Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI DI PT.

MEGA ANDALAN KALASAN

Disusun dalam rangka melengkapi syarat penilaian Praktik Kerja Industri Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Yogyakarta Bidang Studi Keahlian Teknologi Dan Rekayasa Program Studi Keahlian Teknik mesin Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan

Disusun oleh : Nama : NIS :

Pemerintah Kota Yogyakarta Dinas Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Yogyakarta Jl. RW. Monginsidi no.2 Yogyakarta 55233 Telp. / Fax. (0274)513503 2012

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan ini telah diperiksa, diuji dan disetujui pada : Hari Tanggal : .. : .

Oleh :

Pembimbing Industri

Pembimbing Sekolah

NIP.

NIP. Menyetujui, Ketua Program Studi Keahlian

... NIP. Mengetahui, Pimpinan Industri Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Yogyakarta.

NIP.

NIP.

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa sebagai rasa syukur dan teima kasih dapat melaksanakan dan menyelesaikan kerja praktik serta tersusunnya laporan kerja praktik yang kami beri judul Kerja Praktek Industri di PT. Mega Andalan Kalasan .

Laporan ini kami susun berdasarkan tugas yang kami terima selama praktik kerja industri diPT. Mega Andalan Kalasan. Kami ucapkan terima kasih yang tulus atas bimbingan yang telah kami terima kepada :

1. Drs. Aruji Siswanto selaku kepala SMK Negeri 3 Yogyakarta 2. Selaku ketua program keahlian SMK Negeri 3 Yogyakarta

Selaku pembimbing dari SMK Negeri 3 Yogyakarta

3. Selaku pimpinan industry di PT. Mega Andalan Kalasan 4. Selaku pembimbing di PT. Mega Andalan Kalasan

Demikian laporan ini kami susun, kritik dan saran yang membangun akan kami terima dengan senang hati.

Yogyakarta,

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang B. Tujuan Praktik Kerja Industri C. Manfaat Praktik Kerja Industri

BAB II PROFIL dan SEJARAH INDUSTRI A. Sejarah Berdirinya Industri B. Visi dan Misi C. Ruang Lingkup Industri D. Program Kerja Industri E. Struktur Organisasi Industri

BAB III KAJIAN TEORI

BAB IV URAIAN KEGIATAN

BAB V PENUTUP

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN .

BAB I

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi di Indonesia yang semakin cepat serta persaingan dalam dunia perindustrian yang semakin ketat terutama dalam dunia manufactur, maka tuntutan untuk memperbaiki menejemen dan sumbur daya yang ada sangat di perlukan agar suatu perusahaan tersebut dapat terus bersaing dan bertahan dalam dunia perindustrian. Salah satu hal yang perlu diperhatikan yaitu tentang produktivitas sebuah perusahaan. Peroduktivitas dapat diukur dari efektivitas dan efisiensi dari sumbersumber daya perusahaan, karena efektivitas dan efisiensi inilah inti dari tujuan produktivitas. Sumber-sumber daya perusahaan yang di gerakkan secara efektif memerlukan keterampilan organisatoris dan teknis sehingga mempunyai tingkat hasil guna yang tinggi. Artinya , hasil/output yang diperoleh seimbang dengan masukan/input yang diolah. Pemborosan waktu, tenaga, dan berbagai input lainnya di perusahaan akan bisa dikurangi sejauh mungkin, dengan melakukan pengukuran produktivitas. Hasilnya tentu akan lebih baik dan bayak hal yang bisa dihemat, dan yang pasti waktu tidak terbuang sia-sia, tenaga dikerahkan secara efektif dan pencapaian usaha bisa terselenggaran dengan baik.

Pada pengamatan di PT. Mega Andalan Kalasan khususnya unit Castor dan Plastik yaitu pada bagian Inject kami menemukan adanya ketidak efisienan pada penggunaan bahan baku dan produktivitas operator. Masih banyak sekali bahan baku yang terbuang karena proses penginjectkan, dan juga produktivitas operator yang berada di bawah target yang ditentukan oleh menejemen pabrik. Maka dari itu kami berusaha mengukur tingkat produktivitas di PT. MAK bagian Inject. B. Tujuan Praktik Kerja Industri Praktik Kerja Industri (Prakerin) siswa SMK Negeri 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2011/2012 mempunyai tujuan secara khusus sebagai berikut: 1. Memberikan pengalaman kerja yang sebenarnya bagi siswa. 2. Membentuk sikap kerja yang professional bagi siswa. 3. Menambah ilmu pengetahuan dan teknologi dari Dunia Usaha / Industri agar memperoleh target pendidikan Link and Match. 4. Membangun pendekatan ke Dunia Usaha / Industri untuk rekruitmenttenaga kerja baru. C. Manfaat Praktik Kerja Industri Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah:

1. Bagi Perusahaan Dapat membantu perusahaan untuk mengetahui tingkat produktivitas

perusahaan dan informasi yang diperlukan dapat digunakan untuk menyusun strategi dalam rangka meningkatkan produktivitas perusahaan.

2. Bagi Pelajar a. Dapat menerapkan ilmu yang telah didapat. b. Dapat mengetahui permasalahan yang sebenarnya dilapangan. c. Mendapat pengalamandalam dunia kerja yang sebenarnya.

BAB II PROFIL dan SEJARAH INDUSTRI A. Sejarah Berdirinya Industri Pada tahun 1978 berdirisebuah bengkel kecil yaitu Mega Adhi Karsa didaerah Prambanan tepatnya didesa Bokoharjo. Usaha tersebut merupakan hasil kerja sama antara lulusan ATMI (Akademi Teknik Mesin Indonesia) Surakarta pada tahun 1975. Dengan terbatasnya modal, peralatan yang sederhana, dan jumlah tenaga kerja yang masih terbatas usaha tersebut mampu menghasilkan kursi lipat dari bahan besi yang dilas dengan menggunakan listrik. Dengan kemampuan dan keterampilan dalam mengelola usaha tersebut, maka perusahaan tersebut mampu memproduksi Bumper yang merupakan komponen dari mobil karoseri. Sekitar tahun 1978 1979 Mega Adhi Karsa mendapat kontrak dengan karoseri New Armada dan Karoseri Gajah Mada dijalan Magelang Yogyakarta. Pada tanggal 17 Oktober 1983, usaha kecil tersebut mengalami perubahan status menjadi

perseroaan terbatas (PT) dengan nomor akta pendirian No.72 dengan nama PT. Mega Adhi Karsa. PT. Mega Adhi Karsa memproduksi Bumper dengan tingkat produksi tersebut berjalan sampai tahun 1986. Pada tahun 1987 terjadi penurunan. Penurunan ini disebabkan adanya banyak perusahaan Karoseri yang menggunakan sistem Toolpress Body. Akibat terjadi penurunan ini maka timbil ide baru ya itu membuat kursi mobil dengan Reclining Sheet, namun nampaknya mengalami kegagalan. Pada tahun 1988 perusahaan tersebut mulai menemukan produk andalan Hospital Equipment (peralatan rumah sakit). Produk tersebut mampu menembus pasar dan sampai sekarang menghasilkan beberpa jenis produk. Jenis produk tersebut antara lain: 1. 2. 3. 4. Hospital Bed. Over Bed Table. Bedside Cabinet. Meja Operasi dll.

PT. Mega Adhi Karsa merencanakan produk 2000 unit pertahun sesuai permintaan pasar(terutama rumah sakit) yang terus. Pada tahun 1994 produ-produk dari perusahaan ini memperoleh sertifikasi dari SNI (Standar Nasional Indonesia). Untuk meningkatkan kapasitas produksinya maka tahun 1997 perusahaan mengadakan perkembangan pabrik dengan mendirikan dua buah pabrik baru yang lokasinya berdekatan. Pabrik baru tersebut berfungsi tempat perakitan dan pembuatan komponen plastic dengan mesin Injeksi.

Pada pertengahan tahun 1999 pihak manajemen PT. Mega Adhi Karsa mengganti nama perusahaan menjadi PT. Mega Andalan Kalasan yang disingkat PT. MAK. Pengganti nama tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan nama kecamatan Kalasan pada khususnya dikarenakan lokasi perusahaan itu sendiri yang berada dikecamatan Kalasan. Seiring dengan berjalannya waktu perusahaan menambah jenis produksinya berupa roda Castor (Castor Wheel), timbangan(Wheight), komponen plastic (plastic ware), permesinan (machine), dan peralatan berat(Heavy Equipment). Atas wujud dari usaha untuk terus meningkatkan dari produksinya pada tahun 2003 perusahaan berhasil memperoleh sertifikasi sistem mutu ISO 9001 1994 dan EN 4600 : 1996, tertanggal 14 Desember 1996. Untuk desai dan produksi Hospital Equipment (Bed, Atretheer, Baby Box, Wheel Chair, Infuse Stand, Medicine Cabinet, Bed Side Cabinet, Food Trolly, Childern and Operating Table). Sertifikasi tersebut diperoleh dari The TVV Cest of Sertification Body of TVV analogen Tecnik. Perusahaan terus mengembangkan sentra industrinya dengan menjadikan sebuah holding company dan MAK Indonesia. Pada saat ini didirikan perusahaan KIMAK Prambanan Agung didaerah Piyungan Prambanan seluas 8 hektar. Dari namanya KIMAK (Kawasan Industri Mega Andalan Kalasan) memang nantinya dijadikan daerah kawsan in dusti yang menghasilkan produk dan unit machinery. PT. MAK dan PT. KIMAK Prambanan Agung hingga saat ini memiliki sebanyak 357 karyawan. Yang berdistribusi ddalam beberapa divisi yaitu : 1. Divisi Finance and Asset Management.

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Divisi Resouce and Developmen. Divisi Enigineering. Divisi Komponen Logam. Divisi Hospital Equipment. Divisi Aneka Produk. Divisi Machenery. Divisi Komponen Plastik. Divisi Quality Assurence. Divisi Infornmation Tecnology. Divisi Trading.

B. VISI dan MISI Visi PT. Mega Andalan Kalasan adalah bertahan dan bekembang melalui kerangka upaya pengetahuan, dan bisnis demo hari depan bersama yang lebih baik. Misi PT. Mega Andalan Kalasan adalah menjadi andalan konsumen yang kemudian di jabarkan dalam empat butir kebijakan yaitu : 1. 2. Berada satu langkah didepan konsumen. Menjadi mitra yang terpecaya bagi konsumen melalui QCD (Quality,Cost, Delivery). 3. 4. Keberpihakan yang tulus terhadap keputusan konsumen. Komitmen yang sungguh terhadap kesuksesan konsumen.

Misi tersebut dibagi menjadi dua kepentingan yaitu : 1. External a. Mewujudkan komunitas industri dengan basis teknologi mekanik dan elektronik. b. Berperang sebagai Learning Center dalam bidang teknologi mekanik.

2. Internal a. Membentuk komitmen divisi mandiri yang strategis dengan basis teknologi mekanik dan elektronik. b. Memberdayakan sumber daya manusia menjadi komoditas yang berbudaya industri dan memiliki semangat sebagai kesejahteraan bersama. Ideologi PT. Mega Andalan Kalasan adalah : 1. 2. 3. Menjadi Center Of Competence di bidang Teknologi Mekanik. Memberikan pelayanan yang melebihi harapan konsumen. Memberlakukan pegawai sebagai orang yang bermartabat, menghargai dan mendukung setiap kemampuan individu dan kreativitasnya. 4. 5. Mejadi Technology Provider bagi masyarakat luas. Menjadi kebanggaan bagi Bangsa Indonesia. upaya untuk mencapai

Kredo PT. Mega Andalan Kalasan adalah : 1. Tanggung jawab kami yang pertama adalah kepada konsumen yang telah bersedia membeli dan menggunakan produk MAK. Produk kami harus selalu

berkualitas terbaik, kami harus terus berjuang untuk menurunkan biaya produk yang dihasilkan, pesanan kami harus dilayani dengan segera dan tepat waktu. 2. Tanggung jawab kami yang kedua kepada orang-orang yang bekerja kepada kami, pria maupun wanita yang bekerja di pabrik maupun di kantor kami. Mereka harus mempunyai rasa aman di dalam bekerja. Gaji harus cukup dan memadai. Jam kerja harus masuk akal, dan kondisi kerja harus bersih dan beraturan. Pegawai harus mempunyai sistem yang memungkinkan pegawai memberi saran atau mengeluh. Harus ada kesepakatan untuk peningkatan bagi mereka yang cakap dan setiap orang harus diperhatikan dan dipertimbangkan secara individual sesuai dengan martabat dan jasanya. 3. Tanggung jawab kami yang ketiga adalah kepada komunitas di mana kami tinggal. Kami harus mendukung semampu-mampu kami terhadap setiap upaya memajukan masyarakat dengan memberikan akses yang seluas-luasnya pada teknologi yang kami kuasai. Kami harus berpartisipasi dalam melakukan promosi untuk pengembangan masyarakat industri dan memperkenalkan aktivitas kami kepada masyarakat. 4. Tanggung jawab kami yang keempat dan yang terakhir adalah kepada pemegang saham. Bisnis harus menghasilkan laba. Kesalahan-kesalahan harus dapat diperbaiki dan keadaan yang mungkin merugikan harus diantisipasi. Mesin-mesin yang baru dibeli, pabrik-pabrik baru dibangun. Produk-produk baru diluncurkan dan rencana penjualan dikembangkan. Harus berani membuat

percobaan dengan ide-ide baru. Semua itu dilakukan agar pemegang saham menereima pengembalian yang wajar. 5. Nasib kami ditentukan oleh bantuan Rahmat Tuhan, untuk bisa memenuhi semua kewajiban dengan kemampuan kami yang terbaik. A. Struktur Organisasi Industri Struktur organisasi yang diggunakan oleh PT. Mega Andalan Kalasan Yogyakarta merupakan struktur organisasi fungsional. Hal ini terlihat dari pengelompokan elemen-elemennya berdasarkan fungsi darimasing-masing elemen. Secara garis besar elemen-elemen penyusun organisasi PT. Mega Andalan Kalasan Yogyakarta adalah sebagai berikut: 1. Direktur Tugas dan tanggung jawab: a. Bersama manager tiap unit menyusun rencana operasi tahunan perusahaan untuk dijadikan dasar pengambilan keputusan manajemen. b. Menetapkan sasaran bidang setiap unit berdasarkan rencana anggaran dan operasi tiap tahunnya. c. Menetapkan langkah-langkah strategis dan operasional untuk dilaksanankan oleh manajer. d. Melaksanakan kebijakan dan laporan anggaran serta rencana operasi tahunan pihak ketiga. e. Menyusun laporan praktis atas hasil kerja keseluruhan kepada kepada rapat umum pemegang saham akhir periode.

2. Engineering Tugas dan tanggung jawab: a. Menjalankan fungsi perencanaan produk atau pembuatan gambar-gambar kontruksi lainnya. b. Mengikuti proses produksi dan membuat catatan dari usulan yang dibuat departemen produksi untuk kemudian mengadakan perbaikan gambar yang bersangkutan. 3. Finance and Asset Management Tugas dan tanggung jawab: a. Membuat rencana anggara tahunan dan menjaga harta perusahaan,

menyelenggarakan pembukuan yang baik serta meninjau kebijakan keuangan perusahaan. b. Membuat persiapan untuk kebijakan dan prosedur perpajakan, pembuatan laporan untuk pemerintah, bank kreditur serta pihak ketiga lainnya. c. Pada akhir periode membuat rencana dan laporan keuangan perusahaan.

4. Manajer Produksi/Kepala Unit Tugas dan tanggung jawab: a. Mengorganisir bagian-bagian produksi untuk melaksanakan proses produksi sesuai jadwal secara efektif dan efesien.

b.

Secara konsisten mengkoordinir bagian pemeliharaan untuk menjaga fasilitas pabrik.

c.

Secara berkelanjutan meningkatkan pengembangan proses produksi dan peningkatan kualitas.

d.

Meninjau dan memperbaiki serta memberikan usulan berkenan dengan kebijakan atrau prosedur yang ada untuk menghindari penyimpangan.

e.

Menyajikan catatan dan laporan produksi yang jelas, sistematis dan benar.

5. Manager Human Resource and Development Tugas dan tanggung jawab: a. Melakukan proses penerimaan dan orientasi pendapat mengenai kinerja calon karyawan yang diperluakan, penyaringan, wawancara dan tahap lainnya. b. Pemeliharaan tenga kerja, membagi deskripsi jabatan yang jelas berkenan dengan pemgaturan perusahaan. c. Mengadakan pelayan kepada karyawan berkenan dengan hakn karyawan seperti gaji, kesejahteraan , tunjangan cuti, dan lain-lain. d. Mempersiapkan adminitrasi dan laporan-laporan kepada pemerintah.

6. Quality Control Tugas dan tanggung jawab: a. Mempelajari order-order produksi yang masuk dan memberikan catatan-catatan penting mengenai order-order tersebut dalam proses produksinya.

b.

Secara continue mengadakan pengawasan terhadap kualitas bahan baku proses produksi dan hasil akhir.

c.

Memberi otoritas atas produk yang selesai

sebelum diserahkan konsumen

lewat gudang, menunda produk tertentu untuk dilakukan pengerjaan ulang, diperbaiki atau diganti. d. Secara periodik mengevaluasi semua kegiatan produksi di bagian proses assembly untuk membuat tata cara pemeriksaan kualitas yang lebih baik, sistemstis, efisiensi dan efektif. 7. Traning Canter (TC) Tugas dan tanggung jawab: a. Bertanggung jawab atas peningkatan kemampuan calon karyawan sebelum terjun langsung di lapangan. b. Memberikan pelatihan kepada calon karyawan mengenai mesin-mesin yang ada diperusahaan. 8. Informatika Tecnology(IT) Tugas dan tanggung jawab: a. b. Mencari dan mengembangkan teknologi yang tepat untuk perusahaan. Mencari teknologi terbaru yang mampu digunakan kemajuan perusahaan.

9. Trading Tugas dan tanggung jawab: a. b. Menentukan harga jual produk Melaksanakan persetujuan tender dengan konsumen.

10.

Sekretariat ISO dan wakil Manajemen

Tugas dan tanggung jawab: a. b. 11. Melakukan persiapan-persiapan dalam mencapai ISO. Melakukan pengawasan terhadap penerapan standart-standart ISO. Biro Teknik

Tugas dan tanggung jawab: a. Mencatat order-order dari manajer produksi dan meneruskan ke bagian-bagian proses produksi. b. Mengikuti perkembangan proses produksi dari mencatat hasil produk yg selesai dari laporan Kepala Bagian yang melewati pemeriksaan Quality Control. c. Secara teknik menyiapkan alat-alat bantu produksi dan perlengkapan lainnya sesuai dengan tuntunan pasar atau yang diusulkan oleh Quality Control. d. Mengelola pemakaian sumber daya produksi seperti bahan baku, tenaga kerja, teknologi proses serta menerapkan proses produksi yang lebih baik. e. Secara periode mengawasi pelaksanaan jadwal produksi di lantai produksi dan melakukan pembandingan antara rencana produksi dengan implementasinya. 12. Bagian Perawatan Tugas dan tanggung jawab bagian ini adalah sebagai berikut: a. Bertanggung jawab atas pemeliharaan pabrik agar bisa dimanfaatkan secara optimal. b. Melaksanakan penjadwalan perawatan gudang-gudang dan instalasi, diesel, generator dan peralatan produksi lainnya.

13. Penggudangan Tugas dan tanggung jawab: a. b. Bertanggung jawab atas penyimpanan barang setengah jadi. Melaporkan produk jadi lewat Biro Teknik dan menyiapkan pengiriman barang ke konsumen. c. Melaksanakan penyimpanan bahan baku, bahan pembantu dan jenis perbekalan mesin lainnya

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Nilai indikator pencapaian produktivitas tertinggi dicapai pada bulan September 2011, yaitu sebesar 449. 96, dengan prosentase peningkatan indeks produktivitas sebesar 278. 05% terhadap periode dasar. Sedangkan indikator pencapaian terendah didapat pada bulan Mei 2011 yaitu sebesar 76, 71, dengan prosentase penurunan indeks produktivitas sebesar 36%. 2. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi dari hasil pengukuran produktivitas antara lain: a. b. c. Kuantitas dan kualitas produk yang dihasilkan. Efisiensi dan efektivitas tenaga kerja. Efisiensi dan efektivitas jam kerja.

d. e. 3.

Pemanfaatan daya guna mesin. Kebijakan manajemen.

Langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan adalah: a. Meningkatkan skill para pekerja dengan memberikan pelatihan-pelatihan dan melakukan perbaikan pada sistem kerja. b. Mengurangi jam lembur yang terlalu besar ban mengoptimalkan jam kerja regular, yaitu dengan cara mengurangi jam kerja yang tidak efektif, meningkatkan kecepatan produksi tenaga kerja dan bila mungkin memperpendek waktu proses produksi. c. Memperketat peraturan serta memberikan inovasi yang tepat dengan tujuan dapat mendorong pekerja agar termotivasiuntuk loyal kepada perusahaan, misalnya dalam bentuk insentif maupun pemenuhan fasilitas kerja yang lebih memadai.

B. SARAN-SARAN Dalam penelitian ini saran yang dapat diberikan untuk PT. Mega Andalan Kalasan adalah sebagai berikut: 1. Perlu melakukan perbaikan pada bagian Inject dengan sistem kerja yang teratur dan terencana dengan baik.

2.

Meningkatkan performance kerja operator sehingga dapat menghasilkan output yang optimal.