BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia ilmu pengetahuan yang semakin modern membutuhkan sumber daya

manusia yang berkualitas tinggi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan syarat untuk mencapai tujuan pembangunan. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut adalah pendidikan. Program pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang terampil dan siap pakai yaitu dengan pendidikan di sekolah dan pendidikan di luar sekolah. Pendidikan di sekolah merupakan jalur yang sangat penting dalam membangun dan mengembangkan pengetahuan, kecerdasan dan keterampilan seseorang. Salah satu lembaga pendidikan di sekolah yaitu SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Sekolah Menengah Kejuruan mempunyai tujuan untuk mempersiapkan siswa menjadi tenaga kerja yang produktif, terampil, dan mandiri untuk mengisi lapangan kerja dalam upaya mempercepat dan memperkokoh pembangunan nasional. Salah satu usaha yang digunakan untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan meningkatkan prestasi belajar siswa. Prestasi belajar merupakan indikator untuk mengetahui keberhasilan belajar seseorang. Prestasi Belajar Akuntansi merupakan penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang didapatkan oleh siswa selama kurun waktu pada pembelajaran Akuntansi yang ditunjukkan dengan angka–angka setelah melalui

1

Faktor ekstern adalah faktor sosial yang terdiri dari guru. misalnya kesehatan. Prestasi Belajar siswa yang baik dapat menjadi indikator bahwa dirinya mampunyai kemampuan dan keterampilan yang baik dalam bidang Akuntansi. rumah tempat tinggal keluarga dan letaknya. Untuk mengatasi hal tersebut perlu ditelusuri faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi Belajar Akuntansi. bakat. baik berasal dari diri sendiri (intern) maupun dari luar (ekstern) (Slameto. minat. sikap. Data dari nilai ulangan harian siswa pada Kompetensi Menyusun Laporan Keuangan menunjukkan bahwa Prestasi Belajar Akuntansi siswa masih kurang optimal. teman sekelas. Faktor intern terdiri dari faktor jasmaniah. metode mengajar.2 pengujian atau tes yang dilakukan oleh guru Akuntansi. Prestasi Belajar Akuntansi dipengaruhi oleh berbagai faktor. 2010:54). kedisiplinan.28%) dari 113 siswa yang harus mengikuti remidial karena nilai pada ulangan hariannya masih kurang dari nilai Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditetapkan yaitu 70. sebaliknya bagi siswa yang Prestasi Belajar Akuntansinya kurang baik dapat menjadi indikator bahwa siswa belum memahami bidang Akuntansi. Prestasi Belajar Akuntansi yang baik merupakan dambaan setiap siswa. . cacat tubuh dan faktor psikologis diantaranya tingkat kecerdasan. dan masyarakat serta teman sepermainan. Kemandirian Belajar dan motivasi. hal itu terlihat dari masih adanya 41 siswa (36. dan faktor nonsosial meliputi gedung sekolah dan letaknya. orang tua. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan oleh peneliti pada kelas X di SMK Muhammadiyah 1 Turi menunjukkan bahwa ada permasalahan dalam Prestasi Belajar Akuntansi.

siswa akan Lingkungan Belajar siswa SMK Muhammadiyah 1 Turi kurang mendukung untuk belajar. kondisi bangunan sekolah. Kondisi Lingkungan Belajar yang mendukung seperti tersedianya fasilitas fisik belajar. dan lingkungan sosial sekolah. letak sekolah. Lingkungan nonsosial yaitu faktor fisik yang meliputi tempat belajar. alat-alat belajar. sumber belajar.3 kurikulum. sedangkan faktor sosial meliputi lingkungan keluarga. Salah satu faktor dari luar yang berpengaruh terhadap Prestasi Belajar Akuntansi siswa adalah Lingkungan Belajar. Belajar yang memperoleh dukungan baik dari dalam diri individu maupun dari luar individu tentunya akan mempengaruhi keberhasilan prestasi belajar siswa. lingkungan sosial siswa di rumah. hubungan harmonis dengan lingkungan sosial dapat memberikan dorongan kepada siswa untuk belajar Akuntansi sehingga Prestasi Belajar Akuntansi siswa meningkat. ruang kelas. hal itu menimbulkan kebisingan dari kendaraan-kendaraan bermotor yang lewat . kebersihan lingkungan sekolah dan fasilitas penunjang belajar. Letak sekolah tepat berada di pinggir jalan raya. alat pelajaran dan keadaan cuaca. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti. Sebaliknya apabila kondisi Lingkungan Belajar kurang mendukung akan menurunkan semangat belajar siswa sehingga Prestasi Belajar Akuntansi menurun. Faktor Lingkungan Belajar berasal dari lingkungan nonsosial dan lingkungan sosial. suasana yang tenang. tempat belajar yang nyaman. Lingkungan Belajar merupakan segala sesuatu yang mengelilingi siswa saat melakukan kegiatan belajar.

Kemandirian Belajar yang rendah mengakibatkan Prestasi Belajar Akuntansi menurun. Jika Kemandirian Belajar tinggi maka Prestasi Belajar Akuntansi akan meningkat begitu juga sebaliknya. Sarana dan prasarana penunjang belajar seperti perpustakaan di SMK Muhammadiyah 1 Turi juga masih kurang memadai. mempunyai rasa percaya diri. alat-alat peraga Akuntansi juga belum digunakan secara optimal pada saat pembelajaran. mampu mengatasi masalah. serta mengembangkan kemampuan belajar atas kemauan sendiri. Sikap-sikap tersebut perlu dimiliki oleh siswa sebagai peserta didik karena hal tersebut merupakan ciri dari kedewasaan orang terpelajar. Faktor lain yang mempengaruhi Prestasi Belajar Akuntansi adalah Kemandirian Belajar. Siswa telah mampu belajar secara mandiri apabila telah mampu melakukan tugas belajar tanpa ketergantungan dengan orang lain. Kemandirian Belajar siswa diperlukan agar mereka mempunyai tanggung jawab dalam mengatur dan mendisiplinkan dirinya. 2007: 117). Pada dasarnya kemandirian merupakan perilaku individu yang mampu berinisiatif. padahal hanya beberapa siswa yang memiliki buku penunjang Akuntansi. SMK Muhammadiyah 1 Turi merupakan salah satu Sekolah Menengah . Kemandirian Belajar tidak terlepas dari kegiatankegiatan yang dapat meningkatkan Prestasi Belajar Akuntansi. koleksi buku Akuntansinya masih kurang lengkap.4 sehingga mengganggu konsentrasi siswa dalam proses belajar. bertanggung jawab dan dapat melakukan sesuatu sendiri tanpa bergantung pada orang lain (Martinis Yamin.

2006: 103). “Motif merupakan pendorong bagi suatu organisme untuk melakukan sesuatu” (Ngalim Purwanto. hal itu terlihat dari masih ada siswa yang malas belajar walaupun guru telah berusaha untuk membangkitkan motivasi belajar siswa. Untuk mempersiapkan hal tersebut siswa dituntut untuk mempunyai prestasi belajar dan Kemandirian Belajar yang tinggi terutama kemandirian dalam belajar Akuntansi. Munculnya motivasi belajar pada diri siswa akan membangkitkan rasa semangat pada saat pembelajaran Akuntansi. hal itu tercermin dari masih adanya siswa yang sering mencontek tugas teman ataupun pada saat ulangan berlangsung. selain itu masih ada siswa yang masih bergantung pada guru. Akan tetapi dalam kenyataannya. Kemandirian Belajar siswa-siswa di kelas X relatif masih rendah. Kedisiplinan siswa yang tinggi . mereka belajar hanya pada saat ada guru di dalam kelas. Kedisiplinan merupakan faktor yang berasal dalam diri siswa yang juga dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Siswa biasanya sudah merasa puas apabila jawaban dari tugas atau ulangannya sama dengan temannya padahal jawabannya belum tentu benar. SMK Muhammadiyah 1 Turi mempunyai tujuan mempersiapkan peserta didiknya untuk mandiri dan mencapai masa depan yang baik tanpa tergantung orang lain. Permasalahan selain Lingkungan Belajar dan Kemandirian Belajar yang nampak pada saat proses belajar mengajar di SMK Muhammadiyah 1 Turi adalah motivasi. motivasi belajar beberapa siswa tergolong masih rendah. kedisiplinan serta perhatian siswa.5 Kejuruan di Sleman yang memiliki program studi keahlian keuangan.

hal ini terlihat dari masih adanya beberapa siswa yang terlambat masuk ke kelas baik pada saat jam masuk ataupun setelah jam istirahat. Berdasarkan berbagai permasahan yang teridentifikasi pada SMK Muhammadiyah 1 Turi.6 akan dapat mendorong siswa meraih prestasi belajar yang optimal. oleh karena itu penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Lingkungan Belajar dan Kemandirian Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi Siswa Kelas X Program Keahlian Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Turi Tahun Ajaran 2010/2011”. hal itu dapat mempermudah siswa dalam menyerap pelajaran. selain itu masih ditemukan siswa-siswa yang tidak mengerjakan PR dan tidak mengumpulkan tugas tepat waktu. maka dapat diidentifikasikan . Perhatian yang tinggi dapat membuat siswa lebih konsentrasi dalam belajar. Akan tetapi berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan terlihat masih ada beberapa siswa yang cenderung kurang perhatian selama pembelajaran Akuntansi di sekolah. Perhatian siswa dalam pembelajaran Akuntansi merupakan hal yang dapat mempengaruhi konsentrasi siswa dalam belajar. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah. Namun dalam kenyataannya tingkat kedisiplinan beberapa siswa di SMK Muhammadiyah 1 Turi tampak masih kurang. beberapa siswa masih ada yang mengobrol dengan temannya saat guru menjelaskan. diperlukan suatu usaha yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang akhirnya akan meningkatkan Prestasi Belajar Siswa.

Masih terdapat beberapa siswa yang kurang perhatian pada saat pembelajaran Akuntansi.7 masalah yang dapat diungkap yaitu sebagai berikut: Prestasi Belajar Akuntansi belum optimal. Tingkat kedisiplinan beberapa siswa masih rendah. Perumusan Masalah . dapat diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi Belajar Akuntansi yaitu faktor intern dan faktor ekstern. Beberapa siswa masih kurang termotivasi dalam belajar Akuntansi. masih ada siswa yang harus mengikuti ulangan remidial karena nilainya belum mencapai KKM. maka peneliti membatasi penelitian ini dengan mengambil Lingkungan Belajar sebagai faktor ekstern dan Kemandirian Belajar sebagai faktor intern yang diduga kuat mempengaruhi Prestasi Belajar Akuntansi Siswa SMK Muhammadiyah 1 Turi Kelas X Program Keahlian Akuntansi Tahun Ajaran 2010/2011. Keadaan Lingkungan Belajar masih belum mendukung secara optimal. Masih ada siswa yang cenderung memiliki Kemandirian Belajar yang rendah. kedisiplinan dan perhatian siswa. sedangkan faktor ekstern yaitu Lingkungan Belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut agar cakupan penelitian tidak terlalu luas. Pembatasan Masalah Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah. Faktor intern terdiri dari faktor Kemandirian Belajar. motivasi belajar.

Pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi siswa kelas X Program Keahlian Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Turi Tahun Ajaran 2010/2011. .8 Bagaimanakah pengaruh Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi siswa kelas X Program Keahlian Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Turi Tahun Ajaran 2010/2011? Bagaimanakah pengaruh Kemandirian Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi siswa kelas X Program Keahlian Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Turi Tahun Ajaran 2010/2011? Bagaimanakah pengaruh Lingkungan Belajar dan Kemandirian Belajar secara bersama-sama terhadap Prestasi Belajar Akuntansi siswa kelas X Program Keahlian Akuntansi 2010/2011? SMK Muhammadiyah 1 Turi Tahun Ajaran Tujuan Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui: Pengaruh Lingkungan Belajar terhadap Prestasi Belajar Akuntansi siswa kelas X Program Keahlian Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Turi Tahun Ajaran 2010/2011. Pengaruh Lingkungan Belajar dan Kemandirian Belajar secara bersama-sama terhadap Prestasi Belajar Akuntansi siswa kelas X Program Keahlian Akuntansi SMK Muhammadiyah 1 Turi Tahun Ajaran 2010/2011.

.9 Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan memiliki manfaat sebagai berikut: Secara Teoritis Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi ilmu pengetahuan dan pendidikan terutama dalam rangka meningkatkan Prestasi Belajar Akuntansi. Bagi peneliti. sebagai bekal menjadi pendidik di masa mendatang. sebagai masukan dalam kegiatan pembelajaran Akuntansi agar dapat meningkatkan Prestasi Belajar Akuntansi siswa. Bagi siswa. Secara Praktis Bagi sekolah dan guru. sebagai acuan penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi Belajar Akuntansi. Bagi dunia penelitian. sebagai masukan untuk meningkatkan Prestasi Belajar Akuntansi mereka. menambah pengetahuan dan pengalaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi Belajar Akuntansi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful