P. 1
Me Sin

Me Sin

|Views: 123|Likes:
Dipublikasikan oleh ddiastari

More info:

Published by: ddiastari on Apr 03, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/08/2013

pdf

text

original

Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2010

Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

ii

KATA PE GA TAR

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan YME, yang hanya atas ijin-Nya, maka Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Tahun 2008/20092010/2011, kembali dapat dicetak ulang untuk mahasiswa baru tahun akademik 2009/2010. Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin dievaluasi dan diperbaharui empat tahun sekali untuk digunakan sebagai dasar dan acuan semua kegiatan akademik dan kegiatan terkait lainnya di Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya. Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Tahun Akademik 2008/2009-2010/2011 sudah menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, yang sebagian besar merujuk pada ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology). Adapun sistematika di dalam Buku Pedoman ini secara garis besar terdiri atas: 1. Visi dan Misi 2. Tujuan Program pendidikan 3. Kurikulum 4. Peraturan Jurusan 5. Peraturan Peralihan Silabus Mata Kuliah Penghargaan dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh anggota Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan serta semua pihak yang telah memberikan kontribusinya selama proses penyiapan sampai penyusunannya. Semoga keberadaan Buku Pedoman Pendidikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh civitas akademika dan stake holders Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Malang, 1 Juli 2010 Ketua Jurusan Teknik Mesin

Dr. Slamet Wahyudi , ST, MT

iii

............................................................................................................................................. Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. 5.................................................................... Peraturan Jurusan ....................................................................................................................................... 4............................................. Visi dan Misi.............................................. iii iv 1 1 2 2 11 18 19 iv ..................... Daftar Isi ..... 2.................................................................................................................................................................................... Tujuan Program pendidikan .... 3.................................................................................. 6..................... Peraturan Peralihan ...................... Kurikulum ...................................... Silabus Mata Kuliah ............................................................................................................. 1.................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar ...........

akuntabel dan berkelanjutan. penyelenggaraan penelitian dalam bidang rekayasa teknik mesin. penyelenggaraan pengabdian masyarakat dengan penerapan hasil penelitian dan kajian bidang rekayasa teknik mesin 1 . penyelenggaraan organisasi dan administrasi pendidikan yang efektif. prasarana dan sarana yang memadai serta ditunjang atmosfir akademik yang kondusif. 3. program studi teknik mesin adalah mempersiapkan sarjana teknik yang memenuhi kebutuhan profesi melalui : 1. 2. regional dan internasional yang didukung oleh sumber daya manusia. nasional.PEDOMA PELAKSA AA PE DIDIKA JURUSA TEK IK MESI FAKULTAS TEK IK U IVERSITAS BRAWIJAYA 1. 4. efisien. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik mesin yang memiliki keunggulan dan manfaat bagi masyarakat lokal. penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang menjamin keluaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sarjana teknik tingkat nasional dan internasional dengan mengusahakan suasana akademik yang menunjang. VISI dan MISI VISI Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya sebagai pusat pendidikan. MISI Misi jurusan Teknik Mesin.

Teknik Produksi (p). ditambah PKN dengan beban studi 2sks dan Skripsi dengan beban studi 6 sks. − Memahami dasar-dasar pengetahuan dan metodologinya. Sesuai dengan Tujuan Program Pendidikan Akademik Sarjana Teknik sebagaimana tercantum dalam Ayat 2 dan 3.Dari sejumlah mata kuliah pilihan masing-masing konsentrasi tersebut. − Mampu menerapkan pengetahuan dan ketrampilan teknologi. KURIKULUM 3. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 5 mata kuliah dengan beban studi 16 sks. dapat dipilih untuk diprogram sebanyak (2 – 18) sks agar mencapai beban studi sebesar (144 – 160) sks. Pasal 2. − Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi. Bab II. 2. TUJUA PROGRAM PE DIDIKA Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin mencakup lima konsentrasi yaitu. Konsentrasi Teknik Konstruksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. Konsentrasi Teknik Konversi Energi sebanyak 30 mata kuliah dengan bobot 60 sks dan Konsentrasi Teknik Material sebanyak 24 mata kuliah dengan bobot 48 sks. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan.1. Teknik Konversi Energi (ke) dan Teknik Material (m) Tujuan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin adalah : 1. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) untuk masing-masing Konsentrasi berstatus pilihan yaitu. 2 . Untuk menyiapkan mahasiswa menjadi Sarjana Teknik Mesin yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknik mesin dengan kualifikasi sebagai berikut. Teknik Konstruksi (k). Konsentrasi Teknik Produksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. Buku Pedoman Pendidikan. meliputi : − Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 31 mata kuliah dengan beban studi 105 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 1 mata kuliah dengan beban studi 3 sks. 3. Kurikulum Jurusan Teknik Mesin disusun berdasarkan Kompetensi. masing-masing terdiri dari 6 matakuliah wajib konsentrasi dengan beban studi 10 sks. − Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. − Mampu berfikir.2.

TKM4104 TKM4001 TKM4002 TKM4202.4109 TKM.4205.4205.4007 TKM. Susunan Kurikulum Jurusan Teknik Mesin Kurikulum Jurusan Teknik Mesin terdiri dari beberapa kelompok mata kuliah dengan susunan sebagai berikut: 3.4206 TKM.4111 TKM.1 Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) – untuk semua Konsentrasi N0.4207 TKM.4002 TKM.4003 TKM.4008 MPK.4204 ≥ 96 sks = 105 Status W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W 3 .2.4202 TKM.4209 TKM.4103.4004.2. TKM4001 TKM4202 TKM4202.4101 TKM.4005 MPK.4104 TKM.4216 TKM.4001 TKM.4106 TKM.4102 TKM.4104 TKM. TKM.4110 TKM.4213 TKM. Panas & Permukaan (1 sks Prak) Getaran Mekanis Mesin2 Termal-Fluida (1 sks Prak). Pemilihan Bahan & Proses Pendidikan Kewarganegaraan Manajemen Industri Jumlah Sks 3* 3* 3* 3* 3* 3* 3* 4* 5* 4 6 2* 4 4 4 4 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 3 2 5 2 3 2 105 Prasyarat TKM4101 TKM4001 TKM42012 TKM4204 TKM4204 TKM4002 TKM4106 TKM4202.4003 MPK.4112 Nama Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katolik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Buddha Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Kalkulus Menggambar Teknik (2 sks Tugas) Matematika Teknik I Fisika Kimia Ilmu dan Teknik Material Mekanika Fluida Matematika Teknik II Termodinamika Mekanika Kekuatan Material I Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Statistik Teknik Mekanika Kekuatan Material II Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Perpindahan Panas Kinematika & Dinamika Elemen Mesin I Sistem Kendali/Kontrol Pengukuran Teknik & Instrumentasi Metode numerik & MEH Praktikum Fenomena Dasar Mesin Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Perl.3.4002 MPK.4107 TKM.4211 TKM.4205 TKM.4009 TKM.4004 MPK.4217 MPK.4103 TKM. 1 “ “ “ “ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Kode MK MPK.4004 TKM. TKM4001 TKM4001.4108 TKM. 4209 TKM.4005 TKM.4204 TKM.4105 TKM.4001 MPK.4206 TKM 4004 TKM4204 TKM.

3.4002 = 124+18 = 142 Status Wk.i Wk Wk 4 .m. 4105 = 105 + 16 = 121 Status W W W W 3.Pp.2.4206 TKM.4009 TKM.i Wk.m.4111 TKM. 32 33 34 35 36 Kode MK TKM4218 TKM4145 TKM4215 TKM4212 TKM4210 Nama Mata Kuliah Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Bahan Bakar & Teknologi Pembakaran Teknik Tenaga Listrik Metode Penelitian Jumlah Sks 3 7 2 2 2 16 Prasyarat TKM4207 TKM.3.ke.ke.Pp.i Wk.Pp.4205 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.ke. 4209.i Wk.4010 UBU.4005 Nama Mata Kuliah Kapita Selekta Kewirausahaan Jumlah Sks 3 3 Prasyarat = 121 + 3 = 124 Status W 3. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk semua Konsentrasi No.i Wk.2.2.ke.ke. 37 Kode MK UBU.4001 Nama Mata Kuliah Desain Mesin Teknologi Kendaraan Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Sistem Pemipaan Mekanika Patahan & Kelelahan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Konsentrasi Teknik Konstruksi No.4.m.4006 TKM. 4213 TKM.m. Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi : .4002 UBU.m.2.4213 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4007 TKM.Pp. 4104.4008 TKM.Pp. Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) – untuk semua Konsentrasi No. UBU.

4002 UBU.Pk.4202 TKM.4018 TKM.4025 UBU.4024 TKM.4023 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Teknologi Pemotongan Logam Desain Produk Standarisasi & Kontrol Kualitas Sistem Manufaktur Optimasi Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Pk. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.4013 TKM.i Wp.Pk.4016 TKM.4002 =124+18 = 142 Status Wp.p.p.i Wp.m.4015 UBU.4002 =124+18 = 142 Status Wm.4216 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Turbin Gas & Sistem Propulsi Sistem Tenaga Uap Mesin Pendingin & Pemanas Manajemen Energi Komputasi Dinamika Fluida Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Konsentrasi Teknik Produksi No. UBU.p.ke.4216 TKM.Pk.p.Pk.ke.m.4207 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.I Wp.ke.4017 TKM.ke.i Wke.I Wm.4207 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.ke.4014 TKM.m.4011 TKM.Pk.i Wm.I Wke Wke .i Wke.m.m.Pk.Pk.4206 TKM.Pk.4207 TKM.ke.p.p.4001 Nama Mata Kuliah Logam Paduan Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.m.Pk.I Wke.ke.m.4002 =124+18 = 142 Status Wke.Pk.i Wm.Konsentrasi Teknik Material No.i Wp Wp .p.Pk.4204 TKM..4216 TKM.p.Pk.Pk.m.4019 TKM.4204 TKM.i Wm Wm Metalurgi Mekanik Elektro Metalurgi Metalurgi Serbuk Analisis Kegagalan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah 5 .4020 UBU.Pk.4021 TKM.4206 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4216 TKM.m.i Wke.m.4002 UBU.i Wp. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.p. 4206 TKM.Konsentrasi Teknik Konversi Energi No.4218 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4022 TKM.4204 TKM. UBU.p.i Wm.ke.4012 TKM. UBU.ke.ke.4002 UBU.

4216 TKM.4114 TKM.4146 TKM. Pilihan untuk Konsentrasi Teknik.4211 16—14--20—8 Status Pk.4116 TKM.4216 TKM.4111 TKM.4215 TKM. 45 46 47 48 49 50 51 52 45 46 47 48 49 50 51 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 45 46 47 48 Kode MK TKM.4125 TKM.4136 TKM. Sistem Termal Teknologi Energi & Lingkungan Fuel Cell Polimer & Komposit Ekstraksi Metalurgi Material Baru Pelapisan Inovatif Jumlah Keterangan W Wx Pk.4122 TKM.4216 TKM. Konersi Energi dan Material Tanda bobot sks mata kuliah untuk paket semester pertama mahasiswa baru.4112 TKM.p. Wajib untuk konsentrasi x.4216 TKM.4118 TKM.4204.4119 TKM.4029 TKM.4138 : = = = = Nama Mata Kuliah Korosi Pesawat Angkat & Alat Berat Analisis Tegangan Eksperimental Komputasi & Perancangan Model Robotika Topik Khusus Teknologi Tepat Guna Getaran Permesinan Pemot.4137 TKM.3.p Pk Pk Pk Pp Pp Pp Pp.4216 TKM.4134 TKM.4204 TKM.4132 TKM.4123 TKM.i * Sks 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 >> Prasyarat TKM.4120 TKM. 6 .4135 TKM.4030 TKM.4115 TKM.4121 TKM. Produksi.4131 TKM.4204 TKM.4216 TKM.4127 TKM.4124 TKM.4213 TKM4206 TKM4207 TKM.4126 TKM.Logam Non Konvensional Perencanaan Tata Letak Pabrik Perkakas Bantu Produksi Metrologi Industri Akuntansi Biaya Manajemen Produksi Perancangan & Pengendalian Produksi Motor Bakar Turbin Air Pompa & Kompresor Turbin Uap Ketel Uap Dinamika Gas Teknologi Tenaga Surya Optimasi Peranc.4129 TKM.4206 TKM.4216 TKM.4133 TKM.4209 TKM.4117 TKM.m.4113 TKM.5.4111 TKM.2.m Pk Pk Pk Pk.4204 TKM.m Pp Pp Pp Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pm Pm Pm Pm Wajib untuk semua konsentrasi.4202 TKM.4204 TKM.4111 TKM.4108 TKM.4128 TKM. TKM. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk masing-masing Konsentrasi : No.4112 TKM.4130 TKM.ke. Konstruksi.

4 sks 6 sks = = Semua Matakuliah dengan bobot 4 sks. 7 . Diagram Alir Program Mata Kuliah tersebut bukanlah program paket semester (kecuali seperti yang tercantum dalam penjelasan pada butir 2. Dengan demikian bila seorang mahasiswa memperoleh IP yang baik (IP ≥ 2.5. tersebut diatas) tetapi dimaksudkan untuk memberikan tutunan dan arahan bagi mahasiswa demi kelancaran dalam memprogram rencana studinya. pelaksanaan. yaitu : Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Lain – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung – Wajib Konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Pilihan Konsentrasi Jumlah sks yang harus ditempuh sebesar = 105 = 16 = 3 = 18 = 2 . maka disarankan pemrograman mata kuliah pilihan tersebut diambil dari mata kuliah wajib konsentrasi lain. Rekapitulasi dan Jumlah sks Mata Kuliah sebagai Beban Studi Jumlah sks mata kuliah yang harus ditempuh. Besar beban studi setiap semester ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Kumulatif. Pengelompokan Mata Kuliah berdasarkan Konsentrasi tertera pada Kelompok Mata Kuliah (2. maka mahasiswa tersebut dapat memprogram pada semester berikutnya dengan sejumlah mata kuliah berdasarkan batasan jumlah sks beban studi minimum/maksimum maupun prasyarat mata kuliah yang akan diprogram. Diagram Alir Program Mata Kuliah Jurusan Teknik Mesin tertera pada Diagram (2. 3.4. 3. 3.3.7. berarti termasuk adanya persyaratan harus telah mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan paling sedikit 15 kali.7). Pemrograman Mata Kuliah Pilihan Bila pemrograman mata kuliah pilihan yang diambil dari mata kuliah Kompetensi Pendukung Pilihan pengikutnya sedikit.160 sks 3.50). 3. dan evaluasi proses belajar mengajar dari setiap konsentrasi yang ada di Jurusan. Beban Studi Pertama Mahasiswa Baru Beban studi semester satu tahun pertama bagi mahasiswa baru Jurusan Teknik Mesin ditentukan sebanyak 4 mata kuliah. Skripsi yang mempunyai bobot 6 sks. pelaksanaan perkuliahannya dilakukan dua kali dalam seminggu dengan bobot masing-masing 2 sks.6.6).18 sks sks sks sks sks + = 144 . Pengelompokan mata kuliah berdasarkan konsentasi yang ada dimaksudkan untuk mempermudah pemantauan dalam persiapan. serta telah melaksanakan seminar proposal skripsi dan seminar skripsi-nya sendiri di Jurusan.3. 2 tugas mata kuliah dengan jumlah beban studi 20 sks.

Korosi. Robotika. Metode numerik & MEH. Bahasa Inggris. Mesin Pendingin & Pemanas. Elemen Mesin I. Matematika Teknik I. Sistem Manufaktur. Getaran Mekanis. Mekanika Fluida. Sejumlah 20 mata kuliah dengan bobot 52 sks. Kimia Teknik. Bahasa Indonesia. Sistem Tenaga Uap. Sistem Pemipaan. Ilmu Komputer dan Praktikumnya. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan dalam hal ini Sekretaris Jurusan : Pendidikan Agama. Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Fisika. Desain Mesin. Pilihannya. Perkakas Bantu Produksi. Pilihannya. Teknologi Pemotongan Logam Non Konvensional. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Produksi terdiri mata kuliah : Proses Manufaktur I. Topik Khusus. Manajemen Produksi. Turbin Air. Manajemen Energi. Kinematika. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). 3. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konversi Energi terdiri mata kuliah : Termodinamika Teknik. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Kapita Selekta dan Kewirausahaan. Mekanika Kekuatan Material II. Teknologi Pembakaran.PE GELOMPOKA MATA KULIAH BERDASARKA KO SE TRASI (2. Standarisasi & Kontrol Kualitas. Statistik Teknik. Teknologi Pemotongan Logam. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Sejumlah 9 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Proses Manufaktur III + Praktikumnya. MekatronikaInstrumentasi. 4. Analisis Tegangan Eksperimental. Sejumlah 5 mata kuliah dengan bobot 16 sks. Pesawat Angkat & Alat Berat. Pilihannya. Mekanika Patahan & Kelelahan. Teknologi Kendaraan. Perancangan & Pengendalian Produksi Sejumlah 16 mata kuliah dengan bobot 46 sks. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan atau disebarkan ke kelompok konsentrasi yang ada : Kalkulus. 2. Motor Bakar. Metrologi Industri (+ P). Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik. Matematika Teknik II. Elemen Mesin II dan Tugasnya. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konstruksi terdiri dari mata kuliah : Menggambar Teknik dan Tugasnya. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Akuntansi Biaya. Komputasi & Perancangan Model. Mesin thermal-fluida & praktikumnya. Perpindahan Panas. 5. & Dinamika. Komputasi Dinamika Fluida. Turbin Gas & Sistem Propulsi. Teknik Tenaga Listrik. Optimasi Produksi. Perencanaan Tata Letak Pabrik & Pemindahan Bahan. Desain Produk. Mekanika Kekuatan Material I. Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Proses Manufaktur II. 8 .6) KURIKULUM JURUSA TEK IK MESI 1.

Pelapisan Inovatif. Optimasi Perancangan Sistem Termal. Pilihannya. Sejumlah 12 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Analisis Kegagalan. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Material terdiri dari mata kuliah : Ilmu dan Teknik Material. Metalurgi Serbuk. Turbin Uap. Sejumlah 22 mata kuliah dengan bobot 55 sks. Logam Paduan. Metalurgi Mekanik. Polimer & Komposit. Ekstraksi Metalurgi. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Material). Fuel Cell. Material Baru. Elektro Metalurgi. Teknologi Tenaga Surya.Pompa & Kompresor. Ketel Uap. 9 . Dinamika Gas. Teknologi Energi & Lingkungan. 6. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Material).

4007 P Kewargan 2 sks. Termal-Fluid + Praktikum 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks 20 Wajib Konsentasi 2 sks UBU.4008 B Indonesia 3 sks MPK.001 Skripsi 6 10 . 2 sks TKM4107 19 4 sks TKM4209 Kin & Din 3 sks TKM4206 MKM II 4 sks TKM4004 El Mesin I 4 sks TKM4207 P Manufak II + Praktikum 4 sks TKM4003 Perp. TKM4112 Man Industri 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Pilihan 18 Konsentasi 6 sks UBU.4002 KKN-P 3 sks. MPK. UBU.4009 B Inggris 2 sks TKM.DIAGRAM ALIR MATA KULIAH 4 sks TKM4101 Kalkulus 5 sks TKM4102 Meng.4001-5 Pend Agama 3 sks MPK. Fluida 21 4 sks TKM4103 Matek II 4 sks TKM4108 Sis Kendali / Kontrol 2 sks TKM4002 MKM I 3 sks TKM4106 P Manufaktur I+ Praktikum 4 sks TKM4104 Termodinamika Statistik Tek. Panas & Permukaan+Pra 2 sks TKM4213 G Mekanis 2 sks TKM4217 P Bhn & Pros 2 sks TKM4210 M Penelitian 2 sks TKM4212 TTL 5 sks TKM4216 M.4105 Kimia 20 4 sks TKM4001 Matek I 6 sks TKM4202 Fisika 4 sks TKM4204 ITek Material 3 sks TKM4218 I Komputer+ Prak 4 sks TKM4205 Mek. Selekta 3 sks.Teknik + Tugas 3 sks MPK. Panas 2 sks TKM4215 Bhn Bakar 21 4 sks TKM4109 Peng Tek Ins 4 sks TKM4110 Mnum+MEH 1 sks TKM4005 Prakt FDM 7 sks TKM4145 P Manufak III+Praktikum 3 sks TKM4111 El Mesin II+tgs 19 3 sks TKM4211 Perl.4005 K.

2 (dua) Studio dan 1 (satu) Bengkel. Laboratorium Fenomena Dasar Mesin 9. Studio Komputer 2. Laboratorium Pengecoran Logam (Proses Manufaktur III) 4. Studio Perancangan & Rekayasa Sistem c. sesuai dengan kebutuhan demi menunjang kelancaran pelaksanaan program pendidikan di Jurusan Teknik Mesin. Laboratorium Teknologi Energi Surya & Energi Alternatif b. Laboratorium Mesin-Mesin Fluida 7. Bengkel Teknologi Tepat Guna 11 . Studio dan Bengkel Jurusan Teknik Mesin mempunyai 10 (sepuluh) Laboratorium. Kelompok Konsentrasi Teknik Material. Laboratorium Metalurgi Fisik (Perlakuan Panas & Permukaan) 3. Laboratorium Proses Produksi I (Proses Manufaktur I) 2. Laboratorium Mesin Pendingin 8. Bengkel : 1.4. Kelompok Konsentrasi Teknik Konstruksi. Setiap Dosen bisa berada dalam satu kelompok konsentrasi atau lebih. Studio dan Bengkel Jenis Laboratorium. Laboratorium Motor Bakar 6. 4. Kelompok Konsentrasi Teknik Konversi Energi. Laboratorium. Laboratorium. Laboratorium Proses Produksi II – NC/CNC (Proses Manufaktur II) 5. Laboratorium Metrologi Industri 10. 3.. Kelompok Dosen diketuai oleh seorang Ketua Kelompok yang ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Jurusan. 1. Kelompok Dosen Jurusan Teknik Mesin didasarkan atas kelompok mata kuliah konsentrasi yang terbagi dalam lima kelompok sebagai berikut: 1. 2. Studio. 1. PERATURA JURUSA Kelompok Dosen Kelompok Dosen adalah suatu kelompok terdiri dari para Dosen yang mempunyai minat dan atau spesialisasi sesuai dengan kelompok mata kuliah dan atau konsentrasi yang ada di Jurusan Teknik Mesin. Kelompok Konsentrasi Teknik Produksi. yaitu : a.

b. Pendaftaran Praktikum Pendaftaran praktikum dilakukan dalam dua tahap sebagai berikut: a. 4. Fungsi utama Laboratorium adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. dibuat oleh masing-masing Kepala Laboratorium dengan persetujuan Ketua Jurusan. Studio dan Bengkel adalah untuk menunjang kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu.Fungsi Laboratorium. Praktikum Persyaratan Praktikum a. aturan dan tata tertib selama praktikum. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. b.3. 4. pengerjaan tugas menggambar teknik dan menggambar mesin.1. telah ditempuh. b. Materi Praktikum a. materi praktikumnya termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. 12 . Tahap kedua merupakan pendaftaran dan penyelesaian kelengkapan administrasi. 4.3. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri.3.4. bagi mahasiswa maupun dosen.3. serta sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa.2. Fungsi utama Bengkel adalah untuk menunjang dan menampung kegiatan pendidikan yang meliputi.3. bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. materi praktikum dalam mata kuliah tersebut harus dijadualkan pada minggu-minggu awal semester yang sedang berjalan. harus diprogram bersamaan dengan mata kuliahnya. Fungsi utama Studio adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. Jadual Penyelenggaraan. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. yang dilaksanakan di Laboratorium penyelenggara praktikum setelah jadual praktikum diumumkan. a. tugas perancangan & rekayasa sistem. bidang pendidikan. Aturan dan Tata Tertip Praktikum Jadual penyelenggaraan. Studio dan Bengkel Fungsi Laboratorium. c. praktikum pemrograman. 4. b.3. 4. praktikum. Jadual kegiatan dan aturan penggunaan Laboratorium / Studio / Bengkel diatur oleh Kepala Laboratorium / Studio / Bengkel yang bersangkutan dengan persetujuan Ketua Jurusan. pengerjaan tugas dalam rangka merealisasikan hasil kreatifitas dan inovasi yang berkaitan dengan mata kuliah teknologi tepat guna maupun mata kuliah lainnya. dapat diprogram apabila mata kuliah yang menjadi prasyarat. Tahap pertama merupakan pendaftaran bersamaan dengan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). tugas mata kuliah dan skripsi maupn kerja sama dalam perancangan dan rekayasa sistem dengan pihak lain. pengerjaan tugas mata kuliah dan skripsi.

13 . Bagi praktikan yang telah memperoleh nilai angka lulus praktikum. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ).Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. Penyerahan daftar nilai praktikum dilakukan bersamaan penyerahan berkas laporan praktikum. Pasal 8. bilamana akan mengulang mata kuliah yang bersangkutan. d. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . Laporan Praktikum Laporan praktikum harus disetujui oleh Asisten dan Dosen Pembimbing praktikum dan diketahui oleh Kepala Laboratoium. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. . Bagi praktikan yang gagal dan atau tidak memperoleh nilai angka lulus pratikum. . Nilai Hasil Evaluasi Akhir Praktikum a. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi yang berada dalam mata kuliahnya maupun jenis dan macam peralatan yang dipraktikkan. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah.6. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya berdiri sendiri.Satu eksemplar diserahkan kepada Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan.5. c.3.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. 4. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. merupakan salah satu diantara beberapa komponen dari nilai hasil evaluasi akhir mata kuliahnya. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah.Satu eksemplar diserahkan ke Rekording sebagai arsip di Jurusan. 4. Berkas hasil evaluasi laporan praktikum dari Kepala Laboratorium diserahkan ke Rekording sebanyak satu eksemplar.3. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi praktikum yang termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. merupakan nilai akhir yang dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ) dan dikonversikan kedalam nilai huruf.Beban Kegiatan Praktikum a. tidak harus mengulang praktikumnya. a. . maka yang bersangkutan tidak boleh mengikuti ujian semester mata kuliahnya.Dua eksemplar diserahkan ke Rekording untuk ditempel / diumumkan dan sebagai arsip di Jurusan. (Sesuai Bab III. b. Ayat 2. dihalaman 6).

Diagram Alir Tugas Mata Kuliah tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. 14 . Demi kelancaran penyelesaian tugas mata kuliah. mata kuliah tugas tersebut harus diasuh oleh seorang Dosen atau lebih sesuai dengan porsi beban dari mata kuliah tugas.5. Tugas Mata Kuliah Dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar. Diagram Alir Praktikum tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. 4.3. maka Jurusan dapat menunjuk beberapa Asisten untuk membantu pembimbingan tugas. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Pengalaman kerja.4. Ruang Lingkup Kuliah Kerja Nyata-Praktik a.4.5. 4. segala sesuatunya diatur oleh Dosen pengasuh mata kuliah yang bersangkutan.5. Kesetaraan porsi beban mata kuliah tugas per kelasnya sebanyak ± 10 orang mahasiswa dan proses pengevaluasiannya secara mandiri seperti mata kuliah terkait.2. Kuliah Kerja yata – Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik terdiri dari keempat Konsentrasi yang ada yaitu.4. Prasyarat dan Lama Kuliah Kerja Nyata-Praktik 4..3. Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan di perusahaan.2. Asisten / Dosen Pembimbing Praktikum Pengangkatan Asisten/ Dosen Pembimbing Praktikum dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. 5.3.1. 4. 4.3. Teknik Produksi.4. Penunjukan Asisten dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. semua mata kuliah wajib dan pilihan lainnya diusahakan untuk diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur.1. proyek atau instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan.4. Teknik Konstruksi. Tugas mata kuliah yang sks-nya berdiri sendiri. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. b.5. Mahasiswa diwajibkan mengambil bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik sesuai dengan konsentrasi yang diprogram. 4. Apabila suatu mata kuliah diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur . Teknik Konversi Energi dan Teknik Material.8. Materi Tugas Mata Kuliah a. 4. b.7. selain mata kuliah tugas yang mempunyai sks berdiri sendiri.

Laporan dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. 4. 4.5.5. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Ketua Jurusan. b. Ketua Kelompok Dosen. Kerja praktik dilaksanakan dalam waktu satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas. b. diserahkan kepada Rekording Jurusan selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja NyataPraktik selesai dilaksanakan.6. Nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik merupakan hasil gabungan dari nilai Pembimbing di perusahaan. Penentuan nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilakukan oleh Dosen Pembimbing dari Jurusan yang dinyatakan dalam surat puas. c. Dosen Pembimbing dan Dosen Penasehat Akademik. 15 . proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik.a. Diagram Alir Kuliah Kerja Nyata-Praktik tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.5. harus sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram mahasiswa. 4. Telah menyelesaikan paling sedikit 104 sks dengan IPK ≥ 2.5.00.4. mahasiswa yang bersangkutan harus mencari obyek tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. c. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebanyak satu eksemplar (yang asli) beserta hasil evaluasinya. Prosedur Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Dosen Pembimbing Jurusan.5. dan seorang Dosen Pembimbing yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. Pembimbing Kuliah Kerja Nyata-Praktik Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 4. Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah salah satu jenis karya ilmiah. Sanksi Sanksi bagi mahasiswa yang melanggar peraturan Kuliah Kerja Nyata-Praktik akan ditetapkan oleh Dekan berdasarkan keputusan hasil musyawarah antara Ketua Jurusan.7.5. sehingga formatnya harus sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. seorang mahasiswa akan dibimbing oleh seorang atau beberapa orang pembimbing dari perusahaan. Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan selama melaksanakan Kuliah Kerja NyataPraktik. 4. b.5. Kegiatan yang dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata-Praktik.8.

6. Seminar hasil skripsi diselenggarakan untuk dapat diikuti oleh semua Dosen dan mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. e. b. Skripsi Persyaratan Pengambilan Skripsi a.4. maka Dosen Pengamat tersebut diharapkan dapat terus mengikuti-nya.6.00. Telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata-Praktik b. 4. 4. Moderator seminar adalah Dosen Pembimbing dan hasil evaluasi seminar dari Dosen Pengamat merupakan salah satu persyaratan bagi penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi.2. Telah menyelesaikan paling sedikit 126 sks dengan IPK ≥ 2. Seminar Hasil Skripsi a. Proposal Skripsi a. c. Proposal skripsi diseminarkan untuk dievaluasi oleh paling sedikit dua Dosen Pengamat yang ditunjuk oleh Pimpinan Jurusan atas usulan Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan dan diikuti oleh mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. 16 . b. c. Persyaratan pemakalah seminar hasil skripsi adalah sebagai berikut : . Memprogram skripsi dalam KRS setelah persyaratannya terpenuhi dan memperoleh blanko permohonan skripsi. Mendapatkan persetujuan dari Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi dan selanjutnya membuat proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing. b. Mengajukan judul skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen dengan pokok bahasan sesuai konsentrasi yang dipilih dan untuk memperoleh pesetujuannya pada blanko permohonan skripsi. 4.3. Proposal skripsi yang telah dibuat dan disetujui oleh Dosen Pembimbing.6. d. 4.1. Prosedur Pengambilan Skripsi a. Selanjutnya bila sudah pada saat-nya seminar hasil skripsi maupun ujian skripsi dilaksanakan.6. diajukan kepada Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan. Telah menempuh paling sedikit satu mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih dengan nilai ≥ C.Telah menyelesaikan skripsinya dan mendaftarkan diri di Rekording Jurusan. Konsultasi dengan Pimpinan (Sekretaris) Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi.Telah mempunyai Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi .4. Penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi oleh Dosen Pembimbing setelah proposal skripsi dievaluasi dalam seminar proposal.6. c.

Nilai hasil ujian skripsi yang dipergunakan adalah nilai angka (0 – 100) dan dinyatakan lulus ujian skripsi apabila nilai rata-rata dari semua penguji skripsi dan penguji komprehensip nilainya >55.6.00.5.7. Penentuan hasil akhir ujian skripsi dilakukan dalam Sidang Majelis Penguji. Ujian skripsi dilaksanakan di Jurusan Teknik Mesin oleh Majelis Penguji sesuai dengan Butir 4. Selanjutnya keempat atau kelima orang anggota penguji tersebut tugasnya terdiri dari.6. 2 (dua) orang sebagai penguji materi skripsi. jumlah sks dengan nilai D dan atau D+ tidak melebihi 10 % dari jumlah sks yang telah ditempuh. Pasal 27. c. Materi ujian skripsi terdiri dari materi skripsi itu sendiri dan tinjauan secara komprehensip dari materi mata kuliah kompetensi utama dan pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi. Telah memenuhi persyaratan jumlah kehadiran paling sedikit 15 kali mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan. 17 . Materi dan Pelaksanaan Ujian Skripsi a. & 4.a. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Diagram Tahapan Ujian Skripsi tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. Telah menyerahkan naskah lengkap skripsi beserta nilainya dari Dosen Pembimbing ke Rekording Jurusan sebanyak lima eksemplar termasuk yang asli. Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. dan semua mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih nilai minimumnya C dengan Indek Prestasi Komulatip Konsentrasi ≥ 2. 4. b.6. pemecahan masalah dan penampilan. Penentuan nilai akhir ujian skripsi dan yudisium dilakukan oleh Jurusan berdasarkan Peraturan yang tercantum pada Bab VI. seorang Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota penguji. .4.6. Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin diatas dan Pasal 27 Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. 4.6. Persyaratan Ujian Skripsi a. Penilaian seminar hasil skripsi meliputi : penyajian. Evaluasi Ujian Skripsi Evaluasi hasil ujian skripsi berdasarkan penilaian dari ketiga penguji. 4. c.6. Materi makalah seminar hasil skripsi berorientasi pada materi skripsi. b. Ujian skripsi dapat dilaksanakan bilamana diikuti paling sedikit tiga orang pengikut ujian calon sarjana. seorang sebagai penguji materi komprehensip yang terkait dengan materi skripsi dan seorang atau dua orang Pembimbing merangkap sebagai penguji saksi.6. dengan bukti tertera pada blanko seminar skripsi. tidak ada nilai E.6.8. seorang Ketua Majelis merangkap sebagai anggota penguji.Telah memperbanyak makalah seminar skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing dengan jumlah eksemplar sesuai kebutuhan. seorang anggota penguji dan seorang atau dua orang Pembimbing. b.9.5.b.6. Telah menyelesaikan paling sedikit 138 sks ( tidak termasuk bobot sks skripsi ) dengan IPK ≥ 2.6. - 4. Majelis Penguji Majelis Penguji terdiri dari.

PERATURA PERALIHA Umum Pasal 1 1) Sehubungan dengan adanya mahasiswa lama sebelum angkatan 2007/2008 yang pernah mengikuti Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2003/2004 – 2006/2007 Jurusan Teknik Mesin beserta Peraturan Peralihannya. Pasal 2 Mata Kuliah Yang Mengalami Penambahan SKS 1) Mata kuliah yang berdasarkan kurikulum sebelumnya dengan bobot 2 SKS . Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris dengan bobot 3 sks. dalam kurikulum yang baru diakui menjadi 3 SKS. adalah sebagai berikut : a) Pendidikan Agama.5. maka perlu dibuat peraturan peralihan baru bagi mahasiswa angkatan tersebut. sehubungan dengan diberlakukannya Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2007/2008 – 2010/2011 Jurusan Teknik Mesin. b) Bahasa Inggris. Pasal 5 Hal-hal khusus yang diakibatkan oleh berlakunya surat keputusan ini dan ketentuan-ketentuan lain yang belum tercantum akan ditentukan kemudian. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Pendidikan agama (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Pendidikan Agama dengan bobot 3 sks. 18 . sejauh tidak bertentangan dengan surat keputusan ini. Pasal 3 Mata Kuliah Yang Mengalami Penggabungan Matakuliah kurikulum baru yang merupakan gabungan dari dua matakuliah kurikulum lama akan dinilai sesuai dengan nilai mata kuliah yang didapatkan tertinggi Pasal 4 Peraturan peralihan ini diberlakukan untuk mahasiswa sebelum angkatan 2007/2008.

4th VIII).6.4002 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami konsep beriman dalam Gereja. “Meningkatkan Partisipasi dalam Hidup Kebudayaan. “Membina Jemaat Beriman”. (Spektrum No. Kepustakaan : Nasution. Islam dan kehidupan masyarakat. amal shaleh dan Islam dalam disiplin ilmu. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam Kode Mata Kuliah : MPK. Sifat dan kekuasaan Allah SWT. Aqidah dan Syariah”. Mahmud.. Sidang MAWI. Misteri Tritunggal Yang Maha Esa. Sidi. “Islam Ditinjau dari Berbagai Segi dan Aspeknya”. Khalik Rasul. SILABUS MATA KULIAH ---------. “Pokok-Pokok Ajaran Islam”. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi agar dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat sebagai ungkapan imannya.Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) ---------1. “Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”.Sy. Pokok Bahasan : Paham menggereja dan beriman dalam Gereja. Dokpen. Islam untuk disiplin ilmu. Harus. Alkitab. Gereja sebagai sakramen keselamatan. Pokok Bahasan : Alam kehidupan dan isinya. Sylatut. Kepustakaan : Hardowiryono. 1982. Ibadah. 1978. Jakarta: UI Press. Jakarta: Dokpen.MAWI. Gazalba. Kemasyarakatan dan Kenegaraan”. 19 . R. Kitab Suci. Jakarta. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Katolik Kode Mata Kuliah : MPK. “Islam. Rasul dan Syariah Islam. -. MAWI.4001 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan untuk pengkajian alam. Islam dan ilmu pengetahuan.

Hadiwiyono. “Pokok-pokok Agama Hindu”. Ruang lingkup Agama Hindu. “Iman Kristen”. “Alkitab”.4003 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan tentang latar belakang konsep dan prinsip Agama Kristen. keimanan dan kebaktian kepada Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan YME. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Buddha Kode Mata Kuliah : MPK. Nyoman dan I Ktut Sudiri P. Kepustakaan : Lembaga Alkitab Indonesia. Sopater. Nawa Darsana. Pokok Bahasan : Sejarah Agama Hindu. 1982. Sadia. 20 . Jakarta: Departemen Agama RI.-. Dasar-dasar agama Kristen. Pudja. Dosa dan akibat. Jakarta: BPK. “Rig Weda dan Sama Weda”. Gede dan W. mempertebal keyakinan. Seni Budaya Hindu. Iman dan pengabdian.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Mata Kuliah Mata Kuliah -. Pranata sosial. Iman dan ilmu pengetahuan. “Iman Kristen dan Ilmu Pengetahuan”.4004 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati keagamaan yang mantap. Harun. 1979. Sularso. Pokok Bahasan : Pengertian tentang agama. -. : Pendidikan Agama Kristen Kode Mata Kuliah : MPK. Dasar-dasar Kepemimpinan Hindu. Kepustakaan : Dekker. Peranan Roh Kudus. Rencana keselamatan dan penggenapannya dalam Yesus Kristus. : Pendidikan Agama Hindu Kode Mata Kuliah : MPK. Sumbu ajaran Agama Hindu.

4009 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar bisa memahami buku ajar dalam bidang keteknikan secara efisien dalam bahasa inggris.4008 3 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 3. translation. discourse in action. exploring function. 2. Hukum Kasunyatan. AAUCS. RELC (SEAMEO). Bodhisatwa. Kepustakaan : Diputhera. “Sanghyang Kamahayanikan”. Kepustakaan : “English for Specific Purposes Mainline Course”. 1982. Meditasi. Kebaktian dan Upacara. 21 . “Dharmapada”. Dharma dan kebaikan untuk mempertebal iman (soddha) dan menjaga kelangsungan hidup agama. discovering discourse. Mata Kuliah : Bahasa Inggris Kode Mata Kuliah : MPK. 1980. The British Council. Mata Kuliah : Bahasa Indonesia Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas : : : : : : MPK. Oka. Sadparamita. Pokok Bahasan : Hakekat Tuhan YME. “Reading and Thinking in English”. Paritha. Konsepsi kerukunan hidup umat beragama. Oxford University Press. Pokok Bahasan : Efficient reading. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. “Citra Agama Buddha dalam Falsafah Pancasila”. Buddha. “Academic Orientation Course”. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. Riley. Concept in use. Pamela.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati serta mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

alat-alat gambar. 1991. "Matematika I". 1986. Hasyim. John Willey & Sons. Integral Fungsi dan Teknik-teknik Integrasi serta aplikasinya dalam engineering. Boas.. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". 1988. Kreyszig. Persamaan Luasan derajad dua . Integral Rangkap (Rangkap dua dan tiga) dan aplikasinya . Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kalkulus Kode Mata Kuliah : TKM. Fungsi dengan beberapa variabel .. macam-macam garis. Pengetahuan membuat gambar teknik yang meliputi. Nilai Ekstrim dan Nilai Stasioner fungsi dan aplikasinya . Deret Taylor. John Willey & Sons.. Erlangga. Diferensial Parsial. Kopma Unibraw. "Kalkulus". kuadran (ruang 5. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 22 . 1966. Diferensial Total dan aplikasinya . Deret McLaurin. Limit Fungsi . Jakarta. Malang.4102 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip menggambar teknik. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)".Inc. huruf dan angka yang dipergunakan. 1986. 1991. Pengetahuan sistem proyeksi. Canada.4101 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin.. Kopma Unibraw. "Advanced Engineering Mathema-tics". Moekidam. mengganbar mesin dan trampil dalam menggambar teknik dan menggambar mesin. UI Press. Menggambar Teknik (2 Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM.. Erwin. Baesoeni. edisi 4. 6th ed. New York. Jakarta. Deret Tak Hingga.. Fungsi dan grafik . Moekidam.4.J. Yoewono. E. "Matematika II". Purcell. Malang. Yoewono. ML. Turunan Fungsi (Diferensial) . Inc.

1952.4101 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip aljabar. dimetri dan trimetri). Jakarta: Pradnya Paramita. pembagian sintetis : Aljabar matriks . benda. kupasan dan gambar proyeksi Amerika dan Eropa. Stam. Development (kupasan). prinsip-prinsip analisis vektor dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalan-persoalan dalam teknik mesin. International Edition. “Menggambar Mesin-Menurut Standard ISO”. Pemberian tugas menggambar mesin yang meliputi ukuran gambar. Teori Bilangan dan bilangan kompleks. toleransi sudut. roda gigi. All. Jakarta: Penerbit H. Pemberian ukuran gambar. Kalkulus Diferensial Vektor . Giesecke at. “Practical Geometri and Engineering Graphics”. Prosedur menggambar dan penyederhanaan untuk macam-macam ulir. Proyeksi sejajar dan tidak sejajar. “Mechanical Drawing – CAD Comunication”. toleransi sudut dan toleransi geometri serta gambar susunan. Sugiarto. Blackie and Sons. New York: Mc. 1987. 6. All. 1986. Matematika Teknik I Kode Mata Kuliah : TKM. proyeksi tegak lurus dan miring. toleransi linier. Eliminasi Gauss. Stam. bantalan. Jakarta: Penerbit Buku H. New York: Maxwell Macmillan. serta hubungan ketiga-tiganya. pertembusan. International Editions. Pengetahuan membaca gambar. Eliminasi Gauss-Jordan. Aljabar Vektor . proyeksi aksonometri (isometri. French. Abbas. proyeksi pandangan jamak (Amerika dan Eropa).4001 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyrat : TKM. “Ilmu Ukur Melukis”. Eigen value dan eigen vector. Konfigurasi permukaan dalam gambar kerja. Pemberian tugas menggambar teknik yang meliputi proyeksi aksonometri. 1952. Kalkulus Integral Vektor . potongan. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 23 . 1990. “Principles of Engineering Graphics”. Matriks lanjut : Invers Matriks.Kepustakaan : penempatan obyek). Teori tentang toleransi linier. Lambri. Et. Gambar asembling. Fungsi Vektor . London: Glasgow. Bidang bantu (auxiliary view plan). 1992. Determinan dan Sistem Persamaan Linier . Teori Persamaan. teori proyeksi.Graw-Hill. Proyeksi elementer dari garis. Teorema Descartes. Pengetahuan potongan. Intersection (pertembusan). Abbott. “Ilmu Bangunan Pesawat Jilid II – Alat-Alat Bagian Pesawat”. toleransi geometri. pegas. bidang.

Inc. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". New Delhi. teorema 24 . RE. McMillan Publishing Co. E. 1991. Malang. New York... 1986. Jakarta. Panas dan perambatan panas. Erlangga. New York. edisi 4. Distribusi variabel random. 1991. perhitungan nilai tengah dan variabilitas data Teori Probabilitas. PD Eksak dan Faktor Integrasi. Purcell. Boas. "Statistic for Experiments".Kepustakaan : Pengantar Tensor. Sistem satuan. Statika dan kinematika. meliputi : PD yang diselesaikan dengan variable separable. Persamaan Bernoulli . Moekidam. Box. Gelombang. Kopma Unibraw. 1978. John Willey & Sons. Statistik Deskriptif: Pengorganisasian data. Yoewono. JE. kaitannya dengan statika struktur maupun penyelesaian problema dalam bidang teknik mesin. Yoewono. Persamaan Linier Orde n. Fisika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 7. Kopma Unibraw. Prinsip dasar statika. Moekidam. Persamaan Linier Orde 1. 1988. 6th ed.. Persamaan Homogen. Estimasi Parameter. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". Dinamika. gerak harmonik. GEP. New York.. Malang. Transformasi Laplace. Penyelesaian PD dengan Transformasi Laplace.. John Willey & Sons.. Prentice Hall of India. John Willey & Sons.Inc. 1966. Persamaan Diferensial Simultan.. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Erwin. Walpole..J. 1985.4202 6 sks W Tidak Ada Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang fisika dasar yang mendasari teknik mesin yang berkaitan dengan hukum alam. Persamaan diferensial Biasa (PD Biasa) Orde 1 Derajad 1. Kreyszig.. "Probability and Statistics for Engineers and Scientists".Meyer. Persamaan Cauchy/Euler dan Legendre. Inc. 1985. 3rd ed. Memberikan pengetahuan dan pemahaman Agar mahasiswa dapat menjelaskan dan menganalisis keseimbangan gayagaya dalam beberapa konstruksi statika tertentu berdasarkan hukum keseimbangan statika. "Matematika I". Irwin & Freud. "Probability and Statistics for Engineers". Canada. Analisis analitis/matematis gaya dan momen statis. Miller. gaya-gaya dan momen sebarang.. "Advanced Engineering Mathematics". momentum.. & Raymond H. Optik dan Listrik. "Matematika II".. ML.

Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Sumber air untuk industri serta penanganannya. Agregat. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. perpindahan/pergeseran joint. Momen inersia profile. Pengertian tentang Net Hydrogen. Frame sederhana. penggantian batang. Keyser. Sifat bahan bakar cair dan gas. New York: John Willey and Sons. zat-zat padat. New York: Mc. 1956. J. momen inersia luasan. Keyser. Prentice-Hall. Kesadahan dan penanganannya. teori diagram benda bebas (FBD). Meriam L. Sears. Heat and Sound)”. Mac Englewood-Cliffs. zatzat padat. Pencemaran air. Analisis gaya dan momen dengan prinsip kerja semu. “University Phiysics (Mechanics. massa. potongan. MW. Sifat bahan bakar cair dan gas. metode keseimbangan joint. Sumber air untuk industri serta penanganannya. Mac Englewood-Cliffs. Pencemaran air. terlarut dan tak terlarut.4105 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dasar-dasar pengetahuan kimia yang berhubungan dengan bidang teknik mesin. Timoshenko.G. Analisis Orsat. “Material of Engineering”. and Young. gaya-gaya dan momen sebarang. diagram bidang lintang (SFD). momen lentur.Graw-Hill Book Co. gaya-gaya dan momen lentur. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 25 . Analisis grafis/grafostatika dari gaya dan momen. diagram garis pengaruh. Kesadahan dan penanganannya. Tony. Mekanisme proses pembakaran. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. D. Kraice. PH. Kimia Kode Mata Kuliah : TKM. Prentice-Hall.H. Sistem tumpuan sederhana. Pengertian tentang Net Hydrogen. Mekanisme proses pembakaran. Mulia. Zemansky. Keasaman. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. gaya normal. Agregat. gaya-gaya sejajar dan momen lentur.Kepustakaan : Varignon.L. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. 8. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. S. Carl A. Analisis Orsat. FW. PH. “Engineering Mechanics”. cremona. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Carl A. “Mekanika Teknik” Statika. volume. 1956. “Material of Engineering”. terlarut dan tak terlarut. Keasaman. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Dislokasi dan cacat atomik logam. “Teori Pengujian Bahan”. Djaprie. New York: John Willey & Sons.Graw-Hill. refractory. Radas. besi tuang dan paduannya. “Introduction to Physical Metallurgy”. Berbagai macam material teknik yaitu: logam ferrous. “Ultra Structure Processing of Ceramics. Kingery. Laktin. Teori tentang cara-cara pengujian material teknik.9. “Fuels Combustiron and Furnaces”. Presipitasi larutan padat. Recovery dan recrystallization. logam ringan. C. 1954. “Materials Data Books”. New York: Mc. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam. baja dan paduannya. Pengujian destruktif dan non destruktif serta evaluasi perubahan karakteristik logam. Klasifikasi material teknik. L. “Metalurgi Fisik Modern”.(Diktat kuliah). Angus. J. 26 . New York: John Willey & Sons. Deformasi plastis kristal logam. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : K. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. Sriati. Djaprie.”. Bardji HP. Y. Sriati. Pembentukan logam. “Industrial Stochiometry”. “Teknologi Pengolahan Bahan”. Lewis Waren. logam non ferrous. plastik karet. Sugiarto. dan dapat mengetahui pengaruh temperatur. Logam – logam tuang. gelas/kaca. W. New York: Mc. Henct. material non logam. Sidney H. Mekanisme penguapan logam. Leslie. Keyser. “The Physical Metallurgy of Steel”. “Water Conditioning for Industry”. Sheppard T. 4204 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui jenis dan sifat serta penggunaan material teknik. “Engineering Physical Metallurgy”. Nuklisi dan pertumbuhan butir. Lewis H. ”Introduction to Ceramic”Series on Science and Technology of Materials. Glasses and Composites”. Sifat-sifat umum material teknik. (Laboratorium Pengujian Material). paduan non ferrous. Griswold. Arthur. 1954. William C. HT. Vleck. khususnya yang berkaitan dengan teknik mesin. Struktur dan kristal logam. H. Ch. keramik: Berbagai macam penerapan dari material teknik pada permesinan. Avner. Van. Ilmu dan Teknik Material Kode Mata Kuliah : TKM. logam berat.Graw-Hill. Powell. “Cast Iron (Physical and Engineering Properties”.

Analisis dimensional dan similaritas: teori Buckingham Pi. viskositas. Fluida statis: persamaan dasar fluida statis. Gerhart. tekanan dinamik. gaya hidrostatis pada bidang yang terendam. hukum Termodinamika I dan II).. tekanan statik.4205 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori-teori Mekanika Fluida sehingga mampu menerapkannya dibidang rekayasa. prinsip momentum angular. similaritas. “Pengetahuan Bahan Teknik”. head losses mayor dan minor. persamaan dari hukum-hukum dasar pada volume atur. Hukum-hukum dasar pada sistem (konservasi massa. variasi tekanan dalam fluida statis. Philip M. Aliran internal fluida incompressible viscous: aliran laminer fully developed. Analisis differensial pada aliran fluida: persamaan kontinuitas. fluida dalam rigid-body motion. aliran dalam pipa tunggal dan bercabang. profil kecepatan turbulent. distribusi tegangan geser. diskripsi dan klasifikasi aliran fluida. Tata. Konsep dasar: fluida sebagai kontinum. persamaan-persamaan dasar dalam bentuk integral untuk volume atur. Robet W. John Willey & Sons. gaya lift dan drag. 10.Surdia. Donald. “Fundamentals of Fluid Mechanics” AddisonWesley Publishing Company. Verhoeven. perambatan gelombang suara. Gross Richard J. aliran dalam pipa dan saluran meliputi. buoyancy dan stabilitas. normal shock. aliran pada penampang konstan tanpa gesekan dengan perpindahan panas (rayleigh line). dimensi dan satuan. bilangan-bilangan tanpa dimensi. Mata Kuliah : Mekanika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. tekanan stagnasi. medan kecepatan dan tegangan. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 27 . Alan T. hukum Newton II. metode analisis fluida. “Fundamental of Physical Metallurgy”. hubungan hukum Termodinamika I dengan persamaan Bernoulli. persamaan-persamaan dasar. persamaan Bernoulli. Inc. Fox. John D. Aliran eksternal fluida incompressible viscous: boundary layer. Aliran fluida incomprecible inviscid: persamaan Euler. sifat-sifat stagnasi isentropis lokal. aliran fluida compressible. efek perubahan penampang terhadap sifat-sifat fluida: nozzle. aliran adiabatik pada penampang konstan dengan gesekan (fanno line). difuser. 1994. Mc. “Introduction to Fluid Mechanics” 4th Edition. 1985. persamaan momentum. Pendahuluan: definisi. hubungan turunan sistem dengan formulasi volume atur.

Benyamin. White. 5th ed Singapore: Mc. Wylie. Persamaan Diferensial Parsial dan Penyelesaian Masalah Nilai Batas. 6th Edition.L. Termodinamika Kode Mata Kuilah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 12. 4104 4 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada 28 . Wylie. “Advanced Engineering Mathematics”. 1986. “Fluid Mechanics”.1988. 1983. 1985. C.Graw-Hill Book Co. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. New York: Mc. John Willey and Sons.Graw-Hill. Deret Fourier . Brighton. “Fluid Mechanics”. Ray. Barret.V. Inc. 1966. Brighton. ML.Kogakusha Ltd. Murray R. Fungsi Gamma dan Beta .Hughes. New York: Mc. Mata Kuliah : Matematika Teknik II Kode Mata Kuliah : TKM. Persamaan Diferensial Bessel dan Persamaan Diferensial Legendre .: Canada. Boas. Erwin.A. “Mathematical Methods in the Physical Sciences”. “Fluid Dynamics”. Louis C. 11. 1967. Inc. Schaum’s Outline Series. Penyelesaian Persamaan Diferensial dengan deret tak hingga.M.GrawHill. Spiegel. W. “Advance Mathematics for Engineers and Scientists”. New York: John Willey and Sons. Streeter.F.Graw-Hill Book Company. New York: Mc. F.Graw-Hill Book Co. 4103 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. J. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin.New York: Mc. “Advance Engineering Mathematics”. 2nd Edition. Kreyzig..1969.

Siklus-siklus refrigerasi dan pompa kalor: siklus kompresi uap. Wood. Mc. Moran. analisis energi dalam siklus. balance entropi pada sistem dan terbuka. An Engineering Approach. Holman. sistem satuan. Siklus-siklus Turbin Gas: siklus Brayton. Konsep-konsep dan definisi-definisi dalam Termodinamika: konsep dasar. Hukum ke Nol Termodinamika dan pengukuran temperatur. sifat-sifat termodinamika. “Engineering Thermodynamics”. balance energi pada sistem tertutup. Inc. 1980. Siklus-siklus tenaga uap: siklus Rankine. Publisher Moscow. Evaluasi sifat-sifat termodinamika: hubungan p-v-T. Third Edition. generalized compressibility chart. Mc. tingkat keadaan. Graw-Hill. 4 th Edition. balance energi. reheat dan intercooling. Hukum ke II Termodinamika: pernyataan dan kegunaan Hukum ke II Termodinamika. Hardjono Djojodihardjo. Siklus-siklus motor bakar: siklus Otto. Cengel.. Psikrometrik. energi dalam enthalpi. 29 . transfer energi dengan perpindahan panas dan kerja. Sushkov. 2000. “Applications of Thermodynamics”.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar Termodinamika serta mampu menerapkannya dalam permasalahan Termodinamika Teknik dan mampu menerapkannya dalam analisis Konversi Energi. siklus dengan reheat dan regenerative. Michael A. Addison-Wesley Publishing Company. Michael J. pompa kalor. 2nd Edition. Yunus A. siklus Duel. exergy balance pada sistem tertutup dan pada volume atur.Graw-Hill Kogakusha 2nd. siklus Carnot. siklus Diesel. New York: John Willey & Sons. analisis volume atur kondisi steady. “Fundamentals of Engineering Thermodynamics”. Pengenalan analisis exergy (availability): definisi exergy. proses isentropik. 1994. “Thermodynamics. 1977. Bernard D. 2nd Edition. sistem refrigerasi absorpsi. Howard N. “Technical Thermodynamics”. Mc. Shapiro. siklus. Energi dan Hukum ke I Termodinamika: energi sistem. “Thermodynamics”. teori gas ideal. Analisis energi pada volume atur: balance massa. Inc. 2nd Edition. Boks. pengertian sistem. siklus dengan regenerative. gas Van Der Walls dan Battic Bridgemen. pengukuran tekanan. Inc. Penggunaan entropi: definisi perubahan entropi. dan proses politropik. evaluasi sifat-sifat termodinamika dengan model gas ideal meliputi panas jenis. proses. sistem refrigerasi gas. identifikasi irreversibility. Reynold William C: Perkins Henry C. 1982.Graw-Hill. “Termodinamika Teknik”.

Deformasi elastis. Nai Sarakk. Analisis tegangan dua dimensi secara analitis dan grafis.4002 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. plastis. pengecoran. and Young. momen lentur. “Analysis of Structure”.N. tegangan dalam (bejana tekan dinding tipis. Volume I: New York. modulus bulk. tarik. V. tekan geser. “Mechanic of Materials”. Schaum’s Outline Series. diagram gaya normal. Sistem dengan beban puntir.. angka Poisson. macam sendi. pada profil. S. Konsep dasar tentang tegangan. pengelasan dan pemesinan. tegangan utama. sambungan keling. pembentukan.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai macam beban dan tegangan akibat pembebanan pada sistem/konstruksi dan dapat menganalisis tegangan yang terjadi pada sistem benda kaku statis tertentu dan tak tentu. 1986. Mata Kuliah : Tujuan : 30 . “Strength of Materials”. puntiran pada penampang berdinding tipis dan penampang bentuk profil.4106 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses dan mengenal teknologi produksi dalam bidang. diagram momen lentur. Vazirani. tegangan geser murni. tegangan biaksial. pada tabung dinding tipis. tegangan lentur. pada poros. diagram. Khana Publisher 2-B Nath Market. diagram gaya lintang. diagram bidang momen puntir. sudut puntir poros.H.13. Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. batang dan kerangka. “Strength of Materials”. Jakarta: Erlangga. Analisis tegangan akibat torsi. tegangan akibat puntiran dan lenturan. 1976. Delhi-6. gaya normal. gaya lintang. Analisis pada sistem statis tak tentu. modulus elastisitas. tegangan akibat puntir. D. dan dapat lebih memahami 14. modulus geser. Timoshenko. E. Popov. pada pegas hilik. rakitan. termal. sambungan las). kerja / ijin.P. Analisis pada sistem batang statis tertentu. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Kekuatan Material I Kode Mata Kuilah : TKM.

J.Graw-Hill. gerinda dan lain-lain.F. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. Menggunakan mesin-mesin penyambung logam. M. Krar. Earn. mesin milling. Jilid II. bubut. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. Djaprie. Tata. Pembentukan geram. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Edisi 7. Gaya pemotongan teoritis. 31 . mesin gerinda dan lain sebagainya. Tata. B. Sriati. E. ekstrusi. mesin gurdi. Pradnya Paramita. Plowing force and sizeeffect. Jilid I. Mekanisme mesin milling. Krar. mesin bubut. Mekanisme mesin skrap. Marchel Dekker I. Geoffrey.W. bor. 18 no. Lee. Jakarta. Betzalel. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. 4. Energi potong spesifik.W. Mc. Gaya pemotongan dalam proses milling. Oswald. “Teknik Pengecoran Logam”. Modern Machining. “Surface Treatment of Metal”. Model-model mekanika pemotongan logam. Erlangga Jakarta.H. 1989. Mech.S. “Teknik Pengelasan Logam”. New Delhi. 1991. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. Knight.Pokok Bahasan : Kepustakaan : proses dan ada ketrampilan dalam menjalankan mesin-mesin manufaktur. Proses pengelasan yang meliputi. freis. “Teknologi Mekanik”. mesin-mesin pelapis logam dan menggunakan peralatan kerja bangku. Apll. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. Boothroyd. Sistem pemotongan miring. skrap. Praktikum menggunakan mesin-mesin potong logam seperti. mekanik. “Machine Tool Operations”. Jakarta.Graw-Hill. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. New York: American Society of Metal. “Fundamentals of Process Engineering”. and Shfeer. Kovan. “Teknologi Mekanik”. Klasifikasi mesin perkakas. Erlangga Jakarta. teori Lee & Shaffer. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. Model merchant. Winston A. Surdia. 1990. Gesekan dalam pemotongan logam. and Merchant. Mesin Perkakas. mesin ketam dan serut. Pengecoran meliputi proses pembuatan baja dan besi tuang.N. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Mc. Tebal geram menurut teori merchant. Mekanisme mesin bubut. metalurgi dalam pemotongan logam. Foreign Languages Publishing House Mascow. 1951. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. V.E. Djaprie. Pradnya Paramita. Proses pemesinan yang meliputi proses. penarikan. Amand. Proses pembentukan logam pada proses panas dan proses dingin yang meliputi. dan mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Sriati.C. Elemen pemotongan pahat potong. Tata. “Metal Forming: Processes and Analysis”. “Technology of Machine Tools”. Temperatur pada daerah deformasi primer. 1985. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. Surdia. Oswald. pengerolan. J. Avitzur. Mc. tempa. Vol. 1941. pengelasan listrik dan pengelasan gas. Proses pemotongan.Graw-Hill Publishing Company LTD.

Teori tekuk pada kolom. Malang: Kopma Unibraw. Konsep dasar tes hipotesa. metode luas bidang momen. 1991. metode Euler. “Statistic for Experiments”.4107 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengembangan IPTEK dan industri. 4206 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. Pengantar statistik. Bandung ITB. 1977. Malang: Kopma Unibraw. metode persamaan tiga momen. metode energi. New York: John Willey and Sons. Taufiq Rochim. Perbandingan dua perlakuan/lebih. 1985. Variabel random dan distribusi probabilitas. Bhattacharya. Design experiment dan analisis varian. 1991. 1978. Penyajian data. Hifni. Mekanika Kekuatan Material II Kode Mata Kuilah : TKM. Sistem batang statis tak tentu. dan mahasiswa juga mampu menganalisis suatu sistem/konstruksi mesin ditinjau dari kekuatan materialnya yang menerima tegangan multiaksial statik dan dinamik. New York: John Willey and Sons. 4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menganalisis perubahan bentuk elastis dalam sistem batang dan sistem konstruksi benda kaku berdasarkan hukum-hukum statika. metode integrasi. 1997. Hifni. GEP. Malang: Kopma Unibraw. Distribusi normal dan sampel random. 1991. metode superposisi. “Statistical Concepts and Methods”. metode energi. “Analisis Varian dan Penerapannya”. Phillip F. Box.Oswald. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Mata Kuliah : Statistik Teknik Kode Mata Kuliah : TKM. kolom dengan beban sentris. Hifni. “Metode Statistika”. “Manufacturing Processes and System”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 32 . Analisis regresi. “Analisis Regresi”. metode superposisi. rumus-rumus Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 16. Sistem batang statis tertentu dengan defleksi elastis. 15. Munoz Jairo. kolom dengan beban eksentris.

Mahasiswa juga dapat memahami konsep perancangan dengan bantuan komputer dan dapat membuat penerapan sistem CAD/CAM dalam proses perancangan dan produksi. “Theory of Elasticity”. Vazirani.N. Teori kegagalan pada pembebanan multi aksial statik. dinding tebal dan sambungan bejana bertekanan. “Engineering Consideration of Stress Strain and Strength”. “Strength of Materials”. “Advanced Strength and Applied Stress Analysis”. New York.Graw-Hill Inc. fatigue. Collins. S. Timoshenko. and Young. D. Mesin 17. Stepin. Tipe-tipe sistem NC. “Strength of Materials”. serta mengenal teknologi produksi dengan menggunakan mesin NC/CNC. New York:Mc. Manuscript.N. Budymas Richard G. dinding tipis.P J. Schaum’s Outline Series. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 33 . New York: Mc. Sistem pendukung mesin perkakas NC/CNC. Tegangan dan regangan sisa. Aplikasi teori kegagalan pada silinder berdinding tebal. Teori bejana bertekanan .H. S. and Young. Manufaktur NC-CNC. “Strength of Materials”. New York: John Willey & Sons. Delhi-6. “Mechanic of Materials”. “Analysis of Structure”. Khana Publisher 2-B Nath Market.Graw-Hill. Timoshenko. perlakuan permukaan dan tegangan sisa.Graw-Hill Kogakusha Ltd. S. pembebanan kombinasi.H. Proses NC. E. D. Jakarta: Erlangga. S-N curve. Analisis tegangan dan regangan dalam tiga demensi. Moscow: Publishers. “Advanced Strength of Material”.. cumulative damage pembebanan sederhana. “Failure of Materials in Mechanical Design”. Borresi. Analysis Prediction & Prevention. Pemrograman.Kepustakaan : empiris. 1976. Juvinal. Volume I: New York. serta dapat menjalankan / menggunakan mesin NC/CNC.C. Analisis teori kegagalan pada pemebanan dinamik. beban impact. Goodier. 4207 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. juga mahasiswa dapat lebih memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. Timoshenko. R. Mc. Definisi mesin perkakas NC/CNC.P. 4106 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. P. 1986. Nai Sarakk. “Elements of Strength of Materials”. V. tegangan kontak. Popov.

“Turning Training Unit”. Robot. H. process planning & CAPP system. 1985. numerical control. 1994. Pemrograman kode-G TU-3A. “Computer Automated Manufacturing”.Jr. “Computer Aided Design and Manufacture”. Sistem koordinat menurut ISO 841. Chang. Mc.Graw-Hill Book Co. New York: Prentice-Hall Inc. Mikell P. “Computer Integrated Machine Design”. Bandung: Lembaga Penelitian ITB. IBM. San Francisco CA. Industrial Control System. Bosan. Charles E.29 no. pemodelan geometris.R. “CAD & CAM Manual”. Mc.Graw-Hill Inc. “Milling Training Unit”. Konsep perancangan dengan bantuan komputer. 1985. Wysk.A. “Mathematical Elements for Computer Graphics”. Komputer dalam manufaktur. Gunn. Graw . 1986. Simulasi CAD/CAM. J. “Tinjauan Teknologi CAD/Cam Dalam Bidang Manufaktur dan Rekayasa”. konfigurasi sistem CAD. Powers. Englewood Cliffs. 1994. Sistem CAD. 34 . Groover. New York: Mc. “CAD/CAM Hand Book”.Graw-Hill Book Co. Muljowidodo. Thomas G. C. “Computer Integrated Design and Manufacturing”. “CAD/CAM: Computer Aided Design and Manufacturing”. Aspek teknologi TU-3A.D. Poewer.Alan.W. Data-data teknologis. Englewood Cliffs. Prentice Hall Inc. Bedworth.Zimmers. “Computer Control of Manufacturing Systems”. CAE. Singapore: Mc. EMCO MATER. John H. Lembaga Penelitian ITB: Bandung. Austria. Emco Maier & Co. “Mechanical Design”.Henderson.Wang. Praktikum pembuatan produk dengan menggunakan TU-2A (2 sumbu) dan pembuatan produk dengan menggunakan TU-3A (3 sumbu). Jr. R. 1988.Kepustakaan : perkakas TU-2A. Eric. D. Powers. Yoram. T. 1988. Interaksi sistem komputer grafik. integrated computer-aided manufacturing. Austria. New York: Prentice-Hall Inc. John H. transformasi dan proyeksi. “Automating Electronics Manufacturing”. “Computers in Manufacturing”.B.Hill International Edition. Koren. Mc. Teicholz. pengertian tentang concurrent engineering.Adams.C. penerapan teknik CAD/CAM dalam perancangan dan produksi. Mills. “Computer Aided Manufacturing”. John Willey & Sons. New York.P.John.4. “Pengantar CAM”. “CAD/CAM/CIM. “Computer -Automated Manufacturing”. Emco Maier & Co.Graw-Hill. Rogers David F. “ ow and in The Future. New York: Mc. Taufiq Rochim. Pemrograman kode-G TU-2A. 1986. E. Sistem CAM. International Editions. M. Special issue of the IBM Journal of Research and Development: Vol.Graw-Hill Book Company. H. Wilson.

transmisivitas. Pendahuluan tentang perpindahan panas konveksi. Dewitt. “Intorduction to Heat Transfer”. konveksi. 3rd Edition. dan dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas.18. Cengel. “Principles of Heat Transfer”. Frank. Perpindahan panas konveksi paksa. emisivitas. J. Perpindahan panas boiling dan kondensasi. tipe-tipe penukar kalor. Konduksi transient. Kinematika & Dinamika Kode Mata Kuilah : TKM. refleksivitas. 1996. view factor. pertukaran radiasi. A Practical Approach”. metode lumped capacitance. semi-infinite solid. “Heat Transfer. Incropera. Konduksi dua demensi.P. laju perpindahan panas konduksi. 4209 Beban Studi : 4 sks Status : W 19. Mc.Graw-Hill. Persamaan konduksi. absorptivitas. analisis penukar kalor dengan metode LMTD dan effectiveness. lapisan batas kecepatan. metode pemisahan variabel.Graw-Hill Ltd. John Willey & Sons. bola. hukum Kirchoff. Perpindahan panas konveksi natural. mekanisme fisik konveksi. konduksi pada dinding datar dan sistem radial. 4104 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Harper & Row Publisher. metode grafis. yaitu aliran diatas plat datar. “Heat Transfer”. kreith. Penukar kalor. David P.TU. Mata Kuliah : 35 . metode finite difference. 6thed. silinder. melintasi kumpulan pipa-pipa. radiasi. melintasi silinder dan bola. 4003 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Holman. 1986. intensitas radiasi. 4202. Mcb. lapisan batas termal. konveksi pada aliran eksternal. Konduksi satu demensi. New York: Mc. Yunus A. radiasi benda hitam. persamaan difusi panas. konveksi pada aliran internal (dalam pipa circular dan noncircular). pada dinding datar. koefisien perpindahan kalor menyeluruh. konduksi dengan pencetusan (generation) energi panas. Pendahuluan: konduksi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Perpindahan Panas Kode Mata Kuliah : TKM. 1998. perpindahan panas pada sirip. Frank P. Perpindahan panas radiasi.

Analisis bobot balans pada masa yang bergerak rotasi dan translasi lurus bolak-balik. sabuk rantai. Hinkle Roland.H. Mata Kuliah : Tujuan : 36 . Englewoods Cliffs. gaya gesekan. dan lain-lain. roda gigi.Graw-Hill. Holowenko. Meriam. L. rantai.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami bagian-bagian mesin dan dapat membuat criteria dasar perencanaannya serta dapat merancang sambungan–sambungan bagian mesin. New York: John Willey and Sons Inc.Graw-Hill Book Co. “Mechanism Design-Analysis and Synthesis”.R. A. New York: John Willey. Konsep dasar gerak mekanisme. 4004 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. A. New York: John Willey. roda gesek. I. Guillet. sabuk. 20.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. dan mahasiswa dapat mengenal dan memahami macam-macam sistem transmisi daya dan dapat merancang sistem transmisi selain dengan menggunakan roda gigi. Elemen Mesin I Kode Mata Kuliah : TKM. roda gesek. Martin. gaya inersia. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis dan sintesa gerakan kecepatan dan percepatan mekanisme sistem atau mesin. Analisis poligon gaya mekanisme komplek. sekrup. roda gigi. Analisis poligon kecepatan dan percepatan pada mekanisme komplek.G. kecepatan dan percepatan system mekanik yaitu: linkage dan macam-macam transmisi. Kraige.L. cam. New York: John Willey & Sons. roda geneva. New Jersey: Prentice Hall. dan lain-lain. “Mechanics and Dynamics of Machinery”.2. energi dan daya pada mekanisme sistem atau mesin. Church. Mabie. “Kinematic of Machine”. Analisis gaya statik. rangkaian roda gigi episiklik. Erdman. New York: Mc. Vol. “Kinematic and Dynamic of Machine”. George. sekrup. Vol. J. roda geneva. analisis gerakan. sistem puli & drum. energi dan daya sistem mekanik yaitu linkage dan macam-macam transmisi. rangkaian roda gigi episikik. “Engineering Mechanics”. sintesis kinematik linkage. New York: Mc. sistem puli & drum. dan juga mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis gaya. “Dynamics of Machinery”. “Kinematic of Machine”.

Graw-Hill International Edition. H.Graw-Hill. key. Juvinal. “Design of Machine Elements”. Aarond. Spots. “Machine Design” Shigey. “Machine Design Theory and Practice”. ulir-baut/ mur. Macam-macam poros dan gandar (shafts & axles). Macam-macam kopling tetap (couplings). Kenneth S. G & Winter.. las. brakes & clutches serta shafts & axles. TKM. Wilson. E. V. belt & pulley. New York: Mc.Graw-Hill.4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal macam-macam komponen elektronika.Jr. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. Sambungan dengan cottered. 21. Mengenal komponen penunjang peralatan dan mesin-mesin industri. Sistem Kendali/Kontrol Kode Mata Kuliah : TKM. “Computer Integrated Machine Design”. rantai & sprocket. New York: Willey. Dasar-dasar perencanaan transmisi daya selain dengan menggunakan roda gigi. memahami karakteristiknya serta penggunaannya di bidang mekanik. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan sistem pengaturan dan membuat perbaikan sistem pengaturan serta menganalisis stabilitas sistem pengaturan.H. pin. Stolk.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan bagian-bagian mesin. “Fundamentals of Machine Component Design”. “Elemen Mesin”. Ulir-transmisi.C. 1981. Mata Kuliah : Tujuan : 37 . Kurmi. roda gesek. Macam-macam transmisi daya dengan. P. Jac. Kerugian-kerugian transmisi daya selain menggunakan roda gigi. Erlangga. “Maschinen Elemente”. M. seperti komponen pneumatis dan hidraulis beserta rangakaian pengaturannya. Memahami cara penggabungan komponen mekanik dengan rangkaian elektronika sebagai unit pengaturannya. “Machine Design”. New York: Mc. Robert B. “Mechanical Engineering Design”. R.E. Black. kerut. Dobrovolsky.4202.. paku keling. New York: Mc. McKee. Macam-macam rem dan kopling tidak tetap (brakes & clutches). Desain sambungan pada bagian-bagian mesin dengan. Deutschman. 4108 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Memahami cara pengaturan beberapa konstruksi dan mekanisme yang digunakan dalam peralatan industri. “Machine Elements”. Charles E. Niemann.F. Prentice Hall Inc. Kriteria-kriteria dasar perencanaan. Macam-macam pegas. splined dan serrated. J.

“Mekatronika I & II”.O. Plant. Dransfield. ADC dan interfacing. “Process System Analysis and Control”. “Control System Fundamentals”. Peter. Mc. Rangkaian pengatur elektronik. Komponen pneumatis dan hidraulis yang berhubungan dengan pengaturan listrik dan elektronik.Graw-Hill. A. Diferensiator (D). “Automatic Control Eingineering”. IC. pneumatik dan elektronik. Penggunaan komponen elektronika. Fungsi alih sistem dalam wawasan waktu dan wawasan Laplace. Soenoko. limit switch. Mulyowidodo. Pengukuran tekanan. Komunikasi komputer dengan dunia luar dengan bahasa Pascal. Inc. New York: Mc. Prokes. J 1979. “Prinsip-Prinsip Elektronik”. 1990. sistem bilangan.”Hydraulic Mechanism in Automation”. Integrator (I). “Teknik Instrumentasi”. Schaum’s Outline Series. Pengaturan dengan mikroprosesor. New York: Mc. Transmisi dan perekaman data. Srivastava. “Feed Back and Control System”. transistor. Manipulasi. Penyelesaian model matematis dengan transformasi Laplace. Elsevier. “Dasar-dasar Hidrolik dan Pengaturannya Secara Elektronik”. Howard L. gerbang logika bilangan biner.”Microprocessor and Digital System”. (1986). Malcolm. New York: Mc. Pemodelan matematis sistem kedalam persamaan diferensial. Elektronika digital. Proporsional (P). Pengenalan alat ukur elektronika. 38 . Donald R Koppel. dioda. type dan type P. Pengukuran gaya torsi. New York: John Willey & Son. Analisis stabilitas sistem pengaturan. Karakteristik semi konduktor. Harrison. Rangkaian hidrolik dan pneumatic. Perbaikan sistem menggunakan perangkat. Doebelin.GrawHill. 1987. Macam-macam semi konduktor. aljabar boolean. Macam-macam transduser. AC. penunda waktu. perangkat keras rangkaian logic. E. Universitas Indonesia Press.Graw-Hill. Motor step. “Measurement System: Application and Design”. DC. dan tipe-tipe gabungannya.C. Book Company Ltd. hidrolik. push button O dan C) thermo controller. R. Prinsip pembacaan dan penulisan EPROM. Macam-macam sistem pengaturan : mekanik. Blok diagram dan fungsi alih sistem. Inc.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan semi konduktor. Coughanowr. Malvino. Rafen. Hall Douglas SV. daya poros.Graw-Hill. Pengukuran gerakan dan dimensi. “Pengantar Ilmu Teknik Instrumentasi”. Bandung: Mesin FTIITB. Indra Djodikusumo. Rangkaian pengatur listrik (pengaturan kerja proses switching Star-Delta). “Engineering System and Aotomatic Control”. Konsep dasar alat ukur. Lowett B. Komponen listrik penunjang rangkaian pengatur (relei. kecepatan aliran. Temperatur dan laju aliran panas.

sistem koordinat. Prinsip energi potensial minimum. Fungsi potensial energi. Pengukuran gerakan dan dimensi. Transmisi dan perekaman data. Daya dan kerja. transformasi koordinat assembly elemen 3-node isoparametrik. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan metode komputasi secara numerik dan dapat menyelesaikan persoalan persamaan matematik secara numerik serta aplikasinya dalam teknik mesin. Konsep model elemen hingga. Pemodelan sistem kontinyu dengan banyak elemen. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengukuran Teknik & Instrumentasi Kode Mata Kuliah : TKM. Srivastava. Pengukuran gaya torsi. Keseimbangan formulasi varisional. Elastisitas. Model elemen tegangan uniaksial. aliran panas dengan konvesi. 23. Dasar-dasar metode elemen hingga. Sistem koordinat. Problem MEH 1 dimensi pada mekanika. Variasi kalkulus. 4110 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. daya poros. Definisi regangan. kecepatan aliran. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami alat-alat ukur dan cara pengukuran besaran-besaran rekayasa. Problem MEH 2 dimensi elemen segitiga.22. Manipulasi. Energi potensial gaya dan regangan. 4202. Mc. 1990. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar metode elemen hingga dan memformulasikan problem teknik dalam model serta dapat menyelesaikan pemodelan problem tersebut pada kondisi statik dan dinamik.Graw-Hill. Quadrilateral element 4-node 39 . E. 4109 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Assembly elemen. Temperatur dan laju aliran panas. Formulasi varisional. Energi regangan. A. Doebelin. Pada aliran panas: model elemen pada aliran panas. “Measurement System: Application and Design”.C. Pengukuran tekanan.O. “Teknik Instrumentasi”. 1987. Universitas Indonesia Press. Konsep dasar alat ukur. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Metode umerik dan Metode Elemen Hingga Kode Mata Kuliah : TKM.

Grandin. hermite. interpolasi linear. Zahavi Eliahu. New York: John Willey & Sons. T. Charles E. newton. Cook. Bambang. secant. stirling dan bessel. Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode: newton-raphson. London: Mc. 40 . “Metode Numerik”. Scheid. simpson dan weddel. romberg. New York: Prentice-Hall International Editions. Fracis. “Fundamentals of The Finite Element Method”. “The Finite Element Method”. Zienkiewicz. Ketelitian dari perhitungan pendekatan. “Aljabar Matrik”. newton-raphson. polinomial. solusi problem eigenvalue. bisection. “The Finite Element Method in Mechanical Design”.Y. PWS Kent Publishing Company. New York: Mc. Klaus-Jurgen. “The Finite Element Method in Machine Design”. beda hingga. “Analisis Numerik”. “Elementary Numerical Analysis”.. Hughes. “Finite Element Procedurs”.Graw-Hill. “Concepts and Aplications of Finite Element Analysis”. Problem MEH 2 dimensi pada perpindahan panas dan aliran panas. Cholesky. rung-kutta. Robert D. R. Regresi (Curve fitting): linear. dekomposisi lower-upper. linear ganda. “Finite Element Structural Analysis”. Penyelesaian persamaan deferensial partial. non linear. taylor. O. New York: John Willey & Sons. Atkinson. Penyelesaian persamaan deferensial biasa dengan metode: Euler. integrasi trapezoid. Yang. lagrange.Kepustakaan : isoparametrik. Knight. “The Finite Element ethod”. gauss. New York: John Willey & Sons Inc. Interpolasi. Mac Millan Publishing Company. “Penguasaan dan Penggunaan Metode Numerik”. Prentice Hall Inc. euler modifikasi. milne. iterasi. Munif. Hartley. Thomas J. Inc. Analisis tegangan axisymetric. Tejo Sutikno. Penyelesaian persamaan aljabar dan transcendental dengan metoda: incremental-search. Bandung: ITB.Graw-Hill. Gauss-Jordan. Bathe. A. Surabaya: ITS. faktorisasi: Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode : eliminasi Gauss. Gauss seidel. Triatmojo.C. Deferensiasi numerik dan integrasi numerik. Jr. Atkinson. “An Introduction to umercial Analysis”. deferensiasi newton dan interpolasi stirling. Kendall. Soeharjo. Prentice Hall International Editions. bolzano. invers matrik. “Theory and Problems of umerical Analysis”. Prentice Hall International Series. Kendall.

rantai dan sprocket. Boxes dari gear-box. berbagai macam roda gigi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 25.4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperdalam pengetahuan teori dasar-dasar permesinan. Dobrovolsky. Simple vibration apparatus.24. helical. Macam-macam sistem pelumasan. 4111 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. 1981. Macam-macam bantalan. “Elemen Mesin”. worm and globoidal gears. screw. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan. thermal conductivity. screw. Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM. Stolk. straight. curved bevel gears. straight. Reynold number experient. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 41 . “Machine Elements”. Sesuai dengan Buku Petunjuk Praktikum dan Buku Pustaka mata kuliah yang terkait.4205. 4004 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi gear box. Puntiran batang. hypoid.4005 Beban Studi : 1 sks Status : W Prasyarat : TKM4001. luncur dan gelinding (sliding & rolling contact bearing). worm and globoidal gears. kolom. straight. juga agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi daya. curved bevel gears. dynamic balancing apparatus. Kerugian-kerugian yang terjadi pada transmisi roda gigi. helical.4003. defleksi batang. critical revolution. Jac. momen lentur dan gaya lintang. Mata Kuliah : : Praktikum Fenomena Dasar Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. V. herringbone spur gears. belt dan pulley. herringbone spur gears. Erlangga. fluid circuit friction apparatus. hypoid. straight. Comparative flow measurement apparatus. roda gesek. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan roda gigi.

Perlakuan panas logam paduan non ferrous. kekerasan logam. Perlakuan thermochemical baja. H. kekuatan logam.Graw-Hill. New York: Mc. E. 4203 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Mengevaluasi dan mengaplikasikan jenis perlakuan panas dan permukaan pada komponen mesin. Impact test. Finishing and Coating”. Mata Kuliah : Perlakuan Panas & Permukaan (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam serta dapat melakukan pengetesan. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. Khamenecny. Jominy test. “Abook of Heat Treatment”.C. “Machine Design” Shigey. J.Graw-Hill. McKee. G & Winter. M. Transformasi phase padat. Praktikum tentang. dan agar mahasiswa lebih memahami pengaruh temperatur.Graw-Hill International Edition. Charles E. “Introduction to Material Science for Engineers”... 4211 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. Karl-Erik. “Computer Integrated Machine Design”. Kenneth S. R.R. “Machine Design”. Pengaruh kedalaman pengerasan pada bentuk tegangan. “Surfase Cleaning. “Fundamentals of Machine Component Design”.H. Thelning. Jenis perlakuan panas dan permukaan. “Wear Resistant Surface in Engineering”. New York: Willey. Peterson. New York: Mc.Brooks.Kurmi. Niemann. Spots. “Maschinen Elemente”. Black.F. Aarond.Jr. Zakarof. Wilson. Robert B. James F. pengaruh perlakuan panas logam. “Machine Design Theory and Practice”. mikro struktur logam. Metals Handbook Volume 5. “Heat Treatment of Metal”. “Design of Machine Elements”. ASM. “Mechanical Engineering Design”. “Heat Treatment of Ferrous Alloy”. Hardenability. 26. Deutschman. C. Jenis-jenis keausan. Shackelfort. Prentice Hall Inc. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 42 . Juvinal. Perlakuan panas logam ferrous dan paduannya. P. New York: Mc.E. “Steel and It’s Heat Treatment”.

4209 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami konsep dasar analisis getaran mesin dalam upaya mencari/menentukan sumber getaran pada permesinan serta dapat menjelaskan dan memilih beberapa metode isolasi getaran mesin dari sekelilingnya untuk mencegah dampak persoalannya pada sistem dan sekelilingnya. eksitasi langkah (step). Penentuan DOF dan penjabaran sistem getaran SDOF (diskrit sistem) denga metode ewton. New York: Prentice Hall Inc. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Getaran Mekanis Kode Mata Kuliah : TKM. Pengenalan sistem getaran 2DOF. Meirovitch. Mc. dengan menganalisis secara eksak maupun numerik. transfer function dan magnification factor. Prentice Hall International.Graw-Hill International Edition. “Fundamental of Mechanical Vibrations”. 43 . Solusi numeric sistem getaran kontinyu (plate & beam). Metode komputasi eigenvalue dan eigenvector. eksitasi periodik. Daniel. New Jersey. Beer. 4213 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Solusi analitik system getaran kontinyu (plate & beam). L. “Elements of Vibration Analysis”. critical speed shaft. Pengenalan damping. Prentice Hall International Editions. Upper Saddle River. “EngineeringMechanic: Dynamics”. unbalance.C. “Mechanical for Engineering-Dynamics”.P. “Vibration Theory and Applications”. W.Graw-Hill International Editions. Russel Jr. E. Inman. 4103. Thomson. Lanjutan multi Degree of Freedom-discrete. Getaran poros sumbu elastis dengan beban diskrit. “Vibration Problem in Engineering”. Respon getaran dalam domain frekwensi.Graw-Hill. Sistem getaran kontinyu (model matematik gerak aksial transversal. Mc. Teori getaran relatif dan base motion pada permesinan SDOF. Evaluasi numerik untuk MDOF response. Hibbler R. Konsep akustik. “Engineering Vibration”. New York: Mc. F. Thimosenko S. Pengertian fisika dan matematika dari sistem dinamis gerak bolak-balik. S. rotasional dari poros elastis linier). Lagrange: Respon getaran terhadap harmonik.J. Graham Kelly.27. eksitasi impulse dan eksitasi umum dalam domain waktu. New Jersey. New York: John Willey & Sons.T.

teknik energi nuklir. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin termal. bensin. 44 . Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin termal. teknik energi gelombang laut. 4205. Fungsi bagian-bagian utama mesinmesin fluida. Pemilihan (spesifikasi) mesin. Efisiensi mesin-mesin fluida. pendingin. Pemilihan (spesifikasi) mesin. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin termal. Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin termal. aftur. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin termal dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin termal. Sistem tenaga uap. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin fluida. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin termal. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin fluida. mesin uap. turbin angin. Mesin-mesin fluida. turbin uap. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin termal. blower. diesel. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin fluida.28. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin fluida. kompresor.Fluida (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. teknik energi angin. turbin air. Mesin pengkondisian udara. 4216 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : TKM. Prinsip kerja mesin-mesin termal. Fungsi bagian-bagian utama mesin-mesin termal. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin fluida. Sistem energi alternatif . Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin termal. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Mesin-Mesin Termal . 4104 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. Klasifikasi dan bentukbentuk energi pada mesin-mesin termal. Mesin-mesin termal: Motor bakar. pompa. Dapat lebih memahami karakter mesin-mesin konversi energi dan dapat melaksanakan pengetesan prestasi mesin-mesin konversi energi. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin fluida dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin fluida. Prinsip mesin berputar. Sistem energi alternatif. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin fluida. kerosin dan Turbin gas. teknik energi surya. teknik energi panas bumi. ketel uap. Prinsip kerja mesin-mesin fluida. Efisiensi mesinmesin termal. Klasifikasi dan bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. pemanas.

“Introduction to Physical Metallurgy”. Cacat titik. sehingga mampu memilih dalam pemakaian rancang bangun. J.Graw-Hill. Ikatan-ikatan kovalen dan Van Der Waals. Susunan atom. W. A. H. Miles.Kepustakaan : Praktikum di Laboratorium Mesin-Mesin Fluida. Hukum Ficks I dan II. Proses penguatan dalam logam melalui larutan atom. Toronto: John Willey. “Steam. baja perkakas. perubahan bentuk plastis dari logam. Ph. H. 4217 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. 29. Menentukan waktu pemanasan. biner. Selection. Culp. New York: Mc. Steffanof. Batas butir difusi. New York: John Willey. Periodik sistem. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sifat phisis. Cacat dalam kristal. Jr. Pengaruh unsur lain pada baja. Struktur kristal. Teori elastisitas. Laboratorium Motor Bakar dan Laboratorium Mesin Pendingin.. endapan. Sorrenson H. Pemilihan Bahan & Proses Kode Mata Kuliah : TKM..Graw-Hill. Rekristalisasi. “Energy Conversion System”.D. Teori dislokasi. Severn. Transformasi fasa. Hubungan tegangan dengan geseran. Maintenance and Application”. New York: Mc. besi tuang dan non ferrous.Graw-Hill.D. perubahan sifat karena pemanasan dan pendinginan. peralatan.J. metalugrafi baja. “Centrigugal Pumps. A. Degler.W. Energi ikatan. “Internal Combustion Engine”.Graw-Hill. tertier. “Principles of Energy Conversion”. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. dislokasi dan fracture. difusi dan transformasi fasa dalam logam. Obert..C. Logam-logam dengan sifat yang luar biasa. Struktur atom. bronze. New York: Mc. A. Perlakuan panas pada produk baja. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45 . Avner. dasar defleksi. Rekonstruktif dan displacement. Church A. Teori plastisitas dan teori patah.Graw-Hill. Klasifikasi baja struktur dan peralatan. Culp. Perlakuan panas terhadap besi tuang. Ph. “Principles of Energy Conversion”. pencucian dan pelurusan bentuk. Sorrenson H. New York: Mc. cair ke padat. padat ke padat. Pengerasan dengan penyepuhan dan bahan kimia. brass. Karasik. Jr. “Energy Conversion System”.W. Diagram fasa.E. tembaga. aluminium dan magnesium. A.H. Toronto: John Willey. chemis dan mekanis suatu logam dan paduannya. New York: Mc. I. serta mengetahui dan memahami fasa dalam sistem logam. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. Air and Gas Power”. struktur elektro.

“Ketahanan Nasional”. “Buku Pelajaran Pendidikan Kewiraan”. “Pancasila Dasar Filsafat Negara”. GE. Kebijakan dan Strategi Nasional. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : MPK. Hern. 1954. “Elements of Materials Science” Addison Wesley. Dieter. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press. Nilai-nilai Pancasila. Malang: Universitas Brawijaya. Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengertian filsafat agar memahami Pancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan negara Indonesia. Guy. Van. Konsep bela negara dan Sistem Hankamrata. 1972. “Pokok-pokok Pembahasan Pancasila Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia”. “Elements of Materials Science”. UUD’45. 1976. Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati mengenai Wawasan Nusantara. Lembaga Pertahanan Keamanan. “Metalurgi Mekanik”.James F. “Heat Treatment of Metal”.John Bray. Malang: Universitas Brawijaya. Kepustakaan : Darmodihardjo. khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional dan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta untuk mempertebal semangat dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa. Ketahanan Nasional. L. Tim Dosen Kewiraan. 1960. Pokok Bahasan : Hakekat Pancasila. Analisis Kemasyarakatan berdasarkan Pancasila. Konsep negara kepulauan (Nusantara). Lembaga Pertahanan Keamanan.”Metal Process Engineering”. Laboratorium Pancasila. Zakarov. 46 . “Pancasila Sumber dari Segala Sumber Hukum”. Konsepsi Wawasan Nusantara. 1978. Polukhin. Filsafat Pancasila. Pelaksanaan UUD’45 dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. 1978. Pengertian Kewiraan. Vlack. Jakatra: Lemhanas. 1960. Shackelford. “Introduction to Material Science for Engineers”. “Naskah Wawasan Nusantara”. Dardji. 1978.. P. Ketahanan Nasional. 4007 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : ≥ 96 sks. Cs. Addison Wesley. Notonegoro. 30. “Ferrous Process Metallurgy”. Malang: IKIP Malang. Kerangka pikir dan stratifikasi Polstrahan. Jakarta: Lemhamnas.

Evaluasi biaya dan evaluasi investasi dengan pertimbangan resiko .B.. Inc. WG. Bandung.. JR. 1993. Penentuan umur ekonomis . Dasar-dasar fundamental manajemen dan sejarah perkembangan manajemen. Aspek sumber daya manusia. Inc. New York. 4rd ed. Analisis Benefit Cost Ratio . Bell. and James Balkwill. 1993. Ireson & RS Leavenworth. John Willey & Sons. 4112 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dasar-dasar manajemen dan perkembangannya serta dasar-dasar evaluasi biaya dan rencana investasi. Mata Kuliah : Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Freeman. "Management for Productivity". EL. 4218 Beban Studi : 3 sks Status : W 47 . Kerangka perekonomian mikro: arah dan pengaruh perubahan lingkungan bisnis global serta dampak perkembangan informasi dan teknologi terhadap kompleksitas manajemen industri . Grant. Penerbit ITB. Siregar. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Manajemen Industri Kode Mata Kuliah : TKM. 1988. New York. New York. Konsep nilai waktu dari uang dan ekivalensinya .. "Principles of Engineering Economy". John Willey & Sons..Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) ---------32.31. "Manajemen". analisis titik pulang pokok . Pengembangan produk. A. Penyusutan (depresiasi) nilai prasarana produksi.. Perioda laju pengembalian (payback period) . Prentice Hall. Analisis sensitivitas . 1990. "Management Engineering : Principles and Practice". ---------. Schermerhon. Pengertian cash flow dan cara penyusunannya . Organisasi sistem industri..

4207 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. ekspresi. Sub program. James M. Memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. M.C. Diagram alir. “Digital Computer Fundamentals”. 33. Harper International Edition. Pemrograman terstruktur. Praktikum pemrograman pada aplikasi bidang umum. mekanik. “Metode Numerik untuk Teknik”. “Fortran 77”. “Turbo Pascal”. “Applied umerical Methods for Digital Computation with Fortran and CSMP”. Jakarta: UI Press. Yogyakarta: Andi offset. California Eddition Wesley. operator). Chapra S.C. Menguasai teori-teori proses pengecoran dengan perlakuannya. “Bahasa Fortran”. Turbo Pascal. Soesianto. Thomas. Masukan dan keluaran. Smith. Visual Basic) untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. kontrol. teknik dan industri. F Nugroho Eko.Graw-Hill Co. Fungsi standar matematis dan standarnon matematis terdefinisi. Pemrograman dasar. Elemen-elemen pemrograman terstruktur. Pernyataan. New York: Mc. metalurgi dalam pembentukan logam. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. Memahami dan dapat melaksanakan proses pengecoran dengan perlakuannya. Bartee.L. Pemrograman dengan pernyataan tambahan tipe data. Elemen-elemen pemrograman (konstanta. dan memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las.4145 Beban Studi : 7 sks Status : W Prasyarat : TKM.P. G. Mata Kuliah : Tujuan : 48 . M. teknik mesin dan industri..Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi program komputer dalam beberapa bahasa pemrograman dan memanfaatkan beberapa perangkat lunak (Fortran77. Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi serta melakukan pemrograman komputer dalam bahasa Fortran atau Pascal untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. Monro D. Jogiyanto H. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. input-output. Inc. teknik dan industri. Pengantar komputer. Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. variabel.M.Canale R. Yogyakarta: Andi offset. numerik. Wolford J.

Peleburan. Perbaikan komposisi logam cair.Graw-Hill. 1985. New Delhi: Mc. The Lincoln Electric Co. Mardjono. “Principles of Industiral Metal Working Proceses”. Amstead. “Teknik Pengelasan Logam”. New York: Mc. Keselamatan dan kesehatan kerja.Graw-Hill. “Material and Proceses in Manufacturing”. Sistem saluran. New York: Mc. tekan . penonjolan. tarik. Bethazel. Proses-proses tempa. 4104. putar tekan. “Theory of Plate and Shell”.Millan. S. Reaksi kimia pembakaran dan kecepatan pembakaran. E. Macam-macam proses pengelasan.P.GrawHill. H. Antzup. Waktu tuang. Perlakuan dan perbaikan logam. “Manufacturing Processes”. F. Wiryo. FTI. “Metal Forming Processes and Analysis”. tusuk tekan. Bahan bakar padat. Tokyo: International Student Edition. Sumarto. pukul. Smith W. Tugas Teknologi Pembentukan Logam. Metalurgi las. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49 . Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran Kode Mata Kuliah : TKM. tumbuk. P. “Combustion Theory. rol bentuk. The Benyamin/Coming Publishing Company. Moscow: Peace Publishing. 2nd Edition. Tata.A. tarik tekan. DR.. 34. Perencanaan pabrik cor dan sebagainya. “Rolling Mill Practice”. Siswosuwarno. Klasifikasi pengelasan. William F. B. Timoshenko. Rowe. Pemilihan dapur. Pengujian dan pemeriksaan las.G.The Fundamental Theory of Chemically Reacting Flow System”.H. “Teknik Pengecoran Logam”. Praktikum pembuatan cetakan pasir dan diuji dengan penuangan logam. Garmo. pengguntingan (trimming). Definisi pengelasan.Ir. pembengkokan. peledakan dan teknologi pencetakan serbuk logam. 4215 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Aerodinamika pembakaran. Kestabilan proses pembakaran. E. “Teknik Pembentukan”. “Principles of Material Science and Engineering”. cair dan gas.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengaruh perubahan plastis dan analisis pembentukan serta mesin perkakas pembentukan. New York: John Willey. Proses percetakan. Cs.. “The Pressure Hand Book of Arc Welding”. 4003 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar bahan bakar dan proses pembakaran pada mesin-mesin konversi energi dan pada sistem propulsi. Poluckhin. Paul DE. ITB. Pengelasan logam Ferrous dan logam non ferrous. Perubahan bentuk dan tegangan sisa akibat las. Surdia. Analisis pasir cetakan. New York: Mc.

Mata Kuliah : Tujuan : 50 . Isley Compbell. 1996. Malang: FT. 1983. Mismail. Hubungan polyphase. Metode Penelitian Kode Mata Kuliah : TKM.Graw-Hill Inc. “Combustion – A Study in theory. A. all.Strelow R. Zuhal. A. B. 1978. 1980.Graw-Hill Book Coy. Prinsip kelistrikan. “Dasar Tenaga Listrik”. Karakteristik dan penggunaan sirkuit pelayanan mesin listrik. Publication Division of Nirja Const.L. Theraya. “Industrial Stoichiometry Chemical Calculation of anufacturing Processes”. Budiono. “Combustion Dynamics-The Dynamic of Chemically Reacting Fluids” Mc. Transformator. Radash Lewis. landasan kebenaran ilmiah. Motor dan generator arus searah dan arus bolak balik.Tong.Graw-Hill Book Co. 1990. Rangkaian arus bolak-balik. John. Fitegeralp. “Basic Electrical Engineering”. Inc. Pembangkitan tenaga listrik. Tau-Yi. perbedaannya dengan kebenaran non-ilmiah dan berbagai jenis Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 36. London: Mc.Graw-Hill. J. Gordon and Breach Science Publishers. New York: Mc. 1985. Griswold..Chomiak. 35. “A Tes Book of Electrical Technology”. Fact and Application”. “Combustion Fundamental”. factor phase. 2nd New York: Mc. 4210 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar tentang pengembangan ilmu pengetahuan. Bandung: ITB. elektromagnetik. “Rangkaian Listrik”. Pusat pembangkitan dan distribusinya.E. 4212 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip-prinsip karakteristik mesin listrik. Unibraw. Mata Kuliah : Teknik Tenaga Listrik Kode Mata Kuliah : TKM. et. “Fuel Combustion and Furnaces”. New York: Mc. “Thermodynamics Analysis of Combustion Engines”.Graw-Hill..

Langkah-langkah umum kegiatan penelitian dan jenis-jenis penelitian. Suriasumantri. ---------. Jujun S. budaya.Pokok Bahasan : Kepustakaan : kegiatan ilmiah. laporan penelitian dan ilmiah lainnya. pengembangan tim. Memahami dan tanggap terhadap permasalahan sosial. penyusunan hipotesis. Proposal penelitian. “Pengantar Metode Penelitian”. Sifat kegiatan penelitian dan pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jenis kegiatan ilmiah lain. The Open University Press: UK. Rinehart Press: San Francisco. global dan bisnis sebagai seorang profesi perekayasa.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan dan meningkatkan kemampuan intelektual. Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan.Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) ---------- 37. 1977. Metode ilmiah dan landasan kebenaran pengetahuan manusia. Detail pelaksanaan penelitian dari penentuan topik. tinjauan pustaka. Mata Kuliah : Tujuan : Kapita Selekta Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : UBU. pengambilan data. Suhardjono (1991). perspektif kultural dalam kepemimpinan. rancangan penelitian. Jakarta: Sinar Harapan. 1971.. R. “The Handling of Experimental Data”. lingkungan yang lebih luas dan berkehendak untuk selalu membelajarkan dirinya sepanjang hayat. analisis data. The Science Foundation Course Team.Turner P. Suriasumantri. Memperluas wawasan pengetahuan dan sikap terhadap perkembangan baru dalam bidang ilmu dan teknologi. Malang: FT Unibraw. Jujun S. pembahasan dan pengambilan kesimpulan. “Falsafah Ilmu: Sebuah Pengantar Populer”. Memberi kemampuan untuk memimpin dan berkomunikasi sesuai dengan keahliannya. 51 . pola kepemimpinan dan manajemen perubahan. Memberikan pengertian yang mendasar dan utuh tentang fenomena kepemimpinan. (1984). profesional dan memperkenalkan nilai & etika profesional/intelektual. Mampu menerapkan metode penelitian di dalam kegiatan penelitian skripsi atau lainnya. Jakarta: Gramedia. “Ilmu dalam Perspektif”. laporan penelitian dan tulisan ilmiah lainnya. “Technical Report Writing”. Menguasai penyusunan proposal penelitian. (1981). Tugas pembuatan usulan penelitian dan seminar.

Manajemen perubahan. Bekerja dalam tim. Pengenalan mekanisme sebagai pendukung suatu konstruksi mesin.. 4006 Beban Studi : 2 sks Status : Wk.M. Transmisi gerak kontinyu. Stephen R. (ed) 1983. Mangunwijaya. 1986. Kekuasaan di dalam organisasi. New Jersey. 1996. Beberapa pola kepemimpinan. “Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif”. Pp. “Konstruksi Mesin 2”. Transmisi gerak terputus. Jakarta. Kepemimpinan transformasional. Konsep gerakan yang terjadi pada bentuk konstrusi mesin. 1993.m Prasyarat : TKM. “The Skill of Communication”. Opiranti dan Teknik Menemukan atau Memecahkan Masalah.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengantar Kewirausahaan. Prentice-Hall. 38. Introspeksi”. Pengaruh budaya pada Pola Kepemimpinan.. J. Dasardasar Perencanaan Investasi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52 . Macam-macam proses ditinjau dari benda kerja. 194. Hagendoorn. Jakarta. G. Desain Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. Proses Pengambilan Keputusan. Studi Kasus Analisis Keuangan suatu Proyek. Jakarta: Binarupa Aksara. dan Soedjono. Cara kerja. 4209. Y.J.. 1993. Peran manusia dalam organisasi. “Teknologi dan Dampak Kebudayaan”. Ketrampilan Berkomunikasi..dkk.B. Pengenalan Manajemen Keuangan. Tinjauan historik dari fenomena kepemimpinan.A.. Pengelolaan Jasa Pemborongan (Kntraktor) dan Konsultasi (Konsultan). Covey. Englewood Cliffs. Teknik Berkomunikasi. Budaya perusahaan.M. Pengaruh lingkungan dalam menentukan macam bahan dasar suatu konstruksi mesin dalam menentukan dimensi. Kegunaan dan ruang lingkup kerja suatu konstruksi mesin. PT. 1994. “The Seven Habits of Highly Effecive People”. J.B. Alih Bahasa Agus Maulana. Rosda Jayaputra. K. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Yukl. Memahami Neraca Laba/Rugi. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dasar-dasar perancangan. Sikap Kerja “5S”. Ed. Bill Scott. Pengantar Total Quality Management (TQM).A. “Leadership in Organizations” 3rd. Harseno. Kepemimpinan.ke.dkk.. Rosda Jayaputra. Jakarta: Binarupa Aksara. Alih Bahasa Budijanto. Jakarta. dan Soedjono. Hagendoorn.B. PT.. “Konstruksi Mesin 1”. Peran pemimpin di dalam proses perubahan.J. Dinamika kekuasaan dalam organisasi.

J. Vladimir B. Greenwood. Giinzburg. Douglas C. beban kendaraan dan keadaan jalan terhadap stabilitas laju kendaraan. Pp. “How Make Injection Mould”. Donald.. Menges. Mutu perjalanan. “Teknik Kendaran Rel”.Graw-Hill International Edition. Sutantra. Kekuatan gandar & pegas. Siswoyo. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 53 . I. “Theory of Ground Vehicles”. “Steel Rolling Technology Theory and Practice”. Henschel Werke.. London: Pentech Press.Abrosimov. kontak antara roda & rel. Analisis model kendaraan bermotor. “Analisis Desain pada Kendaraan Bermotor”. “Mekanika Auto Mobile”.ke. stabilitas kemudi. 39.. Kassel. “Henschel Locomotive Engineer’s Manual”. Douglas C. Bastaw. GH. P. Suganda. Kendaraan rel... “Automotive Mechanics”. Parto.Y. Perancangan berdasarkan teknik perhitungan unjuk kerja. komponen kendaraan bermotor. “Modern Electrical Traction” Pritam & Bros.m Prasyarat : TKM. Gm. Pengereman. Getaran badan kereta. Greenwood. Budiardjo. New York: John Willey & Son. Macam-macam jenis kendaraan bermotor. Mc. boogie dan komponen penting lain. Mata Kuliah : Teknologi Kendaraan Kode Mata Kuliah : TKM. “Road Making Machinery”.N. pengereman. “Mengenal Konstruksi Mobil” Anglin. Pengaruh berat kendaraan. “MechanicalDetail for Product”. Pemindahan daya dan ketahanan kereta api. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membedakan jenis kendaraan dan menganalisis stabilitas kendaraan serta merancang kendaraan bermotor beserta bagian-bagiannya pada kendaraan darat dan rel. sistem suspensi. Geoffrey P.. Wong. H. “Suspension and Handling”. “Product Engineering Design Manual”. pemilihan engine. Konstruksi perangkat roda. Crouse. Partab. Howard.. 4007 Beban Studi : 2 sks Status : Wk.

Konsep gerak dan pengembangannya dari perangkat hidrolis dalam gerak pemesinan. Process Piping. ASME Code B31. 4008 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Analisis perhitungan pada sistem hidrolis. Sugiharton. Pp. Powell Norman. Wolahsky. Piping Design code and Standards’ ASME B31 dan B31. Warring. Sistem pemasangan pipa pada bangunan. analisis fleksibilitas. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 54 .H. Warring.ke.3.H. kondisi dan kriteria desain. Sugihartono. 41. “Fluid Power and Control System”. desain tekanan. supports. Oster John. “Sistem Kontrol dan Pesawat Tenaga Hidrolik”. Fitch Ernest C. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar sistem pemipaan dan mengerti mengenaai sistem design code dan standar ASM B31 dan standard B31. Patient. pipa kategori M dan pipa bertekanan tinggi. “Pneumatic Hand Book”. Sistem komponen pemipaan.ke. “Basic Applied Fluid Power”.40. Diagram step. Roy. “Dasar-Dasar Kontrol Pneumatis”. Pp. stress termal. William. “Pengantar Ilmu Teknik Pneumatik”. Diagram sirkuit hidropneumatis. Konsep gerakan dalam proses pemesinan. “Hydraulic Hand Book”. Pick up. R. 4009 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. 4205 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan tenaga hidrolis dan pneumatis sebagai penunjang gerakan dalam proses pemesinan. input data.3.. Esposito Anthony. Macam-macam kontrol hidrolis.3. Sistem Pemipaan Kode Mata Kuliah : TKM. Industrial examples. “Modern Hydraulic the Basic at Work”. “Fluid Power with Application”. Peter.m Prasyarat : TKM. R.m Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Kode Mata Kuliah : TKM. Pemanfaatan kontrol sebagai penggerak atau sebagai sensor.

ke. P. Medan tegangan elastis pada retak ujung.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. 4010 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. kepatahan elastis-plastis. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 55 . Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.5. Eng. Kekakuan struktur sheet.C. 1973. Tahanan rusak dari material.G. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.42. Konsep dasar dan persoalan dasar. Tegangan bidang dan sifat transisi. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu memecahkan persoalan mekanika patahan secara benar dalam rekayasa perancangan konstruksi. Prinsip energi retak bergerak dan retak diam.. “Stress Analysis of Crack”. Fracture Mechanics. 391. Pp. R. Bonesteel. Perambatan retak fatique. Paris. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Patahan & Kelelahan Kode Mata Kuliah : TKM.M. Daerah plastis pada retak ujung. and Sih. Aplikasi mekanik. 1965. Regangan bidang pada patah ulet. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Mekanisme dan pertumbuhan retak (crack). ASTM STP. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. pengalaman kerja. “Fracture Section Containing Surface Crack”. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. ----- 39.C.m Prasyarat : TKM.

Mekanisme mesin milling. Elemen pemotongan pahat potong. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Plowing force and sizeeffect. 4011 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Mata Kuliah : Teknologi Pemotongan Logam Kode Mata Kuliah : TKM.ke.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. Teknik Konstruksi. Proses pemotongan. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. Energi potong spesifik. metalurgi dalam pemotongan logam. Klasifikasi mesin perkakas. Pk. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Mekanisme mesin skrap. Tebal geram menurut teori merchant. UBU. Distribusi temperatur pada proses pemotongan.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Produksi ---------38. teori Lee & Shaffer. Gesekan dalam pemotongan logam. Gaya pemotongan teoritis. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Mekanisme mesin bubut. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Pembentukan geram. Elemen pemotongan proses proses pemotongan.m Prasyarat : TKM. Sistem pemotongan miring. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Gaya pemotongan dalam proses milling. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. mekanik. Temperatur pada Tujuan : Pokok Bahasan : 56 . Model-model mekanika pemotongan logam. ----- ---------. Model merchant.40. Mesin Perkakas. Panas yang timbul dalam proses pemotongan.

Marchel Dekker I. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang metode desain produk serta beberapa faktor yang mempengaruhi. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 57 . and Merchant. B. “Surface Treatment of Metal”.ke. J. 1985. Vol.W.m Prasyarat : TKM. Pk. 4. Desain Manufaktur. Apll. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan 40.m Prasyarat : TKM. Ostwald. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. E. 39. Industrial Design. Winston A.N. Proses pengembangan desain produk dan organisasi desain produk. 4012 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Robust Design. Mech. Phillip F.E. 1941. Geoffrey. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Product architecture. Pemilihan Konsep Produk. New York: John Willey and Sons. and Shfeer. 18 no. Pk. Konsep Desain: Concept Generation.Kepustakaan : daerah deformasi primer. M. Mata Kuliah : : Standarisasi & Kontrol Kualitas Kode Mata Kuliah : TKM. New York: American Society of Metal. Desain ramah lingkungan. Managing Project. Identifikasi kebutuhan konsumen. Munoz Jairo. Pengujian Konsep Produk. Knight. 1951. Temperatur pada daerah deformasi sekunder.ke. “Manufacturing Processes and System”.H. Perencanaan produk. 1989. 4013 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. 1997. Desain Produk Kode Mata Kuliah : TKM. Lee. Pengertian desain produk. Spesifikasi produk. Taufiq Rochim.C. Purwarupa (Prototyping). Faktor ekonomi pengembangan produk. Bandung ITB. Earn. Boothroyd.

Pengendalian proses. Perencanaan pengambilan sampel dan inspeksi penerimaan . Standar nasional dan internasional untuk sistem manajemen kualitas. Setup mesin dan pengurutan operasi. Sistem Penanganan Material.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pemahaman mengenai produk dan hubungannya dengan standar kualitas produk serta pendekatan pengendalian kualitas terpadu sebagai bagian dari manajemen mutu terpadu. Flexible Manufacturing System (FMS). Pengertian kualitas. 2000.L.Warehousing. 4014 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Pengertian konsep dan prinsip pengendalian kualitas total . Penggunaan alatalat perbaikan kualitas. Gramedia Pustaka Utama. Montgomery. 1985.m Prasyarat : TKM. “Intelligent Manufacturing System”. Otomatis sistem manufaktur. Tata letak fasilitas group technology. penjadualan mesin (shop scheduling). Groover Michael P. “Introduction to Statistical Quality Control”.S. “Statistical Quality Control” New York: McGraw-Hill Book Co. Vincent. Grant. Otomatisasi sistem manufaktur. Production Systems and Computer-Integrated Manufacturing”. New jersey. Jakarta. E. Leavenworth. variabel dan atribut kualitas produk. “Modelling and Analysis of Manufacturing System”. Prentice Hall.. Pengertian model dan sistem manufaktur. C. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 58 . Douglas C. 1993.. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar model dan sistem manufaktur. Pk. penyusunan dan penggunaan peta kontrol variabel dan atribut . Gazpersz. Definisi dan konsep pengendalian kualitas dan sistem kualitas. New York: John willey & Sons. Memahami penggunaan model analisis dan eksperimental untuk membantu pengambilan keputusan dalam masalah manufaktur. “Automation.ke. Ronald G. Sistem Manufaktur Kode Mata Kuliah : TKM. Askin. sistem manajemen dan gugus kendali mutu dalam TQM . New Yersey: Prentice Hall. Sistem Aliran Material: assembly lines. 2001. transfer lines. Canada: John Willey & Sons. "Total Quality Management". 1982. and R. Group Technology.1990 41. Kusiak.

42. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Optimasi Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. 4015 Beban Studi : 2 sks Status : Wp; Pk,ke,m Prasyarat : TKM. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman mengenai optimasi dalam proses produksi pada produksi konvensional maupun produksi optimasi serta mengetahui metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi. Introduksi Optimasi; Ruang lingkup produksi; Proses perencanaan produksi konvensional versus proses perencanaan produksi optimasi; Metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi; Komponen waktu produksi; Komponen ongkos produksi; Kondisi pemotongan optimum teoritik; Prosedur penentuan kondisi pemotongan optimum; Peranan jig and fixture dalam optimasi proses produksi; Implementasi optimasi produksi. Jasbir. S. Arora, 1989. “Introduction to Optimum Design”. Mc.Graw-Hill. Book, Co., New York. Atila Ertas, Jesse, C. Jones, 1983. “The Engineering Design Process”. John Wiley & Sons, Inc. Taufiq Rochim, 1993. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. ITB, Bandung. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh; pengalaman kerja, pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram, sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.5. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).

43. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

59

44. Mata Kuliah

:

Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan

:

:

Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 126 sks, UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu, Teknik Produksi. -----

---------- Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Konversi Energi ---------38. Mata Kuliah : Turbin Gas & Sistem Propulsi Kode Mata Kuliah : TKM. 4016 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem konversi energi tenaga gas pada turbin. Tinjauan termodinamika; Teori turbin gas; Batasan-batasan dan jenis turbin; Sudu turbin; Bentuk, bahan, cara pemasangan dan cara pendinginan; Analisis dimensi dan penggabungan komponen utama; Sistem pembakaran; Propulsi Jet. Jain, J.K. “Gas Turbine Theory and Jet Propulsion”, New Delhi: Khanna Publisher. Zucrow, M.T. “Principle of Jet Propulsion and Gas Turbines”, John Willey and Sons. Jennings, B.H. and Rogers, W.L. “Gas Turbine Analiysis and Practice”, New York: Mc.Graw-Hill. Haerman, Richard T.C. “Gas Turbine Engineering”, The Macmillan Press. Ltd. Sistem Tenaga Uap Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status :

Tujuan : Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

39. Mata Kuliah

:

TKM. 4017 2 sks Wke; Pk,p,m

60

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang sistem pembangkit tenaga uap sehingga mampu mengoperasikan, memecahkan permasalahan dalam pengoperasian dan mengembangakan operasi dari suatu instalasi pembangkit tenaga uap. Memahami tentang perencanaan berbagai komponen dan peralatan dari sistem tenaga uap serta dasar perawatannya. Mampu menghitung spesifikasi teknik dari komponen untuk tujuan pengadaan maupun manufacturing. Pengetahuan dasar tentang sistem pembangkit tenaga uap untuk berbagai fungsi maupun jenis output-nya; Analisis tentang siklus sistem tenaga uap dan usaha optimasi untuk mencapai efisiensi yang optimal; Pembahasan tentang sumber energi untuk sistem tenaga uap dan system konversi energinya; Pembahasan ketel uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan turbin uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan komponen lain seperti kondensor, pompa, dan peralatan perlindungan terhadap pencemaran lingkungan akibat limbah operasi. Wark, Kenneth Jr., 1989. “Thermidynamics” Mc.Graw-Hill International Editions. Mac Noughton, E. 1956. “Elementary Steam Power Plant”, Third Ed. John Willey and Sons Inc. Sterman, LS.Telvin, SA.Sharkov, AT.1986. “Thermal and uclear Power Stations”, Mir Publishers (English Translation). North American Combustion Handbook, 1978. Second Edition. North American Mfg.Co. Lindsley, David. 1992. “Boiler Control Systems”, Mc.Graw-Hill International Edition. Kadir, Abdul. 1996. “Energi, Sumber Daya; Inovasi; Tenaga Listrik dan Potensi Ekonomi”, Edisi kedua UI-Press. Mesin Pendingin & Pemanas Kode Mata Kuliah : TKM. 4018 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada mesin pendingin dan pemanas serta mampu menerapkan konsep rancang bangun mesin tersebut. Introduksi; Cara-cara mendapatkan efek pendinginan dan pemanasan; Vapor compression cycles; Sistem kompresi bertingkat; Refrigerant; Komponen instalasi: kompresor,

40. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

61

“A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy”. Psychrometry. Richard. sistem pemanasan /pendinginan. industri.B. Townsend. Sistem-sistem energi. et. proses pemanasan / pendinginan. Smith. Mata Kuliah : 62 . American Society of Refrigerating and Refrigerating Engineers Data Book. Sistem refrigerasi suhu rendah. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa tentang prinsip dasar energi untuk berbagai aplikasi seperti. Perencanaan AC. bangunan. 165-171 Railway Terrace. 4020 Beban Studi : 2 sks Status : Wke.p. G. Refrigerant dengan siklus udara. “Energy Economics”. dan lain-lain.p.. Pk. proses industri. The Institution of Chemical Engineers. Heat pumps. Ahern. Perencanaan dan audit energi. Manajemen Energi Kode Mata Kuliah : TKM. “Refrigeration and Air Coditioning”. 4019 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Analisis audit energi dengan program komputer.W. Jordan R. Sistem absorpsi. Linnhoff.m Prasyarat : TKM.Kepustakaan : 41. John E. Steam jet refrigeration. Craig B. Aerojet Electro Systems Company. Cambridge: Cambrige University Press. pembangkit tenaga. Komputasi Dinamika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. B.m Prasyarat : TKM. Beban pendinginan. alat ekspansi dan evaporator. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : kondensor. al. USA.Piping & Accesories. 4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 42. Pk. C. 1981. Rugby CV 213 HQ: England. gambaran. “Refrigeration and Air Conditioning”. et. Prinsip dasar manajemen energi. Pergamon Press.al. instalasi listrik sehingga mampu mengoptimalisasikan efisiensi sistem energi. D. John Willy and Sons: New York-Brisbane Eden. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. Analisis ekonomi sistem energi.& Friester. “Energy Management Principles”. Stocker. sumber dan utilisasi energi di dunia / Indonesia. Design Volume. Wilbert F.

Inc.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh.5. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Suhas V.. exponential. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. power-law). Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Patankar. 1995. “An Introduction to Computational Fluid Dynamics”. linierisasi suku source dan kondisi boundary. Patankar. pengalaman kerja. Deskripsi persamaan deferensial pada perpindahan panas (persamaan energi) dan pada aliran fluida (persamaan momentum). pengenalan beberapa metode diskretisasi persamaan. HK. 1991. “ umerical Heat Transfer and Fluid Flow”. KA. model-model pendekatan untuk suku difusi (central different. teknik komputasi pada aliran fluida. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. penentuan grid.1989. Washington: Hemisphere Publishing Corporation. Hoffmann. ----- 43. deskretisasi persamaan.. Longman Scientific & Technical. Texas: Engineering Education System. Versteeg. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 63 . Suhas V. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja..Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan mampu melakukan komputasi secara numerik dalam fenomena perpindahan panas dan aliran fluida. USA: Innovative Reserch. 1980. “Computational Fluid Dynamics for Engineers”. penyelesaian persamaan deskretisasi secara langsung Tridiagonal-Matrix Algorithm (TDMA) maupun secara tak langsung (iterasi). deskretisasi persamaan.: Malalasekera W. “Computation of Conduction and Duct Flow Heat Transfer”. teknik komputasi pada perpindahan panas konduksi steady dan transien. up wind.

“Properties and Selestion of Tool Materials”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Logam Paduan Kode Mata Kuliah : TKM. Metal Park: Ohio. serta sifat logam-logam paduan.p. Baja perkakas dan pemilihannya.ke Prasyarat : TKM. Baja paduan tahan panas. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami: sifat. UBU.44. Paduan aluminium. S. “Metal Handbook Commitel”.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 126 sks. American Society for Metals.M. ----- ---------.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Material ---------- 38.4022 2 sks 64 . Metalurgi Mekanik Kode Mata Kuliah : Beban Studi : 39. struktur dan penggunaan dari berbagai paduan yang biasa digunakan. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Mampu memilih bahan untuk suatu penggunaan.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Sidney H. “Intorduction to Physical Metallurgy”. Baja paduan tahan karat. tembaga dan logam non ferrous lainnya. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Pk. 4021 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Mata Kuliah : TKM. Baja paduan untuk bantalan. Avner. Baja konstruksi. Teknik Konversi Energi.

Forming and Forging. uji karakteristik (fungsional dan estetika) produk. Rosenqvist Terkel. mekanisme pengerasan logam. 2. Penerbit Erlangga.ke Prasyarat : TKM. Ohio. Elektrolit. teknologi pembuatan cetakan logam.p. Jakarta. las. laku panas). Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 65 . korelasi antara sifat logam. Metalurgi Mekanik. Reaksi oksidasi-reduksi: Electroplating pada macam-macam logam induk. “Practical Electroplating Handbook”. Printed in Hongkong. Testing of Materials.. 1984. Macmillan Education Ltd. “Problem in Metallurgycal Thermodynamics and Kinetics”. Pk. Dieter.R. Pk. Kualitas produk logam) dalam rekayasa teknologi pengerjaan logam. Sifat dan karakteristik. Parthasaradhy. AddisonWesley Publishing Company. 1992. “Principles of Extractive Metallurgy”. Potensial Katoda. Serope Kalpkjian. mekanisme cacat dan patahan. 40.4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui dan memahami hubungan timbal balik tiga parameter (1. Manufacturing Processes for Engineering Materials. Dasar-dasar pengerjaan logam.Gasket . George E. Pembentukan ion dan ion komplek. Efisiensi arus dan energi. 1988.S. mekanisme dan otomatisasi mesin-mesin dalam industri logam. 4023 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Uji mampu pengerjaan (bentuk. “Intorduction to Metallurgycal Thermodynamics” Upadhaya. Darken and Gurry. Jenis sell elektrokimia.p. 3. pembentukan plastik logam.ke Prasyarat : TKM.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Status : Wm. potong. Sydney. Alih Bahasa Sriati Japrie. “Physical Chemistry of Metals”. G. American Society for Metals. Metals Park. Vermon John. teori deformasi dan dislokasi.. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu mengaplikasikan proses elektrolisis dalam proses pemisahan dan pemurnian logam. D. Elektro Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM.

cara pembuatan serbuk logam dan cara pengaplikasiannya pada komponen mesin. “Powder Metallurgy. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami karakteristik material serbuk. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek 66 .H. M. Sinter phase tunggal eksperimental dan mekanis. John Willey and Sons Inc. Karakteristik dan uji serbuk. Metal Powder Industries Federation. German. Produksi serbuk logam. Konsolidasi panas. Analisis Kegagalan Kode Mata Kuliah : TKM. mekanis kerusakaan dan kondisi mikrofraktografi. Studi kasus. 9 Edition. Model kerusakan dan kondisi makrofraktografi. 42. Pk.ke. Manfaat analisis kegagalan. “Manufacturing Processes”. Lenel.J.m Prasyarat : TKM. Serbuk logam tahan panas & reaktif. Rhodes. Perangkat untuk menganalisis kegagalan. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang manfaat mengetahui tujuan analisis kegagalan dan faktor apa saja yang menjadi dasar analisis kegagalan. Failure Analysis and Prevention. “Principles of Powder Technology”. M. 1980. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Metalurgi Serbuk Kode Mata Kuliah : TKM. “Powder Metallurgy Science”. ASM Handbook.41. Pencetakan. Principles and Applcations”. B. 4024 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Princeston: New Jersey. 4025 Beban Studi : 2 sks Status : Wp.p. ASM. dari segi teknik mesin dan orientasi kerusakan permukaan makroskopik. Pritz V. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. Commented carbid. Porous metal. 1986. Pk. metode analisis kegagalan dan penyusunan laporan. Cs.. Ekonomi & energi yang diperlukan dan produksi magnet. Randall.ke Prasyarat : TKM. Amstead. Sinter.

----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : 43.5. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. UBU. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. Mata Kuliah : : Kode Mata Kuliah : UBU. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. pengalaman kerja.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada 67 . Teknik Konstruksi. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44.m Prasyarat : TKM. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui terjadinya reaksi logam dan lingkungannya yang dapat menyebabkan menurunnya sifat mekanik dan fisik.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung Status Pilihan ---------45. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Teknik Industri. Mata Kuliah : : Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------. Tujuan : 68 . UBU. pengalaman kerja. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. 4203. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 126 sks. Mata Kuliah : Korosi Kode Mata Kuliah : TKM. 4113 Beban Studi : 2 sks Status : Pk.5. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram.

Darken and Gurry. Jenis korosi pada logam . strain gage sirkuit dan instrumentasinya. K. sistem pembangkit gaya angkat. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami teknik dalam analisis tegangan eksperimental. Metode optik.”Korosi”. analisis dari data strain gage. “Physical Chemistry of Metal”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 69 . Pengulangan dasar teori elastisitas. Pesawat Angkat & Alat Berat Kode Mata Kuliah : TKM. photo elastis dengan metode refleksi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. 46. Perkembangan metode baru.. teori photo elastisitas dua dimensi. Pencegahan dan pengendalian korosi. Macam-macam pesawat pengangkat. Trethewey.R. Korosi lingkungan. “Chain for Power Transmision and Material Handling”. Persamaan keseimbangan. Pompabilitas dan hubungan tegangan regangan dalam tiga dimensi. pengenalan metode-metode baru hybrid stress-analysis untuk analisis tegangan penggunaan strain gage dan metode photo elastisitas. CEMA. Diagram Pourbaix. strain gage. metode Moire. “Belt Conveyor for Bulk Material”. “Conveyor and Related Equipment”. alat bantu dan alat pengaman stabilitas.W. metode lapisan getas dan pemakaiannya. Prinsip korosi sell. Pengujian laju korosi. Jenis polarisasi. Rudenko. Metode pengukuran regangan. “Mesin Pemindah Bahan”. Spivakovsky. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar perancangan pesawat angkat.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Jenis sell elektrokimia. Alih bahasa Alex Tri K. Analisis kekuatan sistem pesawat pengangkat. 4114 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Analisis Tegangan Eksperimental Kode Mata Kuliah : TKM. 4115 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. ACA.

4108 Tidak Ada Tidak Ada 70 . Singapore. Mc. Problem desain optimum tak konstrain. Metode conjugate gradient. Komputasi & Perancangan Model Kode Mata Kuliah : TKM. “Advanced Mechanic of Materials”. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan : 49. Metode steepest descent. Englewood Cliefs N. New York: John Willey and Sons. Komputasi desain optimum konstrain: Ide dan konsep dasar.. Fisher. “Formulas for Stress and Strain”. Minimisasi 1 demensi. Robotika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 48. konvensional vs desain optimum). Roak and Young. Arora Jasbir S. Faupel Joseph H. Metode Newton. Metode Constraint steepest descent.p TKM. Prentice Hall Inc.. 4209. Franklin E. 1981. konstrain desain. Inc. John Willey & Sons. Desain engineering. 4117 2 sks Pk. “Engineering Design”.. Komputasi desain optimum tak konstrain: Konsep umum terhadap algoritma numerik.B.GrawHill Book Co. Konsep desain optimum: Konsep dasar. 1978.. “Introduction to Optimum Design”..Graw-Hill.. Linearisasi problem konstrain.Graw-Hill. “Experiment Stress Analysis”. 4116 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM.J. cost function. Second Edition. desain teknik vs analisis. Boresi et. Problem desain optimum konstrain. Hildebrand F. al.Kepustakaan : Daily and Riley. Introduksi desain (proses desain. Model matematik umum pada desain optimum. USA. Algoritma optimasi desain interaktif.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar desain pemodelan dan menyelesaikan komputasi serta optimasi dari problem-problem teknik. Dasar formulasi problem desain: Variabel desain. 1965. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. “Advanced Calculus for Applications”. New York: Mc. Optimasi grafik. International Edition. New York: Mc. 1978. Optimasi desain praktis: Formulasi problem optimasi desain praktis. USA. 1989. Second Edition. Optimasi desain interaktif: Peranan interaktif pada optimasi desain.

technology. Mir Publisher: Moskow. “Robotics for Engineers”. Addison-Wesley Publishing Company: New York. control. 1986. analisis dinamika robot. serta pemrograman robot manipulator Koren.. vision & intelligence”. Van Nostrand Reinhold:New York. Mikell P. Mc. John J. analisis kecepatan dan gaya statik pada manipulator. 1989. mechanics and control”. desain mekanisme manipulator.. Fu. New York. Topik Khusus Kode Mata Kuliah : TKM. analisis kinematika maupun kinematika invers dari manipulator. sensing. Poole. Klasifikasi robot. Groover.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen robot dan memahami dasar-dasar perancangan robot.“Fundamentals of Robotic Engineering”. robotika. Mata Kuliah : 71 . komponen pembentuk robot. 1989. Kozyrev. fenomena kopel pada problem teknik. turbo machinery. 4132 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. 1985. John Willey & Sons. Graw-Hill. programming and application”. Teknologi Tepat Guna Kode Mata Kuliah : TKM. Penemuan-penemuan keilmuan yang mutakhir pada bidang: rekayasa desain. International Edition: Singapore.. Mc. Yoram. Harry H. “Robotic.. K. Disesuaikan pada setiap topik yang akan diberikan dan berdasarkan temuan mutakhir melalui media maya (internet) atau temuan para ahli pada bidang masing-masing. biomekanik. “Industrial Robotic.S. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 51. 4111 50. 1986. transportasi. Craig. Yu. “Introduction to Robotic. penerapan frame pada link robot. teknologi agribisnis. 4118 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun dan mengembangkan teori dasar yang disesuaikan penemuan keilmuan mutakhir untuk menyelesaikan problem-problem teknik.Graw-Hill International Edition: Singapore. 1989. “Industrial Robots Handbook”.

Industrial application. Pemanfaatan energi air untuk pembangkit energi sederhana. types of isolation. bahan bakar serbuk kayu. “Appropriate Technology for Developing Countries ” . Teknlogi industri kecil (rumah tangga). Pemanfaatan energi matahari untuk pengering (kopi. critical speed. Dynamic loading.B. prinsip-prinsip getaran pada mesin berputar dan mesin putaran bolak balik. 52. daun tembakau. discs and bearings. D. Model metode elemen hingga. Dynamic response due to unbalance mass and harmonic excitation. 4146 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Francis. reciprocating mass.). Finite Element model. Mata Kuliah Getaran Permesinan Kode Mata Kuliah : TKM. “Appropriate Technology”. Natural frequency and modes. Kepustakaan : Steward. Teknologi pompa penggerak sendiri (self action pump). D. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. dsb. Principle of Motor installation and Fondation. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang getaran permesinan.J. and Mansell. A. vibration isolation. Proses pembuatan Biogas. Rotor dynamics’ shaft. balansing dan ketidak setimbangan masa dan eksitasi harmonik. and introduction to active vibration control. Pokok Bahasan: Rotating Machinery and reciprocating engines. perancangan prototipe atau perancangan peralatan/mesin jadi. Menampung kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. rotating mass. Whirling phenomenon. dynamic response. Pemanfaatan bahan bakar dari sampah organik. passive vibration control. Gyroscopic effects.S. Experimental and Maintenance aspects. Pokok Bahasan: Konsep pembuatan tungku sederhana dengan bahan bakar sekam. frekuensi natural. Prinsip pembuatan bahan bakar melalui proses gasifikasi. Reciprocating engine dynamic model. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar getaran permesinan.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar teknologi tepat guna. : 72 . vibration measurement. Fuller. fondation design. dynamic response. prinsip-prinsip interaksi antara manusia dengan teknologi disekitarnya. dalam bentuk konsep perencanaan (perhitungan & gambar).

. New York. Bowles.Kepustakaan : Andrew D. Konsep dasar proses pemesinan non-konvensional serta keuntungan dan kerugiannya dibandingkan dengan proses pemotongan konvensional. John Willey & Sons.. John Wiley & Sons. Mata Kuliah : 73 . Inc. McGraw Hill. 1962. New York. 1979. “Product Technology”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46.E. Dimarogonas. 1989.H. Kalpakjian. New Jersey. 4120 Beban Studi : 2 sks Status : Pp 45. 4th edition. Serope. keuntungan dan kerugian serta aplikasi proses pemotongan non-konvensional.. Vance. Rotodynamics Prediction in Engineering.. New York. Tata. CE. pemotongan kimiawi (Chemical Discharge Machining dan Electro Mechanical Discharge Machining). 1992. Crede. Michel Lalanne. Guy Ferraris. Foundation Analysis and Design. “Manufacturing Processes”. pemotongan berkas laser (Laser Beam Cutting). New York. Proses pemotongan nonkonvensional terdiri dari pemotongan ultrasonik (Ultrasonic Discharge Machining). 1962.: New Delhi. Contoh penggunaan masing-masing proses tersebut pada komponen pemesinan. 1990. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui konsep. Amstead. Pemotongan Logam on Konvensional Kode Mata Kuliah : TKM. Sam Haddad. John Wiley & Sons. pemotongan water jet (Water Jet Cutting).. pemotongan berkas energi tinggi (High Energy Beam Machining). Barkan. Perencanaan Tata Letak Pabrik Kode Mata Kuliah : TKM. HMT. Vibration for Engineers. John willey & Sons: New York. Prentice Hall. Addison Wesley Publishing Company: New York. John M. “Manufacturing Engineering & Technology”.. 4119 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. pemotongan elektrik (Electric Discharge Machining). Mc. 1980. Dynamics of Bases and Foundations. New York. Rotodynamics of Turbomachinery. DD. B. Inc. 1988. Vibration and Shock Isolation. J. McGraw-Hill.Graw-Hill Publishing Company Ltd. Inc.

S.. prinsip-prinsip dasar lokasi alat-alat dan metode lokasi. Inc. 1997. PWS Publishing. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 74 . John Willey. Inc. John Willey & Sons. “Plant Layout and Material Handling”. Gavriel. 1983. Perencanaan kebutuhan personil. mesin bor. James A. Definisi perkakas bantu pegang (fixture) perkakas bantu tuntun (Jig). 1996. Co. & John A. Tompkin. Teori lokasi dan pencekaman : lokasi benda kerja dalam sistem referensi mesin perkakas. Perancangan tata letak rinci. 1982. Analisis aliran material dan hubungan antar kegiatan. Wignyosoebroto. Perencanaan proses produksi dan pola aliran bahan. Penanganan material (material handling). Perkakas Bantu Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. jenis perkakas bantu mesin freis. 4121 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menguasai perkakas bantu sebagai faktor pendukung utama dalam industri manufaktur. Apple. New York. Heragu. Perencangan perkakas bantu: informasi dan keahlian yang dibutuhkan serta tahapannya dalam perancangan. “Facilities Design”. Boston. ComputerAided Layout. Prinsip-prinsip dasar pencekaman. 1984. “Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan”. peralatan dan penunjangnya). Pengertian tata letak fasilitas dan prosedur perancangannya. White. Jenis-jenis pencekaman. Perencanaan kebutuhan luas lantai untuk kegiatan produksi dan non produksi. Sritomo. Pendekatan dalam perancangan tata letak fasilitas dengan metoda kuantitatif dan kualitatif.. fungsi perkakas bantu dalam proses produksi. “Facilities Planning”. “Handbook of Industrial Engineering”. James M.: Canada.. Perencanaan kebutuhan fasilitas produksi (mesin. Jakarta. Salvendy. Guna Widya. 47.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang prosedur yang sistematik untuk merancang tata letak fasilitas produksi dan fasilitas penunjangnya. John Willey & Sons. Perkakas bantu pegang. mesin sekrap dan sebagainya.New York.

Laporan Neraca. 4123 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan metoda analisis. Pengertian dasar. New York. “Experimental Methods for Engineers”.W. Praktikum pengukuran geometris dengan alat ukur yang tepat dan analisis hasil pengukurannya. K.P. Struktur biaya Produksi dan Penjualan. 4122 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Lab. Spesifikasi geometris. 1984. Laba-rugi dan Harga Pokok Penjualan. “Practical Engineering Metrology”. J. Konsep dan Klasifikasi Biaya. Perhitungan biaya langsung dan tak 48. Sharp K. Konsep statistik dalam Metrologi Industri. Perkembangan alat dan metode pengukuran geometri. Holman. 1980. Akuntansi Biaya Kode Mata Kuliah : TKM. B. Henricksen. “Jig & Fixture Design Manual”. Industrial Press Inc. Alat ukur dan pemakaiannya. “Hand Book of Industrial Metrology”. USA. Metrologi Industri Kode Mata Kuliah : TKM. Pembuatan perkakas bantu.Kepustakaan : Perkakas bantu tuntun. 1970. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49. Metrologi Industri Mesin FTI – ITB. alokasi dan kalkulasi biaya produksi untuk keperluan perencanaan dan pengendalian produksi. Alat ukur. Parago. Coco Ibrahim. ASME. Kontrol kualitas. Ekonomisas dan optimalisasi perkakas bantu. Perhitungan biaya berdasarkan Pesanan (Job Order Costing) dan berdasarkan Proses (Process Costing). Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 75 . “Hand Book of Dimensional Measure”. “ Perkakas Bantu”. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu menerapkan metode-metode pengukuran yang benar terhadap peralatan mesin serta mampu menganalisis data hasil pengukuran dengan konsep statistik untuk penarikan kesimpulan.

LH.Hill Book Co. Perancangan sistem. kapasitas dan investasi. Perawatan fasilitas. “Fundamentals of Operations Management”. 4029 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. New York. Analisis titik impas. and Lawrence F.Kepustakaan : langsung..J. 1984. Chase & Mark M. production standards & work measurement.. Mary M. Aquilano. Irwin Inc. Charles T. Labor & material standards. Homewood III: Irwin Allen Inc. Flemming. Prentice Hall.E. “Production & Operation Management”. & Nicholas I. : Prentice Hall Inc. Sistem biaya standard dan analisis variansi. 1982. Englewood Cliffs. New Jersey.J. sistem industri/operasi dan produktivitas. 5th. 1981. 1964. 1985. “Management Accounting & Control Techniques for the onAccountant “. Kostas N. Dervitsiotis. “Cost Accounting: Planning and Controlling”.. Davis. A. Strategi operasi. Grant. N.Graw. 1981. Aquilano.. Richard D. E. Matz. E. Manajemen Produksi Kode Mata Kuliah : TKM.K. Sistem dan proses pencatatan serta pengolahan data keuangan (jurnal. Horngern. MF. Introduction . 50. New York : The Mac Millan Co. New York: Mc. “Production and Operations Management”. New York: Von Nostrand Reinhold Co. 1995. “Operations Management”. Introduksi tentang manajemen operasi. Bell.. Job design. Sistem pencatatan biaya berdasarkan historis dan standard. “Cost Accounting: A Managerial Emphasis”. Adam. Cincinati. 1984.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai hal-hal yang berkaitan dengan proses pengelolaan (manajemen) aktivitas produksi/operasi yaitu aktivitas yang ditujukan untuk memberikan nilai tambah dari segala sumber input yang harus ditransformasikan menjadi output secara efektif dan efisien dari suatu sistem produksi/operasi.. Mac Graw-Hill Book Co. Sistem distribusi.. Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi. Perencanaan lokasi pabrik. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 76 .. Uzry. 1992.L.. Richard B.. ledger dan rekening T)... R. Nicholas J. & Ebert. Perancangan produk dan proses. South-Western Publishing Co. Richard B. & Hammer. “Basic Accounting and Cost Accounting”. Chase.

Bedworth. Konsep dan prosedur MRP II. Fungsi perencanaan dan pengendalian produksi. Cincinati. Pengurutan dan penjadualan operasi pada mesin/prosesor (machine sequencing & scheduling). Inc. Perencanaan material untuk Dependent Demand: mekanisme Material Requirement Planning (MRP I). Blackstone. Masalah Keseimbangan Line/lintasan Produksi (Line Balancing). DW.Delmar. Perencanaan agregat (aggregate planning) dan penentuan Jadual Induk Produksi (Master Production Schedule). make to stock. Jakarta. 1982. Hoffman. 2rd Ed.. Gramedia Pustaka Utama.. JH. 4030 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. “Production and Inventory Management”. 51. “Forecasting”. Prentice Hall of India. Perencanaan material dan pengendalian persediaan untuk Independent Demand (Konsep Economic Order Quantity).. Inc. Biegel. Teknik-teknik peramalan permintaan.. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 77 . New Delhi. James E. “Production Control: A Quantitative Approach”.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan kemampuan untuk menerapkan teknik-teknik perencanaan dan pengendalian produksi dalam sistem produksi yang berbasis pada konsep Material Resource Planning (MRP II). Mac Graw-Hill Book Co. “Integrated Production Control Systems”. Mata Kuliah : Perencanaan & Pengendalian Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. “Production Planning and Inventory Control”.. TR. assembly to order dan engineer to order. John Willey & Sons. “Operation & Industrial Management Designing and Managing for Productivity”. New York. batch. Gaspersz. job shop. South Western Publishing Co.. Vincent.. flow shop. make to order. 1983. Makridakis. 1991. Donald. 1985. John Willey & Sons. Forgarty. Pengertian sistem produksi/manufaktur. David D. John E. Canada.. Penjadualan tenaga kerja (personnel scheduling). 2001. Spyros at all.. Bailey. 1982.

Pompa & Kompresor 46.H.L. New Delhi: D. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip konversi energi pada motor bakar. Pelz. Perlengkapan turbin air. “Hydraulic Turbines”. IHP.and Sons. P-V diagram. Airfoil. Mc. pembakaran. BHP dan SFC. 4125 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Sharma. Moscow: Peace Publishers. tangensial. Draft tube. Mathur. Maleev. “Marine Internal Combustion Engines”. Mengetahui peralatan bantu/kontrol yang dipakai. Segitiga kecepatan. Energi grade lines. Klasifikasi dan karakteristik. turbin setting. pendinginan dan bagian-bagian utama lainnya.45. R. M. Similaritas perhitungan dimensi utama. Motto Euler. Kavitasi. “Hydraulic Turbines Theory and Design”. balancing. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. Parameter-parameter utama. Mampu melakukan rancang bangun motor bakar.L. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem Konversi Energi tenaga air pada Turbin Air dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Air. “A Course in Internal Combustion Engines”. Moscow: Mir Publishers. Teori dan perhitungan tekanan indikasi rata-rata. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Motor Bakar Kode Mata Kuliah : TKM. V. pompa bahan bakar. M. 4124 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM.Graw-Hill. Mata Kuliah : 78 .R. pelumasan. Water hammer. Teori dan perhitungan poros engkol piston. Turbin Air Kode Mata Kuliah : TKM. firing order. Teori dan perhitungan siklus aktual (langkah pengisian. Kovakh. ekspansi/kerja). Petrovsky. kompresi. Analisis siklus teoritis dan aktual motor bakar dua langkah dan empat langkah. M. PLTM/PLTA. “Motor Vehicle Engines”. “Internal Combustion Engines”. P.P. M. Diagram gaya-gaya inersia. Necleba.

Perhitungan kekuatan bagian-bagian utama Turbin Uap.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kode Mata Kuliah : TKM. Mc. Fakultas Teknik Unibraw. Blade dan nozzle pada Turbin Impuls..” Turbin Uap (Teori dan Perencanaan)”. Moscow: Peace Publishers. Baian-bagian utama dan konstruksi Turbin Uap. 1985.H. Termodinamika uap. Pompa aliran axial. 1990. Teori similaritas dan kecepatan spesifik. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada Pompa & Kompresor dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Pompa & Kompresor.. 4127 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Turbin Uap Kode Mata Kuliah : TKM. Gunadiarta I Made. Blower dan Fan. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 79 . Pompa & instalasinya. Fakultas Teknik Unibraw. Ekspansi uap dalam Nozzle. Karakteristik. Menentukan ukuran nozlle dan blade.. 4126 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 1967. 48. Kavitasi. Klasifikasi. Ekspansi uap dalam Blade.Graw-Hill. Pengertian umum Turbin Uap. London: Robert E. Culp. A.M. Acesories. “Hydraulic for Aeronotical Engineers”. New York: John Willey & Sons Inc.J. “Pompa & Kompresor”. Dasar-dasar perencanaan Turbin Uap. Stepanoff. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem Konversi Energi Tenaga Uap pada Turbin Uap dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Uap. Pengertian uap dan sifat-sifatnya. Turbin-turbin gabungan dan perhitungan efisiensinya. Centrifugal Pumps. 1979. Moving dan guide blade pada Turbin Reaksi. Church. B. Ltd. Gaya axial dan cara balancing. Goodal P. Sistem tenaga uap.. Kompresor. Aliran uap dalam saluran. Westbury House England. A. Nekrasov. Archie W. Malang. Krieger Publishing. London. “Centrifugal Pump and Blowers”. Positive Displacement Pumps. Hifni H. “Centrifugal & Axial Flow Pump”. Simbol hidolik. Introduksi.W.”Principles of Energy Conversion”. Volute Casing & Diffuser. SR. “The Ejjicient Use of Steam”.

gas asap dan aliran sirkulasi air/uap didalam ketel uap. 50. Gelombang kejut normal. H. termasuk keselamatan kerja dan undang-undang tentang ketel uap. “Teknologi Tenaga Uap”. “Steam Power Plant”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Ketel Uap Kode Mata Kuliah : TKM. Setiardjo. memahami penerapan dan pengoperasian serta perawatan ketel uap. Shield Carl D. Gelombang muaian Prandtl Meyer serta aplikasinya. Difuser dan terowongan angin. D. & Roshko. 4129 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 80 . Gelombang aliran Subsonik dan Supersonik. Spesifikasi. Dinamika Gas Kode Mata Kuliah : TKM. “Thermal PowerEngineering”.W. Liepmann. “Elements of Gas Dynamics”. bahan bakar. klasifikasi dan konstruksi berbagai macam ketel uap. 4128 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip dasar tentang konversi energi. El Wakil. bahan bakar. Pengaruh perpindahan kalor dengan aliran gas. “Boiler”. Dasar-dasar perencanaan ketel uap beserta bagian-bagiannya. Dinamika gas satu dimensi. kejut miring.”Ketel Uap”. proses perpindahan panas/kalor yang terjadi didalamnya. Aplikasi aliran gas dalam nozel. Agarwal. Sudjito. termasuk pembahasan tentang sistem aliran udara. Konversi energi didalam ketel uap meliputi.49. Persamaan aliran gas dengan gesekan. perancangan ketel uap. A. proses pembakaran bahan bakar.. mampu menganalisis dan menerapkan teori dinamika gas dalam sistem teknik. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami teori dasar tentang gas.

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52. dan analisis ekonomi terhadap sistem tersebut. Beckman. “Theoritical Gas Dynamics”. Duffie. Pembahasan tentang jenis-jenis bahan. dan pembangkit listrik sistem thermal maupun photovoltaik. pemanas udara mesin pendingin. listrik dan lainnya. John Willey and Sons. 51. pertanian rumah tangga. 4130 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Sistem konversi energi photovoltaik.Jurgen. iklim dan partikel lain di atmosfir. penyuling air laut. Mampu mengidentifikasikan potensi tenaga surya untuk pemanfaatan di bidang industri. “Solar Engineeringof Thermal Processes”. Desain kolektor tenaga matahari sebagai pengumpul panas untuk berbagai besaran temperatur. kompor masak. 1995. Jansen. Analisis ketersediaan tenaga matahari di bumi karena pengaruh perubahan posisi matahari. Mata Kuliah : Teknologi Tenaga Surya Kode Mata Kuliah : TKM. Serta dapat merencanakan aspek-aspek teknik dalam rangka implementasinya. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang berbagai aspek untuk memanfaatkan tenaga surya dalam bentuk panas. Optimasi Perancangan Sistem Termal Kode Mata Kuliah : TKM. William A. Analisis teknik untuk dapat memprediksi ketersediaan dan sifat radiasi matahari di suatu daerah. Ted J. Pengetahuan dasar dan teknik pemanfaatan tenaga matahari untuk pemanas air. John A. Zierp. 1980. Jakarta: Pradnya Paramita. Mata Kuliah : Tujuan : 81 . 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan optimasi dari berbagai sistem termal. Sprigger Verlag. 4131 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. “Teknologi Rekayasa Surya”. New York: Berlin Heidelberg. Arismunandar Wiranto (penterjemah). dan lainnya.

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Konsep dasar perencanaan sistem termal, pemodelan dan perencanaan sistem termal; konsep exergy; analisis dan optimasi sistem energi; aplikasi dalam sistem aliran fluida, termodinamika, dan perpindahan panas; analisis thermoeconomics dan optimasinya; teknik-teknik analisis dan numerik dalam desain sistem energi; optimasi desain untuk sistem kogenerasi. Bejan, Adrian; Tsatsaronis, G.J.; Moran, Micchael, 1996.”Thermal Design and Optimization”. USA: John Willey & Sons. B. Linnhoff. Townsend, D.W. et. al. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy, The Institution of Chemical Engineers”. 165-171 Railway terrace. Rugby CV.213 HQ: England. Ahern, John E. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. New York: John Willey & Sons. Teknologi Energi & Lingkungan Kode Mata Kuliah : TKM. 4133 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang berbagai pengaruh energi dan limbah energi terhadap dampak lingkungan. Isu-isu mengenai lingkungan dan dampaknya (pengaruh tegangan tinggi dalam peralatan, pengaruh gas-gas buang, kontrol terhadap zat yang mudah terbakar, pembuangan limbah, aplikasi material baru dalam teknik dan pengaruh lingkungannya). Masalah-masalah lingkungan (limbah padat, pengumpulan limbah industri, limbah berbahaya, management konsumsi energi, polusi udara, suara dan pengaruh atmosfir global). Teknik Management lingkungan (minimalisasi limbah, recycling & reuse, pengumpulan dan pembuangan limbah, regulasi dan standar, instrumen ekonomik). Etics for engineers; (materi dimasukkan ke Pendidikan Pancasila atau FIP). Peranan insinyur dalam masyarakat dan bisnis; institusi kode etik insinyur Indonesia. Innovation and entrepreneurship; (materi dimasukkan ke ekonomi teknik dan manajemen industri). Patent law, Copyright, Intellectual Property; Market research and marketing; Writing business plans; Accessing venture capital. Soeriaatmadja, “Analisa Dampak Lingkungan” Pusat Studi Lingkungan Hidup, ITB. 1983. Center, Larry W. “Enviromental Impact Assessment”, Mc.Graw-Hill, New York, 1977.

53. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan :

82

Canter, “Air Polluting”, Mc.Graw-Hill, 1979. Wark, Warner, “Air Pollution, its Origin and Control”, Harper & Row, 1981. Gunawan, Suratmo, F. “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan”. Gajah Mada Univercity Press; Yogyakarta, 1995. 54. Mata Kuliah : Fuel Cell Kode Mata Kuliah : TKM. 4134 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 4215 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang berbagai aspek dari sumber energi alternatif bahan bakar fuel cell. Hidrogen dan sifat-sifatnya; metode-metode pembuatan Hidrogen; prinsip kerja fuel cell; tipe-tipe fuel cell serta keuntungan dan kerugiannya: PAFC, MCFC, SOFC, AFC, PEMFC; aplikasi fuel cell. Jakub, Pusz. “Fuel Cells and Hydrogen”. Jakub, Pusz. “Alternatif Energy Sources”.

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

45. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Polimer & Komposit Kode Mata Kuliah : TKM. 4135 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses pembentukan polimer, komposit dan keramik serta macam-macam proses manufakturnya maupun aplikasinya. Polimerisasi; Reaksi kondensasi; Solid date polymers; Pengaruh dan modifikasi, struktur, berat molekul komposisi, substitusi rantai, cross linking dan pencabangan dengan sifat mekanik & fisik polimer; Teknik pembentukan polimer; Teknik pembentukan keramik; Komposit material dan metode pencampuran material; Reinforced polimer dan keramik komposit. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”, New York: John Wiley & Sons.

83

Kingery, W. “Introduction to Ceramic”, Series on Sclence and Technology of Materials. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. 46. Mata Kuliah : Ekstraksi Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. 4136 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip pengolahan biji logam menjadi produk logam setengah jadi. Macam dan jenis senyawa biji logam; Pengolahan awal hasil tambang; Pembuatan pellet; Pyrometallurgy dan Hydrometallurgy; Pengontrolan komposisi logam. Polukhin, P. “Metal Process Engineering”. Kuznetson. “General Metallurgy”. Rosenqvist, Terkel. “Principles of Extractive Metallurgy”. Material Baru Kode Mata Kuliah : TKM. 4137 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui macam material baru, memahami sifat dan mampu memilih dalam pengaplikasiannya. Jaringan glas, jaringan struktur material, interface dan interphase dalam komposit, rancangan dan karakteristik komposit, verifikasi rancangan perbaikan karakteristik, membandingkan material, dioda dan semikonduktor, sifat-sifat fisis transistor; Penyiapan kristal dan teknik pembuatan, sifat-sifat permukaan dan pengukurannya. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. Bor, Z. Jang. “Advanced Polymer Composites (principles and application)”.

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan :

47. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

84

48. “Principles of Tribology”. Ohio. pelapisan electroless. dan hasil proses pelapisan. Englewood Cliffs. “Termo Kimia Metalurgi”. Metal Handbook Ninth Edition. Prentice Hall.Wahyono. Parthasaradhy. “Microphotographs of Plating Defects”. Reka Rio. faktor-faktor kondisi pelapisan. jenis-jenis pelapisan uap logam. “Practical Electroplating Handbook”. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 85 . Perlakuan awal dalam pelapisan. Japan. “Surface Cleaning. American Society for Metal Park. 4138 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. Finishing and Coating”. Vol. S. Konsep pelapisan inovatif dan pelapisan rekayasa. Osaka Institute of Technology. Mata Kuliah : Pelapisan Inovatif Kode Mata Kuliah : TKM. Takeo Oki. N. William G.5.V. S. J. Wood. New Jersey. electroplating plastik. “Fisika dan Teknologi Semikonduktor”. Halling. 4211 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membandingkan pelapisan konvensional dengan pelapisan inovatif dalam bidang teknik mesin. plasma dan ion.

4.LAMPIRA : DIAGRAM 4. Diagram Alir Pemrograman Tugas Mata Kuliah dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Tugas Mata Kuliah Tugas mata kuliah berupa pekerjaan rumah sebagai bagian dari kegiatan terstruktur Sks-nya terpisah dengan Mata Kuliah Terkait disebut Mata Kuliah Tugas Diprogram bersamaan dengan atau setelah Mata Kuliah terkait Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah tugas yang bersangkutan pada minggu kedua semester Asistensi tugas dilaksanakan oleh Dosen Pengasuh berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 orang Mhs setiap Dosen Pengasuh Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Asistensi tugas dilaksanakan oleh Asisten Pembimbing berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 Mhs setiap Asisten Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tidak dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Tidak dapat mengikuti ujian mata kuliahnya Dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Berkas & nilai tugas diserahkan ke Dosen Pengasuh mata kuliah Dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Berkas & nilai tugas diserahkan ke Rekording oleh Dosen Pengasuh Berhasil dan tidak ditempuh ulang Tidak dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Tugas mata kuliah harus ditempuh ulang semester berikutnya Gagal Ditempuh ulang Berhasil bersamaan dengan kelulusan mata kuliah-nya Gagal ditempuh ulang 86 .

00 dan dilakukan sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Pimpinan Jurusan Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas atas usulan dari Pimpinan Jurusan Dosen Pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atas usulan dari Ketua Jurusan Perusahaan. serta dilaksanakan selama satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. perusahaan. yang menentukan adalah Dosen Pembimbing Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebagai karya ilmiah. Pengalaman kerja. Prasyaratnya : Telah menyelesaikan 〈 104 sks dengan IPK 〈 2.5. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. proyek maupun instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.DIAGRAM 4. Proyek atau Instansi sebagai tempat mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Pembimbing dari Perusahaan. Laporan harus sudah diserahkan ke Rekording selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja Nyata-Praktik selesai dilaksanakan. BERHASIL : Nilai hasil evaluasi dan Laporan satu eksemplar asli diserahkan ke Rekording GAGAL : Karena tidak memenuhi ketentuan 87 . dibuat sesuai dengan format pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik. Tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah. Mahasiswa yang berkepentingan harus mencari sendiri tempat & obyek Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Diagram Alir Pemrograman Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Kuliah Kerja Nyata-Praktik diprogram dalam KRS. Proyek atau Instansi dimana Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan Nilai hasil evaluasi gabungan.

serta mahasiswa.6.DIAGRAM 4. Dosen. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang.a. Dosen. belum selesai tanpa alasan yang jelas Pengikut seminar ialah. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Skripsi diprogram dalam KRS dan Memperoleh blanko permohonan skripsi Konsultasi topik skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang pada blanko permohonan skripsi Dosen Pembimbing Konsultasi judul skripsi dengan Dosen Pembimbing untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan skripsi dan pengarahan tentang rencana pembuatan proposal skripsi Pembuatan proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing sampai selesai dan siap diseminarkan SEMINAR PROPOSAL Penerbitan Surat Keputusan Dekan bagi Dosen Pembimbing skripsi Pengikut seminar ialah. Pemakalah Konsultasi kepada Dosen Pembimbing SEMINAR SKRIPSI SKRIPSI ada revisi SKRIPSI tidak ada revisi SKRIPSI SELESAI DAN TELAH DIEVALUASI SIAP UJIAN SKRIPSI 88 . Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang. Pemakalah serta mahasiswa PEMBIMBINGAN SKRIPSI OLEH DOSEN PEMBIMBING Skripsi telah selesai dan makalah skripsi telah disiapkan Enam bulan terhitung tanggal diterbitkannya Surat Tugas.

Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. di Jurusan Teknik Mesin MAJELIS PENGUJI UJIAN SKRIPSI Majelis Penguji Ujian Skripsi terdiri dari . Dan penampilan selama ujian skripsi berlangsung. dan seorang Pembimbing merangkap penguji saksi PELAKSANAAN UJIAN SKRIPSI Ujian Skripsi dilaksanakan dalam satu ruang untuk setiap Majelis Penguji Ujian Skripsi Tugas dan Kewajiban Majelis Penguji Ketua Majelis: Memimpin sidang. Lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Penguasaan materi mata kuliah kompetensi utama/pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi (untuk penguji komprehensip). Nilai : Nilai yang diberikan berupa nilai angka 0 – 100. Diwajibkan konsultasi revisi dan persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. Bertanggung Jawab kepada Dekan atas pelaksanaan ujian skripsi dan menandatangani berita acara ujian skripsi. Tidak lulus ujian skripsi dengan ada revisi. Unsur-unsur yang dinilai : Meliputi penguasaan materi skripsi itu sendiri (untuk penguji skripsi) . 4.b. Diwajibkan konsultasi revisi ke dosen Pembimbing. Diwajibkan konsultasi persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. Memberikan penilaian terhadap calon sarjana yang diuji. 89 . 3. Membuat dan menanda-tangani berita acara ujian skripsi. Ketua Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. Sekretaris Majelis: Mengatur dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dalam pelaksanaan ujian skripsi.DIAGRAM 4. HASIL SIDANG MAJELIS PENGUJI DIUMUMKAN LANGSUNG KEPADA MAHASISWA PENGIKUT UJIAN SKRIPSI 1. Nilai lulus bagi setiap penguji adalah > 55 SIDANG MAJELIS PENGUJI Sidang Majelis Penguji dilaksanakan untuk menentukan “hasil akhir” ujian skripsi Kriteria hasil ujian skripsi : Apabila nilai rata-rata dari penjumlahan semua nilai hasil ujian skripsi dari Penguji bagi mahasiswa pengikut ujian skripsi adalah > 55. Pembimbing: Mendampingi mahasiswa bimbingannya dan dapat memberikan pengarahan yang bertujuan memperjelas pertanyaanpertanyaan yang belum dipahami oleh mahasiswa bimbingannya dan sekalian merangkap sebagai penguji saksi. maka “hasil akhir” ujian skripsi mahasiswa tersebut dinyatakan lulus. seorang anggota Penguji. Anggota Penguji: Mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan tugasnya. Tidak lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. 2.6. Diagram Tahapan Pelaksanaan Ujian Skripsi dan Evaluasinya. Waktu dan Penilaian Ujian Skripsi Waktu Ujian Skripsi : Untuk ujian skripsi waktu yang disediakan paling lama 120 menit bagi setiap calon sarjana. Lulus ujian skripsi dengan ada revisi.

8.. Anindito Purnowidodo. M. 4. MT.. M. 5. As′ad Sonief. Agus Choiron.31/SK/2006 ) Penanggung Jawab Ketua Sekretaris Anggota : Ketua Jurusan Teknik Mesin.D. ST. Ir. Ir. 7. MT.Tim Penyempurnaan Buku Pedoman Universitas Brawijaya Tahun 2007/2008 – 2010/2011 untuk Jurusan Teknik Mesin dengan susunan sebagai berikut : ( Berdasarkan S. Ir. Ir. 6. M.Sc. M. : Agung Sugeng Widodo. ST..Eng. 90 . 2. Dr. Eng.Eng.Eng.Met. Rudy Soenoko. Ir. Sc. : Dr. ST. Dekan omor : 081/J.10. MT. : 1. Purnomo Budi S. MM. M. Ph.1. Masduki. 3. Ir. Ir.K. M. Djarot Bangun Darmadi. Djoko Sutikno. Wahyono Suprapto.. MT.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->