Anda di halaman 1dari 1

BAB III DISKUSI

Seorang pasien anak perempuan umur 2 tahun 5 bulan dirawat di bagian anak RSUP Dr. M. Djamil Padang pada tanggal 5 Mei 7 Mei 2009 dengan diagnosis kerja anemia normositik normokrom ec talasemia mayor. Dari anamnesis pasien mengeluhkan pucat yang makin lama makin meningkat sejak 5 hari terakhir. Pasien dikenal memiliki riwayat pucat sejak usia 7 bulan. Tiga orang kakak pasien menderita pucat-pucat dan meninggal pada usia rata-rata 1 tahun. Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva pucat. Tidak ditemukan pembesaran KGB. Pada pemeriksaan fisik abdomen ditemukan hepar teraba 1/3 -1/3, pinggir tajam, permukaan rata, konsistensi kenyal, Lien S1-S2. Hasil pemeriksaan laboratorium pada saat masuk Hb 6,9 g/dl, Leukosit 7.700 /mm ,eritrosit 2,55 juta, trombosit 188.000 / mm3, Hematokrit 21, retikulosit 20%o. Darah tepi tampak eritrosit normokrom, anisositosis, poikilositosis, tear drop, sel target, fragmentosit, polikromasi, hipokrom, sel blast tidak ditemukan. MCH 27 pq, MCV 82 fl, MCHC 32,8 %, diperoleh kesan anemia normositik normokrom.
3

Dari anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium, disimpulkan pasien ini menderita anemia normositik normokrom ec talasemia mayor Terapi yang diberikan adalah terapi suportif, yaitu bed rest, diet MB 1000 kkal dan transfusi darah bertahap sebanyak 75 cc, 100 cc. diet 1000 kkal diperoleh sesuai kebutuhan kalori anak umur 1-3 tahun 100 kkal/kgbb. Transfusi darah 175 cc sesuai kebutuhan (Hb yang diinginkan Hb saat ini) x 4 x BB. Pemeriksaan lanjutan pada pasien ini adalah pemeriksaan saturated iron (SI) dan Total Iron Bodong Capacity (TIBC) dan untuk menilai jumlah besi. Dimana pada pasien talasemi, terutama yang mendapatkan transfuse berulang ditemukan penumpukan besi di jaringan, sehingga menyebabkan berbagai komplikasi. Dianjurkan juga untuk melakukan pemeriksaan elektroforesis Hb dan analisis DNA yaitu dengan pemeriksaan High performance Liquid Chromatography (HPLC). Selain itu, konseling genetic juga perlu diberikan kepada keluarga.

19