Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2010

Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

ii

KATA PE GA TAR

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan YME, yang hanya atas ijin-Nya, maka Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Tahun 2008/20092010/2011, kembali dapat dicetak ulang untuk mahasiswa baru tahun akademik 2009/2010. Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin dievaluasi dan diperbaharui empat tahun sekali untuk digunakan sebagai dasar dan acuan semua kegiatan akademik dan kegiatan terkait lainnya di Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya. Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Tahun Akademik 2008/2009-2010/2011 sudah menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, yang sebagian besar merujuk pada ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology). Adapun sistematika di dalam Buku Pedoman ini secara garis besar terdiri atas: 1. Visi dan Misi 2. Tujuan Program pendidikan 3. Kurikulum 4. Peraturan Jurusan 5. Peraturan Peralihan Silabus Mata Kuliah Penghargaan dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh anggota Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan serta semua pihak yang telah memberikan kontribusinya selama proses penyiapan sampai penyusunannya. Semoga keberadaan Buku Pedoman Pendidikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh civitas akademika dan stake holders Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Malang, 1 Juli 2010 Ketua Jurusan Teknik Mesin

Dr. Slamet Wahyudi , ST, MT

iii

........................................................................ Kurikulum ..... 6............................................................... 5........... Tujuan Program pendidikan ...................................................................... 3............................................ 2..... Daftar Isi ............................................................................................................................. 4............................................ iii iv 1 1 2 2 11 18 19 iv ............................................................................. Peraturan Jurusan ........................................................................... Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya......................................................................................................................................... 1.............................................................................................................................. Peraturan Peralihan ... Silabus Mata Kuliah ...................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar ........................................................... Visi dan Misi...........

penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang menjamin keluaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sarjana teknik tingkat nasional dan internasional dengan mengusahakan suasana akademik yang menunjang. 2. nasional. regional dan internasional yang didukung oleh sumber daya manusia. efisien. MISI Misi jurusan Teknik Mesin. prasarana dan sarana yang memadai serta ditunjang atmosfir akademik yang kondusif. VISI dan MISI VISI Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya sebagai pusat pendidikan. penyelenggaraan organisasi dan administrasi pendidikan yang efektif. akuntabel dan berkelanjutan. 3. penyelenggaraan pengabdian masyarakat dengan penerapan hasil penelitian dan kajian bidang rekayasa teknik mesin 1 . penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik mesin yang memiliki keunggulan dan manfaat bagi masyarakat lokal. penyelenggaraan penelitian dalam bidang rekayasa teknik mesin.PEDOMA PELAKSA AA PE DIDIKA JURUSA TEK IK MESI FAKULTAS TEK IK U IVERSITAS BRAWIJAYA 1. 4. program studi teknik mesin adalah mempersiapkan sarjana teknik yang memenuhi kebutuhan profesi melalui : 1.

− Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 1 mata kuliah dengan beban studi 3 sks. Teknik Produksi (p). bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. Buku Pedoman Pendidikan. Teknik Konstruksi (k). Pasal 2. − Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. − Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi. 2 . dapat dipilih untuk diprogram sebanyak (2 – 18) sks agar mencapai beban studi sebesar (144 – 160) sks. Konsentrasi Teknik Produksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. KURIKULUM 3. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 5 mata kuliah dengan beban studi 16 sks. Kurikulum Jurusan Teknik Mesin disusun berdasarkan Kompetensi. masing-masing terdiri dari 6 matakuliah wajib konsentrasi dengan beban studi 10 sks. Untuk menyiapkan mahasiswa menjadi Sarjana Teknik Mesin yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknik mesin dengan kualifikasi sebagai berikut. − Mampu berfikir. TUJUA PROGRAM PE DIDIKA Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin mencakup lima konsentrasi yaitu. Teknik Konversi Energi (ke) dan Teknik Material (m) Tujuan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin adalah : 1. ditambah PKN dengan beban studi 2sks dan Skripsi dengan beban studi 6 sks. 3.Dari sejumlah mata kuliah pilihan masing-masing konsentrasi tersebut. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) untuk masing-masing Konsentrasi berstatus pilihan yaitu. Bab II. − Mampu menerapkan pengetahuan dan ketrampilan teknologi. meliputi : − Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 31 mata kuliah dengan beban studi 105 sks.1. Konsentrasi Teknik Konversi Energi sebanyak 30 mata kuliah dengan bobot 60 sks dan Konsentrasi Teknik Material sebanyak 24 mata kuliah dengan bobot 48 sks. Konsentrasi Teknik Konstruksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks.2. 2. − Memahami dasar-dasar pengetahuan dan metodologinya. Sesuai dengan Tujuan Program Pendidikan Akademik Sarjana Teknik sebagaimana tercantum dalam Ayat 2 dan 3.

4005 TKM.4204 ≥ 96 sks = 105 Status W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W 3 .4204 TKM.4207 TKM. TKM4104 TKM4001 TKM4002 TKM4202.4205.4202 TKM.4206 TKM. Susunan Kurikulum Jurusan Teknik Mesin Kurikulum Jurusan Teknik Mesin terdiri dari beberapa kelompok mata kuliah dengan susunan sebagai berikut: 3.4110 TKM.4112 Nama Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katolik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Buddha Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Kalkulus Menggambar Teknik (2 sks Tugas) Matematika Teknik I Fisika Kimia Ilmu dan Teknik Material Mekanika Fluida Matematika Teknik II Termodinamika Mekanika Kekuatan Material I Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Statistik Teknik Mekanika Kekuatan Material II Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Perpindahan Panas Kinematika & Dinamika Elemen Mesin I Sistem Kendali/Kontrol Pengukuran Teknik & Instrumentasi Metode numerik & MEH Praktikum Fenomena Dasar Mesin Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Perl.4007 TKM.4005 MPK.4002 TKM.1 Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) – untuk semua Konsentrasi N0.4205 TKM.4003 TKM. TKM4001 TKM4001.4009 TKM.4206 TKM 4004 TKM4204 TKM.4004.4001 TKM.4103 TKM.4107 TKM.3. 4209 TKM.4216 TKM.4102 TKM.4008 MPK.4109 TKM.4213 TKM.4209 TKM.4111 TKM.4101 TKM.4106 TKM.4217 MPK.4004 TKM. Panas & Permukaan (1 sks Prak) Getaran Mekanis Mesin2 Termal-Fluida (1 sks Prak).4205.4004 MPK.4103. TKM. 1 “ “ “ “ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Kode MK MPK. TKM4001 TKM4202 TKM4202.4001 MPK.4105 TKM.4002 MPK.4108 TKM.4211 TKM.2. Pemilihan Bahan & Proses Pendidikan Kewarganegaraan Manajemen Industri Jumlah Sks 3* 3* 3* 3* 3* 3* 3* 4* 5* 4 6 2* 4 4 4 4 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 3 2 5 2 3 2 105 Prasyarat TKM4101 TKM4001 TKM42012 TKM4204 TKM4204 TKM4002 TKM4106 TKM4202.2.4104 TKM.4104 TKM.4003 MPK.

i Wk Wk 4 .4206 TKM.4111 TKM.Pp.Pp.4007 TKM.4213 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.ke.4002 = 124+18 = 142 Status Wk.4009 TKM.4.3.ke.2.2. 4105 = 105 + 16 = 121 Status W W W W 3. 4209.ke.4008 TKM.i Wk.i Wk. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk semua Konsentrasi No.m.Konsentrasi Teknik Konstruksi No.m. Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) – untuk semua Konsentrasi No.2.m.3.Pp.2.4002 UBU.4010 UBU.m.Pp.Pp. 4213 TKM.ke.4001 Nama Mata Kuliah Desain Mesin Teknologi Kendaraan Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Sistem Pemipaan Mekanika Patahan & Kelelahan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM. 4104.i Wk. 37 Kode MK UBU. 32 33 34 35 36 Kode MK TKM4218 TKM4145 TKM4215 TKM4212 TKM4210 Nama Mata Kuliah Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Bahan Bakar & Teknologi Pembakaran Teknik Tenaga Listrik Metode Penelitian Jumlah Sks 3 7 2 2 2 16 Prasyarat TKM4207 TKM.i Wk.4005 Nama Mata Kuliah Kapita Selekta Kewirausahaan Jumlah Sks 3 3 Prasyarat = 121 + 3 = 124 Status W 3. UBU.4006 TKM.4205 TKM.m. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM. Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi : .ke.

Pk.4002 =124+18 = 142 Status Wm. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.4020 UBU.Pk.ke.m.p.Pk. UBU.Pk.4218 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.Pk.ke.I Wke.4204 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Teknologi Pemotongan Logam Desain Produk Standarisasi & Kontrol Kualitas Sistem Manufaktur Optimasi Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM. UBU.i Wp.p.ke.Pk.m.ke.i Wp.4015 UBU.4204 TKM.4202 TKM.4207 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.i Wke.Pk.4021 TKM.m.ke.m.4216 TKM.4002 =124+18 = 142 Status Wp.Pk.m.Pk.p.i Wm.4207 TKM.4013 TKM.ke.4023 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Turbin Gas & Sistem Propulsi Sistem Tenaga Uap Mesin Pendingin & Pemanas Manajemen Energi Komputasi Dinamika Fluida Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.4017 TKM..Pk.m.4018 TKM.4216 TKM.m.p.4002 =124+18 = 142 Status Wke.4024 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Logam Paduan Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.4002 UBU.p.p.4216 TKM.p.4002 UBU.4019 TKM.4216 TKM.Pk.m.4011 TKM.i Wm.4014 TKM.4025 UBU.I Wke Wke .4207 TKM.i Wke.4206 ≥ 104 sks ≥ 126 sks. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.i Wm.i Wm Wm Metalurgi Mekanik Elektro Metalurgi Metalurgi Serbuk Analisis Kegagalan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah 5 .4002 UBU.Konsentrasi Teknik Konversi Energi No.ke.4204 TKM.p.I Wm.m.Pk.Pk.ke.i Wke.4206 TKM.Konsentrasi Teknik Material No.Pk.ke.Pk.I Wp.Konsentrasi Teknik Produksi No.p.4022 TKM.4016 TKM. UBU.i Wp. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM. 4206 TKM.ke.4012 TKM.i Wp Wp .p.m.

4216 TKM.4114 TKM.2.4112 TKM.4125 TKM.4111 TKM.4135 TKM.4204.4213 TKM4206 TKM4207 TKM.4111 TKM.4132 TKM.ke.4204 TKM.p.4129 TKM. Sistem Termal Teknologi Energi & Lingkungan Fuel Cell Polimer & Komposit Ekstraksi Metalurgi Material Baru Pelapisan Inovatif Jumlah Keterangan W Wx Pk. Konstruksi.4216 TKM.4216 TKM. 6 .4215 TKM.4127 TKM.m Pp Pp Pp Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pm Pm Pm Pm Wajib untuk semua konsentrasi.3.4133 TKM.4118 TKM.4029 TKM.4130 TKM.4116 TKM.4206 TKM.4124 TKM.p Pk Pk Pk Pp Pp Pp Pp. Wajib untuk konsentrasi x.4138 : = = = = Nama Mata Kuliah Korosi Pesawat Angkat & Alat Berat Analisis Tegangan Eksperimental Komputasi & Perancangan Model Robotika Topik Khusus Teknologi Tepat Guna Getaran Permesinan Pemot.4030 TKM.4119 TKM.4216 TKM.5.4209 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk masing-masing Konsentrasi : No.m Pk Pk Pk Pk.4216 TKM. Konersi Energi dan Material Tanda bobot sks mata kuliah untuk paket semester pertama mahasiswa baru.4128 TKM.4211 16—14--20—8 Status Pk.4113 TKM. Produksi.Logam Non Konvensional Perencanaan Tata Letak Pabrik Perkakas Bantu Produksi Metrologi Industri Akuntansi Biaya Manajemen Produksi Perancangan & Pengendalian Produksi Motor Bakar Turbin Air Pompa & Kompresor Turbin Uap Ketel Uap Dinamika Gas Teknologi Tenaga Surya Optimasi Peranc.4112 TKM.4123 TKM.m.4136 TKM.4204 TKM. TKM.4122 TKM.4131 TKM.4121 TKM. Pilihan untuk Konsentrasi Teknik.4126 TKM.4134 TKM.4117 TKM.4137 TKM.4115 TKM.4216 TKM. 45 46 47 48 49 50 51 52 45 46 47 48 49 50 51 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 45 46 47 48 Kode MK TKM.4202 TKM.4146 TKM.i * Sks 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 >> Prasyarat TKM.4120 TKM.4204 TKM.4204 TKM.4108 TKM.4216 TKM.4111 TKM.

3.7. Beban Studi Pertama Mahasiswa Baru Beban studi semester satu tahun pertama bagi mahasiswa baru Jurusan Teknik Mesin ditentukan sebanyak 4 mata kuliah.6.3. 7 . 3. Rekapitulasi dan Jumlah sks Mata Kuliah sebagai Beban Studi Jumlah sks mata kuliah yang harus ditempuh. 3.4 sks 6 sks = = Semua Matakuliah dengan bobot 4 sks. Diagram Alir Program Mata Kuliah tersebut bukanlah program paket semester (kecuali seperti yang tercantum dalam penjelasan pada butir 2.4. 2 tugas mata kuliah dengan jumlah beban studi 20 sks. Pengelompokan Mata Kuliah berdasarkan Konsentrasi tertera pada Kelompok Mata Kuliah (2. tersebut diatas) tetapi dimaksudkan untuk memberikan tutunan dan arahan bagi mahasiswa demi kelancaran dalam memprogram rencana studinya.5. pelaksanaan. pelaksanaan perkuliahannya dilakukan dua kali dalam seminggu dengan bobot masing-masing 2 sks.6). Diagram Alir Program Mata Kuliah Jurusan Teknik Mesin tertera pada Diagram (2. berarti termasuk adanya persyaratan harus telah mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan paling sedikit 15 kali. Dengan demikian bila seorang mahasiswa memperoleh IP yang baik (IP ≥ 2. Skripsi yang mempunyai bobot 6 sks. dan evaluasi proses belajar mengajar dari setiap konsentrasi yang ada di Jurusan.160 sks 3. maka mahasiswa tersebut dapat memprogram pada semester berikutnya dengan sejumlah mata kuliah berdasarkan batasan jumlah sks beban studi minimum/maksimum maupun prasyarat mata kuliah yang akan diprogram.50). Pengelompokan mata kuliah berdasarkan konsentasi yang ada dimaksudkan untuk mempermudah pemantauan dalam persiapan. Pemrograman Mata Kuliah Pilihan Bila pemrograman mata kuliah pilihan yang diambil dari mata kuliah Kompetensi Pendukung Pilihan pengikutnya sedikit.7). 3. 3. serta telah melaksanakan seminar proposal skripsi dan seminar skripsi-nya sendiri di Jurusan. Besar beban studi setiap semester ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Kumulatif.18 sks sks sks sks sks + = 144 . yaitu : Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Lain – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung – Wajib Konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Pilihan Konsentrasi Jumlah sks yang harus ditempuh sebesar = 105 = 16 = 3 = 18 = 2 . maka disarankan pemrograman mata kuliah pilihan tersebut diambil dari mata kuliah wajib konsentrasi lain.

Pilihannya. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Produksi terdiri mata kuliah : Proses Manufaktur I. 8 .PE GELOMPOKA MATA KULIAH BERDASARKA KO SE TRASI (2. Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Pilihannya. MekatronikaInstrumentasi. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konversi Energi terdiri mata kuliah : Termodinamika Teknik. Matematika Teknik I. Topik Khusus. Bahasa Indonesia. Optimasi Produksi. Statistik Teknik. Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Akuntansi Biaya. Elemen Mesin I. Mesin thermal-fluida & praktikumnya. 5. Kapita Selekta dan Kewirausahaan. Komputasi Dinamika Fluida. Sistem Tenaga Uap. Proses Manufaktur III + Praktikumnya. Manajemen Produksi. Perencanaan Tata Letak Pabrik & Pemindahan Bahan. Sistem Pemipaan. Standarisasi & Kontrol Kualitas. Mekanika Fluida.6) KURIKULUM JURUSA TEK IK MESI 1. Desain Mesin. Matematika Teknik II. Teknologi Pemotongan Logam. Elemen Mesin II dan Tugasnya. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan dalam hal ini Sekretaris Jurusan : Pendidikan Agama. Analisis Tegangan Eksperimental. Sejumlah 20 mata kuliah dengan bobot 52 sks. Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Turbin Gas & Sistem Propulsi. Mesin Pendingin & Pemanas. & Dinamika. Metrologi Industri (+ P). Pesawat Angkat & Alat Berat. Komputasi & Perancangan Model. Desain Produk. Perkakas Bantu Produksi. Ilmu Komputer dan Praktikumnya. Mekanika Patahan & Kelelahan. Metode numerik & MEH. Kinematika. Proses Manufaktur II. Sejumlah 9 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Teknik Tenaga Listrik. Mekanika Kekuatan Material II. Teknologi Pembakaran. Getaran Mekanis. Robotika. Mekanika Kekuatan Material I. Teknologi Pemotongan Logam Non Konvensional. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Kimia Teknik. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Korosi. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). 3. Pilihannya. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan atau disebarkan ke kelompok konsentrasi yang ada : Kalkulus. Sistem Manufaktur. Motor Bakar. Turbin Air. 4. Fisika. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). 2. Sejumlah 5 mata kuliah dengan bobot 16 sks. Bahasa Inggris. Teknologi Kendaraan. Perpindahan Panas. Perancangan & Pengendalian Produksi Sejumlah 16 mata kuliah dengan bobot 46 sks. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konstruksi terdiri dari mata kuliah : Menggambar Teknik dan Tugasnya. Manajemen Energi.

Pilihannya. Teknologi Energi & Lingkungan. Material Baru. Elektro Metalurgi. Metalurgi Serbuk. Ketel Uap. 6. Teknologi Tenaga Surya. Analisis Kegagalan. Turbin Uap. Ekstraksi Metalurgi. Sejumlah 22 mata kuliah dengan bobot 55 sks.Pompa & Kompresor. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Material). Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Material). Sejumlah 12 mata kuliah dengan bobot 30 sks. 9 . Logam Paduan. Dinamika Gas. Pelapisan Inovatif. Metalurgi Mekanik. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Material terdiri dari mata kuliah : Ilmu dan Teknik Material. Fuel Cell. Optimasi Perancangan Sistem Termal. Polimer & Komposit.

Fluida 21 4 sks TKM4103 Matek II 4 sks TKM4108 Sis Kendali / Kontrol 2 sks TKM4002 MKM I 3 sks TKM4106 P Manufaktur I+ Praktikum 4 sks TKM4104 Termodinamika Statistik Tek. Selekta 3 sks. Termal-Fluid + Praktikum 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks 20 Wajib Konsentasi 2 sks UBU.4005 K. MPK.4007 P Kewargan 2 sks.4008 B Indonesia 3 sks MPK. Panas 2 sks TKM4215 Bhn Bakar 21 4 sks TKM4109 Peng Tek Ins 4 sks TKM4110 Mnum+MEH 1 sks TKM4005 Prakt FDM 7 sks TKM4145 P Manufak III+Praktikum 3 sks TKM4111 El Mesin II+tgs 19 3 sks TKM4211 Perl. UBU. Panas & Permukaan+Pra 2 sks TKM4213 G Mekanis 2 sks TKM4217 P Bhn & Pros 2 sks TKM4210 M Penelitian 2 sks TKM4212 TTL 5 sks TKM4216 M.001 Skripsi 6 10 .Teknik + Tugas 3 sks MPK.4009 B Inggris 2 sks TKM. TKM4112 Man Industri 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Pilihan 18 Konsentasi 6 sks UBU.DIAGRAM ALIR MATA KULIAH 4 sks TKM4101 Kalkulus 5 sks TKM4102 Meng.4105 Kimia 20 4 sks TKM4001 Matek I 6 sks TKM4202 Fisika 4 sks TKM4204 ITek Material 3 sks TKM4218 I Komputer+ Prak 4 sks TKM4205 Mek.4002 KKN-P 3 sks. 2 sks TKM4107 19 4 sks TKM4209 Kin & Din 3 sks TKM4206 MKM II 4 sks TKM4004 El Mesin I 4 sks TKM4207 P Manufak II + Praktikum 4 sks TKM4003 Perp.4001-5 Pend Agama 3 sks MPK.

Laboratorium Mesin-Mesin Fluida 7. Laboratorium Fenomena Dasar Mesin 9. Setiap Dosen bisa berada dalam satu kelompok konsentrasi atau lebih. 2. PERATURA JURUSA Kelompok Dosen Kelompok Dosen adalah suatu kelompok terdiri dari para Dosen yang mempunyai minat dan atau spesialisasi sesuai dengan kelompok mata kuliah dan atau konsentrasi yang ada di Jurusan Teknik Mesin. Studio Komputer 2. Laboratorium Proses Produksi II – NC/CNC (Proses Manufaktur II) 5. Kelompok Dosen Jurusan Teknik Mesin didasarkan atas kelompok mata kuliah konsentrasi yang terbagi dalam lima kelompok sebagai berikut: 1.. Studio dan Bengkel Jenis Laboratorium. 4. Laboratorium Teknologi Energi Surya & Energi Alternatif b. 2 (dua) Studio dan 1 (satu) Bengkel. Kelompok Konsentrasi Teknik Konversi Energi. Laboratorium Metrologi Industri 10. 3. yaitu : a.4. sesuai dengan kebutuhan demi menunjang kelancaran pelaksanaan program pendidikan di Jurusan Teknik Mesin. Laboratorium. Laboratorium Metalurgi Fisik (Perlakuan Panas & Permukaan) 3. Bengkel Teknologi Tepat Guna 11 . Bengkel : 1. Kelompok Konsentrasi Teknik Produksi. Kelompok Dosen diketuai oleh seorang Ketua Kelompok yang ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Jurusan. Laboratorium Motor Bakar 6. Laboratorium Mesin Pendingin 8. Kelompok Konsentrasi Teknik Material. Laboratorium. Laboratorium Pengecoran Logam (Proses Manufaktur III) 4. Studio dan Bengkel Jurusan Teknik Mesin mempunyai 10 (sepuluh) Laboratorium. 1. Laboratorium Proses Produksi I (Proses Manufaktur I) 2. Studio. 1. Studio Perancangan & Rekayasa Sistem c. Kelompok Konsentrasi Teknik Konstruksi.

3.3. bidang pendidikan. materi praktikumnya termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. Fungsi utama Studio adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. dapat diprogram apabila mata kuliah yang menjadi prasyarat.2. aturan dan tata tertib selama praktikum.3. Jadual Penyelenggaraan. Pendaftaran Praktikum Pendaftaran praktikum dilakukan dalam dua tahap sebagai berikut: a.3. Tahap kedua merupakan pendaftaran dan penyelesaian kelengkapan administrasi. b. 4. pengerjaan tugas dalam rangka merealisasikan hasil kreatifitas dan inovasi yang berkaitan dengan mata kuliah teknologi tepat guna maupun mata kuliah lainnya. harus diprogram bersamaan dengan mata kuliahnya. Jadual kegiatan dan aturan penggunaan Laboratorium / Studio / Bengkel diatur oleh Kepala Laboratorium / Studio / Bengkel yang bersangkutan dengan persetujuan Ketua Jurusan. bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Fungsi utama Bengkel adalah untuk menunjang dan menampung kegiatan pendidikan yang meliputi.3. praktikum. praktikum pemrograman. 4.4.Fungsi Laboratorium. 12 . Aturan dan Tata Tertip Praktikum Jadual penyelenggaraan. pengerjaan tugas menggambar teknik dan menggambar mesin. 4. Studio dan Bengkel adalah untuk menunjang kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Studio dan Bengkel Fungsi Laboratorium. a. 4. pengerjaan tugas mata kuliah dan skripsi. c. dibuat oleh masing-masing Kepala Laboratorium dengan persetujuan Ketua Jurusan. Fungsi utama Laboratorium adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. 4. Praktikum Persyaratan Praktikum a. tugas mata kuliah dan skripsi maupn kerja sama dalam perancangan dan rekayasa sistem dengan pihak lain.1. Materi Praktikum a. Tahap pertama merupakan pendaftaran bersamaan dengan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS).3. tugas perancangan & rekayasa sistem. b. materi praktikum dalam mata kuliah tersebut harus dijadualkan pada minggu-minggu awal semester yang sedang berjalan. b. bagi mahasiswa maupun dosen. yang dilaksanakan di Laboratorium penyelenggara praktikum setelah jadual praktikum diumumkan. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. telah ditempuh. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. b. serta sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri.

. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Pasal 8. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi yang berada dalam mata kuliahnya maupun jenis dan macam peralatan yang dipraktikkan. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. 4.Satu eksemplar diserahkan kepada Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan. Penyerahan daftar nilai praktikum dilakukan bersamaan penyerahan berkas laporan praktikum. Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . 13 .5. Bagi praktikan yang telah memperoleh nilai angka lulus praktikum.Beban Kegiatan Praktikum a. Bagi praktikan yang gagal dan atau tidak memperoleh nilai angka lulus pratikum. 4.Dua eksemplar diserahkan ke Rekording untuk ditempel / diumumkan dan sebagai arsip di Jurusan.3. dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ). Nilai Hasil Evaluasi Akhir Praktikum a.Satu eksemplar diserahkan ke Rekording sebagai arsip di Jurusan. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. (Sesuai Bab III. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. d. maka yang bersangkutan tidak boleh mengikuti ujian semester mata kuliahnya. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi praktikum yang termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. merupakan nilai akhir yang dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ) dan dikonversikan kedalam nilai huruf. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. c. a.6. Ayat 2. b.3. bilamana akan mengulang mata kuliah yang bersangkutan. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. merupakan salah satu diantara beberapa komponen dari nilai hasil evaluasi akhir mata kuliahnya. Laporan Praktikum Laporan praktikum harus disetujui oleh Asisten dan Dosen Pembimbing praktikum dan diketahui oleh Kepala Laboratoium. . Berkas hasil evaluasi laporan praktikum dari Kepala Laboratorium diserahkan ke Rekording sebanyak satu eksemplar. tidak harus mengulang praktikumnya. dihalaman 6). .Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium.

1. b.2. Teknik Konstruksi.4. semua mata kuliah wajib dan pilihan lainnya diusahakan untuk diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur. 4.8. 5. maka Jurusan dapat menunjuk beberapa Asisten untuk membantu pembimbingan tugas. 4.3. Kuliah Kerja yata – Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik terdiri dari keempat Konsentrasi yang ada yaitu. 4. b. Teknik Konversi Energi dan Teknik Material.5.5. Tugas Mata Kuliah Dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar. Asisten / Dosen Pembimbing Praktikum Pengangkatan Asisten/ Dosen Pembimbing Praktikum dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. Mahasiswa diwajibkan mengambil bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik sesuai dengan konsentrasi yang diprogram. Penunjukan Asisten dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.4.2. 4. Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan di perusahaan. 14 . Kesetaraan porsi beban mata kuliah tugas per kelasnya sebanyak ± 10 orang mahasiswa dan proses pengevaluasiannya secara mandiri seperti mata kuliah terkait.1.3. 4.5. Apabila suatu mata kuliah diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur . segala sesuatunya diatur oleh Dosen pengasuh mata kuliah yang bersangkutan. Pengalaman kerja.4. Prasyarat dan Lama Kuliah Kerja Nyata-Praktik 4. Demi kelancaran penyelesaian tugas mata kuliah. Materi Tugas Mata Kuliah a. Ruang Lingkup Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. 4. mata kuliah tugas tersebut harus diasuh oleh seorang Dosen atau lebih sesuai dengan porsi beban dari mata kuliah tugas.4. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. Tugas mata kuliah yang sks-nya berdiri sendiri.3. selain mata kuliah tugas yang mempunyai sks berdiri sendiri. proyek atau instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.3.7. Teknik Produksi.5.. Diagram Alir Praktikum tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.4. Diagram Alir Tugas Mata Kuliah tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.

4.5.5. 4. Kegiatan yang dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata-Praktik.8. 4. Ketua Kelompok Dosen.5. 4. Nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik merupakan hasil gabungan dari nilai Pembimbing di perusahaan. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah salah satu jenis karya ilmiah. Pembimbing Kuliah Kerja Nyata-Praktik Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan selama melaksanakan Kuliah Kerja NyataPraktik.7. Penentuan nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilakukan oleh Dosen Pembimbing dari Jurusan yang dinyatakan dalam surat puas. Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas. b. 15 .6. Diagram Alir Kuliah Kerja Nyata-Praktik tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. sehingga formatnya harus sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. harus sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram mahasiswa.00. Dosen Pembimbing dan Dosen Penasehat Akademik. Telah menyelesaikan paling sedikit 104 sks dengan IPK ≥ 2.5. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Ketua Jurusan.a. Sanksi Sanksi bagi mahasiswa yang melanggar peraturan Kuliah Kerja Nyata-Praktik akan ditetapkan oleh Dekan berdasarkan keputusan hasil musyawarah antara Ketua Jurusan. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Dosen Pembimbing Jurusan. Kerja praktik dilaksanakan dalam waktu satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik.4. c.5. Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 4.5. b. c. Laporan dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebanyak satu eksemplar (yang asli) beserta hasil evaluasinya. diserahkan kepada Rekording Jurusan selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja NyataPraktik selesai dilaksanakan. Prosedur Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. b. dan seorang Dosen Pembimbing yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. mahasiswa yang bersangkutan harus mencari obyek tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. seorang mahasiswa akan dibimbing oleh seorang atau beberapa orang pembimbing dari perusahaan.5.

4. 4. Moderator seminar adalah Dosen Pembimbing dan hasil evaluasi seminar dari Dosen Pengamat merupakan salah satu persyaratan bagi penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi. diajukan kepada Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan. 4. Proposal skripsi yang telah dibuat dan disetujui oleh Dosen Pembimbing. maka Dosen Pengamat tersebut diharapkan dapat terus mengikuti-nya.1. Proposal skripsi diseminarkan untuk dievaluasi oleh paling sedikit dua Dosen Pengamat yang ditunjuk oleh Pimpinan Jurusan atas usulan Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan dan diikuti oleh mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. Seminar hasil skripsi diselenggarakan untuk dapat diikuti oleh semua Dosen dan mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. Memprogram skripsi dalam KRS setelah persyaratannya terpenuhi dan memperoleh blanko permohonan skripsi.6. Telah menempuh paling sedikit satu mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih dengan nilai ≥ C. Penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi oleh Dosen Pembimbing setelah proposal skripsi dievaluasi dalam seminar proposal. d. Mengajukan judul skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen dengan pokok bahasan sesuai konsentrasi yang dipilih dan untuk memperoleh pesetujuannya pada blanko permohonan skripsi. Telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata-Praktik b. c. 16 .00. Seminar Hasil Skripsi a. e.6.4. Selanjutnya bila sudah pada saat-nya seminar hasil skripsi maupun ujian skripsi dilaksanakan.6. Mendapatkan persetujuan dari Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi dan selanjutnya membuat proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing. 4.Telah menyelesaikan skripsinya dan mendaftarkan diri di Rekording Jurusan.2. Konsultasi dengan Pimpinan (Sekretaris) Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi. Persyaratan pemakalah seminar hasil skripsi adalah sebagai berikut : . Telah menyelesaikan paling sedikit 126 sks dengan IPK ≥ 2. c. b. Prosedur Pengambilan Skripsi a.6.Telah mempunyai Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi . c. Proposal Skripsi a. b. b.3.6. Skripsi Persyaratan Pengambilan Skripsi a. 4.

Telah memperbanyak makalah seminar skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing dengan jumlah eksemplar sesuai kebutuhan. Telah menyerahkan naskah lengkap skripsi beserta nilainya dari Dosen Pembimbing ke Rekording Jurusan sebanyak lima eksemplar termasuk yang asli. jumlah sks dengan nilai D dan atau D+ tidak melebihi 10 % dari jumlah sks yang telah ditempuh. Nilai hasil ujian skripsi yang dipergunakan adalah nilai angka (0 – 100) dan dinyatakan lulus ujian skripsi apabila nilai rata-rata dari semua penguji skripsi dan penguji komprehensip nilainya >55. Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin diatas dan Pasal 27 Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.4. Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.5. Persyaratan Ujian Skripsi a. 2 (dua) orang sebagai penguji materi skripsi. . Majelis Penguji Majelis Penguji terdiri dari. 4. Telah memenuhi persyaratan jumlah kehadiran paling sedikit 15 kali mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan.5. Penentuan hasil akhir ujian skripsi dilakukan dalam Sidang Majelis Penguji. 4. & 4.6.6. 17 . Ujian skripsi dapat dilaksanakan bilamana diikuti paling sedikit tiga orang pengikut ujian calon sarjana.b. Penilaian seminar hasil skripsi meliputi : penyajian.6. Selanjutnya keempat atau kelima orang anggota penguji tersebut tugasnya terdiri dari. b. seorang Ketua Majelis merangkap sebagai anggota penguji. c.6.6.6.6. Telah menyelesaikan paling sedikit 138 sks ( tidak termasuk bobot sks skripsi ) dengan IPK ≥ 2.8. Penentuan nilai akhir ujian skripsi dan yudisium dilakukan oleh Jurusan berdasarkan Peraturan yang tercantum pada Bab VI. Evaluasi Ujian Skripsi Evaluasi hasil ujian skripsi berdasarkan penilaian dari ketiga penguji. b. Materi makalah seminar hasil skripsi berorientasi pada materi skripsi.6.7.9. seorang Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota penguji. dengan bukti tertera pada blanko seminar skripsi.6. Pasal 27. Materi dan Pelaksanaan Ujian Skripsi a. pemecahan masalah dan penampilan. Ujian skripsi dilaksanakan di Jurusan Teknik Mesin oleh Majelis Penguji sesuai dengan Butir 4.a. - 4. seorang sebagai penguji materi komprehensip yang terkait dengan materi skripsi dan seorang atau dua orang Pembimbing merangkap sebagai penguji saksi. c. b. 4.00. tidak ada nilai E. seorang anggota penguji dan seorang atau dua orang Pembimbing. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Diagram Tahapan Ujian Skripsi tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. Materi ujian skripsi terdiri dari materi skripsi itu sendiri dan tinjauan secara komprehensip dari materi mata kuliah kompetensi utama dan pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi. dan semua mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih nilai minimumnya C dengan Indek Prestasi Komulatip Konsentrasi ≥ 2.6.

sejauh tidak bertentangan dengan surat keputusan ini. dalam kurikulum yang baru diakui menjadi 3 SKS. b) Bahasa Inggris. PERATURA PERALIHA Umum Pasal 1 1) Sehubungan dengan adanya mahasiswa lama sebelum angkatan 2007/2008 yang pernah mengikuti Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2003/2004 – 2006/2007 Jurusan Teknik Mesin beserta Peraturan Peralihannya. Pasal 3 Mata Kuliah Yang Mengalami Penggabungan Matakuliah kurikulum baru yang merupakan gabungan dari dua matakuliah kurikulum lama akan dinilai sesuai dengan nilai mata kuliah yang didapatkan tertinggi Pasal 4 Peraturan peralihan ini diberlakukan untuk mahasiswa sebelum angkatan 2007/2008. Pasal 5 Hal-hal khusus yang diakibatkan oleh berlakunya surat keputusan ini dan ketentuan-ketentuan lain yang belum tercantum akan ditentukan kemudian. adalah sebagai berikut : a) Pendidikan Agama. maka perlu dibuat peraturan peralihan baru bagi mahasiswa angkatan tersebut. Pasal 2 Mata Kuliah Yang Mengalami Penambahan SKS 1) Mata kuliah yang berdasarkan kurikulum sebelumnya dengan bobot 2 SKS . Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Pendidikan agama (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Pendidikan Agama dengan bobot 3 sks. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris dengan bobot 3 sks. sehubungan dengan diberlakukannya Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2007/2008 – 2010/2011 Jurusan Teknik Mesin.5. 18 .

Misteri Tritunggal Yang Maha Esa. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam Kode Mata Kuliah : MPK. 1982.Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) ---------1. Sifat dan kekuasaan Allah SWT.MAWI. 19 . Mata Kuliah : Pendidikan Agama Katolik Kode Mata Kuliah : MPK.4001 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan untuk pengkajian alam. Sidi. Rasul dan Syariah Islam. Pokok Bahasan : Alam kehidupan dan isinya. “Membina Jemaat Beriman”. Islam untuk disiplin ilmu. Alkitab.4002 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami konsep beriman dalam Gereja. amal shaleh dan Islam dalam disiplin ilmu. 4th VIII). SILABUS MATA KULIAH ---------.6. Ibadah. Aqidah dan Syariah”. (Spektrum No. Harus. Khalik Rasul. Mahmud. 1978. Kepustakaan : Nasution. “Islam. “Islam Ditinjau dari Berbagai Segi dan Aspeknya”. Islam dan ilmu pengetahuan. Gereja sebagai sakramen keselamatan.. “Meningkatkan Partisipasi dalam Hidup Kebudayaan. Pokok Bahasan : Paham menggereja dan beriman dalam Gereja. Jakarta: UI Press. “Pokok-Pokok Ajaran Islam”. -.Sy. Sidang MAWI. Dokpen. Kitab Suci. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi agar dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat sebagai ungkapan imannya. Jakarta: Dokpen. Kemasyarakatan dan Kenegaraan”. Kepustakaan : Hardowiryono. Sylatut. MAWI. Jakarta. R. Islam dan kehidupan masyarakat. Gazalba. “Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”.

Dosa dan akibat. 1979. Pokok Bahasan : Pengertian tentang agama. Harun. Kepustakaan : Lembaga Alkitab Indonesia. Dasar-dasar Kepemimpinan Hindu. “Iman Kristen”. Hadiwiyono. Rencana keselamatan dan penggenapannya dalam Yesus Kristus. Kepustakaan : Dekker. Iman dan pengabdian. “Pokok-pokok Agama Hindu”. “Alkitab”. Gede dan W. Peranan Roh Kudus. Pranata sosial. Jakarta: BPK. keimanan dan kebaktian kepada Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan YME. Iman dan ilmu pengetahuan. : Pendidikan Agama Hindu Kode Mata Kuliah : MPK. “Iman Kristen dan Ilmu Pengetahuan”. mempertebal keyakinan. Ruang lingkup Agama Hindu.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Mata Kuliah Mata Kuliah -. Sularso. “Rig Weda dan Sama Weda”. 1982. 20 . Sumbu ajaran Agama Hindu. Seni Budaya Hindu. Pudja. Nawa Darsana. Dasar-dasar agama Kristen. -.-.4004 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati keagamaan yang mantap. Sopater. : Pendidikan Agama Kristen Kode Mata Kuliah : MPK.4003 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan tentang latar belakang konsep dan prinsip Agama Kristen. Sadia. Pokok Bahasan : Sejarah Agama Hindu. Jakarta: Departemen Agama RI. Nyoman dan I Ktut Sudiri P. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Buddha Kode Mata Kuliah : MPK.

Mata Kuliah : Bahasa Indonesia Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas : : : : : : MPK. Bodhisatwa. The British Council. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. RELC (SEAMEO). Kebaktian dan Upacara. Buddha. Pokok Bahasan : Hakekat Tuhan YME. 21 . “Citra Agama Buddha dalam Falsafah Pancasila”. “Sanghyang Kamahayanikan”. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. 2. translation. “Dharmapada”. Riley. Concept in use.4009 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar bisa memahami buku ajar dalam bidang keteknikan secara efisien dalam bahasa inggris. Konsepsi kerukunan hidup umat beragama. Oka. Hukum Kasunyatan. “Reading and Thinking in English”. 1982.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati serta mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa. AAUCS. Kepustakaan : Diputhera. Pamela. Meditasi. Sadparamita. 1980. exploring function. discourse in action. Kepustakaan : “English for Specific Purposes Mainline Course”. discovering discourse. Oxford University Press. Dharma dan kebaikan untuk mempertebal iman (soddha) dan menjaga kelangsungan hidup agama.4008 3 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 3. Mata Kuliah : Bahasa Inggris Kode Mata Kuliah : MPK. “Academic Orientation Course”. Pokok Bahasan : Efficient reading. Paritha.

Fungsi dengan beberapa variabel . Fungsi dan grafik . Malang. Pengetahuan membuat gambar teknik yang meliputi..Inc. Baesoeni. Inc. New York. 1988. huruf dan angka yang dipergunakan. Kreyszig.. ML. Menggambar Teknik (2 Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM. Diferensial Parsial. "Matematika II".4. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". Diferensial Total dan aplikasinya . 1991. macam-macam garis. Canada. 1986. Malang. Erwin.4101 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. UI Press.. 1966. kuadran (ruang 5. Deret McLaurin. Jakarta. Erlangga. Turunan Fungsi (Diferensial) . Kopma Unibraw. 1991. "Advanced Engineering Mathema-tics". Moekidam. edisi 4. Hasyim. Nilai Ekstrim dan Nilai Stasioner fungsi dan aplikasinya . Deret Taylor. Moekidam. Jakarta. mengganbar mesin dan trampil dalam menggambar teknik dan menggambar mesin. Integral Fungsi dan Teknik-teknik Integrasi serta aplikasinya dalam engineering. Integral Rangkap (Rangkap dua dan tiga) dan aplikasinya . Yoewono. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 22 . Kopma Unibraw. Purcell. "Mathematical Methods in the Physical Sciences".. Persamaan Luasan derajad dua .. John Willey & Sons. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kalkulus Kode Mata Kuliah : TKM.J. Limit Fungsi . 1986. "Matematika I". Yoewono. Boas. Deret Tak Hingga. alat-alat gambar. E. Pengetahuan sistem proyeksi. 6th ed. John Willey & Sons.4102 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip menggambar teknik.. "Kalkulus".

International Edition. Sugiarto. Proyeksi elementer dari garis. Matematika Teknik I Kode Mata Kuliah : TKM. Matriks lanjut : Invers Matriks. pertembusan. Teorema Descartes. Determinan dan Sistem Persamaan Linier . “Mechanical Drawing – CAD Comunication”. “Ilmu Bangunan Pesawat Jilid II – Alat-Alat Bagian Pesawat”. Teori Persamaan. “Principles of Engineering Graphics”. Gambar asembling. Teori tentang toleransi linier. Jakarta: Penerbit H. Aljabar Vektor . “Ilmu Ukur Melukis”. “Menggambar Mesin-Menurut Standard ISO”. teori proyeksi. New York: Mc. Development (kupasan). Proyeksi sejajar dan tidak sejajar. roda gigi. Kalkulus Diferensial Vektor . International Editions. Pemberian ukuran gambar. bidang. Jakarta: Pradnya Paramita.Graw-Hill. Bidang bantu (auxiliary view plan). Eliminasi Gauss. 1992. 1987. Eigen value dan eigen vector. potongan. 1952. prinsip-prinsip analisis vektor dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalan-persoalan dalam teknik mesin. proyeksi aksonometri (isometri. Eliminasi Gauss-Jordan.4001 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyrat : TKM. kupasan dan gambar proyeksi Amerika dan Eropa. Teori Bilangan dan bilangan kompleks. Intersection (pertembusan). 1952. Stam. Pemberian tugas menggambar teknik yang meliputi proyeksi aksonometri. Pengetahuan membaca gambar. Jakarta: Penerbit Buku H. toleransi geometri.4101 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip aljabar. Abbott. 6. proyeksi tegak lurus dan miring. Prosedur menggambar dan penyederhanaan untuk macam-macam ulir. All. Konfigurasi permukaan dalam gambar kerja. serta hubungan ketiga-tiganya. toleransi sudut dan toleransi geometri serta gambar susunan. Stam. Abbas. Et.Kepustakaan : penempatan obyek). Lambri. Pemberian tugas menggambar mesin yang meliputi ukuran gambar. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 23 . toleransi sudut. 1986. Pengetahuan potongan. Giesecke at. pegas. London: Glasgow. Fungsi Vektor . French. All. Blackie and Sons. toleransi linier. proyeksi pandangan jamak (Amerika dan Eropa). pembagian sintetis : Aljabar matriks . New York: Maxwell Macmillan. benda. dimetri dan trimetri). bantalan. Kalkulus Integral Vektor . 1990. “Practical Geometri and Engineering Graphics”.

Estimasi Parameter. Optik dan Listrik. gerak harmonik.. 1985.. teorema 24 . Miller. Malang. kaitannya dengan statika struktur maupun penyelesaian problema dalam bidang teknik mesin. Prinsip dasar statika. Box. Moekidam. Canada. Persamaan Bernoulli .. New Delhi.. 1991. Erwin.Kepustakaan : Pengantar Tensor.. Erlangga.J. "Advanced Engineering Mathematics". Moekidam. Kreyszig. E. Gelombang. "Probability and Statistics for Engineers". Jakarta. New York. ML.. edisi 4. John Willey & Sons. "Probability and Statistics for Engineers and Scientists". McMillan Publishing Co. Malang. RE. gaya-gaya dan momen sebarang. Persamaan Linier Orde n. Fisika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 7. Purcell. 1991. 1966. Persamaan Linier Orde 1. Panas dan perambatan panas. Yoewono.Inc. Irwin & Freud. Persamaan diferensial Biasa (PD Biasa) Orde 1 Derajad 1. Statistik Deskriptif: Pengorganisasian data.. meliputi : PD yang diselesaikan dengan variable separable. Transformasi Laplace.4202 6 sks W Tidak Ada Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang fisika dasar yang mendasari teknik mesin yang berkaitan dengan hukum alam. momentum. Kopma Unibraw. Analisis analitis/matematis gaya dan momen statis. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Prentice Hall of India.. Distribusi variabel random. "Matematika II".. PD Eksak dan Faktor Integrasi.Meyer.. JE. Penyelesaian PD dengan Transformasi Laplace. Sistem satuan. & Raymond H. Statika dan kinematika. John Willey & Sons. perhitungan nilai tengah dan variabilitas data Teori Probabilitas. John Willey & Sons. Persamaan Cauchy/Euler dan Legendre. Persamaan Diferensial Simultan. Boas. 3rd ed. 1986. Walpole. 1985. "Statistic for Experiments". Inc. Memberikan pengetahuan dan pemahaman Agar mahasiswa dapat menjelaskan dan menganalisis keseimbangan gayagaya dalam beberapa konstruksi statika tertentu berdasarkan hukum keseimbangan statika. New York.. "Matematika I". GEP. Inc. New York. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". Dinamika. Kopma Unibraw. Yoewono. 1978. Persamaan Homogen.. 1988. 6th ed.

“Material of Engineering”. “Mekanika Teknik” Statika. Carl A. Kesadahan dan penanganannya. diagram bidang lintang (SFD). Pengertian tentang Net Hydrogen. Timoshenko.Kepustakaan : Varignon. and Young. Keyser. cremona. gaya normal. perpindahan/pergeseran joint. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan.G. Keyser. Prentice-Hall. penggantian batang. Agregat. FW. terlarut dan tak terlarut. Kimia Kode Mata Kuliah : TKM. Mekanisme proses pembakaran. Sifat bahan bakar cair dan gas. “Material of Engineering”. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. Pengertian tentang Net Hydrogen. “Engineering Mechanics”. J. volume. Pencemaran air. S. D. Meriam L. Analisis Orsat. MW. PH. Mac Englewood-Cliffs.L. Frame sederhana. potongan. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. PH. teori diagram benda bebas (FBD). Momen inersia profile. Sumber air untuk industri serta penanganannya. gaya-gaya sejajar dan momen lentur. gaya-gaya dan momen sebarang. Agregat. Analisis Orsat. Sistem tumpuan sederhana. momen lentur. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. Mac Englewood-Cliffs.H. New York: John Willey and Sons. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Jakarta: Penerbit Erlangga. Kesadahan dan penanganannya. metode keseimbangan joint. Keasaman. 1956. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. zat-zat padat. New York: Mc. 1956. Mekanisme proses pembakaran. gaya-gaya dan momen lentur. “University Phiysics (Mechanics. zatzat padat. Zemansky. Sumber air untuk industri serta penanganannya. Sears. Kraice. massa. Carl A. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 25 . 8. Prentice-Hall. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Sifat bahan bakar cair dan gas. diagram garis pengaruh.Graw-Hill Book Co. Analisis grafis/grafostatika dari gaya dan momen. Heat and Sound)”. Mulia. Tony. Pencemaran air. Keasaman.4105 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dasar-dasar pengetahuan kimia yang berhubungan dengan bidang teknik mesin. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. terlarut dan tak terlarut. Analisis gaya dan momen dengan prinsip kerja semu. momen inersia luasan.

Struktur dan kristal logam. Sheppard T. Kingery. H. Powell. Avner. Pembentukan logam. “Metalurgi Fisik Modern”. keramik: Berbagai macam penerapan dari material teknik pada permesinan. HT. Djaprie. logam non ferrous. Teori tentang cara-cara pengujian material teknik. 4204 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui jenis dan sifat serta penggunaan material teknik.”. ”Introduction to Ceramic”Series on Science and Technology of Materials. Lewis Waren. Vleck. Keyser. “Teori Pengujian Bahan”. “Introduction to Physical Metallurgy”. Recovery dan recrystallization. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. New York: John Willey & Sons. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : K. Mekanisme penguapan logam. Sifat-sifat umum material teknik. J. New York: John Willey & Sons. “Engineering Physical Metallurgy”. Ch. Dislokasi dan cacat atomik logam. C. Angus. (Laboratorium Pengujian Material). Griswold. Bardji HP. Henct. Laktin. New York: Mc. “The Physical Metallurgy of Steel”. New York: Mc. baja dan paduannya.9. “Cast Iron (Physical and Engineering Properties”. Leslie. material non logam. Sriati. Van. Klasifikasi material teknik. paduan non ferrous. Berbagai macam material teknik yaitu: logam ferrous. Sriati. plastik karet. logam berat. khususnya yang berkaitan dengan teknik mesin. 1954. Presipitasi larutan padat. Ilmu dan Teknik Material Kode Mata Kuliah : TKM. “Industrial Stochiometry”. refractory. Lewis H.Graw-Hill. Djaprie. logam ringan. W. Arthur. Y. “Materials Data Books”. Glasses and Composites”. William C. Sidney H. “Teknologi Pengolahan Bahan”.(Diktat kuliah). “Fuels Combustiron and Furnaces”. 1954. 26 . Logam – logam tuang. “Water Conditioning for Industry”. Radas. Deformasi plastis kristal logam.Graw-Hill. Sugiarto. “Ultra Structure Processing of Ceramics. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam. gelas/kaca. Nuklisi dan pertumbuhan butir. dan dapat mengetahui pengaruh temperatur. Pengujian destruktif dan non destruktif serta evaluasi perubahan karakteristik logam. L. besi tuang dan paduannya.

Surdia. aliran fluida compressible. bilangan-bilangan tanpa dimensi. head losses mayor dan minor. Analisis differensial pada aliran fluida: persamaan kontinuitas. gaya hidrostatis pada bidang yang terendam. Hukum-hukum dasar pada sistem (konservasi massa. hukum Termodinamika I dan II). persamaan-persamaan dasar dalam bentuk integral untuk volume atur. Mc. perambatan gelombang suara. Fluida statis: persamaan dasar fluida statis. Alan T. persamaan dari hukum-hukum dasar pada volume atur. dimensi dan satuan. hukum Newton II. hubungan hukum Termodinamika I dengan persamaan Bernoulli. aliran pada penampang konstan tanpa gesekan dengan perpindahan panas (rayleigh line). Tata. viskositas. medan kecepatan dan tegangan.. John Willey & Sons.4205 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori-teori Mekanika Fluida sehingga mampu menerapkannya dibidang rekayasa. Donald. 1994. “Fundamentals of Fluid Mechanics” AddisonWesley Publishing Company. variasi tekanan dalam fluida statis. tekanan stagnasi. aliran adiabatik pada penampang konstan dengan gesekan (fanno line). similaritas. gaya lift dan drag. Verhoeven. Fox. aliran dalam pipa tunggal dan bercabang. persamaan-persamaan dasar. hubungan turunan sistem dengan formulasi volume atur. normal shock. difuser. Analisis dimensional dan similaritas: teori Buckingham Pi. “Introduction to Fluid Mechanics” 4th Edition. diskripsi dan klasifikasi aliran fluida. Aliran fluida incomprecible inviscid: persamaan Euler. buoyancy dan stabilitas. Pendahuluan: definisi. metode analisis fluida. aliran dalam pipa dan saluran meliputi. 10. Philip M. sifat-sifat stagnasi isentropis lokal. Mata Kuliah : Mekanika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. 1985. fluida dalam rigid-body motion. Aliran eksternal fluida incompressible viscous: boundary layer. Konsep dasar: fluida sebagai kontinum. “Fundamental of Physical Metallurgy”. Gross Richard J. distribusi tegangan geser. persamaan momentum. John D. prinsip momentum angular. profil kecepatan turbulent. persamaan Bernoulli. Robet W. Aliran internal fluida incompressible viscous: aliran laminer fully developed. tekanan dinamik. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 27 . Inc. tekanan statik. efek perubahan penampang terhadap sifat-sifat fluida: nozzle. Gerhart. “Pengetahuan Bahan Teknik”.

“Fluid Dynamics”.New York: Mc.GrawHill. 4104 4 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada 28 .Kogakusha Ltd. 2nd Edition. Deret Fourier . Inc. ML.A.: Canada.F. New York: Mc.1969.. 6th Edition.Graw-Hill Book Company. Persamaan Diferensial Bessel dan Persamaan Diferensial Legendre . Murray R. 1985. W. 1983. Kreyzig.Graw-Hill. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. 4103 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Brighton. C.1988. Schaum’s Outline Series. Streeter. “Fluid Mechanics”. Ray. Mata Kuliah : Matematika Teknik II Kode Mata Kuliah : TKM. Boas. 11. Brighton. 1966. “Advance Engineering Mathematics”. Inc.L. “Mathematical Methods in the Physical Sciences”. 5th ed Singapore: Mc.Hughes.M. Wylie. New York: Mc. “Advanced Engineering Mathematics”. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. “Fluid Mechanics”. 1986. Fungsi Gamma dan Beta . New York: John Willey and Sons.V. Termodinamika Kode Mata Kuilah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 12. J.Graw-Hill Book Co. Wylie. “Advance Mathematics for Engineers and Scientists”. F. Louis C. Benyamin. Persamaan Diferensial Parsial dan Penyelesaian Masalah Nilai Batas. Spiegel. Barret. Penyelesaian Persamaan Diferensial dengan deret tak hingga. New York: Mc. White.Graw-Hill Book Co. John Willey and Sons. 1967. Erwin.

balance energi. sistem refrigerasi absorpsi. 2nd Edition. New York: John Willey & Sons. identifikasi irreversibility. Wood. Mc. siklus dengan regenerative. Siklus-siklus motor bakar: siklus Otto. Bernard D. gas Van Der Walls dan Battic Bridgemen. 1982. Mc. pompa kalor. Mc. analisis energi dalam siklus. proses isentropik.Graw-Hill Kogakusha 2nd. Inc. Inc. siklus Duel. Siklus-siklus refrigerasi dan pompa kalor: siklus kompresi uap. Moran. Third Edition. analisis volume atur kondisi steady. sistem satuan. evaluasi sifat-sifat termodinamika dengan model gas ideal meliputi panas jenis. siklus. Michael A. “Fundamentals of Engineering Thermodynamics”. Boks. 4 th Edition. Michael J. Energi dan Hukum ke I Termodinamika: energi sistem. exergy balance pada sistem tertutup dan pada volume atur. Konsep-konsep dan definisi-definisi dalam Termodinamika: konsep dasar.Graw-Hill. “Applications of Thermodynamics”. 1994. 1980. sifat-sifat termodinamika. dan proses politropik. transfer energi dengan perpindahan panas dan kerja. generalized compressibility chart. “Thermodynamics. Hukum ke II Termodinamika: pernyataan dan kegunaan Hukum ke II Termodinamika. Inc. pengukuran tekanan. 2nd Edition. Pengenalan analisis exergy (availability): definisi exergy. Addison-Wesley Publishing Company. reheat dan intercooling. 2nd Edition. 1977. tingkat keadaan. Graw-Hill. 29 . balance entropi pada sistem dan terbuka. Siklus-siklus Turbin Gas: siklus Brayton. Analisis energi pada volume atur: balance massa. Hardjono Djojodihardjo. Reynold William C: Perkins Henry C.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar Termodinamika serta mampu menerapkannya dalam permasalahan Termodinamika Teknik dan mampu menerapkannya dalam analisis Konversi Energi. pengertian sistem. energi dalam enthalpi. siklus Diesel. Sushkov. “Engineering Thermodynamics”. Howard N. proses. Siklus-siklus tenaga uap: siklus Rankine. Holman. “Thermodynamics”. Cengel. Yunus A. “Termodinamika Teknik”. Hukum ke Nol Termodinamika dan pengukuran temperatur. teori gas ideal. Evaluasi sifat-sifat termodinamika: hubungan p-v-T. siklus dengan reheat dan regenerative. 2000. An Engineering Approach. “Technical Thermodynamics”. Publisher Moscow. Shapiro.. sistem refrigerasi gas. siklus Carnot. balance energi pada sistem tertutup. Psikrometrik. Penggunaan entropi: definisi perubahan entropi.

Analisis tegangan akibat torsi. diagram momen lentur. Delhi-6. diagram. “Strength of Materials”. plastis. pada poros. S. batang dan kerangka. Analisis tegangan dua dimensi secara analitis dan grafis. modulus elastisitas. “Strength of Materials”.4002 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Vazirani. Schaum’s Outline Series.P.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai macam beban dan tegangan akibat pembebanan pada sistem/konstruksi dan dapat menganalisis tegangan yang terjadi pada sistem benda kaku statis tertentu dan tak tentu. pada tabung dinding tipis. Analisis pada sistem statis tak tentu. and Young. Popov.13. Jakarta: Erlangga. V. sudut puntir poros. Nai Sarakk. pembentukan. kerja / ijin. diagram bidang momen puntir. tegangan akibat puntir. sambungan keling. Khana Publisher 2-B Nath Market. tarik. Timoshenko. D. rakitan.. pengecoran. diagram gaya normal. Deformasi elastis. “Analysis of Structure”. puntiran pada penampang berdinding tipis dan penampang bentuk profil. tegangan biaksial. tegangan utama. Mata Kuliah : Tujuan : 30 .N. dan dapat lebih memahami 14. sambungan las). tegangan akibat puntiran dan lenturan. gaya normal. Sistem dengan beban puntir. tegangan dalam (bejana tekan dinding tipis. Konsep dasar tentang tegangan. 1986. modulus bulk. Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. tekan geser. diagram gaya lintang. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Kekuatan Material I Kode Mata Kuilah : TKM.4106 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses dan mengenal teknologi produksi dalam bidang. “Mechanic of Materials”. macam sendi. 1976. momen lentur. Analisis pada sistem batang statis tertentu. pada profil. tegangan lentur. modulus geser. tegangan geser murni. angka Poisson. E. Volume I: New York.H. termal. gaya lintang. pengelasan dan pemesinan. pada pegas hilik.

Apll. Foreign Languages Publishing House Mascow. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. freis. Winston A.Graw-Hill. Tebal geram menurut teori merchant. ekstrusi. Djaprie. New York: American Society of Metal. 1985. Pengecoran meliputi proses pembuatan baja dan besi tuang. Mc. Gaya pemotongan teoritis. Krar. Proses pemotongan. gerinda dan lain-lain. Vol. Amand. 18 no. penarikan. Boothroyd. mesin-mesin pelapis logam dan menggunakan peralatan kerja bangku. “Teknologi Mekanik”. Sriati. Mesin Perkakas. Edisi 7. metalurgi dalam pemotongan logam. Lee. Erlangga Jakarta. Tata. 1991. Sriati. Tata. Mekanisme mesin bubut. Elemen pemotongan pahat potong. Oswald. Gaya pemotongan dalam proses milling. B.Graw-Hill Publishing Company LTD. Mc. Proses pembentukan logam pada proses panas dan proses dingin yang meliputi. and Merchant. Erlangga Jakarta. Jakarta. 31 . E. Pradnya Paramita. mekanik. Temperatur pada daerah deformasi primer. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Praktikum menggunakan mesin-mesin potong logam seperti.W. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. Model-model mekanika pemotongan logam. bubut. Mekanisme mesin milling. Pembentukan geram. Jilid II. Betzalel. Mekanisme mesin skrap. Menggunakan mesin-mesin penyambung logam. “Teknik Pengelasan Logam”. Modern Machining. Surdia. Gesekan dalam pemotongan logam. Proses pemesinan yang meliputi proses. mesin ketam dan serut. Pradnya Paramita. 1990. Mech. mesin bubut. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. Oswald. 4.Graw-Hill.S. Klasifikasi mesin perkakas. Jakarta. Proses pengelasan yang meliputi. Model merchant. bor. Panas yang timbul dalam proses pemotongan.N. teori Lee & Shaffer. 1951. dan mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Krar. mesin gerinda dan lain sebagainya. pengerolan.Pokok Bahasan : Kepustakaan : proses dan ada ketrampilan dalam menjalankan mesin-mesin manufaktur. M. “Metal Forming: Processes and Analysis”.F. Jilid I. Earn.H. Kovan. and Shfeer. V. Energi potong spesifik. J. Avitzur. “Teknik Pengecoran Logam”. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. Sistem pemotongan miring. Geoffrey. pengelasan listrik dan pengelasan gas. mesin milling. “Technology of Machine Tools”. Djaprie. Surdia. J. Plowing force and sizeeffect. mesin gurdi. Mc. skrap. “Machine Tool Operations”.W. Knight. 1941. tempa. “Fundamentals of Process Engineering”. “Surface Treatment of Metal”. New Delhi. “Teknologi Mekanik”.E. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. 1989. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. Tata. Marchel Dekker I.C.

Penyajian data. Pengantar statistik. Teori tekuk pada kolom. 4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menganalisis perubahan bentuk elastis dalam sistem batang dan sistem konstruksi benda kaku berdasarkan hukum-hukum statika. “Analisis Regresi”. GEP. 1985. Malang: Kopma Unibraw. Konsep dasar tes hipotesa. “Statistic for Experiments”. Hifni. metode superposisi. “Analisis Varian dan Penerapannya”. Bhattacharya. metode superposisi. Analisis regresi. Bandung ITB. Taufiq Rochim. rumus-rumus Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 16. 1997. Phillip F. 1977. 15. metode persamaan tiga momen. New York: John Willey and Sons. 4206 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM.Oswald. “Statistical Concepts and Methods”. 1978. metode integrasi. New York: John Willey and Sons. Box. Mekanika Kekuatan Material II Kode Mata Kuilah : TKM. metode energi. Perbandingan dua perlakuan/lebih. Design experiment dan analisis varian. Mata Kuliah : Statistik Teknik Kode Mata Kuliah : TKM. Variabel random dan distribusi probabilitas. kolom dengan beban eksentris. “Metode Statistika”. Munoz Jairo. Distribusi normal dan sampel random. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Hifni. dan mahasiswa juga mampu menganalisis suatu sistem/konstruksi mesin ditinjau dari kekuatan materialnya yang menerima tegangan multiaksial statik dan dinamik. 1991. 1991. Sistem batang statis tak tentu.4107 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengembangan IPTEK dan industri. kolom dengan beban sentris. Malang: Kopma Unibraw. metode energi. 1991. “Manufacturing Processes and System”. Sistem batang statis tertentu dengan defleksi elastis. metode luas bidang momen. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 32 . metode Euler. Malang: Kopma Unibraw. Hifni.

Nai Sarakk. Teori kegagalan pada pembebanan multi aksial statik. “Engineering Consideration of Stress Strain and Strength”. Timoshenko. Analysis Prediction & Prevention. “Failure of Materials in Mechanical Design”. V. “Theory of Elasticity”.Kepustakaan : empiris. Budymas Richard G.H. beban impact. tegangan kontak. Pemrograman. Tipe-tipe sistem NC. Timoshenko. Volume I: New York. D. dinding tebal dan sambungan bejana bertekanan. Manufaktur NC-CNC. “Analysis of Structure”. serta dapat menjalankan / menggunakan mesin NC/CNC.N. Popov.P. New York: John Willey & Sons.Graw-Hill. “Strength of Materials”. New York: Mc. Manuscript. E. Timoshenko. Mesin 17. and Young. “Advanced Strength of Material”. S. Mahasiswa juga dapat memahami konsep perancangan dengan bantuan komputer dan dapat membuat penerapan sistem CAD/CAM dalam proses perancangan dan produksi. Mc. Analisis tegangan dan regangan dalam tiga demensi. juga mahasiswa dapat lebih memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC.P J. Moscow: Publishers. Jakarta: Erlangga. 4207 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Schaum’s Outline Series. R. 1976. Stepin.C. pembebanan kombinasi. New York. D. Khana Publisher 2-B Nath Market. Analisis teori kegagalan pada pemebanan dinamik. “Strength of Materials”. 1986.N. Juvinal. perlakuan permukaan dan tegangan sisa. Proses NC. Collins. Borresi. Tegangan dan regangan sisa. Definisi mesin perkakas NC/CNC. serta mengenal teknologi produksi dengan menggunakan mesin NC/CNC. Sistem pendukung mesin perkakas NC/CNC. New York:Mc. Delhi-6. 4106 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. fatigue. Vazirani.H. Goodier. S-N curve. Aplikasi teori kegagalan pada silinder berdinding tebal. cumulative damage pembebanan sederhana. “Mechanic of Materials”. P. dinding tipis. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 33 . “Strength of Materials”. and Young. Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM.. “Advanced Strength and Applied Stress Analysis”.Graw-Hill Kogakusha Ltd. S. S. “Elements of Strength of Materials”.Graw-Hill Inc. Teori bejana bertekanan .

Graw-Hill Inc. Austria. Praktikum pembuatan produk dengan menggunakan TU-2A (2 sumbu) dan pembuatan produk dengan menggunakan TU-3A (3 sumbu). Taufiq Rochim. Koren. “CAD & CAM Manual”.29 no. J. Robot. Graw . 34 . Mc. 1994. John Willey & Sons. Powers. penerapan teknik CAD/CAM dalam perancangan dan produksi.Wang. Sistem CAM. Teicholz. 1994. Powers. transformasi dan proyeksi. “CAD/CAM/CIM. “Computer Automated Manufacturing”. Gunn. “Mathematical Elements for Computer Graphics”. Chang. “Milling Training Unit”. Pemrograman kode-G TU-2A. New York: Mc. E.4. San Francisco CA. Eric. EMCO MATER.D. Mikell P.Henderson. “Turning Training Unit”. Special issue of the IBM Journal of Research and Development: Vol. Wysk. 1985. Groover. Bandung: Lembaga Penelitian ITB. Muljowidodo. 1986. New York. John H. John H. “Computer Aided Manufacturing”. New York: Prentice-Hall Inc.Graw-Hill Book Company. Yoram. “Computer Integrated Machine Design”. C. Englewood Cliffs. Mc. “Computers in Manufacturing”. “ ow and in The Future.P. pemodelan geometris. “Computer Integrated Design and Manufacturing”. Data-data teknologis. Pemrograman kode-G TU-3A. Charles E.Jr. “Computer Control of Manufacturing Systems”.John. Emco Maier & Co.B. Konsep perancangan dengan bantuan komputer. Simulasi CAD/CAM.R. “Computer -Automated Manufacturing”. Komputer dalam manufaktur. “Pengantar CAM”. “Tinjauan Teknologi CAD/Cam Dalam Bidang Manufaktur dan Rekayasa”. Jr. Interaksi sistem komputer grafik. R. Aspek teknologi TU-3A. CAE. Bosan. Englewood Cliffs. New York: Mc. D.Graw-Hill Book Co.A. H.C.Hill International Edition.Graw-Hill Book Co. Sistem CAD. Emco Maier & Co. “CAD/CAM: Computer Aided Design and Manufacturing”. “Automating Electronics Manufacturing”. Thomas G. Industrial Control System. Rogers David F. 1986. “Mechanical Design”. Mills.Graw-Hill. 1988. Poewer. Lembaga Penelitian ITB: Bandung. pengertian tentang concurrent engineering. International Editions.W. Singapore: Mc. “CAD/CAM Hand Book”. Bedworth. Mc. T.Kepustakaan : perkakas TU-2A. Austria. Prentice Hall Inc.Zimmers. numerical control.Adams. IBM. “Computer Aided Design and Manufacture”. New York: Prentice-Hall Inc. konfigurasi sistem CAD. Wilson. M. 1988. process planning & CAPP system.Alan. H. integrated computer-aided manufacturing. 1985. Sistem koordinat menurut ISO 841.

bola. 1996. konveksi pada aliran internal (dalam pipa circular dan noncircular). Konduksi satu demensi. analisis penukar kalor dengan metode LMTD dan effectiveness. transmisivitas. Pendahuluan tentang perpindahan panas konveksi. “Heat Transfer. 4104 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Holman.TU. pertukaran radiasi. 1986. Incropera. kreith. Perpindahan panas konveksi paksa. “Heat Transfer”. “Intorduction to Heat Transfer”. konduksi dengan pencetusan (generation) energi panas. emisivitas. Dewitt. refleksivitas. yaitu aliran diatas plat datar. Mcb. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Perpindahan Panas Kode Mata Kuliah : TKM. A Practical Approach”. 3rd Edition.18.P. persamaan difusi panas. Perpindahan panas konveksi natural. dan dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Persamaan konduksi. David P. metode lumped capacitance. absorptivitas. “Principles of Heat Transfer”. Perpindahan panas radiasi. perpindahan panas pada sirip. Harper & Row Publisher. J. metode pemisahan variabel. Mc. 4209 Beban Studi : 4 sks Status : W 19. Pendahuluan: konduksi. lapisan batas termal. pada dinding datar. tipe-tipe penukar kalor. 6thed. Yunus A. laju perpindahan panas konduksi. metode grafis. konveksi. semi-infinite solid. Mata Kuliah : 35 . Perpindahan panas boiling dan kondensasi.Graw-Hill. metode finite difference. melintasi silinder dan bola. mekanisme fisik konveksi. konduksi pada dinding datar dan sistem radial. Frank. 4003 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Cengel. Konduksi transient. New York: Mc. Konduksi dua demensi. John Willey & Sons. 4202.Graw-Hill Ltd. Penukar kalor. konveksi pada aliran eksternal. intensitas radiasi. lapisan batas kecepatan. melintasi kumpulan pipa-pipa. view factor. radiasi. koefisien perpindahan kalor menyeluruh. Kinematika & Dinamika Kode Mata Kuilah : TKM. 1998. silinder. radiasi benda hitam. Frank P. hukum Kirchoff.

dan juga mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis gaya. Analisis poligon kecepatan dan percepatan pada mekanisme komplek.L. New York: Mc.Graw-Hill Book Co. George. sabuk. Erdman. Kraige. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis dan sintesa gerakan kecepatan dan percepatan mekanisme sistem atau mesin. Martin. J. 4004 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. “Dynamics of Machinery”. “Kinematic and Dynamic of Machine”. “Engineering Mechanics”. L. New York: John Willey. sekrup. Meriam. New York: Mc. sabuk rantai. A. Church. Guillet. Vol. sintesis kinematik linkage. Vol. sistem puli & drum. roda gigi. roda geneva. gaya gesekan. energi dan daya sistem mekanik yaitu linkage dan macam-macam transmisi. roda gesek. “Kinematic of Machine”. New York: John Willey & Sons. dan lain-lain. rangkaian roda gigi episikik.Graw-Hill.G. New York: John Willey. dan mahasiswa dapat mengenal dan memahami macam-macam sistem transmisi daya dan dapat merancang sistem transmisi selain dengan menggunakan roda gigi. roda geneva. roda gigi.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami bagian-bagian mesin dan dapat membuat criteria dasar perencanaannya serta dapat merancang sambungan–sambungan bagian mesin. energi dan daya pada mekanisme sistem atau mesin. Holowenko. Analisis gaya statik. sistem puli & drum. analisis gerakan.R. “Kinematic of Machine”. A. Mata Kuliah : Tujuan : 36 . “Mechanics and Dynamics of Machinery”. kecepatan dan percepatan system mekanik yaitu: linkage dan macam-macam transmisi. 20. Hinkle Roland. dan lain-lain. Konsep dasar gerak mekanisme. “Mechanism Design-Analysis and Synthesis”. I. rangkaian roda gigi episiklik. Analisis poligon gaya mekanisme komplek. roda gesek.2. Englewoods Cliffs.H. sekrup. Analisis bobot balans pada masa yang bergerak rotasi dan translasi lurus bolak-balik. rantai. Mabie. Elemen Mesin I Kode Mata Kuliah : TKM. New York: John Willey and Sons Inc. gaya inersia. New Jersey: Prentice Hall. cam.

McKee.Graw-Hill. “Fundamentals of Machine Component Design”.Jr. Sambungan dengan cottered. Macam-macam transmisi daya dengan. “Machine Elements”. roda gesek. “Computer Integrated Machine Design”. Wilson. Jac. Erlangga. Juvinal.E. “Machine Design” Shigey. 1981. TKM. brakes & clutches serta shafts & axles.4202. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan sistem pengaturan dan membuat perbaikan sistem pengaturan serta menganalisis stabilitas sistem pengaturan. rantai & sprocket. Macam-macam kopling tetap (couplings).F.H. New York: Mc. “Machine Design”. New York: Mc. Aarond.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan bagian-bagian mesin. Niemann. G & Winter. “Machine Design Theory and Practice”. Macam-macam poros dan gandar (shafts & axles). key. Kurmi..4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal macam-macam komponen elektronika. Mata Kuliah : Tujuan : 37 . Charles E.Graw-Hill International Edition. “Design of Machine Elements”. P. M. seperti komponen pneumatis dan hidraulis beserta rangakaian pengaturannya. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. Kerugian-kerugian transmisi daya selain menggunakan roda gigi. Deutschman. Ulir-transmisi. pin. Stolk. splined dan serrated. Dobrovolsky. Dasar-dasar perencanaan transmisi daya selain dengan menggunakan roda gigi. Spots. Kenneth S. Memahami cara pengaturan beberapa konstruksi dan mekanisme yang digunakan dalam peralatan industri. “Mechanical Engineering Design”. R. “Maschinen Elemente”. H. kerut. las. Mengenal komponen penunjang peralatan dan mesin-mesin industri. J. paku keling. Macam-macam rem dan kopling tidak tetap (brakes & clutches). E. Robert B. 21. New York: Mc. memahami karakteristiknya serta penggunaannya di bidang mekanik. New York: Willey. Prentice Hall Inc. “Elemen Mesin”. Black. V. 4108 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Sistem Kendali/Kontrol Kode Mata Kuliah : TKM. belt & pulley.C. Macam-macam pegas.Graw-Hill.. Kriteria-kriteria dasar perencanaan. Desain sambungan pada bagian-bagian mesin dengan. Memahami cara penggabungan komponen mekanik dengan rangkaian elektronika sebagai unit pengaturannya. ulir-baut/ mur.

push button O dan C) thermo controller. Malvino. Prokes. Universitas Indonesia Press.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan semi konduktor. (1986). 1990. Bandung: Mesin FTIITB. Donald R Koppel. Malcolm. Peter. Hall Douglas SV. Prinsip pembacaan dan penulisan EPROM. Pengukuran tekanan. AC. New York: Mc. Transmisi dan perekaman data. Schaum’s Outline Series. type dan type P. Macam-macam sistem pengaturan : mekanik. Lowett B. dioda. kecepatan aliran. daya poros. “Dasar-dasar Hidrolik dan Pengaturannya Secara Elektronik”. Blok diagram dan fungsi alih sistem. ADC dan interfacing. DC.GrawHill. “Prinsip-Prinsip Elektronik”.O. Elektronika digital. Harrison.”Hydraulic Mechanism in Automation”. hidrolik.Graw-Hill. “Automatic Control Eingineering”. IC. “Pengantar Ilmu Teknik Instrumentasi”. Rafen. Doebelin. Mc. Srivastava. “Mekatronika I & II”. Pengenalan alat ukur elektronika. Analisis stabilitas sistem pengaturan. Komponen listrik penunjang rangkaian pengatur (relei. Komunikasi komputer dengan dunia luar dengan bahasa Pascal. 1987. Howard L.”Microprocessor and Digital System”. penunda waktu. Plant. “Measurement System: Application and Design”. Soenoko. Pengaturan dengan mikroprosesor. “Control System Fundamentals”. Karakteristik semi konduktor. Pengukuran gaya torsi. gerbang logika bilangan biner. Inc. “Process System Analysis and Control”. 38 . Macam-macam semi konduktor. Book Company Ltd. “Feed Back and Control System”. Elsevier. limit switch. Mulyowidodo.C. New York: John Willey & Son. Perbaikan sistem menggunakan perangkat. Pengukuran gerakan dan dimensi. Dransfield. J 1979. Proporsional (P). pneumatik dan elektronik. Motor step. Penggunaan komponen elektronika. Manipulasi. sistem bilangan. New York: Mc. R. New York: Mc. Rangkaian hidrolik dan pneumatic. Pemodelan matematis sistem kedalam persamaan diferensial. Rangkaian pengatur listrik (pengaturan kerja proses switching Star-Delta). Coughanowr. Diferensiator (D). Penyelesaian model matematis dengan transformasi Laplace. perangkat keras rangkaian logic. Temperatur dan laju aliran panas. Konsep dasar alat ukur. Inc. “Engineering System and Aotomatic Control”. E. Komponen pneumatis dan hidraulis yang berhubungan dengan pengaturan listrik dan elektronik. Macam-macam transduser.Graw-Hill. transistor. A. dan tipe-tipe gabungannya. Rangkaian pengatur elektronik.Graw-Hill. Integrator (I). Fungsi alih sistem dalam wawasan waktu dan wawasan Laplace. “Teknik Instrumentasi”. aljabar boolean. Indra Djodikusumo.

Transmisi dan perekaman data.C. kecepatan aliran. Sistem koordinat. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengukuran Teknik & Instrumentasi Kode Mata Kuliah : TKM. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar metode elemen hingga dan memformulasikan problem teknik dalam model serta dapat menyelesaikan pemodelan problem tersebut pada kondisi statik dan dinamik. Variasi kalkulus. Pengukuran tekanan. Definisi regangan. Srivastava.Graw-Hill. 23. Elastisitas. Formulasi varisional. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami alat-alat ukur dan cara pengukuran besaran-besaran rekayasa. E. “Measurement System: Application and Design”. Keseimbangan formulasi varisional. Temperatur dan laju aliran panas. Pengukuran gaya torsi. Konsep dasar alat ukur. Dasar-dasar metode elemen hingga. Konsep model elemen hingga. Quadrilateral element 4-node 39 . Doebelin. Fungsi potensial energi. Prinsip energi potensial minimum.O. Mc. 4110 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.22. A. 1990. Assembly elemen. Energi regangan. Universitas Indonesia Press. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan metode komputasi secara numerik dan dapat menyelesaikan persoalan persamaan matematik secara numerik serta aplikasinya dalam teknik mesin. Manipulasi. aliran panas dengan konvesi. Daya dan kerja. 1987. sistem koordinat. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Metode umerik dan Metode Elemen Hingga Kode Mata Kuliah : TKM. 4202. Model elemen tegangan uniaksial. Problem MEH 2 dimensi elemen segitiga. Energi potensial gaya dan regangan. Problem MEH 1 dimensi pada mekanika. Pengukuran gerakan dan dimensi. Pada aliran panas: model elemen pada aliran panas. transformasi koordinat assembly elemen 3-node isoparametrik. “Teknik Instrumentasi”. Pemodelan sistem kontinyu dengan banyak elemen. daya poros. 4109 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM.

“An Introduction to umercial Analysis”. stirling dan bessel. Prentice Hall International Editions. Atkinson. New York: John Willey & Sons. PWS Kent Publishing Company. Triatmojo. deferensiasi newton dan interpolasi stirling. Charles E. Zahavi Eliahu. Bandung: ITB. interpolasi linear. Ketelitian dari perhitungan pendekatan. Tejo Sutikno. Zienkiewicz. secant. R. Gauss seidel. non linear. lagrange. Munif. “Concepts and Aplications of Finite Element Analysis”. faktorisasi: Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode : eliminasi Gauss. “Analisis Numerik”. “Aljabar Matrik”. dekomposisi lower-upper. New York: Prentice-Hall International Editions. Prentice Hall Inc. Gauss-Jordan. Knight. London: Mc. New York: John Willey & Sons Inc. “Theory and Problems of umerical Analysis”. newton. T. “The Finite Element ethod”. hermite. polinomial. Thomas J. 40 . Jr. Klaus-Jurgen. Soeharjo. Penyelesaian persamaan deferensial partial. integrasi trapezoid. bolzano. Analisis tegangan axisymetric. Hartley. Atkinson. Cholesky. Penyelesaian persamaan deferensial biasa dengan metode: Euler. Problem MEH 2 dimensi pada perpindahan panas dan aliran panas. gauss. Mac Millan Publishing Company. New York: John Willey & Sons. “Elementary Numerical Analysis”. “The Finite Element Method in Machine Design”. iterasi. linear ganda. “Fundamentals of The Finite Element Method”. O. euler modifikasi.Y. Fracis. “The Finite Element Method”.C. Prentice Hall International Series. solusi problem eigenvalue. Robert D. “The Finite Element Method in Mechanical Design”. beda hingga. Inc. Interpolasi.Graw-Hill. Bambang. Penyelesaian persamaan aljabar dan transcendental dengan metoda: incremental-search. Kendall. Surabaya: ITS.Graw-Hill. “Penguasaan dan Penggunaan Metode Numerik”. newton-raphson. A.Kepustakaan : isoparametrik. simpson dan weddel. milne. rung-kutta. Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode: newton-raphson. “Metode Numerik”. bisection. invers matrik. Bathe. Deferensiasi numerik dan integrasi numerik. Grandin. Regresi (Curve fitting): linear. New York: Mc.. Kendall. “Finite Element Structural Analysis”. romberg. Hughes. Scheid. Yang. taylor. “Finite Element Procedurs”. Cook.

Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan roda gigi. Puntiran batang. Kerugian-kerugian yang terjadi pada transmisi roda gigi. herringbone spur gears. worm and globoidal gears. Reynold number experient.4005 Beban Studi : 1 sks Status : W Prasyarat : TKM4001.4003. helical. straight. roda gesek. curved bevel gears. herringbone spur gears.24. V. screw. Stolk. worm and globoidal gears. berbagai macam roda gigi. kolom. “Machine Elements”. belt dan pulley. Macam-macam sistem pelumasan. 4111 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. Simple vibration apparatus. straight. rantai dan sprocket. juga agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi daya. 4004 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi gear box. Jac. straight. defleksi batang. Erlangga. 1981.4205. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 41 .4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperdalam pengetahuan teori dasar-dasar permesinan. dynamic balancing apparatus. luncur dan gelinding (sliding & rolling contact bearing). Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM. straight. hypoid. helical. momen lentur dan gaya lintang. thermal conductivity. Mata Kuliah : : Praktikum Fenomena Dasar Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. Dobrovolsky. Comparative flow measurement apparatus. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan. Macam-macam bantalan. “Elemen Mesin”. Boxes dari gear-box. curved bevel gears. fluid circuit friction apparatus. hypoid. Sesuai dengan Buku Petunjuk Praktikum dan Buku Pustaka mata kuliah yang terkait. critical revolution. screw. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 25.

4203 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Mengevaluasi dan mengaplikasikan jenis perlakuan panas dan permukaan pada komponen mesin.. Thelning.F. New York: Mc. New York: Mc.Brooks.C. “Fundamentals of Machine Component Design”. “Computer Integrated Machine Design”. ASM. McKee. Black. Transformasi phase padat. “Maschinen Elemente”.Graw-Hill. “Mechanical Engineering Design”. Charles E. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam serta dapat melakukan pengetesan. “Steel and It’s Heat Treatment”. Jenis-jenis keausan. “Surfase Cleaning. “Machine Design Theory and Practice”. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 42 . “Machine Design” Shigey. kekuatan logam. Hardenability. Aarond. “Heat Treatment of Ferrous Alloy”. Prentice Hall Inc. Perlakuan panas logam ferrous dan paduannya. Impact test. P.Kurmi. mikro struktur logam. R.Graw-Hill International Edition. H. pengaruh perlakuan panas logam. “Design of Machine Elements”. G & Winter. Niemann.E. James F. kekerasan logam. Peterson. “Wear Resistant Surface in Engineering”.Jr. 4211 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM.. Pengaruh kedalaman pengerasan pada bentuk tegangan. New York: Mc. J. “Machine Design”. Shackelfort. Perlakuan panas logam paduan non ferrous. Robert B.H. New York: Willey. Praktikum tentang. Jominy test. Wilson. Perlakuan thermochemical baja. Zakarof. C. Khamenecny. Deutschman. 26. Mata Kuliah : Perlakuan Panas & Permukaan (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. “Fundamentals of Mechanical Component Design”.R. Spots. “Heat Treatment of Metal”. Metals Handbook Volume 5. Karl-Erik. M. Juvinal.Graw-Hill. Kenneth S. E. dan agar mahasiswa lebih memahami pengaruh temperatur. “Introduction to Material Science for Engineers”. Finishing and Coating”. Jenis perlakuan panas dan permukaan. “Abook of Heat Treatment”.

L. Upper Saddle River. New York: Prentice Hall Inc. “Mechanical for Engineering-Dynamics”. Mc. Metode komputasi eigenvalue dan eigenvector. F.Graw-Hill. unbalance. Hibbler R. Prentice Hall International. Inman. 4209 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami konsep dasar analisis getaran mesin dalam upaya mencari/menentukan sumber getaran pada permesinan serta dapat menjelaskan dan memilih beberapa metode isolasi getaran mesin dari sekelilingnya untuk mencegah dampak persoalannya pada sistem dan sekelilingnya. Mc. Pengenalan damping. New York: Mc. Respon getaran dalam domain frekwensi.P. Meirovitch. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Getaran Mekanis Kode Mata Kuliah : TKM. Teori getaran relatif dan base motion pada permesinan SDOF. Getaran poros sumbu elastis dengan beban diskrit. New Jersey. Sistem getaran kontinyu (model matematik gerak aksial transversal.J. “Engineering Vibration”. Penentuan DOF dan penjabaran sistem getaran SDOF (diskrit sistem) denga metode ewton. Thimosenko S. 4103. S. transfer function dan magnification factor. eksitasi impulse dan eksitasi umum dalam domain waktu. Evaluasi numerik untuk MDOF response. 4213 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. “Fundamental of Mechanical Vibrations”. “Elements of Vibration Analysis”.T. E. Russel Jr. Pengertian fisika dan matematika dari sistem dinamis gerak bolak-balik. “Vibration Theory and Applications”. Pengenalan sistem getaran 2DOF. Solusi analitik system getaran kontinyu (plate & beam). rotasional dari poros elastis linier). dengan menganalisis secara eksak maupun numerik. 43 . critical speed shaft. “Vibration Problem in Engineering”. Solusi numeric sistem getaran kontinyu (plate & beam). Prentice Hall International Editions. Lagrange: Respon getaran terhadap harmonik.C. Graham Kelly. W. New York: John Willey & Sons. Lanjutan multi Degree of Freedom-discrete. Daniel. eksitasi periodik.Graw-Hill International Editions.27. New Jersey. Thomson.Graw-Hill International Edition. Konsep akustik. Beer. “EngineeringMechanic: Dynamics”. eksitasi langkah (step).

Prinsip mesin berputar. teknik energi nuklir. 4216 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : TKM. 4205. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin fluida. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin termal. teknik energi panas bumi. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin fluida. teknik energi surya. Efisiensi mesinmesin termal. kompresor. Fungsi bagian-bagian utama mesin-mesin termal. Sistem energi alternatif. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin fluida dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin fluida. bensin. turbin air. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin termal. diesel. Klasifikasi dan bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida.Fluida (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Mesin-Mesin Termal . Sistem energi alternatif . Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin fluida. Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin termal. Prinsip kerja mesin-mesin fluida. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin termal. aftur. Sistem tenaga uap.28. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin fluida. turbin angin. teknik energi gelombang laut. Klasifikasi dan bentukbentuk energi pada mesin-mesin termal. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin termal. pemanas. Pemilihan (spesifikasi) mesin. pendingin. Pemilihan (spesifikasi) mesin. teknik energi angin. 44 . ketel uap. Mesin-mesin termal: Motor bakar. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin termal. 4104 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. mesin uap. Mesin pengkondisian udara. pompa. Fungsi bagian-bagian utama mesinmesin fluida. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin termal dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin termal. Efisiensi mesin-mesin fluida. blower. Mesin-mesin fluida. kerosin dan Turbin gas. Prinsip kerja mesin-mesin termal. Dapat lebih memahami karakter mesin-mesin konversi energi dan dapat melaksanakan pengetesan prestasi mesin-mesin konversi energi. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin fluida. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin fluida. turbin uap. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin termal.

4217 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Karasik. New York: Mc. dislokasi dan fracture. New York: Mc. Obert. serta mengetahui dan memahami fasa dalam sistem logam. Rekonstruktif dan displacement. brass. Cacat dalam kristal. Teori dislokasi. Sorrenson H. Degler. endapan.Graw-Hill. Klasifikasi baja struktur dan peralatan. Teori elastisitas. A.Graw-Hill. Church A. bronze. “Steam. cair ke padat. Air and Gas Power”. struktur elektro. Ikatan-ikatan kovalen dan Van Der Waals. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45 . perubahan sifat karena pemanasan dan pendinginan. Toronto: John Willey. Periodik sistem. “Energy Conversion System”. Culp. Jr. “Principles of Energy Conversion”. “Centrigugal Pumps. Teori plastisitas dan teori patah. Ph.W. Struktur atom. Hukum Ficks I dan II. Pemilihan Bahan & Proses Kode Mata Kuliah : TKM. Culp.Graw-Hill. H. dasar defleksi. pencucian dan pelurusan bentuk.. New York: Mc. A. W. 29. Maintenance and Application”. Perlakuan panas pada produk baja. tembaga. Transformasi fasa. difusi dan transformasi fasa dalam logam. “Energy Conversion System”. Selection. Cacat titik. Avner. “Principles of Energy Conversion”. Menentukan waktu pemanasan. baja perkakas. New York: John Willey. Severn. Diagram fasa. biner.H. Hubungan tegangan dengan geseran. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sifat phisis.W. perubahan bentuk plastis dari logam. New York: Mc. Rekristalisasi. Susunan atom. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. H.Graw-Hill. Jr. Laboratorium Motor Bakar dan Laboratorium Mesin Pendingin. Logam-logam dengan sifat yang luar biasa. besi tuang dan non ferrous.Graw-Hill. “Introduction to Physical Metallurgy”. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. I.E. tertier.J. Ph.D. Struktur kristal. Sorrenson H. Energi ikatan. J. Pengaruh unsur lain pada baja. “Internal Combustion Engine”. Pengerasan dengan penyepuhan dan bahan kimia. A. peralatan. A. Perlakuan panas terhadap besi tuang...Kepustakaan : Praktikum di Laboratorium Mesin-Mesin Fluida. padat ke padat.C. Miles. Toronto: John Willey. New York: Mc. aluminium dan magnesium. metalugrafi baja.D. Steffanof. Batas butir difusi. Proses penguatan dalam logam melalui larutan atom. sehingga mampu memilih dalam pemakaian rancang bangun. chemis dan mekanis suatu logam dan paduannya.

Shackelford. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : MPK. Malang: Universitas Brawijaya. “Elements of Materials Science”. P. GE. 1960. Ketahanan Nasional. Dieter. Kepustakaan : Darmodihardjo. Pokok Bahasan : Hakekat Pancasila. Guy.”Metal Process Engineering”. Konsep bela negara dan Sistem Hankamrata.James F. 4007 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : ≥ 96 sks. Laboratorium Pancasila. Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengertian filsafat agar memahami Pancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan negara Indonesia. 46 . Zakarov. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press. Hern. UUD’45.John Bray. Jakarta: Lemhamnas. Pelaksanaan UUD’45 dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. 1978. 1960. 30. “Ketahanan Nasional”. Pengertian Kewiraan. Kerangka pikir dan stratifikasi Polstrahan. Ketahanan Nasional. Kebijakan dan Strategi Nasional. “Pokok-pokok Pembahasan Pancasila Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia”. Malang: IKIP Malang.. Dardji. “Ferrous Process Metallurgy”. 1954. “Naskah Wawasan Nusantara”. Addison Wesley. Notonegoro. Van. Nilai-nilai Pancasila. 1978. “Pancasila Dasar Filsafat Negara”. Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati mengenai Wawasan Nusantara. Analisis Kemasyarakatan berdasarkan Pancasila. Polukhin. 1976. Konsepsi Wawasan Nusantara. “Introduction to Material Science for Engineers”. “Elements of Materials Science” Addison Wesley. Tim Dosen Kewiraan. “Metalurgi Mekanik”. “Pancasila Sumber dari Segala Sumber Hukum”. 1978. “Heat Treatment of Metal”. Malang: Universitas Brawijaya. 1972. “Buku Pelajaran Pendidikan Kewiraan”. Konsep negara kepulauan (Nusantara). Lembaga Pertahanan Keamanan. Filsafat Pancasila. Vlack. Cs. khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional dan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta untuk mempertebal semangat dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa. Lembaga Pertahanan Keamanan. Jakatra: Lemhanas. L.

WG. Penyusutan (depresiasi) nilai prasarana produksi. New York. "Principles of Engineering Economy". "Management Engineering : Principles and Practice".. 4rd ed. Evaluasi biaya dan evaluasi investasi dengan pertimbangan resiko .. 1990. Perioda laju pengembalian (payback period) . Pengertian cash flow dan cara penyusunannya . Bell. Inc. Kerangka perekonomian mikro: arah dan pengaruh perubahan lingkungan bisnis global serta dampak perkembangan informasi dan teknologi terhadap kompleksitas manajemen industri . 1993.B. A. ---------. Pengembangan produk.31. EL. Mata Kuliah : Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Penentuan umur ekonomis . analisis titik pulang pokok .... Penerbit ITB. Bandung. 1993. Inc. John Willey & Sons. Analisis sensitivitas . John Willey & Sons. Aspek sumber daya manusia. Grant. "Manajemen". New York. Schermerhon. JR. Dasar-dasar fundamental manajemen dan sejarah perkembangan manajemen.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) ---------32. Freeman. Prentice Hall. Konsep nilai waktu dari uang dan ekivalensinya .. Ireson & RS Leavenworth. 4112 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dasar-dasar manajemen dan perkembangannya serta dasar-dasar evaluasi biaya dan rencana investasi. 1988. "Management for Productivity". Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Manajemen Industri Kode Mata Kuliah : TKM. Organisasi sistem industri. Analisis Benefit Cost Ratio . and James Balkwill. Siregar. New York. 4218 Beban Studi : 3 sks Status : W 47 .

Wolford J. Yogyakarta: Andi offset.4145 Beban Studi : 7 sks Status : W Prasyarat : TKM.Graw-Hill Co. California Eddition Wesley.M. “Turbo Pascal”. Harper International Edition. 4207 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi.. Jogiyanto H. M. Sub program. Visual Basic) untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. “Fortran 77”. Praktikum pemrograman pada aplikasi bidang umum. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. F Nugroho Eko.Canale R. numerik. variabel.L. Pernyataan.P. Mata Kuliah : Tujuan : 48 .C. metalurgi dalam pembentukan logam. 33. teknik dan industri. Pemrograman terstruktur. operator). New York: Mc. “Metode Numerik untuk Teknik”. teknik dan industri. G. Inc. Elemen-elemen pemrograman (konstanta. Menguasai teori-teori proses pengecoran dengan perlakuannya. Diagram alir. Chapra S. Soesianto. Pemrograman dengan pernyataan tambahan tipe data. Pengantar komputer. Masukan dan keluaran. input-output. Bartee. Pemrograman dasar.C. Elemen-elemen pemrograman terstruktur. Fungsi standar matematis dan standarnon matematis terdefinisi. kontrol. James M. Memahami dan dapat melaksanakan proses pengecoran dengan perlakuannya. dan memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi program komputer dalam beberapa bahasa pemrograman dan memanfaatkan beberapa perangkat lunak (Fortran77. “Bahasa Fortran”. ekspresi. M. Smith. mekanik. Turbo Pascal. Thomas. teknik mesin dan industri. “Applied umerical Methods for Digital Computation with Fortran and CSMP”. Monro D. Jakarta: UI Press. Yogyakarta: Andi offset. Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi serta melakukan pemrograman komputer dalam bahasa Fortran atau Pascal untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. Memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. “Digital Computer Fundamentals”. Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM.

. Tugas Teknologi Pembentukan Logam. “Combustion Theory.Ir. “Metal Forming Processes and Analysis”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49 . New York: Mc. Perbaikan komposisi logam cair.The Fundamental Theory of Chemically Reacting Flow System”. Sumarto. Antzup. 34. Bethazel. E. Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran Kode Mata Kuliah : TKM. Peleburan. peledakan dan teknologi pencetakan serbuk logam. Keselamatan dan kesehatan kerja. Waktu tuang. Pengujian dan pemeriksaan las. Perlakuan dan perbaikan logam. Analisis pasir cetakan. The Benyamin/Coming Publishing Company. Klasifikasi pengelasan.H. 1985. Smith W. Tata. “Theory of Plate and Shell”.Graw-Hill.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengaruh perubahan plastis dan analisis pembentukan serta mesin perkakas pembentukan. Perencanaan pabrik cor dan sebagainya. Amstead. pukul. Macam-macam proses pengelasan.. “Rolling Mill Practice”.A. 2nd Edition. Praktikum pembuatan cetakan pasir dan diuji dengan penuangan logam. rol bentuk. B. “Teknik Pengelasan Logam”. penonjolan. “Principles of Material Science and Engineering”. Rowe. Mardjono.Millan. Kestabilan proses pembakaran. “Manufacturing Processes”. DR. Proses-proses tempa. Tokyo: International Student Edition. Garmo. pembengkokan. 4104.G. putar tekan. cair dan gas. S. William F. Paul DE. Proses percetakan.P. Timoshenko. H. Perubahan bentuk dan tegangan sisa akibat las. New York: John Willey. E. Siswosuwarno. tarik. tarik tekan.GrawHill. Poluckhin. “Teknik Pembentukan”. “Material and Proceses in Manufacturing”.Graw-Hill. tekan . 4003 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar bahan bakar dan proses pembakaran pada mesin-mesin konversi energi dan pada sistem propulsi. New York: Mc. ITB. Wiryo. New York: Mc. Sistem saluran. Aerodinamika pembakaran. tumbuk. Definisi pengelasan. “Teknik Pengecoran Logam”. Surdia. “Principles of Industiral Metal Working Proceses”. New Delhi: Mc. pengguntingan (trimming). FTI. Cs. Pengelasan logam Ferrous dan logam non ferrous. F. Reaksi kimia pembakaran dan kecepatan pembakaran. Metalurgi las. P. Moscow: Peace Publishing. Bahan bakar padat. The Lincoln Electric Co. 4215 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. “The Pressure Hand Book of Arc Welding”. tusuk tekan. Pemilihan dapur.

A. New York: Mc. 35..Graw-Hill Book Coy. Bandung: ITB. “Combustion – A Study in theory. perbedaannya dengan kebenaran non-ilmiah dan berbagai jenis Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 36. “Dasar Tenaga Listrik”. factor phase. 1996. et. “Rangkaian Listrik”. “Combustion Fundamental”. Karakteristik dan penggunaan sirkuit pelayanan mesin listrik. Inc. Mata Kuliah : Teknik Tenaga Listrik Kode Mata Kuliah : TKM. elektromagnetik. Zuhal. landasan kebenaran ilmiah. “A Tes Book of Electrical Technology”. “Thermodynamics Analysis of Combustion Engines”. 1990. J. London: Mc. New York: Mc. Malang: FT. Griswold. Metode Penelitian Kode Mata Kuliah : TKM. “Fuel Combustion and Furnaces”.Graw-Hill. 1985.Graw-Hill Book Co. Radash Lewis. John.Graw-Hill. 1978.Graw-Hill Inc. Mata Kuliah : Tujuan : 50 . Pembangkitan tenaga listrik. “Basic Electrical Engineering”. 4210 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar tentang pengembangan ilmu pengetahuan. 1980. Isley Compbell.. Transformator.Chomiak. Motor dan generator arus searah dan arus bolak balik. Theraya. “Industrial Stoichiometry Chemical Calculation of anufacturing Processes”. “Combustion Dynamics-The Dynamic of Chemically Reacting Fluids” Mc.L. 4212 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip-prinsip karakteristik mesin listrik. all. Budiono. Rangkaian arus bolak-balik. Mismail. 2nd New York: Mc. B. Tau-Yi. Gordon and Breach Science Publishers. Unibraw. Pusat pembangkitan dan distribusinya. Prinsip kelistrikan. Hubungan polyphase. Fact and Application”. Fitegeralp. 1983. A.Tong.Strelow R. Publication Division of Nirja Const.E.

tinjauan pustaka.. “Technical Report Writing”. Rinehart Press: San Francisco. Memberikan pengertian yang mendasar dan utuh tentang fenomena kepemimpinan. analisis data. Memberi kemampuan untuk memimpin dan berkomunikasi sesuai dengan keahliannya. ---------. Suhardjono (1991).4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan dan meningkatkan kemampuan intelektual. profesional dan memperkenalkan nilai & etika profesional/intelektual. pengembangan tim. Proposal penelitian. (1981). Memperluas wawasan pengetahuan dan sikap terhadap perkembangan baru dalam bidang ilmu dan teknologi. global dan bisnis sebagai seorang profesi perekayasa. Malang: FT Unibraw.Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) ---------- 37. Metode ilmiah dan landasan kebenaran pengetahuan manusia. lingkungan yang lebih luas dan berkehendak untuk selalu membelajarkan dirinya sepanjang hayat. laporan penelitian dan tulisan ilmiah lainnya. 51 . 1971. Suriasumantri. budaya. The Science Foundation Course Team. “Falsafah Ilmu: Sebuah Pengantar Populer”. pembahasan dan pengambilan kesimpulan. Suriasumantri. “Pengantar Metode Penelitian”. Sifat kegiatan penelitian dan pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jenis kegiatan ilmiah lain. laporan penelitian dan ilmiah lainnya. Jakarta: Gramedia. 1977. perspektif kultural dalam kepemimpinan. Mampu menerapkan metode penelitian di dalam kegiatan penelitian skripsi atau lainnya. “The Handling of Experimental Data”. Mata Kuliah : Tujuan : Kapita Selekta Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : UBU. Menguasai penyusunan proposal penelitian. “Ilmu dalam Perspektif”. Tugas pembuatan usulan penelitian dan seminar. Langkah-langkah umum kegiatan penelitian dan jenis-jenis penelitian.Pokok Bahasan : Kepustakaan : kegiatan ilmiah. (1984). The Open University Press: UK.Turner P. Jakarta: Sinar Harapan. R. penyusunan hipotesis. Memahami dan tanggap terhadap permasalahan sosial. Detail pelaksanaan penelitian dari penentuan topik. rancangan penelitian. Jujun S. Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. Jujun S. pengambilan data. pola kepemimpinan dan manajemen perubahan.

Memahami Neraca Laba/Rugi. Englewood Cliffs. Kegunaan dan ruang lingkup kerja suatu konstruksi mesin. “Teknologi dan Dampak Kebudayaan”. Hagendoorn. Studi Kasus Analisis Keuangan suatu Proyek. Covey. Pengaruh lingkungan dalam menentukan macam bahan dasar suatu konstruksi mesin dalam menentukan dimensi.M.ke. Kepemimpinan transformasional. Pengaruh budaya pada Pola Kepemimpinan. Kepemimpinan. Peran pemimpin di dalam proses perubahan. New Jersey. Jakarta: Binarupa Aksara... K.. J. Mangunwijaya. Pengenalan mekanisme sebagai pendukung suatu konstruksi mesin. 194. Transmisi gerak kontinyu.. Dinamika kekuasaan dalam organisasi.B. 1996.B. Manajemen perubahan.m Prasyarat : TKM.dkk. Jakarta. Introspeksi”. 4006 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Tinjauan historik dari fenomena kepemimpinan.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengantar Kewirausahaan. Alih Bahasa Budijanto. Konsep gerakan yang terjadi pada bentuk konstrusi mesin. Teknik Berkomunikasi.dkk. Pengantar Total Quality Management (TQM). Kekuasaan di dalam organisasi. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dasar-dasar perancangan.A.J. 1986.. Jakarta: Binarupa Aksara. “The Seven Habits of Highly Effecive People”. G. 1993.. Harseno. Rosda Jayaputra. Stephen R. Opiranti dan Teknik Menemukan atau Memecahkan Masalah. Desain Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. “The Skill of Communication”. Hagendoorn. “Leadership in Organizations” 3rd. Budaya perusahaan. Ed. dan Soedjono. “Konstruksi Mesin 1”. Macam-macam proses ditinjau dari benda kerja. 4209. Jakarta. Jakarta. Alih Bahasa Agus Maulana. 1994. Peran manusia dalam organisasi. “Konstruksi Mesin 2”. Dasardasar Perencanaan Investasi. Y.M. Transmisi gerak terputus. Proses Pengambilan Keputusan. dan Soedjono. Pengenalan Manajemen Keuangan. PT. Beberapa pola kepemimpinan. “Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif”. Bekerja dalam tim.A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Yukl.. J. Pp. 1993. Pengelolaan Jasa Pemborongan (Kntraktor) dan Konsultasi (Konsultan). PT. (ed) 1983. Cara kerja.J. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52 .B. Sikap Kerja “5S”. Prentice-Hall. Ketrampilan Berkomunikasi. Rosda Jayaputra. Bill Scott. 38.

Crouse. “Product Engineering Design Manual”. “Mengenal Konstruksi Mobil” Anglin. Perancangan berdasarkan teknik perhitungan unjuk kerja. Kekuatan gandar & pegas. 39. Howard. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membedakan jenis kendaraan dan menganalisis stabilitas kendaraan serta merancang kendaraan bermotor beserta bagian-bagiannya pada kendaraan darat dan rel. Greenwood. “Automotive Mechanics”. stabilitas kemudi. Parto. Mutu perjalanan. Pengaruh berat kendaraan. Kendaraan rel. Suganda. “MechanicalDetail for Product”. 4007 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Vladimir B.Y. “Mekanika Auto Mobile”.Abrosimov. Partab. Sutantra.. J. Siswoyo. pemilihan engine.N. “Henschel Locomotive Engineer’s Manual”. P. “Suspension and Handling”. boogie dan komponen penting lain. “How Make Injection Mould”. beban kendaraan dan keadaan jalan terhadap stabilitas laju kendaraan. Mc. Douglas C. Konstruksi perangkat roda. komponen kendaraan bermotor. New York: John Willey & Son. “Teknik Kendaran Rel”. “Analisis Desain pada Kendaraan Bermotor”. London: Pentech Press. Gm.. Analisis model kendaraan bermotor. Budiardjo. “Steel Rolling Technology Theory and Practice”. pengereman. Giinzburg..ke. Pemindahan daya dan ketahanan kereta api. Greenwood. Mata Kuliah : Teknologi Kendaraan Kode Mata Kuliah : TKM.. H. Donald. Bastaw. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 53 . Getaran badan kereta.. sistem suspensi. Kassel. Douglas C. Henschel Werke. Wong. “Road Making Machinery”. GH.Graw-Hill International Edition. “Theory of Ground Vehicles”. Pp. kontak antara roda & rel. Menges. Pengereman. Geoffrey P.m Prasyarat : TKM. “Modern Electrical Traction” Pritam & Bros. I.. Macam-macam jenis kendaraan bermotor..

Esposito Anthony.ke. “Basic Applied Fluid Power”. Wolahsky. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 54 . Process Piping. “Sistem Kontrol dan Pesawat Tenaga Hidrolik”. supports.3.H. 4205 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan tenaga hidrolis dan pneumatis sebagai penunjang gerakan dalam proses pemesinan. Peter. R. Pick up. 4009 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Sistem Pemipaan Kode Mata Kuliah : TKM. Patient. Diagram step. “Fluid Power with Application”. Konsep gerakan dalam proses pemesinan.. stress termal. Macam-macam kontrol hidrolis. Sugihartono.ke. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Kode Mata Kuliah : TKM. Powell Norman. desain tekanan. “Modern Hydraulic the Basic at Work”. “Hydraulic Hand Book”. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar sistem pemipaan dan mengerti mengenaai sistem design code dan standar ASM B31 dan standard B31. pipa kategori M dan pipa bertekanan tinggi. Fitch Ernest C. Sugiharton. Warring. R. Industrial examples. Analisis perhitungan pada sistem hidrolis. analisis fleksibilitas. Sistem pemasangan pipa pada bangunan. 41. input data. kondisi dan kriteria desain.40. William.m Prasyarat : TKM. Piping Design code and Standards’ ASME B31 dan B31.3. Oster John.m Prasyarat : TKM. Pp.H. Pp. “Dasar-Dasar Kontrol Pneumatis”. Warring. Sistem komponen pemipaan.3. “Pengantar Ilmu Teknik Pneumatik”. Roy. “Fluid Power and Control System”. Konsep gerak dan pengembangannya dari perangkat hidrolis dalam gerak pemesinan. Diagram sirkuit hidropneumatis. ASME Code B31. Pemanfaatan kontrol sebagai penggerak atau sebagai sensor. 4008 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. “Pneumatic Hand Book”.

Daerah plastis pada retak ujung.42. 1973. Perambatan retak fatique.C. Pp. Tegangan bidang dan sifat transisi. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.M.m Prasyarat : TKM. ASTM STP.G. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. Konsep dasar dan persoalan dasar. Mekanisme dan pertumbuhan retak (crack).5. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Regangan bidang pada patah ulet. P. R. Aplikasi mekanik.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Medan tegangan elastis pada retak ujung. “Stress Analysis of Crack”. Kekakuan struktur sheet.C. Bonesteel. Eng.ke. Prinsip energi retak bergerak dan retak diam. and Sih. 1965. kepatahan elastis-plastis. Fracture Mechanics. ----- 39. Tahanan rusak dari material. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu memecahkan persoalan mekanika patahan secara benar dalam rekayasa perancangan konstruksi. 391. Paris. 4010 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. pengalaman kerja. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. “Fracture Section Containing Surface Crack”.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 55 . pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Patahan & Kelelahan Kode Mata Kuliah : TKM.

Mekanisme mesin bubut. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Model merchant. UBU. Tebal geram menurut teori merchant. Energi potong spesifik. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. Temperatur pada Tujuan : Pokok Bahasan : 56 .40. mekanik. teori Lee & Shaffer. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. 4011 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. Sistem pemotongan miring. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. Gaya pemotongan teoritis. Teknik Konstruksi.m Prasyarat : TKM. Gaya pemotongan dalam proses milling. Mata Kuliah : Teknologi Pemotongan Logam Kode Mata Kuliah : TKM.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Produksi ---------38. Elemen pemotongan pahat potong. ----- ---------. Mesin Perkakas. Pembentukan geram. Mekanisme mesin skrap. Proses pemotongan. Perpindahan panas pada material yang mengalir.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Model-model mekanika pemotongan logam. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.ke. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. Plowing force and sizeeffect. Klasifikasi mesin perkakas.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. Gesekan dalam pemotongan logam. metalurgi dalam pemotongan logam. Pk. Mekanisme mesin milling. Distribusi temperatur pada proses pemotongan.

Earn. Desain Manufaktur. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. and Shfeer. 1997. Winston A. Konsep Desain: Concept Generation. Pemilihan Konsep Produk.m Prasyarat : TKM. 1941. Managing Project. Marchel Dekker I.m Prasyarat : TKM. Mech. J.ke. Desain Produk Kode Mata Kuliah : TKM. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Knight. Mata Kuliah : : Standarisasi & Kontrol Kualitas Kode Mata Kuliah : TKM. “Manufacturing Processes and System”. New York: John Willey and Sons. Spesifikasi produk. 4. Lee. 4012 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. M. Proses pengembangan desain produk dan organisasi desain produk. Geoffrey. Vol.E. B. Desain ramah lingkungan. Pengertian desain produk. Boothroyd. Pengujian Konsep Produk. Industrial Design. 1951. 4013 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Ostwald.W. and Merchant. Phillip F. Identifikasi kebutuhan konsumen. New York: American Society of Metal.N. 18 no. Product architecture. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. 1985. Pk. Faktor ekonomi pengembangan produk. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. 1989. Munoz Jairo. Purwarupa (Prototyping).H. Pk. Bandung ITB. Apll. Robust Design.C. “Surface Treatment of Metal”.ke. 39. E. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 57 . Taufiq Rochim. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang metode desain produk serta beberapa faktor yang mempengaruhi. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan 40.Kepustakaan : daerah deformasi primer. Perencanaan produk.

"Total Quality Management". Setup mesin dan pengurutan operasi. variabel dan atribut kualitas produk. “Modelling and Analysis of Manufacturing System”. Standar nasional dan internasional untuk sistem manajemen kualitas. 1993. Tata letak fasilitas group technology. Pengertian model dan sistem manufaktur. Pk. C. New jersey.ke. Grant. Sistem Manufaktur Kode Mata Kuliah : TKM. Gramedia Pustaka Utama. 2000. sistem manajemen dan gugus kendali mutu dalam TQM . Vincent. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar model dan sistem manufaktur. Jakarta.1990 41. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 58 . Gazpersz. Otomatis sistem manufaktur. E.. New Yersey: Prentice Hall. Group Technology. Kusiak.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pemahaman mengenai produk dan hubungannya dengan standar kualitas produk serta pendekatan pengendalian kualitas terpadu sebagai bagian dari manajemen mutu terpadu. Pengendalian proses.Warehousing. Otomatisasi sistem manufaktur. Pengertian konsep dan prinsip pengendalian kualitas total . Canada: John Willey & Sons. Douglas C.. Pengertian kualitas. “Intelligent Manufacturing System”.L. and R. Production Systems and Computer-Integrated Manufacturing”. “Introduction to Statistical Quality Control”. Groover Michael P. 1985. transfer lines. 4014 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Askin.S. penyusunan dan penggunaan peta kontrol variabel dan atribut . Definisi dan konsep pengendalian kualitas dan sistem kualitas.m Prasyarat : TKM. Sistem Penanganan Material. Prentice Hall. Sistem Aliran Material: assembly lines. New York: John willey & Sons. “Statistical Quality Control” New York: McGraw-Hill Book Co. Memahami penggunaan model analisis dan eksperimental untuk membantu pengambilan keputusan dalam masalah manufaktur. Montgomery. Perencanaan pengambilan sampel dan inspeksi penerimaan . Leavenworth. Ronald G. “Automation. 1982. 2001. Penggunaan alatalat perbaikan kualitas. Flexible Manufacturing System (FMS). penjadualan mesin (shop scheduling).

42. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Optimasi Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. 4015 Beban Studi : 2 sks Status : Wp; Pk,ke,m Prasyarat : TKM. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman mengenai optimasi dalam proses produksi pada produksi konvensional maupun produksi optimasi serta mengetahui metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi. Introduksi Optimasi; Ruang lingkup produksi; Proses perencanaan produksi konvensional versus proses perencanaan produksi optimasi; Metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi; Komponen waktu produksi; Komponen ongkos produksi; Kondisi pemotongan optimum teoritik; Prosedur penentuan kondisi pemotongan optimum; Peranan jig and fixture dalam optimasi proses produksi; Implementasi optimasi produksi. Jasbir. S. Arora, 1989. “Introduction to Optimum Design”. Mc.Graw-Hill. Book, Co., New York. Atila Ertas, Jesse, C. Jones, 1983. “The Engineering Design Process”. John Wiley & Sons, Inc. Taufiq Rochim, 1993. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. ITB, Bandung. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh; pengalaman kerja, pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram, sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.5. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).

43. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

59

44. Mata Kuliah

:

Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan

:

:

Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 126 sks, UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu, Teknik Produksi. -----

---------- Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Konversi Energi ---------38. Mata Kuliah : Turbin Gas & Sistem Propulsi Kode Mata Kuliah : TKM. 4016 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem konversi energi tenaga gas pada turbin. Tinjauan termodinamika; Teori turbin gas; Batasan-batasan dan jenis turbin; Sudu turbin; Bentuk, bahan, cara pemasangan dan cara pendinginan; Analisis dimensi dan penggabungan komponen utama; Sistem pembakaran; Propulsi Jet. Jain, J.K. “Gas Turbine Theory and Jet Propulsion”, New Delhi: Khanna Publisher. Zucrow, M.T. “Principle of Jet Propulsion and Gas Turbines”, John Willey and Sons. Jennings, B.H. and Rogers, W.L. “Gas Turbine Analiysis and Practice”, New York: Mc.Graw-Hill. Haerman, Richard T.C. “Gas Turbine Engineering”, The Macmillan Press. Ltd. Sistem Tenaga Uap Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status :

Tujuan : Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

39. Mata Kuliah

:

TKM. 4017 2 sks Wke; Pk,p,m

60

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang sistem pembangkit tenaga uap sehingga mampu mengoperasikan, memecahkan permasalahan dalam pengoperasian dan mengembangakan operasi dari suatu instalasi pembangkit tenaga uap. Memahami tentang perencanaan berbagai komponen dan peralatan dari sistem tenaga uap serta dasar perawatannya. Mampu menghitung spesifikasi teknik dari komponen untuk tujuan pengadaan maupun manufacturing. Pengetahuan dasar tentang sistem pembangkit tenaga uap untuk berbagai fungsi maupun jenis output-nya; Analisis tentang siklus sistem tenaga uap dan usaha optimasi untuk mencapai efisiensi yang optimal; Pembahasan tentang sumber energi untuk sistem tenaga uap dan system konversi energinya; Pembahasan ketel uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan turbin uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan komponen lain seperti kondensor, pompa, dan peralatan perlindungan terhadap pencemaran lingkungan akibat limbah operasi. Wark, Kenneth Jr., 1989. “Thermidynamics” Mc.Graw-Hill International Editions. Mac Noughton, E. 1956. “Elementary Steam Power Plant”, Third Ed. John Willey and Sons Inc. Sterman, LS.Telvin, SA.Sharkov, AT.1986. “Thermal and uclear Power Stations”, Mir Publishers (English Translation). North American Combustion Handbook, 1978. Second Edition. North American Mfg.Co. Lindsley, David. 1992. “Boiler Control Systems”, Mc.Graw-Hill International Edition. Kadir, Abdul. 1996. “Energi, Sumber Daya; Inovasi; Tenaga Listrik dan Potensi Ekonomi”, Edisi kedua UI-Press. Mesin Pendingin & Pemanas Kode Mata Kuliah : TKM. 4018 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada mesin pendingin dan pemanas serta mampu menerapkan konsep rancang bangun mesin tersebut. Introduksi; Cara-cara mendapatkan efek pendinginan dan pemanasan; Vapor compression cycles; Sistem kompresi bertingkat; Refrigerant; Komponen instalasi: kompresor,

40. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

61

“Energy Economics”. 165-171 Railway Terrace. D. Aerojet Electro Systems Company.al. Wilbert F.. 4019 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Pk. Mata Kuliah : 62 . Linnhoff. Perencanaan dan audit energi. Sistem refrigerasi suhu rendah. Refrigerant dengan siklus udara. Richard. Rugby CV 213 HQ: England. G. proses industri. Ahern. Steam jet refrigeration. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : kondensor. Psychrometry. Analisis audit energi dengan program komputer. “Energy Management Principles”. B. Analisis ekonomi sistem energi. Komputasi Dinamika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. sumber dan utilisasi energi di dunia / Indonesia. Cambridge: Cambrige University Press. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa tentang prinsip dasar energi untuk berbagai aplikasi seperti.p. et. Pergamon Press. et. 4020 Beban Studi : 2 sks Status : Wke.& Friester. instalasi listrik sehingga mampu mengoptimalisasikan efisiensi sistem energi.m Prasyarat : TKM. Pk. bangunan.Piping & Accesories.Kepustakaan : 41. Prinsip dasar manajemen energi. proses pemanasan / pendinginan. Manajemen Energi Kode Mata Kuliah : TKM.B.p. Stocker. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. American Society of Refrigerating and Refrigerating Engineers Data Book. sistem pemanasan /pendinginan. pembangkit tenaga. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy”. The Institution of Chemical Engineers. alat ekspansi dan evaporator. “Refrigeration and Air Coditioning”. C. Sistem-sistem energi. industri.m Prasyarat : TKM. Craig B. 4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 42. John E. “Refrigeration and Air Conditioning”. Townsend. Beban pendinginan. Heat pumps. 1981. Jordan R. Perencanaan AC. John Willy and Sons: New York-Brisbane Eden. Smith. Design Volume. al.W. USA. dan lain-lain. Sistem absorpsi. gambaran.

teknik komputasi pada perpindahan panas konduksi steady dan transien.5. Texas: Engineering Education System. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Patankar. Deskripsi persamaan deferensial pada perpindahan panas (persamaan energi) dan pada aliran fluida (persamaan momentum). deskretisasi persamaan. Versteeg. 1991. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 63 . linierisasi suku source dan kondisi boundary. Inc. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. deskretisasi persamaan. Hoffmann. Suhas V. Longman Scientific & Technical. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. model-model pendekatan untuk suku difusi (central different. pengenalan beberapa metode diskretisasi persamaan... Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan mampu melakukan komputasi secara numerik dalam fenomena perpindahan panas dan aliran fluida. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. pengalaman kerja. Patankar. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). power-law). HK. “ umerical Heat Transfer and Fluid Flow”. KA. USA: Innovative Reserch. “An Introduction to Computational Fluid Dynamics”. Washington: Hemisphere Publishing Corporation. penyelesaian persamaan deskretisasi secara langsung Tridiagonal-Matrix Algorithm (TDMA) maupun secara tak langsung (iterasi). teknik komputasi pada aliran fluida.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. 1995.. exponential. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Suhas V. “Computational Fluid Dynamics for Engineers”. penentuan grid. up wind.: Malalasekera W. 1980. “Computation of Conduction and Duct Flow Heat Transfer”. ----- 43.1989.

Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 126 sks. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Logam Paduan Kode Mata Kuliah : TKM. Teknik Konversi Energi. Avner. Metal Park: Ohio.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Material ---------- 38. S. Baja paduan tahan panas. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami: sifat. ----- ---------. Baja paduan untuk bantalan. “Metal Handbook Commitel”. Mampu memilih bahan untuk suatu penggunaan.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.44. struktur dan penggunaan dari berbagai paduan yang biasa digunakan. “Intorduction to Physical Metallurgy”. Baja paduan tahan karat. Pk. Baja konstruksi. “Properties and Selestion of Tool Materials”. Mata Kuliah : TKM. tembaga dan logam non ferrous lainnya. UBU.p. 4021 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Baja perkakas dan pemilihannya.4022 2 sks 64 . Paduan aluminium. American Society for Metals. serta sifat logam-logam paduan.M.ke Prasyarat : TKM. Metalurgi Mekanik Kode Mata Kuliah : Beban Studi : 39. Sidney H.

p. Elektro Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. D. korelasi antara sifat logam. Sydney. 3. 1984. Sifat dan karakteristik. Ohio. “Problem in Metallurgycal Thermodynamics and Kinetics”. 4023 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Parthasaradhy. Printed in Hongkong. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu mengaplikasikan proses elektrolisis dalam proses pemisahan dan pemurnian logam. Macmillan Education Ltd. Efisiensi arus dan energi. “Practical Electroplating Handbook”.Gasket . Vermon John. teknologi pembuatan cetakan logam. AddisonWesley Publishing Company.. uji karakteristik (fungsional dan estetika) produk. pembentukan plastik logam. 2. las. teori deformasi dan dislokasi. 1992. Metalurgi Mekanik. Uji mampu pengerjaan (bentuk. American Society for Metals. Reaksi oksidasi-reduksi: Electroplating pada macam-macam logam induk. Darken and Gurry. potong. 1988.ke Prasyarat : TKM. Alih Bahasa Sriati Japrie. Potensial Katoda. Pk. mekanisme pengerasan logam. laku panas).4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui dan memahami hubungan timbal balik tiga parameter (1.R. Jakarta.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Status : Wm. Elektrolit. G. 40. Forming and Forging. “Intorduction to Metallurgycal Thermodynamics” Upadhaya. “Principles of Extractive Metallurgy”. Serope Kalpkjian. Testing of Materials. Dasar-dasar pengerjaan logam. Kualitas produk logam) dalam rekayasa teknologi pengerjaan logam. Penerbit Erlangga. Pk. Jenis sell elektrokimia. “Physical Chemistry of Metals”. Pembentukan ion dan ion komplek.. George E. Dieter.ke Prasyarat : TKM. mekanisme dan otomatisasi mesin-mesin dalam industri logam.p.S. mekanisme cacat dan patahan. Manufacturing Processes for Engineering Materials. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 65 . Rosenqvist Terkel. Metals Park.

4024 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. Rhodes.J. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Metalurgi Serbuk Kode Mata Kuliah : TKM.41. Failure Analysis and Prevention. Model kerusakan dan kondisi makrofraktografi. “Manufacturing Processes”. Manfaat analisis kegagalan. Pencetakan. “Principles of Powder Technology”. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek 66 . Commented carbid.ke Prasyarat : TKM. 1986. John Willey and Sons Inc. M.m Prasyarat : TKM. Amstead. Sinter phase tunggal eksperimental dan mekanis.ke. 42. German. Cs. “Powder Metallurgy Science”. Konsolidasi panas. ASM Handbook. Sinter.H. Randall. “Powder Metallurgy. mekanis kerusakaan dan kondisi mikrofraktografi. cara pembuatan serbuk logam dan cara pengaplikasiannya pada komponen mesin. Perangkat untuk menganalisis kegagalan. Lenel. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami karakteristik material serbuk. Metal Powder Industries Federation. Pk. Princeston: New Jersey. dari segi teknik mesin dan orientasi kerusakan permukaan makroskopik. Ekonomi & energi yang diperlukan dan produksi magnet. B. Serbuk logam tahan panas & reaktif. metode analisis kegagalan dan penyusunan laporan.. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang manfaat mengetahui tujuan analisis kegagalan dan faktor apa saja yang menjadi dasar analisis kegagalan. Karakteristik dan uji serbuk. M. Porous metal. Produksi serbuk logam. Pk. 9 Edition. 1980.p. 4025 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Analisis Kegagalan Kode Mata Kuliah : TKM. Studi kasus. ASM. Principles and Applcations”. Pritz V.

----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. pengalaman kerja.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44.5. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Mata Kuliah : : Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : 43. Teknik Konstruksi. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada 67 . Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).

Tujuan : 68 . Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Mata Kuliah : : Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. pengalaman kerja. 4113 Beban Studi : 2 sks Status : Pk. Mata Kuliah : Korosi Kode Mata Kuliah : TKM. 4203. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui terjadinya reaksi logam dan lingkungannya yang dapat menyebabkan menurunnya sifat mekanik dan fisik. UBU. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.m Prasyarat : TKM. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 126 sks.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44.5.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung Status Pilihan ---------45.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------. Teknik Industri. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya.

Alih bahasa Alex Tri K. Rudenko. “Chain for Power Transmision and Material Handling”. Metode pengukuran regangan. Perkembangan metode baru. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar perancangan pesawat angkat. Macam-macam pesawat pengangkat.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Jenis sell elektrokimia.. “Mesin Pemindah Bahan”. ACA. Darken and Gurry. 4114 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Jenis polarisasi. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami teknik dalam analisis tegangan eksperimental. strain gage sirkuit dan instrumentasinya. “Conveyor and Related Equipment”. Analisis kekuatan sistem pesawat pengangkat. Jenis korosi pada logam . Pencegahan dan pengendalian korosi. photo elastis dengan metode refleksi.”Korosi”. metode Moire. Pengujian laju korosi.R. Pompabilitas dan hubungan tegangan regangan dalam tiga dimensi. Prinsip korosi sell. Persamaan keseimbangan. 46. strain gage. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 69 . Korosi lingkungan.W. CEMA. Pesawat Angkat & Alat Berat Kode Mata Kuliah : TKM. pengenalan metode-metode baru hybrid stress-analysis untuk analisis tegangan penggunaan strain gage dan metode photo elastisitas. “Physical Chemistry of Metal”. Spivakovsky. metode lapisan getas dan pemakaiannya. Analisis Tegangan Eksperimental Kode Mata Kuliah : TKM. Trethewey. Metode optik. “Belt Conveyor for Bulk Material”. analisis dari data strain gage. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. Pengulangan dasar teori elastisitas. Diagram Pourbaix. teori photo elastisitas dua dimensi. 4115 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. alat bantu dan alat pengaman stabilitas. K. sistem pembangkit gaya angkat.

J.Kepustakaan : Daily and Riley. Minimisasi 1 demensi. Optimasi desain interaktif: Peranan interaktif pada optimasi desain. 1965. Problem desain optimum tak konstrain. Arora Jasbir S.. Algoritma optimasi desain interaktif. Singapore. Desain engineering.B. al. 1989. 4117 2 sks Pk. Problem desain optimum konstrain. Franklin E.. Mc. Faupel Joseph H.. 4108 Tidak Ada Tidak Ada 70 . Englewood Cliefs N.. Metode steepest descent. Robotika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 48.. Komputasi & Perancangan Model Kode Mata Kuliah : TKM. Optimasi grafik. 1978. Model matematik umum pada desain optimum. International Edition.Graw-Hill. cost function. USA. Second Edition. New York: John Willey and Sons. “Introduction to Optimum Design”. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan : 49.p TKM. 4116 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. “Engineering Design”. John Willey & Sons. desain teknik vs analisis. New York: Mc. Metode conjugate gradient. Roak and Young. konstrain desain. Linearisasi problem konstrain. “Experiment Stress Analysis”. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Optimasi desain praktis: Formulasi problem optimasi desain praktis. Prentice Hall Inc. Inc. Fisher. Komputasi desain optimum tak konstrain: Konsep umum terhadap algoritma numerik. Boresi et. konvensional vs desain optimum). “Advanced Mechanic of Materials”. Hildebrand F. 1978. Metode Newton. Dasar formulasi problem desain: Variabel desain. 4209. “Formulas for Stress and Strain”. “Advanced Calculus for Applications”. Second Edition. Konsep desain optimum: Konsep dasar.GrawHill Book Co. 1981. Introduksi desain (proses desain.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar desain pemodelan dan menyelesaikan komputasi serta optimasi dari problem-problem teknik. USA. Metode Constraint steepest descent. New York: Mc.Graw-Hill. Komputasi desain optimum konstrain: Ide dan konsep dasar..

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen robot dan memahami dasar-dasar perancangan robot. penerapan frame pada link robot.S. control. Harry H. Fu. analisis kecepatan dan gaya statik pada manipulator. Van Nostrand Reinhold:New York. 1989. Klasifikasi robot. Mc. 1986. komponen pembentuk robot. 4111 50. Penemuan-penemuan keilmuan yang mutakhir pada bidang: rekayasa desain. turbo machinery. “Industrial Robots Handbook”. “Robotic. Yu. International Edition: Singapore.Graw-Hill International Edition: Singapore. robotika. John Willey & Sons. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 51... 1986. analisis kinematika maupun kinematika invers dari manipulator. K. Groover.“Fundamentals of Robotic Engineering”. 4118 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun dan mengembangkan teori dasar yang disesuaikan penemuan keilmuan mutakhir untuk menyelesaikan problem-problem teknik. Yoram. Mc. Mata Kuliah : 71 . Addison-Wesley Publishing Company: New York. New York. Kozyrev. Topik Khusus Kode Mata Kuliah : TKM. “Introduction to Robotic. “Industrial Robotic. Disesuaikan pada setiap topik yang akan diberikan dan berdasarkan temuan mutakhir melalui media maya (internet) atau temuan para ahli pada bidang masing-masing. 1989. transportasi. fenomena kopel pada problem teknik. technology.. Craig. Mikell P. teknologi agribisnis. programming and application”. Graw-Hill. sensing. Mir Publisher: Moskow. “Robotics for Engineers”. Teknologi Tepat Guna Kode Mata Kuliah : TKM. desain mekanisme manipulator. Poole. 1985. John J. biomekanik. 4132 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM.. serta pemrograman robot manipulator Koren. mechanics and control”. vision & intelligence”. analisis dinamika robot. 1989.

Prinsip pembuatan bahan bakar melalui proses gasifikasi. daun tembakau. and Mansell.J.). 4146 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Whirling phenomenon. Dynamic loading. vibration measurement. dsb. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang getaran permesinan. Pokok Bahasan: Rotating Machinery and reciprocating engines. vibration isolation. prinsip-prinsip interaksi antara manusia dengan teknologi disekitarnya. Natural frequency and modes. “Appropriate Technology”. Experimental and Maintenance aspects. Proses pembuatan Biogas. frekuensi natural. Reciprocating engine dynamic model. Pemanfaatan energi matahari untuk pengering (kopi. Rotor dynamics’ shaft. rotating mass. Gyroscopic effects. Finite Element model.S. bahan bakar serbuk kayu. fondation design. types of isolation. dynamic response. prinsip-prinsip getaran pada mesin berputar dan mesin putaran bolak balik. A. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar getaran permesinan. Teknlogi industri kecil (rumah tangga). 52. : 72 . and introduction to active vibration control. Teknologi pompa penggerak sendiri (self action pump). D. critical speed. Mata Kuliah Getaran Permesinan Kode Mata Kuliah : TKM. Dynamic response due to unbalance mass and harmonic excitation. Pemanfaatan bahan bakar dari sampah organik. discs and bearings. “Appropriate Technology for Developing Countries ” . passive vibration control. perancangan prototipe atau perancangan peralatan/mesin jadi. Pokok Bahasan: Konsep pembuatan tungku sederhana dengan bahan bakar sekam. reciprocating mass. Menampung kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. Pemanfaatan energi air untuk pembangkit energi sederhana.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar teknologi tepat guna. Francis. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. D. dalam bentuk konsep perencanaan (perhitungan & gambar). Industrial application. balansing dan ketidak setimbangan masa dan eksitasi harmonik. Kepustakaan : Steward. Principle of Motor installation and Fondation. Model metode elemen hingga. Fuller. dynamic response.B.

1992.. New York.Graw-Hill Publishing Company Ltd. Addison Wesley Publishing Company: New York. Inc. Barkan. HMT. Contoh penggunaan masing-masing proses tersebut pada komponen pemesinan. John M. McGraw-Hill. J. 4120 Beban Studi : 2 sks Status : Pp 45. Vibration and Shock Isolation. pemotongan kimiawi (Chemical Discharge Machining dan Electro Mechanical Discharge Machining). New York. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui konsep. Crede. CE. “Manufacturing Engineering & Technology”. pemotongan berkas laser (Laser Beam Cutting). Foundation Analysis and Design.Kepustakaan : Andrew D.: New Delhi. pemotongan berkas energi tinggi (High Energy Beam Machining). 1962. Inc. pemotongan elektrik (Electric Discharge Machining).. Rotodynamics Prediction in Engineering.H.E. Rotodynamics of Turbomachinery. 1980. 1990. John Wiley & Sons. DD. 4th edition. “Product Technology”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46. McGraw Hill. Bowles. Vance. Amstead. Mata Kuliah : 73 . B. 1988. 1979. Tata. Pemotongan Logam on Konvensional Kode Mata Kuliah : TKM. Inc. John willey & Sons: New York. Kalpakjian. Serope. Dimarogonas. keuntungan dan kerugian serta aplikasi proses pemotongan non-konvensional. John Wiley & Sons. New York. John Willey & Sons. New Jersey.... Sam Haddad. 4119 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. 1989. Guy Ferraris.. “Manufacturing Processes”. Proses pemotongan nonkonvensional terdiri dari pemotongan ultrasonik (Ultrasonic Discharge Machining). Michel Lalanne. pemotongan water jet (Water Jet Cutting). Vibration for Engineers. Prentice Hall. New York. New York. Konsep dasar proses pemesinan non-konvensional serta keuntungan dan kerugiannya dibandingkan dengan proses pemotongan konvensional. Mc. Dynamics of Bases and Foundations. Perencanaan Tata Letak Pabrik Kode Mata Kuliah : TKM. 1962.

Perencanaan kebutuhan fasilitas produksi (mesin. “Facilities Planning”. Gavriel. 1984. John Willey & Sons.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang prosedur yang sistematik untuk merancang tata letak fasilitas produksi dan fasilitas penunjangnya. 1983. Definisi perkakas bantu pegang (fixture) perkakas bantu tuntun (Jig).. Salvendy. White. Wignyosoebroto. John Willey. Apple. Penanganan material (material handling). Inc. prinsip-prinsip dasar lokasi alat-alat dan metode lokasi. James A. Perencanaan proses produksi dan pola aliran bahan. & John A. “Handbook of Industrial Engineering”. Pendekatan dalam perancangan tata letak fasilitas dengan metoda kuantitatif dan kualitatif.. jenis perkakas bantu mesin freis. 1997. 1982. Perencangan perkakas bantu: informasi dan keahlian yang dibutuhkan serta tahapannya dalam perancangan.. James M. Analisis aliran material dan hubungan antar kegiatan. Prinsip-prinsip dasar pencekaman. Co. New York. Boston. ComputerAided Layout. Perencanaan kebutuhan personil. Tompkin. Sritomo. Perancangan tata letak rinci. S. mesin bor. Perkakas Bantu Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. Guna Widya. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 74 .: Canada. PWS Publishing.New York. Perencanaan kebutuhan luas lantai untuk kegiatan produksi dan non produksi. 47. 4121 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menguasai perkakas bantu sebagai faktor pendukung utama dalam industri manufaktur. Inc. peralatan dan penunjangnya). Teori lokasi dan pencekaman : lokasi benda kerja dalam sistem referensi mesin perkakas. “Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan”. Jakarta. “Plant Layout and Material Handling”. John Willey & Sons. Pengertian tata letak fasilitas dan prosedur perancangannya. Jenis-jenis pencekaman. “Facilities Design”. mesin sekrap dan sebagainya. fungsi perkakas bantu dalam proses produksi. Perkakas bantu pegang. Heragu. 1996.

P. Coco Ibrahim. B. “Practical Engineering Metrology”. Akuntansi Biaya Kode Mata Kuliah : TKM. New York. USA. Laba-rugi dan Harga Pokok Penjualan. Struktur biaya Produksi dan Penjualan. Kontrol kualitas. “Jig & Fixture Design Manual”. “Experimental Methods for Engineers”. Ekonomisas dan optimalisasi perkakas bantu. Praktikum pengukuran geometris dengan alat ukur yang tepat dan analisis hasil pengukurannya. Konsep dan Klasifikasi Biaya. Alat ukur.Kepustakaan : Perkakas bantu tuntun. “Hand Book of Industrial Metrology”. Sharp K. “Hand Book of Dimensional Measure”. Perhitungan biaya berdasarkan Pesanan (Job Order Costing) dan berdasarkan Proses (Process Costing). Metrologi Industri Kode Mata Kuliah : TKM. Perhitungan biaya langsung dan tak 48.W. ASME. Industrial Press Inc. 1980. 1970. Spesifikasi geometris. Parago. Konsep statistik dalam Metrologi Industri. Pembuatan perkakas bantu. J. Laporan Neraca. “ Perkakas Bantu”. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu menerapkan metode-metode pengukuran yang benar terhadap peralatan mesin serta mampu menganalisis data hasil pengukuran dengan konsep statistik untuk penarikan kesimpulan. Lab. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 75 . K. 4122 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Pengertian dasar. alokasi dan kalkulasi biaya produksi untuk keperluan perencanaan dan pengendalian produksi. Metrologi Industri Mesin FTI – ITB. Alat ukur dan pemakaiannya. Perkembangan alat dan metode pengukuran geometri. Henricksen. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49. Holman. 4123 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan metoda analisis. 1984.

L. Perancangan produk dan proses. 1985. & Nicholas I. sistem industri/operasi dan produktivitas..J. Manajemen Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. Sistem distribusi. MF. N.. New York: Von Nostrand Reinhold Co. Sistem biaya standard dan analisis variansi. 4029 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. 5th. Aquilano. Horngern. Bell.. E. LH. Homewood III: Irwin Allen Inc.Kepustakaan : langsung.. New York : The Mac Millan Co. Davis. Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi. “Cost Accounting: Planning and Controlling”.J. Richard D..K.. Introduksi tentang manajemen operasi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 76 . A..Graw. R. E. & Ebert. South-Western Publishing Co. Perawatan fasilitas. “Production & Operation Management”. Irwin Inc. Job design. Flemming. Sistem dan proses pencatatan serta pengolahan data keuangan (jurnal. Grant. Sistem pencatatan biaya berdasarkan historis dan standard. “Production and Operations Management”. Mac Graw-Hill Book Co. “Operations Management”. 1992. 1982.E. 1964.. Perencanaan lokasi pabrik. & Hammer. 1984.. Perancangan sistem.. kapasitas dan investasi. “Management Accounting & Control Techniques for the onAccountant “. Aquilano.. Richard B. 1981. Nicholas J. Chase. Uzry. Chase & Mark M.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai hal-hal yang berkaitan dengan proses pengelolaan (manajemen) aktivitas produksi/operasi yaitu aktivitas yang ditujukan untuk memberikan nilai tambah dari segala sumber input yang harus ditransformasikan menjadi output secara efektif dan efisien dari suatu sistem produksi/operasi..Hill Book Co. Cincinati. Prentice Hall. : Prentice Hall Inc. Richard B. New York: Mc. Charles T. 50. production standards & work measurement. Kostas N. New Jersey. Labor & material standards. Analisis titik impas. 1984. Strategi operasi. Matz. Dervitsiotis. Mary M. “Fundamentals of Operations Management”. 1981. and Lawrence F. ledger dan rekening T). “Basic Accounting and Cost Accounting”. Englewood Cliffs. Adam. “Cost Accounting: A Managerial Emphasis”. Introduction . 1995. New York.

1982. “Production Control: A Quantitative Approach”. Jakarta. New York.. Teknik-teknik peramalan permintaan. Gramedia Pustaka Utama. 2001. JH. Spyros at all. 4030 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Makridakis. “Production and Inventory Management”. “Operation & Industrial Management Designing and Managing for Productivity”. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 77 . make to stock. Mata Kuliah : Perencanaan & Pengendalian Produksi Kode Mata Kuliah : TKM.. Bailey. make to order. Perencanaan material dan pengendalian persediaan untuk Independent Demand (Konsep Economic Order Quantity). New Delhi. John Willey & Sons. 1983.. David D. Inc. 1985. Perencanaan agregat (aggregate planning) dan penentuan Jadual Induk Produksi (Master Production Schedule). Cincinati.. John E.. DW. assembly to order dan engineer to order. 1991. Masalah Keseimbangan Line/lintasan Produksi (Line Balancing). Vincent. Forgarty. South Western Publishing Co. Canada. Pengertian sistem produksi/manufaktur. James E. Hoffman. Penjadualan tenaga kerja (personnel scheduling). Inc. Mac Graw-Hill Book Co. Biegel. “Forecasting”. Konsep dan prosedur MRP II. Blackstone. 2rd Ed..Delmar. 51.. Pengurutan dan penjadualan operasi pada mesin/prosesor (machine sequencing & scheduling). batch. Bedworth. Perencanaan material untuk Dependent Demand: mekanisme Material Requirement Planning (MRP I). TR. Donald. Prentice Hall of India.. Gaspersz. John Willey & Sons.. “Integrated Production Control Systems”.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan kemampuan untuk menerapkan teknik-teknik perencanaan dan pengendalian produksi dalam sistem produksi yang berbasis pada konsep Material Resource Planning (MRP II). job shop. Fungsi perencanaan dan pengendalian produksi. 1982. flow shop. “Production Planning and Inventory Control”.

balancing. Kovakh. Klasifikasi dan karakteristik.R.and Sons. firing order. R. IHP. Mengetahui peralatan bantu/kontrol yang dipakai. Teori dan perhitungan poros engkol piston. Kavitasi. Mc. turbin setting. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. Mathur. Turbin Air Kode Mata Kuliah : TKM. New Delhi: D. “Marine Internal Combustion Engines”.P. Motto Euler. Moscow: Peace Publishers. M.Graw-Hill. Teori dan perhitungan siklus aktual (langkah pengisian. Petrovsky. Water hammer. Parameter-parameter utama. “Internal Combustion Engines”. Airfoil. Pelz. Mampu melakukan rancang bangun motor bakar. Teori dan perhitungan tekanan indikasi rata-rata. pompa bahan bakar.H. M. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip konversi energi pada motor bakar. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Motor Bakar Kode Mata Kuliah : TKM. Sharma. Draft tube. “Hydraulic Turbines”. Pompa & Kompresor 46. PLTM/PLTA. 4125 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Similaritas perhitungan dimensi utama. BHP dan SFC.L.L. tangensial. P-V diagram. “Hydraulic Turbines Theory and Design”. “Motor Vehicle Engines”. “A Course in Internal Combustion Engines”. 4124 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. V. Necleba. Moscow: Mir Publishers. kompresi. M. Maleev. Perlengkapan turbin air. Diagram gaya-gaya inersia. pembakaran. Mata Kuliah : 78 . 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem Konversi Energi tenaga air pada Turbin Air dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Air. Segitiga kecepatan. pendinginan dan bagian-bagian utama lainnya. ekspansi/kerja). Energi grade lines. P.45. Analisis siklus teoritis dan aktual motor bakar dua langkah dan empat langkah. pelumasan. M.

Klasifikasi.. Nekrasov. 4126 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Krieger Publishing. 1990. Archie W. Ltd.. Church. Perhitungan kekuatan bagian-bagian utama Turbin Uap. Centrifugal Pumps. 48. Mc. Pompa & instalasinya. Introduksi. New York: John Willey & Sons Inc. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada Pompa & Kompresor dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Pompa & Kompresor.H. Gaya axial dan cara balancing.. 1967. Hifni H. 1979. Malang. Aliran uap dalam saluran. London. Blower dan Fan. Westbury House England. Dasar-dasar perencanaan Turbin Uap. Volute Casing & Diffuser. Kompresor. Goodal P. London: Robert E.”Principles of Energy Conversion”. Menentukan ukuran nozlle dan blade. Simbol hidolik. SR. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem Konversi Energi Tenaga Uap pada Turbin Uap dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Uap. Pengertian umum Turbin Uap.M. Baian-bagian utama dan konstruksi Turbin Uap. Pengertian uap dan sifat-sifatnya. 1985. Stepanoff. Culp. B. Gunadiarta I Made. Positive Displacement Pumps.. Karakteristik. “The Ejjicient Use of Steam”.” Turbin Uap (Teori dan Perencanaan)”. “Hydraulic for Aeronotical Engineers”. Pompa aliran axial. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 79 . Turbin-turbin gabungan dan perhitungan efisiensinya.W.J.Graw-Hill. Termodinamika uap. Ekspansi uap dalam Nozzle. “Pompa & Kompresor”. Moving dan guide blade pada Turbin Reaksi. Fakultas Teknik Unibraw. “Centrifugal Pump and Blowers”. “Centrifugal & Axial Flow Pump”. Turbin Uap Kode Mata Kuliah : TKM. Fakultas Teknik Unibraw. A. Acesories. Blade dan nozzle pada Turbin Impuls. Ekspansi uap dalam Blade. Kavitasi. Teori similaritas dan kecepatan spesifik. Moscow: Peace Publishers. Sistem tenaga uap. 4127 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. A.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kode Mata Kuliah : TKM.

Gelombang kejut normal. Konversi energi didalam ketel uap meliputi. 4128 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. & Roshko. perancangan ketel uap. H. Dasar-dasar perencanaan ketel uap beserta bagian-bagiannya. kejut miring. Spesifikasi. Persamaan aliran gas dengan gesekan. A. klasifikasi dan konstruksi berbagai macam ketel uap. proses perpindahan panas/kalor yang terjadi didalamnya.. Setiardjo. 4129 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Liepmann. memahami penerapan dan pengoperasian serta perawatan ketel uap. El Wakil. Agarwal. termasuk keselamatan kerja dan undang-undang tentang ketel uap. 50. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Ketel Uap Kode Mata Kuliah : TKM. Shield Carl D. Dinamika gas satu dimensi. termasuk pembahasan tentang sistem aliran udara. Gelombang muaian Prandtl Meyer serta aplikasinya. D. bahan bakar.49. Pengaruh perpindahan kalor dengan aliran gas. “Steam Power Plant”. proses pembakaran bahan bakar. gas asap dan aliran sirkulasi air/uap didalam ketel uap. Gelombang aliran Subsonik dan Supersonik. “Teknologi Tenaga Uap”. bahan bakar. “Boiler”. “Thermal PowerEngineering”. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami teori dasar tentang gas. “Elements of Gas Dynamics”.”Ketel Uap”.W. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 80 . Dinamika Gas Kode Mata Kuliah : TKM. mampu menganalisis dan menerapkan teori dinamika gas dalam sistem teknik. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip dasar tentang konversi energi. Sudjito. Difuser dan terowongan angin. Aplikasi aliran gas dalam nozel.

John Willey and Sons. “Teknologi Rekayasa Surya”. 1980. dan pembangkit listrik sistem thermal maupun photovoltaik. Ted J. 4130 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : 81 . 51. Beckman. New York: Berlin Heidelberg. Pembahasan tentang jenis-jenis bahan. John A. dan analisis ekonomi terhadap sistem tersebut. Mampu mengidentifikasikan potensi tenaga surya untuk pemanfaatan di bidang industri. “Solar Engineeringof Thermal Processes”. Analisis ketersediaan tenaga matahari di bumi karena pengaruh perubahan posisi matahari. Pengetahuan dasar dan teknik pemanfaatan tenaga matahari untuk pemanas air. pemanas udara mesin pendingin. Zierp. kompor masak. 1995. Analisis teknik untuk dapat memprediksi ketersediaan dan sifat radiasi matahari di suatu daerah. Sprigger Verlag. Desain kolektor tenaga matahari sebagai pengumpul panas untuk berbagai besaran temperatur. Duffie. Mata Kuliah : Teknologi Tenaga Surya Kode Mata Kuliah : TKM. “Theoritical Gas Dynamics”. penyuling air laut. Serta dapat merencanakan aspek-aspek teknik dalam rangka implementasinya. Arismunandar Wiranto (penterjemah). Sistem konversi energi photovoltaik.Jurgen. listrik dan lainnya. William A. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan optimasi dari berbagai sistem termal. iklim dan partikel lain di atmosfir. Jansen. pertanian rumah tangga. dan lainnya. Optimasi Perancangan Sistem Termal Kode Mata Kuliah : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang berbagai aspek untuk memanfaatkan tenaga surya dalam bentuk panas. Jakarta: Pradnya Paramita. 4131 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM.

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Konsep dasar perencanaan sistem termal, pemodelan dan perencanaan sistem termal; konsep exergy; analisis dan optimasi sistem energi; aplikasi dalam sistem aliran fluida, termodinamika, dan perpindahan panas; analisis thermoeconomics dan optimasinya; teknik-teknik analisis dan numerik dalam desain sistem energi; optimasi desain untuk sistem kogenerasi. Bejan, Adrian; Tsatsaronis, G.J.; Moran, Micchael, 1996.”Thermal Design and Optimization”. USA: John Willey & Sons. B. Linnhoff. Townsend, D.W. et. al. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy, The Institution of Chemical Engineers”. 165-171 Railway terrace. Rugby CV.213 HQ: England. Ahern, John E. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. New York: John Willey & Sons. Teknologi Energi & Lingkungan Kode Mata Kuliah : TKM. 4133 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang berbagai pengaruh energi dan limbah energi terhadap dampak lingkungan. Isu-isu mengenai lingkungan dan dampaknya (pengaruh tegangan tinggi dalam peralatan, pengaruh gas-gas buang, kontrol terhadap zat yang mudah terbakar, pembuangan limbah, aplikasi material baru dalam teknik dan pengaruh lingkungannya). Masalah-masalah lingkungan (limbah padat, pengumpulan limbah industri, limbah berbahaya, management konsumsi energi, polusi udara, suara dan pengaruh atmosfir global). Teknik Management lingkungan (minimalisasi limbah, recycling & reuse, pengumpulan dan pembuangan limbah, regulasi dan standar, instrumen ekonomik). Etics for engineers; (materi dimasukkan ke Pendidikan Pancasila atau FIP). Peranan insinyur dalam masyarakat dan bisnis; institusi kode etik insinyur Indonesia. Innovation and entrepreneurship; (materi dimasukkan ke ekonomi teknik dan manajemen industri). Patent law, Copyright, Intellectual Property; Market research and marketing; Writing business plans; Accessing venture capital. Soeriaatmadja, “Analisa Dampak Lingkungan” Pusat Studi Lingkungan Hidup, ITB. 1983. Center, Larry W. “Enviromental Impact Assessment”, Mc.Graw-Hill, New York, 1977.

53. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan :

82

Canter, “Air Polluting”, Mc.Graw-Hill, 1979. Wark, Warner, “Air Pollution, its Origin and Control”, Harper & Row, 1981. Gunawan, Suratmo, F. “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan”. Gajah Mada Univercity Press; Yogyakarta, 1995. 54. Mata Kuliah : Fuel Cell Kode Mata Kuliah : TKM. 4134 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 4215 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang berbagai aspek dari sumber energi alternatif bahan bakar fuel cell. Hidrogen dan sifat-sifatnya; metode-metode pembuatan Hidrogen; prinsip kerja fuel cell; tipe-tipe fuel cell serta keuntungan dan kerugiannya: PAFC, MCFC, SOFC, AFC, PEMFC; aplikasi fuel cell. Jakub, Pusz. “Fuel Cells and Hydrogen”. Jakub, Pusz. “Alternatif Energy Sources”.

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

45. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Polimer & Komposit Kode Mata Kuliah : TKM. 4135 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses pembentukan polimer, komposit dan keramik serta macam-macam proses manufakturnya maupun aplikasinya. Polimerisasi; Reaksi kondensasi; Solid date polymers; Pengaruh dan modifikasi, struktur, berat molekul komposisi, substitusi rantai, cross linking dan pencabangan dengan sifat mekanik & fisik polimer; Teknik pembentukan polimer; Teknik pembentukan keramik; Komposit material dan metode pencampuran material; Reinforced polimer dan keramik komposit. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”, New York: John Wiley & Sons.

83

Kingery, W. “Introduction to Ceramic”, Series on Sclence and Technology of Materials. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. 46. Mata Kuliah : Ekstraksi Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. 4136 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip pengolahan biji logam menjadi produk logam setengah jadi. Macam dan jenis senyawa biji logam; Pengolahan awal hasil tambang; Pembuatan pellet; Pyrometallurgy dan Hydrometallurgy; Pengontrolan komposisi logam. Polukhin, P. “Metal Process Engineering”. Kuznetson. “General Metallurgy”. Rosenqvist, Terkel. “Principles of Extractive Metallurgy”. Material Baru Kode Mata Kuliah : TKM. 4137 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui macam material baru, memahami sifat dan mampu memilih dalam pengaplikasiannya. Jaringan glas, jaringan struktur material, interface dan interphase dalam komposit, rancangan dan karakteristik komposit, verifikasi rancangan perbaikan karakteristik, membandingkan material, dioda dan semikonduktor, sifat-sifat fisis transistor; Penyiapan kristal dan teknik pembuatan, sifat-sifat permukaan dan pengukurannya. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. Bor, Z. Jang. “Advanced Polymer Composites (principles and application)”.

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan :

47. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

84

S. J. Osaka Institute of Technology. N. Englewood Cliffs. 48. Metal Handbook Ninth Edition. New Jersey. “Microphotographs of Plating Defects”.Wahyono. 4138 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. American Society for Metal Park. dan hasil proses pelapisan. “Surface Cleaning. Takeo Oki. Prentice Hall. Reka Rio. plasma dan ion. jenis-jenis pelapisan uap logam. 4211 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membandingkan pelapisan konvensional dengan pelapisan inovatif dalam bidang teknik mesin. Ohio.5. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 85 . Wood. “Practical Electroplating Handbook”. “Principles of Tribology”. Parthasaradhy. Japan. Halling. Konsep pelapisan inovatif dan pelapisan rekayasa. William G. Mata Kuliah : Pelapisan Inovatif Kode Mata Kuliah : TKM. pelapisan electroless. Vol. faktor-faktor kondisi pelapisan. electroplating plastik. “Termo Kimia Metalurgi”. S. Perlakuan awal dalam pelapisan. Finishing and Coating”. “Fisika dan Teknologi Semikonduktor”.V.

Diagram Alir Pemrograman Tugas Mata Kuliah dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Tugas Mata Kuliah Tugas mata kuliah berupa pekerjaan rumah sebagai bagian dari kegiatan terstruktur Sks-nya terpisah dengan Mata Kuliah Terkait disebut Mata Kuliah Tugas Diprogram bersamaan dengan atau setelah Mata Kuliah terkait Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah tugas yang bersangkutan pada minggu kedua semester Asistensi tugas dilaksanakan oleh Dosen Pengasuh berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 orang Mhs setiap Dosen Pengasuh Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Asistensi tugas dilaksanakan oleh Asisten Pembimbing berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 Mhs setiap Asisten Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tidak dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Tidak dapat mengikuti ujian mata kuliahnya Dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Berkas & nilai tugas diserahkan ke Dosen Pengasuh mata kuliah Dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Berkas & nilai tugas diserahkan ke Rekording oleh Dosen Pengasuh Berhasil dan tidak ditempuh ulang Tidak dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Tugas mata kuliah harus ditempuh ulang semester berikutnya Gagal Ditempuh ulang Berhasil bersamaan dengan kelulusan mata kuliah-nya Gagal ditempuh ulang 86 .4.LAMPIRA : DIAGRAM 4.

perusahaan. proyek maupun instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan.00 dan dilakukan sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram. BERHASIL : Nilai hasil evaluasi dan Laporan satu eksemplar asli diserahkan ke Rekording GAGAL : Karena tidak memenuhi ketentuan 87 . apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. yang menentukan adalah Dosen Pembimbing Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebagai karya ilmiah. Proyek atau Instansi sebagai tempat mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Pembimbing dari Perusahaan. Proyek atau Instansi dimana Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan Nilai hasil evaluasi gabungan. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Pimpinan Jurusan Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas atas usulan dari Pimpinan Jurusan Dosen Pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atas usulan dari Ketua Jurusan Perusahaan. Laporan harus sudah diserahkan ke Rekording selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja Nyata-Praktik selesai dilaksanakan. serta dilaksanakan selama satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Mahasiswa yang berkepentingan harus mencari sendiri tempat & obyek Kuliah Kerja Nyata-Praktik.5. dibuat sesuai dengan format pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik. Prasyaratnya : Telah menyelesaikan 〈 104 sks dengan IPK 〈 2. Pengalaman kerja. Diagram Alir Pemrograman Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Kuliah Kerja Nyata-Praktik diprogram dalam KRS. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.DIAGRAM 4. Tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah.

a.DIAGRAM 4. Dosen. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang. Pemakalah Konsultasi kepada Dosen Pembimbing SEMINAR SKRIPSI SKRIPSI ada revisi SKRIPSI tidak ada revisi SKRIPSI SELESAI DAN TELAH DIEVALUASI SIAP UJIAN SKRIPSI 88 . belum selesai tanpa alasan yang jelas Pengikut seminar ialah. serta mahasiswa. Dosen. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang. Pemakalah serta mahasiswa PEMBIMBINGAN SKRIPSI OLEH DOSEN PEMBIMBING Skripsi telah selesai dan makalah skripsi telah disiapkan Enam bulan terhitung tanggal diterbitkannya Surat Tugas. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Skripsi diprogram dalam KRS dan Memperoleh blanko permohonan skripsi Konsultasi topik skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang pada blanko permohonan skripsi Dosen Pembimbing Konsultasi judul skripsi dengan Dosen Pembimbing untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan skripsi dan pengarahan tentang rencana pembuatan proposal skripsi Pembuatan proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing sampai selesai dan siap diseminarkan SEMINAR PROPOSAL Penerbitan Surat Keputusan Dekan bagi Dosen Pembimbing skripsi Pengikut seminar ialah.6.

Diwajibkan konsultasi revisi dan persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. Ketua Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. Tidak lulus ujian skripsi dengan ada revisi. Sekretaris Majelis: Mengatur dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dalam pelaksanaan ujian skripsi. dan seorang Pembimbing merangkap penguji saksi PELAKSANAAN UJIAN SKRIPSI Ujian Skripsi dilaksanakan dalam satu ruang untuk setiap Majelis Penguji Ujian Skripsi Tugas dan Kewajiban Majelis Penguji Ketua Majelis: Memimpin sidang. Diwajibkan konsultasi persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. Unsur-unsur yang dinilai : Meliputi penguasaan materi skripsi itu sendiri (untuk penguji skripsi) . HASIL SIDANG MAJELIS PENGUJI DIUMUMKAN LANGSUNG KEPADA MAHASISWA PENGIKUT UJIAN SKRIPSI 1. Pembimbing: Mendampingi mahasiswa bimbingannya dan dapat memberikan pengarahan yang bertujuan memperjelas pertanyaanpertanyaan yang belum dipahami oleh mahasiswa bimbingannya dan sekalian merangkap sebagai penguji saksi. 2. seorang anggota Penguji. Memberikan penilaian terhadap calon sarjana yang diuji. Penguasaan materi mata kuliah kompetensi utama/pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi (untuk penguji komprehensip). Waktu dan Penilaian Ujian Skripsi Waktu Ujian Skripsi : Untuk ujian skripsi waktu yang disediakan paling lama 120 menit bagi setiap calon sarjana. Nilai : Nilai yang diberikan berupa nilai angka 0 – 100. Bertanggung Jawab kepada Dekan atas pelaksanaan ujian skripsi dan menandatangani berita acara ujian skripsi. maka “hasil akhir” ujian skripsi mahasiswa tersebut dinyatakan lulus.b. Diwajibkan konsultasi revisi ke dosen Pembimbing. Anggota Penguji: Mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan tugasnya.DIAGRAM 4. Tidak lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Membuat dan menanda-tangani berita acara ujian skripsi. Dan penampilan selama ujian skripsi berlangsung. 3. Nilai lulus bagi setiap penguji adalah > 55 SIDANG MAJELIS PENGUJI Sidang Majelis Penguji dilaksanakan untuk menentukan “hasil akhir” ujian skripsi Kriteria hasil ujian skripsi : Apabila nilai rata-rata dari penjumlahan semua nilai hasil ujian skripsi dari Penguji bagi mahasiswa pengikut ujian skripsi adalah > 55. 4. Diagram Tahapan Pelaksanaan Ujian Skripsi dan Evaluasinya. Lulus ujian skripsi dengan ada revisi. 89 . di Jurusan Teknik Mesin MAJELIS PENGUJI UJIAN SKRIPSI Majelis Penguji Ujian Skripsi terdiri dari . Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota Penguji.6. Lulus ujian skripsi tanpa ada revisi.

Djarot Bangun Darmadi.. Ir. Ir. 7. M. : Agung Sugeng Widodo. Ir.Eng. MT. : 1.Sc. 4. M. Ir. Purnomo Budi S. ST..1. Djoko Sutikno. MT. Ir. Wahyono Suprapto.Eng. Dr. : Dr. 5.D. Sc. Anindito Purnowidodo. As′ad Sonief. M. M. ST.Met. M. Ph. 8. 6.31/SK/2006 ) Penanggung Jawab Ketua Sekretaris Anggota : Ketua Jurusan Teknik Mesin. MT. M. Eng.K. ST. MM..Eng. Agus Choiron.. MT.10. Ir. Masduki. Ir. Rudy Soenoko. 3. Dekan omor : 081/J.Tim Penyempurnaan Buku Pedoman Universitas Brawijaya Tahun 2007/2008 – 2010/2011 untuk Jurusan Teknik Mesin dengan susunan sebagai berikut : ( Berdasarkan S. 90 . 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful