Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2010

Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

ii

KATA PE GA TAR

Dengan mengucapkan syukur kepada Tuhan YME, yang hanya atas ijin-Nya, maka Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Tahun 2008/20092010/2011, kembali dapat dicetak ulang untuk mahasiswa baru tahun akademik 2009/2010. Buku Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin dievaluasi dan diperbaharui empat tahun sekali untuk digunakan sebagai dasar dan acuan semua kegiatan akademik dan kegiatan terkait lainnya di Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya. Pedoman Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Tahun Akademik 2008/2009-2010/2011 sudah menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, yang sebagian besar merujuk pada ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology). Adapun sistematika di dalam Buku Pedoman ini secara garis besar terdiri atas: 1. Visi dan Misi 2. Tujuan Program pendidikan 3. Kurikulum 4. Peraturan Jurusan 5. Peraturan Peralihan Silabus Mata Kuliah Penghargaan dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh anggota Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan serta semua pihak yang telah memberikan kontribusinya selama proses penyiapan sampai penyusunannya. Semoga keberadaan Buku Pedoman Pendidikan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh civitas akademika dan stake holders Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Malang, 1 Juli 2010 Ketua Jurusan Teknik Mesin

Dr. Slamet Wahyudi , ST, MT

iii

......................................................... Tujuan Program pendidikan .................................................................................................................. Visi dan Misi..........................................................................DAFTAR ISI Kata Pengantar ................................................. 4............................................... 3........ Kurikulum ............................ Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya................... 5......................................................... Daftar Isi ...................................................................... Silabus Mata Kuliah ............................................................. 1........ 2........................... Peraturan Peralihan ............................................................................................. Peraturan Jurusan ............................................................................................................... iii iv 1 1 2 2 11 18 19 iv ...................................................................... 6.....................................................................................................

program studi teknik mesin adalah mempersiapkan sarjana teknik yang memenuhi kebutuhan profesi melalui : 1. nasional. efisien. 4. penyelenggaraan pengabdian masyarakat dengan penerapan hasil penelitian dan kajian bidang rekayasa teknik mesin 1 . VISI dan MISI VISI Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya sebagai pusat pendidikan.PEDOMA PELAKSA AA PE DIDIKA JURUSA TEK IK MESI FAKULTAS TEK IK U IVERSITAS BRAWIJAYA 1. prasarana dan sarana yang memadai serta ditunjang atmosfir akademik yang kondusif. penyelenggaraan organisasi dan administrasi pendidikan yang efektif. 2. regional dan internasional yang didukung oleh sumber daya manusia. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang teknik mesin yang memiliki keunggulan dan manfaat bagi masyarakat lokal. penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran yang menjamin keluaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan sarjana teknik tingkat nasional dan internasional dengan mengusahakan suasana akademik yang menunjang. akuntabel dan berkelanjutan. MISI Misi jurusan Teknik Mesin. penyelenggaraan penelitian dalam bidang rekayasa teknik mesin. 3.

− Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) untuk masing-masing Konsentrasi berstatus pilihan yaitu.1. Konsentrasi Teknik Konstruksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. Untuk menyiapkan mahasiswa menjadi Sarjana Teknik Mesin yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknik mesin dengan kualifikasi sebagai berikut. Pasal 2.Dari sejumlah mata kuliah pilihan masing-masing konsentrasi tersebut. meliputi : − Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 31 mata kuliah dengan beban studi 105 sks. Teknik Konstruksi (k). Teknik Konversi Energi (ke) dan Teknik Material (m) Tujuan Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin adalah : 1. 3. Kurikulum Jurusan Teknik Mesin disusun berdasarkan Kompetensi. − Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 5 mata kuliah dengan beban studi 16 sks. Sesuai dengan Tujuan Program Pendidikan Akademik Sarjana Teknik sebagaimana tercantum dalam Ayat 2 dan 3. 2 . Konsentrasi Teknik Produksi sebanyak 28 mata kuliah dengan bobot 56 sks. KURIKULUM 3. ditambah PKN dengan beban studi 2sks dan Skripsi dengan beban studi 6 sks. − Mampu menerapkan pengetahuan dan ketrampilan teknologi. dapat dipilih untuk diprogram sebanyak (2 – 18) sks agar mencapai beban studi sebesar (144 – 160) sks. − Memahami dasar-dasar pengetahuan dan metodologinya. TUJUA PROGRAM PE DIDIKA Program Pendidikan Akademik Jurusan Teknik Mesin mencakup lima konsentrasi yaitu. Konsentrasi Teknik Konversi Energi sebanyak 30 mata kuliah dengan bobot 60 sks dan Konsentrasi Teknik Material sebanyak 24 mata kuliah dengan bobot 48 sks. Teknik Produksi (p). − Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) berstatus wajib untuk semua konsentrasi sebanyak 1 mata kuliah dengan beban studi 3 sks.2. − Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. − Mampu berfikir. masing-masing terdiri dari 6 matakuliah wajib konsentrasi dengan beban studi 10 sks. Buku Pedoman Pendidikan. 2. bersikap dan bertindak sebagai ilmuwan. − Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi. Bab II.

4104 TKM.4007 TKM.4202 TKM.4004 MPK.3.4206 TKM 4004 TKM4204 TKM.4004 TKM.2.4003 MPK.4204 ≥ 96 sks = 105 Status W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W W 3 .4111 TKM.4110 TKM.4008 MPK.4211 TKM. 4209 TKM. TKM.4003 TKM.4104 TKM. TKM4104 TKM4001 TKM4002 TKM4202.4009 TKM.4001 MPK.4002 MPK.4002 TKM.4216 TKM. Panas & Permukaan (1 sks Prak) Getaran Mekanis Mesin2 Termal-Fluida (1 sks Prak).1 Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) – untuk semua Konsentrasi N0.4205 TKM. TKM4001 TKM4001.4005 TKM. Susunan Kurikulum Jurusan Teknik Mesin Kurikulum Jurusan Teknik Mesin terdiri dari beberapa kelompok mata kuliah dengan susunan sebagai berikut: 3.4209 TKM. TKM4001 TKM4202 TKM4202.4205.4103 TKM.4217 MPK.4206 TKM.4213 TKM. 1 “ “ “ “ 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Kode MK MPK.4109 TKM.2.4102 TKM.4205.4103.4112 Nama Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katolik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Buddha Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Kalkulus Menggambar Teknik (2 sks Tugas) Matematika Teknik I Fisika Kimia Ilmu dan Teknik Material Mekanika Fluida Matematika Teknik II Termodinamika Mekanika Kekuatan Material I Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Statistik Teknik Mekanika Kekuatan Material II Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Perpindahan Panas Kinematika & Dinamika Elemen Mesin I Sistem Kendali/Kontrol Pengukuran Teknik & Instrumentasi Metode numerik & MEH Praktikum Fenomena Dasar Mesin Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Perl.4106 TKM.4101 TKM.4204 TKM.4207 TKM.4005 MPK.4105 TKM.4107 TKM. Pemilihan Bahan & Proses Pendidikan Kewarganegaraan Manajemen Industri Jumlah Sks 3* 3* 3* 3* 3* 3* 3* 4* 5* 4 6 2* 4 4 4 4 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 3 2 5 2 3 2 105 Prasyarat TKM4101 TKM4001 TKM42012 TKM4204 TKM4204 TKM4002 TKM4106 TKM4202.4001 TKM.4004.4108 TKM.

ke.i Wk Wk 4 .3.m.4009 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung (MKKU&P) – untuk masing-masing Konsentrasi : . UBU. 4104.4002 = 124+18 = 142 Status Wk.m.2.i Wk.ke.Pp. 37 Kode MK UBU.m.Pp.4006 TKM.4111 TKM.2.4001 Nama Mata Kuliah Desain Mesin Teknologi Kendaraan Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Sistem Pemipaan Mekanika Patahan & Kelelahan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.ke.4.m.4005 Nama Mata Kuliah Kapita Selekta Kewirausahaan Jumlah Sks 3 3 Prasyarat = 121 + 3 = 124 Status W 3. Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) – untuk semua Konsentrasi No. 4213 TKM. 32 33 34 35 36 Kode MK TKM4218 TKM4145 TKM4215 TKM4212 TKM4210 Nama Mata Kuliah Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Bahan Bakar & Teknologi Pembakaran Teknik Tenaga Listrik Metode Penelitian Jumlah Sks 3 7 2 2 2 16 Prasyarat TKM4207 TKM. 4209.3.4010 UBU. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk semua Konsentrasi No.4206 TKM.2.i Wk.4002 UBU.m.i Wk.4008 TKM.4007 TKM.Konsentrasi Teknik Konstruksi No.Pp.Pp. 4105 = 105 + 16 = 121 Status W W W W 3.i Wk.4205 TKM.Pp. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.ke.2.ke.4213 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.

4011 TKM.i Wke.Konsentrasi Teknik Material No.4202 TKM..4012 TKM.Pk.Pk.i Wp.p.ke.4207 TKM.Pk.4002 UBU.m.Pk.Pk.4022 TKM.Konsentrasi Teknik Konversi Energi No.p.4015 UBU.i Wke.p.4206 TKM.Pk.4002 =124+18 = 142 Status Wke.4218 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4021 TKM.m.ke.4204 TKM.4001 Nama Mata Kuliah Turbin Gas & Sistem Propulsi Sistem Tenaga Uap Mesin Pendingin & Pemanas Manajemen Energi Komputasi Dinamika Fluida Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.Pk.4002 =124+18 = 142 Status Wm.Konsentrasi Teknik Produksi No.Pk.p.I Wm.4216 TKM.4002 =124+18 = 142 Status Wp.4204 TKM.Pk.4013 TKM.p.ke.Pk.4206 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.4023 TKM.4207 ≥ 104 sks ≥ 126 sks.m.4001 Nama Mata Kuliah Logam Paduan Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.4025 UBU.ke.m.m.4216 TKM.4002 UBU.Pk.4016 TKM.p.4014 TKM.ke.m.4216 TKM.i Wp.Pk.ke. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM.4019 TKM.Pk.p.4001 Nama Mata Kuliah Teknologi Pemotongan Logam Desain Produk Standarisasi & Kontrol Kualitas Sistem Manufaktur Optimasi Produksi Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah Sks 2 2 2 2 2 2 6 18 Prasyarat TKM.4018 TKM.4204 TKM. UBU.i Wm Wm Metalurgi Mekanik Elektro Metalurgi Metalurgi Serbuk Analisis Kegagalan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Skripsi (+ Seminar) Jumlah 5 .m.i Wm.ke.m.4002 UBU.i Wke.p.I Wke.4207 TKM.I Wke Wke .i Wp.4020 UBU.4017 TKM.Pk.p.i Wm.m.ke. UBU.ke.i Wm. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM. 38 39 40 41 42 43 44 Kode MK TKM. UBU.I Wp. 4206 TKM.4216 TKM.ke.i Wp Wp .m.Pk.4024 TKM.p.

4136 TKM.p. Konersi Energi dan Material Tanda bobot sks mata kuliah untuk paket semester pertama mahasiswa baru.4216 TKM. Sistem Termal Teknologi Energi & Lingkungan Fuel Cell Polimer & Komposit Ekstraksi Metalurgi Material Baru Pelapisan Inovatif Jumlah Keterangan W Wx Pk.ke.m.4216 TKM.4127 TKM.p Pk Pk Pk Pp Pp Pp Pp.4204 TKM.4133 TKM. 6 .4118 TKM.4119 TKM.4117 TKM.3. 45 46 47 48 49 50 51 52 45 46 47 48 49 50 51 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 45 46 47 48 Kode MK TKM.4111 TKM.4215 TKM.4204.4112 TKM.4128 TKM.4209 TKM.i * Sks 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 >> Prasyarat TKM.4138 : = = = = Nama Mata Kuliah Korosi Pesawat Angkat & Alat Berat Analisis Tegangan Eksperimental Komputasi & Perancangan Model Robotika Topik Khusus Teknologi Tepat Guna Getaran Permesinan Pemot.4112 TKM.4029 TKM.m Pk Pk Pk Pk.4122 TKM.4131 TKM.4125 TKM.4121 TKM.4120 TKM.4114 TKM.4116 TKM.4211 16—14--20—8 Status Pk. Produksi.4134 TKM. Pilihan untuk Konsentrasi Teknik.4202 TKM. Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) – untuk masing-masing Konsentrasi : No.4204 TKM.4137 TKM.4124 TKM.2.4132 TKM.4204 TKM.4111 TKM.4146 TKM.4115 TKM.4204 TKM. Wajib untuk konsentrasi x.4135 TKM.4123 TKM.4213 TKM4206 TKM4207 TKM.4216 TKM.4030 TKM. TKM.m Pp Pp Pp Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pke Pm Pm Pm Pm Wajib untuk semua konsentrasi.4216 TKM.4216 TKM. Konstruksi.4126 TKM.4129 TKM.Logam Non Konvensional Perencanaan Tata Letak Pabrik Perkakas Bantu Produksi Metrologi Industri Akuntansi Biaya Manajemen Produksi Perancangan & Pengendalian Produksi Motor Bakar Turbin Air Pompa & Kompresor Turbin Uap Ketel Uap Dinamika Gas Teknologi Tenaga Surya Optimasi Peranc.4108 TKM.4113 TKM.4216 TKM.4111 TKM.5.4216 TKM.4206 TKM.4130 TKM.

Beban Studi Pertama Mahasiswa Baru Beban studi semester satu tahun pertama bagi mahasiswa baru Jurusan Teknik Mesin ditentukan sebanyak 4 mata kuliah.50). maka disarankan pemrograman mata kuliah pilihan tersebut diambil dari mata kuliah wajib konsentrasi lain.5. serta telah melaksanakan seminar proposal skripsi dan seminar skripsi-nya sendiri di Jurusan. maka mahasiswa tersebut dapat memprogram pada semester berikutnya dengan sejumlah mata kuliah berdasarkan batasan jumlah sks beban studi minimum/maksimum maupun prasyarat mata kuliah yang akan diprogram.4 sks 6 sks = = Semua Matakuliah dengan bobot 4 sks. 3.3. Diagram Alir Program Mata Kuliah tersebut bukanlah program paket semester (kecuali seperti yang tercantum dalam penjelasan pada butir 2.160 sks 3. Dengan demikian bila seorang mahasiswa memperoleh IP yang baik (IP ≥ 2. dan evaluasi proses belajar mengajar dari setiap konsentrasi yang ada di Jurusan. 3.4.6). berarti termasuk adanya persyaratan harus telah mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan paling sedikit 15 kali. 2 tugas mata kuliah dengan jumlah beban studi 20 sks. Besar beban studi setiap semester ditentukan berdasarkan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Kumulatif.7. Rekapitulasi dan Jumlah sks Mata Kuliah sebagai Beban Studi Jumlah sks mata kuliah yang harus ditempuh. Pengelompokan Mata Kuliah berdasarkan Konsentrasi tertera pada Kelompok Mata Kuliah (2. pelaksanaan perkuliahannya dilakukan dua kali dalam seminggu dengan bobot masing-masing 2 sks.3. 3. Skripsi yang mempunyai bobot 6 sks.18 sks sks sks sks sks + = 144 .7).6. Pengelompokan mata kuliah berdasarkan konsentasi yang ada dimaksudkan untuk mempermudah pemantauan dalam persiapan. 7 . yaitu : Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Lain – Wajib untuk semua konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung – Wajib Konsentrasi Jumlah sks Mata Kuliah Kompetensi Pendukung – Pilihan Konsentrasi Jumlah sks yang harus ditempuh sebesar = 105 = 16 = 3 = 18 = 2 . Diagram Alir Program Mata Kuliah Jurusan Teknik Mesin tertera pada Diagram (2. tersebut diatas) tetapi dimaksudkan untuk memberikan tutunan dan arahan bagi mahasiswa demi kelancaran dalam memprogram rencana studinya. pelaksanaan. Pemrograman Mata Kuliah Pilihan Bila pemrograman mata kuliah pilihan yang diambil dari mata kuliah Kompetensi Pendukung Pilihan pengikutnya sedikit. 3.

Elemen Mesin II dan Tugasnya. Desain Produk. Mekanika Kekuatan Material II. Teknik Tenaga Listrik. Perkakas Bantu Produksi. Manajemen Produksi. Mekanika Patahan & Kelelahan. Sejumlah 5 mata kuliah dengan bobot 16 sks. Sistem Tenaga Uap. Kimia Teknik. Pilihannya. Kapita Selekta dan Kewirausahaan. Desain Mesin. Sejumlah 20 mata kuliah dengan bobot 52 sks. Optimasi Produksi. Pilihannya. Proses Manufaktur III + Praktikumnya. Perencanaan Tata Letak Pabrik & Pemindahan Bahan. Kinematika. Proses Manufaktur II. Manajemen Energi. MekatronikaInstrumentasi. Elemen Mesin I. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). 2. Mesin thermal-fluida & praktikumnya. 4. Getaran Mekanis. Robotika.PE GELOMPOKA MATA KULIAH BERDASARKA KO SE TRASI (2. Akuntansi Biaya. 5. Fisika. Turbin Gas & Sistem Propulsi. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Konstruksi). Metrologi Industri (+ P). Pilihannya. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Konversi Energi). Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). & Dinamika. Korosi. Matematika Teknik II. Perancangan & Pengendalian Produksi Sejumlah 16 mata kuliah dengan bobot 46 sks. Sejumlah 9 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Metode numerik & MEH. Bahasa Indonesia. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan atau disebarkan ke kelompok konsentrasi yang ada : Kalkulus. Statistik Teknik. Sistem Manufaktur. Turbin Air. Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik. 8 . Matematika Teknik I. Pesawat Angkat & Alat Berat. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konversi Energi terdiri mata kuliah : Termodinamika Teknik. Praktikum Fenomena Dasar Mesin. Komputasi Dinamika Fluida. Standarisasi & Kontrol Kualitas. Ilmu Komputer dan Praktikumnya. Perpindahan Panas. Motor Bakar. Analisis Tegangan Eksperimental. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Produksi). Mekanika Fluida. Teknologi Pemotongan Logam Non Konvensional. Teknologi Kendaraan. Teknologi Pembakaran. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Konstruksi terdiri dari mata kuliah : Menggambar Teknik dan Tugasnya. 3.6) KURIKULUM JURUSA TEK IK MESI 1. Mesin Pendingin & Pemanas. Topik Khusus. Komputasi & Perancangan Model. Sistem Pemipaan. Mekanika Kekuatan Material I. Bahasa Inggris. Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Produksi terdiri mata kuliah : Proses Manufaktur I. Dibawah koordinasi Pimpinan Jurusan dalam hal ini Sekretaris Jurusan : Pendidikan Agama. Teknologi Pemotongan Logam.

Pompa & Kompresor. Polimer & Komposit. Skripsi + Seminar (sesuai konsentrasi Teknik Material). Turbin Uap. Elektro Metalurgi. 9 . Ekstraksi Metalurgi. Optimasi Perancangan Sistem Termal. Dibawah koordinasi Ketua Kelompok Teknik Material terdiri dari mata kuliah : Ilmu dan Teknik Material. Sejumlah 12 mata kuliah dengan bobot 30 sks. Metalurgi Mekanik. Pilihannya. Fuel Cell. Dinamika Gas. Sejumlah 22 mata kuliah dengan bobot 55 sks. 6. Analisis Kegagalan. Material Baru. Praktik Kerja (sesuai konsentrasi Teknik Material). Teknologi Tenaga Surya. Teknologi Energi & Lingkungan. Ketel Uap. Logam Paduan. Pelapisan Inovatif. Metalurgi Serbuk.

4007 P Kewargan 2 sks.4001-5 Pend Agama 3 sks MPK.4002 KKN-P 3 sks. 2 sks TKM4107 19 4 sks TKM4209 Kin & Din 3 sks TKM4206 MKM II 4 sks TKM4004 El Mesin I 4 sks TKM4207 P Manufak II + Praktikum 4 sks TKM4003 Perp. Panas 2 sks TKM4215 Bhn Bakar 21 4 sks TKM4109 Peng Tek Ins 4 sks TKM4110 Mnum+MEH 1 sks TKM4005 Prakt FDM 7 sks TKM4145 P Manufak III+Praktikum 3 sks TKM4111 El Mesin II+tgs 19 3 sks TKM4211 Perl. UBU. Fluida 21 4 sks TKM4103 Matek II 4 sks TKM4108 Sis Kendali / Kontrol 2 sks TKM4002 MKM I 3 sks TKM4106 P Manufaktur I+ Praktikum 4 sks TKM4104 Termodinamika Statistik Tek. TKM4112 Man Industri 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks Pilihan 18 Konsentasi 6 sks UBU.4005 K.DIAGRAM ALIR MATA KULIAH 4 sks TKM4101 Kalkulus 5 sks TKM4102 Meng. Termal-Fluid + Praktikum 2 sks Wajib Konsentasi 2 sks 20 Wajib Konsentasi 2 sks UBU.Teknik + Tugas 3 sks MPK.4009 B Inggris 2 sks TKM. MPK.4008 B Indonesia 3 sks MPK. Selekta 3 sks.001 Skripsi 6 10 . Panas & Permukaan+Pra 2 sks TKM4213 G Mekanis 2 sks TKM4217 P Bhn & Pros 2 sks TKM4210 M Penelitian 2 sks TKM4212 TTL 5 sks TKM4216 M.4105 Kimia 20 4 sks TKM4001 Matek I 6 sks TKM4202 Fisika 4 sks TKM4204 ITek Material 3 sks TKM4218 I Komputer+ Prak 4 sks TKM4205 Mek.

Kelompok Konsentrasi Teknik Konstruksi. Laboratorium Motor Bakar 6. 1. Setiap Dosen bisa berada dalam satu kelompok konsentrasi atau lebih. Studio dan Bengkel Jenis Laboratorium. Kelompok Konsentrasi Teknik Konversi Energi. Studio Perancangan & Rekayasa Sistem c. Laboratorium Metalurgi Fisik (Perlakuan Panas & Permukaan) 3. Laboratorium. Bengkel : 1. Laboratorium. Laboratorium Mesin-Mesin Fluida 7. Laboratorium Proses Produksi I (Proses Manufaktur I) 2. 1. Kelompok Konsentrasi Teknik Material. Kelompok Konsentrasi Teknik Produksi. Laboratorium Mesin Pendingin 8.4. sesuai dengan kebutuhan demi menunjang kelancaran pelaksanaan program pendidikan di Jurusan Teknik Mesin. Kelompok Dosen diketuai oleh seorang Ketua Kelompok yang ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Jurusan. Studio. Laboratorium Pengecoran Logam (Proses Manufaktur III) 4. 4. 2 (dua) Studio dan 1 (satu) Bengkel. yaitu : a. Laboratorium Teknologi Energi Surya & Energi Alternatif b. PERATURA JURUSA Kelompok Dosen Kelompok Dosen adalah suatu kelompok terdiri dari para Dosen yang mempunyai minat dan atau spesialisasi sesuai dengan kelompok mata kuliah dan atau konsentrasi yang ada di Jurusan Teknik Mesin. Laboratorium Metrologi Industri 10. 3. Kelompok Dosen Jurusan Teknik Mesin didasarkan atas kelompok mata kuliah konsentrasi yang terbagi dalam lima kelompok sebagai berikut: 1.. Laboratorium Fenomena Dasar Mesin 9. Bengkel Teknologi Tepat Guna 11 . Studio dan Bengkel Jurusan Teknik Mesin mempunyai 10 (sepuluh) Laboratorium. 2. Studio Komputer 2. Laboratorium Proses Produksi II – NC/CNC (Proses Manufaktur II) 5.

tugas perancangan & rekayasa sistem. 4. b. harus diprogram bersamaan dengan mata kuliahnya.Fungsi Laboratorium. materi praktikumnya termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. Tahap kedua merupakan pendaftaran dan penyelesaian kelengkapan administrasi.1. b.3. Fungsi utama Studio adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. 4.2. dapat diprogram apabila mata kuliah yang menjadi prasyarat. tugas mata kuliah dan skripsi maupn kerja sama dalam perancangan dan rekayasa sistem dengan pihak lain. b. dibuat oleh masing-masing Kepala Laboratorium dengan persetujuan Ketua Jurusan.3. Fungsi utama Laboratorium adalah untuk menunjang kegiatan pendidikan yang meliputi. pengerjaan tugas mata kuliah dan skripsi. Studio dan Bengkel Fungsi Laboratorium.3. aturan dan tata tertib selama praktikum. 4.3. Fungsi utama Bengkel adalah untuk menunjang dan menampung kegiatan pendidikan yang meliputi. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. bagi mahasiswa maupun dosen. Praktikum Persyaratan Praktikum a.4. a. Jadual Penyelenggaraan. c. 4. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. yang dilaksanakan di Laboratorium penyelenggara praktikum setelah jadual praktikum diumumkan. Materi Praktikum a. Tahap pertama merupakan pendaftaran bersamaan dengan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). b. materi praktikum dalam mata kuliah tersebut harus dijadualkan pada minggu-minggu awal semester yang sedang berjalan. Praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. pengerjaan tugas dalam rangka merealisasikan hasil kreatifitas dan inovasi yang berkaitan dengan mata kuliah teknologi tepat guna maupun mata kuliah lainnya. praktikum pemrograman. 4.3. Studio dan Bengkel adalah untuk menunjang kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu. Praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. bidang pendidikan.3. praktikum. serta sanksi terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa. Pendaftaran Praktikum Pendaftaran praktikum dilakukan dalam dua tahap sebagai berikut: a. telah ditempuh. Aturan dan Tata Tertip Praktikum Jadual penyelenggaraan. Jadual kegiatan dan aturan penggunaan Laboratorium / Studio / Bengkel diatur oleh Kepala Laboratorium / Studio / Bengkel yang bersangkutan dengan persetujuan Ketua Jurusan. pengerjaan tugas menggambar teknik dan menggambar mesin. 12 .

merupakan nilai akhir yang dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ) dan dikonversikan kedalam nilai huruf. Laporan Praktikum Laporan praktikum harus disetujui oleh Asisten dan Dosen Pembimbing praktikum dan diketahui oleh Kepala Laboratoium.Satu eksemplar diserahkan kepada Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan.Dua eksemplar diserahkan ke Rekording untuk ditempel / diumumkan dan sebagai arsip di Jurusan.6.3. Pasal 8. 4. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. bilamana akan mengulang mata kuliah yang bersangkutan. tidak harus mengulang praktikumnya. 13 . Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . Berkas hasil evaluasi laporan praktikum dari Kepala Laboratorium diserahkan ke Rekording sebanyak satu eksemplar. dinyatakan dalam nilai angka lulus praktikum antara ( >55 – 100 ). diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi praktikum yang termuat dalam Buku Panduan / Petunjuk Praktikum pada Laboratorium yang bersangkutan. c. . b.Satu eksemplar diserahkan ke Rekording sebagai arsip di Jurusan. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan.Beban Kegiatan Praktikum a. Nilai Hasil Evaluasi Akhir Praktikum a. dihalaman 6). Penentuan nilai hasil evaluasi akhir praktikum dilakukan oleh Kepala Laboratorium dalam format daftar nilai dan dibuat sebanyak tiga eksemplar dengan rincian : . Bagi praktikan yang gagal dan atau tidak memperoleh nilai angka lulus pratikum. a. dalam waktu paling lambat satu hari sebelum saat dimulainya minggu tenang semester yang bersangkutan. Ayat 2. 4.5. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. Penyerahan daftar nilai praktikum dilakukan bersamaan penyerahan berkas laporan praktikum. Beban kegiatan praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah. .Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium. maka yang bersangkutan tidak boleh mengikuti ujian semester mata kuliahnya. d. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya menyatu dengan mata kuliah.3. . Bagi praktikan yang telah memperoleh nilai angka lulus praktikum. merupakan salah satu diantara beberapa komponen dari nilai hasil evaluasi akhir mata kuliahnya. Nilai hasil evaluasi akhir praktikum yang sks-nya berdiri sendiri. (Sesuai Bab III. diusahakan agar sesuai dan setara dengan lingkup materi yang berada dalam mata kuliahnya maupun jenis dan macam peralatan yang dipraktikkan.Satu eksemplar dipertinggal sebagai arsip di Laboratorium.

Apabila suatu mata kuliah diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur . Tugas mata kuliah yang sks-nya berdiri sendiri. semua mata kuliah wajib dan pilihan lainnya diusahakan untuk diberikan tugas mata kuliah (berupa pekerjaan rumah) sebagai bagian dari kegiatan terstruktur. 4. Materi Tugas Mata Kuliah a.4. Penunjukan Asisten dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan. Teknik Konstruksi. 4. mata kuliah tugas tersebut harus diasuh oleh seorang Dosen atau lebih sesuai dengan porsi beban dari mata kuliah tugas. Demi kelancaran penyelesaian tugas mata kuliah. Teknik Konversi Energi dan Teknik Material..4.4. proyek atau instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. Mahasiswa diwajibkan mengambil bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik sesuai dengan konsentrasi yang diprogram.8. selain mata kuliah tugas yang mempunyai sks berdiri sendiri.4.5.7. Kesetaraan porsi beban mata kuliah tugas per kelasnya sebanyak ± 10 orang mahasiswa dan proses pengevaluasiannya secara mandiri seperti mata kuliah terkait. maka Jurusan dapat menunjuk beberapa Asisten untuk membantu pembimbingan tugas. 5.3.4.5.3. segala sesuatunya diatur oleh Dosen pengasuh mata kuliah yang bersangkutan.3. Prasyarat dan Lama Kuliah Kerja Nyata-Praktik 4. Tugas Mata Kuliah Dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar. Teknik Produksi. Diagram Alir Praktikum tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. 4. Asisten / Dosen Pembimbing Praktikum Pengangkatan Asisten/ Dosen Pembimbing Praktikum dengan Surat Keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.2. Diagram Alir Tugas Mata Kuliah tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. 4.2. 4. Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan di perusahaan.1. 4. b. Pengalaman kerja.5. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. 14 .5. b. Kuliah Kerja yata – Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik Bidang Kuliah Kerja Nyata-Praktik terdiri dari keempat Konsentrasi yang ada yaitu.3. Ruang Lingkup Kuliah Kerja Nyata-Praktik a.1.

4. Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan selama melaksanakan Kuliah Kerja NyataPraktik. Laporan dan Evaluasi Kuliah Kerja Nyata-Praktik a.8. Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas.5. c. Pembimbing Kuliah Kerja Nyata-Praktik Dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. seorang mahasiswa akan dibimbing oleh seorang atau beberapa orang pembimbing dari perusahaan. 4.00. 15 . diserahkan kepada Rekording Jurusan selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja NyataPraktik selesai dilaksanakan. Kegiatan yang dilakukan dalam Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Kerja praktik dilaksanakan dalam waktu satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik.5. Diagram Alir Kuliah Kerja Nyata-Praktik tertera dalam Lampiran pada Diagram 4. Nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik merupakan hasil gabungan dari nilai Pembimbing di perusahaan.4. b. Telah menyelesaikan paling sedikit 104 sks dengan IPK ≥ 2.a. 4. Sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Praktik.5.7. Ketua Kelompok Dosen. sehingga formatnya harus sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. harus sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram mahasiswa. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Ketua Jurusan. 4. Sanksi Sanksi bagi mahasiswa yang melanggar peraturan Kuliah Kerja Nyata-Praktik akan ditetapkan oleh Dekan berdasarkan keputusan hasil musyawarah antara Ketua Jurusan. b. dan seorang Dosen Pembimbing yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan Dekan atas usulan Ketua Jurusan.5. Dosen Pembimbing dan Dosen Penasehat Akademik.5.5. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik.6. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah salah satu jenis karya ilmiah. Penentuan nilai akhir Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilakukan oleh Dosen Pembimbing dari Jurusan yang dinyatakan dalam surat puas. Prosedur Kuliah Kerja Nyata-Praktik a. proyek atau instansi tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Dosen Pembimbing Jurusan. c. b. Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebanyak satu eksemplar (yang asli) beserta hasil evaluasinya. 4. mahasiswa yang bersangkutan harus mencari obyek tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik.5.

Memprogram skripsi dalam KRS setelah persyaratannya terpenuhi dan memperoleh blanko permohonan skripsi. 4. b. Konsultasi dengan Pimpinan (Sekretaris) Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi. Telah menyelesaikan paling sedikit 126 sks dengan IPK ≥ 2. Telah menempuh paling sedikit satu mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih dengan nilai ≥ C.Telah mempunyai Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi . Mendapatkan persetujuan dari Dosen Pembimbing pada blanko permohonan skripsi dan selanjutnya membuat proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing. diajukan kepada Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan. e.2.4. Moderator seminar adalah Dosen Pembimbing dan hasil evaluasi seminar dari Dosen Pengamat merupakan salah satu persyaratan bagi penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi. Seminar Hasil Skripsi a. c. d.6. Proposal skripsi yang telah dibuat dan disetujui oleh Dosen Pembimbing.Telah menyelesaikan skripsinya dan mendaftarkan diri di Rekording Jurusan. Skripsi Persyaratan Pengambilan Skripsi a.6. Penerbitan Surat Keputusan Dekan untuk proses pembimbingan skripsi oleh Dosen Pembimbing setelah proposal skripsi dievaluasi dalam seminar proposal. 4. Persyaratan pemakalah seminar hasil skripsi adalah sebagai berikut : . maka Dosen Pengamat tersebut diharapkan dapat terus mengikuti-nya.4. c.1. 16 . Mengajukan judul skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen dengan pokok bahasan sesuai konsentrasi yang dipilih dan untuk memperoleh pesetujuannya pada blanko permohonan skripsi. 4. b.6. Seminar hasil skripsi diselenggarakan untuk dapat diikuti oleh semua Dosen dan mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi.3. b. Selanjutnya bila sudah pada saat-nya seminar hasil skripsi maupun ujian skripsi dilaksanakan. Telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata-Praktik b.6. 4. Proposal skripsi diseminarkan untuk dievaluasi oleh paling sedikit dua Dosen Pengamat yang ditunjuk oleh Pimpinan Jurusan atas usulan Ketua Kelompok Dosen yang bersangkutan dan diikuti oleh mahasiswa jurusan yang telah dan atau sedang memprogram mata kuliah konsentrasi. Proposal Skripsi a. c.6.00. Prosedur Pengambilan Skripsi a.

6.5. b. Selanjutnya keempat atau kelima orang anggota penguji tersebut tugasnya terdiri dari.6. Majelis Penguji Majelis Penguji terdiri dari.8.6. 4. Materi makalah seminar hasil skripsi berorientasi pada materi skripsi.Telah memperbanyak makalah seminar skripsi yang telah disetujui oleh Dosen Pembimbing dengan jumlah eksemplar sesuai kebutuhan. Nilai hasil ujian skripsi yang dipergunakan adalah nilai angka (0 – 100) dan dinyatakan lulus ujian skripsi apabila nilai rata-rata dari semua penguji skripsi dan penguji komprehensip nilainya >55. seorang sebagai penguji materi komprehensip yang terkait dengan materi skripsi dan seorang atau dua orang Pembimbing merangkap sebagai penguji saksi. 17 . Penentuan hasil akhir ujian skripsi dilakukan dalam Sidang Majelis Penguji.6. jumlah sks dengan nilai D dan atau D+ tidak melebihi 10 % dari jumlah sks yang telah ditempuh.6. Telah memenuhi persyaratan jumlah kehadiran paling sedikit 15 kali mengikuti seminar proposal skripsi dan atau hasil skripsi secara aktif di Jurusan.6. seorang Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota penguji.6. seorang Ketua Majelis merangkap sebagai anggota penguji. b. Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Materi ujian skripsi terdiri dari materi skripsi itu sendiri dan tinjauan secara komprehensip dari materi mata kuliah kompetensi utama dan pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi. Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Diagram Tahapan Ujian Skripsi tertera dalam Lampiran pada Diagram 4.6. Persyaratan Ujian Skripsi a. Telah menyerahkan naskah lengkap skripsi beserta nilainya dari Dosen Pembimbing ke Rekording Jurusan sebanyak lima eksemplar termasuk yang asli. Evaluasi Ujian Skripsi Evaluasi hasil ujian skripsi berdasarkan penilaian dari ketiga penguji. 4. Materi dan Pelaksanaan Ujian Skripsi a. Penilaian seminar hasil skripsi meliputi : penyajian. 4. Pasal 27.6. b.6. Ujian skripsi dapat dilaksanakan bilamana diikuti paling sedikit tiga orang pengikut ujian calon sarjana.4. & 4.00. Penentuan nilai akhir ujian skripsi dan yudisium dilakukan oleh Jurusan berdasarkan Peraturan yang tercantum pada Bab VI. - 4. Telah menyelesaikan paling sedikit 138 sks ( tidak termasuk bobot sks skripsi ) dengan IPK ≥ 2.9.7. c. seorang anggota penguji dan seorang atau dua orang Pembimbing. dengan bukti tertera pada blanko seminar skripsi.a. pemecahan masalah dan penampilan. Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin diatas dan Pasal 27 Peraturan Penyelenggaraan Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Ujian skripsi dilaksanakan di Jurusan Teknik Mesin oleh Majelis Penguji sesuai dengan Butir 4.b. . c.5. dan semua mata kuliah wajib konsentrasi yang dipilih nilai minimumnya C dengan Indek Prestasi Komulatip Konsentrasi ≥ 2. tidak ada nilai E. 2 (dua) orang sebagai penguji materi skripsi.

sehubungan dengan diberlakukannya Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2007/2008 – 2010/2011 Jurusan Teknik Mesin. PERATURA PERALIHA Umum Pasal 1 1) Sehubungan dengan adanya mahasiswa lama sebelum angkatan 2007/2008 yang pernah mengikuti Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya periode 2003/2004 – 2006/2007 Jurusan Teknik Mesin beserta Peraturan Peralihannya. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Bahasa Inggris dengan bobot 3 sks.5. Pasal 5 Hal-hal khusus yang diakibatkan oleh berlakunya surat keputusan ini dan ketentuan-ketentuan lain yang belum tercantum akan ditentukan kemudian. Pasal 3 Mata Kuliah Yang Mengalami Penggabungan Matakuliah kurikulum baru yang merupakan gabungan dari dua matakuliah kurikulum lama akan dinilai sesuai dengan nilai mata kuliah yang didapatkan tertinggi Pasal 4 Peraturan peralihan ini diberlakukan untuk mahasiswa sebelum angkatan 2007/2008. Bagi mahasiswa yang telah lulus Mata Kuliah Pendidikan agama (2 sks-sistem buku pedoman periode 2003/2004 – 2006/2007) dianggap lulus Mata Kuliah Pendidikan Agama dengan bobot 3 sks. adalah sebagai berikut : a) Pendidikan Agama. sejauh tidak bertentangan dengan surat keputusan ini. 18 . dalam kurikulum yang baru diakui menjadi 3 SKS. Pasal 2 Mata Kuliah Yang Mengalami Penambahan SKS 1) Mata kuliah yang berdasarkan kurikulum sebelumnya dengan bobot 2 SKS . b) Bahasa Inggris. maka perlu dibuat peraturan peralihan baru bagi mahasiswa angkatan tersebut.

. Kitab Suci. Alkitab. MAWI. Jakarta: Dokpen. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Katolik Kode Mata Kuliah : MPK.6. Misteri Tritunggal Yang Maha Esa. Sidi. 4th VIII). R. Kepustakaan : Hardowiryono. Gereja sebagai sakramen keselamatan. “Islam. Kepustakaan : Nasution. “Membina Jemaat Beriman”. hidup menggereja dan memasyarakat dalam rangka pengembangan sikap dan mentalitas pribadi agar dapat membaktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat sebagai ungkapan imannya. Rasul dan Syariah Islam. Pokok Bahasan : Alam kehidupan dan isinya. “Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”. Jakarta: UI Press. Mahmud. Dokpen. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam Kode Mata Kuliah : MPK. Gazalba.MAWI. 1978. Khalik Rasul. 19 . amal shaleh dan Islam dalam disiplin ilmu. Ibadah. Sidang MAWI. 1982.4001 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan untuk pengkajian alam. Harus. Kemasyarakatan dan Kenegaraan”. -. SILABUS MATA KULIAH ---------. “Meningkatkan Partisipasi dalam Hidup Kebudayaan. Sifat dan kekuasaan Allah SWT.Mata Kuliah Kompetensi Utama (MKKU) ---------1. Islam untuk disiplin ilmu. (Spektrum No. Islam dan ilmu pengetahuan. “Islam Ditinjau dari Berbagai Segi dan Aspeknya”. Aqidah dan Syariah”. Sylatut. Jakarta. Islam dan kehidupan masyarakat.Sy. “Pokok-Pokok Ajaran Islam”.4002 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami konsep beriman dalam Gereja. Pokok Bahasan : Paham menggereja dan beriman dalam Gereja.

: Pendidikan Agama Kristen Kode Mata Kuliah : MPK. Pranata sosial.4004 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati keagamaan yang mantap. Sularso. Sumbu ajaran Agama Hindu. Jakarta: BPK. Pokok Bahasan : Sejarah Agama Hindu. Kepustakaan : Lembaga Alkitab Indonesia. “Iman Kristen”. Ruang lingkup Agama Hindu. : Pendidikan Agama Hindu Kode Mata Kuliah : MPK. “Iman Kristen dan Ilmu Pengetahuan”.4003 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan tentang latar belakang konsep dan prinsip Agama Kristen. mempertebal keyakinan. Kepustakaan : Dekker. Harun. Seni Budaya Hindu. Rencana keselamatan dan penggenapannya dalam Yesus Kristus. Iman dan pengabdian.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Mata Kuliah Mata Kuliah -. Pudja. -. 1979. keimanan dan kebaktian kepada Sang Hyang Widhi Wasa atau Tuhan YME. Nyoman dan I Ktut Sudiri P. Pokok Bahasan : Pengertian tentang agama. Hadiwiyono. Nawa Darsana. Jakarta: Departemen Agama RI. Mata Kuliah : Pendidikan Agama Buddha Kode Mata Kuliah : MPK. Sadia. “Rig Weda dan Sama Weda”.-. Gede dan W. Dasar-dasar agama Kristen. Sopater. Peranan Roh Kudus. Dasar-dasar Kepemimpinan Hindu. Iman dan ilmu pengetahuan. 20 . “Alkitab”. “Pokok-pokok Agama Hindu”. Dosa dan akibat. 1982.

Meditasi. Dharma dan kebaikan untuk mempertebal iman (soddha) dan menjaga kelangsungan hidup agama. discourse in action. discovering discourse. 1982. Kebaktian dan Upacara. Bodhisatwa.4008 3 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 3. The British Council. Sadparamita. “Citra Agama Buddha dalam Falsafah Pancasila”. Oka. Buddha. 2. 1980. “Academic Orientation Course”. Pokok Bahasan : Efficient reading. Konsepsi kerukunan hidup umat beragama. Kepustakaan : “English for Specific Purposes Mainline Course”. exploring function. “Dharmapada”. Hukum Kasunyatan. Kepustakaan : Diputhera. RELC (SEAMEO). Pokok Bahasan : Hakekat Tuhan YME. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. Concept in use. Oxford University Press. 21 .4009 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar bisa memahami buku ajar dalam bidang keteknikan secara efisien dalam bahasa inggris.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati serta mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa. “Sanghyang Kamahayanikan”. “Reading and Thinking in English”. translation. Pamela. Paritha. Mata Kuliah : Bahasa Indonesia Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas : : : : : : MPK. AAUCS. Riley. Proyek Pengadaan Kitab Suci Buddha. Mata Kuliah : Bahasa Inggris Kode Mata Kuliah : MPK.

Boas.4102 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip menggambar teknik. Pengetahuan sistem proyeksi. Fungsi dengan beberapa variabel . 1988. Menggambar Teknik (2 Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM. 1966. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kalkulus Kode Mata Kuliah : TKM. Moekidam. Hasyim. mengganbar mesin dan trampil dalam menggambar teknik dan menggambar mesin. "Matematika I". Purcell. Yoewono. Malang. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". edisi 4. Limit Fungsi . 1991..Inc. John Willey & Sons. Integral Fungsi dan Teknik-teknik Integrasi serta aplikasinya dalam engineering. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 22 . Diferensial Parsial..4. Persamaan Luasan derajad dua .. Deret McLaurin. ML. Fungsi dan grafik . Nilai Ekstrim dan Nilai Stasioner fungsi dan aplikasinya . "Advanced Engineering Mathema-tics".. Moekidam.J. Integral Rangkap (Rangkap dua dan tiga) dan aplikasinya .4101 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. UI Press. "Kalkulus". Jakarta.. "Matematika II". 6th ed. Kopma Unibraw. E. Inc. Yoewono. John Willey & Sons. Kopma Unibraw. Canada.. Deret Tak Hingga. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". macam-macam garis. Erwin. alat-alat gambar. 1991. Diferensial Total dan aplikasinya . Deret Taylor. kuadran (ruang 5. New York. 1986. Baesoeni. Erlangga. 1986. Turunan Fungsi (Diferensial) . Jakarta. huruf dan angka yang dipergunakan. Kreyszig. Pengetahuan membuat gambar teknik yang meliputi. Malang.

Matematika Teknik I Kode Mata Kuliah : TKM. Development (kupasan). bidang. toleransi linier. “Ilmu Ukur Melukis”. pertembusan. “Practical Geometri and Engineering Graphics”. Prosedur menggambar dan penyederhanaan untuk macam-macam ulir. 1952. Pemberian tugas menggambar mesin yang meliputi ukuran gambar. Eliminasi Gauss. proyeksi aksonometri (isometri. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 23 . Blackie and Sons. teori proyeksi. Jakarta: Penerbit H. Pemberian ukuran gambar. Teori Bilangan dan bilangan kompleks. Sugiarto. Lambri. Pengetahuan potongan. International Editions. kupasan dan gambar proyeksi Amerika dan Eropa. London: Glasgow. Teorema Descartes. Pemberian tugas menggambar teknik yang meliputi proyeksi aksonometri. Intersection (pertembusan). French. pegas. toleransi geometri. toleransi sudut dan toleransi geometri serta gambar susunan. Stam. “Principles of Engineering Graphics”.Graw-Hill.4001 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyrat : TKM. Eliminasi Gauss-Jordan. Giesecke at. Aljabar Vektor . pembagian sintetis : Aljabar matriks . New York: Maxwell Macmillan. Fungsi Vektor . proyeksi pandangan jamak (Amerika dan Eropa). Eigen value dan eigen vector. Stam. “Menggambar Mesin-Menurut Standard ISO”. 1990. prinsip-prinsip analisis vektor dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalan-persoalan dalam teknik mesin. New York: Mc. proyeksi tegak lurus dan miring. Abbas. 6. Determinan dan Sistem Persamaan Linier . Teori Persamaan. Et. Proyeksi sejajar dan tidak sejajar. Konfigurasi permukaan dalam gambar kerja. 1952. Jakarta: Pradnya Paramita. potongan. Pengetahuan membaca gambar. All. 1992.4101 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip aljabar. benda. Kalkulus Diferensial Vektor . serta hubungan ketiga-tiganya. All. bantalan. Teori tentang toleransi linier. toleransi sudut. dimetri dan trimetri). Abbott. “Ilmu Bangunan Pesawat Jilid II – Alat-Alat Bagian Pesawat”. Matriks lanjut : Invers Matriks. Proyeksi elementer dari garis. Bidang bantu (auxiliary view plan).Kepustakaan : penempatan obyek). Jakarta: Penerbit Buku H. International Edition. roda gigi. “Mechanical Drawing – CAD Comunication”. 1987. Kalkulus Integral Vektor . 1986. Gambar asembling.

1991. "Matematika I". Distribusi variabel random. GEP. Box. Jakarta. Persamaan diferensial Biasa (PD Biasa) Orde 1 Derajad 1. Inc. PD Eksak dan Faktor Integrasi. Moekidam.J.. Optik dan Listrik.. John Willey & Sons... Persamaan Diferensial Simultan. Yoewono. gaya-gaya dan momen sebarang. 1991. Memberikan pengetahuan dan pemahaman Agar mahasiswa dapat menjelaskan dan menganalisis keseimbangan gayagaya dalam beberapa konstruksi statika tertentu berdasarkan hukum keseimbangan statika. JE.Meyer. Yoewono. 3rd ed.Kepustakaan : Pengantar Tensor. Miller. Penyelesaian PD dengan Transformasi Laplace. Fisika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 7. Persamaan Homogen. Statistik Deskriptif: Pengorganisasian data. Analisis analitis/matematis gaya dan momen statis.. gerak harmonik. 6th ed. "Mathematical Methods in the Physical Sciences". Kreyszig. Erwin. McMillan Publishing Co. Persamaan Linier Orde 1. meliputi : PD yang diselesaikan dengan variable separable. 1988. 1985. 1978. New York. Erlangga.. Kopma Unibraw. Moekidam. 1985. "Probability and Statistics for Engineers". Malang. "Advanced Engineering Mathematics".. New York. Purcell. E.. kaitannya dengan statika struktur maupun penyelesaian problema dalam bidang teknik mesin. teorema 24 . Kopma Unibraw. Prinsip dasar statika. Gelombang. ML. Panas dan perambatan panas. Estimasi Parameter. 1966. Statika dan kinematika. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. Irwin & Freud.Inc. Boas. RE. & Raymond H. "Matematika II". "Statistic for Experiments". John Willey & Sons. momentum. Sistem satuan. New Delhi. Canada. edisi 4.. Inc.. Persamaan Bernoulli .4202 6 sks W Tidak Ada Ada Tidak Ada Tujuan : Pokok Bahasan : Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang fisika dasar yang mendasari teknik mesin yang berkaitan dengan hukum alam. Dinamika. Walpole. perhitungan nilai tengah dan variabilitas data Teori Probabilitas. Prentice Hall of India.. "Probability and Statistics for Engineers and Scientists".. Malang. John Willey & Sons. Persamaan Cauchy/Euler dan Legendre. "Kalkulus dan Geometri Analitik (Terjemahan)". 1986. New York. Transformasi Laplace. Persamaan Linier Orde n.

“University Phiysics (Mechanics. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Analisis Orsat. 1956. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan. 8. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 25 . New York: Mc. Analisis gaya dan momen dengan prinsip kerja semu. Metode analisis untuk bahan bakar padat Proximate dan Ultimate. Pencemaran air. Tony. Keasaman. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Keasaman. J. “Material of Engineering”. momen inersia luasan. metode keseimbangan joint. Zemansky. PH. Sifat bahan bakar cair dan gas.H. “Mekanika Teknik” Statika. FW. New York: John Willey and Sons. Agregat. Mulia. Mekanisme proses pembakaran. gaya-gaya sejajar dan momen lentur. Sifat bahan bakar cair dan gas. Pengertian tentang Net Hydrogen. penggantian batang. D.Kepustakaan : Varignon. potongan. and Young. Prentice-Hall. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. 1956. Jakarta: Penerbit Erlangga. MW. Pencemaran air. Pengertian tentang Net Hydrogen. Keyser. momen lentur. Analisis Orsat. Mac Englewood-Cliffs. teori diagram benda bebas (FBD). gaya-gaya dan momen sebarang. zatzat padat.G. diagram garis pengaruh. terlarut dan tak terlarut. perpindahan/pergeseran joint. “Engineering Mechanics”. PH. Frame sederhana. Meriam L. Keyser. volume. Mac Englewood-Cliffs. “Material of Engineering”.Graw-Hill Book Co. Sumber air untuk industri serta penanganannya. Proses pengeluaran gas dari air pengisi ketel. Momen inersia profile. Analisis grafis/grafostatika dari gaya dan momen. Sistem tumpuan sederhana. Carl A. Heat and Sound)”. Agregat. Kesadahan dan penanganannya. S. Mekanisme proses pembakaran. Kraice. gaya-gaya dan momen lentur. Proses pembakaran dengan udara teoritis dan berlebihan.L. terlarut dan tak terlarut. gaya normal. zat-zat padat. Timoshenko. massa.4105 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dasar-dasar pengetahuan kimia yang berhubungan dengan bidang teknik mesin. Kesadahan dan penanganannya. diagram bidang lintang (SFD). Sears. Prentice-Hall. Sumber air untuk industri serta penanganannya. cremona. Carl A. Akibat adanya zat tertentu dalam air pengisi ketel uap terhadap ketel uap. Kimia Kode Mata Kuliah : TKM.

Lewis H. Ilmu dan Teknik Material Kode Mata Kuliah : TKM. Recovery dan recrystallization. Bardji HP. dan dapat mengetahui pengaruh temperatur. Djaprie. Logam – logam tuang. Dislokasi dan cacat atomik logam. J. Deformasi plastis kristal logam. (Laboratorium Pengujian Material). Lewis Waren. baja dan paduannya. “Industrial Stochiometry”. 26 . Y. “Ultra Structure Processing of Ceramics. Van. Leslie. Sriati. keramik: Berbagai macam penerapan dari material teknik pada permesinan. 4204 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui jenis dan sifat serta penggunaan material teknik. L. logam non ferrous. New York: Mc. plastik karet. C. “Ilmu dan Teknologi Bahan”. HT. Struktur dan kristal logam. “Teknologi Pengolahan Bahan”. Teori tentang cara-cara pengujian material teknik. “Metalurgi Fisik Modern”. “Materials Data Books”. Keyser. Radas. Avner. H. Mekanisme penguapan logam. New York: John Willey & Sons. Ch. “Teori Pengujian Bahan”. “Cast Iron (Physical and Engineering Properties”. Powell. “Introduction to Physical Metallurgy”. Klasifikasi material teknik. Nuklisi dan pertumbuhan butir. logam ringan. Pembentukan logam. “Fuels Combustiron and Furnaces”. Glasses and Composites”. Sugiarto. paduan non ferrous. Berbagai macam material teknik yaitu: logam ferrous. Sriati.Graw-Hill. “Water Conditioning for Industry”. Sheppard T. Vleck. Griswold. besi tuang dan paduannya. W. Kingery. Henct. ”Introduction to Ceramic”Series on Science and Technology of Materials.Graw-Hill. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : K. Sidney H. Arthur. Angus. material non logam. Presipitasi larutan padat. Djaprie. New York: Mc. Laktin. refractory. Pengujian destruktif dan non destruktif serta evaluasi perubahan karakteristik logam. William C. Sifat-sifat umum material teknik. “Engineering Physical Metallurgy”. 1954.”. New York: John Willey & Sons. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam. 1954. khususnya yang berkaitan dengan teknik mesin.9. logam berat.(Diktat kuliah). gelas/kaca. “The Physical Metallurgy of Steel”.

Mata Kuliah : Mekanika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. aliran dalam pipa dan saluran meliputi. “Fundamentals of Fluid Mechanics” AddisonWesley Publishing Company. head losses mayor dan minor. difuser. hubungan turunan sistem dengan formulasi volume atur. 1994. persamaan momentum. Aliran fluida incomprecible inviscid: persamaan Euler. prinsip momentum angular. tekanan dinamik. bilangan-bilangan tanpa dimensi. Alan T. Aliran internal fluida incompressible viscous: aliran laminer fully developed. Tata. Fox. John Willey & Sons. persamaan-persamaan dasar. “Fundamental of Physical Metallurgy”. hukum Newton II. aliran dalam pipa tunggal dan bercabang. gaya hidrostatis pada bidang yang terendam. Konsep dasar: fluida sebagai kontinum. Verhoeven. distribusi tegangan geser.4205 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori-teori Mekanika Fluida sehingga mampu menerapkannya dibidang rekayasa. aliran fluida compressible. hubungan hukum Termodinamika I dengan persamaan Bernoulli. Analisis differensial pada aliran fluida: persamaan kontinuitas. dimensi dan satuan. “Pengetahuan Bahan Teknik”. fluida dalam rigid-body motion. 1985. gaya lift dan drag. buoyancy dan stabilitas.Surdia. 10. metode analisis fluida. Aliran eksternal fluida incompressible viscous: boundary layer. Gross Richard J. “Introduction to Fluid Mechanics” 4th Edition. John D. Hukum-hukum dasar pada sistem (konservasi massa. Donald. efek perubahan penampang terhadap sifat-sifat fluida: nozzle. hukum Termodinamika I dan II). persamaan-persamaan dasar dalam bentuk integral untuk volume atur. Inc. Robet W. tekanan statik. Fluida statis: persamaan dasar fluida statis. profil kecepatan turbulent. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 27 . Mc. persamaan dari hukum-hukum dasar pada volume atur. Analisis dimensional dan similaritas: teori Buckingham Pi. similaritas. Pendahuluan: definisi. sifat-sifat stagnasi isentropis lokal. normal shock. Philip M. diskripsi dan klasifikasi aliran fluida. tekanan stagnasi. viskositas. aliran pada penampang konstan tanpa gesekan dengan perpindahan panas (rayleigh line).. perambatan gelombang suara. persamaan Bernoulli. Gerhart. medan kecepatan dan tegangan. variasi tekanan dalam fluida statis. aliran adiabatik pada penampang konstan dengan gesekan (fanno line).

1986. Streeter.GrawHill. Spiegel.V. Deret Fourier . Persamaan Diferensial Bessel dan Persamaan Diferensial Legendre .Hughes. Brighton. 1967. Louis C. 6th Edition. New York: Mc. 4103 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. 2nd Edition. Persamaan Diferensial Parsial dan Penyelesaian Masalah Nilai Batas. New York: Mc. Ray. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang prinsip-prinsip dan metode matematika yang diperlukan untuk menganalisis fenomena fisik dan merumuskan atau memecahkan persoalanpersoalan dalam teknik mesin. Barret. Penyelesaian Persamaan Diferensial dengan deret tak hingga. 1983. W. F. Termodinamika Kode Mata Kuilah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 12. Murray R. 5th ed Singapore: Mc. Wylie. Schaum’s Outline Series. ML. Kreyzig. “Fluid Dynamics”. Inc.L. Fungsi Gamma dan Beta .Graw-Hill Book Company.New York: Mc. “Mathematical Methods in the Physical Sciences”. Boas.1988. 1966.M. Erwin. John Willey and Sons.Kogakusha Ltd.. 1985.F. Mata Kuliah : Matematika Teknik II Kode Mata Kuliah : TKM. “Advanced Engineering Mathematics”. “Advance Mathematics for Engineers and Scientists”. New York: Mc. J. “Advance Engineering Mathematics”. C. Inc.Graw-Hill.A. Brighton. “Fluid Mechanics”.Graw-Hill Book Co. 4104 4 sks W Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada 28 .: Canada. Benyamin. New York: John Willey and Sons. Mata Kuliah : : : : : : : TKM. “Fluid Mechanics”.Graw-Hill Book Co.1969. Wylie. 11. White.

Siklus-siklus tenaga uap: siklus Rankine. gas Van Der Walls dan Battic Bridgemen. Michael A. pengukuran tekanan. siklus Duel. Hukum ke Nol Termodinamika dan pengukuran temperatur. generalized compressibility chart. analisis energi dalam siklus. Siklus-siklus Turbin Gas: siklus Brayton. balance energi pada sistem tertutup. transfer energi dengan perpindahan panas dan kerja. 1982. analisis volume atur kondisi steady. proses isentropik. Holman. Analisis energi pada volume atur: balance massa. siklus dengan reheat dan regenerative. Inc. 2nd Edition. balance energi. 2nd Edition.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai teori dasar Termodinamika serta mampu menerapkannya dalam permasalahan Termodinamika Teknik dan mampu menerapkannya dalam analisis Konversi Energi. pompa kalor. Wood. “Fundamentals of Engineering Thermodynamics”. “Thermodynamics. evaluasi sifat-sifat termodinamika dengan model gas ideal meliputi panas jenis. Publisher Moscow. Psikrometrik. pengertian sistem. Energi dan Hukum ke I Termodinamika: energi sistem. Reynold William C: Perkins Henry C. Sushkov. sifat-sifat termodinamika. proses. Mc. Penggunaan entropi: definisi perubahan entropi. “Thermodynamics”.Graw-Hill Kogakusha 2nd. Graw-Hill. Howard N. Shapiro. Bernard D. Yunus A. “Termodinamika Teknik”. “Applications of Thermodynamics”. sistem refrigerasi absorpsi. New York: John Willey & Sons. 2000. Addison-Wesley Publishing Company. Evaluasi sifat-sifat termodinamika: hubungan p-v-T. Siklus-siklus refrigerasi dan pompa kalor: siklus kompresi uap. siklus dengan regenerative. Cengel. siklus Diesel. Inc. Pengenalan analisis exergy (availability): definisi exergy. 1994. “Technical Thermodynamics”. sistem satuan.. balance entropi pada sistem dan terbuka. Konsep-konsep dan definisi-definisi dalam Termodinamika: konsep dasar. dan proses politropik. reheat dan intercooling. “Engineering Thermodynamics”. sistem refrigerasi gas. teori gas ideal.Graw-Hill. exergy balance pada sistem tertutup dan pada volume atur. 2nd Edition. identifikasi irreversibility. siklus. Boks. 4 th Edition. Hukum ke II Termodinamika: pernyataan dan kegunaan Hukum ke II Termodinamika. Mc. 29 . siklus Carnot. An Engineering Approach. 1977. 1980. Third Edition. Hardjono Djojodihardjo. Inc. Moran. Siklus-siklus motor bakar: siklus Otto. tingkat keadaan. energi dalam enthalpi. Mc. Michael J.

Analisis pada sistem batang statis tertentu. Schaum’s Outline Series. pada tabung dinding tipis. gaya normal. and Young. Vazirani. Nai Sarakk. “Mechanic of Materials”. Delhi-6. tegangan dalam (bejana tekan dinding tipis. macam sendi. “Analysis of Structure”. modulus geser. modulus elastisitas. Konsep dasar tentang tegangan. pada poros. diagram bidang momen puntir. Popov. sambungan keling. diagram gaya normal.4106 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses dan mengenal teknologi produksi dalam bidang. momen lentur. puntiran pada penampang berdinding tipis dan penampang bentuk profil. Analisis tegangan akibat torsi. tegangan akibat puntiran dan lenturan..13. dan dapat lebih memahami 14. “Strength of Materials”. rakitan. diagram gaya lintang. Volume I: New York. modulus bulk. E.N. Proses Manufaktur I (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. Timoshenko. angka Poisson. Analisis pada sistem statis tak tentu.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan berbagai macam beban dan tegangan akibat pembebanan pada sistem/konstruksi dan dapat menganalisis tegangan yang terjadi pada sistem benda kaku statis tertentu dan tak tentu. tegangan geser murni. 1976. tegangan utama. tegangan akibat puntir. tegangan lentur. kerja / ijin. pada profil. Deformasi elastis. Jakarta: Erlangga. diagram. pengecoran. Mata Kuliah : Tujuan : 30 . sambungan las). plastis. gaya lintang. Analisis tegangan dua dimensi secara analitis dan grafis. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Kekuatan Material I Kode Mata Kuilah : TKM. termal. V. 1986. batang dan kerangka. sudut puntir poros. S. tarik. D. pada pegas hilik. tegangan biaksial. pengelasan dan pemesinan. tekan geser.P.H.4002 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Khana Publisher 2-B Nath Market. “Strength of Materials”. Sistem dengan beban puntir. diagram momen lentur. pembentukan.

1990. Model-model mekanika pemotongan logam. Praktikum menggunakan mesin-mesin potong logam seperti. Oswald. Perpindahan panas pada material yang mengalir. Lee. Proses pemesinan yang meliputi proses. “Metal Forming: Processes and Analysis”. Vol. Kovan. Krar. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. mesin bubut.W. Avitzur. Surdia. “Teknologi Mekanik”. Pradnya Paramita. 1989. pengerolan. Tata. New Delhi. skrap. Gaya pemotongan teoritis.N. New York: American Society of Metal. “Teknik Pengelasan Logam”. Klasifikasi mesin perkakas. Pembentukan geram. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. 1951. Mech. bubut.S. Tebal geram menurut teori merchant.Pokok Bahasan : Kepustakaan : proses dan ada ketrampilan dalam menjalankan mesin-mesin manufaktur. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain.E. 1985. 1991. Amand. Djaprie. metalurgi dalam pemotongan logam. J. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. Sistem pemotongan miring. Boothroyd. J. Erlangga Jakarta. E. and Merchant. 1941. Proses pengelasan yang meliputi. Marchel Dekker I. Knight. 31 . gerinda dan lain-lain. and Shfeer. Mc. Jilid II. Temperatur pada daerah deformasi primer. Mekanisme mesin bubut. Edisi 7. Apll. Model merchant. 18 no. Proses pembentukan logam pada proses panas dan proses dingin yang meliputi.Graw-Hill. mesin-mesin pelapis logam dan menggunakan peralatan kerja bangku. “Surface Treatment of Metal”. Proses pemotongan. Plowing force and sizeeffect. Mekanisme mesin skrap. Modern Machining. Jakarta. mesin milling. dan mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Djaprie. freis. ekstrusi. “Fundamentals of Process Engineering”. Sriati. bor. tempa. “Teknik Pengecoran Logam”. Tata.C. Gesekan dalam pemotongan logam. mesin gurdi. Foreign Languages Publishing House Mascow. “Teknologi Mekanik”. Jakarta. Geoffrey. V. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. Krar. Mc. B.Graw-Hill Publishing Company LTD.H. mesin gerinda dan lain sebagainya. Sriati. Mesin Perkakas.Graw-Hill. Pengecoran meliputi proses pembuatan baja dan besi tuang. mesin ketam dan serut. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Erlangga Jakarta.F. Mc. Betzalel. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. “Technology of Machine Tools”. Mekanisme mesin milling. teori Lee & Shaffer. penarikan. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. Surdia. Gaya pemotongan dalam proses milling. Menggunakan mesin-mesin penyambung logam. Winston A. 4. “Machine Tool Operations”. Jilid I. Energi potong spesifik. mekanik. Pradnya Paramita. Tata. Earn. Oswald. M. pengelasan listrik dan pengelasan gas.W. Elemen pemotongan pahat potong.

kolom dengan beban eksentris. Malang: Kopma Unibraw. metode luas bidang momen. Malang: Kopma Unibraw. GEP. “Metode Statistika”. Variabel random dan distribusi probabilitas. 4206 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. metode superposisi. New York: John Willey and Sons. 15. Distribusi normal dan sampel random. Penyajian data. metode energi. Bandung ITB. 1978. Bhattacharya. “Statistic for Experiments”. dan mahasiswa juga mampu menganalisis suatu sistem/konstruksi mesin ditinjau dari kekuatan materialnya yang menerima tegangan multiaksial statik dan dinamik. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. Mata Kuliah : Statistik Teknik Kode Mata Kuliah : TKM.Oswald. kolom dengan beban sentris. Sistem batang statis tak tentu. Malang: Kopma Unibraw. Design experiment dan analisis varian. Sistem batang statis tertentu dengan defleksi elastis. 1991. rumus-rumus Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 16. “Statistical Concepts and Methods”. metode superposisi. metode integrasi. Perbandingan dua perlakuan/lebih. 1985. metode energi. Munoz Jairo. Phillip F. Hifni. “Analisis Regresi”. “Analisis Varian dan Penerapannya”. Taufiq Rochim. metode persamaan tiga momen. 1997. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 32 . 1991.4107 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu mempergunakan teori statistik untuk pengembangan IPTEK dan industri. “Manufacturing Processes and System”. Hifni. Box. Analisis regresi. 1991. Mekanika Kekuatan Material II Kode Mata Kuilah : TKM. Teori tekuk pada kolom. 1977. Hifni. metode Euler. 4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menganalisis perubahan bentuk elastis dalam sistem batang dan sistem konstruksi benda kaku berdasarkan hukum-hukum statika. Konsep dasar tes hipotesa. New York: John Willey and Sons. Pengantar statistik.

New York: Mc. juga mahasiswa dapat lebih memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. S. New York: John Willey & Sons. Definisi mesin perkakas NC/CNC. and Young. S. Analisis tegangan dan regangan dalam tiga demensi.Kepustakaan : empiris. Tegangan dan regangan sisa.Graw-Hill Kogakusha Ltd. serta mengenal teknologi produksi dengan menggunakan mesin NC/CNC. R.Graw-Hill. S-N curve. Schaum’s Outline Series.P. Aplikasi teori kegagalan pada silinder berdinding tebal. Juvinal. dinding tebal dan sambungan bejana bertekanan. fatigue. Teori kegagalan pada pembebanan multi aksial statik. Timoshenko. cumulative damage pembebanan sederhana. Pemrograman.H. “Elements of Strength of Materials”. and Young. Stepin. 4207 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Volume I: New York. Mesin 17. “Strength of Materials”. P.H. “Engineering Consideration of Stress Strain and Strength”.N. tegangan kontak. D. Budymas Richard G. perlakuan permukaan dan tegangan sisa. E. S. beban impact. dinding tipis. Popov. “Mechanic of Materials”. Mahasiswa juga dapat memahami konsep perancangan dengan bantuan komputer dan dapat membuat penerapan sistem CAD/CAM dalam proses perancangan dan produksi. “Advanced Strength of Material”. Sistem pendukung mesin perkakas NC/CNC.. Khana Publisher 2-B Nath Market. serta dapat menjalankan / menggunakan mesin NC/CNC. Tipe-tipe sistem NC. Proses NC. 1976. Proses Manufaktur II (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuilah : TKM. Delhi-6. Goodier.P J. New York:Mc. Analisis teori kegagalan pada pemebanan dinamik. “Theory of Elasticity”.N. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 33 . Manuscript. Nai Sarakk. Collins. Teori bejana bertekanan . Manufaktur NC-CNC.C. Jakarta: Erlangga. 4106 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami pemrograman dan proses mesin-mesin NC/CNC. V. Moscow: Publishers. “Advanced Strength and Applied Stress Analysis”. Timoshenko. Vazirani. “Analysis of Structure”. “Strength of Materials”. Timoshenko. “Failure of Materials in Mechanical Design”. D. “Strength of Materials”. Analysis Prediction & Prevention. New York. 1986. Mc.Graw-Hill Inc. Borresi. pembebanan kombinasi.

D. “Computer Aided Manufacturing”. Mc.Henderson. “Computer -Automated Manufacturing”. “Mathematical Elements for Computer Graphics”. San Francisco CA. “CAD/CAM Hand Book”. “Computer Integrated Machine Design”. M. “Mechanical Design”. 1986. 1994. 1988. Lembaga Penelitian ITB: Bandung. Wilson. “Computers in Manufacturing”.Kepustakaan : perkakas TU-2A.Graw-Hill Book Company. Koren. Mikell P. Prentice Hall Inc.Jr. Sistem CAM. 1985. 1985. E. Komputer dalam manufaktur. John H. 1994. penerapan teknik CAD/CAM dalam perancangan dan produksi.Graw-Hill Book Co.29 no.B. “Computer Automated Manufacturing”. CAE. Mc. integrated computer-aided manufacturing. Robot.C.Graw-Hill Book Co. New York: Mc. Groover. 1986. 1988. Pemrograman kode-G TU-2A. Teicholz. pengertian tentang concurrent engineering. Graw . Charles E.Adams. “ ow and in The Future. “CAD & CAM Manual”. Simulasi CAD/CAM. Emco Maier & Co. “Turning Training Unit”.Graw-Hill. 34 . Austria. New York: Prentice-Hall Inc. John Willey & Sons. Mc. Jr. Interaksi sistem komputer grafik. Poewer. process planning & CAPP system. Bosan. Singapore: Mc. “Computer Control of Manufacturing Systems”. “Automating Electronics Manufacturing”. Industrial Control System.W. Powers. Taufiq Rochim. Wysk. Mills. Sistem CAD. EMCO MATER. Thomas G.Zimmers. Eric. “CAD/CAM: Computer Aided Design and Manufacturing”. New York.Hill International Edition. “Computer Integrated Design and Manufacturing”. Muljowidodo. International Editions. Yoram. Rogers David F.R. New York: Mc. Praktikum pembuatan produk dengan menggunakan TU-2A (2 sumbu) dan pembuatan produk dengan menggunakan TU-3A (3 sumbu).Alan. New York: Prentice-Hall Inc. IBM. Englewood Cliffs.4.A. “Pengantar CAM”. Pemrograman kode-G TU-3A. pemodelan geometris.Wang. J.John. transformasi dan proyeksi.P. John H. Konsep perancangan dengan bantuan komputer. Chang. Sistem koordinat menurut ISO 841.Graw-Hill Inc. Data-data teknologis. Englewood Cliffs. “Milling Training Unit”. C. T. D. “Tinjauan Teknologi CAD/Cam Dalam Bidang Manufaktur dan Rekayasa”. “CAD/CAM/CIM. Special issue of the IBM Journal of Research and Development: Vol. Powers. Emco Maier & Co. Austria. “Computer Aided Design and Manufacture”. H. konfigurasi sistem CAD. R. Bedworth. Gunn. numerical control. Bandung: Lembaga Penelitian ITB. H. Aspek teknologi TU-3A.

kreith. Mata Kuliah : 35 . koefisien perpindahan kalor menyeluruh.TU. transmisivitas. 1986. radiasi benda hitam. konduksi dengan pencetusan (generation) energi panas. mekanisme fisik konveksi. John Willey & Sons. A Practical Approach”. Mcb. tipe-tipe penukar kalor. absorptivitas. New York: Mc. laju perpindahan panas konduksi. Yunus A. emisivitas. Konduksi satu demensi. Konduksi transient.Graw-Hill. 4209 Beban Studi : 4 sks Status : W 19. Pendahuluan tentang perpindahan panas konveksi. “Principles of Heat Transfer”. analisis penukar kalor dengan metode LMTD dan effectiveness. pada dinding datar. Pendahuluan: konduksi. Perpindahan panas boiling dan kondensasi. Cengel. Persamaan konduksi. melintasi kumpulan pipa-pipa. 1996. metode lumped capacitance.P. hukum Kirchoff. refleksivitas.Graw-Hill Ltd. konduksi pada dinding datar dan sistem radial. “Intorduction to Heat Transfer”. bola. 4104 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Mc. “Heat Transfer”. Perpindahan panas radiasi. metode grafis. view factor. yaitu aliran diatas plat datar. Harper & Row Publisher. 4003 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. konveksi pada aliran eksternal. persamaan difusi panas. dan dapat memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar perpindahan panas dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan rekayasa yang berhubungan dengan perpindahan panas. Kinematika & Dinamika Kode Mata Kuilah : TKM. intensitas radiasi. Konduksi dua demensi. David P. Holman. radiasi. Dewitt. konveksi pada aliran internal (dalam pipa circular dan noncircular). J. metode pemisahan variabel. 6thed. Frank P. Incropera. metode finite difference. konveksi. 3rd Edition.18. semi-infinite solid. lapisan batas termal. Perpindahan panas konveksi natural. lapisan batas kecepatan. Perpindahan panas konveksi paksa. “Heat Transfer. 1998. melintasi silinder dan bola. silinder. Penukar kalor. perpindahan panas pada sirip. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Perpindahan Panas Kode Mata Kuliah : TKM. pertukaran radiasi. 4202. Frank.

G. cam. New York: John Willey. Erdman. “Mechanics and Dynamics of Machinery”. Elemen Mesin I Kode Mata Kuliah : TKM. sabuk rantai. gaya inersia. dan juga mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis gaya. Konsep dasar gerak mekanisme. 20. A. Analisis poligon gaya mekanisme komplek. roda gesek. rangkaian roda gigi episikik. roda gigi. J. George.L. sintesis kinematik linkage. dan lain-lain. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar gerakan mekanisme dan membuat analisis dan sintesa gerakan kecepatan dan percepatan mekanisme sistem atau mesin. Englewoods Cliffs. energi dan daya sistem mekanik yaitu linkage dan macam-macam transmisi. rantai. Vol.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : TKM. Analisis bobot balans pada masa yang bergerak rotasi dan translasi lurus bolak-balik. Guillet. Martin. Vol. roda gesek. energi dan daya pada mekanisme sistem atau mesin. I. New York: Mc. Analisis gaya statik. roda geneva. New York: Mc. sistem puli & drum. “Mechanism Design-Analysis and Synthesis”. Hinkle Roland.2. Meriam. sekrup. sekrup. “Dynamics of Machinery”. sabuk.Graw-Hill. gaya gesekan. sistem puli & drum. New York: John Willey. Mabie.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami bagian-bagian mesin dan dapat membuat criteria dasar perencanaannya serta dapat merancang sambungan–sambungan bagian mesin. dan lain-lain. Mata Kuliah : Tujuan : 36 .H. Analisis poligon kecepatan dan percepatan pada mekanisme komplek. roda geneva. “Kinematic of Machine”. A. rangkaian roda gigi episiklik. analisis gerakan. roda gigi. Church. Holowenko.R. “Kinematic and Dynamic of Machine”.Graw-Hill Book Co. New York: John Willey and Sons Inc. New York: John Willey & Sons. “Engineering Mechanics”. dan mahasiswa dapat mengenal dan memahami macam-macam sistem transmisi daya dan dapat merancang sistem transmisi selain dengan menggunakan roda gigi. Kraige. L. 4004 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. kecepatan dan percepatan system mekanik yaitu: linkage dan macam-macam transmisi. “Kinematic of Machine”. New Jersey: Prentice Hall.

Prentice Hall Inc. “Computer Integrated Machine Design”. New York: Willey. Ulir-transmisi. “Mechanical Engineering Design”. splined dan serrated. Macam-macam poros dan gandar (shafts & axles). memahami karakteristiknya serta penggunaannya di bidang mekanik.H. brakes & clutches serta shafts & axles. paku keling. Kerugian-kerugian transmisi daya selain menggunakan roda gigi.C. Deutschman.Graw-Hill International Edition. ulir-baut/ mur. McKee. New York: Mc. las. Sambungan dengan cottered.. M. TKM. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan sistem pengaturan dan membuat perbaikan sistem pengaturan serta menganalisis stabilitas sistem pengaturan.4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal macam-macam komponen elektronika. “Elemen Mesin”. Sistem Kendali/Kontrol Kode Mata Kuliah : TKM. Spots. P. Macam-macam rem dan kopling tidak tetap (brakes & clutches). Wilson. Niemann. belt & pulley. E. Juvinal. “Machine Design Theory and Practice”.Graw-Hill. rantai & sprocket. Stolk. H. Macam-macam kopling tetap (couplings). Robert B. J. G & Winter. “Maschinen Elemente”. kerut. Dasar-dasar perencanaan transmisi daya selain dengan menggunakan roda gigi. Kriteria-kriteria dasar perencanaan. Kenneth S.Jr. Memahami cara pengaturan beberapa konstruksi dan mekanisme yang digunakan dalam peralatan industri. “Machine Design”. Kurmi.4202. Charles E. R. Memahami cara penggabungan komponen mekanik dengan rangkaian elektronika sebagai unit pengaturannya. 4108 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. Aarond. Black. New York: Mc. key. Macam-macam pegas. Dobrovolsky. “Fundamentals of Machine Component Design”.Graw-Hill. V.. Macam-macam transmisi daya dengan. “Machine Design” Shigey. seperti komponen pneumatis dan hidraulis beserta rangakaian pengaturannya. Jac. New York: Mc. Desain sambungan pada bagian-bagian mesin dengan. Mengenal komponen penunjang peralatan dan mesin-mesin industri. 1981. Erlangga.F.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan bagian-bagian mesin. 21. pin. roda gesek. “Design of Machine Elements”. Mata Kuliah : Tujuan : 37 .E. “Machine Elements”.

Doebelin. Bandung: Mesin FTIITB. limit switch.”Hydraulic Mechanism in Automation”. Hall Douglas SV.Graw-Hill.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengenalan semi konduktor. Soenoko. Howard L. Schaum’s Outline Series. aljabar boolean. perangkat keras rangkaian logic. Proporsional (P). Macam-macam semi konduktor. Peter. “Feed Back and Control System”. Manipulasi. Prokes. Coughanowr. Konsep dasar alat ukur. Penyelesaian model matematis dengan transformasi Laplace. pneumatik dan elektronik. “Engineering System and Aotomatic Control”. Inc. Prinsip pembacaan dan penulisan EPROM. E. New York: Mc.O. Plant. daya poros. A. Inc. “Prinsip-Prinsip Elektronik”. kecepatan aliran.Graw-Hill. Pengukuran gerakan dan dimensi. Fungsi alih sistem dalam wawasan waktu dan wawasan Laplace. “Automatic Control Eingineering”. Lowett B. Transmisi dan perekaman data. 38 . Elsevier. J 1979. New York: John Willey & Son. penunda waktu. Malvino. Macam-macam sistem pengaturan : mekanik. Perbaikan sistem menggunakan perangkat. “Measurement System: Application and Design”. Mc. push button O dan C) thermo controller. Mulyowidodo. ADC dan interfacing. Rangkaian hidrolik dan pneumatic. Donald R Koppel. 1990. dan tipe-tipe gabungannya. type dan type P.C. Komponen pneumatis dan hidraulis yang berhubungan dengan pengaturan listrik dan elektronik. Pengaturan dengan mikroprosesor. (1986). Integrator (I). Rangkaian pengatur listrik (pengaturan kerja proses switching Star-Delta). Blok diagram dan fungsi alih sistem. dioda. Pengenalan alat ukur elektronika. Macam-macam transduser. Harrison. Indra Djodikusumo. sistem bilangan. Pengukuran tekanan. 1987. Rangkaian pengatur elektronik. New York: Mc. DC. “Mekatronika I & II”. transistor. Pengukuran gaya torsi. Karakteristik semi konduktor. Komunikasi komputer dengan dunia luar dengan bahasa Pascal. Diferensiator (D). hidrolik.GrawHill.”Microprocessor and Digital System”. Elektronika digital.Graw-Hill. New York: Mc. Book Company Ltd. gerbang logika bilangan biner. IC. Analisis stabilitas sistem pengaturan. Dransfield. “Pengantar Ilmu Teknik Instrumentasi”. “Dasar-dasar Hidrolik dan Pengaturannya Secara Elektronik”. Srivastava. Temperatur dan laju aliran panas. Pemodelan matematis sistem kedalam persamaan diferensial. Komponen listrik penunjang rangkaian pengatur (relei. “Control System Fundamentals”. AC. Motor step. “Process System Analysis and Control”. “Teknik Instrumentasi”. Rafen. Universitas Indonesia Press. Malcolm. R. Penggunaan komponen elektronika.

Keseimbangan formulasi varisional. Daya dan kerja. Konsep dasar alat ukur. Variasi kalkulus. Prinsip energi potensial minimum. Pada aliran panas: model elemen pada aliran panas.Graw-Hill. 4109 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. daya poros.O. Manipulasi. Sistem koordinat. Pengukuran gaya torsi. Pemodelan sistem kontinyu dengan banyak elemen. Universitas Indonesia Press. E. 1990. Mc. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Metode umerik dan Metode Elemen Hingga Kode Mata Kuliah : TKM. 1987. Doebelin. Definisi regangan. 4202. Dasar-dasar metode elemen hingga. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengukuran Teknik & Instrumentasi Kode Mata Kuliah : TKM. 4110 Beban Studi : 4 sks Status : W Prasyarat : TKM. Elastisitas. Juga agar mahasiswa dapat menjelaskan metode komputasi secara numerik dan dapat menyelesaikan persoalan persamaan matematik secara numerik serta aplikasinya dalam teknik mesin. Model elemen tegangan uniaksial. Temperatur dan laju aliran panas. Formulasi varisional. Energi regangan. aliran panas dengan konvesi. kecepatan aliran. Pengukuran gerakan dan dimensi. Transmisi dan perekaman data. “Measurement System: Application and Design”. Energi potensial gaya dan regangan. transformasi koordinat assembly elemen 3-node isoparametrik. Assembly elemen. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami alat-alat ukur dan cara pengukuran besaran-besaran rekayasa. A. Quadrilateral element 4-node 39 .C. 23. Problem MEH 1 dimensi pada mekanika. Konsep model elemen hingga. Fungsi potensial energi. Srivastava. sistem koordinat. Pengukuran tekanan. Problem MEH 2 dimensi elemen segitiga.22. 4001 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar metode elemen hingga dan memformulasikan problem teknik dalam model serta dapat menyelesaikan pemodelan problem tersebut pada kondisi statik dan dinamik. “Teknik Instrumentasi”.

lagrange. faktorisasi: Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode : eliminasi Gauss. “Analisis Numerik”. Problem MEH 2 dimensi pada perpindahan panas dan aliran panas. “Penguasaan dan Penggunaan Metode Numerik”. Interpolasi. “Fundamentals of The Finite Element Method”. deferensiasi newton dan interpolasi stirling. Inc. New York: Prentice-Hall International Editions. “An Introduction to umercial Analysis”. Atkinson. New York: John Willey & Sons. Cholesky. “Theory and Problems of umerical Analysis”. Penyelesaian persamaan linear serentak dengan metode: newton-raphson. Kendall. integrasi trapezoid. Robert D. Ketelitian dari perhitungan pendekatan. Knight. PWS Kent Publishing Company. London: Mc. simpson dan weddel. Penyelesaian persamaan deferensial partial. Grandin. Scheid. “The Finite Element ethod”. Zienkiewicz. polinomial.Kepustakaan : isoparametrik. O. Munif. Bandung: ITB. secant. Bathe. Charles E. Prentice Hall International Editions. Soeharjo. Gauss seidel. newton-raphson. Zahavi Eliahu. “The Finite Element Method in Mechanical Design”. “Aljabar Matrik”. hermite. newton. solusi problem eigenvalue. New York: Mc. rung-kutta. Fracis. Gauss-Jordan. Atkinson. iterasi. R. invers matrik. non linear. Analisis tegangan axisymetric. beda hingga. Klaus-Jurgen. Penyelesaian persamaan aljabar dan transcendental dengan metoda: incremental-search. Hartley. Prentice Hall International Series. Yang. Kendall. “Concepts and Aplications of Finite Element Analysis”. linear ganda. “Metode Numerik”. Thomas J. New York: John Willey & Sons Inc. Surabaya: ITS. dekomposisi lower-upper. bolzano.Y. Deferensiasi numerik dan integrasi numerik. Penyelesaian persamaan deferensial biasa dengan metode: Euler.Graw-Hill. A. romberg. New York: John Willey & Sons. “The Finite Element Method in Machine Design”. T. stirling dan bessel. gauss. Tejo Sutikno. Prentice Hall Inc.C. Mac Millan Publishing Company.. taylor. 40 . Triatmojo.Graw-Hill. “The Finite Element Method”. Bambang. Hughes. interpolasi linear. bisection. Jr. Regresi (Curve fitting): linear. milne. “Finite Element Structural Analysis”. “Elementary Numerical Analysis”. euler modifikasi. “Finite Element Procedurs”. Cook.

fluid circuit friction apparatus. straight. Boxes dari gear-box. rantai dan sprocket. dynamic balancing apparatus. Sesuai dengan Buku Petunjuk Praktikum dan Buku Pustaka mata kuliah yang terkait. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 25. Comparative flow measurement apparatus. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan. Mata Kuliah : : Praktikum Fenomena Dasar Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. hypoid. Simple vibration apparatus. Macam-macam sistem pelumasan. Jac. 4004 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi gear box. 1981. herringbone spur gears. screw. straight.4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperdalam pengetahuan teori dasar-dasar permesinan. berbagai macam roda gigi.4005 Beban Studi : 1 sks Status : W Prasyarat : TKM4001. Puntiran batang. Macam-macam bantalan. kolom. “Elemen Mesin”. Kerugian-kerugian yang terjadi pada transmisi roda gigi. Stolk. “Machine Elements”. V. herringbone spur gears. belt dan pulley. 4111 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. worm and globoidal gears. helical. Elemen Mesin II (1 sks Tugas) Kode Mata Kuliah : TKM. juga agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami sistem transmisi daya khususnya yang menggunakan roda gigi dan dapat merancang sistem transmisi daya. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 41 . curved bevel gears. roda gesek. momen lentur dan gaya lintang. Dobrovolsky. luncur dan gelinding (sliding & rolling contact bearing). thermal conductivity.4003. curved bevel gears. Reynold number experient. straight. screw. helical. worm and globoidal gears. Erlangga.24. defleksi batang.4205. straight. hypoid. critical revolution. Perencanaan transmisi daya dengan menggunakan roda gigi.

26.Brooks.Graw-Hill. Zakarof. H. M.C. pengaruh perlakuan panas logam. Jenis-jenis keausan. “Mechanical Engineering Design”. Karl-Erik.Kurmi. C. Kenneth S. Niemann. New York: Mc. P.H. Hardenability. “Abook of Heat Treatment”. McKee. Aarond. J. “Machine Design” Shigey... “Maschinen Elemente”. “Machine Design Theory and Practice”. Transformasi phase padat. Robert B. Pengaruh kedalaman pengerasan pada bentuk tegangan. “Machine Design”. “Fundamentals of Mechanical Component Design”. Jenis perlakuan panas dan permukaan. Perlakuan panas logam paduan non ferrous. Spots. Shackelfort. 4211 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : TKM. Peterson. New York: Mc. Impact test.E. Thelning. Prentice Hall Inc. E. “Steel and It’s Heat Treatment”. Finishing and Coating”. 4203 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Mengevaluasi dan mengaplikasikan jenis perlakuan panas dan permukaan pada komponen mesin. ASM. Praktikum tentang. “Heat Treatment of Ferrous Alloy”. Charles E.Jr. Wilson. Jominy test. kekerasan logam. New York: Mc. Deutschman.F. Juvinal.R. dan agar mahasiswa lebih memahami pengaruh temperatur. Mata Kuliah : Perlakuan Panas & Permukaan (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Metals Handbook Volume 5. “Surfase Cleaning. “Heat Treatment of Metal”. Black.Graw-Hill. Khamenecny. R.Graw-Hill International Edition. “Introduction to Material Science for Engineers”. mikro struktur logam. Perlakuan panas logam ferrous dan paduannya. “Computer Integrated Machine Design”. Perlakuan thermochemical baja. “Design of Machine Elements”. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 42 . James F. “Wear Resistant Surface in Engineering”. “Fundamentals of Machine Component Design”. New York: Willey. G & Winter. unsur kimia dan kerja mekanik pada karakteristik logam serta dapat melakukan pengetesan. kekuatan logam.

Pengenalan sistem getaran 2DOF. eksitasi periodik. Solusi analitik system getaran kontinyu (plate & beam). Lanjutan multi Degree of Freedom-discrete. 4213 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. Mc. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Getaran Mekanis Kode Mata Kuliah : TKM. “Vibration Theory and Applications”. “Vibration Problem in Engineering”. Respon getaran dalam domain frekwensi. Daniel. dengan menganalisis secara eksak maupun numerik. F. S. eksitasi impulse dan eksitasi umum dalam domain waktu.C.P. New York: Mc. Inman.Graw-Hill International Editions. Hibbler R. E. “EngineeringMechanic: Dynamics”. Pengertian fisika dan matematika dari sistem dinamis gerak bolak-balik. Upper Saddle River. Prentice Hall International Editions. New York: Prentice Hall Inc. Sistem getaran kontinyu (model matematik gerak aksial transversal. 43 . unbalance. Graham Kelly. Pengenalan damping. transfer function dan magnification factor.Graw-Hill. Evaluasi numerik untuk MDOF response. 4209 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami konsep dasar analisis getaran mesin dalam upaya mencari/menentukan sumber getaran pada permesinan serta dapat menjelaskan dan memilih beberapa metode isolasi getaran mesin dari sekelilingnya untuk mencegah dampak persoalannya pada sistem dan sekelilingnya. “Elements of Vibration Analysis”. Metode komputasi eigenvalue dan eigenvector. rotasional dari poros elastis linier). New York: John Willey & Sons. “Engineering Vibration”. Prentice Hall International. Thomson. L. Solusi numeric sistem getaran kontinyu (plate & beam).27. Russel Jr. 4103.T. Lagrange: Respon getaran terhadap harmonik. Getaran poros sumbu elastis dengan beban diskrit. Beer. “Mechanical for Engineering-Dynamics”. critical speed shaft. Thimosenko S. Penentuan DOF dan penjabaran sistem getaran SDOF (diskrit sistem) denga metode ewton. W. “Fundamental of Mechanical Vibrations”. New Jersey. Konsep akustik. Meirovitch. Mc. Teori getaran relatif dan base motion pada permesinan SDOF. eksitasi langkah (step).Graw-Hill International Edition. New Jersey.J.

teknik energi gelombang laut. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin termal. Dapat lebih memahami karakter mesin-mesin konversi energi dan dapat melaksanakan pengetesan prestasi mesin-mesin konversi energi. Mengenal jenis-jenis dan bagian utama mesin-mesin fluida. Fungsi bagian-bagian utama mesin-mesin termal. Efisiensi mesinmesin termal. teknik energi nuklir. Sistem tenaga uap. kompresor.28. Efisiensi mesin-mesin fluida. Prinsip mesin berputar. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin fluida. Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin termal. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin termal. pemanas. 4205. 4104 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Memahami bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. teknik energi angin. pendingin. blower. Pemilihan (spesifikasi) mesin. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin fluida. Klasifikasi dan bentuk-bentuk energi pada mesin-mesin fluida. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin termal.Fluida (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin fluida dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin fluida. diesel. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin termal. Klasifikasi dan bentukbentuk energi pada mesin-mesin termal. turbin angin. Mesin-mesin fluida. Mesin pengkondisian udara. Mesin-mesin termal: Motor bakar. teknik energi surya. Prinsip kerja mesin-mesin fluida. Menguasai prinsip dasar pengujian prestasi mesin-mesin termal. Definisi energi & konversi energi pada mesin-mesin termal. Sumber-sumber energi dan perhitungan kandungan energi pada mesin-mesin fluida. Sistem energi alternatif. turbin uap. teknik energi panas bumi. Sistem energi alternatif . mesin uap. instalasi dan perhitungan instalasi (system) serta efisiensi instalasi (system) mesin-mesin fluida. Fungsi bagian-bagian utama mesinmesin fluida. Mampu menggunakan alat-alat ukur serta dapat menganalisis data hasil pengujian dalam menentukan prestasi mesin-mesin fluida. bensin. 4216 Beban Studi : 5 sks Status : W Prasyarat : TKM. Prinsip kerja mesin-mesin termal. turbin air. 44 . ketel uap. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Mesin-Mesin Termal . pompa. aftur. kerosin dan Turbin gas. Memahami prinsip kerja dan konversi energi yang terjadi pada mesin-mesin termal dan memahami prinsip aplikasi dari mesin-mesin termal. Pemilihan (spesifikasi) mesin.

D. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 45 . Periodik sistem. “Energy Conversion System”. Sorrenson H. Struktur kristal. perubahan bentuk plastis dari logam.Kepustakaan : Praktikum di Laboratorium Mesin-Mesin Fluida.. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sifat phisis. peralatan. 29. Susunan atom. Degler.Graw-Hill. Klasifikasi baja struktur dan peralatan. H. “Principles of Energy Conversion”.Graw-Hill. Transformasi fasa. New York: Mc. Hubungan tegangan dengan geseran. Rekonstruktif dan displacement. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. “Energy Conversion System”.W. Cacat titik. Teori plastisitas dan teori patah. 4217 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM.W. metalugrafi baja. aluminium dan magnesium. Ph. “Internal Combustion Engine”. perubahan sifat karena pemanasan dan pendinginan. Logam-logam dengan sifat yang luar biasa. Pengaruh unsur lain pada baja. Jr. New York: Mc. Diagram fasa.E. Hukum Ficks I dan II. “Introduction to Physical Metallurgy”. Culp. A. New York: Mc. difusi dan transformasi fasa dalam logam. Teori elastisitas. Teori dislokasi.H. I. dislokasi dan fracture. brass. Cacat dalam kristal. J. Pemilihan Bahan & Proses Kode Mata Kuliah : TKM.C. tertier. H. besi tuang dan non ferrous. Pengerasan dengan penyepuhan dan bahan kimia.Graw-Hill. Energi ikatan. Proses penguatan dalam logam melalui larutan atom. A.. Avner. Steffanof. Maintenance and Application”. Rekristalisasi. Toronto: John Willey. serta mengetahui dan memahami fasa dalam sistem logam. Menentukan waktu pemanasan. Sorrenson H.Graw-Hill. “Centrifugal and Axial Flow Pumps”. Perlakuan panas terhadap besi tuang. W. Jr.D. New York: Mc. A. biner. New York: Mc. Struktur atom. Toronto: John Willey. Laboratorium Motor Bakar dan Laboratorium Mesin Pendingin.Graw-Hill. struktur elektro. “Principles of Energy Conversion”. Ph. tembaga. Karasik. Air and Gas Power”. bronze. dasar defleksi. Severn. Batas butir difusi. Ikatan-ikatan kovalen dan Van Der Waals. cair ke padat. pencucian dan pelurusan bentuk. Selection. “Centrigugal Pumps. “Steam. Church A. Perlakuan panas pada produk baja. Miles. sehingga mampu memilih dalam pemakaian rancang bangun. padat ke padat. chemis dan mekanis suatu logam dan paduannya. Culp. New York: John Willey.J. endapan.. A. Obert. baja perkakas.

Nilai-nilai Pancasila. Malang: IKIP Malang. 1978. GE. “Buku Pelajaran Pendidikan Kewiraan”. Filsafat Pancasila. Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Kode Mata Kuliah : MPK. Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Memberikan pengertian filsafat agar memahami Pancasila sebagai dasar filsafat bangsa dan negara Indonesia. “Ferrous Process Metallurgy”. 1960. Malang: Universitas Brawijaya. khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional dan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta untuk mempertebal semangat dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa. “Metalurgi Mekanik”. “Ketahanan Nasional”. Malang: Universitas Brawijaya. 1976. Pelaksanaan UUD’45 dalam ketatanegaraan Republik Indonesia. Konsep negara kepulauan (Nusantara). 1972. “Elements of Materials Science”. Dieter. Addison Wesley.. Dardji. Van. Pokok Bahasan : Hakekat Pancasila. Ketahanan Nasional. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press. Shackelford. 1954. Pengertian Kewiraan. Lembaga Pertahanan Keamanan. 1978. Polukhin. Hern. Laboratorium Pancasila. P. Analisis Kemasyarakatan berdasarkan Pancasila. Guy. “Introduction to Material Science for Engineers”. 30. Tim Dosen Kewiraan. Zakarov. 1978. 4007 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : ≥ 96 sks.James F. Jakarta: Lemhamnas. “Naskah Wawasan Nusantara”. L. 1960.John Bray. Cs. Jakatra: Lemhanas. “Pancasila Dasar Filsafat Negara”. Kerangka pikir dan stratifikasi Polstrahan.”Metal Process Engineering”. Memberikan pengetahuan agar memahami dan menghayati mengenai Wawasan Nusantara. UUD’45. “Elements of Materials Science” Addison Wesley. Kepustakaan : Darmodihardjo. Kebijakan dan Strategi Nasional. Notonegoro. “Pancasila Sumber dari Segala Sumber Hukum”. “Pokok-pokok Pembahasan Pancasila Dasar Filsafat Negara Republik Indonesia”. Konsepsi Wawasan Nusantara. 46 . Konsep bela negara dan Sistem Hankamrata. “Heat Treatment of Metal”. Ketahanan Nasional. Vlack. Lembaga Pertahanan Keamanan.

JR. Siregar. Penerbit ITB.. "Management Engineering : Principles and Practice". Prentice Hall. Aspek sumber daya manusia. Inc. New York. 1993. analisis titik pulang pokok . Konsep nilai waktu dari uang dan ekivalensinya .. WG.. 1990. Inc.. ---------. 4218 Beban Studi : 3 sks Status : W 47 . Penentuan umur ekonomis . 1993. Dasar-dasar fundamental manajemen dan sejarah perkembangan manajemen. Mata Kuliah : Ilmu Komputer (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM.B. John Willey & Sons. Evaluasi biaya dan evaluasi investasi dengan pertimbangan resiko . John Willey & Sons. A.. Kerangka perekonomian mikro: arah dan pengaruh perubahan lingkungan bisnis global serta dampak perkembangan informasi dan teknologi terhadap kompleksitas manajemen industri . 4rd ed. New York. Perioda laju pengembalian (payback period) . "Principles of Engineering Economy". Bell. Pengertian cash flow dan cara penyusunannya . Organisasi sistem industri. Ireson & RS Leavenworth.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Manajemen Industri Kode Mata Kuliah : TKM. "Management for Productivity". and James Balkwill. Analisis sensitivitas .Mata Kuliah Kompetensi Pendukung (MKKP) ---------32.31. Penyusutan (depresiasi) nilai prasarana produksi. Freeman. Analisis Benefit Cost Ratio . 1988. Grant. EL. New York. Bandung. 4112 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dasar-dasar manajemen dan perkembangannya serta dasar-dasar evaluasi biaya dan rencana investasi. Pengembangan produk. "Manajemen". Schermerhon.

operator). Pemrograman dasar. Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi serta melakukan pemrograman komputer dalam bahasa Fortran atau Pascal untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. Mata Kuliah : Tujuan : 48 . “Fortran 77”.M.P. Sub program. Thomas. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. ekspresi. “Applied umerical Methods for Digital Computation with Fortran and CSMP”. Memahami dan dapat melaksanakan proses pengecoran dengan perlakuannya.Graw-Hill Co. Jogiyanto H.. Pengantar komputer. Soesianto.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membuat dan mengevaluasi program komputer dalam beberapa bahasa pemrograman dan memanfaatkan beberapa perangkat lunak (Fortran77. “Digital Computer Fundamentals”. Harper International Edition. Praktikum pemrograman pada aplikasi bidang umum. New York: Mc. teknik dan industri. Elemen-elemen pemrograman (konstanta. teknik dan industri. Pemrograman dengan pernyataan tambahan tipe data. Pemrograman terstruktur. variabel. California Eddition Wesley.C.L. James M. Diagram alir. Pernyataan. Yogyakarta: Andi offset. input-output. metalurgi dalam pembentukan logam. Monro D. mekanik. “Bahasa Fortran”. Memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. teknik mesin dan industri. numerik. dan memahami teori dan pelaksanaan proses pengelasan serta kualitas produk las. 33.4145 Beban Studi : 7 sks Status : W Prasyarat : TKM.C. F Nugroho Eko. Menguasai teori-teori proses pengecoran dengan perlakuannya. Turbo Pascal.Canale R. Wolford J. Smith. Masukan dan keluaran. “Turbo Pascal”. G. sehingga mampu memilih proses dan penggunaannya secara tepat. Yogyakarta: Andi offset. Proses Manufaktur III (1 sks Praktikum) Kode Mata Kuliah : TKM. Elemen-elemen pemrograman terstruktur. 4207 Praktikum : Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Fungsi standar matematis dan standarnon matematis terdefinisi. M. M. Chapra S. “Metode Numerik untuk Teknik”. kontrol. Bartee. Visual Basic) untuk menyelesaikan masalah-masalah numerik. Jakarta: UI Press. Inc.

Pemilihan dapur. Sumarto. Reaksi kimia pembakaran dan kecepatan pembakaran. Proses percetakan. “Combustion Theory. tarik tekan.Graw-Hill. Waktu tuang.The Fundamental Theory of Chemically Reacting Flow System”. Cs. Tokyo: International Student Edition.GrawHill. Smith W.P. S. Garmo. tarik. Sistem saluran. 2nd Edition. FTI. 4215 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : TKM. “Metal Forming Processes and Analysis”.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengaruh perubahan plastis dan analisis pembentukan serta mesin perkakas pembentukan. Mardjono. tusuk tekan. Poluckhin. P. ITB. Rowe. Paul DE. penonjolan. Klasifikasi pengelasan. Bethazel. Bahan Bakar dan Teknologi Pembakaran Kode Mata Kuliah : TKM.. pengguntingan (trimming). putar tekan. Praktikum pembuatan cetakan pasir dan diuji dengan penuangan logam. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49 . Definisi pengelasan. cair dan gas. 1985. Perlakuan dan perbaikan logam. Peleburan. Proses-proses tempa. New York: Mc. 4003 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar bahan bakar dan proses pembakaran pada mesin-mesin konversi energi dan pada sistem propulsi. New Delhi: Mc. The Benyamin/Coming Publishing Company. pukul.G. Keselamatan dan kesehatan kerja. New York: John Willey. Kestabilan proses pembakaran. Macam-macam proses pengelasan. “Theory of Plate and Shell”. “Principles of Material Science and Engineering”. Perencanaan pabrik cor dan sebagainya. Wiryo. “Material and Proceses in Manufacturing”. E. tekan .Ir.A. 34. “Principles of Industiral Metal Working Proceses”. E. pembengkokan. B. H. Surdia. rol bentuk. “Rolling Mill Practice”. Tugas Teknologi Pembentukan Logam.Graw-Hill. Antzup. William F. Aerodinamika pembakaran. “The Pressure Hand Book of Arc Welding”. 4104. “Teknik Pengecoran Logam”. “Teknik Pembentukan”. Pengujian dan pemeriksaan las. Bahan bakar padat. “Manufacturing Processes”. Siswosuwarno. The Lincoln Electric Co.H. Amstead. F.Millan. “Teknik Pengelasan Logam”. Tata. Moscow: Peace Publishing. New York: Mc. Perbaikan komposisi logam cair. New York: Mc.. DR. peledakan dan teknologi pencetakan serbuk logam. Perubahan bentuk dan tegangan sisa akibat las. Timoshenko. Pengelasan logam Ferrous dan logam non ferrous. tumbuk. Metalurgi las. Analisis pasir cetakan.

Fitegeralp. Bandung: ITB. Transformator. Unibraw. Malang: FT. Zuhal. Mismail. Gordon and Breach Science Publishers. Mata Kuliah : Tujuan : 50 . Karakteristik dan penggunaan sirkuit pelayanan mesin listrik. 1978. “Rangkaian Listrik”. 2nd New York: Mc. Pusat pembangkitan dan distribusinya. Tau-Yi. 1983. “Combustion Dynamics-The Dynamic of Chemically Reacting Fluids” Mc. 1980. Isley Compbell.L. “Fuel Combustion and Furnaces”. elektromagnetik. “Dasar Tenaga Listrik”.Strelow R..Tong. Hubungan polyphase.Graw-Hill Book Co. et. “Industrial Stoichiometry Chemical Calculation of anufacturing Processes”. 1996.Graw-Hill Book Coy. “Basic Electrical Engineering”. all. landasan kebenaran ilmiah. New York: Mc. New York: Mc. Budiono.. perbedaannya dengan kebenaran non-ilmiah dan berbagai jenis Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 36.E. J. “Combustion – A Study in theory. A. Metode Penelitian Kode Mata Kuliah : TKM. 4212 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip-prinsip karakteristik mesin listrik. Fact and Application”.Chomiak.Graw-Hill. 1985. Radash Lewis. factor phase. “Thermodynamics Analysis of Combustion Engines”. B. 35. Griswold. Rangkaian arus bolak-balik. John. Publication Division of Nirja Const. Pembangkitan tenaga listrik. Mata Kuliah : Teknik Tenaga Listrik Kode Mata Kuliah : TKM. A. “Combustion Fundamental”. London: Mc. 4210 Beban Studi : 2 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai prinsip-prinsip dasar tentang pengembangan ilmu pengetahuan. 1990.Graw-Hill. Theraya. Inc. “A Tes Book of Electrical Technology”. Motor dan generator arus searah dan arus bolak balik.Graw-Hill Inc. Prinsip kelistrikan.

Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. Sifat kegiatan penelitian dan pengaruhnya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan jenis kegiatan ilmiah lain. Suriasumantri. Suriasumantri. “Technical Report Writing”. (1984). Jujun S. perspektif kultural dalam kepemimpinan. Detail pelaksanaan penelitian dari penentuan topik. “Ilmu dalam Perspektif”. penyusunan hipotesis. 1977.Pokok Bahasan : Kepustakaan : kegiatan ilmiah. ---------. analisis data. Suhardjono (1991). Memberi kemampuan untuk memimpin dan berkomunikasi sesuai dengan keahliannya. Proposal penelitian.. tinjauan pustaka. Memperluas wawasan pengetahuan dan sikap terhadap perkembangan baru dalam bidang ilmu dan teknologi. (1981). budaya. Metode ilmiah dan landasan kebenaran pengetahuan manusia. Jakarta: Gramedia. rancangan penelitian. Memberikan pengertian yang mendasar dan utuh tentang fenomena kepemimpinan. pembahasan dan pengambilan kesimpulan. Rinehart Press: San Francisco. The Open University Press: UK. Jujun S.Mata Kuliah Kompetensi Lain (MKKL) ---------- 37. Mampu menerapkan metode penelitian di dalam kegiatan penelitian skripsi atau lainnya.Turner P. Tugas pembuatan usulan penelitian dan seminar. Jakarta: Sinar Harapan. “Falsafah Ilmu: Sebuah Pengantar Populer”. Menguasai penyusunan proposal penelitian. pengambilan data. laporan penelitian dan tulisan ilmiah lainnya. Memahami dan tanggap terhadap permasalahan sosial. R. pola kepemimpinan dan manajemen perubahan. 51 . 1971.4005 Beban Studi : 3 sks Status : W Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan dan meningkatkan kemampuan intelektual. Langkah-langkah umum kegiatan penelitian dan jenis-jenis penelitian. “The Handling of Experimental Data”. The Science Foundation Course Team. global dan bisnis sebagai seorang profesi perekayasa. laporan penelitian dan ilmiah lainnya. pengembangan tim. profesional dan memperkenalkan nilai & etika profesional/intelektual. Mata Kuliah : Tujuan : Kapita Selekta Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : UBU. “Pengantar Metode Penelitian”. lingkungan yang lebih luas dan berkehendak untuk selalu membelajarkan dirinya sepanjang hayat. Malang: FT Unibraw.

.B.. Rosda Jayaputra. Pengaruh budaya pada Pola Kepemimpinan. Harseno. Covey.M. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Yukl. Sikap Kerja “5S”. Peran pemimpin di dalam proses perubahan.. Dinamika kekuasaan dalam organisasi. Alih Bahasa Budijanto. J. (ed) 1983. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52 .Pokok Bahasan : Kepustakaan : Pengantar Kewirausahaan.B. Englewood Cliffs. Beberapa pola kepemimpinan. “The Seven Habits of Highly Effecive People”.ke. 1993.B. Bill Scott. Jakarta: Binarupa Aksara. 194. “Konstruksi Mesin 2”. Konsep gerakan yang terjadi pada bentuk konstrusi mesin. Y. Bekerja dalam tim.. Ed. Pp. Teknik Berkomunikasi. New Jersey. Mangunwijaya. “Konstruksi Mesin 1”. Studi Kasus Analisis Keuangan suatu Proyek. Manajemen perubahan. Ketrampilan Berkomunikasi. 4209.M. Hagendoorn. G. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami dasar-dasar perancangan. Proses Pengambilan Keputusan. Dasardasar Perencanaan Investasi. Pengenalan Manajemen Keuangan.. Jakarta. Memahami Neraca Laba/Rugi. 1986. Kepemimpinan transformasional.A. Stephen R. Kepemimpinan. Transmisi gerak kontinyu. Kekuasaan di dalam organisasi. dan Soedjono. 1996.J. Jakarta. “The Skill of Communication”. Tinjauan historik dari fenomena kepemimpinan.. Cara kerja. Pengelolaan Jasa Pemborongan (Kntraktor) dan Konsultasi (Konsultan). Prentice-Hall. Opiranti dan Teknik Menemukan atau Memecahkan Masalah. Peran manusia dalam organisasi. “Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif”. Macam-macam proses ditinjau dari benda kerja. 1993. “Teknologi dan Dampak Kebudayaan”.J. dan Soedjono. 38. Pengenalan mekanisme sebagai pendukung suatu konstruksi mesin. Jakarta.m Prasyarat : TKM. 4006 Beban Studi : 2 sks Status : Wk.dkk.A.. 1994. Budaya perusahaan. Kegunaan dan ruang lingkup kerja suatu konstruksi mesin. K. Jakarta: Binarupa Aksara. Rosda Jayaputra. Alih Bahasa Agus Maulana. Pengantar Total Quality Management (TQM). Transmisi gerak terputus. PT. Hagendoorn. “Leadership in Organizations” 3rd. Pengaruh lingkungan dalam menentukan macam bahan dasar suatu konstruksi mesin dalam menentukan dimensi. Introspeksi”. Desain Mesin Kode Mata Kuliah : TKM. PT. J.dkk.

kontak antara roda & rel. pengereman.. Mc.Graw-Hill International Edition.. Pemindahan daya dan ketahanan kereta api. Siswoyo. “Teknik Kendaran Rel”. Konstruksi perangkat roda. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat membedakan jenis kendaraan dan menganalisis stabilitas kendaraan serta merancang kendaraan bermotor beserta bagian-bagiannya pada kendaraan darat dan rel. “Analisis Desain pada Kendaraan Bermotor”. Bastaw. boogie dan komponen penting lain. H. komponen kendaraan bermotor. Giinzburg...m Prasyarat : TKM. Douglas C. “Modern Electrical Traction” Pritam & Bros. 4007 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. beban kendaraan dan keadaan jalan terhadap stabilitas laju kendaraan. P. Budiardjo. Getaran badan kereta. Geoffrey P. Suganda. stabilitas kemudi. “Steel Rolling Technology Theory and Practice”. Henschel Werke. New York: John Willey & Son. Donald. Sutantra. “Henschel Locomotive Engineer’s Manual”. “Mengenal Konstruksi Mobil” Anglin. “Mekanika Auto Mobile”. Partab. Kassel. Mata Kuliah : Teknologi Kendaraan Kode Mata Kuliah : TKM. Kendaraan rel. “How Make Injection Mould”. Gm. Howard. Pp. GH.ke. Perancangan berdasarkan teknik perhitungan unjuk kerja.Y. Pengaruh berat kendaraan. “Automotive Mechanics”. Macam-macam jenis kendaraan bermotor. Vladimir B. “MechanicalDetail for Product”. Greenwood.. “Road Making Machinery”. Parto. Menges.. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 53 . Pengereman. I. Wong. Mutu perjalanan. “Theory of Ground Vehicles”. pemilihan engine.N. Kekuatan gandar & pegas.Abrosimov. London: Pentech Press. Greenwood. Douglas C.. “Suspension and Handling”. Analisis model kendaraan bermotor. “Product Engineering Design Manual”. Crouse. 39. sistem suspensi. J.

ke. R.. “Pneumatic Hand Book”. 4205 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan tenaga hidrolis dan pneumatis sebagai penunjang gerakan dalam proses pemesinan. “Basic Applied Fluid Power”. 4009 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. supports. Macam-macam kontrol hidrolis. Fitch Ernest C. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar sistem pemipaan dan mengerti mengenaai sistem design code dan standar ASM B31 dan standard B31.3. ASME Code B31. Sistem Pemipaan Kode Mata Kuliah : TKM.H. 41. analisis fleksibilitas. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Sistem Tenaga Hidrolik & Pneumatik Kode Mata Kuliah : TKM. Industrial examples. Pemanfaatan kontrol sebagai penggerak atau sebagai sensor. Patient. Oster John.40. Analisis perhitungan pada sistem hidrolis. R. “Pengantar Ilmu Teknik Pneumatik”. Sugiharton. Sistem komponen pemipaan. Diagram sirkuit hidropneumatis. Pp. “Sistem Kontrol dan Pesawat Tenaga Hidrolik”. Sistem pemasangan pipa pada bangunan.3. Wolahsky. Powell Norman.m Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 54 . input data. pipa kategori M dan pipa bertekanan tinggi. “Fluid Power and Control System”. kondisi dan kriteria desain. Sugihartono. Peter. 4008 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Pick up. Piping Design code and Standards’ ASME B31 dan B31. Esposito Anthony. Konsep gerakan dalam proses pemesinan. Warring. Warring. stress termal. William. Process Piping. “Modern Hydraulic the Basic at Work”. “Fluid Power with Application”. “Dasar-Dasar Kontrol Pneumatis”.m Prasyarat : TKM. Diagram step. Pp. desain tekanan.3. Konsep gerak dan pengembangannya dari perangkat hidrolis dalam gerak pemesinan. “Hydraulic Hand Book”. Roy.H.ke.

P. ASTM STP. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. ----- 39. 4010 Beban Studi : 2 sks Status : Wk. Kekakuan struktur sheet.ke. Konsep dasar dan persoalan dasar. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan mampu memecahkan persoalan mekanika patahan secara benar dalam rekayasa perancangan konstruksi. kepatahan elastis-plastis.42. Eng. Pp. 1965. Aplikasi mekanik. Perambatan retak fatique.5. Bonesteel. pengalaman kerja.M.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 55 . 1973. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Medan tegangan elastis pada retak ujung.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Mekanika Patahan & Kelelahan Kode Mata Kuliah : TKM. and Sih.G.m Prasyarat : TKM. “Fracture Section Containing Surface Crack”. Prinsip energi retak bergerak dan retak diam. Mekanisme dan pertumbuhan retak (crack). Tahanan rusak dari material. Paris. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Tegangan bidang dan sifat transisi. Daerah plastis pada retak ujung.C. Fracture Mechanics. R. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Regangan bidang pada patah ulet. “Stress Analysis of Crack”. 391.C.

Temperatur pada Tujuan : Pokok Bahasan : 56 . Pk. Energi potong spesifik. Perpindahan panas pada material yang mengalir.m Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : Teknologi Pemotongan Logam Kode Mata Kuliah : TKM.ke. Model merchant. Mekanisme pemotongan mesin potong yang lain. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Mekanisme mesin skrap. Gaya pemotongan dalam proses milling. Model-model mekanika pemotongan logam. Mekanisme mesin milling.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. Mekanisme mesin bubut. Pembentukan geram. Sistem pemotongan miring.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Panas yang timbul dalam proses pemotongan. metalurgi dalam pemotongan logam.40. teori Lee & Shaffer. Tebal geram menurut teori merchant. UBU. Proses pemotongan. Distribusi temperatur pada proses pemotongan. Klasifikasi mesin perkakas. Daya pemotongan dan efisiensi pemotongan. Gaya pemotongan dalam proses menggurdi. 4011 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Gaya pemotongan teoritis. Elemen pemotongan proses proses pemotongan. ----- ---------. Plowing force and sizeeffect. mekanik.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Produksi ---------38. Teknik Konstruksi. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami aspek teknologi. Mesin Perkakas. Gesekan dalam pemotongan logam. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Elemen pemotongan pahat potong.

Perencanaan produk. Knight. Pemilihan Konsep Produk. E. Earn. “Manufacturing Processes and System”. Industrial Design. “Fundamental of Machining and Machine Tools”. Geoffrey. 4012 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Mata Kuliah : : Standarisasi & Kontrol Kualitas Kode Mata Kuliah : TKM. Munoz Jairo. 1989. Managing Project. Ostwald. 18 no. Winston A. Faktor ekonomi pengembangan produk. New York: American Society of Metal. Pk.ke. Marchel Dekker I.H. Robust Design. 1997. 1951. Proses pengembangan desain produk dan organisasi desain produk.C. Konsep Desain: Concept Generation. and Shfeer. Pk. “Surface Treatment of Metal”. Pengertian desain produk. J.N. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 57 . 1941. Desain Manufaktur. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang metode desain produk serta beberapa faktor yang mempengaruhi. Lee. M. B. Vol. Desain Produk Kode Mata Kuliah : TKM. Purwarupa (Prototyping). Product architecture. 4. Mech. 4013 Beban Studi : 2 sks Status : Wp.m Prasyarat : TKM.W. Pengaruh kecepatan potong terhadap temperatur.ke. Temperatur pada daerah deformasi sekunder. Phillip F. Boothroyd.Kepustakaan : daerah deformasi primer. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan 40. 39.E. Spesifikasi produk. and Merchant. Bandung ITB. New York: John Willey and Sons. “The Theory of Plasticity Applied to a Problem of Machining”. Desain ramah lingkungan. Identifikasi kebutuhan konsumen. Apll. Taufiq Rochim.m Prasyarat : TKM. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. 1985. Pengujian Konsep Produk.

transfer lines.m Prasyarat : TKM. Ronald G.1990 41. Leavenworth. Douglas C. New York: John willey & Sons. 4014 Beban Studi : 2 sks Status : Wp.Warehousing. “Intelligent Manufacturing System”. “Modelling and Analysis of Manufacturing System”. Production Systems and Computer-Integrated Manufacturing”. 2001. penjadualan mesin (shop scheduling). Jakarta. Tata letak fasilitas group technology.. Askin.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Memberikan pemahaman mengenai produk dan hubungannya dengan standar kualitas produk serta pendekatan pengendalian kualitas terpadu sebagai bagian dari manajemen mutu terpadu. Memahami penggunaan model analisis dan eksperimental untuk membantu pengambilan keputusan dalam masalah manufaktur. 1993. C. “Statistical Quality Control” New York: McGraw-Hill Book Co. Definisi dan konsep pengendalian kualitas dan sistem kualitas. 1982. Grant. New Yersey: Prentice Hall.. Otomatis sistem manufaktur. Pengertian kualitas. variabel dan atribut kualitas produk. Gazpersz. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami konsep dasar model dan sistem manufaktur. Sistem Aliran Material: assembly lines. Flexible Manufacturing System (FMS). "Total Quality Management".L. Setup mesin dan pengurutan operasi. Vincent. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 58 . 2000. New jersey. sistem manajemen dan gugus kendali mutu dalam TQM . Otomatisasi sistem manufaktur. Sistem Penanganan Material.ke. Group Technology. Perencanaan pengambilan sampel dan inspeksi penerimaan .S. penyusunan dan penggunaan peta kontrol variabel dan atribut . E. Kusiak. Pengertian konsep dan prinsip pengendalian kualitas total . “Automation. Gramedia Pustaka Utama. 1985. Groover Michael P. Canada: John Willey & Sons. Prentice Hall. Standar nasional dan internasional untuk sistem manajemen kualitas. “Introduction to Statistical Quality Control”. Montgomery. Penggunaan alatalat perbaikan kualitas. Pengendalian proses. Pengertian model dan sistem manufaktur. Sistem Manufaktur Kode Mata Kuliah : TKM. Pk. and R.

42. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Optimasi Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. 4015 Beban Studi : 2 sks Status : Wp; Pk,ke,m Prasyarat : TKM. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman mengenai optimasi dalam proses produksi pada produksi konvensional maupun produksi optimasi serta mengetahui metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi. Introduksi Optimasi; Ruang lingkup produksi; Proses perencanaan produksi konvensional versus proses perencanaan produksi optimasi; Metode-metode untuk pemecahan masalah optimasi; Komponen waktu produksi; Komponen ongkos produksi; Kondisi pemotongan optimum teoritik; Prosedur penentuan kondisi pemotongan optimum; Peranan jig and fixture dalam optimasi proses produksi; Implementasi optimasi produksi. Jasbir. S. Arora, 1989. “Introduction to Optimum Design”. Mc.Graw-Hill. Book, Co., New York. Atila Ertas, Jesse, C. Jones, 1983. “The Engineering Design Process”. John Wiley & Sons, Inc. Taufiq Rochim, 1993. “Teori dan Teknologi Proses Pemesinan”. ITB, Bandung. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh; pengalaman kerja, pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram, sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4.5. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).

43. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

59

44. Mata Kuliah

:

Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan

:

:

Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wp Prasyarat : ≥ 126 sks, UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu, Teknik Produksi. -----

---------- Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Konversi Energi ---------38. Mata Kuliah : Turbin Gas & Sistem Propulsi Kode Mata Kuliah : TKM. 4016 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem konversi energi tenaga gas pada turbin. Tinjauan termodinamika; Teori turbin gas; Batasan-batasan dan jenis turbin; Sudu turbin; Bentuk, bahan, cara pemasangan dan cara pendinginan; Analisis dimensi dan penggabungan komponen utama; Sistem pembakaran; Propulsi Jet. Jain, J.K. “Gas Turbine Theory and Jet Propulsion”, New Delhi: Khanna Publisher. Zucrow, M.T. “Principle of Jet Propulsion and Gas Turbines”, John Willey and Sons. Jennings, B.H. and Rogers, W.L. “Gas Turbine Analiysis and Practice”, New York: Mc.Graw-Hill. Haerman, Richard T.C. “Gas Turbine Engineering”, The Macmillan Press. Ltd. Sistem Tenaga Uap Kode Mata Kuliah : Beban Studi : Status :

Tujuan : Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

39. Mata Kuliah

:

TKM. 4017 2 sks Wke; Pk,p,m

60

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang sistem pembangkit tenaga uap sehingga mampu mengoperasikan, memecahkan permasalahan dalam pengoperasian dan mengembangakan operasi dari suatu instalasi pembangkit tenaga uap. Memahami tentang perencanaan berbagai komponen dan peralatan dari sistem tenaga uap serta dasar perawatannya. Mampu menghitung spesifikasi teknik dari komponen untuk tujuan pengadaan maupun manufacturing. Pengetahuan dasar tentang sistem pembangkit tenaga uap untuk berbagai fungsi maupun jenis output-nya; Analisis tentang siklus sistem tenaga uap dan usaha optimasi untuk mencapai efisiensi yang optimal; Pembahasan tentang sumber energi untuk sistem tenaga uap dan system konversi energinya; Pembahasan ketel uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan turbin uap dari aspek teori, pengoperasian, perawatan dan perencanaan; Pembahasan komponen lain seperti kondensor, pompa, dan peralatan perlindungan terhadap pencemaran lingkungan akibat limbah operasi. Wark, Kenneth Jr., 1989. “Thermidynamics” Mc.Graw-Hill International Editions. Mac Noughton, E. 1956. “Elementary Steam Power Plant”, Third Ed. John Willey and Sons Inc. Sterman, LS.Telvin, SA.Sharkov, AT.1986. “Thermal and uclear Power Stations”, Mir Publishers (English Translation). North American Combustion Handbook, 1978. Second Edition. North American Mfg.Co. Lindsley, David. 1992. “Boiler Control Systems”, Mc.Graw-Hill International Edition. Kadir, Abdul. 1996. “Energi, Sumber Daya; Inovasi; Tenaga Listrik dan Potensi Ekonomi”, Edisi kedua UI-Press. Mesin Pendingin & Pemanas Kode Mata Kuliah : TKM. 4018 Beban Studi : 2 sks Status : Wke; Pk,p,m Prasyarat : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada mesin pendingin dan pemanas serta mampu menerapkan konsep rancang bangun mesin tersebut. Introduksi; Cara-cara mendapatkan efek pendinginan dan pemanasan; Vapor compression cycles; Sistem kompresi bertingkat; Refrigerant; Komponen instalasi: kompresor,

40. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

61

alat ekspansi dan evaporator. Steam jet refrigeration. sumber dan utilisasi energi di dunia / Indonesia.Piping & Accesories. Perencanaan AC.m Prasyarat : TKM. Manajemen Energi Kode Mata Kuliah : TKM. Komputasi Dinamika Fluida Kode Mata Kuliah : TKM. John Willy and Sons: New York-Brisbane Eden. 1981.& Friester. Analisis audit energi dengan program komputer. Psychrometry. D. John E. 4020 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy”. “Refrigeration and Air Conditioning”. Craig B. Prinsip dasar manajemen energi. Cambridge: Cambrige University Press. Pk. Heat pumps. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. Design Volume. Richard. Sistem absorpsi. Perencanaan dan audit energi. Linnhoff. Jordan R. Stocker.al. B. 4019 Beban Studi : 2 sks Status : Wke. Townsend. gambaran.p.p. Refrigerant dengan siklus udara. 165-171 Railway Terrace. C. Rugby CV 213 HQ: England. “Refrigeration and Air Coditioning”. American Society of Refrigerating and Refrigerating Engineers Data Book. proses industri. 4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada 42. bangunan. al. et.W.Kepustakaan : 41. sistem pemanasan /pendinginan.B. “Energy Economics”. Ahern. dan lain-lain. industri. USA. The Institution of Chemical Engineers. Wilbert F. Smith. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : kondensor. et. Analisis ekonomi sistem energi. Pergamon Press. Pk. Sistem-sistem energi. G.. Aerojet Electro Systems Company. “Energy Management Principles”. Beban pendinginan.m Prasyarat : TKM. pembangkit tenaga. Mata Kuliah : 62 . instalasi listrik sehingga mampu mengoptimalisasikan efisiensi sistem energi. proses pemanasan / pendinginan. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa tentang prinsip dasar energi untuk berbagai aplikasi seperti. Sistem refrigerasi suhu rendah.

1989. “Computation of Conduction and Duct Flow Heat Transfer”. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 63 . Washington: Hemisphere Publishing Corporation. Suhas V. Versteeg. pengalaman kerja. KA. penentuan grid. pengenalan beberapa metode diskretisasi persamaan.. deskretisasi persamaan. penyelesaian persamaan deskretisasi secara langsung Tridiagonal-Matrix Algorithm (TDMA) maupun secara tak langsung (iterasi). Suhas V. teknik komputasi pada perpindahan panas konduksi steady dan transien. teknik komputasi pada aliran fluida. linierisasi suku source dan kondisi boundary. Texas: Engineering Education System. power-law). Patankar. “Computational Fluid Dynamics for Engineers”. “An Introduction to Computational Fluid Dynamics”. ----- 43. Inc. Hoffmann. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. model-model pendekatan untuk suku difusi (central different. Deskripsi persamaan deferensial pada perpindahan panas (persamaan energi) dan pada aliran fluida (persamaan momentum). deskretisasi persamaan.. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).. Longman Scientific & Technical.: Malalasekera W. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. Patankar. “ umerical Heat Transfer and Fluid Flow”. up wind. 1980.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat memahami dan mampu melakukan komputasi secara numerik dalam fenomena perpindahan panas dan aliran fluida. exponential. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. HK.5. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. USA: Innovative Reserch. 1991.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. 1995. Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU.

ke Prasyarat : TKM. Mata Kuliah : TKM. Teknik Konversi Energi. Paduan aluminium. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. S.4022 2 sks 64 . Baja paduan untuk bantalan. serta sifat logam-logam paduan. Baja perkakas dan pemilihannya.M. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Logam Paduan Kode Mata Kuliah : TKM. Mampu memilih bahan untuk suatu penggunaan. 4021 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Baja paduan tahan panas. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami: sifat. Avner. Baja konstruksi. UBU. Baja paduan tahan karat. American Society for Metals. “Intorduction to Physical Metallurgy”. Sidney H. ----- ---------. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. struktur dan penggunaan dari berbagai paduan yang biasa digunakan.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wke Prasyarat : ≥ 126 sks. Metalurgi Mekanik Kode Mata Kuliah : Beban Studi : 39. Pk. “Properties and Selestion of Tool Materials”. tembaga dan logam non ferrous lainnya.Mata Kuliah Kompetensi Utama & Pendukung untuk Konsentrasi Teknik Material ---------- 38. “Metal Handbook Commitel”.44. Metal Park: Ohio.p.

2.ke Prasyarat : TKM. Testing of Materials.p. 1988. laku panas). Parthasaradhy. G.R. Dasar-dasar pengerjaan logam. Dieter. Pk.4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui dan memahami hubungan timbal balik tiga parameter (1. 1984. Alih Bahasa Sriati Japrie. Jenis sell elektrokimia. Serope Kalpkjian. American Society for Metals. teori deformasi dan dislokasi. Pk. Printed in Hongkong. Jakarta. Macmillan Education Ltd. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 65 . Metalurgi Mekanik. AddisonWesley Publishing Company. Metals Park.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Status : Wm. D. teknologi pembuatan cetakan logam. las. Potensial Katoda. Sifat dan karakteristik. korelasi antara sifat logam. potong.. Efisiensi arus dan energi. Elektro Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. “Problem in Metallurgycal Thermodynamics and Kinetics”. Reaksi oksidasi-reduksi: Electroplating pada macam-macam logam induk. George E.. Sydney. Darken and Gurry. “Principles of Extractive Metallurgy”. 40. Pembentukan ion dan ion komplek. Elektrolit. “Practical Electroplating Handbook”. “Physical Chemistry of Metals”. uji karakteristik (fungsional dan estetika) produk. Penerbit Erlangga. 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu mengaplikasikan proses elektrolisis dalam proses pemisahan dan pemurnian logam. “Intorduction to Metallurgycal Thermodynamics” Upadhaya. mekanisme cacat dan patahan. 3.p. Ohio.S. mekanisme dan otomatisasi mesin-mesin dalam industri logam. 1992. 4023 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. Uji mampu pengerjaan (bentuk. Forming and Forging.ke Prasyarat : TKM. pembentukan plastik logam. Vermon John. Manufacturing Processes for Engineering Materials.Gasket . mekanisme pengerasan logam. Kualitas produk logam) dalam rekayasa teknologi pengerjaan logam. Rosenqvist Terkel.

1980. Konsolidasi panas. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami karakteristik material serbuk. 4025 Beban Studi : 2 sks Status : Wp. Manfaat analisis kegagalan. Porous metal. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang manfaat mengetahui tujuan analisis kegagalan dan faktor apa saja yang menjadi dasar analisis kegagalan. Karakteristik dan uji serbuk. Commented carbid.. Amstead. Produksi serbuk logam. Lenel.J.m Prasyarat : TKM. B. Pk. M. John Willey and Sons Inc. dari segi teknik mesin dan orientasi kerusakan permukaan makroskopik. 9 Edition. Pk. “Powder Metallurgy Science”. M. Cs. mekanis kerusakaan dan kondisi mikrofraktografi. Rhodes. Principles and Applcations”. Perangkat untuk menganalisis kegagalan. Studi kasus. ASM Handbook. Princeston: New Jersey. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek 66 .H. Randall. Serbuk logam tahan panas & reaktif. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 43. cara pembuatan serbuk logam dan cara pengaplikasiannya pada komponen mesin. Sinter. Metal Powder Industries Federation. Ekonomi & energi yang diperlukan dan produksi magnet.41. Pencetakan. metode analisis kegagalan dan penyusunan laporan. Model kerusakan dan kondisi makrofraktografi.p.ke. Pritz V. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Metalurgi Serbuk Kode Mata Kuliah : TKM. “Powder Metallurgy. Analisis Kegagalan Kode Mata Kuliah : TKM. Sinter phase tunggal eksperimental dan mekanis. “Manufacturing Processes”.ke Prasyarat : TKM. 4024 Beban Studi : 2 sks Status : Wm. “Principles of Powder Technology”. Failure Analysis and Prevention. 1986. 42. German. ASM.

4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. UBU.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. Mata Kuliah : Kuliah Kerja yata-Praktek Kode Mata Kuliah : UBU. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : 43. pengalaman kerja. Mata Kuliah : : Kode Mata Kuliah : UBU. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek).5. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. Teknik Konstruksi.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wk Prasyarat : ≥ 126 sks. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu.4002 Beban Studi : 2 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 104 sks Praktikum : Tidak Ada 67 .

Mata Kuliah : : Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh. 4113 Beban Studi : 2 sks Status : Pk. Diharapkan dapat/mampu memberikan masukan yang bermanfaat bagi tempat dimana mahasiswa melaksanakan praktik kerja.4001 Beban Studi : 6 sks Status : Wi Prasyarat : ≥ 126 sks.Mata Kuliah Kompetensi Pendukung Status Pilihan ---------45. Memilih dan mempersiapkan salah satu topik skripsi yang sesuai konsentrasi studi yang diprogram yaitu. Pelaksanaan praktik kerja diusahakan agar sesuai dengan konsentrasi studi yang diprogram. 4203. UBU. pengetahuan secara langsung permasalahan yang ada di tempat praktik kerja dan bagaimana cara pemecahannya.4002 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Untuk memperoleh / menambah pengalaman dalam penulisan karya ilmiah dan memperdalam konsentrasi studi yang diprogram.m Prasyarat : TKM. sehingga diperoleh gambaran maupun bahan dalam penyusunan proposal skripsi yang akan diambil. pengalaman kerja. Teknik Industri. ----Skripsi Kode Mata Kuliah : UBU. (Kuliah Kerja Nyata-Praktek). 4202 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengetahui terjadinya reaksi logam dan lingkungannya yang dapat menyebabkan menurunnya sifat mekanik dan fisik. Mata Kuliah : Korosi Kode Mata Kuliah : TKM. Penjelasan selanjutnya terdapat pada Peraturan Khusus Jurusan Teknik Mesin yang tercantum pada Butir 4. ----- Tujuan Pokok Bahasan : Kepustakaan : : ---------.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan 44.5. Tujuan : 68 .

alat bantu dan alat pengaman stabilitas. teori photo elastisitas dua dimensi. 4114 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. “Chain for Power Transmision and Material Handling”. Perkembangan metode baru. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. pengenalan metode-metode baru hybrid stress-analysis untuk analisis tegangan penggunaan strain gage dan metode photo elastisitas.Pokok Bahasan : Kepustakaan : Jenis sell elektrokimia. strain gage. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat mengenal dan memahami teknik dalam analisis tegangan eksperimental. Analisis kekuatan sistem pesawat pengangkat. Korosi lingkungan. Macam-macam pesawat pengangkat. Pompabilitas dan hubungan tegangan regangan dalam tiga dimensi. Metode pengukuran regangan. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar perancangan pesawat angkat. Rudenko. Pengulangan dasar teori elastisitas. strain gage sirkuit dan instrumentasinya. 46. CEMA. Metode optik. “Conveyor and Related Equipment”. analisis dari data strain gage. Spivakovsky. Analisis Tegangan Eksperimental Kode Mata Kuliah : TKM. 4115 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. “Mesin Pemindah Bahan”. K. Darken and Gurry. Pengujian laju korosi. Persamaan keseimbangan. sistem pembangkit gaya angkat. Jenis polarisasi. “Physical Chemistry of Metal”.W. Diagram Pourbaix. Alih bahasa Alex Tri K. ACA. photo elastis dengan metode refleksi.”Korosi”. Prinsip korosi sell. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 69 . metode lapisan getas dan pemakaiannya. Pesawat Angkat & Alat Berat Kode Mata Kuliah : TKM. metode Moire. Jenis korosi pada logam . Trethewey. Pencegahan dan pengendalian korosi. “Belt Conveyor for Bulk Material”.R..

Desain engineering.GrawHill Book Co. Linearisasi problem konstrain. Mata Kuliah : Tujuan Pokok Bahasan : : Kepustakaan : 49. Optimasi grafik. 4209. cost function. Metode conjugate gradient. 1965. 4108 Tidak Ada Tidak Ada 70 . Singapore. 4116 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM.4204 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun konsep dasar desain pemodelan dan menyelesaikan komputasi serta optimasi dari problem-problem teknik.. 4117 2 sks Pk. 1978. Optimasi desain interaktif: Peranan interaktif pada optimasi desain. Algoritma optimasi desain interaktif. Model matematik umum pada desain optimum. Second Edition. New York: John Willey and Sons. New York: Mc. Boresi et. konstrain desain. John Willey & Sons.. Arora Jasbir S. Metode steepest descent. Mata Kuliah : : : : : : : TKM.p TKM. Englewood Cliefs N. Komputasi & Perancangan Model Kode Mata Kuliah : TKM.B. Fisher. “Advanced Calculus for Applications”. Roak and Young. “Experiment Stress Analysis”. Franklin E.J. New York: Mc. “Formulas for Stress and Strain”. Problem desain optimum tak konstrain. Konsep desain optimum: Konsep dasar. USA. al. Komputasi desain optimum konstrain: Ide dan konsep dasar. Faupel Joseph H.. Dasar formulasi problem desain: Variabel desain.Graw-Hill. “Advanced Mechanic of Materials”. Prentice Hall Inc. Minimisasi 1 demensi. desain teknik vs analisis.Kepustakaan : Daily and Riley. Second Edition. Inc. Hildebrand F. Metode Newton. Robotika Kode Mata Kuliah Beban Studi Status Prasyarat Praktikum Tugas 48.. Mc.Graw-Hill. Optimasi desain praktis: Formulasi problem optimasi desain praktis.. “Engineering Design”. Metode Constraint steepest descent. USA. “Introduction to Optimum Design”.. Problem desain optimum konstrain. 1981. International Edition. Introduksi desain (proses desain. 1978. 1989. konvensional vs desain optimum). Komputasi desain optimum tak konstrain: Konsep umum terhadap algoritma numerik.

fenomena kopel pada problem teknik.. sensing. John J. Van Nostrand Reinhold:New York. Disesuaikan pada setiap topik yang akan diberikan dan berdasarkan temuan mutakhir melalui media maya (internet) atau temuan para ahli pada bidang masing-masing. New York. mechanics and control”. vision & intelligence”.. 4111 50. robotika. Mir Publisher: Moskow. Teknologi Tepat Guna Kode Mata Kuliah : TKM. Yoram. Mata Kuliah : 71 . K. Groover. serta pemrograman robot manipulator Koren. penerapan frame pada link robot. Harry H. Klasifikasi robot. teknologi agribisnis..Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Agar mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen robot dan memahami dasar-dasar perancangan robot. desain mekanisme manipulator. Fu. “Industrial Robots Handbook”. “Introduction to Robotic. International Edition: Singapore. Kozyrev. Penemuan-penemuan keilmuan yang mutakhir pada bidang: rekayasa desain. “Robotic. 4118 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membangun dan mengembangkan teori dasar yang disesuaikan penemuan keilmuan mutakhir untuk menyelesaikan problem-problem teknik. 1989. transportasi. Yu. 1985. “Robotics for Engineers”. 1989. Mikell P. 4132 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. technology. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 51. Poole. Graw-Hill. Topik Khusus Kode Mata Kuliah : TKM. 1986.S. Mc. control. Addison-Wesley Publishing Company: New York. turbo machinery. 1989. analisis kinematika maupun kinematika invers dari manipulator.. analisis kecepatan dan gaya statik pada manipulator. 1986. analisis dinamika robot. “Industrial Robotic. Craig. Mc.Graw-Hill International Edition: Singapore.“Fundamentals of Robotic Engineering”. biomekanik. John Willey & Sons. komponen pembentuk robot. programming and application”.

passive vibration control. frekuensi natural. critical speed. “Appropriate Technology for Developing Countries ” . Pemanfaatan energi air untuk pembangkit energi sederhana. 4213 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar getaran permesinan. 52. Natural frequency and modes. prinsip-prinsip interaksi antara manusia dengan teknologi disekitarnya. Experimental and Maintenance aspects. Pemanfaatan energi matahari untuk pengering (kopi. “Appropriate Technology”. Gyroscopic effects. Teknlogi industri kecil (rumah tangga). Kepustakaan : Steward. Industrial application. balansing dan ketidak setimbangan masa dan eksitasi harmonik.J. Principle of Motor installation and Fondation. Fuller. bahan bakar serbuk kayu.Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Tujuan : Agar mahasiswa dapat mengetahui dasar-dasar teknologi tepat guna. Menampung kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. fondation design. types of isolation. dsb. and Mansell. : 72 . vibration isolation. dalam bentuk konsep perencanaan (perhitungan & gambar).S. Dynamic loading. Dynamic response due to unbalance mass and harmonic excitation. Reciprocating engine dynamic model. Francis. A. Mata Kuliah Getaran Permesinan Kode Mata Kuliah : TKM. Rotor dynamics’ shaft. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang getaran permesinan. Whirling phenomenon. Model metode elemen hingga. discs and bearings. vibration measurement. perancangan prototipe atau perancangan peralatan/mesin jadi. D. Prinsip pembuatan bahan bakar melalui proses gasifikasi. Mendorong kreatifitas dan inovasi mahasiswa tentang teknologi tepat guna. 4146 Beban Studi : 2 sks Status : Pk Prasyarat : TKM. Pokok Bahasan: Rotating Machinery and reciprocating engines. D. Proses pembuatan Biogas. Pemanfaatan bahan bakar dari sampah organik. reciprocating mass. dynamic response. prinsip-prinsip getaran pada mesin berputar dan mesin putaran bolak balik. daun tembakau.). rotating mass. and introduction to active vibration control. Finite Element model. Pokok Bahasan: Konsep pembuatan tungku sederhana dengan bahan bakar sekam. Teknologi pompa penggerak sendiri (self action pump).B. dynamic response.

Kalpakjian. 4th edition. New Jersey. DD.. “Manufacturing Processes”. “Product Technology”. Contoh penggunaan masing-masing proses tersebut pada komponen pemesinan.: New Delhi. Guy Ferraris. Rotodynamics Prediction in Engineering. John M. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 46. Inc. Proses pemotongan nonkonvensional terdiri dari pemotongan ultrasonik (Ultrasonic Discharge Machining). Prentice Hall. HMT. pemotongan elektrik (Electric Discharge Machining). Pemotongan Logam on Konvensional Kode Mata Kuliah : TKM. 1990. Inc.. J.Graw-Hill Publishing Company Ltd. Perencanaan Tata Letak Pabrik Kode Mata Kuliah : TKM. Dynamics of Bases and Foundations. 1989. 4120 Beban Studi : 2 sks Status : Pp 45. Dimarogonas.E. B.. Amstead. Tata. pemotongan berkas energi tinggi (High Energy Beam Machining). 1979. New York. John Wiley & Sons. 4206 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa dapat mengetahui konsep. Vance. John Willey & Sons.. Addison Wesley Publishing Company: New York. Konsep dasar proses pemesinan non-konvensional serta keuntungan dan kerugiannya dibandingkan dengan proses pemotongan konvensional. New York. 4119 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. 1980. New York. New York.H. 1962. John willey & Sons: New York. Vibration and Shock Isolation. pemotongan water jet (Water Jet Cutting). Mata Kuliah : 73 . Michel Lalanne. Mc. Serope... Rotodynamics of Turbomachinery. “Manufacturing Engineering & Technology”. Barkan. Foundation Analysis and Design. keuntungan dan kerugian serta aplikasi proses pemotongan non-konvensional. Bowles.Kepustakaan : Andrew D. 1988. Sam Haddad. Inc. CE. pemotongan kimiawi (Chemical Discharge Machining dan Electro Mechanical Discharge Machining). McGraw Hill. McGraw-Hill. pemotongan berkas laser (Laser Beam Cutting). New York. Crede. 1992. Vibration for Engineers. 1962. John Wiley & Sons.

Perencangan perkakas bantu: informasi dan keahlian yang dibutuhkan serta tahapannya dalam perancangan. Perencanaan kebutuhan fasilitas produksi (mesin. 1984. fungsi perkakas bantu dalam proses produksi. Apple. Perkakas bantu pegang. PWS Publishing. 1982. S. New York. Co. peralatan dan penunjangnya). Inc. Penanganan material (material handling). Perencanaan kebutuhan personil. mesin sekrap dan sebagainya.. Perencanaan proses produksi dan pola aliran bahan. John Willey. Guna Widya. Perancangan tata letak rinci. 1996. Inc. Sritomo. James A. Pendekatan dalam perancangan tata letak fasilitas dengan metoda kuantitatif dan kualitatif. & John A.. Pengertian tata letak fasilitas dan prosedur perancangannya. jenis perkakas bantu mesin freis. Boston. Analisis aliran material dan hubungan antar kegiatan. James M. White. “Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Bahan”. Teori lokasi dan pencekaman : lokasi benda kerja dalam sistem referensi mesin perkakas.New York. “Facilities Design”. “Facilities Planning”. Perkakas Bantu Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. Gavriel. Wignyosoebroto. Perencanaan kebutuhan luas lantai untuk kegiatan produksi dan non produksi. 4121 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat menguasai perkakas bantu sebagai faktor pendukung utama dalam industri manufaktur. prinsip-prinsip dasar lokasi alat-alat dan metode lokasi. ComputerAided Layout. John Willey & Sons. Prinsip-prinsip dasar pencekaman. Tompkin. Jakarta. Heragu. Jenis-jenis pencekaman. Definisi perkakas bantu pegang (fixture) perkakas bantu tuntun (Jig).Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang prosedur yang sistematik untuk merancang tata letak fasilitas produksi dan fasilitas penunjangnya. John Willey & Sons.. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 74 .: Canada. mesin bor. “Handbook of Industrial Engineering”. 1997. 1983. Salvendy. 47. “Plant Layout and Material Handling”.

1970. “Hand Book of Dimensional Measure”. Laba-rugi dan Harga Pokok Penjualan. “Jig & Fixture Design Manual”. J. Metrologi Industri Mesin FTI – ITB.P. K. Akuntansi Biaya Kode Mata Kuliah : TKM. Pembuatan perkakas bantu. alokasi dan kalkulasi biaya produksi untuk keperluan perencanaan dan pengendalian produksi. Industrial Press Inc. “Hand Book of Industrial Metrology”. Konsep dan Klasifikasi Biaya. “Experimental Methods for Engineers”. Konsep statistik dalam Metrologi Industri. Perkembangan alat dan metode pengukuran geometri. Coco Ibrahim. Praktikum pengukuran geometris dengan alat ukur yang tepat dan analisis hasil pengukurannya. Spesifikasi geometris. Ekonomisas dan optimalisasi perkakas bantu. Parago. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 49. ASME. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : 75 . 4123 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep dan metoda analisis.W. Struktur biaya Produksi dan Penjualan. “Practical Engineering Metrology”. USA. Alat ukur dan pemakaiannya. New York. Alat ukur. Metrologi Industri Kode Mata Kuliah : TKM. 1980. 1984. Laporan Neraca. Kontrol kualitas. Henricksen. 4122 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. B. Pengertian dasar. 4207 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa mampu menerapkan metode-metode pengukuran yang benar terhadap peralatan mesin serta mampu menganalisis data hasil pengukuran dengan konsep statistik untuk penarikan kesimpulan. Perhitungan biaya langsung dan tak 48. Perhitungan biaya berdasarkan Pesanan (Job Order Costing) dan berdasarkan Proses (Process Costing). “ Perkakas Bantu”. Holman. Sharp K. Lab.Kepustakaan : Perkakas bantu tuntun.

R. 1992. Prentice Hall.. 1995. Flemming.. Introduksi tentang manajemen operasi. : Prentice Hall Inc. “Production and Operations Management”.. Perancangan produk dan proses. Irwin Inc. Sistem distribusi. 1982. Labor & material standards.Hill Book Co. Nicholas J. Sistem pencatatan biaya berdasarkan historis dan standard. 1981.Kepustakaan : langsung.K.Graw.. New Jersey. Bell. Aquilano. Richard B. Dervitsiotis. “Production & Operation Management”.. N. New York: Mc.. Horngern. New York : The Mac Millan Co.E. 1964.. Strategi operasi. E. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 76 .. Perancangan sistem. Sistem biaya standard dan analisis variansi. Analisis titik impas. “Management Accounting & Control Techniques for the onAccountant “. Cincinati. Job design. production standards & work measurement. A. 1985. & Ebert. Englewood Cliffs. Perawatan fasilitas. 4029 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Perencanaan lokasi pabrik. Manajemen Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. “Basic Accounting and Cost Accounting”. sistem industri/operasi dan produktivitas. “Operations Management”. “Cost Accounting: A Managerial Emphasis”.L. Richard D.4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami dan menguasai hal-hal yang berkaitan dengan proses pengelolaan (manajemen) aktivitas produksi/operasi yaitu aktivitas yang ditujukan untuk memberikan nilai tambah dari segala sumber input yang harus ditransformasikan menjadi output secara efektif dan efisien dari suatu sistem produksi/operasi. and Lawrence F.. E. MF. Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi. Adam. Mac Graw-Hill Book Co. & Hammer. South-Western Publishing Co.. Aquilano. New York.. Chase & Mark M. Mary M. 50. “Cost Accounting: Planning and Controlling”. Davis. 5th. 1984. 1984.. ledger dan rekening T). Richard B. Kostas N. Introduction . Charles T. Sistem dan proses pencatatan serta pengolahan data keuangan (jurnal. Chase. “Fundamentals of Operations Management”. kapasitas dan investasi. & Nicholas I. LH. Homewood III: Irwin Allen Inc. Uzry. New York: Von Nostrand Reinhold Co. 1981.J.J. Grant. Matz.

John E. Hoffman. New Delhi. Jakarta. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 77 .. “Production Planning and Inventory Control”.. New York. Perencanaan agregat (aggregate planning) dan penentuan Jadual Induk Produksi (Master Production Schedule). Inc.. Mac Graw-Hill Book Co.. John Willey & Sons.. “Production Control: A Quantitative Approach”. Gramedia Pustaka Utama. 1983.Delmar. David D..4112 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan kemampuan untuk menerapkan teknik-teknik perencanaan dan pengendalian produksi dalam sistem produksi yang berbasis pada konsep Material Resource Planning (MRP II). Vincent. Pengertian sistem produksi/manufaktur. Penjadualan tenaga kerja (personnel scheduling). batch. Pengurutan dan penjadualan operasi pada mesin/prosesor (machine sequencing & scheduling). job shop. Perencanaan material dan pengendalian persediaan untuk Independent Demand (Konsep Economic Order Quantity). Fungsi perencanaan dan pengendalian produksi. “Production and Inventory Management”. 51. 2001. Inc. JH. 1991. 2rd Ed. Masalah Keseimbangan Line/lintasan Produksi (Line Balancing). South Western Publishing Co. Makridakis. 4030 Beban Studi : 2 sks Status : Pp Prasyarat : TKM. Bedworth. “Forecasting”. Forgarty. Spyros at all. Biegel. Donald. assembly to order dan engineer to order.. Cincinati. Gaspersz. flow shop. Mata Kuliah : Perencanaan & Pengendalian Produksi Kode Mata Kuliah : TKM. James E. Konsep dan prosedur MRP II. 1982. make to stock.. Teknik-teknik peramalan permintaan. Perencanaan material untuk Dependent Demand: mekanisme Material Requirement Planning (MRP I). make to order. “Integrated Production Control Systems”. 1985. Blackstone.. DW. TR. Prentice Hall of India. 1982. John Willey & Sons. Canada. “Operation & Industrial Management Designing and Managing for Productivity”. Bailey.

“Motor Vehicle Engines”. M. Turbin Air Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Motor Bakar Kode Mata Kuliah : TKM. turbin setting.H. Pelz. Water hammer. Parameter-parameter utama. Energi grade lines. Similaritas perhitungan dimensi utama. pembakaran. Draft tube. “Hydraulic Turbines”. Kavitasi. BHP dan SFC. IHP. “A Course in Internal Combustion Engines”. “Internal Combustion Engines”. tangensial. Segitiga kecepatan. V. Mata Kuliah : 78 . PLTM/PLTA. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip konversi energi pada motor bakar.L. Kovakh. Motto Euler. Moscow: Peace Publishers. Maleev. Airfoil. P. Petrovsky.Graw-Hill. pompa bahan bakar. Teori dan perhitungan siklus aktual (langkah pengisian. Sharma. Klasifikasi dan karakteristik. 4125 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Perlengkapan turbin air. kompresi. New Delhi: D. Teori dan perhitungan tekanan indikasi rata-rata. M. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 47. balancing. firing order. pendinginan dan bagian-bagian utama lainnya. Diagram gaya-gaya inersia.P. Mampu melakukan rancang bangun motor bakar. Mc. Necleba. Analisis siklus teoritis dan aktual motor bakar dua langkah dan empat langkah. ekspansi/kerja).and Sons. “Marine Internal Combustion Engines”. 4124 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. M. Teori dan perhitungan poros engkol piston. P-V diagram. Mathur. Pompa & Kompresor 46.R.L. pelumasan. Mengetahui peralatan bantu/kontrol yang dipakai. Moscow: Mir Publishers. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem Konversi Energi tenaga air pada Turbin Air dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Air. M. “Hydraulic Turbines Theory and Design”.45. R.

Goodal P. A. London. Kompresor. SR.. Malang.J. 4127 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Aliran uap dalam saluran. Culp. Sistem tenaga uap.”Principles of Energy Conversion”. Moscow: Peace Publishers. New York: John Willey & Sons Inc. Teori similaritas dan kecepatan spesifik.” Turbin Uap (Teori dan Perencanaan)”. 48.Graw-Hill. 1990. “Pompa & Kompresor”. Fakultas Teknik Unibraw.. Pompa & instalasinya. Stepanoff. Turbin Uap Kode Mata Kuliah : TKM. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami sistem konversi energi pada Pompa & Kompresor dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Pompa & Kompresor. Karakteristik. Ekspansi uap dalam Nozzle. Pompa aliran axial. B. Blade dan nozzle pada Turbin Impuls. London: Robert E. Gunadiarta I Made. Kavitasi. A. Turbin-turbin gabungan dan perhitungan efisiensinya. Positive Displacement Pumps. Moving dan guide blade pada Turbin Reaksi. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami sistem Konversi Energi Tenaga Uap pada Turbin Uap dan mampu menerapkan konsep rancang bangun Turbin Uap. Centrifugal Pumps. Klasifikasi. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 79 . Blower dan Fan. Gaya axial dan cara balancing. Ekspansi uap dalam Blade. Menentukan ukuran nozlle dan blade. Pengertian uap dan sifat-sifatnya. Krieger Publishing. Hifni H. 4126 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. Acesories. “Centrifugal & Axial Flow Pump”.Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Kode Mata Kuliah : TKM. “Hydraulic for Aeronotical Engineers”. Volute Casing & Diffuser. Mc. Church. “Centrifugal Pump and Blowers”. Fakultas Teknik Unibraw. 1967. Nekrasov. “The Ejjicient Use of Steam”.. 1985. Ltd. Dasar-dasar perencanaan Turbin Uap.W. 1979. Archie W. Perhitungan kekuatan bagian-bagian utama Turbin Uap.. Pengertian umum Turbin Uap. Baian-bagian utama dan konstruksi Turbin Uap. Westbury House England. Simbol hidolik. Introduksi.M.H. Termodinamika uap.

W.. El Wakil. Dinamika gas satu dimensi. 4128 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM.49. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami prinsip-prinsip dasar tentang konversi energi. Gelombang aliran Subsonik dan Supersonik. perancangan ketel uap. bahan bakar. klasifikasi dan konstruksi berbagai macam ketel uap. mampu menganalisis dan menerapkan teori dinamika gas dalam sistem teknik. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 80 . Liepmann. Sudjito. Shield Carl D. Dinamika Gas Kode Mata Kuliah : TKM. proses pembakaran bahan bakar. Difuser dan terowongan angin. Aplikasi aliran gas dalam nozel. Persamaan aliran gas dengan gesekan. memahami penerapan dan pengoperasian serta perawatan ketel uap. kejut miring. bahan bakar. proses perpindahan panas/kalor yang terjadi didalamnya. termasuk keselamatan kerja dan undang-undang tentang ketel uap. termasuk pembahasan tentang sistem aliran udara. & Roshko. “Teknologi Tenaga Uap”. “Boiler”. “Thermal PowerEngineering”. A.”Ketel Uap”. D. Gelombang muaian Prandtl Meyer serta aplikasinya. Spesifikasi. Agarwal. Pengaruh perpindahan kalor dengan aliran gas. Setiardjo. Gelombang kejut normal. Mata Kuliah : Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : Ketel Uap Kode Mata Kuliah : TKM. Dasar-dasar perencanaan ketel uap beserta bagian-bagiannya. H. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami teori dasar tentang gas. 50. gas asap dan aliran sirkulasi air/uap didalam ketel uap. 4129 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. “Elements of Gas Dynamics”. “Steam Power Plant”. Konversi energi didalam ketel uap meliputi.

dan pembangkit listrik sistem thermal maupun photovoltaik. William A. 1995. dan analisis ekonomi terhadap sistem tersebut. Ted J. penyuling air laut. Analisis ketersediaan tenaga matahari di bumi karena pengaruh perubahan posisi matahari. Mampu mengidentifikasikan potensi tenaga surya untuk pemanfaatan di bidang industri. Beckman. Analisis teknik untuk dapat memprediksi ketersediaan dan sifat radiasi matahari di suatu daerah. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 52. pemanas udara mesin pendingin. 4216 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pengetahuan tentang berbagai aspek untuk memanfaatkan tenaga surya dalam bentuk panas. Jansen. 1980. 4130 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 4111 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman dan kemampuan kepada mahasiswa dalam perencanaan dan optimasi dari berbagai sistem termal. Serta dapat merencanakan aspek-aspek teknik dalam rangka implementasinya. 4131 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. kompor masak. “Theoritical Gas Dynamics”. Duffie. John Willey and Sons. “Solar Engineeringof Thermal Processes”. Zierp. John A. listrik dan lainnya. Sistem konversi energi photovoltaik. Arismunandar Wiranto (penterjemah).Jurgen. pertanian rumah tangga. Sprigger Verlag. Optimasi Perancangan Sistem Termal Kode Mata Kuliah : TKM. “Teknologi Rekayasa Surya”. 51. Jakarta: Pradnya Paramita. iklim dan partikel lain di atmosfir. New York: Berlin Heidelberg. Pembahasan tentang jenis-jenis bahan. dan lainnya. Mata Kuliah : Teknologi Tenaga Surya Kode Mata Kuliah : TKM. Mata Kuliah : Tujuan : 81 . Pengetahuan dasar dan teknik pemanfaatan tenaga matahari untuk pemanas air. Desain kolektor tenaga matahari sebagai pengumpul panas untuk berbagai besaran temperatur.

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Konsep dasar perencanaan sistem termal, pemodelan dan perencanaan sistem termal; konsep exergy; analisis dan optimasi sistem energi; aplikasi dalam sistem aliran fluida, termodinamika, dan perpindahan panas; analisis thermoeconomics dan optimasinya; teknik-teknik analisis dan numerik dalam desain sistem energi; optimasi desain untuk sistem kogenerasi. Bejan, Adrian; Tsatsaronis, G.J.; Moran, Micchael, 1996.”Thermal Design and Optimization”. USA: John Willey & Sons. B. Linnhoff. Townsend, D.W. et. al. “A User Guide on Integration for Efficient Use of Energy, The Institution of Chemical Engineers”. 165-171 Railway terrace. Rugby CV.213 HQ: England. Ahern, John E. “The Exergy Method of Energy Systems Analysis”. New York: John Willey & Sons. Teknologi Energi & Lingkungan Kode Mata Kuliah : TKM. 4133 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : Tidak Ada Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami tentang berbagai pengaruh energi dan limbah energi terhadap dampak lingkungan. Isu-isu mengenai lingkungan dan dampaknya (pengaruh tegangan tinggi dalam peralatan, pengaruh gas-gas buang, kontrol terhadap zat yang mudah terbakar, pembuangan limbah, aplikasi material baru dalam teknik dan pengaruh lingkungannya). Masalah-masalah lingkungan (limbah padat, pengumpulan limbah industri, limbah berbahaya, management konsumsi energi, polusi udara, suara dan pengaruh atmosfir global). Teknik Management lingkungan (minimalisasi limbah, recycling & reuse, pengumpulan dan pembuangan limbah, regulasi dan standar, instrumen ekonomik). Etics for engineers; (materi dimasukkan ke Pendidikan Pancasila atau FIP). Peranan insinyur dalam masyarakat dan bisnis; institusi kode etik insinyur Indonesia. Innovation and entrepreneurship; (materi dimasukkan ke ekonomi teknik dan manajemen industri). Patent law, Copyright, Intellectual Property; Market research and marketing; Writing business plans; Accessing venture capital. Soeriaatmadja, “Analisa Dampak Lingkungan” Pusat Studi Lingkungan Hidup, ITB. 1983. Center, Larry W. “Enviromental Impact Assessment”, Mc.Graw-Hill, New York, 1977.

53. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan :

82

Canter, “Air Polluting”, Mc.Graw-Hill, 1979. Wark, Warner, “Air Pollution, its Origin and Control”, Harper & Row, 1981. Gunawan, Suratmo, F. “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan”. Gajah Mada Univercity Press; Yogyakarta, 1995. 54. Mata Kuliah : Fuel Cell Kode Mata Kuliah : TKM. 4134 Beban Studi : 2 sks Status : Pke Prasyarat : TKM. 4215 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memberikan pemahaman tentang berbagai aspek dari sumber energi alternatif bahan bakar fuel cell. Hidrogen dan sifat-sifatnya; metode-metode pembuatan Hidrogen; prinsip kerja fuel cell; tipe-tipe fuel cell serta keuntungan dan kerugiannya: PAFC, MCFC, SOFC, AFC, PEMFC; aplikasi fuel cell. Jakub, Pusz. “Fuel Cells and Hydrogen”. Jakub, Pusz. “Alternatif Energy Sources”.

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

45. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

Polimer & Komposit Kode Mata Kuliah : TKM. 4135 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Agar mahasiswa dapat memahami proses pembentukan polimer, komposit dan keramik serta macam-macam proses manufakturnya maupun aplikasinya. Polimerisasi; Reaksi kondensasi; Solid date polymers; Pengaruh dan modifikasi, struktur, berat molekul komposisi, substitusi rantai, cross linking dan pencabangan dengan sifat mekanik & fisik polimer; Teknik pembentukan polimer; Teknik pembentukan keramik; Komposit material dan metode pencampuran material; Reinforced polimer dan keramik komposit. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”, New York: John Wiley & Sons.

83

Kingery, W. “Introduction to Ceramic”, Series on Sclence and Technology of Materials. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. 46. Mata Kuliah : Ekstraksi Metalurgi Kode Mata Kuliah : TKM. 4136 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Memahami prinsip pengolahan biji logam menjadi produk logam setengah jadi. Macam dan jenis senyawa biji logam; Pengolahan awal hasil tambang; Pembuatan pellet; Pyrometallurgy dan Hydrometallurgy; Pengontrolan komposisi logam. Polukhin, P. “Metal Process Engineering”. Kuznetson. “General Metallurgy”. Rosenqvist, Terkel. “Principles of Extractive Metallurgy”. Material Baru Kode Mata Kuliah : TKM. 4137 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. 4203 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Mengetahui macam material baru, memahami sifat dan mampu memilih dalam pengaplikasiannya. Jaringan glas, jaringan struktur material, interface dan interphase dalam komposit, rancangan dan karakteristik komposit, verifikasi rancangan perbaikan karakteristik, membandingkan material, dioda dan semikonduktor, sifat-sifat fisis transistor; Penyiapan kristal dan teknik pembuatan, sifat-sifat permukaan dan pengukurannya. Bill Mayer, F. “Text Book of Polymer Science”. New York: John Willey & Sons. Henct, L. “Ultra Structure Processing of Ceramics, Glasses and Composites”. New York: John Willey & Sons. Bor, Z. Jang. “Advanced Polymer Composites (principles and application)”.

Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan :

47. Mata Kuliah

:

Tujuan

:

Pokok Bahasan :

Kepustakaan

:

84

Parthasaradhy. Reka Rio. Takeo Oki. electroplating plastik. Halling. William G. S. Prentice Hall. Osaka Institute of Technology. N. Konsep pelapisan inovatif dan pelapisan rekayasa. American Society for Metal Park. “Practical Electroplating Handbook”. Wood. Tujuan : Pokok Bahasan : Kepustakaan : 85 .V. Metal Handbook Ninth Edition. plasma dan ion. 4138 Beban Studi : 2 sks Status : Pm Prasyarat : TKM. Japan. S. Mata Kuliah : Pelapisan Inovatif Kode Mata Kuliah : TKM. “Surface Cleaning. New Jersey.5. “Principles of Tribology”. “Microphotographs of Plating Defects”. pelapisan electroless. jenis-jenis pelapisan uap logam.Wahyono. Englewood Cliffs. Perlakuan awal dalam pelapisan. 48. J. dan hasil proses pelapisan. Ohio. faktor-faktor kondisi pelapisan. Vol. “Termo Kimia Metalurgi”. “Fisika dan Teknologi Semikonduktor”. 4211 Praktikum : Tidak Ada Tugas : Tidak Ada Diharapkan mahasiswa akan dapat membandingkan pelapisan konvensional dengan pelapisan inovatif dalam bidang teknik mesin. Finishing and Coating”.

Diagram Alir Pemrograman Tugas Mata Kuliah dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Tugas Mata Kuliah Tugas mata kuliah berupa pekerjaan rumah sebagai bagian dari kegiatan terstruktur Sks-nya terpisah dengan Mata Kuliah Terkait disebut Mata Kuliah Tugas Diprogram bersamaan dengan atau setelah Mata Kuliah terkait Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah yang bersangkutan Tugas diberikan oleh Dosen Pengasuh mata kuliah tugas yang bersangkutan pada minggu kedua semester Asistensi tugas dilaksanakan oleh Dosen Pengasuh berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 orang Mhs setiap Dosen Pengasuh Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Asistensi tugas dilaksanakan oleh Asisten Pembimbing berdasarkan SK Dekan atas usulan Ketua Jurusan dengan beban sebanyak ± 10 Mhs setiap Asisten Tugas tidak dikumpulkan dalam batas waktunya Tugas dikumpulkan dalam batas waktunya Tidak dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Tidak dapat mengikuti ujian mata kuliahnya Dapat nilai tugas dari Asisten Pembimbing Berkas & nilai tugas diserahkan ke Dosen Pengasuh mata kuliah Dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Berkas & nilai tugas diserahkan ke Rekording oleh Dosen Pengasuh Berhasil dan tidak ditempuh ulang Tidak dapat nilai tugas dari Dosen Pengasuh Tugas mata kuliah harus ditempuh ulang semester berikutnya Gagal Ditempuh ulang Berhasil bersamaan dengan kelulusan mata kuliah-nya Gagal ditempuh ulang 86 .4.LAMPIRA : DIAGRAM 4.

proyek maupun instansi yang ditentukan Jurusan atau yang dipilih oleh mahasiswa dengan persetujuan Ketua Kelompok Dosen dan diketahui oleh Ketua Jurusan. Laporan harus sudah diserahkan ke Rekording selambat-lambatnya dua bulan setelah Kuliah Kerja Nyata-Praktik selesai dilaksanakan. Proyek atau Instansi sebagai tempat mahasiswa melakukan Kuliah Kerja Nyata-Praktik Pembimbing dari Perusahaan. magang kerja dan pengalaman pelatihan yang dinyatakan dalam bentuk laporan secara tertulis dapat disetarakan dengan laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik. yang menentukan adalah Dosen Pembimbing Laporan Kuliah Kerja Nyata-Praktik sebagai karya ilmiah. dibuat sesuai dengan format pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Fakultas Teknik. perusahaan. kecuali apabila sudah ditentukan oleh Pimpinan Jurusan Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan oleh Fakultas atas usulan dari Pimpinan Jurusan Dosen Pembimbing berdasarkan Surat Keputusan Dekan atas usulan dari Ketua Jurusan Perusahaan.5. Tempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik adalah. BERHASIL : Nilai hasil evaluasi dan Laporan satu eksemplar asli diserahkan ke Rekording GAGAL : Karena tidak memenuhi ketentuan 87 . Diagram Alir Pemrograman Kuliah Kerja Nyata-Praktik dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Kuliah Kerja Nyata-Praktik diprogram dalam KRS. serta dilaksanakan selama satu bulan kerja ditempat Kuliah Kerja Nyata-Praktik. Proyek atau Instansi dimana Kuliah Kerja Nyata-Praktik dilaksanakan Nilai hasil evaluasi gabungan.00 dan dilakukan sesuai dengan Konsentrasi yang diprogram. Pengalaman kerja. Mahasiswa yang berkepentingan harus mencari sendiri tempat & obyek Kuliah Kerja Nyata-Praktik. apabila disetujui oleh Ketua Jurusan atas usul Ketua Kelompok Dosen. Prasyaratnya : Telah menyelesaikan 〈 104 sks dengan IPK 〈 2.DIAGRAM 4.

Diagram Alir Pemrograman Skripsi dan Evaluasinya di Jurusan Teknik Mesin Skripsi diprogram dalam KRS dan Memperoleh blanko permohonan skripsi Konsultasi topik skripsi kepada Ketua Kelompok Dosen untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan Konsultasi dengan Pimpinan Jurusan untuk memperoleh pengarahan dan persetujuan tentang pada blanko permohonan skripsi Dosen Pembimbing Konsultasi judul skripsi dengan Dosen Pembimbing untuk memperoleh persetujuan pada blanko permohonan skripsi dan pengarahan tentang rencana pembuatan proposal skripsi Pembuatan proposal skripsi dengan bimbingan Dosen Pembimbing sampai selesai dan siap diseminarkan SEMINAR PROPOSAL Penerbitan Surat Keputusan Dekan bagi Dosen Pembimbing skripsi Pengikut seminar ialah.6. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang.a. Pembimbing (Moderator) dan Pengamat ≥ 1 orang. Pemakalah Konsultasi kepada Dosen Pembimbing SEMINAR SKRIPSI SKRIPSI ada revisi SKRIPSI tidak ada revisi SKRIPSI SELESAI DAN TELAH DIEVALUASI SIAP UJIAN SKRIPSI 88 . belum selesai tanpa alasan yang jelas Pengikut seminar ialah. Dosen.DIAGRAM 4. Pemakalah serta mahasiswa PEMBIMBINGAN SKRIPSI OLEH DOSEN PEMBIMBING Skripsi telah selesai dan makalah skripsi telah disiapkan Enam bulan terhitung tanggal diterbitkannya Surat Tugas. serta mahasiswa. Dosen.

Diagram Tahapan Pelaksanaan Ujian Skripsi dan Evaluasinya. di Jurusan Teknik Mesin MAJELIS PENGUJI UJIAN SKRIPSI Majelis Penguji Ujian Skripsi terdiri dari . Tidak lulus ujian skripsi dengan ada revisi. 4. Unsur-unsur yang dinilai : Meliputi penguasaan materi skripsi itu sendiri (untuk penguji skripsi) . Sekretaris Majelis: Mengatur dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dalam pelaksanaan ujian skripsi. Ketua Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. Penguasaan materi mata kuliah kompetensi utama/pendukung yang berkaitan dengan materi skripsi (untuk penguji komprehensip). HASIL SIDANG MAJELIS PENGUJI DIUMUMKAN LANGSUNG KEPADA MAHASISWA PENGIKUT UJIAN SKRIPSI 1. Pembimbing: Mendampingi mahasiswa bimbingannya dan dapat memberikan pengarahan yang bertujuan memperjelas pertanyaanpertanyaan yang belum dipahami oleh mahasiswa bimbingannya dan sekalian merangkap sebagai penguji saksi. Bertanggung Jawab kepada Dekan atas pelaksanaan ujian skripsi dan menandatangani berita acara ujian skripsi.6.DIAGRAM 4. Diwajibkan konsultasi revisi ke dosen Pembimbing. Lulus ujian skripsi dengan ada revisi. maka “hasil akhir” ujian skripsi mahasiswa tersebut dinyatakan lulus. seorang anggota Penguji. Sekretaris Majelis merangkap sebagai anggota Penguji. 89 . Membuat dan menanda-tangani berita acara ujian skripsi. Waktu dan Penilaian Ujian Skripsi Waktu Ujian Skripsi : Untuk ujian skripsi waktu yang disediakan paling lama 120 menit bagi setiap calon sarjana. Nilai : Nilai yang diberikan berupa nilai angka 0 – 100. 3. Tidak lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Anggota Penguji: Mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan tugasnya. Nilai lulus bagi setiap penguji adalah > 55 SIDANG MAJELIS PENGUJI Sidang Majelis Penguji dilaksanakan untuk menentukan “hasil akhir” ujian skripsi Kriteria hasil ujian skripsi : Apabila nilai rata-rata dari penjumlahan semua nilai hasil ujian skripsi dari Penguji bagi mahasiswa pengikut ujian skripsi adalah > 55. 2.b. Lulus ujian skripsi tanpa ada revisi. Diwajibkan konsultasi revisi dan persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing. dan seorang Pembimbing merangkap penguji saksi PELAKSANAAN UJIAN SKRIPSI Ujian Skripsi dilaksanakan dalam satu ruang untuk setiap Majelis Penguji Ujian Skripsi Tugas dan Kewajiban Majelis Penguji Ketua Majelis: Memimpin sidang. Memberikan penilaian terhadap calon sarjana yang diuji. Dan penampilan selama ujian skripsi berlangsung. Diwajibkan konsultasi persiapan ujian lagi ke Dosen Pembimbing.

: 1. : Agung Sugeng Widodo. ST. MT. Sc. M.. 5.Met. As′ad Sonief. 90 . MT.K. Dekan omor : 081/J.31/SK/2006 ) Penanggung Jawab Ketua Sekretaris Anggota : Ketua Jurusan Teknik Mesin.Sc. Purnomo Budi S.Eng. Ir. ST. 4.Tim Penyempurnaan Buku Pedoman Universitas Brawijaya Tahun 2007/2008 – 2010/2011 untuk Jurusan Teknik Mesin dengan susunan sebagai berikut : ( Berdasarkan S. M. MM. 8. 2. Eng. M. ST. M. MT. Ph. Djarot Bangun Darmadi. Ir. Ir. Dr. 6. Anindito Purnowidodo. Ir..10. Rudy Soenoko. 3.. Agus Choiron. Ir.. M. M.D. Ir.Eng.1. Masduki. MT. 7. Ir. Wahyono Suprapto. : Dr.Eng. Djoko Sutikno.