Anda di halaman 1dari 12

Starategi Pelaksanaan Tindakan Keoerawatan SP 1

Nama Klien : Tn. I Pertemuan : 1

A.Proses keperawatan 1. Kondisi klien Ds : klien mengatakan : - saya seorang bos - saya orang kaya - saya mempunyai toko mas Data Objektif : Klien tampak - Mengulang-ulang kemampuannya - Isi pembicaraan tidak sesuai dengan realitas - Mendominasi pembicaraan
2. Diagnosa keperawatan

Gangguan proses pikir : waham 3. Tujuan khusus Klien dapat : Membina hubungan salaing percaya Mengidentifikasi kebutuhan yang tidak terpenuhi Mengidentifikasi cara memenuhi kebutuhan Berorientasi pada realita dan memasukan kegiatan kedalam jadwal kegiatan

4. Rencana keperawatan -

Bina hubungan saling percaya Identifikasi kebutuhan yang tidak terpenuhi Bantu klien orientasi realita Bantu klien memenuhi kebutuhannya Anjurkan klien memasukkan kegiatan kedalam jadwal kegiatan harian

B.Stategi komunikasi 1. Orientasi Selamat pagi pak I, perkenalkan mana saya suster dian ratna sari, saya suka dipanggil dengan nama suster dian. Saya yang akan merawat bapak hari ini mulai pukul 08:00wib-14:00wib. Saya mahasiswi dari universitas muhammadiyah tangerang, saya bertugas dari tanggal 3-15 januari 2011 diruang elang. Nama bapak siapa? Bapak senang dipanggil siapa? Bagaimana perasaan bapak pagi ini? Bagaimana tidurnya semalam? Kegiatan apa saja yang sudah bapak lakukan pagi ini? Baiklah, Bagaimana kalau sekarang kita berbincang-bincang tentang bidang yang bapak sukai! Setuju pak? Baik kalau begitu bagaimana kalau kita sepakati waktu berbincangnya dulu, bapak ingin berapa lama kita berbincang-bincangnya pak? Bagaimana kalau dari jam 11:00 wib11:15 wib, jadi + 15 menit bagaimana pak setuju tidak? Menurut bapak kita berbincang dimana? Oke berarti disini saja ya pak! Pak tujuan kita berbincang-bincang pagi ini agar kita saling mengenal. 2. Kerja

Pak sebelumnya saya ingin bertanya bagaimana awal mula bapak bisa berada disini? Sudah berapa lama bapak tinggal disini? Dengan siapa bapak kesini? Apa yang membuat bapak bisa berada disini? Bapak tahu sekang bapak berada dimana? Benar pak sekang bapak berada dirumah sakit jiwa soeharto heerdjan, bapak sedang dirawat untuk memulihkan kondisi bapak. Sebelum bapak berada disini kegiatan apa yang sering bapak lakukan dirumah? Apa ada keinginan yang belum bapak bisa penuhi? Coba bapak sebutkan keinginnan bapak sekarang? bidang apa yang bapak sukai? Tadi bapak bilang bapak memiliki toko mas, apakah bapak suka dengan bisnis? Apa yang membuat pak I menyukai bisnis? Bagaimana dengan politik? Mana yang bapak lebih sukai, politik atau bisnis? Mengapa bapak lebih menyuikai itu? Bapak tahu tidak sekarang bapak ada dimana? Coba sekarang bapak ada di mana? Karena bapak sedang berada disini apakah menurut bapak, bapak bisa menjalankan bidang yang bapak minati tersebut? Bagaimana caranya? Baiklah pak sekarang
3. Terminasi

Bagaimana perasaaan bapak setelah kita berbincang-bincang mengenai bidang bapak yang bapak sukai? Bagaimana kalau besok kita berbincang-bincang lagi mengenai kemampuan yang bapak miliki? Setuju tidak pak? bapak ingin jam berapa berbincang-bincangnya? Bagaimana kalau jam 11:00 wib- 111:15 wib? Bapak ingin berbincang-bincangnya dimana? Bagaimana kalau diruang makan? Setuju pak? oke, kalau begitu kita sepakat ya pak besok berbincang-bincang sesuai kesepakatan kita tadi, oke pak? baiklah pak saya rasa pertemuan pagi ini sudah cukup besok kita berbincang lagi. Kalau begitu saya permisi dulu ya pak, sampai jumpa besok! Selamat pagi!

Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan SP II

Nama Klien : Tn. I Pertemuan : 2 A. Proses keperawatan 1. Kondisi klien Ds : klien mengatakan : Punya banyak toko mas, seorang jenderal, memperkenalkan diri sebagai haji. Do : klien terlihat sedang berkumpul dengan teman temannya, klien terlihat kontak mata kurang
2.

Diagnosa keperawatan Gangguan proses piker : waham kebesaran

3. Tujuan khusus Klien dapat : Mengenal wahamnya Klien mampu mengontrol wahamnnya

Klien mampu mempertahankan konentrasi Klien dapat berorientasi pada realita.

4. Rencana tindakan keperawatan Evaluasi jadwal kegiatan harian pasien Diskusi tentang kemampuan yang dimiliki pasien Latih kemampuan yang dimiliki

B. Strategi komunikasi dan pelaksanaan 1. Orientasi selamat pagi pak I ? Apa bapak masih ingat dengan saya? Coba siapa? Bagaimana perasaan bapak pagi ini? Kegiatan apa saja yang sudah bapak lakukan pagi ini? Bagaimana dengan jadwal kegiatan membereskan tempat tidur, apa sudah bapak lakukan? Bagus, kalau begitu besok kerjakan lagi ya pak sesuai dengan jadwal yang telah kita sepakati. Bapak masih ingat tidak kesepakatan kita kemarin untuk hari ini? Iya betul hari ini kita akan berbincang mengenai kemampuan yang bapak miliki, tujuannya agar bapak dapat berlatih sesuai kemampuan yang bapak miliki. Kemarin kita sepakat akan berbincang jam 11:00wib11:15wib ya pak? tempatnya diruang makan, betul tidak pak? apa bapak ingin merubah tempat untuk berbincang-bincangnya?: 2. Kerja baiklah, sekarang saya ingin bertanya kegiatan apa yang paling bapak senangi? Sudah berapa lama bapak melakukan kegiatan itu? Apa yang paling bapak sukai dari kegiatan itu? Bagaimana cara melakukan kegiatan itu? Apa yang bapak biasa lakukan jika sedang melakukan kegiatan itu? Baiklah pak bagaimana kalau sekarang kita melakukan kegiatan yang bapak sukai? Bagus pak, kalau begitu bagaimana kalau kegiatan yang bapak sukai itu kita masukkan

kedalam jadwal kegiatan harian bapak? Bapak ingin melakukan kegiatan itu berapa kali dalam sehari? Bagaimana dengan waktunya bapak ingin melakukannya janm berapa? Oke kalau begitu nanti bapak lakukan kegiatan sesuai jadwal yang telah kita sepakati ya pak?:
3. Terminasi

bagaimana perasaan bapak setelah kita berbincang mengenai kegiatan yang bapak sukai? Bapak masih ingat tidak kegiatan yang bapak sukai dan kita latih tadi? Coba apa kegiatan yang kita lakukan tadi? bagus, ternyata bapak sudah bisa berlatih kemampuan yang bapak sukai ya, saya harap bapak mau berlatih kemampuan yang bapak miliki sesuai jadwal yang telah kita sepakati. Oke pak? baiklah bagaimana kalau besok kita berbincang-bincang lagi mengenai penggunaan obat secara teratur, bagaimana pak setuju tidak? Baik, kalau begitu bapak ingin berbincang-bincangnya jam berapa besok? Bagaimana kalau jam 11:00wib-11:15wib? Apa bapak setuju? Bagaimana dengan tempat untuk berbincang-bincangnya? bapak ingin berbincang-bincangnya dimana? Bagaimana kalau diruang makan? Setuju tidak pak? baiklah kalau begitu saya rasa pertemuan pagi ini sudah cukup besok kita berbincang lagi ya pak sesuai kesepakatan kita tadi, oke pak? kalau begitu sekarang saya permisi dulu ya pak, sampai bertemu besok! Selamat pagi pak!

Strategi Pelaksanaan Tindakan Keparawatan

Masalah

Pertemuan : Hari/tanggal :

A. Proses keperawatan 1. Kondisi klien Ds : klien mengataka : ??????????????? Do : klien terlihat : ???????????????????? 2. Diagnosa keperawatan Gangguan proses piker : waham kebesaran 3. Tujuan khusus - ????????????? - ???????? - ????????? 4. Tindakan keperawatan - Evaluasi jadwal kegiatan pasien - Beri pendidikan kesehatan tentang panggunaan obat secara taratur - Anjurkan pasien memasukkan kegiatan minum obat kedalanm jadwal kegiatan harian B. Strategi komunikasi dan pelaksanaan 1. Orientasi selamat pagi pak I ?

bapak masih ingat dengan saya? Coba siapa? Iya betul, ternyata bapak masih ingat. Bagaimana perasaan bapak pagi ini? Kegiatan apa saja yang sudah bapak lakukan? Bagaimana kegiatan jadwal harian bapak apa sudah dikerjakan (missal : membereskan tempat tidur, atau melakukan kegiatan yang bapak sukai) ? bagus kalu begitu nanti bapak kerjakan lagi ya pak kegiatan yang ada dijadwal kegiatan harian bapak? Oke pak!! baik, bapak masih ingat tidak kesepakatan kita kemarin untuk hari ini? Iya betul, hari ini kita akan berbincang mengenai panggunaan obat yang biasa bapak minum disini agar bapak bisa merasa lebih tenang. Kemarin kita telah sepakat untuk berbincang dari jam 11:00wibn-11:15wib tempatnya diruang makan, benar tidak pak? berhubung sekang sudah jam 11:05 wib bagaimana kalau sekang kita berbincang mengenai penggunaan obat yang sering bapak minum setisp hari disini? Setuju pak? 2. Kerja baiklah sebelumnya saya ingin tahu dulu obat apa yang sering bapak minum, warna, dan bentuknya? Iya betul, sekarang saya akan menjelaskan tentang obat yang biasa bapak minum, yaitu clorilex 25mg warnanya biru muda dan bentuknya lonjong, Diminum 2 kali dalam 1 hari cukup 1 tablet sekali minum diminum pagi dan sore hari gunanya sebagai obat penenang. Sedangkan trihexylpenidil 2mg diminum 2 kali dalam 1 hari cukup 1 tablet sekali minum dan diminum pagi dan sore hari warnanya putih dan bentuknya bulat kecil, Gunanya sebagai obat penenang. Sedangkan risperidone warnanyab putih dan bentuknya bulat, diminum 1 kali setengah tablet perhari diminum sore hari, gunanya sebagai obat penenang. Bagaimana pak apa bapak sudah mengerti? Coba bapak sekarang ulangi penjelasan asya tadi mulai dari nama obat, warna obat, bentuk obat, dan kegunaan obat tersebut? Iya benar, sekarang saya akan memberitahu panggunaan obat sesuai aturan yaitu 5 benar (benar nama orang, benar nama obat, benar waktu pemberian, benar cara pemberian, benar dosis pemberian) jika bapak ingin minum obat

bapak haru tahu ke 5 aturan yang tadi saya sebutkan agar bapak dapat menggunakan obat dengan benar dan tidak kelebihan dosis yang akhirnya dapat merusak tubuh bapak. Jika bapak memakai obat sesuai anjuran maka bapak akan aman. Bagaimana pak apa bapak sudah mengerti apa yang saya jelaskan barusan? Coba bapak sebutkan kembali 5 aturan dalam meminum obat yang benar! Bagus, bapak sudah benar. Kalau begitu bagaimana kalau minum obat dimasukkan kedalam jadwal kegiatan harian bapak? Bagaimana kalau kita buat sesuai jam pemberian obat yang telah ditentukan oleh doter? Apa bapak setuju? Baik kalau begitu sekarang kita sudah sepakat ya pak, nanti bapak minum obat sesuai jadwal yang telah ditentukan. Oke pak?
3.

Terminasi baiklah pak bagaimana perasaan bapak setelah kita berbincang mengenai penggunaan obat secara teratur? Coba bapak sebutkan lagi obat apa saja yang biasa bapak minum mulai dari nama obat, warna obat, bentuk obat, dan kegunaan obat? Bagus, sekarang coba bapak sebutkan 5 aturan dalam minum obat? iya benar, ternyata bapak sudah mengerti sekarang. Saya harap bapak dapat meminum obat sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar bapak dapat cepat sembuh. Oke pak? baiklah bagaimana kalau besok kita berbincang mengenai masalah bapak yang lain? Setuju tidak pak? bapak ingin berbincang jam berapa besok? Bagaimana kalau jam 11:00wib11:15wib? Bagaimana dengan tempatnya? Bapak ingin berbincang dimana? Baiklah saya rasa pertemuan pagi ini sudah cukup besok kita berbincang-bincang lagi ya pak sesuai kesepakatan kita hari ini, oke pak? kalau begitu sekarang say permisi dulu ya pak! selamat pagi!

ANALISA DATA DATA MASALAH

Data subyektif

Gangguan

Klien mengatakan seorang jenderal bintang lima dan Proses Pikir : ayah Letkol, sekolah di luar negeri dan mendapatkan Waham penghargaan internasional, mempunyai banyak istri kebesaran dari pria atau wanita dan anak, dan seorang pria juga bisa melahirkan sama seperti wanita, punya toko mas, banyak uang, seorang bos, punya perusahaan dan seorang haji. Data obyektif : Klien selalu mengulang klien : terlihat dan mendominasi pembicaraan, pendapatnya. Data Subyektif mempertahankan Harga Diri

klien mengatakan sedih ketika berpisah dengan istri, Rendah merasa malu karena dirawat di RSJSH, malu karena punya kelainan seksual, merasa tidak berharga ketika saat semester akhir kuliah tetapi tidak dapat menyelesaikanya dan tidak dapat masuk AKABRI. Data Obyektif : Saat komunikasi tidak ada kontak mata, klien tidak banyak melakukan aktivitas. Data subyektif : Klien mengatakan seorang kerusakkan

jenderal bintang lima dan ayah Letkol, sekolah di luar komunikasi negeri dan mendapatkan penghargaan internasional, verbal mempunyai banyak istri dan anak, punya toko mas, banyak uang, seorang bos, punya perusahaan dan seorang haji. Data obyektif : klien mendominasi pembicaraan dan berbicara kacau.

Klien berbicara cepat dan inkoheren. Data subyektif : Ibu klien mengatakan kurang koping keluarga mengerti cara merawat klien., kakak klien juga tidak inefektif mau merawat klien jika ibu klien sudah tidak ada lagi, saat klien marah, ibu klien juga ikut memarahi klien. Sejak sakit Klien suka di manja oleh ibu, pengambilan keputusan adalah kakak laki laki klien, klien jarang bercerita tentang kegiatannya di luar rumah kepada keluarga. keluarga. Data obyektif saudaranya. Data subyektif : Klien jarang berkomunikasi dengan

klien tampak jarang dikunjungi oleh saudara : regimen

Keluarga klien mengatakan klien mengalami sakit terapeutik sejak 18 tahun yang lalu dan pengobatan yang inefektif dilakukan dengan berpindah pindah di ke-3 rumah sakit, dan beberapa bulan terakhir sebelum mask RSJSH, ibu klien mengaku salah memberi obat, karena ibu klien tidak mengerti, obat yang diminum klien. Data Obyektif :

berdasarkan riwayat pengobatan klien, klien baru pertama di rawat di RSJSH, klien selalu rawat jalan dari tahun 1993. Data subyektif: dan mencoba menerang orang didekatnya sejak Resiko perilaku

keluarga mengatakan klien mengamuk saat dirumah, kekerasan beberapa bulan sebelum klien dirawat. Data Obyektif : dari rekam medik, riwayat klien masuk adalah dengan

mengamuk dan menyerang orang.