rt) 5165 15507 41028 49950 16921 11373 139944 Sumber : Biro Pusat Statistik B.30 Luas Tanah Kas Desa (Ha) 2.1 6052638.5 3128.4 457.A.2 218896.5 1304 10400.80 Luas Lahan Bukan Sawah (Ha) 107958 637709.7 262948.00 Luas Lahan Tidur (Ha) 2323 17868 25276.6 1182416.7 433557.3 153454.2 723.20 Luas Tanah Desa (Ha) 4 1015 19 231.10 Luas Ladang (Ha) 2276.9 146835.5 52161.1 323.1 6618351.3 561.9 369.4 400795.5 108611.7 188913 222500.7 15073.3 74812. Perumahan No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kota Waringin Barat Kabupaten Kota Waringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Jumlah Rumah Permanen (Rumah) 20710 10425 69190 35527 25491 2467 163810 Jumlah Rumah Non Permanen (Rumah) 6427 30149 12721 58255 13171 25143 145866 Jumlah Rumah Estate (Rumah) 626 249 1068 365 126 57 2491 Jumlah RSS (Rumah) 301 108 721 365 126 14 1635 Jumlah RS (Rumah) 325 88 329 0 0 40 782 Jumlah Rumah Menengah (Rumah) 0 7 18 0 0 3 28 Jumlah Rumah Mewah (Rumah) 0 46 0 0 0 0 46 Sumber : Biro Pusat Statistik C.4 555 50.2 16177 16483.7 326556.3 437749 39165 14154 565713.50 No 1 2 3 4 5 6 Kota Palangka Raya Kabupaten Kota Waringin Barat Kabupaten Kota Waringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Sumber : Biro Pusat Statistik .7 27.60 Luas Lahan Utk Bangunan (Ha) 199.5 192307 31188 284036.10 Luas Perkebunan (Ha) 1508. Pengunaan Lahan Nama Kabupaten/Kota Luas Desa (Ha) 107958 660193.1 1373291.6 728 2025.9 158654 230504 88487 93040.3 1278 554.4 2430990.6 1221581.90 Luas Sawah (Ha) 0 22484.5 356063.9 21394.5 799546.5 30125.4 1400883.50 Luas Lahan Lainnya (Ha) 74574.7 4418.2 772176.20 Luas Tanah Wakaf (Ha) 64.3 1516 3013.4 33703.9 59116.7 169.

Fasilitas Kesehatan No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kota Waringin Barat Kabupaten Kota Waringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Rumah Sakit (Unit) 3 1 2 5 2 2 15 RS Bersalin (Unit) 0 1 1 4 0 1 7 Rumah Bersalin (Unit) 6 7 8 10 0 4 35 Poliklinik (Unit) 4 16 7 16 1 3 47 Puskesmas (Unit) 4 15 32 37 16 19 123 Puskesmas Pembantu (Unit) 16 97 127 134 71 86 531 Balai Pengobatan (Unit) 7 12 5 40 9 7 80 Praktek Dokter (Buah) 18 24 33 31 11 15 132 Praktek Bidan (Buah) 10 29 51 66 33 29 218 Posyandu (Unit) 105 218 310 452 204 210 1499 Polindes (Unit) 6 61 122 142 100 64 495 Apotik (Unit) 5 3 7 2 3 6 26 Sumber : Biro Pusat Statistik . Fasilitas Peribadatan No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kota Waringin Barat Kabupaten Kota Waringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Masjid (Unit) 56 151 320 367 114 115 1123 Surau (Unit) 110 289 416 677 200 143 1835 Gereja Kristen (Unit) 44 93 122 338 197 61 855 Gereja Katholik (Unit) 3 21 9 29 72 32 166 Pura (Unit) 7 7 40 97 17 33 201 Vihara (Unit) 1 4 3 5 11 0 24 Sumber : Biro Pusat Statistik F.D. Fasilitas Pendidikan No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kota Waringin Barat Kabupaten Kota Waringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Jumlah TK (Unit) 53 120 84 139 44 47 487 Jumlah SD (Unit) 112 290 616 778 308 301 2405 Jumlah SMP (Unit) 30 44 87 93 45 38 337 Jumlah SMA (Unit) 22 17 38 33 21 10 141 Jumlah PT (Unit) 6 3 5 4 1 2 21 Jumlah SLB (Unit) 1 1 1 0 1 1 5 Sumber : Biro Pusat Statistik E.

G. Fasilitas Perekonomian No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kota Waringin Barat Kabupaten Kota Waringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Jumlah Pasar Permanen (Unit) 6 14 25 73 6 19 143 Sumber : Biro Pusat Statistik H. Indikasi Kesejahteraan Masyarakat No 1 2 3 4 5 6 Nama Kabupaten/Kota Kota Palangka Raya Kabupaten Kota Waringin Barat Kabupaten Kota Waringin Timur Kabupaten Kapuas Kabupaten Barito Selatan Kabupaten Barito Utara Jumlah Pelanggan PLN (Rumah Tangga) 18008 21955 33410 37493 19662 8605 139133 Pelanggan Non PLN (Rumah Tangga) 83 2966 10372 4054 1271 2642 21388 Jumlah RT Punya Mobil (Rumah Tangga) 2434 2599 1493 767 433 181 7907 Jumlah RT Punya Motor (Rumah Tangga) 9482 12674 11098 15058 10251 6230 64793 Jumlah RT Punya Telepon (Rumah Tangga) 4959 4185 4089 2739 1628 3111 20711 Jumlah RT Punya Televisi (Rumah Tangga) 11601 17706 17453 26708 13818 5917 93203 Sumber : Biro Pusat Statistik .

LAMPIRAN III Data Penataan Ruang Tahun 2003 .

Lamandau Kab. Seruyan Kab. Barito Utara Kab. Barito Selatan Kab. Kotawaringin Timur Kab. Pulang Pisau Kab. Kapuas Kab. Katingan Kab. Barito Selatan Kab. Gunung Mas Kab. Murung Raya Kota Palangka Raya Jumlah Pelanggan Pln 26398 32229 35165 12096 7711 1850 1417 6620 8317 14309 4680 10217 2817 40480 204306 Pelanggan Listrik Non Pln 2680 4626 4154 1018 5883 1671 2525 2593 2814 1126 904 360 2430 276 33060 Sumber : Biro Pusat Statistik . Tingkat Kesejahteraan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Kabupaten Kab. Kependudukan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Kabupaten Kab. Barito Utara Kab. Kotawaringin Barat Kab. Kotawaringin Timur Kab. Pulang Pisau Kab. Seruyan Kab. Kotawaringin Barat Kab. Barito Timur Kab. Murung Raya Kota Palangka Raya Jumlah Jumlah Lelaki 88745 147459 169308 57259 56350 16668 26826 44007 61465 58032 39360 38859 42410 88042 934790 Jumlah Perempuan 81206 135229 167650 58469 52899 16104 25971 72697 60886 55705 38257 37691 40932 86333 930029 Jumlah Keluarga 49677 73104 85749 29735 26301 8497 13706 21572 31268 27786 18823 18823 17898 43026 465965 Prosentase Keluarga Pertanian 5855 11099 14891 7589 8176 2490 7807 7840 11685 7248 8495 6015 10463 900 110553 Keluarga Prasejahtera 20306 22008 32612 6044 7669 4374 7853 7289 8248 12456 6133 6578 5964 9955 157489 Jumlah Penganggur 2819 10300 7123 2576 419 4746 147 834 1333 3458 1824 1511 1196 2902 41188 Sumber : Biro Pusat Statistik B. Barito Timur Kab. Lamandau Kab. Sukamara Kab.A. Kapuas Kab. Sukamara Kab. Katingan Kab. Gunung Mas Kab.

Lamandau Kab.C. Murung Raya Kota Palangka Raya Jumlah Jumlah Tk 56 68 89 38 40 10 26 16 40 37 35 24 17 60 556 Jumlah Sd 168 335 453 159 178 49 107 137 215 202 155 138 146 127 2569 Jumlah Sltp Jumlah Slta Jumlah Smk 36 47 66 30 34 9 10 16 33 27 19 18 19 33 397 15 18 21 13 11 3 2 8 14 11 5 7 5 23 156 3 7 2 3 2 0 0 0 7 1 2 2 4 11 44 Jumlah Perguruan Tinggi 3 4 1 4 1 0 0 0 0 1 2 0 0 10 26 Jumlah Slb 2 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 2 8 Jumlah Pesantren Swasta 27 18 4 12 8 2 3 2 2 12 1 6 12 13 122 Jumlah Seminari Swasta 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 3 7 Sumber : Biro Pusat Statistik . Barito Timur 13 Kab. Katingan 25229 50283 34388 17579 5616 5516 11859 11874 16935 7372 10217 12086 5353 32574 246881 700 751 1709 1007 50 0 426 568 65 301 328 647 27 437 7016 10 Kab. Kotawaringin Timur Kab. Perumahan di Kawasan Rawan Bencana Jumlah Bangunan Permanen Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Keluarga Bangunan Lokasi Bukan Di Rumah Di Rumah Permanen Bantaran Bantaran Kumuh 15622 12743 53400 8287 15945 2435 1139 4914 6762 17086 5048 6328 6517 1248 157474 4017 8461 16879 7345 1310 516 3122 1506 2498 2656 391 1412 1303 2620 54036 1744 7609 14421 5696 1074 518 2839 1326 2032 2749 316 1120 904 2306 44654 2 12 40 11 0 0 17 0 11 18 0 0 0 5 116 Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Keluarga Di Luas Keluarga Keluarga Bangunan Keluarga Rawan Di Rawan Di Rawan Rumah Rumah Permukiman Bencana Bencana Bencana Kumuh Kumuh Kumuh Tanah Banjir Lainnya Longsor 0 21 81 29 0 0 0 0 2 12 0 0 0 11 156 35 753 1696 340 0 0 152 0 100 1142 0 2 0 4667 8887 46 868 2392 370 0 0 177 0 149 1413 0 0 0 4584 9999 2 0 0 159 9 0 0 0 15 0 67 5 0 0 257 2347 14 2071 7550 3597 15 763 519 1671 1133 185 1944 113 1444 23366 851 0 719 2364 26 0 0 0 558 24 0 0 70 0 4612 Jumlah Keluarga Di Kawasan Hutan Lindung 95 0 10 0 35 15 0 0 11 0 0 0 0 0 166 Luas Lahan Kritis Jumlah Keluarga Di Lahan Kritis 60 48 137 167 41 0 160 53 0 89 50 38 8 149 1000 No Nama Kabupaten 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Kab. Katingan Kab. Kapuas Kab. Pulang Pisau Kab. Kotawaringin Barat Kab. Gunung Mas 12 Kab. Pulang Pisau 11 Kab. Sukamara Kab. Kapuas Kab. Seruyan Kab. Barito Timur Kab. Sukamara Kab. Barito Utara Kab. Barito Utara Kab. Murung Raya 14 Kota Palangka Raya Jumlah Sumber : Biro Pusat Statistik D. Gunung Mas Kab. Kotawaringin Barat Kab. Barito Selatan Kab. Seruyan Kab. Kotawaringin Timur Kab. Fasilitas Pendidikan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Kabupaten Kab. Lamandau Kab. Barito Selatan Kab.

E. Murung Raya Kota Palangka Raya Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah RS RSB Bidan Poliklinik 1 1 2 2 1 0 0 0 11 2 1 1 1 2 25 5 4 4 0 1 0 0 0 12 2 1 1 1 5 36 77 67 117 28 23 12 14 25 38 61 28 41 16 84 631 6 11 4 5 7 0 1 1 16 17 2 3 2 3 78 Jumlah Puskesmas 8 16 27 9 10 5 5 8 25 10 8 7 8 8 154 Jumlah Puskesmas Pembantu 68 87 100 50 67 21 43 41 47 41 36 31 37 29 698 Jumlah Praktek Dokter 16 26 11 9 9 6 4 6 19 4 4 9 6 31 160 Jumlah Praktek Bidan 44 52 33 8 8 9 18 12 28 7 3 15 11 19 267 Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Posyandu Polindes Apotik Pod 139 225 291 114 151 35 78 56 139 124 79 124 111 96 1762 45 86 67 31 51 19 24 42 63 60 23 44 25 3 583 7 7 3 3 7 0 1 0 18 1 0 4 3 12 66 7 1 3 14 18 5 0 1 22 4 0 11 20 0 106 Jumlah Jumlah Jumlah Toko Dokter Dokter Obat Pria Wanita 32 16 19 10 9 3 2 6 21 4 10 10 10 25 177 19 25 28 9 10 5 4 8 12 7 9 11 8 28 183 9 12 14 6 2 0 1 2 8 4 3 3 2 23 89 Sumber : Biro Pusat Statistik F. Kotawaringin Barat Kab. Kotawaringin Barat Kab. Barito Utara Kab. Barito Selatan Kab. Katingan Kab. Fasilitas Kesehatan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Kabupaten Kab. Lamandau Kab. Murung Raya Kota Palangka Raya Jumlah Masjid 165 265 259 72 80 194 40 84 86 120 19 50 45 100 1579 Surau 343 463 636 111 125 290 140 99 75 214 25 92 71 183 2867 Gereja Kristen 58 60 152 77 81 177 67 26 65 112 148 121 28 60 1232 Gereja Katholik 9 22 18 46 23 50 22 5 6 16 7 48 11 8 291 Pura 2 25 47 8 27 55 0 5 41 16 18 5 1 8 258 Vihara 1 1 0 0 2 5 0 0 1 5 0 2 2 1 20 Klenteng 1 6 5 0 0 0 0 0 0 10 5 0 0 1 28 Sumber : Biro Pusat Statistik . Seruyan Kab. Kapuas Kab. Fasilitas Peribadatan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Kabupaten Kab. Pulang Pisau Kab. Barito Timur Kab. Kotawaringin Timur Kab. Seruyan Kab. Sukamara Kab. Katingan Kab. Gunung Mas Kab. Barito Selatan Kab. Barito Utara Kab. Gunung Mas Kab. Kotawaringin Timur Kab. Barito Timur Kab. Sukamara Kab. Pulang Pisau Kab. Kapuas Kab. Lamandau Kab.

Barito Utara Kab. Katingan Kab. Seruyan Kab. Barito Utara Kab. Sukamara Kab. Penggunaan Lahan Luas Lahan Luas Lahan Luas Sawah Tidak Sawah Lahan Berpengairan Berpengairan Sawah Diusahakan Diusahakan 100 2904 81636 1405 3092 6584 20 1230 31745 5659 578 1945 160 0 137058 2611 26051 82565 6127 14344 29983 1961 1247 4675 30226 3544 8602 300 0 212236 Luas Lahan Sawah Sementara Tidak Diusahakan 19343 28879 25183 7128 6534 18744 1208 8882 38908 32238 6088 7194 1049 0 Luas Lahan Bukan Sawah 958648 627019 777531 882967 815905 1928729 342038 319524 1467308 685937 1209543 366360 2368491 177143 Lahan Lahan Hutan Ladang Perkebunan Perumahan Bangunan Bangunan Lainnya Rakyat Industri Lainnya Lahan Bukan Sawah Sementara Tidak Diusahakan 241975 87988 243140 80363 47137 111911 11704 36870 854407 430591 157219 40420 150204 90759 2584688 No Nama Kabupaten Luas Desa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Kab. Seruyan Kab. Kotawaringin Barat Kab. Pulang Pisau Kab. Kotawaringin Barat Kab. Barito Timur Kab. Lamandau Kab. Gunung Mas Kab. Gunung Mas Kab. Kapuas Kab. Sukamara Kab. Lamandau Kab. Kotawaringin Timur Kab. Murung Raya Kota Palangka Raya Jumlah 980701 22054 684850 57834 966908 189381 897624 14660 839876 23970 1984042 55311 345227 3189 330883 11359 1542635 75328 754060 68123 1219753 10210 384100 17741 2370000 1509 177143 0 13477802 81575 78483 59830 84292 37575 82043 29945 44946 109849 27750 122593 29980 63668 5028 857557 53522 126165 70520 144834 43394 107060 21273 81763 37280 52950 101405 82900 36077 1752 222757 233016 257896 119878 12550 121419 136353 111239 253818 117630 418597 135046 99415 14274 17681 35356 32726 9442 7012 16516 10618 5850 10880 8887 8353 2524 1216 12934 179995 29679 2492 2595 236 72 282 0 5879 3159 430 57 131 38 42 45092 1342 310137 862 62680 6848 103991 1473 442458 2543 665643 5215 1484330 476 131676 1263 31714 4817 193120 2493 45215 540 400779 4640 70723 47 2017827 146 52213 32705 6012506 550669 201378 12927143 960895 2253888 Sumber : Biro Pusat Statistik H.G. Katingan Kab. Barito Selatan Kab. Murung Raya Kota Palangka Raya Jumlah Sawah Jadi Pertanian 3 506 408 2939 34 388 776 0 0 12 195 0 378 0 0 5636 Sawah Jadi Perumahan 4 4 19 2594 5 287 574 0 0 2 0 4 236 0 17 3742 Sawah Jadi Industri 5 5 3 217 4 41 82 0 0 0 0 28 1 0 0 381 Sawah Jadi Perkantoran 6 0 4015 27 105 82 164 0 10 0 10 673 1 0 1 5088 Sawah Jadi Tegalan Jadi Tegalan Jadi Tegalan Jadi Tegalan Jadi Tegalan Jadi Tambak Jadi Lainnya Sawah Perumahan Industri Pekantoran Lainnya Sawah 7 0 4028 48 4699 33 66 0 1 0 0 0 26 0 0 8901 8 0 53 804 0 161 322 60 0 31 30 0 355 0 0 1816 9 34 8 608 13 231 462 7 0 43 22 15 85 11 22 1561 10 5 0 8 7 21 67 0 0 8 25 0 14 0 0 155 11 5 1701 103 10 42 84 2 0 15 53 0 1 2 1 2019 12 0 0 66 96 27 5929 3363 0 0 1030 0 0 0 0 10511 13 0 0 305 0 165 330 0 0 0 0 0 0 0 0 800 Sumber : Biro Pusat Statistik . Barito Timur Kab. Kotawaringin Timur Kab. Pulang Pisau Kab. Konversi Penggunaan Lahan No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Kabupaten 2 Kab. Kapuas Kab. Barito Selatan Kab.

Seruyan Kab. Kotawaringin Timur Kab. Sukamara Kab. Gunung Mas Kab. Murung Raya Jumlah 14 Kota Palangka Raya Sumber : Biro Pusat Statistik . Barito Timur Kab. Barito Utara Hotel 35 45 33 25 13 36 3 22 22 13 16 10 18 24 315 Bank_Umum 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Bpr 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Jumlah Kantor Pos 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Kab. Pulang Pisau Kab.Tambak Jadi Tambak Jadi Tambak Jadi Tambak Jadi Perumahan Industri Perkantoran Lainnya 14 3 0 511 0 112 224 0 0 0 0 0 0 0 0 850 15 0 0 3 0 16 32 0 0 0 0 0 0 0 0 51 16 0 0 3 0 30 60 0 0 0 0 0 0 0 0 93 17 0 0 0 0 18 36 0 0 0 0 0 0 0 0 54 Hutan Jadi Sawah 18 461 445 952 318 104 208 34 57 13 630 0 488 0 0 3710 Hutan Jadi Hutan Jadi Hutan Jadi Hutan Jadi Perumahan Industri Perkantoran Pertanian 19 10 12 860 33 121 242 5 20 5 48 0 517 0 5 1878 20 6 2 303 3 25 50 0 0 1 0 0 0 0 2 392 21 4 4 203 142 28 56 0 0 6 25 0 12 2 0 482 22 7545 1522 1524 2774 2082 4719 1973 415 120 2283 1435 2488 7166 35 36081 Hutan Jadi Lainnya 23 100 12 565 121 723 5146 11 0 0 0 80 6 0 63 6827 I. Kapuas Kab. Kotawaringin Barat Kab. Fasilitas Lainnya No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Nama Kabupaten Kab. Katingan Kab. Barito Selatan Kab. Lamandau Kab.