Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2010

Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

ii

KATA PE GA TAR

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan YME, yang hanya atas ijin-Nya, maka Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Tahun 2008/20092010/2011, kembali dapat dicetak ulang untuk mahasiswa baru tahun akademik 2009/2010. Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin dievaluasi dan diperbaharui empat tahun sekali untuk digunakan sebagai dasar dan acuan semua kegiatan akademik dan kegiatan terkait lainnya di Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya. Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Tahun Akademik 2008/2009-2010/2011 sudah menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, yang sebagian besar merujuk pada ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology). Adapun sistematika di dalam Buku Pedoman ini secara garis besar terdiri atas: 1. Visi dan Misi 2. Tujuan Program pendidikan 3. Kurikulum 4. Peraturan Jurusan 5. Peraturan Peralihan Silabus Mata Kuliah Penghargaan dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh anggota Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan serta semua pihak yang telah memberikan kontribusinya selama proses penyiapan sampai penyusunannya. Semoga keberadaan Buku Pedoman Pendidikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh civitas akademika dan stake holders Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Malang, 1 Juli 2010 Ketua Jurusan Teknik Mesin

Dr. Slamet Wahyudi , ST, MT

iii

......................... 3.................................. Peraturan Peralihan ................................................ Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.............................. Daftar Isi ...................................................................................................................................................................................................................... 4...........................................................................................................................................................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar ................................................................................................................................................................................................... Peraturan Jurusan ....................................................................... 1................. 2....... 5......................... Silabus Mata Kuliah ....... Tujuan Program pendidikan .............. Kurikulum ........ iii iv 1 1 2 2 11 18 19 iv ..... Visi dan Misi.............................. 6.............................................................

program studi teknik mesin adalah mempersiapkan sarjana teknik yang memenuhi kebutuhan profesi melalui : 1. 3. penyelenggaraan organisasi dan administrasi pendidikan yang efektif. MISI Misi jurusan Teknik Mesin. efisien. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik mesin yang memiliki keunggulan dan manfaat bagi masyarakat lokal. penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang menjamin keluaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sarjana teknik tingkat nasional dan internasional dengan mengusahakan suasana akademik yang menunjang. regional dan internasional yang didukung oleh sumber daya manusia. prasarana dan sarana yang memadai serta ditunjang atmosfir akademik yang kondusif. nasional. VISI dan MISI VISI Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya sebagai pusat pendidikan. akuntabel dan berkelanjutan.PEDOMA PELAKSA AA PE DIDIKA JURUSA TEK IK MESI FAKULTAS TEK IK U IVERSITAS BRAWIJAYA 1. penyelenggaraan penelitian dalam bidang rekayasa teknik mesin. 2. penyelenggaraan pengabdian masyarakat dengan penerapan hasil penelitian dan kajian bidang rekayasa teknik mesin 1 . 4.

2. − Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 1 mata kuliah dengan beban studi 3 sks. dapat dipilih untuk diprogram sebanyak (2 – 18) sks agar mencapai beban studi sebesar (144 – 160) sks. Untuk menyiapkan mahasiswa menjadi Sarjana Teknik Mesin yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknik mesin dengan kualifikasi sebagai berikut. Konsentrasi Teknik Produksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. − Mampu menerapkan pengetahuan dan ketrampilan teknologi. Kurikulum Jurusan Teknik Mesin disusun berdasarkan Kompetensi. 3.1. − Mampu berfikir.2. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) untuk masing-masing Konsentrasi berstatus pilihan yaitu. TUJUA PROGRAM PE DIDIKA Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin mencakup lima konsentrasi yaitu.Dari sejumlah mata kuliah pilihan masing-masing konsentrasi tersebut. masing-masing terdiri dari 6 matakuliah wajib konsentrasi dengan beban studi 10 sks. ditambah PKN dengan beban studi 2sks dan Skripsi dengan beban studi 6 sks. − Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2 . − Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi. meliputi : − Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 31 mata kuliah dengan beban studi 105 sks. Konsentrasi Teknik Konversi Energi sebanyak 30 mata kuliah dengan bobot 60 sks dan Konsentrasi Teknik Material sebanyak 24 mata kuliah dengan bobot 48 sks. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. Sesuai dengan Tujuan Program Pendidikan Akademik Sarjana Teknik sebagaimana tercantum dalam Ayat 2 dan 3. Teknik Konstruksi (k). Teknik Konversi Energi (ke) dan Teknik Material (m) Tujuan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin adalah : 1. KURIKULUM 3. Bab II. Teknik Produksi (p). − Memahami dasar-dasar pengetahuan dan metodologinya. Konsentrasi Teknik Konstruksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. Buku Pedoman Pendidikan. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 5 mata kuliah dengan beban studi 16 sks. Pasal 2.

4001 MPK.4009 TKM. 1 “ “ “ “ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Kode MK MPK.4202 TKM. 4209 TKM.4003 MPK.4205 TKM.4217 MPK.4004. Pemilihan Bahan & Proses Pendidikan Kewarganegaraan Manajemen Industri Jumlah Sks 3* 3* 3* 3* 3* 3* 3* 4* 5* 4 6 2* 4 4 4 4 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 3 2 5 2 3 2 105 Prasyarat TKM4101 TKM4001 TKM42012 TKM4204 TKM4204 TKM4002 TKM4106 TKM4202. TKM4001 TKM4001.4111 TKM.4102 TKM.4105 TKM.4005 MPK.4206 TKM 4004 TKM4204 TKM.4103.4206 TKM.4002 TKM. Panas & Permukaan (1 sks Prak) Getaran Mekanis Mesin2 Termal-Fluida (1 sks Prak).4109 TKM.4008 MPK.4104 TKM.4205.3.4112 Nama Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katolik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Buddha Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Kalkulus Menggambar Teknik (2 sks Tugas) Matematika Teknik I Fisika Kimia Ilmu dan Teknik Material Mekanika Fluida Matematika Teknik II Termodinamika Mekanika Kekuatan Material I Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Statistik Teknik Mekanika Kekuatan Material II Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Perpindahan Panas Kinematika & Dinamika Elemen Mesin I Sistem Kendali/Kontrol Pengukuran Teknik & Instrumentasi Metode numerik & MEH Praktikum Fenomena Dasar Mesin Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Perl.4104 TKM. TKM. TKM4104 TKM4001 TKM4002 TKM4202.4204 TKM.4103 TKM.4001 TKM.4108 TKM.4004 TKM.4106 TKM.4216 TKM.4007 TKM.4205.2.4002 MPK. Susunan Kurikulum Jurusan Teknik Mesin Kurikulum Jurusan Teknik Mesin terdiri dari beberapa kelompok mata kuliah dengan susunan sebagai berikut: 3.4209 TKM.2.4107 TKM.4003 TKM.4101 TKM. TKM4001 TKM4202 TKM4202.4110 TKM.4204 ≥ 96 sks = 105 Status W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W 3 .4005 TKM.4211 TKM.4004 MPK.4207 TKM.4213 TKM.1 Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) – untuk semua Konsentrasi N0.

4010 UBU.ke. Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi : .4002 UBU.Pp.m.Pp.i Wk.2.4007 TKM.ke.m.4009 TKM.4.m.ke. 37 Kode MK UBU.4213 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.Pp.Pp.Konsentrasi Teknik Konstruksi No.2.3. 4213 TKM.4005 Nama Mata Kuliah Kapita Selekta Kewirausahaan Jumlah Sks 3 3 Prasyarat = 121 + 3 = 124 Status W 3. 4209.4205 TKM. 4104.4111 TKM.m.4002 = 124+18 = 142 Status Wk.3. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk semua Konsentrasi No.m. Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) – untuk semua Konsentrasi No. 4105 = 105 + 16 = 121 Status W W W W 3.ke.i Wk.4008 TKM. 32 33 34 35 36 Kode MK TKM4218 TKM4145 TKM4215 TKM4212 TKM4210 Nama Mata Kuliah Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Bahan Bakar & Teknologi Pembakaran Teknik Tenaga Listrik Metode Penelitian Jumlah Sks 3 7 2 2 2 16 Prasyarat TKM4207 TKM.i Wk Wk 4 .ke.2.i Wk.4001 Nama Mata Kuliah Desain Mesin Teknologi Kendaraan Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Sistem Pemipaan Mekanika Patahan & Kelelahan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.4006 TKM.2.i Wk.4206 TKM.Pp. UBU.

4001 Nama Mata Kuliah Turbin Gas & Sistem Propulsi Sistem Tenaga Uap Mesin Pendingin & Pemanas Manajemen Energi Komputasi Dinamika Fluida Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.4014 TKM.i Wp.ke.m.4216 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Teknologi Pemotongan Logam Desain Produk Standarisasi & Kontrol Kualitas Sistem Manufaktur Optimasi Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Pk. UBU.4204 TKM.I Wp.Pk.4018 TKM. UBU.ke.m.4216 TKM.p.i Wke.4016 TKM.4024 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.4025 UBU.Pk.p.4022 TKM.i Wp.Pk.I Wm.ke.4206 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.I Wke.i Wm Wm Metalurgi Mekanik Elektro Metalurgi Metalurgi Serbuk Analisis Kegagalan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah 5 .4207 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4216 TKM.4002 =124+18 = 142 Status Wke.m.ke.4011 TKM.p.i Wke.ke.m. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.Pk.ke.4206 TKM.p.4019 TKM.4002 =124+18 = 142 Status Wm.Konsentrasi Teknik Produksi No.4013 TKM. 4206 TKM.p.4204 TKM.4017 TKM.Pk.Pk. UBU.4015 UBU.4020 UBU.i Wm.Pk.m.4204 TKM.4002 UBU.4218 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.ke.4021 TKM.Pk.4002 UBU.Pk.Konsentrasi Teknik Material No.Konsentrasi Teknik Konversi Energi No.I Wke Wke .i Wm.Pk.i Wp Wp .i Wp.4002 UBU.p.m.Pk. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.ke.4001 Nama Mata Kuliah Logam Paduan Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Pk.p.p.4002 =124+18 = 142 Status Wp.4012 TKM.4207 TKM.4023 TKM.Pk.ke.m.m.Pk.4216 TKM.i Wm.m.i Wke.4207 TKM.m.ke.p..p.4202 TKM.

4133 TKM.4127 TKM.i * Sks 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 >> Prasyarat TKM. 45 46 47 48 49 50 51 52 45 46 47 48 49 50 51 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 45 46 47 48 Kode MK TKM.4216 TKM.4122 TKM.4138 : = = = = Nama Mata Kuliah Korosi Pesawat Angkat & Alat Berat Analisis Tegangan Eksperimental Komputasi & Perancangan Model Robotika Topik Khusus Teknologi Tepat Guna Getaran Permesinan Pemot.4216 TKM.4126 TKM. Konersi Energi dan Material Tanda bobot sks mata kuliah untuk paket semester pertama mahasiswa baru.4216 TKM.4119 TKM.4209 TKM.4204 TKM.4118 TKM.4135 TKM.4113 TKM.p Pk Pk Pk Pp Pp Pp Pp.4204 TKM.4117 TKM.4146 TKM. Wajib untuk konsentrasi x. Pilihan untuk Konsentrasi Teknik.m Pp Pp Pp Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pm Pm Pm Pm Wajib untuk semua konsentrasi.4124 TKM.4206 TKM.4211 16—14--20—8 Status Pk.3.4136 TKM. 6 .4121 TKM.4202 TKM.4111 TKM.4030 TKM.4134 TKM.4120 TKM.4108 TKM.4130 TKM.4204. TKM.ke.2.4137 TKM.4111 TKM.4204 TKM.m.4111 TKM.4114 TKM.4216 TKM.Logam Non Konvensional Perencanaan Tata Letak Pabrik Perkakas Bantu Produksi Metrologi Industri Akuntansi Biaya Manajemen Produksi Perancangan & Pengendalian Produksi Motor Bakar Turbin Air Pompa & Kompresor Turbin Uap Ketel Uap Dinamika Gas Teknologi Tenaga Surya Optimasi Peranc.4216 TKM.p.4112 TKM.4204 TKM.5.4115 TKM.4213 TKM4206 TKM4207 TKM.4131 TKM.4116 TKM.4128 TKM. Sistem Termal Teknologi Energi & Lingkungan Fuel Cell Polimer & Komposit Ekstraksi Metalurgi Material Baru Pelapisan Inovatif Jumlah Keterangan W Wx Pk.m Pk Pk Pk Pk.4216 TKM. Produksi.4123 TKM.4129 TKM. Konstruksi.4112 TKM.4125 TKM.4029 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk masing-masing Konsentrasi : No.4132 TKM.4216 TKM.4215 TKM.

berarti termasuk adanya persyaratan harus telah mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan paling sedikit 15 kali. tersebut diatas) tetapi dimaksudkan untuk memberikan tutunan dan arahan bagi mahasiswa demi kelancaran dalam memprogram rencana studinya.7). serta telah melaksanakan seminar proposal skripsi dan seminar skripsi-nya sendiri di Jurusan. Pemrograman Mata Kuliah Pilihan Bila pemrograman mata kuliah pilihan yang diambil dari mata kuliah Kompetensi Pendukung Pilihan pengikutnya sedikit.7. 2 tugas mata kuliah dengan jumlah beban studi 20 sks. Diagram Alir Program Mata Kuliah tersebut bukanlah program paket semester (kecuali seperti yang tercantum dalam penjelasan pada butir 2. 3.5. 3.4 sks 6 sks = = Semua Matakuliah dengan bobot 4 sks. Diagram Alir Program Mata Kuliah Jurusan Teknik Mesin tertera pada Diagram (2.160 sks 3.50).4. 3. Pengelompokan mata kuliah berdasarkan konsentasi yang ada dimaksudkan untuk mempermudah pemantauan dalam persiapan.6. pelaksanaan. yaitu : Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Lain – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung – Wajib Konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Pilihan Konsentrasi Jumlah sks yang harus ditempuh sebesar = 105 = 16 = 3 = 18 = 2 . Pengelompokan Mata Kuliah berdasarkan Konsentrasi tertera pada Kelompok Mata Kuliah (2. maka disarankan pemrograman mata kuliah pilihan tersebut diambil dari mata kuliah wajib konsentrasi lain. maka mahasiswa tersebut dapat memprogram pada semester berikutnya dengan sejumlah mata kuliah berdasarkan batasan jumlah sks beban studi minimum/maksimum maupun prasyarat mata kuliah yang akan diprogram.18 sks sks sks sks sks + = 144 . dan evaluasi proses belajar mengajar dari setiap konsentrasi yang ada di Jurusan. Besar beban studi setiap semester ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Kumulatif. pelaksanaan perkuliahannya dilakukan dua kali dalam seminggu dengan bobot masing-masing 2 sks.3.3. Skripsi yang mempunyai bobot 6 sks. Beban Studi Pertama Mahasiswa Baru Beban studi semester satu tahun pertama bagi mahasiswa baru Jurusan Teknik Mesin ditentukan sebanyak 4 mata kuliah. Rekapitulasi dan Jumlah sks Mata Kuliah sebagai Beban Studi Jumlah sks mata kuliah yang harus ditempuh. Dengan demikian bila seorang mahasiswa memperoleh IP yang baik (IP ≥ 2.6). 7 . 3.

Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik. 5. Optimasi Produksi. MekatronikaInstrumentasi. Pilihannya. 3. Korosi. Perkakas Bantu Produksi. Standarisasi & Kontrol Kualitas. Getaran Mekanis. Sistem Pemipaan. Kinematika. Desain Produk. Topik Khusus. Proses Manufaktur II. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konstruksi terdiri dari mata kuliah : Menggambar Teknik dan Tugasnya. Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Akuntansi Biaya. Teknologi Pemotongan Logam. Matematika Teknik II. Pilihannya. Mesin thermal-fluida & praktikumnya. Teknologi Kendaraan. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi).6) KURIKULUM JURUSA TEK IK MESI 1. Ilmu Komputer dan Praktikumnya. 4. Bahasa Indonesia. Mekanika Patahan & Kelelahan. Analisis Tegangan Eksperimental. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan dalam hal ini Sekretaris Jurusan : Pendidikan Agama. Turbin Gas & Sistem Propulsi. Kimia Teknik. Sejumlah 20 mata kuliah dengan bobot 52 sks. Bahasa Inggris. Manajemen Energi. Perpindahan Panas. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Produksi terdiri mata kuliah : Proses Manufaktur I. Perancangan & Pengendalian Produksi Sejumlah 16 mata kuliah dengan bobot 46 sks. Fisika. Teknologi Pemotongan Logam Non Konvensional. Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Mesin Pendingin & Pemanas. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konversi Energi terdiri mata kuliah : Termodinamika Teknik. Metrologi Industri (+ P). Manajemen Produksi. Pesawat Angkat & Alat Berat. Metode numerik & MEH. Komputasi Dinamika Fluida. Proses Manufaktur III + Praktikumnya. Motor Bakar. Kapita Selekta dan Kewirausahaan. Mekanika Fluida. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Desain Mesin. Turbin Air. Teknologi Pembakaran. 8 . Elemen Mesin II dan Tugasnya. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Mekanika Kekuatan Material I. Elemen Mesin I. & Dinamika. Sejumlah 5 mata kuliah dengan bobot 16 sks. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Mekanika Kekuatan Material II. 2. Teknik Tenaga Listrik. Sistem Manufaktur. Robotika. Sejumlah 9 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan atau disebarkan ke kelompok konsentrasi yang ada : Kalkulus. Sistem Tenaga Uap. Matematika Teknik I.PE GELOMPOKA MATA KULIAH BERDASARKA KO SE TRASI (2. Pilihannya. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Komputasi & Perancangan Model. Perencanaan Tata Letak Pabrik & Pemindahan Bahan. Statistik Teknik.

Polimer & Komposit. Sejumlah 12 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Turbin Uap. Metalurgi Mekanik. Dinamika Gas. Material Baru.Pompa & Kompresor. 6. Pelapisan Inovatif. Sejumlah 22 mata kuliah dengan bobot 55 sks. Fuel Cell. Ekstraksi Metalurgi. Optimasi Perancangan Sistem Termal. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Material terdiri dari mata kuliah : Ilmu dan Teknik Material. Metalurgi Serbuk. Teknologi Energi & Lingkungan. 9 . Ketel Uap. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Material). Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Material). Teknologi Tenaga Surya. Pilihannya. Analisis Kegagalan. Logam Paduan. Elektro Metalurgi.

4007 P Kewargan 2 sks.001 Skripsi 6 10 .Teknik + Tugas 3 sks MPK. MPK.4008 B Indonesia 3 sks MPK.4002 KKN-P 3 sks. Termal-Fluid + Praktikum 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks 20 Wajib Konsentasi 2 sks UBU.DIAGRAM ALIR MATA KULIAH 4 sks TKM4101 Kalkulus 5 sks TKM4102 Meng.4005 K.4009 B Inggris 2 sks TKM.4105 Kimia 20 4 sks TKM4001 Matek I 6 sks TKM4202 Fisika 4 sks TKM4204 ITek Material 3 sks TKM4218 I Komputer+ Prak 4 sks TKM4205 Mek. TKM4112 Man Industri 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Pilihan 18 Konsentasi 6 sks UBU. Panas & Permukaan+Pra 2 sks TKM4213 G Mekanis 2 sks TKM4217 P Bhn & Pros 2 sks TKM4210 M Penelitian 2 sks TKM4212 TTL 5 sks TKM4216 M. Selekta 3 sks. UBU. Fluida 21 4 sks TKM4103 Matek II 4 sks TKM4108 Sis Kendali / Kontrol 2 sks TKM4002 MKM I 3 sks TKM4106 P Manufaktur I+ Praktikum 4 sks TKM4104 Termodinamika Statistik Tek. Panas 2 sks TKM4215 Bhn Bakar 21 4 sks TKM4109 Peng Tek Ins 4 sks TKM4110 Mnum+MEH 1 sks TKM4005 Prakt FDM 7 sks TKM4145 P Manufak III+Praktikum 3 sks TKM4111 El Mesin II+tgs 19 3 sks TKM4211 Perl. 2 sks TKM4107 19 4 sks TKM4209 Kin & Din 3 sks TKM4206 MKM II 4 sks TKM4004 El Mesin I 4 sks TKM4207 P Manufak II + Praktikum 4 sks TKM4003 Perp.4001-5 Pend Agama 3 sks MPK.

Laboratorium. Kelompok Dosen diketuai oleh seorang Ketua Kelompok yang ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Jurusan. Studio dan Bengkel Jurusan Teknik Mesin mempunyai 10 (sepuluh) Laboratorium. 1. Kelompok Dosen Jurusan Teknik Mesin didasarkan atas kelompok mata kuliah konsentrasi yang terbagi dalam lima kelompok sebagai berikut: 1. Studio Perancangan & Rekayasa Sistem c. Studio. Setiap Dosen bisa berada dalam satu kelompok konsentrasi atau lebih. Laboratorium Fenomena Dasar Mesin 9. 4. Laboratorium Proses Produksi II – NC/CNC (Proses Manufaktur II) 5. Laboratorium Proses Produksi I (Proses Manufaktur I) 2. Kelompok Konsentrasi Teknik Konstruksi. Laboratorium Mesin-Mesin Fluida 7. Laboratorium. Laboratorium Pengecoran Logam (Proses Manufaktur III) 4. Bengkel Teknologi Tepat Guna 11 . Laboratorium Teknologi Energi Surya & Energi Alternatif b. Kelompok Konsentrasi Teknik Material. sesuai dengan kebutuhan demi menunjang kelancaran pelaksanaan program pendidikan di Jurusan Teknik Mesin. Laboratorium Metrologi Industri 10. Studio dan Bengkel Jenis Laboratorium.4. yaitu : a. Laboratorium Metalurgi Fisik (Perlakuan Panas & Permukaan) 3. 3. Kelompok Konsentrasi Teknik Konversi Energi. Kelompok Konsentrasi Teknik Produksi. Bengkel : 1. Laboratorium Mesin Pendingin 8. 2 (dua) Studio dan 1 (satu) Bengkel. Laboratorium Motor Bakar 6. 1.. 2. PERATURA JURUSA Kelompok Dosen Kelompok Dosen adalah suatu kelompok terdiri dari para Dosen yang mempunyai minat dan atau spesialisasi sesuai dengan kelompok mata kuliah dan atau konsentrasi yang ada di Jurusan Teknik Mesin. Studio Komputer 2.

harus diprogram bersamaan dengan mata kuliahnya. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. 4. dapat diprogram apabila mata kuliah yang menjadi prasyarat. 4.3.3.3. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. Fungsi utama Laboratorium adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. dibuat oleh masing-masing Kepala Laboratorium dengan persetujuan Ketua Jurusan. Praktikum Persyaratan Praktikum a. Studio dan Bengkel Fungsi Laboratorium. b. bidang pendidikan. bagi mahasiswa maupun dosen. praktikum. pengerjaan tugas mata kuliah dan skripsi. tugas mata kuliah dan skripsi maupn kerja sama dalam perancangan dan rekayasa sistem dengan pihak lain. materi praktikum dalam mata kuliah tersebut harus dijadualkan pada minggu-minggu awal semester yang sedang berjalan.4. 4. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. b. pengerjaan tugas menggambar teknik dan menggambar mesin. a.3. serta sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa. telah ditempuh. yang dilaksanakan di Laboratorium penyelenggara praktikum setelah jadual praktikum diumumkan. Fungsi utama Studio adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. aturan dan tata tertib selama praktikum. materi praktikumnya termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Fungsi utama Bengkel adalah untuk menunjang dan menampung kegiatan pendidikan yang meliputi. 4. Studio dan Bengkel adalah untuk menunjang kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu.3. Jadual Penyelenggaraan. Jadual kegiatan dan aturan penggunaan Laboratorium / Studio / Bengkel diatur oleh Kepala Laboratorium / Studio / Bengkel yang bersangkutan dengan persetujuan Ketua Jurusan.Fungsi Laboratorium. 12 . 4.2.1.3. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. Materi Praktikum a. Tahap pertama merupakan pendaftaran bersamaan dengan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). c. tugas perancangan & rekayasa sistem. Tahap kedua merupakan pendaftaran dan penyelesaian kelengkapan administrasi. Pendaftaran Praktikum Pendaftaran praktikum dilakukan dalam dua tahap sebagai berikut: a. Aturan dan Tata Tertip Praktikum Jadual penyelenggaraan. pengerjaan tugas dalam rangka merealisasikan hasil kreatifitas dan inovasi yang berkaitan dengan mata kuliah teknologi tepat guna maupun mata kuliah lainnya. b. b. praktikum pemrograman.

Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. maka yang bersangkutan tidak boleh mengikuti ujian semester mata kuliahnya. a.Satu eksemplar diserahkan ke Rekording sebagai arsip di Jurusan. dihalaman 6). 4. . Berkas hasil evaluasi laporan praktikum dari Kepala Laboratorium diserahkan ke Rekording sebanyak satu eksemplar. tidak harus mengulang praktikumnya. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : .5. Laporan Praktikum Laporan praktikum harus disetujui oleh Asisten dan Dosen Pembimbing praktikum dan diketahui oleh Kepala Laboratoium. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Ayat 2. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi praktikum yang termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. merupakan salah satu diantara beberapa komponen dari nilai hasil evaluasi akhir mata kuliahnya.Satu eksemplar diserahkan kepada Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan.Dua eksemplar diserahkan ke Rekording untuk ditempel / diumumkan dan sebagai arsip di Jurusan.3. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi yang berada dalam mata kuliahnya maupun jenis dan macam peralatan yang dipraktikkan.6. (Sesuai Bab III. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. Bagi praktikan yang telah memperoleh nilai angka lulus praktikum.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. c. . Bagi praktikan yang gagal dan atau tidak memperoleh nilai angka lulus pratikum.3. Nilai Hasil Evaluasi Akhir Praktikum a.Beban Kegiatan Praktikum a. 13 . merupakan nilai akhir yang dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ) dan dikonversikan kedalam nilai huruf. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . Pasal 8. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. Penyerahan daftar nilai praktikum dilakukan bersamaan penyerahan berkas laporan praktikum. dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ). b. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. . Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. 4. bilamana akan mengulang mata kuliah yang bersangkutan. d. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah.

Demi kelancaran penyelesaian tugas mata kuliah.4. b. selain mata kuliah tugas yang mempunyai sks berdiri sendiri.4. Diagram Alir Tugas Mata Kuliah tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. Tugas mata kuliah yang sks-nya berdiri sendiri.5.1. mata kuliah tugas tersebut harus diasuh oleh seorang Dosen atau lebih sesuai dengan porsi beban dari mata kuliah tugas. Kuliah Kerja yata – Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik terdiri dari keempat Konsentrasi yang ada yaitu.3.5. Ruang Lingkup Kuliah Kerja Nyata-Praktik a.3.3.8. 14 . maka Jurusan dapat menunjuk beberapa Asisten untuk membantu pembimbingan tugas. Materi Tugas Mata Kuliah a. Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan di perusahaan. Kesetaraan porsi beban mata kuliah tugas per kelasnya sebanyak ± 10 orang mahasiswa dan proses pengevaluasiannya secara mandiri seperti mata kuliah terkait. semua mata kuliah wajib dan pilihan lainnya diusahakan untuk diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur. Teknik Konstruksi. Teknik Produksi. b. 4.4. Tugas Mata Kuliah Dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar. 5. Pengalaman kerja.5. Asisten / Dosen Pembimbing Praktikum Pengangkatan Asisten/ Dosen Pembimbing Praktikum dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. 4. Mahasiswa diwajibkan mengambil bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik sesuai dengan konsentrasi yang diprogram. 4. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen.7. 4. segala sesuatunya diatur oleh Dosen pengasuh mata kuliah yang bersangkutan. 4..3. Diagram Alir Praktikum tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. 4. Penunjukan Asisten dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.4.1. Prasyarat dan Lama Kuliah Kerja Nyata-Praktik 4.2. Teknik Konversi Energi dan Teknik Material.4. proyek atau instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.2.5. Apabila suatu mata kuliah diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur .

mahasiswa yang bersangkutan harus mencari obyek tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 4. harus sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram mahasiswa. Telah menyelesaikan paling sedikit 104 sks dengan IPK ≥ 2. b. Ketua Kelompok Dosen.7. Laporan dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. Dosen Pembimbing dan Dosen Penasehat Akademik.6. seorang mahasiswa akan dibimbing oleh seorang atau beberapa orang pembimbing dari perusahaan.5. 4. Sanksi Sanksi bagi mahasiswa yang melanggar peraturan Kuliah Kerja Nyata-Praktik akan ditetapkan oleh Dekan berdasarkan keputusan hasil musyawarah antara Ketua Jurusan. dan seorang Dosen Pembimbing yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. Kegiatan yang dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 4. sehingga formatnya harus sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebanyak satu eksemplar (yang asli) beserta hasil evaluasinya. c. 4.5. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Ketua Jurusan. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Dosen Pembimbing Jurusan. Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan selama melaksanakan Kuliah Kerja NyataPraktik.a. Prosedur Kuliah Kerja Nyata-Praktik a.5. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah salah satu jenis karya ilmiah.5.5. 15 . proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Penentuan nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilakukan oleh Dosen Pembimbing dari Jurusan yang dinyatakan dalam surat puas. b. b.5.8. Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas.4. Nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik merupakan hasil gabungan dari nilai Pembimbing di perusahaan.00. Kerja praktik dilaksanakan dalam waktu satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik.5. diserahkan kepada Rekording Jurusan selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja NyataPraktik selesai dilaksanakan. Pembimbing Kuliah Kerja Nyata-Praktik Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Diagram Alir Kuliah Kerja Nyata-Praktik tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. 4. c. Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.

c. diajukan kepada Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan. Moderator seminar adalah Dosen Pembimbing dan hasil evaluasi seminar dari Dosen Pengamat merupakan salah satu persyaratan bagi penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi. Prosedur Pengambilan Skripsi a.Telah menyelesaikan skripsinya dan mendaftarkan diri di Rekording Jurusan. Konsultasi dengan Pimpinan (Sekretaris) Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi. b. b. Memprogram skripsi dalam KRS setelah persyaratannya terpenuhi dan memperoleh blanko permohonan skripsi.4. Mendapatkan persetujuan dari Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi dan selanjutnya membuat proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing. Proposal skripsi diseminarkan untuk dievaluasi oleh paling sedikit dua Dosen Pengamat yang ditunjuk oleh Pimpinan Jurusan atas usulan Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan dan diikuti oleh mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. Skripsi Persyaratan Pengambilan Skripsi a. 4.2.6. maka Dosen Pengamat tersebut diharapkan dapat terus mengikuti-nya.Telah mempunyai Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi .1. Telah menyelesaikan paling sedikit 126 sks dengan IPK ≥ 2. e. 4. c. Telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata-Praktik b.3.6.00. Persyaratan pemakalah seminar hasil skripsi adalah sebagai berikut : . Mengajukan judul skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen dengan pokok bahasan sesuai konsentrasi yang dipilih dan untuk memperoleh pesetujuannya pada blanko permohonan skripsi. Seminar hasil skripsi diselenggarakan untuk dapat diikuti oleh semua Dosen dan mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. 16 . 4.6. c.6. b.6. Penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi oleh Dosen Pembimbing setelah proposal skripsi dievaluasi dalam seminar proposal. Proposal skripsi yang telah dibuat dan disetujui oleh Dosen Pembimbing. 4. Telah menempuh paling sedikit satu mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih dengan nilai ≥ C.4. Proposal Skripsi a. Selanjutnya bila sudah pada saat-nya seminar hasil skripsi maupun ujian skripsi dilaksanakan. Seminar Hasil Skripsi a. d.

seorang anggota penguji dan seorang atau dua orang Pembimbing. Telah memenuhi persyaratan jumlah kehadiran paling sedikit 15 kali mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan. Majelis Penguji Majelis Penguji terdiri dari.6.5. 4. Nilai hasil ujian skripsi yang dipergunakan adalah nilai angka (0 – 100) dan dinyatakan lulus ujian skripsi apabila nilai rata-rata dari semua penguji skripsi dan penguji komprehensip nilainya >55.9. dan semua mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih nilai minimumnya C dengan Indek Prestasi Komulatip Konsentrasi ≥ 2. Evaluasi Ujian Skripsi Evaluasi hasil ujian skripsi berdasarkan penilaian dari ketiga penguji. Materi ujian skripsi terdiri dari materi skripsi itu sendiri dan tinjauan secara komprehensip dari materi mata kuliah kompetensi utama dan pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi. Telah menyelesaikan paling sedikit 138 sks ( tidak termasuk bobot sks skripsi ) dengan IPK ≥ 2. Selanjutnya keempat atau kelima orang anggota penguji tersebut tugasnya terdiri dari. 4. 4.6.7. Penentuan nilai akhir ujian skripsi dan yudisium dilakukan oleh Jurusan berdasarkan Peraturan yang tercantum pada Bab VI. Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin diatas dan Pasal 27 Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.6. Materi makalah seminar hasil skripsi berorientasi pada materi skripsi. - 4. .Telah memperbanyak makalah seminar skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing dengan jumlah eksemplar sesuai kebutuhan. seorang sebagai penguji materi komprehensip yang terkait dengan materi skripsi dan seorang atau dua orang Pembimbing merangkap sebagai penguji saksi. dengan bukti tertera pada blanko seminar skripsi. & 4.4. c. pemecahan masalah dan penampilan.8. Persyaratan Ujian Skripsi a. seorang Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota penguji.6. Materi dan Pelaksanaan Ujian Skripsi a. b.5. Penentuan hasil akhir ujian skripsi dilakukan dalam Sidang Majelis Penguji. Ujian skripsi dapat dilaksanakan bilamana diikuti paling sedikit tiga orang pengikut ujian calon sarjana.6. c. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Diagram Tahapan Ujian Skripsi tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.6.6. jumlah sks dengan nilai D dan atau D+ tidak melebihi 10 % dari jumlah sks yang telah ditempuh.6. b. seorang Ketua Majelis merangkap sebagai anggota penguji.00.b. 17 .6. Ujian skripsi dilaksanakan di Jurusan Teknik Mesin oleh Majelis Penguji sesuai dengan Butir 4.a.6. Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. tidak ada nilai E. 2 (dua) orang sebagai penguji materi skripsi. Penilaian seminar hasil skripsi meliputi : penyajian. b. Pasal 27. Telah menyerahkan naskah lengkap skripsi beserta nilainya dari Dosen Pembimbing ke Rekording Jurusan sebanyak lima eksemplar termasuk yang asli.

sehubungan dengan diberlakukannya Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2007/2008 – 2010/2011 Jurusan Teknik Mesin. Pasal 3 Mata Kuliah Yang Mengalami Penggabungan Matakuliah kurikulum baru yang merupakan gabungan dari dua matakuliah kurikulum lama akan dinilai sesuai dengan nilai mata kuliah yang didapatkan tertinggi Pasal 4 Peraturan peralihan ini diberlakukan untuk mahasiswa sebelum angkatan 2007/2008. Pasal 2 Mata Kuliah Yang Mengalami Penambahan SKS 1) Mata kuliah yang berdasarkan kurikulum sebelumnya dengan bobot 2 SKS . adalah sebagai berikut : a) Pendidikan Agama. sejauh tidak bertentangan dengan surat keputusan ini. maka perlu dibuat peraturan peralihan baru bagi mahasiswa angkatan tersebut. PERATURA PERALIHA Umum Pasal 1 1) Sehubungan dengan adanya mahasiswa lama sebelum angkatan 2007/2008 yang pernah mengikuti Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2003/2004 – 2006/2007 Jurusan Teknik Mesin beserta Peraturan Peralihannya. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris dengan bobot 3 sks. Pasal 5 Hal-hal khusus yang diakibatkan oleh berlakunya surat keputusan ini dan ketentuan-ketentuan lain yang belum tercantum akan ditentukan kemudian. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Pendidikan agama (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Pendidikan Agama dengan bobot 3 sks. b) Bahasa Inggris. 18 . dalam kurikulum yang baru diakui menjadi 3 SKS.5.

Khalik Rasul.Sy. (Spektrum No. Sifat dan kekuasaan Allah SWT. Jakarta: Dokpen. Mahmud. Jakarta. Harus. Alkitab. SILABUS MATA KULIAH ---------. Islam dan ilmu pengetahuan. MAWI. Sidi. R.4002 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami konsep beriman dalam Gereja.Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) ---------1. amal shaleh dan Islam dalam disiplin ilmu. Pokok Bahasan : Alam kehidupan dan isinya. Sylatut. “Membina Jemaat Beriman”. Jakarta: UI Press.. Gazalba. Kepustakaan : Hardowiryono. “Pokok-Pokok Ajaran Islam”. Misteri Tritunggal Yang Maha Esa. Islam dan kehidupan masyarakat. Rasul dan Syariah Islam. Kepustakaan : Nasution. -. Kitab Suci. “Meningkatkan Partisipasi dalam Hidup Kebudayaan. 1982.6. Ibadah. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam Kode Mata Kuliah : MPK. Kemasyarakatan dan Kenegaraan”.4001 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan untuk pengkajian alam. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi agar dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat sebagai ungkapan imannya. “Islam. 1978. “Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”. Pokok Bahasan : Paham menggereja dan beriman dalam Gereja. Dokpen. Aqidah dan Syariah”. Sidang MAWI. “Islam Ditinjau dari Berbagai Segi dan Aspeknya”. Gereja sebagai sakramen keselamatan.MAWI. 19 . Mata Kuliah : Pendidikan Agama Katolik Kode Mata Kuliah : MPK. 4th VIII). Islam untuk disiplin ilmu.

Mata Kuliah : Pendidikan Agama Buddha Kode Mata Kuliah : MPK. Kepustakaan : Dekker. Pranata sosial. Pokok Bahasan : Pengertian tentang agama. Gede dan W.-. 1979. Nawa Darsana. Sumbu ajaran Agama Hindu. Pokok Bahasan : Sejarah Agama Hindu.4003 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan tentang latar belakang konsep dan prinsip Agama Kristen. Kepustakaan : Lembaga Alkitab Indonesia. “Alkitab”. “Iman Kristen dan Ilmu Pengetahuan”. Harun. Ruang lingkup Agama Hindu. Dasar-dasar agama Kristen. Iman dan ilmu pengetahuan. Nyoman dan I Ktut Sudiri P. keimanan dan kebaktian kepada Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan YME. Pudja. : Pendidikan Agama Hindu Kode Mata Kuliah : MPK. Dasar-dasar Kepemimpinan Hindu. “Pokok-pokok Agama Hindu”. Jakarta: BPK. -. “Rig Weda dan Sama Weda”. Dosa dan akibat. 20 . Peranan Roh Kudus.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Mata Kuliah Mata Kuliah -. Jakarta: Departemen Agama RI. Hadiwiyono. 1982. Sularso. “Iman Kristen”. Sadia.4004 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati keagamaan yang mantap. : Pendidikan Agama Kristen Kode Mata Kuliah : MPK. Rencana keselamatan dan penggenapannya dalam Yesus Kristus. Sopater. Iman dan pengabdian. mempertebal keyakinan. Seni Budaya Hindu.

1980. Paritha. “Sanghyang Kamahayanikan”. Pokok Bahasan : Efficient reading. discourse in action. Hukum Kasunyatan. RELC (SEAMEO). Oxford University Press. “Dharmapada”. translation. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. “Citra Agama Buddha dalam Falsafah Pancasila”. Dharma dan kebaikan untuk mempertebal iman (soddha) dan menjaga kelangsungan hidup agama. “Academic Orientation Course”. Kepustakaan : Diputhera. exploring function. Mata Kuliah : Bahasa Inggris Kode Mata Kuliah : MPK.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati serta mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Riley. Konsepsi kerukunan hidup umat beragama.4008 3 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 3. discovering discourse. 2. Pamela. The British Council. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. 21 . Concept in use. Mata Kuliah : Bahasa Indonesia Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas : : : : : : MPK. AAUCS. Meditasi. Kepustakaan : “English for Specific Purposes Mainline Course”. “Reading and Thinking in English”. 1982. Sadparamita. Bodhisatwa. Kebaktian dan Upacara. Pokok Bahasan : Hakekat Tuhan YME. Oka.4009 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar bisa memahami buku ajar dalam bidang keteknikan secara efisien dalam bahasa inggris. Buddha.

6th ed. macam-macam garis.4101 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. John Willey & Sons. Jakarta. Purcell.4102 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip menggambar teknik. huruf dan angka yang dipergunakan. Erwin. "Advanced Engineering Mathema-tics". Deret Taylor. Canada. 1986. Jakarta. 1966. Integral Rangkap (Rangkap dua dan tiga) dan aplikasinya . Persamaan Luasan derajad dua . Hasyim. ML.. Pengetahuan membuat gambar teknik yang meliputi.. New York. Deret Tak Hingga. alat-alat gambar. Malang. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kalkulus Kode Mata Kuliah : TKM. 1986. Moekidam.. "Kalkulus". Pengetahuan sistem proyeksi. Kopma Unibraw. Yoewono.. mengganbar mesin dan trampil dalam menggambar teknik dan menggambar mesin. Fungsi dan grafik . 1991. Deret McLaurin. John Willey & Sons. 1988. Malang. "Matematika I". Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 22 . Fungsi dengan beberapa variabel . "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". Inc. Turunan Fungsi (Diferensial) .Inc. E. kuadran (ruang 5. "Matematika II". Integral Fungsi dan Teknik-teknik Integrasi serta aplikasinya dalam engineering. Nilai Ekstrim dan Nilai Stasioner fungsi dan aplikasinya . Moekidam. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". 1991. Baesoeni. Menggambar Teknik (2 Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM..4. Boas. Limit Fungsi . Kreyszig.J. Yoewono. edisi 4. Erlangga. Diferensial Parsial. Kopma Unibraw. Diferensial Total dan aplikasinya .. UI Press.

Prosedur menggambar dan penyederhanaan untuk macam-macam ulir. pembagian sintetis : Aljabar matriks . “Ilmu Ukur Melukis”. Stam. bidang. Aljabar Vektor . Fungsi Vektor . 1952. potongan. Pengetahuan membaca gambar. Gambar asembling. toleransi sudut. Abbas. Jakarta: Pradnya Paramita. dimetri dan trimetri). 1986. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 23 . “Ilmu Bangunan Pesawat Jilid II – Alat-Alat Bagian Pesawat”. Proyeksi elementer dari garis. Jakarta: Penerbit H. Kalkulus Integral Vektor . Pengetahuan potongan. proyeksi tegak lurus dan miring. Stam. Determinan dan Sistem Persamaan Linier . prinsip-prinsip analisis vektor dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalan-persoalan dalam teknik mesin.Graw-Hill. All. Teori tentang toleransi linier.Kepustakaan : penempatan obyek). “Practical Geometri and Engineering Graphics”. Eigen value dan eigen vector. Bidang bantu (auxiliary view plan). benda. Teori Bilangan dan bilangan kompleks. Teori Persamaan. “Menggambar Mesin-Menurut Standard ISO”. serta hubungan ketiga-tiganya. Konfigurasi permukaan dalam gambar kerja. “Mechanical Drawing – CAD Comunication”. Giesecke at. 1987. Teorema Descartes. teori proyeksi. proyeksi pandangan jamak (Amerika dan Eropa). Eliminasi Gauss-Jordan. Proyeksi sejajar dan tidak sejajar. Pemberian tugas menggambar teknik yang meliputi proyeksi aksonometri. 6. Sugiarto. Jakarta: Penerbit Buku H. Abbott. bantalan. Development (kupasan). French. toleransi linier. Pemberian tugas menggambar mesin yang meliputi ukuran gambar. Kalkulus Diferensial Vektor . “Principles of Engineering Graphics”. 1952. pertembusan. Matematika Teknik I Kode Mata Kuliah : TKM. toleransi sudut dan toleransi geometri serta gambar susunan. Blackie and Sons. pegas. Eliminasi Gauss. Pemberian ukuran gambar. 1992. Et. toleransi geometri.4101 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip aljabar. London: Glasgow. kupasan dan gambar proyeksi Amerika dan Eropa. 1990. Matriks lanjut : Invers Matriks. roda gigi. New York: Maxwell Macmillan. International Editions. Lambri. All. International Edition. New York: Mc. Intersection (pertembusan).4001 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyrat : TKM. proyeksi aksonometri (isometri.

1988. New York. Moekidam. gerak harmonik. Malang.Meyer.. RE.. Transformasi Laplace. Irwin & Freud. "Statistic for Experiments". teorema 24 .. Fisika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 7. Erwin. John Willey & Sons. 1991. Statistik Deskriptif: Pengorganisasian data. John Willey & Sons. & Raymond H.. perhitungan nilai tengah dan variabilitas data Teori Probabilitas.. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Yoewono. Erlangga. ML. JE. Estimasi Parameter. edisi 4. Statika dan kinematika. Kreyszig. Prinsip dasar statika.. GEP. New York. 1986. Persamaan Diferensial Simultan.Kepustakaan : Pengantar Tensor. John Willey & Sons.Inc. 3rd ed. 1991.4202 6 sks W Tidak Ada Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang fisika dasar yang mendasari teknik mesin yang berkaitan dengan hukum alam. New York. "Probability and Statistics for Engineers and Scientists". Distribusi variabel random. momentum. 1978. Walpole. "Advanced Engineering Mathematics". Gelombang. 1985. Prentice Hall of India.. Dinamika. Box. kaitannya dengan statika struktur maupun penyelesaian problema dalam bidang teknik mesin. Memberikan pengetahuan dan pemahaman Agar mahasiswa dapat menjelaskan dan menganalisis keseimbangan gayagaya dalam beberapa konstruksi statika tertentu berdasarkan hukum keseimbangan statika. Purcell.J. Moekidam. 1966. Boas. Persamaan Homogen. 6th ed. Kopma Unibraw. New Delhi. Kopma Unibraw. Jakarta. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". "Matematika I". Inc. Panas dan perambatan panas.. PD Eksak dan Faktor Integrasi. gaya-gaya dan momen sebarang. Persamaan Bernoulli . "Matematika II". McMillan Publishing Co. Optik dan Listrik. Persamaan diferensial Biasa (PD Biasa) Orde 1 Derajad 1. Yoewono.. Malang. "Probability and Statistics for Engineers".. Analisis analitis/matematis gaya dan momen statis. Persamaan Linier Orde 1. Canada. Persamaan Cauchy/Euler dan Legendre. 1985. Persamaan Linier Orde n. Inc. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". Penyelesaian PD dengan Transformasi Laplace. Sistem satuan. meliputi : PD yang diselesaikan dengan variable separable. Miller... E.

Momen inersia profile. Keasaman. teori diagram benda bebas (FBD). Kraice. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. momen inersia luasan.L. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan.H. PH. Analisis grafis/grafostatika dari gaya dan momen. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. Sears. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 25 . Agregat. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Analisis Orsat. Prentice-Hall.4105 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dasar-dasar pengetahuan kimia yang berhubungan dengan bidang teknik mesin. Frame sederhana. Pencemaran air. gaya-gaya sejajar dan momen lentur. Mekanisme proses pembakaran. Kesadahan dan penanganannya. potongan. zat-zat padat. Mac Englewood-Cliffs. zatzat padat. volume. Prentice-Hall. Sifat bahan bakar cair dan gas. D.Kepustakaan : Varignon. MW. Sumber air untuk industri serta penanganannya. Pengertian tentang Net Hydrogen. Zemansky. Timoshenko. J. “Engineering Mechanics”. Sifat bahan bakar cair dan gas. Carl A.Graw-Hill Book Co. 1956. diagram garis pengaruh. 8. “University Phiysics (Mechanics. diagram bidang lintang (SFD). Pengertian tentang Net Hydrogen. New York: John Willey and Sons. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Kimia Kode Mata Kuliah : TKM. “Mekanika Teknik” Statika. penggantian batang. Jakarta: Penerbit Erlangga. PH. terlarut dan tak terlarut. Analisis Orsat. Keyser. Keyser. Mulia. and Young.G. massa. Meriam L. metode keseimbangan joint. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. cremona. gaya normal. Pencemaran air. terlarut dan tak terlarut. Mekanisme proses pembakaran. Kesadahan dan penanganannya. FW. S. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. New York: Mc. 1956. Sistem tumpuan sederhana. Sumber air untuk industri serta penanganannya. gaya-gaya dan momen lentur. Tony. “Material of Engineering”. gaya-gaya dan momen sebarang. “Material of Engineering”. perpindahan/pergeseran joint. momen lentur. Analisis gaya dan momen dengan prinsip kerja semu. Agregat. Heat and Sound)”. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Carl A. Mac Englewood-Cliffs. Keasaman.

Logam – logam tuang. refractory. Avner. “Ultra Structure Processing of Ceramics. Laktin. “Engineering Physical Metallurgy”. Ilmu dan Teknik Material Kode Mata Kuliah : TKM. baja dan paduannya. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : K. gelas/kaca. William C. “Fuels Combustiron and Furnaces”. Struktur dan kristal logam. Djaprie. Angus. Sriati. Griswold. Presipitasi larutan padat. Vleck. Sidney H. material non logam. besi tuang dan paduannya. “Water Conditioning for Industry”. 4204 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui jenis dan sifat serta penggunaan material teknik. Teori tentang cara-cara pengujian material teknik. L. Powell. “Materials Data Books”. 1954.Graw-Hill. Dislokasi dan cacat atomik logam. Sheppard T. Lewis H. “Industrial Stochiometry”.(Diktat kuliah). logam ringan. Djaprie. logam berat. logam non ferrous. Berbagai macam material teknik yaitu: logam ferrous. “Introduction to Physical Metallurgy”. Mekanisme penguapan logam. New York: John Willey & Sons. Henct. Leslie. H. Pembentukan logam. Recovery dan recrystallization. “The Physical Metallurgy of Steel”. Bardji HP. “Cast Iron (Physical and Engineering Properties”.9. khususnya yang berkaitan dengan teknik mesin. (Laboratorium Pengujian Material). Ch. plastik karet. New York: Mc. Glasses and Composites”. C. Y. Nuklisi dan pertumbuhan butir. W. ”Introduction to Ceramic”Series on Science and Technology of Materials. “Teknologi Pengolahan Bahan”. “Metalurgi Fisik Modern”. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam. J. Sugiarto. paduan non ferrous. keramik: Berbagai macam penerapan dari material teknik pada permesinan. HT. Kingery. Lewis Waren. Pengujian destruktif dan non destruktif serta evaluasi perubahan karakteristik logam. “Teori Pengujian Bahan”.”. Deformasi plastis kristal logam. dan dapat mengetahui pengaruh temperatur. Arthur. Klasifikasi material teknik. Sifat-sifat umum material teknik. New York: John Willey & Sons. Radas. 26 . 1954. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. Keyser. New York: Mc. Van. Sriati.Graw-Hill.

persamaan momentum. persamaan dari hukum-hukum dasar pada volume atur. buoyancy dan stabilitas. John D. Robet W. bilangan-bilangan tanpa dimensi. distribusi tegangan geser. metode analisis fluida. Analisis differensial pada aliran fluida: persamaan kontinuitas. hubungan turunan sistem dengan formulasi volume atur. Hukum-hukum dasar pada sistem (konservasi massa. efek perubahan penampang terhadap sifat-sifat fluida: nozzle. persamaan-persamaan dasar. fluida dalam rigid-body motion. Mc. tekanan dinamik. Aliran eksternal fluida incompressible viscous: boundary layer. “Introduction to Fluid Mechanics” 4th Edition. persamaan-persamaan dasar dalam bentuk integral untuk volume atur. Verhoeven. perambatan gelombang suara. aliran dalam pipa tunggal dan bercabang. 10. Aliran fluida incomprecible inviscid: persamaan Euler. similaritas.Surdia. dimensi dan satuan. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 27 . Alan T. “Fundamentals of Fluid Mechanics” AddisonWesley Publishing Company. medan kecepatan dan tegangan. tekanan stagnasi. hukum Newton II.4205 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori-teori Mekanika Fluida sehingga mampu menerapkannya dibidang rekayasa. Pendahuluan: definisi.. Philip M. aliran dalam pipa dan saluran meliputi. Tata. “Fundamental of Physical Metallurgy”. head losses mayor dan minor. persamaan Bernoulli. gaya hidrostatis pada bidang yang terendam. sifat-sifat stagnasi isentropis lokal. gaya lift dan drag. hubungan hukum Termodinamika I dengan persamaan Bernoulli. tekanan statik. Fluida statis: persamaan dasar fluida statis. Donald. Aliran internal fluida incompressible viscous: aliran laminer fully developed. Konsep dasar: fluida sebagai kontinum. variasi tekanan dalam fluida statis. Fox. 1994. diskripsi dan klasifikasi aliran fluida. aliran fluida compressible. Analisis dimensional dan similaritas: teori Buckingham Pi. 1985. Inc. John Willey & Sons. Mata Kuliah : Mekanika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. aliran adiabatik pada penampang konstan dengan gesekan (fanno line). hukum Termodinamika I dan II). viskositas. Gross Richard J. profil kecepatan turbulent. prinsip momentum angular. difuser. “Pengetahuan Bahan Teknik”. normal shock. aliran pada penampang konstan tanpa gesekan dengan perpindahan panas (rayleigh line). Gerhart.

“Mathematical Methods in the Physical Sciences”.Graw-Hill. “Advance Engineering Mathematics”. John Willey and Sons. 11. F. “Fluid Dynamics”. “Fluid Mechanics”. 1985.F.A. Streeter.: Canada. Brighton.V. “Fluid Mechanics”.Graw-Hill Book Co. Wylie..Graw-Hill Book Company. New York: Mc.Hughes. Persamaan Diferensial Bessel dan Persamaan Diferensial Legendre .Kogakusha Ltd. “Advance Mathematics for Engineers and Scientists”. Brighton. Inc. 6th Edition. 2nd Edition.GrawHill. New York: John Willey and Sons. 1967. “Advanced Engineering Mathematics”. Kreyzig.1969. 4104 4 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada 28 . Wylie. ML. 5th ed Singapore: Mc. Murray R. 1986. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Termodinamika Kode Mata Kuilah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 12. Mata Kuliah : Matematika Teknik II Kode Mata Kuliah : TKM. Schaum’s Outline Series. Persamaan Diferensial Parsial dan Penyelesaian Masalah Nilai Batas. New York: Mc. Barret.Graw-Hill Book Co. W. Penyelesaian Persamaan Diferensial dengan deret tak hingga. Louis C. Erwin. Inc. Spiegel. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. 1966.M. C. Deret Fourier . White. Fungsi Gamma dan Beta . Benyamin. New York: Mc. Ray. 1983. Boas.L.1988.New York: Mc. J. 4103 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.

pompa kalor. Addison-Wesley Publishing Company. analisis energi dalam siklus. generalized compressibility chart. Inc. Hukum ke Nol Termodinamika dan pengukuran temperatur. Hardjono Djojodihardjo. Mc. Inc. evaluasi sifat-sifat termodinamika dengan model gas ideal meliputi panas jenis. balance energi. Siklus-siklus Turbin Gas: siklus Brayton. 2nd Edition. 1994. tingkat keadaan. Inc. Penggunaan entropi: definisi perubahan entropi. Wood. identifikasi irreversibility. Sushkov. Moran. analisis volume atur kondisi steady.Graw-Hill Kogakusha 2nd. Holman. “Thermodynamics. Konsep-konsep dan definisi-definisi dalam Termodinamika: konsep dasar. proses isentropik. siklus dengan reheat dan regenerative. sistem refrigerasi gas. “Applications of Thermodynamics”. Graw-Hill. “Termodinamika Teknik”. dan proses politropik. teori gas ideal. Shapiro. Siklus-siklus refrigerasi dan pompa kalor: siklus kompresi uap. 2nd Edition. siklus Duel. Energi dan Hukum ke I Termodinamika: energi sistem. siklus Diesel. Third Edition. sifat-sifat termodinamika. An Engineering Approach. Howard N. Cengel. 4 th Edition. 2nd Edition. Siklus-siklus motor bakar: siklus Otto. 1982. sistem refrigerasi absorpsi. transfer energi dengan perpindahan panas dan kerja. siklus dengan regenerative. Hukum ke II Termodinamika: pernyataan dan kegunaan Hukum ke II Termodinamika. 1980. Michael J. sistem satuan. New York: John Willey & Sons. 1977. exergy balance pada sistem tertutup dan pada volume atur.Graw-Hill. Bernard D. 2000. pengukuran tekanan. Pengenalan analisis exergy (availability): definisi exergy. proses. Publisher Moscow. energi dalam enthalpi. Evaluasi sifat-sifat termodinamika: hubungan p-v-T. Reynold William C: Perkins Henry C. Mc. pengertian sistem. “Thermodynamics”. Psikrometrik. Boks. Mc. 29 . “Fundamentals of Engineering Thermodynamics”. Siklus-siklus tenaga uap: siklus Rankine. Yunus A. “Engineering Thermodynamics”. reheat dan intercooling.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar Termodinamika serta mampu menerapkannya dalam permasalahan Termodinamika Teknik dan mampu menerapkannya dalam analisis Konversi Energi. siklus. Analisis energi pada volume atur: balance massa. gas Van Der Walls dan Battic Bridgemen. “Technical Thermodynamics”. balance energi pada sistem tertutup. Michael A. siklus Carnot. balance entropi pada sistem dan terbuka..

Khana Publisher 2-B Nath Market. Sistem dengan beban puntir. “Strength of Materials”. tegangan lentur. Nai Sarakk. gaya normal. and Young. D. sambungan las). pada profil. sambungan keling. tekan geser. termal. gaya lintang. rakitan.13. Delhi-6. diagram momen lentur. pembentukan. sudut puntir poros. pengelasan dan pemesinan. tegangan utama. tarik. modulus geser. macam sendi. S. plastis. modulus bulk. diagram bidang momen puntir. batang dan kerangka. modulus elastisitas. “Strength of Materials”. pada poros. 1976. diagram. tegangan akibat puntir.N. V. pada pegas hilik. puntiran pada penampang berdinding tipis dan penampang bentuk profil. Deformasi elastis. Analisis tegangan akibat torsi. angka Poisson. Popov. diagram gaya normal. Timoshenko. diagram gaya lintang. pengecoran.. Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. Schaum’s Outline Series. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Kekuatan Material I Kode Mata Kuilah : TKM. kerja / ijin. dan dapat lebih memahami 14. momen lentur. Analisis pada sistem statis tak tentu.P. Konsep dasar tentang tegangan. “Mechanic of Materials”. Vazirani. “Analysis of Structure”. Mata Kuliah : Tujuan : 30 . Analisis tegangan dua dimensi secara analitis dan grafis. Analisis pada sistem batang statis tertentu. tegangan geser murni. tegangan dalam (bejana tekan dinding tipis. pada tabung dinding tipis.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai macam beban dan tegangan akibat pembebanan pada sistem/konstruksi dan dapat menganalisis tegangan yang terjadi pada sistem benda kaku statis tertentu dan tak tentu. E. tegangan biaksial. tegangan akibat puntiran dan lenturan.H. Jakarta: Erlangga. 1986.4106 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses dan mengenal teknologi produksi dalam bidang. Volume I: New York.4002 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM.

Mc. Tata. New York: American Society of Metal. Krar. Modern Machining. Sriati. Pengecoran meliputi proses pembuatan baja dan besi tuang.S. “Teknik Pengecoran Logam”. Mc. “Fundamentals of Process Engineering”. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. Elemen pemotongan pahat potong.E. Apll. Geoffrey. M. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. Pembentukan geram. Energi potong spesifik. and Shfeer. Mesin Perkakas. Klasifikasi mesin perkakas. pengerolan. Proses pemotongan. Avitzur. Proses pembentukan logam pada proses panas dan proses dingin yang meliputi. pengelasan listrik dan pengelasan gas. mesin ketam dan serut. Gaya pemotongan dalam proses milling. Djaprie. Model-model mekanika pemotongan logam. Gesekan dalam pemotongan logam. 1985.Graw-Hill Publishing Company LTD.F. Lee. Proses pemesinan yang meliputi proses. Amand. Temperatur pada daerah deformasi primer. mesin bubut. 31 . “Teknologi Mekanik”. Jilid II. Erlangga Jakarta. Marchel Dekker I. New Delhi. bor. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Erlangga Jakarta. Sriati. Winston A. tempa. “Surface Treatment of Metal”. Djaprie. Knight. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan.W. Surdia. mesin gerinda dan lain sebagainya.C. teori Lee & Shaffer. freis. Gaya pemotongan teoritis. Mekanisme mesin milling. Model merchant. 1941. “Machine Tool Operations”. Oswald. Sistem pemotongan miring. mesin gurdi. Jilid I. “Technology of Machine Tools”. 4. dan mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. Proses pengelasan yang meliputi. Mekanisme mesin bubut. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. Mech.Pokok Bahasan : Kepustakaan : proses dan ada ketrampilan dalam menjalankan mesin-mesin manufaktur.W. Tata. Plowing force and sizeeffect. penarikan. mesin-mesin pelapis logam dan menggunakan peralatan kerja bangku. Edisi 7. B. “Teknik Pengelasan Logam”. J. Pradnya Paramita. 18 no. V.H. Boothroyd. Tata. Praktikum menggunakan mesin-mesin potong logam seperti.Graw-Hill. bubut.N. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. Mekanisme mesin skrap.Graw-Hill. E. skrap. “Metal Forming: Processes and Analysis”. “Teknologi Mekanik”. ekstrusi. 1989. 1991. 1990. Earn. mekanik. Jakarta. mesin milling. Krar. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Jakarta. Pradnya Paramita. Vol. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. Kovan. 1951. Mc. metalurgi dalam pemotongan logam. Oswald. Tebal geram menurut teori merchant. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Menggunakan mesin-mesin penyambung logam. J. Betzalel. gerinda dan lain-lain. Foreign Languages Publishing House Mascow. and Merchant. Surdia.

Analisis regresi. metode superposisi. 4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menganalisis perubahan bentuk elastis dalam sistem batang dan sistem konstruksi benda kaku berdasarkan hukum-hukum statika. 4206 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. Sistem batang statis tertentu dengan defleksi elastis. Mata Kuliah : Statistik Teknik Kode Mata Kuliah : TKM. kolom dengan beban sentris. 1991. Phillip F. metode energi. metode integrasi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 32 . metode persamaan tiga momen. 1997.Oswald. kolom dengan beban eksentris. “Manufacturing Processes and System”. metode energi.4107 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengembangan IPTEK dan industri. rumus-rumus Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 16. Hifni. Variabel random dan distribusi probabilitas. 1991. Penyajian data. “Analisis Varian dan Penerapannya”. Hifni. Mekanika Kekuatan Material II Kode Mata Kuilah : TKM. Bandung ITB. Pengantar statistik. Teori tekuk pada kolom. dan mahasiswa juga mampu menganalisis suatu sistem/konstruksi mesin ditinjau dari kekuatan materialnya yang menerima tegangan multiaksial statik dan dinamik. Malang: Kopma Unibraw. 1977. “Analisis Regresi”. Box. Munoz Jairo. 1978. “Statistic for Experiments”. Taufiq Rochim. Sistem batang statis tak tentu. GEP. New York: John Willey and Sons. 1985. 15. Malang: Kopma Unibraw. New York: John Willey and Sons. Hifni. Konsep dasar tes hipotesa. Distribusi normal dan sampel random. Design experiment dan analisis varian. metode superposisi. “Metode Statistika”. 1991. “Statistical Concepts and Methods”. metode Euler. metode luas bidang momen. Perbandingan dua perlakuan/lebih. Malang: Kopma Unibraw. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Bhattacharya.

Analysis Prediction & Prevention. New York: Mc. “Theory of Elasticity”. P. Tegangan dan regangan sisa. Volume I: New York. Analisis teori kegagalan pada pemebanan dinamik. Borresi. cumulative damage pembebanan sederhana. dinding tipis. “Analysis of Structure”. V. Timoshenko.Kepustakaan : empiris. Mc. “Strength of Materials”.P J. 1976. Delhi-6. Aplikasi teori kegagalan pada silinder berdinding tebal. pembebanan kombinasi. Khana Publisher 2-B Nath Market. Jakarta: Erlangga. Vazirani. “Advanced Strength of Material”. Schaum’s Outline Series. “Failure of Materials in Mechanical Design”. Timoshenko.Graw-Hill Inc. D. Pemrograman. D. juga mahasiswa dapat lebih memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. “Elements of Strength of Materials”. New York. Analisis tegangan dan regangan dalam tiga demensi. Sistem pendukung mesin perkakas NC/CNC. “Advanced Strength and Applied Stress Analysis”. New York:Mc. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 33 . 4207 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Proses NC. Moscow: Publishers. “Mechanic of Materials”. S-N curve.H. and Young.C. Timoshenko.P. Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. S. “Strength of Materials”. dinding tebal dan sambungan bejana bertekanan. Tipe-tipe sistem NC. Teori kegagalan pada pembebanan multi aksial statik. tegangan kontak. perlakuan permukaan dan tegangan sisa. Popov.Graw-Hill Kogakusha Ltd. 1986. beban impact. Goodier. Mesin 17.H. Manufaktur NC-CNC. R. “Engineering Consideration of Stress Strain and Strength”. serta mengenal teknologi produksi dengan menggunakan mesin NC/CNC. E. New York: John Willey & Sons. 4106 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. “Strength of Materials”. Teori bejana bertekanan ..N. Mahasiswa juga dapat memahami konsep perancangan dengan bantuan komputer dan dapat membuat penerapan sistem CAD/CAM dalam proses perancangan dan produksi. serta dapat menjalankan / menggunakan mesin NC/CNC. Definisi mesin perkakas NC/CNC. Budymas Richard G. Manuscript. S. Collins. Nai Sarakk. S.Graw-Hill. fatigue. Stepin. Juvinal.N. and Young.

H. Englewood Cliffs.29 no. “Computer Integrated Machine Design”.Zimmers.R. Thomas G. Charles E. International Editions.C. New York: Mc. Austria. New York: Prentice-Hall Inc. Rogers David F.4. Groover. 1994. Special issue of the IBM Journal of Research and Development: Vol. “Computer -Automated Manufacturing”. penerapan teknik CAD/CAM dalam perancangan dan produksi.Henderson. “Milling Training Unit”. Wysk. “CAD/CAM Hand Book”.Graw-Hill Book Co.B. “Computer Aided Design and Manufacture”. “Tinjauan Teknologi CAD/Cam Dalam Bidang Manufaktur dan Rekayasa”. Wilson.Graw-Hill Book Company. “ ow and in The Future.P. Mc. Jr.D. Mc. Mills. numerical control. “Turning Training Unit”.Jr. Lembaga Penelitian ITB: Bandung. Interaksi sistem komputer grafik. Muljowidodo. E. Bandung: Lembaga Penelitian ITB. Singapore: Mc. Englewood Cliffs. 1986.Adams. Sistem CAM. D.Graw-Hill Book Co. Koren. “Computer Integrated Design and Manufacturing”. Powers. Austria. pemodelan geometris. 1985.A. 34 . Pemrograman kode-G TU-2A. process planning & CAPP system.John. Eric. Prentice Hall Inc. “Pengantar CAM”. Robot. Bosan. konfigurasi sistem CAD. New York: Mc. Praktikum pembuatan produk dengan menggunakan TU-2A (2 sumbu) dan pembuatan produk dengan menggunakan TU-3A (3 sumbu). M. Mc. pengertian tentang concurrent engineering. “Computers in Manufacturing”. Chang. Emco Maier & Co. transformasi dan proyeksi. “Mathematical Elements for Computer Graphics”. “CAD & CAM Manual”. Taufiq Rochim. Komputer dalam manufaktur.Hill International Edition. John H. San Francisco CA. 1986. “CAD/CAM/CIM. Pemrograman kode-G TU-3A. Sistem koordinat menurut ISO 841. Bedworth. 1994. integrated computer-aided manufacturing. “Automating Electronics Manufacturing”.Kepustakaan : perkakas TU-2A. IBM. Yoram. “Computer Control of Manufacturing Systems”. 1988. Aspek teknologi TU-3A. Mikell P. John H. 1988.Wang. Powers. EMCO MATER. Industrial Control System. Sistem CAD. Poewer.Graw-Hill Inc. “Computer Aided Manufacturing”. “Mechanical Design”. “CAD/CAM: Computer Aided Design and Manufacturing”. Data-data teknologis. T. J.W. New York: Prentice-Hall Inc. Teicholz. Simulasi CAD/CAM. H. CAE.Graw-Hill. Graw . New York. R. C. Emco Maier & Co. Gunn. Konsep perancangan dengan bantuan komputer. “Computer Automated Manufacturing”. John Willey & Sons. 1985.Alan.

New York: Mc. Pendahuluan tentang perpindahan panas konveksi. 3rd Edition.18. John Willey & Sons. radiasi. pertukaran radiasi. Yunus A. transmisivitas.P. pada dinding datar. Persamaan konduksi. David P. view factor. semi-infinite solid. 4202. laju perpindahan panas konduksi. intensitas radiasi. Perpindahan panas radiasi. 4209 Beban Studi : 4 sks Status : W 19. melintasi silinder dan bola. absorptivitas. 6thed. metode pemisahan variabel. dan dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Dewitt. tipe-tipe penukar kalor. analisis penukar kalor dengan metode LMTD dan effectiveness. J. 1998. Cengel. bola. refleksivitas. metode finite difference. lapisan batas kecepatan. 1996. Harper & Row Publisher. konduksi dengan pencetusan (generation) energi panas. Kinematika & Dinamika Kode Mata Kuilah : TKM. radiasi benda hitam. metode lumped capacitance. Frank. yaitu aliran diatas plat datar. Pendahuluan: konduksi. silinder. metode grafis. persamaan difusi panas. Konduksi transient. Holman. A Practical Approach”. Mc. konveksi. mekanisme fisik konveksi. 4104 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Perpindahan Panas Kode Mata Kuliah : TKM. Penukar kalor. “Intorduction to Heat Transfer”. Mcb. Konduksi satu demensi. konveksi pada aliran eksternal.Graw-Hill. Perpindahan panas konveksi paksa. konveksi pada aliran internal (dalam pipa circular dan noncircular). emisivitas. 1986. “Heat Transfer”. Incropera.Graw-Hill Ltd.TU. hukum Kirchoff. Konduksi dua demensi. perpindahan panas pada sirip. konduksi pada dinding datar dan sistem radial. Perpindahan panas boiling dan kondensasi. Perpindahan panas konveksi natural. lapisan batas termal. Mata Kuliah : 35 . “Heat Transfer. koefisien perpindahan kalor menyeluruh. kreith. 4003 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. melintasi kumpulan pipa-pipa. “Principles of Heat Transfer”. Frank P.

roda geneva. rantai. New Jersey: Prentice Hall. energi dan daya pada mekanisme sistem atau mesin. A. L. dan lain-lain.Graw-Hill Book Co. roda gigi. Vol. A. Erdman. J. sekrup. 4004 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. rangkaian roda gigi episikik.R.2. roda gigi. Martin. Church.G. Mabie. Vol. cam. sintesis kinematik linkage. New York: John Willey & Sons. roda gesek. Kraige. “Mechanics and Dynamics of Machinery”. sistem puli & drum. I. rangkaian roda gigi episiklik. Analisis bobot balans pada masa yang bergerak rotasi dan translasi lurus bolak-balik. Guillet. dan lain-lain. dan mahasiswa dapat mengenal dan memahami macam-macam sistem transmisi daya dan dapat merancang sistem transmisi selain dengan menggunakan roda gigi. dan juga mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis gaya. kecepatan dan percepatan system mekanik yaitu: linkage dan macam-macam transmisi. analisis gerakan. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis dan sintesa gerakan kecepatan dan percepatan mekanisme sistem atau mesin. New York: Mc. sabuk.L. Englewoods Cliffs. George.Graw-Hill. “Dynamics of Machinery”. gaya gesekan. sabuk rantai. Elemen Mesin I Kode Mata Kuliah : TKM. New York: Mc. roda gesek. Mata Kuliah : Tujuan : 36 . Meriam. Analisis gaya statik. “Kinematic of Machine”. sistem puli & drum. roda geneva. Hinkle Roland. New York: John Willey. Konsep dasar gerak mekanisme. gaya inersia. “Engineering Mechanics”. New York: John Willey. energi dan daya sistem mekanik yaitu linkage dan macam-macam transmisi. “Mechanism Design-Analysis and Synthesis”.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. 20. Analisis poligon kecepatan dan percepatan pada mekanisme komplek.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami bagian-bagian mesin dan dapat membuat criteria dasar perencanaannya serta dapat merancang sambungan–sambungan bagian mesin.H. Analisis poligon gaya mekanisme komplek. sekrup. “Kinematic of Machine”. “Kinematic and Dynamic of Machine”. New York: John Willey and Sons Inc. Holowenko.

“Fundamentals of Mechanical Component Design”. Robert B.E. J. Juvinal. Prentice Hall Inc. Macam-macam kopling tetap (couplings). Macam-macam transmisi daya dengan. Stolk. key. Erlangga. pin.H. Aarond. TKM. Mata Kuliah : Tujuan : 37 . 1981. G & Winter. Mengenal komponen penunjang peralatan dan mesin-mesin industri. “Fundamentals of Machine Component Design”. Dasar-dasar perencanaan transmisi daya selain dengan menggunakan roda gigi. Macam-macam poros dan gandar (shafts & axles). Sambungan dengan cottered. Memahami cara penggabungan komponen mekanik dengan rangkaian elektronika sebagai unit pengaturannya. New York: Mc. McKee.Graw-Hill International Edition.F. rantai & sprocket. memahami karakteristiknya serta penggunaannya di bidang mekanik. M. Niemann. Kenneth S. Kurmi. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan sistem pengaturan dan membuat perbaikan sistem pengaturan serta menganalisis stabilitas sistem pengaturan. Macam-macam rem dan kopling tidak tetap (brakes & clutches). “Computer Integrated Machine Design”. New York: Mc. 21. H. Kriteria-kriteria dasar perencanaan. seperti komponen pneumatis dan hidraulis beserta rangakaian pengaturannya. P.C. 4108 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. “Elemen Mesin”. belt & pulley. “Machine Design” Shigey. Dobrovolsky. “Machine Design”. New York: Mc. Ulir-transmisi.. Kerugian-kerugian transmisi daya selain menggunakan roda gigi. splined dan serrated. Memahami cara pengaturan beberapa konstruksi dan mekanisme yang digunakan dalam peralatan industri. E.Jr. Jac. R. Deutschman.Graw-Hill. Macam-macam pegas. “Maschinen Elemente”. roda gesek. paku keling. “Design of Machine Elements”.4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal macam-macam komponen elektronika.Graw-Hill. Wilson. kerut.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan bagian-bagian mesin.. Desain sambungan pada bagian-bagian mesin dengan. New York: Willey. “Machine Elements”. Sistem Kendali/Kontrol Kode Mata Kuliah : TKM. brakes & clutches serta shafts & axles. las. “Machine Design Theory and Practice”.4202. V. ulir-baut/ mur. “Mechanical Engineering Design”. Black. Charles E. Spots.

Bandung: Mesin FTIITB.”Microprocessor and Digital System”. aljabar boolean. DC. Book Company Ltd.Graw-Hill. Schaum’s Outline Series. limit switch. Coughanowr. Elsevier. Hall Douglas SV. Pemodelan matematis sistem kedalam persamaan diferensial. Soenoko. Diferensiator (D). “Prinsip-Prinsip Elektronik”. AC. “Engineering System and Aotomatic Control”. Komponen pneumatis dan hidraulis yang berhubungan dengan pengaturan listrik dan elektronik. J 1979. Proporsional (P). Pengukuran gerakan dan dimensi. Plant. Pengukuran gaya torsi.Graw-Hill. “Process System Analysis and Control”. Temperatur dan laju aliran panas. Pengaturan dengan mikroprosesor. Pengukuran tekanan. Mc. 38 . Prinsip pembacaan dan penulisan EPROM. E. Donald R Koppel. Blok diagram dan fungsi alih sistem. Malcolm. Rangkaian pengatur elektronik. dan tipe-tipe gabungannya. Analisis stabilitas sistem pengaturan. Inc. gerbang logika bilangan biner. Rangkaian pengatur listrik (pengaturan kerja proses switching Star-Delta). kecepatan aliran. Transmisi dan perekaman data. daya poros.GrawHill. “Dasar-dasar Hidrolik dan Pengaturannya Secara Elektronik”. New York: Mc. “Measurement System: Application and Design”. Motor step. Manipulasi. Penggunaan komponen elektronika. push button O dan C) thermo controller. Dransfield. Pengenalan alat ukur elektronika. Konsep dasar alat ukur.C. dioda. Karakteristik semi konduktor. IC. hidrolik. “Control System Fundamentals”. New York: Mc. Komponen listrik penunjang rangkaian pengatur (relei. New York: John Willey & Son. Inc. Perbaikan sistem menggunakan perangkat. Mulyowidodo. “Feed Back and Control System”. Rafen. Macam-macam sistem pengaturan : mekanik. ADC dan interfacing.”Hydraulic Mechanism in Automation”. Komunikasi komputer dengan dunia luar dengan bahasa Pascal. type dan type P. “Teknik Instrumentasi”. Malvino. New York: Mc. R. Indra Djodikusumo.O. Peter. transistor. (1986). Rangkaian hidrolik dan pneumatic. Universitas Indonesia Press.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan semi konduktor. Macam-macam semi konduktor. Macam-macam transduser. 1987. 1990. Harrison. Srivastava. perangkat keras rangkaian logic. penunda waktu. Integrator (I). Howard L. Fungsi alih sistem dalam wawasan waktu dan wawasan Laplace. “Pengantar Ilmu Teknik Instrumentasi”. “Automatic Control Eingineering”. “Mekatronika I & II”. Elektronika digital.Graw-Hill. sistem bilangan. Prokes. Lowett B. A. Doebelin. Penyelesaian model matematis dengan transformasi Laplace. pneumatik dan elektronik.

Energi potensial gaya dan regangan. Variasi kalkulus. “Teknik Instrumentasi”. E. Pengukuran tekanan. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami alat-alat ukur dan cara pengukuran besaran-besaran rekayasa. sistem koordinat. Dasar-dasar metode elemen hingga. Sistem koordinat.Graw-Hill. 4202.22. Problem MEH 2 dimensi elemen segitiga. Definisi regangan. Quadrilateral element 4-node 39 . Doebelin. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar metode elemen hingga dan memformulasikan problem teknik dalam model serta dapat menyelesaikan pemodelan problem tersebut pada kondisi statik dan dinamik. Fungsi potensial energi. Daya dan kerja. Konsep model elemen hingga. Prinsip energi potensial minimum. 1990. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengukuran Teknik & Instrumentasi Kode Mata Kuliah : TKM. Universitas Indonesia Press. Model elemen tegangan uniaksial. Pengukuran gaya torsi. Pengukuran gerakan dan dimensi. transformasi koordinat assembly elemen 3-node isoparametrik. 4109 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.O. Manipulasi.C. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Metode umerik dan Metode Elemen Hingga Kode Mata Kuliah : TKM. 4110 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan metode komputasi secara numerik dan dapat menyelesaikan persoalan persamaan matematik secara numerik serta aplikasinya dalam teknik mesin. Elastisitas. A. Pada aliran panas: model elemen pada aliran panas. Srivastava. Mc. 23. 1987. Konsep dasar alat ukur. Pemodelan sistem kontinyu dengan banyak elemen. Temperatur dan laju aliran panas. daya poros. kecepatan aliran. aliran panas dengan konvesi. Keseimbangan formulasi varisional. Energi regangan. Problem MEH 1 dimensi pada mekanika. “Measurement System: Application and Design”. Transmisi dan perekaman data. Assembly elemen. Formulasi varisional.

gauss. Prentice Hall International Series. euler modifikasi. Interpolasi. taylor. rung-kutta. Gauss-Jordan. beda hingga. Zienkiewicz. O. stirling dan bessel. Zahavi Eliahu.Y. Penyelesaian persamaan aljabar dan transcendental dengan metoda: incremental-search. PWS Kent Publishing Company. Surabaya: ITS. Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode: newton-raphson. T. A. “The Finite Element ethod”. lagrange. linear ganda. New York: John Willey & Sons. integrasi trapezoid.Graw-Hill. “The Finite Element Method in Machine Design”. Gauss seidel. interpolasi linear. Penyelesaian persamaan deferensial partial. Ketelitian dari perhitungan pendekatan. Atkinson. “The Finite Element Method”. Cholesky. Scheid. Thomas J. Tejo Sutikno.C. Fracis. Jr. secant. bolzano. Hughes. Bambang. Problem MEH 2 dimensi pada perpindahan panas dan aliran panas. Munif. Prentice Hall Inc. newton-raphson. Inc. “An Introduction to umercial Analysis”. “Metode Numerik”. Kendall. “The Finite Element Method in Mechanical Design”. Cook. Hartley. “Finite Element Procedurs”. “Concepts and Aplications of Finite Element Analysis”. “Analisis Numerik”. Mac Millan Publishing Company. Knight. Kendall. Deferensiasi numerik dan integrasi numerik. Yang. bisection. Triatmojo. polinomial. New York: Prentice-Hall International Editions. Soeharjo. Grandin. “Penguasaan dan Penggunaan Metode Numerik”. newton. Charles E.Kepustakaan : isoparametrik. Analisis tegangan axisymetric. 40 . faktorisasi: Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode : eliminasi Gauss.Graw-Hill. New York: John Willey & Sons Inc. “Aljabar Matrik”. hermite. invers matrik. Atkinson.. deferensiasi newton dan interpolasi stirling. Robert D. dekomposisi lower-upper. “Theory and Problems of umerical Analysis”. milne. “Fundamentals of The Finite Element Method”. “Finite Element Structural Analysis”. iterasi. Klaus-Jurgen. simpson dan weddel. romberg. Bandung: ITB. Penyelesaian persamaan deferensial biasa dengan metode: Euler. “Elementary Numerical Analysis”. non linear. New York: Mc. London: Mc. Bathe. R. Regresi (Curve fitting): linear. solusi problem eigenvalue. Prentice Hall International Editions. New York: John Willey & Sons.

berbagai macam roda gigi. “Machine Elements”. luncur dan gelinding (sliding & rolling contact bearing). Mata Kuliah : : Praktikum Fenomena Dasar Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. screw. Boxes dari gear-box. Comparative flow measurement apparatus. Simple vibration apparatus. helical.4003. curved bevel gears. 4004 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi gear box. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan roda gigi.24. worm and globoidal gears. herringbone spur gears. critical revolution. straight. herringbone spur gears. Stolk. 1981. rantai dan sprocket. momen lentur dan gaya lintang. Macam-macam sistem pelumasan. Kerugian-kerugian yang terjadi pada transmisi roda gigi. straight.4205. roda gesek. hypoid. straight. Reynold number experient. Sesuai dengan Buku Petunjuk Praktikum dan Buku Pustaka mata kuliah yang terkait. V.4005 Beban Studi : 1 sks Status : W Prasyarat : TKM4001. defleksi batang. Erlangga. straight. belt dan pulley. curved bevel gears. “Elemen Mesin”. kolom. dynamic balancing apparatus. screw. Jac. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 25. Macam-macam bantalan. fluid circuit friction apparatus. thermal conductivity. 4111 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. Puntiran batang. helical. Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM. worm and globoidal gears. Dobrovolsky. juga agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi daya. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 41 . hypoid.4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperdalam pengetahuan teori dasar-dasar permesinan.

ASM. “Machine Design”. 4211 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam serta dapat melakukan pengetesan. Perlakuan panas logam ferrous dan paduannya. Pengaruh kedalaman pengerasan pada bentuk tegangan. McKee. “Computer Integrated Machine Design”. “Machine Design” Shigey. Peterson. “Abook of Heat Treatment”.Graw-Hill.Brooks. “Heat Treatment of Metal”. Zakarof. Perlakuan panas logam paduan non ferrous. Spots. pengaruh perlakuan panas logam. James F. New York: Willey. E. Jenis-jenis keausan. Metals Handbook Volume 5. M. Aarond. Deutschman. G & Winter.R. Finishing and Coating”. mikro struktur logam. P. Transformasi phase padat. Robert B. “Mechanical Engineering Design”. Perlakuan thermochemical baja. Praktikum tentang. “Introduction to Material Science for Engineers”. kekerasan logam. 4203 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Mengevaluasi dan mengaplikasikan jenis perlakuan panas dan permukaan pada komponen mesin. “Surfase Cleaning..Jr.. R. New York: Mc. Kenneth S. Karl-Erik. Jenis perlakuan panas dan permukaan. kekuatan logam.Graw-Hill. New York: Mc. H.H. Shackelfort. Black. “Design of Machine Elements”. Hardenability. Thelning. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 42 . Impact test. “Wear Resistant Surface in Engineering”.Graw-Hill International Edition. Khamenecny. “Fundamentals of Machine Component Design”. Niemann.E. Charles E. dan agar mahasiswa lebih memahami pengaruh temperatur. Prentice Hall Inc.F. “Heat Treatment of Ferrous Alloy”.C.Kurmi. “Maschinen Elemente”. “Steel and It’s Heat Treatment”. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. 26. Mata Kuliah : Perlakuan Panas & Permukaan (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Jominy test. C. J. “Machine Design Theory and Practice”. New York: Mc. Juvinal. Wilson.

eksitasi impulse dan eksitasi umum dalam domain waktu. transfer function dan magnification factor. “Engineering Vibration”. Thomson.T. W. Getaran poros sumbu elastis dengan beban diskrit. Lanjutan multi Degree of Freedom-discrete. New Jersey. Daniel. Solusi analitik system getaran kontinyu (plate & beam). L. S. eksitasi periodik. Russel Jr.27. New York: Mc. Pengenalan damping. 43 . Mc. New York: Prentice Hall Inc. Respon getaran dalam domain frekwensi. 4213 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Penentuan DOF dan penjabaran sistem getaran SDOF (diskrit sistem) denga metode ewton.J.Graw-Hill International Editions. critical speed shaft. Inman. 4103. dengan menganalisis secara eksak maupun numerik. Prentice Hall International. Sistem getaran kontinyu (model matematik gerak aksial transversal. Pengenalan sistem getaran 2DOF. Upper Saddle River. Meirovitch. “Vibration Theory and Applications”.Graw-Hill. Teori getaran relatif dan base motion pada permesinan SDOF. Prentice Hall International Editions. eksitasi langkah (step). unbalance. Lagrange: Respon getaran terhadap harmonik. Mc. New York: John Willey & Sons. “Vibration Problem in Engineering”. “Elements of Vibration Analysis”. New Jersey. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Getaran Mekanis Kode Mata Kuliah : TKM. E. rotasional dari poros elastis linier). 4209 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami konsep dasar analisis getaran mesin dalam upaya mencari/menentukan sumber getaran pada permesinan serta dapat menjelaskan dan memilih beberapa metode isolasi getaran mesin dari sekelilingnya untuk mencegah dampak persoalannya pada sistem dan sekelilingnya. Solusi numeric sistem getaran kontinyu (plate & beam). “Mechanical for Engineering-Dynamics”.Graw-Hill International Edition. Graham Kelly. “EngineeringMechanic: Dynamics”. Konsep akustik.P. Thimosenko S. “Fundamental of Mechanical Vibrations”. Beer. Pengertian fisika dan matematika dari sistem dinamis gerak bolak-balik. Metode komputasi eigenvalue dan eigenvector. Evaluasi numerik untuk MDOF response. Hibbler R.C. F.

instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin fluida. blower. Klasifikasi dan bentukbentuk energi pada mesin-mesin termal. Efisiensi mesin-mesin fluida. pompa. teknik energi nuklir. Dapat lebih memahami karakter mesin-mesin konversi energi dan dapat melaksanakan pengetesan prestasi mesin-mesin konversi energi. teknik energi panas bumi. Efisiensi mesinmesin termal. Sistem energi alternatif . aftur. 4216 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : TKM. Mesin-mesin termal: Motor bakar. 4205. Sistem energi alternatif. kerosin dan Turbin gas. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin fluida. turbin uap. pemanas. Fungsi bagian-bagian utama mesinmesin fluida. Prinsip kerja mesin-mesin termal. Mesin pengkondisian udara. turbin angin. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin termal. 44 .Fluida (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin termal. pendingin. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin termal. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin fluida. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin fluida. kompresor. Mesin-mesin fluida. diesel. Prinsip mesin berputar. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin termal. Pemilihan (spesifikasi) mesin. teknik energi gelombang laut. Fungsi bagian-bagian utama mesin-mesin termal. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin termal. Pemilihan (spesifikasi) mesin. teknik energi surya. ketel uap. teknik energi angin. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin fluida. turbin air. Sistem tenaga uap. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Mesin-Mesin Termal . Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin termal dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin termal. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin termal. bensin. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin fluida. 4104 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. Prinsip kerja mesin-mesin fluida.28. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin fluida dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin fluida. Klasifikasi dan bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. mesin uap. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin termal.

“Steam. chemis dan mekanis suatu logam dan paduannya.J. Batas butir difusi. Avner. A. Cacat dalam kristal. Pemilihan Bahan & Proses Kode Mata Kuliah : TKM. Maintenance and Application”. W. Teori elastisitas. bronze. Susunan atom. biner. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. 29. perubahan bentuk plastis dari logam.. Hukum Ficks I dan II. 4217 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Rekonstruktif dan displacement. J. Struktur kristal. “Principles of Energy Conversion”. New York: Mc.Graw-Hill. Karasik. “Principles of Energy Conversion”. Ph. tertier. peralatan. Jr. Perlakuan panas terhadap besi tuang. Menentukan waktu pemanasan.. Klasifikasi baja struktur dan peralatan. “Introduction to Physical Metallurgy”. Laboratorium Motor Bakar dan Laboratorium Mesin Pendingin. “Centrigugal Pumps. Struktur atom.. padat ke padat. “Internal Combustion Engine”. Ikatan-ikatan kovalen dan Van Der Waals. struktur elektro. endapan. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. Degler. cair ke padat. Pengerasan dengan penyepuhan dan bahan kimia. New York: Mc. besi tuang dan non ferrous. difusi dan transformasi fasa dalam logam. New York: Mc. dasar defleksi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45 . Logam-logam dengan sifat yang luar biasa. Severn. Proses penguatan dalam logam melalui larutan atom. pencucian dan pelurusan bentuk.Graw-Hill. H. Culp. Miles. Perlakuan panas pada produk baja.Graw-Hill. A. aluminium dan magnesium. Hubungan tegangan dengan geseran.D. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sifat phisis. Pengaruh unsur lain pada baja.Kepustakaan : Praktikum di Laboratorium Mesin-Mesin Fluida.Graw-Hill. Selection. New York: Mc. Energi ikatan. New York: John Willey.H. Church A. Diagram fasa. Teori plastisitas dan teori patah. metalugrafi baja. perubahan sifat karena pemanasan dan pendinginan. Obert. New York: Mc.Graw-Hill. Sorrenson H. A. dislokasi dan fracture. brass. Cacat titik. Toronto: John Willey. Periodik sistem.W.C. serta mengetahui dan memahami fasa dalam sistem logam.E. baja perkakas. Teori dislokasi. Rekristalisasi. Toronto: John Willey. Transformasi fasa. Air and Gas Power”. tembaga. Jr. I. Steffanof. Culp. sehingga mampu memilih dalam pemakaian rancang bangun. H. A. Ph.W.D. “Energy Conversion System”. Sorrenson H. “Energy Conversion System”.

”Metal Process Engineering”. Laboratorium Pancasila. Lembaga Pertahanan Keamanan. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : MPK. 46 . “Metalurgi Mekanik”. “Ferrous Process Metallurgy”. Dieter. 4007 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : ≥ 96 sks. P. 30. 1978.. Filsafat Pancasila. Ketahanan Nasional. Lembaga Pertahanan Keamanan. 1972. Pokok Bahasan : Hakekat Pancasila. Malang: Universitas Brawijaya. “Pokok-pokok Pembahasan Pancasila Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia”. Konsep negara kepulauan (Nusantara). Konsep bela negara dan Sistem Hankamrata. 1976. Addison Wesley. Pengertian Kewiraan.James F. Analisis Kemasyarakatan berdasarkan Pancasila. Guy. Jakatra: Lemhanas. “Pancasila Dasar Filsafat Negara”. Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati mengenai Wawasan Nusantara. 1978. Notonegoro. UUD’45. GE.John Bray. Dardji. “Elements of Materials Science” Addison Wesley. Pelaksanaan UUD’45 dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional dan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta untuk mempertebal semangat dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa. Van. “Pancasila Sumber dari Segala Sumber Hukum”. 1954. Hern. Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengertian filsafat agar memahami Pancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan negara Indonesia. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press. Vlack. 1960. Kebijakan dan Strategi Nasional. Shackelford. Tim Dosen Kewiraan. “Buku Pelajaran Pendidikan Kewiraan”. Konsepsi Wawasan Nusantara. “Ketahanan Nasional”. 1978. Malang: Universitas Brawijaya. Kerangka pikir dan stratifikasi Polstrahan. “Introduction to Material Science for Engineers”. Jakarta: Lemhamnas. 1960. Nilai-nilai Pancasila. Kepustakaan : Darmodihardjo. Malang: IKIP Malang. “Naskah Wawasan Nusantara”. “Elements of Materials Science”. Cs. Zakarov. L. “Heat Treatment of Metal”. Ketahanan Nasional. Polukhin.

New York. analisis titik pulang pokok . 1990. New York. Siregar. EL. Analisis sensitivitas . John Willey & Sons. 1993. JR..Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) ---------32. Penyusutan (depresiasi) nilai prasarana produksi. Konsep nilai waktu dari uang dan ekivalensinya . Analisis Benefit Cost Ratio . "Management for Productivity". Ireson & RS Leavenworth. 4112 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dasar-dasar manajemen dan perkembangannya serta dasar-dasar evaluasi biaya dan rencana investasi.. Pengertian cash flow dan cara penyusunannya . Evaluasi biaya dan evaluasi investasi dengan pertimbangan resiko . and James Balkwill. Perioda laju pengembalian (payback period) ... Penentuan umur ekonomis . Freeman. 1988. Kerangka perekonomian mikro: arah dan pengaruh perubahan lingkungan bisnis global serta dampak perkembangan informasi dan teknologi terhadap kompleksitas manajemen industri . A. Inc. Prentice Hall. Organisasi sistem industri. Bandung. Dasar-dasar fundamental manajemen dan sejarah perkembangan manajemen. Bell. 1993. Aspek sumber daya manusia. John Willey & Sons. Pengembangan produk. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Manajemen Industri Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. 4218 Beban Studi : 3 sks Status : W 47 . "Management Engineering : Principles and Practice". New York. Schermerhon. "Manajemen". Penerbit ITB. "Principles of Engineering Economy". WG.B.. Inc. 4rd ed. Grant. ---------..31.

teknik dan industri. variabel. G. teknik mesin dan industri. Pemrograman dasar. Elemen-elemen pemrograman (konstanta. Pemrograman terstruktur. input-output. Menguasai teori-teori proses pengecoran dengan perlakuannya. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. 4207 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. Jakarta: UI Press. Jogiyanto H. Yogyakarta: Andi offset. metalurgi dalam pembentukan logam. kontrol. Inc. “Fortran 77”. Wolford J.C. Elemen-elemen pemrograman terstruktur. Smith. “Turbo Pascal”. Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. New York: Mc. James M.L.4145 Beban Studi : 7 sks Status : W Prasyarat : TKM. Pemrograman dengan pernyataan tambahan tipe data.. Thomas. Turbo Pascal. Harper International Edition. numerik.P. “Metode Numerik untuk Teknik”. Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi serta melakukan pemrograman komputer dalam bahasa Fortran atau Pascal untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. ekspresi. Monro D. “Bahasa Fortran”. F Nugroho Eko. Mata Kuliah : Tujuan : 48 . Pernyataan. Chapra S.Canale R. Pengantar komputer. “Digital Computer Fundamentals”.Graw-Hill Co. operator). mekanik. Diagram alir. Praktikum pemrograman pada aplikasi bidang umum. Memahami dan dapat melaksanakan proses pengecoran dengan perlakuannya. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. California Eddition Wesley. Masukan dan keluaran. Yogyakarta: Andi offset. Sub program. M. dan memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. Visual Basic) untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. Soesianto.M.C. Fungsi standar matematis dan standarnon matematis terdefinisi. Bartee. M.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi program komputer dalam beberapa bahasa pemrograman dan memanfaatkan beberapa perangkat lunak (Fortran77. teknik dan industri. 33. “Applied umerical Methods for Digital Computation with Fortran and CSMP”.

E. pengguntingan (trimming). Timoshenko. Moscow: Peace Publishing. Siswosuwarno.G. tusuk tekan. 4215 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Cs. Bethazel. peledakan dan teknologi pencetakan serbuk logam. “Teknik Pengecoran Logam”. cair dan gas. Kestabilan proses pembakaran. Definisi pengelasan. “Combustion Theory. Metalurgi las. Pemilihan dapur.Graw-Hill. Garmo. Sumarto. “Material and Proceses in Manufacturing”. Proses-proses tempa. The Benyamin/Coming Publishing Company. S. Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran Kode Mata Kuliah : TKM. Tata. tumbuk. Rowe. Peleburan. P. “Manufacturing Processes”.H. penonjolan. FTI. Tokyo: International Student Edition. Klasifikasi pengelasan. Pengujian dan pemeriksaan las. ITB. putar tekan. Praktikum pembuatan cetakan pasir dan diuji dengan penuangan logam. Surdia. Tugas Teknologi Pembentukan Logam. Macam-macam proses pengelasan. William F. Sistem saluran. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49 . Smith W.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengaruh perubahan plastis dan analisis pembentukan serta mesin perkakas pembentukan.Graw-Hill. DR. 1985. “Rolling Mill Practice”. “Teknik Pengelasan Logam”. Analisis pasir cetakan. 34. tekan . Proses percetakan.Millan. New York: John Willey. New York: Mc. B. Poluckhin. 2nd Edition. tarik. “Theory of Plate and Shell”. Antzup. Perbaikan komposisi logam cair. “The Pressure Hand Book of Arc Welding”. Paul DE. Waktu tuang. “Principles of Industiral Metal Working Proceses”.A. F. tarik tekan.The Fundamental Theory of Chemically Reacting Flow System”.P. Bahan bakar padat. E. Perlakuan dan perbaikan logam. pukul. “Principles of Material Science and Engineering”. Mardjono. Amstead. New Delhi: Mc. 4003 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar bahan bakar dan proses pembakaran pada mesin-mesin konversi energi dan pada sistem propulsi. pembengkokan. Keselamatan dan kesehatan kerja.. H.. The Lincoln Electric Co. New York: Mc. “Metal Forming Processes and Analysis”. 4104. Wiryo. New York: Mc.GrawHill. “Teknik Pembentukan”. Pengelasan logam Ferrous dan logam non ferrous. Perubahan bentuk dan tegangan sisa akibat las. Perencanaan pabrik cor dan sebagainya.Ir. Reaksi kimia pembakaran dan kecepatan pembakaran. Aerodinamika pembakaran. rol bentuk.

all. 1990. Gordon and Breach Science Publishers. Mata Kuliah : Tujuan : 50 . New York: Mc.. “A Tes Book of Electrical Technology”. Mata Kuliah : Teknik Tenaga Listrik Kode Mata Kuliah : TKM. 4212 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip-prinsip karakteristik mesin listrik. Transformator.L. “Combustion – A Study in theory. perbedaannya dengan kebenaran non-ilmiah dan berbagai jenis Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 36.Tong. Malang: FT. 1983. “Fuel Combustion and Furnaces”. Radash Lewis. Fact and Application”.. Rangkaian arus bolak-balik. “Rangkaian Listrik”. “Combustion Fundamental”. 1980. Fitegeralp. Hubungan polyphase. Theraya. J.Graw-Hill Book Co. Mismail. Tau-Yi. 4210 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar tentang pengembangan ilmu pengetahuan.E. Griswold. 1985. 35. “Industrial Stoichiometry Chemical Calculation of anufacturing Processes”. “Combustion Dynamics-The Dynamic of Chemically Reacting Fluids” Mc. “Basic Electrical Engineering”. A. 1996. Pusat pembangkitan dan distribusinya. elektromagnetik. et. Zuhal. A. Unibraw. 1978. Pembangkitan tenaga listrik. Budiono. Prinsip kelistrikan.Graw-Hill Inc. Metode Penelitian Kode Mata Kuliah : TKM.Graw-Hill. “Dasar Tenaga Listrik”. 2nd New York: Mc.Strelow R. Inc. Bandung: ITB.Graw-Hill. John. Motor dan generator arus searah dan arus bolak balik.Chomiak. B. Publication Division of Nirja Const. Isley Compbell. landasan kebenaran ilmiah. Karakteristik dan penggunaan sirkuit pelayanan mesin listrik. factor phase.Graw-Hill Book Coy. “Thermodynamics Analysis of Combustion Engines”. London: Mc. New York: Mc.

pembahasan dan pengambilan kesimpulan. Tugas pembuatan usulan penelitian dan seminar. “Technical Report Writing”.Turner P. pola kepemimpinan dan manajemen perubahan.Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) ---------- 37. lingkungan yang lebih luas dan berkehendak untuk selalu membelajarkan dirinya sepanjang hayat. perspektif kultural dalam kepemimpinan. rancangan penelitian. Memberikan pengertian yang mendasar dan utuh tentang fenomena kepemimpinan. penyusunan hipotesis. “Falsafah Ilmu: Sebuah Pengantar Populer”.. 1971. Suhardjono (1991). The Open University Press: UK. Memperluas wawasan pengetahuan dan sikap terhadap perkembangan baru dalam bidang ilmu dan teknologi. Malang: FT Unibraw. Sifat kegiatan penelitian dan pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jenis kegiatan ilmiah lain. Mampu menerapkan metode penelitian di dalam kegiatan penelitian skripsi atau lainnya. tinjauan pustaka. Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. Detail pelaksanaan penelitian dari penentuan topik. pengembangan tim. laporan penelitian dan ilmiah lainnya. analisis data. laporan penelitian dan tulisan ilmiah lainnya. “Pengantar Metode Penelitian”. Menguasai penyusunan proposal penelitian. pengambilan data. Jujun S. Suriasumantri. Mata Kuliah : Tujuan : Kapita Selekta Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : UBU.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan dan meningkatkan kemampuan intelektual. “Ilmu dalam Perspektif”. Metode ilmiah dan landasan kebenaran pengetahuan manusia. (1981). profesional dan memperkenalkan nilai & etika profesional/intelektual. R. Memberi kemampuan untuk memimpin dan berkomunikasi sesuai dengan keahliannya. (1984). Jakarta: Sinar Harapan.Pokok Bahasan : Kepustakaan : kegiatan ilmiah. ---------. Jujun S. Proposal penelitian. Suriasumantri. budaya. Langkah-langkah umum kegiatan penelitian dan jenis-jenis penelitian. 1977. The Science Foundation Course Team. “The Handling of Experimental Data”. Jakarta: Gramedia. 51 . global dan bisnis sebagai seorang profesi perekayasa. Rinehart Press: San Francisco. Memahami dan tanggap terhadap permasalahan sosial.

Stephen R. Hagendoorn. Pp. New Jersey. Pengaruh budaya pada Pola Kepemimpinan. Bill Scott. Sikap Kerja “5S”. dan Soedjono. Studi Kasus Analisis Keuangan suatu Proyek. Rosda Jayaputra. J.B. Kegunaan dan ruang lingkup kerja suatu konstruksi mesin. Englewood Cliffs. Beberapa pola kepemimpinan. Teknik Berkomunikasi. Cara kerja.. Jakarta.B.A.dkk. Prentice-Hall. Introspeksi”. Peran manusia dalam organisasi. “Teknologi dan Dampak Kebudayaan”.. “The Skill of Communication”.. (ed) 1983. 1996. Transmisi gerak terputus. “Leadership in Organizations” 3rd. Rosda Jayaputra. Jakarta: Binarupa Aksara. 4006 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. dan Soedjono.. Tinjauan historik dari fenomena kepemimpinan.B.M.J. Kepemimpinan transformasional. J. Dinamika kekuasaan dalam organisasi. Ketrampilan Berkomunikasi. “The Seven Habits of Highly Effecive People”.m Prasyarat : TKM. Peran pemimpin di dalam proses perubahan. Memahami Neraca Laba/Rugi. 1986. Kekuasaan di dalam organisasi. Dasardasar Perencanaan Investasi. Jakarta.A. Konsep gerakan yang terjadi pada bentuk konstrusi mesin. Macam-macam proses ditinjau dari benda kerja. Manajemen perubahan. Pengelolaan Jasa Pemborongan (Kntraktor) dan Konsultasi (Konsultan). Alih Bahasa Budijanto. Jakarta: Binarupa Aksara. G. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Yukl. PT.M. K. “Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif”.. Y. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52 . Pengenalan Manajemen Keuangan. Budaya perusahaan. Covey.J. Hagendoorn. 38. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dasar-dasar perancangan. 1993. “Konstruksi Mesin 1”. Transmisi gerak kontinyu.. Opiranti dan Teknik Menemukan atau Memecahkan Masalah. PT.dkk. 1993. Pengenalan mekanisme sebagai pendukung suatu konstruksi mesin. Pengaruh lingkungan dalam menentukan macam bahan dasar suatu konstruksi mesin dalam menentukan dimensi. “Konstruksi Mesin 2”. Jakarta. Kepemimpinan. Harseno. 4209. Mangunwijaya. Desain Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. Alih Bahasa Agus Maulana. Proses Pengambilan Keputusan. Ed. 1994.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengantar Kewirausahaan. Bekerja dalam tim. Pengantar Total Quality Management (TQM).ke.. 194.

kontak antara roda & rel. GH.. Kendaraan rel.. Pengaruh berat kendaraan. Mutu perjalanan. “How Make Injection Mould”. Douglas C. “Teknik Kendaran Rel”.ke. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 53 .Y. “Mekanika Auto Mobile”. I. New York: John Willey & Son. Wong. “Automotive Mechanics”. Donald. Henschel Werke. beban kendaraan dan keadaan jalan terhadap stabilitas laju kendaraan. “MechanicalDetail for Product”. “Mengenal Konstruksi Mobil” Anglin. sistem suspensi. Mc. Geoffrey P. P.. Howard. Greenwood.Graw-Hill International Edition. Konstruksi perangkat roda. Crouse. stabilitas kemudi. Siswoyo. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membedakan jenis kendaraan dan menganalisis stabilitas kendaraan serta merancang kendaraan bermotor beserta bagian-bagiannya pada kendaraan darat dan rel. komponen kendaraan bermotor. Greenwood. H. Budiardjo. “Analisis Desain pada Kendaraan Bermotor”. “Product Engineering Design Manual”. Bastaw. Giinzburg.Abrosimov. Menges. London: Pentech Press. “Modern Electrical Traction” Pritam & Bros. 4007 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. J. Parto. Sutantra. Partab.m Prasyarat : TKM. Douglas C. pemilihan engine. pengereman. Gm. Kekuatan gandar & pegas. 39. “Henschel Locomotive Engineer’s Manual”. Vladimir B. Pp.N.. “Theory of Ground Vehicles”. Macam-macam jenis kendaraan bermotor. “Steel Rolling Technology Theory and Practice”. Kassel. Getaran badan kereta. “Road Making Machinery”. Mata Kuliah : Teknologi Kendaraan Kode Mata Kuliah : TKM. Pemindahan daya dan ketahanan kereta api.. Perancangan berdasarkan teknik perhitungan unjuk kerja. Suganda. boogie dan komponen penting lain. “Suspension and Handling”.. Pengereman. Analisis model kendaraan bermotor..

Diagram step. Analisis perhitungan pada sistem hidrolis.m Prasyarat : TKM. Pp. Konsep gerakan dalam proses pemesinan. Roy. Sistem Pemipaan Kode Mata Kuliah : TKM. William. “Sistem Kontrol dan Pesawat Tenaga Hidrolik”. R. Fitch Ernest C.H. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Kode Mata Kuliah : TKM. Patient. Macam-macam kontrol hidrolis. 4009 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Sistem komponen pemipaan. Esposito Anthony.m Prasyarat : TKM. analisis fleksibilitas. “Fluid Power with Application”. Pemanfaatan kontrol sebagai penggerak atau sebagai sensor. Sistem pemasangan pipa pada bangunan.ke. input data. Sugiharton. ASME Code B31. “Hydraulic Hand Book”.ke. kondisi dan kriteria desain. Diagram sirkuit hidropneumatis. “Dasar-Dasar Kontrol Pneumatis”.H. Warring. supports. “Modern Hydraulic the Basic at Work”. Powell Norman. 41.. Pick up. Piping Design code and Standards’ ASME B31 dan B31. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar sistem pemipaan dan mengerti mengenaai sistem design code dan standar ASM B31 dan standard B31. “Basic Applied Fluid Power”. 4205 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan tenaga hidrolis dan pneumatis sebagai penunjang gerakan dalam proses pemesinan. 4008 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Sugihartono.40. pipa kategori M dan pipa bertekanan tinggi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 54 . “Pneumatic Hand Book”. desain tekanan. Pp. Konsep gerak dan pengembangannya dari perangkat hidrolis dalam gerak pemesinan. R. Industrial examples. Wolahsky. “Fluid Power and Control System”.3.3.3. Oster John. stress termal. Warring. Peter. Process Piping. “Pengantar Ilmu Teknik Pneumatik”.

Tegangan bidang dan sifat transisi. Medan tegangan elastis pada retak ujung. ASTM STP. “Stress Analysis of Crack”. Mekanisme dan pertumbuhan retak (crack). Pp. Perambatan retak fatique. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Regangan bidang pada patah ulet. R. Daerah plastis pada retak ujung. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Fracture Mechanics.. Kekakuan struktur sheet. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 55 . Aplikasi mekanik. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. ----- 39. “Fracture Section Containing Surface Crack”. Prinsip energi retak bergerak dan retak diam. Paris. kepatahan elastis-plastis. pengalaman kerja. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Eng. Tahanan rusak dari material. 1965. 4010 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Patahan & Kelelahan Kode Mata Kuliah : TKM.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.ke.5.m Prasyarat : TKM. 391. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu memecahkan persoalan mekanika patahan secara benar dalam rekayasa perancangan konstruksi.G. Konsep dasar dan persoalan dasar.C.42.M.C. Bonesteel. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. and Sih. 1973. P.

m Prasyarat : TKM. Gaya pemotongan teoritis. Model merchant.ke. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. Mekanisme mesin bubut. Mekanisme mesin milling.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Produksi ---------38. ----- ---------. Gaya pemotongan dalam proses milling. 4011 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. mekanik. metalurgi dalam pemotongan logam. Mata Kuliah : Teknologi Pemotongan Logam Kode Mata Kuliah : TKM. Sistem pemotongan miring. teori Lee & Shaffer. Proses pemotongan. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Elemen pemotongan pahat potong. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Gesekan dalam pemotongan logam. Klasifikasi mesin perkakas.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. Temperatur pada Tujuan : Pokok Bahasan : 56 . Perpindahan panas pada material yang mengalir.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. Model-model mekanika pemotongan logam. UBU. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Pk. Mekanisme mesin skrap. Pembentukan geram. Plowing force and sizeeffect. Mesin Perkakas. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. Energi potong spesifik. Tebal geram menurut teori merchant. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Teknik Konstruksi. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan.40.

Mech. J. Marchel Dekker I. Pengertian desain produk.m Prasyarat : TKM. 1997. Mata Kuliah : : Standarisasi & Kontrol Kualitas Kode Mata Kuliah : TKM. Vol. Purwarupa (Prototyping).ke. 4.ke. 4012 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Munoz Jairo. Ostwald.E.C. Perencanaan produk. Konsep Desain: Concept Generation.W. Spesifikasi produk. Pk. Knight. Apll. Bandung ITB. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. M. Lee. Desain ramah lingkungan. 1985.m Prasyarat : TKM. Pengujian Konsep Produk. 4013 Beban Studi : 2 sks Status : Wp.N. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan 40. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. and Merchant. 18 no. 1989. 1941. Pk. Taufiq Rochim.H. Phillip F. Identifikasi kebutuhan konsumen. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. B. Geoffrey. New York: American Society of Metal. Earn.Kepustakaan : daerah deformasi primer. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. “Manufacturing Processes and System”. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 57 . 39. Industrial Design. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. “Surface Treatment of Metal”. Desain Manufaktur. Winston A. Managing Project. Pemilihan Konsep Produk. E. Robust Design. 1951. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang metode desain produk serta beberapa faktor yang mempengaruhi. Desain Produk Kode Mata Kuliah : TKM. Proses pengembangan desain produk dan organisasi desain produk. Product architecture. and Shfeer. Boothroyd. New York: John Willey and Sons. Faktor ekonomi pengembangan produk.

Kusiak. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 58 . Sistem Aliran Material: assembly lines.L. Montgomery. C. “Intelligent Manufacturing System”. Pk. Vincent. Groover Michael P. 4014 Beban Studi : 2 sks Status : Wp.1990 41.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pemahaman mengenai produk dan hubungannya dengan standar kualitas produk serta pendekatan pengendalian kualitas terpadu sebagai bagian dari manajemen mutu terpadu. Leavenworth.. Group Technology.S. Pengendalian proses. Askin. New Yersey: Prentice Hall. New York: John willey & Sons. 2000. Otomatisasi sistem manufaktur. Memahami penggunaan model analisis dan eksperimental untuk membantu pengambilan keputusan dalam masalah manufaktur. Penggunaan alatalat perbaikan kualitas. Flexible Manufacturing System (FMS).ke. Definisi dan konsep pengendalian kualitas dan sistem kualitas. “Modelling and Analysis of Manufacturing System”. Standar nasional dan internasional untuk sistem manajemen kualitas. E. Prentice Hall. “Automation. Gramedia Pustaka Utama. 1982. Setup mesin dan pengurutan operasi. Pengertian model dan sistem manufaktur. Ronald G. Douglas C. “Introduction to Statistical Quality Control”. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar model dan sistem manufaktur.. transfer lines. Gazpersz. Otomatis sistem manufaktur. Pengertian kualitas. 1993. 2001. Perencanaan pengambilan sampel dan inspeksi penerimaan . Jakarta. Production Systems and Computer-Integrated Manufacturing”. Tata letak fasilitas group technology.Warehousing.m Prasyarat : TKM. Canada: John Willey & Sons. Sistem Manufaktur Kode Mata Kuliah : TKM. "Total Quality Management". penyusunan dan penggunaan peta kontrol variabel dan atribut . sistem manajemen dan gugus kendali mutu dalam TQM . and R. Pengertian konsep dan prinsip pengendalian kualitas total . New jersey. variabel dan atribut kualitas produk. 1985. Sistem Penanganan Material. Grant. “Statistical Quality Control” New York: McGraw-Hill Book Co. penjadualan mesin (shop scheduling).

42. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Optimasi Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. 4015 Beban Studi : 2 sks Status : Wp; Pk,ke,m Prasyarat : TKM. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman mengenai optimasi dalam proses produksi pada produksi konvensional maupun produksi optimasi serta mengetahui metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi. Introduksi Optimasi; Ruang lingkup produksi; Proses perencanaan produksi konvensional versus proses perencanaan produksi optimasi; Metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi; Komponen waktu produksi; Komponen ongkos produksi; Kondisi pemotongan optimum teoritik; Prosedur penentuan kondisi pemotongan optimum; Peranan jig and fixture dalam optimasi proses produksi; Implementasi optimasi produksi. Jasbir. S. Arora, 1989. “Introduction to Optimum Design”. Mc.Graw-Hill. Book, Co., New York. Atila Ertas, Jesse, C. Jones, 1983. “The Engineering Design Process”. John Wiley & Sons, Inc. Taufiq Rochim, 1993. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. ITB, Bandung. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh; pengalaman kerja, pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram, sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.5. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).

43. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

59

44. Mata Kuliah

:

Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan

:

:

Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 126 sks, UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu, Teknik Produksi. -----

---------- Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Konversi Energi ---------38. Mata Kuliah : Turbin Gas & Sistem Propulsi Kode Mata Kuliah : TKM. 4016 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem konversi energi tenaga gas pada turbin. Tinjauan termodinamika; Teori turbin gas; Batasan-batasan dan jenis turbin; Sudu turbin; Bentuk, bahan, cara pemasangan dan cara pendinginan; Analisis dimensi dan penggabungan komponen utama; Sistem pembakaran; Propulsi Jet. Jain, J.K. “Gas Turbine Theory and Jet Propulsion”, New Delhi: Khanna Publisher. Zucrow, M.T. “Principle of Jet Propulsion and Gas Turbines”, John Willey and Sons. Jennings, B.H. and Rogers, W.L. “Gas Turbine Analiysis and Practice”, New York: Mc.Graw-Hill. Haerman, Richard T.C. “Gas Turbine Engineering”, The Macmillan Press. Ltd. Sistem Tenaga Uap Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status :

Tujuan : Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

39. Mata Kuliah

:

TKM. 4017 2 sks Wke; Pk,p,m

60

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang sistem pembangkit tenaga uap sehingga mampu mengoperasikan, memecahkan permasalahan dalam pengoperasian dan mengembangakan operasi dari suatu instalasi pembangkit tenaga uap. Memahami tentang perencanaan berbagai komponen dan peralatan dari sistem tenaga uap serta dasar perawatannya. Mampu menghitung spesifikasi teknik dari komponen untuk tujuan pengadaan maupun manufacturing. Pengetahuan dasar tentang sistem pembangkit tenaga uap untuk berbagai fungsi maupun jenis output-nya; Analisis tentang siklus sistem tenaga uap dan usaha optimasi untuk mencapai efisiensi yang optimal; Pembahasan tentang sumber energi untuk sistem tenaga uap dan system konversi energinya; Pembahasan ketel uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan turbin uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan komponen lain seperti kondensor, pompa, dan peralatan perlindungan terhadap pencemaran lingkungan akibat limbah operasi. Wark, Kenneth Jr., 1989. “Thermidynamics” Mc.Graw-Hill International Editions. Mac Noughton, E. 1956. “Elementary Steam Power Plant”, Third Ed. John Willey and Sons Inc. Sterman, LS.Telvin, SA.Sharkov, AT.1986. “Thermal and uclear Power Stations”, Mir Publishers (English Translation). North American Combustion Handbook, 1978. Second Edition. North American Mfg.Co. Lindsley, David. 1992. “Boiler Control Systems”, Mc.Graw-Hill International Edition. Kadir, Abdul. 1996. “Energi, Sumber Daya; Inovasi; Tenaga Listrik dan Potensi Ekonomi”, Edisi kedua UI-Press. Mesin Pendingin & Pemanas Kode Mata Kuliah : TKM. 4018 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada mesin pendingin dan pemanas serta mampu menerapkan konsep rancang bangun mesin tersebut. Introduksi; Cara-cara mendapatkan efek pendinginan dan pemanasan; Vapor compression cycles; Sistem kompresi bertingkat; Refrigerant; Komponen instalasi: kompresor,

40. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

61

Pergamon Press. Psychrometry. Manajemen Energi Kode Mata Kuliah : TKM. alat ekspansi dan evaporator. industri. “Refrigeration and Air Conditioning”. Perencanaan dan audit energi.Kepustakaan : 41. “Refrigeration and Air Coditioning”. 4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 42. Ahern. Linnhoff. Refrigerant dengan siklus udara. sumber dan utilisasi energi di dunia / Indonesia. John Willy and Sons: New York-Brisbane Eden. Richard. 1981. et. Komputasi Dinamika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. G.m Prasyarat : TKM. Pk. USA. Townsend. Cambridge: Cambrige University Press. gambaran. Pk. bangunan. Jordan R. The Institution of Chemical Engineers. Wilbert F. Perencanaan AC. Smith. dan lain-lain.W. B. proses industri. Beban pendinginan.p. C. et. pembangkit tenaga. 4020 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Sistem absorpsi. proses pemanasan / pendinginan. Sistem refrigerasi suhu rendah.Piping & Accesories. D. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa tentang prinsip dasar energi untuk berbagai aplikasi seperti. Rugby CV 213 HQ: England. Sistem-sistem energi.al. American Society of Refrigerating and Refrigerating Engineers Data Book. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy”. 165-171 Railway Terrace. Steam jet refrigeration. Stocker.. Design Volume. 4019 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Mata Kuliah : 62 . Aerojet Electro Systems Company.m Prasyarat : TKM. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”.B. Analisis ekonomi sistem energi. Craig B. Analisis audit energi dengan program komputer. sistem pemanasan /pendinginan. “Energy Economics”.& Friester. John E. instalasi listrik sehingga mampu mengoptimalisasikan efisiensi sistem energi. Heat pumps.p. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : kondensor. “Energy Management Principles”. al. Prinsip dasar manajemen energi.

power-law).5. Washington: Hemisphere Publishing Corporation. “Computation of Conduction and Duct Flow Heat Transfer”. ----- 43. up wind. Deskripsi persamaan deferensial pada perpindahan panas (persamaan energi) dan pada aliran fluida (persamaan momentum).1989. HK. “Computational Fluid Dynamics for Engineers”. 1991.. pengalaman kerja.: Malalasekera W. deskretisasi persamaan. Suhas V. KA. Longman Scientific & Technical. Hoffmann. penyelesaian persamaan deskretisasi secara langsung Tridiagonal-Matrix Algorithm (TDMA) maupun secara tak langsung (iterasi). Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 63 . penentuan grid. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. exponential. teknik komputasi pada aliran fluida. USA: Innovative Reserch. pengenalan beberapa metode diskretisasi persamaan.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan mampu melakukan komputasi secara numerik dalam fenomena perpindahan panas dan aliran fluida. “An Introduction to Computational Fluid Dynamics”.. deskretisasi persamaan. linierisasi suku source dan kondisi boundary. 1980. “ umerical Heat Transfer and Fluid Flow”. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Patankar. Suhas V. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. model-model pendekatan untuk suku difusi (central different. Versteeg. 1995. Patankar. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Inc. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja.. Texas: Engineering Education System. teknik komputasi pada perpindahan panas konduksi steady dan transien.

----- ---------. Pk. Avner. S. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Paduan aluminium.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Mampu memilih bahan untuk suatu penggunaan. Baja paduan tahan panas.ke Prasyarat : TKM. “Properties and Selestion of Tool Materials”.p. Metal Park: Ohio. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Logam Paduan Kode Mata Kuliah : TKM.4022 2 sks 64 . UBU. Baja paduan untuk bantalan. 4021 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Baja perkakas dan pemilihannya. Baja paduan tahan karat. Baja konstruksi.M. struktur dan penggunaan dari berbagai paduan yang biasa digunakan. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. “Intorduction to Physical Metallurgy”. serta sifat logam-logam paduan. Teknik Konversi Energi. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami: sifat. Mata Kuliah : TKM. tembaga dan logam non ferrous lainnya. “Metal Handbook Commitel”. American Society for Metals. Sidney H.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Material ---------- 38.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 126 sks. Metalurgi Mekanik Kode Mata Kuliah : Beban Studi : 39.44.

“Practical Electroplating Handbook”. 3. pembentukan plastik logam. Ohio. Pembentukan ion dan ion komplek. 1984. Dasar-dasar pengerjaan logam. Jenis sell elektrokimia.p. Darken and Gurry. Parthasaradhy. AddisonWesley Publishing Company.S. Elektrolit. Efisiensi arus dan energi. uji karakteristik (fungsional dan estetika) produk. Macmillan Education Ltd.R. Forming and Forging. Kualitas produk logam) dalam rekayasa teknologi pengerjaan logam. Potensial Katoda.ke Prasyarat : TKM. teori deformasi dan dislokasi. Alih Bahasa Sriati Japrie. Reaksi oksidasi-reduksi: Electroplating pada macam-macam logam induk. Testing of Materials. potong. Metalurgi Mekanik. mekanisme cacat dan patahan. 4023 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. teknologi pembuatan cetakan logam. Vermon John. Serope Kalpkjian. laku panas). American Society for Metals.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Status : Wm. Pk. Manufacturing Processes for Engineering Materials. 1988.. las. George E. korelasi antara sifat logam. “Physical Chemistry of Metals”. Uji mampu pengerjaan (bentuk.. Metals Park. D. Sydney. Rosenqvist Terkel. mekanisme dan otomatisasi mesin-mesin dalam industri logam.Gasket . G. Dieter. 2.ke Prasyarat : TKM. 40. Pk. Jakarta. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 65 . Penerbit Erlangga.4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui dan memahami hubungan timbal balik tiga parameter (1. Elektro Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM.p. “Intorduction to Metallurgycal Thermodynamics” Upadhaya. Printed in Hongkong. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu mengaplikasikan proses elektrolisis dalam proses pemisahan dan pemurnian logam. mekanisme pengerasan logam. “Principles of Extractive Metallurgy”. 1992. “Problem in Metallurgycal Thermodynamics and Kinetics”. Sifat dan karakteristik.

Commented carbid. Randall.41. Model kerusakan dan kondisi makrofraktografi.ke. “Principles of Powder Technology”. Amstead. ASM. Lenel.J. “Powder Metallurgy. 4024 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Porous metal. M. Karakteristik dan uji serbuk.p. dari segi teknik mesin dan orientasi kerusakan permukaan makroskopik. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang manfaat mengetahui tujuan analisis kegagalan dan faktor apa saja yang menjadi dasar analisis kegagalan. “Powder Metallurgy Science”. 9 Edition. Konsolidasi panas. Perangkat untuk menganalisis kegagalan. “Manufacturing Processes”. 1980. ASM Handbook. 42. Pencetakan. Serbuk logam tahan panas & reaktif. mekanis kerusakaan dan kondisi mikrofraktografi. Failure Analysis and Prevention. Principles and Applcations”.. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami karakteristik material serbuk. 4025 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Sinter phase tunggal eksperimental dan mekanis. M.ke Prasyarat : TKM. Manfaat analisis kegagalan. B. Produksi serbuk logam. 1986. John Willey and Sons Inc. Pk. Rhodes. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Metalurgi Serbuk Kode Mata Kuliah : TKM.m Prasyarat : TKM.H. Cs. Pk. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek 66 . Metal Powder Industries Federation. Ekonomi & energi yang diperlukan dan produksi magnet. Studi kasus. cara pembuatan serbuk logam dan cara pengaplikasiannya pada komponen mesin. Princeston: New Jersey. Pritz V. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. Sinter. metode analisis kegagalan dan penyusunan laporan. Analisis Kegagalan Kode Mata Kuliah : TKM. German.

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.5. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada 67 . ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : 43. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Teknik Konstruksi. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. pengalaman kerja. UBU. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Mata Kuliah : : Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh.

4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 126 sks. 4203. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Mata Kuliah : : Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. pengalaman kerja. Teknik Industri. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Mata Kuliah : Korosi Kode Mata Kuliah : TKM. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui terjadinya reaksi logam dan lingkungannya yang dapat menyebabkan menurunnya sifat mekanik dan fisik. 4113 Beban Studi : 2 sks Status : Pk. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. UBU. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja.m Prasyarat : TKM. Tujuan : 68 .5. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung Status Pilihan ---------45.

Korosi lingkungan. photo elastis dengan metode refleksi. 4114 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. “Belt Conveyor for Bulk Material”. strain gage. Persamaan keseimbangan. CEMA. Pencegahan dan pengendalian korosi. Alih bahasa Alex Tri K. metode lapisan getas dan pemakaiannya. Pesawat Angkat & Alat Berat Kode Mata Kuliah : TKM. Metode pengukuran regangan. Pompabilitas dan hubungan tegangan regangan dalam tiga dimensi. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar perancangan pesawat angkat. Jenis korosi pada logam . strain gage sirkuit dan instrumentasinya. pengenalan metode-metode baru hybrid stress-analysis untuk analisis tegangan penggunaan strain gage dan metode photo elastisitas. K. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami teknik dalam analisis tegangan eksperimental. “Mesin Pemindah Bahan”. Trethewey. Pengulangan dasar teori elastisitas. Darken and Gurry.W. Macam-macam pesawat pengangkat. analisis dari data strain gage. sistem pembangkit gaya angkat. “Chain for Power Transmision and Material Handling”. Metode optik.. Rudenko. metode Moire. Pengujian laju korosi. Analisis Tegangan Eksperimental Kode Mata Kuliah : TKM.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Jenis sell elektrokimia. Jenis polarisasi. 4115 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. “Conveyor and Related Equipment”. ACA. Diagram Pourbaix. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47.R. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 69 . Spivakovsky. Prinsip korosi sell. alat bantu dan alat pengaman stabilitas.”Korosi”. Analisis kekuatan sistem pesawat pengangkat. teori photo elastisitas dua dimensi. “Physical Chemistry of Metal”. Perkembangan metode baru. 46.

1978. Metode Constraint steepest descent. New York: Mc. Roak and Young..B. USA. Metode conjugate gradient.. Englewood Cliefs N. USA. 4209. al. Second Edition. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan : 49. 1978. “Experiment Stress Analysis”. Model matematik umum pada desain optimum. Singapore.Graw-Hill. Robotika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 48.GrawHill Book Co. 1981. “Introduction to Optimum Design”. Mc. Metode steepest descent. “Formulas for Stress and Strain”. Komputasi & Perancangan Model Kode Mata Kuliah : TKM. konvensional vs desain optimum).Kepustakaan : Daily and Riley. Optimasi desain interaktif: Peranan interaktif pada optimasi desain. Prentice Hall Inc. 4117 2 sks Pk. Franklin E. Optimasi desain praktis: Formulasi problem optimasi desain praktis. Konsep desain optimum: Konsep dasar. Boresi et.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar desain pemodelan dan menyelesaikan komputasi serta optimasi dari problem-problem teknik. “Advanced Calculus for Applications”. Metode Newton. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. New York: Mc. Desain engineering. Dasar formulasi problem desain: Variabel desain. cost function. Linearisasi problem konstrain. Introduksi desain (proses desain. “Advanced Mechanic of Materials”. John Willey & Sons.Graw-Hill. Problem desain optimum tak konstrain. Inc. New York: John Willey and Sons. Fisher. Algoritma optimasi desain interaktif. 1989.J. International Edition. 1965. Faupel Joseph H.. 4116 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Arora Jasbir S. Hildebrand F. konstrain desain. Komputasi desain optimum tak konstrain: Konsep umum terhadap algoritma numerik. Second Edition.. Komputasi desain optimum konstrain: Ide dan konsep dasar. Minimisasi 1 demensi. 4108 Tidak Ada Tidak Ada 70 . desain teknik vs analisis.. Problem desain optimum konstrain. Optimasi grafik. “Engineering Design”.p TKM..

Topik Khusus Kode Mata Kuliah : TKM. sensing. “Industrial Robots Handbook”. Mc. teknologi agribisnis... serta pemrograman robot manipulator Koren. John Willey & Sons. Disesuaikan pada setiap topik yang akan diberikan dan berdasarkan temuan mutakhir melalui media maya (internet) atau temuan para ahli pada bidang masing-masing. John J. 4118 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun dan mengembangkan teori dasar yang disesuaikan penemuan keilmuan mutakhir untuk menyelesaikan problem-problem teknik. 1986. biomekanik. Mc. Craig. programming and application”. Addison-Wesley Publishing Company: New York. K. “Introduction to Robotic. 1986. Poole. penerapan frame pada link robot. fenomena kopel pada problem teknik. Yoram. Klasifikasi robot. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 51. analisis dinamika robot. technology.. analisis kecepatan dan gaya statik pada manipulator. 1985.“Fundamentals of Robotic Engineering”. New York. Graw-Hill. transportasi.. Penemuan-penemuan keilmuan yang mutakhir pada bidang: rekayasa desain. Kozyrev. Mir Publisher: Moskow. Groover. 1989. “Robotics for Engineers”. “Robotic. Harry H. Teknologi Tepat Guna Kode Mata Kuliah : TKM. 4132 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. vision & intelligence”. Fu. 1989.S. komponen pembentuk robot. Mikell P. International Edition: Singapore. 4111 50.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen robot dan memahami dasar-dasar perancangan robot. turbo machinery. control. mechanics and control”. 1989. robotika. “Industrial Robotic. analisis kinematika maupun kinematika invers dari manipulator. Van Nostrand Reinhold:New York.Graw-Hill International Edition: Singapore. Yu. Mata Kuliah : 71 . desain mekanisme manipulator.

“Appropriate Technology for Developing Countries ” . Industrial application. Dynamic loading. 52. reciprocating mass. vibration measurement. frekuensi natural. Dynamic response due to unbalance mass and harmonic excitation. critical speed. Rotor dynamics’ shaft.B. and introduction to active vibration control. “Appropriate Technology”. daun tembakau. 4146 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. prinsip-prinsip getaran pada mesin berputar dan mesin putaran bolak balik. bahan bakar serbuk kayu. A. Teknologi pompa penggerak sendiri (self action pump). Experimental and Maintenance aspects. prinsip-prinsip interaksi antara manusia dengan teknologi disekitarnya. dynamic response. D. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar getaran permesinan. passive vibration control. Francis. discs and bearings. Principle of Motor installation and Fondation. Fuller. Kepustakaan : Steward. rotating mass. vibration isolation. fondation design. Model metode elemen hingga. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. Mata Kuliah Getaran Permesinan Kode Mata Kuliah : TKM. D. Finite Element model. Reciprocating engine dynamic model.). Prinsip pembuatan bahan bakar melalui proses gasifikasi.S. Pokok Bahasan: Konsep pembuatan tungku sederhana dengan bahan bakar sekam. Pemanfaatan energi matahari untuk pengering (kopi.J. Menampung kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. Pemanfaatan bahan bakar dari sampah organik. : 72 . Natural frequency and modes.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar teknologi tepat guna. Pokok Bahasan: Rotating Machinery and reciprocating engines. balansing dan ketidak setimbangan masa dan eksitasi harmonik. and Mansell. Gyroscopic effects. dsb. dynamic response. Pemanfaatan energi air untuk pembangkit energi sederhana. Whirling phenomenon. types of isolation. dalam bentuk konsep perencanaan (perhitungan & gambar). Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang getaran permesinan. Teknlogi industri kecil (rumah tangga). Proses pembuatan Biogas. perancangan prototipe atau perancangan peralatan/mesin jadi.

J.. Serope.. Prentice Hall. New York. Crede.. Addison Wesley Publishing Company: New York. Amstead. pemotongan elektrik (Electric Discharge Machining). pemotongan berkas energi tinggi (High Energy Beam Machining). Pemotongan Logam on Konvensional Kode Mata Kuliah : TKM. New York. Foundation Analysis and Design. Mata Kuliah : 73 . Vibration and Shock Isolation. John Willey & Sons. 1988. CE. pemotongan water jet (Water Jet Cutting). Inc. Sam Haddad. Barkan. pemotongan kimiawi (Chemical Discharge Machining dan Electro Mechanical Discharge Machining). John Wiley & Sons. Konsep dasar proses pemesinan non-konvensional serta keuntungan dan kerugiannya dibandingkan dengan proses pemotongan konvensional. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui konsep. 4119 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Vibration for Engineers. 1989. New Jersey. McGraw Hill. 4120 Beban Studi : 2 sks Status : Pp 45. B. Kalpakjian. Perencanaan Tata Letak Pabrik Kode Mata Kuliah : TKM. “Manufacturing Engineering & Technology”. 1962. Bowles. Tata. McGraw-Hill. Inc. 1962. John willey & Sons: New York. Proses pemotongan nonkonvensional terdiri dari pemotongan ultrasonik (Ultrasonic Discharge Machining). New York. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46. “Product Technology”.E. pemotongan berkas laser (Laser Beam Cutting). New York. Dynamics of Bases and Foundations. John M.. Vance. HMT.Graw-Hill Publishing Company Ltd. Contoh penggunaan masing-masing proses tersebut pada komponen pemesinan. New York. 4th edition. Mc. “Manufacturing Processes”. Rotodynamics Prediction in Engineering. Guy Ferraris. Michel Lalanne.: New Delhi.Kepustakaan : Andrew D. Inc. 1980. 1979. 1990. Dimarogonas. John Wiley & Sons. DD.H. 1992.. keuntungan dan kerugian serta aplikasi proses pemotongan non-konvensional.. Rotodynamics of Turbomachinery.

fungsi perkakas bantu dalam proses produksi. Pengertian tata letak fasilitas dan prosedur perancangannya. mesin bor.. “Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan”. 4121 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menguasai perkakas bantu sebagai faktor pendukung utama dalam industri manufaktur. Heragu. James M. Definisi perkakas bantu pegang (fixture) perkakas bantu tuntun (Jig). PWS Publishing. “Facilities Design”. New York. 1984. Perancangan tata letak rinci. Gavriel. Penanganan material (material handling). Perencanaan kebutuhan personil. 1983. White. Co. Perencanaan kebutuhan fasilitas produksi (mesin.New York.. S. 1997. peralatan dan penunjangnya). Sritomo. prinsip-prinsip dasar lokasi alat-alat dan metode lokasi. John Willey & Sons.: Canada. “Plant Layout and Material Handling”. Tompkin. James A. ComputerAided Layout. 1982. Analisis aliran material dan hubungan antar kegiatan. Perencangan perkakas bantu: informasi dan keahlian yang dibutuhkan serta tahapannya dalam perancangan. Salvendy. & John A. Guna Widya. Inc. Inc. jenis perkakas bantu mesin freis.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang prosedur yang sistematik untuk merancang tata letak fasilitas produksi dan fasilitas penunjangnya. Teori lokasi dan pencekaman : lokasi benda kerja dalam sistem referensi mesin perkakas. Wignyosoebroto. Perencanaan proses produksi dan pola aliran bahan. “Handbook of Industrial Engineering”. Perencanaan kebutuhan luas lantai untuk kegiatan produksi dan non produksi. 1996. mesin sekrap dan sebagainya. Pendekatan dalam perancangan tata letak fasilitas dengan metoda kuantitatif dan kualitatif. Prinsip-prinsip dasar pencekaman. Jenis-jenis pencekaman. Perkakas bantu pegang. Apple. Jakarta. John Willey & Sons. “Facilities Planning”. John Willey. Boston. Perkakas Bantu Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. 47.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 74 .

Henricksen. Metrologi Industri Kode Mata Kuliah : TKM. “ Perkakas Bantu”. ASME. Pembuatan perkakas bantu. K.W. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu menerapkan metode-metode pengukuran yang benar terhadap peralatan mesin serta mampu menganalisis data hasil pengukuran dengan konsep statistik untuk penarikan kesimpulan. Coco Ibrahim. New York. Struktur biaya Produksi dan Penjualan. Perkembangan alat dan metode pengukuran geometri. Alat ukur. Lab. USA. Alat ukur dan pemakaiannya. 4123 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan metoda analisis. Sharp K. “Jig & Fixture Design Manual”. Holman. B. 1984. Perhitungan biaya langsung dan tak 48. Metrologi Industri Mesin FTI – ITB. Kontrol kualitas. Parago. 1980. 4122 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. 1970. “Experimental Methods for Engineers”. Laba-rugi dan Harga Pokok Penjualan. Spesifikasi geometris.P. Akuntansi Biaya Kode Mata Kuliah : TKM. Praktikum pengukuran geometris dengan alat ukur yang tepat dan analisis hasil pengukurannya. J. “Hand Book of Industrial Metrology”. Konsep statistik dalam Metrologi Industri.Kepustakaan : Perkakas bantu tuntun. Perhitungan biaya berdasarkan Pesanan (Job Order Costing) dan berdasarkan Proses (Process Costing). Laporan Neraca. “Hand Book of Dimensional Measure”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 75 . Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49. Ekonomisas dan optimalisasi perkakas bantu. Konsep dan Klasifikasi Biaya. Pengertian dasar. alokasi dan kalkulasi biaya produksi untuk keperluan perencanaan dan pengendalian produksi. “Practical Engineering Metrology”. Industrial Press Inc.

. Mary M. Dervitsiotis. Cincinati.. Aquilano. Prentice Hall. New Jersey. & Hammer. Sistem distribusi. Nicholas J. sistem industri/operasi dan produktivitas. 1981.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai hal-hal yang berkaitan dengan proses pengelolaan (manajemen) aktivitas produksi/operasi yaitu aktivitas yang ditujukan untuk memberikan nilai tambah dari segala sumber input yang harus ditransformasikan menjadi output secara efektif dan efisien dari suatu sistem produksi/operasi. and Lawrence F.J. South-Western Publishing Co. “Production & Operation Management”. production standards & work measurement. : Prentice Hall Inc. Job design. Labor & material standards. LH. 5th. Perawatan fasilitas.K. Introduksi tentang manajemen operasi. “Management Accounting & Control Techniques for the onAccountant “. A. E. 1984.. Mac Graw-Hill Book Co. kapasitas dan investasi. Bell. Horngern... N. 1995. 50. MF. Strategi operasi. Sistem biaya standard dan analisis variansi..E. Perencanaan lokasi pabrik. Analisis titik impas. New York. Chase.Kepustakaan : langsung. Perancangan sistem.Graw. Homewood III: Irwin Allen Inc.. 1985. R. Introduction . Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi. Irwin Inc. Richard B. “Operations Management”.L. New York: Mc. “Cost Accounting: A Managerial Emphasis”. Matz.. 1964. Davis. “Cost Accounting: Planning and Controlling”. Flemming. Aquilano. Chase & Mark M. & Nicholas I. “Production and Operations Management”. Sistem pencatatan biaya berdasarkan historis dan standard. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 76 . Charles T.. ledger dan rekening T). E.. 1982. “Basic Accounting and Cost Accounting”. New York: Von Nostrand Reinhold Co. Uzry. Richard B. Grant. Manajemen Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. Kostas N. “Fundamentals of Operations Management”. Perancangan produk dan proses. 1981. Richard D. New York : The Mac Millan Co.J. 1984. 4029 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. 1992. Englewood Cliffs.. Adam..Hill Book Co. & Ebert. Sistem dan proses pencatatan serta pengolahan data keuangan (jurnal.

Bedworth. 1982. “Production and Inventory Management”. batch. Bailey. make to stock.. Prentice Hall of India. Konsep dan prosedur MRP II. Perencanaan material untuk Dependent Demand: mekanisme Material Requirement Planning (MRP I). Jakarta. David D. Masalah Keseimbangan Line/lintasan Produksi (Line Balancing).. New York. 4030 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Gramedia Pustaka Utama. DW. Gaspersz.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan kemampuan untuk menerapkan teknik-teknik perencanaan dan pengendalian produksi dalam sistem produksi yang berbasis pada konsep Material Resource Planning (MRP II).Delmar.. make to order. Mac Graw-Hill Book Co. 1982. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 77 . 1985. Pengertian sistem produksi/manufaktur. Cincinati. Blackstone. assembly to order dan engineer to order. 1983. Perencanaan material dan pengendalian persediaan untuk Independent Demand (Konsep Economic Order Quantity). Vincent. John Willey & Sons. 51. Biegel. Spyros at all. Perencanaan agregat (aggregate planning) dan penentuan Jadual Induk Produksi (Master Production Schedule). Canada. Inc.. 2001. 2rd Ed. Fungsi perencanaan dan pengendalian produksi. Forgarty.. Hoffman. flow shop. John Willey & Sons. JH. “Production Control: A Quantitative Approach”. “Forecasting”. James E. job shop. 1991. TR. John E. Penjadualan tenaga kerja (personnel scheduling). Donald. Teknik-teknik peramalan permintaan. Inc. “Integrated Production Control Systems”.. “Operation & Industrial Management Designing and Managing for Productivity”.. Mata Kuliah : Perencanaan & Pengendalian Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. Makridakis. South Western Publishing Co. “Production Planning and Inventory Control”.. New Delhi. Pengurutan dan penjadualan operasi pada mesin/prosesor (machine sequencing & scheduling)..

Analisis siklus teoritis dan aktual motor bakar dua langkah dan empat langkah. Pelz.Graw-Hill. pendinginan dan bagian-bagian utama lainnya.L. pelumasan. “Internal Combustion Engines”. Kavitasi.and Sons. Petrovsky. Perlengkapan turbin air. Draft tube. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem Konversi Energi tenaga air pada Turbin Air dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Air. Teori dan perhitungan tekanan indikasi rata-rata. “Motor Vehicle Engines”. Pompa & Kompresor 46. Mathur. 4125 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Motto Euler. kompresi. Airfoil. BHP dan SFC. Teori dan perhitungan siklus aktual (langkah pengisian. pompa bahan bakar. Moscow: Mir Publishers.P. Segitiga kecepatan. M. balancing. 4124 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Mampu melakukan rancang bangun motor bakar. M. Similaritas perhitungan dimensi utama. tangensial. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Motor Bakar Kode Mata Kuliah : TKM. Teori dan perhitungan poros engkol piston. Necleba. V. Diagram gaya-gaya inersia. ekspansi/kerja). IHP. Mata Kuliah : 78 . R. “Hydraulic Turbines Theory and Design”. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip konversi energi pada motor bakar. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. Klasifikasi dan karakteristik. Mengetahui peralatan bantu/kontrol yang dipakai. Maleev. firing order. “A Course in Internal Combustion Engines”. Kovakh.45. Moscow: Peace Publishers. PLTM/PLTA. Sharma.R. pembakaran. Energi grade lines. P. New Delhi: D. Parameter-parameter utama. “Marine Internal Combustion Engines”. “Hydraulic Turbines”. M. Mc. Water hammer. Turbin Air Kode Mata Kuliah : TKM. P-V diagram.L. turbin setting.H. M.

Aliran uap dalam saluran. “Centrifugal Pump and Blowers”. Culp. Menentukan ukuran nozlle dan blade. Krieger Publishing. Hifni H. Dasar-dasar perencanaan Turbin Uap. New York: John Willey & Sons Inc. Kavitasi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 79 . Volute Casing & Diffuser. Goodal P. SR. Pengertian umum Turbin Uap. 4126 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Centrifugal Pumps.H.. Fakultas Teknik Unibraw. London: Robert E. Moving dan guide blade pada Turbin Reaksi.W. Introduksi. Ltd. “Centrifugal & Axial Flow Pump”. Blower dan Fan. Moscow: Peace Publishers. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada Pompa & Kompresor dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Pompa & Kompresor. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem Konversi Energi Tenaga Uap pada Turbin Uap dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Uap.J.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kode Mata Kuliah : TKM. Nekrasov. “Pompa & Kompresor”. B. Stepanoff. Termodinamika uap. Mc. Gunadiarta I Made. Sistem tenaga uap. A. Ekspansi uap dalam Nozzle. Ekspansi uap dalam Blade. A. Positive Displacement Pumps. 1985. 1990.. Pompa & instalasinya. Westbury House England. Fakultas Teknik Unibraw.”Principles of Energy Conversion”. Pompa aliran axial. Simbol hidolik. Kompresor. Blade dan nozzle pada Turbin Impuls.. 1967. Teori similaritas dan kecepatan spesifik.. Turbin-turbin gabungan dan perhitungan efisiensinya. Archie W.” Turbin Uap (Teori dan Perencanaan)”. 1979. Karakteristik. 48.Graw-Hill. Pengertian uap dan sifat-sifatnya. Malang. Acesories. Gaya axial dan cara balancing. Baian-bagian utama dan konstruksi Turbin Uap. 4127 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Church. London. Klasifikasi. “Hydraulic for Aeronotical Engineers”. Turbin Uap Kode Mata Kuliah : TKM.M. Perhitungan kekuatan bagian-bagian utama Turbin Uap. “The Ejjicient Use of Steam”.

kejut miring. & Roshko. “Thermal PowerEngineering”. 4129 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM.”Ketel Uap”. Sudjito. 50. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Ketel Uap Kode Mata Kuliah : TKM. perancangan ketel uap. proses pembakaran bahan bakar. “Elements of Gas Dynamics”. Liepmann. 4128 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Setiardjo. Gelombang kejut normal. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip dasar tentang konversi energi. A.49.. Aplikasi aliran gas dalam nozel. gas asap dan aliran sirkulasi air/uap didalam ketel uap. bahan bakar. D. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 80 . termasuk pembahasan tentang sistem aliran udara. Persamaan aliran gas dengan gesekan. klasifikasi dan konstruksi berbagai macam ketel uap. memahami penerapan dan pengoperasian serta perawatan ketel uap. “Boiler”. Konversi energi didalam ketel uap meliputi. bahan bakar. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami teori dasar tentang gas. Shield Carl D. El Wakil. H. Dinamika Gas Kode Mata Kuliah : TKM. Gelombang aliran Subsonik dan Supersonik. Difuser dan terowongan angin. Dinamika gas satu dimensi. Gelombang muaian Prandtl Meyer serta aplikasinya. Agarwal. “Teknologi Tenaga Uap”. Spesifikasi.W. mampu menganalisis dan menerapkan teori dinamika gas dalam sistem teknik. Pengaruh perpindahan kalor dengan aliran gas. “Steam Power Plant”. Dasar-dasar perencanaan ketel uap beserta bagian-bagiannya. termasuk keselamatan kerja dan undang-undang tentang ketel uap. proses perpindahan panas/kalor yang terjadi didalamnya.

kompor masak. Mata Kuliah : Tujuan : 81 . Zierp. penyuling air laut. 4130 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Sprigger Verlag. 4131 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang berbagai aspek untuk memanfaatkan tenaga surya dalam bentuk panas.Jurgen. “Teknologi Rekayasa Surya”. “Solar Engineeringof Thermal Processes”. Pengetahuan dasar dan teknik pemanfaatan tenaga matahari untuk pemanas air. Jansen. 51. John A. iklim dan partikel lain di atmosfir. Duffie. Jakarta: Pradnya Paramita. Arismunandar Wiranto (penterjemah). Serta dapat merencanakan aspek-aspek teknik dalam rangka implementasinya. “Theoritical Gas Dynamics”. Desain kolektor tenaga matahari sebagai pengumpul panas untuk berbagai besaran temperatur. pertanian rumah tangga. New York: Berlin Heidelberg. William A. dan lainnya. Optimasi Perancangan Sistem Termal Kode Mata Kuliah : TKM. Analisis ketersediaan tenaga matahari di bumi karena pengaruh perubahan posisi matahari. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan optimasi dari berbagai sistem termal. 1995. 1980. listrik dan lainnya. Mampu mengidentifikasikan potensi tenaga surya untuk pemanfaatan di bidang industri. Sistem konversi energi photovoltaik. John Willey and Sons. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52. Mata Kuliah : Teknologi Tenaga Surya Kode Mata Kuliah : TKM. Analisis teknik untuk dapat memprediksi ketersediaan dan sifat radiasi matahari di suatu daerah. dan pembangkit listrik sistem thermal maupun photovoltaik. pemanas udara mesin pendingin. Beckman. Pembahasan tentang jenis-jenis bahan. dan analisis ekonomi terhadap sistem tersebut. Ted J.

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Konsep dasar perencanaan sistem termal, pemodelan dan perencanaan sistem termal; konsep exergy; analisis dan optimasi sistem energi; aplikasi dalam sistem aliran fluida, termodinamika, dan perpindahan panas; analisis thermoeconomics dan optimasinya; teknik-teknik analisis dan numerik dalam desain sistem energi; optimasi desain untuk sistem kogenerasi. Bejan, Adrian; Tsatsaronis, G.J.; Moran, Micchael, 1996.”Thermal Design and Optimization”. USA: John Willey & Sons. B. Linnhoff. Townsend, D.W. et. al. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy, The Institution of Chemical Engineers”. 165-171 Railway terrace. Rugby CV.213 HQ: England. Ahern, John E. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. New York: John Willey & Sons. Teknologi Energi & Lingkungan Kode Mata Kuliah : TKM. 4133 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang berbagai pengaruh energi dan limbah energi terhadap dampak lingkungan. Isu-isu mengenai lingkungan dan dampaknya (pengaruh tegangan tinggi dalam peralatan, pengaruh gas-gas buang, kontrol terhadap zat yang mudah terbakar, pembuangan limbah, aplikasi material baru dalam teknik dan pengaruh lingkungannya). Masalah-masalah lingkungan (limbah padat, pengumpulan limbah industri, limbah berbahaya, management konsumsi energi, polusi udara, suara dan pengaruh atmosfir global). Teknik Management lingkungan (minimalisasi limbah, recycling & reuse, pengumpulan dan pembuangan limbah, regulasi dan standar, instrumen ekonomik). Etics for engineers; (materi dimasukkan ke Pendidikan Pancasila atau FIP). Peranan insinyur dalam masyarakat dan bisnis; institusi kode etik insinyur Indonesia. Innovation and entrepreneurship; (materi dimasukkan ke ekonomi teknik dan manajemen industri). Patent law, Copyright, Intellectual Property; Market research and marketing; Writing business plans; Accessing venture capital. Soeriaatmadja, “Analisa Dampak Lingkungan” Pusat Studi Lingkungan Hidup, ITB. 1983. Center, Larry W. “Enviromental Impact Assessment”, Mc.Graw-Hill, New York, 1977.

53. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan :

82

Canter, “Air Polluting”, Mc.Graw-Hill, 1979. Wark, Warner, “Air Pollution, its Origin and Control”, Harper & Row, 1981. Gunawan, Suratmo, F. “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan”. Gajah Mada Univercity Press; Yogyakarta, 1995. 54. Mata Kuliah : Fuel Cell Kode Mata Kuliah : TKM. 4134 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 4215 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang berbagai aspek dari sumber energi alternatif bahan bakar fuel cell. Hidrogen dan sifat-sifatnya; metode-metode pembuatan Hidrogen; prinsip kerja fuel cell; tipe-tipe fuel cell serta keuntungan dan kerugiannya: PAFC, MCFC, SOFC, AFC, PEMFC; aplikasi fuel cell. Jakub, Pusz. “Fuel Cells and Hydrogen”. Jakub, Pusz. “Alternatif Energy Sources”.

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

45. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Polimer & Komposit Kode Mata Kuliah : TKM. 4135 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses pembentukan polimer, komposit dan keramik serta macam-macam proses manufakturnya maupun aplikasinya. Polimerisasi; Reaksi kondensasi; Solid date polymers; Pengaruh dan modifikasi, struktur, berat molekul komposisi, substitusi rantai, cross linking dan pencabangan dengan sifat mekanik & fisik polimer; Teknik pembentukan polimer; Teknik pembentukan keramik; Komposit material dan metode pencampuran material; Reinforced polimer dan keramik komposit. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”, New York: John Wiley & Sons.

83

Kingery, W. “Introduction to Ceramic”, Series on Sclence and Technology of Materials. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. 46. Mata Kuliah : Ekstraksi Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. 4136 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip pengolahan biji logam menjadi produk logam setengah jadi. Macam dan jenis senyawa biji logam; Pengolahan awal hasil tambang; Pembuatan pellet; Pyrometallurgy dan Hydrometallurgy; Pengontrolan komposisi logam. Polukhin, P. “Metal Process Engineering”. Kuznetson. “General Metallurgy”. Rosenqvist, Terkel. “Principles of Extractive Metallurgy”. Material Baru Kode Mata Kuliah : TKM. 4137 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui macam material baru, memahami sifat dan mampu memilih dalam pengaplikasiannya. Jaringan glas, jaringan struktur material, interface dan interphase dalam komposit, rancangan dan karakteristik komposit, verifikasi rancangan perbaikan karakteristik, membandingkan material, dioda dan semikonduktor, sifat-sifat fisis transistor; Penyiapan kristal dan teknik pembuatan, sifat-sifat permukaan dan pengukurannya. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. Bor, Z. Jang. “Advanced Polymer Composites (principles and application)”.

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan :

47. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

84

“Termo Kimia Metalurgi”. American Society for Metal Park. pelapisan electroless. Osaka Institute of Technology. Perlakuan awal dalam pelapisan. Takeo Oki. N. Mata Kuliah : Pelapisan Inovatif Kode Mata Kuliah : TKM. William G. Halling. Ohio. Englewood Cliffs. Reka Rio.5.V. “Microphotographs of Plating Defects”. J. jenis-jenis pelapisan uap logam. 4211 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membandingkan pelapisan konvensional dengan pelapisan inovatif dalam bidang teknik mesin. Metal Handbook Ninth Edition. 4138 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. electroplating plastik. Finishing and Coating”. Japan. S. plasma dan ion. Parthasaradhy. “Fisika dan Teknologi Semikonduktor”. S. “Principles of Tribology”. dan hasil proses pelapisan.Wahyono. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 85 . Konsep pelapisan inovatif dan pelapisan rekayasa. Vol. “Practical Electroplating Handbook”. faktor-faktor kondisi pelapisan. “Surface Cleaning. 48. Wood. New Jersey. Prentice Hall.

Diagram Alir Pemrograman Tugas Mata Kuliah dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Tugas Mata Kuliah Tugas mata kuliah berupa pekerjaan rumah sebagai bagian dari kegiatan terstruktur Sks-nya terpisah dengan Mata Kuliah Terkait disebut Mata Kuliah Tugas Diprogram bersamaan dengan atau setelah Mata Kuliah terkait Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah tugas yang bersangkutan pada minggu kedua semester Asistensi tugas dilaksanakan oleh Dosen Pengasuh berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 orang Mhs setiap Dosen Pengasuh Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Asistensi tugas dilaksanakan oleh Asisten Pembimbing berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 Mhs setiap Asisten Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tidak dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Tidak dapat mengikuti ujian mata kuliahnya Dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Berkas & nilai tugas diserahkan ke Dosen Pengasuh mata kuliah Dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Berkas & nilai tugas diserahkan ke Rekording oleh Dosen Pengasuh Berhasil dan tidak ditempuh ulang Tidak dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Tugas mata kuliah harus ditempuh ulang semester berikutnya Gagal Ditempuh ulang Berhasil bersamaan dengan kelulusan mata kuliah-nya Gagal ditempuh ulang 86 .4.LAMPIRA : DIAGRAM 4.

Proyek atau Instansi dimana Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan Nilai hasil evaluasi gabungan. proyek maupun instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. perusahaan. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. serta dilaksanakan selama satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Pimpinan Jurusan Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas atas usulan dari Pimpinan Jurusan Dosen Pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atas usulan dari Ketua Jurusan Perusahaan.00 dan dilakukan sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram. Mahasiswa yang berkepentingan harus mencari sendiri tempat & obyek Kuliah Kerja Nyata-Praktik. BERHASIL : Nilai hasil evaluasi dan Laporan satu eksemplar asli diserahkan ke Rekording GAGAL : Karena tidak memenuhi ketentuan 87 . Laporan harus sudah diserahkan ke Rekording selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja Nyata-Praktik selesai dilaksanakan.DIAGRAM 4. Tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Pengalaman kerja. Diagram Alir Pemrograman Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Kuliah Kerja Nyata-Praktik diprogram dalam KRS. dibuat sesuai dengan format pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik. Proyek atau Instansi sebagai tempat mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Pembimbing dari Perusahaan. yang menentukan adalah Dosen Pembimbing Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebagai karya ilmiah. Prasyaratnya : Telah menyelesaikan 〈 104 sks dengan IPK 〈 2.5.

Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Skripsi diprogram dalam KRS dan Memperoleh blanko permohonan skripsi Konsultasi topik skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang pada blanko permohonan skripsi Dosen Pembimbing Konsultasi judul skripsi dengan Dosen Pembimbing untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan skripsi dan pengarahan tentang rencana pembuatan proposal skripsi Pembuatan proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing sampai selesai dan siap diseminarkan SEMINAR PROPOSAL Penerbitan Surat Keputusan Dekan bagi Dosen Pembimbing skripsi Pengikut seminar ialah. belum selesai tanpa alasan yang jelas Pengikut seminar ialah.DIAGRAM 4.a. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang. Pemakalah serta mahasiswa PEMBIMBINGAN SKRIPSI OLEH DOSEN PEMBIMBING Skripsi telah selesai dan makalah skripsi telah disiapkan Enam bulan terhitung tanggal diterbitkannya Surat Tugas.6. Dosen. Dosen. Pemakalah Konsultasi kepada Dosen Pembimbing SEMINAR SKRIPSI SKRIPSI ada revisi SKRIPSI tidak ada revisi SKRIPSI SELESAI DAN TELAH DIEVALUASI SIAP UJIAN SKRIPSI 88 . Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang. serta mahasiswa.

Ketua Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. Nilai lulus bagi setiap penguji adalah > 55 SIDANG MAJELIS PENGUJI Sidang Majelis Penguji dilaksanakan untuk menentukan “hasil akhir” ujian skripsi Kriteria hasil ujian skripsi : Apabila nilai rata-rata dari penjumlahan semua nilai hasil ujian skripsi dari Penguji bagi mahasiswa pengikut ujian skripsi adalah > 55. di Jurusan Teknik Mesin MAJELIS PENGUJI UJIAN SKRIPSI Majelis Penguji Ujian Skripsi terdiri dari . 4. Tidak lulus ujian skripsi dengan ada revisi.DIAGRAM 4. Dan penampilan selama ujian skripsi berlangsung.b. 89 . Lulus ujian skripsi tanpa ada revisi.6. seorang anggota Penguji. HASIL SIDANG MAJELIS PENGUJI DIUMUMKAN LANGSUNG KEPADA MAHASISWA PENGIKUT UJIAN SKRIPSI 1. Memberikan penilaian terhadap calon sarjana yang diuji. Waktu dan Penilaian Ujian Skripsi Waktu Ujian Skripsi : Untuk ujian skripsi waktu yang disediakan paling lama 120 menit bagi setiap calon sarjana. Diagram Tahapan Pelaksanaan Ujian Skripsi dan Evaluasinya. Pembimbing: Mendampingi mahasiswa bimbingannya dan dapat memberikan pengarahan yang bertujuan memperjelas pertanyaanpertanyaan yang belum dipahami oleh mahasiswa bimbingannya dan sekalian merangkap sebagai penguji saksi. Nilai : Nilai yang diberikan berupa nilai angka 0 – 100. Diwajibkan konsultasi revisi ke dosen Pembimbing. Membuat dan menanda-tangani berita acara ujian skripsi. Anggota Penguji: Mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan tugasnya. dan seorang Pembimbing merangkap penguji saksi PELAKSANAAN UJIAN SKRIPSI Ujian Skripsi dilaksanakan dalam satu ruang untuk setiap Majelis Penguji Ujian Skripsi Tugas dan Kewajiban Majelis Penguji Ketua Majelis: Memimpin sidang. Lulus ujian skripsi dengan ada revisi. Sekretaris Majelis: Mengatur dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dalam pelaksanaan ujian skripsi. 2. Bertanggung Jawab kepada Dekan atas pelaksanaan ujian skripsi dan menandatangani berita acara ujian skripsi. Penguasaan materi mata kuliah kompetensi utama/pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi (untuk penguji komprehensip). Unsur-unsur yang dinilai : Meliputi penguasaan materi skripsi itu sendiri (untuk penguji skripsi) . Diwajibkan konsultasi revisi dan persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. 3. Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. Diwajibkan konsultasi persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. maka “hasil akhir” ujian skripsi mahasiswa tersebut dinyatakan lulus. Tidak lulus ujian skripsi tanpa ada revisi.

Ir. Sc. Djoko Sutikno. 2.10. Ir. 8.. Rudy Soenoko. MT. Ir. : 1. As′ad Sonief. Wahyono Suprapto. M. Djarot Bangun Darmadi. : Dr. Agus Choiron. Purnomo Budi S.Eng. MM.1. Ph. MT. ST. M. 7. Dr.Met.. 90 . Dekan omor : 081/J.. Anindito Purnowidodo.Sc. Ir.Eng.Tim Penyempurnaan Buku Pedoman Universitas Brawijaya Tahun 2007/2008 – 2010/2011 untuk Jurusan Teknik Mesin dengan susunan sebagai berikut : ( Berdasarkan S. 4. Ir. Ir. Eng. 6. Masduki. M. ST. M.D. 3. MT.Eng. : Agung Sugeng Widodo. 5. MT.31/SK/2006 ) Penanggung Jawab Ketua Sekretaris Anggota : Ketua Jurusan Teknik Mesin. ST. M. Ir. M..K.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful