Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2010

Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

ii

KATA PE GA TAR

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan YME, yang hanya atas ijin-Nya, maka Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Tahun 2008/20092010/2011, kembali dapat dicetak ulang untuk mahasiswa baru tahun akademik 2009/2010. Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin dievaluasi dan diperbaharui empat tahun sekali untuk digunakan sebagai dasar dan acuan semua kegiatan akademik dan kegiatan terkait lainnya di Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya. Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Tahun Akademik 2008/2009-2010/2011 sudah menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, yang sebagian besar merujuk pada ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology). Adapun sistematika di dalam Buku Pedoman ini secara garis besar terdiri atas: 1. Visi dan Misi 2. Tujuan Program pendidikan 3. Kurikulum 4. Peraturan Jurusan 5. Peraturan Peralihan Silabus Mata Kuliah Penghargaan dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh anggota Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan serta semua pihak yang telah memberikan kontribusinya selama proses penyiapan sampai penyusunannya. Semoga keberadaan Buku Pedoman Pendidikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh civitas akademika dan stake holders Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Malang, 1 Juli 2010 Ketua Jurusan Teknik Mesin

Dr. Slamet Wahyudi , ST, MT

iii

................................................................ 4...................... 1............................... Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya............................................................. Visi dan Misi...................................... Peraturan Jurusan .....................................DAFTAR ISI Kata Pengantar .................... 3........................................................................................................................... Peraturan Peralihan .......................................................................................... 2.................................................................. 6.......................................................................... iii iv 1 1 2 2 11 18 19 iv .................................................................................................................................. Silabus Mata Kuliah ............................................................................................................................... Kurikulum ....... Tujuan Program pendidikan .......................... Daftar Isi ................................................... 5...........................

nasional. 4. penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang menjamin keluaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sarjana teknik tingkat nasional dan internasional dengan mengusahakan suasana akademik yang menunjang. penyelenggaraan penelitian dalam bidang rekayasa teknik mesin. 2. MISI Misi jurusan Teknik Mesin. akuntabel dan berkelanjutan. penyelenggaraan pengabdian masyarakat dengan penerapan hasil penelitian dan kajian bidang rekayasa teknik mesin 1 . prasarana dan sarana yang memadai serta ditunjang atmosfir akademik yang kondusif. 3. efisien. VISI dan MISI VISI Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya sebagai pusat pendidikan. regional dan internasional yang didukung oleh sumber daya manusia. penyelenggaraan organisasi dan administrasi pendidikan yang efektif.PEDOMA PELAKSA AA PE DIDIKA JURUSA TEK IK MESI FAKULTAS TEK IK U IVERSITAS BRAWIJAYA 1. program studi teknik mesin adalah mempersiapkan sarjana teknik yang memenuhi kebutuhan profesi melalui : 1. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik mesin yang memiliki keunggulan dan manfaat bagi masyarakat lokal.

Konsentrasi Teknik Konstruksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. KURIKULUM 3. − Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 1 mata kuliah dengan beban studi 3 sks. Teknik Konstruksi (k). Konsentrasi Teknik Konversi Energi sebanyak 30 mata kuliah dengan bobot 60 sks dan Konsentrasi Teknik Material sebanyak 24 mata kuliah dengan bobot 48 sks. − Mampu menerapkan pengetahuan dan ketrampilan teknologi. Untuk menyiapkan mahasiswa menjadi Sarjana Teknik Mesin yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknik mesin dengan kualifikasi sebagai berikut. − Memahami dasar-dasar pengetahuan dan metodologinya. Teknik Produksi (p). Kurikulum Jurusan Teknik Mesin disusun berdasarkan Kompetensi. dapat dipilih untuk diprogram sebanyak (2 – 18) sks agar mencapai beban studi sebesar (144 – 160) sks.2. 2. 2 . TUJUA PROGRAM PE DIDIKA Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin mencakup lima konsentrasi yaitu. − Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. meliputi : − Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 31 mata kuliah dengan beban studi 105 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 5 mata kuliah dengan beban studi 16 sks. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) untuk masing-masing Konsentrasi berstatus pilihan yaitu. Konsentrasi Teknik Produksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. Sesuai dengan Tujuan Program Pendidikan Akademik Sarjana Teknik sebagaimana tercantum dalam Ayat 2 dan 3.1. Bab II. − Mampu berfikir. Pasal 2. ditambah PKN dengan beban studi 2sks dan Skripsi dengan beban studi 6 sks. 3. masing-masing terdiri dari 6 matakuliah wajib konsentrasi dengan beban studi 10 sks.Dari sejumlah mata kuliah pilihan masing-masing konsentrasi tersebut. Buku Pedoman Pendidikan. − Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi. Teknik Konversi Energi (ke) dan Teknik Material (m) Tujuan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin adalah : 1.

4204 ≥ 96 sks = 105 Status W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W 3 .4104 TKM. TKM4001 TKM4202 TKM4202.4103 TKM. TKM.4204 TKM.4206 TKM.4105 TKM.3.4108 TKM.4005 TKM.4211 TKM.4007 TKM.4001 MPK.4207 TKM.4101 TKM.4112 Nama Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katolik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Buddha Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Kalkulus Menggambar Teknik (2 sks Tugas) Matematika Teknik I Fisika Kimia Ilmu dan Teknik Material Mekanika Fluida Matematika Teknik II Termodinamika Mekanika Kekuatan Material I Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Statistik Teknik Mekanika Kekuatan Material II Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Perpindahan Panas Kinematika & Dinamika Elemen Mesin I Sistem Kendali/Kontrol Pengukuran Teknik & Instrumentasi Metode numerik & MEH Praktikum Fenomena Dasar Mesin Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Perl.4107 TKM.4209 TKM.4002 MPK.4216 TKM.4004 TKM.4217 MPK. Pemilihan Bahan & Proses Pendidikan Kewarganegaraan Manajemen Industri Jumlah Sks 3* 3* 3* 3* 3* 3* 3* 4* 5* 4 6 2* 4 4 4 4 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 3 2 5 2 3 2 105 Prasyarat TKM4101 TKM4001 TKM42012 TKM4204 TKM4204 TKM4002 TKM4106 TKM4202.4109 TKM.4205.4003 TKM.4102 TKM.4103.4205.4005 MPK.4106 TKM. 1 “ “ “ “ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Kode MK MPK.2. Susunan Kurikulum Jurusan Teknik Mesin Kurikulum Jurusan Teknik Mesin terdiri dari beberapa kelompok mata kuliah dengan susunan sebagai berikut: 3.4205 TKM. Panas & Permukaan (1 sks Prak) Getaran Mekanis Mesin2 Termal-Fluida (1 sks Prak).4104 TKM. TKM4001 TKM4001.4004 MPK. 4209 TKM.2.4008 MPK.4004.4001 TKM.4213 TKM. TKM4104 TKM4001 TKM4002 TKM4202.4002 TKM.4206 TKM 4004 TKM4204 TKM.4111 TKM.4009 TKM.1 Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) – untuk semua Konsentrasi N0.4202 TKM.4003 MPK.4110 TKM.

4007 TKM.i Wk.4.m.4002 = 124+18 = 142 Status Wk.4010 UBU.ke. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk semua Konsentrasi No.3.ke.4213 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.m.Pp. 4213 TKM. 37 Kode MK UBU.ke.i Wk Wk 4 . 32 33 34 35 36 Kode MK TKM4218 TKM4145 TKM4215 TKM4212 TKM4210 Nama Mata Kuliah Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Bahan Bakar & Teknologi Pembakaran Teknik Tenaga Listrik Metode Penelitian Jumlah Sks 3 7 2 2 2 16 Prasyarat TKM4207 TKM.4205 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.4111 TKM.4002 UBU.m.3.Pp.4206 TKM.Pp.m.Konsentrasi Teknik Konstruksi No.4001 Nama Mata Kuliah Desain Mesin Teknologi Kendaraan Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Sistem Pemipaan Mekanika Patahan & Kelelahan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.4006 TKM.2.m.4005 Nama Mata Kuliah Kapita Selekta Kewirausahaan Jumlah Sks 3 3 Prasyarat = 121 + 3 = 124 Status W 3. 4105 = 105 + 16 = 121 Status W W W W 3.i Wk.Pp.2.ke. Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) – untuk semua Konsentrasi No.4009 TKM.2.i Wk. 4209. Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi : .2.Pp.ke.4008 TKM. 4104. UBU.i Wk.

Konsentrasi Teknik Konversi Energi No. 4206 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Logam Paduan Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Pk.ke.4016 TKM.I Wke.m. UBU.i Wp.4204 TKM.Pk.4018 TKM.Pk.m.4216 TKM.4204 TKM.p.p.4023 TKM. UBU.4204 TKM.4021 TKM.4012 TKM.4216 TKM.p.4206 TKM.4013 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Turbin Gas & Sistem Propulsi Sistem Tenaga Uap Mesin Pendingin & Pemanas Manajemen Energi Komputasi Dinamika Fluida Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Pk..m.p.m.4022 TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.4015 UBU.4216 TKM.p.p.p.4001 Nama Mata Kuliah Teknologi Pemotongan Logam Desain Produk Standarisasi & Kontrol Kualitas Sistem Manufaktur Optimasi Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM. UBU.Pk.4207 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.Pk.Pk.p.i Wke.i Wke.Pk.Konsentrasi Teknik Material No.ke.4002 UBU.4025 UBU.m.4024 TKM.ke.I Wm.ke.I Wp.ke.m.i Wp.4011 TKM.4017 TKM.m.4207 TKM.Pk.i Wm Wm Metalurgi Mekanik Elektro Metalurgi Metalurgi Serbuk Analisis Kegagalan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah 5 .i Wke.m.4019 TKM.4002 UBU.Pk.p.4002 UBU.4207 TKM.I Wke Wke .4002 =124+18 = 142 Status Wp.ke.4218 ≥ 104 sks ≥ 126 sks. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.Pk.ke.ke.m.4002 =124+18 = 142 Status Wke.4020 UBU.4206 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4002 =124+18 = 142 Status Wm.i Wp.Pk.Pk.ke.i Wm.i Wp Wp .Pk.ke.Pk.4202 TKM.4216 TKM.i Wm.p. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.i Wm.m.4014 TKM.Konsentrasi Teknik Produksi No.

4120 TKM.4124 TKM. Wajib untuk konsentrasi x. 45 46 47 48 49 50 51 52 45 46 47 48 49 50 51 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 45 46 47 48 Kode MK TKM.4204 TKM.4116 TKM.i * Sks 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 >> Prasyarat TKM.ke.4216 TKM.4204 TKM.4209 TKM.4123 TKM.4204. Pilihan untuk Konsentrasi Teknik.4029 TKM.4122 TKM.4118 TKM.4138 : = = = = Nama Mata Kuliah Korosi Pesawat Angkat & Alat Berat Analisis Tegangan Eksperimental Komputasi & Perancangan Model Robotika Topik Khusus Teknologi Tepat Guna Getaran Permesinan Pemot. TKM. 6 .4216 TKM.4112 TKM.4108 TKM.4216 TKM.4127 TKM.4204 TKM.4146 TKM.4113 TKM.4111 TKM.4202 TKM.4117 TKM.4125 TKM.4216 TKM.4132 TKM.m.4114 TKM.4130 TKM.5.3.4112 TKM.2.4211 16—14--20—8 Status Pk.4111 TKM.4128 TKM.4216 TKM.4126 TKM.4136 TKM.Logam Non Konvensional Perencanaan Tata Letak Pabrik Perkakas Bantu Produksi Metrologi Industri Akuntansi Biaya Manajemen Produksi Perancangan & Pengendalian Produksi Motor Bakar Turbin Air Pompa & Kompresor Turbin Uap Ketel Uap Dinamika Gas Teknologi Tenaga Surya Optimasi Peranc.4129 TKM.4216 TKM.4216 TKM. Produksi.4204 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk masing-masing Konsentrasi : No.4115 TKM.4030 TKM. Konstruksi.4131 TKM.p. Konersi Energi dan Material Tanda bobot sks mata kuliah untuk paket semester pertama mahasiswa baru.4133 TKM.4135 TKM.4121 TKM.m Pp Pp Pp Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pm Pm Pm Pm Wajib untuk semua konsentrasi.4134 TKM.4119 TKM.4213 TKM4206 TKM4207 TKM.4111 TKM.4206 TKM.p Pk Pk Pk Pp Pp Pp Pp.m Pk Pk Pk Pk. Sistem Termal Teknologi Energi & Lingkungan Fuel Cell Polimer & Komposit Ekstraksi Metalurgi Material Baru Pelapisan Inovatif Jumlah Keterangan W Wx Pk.4137 TKM.4215 TKM.

50). Pengelompokan mata kuliah berdasarkan konsentasi yang ada dimaksudkan untuk mempermudah pemantauan dalam persiapan. tersebut diatas) tetapi dimaksudkan untuk memberikan tutunan dan arahan bagi mahasiswa demi kelancaran dalam memprogram rencana studinya. Rekapitulasi dan Jumlah sks Mata Kuliah sebagai Beban Studi Jumlah sks mata kuliah yang harus ditempuh.3. dan evaluasi proses belajar mengajar dari setiap konsentrasi yang ada di Jurusan. Dengan demikian bila seorang mahasiswa memperoleh IP yang baik (IP ≥ 2. Skripsi yang mempunyai bobot 6 sks. berarti termasuk adanya persyaratan harus telah mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan paling sedikit 15 kali.7. yaitu : Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Lain – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung – Wajib Konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Pilihan Konsentrasi Jumlah sks yang harus ditempuh sebesar = 105 = 16 = 3 = 18 = 2 . Beban Studi Pertama Mahasiswa Baru Beban studi semester satu tahun pertama bagi mahasiswa baru Jurusan Teknik Mesin ditentukan sebanyak 4 mata kuliah.6). Diagram Alir Program Mata Kuliah Jurusan Teknik Mesin tertera pada Diagram (2. Pengelompokan Mata Kuliah berdasarkan Konsentrasi tertera pada Kelompok Mata Kuliah (2. 7 .4 sks 6 sks = = Semua Matakuliah dengan bobot 4 sks. maka disarankan pemrograman mata kuliah pilihan tersebut diambil dari mata kuliah wajib konsentrasi lain. 3. Besar beban studi setiap semester ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Kumulatif. 2 tugas mata kuliah dengan jumlah beban studi 20 sks. 3.4.160 sks 3.7). pelaksanaan.18 sks sks sks sks sks + = 144 . Diagram Alir Program Mata Kuliah tersebut bukanlah program paket semester (kecuali seperti yang tercantum dalam penjelasan pada butir 2.6.3. maka mahasiswa tersebut dapat memprogram pada semester berikutnya dengan sejumlah mata kuliah berdasarkan batasan jumlah sks beban studi minimum/maksimum maupun prasyarat mata kuliah yang akan diprogram. serta telah melaksanakan seminar proposal skripsi dan seminar skripsi-nya sendiri di Jurusan. pelaksanaan perkuliahannya dilakukan dua kali dalam seminggu dengan bobot masing-masing 2 sks.5. 3. 3. Pemrograman Mata Kuliah Pilihan Bila pemrograman mata kuliah pilihan yang diambil dari mata kuliah Kompetensi Pendukung Pilihan pengikutnya sedikit.

Teknologi Pemotongan Logam. 5. Kimia Teknik. Bahasa Inggris. Elemen Mesin I. 3. Mesin thermal-fluida & praktikumnya. Perancangan & Pengendalian Produksi Sejumlah 16 mata kuliah dengan bobot 46 sks. Motor Bakar. Analisis Tegangan Eksperimental. Metrologi Industri (+ P). Akuntansi Biaya. Standarisasi & Kontrol Kualitas. Statistik Teknik. Elemen Mesin II dan Tugasnya.PE GELOMPOKA MATA KULIAH BERDASARKA KO SE TRASI (2. Matematika Teknik II. Mekanika Kekuatan Material I. Turbin Gas & Sistem Propulsi. Manajemen Produksi. 4. 2. Manajemen Energi. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Ilmu Komputer dan Praktikumnya. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Produksi terdiri mata kuliah : Proses Manufaktur I. Pilihannya. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan atau disebarkan ke kelompok konsentrasi yang ada : Kalkulus. Mekanika Fluida. Perpindahan Panas. Fisika. Kapita Selekta dan Kewirausahaan. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan dalam hal ini Sekretaris Jurusan : Pendidikan Agama. Metode numerik & MEH. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konstruksi terdiri dari mata kuliah : Menggambar Teknik dan Tugasnya. Topik Khusus. MekatronikaInstrumentasi. Komputasi & Perancangan Model. Teknologi Pembakaran. Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Teknik Tenaga Listrik. Sistem Manufaktur. Sejumlah 20 mata kuliah dengan bobot 52 sks. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Pilihannya. Turbin Air. Teknologi Kendaraan. Sejumlah 9 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Sejumlah 5 mata kuliah dengan bobot 16 sks. Bahasa Indonesia. & Dinamika. Optimasi Produksi. Sistem Pemipaan. Matematika Teknik I. Korosi. Mekanika Kekuatan Material II. Pilihannya. Kinematika. Proses Manufaktur II. Pesawat Angkat & Alat Berat. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konversi Energi terdiri mata kuliah : Termodinamika Teknik. Sistem Tenaga Uap. Proses Manufaktur III + Praktikumnya. Desain Produk. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Robotika. Komputasi Dinamika Fluida. Perkakas Bantu Produksi. Mekanika Patahan & Kelelahan. Mesin Pendingin & Pemanas. Getaran Mekanis. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Produksi).6) KURIKULUM JURUSA TEK IK MESI 1. Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Desain Mesin. Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik. Perencanaan Tata Letak Pabrik & Pemindahan Bahan. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Teknologi Pemotongan Logam Non Konvensional. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). 8 .

Pelapisan Inovatif. 9 . Metalurgi Mekanik. Pilihannya. Metalurgi Serbuk. Polimer & Komposit. Optimasi Perancangan Sistem Termal. Ekstraksi Metalurgi. Sejumlah 12 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Fuel Cell.Pompa & Kompresor. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Material). Dinamika Gas. Elektro Metalurgi. Sejumlah 22 mata kuliah dengan bobot 55 sks. Turbin Uap. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Material). Teknologi Energi & Lingkungan. Ketel Uap. Teknologi Tenaga Surya. Logam Paduan. Analisis Kegagalan. 6. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Material terdiri dari mata kuliah : Ilmu dan Teknik Material. Material Baru.

4001-5 Pend Agama 3 sks MPK. MPK.Teknik + Tugas 3 sks MPK. Panas 2 sks TKM4215 Bhn Bakar 21 4 sks TKM4109 Peng Tek Ins 4 sks TKM4110 Mnum+MEH 1 sks TKM4005 Prakt FDM 7 sks TKM4145 P Manufak III+Praktikum 3 sks TKM4111 El Mesin II+tgs 19 3 sks TKM4211 Perl. Selekta 3 sks. 2 sks TKM4107 19 4 sks TKM4209 Kin & Din 3 sks TKM4206 MKM II 4 sks TKM4004 El Mesin I 4 sks TKM4207 P Manufak II + Praktikum 4 sks TKM4003 Perp.4002 KKN-P 3 sks. Panas & Permukaan+Pra 2 sks TKM4213 G Mekanis 2 sks TKM4217 P Bhn & Pros 2 sks TKM4210 M Penelitian 2 sks TKM4212 TTL 5 sks TKM4216 M. Fluida 21 4 sks TKM4103 Matek II 4 sks TKM4108 Sis Kendali / Kontrol 2 sks TKM4002 MKM I 3 sks TKM4106 P Manufaktur I+ Praktikum 4 sks TKM4104 Termodinamika Statistik Tek.4105 Kimia 20 4 sks TKM4001 Matek I 6 sks TKM4202 Fisika 4 sks TKM4204 ITek Material 3 sks TKM4218 I Komputer+ Prak 4 sks TKM4205 Mek.4007 P Kewargan 2 sks. UBU. Termal-Fluid + Praktikum 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks 20 Wajib Konsentasi 2 sks UBU.4005 K.001 Skripsi 6 10 . TKM4112 Man Industri 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Pilihan 18 Konsentasi 6 sks UBU.DIAGRAM ALIR MATA KULIAH 4 sks TKM4101 Kalkulus 5 sks TKM4102 Meng.4008 B Indonesia 3 sks MPK.4009 B Inggris 2 sks TKM.

Bengkel Teknologi Tepat Guna 11 . Kelompok Dosen Jurusan Teknik Mesin didasarkan atas kelompok mata kuliah konsentrasi yang terbagi dalam lima kelompok sebagai berikut: 1. 2. Laboratorium. 1. Studio Komputer 2. 2 (dua) Studio dan 1 (satu) Bengkel. Laboratorium. PERATURA JURUSA Kelompok Dosen Kelompok Dosen adalah suatu kelompok terdiri dari para Dosen yang mempunyai minat dan atau spesialisasi sesuai dengan kelompok mata kuliah dan atau konsentrasi yang ada di Jurusan Teknik Mesin. Studio dan Bengkel Jurusan Teknik Mesin mempunyai 10 (sepuluh) Laboratorium. Studio dan Bengkel Jenis Laboratorium. Laboratorium Fenomena Dasar Mesin 9. Laboratorium Mesin-Mesin Fluida 7. Laboratorium Teknologi Energi Surya & Energi Alternatif b. Laboratorium Metalurgi Fisik (Perlakuan Panas & Permukaan) 3. 1. Kelompok Konsentrasi Teknik Material. Kelompok Dosen diketuai oleh seorang Ketua Kelompok yang ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Jurusan. Kelompok Konsentrasi Teknik Produksi. yaitu : a. Laboratorium Pengecoran Logam (Proses Manufaktur III) 4. Bengkel : 1. Laboratorium Mesin Pendingin 8.4. Laboratorium Metrologi Industri 10. Studio. Laboratorium Proses Produksi II – NC/CNC (Proses Manufaktur II) 5. Setiap Dosen bisa berada dalam satu kelompok konsentrasi atau lebih. Laboratorium Motor Bakar 6. Studio Perancangan & Rekayasa Sistem c. 3. Kelompok Konsentrasi Teknik Konstruksi. sesuai dengan kebutuhan demi menunjang kelancaran pelaksanaan program pendidikan di Jurusan Teknik Mesin. Laboratorium Proses Produksi I (Proses Manufaktur I) 2.. 4. Kelompok Konsentrasi Teknik Konversi Energi.

bidang pendidikan. Tahap kedua merupakan pendaftaran dan penyelesaian kelengkapan administrasi.4.1. 12 . praktikum pemrograman. materi praktikumnya termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. b. aturan dan tata tertib selama praktikum. pengerjaan tugas dalam rangka merealisasikan hasil kreatifitas dan inovasi yang berkaitan dengan mata kuliah teknologi tepat guna maupun mata kuliah lainnya. Tahap pertama merupakan pendaftaran bersamaan dengan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). 4. Studio dan Bengkel Fungsi Laboratorium.3. Jadual Penyelenggaraan. Jadual kegiatan dan aturan penggunaan Laboratorium / Studio / Bengkel diatur oleh Kepala Laboratorium / Studio / Bengkel yang bersangkutan dengan persetujuan Ketua Jurusan. Materi Praktikum a. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Pendaftaran Praktikum Pendaftaran praktikum dilakukan dalam dua tahap sebagai berikut: a. Praktikum Persyaratan Praktikum a. 4. dibuat oleh masing-masing Kepala Laboratorium dengan persetujuan Ketua Jurusan. b. b. pengerjaan tugas menggambar teknik dan menggambar mesin. bagi mahasiswa maupun dosen. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. a. Fungsi utama Studio adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. 4. tugas perancangan & rekayasa sistem. 4. Aturan dan Tata Tertip Praktikum Jadual penyelenggaraan. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri.3. tugas mata kuliah dan skripsi maupn kerja sama dalam perancangan dan rekayasa sistem dengan pihak lain. bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. 4. praktikum.3. b. yang dilaksanakan di Laboratorium penyelenggara praktikum setelah jadual praktikum diumumkan. materi praktikum dalam mata kuliah tersebut harus dijadualkan pada minggu-minggu awal semester yang sedang berjalan. Studio dan Bengkel adalah untuk menunjang kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu. telah ditempuh. harus diprogram bersamaan dengan mata kuliahnya. Fungsi utama Bengkel adalah untuk menunjang dan menampung kegiatan pendidikan yang meliputi.3. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. c. Fungsi utama Laboratorium adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. dapat diprogram apabila mata kuliah yang menjadi prasyarat.2. serta sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa.3.Fungsi Laboratorium. pengerjaan tugas mata kuliah dan skripsi.3.

Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . b. a. Ayat 2.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi praktikum yang termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan.5. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. 4.Satu eksemplar diserahkan ke Rekording sebagai arsip di Jurusan. merupakan nilai akhir yang dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ) dan dikonversikan kedalam nilai huruf. Bagi praktikan yang telah memperoleh nilai angka lulus praktikum. 4. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. c.Dua eksemplar diserahkan ke Rekording untuk ditempel / diumumkan dan sebagai arsip di Jurusan. merupakan salah satu diantara beberapa komponen dari nilai hasil evaluasi akhir mata kuliahnya. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. Pasal 8. .Satu eksemplar diserahkan kepada Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan. Laporan Praktikum Laporan praktikum harus disetujui oleh Asisten dan Dosen Pembimbing praktikum dan diketahui oleh Kepala Laboratoium. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi yang berada dalam mata kuliahnya maupun jenis dan macam peralatan yang dipraktikkan. dihalaman 6). Bagi praktikan yang gagal dan atau tidak memperoleh nilai angka lulus pratikum.3. tidak harus mengulang praktikumnya. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. 13 . (Sesuai Bab III.6. d. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. . Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . Beban kegiatan praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Penyerahan daftar nilai praktikum dilakukan bersamaan penyerahan berkas laporan praktikum.Beban Kegiatan Praktikum a. . Berkas hasil evaluasi laporan praktikum dari Kepala Laboratorium diserahkan ke Rekording sebanyak satu eksemplar.3. Nilai Hasil Evaluasi Akhir Praktikum a.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ). Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. bilamana akan mengulang mata kuliah yang bersangkutan. maka yang bersangkutan tidak boleh mengikuti ujian semester mata kuliahnya.

Pengalaman kerja. b.3. Ruang Lingkup Kuliah Kerja Nyata-Praktik a.4. Tugas Mata Kuliah Dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar.3. Diagram Alir Praktikum tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. Asisten / Dosen Pembimbing Praktikum Pengangkatan Asisten/ Dosen Pembimbing Praktikum dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.4. selain mata kuliah tugas yang mempunyai sks berdiri sendiri.1. 5. Diagram Alir Tugas Mata Kuliah tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.8. Kesetaraan porsi beban mata kuliah tugas per kelasnya sebanyak ± 10 orang mahasiswa dan proses pengevaluasiannya secara mandiri seperti mata kuliah terkait. Materi Tugas Mata Kuliah a. mata kuliah tugas tersebut harus diasuh oleh seorang Dosen atau lebih sesuai dengan porsi beban dari mata kuliah tugas. 14 . Teknik Produksi. 4. 4. semua mata kuliah wajib dan pilihan lainnya diusahakan untuk diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur.. maka Jurusan dapat menunjuk beberapa Asisten untuk membantu pembimbingan tugas. Teknik Konversi Energi dan Teknik Material. 4.4. Demi kelancaran penyelesaian tugas mata kuliah. b.4. Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan di perusahaan.5. 4. Prasyarat dan Lama Kuliah Kerja Nyata-Praktik 4.5.3. Tugas mata kuliah yang sks-nya berdiri sendiri.7.4. 4. Teknik Konstruksi.5. segala sesuatunya diatur oleh Dosen pengasuh mata kuliah yang bersangkutan. Penunjukan Asisten dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.2. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. 4.2. Mahasiswa diwajibkan mengambil bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik sesuai dengan konsentrasi yang diprogram.5.1. Apabila suatu mata kuliah diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur . magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. proyek atau instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan.3. Kuliah Kerja yata – Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik terdiri dari keempat Konsentrasi yang ada yaitu.

Diagram Alir Kuliah Kerja Nyata-Praktik tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.5.8. Dosen Pembimbing dan Dosen Penasehat Akademik. Penentuan nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilakukan oleh Dosen Pembimbing dari Jurusan yang dinyatakan dalam surat puas. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Dosen Pembimbing Jurusan. c. 4. 15 . b. Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas. seorang mahasiswa akan dibimbing oleh seorang atau beberapa orang pembimbing dari perusahaan. dan seorang Dosen Pembimbing yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.5. 4. c. sehingga formatnya harus sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah salah satu jenis karya ilmiah.a. Telah menyelesaikan paling sedikit 104 sks dengan IPK ≥ 2. Prosedur Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan selama melaksanakan Kuliah Kerja NyataPraktik. Kerja praktik dilaksanakan dalam waktu satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. diserahkan kepada Rekording Jurusan selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja NyataPraktik selesai dilaksanakan.5. Ketua Kelompok Dosen. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Laporan dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. Nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik merupakan hasil gabungan dari nilai Pembimbing di perusahaan. 4. Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. mahasiswa yang bersangkutan harus mencari obyek tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 4. Sanksi Sanksi bagi mahasiswa yang melanggar peraturan Kuliah Kerja Nyata-Praktik akan ditetapkan oleh Dekan berdasarkan keputusan hasil musyawarah antara Ketua Jurusan.5.5. Pembimbing Kuliah Kerja Nyata-Praktik Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. harus sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram mahasiswa.6.4. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebanyak satu eksemplar (yang asli) beserta hasil evaluasinya. 4.00.5. Kegiatan yang dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata-Praktik. b. b.5. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Ketua Jurusan.7.

c. Prosedur Pengambilan Skripsi a. 4. Mendapatkan persetujuan dari Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi dan selanjutnya membuat proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing. Mengajukan judul skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen dengan pokok bahasan sesuai konsentrasi yang dipilih dan untuk memperoleh pesetujuannya pada blanko permohonan skripsi.6. 4.6. 4.6.3. Seminar Hasil Skripsi a. Persyaratan pemakalah seminar hasil skripsi adalah sebagai berikut : .6. Telah menyelesaikan paling sedikit 126 sks dengan IPK ≥ 2. diajukan kepada Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan.6.4. c.1.00. Proposal skripsi yang telah dibuat dan disetujui oleh Dosen Pembimbing. 16 . Selanjutnya bila sudah pada saat-nya seminar hasil skripsi maupun ujian skripsi dilaksanakan. 4. Penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi oleh Dosen Pembimbing setelah proposal skripsi dievaluasi dalam seminar proposal. e. Proposal skripsi diseminarkan untuk dievaluasi oleh paling sedikit dua Dosen Pengamat yang ditunjuk oleh Pimpinan Jurusan atas usulan Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan dan diikuti oleh mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. b. Telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata-Praktik b. b.2. Skripsi Persyaratan Pengambilan Skripsi a.Telah menyelesaikan skripsinya dan mendaftarkan diri di Rekording Jurusan. Seminar hasil skripsi diselenggarakan untuk dapat diikuti oleh semua Dosen dan mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. Telah menempuh paling sedikit satu mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih dengan nilai ≥ C. Moderator seminar adalah Dosen Pembimbing dan hasil evaluasi seminar dari Dosen Pengamat merupakan salah satu persyaratan bagi penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi.4. Memprogram skripsi dalam KRS setelah persyaratannya terpenuhi dan memperoleh blanko permohonan skripsi. b. Proposal Skripsi a. c. maka Dosen Pengamat tersebut diharapkan dapat terus mengikuti-nya.Telah mempunyai Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi . d. Konsultasi dengan Pimpinan (Sekretaris) Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi.

8.00.6. seorang anggota penguji dan seorang atau dua orang Pembimbing.4.5. Materi ujian skripsi terdiri dari materi skripsi itu sendiri dan tinjauan secara komprehensip dari materi mata kuliah kompetensi utama dan pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi. Telah menyerahkan naskah lengkap skripsi beserta nilainya dari Dosen Pembimbing ke Rekording Jurusan sebanyak lima eksemplar termasuk yang asli. Ujian skripsi dapat dilaksanakan bilamana diikuti paling sedikit tiga orang pengikut ujian calon sarjana. Penilaian seminar hasil skripsi meliputi : penyajian. seorang Ketua Majelis merangkap sebagai anggota penguji. Telah menyelesaikan paling sedikit 138 sks ( tidak termasuk bobot sks skripsi ) dengan IPK ≥ 2. Materi dan Pelaksanaan Ujian Skripsi a.6.6. dengan bukti tertera pada blanko seminar skripsi.6. b. 4.Telah memperbanyak makalah seminar skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing dengan jumlah eksemplar sesuai kebutuhan. Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. pemecahan masalah dan penampilan. 2 (dua) orang sebagai penguji materi skripsi. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Diagram Tahapan Ujian Skripsi tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. Ujian skripsi dilaksanakan di Jurusan Teknik Mesin oleh Majelis Penguji sesuai dengan Butir 4. Persyaratan Ujian Skripsi a. 4. b. Evaluasi Ujian Skripsi Evaluasi hasil ujian skripsi berdasarkan penilaian dari ketiga penguji.5.7. Materi makalah seminar hasil skripsi berorientasi pada materi skripsi. 4.6.a. Majelis Penguji Majelis Penguji terdiri dari. seorang Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota penguji. Nilai hasil ujian skripsi yang dipergunakan adalah nilai angka (0 – 100) dan dinyatakan lulus ujian skripsi apabila nilai rata-rata dari semua penguji skripsi dan penguji komprehensip nilainya >55.6.6. Selanjutnya keempat atau kelima orang anggota penguji tersebut tugasnya terdiri dari. dan semua mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih nilai minimumnya C dengan Indek Prestasi Komulatip Konsentrasi ≥ 2. & 4. seorang sebagai penguji materi komprehensip yang terkait dengan materi skripsi dan seorang atau dua orang Pembimbing merangkap sebagai penguji saksi. Penentuan hasil akhir ujian skripsi dilakukan dalam Sidang Majelis Penguji. b. 17 . . Telah memenuhi persyaratan jumlah kehadiran paling sedikit 15 kali mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan. Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin diatas dan Pasal 27 Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. jumlah sks dengan nilai D dan atau D+ tidak melebihi 10 % dari jumlah sks yang telah ditempuh. c. c.6.6. Pasal 27.9. - 4.6. tidak ada nilai E. Penentuan nilai akhir ujian skripsi dan yudisium dilakukan oleh Jurusan berdasarkan Peraturan yang tercantum pada Bab VI.b.

maka perlu dibuat peraturan peralihan baru bagi mahasiswa angkatan tersebut. 18 . PERATURA PERALIHA Umum Pasal 1 1) Sehubungan dengan adanya mahasiswa lama sebelum angkatan 2007/2008 yang pernah mengikuti Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2003/2004 – 2006/2007 Jurusan Teknik Mesin beserta Peraturan Peralihannya. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris dengan bobot 3 sks. sejauh tidak bertentangan dengan surat keputusan ini. dalam kurikulum yang baru diakui menjadi 3 SKS. adalah sebagai berikut : a) Pendidikan Agama. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Pendidikan agama (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Pendidikan Agama dengan bobot 3 sks.5. b) Bahasa Inggris. Pasal 2 Mata Kuliah Yang Mengalami Penambahan SKS 1) Mata kuliah yang berdasarkan kurikulum sebelumnya dengan bobot 2 SKS . Pasal 3 Mata Kuliah Yang Mengalami Penggabungan Matakuliah kurikulum baru yang merupakan gabungan dari dua matakuliah kurikulum lama akan dinilai sesuai dengan nilai mata kuliah yang didapatkan tertinggi Pasal 4 Peraturan peralihan ini diberlakukan untuk mahasiswa sebelum angkatan 2007/2008. Pasal 5 Hal-hal khusus yang diakibatkan oleh berlakunya surat keputusan ini dan ketentuan-ketentuan lain yang belum tercantum akan ditentukan kemudian. sehubungan dengan diberlakukannya Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2007/2008 – 2010/2011 Jurusan Teknik Mesin.

.MAWI. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Katolik Kode Mata Kuliah : MPK. Islam untuk disiplin ilmu. Gereja sebagai sakramen keselamatan. MAWI. Jakarta: Dokpen. Sylatut. Ibadah. 1982. Kepustakaan : Nasution. 4th VIII). Alkitab. amal shaleh dan Islam dalam disiplin ilmu. “Meningkatkan Partisipasi dalam Hidup Kebudayaan.4002 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami konsep beriman dalam Gereja. Rasul dan Syariah Islam. Sifat dan kekuasaan Allah SWT.4001 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan untuk pengkajian alam. Islam dan kehidupan masyarakat. Jakarta. Kitab Suci. Sidang MAWI. Kepustakaan : Hardowiryono. Kemasyarakatan dan Kenegaraan”. -. Khalik Rasul. Harus. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam Kode Mata Kuliah : MPK. SILABUS MATA KULIAH ---------. “Islam. “Islam Ditinjau dari Berbagai Segi dan Aspeknya”. Pokok Bahasan : Paham menggereja dan beriman dalam Gereja. “Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”. Jakarta: UI Press. Dokpen. Pokok Bahasan : Alam kehidupan dan isinya. (Spektrum No. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi agar dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat sebagai ungkapan imannya. “Membina Jemaat Beriman”. R. Mahmud. Misteri Tritunggal Yang Maha Esa. “Pokok-Pokok Ajaran Islam”. 1978. Aqidah dan Syariah”.6. Sidi.Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) ---------1. Gazalba.Sy. 19 . Islam dan ilmu pengetahuan.

: Pendidikan Agama Hindu Kode Mata Kuliah : MPK. Pudja. Sopater. Peranan Roh Kudus.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Mata Kuliah Mata Kuliah -. Jakarta: Departemen Agama RI. Sadia. Ruang lingkup Agama Hindu. Gede dan W. keimanan dan kebaktian kepada Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan YME. Rencana keselamatan dan penggenapannya dalam Yesus Kristus. Jakarta: BPK. Pranata sosial. Harun. Kepustakaan : Dekker. “Iman Kristen dan Ilmu Pengetahuan”.-. Iman dan pengabdian. -. “Iman Kristen”. 20 . Dasar-dasar agama Kristen. Iman dan ilmu pengetahuan.4003 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan tentang latar belakang konsep dan prinsip Agama Kristen. Pokok Bahasan : Sejarah Agama Hindu. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Buddha Kode Mata Kuliah : MPK. 1979. “Alkitab”. Hadiwiyono. Nyoman dan I Ktut Sudiri P. “Pokok-pokok Agama Hindu”. Dasar-dasar Kepemimpinan Hindu. “Rig Weda dan Sama Weda”. Kepustakaan : Lembaga Alkitab Indonesia. Sumbu ajaran Agama Hindu. Seni Budaya Hindu. Sularso. Dosa dan akibat. : Pendidikan Agama Kristen Kode Mata Kuliah : MPK. 1982. mempertebal keyakinan. Nawa Darsana. Pokok Bahasan : Pengertian tentang agama.4004 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati keagamaan yang mantap.

Mata Kuliah : Bahasa Indonesia Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas : : : : : : MPK. Riley. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. discourse in action. The British Council. 1982. discovering discourse. Meditasi. Sadparamita. “Academic Orientation Course”. RELC (SEAMEO). “Dharmapada”. translation. Paritha. “Citra Agama Buddha dalam Falsafah Pancasila”. Oxford University Press. 21 . Oka. Kepustakaan : Diputhera. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha.4009 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar bisa memahami buku ajar dalam bidang keteknikan secara efisien dalam bahasa inggris. Mata Kuliah : Bahasa Inggris Kode Mata Kuliah : MPK. Pokok Bahasan : Efficient reading. Konsepsi kerukunan hidup umat beragama. Pamela. 2. Dharma dan kebaikan untuk mempertebal iman (soddha) dan menjaga kelangsungan hidup agama. Hukum Kasunyatan. “Sanghyang Kamahayanikan”. Buddha. AAUCS. “Reading and Thinking in English”. Kepustakaan : “English for Specific Purposes Mainline Course”. Concept in use. exploring function. 1980. Pokok Bahasan : Hakekat Tuhan YME.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati serta mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Kebaktian dan Upacara. Bodhisatwa.4008 3 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 3.

Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 22 . Baesoeni. Boas. Kopma Unibraw. 6th ed. Nilai Ekstrim dan Nilai Stasioner fungsi dan aplikasinya . Moekidam. "Advanced Engineering Mathema-tics". Deret McLaurin. alat-alat gambar. ML. Menggambar Teknik (2 Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM. Limit Fungsi . Jakarta. 1988. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kalkulus Kode Mata Kuliah : TKM. "Mathematical Methods in the Physical Sciences".J. 1991. Integral Fungsi dan Teknik-teknik Integrasi serta aplikasinya dalam engineering.. Deret Taylor. "Matematika II". Pengetahuan membuat gambar teknik yang meliputi. UI Press. Diferensial Total dan aplikasinya . Integral Rangkap (Rangkap dua dan tiga) dan aplikasinya .4101 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. Yoewono. New York. Kreyszig. Inc. Purcell. Deret Tak Hingga. 1986. mengganbar mesin dan trampil dalam menggambar teknik dan menggambar mesin.. Yoewono. Kopma Unibraw. kuadran (ruang 5. Persamaan Luasan derajad dua .4102 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip menggambar teknik. Canada.4. Fungsi dan grafik . Hasyim. macam-macam garis. "Kalkulus". 1991.. "Matematika I". Fungsi dengan beberapa variabel . 1966. Erlangga. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". John Willey & Sons.. Malang. E. Jakarta.. Pengetahuan sistem proyeksi. huruf dan angka yang dipergunakan. Malang.Inc. Erwin. Turunan Fungsi (Diferensial) . edisi 4. 1986. Diferensial Parsial. Moekidam. John Willey & Sons..

Jakarta: Penerbit Buku H. Eliminasi Gauss-Jordan. kupasan dan gambar proyeksi Amerika dan Eropa. Matematika Teknik I Kode Mata Kuliah : TKM. Jakarta: Penerbit H. Konfigurasi permukaan dalam gambar kerja. Pengetahuan membaca gambar. “Practical Geometri and Engineering Graphics”. benda. Abbott. pertembusan. Gambar asembling. dimetri dan trimetri). Teorema Descartes. “Ilmu Ukur Melukis”. French. All.4001 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyrat : TKM. Et. teori proyeksi. International Editions. toleransi sudut. Stam. toleransi geometri. bidang. 1990. Pemberian tugas menggambar teknik yang meliputi proyeksi aksonometri. Pengetahuan potongan. London: Glasgow. Jakarta: Pradnya Paramita. Pemberian ukuran gambar. Teori Bilangan dan bilangan kompleks. 1952. International Edition. proyeksi aksonometri (isometri. prinsip-prinsip analisis vektor dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalan-persoalan dalam teknik mesin. roda gigi. 6. Proyeksi elementer dari garis. “Mechanical Drawing – CAD Comunication”. potongan. 1952. bantalan. Kalkulus Integral Vektor . Blackie and Sons. proyeksi tegak lurus dan miring. “Menggambar Mesin-Menurut Standard ISO”. Kalkulus Diferensial Vektor . 1987.Kepustakaan : penempatan obyek). Prosedur menggambar dan penyederhanaan untuk macam-macam ulir.4101 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip aljabar. Matriks lanjut : Invers Matriks. Proyeksi sejajar dan tidak sejajar. Fungsi Vektor . “Ilmu Bangunan Pesawat Jilid II – Alat-Alat Bagian Pesawat”.Graw-Hill. pegas. New York: Maxwell Macmillan. Giesecke at. Bidang bantu (auxiliary view plan). 1986. Determinan dan Sistem Persamaan Linier . New York: Mc. pembagian sintetis : Aljabar matriks . Development (kupasan). Sugiarto. Abbas. Teori tentang toleransi linier. “Principles of Engineering Graphics”. proyeksi pandangan jamak (Amerika dan Eropa). Pemberian tugas menggambar mesin yang meliputi ukuran gambar. Aljabar Vektor . 1992. serta hubungan ketiga-tiganya. Teori Persamaan. Eigen value dan eigen vector. Stam. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 23 . Intersection (pertembusan). Eliminasi Gauss. toleransi sudut dan toleransi geometri serta gambar susunan. toleransi linier. All. Lambri.

edisi 4. 1966. Penyelesaian PD dengan Transformasi Laplace. Kreyszig.. Analisis analitis/matematis gaya dan momen statis. "Matematika I". Malang. Persamaan diferensial Biasa (PD Biasa) Orde 1 Derajad 1. Walpole. teorema 24 . Persamaan Linier Orde 1. John Willey & Sons.. Inc. Yoewono. gerak harmonik. RE. 6th ed. 1988.. New Delhi. Distribusi variabel random. Moekidam.. Estimasi Parameter. Prentice Hall of India. JE.. Memberikan pengetahuan dan pemahaman Agar mahasiswa dapat menjelaskan dan menganalisis keseimbangan gayagaya dalam beberapa konstruksi statika tertentu berdasarkan hukum keseimbangan statika. Jakarta. Optik dan Listrik. Persamaan Linier Orde n.. meliputi : PD yang diselesaikan dengan variable separable. Canada.Kepustakaan : Pengantar Tensor. 1978. & Raymond H. "Advanced Engineering Mathematics". 3rd ed.Inc.. Statika dan kinematika. 1991. Kopma Unibraw. John Willey & Sons. Gelombang.. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Kopma Unibraw. "Matematika II". Miller. "Statistic for Experiments". 1985. Transformasi Laplace. John Willey & Sons. Statistik Deskriptif: Pengorganisasian data. E. Erlangga. Malang. Boas. Sistem satuan. Dinamika.4202 6 sks W Tidak Ada Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang fisika dasar yang mendasari teknik mesin yang berkaitan dengan hukum alam... 1985. Persamaan Bernoulli . Box. Prinsip dasar statika. 1986. McMillan Publishing Co. New York.. Panas dan perambatan panas. Moekidam. gaya-gaya dan momen sebarang. 1991.. Erwin. Fisika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 7. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". "Probability and Statistics for Engineers". New York. Persamaan Diferensial Simultan.Meyer. PD Eksak dan Faktor Integrasi. Irwin & Freud. ML.J. GEP. Inc. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". momentum. Persamaan Homogen. Persamaan Cauchy/Euler dan Legendre. Yoewono. New York. "Probability and Statistics for Engineers and Scientists". Purcell. kaitannya dengan statika struktur maupun penyelesaian problema dalam bidang teknik mesin. perhitungan nilai tengah dan variabilitas data Teori Probabilitas.

PH. Meriam L. diagram bidang lintang (SFD). zat-zat padat. Prentice-Hall. PH. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. S. New York: Mc. Pencemaran air. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 25 . penggantian batang.H. Sumber air untuk industri serta penanganannya. Carl A. momen inersia luasan.Graw-Hill Book Co. 8. Mekanisme proses pembakaran. Analisis grafis/grafostatika dari gaya dan momen. Mac Englewood-Cliffs. terlarut dan tak terlarut. Kesadahan dan penanganannya. gaya normal. Sifat bahan bakar cair dan gas. Pencemaran air. MW. Sistem tumpuan sederhana. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. Sears. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Pengertian tentang Net Hydrogen. zatzat padat. Agregat. massa. Timoshenko. potongan. Kesadahan dan penanganannya. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. FW. Jakarta: Penerbit Erlangga. Carl A. Sumber air untuk industri serta penanganannya. cremona. perpindahan/pergeseran joint. 1956. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. Keyser. Frame sederhana.L. “Material of Engineering”.Kepustakaan : Varignon. terlarut dan tak terlarut. Heat and Sound)”. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Analisis Orsat. teori diagram benda bebas (FBD). Zemansky. Mac Englewood-Cliffs. Momen inersia profile. “Engineering Mechanics”. Keyser. Analisis gaya dan momen dengan prinsip kerja semu. Analisis Orsat. momen lentur.G. metode keseimbangan joint. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. J. Pengertian tentang Net Hydrogen. “University Phiysics (Mechanics. Mekanisme proses pembakaran. “Material of Engineering”. Kimia Kode Mata Kuliah : TKM. gaya-gaya dan momen sebarang. Kraice. D. “Mekanika Teknik” Statika. Tony. diagram garis pengaruh. Keasaman. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. volume. gaya-gaya sejajar dan momen lentur. Keasaman. Mulia. 1956. Prentice-Hall. New York: John Willey and Sons. Sifat bahan bakar cair dan gas. Agregat. gaya-gaya dan momen lentur.4105 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dasar-dasar pengetahuan kimia yang berhubungan dengan bidang teknik mesin. and Young.

Presipitasi larutan padat. Y. Pengujian destruktif dan non destruktif serta evaluasi perubahan karakteristik logam. Ch. Berbagai macam material teknik yaitu: logam ferrous. Glasses and Composites”. gelas/kaca. logam berat. material non logam. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : K. “Teknologi Pengolahan Bahan”. New York: Mc. Ilmu dan Teknik Material Kode Mata Kuliah : TKM. New York: John Willey & Sons. Lewis Waren. plastik karet. Bardji HP. “Materials Data Books”. Mekanisme penguapan logam. Teori tentang cara-cara pengujian material teknik. “Engineering Physical Metallurgy”. Sheppard T. Arthur. “The Physical Metallurgy of Steel”.Graw-Hill. Djaprie. Djaprie. 4204 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui jenis dan sifat serta penggunaan material teknik. “Cast Iron (Physical and Engineering Properties”. Powell. Nuklisi dan pertumbuhan butir. Struktur dan kristal logam. Dislokasi dan cacat atomik logam. “Teori Pengujian Bahan”. Angus. Sriati. Sidney H. Griswold. L. logam non ferrous.(Diktat kuliah). Sriati. “Water Conditioning for Industry”. William C. “Ultra Structure Processing of Ceramics. 26 . “Metalurgi Fisik Modern”. baja dan paduannya. Van. New York: John Willey & Sons. logam ringan. Recovery dan recrystallization. 1954.”. dan dapat mengetahui pengaruh temperatur. HT. Leslie. “Fuels Combustiron and Furnaces”. “Introduction to Physical Metallurgy”. C. 1954. Kingery. paduan non ferrous. keramik: Berbagai macam penerapan dari material teknik pada permesinan. Radas.Graw-Hill. Sugiarto. Avner. Logam – logam tuang. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. H. “Industrial Stochiometry”. Sifat-sifat umum material teknik. khususnya yang berkaitan dengan teknik mesin. New York: Mc. J. Klasifikasi material teknik. Henct. besi tuang dan paduannya. Deformasi plastis kristal logam. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam. refractory. Keyser. Lewis H. W.9. Pembentukan logam. Laktin. Vleck. ”Introduction to Ceramic”Series on Science and Technology of Materials. (Laboratorium Pengujian Material).

dimensi dan satuan. 10. Mata Kuliah : Mekanika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. tekanan stagnasi. Pendahuluan: definisi. Inc. diskripsi dan klasifikasi aliran fluida.. aliran pada penampang konstan tanpa gesekan dengan perpindahan panas (rayleigh line). buoyancy dan stabilitas. prinsip momentum angular. hukum Termodinamika I dan II). 1994. Verhoeven. Aliran fluida incomprecible inviscid: persamaan Euler. Gross Richard J.4205 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori-teori Mekanika Fluida sehingga mampu menerapkannya dibidang rekayasa. “Fundamentals of Fluid Mechanics” AddisonWesley Publishing Company. gaya lift dan drag. “Fundamental of Physical Metallurgy”. persamaan momentum. head losses mayor dan minor. Konsep dasar: fluida sebagai kontinum. profil kecepatan turbulent. distribusi tegangan geser. medan kecepatan dan tegangan. persamaan-persamaan dasar dalam bentuk integral untuk volume atur. efek perubahan penampang terhadap sifat-sifat fluida: nozzle. persamaan Bernoulli. tekanan statik. difuser. John D. Mc. perambatan gelombang suara. aliran adiabatik pada penampang konstan dengan gesekan (fanno line). “Introduction to Fluid Mechanics” 4th Edition. tekanan dinamik. bilangan-bilangan tanpa dimensi. Aliran internal fluida incompressible viscous: aliran laminer fully developed. aliran fluida compressible. Robet W. hubungan hukum Termodinamika I dengan persamaan Bernoulli. Analisis dimensional dan similaritas: teori Buckingham Pi. Aliran eksternal fluida incompressible viscous: boundary layer. Hukum-hukum dasar pada sistem (konservasi massa. Analisis differensial pada aliran fluida: persamaan kontinuitas. Fox. Gerhart. variasi tekanan dalam fluida statis. aliran dalam pipa tunggal dan bercabang. hukum Newton II. persamaan dari hukum-hukum dasar pada volume atur. Philip M. John Willey & Sons. hubungan turunan sistem dengan formulasi volume atur. persamaan-persamaan dasar. 1985. gaya hidrostatis pada bidang yang terendam. fluida dalam rigid-body motion. Tata. Fluida statis: persamaan dasar fluida statis. viskositas.Surdia. “Pengetahuan Bahan Teknik”. similaritas. Alan T. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 27 . Donald. normal shock. metode analisis fluida. aliran dalam pipa dan saluran meliputi. sifat-sifat stagnasi isentropis lokal.

4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. Penyelesaian Persamaan Diferensial dengan deret tak hingga.F.1969. Spiegel. “Fluid Mechanics”. New York: Mc. Brighton.Hughes. Fungsi Gamma dan Beta . 4104 4 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada 28 .L. Barret.GrawHill. Wylie. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Kreyzig. 5th ed Singapore: Mc.Graw-Hill. “Advance Mathematics for Engineers and Scientists”. Boas. Mata Kuliah : Matematika Teknik II Kode Mata Kuliah : TKM. J. Ray. “Advanced Engineering Mathematics”. 1986.Graw-Hill Book Co. C. 2nd Edition.V.Kogakusha Ltd. 4103 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Benyamin. Persamaan Diferensial Parsial dan Penyelesaian Masalah Nilai Batas. 1967. 6th Edition. Inc. 11. ML. 1983. Termodinamika Kode Mata Kuilah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 12.Graw-Hill Book Company. Inc. New York: John Willey and Sons. New York: Mc. Brighton.. White.: Canada. Louis C.1988. Persamaan Diferensial Bessel dan Persamaan Diferensial Legendre . Deret Fourier . Murray R. 1985. W. “Mathematical Methods in the Physical Sciences”.Graw-Hill Book Co.New York: Mc. 1966. F. Streeter. New York: Mc. “Advance Engineering Mathematics”.M. Wylie. Erwin.A. “Fluid Mechanics”. “Fluid Dynamics”. John Willey and Sons. Schaum’s Outline Series.

Hukum ke II Termodinamika: pernyataan dan kegunaan Hukum ke II Termodinamika. siklus dengan regenerative. dan proses politropik. Hardjono Djojodihardjo. 29 . New York: John Willey & Sons. Boks. Inc. pengertian sistem. balance energi. Wood. Siklus-siklus motor bakar: siklus Otto. “Thermodynamics”. pompa kalor. identifikasi irreversibility. energi dalam enthalpi. siklus. “Engineering Thermodynamics”.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar Termodinamika serta mampu menerapkannya dalam permasalahan Termodinamika Teknik dan mampu menerapkannya dalam analisis Konversi Energi. Moran. siklus dengan reheat dan regenerative. Howard N. Michael J. Sushkov. pengukuran tekanan.. “Applications of Thermodynamics”. Psikrometrik. 2000.Graw-Hill. Mc. gas Van Der Walls dan Battic Bridgemen. Third Edition. 2nd Edition. Bernard D. balance entropi pada sistem dan terbuka. Siklus-siklus Turbin Gas: siklus Brayton. sistem refrigerasi absorpsi. “Termodinamika Teknik”. 1982. analisis energi dalam siklus. proses. transfer energi dengan perpindahan panas dan kerja. Inc. Energi dan Hukum ke I Termodinamika: energi sistem. siklus Carnot. 1994. “Thermodynamics. siklus Diesel. Yunus A. generalized compressibility chart. reheat dan intercooling. 1980. Konsep-konsep dan definisi-definisi dalam Termodinamika: konsep dasar. evaluasi sifat-sifat termodinamika dengan model gas ideal meliputi panas jenis. Pengenalan analisis exergy (availability): definisi exergy. Holman. Mc. Siklus-siklus tenaga uap: siklus Rankine. siklus Duel. “Technical Thermodynamics”. balance energi pada sistem tertutup. Evaluasi sifat-sifat termodinamika: hubungan p-v-T. Addison-Wesley Publishing Company. Shapiro. sifat-sifat termodinamika. Mc. Publisher Moscow. sistem satuan. Reynold William C: Perkins Henry C. tingkat keadaan. Inc. proses isentropik. exergy balance pada sistem tertutup dan pada volume atur. analisis volume atur kondisi steady. “Fundamentals of Engineering Thermodynamics”. Siklus-siklus refrigerasi dan pompa kalor: siklus kompresi uap. 4 th Edition. 2nd Edition. Cengel. 1977. Penggunaan entropi: definisi perubahan entropi. Hukum ke Nol Termodinamika dan pengukuran temperatur.Graw-Hill Kogakusha 2nd. Michael A. teori gas ideal. sistem refrigerasi gas. An Engineering Approach. Graw-Hill. Analisis energi pada volume atur: balance massa. 2nd Edition.

tegangan geser murni. pada profil. diagram bidang momen puntir. Analisis pada sistem statis tak tentu. batang dan kerangka. 1976. sambungan keling. pada pegas hilik. V. gaya lintang. Deformasi elastis.N. Analisis tegangan akibat torsi. E. modulus geser. Jakarta: Erlangga. diagram gaya normal. tegangan akibat puntir. tegangan akibat puntiran dan lenturan. tekan geser. Schaum’s Outline Series.4106 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses dan mengenal teknologi produksi dalam bidang. Timoshenko.4002 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. pembentukan. pengelasan dan pemesinan.. 1986. Analisis tegangan dua dimensi secara analitis dan grafis. “Strength of Materials”. dan dapat lebih memahami 14.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai macam beban dan tegangan akibat pembebanan pada sistem/konstruksi dan dapat menganalisis tegangan yang terjadi pada sistem benda kaku statis tertentu dan tak tentu. D. sambungan las). “Analysis of Structure”. Khana Publisher 2-B Nath Market.13. Vazirani. kerja / ijin. tegangan lentur. Sistem dengan beban puntir. momen lentur. pengecoran. Volume I: New York. “Mechanic of Materials”. pada tabung dinding tipis. puntiran pada penampang berdinding tipis dan penampang bentuk profil. rakitan. tegangan biaksial. and Young. gaya normal. diagram momen lentur. Konsep dasar tentang tegangan. diagram. pada poros. Mata Kuliah : Tujuan : 30 . modulus bulk. tarik. macam sendi. termal. Delhi-6. tegangan dalam (bejana tekan dinding tipis. modulus elastisitas. plastis.H. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Kekuatan Material I Kode Mata Kuilah : TKM. “Strength of Materials”. diagram gaya lintang. Analisis pada sistem batang statis tertentu. angka Poisson.P. Nai Sarakk. tegangan utama. Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. S. sudut puntir poros. Popov.

bor.Graw-Hill Publishing Company LTD. Sriati. M. B. V. 1991. 31 .Pokok Bahasan : Kepustakaan : proses dan ada ketrampilan dalam menjalankan mesin-mesin manufaktur. Oswald. Jakarta. Klasifikasi mesin perkakas. Elemen pemotongan pahat potong. Mekanisme mesin milling. Apll. Energi potong spesifik. “Teknologi Mekanik”. freis. mekanik. Winston A. Modern Machining. “Teknologi Mekanik”. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. Mc. Krar. and Merchant. Jilid II. J.W.Graw-Hill. Proses pembentukan logam pada proses panas dan proses dingin yang meliputi. and Shfeer. Geoffrey. Betzalel. 1941. New Delhi. Oswald. mesin gerinda dan lain sebagainya. “Teknik Pengecoran Logam”. New York: American Society of Metal. metalurgi dalam pemotongan logam. Pengecoran meliputi proses pembuatan baja dan besi tuang.C. “Fundamentals of Process Engineering”. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Erlangga Jakarta. Amand. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. “Teknik Pengelasan Logam”. Gaya pemotongan dalam proses milling. tempa. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. Tebal geram menurut teori merchant. Edisi 7. Tata. 1951. Pradnya Paramita. Proses pemesinan yang meliputi proses. Earn. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Sriati. Vol. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Marchel Dekker I. Proses pengelasan yang meliputi. gerinda dan lain-lain.N. pengelasan listrik dan pengelasan gas. Surdia. Jakarta. Pradnya Paramita. skrap. Menggunakan mesin-mesin penyambung logam. Djaprie. Model merchant. Surdia.F. mesin gurdi. Jilid I. Mech. 1990. bubut. Model-model mekanika pemotongan logam. Lee. Mekanisme mesin bubut. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. “Machine Tool Operations”. Djaprie. mesin-mesin pelapis logam dan menggunakan peralatan kerja bangku.S. 18 no. Kovan. “Technology of Machine Tools”. Pembentukan geram. Mc. 1985. Proses pemotongan. penarikan. Erlangga Jakarta.E. Krar. Mesin Perkakas. Knight. Avitzur. mesin bubut. Plowing force and sizeeffect. 4.H. Praktikum menggunakan mesin-mesin potong logam seperti. E. mesin milling. Mc.Graw-Hill.W. Tata. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. Tata. J. Mekanisme mesin skrap. teori Lee & Shaffer. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. Foreign Languages Publishing House Mascow. pengerolan. ekstrusi. Boothroyd. 1989. Gesekan dalam pemotongan logam. mesin ketam dan serut. Sistem pemotongan miring. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. Temperatur pada daerah deformasi primer. Gaya pemotongan teoritis. “Metal Forming: Processes and Analysis”. “Surface Treatment of Metal”. dan mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi.

Malang: Kopma Unibraw. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 32 . Malang: Kopma Unibraw. kolom dengan beban eksentris. 1991. “Metode Statistika”. 1978. metode Euler. 1997. Sistem batang statis tertentu dengan defleksi elastis. metode persamaan tiga momen. metode superposisi. 1991. New York: John Willey and Sons. Phillip F. metode energi. Hifni. 4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menganalisis perubahan bentuk elastis dalam sistem batang dan sistem konstruksi benda kaku berdasarkan hukum-hukum statika. Penyajian data. Variabel random dan distribusi probabilitas. Box. “Analisis Varian dan Penerapannya”. 15. Hifni. metode energi. metode luas bidang momen. Malang: Kopma Unibraw. metode integrasi. Teori tekuk pada kolom. Analisis regresi. “Statistical Concepts and Methods”. 1985. Hifni. Bandung ITB. Mekanika Kekuatan Material II Kode Mata Kuilah : TKM. Mata Kuliah : Statistik Teknik Kode Mata Kuliah : TKM. “Statistic for Experiments”. Bhattacharya. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Perbandingan dua perlakuan/lebih. metode superposisi. rumus-rumus Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 16. New York: John Willey and Sons. 1991. “Analisis Regresi”. Munoz Jairo. 4206 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. Taufiq Rochim. Design experiment dan analisis varian. kolom dengan beban sentris.4107 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengembangan IPTEK dan industri. Pengantar statistik. dan mahasiswa juga mampu menganalisis suatu sistem/konstruksi mesin ditinjau dari kekuatan materialnya yang menerima tegangan multiaksial statik dan dinamik. GEP.Oswald. Konsep dasar tes hipotesa. Distribusi normal dan sampel random. “Manufacturing Processes and System”. 1977. Sistem batang statis tak tentu.

“Elements of Strength of Materials”. 1976. Jakarta: Erlangga. “Strength of Materials”. fatigue. Pemrograman. Popov.Graw-Hill Inc. Juvinal. 4207 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Timoshenko. D. Schaum’s Outline Series. S. Stepin. P. Borresi.H. Aplikasi teori kegagalan pada silinder berdinding tebal. Vazirani. New York. Budymas Richard G. tegangan kontak.N.. New York: John Willey & Sons. Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. and Young. New York:Mc. Timoshenko.H. “Strength of Materials”.N. Goodier. Mesin 17. “Theory of Elasticity”. S. Definisi mesin perkakas NC/CNC. pembebanan kombinasi. New York: Mc. “Engineering Consideration of Stress Strain and Strength”. S. Manufaktur NC-CNC.C.Graw-Hill. perlakuan permukaan dan tegangan sisa. Mahasiswa juga dapat memahami konsep perancangan dengan bantuan komputer dan dapat membuat penerapan sistem CAD/CAM dalam proses perancangan dan produksi. Volume I: New York.Kepustakaan : empiris. Analysis Prediction & Prevention. Manuscript. “Advanced Strength of Material”. and Young. “Advanced Strength and Applied Stress Analysis”. Analisis tegangan dan regangan dalam tiga demensi. V. Khana Publisher 2-B Nath Market. serta dapat menjalankan / menggunakan mesin NC/CNC.Graw-Hill Kogakusha Ltd. juga mahasiswa dapat lebih memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. Collins. “Failure of Materials in Mechanical Design”. 4106 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. Teori kegagalan pada pembebanan multi aksial statik. Analisis teori kegagalan pada pemebanan dinamik. Proses NC. Timoshenko. dinding tipis. D. Nai Sarakk. cumulative damage pembebanan sederhana.P J. serta mengenal teknologi produksi dengan menggunakan mesin NC/CNC. S-N curve. E. Delhi-6. beban impact.P. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 33 . Teori bejana bertekanan . Moscow: Publishers. Tipe-tipe sistem NC. dinding tebal dan sambungan bejana bertekanan. “Mechanic of Materials”. Sistem pendukung mesin perkakas NC/CNC. “Analysis of Structure”. “Strength of Materials”. Tegangan dan regangan sisa. Mc. 1986. R.

T. EMCO MATER. Chang. pengertian tentang concurrent engineering.Henderson. Eric. Pemrograman kode-G TU-2A. Singapore: Mc. Mc. pemodelan geometris. CAE. “Mathematical Elements for Computer Graphics”. Graw . 34 . M. C. Industrial Control System. Jr. Konsep perancangan dengan bantuan komputer.Jr. “Computer Automated Manufacturing”. Austria. “Automating Electronics Manufacturing”. International Editions. Mikell P. numerical control. Robot. 1988. Mills.29 no.Wang. Komputer dalam manufaktur. “Milling Training Unit”. Interaksi sistem komputer grafik.Alan. Simulasi CAD/CAM.Graw-Hill Inc. Lembaga Penelitian ITB: Bandung. Koren. Thomas G. “Computer Control of Manufacturing Systems”. Muljowidodo. 1994. Aspek teknologi TU-3A. Wilson. Bosan. E. R. San Francisco CA. “Computer Aided Manufacturing”. “Computers in Manufacturing”. Sistem CAM. “Mechanical Design”. Austria. “Pengantar CAM”. New York: Prentice-Hall Inc. Sistem koordinat menurut ISO 841. 1986. 1994.Hill International Edition.C.4.Graw-Hill Book Company.B. “CAD/CAM: Computer Aided Design and Manufacturing”. konfigurasi sistem CAD.John. John H. 1985. New York: Mc. “Computer Integrated Design and Manufacturing”. “ ow and in The Future. New York: Prentice-Hall Inc. H. Pemrograman kode-G TU-3A. “Turning Training Unit”. “Computer Aided Design and Manufacture”. New York. 1985. Gunn. Rogers David F. Sistem CAD. “CAD/CAM Hand Book”. D. Mc. New York: Mc. John H. John Willey & Sons. Powers.W. J. 1988. Bandung: Lembaga Penelitian ITB. Englewood Cliffs. “CAD/CAM/CIM. Bedworth. Poewer. Emco Maier & Co. penerapan teknik CAD/CAM dalam perancangan dan produksi. “Computer -Automated Manufacturing”. 1986.D. Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs. H. transformasi dan proyeksi. Teicholz. Wysk.Graw-Hill Book Co. Special issue of the IBM Journal of Research and Development: Vol.A. Praktikum pembuatan produk dengan menggunakan TU-2A (2 sumbu) dan pembuatan produk dengan menggunakan TU-3A (3 sumbu). Yoram. Mc. process planning & CAPP system. Charles E. “Computer Integrated Machine Design”.Graw-Hill Book Co. Taufiq Rochim.Graw-Hill.R.Adams.Zimmers. “CAD & CAM Manual”. “Tinjauan Teknologi CAD/Cam Dalam Bidang Manufaktur dan Rekayasa”.P. integrated computer-aided manufacturing. Emco Maier & Co.Kepustakaan : perkakas TU-2A. Data-data teknologis. IBM. Groover. Powers.

Dewitt. persamaan difusi panas. 4202. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Perpindahan Panas Kode Mata Kuliah : TKM. metode finite difference. tipe-tipe penukar kalor. 4104 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. intensitas radiasi. 3rd Edition. John Willey & Sons. analisis penukar kalor dengan metode LMTD dan effectiveness. lapisan batas kecepatan. Perpindahan panas konveksi natural. view factor.Graw-Hill. mekanisme fisik konveksi. 1998. hukum Kirchoff. Konduksi satu demensi. bola. 1986. metode lumped capacitance. “Principles of Heat Transfer”. kreith. radiasi benda hitam. Mata Kuliah : 35 . Pendahuluan: konduksi. Frank P. 6thed. Perpindahan panas konveksi paksa. lapisan batas termal. Frank.P. Harper & Row Publisher. konveksi. dan dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Persamaan konduksi. melintasi silinder dan bola. silinder. laju perpindahan panas konduksi. 1996. “Intorduction to Heat Transfer”. yaitu aliran diatas plat datar. Perpindahan panas boiling dan kondensasi. emisivitas.Graw-Hill Ltd. Konduksi dua demensi. Mcb. Yunus A. absorptivitas. Pendahuluan tentang perpindahan panas konveksi. pertukaran radiasi. pada dinding datar. J.18. konduksi pada dinding datar dan sistem radial. 4209 Beban Studi : 4 sks Status : W 19. Konduksi transient. Cengel. konduksi dengan pencetusan (generation) energi panas. perpindahan panas pada sirip. refleksivitas. konveksi pada aliran eksternal. Kinematika & Dinamika Kode Mata Kuilah : TKM. melintasi kumpulan pipa-pipa.TU. semi-infinite solid. “Heat Transfer”. transmisivitas. radiasi. Penukar kalor. konveksi pada aliran internal (dalam pipa circular dan noncircular). Incropera. koefisien perpindahan kalor menyeluruh. “Heat Transfer. A Practical Approach”. 4003 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Perpindahan panas radiasi. metode grafis. metode pemisahan variabel. Holman. Mc. David P. New York: Mc.

New Jersey: Prentice Hall.H. “Kinematic and Dynamic of Machine”. New York: John Willey and Sons Inc. Elemen Mesin I Kode Mata Kuliah : TKM. roda gesek. Church.G. Vol.L. energi dan daya sistem mekanik yaitu linkage dan macam-macam transmisi. sistem puli & drum. “Mechanism Design-Analysis and Synthesis”.2. Analisis gaya statik. 4004 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. kecepatan dan percepatan system mekanik yaitu: linkage dan macam-macam transmisi. roda gesek.R.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami bagian-bagian mesin dan dapat membuat criteria dasar perencanaannya serta dapat merancang sambungan–sambungan bagian mesin. analisis gerakan. Vol. Erdman. “Kinematic of Machine”. cam. New York: John Willey.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. “Engineering Mechanics”. roda geneva. sekrup. 20. New York: John Willey. dan lain-lain. George. gaya gesekan. L. Hinkle Roland. “Kinematic of Machine”. sekrup. “Dynamics of Machinery”. sabuk. Konsep dasar gerak mekanisme. rantai. energi dan daya pada mekanisme sistem atau mesin. roda geneva. Holowenko. sabuk rantai. Guillet.Graw-Hill. rangkaian roda gigi episiklik. gaya inersia. A. Analisis bobot balans pada masa yang bergerak rotasi dan translasi lurus bolak-balik. Mabie. dan lain-lain. J. dan juga mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis gaya. sintesis kinematik linkage. roda gigi. I. New York: John Willey & Sons. roda gigi. A. Martin. sistem puli & drum. Englewoods Cliffs. “Mechanics and Dynamics of Machinery”. Analisis poligon kecepatan dan percepatan pada mekanisme komplek.Graw-Hill Book Co. Meriam. Kraige. Analisis poligon gaya mekanisme komplek. dan mahasiswa dapat mengenal dan memahami macam-macam sistem transmisi daya dan dapat merancang sistem transmisi selain dengan menggunakan roda gigi. New York: Mc. Mata Kuliah : Tujuan : 36 . rangkaian roda gigi episikik. New York: Mc. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis dan sintesa gerakan kecepatan dan percepatan mekanisme sistem atau mesin.

Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan bagian-bagian mesin. memahami karakteristiknya serta penggunaannya di bidang mekanik.4202. brakes & clutches serta shafts & axles. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan sistem pengaturan dan membuat perbaikan sistem pengaturan serta menganalisis stabilitas sistem pengaturan. Kenneth S.. Desain sambungan pada bagian-bagian mesin dengan. Black. 21. Kerugian-kerugian transmisi daya selain menggunakan roda gigi. Memahami cara pengaturan beberapa konstruksi dan mekanisme yang digunakan dalam peralatan industri. las. G & Winter. “Design of Machine Elements”. Prentice Hall Inc. “Machine Elements”. Sistem Kendali/Kontrol Kode Mata Kuliah : TKM. rantai & sprocket. P. Macam-macam kopling tetap (couplings). belt & pulley.. New York: Willey. Deutschman. Macam-macam rem dan kopling tidak tetap (brakes & clutches). Juvinal. V. McKee. Dasar-dasar perencanaan transmisi daya selain dengan menggunakan roda gigi. Wilson. New York: Mc. H. “Fundamentals of Machine Component Design”. Macam-macam transmisi daya dengan.F. “Machine Design” Shigey. key.E. Mata Kuliah : Tujuan : 37 . “Machine Design”. Dobrovolsky. 1981. Sambungan dengan cottered. paku keling. E. R. Kurmi. “Computer Integrated Machine Design”. Memahami cara penggabungan komponen mekanik dengan rangkaian elektronika sebagai unit pengaturannya. Jac. roda gesek. seperti komponen pneumatis dan hidraulis beserta rangakaian pengaturannya. Macam-macam pegas. Spots. Kriteria-kriteria dasar perencanaan. Stolk. J. Robert B.Graw-Hill. ulir-baut/ mur. Niemann.Jr. 4108 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. M. Aarond. “Mechanical Engineering Design”. splined dan serrated. Mengenal komponen penunjang peralatan dan mesin-mesin industri. kerut. “Elemen Mesin”.4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal macam-macam komponen elektronika. New York: Mc. Charles E. Ulir-transmisi.Graw-Hill International Edition. Erlangga.H.Graw-Hill. New York: Mc. pin. TKM.C. “Machine Design Theory and Practice”. Macam-macam poros dan gandar (shafts & axles). “Maschinen Elemente”.

Plant. Diferensiator (D). Hall Douglas SV. Book Company Ltd. Konsep dasar alat ukur. J 1979. “Feed Back and Control System”. (1986). Rangkaian hidrolik dan pneumatic. Howard L. Pemodelan matematis sistem kedalam persamaan diferensial. “Mekatronika I & II”. ADC dan interfacing. pneumatik dan elektronik. Perbaikan sistem menggunakan perangkat. “Prinsip-Prinsip Elektronik”.Graw-Hill.C. Komunikasi komputer dengan dunia luar dengan bahasa Pascal. Blok diagram dan fungsi alih sistem.Graw-Hill. Proporsional (P). Malcolm.GrawHill. Bandung: Mesin FTIITB. Mc. Elsevier. New York: Mc. Pengukuran gaya torsi. E. New York: Mc. Doebelin. 1987. Komponen listrik penunjang rangkaian pengatur (relei. Malvino. Soenoko. Elektronika digital. Manipulasi. Transmisi dan perekaman data. Macam-macam sistem pengaturan : mekanik. Macam-macam transduser. “Measurement System: Application and Design”. dan tipe-tipe gabungannya. 38 . Penggunaan komponen elektronika. “Teknik Instrumentasi”. AC. Rangkaian pengatur elektronik. R. Integrator (I). daya poros. push button O dan C) thermo controller. Penyelesaian model matematis dengan transformasi Laplace. Inc. A. Pengenalan alat ukur elektronika. DC. gerbang logika bilangan biner. 1990. “Engineering System and Aotomatic Control”. limit switch. hidrolik. kecepatan aliran. sistem bilangan. Analisis stabilitas sistem pengaturan. New York: John Willey & Son.”Microprocessor and Digital System”. Motor step. Coughanowr. Mulyowidodo. Pengukuran gerakan dan dimensi. Lowett B. aljabar boolean. “Automatic Control Eingineering”. Dransfield. Prinsip pembacaan dan penulisan EPROM. Pengukuran tekanan. IC. Karakteristik semi konduktor. Macam-macam semi konduktor. Donald R Koppel. Rangkaian pengatur listrik (pengaturan kerja proses switching Star-Delta). Komponen pneumatis dan hidraulis yang berhubungan dengan pengaturan listrik dan elektronik. transistor.Graw-Hill. Prokes. Schaum’s Outline Series. Fungsi alih sistem dalam wawasan waktu dan wawasan Laplace.O. Rafen.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan semi konduktor. Peter. Indra Djodikusumo. Harrison. type dan type P. Srivastava. dioda. perangkat keras rangkaian logic. Universitas Indonesia Press. Inc. penunda waktu. Temperatur dan laju aliran panas. “Pengantar Ilmu Teknik Instrumentasi”. Pengaturan dengan mikroprosesor. New York: Mc.”Hydraulic Mechanism in Automation”. “Process System Analysis and Control”. “Dasar-dasar Hidrolik dan Pengaturannya Secara Elektronik”. “Control System Fundamentals”.

Model elemen tegangan uniaksial. Konsep model elemen hingga. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengukuran Teknik & Instrumentasi Kode Mata Kuliah : TKM. Prinsip energi potensial minimum. 1987. 4110 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. kecepatan aliran. sistem koordinat. Pemodelan sistem kontinyu dengan banyak elemen. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan metode komputasi secara numerik dan dapat menyelesaikan persoalan persamaan matematik secara numerik serta aplikasinya dalam teknik mesin. Dasar-dasar metode elemen hingga. Quadrilateral element 4-node 39 . 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar metode elemen hingga dan memformulasikan problem teknik dalam model serta dapat menyelesaikan pemodelan problem tersebut pada kondisi statik dan dinamik. Problem MEH 2 dimensi elemen segitiga. Konsep dasar alat ukur. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami alat-alat ukur dan cara pengukuran besaran-besaran rekayasa. Energi regangan. Pengukuran gaya torsi. Daya dan kerja. E. Sistem koordinat. Manipulasi. Pengukuran gerakan dan dimensi. Universitas Indonesia Press.O. Definisi regangan. Formulasi varisional. Pada aliran panas: model elemen pada aliran panas. 23. A. Fungsi potensial energi. Variasi kalkulus.Graw-Hill.22. “Teknik Instrumentasi”. aliran panas dengan konvesi. 1990. 4202. “Measurement System: Application and Design”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Metode umerik dan Metode Elemen Hingga Kode Mata Kuliah : TKM. Energi potensial gaya dan regangan. daya poros. 4109 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. transformasi koordinat assembly elemen 3-node isoparametrik. Transmisi dan perekaman data. Mc. Keseimbangan formulasi varisional. Problem MEH 1 dimensi pada mekanika. Elastisitas. Temperatur dan laju aliran panas.C. Pengukuran tekanan. Assembly elemen. Srivastava. Doebelin.

Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode: newton-raphson. Cook. Bathe.Y. New York: John Willey & Sons. bisection. “An Introduction to umercial Analysis”. deferensiasi newton dan interpolasi stirling. Thomas J.Graw-Hill. Kendall. newton-raphson. Bambang. interpolasi linear. hermite. “The Finite Element Method in Machine Design”. “Elementary Numerical Analysis”. Robert D. Kendall. Atkinson. polinomial. rung-kutta. Hughes. Mac Millan Publishing Company. 40 . faktorisasi: Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode : eliminasi Gauss. Hartley. PWS Kent Publishing Company. beda hingga. London: Mc.C. Klaus-Jurgen.Graw-Hill. “The Finite Element ethod”. romberg.Kepustakaan : isoparametrik. Surabaya: ITS. linear ganda. R. taylor. Prentice Hall International Series. dekomposisi lower-upper. Problem MEH 2 dimensi pada perpindahan panas dan aliran panas. Yang. bolzano. New York: Prentice-Hall International Editions. Penyelesaian persamaan deferensial biasa dengan metode: Euler. Bandung: ITB. Prentice Hall International Editions. Scheid. Inc. “Theory and Problems of umerical Analysis”. Grandin. stirling dan bessel. Prentice Hall Inc. Penyelesaian persamaan aljabar dan transcendental dengan metoda: incremental-search. milne. Atkinson. Interpolasi. New York: Mc. “Finite Element Structural Analysis”. Triatmojo. “Analisis Numerik”. “Penguasaan dan Penggunaan Metode Numerik”. “The Finite Element Method in Mechanical Design”. “Metode Numerik”. O. Regresi (Curve fitting): linear. Zienkiewicz. Analisis tegangan axisymetric. “Finite Element Procedurs”. Gauss-Jordan. Munif. Charles E. non linear. T. newton. invers matrik. Knight. New York: John Willey & Sons Inc. Soeharjo. Deferensiasi numerik dan integrasi numerik. Ketelitian dari perhitungan pendekatan. euler modifikasi. integrasi trapezoid. gauss. Cholesky. Penyelesaian persamaan deferensial partial.. “Concepts and Aplications of Finite Element Analysis”. iterasi. Tejo Sutikno. New York: John Willey & Sons. Zahavi Eliahu. simpson dan weddel. lagrange. secant. “Fundamentals of The Finite Element Method”. Gauss seidel. Fracis. A. “The Finite Element Method”. “Aljabar Matrik”. Jr. solusi problem eigenvalue.

Sesuai dengan Buku Petunjuk Praktikum dan Buku Pustaka mata kuliah yang terkait. screw. dynamic balancing apparatus. worm and globoidal gears. straight. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan roda gigi. 4111 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. V. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 25. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan. straight. herringbone spur gears. Simple vibration apparatus. screw. Comparative flow measurement apparatus. Macam-macam bantalan. belt dan pulley. rantai dan sprocket. critical revolution. Jac. hypoid. Macam-macam sistem pelumasan.4003. defleksi batang. Kerugian-kerugian yang terjadi pada transmisi roda gigi. Mata Kuliah : : Praktikum Fenomena Dasar Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. helical.4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperdalam pengetahuan teori dasar-dasar permesinan. hypoid. 4004 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi gear box. straight. Boxes dari gear-box. Erlangga. juga agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi daya. straight. Puntiran batang. luncur dan gelinding (sliding & rolling contact bearing). Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 41 . berbagai macam roda gigi.4205. roda gesek. Dobrovolsky. kolom. Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM. Stolk. thermal conductivity. “Machine Elements”. helical. Reynold number experient.4005 Beban Studi : 1 sks Status : W Prasyarat : TKM4001. worm and globoidal gears. momen lentur dan gaya lintang. “Elemen Mesin”. herringbone spur gears. fluid circuit friction apparatus. 1981. curved bevel gears. curved bevel gears.24.

“Heat Treatment of Metal”. G & Winter.Kurmi. McKee. Robert B. New York: Mc.E. Hardenability. “Machine Design Theory and Practice”. Black. Impact test. J. Pengaruh kedalaman pengerasan pada bentuk tegangan. Spots. ASM. “Mechanical Engineering Design”. Charles E. Mata Kuliah : Perlakuan Panas & Permukaan (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Finishing and Coating”. H. 4211 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. “Machine Design”. P. Niemann. Aarond. Karl-Erik. “Maschinen Elemente”. Wilson. Perlakuan panas logam paduan non ferrous. M. R.Jr. mikro struktur logam.. Kenneth S. E. Shackelfort.F. Jominy test. “Computer Integrated Machine Design”.Brooks. Metals Handbook Volume 5. “Surfase Cleaning. Khamenecny. Transformasi phase padat. Peterson. “Fundamentals of Machine Component Design”. pengaruh perlakuan panas logam.H. kekuatan logam. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 42 . Thelning. 26. Jenis-jenis keausan.R. New York: Willey. Praktikum tentang. “Abook of Heat Treatment”.Graw-Hill. “Heat Treatment of Ferrous Alloy”. Juvinal. James F. Perlakuan thermochemical baja.Graw-Hill. kekerasan logam. Zakarof.C. “Machine Design” Shigey.Graw-Hill International Edition. New York: Mc. C. Jenis perlakuan panas dan permukaan. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam serta dapat melakukan pengetesan. Prentice Hall Inc.. Perlakuan panas logam ferrous dan paduannya. Deutschman. “Design of Machine Elements”. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. dan agar mahasiswa lebih memahami pengaruh temperatur. “Wear Resistant Surface in Engineering”. New York: Mc. “Steel and It’s Heat Treatment”. 4203 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Mengevaluasi dan mengaplikasikan jenis perlakuan panas dan permukaan pada komponen mesin. “Introduction to Material Science for Engineers”.

“EngineeringMechanic: Dynamics”. Upper Saddle River. Pengenalan damping. New York: Mc. New York: John Willey & Sons. unbalance. E. 43 .Graw-Hill International Edition. S. Respon getaran dalam domain frekwensi.P. eksitasi periodik. “Elements of Vibration Analysis”. transfer function dan magnification factor. Solusi numeric sistem getaran kontinyu (plate & beam). Meirovitch. 4213 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Konsep akustik. Penentuan DOF dan penjabaran sistem getaran SDOF (diskrit sistem) denga metode ewton. L. Thimosenko S. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Getaran Mekanis Kode Mata Kuliah : TKM. Pengenalan sistem getaran 2DOF. Mc. Sistem getaran kontinyu (model matematik gerak aksial transversal. Pengertian fisika dan matematika dari sistem dinamis gerak bolak-balik. Hibbler R.T. Prentice Hall International. Prentice Hall International Editions. Lagrange: Respon getaran terhadap harmonik. “Fundamental of Mechanical Vibrations”. Russel Jr. 4103.Graw-Hill International Editions. Inman. Beer. “Mechanical for Engineering-Dynamics”. Thomson. Mc. New Jersey. Daniel. Getaran poros sumbu elastis dengan beban diskrit. eksitasi langkah (step). Solusi analitik system getaran kontinyu (plate & beam).Graw-Hill. “Engineering Vibration”. critical speed shaft.J. F. New York: Prentice Hall Inc. 4209 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami konsep dasar analisis getaran mesin dalam upaya mencari/menentukan sumber getaran pada permesinan serta dapat menjelaskan dan memilih beberapa metode isolasi getaran mesin dari sekelilingnya untuk mencegah dampak persoalannya pada sistem dan sekelilingnya. W. rotasional dari poros elastis linier). Metode komputasi eigenvalue dan eigenvector. “Vibration Theory and Applications”.C. “Vibration Problem in Engineering”. Graham Kelly. dengan menganalisis secara eksak maupun numerik. eksitasi impulse dan eksitasi umum dalam domain waktu. Teori getaran relatif dan base motion pada permesinan SDOF. Lanjutan multi Degree of Freedom-discrete.27. New Jersey. Evaluasi numerik untuk MDOF response.

Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin termal. pompa. turbin angin. ketel uap. Prinsip kerja mesin-mesin fluida. 4104 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin termal. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin termal. Dapat lebih memahami karakter mesin-mesin konversi energi dan dapat melaksanakan pengetesan prestasi mesin-mesin konversi energi. Sistem tenaga uap.28. Mesin-mesin fluida. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Mesin-Mesin Termal . Fungsi bagian-bagian utama mesinmesin fluida. Klasifikasi dan bentukbentuk energi pada mesin-mesin termal. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin termal. teknik energi surya. pendingin. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin termal. Sistem energi alternatif. Mesin pengkondisian udara. Prinsip mesin berputar. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin fluida. Prinsip kerja mesin-mesin termal. teknik energi angin. diesel. blower. Pemilihan (spesifikasi) mesin. turbin uap. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin fluida. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin fluida.Fluida (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Mesin-mesin termal: Motor bakar. Klasifikasi dan bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. teknik energi gelombang laut. pemanas. Sistem energi alternatif . teknik energi panas bumi. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin fluida. 4216 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : TKM. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin fluida. bensin. 4205. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin fluida. 44 . Efisiensi mesin-mesin fluida. kompresor. turbin air. Efisiensi mesinmesin termal. aftur. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin termal. mesin uap. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin termal dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin termal. Pemilihan (spesifikasi) mesin. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin termal. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin fluida dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin fluida. teknik energi nuklir. Fungsi bagian-bagian utama mesin-mesin termal. kerosin dan Turbin gas.

W. Susunan atom. dasar defleksi. chemis dan mekanis suatu logam dan paduannya.E. padat ke padat. biner. metalugrafi baja. Hukum Ficks I dan II. A. pencucian dan pelurusan bentuk. Transformasi fasa.Graw-Hill.. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sifat phisis. Jr. New York: Mc. Energi ikatan.J. Toronto: John Willey. Culp. New York: Mc. sehingga mampu memilih dalam pemakaian rancang bangun. Degler. Logam-logam dengan sifat yang luar biasa.D. 29. “Introduction to Physical Metallurgy”. New York: John Willey. New York: Mc. brass. Teori plastisitas dan teori patah. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45 . Cacat dalam kristal. Struktur kristal. Teori dislokasi. Air and Gas Power”. Perlakuan panas terhadap besi tuang.D. Menentukan waktu pemanasan. “Energy Conversion System”. Sorrenson H. Rekonstruktif dan displacement. tembaga..H.Graw-Hill. cair ke padat. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. Karasik. Klasifikasi baja struktur dan peralatan. serta mengetahui dan memahami fasa dalam sistem logam. “Steam. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. Avner. A. Laboratorium Motor Bakar dan Laboratorium Mesin Pendingin. Obert.W. Miles. Selection. tertier. Proses penguatan dalam logam melalui larutan atom. Toronto: John Willey. “Internal Combustion Engine”. Diagram fasa. difusi dan transformasi fasa dalam logam. New York: Mc. “Principles of Energy Conversion”. H. Struktur atom.. Cacat titik. aluminium dan magnesium. I. Pengaruh unsur lain pada baja.Graw-Hill.C. Pengerasan dengan penyepuhan dan bahan kimia. bronze.W. Sorrenson H.Graw-Hill. Teori elastisitas. “Energy Conversion System”. Church A. Pemilihan Bahan & Proses Kode Mata Kuliah : TKM. endapan. Ikatan-ikatan kovalen dan Van Der Waals. H. Batas butir difusi. peralatan. Jr. Severn. Periodik sistem. 4217 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. perubahan bentuk plastis dari logam. J. New York: Mc. Rekristalisasi. “Centrigugal Pumps. Ph. Steffanof. “Principles of Energy Conversion”. Culp. struktur elektro. Maintenance and Application”. Perlakuan panas pada produk baja. A. dislokasi dan fracture. Hubungan tegangan dengan geseran. perubahan sifat karena pemanasan dan pendinginan. baja perkakas. besi tuang dan non ferrous. A. Ph.Graw-Hill.Kepustakaan : Praktikum di Laboratorium Mesin-Mesin Fluida.

Dieter.”Metal Process Engineering”. 1978. 1960. Malang: IKIP Malang. “Pancasila Sumber dari Segala Sumber Hukum”. Addison Wesley. Analisis Kemasyarakatan berdasarkan Pancasila. Kepustakaan : Darmodihardjo. Jakarta: Lemhamnas. Cs. “Introduction to Material Science for Engineers”. Filsafat Pancasila. Ketahanan Nasional. 46 . Zakarov. “Metalurgi Mekanik”. Pelaksanaan UUD’45 dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. Dardji. Malang: Universitas Brawijaya. UUD’45. 1978. “Heat Treatment of Metal”. 1960. L. Jakatra: Lemhanas. GE.. “Ketahanan Nasional”. Tim Dosen Kewiraan. Lembaga Pertahanan Keamanan. “Pokok-pokok Pembahasan Pancasila Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia”. Notonegoro. Malang: Universitas Brawijaya. Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati mengenai Wawasan Nusantara. Konsep negara kepulauan (Nusantara). “Buku Pelajaran Pendidikan Kewiraan”. 1972. 1954.John Bray. Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengertian filsafat agar memahami Pancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan negara Indonesia. Van. Pengertian Kewiraan. Hern. 1978. Laboratorium Pancasila. “Elements of Materials Science” Addison Wesley. “Elements of Materials Science”. Kerangka pikir dan stratifikasi Polstrahan. Konsep bela negara dan Sistem Hankamrata. khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional dan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta untuk mempertebal semangat dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa. Kebijakan dan Strategi Nasional. “Pancasila Dasar Filsafat Negara”. Shackelford. Lembaga Pertahanan Keamanan. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press. P. Polukhin.James F. Ketahanan Nasional. “Ferrous Process Metallurgy”. Pokok Bahasan : Hakekat Pancasila. 4007 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : ≥ 96 sks. 1976. 30. Guy. “Naskah Wawasan Nusantara”. Vlack. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : MPK. Konsepsi Wawasan Nusantara. Nilai-nilai Pancasila.

Schermerhon.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) ---------32. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Manajemen Industri Kode Mata Kuliah : TKM. Pengertian cash flow dan cara penyusunannya . Bandung. JR. 4rd ed. Konsep nilai waktu dari uang dan ekivalensinya . Analisis Benefit Cost Ratio . Penentuan umur ekonomis . John Willey & Sons. Penerbit ITB. Inc. Inc. Grant. Pengembangan produk.. WG. New York. Penyusutan (depresiasi) nilai prasarana produksi. analisis titik pulang pokok . Dasar-dasar fundamental manajemen dan sejarah perkembangan manajemen.31.. Bell. "Principles of Engineering Economy". Siregar.. Ireson & RS Leavenworth. "Manajemen".B. Organisasi sistem industri.. Evaluasi biaya dan evaluasi investasi dengan pertimbangan resiko . Prentice Hall. Mata Kuliah : Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. 4112 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dasar-dasar manajemen dan perkembangannya serta dasar-dasar evaluasi biaya dan rencana investasi.. Aspek sumber daya manusia. New York. 1993. Freeman. New York. Analisis sensitivitas . 1993. 1988.. "Management Engineering : Principles and Practice". "Management for Productivity". A. 1990. Perioda laju pengembalian (payback period) . 4218 Beban Studi : 3 sks Status : W 47 . EL. John Willey & Sons. and James Balkwill. Kerangka perekonomian mikro: arah dan pengaruh perubahan lingkungan bisnis global serta dampak perkembangan informasi dan teknologi terhadap kompleksitas manajemen industri . ---------.

Yogyakarta: Andi offset. Menguasai teori-teori proses pengecoran dengan perlakuannya. Soesianto.M. Elemen-elemen pemrograman terstruktur. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. New York: Mc. ekspresi. Mata Kuliah : Tujuan : 48 . Diagram alir. Jogiyanto H. kontrol.Canale R. 4207 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Visual Basic) untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. “Fortran 77”.4145 Beban Studi : 7 sks Status : W Prasyarat : TKM.Graw-Hill Co.L.. Smith. Monro D. input-output.P. G. M. Memahami dan dapat melaksanakan proses pengecoran dengan perlakuannya. Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Fungsi standar matematis dan standarnon matematis terdefinisi. “Metode Numerik untuk Teknik”. Pengantar komputer. Bartee. Turbo Pascal. Wolford J. “Applied umerical Methods for Digital Computation with Fortran and CSMP”. mekanik. operator). Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi serta melakukan pemrograman komputer dalam bahasa Fortran atau Pascal untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. California Eddition Wesley. Chapra S. M. F Nugroho Eko. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. “Turbo Pascal”. Harper International Edition. 33.C. Pemrograman terstruktur. James M.C. teknik mesin dan industri.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi program komputer dalam beberapa bahasa pemrograman dan memanfaatkan beberapa perangkat lunak (Fortran77. Jakarta: UI Press. “Digital Computer Fundamentals”. metalurgi dalam pembentukan logam. “Bahasa Fortran”. Masukan dan keluaran. teknik dan industri. Pernyataan. numerik. Pemrograman dengan pernyataan tambahan tipe data. Yogyakarta: Andi offset. Sub program. Pemrograman dasar. Inc. dan memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. teknik dan industri. Elemen-elemen pemrograman (konstanta. variabel. Praktikum pemrograman pada aplikasi bidang umum. Thomas. Memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las.

New Delhi: Mc. Tugas Teknologi Pembentukan Logam. Perbaikan komposisi logam cair. Garmo. 34. putar tekan. Kestabilan proses pembakaran. Pengelasan logam Ferrous dan logam non ferrous. penonjolan.P. Tokyo: International Student Edition.H. Definisi pengelasan. Amstead. tumbuk. New York: John Willey.. FTI. 2nd Edition. Surdia. Metalurgi las. Mardjono.Graw-Hill. “Metal Forming Processes and Analysis”. Cs. F. Aerodinamika pembakaran. Wiryo. P. pembengkokan. Peleburan.. E. “Teknik Pengecoran Logam”. 4104.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengaruh perubahan plastis dan analisis pembentukan serta mesin perkakas pembentukan. Antzup. Perencanaan pabrik cor dan sebagainya. “Principles of Material Science and Engineering”. The Lincoln Electric Co.The Fundamental Theory of Chemically Reacting Flow System”. Pemilihan dapur. 1985. Siswosuwarno. Praktikum pembuatan cetakan pasir dan diuji dengan penuangan logam. “Theory of Plate and Shell”.G. “Manufacturing Processes”. Rowe. Bahan bakar padat.Millan. Proses percetakan. Analisis pasir cetakan. “Teknik Pengelasan Logam”. New York: Mc.Graw-Hill. Sumarto. E. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49 .A. tusuk tekan. Bethazel. Pengujian dan pemeriksaan las. Klasifikasi pengelasan. Perlakuan dan perbaikan logam. Macam-macam proses pengelasan.GrawHill. New York: Mc. peledakan dan teknologi pencetakan serbuk logam. Reaksi kimia pembakaran dan kecepatan pembakaran. Moscow: Peace Publishing. “Teknik Pembentukan”. Timoshenko. William F. New York: Mc. “Material and Proceses in Manufacturing”. “The Pressure Hand Book of Arc Welding”. Poluckhin. ITB. Proses-proses tempa. tarik tekan. The Benyamin/Coming Publishing Company. cair dan gas. pukul. DR. Perubahan bentuk dan tegangan sisa akibat las. “Combustion Theory. “Rolling Mill Practice”. S. 4215 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. rol bentuk. Waktu tuang.Ir. “Principles of Industiral Metal Working Proceses”. Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran Kode Mata Kuliah : TKM. 4003 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar bahan bakar dan proses pembakaran pada mesin-mesin konversi energi dan pada sistem propulsi. H. pengguntingan (trimming). Sistem saluran. Paul DE. tekan . tarik. Tata. B. Smith W. Keselamatan dan kesehatan kerja.

Metode Penelitian Kode Mata Kuliah : TKM. “Combustion Dynamics-The Dynamic of Chemically Reacting Fluids” Mc. Fact and Application”. Karakteristik dan penggunaan sirkuit pelayanan mesin listrik. John. A. J. Hubungan polyphase. “Thermodynamics Analysis of Combustion Engines”. Isley Compbell. factor phase. New York: Mc..L.Strelow R. Zuhal. London: Mc. Publication Division of Nirja Const. Theraya. Pembangkitan tenaga listrik.Graw-Hill Book Co. 1978. 1996. perbedaannya dengan kebenaran non-ilmiah dan berbagai jenis Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 36. Gordon and Breach Science Publishers. Tau-Yi.Graw-Hill. 2nd New York: Mc. landasan kebenaran ilmiah. “Combustion – A Study in theory. Malang: FT. 4210 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar tentang pengembangan ilmu pengetahuan. Prinsip kelistrikan. “Fuel Combustion and Furnaces”. Inc. 35.. “Rangkaian Listrik”. Bandung: ITB.Tong. “Basic Electrical Engineering”. 4212 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip-prinsip karakteristik mesin listrik. B.Graw-Hill. 1990. New York: Mc. Fitegeralp.Graw-Hill Book Coy.Graw-Hill Inc. Griswold. “Combustion Fundamental”. A. Mata Kuliah : Tujuan : 50 . et. Radash Lewis. Rangkaian arus bolak-balik. Unibraw. “Industrial Stoichiometry Chemical Calculation of anufacturing Processes”. Budiono.Chomiak. 1980. 1985. “Dasar Tenaga Listrik”.E. elektromagnetik. Motor dan generator arus searah dan arus bolak balik. Mismail. all. Pusat pembangkitan dan distribusinya. “A Tes Book of Electrical Technology”. 1983. Transformator. Mata Kuliah : Teknik Tenaga Listrik Kode Mata Kuliah : TKM.

4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan dan meningkatkan kemampuan intelektual. 51 . laporan penelitian dan tulisan ilmiah lainnya. (1984). budaya.. Jujun S. Jakarta: Gramedia. Jujun S. Memperluas wawasan pengetahuan dan sikap terhadap perkembangan baru dalam bidang ilmu dan teknologi. Suriasumantri. Menguasai penyusunan proposal penelitian. Detail pelaksanaan penelitian dari penentuan topik. 1971. 1977. Malang: FT Unibraw. pengembangan tim. Jakarta: Sinar Harapan. (1981).Pokok Bahasan : Kepustakaan : kegiatan ilmiah. Mampu menerapkan metode penelitian di dalam kegiatan penelitian skripsi atau lainnya. Metode ilmiah dan landasan kebenaran pengetahuan manusia. Rinehart Press: San Francisco. “Falsafah Ilmu: Sebuah Pengantar Populer”. Memberikan pengertian yang mendasar dan utuh tentang fenomena kepemimpinan. perspektif kultural dalam kepemimpinan. Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. rancangan penelitian. Suhardjono (1991). The Open University Press: UK. Proposal penelitian. global dan bisnis sebagai seorang profesi perekayasa. lingkungan yang lebih luas dan berkehendak untuk selalu membelajarkan dirinya sepanjang hayat. ---------. laporan penelitian dan ilmiah lainnya. analisis data. Sifat kegiatan penelitian dan pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jenis kegiatan ilmiah lain. Memberi kemampuan untuk memimpin dan berkomunikasi sesuai dengan keahliannya. “The Handling of Experimental Data”. The Science Foundation Course Team. pola kepemimpinan dan manajemen perubahan. Memahami dan tanggap terhadap permasalahan sosial. Suriasumantri.Turner P. pengambilan data. R.Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) ---------- 37. pembahasan dan pengambilan kesimpulan. tinjauan pustaka. “Pengantar Metode Penelitian”. penyusunan hipotesis. profesional dan memperkenalkan nilai & etika profesional/intelektual. Mata Kuliah : Tujuan : Kapita Selekta Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : UBU. Tugas pembuatan usulan penelitian dan seminar. Langkah-langkah umum kegiatan penelitian dan jenis-jenis penelitian. “Ilmu dalam Perspektif”. “Technical Report Writing”.

B. Covey. Peran manusia dalam organisasi. Hagendoorn. Manajemen perubahan. Kepemimpinan transformasional. Ed.dkk.B. Alih Bahasa Agus Maulana. Konsep gerakan yang terjadi pada bentuk konstrusi mesin. Pengaruh budaya pada Pola Kepemimpinan. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dasar-dasar perancangan. Bekerja dalam tim. “Teknologi dan Dampak Kebudayaan”. Rosda Jayaputra. 1994. Pengenalan Manajemen Keuangan. Pengelolaan Jasa Pemborongan (Kntraktor) dan Konsultasi (Konsultan). Ketrampilan Berkomunikasi. Englewood Cliffs. Studi Kasus Analisis Keuangan suatu Proyek.. J. Pp. 38. (ed) 1983. G.m Prasyarat : TKM. New Jersey. Jakarta: Binarupa Aksara.M. Jakarta. Transmisi gerak terputus. Prentice-Hall. “Konstruksi Mesin 2”. Teknik Berkomunikasi.. Stephen R.M. dan Soedjono..A.. “Konstruksi Mesin 1”. K. Mangunwijaya. Jakarta. dan Soedjono.. Tinjauan historik dari fenomena kepemimpinan. Beberapa pola kepemimpinan. 1996. Introspeksi”. Harseno. Kepemimpinan. Dasardasar Perencanaan Investasi.dkk. Y. Memahami Neraca Laba/Rugi.. Transmisi gerak kontinyu. Cara kerja. “The Seven Habits of Highly Effecive People”. Peran pemimpin di dalam proses perubahan. Jakarta: Binarupa Aksara. Proses Pengambilan Keputusan. Pengenalan mekanisme sebagai pendukung suatu konstruksi mesin. 4006 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Pengantar Total Quality Management (TQM). Bill Scott. PT.J.ke. Budaya perusahaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Yukl. J. Sikap Kerja “5S”. Jakarta. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52 . Kekuasaan di dalam organisasi. Hagendoorn. “The Skill of Communication”. “Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif”. Kegunaan dan ruang lingkup kerja suatu konstruksi mesin. “Leadership in Organizations” 3rd.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengantar Kewirausahaan. Desain Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. 1993. Alih Bahasa Budijanto.B.J.A. 194. 1986. PT. Rosda Jayaputra.. 1993. Dinamika kekuasaan dalam organisasi. 4209. Opiranti dan Teknik Menemukan atau Memecahkan Masalah. Macam-macam proses ditinjau dari benda kerja. Pengaruh lingkungan dalam menentukan macam bahan dasar suatu konstruksi mesin dalam menentukan dimensi.

Douglas C. Perancangan berdasarkan teknik perhitungan unjuk kerja. Donald. Bastaw. “Suspension and Handling”. Wong. Howard. Mata Kuliah : Teknologi Kendaraan Kode Mata Kuliah : TKM. 39.ke. “Product Engineering Design Manual”. “How Make Injection Mould”. New York: John Willey & Son. Pengereman. Partab. GH. P. I. Greenwood. “Henschel Locomotive Engineer’s Manual”.m Prasyarat : TKM. Kassel. Vladimir B. Suganda.. pemilihan engine.Abrosimov. 4007 Beban Studi : 2 sks Status : Wk.. pengereman. komponen kendaraan bermotor. Gm. beban kendaraan dan keadaan jalan terhadap stabilitas laju kendaraan. sistem suspensi. “Mengenal Konstruksi Mobil” Anglin. “MechanicalDetail for Product”. Douglas C. London: Pentech Press. Mc. Giinzburg. Sutantra. Budiardjo.Y. “Road Making Machinery”.Graw-Hill International Edition. “Mekanika Auto Mobile”. Konstruksi perangkat roda. stabilitas kemudi. Pengaruh berat kendaraan. Mutu perjalanan. Crouse. kontak antara roda & rel. “Theory of Ground Vehicles”. Kendaraan rel. Menges. Geoffrey P. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 53 . Kekuatan gandar & pegas. J. “Analisis Desain pada Kendaraan Bermotor”. Parto. Analisis model kendaraan bermotor. boogie dan komponen penting lain.N. “Modern Electrical Traction” Pritam & Bros. “Teknik Kendaran Rel”. “Steel Rolling Technology Theory and Practice”. Henschel Werke. “Automotive Mechanics”. Pemindahan daya dan ketahanan kereta api.. Getaran badan kereta. Macam-macam jenis kendaraan bermotor... Pp.. Siswoyo. Greenwood.. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membedakan jenis kendaraan dan menganalisis stabilitas kendaraan serta merancang kendaraan bermotor beserta bagian-bagiannya pada kendaraan darat dan rel. H.

ke. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 54 . Patient. Roy. Diagram step.. 41. Pemanfaatan kontrol sebagai penggerak atau sebagai sensor. 4008 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Konsep gerak dan pengembangannya dari perangkat hidrolis dalam gerak pemesinan. Sugihartono.3.40. Pick up. Sistem Pemipaan Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Kode Mata Kuliah : TKM. William. Pp. Powell Norman. Wolahsky. “Fluid Power with Application”.3. R. Warring.H.ke. Warring. Esposito Anthony. “Dasar-Dasar Kontrol Pneumatis”. Diagram sirkuit hidropneumatis.3. 4009 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. “Fluid Power and Control System”. analisis fleksibilitas. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar sistem pemipaan dan mengerti mengenaai sistem design code dan standar ASM B31 dan standard B31. Sistem pemasangan pipa pada bangunan. Process Piping. kondisi dan kriteria desain.H. Sugiharton. input data. “Sistem Kontrol dan Pesawat Tenaga Hidrolik”. Analisis perhitungan pada sistem hidrolis.m Prasyarat : TKM. “Hydraulic Hand Book”. supports. Oster John. Konsep gerakan dalam proses pemesinan. “Basic Applied Fluid Power”. stress termal. Peter. “Pengantar Ilmu Teknik Pneumatik”. Industrial examples. “Pneumatic Hand Book”. Piping Design code and Standards’ ASME B31 dan B31. Fitch Ernest C. ASME Code B31.m Prasyarat : TKM. pipa kategori M dan pipa bertekanan tinggi. “Modern Hydraulic the Basic at Work”. R. Pp. 4205 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan tenaga hidrolis dan pneumatis sebagai penunjang gerakan dalam proses pemesinan. Macam-macam kontrol hidrolis. Sistem komponen pemipaan. desain tekanan.

“Fracture Section Containing Surface Crack”.M. kepatahan elastis-plastis. Pp.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu memecahkan persoalan mekanika patahan secara benar dalam rekayasa perancangan konstruksi. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.G. Kekakuan struktur sheet. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Bonesteel. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Tegangan bidang dan sifat transisi. Konsep dasar dan persoalan dasar. Aplikasi mekanik.42. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Perambatan retak fatique. Medan tegangan elastis pada retak ujung. ASTM STP. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. Fracture Mechanics. pengalaman kerja.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 55 .C. Mekanisme dan pertumbuhan retak (crack). Regangan bidang pada patah ulet. Tahanan rusak dari material.ke. 4010 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Paris.m Prasyarat : TKM. and Sih. 1965. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Patahan & Kelelahan Kode Mata Kuliah : TKM. Daerah plastis pada retak ujung.5. P. “Stress Analysis of Crack”. Prinsip energi retak bergerak dan retak diam. ----- 39. 391. R. 1973. Eng.C. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja.

Teknik Konstruksi. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. mekanik.40. Model merchant.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. Mesin Perkakas. ----- ---------. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. UBU.m Prasyarat : TKM. Model-model mekanika pemotongan logam.ke.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. Klasifikasi mesin perkakas. Plowing force and sizeeffect. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Elemen pemotongan pahat potong. Mekanisme mesin milling. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Pembentukan geram. teori Lee & Shaffer. 4011 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Tebal geram menurut teori merchant. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Produksi ---------38. Mekanisme mesin skrap. Proses pemotongan. Sistem pemotongan miring. Pk. Gaya pemotongan teoritis. Gaya pemotongan dalam proses milling. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Mekanisme mesin bubut. Gesekan dalam pemotongan logam. Temperatur pada Tujuan : Pokok Bahasan : 56 . Mata Kuliah : Teknologi Pemotongan Logam Kode Mata Kuliah : TKM. metalurgi dalam pemotongan logam. Energi potong spesifik.

Winston A.H. Managing Project. 1941. Pengujian Konsep Produk. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Lee. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 57 . Mata Kuliah : : Standarisasi & Kontrol Kualitas Kode Mata Kuliah : TKM. Knight. Munoz Jairo. 1951. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. 18 no. Purwarupa (Prototyping).Kepustakaan : daerah deformasi primer.m Prasyarat : TKM. Earn.ke. and Shfeer. Perencanaan produk. Pengertian desain produk.C. Mech.m Prasyarat : TKM. 1997.E. Industrial Design. Pk. M. 4012 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. “Fundamental of Machining and Machine Tools”.ke. New York: American Society of Metal. Ostwald. Product architecture. Faktor ekonomi pengembangan produk.N. Apll. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. Bandung ITB. Geoffrey. and Merchant. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Taufiq Rochim. “Manufacturing Processes and System”. Identifikasi kebutuhan konsumen. 39. 1989. Desain ramah lingkungan. New York: John Willey and Sons. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang metode desain produk serta beberapa faktor yang mempengaruhi. Vol. 4013 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan 40. “Surface Treatment of Metal”. Pk. 4.W. 1985. Desain Manufaktur. B. Desain Produk Kode Mata Kuliah : TKM. Robust Design. Konsep Desain: Concept Generation. Pemilihan Konsep Produk. Spesifikasi produk. Proses pengembangan desain produk dan organisasi desain produk. Marchel Dekker I. E. Boothroyd. Phillip F. J.

Douglas C. Canada: John Willey & Sons.ke. and R. Pengertian kualitas. 2000. Askin. E. 1993. Gazpersz.S. Pengertian model dan sistem manufaktur. Pengendalian proses.Warehousing.. Grant. “Statistical Quality Control” New York: McGraw-Hill Book Co. Ronald G. Memahami penggunaan model analisis dan eksperimental untuk membantu pengambilan keputusan dalam masalah manufaktur. Montgomery. penjadualan mesin (shop scheduling). "Total Quality Management". Otomatis sistem manufaktur. Perencanaan pengambilan sampel dan inspeksi penerimaan . Production Systems and Computer-Integrated Manufacturing”. transfer lines. Tata letak fasilitas group technology.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pemahaman mengenai produk dan hubungannya dengan standar kualitas produk serta pendekatan pengendalian kualitas terpadu sebagai bagian dari manajemen mutu terpadu. Vincent. Otomatisasi sistem manufaktur. Gramedia Pustaka Utama. Kusiak. New jersey. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar model dan sistem manufaktur. penyusunan dan penggunaan peta kontrol variabel dan atribut . Pk.1990 41.m Prasyarat : TKM. “Automation. Definisi dan konsep pengendalian kualitas dan sistem kualitas. Prentice Hall. Group Technology. Sistem Aliran Material: assembly lines. Sistem Manufaktur Kode Mata Kuliah : TKM. Groover Michael P. Leavenworth. 1985. “Introduction to Statistical Quality Control”. New York: John willey & Sons.. Jakarta. Standar nasional dan internasional untuk sistem manajemen kualitas. Setup mesin dan pengurutan operasi.L. 4014 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. sistem manajemen dan gugus kendali mutu dalam TQM . Pengertian konsep dan prinsip pengendalian kualitas total . 1982. “Modelling and Analysis of Manufacturing System”. 2001. “Intelligent Manufacturing System”. Penggunaan alatalat perbaikan kualitas. New Yersey: Prentice Hall. variabel dan atribut kualitas produk. C. Flexible Manufacturing System (FMS). Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 58 . Sistem Penanganan Material.

42. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Optimasi Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. 4015 Beban Studi : 2 sks Status : Wp; Pk,ke,m Prasyarat : TKM. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman mengenai optimasi dalam proses produksi pada produksi konvensional maupun produksi optimasi serta mengetahui metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi. Introduksi Optimasi; Ruang lingkup produksi; Proses perencanaan produksi konvensional versus proses perencanaan produksi optimasi; Metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi; Komponen waktu produksi; Komponen ongkos produksi; Kondisi pemotongan optimum teoritik; Prosedur penentuan kondisi pemotongan optimum; Peranan jig and fixture dalam optimasi proses produksi; Implementasi optimasi produksi. Jasbir. S. Arora, 1989. “Introduction to Optimum Design”. Mc.Graw-Hill. Book, Co., New York. Atila Ertas, Jesse, C. Jones, 1983. “The Engineering Design Process”. John Wiley & Sons, Inc. Taufiq Rochim, 1993. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. ITB, Bandung. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh; pengalaman kerja, pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram, sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.5. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).

43. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

59

44. Mata Kuliah

:

Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan

:

:

Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 126 sks, UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu, Teknik Produksi. -----

---------- Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Konversi Energi ---------38. Mata Kuliah : Turbin Gas & Sistem Propulsi Kode Mata Kuliah : TKM. 4016 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem konversi energi tenaga gas pada turbin. Tinjauan termodinamika; Teori turbin gas; Batasan-batasan dan jenis turbin; Sudu turbin; Bentuk, bahan, cara pemasangan dan cara pendinginan; Analisis dimensi dan penggabungan komponen utama; Sistem pembakaran; Propulsi Jet. Jain, J.K. “Gas Turbine Theory and Jet Propulsion”, New Delhi: Khanna Publisher. Zucrow, M.T. “Principle of Jet Propulsion and Gas Turbines”, John Willey and Sons. Jennings, B.H. and Rogers, W.L. “Gas Turbine Analiysis and Practice”, New York: Mc.Graw-Hill. Haerman, Richard T.C. “Gas Turbine Engineering”, The Macmillan Press. Ltd. Sistem Tenaga Uap Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status :

Tujuan : Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

39. Mata Kuliah

:

TKM. 4017 2 sks Wke; Pk,p,m

60

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang sistem pembangkit tenaga uap sehingga mampu mengoperasikan, memecahkan permasalahan dalam pengoperasian dan mengembangakan operasi dari suatu instalasi pembangkit tenaga uap. Memahami tentang perencanaan berbagai komponen dan peralatan dari sistem tenaga uap serta dasar perawatannya. Mampu menghitung spesifikasi teknik dari komponen untuk tujuan pengadaan maupun manufacturing. Pengetahuan dasar tentang sistem pembangkit tenaga uap untuk berbagai fungsi maupun jenis output-nya; Analisis tentang siklus sistem tenaga uap dan usaha optimasi untuk mencapai efisiensi yang optimal; Pembahasan tentang sumber energi untuk sistem tenaga uap dan system konversi energinya; Pembahasan ketel uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan turbin uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan komponen lain seperti kondensor, pompa, dan peralatan perlindungan terhadap pencemaran lingkungan akibat limbah operasi. Wark, Kenneth Jr., 1989. “Thermidynamics” Mc.Graw-Hill International Editions. Mac Noughton, E. 1956. “Elementary Steam Power Plant”, Third Ed. John Willey and Sons Inc. Sterman, LS.Telvin, SA.Sharkov, AT.1986. “Thermal and uclear Power Stations”, Mir Publishers (English Translation). North American Combustion Handbook, 1978. Second Edition. North American Mfg.Co. Lindsley, David. 1992. “Boiler Control Systems”, Mc.Graw-Hill International Edition. Kadir, Abdul. 1996. “Energi, Sumber Daya; Inovasi; Tenaga Listrik dan Potensi Ekonomi”, Edisi kedua UI-Press. Mesin Pendingin & Pemanas Kode Mata Kuliah : TKM. 4018 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada mesin pendingin dan pemanas serta mampu menerapkan konsep rancang bangun mesin tersebut. Introduksi; Cara-cara mendapatkan efek pendinginan dan pemanasan; Vapor compression cycles; Sistem kompresi bertingkat; Refrigerant; Komponen instalasi: kompresor,

40. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

61

Beban pendinginan. Stocker. American Society of Refrigerating and Refrigerating Engineers Data Book. The Institution of Chemical Engineers.p. Psychrometry. Mata Kuliah : 62 . Jordan R. Prinsip dasar manajemen energi. Pk. Perencanaan dan audit energi. bangunan.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : kondensor. “Energy Economics”. et. John Willy and Sons: New York-Brisbane Eden. 4020 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Sistem absorpsi. 4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 42.al. Design Volume. D. Ahern.Kepustakaan : 41. 4019 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. “Refrigeration and Air Coditioning”. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. Rugby CV 213 HQ: England. al. proses pemanasan / pendinginan. Wilbert F. Linnhoff. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa tentang prinsip dasar energi untuk berbagai aplikasi seperti. B. gambaran. Analisis audit energi dengan program komputer. Richard. “Refrigeration and Air Conditioning”.Piping & Accesories. Heat pumps.p.m Prasyarat : TKM. sistem pemanasan /pendinginan. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy”. Sistem-sistem energi. Refrigerant dengan siklus udara.m Prasyarat : TKM. alat ekspansi dan evaporator. pembangkit tenaga.B. Komputasi Dinamika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. sumber dan utilisasi energi di dunia / Indonesia. Pergamon Press. Pk. dan lain-lain. Sistem refrigerasi suhu rendah. “Energy Management Principles”.W. G. USA. Steam jet refrigeration. instalasi listrik sehingga mampu mengoptimalisasikan efisiensi sistem energi. Manajemen Energi Kode Mata Kuliah : TKM. Analisis ekonomi sistem energi. John E. proses industri. Perencanaan AC.& Friester. Craig B. et. Smith. Aerojet Electro Systems Company. industri. 1981. Cambridge: Cambrige University Press. Townsend. 165-171 Railway Terrace. C.

Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Inc. Texas: Engineering Education System. model-model pendekatan untuk suku difusi (central different. pengenalan beberapa metode diskretisasi persamaan. “An Introduction to Computational Fluid Dynamics”. power-law). Patankar. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). deskretisasi persamaan.. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Patankar. 1995. HK. Hoffmann. Suhas V.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 63 .: Malalasekera W. ----- 43. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Longman Scientific & Technical.5. Washington: Hemisphere Publishing Corporation. “Computational Fluid Dynamics for Engineers”. deskretisasi persamaan. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.. USA: Innovative Reserch. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. up wind. teknik komputasi pada perpindahan panas konduksi steady dan transien. Versteeg.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. teknik komputasi pada aliran fluida. KA.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan mampu melakukan komputasi secara numerik dalam fenomena perpindahan panas dan aliran fluida. linierisasi suku source dan kondisi boundary. “ umerical Heat Transfer and Fluid Flow”. exponential. “Computation of Conduction and Duct Flow Heat Transfer”. penyelesaian persamaan deskretisasi secara langsung Tridiagonal-Matrix Algorithm (TDMA) maupun secara tak langsung (iterasi). Deskripsi persamaan deferensial pada perpindahan panas (persamaan energi) dan pada aliran fluida (persamaan momentum). Suhas V.1989. penentuan grid. 1980. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. 1991. pengalaman kerja.

Baja paduan tahan karat. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami: sifat. serta sifat logam-logam paduan. “Properties and Selestion of Tool Materials”.p. Sidney H. “Intorduction to Physical Metallurgy”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Logam Paduan Kode Mata Kuliah : TKM. Mampu memilih bahan untuk suatu penggunaan. tembaga dan logam non ferrous lainnya.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Pk. Paduan aluminium.M. Metal Park: Ohio. Baja paduan untuk bantalan. UBU.4022 2 sks 64 . “Metal Handbook Commitel”.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Material ---------- 38. Baja konstruksi.44. struktur dan penggunaan dari berbagai paduan yang biasa digunakan. Avner.ke Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : TKM. 4021 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Baja perkakas dan pemilihannya. Teknik Konversi Energi. Baja paduan tahan panas.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 126 sks. ----- ---------. Metalurgi Mekanik Kode Mata Kuliah : Beban Studi : 39. American Society for Metals. S.

Rosenqvist Terkel. Potensial Katoda. Pembentukan ion dan ion komplek. uji karakteristik (fungsional dan estetika) produk. G. Alih Bahasa Sriati Japrie. George E. Macmillan Education Ltd.. Testing of Materials. Efisiensi arus dan energi. “Physical Chemistry of Metals”. korelasi antara sifat logam. Parthasaradhy. “Problem in Metallurgycal Thermodynamics and Kinetics”. Metals Park. teori deformasi dan dislokasi. Dieter.4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui dan memahami hubungan timbal balik tiga parameter (1. 4023 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu mengaplikasikan proses elektrolisis dalam proses pemisahan dan pemurnian logam.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Status : Wm. laku panas). pembentukan plastik logam. “Intorduction to Metallurgycal Thermodynamics” Upadhaya. 1992. potong. Elektrolit.. Forming and Forging. 2. Elektro Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 65 . American Society for Metals. Vermon John. Ohio.p. Metalurgi Mekanik. D. Sifat dan karakteristik. Jenis sell elektrokimia. teknologi pembuatan cetakan logam. Uji mampu pengerjaan (bentuk. “Practical Electroplating Handbook”. mekanisme dan otomatisasi mesin-mesin dalam industri logam.ke Prasyarat : TKM. Darken and Gurry. 3. mekanisme cacat dan patahan.R. Reaksi oksidasi-reduksi: Electroplating pada macam-macam logam induk. Sydney. 40.Gasket . “Principles of Extractive Metallurgy”. Manufacturing Processes for Engineering Materials. 1984. AddisonWesley Publishing Company. Dasar-dasar pengerjaan logam.ke Prasyarat : TKM. Pk. Printed in Hongkong. Kualitas produk logam) dalam rekayasa teknologi pengerjaan logam. Pk.p. Serope Kalpkjian. mekanisme pengerasan logam. Penerbit Erlangga. 1988.S. Jakarta. las.

m Prasyarat : TKM. Produksi serbuk logam. Pk. ASM. Ekonomi & energi yang diperlukan dan produksi magnet. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. Metal Powder Industries Federation. 4024 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Failure Analysis and Prevention. Rhodes. M. dari segi teknik mesin dan orientasi kerusakan permukaan makroskopik. Sinter. 1986. Princeston: New Jersey. Perangkat untuk menganalisis kegagalan. 1980. John Willey and Sons Inc.J.. Cs. Commented carbid. “Powder Metallurgy Science”. M. Konsolidasi panas. Amstead. Porous metal. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami karakteristik material serbuk.p. Pritz V. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Metalurgi Serbuk Kode Mata Kuliah : TKM. 42. 4025 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. German. metode analisis kegagalan dan penyusunan laporan. “Powder Metallurgy. Pencetakan. Model kerusakan dan kondisi makrofraktografi. “Principles of Powder Technology”. Sinter phase tunggal eksperimental dan mekanis.ke Prasyarat : TKM.ke. 9 Edition. mekanis kerusakaan dan kondisi mikrofraktografi. cara pembuatan serbuk logam dan cara pengaplikasiannya pada komponen mesin. Principles and Applcations”. Analisis Kegagalan Kode Mata Kuliah : TKM. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang manfaat mengetahui tujuan analisis kegagalan dan faktor apa saja yang menjadi dasar analisis kegagalan. Karakteristik dan uji serbuk. ASM Handbook. Lenel. Serbuk logam tahan panas & reaktif. “Manufacturing Processes”.H. B. Randall. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek 66 . Studi kasus. Manfaat analisis kegagalan. Pk.41.

Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. Mata Kuliah : : Kode Mata Kuliah : UBU. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada 67 . ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : 43. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.5. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. Teknik Konstruksi. pengalaman kerja. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja.

Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. 4203. pengalaman kerja.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 126 sks.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung Status Pilihan ---------45.m Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : : Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Tujuan : 68 . 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui terjadinya reaksi logam dan lingkungannya yang dapat menyebabkan menurunnya sifat mekanik dan fisik. Teknik Industri. Mata Kuliah : Korosi Kode Mata Kuliah : TKM.5. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. 4113 Beban Studi : 2 sks Status : Pk. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. UBU. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------.

Analisis Tegangan Eksperimental Kode Mata Kuliah : TKM.”Korosi”.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Jenis sell elektrokimia.R. Pengujian laju korosi. Alih bahasa Alex Tri K. Perkembangan metode baru. CEMA. metode Moire. 46. “Conveyor and Related Equipment”. Pengulangan dasar teori elastisitas. ACA. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar perancangan pesawat angkat. “Chain for Power Transmision and Material Handling”. “Physical Chemistry of Metal”. 4115 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. analisis dari data strain gage.. alat bantu dan alat pengaman stabilitas. Persamaan keseimbangan. Metode optik. strain gage. Rudenko. Jenis korosi pada logam . Diagram Pourbaix. metode lapisan getas dan pemakaiannya. Macam-macam pesawat pengangkat. K. “Belt Conveyor for Bulk Material”. photo elastis dengan metode refleksi. Trethewey. sistem pembangkit gaya angkat. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami teknik dalam analisis tegangan eksperimental. pengenalan metode-metode baru hybrid stress-analysis untuk analisis tegangan penggunaan strain gage dan metode photo elastisitas. strain gage sirkuit dan instrumentasinya. “Mesin Pemindah Bahan”. Analisis kekuatan sistem pesawat pengangkat. Pompabilitas dan hubungan tegangan regangan dalam tiga dimensi. 4114 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Pencegahan dan pengendalian korosi. Jenis polarisasi. teori photo elastisitas dua dimensi. Korosi lingkungan. Prinsip korosi sell.W. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 69 . Metode pengukuran regangan. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. Spivakovsky. Pesawat Angkat & Alat Berat Kode Mata Kuliah : TKM. Darken and Gurry.

4116 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. “Introduction to Optimum Design”. Second Edition. 4108 Tidak Ada Tidak Ada 70 .Kepustakaan : Daily and Riley. 1978. Boresi et. Metode Newton.. New York: Mc. Algoritma optimasi desain interaktif. 1978. Problem desain optimum tak konstrain. John Willey & Sons. Singapore.Graw-Hill.. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. konstrain desain. Hildebrand F. Linearisasi problem konstrain.. International Edition. Metode steepest descent. Englewood Cliefs N. desain teknik vs analisis. Mc. Robotika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 48. Second Edition. Arora Jasbir S. Prentice Hall Inc. Komputasi desain optimum tak konstrain: Konsep umum terhadap algoritma numerik. “Formulas for Stress and Strain”. 4209. 1981. “Engineering Design”.J. Introduksi desain (proses desain.. “Advanced Mechanic of Materials”. Metode conjugate gradient. USA. “Advanced Calculus for Applications”. cost function. konvensional vs desain optimum). al. Model matematik umum pada desain optimum. Inc. Optimasi desain praktis: Formulasi problem optimasi desain praktis. Roak and Young.B. Konsep desain optimum: Konsep dasar. Komputasi & Perancangan Model Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan : 49.p TKM.. “Experiment Stress Analysis”. Desain engineering. Problem desain optimum konstrain.Graw-Hill. Komputasi desain optimum konstrain: Ide dan konsep dasar. Optimasi grafik. 1989. Metode Constraint steepest descent. New York: Mc. Optimasi desain interaktif: Peranan interaktif pada optimasi desain.GrawHill Book Co. 4117 2 sks Pk. Franklin E. USA.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar desain pemodelan dan menyelesaikan komputasi serta optimasi dari problem-problem teknik. Faupel Joseph H. 1965. Minimisasi 1 demensi. Dasar formulasi problem desain: Variabel desain.. Fisher. New York: John Willey and Sons.

1986. John Willey & Sons. 1985. Mikell P. International Edition: Singapore. Mir Publisher: Moskow. programming and application”. komponen pembentuk robot. Disesuaikan pada setiap topik yang akan diberikan dan berdasarkan temuan mutakhir melalui media maya (internet) atau temuan para ahli pada bidang masing-masing. Mata Kuliah : 71 .Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen robot dan memahami dasar-dasar perancangan robot. penerapan frame pada link robot.“Fundamentals of Robotic Engineering”. “Industrial Robots Handbook”. fenomena kopel pada problem teknik. analisis kinematika maupun kinematika invers dari manipulator. Van Nostrand Reinhold:New York. turbo machinery. K. Kozyrev.. Harry H. 1989. New York. Addison-Wesley Publishing Company: New York. teknologi agribisnis. control. 1989. “Introduction to Robotic. sensing. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 51. analisis dinamika robot. Groover. biomekanik. Craig. 1989. Yu. Graw-Hill. Mc. “Industrial Robotic. 4118 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun dan mengembangkan teori dasar yang disesuaikan penemuan keilmuan mutakhir untuk menyelesaikan problem-problem teknik... 1986. “Robotics for Engineers”. vision & intelligence”. Klasifikasi robot. Fu. robotika. Topik Khusus Kode Mata Kuliah : TKM. analisis kecepatan dan gaya statik pada manipulator. “Robotic. 4132 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. transportasi. desain mekanisme manipulator. Poole.Graw-Hill International Edition: Singapore. John J. Mc.. Penemuan-penemuan keilmuan yang mutakhir pada bidang: rekayasa desain. Teknologi Tepat Guna Kode Mata Kuliah : TKM. Yoram.S. 4111 50. serta pemrograman robot manipulator Koren. technology. mechanics and control”.

Pemanfaatan bahan bakar dari sampah organik. Menampung kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. Kepustakaan : Steward. A. types of isolation. prinsip-prinsip getaran pada mesin berputar dan mesin putaran bolak balik. prinsip-prinsip interaksi antara manusia dengan teknologi disekitarnya. Model metode elemen hingga. 52. daun tembakau. rotating mass. reciprocating mass. Experimental and Maintenance aspects. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar getaran permesinan. Finite Element model. and introduction to active vibration control.J. Teknlogi industri kecil (rumah tangga). discs and bearings. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang getaran permesinan. Gyroscopic effects. Principle of Motor installation and Fondation. dynamic response.B. passive vibration control. critical speed. “Appropriate Technology”. dynamic response. frekuensi natural. Natural frequency and modes. Mata Kuliah Getaran Permesinan Kode Mata Kuliah : TKM. Whirling phenomenon. Dynamic response due to unbalance mass and harmonic excitation. Pokok Bahasan: Rotating Machinery and reciprocating engines. Francis. Rotor dynamics’ shaft. dalam bentuk konsep perencanaan (perhitungan & gambar). D. fondation design. Prinsip pembuatan bahan bakar melalui proses gasifikasi. Reciprocating engine dynamic model. Pokok Bahasan: Konsep pembuatan tungku sederhana dengan bahan bakar sekam. “Appropriate Technology for Developing Countries ” . Teknologi pompa penggerak sendiri (self action pump). Fuller. Pemanfaatan energi air untuk pembangkit energi sederhana.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar teknologi tepat guna.). bahan bakar serbuk kayu. Dynamic loading. dsb. vibration measurement. Pemanfaatan energi matahari untuk pengering (kopi. balansing dan ketidak setimbangan masa dan eksitasi harmonik. Industrial application.S. : 72 . and Mansell. D. vibration isolation. perancangan prototipe atau perancangan peralatan/mesin jadi. 4146 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. Proses pembuatan Biogas.

Mata Kuliah : 73 . New York. “Manufacturing Engineering & Technology”.: New Delhi. New York. 4119 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Rotodynamics Prediction in Engineering. Kalpakjian. John Willey & Sons. New York. “Manufacturing Processes”. 4120 Beban Studi : 2 sks Status : Pp 45. New York. J. CE. 1980. 1992. Contoh penggunaan masing-masing proses tersebut pada komponen pemesinan. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui konsep. John willey & Sons: New York.. Vance. pemotongan berkas laser (Laser Beam Cutting). Konsep dasar proses pemesinan non-konvensional serta keuntungan dan kerugiannya dibandingkan dengan proses pemotongan konvensional. Addison Wesley Publishing Company: New York.H. 1988. Barkan. pemotongan berkas energi tinggi (High Energy Beam Machining). Mc. Crede. Prentice Hall. 1962.Kepustakaan : Andrew D. McGraw-Hill. 4th edition. pemotongan kimiawi (Chemical Discharge Machining dan Electro Mechanical Discharge Machining). keuntungan dan kerugian serta aplikasi proses pemotongan non-konvensional. New York. 1990. pemotongan elektrik (Electric Discharge Machining). 1979. John Wiley & Sons. Perencanaan Tata Letak Pabrik Kode Mata Kuliah : TKM. Vibration and Shock Isolation. Dimarogonas. John M. HMT. pemotongan water jet (Water Jet Cutting).. Tata. Amstead. Vibration for Engineers. Bowles.. New Jersey. 1962. John Wiley & Sons. “Product Technology”. Pemotongan Logam on Konvensional Kode Mata Kuliah : TKM. DD. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46.. Inc. Michel Lalanne. Inc. Rotodynamics of Turbomachinery. Proses pemotongan nonkonvensional terdiri dari pemotongan ultrasonik (Ultrasonic Discharge Machining). McGraw Hill. B. Serope. Dynamics of Bases and Foundations. 1989. Guy Ferraris.Graw-Hill Publishing Company Ltd. Inc. Sam Haddad.E... Foundation Analysis and Design.

Perencanaan proses produksi dan pola aliran bahan. Analisis aliran material dan hubungan antar kegiatan.New York. 1984.: Canada. 4121 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menguasai perkakas bantu sebagai faktor pendukung utama dalam industri manufaktur.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang prosedur yang sistematik untuk merancang tata letak fasilitas produksi dan fasilitas penunjangnya.. Prinsip-prinsip dasar pencekaman. & John A. Penanganan material (material handling). Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 74 . Inc. John Willey & Sons.. fungsi perkakas bantu dalam proses produksi. Teori lokasi dan pencekaman : lokasi benda kerja dalam sistem referensi mesin perkakas. jenis perkakas bantu mesin freis. Perkakas bantu pegang. “Plant Layout and Material Handling”. Perencangan perkakas bantu: informasi dan keahlian yang dibutuhkan serta tahapannya dalam perancangan. White. “Facilities Design”. Inc. Wignyosoebroto. 1996. PWS Publishing. Gavriel. Jakarta. Jenis-jenis pencekaman. prinsip-prinsip dasar lokasi alat-alat dan metode lokasi. S. ComputerAided Layout. Pendekatan dalam perancangan tata letak fasilitas dengan metoda kuantitatif dan kualitatif. mesin sekrap dan sebagainya. Guna Widya. Sritomo. Perancangan tata letak rinci. John Willey & Sons. Co. 1997. James M. New York. mesin bor. “Facilities Planning”. Pengertian tata letak fasilitas dan prosedur perancangannya. James A. Perkakas Bantu Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. Perencanaan kebutuhan luas lantai untuk kegiatan produksi dan non produksi. Apple. John Willey. Salvendy. Heragu.. 1983. Tompkin. Perencanaan kebutuhan fasilitas produksi (mesin. Perencanaan kebutuhan personil. Boston. 1982. peralatan dan penunjangnya). “Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan”. “Handbook of Industrial Engineering”. 47. Definisi perkakas bantu pegang (fixture) perkakas bantu tuntun (Jig).

Perkembangan alat dan metode pengukuran geometri. 1970. Perhitungan biaya langsung dan tak 48. “Jig & Fixture Design Manual”. USA. Struktur biaya Produksi dan Penjualan. Parago. 1984. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49. Laba-rugi dan Harga Pokok Penjualan. Pengertian dasar. Alat ukur. Perhitungan biaya berdasarkan Pesanan (Job Order Costing) dan berdasarkan Proses (Process Costing). Sharp K. Coco Ibrahim.P. Lab. Ekonomisas dan optimalisasi perkakas bantu. Praktikum pengukuran geometris dengan alat ukur yang tepat dan analisis hasil pengukurannya. “Practical Engineering Metrology”. J. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 75 . B. “ Perkakas Bantu”. Industrial Press Inc. “Hand Book of Industrial Metrology”. New York. “Experimental Methods for Engineers”.W. 4122 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Holman. Akuntansi Biaya Kode Mata Kuliah : TKM. Alat ukur dan pemakaiannya. Metrologi Industri Kode Mata Kuliah : TKM. Spesifikasi geometris. Henricksen. Konsep statistik dalam Metrologi Industri. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu menerapkan metode-metode pengukuran yang benar terhadap peralatan mesin serta mampu menganalisis data hasil pengukuran dengan konsep statistik untuk penarikan kesimpulan. Laporan Neraca.Kepustakaan : Perkakas bantu tuntun. Pembuatan perkakas bantu. 4123 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan metoda analisis. Konsep dan Klasifikasi Biaya. Metrologi Industri Mesin FTI – ITB. Kontrol kualitas. 1980. ASME. K. alokasi dan kalkulasi biaya produksi untuk keperluan perencanaan dan pengendalian produksi. “Hand Book of Dimensional Measure”.

. Matz. Richard D. Uzry. Introduksi tentang manajemen operasi.. “Production & Operation Management”. 1995. Mac Graw-Hill Book Co. Dervitsiotis. Chase & Mark M. : Prentice Hall Inc. Strategi operasi. New York: Mc. New Jersey. production standards & work measurement. & Ebert. 1984. Horngern. sistem industri/operasi dan produktivitas. Aquilano. Perancangan produk dan proses. “Production and Operations Management”. 1984. Englewood Cliffs. Job design.Kepustakaan : langsung. Irwin Inc.. Mary M. Homewood III: Irwin Allen Inc. 1981. Richard B. “Operations Management”. Perawatan fasilitas. New York : The Mac Millan Co. “Cost Accounting: Planning and Controlling”. Flemming. Aquilano. Adam. E. Sistem dan proses pencatatan serta pengolahan data keuangan (jurnal..L. ledger dan rekening T). Analisis titik impas. LH. “Cost Accounting: A Managerial Emphasis”.. R. 1992. Davis. Sistem distribusi. Perancangan sistem. 5th. Sistem biaya standard dan analisis variansi. New York: Von Nostrand Reinhold Co.. & Nicholas I. Labor & material standards.. and Lawrence F. Nicholas J. 1981. A.. Introduction . “Management Accounting & Control Techniques for the onAccountant “. Perencanaan lokasi pabrik. Prentice Hall.J. South-Western Publishing Co. Manajemen Produksi Kode Mata Kuliah : TKM.. Charles T. 50.J. & Hammer.E. 1985.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai hal-hal yang berkaitan dengan proses pengelolaan (manajemen) aktivitas produksi/operasi yaitu aktivitas yang ditujukan untuk memberikan nilai tambah dari segala sumber input yang harus ditransformasikan menjadi output secara efektif dan efisien dari suatu sistem produksi/operasi. Richard B. Sistem pencatatan biaya berdasarkan historis dan standard. Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi.Hill Book Co. N.K. Grant. Chase. New York. 1964... Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 76 . E. “Basic Accounting and Cost Accounting”. Bell. MF.Graw.. “Fundamentals of Operations Management”. kapasitas dan investasi. 1982. 4029 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Cincinati. Kostas N.

“Production Control: A Quantitative Approach”. Biegel. 51. Perencanaan material dan pengendalian persediaan untuk Independent Demand (Konsep Economic Order Quantity). John E.. Donald. Pengurutan dan penjadualan operasi pada mesin/prosesor (machine sequencing & scheduling). “Integrated Production Control Systems”. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 77 . make to order.. Gramedia Pustaka Utama. DW. 1982. Blackstone. Fungsi perencanaan dan pengendalian produksi. Perencanaan material untuk Dependent Demand: mekanisme Material Requirement Planning (MRP I). “Production Planning and Inventory Control”.. New Delhi. David D. Prentice Hall of India... Mata Kuliah : Perencanaan & Pengendalian Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. John Willey & Sons. “Production and Inventory Management”. flow shop. South Western Publishing Co. 2rd Ed. make to stock. Pengertian sistem produksi/manufaktur. “Operation & Industrial Management Designing and Managing for Productivity”.Delmar. Penjadualan tenaga kerja (personnel scheduling). “Forecasting”. New York. Gaspersz. Cincinati. Forgarty. Spyros at all.. 1991. Inc. Teknik-teknik peramalan permintaan. TR. Canada. 4030 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Perencanaan agregat (aggregate planning) dan penentuan Jadual Induk Produksi (Master Production Schedule). 1985. Bedworth. James E. Konsep dan prosedur MRP II. Inc. Jakarta.. Bailey. Vincent.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan kemampuan untuk menerapkan teknik-teknik perencanaan dan pengendalian produksi dalam sistem produksi yang berbasis pada konsep Material Resource Planning (MRP II). Masalah Keseimbangan Line/lintasan Produksi (Line Balancing).. JH. 2001.. job shop. 1982. batch. assembly to order dan engineer to order. John Willey & Sons. 1983. Mac Graw-Hill Book Co. Makridakis. Hoffman.

Turbin Air Kode Mata Kuliah : TKM. Teori dan perhitungan poros engkol piston. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip konversi energi pada motor bakar. Diagram gaya-gaya inersia. balancing. P-V diagram.45. Motto Euler. PLTM/PLTA. R. Perlengkapan turbin air. BHP dan SFC.L. “Hydraulic Turbines Theory and Design”. Water hammer. Petrovsky. pompa bahan bakar. Segitiga kecepatan.R. Airfoil. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. Maleev. Mengetahui peralatan bantu/kontrol yang dipakai. Pelz. Kavitasi. pendinginan dan bagian-bagian utama lainnya.and Sons. 4125 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. M. Mathur. Mc. 4124 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Klasifikasi dan karakteristik. IHP. “Internal Combustion Engines”.L. tangensial. “Motor Vehicle Engines”. turbin setting. Moscow: Peace Publishers. Mata Kuliah : 78 . Draft tube.Graw-Hill. Pompa & Kompresor 46. Mampu melakukan rancang bangun motor bakar. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Motor Bakar Kode Mata Kuliah : TKM. Moscow: Mir Publishers. V. kompresi. pembakaran. “Marine Internal Combustion Engines”. Kovakh. firing order. ekspansi/kerja). Teori dan perhitungan siklus aktual (langkah pengisian. Energi grade lines. Necleba. “A Course in Internal Combustion Engines”.P. Sharma. Similaritas perhitungan dimensi utama. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem Konversi Energi tenaga air pada Turbin Air dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Air.H. Analisis siklus teoritis dan aktual motor bakar dua langkah dan empat langkah. Parameter-parameter utama. “Hydraulic Turbines”. pelumasan. M. New Delhi: D. M. P. Teori dan perhitungan tekanan indikasi rata-rata. M.

Sistem tenaga uap. Positive Displacement Pumps.” Turbin Uap (Teori dan Perencanaan)”. Gunadiarta I Made. Blower dan Fan. Turbin Uap Kode Mata Kuliah : TKM. Centrifugal Pumps.J.. Culp. Karakteristik. “Pompa & Kompresor”. Westbury House England.. Menentukan ukuran nozlle dan blade. Malang. “Centrifugal Pump and Blowers”. Pengertian umum Turbin Uap. Turbin-turbin gabungan dan perhitungan efisiensinya. 1985. Aliran uap dalam saluran.. Mc. Nekrasov. London: Robert E. Stepanoff. Pompa aliran axial. Blade dan nozzle pada Turbin Impuls.W. Gaya axial dan cara balancing. Ekspansi uap dalam Blade. Pengertian uap dan sifat-sifatnya. Perhitungan kekuatan bagian-bagian utama Turbin Uap.”Principles of Energy Conversion”. Krieger Publishing. 1967. 48.Graw-Hill.H. 4126 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Fakultas Teknik Unibraw. Dasar-dasar perencanaan Turbin Uap. Goodal P.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kode Mata Kuliah : TKM. “Hydraulic for Aeronotical Engineers”. Termodinamika uap. Moving dan guide blade pada Turbin Reaksi. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada Pompa & Kompresor dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Pompa & Kompresor. Acesories. Archie W. “The Ejjicient Use of Steam”.. New York: John Willey & Sons Inc. London. Introduksi. “Centrifugal & Axial Flow Pump”. Pompa & instalasinya. SR. Hifni H. A. 4127 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Teori similaritas dan kecepatan spesifik. Fakultas Teknik Unibraw. Baian-bagian utama dan konstruksi Turbin Uap. Kavitasi. 1979. B. 1990. A. Simbol hidolik.M. Klasifikasi. Moscow: Peace Publishers. Kompresor. Ltd. Ekspansi uap dalam Nozzle. Church. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem Konversi Energi Tenaga Uap pada Turbin Uap dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Uap. Volute Casing & Diffuser. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 79 .

49. El Wakil. Dinamika gas satu dimensi. Sudjito. “Teknologi Tenaga Uap”. Aplikasi aliran gas dalam nozel. “Elements of Gas Dynamics”. Spesifikasi. proses perpindahan panas/kalor yang terjadi didalamnya. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip dasar tentang konversi energi. “Boiler”. Liepmann. perancangan ketel uap. mampu menganalisis dan menerapkan teori dinamika gas dalam sistem teknik. Konversi energi didalam ketel uap meliputi. Gelombang kejut normal.”Ketel Uap”. Gelombang muaian Prandtl Meyer serta aplikasinya. Setiardjo. memahami penerapan dan pengoperasian serta perawatan ketel uap. H. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Ketel Uap Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 80 . kejut miring. “Thermal PowerEngineering”. Dasar-dasar perencanaan ketel uap beserta bagian-bagiannya. proses pembakaran bahan bakar. termasuk keselamatan kerja dan undang-undang tentang ketel uap. Shield Carl D. gas asap dan aliran sirkulasi air/uap didalam ketel uap. Gelombang aliran Subsonik dan Supersonik. D. 50. Dinamika Gas Kode Mata Kuliah : TKM. Pengaruh perpindahan kalor dengan aliran gas. 4129 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. klasifikasi dan konstruksi berbagai macam ketel uap. Persamaan aliran gas dengan gesekan.W. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami teori dasar tentang gas. Agarwal. termasuk pembahasan tentang sistem aliran udara. Difuser dan terowongan angin. 4128 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. A. “Steam Power Plant”. bahan bakar. & Roshko.. bahan bakar.

John A. dan lainnya. Duffie. “Theoritical Gas Dynamics”. 1995. “Teknologi Rekayasa Surya”. Mata Kuliah : Tujuan : 81 . 51.Jurgen. Pembahasan tentang jenis-jenis bahan. Analisis teknik untuk dapat memprediksi ketersediaan dan sifat radiasi matahari di suatu daerah. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang berbagai aspek untuk memanfaatkan tenaga surya dalam bentuk panas. Sprigger Verlag. William A. Sistem konversi energi photovoltaik. iklim dan partikel lain di atmosfir. 4130 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. dan analisis ekonomi terhadap sistem tersebut. Zierp. 4131 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. listrik dan lainnya. kompor masak. Jansen. Analisis ketersediaan tenaga matahari di bumi karena pengaruh perubahan posisi matahari. John Willey and Sons. pertanian rumah tangga. Arismunandar Wiranto (penterjemah). penyuling air laut. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan optimasi dari berbagai sistem termal. New York: Berlin Heidelberg. Jakarta: Pradnya Paramita. 1980. Mampu mengidentifikasikan potensi tenaga surya untuk pemanfaatan di bidang industri. Mata Kuliah : Teknologi Tenaga Surya Kode Mata Kuliah : TKM. pemanas udara mesin pendingin. Serta dapat merencanakan aspek-aspek teknik dalam rangka implementasinya. Pengetahuan dasar dan teknik pemanfaatan tenaga matahari untuk pemanas air. Optimasi Perancangan Sistem Termal Kode Mata Kuliah : TKM. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52. Desain kolektor tenaga matahari sebagai pengumpul panas untuk berbagai besaran temperatur. dan pembangkit listrik sistem thermal maupun photovoltaik. Ted J. “Solar Engineeringof Thermal Processes”. Beckman.

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Konsep dasar perencanaan sistem termal, pemodelan dan perencanaan sistem termal; konsep exergy; analisis dan optimasi sistem energi; aplikasi dalam sistem aliran fluida, termodinamika, dan perpindahan panas; analisis thermoeconomics dan optimasinya; teknik-teknik analisis dan numerik dalam desain sistem energi; optimasi desain untuk sistem kogenerasi. Bejan, Adrian; Tsatsaronis, G.J.; Moran, Micchael, 1996.”Thermal Design and Optimization”. USA: John Willey & Sons. B. Linnhoff. Townsend, D.W. et. al. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy, The Institution of Chemical Engineers”. 165-171 Railway terrace. Rugby CV.213 HQ: England. Ahern, John E. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. New York: John Willey & Sons. Teknologi Energi & Lingkungan Kode Mata Kuliah : TKM. 4133 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang berbagai pengaruh energi dan limbah energi terhadap dampak lingkungan. Isu-isu mengenai lingkungan dan dampaknya (pengaruh tegangan tinggi dalam peralatan, pengaruh gas-gas buang, kontrol terhadap zat yang mudah terbakar, pembuangan limbah, aplikasi material baru dalam teknik dan pengaruh lingkungannya). Masalah-masalah lingkungan (limbah padat, pengumpulan limbah industri, limbah berbahaya, management konsumsi energi, polusi udara, suara dan pengaruh atmosfir global). Teknik Management lingkungan (minimalisasi limbah, recycling & reuse, pengumpulan dan pembuangan limbah, regulasi dan standar, instrumen ekonomik). Etics for engineers; (materi dimasukkan ke Pendidikan Pancasila atau FIP). Peranan insinyur dalam masyarakat dan bisnis; institusi kode etik insinyur Indonesia. Innovation and entrepreneurship; (materi dimasukkan ke ekonomi teknik dan manajemen industri). Patent law, Copyright, Intellectual Property; Market research and marketing; Writing business plans; Accessing venture capital. Soeriaatmadja, “Analisa Dampak Lingkungan” Pusat Studi Lingkungan Hidup, ITB. 1983. Center, Larry W. “Enviromental Impact Assessment”, Mc.Graw-Hill, New York, 1977.

53. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan :

82

Canter, “Air Polluting”, Mc.Graw-Hill, 1979. Wark, Warner, “Air Pollution, its Origin and Control”, Harper & Row, 1981. Gunawan, Suratmo, F. “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan”. Gajah Mada Univercity Press; Yogyakarta, 1995. 54. Mata Kuliah : Fuel Cell Kode Mata Kuliah : TKM. 4134 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 4215 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang berbagai aspek dari sumber energi alternatif bahan bakar fuel cell. Hidrogen dan sifat-sifatnya; metode-metode pembuatan Hidrogen; prinsip kerja fuel cell; tipe-tipe fuel cell serta keuntungan dan kerugiannya: PAFC, MCFC, SOFC, AFC, PEMFC; aplikasi fuel cell. Jakub, Pusz. “Fuel Cells and Hydrogen”. Jakub, Pusz. “Alternatif Energy Sources”.

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

45. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Polimer & Komposit Kode Mata Kuliah : TKM. 4135 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses pembentukan polimer, komposit dan keramik serta macam-macam proses manufakturnya maupun aplikasinya. Polimerisasi; Reaksi kondensasi; Solid date polymers; Pengaruh dan modifikasi, struktur, berat molekul komposisi, substitusi rantai, cross linking dan pencabangan dengan sifat mekanik & fisik polimer; Teknik pembentukan polimer; Teknik pembentukan keramik; Komposit material dan metode pencampuran material; Reinforced polimer dan keramik komposit. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”, New York: John Wiley & Sons.

83

Kingery, W. “Introduction to Ceramic”, Series on Sclence and Technology of Materials. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. 46. Mata Kuliah : Ekstraksi Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. 4136 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip pengolahan biji logam menjadi produk logam setengah jadi. Macam dan jenis senyawa biji logam; Pengolahan awal hasil tambang; Pembuatan pellet; Pyrometallurgy dan Hydrometallurgy; Pengontrolan komposisi logam. Polukhin, P. “Metal Process Engineering”. Kuznetson. “General Metallurgy”. Rosenqvist, Terkel. “Principles of Extractive Metallurgy”. Material Baru Kode Mata Kuliah : TKM. 4137 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui macam material baru, memahami sifat dan mampu memilih dalam pengaplikasiannya. Jaringan glas, jaringan struktur material, interface dan interphase dalam komposit, rancangan dan karakteristik komposit, verifikasi rancangan perbaikan karakteristik, membandingkan material, dioda dan semikonduktor, sifat-sifat fisis transistor; Penyiapan kristal dan teknik pembuatan, sifat-sifat permukaan dan pengukurannya. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. Bor, Z. Jang. “Advanced Polymer Composites (principles and application)”.

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan :

47. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

84

Japan. Mata Kuliah : Pelapisan Inovatif Kode Mata Kuliah : TKM. “Termo Kimia Metalurgi”. Vol. “Principles of Tribology”. “Fisika dan Teknologi Semikonduktor”. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 85 . Wood. Finishing and Coating”. S. J. American Society for Metal Park. Prentice Hall. Ohio. William G. N. Reka Rio. “Microphotographs of Plating Defects”. Konsep pelapisan inovatif dan pelapisan rekayasa. New Jersey. Osaka Institute of Technology. Perlakuan awal dalam pelapisan. 48. Englewood Cliffs. Takeo Oki. pelapisan electroless. dan hasil proses pelapisan. electroplating plastik. jenis-jenis pelapisan uap logam. Parthasaradhy. 4211 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membandingkan pelapisan konvensional dengan pelapisan inovatif dalam bidang teknik mesin.Wahyono. 4138 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. “Practical Electroplating Handbook”. faktor-faktor kondisi pelapisan. S.5. plasma dan ion.V. Halling. Metal Handbook Ninth Edition. “Surface Cleaning.

4.LAMPIRA : DIAGRAM 4. Diagram Alir Pemrograman Tugas Mata Kuliah dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Tugas Mata Kuliah Tugas mata kuliah berupa pekerjaan rumah sebagai bagian dari kegiatan terstruktur Sks-nya terpisah dengan Mata Kuliah Terkait disebut Mata Kuliah Tugas Diprogram bersamaan dengan atau setelah Mata Kuliah terkait Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah tugas yang bersangkutan pada minggu kedua semester Asistensi tugas dilaksanakan oleh Dosen Pengasuh berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 orang Mhs setiap Dosen Pengasuh Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Asistensi tugas dilaksanakan oleh Asisten Pembimbing berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 Mhs setiap Asisten Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tidak dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Tidak dapat mengikuti ujian mata kuliahnya Dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Berkas & nilai tugas diserahkan ke Dosen Pengasuh mata kuliah Dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Berkas & nilai tugas diserahkan ke Rekording oleh Dosen Pengasuh Berhasil dan tidak ditempuh ulang Tidak dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Tugas mata kuliah harus ditempuh ulang semester berikutnya Gagal Ditempuh ulang Berhasil bersamaan dengan kelulusan mata kuliah-nya Gagal ditempuh ulang 86 .

kecuali apabila sudah ditentukan oleh Pimpinan Jurusan Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas atas usulan dari Pimpinan Jurusan Dosen Pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atas usulan dari Ketua Jurusan Perusahaan. dibuat sesuai dengan format pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik.00 dan dilakukan sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.5. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. yang menentukan adalah Dosen Pembimbing Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebagai karya ilmiah. BERHASIL : Nilai hasil evaluasi dan Laporan satu eksemplar asli diserahkan ke Rekording GAGAL : Karena tidak memenuhi ketentuan 87 . serta dilaksanakan selama satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Proyek atau Instansi sebagai tempat mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Pembimbing dari Perusahaan. Laporan harus sudah diserahkan ke Rekording selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja Nyata-Praktik selesai dilaksanakan. Pengalaman kerja. proyek maupun instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. Diagram Alir Pemrograman Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Kuliah Kerja Nyata-Praktik diprogram dalam KRS.DIAGRAM 4. Mahasiswa yang berkepentingan harus mencari sendiri tempat & obyek Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Proyek atau Instansi dimana Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan Nilai hasil evaluasi gabungan. Tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah. Prasyaratnya : Telah menyelesaikan 〈 104 sks dengan IPK 〈 2. perusahaan.

Pemakalah Konsultasi kepada Dosen Pembimbing SEMINAR SKRIPSI SKRIPSI ada revisi SKRIPSI tidak ada revisi SKRIPSI SELESAI DAN TELAH DIEVALUASI SIAP UJIAN SKRIPSI 88 .DIAGRAM 4. Pemakalah serta mahasiswa PEMBIMBINGAN SKRIPSI OLEH DOSEN PEMBIMBING Skripsi telah selesai dan makalah skripsi telah disiapkan Enam bulan terhitung tanggal diterbitkannya Surat Tugas.6. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang. Dosen.a. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Skripsi diprogram dalam KRS dan Memperoleh blanko permohonan skripsi Konsultasi topik skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang pada blanko permohonan skripsi Dosen Pembimbing Konsultasi judul skripsi dengan Dosen Pembimbing untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan skripsi dan pengarahan tentang rencana pembuatan proposal skripsi Pembuatan proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing sampai selesai dan siap diseminarkan SEMINAR PROPOSAL Penerbitan Surat Keputusan Dekan bagi Dosen Pembimbing skripsi Pengikut seminar ialah. serta mahasiswa. belum selesai tanpa alasan yang jelas Pengikut seminar ialah. Dosen. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang.

HASIL SIDANG MAJELIS PENGUJI DIUMUMKAN LANGSUNG KEPADA MAHASISWA PENGIKUT UJIAN SKRIPSI 1. 4. seorang anggota Penguji. Nilai : Nilai yang diberikan berupa nilai angka 0 – 100. 3. Dan penampilan selama ujian skripsi berlangsung. Diwajibkan konsultasi revisi ke dosen Pembimbing. Tidak lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Unsur-unsur yang dinilai : Meliputi penguasaan materi skripsi itu sendiri (untuk penguji skripsi) . di Jurusan Teknik Mesin MAJELIS PENGUJI UJIAN SKRIPSI Majelis Penguji Ujian Skripsi terdiri dari . Diwajibkan konsultasi revisi dan persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. Waktu dan Penilaian Ujian Skripsi Waktu Ujian Skripsi : Untuk ujian skripsi waktu yang disediakan paling lama 120 menit bagi setiap calon sarjana. dan seorang Pembimbing merangkap penguji saksi PELAKSANAAN UJIAN SKRIPSI Ujian Skripsi dilaksanakan dalam satu ruang untuk setiap Majelis Penguji Ujian Skripsi Tugas dan Kewajiban Majelis Penguji Ketua Majelis: Memimpin sidang. Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. Penguasaan materi mata kuliah kompetensi utama/pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi (untuk penguji komprehensip). Lulus ujian skripsi dengan ada revisi. 2. Ketua Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. Memberikan penilaian terhadap calon sarjana yang diuji. Pembimbing: Mendampingi mahasiswa bimbingannya dan dapat memberikan pengarahan yang bertujuan memperjelas pertanyaanpertanyaan yang belum dipahami oleh mahasiswa bimbingannya dan sekalian merangkap sebagai penguji saksi.b.DIAGRAM 4. Diagram Tahapan Pelaksanaan Ujian Skripsi dan Evaluasinya. Anggota Penguji: Mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan tugasnya. Tidak lulus ujian skripsi dengan ada revisi. Lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Sekretaris Majelis: Mengatur dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dalam pelaksanaan ujian skripsi.6. Nilai lulus bagi setiap penguji adalah > 55 SIDANG MAJELIS PENGUJI Sidang Majelis Penguji dilaksanakan untuk menentukan “hasil akhir” ujian skripsi Kriteria hasil ujian skripsi : Apabila nilai rata-rata dari penjumlahan semua nilai hasil ujian skripsi dari Penguji bagi mahasiswa pengikut ujian skripsi adalah > 55. Diwajibkan konsultasi persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. Bertanggung Jawab kepada Dekan atas pelaksanaan ujian skripsi dan menandatangani berita acara ujian skripsi. 89 . maka “hasil akhir” ujian skripsi mahasiswa tersebut dinyatakan lulus. Membuat dan menanda-tangani berita acara ujian skripsi.

MT. 2. Agus Choiron. 90 . 7. ST. Ir. 3. MT. MT.K.1. M.10. 6. M.. MM. Ir. 5. Dr.31/SK/2006 ) Penanggung Jawab Ketua Sekretaris Anggota : Ketua Jurusan Teknik Mesin.D.Met. : 1.Eng. Ir. Masduki. : Agung Sugeng Widodo.Eng. Ir.Eng. : Dr. ST. Ir. Rudy Soenoko. 4. Ir. M. M. Wahyono Suprapto. Sc. As′ad Sonief. Ir. Purnomo Budi S. Djarot Bangun Darmadi. Anindito Purnowidodo.Sc. Djoko Sutikno. Eng.. M.. Dekan omor : 081/J. Ph. M..Tim Penyempurnaan Buku Pedoman Universitas Brawijaya Tahun 2007/2008 – 2010/2011 untuk Jurusan Teknik Mesin dengan susunan sebagai berikut : ( Berdasarkan S. MT. ST. 8.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful